Arti kata/frase "pelo" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/pelo

Halaman ini menjelaskan kata atau frase pelo menurut KBBI Edisi III

pelo: pe.lo [Jw a] pelat; telor

Lebih lanjut mengenai pelo

pelo terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 83 kata terkait yakni sebagai berikut:

pelo pe.lo [Jw a] pelat; telor
pelojok pe.lo.jok [Jk n] pelosok
pelobi pe.lo.bi [n] orang yg melobi
pelobian pe.lo.bi.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menghubungi atau melakukan pendekatan (thd pejabat pemerintah atau pemimpin politik) untuk mempengaruhi keputusan atau masalah yg dapat menguntungkan sejumlah orang; usaha untuk mempengaruhi pihak lain dl memutuskan suatu perkara atau soal, biasanya dng berunding secara tidak resmi atau secara pribadi; (2) Pol bentuk partisipasi politik yg mencakup usaha individu atau kelompok untuk menghubungi para pejabat pemerintah atau pemimpin politik dng tujuan mempengaruhi keputusan atau masalah yg dapat menguntungkan sejumlah orang
pelocok pe.lo.cok [n] alat untuk melocok
pelog pe.log [n Mus] jenis tangga nada dl karawitan Jawa, Sunda, dan Bali yg memberi kesan tenang dan luhur (tiap oktaf terdiri atas lima, enam, atau tujuh nada yg jaraknya tidak sama)
peloh pe.loh [a] lemah zakar; impoten
pelok pe.lok ? peluk
pelombongan pe.lom.bong.an [n] penggalian bahan tambang; penambangan
pelombongan bawah pe.lom.bong.an bawah [Min] cara penggalian bahan tambang bawah tanah yg arah penggaliannya lurus ke bawah
pelombongan datar pe.lom.bong.an datar [Min] cara penggalian bahan tambang yg arah penggaliannya mendatar atau horizontal
pelombongan punggung datar pe.lom.bong.an punggung datar [Min] cara penggalian bahan tambang yg arah penggaliannya ke atas dng menghancurkan tanah, gunung, dsb lapis demi lapis sejajar dng lantai kerja
pelombongan terbuka pe.lom.bong.an terbuka [Min] cara penggalian bahan tambang dng penyanggaan alami yg meninggalkan bahan galian sbg pilar-pilar
pelompat pe.lom.pat [n] atlet dl cabang olahraga lompat jauh
pelonco pe.lon.co [Jw] (1) v pengenalan dan penghayatan situasi lingkungan baru dng mengendapkan (mengikis) tata pikiran yg dimiliki sebelumnya; (2) a gundul tidak berambut (tt kepala) [n] semangka muda; (2) a ki masih terlalu muda (bodoh, kurang pengalaman, dsb);
pelong pe.long [n] sepatbor
pelonjakan pe.lon.jak.an [n] proses, cara, keadaan melonjaknya sesuatu: ~ penjualan vitamin E tampaknya ditunjang oleh besarnya pembuktian teori radikal bebas
pelontar pe.lon.tar [n] (1) alat dsb untuk melontar: adikku sedang membuat ~ dr karet yg tebal; (2) sesuatu yg digunakan untuk melontari (spt batu): batu ~ anjing; (3) orang yg melempar (melempari, melemparkan) sesuatu: dialah ~ nya, bukan saya
pelontaran pe.lon.tar.an [n] proses, cara, perbuatan melontar, melontari, atau melontarkan
pelopak pe.lo.pak [Lihat {kelopak}]
pelopor pe.lo.por [n] (1) yg berjalan terdahulu; yg berjalan di depan tt perarakan dsb; (2) perintis jalan; pembuka jalan; pionir: dia dipandang orang sbg -- dl dunia pendidikan wanita; (3) pasukan perintis (yg terdepan) gerak pembaharuan (tanpa memperhitungkan risiko yg mungkin dialami)
pelor pe.lor [n] peluru
pelorot pe.lo.rot, me.me.lo.roti [v] meloroti; menurunkan
pelosok pe.lo.sok [n] tempat yg jauh atau yg tidak mudah didatangi; penjuru: ia mengembara sampai ke -- dunia; orang berdatangan dr seluruh -- kota untuk menonton pertunjukan itu
pelosot pe.lo.sot , ter.pe.lo.sot v merosot; turun sekali (tt harga)
pelota pe.lo.ta [n] pemukul bola berbentuk cekung, spt kapal, digunakan oleh pemain hailai
pelotaris pe.lo.ta.ris [n] pemain hailai
pelotot pe.lo.tot , me.me.lo.tot v terbuka lebar-lebar (tt mata); membelalak
anak gobek pelocok kapur sirih dl gobek; alu kecil penumbuk kapur sirih dl gobek
kepeloporan ke.pe.lo.por.an [n] perihal pelopor; sifat sbg pelopor
perpeloncoan per.pe.lon.co.an [n] perihal pelonco: rencananya ~ itu akan berlangsung selama tiga hari
sepelompatan se.pe.lom.pat.an [n] sepelompat
urutan pelolosan urut.an pelolosan [Ling] dua kaidah, A dan B, berurutan sehingga kaidah A mengubah segmen yg seharusnya menjadi masukan atau penentu kaidah B, maka dikatakan bahwa kaidah A meloloskan kaidah B, atau antara kaidah A dan B terdapat urutan pelolosan
urutan pelolosan balik urut.an pelolosan balik [Ling] dua kaidah, A dan B, berurutan sehingga A akan meloloskan B bila urutan dibalik
anak pelor peluru (isi bedil)
industri pelopor industri yg menjadi awal munculnya industri lain yg serupa
sepelompat se.pe.lom.pat [n] sejauh orang melompat
sepelontar se.pe.lon.tar [n] ukuran jarak sejauh orang melontar
ali-ali [n] pengumban tali; tali pelontar batu
bayata ba.ya.ta [ark n] pelonco putra (laki-laki)
bayati ba.ya.ti [ark n] pelonco putri (perempuan)
belinjo be.lin.jo [n] (1) pohon yg batangnya lurus bercabang-cabang di bagian atasnya, daunnya bulat telur memanjang, buahnya biasa dibuat emping; Gnetum gnemon; (2) buah belinjo; (3) ki pelor (pistol, senapan)
berdatangan ber.da.tang.an [v] datang ramai-ramai; datang dr berbagai tempat: rakyat ~ dr seluruh pelosok kota
berteman ber.te.man [v] (1) berkawan; bersahabat; (2) tidak seorang diri; ada temannya; (3) beriring (dng): setiap pelopor selalu ~ dng berbagai kesukaran
buka jalan perintis; pelopor
ceruk rantau segala penjuru (pelosok)
ceruk-menceruk ce.ruk-men.ce.ruk [v] mencari ke pelosok-pelosok
dewasa de.wa.sa [a] (1) sampai umur; akil balig (bukan kanak-kanak atau remaja lagi): tarif pangkas rambut untuk orang -- berbeda dng tarif untuk anak-anak; (2) Tern telah mencapai kematangan kelamin; (3) ki matang (tt pikiran, pandangan, dsb): cara berpikirnya sudah -- [n] waktu, masa (akhir-akhir ini): -- ini pembangunan dilakukan di seluruh pelosok tanah air
garda depan barisan depan; perintis; pelopor; (2) kelompok seniman muda yg bercita-cita maju
Hambali Ham.ba.li [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Imam Ahmad bin Hambal, dng sumber hukum, yaitu Alquran, hadis marfuk, hadis mursal dan daif, fatwa sahabat, serta kias (qiyas)
Hanafi Ha.na.fi [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Imam Abu Hanifah, dng sumber hukum, yaitu Alquran, sunah Rasul, fatwa sahabat Nabi, istihsan, dan adat
hidronan hid.ro.nan [n] pelopor penyelidik kedalaman lautan
industri perintis industri pelopor
irisan atas iris.an atas cara penambangan bawah tanah dng pelombongan ambrukan (dng mengambrukkan bahan galian lapis demi lapis)
karawitan ka.ra.wi.tan [n] seni gamelan dan seni suara yg bertangga nada slendro dan pelog
kokang ko.kang [v] me.ngo.kang v menarik pelocok senjata (bedil, senapan, dsb) sehingga peluru masuk ke ruang peluru dan siap ditembakkan
Maliki Ma.li.ki [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Imam Malik bin Anas dng sumber hukum Alquran, sunah Rasul, ijmak, kias (qiyas), dan Istislah
melotot me.lo.tot lihat pelotot
memancarkan me.man.car.kan [v] (1) memancurkan (menyemburkan) air dsb deras-deras: di sini terdapat sumber yg ~ air hangat yg mengandung belerang; (2) mengeluarkan sinar (cahaya): matahari mulai ~ cahayanya di ufuk timur; (3) menyiarkan (radio): RRI ~ siarannya ke seluruh pelosok tanah air; (4) melahirkan; memperanakkan (menurunkan): Brawijaya ~ raja-raja Majapahit
menjalar men.ja.lar [v] (1) berjalan melata (tt binatang yg panjang spt ular): ular itu ~ di sela-sela akar pepohonan; (2) merambat (tt tumbuhan yg berpokok panjang spt rotan): pohon rotan itu ~ ke mana-mana; (3) menular (tt penyakit): penyakit kolera telah ~ ke seluruh kampung; (4) merembet (tt api): api ~ dr satu bangunan ke bangunan lain di sekitarnya; (5) meluas; merata: berita itu sudah ~ ke seluruh pelosok kota
menjelajahi men.je.la.jahi [v] (1) menelusuri (suatu daerah) sampai ke pelosok-pelosok: ia telah ~ seluruh kota itu; (2) ki meneliti; mengamati: kita harus ~ dulu masalah itu agar memperoleh gambaran yg jelas
muktazilah muk.ta.zi.lah [n Isl] (1) yg mengasingkan diri; (2) kelompok orang yg memisahkan diri dr kelompok Muawiyah dan kelompok Hasan bin Ali setelah tahkim krn tidak setuju dng keputusan yg diumumkan oleh utusan kedua belah pihak; (3) kelompok orang yg memisahkan diri dr ajaran Hasan Basri, yg dipelopori oleh Wasil bin Atha; (4) aliran yg mendasarkan ajaran Islam kpd Alquran dan pikiran, serta sangat kritis thd hadis dan cara penafsiran Alquran
payung panji lingkaran kekuasaan atau pengawasan seorang penghulu di Minangkabau: orang yg bersengketa itu bukan dr satu -- panji seorang penghulu; -- pelontar parasut untuk pilot pesawat tempur yg dapat dipakai untuk meloncat (terjun) dl keadaan darurat, msl ketika pesawat terbakar, tertembak: kalangan militer memperkirakan bahwa pilot mungkin telah keluar dr pesawat dng -- pelontar sehingga pesawat tempur itu terbang tidak terkendali tanpa pilot
pelantak pe.lan.tak [n] (1) alat (dr kayu dsb) untuk melantak senapan; (2) pemukul pancang; (3) besi pelocok pompa dsb
peluh pe.luh ? peloh [n] air yg keluar dr lubang pd kulit (pori); keringat: mereka bekerja keras hingga -- bercucuran
peluru pe.lu.ru [n] (1) barang tajam (dr timah, besi, dsb) pengisi patrun atau yg dilepaskan dng senjata api; obat bedil; pelor: kena --; dimakan -- , kena tembak; (2) Olr bola besi yg harus dilempar dng tolakan tangan; bola peluru
pengali-ali peng.a.li-a.li [n] ali-ali; pelontar batu; pengumban tali
perintis pe.rin.tis [n] (1) orang yg memulai mengerjakan sesuatu; pelopor: para ~ kemerdekaan mendapat penghargaan dr Pemerintah; (2) usaha pertama atau permulaan; pembuka jalan: penerbangan ~ ke daerah-daerah terpencil; (3) pasukan polisi (tentara) yg melakukan serangan pendahuluan; (4) penduduk yg mula-mula membuka daerah baru
pion pi.on [n] (1) bidak; (2) Fis partikel elementer yg berusia pendek; (3) ki perintis; pelopor: TNI harus menjadi pion pembangunan di semua pelosok; (4) ki orang suruhan; bawahan
pionir pi.o.nir [n cak] penganjur; pelopor; perintis jalan; pembuka jalan: dialah -- pertama dl pembangunan pendidikan
pompa pom.pa [n] alat atau mesin untuk memindahkan atau menaikkan cairan atau gas dng cara mengisap dan memancarkannya, biasanya berupa silinder yg berpelocok berkatup
Protestantisme Pro.tes.tan.tis.me [n] aliran dl agama Kristen yg terpisah dr gereja Katolik Roma pd zaman reformasi (abad ke-16), yg dipelopori oleh Martin Luther
rembes rem.bes [v] , me.rem.bes v (1) meresap ke luar atau ke dl (tt barang cair); tiris: krn kekurangan lapis semen, air dapat ~ ke luar; (2) ki menyusup (dng diam-diam): beberapa anggota gerombolan ~ masuk ke jantung kota; (3) ki menjalar perlahan-lahan: ''madat'' barang terkutuk itu sekarang mulai ~ ke beberapa pelosok
revolusi re.vo.lu.si [n] (1) perubahan ketatanegaraan (pemerintahan atau keadaan sosial) yg dilakukan dng kekerasan (spt dng perlawanan bersenjata); (2) perubahan yg cukup mendasar dl suatu bidang: dialah pelopor -- dl bidang arsitektur bangunan bertingkat; (3) peredaran bumi dan planet-planet lain dl mengelilingi matahari
satyagraha sat.ya.gra.ha [n] gerakan dl rangka perjuangan di India, dipelopori oleh Mahatma Gandhi, dng prinsip bahwa manusia harus memegang teguh kebenaran dan menolak segala yg tidak benar
sudut su.dut [n] (1) penjuru; pojok: -- bilik; -- mata; (2) Mat bangun yg dibuat oleh dua garis yg berpotongan di sekitar titik po tongnya: -- tumpul; -- siku-siku; (3) tempat yg jauh-jauh dan tidak mudah dikunjungi; pelosok: bendera merah putih berkibar sampai ke -- kota; (4) segi (arah pandangan, pokok, atau dasar pandangan yg tentu): ditinjau dr -- keamanan, daerah itu boleh dijadikan permukiman
swadesi swa.de.si [n] gerakan yg menganjurkan agar menggunakan barang-barang buatan bangsa sendiri: Mahatma Gandhi terkenal sbg pelopor gerakan -- di India
Syafii Sya.fii [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Muhammad bin Idris asy-Syafii dng sumber hukum, yaitu Alquran, sunah Rasul (hadis), ijmak, kias, dan istidlal;
tiang turus tiang atau batang pohon untuk mengukuhkan pagar dsb; (2) ki pelopor; pembesar negeri
tumbuk tum.buk [n] alat untuk melantak dsb supaya lumat hancur (spt antan, anak gobek); (2) v mengupas atau menghaluskan dng antan (bukan digiling): beras -- , ke.tum.buk.an n pasukan; rombongan; tumpuk: keluarga yg mempunyai 12 orang anak spt satu ~ pengawal raja saja [Jw n] persamaan frekuensi pd nada, senama antara slendro dan pelog pelengkapnya
tumbuk lima nada lima dr slendro sama frekuensinya dng nada lima dr pelog pelengkapnya
ulang tahun ulang ta.hun [n] (1) hari lahir: ia sedang memperingati -- anaknya; pesta --; (2) hari ketika suatu peristiwa penting terjadi: upacara -- Kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air
upakarti upa.kar.ti [n] penghargaan pemerintah yg diberikan kpd perajin dan pengusaha kecil atas karya jasa pengabdian dan kepeloporannya dl industri kecil dan kerajinan (ukir, anyaman, tenun, sulam, dsb)

Jika informasi mengenai "pelo" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas