Arti kata/frase "urutan pelolosan balik" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/urutan-pelolosan-balik

Halaman ini menjelaskan kata atau frase urutan pelolosan balik menurut KBBI Edisi III

urutan pelolosan balik: urut.an pelolosan balik [Ling] dua kaidah, A dan B, berurutan sehingga A akan meloloskan B bila urutan dibalik

Lebih lanjut mengenai urutan pelolosan balik

urutan pelolosan balik terdiri dari 3 suku kata. Kata tersebut mempunyai 515 kata terkait yakni sebagai berikut:

balik ba.lik [n] sisi yg sebelah belakang dr yg kita lihat: bersembunyi di -- pintu; (2) v kembali; pulang: kapan ia -- ke Surabaya?
urutan urut.an [n] (1) nomor urut: gilirannya jatuh pd ~ ketiga; (2) deretan; rentetan; hal berurut: ~ kata dl kalimat; (3) susunan: ~ nama pasien itu tidak menurut abjad; (4) Ling kumpulan unsur-unsur bahasa berstruktur yg secara teoretis terletak berderetan dl suatu hubungan formal
urutan pelolosan balik urut.an pelolosan balik [Ling] dua kaidah, A dan B, berurutan sehingga A akan meloloskan B bila urutan dibalik
urutan pelolosan urut.an pelolosan [Ling] dua kaidah, A dan B, berurutan sehingga kaidah A mengubah segmen yg seharusnya menjadi masukan atau penentu kaidah B, maka dikatakan bahwa kaidah A meloloskan kaidah B, atau antara kaidah A dan B terdapat urutan pelolosan
urutan pengumpanan balik urut.an pengumpanan balik [Ling] dua kaidah, A dan B berurutan sehingga A akan mengumpani B bila urutannya dibalik
balik belah jungkir balik; sungsang
balik kanan membalikkan badan (dl baris-berbaris) dng memutarnya ke kanan
balik kiri membalikkan badan (dl baris-berbaris) dng memutarnya ke kiri
balik perkataan memutarbalikkan asal perkataan (perkataan dr A dikatakan dr B, dan perkataan dr B dikatakan dr A)
balikan ba.lik.an [n] hasil membalikkan; umpan balik
urutan kata bebas urut.an kata bebas [Ling] urutan kata yg tidak dipakai untuk menandai hubungan gramatikal dan yg dapat diubah tanpa mengubah atau merusak makna kalimat, terutama terdapat dl bahasa inflektif yg strukturnya ditandai oleh morfem terikat
urutan kata tetap urut.an kata tetap [Ling] urutan kata yg dipakai untuk menyatakan hubungan gramatikal dan yg tidak dapat diubah tanpa mengubah atau merusak makna kalimat
urutan pengumpanan urut.an pengumpanan [Ling] dua kaidah, A dan B berurutan sehingga kaidah A menghasilkan segmen yg menjadi masukan atau penentu kaidah B
balik adab kurang sopan; kurang ajar; tidak tahu adat
balik akal gila
balik belakang memihak kpd musuh; membelot
balik gagang membelot; memihak kpd lawan
balik halang berlawanan
balik hati berubah pendirian
balik jurai bentuk perkawinan yg suaminya tinggal di kediaman kerabat istri setelah dia memberi antaran krn seorang anak dr keturunannya akan meneruskan garis keturunan laki-laki
balik juru mencukur anak sesudah berusia empat puluh hari
balik kaji [Mk] membangkit-bangkit perkara lama
balik kerak kawin (menikah) kembali dng istrinya yg telah diceraikan; rujuk
balik lidah tidak tetap perkataannya; selalu berubah-ubah apa yg dikatakannya
balik mata bermufakat jahat; membiarkan orang berbuat jahat (dng pura-pura tidak tahu dsb) terlampau lama melihat (menunggu dsb)
balik mayat di kubur [pb] menyebut-nyebut nama orang yg sudah meninggal
balik mazhab meninggalkan ajaran mazhab tertentu kemudian mengikuti ajaran mazhab yang lain
balik muka bertukar hadap (haluan, pikiran, pendapat); (2) berganti memihak kpd musuh; membelot memalingkan muka
balik nama mengganti nama pd akta atau surat yg menyatakan hak milik (biasanya di hadapan notaris)
balik pulang kembali pulang
balik punggung menghadapkan punggung ke (tidak mau melihat)
urutan kata urut.an kata [Ling] penempatan kata dl deretan tertentu menurut norma suatu bahasa, baik dl tingkat kalimat dan klausa, maupun dl tingkat frasa
membolak-balikkan mem.bo.lak-ba.lik.kan [v] (1) membalik-balikkan: kita tidak boleh -- urutan kata dl kalimat itu; (2) memutarbalikkan (perkataan dsb): akhirnya yg bengkok tetap bengkok juga meskipun dia berusaha -- masalahnya;
berbalik-balik ber.ba.lik-ba.lik [v] (1) berputar-putar; berulang-ulang berbalik; berputar balik; (2) selalu pulang kembali ke tempat semula
berbolak-balik ber.bo.lak-ba.lik [v] berbalik-balik
berlurah di balik pendakian ber.lu.rah di balik pendakian [pb] maksud lain yg tersembunyi
bersetunggang balik ber.se.tung.gang balik berjungkir balik; berputar-putar dng kepala ke bawah dan kaki ke atas
bertanam berurutan ber.ta.nam berurutan penanaman tanaman segera setelah tanaman terdahulu dipanen pd sebidang tanah yg sama
bertimbal balik ber.tim.bal balik timbal balik
berurutan ber.u.rut.an [v] berjalan sesuai dng urutannya; berturut-turut
bolak-balik bo.lak-ba.lik [v] berulang-aling pergi dan pulang; berulang kali bergerak dr satu arah ke arah lain; (2) a berkenaan dng kedua sisi kertas dsb: KTP itu difotokopi -- agar menghemat kertas; (3) v berputar balik (tt perkataan): katakan terus terang jangan --
derivasi balik [Ling] pembentukan kata secara terbalik
endap di balik lalang sehelai en.dap di balik lalang sehelai [pb] menyembunyikan sesuatu atau bersembunyi di tempat yg mudah diketahui orang
garis balik sartan garis balik utara (23,30o sebelah utara khatulistiwa)
kebalikan ke.ba.lik.an [n] lawannya; sebaliknya: malam -- dr siang
keterbalikan ke.ter.ba.lik.an [n] hal atau keadaan terbalik
kilas balik pandangan kembali atas kejadian sebelumnya; (2) Sas sorot balik
membalik mem.ba.lik [v] (1) berbalik kembali arahnya (berputar arah): bumerang itu kalau dilemparkan akan --; (2) berubah letaknya (menelungkup menjadi menelentang dsb): adikku sudah pandai --; (3) memutar ke arah yg berlawanan: krn silau oleh sinar matahari, ia -- menghadap ke barat
membalik-balik mem.ba.lik-ba.lik [v] berulang-ulang membalik; menelungkup-telentangkan, membukai (buku dsb): ibu -- kerupuk yg digoreng; lama ia -- buku harian
membalikkan mem.ba.lik.kan [v] (1) mengubah arah menjadi berlawanan: cermin itu -- cahaya lampu; (2) mengembalikan; memulangkan: ia mau -- buku ke perpustakaan
memutarbalikkan me.mu.tar.ba.lik.kan [v] memutarbalik
menjungkirbalikkan men.jung.kir.ba.lik.kan [v] (1) menjatuhkan hingga jungkir balik; (2) memutarbalikkan (ajaran dsb)
menyerang balik me.nye.rang balik [Olr] serangan yg dilakukan oleh pemain thd lawannya sebelum lawannya menyelesaikan serangannya; - jantung terputusnya aliran darah ke otot-otot yg menjadi lumpuh dan jantung berhenti memompa
pembalikan pem.ba.lik.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membalik atau membalikkan; (2) Geo percampuran air danau secara menyeluruh yg terjadi jika pelapisan tanah hilang dr air
pemutarbalikan pe.mu.tar.ba.lik.an [n] proses, cara, perbuatan memutarbalikkan
pengurutan vibrasi peng.u.rut.an vibrasi pengurutan (badan) dng getaran secara manual atau dng memakai vibrator
penjungkirbalikan pen.jung.kir.ba.lik.an [n] (1) hal menjatuhkan hingga jungkir balik: dl latihan senam keseimbangan badan, diperagakan kemahiran ~; (2) pemutarbalikan (ajaran dsb)
pukulan balik pu.kul.an balik [Olr ] pukulan yg dilakukan dr sebelah kiri badan dng menggunakan bagian belakang raket (dl bulu tangkis, tenis)
putar balik pu.tar ba.lik [v] bolak-balik; berbelit-belit (tt perkataan dsb); (2) n mantra untuk membalikkan orang yg pergi
sebaliknya se.ba.lik.nya [adv] kebalikannya
sorot balik [Sas] penyelaan urutan kronologis di dl karya sastra atau lakon dng mengungkapkan peristiwa yg terjadi sebelumnya seolah-olah terjadi saat ini tanpa sepengetahuan pembaca tt apa yg akan terjadi
terbalik ter.ba.lik [v] tidak sengaja membalik; sudah membalik; (2) a dl keadaan atau berkedudukan berlawanan dr yg biasa (yg di bawah menjadi di atas, yg di belakang menjadi di depan, yg di dalam menjadi di luar, dsb)
terputarbalikkan ter.pu.tar.ba.lik.kan [v] (1) terputar ke arah yg berlawanan; (2) ki tidak secara langsung (sengaja) diputarbalikkan
timbal balik pd kedua belah sisi (pihak); (2) dr dua belah pihak (dua arah); (3) bersambut-sambutan; saling memberi (menagih, menuntut, dsb): komunikasi -- balik antara pemerintah dan masyarakat; (4) pd kedua belah permukaan, msl kain, kertas, dsb: kertas ini jangan ditik -- balik; (5) ark terbalik-balik; terjungkir
titik balik titik di dl suatu kurva hasil yg menjadi batas kenaikan hasil mulai berbalik menurun
turut-turutan tu.rut-tu.rut.an [n] turutan
umpan balik hasil atau akibat yg berbalik mengenai (berguna bagi) kita sbg rangsangan (dorongan dsb) untuk bertindak lebih lanjut; balikan: ulangan murid dapat juga menjadi -- balik bagi guru, yaitu untuk menilai apakah guru berhasil mengajar atau tidak; (2) bahan yg diperoleh kembali dr penerapan sesuatu untuk unsur perbaikan dl tindak lanjut; (3) tanggapan langsung dr pengamatan sbg hasil kelakuan individu thd individu lain
ada udang (berudang) di balik batu [pb] ada suatu maksud yg tersembunyi
alur balik [Sas] perubahan keadaan yg berlawanan dng keadaan yg diharapkan
angin turutan angin buritan
arus balik [Geo] arus di bawah permukaan laut yg mengalir berlawanan arah dng arus di permukaan; (2) arus permukaan laut yg berlawanan arahnya dng arus permukaan tempat sekitarnya
arus bolak-balik [El] arus listrik yg tegangan dan arahnya berganti-ganti secara berkala, msl seratus kaki per detik
belat-belit be.lat-be.lit [v cak] putar balik; berbelit-belit; tidak jelas urutannya; tidak terus terang; tidak jujur
berbalik ber.ba.lik [v] (1) kembali (arahnya): kumandang ialah bunyi (suara) yg -; bola tenis yg dilemparkan ke tembok akan selalu --; (2) berubah letaknya (yg di atas menjadi di bawah, menelentang menjadi meniarap): tidurnya sangat gelisah, sebentar-sebentar --; (3) bertukar (haluan) hingga berlawanan dng yg semula; berputar (kembali); berpaling: ia -, lalu lari
berbalikan ber.ba.lik.an [v] berlawanan; bertentangan: ucapannya -- dng perbuatannya
berurut-urutan ber.u.rut-u.rut.an [v] berturut-turut; beruntun-runtun
bukit di balik pendakian [pb] lepas dr kesukaran yg satu mendapat kesukaran lain
buluh balik pembuluh darah yg mengalirkan darah ke jantung; vena
cermin balik [Graf] cermin datar yg dipasang pd susunan objektif dan digunakan untuk mendapat bayangan terbaca (dilihat dr bayangan emulsi) dr hasil pemotretan
cetak balik [Graf] cetakan yg huruf atau gambarnya putih di atas latar hitam atau warna hurufnya terang
cetak balikan [Graf] cetakan pd bagian belakang lembaran
garis balik selatan [Geo ] garis 23,5o lintang selatan yg merupakan batas yg paling selatan lintasan semu matahari
garis balik utara garis 23,5o lintang utara yg merupakan batas paling utara lintasan semu matahari
gergaji balik gergaji besar yg ditarik oleh dua orang untuk membuat papan dsb
hujan berbalik ke langit [pb] orang berkuasa (pandai, kaya, dsb) minta tolong kpd orang yg lemah (bodoh, miskin, dsb)
jungkir balik jung.kir ba.lik [v] ber.jung.kir ba.lik v berjempalitan; menjengkolet
membaliki mem.ba.liki [v] (1) kembali ke; memulangi: kalau tidak krn malu, sudah lama ia -- istri itu; (2) membelakangi (dl arti berlepas diri, tidak bertanggung jawab lagi): sudah cukup alasan untuk -- perjanjian itu
memutar balik me.mu.tar ba.lik [v] (1) memutar ke arah yg berlawanan; (2) ki mengatakan (mengutarakan) yg tidak sebenarnya; memutar-mutar kenyataan; (3) ki membelit-belit (tt perkataan, janji, kebenaran, berita, dsb)
mendapati tanah terbalik [pb] mendapati mayat sudah terkubur
mengembalikan me.ngem.ba.li.kan [v] (1) menjadikan (membuat, menaruh, dsb) kembali: ia ~ pot bunga itu di tempatnya; (2) memulangkan (pinjaman dsb): saya akan ~ buku ini ke perpustakaan; (3) memberikan (mengirimkan, membayarkan, dsb) kembali: pelayanan toko ~ kelebihan uang pembayaran saya; (4) memulihkan (kpd keadaan semula): pemerintah telah berhasil ~ keamanan dan ketertiban di daerah itu; usaha-usaha dilakukan untuk ~ kepercayaan rakyat
mengembalikan manikam ke dl cembulnya [pb] memikirkan kembali apa-apa yg telah dikatakan
pengurutan peng.u.rut.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengurut: ~ dan pemijitan bagian yg berlemak dimaksudkan untuk menghilangkan lemak; (2) Ikn cara mengeluarkan telur atau sperma dr induk ikan dl pemijahan buatan
perturutan per.tu.rut.an [n] (1) hal (keadaan) berturut-turut; (2) kelanjutan
piramida terbalik bentuk atau bangun spt piramida yg puncaknya di bawah; (2) bentuk susunan naskah berita yg mendahulukan klimaks dan diikuti oleh bagian yg kurang penting sampai ke yg tidak penting
pulang balik pulang dan pergi (dr suatu tempat ke tempat lain dan dr tempat yg dituju itu kembali ke tempat semula); (2) ke sana kemari; hilir mudik; mondar-mandir
regresi re.gre.si [n] (1) (urutan dsb) mundur; urutan berbalik ke belakang; (2) Geo penyusutan luas (air) laut yg disebabkan oleh faktor tertentu; (3) Psi proses berbalik ke tahap perkembangan perilaku sebelumnya yg dialami orang krn frustasi; (4) Hid hubungan rata-rata antara variabel
senang di balik senang [ki] marah; jengkel
serasa di balik awan [ki] senang sekali (mulia sekali)
suruk di balik lalang sehelai (- di balik lumbung) [pb] menyembunyikan sesuatu yg mudah atau sudah diketahui orang
terlongsong perahu boleh balik [pb] perkataan yg tajam kerap kali menjadikan celaka diri dan tidak dapat ditarik kembali, sebab itu jika orang hendak berucap, hendaklah dipikirkan lebih dahulu
tolak balik pergi pulang
turutan tu.rut.an [n] (1) barang apa yg diturut (dicontoh); contoh; teladan; (orang) yg diturut; (2) sesuatu yg berturut-turut; (3) sesuatu yg turut (ikut); (4) Juz Amma
udara balik udara yg telah digunakan dl jaringan ventilasi tambang bawah tanah dan yg akan dikeluarkan
A [n] (1) huruf pertama abjad Indonesia; (2) nama huruf a; (3) penanda pertama dl urutan (mutu, nilai, dsb)
abjad ab.jad [n] (1) kumpulan huruf (aksara) berdasarkan urutan yg lazim dl bahasa tertentu; (2) sistem aksara yg melambangkan bunyi bahasa yg dipakai untuk menuliskan bahasa
adaptor adap.tor [n] (1) alat untuk menghubungkan dua bagian benda, msl yg berbeda diameternya; (2) alat listrik yg memungkinkan sesuatu dapat dipakai untuk tujuan tertentu yg berbeda dr tujuan yg dirancang semula, msl alat yg mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah untuk pemanfaatan listrik tertentu; (3) Fis (a) alat yg dapat menyesuaikan jenis dan besar tegangan listrik untuk suatu alat lain; (b) alat berbentuk tabung yg menyempit pd salah satu ujungnya dan dibengkokkan; (c) alat atau peranti yg dipasang pd kamera sehingga kamera itu dapat dipakai untuk keperluan lain
admitans ad.mi.tans [n Fis] ukuran kemudahan arus bolak-balik (rangga) untuk mengalir dl suatu untai listrik (kebalikan dr impedans, biasanya dilambangkan dng huruf y)
agroekosistem ag.ro.e.ko.sis.tem [n Tan] pertanian yg bersifat hubungan timbal balik antara sekelompok manusia (masyarakat) dan lingkungan fisik dr lingkungan hidupnya guna memungkinkan kelangsungan hidup kelompok manusia (masyarakat) itu
aki [n] nenek laki-laki; kakek; datuk; aki-aki n orang laki-laki yg sudah tua [n] (1) alat untuk menghimpun tenaga listrik (dipakai pd mesin mobil dsb); (2) Tek penghasil dan penyimpan daya listrik hasil reaksi kimia; (3) Fis peranti untuk mengubah tenaga listrik menjadi tenaga kimia atau sebaliknya
alat putar cepat [Kom] alat pd perekam pita yg berfungsi mengembalikan dng cepat pita pd posisinya semula atau pd posisi lain
algoritme al.go.rit.me [n] (1) prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dl langkah-langkah terbatas: pd sistem FM ini osilator dirangkaikan menurut pola modulasi frekuensi yg disebut --; (2) Man urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah
aliterasi ali.te.ra.si [n Sas] (1) sajak awal (untuk mendapatkan efek kesedapan bunyi); (2) pengulangan bunyi konsonan dr kata-kata yg berurutan
alternator al.ter.na.tor [n] (1) generator elektris yg digunakan untuk menghasilkan arus bolak-balik; dinamo: sarana penerangan daerah itu menggunakan alat diesel yg berjenis --; (2) Fis peranti mekanis, elektris, atau elektromekanis yg memasok arus bolak-balik (rangga)
altruisme al.tru.is.me [n] (1) paham (sifat) lebih memperhatikan dan mengutamakan kepentingan orang lain (kebalikan dr egoisme); (2) Antr sikap yg ada pd manusia, yg mungkin bersifat naluri berupa dorongan untuk berbuat jasa kpd manusia lain
ambau am.bau [n] rakit yg dipasang di kiri kanan perahu supaya perahu tidak mudah terbalik; pelampung perahu; gandung [Mk v] meng.am.bau v (1) terjun; (2) ki menyerah
ampang sampai ke seberang [pb] sudah tidak dapat didamaikan lagi (tt perselisihan); tidak mau berbalik; tidak dapat ditawar lagi (tt aturan)
anafora ana.fo.ra [n Ling] (1) pengulangan bunyi, kata, atau struktur sintaktis pd larik-larik atau kalimat-kalimat yg berturutan untuk memperoleh efek tertentu; (2) hal atau fungsi merujuk kembali pd sesuatu yg telah disebutkan sebelumnya dl wacana (yg disebut anteseden) dng substitusi, msl nya dl Pak Karta rumahnya terbakar, kata nya menunjuk kpd Pak Karta
angin pancaroba angin yg berembus dng aliran tetap di antara garis balik utara dan garis balik selatan menuju khatulistiwa dan kembali menuju garis balik utara dan selatan
arus kompensasi [Geo] arus yg terdapat di antara arus khatulistiwa selatan dan arus khatulistiwa utara yg mengembalikan keseimbangan di tempat yg banyak aliran air
as [n] poros tempat roda (bumi dsb) berputar; sumbu [n] kartu yg bergambar di bagian tengah, (daun, wajik, dsb) dibubuhi huruf A (biasa dipakai pd permainan remi dsb) [n] pukulan servis yg tidak dapat (gagal) dikembalikan (dl tenis)
asal [n] keadaan (tempat, wujud, rupa, dsb) yg semula; pangkal permulaan: patung-patung itu akan dikembalikan ke -- nya; (2) a mula-mula sekali; semula: batas-batasnya yg -- sudah tidak diketahui lagi [p] (1) dng syarat; apabila: engkau boleh pergi -- pekerjaanmu beres; (2) pokoknya; yg penting: biar lambat -- selamat [a cak] sembarangan; seenaknya saja: kalau bekerja jangan -- saja, ikutilah petunjuk yg ada
asimilasi resiprokal [Ling] proses perubahan dua fonem yg berurutan, yg menyebabkan kedua fonem itu menjadi fonem yg lain dr semula
atrium at.ri.um [n] (1) rongga dada; (2) ruang tengah yg terbuka, biasanya beratap kaca, di dl sebuah gedung, spt pusat perbelanjaan dan hotel; beranda [n Anat] bagian jantung yg menerima darah dr pembuluh darah balik
autolitograf au.to.li.to.graf metode litografi dng cara membuat gambar terbalik yg langsung digoreskan pd kartu atau medium lain
B [n] (1) huruf ke-2 abjad Indonesia; (2) penanda ke-2 dl urutan (mutu, nilai, dsb)
bagaimana ditanam begitulah dituai bagaimana di.ta.nam begitulah dituai [pb] tiap-tiap orang berbuat jahat, jahat pula balasannya, demikian pula kebalikannya
bagan arus data [Man] gambar urutan operasi yg dijalankan dl mengolah data dan menunjukkan data yg diolah setiap tahap, biasanya menggambarkan seluruh sistem olah data
bahasa analitis tipe bahasa yg menyatakan pelbagai segi gramatika, terutama dng kata terpisah dan urutan kata; bahasa isolatif
bajak ba.jak [n] perkakas pertanian yg terbuat dr kayu atau besi untuk menggemburkan dan membalikkan tanah; luku; tenggala [v] , -- laut penyamun atau pengacau di laut atau di dekat pantai; perompak
bajak singkat pengolah tanah utama yg terdiri atas bagian pemotong, bagian penghancur, dan bagian pembalik; pengolah tanah utama yg (bersifat) membalikkan tanah secara sempurna
balas-membalas ba.las-mem.ba.las [v] (1) berjawab-jawaban; bersambutan; saling membalas; (2) Huk bersambutan (atas perbuatan dsb yg dikenakan kepadanya); timbal balik; (3) saling memberi (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk membalas sakit hati dsb
bantal elektronis bantalan yg ditempatkan pd ujung kolam renang untuk disentuh oleh perenang ketika berbalik atau mengakhiri berenangnya
barang normal barang konsumsi yg bertambah pembelian atau pemakaiannya apabila pendapatan konsumen bertambah dan sebaliknya
batu anting batu (timah dsb) yg tergantung pd tali (untuk pemberat); anting; (2) orang yg menggelantung pd sisi perahu supaya perahu tidak terbalik
bayang ba.yang [n] , ba.yang-ba.yang n (1) ruang yg tidak kena sinar krn terlindung benda: muka adikku tidak nyata kelihatan krn ia berdiri pd -- pintu; (2) wujud hitam yg tampak di balik benda yg kena sinar; (3) gambar pd cermin, air, dsb: ia tersenyum kpd -nya pd cermin, sambil mengatur rambutnya; (4) rupa (wujud) yg kurang jelas dl gelap: dl gelap itu -- hitam melintas di hadapan mereka; (5) ki gambar dl pikiran; angan-angan; khayal: sudah ada -- dl ingatanku; (6) tanda-tanda akan terjadi sesuatu: rakyat kelihatan tenang-tenang saja, tidak ada -- akan pecah perang; (7) sesuatu yg seakan-akan ada, tetapi sebenarnya tidak ada: kamu tidak usah takut krn yg kamu lihat itu hanyalah -- belaka, bukan benda yg sebenarnya; (8) sesuatu yg sudah siap bekerja bilamana diperlukan: pemerintah -; anggota -
belakang be.la.kang [n] (1) bagian tubuh di balik dada atau perut; punggung: ia mendukung anaknya di -- tubuhnya; (2) bagian benda yg dianggap sbg punggung; (3) arah atau bagian yg menjadi lawan muka (depan): ia datang dr --; rumahnya di -- gedung bioskop; (4) (di) balik: anak-anak berlindung di -- pohon; (5) waktu yg akan datang; nanti; kelak: bekerjalah terus, berhasil tidaknya itu urusan --
ber ber -- an an [konfiks verba] (1) melakukan kegiatan, mengalami peristiwa, dan menyatakan pelaku atau pengalam yg lebih dr satu, serta perbuatan atau proses yg berkali-kali: bepergian; berguguran; berdatangan; (2) perbuatan atau peristiwa yg terjadi secara timbal balik: berpelukan, berciuman, bersentuhan; (3) berelasi satu sama lain: bermesraan; berseberangan; berdekatan; (4) merasa memilki: berakhiran; beralasan; berpikiran
ber- (be- ) prefiks pembentuk verba (1) mempunyai: beratap; bercita-cita; beristri; (2) menggunakan atau memakai: belayar; bermobil; berbaju; (3) menghasilkan: bertelur; berkokok; (4) dl jumlah atau kelipatan: bertiga; berjuta-juta; (5) mengakui dan/atau memanggil sbg: beradik; berbapak; bertuan; (6) bertindak atau bekerja sbg: bertani; bertinju; (7) berada dl keadaan: bergembira; bersedih; (8) menyatakan perbuatan timbal-balik: bergulat; bertinju; (9) menyatakan perbuatan mengenai diri sendiri: berhias; bercukur
berbilang ordinal ber.bi.lang ordinal [Mat] bilangan urutan
berbilang tingkat ber.bi.lang tingkat bilangan yg menunjukkan tingkatan atau urutan, spt pertama atau kesatu, kedua, ketiga; bilangan ordinal
berdurasi ber.du.ra.si [v] berlangsung (dl urutan waktu); memiliki rentang waktu: paket acara TVRI ~ 15 menit ini berkisah tt hal-hal yg umum dibicarakan masyarakat
bergolek gelantung ber.go.lek gelantung berguling-guling dan membalik-balikkan badan
berkilah ber.ki.lah [v] berusaha memutarbalikkan kebenaran (dng menyangkal dsb); mencari-cari alasan: di depan orang yg searif dan sebijaksana itu ia tidak dapat ~ lagi
berkorelasi ber.ko.re.la.si [v] sering berhubungan secara timbal balik; ada korelasinya
berlawanan ber.la.wan.an [v] (1) menjadi lawan (dr); bertentangan; bermusuhan: kami tidak pernah cocok, sehingga selalu ~ pendapat; (2) saling menjadi lawan; (saling) bertolak belakang; (saling) berbalikan (arah, arti): kedua mobil yg bertubrukan itu datang dr arah yg ~
berpair-pair ber.pa.ir-pa.ir [v] berlayar bolak-balik (untuk meronda dsb)
berputar lidah ber.pu.tar li.dah [v ki] (1) beringkar janji; berbalik haluan (pandangan); (2) membelit-belitkan perkataan
bersalto ber.sal.to [v] berjungkir balik di udara
berserakan ber.se.rak.an [v] berantakan; porak poranda; terletak tidak beraturan: muatan truk yg terbalik itu -- di lokasi kejadian
bertukar tempat ber.tu.kar tempat yg satu berpindah ke tempat yg lain dan sebaliknya
beruntun ber.un.tun [v] berurutan
betau be.tau [n] anak-anak yg dilahirkan oleh satu ibu, tetapi dr ayah yg berlainan, atau sebaliknya (pd suku Dayak)
betung ditanam [pb] mengharapkan sesuatu yg baik (menguntungkan), tetapi memperoleh yg sebaliknya
biblio bib.lio [n] catatan bibliografi dan/atau yg ditempatkan di balik halaman judul
bidas bi.das , mem.bi.das v (1) bergerak (terlepas, memantul) dng cepat krn digerakkan oleh barang yg melenting atau krn dilepaskan tahanannya (spt anak panah terlepas dr tali busurnya): apabila terinjak tangkainya, -lah jerat itu; (2) bergerak membalik; memantul: apabila kaulepaskan, dahan itu akan -; (3) maju menyerang (menembus): serangan itu diperhebat supaya dapat -- daerah musuh; (4) membalas serangan (kecaman dsb): jawaban itu dimaksudkan untuk -- pihak oposisi
blok buku [Graf] (1) setumpuk kuras dl urutan yg merupakan seluruh isi buku, dijilid bersama atau terpisah dng sampulnya; (2) bagian sisi buku berupa halaman atau kuras yg telah disusun berurut dan dijahit
buku harian buku tulis yg berisi catatan tt kegiatan yg harus dilakukan dan kejadian yg dialami setiap hari; (2) Dag buku untuk mencatat perincian transaksi usaha berdasarkan urutan waktu
buyut bu.yut [n] tempat keramat [n] (1) ibu dr nenek (urutannya: bapak/ibu, nenek, buyut); (2) anak dr cucu
C [n] (1) huruf ke-3 abjad Indonesia; (2) penanda ke-3 dl urutan (mutu, nilai, dsb); (3) (ditulis dng huruf kapital) lambang bilangan 100 angka Romawi; (4) (ditulis dng huruf kapital bergaris atas) lambang bilangan 100.000 angka Romawi
cadik ca.dik [n] bambu atau kayu yg dipasang di kiri kanan perahu berbentuk spt sayap sbg alat pengatur keseimbangan agar tidak mudah terbalik; katir
cahaya pantul sinar cahaya yg berbalik apabila jatuh pd benda tidak tembus cahaya
cek lunas [Ek] cek yg telah dibayarkan dan dikembalikan oleh bank dng dibubuhi untuk tanda penunaian sbg pengganti kuitansi
cengang ce.ngang [a] , ber.ce.ngang.an v merasa ganjil atau aneh ketika melihat (atau mendengar) sesuatu yg mengherankan (tt orang banyak); takjub; keheranan: sedang kami masih ~ , ia telah menghilang di balik pepohonan; mereka ~ melihat apa yg terjadi
cicit ci.cit [n] anak dr cucu (secara berurutan: anak, cucu, cicit atau buyut, piut atau canggah); buyut [n] tiruan bunyi suara tikus atau anak burung
D [n] (1) huruf ke-4 abjad Indonesia; (2) penanda keempat dl urutan (mutu, nilai, dsb); (3) Mus nada ke-2 dl tangga nada C mayor
dabit da.bit [n Isl] orang yg kuat hafalnya, selalu berhati-hati dl menukil hadis, tidak keliru tt urutan perawi hadis
dadaisme da.da.is.me [n Sen] aliran seni lukis dan sastra (muncul sekitar tahun l913 di Swiss) yg menolak segala aliran seni yg telah ada serta menanggalkan nilai tradisional dan memperjuangkan dikembalikannya seni kpd bentuknya yg paling primitif
dahulu bajak dp jawi [pb] sesuatu yg patut didahulukan dikemudiankan dan sebaliknya; tidak menurut aturan yg biasa
dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
deflasi def.la.si [n] (1) Ek penambahan nilai mata uang, antara lain, dng pengurangan jumlah uang kertas yg beredar dng tujuan mengembalikan daya beli uang yg nilainya menurun; gejala perekonomian yg merupakan akibat keadaan tsb, spt penurunan produksi, langkanya lapangan kerja, rendahnya daya beli masyarakat; (2) Geo pemindahan atau pengangkutan bahan (pasir, abu) oleh angin
dekoder de.ko.der [n] (1) ahli sandi; (2) alat untuk membaca sandi balik; (3) pesawat tambahan untuk menangkap siaran televisi
dekosistem de.ko.sis.tem [n] sistem hubungan timbal balik antara jasad hidup dan lingkungannya
delapan de.la.pan [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 8 (Arab) atau VIII (Romawi); (2) urutan ke-8 sesudah ke-7 atau sebelum ke-9; (3) jumlah bilangan 7 ditambah 1
demisioner de.mi.si.o.ner [n] keadaan tanpa kekuasaan (msl suatu kabinet dsb yg telah mengembalikan mandat kpd kepala negara, tetapi masih melaksanakan tugas sehari-hari sambil menunggu dilantiknya kabinet yg baru)
deret de.ret [n] (1) susunan (dl bentuk garis lurus) teratur yg sama arah, jarak, tinggi, dan tingkatan; (2) Stat kumpulan zat, bilangan, atau kuantitas lain pd kumpulan yg sama yg disusun secara beraturan; (3) Ling hubungan antara unsur bahasa secara linear, msl deret fonem dl kata; realisasi dr urutan
dis- [bentuk terikat] (1) tidak; tak: diskualifikasi; (2) terpisah: diskriminasi; (3) bersifat kebalikan atau lawan dr: disekuilibrium
distorsi dis.tor.si [n] (1) pemutarbalikan suatu fakta, aturan, dsb; penyimpangan: untuk memperoleh keuntungan pribadi tidak jarang orang melakukan -- thd fakta yg ada; (2) gangguan dl siaran radio yg mengubah mutu siaran; (3) Fis perubahan bentuk yg tidak diinginkan; eroton; (4) Dok hal terkilir (kaki dsb); (5) ark perubahan bentuk pd benda gerabah yg disebabkan oleh pengeringan terlampau cepat dan tidak merata krn pencampuran bahan tidak merata waktu pencetakan
do [n Mus] nada pertama pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 1
drama sejarah drama yg ditulis berdasarkan bahan sejarah, berupa peristiwa yg disusun secara longgar dan mengikuti urutan waktu
dua [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 2 (Arab) atau II (Romawi); (2) urutan ke-2 sesudah pertama dan sebelum ke-3; (3) jumlah bilangan 1 ditambah 1 [v] men.dua v berlari menderap: kuda itu ~
dualisme semantis [Ling] teori dl semantik yg menganggap adanya hubungan timbal balik antara lambang (unsur bahasa) dan objek atau konsep yg ditunjuknya
duktus torakikus [Dok] pembuluh getah bening terpenting yg menghimpun semua getah bening dr tungkai, perut, dada, dan punggung sebelah kiri yg bermuara pd pembuluh darah balik di bawah selangka kiri
E [n] (1) huruf ke-5 abjad Indonesia; (2) nama huruf e; (3) penanda ke-5 dl urutan atau terendah (tt mutu, nilai)
efek kulit kecenderungan arus bolak-balik untuk mengalir dekat permukaan penghantar, terutama pd frekuensi tinggi, sehingga menghasilkan efek kenaikan hambatan
ekologi eko.lo.gi [n] ilmu tt hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan (kondisi) alam sekitarnya (lingkungannya)
ekologi tumbuhan pengganggu ilmu tt hubungan timbal balik antara tumbuhan pengganggu dan lingkungannya
elektrokimia elek.tro.ki.mia [n Kim] cabang ilmu kimia tt proses terjadinya perubahan energi kimia menjadi energi listrik dan sebaliknya, serta penggunaannya
elektromagnetisme elek.tro.mag.ne.tis.me [n Fis] (1) medan magnet yg ditimbulkan oleh aliran listrik; (2) ilmu tt pengaruh timbal balik antara listrik dan magnet; (3) hubungan gejala antara listrik dan magnet
elevator timba [Kap] elevator pd kapal keruk yg digunakan untuk membawa timba keruk dr dasar perairan ke atas kapal dan sebaliknya
embol em.bol /Embol/, meng.em.bol v menyembul; tersembul: ujung pistol ~ dr balik bajunya
empat em.pat [num] (1) bilangan yg dilambangkan dengan angka 4 (Arab) atau IV (Romawi); (2) urutan ke-4 sesudah ke-3 dan sebelum ke-5: sekarang ia masih duduk di kelas -- , mudah-mudahan pd tahun depan ia naik ke kelas lima; (3) jumlah bilangan 3 ditambah 1
enam [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 6 (Arab) atau VI (Romawi); (2) urutan ke-6 sesudah ke-5 dan sebelum ke-7: adiknya duduk di kelas --; (3) jumlah bilangan 5 ditambah 1
endosemen en.do.se.men [n Ek] pengesahan pemindahan hak milik dng membubuhkan tanda tangan dan cap di balik sekuritas
enjambemen en.jam.be.men [n Sas] peristiwa sambung-menyambungnya isi dua larik sajak yg berurutan
epifora epi.fo.ra [n Sas] pengulangan sebuah kata atau lebih pd akhir beberapa larik sajak atau pd akhir beberapa frasa yg berurutan untuk mencapai kesedapan bunyi atau keefektifan bahasa; pengulangan kata-kata untuk penegasan dl puisi
fa [n] nama huruf ke-20 abjad Arab [n Mus] nada ke-4 pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 4
fenologi fe.no.lo.gi [n] ilmu tt hubungan timbal balik antara iklim dan fenomena biologis (msl perpindahan burung atau pertumbuhan pd tanaman)
filter fil.ter [n] (1) alat untuk menyaring; penyaring; penapis: -- pd ujung rokok itu dimaksudkan untuk menyaring nikotin; -- dipasangkan pd ujung pipa untuk menjaring lumpur; (2) Fis alat untuk meloloskan cahaya dr frekuensi atau selang frekuensi tertentu; (3) rangkaian listrik yg dapat meloloskan listrik arus rongga (bolak-balik) dr frekuensi atau selang frekuensi tertentu; tapis
flop [n Olr] gaya lompat tinggi dng gerak jungkir balik di udara dan menyentak-nyentakkan kaki: Fosbury Flop atlet dr Amerika Serikat pd Olimpiade ke XIX di Meksiko tahun 1968 melakukan untuk pertama kali teknik lompat tinggi -- [Bld n] kegagalan
fonotaktik fo.no.tak.tik [n Ling] (1) urutan fonem yg dimungkinkan dl suatu bahasa; (2) deskripsi tt urutan fonem
gawatan ga.wat.an [n Sas] bagian alur yg mencakup rumitan, tikaian, serta menuju ke klimaks atau titik balik
gejuju ge.ju.ju [v] , meng.ge.ju.ju v bergumpal-gumpal membubung tinggi (tt awan, asap): lihatlah awan ~ di balik gunung itu
gelang-gelang ge.lang-ge.lang [n] (1) segala yg berbentuk spt gelang; (2) Olr alat (dl cabang olahraga senam) berbentuk bundar yg terbuat dr besi spt gelang diikat dng tali, digantungkan pd palang besi: untuk melakukan berbagai bentuk gerak senam (msl jungkir-balik, berdiri dng tangan) digunakan ~
gemawan ge.ma.wan [a Sas] (1) berbagai-bagai rupa awan: spt bulan yg menyembul dr balik awan --; terlukis di awan --; (2) melayang (tt awan): awan putih -- memayungi telaga ombak-ombakan
genta gen.ta [n] (1) alat bunyi-bunyian yg terbuat dr logam berbentuk cangkir terbalik dng sebuah pemukul yg tergantung tepat di poros dalamnya, apabila pemukul itu mengenai dinding cangkir, cangkir tsb akan menghasilkan bunyi-bunyian; (2) lonceng besar (dipasang di menara gereja dsb); (3) giring-giring (dipasang pd leher lembu dsb)
gergaji balok gergaji balik
goba go.ba [n Lay] tras yg dua ujungnya dikembalikan ke kapal setelah disangkutkan pd bolder
golak-galik go.lak-ga.lik [v] berbalik-balik; berjungkir balik; berputar balik
gugus kalimat kumpulan kalimat yg saling berkaitan krn ciri-ciri kelas, peran, atau keutuhan; paragraf; -- konsonan Ling dua konsonan atau lebih yg berurutan dl satu suku kata, msl pr- dl prakata
guling gu.ling [n] bantal yg bentuknya bulat panjang [v] ber.gu.ling v bergulung (berputar) berbolak-balik: rumah ini roboh tertimpa batu besar yg ~ dr lereng gunung [n] masakan (berupa kambing dsb) yg dipanggang sepenuhnya [n Fis] gerak benda pd suatu permukaan secara translasi dan rotasi sekaligus
hailai hai.lai [n] permainan olahraga yg berasal dr Spanyol, menggunakan bola sebesar bola tenis, dimainkan dl ruangan tertutup oleh dua regu yg memukulkan bola ke tembok dng pemukul khusus sedemikian rupa sehingga lawannya tidak dapat mengembalikannya
hantaran han.tar.an [n Fis] (1) tenaga yg menyalurkan; (2) kesiapan sebuah konduktor menyalurkan arus listrik; (3) daya tahan listrik timbal balik
haplografi hap.lo.gra.fi [n Ling] penghilangan satu atau dua huruf yg bersamaan dan berurutan dl tulisan
haplologi hap.lo.lo.gi [n Ling] penghilangan satu atau dua bunyi secara bersamaan yg berurutan, msl morfofonologi menjadi morfonologi
hiatus hi.a.tus [n Ling] peralihan di antara dua monoftong yg berdampingan, yg membentuk dua suku yg berurutan tanpa jeda atau konsonan antara
hierarki hi.e.rar.ki [n] (1) urutan tingkatan atau jenjang jabatan (pangkat kedudukan); (2) organisasi dng tingkat wewenang dr yg paling bawah sampai yg paling atas; (3) Bio deretan tataran biologis, spt famili, genus, spesies; (4) Kat kumpulan pembesar gereja yg diatur menurut pangkat
hilir mudik ke sana kemari; bolak-balik; mondar-mandir
hiperkorek hi.per.ko.rek [a] bersifat menghendaki kerapian dan kesempurnaan yg sangat berlebihan sehingga hasilnya malah menjadi sebaliknya
hipotesis alternatif pernyataan sementara mengenai hubungan yg berbanding terbalik antara variabel yg digunakan
hitam dikatakan putih [pb] tidak mengatakan yg sebenarnya (yg baik dikatakan buruk dan sebaliknya)
hubungan dagang hu.bung.an dagang [Man] usaha timbal balik antara pelanggan dan pemasok (pembekal) untuk meningkatkan manfaat bagi pihak masing-masing
hukum Coulomb [Fis] hukum yg menyatakan bahwa gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dng muatannya dan berbanding terbalik dng kuadrat jarak antara muatan serta bergantung pd medium muatan itu
ilmu kewarganegaraan cabang ilmu pengetahuan, khususnya bidang ilmu politik, mengenai hubungan antarwarga negara dan hubungan umum yg menyangkut masalah hak dan kewajiban warga negara thd negara dan sebaliknya
imbal im.bal [a] (1) miring ke satu pihak; bengot (tidak bundar benar); (2) ki tidak seimbang; berat sebelah; pincang (tidak seba-gaimana mestinya) [n] -- balik Ek sistem perdagangan timbal-balik antara dua negara, negara A menjual suatu produk ke negara B, negara B wajib membeli produk dari negara A
intip in.tip [v] meng.in.tip v (1) melihat melalui lubang kecil, dr celah-celah, semak-semak, dsb sambil bersembunyi: ia ~ dr balik pintu melalui lubang kunci; (2) ki mengamati dng cermat dan dng diam-diam: dia ditugasi ~ kekuatan pemain lawan [n] bagian (nasi tanak dsb) yg keras dan gosong yg melekat pd dasar periuk; kerak (nasi dsb)
inversi in.ver.si [n] (1) pembalikan posisi, arah, susunan, dsb; (2) Ling pembalikan susunan bagian kalimat yg berbeda dr susunan yg lazim (msl ia makan roti menjadi makan roti ia); (3) Dok keterbalikan posisi dsb (yg mestinya ada di dl menjadi di luar, yg mestinya di atas ada di bawah); sung-sang; (4) nafsu berahi thd kelamin sejenis; homoseksualisme
inversi seksualis hubungan kelamin terbalik (thd kelamin sejenis)
inversi testis [Dok] letak buah pelir terbalik, mulutnya tidak ke atas melainkan ke bawah
isomorfis iso.mor.fis [a Ling] berada dl hubungan yg sepadan, msl hu-bungan antara episode cerita dan urutan paragraf dl wacana tuturan
jadwal jad.wal [n] pembagian waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja; daftar atau tabel kegiatan atau rencana kegiatan dng pembagian waktu pelaksanaan yg terperinci: -- penataran itu sudah disetujui oleh pimpinan
jalan salib rangkaian lukisan (masing- masing disertai salib) berjumlah 14, yg diatur secara berurutan di dinding gereja untuk memperingati 14 tahap perjalanan Jesus ke tiang penyaliban; (2) kebaktian yg terdiri atas 14 doa yg berhubungan dng setiap tahap perjalanan Jesus ke tiang penyaliban
jeluk penetrasi [Fis] ketebalan lapisan yg dipanaskan pd sebuah penghantar akibat imbasan arus bolak balik padanya dan diukur dr permukaan penghantar itu
jempalit jem.pa.lit , ber.jem.pa.lit.an v (1) berjungkir balik; berguling berbalik-balik; (2) pontang-panting; (3) tunggang-langgang
jempalitan jem.pa.lit.an [v] (1) jungkir-balik; (2) berantakan: banyak kursi ~ diobrak-abrik para demonstran
jengkolet jeng.ko.let /jEngkolEt/, men.jeng.ko.let v terbalik atau tersungsang (kepala di bawah); menjempalit; menjengkelit
jengkoletan jeng.ko.let.an [v] berjungkir balik
jual tahunan baluran penjualan tanah secara kontan dng perjanjian bahwa sesudah panennya dipetik oleh pembeli dl jangka waktu tertentu, tanah itu dikembalikan lagi kpd pemiliknya (penjual)
juih ju.ih [a] bengkok (terbalik) ke bawah pd tepinya (tt bibir, mangkuk, dsb)
jumpalit jum.pa.lit [v] ber.jum.pa.lit v berjengkolet; berjungkir balik
jumpalitan jum.pa.lit.an [v] (1) jengkoletan; berjungkir balik; (2) ki bertingkah tidak keruan (kaki di atas, kepala di bawah)
jungkal jung.kal [v] -- balik terjungkir balik: bus yg -- balik masuk jurang itu hancur berantakan
jungkir jung.kir [v] ber.jung.kir v jatuh terbalik (meletakkan badan) dng kepala di bawah dan kaki di atas; bertunggang
jurnal jur.nal [n] (1) (buku) catatan harian; (2) surat kabar harian; (3) Dag buku yg dipakai sbg buku perantara antara buku harian dan buku besar; (4) Dag buku yg dipakai untuk mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu; (5) majalah yg khusus memuat artikel dl satu bidang ilmu tertentu
justru jus.tru [adv] (1) kata penghubung yg dipergunakan untuk menegaskan bahwa sesuatu benar atau salah: -- waktu saya sedang sibuk-sibuknya dia datang; (2) malahan sebetulnya (sebaliknya); bahkan kebalikannya: sekali-kali saya tidak mencaci maki dia, -- saya memuji-mujinya
kalimat inversi kalimat dng susunan predikat mendahului subjek; kalimat susun balik
kaskade kas.ka.de [n] (1) deretan air terjun kecil di taman atau kebun; (2) deretan peranti yg bekerja berurutan satu setelah yg lain
kasregister kas.re.gis.ter [n] mesin yg digunakan dl usaha dagang untuk menunjukkan dan merekam jumlah uang yg diterima serta mencatat sisa uang yg harus dikembalikan, biasanya berlaci tempat menyimpan uang
katalepsi ka.ta.lep.si [n Dok] gejala penyakit yg mengakibatkan penderita tidak kuasa menggerakkan ototnya untuk mengembalikan posisi tubuh atau anggota badannya ke posisi semula (msl jika tangannya direntangkan ke kanan, si penderita tidak berdaya mengembalikannya)
katalog ka.ta.log [n] (1) carik kartu, daftar, atau buku yg memuat nama benda atau informasi tertentu yg ingin disampaikan, disusun secara berurutan, teratur, dan alfabetis: kartu -- membantu memudahkan orang mencari buku di perpustakaan; (2) Man daftar barang yg dilengkapi dng nama, harga, mutu, dan cara pemesanannya
ke- [prefiks pembentuk nomina] (1) yg mempunyai sifat atau ciri: ketua; (2) yg dituju dng: kekasih; kehendak [prefiks pembentuk verba cak] (1) telah mengalami atau menderita keadaan atau kejadian (dng tidak sengaja atau dng tiba-tiba): ketabrak; kepergok; ketemu; (2) dapat atau sanggup: kebaca; keangkat [prefiks pembentuk numeralia] (1) tingkat atau urutan: ketiga; kelima; kesebelas; (2) kumpulan: kedua (buku); ketiga (orang)
kebancian ke.ban.ci.an [n] keadaan penis yg mengecil pd pria atau sebaliknya klitoris yg membesar pd wanita
kelicikan ke.li.cik.an [n] kepandaian memutarbalikkan perkataan; kecurangan; keculasan: ia terpaksa menggunakan ~ nya untuk menjebak lawannya
kembali kem.ba.li [v] (1) balik ke tempat atau ke keadaan semula: pesawat antariksa itu sudah -- di bumi; orang yg sudah mati tidak akan hidup --; (2) lagi: pintu harap ditutup --; (3) sekali lagi; berulang lagi: residivis itu sudah ditangkap --
kembali asal kembali kpd asalnya semula; balik spt semula
kembalian kem.ba.li.an [n] hasil mengembalikan; yg dikembalikan: uang ~ nya belum diserahkan
kemuning ke.mu.ning [n] (1) tumbuhan perdu, termasuk suku Rutaciae, tingginya mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dng ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sbg tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris; Murraya paniculata; (2) kayu pohon kemuning [a] merah keemasan
kesalingan ke.sa.ling.an [n Ling] bentuk bahasa yg menunjukkan makna timbal balik atau saling: -- dapat diungkapkan secara leksikal, gramatikal, atau secara kedua-duanya
kesamaran ke.sa.mar.an [n] (1) kegelapan: perahu itu muncul dr balik -- senja. (2)ki perihal samar; ketidakjelasan; ketidakterangan: kesusastraan lama banyak mengandung -- maksud sehingga sering menimbulkan perbedaan tafsiran
ketiga ke.ti.ga [num] (1) tingkatan sesudah yg ke-2; urutan yg ke-3; yg nomor tiga: edisi ~; jilid yg ~; (2) kumpulan yg berjumlah tiga: ~ orang itu segera dibawa ke kantor polisi
khuluk khu.luk [n] sifat asli (dibawa sejak lahir); pembawaan; tabiat [n Isl] perceraian atas permintaan pihak perempuan dng membayar sejumlah uang atau mengembalikan maskawin yg diterimanya; tebus talak
kiasmus ki.as.mus [n Ling] pengulangan dan sekaligus pembalikan dua kata dl satu kalimat
kilat roket kilat yg tampak berurutan dng cepat, baik pd jalan utama maupun pd cabangnya
kimia listrik cabang kimia tt proses terjadinya perubahan energi kimia menjadi energi listrik dan sebaliknya, serta penggunaannya; elektrokimia
kirab ki.rab [n] perjalanan bersama-sama atau beriring-iring secara teratur dan berurutan dr muka ke belakang dl suatu rangkaian upacara (adat, keagamaan, dsb); pawai: untuk menyongsong tahun baru 1 Sura, sebagian masyarakat melakukan --
kocak ko.cak [n] gerak bolak-balik (kanan-kiri) yg cepat (tt benda cair); guncang [a] lucu; jenaka: dialah seorang pelawak yg sangat -- [a] gagah; bagus sekali; serba baik: berjalan dng -- nya [a] sombong; congkak: makin menjadi-jadi -- nya
konkordat kon.kor.dat [n Kat] persetujuan antara Paus dng seorang raja atau suatu pemerintah negara untuk mengatur hubungan timbal balik antara kedua belah pihak mengenai soal-soal kegerejaan di negara itu dsb
konsekutif kon.se.ku.tif [a] berurutan tanpa rumpang
kontra- kon.tra- [bentuk terikat] berlawanan; bertentangan; kebalikan dr; lawan dr: kontradiksi; kontraindikasi
korelasi ko.re.la.si [n] hubungan timbal balik atau sebab akibat: ada -- yg erat antara iklim dan dunia tumbuh-tumbuhan
korelatif ko.re.la.tif [a] bersifat mempunyai hubungan timbal balik
kosekan ko.se.kan [n Mat] kebalikan sinus suatu sudut
kosokbali ko.sok.ba.li [Jw n] (1) lawan; kebalikan; (2) kata yg maknanya berlawanan atau berkebalikan dng kata lain: memberi -- nya menerima
kritik naskah metode dl filologi yg menyelidiki naskah dr masa lampau dng tujuan menyusun kembali naskah yg dianggap asli dng cara membanding-bandingkan naskah yg termasuk dl satu jenis asal-usul, lalu menentukan naskah yg paling tinggi kadar keasliannya, kemudian mengembalikannya pd bentuk yg asli atau yg mendekati aslinya
kronik kro.nik [n] catatan peristiwa menurut urutan waktu kejadiannya; susunan waktu; yg berhubungan dng waktu
kronologi kro.no.lo.gi [n] (1) ilmu tt pengukuran kesatuan waktu (spt dl astronomi dan geologi); (2) urutan waktu dr sejumlah kejadian atau peristiwa
kronologis kro.no.lo.gis [a] berkenaan dng kronologi; menurut urutan waktu (dl penyusunan sejumlah kejadian atau peristiwa)
kuau ku.au [n] burung yg berkaki panjang dan kuat, mengais dan membalik-balik tanah untuk mencari makanan yg berupa biji-bijian, keong, cacing, serangga, dsb, berbulu indah, bersarang di atas tanah dng dua atau tiga butir telurnya, tidur pd cabang pohon yg tidak begitu tinggi; Argusianus argus (termasuk burung yg dilindungi, hidup di Malaysia, Sumatra, Kalimantan)
la [n] nada ke-6 pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 6
lalu lintas la.lu lin.tas [v] (berjalan) bolak-balik; hilir mudik: banyak kendaraan -- di jalan raya; (2) n perihal perjalanan di jalan dsb: pedagang-pedagang di tepi jalan sangat mengganggu --; (3) n perhubungan antara sebuah tempat dng tempat yang lain (dng jalan pelayaran, kereta api, dsb): -- di Kalimantan banyak dilakukan melalui sungai
langkup lang.kup [v] ter.lang.kup v terbalik; tertelungkup: perahu yg karam itu ~ [n] lang.kup.an n petak pembagi air, biasanya merupakan bagian dr suatu satuan tambak
langsir lang.sir [v] me.lang.sir v (1) mengatur sambil menggandeng-gandengkan gerbong kereta api; (2) cak berjalan mondar-mandir (bolak-balik) [ark n] serdadu (pasukan) bertombak [Mk a] kurus
lawan la.wan [n] imbangan; bandingan; tandingan: permata seindah ini payah dicari -- nya; (2) n pasangan; teman: wanita -- nya mengibing terus mendampinginya semalaman; (3) n musuh; seteru: krn marahnya, dia mengamuk tanpa membedakan kawan dan --; (4) n kebalikan; yg bertentangan: -- kata 'kaya' ialah 'miskin'; (5) v menentang; menghadapi; berbanding: usul itu diterima dng 20 suara -- 3 suara
lian li.an [n Isl] sumpah seorang suami dng tuduhan bahwa istrinya berzina, sebaliknya istrinya juga bersumpah dng tuduhan bahwa suaminya bohong (masing-masing mengucapkannya empat kali, sedangkan yg kelima mereka berikrar bersedia mendapat laknat Allah jika berdusta) sehingga suami istri itu bercerai dan haram menikah kembali seumur hidup
licin li.cin [a] (1) berminyak atau berlendir (spt belut); tidak kasar; halus: ia tergelincir krn jalannya --; (2) tidak ditumbuhi apa-apa (kepala yg botak, betis yg tidak berbulu); (3) tidak berkerut (tt pakaian): pakaiannya -- krn disetrika; (4) ki habis sama sekali (tt harta dsb); (5) ki pandai menipu (memutarbalikkan perkataan dsb); licik; (6) ki tidak mudah tertangkap: pencuri yg --
lidah keling [ki] tidak dapat dipercaya; berputar balik perkataannya
likut li.kut , ber.li.kut Mk v mengendap (bersembunyi) di balik sesuatu: anak itu ~ di belakang ibunya
lima li.ma [num] (1) nama bagi lambang bilangan asli 5 (angka Arab) atau V (angka Romawi); (2) urutan yg menunjukkan tingkat sesudah yg ke-4 sebelum yg ke-6; (3) jumlah bilangan yg banyaknya 4 ditambah 1; jumlah bilangan yg banyaknya sama dng jari sebuah tangan manusia; (4) urutan langsung sesudah empat atau sebelum enam
lindung lin.dung , ber.lin.dung v (1) menempatkan dirinya di bawah (di balik, di belakang) sesuatu supaya tidak terlihat atau tidak kena angin, panas, dsb; bersembunyi: prajurit itu ~ di balik timbunan karung berisi pasir; perahu nelayan ~ di balik pulau; (2) bersembunyi (berada) di tempat yg aman supaya terlindung; (3) minta pertolongan kpd Tuhan Yang Mahakuasa supaya selamat atau terhindar dr godaan, bencana, dosa: melainkan Tuhan jualah tempat kita ~ [n] belut
lister lis.ter [n] bajak ganda yg mata bajaknya membalik tanah ke dl arah yg berlawanan, membuat serangkaian gundukan dan alur bajak berselang-seling, benihnya ditaburkan di dasar alur bajak atau puncak gundukan sewaktu terbuka
litotes li.to.tes [n] pernyataan yg memperkecil sesuatu atau melemahkan, dan menyatakan kebalikannya, msl untuk mengatakan pandai digunakan ungkapan tidak bodoh
logaritma lo.ga.rit.ma [n Mat] eksponen pangkat yg diperlukan untuk memangkatkan bilangan dasar supaya beroleh bilangan tertentu (jika bilangan dasarnya 10, maka log 100 = 2, artinya 10 pangkat 2 = 100); kebalikan dr hitungan pangkat
lompat jauh [Olr] melompat ke depan dng bertolak pd satu kaki untuk mencapai suatu kejauhan yg dapat dijangkau, jarak loncatan diukur mulai dr titik tumpuan loncatan sampai dng jejak pertama di kotak pasir sesudah melompat; (2) ki naik (pangkat dsb) tidak secara berurutan, melampaui beberapa tingkatan
loncatan ke dalam lon.cat.an ke dalam [Olr] loncatan ke belakang pd sikap tubuh membelakangi kolam dan membalikkan badan ke arah yg berlawanan dng arah loncatan
main ma.in [v] (1) melakukan permainan untuk menyenangkan hati (dng menggunakan alat-alat tertentu atau tidak): -- bola; -- kelereng; -- cari-carian; (2) cak melakukan perbuatan untuk bersenang-senang (dng alat-alat tertentu atau tidak): anak-anak sedang -- di halaman; (3) berjudi: sepanjang hari kerjanya hanya -- domino; (4) dl keadaan berlangsung atau mempertunjukkan (tontonan dsb): filmnya sudah --; (5) bertindak sbg pelaku dl sandiwara (film, musik, dsb): dia sering ikut -- dl pementasan drama di sekolah; (6) berbuat serong: saya benci kpd laki-laki yg suka -- dng perempuan lain; (7) bekerja, bergerak, berputar, dsb secara sepatutnya (tt mesin dsb): jarum jamnya sudah tidak -- lagi; (8) cak berbuat sesuatu dng sesuka hati; berbuat asal berbuat saja: jangan -- pinjam saja, pikirkan juga bagaimana cara mengembalikannya; kalau sudah marah, ia suka -- pukul saja; (9) cak menjalankan usaha (taksi, becak, dsb); mencari nafkah dng: dulu -- becak, sekarang -- taksi; (10) cak selalu menggunakan (memakai): sekarang dia sudah tidak mau naik bus, -- taksi melulu
makhluk sosial manusia yg berhubungan secara timbal-balik dng manusia lain; -- syahsiah makhluk individu: sbg -- syahsiah seseorang mempunyai kewajiban thd Allah
malah ma.lah [adv] (1) bahkan; semakin (bertambah): setelah minum obat itu, ia tidak menjadi baik -- bertambah sakitnya; (2) bahkan sebaliknya: disuruh duduk, -- berdiri; (3) justru: -- kamu yg harus datang, bukan orang tuamu
masa sangkal masa perkembangan anak, biasanya kira-kira usia tiga tahun yg anak selalu menyangkal atau bertingkah laku kebalikan dr yg diharapkan dr dirinya
masase ma.sa.se [n] pemijatan, pengurutan, dsb pd bagian badan ter-tentu dng tangan atau alat-alat khusus untuk melancarkan peredaran darah sbg cara pengobatan atau untuk menghilangkan rasa capai
melarat me.la.rat [v] berlarat-larat; menjalar ke mana-mana (tt api); (2) ki a miskin [a] miskin; sengsara: harapan dapat hidup lebih baik di kota, tetapi yg terjadi justru sebaliknya, mereka menjadi --; (2) n rugi: harus dipikirkan -- dan manfaatnya [Lihat {larat}]
melodi me.lo.di [n Mus] susunan rangkaian tiga nada atau lebih dl musik yg terdengar berurutan secara logis serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan: terdengar suara -- gitar mengiringi sebuah lagu kenangan
memacul me.ma.cul [v] menggali atau membalik tanah dng pacul; mencangkul
memantulkan me.man.tul.kan [v] (1) membalikkan: dinding-dinding stadion ~ sorak sorai penonton; (2) Olr menjatuhkan bola ke lantai atau ke tanah (dl permainan bola basket, bola tangan)
memberkas mem.ber.kas [v] (1) mengikat menjadi satu: -- rumput kering; (2) mengumpul menjadi: cahaya -- di balik pohon; bagai tanduk diberkas, pb sangat sukar untuk disatukan (krn tidak sepaham atau sependirian)
membersihkan mem.ber.sih.kan [v] (1) membuat supaya bersih (dng jalan mencuci, menyapu, menggosok, dsb); (2) ki membinasakan; melenyapkan: -- sisa-sisa gerombolan; (3) memulihkan; mengembalikan (nama baik): -- nama dr tuduhan palsu
membokong mem.bo.kong [v] (1) Jk menyerang (memukul dsb) dr belakang; (2) mengerjakan sesuatu dng diam-diam (tanpa memberi tahu lebih dahulu); (3) membaca berbalik (dr belakang ke muka)
mementahkan me.men.tah.kan [kl v] (1) mengembalikan pd keadaan tidak sempurna; (2) membatalkan hasil yg sudah pasti; menjadikan mentah: jangan -- hasil musyawarah yg telah disetujui bersama
memperurutkan mem.per.urut.kan [v] menjadikan berurut atau berurutan: guru itu ~ nama muridnya berdasarkan abjad
memulangkan me.mu.lang.kan [v] (1) membawa (mengirimkan dsb) pulang (ke tempat asalnya, ke rumah, dsb) mengembalikan: ~ buku ke perpustakaan; (2) memulihkan: ~ napas; mengaso; beristirahat; (3) menyerahkan: ~ persoalan itu kpd orang tua-tua; (4) mengatakan bahwa (yg membuat, melakukan, dsb) itu ...: diantaranya ada yg ~ permainan catur itu kpd bangsa India kuno
memulihkan me.mu.lih.kan [v] (1) menjadikan pulih; menjadikan suatu keadaan kembali (baik, sehat) spt semula: tugasnya ialah ~ keamanan di daerah itu; ia perlu beristirahat untuk ~ kesehatannya; (2) memulangkan; mengembalikan: ia ~ harta benda kpd orang yg berhak
memutar-mutar me.mu.tar-mu.tar [v] (1) menggerak-gerakkan terus supaya berputar; (2) memutarbalikkan (tt perkataan, berita, dsb)
menangkuptelentangkan me.nang.kup.te.len.tang.kan [v] (1) membolak-balikkan; (2) ki mempertimbangkan (menelaah dsb) secara masak-masak
menasarufkan me.na.sa.ruf.kan [v] mengembalikan; menyerahkan: sebaiknya Tuan mau ~ sebagian harta Tuan kpd ahli waris korban tragedi Mina
mendekolonisasi men.de.ko.lo.ni.sa.si [v] mengembalikan kekuasaan pemerintahan kpd daerah jajahan; memerdekakan daerah jajahan
mendengungkan men.de.ngung.kan [v] (1) mengeluarkan suara (bunyi) dengung: gong yg dipukul bertalu-talu itu ~ bunyi yg memekakkan telinga; (2) menyuarakan: Radio Republik Indonesia ~ lagu Indonesia Raya; (3) ki memperdengarkan suara nyaring; menggembar-gemborkan; menyebarluaskan berita: mereka selalu ~ perdamaian, tetapi di balik itu mereka terus menjalankan teror thd bangsa lain
menebus talak me.ne.bus talak bercerai atas permintaan pihak perempuan dng mengembalikan maskawin yg telah diterimanya
mengalih belakang meng.a.lih belakang membalik ke belakang
menganggul meng.ang.gul [v] (1) menaikkan (mengangkat) kepala: dia ~ menentangku; (2) Lay terangkat haluannya (tt perahu): krn terlalu sarat di buritan, perahu itu ~ lalu berbalik
mengarangkan meng.a.rang.kan [v] menjadikan arang: pekerja membolak-balik bara tempurung sebelum ~ nya
mengasalkan meng.a.sal.kan [v] memulangkan (mengembalikan) kpd keadaan semula
mengebon me.nge.bon [v] (1) mengambil atau meminjam barang atau uang yg akan dikembalikan atau dibayar kemudian dng menyerahkan surat berisi keterangan pengambilan atau peminjaman; (2) Olr mengambil atau meminjam pemain (sepak bola dsb) dr perkumpulan lain; (3) cak mengambil (meminjam) terdakwa (tersangka) untuk dimintai keterangan dsb: pengacara -- tersangka dr pihak kepolisian
menggolak-galikkan meng.go.lak-ga.lik.kan [v] membalik-balikkan; memutarbalikkan: berpuluh-puluh ekor singa laut ~ badannya di atas pasir putih
menghilang meng.hi.lang [v] melenyapkan diri; menjadi tidak kelihatan lagi; tidak memperlihatkan diri lagi: pesawat pemburu itu tiba-tiba ~ di balik awan
mengilah me.ngi.lah [v] memutarbalikkan (perkataan, pernyataan); menyangkal; membantah: tidak baik terlalu banyak ~
mengilah-ngilahkan me.ngi.lah-ngi.lah.kan [v] memutar-mutar (perkataan dsb); menggunakan alasan atau tipu muslihat; memutarbalikkan: demi kepentingan pribadi, ia berusaha ~ kebenaran
menginovasikan meng.i.no.va.si.kan [v] menampilkan sesuatu yg baru; mem-perbaharui: sebaliknya setiap satu atau dua tahun para perancang Indonesia dapat ~ perubahan yg sifatnya massal
mengklarifikasi meng.kla.ri.fi.ka.si [v] menjernihkan, menjelaskan, dan mengembalikan sesuatu kpd yg sebenarnya (tt karya ilmiah dsb): Presiden telah memanggil Menteri Keuangan untuk ~ Bank Bali
mengkredit meng.kre.dit [v] meminjam uang, membeli barang, dsb yg dikembalikan atau dibayar secara angsuran: dia ~ rumah selama lima tahun
mengkreditkan meng.kre.dit.kan [v] (1) menjual barang dng pembayaran secara mengangsur; (2) meminjamkan uang dng mengembalikan secara mengangsur; (3) cak meminjamkan uang dng tanggungan barang
mengodekan me.ngo.de.kan [v] (1) mengalihkan ke dl kode; (2) memasukkan ke dl urutan atau daftar kode
mengolak-alik meng.o.lak-a.lik [v] (1) ki memutarbalikkan: dia -- hasil pembicaraan kita kemarin; (2) membolak-balikkan: jangan -- keranjang sampah itu di sini; (3) mempermain-mainkan: dng mudah kucingku -- tikus kecil itu
mengundurkan meng.un.dur.kan [v] (1) menjalankan (menggerakkan) mundur (ke belakang): ~ mobil untuk membelok; (2) menarik mundur; menyuruh mundur: komandan terpaksa harus ~ pasukannya sampai ke garis belakang; (3) menarik diri; berhenti dr jabatan dsb; meninggalkan; pergi dr: ia ~ diri dr jabatannya sbg ketua; mendapat lawan yg lebih kuat itu, mereka ~ diri; (4) menunda; menangguhkan: Presiden minta kpd panitia agar ~ muktamar itu; (5) melambatkan (mengembalikan) waktu: ia khawatir datang terlambat krn anaknya tadi ~ jamnya
menjempalit men.jem.pa.lit [v] jatuh jungkir balik; terguling berbalik-balik
menjilat air liur [pb] berbalik memuji sesuatu yg sebelumnya telah dicela; menarik kembali ucapan (janji dsb) yg pernah dikatakan
menjungkalkan men.jung.kal.kan [v] (1) menggulingkan; menjatuhkan terbalik; (2) ki mengalahkan; menjatuhkan
mental men.tal [v] (1) terpelanting; terpental; (2) terlempar kembali; berbalik arah [Sd a] ada gunanya, ada pengaruhnya (tt obat, nasihat, dsb) /mEntal/ (1) a bersangkutan dng batin dan watak manusia, yg bukan bersifat badan atau tenaga: bukan hanya pembangunan fisik yg diperhatikan, melainkan juga pembangunan --; (2) n batin dan watak
menungganglanggangkan me.nung.gang.lang.gang.kan [v] (1) menjungkirbalikkan; mengguling-gulingkan; (2) mengusir hingga berlari tunggang langgang; (3) ki memutarbalikkan; mengacaukan (perkara, perkataan, dsb)
menunggikkan me.nung.gik.kan [v] (1) menunggingkan; (2) menjungkirkan, membalikkan (kepala ke bawah, kaki atau ekor ke atas): pelayan sedang sibuk ~ botol-botol kecap yg baru dicuci; (3) membuat menjadi bongkok (condong) ke depan (tt punggung)
menyasak me.nya.sak [v] menyisir rambut sejumput demi sejumput ke arah terbalik (ke arah kulit kepala) sampai mengembang, kemudian menatanya sesuai dng model rambut yg diingini
menyerempak me.nye.rem.pak [v] menyerang (mengerjakan) serentak atau bersama-sama [v] menyerang bersama-sama; menyerbu serentak; menyergap: perahu-perahu perompak itu -- para nelayan ketika mereka hendak berlindung di balik pulau
menyiratkan me.nyi.rat.kan [v ki] menampakkan (menunjukkan, menggambarkan, dsb) hal-hal yg tersembunyi (di balik kata-kata, perilaku dsb): pidatonya -- perlunya pembaruan
menyodok me.nyo.dok [v] menggali (membalikkan) tanah dng sodok; menajak
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
menyulingkan me.nyu.ling.kan [v] membalikkan (kaki di atas, kepala di bawah); menjungkirkan; menunggangkan
menyungkal me.nyung.kal [v] (1) membalikkan (tanah); membajak (tt sa-wah); (2) mengeluarkan (mengangkat, mengorek) sesuatu dr lubang atau tempatnya; menyungkit
menyungsang me.nyung.sang [v] terletak sungsang; terbalik: letak bayi yg -- dl kandungan akan sangat menyusahkan kelahiran
menyungsangkan me.nyung.sang.kan [v] menyebabkan dsb sungsang; membalikkan (yg di atas menjadi di bawah atau yg di depan menjadi di belakang)
menyurutkan me.nyu.rut.kan [v] (1) menarik kembali (mundur); memundurkan; mengembalikan: dia terpaksa -- niat merantaunya krn keluarganya tidak mau ikut; (2) menjadikan berkurang- kurang; mengurangkan; menyusutkan; (3) mengurangkan nyala (api dsb); meredakan (amarah, nafsu, dsb)
merestorasi me.res.to.ra.si [v] melakukan restorasi; mengembalikan atau memulihkan kpd keadaan semula; memugar: Pemerintah akan ~ semua bangunan bersejarah
meretur me.re.tur [v] mengirim kembali; mengembalikan: redaksi ~ karangan yg kurang baik itu kpd pengarangnya
mesin kumpul [Graf] mesin untuk mengumpulkan dan menyusun kertas sesuai dng urutannya menjadi blok buku
metasenter me.ta.sen.ter [n Lay] titik khayal sebuah kapal yg digunakan sbg patokan untuk menghitung keseimbangan kapal, jika titik ini berada di atas titik berat kapal, kapal akan seimbang, apabila di bawahnya, kapal tidak seimbang dan mudah terbalik
metode gramatika terjemahan [Ling] metode pengajaran bahasa asing yg mengutamakan pengajaran kaidah tata bahasa dng sejumlah kata kemudian diikuti dng latihan penerjemahan, baik dr bahasa asing itu ke dl bahasa murid maupun sebaliknya
mi [n] bahan makanan dr tepung terigu, bentuknya spt tali, biasanya dimasak dng cara digoreng atau direbus, diberi daging, udang, sayuran, bumbu, dsb [n] nada yg ketiga pd urutan tangga nada musik
mirat mi.rat [n] (1) cermin; (2) gejala optik berupa gambar bayangan di dl udara yg berasal dr suatu benda, yg dapat tunggal atau majemuk, tegak atau terbalik, dan dapat tampak lebih besar atau lebih kecil dp yg sebenarnya
modem mo.dem [n Kom] alat modulator dan demodulator yg terpasang pd telepon untuk mengubah informasi digital ke dl bentuk suara dan sebaliknya
modul dasar modul yg merupakan urutan studi yg harus diikuti siswa, kecuali mereka yg mempunyai ketidakmampuan belajar yg khusus
monokultur mo.no.kul.tur [n Tan] penanaman satu jenis tanaman dl suatu urutan musim pd tanah yg sama (msl baik pd musim hujan maupun musim kemarau hanya ditanami padi)
montase mon.ta.se [n] (1) komposisi gambar yg dihasilkan dr pencampuran unsur beberapa sumber; (2) karya sastra, musik, atau seni yg terjadi dr bermacam-macam unsur; (3) gambar berurutan yg dihasilkan dl film untuk melukiskan gagasan yg berkaitan; (4) pemilihan dan pengaturan pemandangan untuk pembuatan film
mubarat mu.ba.rat [n Isl] perceraian atas permintaan pihak istri dng tidak bersyarat (tidak mengembalikan mahar)
multikultur mul.ti.kul.tur [n] (1) berbagai jenis kultur (tanaman); tumbuhan aneka tanaman; (2) Tan pola pertanaman yg dl suatu urutan musim pd tanah yg sama ditanami beberapa jenis tanaman (msl pd musim kemarau ditanami palawija dan pd musim hujan ditanami padi)
muncul mun.cul [v] (1) menyembul; keluar menampakkan diri: matahari -- dr balik awan; (2) timbul; terbit: ia selalu menjawab pertanyaan yg -- kemudian
murtad mur.tad [v] berbalik belakang; berbalik kafir; membuang iman; berganti menjadi ingkar
musik mu.sik [n] (1) ilmu atau seni menyusun nada atau suara dl urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yg mempunyai kesatuan dan kesinam-bungan; (2) nada atau suara yg disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan (terutama yg menggunakan alat-alat yg dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu)
mutualisme mu.tu.a.lis.me [n] hubungan timbal-balik yg saling menguntungkan antara dua organisme, msl semut dan kutu daun
naik kelas na.ik ke.las [v] berganti kelas dr kelas yg lebih rendah ke kelas yg lebih tinggi (sesuai dng urutan angka) setelah memenuhi persyaratan nilai yg ditentukan: kami senang krn adik -- kelas dng rapor yg bagus
narasi na.ra.si [n] (1) pengisahan suatu cerita atau kejadian; (2) Sas cerita atau deskripsi suatu kejadian atau peristiwa; kisahan; (3) tema suatu karya seni: -- menyajikan sebuah kejadian yg disusun berdasarkan urutan waktu
nervur ner.vur [n Bio] pembuluh darah balik pd sayap serangga
nol [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng O; (2) bilangan persiapan sebelum memasuki tingkat pertama dl urutan kelas; (3) ki tidak ada kenyataan; omong kosong: semua yg dikatakannya -- belaka; (4) ki tidak ada hasil: ia sudah berusaha, tetapi hasilnya --
nomor no.mor [n] (1) angka sbg tanda atau lambang bilangan: benda yg jumlahnya lima ditulis dng -- 5; (2) angka yg menunjukkan kedudukan dl urutan, kumpulan, dsb: setiap majalah diberi -- urut; ia adalah orang terkaya -- dua di desa; (3) jenis lomba: untuk -- lari 100 m putra, Indonesia tidak mempunyai harapan menang
nomor undi nomor urutan berdasarkan hasil berundi
normalisasi nor.ma.li.sa.si [n] tindakan menjadikan normal (biasa) kembali; tindakan mengembalikan pd keadaan, hubungan, dsb yg biasa atau yg normal: -- hubungan kedua negara yg telah lama berperang sulit dilakukan
nota no.ta [n] (1) surat peringatan (penunjukan, catatan): dia datang kpd saya dng membawa -- dr Bapak Bupati; (2) surat keterangan resmi (dr duta kpd pemerintah suatu negara atau sebaliknya): Pemerintah Portugal telah menyampaikan -- kpd Duta Besar Indonesia; (3) surat penjelasan resmi dr jawatan (pemerintah, pemerintah daerah, dsb): Presiden telah menyampaikan -- keuangan 2000 kpd DPR; (4) tanda jual beli secara kontan
olak-alik [v] (1) selalu kembali; berulang-ulang; bolak-balik; (2) ki panjang lanjut (tt perkataan dsb); tidak tetap; berubah-ubah (tt pendirian dsb): orang yg -- itu tidak dapat dipegang perkataannya
omel /omEl/, meng.o.mel v marah dng banyak mengeluarkan kata-kata; mencomel; bersungut-sungut dan menggerutu: ia berbalik ke belakang sambil -
onggokan ong.gok.an [n] longgokan; tumpukan; timbunan: mobilnya terbalik krn melanggar -- batu di tepi jalan
opus [n] karya musik yg diberi nomor untuk menunjukkan tempat (urutan) gubahan tsb dl semua karya seorang komponis
ordinal or.di.nal [a Mat] menyatakan urutan bagi sebuah unsur dl suatu kumpulan; berturut; (bilangan) bertingkat: kelima, ketujuh, kesembilan, dsb adalah angka-angka --
ordonans or.do.nans [n Mil] perwira atau bawahannya dl dinas ketentaraan yg tugasnya menyampaikan laporan, perintah, dsb dr atasan ke bawahan atau sebaliknya
osilasi osi.la.si [n] (1) gerakan (goyangan) ke kiri dan ke kanan atau ke atas dan ke bawah atau ke depan dan ke belakang; ayunan; getaran; (2) Fis setiap peristiwa yg berubah secara berkala atau bolak-balik antara dua nilai
pacul pa.cul [n] perkakas petani berupa lempeng baja tipis dng tangkai panjang untuk menggali, mengaduk, dan membalik tanah; cangkul [v] me.ma.cul v memijit (menekan) supaya keluar isi: tabib ~ bisul pasiennya untuk mengeluarkan nanah
pantul pan.tul [v] me.man.tul v (1) menganjal (spt bola dilemparkan ke dinding); mengambul; melenting; (2) bergerak balik krn membentur sesuatu atau krn refleksi, dsb: peluru kena tembok ~ dan melukai kepala korban; sinar bulan ~ di air danau yg jernih itu
pantulan pan.tul.an [n] (1) gerakan berbalik (arahnya): ~ peluru nyasar; (2) yg dipantulkan: ~ sinar matahari
pasangan pa.sang.an [n] (1) yg selalu dipakai bersama-sama sehingga menjadi sepasang: mana ~ sepatu ini?; (2) seorang perempuan bagi seorang laki-laki atau seekor binatang betina bagi seekor jantan atau sebaliknya: mana ~ menarimu?; (3) salah satu dr dua organ tubuh yg berpasangan; (4) yg merupakan pelengkap bagi yg lain: mana ~ baju ini?; (5) Ling huruf penanda konsonan yg ditulis untuk menutup konsonan lain di depannya [n] (1) barang apa yg dipasang; (2) petaruh (dl perjudian); (3) hasil memasang; (4) kayu yg diletakkan di tengkuk lembu untuk menarik pedati; (5) yg menjadi padanannya (jodohnya, teman bermainnya, dsb); partner
pasat pa.sat [n] angin yg berembus di antara garis balik utara dan garis balik selatan yg tetap alirannya (dr sebelah selatan atau utara ke khatulistiwa lalu kembali)
pasifikasi pa.si.fi.ka.si [n] (1) pengamanan; (2) usaha yg bertujuan mengembalikan keadaan spt sebelum terjadi peperangan
pelanduk melupakan jerat pelanduk me.lu.pa.kan jerat, tetapi jerat tak me.lu.pa.kan pelanduk [pb] orang yg berutang biasanya mudah lupa akan yg berpiutang, sebaliknya yg berpiutang tidak lupa akan orang yg berutang kepadanya
peleraian pe.le.rai.an [n] (1) proses, cara, perbuatan meleraikan; (2) bagian struktur alur sesudah tercapainya rumitan atau titik balik, yg menunjukkan perkembangan kejadian ke arah penyelesaian
pelestarian sumber daya alam pe.les.ta.ri.an sumber daya alam upaya pengelolaan sumber daya alam dng tujuan mempertahankan sifat dan bentuknya, perubahan yg terjadi diserahkan atau dikembalikan pd alam
pembabakan pem.ba.bak.an [n] (1) pembagian dl babak; (2) penggolongan berdasarkan urutan jangka waktu atau peristiwa; periodisasi: perlu adanya -- dl sejarah nasional
pembelakangan pem.be.la.kang.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membelakangi atau membelakangkan; (2) belakang: di balik -, di belakang; di balik -- awak dibicarakan orang
penempaan pe.nem.pa.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menempa; penggemblengan: ~ bagi para transmigran mempunyai manfaat timbal balik; (2) metode pendidikan atau pelatihan (keterampilan), pembetulan kebiasaan dsb dng cara mengulang terus-menerus
penentuan nasib sendiri pe.nen.tu.an nasib sendiri hak suatu bangsa dl menentukan sikap apakah akan merdeka lepas dr ikatan dng negara mana pun atau sebaliknya
pengembalian pe.ngem.ba.li.an [n] proses, cara, perbuatan mengembalikan; pemulangan; pemulihan
pentas belakang [Sen] tempat di balik tirai di belakang panggung, khususnya ruang (kamar) tempat berhias para pemain
penyearah pe.nye.a.rah [n El] alat listrik yg mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah
pergi datang ada yg datang dan ada yg pergi; bolak-balik; hilir mudik
perjanjian per.jan.ji.an [n] (1) persetujuan (tertulis atau dng lisan) yg dibuat oleh dua pihak atau lebih, masing-masing bersepakat akan menaati apa yg tersebut dl persetujuan itu: ~ dagang antara Indonesia dan Jerman Barat telah ditandatangani; (2) syarat: surat keputusan itu diterima dng ~ jika ada kekeliruan akan diperbaiki kelak; (3) tenggang waktu; tempo: dng ~ dua bulan; (4) Pol persetujuan resmi antara dua negara atau lebih dl bidang keamanan, perdagangan, dsb; (5) Man persetujuan antara dua orang atau lebih, dl bentuk tertulis yg dibubuhi materai, yg meliputi hak dan kewajiban timbal balik, masing-masing pihak menerima tembusan perjanjian itu sbg tanda bukti keikutsertaannya dl perjanjian itu
permutasi per.mu.ta.si [n] (1) perbuatan atau proses mengubah letak urutan benda; perubahan urutan (angka-angka dsb); (2) Ling proses perubahan deret unsur-unsur kalimat
perpustakaan keliling per.pus.ta.ka.an keliling perpustakaan yg didatangkan dng mobil di tempat-tempat tertentu, pd kesempatan itu para peminat dapat meminjam dan mengembalikan buku
piezoelektrik pi.e.zo.e.lek.trik [n Fis] berkenaan dng terjadinya arus listrik dl jenis kristal tertentu apabila diberi tekanan mekanis atau sebaliknya, dan apabila kristal ini dilalui arus listrik bolak-balik, kristalnya bergetar
pinjam pin.jam [v] me.min.jam v memakai barang (uang dsb) orang lain untuk waktu tertentu (kalau sudah sampai waktunya harus dikembalikan): ia ~ uang lima juta rupiah kpd bank; kami ~ majalah dr perpustakaan
pinjaman pin.jam.an [n] yg dipinjam atau dipinjamkan (barang, uang, dsb): bulan ini buku ~ itu harus dikembalikan
pintu kubu pintu pd kubu-kubu kapal yg digunakan sbg jalan lewat dr geladak kapal menuju ke tangga akomodasi atau sebaliknya
pipa udara pipa yg menghubungkan tangki bahan bakar, tangki balas, atau tangki air lainnya dng geladak terbuka untuk mencegah agar udara tidak terkurung di dl tangki pd waktu zat cair dipompakan ke dl tangki atau sebaliknya
piuh pi.uh, piuh pilin [n] putar balik (tt perkataan); tipu muslihat
piut pi.ut [n] generasi kelima (cucu dr cucu): urut-urutan ke bawah setelah anak adalah cucu, cicit, ~ , anggas
pola linier [Dik] teknik penyusunan bahan pengajaran berprogram yg terdiri atas bingkai yg berurutan dan masing-masing disertai pertanyaan
polifase po.li.fa.se [n El] dua arus listrik bolak-balik atau lebih yg sama frekuensinya, tetapi berbeda fasenya
polikultur po.li.kul.tur [n] (1) Tan sistem penanaman pd sebidang tanah dng berbagai jenis tanaman (padi, palawija, tebu, dsb) berdasarkan pola urutan musim; (2) Ikn pemeliharaan dua atau lebih spesies ikan yg tidak bersaing dl satu wadah pemeliharaan
program prog.ram [n] (1) rancangan mengenai asas serta usaha (dl ketatanegaraan, perekonomian, dsb) yg akan dijalankan: beberapa partai menyetujui -- pemerintah; (2) Komp urutan perintah yg diberikan pd komputer untuk membuat fungsi atau tugas tertentu
proses sosial proses pengaruh timbal balik antara pelbagai bidang kehidupan
pulang pu.lang [v] pergi ke rumah atau ke tempat asalnya; kembali (ke); balik (ke): bila engkau -- ke Semarang?; sudah tengah malam ia belum juga --
pulang paling bolak-balik; ke sana kemari; hilir mudik
pulang pergi belum ada kepastian; (2)pulang balik
pulas pu.las [a] nyenyak (tt tidur): anak-anak sudah --; sesudah itu, dia pun -- mendengkur [v] , me.mu.las v (1) memutar (sekrup, kunci, leher, telinga, dsb): enak saja engkau ~ telinga orang; (2) memilin atau memiuh (cucian, saputangan, tali, dsb): ia ~ kain itu kuat-kuat; (3) ki memutarbalikkan (perkataan, kebenaran, dsb): ia pandai ~ perkataan; (4) ki berasa sakit spt terpilin-pilin (tt perut): perutnya ~ [v] , -- mata perona mata
purwakanti pur.wa.kan.ti [Jw n ] majas yg berupa ulangan bunyi awal pd kata yg berurutan, banyak terdapat di dl puisi
pusing keling berputar balik (perkataannya)
putar lidah pu.tar li.dah [v ki] ingkar janji; berbalik haluan (pandangan)
re [n Mus] nada ke-2 pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 2
reaktans re.ak.tans [n El] komponen impedans dl rangkaian arus bolak-balik
reaktansi re.ak.tan.si [n] (1) perlawanan terhadap arus bolakbalik; (2) El bagian impedans yg disebabkan oleh kapasitor
reasuransi re.a.su.ran.si [n] pengasuransian balik (oleh perusahaan asuransi) atas sesuatu yg telah diasuransikan oleh pihak lain (kpd perusahaan asuransi tsb) kpd perusahaan asuransi lainnya
reduplikasi re.du.pli.ka.si [n Ling] proses atau hasil perulangan kata atau unsur kata, spt kata rumah-rumah, tetamu, bolak-balik
reflasi re.fla.si [n Keu] usaha untuk mengembalikan nilai uang kpd nilai sebelum inflasi
regresif re.gre.sif [a] bersifat regresi; bersifat mundur; berurutan mundur
rekanan re.kan.an [v] orang yg mempunyai hubungan timbal balik dl dunia usaha atau dagang; nasabah usaha
relai re.lai [n] siput mutiara [a] rusak berpisah-pisah (tt kayu) krn lapuk dan busuk [v] , me.re.lai v (1) memancarkan balik (tt siaran televisi radio): stasiun televisi di daerah ~ siaran TVRI pusat; (2) cak menyiarkan: siaran radio RRI Jakarta akan ~ siaran pandangan mata pertandingan sepak bola itu
remi re.mi [n] permainan kartu untuk dua orang atau lebih, masing-masing berusaha menang dng mengumpulkan 3 atau 4 kartu yg sejenis atau berurutan dng berhasil melakukannya paling awal
rendeng ren.deng /rEndEng/, be.ren.deng v (1) berderet ke samping: ia duduk ~ dekat suaminya; (2) beruntun; berurutan: nama kita dipanggil ~
republiken re.pub.li.ken [n] penganut ketatanegaraan yg berbentuk republik: rencana sekelompok perwira untuk mengembalikan raja pd takhtanya ditentang keras oleh go-longan --
resiprok re.sip.rok [n Mat] kebalikan: nilai -- dr 3/7 ialah 7/3
retrospeksi re.tro.spek.si [n] kenangan kembali; pandang balik
rit [n] perjalanan bolak-balik (tt kendaraan umum spt bus, bemo) dl satu trayek: setiap -- harus terjual 100 karcis
rondok ron.dok [v] be.ron.dok v bersembunyi dng berjongkok di balik semak dsb: semak-semak yg rimbun itu dapat digunakan sbg tempat ~
salto sal.to [n] gerakan jungkir balik di udara tanpa menyentuh tanah: pesenam itu dng gesitnya melakukan -- beberapa kali
sambung-menyambung sam.bung-me.nyam.bung [v] terus berlanjut; berlanjut; bersambung secara berurutan: kepulauan Indonesia -- menjadi satu
sangkak sang.kak [Mk n] (1) cabang kayu; dahan: katapel itu dibuat dr -- kayu; (2) tempat bertelur ayam yg dibuat dr anyaman bambu berbentuk kerucut terbalik; sarang ayam; petarangan: pakailah jerami itu untuk pelapis -- ayam , me.nyang.kak v (1) merinding (berdiri bulu roma krn takut, terkejut, dsb): -- bulu romanya mendengar cerita yg menyeramkan itu; (2) marah; mendongkol: -- hatinya mendengar olok-olok itu [v] me.nyang.kak v (1) merintangi; menegah; mencegah: ia berusaha -- niatnya yg buruk itu; (2) menentang; melawan: perahu itu -- angin
satu sa.tu [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 1 (Arab) atau I (Romawi); (2) nama bagi lambang bilangan asli 1 (angka Arab) atau I (angka Romawi); (2) urutan pertama sebelum ke-2; (3) bilangan asli terkecil sesudah 0
sebelas se.be.las [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 11 (Arab) atau XI (Romawi); (2) urutan ke-11 sesudah ke-10 dan sebelum ke-12; (3) jumlah bilangan 10 ditambah 1 lihat 2belas
sejuta se.ju.ta [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 1.000.000 (Arab) atau M (Romawi); (2) urutan ke-1.000.000 sesudah ke-999999; (3) jumlah bilangan 1000 kali 1000
seliwer se.li.wer , (ber.)se.li.wer.an v berjalan kian kemari; berjalan mondar-mandir (bolak-balik)
selundup se.lun.dup , me.nye.lun.dup v (1) menyeluduk; menyuruk: ada yg -- ke kolong tempat tidur dan ada pula yg bersembunyi di balik pintu; (2) masuk dng sembunyi-sembunyi atau secara gelap (tidak sah): kadang-kadang ada juga perahu-perahu yg membawa barang-barang gelap -- ke Toli-Toli; (3) menyusup; merembes: satu kompi dapat -- sampai ke tepi Sungai Han; (4) menukik; menghunjam: pesawat pemburu itu -- sambil memuntahkan pelurunya
sembilan sem.bi.lan [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 9 (Arab) atau IX (Romawi); (2) urutan ke-9 sesudah ke-8 dan sebelum ke-10; (3) jumlah bilangan 8 ditambah 1
sembul sem.bul , me.nyem.bul v (1) keluar dr liang atau permukaan air dsb: dng tiba-tiba kepala ular itu -- dr liang; (2) menganjur atau mencuat ke luar (ujungnya dsb); membersil: matahari -- dr segumpal awan hitam; (3) menampakkan diri; muncul; timbul: pd sangkanya ada sebuah bayangan -- dr balik pohon pisang [n Geo] bongkaran kerak bumi yg terangkat (bentuknya memanjang yg pd sisinya dibatasi sesaran)
semu se.mu [a] tampak spt asli (sebenarnya), padahal sama sekali bukan yg asli (sebenarnya): keramahannya kpd saya adalah -- krn di balik itu dia memfitnah saya; (2) n tipu; muslihat: pujuk Melayu -- Jawa [adv] dl keadaan yg mendekati (agak)
senam lantai senam yg terdiri atas berbagai gerakan mirip balet dan berjungkir balik biasanya dilakukan tanpa alat bantu; senam yg memeragakan gerakan akrobatik dan jungkir balik dng mengikuti irama lagu, di lantai empuk berukuran 12 x 12 m, mengutamakan keseimbangan, kekuatan, kelenturan, dan ketajaman antara 50-70 detik (bagi pria), serta keluwesan, irama, dan kelenturan antara 70-90 detik (bagi wanita)
sendi tutup [Ling] sendi yg terdapat dl urutan bunyi-bunyian yg tidak putus dr satu kata
sengkak seng.kak [v] me.nyeng.kak v mengurut perut ke atas untuk mengeluarkan angin, mengembalikan usus yg turun, dsb [Mk] me.nyeng.kak a seram; menakutkan; menyengkak
senjata makan tuan [pb] sesuatu yg direncanakan untuk mencelakakan orang lain, tetapi berbalik mengenai diri sendiri
sepuluh se.pu.luh [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 10 (Arab) atau X (Romawi); (2) urutan ke-10 sesudah ke-9 sebelum ke-11; (3) jumlah bilangan 9 ditambah 1
seratus se.ra.tus [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 100 (Arab) atau C (Romawi); (2) urutan ke-100 sesudah ke-99 dan sebelum ke-101; (3) jumlah bilangan 99 ditambah 1 atau 10 kali 10
serial se.ri.al [a] berturut-turut; berurutan; bersambungan: film --
seribu se.ri.bu [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 1.000 (Arab) atau M (Romawi); (2) urutan ke-1000 sesudah ke-999 dan sebelum ke 1001; (3) jumlah bilangan 999 ditambah 1 atau 10 kali 100
sewot se.wot [a] jengkel; dongkol; marah: ia menjadi -- ketika dituduh belum mengembalikan buku yg dipinjamnya
si [p] (1) kata yg dipakai di depan nama diri (pd ragam akrab atau kurang hormat): -- Achmad; -- Rukiah; (2) kata untuk mengkhususkan orang yg melakukan atau terkena sesuatu: -- pengirim; -- penipu; -- tertuduh; (3) kata yg dipakai di depan nama orang untuk merendahkan diri: -- Beni; -- Joni; (4) kata yg dipakai di depan kata sifat untuk timang-timangan, pujian, panggilan, ejekan, dsb yg menyatakan bahwa yg disebut itu mempunyai sesuatu atau menyerupai sesuatu yg sama dng sebutan itu: -- belang; -- celaka; -- durhaka; -- manis; -- tolol; (5) kata yg dipakai pd berbagai-bagai nama tumbuhan atau binatang: -- dingin; -- gasir; -- kedidi; -- tawar; (6) bentuk terikat yg lazim didahului ber- (menjadi bersi- atau berse-) yg menyatakan: (a) berbuat dirinya menjadi; melakukan dirinya menjadi: bersibisu, bersitegang; (b) saling (dl bentuk kata kerja ber-...-an); msl bersikutat, berkutat-kutatan; bersipandang, berpandang-pandangan [p cak] (1) tah; kah; gerangan; agaknya; sih: apa -- yg dicari; siapa -- yg dikata-katai itu; (2) memang; sebenarnya; sih: bagus -- bagus, tapi mahal; tidak apalah, saya -- tidak salah [n Mus] nada ke-7 pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 7
silat kata berdalih atau berhelat; memutar-balikkan perkataan perihal mengadu kepandaian berkata; perdebatan
silih mata sesuatu yg dipakai untuk pandangan (pamer) saja (spt memberi maskawin banyak, tetapi akhirnya dikembalikan)
sinar pantul sinar yg dipantulkan atau dibalikkan oleh suatu permukaan
siru si.ru [Mk] ber.si.ru v berubah atau beralih (berbalik) arah (tt angin dsb): angin -, ombak bersambung
smes [n] pukulan keras yg menukik yg diarahkan kpd pihak lawan (dl bulu tangkis dsb): sering ia spt pasrah tanpa reaksi untuk mengembalikan -- lawannya
sol [n] telapak (alas) sepatu (sandal dsb): kerikil di halaman terasa panas menembus -- sepatu [n Mus] nada ke-5 pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 5
srigading sri.ga.ding [n] perdu yg batangnya berkayu, berwarna putih kotor dan bercabang amat rapat, bunganya berbentuk malai, tabung kelopaknya berbentuk corong, sedangkan tabung mahkotanya berbentuk silinder warna oranye, buahnya bulat telur terbalik spt jantung, tetapi pipih; Nycanthes orbotristis
struktur lahir [Ling] urutan linier bunyi kata, frasa, dan klausa yg memerincikan apa yg diujarkan
sudah makan [pb] suatu pekerjaan atau rundingan yg dilakukan terbalik, jadi tidak mengikuti aturan
sudip su.dip [n] (1) sendok spt sudu, bertangkai panjang (untuk mengarau nasi, membalik-balikkan barang yg digoreng, dsb); (2) Kim batang dng panjang 15 cm dng ujung pipih yg digunakan untuk meletakkan pasta atau mengambil zat kimia dr botol
siasat si.a.sat [n] (1) periksa; pemeriksaan yg teliti; penyelidikan: jangan Kakanda kurang -- , kurang periksa; (2) pertanyaan (yg bermaksud menyelidiki dsb): panjang dan dl benar -- nya; sudi -- , pemeriksaan dng mengajukan pertanyaan-pertanyaan; (3) teliti; saksama: ia amat perkasa dan -- memerintah rakyat; (4) kecaman; kritik; teguran; celaan: atas -- pembaca yg bermaksud memperbaiki buku ini, lebih dahulu saya ucapkan terima kasih; (5) politik (muslihat, taktik, tindakan, kebijakan, akal) untuk mencapai suatu maksud: tiap-tiap partai mempunyai -- untuk melaksanakan cita-citanya dl ketatanegaraan; -- pemerintah untuk mengembalikan keamanan dl negeri disetujui oleh parlemen; (6) muslihat dan cara berperang: Angkatan Laut kita harus mengatur -- dl menghadapi serangan-serangan kapal selam lawan; (7) cara bekerja; cara melakukan sesuatu; metode: -- pekerjaan; -- mengajar membaca yg mula-mula sekali [kl n] siksa; aniaya; hukuman
suku kata struktur yg terjadi dr satu atau urutan fonem yg merupakan konstituen kata
suling daling jungkir balik; tunggang-langgang
sungsang sung.sang [a] (1) terbalik (yg di atas menjadi di bawah, yg di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dsb): dl pertunjukan akrobat itu anak-anak senang melihat orang berjalan --; orang tua itu bertapa --; (2) kaki di bawah, kepala di atas (tt kedudukan bayi yg hendak lahir: tidak sedikit anak yg lahir -- lihat kembang
sungsang kalak jungkir balik
sungsang sumbal [Jk] jungkir balik; tunggang langgang
surut su.rut [a] (1) mundur; kembali (ke); balik (ke): berlaku -- dr bulan April; langkah sudah terlangkahkan tidak dapat -- lagi; (2) (makin) berkurang; reda (tt nafsu dsb); susut: hingga jauh malam api kebakaran itu belum -- juga; (3) berkurang (tt permukaan air sesudah pasang naik); turun; susut: apabila air -- , batu karang itu kelihatan
susuk su.suk [n] (1) penyemat (dr kayu dsb); tusuk; pasak; susuh; (2) jarum emas, intan, dsb yg dimasukkan ke dl kulit, bibir, dahi, dsb disertai mantra agar tampak menjadi cantik, menarik, manis, dsb [n] bentuk; bangun: -- tubuh [v] me.nyu.suk v membakalkan (memulai, membuat) negeri; menyosok [a] sesak; asak [n] su.suk.an n sungai buatan; terusan [Jw n] uang kelebihan pembayaran; sisa uang pembayaran yg masih harus dikembalikan pd pembeli; uang penyongsong; uang kembali
tahap ta.hap [n] bagian dr perkembangan (pertumbuhan); bagian dr sesuatu yg ada awal dan akhirnya; bagian dr urutan (menegak atau menyamping) tingkat; jenjang: rencana pembangunan -- pertama
taksem tak.sem [n Ling] unsur gramatikal terkecil dr seleksi, urutan, tekanan, titi nada, atau modifikasi fonetik
taksonomi tak.so.no.mi [n] (1) klasifikasi bidang ilmu; kaidah dan prinsip yg meliputi pengklasifikasian objek; (2) cabang biologi yg menelaah penamaan, perincian, dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan pembedaan sifatnya; (3) Ling klasifikasi unsur bahasa menurut hubungan hierarkis; urutan satuan fonologis atau gramatikal yg dimungkinkan dl satuan bahasa
tanah matang tanah yg telah mengalami penyelesaian untuk urusan permohonan hak pemilikan, surat balik nama, dsb; tanah yg sudah siap dipakai untuk mendirikan bangunan, dsb
tangkup telentang tang.kup te.len.tang [v] bolak-balik menghadap ke atas dan ke bawah, bergilir tengkurap dan telentang
telekan te.le.kan [v] , ber.te.le.kan v menumpukkan tangan (siku) pd; bertumpu dng kedua belah tangan: ia mencoba membalik dng ~ pd satu sisi; ia ~ tangan dekat meja
telentang te.len.tang [adv] (terbaring, terletak, dsb) dadanya atau bagian depannya menghadap ke atas: ia yg mula-mula -- itu, membalikkan badannya; tidur --
tembus pandang benda yg mempunyai sifat tembus cahaya sehingga benda yg ada di balik benda itu dapat terlihat dng jelas; transparan
tempurung lutut tulang di balik lipatan lutut; pattela rotula
terbaca ter.ba.ca [v] (1) telah dibaca; (2) dapat dibaca; (3) ki dapat diramalkan atau diketahui (tt sesuatu yg tersirat di balik yg tersurat)
terbayang ter.ba.yang [v] (1) seakan-akan tampak: wajah kekasihnya -- dl pandangannya; (2) tampak bayang-bayangnya: keelokan tubuh tuan putri itu -- dr balik pakaiannya; (3) sudah ada tanda-tandanya (akan berhasil dsb): sudah -- bahwa lamarannya akan diterima; (4) dapat dilihat; tampak: pd mukanya -- kesedihan yg merisaukan batinnya
terguling-guling ter.gu.ling-gu.ling [v] tidak dng sengaja berputar balik: ia jatuh ~ di lereng gunung itu
terjungkir ter.jung.kir [v] terbalik (dng kepala di bawah); tertungging
terlampau dikadang terlampau di.ka.dang , mentah [pb] krn terlampau diperbagus, sebaliknya malahan menjadi buruk
terlindung ter.lin.dung [v] (1) tertutup oleh sesuatu sehingga tidak kelihatan (tidak kena panas, angin, dsb); (2) tersembunyi (di balik sesuatu); (3) diselamatkan (dr bencana dsb)
terpekik-pekik ter.pe.kik-pe.kik [v] menjerit-jerit (ketakutan dsb): nelayan itu ~ krn perahunya hampir-hampir terbalik
terpuruk ter.pu.ruk [v] (1) terbenam; tenggelam: matahari baru ~ di balik pegunungan; (2) terperosok: kakinya ~ ke dl lubang; (3) ki mundur; merosot; menjadi parah: ekonomi kita makin --
tersuling ter.su.ling [v] terbalik (kaki di atas, kepala di bawah); terjungkir; tertunggang
tertelungkup ter.te.lung.kup [v] (jatuh, terletak, atau terbaring) menelungkup; tertiarap; terbalik: seorang anak diketemukan ~ di dasar jurang
tetelo te.te.lo [n] penyakit menular pd unggas, disebabkan oleh virus yg sangat merugikan peternakan ayam, biasanya berjangkit pd peralihan musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya
tiga ti.ga [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 3 (Arab) atau III (Romawi); (2) urutan ke-3 sesudah ke-2 dan sebelum ke-4; (3) jumlah bilangan 2 ditambah 1
titik api [Fis] pusat pertemuan sinar yg dibalikkan di kaca yg cekung atau yg sudah dipecah oleh lensa (suryakanta): matahari terletak pd salah satu -- api elips lintasan bumi
transformator trans.for.ma.tor [n] alat untuk mengubah tegangan listrik atau arus listrik bolak-balik
trekbal trek.bal [n] pemindahan bola dr samping-depan ke tengah untuk diteruskan ke gawang lawan; umpan balik: ia membuat -- manis sehingga kawannya berhasil menendangnya tepat ke arah gawang lawan
trokea tro.kea [n Ling] pada yg terjadi dr urutan suku bertekanan. diikuti oleh suku tak bertekanan, atau suku panjang diikuti oleh suku pendek
tugur tu.gur [Jw v] (1) tetap (menunggu) pd suatu tempat; (2) menjaga (rumah, ladang, dsb): tentara telah -- di balik bukit untuk berjaga-jaga thd segala kemungkinan
tujuh tu.juh [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng angka 7 (Arab) atau VII (Romawi); (2) urutan ke-7 sesudah ke-6 dan sebelum ke-8; (3) jumlah bilangan 6 ditambah 1
tunggang tung.gang [v] terjungkir; terbalik (kepala ke bawah, kaki ke atas); tertungging; tertunggit (spt botol mulutnya ke bawah, dasarnya ke atas) [a] lurus ke bawah; curam: lereng pegunungan Bukit Barisan banyak yg -- [v] naik
tuntung tun.tung [n] ujung (yg runcing): -- jarum; -- keris; -- lembing [n] tabung kecil (untuk tempat garam dsb) [a] terlalu tinggi jika dibandingkan dng besar tubuh atau batang; ramping; langsing (msl badan orang kurus, batang tebu yg tumbuh kerdil) , me.nun.tung v mengerat; memotong: ~ tebu [v] , me.nun.tung.kan v (1) membalikkan (tabung, botol, dsb) agar isinya keluar; menjungkirbalikkan supaya isinya tumpah; (2) ki mencurahkan (perasaan hati, kasih sayang, dsb) [n] kura-kura yg hidup di darat, bertelur pd waktu musim kemarau, telurnya lebih besar dp telur itik
uang hangus uang pemberian dr pihak mempelai laki-laki kpd pihak mempelai wanita untuk membantu biaya perkawinan; (2) Ek uang anggaran yg tersisa atau tidak habis terpakai krn melampaui batas waktu yg telah ditentukan (biasanya harus dikembalikan kpd pemerintah)
uang kembali(an) uang kelebihan pembayaran yg harus dikembalikan kpd pembayar
ulang-alik [v] (1) pulang pergi; bolak-balik; mondar-mandir: penerbangan -- Jakarta-Surabaya; (2) mondar-mandir ke sana-sini
untun un.tun [kl n] urutan
varises va.ri.ses [n] pelebaran pembuluh darah balik yg antara lain disebabkan oleh kebiasaan terlalu lama berdiri, biasa diderita oleh wanita yg sedang hamil: kaki saya tampaknya mengalami gejala --
vena ve.na [n Dok] pembuluh darah balik
verba resiprokal verba yg maknanya bersangkutan dng perbuatan timbal balik; -- statif verba yg tidak dapat disertai kata bantu sedang
vertikal ver.ti.kal [a] tegak lurus dr bawah ke atas atau kebalikannya, membentuk garis tegak lurus (bersudut 90o) dng permukaan bumi, garis horizontal, atau bidang datar: tumpukan batu bata itu disusun secara --
visiun vi.si.un [n] bayangan atau gambaran khayal di balik kenyataan; gambaran yg terlihat sebagaimana dl mimpi; penglihatan yg berada di luar kemampuan daya pikir
wacana penuturan [Ling] wacana yg mementingkan urutan waktu dituturkan oleh orang pertama atau ketiga dl waktu tertentu, berorientasi pd pelaku, dan seluruh bagiannya diikat secara kronologis
wajar wa.jar [a] (1) biasa sebagaimana adanya tanpa tambahan apa pun; (2) menurut keadaan yg ada; sebagaimana mestinya: perlu mengembalikan tarian Bali kpd proporsi yg --
wisata kesehatan gerak atau kegiatan wisata yg dirangsang oleh adanya objek atau fasilitas yg diperlukan untuk mengembalikan kesehatan di daerah tujuan wisata, msl tempat sejuk yg lengkap dng tempat peristirahatan dan terdapat sumber air panas
Yakjuj wa Makjuj Yak.juj wa Mak.juj [n] (1) dua bangsa pd kekuasaan Zulkarnain yg telah membuat kerusakan di atas bumi, bertempat tinggal di antara dua gunung dan tidak dapat memahami pembicaraan orang lain, datang menyerbu dr balik tembok, turun dng cepat laksana air bah; (2) Ar dua suku bangsa yg akan membinasakan dunia apabila hampir kiamat

Jika informasi mengenai "urutan pelolosan balik" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas