Arti kata/frase "tiang turus" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/tiang-turus

Halaman ini menjelaskan kata atau frase tiang turus menurut KBBI Edisi III

tiang turus: tiang atau batang pohon untuk mengukuhkan pagar dsb; (2) ki pelopor; pembesar negeri

Lebih lanjut mengenai tiang turus

tiang turus terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 270 kata terkait yakni sebagai berikut:

turus tu.rus [n] (1) tiang atau tonggak (dr kayu dsb) untuk mengukuhkan pagar (belat, bendungan, dsb); (2) batang pohon untuk tiang pd pagar; (3) batang kayu atau bambu untuk tempat merambat kacang panjang (sirih, lada, dsb) menjalar
tiang ti.ang [n] (1) tonggak panjang (dr bambu, besi, kayu, dsb) yg dipancangkan untuk suatu keperluan: -- antena; -- listrik
tiang turus tiang atau batang pohon untuk mengukuhkan pagar dsb; (2) ki pelopor; pembesar negeri
tiang agung tiang kapal yg terutama (terbesar) di tengah kapal
tiang anemometer tiang yg biasanya dibuat dr pipa besi untuk penyangga anemometer
tiang gantung tiang yg papak pd puncaknya
tiang muat tiang penahan pd kapal untuk menaikkan dan menurunkan muatan
tiang sendi rumah tiang seri
tiang seri tiang yg pertama kali didirikan ketika membangun rumah; tiang rumah yg di tengah-tengah yg mula-mula dipasang ketika mendirikan rumah; tiang tengah; tiang sendi rumah; saka guru rumah
tiang telepon tiang kawat telepon
tiang tengah tiang seri
tiang topang tiang depan (di kapal)
tiang pancang ti.ang pan.cang [n] (1) tiang utama yg tegak terhunjam ke tanah untuk penguat atau penyangga bangunan (rumah dsb); (2) ki penunjang (yg) utama; sakaguru: bahasa sbg -- kebudayaan
tiang pemegang [El] tiang listrik yg terus-menerus menahan gaya tarik akibat tegangan kawat
tiang cahaya matahari berkas sinar berwarna putih dan berbentuk pilar yg terpancar dr matahari
tiang kampung [ki] orang yg tertua dl kampung: kakek tua yg masih tegap itu adalah -- kampung
tiang negara sesuatu (orang dsb) yg menjadi kekuatan negara
tiang pandak hendak menyamai tiang panjang [pb] hendak meniru-niru perbuatan orang besar atau kaya, akhirnya diri binasa
tiang penghidupan pokok pencaharian
tiangui ti.a.ngui [n] pasar: wali kota memberi izin kpd organisasi yg mengurus pekan raya dan pameran untuk menyelenggarakan --
turus negara [ki] seseorang yg banyak jasa dan baktinya thd bangsa dan negara; pembesar negeri
rukun Islam tiang utama dl agama Islam, mengikrarkan dua kalimat syahadat, mendirikan salat, berzakat, berpuasa, dan mengerjakan ibadah haji jika mampu
saka guru tiang utama rumah; tiang seri: -- guru masjid Demak terbuat dr tatal kayu; (2) ki sesuatu yg menjadi penegak atau pengukuh (negara dsb)
saka tatal tiang penyangga atap masjid yg dibuat dr potongan kayu (di masjid Demak)
tangga sokong tiang dsb yg bertakik-takik untuk memanjat
tonggak gantung tiang rumah yg hanya sampai ke permukaan lantai (tidak sampai ke tanah)
tonggak tua tiang rumah utama (yg mula-mula didirikan)
bendera setengah tiang bendera yg dinaikkan hanya sampai pd pertengahan tiangnya sbg tanda berkabung
bertiang ber.ti.ang [v] ada tiangnya; mempunyai tiang
mercu tiang puncak tiang
setengah tiang se.te.ngah tiang dl keadaan ikut berduka cita (tt pemasangan bendera)
sulur tiang sambungan pd puncak tiang
bagai kapal tidak bertiang bagai kapal tidak ber.ti.ang [pb] perihal negeri atau perkumpulan (perhimpunan) yg tidak mempunyai pemimpin
besar pasak dr tiang [pb] belanja lebih besar dp pendapatan
cencang putus tiang tumbuk [pb] putusan yg mengikat
dabal setengah tiang pakaian pria (dikenakan dl perjamuan dsb)
layar menimpa tiang [pb] kawan menjadi lawan
mabuk empat tiang mabuk sekali
menurus me.nu.rus [v] (1) tegak lurus spt turus; (2) memberi tiang (tonggak) untuk mengukuhkan pagar tsb
abakus aba.kus [n] dekak-dekak; swipoa [n Ars] lempeng datar di atas kepala tiang dng pinggiran cekung atau beralur
alang [n] (1) sesuatu yg melintang: ditariknya garis --; (2) kayu yg dipasang melintang (di antara dua tiang atau dua dinding perahu): -- muka perahu itu terbuat dr kayu yg kuat; (3) dinding penyekat (bilik dsb): -- kedai; -- balai; -- rumah [a] (1) sedang; (2) tanggung(-tanggung); setengah-setengah; (3) tengah-tengah: saudara yg -- , bukan bungsu bukan sulung [Mk n] hadiah; pemberian
ambang am.bang [n] (1) balok yg melintang (antara dua tiang pintu atau jendela); kayu palang (antara tiang dsb): ia berdiri di -- pintu; (2) ki saat mendekatnya kejadian atau peristiwa: sudah di -- pintu kemenangan; (3) ki muara: pengerukan -- Sungai Barito akan segera dimulai; (4) ki tingkat: pencemaran air sungai itu masih dl -- normal , meng.am.bang v (1) terapung; terapung-apung; melayang; (2) ki tidak jelas; tidak mengena: kesimpulan yg dibuatnya terlalu -- [n] lingkungan sekeliling suatu organisme
anai-anai [n] semut putih; rayap: tiang rumah itu hancur dimakan --
andang-andang an.dang-an.dang [n Lay] kayu di tiang perahu (kapal) untuk menggantungkan layar: -- atas; -- bawah
angkur ang.kur [n] potongan besi bercagak atau paku besar untuk mengukuhkan berdirinya tiang rumah
arkitraf ar.kit.raf [n] (1) kerangka tercetak dr kusen pintu dan jendela; (2) balok horizontal utama yg langsung disangga tiang-tiang
badan kapal badan sebuah kapal, tidak termasuk tiang-tiang, tali-temali, layar, permesinan, dan peralatan
bagan ba.gan [n] (1) ark pangkalan; (2) kerangka rumah yg baru didirikan spt tiang, rusuk, kuda-kuda, bubungan; (3) tiang dan kayu palang pd para-para penjemur ikan dsb; (4) gambar rancangan; skema; (5) Man alat peraga grafik untuk menyajikan data agar mempermudah penafsiran; (6) Antr gambaran secara analisis dan statistik tt proses yg terjadi dl alam, teknologi, dan masyarakat manusia
antara an.ta.ra [n] jarak (ruang, jauh) di sela-sela dua benda: tiang yg satu dng yg lain -- nya 4 m; (2) n waktu yg menyelang dua saat atau peristiwa; selang: tidak berapa lama -- nya, berangkatlah ia; (3) n di tengah dua benda (orang, tempat, batas, dsb): ia berjalan di -- dua orang pengawal; (4) n di tengah-tengah dua waktu (peristiwa, bilangan, bobot): kerajaan itu ditaklukkan -- tahun 1774 dan 1778; (5) n dl kelompok (himpunan, golongan): ada beberapa orang di -- mereka yg terlibat dl peristiwa pembunuhan itu; hal itu sebaiknya dibicarakan -- kita saja; (6) p sementara; dl pada itu: ingat -- belum kena; -- itu insaflah ia; (7) n tengah-tengah atau pertengahan dua waktu (peristiwa); (8) a tidak jauh dr; dekat dng: ia pun sampailah pd -- pasar; (9) p cak lebih kurang; kira-kira: -- seratus orang residivis telah diamankan
baksi bak.si [n Lay] layar penyorong, dipasang pd tiang belakang
balang ba.lang [n] botol berleher panjang dan sempit [kl n] perahu layar bertiang dua; perahu balang; sampan balang [Lihat {belang}]
balok ba.lok [n] (1) batang kayu yg telah dirimbas, tetapi belum dijadikan papan dsb: tiang-tiang rumah itu dibuat dr --; (2) cak tanda pangkat ketentaraan yg dipasang di pundak: sbg kapten di bahunya terpasang tanda pangkat -- tiga; (3) barang yg menyerupai bentuk balok: es --; (4) Olr papan tumpuan (terutama untuk lompat jauh, lompat jangkit); (5) bagian samping (lambung) perahu yg terlebar [n] satuan ukuran berat candu 1.030 kg
bam [n Lay] kayu (papan, balok) tumpuan kemudi atau tiang pd kapal atau perahu [n] bunyi yg berat dan lembut pd gendang
bambu betung bambu yg batangnya besar dan dapat dijadikan tiang rumah; Dendrocalamus asper
banting ban.ting [v] mem.ban.ting v (1) memukul keras-keras (tt ombak dsb); mengempas: ombak -- ke pantai; (2) menjatuhkan kuat-kuat ke bawah; mengempaskan; (mencampakkan) ke bawah: ia -- tikus itu sampai mati; (3) cak berguncang keras: mobil yg terlalu keras bannya dan sedikit muatannya tentu -; (4) membelokkan (ke kiri atau ke kanan); membuang ke kiri atau ke kanan: ia -- setir mobilnya agar tidak terjadi kecelakaan [kl n] perahu Aceh bertiang dua: gali patik yg datang ini empat belas dan -- patik sembilan buah [Mk n] lembu; sapi; banteng
batang layar [Lay] kayu yg dipasang untuk penghubung tiang dng ujung layar
batang muat tangan-tangan yg dapat bergerak turun naik dan ke kiri ke kanan pd tiang muat kapal untuk menaikkan dan menurunkan barang
batel ba.tel [kl n] perahu bertiang dua (dr Malabar atau Zanzibar)
batu sendi batu alas (tiang rumah); (2) ki dasar; alas; asas
batu umpak batu yg dijadikan alas tiang; batu sendi
belangir be.la.ngir [n] pohon yg kayunya banyak digunakan sbg bahan rumah spt untuk tiang dan papan; Shorea balangeran
bendera ben.de.ra [n] sepotong kain atau kertas segi empat atau segitiga (diikatkan pd ujung tongkat, tiang, dsb) dipergunakan sbg lambang negara, perkumpulan, badan, dsb atau sbg tanda; panji-panji; tunggul: di depan gedung tempat diselenggarakannya konferensi dikibarkan -- negara peserta
bendul ben.dul [n] (1) balok kayu yg dipasang melintang pd tiang rumah untuk menyangga lantai; (2) kl balai di istana tempat raja bermusyawarah tidak resmi; balai bendul
benitan be.ni.tan [n] pohon yg kayunya digunakan untuk membuat tiang kapal; Goniothalamus ridlcyi
bentok ben.tok [v] ke.ben.tok v cak tertumbuk; terlanggar (pd): hati-hati berjalan, nanti kepalamu -- tiang
berceranggah ber.ce.rang.gah [v] (1) bercabang-cabang tanduknya: ia menembak seekor rusa yg ~; (2) tegak menganjur ke atas (tt batang yg panjang, lancip, atau tajam, spt tiang perahu, sangkur)
berembang be.rem.bang [n] (1) pohon yg hidup di pantai, buahnya bulat pipih; Sonneratia acida; (2) buah pohon berembang; (3) ki bulatan pd puncak tiang yg bentuknya mirip buah berembang
berik be.rik [ark n] kapal layar bertiang dua
bermat ber.mat [n] perahu layar bertiang satu
beton be.ton [n] campuran semen, kerikil, dan pasir yg diaduk dng air untuk tiang rumah, pilar, dinding, dsb
bintak bin.tak [n] perahu bertiang dua
bola keranjang cabang olahraga yg berupa permainan bola dng dua buah keranjang bertiang, nilai diperoleh apabila dapat memasukkan bola ke keranjang lawan (satu kali masuk nilainya dua)
buah berembang buah pohon berembang; (2) bulatan pd puncak tiang
buaya-buaya bu.a.ya-bu.a.ya [n Lay] (1) lunas perahu; (2) balok pd lunas tempat menegakkan tiang perahu
bubuk bu.buk [n] binatang kecil yg berkulit keras, berupa kumbang yg suka makan kayu, balok, beras, dsb: tiang itu rusak dimakan -- [n] (1) serbuk dr barang yg lapuk; (2) barang yg ditumbuk menjadi tepung halus: -- kopi [ark] , mem.bu.buk v merebus
bungkul bung.kul [Jw n] tombol atau kepala pd tongkat, payung, tiang bendera, dsb
bungur bu.ngur [n] pohon yg berbunga ungu, merah muda, atau putih, kayunya dipakai untuk tiang rumah dsb; Langerstroemia speciosa
cagak ca.gak [n] (1) tongkat (galah dsb) yg ujungnya bercabang (untuk penopang, penahan, penyangga); cabang (kayu); (2) tiang (listrik, telepon, dsb); kaki atau penyangga (perkakas potret, senapan mesin, dsb); (3) simpang; cabang (tt jalan); (4) ki tunjangan
cangap ca.ngap [n] (1) takuk pd permukaan ujung atau pangkal galah (tiang dsb); (2) sesuatu yg bentuknya spt canggah [Mk a] rakus: anak yg --
cemara ce.ma.ra [n] (1) secekak bulu kuda (lembu, kerbau, dsb) yg dipakai sbg hiasan pd tombak dsb, (2) secekak bulu ekor kuda dsb yg diberi tangkai untuk berkipas, mengusir lalat, dsb; (3) secekak rambut yg dipakai untuk memperbesar konde atau sanggul; (4) benda yg rupanya spt bulu ekor kuda atau lembu (msl bulu pd buah jagung) [n] pohon yg berbatang tinggi lurus spt tiang, daunnya kecil-kecil spt lidi; eru; Casuarina eqnisetifolia
cenderung cen.de.rung [a] (1) agak miring; tidak tegak lurus; condong: bangunan itu tiangnya -- ke depan; (2) menaruh minat (keinginan, kasih, dsb) kepada; suka (ingin) akan: semakin nyata bahwa hatinya -- kpd gadis miskin itu; ia selalu -- berbuat yg tidak baik
condong con.dong [a] miring (tt barang yg tegak): tiang itu -- sedikit; (2) v bergeser dr titik kulminasi (tt matahari): matahari sudah -- ke barat; (3) v cenderung (kpd); memihak (kpd); suka atau tertarik hatinya (kpd): hatinya -- kpd gadis itu
cuar cu.ar , men.cu.ar a tegak menganjur ke atas (tt tiang, pohon yg tinggi, dsb); menganjur memanjang (tt kaki dsb): tiang benderanya ~; lembingnya tampak ~ di antara lautan prajurit
cucur cu.cur [n] pancaran menurun (tt air mata dsb) [n Lay] (1) bagian perahu sebelah depan yg menganjur panjang; jungur; (2) layar segitiga (dipasang pd tiang terdepan) pd perahu; jib [n] penganan, dibuat dr adonan tepung beras dan gula (merah), kemudian digoreng
cupu cu.pu [n] (1) cepu; (2) lubang pd lesung; (3) lubang tempat memasang tiang
dabus da.bus [n] (pd masyarakat Banten) permainan (pertunjukan) kekebalan thd senjata tajam atau api dng menyiksa diri (dng menusuk, menyayat, atau membakar bagian tubuh), memanjat bambu dan berdiri di ujungnya, atau berputar pd tambang yg diikatkan pd kedua tiang bambu yg tinggi
dahi layar [Lay] kayu yg dipasang pd tiang di perahu untuk penguat
dol [n] gendang [n] tiang kapal [a cak] longgar atau tidak erat lagi (tt sekrup, ulir, dsb); galir: kalau sering dibongkar pasang, sekrupnya akan --
dolmen dol.men [n] monumen prasejarah berupa meja batu datar yg ditopang oleh tiang-tiang batu
dulang-dulang du.lang-du.lang [n] talam kecil untuk mencuci barang sepuhan [n Lay] kayu lintang pd tiang kapal
fregat fre.gat [n] (1) kapal perang berukuran sedang, berbobot antara 1.100-2.800 ton, dapat bergerak dng lincah dan cepat; (2) Lay kapal dng tiga tiang lengkap dng layar ondang-ondang dan layar buritan
gada-gada ga.da-ga.da [n Lay] bendera kecil atau baling-baling yg dipasang pd puncak tiang perahu untuk menunjukkan arah angin
galias ga.li.as [n] kapal perang kuno yg agak besar bergeladak satu dan bertiang tiga, digerakkan dng layar dan dayung
garis Garis Besar Haluan Negara pola umum pembangunan nasional yg ditetapkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat setiap lima tahun sekali; -- gawang Olr garis horizontal lapangan bola tempat tiang gawang dipancangkan: bola itu sudah melewati -- gawang sehingga terjadi tendangan gawang
gawang ga.wang [n] (1) dua tiang yg dihubungkan dng kayu palang pd bagian ujung atas; (2) Olr dua tiang yg berpalang sbg tempat sasaran memasukkan bola (dl permainan sepak bola dsb)
gerowong ge.ro.wong [a] berongga di dalam (tt kayu dsb): tiang kayu rumah sudah mulai --; syukurlah pd saat ini masih belum banyak pohon-pohon yg -- krn tua
goyah go.yah [a] (1) goyang krn tidak kukuh letaknya (tt gigi, tiang, dsb); gual-gail: gigi yg -- itu akhirnya lepas juga; (2) tidak teguh; tidak tetap (tt pendirian, keyakinan, kedudukan, dsb): mereka yg -- keyakinannya mudah teperdaya oleh godaan setan
gusi gu.si [n] daging tempat gigi tumbuh [n Lay] layar yg dipasang di tiang belakang; layar baksi
halang ha.lang [v] meng.ha.lang v melintang; merintang: tiang yg rebah itu ~ di tengah jalan
incut in.cut [a] timpang; bengkok: sangkar burung itu -- krn tiangnya pendek sebelah
iras [n] se.i.ras n berasal atau terbuat dr satu bahan (besi, kayu dsb) yg tidak bersambung: keris ganja ~ tiang ganja ~ [Mk n] se.i.ras, iras-iras n serupa; semacam
jagang ja.gang [n] tiang penopang [n] parit yg dalam (di sekeliling benteng dsb): rumah Adipati Jipang diperkuat dng -- di sekelilingnya
jala ja.la [n] (1) alat untuk menangkap ikan yg berupa jaring bulat (penggunaannya dng cara menebarkan atau mencampakkan ke air); (2) Olr alat untuk batas pd suatu permainan (dl bola voli, tenis meja, tenis, bulu tangkis) yg berupa jaring atau net yg dipasang pd dua buah tiang sbg pembatas antara dua belah lapangan dan dua pemain atau regu yg bertanding supaya tidak bersentuhan
jalan layang jalan raya yg dibangun di atas tiang pancang (beberapa meter di atas jalan biasa)
jalan salib rangkaian lukisan (masing- masing disertai salib) berjumlah 14, yg diatur secara berurutan di dinding gereja untuk memperingati 14 tahap perjalanan Jesus ke tiang penyaliban; (2) kebaktian yg terdiri atas 14 doa yg berhubungan dng setiap tahap perjalanan Jesus ke tiang penyaliban
janggolan jang.gol.an [n Lay] perahu pengangkut muatan dng lunas haluan dan buritan menonjol yg mempunyai dua tiang utama (di Madura)
jembatan gantung jembatan yg digantung pd kawat baja dan biasanya tanpa tiang penyangga
jenang je.nang [n] tiang untuk memperkuat pintu (jendela dsb): diukirnya -- pintu itu [kl n] (1) orang yg mengawasi; mandor; pembantu; (2) pengapit; ajudan; (3) sebutan atau pangkat kepala daerah di bawah penghulu adat [Mk n] orang yg mengatur perjamuan [n] pelerai atau juara dl persabungan ayam [n] se.je.nang n sebentar; sejenak; sejurus [n] (1) bubur kental; (2) dodol
jerjak jer.jak [n] (1) kisi-kisi (terali) pd jendela dsb; (2) bilah-bilah yg dipasang tegak (pd bakul, keranjang, dsb); (3) tiang kecil-kecil (untuk memasang dinding rumah); (4) rusuk (tt tulang): tulang -- nya patah satu; (5) tiang-tiang besi dsb yg dipasang berjajar agak renggang sbg pagar (jembatan dsb): -- jembatan sungai itu hampir ambruk
jib [n Lay] layar berbentuk segitiga yg dipasang pd tiang terdepan
jojol jo.jol [n] tiang (pancang, cerocok) yg ditancapkan di sungai untuk membendung air dsb , men.jo.jol v menganjur ke luar, menonjol ke luar; tersembul (tt mata)
juru tinggi awak perahu yg tugasnya memasang layar pd tiang layar
kabel udara [Tek] kabel yg dipasang di atas tiang
kalamba ka.lam.ba [n] kubur batu peninggalan zaman megalitikum di Sulawesi Tengah [n Lay] perahu besar dr daerah Kepulauan Mentawai dan Hawai yg mempunyai satu atau dua tiang utama dan dua sayap imbang atau kater
kanopi ka.no.pi [n] tirai atau langit-langit dr terpal, kain, logam dsb: pd teras terdapat -- bertiang sbg pemisah halaman dng bagian dalam rumah
kayu dowel kayu bulat; kayu tiang layar
kelendara ke.len.da.ra [n Lay] gelang-gelang atau tali pd tiang perahu untuk mengikat andang-andang dng tiang
kelikir ke.li.kir [n] (1) kili-kili dr rotan; (2) Lay kili-kili (dr rotan, logam, dsb) pd kemudi, tiang, dsb; (3) kili-kili (rotan dsb) yg dicocokkan pd hidung kerbau [n] batu kecil-kecil; kerikil
kempas kem.pas [n] (1) pohon yg kayunya keras dan berat, biasa digunakan untuk tiang perahu dan dijadikan arang untuk melebur timah; Koompassia malaccensis; (2) kayu kempas
kencang ken.cang [a] (1) tegang; tidak kendur: rentangkan tali yg biru itu kencang-kencang; (2) laju; cepat: mobil itu terlalu -- jalannya; ia berlari -- dng kecepatan maksimal; (3) erat-erat; erat dan kuat: ia berpegang -- pd tiang kapal ketika ombak besar menggoncangkan kapal yg ditumpanginya [n] ken.cang-ken.cung n tiruan bunyi "cang, cing, cung"
kendeka ken.de.ka [n] (1) pohon yg kayunya sangat besar dng garis tengah mencapai 140 cm, dipakai untuk tiang rumah dsb; Avicennia officinalis; (2) kayu kendeka
ketapak ke.ta.pak [n] batu alas tiang; tapak; alas
kiap ki.ap [n] penyangga tiang bendera, yakni dua keping papan atau besi berdiri berpasak untuk menegakkan tiang; standar
kici ki.ci [n] perahu kecil bertiang dua: dahulu -- sering digunakan orang
kolom ko.lom [n] (1) ruang antara dua garis tegak pd lembar kertas atau halaman buku; lajur; (2) bagian vertikal pd halaman cetak yg dipisahkan oleh garis tebal atau ruang kosong (spt dl surat kabar); (3) bagian khusus yg utama dl surat kabar atau majalah: majalah itu memiliki -- pendidikan [n Tek] tiang (pilar) penyangga (biasanya dr beton yg bertulang besi)
kolong ko.long [n] (1) ruang atau rongga (yg lebar) di bawah benda berkaki atau bertiang (spt ranjang, rumah panggung); (2) lubang (tembusan) di dl tanah (tambang); korok [Jk n] ko.long-ko.long n gelang-gelang besar atau lingkaran dr rotan dsb [n] -- layar kain dsb yg bertuliskan semboyan dan direntangkan untuk reklame dsb; kain rentang; spanduk
kuda-kuda ku.da-ku.da [n] (1) tiga tiang penopang papan tulis; (2) balok (kayu) berpalang untuk menopang atau menyangga dsb; balok penyangga; balok penghubung; (3) Olr sikap siaga (dl bela diri) dng posisi kaki dan tubuh yg siap menerima serangan
kulim ku.lim [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 25 m, tumbuh di hutan dataran rendah, kulit pohonnya menghasilkan tanin, buahnya untuk obat, kayunya kuat dan tahan lama, dapat dijadikan bahan bangunan, bantalan kereta api, tiang listrik (telepon), bahan industri, kayu lapis, dan bahan pembuat kapal; Scorodocarpus borneensis; (2) buah kulim; (3) kayu kulim
kumus ku.mus [n] (1) pohon besar yg kayunya biasa dibuat tiang rumah, jembatan, dsb; Shorea laevis; (2) kayu kumus
laberang la.be.rang [n Lay] tali-temali pd kapal atau perahu untuk menguatkan tiang
labu-labu la.bu-la.bu [n] (1) buyung kecil berleher panjang; (2) barang bulat perhiasan puncak masjid dsb; (3) keranjang bulat, digantungkan pd tiang di pelabuhan sbg tanda bahwa kapal sudah boleh masuk pelabuhan
lanca lan.ca [kl n] perahu besar yg bertiang tiga [Lihat {lancia}]
lancar lan.car [a] (1) tidak tersangkut-sangkut; tidak terputus-putus: roda itu berputar dng --; (2) tidak tersendat-sendat; fasih: anak sekecil ini sudah dapat membaca dng --; (3) tidak tertunda-tunda; (berlangsung) dng baik: pelaksanaan pembangunan berjalan dng -- [n] pe.lan.car n balok penghubung tiang rumah
lapuk la.puk [a] (1) bercendawan krn sudah lama: keranjang bambu ini sudah --; (2) rusak; busuk (krn sudah tua): rumah ini roboh krn tiang-tiangnya sudah --; (3) berhubungan dng penghancuran bahan yg berasal dr tumbuhan dan binatang oleh aktivitas jamur dan jasad renik lain; (4) ki ketinggalan zaman; usang; kolot: orang tua itu masih menganut paham yg sudah -- [Mk v] ber.la.puk-la.puk v (bunyi) bertepuk tangan
layar baksi [Lay] layar berbentuk segi empat yg dipasang pd tiang belakang atau buritan pd arah depan-belakang
layar batang [Lay] layar kecil yg dipasang pd kayu penghubung tiang dng ujung layar
layar bubutan [Lay] layar yg berbentuk segitiga dipasang searah dng tali bubutan dekat tiang layar agung, gunanya untuk membelokkan kapal
layar bulu ayam [Lay] layar penjaga keseimbangan kapal (letaknya pd tali penyokong tiang)
layar cucur layar berbentuk segitiga yg dipasang pd tiang yg terdepan
layar depan [Lay] layar segitiga yg dipasang pd tiang layar depan
layar gap [Lay] layar yg dipasang pd canggah, letaknya pd bagian atas tiang kapal
layar haluan [Lay] layar segi tiga yg dipasang pd ujung haluan kapal (pd tiang terdepan); layar jib
layar pengapuh [Lay] layar kecil dekat puncak tiang
layar sabang [Lay] layar yg dipasang pd tiang perahu kecil di belakang layar cucur
layar tancap pertunjukan film di alam terbuka dng layar yg tiangnya ditancapkan di tanah
layar terbang [Lay] layar segi empat yg dipasang sejajar pd tiang
layar topang [Lay] layar yg terbesar pd tiang depan
layar utama [Lay] layar yg dipasang pd tiang layar utama
lebar bersih [Kap] lebar kapal terbesar diukur pd tiang tengah kapal dr sisi dalam ke sisi kulit kapal, diukur dr sisi luar ke sisi kapal (bagi kulit kapal yg terbuat dr kayu atau bukan logam)
lempaung lem.pa.ung [n] (1) pohon yg buahnya masam, tumbuh di daerah pedalaman, kayunya untuk tiang-tiang rumah; Baccaurea laceolata; (2) buah lempaung
lendungan len.dung.an [n El] jarak vertikal antara titik paling bawah kabel yg melendung ke garis yg ditarik antara ujung pangkal garis tsb di tiang pendukung
lete-lete le.te-le.te [n Lay] perahu layar tradisional dr Madura, mempunyai satu tiang utama dng layar berbentuk segitiga
lilit kutu li.lit ku.tu [n] pohon termasuk suku Urticaciae, tingginya mencapai 20 m, kulit kayunya berserabut dan dapat dibuat jala ikan; Pipturus argentius
lingga ling.ga [n] (1) batu berbentuk tiang sbg tugu peringatan dsb; (2) tanda kelaki-lakian Dewa Siwa, berbentuk tiang, melambangkan kesuburan
main rebutan berlomba berebut barang hadiah yg digantungkan pd tiang yg dilicinkan; coko
majakaya ma.ja.ka.ya [a] tidak bersambung (tt tiang dsb): keris -- , keris yg mata dan hulunya terbuat dr satu kerat besi
mal [n] (1) kepala atau bagian atas (dr tiang batu, kaki meja, dsb); (2) ganja (tt keris); (3) dasar atau bagian pd pangkal (tt bilah senjata) [n] (1) harta benda (uang, barang); khazanah; (2) dana [n] cetakan jambangan keramik yg terbuat dr kayu atau seng yg tebal [n] gedung atau kelompok gedung yg berisi macam-macam toko dng dihubungkan oleh lorong (jalan penghubung)
mangas ma.ngas [n] pohon, kayunya untuk tiang rumah; Memecylon acuminatum
memalang me.ma.lang [v] memasang palang; menegakkan (menyangga dsb) dng palang: ~ pintu; ~ tiang
memancangkan me.man.cang.kan [v] (1) memasang (menancapkan) pancang (tiang dsb) ke tanah: para petugas PLN itu sedang ~ tiang listrik; (2) ki memasang (iklan, pengumuman, dsb di surat kabar dsb): perguruan tinggi swasta itu ~ iklan di surat kabar; (3) ki menanamkan (kekuasaan, pengaruh, dsb di suatu negeri): negara itu ~ kekuasaan di daerah jajahannya
memasak me.ma.sak [v] membuat (mengolah) penganan, makanan, gulai, dsb: ibu -- di dapur [v] memasang pasak; memaku dng pasak: ~ tiang
membentur mem.ben.tur [v] menubruk; melanggar: krn kurang berhati-hati dl mengemudi, mobilnya -- pohon; bola -- tiang gawang sehingga tidak menghasilkan gol
memuntal me.mun.tal [v] (1) menggulung (tali, benang, dsb) tangan (kayu dsb); mengumpar: ~ benang; ~ tali pd tiang; (2) menyingkatkan (perkara, urusan, dsb): lebih baik ~ perkara itu dp merentang rundingannya
menambat me.nam.bat [v] (1) mengikat dng tali yg dikenakan pd tiang (pancang dsb): gembala itu ~ kerbaunya pd batang pohon; (2) ki mengikat (memikat, menawan, menarik) hati
mencacakkan men.ca.cak.kan [v] (1) menancapkan; memancangkan tegak lurus (di tanah dsb): ~ tiang bendera; (2) ki mendirikan; menegakkan: ~ patung
mencagak men.ca.gak [v] (1) menopang (menahan) dng cagak; (2) menunjang; menyokong; (3) ki tampak secara nyata (krn mencuat); (4) ki berdiri bagaikan tiang (krn tertegun)
mencecak tonggak men.ce.cak tonggak mulai memahat tiang rumah (disertai upacara adat)
mendirikan men.di.ri.kan [v] (1) memasang (meletakkan) berdiri; mene gakkan: ~ tiang listrik (telepon, bendera); (2) membuat atau membangun (rumah, pabrik, dsb): pemerintah ~ pasar darurat untuk menampung pedagang kaki lima; (3) mengadakan (perkumpulan, yayasan, koperasi, dsb): mereka berhasil ~ koperasi di kampungnya; (4) menjalankan; melaksanakan; mengerjakan (kewajiban dsb): sesudah ~ salat, ia membaca ayat-ayat suci Alquran
menegakkan me.ne.gak.kan [v] (1) mendirikan (dr arti kiasan juga): ~ tiang; ~ perkumpulan; ia ~ rumah; (2) menaruh (meletakkan, memasang) tegak lurus: ibarat ~ benang basah; (3) menjadikan (menyebabkan) tegak: ~ telinga; ~ bulu roma; (4) mengusahakan supaya tetap berdiri; mempertahankan (negara, keadilan, keyakinan, dsb); memelihara dan mempertahankan (kemerdekaan, tata tertib, hukum, dsb); mewujudkan atau melaksanakan (cita-cita): berjuang untuk ~ kemerdekaan; ~ syariat Nabi Muhammad saw.; (5) memegang teguh atau mempertahankan (pendapat, pendirian, dsb)
menggantung meng.gan.tung [v] (1) mengaitkan pd sesuatu yg tinggi sehingga tidak menjejak tanah (dasar, lantai, dsb); membuat menjadi tergantung: ia ~ jasnya pd paku di dinding rumahnya; (2) membunuh dng mengikat leher dng tali yg digantungkan pd tiang dsb: ada tanda-tanda yg menunjukkan ia tidak ~ diri, melainkan digantung orang; (3) ki menahan sesuatu (spt perkara) hingga ada bukti-bukti yg sah: perkara itu masih ~ , belum putus juga
mengukuhkan me.ngu.kuh.kan [v] (1) menguatkan atau memperkuat (supaya tidak mudah roboh atau rusak): kegunaan tiang beton yg besar adalah untuk ~ bangunan; (2) meneguhkan; menetapkan (hati dsb): kita perlu ~ semangat untuk menyukseskan pembangunan; (3) mengesahkan; menetapkan (tt kedudukan, jabatan): senat guru besar di universitas itulah yg ~ beliau sbg guru besar bidang linguistik
mengulas meng.u.las [v] memberi bersarung; menyalut: atas perintah raja, petugas istana ~ tiang-tiang keraton dng kain kuning [v] menjadikan berulas; menyambung: putranya diharapkan untuk ~ yg putus dan menyambung yg patah
mengunting meng.un.ting [v] mengukur tegak lurusnya tiang dsb dng unting-unting
menhir men.hir [n] batu besar spt tiang atau tugu, yg ditegakkan di atas tanah, hasil kebudayaan megalit, sbg tanda peringatan dan lambang arwah nenek moyang
menopang me.no.pang [v] (1) menyangga (menahan) dr bawah (dng tiang bercanggah, tongkat, dsb); (2) ki membantu (menyokong): anak sulungnyalah yg ~ hidupnya sekeluarga [v] membantah; menentang (melawan): bagaimana saya hendak ~ kata-katanya
menubruk me.nub.ruk [v] (1) melompat hendak menangkap (menerkam dsb); menerpa: adik ~ bola; kucing ~ tikus; (2) melanggar; menabrak: mobil ~ becak; truk ~ tiang telepon; (3) cak menangkap (pencuri); menggerebek: polisi ~ perampok itu ketika ia berada di rumah kawannya
menumbukkan me.num.buk.kan [v] (1) menumbuk (melumatkan dsb) sesuatu untuk; menyuruh tumbuk (lumatkan dsb) kpd; (2) melanggarkan; menubrukkan; membenturkan: penjahat ~ mobilnya ke tiang listrik; (3) menggocohkan (tinju dsb): tiba-tiba pemuda itu ~ tinjunya ke muka kondektur bus
menuruskan me.nu.rus.kan [v] mengikat (seseorang dsb) di turus (sbg hukuman): baginda memerintahkan prajuritnya untuk ~ keempat penjahat itu di bawah terik matahari
menyendi me.nyen.di [v] (1) memberi sendi; (2) menyalut [v] menaruh batu sendi di bawah tiang dsb
menyengkang me.nyeng.kang [v] (1) memasang sengkang pd (pintu, tiang, dsb); (2) menyokong atau menopang dng sengkang (supaya tetap tegak); (3) meletakkan kayu dsb pd mulut (binatang) agar tetap terbuka (supaya tidak menggigit dsb): ia -- mulut ular itu dng sebatang kayu agar terhindar dr gigitannya; (4) menyangkut melintang dl kerongkongan (duri, tulang, dsb)
meranti me.ran.ti [n] pohon, termasuk jenis Shorea, kayunya keras, digunakan untuk bahan bangunan, landasan rel kereta api, tiang listrik, dsb, jenisnya bermacam-macam
merbau darat pohon berukuran sedang, kayunya tahan thd kelembapan sehingga sering digunakan untuk pembuatan perahu, bahan bangunan, bantalan rel kereta api, mebel yg berkualitas tinggi, tiang listrik dan telepon, termasuk kayu yg banyak diekspor; Intsia palembanica
merbau pantai pohon yg tinggi lurus, kayu terasnya yg berwarna merah tua digunakan sbg bahan bangunan, alat rumah tangga, bantalan, tiang listrik dan telepon, dipakai dl perkapalan dan pembuatan jembatan, kulit kayunya mengandung tanin dan dimanfaatkan sbg zat warna cokelat untuk kertas dan kain; Intsia bijuga
mercu mer.cu [n] (1) bagian yg tertinggi (paling atas); puncak: -- gunung; -- tiang; (2) menara
mistar mis.tar [n] (1) kayu penggaris: digambarnya rumah itu tanpa menggunakan --; (2) kayu lurus pd bagian atas gawang (tt sepak bola dsb): kiper kembali mengambil posisi di bawah --; (3) kayu palang yg dipasang melintang pd dua tiang (tonggak) sbg batas loncatan (pd loncat tinggi): ia gagal meloncat di atas -- setinggi 155 cm; (4) garis; baris [Ar n] (1) bungkus; kulit; (2) perbuatan atau tindakan menutupi
negara maju negara yg industrinya merupakan tiang utama perekonomian, pendapatan per kapita relatif tinggi, teknologi berkembang, pertumbuhan penduduk relatif kecil, dan sumber alam terolah dan terawat
nyamplung nyam.plung [n] (1) pohon yg hidup di pesisir yg berpasir dan berbatu karang, kulit pohonnya dapat digunakan untuk obat, kayunya keras, digunakan untuk bahan pembuat perahu dan tiang kapal; Calophyllum inophyllum; (2) kayu nyamplung; (3) kulit nyamplung
obelisk obe.lisk [n] tiang segi empat meruncing ke ujung dan bermahkota piramidal
pacak pa.cak [a] telah terlatih atau mahir dl mengerjakan sesuatu; cakap: kita memerlukan seorang organisator, orang yg -- memimpin organisasi [n] (1) cocok (untuk menusuk satai yg akan dipanggang); (2) tongkat (tiang, pancang) yg tajam pd ujungnya [Mk n] titik-titik air yg berhamburan; percik ? pacek
paku pa.ku [n] benda bulat panjang dr logam besi yg berkepala dan berujung runcing (untuk melekatkan satu tiang dng tiang lain); pasak [n] pakis
panggung pang.gung [n] (1) lantai (terbuat dr papan, bambu, dsb) yg diberi bertiang; (2) bangunan yg agak tinggi, lantainya bertiang; (3) lantai yg agak tinggi tempat bermain sandiwara, berpidato, dsb; pentas: biduan itu sudah biasa bermain di --; (4) tempat yg agak tinggi (di stadion, gelanggang pacuan kuda, dsb) untuk menonton; tribune: mereka berjejal-jejal memenuhi -- , me.mang.gung v bersuara; berkicau (tt burung ketitiran, balam): perkutut itu sering ~ kalau sangkarnya ditaruh di halaman
pangkal pang.kal [n] (1) bagian permulaan atau bagian yg dianggap sbg dasar (terutama tt benda yg panjang spt pohon, tongkat, tiang): -- pohon; (2) awal; permulaan; asal; sebab utama: -- perselisihan itu sebenarnya hanya persoalan yg sepele saja; hemat -- kaya; (3) pokok; bagian (isi) yg utama: baiklah kita kembali kpd -- pembicaraan semula; (4) modal; kapital: -- usahanya diperoleh dr kredit bank; (5) Ling morfem, kata, atau frasa yg bergabung dng afiks, msl olah pd mengolah, atau tani pd bertani
panjarwala pan.jar.wa.la [n Lay] petugas yg berjaga di tiang kapal (bertugas menggulung layar, membabarkan layar, dsb)
pasak negeri orang terkemuka dl suatu negeri tempat orang meminta nasihat; turus negeri
pautan pa.ut.an [n] (1) hasil memaut; (2) tiang dsb tempat menambatkan lembu dsb; tempat mengikat ayam dsb; (3) ki tempat asal [n] beda; selisih: barang impor dan barang buatan dl negeri ~ harganya tidak seberapa
payung lipat payung yg terbuat dr kain, berangka dan bertiang besi, bergagang besi atau plastik, dan dapat dilipat dua atau tiga sehingga dapat dimasukkan ke dl tas
pelanting pe.lan.ting , ter.pe.lan.ting v jatuh (terpental dab) terguling-guling; terpental jauh-jauh: mobil itu menabrak tiang telepon dan empat orang penumpangnya ~ ke jalan
pelari pe.la.ri [n] (1) orang yg lari; (2) peserta lomba lari [n] perahu layar tradisional yg mempunyai satu tiang layar utama, lima buah layar, tiga di ujung depan dan dua di tengah-tengah digunakan untuk mengangkut barang antarpulau (di daerah Bone dan Buton)
pendatang pen.da.tang [n] (1) orang datang; orang asing (bukan penduduk asli): daya pesona Pulau Bali menarik ~ untuk berkunjung ke Indonesia; kampung itu sebagian besar penduduknya ~; (2) tiang (penyangga) tambahan untuk memperkuat; (3) perasaan yg timbul dl hati sebelum terjadi sesuatu; firasat
pendukung pen.du.kung [n] (1) orang yg mendukung; (2) penyokong; pembantu; penunjang; (3) El tiang listrik yg mendukung gaya vertikal dan gaya horizontal akibat angin pd kawat
pengapuh pe.nga.puh [n] layar kecil di dekat puncak tiang
penguat pe.ngu.at [n] (1) yg menguatkan atau yg dipakai untuk memperkuat: pondasi bangunan berfungsi sbg ~; tiang-tiang cor yg dipasang pd gedung itu berfungsi sbg ~ bangunan; (2) alat untuk meningkatkan sesuatu (tegangan arus, dsb); alat untuk membangkitkan medan magnet generator listrik; (3) bahan peledak dng sifat khusus yg digunakan untuk mengawali peledakan bahan peledak berikutnya
penyangga pe.nyang.ga [n] (1) alat untuk menyangga: sandaran: tiang adalah -- bangunan bagian atas; -- senapan; (2) ki penengah (terletak di antara dua negara dsb yg bertentangan): pasukan -- PBB ditempatkan di Sinai yg memisahkan tentara Israel dan Mesir; (3) besi yg dipasang melintang pd gagang tombak, pedang, dsb
penyokong pe.nyo.kong [n] (1) tiang dsb yg digunakan sbg penunjang (penyangga, penopang) pohon dsb supaya tidak roboh (rebah): -- pohon itu dibuat dr bambu; (2) orang yg menyokong; penderma
perahu balang perahu layar, bertiang dua; sampan balang
peran pe.ran [n] (1) pemain sandiwara (film): -- utama; (2) tukang lawak pd permainan makyong; (3) perangkat tingkah yg diharapkan dimiliki oleh orang yg berkedudukan dl masyarakat [n] balok yg menghubungkan tiang-tiang rumah di sebelah atas, tempat kasau-kasau bertumpu
pergola per.go.la [n] jalan untuk pejalan kaki, di atasnya terdapat para-para untuk tanaman merambat sbg peneduh yg ditopang oleh deretan tiang di kanan kiri jalan
peruan pe.ru.an [n Lay] gandar tiang; andang-andang (kayu tempat menggantungkan layar)
peruang pe.ru.ang [kl n] mantra yg menyebabkan dapat tahan lama menyelam di dl air; ilmu peruang [kl n] siksaan atau hukuman dng mengikatkan si terhukum pd tiang, kemudian kepalanya disiram dng minyak babi yg mendidih hingga terhukum meninggal dunia
petaling pe.ta.ling [n] (1) pohon, kayunya dibuat bahan bangunan (tiang dan lantai rumah, jembatan dsb), buahnya dapat dimakan, Ochanostachys amentacea; (2) kayu petaling; (3) buah petaling
petamari pe.ta.ma.ri [kl n] perahu bertiang satu atau dua
pilar pi.lar [n] (1) tiang penguat (dr batu, beton, dsb): sebuah monumen yg terdiri atas lima -- berdiri dng megahnya; (2) ki dasar (yg pokok); induk: partai itu disederhanakan menjadi tujuh organisasi --; (3) Kap tiang berbentuk silinder pejal atau berongga untuk menyangga balok geladak atau bagian konstruksi lain di kapal
pilaster pi.las.ter [n] tiang atau pilar semu dr rumah berbentuk empat persegi panjang yg menjorok ke luar dari tembok
pinisi pi.ni.si [n] perahu layar tradisional dr daerah Bone atau Buton, Sulawesi Selatan yg mempunyai dua tiang layar utama dan mempunyai tujuh buah layar, yaitu tiga di ujung depan, dua di depan, dan dua di belakang, digunakan untuk pengangkutan barang antarpulau
poros po.ros [n] (1) sumbu (gandar) roda dsb; (2) ujung puncak (tt tombak, tiang, kerucut, dsb); (3) Olr pemain sepak bola yg di tengah-tengah antara gelandang kanan dan gelandang kiri; gelandang tengah; poros halang
portik por.tik [n] (1) pintu masuk yg berlengkung di atasnya; (2) serambi yg bertiang-tiang
purus pu.rus [n] puting pd pangkal tiang rumah dsb (msl yg dimasukkan ke dl batu sendi); poros
puting cepu-cepu ujung tiang perahu
rak [n] (1) tiruan bunyi pena digoreskan; (2) bunyi cabang kayu patah; derak [n] (1) para-para kayu untuk meletakkan piring; mangkuk, alat-alat dapur, dsb; (2) lemari yg tidak berpintu atau kepingan papan diberi bertiang untuk tempat buku, sepatu, dan barang-barang lain; (3) tempat (wadah) yg bersusun tempat menyimpan barang
rangkiang rang.ki.ang [Mk n] bangunan bertiang empat, biasanya berbentuk gonjong, berada di depan rumah gadang, tempat menyimpan padi
rasuk ra.suk [n] balok palang yg dipasang di antara tiang rumah untuk penahan atau penopang lantai (pd rumah panggung) [v] me.ra.suk v (1) memasuki tubuh manusia (tt roh jahat dsb): mereka terus menari sampai suatu kekuatan gaib ~ dan membuat mereka gagah berani; (2) mendalam; meresap benar; berkesan benar: adat yg bercampur agama telah lama ~ di sini; (3) bercampur-baur; bergaul: ia lebih banyak bergaul dan ~ di tengah-tengah masyarakat
ruai ru.ai [ark a] kurang kukuh atau kurang kuat (tt tiang dsb); kendur (tt tali); kurang tenaga; lemah (tt badan): tiang yg sudah -- itu harus secepat mungkin diganti; sebelum dioperasi, tubuhnya sangat -- [n] -- gajah nama tumbuhan, Conocaryum longiracemosum
ruang ru.ang [n] (1) sela-sela antara dua (deret) tiang atau sela-sela antara empat tiang (di bawah kolong rumah): rumah itu mempunyai empat buah --; (2) Fis rongga yg berbatas atau terlingkung oleh bidang; (3) Fis rongga yg tidak berbatas, tempat segala yg ada: sejak dulu para ahli pikir kerap memperbincangkan soal -- dan waktu; (4) petak dl buah (durian, petai); pangsa
rumah kolong rumah yg didirikan di atas tiang-tiang; rumah panggung
rumah panggung rumah yg tinggi (lantainya bertiang); rumah kolong
sadak sa.dak [a] miring; condong (tt tiang dsb): pemancangan tiang listrik itu agak -- [Jw n] gulung sirih (yg akan dikunyah)
saka sa.ka [n] (1) tiang rumah; (2) kp pusaka (bendera): Sang -- Merah Putih, bendera pusaka Merah Putih [Mk n] (1) keluarga dr pihak ibu; (2) pangkat adat dr kaum yg bersifat turun-temurun
sampuk sam.puk [v] me.nyam.puk v (1) melanggar; menabrak; menumbuk; membentur: kepalanya -- tiang besi; (2) menyambut (pukulan dsb); menangkis: pendekar silat itu berhasil -- serangan lawannya; (3) menepis tangan (yg sedang memegang senjata dsb): polisi -- tangan penodong yg bersenjata itu; (4) memotong (pembicaraan orang); menyelang: kurang sopan kalau kita -- perkataan orang lain; (5) mencampuri (urusan orang dsb)
sangga layar kayu bercabang sbg penyangga tiang layar
sebaik se.ba.ik [a] sama baik: permainan yg mereka suguhkan pd malam ini tidak -- malam kemarin; (2) adv ketika: bendera-bendera dinaikkan setengah tiang -- diterima kabar kematian Gandhi
segi se.gi [n] (1) sisi (garis pd tepi bidang): -- tiga (empat, lima, dsb); (2) sanding (garis penjuru pd kubus, limas, dsb): tiang batu pualam delapan -- nya; (3) lajur atau pias pd kertas dsb (spt pd blangko wesel pos): -- ini tempat untuk menuliskan alamat pengirim; (4) faset (bidang kecil-kecil pd permukaan intan, berlian, dsb): segi-segi pd intan ini tidak sama luasnya; (5) aspek: jika dilihat dr -- ini, hasil rapat itu merugikan kita
sekepat se.ke.pat [n] rumah bertiang empat (merupakan bangunan khas Lombok)
sekunar se.ku.nar [n] kapal layar bertiang dua
sembeta sem.be.ta [n Lay] kayu (tiang) penyokong atau penahan perahu di darat supaya jangan terguling
sendi sen.di [n] (1) hubungan yg terbentuk antara tulang; sendi tulang; tulang sendi: ia berasa ngilu pd tulang -- nya; (2) tempat bersambung (perhubungan) antara dua bagian barang; sekeri (pintu, peti, dsb): tukang sedang memasang -- pintu; (3) simpai (bingkai) sbg penyalut: tongkat itu diberi -- emas; (4) Ling peralihan bermakna dr satu segmen fonologis ke segmen fonologis yg lain atau segmen fonologis ke kesenyapan, baik yg terbuka maupun yg tertutup [n] (1) batu pengalas atau pengganjal tiang rumah dsb: memasang batu --; (2) ki alas; dasar; asas; fundamen: Pancasila menjadi -- kehidupan bangsa kita
sengkang seng.kang [n] (1) palang dr kayu dsb (pd pintu, kaki meja, antara dua tiang, mulut ember, jari-jari roda, kayu yg dipasang pd kaki binatang supaya tidak bisa lari, kayu bersilang spt salib dsb); (2) garis tengah pd bulatan (lingkaran); (3) garis pendek melintang untuk pemisah suku kata dsb; tanda sengkang; tanda hubung
sigai si.gai [n] pasak atau palang yg dipasang di tiang (bambu, kayu, dsb) untuk memanjat: sangat janggal, enau sebatang dua -- nya; tangga --
silau si.lau [a] (1) berkilau-kilau pandangannya, tidak dapat melihat nyata krn terlampau terang cahayanya: -- mata apabila memandang matahari; (2) ki sangat kagum (tertarik, terpesona) sehingga tidak dapat melihat kenyataan (yg sebenarnya): dia -- dng kekayaannya hingga mau saja dikawini [kl v] me.nyi.lau v meninjau (sesuatu yg jauh letaknya); mengunjungi: dan juru batu pun -- ke laut, tampaklah ular-ular di tiang bendera
sinyal si.nyal [n] (1) tanda isyarat (lampu merah, bunyi, larangan parkir, dsb); (2) tiang dsb yg menjadi (atau berisi) tanda isyarat: -- stasiun sudah tampak dr jauh
sokong so.kong [n] tiang dsb yg dipasang miring untuk menyangga sesuatu agar tidak rebah (roboh)
stamba stam.ba [n] tiang-tiang monumental yg di bawahnya ditulis dng dalil-dalil keagamaan
tahan turut [Lay] tali dr puncak tiang ke bibir perahu (kapal)
tal [n] (1) tumbuhan palem, daunnya disebut rontal (kemudian menjadi lontar), digunakan untuk kertas tulis (zaman dulu dan sekarang masih digunakan di Bali); batang lontar; (2) daun tal [n Lay] tiang dayung yg terdapat pd sisi kiri dan sisi kanan buritan sampan tempat menyangkutkan gandar dayung pd kilas
tali dugang [Lay] tali penahan tiang dsb yg dipegang untuk menyeimbangkan perahu dng badan; (2) tali penahan pohon yg akan ditebang agar tidak menimpa rumah, pohon lain, dsb dan jatuhnya diarahkan ke tempat yg diinginkan
tali labrang [Lay] tali kapal (perahu) untuk memperkuat tiang berdiri dsb
tani ta.ni [n] (1) mata pencaharian dl bentuk bercocok tanam; mata pencarian dl bentuk mengusahakan tanah dng tanam-menanam [ark n] tali-temali di perahu untuk meneguhkan tiang; temberang [kl n] pintu gerbang sebelah luar istana
tedas te.das [a] nyata; jelas: berkata dng --; tampak --; hitam --; merah -- [n] gelang-gelang (lingkaran) timbul pd tiang, pilar, dsb
teknisi tek.ni.si [n] ahli teknik: para -- Jepang mengerjakan pemasangan pintu bendungan itu; para -- akhirnya menggunakan tiang pancang yg terbaik untuk bangunan itu
temberang tem.be.rang [n Lay] tali-temali di perahu (kapal) untuk memperteguh tiang: badai yg dahsyat semalam memutuskan -- kapal tua itu [n] cakap yg muluk-muluk; bual
tembuku tem.bu.ku [ark n] tombol pd tiang perahu
tengkalang teng.ka.lang [n] lumbung padi kecil bertiang tinggi: hasil panennya yg tidak seberapa itu dimasukkannya ke dl --
terada te.ra.da [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan tahan rayap; Sloetia elongata; (2) pohon yg kayunya kuat, digunakan untuk mebel dan tiang perahu; Diadilum indum; (3) kayu terada
teral te.ral [ark v] , me.ne.ral v (1) menggiatkan bekerja; (2) menyuruh dng memaksa-maksa supaya berbuat sesuatu: mandor itu ~ kuli-kuli agar cepat menyelesaikan pengecoran tiang
teratak te.ra.tak [n] (1) dangau; gubuk; (2) rumah (untuk merendahkan diri); (3) atap dr tepas (anyaman bambu) diberi bertiang: di bawah -- itu, ia berjual nasi pecel; (4) dusun kecil yg hanya terdiri atas beberapa rumah; (5) panggung pertunjukan
tercagak ter.ca.gak [v] (1) tertopang; (2) ki tertegun; berdiri bagaikan tiang (krn tertegun)
terpancang ter.pan.cang [v] (1) sudah dipancang (tt tonggak, tiang pancang): beberapa tiang bendera ~ di depan gedung Sekretariat ASEAN; (2) sudah dipasangi pancang; sudah dipagar (dibatasi dsb) dng pancang: lahan untuk kompleks Perumnas itu sudah ~; (3) terpampang: di ruang tamu ~ lukisan almarhum Jenderal Sudirman; (4) berdiri tegak; terpaku; tertegun: orang asing itu ~ ketika melihat Candi Borobudur; (5) ki berurat berakar teguh-teguh: ajaran agama ~ dl kalbu umat Islam
tihang ti.hang [Lihat {tiang}]
tonggak tong.gak [n] (1) balok (kayu, batu, dsb) yg dipasang tegak; (2) tiang (rumah, jembatan, dsb); (3) pal (ukuran jauh 1.500 m); (4) tunggul (pangkal batang kayu yg masih tegak); sisa batang kayu yg sudah dipotong (yg ada di dl air dsb); (5) pokok; asal; (6) ki orang yg sangat pendiam [v] me.nong.gak v menuangkan (air dsb) ke mulut dr cerek, kendi, botol, dsb; menuangkan (obat, tepung, dsb) ke mulut
trembesi trem.be.si [n] (1) pohon yg keras kayunya, Pipturus nicanus; (2) kayu trembesi
tual tu.al [n] potongan kayu (balok) pendek-pendek: kayu ini akan dikerat menjadi beberapa -- [Mk n] tiang bendera
tugu tu.gu [n] tiang besar dan tinggi yg dibuat dr batu, bata, dsb
tupai-tupai tu.pai-tu.pai [n] sekerat kayu yg dilekatkan (dipakukan) pd tiang, pohon, dsb
ular belerang ular laut yg berbisa, Pelmis platurus
ulat jengkal ulat yg berjalan spt gerak tangan ketika mengukur jengkal demi jengkal, yakni dng cara menggulung ujung belakang tubuhnya ditarik ke bagian ujung depan, kemudian ujung depan maju (bergerak demikian krn tidak berkaki pd bagian tengah tubuhnya), jika diganggu berposisi turus spt rentang; Geometridae
ulin [n] (1) pohon yg tinggi, kayunya berat, kuat dan sangat awet, dipakai untuk bangunan rumah (tiang listrik, telepon, dsb), banyak tumbuh di Sumatra, Malaysia, dan Kalimantan; kayu besi; Eusideroxylon zwageri; (2) kayu ulin
umbi um.bi [n] (1) akar yg menjadi besar dan berisi (wortel, ketela, dsb): wortel adalah sayuran yg termasuk kelompok --; (2) pangkal batang yg menjadi besar dan berisi yg dapat dimakan (spt talas, keladi); (3) pangkal batang pohon berdaun tunggal (spt pd kelapa dan pisang); (4) pokok akar (dr batang) yg lurus menghunjam ke dl tanah; akar umbi; (5) bagian pasak (pancang, tiang, dsb) yg tertanam di tanah [Lihat {umbuk}]
umpak um.pak [n] alas tiang rumah yg biasanya terbuat dr batu; batu sendi
unting un.ting [num] kata penggolong untuk tali, malai padi, dsb atau barang-barang yg terikat; untai; berkas: se -- benang emas [n] un.ting-un.ting n perkakas tukang batu berupa tali yg berbandul timah (atau besi) untuk mengukur ketegaklurusan tiang, kerataan tepi (bidang) tembok, dsb
yasti yas.ti [n Ark] bagian stupa yg terletak di puncak dan bentuknya spt tiang
yupa prasasti yu.pa pra.sas.ti [n Ark] prasasti yg dipahatkan pd tiang atau tugu batu

Jika informasi mengenai "tiang turus" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas