Arti kata/frase "pelaku ekonomi" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/pelaku-ekonomi

Halaman ini menjelaskan kata atau frase pelaku ekonomi menurut KBBI Edisi III

pelaku ekonomi: pe.la.ku ekonomi orang yg bergerak dl bidang ekonomi; orang yg terlibat dl proses ekonomi

Lebih lanjut mengenai pelaku ekonomi

pelaku ekonomi terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 267 kata terkait yakni sebagai berikut:

ekonomi eko.no.mi [n Ek] (1) ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (spt hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan); (2) pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dsb yg berharga; (3) tata kehidupan perekonomian (suatu negara); (4) cak urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara)
pelaku pe.la.ku [n] (1) orang yg melakukan suatu perbuatan; (2) pemeran; pemain (sandiwara dsb); (3) yg melakukan suatu perbuatan, subjek (dl suatu kalimat dsb); yg merupakan pelaku utama dl perubahan situasi tertentu
ekonomi kerakyatan ekonomi yg mengacu pd peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat
ekonomi pasar ekonomi yg sebagian besar dr produksi adalah untuk tujuan pemasaran atau pertukaran
ekonomi pedesaan ekonomi yg berdasarkan hasil produksi dr daerah pedesaan, biasanya bersifat tradisional
ekonomi pertanian ekonomi yg berdasarkan produksi hasil aktivitas bercocok tanam
ekonomi terpimpin ekonomi yg berada di bawah rencana, pimpinan, dan pengawasan pemerintah masyarakat yg bersangkutan
pelaku ekonomi pe.la.ku ekonomi orang yg bergerak dl bidang ekonomi; orang yg terlibat dl proses ekonomi
pelaku bisnis pe.la.ku bisnis pelaku ekonomi
ekonomi bermatra tunggal perekonomian suatu bangsa atau kawasan yg sangat bergantung hanya pd suatu kegiatan sehingga sangat peka thd perubahan yg mempengaruhi produksi dan pemasaran komoditasnya (msl negara-negara OPEC yg bergantung pd minyak)
ekonomi kesejahteraan ilmu ekonomi tt kesejahteraan
ekonomi bentuk perusahaan perdagangan secara modern dl bentuk perusahaan yg dilakukan secara besar-besaran dng ciri spt harga barang tetap ditentukan menurut perhitungan besarnya modal dan segala pembiayaan untuk produksi, standardisasi barang, peniadaan tindakan tawar-menawar harga, dan penggunaan iklan untuk penawaran kpd khalayak
ekonomi kata [Kom] penggunaan kata yg lebih hemat dan lebih jelas dl suatu gaya berita
ekonomi kedai cara berdagang tradisional dl masyarakat negara berkembang yg berupa usaha kecil-kecilan oleh rakyat dng ciri, spt harga barang tidak pasti, adanya tawar-menawar, adanya utang-piutang yg kompleks antara pedagang, barang dagangan sedikit, risiko rugi kecil, dan keuntungan juga kecil
ekonomi lemah usaha (dagang) dng modal kecil: pengusaha -- lemah perlu mendapat perhatian pemerintah; (2) cak berpenghasilan rendah: pengaruh kenaikan harga sangat terasa bagi golongan -- lemah
ekonomis eko.no.mis [a] bersifat hati-hati dl pengeluaran uang, penggunaan barang, bahasa, waktu; tidak boros; hemat
pelaku pasar pe.la.ku pasar orang yg bergerak dan menentukan harga pasar
pelaku pasar modal pe.la.ku pasar modal orang yg bergerak di bidang pasar modal
pelaku perbankan pe.la.ku perbankan orang yg bergerak di bidang perbankan
agroekonomi ag.ro.e.ko.no.mi [n] hal ihwal ekonomi yg bersangkutan dng pertanian
arus ekonomi keadaan peredaran perekonomian
bangun ekonomi pembangunan dl bidang ekonomi
bantu ekonomi bantuan yg diberikan oleh suatu negara kpd negara lain untuk memajukan perekonomian negara yg diberi bantuan tsb
berekonomi ber.e.ko.no.mi [v] (1) menjalankan suatu usaha (perdagangan, perindustrian) berdasarkan teori-teori ekonomi; (2) (berusaha); menghindari pemborosan uang, tenaga, waktu; berhemat
bijak ekonomi kebijakan suatu pemerintah untuk mengatur dan mengawasi pertumbuhan dan aktivitas ekonomi dl negaranya
daftar pelaku [Sen] daftar yg menunjukkan nama dan jabatan serta hubungan kekerabatan para pelaku dl naskah drama
dampak ekonomis pengaruh suatu penyelenggaraan kegiatan thd perekonomian
demokrasi ekonomi gagasan atau pandangan hidup yg mengutamakan persamaan hak dan kewajiban, dan perlakuan bagi semua warga negara dl bidang ekonomi
ilmu ekonomi makro [Ek] ilmu ekonomi tt peranan dan perkembangan unsur ekonomi secara keseluruhan, spt pengaruh pengeluaran pemerintah, pendapatan nasional, indeks harga, dan jumlah uang yg beredar
ilmu ekonomi mikro [Ek] ilmu ekonomi tt perilaku subjek dan barang ekonomi secara individual dl hubungannya dng perkembangan harga barang, faktor ekonomi, tingkat upah, penghasilan, dan laba perusahaan
keekonomian ke.e.ko.no.mi.an [n] segala sesuatu yg bertalian dng asas-asas ekonomi
kepincangan ekonomi ke.pin.cang.an ekonomi ketidakseimbangan antara anggaran pendapatan dan anggaran belanja
kondisi ekonomi keadaan baik atau lancar dan tersendatnya perjalanan ekonomi
krisis ekonomi kemerosotan dl kegiatan ekonomi yg dapat menimbulkan depresi, sbg akibat dr kepekaan konjungtur ekonomi bebas
makroekonomi mak.ro.e.ko.no.mi [n] bagian dr teori ekonomi yg mendalami hubungan antara kumpulan besaran ekonomi, spt pembelanjaan, penanaman modal, pendapatan nasional, impor ekspor
mikroekonomi mik.ro.e.ko.no.mi [n] bagian dr teori ekonomi umum yg berkenaan dng perekonomian dr satuan atau subjek individual, spt konsumen, produsen, pemilik faktor produksi, dan pembentukan harga yg ditimbulkannya
nonekonomi non.e.ko.no.mi [n] yg bukan ekonomi; yg tidak termasuk di bidang ekonomi: Pemerintah juga menyediakan biaya bagi pembangunan bidang --
paket perangsang ekonomi paket (bantuan) keuangan luar negeri kpd negara yg sedang mengalami krisis ekonomi
pelengkap pelaku pe.leng.kap pelaku [Ling] pelengkap dl kalimat pasif yg melakukan pekerjaan
perang ekonomi perang yg menggunakan cara-cara ekonomi untuk menghancurkan negara musuh melalui kehancuran perekonomiannya, dilakukan dng berbagai cara, spt blokade, pencegahan pembelian atau perolehan bahan-bahan strategis, senjata, atau mesin, serta pengucilan dari kegiatan ekonomi
perekonomian per.e.ko.no.mi.an [n] tindakan (aturan atau cara) berekonomi
pertumbuhan ekonomi per.tum.buh.an ekonomi kenaikan produk nasional bruto dl suatu negara
polisi ekonomi polisi yg mengamati pelanggaran aturan yg mengenai perekonomian
roda perekonomian kegiatan dl bidang per- ekonomian: -- perekonomian lewat perdagangan mulai tumbuh
sensus ekonomi cacah ekonomi
zona ekonomi eksklusif wilayah laut sejauh 200 mil dr pantai suatu negara yg kekayaan ekonominya (msl ikan, sumber alam) menjadi hak milik negara itu
benda ekonomi benda atau jasa yg berguna dan jarang ada
ilmu ekonomi ilmu tt produksi, distribusi, dan konsumsi barang, serta berbagai masalah yg bersangkutan dng itu, spt tenaga kerja, pembiayaan, dan keuangan; (2) ilmu pengetahuan tt kegiatan sosial manusia dl memenuhi kebutuhan hidupnya yg diperoleh dr lingkungannya
keekonomisan ke.e.ko.no.mis.an [n] kehematan
-an [sufiks pembentuk nomina] (1) hasil tindakan: buatan; catatan; didikan; (2) yg biasa dikenai tindakan; yg di-: makanan; bacaan; (3) tempat; lokasi: kubangan; pangkalan; tepian; awalan; (4) alat untuk mengukur atau menghitung: meteran; timbangan; (5) hal atau cara: tembakan [sufiks pembentuk nomina] (1) kumpulan; gugusan: puluhan; ribuan; sayuran; daratan; lautan; (2) yg mempunyai atau mengandung: durian; rambutan; (3) cak yg menyerupai: gunungan; piringan [sufiks pembentuk adjektiva] (1) sesuatu yg mempunyai sifat: manisan; asinan; (2) cak intensitas: tinggian; besaran [cak sufiks pembentuk verba] melakukan sesuatu yg pelaku atau tindakannya banyak (saling): jualan; pacaran; (2) sufiks pembentuk nomina kegiatan yg berkenaan dng pelaku atau tindakan yg banyak: lebaran; natalan; syukuran
-isme [sufiks pembentuk nomina] sistem kepercayaan berda-sarkan politik, sosial, atau ekonomi: terorisme; liberalisme; komunisme
-nya [bentuk terikat] yg merupakan varian pronomina persona ia/dia dan pronomina benda yg menyatakan milik, pelaku, atau penerima: rumahnya; mengambilnya; memperolehnya
agen pembaharuan orang atau lembaga yg mendorong ter-ciptanya perubahan sosial ekonomi secara berencana (spt penyuluh pertanian, guru)
agens [n] (1) Ling nomina yg menampilkan perbuatan, yg menyebabkan atau yg memulai suatu kejadian, atau yg mempengaruhi suatu proses; pelaku; (2) Dok penyebab
agentif agen.tif [a Ling] bersifat pelaku; sbg pelaku
agresif ofensif [a] bersifat maju dan menyerang dl suatu kegiatan (ekonomi, politik, olahraga, dsb)
agroikos ag.ro.i.kos [n Sas] pelaku yg berperan sbg pemain yg menjadi bulan-bulanan atau bahan tertawaan
aktor ak.tor [n] (1) pria yg berperan sbg pelaku dl pementasan cerita, drama, dsb di panggung, radio, televisi, atau film; (2) orang yg berperan dl suatu kejadian penting
aktris ak.tris [n] wanita yg berperan sbg pelaku dl pementasan drama dsb di panggung, radio, televisi, atau film
akuntansi akun.tan.si [n Man] (1) teori dan praktik perakunan, termasuk tanggung jawab, prinsip, standar, kelaziman (kebiasaan), dan semua kegiatannya; (2) hal yg berhubungan dng akuntan; (3) seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi thd suatu kesatuan ekonomi
alazon ala.zon [n Sas] pelaku yg berperan sbg pembual, pembohong, dsb
anak wayang orang yg menjadi pelaku (pemain) pd pertunjukan wayang orang atau ketoprak
arestasi ares.ta.si [n] penangkapan thd pelaku tindak pidana yg pelaksanaannya diatur dl undang-undang hukum acara
autarki au.tar.ki [n] kedaulatan mutlak, baik dl pemerintahan maupun dl ekonomi, dng menetapkan kebijakan nasional untuk menghindarkan ketergantungan kpd negara lain
awak [n] (1) tubuh; badan: -- sakit, badan menimbun; (2) cak diri kita sendiri: masalah kemajuan perekonomian janganlah diserahkan kpd bangsa lain, -- lah yg bertanggung jawab; (3) sebutan bagi orang Minangkabau: orang --; (4) saya: -- tidak tahu apa yg harus -- lakukan; (5) engkau; kamu: ke mana aku hendak -- bawa; (6) orang yg menjadi anak buah pesawat terbang (kapal dsb)
awik-awik [Bl n] hukum adat berupa peraturan atau undang- undang yg disusun dan ditetapkan oleh anggota masyarakat desa, banjar, dan subak tt aturan tata kehidupan masyarakat di bidang agama, budaya, dan sosial-ekonomi di Bali
bahasa flektif bahasa yg kata-katanya mengalami perubahan bentuk sehubungan dng perubahan jenis, subjek (pelaku), waktu, dsb
bahasa persatuan bahasa yg digunakan dl masyarakat bahasa yg mempersatukan bangsa secara politis, kultural, dan ekonomi
bangsawan sosial [Antr] golongan sosial dl masyarakat yg memiliki hak paling banyak dl lapangan kehidupan ekonomi, sosial, dan politik berdasarkan hukum waris
bangun prasarana pembangunan dasar kehidupan politik, ekonomi, dan sosial untuk mendorong masyarakat berusaha mencapai modernisasi, meliputi perubahan institusional untuk mendukung usaha nasional dl mengembangkan kemudahan, spt jalan, komunikasi, pengairan, dan sistem perhubungan
bantu modal bantuan dl bentuk pinjaman uang untuk menunjang pembangunan ekonomi dan sosial negara berkembang, diberikan dng syarat lunak
bantu proyek bantuan yg terikat dng proyek, yaitu bagian dr bantuan modal kpd negara berkembang yg mengandung pembiayaan rencana pembangunan, investasi yg terbatas pd tempo, teknik, dan ekonomi
bantut ban.tut [v] mem.ban.tut v merintangi; menghalangi; menghambat (kemajuan, perkembangan, dsb): penyelundupan -- perkembangan perekonomian
batu majir batuan tanpa nilai ekonomis yg terdapat bersama-sama dng cebakan bijih
begawan be.ga.wan [n] (1) gelar pendeta atau pertapa; (2) orang yg berbahagia (mulia, suci); -- ekonomi julukan bagi orang yg sangat ahli dl bidang ekonomi: sinyalemen -- ekonomi tt kebocoran 30% dana pembangunan terus menggelinding spt bola salju
ber ber -- an an [konfiks verba] (1) melakukan kegiatan, mengalami peristiwa, dan menyatakan pelaku atau pengalam yg lebih dr satu, serta perbuatan atau proses yg berkali-kali: bepergian; berguguran; berdatangan; (2) perbuatan atau peristiwa yg terjadi secara timbal balik: berpelukan, berciuman, bersentuhan; (3) berelasi satu sama lain: bermesraan; berseberangan; berdekatan; (4) merasa memilki: berakhiran; beralasan; berpikiran
beraspal ber.as.pal [v] (1) mengandung aspal; ada aspalnya; (2) sudah dilapisi aspal; sudah diaspal: jalan-jalan ~ merupakan prasarana yg baik bagi kelancaran perputaran ekonomi
berkop ber.kop [v] memakai kop: dl operasinya, pelaku yg berpredikat ahli bedah itu menggunakan dokumen palsu ~ Badan Transplantasi Eropa
bertopi ber.to.pi [v] memakai topi: pelaku utama dl lakon detektif itu selalu -- dan berkacamata hitam
bijak moneter semua tindakan pemerintah, bank-bank sentral, dan otoritas publik yg lain yg mempengaruhi kuantitas kredit bank; (2) keputusan bank sentral mengenai penawaran uang agar ekonomi dapat tumbuh lebih cepat, antara lain, dng memberikan kredit lebih banyak pd sistem perbankan melalui operasi pasar terbuka atas dng menurunkan persyaratan cadangan dr sistem perbankan
bijih bi.jih [n] pasir, tanah, atau batuan yg mengandung cukup mineral yg berguna untuk diolah menjadi barang ekonomi spt -- besi; -- timah
budi daya ikan berbagai cara pemeliharaan ikan dng tujuan memperbanyak dan memperoleh keuntungan secara ekonomi
bum [n] (1) kayu palang penghalang (perintang) di pelabuhan; (2) pabean [n] peningkatan (perluasan, penambahan, dsb) yg pesat (tt ekonomi dsb)
cerita berantai [Sas] rangkaian cerita yg cerita pertamanya membuahkan cerita kedua dan selanjutnya; -- berbingkai Sas cerita yg di dalamnya mengandung cerita lain (pelaku atau peran dl cerita itu bercerita): Panca Tantra adalah -- berbingkai yg di dalamnya terdapat beberapa cerita lagi
cerita binatang [Sas] cerita yg menggambarkan watak dan budi manusia yg pelakunya diperankan oleh binatang, biasanya mengandung ibarat, hikmah, atau ajaran budi pekerti; fabel
dalang jemblung [Sen n] kesenian tradisi lisan rakyat Banyumas yg menampilkan cerita Ramayana, Mahabarata, terdiri atas empat atau lima pemain pria dan satu wanita yg berperan ganda sbg pemusik mulut, penyanyi, pelaku, dan pencerita
deflasi def.la.si [n] (1) Ek penambahan nilai mata uang, antara lain, dng pengurangan jumlah uang kertas yg beredar dng tujuan mengembalikan daya beli uang yg nilainya menurun; gejala perekonomian yg merupakan akibat keadaan tsb, spt penurunan produksi, langkanya lapangan kerja, rendahnya daya beli masyarakat; (2) Geo pemindahan atau pengangkutan bahan (pasir, abu) oleh angin
demonstran de.mon.stran [n] orang yg berdemonstrasi; pelaku demonstrasi
deteksi de.tek.si [n] usaha menemukan dan menentukan keberadaan, anggapan, atau kenyataan: dr hasil -- dapat diketahui siapa pelaku kejahatan itu
devaluasi de.va.lu.a.si [n] penurunan nilai uang yg dilakukan dng sengaja thd uang luar negeri atau thd emas (msl untuk memperbaiki perekonomian)
diatesis aktif [Ling] bentuk gramatikal dr sebuah verba, dan/atau klausa, subjek gramatikalnya merupakan pelaku
diatesis medial [Ling] diatesis yg menunjukkan pelaku berbuat untuk dirinya sendiri; -- pasif Ling diatesis yg menunjukkan bahwa subjek adalah tujuan dr perbuatan, msl ia bercukur; -- resiprokal Ling diatesis yg menunjukkan subjek pluralis bertindak berbalasan atau subjek singularis bertindak berbalasan dng komplemen, msl mereka berpukul-pukulan atau ia berpukul-pukulan dng temannya
diskriminasi dis.kri.mi.na.si [n] pembedaan perlakuan thd sesama warga negara (berdasarkan warna kulit, golongan, suku, ekonomi, agama, dsb)
dominasi do.mi.na.si [n] (1) penguasaan oleh pihak yg lebih kuat thd yg lebih lemah (dl bidang politik, militer, ekonomi, perdagangan, olahraga, dsb); (2) Ling hal tergantungnya suatu konstituen sintaktis pd simpai di atasnya
duafa du.a.fa [n Isl] orang-orang lemah (ekonominya dsb): daging kurban dibagi-bagikan kpd kaum fakir miskin dan --
ekologis eko.lo.gis [a] bersifat ekologi: menjamurnya gerakan-gerakan yg bermakna -- merupakan kendala bagi laju pertumbuhan ekonomi
ekonom eko.nom [n] ahli perekonomian
ekonom senior ahli ekonomi yg lebih matang dl pengalaman dan kemampuan
ekonometri eko.no.met.ri [n] cabang ilmu ekonomi yg berhubungan dng penerapan ekonomi matematis dng menggunakan metode statistik
ekopolitik eko.po.li.tik [n] bagian (ilmu) geopolitik tt gejala ekonomi dl unit perusahaan dan hubungan antara berbagai badan usaha
eksplorasi akhir [Pet] penyelidikan terperinci untuk cebakan mineral atau batu bara setelah hasil penyelidikan pendahuluan menyatakan bahwa cebakan itu ada kemungkinan mempunyai nilai ekonomis
emansipasi wanita proses pelepasan diri para wanita dr kedudukan sosial ekonomi yg rendah atau dr pengekangan hukum yg membatasi kemungkinan untuk berkembang dan untuk maju
evaluasi penggamakan [Min] upaya penilaian secara teknis dan ekonomis thd suatu cebakan bahan galian untuk kemungkinan pelaksanaan penambangannya
fabel fa.bel [n Sas] cerita yg menggambarkan watak dan budi manusia yg pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti): kancil merupakan tokoh utama dl -- Indonesia yg berperan sbg manusia yg cerdik
figuran fi.gu.ran [n] pemain (film, sandiwara) yg memegang peran yg tidak berarti: dl film itu ia menjadi pemain ~ saja, bukan pelaku utama
gelar ge.lar [n] (1) sebutan kehormatan, kebangsawanan, atau kesarjanaan yg biasanya ditambahkan pada nama orang spt raden, tengku, doktor, sarjana ekonomi; (2) nama tambahan sesudah nikah atau setelah tua (sbg kehormatan): ia diberi -- "Sutan" ; (3) sebutan (julukan) yg berhubungan dng keadaan atau tabiat orang; sebutan: krn gendut, ia mendapat -- si gendut; ia mendapat -- "Srikandi" dr kawan-kawannya [v] , -- wicara acara bincang-bincang di televisi atau radio yg dilakukan dl suatu panel yg terdiri atas beberapa tokoh dan dipandu oleh pembawa acara
gentrifikasi gen.tri.fi.ka.si [n] imigrasi penduduk kelas ekonomi menengah ke wilayah kota yg buruk keadaannya atau yg baru saja diperbaharui dan dipermodern
geologi minyak cabang geologi ekonomi yg berhubungan dng asal, kejadian, perpindahan, pengumpulan, dan tempat terdapat pencarian minyak dan gas bumi
geoteknologi ge.o.tek.no.lo.gi [n] teknologi yg mencakup ilmu-ilmu kebumian, ekonomi mineral, teknik bahan galian, dan teknologi bahan galian pd umumnya
globalisme glo.bal.is.me [n] paham kebijakan nasional yg memperlakukan seluruh dunia sbg lingkungan yg layak diperhitungkan, terutama untuk bidang ekonomi dan politik: masyarakat dunia kini sedang menghadapi tujuan-tujuan baru, -- yg memukau, tetapi juga mengkhawatirkan
hotel kota hotel yg terletak di pusat kota dan kebanyakan pengunjungnya wisatawan; -- melati hotel dng tarif sederhana: biaya penginapan di -- melati terjangkau oleh masyarakat ekonomi lemah
hubar-habir hu.bar-ha.bir [a] berantakan; kacau balau: perang saudara itu belum berakhir, dan ekonomi negara itu bertambah --
iklim ik.lim [n] (1) keadaan hawa (suhu, kelembapan, awan, hujan, dan sinar matahari) pd suatu daerah dl jangka waktu yg agak lama (30 tahun) di suatu daerah: -- sangat mempengaruhi kesuburan suatu daerah; (2) ki suasana; keadaan: kita meng-usahakan stabilitas ekonomi agar tercapai -- kerja yg baik
ilmu pengetahuan sosial ilmu pengetahuan yg merupakan fusi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial (spt sejarah, ekonomi, geografi)
ilmu perpustakaan pengetahuan dan keahlian mengenai administrasi perpustakaan berikut koleksinya, ekonomi perpustakaan, dan bibliografi
impase im.pa.se [n] kesulitan yg seolah-olah tidak terpecahkan; jalan buntu: dunia perburuhan, dl keadaan ekonomi spt sekarang ini, sedang dihadapkan kpd semacam --
inflasi in.fla.si [n Ek] kemerosotan nilai uang (kertas) krn banyaknya dan cepatnya uang (kertas) beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang: pemerintah berhasil mengen-dalikan -- dan menciptakan iklim ekonomi yg mantap
instabilitas in.sta.bi.li.tas [n] keadaan tidak stabil; ketidakstabilan; ke-tidakmantapan; keadaan goyah; keadaan labil; keadaan rawan (tt keamanan, politik, ekonomi, keadaan mental, dsb): adanya keresahan di kalangan rakyat dapat menimbulkan -- politik
interdiksi in.ter.dik.si [n] pelarangan: upaya Amerika melakukan -- thd semua ekspor untuk menegakkan sanksi ekonomi thd Irak
jani ja.ni [Ar n] orang yg melakukan kesalahan; pelaku tindak pidana yg menyangkut penganiayaan atau pembunuhan
kapitalisme ka.pi.tal.is.me [n] sistem dan paham ekonomi (perekonomian) yg modalnya (penanaman modalnya, kegiatan industrinya) bersumber pd modal pribadi atau modal perusahaan swasta dng ciri persaingan dl pasaran bebas
kasus ergatif [Ling] bentuk kasus dr subjek atau pelaku dr verba transitifnya dl bahasa tertentu spt bahasa Baska, Hindi, yg subjek dr verba intransitifnya mempunyai bentuk kasus yg sama dng objek atau penderita dr verba transitif
kaum konfederasi kelompok yg pro perbudakan, bahkan menghendaki pemerintahan sendiri yg lepas dr pemerintah pusat (di Amerika Serikat); -- mapan kelompok orang yg sudah mapan dl hal sosial, ekonomi, dan politik (biasanya kalangan eksekutif): bagi ~ mapan, pergaulan tidak saja sekadar hubungan sosial, tetapi sudah diidentikkan dng hubungan bisnis
kebun botani [Hut] tempat membudidayakan berbagai tumbuhan yg mempunyai nilai ekonomis atau penting bagi ilmu pengetahuan untuk tujuan penelitian, pembiakan, dan sbg tempat rekreasi
kekalutan ke.ka.lut.an [n] (1) keadaan kalut; kekusutan: ~ rumah tangganya disebabkan oleh tekanan ekonomi yg semakin berat; (2) kekacauan; kerusuhan: akibat ~ yg terjadi di daerah hitam kemarin malam, banyak jiwa yg melayang
kelas baru [Pol] sekelompok orang yg memiliki hak istimewa dl bidang politik dan ekonomi krn monopoli administratif yg dipegangnya
kelompok sekepentingan [Antr] kelompok yg warganya terikat krn perhatian dan kepentingan yg sama dl kehidupan ekonomi, sosial, politik, agama, atau kesenian
kepakaran ke.pa.kar.an [n] keahlian: ~ nya dl bidang ekonomi telah diakui banyak kalangan
kesrakat kes.ra.kat [Jw a] melarat dan sengsara: potensi desanya minus dan kehidupan ekonomi rakyatnya sangat --
keterkaitan ke.ter.ka.it.an [n] (1) hal (perbuatan) terkait; (2) keadaan (seseorang, badan, dsb) yg belum dapat mandiri, ketergantungan: sektor ekonomi yg tumbuh pesat dan padat modal itu ternyata hanya memiliki ~ yg kecil sekali dng sektor tradisional dan sektor informal
klausa aktif klausa yg subjeknya menjadi pelaku
komedi romantik komedi yg berisi petualangan dan pendewaan cinta oleh para pelakunya; -- satire Sas komedi yg berisi pernyataan sindiran (kepedihan, kegetiran, dsb) thd suatu keadaan atau seseorang: kelompok teater itu selalu menampilkan -- satire pd setiap pertunjukannya
konjungtur kon.jung.tur [n Ek] pertukaran naik turunnya kemajuan dan kemunduran ekonomi yg terjadi secara berganti-ganti
kota pinggiran kota kecil atau komunitas yg berdekatan dng kota metropolitan yg sangat bergantung padanya di bidang ekonomi
kota satelit kota baru yg dibangun di dekat atau di pinggir sebuah kota besar dl rangka peluasan kota; (2) kota yg terletak di pinggir atau berdekatan dng kota besar, yg secara ekonomis, sosial, administratif, dan politis tergantung pd kota besar itu
krisis kri.sis [a] (1) keadaan yg berbahaya (dl menderita sakit); parah sekali; (2) keadaan yg genting; kemelut; (3) keadaan suram (tt ekonomi, moral, dsb); (4) Sas saat yg menentukan di dl cerita atau drama ketika situasi menjadi berbahaya dan keputusan harus diambil; (5) Pol konfrontasi yg intensif dan dahsyat yg terjadi dl waktu singkat dan merupakan ganti peperangan dl era nuklir
krusial kru.si.al [a] (1) gawat; genting; (2) menentukan: kepincangan yg tampak, baik pd ketenagakerjaan maupun pendidikan dasar, merupakan aspek yg -- pd pembangunan sosial sehingga akan mempengaruhi sektor perekonomian; (3) rumit, sulit sekali: percaturan politik di negara itu menjadi -- krn ulah negara adikuasa; (4) berkenaan dng kehancuran perusahaan
ku [n] (1) bentuk ringkas dr pronomina persona pertama; (2) bentuk klitik aku sbg penunjuk pelaku, pemilik, tujuan: kuambil; rumahku; memukulku [n] nama kue; kue ku
ku- (-ku) [klitik] dr aku (1) pelaku: kuambil; kutangkap; (2) pemilik: rumahku; sepedaku; (3) tujuan: memukulku; menghampiriku
kucur ku.cur, ku.cur.an [n] (1) cucuran; (2) ki bantuan; pertolongan; sokongan: masalah ekonomi ini tidak bisa diselesaikan hanya dng ~ dana dr IMF
lahan tidur tanah terbuka yg tidak digunakan oleh pemiliknya secara ekonomis
laku dramatis [Sas] laku yg sesuai dng kehendak perwatakan dan didasarkan pd pergolakan yg terjadi dl jiwa pelaku
liberalisasi li.be.ra.li.sa.si [n] proses (usaha dsb) untuk menerapkan paham liberal dl kehidupan (tata negara dan ekonomi); peliberalan: setelah pembangunan ekonomi, baru akan diadakan ~ kembali
liberalisme li.be.ral.is.me [n] (1) aliran ketatanegaraan dan ekonomi yg menghendaki demokrasi dan kebebasan pribadi untuk berusaha dan berniaga (pemerintah tidak boleh turut campur); (2) usaha perjuangan menuju kebebasan
lumpuh lum.puh [a] (1) lemah dan tidak bertenaga atau tidak dapat bergerak lagi (tt anggota badan, terutama kaki): kakinya -- setelah menderita sakit panas yg lama; (2) ki tidak berjalan (berlangsung) sebagaimana mestinya: akibat perang saudara yg berlarut-larut perekonomian negara itu -- sama sekali
main ma.in [v] (1) melakukan permainan untuk menyenangkan hati (dng menggunakan alat-alat tertentu atau tidak): -- bola; -- kelereng; -- cari-carian; (2) cak melakukan perbuatan untuk bersenang-senang (dng alat-alat tertentu atau tidak): anak-anak sedang -- di halaman; (3) berjudi: sepanjang hari kerjanya hanya -- domino; (4) dl keadaan berlangsung atau mempertunjukkan (tontonan dsb): filmnya sudah --; (5) bertindak sbg pelaku dl sandiwara (film, musik, dsb): dia sering ikut -- dl pementasan drama di sekolah; (6) berbuat serong: saya benci kpd laki-laki yg suka -- dng perempuan lain; (7) bekerja, bergerak, berputar, dsb secara sepatutnya (tt mesin dsb): jarum jamnya sudah tidak -- lagi; (8) cak berbuat sesuatu dng sesuka hati; berbuat asal berbuat saja: jangan -- pinjam saja, pikirkan juga bagaimana cara mengembalikannya; kalau sudah marah, ia suka -- pukul saja; (9) cak menjalankan usaha (taksi, becak, dsb); mencari nafkah dng: dulu -- becak, sekarang -- taksi; (10) cak selalu menggunakan (memakai): sekarang dia sudah tidak mau naik bus, -- taksi melulu
makyong mak.yong [n] seni teater tradisional dr Pulau Bintan, Riau, yg dilakukan baik siang maupun malam selama kira-kira tiga jam, dng pelaku kurang lebih lima belas orang pria dan wanita yg semuanya memakai topeng dan canggai
malaise ma.lai.se [n] (1) keadaan lesu dan serba sulit (terutama dl bidang perekonomian): waktu -- melanda dunia (1930), daerah jajahan Belanda pun tidak luput dr kesulitan ekonomi; (2) (keadaan) perasaan kurang sehat dan lesu, yg mendahului timbulnya keadaan sakit yg lebih gawat
marginal mar.gi.nal [a] (1) berhubungan dng batas (tepi); tidak terlalu menguntungkan: mereka sama-sama melakukan ekonomi --; (2) berada di pinggir: kalau dahulu kelompok itu dipandang -- , tetapi sejak pemerintah baru sudah amat menentukan
masyarakat modern masyarakat yg perekonomiannya berdasarkan pasar secara luas, spesialisasi di bidang industri, dan pemakaian teknologi canggih
masyarakat primitif masyarakat yg mempunyai sistem ekonomi sederhana
mazhab maz.hab [n] (1) Isl haluan atau aliran mengenai hukum fikih yg menjadi ikutan umat Islam (dikenal empat mazhab, yaitu mazhab Hanafi, Hambali, Maliki, dan Syafii): umat Islam di Indonesia banyak yg menganut -- Syafii; (2) golongan pemikir yg sepaham dl teori, ajaran, atau aliran tertentu di bidang ilmu, cabang kesenian, dsb dan yg berusaha untuk memajukan hal itu: -- ekonomi; -- seni lukis
meliberalisasi me.li.be.ra.li.sa.si [v] menerapkan paham liberal dl kehidupan (tata negara dan ekonomi): konsekuensi rincian dr komitmen untuk ~ perdagangan dan investasi dirumuskan oleh perte; muan tingkat menteri
memajukan me.ma.ju.kan [v] (1) menggerakkan (menjalankan, memindahkan) ke depan: ia -- meja itu sedikit; (2) membawa ke dl keadaan yg lebih baik (sempurna dsb); menjadikan berkembang: -- perekonomian rakyat; (3) mengemukakan (usul, permohonan, pendapat, dsb): -- usul; -- calon yg mendapat nilai rata-rata tujuh
memantapkan me.man.tap.kan [v] (1) menjadikan teguh (tetap hati, kukuh); meningkatkan; mengukuhkan: majelis ini akan lebih -- rencana perbaikan ekonomi; (2) menjadi tetap (tidak berubah; tidak goyah); menjadikan stabil: perundingan itu akan -- perdamaian di kawasan itu
memarginalkan me.mar.gi.nal.kan [v] meminggirkan, memojokkan: sistem pembangunan ekonomi yg semata-mata mengacu pd pertumbuhan akan semakin -- masyarakat miskin
membarengi mem.ba.rengi [v] bersama-sama dng; menyertai; mengiringi: usaha penertiban disiplin pegawai negeri harus -- perbaikan sosial ekonomi
memenangkan me.me.nang.kan [v] (1) menyebabkan (menjadikan) menang: bukan hanya kekuatan senjata, tetapi kekuatan ekonomi juga dapat -- peperangan; (2) menjadikan diri sbg yg menang; menjadikan menang: akhirnya kesebelasan Pelita -- pertandingan itu; (3) menganggap (memutuskan) satu pihak menang; memihak kpd: protes timbul setelah wasit -- kesebelasan tuan rumah
memodernisasi me.mo.der.ni.sa.si [v] melakukan modernisasi: pemerintah berusaha -- perekonomian masyarakat
memperparah mem.per.pa.rah [v] membuat jadi lebih parah: prasangka dan pernyataan-pernyataan petinggi negara yg seenaknya ~ perekonomian kita yg sedang tidak menentu
mempertampan mem.per.tam.pan [v] menjadikan lebih tampan: keadaan perekonomian yg bagaimanapun tidak mempengaruhi minat orang untuk keperluan ~ diri
mengeting me.nge.ting [v] (1) memotong urat keting (sbg hukuman); (2) ki memutuskan hubungan (bantuan dsb): pihaknya ~ jalur perekonomian negara musuh
mengkrisis meng.kri.sis [v] mengkhawatirkan (tt ekonomi, moral, dsb); membahayakan: sebagian besar masalah yg ~ dapat dihindari seandainya pengawasan serta kontrol oleh lembaga-lembaga yg berwenang diselenggarakan dng baik
menindak me.nin.dak [v] mengambil tindakan thd: Pemerintah akan ~ pengacau ekonomi
menyehatkan me.nye.hat.kan [v] mendatangkan (menjadikan dsb) sehat dl berbagai-bagai arti: kita perlu banyak vitamin untuk -- badan; Pemerintah berupaya untuk -- perekonomian
menyodomi me.nyo.do.mi [v] menyetubuhi melalui anal atau anus: pelaku kejahatan itu mengaku telah -- korbannya sehingga mengakibatkan kerusakan pd lubang pelepasan
meraih me.ra.ih [v] (1) menggapai kemudian menarik (sesuatu) ke arah diri sendiri: ~ anaknya ke pangkuannya; (2) mencapai; memperoleh (dng susah payah): ia berhasil ~ gelar doktor dl ilmu ekonomi; (3) mengumpulkan; memperoleh: satu demi satu pemain kita ~ angka, mengejar ketinggalannya; (4) ki menarik (hati); memikat (orang): ~ hati; ~ dng uang
merkantilisme mer.kan.ti.lis.me [n Ek] sistem ekonomi untuk menyatukan dan meningkatkan kekayaan keuangan suatu bangsa dng pengaturan seluruh ekonomi nasional oleh pemerintah dng kebijaksanaan yg bertujuan mengumpulkan cadangan emas, memperoleh neraca perdagangan yg baik, mengembangkan pertanian dan industri, dan memegang monopoli atas perdagangan luar negeri
moneter mo.ne.ter [a] mengenai, berhubungan dng uang atau keuangan: krisis -- dunia memengaruhi ekonomi Indonesia
monolog mo.no.log [n] (1) pembicaraan yg dilakukan dng diri sendiri; (2) Sen adegan sandiwara dng pelaku tunggal yg membawakan percakapan seorang diri
monopolistik mo.no.po.lis.tik [a] bersifat monopoli: perekonomian pd masa Orde Baru cenderung --
mundur mun.dur [v] (1) berjalan (bergerak) ke belakang: melangkah --; (2) ki berkurang (mutu, kecakapan, dsb); menjadi buruk (kurang sehat, kurang baik, dsb): setelah kecelakaan itu kepandaiannya --; hasil panen tahun ini --; kesehatannya semakin --; (3) kurang maju laku, ramai, dsb (tt perdagangan dsb): selama resesi ekonomi dunia, usahanya menjadi --
negara korporasi bentuk negara, yg dl menyelenggarakan sistem ekonomi, pemerintahnya menggunakan serikat sekerja, majikan, dan pegawai
negara maju negara yg industrinya merupakan tiang utama perekonomian, pendapatan per kapita relatif tinggi, teknologi berkembang, pertumbuhan penduduk relatif kecil, dan sumber alam terolah dan terawat
negara totaliter negara yg menggunakan segala-galanya (manusia dan benda) untuk kepentingan negara; negara yg menguasai segenap kehidupan sosial, ekonomi, dan politik para warganya
neoklasik ne.o.kla.sik /nEoklasik/ (1) a berhubungan dng (mengenai) penghidupan kembali atau penyesuaian dng yg baru hal-hal yg klasik (terutama dl kesusastraan, musik, kesenian, dan arsitektur); (2) n aliran dl ekonomi yg mencari penjelasan tt nilai dl manfaat, khusus nilai batas benda thd subjek yg menilainya
neokolonialisme ne.o.ko.lo.ni.al.is.me [n] kolonialisme cara baru (msl penjajahan ekonomi, kebudayaan): bantuan negara asing yg terlalu mengikat akan menimbulkan bentuk --
neoliberalisme ne.o.li.be.ral.is.me [n] aliran politik ekonomi yg muncul setelah Perang Dunia I, ditandai dng tekanan berat pd segi positif ekonomi pasar bebas, disertai dng usaha menekan campur tangan pemerintah dan konsentrasi kekuasaan swasta thd perekonomian
nonmiliter non.mi.li.ter [a] tidak bersifat militer; bukan militer: Jepang hanya akan melakukan kerja sama -- , yaitu kerja sama dl bidang ekonomi dan teknologi
nonpribumi non.pri.bu.mi [n] yg bukan pribumi; yg bukan orang (penduduk) asli suatu negara: perekonomian negara itu dikuasai oleh golongan --
novel no.vel [n Sas] karangan prosa yg panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dng orang di sekelilingnya dng menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku
oleh [p] (1) kata penghubung untuk menandai pelaku: rumah ini dibeli -- ayahnya bulan lalu; tidak teringat -- ibuku bahwa hari ini hari ulang tahun anaknya; (2) sebab; karena: tidak lapuk -- hujan; binasa -- perbuatannya sendiri; (3) akibat: -- kurang hati-hatinya maka ia jatuh; (4) ark (ke)pada (yg menyatakan hubungan keluarga): ia pun kemenakan juga -- Engku Payo; (5) bagi (untuk): persoalan itu menjadi pikiran -- ku; (6) dengan: pohon itu sarat -- buah
organisasi nonpemerintah persekutuan antarlembaga internasional swasta yg mengabdikan diri dl bidang agama, ilmu pengetahuan, kebudayaan, kemanusiaan, dsb, baik yg berorientasi teknik maupun yg berorientasi ekonomi
pariwisata massa kegiatan kepariwisataan yg meliputi jumlah orang yg banyak dr berbagai tingkat sosial ekonomi
partikularisme par.ti.ku.la.ris.me [n] (1) sistem yg mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum; (2) aliran politik, ekonomi, kebudayaan yg mementingkan daerah atau kelompok khusus; sukuisme
pasar bebas pelaksanaan pasar ekonomi melalui kompetisi bebas
pascamodern pas.ca.mo.dern [a] berhubungan dng masa sesudah zaman modern: isi buku itu menggambarkan keadaan negara berkembang pd masa teknologi dan ekonomi --
pelakon pe.la.kon [n] pelaku; pemeran; pemain dl sandiwara; tokoh dl cerita
pembaruan pem.ba.ru.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membarui: sudah banyak dibahas mengenai -- cara berpikir masyarakat; (2) Antr proses mengembangkan kebudayaan, terutama dl lapangan teknologi dan ekonomi
penata busana pe.na.ta busana [Kom] kerabat kerja stasiun televisi siaran atau badan produksi film yg bertugas menyediakan pakaian bagi pemeran atau pelaku yg akan direkam gambarnya oleh kamerawan
pendolaran pen.do.lar.an [n] proses, cara, perbuatan mendolarkan: ~ pd perekonomian Rusia dimulai pd awal perestroika
penelantaran pe.ne.lan.tar.an [n] proses, cara, perbuatan menelantarkan: meluasnya penguasaan tanah oleh golongan ekonomi mampu untuk investasi maupun spekulasi berdampak ~ tanah bertahun-tahun
pengeroyokan pe.nge.ro.yok.an [n] proses, cara, perbuatan mengeroyok: para pelaku dl ~ itu sudah ditangkap polisi
penggerebekan peng.ge.re.bek.an [n] penangkapan thd pelaku kejahatan dng mendatangi kediamannya secara mendadak; penggeledahan; penyergapan
penswastaan pen.swas.ta.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menswastakan; (2) upaya mengikutsertakan pihak swasta (nonpemerintah) dl pengoperasian badan usaha milik negara: adanya resesi ekonomi ini mendorong pemerintah untuk mengambil kebijaksanaan --
penumbuhan pe.num.buh.an [v] proses, cara, perbuatan menumbuhkan: esensi deregulasi bertujuan mengupayakan ~ struktur ekonomi yg lebih produktif
penyidikan pe.nyi.dik.an [n] serangkaian tindakan penyidik yg diatur oleh undang-undang untuk mencari dan mengumpulkan bukti pelaku tindak pidana; proses, cara, perbuatan menyidik
perestroika pe.res.tro.i.ka [n] pembaruan dl berbagai bidang politik, ekonomi, sosial
pertama per.ta.ma [num] (1) kesatu: syarat -- , harus berijazah SMU, kedua berbadan sehat, dan ketiga, mau ditempatkan di mana saja; (2) mula-mula: dialah yg -- kali melihat kejadian itu; (3) terutama; terpenting: keamanan adalah syarat yg -- untuk memperbaiki perekonomian negara
pemerintah pe.me.rin.tah [n] (1) sistem menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagiannya; (2) sekelompok orang yg secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasaan; (3) penguasa suatu negara (bagian negara): ~ negeri dimisalkan pengemudi negara; negara memerlukan ~ yg kuat dan bijaksana; (4) badan tertinggi yg memerintah suatu negara (spt kabinet merupakan suatu pemerintah): beberapa anggota DPR meminta supaya ~ segera menyerahkan rancangan undang-undang itu ke DPR; jawaban ~ dibacakan oleh Menteri Dalam Negeri; (5) negara atau negeri (sbg lawan partikelir atau swasta): baik sekolah ~ maupun sekolah partikelir harus dibangun tiga tingkat; (6) pengurus; pengelola: ~ perkebunan dan tambang
perusahaan daerah per.u.sa.ha.an daerah badan usaha yg dibentuk oleh pemerintah daerah untuk mengembangkan perekonomian daerah dan untuk menambah penghasilan daerah
pesta kritik perayaan untuk bebas mengkritik suatu masalah yg berkaitan dng (politik, ekonomi, hukum, dsb)
piawai pi.a.wai [a] (1) pandai; cakap; mampu: yg menjadi juru bicara kedua belah pihak benar-benar orang yg --; dia adalah ahli ekonomi yg --; (2) betul (tt anak timbangan)
pokok po.kok [n] (1) segala tumbuhan yg berbatang keras dan besar; pokok kayu: -- beringin; (2) batang kayu dr pangkal ke atas; pokok kayu: pd -- pohon karet itu terdapat banyak torehan; (3) uang yg dipakai sbg induk dl berniaga; modal: -- perusahaan itu lima juta; (4) harga pembelian: kain ini dijual di bawah harga --; (5) lantaran; sebab: itulah yg menjadi -- perselisihan; (6) asas; dasar; inti sari: -- pikiran; pd -- nya, dasarnya; (7) pusat (yg menjadi titik perhatian dsb); -- pembicaraannya ialah masalah remaja; (8) tergantung; terserah: jadi atau tidak, -- nya kpd tuan; (9) ki yg terutama; yg sangat penting: makanan --; pelaku --; perkara --; soal --; syarat --
politik po.li.tik [n] (1) (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (spt tt sistem pemerintahan, dasar pemerintahan): bersekolah di akademi --; (2) segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb) mengenai pemerintahan negara atau thd negara lain: -- dl dan luar negeri; kedua negara itu bekerja sama dl bidang -- , ekonomi, dan kebudayaan; partai --; organisasi --; (3) cara bertindak (dl menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan: -- dagang; -- bahasa nasional
prakondisi pra.kon.di.si [n] kondisi yg menjadi (dapat dijadikan) landasan bagi suatu proses (usaha, pelaksanaan) pembangunan, perdamaian, revolusi, pemberontakan, dsb; prasyarat: stabilitas politik dan keamanan sangat diperlukan sbg -- pembangunan ekonomi
primadona pri.ma.do.na [n] (1) penyanyi wanita yg pertama atau utama dl pertunjukan opera; (2) pelaku wanita terpenting (dl pertunjukan sandiwara); sripanggung; (3) ki gadis (wanita) yg paling cantik, disukai, dikagumi, dsb di lingkungannya; (4) ki yg paling utama, penting, dsb (tt barang dagangan): dahulu karet merupakan -- daerah ini
program prog.ram [n] (1) rancangan mengenai asas serta usaha (dl ketatanegaraan, perekonomian, dsb) yg akan dijalankan: beberapa partai menyetujui -- pemerintah; (2) Komp urutan perintah yg diberikan pd komputer untuk membuat fungsi atau tugas tertentu
proteksionisme pro.tek.si.o.nis.me [n] paham bahwa ekonomi dl negeri harus dilindungi pemerintah dr persaingan luar negeri
pusat usaha daerah yg merupakan pusat kegiatan pelayanan ekonomi dng segala fasilitasnya, msl perkantoran, perdagangan, keuangan, dan rekreasi
rakyat kecil orang yg tingkat sosial ekonominya sangat rendah; orang kebanyakan (bukan penguasa pemerintahan)
rasialis ra.si.a.lis [n] yg mempertahankan perbedaan (dl politik, sosial, ekonomi) ras, suku, bangsa, hak suku-suku bangsa; orang yg menganut paham rasialisme
reformasi re.for.ma.si [n] perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dl suatu masyarakat atau negara; -- ekonomi perubahan secara drastis untuk perbaikan ekonomi dl suatu masyarakat atau negara: perdana menteri yg baru telah menyapu kalangan oposisi dan memberikan serangan telak dng -- ekonomi
rekayasa re.ka.ya.sa [n] (1) penerapan kaidah-kaidah ilmu dl pelaksanaan (spt perancangan, pembuatan konstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan sistem yg ekonomis dan efisien); (2) ki rencana jahat atau persekongkolan untuk merugikan dsb pihak lain: ia menjadi terdakwa krn -- yg dilakukan tetangganya
roman ro.man [n] rupa muka; wajah: -- gadis itu spt ibunya [n] (1) karangan prosa yg melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing: -- lebih banyak membawa sifat-sifat zamannya dp drama atau puisi; (2) cak (cerita) percintaan [n] sekam (padi); tangkai padi (merang) lihat huruf
saat lepas landas saat pesawat terbang meninggalkan landasan (berangkat); (2) ki saat kritis yg menentukan bagi negara untuk menyingkirkan halangan bagi pertumbuhan ekonomi secara mantap
sama sa.ma [a] (1) serupa (halnya, keadaannya, dsb), tidak berbeda; tidak berlainan: pd umumnya, mata pencaharian penduduk desa itu -- saja; kedua soal itu -- sulitnya; (2)berbarengan; bertepatan: kedua tamu itu datang pd waktu yg --; (3)sepadan; seimbang; sebanding; setara: sbg calon istri, pendidikan gadis itu tidak -- dng pendidikanmu [p cak] (1) dengan: anak itu ikut -- ayahnya ke kebun; (2)oleh: sekolahnya dibiayai -- pamannya; (3) pada (untuk menyatakan pelakunya banyak): penduduk -- meninggalkan desanya
samping perkara [Huk] kewenangan jaksa agung untuk tidak menuntut pelaku tindak pidana berdasarkan kepentingan umum
sandiwara boneka pertunjukan sandiwara yg para pelakunya berupa boneka
sanksi sank.si [n] (1) tanggungan (tindakan, hukuman, dsb) untuk memaksa orang menepati perjanjian atau menaati ketentuan 1022 undang-undang (anggaran dasar, perkumpulan dsb): dl aturan tata tertib harus ditegaskan apa -- nya kalau ada anggota yg melanggar aturan-aturan itu; (2) tindakan (mengenai perekonomian dsb) sbg hukuman kpd suatu negara: Dewan Keamanan PBB mengadakan -- thd negara yg menyerang negara lain; (3) Huk (a) imbalan negatif, berupa pembebanan atau penderitaan yg ditentukan dl hukum; (b) imbalan positif, yg berupa hadiah atau anugerah yg ditentukan dl hukum
sastra protes sastra yg berisi protes (sosial, politik, ekonomi)
sehat se.hat [a] (1) baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dr sakit); waras: sampai tua ia tetap -- krn rajin berolahraga; (2) (yg) mendatangkan kebaikan pd badan: makanan dan lingkungan yg -- diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak; (3) sembuh dr sakit: dokter yg merawatnya menyatakan ia telah -- dan boleh pulang segera; (4) ki baik dan normal (tt pikiran); (5) boleh dipercaya atau masuk akal (tt pendapat, usul, alasan, dsb); (6) berjalan dng baik atau sebagaimana mestinya (tt keadaan keuangan, ekonomi, dsb); (7) dijalankan dng hati-hati dan baik-baik (tt politik dsb)
sehat keuangan negara memperbaiki keuangan (ekonomi) negara
sekolah kejuruan sekolah tempat belajar bidang tertentu, spt ekonomi, pertanian, dan teknik
sensus sen.sus [n] penghitungan jumlah penduduk, ekonomi, dsb yg dilakukan oleh pemerintah dl jangka waktu tertentu, msl waktu sepuluh tahun, dilakukan secara serentak dan bersifat menyeluruh dl batas wilayah suatu negara untuk kepentingan demografi negara yg bersangkutan; cacah jiwa
serikat buruh organisasi buruh di luar perusahaan yg didirikan oleh para pekerja untuk melindungi atau memperbaiki status ekonomi dan sosialnya melalui usaha kolektif
setimbang se.tim.bang [a] (1) sama beratnya: beban di depan harus ~ dng beban di belakang; (2) sama kedudukannya; setara (sederajat dsb); (3) seimbang; setimpal; sebanding; sepadan: ia diberi penghargaan yg ~ dng jasanya; (4) mantap (tidak goyang, tidak berubah); stabil: keadaan ekonomi dewasa ini tidak ~
siksa lahir penderitaan yg tampak secara lahir, spt kekurangan ekonomi, kecelakaan, sakit
sindikalisme sin.di.ka.lis.me [n] (1) dokrin atau ajaran revolusioner menggunakan pekerja sbg kontrol thd ekonomi dan pemerintahan; (2) sistem organisasi ekonomi yg pemilik industri dan pengelolanya adalah para karyawan
sosialisme so.si.a.lis.me [n] ajaran atau paham kenegaraan dan ekonomi yg berusaha supaya harta benda, industri, dan perusahaan menjadi milik negara: berkecimpung dng tokoh-tokoh politik --
sosiologi perdesaan cabang sosiologi tt masalah kehidupan, ekonomi, sosial, dan politik dl masyarakat desa
sosiologi sastra sastra karya para kritikus dan sejarawan yg terutama mengungkapkan pengarang yg dipengaruhi oleh status lapisan masyarakat tempat ia berasal, ideologi politik dan sosialnya, kondisi ekonomi serta khalayak yg ditujunya
spionase spi.o.na.se [n] penyelidikan secara rahasia thd data kemiliteran dan data ekonomi negara lain; segala sesuatu yg berhubungan dng seluk-beluk spion; pemata-mataan: penangkapan dua orang wakil atase militer itu atas tuduhan --
subjek sub.jek [n] (1) pokok pembicaraan; pokok bahasan; (2) Ling bagian klausa yg menandai apa yg dikatakan oleh pembicara; pokok kalimat; (3) pelaku: dl pengkajian itu manusia dapat berperan sbg -- di samping sbg objek pengkajian; (4) mata pelajaran: bahasa Indonesia merupakan -- pokok di sekolah; (5) orang, tempat, atau benda yg diamati dl rangka pembuntutan sbg sasaran
subjek logis nomina atau frasa nominal yg dl klausa pasif, berfungsi sbg pelaku atau penyebab perbuatan; untuk membedakannya dr subjek gramatikal
sulit su.lit [a] (1) sukar sekali; susah (diselesaikan, dikerjakan, dsb): pekerjaan yg -- diselesaikan; rasanya -- baginya untuk memberitahukan hal itu kepadamu; (2) susah dicari; jarang terdapat: obat semacam itu -- didapat; (3) dirahasiakan (sukar diketahui dsb); tersembunyi: tempat -- pun ia tahu; ia dapat mengetahui hal yg --; (4) gelap (rahasia, tidak terang-terangan): apa yg mereka lakukan itu merupakan perbuatan yg --; (5) dl keadaan yg sukar (genting, gawat, dsb): penghidupan yg -- itu kita hadapi dng sabar dan tawakal; keadaan ekonomi yg semakin --
sumber daya faktor produksi terdiri atas tanah, tenaga kerja, dan modal yg dipakai dl kegiatan ekonomi untuk menghasilkan barang jasa, serta mendistribusikannya; (2) bahan atau keadaan yg dapat digunakan manusia untuk memenuhi keperluan hidupnya; (3) segala sesuatu, baik yg berwujud maupun yg tidak berwujud, yg digunakan untuk mencapai hasil, msl peralatan, sediaan, waktu, dan tenaga
sumur su.mur [n] (1) sumber air buatan, dng cara menggali tanah; perigi: -- bor; (2) lubang yg sengaja dibuat menembus lapisan tanah untuk memperoleh air, minyak, atau gas; (3) lubang hasil pengeboran, baik dl tahap eksplorasi maupun eksploitasi; (4) Geo bangunan hidraulis berupa lubang yg digali ke dl bumi yg memungkinkan penyadapan air secara ekonomis dr akuifer
tekanan te.kan.an [n] (1) keadaan (hasil) kekuatan menekan: ~ darah; ~ udara; (2) desakan yg kuat; paksaan: ia terpaksa mencuri krn ~ ekonomi; tidak dapat menahan ~ musuh; (3) Ling keras lembutnya pengucapan bagian ujaran; aksen: ~ dl bahasa Indonesia umumnya terletak pd suku akhir; (4) yg dipentingkan (sangat diutamakan); titik berat: sebenarnya usul Saudara sama dng usul saya, hanya berbeda ~ nya; (5) keadaan tidak menyenangkan yg umumnya merupakan beban batin: ~ batin yg terus-menerus dapat menimbulkan kelumpuhan mental
tenggelam teng.ge.lam [v] (1) masuk terbenam ke dl air; (2) karam (tt perahu, kapal): perahu nelayan itu -- setelah diserang topan; (3) terbenam (tt matahari): matahari -- di ufuk barat; (4) ki jatuh ke dl kesengsaraan (kesusahan dsb): hidupnya kini tidak menentu lagi setelah ia -- dl utang-utangnya yg bertumpuk; (5) ki hilang; lenyap: banyak perusahaan kecil yg -- akibat krisis ekonomi; (6) ki asyik: dia sedang -- dl lamunannya, tidak mendengar panggilan temannya; hidupmu jangan kaubawa -- dl penyesalan terus-menerus
tenteram ten.te.ram [a] (1) aman; damai (tidak terdapat kekacauan): di tempat yg -- mereka dapat bekerja dng giat; (2) tenang: apabila kehidupan ekonomi lebih baik, para pegawai negeri dapat hidup dng --
teori kasus [Ling] (1) teori linguistik generatif yg menganggap bahwa setiap nomina mempunyai kasus abstrak pd struktur batin dan kemudian diwujudkan dng bentuk morfologis tertentu pada struktur lahir; (2) teori linguistik yg menggunakan peran relasional semantis sbg konsep dasar, msl pelaku, penderita
terasa te.ra.sa [v] dapat dirasa(i); sudah dirasa(i); berasa dng tibatiba: tekanan ekonomi semakin ~ di mana-mana
terasakan te.ra.sa.kan [v] dapat dirasakan; sudah dirasakan: pengaruh kerusakan ekonomi akibat perang masih tetap ~ sampai sekarang
terpenting ter.pen.ting [v] paling penting; paling utama; paling perlu: pelaku-pelaku yg ~ berhasil diamankan
terpuruk ter.pu.ruk [v] (1) terbenam; tenggelam: matahari baru ~ di balik pegunungan; (2) terperosok: kakinya ~ ke dl lubang; (3) ki mundur; merosot; menjadi parah: ekonomi kita makin --
tersangka ter.sang.ka [v] (1) diduga; dicurigai: ia -- terlibat dl kerusuhan itu; (2) tertuduh; terdakwa: ia dihadapkan ke pengadilan sbg -- pelaku perampokan
tersendat-sendat ter.sen.dat-sen.dat [v] (1) berkali-kali terhenti dan tertahan (tt pembangunan dsb): lemahnya kehidupan perekonomian menyebabkan -nya pembangunan di segala bidang; (2) berkali-kali terhenti (tersekat); patah-patah; tergagap (krn rasa haru, marah, dsb): dng -- ia menceritakan musibah yg baru saja terjadi
tindak tin.dak [n] (1) langkah; (2) perbuatan; -- pidana perbuatan pidana (perbuatan kejahatan): perlu ditingkatkan pemberantasan -- pidana ekonomi spt penyelundupan dan manipulasi pajak
tindakan sosial tin.dak.an sosial upaya terorganisasi untuk mengubah keadaan sosial ekonomi
tragedi tra.ge.di [n] (1) sandiwara sedih (pelaku utamanya menderita kesengsaraan lahir dan batin yg luar biasa atau sampai meninggal); (2) ki peristiwa yg menyedihkan: kematian sang istri merupakan -- baginya
udang dogol udang konsumsi yg memiliki nilai ekonomi tinggi berwarna cokelat kebiru-biruan, panjang 20 cm; Melapenaeus monoceros
udang macan udang yg memiliki nilai ekonomi tinggi, berwarna cokelat kemerah-merahan, kadang-kadang kebiru-biruan, terutama pd permukaan bawah ruas keenam, bentuk badan ramping, ekor membentang spt kipas, panjangnya 22 cm; Penalus Semisulcatus
ulah [n] tingkah laku, tindakan, sikap (menyalahi norma, aturan, adat): faktor lain penyebab merajalelanya korupsi itu adalah -- pelakunya yg kurang bertanggung jawab
undang-undang hukum pidana un.dang-un.dang hukum pidana undang-undang yg menentukan hukuman bagi pelaku kejahatan
undang-undang perburuhan un.dang-un.dang perburuhan undang-undang yg mewujudkan kebijakan pemerintah pd status sosial-ekonomi para buruh
unilinear uni.li.ne.ar [a] mengikuti satu garis arah: pertumbuhan ekonomi yg sifatnya --
unit desa [Adm] kesatuan agroekonomis dr masyarakat desa dl satu wilayah yg memiliki fungsi penyuluhan pertanian, penyaluran sarana produksi, pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian, yg dibentuk dan dibina dl rangka program peningkatan produksi pertanian melalui usaha intensifikasi dan pengembangan perekonomian masyarakat desa yg diorganisasi secara koperasi
urat bijih urat mineral yg mengandung logam berharga yg dapat diolah dan diambil logamnya dng keadaan teknologi dan ekonomi pd waktu itu; endapan bijih yg bentuknya menyerupai urat
urat nadi pembuluh darah pd pergelangan tangan; (2) pembuluh darah yg mengalirkan darah dr jantung; urat darah yg besar: pisau yg menembus lehernya memutuskan -- nadi sehingga ia mati seketika; (3) ki jalan raya atau alur lalu lintas (yg digunakan untuk menghubungkan satu tempat dng tempat lain): jalan raya adalah -- nadi perekonomian yg penting
vendeta ven.de.ta [n] (1) permusuhan turun-temurun yg bermula dr terbunuhnya seorang anggota keluarga sehingga keluarga dr yg terbunuh melakukan pembalasan dng membunuh si pelaku atau salah seorang dr anggota keluarganya; (2) perselisihan atau dendam kesumat yg terjadi antara dua kelompok secara terus-menerus
vital vi.tal [a] sangat penting (untuk kehidupan dsb): jalan ini -- bagi kelancaran perekonomian daerah; komunikasi merupakan faktor yg -- dl masyarakat sekarang
wacana pembeberan [Ling] wacana yg tidak mementingkan waktu dan penutur, berorientasi pd pelaku dan seluruh bagiannya diikat secara logis
wacana penuturan [Ling] wacana yg mementingkan urutan waktu dituturkan oleh orang pertama atau ketiga dl waktu tertentu, berorientasi pd pelaku, dan seluruh bagiannya diikat secara kronologis
wayang wa.yang [n] (1) boneka tiruan orang yg terbuat dr pahatan kulit atau kayu dsb yg dapat dimanfaatkan untuk memerankan tokoh dl pertunjukan drama tradisional (Bali, Jawa, Sunda, dsb), biasanya dimainkan oleh seseorang yg disebut dalang; (2) pertunjukan wayang (selengkapnya); (3) ki pelaku (yg hanya sbg pelaku, bukan sbg perencana); orang suruhan yg harus bertindak sesuai dng perintah orang lain: penembak calon presiden itu hanya -- bukan dalangnya; (4) bayang-bayang
wayang topeng pertunjukan wayang dng para pelakunya memakai topeng
zaman malaise zaman ketika perekonomian dunia mengalami kesulitan; zaman serba sukar (biasanya dikatakan tt masa sekitar tahun 1930)

Jika informasi mengenai "pelaku ekonomi" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas