Arti kata/frase "pecah buyung tempayan ada" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/pecah-buyung-tempayan-ada

Halaman ini menjelaskan kata atau frase pecah buyung tempayan ada menurut KBBI Edisi III

pecah buyung tempayan ada: [pb] tidak akan kekurangan perempuan (yg akan diambil untuk istri)

Lebih lanjut mengenai pecah buyung tempayan ada

pecah buyung tempayan ada terdiri dari 4 suku kata. Kata tersebut mempunyai 8479 kata terkait yakni sebagai berikut:

ada [v] (1) hadir; telah sedia: ia -- di sana; (2) mempunyai: ia tidak -- uang; (3) benar; sungguh (untuk menguatkan sebutan): ia -- menerima surat itu
buyung bu.yung [n] tempat untuk membawa air yg besar perutnya, dibuat dr tanah [n] panggilan kpd anak laki-laki; awang
pecah pe.cah [v] (1) terbelah menjadi beberapa bagian: piring yg dipegangnya jatuh dan -- berkeping-keping; (2) retak atau rekah (tt kulit, tanah, dsb): krn musim kemarau yg panjang, tanah persawahan banyak yg --; (3) rusak atau belah kulitnya (dindingnya) hingga isinya keluar (tt telur, ban, bisul, dsb): ban mobil itu -- ketika dipompa; bisulnya sudah -- dan nanahnya keluar; (4) menjadi cair atau bergumpal-gumpal (tt air susu, santan, dsb): air susu yg -- tidak baik untuk diminum; (5) bercerai-cerai (tidak bersatu atau tidak kompak lagi); hilang (tt kepercayaan): partai buruh -- menjadi beberapa partai; (6) tersiar (tt kabar, rahasia): -- kabar bahwa raja akan turun takhta; (7) mulai (tt perang): -- lah perang antara dua negara yg bertetangga itu; (8) kalah (tt perang): rakyat kalang kabut sbg negeri -- perangnya; (9) sember (tt bunyi suara): suaranya tidak baik didengar krn --; (10) kl bubar; usai: kemudian -- lah segala orang yg di dl majelis raja; (11) terkalahkan (tt lawan); tercipta (tt rekor baru): rekor lari 100 m --
tempayan tem.pa.yan [n] tempat air yg besar, dibuat dr tanah liat, perutnya besar, mulutnya sempit (dipakai juga untuk menyimpan beras, membuat pekasam ikan, dsb)
tempayan telur buaya tempayan yg bentuknya spt buyung besar
ada berair juga rupanya ada ber.a.ir juga rupanya [ki] berhasil juga rupanya
ada-ada saja ada-ada sa.ja [v cak] selalu mempunyai sesuatu untuk dikatakan (diminta dsb): ~ kamu ini, masak ada kuda yg bertanduk
ada-adanya ada-ada.nya [adv] mana boleh; mungkinkah: ~ orang mati hidup lagi
ada-adanyakah ada-ada.nya.kah [adv] ada-adanya
adagio ada.gio [n Mus] tempo yg lambat dan penuh ekspresi
adagium ada.gi.um [n] pepatah; peribahasa: sebuah -- Latin menyatakan "Ubi societas ibi justicia" , artinya di mana ada masyarakat dan kehidupan di sana ada hukum (keadilan)
adakala ada.ka.la [adv] kadang-kadang; sekali-sekali; sekali waktu: hidup ini -- mengalami pasang naik, -- mengalami pasang surut
adakalanya ada.ka.la.nya [p] adakala
adakan ada.kan [p] mana ada; masakan: -- ayam berkaki empat
adaktil adak.til [a] tidak mempunyai jari tangan atau jari kaki
adalah ada.lah [v] (1) identik dng: Pancasila -- falsafah bangsa Indonesia; (2) sama maknanya dng: Desember -- bulan kedua belas; (3) termasuk dl kelompok atau golongan: saya -- pengagum Ki Hajar Dewantara
adalat ada.lat [Ar n] kebajikan; keadilan
adanya ada.nya [n] (1) keadaan; hal ada: ~ pertentangan paham itu menimbulkan kesukaran; (2) demikianlah keadaannya: sekalian kaum keluarga selamat ~; (3) Jk orangnya: dia juga ~; belum diketahui juga siapa ~
adap adap, adap-adap.an [n] nasi kuning dr beras pulut (dihidangkan dl perayaan dsb)
adaptabel adap.ta.bel [a] dapat menyesuaikan atau disesuaikan dng kondisi dan keperluan tertentu
adaptabilitas adap.ta.bi.li.tas [n] kemampuan beradaptasi: kaktus mempunyai -- yg luas, yaitu dapat hidup di dataran rendah sampai dataran tinggi, termasuk daerah yg bersalju
adaptasi adap.ta.si [n] penyesuaian thd lingkungan, pekerjaan, dan pelajaran: -- buku-buku roman asing itu perlu sekali untuk memudahkan penerimaan murid
adaptif adap.tif [a] mudah menyesuaikan (diri) dng keadaan
adaptometer adap.to.me.ter [n ] peranti untuk mengukur penyesuaian indra
adaptor adap.tor [n] (1) alat untuk menghubungkan dua bagian benda, msl yg berbeda diameternya; (2) alat listrik yg memungkinkan sesuatu dapat dipakai untuk tujuan tertentu yg berbeda dr tujuan yg dirancang semula, msl alat yg mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah untuk pemanfaatan listrik tertentu; (3) Fis (a) alat yg dapat menyesuaikan jenis dan besar tegangan listrik untuk suatu alat lain; (b) alat berbentuk tabung yg menyempit pd salah satu ujungnya dan dibengkokkan; (c) alat atau peranti yg dipasang pd kamera sehingga kamera itu dapat dipakai untuk keperluan lain
adapun ada.pun [p] tt hal; mengenai: -- saya ini disuruh juga olehnya meminta bantuan; (2) v walaupun ada: -- , belum tentu ia mau memberi
adar adar, meng.a.dar [v] (1) bermalam di rumah orang; (2) bertandang; singgah
adat diisi adat diisi, lembaga di.tu.ang [pb] dilakukan menurut aturan yg lazim
adat hidup tolong-menolong adat hidup tolong-menolong, syariat pa.lu-me.ma.lu [pb] dl kehidupan sehari-hari harus saling menolong, dl agama saling membantu
adat matrilineal adat kemenakan
adat pembakaran mayat adat perawatan jenazah dng cara membakar jenazah itu
adat pembiaran mayat adat perawatan jenazah dng cara membiarkan jenazah itu di suatu tempat terpencil agar hancur sendiri di alam terbuka
adati ada.ti [a] bersifat adat; tradisional
pecah buyung tempayan ada [pb] tidak akan kekurangan perempuan (yg akan diambil untuk istri)
tempayan budu tempayan untuk membuat budu
tempayan gubang tempayan yg mulutnya sempit, tetapi perutnya dr atas ke bawah sama besar
tempayan peda tempayan budu
tempayan taban tempayan besar untuk menyimpan air minum
tempayan tapak gajah tempayan gubang
pecah anak buyung [pb] tidak akan kekurangan perempuan untuk dijadikan istri
ada angin ada pohon nya (hujan berpohon [pb] segala hal ada asal mulanya (sebab-sebabnya)
ada bangkai ada hering [pb] jika ada perempuan lacur, banyak laki-laki yg datang
ada biduk serempu pula [pb] tidak pernah merasa puas, selalu menginginkan yg lain [pb] tidak puas dng apa yg ada
ada hujan ada panas [pb] selalu ada kesempatan untuk membalas dendam
ada nyawa [ki] masih hidup, tetapi sudah hampir mati (dl keadaan hampir mati)
ada rotan ada duri [pb] dl kesenangan tentu ada kesusahannya
ada rupa ada harga [pb] harga barang ditentukan oleh keadaan barang
ada sampan hendak berenang [pb] sengaja berpayah-payah padahal sebenarnya tidak perlu berbuat begitu
ada udang (berudang) di balik batu [pb] ada suatu maksud yg tersembunyi
adakah buaya menolak bangkai [pb] orang jahat akan berbuat jahat kalau ada kesempatan
adang [v] , meng.a.dang v (1) menghalangi (merintangi orang berjalan dsb) dng cara mendepang: jangan engkau ~ orang itu, biarkan dia lewat; (2) menunggu di tempat yg sunyi (biasanya dng maksud jahat, spt membunuh, merampok, menyamun); mencegat: gerombolan bersenjata ~ iring-iringan mobil; (3) menuju; memaksudkan; menghadapi; (4) menempuh (menantang) bahaya (kesukaran dsb): mereka berani ~ bahaya maut; adang-adang n penyekat, kerai, dsb untuk penahan angin (hujan, panas matahari, dsb) [Jw v] menanak nasi dng menggunakan dandang [n] (1) saudara tua dr ibu (biasanya wanita); kakak ibu; (2) nama atau gelar kehormatan; dang
adang-adang [adv cak] kadang-kadang
adat bersendi syarak [pb] pekerjaan (perbuatan) hendaklah selalu mengingat aturan adat dan agama (jangan bertentangan satu dng yg lain)
adat diisi janji dilabuh [pb] adat harus dijalankan, persetujuan harus ditepati
adat huma hukum adat mengenai masalah agraris
adat kemenakan ahli waris berdasarkan keturunan pihak ibu; adat matrilineal
adat pasang berturun naik [pb] keadaan yang selalu berubah-ubah, terutama tt kekayaan atau kedudukan seseorang
adat pemaduan denda adat yg harus dibayar oleh suami apabila mengambil istri kedua
adat pemali denda adat yg harus dibayar krn melanggar pantangan
adat pembuang denda adat yg harus dibayar pd waktu terjadi perceraian
adat sepanjang jalan [pb] segala sesuatu ada tata caranya
pecah menanti sebab [pb] sekadar menanti kesempatan untuk membalas dendam
pecahan pe.cah.an [n] (1) barang yg sudah pecah (dipecahkan, dicerai-beraikan, dsb); serpihan: ~ kaca; ~ bom; ~ ombak; (2) bilangan yg bukan bilangan bulat: b, d, 0,76
pecahan berulang pe.cah.an berulang pecahan persepuluh, bilangan seluruh atau sebagian selalu berulang dan tidak pernah habis dibagi
pecahan lancung pe.cah.an lancung pecahan yg tidak sejati; pecahan yg pembilangnya lebih besar dp penyebut: 8/5; 11/10
pecahan murni pe.cah.an murni pecahan yg penyebutnya lebih besar dp pembilang
pecahan persepuluh pe.cah.an persepuluh pecahan yg penyebutnya sepuluh
pecahan seharga pe.cah.an seharga pecahan yg mempunyai nilai yg sama
ada beras [pb] rahasia hendaklah disimpan baik-baik
ada gula ada semut [pb] di mana banyak kesenangan di situlah banyak orang datang [pb] orang akan berdatangan ke tempat yg menyenangkan
ada nyawa (umur) ada rezeki [pb] selama masih hidup kita tentu masih sanggup berusaha
ada padi segala menjadi [pb] orang kaya dapat mencapai apa yg diinginkannya
ada uang ada barang [pb] jika sanggup membayar banyak akan mendapat barang yg lebih baik
ada ubi ada talas [pb] kejahatan dibalas dng kejahatan, kebaikan dibalas dng kebaikan; barang siapa yg berbuat sesuatu tentu akan mendapat balasan yg setimpal
adab [n] kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak: ayahnya terkenal sbg orang yg tinggi -- nya
adad [Ar n] bilangan; jumlah
adaks [n] antelop berbulu warna terang, hidup di Afrika Utara, Arab, dan Siria; Addax nasomaculata
Adam [n] (1) nama manusia laki-laki pertama yg dijadikan oleh Tuhan; (2) (ditulis dng huruf kecil) laki-laki: pd waktu salat, umumnya kaum -- dan kaum hawa dipisah
adam [kl n] bumi; tanah: bermula segala peri yg suci menempati alam dan --
adan ? azan ? adnan
adaptasi cahaya [Dok] penyesuaian pupil mata thd cahaya yg meningkat, msl sehabis menonton film yg langsung mendapat cahaya terang
adaptasi kebudayaan perubahan dl unsur kebudayaan yg menyebabkan unsur itu dapat berfungsi lebih baik bagi manusia yg mendukungnya
adaptasi sosial perubahan yg mengakibatkan seseorang dl suatu kelompok sosial dapat hidup dan berfungsi lebih baik dl lingkungannya
adapun manikam itu jika dijatuhkan ke dl limbahan sekalipun [pb] orang yg asalnya baik jika ia miskin ataupun menjadi suruh-suruhan orang, tabiatnya, kelakuannya, dan budi bahasanya tetap baik
adas [n] tumbuhan bergetah yg tingginya kira-kira 1,5 m, bijinya dijadikan minyak untuk obat; Foeniculum vulgare
adas manis tumbuhan palawija yg buahnya dipakai sbg obat serta rasa dan baunya sedap; Pimpinella anisum
adat [n] (1) aturan (perbuatan dsb) yg lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala: menurut -- daerah ini, laki-lakilah yg berhak sbg ahli waris; (2) cara (kelakuan dsb) yg sudah menjadi kebiasaan; kebiasaan: demikianlah -- nya apabila ia marah; (pd) -- nya; (3) wujud gagasan kebudayaan yg terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan yg satu dng lainnya berkaitan menjadi suatu sistem; (4) kl cukai menurut peraturan yg berlaku (di pelabuhan dsb) [Jk] meng.a.dat v (1) mogok, tidak mau jalan (tt kendaraan): krn sudah tua, mobil itu sering ~; (2) merajuk dan menangis: anak kecil itu manja dan sering ~;
adat bilokal [Antr] pola menetap setelah menikah, untuk masa tertentu suami istri tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat suami dan untuk masa tertentu pula harus tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat istri
adat dagang tahan tawar [pb] sudah biasa bahwa barang dagangan boleh ditawar
adat diisi lembaga dituang [pb] hendaklah segala sesuatu dilakukan menurut kebiasaan
adat istiadat tata kelakuan yg kekal dan turun-temurun dr generasi satu ke generasi lain sbg warisan sehingga kuat integrasinya dng pola perilaku masyarakat
adat matrilokal pola menetap setelah menikah, suami istri tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat istri
adat neolokal pola menetap setelah menikah, suami istri memilih tempat di luar pusat kediaman kerabat suami atau kerabat istri
adat patrilokal pola menetap setelah menikah, suami istri harus tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat suami
adat periuk berkerak [pb] jika seseorang ingin beroleh keuntungan dl satu pekerjaan, hendaklah ia dapat menanggung kesusahan
adat teluk timbunan kapal [pb] biasanya orang yg berpengaruh (berkuasa dsb) menjadi tempat orang meminta pertolongan (untuk menyelesaikan perkara dsb)
pecah baunya baunya merata dan tercium ke mana-mana
pecah belah pe.cah be.lah [v] cerai-berai; pisah-pisah (tidak bersatu lagi); (2) v kocar-kacir; morat-marit; (3) n barang-barang tembikar (spt cangkir, piring, mangkuk)
pecah beling pe.cah be.ling ? kejibeling
pecah hati [ki] hilang keberanian
pecah kapi [pb] tidak dapat diperbaiki lagi; menderita malu yg bertubi-tubi
tempayan tertiarap dl air [pb] orang yg tidak mau mendengarkan nasihat (pengajaran)
tempayang tem.pa.yang [Lihat {kepayang}]
apa kabar ada kabar bagaimana lagi; (2) bagaimana keadaannya
hukum kibal adat bahwa sebagian maskawin tidak diberikan kpd pihak wanita krn sudah bukan perawan lagi
meriam anggur pecahan besi untuk peluru meriam
pergi datang ada yg datang dan ada yg pergi; bolak-balik; hilir mudik
tali peranti adat kebiasaan; tradisi
tangan berulas ada yg membantu
tata krama adat sopan santun; basa basi
tata susila adat sopan santun; etika
perpecahan per.pe.cah.an [n] keadaan atau perihal berpecah-pecah (berpecah-belah dsb): hal itu jangan sampai menimbulkan ~ dl gerakan nasional
air adas [Far] larutan jenuh minyak adas dl air
ala kadarnya menurut kekuatannya; sekadarnya
aluran adat alur.an adat jalan adat yg betul
anak Adam keturunan Adam; manusia
anak zadah anak haram; anak jadah; anak-anak 1 a masih kecil (belum dewasa); (2) cak n anak buah
andap sadar [Dok] (1) keadaan tidak menyadari isi pikiran; (2) daerah penyimpanan pengalaman yg kurang disadari; lubuk hati
angka pecahan bilangan pecahan
asal ada sama di hati asal ada sama di hati, gajah te.ran.tai boleh dilepaskan [pb] kalau sudah ada persetujuan, apa pun halangannya dapat diatasi
asal menugal adalah benih asal me.nu.gal adalah benih [pb] setiap perbuatan tentu akan ada hasilnya (ada yg memperhatikan)
asisten sutradara orang yg membantu sutradara dl melaksanakan tugas profesionalnya
awak geladak anak buah kapal yg bertugas di bagian geladak, msl membersihkan geladak kapal
badai ba.dai [n] angin kencang yg menyertai cuaca buruk (yg datang dng tiba-tiba) berkecepatan sekitar 64-72 knot; topan: kampung nelayan itu hancur diserang -- , ter.ba.dai v (1) terbaring menelentang; tersadai: telah lama Baginda -- di peraduannya; (2) terdampar; terserampang: perahu itu -- di muara
badai debu badai yg disertai debu di udara dl daerah yg luas
badai es badai yg disertai jatuhan air beku (es); badai perak
badai guntur [Met] (1) badai lokal yg ditimbulkan oleh awan kumulonimbus dan selalu disertai dng kilat dan guntur; (2) pelepasan muatan listrik secara mendadak di udara satu kali atau lebih yg ditandai dng kilatan cahaya dan disertai bunyi guntur
badai guntur konvektif [Met] badai guntur yg disebabkan oleh proses konveksi udara
badai perak badai es
badai salju badai yg kadang-kadang bercampur kristal es yg diterbangkan angin dan yg mengakibatkan pemandangan menjadi terhalang
badak ba.dak [n] binatang menyusui yg berkulit tebal, ada yg bercula satu, ada yg bercula dua, termasuk keluarga Rhinocerotidae
badak api badak yg buas dan ganas
badak babi badak yg termasuk bangsa tapir
badak bengkak badak yg bercula dua dan bertubuh kurang besar
badak gajah badak besar bercula satu
badak jawa badak yg bercula satu; badak gajah; Rhinoceros sondaicus
badak kerbau badak bercula dua, tubuhnya tidak begitu besar; Rhinocerus sumat-rensis
badak sumatra badak bercula dua, terdapat di hutan dataran rendah yg berawa-rawa sampai hutan pegunungan yg kering; Dicerorhinus sumatrensis
badak sumbu badak gajah
badal haji orang yg melaksanakan ibadah haji untuk menggantikan orang lain (spt menggantikan orang yg sudah me-; ninggal); wakil haji
badam ba.dam [n] (1) pohon yg biji buahnya dapat dibuat minyak; ketapang; Terminalia catappa; (2) bunga badam; (3) buah badam, Amygdalus communis; [n] bintik-bintik merah pd kulit (tanda-tanda penyakit kusta)
badan ba.dan [n] (1) tubuh (jasad manusia keseluruhan); jasmani; raga; awak: akibat kecelakaan itu -- nya cacat; (2) batang tubuh manusia, tidak termasuk anggota dan kepala; (3) bagian utama dr suatu benda; awak: -- perahu (kapal); -- pesawat; (4) diri (sendiri): tuan -- lah yang harus datang menghadap; (5) sekumpulan orang yg merupakan kesatuan untuk mengerjakan sesuatu: di samping -- pengurus, koperasi itu mempunyai -- penasihat
badan astral [Fil] badan orang yg sudah meninggal yg tampak sbg bayangan sinar yg bercahaya (bersifat metafisika); badan (roh) halus
badan eksekutif badan pelaksana undang-undang yg menjalankan roda pemerintahan (sehari-hari)
badan hukum badan (perkumpulan dsb) yg dl hukum diakui sbg subjek hukum (perseroan, yayasan, lembaga, dsb)
badan judikatif badan yg menentukan atau menangani masalah (bidang) hukum
badan kapal badan sebuah kapal, tidak termasuk tiang-tiang, tali-temali, layar, permesinan, dan peralatan
badan Kepegawaian Nasional (BKN) badan yg mengelola seluruh permasalahan kepegawaian secara nasional, dr pengangkatan, kenaikan pangkat, mutasi, pemberhentian, pensiun, dst
badan legislatif badan (dewan) yg berkuasa membuat undang-undang
badan pembayaran dividen [Ek] bank atau badan yg bertugas membayarkan dividen kpd pemegang saham
badan pembuat undang-undang [Pol] badan yg terdiri atas orang-orang yg menduduki jabatannya melalui pemilihan umum dan membuat keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
badan siasat badan penyelidik (yg bertugas mengusut kejahatan, mencari keterangan-keterangan rahasia)
badan tanpa saham [Ek] badan (hukum) yg tidak memberikan saham kpd anggota atau pesertanya, termasuk perkumpulan keagamaan dan perusahaan asuransi
badani ba.da.ni [a] berhubungan dng badan; mengenai badan: kesehatan -- dan rohani
badannya spt pianggang [ki] badannya sangat kurus
badar ba.dar [n] ikan kecil-kecil (spt teri) [kl n] nama lauk-pauk [Ar a ] (1)purnama (tt bulan); (2)ki sangat cantik: mukanya spt bulan -- waktu malam [n] batu hablur untuk permata cincin (batu dr Badar, tempat Nabi Muhammad saw. memperoleh kemenangan besar) [kl n] , -- sila kain putih yg halus; raja badar
badar bara ikan badar yg besar
badar mersik ikan badar kering
badau ba.dau [ark n] badari
balada ba.la.da [n Sas] sajak sederhana yg mengisahkan cerita rakyat yg mengharukan, kadang-kadang dinyanyikan, kadang-kadang berupa dialog
balik adab kurang sopan; kurang ajar; tidak tahu adat
barang pecahan barang pecah belah
baris pemadam kebakaran petugas kota yg diperlengkapi dng mobil pengangkut air, pipa, tangga, dsb untuk memadamkan kebakaran
bawah sadar endapan perasaan dan tanggapan yg tersimpan dl hati; lubuk hati: kekuatan tenaga batin terdapat dl alam -- sadar manusia
bayang-bayang sepanjang badan ba.yang-ba.yang sepanjang badan [pb] tepat benar menurut keadaannya (harapannya, kemampuannya, dsb)
bayang-bayang tidak sepanjang badan ba.yang-ba.yang tidak sepanjang badan [pb] berbuat sesuatu yg melebihi dr (tidak sesuai dng) kemampuannya; takut akan -nya, pb takut atau khawatir krn ingat akan perbuatan sendiri yg buruk
bedak padat bedak berbentuk padat, dibubuhkan dng spons atau kuas besar agar hasilnya halus dan rata
benda padat benda (barang) yg wujudnya padat dan mempunyai bentuk tertentu (spt batu, besi, dan kayu)
berada ber.a.da [v] (1) ada (di): ketika itu ia ~ di luar negeri; (2) berpunya (tidak kekurangan): orang tuanya tergolong orang yg ~ di kampungnya
berada-ada ber.a.da-a.da [v] ada sesuatu (sebab, maksud) yg tersembunyi: kalau tidak ~ masakan ia mau menanggung rugi
beradab ber.a.dab [v] (1) mempunyai adab; mempunyai budi bahasa yg baik; berlaku sopan: perbuatannya spt kelakuan orang yg tidak ~; (2) telah maju tingkat kehidupan lahir batinnya: bangsa-bangsa yg telah ~
beradaptasi ber.a.dap.ta.si [v] menyesuaikan (diri): manusia adalah makhluk yg paling mampu ~ dng lingkungannya
beradat ber.a.dat [v] (1) mempunyai adat; (2) menurut atau melakukan secara adat; (3) menjalankan perhelatan dsb menurut adat; (4) tahu sopan santun
berbadai ber.ba.dai [v] disertai badai: hujan lebat -- melanda pulau itu
berbadan ber.ba.dan [v] mempunyai badan (tubuh); ada badannya
berbilang pecahan ber.bi.lang pecahan bilangan yg jumlahnya kurang atau lebih dr bilangan utuh (1/4, b, dsb)
bercadar ber.ca.dar [v] (1) memakai cadar; berselubung (bagi perempuan); (2) bertirai; bertabir (tt pintu, jendela); (3) beralas; bertutup (tt meja, kasur)
berdada ber.da.da [v] mempunyai dada yg berisi (penuh)
berdada ruah ber.da.da ru.ah [v] mempunyai dada ruah (dng payudara yg besar): dia terkenal krn ~ ruah
berdada-dadaan ber.da.da-da.da.an [v ki] berkelahi seorang lawan seorang; beradu dada
bergantung (ke)pada ber.gan.tung (ke)pada berpaut; berpegang; bersangkut pd sesuatu yg tinggi; (2) bersandar pd orang lain; (3) dikuasai oleh keadaan, hal, atau orang lain
bergembung dada ber.gem.bung dada membusungkan dada; (2) ki berbangga diri: sekalipun menang, jangan kau ~ dada
berhadap-hadapan ber.ha.dap-ha.dap.an [v] berhadapan: kami duduk ~
beribadah ber.i.ba.dah [v] menjalankan ibadah; menunaikan segala kewajiban yg diperintahkan Allah
beribadat ber.i.ba.dat [v] menunaikan ibadat
berjalan selangkah menghadap surut ber.ja.lan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan [pb] selalu ingat-ingat (hati-hati) dl melakukan pekerjaan apa pun
berkeladak ber.ke.la.dak [v] mengandung keladak; kotor krn keladak
berkukuh pd adat lama ber.ku.kuh pd adat lama tetap memegang teguh adat lama
berkulit badak ber.ku.lit badak [cak ki] tidak berperasaan; tidak tahu malu
berladang ber.la.dang [v] mempunyai (mengusahakan) ladang: di sini tidak banyak orang ~
berlayar menentang (mengadang [pb] setiap usaha harus ada tujuannya: berlayar sampai ke -- , berjalan sampai ke batas, pb segala usaha hendaklah diselesaikan sampai tercapai maksudnya
bermadat ber.ma.dat [v] mengisap madat
bernada ber.na.da [v] mempunyai nada; ada nadanya
bernapas ke luar badan ber.na.pas ke luar badan [pb] lebih percaya pd pendapat orang lain dp percaya pd pendapat sendiri
berpada-pada ber.pa.da-pa.da [a] cukup meskipun hanya seadanya; lumayan; (2) v melakukan sesuatu dng secukupnya (tidak berlebih-lebihan)
berpecahan ber.pe.cah.an [v] pecah semua: telur jatuh berhamburan dan ~
bersehadap ber.se.ha.dap [v] berhadapan: mereka berdiri ~ lalu membungkuk memberi hormat
bersyahadat ber.sya.ha.dat [v] mengucapkan syahadat
bertadah ber.ta.dah [v] memakai tadah (alas, lapik)
bertadah tangan ber.ta.dah tangan bertadah amin
bertadarus ber.ta.da.rus [v] melakukan tadarus: hampir di setiap masjid terdengar orang ~
bertukar adat ber.tu.kar adat berganti adat; (2) ki berubah adatnya (tidak sbg biasanya)
berwadahkan ber.wa.dah.kan [v] menggunakan sbg wadah; berada dl wadah: suku-suku bangsa yg tersebar di pulau-pulau antara Sabang dan Merauke semuanya ~ negara kesatuan Republik Indonesia
berwaspada ber.was.pa.da [v] berada dl keadaan waspada: ~ lah kalau menyeberang jalan krn kadang-kadang ada kendaraan yg datang dng tiba-tiba
biadab bi.a.dab [a] (1) belum beradab; belum maju kebudayaannya: bangsa-bangsa -- masih banyak yg suka makan orang; (2) tidak tahu adat (sopan santun); kurang ajar: anak itu -- benar, tidak segan mengucapkan kata-kata kotor di hadapan umum; (3) cak tidak beradab; kejam: pemerkosa anak di bawah umur adalah perbuatan yg --
bidang dada membusungkan dada
buang adat tidak menggunakan adat lagi
buang sepanjang adat mengeluarkan seseorang dr adat krn melawan adat
bulu dada bulu yg tumbuh pd dada laki-laki
cacat badan cacat pd badan (spt bopeng, buta, tuli)
cadang ca.dang , ber.ca.dang v bersedia (akan): adakah engkau ~ mengadakan peraturan baru [n] hadiah perkawinan dr orang tua mempelai laki-laki
cadas ca.das [n Geo] lapisan tanah yg keras; batu yg terjadi dr padatan pasir atau tanah
cak padang pipit padang; Anthus novaeseelandiae malayensis
dada ayam [ki] (bentuk) dada yg membusung
dada bidang dada yg lebar
dada burung dada ayam
dada ruah da.da ru.ah [n] dada yg membusung: tidak setiap wanita mempunyai --
dadaisme da.da.is.me [n Sen] aliran seni lukis dan sastra (muncul sekitar tahun l913 di Swiss) yg menolak segala aliran seni yg telah ada serta menanggalkan nilai tradisional dan memperjuangkan dikembalikannya seni kpd bentuknya yg paling primitif
dadak da.dak, men.da.dak [adv] tanpa diduga (diketahui, diperkirakan) sebelumnya; sekonyong-konyong; tiba-tiba: banyak orang mati ~ krn serangan jantung; kaum gerilya sering mengadakan serangan ~ pd malam hari; ~ sontak sangat tiba-tiba: ia ~ sontak menjadi kaya krn menang lotre
dadap da.dap [n] tumbuhan asli Indonesia, sbg peneduh ladang kopi dan penyubur tanah; Erythrina lithoperna [kl n] perisai yg terbuat dr kulit atau rotan, berbentuk bulat
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
dadap laut dadap ayam
desa swasembada desa yg lebih maju dp desa swakarya dan tidak terikat lagi oleh adat-istiadat yg ketat
dipanggang tiada angus di.pang.gang tiada angus [pb] beberapa kali menempuh bahaya, tetapi selalu selamat
disangka tiada akan mengaram disangka tiada akan me.nga.ram , ombak yg kecil diabaikan [pb] tiada mengindahkan bahaya yg kecil, akhirnya tertimpa bencana besar
gadai gelap gadai (pergadaian) tanpa izin yg berwajib
gadaian ga.dai.an [n] barang yg biasa digadaikan
gadang ga.dang [Mk a] besar [Jk v] ber.ga.dang v berjaga (tidak tidur pd malam hari) [n] ayakan (beras dsb) yg besar; badang
gaya dada [Olr] gaya berenang dng dada mengenai air dan kedua lengan secara bergantian mengayuh ke depan
geladak anjungan geladak yg menutup sisi atas dr (bangunan) anjungan
geladak antara geladak yg terletak di antara geladak atas dan geladak bawah
geladak atas geladak yg paling atas
geladak cuaca geladak yg bersambung atau membentang sepanjang kapal
geladak embarkasi geladak tempat penumpang kapal melakukan embarkasi ke sekoci penolong, atau geladak tempat penumpang kelas naik atau melaporkan diri ke kapal
geladak kompas geladak yg berada di atas anjungan kapal, tempat terpasangnya kompas standar
geladak penumpang geladak kapal untuk menempatkan muatan penumpang
geladak sekat geladak yg merupakan bidang akhir sekat-sekat kedap air
geladak sekoci geladak tempat sekoci penolong digantungkan di sisi kiri kanan kapal
geladak ternak geladak kapal yg digunakan untuk menempatkan muatan ternak
geladak tonase geladak yg diukur untuk mendapatkan tonase kapal, yg pd kapal mempunyai geladak lebih dr satu berada di geladak kedua dr lunas kapal, sedangkan pd kapal lain berada di tempat paling atas
gigi dng lidah adakalanya bergigit juga [pb] suami istri (sanak saudara, sahabat karib, dsb) adakalanya bertengkar juga
gradasi gra.da.si [n] (1) susunan derajat atau tingkat; (2) tingkat dl peralihan suatu keadaan pd keadaan lain; tingkat perubahan: dng cermat ia dapat memerinci pelbagai warna dl ~ warna pd pelangi; (3) Geo penyusutan dan perataan bumi yg disebabkan oleh peristiwa erosi, pengangkutan, dan pengendapan
hadam ha.dam [Lihat {khadam}]
hadang ha.dang [Lihat {adang}]
hadapan ha.dap.an [n] (1) muka; depan: ia menunggu di ~ rumah; jangan membuat malu di ~ orang banyak; (2) yg akan datang: pameran itu diselenggarakan bulan ~; (3) pada (pd alamat surat): ke ~ Ayahanda
hadas ha.das [n] keadaan tidak suci pd diri seorang muslim yg menyebabkan ia tidak boleh salat, tawaf, dsb
hadas besar hadas yg disebabkan oleh bersetubuh (haid dsb), baru dianggap bersih kembali sesudah mandi hadas
hadas kecil hadas yg disebabkan oleh buang air (kentut dsb) dan menyebabkan batal wudu
hadat selepah keseluruhan hukum adat yg berlaku dl masyarakat suku Dayak
haji badal ibadah haji yg amalan hajinya dikerjakan oleh seseorang yg telah melaksanakan haji untuk mewakili orang lain, pahalanya diniatkan untuk orang lain yg dimaksud (yg telah meninggal dunia)
haji wadak ibadah haji terakhir yg dilakukan oleh Nabi Muhammad saw.; haji perpisahan
hakul adam ha.kul adam [n] hak milik perseorangan
haram jadah anak yg lahir di luar perkawinan yg sah; anak yg tidak sah; anak zadah
haram zadah haram jadah
hidup dikandung adat [pb] selama hidup orang harus taat pd adat kebiasaan dl masyarakat
hukum adat hukum yg tidak tertulis (berdasarkan adat)
ibadah iba.dah [n] perbuatan untuk menyatakan bakti kpd Allah, yg didasari ketaatan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya; ibadat
ibadah badaniah [Isl] ibadah yg dilakukan secara fisik, spt salat
ibadah haji [Isl] ibadah wajib yg dikerjakan minimal satu kali dl hidup dng pergi ke Mekah dan Medinah disertai rukun dan syarat yg telah ditetapkan
ibadah puasa [Isl] ibadah wajib setahun sekali selama satu bulan yg dilakukan pd bulan Ramadan
ibadah sunah [Isl] ibadah yg tidak diwajibkan, jika dikerjakan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan tidak berdosa, spt puasa pd hari Senin dan Kamis
ibadah wajib [Isl] ibadah yg diwajibkan, jika dikerjakan mendapat pahala tidak dikerjakan berdosa, spt salat lima waktu, puasa pd bulan Ramadan
ibadat iba.dat [n] (1) ibadah; (2) segala usaha lahir dan batin sesuai dng perintah Tuhan untuk mendapatkan kebahagiaan dan keseimbangan hidup, baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun thd alam semesta; (3) upacara keagamaan
iklim padang rumput tipe iklim yg memungkinkan terjadinya padang rumput, terlalu dingin bagi tumbuhan berpohon, tetapi daerahnya tidak pernah secara tetap tertutup salju atau es; (2) iklim suatu daerah dng suhu rata-rata 50oF dan lebih besar dp 32oF
istiadat is.ti.a.dat [n] adat; kebiasaan
jadah ja.dah lihat haram jadah
jalur degradatif jalur metabolisme yg cenderung ke arah degradasi
jamadat ja.ma.dat [ark n] benda padat yg tidak bernyawa, spt batu, kayu
jantung badak nama tumbuh-tumbuhan, jelutung badak; Ervatamia hirta
jepretan cadangan jep.ret.an cadangan adegan dl film yg diambil sbg sediaan atau cadangan
jika belalang ada seekor [pb] segalanya ada aturannya sendiri
jikalau tidak berada-ada (ada berada [pb] jika tidak ada sebab-sebabnya (sesuatu yg tersembunyi), tentu tidak akan terjadi yg luar biasa
kada ka.da [n Isl] peraturan (Allah); hukum (Allah); ketentuan (Allah): semua menteri pun ikut berduka cita atas -- Allah taala yg menimpa baginda [v] me.nga.da v membayar kewajiban ibadat di luar waktu yg telah ditentukan: ia telah -- puasa Ramadan yg lalu
kadam ka.dam [Ar n ] telapak kaki; duli [Lihat {khadam}] [n] cepu; tempat sirih
kadang ka.dang , ka.dang-ka.dang adv adakalanya; sekali-sekali: tangannya gemetar dan matanya terasa sakit, ~ berkunang-kunang [Mk v] , me.nga.dang v mengeringkan (membuang) air nasi dr periuk (supaya lekas kering) [Jw n] keluarga; sanak saudara (ada pertalian darah): lakon ini dimulai dr kekalahan pasukan Astinapura dl perang besar -- Bharata
kadang kala ka.dang kala adakalanya; sekali-sekali
kadar air [Graf] persentase air yg ada pd pulp, kertas, dan karton, ditetapkan dng cara mengeringkan contoh uji pd suhu antara 100o-105o C; (2) Geo nisbah yg dinyatakan dl persentase antara air dl tanah, batuan (jenuh atau tidak jenuh) dan jumlah volume atau bobot percontoh
kadar disosiasi bagian dr jumlah seluruh molekul yg pecah pd waktu disosiasi
Kadariah Ka.da.ri.ah [n] aliran dl ilmu kalam yg berpandangan bahwa manusia mempunyai kekuasaan mutlak atas segala usaha dan perbuatannya, bukan bergantung pd kodrat dan iradat Allah Swt.
kadas keridas kadas yg gatal sekali
kadaster ka.das.ter [n] badan (pemerintah) pencatat tanah milik yg menentukan letak rumah, luas tanah, serta ukuran batasnya untuk menentukan pajak dsb
kadar ka.dar [n] (1) kuasa; kekuatan: ala -- nya, menurut kuasa (kekuatan) masing-masing; (2) ketentuan Tuhan (takdir): percaya kpd -- dan takdir Tuhan bukan berarti kita tidak perlu lagi bekerja keras untuk mencapai cita-cita; segala kepercayaan akan -- dan takdir terbit dr ajaran tauhid; (3) untung-malang; (4) kodrat; sifat bawaan: menyalahi -- hidupnya [n] (1) ukuran untuk menentukan suatu norma: belum ada -- yg pasti dl hal mengatakan salah atau benarnya bukti itu; (2) isi atau bagian yg tulen (tt emas, perak, dsb): emas ini -- nya 0,800, berarti yg tulen 4/5 nya; (3) nilai, harga, taraf (tingkatan): dl pertemuan antara para ahli itulah, baru ia tahu akan -- dirinya; (4) lebih kurang; kira-kira: jumlah anggotanya -- lima ratus orang; (5) Antr jumlah hasil pengukuran dl persentase mengenai gejala tertentu yg terdapat pd populasi tertentu dl keadaan dan jangka waktu tertentu [Jw] me.nga.dar v tidur di luar rumah (halaman dsb) [ark n] kain tenunan sendiri untuk dipakai sendiri
kadastral ka.das.tral [a] sesuai dng batas-batas tanah yg ditentukan oleh badan pencatat tanah milik: tanah yg dibebaskan untuk proyek jalan lingkar Jakarta langsung dipatok secara --
kaki terdorong badan merasa kaki ter.do.rong badan merasa, lidah ter.do.rong emas padahannya [pb] (1) segala janji harus ditepati; (2) apa yg telah dikatakan harus dilaksanakan; (3) jika berbuat sesuatu harus berani menanggung akibatnya
kalau pandai menggulai badar pun menjadi tenggiri kalau pandai meng.gu.lai badar pun menjadi tenggiri [pb] orang yg pandai meskipun kurang alat syaratnya, dapat juga mengerjakan sesuatu dng baik
kalau tak ada angin [pb] jika tak ada sebab, tidak akan sesuatu terjadi
kalimah syahadat kalimatusyahadat
kalimatusyahadat ka.li.ma.tu.sya.ha.dat [n] pengakuan keislaman yg terdiri atas dua kalimat, yaitu asyhadu anla^ ila^ha illa l-la^h wa asyhadu anna Muhammadar rasu^lulla^h 'tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah'; kalimah syahadat
kata adat ujar-ujar (kata-kata kias, peribahasa, dsb); yg bertalian dng adat
ke sawah berlumpur ke ladang berarang ke sawah ber.lum.pur ke ladang berarang [pb] tiap pekerjaan ada kesukarannya
keadaan peralihan ke.a.da.an peralihan keadaan dl perubahan bentuk yg satu ke bentuk yg lain
keberadaan ke.ber.a.da.an [n] hal berada; kehadiran
kebiadaban ke.bi.a.dab.an [n] sifat (keadaan) biadab
keladan ke.la.dan [n] (1) pohon suku meranti, tingginya mencapai 50 m dng diameter 180 cm, batangnya abu-abu, biasa digunakan sbg bahan bangunan, berdaun tunggal, berbentuk bulat telur dng ujung lancip, dapat tumbuh di kaki pegunungan sampai ketinggian 800 m di atas permukaan laut; Dipterocarpus gracillis; (2) kayu keladan
keladau ke.la.dau [kl] , me.nge.la.dau v menjaga sesuatu agar selamat dan tidak ada gangguan: gembala itu ~ kambingnya
kemenakan di dada kemenakan yg bertalian secara adat
kepadaan ke.pa.da.an [n] hal (keadaan) pada; kecukupan; kelengkapan
kepadaan deskriptif ke.pa.da.an deskriptif [Ling] tingkat kepadaan gramatika atau teori yg berhasil memerinci data dan yg secara psikologis sahih, gramatika yg mencapai kepadaan deskriptif benar-benar mewakili kompetensi bahasawan
kepadaan observasi ke.pa.da.an observasi [Ling] tingkat kepadaan gramatika atau teori yg berhasil menggambarkan fakta secara eksplisit
kepadaan penjelasan ke.pa.da.an penjelasan [Ling] (1) tuntutan agar gramatika yg dipaparkan sesuai dng teori bahasa dan pemerolehan bahasa; (2) tingkat kepadaan gramatika atau teori yg berhasil memberikan pilihan yg masuk akal atas beberapa gramatika yg sama-sama memiliki kepadaan deskriptif
kepadaman ke.pa.dam.an [n] perihal padam; (2) v mengalami sesuatu krn padam
kepadatan ke.pa.dat.an [n] (1) perihal (keadaan) padat; (2) Ikn jumlah ikan atau organisme lainnya dl satuan volume atau luasan tertentu
kepecahan ke.pe.cah.an [n] perihal pecah: sbg seorang peternak, ~ sebutir telur ayam baginya sangat menyedihkan
kerja ladang berladang; bersawah
kesadaran ke.sa.dar.an [n] (1) keinsafan; keadaan mengerti: -- akan harga dirinya timbul krn ia diperlakukan secara tidak adil; (2) hal yg dirasakan atau dialami oleh seseorang
kesutradaraan ke.sut.ra.da.ra.an [n] yg bersangkutan dng pekerjaan sutradara
keswasembadaan ke.swa.sem.ba.da.an [n] perihal yg berhubungan dng swasembada: -- beras di Indonesia perlu dipertahankan
ketiadaan ke.ti.a.da.an [n] (1) perihal tidak adanya ...; kekurangan: ~ vitamin dl makanan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit; (2) kepicikan (uang); (3) hal tidak ada apa-apa
kewaspadaan ke.was.pa.da.an [n] keadaan (hal) waspada; kesiapsiagaan
kotoran padat ko.tor.an padat [Tern] bagian padat dr kotoran ternak
kuat ikan krn radai (kuat burung krn sayap [pb] tiap-tiap orang ada kekuatannya (kelebihannya) sendiri
kue dadar kue yg menyerupai telur dadar
kuliah Ramadan ceramah agama yg diberikan pd bulan Ramadan
kulit badak kulit yg tebal sekali menyerupai kulit badak; (2) ki tidak berperasaan; tidak tahu malu
kurang adab kurang sopan; tidak tahu adat
lada burung lada jawa
lada hitam rempah-rempah jenis lada berwarna hitam; Piper nigrum
lada putih tumbuhan merambat, termasuk suku Piperaceae, buahnya berwarna merah, bijinya pedas, dikeringkan untuk bumbu masakan; -- sulah lada putih, Piper retrofractum
ladang ternak [Tern] usaha produksi ternak (biasanya termasuk binatang pemamah biak) yg mengandalkan padang penggembalaan sbg sumber bahan makanan hijauan, pd umumnya meliputi areal penggembalaan yg sangat luas dan lengkap dng kandang, pagar, tandon air, dan prasarana
ladang tinggal ladang yg tidak diusahakan lagi
lain ladang lain belalang [pb] tiap-tiap negeri atau bangsa berlainan adat kebiasaannya [pb] tiap-tiap negeri ada adat istiadatnya sendiri
lain padang lain belalang [pb] tiap-tiap negeri berlainan aturan dan adatnya
lampu geladak [Lay] lampu untuk penerangan geladak sekoci pd waktu malam hari ketika kapal dl keadaan darurat
lunas dada bagian badan hewan yg di dalamnya terdapat tulang dada
mada ma.da ? madar
madang ma.dang [a] tidak patuh thd adat (Dayak-Matan)
madani ma.da.ni [a] (1) berhubungan dng hak-hak sipil; (2) berhubungan dng perkotaan; (3) menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yg ditopang oleh penguasaan iman, ilmu, dan teknologi yg berperadaban
main cadangan pemain yg dicadangkan (dipersiapkan) untuk menggantikan pemain lain
manis manis gula ada pasir di dalamnya (manis-manis gula berpasir jua [pb] bujuk rayu yg lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yg keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri
manjapada man.ja.pa.da [kl n] dunia; marcapada
masyarakat madani masyarakat kota; (2) masyarakat yg menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yg ditopang oleh penguasaan iman, ilmu, dan teknologi yg berperadaban
meladai me.la.dai [v] membubuhi lada (pd sayur dsb)
melambungkan dada me.lam.bung.kan dada [ki ] congkak; sombong
melapangkan dada me.la.pang.kan dada melegakan perasaan dan pikiran; menjadikan senang
melembungkan dada me.lem.bung.kan dada [ki] menggembungkan (membusungkan) dada; sombong
meletak badan me.le.tak badan merebahkan badan untuk beristirahat
memada-madai me.ma.da-ma.dai [v] melakukan sesuatu dng sekadar cukup saja (tidak berlebih-lebihan)
memadami me.ma.dami [v] memadamkan
memadat me.ma.dat [v] menjejal (menginjak-injak dsb) supaya padat: ~ kasur, ~ kuburan
memadat kasur me.ma.dat kasur mengisi kasur hingga padat
memadati me.ma.dati [v] memenuhi hingga padat; merapati: manusia ~ jalan-jalan yg akan dilalui sang juara
memadatkan me.ma.dat.kan [v] (1) menjadikan padat; menjejal (mengisi, memasukkan) sebanyak-banyaknya; (2) merapatkan sekali (tt penduduk)
memasang badan me.ma.sang badan mengalami hukuman di penjara
membadai mem.ba.dai [v] (1) bertiup kencang (tt angin): angin -- semalaman; (2) bagaikan badai; menghebat: serangan yg -- telah mengobrak-abrik pertahanan lawan; (3) kl terbang tinggi: -- burung atas langit, merendah diharap jangan
membawa adat mem.ba.wa adat haid
membiadabi mem.bi.a.dabi [v] melakukan tindakan biadab (kejam) thd
memperadabkan mem.per.a.dab.kan [v] mengusahakan supaya beradab; meningkatkan taraf hidup; membudayakan: Pemerintah berusaha ~ suku-suku bangsa terasing
memperhadapkan mem.per.ha.dap.kan [v] (1) mempertemukan berhadapan: hakim akan ~ kedua orang yg bersengketa itu; (2) mengemukakan; membawa (mengajukan) ke muka: ketua sidang ~ keputusan yg telah diambil kpd hadirin
memperladang mem.per.la.dang [v] membuka (mengusahakan) tanah menjadi ladang
memperladangi mem.per.la.dangi [v] memperladang
memperladangkan mem.per.la.dang.kan [v] memperladang
mempertiadakan mem.per.ti.a.da.kan [v] meniadakan
menadahkan me.na.dah.kan [v] memakai sesuatu untuk menadah; menampungkan
menarik pangkur ke dada me.na.rik pangkur ke dada insaf akan dirinya; (2) merasa tersinggung
mencabik baju di dada men.ca.bik baju di dada [pb] membuka rahasia kaum keluarga sendiri
mendabik dada men.da.bik dada menepuk dada (tanda berani, angkuh, dsb)
mendada men.da.da [v] (1) menangkis atau menahan dng dada; (2) menyambut atau melawan serangan
mendapat badai tertimbakan mendapat badai ter.tim.ba.kan [pb] mendapat untung yg tidak disangka-sangka
menebah dada me.ne.bah dada menampar-nampar dada (krn marah, mendongkol, sedih)
menebeng dada me.ne.beng dada [kl] memampangkan dada
meneladani me.ne.la.dani [v] (1) memberi teladan: guru hendaklah ~ murid-muridnya; (2) mengambil teladan: ibu itu berharap agar putri-putrinya akan dapat ~ R.A. Kartini
menengadah me.ne.nga.dah [v] melihat-lihat ke atas; menghadapkan muka ke atas; mengangkat kepala (tidak menunduk): ia pun ~ sambil membaca doa; pd waktu gerhana bulan banyak orang ~ memperlihatkan lenyapnya bulan krn tertutup bayang-bayang bumi
menengadah ke langit hijau me.ne.nga.dah ke langit hijau [pb] tidak ada harapan akan mendapat pertolongan
menepuk dada me.ne.puk dada [ki] menyatakan berani atau menantang: anak itu sombong dan suka ~
mengadakan meng.a.da.kan [v] (1) menjadikan; menciptakan: Tuhan ~ langit dan bumi; (2) menyebabkan ada; menyediakan (uang, perlengkapan, tempat); mendirikan (perkumpulan): dng uang dia dapat ~ segala yg belum ada; (3) menimbulkan; mendatangkan: ~ perselisihan; (4) menyelenggarakan (pesta, pertunjukan); (5) melakukan (tindakan, perubahan): pesawat tempur musuh ~ serangan udara; Pemerintah ~ perubahan undang-undang
mengadang-adangi meng.a.dang-a.dangi [v] mengadangi
mengadatkan meng.a.dat.kan [v] menjadikan adat; membiasakan: mereka telah ~ hal itu
mengambil teladan meng.am.bil teladan mengambil ibarat
mengelus dada meng.e.lus dada [ki] menahan perasaan (kesal hati, marah) dng mengelus-elus (mengusap-usap dada)
menggada meng.ga.da [v] memukul dng gada
menggenggam tiada tiris meng.geng.gam tiada tiris [pb] sangat menghemat
menghadapi meng.ha.dapi [v] (1) duduk dsb berhadapan dng: anak itu sedang asyik ~ mainannya; (2) bertemu muka dng; berjumpa dng: bagaimana perasaanmu ketika ~ mantan istrimu; (3) menjumpai; mengalami (bahaya, musibah, kesulitan, dsb): tahun ini kita tidak ~ kesulitan air; (4) menjelang (menyongsong): para petani sudah bersiap-siap ~ panen; (5) melawan; bertanding dng: minggu depan kesebelasan A ~ kesebelasan B; di kampung ini belum ada yg berani ~ jago silat itu; (6) menyambut: mereka sudah siap ~ Lebaran
menghadapkan meng.ha.dap.kan [v] (1) mengarahkan ke: pewara ~ corong pengeras suara kpd hadirin; (2) membawa menghadap: jaksa ~ beberapa orang sbg saksi; (3) mempertandingkan; memperlawankan: promotor sudah berusaha ~ kedua petinju itu
mengisi adat meng.i.si adat melakukan segala sesuatu yg diharuskan oleh adat
mengistiadatkan meng.is.ti.a.dat.kan [v] mengadatkan; membiasakan; mela-zimkan
mengurut dada meng.u.rut dada mengusap dadanya krn merasa kecewa, sedih, susah, terharu, dsb: kaum kerabat terpaksa hanya ~ dada
mengusap dada meng.u.sap dada mengurut dada (menyatakan kecewa, susah, dsb)
meniada me.ni.a.da [v] (1) menjadi tidak ada; (2) ingkar (menjawab "tidak"); enggan menurut
meniadakan me.ni.a.da.kan [v] (1) memandang (menyatakan dsb) tidak ada; mengingkari; memungkiri: menentang ajaran agama samalah spt ~ kebenaran; (2) menghapuskan; menghilangkan; mencabut peraturan dsb: kita harus selalu berusaha ~ pikiran yg negatif dl hidup kita; untuk sementara mereka akan ~ acara iklan; (3) menyatakan tidak sah (tidak berlaku); membatalkan: Kantor Agraria telah ~ hak atas tanah bekas perkebunan itu; (4) mengabaikan; menghinakan: kita tidak boleh ~ kekuatan lawan
menjengkal dada men.jeng.kal dada [ki] mengabaikan keberanian orang
menyadarkan me.nya.dar.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) sadar; menginsafkan; mengingatkan: Pemerintah harus selalu -- penduduknya untuk melaksanakan program keluarga berencana; (2) menjadikan (menyebabkan) ingat kembali (siuman, bantun): dokter berusaha -- orang yg pingsan itu
menyasar mendadak me.nya.sar mendadak sasaran yg muncul dng tiba-tiba di medan pertempuran sehingga tembakan thd sasaran tsb tidak dapat dipersiapkan sebelumnya
meraih pekung ke dada me.ra.ih pekung ke dada [pb] sengaja mencari malu atau bencana
merajut badan me.ra.jut badan [ki] menyusahkan diri
mercapada mer.ca.pa.da [Lihat {marcapada}]
mercupada mer.cu.pa.da [Lihat {marcapada}]
meregang badan me.re.gang badan bergerak-gerak badannya spt orang yg akan meninggal
meteorologi radar meteorologi tt penjalaran gelombang radar di dl atmosfer dan kegunaan peralatan radar dl meteorologi
mewadahi me.wa.dahi [v] menampung dl suatu wadah: organisasi itu ~ aspirasi pemuda
mewaspadai me.was.pa.dai [v] berlaku waspada thd; memperhatikan dng waspada: bantuan asing itu patut diwaspadai
mewaspadakan me.was.pa.da.kan [v] membuat supaya waspada; menjadikan siap siaga: ~ pasukan itu menyebabkan musuh ragu-ragu untuk menyerang
minyak badam minyak yg dibuat dr buah badam
muat geladak segala muatan yg diletakkan di atas geladak kapal
mudah juga pd yg ada [pb] pd orang kaya adat apa pun juga mudah diisinya sedangkan pd yg miskin segalanya susah
nada na.da [n] (1) tinggi rendahnya bunyi (dl lagu, musik, dsb): peserta bernomor undian dua akan menyanyikan lagu wajib dng -- dasar A; (2) ki ungkapan keadaan jiwa atau suasana hati; makna yg tersembunyi dl ucapan dsb; sikap: ia berkata dng -- mengejek; pernyataan yg -- nya keras
nada dasar nada pertama dl suatu tangga nada
nada-nadanya na.da-na.da.nya [n] keadaan berdasarkan perilaku (ucapan, dsb); keadaan (tanda-tanda) yg dapat dilihat; tampaknya (dng melihat gejala luarnya); gelagatnya: ~ kurang baik, dp ribut lebih baik kita mengalah saja
pada pa.da [p] (1) kata depan yg dipakai untuk menunjukkan posisi di atas atau di dl hubungan dng, searti dng di (dipakai di depan kata benda, kata ganti orang, keterangan waktu) atau ke: -- dasarnya; ada -- nya (ku, mu); -- keesokan harinya; (2) menurut ...: -- sangkanya [a] (1) cukup (tidak kurang, tetapi tidak lebih); lumayan: asal ada, kecil pun --; sekian itu belum -- juga; (2) puas: belum -- hatinya [adv cak] sama-sama (untuk menyatakan bahwa yg melakukan banyak): mereka belum -- datang [n Ling] (1) satuan pola tekanan yg dipakai untuk mengukur struktur persajakan; (2) satuan fonologis yg terjadi dr sekelompok suku kata bertekanan dan/atau tidak bertekanan
padahal pa.da.hal [p] kata sambung untuk menunjukkan pertentangan antara bagian-bagian yg dirangkaikan; menurut halnya; sedangkan: ia pura-pura berani, -- badannya gemetar
padahan pa.dah.an [n] (1) padah; (2) Mk akibat (yg kurang baik dr suatu perbuatan); timbalan; imbangan: perbuatan hamba ini, nyawa hambalah ~ nya
padan pa.dan [n] banding; imbangan: ia menang dng mudah atas lawan yg bukan -- nya; (2) a cocok; sesuai; patut benar: ia bertubuh kekar dan atletis, -- lah menjadi seorang petinju [n] (1) sempadan; batas; (2) garis (titik dsb) yg menjadi batas atau tempat melemparkan batu (kelereng dsb) pd permainan lempar-lemparan [Mk n] janji: mengecoh -- , tidak menepati janji [Jk a] curang (terutama dl permainan)
padan kata padanan kata
padanan pa.dan.an [n] (1) keadaan seimbang (sebanding, senilai, seharga, sederajat, sepadan, searti): dl terjemahan yg dicari bukanlah bentuk yg sama, melainkan ~ maknanya; (2) Ling kata atau frasa dl sebuah bahasa yg memiliki kesejajaran makna dng kata atau frasa dl bahasa lain, msl maison dl bahasa Prancis padanannya rumah dl bahasa Indonesia; ekuivalen
padang gembala temporer padang penggembalaan yg digunakan untuk jangka waktu satu tahun atau kurang dng tujuan menyediakan hijauan makanan pd saat kritis
padang golf padang rumput tempat bermain golf
padang gurun padang belantara
padang mahsyar [Isl] padang yg kelak menjadi tempat orang yg telah mati dibangkitkan kembali dan berkumpul pd hari kiamat
padang ragut padang yg ditumbuhi rumput (tempat ternak merumput)
padang rumput tundra padang rumput yg hanya terdapat di daerah yg beriklim sangat dingin
padang tekukur padang belantara
padang tembak padang untuk latihan menembak
padang tiah padang belantara
padangperburuan padang yg banyak dihuni binatang; tempat berburu
padas pa.das [Jw n] lapisan tanah yg keras (batu yg terjadi dr pasir atau tanah); cadas
padasan pa.das.an [n] tempayan yg diberi lubang pancuran (tempat air wudu)
padat penebaran jumlah ikan yg dapat ditebar per satuan luas (atau volume air) kolam atau wadah pemeliharaan ikan lainnya
padatan pa.dat.an [n] (1) hasil memadatkan; (2) Sas cerita yg disarikan atau dipendekkan dng membuang bagian tertentu
padi ladang tanaman padi yg ditanam di ladang tanpa digenangi air spt di sawah
padu padan memadukan dan memadankan warna pakaian dsb supaya tampak serasi
pagar adat ketentuan (peraturan) adat; hukum adat; adat istiadat
pajak badan pajak yg dikenakan kpd badan usaha (perusahaan, bank, dsb)
pajak gadai hak untuk mengadakan pegadaian (dng membayar pajak kpd negara); (2) pegadaian; rumah gadai
pakaian adat pa.kai.an adat pakaian resmi khas daerah
pegadai pe.ga.dai [n] orang yg bergadai
pegadaian pe.ga.dai.an [n] tempat bergadai; rumah gadai
peladang pe.la.dang [n] orang yg mengusahakan ladang; petani ladang
peladangan pe.la.dang.an [n] (1) petani yg hidup dr bercocok tanam dng cara berpindah-pindah dr satu ladang ke ladang yg baru sbg mata pencaharian hidupnya; (2) sistem bercocok tanam berpindah-pindah dr satu bidang tanah (ladang) ke bidang tanah yg lain, biasanya dibuka dng menebang dan membakar sebagian hutan
pelat sisi geladak [Kap] jalur pelat geladak yg terletak di sepanjang tepi luar geladak
pemadah pe.ma.dah [n] orang yg membuat atau mengucapkan madah
pemadam pe.ma.dam [n] (1) alat untuk memadamkan (api dsb): ~ api; (2) orang (pasukan) yg bertugas memadamkan (kebakaran dsb): ~ kebakaran
pemadam api pe.ma.dam api alat untuk memadamkan api; (2) orang yg memadamkan api
pemadam kebakaran pe.ma.dam kebakaran pasukan yg bertugas memadamkan kebakaran
pemadaman pe.ma.dam.an [n] proses, cara, perbuatan memadamkan: ~ api di kawasan yg terbakar itu berlangsung selama lima jam
pemadan pe.ma.dan [n] sesuatu untuk memadankan
pemadat pe.ma.dat [n] orang yg suka atau biasa mengisap madat [n] alat untuk memadatkan
pemadatan pe.ma.dat.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memakai madat; (2) cak perihal melakukan atau berbuat sesuatu yg kurang baik [n] proses, cara, perbuatan memadatkan: ~ jalan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum
penadah pe.na.dah [n] (1) yg dipakai untuk menadah atau menampung; (2) Olr pemain yg menadah bola (dl permainan kasti); (3) orang yg menerima atau memperjualbelikan barang-barang curian; tukang tadah
pencadang pen.ca.dang [n] orang yg mencadangkan; pengusul
pencadangan pen.ca.dang.an [n] proses, cara, perbuatan mencadangkan
pendadah pen.da.dah [n] (1) peti tempat menyimpan dadah; (2) orang yg mempunyai ketergantungan pd obat atau bahan narkotik spt ganja, heroin
pendadakan pen.da.dak.an [n] proses, cara, perbuatan melakukan sesuatu dng mendadak
pengada peng.a.da [n] yg mengadakan atau menyediakan sesuatu
pengadaan peng.a.da.an [n] proses, cara, perbuatan mengadakan, menyediakan, dsb: panitia mempersiapkan ~ umbul-umbul menjelang perayaan HUT Jakarta secara gotong-royong dng masyarakat
pengadang peng.a.dang [n] (1) orang yg menghalangi (merintangi); (2) penghalang (di jalan dsb); perintang; (3) penahan; adang-adang
pengadangan peng.a.dang.an [n] (1) tempat untuk mengadang; (2) proses, cara, perbuatan mengadang; (3) serangan mendadak (di tengah perjalanan)
pengadaptasian peng.a.dap.ta.si.an [n] proses, cara, perbuatan mengadaptasi(kan)
penggada peng.ga.da [n] (1) orang yg memukul dng gada; (2) alat untuk memukul
penggadai peng.ga.dai [n] orang yg menggadai: para ~ itu makin menjerat petani
penggadaian peng.ga.dai.an [n] proses, cara, perbuatan menggadai(kan)
penghadapan peng.ha.dap.an [n] balai tempat menghadap raja
pengukur kadar air peng.u.kur kadar air alat yg digunakan untuk mengukur kadar air suatu bahan atau suatu hasil pertanian
peniadaan pe.ni.a.da.an [n] proses, cara, perbuatan meniadakan; pengingkaran; penghapusan; pembatalan; pengabaian dsb
penongkat penghulu adat pe.nong.kat penghulu adat pembantu penghulu sbg pengganti kemudian
penyadap pe.nya.dap [n] (1) orang yg menyadap; (2) alat untuk menyadap; perekam: agen federasi itu memasang alat -- di kantornya
penyadapan pe.nya.dap.an [n] proses, cara, perbuatan menyadap: -- karet dilakukan oleh buruh pabrik perkebunan karet
penyadaran pe.nya.dar.an [n] proses, cara, perbuatan menyadarkan: usaha -- pasien yg gegar otak itu memerlukan waktu yg agak lama
penyutradaraan pe.nyut.ra.da.ra.an [n] proses, cara, perbuatan menyutradarai: dl bidang -- dan produksi film, ia telah cukup berpengalaman
peradangan pe.ra.dang.an [n] proses menjadi radang; proses meradang; reaksi jaringan tubuh thd penyakit (cedera) yg ditandai oleh suhu badan naik (bengkak )
peribadahan per.i.ba.dah.an [n] hal (cara dsb) beribadah
peribadatan per.i.ba.dat.an [n] (1) hal (cara dsb) beribadat; (2) tempat beribadat
perladangan per.la.dang.an [n] (1) tempat orang berladang: ia dilahirkan dan dibesarkan di ~ bapaknya; (2) perihal tanam-menanam di ladang: urusan perkebunan dan ~
persada per.sa.da [kl n] (1) lantai yg lebih tinggi atau bertangga, tempat duduk orang besar (raja dsb): (2) taman tempat bersenang-senang; pancapersada; (3) tempat (gedung, istana, dsb)
perwira geladak perwira yg membantu nakhoda dl navigasi pd waktu kapal berlayar dan mengurus bongkar muat semasa kapal berada di pelabuhan
pidada pi.da.da [Lihat {pedada}]
pidana badan pidana yg dikenakan thd tubuh atau anggota badan seseorang yg melanggar hukum (spt pemotongan anggota badan, pencambukan, atau cap bakar)
piringan padat pi.ring.an padat piringan optik plastik yg kecil, biasanya memuat rekaman musik atau data komputer
pisau sadap pisau untuk menyadap karet dsb
prada pra.da [Lihat {perada}]
pulang kepada jatuh kpd: kalau ada suatu hal, -- kpd saya, saya yg menanggung; sekalian itu -- kpd soal yg satu itu, berpokok pd soal yg satu itu
pulang kepadamu terserah kepadamu
radang ambing [Tern] peradangan pd ambing, umumnya disebabkan oleh kuman; mastitis; radang susu; -- busuk bergas Tern koreng pd kaki, baik di luar maupun di bawah kulit yg disebabkan oleh kuman Clostridium
radang otak penyakit radang pd otak
radang susu radang ambing
radang tenggorok penyakit radang pd tenggorok, ditandai warna merah dan rasa gatal pd tenggorok, kadang-kadang disertai rasa demam
radang teracak [Tern] radang pd telapak kaki sapi atau domba yg ditandai dng pincang, panas, dan bengkak di atas kuku, serta terdapat nanah di bawah kuku
radar ra.dar n alat (yg memakai gelombang radio) untuk mendeteksi jarak, kecepatan, dan arah benda yg bergerak atau benda yg diam (biasanya dipakai dl penerbangan dan pelayaran); -- bistatis Tek radar yg mempunyai alat pemancar sinyal terpisah dr alat penangkap sinyal: sistem penghindar deteksi memiliki pendekatan lain, yaitu -- bistatis
radas penyulingan [Kim] rekaan untuk penyuling, pd umumnya wadah tertutup yg dihubungkan melalui kondensor dng penerima
rangka dada tulang-tulang di sekeliling rongga dada
raut badan bentuk (sikap) badan
redam padam padam sama sekali; (2) rusak sekali
riadah ri.a.dah [Lihat {riadat}]
rongga dada ruang dada
rumah adat rumah tempat diselenggarakan upacara adat istiadat; balairung
rumah gadai kantor tempat menggadaikan barang-barang
rumah ibadat bangunan tempat beribadat (masjid, gereja, kuil, dsb)
saadat sa.a.dat [Lihat {saadah}]
sadang sa.dang, sadang sading [n] tirai atau tabir pelaminan
sadapan sa.dap.an [n] (1) hasil menyadap; (2) pohon kelapa, enau, dsb yg disadap; (3) tempat untuk menampung air nira dsb hasil menyadap
sadar sa.dar [a] insaf; merasa; tahu dan mengerti: kita harus -- bahwa hidup ini penuh perjuangan; (2) v ingat kembali (dr pingsan dsb); siuman: orang yg pingsan tadi kini sudah --; (3) v bangun (dr tidur): tengah malam dia -- dr tidurnya krn bermimpi buruk [Ar n] (1) dada; bagian depan; (2) permulaan; pendahuluan
sadar diri kesadaran seseorang atas keadaan dirinya sendiri
sadar etnis [Antr] kesadaran seseorang bahwa kebudayaan suku bangsanya berbeda dng kebudayaan suku bangsa lain
sadar hukum kesadaran untuk menegakkan hukum di dl kehidupan bermasyarakat kesadaran seseorang akan nilai-nilai yg terdapat dl diri manusia mengenai hukum yg ada; (2) kesadaran seseorang akan pengetahuan bahwa suatu perilaku tertentu diatur oleh hukum
sadar kelamin kesadaran seseorang akan jenis kelaminnya
sadar kelas kesadaran seseorang akan kedudukannya dl susunan tinggi-rendah di dl masyarakat
sadar lingkungan kesadaran untuk mengarahkan sikap dan pengertian masyarakat thd pentingnya lingkungan yg bersih, sehat, dsb pengertian yg mendalam pd orang seorang atau sekelompok orang yg terwujud dl pemikiran, sikap, dan tingkah laku yg mendukung pengembangan lingkungan
sadar politik kesadaran dan pengetahuan orang mengenai kekuatan politik dl masyarakat
sadar ras kesadaran seseorang bahwa rasnya berbeda dng ras orang lain, biasanya dl arti bahwa sifat rasnya lebih unggul dp sifat ras orang lain
sadar seks kesadaran kelamin
sadar sosial kesadaran seseorang secara penuh akan hak dan kewajibannya sbg anggota masyarakat
sadar wisata kesadaran untuk mematangkan serta mengarahkan sikap dan pengertian masyarakat yg positif thd perkembangan kepariwisataan
sahadat sa.ha.dat [Lihat {syahadat}]
salada sa.la.da [Lihat {selada}]
salah adat melanggar adat; menyimpang dr biasanya: hubungan yg terlalu bebas pastilah akan dianggap -- adat
sama ada sa.ma ada [Mal p] apakah; ataukah: ia tak tahu -- anaknya datang atau tidak
sawah berpematang (berpiring) ladang berbintalak [pb] segala sesuatu ada batasnya
sawah tadah hujan sawah yg mendapat air dr air hujan; sawah tadahan
sawah tadahan sawah tadah hujan
seadanya se.a.da.nya [adv] apa adanya; apa yg ada saja: silakan makan ~
sebuah lesung ada seekor ayam jantannya (atau pemimpinnya) [pb] tiap-tiap kaum ada seorang penghulunya atau seorang cerdik pandainya yg akan melindungi kaum itu dr kejahatan orang lain
sekadar se.ka.dar [adv] (1) sesuai atau seimbang dng; menurut keadaan (kemungkinan, keperluan, dsb); sepadan (dng): ia berbicara ~ perlu dan pentingnya; (2) hanya untuk: ~ memperoleh ketepatan ejaan; semua itu ~ olok-olok; (3) seperlunya; seadanya: hal itu akan kuceritakan ~ nya lihat 1kadar
sekat rongga badan sekat yg membatasi rongga dada dan rongga perut; diafragma
selada se.la.da [n] (1) sayuran berwarna hijau yg biasa dimakan sbg lalap atau digunakan dl hidangan selada; Lactuca sativa; (2) hidangan yg dibuat dr daun selada dng mentimun, tomat, dsb, disiram dng mayones dsb
seladang se.la.dang [n] lembu hutan; banteng; Bos gaurus [a] (1) rata dan satu lantai (tt beberapa rumah yg berdampingan); (2) sama besar (tebalnya), spt betis yg sama besar (tidak berperut): paha kedua belahnya bertemu dan betisnya -- , tiada berperut
selama hayat dikandung badan selama hayat di.kan.dung badan [pb] selama masih hidup
selaput dada [Anat] selaput yg melapisi seluruh rongga dada dan paru-paru
selawat badar selawat yg dibacakan untuk mengiringi keberangkatan Nabi Muhammad saw. ke peperangan Badar; (2) selawat puji-pujian kpd Nabi Muhammad saw.; -- dulang Mk pembacaan selawat dng berirama dan diiringi pukulan dulang (ketika peringatan Maulid Nabi Muhammad saw): -- dulang adalah sastra lisan Minangkabau yg masih bertahan
selembada se.lem.ba.da [Lihat {selempada}]
sentada sen.ta.da [n] (1) pohon, spt pohon cemara, tumbuh di tepi laut, kayunya baik dan kuat untuk perahu dan rumah; Podocarpus neriifolia; (2) kayu sentada [n] jenis semut dan ketam: semut -- , ketam --
sepada se.pa.da [cak kp] siapa ada (di rumah); kata salam pertama apabila mendatangi (bertamu ke) rumah seseorang
serbaada ser.ba.a.da [a] segala-galanya ada
silap mata pecah kepala [pb] kalau kurang waspada dl suatu pekerjaanya akhirnya akan binasa [pb] kalau kurang penjagaan dl suatu pekerjaan yg berbahaya, binasalah akhirnya
spt menepung tiada berberas spt me.ne.pung tiada berberas [pb] banyak cakap, tidak berisi
spt orang mati jika tiada orang mengangkat bila akan bergerak [pb] seseorang yg daif yg tidak mempunyai daya upaya, jika tiada orang menolongnya niscaya akan semakin susah
stasiun pengamatan badai guntur stasiun meteorologi tambahan yg mengamati hasil-hasil yg berhubungan dng badai guntur, pengamatan ini biasanya dilakukan secara sukarela oleh pengamat sukarela
sudah terantuk baru tengadah sudah ter.an.tuk baru tengadah [pb] sesudah merugi (menderita kecelakaan) baru sadar
sujadah su.ja.dah [Lihat {sajadah}]
sungu badak cula badak
surat gadai surat tanda meminjam uang dng menggadaikan barang
suul adab su.ul adab [Ar a] perangai yg buruk: membicarakan kejelekan orang lain termasuk --
syahadat sya.ha.dat [n] (1) persaksian; (2) Isl persaksian dan pengakuan (ikrar) yg benar, diikrarkan dng lisan dan dibenarkan dng hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah
syahadatain sya.ha.da.ta.in [n] dua kalimat syahadat
tabung madat pipa untuk mengisap madat (candu); pengudut
tabungan pradana ta.bung.an pradana tabungan dl jumlah tertentu yg disediakan pd awal kegiatan (pembelian dsb) yg memerlukan biaya besar; dana permulaan
tadahan ta.dah.an [n] hasil atau pendapatan menadah
tahu adat sopan; beradab
tahu di kadar diri mengerti keadaan dirinya, kedudukannya, dsb
tak ada beras yg akan ditanak [pb] tidak ada kelebihan yg pantas dikemukakan
tak ada gading yg tak retak [pb] tidak ada sesuatu yg tidak ada cacatnya
tak ada guruh bagi orang pekak [pb] bagi orang yg sangat bodoh pidato yg bagus dan dalam isinya tidak ada faedahnya
tak ada kusut yg tak selesai [pb] tidak ada perselisihan yg tidak dapat didamaikan
tak ada laut yg tak berombak [pb] setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya
tak ada padi yg bernas setangkai [pb] tidak ada satu pun yg sempurna
tak ada pendekar yg tak bulus tak ada pen.de.kar yg tak bulus [pb] tidak ada orang yg tidak pernah membuat kesalahan
tanah adat tanah milik yg diatur menurut hukum adat
tangga nada peraturan nada yg menaik-naik bunyinya; tingkatan bunyi nyanyi dsb
tauladan tau.la.dan [Lihat {teladan}]
tawaf wada [Isl] tawaf yg dilakukan setelah selesai melaksanakan ibadah haji dan sebelum meninggalkan kota Mekah
tekanan nada te.kan.an nada penonjolan salah satu bagian ujaran yg timbul oleh perbedaan nada dr sekelilingnya
tembadau tem.ba.dau [n] jenis tanaman lembu hutan; seladang, Bos sondaicus
tempat tukang ladam tempat yg digunakan oleh tukang ladam untuk membuat dan menjual ladam
tepermanai (tiada permana ) te.per.ma.nai (tiada per.ma.na ) [a] (1) tiada terbilang (banyak sekali); (2) tiada ternilai (berharga sekali dsb)
tepuk dada tamparan pd dada
terada te.ra.da [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan tahan rayap; Sloetia elongata; (2) pohon yg kayunya kuat, digunakan untuk mebel dan tiang perahu; Diadilum indum; (3) kayu terada
teradat ter.a.dat [v] sudah menjadi adat kebiasaan; sudah mendarah daging
tercacak spt lembing tergadai ter.ca.cak spt lembing tergadai [pb] tertegak dan terdiam tercengang-cengang
tergadai ter.ga.dai [v] sudah digadai: sebagian besar sawahnya ~
terhadap ter.ha.dap [p] kata depan untuk menandai arah; kepada; lawan: ia segan ~ ayahku; tindakan ~ musuh sangat kejam
terkadang ter.ka.dang [adv] kadang-kadang
terkadang-kadang ter.ka.dang-ka.dang [adv] terkadang
terpada ter.pa.da [v] ada yg menyamai; tersamai: gempa bumi itu tiada ~ (sangat dahsyat)
terpecah-pecah ter.pe.cah-pe.cah [v] terpisah-pisah; tercerai-berai; terpecah belah
tersadai ter.sa.dai [v] (1) terbaring dng kaki terlunjur; (2) terletak di tempat yg agak tinggi (tt perahu): banyak perahu -- di pantai; (3) lama tidak laku (tt barang-barang jualan): krn mahal, banyak dagangannya yg -; (4) ki tidak ada yg meminang (tt gadis): krn angkuhnya, gadis itu -- sampai tua
tersadar ter.sa.dar [v] sudah sadar (dr); terjaga; terbangun: saya -- dr tidur krn adanya teriak orang di luar rumah
terwadahi ter.wa.dahi [v] tertampung (dl wadah): masalah kebahasaan lainnya harus sudah mulai ~ dl ketentuan Politik Bahasa Nasional
tiada ti.a.da [v] (1) tak ada; tidak ada: pengabdian yg -- hentinya; -- seorang pun yg dapat membantunya; (2) tidak: nasionalisme yg -- tergoyahkan; dng -- berkata sepatah pun ia pergi
tiada kubang yg tiada berkodok tiada ku.bang yg tiada berkodok [pb] tidak ada negeri yg tidak ada keburukannya
tiada raja menolak sembah [pb] tidak ada orang yg tidak suka dihormati
tiada rotan akar pun berguna (jadi) [pb] kalau tidak ada yg baik, yg kurang baik pun boleh juga (meskipun kurang baik dapat dipakai juga)
tiada terempang peluru oleh lalang tiada ter.em.pang peluru oleh lalang [pb] kehendak orang yg berkuasa tidak tertahan oleh orang yg lemah
tidak ada orang menggaruk ke luar badan tidak ada orang meng.ga.ruk ke luar badan [pb] biasanya orang berpihak kpd kaum keluarganya (golongannya) apabila ada perselisihan
tingkalak menghadap mudik [pb] segala sesuatu menurut adatnya (sifatnya, kelazimannya)
titinada ti.ti.na.da [n] (1) Mus not; (2) Ling keseluruhan tinggi rendah nada yg dimungkinkan dl suatu bahasa
tokoh keteladanan pemimpin yg baik yg dapat dijadikan contoh dan dapat diteladani sifat-sifat baiknya
tupai-tupai geladak [Kap] peranti yg biasanya terbuat dr baja cor yg dipasang di atas geladak tongkang atau kapal-kapal pelabuhan dan digunakan terutama untuk pengikatan tali tambat
untung ada tuah tiada [pb] ada kekayaan, tetapi tidak bahagia hidupnya; murah rezekinya, tetapi selalu habis saja
upacara adat upacara yg berhubungan dng adat suatu masyarakat
waadah wa.a.dah [Lihat {waadat}]
wadam wa.dam [n akr] hawa dan adam; orang banci: dua ratus gelandangan dan -- dijaring pd malam itu
wadar wa.dar [Lihat {badar}]
wadas wa.das [Lihat {cadas}]
yg dikejar tiada dapat yg dikejar tiada dapat, yg di.kan.dung berceceran [pb] yg sudah ada binasa dan habis, yg dicari tiada dapat
zuadah zu.a.dah [Lihat {juadah}]
abrakadabra ab.ra.ka.dab.ra [n] ucapan pemain sulap dl pertunjukan sulap
agradasi ag.ra.da.si [n Geo] proses peninggian tanah krn endapan bahan yg berasal dr denudasi sungai
ahli ibadah orang yg taat menjalankan kewajiban agama (Islam dsb)
air sadah air yg mengandung beberapa jenis mineral yg menyebabkan air menjadi keruh dan mengurangi daya kerja sabun
akal geladak akal bulus
amal ibadah [Isl] perbuatan yg merupakan pengabdian kpd Allah, spt salat dan zakat
anak badak dihambat-hambat [pb] dng sengaja mencari bahaya
anak buyung perempuan bunting (untuk memperolok-olokkan); (2) muncikari
anak geladak anak haram
anak jadah anak haram
angin badai angin yg datang dr satu jurusan hingga beberapa waktu lamanya
anjing geladak anjing liar (tidak dipiara orang); (2) ki penjahat yg hidup di pelabuhan-pelabuhan laut
api padam puntung berasap [pb] perkara yg sudah putus, tetapi timbul lagi
api padam puntung hanyut [pb] sudah habis (tamat) benar-benar
armada ar.ma.da [n] (1) rombongan (pasukan) kapal perang; (2) rombongan kapal-kapal dagang; (3) rombongan suatu kesatuan: kedatangan menteri disambut -- perahu nelayan
asal ada kecil pun pada [pb] kalau tidak mendapat banyak, sedikit pun cukup
asmaradanta as.ma.ra.dan.ta [kl a] putih berkilat (gigi, gading): bibirnya merah tua dan giginya --
aswasada as.wa.sa.da [n] (1) ahli menunggang kuda; (2) pasukan berkuda
awadara awa.da.ra [a Dok] tanpa (hilang) selaput dara
bada ba.da [Lihat {bakda}] [Mk v] ter.ba.da-ba.da v, tidak --, tidak terkatakan lagi; tidak terhingga (sangat, hebat, dsb) [n] , -- pisang penganan yg dibuat dr pisang yg dipotong-potong spt keping dan dipanggang
badai tropis [Met] siklon tropis yg intensitasnya kurang kuat
badak air kuda nil; Hippopotamus amphibius
badak makan anak [pb] ayah membuang anaknya krn takut akan musnah kebesarannya (pd raja-raja zaman dahulu)
badak tampung tenuk
badal ba.dal [n] pengganti (terutama bagi orang naik haji); wakil
badan adam tubuh yg dapat membusuk; tubuh manusia
badan air [Geo] kumpulan air yg besarnya antara lain bergantung pd relief permukaan bumi, kesarangan batuan pembendungnya, curah hujan, suhu, dsb, msl sungai, rawa, danau, laut, dan samudra
badan dua [ki] hamil
badan pekerja panitia yg mengurus pelaksanaan tugas sehari-hari pd suatu organisasi
badan Pemeriksa Keuangan (Bepeka) instansi pemerintah Indonesia yg setingkat dng departemen yg bertugas mengawasi penggunaan uang negara oleh instansi pemerintah
badan penasihat panitia yg diangkat untuk memberikan nasihat tt suatu hal
badan perwakilan dewan yg mewakili
badan terkocak [cak ] kurus sekali
badan usaha unit desa (BUUD) organisasi di tingkat desa yg diselenggarakan oleh pemerintah, bertujuan mengatur kegiatan penduduk di bidang produksi, perdagangan, dan kesejahteraan
badang ba.dang [n] nyiru atau ayakan yg besar
badari ba.da.ri [n] ikan yg suka makan anaknya
badasi ba.da.si [v Huk] melakukan perdamaian; berdamai (di Ternate)
bagai perian pecah [pb] suara yg sember (tidak merdu)
bahu pada berkaki banyak
Baitulmukadas Bai.tul.mu.ka.das [n Isl] nama masjid yg terkenal yg menjadi tempat persinggahan Nabi Muhammad saw. pd malam Isra dan Mikraj, terletak di Yerusalem (Palestina); rumah suci; Masjidilaksa
baju belah dada baju yg dapat dibuka dr depan (lawan baju kurung)
balai madat [kl] rumah jaga; rumah tempat berkawal; pos penjagaan
balai pancapersada [kl] balai tempat memandikan mempelai laki-laki dan perempuan pd perkawinan anak raja sesudah upacara pokok selesai
ban cadangan ban serap
bapak badari [cak] pemimpin yg memakai nama pengikutnya untuk memperoleh keuntungan
barang pecah-belah barang dr tembikar spt piring, gelas, vas
batu badar batu hablur untuk permata cincin
batu lada kerikil yg halus
batu padas lapisan tanah yg keras menyerupai karang
batu sempadan batu penunjuk batas dua bidang tanah
bayam badak bayam yg besar berdaun lebar; Amarantus spee
bayang ba.yang [n] , ba.yang-ba.yang n (1) ruang yg tidak kena sinar krn terlindung benda: muka adikku tidak nyata kelihatan krn ia berdiri pd -- pintu; (2) wujud hitam yg tampak di balik benda yg kena sinar; (3) gambar pd cermin, air, dsb: ia tersenyum kpd -nya pd cermin, sambil mengatur rambutnya; (4) rupa (wujud) yg kurang jelas dl gelap: dl gelap itu -- hitam melintas di hadapan mereka; (5) ki gambar dl pikiran; angan-angan; khayal: sudah ada -- dl ingatanku; (6) tanda-tanda akan terjadi sesuatu: rakyat kelihatan tenang-tenang saja, tidak ada -- akan pecah perang; (7) sesuatu yg seakan-akan ada, tetapi sebenarnya tidak ada: kamu tidak usah takut krn yg kamu lihat itu hanyalah -- belaka, bukan benda yg sebenarnya; (8) sesuatu yg sudah siap bekerja bilamana diperlukan: pemerintah -; anggota -
begadang be.ga.dang [v] berjaga tidak tidur sampai larut malam: semalam dia -- sehingga pagi ini ia mengantuk
belada be.la.da [n] golok (pisau) pendek
beladau be.la.dau [n] golok pendek
belah dada terbuka di depan (tt baju)
belum tahu di pedas lada [pb] masih muda sekali; belum berpengalaman [pb] belum berpengalaman
belum tentu si upik si buyungnya [pb] belum tentu kesudahannya
beradak be.ra.dak [v] tombak-menombak (dl perang); tusuk-menusuk; tohok-menohok
beras pecah beras dng ukuran 5/10-2/10 bagian panjang butir aslinya; beras patah
beras pecah kulit butir padi yg kulitnya sudah dilepaskan, tetapi belum disosoh
bercabang ber.ca.bang [v] (1) mempunyai cabang (tt batang pohon, tanduk, lembaga, atau kantor): tanduk rusa itu ~; di desa itu ada pohon nyiur yg ~; (2) terpecah; tidak terpusat pd satu saja (tt hati, pikiran, dsb); mendua; bimbang (tt hati, pikiran): hatinya sudah ~ sehingga sulit dipercaya; (3) berbelah cabang (tt jalan, sungai); bersimpang: jalan (sungai) itu ~ dua; (4) ki tidak dapat dipercaya (tt perkataan): lidahnya ~
bergadai ber.ga.dai [v] meminjam uang dng menyerahkan barang sbg tanggungan: ia terpaksa ~ untuk membayar kontrak rumahnya
berhadapan (dng) ber.ha.dap.an (dng) [v] (1) bermuka (dng); bertentangan (dng); bertemu muka (dng): kantornya ~ dng Balai Kota; pasukan itu ~ dng musuh; (2) berdekatan dan tentang-menentang (ti-dak belakang-membelakangi): penumpang delman duduk ~; (3) bertanding (dng); melawan: regu A ~ dng regu B
berhadapan (dng) muka ber.ha.dap.an (dng) muka bertemu muka; bersemuka
bermadah ber.ma.dah [v] (1) memuji-muji; mengucapkan syair (sajak) sbg pujian: ia -- untuk mengambil hati gadis itu; (2) berkata: janganlah tuan hamba -- spt itu
beroleh badar tertimbakan [pb] mendapat keuntungan yg tidak di- sangka-sangka
berpadan ber.pa.dan [v] berjanji
berpadanan ber.pa.dan.an [v] (1) berimbang (dng); sebanding (dng): upahnya tidak ~ dng tenaga yg dikeluarkannya; (2) menyesuaikan pendapat; bermufakat; berembuk: mereka ~ sebelum mengambil keputusan
berpadang ber.pa.dang [v] , ~ luas ki (1) boleh berbuat atau memilih sekehendak hati; (2) sabar
berpecah ber.pe.cah [v] terbagi menjadi beberapa kelompok (golongan dsb): di tengah jalan pasukan ~ dua, yg satu ke jurusan utara, yg lain ke jurusan selatan
berpecah belah ber.pe.cah be.lah [v] (1) bercerai-berai; berpisah-pisah (tidak menjadi satu lagi); (2) kocar-kacir; morat-marit
bersebadan ber.se.ba.dan [v] bersetubuh
bersempadan ber.sem.pa.dan, (- dng) [v] berbatas dng (suatu kawasan, daerah, dsb)
bersepadan ber.se.pa.dan [v] bersesuaian
bertadah amin ber.ta.dah amin memadukan kedua belah tangan selaku orang yg mengucapkan amin
besi baik tiada berkarat (budi baik tak dilupakan) [pb] perbuatan yg baik selamanya terpuji
biadat bi.a.dat [a] tidak bersifat kemasyarakatan (tidak suka bergaul dl masyarakat)
bidadari bi.da.da.ri [n] (1) putri atau dewi dr kayangan; (2) ki perempuan yg elok
bisul lada bisul kecil yg merah warnanya dan menimbulkan rasa sakit sekali
buah dada susu wanita; payudara
burung terbang dipipis lada [pb] sesuatu yg belum tentu diperoleh sudah dirancang pemakaiannya
burung terbang dipipiskan lada [pb] sudah bersiap untuk bersenang-senang dng sesuatu yg belum lagi diperoleh
cadai ca.dai , men.ca.dai v bergurau; bermain-main; berolok-olok [n] kain basahan mandi
cadangan ca.dang.an [n] (1) anjuran; usul: ~ balasan; (2) persediaan; serep: uang ~; hutan ~; (3) ark rancangan; rencana: ~ lima tahun; (4) penyisihan dana yg berasal dr kelebihan atau dr laba yg tidak dibagi-bagikan dsb
cadangan bank ca.dang.an bank sejumlah uang dl bank yg dipisahkan untuk keperluan yg akan datang
cadangan pelunasan utang ca.dang.an pelunasan utang sejumlah uang yg disisihkan secara teratur untuk melunasi utang jangka panjang
cadar ca.dar [n] (1) kain penutup kepala atau muka (bagi perempuan); (2) kain penutup meja; alas meja; seprai (untuk kasur)
cadar awan [Geo] hamparan awan tipis tembus cahaya, yg menutupi matahari atau bulan
cetak perada [Graf] proses cetak memakai tepung (serbuk) warna emas atau perak
cikadas ci.ka.das [n] serangga pengisap madu dsb
cucu Adam [ki] manusia
dada da.da [n] (1) bagian tubuh sebelah depan di antara perut dan leher: ia memukul -- nya; (2) rongga tubuh tempat letak jantung dan paru-paru: ia akan menjalani operasi -- krn jantungnya sakit
dada lapang [ki] sabar; tidak mudah marah
dada lega [ki] senang hati
dadah da.dah [n] (1) berbagai obat yg tersedia (sudah terkemas, siap pakai); (2) bahan narkotik (spt ganja, heroin) yg membius, meracuni, dan membinasakan orang yg menggunakannya secara berlebihan [p cak] mengatakan dah (untuk memberi salam pertemuan atau perpisahan)
dadakan da.dak.an [n] sesuatu yg dilakukan secara tiba-tiba; (2) a datang dng tiba-tiba: dia terkejut mendapat serangan ~
dadal da.dal [n Huk] pencabutan hak pakai atas tanah apabila yg mempunyai hak pakai atas tanah itu meninggal atau meninggalkan desa
dadali da.da.li [n] burung garuda; elang
dadar da.dar, pen.da.dar.an [Jw n] (1) pelatihan; (2) tempat pelatihan
dadar gulung kue terbuat dr tepung terigu dicampur telur, digoreng dl bentuk yg tipis dan rata, diisi dng kelapa parut dan gula, kemudian digulung
daerah swasembada daerah yg dapat mencukupi kebutuhannya sendiri, tidak bergantung kpd daerah lain
daerah tadah [Hid] daerah penampungan air yg mengalirkan air ke sebagian atau keseluruhan dr saluran air
dana cadangan [Ek] investasi di luar perusahaan yg dapat dipakai di kemudian hari jika dibutuhkan
daripada da.ri.pa.da [p] kata depan untuk menandai perbandingan: buku ini lebih bagus -- buku itu
daya adaptasi kemampuan menyesuaikan diri dng lingkungan (iklim dsb)
degradasi deg.ra.da.si [n] kemunduran, kemerosotan, penurunan, dsb (tt mutu, moral, pangkat, dsb)
desa swadaya desa yg masih terikat oleh tradisi krn taraf pendidikannya relatif rendah, produksi diarahkan untuk kebutuhan primer keluarga, dan komunikasi ke luar sangat terbatas
dewadaru de.wa.da.ru [n] (1) pohon yg daunnya biasa dipakai untuk lalap; daru-daru; Urandra corniculata; (2) daun dewa daru
di mana pinggan pecah [pb] di mana orang meninggal di situ dikuburkan
di padang orang berlari [pb] tabiat orang tamak, mau menerima pemberian orang, tetapi tidak mau memberi
diadang di.a.dang [v] dihalangi
dikadang di.ka.dang [v] dikeringkan: terlampau ~
disintegrasi dis.in.teg.ra.si [n] (1) keadaan tidak bersatu padu; keadaan terpecah belah; hilangnya keutuhan atau persatuan; perpecahan; (2) Fis sebarang transformasi, baik spontan maupun terimbas oleh radiasi, yg dibarengi dng pemancuran zarah atau foton
divergensi di.ver.gen.si [n] (1) penyebaran: -- makna; (2) Ling proses terpecah belahnya suatu bahasa menjadi beberapa dialek krn tiadanya fasilitas pendidikan yg standar dan kurang cukupnya komunikasi
dunia wadak dunia fana
elektronika padat elektronika tanpa tabung hampa udara; transistor
fraksi frak.si [n] (1) bagian kecil; pecahan; (2) kelompok dl badan legislatif yg terdiri atas beberapa anggota yg sepaham dan sependirian: -- Reformasi dan beberapa -- lain mengajukan calon yg sama untuk presiden
gada ga.da [n] alat untuk memukul yg pd bagian ujungnya membesar, terbuat dr kayu, besi, dsb
gada-gada ga.da-ga.da [n Lay] bendera kecil atau baling-baling yg dipasang pd puncak tiang perahu untuk menunjukkan arah angin
gadai ga.dai [v] meminjam uang dl batas waktu tertentu dng menyerahkan barang sbg tanggungan, jika telah sampai pd waktunya tidak ditebus, barang itu menjadi hak yg memberi pinjaman; (2) n barang yg diserahkan sbg tanggungan utang; (3) n kredit jangka pendek dng jaminan yg berlaku tiga bulan dan setiap kali dapat diperpanjang apabila tidak dihentikan oleh salah satu pihak yg bersangkutan
gadai terdorong kpd Cina [pb] terlanjur sehingga tidak boleh dicabut kembali
gadamala ga.da.ma.la [ark n] tumbuhan yg umbinya keras, rasanya pedas, dipakai untuk rempah-rempah dsb; lengkuas
garam kami tak masin padanya [pb] perkataan kami tidak diindahkannya
garis cadang garis roi
garis sempadan [Tek] garis batas gedung yg diberi izin untuk dibangun paling dekat dng jalan
gegadan ge.ga.dan [ark a] patut; layak; tertib; sopan: perbuatannya itu -- sangat
geladah ge.la.dah [Lihat {geledah}]
geladak ge.la.dak [n] (1) lantai kapal atau lantai perahu; dek: penumpang --; (2) rumah (tempat) menginap kuli (terbuat dr papan) [a] (1) liar: anjing --; (2) kas jalang: perempuan --
gelasan ge.las.an [n] adonan serbuk halus dr pecahan kaca (porselen dsb) dan bahan perekat sbg bahan pelapis benang (kadang-kadang diberi warna)
gelora ge.lo.ra [n] (1) gerakan gelombang yg hebat spt dikarau; banjir besar: perahu kami pecah dipontang-pantingkan --; (2) hujan dan badai: pd musim -- pelayaran sangat berbahaya; (3) ki perasaan yg seakan-akan bergolak hebat: tenanglah jangan kauturutkan -- hatimu; (4) ki gejolak: tidak seorang pun yg dapat menentang -- semangat pemuda memberantas pemberontakan itu
geradah ge.ra.dah [Lihat {geledah}]
gerak badan olahraga
getas ge.tas [a] (1) rapuh; mudah pecah; mudah robek: gelas adalah barang --; (2) ki mudah patah hati
grabadan gra.ba.dan [n] usaha tani kecil; (2) v berjualan hasil pertanian di pasar
guri gu.ri [n] buyung; tempayan kecil [kl n] galangan kapal; dok
hadanah ha.da.nah [n Isl] kewajiban memelihara, mendidik, dan mengatur segala kepentingan atau keperluan anak yg belum mumayiz
hadap ha.dap [n] (1) sisi atau bidang sebelah muka; muka: rumah itu tidak tentu -- belakangnya; (2) arah ke (terutama tt sesuatu yg tidak bergerak): ke mana -- gedung itu
hadat ha.dat [n Huk] (1) dewan pemerintahan penjaga perhiasan dl masyarakat di wilayah Mandar; (2) pengadilan tradisional
hampir kepada mendekati
hancur badan dikandung tanah [pb] budi bahasa yg baik tidak akan dilupakan orang
hangus tiada berapi [pb] menderita kesusahan yg amat sangat
hendak hinggap tiada berkaki [pb] ingin berbuat sesuatu, tetapi tidak mempunyai alat sbg syaratnya
impase im.pa.se [n] kesulitan yg seolah-olah tidak terpecahkan; jalan buntu: dunia perburuhan, dl keadaan ekonomi spt sekarang ini, sedang dihadapkan kpd semacam --
inadaptabilitas in.a.dap.ta.bi.li.tas [n] perihal tidak (kurang) dapat disesuaikan
inspeksi mendadak inspeksi yg dilakukan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan
intifadah in.ti.fa.dah [Ar n] perjuangan merebut kemerdekaan dng segala dana dan tenaga tanpa menggunakan kekuatan militer: -- yg dilancarkan PLO mendapat dukungan dr berbagai negara
iradat ira.dat [n] kehendak, kemauan (Tuhan): Tuhan telah mene-tapkan dng -- Nya
isi dada isi hati
istihadah is.ti.ha.dah [n] darah yg keluar dr faraj wanita yg tidak biasa spt darah haid dan nifas (darah penyakit)
jadam ja.dam [n] (1) pati kayu gaharu berwarna hitam, biasa dipakai untuk obat perut dsb; (2) nama campuran logam berwarna biru tua, untuk melapis dan menghitamkan perak dsb
jadayat ja.da.yat [n Geo] garis lintang selatan bumi (231/2 derajat)
jalan buntu jalan yg tidak ada terusannya (buntu atau tertutup) pd ujungnya; (2) ki masalah yg tidak dapat dipecahkan atau diteruskan hingga selesai (tt perundingan atau rapat yg tidak mendapat persesuaian pendapat); keadaan tanpa adanya pemecahan; (3) Pol keadaan yg memaksa pihak yg bertentangan berhenti (krn mempunyai kekuatan seimbang) pd suatu titik tertentu sebab kedua belah pihak sudah tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur
jangan tiada harus; tidak boleh tidak
jari syahadat jari telunjuk
jeladan je.la.dan [n] burung gelatik; Mumia oryzivora
jika tidak pecah ruyung [pb] tidak akan tercapai maksud kalau tidak mau berusaha
juadah ju.a.dah [n] (1) penganan (dibuat dr ketan dsb); (2) makanan untuk bekal
jual dadak jual sontak
jual gadai menjual (tanah dsb) dng pembayaran kontan dng syarat bahwa setelah jangka waktu tertentu pemilik (penjual) berhak membelinya kembali
jun [Jw n] buyung (tempat air) atau tempayan kecil dibuat dr tanah
jung pecah yu yg kenyang [pb] jika negeri tidak berpemerintahan atau terjadi huru-hara, orang-orang jahatlah yg akan beruntung
juru padahi penabuh gamelan
kaca ka.ca [n] (1) benda yg keras, biasanya bening dan mudah pecah (untuk jendela, botol, dsb); (2) cermin; kaca muka; (3) ki contoh; teladan: tokoh itu dapat kita jadikan -- dl kehidupan kita [n] muka (halaman buku): dr -- l5-20
kadahajat ka.da.ha.jat [Ar v ] buang air besar
kadal ka.dal [n] bengkarung ? kedal
kadaluwarsa ka.da.lu.war.sa [Lihat {kedaluwarsa}]
kadang kedayan sanak saudara raja dsb (yg menjadi pengiring)
kadas ka.das [n] kurap (semacam penyakit kulit) yg disebabkan oleh jenis jamur , me.nga.das v memelihara ternak orang lain dng perjanjian bagi hasil
kadaver ka.da.ver [n] mayat manusia yg diawetkan
kalau kubuka tempayan budu [pb] kalau kubuka rahasiamu, tentu engkau akan malu
kata keadaan adjektiva
keadaan ke.a.da.an [n] (1) sifat; perihal (suatu benda): ~ penyakitnya semakin gawat; (2) suasana; situasi yg sedang berlaku: pasukan keamanan dapat menguasai ~ , dapat menekan segala yg menimbulkan kerusuhan dsb
keadaan darurat ke.a.da.an darurat tingkat keamanan yg paling buruk sehingga diperlukan pengumuman tt ketentuan khusus yg mengatur tata kehidupan warga, spt dl masa perang
keadaban ke.a.dab.an [n] ketinggian tingkat kecerdasan lahir batin; kebaikan budi pekerti (budi bahasa dsb): melanggar ~ manusia
kecil cabai rawit (lada api) [ki] meskipun kecil, sangat pemberani (pintar dsb)
kecil-kecil lada api (padi [pb] kecil tetapi berani (pandai dsb)
kedadak ke.da.dak [n] penyakit buang-buang air dan muntah-muntah
keladak ke.la.dak [n] (1) ampas (kotoran) yg mengendap pd bagian bawah cairan; (2) ki anak yg dilahirkan terakhir dl keluarga
keladak minyak (kopi dsb) ampas minyak (kopi dsb) yg mengendap
keladak perut tinja (tahi) yg terakhir yg dikeluarkan orang yg akan meninggal
kempit kem.pit [n] tempat untuk mengangkat air, terbuat dr tembikar; buyung [v] me.ngem.pit v membawa dng menjepit di antara lengan dan badan: ia berangkat ke kantor dng ~ tas
kemurtadan ke.mur.tad.an [n] perihal murtad
kepada ke.pa.da [p] kata depan untuk menandai tujuan orang: buku ini saya berikan -- mu
kepadatan penduduk ke.pa.dat.an penduduk jumlah rata-rata penduduk per satu satuan luas tanah
kepadatan salju ke.pa.dat.an salju berat salju per satuan volume
kepadatan udara kering ke.pa.dat.an udara kering berat udara tanpa uap air per satuan volume
kepadatan udara lengas ke.pa.dat.an udara lengas berat udara lengas per satuan volume
kepecahan telur sebutir ke.pe.cah.an telur sebutir [ki] kerugian kecil yg sangat tidak berarti
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kesadahan ke.sa.dah.an [n Kim] sifat air yg menyebabkan pembentukan sisa yg tidak larut apabila digunakan sabun, dan yg menyebabkan pembentukan kerak pd dinding ketel
ketam sentada ketam beracun yg dapat membunuh orang
keteladanan ke.te.la.dan.an [n] hal yg dapat ditiru atau dicontoh: tidak perlu kita ragukan lagi ~ nya sbg orang tua
ketok kadal permainan anak-anak yg menggunakan dua bilah bambu yg panjangnya tidak sama, bilah yg panjang untuk memukul atau melontarkan bilah yg pendek
khadam kha.dam [n] pelayan; orang gajian
kompleks kom.pleks [n] himpunan kesatuan; kelompok: -- perumahan rakyat [a] (1) mengandung beberapa unsur yg pelik, rumit, sulit, dan saling berhubungan: masalah yg dihadapinya sangat -- dan sulit dipecahkan; (2) sistem gagasan yg tertekan atau dikuasai oleh emosi sehingga dapat menimbulkan tingkah laku yg tidak wajar
konsistensi kon.sis.ten.si [n] (1) ketetapan dan kemantapan (dl bertindak); ketaatasasan: kebijakan pemerintah mencerminkan suatu -- dl menghadapi pembangunan yg sedang kita laksanakan; (2) kekentalan: -- agar-agar; (3) kepadatan, kepejalan, atau ketetalan jaringan yg menyusun bagian tubuh buah; (4) Geo (a) ketahanan suatu material terhadap perubahan bentuk atau perpecahan; (b) derajat kohesi atau adhesi massa tanah
kopi dadak bubuk kopi (biasanya dl bentuk kristal) yg setelah diberi air (baik panas maupun dingin) segera larut sehingga dapat langsung diminum; kopi instan
kredit griya sembada kredit untuk membangun rumah sewa
kuda geladak kuda beban
kulit adam kulit baru di pangkal kuku
kurang adat kurang ajar
kurang perhatian tidak tertujunya perhatian kpd sesuatu; (2) perhatian yg terpecah-pecah dl pendidikan krn adanya perhatian yg ditujukan pd hal-hal lain di luar pelajaran -- periksa tidak tahu
lada la.da [n] (1) biji-bijian yg pedas rasanya, berwarna putih kekuning-kuningan, biasanya dipakai untuk rempah-rempah; merica; (2) Mk cabai; lombok
lada api cabai rawit, Capsicum frutesceus
lada berekor kemukus, Piper cubeba
lada cili lihat 2cili
lada kutuk cabai rawit
lada merah lombok; cabai
lada padi cabai rawit
ladah la.dah [Mk a] cemar; kotor; jijik
ladam la.dam [n] besi pelapis tapak kuda; tapal kuda
ladan la.dan [n] (1) pohon yg menghasilkan damar untuk perabot atau ramuan obat; (2) perekat yg dibuat dr damar
ladang la.dang [n] (1) tanah yg diusahakan dan ditanami (ubi, jagung, dsb) dng tidak diairi; tegal; (2) tanah atau tempat yg luas yg diusahakan krn mengandung sumber daya alam, spt minyak; (3) ki sumber ilham, pendapatan, dsb
ladang minyak kawasan yg menjadi sumber pengusahaan minyak
ladang padi huma
ladang yg berpunya [pb] perempuan yg sudah kawin
lagu cadas lagu berirama keras
lailatulkadar lai.la.tul.ka.dar [n Isl] malam turunnya wahyu Allah (yakni pd malam gasal bulan Puasa sesudah tanggal 20), yg apabila seseorang beramal kebaikan pd malam itu, pahalanya akan dilipatgandakan; malam kemuliaan
lapang dada berasa lega (tidak sesak); (2) berasa senang; (3) tidak m; enjadi gusar
layar padan [Lay] layar yg terbuat dr kain kanvas yg sangat kuat dng ukuran lebih kecil dp layar biasa, digunakan ketika cuaca buruk (pd waktu angin ribut)
lebar dada [Tern] jarak terpendek antara benjolan bahu kiri dan benjolan bahu kanan hewan
lega dada merasa senang (tenteram) krn sudah tidak khawatir (c; emas, gelisah) lagi
lembaga swadaya masyarakat organisasi yg bertujuan memperjuangkan kepentingan masyarakat
lempuyang badak lempuyang gajah
lidah badak tumbuhan memanjat, berbatang keras, sebesar ibu jari tangan, menempel di pohon aren, biasa digunakan untuk mengikat; Pothos latifolius
limbah padat bahan yg tidak berguna, tidak diinginkan atau dibuang dng kandungan cairan yg tidak cukup untuk bebas mengalir
madah ma.dah [n] (1) kata-kata pujian; (2) kl kata: berpanjang -- [n] mad
madali ma.da.li [kl n] alat bunyi-bunyian
madaliun ma.da.li.un [Lihat {medalion}]
madam ma.dam [n cak] nyonya
madar ma.dar [ark a] tidak berperasaan; tebal telinga
madarat ma.da.rat [Lihat {mudarat}]
madarsah ma.dar.sah [Lihat {madrasah}]
madat ma.dat [n] candu (yg telah dimasak dan siap untuk diisap): mukanya pucat krn mengisap --; (2) v cak mengisap candu: kesukaannya minum dan -- [n] menara tempat orang berjaga (berkawal dsb); din-ding atau tembok di atap atau di menara, diberi lubang-lubang untuk mengintai atau menembak
madmadah mad.ma.dah [v] berkumur-kumur untuk membersihkan mulut, biasanya dilakukan sebelum berwudu: sebelum wudu, dianjurkan --
mafsadah maf.sa.dah [Ar n] (1) kebinasaan; (2) kejahatan; perbuatan jahat
mafsadat maf.sa.dat [Ar n] kerusakan atau akibat buruk yg menimpa seseorang (kelompok) krn perbuatan atau tindakan pelanggaran hukum: perjudian dapat menimbulkan -- berupa kemiskinan, kemalasan, dan kejahatan lainnya
makadam ma.ka.dam [n] pengerasan jalan dng cara memberi dua macam lapisan batu-batuan, kasar dan halus, pd lapisan dasar batu sungai (batu kali): sarana jalan ke perkebunan itu baru sebagian kecil yg beraspal, selebihnya masih berupa jalan --
makadasang ma.ka.da.sang [n] perjanjian bagi hasil atas ternak (di Bali, Lombok)
mandi hadas mandi janabat
mandi wiladah mandi nifas
marcapada mar.ca.pa.da [n] dunia nyata (tempat makhluk hidup); bumi
masyhadat masy.ha.dat [Ar n] (1) tempat orang berkumpul; (2) pertemuan; kerapatan
mati se ladang [pb] beristri seorang saja
mati seladang saling setia sampai tua; sehidup semati (tt suami istri)
mawadah ma.wa.dah [Ar n] kasih sayang
mayapada ma.ya.pa.da [n] bumi; dunia
meletup me.le.tup [v] pecah atau terbuka dng tiba-tiba krn adanya tekanan atau dorongan yg kuat sehingga mengeluarkan bunyi (tt balon, senapan yg ditembakkan, dsb): senapan itu ~ ketika dibersihkan; ban mobil itu ~
meletus me.le.tus [v] (1) pecah atau terbuka dng tiba-tiba krn adanya tekanan atau dorongan yg sangat kuat sehingga mengeluarkan bunyi yg sangat keras; meledak: gunung itu ~; (2) ki terjadi; timbul (tt perang, perselisihan, dsb): ketika itu ~ lah Perang Dunia Kedua
melonjak badar [pb] meniru-niru lagak (cara hidup) orang besar atau orang kaya
memadahkan me.ma.dah.kan [v] mengatakan; menuturkan; mengucapkan
memadai me.ma.dai [v] memenuhi (syarat, keinginan) dsb; mencukupi: ganti rugi yg diberikannya dianggap belum ~
memadakan me.ma.da.kan [v] (1) menganggap cukup (lumayan): ia ~ diri dng gaji yg sedikit itu; (2) memuaskan: hal itu dilakukan hanya untuk ~ hatinya
memadamkan me.ma.dam.kan [v] (1) mematikan (api, lampu, dsb); (2) meredakan (kemarahan); menenangkan (hawa nafsu, cinta berahi, dsb); (3) menumpas; membasmi (pemberontakan); (4) menghilangkan (haus)
memadan me.ma.dan [v] membanding untuk mengetahui mana yg lebih baik (kuat, besar, dsb): para pengamat olahraga ~ kekuatan regu bulu tangkis Indonesia dan regu bulu tangkis Cina
memadan ayam me.ma.dan ayam membandingkan ayam yg akan diadu
memadan-madan me.ma.dan-ma.dan [v] menimbang-nimbang: tidak ~ , tidak dng menimbang-nimbang (perasaan orang dsb)
memadankan me.ma.dan.kan [v] (1) membandingkan dng: orang mulai ~ kemajuan teknologi Jepang dng Eropa; (2) menyesuaikan (dng): kita harus dapat ~ nya dng situasi dan kondisi tertentu
memadat perut me.ma.dat perut (memberi) makan kenyang-kenyang
membeli kerbau di padang [pb] membeli sesuatu dng tidak melihat barang yg akan dibelinya
memecahkan me.me.cah.kan [v] (1) merusakkan dsb hingga pecah: siapa yg ~ piring itu; (2) mengatasi; menyelesaikan: kita harus berusaha untuk ~ setiap masalah yg kita hadapi; (3) membuat menjadi tidak bersatu; mencerai-beraikan: mereka selalu berusaha ~ persatuan kita; (4) membagi-bagi: kita perlu ~ kelompok kerja ini menjadi dua bagian; (5) menyiarkan (kabar, rahasia): siapa yg ~ kabar itu; (6) ki memusingkan (kepala): masalah itu betul-betul ~ kepala, tidak sanggup rasanya aku mengatasinya; (7) ki memekakkan (telinga): suaranya keras dan ~ telinga orang yg mendengarkannya; (8) ki mengungguli (prestasi yg pernah dicapai): ia berhasil ~ rekor dunia dl kejuaraan lempar lembing
menadah me.na.dah [v] (1) menerima barang yg jatuh atau dilemparkan; menampung: di daerah kering itu orang ~ air hujan untuk persediaan di musim kemarau; (2) ki (menampung) menerima barang hasil curian (untuk menjualnya lagi)
menadah matahari me.na.dah matahari [ki] melawan orang yg berkuasa
menadahkan amin me.na.dah.kan amin mengucapkan amin
menari (merentak) di ladang orang [pb] bersenang-senang memakai harta orang atau di rumah orang lain
mencadangkan men.ca.dang.kan [v] (1) menjadikan (menyimpan) sesuatu sbg persediaan untuk suatu keperluan (yg akan dipakai apabila diperlukan saja): saya ~ uang ini untuk membayar pajak; (2) mencalonkan: beliau ~ saya untuk menjadi penggantinya; (3) mengemukakan (saran); menganjurkan; mengusulkan: dl rapat itu mereka akan ~ perubahan anggaran rumah tangga; mereka ~ perdamaian yg abadi; (4) mempersiapkan; merancang; merencanakan: panitia yg bertugas ~ perjanjian perdagangan dng Australia sudah dibentuk; (5) menyediakan sesuatu untuk: mereka ~ tanah ini untuk anggota keluarganya
mencelakakan men.ce.la.ka.kan [v] (1) mendatangkan (menimbulkan) celaka; menyebabkan mendapat celaka: perpecahan dan percekcokan itulah yg telah ~ kita; (2) menjerumuskan ke dl kesengsaraan hidup: mana ada orang tua hendak ~ anaknya
meneladan me.ne.la.dan [v] mencontoh; meniru: anak akan selalu ~ kelakuan orang tuanya; orang lebih mudah ~ yg mudah dan menyenangkan dp ~ sesuatu yg sukar dan menyulitkan
menengadah membilang layar me.ne.nga.dah membilang layar, menangkup membilang lantai [pb] pikirkan baik-baik sebelum melakukan pekerjaan
menengadahkan me.ne.nga.dah.kan [v] mengangkat kepala melihat ke atas; mendongakkan muka: ia mencoba memberanikan diri ~ mukanya ke arah muka atasannya krn ia tidak mau diperlakukan sbg budak; dng khusyuknya ia ~ kepalanya sambil berdoa mohon ampun kpd Tuhan atas segala dosanya
mengada-ada meng.a.da-a.da [v] (1) berkata (meminta, berpikir) yg bukan-bukan; membuat-buat: jangan kamu ~; (2) melebih-lebihkan; mempersangat; membohong; membual: jangan dipercaya semua omongannya, dia suka ~; (3) menyusahkan (krn selalu meminta dsb yg bukan-bukan): mengapa anak-anak selalu ~
mengadabi meng.a.dabi [v] memperlakukan dng sopan; menghormati: sbg orang sopan kita harus ~ sesama manusia
mengadangi meng.a.dangi [v] menghalangi (supaya tidak dapat lewat atau meneruskan perjalanan); merintangi
mengadangkan meng.a.dang.kan [v] mendepangkan tangan untuk menghalangi atau merintangi (supaya tidak dapat lewat atau meneruskan perjalanan)
mengadaptasikan meng.a.dap.ta.si.kan [v] menyesuaikan: orang tidak mudah ~ diri thd kebiasaan orang lain
menggadai meng.ga.dai [v] menerima barang (sawah, rumah, dsb) sbg tanggungan uang yg dipinjamkan kpd pemilik barang dsb itu: siapa yg ~ sawahmu?
menggadaikan meng.ga.dai.kan [v] menyerahkan barang sbg tanggungan utang: ia ~ gelang dan kalung istrinya untuk berjudi
menggadang meng.ga.dang [v] menyombongkan diri
menghadap meng.ha.dap [v] (1) menaruh ke (muka atau bagian depannya): rumahnya ~ ke barat; (2) datang bertemu dng; datang men-jumpai: murid yg datang terlambat harus ~ gurunya; (3) datang ke (kantor, pengadilan, dsb): ia sudah menerima panggilan untuk ~ ke pengadilan
menghadap surut meng.ha.dap surut menengok ke belakang
menghadapkan bedil pulang [pb] merugikan (mencelakakan) keluarga sendiri
mengukur baju di badan sendiri [pb] menentukan baik buruknya sesuatu menurut perasaan diri sendiri
menokok me.no.kok [v] (1) memberi tokok; menambah; mengimbuhi; (2) melengkapi (yg kurang): saya mempunyai persediaan barang untuk ~ kekurangan itu; sekadar untuk ~ pengetahuan [v] (1) memukul dng martil dsb; memalu; mengetuk: ~ paku; (2) memukul supaya pecah (menjadi kecil-kecil): ~ batu; (3) menabuh (gamelan dsb): ~ gamelan
menyadaikan me.nya.dai.kan [v] menaruh (perahu) di darat: pd musim angin barat kebanyakan nelayan -- perahunya
menyadar me.nya.dar [v] - arwah mengingat arwah (selamatan, biasanya pd bulan Syakban)
menyadari me.nya.dari [v] menginsafi; mengetahui; merasai: semua insan harus -- tanggung jawabnya
menyadau me.nya.dau [v] (1) mendayung dng dayung yg panjang: mereka itu -- perahunya sekuat tenaga; (2) merodok dng sesuatu yg panjang; menjolok: pawang itu -- sarang lebah yg tergantung di pohon itu
menyebadani me.nye.ba.dani [v] menyetubuhi; bersanggama dng
menyeladang me.nye.la.dang [v] merata dan menyeluruh : telah siang terang --
menyempadani me.nyem.pa.dani [v] memberi batas; membatasi
menyepadan me.nye.pa.dan [v] menyetarafkan; menyesuaikan (dng)
menyutradarai me.nyut.ra.da.rai [n] memimpin atau mengatur pementasan sandiwara (pembuatan film dsb): ia telah -- beberapa film yg baik
meradak me.ra.dak [v] menusuk (menohok dng tombak terutama dr bawah)
meradakkan me.ra.dak.kan [v] menusukkan (tombak dsb)
meradang me.ra.dang [v] menjadi bengkak dan keluar getah bening (darah, rajah) disertai demam: luka pd kakinya ~
meradangkan me.ra.dang.kan [v] marah sekali (geram) kpd
merah padam merah sekali (tt muka ketika marah atau malu)
merah padam muka nya [pb] marah sekali
meraih pangkur ke dada [pb] (1) insaf akan dirinya; (2) merasa tersinggung
mi dadak mi yg setelah dimasak sekejap sudah siap untuk dimakan
minyak dng air adakah (bolehkah) bercampur? ( minyak dan air masa sama) [pb] orang yg bermusuhan atau yg tidak sehaluan mustahil dapat dicampurkan jadi satu
minyak ladan minyak (perekat) yg dibuat dr damar
motivasi bawah sadar dorongan untuk bertindak yg pd hakikatnya terselubung bagi yg bersangkutan, tetapi dapat ditelusuri melalui perilakunya
muakadah mu.a.ka.dah [n] yg sangat dianjurkan
muhadarah mu.ha.da.rah [n] (1) Isl pencurahan pikiran dan perasaan agar selalu ingat kpd Allah; (2) kuliah
muhadat mu.ha.dat [Ar] (1) a terbatas, tidak luas; (2) v menguraikan dng jelas
mujadalah mu.ja.da.lah [Ar n] diskusi; perdebatan
mujahadat mu.ja.ha.dat [Ar n] (1) perang membela agama Islam; (2) usaha menahan hawa nafsu
muka badak [ki] tidak mempunyai rasa malu
mukadam mu.ka.dam [n] (1) sesuatu yg mendahului; pendahuluan; (2) orang yg terkemuka; pemuka
mukadas mu.ka.das [n] (yg) suci; (yg) disucikan (dianggap suci): baitul --
mulut telanjur (terdorong) emas tantangannya (padahannya) [pb] perkataan (janji) yg sudah diucapkan harus ditepati
musaadah mu.sa.a.dah [n Isl] sokongan; tunjangan; sumbangan; bantuan
musik cadas [cak] musik keras
mutasi adaptif [Zool] perubahan sifat yg menurun untuk menyesuaikan diri, spt serangga yg tahan thd penyemprotan gas asam hidrosianat
nada minor [ki] suara sumbang
nadar na.dar [Lihat {nazar}]
nawalapradata na.wa.la.pra.da.ta [n] nama buku tt hukum keraton (kerajaan) Jawa Yogyakarta dan Surakarta
padah pa.dah [n] (1) alamat yg memberi peringatan akan terjadinya sesuatu; gelagat: tidak baik -- nya; (2) Sas teknik penyusunan peristiwa dan penjelasan dl alur kisahan atau drama, yg berfungsi memberikan bayangan peristiwa sebelum peristiwa itu terjadi
padak pa.dak [Jw n] tambak di pinggir laut tempat membuat garam; empang garam
padam pa.dam [a] (1) mati (tt api); tidak menyala atau tidak berkobar lagi: api kebakaran itu sudah --; (2) reda (tt kemarahan); tenang kembali (tt hawa nafsu, berahi, dsb): seketika itu juga -- lah murka baginda; (3) aman kembali (tt huru hara, kerusuhan, dsb): pergolakan di negara itu belum juga --; (4) menjadi lemah (tt semangat): semangat juang mereka tidak pernah -- lihat merah
padanan kata pa.dan.an kata kata yg sama maknanya pd dua bahasa
padang pa.dang [n] tanah yg datar dan luas (tidak ditumbuhi pohon-pohon yg berkayu besar); lapangan
padang belantara tanah luas yg tidak diusahakan
padang gembala lapangan yg banyak ditumbuhi rumput tempat menggembala (kambing, sapi, dsb)
padang minyak tanah luas yg mengandung minyak bumi
padang pasir tanah pasir yg sangat luas; gurun pasir
padang perahu di lautan [pb] demikian luas hati itu, berapa banyak pikiran masuk di dalamnya tidak akan penuh
padang rumput tanah luas yg ditumbuhi rumput
padang rumput alam areal tanah yg sangat luas yg didominasi oleh famili rumput-rumputan dan semak belukar, tidak berpagar dan dapat digunakan sbg tempat ternak atau satwa liar
padang usaha [ki] lapangan pekerjaan
padat pa.dat [a] (1) sangat penuh hingga tidak berongga; padu; mampat; pejal: lumbung diisi padi sampai --; sudah -- hatinya, sudah tetap hatinya (berani dsb)
padat acara penuh dng acara, perjalanan
padat karya pekerjaan yg berasaskan pemanfaatan tenaga kerja yg tersedia (dl jumlah yg besar); (2) kegiatan pembangunan proyek yg lebih banyak menggunakan tenaga manusia jika dibandingkan dng modal atau mesin
padat modal memerlukan modal yg cukup banyak; berkenaan dng biaya pabrik dan perlengkapan yg relatif lebih besar dp biaya tenaga kerja
padat pengunjung banyak dikunjungi atau didatangi orang
panas pa.nas [a] hangat sekali, lawan dingin: air mendidih itu sangat --; (2) n kemarau (tt musim): pd musim -- sawah menjadi kering dan tanah retak-retak; (3) n demam (suhu badannya lebih tinggi dp biasa): sejak kemarin ia --; (4) a terasa spt terbakar atau terasa dekat dng api; bersuhu relatif tinggi: hari ini udara --; (5) a gerah: badan terasa -- di dl ruangan ini; (6) a ki sangat iri; sakit hati: hatinya -- krn saudara-saudaranya mendapatkan harta warisan lebih banyak; (7) a genting sekali; berbahaya (mungkin pecah perang): keadaan berubah menjadi --; (8) a berpengaruh buruk (tt uang yg mudah memperolehnya, tetapi mudah juga menghabiskannya, uang pinjaman dng bunga besar, dsb)
pancadarma pan.ca.dar.ma [n] lima macam kewajiban, yaitu (1) menyembah Tuhan Yang Maha Esa, (2) berkarya untuk kesejahteraan bersama, (3) sopan santun, suka memberi dan menepati janji, (4) mawas diri atau pengendalian diri, dan (5) mandiri pribadi
pancapersada pan.ca.per.sa.da [ark n] (1) lantai yg ditinggikan bertingkat-tingkat untuk tempat duduk pembesar kerajaan dl upacara resmi; (2) rumah pemandian yg bertingkat-tingkat; (3) rumah bertingkat tempat bersenang-senang
panti husada balai atau tempat berobat; balai kesehatan
paradam pa.ra.dam [p cak] persetan
pedada pe.da.da [n] pohon yg tumbuh di hutan-hutan bakau, tingginya mencapai 15 m, berakar napas yg keluar dr dl lumpur, bentuk daunnya bulat telur, ujungnya tumpul dan membundar, panjangnya 5-13 cm; beremban; Sonneratia acida
pedadah pe.da.dah [n] peti tempat menyimpan ramuan obat-obatan; cerakin
pekak badak [ki] (1) tuli benar; (2) pura-pura tuli; sengaja tidak mau mendengarkan
pembilang pem.bi.lang [n ] (1) (orang) yg membilang; (2) Mat angka dl pecahan menunjukkan yg dibagi (terletak di sebelah atas): pecahan 6/7, berarti bahwa angka 6 adalah -- dan angka 7 penyebutnya
pemecah belah pe.me.cah be.lah [n] orang yg menyebabkan keadaan terpecah belah: dialah ~ keluarga saya
pemurtadan pe.mur.tad.an [n] proses, cara, perbuatan memurtadkan
pendek madah [ki] pendek kata; pendeknya
pengabjadan peng.ab.jad.an [n] proses, cara, perbuatan mengabjad atau mengabjadkan
penuh padat penuh sesak
perada pe.ra.da [n] kertas dr emas (perak, timah) untuk perhiasan, tulisan, dsb: pakaian kebesaran bertabur --
peradaban per.a.dab.an [n] (1) kemajuan (kecerdasan, kebudayaan) lahir batin: bangsa-bangsa di dunia ini tidak sama tingkat ~ nya; (2) hal yg menyangkut sopan santun, budi bahasa, dan kebudayaan suatu bangsa
peradang pe.ra.dang [n] pemarah
perang mendada perang seorang lawan seorang; perang tanding
perempuan geladak pelacur
permadani per.ma.da.ni [n] hamparan (karpet) yg dianyam dr bulu domba dsb, biasanya berbunga-bunga; ambal
persada tanah air tanah tumpah darah; ibu pertiwi
piadah pi.a.dah [kl n] bidak; pion
pradana pra.da.na [n] dana yg disediakan pd awal kegiatan; dana permulaan: debitur yg menginginkan KPR-BTN diwajibkan memiliki tabungan -- minimal Rp300.000,00
puadai pu.a.dai [kl n] hamparan (kasur, tikar, dsb) tempat berjalan atau tempat duduk para pembesar, pengantin (ketika bersanding)
purwapada pur.wa.pa.da [n Sas] hiasan dan tanda pd awal penulisan dr rangkaian teks tembang dl tulisan Jawa
puspadana pus.pa.da.na [Skr n] gading yg berukir
puspadanta pus.pa.dan.ta [Skr n] gading berukir
rada ra.da [v] ra.da-ra.da v agak: ~ gila; ~ mahal
radah ra.dah , me.ra.dah v menebang sampai habis; meredah
radai ra.dai [Mk n] sirip [Mk] me.ra.dai v (1) mengarak tabut; (2) meminta sedekah (derma)
radak ra.dak [v] tohok (dr arah bawah, biasanya dng tombak); tusuk [Mk] , me.ra.dak v (1) berjalan melanggar; (2) menerobos; menyerang; mendobrak
radang ra.dang , me.ra.dang a marah sekali; geram; jengkel sekali: dng ~ dia pergi meninggalkan kami [n] penyakit kerusakan jaringan tubuh yg ditandai oleh demam dan pembengkakan (jika sudah lanjut disertai keluar getah bening, darah, nanah): -- paru-paru
radang limpa [Dok] penyakit akut disebabkan oleh Bacillus anthracis, menular, dapat menyerang hewan dan manusia
radang tulang penyakit tulang kronis dng ciri menebalnya tulang panjang dan deformasi tulang pipih; ostitis
radas ra.das [n] alat
radas ekstraksi alat untuk mengekstraksi lemak, minyak, atau lilin, berguna untuk menganalisis atau sbg bagian dr analisis
radas sedot alat untuk menarik zat cair atau gas, msl botol dng keran pd dasarnya, dng mengalirkan air keluar dr dasar, gas akan ditarik; aspirator
raja badar kain putih
Ramadan Ra.ma.dan [n] bulan ke-9 tahun Hijriah (29 atau 30 hari), pd bulan ini orang Islam diwajibkan berpuasa
retak re.tak [a] (1) tampak bergaris pd barang keras (spt piring, batu) yg menandakan akan pecah): piring ini sudah --; (2) kl cacat; cela: buku ini masih banyak -- nya; (3) berselisih; tak akrab lagi; sudah tidak utuh (bersatu) lagi: ditegaskan bahwa tidak ada -- sedikit jua di antara mereka
riadat ri.a.dat [Ar n] (1) perihal bertapa dng mengekang hawa nafsu (memantang berbagai makanan dsb); (2) latihan
rongkong menghadap mudik [pb] mudah mendapat rezeki
ruadat ru.a.dat [ark n] pernyataan hormat; perihal menyatakan hormat
saadah sa.a.dah [Ar n] kebahagiaan; yg berbahagia; yg mulia
sadah sa.dah [Mk n] kapur sirih
sadai sa.dai [v] ber.sa.dai v (1) berbaring atau duduk bersandar dng mengunjurkan kaki: krn mengantuk, ia -- di bawah pohon; (2) terletak di tempat yg lebih tinggi (tt perahu)
sadak sa.dak [a] miring; condong (tt tiang dsb): pemancangan tiang listrik itu agak -- [Jw n] gulung sirih (yg akan dikunyah)
sadap sa.dap [v] me.nya.dap v (1) mengambil air (getah) dr pohon dng menoreh kulit atau memangkas mayang atau akar: petani itu -- enau untuk mendapatkan niranya; (2) ki mendengarkan (merekam) informasi (rahasia, pembicaraan) orang lain dng sengaja tanpa sepengetahuan orangnya: tugas agen rahasia itu -- pembicaraan lawannya
sadariah sa.da.ri.ah [Ar n] baju rompi
sadau sa.dau [v] ber.sa.dau v berdayung dng tidak berhenti-henti
sajadah sa.ja.dah [n] alas yg digunakan untuk salat, berupa karpet dsb berukuran kecil, kurang lebih 80 x 120 cm
sakit dada sakit paru-paru
sampan ada pengayuh tidak [pb] hendak melakukan sesuatu, tetapi tidak lengkap syarat-syaratnya
saptadarma sap.ta.dar.ma [n] kewajiban yg tujuh (tujuh kewajiban)
sebadan se.ba.dan [n] setubuh
sekar sapada lagu (nyanyian) satu bait
selada air tanaman yg tumbuhnya menjalar, pucuk dan daunnya yg muda dibuat sayur, lalap, dsb; Nasturtium officinale
seladang bagai panas di padang [pb] suatu kejadian yg terjadi secara merata di mana-mana
selempada se.lem.pa.da [n] semut besar berwarna merah atau hitam, gigitannya gatal sekali
sembada sem.ba.da [Jw a] (1) serba cukup (kuat, kaya, dsb); (2) patut; pantas; cocok
sempada sem.pa.da lihat ketam
sempadan sem.pa.dan [n] (1) batas (negeri, daerah, sawah, dsb); (2) tanda batas (spt pancang, garis)
sempit dada lekas marah
sepadan (dng) se.pa.dan (dng) [a] mempunyai nilai (ukuran, arti, efek, dsb) yg sama; sebanding (dng); seimbang (dng); berpatutan (dng): hukuman itu ~ dng kesalahannya; pasangan suami istri yg tidak ~
sesak padang ke rimba (ke tebing) [pb] sudah habis akal (tidak berdaya lagi)
sesak undang kpd yg runcing tiada dapat bertenggang lagi [pb] habis akal budi (bicara); habis ikhtiar sehingga tidak dapat berupaya lagi
setanggi ladan lidi berlapis dupa yg dibakar orang Cina kalau memuja; hio
setolop se.to.lop [n] (1) lampu yg ditutup dng tabung kaca; (2) tabung kaca: dia sangat marah sehingga -- yg ada di dekatnya dibantingkannya hingga pecah berantakan
siapa makan lada [pb] barang siapa yg bersalah akan merasa tersinggung (oleh sindiran dsb)
situasional si.tu.a.si.o.nal [a] sesuai (mengenai) situasi yg tepat: suatu masalah kadang-kadang dapat dipecahkan dr metode yg bersifat --
sukar su.kar [a] (1) susah; sulit dipecahkan atau diselesaikan: hitungan ini -- benar; (2) musykil; tidak mudah: -- melafalkan huruf ini; (3) tidak mudah mendapat; jarang ada: sekarang ini sedang -- mencari pekerjaan; -- bandingannya; (4) ki dalam kekurangan; miskin: hidupnya selalu --; (5) tidak mudah sembuh (tt penyakit): penyakitnya terlalu --
suku cadang alat-alat (dl peralatan teknik) yg merupakan bagian dr mesin
surup su.rup [a] patut; pantas; layak; sepadan: warna baju dan kerudung gadis itu -- benar [v] ke.su.rup.an v kemasukan (setan, roh) sehingga bertindak yg aneh-aneh: penari kuda kepang yg -- itu makan padi dan pecahan bola lampu
sutradara sut.ra.da.ra [n] orang yg memberi pengarahan dan bertanggung jawab atas masalah artistik dan teknis dl pementasan drama, pembuatan film, dsb
swadana swa.da.na [n] dana sendiri: intensifikasi tambak -- di daerah itu mampu menghasilkan 2,5 ton udang per hektare
swadarma swa.dar.ma [n] hukum, hak, atau kewajiban sendiri: masing-masing berusaha menjalankan -- dng baik
swadaya swa.da.ya [n] kekuatan (tenaga) sendiri: masjid yg megah itu dibangun atas -- masyarakat setempat
swasembada swa.sem.ba.da [n] usaha mencukupi kebutuhan sendiri (beras dsb)
syahada sya.ha.da [Lihat {syahda}]
syahadan sya.ha.dan [Lihat {syahdan}]
syahadat Rasul persaksian dan pengakuan (ikrar) thd kerasulan Muhammad saw.
syahadat tauhid persaksian dan pengakuan thd keesaan Allah Swt.
syuhada syu.ha.da [n Isl] orang-orang yg mati syahid (jamak dr syahid)
tadabur ta.da.bur [Ar v] me.na.da.bur.kan v merenungkan: di samping membaca Alquran, Anda juga harus ~ makna-maknanya
tadah ta.dah [n] barang untuk menampung sesuatu
tadah cangkir piring alas cangkir
tadah embun sisir pisang yg tersusun di bagian paling atas
tadah gelas piring atau alas gelas
tadah keringat kain (cita) yg dirangkapkan pd punggung baju sebelah dalam
tadah mangkuk piring atau alas mangkuk
tadaruk ta.da.ruk [Ar n] kesederhanaan; kerendahan hati
tadarus ta.da.rus [n Isl] pembacaan Alquran secara bersama-sama (dl bulan puasa)
tafadal ta.fa.dal [Ar v] silakan: -- Anda yg menjadi imam
tak beban batu digalas (tiada beban mencari beban ) [pb] sudah senang mencari kesusahan (kesukaran)
talas padang talas yg tingginya mencapai 2 m, umbinya tidak enak dimakan, bau buahnya mirip daun lengkuas; Colocasia gigantea
tata adab peri sopan santun; basa-basi; tata krama
teladan te.la.dan [n] sesuatu yg patut ditiru atau baik untuk dicontoh (tt perbuatan, kelakuan, sifat, dsb); contoh: ketekunannya menjadi -- bagi teman-temannya; ia terpilih sbg pelajar --
teladas te.la.das [n] air terjun yg rendah; jeram; riam
telinga badak tumbuhan, Crypteronia griffithii
telinga tempayan [ki] tidak mau mendengar kata dan nasihat
telur dadar (ayam dsb) yg dikocok, lalu digoreng
tengadah te.nga.dah [v] (1) melihat ke atas; memandang ke atas; (2) ki berpikir dalam-dalam; bekerja keras
tenggadai teng.ga.dai [n] bakau yg tumbuh di rawa-rawa di bagian dalam hutan bakau; Ceriops decandra
terdesak padang ke rimba [pb] hilang akal
terlampau dikadang terlampau di.ka.dang , mentah [pb] krn terlampau diperbagus, sebaliknya malahan menjadi buruk
termakan di sadah [pb] sangat kesal hati (krn tertipu dsb)
terpecah ter.pe.cah [v] terbagi; terbelah: rombongan itu ~ menjadi dua
tersadap ter.sa.dap [v] terdengar (terekam) oleh pihak lain tanpa diketahuinya: pembicaraan kedua pemimpin itu -- oleh dinas rahasia lawan
tiada berketentuan hulu hilirnya [pb] tidak tentu maksud dan tujuannya
tiada kayu janjang dikeping [pb] suatu hal yg tidak dapat ditangguhkan, kalau tidak, akan mendatangkan malu
tiada mengetahui hulu hilir nya [pb] tidak mengetahui ujung pangkalnya (tidak tahu apa-apa dl suatu urusan)
tiada sakit [ki] menyusahkan diri sendiri
tiada terbawa sekam segantang [pb] sangat lemah (tidak berkekuatan)
tikar ladang tikar bangkar
tikar sajadah tikar untuk salat; tikar sembahyang
toko serba ada toko yg menjual berbagai macam barang keperluan rumah tangga, spt pakaian jadi, macam-macam kain, barang kelontong, serta perabot rumah tangga, biasanya disusun dl bagian terpisah-pisah untuk promosi, pelayanan, perakunan, dan pengawasan
tukang tadah orang yg menerima barang curian (selundupan dsb)
tunadaksa tu.na.dak.sa [a] cacat tubuh
tunduk tengadah [ki] berpikir dalam-dalam
uang adat uang untuk membayar ongkos perkara, ongkos administrasi, dsb
uang pecahan uang kecil; uang receh
ukur baju (di) badan sendiri [pb] menganggap atau menilai orang lain sama dng anggapan atau penilaian thd diri sendiri
umpama air digenggam tiada tiris [pb] hal orang yg sangat kikir, tidak sedikit pun terbuka tangannya untuk menolong orang yg sengsara
usada usa.da [n] (1) obat; (2) ilmu pengobatan
waadat wa.a.dat [Ar n] perjanjian
wadah wa.dah [n] (1) tempat untuk menaruh, menyimpan sesuatu: dia mengambilkan -- nasi itu; (2) ki tempat berhimpun; perhimpunan: dulu PWI merupakan -- tunggal bagi para wartawan Indonesia
wadak wa.dak [a] (1) bersifat jasmani; ragawi; (2) nyata: kuasa gaib yg mahabesar akan turun ke dunia yg -- ini [Ar n] perpisahan: haji --
wadal wa.dal [n] kurban untuk makhluk halus: kalau tidak diruwat, mereka akan menjadi -- untuk santapan Batara Kala
wadat wa.dat [n] orang yg membujang; orang yg tidak kawin: ia bertekad akan menjadi -- sampai nenek-nenek
wahadah wa.ha.dah ? wahdah
wahadaniah wa.ha.da.ni.ah [Lihat {wahdaniah}]
wahadat wa.ha.dat [Lihat {wahdah}]
warna nada warna suara; timbre
waspada was.pa.da [a] berhati-hati dan berjaga-jaga; bersiap siaga: kita harus selalu awas dan -- thd bahaya narkotik
wayang sadat (sarana dakwah dan tablig) wayang kulit yg mementaskan lakon para wali dr Kerajaan Demak sampai Kerajaan Pajang, anak-anak wayang dan dalang beserta niyaga memakai serban
wiladah wi.la.dah [Ar] (1) v lahir; (2) n kelahiran
zadah za.dah lihat haram
zat padat bahan dl bentuk keras, bentuknya tetap tidak berubah
ziadah zi.a.dah [Ar n] tambahan; bubuhan
-i [sufiks pembentuk verba] (1) memberikan: sampuli; selimuti; pagari; (2) berulang-ulang: lempari; pukuli; sirami; (3) di; pada: jalani; turuni; naiki; kirimi
-i (-iah [sufiks pembentuk adjektiva] berkenaan dng; berdasar pd: alami; alamiah; badani; badaniah; duniawi; duniawiah; surgawi; gerejani
-itas [sufiks pembentuk nomina] kualitas; keadaan; tingkat: loyalitas; intensitas
ab [n] wadah kecil dr timah untuk candu; hap [ark n] ayah
aba-aba [n] kata perintah dl baris-berbaris, gerak badan, dsb (spt si...ap! maju ja...lan! berhen...ti!)
abad modern masa atau zaman yg ditandai dng kemajuan peradaban manusia (penemuan baru bidang teknologi dsb)
abad pertengahan kurun waktu sekitar tahun 500-1500 dl sejarah peradaban atau kebudayaan Eropa Barat
abadi aba.di [a] kekal; tidak berkesudahan: di dunia ini tidak ada yg --
abdi masyarakat pegawai pemerintah yg pada dasarnya mempunyai kewajiban melayani masyarakat
abdomen ab.do.men [n Bio] (1) bagian tubuh berupa rongga perut yg berisi alat pencernaan; (2) bagian di antara sekat rongga badan dan pinggul (perut bagian bawah); (3) bagian tubuh di belakang dada (toraks) pd antropoda
abduksi ab.duk.si [n] (1) pengambilan secara paksa (terutama perempuan) untuk dikawini atau digauli; (2) Dok gerakan ke arah luar sumbu badan (tt tangan dan kaki) atau ke arah luar sumbu kaki (tt ibu jari kaki)
abduktor ab.duk.tor [n Dok] otot yg menggerakkan anggota badan, spt tangan dan kaki ke samping
abece abe.ce [n] (1) a-b-c (abjad Latin); (2) ki hal-hal pokok yg pertama-tama harus diketahui dr suatu keadaan atau perkara: belum tahu -- kehidupan
abian abi.an [n] pembagian hasil ladang atau tegalan, pemilik dan penggarap masing-masing mendapat setengah dr hasil keseluruhan
abid [ark a] tidak berkesudahan; kekal; abadi [Isl] (1) v beribadah; (2) n orang yg taat kpd Tuhan; orang yg saleh
abidin abi.din [Ar n] (bentuk jamak dr abid) orang-orang yg taat (beribadah atau mengabdi) kpd Tuhan
abiotik abi.o.tik [a] tidak memiliki ciri hidup; tidak hidup; (2) a berhubungan dng atau dicirikan oleh tidak adanya organisme hidup; (3) n benda tidak hidup, msl batu-batuan dan bangunan rumah
abnormal ab.nor.mal [a] tidak sesuai dng keadaan yg biasa; mempunyai kelainan; tidak normal: sejak kecelakaan itu dia menjadi --
abolisi abo.li.si [n Huk] (1) peniadaan peristiwa pidana; (2) penghapusan (perbudakan di Amerika)
abortus abor.tus [n] (1) Dok fetus dng berat kurang dr 500 g pd saat dikeluarkan dr uterus, yg tidak mempunyai kemungkinan hidup; (2) guguran (janin); (3) keadaan terhentinya pertumbuhan yg normal (tt makhluk hidup)
abortus inkomplet [Dok] abortus dng sebagian hasil pembuahan telah keluar, sedangkan sebagian lagi, biasanya plasenta, masih berada dl rahim
abrit-abrit ab.rit-ab.rit, ab.rit-ab.rit.an [Jk a] dl keadaan berlari tunggang-langgang (atau tergesa-gesa)
abrupsi ab.rup.si [n Dok] keadaan terlepas
abses ab.ses [n Dok] radang jaringan tubuh yg memungkinkan timbulnya rongga tempat nanah mengumpul
absolusi ab.so.lu.si [n Kat] pengampunan melalui upacara keagamaan atas kesalahan atau dosa yg telah diperoleh (dilakukan secara umum atau secara perseorangan dan diadakan secara berkala)
abstrak ab.strak [a] tidak berwujud; tidak berbentuk; mujarad; niskala: kebaikan dan kebenaran adalah pengertian yg -- [n] ikhtisar (karangan, laporan, dsb); ringkasan; inti
abstraksi ab.strak.si [n] (1) proses atau perbuatan memisahkan; (2) penyusunan abstrak; (3) Psi keadaan linglung; (4) metode untuk mendapatkan kepastian hukum atau pengertian melalui penyaringan thd gejala atau peristiwa
absurdisme ab.surd.is.me [n] paham (aliran) yg didasarkan pd kepercayaan bahwa manusia secara umum tidak berarti dan tidak masuk akal (kesadaran para pengikut aliran itu thd tata tertib sering berbenturan dng kepentingan masyarakat umum)
abu vulkanis partikel lava yg halus yg terembus ketika gunung berapi meletus, kadang-kadang partikel ini berembus tinggi sekali sehingga jatuh di tempat yg sangat jauh
abuan abu.an [n] (1) bagian hasil sawah yg disediakan untuk yg mengerjakan; (2)uang simpanan untuk cadangan
abulia abu.lia [n Dok] keadaan kehilangan atau berkurangnya daya kemauan, inisiatif, atau dorongan
acang [n Lay] perkakas kecil yg gunanya untuk menunjukkan keadaan air dl ketel dsb
aci-acian aci-aci.an [n] gambar angan-angan: ia belum mempunyai ~ akan keadaan tempat itu
ad interim ad in.te.rim [Lt a] untuk sementara waktu: selama berada di luar negeri, ia ditunjuk sbg menteri --
adekuat ade.ku.at [a] memenuhi syarat; memadai; sama harkatnya
adenoid ade.no.id [n Dok] (1) pertumbuhan mirip kelenjar pd tenggorok dan bagian belakang hidung; (2) pembesaran dan peradangan pd tenggorok dan bagian belakang hidung
adhesi ad.he.si [n] (1) keadaan melekat pd benda lain; (2) Fis gaya atau kakas tarik-menarik antarmolekul yg tidak sejenis; (3) Bot penyatuan tumbuh-tumbuhan yg biasanya merupakan kelompok yg terpisah; (4) Dok jaringan tubuh yg tumbuh (melekat) menjadi satu krn radang; (5) kesepakatan, sikap, atau rasa sesuai: ia menyatakan -- nya
adib [v] beradab; tahu tata krama; sopan; (2) n ahli dl sastra
adinamia adi.na.mia [a Dok] dl keadaan tidak bertenaga; lemas
adsorpsi ad.sorp.si [n Fis] proses melekatnya molekul atau ion pada permukaan zat padat
aduksi aduk.si [n] (1) Dok gerakan mendekati sumbu memanjang; (2) Bio penggerakan anggota tubuh mendekati poros median atau mendekati badan
aerator ae.ra.tor [n El] alat bertenaga listrik yg berfungsi menambahkan udara ke dl air (pd akuarium dsb) untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut
aerodinamika ae.ro.di.na.mi.ka [n Fis] ilmu yg berhubungan dng gerakan udara, gas lain, atau kakas yg bekerja pd benda padat apabila bergerak melalui gas atau apabila gas yg mengalir mengenai atau mengelilingi benda padat
aerofisiologi ae.ro.fi.si.o.lo.gi [n] ilmu tt kesehatan tubuh ketika berada dl penerbangan atau dl ruang angkasa
aerologi ae.ro.lo.gi [n] (1) meteorologi; (2) cabang meteorologi yg berhubungan dng udara; (3) Geo ilmu mengenai atmosfer; (4) Fis ilmu tt udara, khususnya udara yg ada di atas
aerosol ae.ro.sol [n Kim] sistem tersebarnya partikel halus zat padat atau cairan dl gas atau udara, msl asap dan kabut
aerostatika ae.ros.ta.ti.ka [n Fis] ilmu tt gas dl keadaan seimbang mekanis
afdal af.dal [a] (1) lebih baik; lebih utama: salat baru -- apabila dilaksanakan dng baik dan tidak menyimpang dr rukunnya; (2) lengkap; komplet: bagi mereka rasanya kurang -- apabila pd waktu berbuka puasa tidak ada buah kurma
afek [n Dok] perubahan perasaan krn tanggapan dl kesadaran seseorang (terutama apabila tanggapan itu datangnya mendadak dan berlangsung tidak lama, spt marah)
afektif afek.tif [a] (1) Psi berkenaan dng perasaan (spt takut, cinta); (2) mempengaruhi keadaan perasaan dan emosi; (3) Ling mempunyai gaya atau makna yg menunjukkan perasaan (tt gaya bahasa atau makna)
afiat afi.at [a] sehat: syukurlah engkau dl keadaan sehat dan --
aforisme afo.ris.me [n Sas] pernyataan yg padat dan ringkas tt sikap hidup atau kebenaran umum (spt peribahasa: alah bisa krn biasa)
agalaksia aga.lak.sia [a Dok] dl keadaan tidak keluarnya air susu
agam [a] besar, gagah, kuat, dan tegap: tubuhnya -- [a] tidak ada akhir; larut
agama aga.ma [n] ajaran, sistem yg mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kpd Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yg berhubungan dng pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya: -- Islam; -- Kristen; -- Buddha
agamawi aga.ma.wi [a] bersifat agama: bangsa kita adalah bangsa yg --
agape aga.pe [n Kat] perjamuan persaudaraan yg dilangsungkan sesudah ibadat ekaristi dng mengundang umat yg kurang mampu
agen [n] (1) Ek orang atau perusahaan perantara yg meng-usahakan penjualan bagi perusahaan lain atas nama peng-usaha; perwakilan; (2) cak kaki tangan atau mata-mata negara asing; (3) Adm wakil pengusaha yg merundingkan, memberi-kan jasa layanan, atau menutup perjanjian asuransi dng ketentuan yg ada
agen buku pedagang buku besar yg menyediakan berbagai jenis buku dr berbagai penerbit, pengecer, dan perpustakaan, biasanya ada dua jenis, yaitu yg menyediakan buku teks mutakhir dan buku teknik dan yg menyediakan buku lama yg masih beredar
agen federal anggota badan penyelidik Amerika Serikat
agenda agen.da [n] (1) buku catatan yg bertanggal untuk satu tahun: acara rapat itu telah dicatat dl --; (2) acara (yg akan dibicarakan dl rapat): hal itu tercantum juga dl -- rapat; -- politik tema yg akan dibicarakan dl rapat politik: perebutan kursi DPR dan jabatan dl pemerintahan sudah tidak akan ada lagi dl -- politik di masa datang
agiria agi.ria [n Dok] keadaan tidak terdapat konvolusi permukaan otak krn gangguan perkembangan
agitasi agi.ta.si [n] (1) hasutan kpd orang banyak (untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dsb), biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik; (2) pidato yg berapi-api untuk mempengaruhi massa
aglomerat ag.lo.me.rat [n Geo] (1) gumpalan batuan yg terdiri atas komponen batu bersudut, batu bulat, atau kerikil yg pekat menjadi satu krn adanya bahan perekat (msl tanah liat); (2) batuan sedimen untuk batuan endapan vulkanis yg diikat oleh abu kepundan
agorafobia ago.ra.fo.bia [n Psi] rasa takut ketika berada di tempat yg ramai
agraris ag.ra.ris [a] (1) mengenai pertanian atau tanah pertanian; (2) mengenai pertanian atau cara hidup petani; (3) bersifat pertanian: negeri kita adalah negara ~
agregat ag.re.gat [n] (1) hasil proses agregasi; (2) mesin kecil pembangkit listrik; (3) Tan bahan-bahan mineral tidak bergerak, msl pasir, debu, batu, kerikil, pecahan batu yg bercampur semen, kapur, atau bahan aspal untuk mengikat campuran itu menjadi spt beton; (4) Far satuan yg terbentuk oleh partikel yg terhimpun dl suatu kelompok
agriologi ag.ri.o.lo.gi [n Antr] pengkajian sejarah dan adat istiadat suku primitif
agripnia ag.rip.nia [n Dok] keadaan tidak dapat tidur; insomnia
agrowisata ag.ro.wi.sa.ta [n] wisata yg sasarannya adalah pertanian (perkebunan, kehutanan, dsb)
ahistoris ahis.to.ris [a] berlawanan dng sejarah: memahami kultur lama tanpa memedulikan aspirasi sejarah yg melahirkannya adalah sikap yg --
ahli filsafat orang yg memiliki kemampuan pengetahuan dan penyelidikan dng akal budi mengenai hakikat segala yg ada, sebab, asal, dan hukumnya; filsuf
ahli sufah orang yg turut hijrah bersama Nabi Muhammad saw. dr Mekah ke Medinah dng membawa harta seadanya, dl keadaan serba kurang
ahwal ah.wal [n] keadaan
aib 1 [a] malu : bagimu, itu adalah -- yg tiada terhapuskan lagi; janganlah merasa -- melakukan pekerjaan yg kasar; (2) n cela; noda; salah; keliru: jika ada -- dan bebalnya, hendaklah dimaafkan
air adsorpsi [Tan] air yg terikat pd permukaan partikel padat oleh gaya molekul dng emisi panas
air bawah tanah air yg berada cukup jauh dr permukaan tanah; air tanah
air berat [Kim] air dng kadar deuterium tinggi
air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga air cucuran atap jatuh ke pe.lim.bah.an juga [pb] biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya
air jenuh [Tan] air yg dapat diserap oleh badan tanah yg mengandung air tanpa pemuaian butir tanah
air laut air di laut yg biasanya mempunyai kadar garam 30-35%
air payau air yg tidak sedap rasanya akibat kelebihan kadar klorida; (2) campuran antara air laut dan air tawar, biasanya mempunyai kadar garam kurang dr 30 per mil
air tawar air biasa (bukan air manis, bukan air asin); (2) Hid air yg mempunyai kadar garam kurang dr 0,5%
ajaib aja.ib [a] ganjil; aneh; jarang ada; tidak spt biasa; mengherankan: pertunjukan yg --; (2) n Sas cak sesuatu yg aneh; keheranan; yg tidak dapat diterangkan dng akal: itulah -- Allah [n Bio] anyaman yg terjadi pd gumpalan ginjal yg arteri darahnya berubah menjadi kapiler, kemudian bersatu kembali menjadi arteri
ajal [n] batas hidup yg telah ditentukan Tuhan, saat mati, janji akan mati: menemui -- nya; menghadap (menanti) -- nya; sampai -- nya
aju , meng.a.ju.kan v (1) mengemukakan (usul, permintaan, sanggahan, protes, dsb): ia ~ beberapa pertanyaan kpd ketua; (2) membawa ke depan; menampilkan (pasukan dsb): mereka ~ pasukan cadangan
akal tak sekali tiba [pb] tidak ada suatu usaha yg sekali terus jadi dan sempurna
akan [adv] (untuk menyatakan sesuatu yg hendak terjadi, berarti) hendak: disangkanya hari -- hujan; akan-akan a mirip benar; hampir sama benar [p] (1) (sbg kata perangkai untuk menghubungkan verba dsb dng pelengkapnya yg berarti:) kepada: ia lupa -- orang tuanya; (2) mengenai; tentang; terhadap: -- harta peninggalan orang tuanya itu tiada dipikirkannya lagi; (3) untuk: uang ini dapat kaupakai -- pembayar utangmu
akar [n] (1) bagian tumbuhan yg biasanya tertanam di dl tanah sbg penguat dan pengisap air serta zat makanan: ~ pohon ini dapat dibuat obat; (2) ki asal mula; pokok; pangkal; yg menjadi sebab(-sebabnya): yg perlu dibasmi adalah -- segala kejahatan; (3) Ling unsur yg menjadi dasar pembentukan kata (spt graf pd grafik, biografi, apektrograf); (4) Mat suatu operasi aljabar, yg biasanya dinyatakan dng simbol ?, msl (akar a sama dng b), berarti; b2 = a, jadi (akar pangkat n dr a sama dng c), berarti cn = a, jadi
akar beluru tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya dapat dibuat obat; Entada phaseoloides
akar napas akar yg keluar secara tegak lurus dr akar yg terbenam dl tanah dan berfungsi untuk pernapasan, msl pd pedada
akhirusanah akhi.ru.sa.nah [n] akhir tahun: khataman Alquran kali ini merupakan khataman -- menjelang bulan Ramadan
akibat aki.bat [n] sesuatu yg merupakan akhir atau hasil suatu peristiwa (perbuatan, keputusan); persyaratan atau keadaan yg mendahuluinya: -- gempa bumi itu ratusan penduduk kehilangan tempat tinggalnya
aklasia ak.la.sia [n Dok] keadaan dapat rileks, tegang terus, biasanya mengenai otot jantung atau lainnya
akor ? akur [n Mus] kombinasi tiga nada atau lebih yg bersuara sama dl satu oktaf
akreditasi ak.re.di.ta.si [n ] (1) pengakuan thd lembaga pendidikan yg diberikan oleh badan yg berwenang setelah dinilai bahwa lembaga itu memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu; (2) pengakuan oleh suatu jawatan tt adanya wewenang seseorang untuk melaksanakan atau menjalankan tugasnya
akrobat hukum putusan yg berubah-ubah secara mendadak dl persoalan yg sama dan sering terjadi cabut-mencabut atau ralat-meralat suatu putusan atau kebijakan
akrofobia ak.ro.fo.bia [n Psi] rasa takut yg abnormal apabila berada di tempat yg tinggi
akromegali ak.ro.me.ga.li [n Dok] penyakit yg ditandai dng membesarnya ujung anggota badan, spt hidung, dagu, telinga, dan kaki
akronim ak.ro.nim [n Ling ] kependekan yg berupa gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yg ditulis dan dilafalkan sbg kata yg wajar (msl mayjen mayor jenderal, rudal peluru kendali, dan sidak inspeksi mendadak)
aksentuasi ak.sen.tu.a.si [n] (1) Ling pemberian tekanan suara pd suku kata atau kata; (2) pengutamaan; penitikberatan; penekanan: -- Rencana Pembangunan Lima Tahun adalah pd masalah pertanian; (3) Mus penempatan tekanan yg pas pd perangkat musik
akseptabel ak.sep.ta.bel [a] (1) dapat atau pantas diterima; berterima: usulnya praktis dan --; (2) cukup; memadai: tarian itu dianggap -- untuk ditampilkan di depan tamu
aksesori ak.se.so.ri [n] (1) barang tambahan; alat ekstra: radio pd mobil merupakan -- yg digemari banyak konsumen; (2)barang yg berfungsi sbg pelengkap dan pemanis busana: -- yg sedang digemari remaja saat ini adalah jepit rambut dan peniti berwarna sama dng pakaian yg dikenakan; (3) Anat yg merupakan tambahan (msl saraf aksesori, yakni otak ke-11)
akson ak.son [n] (1) Anat tonjolan serat saraf yg dimulai pd sel saraf; (2) Bio taji sel saraf yg secara normal membawa rangsangan dr badan sel saraf lain
akta autentik akta yg dibuat oleh atau di hadapan pejabat umum yg berwenang membuat akta dl bentuk yg ditentukan oleh undang-undang
aktual ak.tu.al [a] (1) betul-betul ada (terjadi); sesungguhnya: cerita itu diangkat dr kejadian yg --; (2) sedang menjadi pembicaraan orang banyak (tt peristiwa dsb); (3) baru saja terjadi; masih baru (tt peristiwa dsb); hangat: berita --
aktuaris ak.tu.a.ris [n] ahli matematika dl perusahaan asuransi yg menghitung-hitung risiko, premi, cadangan, dan dividen
akuan aku.an [n] (1) yg telah diakui; (2) orang halus (hantu dsb) yg menjadi pelindung atau yg memasuki orang [n] pekarangan atau ladang di Pulau Jawa bagian utara yg dipergunakan oleh seseorang untuk melakukan usaha atas dasar hak perbuatan untuk waktu tidak lebih dr satu tahun
akulturasi akul.tu.ra.si [n] (1) percampuran dua kebudayaan atau lebih yg saling bertemu dan saling mempengaruhi: candi-candi yg ada sekarang merupakan bukti adanya -- antara kebudayaan Indonesia dan kebudayaan India; (2) Antr proses masuknya pengaruh kebudayaan asing dl suatu masyarakat, sebagian menyerap secara selektif sedikit atau banyak unsur kebudayaan asing itu, dan sebagian berusaha menolak pengaruh itu; (3) Ling proses atau hasil pertemuan kebudayaan atau bahasa di antara anggota dua masyarakat bahasa, ditandai oleh peminjaman atau bilingualisme
akustik akus.tik [a] mengenai atau berhubungan dng organ pendengar, suara, atau ilmu bunyi: saraf --; (2) n Kom rancangan dan sifat khusus ruang rekaman, pentas, auditorium, dsb.; (3) n tempat rekaman atau reproduksi suara dilaksanakan; (4) n keadaan ruang yg dapat mempengaruhi mutu bunyi
akut [a] (1) timbul secara mendadak dan cepat memburuk (tt penyakit); (2) memerlukan pemecahan segera; mendesak (tt keadaan atau hal); gawat: penyediaan air bersih menjadi masalah yg --; (3) kurang dr 90o (tt sudut): sudut --
ala [p] atas; pada; kepada; akan [a] tinggi [p cak] secara: model -- Barat [n Huk] tanah yg tidak dikerjakan lagi, tetapi pemilik atau keturunannya masih mempunyai hak utama atas tanah itu
alaihi salam alai.hi sa.lam [Ar a] damai padanya (lazim dipakai sesudah menyebutkan nama nabi, kecuali Nabi Muhammad saw.): Nabi Sulaiman --
alak alak, se.a.lak-a.lak [Mk v] cukup; memadai
alam [n] (1) segala yg ada di langit dan di bumi (spt bumi, bintang, kekuatan): -- sekeliling; (2) lingkungan kehidupan: -- akhirat; (3) segala sesuatu yg termasuk dl satu lingkungan (golongan dsb) dan dianggap sbg satu keutuhan: -- pikiran; -- tumbuh-tumbuhan; (4) segala daya (gaya, kekuatan, dsb) yg menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yg ada di dunia ini: hukum --; ilmu --; (5) yg bukan buatan manusia: karet --; (6) dunia: -- semesta; syah --; (7) kerajaan; daerah; negeri: -- Minangkabau , meng.a.lami v merasai (menjalani, menanggung) suatu peristiwa dsb: selama di rantau ia ~ banyak kesulitan [n] bendera (panji-panji) sbg tanda (pd pasukan dsb)
alam arwah alam tempat arwah berada sesudah orang meninggal
alam besar dunia yg luas ini -- gaib alam yg berada di luar jangkauan manusia biasa, tempat makhluk halus dan tenaga yg luar biasa
alam pikiran segala (cara berpikir dsb) yg ada dl pikiran
alangan alang.an [n] (1) balok (kayu dsb) yg (dipasang) melintang untuk merintangi jalan (sungai, dsb); busung pasir yg melintang di muara: segala ~ di jalan telah disingkirkan; (2) rintangan; aral: jika tidak ada ~ , ia hendak datang kemari dl minggu ini
alap [kl a] bagus; elok: berjalan -- santun, berjalan perlahan-lahan dng eloknya [v] meng.a.lap v mengambil (menjolok) buah yg berada pd tempat yg lebih tinggi
alarm [n] (1) tanda bahaya berupa sinyal, bunyi, sinar, dsb; (2) alat mekanik yg dirancang untuk memperingatkan akan adanya bahaya atau kerusakan
alas perut makanan yg pertama sekali dimakan pd pagi hari sekadar pencegah masuk angin
alasan alas.an [n] (1) dasar; asas; hakikat: rasa kebangsaan adalah ~ yg kuat untuk menegakkan negara; (2) dasar bukti (keterangan) yg dipakai untuk menguatkan pendapat (sangkalan, perkiraan, dsb): tidak ada ~ yg kuat untuk menolak usul itu; (3) yg menjadi pendorong (untuk berbuat): apa ~ nya sehingga dia berbuat demikian; (4) yg membenarkan perlakuan tindak pidana dan menghilangkan kesalahan terdakwa
alat kelamin bagian tubuh yg berfungsi sbg saluran pembuang air kencing dan sarana untuk mengadakan keturunan
alat pemerintahan pegawai, pejabat, atau badan (instansi, lembaga, departemen, dsb) yg menjalankan roda pemerintahan, spt lurah, camat, bupati, gubernur, menteri
alat penyosoh [Tan] mesin pembersih beras pecah kulit menjadi beras sosoh atau beras putih
albatros al.bat.ros [n] burung laut yg besar, jari kakinya berselaput spt itik, panjang badan termasuk ekornya lebih kurang satu meter, termasuk jenis Diomedediae
albino al.bi.no [n] organisme (makhluk hidup, terutama manusia dan binatang) yg memperlihatkan keadaan kekurangan pigmen, umumnya ditandai dng kebulaian (warna kulit dan rambut putih, serta mata kemerah-merahan)
alat [n] (1) benda yg dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an): -- pertanian; -- tukang kayu; (2) yg dipakai untuk mencapai maksud: pelaksanaan keluarga berencana adalah -- untuk menurunkan angka kelahiran dan menaikkan taraf hidup rakyat; (3) ki orang yg dipakai untuk mencapai suatu maksud: mereka itu hanya dipakai sbg -- untuk melemahkan semangat rakyat; (4) bagian tubuh (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) yg menjalankan fungsi sesuatu: -- pencium ; -- perasa; (5) yg dipakai untuk menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara): -- negara; (6) perlengkapan: -- kebesaran untuk upacara raja-raja, spt mahkota, tongkat, payung, pedang, tunggul, bendera, dan umbul-umbul; (7) Antr benda budaya yg dikembangkan manusia dl usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sbg penyambung keterbatasan organismenya [Mk n] (1) jamu (tamu); (2) perjamuan
alel [n] gen yg terletak dl suatu tempat (anggota badan) dan mengakibatkan sifat yg sama
alergi aler.gi [n Dok] (1) perubahan reaksi tubuh thd kuman-kuman penyakit; (2) keadaan sangat peka thd penyebab tertentu (zat, makanan, serbuk, keadaan udara, asap, dsb) yg dl kadar tertentu tidak membahayakan untuk sebagian besar orang
alferes al.fe.res [ark n] (1) calon opsir; cadangan; (2) (dahulu) pembawa panji
algilik al.gi.lik [n] tanah yg kadar liatnya sangat tinggi dan dapat menghalangi penyebaran akar
aliase ali.a.se [n Kim] campuran logam yg terbentuk krn pelelehan bersama komponennya, dapat berupa larutan padat atau campuran yg tidak saling larut; aloi; lakur
alibi ali.bi [n Huk] bukti bahwa seseorang ada di tempat lain ketika peristiwa pidana terjadi (tidak berada di tempat kejadian)
alienasi ali.e.na.si [n] (1) keadaan merasa terasing (terisolasi); (2) penarikan diri atau pengasingan diri dr kelompok atau masyarakat; (3) pemindahan hak milik dan pangkat kpd orang lain
alih kode [Ling] penggunaan bahasa lain atau variasi bahasa lain untuk menyesuaikan diri dng peran atau situasi lain atau krn adanya partisipan lain
alih teknologi pengalihan pengetahuan dan keterampilan teknologi, terutama pemindahan materialnya, dr suku cadang yg terkecil sampai ke pabrik yg paling lengkap
alimiat ali.mi.at [Ar n] (1) kesarjanaan; (2) kealiman; (3) zaman ketika manusia dl keadaan tahu atau mengerti
aliran kepercayaan alir.an kepercayaan paham yg mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa, tetapi tidak termasuk atau tidak berdasarkan ajaran salah satu dr kelima agama yg resmi (Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Buddha)
aliran timbul kembali alir.an timbul kembali [Tan] air yg telah disadap dr sebuah genangan atau sungai untuk keperluan irigasi yg meresap sampai ke permukaan air tanah dan akhirnya mencapai permukaan sungai atau genangan air lainnya
Alkadim Al.ka.dim [Ar n] Yang Mahadahulu (Allah)
alkoholisme al.ko.hol.is.me [n] (1) gaya hidup membudayakan alkohol: ada kecenderungan anak muda berbudaya --; (2) hal kecanduan alkohol: dl mengatasi -- , aspek kerusakan biologis cenderung diabaikan
alkoholometer al.ko.ho.lo.me.ter [n Far] radas untuk mengukur kandungan alkohol, (etanol) dl suatu cairan
alofon alo.fon [n Ling] varian fonem berdasarkan posisi di dl kata, msl fonem pertama pada kita dan kata secara fonetis berbeda, tetapi masing-masing adalah alofon dr fonem /k/
alomorf zero alomorf yg tidak diwujudkan dng fonem, yg ada dl satu paradigma bersama dng alomorf lain yg berwujud fonem
alonim alo.nim [n] varian dr nama msl Dullah adalah alonim dr Abdullah
alotropi alo.tro.pi [n] adanya dua bentuk atau lebih suatu unsur, msl intan dan grafit
alter ego al.ter ego [Lat n Psi] (1) aku yg kedua; (2) orang yg membantu serta menemani sahabat karib (seorang tokoh) seseorang dl segala hal dan keadaan; kawan yg tidak terpisahkan, msl suami atau istri
alto al.to [n Mus] (1) nada yg mencakup suara terendah wanita dan nada suara tertinggi pria (antara sopran dan tenor); (2) orang (penyanyi) bersuara antara sopran dan tenor
altruisme al.tru.is.me [n] (1) paham (sifat) lebih memperhatikan dan mengutamakan kepentingan orang lain (kebalikan dr egoisme); (2) Antr sikap yg ada pd manusia, yg mungkin bersifat naluri berupa dorongan untuk berbuat jasa kpd manusia lain
alufiru alu.fi.ru [n] keadaan yg kacau
alunan suara alun.an suara suara atau nyanyian yg bernada lembut
alur [n] (1) lekuk memanjang (di tanah, kayu, sungai, bagian tubuh, dsb); (2) jalan (aturan, adat) yg benar; (3) Sas rangkaian peristiwa yg direka dan dijalin dng saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian; (4) Sas jalinan peristiwa dl karya sastra untuk mencapai efek tertentu (pautannya dapat diwujudkan oleh hubungan temporal atau waktu dan oleh hubungan kausal atau sebab-akibat)
alur balik [Sas] perubahan keadaan yg berlawanan dng keadaan yg diharapkan
alur bertempuh [pb] dilakukan menurut adat (kebiasaan) yg lazim
alur erat [Sas] jalinan peristiwa yg sangat padu di dl karya sastra, kalau salah satu peristiwa ditiadakan, keutuhan cerita akan terganggu
alur leher lekuk pd sefalotoraks yg membatasi kepala dan dada, spt pd udang
alur menanjak [Sas] jalinan peristiwa dl karya sastra yg makin lama makin menanjak, tanpa ada peleraian, sampai cerita itu selesai di puncak
ama ? hama [p cak] sama; terhadap: aku tambah kagum -- eyang putri
amah [n] orang perempuan (Cina) yg bekerja sbg pembantu rumah tangga; babu [n] rakyat biasa; orang kebanyakan: di hadapan Yang Mahakuasa tidak ada perbedaan antara -- dan bangsawan
amal [n] (1) perbuatan (baik atau buruk): ia dihormati orang krn -- nya yg baik, bukan krn kedudukan atau kekayaannya; (2) perbuatan baik yg mendatangkan pahala (menurut ajaran agama Islam): berbuat -- kpd fakir miskin; salat adalah -- ibadat manusia kpd Allah; (3) yg dilakukan dng tujuan untuk berbuat kebaikan thd masyarakat atau sesama manusia (memberi derma, mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, penyandang cacat, orang jompo, anak yatim piatu, dsb): membuka dompet -- , mengumpulkan sumbangan melalui surat kabar untuk menyumbang korban banjir dsb: penjualan prangko --; penyelenggaraan pertunjukan --
amal saleh [Isl] perbuatan yg sungguh-sungguh dl menjalankan ibadah atau menunaikan kewajiban agama spt perbuatan baik thd sesama manusia
amalan amal.an [n] (1) perbuatan (baik): tiap ~ yg baik ada pahalanya; (2) perbuatan, bacaan yg harus dikerjakan dl rangkaian ibadah, spt dl ibadah haji dan salat
amalgam amal.gam [n Kim] larutan logam dng air raksa, dapat berbentuk cair atau padat
amanah ama.nah [n] kerabat [n] sesuatu yg dipercayakan (dititipkan) kpd orang lain: kemerdekaan Indonesia merupakan -- dr para pahlawan bangsa; (2) n keamanan; ketenteraman: bahagia dan -- yg sukar dicari; (3) a dapat dipercaya (boleh dipercaya); setia: temanku adalah orang -- [Ar n] bidang hukum; kekuatan
amandel aman.del [n Dok] (1) alat tubuh menyerupai kelenjar yg terdapat di kiri kanan tekak (ada dua buah); (2) jaringan menyerupai sel limfa yg membesar
amatan amat.an [n Mil] hasil mengamati (mendengarkan, mewawancarai, ataupun mengadakan percobaan) yg berupa kumpulan keterangan untuk satu tujuan melalui kontak langsung dng orang atau objek yg diteliti
ambal am.bal [n] permadani [kl v] , ber.am.bal-am.bal.an v berarak-arak [Mk v] , meng.am.bal v membumbun (tanah); menambak [v] , meng.am.bal v melihat dng sudut mata; melirik; menjeling
ambar am.bar [n] (1) damar yg keras spt batu yg terdapat di dasar laut dan berbau harum (ada yg berasal dr perut ikan laut); (2) Kim resin fosil yg digunakan dl perhiasan, zat celup, dan pernis; (3) batu ambar; kahrab
ambigu am.bi.gu [a] bermakna lebih dr satu (sehingga kadang-kadang menimbulkan keraguan, kekaburan, ketidakjelasan, dsb); bermakna ganda; taksa
ambiguitas am.bi.gu.i.tas [n] (1) sifat atau hal yg bermakna dua; kemungkinan yg mempunyai dua pengertian; (2) ketidaktentuan; ke-tidakjelasan; (3) kemungkinan adanya makna atau penafsiran yg lebih dr satu atas suatu karya sastra; (4) Ling kemungkinan adanya makna lebih dr satu dl sebuah kata, gabungan kata, atau kalimat; ketaksaan
ambivalen am.bi.va.len [a] bercabang dua yg saling bertentangan (spt mencintai dan membenci sekaligus thd orang yg sama): ia mengakui adanya sikap -- pd dirinya thd gadis itu
ambivalensi am.bi.va.len.si [n Psi] perasaan tidak sadar yg saling bertentangan thd situasi yg sama atau thd seseorang pd waktu yg sama
amburadul am.bu.ra.dul [a cak] centang perenang; berantakan; porak-poranda: para penghuni di sekitar tempat itu hanya mampu diam dan kesal, tanpa dapat berbuat apa-apa menyaksikan keadaan yg --
amendemen amen.de.men [n] (1) usul perubahan undang-undang yg dibicarakan dl Dewan Perwakilan Rakyat dsb: hak --; (2) penambahan pd bagian yg sudah ada
ametabola ame.ta.bo.la [n Zool] serangga yg tidak menunjukkan adanya metamorfosa dl perkembangannya
ametria amet.ria [a Dok] tidak ada uterus krn kelainan kongenital (bawaan lahir)
amnionitis am.ni.o.ni.tis [n Dok] radang pd amnion
amoral amo.ral [a] tidak bermoral; tidak berakhlak: memeras para pensiunan adalah tindakan --
ampai am.pai [a] panjang (tinggi) dan ramping; lampai: badannya -- , meng.am.pai v (1) bergantung spt disampirkan; menyampai: bangkai ular itu ~ di dahan; (2) memperanginkan supaya kering (pakaian, tembakau, dsb); menjemur: ~ tembakau [v] , ber.am.pai v pukul-memukul
ampai-ampai am.pai-am.pai [n] binatang laut yg badannya spt agar-agar berjurai-jurai tepinya; ubur-ubur
amputasi am.pu.ta.si [n Dok] pemotongan (anggota badan), terutama kaki dan tangan, untuk menyelamatkan jiwa seseorang
anak ampang anak haram jadah
anak batu (giling) batu yg berbentuk silinder (gilik) untuk melumatkan lada (cabai, rempah-rempah, dsb)
anak berbakat anak (terutama yg masih berada dl usia sekolah) yg diperhitungkan memiliki bakat dan kemampuan yg istimewa
anak buah anggota kelompok (regu pasukan) yg berada di bawah seorang pemimpin
anak cabang bagian dsb yg lebih kecil dr cabang; ranting; (2) bagian dsb yg berada di bawah cabang (tt susunan organisasi)
anak didik murid; siswa; (2) anak yg berada dl pembinaan (asuhan) seseorang
anak haram anak yg lahir dr hasil hubungan di luar ikatan pernikahan; anak jadah
anak luar nikah anak yg dilahirkan oleh seorang wanita di luar perkawinan yg dianggap sah menurut adat atau hukum yg berlaku; (2) anak haram
anak perusahaan [Ek] perusahaan yg dikuasai oleh pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui satu atau lebih badan atau perusahaan lainnya
anak piatu anak yg ibunya sudah meninggal; sudah tidak beribu lagi; anak yatim (di beberapa daerah anak piatu adalah anak yg tidak beribu lagi)
anaklisis anak.li.sis [n Psi] keadaan emosi yg bergantung pd orang lain
anakrus anak.rus [n Mus] nada atau sekelompok nada yg mendahului kalimat musik yg tidak mendapat tekanan
analgesik anal.ge.sik [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
analisis ana.li.sis [n] (1) penyelidikan thd suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dsb) untuk mengetahui keadaan yg sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dsb); (2) Man penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yg tepat dan pemahaman arti keseluruhan; (3) Kim penyelidikan kimia dng menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat bagiannya dsb; (4) penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya; (5) pemecahan persoalan yg dimulai dng dugaan akan kebenarannya
analisis ayak [Kim] pemilahan zat padat menurut ukurannya dng menggunakan pengayak
analogi ana.lo.gi [n] (1) persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yg berlainan; kias: (2) Ling kesepadanan antara bentuk bahasa yg menjadi dasar terjadinya bentuk lain; (3) Mik sesuatu yg sama dl bentuk, susunan, atau fungsi, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan kekerabatan; (4) Sas kesamaan sebagian ciri antara dua benda atau hal yg dapat dipakai untuk dasar perbandingan
anarki anar.ki [n] (1) hal tidak adanya pemerintahan, undang-undang, peraturan, atau ketertiban; (2) kekacauan (dl suatu negara)
anarkisme anar.kis.me [n] ajaran (paham) yg menentang setiap kekuatan negara; teori politik yg tidak menyukai adanya pemerintahan dan undang-undang
anasir ana.sir [n] (1) sesuatu (orang, paham, sifat, dsb) yg menjadi bagian dr atau termasuk dl keseluruhan (suasana, perkumpulan, gerakan, dsb): dl pergerakan itu terdapat -- yg kurang baik; (2) (menurut pendapat ahli pikir zaman dulu) zat pokok yg merupakan bagian dr segala benda: orang memperkirakan bumi ini ada -- nya, yaitu air, api, tanah, dan hawa; (3) segala yg ada di dunia; makhluk: daun-daun pun tiada bergerak sebab angin tiada bertiup sedikit jua, seolah-olah segala -- sama-sama menghormati hari yg mulia itu; (4) unsur
anatomis ana.to.mis [a] bersifat anatomi: ada alat-alat tertentu pd anak yg mempunyai bentuk dan letak -- yg tidak sama dng orang dewasa
ancangan an.cang.an [n] (1) tindakan atau perbuatan mendekat; (2) perkiraan: ~ biaya yg dibutuhkan untuk mengadakan diferensiasi perlu diperhitungkan; (3) pengambilan langkah awal untuk mencapai tujuan; cara khusus dl mengambil langkah awal untuk mencapai tujuan; (4) alat untuk mencapai tujuan; (5) Olr ancang-ancang
andalan an.dal.an [n] (1) orang yg dipercayai; yg dapat diandalkan; tumpuan: ia termasuk ~ kita dl kejuaraan dunia bulu tangkis tahun ini; (2) pembina (dl gerakan pramuka): Presiden Republik Indonesia adalah salah seorang ~ nasional gerakan pramuka; (3) (kuda dsb) yg kuat (sakti); (4) tanggungan; barang jaminan
andalusit an.da.lu.sit [n Kim] aluminium silikat alam, ada yg berwarna abu-abu, kehijau-hijauan, kemerah-merahan, atau kebiru-biruan
andam an.dam [n] -- surai anak rambut di dahi yg dipepat dan diatur baik-baik [a] , -- karam hilang lenyap; habis semuanya [v] , meng.an.dam v mengurung; memingit; mengikat: adat ~ gadis yg akan dinikahkan masih terdapat di daerah ini
andap an.dap, andap gizi [Dok] keadaan gizi yg terjadi krn kualitas atau kuantitas makanan yg kurang atau krn gangguan pencernaan
andiko an.di.ko [n] penghulu adat
aneh [a] tidak spt yg biasa kita lihat (dengar dsb); ajaib; ganjil: memang -- kalau ada kambing berkepala dua; aneh-aneh adv macam-macam
anemia ane.mia [n Dok] (penyakit) kekurangan kadar hemoglobin di dl darah; kekurangan butir darah merah
anergi aner.gi [n Dok] keadaan tidak adanya daya untuk bereaksi
anestetis anes.te.tis [a Kim] bersifat dapat digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri, yaitu menghilangkan kesadaran secara keseluruhan atau setempat
aneuploid aneu.plo.id [n] keadaan perangkat kromosom yg krn penambahan atau pengurangan satu kromosom jumlahnya menjadi bukan pengalihan tepat angka dasar genomnya
angan lalu paham bertumbuk [pb] menurut pikiran (dugaan dsb) mungkin untuk dikerjakan, tetapi sukar pelaksanaannya (msl kekurangan alat atau syarat); angan-angan n (1) pikiran; ingatan: ~ nya ke mana-mana; (2) cita-cita: ~ nya menjadi dokter; (3) maksud; niat: sedikit pun tidak ada ~ ku menghinakan beliau; (4) gambaran dl ingatan; harapan sendiri dl ingatan; khayal: kesusastraan itu berisikan kehidupan nyata, bukan ~ belaka; (5) proses berpikir yg dipengaruhi oleh harapan-harapan thd kenyataan yg logis
anggap ang.gap [v] , meng.ang.gap v memandang sbg; berpendapat bahwa: jangan ~ enteng lawan [Mk v] , ber.ang.gap.an v bergantian (menari, mempersilakan minum, dsb): anak orang-orang besar yg muda-muda bangkit menari ~ di balai penghadapan itu
anggota ang.go.ta [n] (1) bagian tubuh (terutama tangan dan kaki): -- badannya lemah; (2) bagian dr sesuatu yg berangkai: kata majemuk "bumiputra" dua -- nya; (3) orang (badan) yg menjadi bagian atau masuk dl suatu golongan (perserikatan, dewan, panitia, dsb): dia adalah seorang -- partai terlarang
angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
angin lokal [Met] (1) angin yg bertiup dl daerah terbatas yg disebabkan oleh keadaan setempat; (2) gerakan udara yg untuk sementara waktu memperoleh sifat tertentu yg disebabkan oleh keadaan setempat
angin-angin [n ki] kabar yg belum tentu kebenarannya; gelagat yg menyatakan bahwa sesuatu akan terjadi: ada ~ bahwa ia akan mengundurkan diri; (2) a tidak tetap pendiriannya: orang tidak bisa percaya pd orang yg ~ ini
angin-anginan angin-angin.an [a] (1) lekas marah; baran; (2) ki tergantung pd perasaan hati; tidak tetap (dikatakan tt orang yg kadang-kadang baik hati dan suka menolong, kadang-kadang sombong tidak mau kenal orang dsb)
angina angi.na [n Dok] penyakit radang di dl rongga hulu kerongkongan
angiogenesis an.gi.o.ge.ne.sis /angigEnEsis/ jaringan yg dl keadaan normal berperan dl pertumbuhan dan penyembuhan jaringan, tetapi dl keadaan abnormal tumbuh tidak terkendali menjadi sel tumor
angka fertilitas [Dem] keadaan fertilitas penduduk pd satu waktu tertentu
angka penuh bilangan yg bukan bilangan pecahan
angkat tangan mengangkat kedua belah tangan ke atas spt ketika orang mulai salat; (2) cak mengacungkan tangan ke atas tanda menunjukkan diri: coba siapa yg dapat mengerjakan, -- tangan; (3) cak ki menyerah (tidak akan melawan lagi); takluk; (4) cak ki tidak sanggup menghadapi; putus asa: ia sudah -- tangan kalau disuruh menghadapi orang itu
angkatan enam puluh enam (66) ang.kat.an enam puluh enam (66) [Pol] kelompok pemuda Indonesia yg bekerja sama dng ABRI menumbangkan Orde Lama dan menegakkan Orde Baru; ~ kelima ark angkatan bersenjata yg terdiri dr rakyat, di samping empat angkatan yg sudah ada, yaitu angkatan darat, laut, udara, dan kepolisian (dl paham komunisme): ~ kelima itu melibatkan pemuda, tani, dan wanita
angkatan kerja ang.kat.an kerja penduduk yg berada dl usia kerja, baik mereka yg sedang bekerja maupun yg sedang mencari pekerjaan
angkatan ang.kat.an [n] (1) pendapatan mengangkat: ia keluar sbg juara angkat besi dng ~ 246 pon; (2) bala tentara (segenap tentara dng senjatanya): ~ bersenjata; (3) pasukan (armada dsb) yg dikirim untuk berperang: dua kali ~ ke wilayah itu patah di tengah jalan; (4) turunan: saya rasa sekurang-kurangnya sudah tiga ~ meminum air di sini; (5) yg diangkat (jabatan, pangkat): ditegaskannya bahwa jabatan wali kota bukan pilihan, melainkan ~; (6) cak suka diangkat (dipuji-puji): orang ~ spt dia mudah dilayani; (7) kl selengkap: pakaian ~; (8) Sas kelompok sastrawan yg bertindak sbg kesatuan yg berpengaruh pd masa tertentu dan secara umum menganut prinsip yg sama untuk mendasari karya sastra: ~ Balai Pustaka; (9) ark ketetapan atau penetapan menjadi pegawai (naik pangkat dsb): ~ nya sbg duta besar disetujui negara yg bersangkutan; (10) pengangkatan; keangkatan
angpau ang.pau [Cn n] (1) amplop kecil untuk tempat uang sumbangan yg diberikan kpd orang yg punya hajat (perkawinan dsb) dl adat Cina; (2) hadiah atau pemberian uang (pd hari Tahun Baru Cina dsb)
angsoka ang.so.ka [n] tanaman berbunga yg biasa dijadikan sbg tanaman hias; Pavetta indica (ada berbagai jenis)
anhidrosis an.hid.ro.sis [n Dok] keadaan kulit yg kering krn berkurangnya sekresi keringat
aniridia an.i.ri.dia [a Dok] keadaan tidak adanya iris sebagian atau seluruhnya pd mata
anisokoria an.i.so.ko.ria [n Dok] keadaan tidak samanya diameter kedua pupil; manik mata yg tidak sama besar
anisotropis an.i.so.tro.pis [a Fis] keadaan yg memperlihatkan sifat berbeda, spt kecepatan transmisi cahaya dl arah yg berbeda
anjlok an.jlok [v] (1) meloncat ke bawah dr tempat ketinggian (dng posisi kedua kaki sbg tumpuan); (2) turun dr posisi semula (tt jembatan, bangunan, dsb); (3) keluar dr rel (tt kereta api); (4) turun banyak dl waktu sangat singkat (tt harga, berat badan, kesehatan orang, dsb)
anjungan an.jung.an [n] (1) anjung-anjung; (2) bangunan di taman atau lapangan, yg kadang-kadang dibuat secara artistik, dipakai sbg tempat rekreasi; (3) bangunan yg dibuat khusus untuk pameran dsb; paviliun
anjur an.jur [v] , meng.an.jur v menjorok ke depan; menonjol ke muka; melampaui leret, jajaran, atau batas: tanjung adalah daratan yg ~ ke laut; pohon itu ~ ke pekarangan tetangga [v] , ber.an.jur v mulai melangkah (berjalan dsb) [v] tarik; hela; ganjur
anoftalmus anof.tal.mus [n Dok] keadaan tidak bermata sejak lahir (sebuah atau keduanya)
anoksemia anok.se.mia [n] keadaan kekurangan oksigen darah (msl dada terasa sakit akibat berada di puncak gunung yg tinggi)
anoksik anok.sik [n Ikn] keadaan tanpa oksigen yg sering kali terdapat di rawa-rawa daerah tropis atau pd permukaan tertentu suatu perairan
anomi ano.mi [n] (1) perilaku tanpa arah dan apatis: kini muncul sikap-sikap yg mengarah pd --; (2) Antr keadaan masyarakat yg ditandai oleh pandangan sinis (negatif) thd sistem norma, hilangnya kewibawaan hukum, dan disorganisasi hubungan antara manusia; (3) Psi gejala ketidakseimbangan psikologis yg dapat melahirkan perilaku menyimpang dl berbagai manifestasi: sikap perilaku spt itu terlihat ambivalen yg merupakan gejala awal --
anonim ano.nim [a] (1) tanpa nama; tidak beridentitas; awanama; (2) Sos tidak ada penandatangannya
anonimitas ano.ni.mi.tas [n] hal tidak ada nama
anoreksia ano.rek.sia [n] keadaan kehilangan selera makan; nirselera
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antap an.tap [a] padat; berat [Mk a] tenang (tidak cerewet dsb); diam
antar-antar an.tar-an.tar [n] tongkat (kayu) untuk memadatkan isi
antar-mengantar an.tar-meng.an.tar [v] (1) saling mengantar; kirim-mengirim: pd hari Lebaran terdapat kebiasaan ~ makanan di antara tetangga; (2) mempunyai pekerjaan mengantarkan: kerjanya ~ surat; (3) berturut-turut, tetapi tidak tentu antaranya: napasnya yg ~ lepas dr dadanya menunjukkan bahwa ia masih hidup
antariksa an.ta.rik.sa [n] bagian alam semesta yg berada di luar atmosfer bumi
antena an.te.na [n] (1) kawat atau seperangkat sistem kawat untuk memancarkan atau menangkap isyarat gelombang radio atau televisi; (2) Zool alat perasa dan peraba berbentuk sungut pd sekelompok binatang yg badan dan anggota tubuhnya beruas-ruas
antianemia an.ti.a.ne.mia [n] obat untuk mencegah atau memperbaiki keadaan kesehatan tubuh krn anemia
antiartritik an.ti.ar.tri.tik [n ] obat untuk meredakan (mencegah) radang selaput sendi
antibiotik an.ti.bi.o.tik [n Far] zat kimia yg dihasilkan oleh berbagai mikroorganisme, bakteri tertentu, fungsi, dan aktinomisetet yg dl kadar rendah sudah mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan atau menghancurkan bakteri atau berbagai mikroorganisme yg lain (msl penisilin, streptomisin, dan tetrasilin)
antiflogistik an.ti.flo.gis.tik [n] zat yg cenderung mengurangi peradangan
antiklimaks an.ti.kli.maks [n] kemerosotan atau kemunduran mendadak sampai taraf yg tidak berarti dan amat mengecewakan, sangat berlawanan dng kemajuan atau kehebatan yg telah dicapai sebelumnya
antinovel an.ti.no.vel [n Sas] karya sastra yg pengarangnya meniadakan penggunaan unsur struktur novel dl pengertian tradisional, khususnya berkenaan dng perkembangan alur
antisepsis an.ti.sep.sis [n] (1) cara mencegah infeksi, pertumbuhan mikro-organisme, dsb; (2) keadaan atau kondisi bebas dr mikro-organisme
antitragus an.ti.tra.gus [n Anat] tonjolan pd bagian bawah daun telinga yg berhadapan dng tragus
antonim an.to.nim [n] (1) kata yg berlawanan makna dng kata lain: "buruk" adalah -- dr "baik" ; (2) Ling leksem yg berpasangan secara antonimi
antrasena an.tra.se.na [n Kim] zat padat hablur tanpa warna, berpendar fluor biru, terdiri atas tiga lingkar benzena bersebelahan
antara an.ta.ra [n] jarak (ruang, jauh) di sela-sela dua benda: tiang yg satu dng yg lain -- nya 4 m; (2) n waktu yg menyelang dua saat atau peristiwa; selang: tidak berapa lama -- nya, berangkatlah ia; (3) n di tengah dua benda (orang, tempat, batas, dsb): ia berjalan di -- dua orang pengawal; (4) n di tengah-tengah dua waktu (peristiwa, bilangan, bobot): kerajaan itu ditaklukkan -- tahun 1774 dan 1778; (5) n dl kelompok (himpunan, golongan): ada beberapa orang di -- mereka yg terlibat dl peristiwa pembunuhan itu; hal itu sebaiknya dibicarakan -- kita saja; (6) p sementara; dl pada itu: ingat -- belum kena; -- itu insaflah ia; (7) n tengah-tengah atau pertengahan dua waktu (peristiwa); (8) a tidak jauh dr; dekat dng: ia pun sampailah pd -- pasar; (9) p cak lebih kurang; kira-kira: -- seratus orang residivis telah diamankan
antropofagi an.tro.po.fa.gi [n Antr] adat memakan daging manusia
antropologi an.tro.po.lo.gi [n] ilmu tt manusia, khususnya tt asal-usul, aneka warna bentuk fisik, adat istiadat, dan kepercayaannya pd masa lampau
antroposentrisme an.tro.po.sen.tris.me [n] ajaran yg menyatakan bahwa pusat alam semesta adalah manusia
antroposofi an.tro.po.so.fi [n] aliran filsafat yg berpandangan bahwa keseluruhan cara berpikir, tubuh, kesadaran, dan jiwa manusia akan membentuk satu kesatuan yg tidak dapat dipisah-pisahkan dan akan mengalami perubahan secara terus-menerus
anyang [n] makanan (kerang mentah, daging, dsb) dng rempah-rempah dan garam atau buah-buahan mentah dng lada dan garam [v] meng.a.nyang ha.ti membuat (menyebabkan) sakit (hati): perkataannya ~ hati istrinya
anyelir anye.lir [n] tanaman hias yg ujung bunganya melebar dng tepi berumbai-rumbai, warnanya bermacam-macam, ada yg merah, merah muda, putih, dsb; bunga teluki; Dianthus caryophyllus
apa [pron] kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) sesuatu: ular -- ini?; pohon -- yg kautanam?; (2) pron kata tanya untuk pengganti sesuatu: -- yg dimaksudkan orang itu tadi?; (3) pron kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan: (pernah) -- mu anak itu?; (4) pron pengganti sesuatu yg kurang terang; pengganti barang sesuatu: ia tidak tahu -- isi kotak itu; (5) p hor untuk menghaluskan permintaan: sudi -- lah kiranya Bapak mengabulkan permohonan kami; (6) p cak untuk mendahului kalimat tanya: -- besok ada ulangan? -- tamu itu pamanmu?; (7) p cak atau: mau minum teh -- kopi; jadi berangkat hari ini -- besok
apa boleh buat sudah tidak ada jalan lain lagi; biarlah krn tidak dapat berbuat lain lagi
apa daya tidak ada kuasa lagi
apa gunanya kemenyan sebesar tungku kalau tidak dibakar [pb] tidak ada gunanya ilmu pengetahuan yg disimpan saja kalau tidak diajarkan kpd orang lain atau tidak dipraktikkan (tidak dimanfaatkan)
apa hendak dikata tidak ada lagi yg dapat dikatakan (diperbuat) krn semuanya sudah terjadi
apa yg kurang pd belida [pb] orang yg berkecukupan, tidak ada yg kurang padanya
apa-apa [n] segala apa; apa pun; segala sesuatu; apa saja: tidak ada ~
apabila apa.bi.la [p] jika; kalau: -- keadaan mengizinkan, tahun depan saya akan meneruskan kuliah; (2) kl pron kata untuk menanyakan waktu: -- Permaisuri tiba?
apanase apa.na.se [n] bantuan berupa tempat atau tanah yg diberikan oleh badan legislatif atau pemerintah kpd anggota keluarga bangsawan atau tuan tanah
aparat apa.rat [n] (1) alat; perkakas: -- radio; (2) badan pemerintahan; instansi pemerintah; pegawai negeri; alat negara: -- Pemerintah; (3) perlengkapan: -- militer
apartemen apar.te.men [n] (1) tempat tinggal (terdiri atas kamar duduk, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dsb) yg berada pd satu lantai bangunan bertingkat yg besar dan mewah, dilengkapi dng berbagai fasilitas (kolam renang, pusat kebugaran, toko, dsb)
apati apa.ti [n] ketiadaan perasaan, emosi, minat; sikap tidak acuh; sikap masa bodoh
apendisitis apen.di.si.tis [n Dok] peradangan usus buntu
apersepsi aper.sep.si [n Psi] pengamatan secara sadar (penghayatan) tt segala sesuatu dl jiwanya (dirinya) sendiri yg menjadi dasar perbandingan serta landasan untuk menerima ide baru
aplikasi ap.li.ka.si [n] (1) karya hias dl seni jahit-menjahit dng menempelkan (menjahitkan) guntingan-guntingan kain yg dibentuk spt bunga (buah, binatang, dsb) pd kain lain sbg hiasan; (2) tambahan: dl beberapa fakultas diadakan kursus -- bahasa Inggris; (3) penggunaan; penerapan; (4) lamaran; permohonan; pendaftaran: ia mendapatkan formulir -- di cabang bank terdekat
apomiksis apo.mik.sis [n Bio] pembiakan aseksual (spt partenogenesis dan apogami) tanpa ada pembuahan
apopleksi apo.plek.si [n Dok] penyakit yg menyebabkan orang jatuh pingsan krn salah satu pembuluh darah dl otak pecah
aposteriori apos.te.ri.o.ri [adv] setelah diketahui (dilihat, diselidiki, dsb) keadaan yg sebenarnya
apostrof apos.trof [n] tanda baca (spt ...'...) yg dipakai untuk menunjukkan bahwa ada huruf atau angka yg dihilangkan: Jakarta, 28 Oktober '99; malam 'lah tiba
apresiasi ap.re.si.a.si [n] (1) kesadaran thd nilai seni dan budaya; (2) penilaian (penghargaan) thd sesuatu; (3) kenaikan nilai barang krn harga pasarnya naik atau permintaan akan barang itu bertambah
apriori ap.ri.o.ri [a] berpraanggapan sebelum mengetahui (melihat, menyelidiki, dsb) keadaan yg sebenarnya: kita tidak boleh bersikap --
aprit-apritan ap.rit-ap.rit.an [a] dl keadaan berlari tunggang-langgang; abrit-abritan
apung [v] , apung-apung n (1) sesuatu yg terapung-apung di permukaan air atau yg dapat ditempatkan di air dan tidak tenggelam (spt kayu di laut, pelampung); (2) Lay badan baling-baling (semacam baling-baling kecil yg dipasang di bagian ujung topdal yg ditarik) yg akan berputar selama kapal melaju dan putarannya diteruskan ke roda penerus serta ke piringan penunjuk jarak
ara [n ] pohon jenis fikus yg banyak getahnya, banyak jenisnya, ada yg berupa pohon, tumbuhan perdu, tumbuhan memanjat, spt -- akar; -- batu; -- burung
arababu ara.ba.bu [n ] alat musik jenis rebab yg terbuat dr bambu, wadah gemanya terbuat dr kayu atau tempurung
arak [n] (1) minuman keras, biasanya dibuat dr beras yg difermentasikan; (2) zat cair mengandung alkohol (spt wiski, brendi, rum) yg diperoleh dr penyulingan anggur serta zat cair lain dng kadar etanol rendah [v] ber.a.rak v (1) berjalan bersama-sama dng beriring-iring: para pelajar ~ menuju stadion; (2) berjalan (bergerak) beriring-iring: mega ~ alap santun [Jk] ber.a.rak v berserakan; berantakan; tidak teratur
araknitis arak.ni.tis [n Dok] peradangan selaput tengah yg membungkus otak dan urat saraf tulang belakang
arang habis besi binasa [pb] pekerjaan yg telah banyak menghabiskan tenaga dan biaya, tetapi hasilnya tidak ada
aransemen aran.se.men [n] (1) Mus penyesuaian komposisi musik dng nomor suara penyanyi atau instrumen lain yg didasarkan pd sebuah komposisi yg telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah; (2) usaha yg dilakukan thd sebuah karya musik untuk suatu pergelaran yg pengerjaannya bukan sekadar perluasan teknis, tetapi juga menyangkut pencapaian nilai artistik yg dikandungnya
aras tenaga [Fis] setiap nilai tenaga yg diizinkan untuk suatu sistem fisis yg dapat berkaitan dng lebih dr satu keadaan
aren [n] pohon jenis palem yg umbut batangnya mengandung sagu yg dapat dimakan, ijuknya untuk atap rumah dsb, niranya disadap untuk gula; enau; kabung; Arenga pinnata
ares [n] (1) cak hukuman (berupa larangan keluar dr rumah dsb); (2) Huk penangkapan; penahanan; peniadaan kebebasan [n] inti batang pisang (yg sudah berbuah)
aria [n Mus] nyanyian tunggal (kadang-kadang juga permainan musik) yg sendu dan dibawakan dng penuh perasaan, diiringi alat musik spt opera dan oratoria
arik [kl v] , meng.a.rik v meraih; merengkuh: Baginda duduk di buritan sambil ~ pengayuhnya, sekali dikayuhnya serantau lajunya [v] (1) tidak tidur sepanjang malam; begadang; (2) tidak dapat tidur
aristokrasi aris.tok.ra.si [n] (1) pemerintahan (kekuasaan) berada di tangan kaum bangsawan; (2) bentuk pemerintahan negara; (3) kaum bangsawan (ningrat)
arit [n] (1) pisau bergagang yg bentuknya melengkung, dipakai untuk memotong rumput, padi, dsb; sabit; (2) pisau penyadap
arkeologis ar.ke.o.lo.gis [a] bersifat arkeologi: para peneliti telah menemukan bukti-bukti -- akan adanya candi di daerah itu
arsip utuh pembakuan, pengaturan, dan pengawetan yg diperlukan supaya bahan arsip dapat dikenal dan disusun sebagaimana aslinya tanpa ada yg dirusak dan diubah
arteri ar.te.ri [n] (1) Dok pembuluh darah yg mengalirkan darah dr jantung ke seluruh bagian badan; nadi; (2) ki tempat penyaluran transportasi atau komunikasi yg utama: jalan --
artrobrankium ar.tro.bran.ki.um [n Zool] insang yg timbul dr membran penghubung anggota tubuh dng badan spt pd udang
artropoda ar.tro.po.da [n Zool] filum hewan tanpa tulang belakang yg memiliki badan beruas-ruas, spt kepiting, udang, serangga, dan kelabang
aruk , meng.a.ruk v bersikap spt menari dng keris di tangan seolah-olah menyerang musuh sbg tanda setia kpd raja (adat Bugis pd zaman dahulu)
arus ekonomi keadaan peredaran perekonomian
arus konveksi arus yg timbul akibat perbedaan temperatur atau akibat perbedaan kadar garam dl laut
arus lalu lintas keadaan hilir mudiknya kendaraan dsb di jalan
arus laut [Geo] arus yg ditimbulkan oleh perpindahan air laut akibat perbedaan kadar garam atau oleh embusan angin pd permukaan laut
arus manusia keadaan hilir mudiknya orang yg berjalan atau lewat
arus sentakan [Met] arus listrik yg kuat dan datang secara mendadak serta berlangsung dl waktu yg singkat, sering diakibatkan oleh badai guntur
asa [n] harap(an); semangat: ia sudah putus -- dl menghadapi persoalan itu [Mk v] (1) sangka; (2) sengaja
asak [a] penuh; padat sesak
asal [n] keadaan (tempat, wujud, rupa, dsb) yg semula; pangkal permulaan: patung-patung itu akan dikembalikan ke -- nya; (2) a mula-mula sekali; semula: batas-batasnya yg -- sudah tidak diketahui lagi [p] (1) dng syarat; apabila: engkau boleh pergi -- pekerjaanmu beres; (2) pokoknya; yg penting: biar lambat -- selamat [a cak] sembarangan; seenaknya saja: kalau bekerja jangan -- saja, ikutilah petunjuk yg ada
asam benzoat [Kim] zat padat berbentuk hablur (dipakai dl berbagai kegunaan msl dl bidang kedokteran sbg bakterisida, dl laboratorium sbg zat awal dl banyak sintesis organik, dl industri untuk pembuatan berbagai zat celup dan sbg pengawet makanan); C6H5OOH
asam bongkrek [Kim] yg dihasilkan oleh reaksi bakteri tertentu pd ampas kelapa (dl kadar cukup tinggi, dapat mematikan hewan ataupun manusia); C12H18O3
asar [n] (1) waktu petang hari: pertemuan itu dilangsungkan pd waktu --; (2) waktu salat wajib pd petang hari antara habis waktu zuhur dan terbenam matahari; (3) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pd petang hari [n] bekas (tt sisa kenangan): kenangan itu tiada -- nya lagi
asas praduga tidak bersalah asas yg menyatakan bahwa setiap orang yg disangka, ditangkap, ditahan, dituntut, atau diperiksa pd sidang pengadilan, wajib dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan hakim yg berkekuatan hukum yg menyatakan bahwa tersangka atau tertuduh bersalah
asetimeter ase.ti.me.ter [n ] alat untuk mengukur kadar asam cuka dl larutan air
asidosis asi.do.sis [n Dok] keadaan patologis akibat penimbunan asam atau kehilangan alkali dl darah dan jaringan tubuh
asing lubuk [pb] lain daerah, lain adatnya
asisten deputi jabatan pembantu deputi, setaraf eselon dua di kementerian negara, badan; (2) pejabat pembantu deputi
asli as.li [n] (1) tidak ada campurannya; tulen; murni: emas --; (2) bukan peranakan: orang pribumi adalah penduduk --; (3) bukan salinan (fotokopi, saduran, terjemahan): ijazah --; naskah --; (4) baik-baik; tidak diragukan asal usulnya; (5) yg dibawa sejak lahir (sifat pembawaan): bagaimanapun disembunyikannya sifat -- nya, pasti akan kelihatan juga; (6) (tempat) asal: orang tsb -- nya dr Bandung
asma as.ma [n hor] nama (bagi Tuhan): kami berbuat baik thd siapa pun semata-mata untuk meluhurkan -- Tuhan [n] gangguan pernapasan yg sering bersifat alergis, ditandai dng sulit bernapas dan rasa sesak dl dada; penyakit sesak napas; bengek; asthma bronchiale
aspal as.pal [n] (1) campuran hidrokarbon alam yg amorf, berwarna cokelat hitam dan berupa zat padat atau setengah padat yg dihasilkan dr minyak bumi dng suhu pembakaran tinggi; (2) bahan pelapis jalan yg rupanya spt ter
aspal jalan aspal padat atau aspal encer yg dng kualitas dan konsistensinya siap digunakan untuk pembuatan jalan
aspek permansif [Ling] aspek yg menggambarkan keadaan permanen sbg akibat dr perbuatan yg selesai
aspirasi as.pi.ra.si [n] (1) harapan dan tujuan untuk keberhasilan pd masa yg akan datang: Garis-Garis Besar Haluan Negara pd hakikatnya adalah -- bangsa; (2) ilham yg timbul dl mencipta [n Ling] artikulasi konsonan hambat yg disertai letupan napas yg cukup keras sehingga dapat didengar
astaka as.ta.ka [kl n] nama balai di istana (tidak berdinding, tempat upacara dsb) tempat raja dihadap rakyatnya; balairung
astenia as.te.nia [n Psi] keadaan hilang atau berkurangnya kekuatan; keloyoan
astenopia as.te.no.pia [n Dok] kelemahan otot mata dan ketajaman pandangan, kadang-kadang disertai nyeri dan sakit kepala
asuh [v] , meng.a.suh v (1) menjaga (merawat dan mendidik) anak kecil: tidak ada yg ~ anakku kalau aku bekerja di kantor; (2) ki membimbing (membantu, melatih, dsb) supaya dapat berdiri sendiri (tt orang atau negeri): sudah beberapa tahun lamanya ia ~ penjaja koran itu; (3) ki memimpin (mengepalai, menyelenggarakan) suatu badan kelembagaan: kaum nasionalis yg berjuang di lapangan pendidikan telah ~ perguruan Taman Siswa
asuhan asuh.an [n] (1) hasil mengasuh; bimbingan; didikan: kenakalan anak itu adalah akibat salah ~; (2) (anak dsb) yg diasuh: ia lupa akan ~ nya
asyik [a] (1) dl keadaan sibuk (melakukan sesuatu dng gemarnya): mereka sedang -- bekerja; (2) sangat terikat hatinya; penuh perhatian: ia sedang -- membaca buku detektif; (3) senang: saya belum merasakan bagaimana -- nya bermain golf?; (4) berahi; cinta kasih; sangat suka (gemar): putra mahkota itu teramat -- nya kpd tuan putri
atap langsung lapisan batuan yg langsung berada di atas lubang bukaan tambang bawah tanah yg berfungsi sbg atap
atap mutlak kumpulan lapisan yg berada di atas lapisan batu bara
atas [n] (1) bagian (tempat) yg lebih tinggi: dr -- bukit kita dapat menikmati pemandangan yg indah; bagian -- dan bagian bawah; (2) sehubungan dng; akan: kami ucapkan terima kasih -- kemurahan hati Saudara; (3) berdasarkan; menurut; sesuai dng: rencana itu harus disusun -- dasar bahan-bahan yg benar; (4) dari: buku itu terdiri -- beberapa bab; (5) dengan: -- kemauan sendiri; -- nama Tuhan; -- usahanya sendiri; (6) karena; disebabkan oleh: -- pertolongan gurunya, ia mendapat pekerjaan; (7) menjadi: barang-barang ini dibagi -- dua golongan; (8) tentang; terhadap: ia berlagak tidak mengerti -- masalah itu
atavisme ata.vis.me [n Psi] (1) pemunculan kembali sifat-sifat (ciri-ciri) pd seseorang yg sudah lama tidak muncul pd generasi yg sebelumnya; (2) adat kebiasaan kuno yg turun-temurun
ateis ate.is [n] orang yg tidak percaya akan adanya Tuhan: kelompok -- tidak akan mengambil bagian dl suatu upacara agama
ateisme ate.is.me [n] paham yg tidak mengakui adanya Tuhan: -- dianut oleh semua partai komunis di dunia
ateistis ate.is.tis [a] bersifat tidak mengakui adanya Tuhan: propaganda yg -- bertentangan dng Pancasila
atol [n] (1) pulau karang berbentuk lingkaran (biasanya di tengahnya terdapat danau atau laguna); (2) karang koral yg berbentuk lingkaran (gelang) atau ladam kuda; (3) pulau kecil berbentuk gelang yg terjadi krn puncak suatu bukit karang menonjol di atas muka laut
atomistis ato.mis.tis [a] (1) berkaitan dng analisis sampai ke bagian yg sekecil-kecilnya sehingga melupakan bahwa bagian-bagian itu ada hubungannya; (2) teliti sekali: tidak usah diselidiki secara --
atresia at.re.sia [n Dok] keadaan tidak adanya atau tertutupnya lubang krn pembawaan sejak lahir atau krn kelainan pd organ tubuh manusia
atribut at.ri.but [n] (1) tanda kelengkapan (berupa baret, lencana, dsb): setiap angkatan di lingkungan TNI memiliki -- sendiri; (2) ki lambang: -- keadilan ialah pedang dan timbangan; (3) sifat yg menjadi ciri khas (suatu benda atau orang): berani dan jujur adalah -- seorang kesatria; (4 a) Ling penjelas; (b) adjektiva yg menerangkan nomina dl frasa nominal; (c) kata berkelas tertentu yg mempunyai fungsi menerangkan nomina dl frasa nominal, msl sekarang dl pemuda sekarang; (5) kategori variabel kualitatif (spt laki-laki atau perempuan menunjukkan jenis kelamin); (6) Ark ciri atau sifat yg terdapat pd setiap benda purbakala, yg dapat dijadikan dasar untuk menentukan kelompok
atrisi at.ri.si [n Geo] proses saling mengikis antara sesama pecahan batuan ketika terangkut oleh air, es, atau angin
atrium at.ri.um [n] (1) rongga dada; (2) ruang tengah yg terbuka, biasanya beratap kaca, di dl sebuah gedung, spt pusat perbelanjaan dan hotel; beranda [n Anat] bagian jantung yg menerima darah dr pembuluh darah balik
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
audiogram au.di.o.gram [n] catatan mengenai ketajaman pendengaran thd berbagai nada (dinyatakan dl bentuk grafik garis)
auditorium au.di.to.ri.um [n] bangunan atau ruangan besar yg digunakan untuk mengadakan pertemuan umum, pertunjukan, dsb
aula au.la [n] ruang besar atau pendapa (di gedung sekolah dsb) untuk berapat, mengadakan upacara, dsb
aurat au.rat [n] (1) bagian badan yg tidak boleh kelihatan (menurut hukum Islam); (2) kemaluan; (3) organ untuk mengadakan perkembangbiakan
aurora australis [Met] cahaya terang yg kadang-kadang terlihat pd malam hari di langit belahan bumi selatan
aurora borealis [Met] cahaya terang yg kadang-kadang terlihat pd malam hari di langit belahan bumi utara
autad au.tad [n Isl] anggapan tt adanya empat orang yg sangat alim dan saleh, masing-masing menempati empat penjuru dunia, yaitu timur, barat, utara, dan selatan
autoklastik au.to.klas.tik [n Geo] batuan jenis breksi (sedimen mekanis), terbentuk sbg pecahan (debris) yg membatu di tempat
avunkulokal avun.ku.lo.kal [n Antr] adat menetap bagi pengantin baru dng bertempat tinggal di dekat kediaman saudara laki-laki ibu dr pihak suami
awak [n] (1) tubuh; badan: -- sakit, badan menimbun; (2) cak diri kita sendiri: masalah kemajuan perekonomian janganlah diserahkan kpd bangsa lain, -- lah yg bertanggung jawab; (3) sebutan bagi orang Minangkabau: orang --; (4) saya: -- tidak tahu apa yg harus -- lakukan; (5) engkau; kamu: ke mana aku hendak -- bawa; (6) orang yg menjadi anak buah pesawat terbang (kapal dsb)
awan air terjun awan yg terbentuk di atas air terjun krn adanya arus udara yg naik
awan es awan yg sebagian besar atau hampir seluruhnya terdiri atas kristal es yg suhunya berada jauh di bawah 0oC
awan gelombang awan orografik yg tampak berada di puncak gelombang aliran udara yg melewati bukit atau gunung
awan jejak awan yg terbentuk di sepanjang jejak pesawat terbang yg sedang terbang jika keadaan udara pd saat itu cukup dingin dan lembap
awan perak awan yg bentuknya spt sirus yg tipis, biasanya berwarna putih spt perak dan kadang-kadang berwarna kekuning-kuningan sampai merah
awas [v] (1) dapat melihat baik-baik; tajam penglihatan: ia sudah tua, tetapi matanya masih --; (2) tajam tiliknya; dapat mengetahui (melihat) segala yg gaib (rahasia dsb): ia mencari dukun yg --; (3) memperhatikan dng baik; waspada: kita harus tetap -- thd gerak-gerik musuh; (4) hati-hati; ingat: -- ada ular; -- copet
awik-awik [Bl n] hukum adat berupa peraturan atau undang- undang yg disusun dan ditetapkan oleh anggota masyarakat desa, banjar, dan subak tt aturan tata kehidupan masyarakat di bidang agama, budaya, dan sosial-ekonomi di Bali
ayah angkat orang tua laki-laki yg bukan orang tua kandung, tetapi secara resmi menurut prosedur adat atau hukum diakui sbg ayah krn mengambil dan menganggap seseorang sbg anaknya sendiri dng segala hak dan kewajiban yg berhubungan dng kedudukan itu
ayah permandian [Kris] pria yg bertindak sbg pelindung pd waktu upacara permandian, dan kadang-kadang juga dl kehidupan selanjutnya
ayak-ayak [n ] laba-laba kecil yg berkaki panjang yg selalu menggoyang-goyangkan badannya (bergerak-gerak) apabila hinggap
ayam leghorn ayam petelur yg badannya kecil, tetapi telurnya besar
ayan [n] belek (kaleng); seng (timah sari); besi putih [n Dok] penyakit pitam (yg apabila kambuh, penderita kehilangan kesadaran disertai kejang pd seluruh tubuh, lalu jatuh dan mulutnya berbuih); sawan babi; epilepsi [ark n] tempat mencuci tangan; cawan; bokor
ayat kauniah bukti yg ada dl alam nyata atau maujud (spt binatang, bulan, matahari); (2) (pd zaman Nabi Muhammad saw.) keadaan sekeliling Nabi Muhammad saw. atau dl diri kita masing-masing
ayat kitabullah bukti yg ada di dl Alquran
azal [a Isl] kekal (kekekalan) dl masa lampau; tidak bermula [kl n] (1) sejak dahulu kala; sejak permulaan zaman: demikianlah gerangan suratan -- kita; (2) wujud yg abadi dan tidak ada permulaannya; adanya bukan krn diciptakan atau krn suatu sebab
azam [kl a] teramat mulia [Mk n] tujuan; cita-cita; maksud: sisa umurnya hanya diisi dng satu -- , yaitu beribadah khusyuk
azoikum azoi.kum [n] waktu dl sejarah perkembangan bumi, saat belum; ada kehidupan di bumi (? 800 juta sampai 300 juta tahun yg lalu)
bab [n] (1) bagian isi buku, adakalanya dibagi atas: buku ini dibagi dl lima -- yang masing-masing terdiri atas beberapa subbab; (2) hal; masalah: -- itu tidak perlu dipersoalkan lagi [Ar n] pintu; gapura
babak ba.bak [n] (1) bagian besar dl suatu drama atau lakon (terdiri atas beberapa adegan): pertunjukan drama tiga --; (2) bagian dr suatu keseluruhan proses, kejadian, atau peristiwa: -- permulaan perundingan kedua negara yg bersengketa itu akan diadakan di negara ketiga; (3) Olr bagian permainan yg waktunya tertentu; ronde: pd -- pertama, kedua kesebelasan masih bermain sama kuat [Jw a] lecet (tt kulit) [v] mem.ba.bak v menahan darah mengalir keluar [Jk] , ba.bak.an n kulit kayu yg dikubak dr batangnya
babat ba.bat [v] tebas [n] (1) golongan yg sama jenisnya (keadaannya); (2) pasangan (jodoh dsb) yg seimbang atau setara [n] (1) perut besar pd binatang memamah biak (spt lembu, kerbau); (2) daging perut besar: soto -- [Mk v] mem.ba.bat v membebat
babi buta [ki] melakukan sesuatu secara nekat, tidak peduli apa-apa lagi; merawak rambang: angkatan udara musuh mengadakan serangan -- buta
babi dara kebiri babi betina yg telah diambil kedua indung telurnya, tanduk, atau badan rahimnya
babut ba.but [Jw n] permadani; karpet
bacokan ba.cok.an [n] hasil membacok: ada bekas -- di tangannya, rupanya korban mengadakan perlawanan sebelum mati terbunuh
Badui Ba.dui [n] (1) suku bangsa pengembara di Tanah Arab; (2) nama segolongan penduduk di Banten Selatan (Jawa Barat) yg masih tetap mempertahankan adat-istiadatnya
badung ba.dung [n] ikan laut, kadang-kadang ada yg sangat besar [a] nakal; bandel: jangan berkawan dng anak -- itu [kl n] (1) pelat perak (emas) penutup payudara atau kemaluan perempuan; (2) baju besi pelindung dada; (3) benda antik peninggalan zaman kerajaan Majapahit yg berbentuk segitiga dan terbuat dr emas; (4) Jw perlengkapan wayang, berfungsi sbg sayap
bagai ba.gai [kl n] jenis; macam: permata sembilan --; (2) n sama; persamaan; banding: tidak ada -- nya; (3) p kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana: -- kucing dan anjing
bagai ikan dl keroncong [pb] tidak tertolong lagi; tidak ada harapan lagi untuk meloloskan diri
bagai jawi terkurung [pb] sangat gelisah atau kurang senang krn terpingit atau terikat oleh adat
bagai tanduk bersendi gading [pb] jodoh yg tidak sepadan
bagaimana bunyi gendang [pb] menurut segala perintah untuk menyesuaikan diri dng keadaan
bagan benda bebas [Fis] bagan sebuah benda atau bagian suatu benda beserta kakas (gaya) yg bekerja padanya
bagas ba.gas [a] (1) tetap kuat (tt badan); (2) kuat dan kencang (tt angin) [n] sisa batang tebu setelah diperas sarinya
bagat ba.gat [n] bintik-bintik hitam di badan [n] enau yg tangkai buahnya dapat disadap untuk diambil niranya; Arenga pinnata [n] ikan laut, Caranx ignobilis
bagi ba.gi [p] (1) kata depan untuk menyatakan tujuan; untuk: disediakan hadiah -- pemenang pertama, kedua, dan ketiga; (2) kata depan untuk menyatakan perihal; akan (hal); tentang (hal); menurut (pendapat): -- saya, hal itu tidak perlu diperdebatkan lagi [n] (1) pecahan dr sesuatu yg utuh; penggal; pecah; (2) Mat suatu operasi aljabar yg biasa dinyatakan dng simbol titik dua (:) atau garis bagi (-) atau garis miring (/) (a:b atau -- atau a/b) msl a:b = c (a dibagi b sama dng c), berarti a = c x b
bagian ba.gi.an [n] (1) hasil membagi: ruangan ini dibagi menjadi dua -; (2)perolehan atau penerimaan (dr barang yg diberi); yg diperuntukkan: siapa yg belum mendapat -; kita semua mendapat -- yg sama; (3) jatah: tiap jiwa mendapat -- beras 10 kg; (4) penggal (buku, cerita, dsb); jilid: -- kedua buku ini akan segera terbit; (5) sepenggal dr sesuatu yg utuh: -- atas dan -- bawah gedung itu sama; (6) sesuatu (benda, alat, dsb) yg menjadi pelengkap: otak termasuk -- tubuh manusia yg penting; (7) cabang dr suatu pekerjaan (jawatan dsb): ia menjabat sbg kepala -- tata usaha; (8) nasib (untung, malang); peruntungan: telah menjadi -ku hidup melarat begini; (9) pecahan dr kesatuan (spt dr dewan, panitia) yg bertugas mengurus sesuatu; seksi: -- konsumsi; -- penerima tamu
bahagia ba.ha.gia [n] keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dr segala yg menyusahkan): -- dunia akhirat; hidup penuh --; (2) a beruntung; berbahagia: saya betul-betul merasa -- krn dapat berada kembali di tengah-tengah keluarga
bahan ba.han [n] pecahan kayu (yg terbuang ketika menarah); tatal kayu [n] (1) barang yg akan dibuat menjadi satu benda tertentu; bakal; (2) (segala) sesuatu yg dapat dipakai atau diperlukan untuk tujuan tertentu, spt untuk pedoman atau pegangan, untuk mengajar, memberi ceramah; (3) sesuatu yg menjadi sebab (pangkal) atau sikap (perbuatan): -- tertawaan; -- pertikaian (perselisihan); (4) barang yg akan dipakai untuk bukti (keterangan, alasan, dsb): ia sedang mengumpulkan -- untuk menyusun tesisnya
bahan murni bahan yg memiliki identitas kimia yg tunggal dan struktur kimia yg sama dl semua keadaan
bahana ba.ha.na [n] (1) bunyi (suara) nyaring: kedengaran -- halilintar menggelegar; (2)kumandang; gema: terdengar -- suara azan di kejauhan; (3) bunyi (suara) riuh rendah: -- pesawat yg naik dan turun di lapangan terbang itu mengganggu ketenangan penduduk di sekitarnya [kl a] (1) luar biasa; amat elok (besar dsb): kenaikan Sultan Raja yg gana dipandang heran terlalu --; tiada -- kelihatan; (2) terang; nyata [kl p] sebab, karena: tubuhnya kurus kering -- dijangkiti penyakit
bahari ba.ha.ri [kl] (1) a dahulu kala; kuno: adat yg --; zaman --; (2) v bertuah: keris -- [kl a] indah; elok sekali: duduk menyembah Sitti -- [ark a] mengenai laut; bahari
bahasa aglutinatif tipe bahasa yg pembentukan katanya melalui proses pengimbuhan pd akar kata; -- akusatif tipe bahasa yg mempunyai penanda eksplisit untuk objek langsung, msl bahasa Inggris yg mempunyai kalimat spt They kill him, kata him adalah bentuk akusatif dr kata he
bahasa isyarat [Antr] bahasa yg tidak menggunakan bunyi ucapan manusia atau tulisan dl sistem perlambangannya; (2) Ling bahasa yg menggunakan isyarat (gerakan tangan, kepala, badan dsb), khusus diciptakan untuk tunarungu, tunawicara, tunanetra, dsb
bahasa kentum bahasa Indo-Eropa yg tetap mempertahankan fonem velar Indo-Eropa Purba /k/; bahasa Latin adalah bahasa kentum
bahasa pers ragam bahasa yg digunakan oleh wartawan yg memiliki sifat khas, yaitu singkat, padat, sederhana, lancar, jelas, dan menarik; -- peringkat tinggi Komp bahasa yg dirancang sedemikian rupa sehingga program komputer dapat ditulis secara bebas untuk sistem komputer yg digunakan, msl basic, fentron, pascal
bahasa purba [Ling] bahasa hipotetis yg dianggap menurunkan beberapa bahasa yg nyata-nyata ada, msl bahasa proto-Austronesia adalah bahasa purba dr bahasa-bahasa Filipina, bahasa-bahasa Indonesia, bahasa-bahasa Polinesia
bahasa sopan santun ragam bahasa yg dipakai dl situasi sosial yg mewajibkan adanya norma sopan santun
bahaya ba.ha.ya [n] yg (mungkin) mendatangkan kecelakaan (bencana, kesengsaraan, kerugian, dsb): menempuh jalan yg tidak ada -- nya
bahu-membahu ba.hu-mem.ba.hu [v] tolong-menolong; gotong-royong; bersama-sama (berjuang dsb): berjuang -- menghadapi serangan musuh
baik berjagung-jagung sementara padi belum masak baik ber.ja.gung-ja.gung sementara padi belum masak [pb] lebih baik dipakai dulu yg ada sementara yg baru belum didapatkan
Baitulmakdis Bai.tul.mak.dis [n] Baitulmukadas
Baitulmukadis Bai.tul.mu.ka.dis [Lihat {Baitulmukadas}]
bajak selalu di tanah yg lembut [pb] orang yg selalu menderita adalah orang yg lemah
bajigur ba.ji.gur [n] minuman yg dibuat dr campuran air santan, gula aren, dan kadang-kadang dibubuhi kopi atau cokelat sedikit, ditambah vanili atau daun pandan
baju ba.ju [n] pakaian penutup badan bagian atas (banyak ragam dan namanya)
baju belah baju belah dada
baju bodo pakaian adat wanita Bugis dan Makasar
baju kebaya pakaian wanita bagian atas belah dada berlengan panjang, dipakai berpasangan dng kain panjang
baju kelepak baju yg terbuka di bagian dadanya
baju kurung baju panjang wanita (sampai lutut) yg bagian depan (dadanya) ada yg dibelah sedikit dan ada pula yg tidak
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
baju pendapun baju yg dihiasi dng emas perada
baju pesak sebelah baju belah yg dadanya dua lapis
bak tengguli ditukar cuka [pb] suatu kejadian yg bertukar dr keadaan yg menggembirakan ke keadaan yg menyedihkan
bakalan ba.kal.an [v cak] akan dijadikan: terbetik kabar bahwa dia -- menjadi salah seorang sutradara film terkenal
bakar ba.kar [v] , mem.ba.kar v menghanguskan (menyalakan, merusakkan) dng api: -- kayu; -- sampah; (2) memanggang (memanaskan) supaya masak: -- satai; (3) membuat sesuatu dng memanggangnya (memanaskannya) dng api: -- bata; (4) ki memanaskan; meradangkan: -- hati; -- perasaan; (5) ki membuat supaya berapi-api; mengobarkan (tt semangat): -- semangat perjuangan pemuda; (6) Olr mematikan (dl permainan bola bakar) pemukul atau pelari sebelum menginjak tempat singgah
bakat alam kemampuan yg sudah ada atau dibawa sejak lahir
baki bolon [Bt] balai tempat mengadakan sidang adat yg juga digunakan untuk tempat tidur para pemuda atau tamu-tamu dr luar masyarakat yg bersangkutan
bakir ba.kir [n] susu atau santan yg sudah basi [a] (1) kaya; berada; (2) pandai; kaya (tt pengetahuan)
baksis bak.sis [n cak] upah; persen: khadam sering memperoleh -- dr para jemaah haji
bakteremia bak.te.re.mia [n Dok] keadaan yg menunjukkan adanya bakteri hidup di dl darah
bakteri bak.te.ri [n] (1) makhluk hidup terkecil bersel tunggal, terdapat di mana-mana, dapat berkembang biak dng kecepatan luar biasa dng jalan membelah diri, ada yg berbahaya dan ada yg tidak, dapat menyebabkan peragian, pembusukan, dan penyakit; (2) cak benih penyakit: air mentah banyak mengandung -- , sebelum diminum harus dimasak dulu
baku piara hidup bersama tanpa diikat oleh tali pernikahan: terkadang -- piara lebih disenangi para janda agar pensiunnya tidak hilang
bakul ba.kul [n] wadah atau tempat terbuat dr anyaman bambu atau rotan dng mulut berbentuk lingkaran, sedangkan bagian bawahnya berbentuk segi empat yg ukurannya lebih kecil dp ukuran bagian mulutnya [Jw n] pedagang kecil di pasar (biasanya perempuan): -- jamu
balai agung balai kota; (2) balai besar; (3) tempat yg digunakan oleh aparat pemerintah untuk mengadakan rapat atau kegiatan kemasyarakatan lain
balai banjar [Bl] balai desa: ada yg berjaga semalam suntuk pd malam Siwaratri di -- banjar
balai bendul [kl] rumah tempat menanti orang-orang yg hendak menghadap raja
balai besar [kl] rumah besar tempat raja dihadap
balai desa bangunan milik desa tempat warga desa berkumpul pd waktu mengadakan musyawarah atau pertemuan
balai diskonto [Ek] badan usaha yg tugas pokoknya memperjualbelikan sekuritas atas dasar diskonto
balai obligasi badan yg memperdagangkan obligasi
balai patok bangunan kecil pd pojok utara dan selatan sebuah puri Bali -- penghadapan bagian istana tempat raja menerima rakyatnya
balai pertemuan gedung tempat berapat, mengadakan resepsi pernikahan, dsb
balairung ba.lai.rung [kl n] balai atau pendapa besar tempat raja dihadap rakyatnya (di Yogyakarta dan Surakarta disebut bangsal kencana)
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
balas-membalas ba.las-mem.ba.las [v] (1) berjawab-jawaban; bersambutan; saling membalas; (2) Huk bersambutan (atas perbuatan dsb yg dikenakan kepadanya); timbal balik; (3) saling memberi (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk membalas sakit hati dsb
balasan ba.las.an [n] (1) jawab (surat dsb); (2) sambutan (atas perbuatan dsb yg dikenakan kepadanya); (3) perbuatan (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk membalas kebaikan dsb; (4) perbuatan (hukuman dsb) untuk membalas sakit hati dsb
balau ba.lau [n] nama pohon (ada bermacam-macam), spt -- betul, Shorea materialis, -- bukit, Shorea collina lihat kacau
balik kanan membalikkan badan (dl baris-berbaris) dng memutarnya ke kanan
balik kiri membalikkan badan (dl baris-berbaris) dng memutarnya ke kiri
balik muka bertukar hadap (haluan, pikiran, pendapat); (2) berganti memihak kpd musuh; membelot memalingkan muka
balik nama mengganti nama pd akta atau surat yg menyatakan hak milik (biasanya di hadapan notaris)
balik punggung menghadapkan punggung ke (tidak mau melihat)
baling-baling angin ba.ling-ba.ling angin baling-baling untuk mengadakan angin; kipas angin
balkon bal.kon [n] (1) sebangsa langkan atau serambi atas; (2) teras lantai atas pd bangunan bertingkat; (3) tempat duduk yg ada di tingkat atas, baik di samping kiri dan kanan maupun belakang menghadap ke panggung dl gedung kesenian atau gedung bioskop
balok not susunan lima garis lurus sejajar tempat menuliskan notasi musik; baris-baris titinada
balui ba.lui [Mk v] sama kuat atau sama banyak mendapat kemenangan dl permainan; tidak ada yg menang dan tidak ada yg kalah; seri
balung ba.lung [n] daging yg tumbuh di kepala ayam (ada bermacam-macam namanya, spt -- batu, -- selapis, -- tiga lapis); jengger [kl n] hantu yg berupa ular besar yg melancar di air; hantu badai
bambu talang bambu yg tingginya mencapai 15 m, bergaris tengah antara 8-10 cm, banyak digunakan sbg bahan atap, dinding, dan lantai rumah adat Toraja; Schizostachyum brachycladium
ban serap ban pengganti (kalau terjadi gangguan, spt bocor dsb pd ban yg digunakan); ban cadangan
banci ban.ci [a] tidak berjenis laki-laki dan juga tidak berjenis perempuan; (2) n laki-laki yg bertingkah laku dan berpakaian sbg perempuan; wadam; waria [Mal n] cacah jiwa; perhitungan penduduk; sensus [n] patil besar untuk menarah kayu dsb
banding ban.ding [n] (1) persamaan; tara; imbangan: kecantikan gadis itu tiada -- nya, tiada tolok -- nya; (2) Huk pertimbangan pemeriksaan ulang thd putusan pengadilan oleh pengadilan yg lebih tinggi atas permintaan terdakwa atau jaksa naik apel: apabila tidak puas dng putusan pengadilan negeri boleh minta -- kpd pengadilan tinggi
bandut ban.dut [n] tali pengikat barang yg akan disambung (krn retak, akan patah, hendak pecah)
bangai ba.ngai , ter.ba.ngai a (1) terbengkalai; tidak diselesaikan (tt pekerjaan); ditinggalkan atau tidak dirawat (rumah, halaman, dsb); (2) ki tidak ada yg meminang (tt gadis): anak gadis itu --
bangas ba.ngas [n] nama pohon (ada bermacam-macam), spt -- merah, Memecylon garcinioides dan -- putih, medang kawan; merbau; Angelesia splendens
bangket bang.ket [n] (1) perjamuan resmi yg diadakan untuk menghormati tamu undangan; (2) kue, spt tarcis yg manis
bangsa bang.sa [n] (1) kelompok masyarakat yg bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri: -- India; -- Indonesia; -- Mesir; (2) golongan manusia, binatang, atau tumbuhan yg mempunyai asal-usul dan sifat khas yg sama; (3) macam; jenis: tersedia segala makanan -- kue-kue dan minuman; (4) kedudukan (keturunan) mulia (luhur): bahasa menunjukkan --; (5) ark jenis kelamin: lajur pertama diisi dng nama, yg kedua dng -- , yg ketiga umur; (6) Antr kumpulan manusia yg biasanya terikat krn kesatuan bahasa dan kebudayaan dl arti umum, dan menempati wilayah tertentu di muka bumi; (7) Bio klasifikasi dl biologi, sesudah kelas dan sebelum suku; ordo
bangsa taneh kelompok patrilineal yg merupakan keturunan pendiri suatu masyarakat hukum adat (di daerah Batak)
bangsai bang.sai [a] (1) rapuh dan buruk; lapuk (tt kayu); busuk; (2) ki kurus kering (tt badan dsb); (3) tidak bernas (tt padi)
bangsi bang.si [n] (1) alat musik tiup sejenis suling bambu dng empat sampai tujuh lubang nada; (2) suling; seruling; (3) suling dr batang padi
bangun dunia ikhtiar untuk mengubah keadaan dunia masa lampau yg tidak sesuai dng cita-cita kehidupan manusia lahir maupun batin dng tujuan agar dapat mewariskan masa depan yg membahagiakan bagi generasi yg akan datang
bangun serba muka usaha mengubah keadaan masyarakat tertentu menjadi keadaan masyarakat yg lebih baik dan yg dicita-citakan
bangun sosial [Pol] keadaan hidup yg harus dipandang dr sudut kualitas yg dilihat dr pemikiran menyeluruh dan dr sudut kuantitas yg dapat diukur dan diamati
bani ba.ni [n] anak; anak cucu; keturunan: -- Adam, seluruh umat manusia
banjar huma tempat tinggal atau perkampungan dekat ladang yg letaknya jauh dr kampung induk
banjir ban.jir [v] berair banyak dan deras, kadang-kadang meluap (tt kali dsb): krn hujan turun terus-menerus, sungai itu --; (2) n air yg banyak dan mengalir deras; air bah: pd musim hujan, daerah itu sering dilanda --; (3) n Geo peristiwa terbenamnya daratan (yg biasanya kering) krn volume air yg meningkat; (4) v ki datang (ada) banyak sekali: menjelang Lebaran di pasar -- petasan
bank [n] badan usaha di bidang keuangan yg menarik dan mengeluarkan uang dl masyakarat, terutama memberikan kredit dan jasa dl lalu lintas pembayaran dan peredaran uang
bank tabungan bank yg dl pengumpulan dananya murni mengutamakan penerimaan dr simpanan dl bentuk tabungan, sedangkan usahanya yg utama adalah membungakan dananya dl kertas berharga
banter ban.ter [a cak] (1) sangat; keras (dl keadaan dsb): paling -- cuma dimarahi, paling keras hanya dimarahi; sangat-sangatnya hanya dimarahi; (2) tinggi (tt harga): paling -- hanya Rp5.000,00 harganya, paling mahal; semahal-mahalnya; (3) lekas; cepat: paling -- sekali setahun bisa bertemu; (4) lama; lambat (tt waktu): paling -- aku dapat menunggu sampai pukul 05.00, selambat-lambatnya; (5) banyak (tt jumlah): paling -- hanya dapat menampung 48 orang murid
banua ba.nua [n Antr] masyarakat hukum adat, baik yg mencakupi rumah yg didiami keluarga virilokal maupun yg mencakupi keluarga, baik batih maupun yg sudah kawin (di Nias)
banyo ba.nyo [n] alat musik berdawai sejenis gitar berleher panjang dng badan berbentuk rebana yg bagian depannya ditutup dng kulit tipis yg diregang
banyolan ba.nyol.an [n] (1) lawakan; lelucon: -nya membuat orang tertawa terpingkal-pingkal; (2) olok-olok; kelakar: jangan marah, itu hanya sekadar --
bapang ba.pang [ark n] bapak (sbg panggilan) [ark n] pending kuningan: ada juga pakaian raja yg lain, spt jubah, baju kerajaan, dan --
barang ba.rang [n] (1) benda umum (segala sesuatu yg berwujud atau berjasad): -- cair; -- keras; (2) semua perkakas rumah, perhiasan, dsb: -- nya untuk membayar utang; (3) bagasi; muatan (kereta api dsb); (4) muatan selain manusia atau ternak: truk yg mengangkut -- terguling di tikungan itu [adv] (1) sedikit banyak; sekadar; kira-kira: beri aku nasi -- sesuap; (2) kl mudah-mudahan: -- disampaikan Allah kiranya surat ini kpd anakku; (3) kata yg digunakan untuk menambah ketidakpastian
barang bukti [Huk] benda yg digunakan untuk meyakinkan hakim akan kesalahan terdakwa thd perkara pidana yg dituduhkan kepadanya; barang yg dapat dijadikan sbg bukti dl suatu perkara
barang raja barang yg sangat berharga yg wajib dipersembahkan kpd raja, msl cula badak, gading
baratan ba.rat.an [n Met] daerah yg terletak di antara lintang 35o dan 65o di belahan bumi utara, di atas daerah ini angin utamanya adalah angin barat
barbar bar.bar [a] tidak beradab: bangsa -- , bangsa yg belum beradab (sifatnya kasar dan kejam)
barbarisme bar.ba.ris.me [n] (1) paham, sifat, atau perbuatan yg tidak sesuai dng tata aturan peradaban; (2) Ling penyimpangan dl ucapan, tata bahasa, atau perbendaharaan kata dr ragam standar
bare-bare ba.re-ba.re [n] perkawinan adat Bugis
baring ba.ring , ber.ba.ring v meletakkan badan dng punggung atau sisi badan di sebelah bawah; tidur-tiduran: anak itu senang -- di pangkuan ibunya; pd waktu hari panas, petani itu -- di bawah pohon yg rindang
baris belakang [Mil] pasukan yg berada di belakang daerah pertempuran; pasukan yg tidak langsung turut bertempur
baris depan [Mil] pasukan yg langsung berhadapan dng musuh
barometer ba.ro.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur tekanan udara, dipakai untuk meramalkan keadaan cuaca dan mengetahui ketinggian suatu tempat dr permukaan laut; (2) ki tolok ukur; ukuran (baik buruk dsb): keamanan di Jakarta merupakan -- keamanan di Indonesia
barongan ba.rong.an [Jw n] seni pertunjukan rakyat yg berupa tiruan binatang buas (singa dsb) yg digerak-gerakkan oleh orang yg berada di dalamnya
baru ba.ru [a] belum pernah ada (dilihat) sebelumnya: tidak jauh dr dusun itu terdapat sebuah pabrik --; (2) a belum pernah didengar (ada) sebelumnya: pd hari ini tidak ada berita -- mengenai perubahan kabinet; (3) a belum lama selesai (dibuat, diberikan): ia membeli rumah -- di kompleks perumahan itu; (4) a belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai: pagi tadi ia memakai baju --; kemarin ia mengendarai sepeda -- hadiah dr orang tuanya; (5) a segar (belum lama dipetik atau ditangkap): buah-buahan ini masih --; ikan ini masih --; (6) a belum lama menikah: dua sejoli itu adalah pengantin --; (7) a belum lama bekerja: dia adalah pegawai -- di kantor ini; (8) a awal: selamat dan sejahteralah mulai tahun -- 2000 ini; (9) a modern: zaman --; sastra --; (10) adv belum lama antaranya: mereka berdua -- saja berada di sini; dia -- saja pergi; (11) adv kemudian; setelah itu: setelah diingatkan berkali-kali, -- ia sadar akan kesalahannya; sesudah dipukul -- ia mengaku; (12) adv cak sedang; lagi: ayah -- tidur; jangan ribut saja adikmu -- tidur [n] pohon yg serat kulitnya dapat dibuat tali; Hisbiscus tiliaceus
bas [n cak] (1) kepala pekerja (mandor); (2) pemborong pekerjaan: mereka mencari seorang -- yg biasa memborong pekerjaan memasang ubin; (3) kepala; pembesar: ia meminta izin kpd -- nya [n] (1) nada yg besar dan rendah (tt musik dan lagu); (2) alat musik yg mempunyai nada terendah
basa ba.sa [Lihat {bahasa}] [Mk p] kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian atas bagian kalimat yg di depan; bahasa; bahwa [n] kebun sagu milik bersama warga masyarakat hukum adat di Seram [n Kim] senyawa yg cenderung menyumbangkan sepasang elektron untuk digunakan bersama-sama dan cenderung menerima proton
basa-basi ba.sa-ba.si [n] (1) adat sopan santun; tata krama pergaulan: tidak tahu di --; hal itu dilakukan hanyalah sbg -- dl pergaulan ini; (2) ungkapan yg digunakan hanya untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi, msl kalimat "apa kabar?" yg diucapkan apabila kita bertemu dng kawan; (3) perihal menggunakan ungkapan semacam itu
basahan ba.sah.an [n] (1) penutup badan yg dipakai ketika mandi: kain -; (2) yg dipakai sehari-hari: gelang -
basi ba.si [a] (1) mulai berbau tidak sedap atau berasa masam krn sudah mengalami proses pembusukan (tt makanan): nasi itu sudah -- , jangan dimakan; (2) tidak baru lagi; sudah lama diketahui atau dibicarakan orang: malas rasanya mendengarkan cerita yg sudah --; (3) tidak manjur (tt mantra): segala mantranya -- belaka [n] (1) uang yg ditambahkan (untuk cadangan atau persediaan); (2) tambahan (tugas, pekerjaan); (3) uang potongan (yg diambil ketika menukarkan uang besar dng uang kecil); (4) potongan harga (jika membeli barang banyak) [n] pinggan besar [n] wadah yg bentuknya menyerupai buah semangka, terbuat dr tanah liat, mempunyai tutup dan pegangan
bata garam garam yg tercetak padat berbentuk segi empat
batai ba.tai [n] pohon tropis yg tumbuh di Asia (ada bermacam-macam jenisnya) spt Albizzia falzata, Cassia timorensis, Derris dalbergioides; -- laut tumbuhan pokok, Peltophorum ferrugineum
batang ba.tang [n] (1) bagian tumbuhan yg berada di atas tanah, tempat tumbuhnya cabang dan ranting (pd tumbuhan berkeping satu tempat melekatnya pelepah daun); (2) benda yg bentuknya panjang-panjang atau bulat panjang: -- emas; -- besi; (3) tangkai (bunga, cendawan, dayung, dsb): -- cendawan; (4) bagian tubuh yg berbentuk bulat panjang: -- leher; -- lengan; (5) kata penggolong bilangan bagi benda yg bentuknya panjang-panjang: pensil dua --; (6) kata penggolong untuk sungai: di tempat itu mengalir se -- sungai; (7) rangka sepeda kecuali roda: sepeda ini -- nya baik sekali; (8) sungai: -- Antokan [ark n] bangkai; mayat: ia telah menjadi --
batas ba.tas [n] (1) garis (sisi) yg menjadi perhinggaan suatu bidang (ruang, daerah, dsb); pemisah antara dua bidang (ruang, daerah, dsb); sempadan: mana -- kebun ini?; sungai ini menjadi -- Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah; (2) ketentuan yg tidak boleh dilampaui: pembentukan kabinet diberi -- waktu seminggu; tindakan itu dianggap orang telah melampaui -- kekuasaannya; (3) perhinggaan: air sungai itu tidak dalam, hanya sampai -- lutut
batas impor cara (perihal) membatasi masuknya barang-barang impor dng jalan mengadakan pembatasan tarif dan kuota (untuk memperbaiki neraca pembayaran)
batasan ba.tas.an [n] (1) batas; sempadan; perhinggaan; (2) penjelasan (ketentuan) arti; definisi
batil ba.til [n] (1) pencedok air, dibuat dr tempurung; (2) wadah (bekas) yg dibuat dr tempurung (tembaga, kuningan, dsb yg bentuknya spt tempurung), ada yg bertutup ada yg tidak [ark a] (1) batal; sia-sia; (2) tidak benar [kl ? ] batel
batin ba.tin [n] (1) sesuatu yg terdapat di dl hati; sesuatu yg menyangkut jiwa (perasaan hati dsb): ia menceritakan apa yg terasa dl -- nya; (2) sesuatu yg tersembunyi (gaib, tidak kelihatan): sukar mengetahui (mengukur) -- seseorang; mohon maaf lahir dan --; (3) semangat; hakikat: lahirnya menolong, -- nya menggolong, kelihatannya spt hendak menolong, tetapi hakikatnya merugikan [n] penghulu adat; kepala (daerah, negeri): maka sekonyong-konyong keluarlah -- Singapura
baton ba.ton [n] serahan atau hadiah yg disampaikan pd upacara pelamaran gadis (adat Madura) [n Mus] tongkat kecil di tangan dirigen yg digunakan untuk memberi aba-aba kpd para pemain atau penyanyi yg dipimpinnya
batu ba.tu [n] (1) benda keras dan padat yg berasal dr bumi atau planet lain, tetapi bukan logam; (2) akik (untuk mata cincin dsb); (3) intan buatan (untuk melicinkan poros-poros pd arloji): ia membeli jam tangan yg tujuh belas --; (4) baja kecil sbg pencetus api (pd geretan dsb): geretan ini telah habis -- nya; (5) baterai (pd lampu senter dsb): lampu senter dua --; (6) buah (dl permainan catur dsb): kami tidak dapat bermain catur krn beberapa -- catur hilang; (7) kata penggolong bagi gigi: gigi dua --; (8) tonggak (pal, mil): jauh dr sini ke kota itu dua --; (9) ki keras spt batu: berhati --
batu asam batuan beku yg mengandung kadar silika yg tinggi
batu basa batuan beku yg mengandung mineral berkadar silika rendah dan kaya akan logam basa
batu belah kepingan pecahan dr pasangan batu dan beton
batu gelondongan batu utuh, tidak dipecah-pecah
batu giling batu untuk menggiling atau melumatkan rempah-rempah (cabai, lada, dsb)
batu metamorf batuan yg berasal dr batuan yg ada sebelumnya, tetapi berbeda dl sifat fisika, kimia, dan mineralogi
batu paras batu atau lapisan tanah keras yg berupa pasir padat
batu serawak logam yg putih spt perak, tetapi mudah pecah
batuk ba.tuk [n] penyakit pd jalan pernapasan atau paru-paru yg kerap kali menimbulkan rasa gatal pd tenggorok sehingga merangsang penderita mengeluarkan bunyi yg keras spt menyalak (ada banyak macam namanya): sudah sebulan lamanya ia menderita sakit --; (2) v mengeluarkan bunyi yg keras spt menyalak yg disebabkan oleh penyakit pd jalan pernapasan atau paru-paru: kalau -- , tutuplah mulutmu
bau [n] apa yg dapat ditangkap oleh indra pencium (spt anyir, harum, busuk): -- napas yg keluar dr mulutnya busuk; (2) v ada baunya; mengeluarkan bau [n] satuan ukuran luas tanah 7.096 m2 atau 500 tombak persegi
bawaan ba.wa.an [n] (1) barang-barang yg dibawa (diangkat dsb): -nya dr luar negeri dikenakan pajak; (2) harta benda yg dibawa pd ketika kawin: apabila bercerai, -- perempuan tetap menjadi hak si perempuan; (3) buah tangan; oleh-oleh: apabila nenek datang, tentu banyak -- untuk cucunya; (4) pembawaan; sifat (tabiat dsb) yg dibawa sejak lahir; (5) akibat (dr): kekacauan ini adalah -- perang yg baru lalu
bawah ba.wah [n] tempat (letak, sisi, bagian, arah) yg lebih rendah: -- duli (kadam, kaus, cerpu), kata penghormatan thd raja
bawahan ba.wah.an [n] (1) sesuatu yg berada di bawah; (2) orang yg di bawah perintah; (3) (orang, pegawai) rendahan
bawal ba.wal [n] ikan laut yg enak dimakan, badannya pipih, kulitnya agak kasar bersisik halus-halus, ada beberapa jenis, spt; -- cermin, -- pipih, Pampus (stromateus) argentues; -- hitam, Parastromateus (stromateus) niger
bawang ba.wang [n] tanaman umbi lapis yg dapat digunakan sbg bumbu penyedap makanan (ada beberapa macam: -- merah, -- putih; -- bombai; -- cina; -- benggala)
bayam ba.yam n tumbuhan sayuran daun, bentuk daunnya bulat telur dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak (banyak macamnya, ada yg dibuat sayur, ada yg untuk obat); Amarantus
bayaran ba.yar.an [n] (1) uang yg dibayarkan; biaya; ongkos: orang dapat juga berobat dng -- murah; (2) orang yg dibayar: dia adalah pemain -; (3) upah; gaji: ia mendapat -- sebesar Rp250.000,00 sebulan
bea emisi [Ek] biaya penempatan kertas berharga yg harus dibayar oleh badan usaha swasta atau yg mengeluarkan emisi (emiten)
bebas aksi politik kemerdekaan atau keleluasaan setiap warga negara untuk melibatkan diri dl kegiatan politik (tanpa adanya berbagai paksaan dr pihak masyarakat dan pemerintah)
bebercak be.ber.cak [v] mempunyai bercak; ada bercaknya
becermin be.cer.min [v] (1) melihat muka atau diri sendiri dl cermin (air dsb): sebentar-sebentar ia ~ mengamati sanggulnya; (2) ada cerminnya; memakai cermin: almari pakaiannya tidak ~; (3) ki mengambil pelajaran (contoh, teladan) kpd: kita dapat ~ pd pengalaman-pengalaman masa lalu; (4) ki memeriksa dng teliti; meneliti: jika tiap orang mau ~ dl hati sendiri, pasti diketahuinya bahwa dirinya pun tidak bersih dr cacat dan cela
beda be.da [n] (1) sesuatu yg menjadikan berlainan (tidak sama) antara benda yg satu dan benda yg lain; ketidaksamaan: kelakuan anak itu tidak ada -- nya dng kelakuan ayahnya; (2) selisih; pautan: barang impor dan barang buatan dl negeri -- harganya tidak seberapa
bedak tumpat bedak padat -- wangi bedak yg harum baunya
bedegap be.de.gap [ark a] kuat; tegap: badannya gemuk --
bedeng be.deng [n] rumah darurat (sementara) bagi para pekerja [n] (1) tanah gembur yg ditinggikan sbg pematang di sawah (kadang-kadang ditanami sayuran); (2) Tan bidang tanah yg digunakan untuk perkecambahan biji di persemaian; (3) tanggul
bedo be.do [Jw a] tidak ada yg kalah dan tidak ada yg menang; seri; balui
bedung be.dung [n] (1) kain pembarut bayi; (2) kain pembarut dada bayi (anak kecil); oto
begitu be.gi.tu [pron] (1) seperti itu; demikian itu: bukan begini, tetapi -- spt yg berada di pojok sana itu; -- sayangnya kpd kekasihnya sehingga dia tega meninggalkan kuliahnya; (2) sangat; terlalu: ia -- baik kepadaku; (3) cak segera setelah ...: -- dibayar, boleh dibawa; -- ia datang, kami terus berangkat
beguk be.guk [n] bengkak (radang) pd kelenjar ludah leher; gondong
bejana be.ja.na [n] benda berongga yg dapat diisi dng cairan atau serbuk dan digunakan sbg wadah; bak (tempat air); tabung; bajan; jambang
bekal be.kal [n] (1) sesuatu yg disediakan (spt makanan, uang) untuk digunakan dl perjalanan: mereka membawa -- dl perjalanan; (2) ki sesuatu yg dapat digunakan kelak apabila perlu: ilmu pengetahuan adalah -- untuk hari tua; (3) cak modal: -- saya dl menempuh hidup hanyalah keberanian dan kejujuran
bekam be.kam [v] mem.be.kam v (1) mengeluarkan (memantik) darah dr badan orang (dng menelungkupkan mangkuk yg diisi api pd kulit sehingga kulit menjadi bengkak, kemudian digores dng benda tajam supaya darahnya keluar); (2) Jk mencengkam; mencengkeram [v] , mem.be.kam v memendam (menyembunyikan) perasaan dsb: wanita pandai -- perasaannya [n] bekas pijitan (tindihan) pd kulit
bekas be.kas [n] (1) tanda yg tertinggal atau tersisa (sesudah dipegang, diinjak, dilalui, dsb); kesan: ada -- ban mobil di halaman; pd tembok ini tampak -- tapak kaki; (2) sesuatu yg tertinggal sbg sisa (yg telah rusak, terbakar, tidak dipakai lagi, dsb): runtuhan -- gedung-gedung besar; tidak ada -- nya lagi; (3) pernah menjabat atau menjadi ..., tetapi sekarang tidak lagi; mantan: dia adalah -- guru saya; dia -- lurah; (4) sudah pernah dipakai: barang --; usahanya adalah menjual dan membeli mobil -- [n] tempat menaruh sesuatu; wadah: -- tinta; -- sirih
bekerja be.ker.ja [v] (1) melakukan suatu pekerjaan (perbuatan); berbuat sesuatu: ia ~ di perkebunan; (2) mengadakan perayaan nikah dsb: ketika ~ mengawinkan anaknya, aku tidak diundangnya; ~ bakti melakukan suatu pekerjaan, baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri dng suka rela untuk kepentingan umum: sebulan sekali warga desa diharuskan ~ bakti; ~ sama melakukan (melaksanakan) suatu kegiatan atau usaha (perniagaan dsb) yg ditangani oleh dua orang (pihak) atau lebih: orang tua dan guru harus ~ sama mencegah perkelahian antarpelajar
beksan bek.san [n] tarian tradisional Jawa: ada sebelas tembang yg digunakan untuk mengiringi -- klasik
beku be.ku [a] (1) padat atau keras (tt benda cair): panaskanlah agar minyak kelapa yg -- itu mencair; air menjadi -- pd suhu 0oC; (2) ki tidak mengalami perubahan; (kaku); statis: pepatah-pepatah lama merupakan kalimat yg sudah --; (3) ki tidak memedulikan keadaan sekelilingnya; tidak bereaksi: hatinya jadi -- sejak kegagalan cintanya; (4) tidak berlaku lagi, tetapi belum dicabut (tt dewan, undang-undang, dsb): setelah pemilihan umum selesai, sebelum pelantikan DPR baru, DPR lama dinyatakan --; (5) ki susah mengerti; tidak cerdas: susah mengajar anak yg otaknya --; (6) ki belum boleh diambil kembali (tt simpanan dl bank): simpanan dl bank di luar negeri masih --; (7) ki tidak diselesaikan (tt perkara): perkara itu sampai sekarang masih --
bel [n] (1) alat yg terbuat dr logam berongga, berbentuk setengah bulatan (atau kerucut) yg dapat bergetar dan menghasilkan bunyi dering kalau dipukul atau terpukul oleh pemukul (bandul) yg ada di dalamnya; lonceng: di puncak menara gereja itu ada -- nya; (2) alat yg dapat mengeluarkan bunyi dering krn bagiannya dapat digerakkan oleh listrik atau udara; (3) bunyi yg dihasilkan oleh alat tsb, digunakan sbg tanda: terdengar -- sbg tanda masuk kerja; -- masuk; -- istirahat [n Fis] satuan perbandingan daya dl skala logaritma berbasis sepuluh, biasa digunakan pd suara
belah be.lah [n] celah retak yg besar dan panjang dr suatu benda: banyak kutu busuk bersembunyi pd -- papan tempat tidur itu; (2) n sebagian (dr benda yg berpasangan); separuh: kedua -- tangannya buntung; (3) n sisi; pihak: hal itu telah disetujui oleh kedua -- pihak; (4) v pecah terbagi (menjadi dua): krn gempa hebat, bukit itu -- dua; (5) v terbagi (menjadi dua, tiga, dsb): -- tiga, -- empat [n] nama klan pd suku bangsa Gayo
belah ketupat [Mat] bangun datar, bersegi empat, sisinya berhadapan sejajar dan sama panjangnya; jajaran genjang (tt bentuk)
belak be.lak [n] (1) belang putih pd kulit (krn suatu penyakit); (2) telau (belang) berwarna hitam pd kayu (krn bentuk urat kayu): jati kembang adalah jati yg -- nya jelas kelihatan
belaka be.la.ka [adv] (1) semuanya (tiada kecualinya): penghuni rumah itu perempuan --; (2) seluruhnya; sama sekali (tidak bercampur dng yg lain); semata-mata: perkataannya bohong --
belakang be.la.kang [n] (1) bagian tubuh di balik dada atau perut; punggung: ia mendukung anaknya di -- tubuhnya; (2) bagian benda yg dianggap sbg punggung; (3) arah atau bagian yg menjadi lawan muka (depan): ia datang dr --; rumahnya di -- gedung bioskop; (4) (di) balik: anak-anak berlindung di -- pohon; (5) waktu yg akan datang; nanti; kelak: bekerjalah terus, berhasil tidaknya itu urusan --
belakangan be.la.kang.an [n] (1) akhirnya; kemudian: -- ketahuan juga siapa pencurinya; (2) baru-baru (ini); belum lama (ini): -- ini diadakan lomba sepatu roda di Jakarta; (3) menyusul; kemudian: saya membayar sebagian dulu, sisanya -; (4) Jk lebih belakang; kemudian: yg datang -- tidak mendapat kursi
belako be.la.ko [n] maskawin dr pihak laki-laki (adat Dayak)
belalai be.la.lai [n] jungur atau hidung yg panjang pd beberapa binatang, ada yg berfungsi sbg tangan (pd gajah), ada yg sbg pengisap (pd nyamuk, kupu-kupu, dsb)
belam be.lam [v] , mem.be.lam v memasukkan secara paksa; menjejalkan [n] , -- api puntung api yg tidak dipadamkan (untuk persediaan api) [a] , ter.be.lam v (1) menjadi kabur (tidak nyata, suram); (2) menjadi hilang dr pandangan [n] palang atau kancing pintu (pagar dsb)
belanak be.la.nak [n] ikan laut, sisiknya mirip ikan bandeng, dagingnya lembut; Mugil cephalus (ada berjenis-jenis: -- anting, -- putih, -- hitam, dsb)
belantan be.lan.tan [n] gada; cokmar; tembung
belantara be.lan.ta.ra [a] sangat luas (tt hutan, padang, dsb): hutan --; padang --
belebas be.le.bas [n] (1) bilah yg dipasang melintang pd dinding tempat memakukan dinding papan atau buluh sbg penguat dinding; (2) perkakas tenun berupa kayu pipih panjang untuk merapatkan (memadatkan) benang tenunan; (3) kayu untuk menahan pukulan (tekanan); (4) penggaris; mistar
belekok be.le.kok [n] burung bangau kecil, warnanya ada yg putih, kuning, dsb; Ardeola speciosa
belelang be.le.lang [v] ter.be.le.lang v terbelalak; terbeliak (tt mata) [n] ikan laut yg lebar dan pipih badannya, ekornya panjang spt ekor tikus; ikan pari; Hypotremata
belera be.le.ra [n] perkakas tenun berupa papan tipis dan panjang untuk memadatkan atau mengerapkan tenunan; belebas tenun
belikan be.li.kan [n] ladang di hutan yg dikerjakan untuk kedua kalinya
belimbing be.lim.bing [a] bersanding-sanding menurut panjangnya (spt bentuk kayu penggaris) [n] (1) tumbuhan yg termasuk suku Oxalidaceae, tingginya mencapai 5-12 m, berdaun majemuk, buahnya ada yg manis (belimbing manis) dan ada yg dapat dibuat sayur (belimbing wuluh); (2) buah pohon belimbing
beling be.ling [n] (1) pecahan kaca (porselen dsb); (2) serbuk halus-halus dr pecahan kaca dsb; (3) barang pecah belah; tembikar; porselen lihat pecah [Lihat {mbeling}]
belongkot be.long.kot, be.long.kot.an [a] masih belum diolah; sebagaimana adanya; utuh: kayu --
belum be.lum [adv] masih dl keadaan tidak: ia -- dewasa; Ibu -- pulang dr pasar
belum bergigi hendak mengunyah (menggigit) belum ber.gi.gi hendak mengunyah (menggigit) [pb] hendak melakukan sesuatu, tetapi belum ada sarananya
belungkur be.lung.kur [n] ikan laut yg dapat dimakan, Saurida tumbil (ada berbagai jenis, di antaranya -- paya, -- pasir, -- pisang)
beluru be.lu.ru [n] tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya biasa dibuat obat; Entada phaseoloides [n] ikan laut jenis tamban
bemo be.mo [n] (1) becak bermotor; (2) kendaraan penumpang umum bermotor, beroda tiga dng pengemudi di depan, antara pengemudi dan penumpang di belakang ada sekat, penumpang duduk menyamping berhadapan; (3) kendaraan bermotor angkutan penumpang umum dl kota, yg bukan bus, beroda empat
benang kusut benang yg berbelitan tidak teratur; (2) ki perkara yg muskil untuk dipecahkan (diselesaikan)
benang sari [Bot] sporofil jantan dl bunga dan merupakan organ yg menghasilkan serbuk sari, umumnya terdiri atas kepala sari dng atau kadang-kadang tanpa tangkai sari
benar be.nar [a] (1) sesuai sebagaimana adanya (seharusnya); betul; tidak salah: apa yg dikatakannya itu --; jawabannya -- semua; (2) tidak berat sebelah; adil: keputusan hakim hendaknya --; (3) lurus (hati): orang ini amat --; (4) dapat dipercaya (cocok dng keadaan yg sesungguhnya); tidak bohong: krn diancam akan dibunuh, ia memberikan kesaksian yg tidak --; (5) sah: keputusannya --; (6) sangat; sekali; sungguh: mahal -- buku ini
bencana ben.ca.na [n] (1) sesuatu yg menyebabkan (menimbulkan) kesusahan, kerugian, atau penderitaan; kecelakaan; bahaya: pemimpin yg tidak jujur akan menimbulkan -- bagi negara dan bangsa; dl -- , dl bahaya; dl kecelakaan; (2) ark gangguan; godaan: mereka mengadakan selamatan untuk menolak -- roh jahat
benda ben.da [n] (1) segala yg ada dl alam yg berwujud atau berjasad (bukan roh); zat (msl air, minyak); (2) barang yg berharga (sbg kekayaan); harta; (3) barang: rumah itu terbakar bersama -- yg ada di dalamnya
benda ekonomi benda atau jasa yg berguna dan jarang ada
benda hitam [Fis] benda ideal yg menyerap semua radiasi yg jatuh padanya atau yg masuk ke dalamnya
benda langit benda-benda, spt matahari, bulan, bintang, dan planet yg berada di ruang angkasa
bendera ben.de.ra [n] sepotong kain atau kertas segi empat atau segitiga (diikatkan pd ujung tongkat, tiang, dsb) dipergunakan sbg lambang negara, perkumpulan, badan, dsb atau sbg tanda; panji-panji; tunggul: di depan gedung tempat diselenggarakannya konferensi dikibarkan -- negara peserta
bendera kuning bendera berwarna kuning yg biasanya dikibarkan sbg tanda adanya kematian (di daerah tertentu) atau tanda adanya wabah penyakit menular
bendera merah bendera berwarna merah yg biasanya dikibarkan sbg tanda adanya bahaya (kebakaran); (2) bendera berwarna merah (pd kapal tangki, mobil tangki) sbg tanda pengangkutan barang yg mudah terbakar (bensin dsb)
bendung ben.dung [n] (1) pengempang untuk menahan air di sungai (tepi laut dsb); tanggul; (2) Tan rintangan yg bersifat kontinu dan padat, letaknya tidak selalu melintangi sebuah sungai, tujuannya untuk mengalihkan, mengawasi, dan mengukur aliran air
bengah be.ngah [ark a] (1) dl keadaan duduk dng menegakkan badan dan kepala; (2) sombong; angkuh
bengkah beng.kah [a] rengkah secara memanjang dan tidak teratur (tt batu karang, dinding, dsb) menandakan akan pecah (belah); retak: dinding itu -- kena gempa
bengkarung beng.ka.rung [n] binatang melata berkaki empat dan berekor, tubuhnya bersisik, berkilat, berwarna hijau kekuning-kuningan; kadal; cecak tanah; Tachydromus seclineatus
bengkatak beng.ka.tak [n] kadal dng sisir di belakangnya
bentangan ben.tang.an [n] yg dibentangkan (layar, permadani, lampit, dsb)
bentangkan ben.tang.kan [n] denda adat krn berzina atau mengingkari janji perkawinan (pd suku Dayak)
bentar ben.tar [a] belah: candi -- , bangunan gapura menyerupai belahan gunung yg simetri; (2) n Ark bangunan kuno berupa gapura atau gerbang yg tidak mempunyai atap , se.ben.tar a (1) dl waktu yg singkat; tidak lama: tunggulah -, saya mau salat dulu; (2) nanti: -- Ibu datang; (3) kadang-kadang: ia -- pergi, -- tidak [v] ber.ben.tar v berjalan (berlari) berkitar (berkeliling); berbegar: mengambil jalan -, menempuh jalan yg tidak langsung (memutar) ke arah tempat yg dituju
bentara kiri [kl] bentara yg bertugas, antara lain, menyebutkan nama orang yg ingin menghadap raja
benteng ben.teng [n] (1) bangunan tempat berlindung atau bertahan (dr serangan musuh): hanya yg sempat berlindung di dalam -- lah yg selamat; (2) dinding (tembok) untuk menahan serangan; (3) Olr nama salah satu buah catur yg penempatannya pd posisi awal permainan di kotak sudut paling kiri dan sudut paling kanan; (4) ki sesuatu yg dipakai untuk memperkuat atau mempertahankan kedudukan dsb: agama adalah -- pribadi yg akan melindungi diri dr serangan nafsu
bentet ben.tet [Jw a] retak (tt barang yg mudah pecah)
bentrok ben.trok [v] (1) bercekcok; berselisih: krn kurang komunikasi, majikan sering -- dng buruh; (2) berlawanan; bertentangan: keterangan saksi A -- dng pengakuan terdakwa; (3) berlanggaran; bertumbukan: kemarin ada kapal -- di pelabuhan
bentuk ben.tuk [n] (1) lengkung; lentur: -- taji; -- kuku; -- busur; (2) bangun; gambaran: benarkah setan itu -- nya spt manusia?; (3) rupa; wujud: -- rumah adat Palembang hampir sama dng rumah adat di Jawa Tengah; (4) sistem; susunan (pemerintahan, perserikatan, dsb): -- pemerintahan negara itu adalah republik; (5) wujud yg ditampilkan (tampak): menolak penjajahan dl segala -- nya; (6) acuan atau susunan kalimat: -- tunggal; -- (kalimat) pasif; (7) kata penggolong bagi benda yg berkeluk (cincin, gelang, dsb): ia membeli dua -- cincin emas
bentuk kata [Ling] wujud kata tentang yg mengisi fungsi tentang dl paradigma, msl bentuk nominatif dr nomina, bentuk lampau dr verba, dsb; -- lento Ling bentuk kata yg penuh yg berpadanan dng bentuk yg ringkas yg biasa dipakai dl ragam biasa atau ragam resmi, msl bapak, dahulu
bentuk tubuh [Tern] (1) bangun tubuh; perawakan; (2) imbangan bentuk tubuh ternak dilihat dr perbandingan kepala, leher, badan, dan anggota tubuh
benuaron be.nu.a.ron [n] bekas ladang yg ditanami buah-buahan (di masyarakat Kubu)
ber- (be- ) prefiks pembentuk verba (1) mempunyai: beratap; bercita-cita; beristri; (2) menggunakan atau memakai: belayar; bermobil; berbaju; (3) menghasilkan: bertelur; berkokok; (4) dl jumlah atau kelipatan: bertiga; berjuta-juta; (5) mengakui dan/atau memanggil sbg: beradik; berbapak; bertuan; (6) bertindak atau bekerja sbg: bertani; bertinju; (7) berada dl keadaan: bergembira; bersedih; (8) menyatakan perbuatan timbal-balik: bergulat; bertinju; (9) menyatakan perbuatan mengenai diri sendiri: berhias; bercukur
beracun be.ra.cun [v] mengandung racun: ada kepiting laut yg ~
beradu kening ber.a.du kening [ki] bertemu muka; berhadap-hadapan muka
beragama ber.a.ga.ma [v] (1) menganut (memeluk) agama: saya ~ Islam dan dia ~ Kristen; (2) beribadat; taat kpd agama; baik hidupnya (menurut agama): ia datang dr keluarga yg ~; (3) cak sangat memuja-muja; gemar sekali pd; mementingkan: mereka ~ pd harta benda
beragan be.ra.gan [kl n] , mati -- mati mendadak
berai be.rai , ber.be.rai.an a berpecah-pecah tidak keruan; cerai- berai: anak-anak lari -- mendengar bentakan itu
berair rongkong [pb] mendapat rezeki (keuntungan) [ki] ada rezeki
beraja-raja be.ra.ja-ra.ja [v] bergaul dng raja (tahu adat yg biasa dipakai di istana): baik-baiklah anakku, supaya engkau tahu ~
berajojing ber.a.jo.jing [v] melakukan ajojing: masih ada saja orang tua yg ~
berakal ber.a.kal [v] (1) mempunyai akal: manusia adalah makhluk yg ~; (2) pandai mencari ikhtiar; cerdik; pandai: orang yg ~ tidak mudah putus asa
berakar ber.a.kar [v] (1) ada akarnya; keluar akarnya; (2) ki mendalam benar; berpegang teguh: nasihat orang tuanya telah ~ dl sanubarinya; (3) ki sudah beranak cucu; (4) lama benar menetap di suatu tempat: ia sudah ~ di Lampung
berakikah ber.a.ki.kah [v] mengadakan akikah: hari Minggu yg akan datang ia akan ~
beralamat ber.a.la.mat [v] (1) ada alamatnya (adresnya): surat-surat yg tidak ~ si pengirim sudah disisihkannya; (2) ditujukan (kpd): kritik itu ~ kpd panitia; (3) memberi tanda (akan terjadi sesuatu): ~ kurang baik; (4) bersasaran; bertujuan
beralangan ber.a.lang.an [v] (1) mendapat aral (rintangan); (2) sedang dl keadaan bertengkar (berselisih, bermusuhan)
beralas ber.a.las [v] (1) memakai alas (lapik, dasar); berdasar: cawan tidak ~; (2) kukuh kuat (krn ada alasnya): sekalian perkataannya tidak ~
beralasan ber.a.las.an [v] berdasar; ada alasannya; dng alasan: kecemasan yg tidak ~
beralat ber.a.lat [v] mengadakan pesta atau upacara adat; mengadakan perjamuan: Paman hendak ~ mengawinkan putrinya
beraliansi ber.a.li.an.si [v] mengadakan aliansi
berandang be.ran.dang [a] tampak dng jelas; mudah terlihat (krn tidak ada yg menutupi atau melindungi) [n] lumbung padi
beraneh-aneh ber.a.neh-a.neh [v] berbuat yg aneh-aneh: kecenderungan ~ itu bukanlah tidak ada sebabnya
berangan be.rang.an [n] (1) pohon yg termasuk suku Fagaceae, berdaun tunggal, bagian atas daunnya berwarna hijau mengilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan, bunganya berkelompok, buahnya agak bulat dan berduri (ada bermacam-macam spt -- dangkal, Castanopsis argentea; -- duri (haji), Castanopsis javanica; -- landak, Quercus spicata; (2) buah berangan [n] racun tikus; barangan; warangan [n] berang-berang
berangan-angan ber.a.ngan-a.ngan [v] (1) mempunyai angan-angan (cita-cita, ingatan): boleh ~ asal jangan terlampau tinggi; (2) mengangan; mengangan-angan; (3) berniat; bermaksud: tiada ia ~ hendak membalas dendam
berangin ber.a.ngin [v] (1) ada angin bertiup: hari ini tidak ~; (2) ki ada sedikit-sedikit: akhirnya perkara pembunuhan itu ~ juga
berangin-angin ber.a.ngin-a.ngin [v] duduk-duduk dsb di tempat yg ada angin (supaya sejuk): mari kita ~ di bawah pohon itu
berangsur ber.ang.sur [v] (1) sedikit demi sedikit (bergerak, bertambah-tambah, berkurang, dsb); lama-kelamaan menjadi baik (besar, penuh, dsb): keadaan kesehatannya ~ baik; (2) beringsut sedikit-sedikit; bergeser (maju) sedikit-sedikit: mula-mula meniarap lalu ~ ke depan
berani be.ra.ni [a] mempunyai hati yg mantap dan rasa percaya diri yg besar dl menghadapi bahaya, kesulitan, dsb; tidak takut (gentar, kecut): kita harus -- mempertahankan kebenaran
berani lalat [ki] berlagak berani, tetapi apabila berhadapan dng lawan selalu berdiam (melarikan) diri
berani-berani be.ra.ni-be.ra.ni [a] asal berani; berani yg tidak beralasan: jangan coba-coba menyerang musuh tanpa persenjataan lengkap krn -- saja tidak ada gunanya
beranjung ber.an.jung [v] ada anjungnya
berantara ber.an.ta.ra [v] (1) ada antaranya (selangnya, selanya); berselang: pohon-pohon peneduh di pinggir jalan itu ~ 5 m; (2) tidak langsung; tidak sekaligus (setapak demi setapak): rumah itu dibangun secara ~
beranting be.ran.ting [v] (1) mempunyai ranting; ada rantingnya: pohon itu mulai bercabang dan ~; (2) bersambung (dng yg lain): surat itu dikirim secara ~
berapi ber.a.pi [v] berisi (mengandung) api; mengeluarkan api: sekam yg mengepulkan asap itu pasti ~; Gunung Galunggung adalah gunung ~
berapresiasi ber.a.pre.si.a.si [v] mempunyai apresiasi; ada apresiasi
berarah ber.a.rah [v] ada arahnya; bertujuan: setiap pembimbingan dl pendidikan harus ~
berarti ber.ar.ti [v] (1) mengandung maksud: jika ibu marah, itu tidak ~ beliau benci kepadamu; (2) berfaedah; berguna: mungkin pertolongan saya ini tak ~ bagi penderitaanmu yg begitu besar; (3) sama artinya dng; sama halnya dng: mengambil milik orang tanpa permisi ~ mencuri
beras basah [ki] sesuatu yg manfaatnya tidak ada sama sekali
beras patah beras yg pecah sehingga bentuknya tidak utuh
beras utuh beras pecah kulit, beras tumbuk, atau beras giling yg berukuran sama atau berukuran tiga perempat bagian panjang butir yg tidak patah; beras kepala
berasa be.ra.sa [v] (1) mendapat rasa (yg dialami oleh badan): seluruh badannya ~ sakit; (2) mempunyai rasa (pahit, manis, dsb): gulai itu ~ masin, cukup banyak garamnya; (3) Mk dirasa(i); terasa (sbg): rumahku ini tiada ~ rumahku lagi
berasap ber.a.sap [v] mengeluarkan asap; ada asapnya: bintang ~ , bintang berekor
beraset ber.a.set [v] mempunyai aset; ada asetnya
beraspal ber.as.pal [v] (1) mengandung aspal; ada aspalnya; (2) sudah dilapisi aspal; sudah diaspal: jalan-jalan ~ merupakan prasarana yg baik bagi kelancaran perputaran ekonomi
berat be.rat [a] besar ukurannya (di antara jenisnya atau benda-benda yg serupa): alat-alat -- , mobil derek, traktor, dsb; (2) a besar tekanannya (timbangannya): peti -- itu tidak dapat diangkat oleh tiga orang; (3) a payah; parah (tt luka penyakit dsb): akibat kecelakaan itu dia menderita luka --; kalau penyakit sudah -- susah diobati; (4) a sulit (susah, sukar) melakukannya; melebihi ukuran (kekuatan, kemampuan, kesanggupan, dsb): kematian ibunya merupakan cobaan -- bagi gadis itu; (5) a sukar digerakkan, seakan-akan ditindih atau ditekan (tt anggota badan dsb): kepala terasa -- dan pusing; mata terasa -- , mengantuk; (6) a kuat merangsang saraf; keras (tt rokok, obat, dsb): ia suka rokok yg --; (7) a memihak; cenderung: hatinya lebih -- kpd kekasihnya dp kpd orang tuanya; (8) ki v hamil: istrinya sedang dl --; (9) a sangat keras (perkiraan, dugaan, dsb): -- dugaanku bahwa dia yg salah; (10) n besarnya tekanan suatu benda apabila diangkat, ditimbang, dsb; bobot; timbangan: akibat sakit, -- nya berkurang 7 kg; (11) n Fis gaya tarikan yg diderita suatu benda krn massanya dan keberadaannya di dalam, di sekitar, ataupun pd suatu sistem massa; bobot; (12) ki a susah; celaka: wah, kalau ketahuan, -- kita
berat hidup berat badan ternak pd waktu masih hidup
berat sapih [Tern] berat badan seekor ternak pd waktu disapih
berawal ber.a.wal [v] ada awalnya; bermula: perkelahian itu ~ dr suatu insiden kecil
berbagai ber.ba.gai [v] (1) kl mempunyai persamaan; berbanding; bertara: parasnya elok tiada -; (2) bermacam-macam; berjenis-jenis: -- daya upaya telah dilakukan; -- cara telah dicoba
berbagat ber.ba.gat [v] berbintik-bintik hitam di badan; mempunyai bagat
berbahagia ber.ba.ha.gia [a] (1) dl keadaan bahagia; bahagia; (2) v menikmati kebahagiaan; bahagia
berbahasa ber.ba.ha.sa [v] (1) menggunakan bahasa; (2) sopan santun; tahu adat
berbahaya ber.ba.ha.ya [v] (1) ada bahayanya; (mungkin) mendatangkan bahaya; (dl keadaan) terancam bahaya: kanker dan tifus merupakan penyakit akut yg -; (2) (dl keadaan) terancam bahaya: -- sekali keadaannya, lukanya sangat parah
berbait-bait ber.ba.it-ba.it [v] terdiri atas lebih dr dua bait: soneta itu -- yg jumlahnya ada empat belas baris
berbaja ber.ba.ja [v] berlapis baja; bercampur baja; jika pisau tiada -, makin dikikir bertambah tumpul, pb anak yg dungu, makin diajar semakin bodoh
berbakat ber.ba.kat [v] (1) berbekas; ada bekasnya; (2) mempunyai dasar kepandaian yg dibawa sejak lahir; berpembawaan: ia -- dagang; anak itu -- melukis
berbalas ber.ba.las [v] (1) menjawab; menyahut: maka -lah suara dr bawah; (2) bersambut; dijawab; ada balasnya: cinta yg tidak -; (3) bertimbalan (dng); alang berjawab, tepuk -, pb baik dibalas dng baik, jahat dibalas dng jahat
berbandar ber.ban.dar [v] memakai atau menggunakan bandar: sawah -- langit, sawah tadah hujan (sawah yg mendapat air dr air hujan)
berbanding ber.ban.ding [v] (1) ada bandingnya; ada imbangannya: keindahannya tiada -- di dunia ini; (2) sebanding; seimbang: pengeluaran hendaknya -- dng pendapatan; (3) dibandingkan: 2 -- 3 sama dng 6 -- 9
berbangsa ber.bang.sa [v] (1) berasal dr bangsa: sekarang sudah ada beberapa ahli atom yg -- Indonesia; (2) bermartabat tinggi; berketurunan luhur (bangsawan): ia anak orang --; (3) termasuk dl keluarga: -- kpd ibu
berbanir ber.ba.nir [v] ada banirnya
berbatas ber.ba.tas [v] ada batasnya; mempunyai batas; memakai batas: kekuasaan yg tidak -; tanah yg belum -- itu tidak dapat ditanami
berbatu ber.ba.tu [v] mengandung batu; ada batunya
berbawaan ber.ba.wa.an [v] berpadanan (dng); selaras (dng): gadis itu menari -- dng musik pengiringnya
berbayang ber.ba.yang [v] (1) ada bayang-bayangnya: kata orang, harimau jadi-jadian itu tidak -; (2) seakan-akan kelihatan dl angan-angan: hal itu tidak nyata, tetapi -- pd ingatan saya
berbeda ber.be.da [v] ada bedanya; berlainan: mereka mempunyai potongan rambut yg -, seorang panjang dan seorang lagi pendek
berbekas ber.be.kas [v] (1) ada (tampak) bekasnya: lecutan itu -- di punggungnya; (2) berkesan; memberikan kesan: kekecewaan yg dideritanya tidak -- pd sikapnya
berbelah ber.be.lah [v] (1) mempunyai belah; ada belahnya: bajunya -- di belakang; (2) kl berbagi; terbagi (menjadi dua): bulan -; cintanya -
berbelakang-belakangan ber.be.la.kang-be.la.kang.an [v] saling membelakangi; saling menghadapi ke arah yg berlawanan: letak rumah mereka -; mereka duduk -, bertolak belakang
berbelang-belang ber.be.lang-be.lang [v] ada belang-belangnya; berwarna belang-belang
berbelit-belit ber.be.lit-be.lit [v] (1) melilit-lilit: suluran-suluran itu -- pd pohon-pohon besar; (2) berkelok-kelok dan berlingkar-lingkar: jalan ke puncak gunung itu --; (3) berjalin-jalin; bertali-tali (dng); bersangkut paut (dng); kusut atau rumit sekali: masalah korupsi adalah masalah yg -- dan melibatkan orang banyak
berbenih ber.be.nih [v] (1) ark menggunakan benih: tiada lain selain dr Tuhan Allah yg dapat menjadikan pohon yg pertama tiada dng -; (2) mempunyai benih
berbentol-bentol ber.ben.tol-ben.tol [v] berbintik-bintik (agak besar); ada bercak-bercaknya: tubuh bayinya -- merah
berbentrokan ber.ben.trok.an [v] (1) bertubrukan: jalanan macet, rupanya ada mobil -; (2) berselisih (paham)
berbicara ber.bi.ca.ra [v] (1) berkata; bercakap; berbahasa: siapa yg -- dng kamu tadi; ia dapat -- dl bahasa Jawa atau dl bahasa Sunda dng lancar; (2) melahirkan pendapat (dng perkataan, tulisan, dsb): menuntut ditiadakan larangan -- dan berkumpul; ia -- atas nama partainya; (3) berunding; merundingkan: lama juga mereka -- tt soal penjualan tanah itu; (4) ki digunakan untuk (membunuh, melukai): awas, senjata api ini bisa -- kalau kamu tidak mengaku
berbidan ber.bi.dan [v] meminta pertolongan (ditolong oleh) bidan waktu melahirkan (anak); beranak tiada -, pb mendapat kesusahan (kecelakaan dsb) krn salahnya sendiri
berbiji ber.bi.ji [v] ada bijinya; mempunyai biji: buah nenas termasuk buah tidak -
berbiku-biku ber.bi.ku-bi.ku [v] mempunyai (ada) lipatan (pd tepi kain dsb); bertakik; bergerigi
berbilang bulat ber.bi.lang bulat bilangan yg bukan pecahan (spt 1, 2, 3)
berbilang campuran ber.bi.lang campuran bilangan utuh dan pecahan
berbilang desimal ber.bi.lang desimal bilangan pecahan yg ditulis dng angka lipatan persepuluhan, perseratusan, dsb, mis 1/2 = 0,5; 1/4 = 0,25
berbilang irasional ber.bi.lang irasional [Mat] bilangan yg tidak dapat dinyatakan dng bilangan pecahan atau bilangan yg bukan bilangan rasional (spt 2, 3, 5, 7)
berbilang kompleks ber.bi.lang kompleks bilangan yg terdiri atas bagian nyata dan bagian khayal, msl 3 + 4 i adalah suatu bilangan kompleks
berbilang mach ber.bi.lang mach [Fis] nisbah (hasil bagi) kecepatan sebuah benda atau titik pd benda terhadap kecepatan bunyi dl medium tidak terganggu yg dilalui benda itu
berbingkai ber.bing.kai [v] diperkuat dng dipasangi bingkai di sekelilingnya; ada bingkainya: pd dindingnya terpasang foto keluarga -- rotan
berbini ber.bi.ni [v] mempunyai bini; sudah kawin (tt laki-laki): ada lelaki yg -- empat; sudah cukup umurnya untuk -
berbintang ber.bin.tang [v] (1) ada bintangnya: langit tiada -; (2) memakai bintang: dia seorang perwira tinggi -- dua; (3) mempunyai rasi; berzodiak: anakku -- Taurus
berbintang-bintang ber.bin.tang-bin.tang [v] (1) ada banyak bintang; tampak berkilauan: malam ini langit bersih -; (2) ki berkunang-kunang (mata atau penglihatan): mata -- dan kepala pusing; (3) ki berlubang-lubang pd dinding (atap) sehingga cahaya matahari masuk: dinding rumahnya dr bambu dan telah -
berbiras ber.bi.ras [v] mempunyai (ada) hubungan persaudaraan krn biras
berbisik ber.bi.sik [v] (1) berkata dng suara perlahan-lahan (seakan hanya mendesis dan tidak nyaring): bicaranya spt orang -, mana bisa kutangkap dng jelas; (2) ki berbuat dng diam-diam (sehingga tidak kedengaran atau ketahuan oleh orang lain): rupanya ada yg -- hendak menyerang kita
berbisul ber.bi.sul [v] ada bisulnya: telapak kakinya -- sehingga ia tidak dapat berjalan dng baik
berbobot ber.bo.bot [v] (1) mempunyai berat; (2) ada isinya; bermutu: tulisan-tulisannya itu penting krn --
berborok ber.bo.rok [v] berpenyakit borok; ada boroknya
berbuah ber.bu.ah [v] ada buahnya: pohon kelapa itu belum -
berbual ber.bu.al [v] (1) meluap (memancar) ke luar dan biasanya berbuih: timbul seleranya melihat bir -- dl gelas; tampak air -- di belakang kapal yg sedang berlayar; (2) ki keluar serentak: kenangan lama -- ke luar setelah aku berada kembali di desa tempat aku dibesarkan [v] mengobrol; bercakap yg bukan-bukan (sombong): kalau sudah -, dia lupa akan waktu
berbuih ber.bu.ih [v] mengeluarkan buih; mengadakan buih
berbukit ber.bu.kit [v] mempunyai bukit; ada bukitnya
berbulan ber.bu.lan [v] (1) ada bulannya; (2) hingga sebulan lamanya
berbulu ber.bu.lu [v] mempunyai bulu; ada (tumbuh) bulunya
berbumbu ber.bum.bu [v] ada bumbunya; mengandung bumbu: ia harus menghindari makanan yg terlalu --
berbunga ber.bu.nga [v] (1) mempunyai bunga: mangga itu sudah mulai --; (2) mempunyai hiasan yg bagus-bagus: bajunya --; (3) berhasil: usaha kita sudah -- [v] (1) ada bunganya (rentenya): pinjaman ini tidak --; (2) gadai dng sejumlah uang sbg bunga
berbuntut ber.bun.tut [v] (1) mempunyai buntut; berekor; (2) ki ada lanjutannya (akibatnya): pembongkaran korupsi di instansi itu -- panjang
berbusa ber.bu.sa [v] ada busanya; bergelembung-gelembung putih kecil-kecil; berbuih: kuda itu mulutnya --
berbutir ber.bu.tir [v] ada butirnya
bercabang-cabang ber.ca.bang-ca.bang [v] (1) banyak tumbuh cabang (tt pohon); (2) bersimpang-simpang (tt jalan, sungai); (3) terpecah-pecah atau terbagi-bagi (tt hati, perhatian, pikiran, dsb) thd beberapa masalah; tidak terpusat pd satu masalah (tt pikiran, hati)
bercabul ber.ca.bul [v] (1) berbuat cabul; (2) cak timbul dan menular-nular; berjangkit (tt penyakit); (3) cak berkecamuk (tt badai, ombak, perang, dsb); (4) cak merajalela (tt kejahatan dsb)
bercacat ber.ca.cat [v] ada kekurangannya; ada cacatnya; kurang lengkap; tidak sempurna
bercadik ber.ca.dik [v] ada cadiknya (katirnya); memakai cadik (katir): kapal layar itu ~ sehingga tidak mudah oleng
bercak darah [Tern] noda darah di dl telur krn pembuluh darah dl indung telur atau saluran telur pecah pd waktu pembentukan telur
bercakap ber.ca.kap [kl v] mempunyai kemampuan atau keberanian melakukan sesuatu; berkuasa: seorang pun tiada ~ naik pohon nyiur itu; inilah prajurit yg ~ mencuri keris laksamana [v] (1) berbicara; berkata: kalau hanya ~ , semua orang juga dapat; (2) berbahasa; berbicara dng bahasa: mereka ~ Inggris
bercambang ber.cam.bang [v] ada cambangnya; memiliki cambang: mukanya ~ lebat
bercarang ber.ca.rang [v] (1) ada (tumbuh) carangnya; (2) mempunyai carang
bercari-cari ber.ca.ri-ca.ri [v] dicari-cari; dibuat-buat: semua itu adalah alasan yg ~
bercari-carian ber.ca.ri-ca.ri.an [v] (1) saling mencari; (2) bermain saling mencari (ada yg bersembunyi dan ada yg mencari)
bercekah ber.ce.kah [v] (1) merekah (tt buah-buahan): delima itu ~ sehingga tampak isinya yg merah; (2) pecah-pecah; berbelah-belah (tt kulit)
bercela ber.ce.la [v] ada celanya; ada cacatnya; ada kekurangannya: pekerjaannya tiada ~
bercelah ber.ce.lah [v] mempunyai celah; ada celahnya
bercemetuk ber.ce.me.tuk [v] memberikan sesuatu menurut adat
bercengkih ber.ceng.kih [v] bertanam cengkih; membudidayakan cengkih: ada larangan ~ krn harganya terus-menerus jatuh
bercetak ber.ce.tak [v] dicetak (dicap): kata-kata yg ~ miring adalah kata-kata asing
berciri ber.ci.ri [v] ada cirinya; bertanda (bersifat dsb) yg khas: kata-kata asing yg ~ jamak tidak selamanya diterjemahkan dng bentuk ulang dl bahasa Indonesia
berconteng-conteng ber.con.teng-con.teng [v] ada conteng-contengnya; bercoreng-coreng (dng arang, jelaga, dsb): mukanya ~; papan tulis itu ~ dng kapur
bercucu ber.cu.cu [v] (1) mempunyai cucu: ia sudah ~ , tetapi belum lagi bercicit; (2) memanggil cucu: saya ~ kepadanya
bercuma ber.cu.ma [ark v] sia-sia; tidak ada gunanya: mati --
berdahak ber.da.hak [v] (1) mengandung dahak; ada dahaknya; (2) mengeluarkan dahak
berdahan ber.da.han [v] mempunyai dahan; ada dahannya
berdaki ber.da.ki [v] ada dakinya
berdampingan ber.dam.ping.an [v] (1) berdekatan; berhampiran: soal dan jawabnya ditulis ~; (2) bersama-sama (ada, hidup): mereka hidup ~; (3) bahu-membahu: rakyat dan TNI harus selalu ~ menghadapi bahaya dr luar
berdarah ber.da.rah [v] (1) mengeluarkan darah: hidungnya ~; (2) mengandung darah; ada darahnya; (3) ki berbakat; berpembawaan: bangsa yg ~ pelaut; (4) berketurunan: dia memang ~ bangsawan
berdarmawisata ber.dar.ma.wi.sa.ta [v] mengadakan kunjungan atau perjalanan untuk menghibur diri, bersenang-senang, dsb: kami akan ~ ke Danau Toba bulan depan
berdasar ber.da.sar [v] (1) ada dasarnya; memakai dasar (dl berbagai arti): lukisan bunga teratai ~ warna biru muda; botol itu ~ tebal; (2) ki beralasan: tuduhan itu tidak ~
berdatang ber.da.tang, da.tang-da.tang sembah [kl v] berkata-kata dng hormat (pd waktu menghadap raja): utusan raja itu menghadap raja seraya ~ sembah
berdaun ber.da.un [v] mempunyai daun; keluar daunnya; ada daunnya
berdawai ber.da.wai [v] mempunyai dawai; ada dawainya; mempunyai kawat yg halus
berdaya guna ber.da.ya gu.na [v] (1) berkemampuan mendatangkan hasil dan manfaat; bertepat guna; efisien: cara yg paling ~ untuk membasmi parasit ialah dng mengadakan penyemprotan masal; (2) berkemampuan menjalankan tugas dng baik: tujuan penertiban aparatur negara ialah agar pegawai negeri dapat bekerja secara ~ dan berhasil guna
berdaya upaya ber.da.ya upa.ya [v] berusaha dng sungguh-sungguh: Pemerintah sedang ~ mengatasi kepadatan penduduk di Pulau Jawa dng program transmigrasi
berdebu ber.de.bu [v] bersalut (tersaput dng) debu; ada debunya:; lantainya ~
berdekap tangan ber.de.kap tangan memelukkan (melipatkan) tangan di dada; (2) ki tidak bekerja
berdekat ber.de.kat [v] (1) berada (duduk dsb) dekat atau hampir (satu dng yg lain): dua anak ini tidak boleh ~ , kalau ~ pasti bertengkar; (2) kl berhubungan rapat; berbaik: siapa yg ~ dng penjudi akan menjadi penjudi; (3) ki berbareng; bergandengan: kesukaan itu selalu ~ dng kedukaan
berdengung ber.de.ngung [v] (1) bergema: terdengar bunyi sirene pabrik ~; (2) ki bersuara (berbunyi) keras: propagandanya ~ di mana-mana, tetapi hasilnya tidak ada
berdengut ber.de.ngut [v] berbunyi dengut: kedengaran bunyi gung ~ dng tiada berkeputusan
berdepak-depak ber.de.pak-de.pak [v] berbunyi "pak, pak": ~ bunyi ladam kuda yg berlari kencang itu
berdepan-depan ber.de.pan-de.pan [v] berhadap-hadapan
berdiskusi ber.dis.ku.si [v] mengadakan diskusi; bertukar pikiran: mereka ~ mengenai ketahanan nasional
berduri ber.du.ri [v] ada durinya; memakai duri: pagar pekarangannya diberi kawat ~
bereaksi be.re.ak.si [v] mengadakan reaksi: tertuduh itu ~ ketika hakim membacakan putusan baginya
berebut temiang hanyut [pb] dua orang yg memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya
berefraksi be.re.frak.si [v] menimbulkan refraksi; ada refraksinya; membias
beregang-regang be.re.gang-re.gang [v] merentang-rentangkan anggota badan dan bersiap untuk berbuat sesuatu (berkelahi dsb)
beregu be.re.gu [v] berupa regu; berkelompok yg terdiri atas beberapa orang: balap sepeda ~ diadakan di jalan raya bebas hambatan;
berekor ber.e.kor [v] (1) ada ekornya; (2) berturut-turut memanjang; (3) ki berkelanjutan
berekspansi ber.ek.span.si [v] mengadakan ekspansi: kendati sudah ~ ke industri elektronika, perusahaan itu tetap mengalami kerugian
berembun ber.em.bun [v] (1) ada embunnya; tersaput (oleh) embun: ketika itu daun dan rumput masih ~; (2) tidur di luar rumah dsb (pd malam hari); membiarkan diri kena embun: pd pagi hari lebih baik engkau ~
berencana be.ren.ca.na [v] dng rencana; berancang; ada ancangannya
berenda be.ren.da [v] ada rendanya
berengsaan be.reng.sa.an [v] kelesuan; kelemasan; keengganan: ~ menenggelamkan kesadarannya
berengsel ber.eng.sel [v] disambung dng engsel; ada engselnya
beres be.res [Mk a] sejuk sekali [a] (1) teratur baik-baik; rapi; tidak kacau: keadaan perabotan di ruangan itu --; rumah tangganya --; (2) selesai; tidak kusut: persoalannya sudah --; (3) lunas (tt utang); habis: utang saya sudah --; (4) cak bagus (terlaksana dng baik): jangan khawatir, pokoknya --
beresa-esaan ber.e.sa-e.sa.an [v] (1) cak berada seorang diri saja; (2) merasa lengang
beresah-resah be.re.sah-re.sah [v] (1) berada dl resah; berusuh hati: sejak menerima kabar itu, ia ~ seorang diri di kamarnya
berevolusi be.re.vo.lu.si [v] mengadakan perlawanan dsb untuk mengubah sistem ketatanegaraan (pemerintahan atau keadilan sosial)
berfluktuasi ber.fluk.tu.a.si [v] turun-naik; (2) a tidak ada kemantapan; labil
bergading ber.ga.ding [v] ada gadingnya; memakai gading
bergaduh ber.ga.duh [v] (1) berbuat gaduh (ribut, rusuh): jangan ~ di sini krn ada orang sakit; (2) berbantah; bercekcok: tidak putus- putusnya ia ~ dng istrinya; (3) bercampur aduk; bercampur baur: yg buruk dng yg baik ~ , susah dibedakan lagi
bergalang ber.ga.lang [v] (1) memakai galang (bertumpu pd galang, berganjal, berbantal, dsb): ~ tanah, berbantal (berganjal) tanah; (2) sedang berada di galangan (tt perahu): perahu ~
bergalat ber.ga.lat [v] ada salahnya (cacatnya, kekurangannya): hasil kerjanya tidak ~ sedikit pun
bergambar ber.gam.bar [v] (1) dihiasi dng gambar; ada gambarnya; (2) berpotret (diambil gambarnya dng alat potret): dl acara perpisahan, pelajar kelas enam ~ bersama
berganjal ber.gan.jal [v] ada ganjalnya; memakai ganjal
bergantung ber.gan.tung [v] (1) bersangkut atau berkait pd sesuatu yg lebih tinggi; (2) cak berpegang: ia ~ pd ambang pintu bus; (3) menyandarkan diri (kpd): meskipun telah kawin, hidupnya masih ~ pd orang tuanya; (4) terikat pd (kekuasaan, kemauan, keadaan, atau hal lain); terpulang kpd: berhasil tidaknya ~ kpd kita sendiri
bergantung di ujung kuku [pb] dl keadaan yg sangat berbahaya
bergantung pd rambut sehelai [pb] berada dl keadaan yg sangat sulit (bahaya)
bergantung tidak bertali (sehasta tali) ber.gan.tung tidak bertali (sehasta tali) [pb] (a) perempuan yg ditinggalkan suaminya, tetapi tidak pula diceraikan; (b) keadaan seorang gundik yg tidak sah
bergaram ber.ga.ram [v] (1) mengandung garam; ada garamnya; (2) sudah dibubuhi garam
bergaris ber.ga.ris [v] ada garisnya; mempunyai garis: kertas ~; ~ bawah mempunyai garis bawah; ada garis bawahnya: perhatikanlah kata-kata yg ~ bawah
bergaya ber.ga.ya [v] berkekuatan; bertenaga; berdaya: penghuni rumah itu tidak ~ berhadapan dng perampok bersenjata itu [v] (1) mempunyai ragam yg khusus; (2) memakai ragam: hidup ~ kebarat-baratan; (3) mempunyai bentuk khas: candi ~ Hindu; (4) bersikap; bertingkah: ia ~ mencurigakan orang yg melihatnya; (5) memakai sikap (gerakan) tertentu (dl olahraga); (6) bersikap elok (bagus, pantas, dsb): peragawati itu ~ di depan penonton
bergelang-gelang ber.ge.lang-ge.lang [v] mempunyai gelang-gelang; ada gelang-gelangnya: tangan dan kakinya ~ krn gemuknya
bergelap-gelap ber.ge.lap-ge.lap [v] (1) berada di tempat yg gelap; (2) tidak berterus terang
bergema ber.ge.ma [v] ada gemanya; bergaung; berkumandang: suaranya tidak ~
bergendang lutut ber.gen.dang lutut [ki] menganggur, tidak ada yg dikerjakannya
bergenggam ber.geng.gam [a] dl keadaan menggenggam
bergerak ber.ge.rak [v] (1) berpindah dr tempat atau kedudukan (tidak diam saja): pasukan telah ~; (2) (mulai) melakukan suatu usaha; mengadakan aksi; berusaha giat (dl lapangan politik, sosial): mereka ~ untuk memperbaiki nasib
bergetah ber.ge.tah [v] (1) ada getahnya; pekat lekat; (2) mencari getah (di hutan): pergi ~ ke hutan; (3) berasa lekat-lekat (bagai kena getah): serasa badanku ~ krn berkeringat
bergigi ber.gi.gi [v] (1) ada giginya; giginya telah tumbuh; (2) mempunyai gigi-gigi: roda itu ~; (3) ki berkuasa; ia sudah tidak ~ lagi, ia sudah tidak berkuasa (mempunyai kekuasaan) lagi
bergincu ber.gin.cu [v] (1) memakai gincu (pewarna bibir); (2) ada gincunya (bahan pewarnanya)
bergiwang ber.gi.wang [v] memakai giwang; bersubang: adanya pemuda ~ dr kota-kota besar memang tidak aneh
bergolek gelantung ber.go.lek gelantung berguling-guling dan membalik-balikkan badan
bergosip ber.go.sip [v] melakukan gosip; bergunjing: banyak orang yg datang ke warung itu untuk sekadar ~ sambil melihat lalu lintas yg selalu ramai
berguk ber.guk [n] selubung muka dan badan spt yg dipakai oleh wanita yg naik haji; layah
bergula ber.gu.la [v] ada gulanya; mengandung gula
berguru ber.gu.ru [v] (1) belajar: kepadanyalah ia banyak ~; (2) berlaku sbg guru: sebenarnya ia bukan guru, melainkan pandai ~
berhad ber.had [v] berbatas; berhingga: kekuasaan Tuhan tiada ~
berhadiah ber.ha.di.ah [v] ada hadiahnya; disediakan hadiah: dl acara arisan disediakan lotre ~
berhadir ber.ha.dir [kl v] ada bersedia: dan hendaklah Tuan-Tuan sekalian ini ~ segala senjata dng ingat-ingat
berhaji ber.ha.ji [v] pergi ke Mekah mengunjungi Kakbah untuk menunaikan ibadah haji
berhal ber.hal [v] (1) ada suatu urusan (krn perselisihan dsb); berurusan: jika ada orang yg ~ dan meminta tolong kepadanya, ia selalu menerimanya dng baik; (2) mendapat kesukaran (halangan dsb): ia meminta izin tidak masuk bekerja krn sedang ~
berhalangan ber.ha.lang.an [v] ada rintangan (sehingga suatu rencana tidak terlaksana): jika ~ , kami akan memberi kabar
berhantu ber.han.tu [v] (1) ada hantunya; (2) kemasukan hantu
berhanyut-hanyut ber.ha.nyut-ha.nyut [v] (1) terkatung-katung dibawa air (ombak): empat hari empat malam perahunya ~ dibawa ombak; (2) pergi ke mana-mana: ~ di perantauan, tiada sanak saudara; (3) berlarut-larut; bertele-tele: pembicaraannya ~ tidak menentu
berhasil ber.ha.sil [v] (1) mendatangkan hasil; ada hasilnya: usahanya ~ baik dl tahun ini; (2) beroleh (mendapat) hasil; berbuah; tercapai maksudnya: segala usahanya ~; saya coba mendamaikan mereka, tetapi tidak ~
berhati bimbang ber.ha.ti bimbang berada dl keadaan gelisah
berhidangan ber.hi.dang.an [v] memiliki hidangan; ada hidangan
berhubungan ber.hu.bung.an [v] (1) bersangkutan (dng); ada sangkut pautnya (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): penahanan itu ~ dng peristiwa pembunuhan baru-baru ini; (2) bertemu (dng); mengadakan hubungan (dng): ia sudah ~ langsung dng kepala kantor; (3) bersambung: bejana-bejana itu ~ sehingga tinggi permukaan air yg ada di dalamnya sama; (4) tukar-menukar atau beri-memberi (kabar, pikiran, dsb) dng perantaraan telepon, surat-menyurat, dsb: sekarang kita sudah dapat ~ langsung dng sanak saudara kita di Eropa
berhukum ber.hu.kum [v] (1) menggunakan hukum; ada hukumnya; (2) mencari (meminta dsb) keadilan hukum (kpd); berhakim (kpd): ia sudah ~ kpd sekalian penghulu di dl negerinya; (3) beperkara; bersengketa
beri tahu be.ri ta.hu [v] mem.be.ri ta.hu v menjadikan supaya tahu (mengerti): saya akan -- orang tuanya di kampung tt keadaan anak itu
beri-beri be.ri-be.ri [n] penyakit radang urat saraf serempak di berbagai daerah saraf krn kekurangan vitamin B1
berijtihad ber.ij.ti.had [v] mengadakan ijtihad; menetapkan suatu hal atas dasar ijtihad; berpendapat (tt hukum Islam)
berikan ber.i.kan [v] ada ikannya
berima be.ri.ma [v] mengandung rima; ada rimanya
berimbang ber.im.bang [v] (1) sama berat (kuat, kuasa, banyak, dsb); setimbang; sebanding: pertandingan tidak berjalan lancar krn kedua kesebelasan itu tidak ~ kekuatannya; (2) ber-padanan (dng); berbanding (dng): hadiah yg diberikan ~ dng jasa yg dibuatnya
berimbas ber.im.bas [v] ada gerak atau pengaruhnya; berakibat: mudah-mudahan situasi spt itu tidak ~ negatif bagi pembangunan bangsa
beringat ber.i.ngat [v] selalu ingat; selalu waspada: yg berbudi dan beriman, beradab dan ~
berinteraksi ber.in.ter.ak.si [v] mengadakan interaksi
berintrospeksi ber.in.tro.spek.si [v] mengadakan atau melakukan intro-speksi; mengoreksi diri: ~ lah dulu sebelum mencela atau mengkritik orang lain
berirama ber.i.ra.ma [v] memakai irama; dng irama: senam ~ adalah senam yg gerakannya mengikuti irama musik
berisi ber.i.si [v] (1) ada isinya; tidak kosong; tidak hampa: senapan itu ~; (2) ki berilmu; mempunyai kesaktian: orang tua-tua pada zaman dulu banyak yg ~ sehingga tidak mempan oleh senjata apa pun; (3) padat dan kuat (tt tubuh): badannya kecil, tetapi ~; (4) mengandung; memuat: amplop itu ~ uang
berita peringatan berita yg mengingatkan akan adanya sesuatu yg akan terjadi
beriwayat be.ri.wa.yat [v] (1) mengemukakan riwayat; bercerita; (2) ada riwayatnya; mengandung sejarah; bersejarah; (3) a ki sangat penting; sangat berharga
berjaga ber.ja.ga [v] (1) bertugas menjaga (menunggui orang sakit dsb): besok malam aku mendapat giliran ~ di rumah sakit; (2) tidak tidur pd malam hari; bergadang: semalaman ia ~ sehingga di sekolah mengantuk; (3) bersiap-siap; waspada: pasukan kita telah siap dan ~ menghadapi segala kemungkinan
berjalan ber.ja.lan [v] (1) melangkahkan kaki bergerak maju: anak itu belum bisa ~ , meskipun umurnya sudah setahun lebih; (2) bergerak maju dr suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain: matahari itu seakan-akan ~ dr timur ke barat; (3) menggelinding atau berputar (tt sesuatu yg bundar spt roda); (4) bepergian: kalau hendak ~ jauh, persiapkan segala sesuatunya lebih dahulu; (5) berlangsung; dilangsungkan (tt perundingan, rapat, dsb): perundingan utara-selatan terus ~ meskipun ada perang dingin antara kedua belah pihak; (6) berlaku; ditaati (tt peraturan, undang-undang, hukum, dsb): tata tertib semacam ini masih ~ di sekolah kami; perusahaan ini baru ~ lima tahun
berjambul ber.jam.bul [v] ada jambulnya; memakai jambul
berjamur ber.ja.mur [v] mempunyai jamur; ada jamurnya
berjarak ber.ja.rak [v] ada antaranya (jaraknya): sekurang-kurangnya harus ~ setengah meter
berjaram ber.ja.ram [v] membasahi sesuatu dng kompres dsb supaya sejuk [v] berkuman; meradang
berjari-jari ber.ja.ri-ja.ri [v] mempunyai jari-jari; ada jari-jarinya
berjarum ber.ja.rum [v] (1) ada jarumnya; memakai jarum: alat pengukur gas itu ~ merah; (2) (sedang) disuntik; diinjeksi: anak-anak sedang ~ TCD di poliklinik
berjasad ber.ja.sad [v] ada jasadnya; berwujud: malaikat adalah makhluk yg tidak ~
berjawab ber.ja.wab [v] (1) ada jawabnya; berbalas; (2) disahuti; dijawab: hingga kini suratku tiada ~
berjaya ber.ja.ya [v] berhasil; beruntung; menang; mencapai kemegahan (kebesaran): pulang dng tiada ~
berjeda ber.je.da [v] (1) berhenti sebentar; (2) ada jedanya; terputus-putus; ada antaranya
berjegal-jegalan ber.je.gal-je.gal.an [v] saling menjatuhkan: emosi pemain muncul akibat adanya kecurangan sehingga terjadi sikut-sikutan, ~ , dsb
berjeluk ber.je.luk [v] agak dalam; ada jeluknya (berkenaan dng mangkuk, pinggan)
berjendul ber.jen.dul [a] ada jendulannya
berjerawat ber.je.ra.wat [v] ada jerawatnya; berbisul kecil-kecil pd muka
berjermang ber.jer.mang [v] ada jermangnya; memakai jermang (tt perahu)
berjiwa ber.ji.wa [v] (1) ada jiwanya; bernyawa; hidup; (2) berisi (mengandung sesuatu yg utama, penting, dsb): sajak yg tidak ~; (3) mempunyai perasaan batin (bersemangat dsb) spt: orang yg ~ pelaut
berkabung ber.ka.bung [v] (1) memakai kabung (sbg tanda berduka cita krn ada keluarga yg meninggal); (2) berduka cita krn keluarga, kerabat, dsb meninggal
berkabut ber.ka.but [v] ada kabutnya; tersaput kabut; (2) a tidak nyata; (3) a ki sedih; suram
berkaca ber.ka.ca [v] (1) memakai kaca: jendelanya tidak ~; (2) becermin: berkali-kali ia ~ untuk membetulkan sanggulnya; (3) ki mengambil sbg contoh teladan: ia selalu ~ kpd pengalamannya
berkait ber.ka.it [v] memakai kait; mempunyai kait: tongkat yg ~; (2) a bengkok melentuk pd ujung (menyerupai kait): pd kayu itu terdapat kawat kecil yg ujungnya ~; (3) v tersangkut (pd): terasa ada yg ~ pd bajunya; (4) v ( ~ dng) bersangkut paut; berhubungan; berkaitan
berkakak ber.ka.kak [v] (1) mempunyai kakak: ia tidak ~ dan tidak beradik kandung; (2) menyebut (memanggil dsb) dng kata kakak: ia ~ kepadaku
berkaki ber.ka.ki [v] (1) ada kakinya; mempunyai (memakai) kaki: kerbau ~ empat; (2) bersandar (bergantung): ia masih ~ pd orang tuanya
berkala-kala ber.ka.la-ka.la [v] (1) dr masa ke masa; (2) terkadang-kadang
berkamar ber.ka.mar [v] mempunyai kamar; ada kamarnya: mereka menempati rumah yg hanya ~ dua
berkampanye ber.kam.pa.nye [v] mengadakan kampanye (untuk melawan, mengadakan aksi, dsb)
berkampuh ber.kam.puh [v] (1) memakai kampuh (bertudung, berselimut, dsb dng kampuh): permaisuri ~ kain dewangga yg bertepikan emas perada Siam; (2) berjahit (tt barang tipis yg terdiri atas dua helai): sarung ~; (3) ki bermata dua (tt keris dsb): keris ~
berkandul ber.kan.dul [v] ada kandulnya
berkantong ber.kan.tong [v] mempunyai kantong; ada kantongnya: bajunya ~ empat
berkantor ber.kan.tor [v] (1) membuka kantor di; kantornya berada di: perusahaan pelayaran itu ~ di Tanjung Priok; (2) berdinas
berkapas ber.ka.pas [v] ada kapasnya; mengandung kapas
berkarang ber.ka.rang [v] (1) ada karangnya; (2) mencari karang di laut: mata pencahariannya ~; (3) ki sudah lama dan berurat berakar (tt penyakit dsb): kegemaran berjudi merupakan penyakit yg sudah ~ dl hidupnya
berkarat ber.ka.rat [v] ada karatnya; dimakan karat: pisau yg ~ jangan dipakai untuk menyembelih; (2) a ki tua; lapuk; (3) a ki jahat; buruk: hatinya ~
berkarib ber.ka.rib [v] (1) rapat hubungannya dng; bersahabat: jangan kamu ~ dng jahanam itu; (2) ada hubungan darah; berfamili: anak itu masih ~ dng saya
berkarpet ber.kar.pet [v] beralas (berdinding dsb) karpet; berpermadani
berkawal ber.ka.wal [v] (1) berjaga; sedang menjaga (keselamatan dsb): siang malam anggota pasukan itu ~ dng tidak mengenal letih dan payah; (2) ada yg menjaga; berpengawal: ketika seorang penjahat mencoba membunuhnya beliau sedang tidak ~
berkayu ber.ka.yu [v] (1) ada kayunya; mengandung kayu di dalamnya: pohon yg ~ keras; (2) mencari kayu (di hutan): pergi ~ ke hutan
berkebun ber.ke.bun [v] (1) (sedang) menanam dsb di kebun; (2) mengusahakan kebun: pekerjaan tetapnya adalah ~ pisang
berkecuali ber.ke.cu.a.li [v] ada kecualinya; ada yg diperlainkan (dr yg umum dsb): untuk mencegah semakin menjalarnya penyakit, tiada ~ semua harus disuntik
berkecumik ber.ke.cu.mik [v] berkomat-kamit; dng tidak disadarinya ia tersenyum seorang diri, mulutnya ~ seakan sedang berdoa
berkedip ber.ke.dip [v] (1) bergerak membuka dan menutup berganti-ganti (tt kelopak mata); berkejap: mata orang itu ~ sebentar sebelum mengangguk setuju; (2) tampak seolah-olah bernyala dan padam berganti-ganti (tt nyala lampu, dian, dsb); berkelip(-kelip)
berkekurangan ber.ke.ku.rang.an [v] ada kekurangannya; dl keadaan serba kurang (miskin): mereka tidak ~ suatu apa pun
berkelaluan ber.ke.la.lu.an [Mk a] tidak berhentinya; tidak ada batasnya; selalu
berkelambu ber.ke.lam.bu [v] memakai kelambu; ada kelambunya
berkelebatan ber.ke.le.bat.an [v] bergerak dng cepat; mengadakan gerakan cepat
berkelebihan ber.ke.le.bih.an [adv] (1) bersisa; ada lebihnya: daerah itu ~ hasil padinya; (2) mempunyai keunggulan (kepandaian dsb yg melebihi orang lain): tidak sedikit orang yg ~ , tetapi tidak dikenal orang; (3) berlebihan; teramat banyak; (4) terlalu: perangaimu itu telah ~ benar
berkelembapan ber.ke.lem.bap.an [v] mempunyai keadaan (hawa) yg lembap
berkelim ber.ke.lim [v] berlipatan; ada kelimnya
berkelopak ber.ke.lo.pak [v] mempunyai kelopak; ada kelopaknya
berkembar ber.kem.bar [v] (1) berpasangan; menjadi sepasang; (2) sama rupanya (keadaannya); (3) seragam (tt pakaian dsb)
berkemudi ber.ke.mu.di [v] (1) memakai kemudi; ada kemudinya; (2) (sedang) memegang kemudi (mengendarai)
berkenaan ber.ke.na.an [v] (1) bertepatan (dng); sehubungan (dng): ~ dng ulang tahun ygke-5 akan diadakan perayaan besar-besaran; (2) berhubungan (dng); berkaitan (dng): pengunduran dirinya sbg anggota organisasi itu diduga ~ dng peristiwa semalam; (3) setuju; sesuai; cocok: kedua orang muda itu sudah ~
berkenduri ber.ken.du.ri [v] (1) mengadakan kenduri; (2) menghadiri acara kenduri
berkepal-kepal ber.ke.pal-ke.pal [num] (1) merupakan gumpalan (kepulan-kepulan); bergumpal-gumpal: tanah di daerah itu pecah-pecah dan ~; (2) beberapa (banyak) kepal: anak yg baru pulih kesehatannya itu makan nasi ~
berkepala ber.ke.pa.la [v] mempunyai kepala; ada kepalanya
berkeping-keping ber.ke.ping-ke.ping [v] (1) pecah menjadi kepingan-kepingan kecil: kedua pesawat itu bertabrakan dan hancur ~; (2) terjadi dr beberapa kepingan
berkeputusan ber.ke.pu.tus.an [v] berkesudahan; berakhir; ada keputusan (akhirnya): tidak ~ , tidak ada kesudahannya (akhirnya, putus-putusnya)
berkerah ber.ke.rah [v] mempunyai (memakai) kerah; ada kerahnya
berkerak ber.ke.rak [v] (1) ada keraknya; (2) ki kotor: pakaiannya ~
berkerudung ber.ke.ru.dung [v] memakai kerudung: seorang perempuan tua yg ~ mengacungkan (menadahkan) tangannya minta sedekah
berkerut ber.ke.rut [v] (1) ada kerutnya; berkedut; bergelembur (tt kulit dsb): wajahnya ~ keheranan; (2) menjadi lebih pendek; mengerut: urat itu dapat ~; (3) Mk keriting; ikal: rambutnya ~
berkesan ber.ke.san [v] (1) meninggalkan bekas; berbekas: segala kebaikannya tiada ~ sedikit juga; (2) menimbulkan kesan: perjumpaannya yg pertama dng gadis itu sangat ~ sehingga tidak akan dilupakannya selama hidupnya
berkesungguhan ber.ke.sung.guh.an [v] ada kesungguhan: -- dl melembagakan dan membudayakan ilmu
berketua ber.ke.tua [v] ada ketuanya; mempunyai ketua
berkhalwat ber.khal.wat [v] (1) mengasingkan diri di tempat yg sunyi untuk bertafakur, beribadah, dsb: selama bulan Ramadan ulama itu ~ di kampung yg terpencil; (2) berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan yg bukan muhrim di tempat sunyi atau tersembunyi
berkhayal ber.kha.yal [v] (1) melihat sesuatu yg hanya ada dl angan-angan: ia ~ seakan-akan anaknya yg telah meninggal datang mengunjunginya; (2) berbuat sesuatu spt benar-benar terjadi: anak-anak ~ seakan-akan kursi menjadi mobil dan ia menjadi supirnya
berkhianat ber.khi.a.nat [v] berbuat khianat: ~ kpd negara dan bangsa adalah perbuatan yg sangat hina
berkhidmat ber.khid.mat [v] (1) berbuat khidmat; bersopan-santun; (2) mengabdi kpd; setia kpd: ~ kpd tanah air adalah kewajiban setiap warga negara
berkial ber.ki.al [v] memperlihatkan suatu gerakan tangan (badan dsb) spt sandiwara: bernyanyi sambil ~
berkicau ber.ki.cau [v] (1) berbunyi (tt burung murai): tiada berhenti burung murai itu ~; (2) ki berkata-kata sebarang kata saja; berceloteh; mengoceh: biarkan dia ~ , kalau sudah capai akan berhenti sendiri
berkincir ber.kin.cir [v] ada kincirnya; memakai kincir
berkipas ber.ki.pas [v] (1) memakai kipas; ada kipasnya; (2) (sedang) mengibas-ngibas dng kipas agar sejuk
berkolusi ber.ko.lu.si [v] melakukan kolusi: pejabat tinggi negara yg seharusnya menjadi panutan masyarakat, ternyata ada yg menggunakan wibawa jabatannya untuk ~
berkomunikasi ber.ko.mu.ni.ka.si [v] mengadakan komunikasi; berhubungan
berkongsi ber.kong.si [v] (1) mengadakan persekutuan dagang (dng); (2) bersekutu; berkomplot
berkontak ber.kon.tak [v] (1) mengadakan kontak; perhubungan; (2) cak ada arus listriknya (tt pesawat dsb)
berkop ber.kop [v] memakai kop: dl operasinya, pelaku yg berpredikat ahli bedah itu menggunakan dokumen palsu ~ Badan Transplantasi Eropa
berkorelasi ber.ko.re.la.si [v] sering berhubungan secara timbal balik; ada korelasinya
berkoreng ber.ko.reng [v] menderita sakit koreng; ada korengnya (boroknya); berkudis
berkorespondensi ber.ko.res.pon.den.si [v] mengadakan (melakukan) korespondensi
berkotak-kotak ber.ko.tak-ko.tak [v] (1) terdiri atas banyak kotak; (2) berpetak-petak; (3) terbagi-bagi; terpecah-pecah: jangan memandang persoalan itu secara sempit dan ~
berkuah ber.ku.ah [v] memakai kuah; ada kuahnya; dng kuah
berkucak ber.ku.cak [v] bergoyang; berguncang: iman di dada mulai ~ menghadapi godaan wanita itu
berkulat ber.ku.lat [v] dilekati kulat; ada kulatnya; bercendawan: nasi itu sudah ~ , jangan dimakan
berkulit ber.ku.lit [v] ada kulitnya; memakai kulit
berkulup ber.ku.lup [v] (1) mempunyai kulup; ada kulupnya; (2) belum (tidak) dikhitan: meskipun sudah besar, anak itu masih ~ krn belum dikhitan
berkumai ber.ku.mai [v] ada kumainya; memakai kumai: bingkai itu ~
berkunang-kunang ber.ku.nang-ku.nang [v] (1) berpendar-pendar; berkelip-kelip: air kelihatan ~ kena cahaya bulan; (2) seakan-akan melihat cahaya berkilap-kilap pd mata (ketika kepala pening, akan pingsan, dsb): tangannya gemetar dan matanya terasa sakit, kadang-kadang ~
berkusuk ber.ku.suk [v] menggosok badan dng daun pd waktu mandi: mandi ~ daun kubang
berkutub ber.ku.tub [v ki] arah jurusan; menuju; menghadap ke
berlabel ber.la.bel [v] ada labelnya; beretiket; bernama: barang-barang itu ~ nama perusahaan
berlabuh ber.la.buh [v] (1) tergelantung ke bawah; turun (tt kelambu, tirai, layar panggung, dsb): tirai ~; layar panggung ~; (2) berhenti; menurunkan sauh (tt kapal, perahu): kapal-kapal besar pun dapat ~ di Pelabuhan Cirebon; (3) berteduh, berdiam, dan menghentikan segala kegiatan: rumah adalah tempat ~ dr berbagai kegiatan
berlaga kasih ber.la.ga kasih [ki] bercinta; berkasih-kasihan: puncak alur yg pertama adalah Abimanyu dan Utari ~ kasih
berlajur ber.la.jur [v] ada lajurnya; mempunyai lajur: kain putih ~ merah
berlalu lintas ber.la.lu lin.tas [v] (1) ada lalu lintasnya; (2) berkenaan dng lalu lintas: aturan ~ perlu dipatuhi; (3) melakukan tindak lalu lintas (dng kendaraan)
berlambang ber.lam.bang [v] ada lambangnya; memakai lambang
berlampu ber.lam.pu [v] memakai lampu; ada lampunya: halaman rumah berdinding bambu itu kelihatan agak gelap krn belum ~
berlangganan ber.lang.gan.an [v] mengadakan jual beli secara tetap
berlangsung ber.lang.sung [v] (1) terus berlaku; melanjut: pertempuran ~ hingga pagi; (2) sedang berlaku (diadakan, dibuat, dsb); terjadi: upacara pelantikan ~ baik; perundingan yg sedang ~
berlanjut ber.lan.jut [v] (1) tidak selesai hanya di situ saja; ada rentetannya; bersambung: peristiwa yg didahului dng pertengkaran itu rupanya ~ dng perkelahian; (2) terus-menerus; berlarut-larut; berlama-lama: siapa yg tahan mengalami penderitaan yg ~ ini
berlanjutan ber.lan.jut.an [v] masih ada perkembangannya; belum selesai: cita-cita dan perjuangan kita masih ~
berlapuk ber.la.puk [v] ada lapuknya (rusak, buruk); bercendawan: rumah ini sampai ~ tidak ada yg mau membelinya
berlarat-larat ber.la.rat-la.rat [v] (1) berada dl keadaan larat; (2) bertambah jauh (hanyut, pergi); (3) semakin menjadi (melantur-lantur, berpanjang-panjang, berlanjut-lanjut) perundingan (percakapan) jadi ~; (4) bertambah melebar (meruak, merembet): kebakaran besar tidak dapat dicegah, api telah ~ ke mana-mana
berlarik ber.la.rik [v] mempunyai larik; ada lariknya
berlarut-larut ber.la.rut-la.rut [adv] berlama-lama; berpanjang-panjang (tanpa ada penyelesaian): perundingan mereka ~ sehingga banyak waktu terbuang
berlauk ber.la.uk [v] (1) ada lauknya; (2) makan sesuatu dng lauk
berlebih ber.le.bih [v] ada lebihnya; bersisa: masakan uang sebanyak itu tidak ~; (2) a terlampau banyak: kelas ini sudah ~ muridnya
berlebih-lebih ber.le.bih-le.bih [a] (1) berlebih banyak: makanan dan minuman jangan ~ dl pesta perkawinan itu; (2) sangat berlebih dr keadaan sebenarnya: hemat saya berita ini ~ agaknya
berlebih-lebihan ber.le.bih-le.bih.an [adv] (1) atas-mengatasi: dl perdebatan itu mereka hanya ~ , bukan mencari kebenaran; (2) teramat sangat; sangat lebih dr keadaan sebenarnya: katakanlah apa adanya jangan ~
berlegung ber.le.gung [v] mengadakan bunyi legung
berlekuk ber.le.kuk [v] ada lekuknya; berlubang (spt tanah); berlepih (spt topi)
berlemak ber.le.mak [v] mengandung lemak; ada lemaknya; berminyak: daging yg ~
berlenggok-lenggok ber.leng.gok-leng.gok [v] bergerak meliuk-liuk ke kiri ke kanan (tt gerakan badan ketika berjalan atau gerakan leher dan kepala ketika menari dsb); oleng spt cupak hanyut
berlistrik ber.lis.trik [v] mempunyai listrik; ada listriknya: rumah itu belum ~
berlopak ber.lo.pak [v ] ada lopaknya; berlekuk dan berisi air (tt tanah)
berlubang ber.lu.bang [v] (1) ada lubangnya: kelapa itu ~ digerek tupai; (2) berlekuk (tt tanah dsb): jalan yg baru selesai dibangun itu sudah ~ krn air hujan
berlulut ber.lu.lut [v] bergosok badan (menggosok badan sendiri) dng lulut
berlumpur ber.lum.pur [v] (1) ada lumpurnya; (2) kena lumpur; kotor oleh lumpur; (3) berendam atau berguling-guling di air yg banyak lumpurnya (tt kerbau, babi, dsb); berkubang
berlumut ber.lu.mut [v] ada lumutnya; ditumbuhi lumut: dinding yg lembap itu mulai ~
berlurah ber.lu.rah [v] ada lurahnya; mempunyai lurah: bukit itu ~ dalam sekali
berlutu ber.lu.tu [a] ada kotorannya; kotor sekali (tt muka dsb)
bermain air basah [pb] tiap pekerjaan atau usaha ada susahnya
bermanfaat ber.man.fa.at [v] ada manfaatnya; berguna; berfaedah: olahraga itu -- bagi kesehatan
bermanis-manis ber.ma.nis-ma.nis [v] berkata-kata dng manis atau dng perkataan yg elok-elok: bicaralah sekadar yg perlu saja, jangan -
bermata ber.ma.ta [v] mempunyai mata; ada matanya
bermayang ber.ma.yang [v] ada mayangnya; keluar mayangnya: pohon pinang di kebunnya sedang -
bermerger ber.mer.ger [v] melakukan penggabungan; bergabung: setelah kedua perusahaan -, diadakanlah pergantian pimpinan bagian produksi dan bagian pengawasan
bermeterai ber.me.te.rai [v] ada meterainya; ditempeli meterai: perjanjian itu dibuat di atas kertas -
bermisai ber.mi.sai [v] mempunyai misai; ada misainya; berkumis
bermoral ber.mo.ral [v] (1) mempunyai pertimbangan baik buruk; berakhlak baik: mana ada penjahat yg -; (2) sesuai dng moral (adat sopan santun dsb): ia melakukan perbuatan yg tidak -
bermuka ber.mu.ka [v] mempunyai muka; ada mukanya; dng muka: -- spt raksasa; tidak --, malu
bermuka-muka ber.mu.ka-mu.ka [v] berhadapan muka; di depan muka; di depan orang: diadakan pertemuan -- antara para kepala suku; (2) adv terus terang; terang-terangan: marilah kita bicarakan secara --; (3) adv ki hanya lahirnya saja baik, hatinya tidak; hanya bermanis-manis: kerjakanlah setulus hatimu, jangan -; (4) num berhalaman-halaman; berlembar-lembar (tt buku): uraian -- itu, sebenarnya dapat diringkaskan dl dua atau tiga kalimat saja
bermula ber.mu.la [v] ada mulanya (awalnya): Tuhan yg tiada -- dan tiada berakhir; (2) adv pertama-tama; pertama sekali: beliaulah yg -- mendirikan sekolah partikelir di sini; (3) adv mula-mula; sediakala: tidak lama setelah bertengkar mereka sudah bersahabat lagi spt --; (4) v bersumber; berpenyebab awal; berpangkal (dr): perkelahian itu -- kesalahpahaman kecil belaka; (5) adv pertama-tama yg akan diceritakan; sebermula: -- maka tersebutlah seorang raja besar di negara anu
bermulut ber.mu.lut [v] (1) ada mulutnya; mempunyai mulut; memakai mulut, berlubang: meriamnya -- panjang; (2) kas berkata; bercakap-cakap
bermusik ber.mu.sik [v] bermain musik: pekerjaan tetapnya selama ini adalah --
bermusim ber.mu.sim [v] (1) sudah sampai pd musimnya: buah durian belum -; (2) memiliki musim; menurut musim (tidak sebarang waktu ada): ditanami pohon buah-buahan yg -, spt ram-butan dan mangga; pohon kelapa berbuah sepanjang tahun, tidak -
bernafsu ber.naf.su [v] mempunyai keinginan (dorongan atau gairah hati); ada nafsu; dng nafsu: aku jadi ~ untuk mengusutnya; tidak ~ membeli barang yg mahal-mahal; ia tidak ~ lagi bekerja di kantor itu
bernanah ber.na.nah [v] mengandung nanah; ada nanahnya; mengeluarkan nanah: lukanya sudah ~
bernoda ber.no.da [v] (1) ada nodanya (sehingga kotor dsb): baju putihnya ~ oleh getah pisang; (2) ki bercela (mendapat nama buruk): namanya sudah ~ di daerah itu
bernomor ber.no.mor [v] mempunyai nomor; ada nomornya: naskah itu di Museum Nasional ~ 21 Ml
bernyala ber.nya.la [v] (1) ada nyalanya; keluar nyalanya: kayu itu dibakar, tetapi tidak ~; (2) ki besar sekali: semangatnya ~
bernyawa ber.nya.wa [v] ada nyawanya; hidup: ditemuinya tubuh yg terbujur itu sudah tidak ~ lagi
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
beroda be.ro.da [v] memakai roda; ada rodanya: kendaraan ~ empat
berolahraga ber.o.lah.ra.ga [v] melakukan gerak badan (berenang, bermain bola, dsb)
beroleh ber.o.leh [v] (1) mendapat; menerima: -- manfaat daripadanya; (2) kl boleh; dapat: mudah-mudahan anakmu -- selamat di jalan
berombak ber.om.bak [v] ada ombaknya; bergelombang: laut pun tiada -- ketika itu
berondong be.ron.dong [n] butir-butir jagung yg digoreng tanpa minyak atau dng sedikit minyak sehingga mengembang dan pecah [v] , mem.be.ron.dong v (1) menembak secara beruntun dng peluru banyak-banyak; (2) ki menghujani pukulan (pertanyaan, cacian, dsb)
berongga be.rong.ga [v] ada ruang (lubangnya); tidak padat: kayu besar itu ternyata ~
berongsang be.rong.sang [Mk] mem.be.rong.sang v marah-marah; meradang: perempuan itu -- krn merasa dihina
berotak ber.o.tak [v] (1) berakal; mempunyai pikiran; mempunyai kecerdasan yg baik: anakmu tidak -; (2) mempunyai otak: apakah udang ada yg -?
beroyal-royal be.ro.yal-ro.yal [v] membuang-buang uang dsb untuk bersenang-senang; berfoya-foya: waktu ada uang hidup ~ , saat uang habis menangis
berpadi ber.pa.di [v] (1) mempunyai padi; (2) bertanam padi; bersawah; berladang
berpagar ber.pa.gar [v] (1) memakai pagar; ada pagarnya; (2) dipagari: halaman rumahnya ~ besi
berpahala ber.pa.ha.la [v] (1) berbuat pahala; berbuat kebaikan; berbuat jasa; (2) ada pahalanya; mempunyai pahala
berpaku ber.pa.ku [v] (1) ada pakunya; dilekatkan dng paku: sepatu itu tidak ~ solnya, tetapi hanya dilekatkan dng lem; (2) ki berpegang teguh: mereka tetap ~ pd pendirian semula
berpameran ber.pa.mer.an [v] mengadakan pameran
berpangkal ber.pang.kal [v] mempunyai pangkal; bermula; dimulai (dr): ketegangan itu ~ dr adanya perbedaan pendirian
berpangsa ber.pang.sa [v] mempunyai pangsa; ada pangsanya
berpanjang ber.pan.jang, pan.jang kalam madah berkata (menerangkan dsb) dng panjang lebar
berpantang ber.pan.tang [v] (1) sedang dl keadaan tidak boleh makan sesuatu yg terlarang krn dapat mengganggu kesehatan dsb: ia ~ makan sambal krn sedang sakit perut; (2) tidak mau; tidak boleh (biar bagaimanapun): kita ~ menyerah kpd musuh; terus maju, ~ mundur
berparut ber.pa.rut [v] ada parutnya; bergores-gores: mukanya ~ bekas dicakar kucing
berpatutan ber.pa.tut.an [v] tidak lebih dan tidak kurang; sepadan benar (dng); selaras; sesuai: gajinya yg besar ~ dng kepandaiannya
berpawai ber.pa.wai [v] mengadakan pawai: mahasiswa pun turut ~
berpayudara ber.pa.yu.da.ra [v] memiliki buah dada (tetek, susu)
berpelana ber.pe.la.na [v] memakai pelana; ada pelananya
berpemerintahan ber.pe.me.rin.tah.an [v] memiliki pemerintahan; ada pemerintahan
berpenaruhan ber.pe.na.ruh.an [v] mempunyai harta (uang dsb) banyak; berada (kaya)
berpengaruh ber.pe.nga.ruh [v] (1) ada pengaruhnya; mempunyai pengaruh: keadaan rumah tangga sangat ~ thd perkembangan watak anak-anak; (2) berkuasa: ia seorang yg kaya dan sangat ~ di negeri itu
berpenggal-penggal ber.peng.gal-peng.gal [v] (1) berkerat-kerat; tidak utuh: membeli ikan kakap yg ~; cerita yg ~; (2) beberapa penggal: ada ~ ubi kayu di dapur
berpenghuni ber.peng.hu.ni [v] ada penghuninya; didiami; ditunggui; berpenduduk: ditemukannya sejumlah alat rumah tangga dan bahan makanan merupakan tanda bahwa daerah itu tadinya ~
berpentol ber.pen.tol [v] memiliki pentol; ada pentolnya
berperi ber.pe.ri [v] berkata: bukan beta bijak ~ , pandai menggubah madah dan syair; ia ~ tentang kemenangannya
berperut ber.pe.rut [v] (1) mempunyai perut; ada perutnya; berbentuk spt perut (besar di tengah-tengah): cacing yg --; (2) mulai berisi bunga (tt padi): padi sudah ~
berpesan ber.pe.san [v] (1) memberi pesan (kpd); menyuruh (meminta) supaya perkataan dsb dilakukan atau disampaikan kpd orang lain: sebelum berangkat ia ~ kpd istrinya supaya merawat anaknya baik-baik; ia sudah ~ kpd saya kalau ada orang datang agar menunggu sebentar; (2) memberi nasihat (wasiat ketika akan meninggal dunia): orang tua itu ~ kpd anak cucunya agar dia dikuburkan di dekat rumahnya
berpesiar ber.pe.si.ar [v] mengadakan perjalanan keliling kota dsb; mengadakan tamasya; berpelesir: ia sering ~ bersama keluarganya untuk menyenangkan hati
berpijak ber.pi.jak [v] (1) bertumpu (pd); berjejak (di); berdiri (di): seakan-akan tidak ~ di tanah; tempatku ~ , tempatku berdiri; (2) berpedoman (pd); berdasar (pd): marilah kita ~ pd kaidah yg sudah ada
berpilin ber.pi.lin [v] dl keadaan dipilin (dibelit): bungkusan itu diikatnya dng tali ~; tambang itu ~ tiga; orang gentar melihat misainya yg tebal ~ itu; (2) mempunyai pilin: rambut anak itu ~
berpori ber.po.ri [v] mempunyai banyak pori; ada porinya
berpotongan ber.po.tong.an [adv] (1) mempunyai potongan; berbentuk; bermodel (ada bentuk atau modelnya); (2) ada pengurangan (tt harga barang); (3) tampak sepotong-potong
berprestise ber.pres.ti.se [v] mempunyai prestise; ada prestisenya
berpropaganda ber.pro.pa.gan.da [v] mengadakan propaganda: dipilihnya beberapa orang yg pandai ~
berpuaka ber.pu.a.ka [v] ada hantu penunggunya; berhantu; (2) a ki sakti: kamar gelap yg ~; keris itu ~ , jangan dipermain-mainkan
berpucuk ber.pu.cuk [v] (1) keluar pucuknya; (2) ada pucuknya: kata tak ~ , putusan yg terakhir
berpumpun abu ber.pum.pun abu [ki] ada tanda-tanda atau bekas kesalahan
berpunya ber.pu.nya [v] (1) ada yg empunya: harta tidak ~; (2) sudah bersuami (beristri); sudah bertunangan: rupanya dia sudah ~; (3) berada; kaya: anak orang ~
berputar ber.pu.tar [v] (1) berpusing; berkisar: roda ~ pd porosnya; (2) berganti arah; berbelok: ~ haluan; (3) beredar: uang baru sudah ~; (4) berkeliling: pesawat udara itu ~ empat kali di atas kota; (5) ki berpikir terus: otak saya ~ dan semalaman tidak dapat tidur; (6) cak sedang dipergunakan untuk berniaga (tt uang): uang masih ~ , belum ada yg masuk
berputusan ber.pu.tus.an [adv] berputus-putus; terputus-putus: senantiasa tiada ~ tamu yg datang ke rumahnya
berpuyan ber.pu.yan [v] (1) ada kotorannya: perkakas rumah tangganya telah ~ dan berdebu; (2) berdaki
bersabar ber.sa.bar [v] bersikap tenang (tt pikiran, perasaan): hendaknya kita -- dl menghadapi cobaan hidup
bersagar ber.sa.gar [v] (1) menggunakan sagar: kakeknya masih -- untuk menulis surat; (2) ada sagarnya; ijuk tidak -, pb keluarga yg tidak mempunyai laki-laki yg disegani orang
bersahut ber.sa.hut [v] berjawab; bersambut: sudah beberapa kali dipanggil, tetapi tiada juga ia -
bersaingan ber.sa.ing.an [v] (1) saling berlawanan; saling bertentangan: kedua orang itu tidak ada yg mau mengalah, mereka terus -; (2) berlomba; dahulu-mendahului: mereka -- dl mengejar cita-cita
bersaksi ber.sak.si [v ] (1) ada saksinya; mempunyai (memakai) saksi: surat perjanjian itu seharusnya dibuat di atas kertas bermeterai dan -- sekurang-kurangnya dua orang; (2) menyatakan (mengakui) dng sesungguhnya
bersalah ber.sa.lah [v] (1) berbuat keliru; melakukan kekeliruan (kesalahan); mempunyai kesalahan: ia dianggap -- krn telah menggagalkan usaha pertemuan warga desa itu; (2) berbuat sesuatu yg melanggar peraturan (hukum dsb): hakim hanya akan menjatuhkan hukumannya kpd terdakwa yg terbukti -; (3) ada salahnya
bersalahan ber.sa.lah.an [v] (1) berbeda; berlainan: raut wajah gadis itu -- dng raut wajah ibunya; (2) berselisih: ia -- pendapat dng atasannya tt cara menyusun laporan keuangan; (3) bertentangan; tidak sesuai dng: sepak terjangnya -- dng kepercayaan dan keyakinan yg dianutnya; (4) berbantah; bercekcok: dl banyak hal kedua orang itu sering -; (5) ki kurang sehat (badan); menyalah: badannya agak -- sehari ini
bersalin ber.sa.lin [v] (1) berganti: baginda sedang -- baju dng pakaian kebesaran; (2) berubah (rupa, warna): bunglon adalah binatang yg dapat -- warna sesuai dng warna alam sekitarnya; (3) melahirkan anak: selama empat puluh hari sesudah -, ia rajin minum jamu
bersalju ber.sal.ju [v] mempunyai salju; ada saljunya: beberapa gunung di Irian Jaya --
bersaluk ber.sa.luk [v] memakai destar; berkain ikat kepala: penghulu adat itu tidak pernah lupa -- jika bepergian
bersambang ber.sam.bang [v] (1) berjaga malam; meronda: giliran saya -- kampung adalah malam Minggu; (2) berkunjung; bertandang: kami sudah lama tidak -- ke rumahnya
bersambung ber.sam.bung v (1) diberi tambahan (agar lebih panjang): galah -- itu cukup panjang untuk menjolok mangga; (2) lanjut berturut-turut; ada sambungannya; beruntun: cerita -- itu mengasyikkan; (3)berhubungan; bertalian: rumahnya -- dng rumahku; (4)bersangkut paut; sesuai: jawabannya tidak -- dng pertanyaanku kepadanya
bersambung tangan ber.sam.bung ta.ngan [v] mendapat bantuan; ada yg membantu
bersambut ber.sam.but [v] (1) mendapat balasan (jawaban, reaksi, dsb): pidatonya -- tepuk tangan para hadirin; (2)berbelanja (membeli) dng pembayaran kemudian; mengebon: kadang-kadang kami -- ke warung itu; (3)diterima: mudah-mudahan kehadiran kami di sana akan -- dng baik
bersampiran ber.sam.pir.an [v] (1) mempunyai sampaian atau gantungan; (2) mempunyai sampiran: pantun adalah bidal yg --
bersandiwara ber.san.di.wa.ra [v] (1) bermain sandiwara: banyak remaja yg pandai -; (2) ki berpura-pura: di depan ibunya ia -- seakan-akan pergi belajar, padahal sebenarnya ia pergi menonton film
bersangga ber.sang.ga [v] mempunyai sangga; ada sangganya
bersangka ber.sang.ka [v] (1) menduga; mengira: tidak seorang pun yg -- akan terjadi musibah; (2) menaruh sangsi (syak); mempunyai kesangsian: jika ada yg -- akan kebenaran pendapat itu, boleh mengajukan bantahannya
bersangkar ber.sang.kar [v] (1) bersarang: burung pipit itu -- di pohon mangga; (2) berada dl sangkar: perkutut -- bambu
bersanksi ber.sank.si [v] memiliki kekuatan hukum dl melakukan tindakan atau menerapkan sanksi; ada sanksinya
bersantan ber.san.tan v ada santannya; berkuah santan (tt sayur dsb): sayur gulai yg -- kental
bersarasehan ber.sa.ra.seh.an [v] mengadakan sarasehan
bersawah ber.sa.wah [v] (1) mempunyai sawah: petani kecil yg tidak -- ladang akan dipindahkan ke Sumatra; (2) menyawah
bersayap ber.sa.yap [v] ada sayapnya; memakai sayap; hendak terbang tiada -, pb hendak berbuat sesuatu, tetapi tidak ada sarana
bersebab ber.se.bab [v] ada sebabnya (lantarannya): mati -
berseberangan ber.se.be.rang.an [v] (1) berhadapan duduknya atau letaknya: pd waktu makan malam ibunya selalu duduk -- dng bapaknya; (2) terletak di seberang jalan (sungai dsb), yg satu di seberang sana dan yg satu lagi di seberang sini: rumah kami -- jalan; (3) berada pd pandangan, pendirian, dsb yg berbeda: tokoh muda itu -- dng pemerintah
bersedia ber.se.dia [v] (1) bersiap; bersedia-sedia: murid-murid telah --; menghadapi ujian; (2) ada (siap untuk dipakai): ia sudah -- pakaian olahraga
bersegi ber.se.gi [v] ada seginya; bersisi
bersekat ber.se.kat [v] (1) ada sekatnya; memakai sekat: kamarnya -- papan setinggi 2 m; (2) berbatas; terbatas: kekuasaanya hampir tidak -- lagi
bersekutu ber.se.ku.tu [v] (1) berekanan (dng); berkawanan (dng); menggabungkan diri (dng): dua maskapai besar telah -- untuk mengusahakan tambang minyak itu; (2) berserikat (dng); menggabungkan diri (dng): negara itu tetap netral, tidak mau -- dng negara-negara tetangganya; (3) berkomplot; bersekongkol: bukan tidak mungkin di antara mereka ada yg -- dl penyelundupan; (4) merupakan himpunan (persekutuan): manusia adalah makhluk yg -
bersela ber.se.la [v] ada selanya; berselang; bercelah
berselamatan ber.se.la.mat.an [v] (1) berkenduri; mengadakan selamatan; (2) saling memberi selamat
berselang ber.se.lang [v] (1) berantara; (2) lewat; berlalu; sesudah ... kemudian; ada antaranya: setelah beberapa lama -- dia datang lagi
berselekeh ber.se.le.keh [v] ada selekahnya
berselisih ber.se.li.sih [v] berbeda; ada selisihnya: jumlahnya -- Rp5.000,00; (2) adv berlainan pendapat dsb; bertikai; berbantah; bersengketa: mereka selalu hidup rukun, tidak pernah -; -- jalan berpapasan bertemu di jalan, tetapi masing-masing menempuh jalannya sendiri: jembatan bambu yg sempit itu hanya dapat dilalui oleh dua orang -- jalan
berselit sepit ber.se.lit se.pit [v] berbelit-belit; berliku-liku: ia pandai -, ia pandai melepaskan diri dr kesulitan yg dihadapi
berseluk-beluk ber.se.luk-be.luk [v] (1) bersangkut-paut (kekeluargaan dsb); ada sangkut pautnya (dng): mereka itu -- krn sekampung; (2) berbelit-belit (berjalin-jalin) dng: pekerjaan yg senantiasa -- dng pelbagai rahasia; (3) banyak seluk-beluknya; sulit; ruwet: masalah yg -- tidak keruan
bersemadi ber.se.ma.di [v] memusatkan segenap pikiran (dng meniadakan segala hasrat jasmaniah)
bersemak ber.se.mak [v] ditumbuhi oleh semak; ada semaknya: pekarangannya sudah -
bersemangat ber.se.ma.ngat [v] (1) ada semangatnya; mengandung semangat; (2) berjiwa: -- pelaut; -- pejuang; (3) bernafsu (berkemauan); berkegiatan: bangsa yg -- perang, bernafsu untuk berperang; bekerja dng -, dng giat dan gembira
bersemarak ber.se.ma.rak [v] ada semaraknya [a] berseri; gilang-gemilang; semarak: lampu neon -- menerangi seluruh kota; kuning -- cuaca alam
bersemboyan ber.sem.bo.yan [v] memakai semboyan; ada semboyannya: perjuangan pemuda pd masa itu -- "merdeka atau mati"
bersemen ber.se.men [v] mempunyai semen; ada semennya: pasir itu sudah -
bersemir ber.se.mir [v] mempunyai semir; ada semirnya
bersempena ber.sem.pe.na [v] mengambil berkat; bertuah: acara itu diadakan -- perayaan hari ulang tahun kemerdekaan
bersempuras ber.sem.pu.ras [a] (1) ada kotorannya; kotor; (2) ada ampasnya atau sempelahnya
bersemuka ber.se.mu.ka [v] (1) berhadapan-hadapan muka; (2) bertemu muka (dng); berhadapan langsung (dng); bertatap muka (dng); (3) ki berterus terang; terang-terangan
bersenam ber.se.nam [v] (1) melakukan senam; (2) berlatih gerak badan (gimnastik)
bersendi ber.sen.di [v] mempunyai sendi; ada sendinya [v] (1) memakai batu sendi; (2) berdasar pd; berpedoman pd; berasaskan: kehidupan bangsa kita tetap -- Pancasila
bersengat ber.se.ngat [v] (1) mempunyai sengat; ada sengatnya; (2) ki disegani (ditakuti) orang
bersentosa ber.sen.to.sa [v] berada dl keadaan aman dan tenteram (sejahtera dll); berbahagia: ia akan senantiasa -- selama hidupnya terjamin spt saat ini
bersentuhan ber.sen.tuh.an [v] (1) bersinggungan sedikit; bersenggolan: kulitku gatal rasanya -- dng baju bulu ini; (2) kontak (berkaitan) dng: apabila kedua kawat itu -- timbullah percikan api; (3) ki ada sangkut pautnya (dng): usul yg diajukannya tidak -- sedikit pun dng masalah yg sedang dibicarakan
bersepan ber.se.pan [v] ada sepannya: jari tangannya dibebat krn --
berserabut ber.se.ra.but [v] berambu-rambu atau berbulu-bulu; ada sera-butnya (tt tali, barang tenun, dsb)
berserah diri ber.se.rah diri menyerahkan diri (tidak ada usaha untuk melawan): ia selalu -- diri saja; (2)pasrah akan nasibnya: ia telah -- diri kpd Tuhan Yang Mahakuasa; - simpan pekerjaan menyerahkan sesuatu (msl buku, rekaman suara) untuk disimpan dan dilestarikan (msl dl museum atau perpustakaan) [ki] (1) mengaku kalah; takluk; (2) memberikan dirinya kpd yg berwenang
berseranjang ber.se.ran.jang [v ki] berada dl satu ranjang; bersetubuh
bersesat ber.se.sat [a] dl keadaan salah jalan; kesasar
bersesuai ber.se.su.ai [v] berpadan; sesuai; cocok sekali dng
bersesuaian ber.se.su.ai.an [v] berpadanan; berkaitan; selaras
bersetubuh ber.se.tu.buh [v] bersanggama; bersebadan
bersetunggang ber.se.tung.gang [v] berjungkir (kaki ke atas, kepala ke bawah): senam pagi adalah olahraga paling ringan, tidak terdapat gerakan badan ~
bersiaga ber.si.a.ga [v] dl keadaan siaga; siap sedia
bersiap ber.si.ap [v] bersedia-sedia dan berjaga-jaga (menghadapi sesuatu); mengatur segala sesuatu (untuk)
bersiasat ber.si.a.sat [v] (1) melakukan siasat (penyelidikan, pemeriksaan); (2) menggunakan siasat (dng bijaksana, muslihat, taktik); bertindak atau bekerja dng cara baik; (3) bertanya: mereka -- adu domba; mereka -- pecah belah
bersidang ber.si.dang [v] mengadakan sidang; berapat: mereka sedang --
bersigai ber.si.gai [v] ada sigainya (tt tangga): tangga --
bersih desa membersihkan desa dr gangguan alam dsb dng upacara adat
bersijundai ber.si.jun.dai [v] bernyanyi-nyanyi tanpa sadar diri krn disihir
bersikap ber.si.kap [v] (1) berdiri tegak (bersiap): setelah sampai di hadapan komandan, mereka -; (2) mengambil sikap (pendirian): -- masa bodoh, berbuat tidak peduli thd apa yg akan terjadi menimpa dirinya dsb
bersilang ber.si.lang [v] (1) saling memotong (memalang) antara dua garis dsb: membuat tanda dua garis -; tangannya -- di dada; (2) ki berselisih jalan dsb; berpapasan: -- jalan [v] berselang: perkataan keji keluar -
bersimpai ber.sim.pai [v] memakai simpai; ada simpainya: -- rotan
bersisa ber.si.sa [v] ada sisanya (sesudah dimakan, diambil, dsb); ada lebihnya; ada saldonya: air minumku masih -- setengah gelas
bersisi ber.si.si [v] ada pinggirnya; bertepi
bersisik ber.si.sik [v] ada sisiknya; mempunyai sisik
bersitegang urat leher ber.si.te.gang urat leher saling berkeras (dl percekcokan); tidak mau mengalah; mengotot: kalau kita terus ~ tentu tidak akan ada penyelesaiannya
bersongsong ber.song.song [v] berjalan (bergerak maju) menghadapi ...; bertemu (berlawanan arah); berpapasan (dng): ia dapat melihat seorang berkuda yg rupa-rupanya -- dng dia
bersopan santun ber.so.pan san.tun [v] (1) berlaku (berkata dsb) dng sopan sekali; (2) ada sopan santunnya
bersuaian ber.su.ai.an [a] dl keadaan cocok dan selaras
bersudah ber.su.dah [v] ada akhirnya; ada penghabisannya; berakhir: dl rapat yg kesekian kalinya itu selalu timbul pembicaraan yg tidak -
bersuh ber.suh [v] mempunyai panas badan; (masih) hidup; bernyawa: sudah tiada -- lagi, tidak panas lagi badannya; sudah mati
bersuit ber.su.it [v] (1) bersiul; (2) mengadakan bunyi (spt bunyi peluit) dng jari yg dimasukkan ke dl mulut dsb
bersuku ber.su.ku [kl v] (1) berkaki: berdiri -- tunggal, berdiri dng sebelah kaki; (2) mempunyai suku (bagian dsb); berbagian; (3) masuk salah satu suku: tidak -, Mk (1) tidak masuk dl salah satu suku; (2) ki tidak tahu adat
bersulap ber.su.lap [v] membuat (mengadakan, mengubah, dsb) sesuatu dng cara yg ajaib
bersulur ber.su.lur [v] tumbuh sulurnya; ada sulurnya
bersumbu ber.sum.bu [v] mempunyai sumbu; ada sumbunya: kompor itu sudah --
bersumur ber.su.mur [v] ada sumurnya; ada sumbernya
bersurai ber.su.rai [v] ada rambut atau bulu pd tengkuknya: binatang itu -- spt kuda
bersurat ber.su.rat [v] (1) ada tulisannya; bertulis; ditulisi: sekitar tahun ini ditemukan beberapa batu -- di berbagai-bagai tempat; (2) berkirim surat; berkirim kabar
bersurih ber.su.rih [v] ada garisnya (bekasnya); bergores; bergaris
bersurih bak sepasin [pb] ada tanda-tanda (bukti) yg nyata dan sah dl suatu kejahatan
bersusu ber.su.su [v] (1) ada (air) susunya; (2) mempunyai buah dada (tetek)
bertaburan ber.ta.bur.an [v] berhamburan ke sana-sini; berserakan: karungnya pecah dan isinya ~ di lantai
bertaburkan ber.ta.bur.kan [v] (1) dihambur dng: duduk di hamparan yg ~ bunga aneka warna; langit ~ bintang; (2) diberi atau dipasangi (permata) banyak-banyak: di dadanya tersemat bros yg ~ intan berlian
bertahalul ber.ta.ha.lul [v] bercukur atau memotong beberapa helai rambut sbg pertanda telah bebas dr larangan dl ibadah haji (umrah): selesai sai ia mengambil gunting untuk ~
bertahap ber.ta.hap [v] ada tahapnya; bertingkat; berjenjang: peningkatan mutu pegawai akan dilaksanakan secara ~
bertakik ber.ta.kik [v] ada takiknya (takuknya)
bertakuk ber.ta.kuk [v] ada takuknya
bertali ber.ta.li [v] (1) memakai tali; ada talinya: bungkusan yg ~ merah itu kepunyaanku; (2) ki sudah bertunangan: gadis itu sudah ~
bertalian ber.ta.li.an [v] berkenaan (dng); berhubungan; ada sangkut pautnya (dng): larangan itu dikeluarkan yg berwajib ~ dng situasi tanah air pd akhir-akhir ini
bertamadun ber.ta.ma.dun [v] beradab; berkebudayaan; berkemajuan
bertambul ber.tam.bul [v] dng tambul; ada tambulnya: sayang, kita minum ini tidak ~
bertampar ber.tam.par [v] bertepuk: ~ dada; ~ tangan
bertampin ber.tam.pin [v ] ada tampinnya: taruh ~ pula
bertampuk ber.tam.puk [v] memakai tampuk; ada tampuknya
bertampuk bertangkai ber.tam.puk bertangkai ada bukti (keterangan, alasan, jaminan) yg kuat
bertanah ber.ta.nah [v] (1) mempunyai tanah; ada tanahnya; (2) berurat berakar
bertanda ber.tan.da [v] (1) ada tandanya; ada cirinya; ada mereknya dsb; (2) sudah (bercincin) kawin
bertanda tangan ber.tan.da ta.ngan [v] ada tanda tangannya; dibubuhi tanda tangan: yg ~ di bawah ini, yg membubuhi tanda tangan di bawah ini
bertanding ber.tan.ding [v] (1) berlawanan (dl berlomba, beradu tenaga, dsb): regu voli A ~ dng regu B di babak final; (2) seorang lawan seorang: mereka tidak berani ~ , beraninya main keroyokan; (3) ada bandingnya (imbangannya, lawannya): kecantikannya tiada ~ di seluruh negeri; (4) melawan; menyaingi; menyamai: pemain muda berbakat itu sekarang sudah sanggup ~ dng pemain kawakan yg sudah punya nama
bertanduk ber.tan.duk [v] (1) memakai tanduk; ada tanduknya; (2) mempunyai kekuasaan (wewenang): mau tidak mau kita harus patuh kpd orang yg ~; hewan ~ , hewan yg memiliki tanduk (sapi, kerbau, domba, kambing)
bertangan ber.ta.ngan [v] ada tangannya; mempunyai tangan
bertangga ber.tang.ga [v] ada tangganya; memakai tangga; bertingkat-tingkat
bertanggal ber.tang.gal [v] ada tanggalnya; dibubuhi tanggal (tarikh): surat keterangan yg tidak ~ dianggap tidak sah
bertanya-tanya 1 ber.ta.nya-ta.nya 1 [v] bertanya ke mana-mana; berkali-kali bertanya (meminta keterangan dsb): ia masuk ke kampung, lalu ~ barangkali ada orang yg tahu; (2) a dl kebimbangan atau heran (seakan-akan bertanya di hati): ia pun tertegun ~ dl hati, apakah sebabnya hal itu terjadi
bertara ber.ta.ra [v] ada taranya; berbanding; berimbang: tiada ~ , tidak ada bandingnya; paling baik (sempurna dsb)
bertaruhan ber.ta.ruh.an [v] (1) bertaruh (dng); memasang taruh (dng): ada yg ~ uangnya dan ada pula yg ~ pakaiannya; (2) menyuruh simpan (rawat); menitipkan: maka bendahara pun ~ anak raja kpd saudagar itu
bertasyakur ber.ta.sya.kur [v] selamatan untuk berterima kasih kpd Allah (krn cita-citanya terlaksana dsb): ia mengadakan ~ krn anaknya telah lulus ujian
bertasyhid ber.tasy.hid [v] mengucapkan kalimat syahadat; menyatakan pengakuan iman (bersaksi dsb) dng mengucapkan kalimat syahadat
bertegah ber.te.gah [v] terlarang: tiada ~; melakukan rapat tidak ~ , hanya harus meminta izin lebih dahulu
bertegak nama ber.te.gak nama mengadakan selamatan untuk memberi nama
berteka-teki ber.te.ka-te.ki [v] mengucapkan teka-teki supaya ditebak; bersoal jawab dng menggunakan teka-teki; mempunyai teka-teki; ada teka-tekinya
bertekad ber.te.kad [v] berniat; bermaksud: dia ~ belajar sebaik-baiknya agar menjadi mahasiswa teladan di kotanya
bertekuk lutut ber.te.kuk lutut berlipat kaki dan berapat lutut; (2) tunduk; kalah; menyerah kalah: musuh-musuh telah ~ lutut kepadanya; sungguhpun perkasa, kalau jumlah tenaga lebih sedikit dp tenaga lawan, akhirnya kita harus ~ lutut
bertekun ber.te.kun [v] (1) berkeras hati dan sungguh-sungguh (bekerja, belajar, berusaha, dsb): dl menghadapi ujian, ia ~ belajar; (2) tetap berpegang teguh pd (adat dsb): selama masih ~ pd adat lama, orang akan sukar mendapat kemajuan; (3) ark (pd, di, ke) bertelekan (pd): berdiri ~ ke langkan
bertelabat ber.te.la.bat [v] melakukan telabat: ia ~ di hadapan pejabat tinggi itu
bertelepon ber.te.le.pon [v] (1) ada (mempunyai) pesawat telepon; (2) sedang berbicara dng perantaraan pesawat telepon
bertelepukan ber.te.le.puk.an [v] diberi bertelepuk; bergambar dng perada dsb: dia memakai saputangan ~ intan baiduri
bertelinga ber.te.li.nga [v] mempunyai telinga; ada telinganya
bertemakan ber.te.ma.kan [v] berdasarkan (berlandaskan) tema: pesta olahraga itu ~ "di dl badan terdapat jiwa yg sehat"
berteman ber.te.man [v] (1) berkawan; bersahabat; (2) tidak seorang diri; ada temannya; (3) beriring (dng): setiap pelopor selalu ~ dng berbagai kesukaran
bertemu muka ber.te.mu muka berhadapan muka; ~ muka dan bertukar pikiran dng golongan tua telah diadakannya
bertemu ber.te.mu [v] (1) ditemukan; diperoleh; terdapat di; kedapatan di: batu permata seelok ini tidak akan ~ di negara ini; (2) berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; (3) mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; (4) berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; (5) menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb: dua sungai itu ~ di dekat laut; tepi langit ~ dng permukaan laut; (6) sesuai atau cocok (perkataan dng perbuatan, teori dng praktik, dsb); janjinya tidak pernah ~; teori yg tidak ~ dl praktik; (7) benar-benar terjadi (tt ramalan, dugaan, dsb); (8) sampai atau tercapai (tt harapan, cita-cita, dsb): apa yg kuimpikan seminggu yg lalu, ~ juga pd hari ini; (9) dapat atau kena (bahaya, bencana, dsb): ~ dng bahaya maut; ~ muka dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai)
bertengking ber.teng.king [v] (1) berkata dng suara tinggi keras (spt membentak-bentak): dl keadaan marah pejabat itu selalu ~ kpd bawahannya; (2) bertengkar; berbantah: pasangan suami istri itu selalu rukun, tidak pernah ~
bertengkuluk ber.teng.ku.luk [v] (1) memakai tengkuluk; berdestar: setelah berpakaian rapi kemudian beliau pun ~ tenunan sutra; (2) bercadar: istri syekh itu ~ kain sutra pilihan
bertentang ber.ten.tang [v] (1) berhadapan: mereka duduk ~ satu sama lain; (2) menghadap (ke): rumahnya ~ ke arah selatan
bertentangan ber.ten.tang.an [v] (1) berhadapan; berhadap-hadapan: rumah saya ~ dng rumah Pak Camat; (2) berlawanan; tidak selaras: perasaan tidak selamanya ~ dng pikiran; (3) bersalahan (dng); tidak sesuai (tidak selaras, tidak cocok) dng: tindakan pemecatan buruh itu ~ dng jiwa Pancasila; (4) berselisih pendapat (paham dsb); bermusuhan; tidak sepaham (sependapat): sekarang partai politik tidak lagi ~ dl soal penghayatan dan pengamalan Pancasila
bertepek-tepek ber.te.pek-te.pek [v] (1) terdiri atas beberapa tepek, spt gula dan tembakau; (2) lekat-lekat kotor (kena lumpur dsb): tiadalah kelihatan warna rambutnya, tetapi ~ dng tanah dan darah beku
bertepi ber.te.pi [v] (1) ada tepinya: laksana samudra tiada ~; (2) diberi pinggiran (birai, pelisir)
bertepuk ber.te.puk [v] mengadakan bunyi dng menamparkan kedua telapak tangan
bertepuk tangan ber.te.puk tangan menamparkan kedua telapak tangan untuk mengadakan bunyi (tanda gembira, setuju, dsb)
bertepung ber.te.pung [v] mempunyai tepung; ada tepungnya
bertera ber.te.ra [v] ada teranya (segel, cap)
berteras ber.te.ras [v] ada terasnya; mempunyai teras
berteras ke dalam ber.te.ras ke dalam [ki] berilmu (mempunyai ilmu); memiliki kekayaan, yg tidak kelihatan: ~ ke luar (bagai pimping), ki spt mempunyai ilmu, kekayaan, ketampanan, dsb padahal sebenarnya tidak: ~ ke rusuk, ki dikuasai oleh kaum keluarganya
berterus terang ber.te.rus te.rang [v] mengaku (mengatakan) secara jujur sesuai dng keadaan yg sebenarnya
bertiang ber.ti.ang [v] ada tiangnya; mempunyai tiang
bertiga ber.ti.ga [num] berbilangan tiga; berjumlah tiga sekawan atau sekelompok orang dsb: kita ~ menghadap kepala sekolah
bertih ber.tih [n] beras yg disangrai di kuali sampai kulitnya pecah meletup
bertikas ber.ti.kas [v] ada tikasnya; berbekas
bertimbal-timbalan ber.tim.bal-tim.bal.an [v] bersahut-sahutan; berbalas-balasan: para pemuka adat berpantun ~
bertimbang ber.tim.bang [v] (1) bertimbalan; berpadanan; bertimbang: kekuatan kedua belah pihak ~; (2) bersambutan; bertukar: ~ kata; ~ pandang
bertimbun ber.tim.bun [v] (1) bersusun hingga merupakan tumpukan; bertumpuk: banyak sampah ~ di depan rumah; (2) ki banyak: ~ lah surat-surat lamaran datang kepadanya
bertinjau-tinjauan ber.tin.jau-tin.jau.an [v] (1) tengok-menengok; lihat-melihat dsb; (2) melihat-lihat ke sana-sini; berawas-awas; awas dan waspada
bertopik ber.to.pik [v] ada topiknya; dng topik
bertuan ber.tu.an [v] (1) ada tuannya; ada pemiliknya: tanah yg tidak ~ dianggap tanah pemerintah; barang-barang tidak ~ di pelabuhan itu disita untuk negara; (2) menyebut (memanggil) tuan; bertuankan
bertuankan ber.tu.an.kan [v] (1) menghamba (mengabdi) kpd; menganggap sbg tuan kpd: hamba tak mau ~ anak raja yg lalim itu; (2) menyebut (memanggil) tuan (kpd): tiada aku sudi ~ orang yg lalim itu
bertubuh ber.tu.buh [v] mempunyai tubuh; berbadan: anak muda itu ~ tegap
bertugas ber.tu.gas [v] (sedang) menjalankan tugas; ada tugas; mempunyai tugas: anggota tentara ~ dng penuh tanggung jawab
bertuhan ber.tu.han [v] (1) percaya dan berbakti kpd Tuhan; beribadah: orang yg tidak ~ , orang yg tidak percaya akan adanya Tuhan; (2)memuja sesuatu sbg Tuhan: janganlah kita ~ kpd berhala
bertujuan ber.tu.ju.an [v] (1) berhaluan; mempunyai tujuan; ada yg dituju (dimaksudkan dsb); (2) memakai tujuan (objek): kata kerja ~ , kata kerja yg berpelengkap penderita (transitif)
bertukang ber.tu.kang [v] melakukan pekerjaan tukang (membuat barang-barang dsb): mereka ada yg bercocok tanam, ada yg berdagang, dan ada pula yg ~
bertulang ber.tu.lang [v] ada tulangnya; memakai (mempunyai) tulang: beton ~ , beton yg memakai rangka besi
bertumpuk-tumpuk ber.tum.puk-tum.puk [v] (1) bersusun-susun; bertimbun-timbun; bertumpang-tindih: ~ buku yg masih belum laku; (2) berkelompok-kelompok (sekumpulan-sekumpulan): ~ pulau besar dan kecil; rumah makan itu sangat laku, setiap hari yg makan ~; (3) ki banyak sekali, padat sekali, dsb: ~ kendaraan bermotor di Jakarta; kartu lebaran ~ di mejanya; uangnya ~; (4) ki setempat-setempat, tidak rata (tt warna): warna putih ~ pd dasar biru, dimaksudkan sbg awan yg melayang-layang di langit
bertunas ber.tu.nas [v] (1) timbul tunas; ada tunasnya; (2) ki beranak bercucu; mempunyai keturunan
bertunda ber.tun.da [v] (1) ada tundanya; (2) sedang menarik tunda (sampan dsb): sekoci -- [v cak] berlama-lama: ia mandi ~ di sungai itu
bertutup ber.tu.tup [v] memakai tutup; ada tutupnya: cangkir ~
bertutur ber.tu.tur [v] bercakap; berkata: segala yg berjaga-jaga itu tiada ~ dng suara nyaring
beruas-ruas be.ru.as-ru.as [v] (1) ada ruas-ruasnya: batang tebu dan bambu ~; (2) beberapa ruas
beruban ber.u.ban [v] (1) sudah ada ubannya; sudah tumbuh uban: orangnya masih muda, tetapi sudah ~; (2) ki sudah lama atau berpengalaman banyak dl suatu pekerjaan: ia pun sudah ~ dl perdagangan hasil bumi; (3) ki (sudah) tua; lanjut usia: kamu ini sudah ~ , tidak pantas bertingkah begitu
berufuk ber.u.fuk [v] (1) berkaki langit; (2) ki (tidak -- ) tidak berbatas; tidak ada batasnya (tt dunia): dunia yg tiada ~
berujung ber.u.jung [v] (1) ada ujungnya; mempunyai ujung: pisau itu ~ runcing; (2) berakhir (pd); berkesudahan (pd); berakibat (pd): perselisihan itu ~ dng perkelahian
berulah ber.u.lah [v] bertingkah laku, bertindak, bersikap (menyalahi norma, kaidah, adat)
berulas tangan ber.u.las tangan [ki] mempunyai pembantu; ada yg membantu (menolong)
berulat ber.u.lat [v] ada ulatnya; dimakan ulat; dirusak ulat: jambunya banyak ~
berumbi ber.um.bi [v] ada umbinya; mempunyai umbi: tumbuhan ~
berumbun be.rum.bun [Mk] ter.be.rum.bun a dl keadaan menjulang dan besar; tesergam: tampak di depan mereka gunung --
berundang ber.un.dang [ark v] (1) mengerti benar tt adat; (2) ki pandai berbicara
berunggun ber.ung.gun [v] bertumpuk; beronggok; bertimbun: sampah ~ di tepi jalan; (2) v sedang membakar kayu yg bertimbun; mengadakan api unggun; (3) a masih berapi (tt timbunan sampah dsb yg dibakar)
berupa be.ru.pa [v] (1) ada rupanya yg nyata (kelihatan); berwujud: dikatakan bahwa roh itu tidak ~ , tetapi eksistensinya tidak dapat disangkal; (2) berbentuk sbg: dibuatnya lambang yg ~ padi dan kapas; (3) terjadi dr; terdiri atas: bantuan yg diterima panitia ~ beras, gula pasir, susu bubuk, ikan asin, dan pakaian; (4) elok rupanya; cantik: rasanya sukar juga mencari istri yg berada, berbangsa, lagi ~
berurai ber.u.rai [v] (menjadi, dl keadaan) lepas terbuka (tidak terikat); bercerai-cerai; berderai-derai
berurat ber.u.rat [v] (1) ada uratnya; (2) berakar
beruri be.ru.ri [n] periode atau jangka waktu ketika orang tidak boleh bekerja (untuk mengusir penyakit dl adat Dayak)
berurusan ber.u.rus.an [v] (1) ada urusan (dng); berhubungan (dng): saya tidak mau ~ dng dia lagi; (2) tersangkut dl suatu hal (perkara kepolisian dsb): krn tidak mau membayar utang, ia harus ~ dng polisi
berusaha ber.u.sa.ha [v] (1) melakukan suatu usaha; bekerja giat (untuk mencapai sesuatu); berikhtiar; berdaya upaya: ia ~ menyembunyikan tangisnya; mereka ~ mencapai hasil yg memuaskan; (2) melakukan kegiatan di bidang perdagangan (perusahaan dsb): keadaan keuangan yg mantap akan menguntungkan orang-orang yg mulai ~
berutas ber.u.tas [v] ada talinya
bervariasi ber.va.ri.a.si [v] mempunyai variasi; mempunyai berbagai bentuk (rupa, jenis, dsb); ada selingannya: sudutnya ~ antara 0o dan 180o
berwarna ber.war.na [v] mempunyai warna; ada warnanya; memakai warna: ia senang memakai baju ~ merah
berwawancara ber.wa.wan.ca.ra [v] mengadakan tanya jawab atau wawancara (spt wawancara antara wartawan dan pejabat atau antara pejabat dan anggota masyarakat setempat) mengenai hal-hal yg dianggap penting untuk diketahui
berwawanmuka ber.wa.wan.mu.ka [v] berhadap-hadapan; saling mengenali; bertemu muka
berwawanrembuk ber.wa.wan.rem.buk [v] berbincang-bincang; bertukar pikiran: pd saat ~ dng penduduk desa kita sering mendengar adanya masalah yg tidak terselesaikan
berwudu ber.wu.du [v] mengambil air wudu: masih ada orang yg ~ dng tidak mengikuti sunah Rasul
berwujud ber.wu.jud [v] mempunyai wujud; ada wujudnya; (2) a nyata; konkret
besar be.sar [a] (1) lebih dr ukuran sedang; lawan dr kecil: batang kayu ini sangat -- sehingga tidak sanggup tanganku memeluknya; (2) tinggi dan gemuk: badannya --; (3) luas; tidak sempit: rumahnya --; (4) lebar: sungai itu sangat --; (5) ki hebat; mulia; berkuasa: jika menjadi orang -- , jangan suka sombong; (6) banyak; tidak sedikit (tt jumlah): gajinya --; (7) menjadi dewasa: ia lahir di Surakarta, tetapi -- di Jakarta; (8) lebih dewasa dp sebelumnya: sekarang ia sudah --; (9) penting (berguna) sekali: ajaran agama itu -- artinya bagi pembentukan watak
besar bungkus tak berisi (tong kosong nyaring bunyinya) [pb] orang yg besar cakap, tetapi kepandaiannya tidak ada
besar cakap suka membual; sombong: -- gabuk 1 besar, tetapi tidak padat dan tidak berat; (2) besar badannya, tetapi masih bodoh (tt anak)
beserdih be.ser.dih [v] menganjurkan dada atau perut ke depan: ia duduk -- di kursinya
besi debus besi tajam yg digunakan dl permainan debus (ditusukkan ke badan untuk menunjukkan kekebalan)
besi pijar besi yg merah menyala dan terpecah-pecah (ketika ditempa)
betah be.tah [a] (1) tahan mengalami suatu penderitaan (keadaan yg tidak menyenangkan); tabah; (2) merasa senang (berdiam atau tinggal di suatu tempat): mereka sudah -- tinggal di sini dan tidak ingin kembali ke kampungnya; (3) kl sembuh: -- dr gering
betapa be.ta.pa [ark pron] kata tanya untuk menanyakan cara, perbuatan, pendapat, dsb; bagaimana: -- bicaramu?; (2) p kata seru penanda rasa heran, kagum, sedih, dsb; alangkah; sungguh: -- sedihnya orang yg kematian ibu; (3) p meskipun: -- dicarinya, tidak kunjung bertemu juga; (4) ark p sebagaimana; seperti: diperlakukan -- adat orang dahulu kala
betas be.tas [a] (1) sobek atau retas (tt barang tenunan, kelim, jahitan, dsb); (2) retak lalu pecah atau belah (tt telur dsb)
beti be.ti [n] bukti yg nyata mengenai kesalahan seseorang; tanda bukti: tidak dapat memastikan seseorang bersalah sebelum -- nya ada
betinga be.ti.nga [n] tata cara menurut adat dl melakukan adopsi (di Minahasa)
betok be.tok [n] ikan yg mirip ikan mujair, sirip punggung dan sirip dadanya tajam; Anabas testudineus [ark a] hangus (oleh air keras dsb)
betul be.tul [a] (1) benar; sesungguhnya; tidak bohong: -- , dia adalah kemenakan saya; (2) benar; tidak salah; tidak keliru: pendapatan hitungan ini --; (3) sejati; bukan tiruan; bukan campuran; tulen: perhiasan yg dipakainya spt emas --; (4) tepat; persis: tembakannya -- mengenai jantungnya; (5) langsung (tidak serong): rumahku dng rumahmu berhadapan --; (6) lurus (tegak) benar: jalan yg --; berdiri --
biar telinga rabit [pb] biar badan terasa sakit asal menjadi cantik
biarpet bi.ar.pet [v] menyala dan padam secara berulang-ulang (tt lampu)
bias bi.as [n] (1) simpangan; (2) Fis belokan arah dr garis tempuhan krn menembus benda bening yg lain (spt cahaya yg menembus kaca, bayangan yg berada dl air)
biasa bi.a.sa [a] (1) lazim; umum: bagi masyarakat sekarang memakai sepatu sudah --; (2) spt sediakala (sbg yg sudah-sudah): ia makan dan bercanda sebagaimana -- , tidak tampak bahwa dia sedang menderita sakit parah; (3) sudah merupakan hal yg tidak terpisahkan dr kehidupan sehari-hari; sudah menjadi adat: setiap pagi dia -- minum kopi; (4) sudah seringkali: dia -- datang ke rumah kami
biat bi.at [n] denda adat yg harus dibayarkan kpd keluarga yg meninggal krn kesalahan membunuh (di Kalimantan)
biaya bi.a.ya [n] uang yg dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dsb) sesuatu; ongkos; belanja; pengeluaran: -- sekolahnya ditanggung oleh kakaknya; -- hidup di Jakarta sangat tinggi
biaya pendaftaran biaya yg dikeluarkan ketika mencatatkan nama (badan dsb) untuk tujuan tertentu; (2) Ek biaya pendaftaran emisi sekuritas yg dikenakan pd emiten
biaya tak terduga biaya cadangan yg disediakan untuk pengeluaran yg di luar perencanaan (tidak diperkirakan)
bicara bi.ca.ra [n] akal budi; pikiran: dl menghadapi segala hal selalu dipergunakan budi -- nya; (2) n cak perundingan: rasanya tidak perlu diadakan -- lagi; (3) v beperkara; berurusan: orang yg membawa barang larangan itu akan dibawanya -- kpd hakim; (4) n kl pertimbangan pikiran; pendapat: spt -- Tuan, hamba pun demikian; pd -- patik; (5) v cak berbahasa; berkata: sedikit -- banyak bekerja; (6) a sedang dipakai untuk bercakap (dl telepon): sudah tiga kali saya menelepon, tetapi selalu dijawab " -- "; (7) Jk a cak tanggung, tentu (pasti): kata penjual durian itu, " -- " tebal dan manis
bida bi.da [kl n] (1) kp bidadari; (2) dayang (pengasuh) dl istana
bidan tarik bidan yg baru dipanggil waktu seorang ibu akan melahirkan (tanpa ada pemberitahuan atau perjanjian se- belumnya)
bidang bi.dang [n] permukaan (yg) rata dan tentu batasnya: kubus itu mempunyai enam --; (2) n ukuran panjang (5 hasta) untuk mengukur panjang (tikar, layar, kulit, dsb): berapa -- tikar ini; (3) n lapangan (dl arti lingkungan pekerjaan, pengetahuan, dsb): -- perburuhan; (4) n segi pandangan; aspek: masalah itu harus ditinjau dr -- ilmu ketatanegaraan; (5) p kata penggolong bagi barang-barang yg luas spt tanah, sawah, ladang: dua -- tanahnya ditanami sayur-sayuran; (6) a lebar: dadanya --; (7) kolom yg terdapat pd kartu berlubang untuk menuliskan informasi khusus; (8) bagian tertentu dl rekaman komputer, msl dl rekaman bibliografi, pengarang, atau tanggal publikasi dokumen
bidangan bi.dang.an [ark n] petak (tanah): di daerah yg padat, kebanyakan penduduk hanya memiliki -- tanah yg sempit
bidari bi.da.ri [ark n] batas atau tempat berhenti dl permainan kasti dsb; bidai [Lihat {bidadari}]
bidik bi.dik [v] mem.bi.dik v (1) mengarahkan (pistol, alat potret) ke sasaran; mengincar: baru -- hendak menembak, sudah kena tembak dr belakang; (2) memandang dng arah pandangan yg tetap: ia -- ke bawah seakan-akan ada yg menarik perhatiannya
bienial bi.e.ni.al [a] dua tahun sekali (diadakan tt kegiatan); (kegiatan) tiap dua tahun: cabang seni lukis, misalnya punya; kegiatan, -- berselang-seling antara yg yunior dan senior
bigamis bi.ga.mis [n] orang yg bigami; orang yg beristri (bersuami) dua; (2) a dl keadaan beristri (bersuami) dua
bijak moneter semua tindakan pemerintah, bank-bank sentral, dan otoritas publik yg lain yg mempengaruhi kuantitas kredit bank; (2) keputusan bank sentral mengenai penawaran uang agar ekonomi dapat tumbuh lebih cepat, antara lain, dng memberikan kredit lebih banyak pd sistem perbankan melalui operasi pasar terbuka atas dng menurunkan persyaratan cadangan dr sistem perbankan
bijaksana bi.jak.sa.na [a] (1) selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya); arif; tajam pikiran; (2) pandai dan hati-hati (cermat, teliti, dsb) apabila menghadapi kesulitan dsb: dng -- ia menjawab pertanyaan yg bersifat menjerat
bijih beku bijih yg dibentuk oleh pembekuan dan pemadatan zat cair
bikameral bi.ka.me.ral [n] sistem lembaga perwakilan rakyat yg terdiri atas dua kamar atau dua badan legislatif (spt di Inggris ada House of Lords dan House of Common)
bikini bi.ki.ni [n] pakaian (renang) wanita yg hanya terdiri atas celana dalam dan kutang (kain) penutup buah dada: ia menutupi tubuhnya dng --
bilangan bi.lang.an [n] (1) banyaknya benda dsb; jumlah: tidak diketahui benar -nya; (2) satuan jumlah: satu dan tiga adalah -- ganjil; (3) Mat satuan dl sistem matematis yg abstrak dan dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan; (4) golongan (lingkungan): ia masuk -- orang berada; (5) cak lingkungan daerah: rumahnya di -- Kebayoran Baru; (6) ramalan untung malang, baik buruk, dsb: menurut -- hari itu kurang baik untuk berziarah; (7) nasib dsb yg telah tertentu; takdir: sudah sampai -nya akan meninggal; (8) Mat ide yg bersifat abstrak yg bukan simbol atau lambang, yg memberikan keterangan mengenai banyaknya anggota himpunan
bilga bil.ga [n Lay] (1) bagian kapal yg berada di dl air (di tengah-tengah, antara tingkat atas, dan tingkat bawah); (2) tempat penampungan cairan (air, minyak) untuk menjaga agar ruangan tertentu, msl palka, kamar mesin tetap kering
bilokal bi.lo.kal [n Antr] adat menetap bagi pengantin baru untuk secara bergantian bertempat tinggal di keluarga suami atau istri
bimbang bim.bang [a] (1) (merasa) tidak tetap hati (kurang percaya); ragu-ragu: ia masih -- menerima usul itu; (2) (merasa) khawatir; cemas: ia selalu -- memikirkan nasib anaknya yg merantau di negeri orang [n] upacara atau pesta adat [v] berganti-ganti; bergantian
binaraga bi.na.ra.ga [n] olahraga yg membangun (membina) bentuk otot agar terwujud bentuk tubuh yg kekar dan ideal: olahraga -- akan membentuk badan yg kuat dng otot yg besar serta indah bentuknya
binatak bi.na.tak [n Huk] bawaan laki-laki ke rumah istri pd bentuk perkawinan semenda; harta pembujangan (adat Bangka)
bingkah bing.kah [n] kata takaran untuk tanah, kapur, dsb yg berkepal-kepal (besar dan padat): se -- tanah
bingkatak bing.ka.tak [Mk n] buaya yg pendek dan gemuk badannya; buaya katak
bini penunggu istri penghulu adat yg berasal dr lapisan sosial lebih rendah, bertugas mengurus rumah tangga selama belum ada bini ratu
bini ratu istri pertama penghulu adat yg berkedudukan sbg ibu rumah tangga yg sederajat kedudukannya dng suami
bintalak bin.ta.lak [ark n] batas sebidang ladang dng ladang yg lain
bintul bin.tul [n] bengkak kecil pd kulit (krn digigit nyamuk, disengat lebah, dsb): badannya penuh -- krn disengat lebah dan tabuhan
binturung bin.tu.rung [n] binatang menyusui sejenis musang, bentuk badan dan bulunya menyerupai beruang, berwarna abu-abu kehitam-hitaman dan kasar, ekornya panjang, biasa keluar malam untuk mencari makan, makanannya buah-buahan, pucuk daun, tetapi juga daging dan telur; Archictis binturong
biologi bi.o.lo.gi [n] ilmu tt keadaan dan sifat makhluk hidup (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan); ilmu hayat
biologi air payau cabang biologi tt mahkluk hidup yg ada di perairan payau
biologi air tawar cabang biologi tt makhluk hidup yg ada di perairan air tawar
biologi bahari cabang biologi tt makhluk hidup yg ada di laut
bioritmik bi.o.rit.mik [n] pasang surut kehidupan: menurut perhitungan -- , pemain itu berada pd posisi puncak
birah bi.rah [n] talas yg besar dan gatal, umbinya enak setelah direbus dsb; Alocasia indica (ada bermacam-macam, spt -- air, Aglonema marantifolium, -- hitam, Alocasia danudata); (2) a ki gatal
biro jodoh badan usaha jasa untuk menjodohkan pria atau wanita
biro klasifikasi [Lay] badan usaha jasa untuk menetapkan klasifikasi kapal, terutama yg menyangkut keselamatan konstruksi kapal
birokrasi bi.ro.kra.si [n] (1) sistem pemerintahan yg dijalankan oleh pegawai pemerintah krn telah berpegang pd hierarki dan jenjang jabatan; (2) cara bekerja atau susunan pekerjaan yg serba lamban, serta menurut tata aturan (adat dsb) yg banyak liku-likunya dsb
birsam bir.sam [n Dok] penyakit radang pd selaput dada; Pleuritis
bisa kawi kekuatan gaib (tulah dsb) yg menimpa orang krn melanggar adat dsb
bisul selinap bisul yg tidak pecah melainkan melisut saja
bit gula bit gu.la [n] tumbuhan dataran tinggi yg umbi akarnya, berwarna merah dapat digunakan untuk membuat gula krn kadar gulanya tinggi
bius bi.us [n] (1) obat untuk membuat orang kehilangan rasa kesadarannya (spt pd waktu akan dioperasi supaya tidak merasa sakit); (2) ki politik (kebudayaan, ajaran, dsb) yg membuat orang lain tidak insaf akan keadaan dirinya atau keadaan yg sebenarnya [n] masyarakat wilayah yg besar di daerah Samosir, Sumatra Utara
biverbal bi.ver.bal [a] berupa sinonim atau padan kata (tt definisi)
blakblakan blak.blak.an [Jw a] tidak ada yg ditutup-tutupi atau disembunyikan; terus terang; terbuka: ia berkata secara --; segalanya dilakukan secara --
blong [a cak] tidak berfungsi krn tidak ada tahanan (tt rem); dol: belum dapat dipastikan sebab-sebab kecelakaan itu, apakah remnya -- atau supirnya mengantuk
bobos bo.bos [a] berlubang besar krn sobek, pecah, dsb; bocor besar
bobot bo.bot [n] (1) berat suatu benda: pesawat itu -- nya lebih dr 10.000 kilogram; (2) berat seekor ternak pd suatu keadaan; (3) timbangan; arti penting; (4) ki nilai; mutu: sebuah film yg menitikberatkan -- seni; (5) Graf derajat warna hitam pd huruf cetak (mulai dr yg sangat tipis warna hitamnya sampai dng yg hitam sekali)
bobot atom [Kim] perbandingan massa atom unsur terhadap massa atom isotop karbon -12 yg diberi harga 12 (eksek)
bocong bo.cong [Jk n] tempat air yg bagian perutnya (tengahnya) besar (terbuat dr tanah); buyung: ia membawa minyak kelapa se --
bodi bo.di [n cak] (1) bentuk tubuh; perawakan: -- nya bagus sehingga segala potongan baju pantas baginya; (2) badan kendaraan (mobil dsb)
bodoh bo.doh [a] (1) tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak dapat (mengerjakan dsb): anak ini -- benar, masakan menghitung lima tambah lima saja tidak dapat; (2) tidak memiliki pengetahuan (pendidikan, pengalaman): penjajah sengaja membiarkan rakyat -- agar mudah diperintah; (3) cak terserah (kepadamu): kalau tidak menurut nasihatku, --
bohong bo.hong [a] (1) tidak sesuai dng hal (keadaan dsb) yg sebenarnya; dusta: kabar itu -- belaka; ia berkata --; (2) cak bukan yg sebenarnya; palsu (biasanya mengenai permainan): uang --; lotre --
boling bo.ling [n] cabang olahraga yg berupa permainan dng menggelindingkan bola khusus untuk merobohkan sejumlah gada yg berderet yg kemudian dapat tertata lagi secara otomatis; bola gelinding: olahraga -- masih langka jika dibandingkan dng cabang olahraga yg lain
bom gunung api [Geo] bahan batuan erupsi yg terdiri atas partikel berukuran beberapa kaki yg menjadi padat ketika diembuskan oleh gunung api
bom klaster bom yg pd waktu mendekati tanah meledak dan pecah menjadi bagian-bagian kecil
bombastis bom.bas.tis [a] banyak berjanji, tetapi tidak akan berbuat banyak; banyak menggunakan kata dan ucapan yg indah-indah serta muluk-muluk, tetapi tidak ada artinya; bersifat omong kosong; bermulut besar
bonafiditas bo.na.fi.di.tas [n] hal dapat dipercaya dng baik dr segi kejujuran maupun kemampuannya: di bidang usaha mana pun yg mutlak adalah --
bonceng bon.ceng [v] mem.bon.ceng v (1) ikut naik (kendaraan beroda dua): ia naik sepeda motor dan adiknya -- di belakang; (2) ikut naik tanpa membayar: masih banyak orang yg -- bus kota; (3) ikut serta (makan, bertamasya, membaca koran, dsb) dng tidak turut membayar atau mengeluarkan biaya; (4) ikut-ikutan (menepuk dada, menganggap diri berjasa, mendapat nama, kedudukan, dsb): ada pejabat yg -- hasil perjuangan Angkatan 66; (5) memanfaatkan kekuasaan (pengaruh kewibawaan dsb) orang lain untuk mencapai tujuannya
boncong bon.cong [ark n] buyung dr tanah
boneka bo.ne.ka [n] (1) tiruan anak untuk permainan; anak-anakan; (2) ki orang (negara dsb) yg hanya menjadi mainan orang (negara dsb) lain: negara Pasundan, Sumatra Timur, Indonesia Timur adalah negara -- buatan pemerintah kolonial Belanda pd masa itu
bongkor bong.kor [n] (1) bakul dr kulit kayu yg dipakai untuk mengambil sarang lebah (madu) [Jw n] sebidang tanah yg tidak dikerjakan, antara lain, krn tidak ada waktu untuk mengerjakannya
bongsang kawat keranjang kecil dibuat dr kawat, biasanya untuk wadah telur mentah
bopok bo.pok [a cak] (1) rusak; tidak terpakai lagi; (2) lemah sekali (tt badan)
bopong bo.pong [v] , mem.bo.pong v membawa anak dng kedua belah tangan di depan dada
boraks bo.raks [n Kim] bahan pembersih (antiseptik; zat pembantu melelehkan zat padat) yg berupa hablur (kristal) berwarna kuning atau serbuk berwarna cokelat
boreh bo.reh [n cak] (1) barang (atau surat berharga) yg diserahkan oleh orang yg berutang sbg jaminan utangnya; agunan; jaminan: kalau hendak berutang harus ada -- nya; (2) orang yg menanggung utang orang lain (dl hal timbulnya kesulitan dl pembayaran utang dsb); penanggung; penjamin: saya sanggup menjadi -- kakakku
bosor bo.sor [a] berlubang tembus; pecah (sobek) hingga berlubang (bocor): goni itu -- sehingga isinya tertuang keluar
bot [n] jenis sepatu yg menutup seluruh kaki, kadang-kadang sampai ke tungkai
botol bo.tol [n] wadah untuk benda cair, yg berleher sempit dan biasanya dibuat dr kaca atau plastik
bowo bo.wo [n] maskawin dr pihak laki-laki berupa beberapa ekor babi dng ukuran lingkar dada tertentu (di Pulau Nias)
branwir bran.wir [n] mobil pemadam kebakaran
brata bra.ta [n Hin] tindakan pengendalian diri: ada tiga -- yg mesti dilakukan berkaitan dng Syiwaratri, yaitu tidak tidur selama 36 jam, berpuasa selama 24 jam, dan tafakur memusatkan pikiran pd Syiwa
brilian bri.li.an [a] pandai sekali; cemerlang; hebat (tt kemampuan otak, berpikir); mengagumkan: ia adalah seorang pelajar yg --
bronkitis bron.ki.tis [n Dok] radang cabang tenggorok
bros [n] perhiasan terbuat dr emas, perak, dsb, bermata intan (berlian, mutiara, dsb) yg disematkan pd pakaian (biasanya di bagian dada)
brutal bru.tal [a cak] (1) kejam: mereka adalah penjahat --; (2) kurang ajar; tidak sopan; kasar, biadab (tt perilaku)
brutalisme bru.tal.is.me [n] perbuatan kurang ajar (biadab); kebrutalan: -- massa segera dapat diatasi oleh aparat sebelum menimbulkan korban
bua tanah bu.a ta.nah [n] harga (biaya dsb) yg harus dibayar oleh orang asing yg mengerjakan tanah di wilayah tertentu yg bukan wilayah masyarakat hukum adatnya (di Sulawesi)
buah betis daging di belakang tulang kering yg ada di antara lutut dan telapak kaki; jantung betis; perut betis
buah khuldi buah larangan yg dimakan Nabi Adam dan Siti Hawa di taman Firdaus
buang ludah meladeni orang bersoal jawab yg tidak ada gunanya
buaya bu.a.ya [n] (1) binatang berdarah dingin yg merangkak (reptilia) bertubuh besar dan berkulit keras, bernapas dng paru-paru, hidup di air (sungai, laut), (ada bermacam-macam: -- pandan; -- tembaga; dsb); Crocodilus porosus; (2) ki penjahat
bubar bu.bar [v] (1) bercerai-berai ke mana-mana (tt orang ramai yg berkumpul); berserak-serak ke sana kemari: demonstran -- setelah petugas melepaskan tembakan; (2) selesai; usai (tt pasar, rapat, upacara, dsb): upacara -- pukul sepuluh siang; (3) selesai tugas; berhenti bertugas (tt panitia, dewan, kabinet, dsb): panitia perayaan -- setelah upacara selesai; (4) ditiadakan (tt perserikatan, kongsi, dsb): kalau suatu perkumpulan -- , harta bendanya dapat didermakan kpd badan sosial
bubo bu.bo [n] pembesaran pd pangkal paha atau ketiak karena radang
bubu bu.bu [n] alat untuk menangkap ikan yg dibuat dr saga atau bambu yg dianyam, dipasang dl air (ikan dapat masuk, tetapi tidak dapat keluar lagi), jenisnya bermacam-macam, yaitu -- batang, -- jantung, dan -- tadah
bubul bu.bul [n] bisul pd tumit orang atau pd kuku kuda (ada beberapa jenis spt -- bubu, -- gantang, -- galai) [v] , mem.bu.bul v memperbaiki atau menambal jala, jaring, dsb: nelayan itu sedang asyik -- jaring dan -- pukat , mem.bu.bul v (1) naik; membubung; (2) keluar bersama-sama banyak-banyak: bagai anai-anai -- dr liangnya
budaya bu.da.ya [n] (1) pikiran; akal budi: hasil --; (2) adat istiadat: menyelidiki bahasa dan --; (3) sesuatu mengenai kebudayaan yg sudah berkembang (beradab, maju): jiwa yg --; (4) cak sesuatu yg sudah menjadi kebiasaan yg sudah sukar diubah
budaya malu [cak] sikap bawahan yg kurang berani mengatakan keadaan yg sebenarnya thd atasan; (2) sikap pegawai (karyawan dsb) yg merasa malu jika berbuat tidak terpuji atau tidak senonoh
budaya wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian
Buddhisme Bud.dhis.me [n] ajaran yg dikembangkan oleh Sidharta Gautama yg antara lain mengajarkan bahwa kesengsaraan adalah bagian kehidupan yg tidak terpisahkan dan orang dapat membebaskan diri dr kesengsaraan dng menyucikan mental dan moral diri pribadi
budi bu.di [n] (1) alat batin yg merupakan paduan akal dan perasaan untuk menimbang baik dan buruk: pendidikan untuk memperkembangkan badan dan -- manusia; (2) tabiat; akhlak; watak: orang yg baik --; (3) perbuatan baik; kebaikan: ada ubi ada talas, ada -- ada balas; (4) daya upaya; ikhtiar: mencari -- untuk mengalahkan lawan; (5) akal (dl arti kecerdikan menipu atau tipu daya): bermain --
budi daya dalam reservoar pemeliharaan ikan secara buatan dl wadah
budi daya ekstensif pemeliharaan ikan di kolam dng kepadatan rendah yg dilakukan secara sambilan oleh petani yg bersangkutan
bugar bu.gar [a] sehat dan segar (tt badan)
bugenvil bu.gen.vil [n] tanaman hias, pohon tumbuh merambat, bunganya banyak (jenisnya bermacam-macam, ada yg berbunga merah, merah tua, merah muda, jingga, putih, dsb); bunga kertas; Bougainvillaea
bujangan bu.jang.an [n] (1) keadaan belum atau tidak kawin; (2) pria yg belum beristri
bujuk bu.juk [n] usaha untuk meyakinkan seseorang dng kata-kata manis dsb bahwa yg dikatakan benar; rayu: berbagai-bagai -- dikatakannya, tetapi tiada mengena [n] ikan aruan, Ophiocephalus
bukan main bukan buatan; berlebih-lebihan (tt keadaan sesuatu)
bukti buk.ti [n] (1) sesuatu yg menyatakan kebenaran suatu peristiwa; keterangan nyata; tanda: surat ini sbg -- bahwa Tuan sudah meminjam uang saya; (2) hal yg menjadi tanda perbuatan jahat: ia dituduh mencuri, tetapi tidak ada -- nya
buku inventaris buku berisi catatan barang-barang yg ada
buku pintar buku yg memuat informasi mengenai suatu bidang pengetahuan sehingga yg membacanya lebih memahami hal tsb; buku panduan; buku pedoman: seminar itu diadakan dl rangka menyusun -- pintar mengenai pelaksanaan dakwah
buku putih buku yg memuat pernyataan tertentu, yg biasanya bersifat rahasia, belum pernah diungkapkan sebelumnya, dan dianggap benar; (2) buku yg isinya mempertahankan pendirian, kebijakan, atau prestasi pemerintah atau badan resmi
buku rujukan buku yg memuat informasi yg singkat dan padat tt berbagai hal yg diperlukan oleh pemakai (mencakup kamus, ensiklopedia, atlas, dsb) buku acuan; buku referensi
bulan puasa bulan Ramadan
bulan purnama keadaan bulan pd saat berada di arah yg bertentangan dng matahari (tanggal 14 dan 15) sehingga bagian yg kena sinar dapat terlihat sepenuhnya; bulan penuh
bulat bu.lat [a] (1) berbentuk sbg bola: bumi ini -- bentuknya; (2) berbentuk lingkaran; bundar (tanpa bersudut): meja -- yg besar itu cocok untuk meja makan; (3) tidak terpecah; utuh: bilangan --; (4) tanpa kecuali: usul itu diterima rapat dng suara --; (5) seia sekata; sepenuhnya: rapat secara -- menolak usul itu
bulat suara prosedur pemberian suara dl badan internasional yg menyatakan bahwa tidak ada negara yg dapat diikat dng suatu keputusan tanpa negara itu memberikan persetujuannya
buletin ramalan buletin yg memuat berita tt keadaan cuaca yg telah lalu dan yg akan datang
buli-buli bu.li-bu.li [n] wadah sejenis guci yg terbuat dr tanah liat, bentuknya bundar, tanpa leher, berkaki rendah, dan bagian atasnya diberi berlubang; botol kecil; guci kecil
buluh dekut suling untuk mengadakan bunyi kut (untuk memanggil merpati dsb)
bumi berputar zaman beredar [pb] keadaan zaman selalu berubah
bumper bum.per [n] (1) batang besi atau plastik yg melintang pd bagian muka dan belakang mobil (untuk menahan benturan); (2) pagar besi pd sisi kapal dan perahu (untuk menahan benturan); (3) ki penahan pukulan (serangan, hantaman, dsb); orang yg menjadi sasaran pengganti: kalau masalahnya untuk menghadapi pihak luar, jadikan saya -- , biar saya yg diserang
bunga bu.nga [n] (1) bagian tumbuhan yg akan menjadi buah, biasanya elok warnanya dan harum baunya; kembang: -- mangga; -- rambutan; (2) jenis untuk berbagai-bagai bunga; -- melati; -- mawar; (3) gambar hiasan (pd kain, pamor ukiran, dsb); (4) tambahan untuk memperindah: ceritanya itu sudah banyak -- nya; (5) tanda-tanda baik: sudah tampak -- nya bahwa tuntutan kita akan berhasil; (6) ki sesuatu yg dianggap elok (cantik) spt bunga: gadis itu adalah -- di kampungnya [n Ek] (1) imbalan jasa untuk penggunaan uang atau modal yg dibayar pd waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan, umumnya dinyatakan sbg persentase dr modal pokok; (2) pendapatan atas setiap investasi modal
bunga hau pengakuan hukum yg harus dibayar apabila mengambil hasil hutan di wilayah masyarakat hukum adat yg lain (di Batak)
bunga pancar pengakuan hukum yg harus dibayar apabila hendak membuka tanah untuk dijadikan ladang
bunga sepatu pohon hias, umumnya berbunga merah, ada yg kuning; Hibiscus rosasinensis
bungalo bu.nga.lo [n] rumah peristirahatan di luar kota (di daerah pegunungan atau di pantai), ada yg dibangun secara permanen, ada juga yg tidak
bunglon bung.lon [n] (1) kadal yg hidup di pohon, dapat bertukar warna menurut tempatnya; Calotes; (2) ki orang yg tidak tetap pendiriannya (memihak ke sana sini asal menguntungkan dirinya)
buntat bun.tat [n] bagian kapur yg menjadi keras dan membatu pd tumbuh-tumbuhan, badan binatang, atau manusia
buntek bun.tek [a cak] postur tubuh yg pendek dan kekar: empat tahun yg lalu postur tubuhnya -- krn berat badan yg kurang ideal
bunting bun.ting [v] (1) (dl keadaan) mengandung anak dl perut (biasanya dikatakan bagi binatang); hamil; berbadan dua (bagi manusia); (2) sudah berisi bakal buah atau bakal bunga (tt tumbuh-tumbuhan): padinya sudah --
bunting gelap keadaan hamil krn hubungan seksual di luar perkawinan tanpa diketahui dng jelas siapa yg menghamilinya
bunting kerbau kandungan yg berumur lebih dr 9 bulan (kadang-kadang sampai 13 bulan)
bunting suri keadaan bunting semu dan tidak mau kawin akibat perkawinan yg gagal atau krn sering dinaiki teman-temannya yg sejenis (tt ternak)
buntu bun.tu [v] tertutup (tidak dapat terus tt pintu, jalan, pipa, dsb); tertutup salah satu ujungnya (jalan, pipa, dsb); terhalang (oleh sekatan dsb); tersekat; tersuntuk (tt akal, pikiran, dsb): gang --; menghadapi jalan --
buntut bun.tut [n] (1) (bagian) yg di belakang sekali; ekor; (2) kesudahan; akibat: kejadian ini masih ada -- nya; (3) cak permainan judi yg menebak angka-angka akhir dr suatu undian resmi; judi buntut: permainan menebak --
bunuh bu.nuh [v] , mem.bu.nuh v (1) menghilangkan (menghabisi; mencabut) nyawa; mematikan: ia dihukum mati krn merampok dan -- beberapa orang; (2) menghapus (tulisan); memadamkan (api dsb); menutup (yg bocor, pancuran, dsb)
bunyi bu.nyi [n] (1) sesuatu yg terdengar (didengar) atau ditangkap oleh telinga: -- meriam; -- burung; (2) nada; laras (pd alat musik atau nyanyian dsb): -- piano; -- gamelan; (3) Ling kesan pd pusat saraf sbg akibat getaran gendangan telinga yg bereaksi krn perubahan-perubahan dl tekanan udara: dl bahasa Jepang -- "n" dan "ng" pd akhir kata hampir tidak berbeda; (4) ucapan apa yg tertulis (surat, huruf, dsb): bagaimana -- surat itu [ark v] sembunyi
bunyi hambat [Ling] bunyi bahasa yg dihasilkan dng cara memberi hambatan pd tempat artikulasi tertentu thd suara yg dikeluarkan, (msl /p/ dan /b/ adalah bunyi hambat)
buret bu.ret [n Kim] tabung kaca panjang berskala dan dilengkapi dng keran untuk mengatur kecepatan tetesan (aliran) cairan, yg digunakan untuk mengukur dng cermat volume sejumlah cairan yg ditambahkan ke dl suatu wadah, msl dl titrasi
burkak bur.kak [Ar n] kain selubung; cadar
burung foniks unggas yg hanya ada dl mitologi yg berkali-kali terbakar menjadi abu, tetapi hidup lagi dl bentuk yg lebih indah (biasa dijadikan simbol)
burung sintar burung yg berbulu hijau pd dadanya; Rallus striatus gularis
busi bu.si [n] (1) pangkal cahaya pd lampu listrik atau lampu gas; (2) alat pencetus api untuk meletupkan gas dl motor [n] pecahan beras yg halus; melukut; menir
busik bu.sik [a] burik-burik pd kaki atau tangan yg disebabkan kulit pecah-pecah (akibat panas matahari dsb)
busung bu.sung [a] (1) gembung atau menjadi besar berisi cairan (tt perut); (2) gembung krn penuh berisi (tt susu, dada, saku, dsb): ibu yg baru melahirkan itu buah dadanya --; (3) tanah yg membukit; timbunan pasir di muara dsb; gosong: di muara itu banyak -- pasir [Jk n] daun kelapa yg masih muda; janur: ambilah -- untuk membuat kulit ketupat
buta bu.ta [a] (1) tidak dapat melihat krn rusak matanya; tunanetra: Braille telah berhasil menciptakan huruf untuk anak-anak --; (2) ki tidak tahu (mengerti) sedikit pun tt sesuatu: ia -- akan keadaan negeri itu [Jw n] raksasa
buta kehilangan [pb] dl keadaan yg sangat sulit
cabai rawit cabai yg buahnya kecil dan pedas; lada burung, lada cili; Capsicum frutescens
cabang ca.bang [n] (1) bagian batang kayu yg tumbuh dr pokok atau dahan (cabang yg besar disebut dahan dan cabang yg kecil disebut ranting): pohon ini tidak banyak -- nya; (2) galah (tongkat dsb) yg ujungnya berbelah menjadi sudut (Y); canggah; cagak: pohon itu ditopang dng --; (3) bagian yg terpecah atau terbelah dr pokoknya: -- jalan; -- sungai; (4) satuan usaha (kedai, toko), lembaga, perkumpulan, kantor, dsb yg merupakan bagian dr satuan yg lebih besar; filial: kantor --; perguruan itu mempunyai beratus-ratus -- di seluruh tanah air
cabuh ca.buh [Mk a] (dl keadaan) kacau; rusuh; heboh
cabut ca.but [v] , men.ca.but v(1) menarik supaya lepas (keluar) dr tempat tertanamnya (tumbuhnya): ~ bulu (rumput, paku, gigi, dsb); (2) menarik keluar dr sarungnya (keris, pedang, pistol, dsb); menghunus: dia mundur sambil berusaha ~ pistolnya; (3) mengambil salah satu dr kelompok yg besar (spt undian): ~ undian; (4) menarik kembali apa yg sudah dikatakan (dikeluarkan, diberikan, dsb): dia terpaksa ~ pernyataannya di hadapan wartawan; (5) menyatakan tidak berlaku; membatalkan (peraturan, izin, dsb): jika pelaksanaannya melanggar peraturan, yg berwenang akan segera ~ izin untuk mengadakan tontonan itu
cacat ca.cat [n] (1) kekurangan yg menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik atau kurang sempurna (yg terdapat pd badan, benda, batin, atau akhlak): krn -- nya itulah, ia tidak diterima di sekolah guru; (2) lecet (kerusakan, noda) yg menyebabkan keadaannya menjadi kurang baik (kurang sempurna): coba periksa barang itu baik-baik, barangkali ada -- nya; (3) cela; aib: segala yg baik tentu ada -- nya; (4) tidak (kurang) sempurna: akibat kecelakaan itu, sekarang ia menjadi --
cacat tubuh kerusakan pd tubuh seseorang, baik badan maupun anggota badan, baik kehilangan fisik, ketidaknormalan bentuk maupun berkurangnya fungsi krn bawaan sejak lahir atau krn penyakit dan gangguan lain semasa hidupnya sehingga timbul keterbatasan yg nyata untuk melaksanakan tugas hidup dan penyesuaian diri
cacing ca.cing [n] binatang kecil, melata, tidak berkaki, tubuhnya bulat atau pipih panjang dan tidak beranggota (ada yg hidup dl air, tanah, perut manusia, atau perut binatang)
cacing gelang-gelang cacing yg hidup dl usus halus manusia; Ascaris lumbricoides; (2) cacing besar, badannya bergelang-gelang dan hidup di dl tanah yg becek
cacing gelang-gelang tanah cacing tanah, pd lehernya ada gelang-gelang putih; cacing gelang-gelang
cacing hati cacing yg ada di dl hati dan saluran empedu ternak
cacing pipih cacing berbadan pipih, yg mempunyai rongga tubuh
cadir ca.dir [Lihat {cadar}]
cagar ca.gar [n] (1) barang yg dipakai sbg tanggungan utang; barang yg digadaikan; (2) panjar; uang muka [n] daerah perlindungan untuk melestarikan tumbuh-tumbuhan, binatang, dsb; lindungan
cair ca.ir [a] (1) bersifat spt air, tidak padat dan tidak berupa gas: air raksa ialah benda --; (2) bersifat tidak kental (tidak pekat, tidak beku); encer: bubur --; larutan yg --; (3) ki bocor (tt rahasia, berita, atau kabar); (4) ki (sudah) dapat diuangkan (tt surat keputusan untuk memakai uang negara dr kas negara atau Kantor Perbendaharaan Negara); (5) ki lemah (kurang giat, kurang bersemangat); (6) Fis fase zat yg molekulnya secara relatif bebas mengubah kedudukannya satu thd yg lain, tetapi terkendala oleh gaya kohesif untuk mempertahankan volumenya yg relatif tetap
cak [n] tiruan bunyi orang mengecap makanan [n] ukuran sebesar lengkungan ujung jari kedua belah tangan (jari telunjuk kiri dipertemukan dng jari telunjuk kanan, ibu jari kiri dng ibu jari kanan) [n] pipit [n] tarian yg berlatar cerita Ramayana, dilakukan oleh puluhan orang laki-laki bertelanjang dada yg berperan sbg pasukan kera dan menyuarakan bunyi "cak, cak" sepanjang pertunjukan; kecak [Jw n] panggilan kpd laki-laki yg dianggap lebih tua atau yg dituakan (di Jawa Timur)
cak tanah cak padang
cakap ca.kap [a] (1) kl sanggup melakukan sesuatu; mampu; dapat: -- engkau membunuh hulubalang itu?; patik tiada -- bercerai dng dia; (2)pandai; mahir: anak itu belum -- mengerjakan hitungan perkalian; (3) mempunyai kemampuan dan kepandaian untuk mengerjakan sesuatu: ia diberhentikan dr jabatannya krn tidak --; (4) bagus rupanya; cantik; rupawan: gadis itu modern lagi --; (5) bagus; elok (potongan atau halus bahannya tt pakaian dsb): alangkah -- nya baju itu; (6) patut; serasi: ia pantas dan -- benar memakai baju itu; (7) Mk tangkas; cekatan (tidak lamban): tampaknya ia -- bekerja [n] bicara; omong: orang itu banyak --
cakap angin cakap yg tidak ada isinya atau tidak benar; omong kosong
cakap berlauk (-lauk) cakap ber.la.uk (-lauk), makan dng sambal lada [pb] cakapnya spt orang berada, padahal sesungguhnya hidupnya serba kekurangan
cakapan ca.kap.an [n] (1) yg dipercakapkan; omongan: (2) Sas karya sastra atau bagiannya yg berbentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih, atau ada kalanya seorang tokoh berbicara kpd dirinya sendiri atau kpd pembaca dan pendengar; dialog
cakapan tunggal dramatik ca.kap.an tunggal dramatik [Sas] sajak yg terdiri atas kata-kata yg diucapkan seorang tokoh tunggal pd saat kritis, yg mengungkapkan keadaan dirinya dan situasi yg dihadapinya
cakela ca.ke.la [ark n] bangunan tempat tinggal yg khusus disediakan untuk pelacuran (kadang-kadang merangkap sbg tempat tinggal si pelacur); rumah pelacuran
calak ganti asah (menanti tukang belum datang) ca.lak ganti asah (menanti tukang belum datang) [pb] sesuatu yg dipakai untuk sementara waktu saja sebelum ada yg lebih baik (jadi hanya sekadar mencukupi kebutuhan)
calir raga cair yg digunakan untuk melembutkan dan memuluskan seluruh badan
calon ca.lon [n] (1) orang yg akan menjadi: -- menantu; (2) orang yg dididik dan dipersiapkan untuk menduduki jabatan atau profesi tertentu: -- guru; -- perwira angkatan darat; banyak adat istiadat istana yg harus dipelajari oleh -- raja; (3) orang yg diusulkan atau dicadangkan supaya dipilih atau diangkat menjadi sesuatu: nama -- anggota Dewan Perwakilan Rakyat sudah disampaikan kpd Panitia Pemilihan
calon pembeli utama [Man] (kelompok) orang atau badan (dl pasar) yg diperkirakan mempunyai daya beli yg paling besar
calung ca.lung [Mk n] (1) tabung bambu untuk mengambil air; (2) timba kecil dr bambu; (3) mangkuk dr timah untuk menampung getah karet [Sd n] alat musik pukul dr bambu bulat, ada yg menyerupai gambang, ada yg tersusun melintang dr atas ke bawah
camar ca.mar [n ] burung laut berwarna putih keabu-abuan, berparuh panjang dan runcing, bersayap panjang yg ujungnya meruncing, ekornya bercanggah spt garpu, badannya langsing, berkaki pendek kemerah-merahan dan berselaput renang; dara laut; Thalasseus bengalensia [Mk a] lahap; rakus; sangat gemar
cambuk cam.buk [n] (1) alat untuk melecut binatang (kuda, kerbau, dsb), berupa jalinan tali dr serat tumbuhan, benang, atau kulit yg diikatkan pd sebuah tangkai; cemeti besar; (2) ki sesuatu yg dapat menimbulkan dorongan untuk maju (lebih baik): peristiwa itu menjadi -- baginya untuk belajar lebih tekun [n Olr] (1) gerakan melentingkan badan (pd olahraga senam) dng cara menggerakkan pinggul dan pinggang; (2) gerakan kaki pd olahraga renang
campak cam.pak [v] lempar [n] penyakit menular yg disebabkan oleh virus yg mengakibatkan suhu badan naik, menimbulkan bintik-bintik merah pd kulit; penyakit tampek; morbilli; rubeola; rubella
canggaan cang.ga.an [n Fis] perubahan bentuk dan/atau ukuran suatu benda, biasanya dr yg baik menjadi kurang baik, membarengi terjadinya keadaan bertegangan; deformasi
cangget cang.get [n] -- pineng tarian adat pd waktu upacara peminangan gadis di Lampung
canggih cang.gih [a] (1) banyak cakap; bawel; cerewet; (2) suka mengganggu (ribut); (3) tidak dl keadaan yg wajar, murni, atau asli; (4) Tek kehilangan kesederhanaan yg asli (spt sangat rumit, ruwet, atau terkembang): teknik elektronika yg --; (5) banyak mengetahui atau berpengalaman (dl hal-hal duniawi); (6) bergaya intelektual
cangkang cang.kang [n] (1) kulit telur; (2) rumah siput atau kerang; (3) kulit keras yg menutupi badan (pd penyu, kura-kura, dsb) [a] kurang sopan; kurang ajar terutama suka menjawab dng keras apabila dimarahi (dinasihati)
cangking cang.king [v] , men.cang.king v (1) memegang dng dua belah tangan lalu diangkat ke atas: ~ anak; (2) Jk membawa sesuatu di tangan (pd waktu berjalan); menjinjing; (3) cak mengajak (pergi, serta); mengikutsertakan [v] cang.king.an n gelar kepala adat yg diperoleh krn warisan
cangklong cang.klong [n] (1) pipa lengkung untuk mengisap tembakau yg salah satu ujungnya berbentuk cawan sbg tempat tembakau yg akan disulut; honcoe: pipa --; (2) pengudut (untuk mengisap madat): -- candu [n] pundi-pundi yg disangkutkan di bahu
cangkokan cang.kok.an [n] (1) dahan (cabang) yg dicangkok untuk ditanam; (2) sambungan atau pengganti anggota badan yg rusak atau tidak normal: kaki ~; (3) ark ki palsu; gadungan: rakyat akan tahu mana pemimpin sejati dan mana yg ~
cantum can.tum [v] ber.can.tum v (1) bertaut kembali (spt luka yg sembuh); (2) bertemu dan melekat atau berhubungan (spt tepi baju di dada, bulu burung); (3) ditempelkan dng semat (peniti dsb): sebuah lencana ~ pd kelepak bajunya; (4) ada memuat (karangan dsb): di surat kabar hari ini ~ berita tt pembunuhan itu
capung ca.pung [n] serangga yg bersayap dua pasang dan berbadan panjang (sering menjadi mangsa burung); sepatung; sibur-sibur
cara ca.ra [n] (1) jalan (aturan, sistem) melakukan (berbuat dsb) sesuatu: begitulah -- orang membuat tapai; bagaimana -- menulis huruf ini; (2) gaya; ragam (spt bentuk, corak): ia mempunyai baju -- Cina; ia pandai menari -- Sunda, Jawa, dan Bali; (3) adat kebiasaan; perbuatan (kelakuan) yg sudah menjadi kebiasaan: jika berada di negeri orang, jangan membawa -- mu sendiri; perkawinan -- Barat tidak sama dng -- kita; (4) bahasa; logat (dialek): ia menjawab -- Cina; -- Jakarta disebut "tampek", -- Jawa "gabak", dan -- Melayu "campak"; (5) jalan yg harus ditempuh: ia sedang memikirkan satu -- untuk membebaskan dirinya dr cengkeraman lawannya; (6) usaha; ikhtiar: hal itu adalah suatu -- untuk memupuk rasa nasionalisme
canggung cang.gung [a] (1) kurang mahir atau tidak terampil dl menggunakan sesuatu (krn belum biasa mengerjakannya); kikuk; kekok: rupanya ia belum biasa memegang senapan krn itu sangat -- tampaknya; saya tidak -- lagi berpidato di depan umum; (2) kurang enak dipakai; tidak mudah digunakan: setengah orang mengatakan bahwa setir kiri itu -- , tetapi buat saya sama saja dng setir kanan; (3) merasa tidak senang (tidak bebas); malu-malu (krn belum biasa bergaul, belum mengerti adat kebiasaan yg berlaku): ia merasa -- bergaul dng gadis-gadis yg baru dikenalnya itu; (4) kaku (dl arti kurang mengerti basa-basi, adat sopan santun): orang desa itu -- ketika pertama kali datang di kota; (5) kurang baik (buatannya, susunannya); agak janggal (tidak semestinya, tidak pd tempatnya): kalimat-kalimat dl karangan itu --; (6) dl keadaan kekurangan (tt kehidupan, kepandaian, dsb): bagaimana dapat senang hidupku kalau serba -- spt ini; pengetahuan dan kepandaian serba -- krn itu engkau sulit mendapat pekerjaan [Mk a] , ter.cang.gung v (1) merasa lengang (tidak senang atau kesunyian krn ditinggalkan seorang diri): ~ pula aku selama ini krn menunggu suamiku yg tidak kunjung pulang; (2) kurang senang (kecewa): hendaklah diusahakan supaya pembeli jangan ~ [kl n] punggur (batang kayu) yg separuh tenggelam dl air [n] alang tempat ayam dsb bertenggek
cap [n] (1) alat untuk membuat rekaman tanda (gambar, tanda tangan) dng menekankannya pd kertas (surat dsb); stempel; tera: surat itu sudah ditandatangani, tetapi belum diberi --; (2) rekaman (tanda gambar, tanda tangan yg dibuat dng cap): surat keterangan yg tidak mempunyai -- dr kelurahan, tidak berlaku; (3) cetak; cetakan (pd buku, kain, dsb); bukan tulisan tangan: huruf --; kain --; (4) merek dagang; etiket: anggur -- orang tua; (5) tanda atau gambar pengenal: semua kendaraan milik PMI memakai -- palang merah; (6) ki sifat (keadaan dsb) yg khusus; ciri: dng demikian kelihatan -- nya; (7) sebutan (krn sifat yg menjadi ciri pengenalnya): ia sudah mendapat -- kurang baik [n kl] ukuran sebesar tangan memegang (ujung jari bertemu dng ibu jari): tujuh hasta bidang dadanya, tujuh -- pokok lengannya [n] tiruan bunyi kecap (sewaktu orang makan atau mengecap makanan)
carteran car.ter.an [n] (1) segala sesuatu yg dicarterkan (disewakan untuk keperluan pribadi): mobil yg digunakan untuk mengantar pengantin itu adalah mobil ~ , bukan milikku sendiri; (2) hasil mencarter
catuk ca.tuk [v] , men.ca.tuk v (1) mencotok; memagut; mematuk: ayam ini suka benar ~ telurnya; apa sebabnya ular itu tidak mau ~ tangan tukang sulap itu; (2) melukai dsb dng ujung senjata; memarang; mencencang: ia ~ kepala orang itu dng bayonet; (3) memukul; mengetuk: ia ~ dng punggung lading [n] (1) tukul besi besar; (2) tukul besi besar yg berparuh (untuk memecahkan batu, cadas, dsb) [n] (1) takaran sebanyak isi sendok makan; (2) takaran sebanyak isi tempurung (batok); (3) satuan ukuran isi atau takaran (beras) c cupak , ter.ca.tuk v duduk dng kepala tertunduk sedikit
caturwangsa ca.tur.wang.sa [n] empat unsur gabungan badan pemerintah ygmencakupi kepolisian, kejaksaan, kehakiman, dan Bakorstanas
cedera ce.de.ra [n] perselisihan; pertengkaran [a] (1) cacat (luka) sedikit: akibat kecelakaan itu, kakinya --; (2) ada cacatnya; rusak; (3) merana (krn berpenyakitan dsb); (4) rugi [v] , ber.ce.de.ra v (1) berkhianat; tidak setia; tidak menepati janji; (2) membunuh atau menyerang dng tipu muslihat atau dng sembunyi-sembunyi [Lihat {cendera}] [v] , men.ce.de.ra v mendatangi (memeriksa) dng cara tiba-tiba
cegak ce.gak [a] (1) tegak; (2) gagah; tegap; kuat (tt keadaan badan): perwira itu --; (3) ramai dan makmur: setelah menang perang, negeri itu makin --
cegar ce.gar [n] aliran air yg deras di sungai (yg dasarnya dr batu-batu terhampar); serasah; riam kecil [a] sehat kembali sesudah sakit; segar: kini terasa badanku mulai -- [n] jenis burung, Enicurus leschenaulti frontalis
cek kosong cek yg tidak dapat diuangkan krn uang yg disimpan di bank yg dimaksudkan sudah tidak ada lagi
cekak ce.kak, ber.ce.kak henti, silat terkenang [pb] buah pikiran yg sudah terlambat tidak ada gunanya
cekal ce.kal [a] tahan menderita; (tetap) kuat; tabah: ia tetap -- dl menghadapi kesukaran ini dan tidak putus asa dl berusaha [v] men.ce.kal v (1) memegang: pendekar itu kembali ~ kedua tangan musuhnya sehingga musuhnya berteriak minta ampun; (2) menangkap (pencuri dsb) [v akr] cegah dan tangkal
cekam ce.kam [v] men.ce.kam v (1) memegang erat-erat dng cakar (kuku) atau tangan; mencengkeram; mencengkam: ia menyelinap ke belakang ibunya sambil ~ gaunnya dng kedua tangannya; elang ~ ayam; (2) menjepit erat-erat: terasa ada sesuatu yg ~ kakinya; kedua tangannya ~ leher lawannya; (3) ki menggenggam (menguasai); tidak mau melepaskan apa-apa yg sudah dicapai; (4) ki menekan dan mengerikan: suasana sepi semakin ~ perasaan [n] tugal
cekat ce.kat, ce.kat.an [a] (1) cepat mengerti; pintar; cerdik: ia memang anak yg ~ , selalu siap menghadapi masalah; (2) cepat dan mahir melakukan sesuatu; gapah; tangkas: sekarang ia menjadi tukang pangkas yg ~
cekokan ce.kok.an [n] (1) obat cekok; (2) ki ajaran atau penerangan yg diterima begitu saja secara terus-menerus: pandangan hidup yg keliru ini adalah sisa-sisa ~ zaman penjajahan dahulu
cela ce.la [n] (1) sesuatu yg menyebabkan kurang sempurna; cacat; kekurangan: tidak ada cacat -- nya sedikit pun; (2) aib; noda (tt kelakuan dsb); (3) hinaan; kecaman; kritik: puji dan -- harus kita terima dng lapang dada
celaka ce.la.ka [v] (1) (selalu) mendapat kesulitan, kemalangan, kesusahan, dsb; malang; sial: hilang bini boleh dicari, hilang budi badan --; apabila kutukan orang tuanya belum dicabut, -- lah hidupnya nanti; (2) kas keparat, jahanam, bangsat: nih, upahmu jembel --; (3) cak kata seru menyatakan perasaan tidak senang, kecewa dsb: ah -- , kunci saya hilang
celana ce.la.na [n] (1) pakaian luar yg menutup pinggang sampai mata kaki, kadang-kadang hanya sampai lutut, yg membungkus batang kaki secara terpisah, terutama merupakan pakaian lelaki; (2) cak cawat
celana pangsi celana yg lebar bagian bawah, panjangnya melewati lutut (dipakai untuk bermain pencak silat atau upacara adat tertentu)
celana sepan celana ketat yg ukurannya pas melekat pd badan pemakai
celemek ce.le.mek [Jw n] (1) kain kecil penutup baju pd dada anak kecil sbg alat untuk menjaga kebersihan (dr ingus, makanan, dsb); (2) kain penutup baju dr dada atau pinggang sampai ke lutut sbg alat untuk menjaga kebersihan (dipakai pd waktu memasak, membersihkan rumah, dsb): para pelayan wanita mengenakan gaun biru dng ~ putih
celik ce.lik [v] (1) terbuka (tt mata): matanya sudah --; (2) mampu melihat; tidak buta; (3) ki sadar; insaf: baru sekaranglah orang Indonesia -- akan kejahatan penyelundupan itu
celinguk ce.li.nguk [v] ce.li.nguk.an v menoleh ke kiri dan ke kanan krn kebingungan atau krn ada sesuatu yg dicari
Celsius Cel.si.us [n] satuan suhu dl skala termometer yg memperlihatkan air membeku pd 0o dan mendidih pd 100o dl keadaan normal
cemetuk ce.me.tuk [ark n] pemberian (menurut adat): masing-masing yg disembah itu memberikan -- menurut tarafnya
cempaka cem.pa.ka [n] (1) pohon yg bunganya berbau harum, berwarna putih kekuning-kuningan atau kuning (ada bermacam-macam, spt -- ambon; Michelia figo [n] batu permata yg warnanya kuning muda
cempala cem.pa.la [kl a] lancang [Jw n] kayu (alat) pemukul kotak wayang: -- dan keprak juga ada pd wayang beber
cempera cem.pe.ra [ark v] , ber.cem.pe.ra v berhamburan; bercerai-berai: penjudi-penjudi itu pun ~ krn ada polisi yg mendatanginya
cemperai cem.pe.rai [n] tumbuhan yg pohonnya kecil-kecil, daunnya untuk sayur (ada bermacam-macam: -- burung, -- batu); Champeria griffithii
cencang cen.cang, cencang latih [ark n] sawah (ladang) yg dibuka sendiri dan menjadi hak milik orang yg membuka tanah itu
cenderung cen.de.rung [a] (1) agak miring; tidak tegak lurus; condong: bangunan itu tiangnya -- ke depan; (2) menaruh minat (keinginan, kasih, dsb) kepada; suka (ingin) akan: semakin nyata bahwa hatinya -- kpd gadis miskin itu; ia selalu -- berbuat yg tidak baik
cengeng ce.ngeng [a] (1) mudah menangis; suka menangis: anaknya -- sekali, dicubit sedikit saja menangis; (2) mudah tersinggung (terharu dsb): gadis remaja, biasanya lebih -- dp pria dl menghadapi suatu kejadian; (3) lemah semangat; tidak dapat mandiri: jadi pemuda janganlah --
cengis-cengis ce.ngis-ce.ngis [a] dl keadaan malu-malu
cengkam ceng.kam [n] (1) genggaman (pegangan) dng cakar (kuku); cengkeraman: ia berhasil melepaskan diri dr -- beruang itu; (2) ki genggaman (kekuasaan, penindasan, pemerasan): hidupnya berada dl -- lintah darat
cepal ce.pal ? cepol , ce.pal.an n ancaman hukuman thd delik adat yg berupa denda apabila hukuman dijatuhkan
ceracau ce.ra.cau [n] , men.ce.ra.cau v berkata tidak keruan spt orang tidak sadar (tidur, gila, dsb); mengigau, mengaco-belo
cerai-berai ce.rai-be.rai [a] berpisah-pisah (berpecah-pecah, bubar) tidak keruan; bongkar-bangkir; porak-parik; berantakan
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
ceramah ce.ra.mah [n] pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dsb: kami baru saja mendengarkan -- mengenai lingkungan hidup; (2) a suka bercakap-cakap (tidak pendiam); ramah: hari ini bapak -- sekali kepadaku; (3) a cerewet; banyak cakap; nyinyir: nenek itu memang -- sekali [a] (1) ramah; (2) sifat suka menggerutu
cerang ce.rang [n] tempat di rimba yg sudah ditebang pohon-pohonnya (spt bekas ladang)
cerawat ce.ra.wat [n] kembang api yg digunakan sbg alat isyarat dl keadaan darurat; panah api
cerdas cer.das [a] (1) sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb); tajam pikiran: sekolah bertujuan mendidik anak agar menjadi orang yg -- lagi baik budi; (2) sempurna pertumbuhan tubuhnya (sehat, kuat): biarpun kecil badannya, tidak kurang -- nya
ceria ce.ria [a] (1) bersih; suci; murni; (2) berseri-seri (tt air muka, wajah); bersinar; cerah [ark n] (1) perkataan tertentu (spt mantra) yg dibacakan ketika penobatan raja; (2) aturan-aturan dan adat kebiasaan thd raja (semacam pernyataan setia)
cerita berantai [Sas] rangkaian cerita yg cerita pertamanya membuahkan cerita kedua dan selanjutnya; -- berbingkai Sas cerita yg di dalamnya mengandung cerita lain (pelaku atau peran dl cerita itu bercerita): Panca Tantra adalah -- berbingkai yg di dalamnya terdapat beberapa cerita lagi
cerita fantastik cerita yg melukiskan keadaan adikodrati (supernatural); (2) cerita yg didasarkan pd fantasi
cerlang cer.lang [n] cahaya terang; -- cemerlang bercahaya terang (berkilauan): kota yg -- cemerlang adalah kota yg diidamkan
cermat cer.mat [a] (1) penuh minat (perhatian); saksama; teliti: ia mengerjakan soal-soal hitungan dng --; (2) berhati-hati dl memakai uang dsb; hemat: ia seorang wanita yg -- sehingga tidak ada uangnya yg terhambur begitu saja
cermin cer.min [n] (1) kaca bening yg salah satu mukanya dicat dng air raksa dsb sehingga dapat memperlihatkan bayangan benda yg ditaruh di depannya, biasanya untuk melihat wajah ketika bersolek dsb; (2) ki sesuatu yg menjadi teladan atau pelajaran: R.A. Kartini memang wajar menjadi -- kaum wanita; (3) ki sesuatu yg membayangkan perasaan (isi hati, keadaan batin, dsb): surat kabar ialah -- isi hati rakyat
cermin cekung [Fis] cermin yg permukaannya lengkung dan bagian yg berkilap berada di sisi dalam
cermin cembung cermin yg permukaannya berbentuk lengkung dan bagian yg berkilap berada di sisi luar
cerminan cer.min.an [n] bayangan; gambaran: seniman dan seninya adalah ~ alam
ceruk ce.ruk [n] (1) relung yg masuk ke dinding (tembok, tanah, dsb); lekuk, lubang; (2) lombong (dl tambang); (3) gua (di gunung); (4) ruang berpetak-petak (di lemari dsb); (5) sudut (pojok) di dapur (kamar, rumah, dsb); (6) lekuk (di geladak kapal dsb); (7) rongga (sela-sela dl timbunan barang dsb); (8) serokan; teluk kecil; (9) sudut jalan; jalan kecil (simpangan dsb)
cetak coba bersih [Graf] cetak coba yg hanya sedikit atau tidak ada kesalahannya
cetak dalam [Graf] sistem cetak dng pelat, bagian yg gambarnya dietsa ada di bawah permukaan
cetera jantung urat pipih yg menyekat rongga dada dan rongga jantung
ci [ark n] satuan ukuran berat 1/10 tahil (untuk menimbang madat) [Lihat {encik}] [Lihat {taci}]
cicik ci.cik [v] men.ci.cik v (1) mendesis atau mendesing (spt bunyi air mendidih); (2) ki mengalir ke luar (tt keringat): walaupun ~ peluh di badan, ia bekerja terus [ark a] jijik
cika ci.ka [ark n] penyakit muntah-muntah dan berak-berak; kedadak
cili ci.li [n] (1) cabai (lombok) besar; (2) cabai rawit; lada cili
cincau cin.cau [n ] (1) tumbuhan yg daunnya dapat diperas menjadi kental untuk isi minuman; Cyclea barbata; (2) minuman dingin yg di antara isinya ada semacam agar-agar dibuat dr daun cincau
cincin cin.cin [n] (1) perhiasan berupa lingkaran kecil yg dipakai di jari, ada yg berpermata, ada yg tidak; (2) segala sesuatu yg berbentuk lingkaran (spt gelang-gelang kecil pd tombak atau mata rantai)
cincin kawin cincin polos, biasanya tidak berpermata yg pd bagian dalamnya ada nama suami atau istri sbg tanda sudah menikah
cincin ular cincin yg bentuknya spt ular melingkar (ada kepala dan ekornya)
cinta cin.ta [a] (1) suka sekali; sayang benar: orang tuaku cukup -- kpd kami semua; -- kpd sesama makhluk; (2) kasih sekali; terpikat (antara laki-laki dan perempuan): sebenarnya dia tidak -- kpd lelaki itu, tetapi hanya menginginkan hartanya; (3) ingin sekali; berharap sekali; rindu: makin ditindas makin terasa betapa -- nya akan kemerdekaan; (4) kl susah hati (khawatir); risau: tiada terperikan lagi -- nya ditinggalkan ayahnya itu
cinta bebas hubungan antara pria dan wanita berdasarkan kemesraan, tanpa ikatan berdasarkan adat atau hukum yg berlaku
cipan ci.pan [kl n] senjata spt kapak [ark n] badak tidak bercula; tapir; tenuk; Tapirus indicus
cipta cip.ta [n] kemampuan pikiran untuk mengadakan sesuatu yg baru; angan-angan yg kreatif
ciri akustis ciri dng bunyi bahasa yg berkaitan dng tinggi nada, keras suara, dan panjang bunyi
ciri ekstralinguistis ciri yg tidak menjadi perhatian utama linguistik atau yg dianggap tidak terlalu relevan bagi bahasa sbg alat komunikasi, msl isyarat badan atau nada suara
ciri suprasegmental ciri ujaran yg melingkupi lebih dr satu segmen ujaran atau bunyi, yaitu nada, tekanan, sendi, dan intonasi
cirit ci.rit [n] (1) kotoran manusia (binatang); tahi; (2) endap-endap; ampas: -- kopi; -- madat; (3) penyakit berak-berak (buang-buang air)
cirit putih [Tern] penyakit menular pd anak sapi yg masih menyusu disebabkan oleh kuman yg masuk ke badan melalui tali pusar
cita-cita ci.ta-ci.ta [n] (1) keinginan (kehendak) yg selalu ada di dl pikiran: ia berusaha mencapai ~ nya untuk menjadi petani yg baik; (2) tujuan yg sempurna (yg akan dicapai atau dilaksanakan): untuk mewujudkan ~ nasional kita, kepentingan pribadi harus dikesampingkan
coba co.ba [v] silakan; sudilah; tolong (untuk menghaluskan suruhan atau ajakan): -- lihat kalau-kalau ia ada di rumah; (2) p kata afektif untuk menyatakan perasaan jengkel dsb: -- , orang apa ini, begitu saja tidak dapat; (3) p seandainya; jika: -- tidak kutolong, celaka engkau
coba-coba menanam mumbang [pb] kerjakan terus, barangkali ada hasilnya kelak
cocok tanam co.cok ta.nam, ber.co.cok ta.nam [v] mengusahakan sawah ladang (tanam-tanaman); bertani: hampir semua pencaharian penduduk ~; (2) n teknologi untuk menggarap tanah dan tanaman sampai menghasilkan (panen) untuk keperluan hidup manusia
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
cokmar cok.mar [kl n] gada besar (penggunaannya dng melemparkannya ke sasaran)
congkak cong.kak [a] merasa dan bertindak dng memperlihatkan diri sangat mulia (pandai, kaya, dsb); sombong; pongah; angkuh: kelakuannya yg -- itu menjauhkan orang darinya [n] (1) kulit lokan yg dipakai dl permainan, ada bermacam-macam spt: -- baiduri, -- putih; (2) permainan dng kulit lokan (biji-bijian dsb) dan kayu yg bentuknya spt perahu yg berlubang-lubang (di Jawa disebut dakon): main --
contong con.tong [Jw n] pembungkus atau wadah (dr daun atau kertas) yg berbentuk kerucut; basung
cop [p cak] kata afektif untuk menyatakan bahwa apa yg dikatakan atau diperbuat adalah keliru sehingga perkataan atau perbuatan itu dicabut atau tidak diteruskan (berarti: maaf!, tidak begitu!): telah ditetapkan "bermain", eh -- "berlangsung" di Australia ? kecup [n Olr] pukulan yg menyebabkan jatuhnya bola di depan lapangan dekat net (dl permainan bulu tangkis, tenis meja, tenis)
copot co.pot [v] terlepas; tanggal; keluar: rasanya gigiku ada yg --; ban mobil itu --
corak co.rak [n] (1) bunga atau gambar (ada yg berwarna-warna) pd kain (tenunan, anyaman, dsb): -- kain sarung ini kurang bagus; besar-besar -- kain batik itu; (2) berjenis-jenis warna pd warna dasar (tt kain, bendera, dsb): dasarnya putih, -- nya merah; (3) ki sifat (paham, macam, bentuk) tertentu: perkumpulan itu tidak tentu -- nya; -- politiknya tidak tegas
coret-coret co.ret-co.ret [n] (1) garis-garis yg tidak keruan (pd kertas dsb); (2) cak gambar yg dibuat dr garis-garis saja (yg dibuat dng cepat dan hanya garis besarnya saja, spt untuk buram, sketsa); (3) cak gambar ejekan (karikatur); (4) cak tulisan yg buruk (asal ditulis saja); (5) cak karangan yg asal ditulis saja (tidak ada isinya dan rendah mutunya)
corong penetasan wadah yg menyerupai botol untuk menetaskan telur ikan
cuaca cu.a.ca [n] keadaan udara (tt temperatur, cahaya matahari kelembapan, kecepatan angin, dsb) pd satu tempat tertentu dng jangka waktu terbatas: pd waktu -- buruk tidak dapat dilakukan penerbangan; hari ini -- terang
contoh con.toh [n] (1) barang atau sebagian dr barang yg rupa, macam, dan keadaannya sama dng semua barang yg ada; barang yg dapat mewakili barang yg lain krn sama sifat-sifatnya: barang-barang dl pameran itu tidak dijual hanya dipajang sbg --; beras ini tidak sesuai dng -- nya; (2) sesuatu yg akan atau yg disediakan untuk ditiru atau diikuti: Nenek memberi -- bagaimana cara merangkai bunga; buku itu berisi berbagai macam -- surat-menyurat; (3) pola (untuk membatik, membuat pakaian, dsb): orang membatik ada yg memakai -- , ada yg tidak; dl majalah wanita selalu dimuat -- menggunting baju; (4) model (rumah, pesawat terbang, dsb dl bentuk kecil untuk memperlihatkan bagaimana rupa rumah, pesawat terbang, dsb sesungguhnya atau yg akan dibuat): kami diajak melihat pameran -- rumah sederhana; (5) teladan (tt kelakuan, perbuatan, dsb); hal (spt peristiwa) yg menjadi teladan: tindak-tanduk guru menjadi -- bagi murid; kegiatannya dl bekerja menjadi -- bagi teman-temannya
cuaca laik [Met] keadaan cuaca di lapangan udara atau di sepanjang jalur penerbangan yg memungkinkan pesawat terbang dapat diizinkan terbang; -- laut keadaan udara di laut dan sekelilingnya (tt temperatur, kelembapan, kecepatan angin, dsb): setelah tinggal sementara waktu di sebuah kota pantai, kesehatannya membaik berkat -- laut
cuatan cu.a.tan [n] (1) hasil mencuat atau menonjol (tt prestasi, karya, dsb): buku tsb merupakan ~ dr hasil karyanya selama ini; (2) pancaran (perasaan) pd air muka: hampir tidak ada ~ ketegangan yg tergambar di wajah para pemain
cuci otak proses mehilangkan pendapat, keyakinan, dsb yg ada dan menggantinya dng yg baru dng cara paksa dan siksaan psikis dan fisik
cudang cu.dang [Lp n] tabung bambu tempat menyimpan air yg telah dimasak untuk dibawa ke ladang
cukai cu.kai [n] (1) pajak atau bea yg dikenakan pd barang impor dan barang konsumsi: barang impor tidak boleh dikeluarkan dr pelabuhan sebelum -- nya dibayar; (2) sebagian dr hasil tanah (spt sawah, ladang) yg wajib diberikan kpd tuan (pemilik) tanah sbg ongkos tanah: krn musim kemarau yg lama, panen padi hanya cukup untuk membayar --
cukil cu.kil [n] alat untuk mengorek (melepaskan sesuatu yg ada di dl atau yg melekat); cungkil
cukin cu.kin [n] kain kecil penutup dada (pd waktu makan)
cukup cu.kup [a] dapat memenuhi kebutuhan atau memuaskan keinginan dsb; tidak kurang: ia tidak dapat menabung, gajinya hanya -- untuk biaya hidup sehari-hari; kamar ini -- untuk dua orang; (2) a lengkap; genap (umur, waktu, dsb): tahun ini umurnya -- setengah abad; (3) a sudah memadai (tidak perlu ditambah lagi): nama saya -- dipanggil Karno saja; jangan khawatir, persediaan --; (4) a lumayan; sedang: untungnya tidak banyak, hanya --; (5) a cak agak kaya; berada; tidak kekurangan: ayahnya orang yg --; (6) adv agak: tadi pagi saya terbangun sudah -- siang; hasilnya -- memuaskan
cula cu.la [n] (1) tanduk yg tumbuh pd hidung atau moncong (badak dsb); (2) kl azimat yg bentuknya spt cula
culim cu.lim [n] (1) pipa tembakau; (2) pengudut (madat); (3) tembakau atau madat isi pipa yg diisap
cuma cu.ma [adv] (1) tidak ada yg lain (sendirian dl jenisnya): -- dia yg datang, tidak ada yg lain; (2) hanya; melainkan: aku -- anak pungut, tidak dapat berbuat banyak
cuma-cuma cu.ma-cu.ma [adv] (1) tidak ada gunanya; sia-sia: ~ dia bersekolah, niat belajarnya saja tidak ada; (2) tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis: obat-obatan diberikan dng ~; sekalian orang boleh menonton acara itu dng ~
cumi-cumi cu.mi-cu.mi [n] (1) ikan laut, termasuk golongan binatang lunak (Mullusca), kelas Cephalopoda, tidak bertulang belakang, menggunakan kepala sbg alat untuk bergerak, mempunyai sepuluh belalai di sekeliling mulut dan kantong tinta yg terdapat di atas usus besar dan bermuara di dekat anus, yg berkontraksi dan mengeluarkan cairan hitam bila ada serangan, dagingnya kenyal berwarna putih; ikan mangsi; ikan tinta; Ommastreephes sloani pacificies; (2) ki penjahat; mata-mata musuh; pengkhianat
cupang cu.pang [n] tanda merah bekas gigitan atau cubitan pd tubuh: mereka saling memagut dan mengibas sampai berjam-jam dan akhirnya mati dng tubuh penuh -- [n] ikan hias yg biasa diadu (terutama yg jantan), panjang badannya antara 5-10 cm, berwarna hijau kehitam-hitaman, merah kebiru-biruan, dan hitam kebiru-biruan pd sirip ekor, perut, dan punggung, telurnya dapat mencapai 100-200 butir; ikan adu siam; ikan laga; betok
cupul cu.pul [a] kurang mencukupi (panjangnya dsb); tidak sampai: semoga belitan itu tiada --
curiah cu.ri.ah [Mk a] suka bercakap-cakap; ramah-tamah: ada pula yg -- , belum ditanya sudah menyebutkan namanya
D [n] (1) huruf ke-4 abjad Indonesia; (2) penanda keempat dl urutan (mutu, nilai, dsb); (3) Mus nada ke-2 dl tangga nada C mayor
daba da.ba [n] (hanya digunakan dl kata majemuk: hawa -- ) gerakan (aliran) udara yg menyatakan bahwa ada sesuatu yg bergerak; bau suatu benda yg dibawa oleh udara
dabak da.bak [Mk adv] , men.da.bak v (datang dng) tiba-tiba; tidak disangka-sangka; mendadak
dadi da.di [n] pertemuan antara bujang dan gadis pd upacara adat di kalangan suku Pubian di Lampung
dadu da.du [n] (1) kubus kecil bersisi enam (biasanya terbuat dr kayu, tulang, gading, atau plastik), pd keenam sisinya diberi bermata satu sampai enam yg diatur sedemikian rupa sehingga dua sisi yg saling berhadapan selalu berjumlah tujuh (digunakan dl permainan, berjudi, dsb); (2) benda berbentuk persegi empat yg mempunyai enam permukaan; kubus [a] (warna) merah muda: pipinya yg dulu biasa berwarna -- sekarang menjadi pucat
daerah irigasi kesatuan wilayah atau hamparan tanah yg mendapat air dr satu jaringan irigasi; -- istimewa daerah yg mempunyai aturan pemerintahan khusus yg kadang-kadang menyimpang dr peraturan umum: -- Istimewa Yogyakarta dan -- Istimewa Aceh
daftar istilah kumpulan istilah yg dipakai dl suatu bidang ilmu yg disusun menurut abjad dr atas ke bawah, biasanya disertai padanan asingnya
daging rusuk daging ternak pd bagian dada yg dipotong bersama tulang rusuk
dahriah dah.ri.ah [Ar n] orang-orang yg tidak percaya akan adanya Tuhan: kaum --
daif da.if [a] lemah; tidak kuasa; tidak berdaya; tidak berguna; tidak ada artinya; hina
daksa dak.sa [Skt n] badan; tubuh
daerah da.e.rah [n] (1) bagian permukaan bumi dl kaitannya dng keadaan alam dsb yg khusus: -- khatulistiwa (kutub, padang pasir, pantai, pegunungan, dsb); (2) lingkungan pemerintah; wilayah: -- kabupaten (provinsi, negara, dsb); (3) selingkungan tempat yg dipakai untuk tujuan khusus; kawasan: -- industri (perkantoran, pertokoan, dsb); (4) tempat sekeliling atau yg termasuk dl lingkungan suatu kota (wilayah dsb): -- Jakarta dan sekitarnya; (5) tempat dl satu lingkungan yg sama keadaannya (iklimnya, hasilnya, dsb): -- tropis; -- penghasil kopra; (6) tempat yg terkena peristiwa yg sama: -- banjir (bergolak, pertempuran, wabah, dsb); (7) bagian permukaan tubuh: -- payudara (pergelangan kaki, perut, dsb); -- aliran sungai daerah sekitar sungai, yg melebar sampai ke punggung bukit (gunung) yg merupakan daerah sumber air, tempat semua curahan air hujan yg jatuh di atasnya mengalir ke dl sungai: -- aliran sungai yg gundul itu harus dihutankan kembali dan dilestarikan
daktilitis dak.ti.li.tis [n] peradangan jari kaki atau tangan
dalal da.lal [Ar n] (1) perantara jual beli; makelar; pialang: jangan dibiasakan membeli barang (tanah, rumah, dsb) melalui seorang --; (2) wakil penjual; agen: ia adalah -- sepeda dan mesin jahit di kota itu; (3) potongan keuntungan untuk agen; (4) perantara dl penyelesaian pertikaian: kedua belah pihak ingin berdamai dng perantaraan --; (5) penunjuk jalan
dalam peninggal pd ketika (ayahnya dsb) tidak ada
dalaman da.lam.an [n] semua yg ada dl perut atau bagian perut (spt babat, usus, paru-paru, hati); jeroan
dali-dali da.li-da.li [Mal n] bayam badak; Strombosia javanica
dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
dalil da.lil [n] (1) keterangan yg dijadikan bukti atau alasan suatu kebenaran (terutama berdasarkan ayat Alquran); (2) patokan dl matematika dsb: salah satu -- segitiga sama sisi adalah bahwa ketiga sudutnya sama besar; (3) pendapat yg dikemukakan dan dipertahankan sbg suatu kebenaran: ia tidak dapat mempertahankan -- nya yg dikemukakan pd rapat itu; (4) tanda; penunjukan
dam [n] jenis permainan dng keping-keping bulat dan papan bertapak catur; dam-dam n dam [n] corak tapak catur (tt corak kain dsb) [n] pengempang air terbuat dr beton; bendungan; tanggul [n Isl] denda krn melanggar salah satu ketentuan yg berkenaan dng ibadah haji atau umrah: membayar -- seekor kambing
damai da.mai [n] tidak ada perang; tidak ada kerusuhan; aman: dl masa -- perindustrian maju pesat; (2) a tenteram; tenang: betapa -- hati kami; (3) n keadaan tidak bermusuhan; rukun: penduduk kampung itu selalu hidup dng --; semuanya dapat diselesaikan secara --
damar da.mar [n] (1) getah keras yg berasal dr bermacam-macam pohon (banyak macamnya, spt -- batu, -- daging, -- hitam); (2) lampu; pelita; (3) Kim sisa padat yg diperoleh dr terpentin (dng sifat keras rapuh, tembus sinar, tanpa rasa, berwarna kuning, dapat digunakan untuk membuat sabun, pernis, cat, dsb dl industri farmasi) [Mk n] kemiri
damik da.mik [Mk v] men.da.mik v memukuli dng telapak tangan; menepuk; menampar: ia ~ dada anak itu
dana asuransi dana yg diciptakan untuk mengganti kerugian seseorang yg menanggung risiko sendiri; -- bantuan dana (persediaan uang) untuk membantu suatu usaha, terutama dl keadaan darurat: sudah tersedia -- bantuan untuk membangun kembali sekolah dasar yg ambruk itu
dana taktis dana cadangan untuk hal-hal atau keperluan yg mendadak (mendesak) yg tidak dapat direncanakan sebelumnya
dana upah keadaan produksi pertanian berlebih yg dianggap dapat digunakan untuk membiayai pembangunan industri
dandan dan.dan [v cak] (1) mengenakan pakaian dan hiasan serta alat-alat rias; (2) memperbaiki; menjadikan baik (rapi) [n] panggung tambahan pd geladak perahu (untuk berbagai-bagai maksud) [n] (1) tali yg besar; (2) kabel [v] merampas milik seseorang dng kekerasan
dandang dan.dang [n] (1) periuk besar untuk mengukus nasi, biasanya dibuat dr tembaga atau aluminium; (2) wadah terbuka atau bertutup untuk menguapkan zat cair atau membangkitkan uap air [n] perahu yg dibuat dr sebatang kayu yg besar; dendang [n] (burung) gagak; dendang
dandanggula dan.dang.gu.la [n Sen] bentuk puisi Jawa dan Sunda termasuk jenis tembang, yg melukiskan rasa suka cita atau kemenangan: nyanyian yg dibawakan adalah --
dangau da.ngau [n] gubuk (rumah kecil) di sawah atau di ladang tempat orang berteduh untuk menjaga tanaman
dangka dang.ka [ark] , ber.dang.ka v menyangka: jangan ~ yg bukan-bukan , ter.dang.ka-dang.ka kl v mendarat; mendekati darat: tiada seorang Peringgi boleh ~ lagi di Laut Johor
dapur umum tempat menyediakan makanan untuk cuma-cuma orang banyak (dl keadaan darurat dsb)
darah da.rah [n] (1) cairan terdiri atas plasma, sel-sel merah dan putih yg mengalir dl pembuluh darah manusia atau binatang: dahinya yg terluka berlumuran --; (2) ki keturunan: ia masih ada pertalian -- denganku; (3) ki bakat; pembawaan: pelukis itu memiliki -- seni
darah rendah keadaan tekanan darah yg berada di bawah normal, tekanan sistolik kurang dr 100 mm Hg; (2) penyakit yg disebabkan oleh tekanan darah yg menurun secara tidak normal
darah tinggi keadaan tekanan darah yg berada di atas normal, tekanan sistolik lebih tinggi dr 160 mm Hg; (2) penyakit yg disebabkan oleh tekanan darah yg naik secara tidak normal
darat da.rat [n] (1) bagian permukaan bumi yg padat; tanah yg tidak digenangi air (sbg lawan dr laut atau air): bukan main senangnya hati kami naik ke -- setelah lima hari terapung-apung di laut; (2) tanah atau bumi (sbg lawan dr angkasa): beberapa detik sebelum tiba di -- , payungnya baru mengembang; (3) tanah yg tinggi (sbg lawan dr tanah yg rendah di pantai, biasanya berpaya-paya atau sbg lawan tanah persawahan dan rawa-rawa): b bagian terdiri atas rawa-rawa dan 1/3 bagian adalah tanah --; (4) daerah pedalaman (sbg lawan dr daerah pantai): ia bekerja di pelabuhan, padahal rumahnya jauh di --
darurat da.ru.rat [n] (1) keadaan sukar (sulit) yg tidak tersangka-sangka (dl bahaya, kelaparan, dsb) yg memerlukan penanggulangan segera: dl keadaan -- Pemerintah harus dapat bertindak cepat untuk mengatasi keadaan; (2) keadaan terpaksa: dl keadaan -- Pemerintah dapat segera memutuskan tindakan yg tepat; (3) keadaan sementara: mereka ditampung dl suatu bangunan --
dasar da.sar [n] (1) tanah yg ada di bawah air (tt kali, laut, dsb): ia berhasil menyelam sampai ke -- laut; (2) bagian yg terbawah (tt kuali, botol, dsb) yg di sebelah dalam ataupun yg di sebelah luar: isi botol itu tinggal 1 cm dr -- nya; (3) lantai: rumah papan -- nya ubin; (4) latar (warna yg menjadi alas gambar dsb): gambar bulan sabit putih pd -- warna hijau; (5) lapisan yg paling bawah: meni dipakai sbg cat --; (6) bakat atau pembawaan sejak lahir: tidak ada -- dagang padanya; (7) alas; fondasi: gotong royong adalah -- masyarakat Indonesia; (8) pokok atau pangkal suatu pendapat (ajaran, aturan); asas: apa yg akan dijadikan -- pembicaraan kita nanti; tindakan itu bertentangan dng -- demokrasi yg sebenarnya; (9) cak memang begitu (tt adat, tabiat, kelakuan, dsb): -- pencuri, di mana pun tetap juga mencuri; -- miliknya, walaupun sudah dua hari hilang akhirnya ditemukan juga; (10) Ling bentuk gramatikal yg menjadi asal dr suatu bentukan [p] memang: -- bandel biar sudah diberi tahu masih bersikap masa bodoh
dasar awan [Met] bagian terendah dr awan yg tingkat ketaktampakannya bertambah jelas dr keadaan atmosfer cerah atau kabut
dasi da.si [n] perlengkapan pakaian yg dibuat dr sutra dsb, dipasang (dikalungkan) pd leher kemeja dan bergantung di dada
data relevan data yg ada hubungan langsung dng persoalan yg sedang diteliti
dataran da.tar.an [n] (1) tanah yg datar: ~ tinggi Dieng; (2) lapangan; padang
dataran abisal da.tar.an abisal [Geo] bagian dasar samudra yg datar, lerengnya kurang dr 1 km dng kedalaman antara 3.000-6.000 m, dan ditempati oleh sedimen tidak padat; dataran lubuk
datatamak da.ta.ta.mak [n Huk] denda adat (di Rote) yg harus dibayar krn berbuat cabul dng anak perempuan yg masih di bawah umur
datif da.tif [n Ling] kata yg menduduki fungsi sbg objek tidak langsung dr kata kerja (msl saya memberikan buku kepa danya; kepadanya adalah datif)
datu petinggi da.tu pe.ting.gi [n] kepala adat suatu masyarakat hukum adat di Riau yg terdiri atas empat orang
datuk da.tuk [n] (1) bapak dr orang tua kita; kakek; aki: orang tua itu bukan ayahnya, melainkan -- nya; (2) orang yg tertua dl keluarga; (3) gelar kehormatan bagi orang yg dituakan (berpangkat tinggi, tinggi martabatnya): -- Bendahara; -- Tumenggung; (4) Mk penghulu adat; (5) jin atau hantu penunggu (suatu tempat dsb); (6) berhala; toapekong; (7) kl harimau: hati-hati kalau bertemu dng -- di hutan itu
daulat dau.lat [kl n] (1) berkat kebahagiaan (yg ada pd raja); bahagia; (2) tulah: mati ditimpa -- segala raja-raja yg ada [n] kekuasaan; pemerintahan: -- Islam zaman itu berhasil menggenggam kunci lalu lintas laut di timur dan barat
daun nasi da.un na.si [n] tanda berupa tanaman belukar yg menunjukkan bahwa tanahnya adalah hak milik orang yg menanam belukar tsb
daur da.ur [n] (1) peredaran masa atau tahun; (2) Fis sistem keadaan (fase) yg keadaannya sekarang dapat berulang pd suatu saat di masa mendatang; (3) sistem fase yg melalui zat kerja di dl mesin pemampat (kompresor), pompa, turbin, atau sistem penyejuk
daya da.ya [n] (1) kemampuan melakukan sesuatu atau kemampuan bertindak: bangsa yg tidak bersatu tidak akan mempunyai -- untuk menghadapi agresi dr luar; (2) kekuatan; tenaga (yg menyebabkan sesuatu bergerak dsb); (3) muslihat: ia melakukan segala tipu -- untuk mencapai maksudnya; (4) akal; ikhtiar; upaya: ia berusaha dng segala -- yg ada padanya [n] barat daya
daya angkut kemampuan mengangkut muatan atau penumpang; -- antisipasi kemampuan untuk mengetahui sebelumnya (tt apa yg mungkin akan terjadi atau akan dihadapi): pertahanan yg ketat di garis belakang benar-benar menuntut -- antisipasi dan refleks yg spontan dr para pemain bola; -- baca ki Olr kemampuan membaca (memperkirakan langkah atau tindakan yg akan dilakukan orang lain dsb): dl bertahan, kesebelasan itu mempunyai pemain tengah yg defensif, -- bacanya jitu sekali sehingga dng mudah ia memotong bola yg diumpan lawan
daya kupas kemampuan mesin pengupas untuk mengupas sekam gabah (padi) sehingga diperoleh beras pecah kulit
daya suai kemampuan menyesuaikan diri; daya adaptasi; (2) Fis kemampuan mata membias sinar; akomodasi
daya tanggap kemampuan menerima dng pancaindra dan memberikan reaksi terhadapnya; -- tangkap kemampuan memahami apa yg ditangkap atau diterima oleh pancaindra: banyak membaca adalah suatu cara untuk melatih -- tangkap anak; -- tarik kemampuan menarik (memikat) perhatian: -- tarik wanita itu ada pd keramahan dan keluwesannya dl bergaul
dayung da.yung [n] (1) tongkat besar yg pipih dan lebar pd ujungnya untuk mengayuh (menjalankan, menggerakkan) perahu; pengayuh; (2) injak-injak pd sepeda (untuk menjalankannya); pedal; (3) sirip pd dada ikan sbg alat untuk berenang [n Olr] olahraga air dng menggunakan perahu
dayung peminggang dayung yg berada di bagian tengah (perahu, kapal, dsb)
dealat de.a.lat [n Zool] stadium serangga dl keadaan tanpa sayap
deaneksasi de.a.nek.sa.si [n] penyatuan kembali suatu daerah yg telah terpecah
debris deb.ris [n Geo ] tumpukan pecahan batu atau reruntuhan akibat erosi
debu kosmik [Met] debu di dl atmosfer yg sumber asalnya ada di luar atmosfer
debu meteor [Met] debu yg berasal dr meteor yg ada di dl atmosfer
debus de.bus [n] tiruan bunyi embusan angin bertiup ? dabus [a] tidak dapat atau tidak kena (tt jala ikan): kadang-kadang jalanya lekat, kadang-kadang --
dedap de.dap [n] pohon yg berduri dan bunganya merah; Erythrina (ada bermacam-macam, spt: -- batik, Erythrina subumbrans
dedar de.dar [ark n] berasa panas (tt badan)
deduksi de.duk.si [n] (1) penarikan kesimpulan dr keadaan yg umum; penyimpulan dr yg umum ke yg khusus; (2) Ek pengurangan setiap biaya dr pendapatan
definisi berputar definisi yg tidak dapat dipahami krn tidak ada yg diberi definisi, biasanya hanya diberi sinonim; definisi melingkar
definisi biverbal definisi yg berupa sinonim atau padanan kata
deflagrator def.la.gra.tor [n] alat elektromagnetik yg dng pengadaan panas berukuran tinggi, digunakan untuk membakar bahan yg mudah meledak, membersihkan baja, dsb
deflasi def.la.si [n] (1) Ek penambahan nilai mata uang, antara lain, dng pengurangan jumlah uang kertas yg beredar dng tujuan mengembalikan daya beli uang yg nilainya menurun; gejala perekonomian yg merupakan akibat keadaan tsb, spt penurunan produksi, langkanya lapangan kerja, rendahnya daya beli masyarakat; (2) Geo pemindahan atau pengangkutan bahan (pasir, abu) oleh angin
deforestasi de.fo.res.ta.si [n] penebangan hutan: penyebab utama laju -- adalah kegiatan penebangan kayu komersial dl skala besar
deformasi de.for.ma.si [n] perubahan bentuk atau wujud dr yg baik menjadi kurang baik: wayang kulit ini adalah -- dr wayang Timur kuno
degung de.gung [n] (1) tiruan bunyi gong dsb; (2) gamelan Sunda: irama -- menyambut kedatangan mempelai yg berpakaian adat Cirebon
dehidrat de.hid.rat [n Kim] keadaan telah dikeluarkan airnya spt serbuk telur yg dibuat dr telur
deisme de.is.me [n] pandangan hidup atau ajaran yg mengakui adanya Tuhan sbg pencipta alam semesta, tetapi tidak mengakui agama krn ajarannya didasarkan atas keyakinannya pd akal dan kenyataan hidup
dek [n] geladak kapal [Mk ark p] oleh karena; oleh sebab
dekaden de.ka.den [a] (1) dl keadaan merosot (mundur); (2) jatuh; merosot (tt akhlak dsb)
dekantasi de.kan.ta.si [n Kim] proses mengenapkan semua endapan, kemudian menuang hati-hati cairan di atas endapan sehingga endapan tetap tinggal dl wadah semula
dekat tak tercapai [pb] sesuatu yg dekat dng kita, tetapi tidak dapat kita ambil krn tiada upaya
dekompresi de.kom.pre.si [n] pengurangan atau peniadaan tekanan
dekontekstualisasi de.kon.teks.tu.a.li.sa.si [n Sas] jarak waktu yg memisahkan pembaca teks dng teks yg ditelitinya sbg tidak adanya kemungkinan pembaca bertanya secara langsung tt teks yg ditelitinya: -- muncul krn perbedaan situasi yg dialami pembaca dan saat teks itu sendiri dibuat
deku de.ku [Jk n] , ber.de.ku v duduk berlutut: ia ~ di hadapan mertuanya
delan de.lan [n] kerut atau riak kecil pd permukaan air yg disebabkan oleh ikan yg ada di dl air
delik aduan pelanggaran (perbuatan, tindak pidana) berupa penghinaan (fitnah atau pencemaran) yg dilakukan secara tertulis atau lisan thd nama seseorang dan dapat dituntut di depan pengadilan jika ada pengaduan dr yg merasa dirugikan nama baiknya
demam de.mam [a] (1) panas badannya (suhu badan lebih tinggi dp biasanya, umumnya krn sakit); (2) sakit yg menyebabkan suhu badan menjadi lebih tinggi dp biasanya: seharian itu ia berbaring saja krn -- [a] tergila-gila: mereka -- lagu-lagu dangdut
demam kamera [ki] perasaan tidak tenang atau gugup menghadapi kamera televisi, film, dsb
demam kuning penyakit demam yg mengakibatkan badan berwarna kekuning-kuningan (krn sakit pd empedu)
demam panas penyakit demam dng suhu badan yg tinggi, yg dapat menyebabkan penderitanya berubah ingatan
demam panggung [ki] perasaan tidak tenang (gugup) pd waktu berada di atas panggung (pentas)
demik de.mik [Mk v] , men.de.mik v menampar; menepuk; memukul dng telapak tangan: ~ dada
demikian de.mi.ki.an [pron] kata untuk menunjukkan sesuatu yg sudah dibicarakan; begitu; spt itu; sbg itu: dl keadaan -- tidak seorang pun merasa dirinya aman
demisioner de.mi.si.o.ner [n] keadaan tanpa kekuasaan (msl suatu kabinet dsb yg telah mengembalikan mandat kpd kepala negara, tetapi masih melaksanakan tugas sehari-hari sambil menunggu dilantiknya kabinet yg baru)
demokrasi formal corak pemerintahan yg semata-mata dilihat dr ada atau tidaknya lembaga politik demokrasi spt perwakilan rakyat
demokrasi liberal sistem politik dng banyak partai, kekuasaan politik berada di tangan politisi sipil yg berpusat di parlemen; demokrasi parlementer
demokrasi tidak langsung corak pemerintahan demokrasi yg dilakukan melalui badan perwakilan rakyat yg dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kpd rakyat (warga negara diberi hak turut serta menentukan keputusan politik melalui badan perwakilan rakyat)
demonstrasi de.mon.stra.si [n] (1) pernyataan protes yg dikemukakan secara massal; unjuk rasa: mereka berbondong-bondong mengadakan -- menentang percobaan nuklir; (2) peragaan atau pertunjukan tt cara melakukan atau mengerjakan sesuatu: -- pencak silat perlu diadakan guna memperoleh bibit-bibit pesilat yg baik
denda kubra [Huk] denda adat di Jawa yg dijatuhkan kpd seluruh warga masyarakat apabila orang yg bersalah krn membunuh tidak tertangkap atau tidak diketahui dng pasti siapa orangnya
denda paturunan [Huk] denda adat di Lombok atau ganti kerugian yg dibebankan pd desa apabila seseorang yg dituduh mencuri tidak tertangkap
denervasi de.ner.va.si [n Dok] (1) pemotongan, penghambatan suatu saraf; (2) keadaan dng saraf yg terpotong atau terhambat
dengar de.ngar [v] , -- pendapat pertemuan yg diadakan untuk mendengarkan penjelasan atau pendapat seseorang yg berwenang mengenai pelaksanaan kegiatan dsb yg ada dl batas tugas dan kewenangannya (anggota masyarakat, lembaga atau badan pemerintah, dsb): DPR telah mengadakan -- pendapat dng Menteri Pendidikan Nasional tt masalah wajib belajar
dengan de.ngan [p] (1) beserta; bersama-sama: ia pergi -- anak istrinya; (2) dan: Saman -- Simin tinggal sekampung; (3) memakai (menggunakan) suatu alat: melempar -- batu; menusuk -- belati; melukis -- cat; (4) kata penghubung menyatakan hubungan kata kerja dng pelengkap atau keterangannya: bermain -- temannya; (5) kata penghubung untuk menerangkan cara (bagaimana terjadinya atau berlakunya); sambil; seraya: ia menjawab -- tersenyum; harus datang sendiri -- membawa ijazah; (6) kata penghubung menerangkan (sifat): diperhatikan -- sungguh-sungguh; gawangnya dijaga -- ketat; menyerang -- gagah berani; (7) oleh; karena: lemarinya penuh -- buku; (8) atas: -- kemauan sendiri; (9) penghubung untuk menyatakan keselarasan (kesamaan, kesesuaian): menyesuaikan -- keadaan lingkungan; mukanya mirip -- ibunya; -- sendirinya sendiri (dng arti yg lebih kuat); otomatis: bergerak -- sendirinya [kl n] (1) sahabat; (2) Mk hamba tebusan; budak: Datuk Bendahara itu banyak sekali -- nya; (3) saya; aku
dengkik deng.kik [a] lunglai; tidak ada daya kerja; tanpa semangat
dengkur deng.kur [n] (1) tiruan bunyi napas yg kuat dr orang tidur; keruh; (2) Dok napas yg berbunyi keras pd waktu tidur atau pd waktu kesadaran menurun; keruh
dengue de.ngue [n] penyakit yg datangnya mendadak dan cepat menular, disebabkan oleh virus yg ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes, dng gejala demam, nyeri pd otot dan tulang
denominal de.no.mi.nal [a Ling] berasal atau dibentuk dr nomina, msl kata menggembala adalah bentuk denominal dr gembala
densitas den.si.tas [n] kerapatan; kepadatan
dentin den.tin [n] (1) bahan berzat kapur mirip dng bahan tulang, tetapi lebih keras dan padat (tugas utamanya membentuk bagian terpenting dr gigi); (2) tulang gigi
deoknumisasi de.ok.nu.mi.sa.si [n] proses menghilangkan (menghapuskan, mengurangi) peran oknum (orang): yg akan lebih penting adalah proses -- dl kebijakan pemerintah
depan de.pan [n] hadapan; muka: rumahnya di -- rumahku; anak-anak berjalan di -- , yg besar berjalan di belakang
depang de.pang [v] men.de.pang v (1) merentangkan kedua belah tangan ke kanan ke kiri; (2) menghadang (merintangi dsb) dng kedua belah tangan direntangkan ke kanan dan ke kiri: di ujung jalan berdiri seorang polisi ~ setiap kendaraan yg melanggar peraturan
dependensi de.pen.den.si [n] (1) keadaan bergantung kpd orang lain krn belum dapat hidup sendiri (tt orang); ketergantungan; (2) keadaan tidak merdeka, di bawah kekuasaan atau pengaruh negara lain (tt negara); keadaan dijajah; (3) Ling hubungan antara unsur-unsur gramatikal dng salah satu sbg penguasa dan lainnya sbg unsur bergantung (dikuasai), msl frasa verba menguasai frasa nomina pd tataran klausa, vokal (inti) menguasai konsonan pd tataran suku kata
depolarisasi de.po.la.ri.sa.si [n] penetralan keadaan polar
deposit de.po.sit [n Geo] batu, tanah, atau bahan padat lain yg dibawa air sungai, air laut atau gletser dr satu tempat ke tempat lain
depresi dep.re.si [n] (1) Ek keadaan perniagaan yg sukar dan lesu; (2) Psi gangguan jiwa pd seseorang yg ditandai dng perasaan yg merosot (spt muram, sedih, perasaan tertekan); (3) Geo daerah merosot atau tenggelam akibat terbentuknya antiklin dan sinklin pd waktu yg sama; (4) Met daerah yg bertekanan rendah
deregulasi de.re.gu.la.si [n Ek] kegiatan atau proses menghapuskan pembatasan dan peraturan: dl bidang ekspor telah diadakan --
deres de.res [v] , men.de.res v menyadap nira dsb dr pohon
dermatitis der.ma.ti.tis [n] radang kulit (disebabkan oleh bakteri, jamur, alergi, dsb) yg disertai rasa gatal
desa de.sa [n] (1) kesatuan wilayah yg dihuni oleh sejumlah keluarga yg mempunyai sistem pemerintahan sendiri (dikepalai oleh seorang kepala desa); (2) kelompok rumah di luar kota yg merupakan kesatuan: di -- itu belum ada listrik; (3) udik atau dusun (dl arti daerah pedalaman sbg lawan kota): ia hidup tenteram di -- terpencil di kaki gunung; (4) kl tanah; tempat; daerah
desa kaputihan [Jw] desa yg terletak di dekat masjid atau pusat peribadahan yg didiami orang-orang saleh
desa peristiwa desa yg terbentuk krn adanya kegiatan transmigrasi
desa swakarya desa yg sudah agak longgar adat-istiadatnya krn pengaruh luar, mengenal teknologi pertanian, dan taraf pendidikan warganya relatif lebih tinggi dibandingkan dng desa lainnya
desakralisasi de.sak.ra.li.sa.si [n] penghilangan kesakralan; proses menghilangnya sifat sakral (suci): tidak ada yg sakral selain Allah sehingga -- lebih merupakan sekularisasi
desas-desus de.sas-de.sus [n] (1) suara orang berbisik-bisik: di ruang itu kedengaran ada --; (2) percakapan orang banyak (yg belum tentu benar dan tidak diketahui sumbernya); kabar angin: ada -- yg mengatakan bahwa pejabat itu terlibat gerakan subversi
desegregasi de.seg.re.ga.si [n] penghapusan pemisahan yg bersifat rasial: di sekolah nonpribumi harus diadakan --
desentralisasi fungsional pengakuan adanya hak pd seseorang atau golongan untuk mengurus hal-hal tertentu di daerah
desentralisasi kebudayaan pengakuan adanya hak pd golongan kecil dl masyarakat untuk menyelenggarakan kebudayaan sendiri di daerah
desentralisasi politik pengakuan adanya hak mengurus kepentingan rumah tangga sendiri pd badan politik di daerah yg dipilih oleh rakyat di daerah tertentu
desidua de.si.dua [n Dok] selaput lendir rahim dl keadaan hamil
desikator de.si.ka.tor [n] bejana tertutup berisi zat pengering untuk menyimpan bahan spt biji tanaman agar bahan itu tetap dl keadaan kering
desinens de.si.nens [n Ling] afiks penanda fleksi, msl dl kata Latin dominus bentuk domen adalah akarnya, u adalah vokal tematis, dan s adalah desinens
deskriptif des.krip.tif [a] bersifat deskripsi; bersifat menggambarkan apa adanya: prosa -- dirasa lebih segar dp prosa yg menggambarkan hal yg aneh-aneh
desorpsi de.sorp.si [n Fis] peristiwa pelepasan molekul, ion, dsb dr permukaan zat padat sehingga molekul atau ion itu menjadi gas
detas de.tas [n] tiruan bunyi letusan kecil, kulit telur pecah, dsb
detasemen de.ta.se.men [n Mil] satuan tentara atau polisi yg berada di suatu tempat untuk menjalankan tugas yg bersifat sementara
deteksi de.tek.si [n] usaha menemukan dan menentukan keberadaan, anggapan, atau kenyataan: dr hasil -- dapat diketahui siapa pelaku kejahatan itu
detektofon de.tek.to.fon [n] alat untuk menyadap pembicaraan telepon
detektor de.tek.tor [n] (1) alat untuk mencatat yg bekerja secara otomatis (msl mencatat perubahan suhu atau tekanan udara setempat); (2) alat yg bekerja dng getaran magnet untuk mengetahui atau menemukan adanya benda logam (bom), gelombang radio, dsb
detektor bom alat yg bekerja dng getaran magnet untuk mengetahui atau menemukan ada atau tidaknya bom di suatu tempat
detektor kebakaran alat untuk mengamati yg sangat peka thd perubahan suhu, ditempatkan pd sebuah gedung, ruang kapal, dsb yg memberikan isyarat pertama adanya bahaya kebakaran
determinator de.ter.mi.na.tor [n Ling] partikel yg ada di lingkungan nomina (di depan atau di belakang) dan membatasi maknanya, msl si, itu, -nya, dan -mu
determinisme de.ter.min.is.me [n] paham yg menganggap setiap kejadian atau tindakan, baik yg menyangkut jasmani maupun rohani, merupakan konsekuensi kejadian sebelumnya dan ada di luar kemauan
detritus de.tri.tus [n] (1) sampah, termasuk bangkai, yg meluruh; (2) Geo pecahan bahan yg lepas dr permukaan batuan krn meluruh; (3) Dok jaringan rusak yg terlepas dr tempat asalnya
deverbal de.ver.bal [a Ling] berasal atau dibentuk dr verba, msl kata penyuruh adalah bentuk deverbal dr menyuruh
dewan de.wan [n] (1) majelis atau badan yg terdiri atas beberapa orang anggota yg pekerjaannya memberi nasihat, memutuskan suatu hal, dsb dng jalan berunding; (2) mahkamah (tinggi)
dewan komisaris [Man] badan yg ditunjuk oleh para pemegang saham untuk menentukan dan mengawasi pengurusan perusahaan
dewan moneter [Ek] (1) dewan yg bertugas mengawasi dan memberi nasihat mengenai keuangan negara atau organisasi keuangan negara; (2) badan internasional di bidang keuangan yg bertugas mengatur keseimbangan nilai uang di dunia
dewan pengawas keuangan [Ek] badan pemeriksa keuangan
dewan Perwakilan Rakyat badan legislatif yg anggotanya terdiri atas para wakil rakyat yg dipilih baik secara langsung maupun tidak langsung, bertugas membuat undang-undang dan menetapkan anggaran pendapatan dan biaya negara; parlemen
dewan Perwakilan Rakyat Daerah badan legislatif tempat wakil rakyat membuat undang-undang di tingkat provinsi, kota, atau kabupaten
dewasa kelamin [Tern] keadaan mulai berfungsinya kelamin pd hewan untuk menghasilkan spermatozoa atau sel telur
di [p] (1) kata depan untuk menandai tempat: bapak saya bekerja -- kantor; semalam ia tidur -- rumah temannya; (2) cak kata depan untuk menandai waktu: -- hari itu ia tidak datang; (3) Mk akan, kepada: tidak tahu -- jerih orang; (4) Mk dari: jauh -- mata [kp] adi, msl dipati adipati; diraja adiraja
di bawah di ba.wah [v] (1) berada di tempat yg lebih rendah; (2) ki berada dl kedudukan rendah: orang -, orang rendahan
di mana di ma.na [pron] (1) kata tanya untuk menerangkan tempat: penandatanganan naskah ini harus kita lakukan -- ? (2) kata untuk menunjukkan tempat yg tidak tentu: -- ada uang, di situ ada pedagang
di mana bumi dipijak [pb] menurutkan adat kebiasaan tempat yg didiami
di mana ranting dipatah [pb] setiap orang hendaklah menurut adat kebiasaan di negeri tempat tinggalnya
di mana tanah dipijak [pb] hendaklah mengikuti adat negeri yg didiami
di muka di mu.ka [v] (1) di depan; di hadapan: -- umum, di depan orang banyak; (2) di hadapan muka; dng terang-terangan: engkau harus berani bicara -, jangan mengomel di belakang saja; (3) dahulu sebelum: -- puasa, menjelang puasa
diabetes melitus [Dok] gangguan metabolisme karbohidrat krn kelenjar pankreas tidak mampu menyekresi insulin yg cukup dng gejala adanya gula dl urine, turunnya bobot badan, selalu haus dan lapar, dan banyak kencing; keadaan kekurangan insulin dng akibat glukosa tidak dapat diolah oleh badan sehingga kadar glukosa dl darah meninggi dan dikeluarkan dl urine
diafon di.a.fon [n Ling] satuan fonologis abstrak yg dirumuskan untuk menandai kesepadanan antara sistem bunyi dr dialek yg berbeda, msl dl bahasa Melayu diafon //a// yg direalisasikan dl dialek Melayu Riau [rupe] dan dl dialek lain [rupa], [rupe], dsb
diafragma di.a.frag.ma [n] (1) sekat antara rongga dada dan rongga perut (pd tubuh); (2) dinding tipis berlubang kecil bundar, untuk mengatur masuknya cahaya (pd teropong atau kamera)
diagnostik di.ag.nos.tik [n] ilmu untuk menentukan jenis penyakit berdasarkan gejala yg ada
dialek temporal dialek dr bahasa yg berbeda-beda dr waktu ke waktu, msl apa yg lazim disebut bahasa Melayu kuno, Melayu Klasik, dan Melayu Modern, masing-masing adalah dialek temporal dr bahasa Melayu
diam di.am [v] (1) tidak bersuara (berbicara): semuanya -- , tidak ada yg berani mengkritik; (2) tidak bergerak (tetap di tempat): pencuri itu -- saja ketika hendak ditangkap, tidak lari atau mengadakan perlawanan; (3) tidak berbuat (berusaha) apa-apa: ia -- saja walau dicemooh dan dihina [v] ber.di.am v berumah; bertempat tinggal: sudah berapa lama engkau ~ di kota ini?
diam di laut masin tidak [pb] tidak mengikuti adat kebiasaan yg baik
diametral di.a.met.ral [a] spt diameter; terbagi dua (oleh garis pemisah); terpisah secara berhadap-hadapan: pandangan para responden sangat bervariasi, sebagian malah bertentangan secara --
diamorf di.a.morf [n Ling] satuan morfologis abstrak yg dirumuskan untuk manandai kesepadanan antara satuan morfologis di antara pelbagai dialek
diatesis medial [Ling] diatesis yg menunjukkan pelaku berbuat untuk dirinya sendiri; -- pasif Ling diatesis yg menunjukkan bahwa subjek adalah tujuan dr perbuatan, msl ia bercukur; -- resiprokal Ling diatesis yg menunjukkan subjek pluralis bertindak berbalasan atau subjek singularis bertindak berbalasan dng komplemen, msl mereka berpukul-pukulan atau ia berpukul-pukulan dng temannya
diatonik di.a.to.nik [a] bertalian dng tangga (skala) nada musik yg tiap oktafnya bernada delapan
dibawa (terbawa) arus [ki] terikat (terlibat) dl suatu paham (aliran, kebiasaan) secara tidak sadar atau krn tidak kuasa melawannya
diberi bertali panjang diberi ber.ta.li panjang [pb] diberi kebebasan yg seluas-luasnya; dibiarkan berbuat sesuka hatinya: ~ boleh dieret, bertampuk boleh dijinjing, pb ada tanda (bukti) yg jelas atau yg boleh dipegang teguh
diet lengkap [Ikn] ramuan makanan untuk ikan yg kadar gizinya memadai untuk kebutuhan suatu jenis
difteri dif.te.ri [n] penyakit menular berupa peradangan selaput lendir pd hulu kerongkongan, pangkal tenggorok, dan batang tenggorok
digit di.git [n] (1) letak angka pd bilangan: 682 adalah bilangan tiga --; (2) angka Arab dr 0-9; setiap angka yg terdapat dl deret angka yg tidak merujuk kpd sistem desimal, msl nomor telepon
diglosia dig.lo.sia [n Ling] situasi kebahasaan dng pembagian fungsional atas variasi bahasa atau bahasa yg ada dl masyarakat (msl ragam atau bahasa A untuk suasana resmi di kantor dan ragam atau bahasa B untuk suasana intim di rumah)
digresi dig.re.si [n Sas] (1) peristiwa yg menyimpang dr pokok masalah yg sedang dihadapi dl karya sastra; (2) bagian yg tidak langsung bertalian dng tema dan alur karya sastra
dikarenakan di.ka.re.na.kan [v cak] disebabkan: korupsi ini -- belum adanya kesadaran bernegara yg baik
dikatakan berhuma lebar dikatakan ber.hu.ma lebar, sesapan di halaman [pb] memegahkan kekayaan (keberanian dsb), tetapi tidak ada tanda-tanda kekayaan (keberaniannya)
dilengah (dimabuk) beruk berayun [pb] merasa senang (asyik) akan sesuatu yg tidak ada gunanya
dilihat pulut [pb] apa yg kelihatan di luar (pd lahirnya) berlainan dng keadaan sebenarnya (spt kelihatannya pandai, sebenarnya tidak tahu apa-apa)
dimakan di.ma.kan [v] (1) ki dimusnahkan; dirusakkan; dihabiskan: rumahnya habis -- api; pagar besinya keropos -- karat; (2) mendapat penyakit: kakinya -- air, mendapat penyakit kulit, terutama di antara jari kaki krn bekerja di sawah; telah habis maka -, pb atau lagi ada jangan -, sudah habis baru -, pb sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu
diminutif di.mi.nu.tif [a Ling] berhubungan dng bentuk kata dng makna kecil, biasanya dng penambahan sebuah sufiks, msl dl bahasa Belanda tje dl Marietje adalah sufiks diminutif
dimorfik di.mor.fik [a] (1) berada dl dua bentuk (struktur) yg berbeda; (2) bersifat gabungan kualitas dua macam individu menjadi satu
dinamis di.na.mis [a] penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dng keadaan dsb; mengandung dinamika
dinamit di.na.mit [n] alat peledak yg sangat kuat (biasa dipakai dl tambang untuk menghancurkan batu cadas, karang, dsb)
dinas intelijen [Pol] dinas dl angkatan bersenjata atau badan khusus negara yg menyelidiki segala aliran politik di dl negeri dan kegiatan politik oleh agen dr negara lain
dinas jaga meteorologi dinas meteorologi yg bertugas mengamati secara terus-menerus keadaan meteorologi suatu daerah dan memberikan informasi serta peringatan meteorologi mengenai daerah itu (khusus untuk meteorologi aeronautika)
dinas meteorologi satuan kegiatan atau badan pemerintah yg bersifat nasional, regional, atau internasional dng tugas dan kegiatan dl bidang meteorologi
dinas pabean badan yg mengurusi ketentuan tt perizinan, pembatasan, atau pelarangan membawa barang masuk atau keluar di suatu negara, biasanya tembakau, minuman keras, atau wewangian
dinas rahasia dinas dl angkatan bersenjata atau badan khusus negara yg bertugas memperoleh keterangan mengenai musuh atau yg mungkin sbg musuh, mengenai suatu wilayah, dsb
dinding din.ding [n] penutup sisi samping (penyekat) ruang, rumah, bilik, dsb (dibuat) dr papan, anyaman bambu, tembok, dsb: -- nya terbuat dr papan [n Huk] , men.din.ding n bentuk perkawinan adat Batak yg mengharuskan suami bekerja untuk orang tua istrinya krn tidak sanggup membayar mahar
diode elektronika peranti yg terdiri atas dua elektrode, ada yg berbentuk tabung elektronik serta ada yg terbuat dr bahan semikonduktor; peranti untuk penyearah arus listrik
dioptri di.op.tri [n Fis] ukuran kekuatan lensa yg panjangnya fokus pd 1 m, dan kekuatan ini adalah hasil dr panjang fokus dl ukuran meter
diorama di.o.ra.ma [n] (1) sajian pemandangan dl ukuran kecil yg dilengkapi dng patung dan perincian lingkungan spt aslinya serta dipadukan dng latar yg berwarna alami; pola atau corak tiga dimensi suatu adegan atau pemandangan yg dihasilkan dng menempatkan objek dan tokoh di depan latar belakang dng perspektif yg sebenarnya sehingga dapat menggambarkan keadaan yg sebenarnya; (2) pameran spesimen satwa liar atau pemandangan dl ukuran aslinya yg dilengkapi dng lingkungan alam asli dan latar yg bercat
diploid dip.lo.id [a Bio] sifat (keadaan) yg ditandai dng dua perangkat kromosom
diptotos dip.to.tos [n Ling] kata yg mempunyai dua sufiks yg berbeda untuk menandai kasus yg ada, msl dl bahasa Arab makkatu 'Mekah' adalah diptotos krn makkatu merupakan bentuk nominatif, dan makkata merupakan bentuk genetif dan akusatif
dirgantara dir.gan.ta.ra [n ] ruang yg ada di sekeliling dan melingkupi bumi, terdiri atas ruang udara dan antariksa
disbursemen dis.bur.se.men [n Lay] biaya yg harus dibayarkan selama kapal berada dipelabuhan
disekuilibrium dis.e.ku.i.lib.ri.um [n] ketakseimbangan: adanya -- sosial budaya dapat mengganggu jalannya pembangunan
disentri di.sen.tri [n] penyakit radang selaput lendir usus besar dng gejala utama berupa berak-berak bercampur lendir
diskorobik dis.ko.ro.bik [n] disko yg geraknya disesuaikan dng gerak-gerak aerobik: dl festival itu juga diadakan lomba --
diskresi dis.kre.si [n] kebebasan mengambil keputusan sendiri dl setiap situasi yg dihadapi
diri di.ri [n] (1) orang seorang (terpisah dr yg lain); badan: ia menyesali -- nya; untuk kepentingan -- nya sendiri; (2) tidak dng yg lain: pekerjaan itu dilakukannya seorang --; (3) dipakai sbg pelengkap beberapa kata kerja untuk menyatakan bahwa penderitanya atau tujuannya adalah badan sendiri: janganlah bunuh -- , kasihanilah anak- anakmu; kami minta -- , hari sudah menjelang magrib; (4) Sas engkau: pergilah -- lekas-lekas [v] ber.di.ri v (1) tegak bertumpu pd kaki (tidak duduk atau berbaring): krn bus terlalu penuh, aku terpaksa ~; (2) tegak (tidak terbaring): monumen nasional ~ dng megahnya di atas tanah datar; (3) bangkit lalu tegak: hadirin ~ lalu memberi hormat; (4) telah dijadikan; telah ada (tt negara, perkumpulan, dsb): perkumpulan itu telah ~ sejak tahun 1945; (5) ki bertumpu; mandiri: negara itu ~ di atas kaki sendiri; (6) ki berada (pd pihak, golongan, dsb): saya ~ di pihakmu
diskriminator dis.kri.mi.na.tor [Kim] rangkaian dl berbagai alat, msl detektor yg hanya mencatat isyarat atau denyut yg besarnya berada di antara dua batas yg ditentukan
diskusi panel diskusi yg dilakukan oleh sekelompok orang (yg disebut panel) yg membahas suatu topik yg menjadi perhatian umum di hadapan khalayak, pendengar (siaran radio), atau penonton (siaran televisi), khalayak diberi kesempatan untuk bertanya atau memberikan pendapat
dislalia dis.la.lia [n Ling] cacat wicara krn adanya cacat pd alat ucap dan bukan krn cacat di dl pusat saraf
disolventia di.sol.ven.tia [n Dok] obat pelarut yg menambah kadar zat cair badan dan membuat getah-buang lebih encer atau membuat batu, tumor, dsb larut
disorder dis.or.der [n] (1) keadaan yg tidak sesuai dng tatanan (aturan keadaan) yg umum; (2) Dok keadaan dan perasaan badan yg kurang enak, disebabkan oleh gangguan penyakit atau krn tidak berfungsinya salah satu organ tubuh
disorganisasi dis.or.ga.ni.sa.si [n] keadaan tanpa aturan (kacau, cerai-berai, dsb) krn adanya perubahaan pd lembaga sosial tertentu
dispareunia dis.pa.reu.nia [a Dok] (keadaan) rasa nyeri pd waktu bersanggama
disparitas dis.pa.ri.tas [n] perbedaan; jarak: ada -- upah yg diterima oleh para pekerja pabrik itu
dispensasi dis.pen.sa.si [n] (1) pengecualian dr aturan krn adanya pertimbangan yg khusus; pembebasan dr suatu kewajiban atau larangan: ia mendapat -- bebas membayar uang kuliah krn orang tuanya tidak mampu; (2) Huk pengecualian tindakan berdasarkan hukum yg menyatakan bahwa suatu peraturan perundang-undangan tidak berlaku untuk suatu hal yg khusus (dl hukum administrasi negara)
dispepsia dis.pep.sia [n Dok] berkurangnya daya atau fungsi pencernaan; penyakit nyeri lambung: penderita -- di seluruh dunia diperkirakan ada 23 juta orang
dispersal dis.per.sal [n Dem] penyebaran dan/atau pergerakan menjauhi tempat kelahiran atau kepadatan populasi
distilasi dis.ti.la.si [n] proses memanaskan benda cair atau padat hingga berubah menjadi uap, yg disalurkan ke dl bejana yg terpisah, kemudian dikondensasikan dng pendingin: -- minyak kayu putih
distilasi kesetimbangan distilasi yg dilakukan secara lambat sehingga dapat dianggap bahwa pd setiap saat selalu terjadi kesetimbangan antara zat dl keadaan cair dan uapnya
distingsi dis.ting.si [n] perbedaan: memang ada -- arti antara cantik dan molek
distorsi dis.tor.si [n] (1) pemutarbalikan suatu fakta, aturan, dsb; penyimpangan: untuk memperoleh keuntungan pribadi tidak jarang orang melakukan -- thd fakta yg ada; (2) gangguan dl siaran radio yg mengubah mutu siaran; (3) Fis perubahan bentuk yg tidak diinginkan; eroton; (4) Dok hal terkilir (kaki dsb); (5) ark perubahan bentuk pd benda gerabah yg disebabkan oleh pengeringan terlampau cepat dan tidak merata krn pencampuran bahan tidak merata waktu pencetakan
distributor dis.tri.bu.tor [n] orang atau badan yg bertugas mendistribusikan barang (dagangan); penyalur
ditebuk tikus di.te.buk tikus [ki] dijadikan dl keadaan sudah tidak gadis lagi
diurnal di.ur.nal [a] berhubungan dng siang hari; (2) n Bot keadaan bunga yg mekar pd siang hari dan menutup pd malam hari; (3) n Zool keadaan hewan yg sifatnya atau kebiasaannya aktif terutama pd siang hari
divergen di.ver.gen [a] dl keadaan menjadi bercabang-cabang; dl keadaan menyebar
divestasi di.ves.ta.si [n] (1) pelepasan; pembebasan; (2) pengurangan modal: perusahaan itu mengadakan tindakan -- dng menjual aset perusahaan kpd pihak lain
do [n Mus] nada pertama pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 1
doa kunut [Isl] doa istimewa yg biasanya dibaca pd setiap salat subuh dan pd salat witir mulai tanggal 16-30 Ramadan
dodol do.dol [n] penganan dibuat dr tepung ketan, santan kelapa, dan gula merah, kadang-kadang dicampur dng buah-buahan, spt durian, sirsak dibungkus daun (jagung), kertas, dsb [n] bahan peledak berbentuk tabung dodol yg digunakan pd pekerjaan peledakan di tambang
dodong do.dong [ark n] golok pendek; beladau [a] , ter.do.dong v terdorong; terlanjur
dodot do.dot [n] pakaian adat Jawa dr kain batik atau cindai panjang dan lebar, dipakai pd upacara resmi (oleh pengantin dsb)
doko do.ko [n Huk] mas kawin dl adat perkawinan di Tonsea (Manado) berupa hadiah dr mempelai laki-laki untuk mempelai wanita dan kerabatnya apabila wanita tsb sebelumnya pernah menikah
dokumen medis arsip data keadaan perkembangan kesehatan pasien
domba ekor kurus domba asli Indonesia, badannya lebih kecil dp domba garut
domba umbaran domba yg dipelihara di padang penggembalaan alam, msl di Timor
dominansi do.mi.nan.si [n] perihal atau keadaan dominan
dominasi fauna [Zool] keadaan unggul suatu spesies fauna dl suatu komunitas tertentu
dominasi flora [Bot] keadaan unggul suatu spesies flora dl komunitasnya, biasanya diukur dr kepadatan populasi, frekuensi, dan biomassanya
dominasi genetik [Bot] keadaan unggul suatu sifat keturunan yg tampak di dl penampilan
dominion do.mi.ni.on [n] negara yg merdeka dan berpemerintahan sendiri, tetapi menjadi anggota persemakmuran negara besar, spt Australia, Kanada, dan Selandia Baru
domplengan dom.pleng.an [n] (1) yg didomplengkan pd sesuatu (seseorang) yg sudah lebih dulu ada: lagu ~ itu akan diorbitkan dng jalan diikutsertakan dl acara yg dibawakan pemusik kenamaan; (2) tempat mendompleng
dondon don.don [n] warna atau corak (kain dsb) [Bt v] men.don.don v menggadai(kan) sawah; menyerahkan hasil tanah dng sejumlah uang sbg penukarnya
dongak do.ngak , men.do.ngak v (1) terangkat sedikit ke atas dan ke muka (tt kepala, ujung meriam, dsb): meriam itu ditemukan dng ujung ~; (2) menengok ke atas; menengadah: ia ~ memperhatikan layang-layang yg sedang diadu
dongkol dong.kol [a] (1) tidak bertanduk: kerbau -- itu tidak bisa bertarung; dogol; (2) ki sudah tidak berkuasa (menjabat) lagi: lurah -- [a] men.dong.kol v berperasaan kesal yg terpendam di dl hati; memendam rasa dongkol: banyak orang ~ kepadanya krn merasa ditipu
dongok do.ngok [a] pendek gemuk; tidak ramping (bentuk badan yg tidak seimbang) [a] dungu; tolol
dorman dor.man [a Bot] berkenaan dng terhambatnya pertumbuhan (perkembangan) untuk sementara waktu meskipun keadaan lingkungannya sebenarnya bersifat menunjang (air dan cahaya cukup serta suhu naik)
dormansi dor.man.si [n] perihal atau keadaan dorman
dorongan do.rong.an [n] (1) tolakan; sorongan: ~ lawannya yg keras itu menyebabkan ia terhuyung-huyung; (2) desakan; anjuran yg keras: krn ~ ibunya, akhirnya ia mau juga mengawini gadis itu; (3) Fis kakas (gaya) yg merupakan reaksi terhadap semburan gas dr roket atau pesawat pancar gas
dorongan nafsu mempertahankan jenis do.rong.an nafsu mempertahankan jenis dorongan yg ada dl diri manusia untuk mempunyai keturunan dan memeliharanya
dosa do.sa [n] (1) perbuatan yg melanggar hukum Tuhan atau agama: ya Tuhan, ampunilah segala -- kami; (2) perbuatan salah (spt thd orang tua, adat, negara): perbuatan itu dapat dianggap sbg -- besar thd nusa dan bangsa
dosa asal [Kat] dosa yg diturunkan dr Adam dan Hawa
drama rakyat drama yg timbul dan berkembang sesuai dng festival rakyat yg ada (terutama di pedesaan)
drip [n] alat berupa sebatang besi baja yg berujung runcing dipakai untuk membenamkan paku supaya berada di bawah permukaan atau untuk menandai ukuran atau tempat mengerjakan pekerjaan pd lembar pelat besi (baja) [Jk ark n] babak (dl sandiwara rakyat)
duai du.ai [n Huk] adat perkawinan suku Dayak, antara dua orang laki-laki dng dua wanita kakak beradik, atau antara dua wanita dng dua orang laki-laki kakak beradik
dualisme du.a.lis.me [n] (1) Fis paham bahwa dl kehidupan ini ada dua prinsip yg saling bertentangan (spt ada kebaikan ada pula kejahatan, ada terang ada gelap); (2) keadaan bermuka dua, yaitu satu sama lain saling bertentangan atau tidak sejalan: ada -- pimpinan dl pengurus itu
dualisme semantis [Ling] teori dl semantik yg menganggap adanya hubungan timbal balik antara lambang (unsur bahasa) dan objek atau konsep yg ditunjuknya
dubuk du.buk [ark n] binatang buas yg suka makan bangkai, ada yg kurik, ada yg loreng; Hyaena crocutus (striata)
duduk du.duk [v] (1) meletakkan tubuh atau terletak tubuhnya dng bertumpu pd pantat (ada bermacam-macam cara dan namanya spt bersila dan bersimpuh): ia -- di tikar; (2) ada di (dl peringkat belajar): ia -- di kelas III SMU; (3) kawin atau bertunangan: anaknya telah -- dng anak hakim; (4) tinggal; diam: ia pernah -- di Bandung selama tiga tahun [n] tumbuhan palma; Caryota mitis
duduk bersimpuh duduk dng kedua belah kaki terlipat ke belakang untuk tumpuan badan
duduk bertongkat lutut duduk sambil menaikkan sebelah lutut; -- menukuk duduk sambil membungkuk: para menteri dan hulubalang -- menukuk ketika menghadap raja
dudus du.dus [n] upacara adat Bali mencuci rambut pengantin baru yg dilakukan oleh kepala adat
dugder dug.der [n] festival yg diadakan pd malam hari sebelum bulan puasa
duktus torakikus [Dok] pembuluh getah bening terpenting yg menghimpun semua getah bening dr tungkai, perut, dada, dan punggung sebelah kiri yg bermuara pd pembuluh darah balik di bawah selangka kiri
duku du.ku [n] (1) pohon tinggi (dpt mencapai 11-20 m), berbatang (pokok) lurus bergaris tengah 30-40 cm, bergetah; kulit batangnya abu-abu, cabang-cabangnya sedikit berbulu halus, bunganya putih-karang tersusun dl untaian; Lansium domesticum; (2) buah duku, bentuknya kecil-kecil bulat telur sampai bulat dan bergerombol, berwarna cokelat susu, berdaging putih dan berbiji, kadang-kadang bergetah
dukun tiban orang yg dl waktu terbatas mempunyai kemampuan mengobati suatu penyakit krn adanya kekuatan gaib akibat kerasukan roh
dulang tinggi dulang yg berkaki, untuk menyajikan makanan dan juadah
dunia du.nia [n] (1) bumi dng segala sesuatu yg terdapat di atasnya; planet tempat kita hidup: di seluruh -- ini terdapat kira-kira 4.000 bahasa; (2) alam kehidupan: kita mengharapkan -- baru yg adil dan makmur; (3) semua manusia yg ada di muka bumi: hampir seluruh -- menghargai cita-cita Mahatma Gandhi; (4) lingkungan atau lapangan kehidupan: ia sudah lama berkecimpung dl -- pendidikan; (5) (segala) yg bersifat kebendaan; yg tidak kekal: baginya tiada arti harta -- ini; (6) peringkat antarbangsa (seluruh jagat atau segenap manusia): kejuaraan -- bulu tangkis yg pertama diselenggarakan di Malmoe, Swedia [n] pembicaraan mengenai perkawinan (di Halmahera)
duplikasi dup.li.ka.si [n] (1) perangkapan; perulangan; (2) keadaan rangkap: -- jabatan
duramater du.ra.ma.ter [n Dok] lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang, letaknya paling luar dng struktur paling padat atau keras; selaput keras otak
dusin du.sin [Jk v] men.du.sin v (1) (sebentar) bangun dr tidur: semalam aku tidak ~ sampai pagi; (2) bangun; sadar (akan); insaf (akan): ~ dr pingsan, sadar dr pingsan
eceng gondok tumbuhan air yg hidup terapung di permukaan air, mempunyai kecepatan berkembang biak vegetatif sangat tinggi dan mempunyai kemampuan besar untuk menyesuaikan diri thd perubahan keadaan lingkungan; Eichornia crassipes
edafologi eda.fo.lo.gi [n] ilmu tt pengaruh keadaan tanah thd tanaman
edisi edi.si [n] (1) bentuk buku yg diterbitkan: buku -- saku; (2) keluaran (buku, surat kabar, majalah, kamus, dsb yg diterbitkan) dr macam yg sama dan dl waktu yg sama pula: -- pertama Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan Poerwadarminta; (3) Sas versi karya sastra yg diterbitkan pd waktu dan tempat tertentu
efek halo [Psi] kecenderungan menilai terlalu tinggi seseorang berdasarkan prestasi tertentu; (2) kesalahan yg terjadi pd saat mengadakan pencatatan hasil pengamatan yg disebabkan oleh adanya sesuatu yg mempengaruhi pencatat
efek kemurahan hati [Psi] kesalahan dl penilaian yg terjadi secara sistematis, disebabkan adanya kecenderungan memberikan nilai rendah kpd orang yg tidak disukai atau tidak dikenal
efektif efek.tif [a] (1) ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); (2) manjur atau mujarab (tt obat); (3) dapat membawa hasil; berhasil guna (tt usaha, tindakan); mangkus; (4) mulai berlaku (tt undang-undang, peraturan)
efektor efek.tor [n Bio] (1) organ, jaringan, sel yg mampu mengadakan reaksi thd rangsangan; (2) molekul yg konsentrasinya mengatur kegiatan molekul protein dng bereaksi dng tapak pengikat spesifik pd protein
efisiensi makanan [Tern] angka yg menunjukkan perbandingan antara pertambahan berat badan ternak dan berat ransum yg dikonsumsi
egalitarian ega.li.ta.ri.an /Egalitarian/ (1) a egaliter: sikap suku padang pasir yg -- terasa cocok dng visi masyarakat Islam; (2) penganut atau penganjur egalitarianisme
ego [n Psi] (1) aku; diri pribadi; (2) rasa sadar akan diri sendiri; (3) konsepsi individu tt dirinya sendiri
ejaan Suwandi eja.an Suwandi sistem ejaan Latin untuk bahasa Indonesia sesudah Proklamasi Kemerdekaan yg dimuat dl Surat Keputusan Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan, Mr. Soewandi No. 264/Bhg. A tanggal 19 Maret 1947 yg merupakan penyederhanaan atas Ejaan van Ophuysen, antara lain, adalah perubahan oe menjadi u, sistem ini menjadi ejaan resmi sampai tahun 1972
ejaan Wilkinson eja.an Wilkinson ejaan Latin resmi yg pertama untuk bahasa Melayu di Semenanjung Malaya yg disusun oleh R.J. Wilkinson (1904); ~ yang Disempurnakan sistem ejaan bahasa Indonesia yg sebagian besar sama dng sistem ejaan Malaysia, yg termuat dl Surat Keputusan Presiden No. 57 tanggal 16 Agustus 1972 dan yg sekarang menjadi ejaan resmi bahasa Indonesia, perbedaannya dng Ejaan Suwandi, antara lain, adalah huruf j menjadi y, dj menjadi j, nj menjadi ny, ch menjadi kh, tj menjadi c, dan sj menjadi sy
ejan [v] meng.e.jan v mengadakan tekanan di dl tubuh bagian bawah (perut) spt ketika hendak buang air besar, akan melahirkan anak; meneran; merejan [Mk v] , meng.e.jan v (1) memaksa (memaksa-maksa); (2) mencari (mencari-cari)
ekad [n] bentuk tumbuhan atau hewan yg muncul sbg responsi thd faktor habitat tertentu, sedangkan adaptasi khasnya tidak terwariskan
ekaristi eka.ris.ti [n Kat] (1) perayaan ibadat mengucapkan pujian dan syukur kpd Allah, biasanya disebut Misa Kudus; (2) tubuh dan darah Kristus dl rupa roti dan anggur dl perayaan Misa Kudus
eklektikus ek.lek.ti.kus /EklEktikus/ n (1) orang yg mengerjakan sesuatu dng metode eklektis; (2) filsuf yg mengambil segala ajaran (sistem) yg menurut pandangannya adalah yang terbaik
eklips ek.lips [n Astron] penutupan sebagian atau seluruh sinar matahari apabila dilihat dr bumi (apabila bulan berada pd garis antara matahari dan bumi) atau penutupan sebagian atau seluruh pantulan sinar bulan dilihat dr bumi (apabila bumi berada di antara matahari dan bulan); gerhana
ekofisiologi eko.fi.si.o.lo.gi [n] ilmu tt adaptasi fisiologi makhluk thd habitat atau lingkungan
ekologi manusia ilmu tt keadaan lingkungan yg berhubungan dng kehidupan manusia
ekonomi bentuk perusahaan perdagangan secara modern dl bentuk perusahaan yg dilakukan secara besar-besaran dng ciri spt harga barang tetap ditentukan menurut perhitungan besarnya modal dan segala pembiayaan untuk produksi, standardisasi barang, peniadaan tindakan tawar-menawar harga, dan penggunaan iklan untuk penawaran kpd khalayak
ekonomi kedai cara berdagang tradisional dl masyarakat negara berkembang yg berupa usaha kecil-kecilan oleh rakyat dng ciri, spt harga barang tidak pasti, adanya tawar-menawar, adanya utang-piutang yg kompleks antara pedagang, barang dagangan sedikit, risiko rugi kecil, dan keuntungan juga kecil
ekonomi pasar ekonomi yg sebagian besar dr produksi adalah untuk tujuan pemasaran atau pertukaran
ekonomi terpimpin ekonomi yg berada di bawah rencana, pimpinan, dan pengawasan pemerintah masyarakat yg bersangkutan
ekopolitik eko.po.li.tik [n] bagian (ilmu) geopolitik tt gejala ekonomi dl unit perusahaan dan hubungan antara berbagai badan usaha
ekor [n] (1) bagian tubuh binatang dsb yg paling belakang, baik berupa sambungan dr tulang punggung maupun sbg lekatan; (2) kata penggolong untuk binatang: dua -- harimau; (3) sesuatu yg rupanya (keadaannya) spt ekor: -- layang-layang; (4) bagian yg di belakang sekali (tt pesawat, pasukan, dsb): -- pasukan itu baru saja lewat di sini; (5) akibat dr kejadian atau keadaan sebelumnya: perkara itu merupakan -- dr peristiwa semalam; (6) ki orang yg harus ditanggung (diurus, dibiayai, dsb); tanggungan: dia harus bekerja keras krn -- nya banyak
ekosistem eko.sis.tem [n] (1) keanekaragaman suatu komunitas dan lingkungannya yg berfungsi sbg suatu satuan ekologi dl alam; (2) komunitas organik yg terdiri atas tumbuhan dan hewan, bersama habitatnya; (3) keadaan khusus tempat komunitas suatu organisme hidup dan komponen organisme tidak hidup dr suatu lingkungan yg saling berinteraksi
ekostratigrafi eko.stra.ti.gra.fi [n] penelaahan dan klasifikasi batuan berdasarkan asal-usul dan keadaan lingkungan pd saat pendepositan endapannya
ekotipe eko.ti.pe [n Bot] bagian populasi suatu jenis yg menunjukkan ciri-ciri morfologi kimia atau fisiologi yg mantap dan agaknya diatur oleh faktor-faktor genetika yg berkorelasi dng keadaan ekologi tertentu, tetapi yg dianggap kurang berarti dr sudut taksonomi
ekozona eko.zo.na [n] zona himpunan fosil yg mencirikan keadaan ekologi tertentu
eks [n] nama huruf x [a] bekas; mantan: orang itu -- narapidana; dia adalah -- lurah di daerah Bogor; dia adalah -- pejuang [p] dari: -- pabrik
eksekusi ek.se.ku.si [n Huk] (1) pelaksanaan putusan hakim; pelaksanaan hukuman badan peradilan, khususnya hukuman mati: yg terhukum sudah menjalani -- nya; (2) penjualan harta orang krn berdasarkan penyitaan
eksenterasi ek.sen.te.ra.si [n] tindakan pembedahan dng mengangkat sebagian atau seluruh rongga badan
eksepsi muatan [Lay] laporan tt muatan yg dikapalkan dl keadaan telah rusak
eksesif ek.se.sif [a] berkenaan dng keadaan yg melampaui kebiasaan (ketentuan dsb), dipandang dr sudut tertentu
eksistensi ek.sis.ten.si [n] hal berada; keberadaan: partai-partai yg -- nya memang tidak dapat dipertahankan lagi, dipersilakan mundur dr percaturan politik
eksitasi ek.si.ta.si [n] (1) perangsangan; (2) keadaan terangsang; (3) Fis penambahan tenaga pd suatu sistem yg mengalihkannya dr keadaan dasarnya ke suatu keadaan dng tenaga yg lebih tinggi
eksklave eks.kla.ve [n] (1) bagian (daerah) suatu negara yg terpisah dan berbentuk suatu enklave; (2) daerah (wilayah) budaya yg berada jauh dr daerah asal budaya
eksklusif eks.klu.sif [a] (1) terpisah dr yg lain; khusus: wartawan itu beruntung krn mendapat kesempatan mengadakan wawancara -- dng bintang tenar itu; (2) tidak termasuk: tarif losmen itu Rp50.000,00 sehari -- makan dan cucian; bus itu bermuatan 38 orang, -- supir dan kenek
eksklusivisme eks.klu.si.vis.me [n] paham yg mempunyai kecenderungan untuk memisahkan diri dr masyarakat: di kota besar terdapat gejala -- , terutama pd orang yg berada
ekskursif eks.kur.sif [a] ditandai dng adanya penyimpangan
eksofora ek.so.fo.ra [n Ling] hal atau fungsi menunjuk kembali pd sesuatu yg ada di luar bahasa atau pd situasi
eksogen ek.so.gen [n Bio] (1) berasal dr atau disebabkan oleh faktor-faktor luar suatu organisme; (2) Kim zat-zat yg ada di bagian luar tubuh, tetapi sangat mempengaruhi organisme dr tubuh itu
ekspeditor ek.spe.di.tor [n] (1) badan atau perusahaan yg bergerak dl bidang pengangkutan atau pengiriman barang; (2) orang yg pekerjaannya menyelenggarakan pengangkutan barang-barang melalui darat, laut, atau udara; (3) orang yg menjelajah (melakukan perjalanan) untuk keperluan penyelidikan ilmiah
eksperimental folklorik seni gerak yg tetap berada dl kerangka tradisi tari suatu suku bangsa; tetap menggunakan unsur tari tradisional dr wilayah yg terbatas, tetapi baru dan eksperimental dl menyusun ramuan unsur tsb
eksploit eks.plo.it [n Huk] pemberitahuan dr juru sita kpd yg tersangkut dl perkara di pengadilan dl suatu akte yg meminta agar yg bersangkutan menghadap ke pengadilan pd hari dan jam yg telah ditentukan
eksplorasi eks.plo.ra.si /Eksplorasi/ (1) n penjelajahan lapangan dng tujuan memperoleh pengetahuan lebih banyak (tt keadaan), terutama sumber-sumber alam yg terdapat di tempat itu; penyelidikan; penjajakan: -- sumber minyak di daerah lepas pantai sedang giat dilakukan; (2) Dik kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dr situasi yg baru; (3) Pet penyelidikan dan penjajakan daerah yg diperkirakan mengandung mineral berharga dng jalan survei geologi, survei geofisika, atau pengeboran untuk menemukan deposit dan mengetahui luas wilayahnya
eksplorasi akhir [Pet] penyelidikan terperinci untuk cebakan mineral atau batu bara setelah hasil penyelidikan pendahuluan menyatakan bahwa cebakan itu ada kemungkinan mempunyai nilai ekonomis
eksplosi penduduk [Antr] perkembangan jumlah penduduk yg sangat cepat tanpa diimbangi oleh perkembangan sarana yg memadai sehingga merusak keseimbangan ekosistem
ekstase eks.ta.se [n] keadaan di luar kesadaran diri (spt keadaan orang yg sedang khusyuk bersemadi)
ekstrakurikuler eks.tra.ku.ri.ku.ler [a] berada di luar program yg tertulis di dl kurikulum, spt latihan kepemimpinan dan pembinaan siswa
ekstraparlementer eks.tra.par.le.men.ter [a] di luar parlemen, asal mula pembentukan partai politik berdasarkan prakarsa orang-orang yg berada di luar parlemen
ekstraseluler eks.tra.se.lu.ler [a] ada atau terjadi di luar sel: enzim --
ekstremitas ek.stre.mi.tas [n] (1) peringkat yg paling ekstrem (tt perasaan, penderitaan, kesedihan); (2) hal (tindakan, perbuatan) yg melewati batas (sangat keras dsb); keekstreman [n Dok] anggota badan, spt lengan dan tungkai
ekstrover eks.tro.ver [n] orang yg minatnya ditujukan seluruhnya kpd yg ada di luar dirinya dan tidak ditujukan kpd yg ada dl pikiran dan perasaannya sendiri (bersikap terbuka)
eksudat ek.su.dat [n Dok] campuran serum, sel, atau sel yg rusak yg keluar dr pembuluh darah ke dl jaringan, biasanya akibat radang
ekuilibrium eku.i.lib.ri.um [n] keadaan mantap krn kekuatan-kekuatan yg berlawanan, setimbang, atau sepadan; kesetimbangan
ekuivalen eku.i.va.len [a] mempunyai nilai (ukuran, arti, atau efek) yg sama; seharga; sebanding; sepadan: pd umumnya pendapat yg menyatakan kultur -- dng kebudayaan dapat diterima
ekuivalensi eku.i.va.len.si [n] (1) keadaan sebanding (senilai, seharga, sederajat, sama arti, sama banyak); keadaan sepadan; (2) Ling makna yg sangat berdekatan
elang putih burung pemakan daging suku Acciptridae, yg menjadikan tikus sbg mangsanya, selain kadal, serangga, kepiting, dan katak; si alap-alap tikus; Elanus caerulens; -- sikap burung sikap, Accipiter virgatus
elastisitas elas.ti.si.tas [n] keadaan yg elastis; keelastisan
elektret elek.tret [n Fis] dielektrik padat yg mempunyai polarisasi elektrik yg bertahan lama
elektro elek.tro [n] (1) yg berkaitan atau yg diadakan dng tenaga listrik (dl gabungan kata); (2) elektronika: ia ingin melanjutkan ke bagian --
elektronis elek.tro.nis [a] (1) berhubungan dng elektron; (2) ada hubungannya atau bersangkutan dng elektronika: gedung itu dilengkapi dng pintu -- yg dapat menutup dan membuka secara otomatis
elektropatologi elek.tro.pa.to.lo.gi [n] ilmu tt penyakit kelainan pd tubuh atau anggota badan yg disebabkan oleh listrik
elektroskop elek.tro.skop [n] alat untuk mendeteksi adanya muatan listrik, terdiri atas batang logam dng dua daun logam tipis yg digantungkan tegak lurus melalui hambatan di dl wadah kaca
elektrostatika elek.tro.sta.ti.ka [n] (1) El pengkajian kelistrikan tanpa gerakan muatan listrik dl keadaan diam; (2) ilmu tt muatan listrik yg diam medan elektriknya dan potensialnya
elemen ele.men [n] (1) zat sederhana (tunggal) yg dianggap sbg komposisi bahan alam semesta (spt udara, tanah, air, api); (2) bagian (yg penting, yg dibutuhkan) dr keseluruhan yg lebih besar; unsur: pendidikan merupakan -- penting dl suatu negara; (3) alat pembangkit tenaga listrik secara kimia; (4) Fis zat yg tidak dapat diuraikan menjadi zat yg lebih sederhana (yg tidak kompleks): air (H20) adalah senyawa yg mengandung -- hidrogen dan oksigen; (5) Fis zat yg terdiri atas atom yg semuanya memiliki bilangan atom yg sama; (6) Fis bagian dr sebuah tabung elektron, sebuah peranti semikonduktor, atau dr sebuah susunan antena yg langsung berhubungan dng penampilan sifat listriknya
elipsis elip.sis [n Ling] tanda berupa tiga titik yg diapit spasi (...), menggambarkan kalimat yg terputus-putus atau menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yg dihilangkan
eluen elu.en [n Kim] zat cair yg digunakan untuk mengekstraksi suatu zat padat dr campuran zat padat
elusi elu.si [n Kim] proses mengekstraksi zat yg umumnya padat dr campuran zat dng menggunakan zat cair (pelarut)
email ema.il [n] (1) massa berupa kaca tidak bening yg dipakai untuk melapisi benda dr logam, gelas, atau tembikar; (2) barang-barang yg diberi salutan email; (3) bahan padat berwarna putih dan keras yg melapisi dan melindungi bagian dentin mahkota gigi
emansipasi eman.si.pa.si [n] (1) pembebasan dr perbudakan; (2) persamaan hak dl berbagai aspek kehidupan masyarakat (spt persamaan hak kaum wanita dng kaum pria): Kartini adalah tokoh -- wanita Indonesia
emas ker(a)jang emas yg berhelai-helai; perada
emas tua emas yg tinggi mutunya (tinggi kadar emasnya), 24 atau 23 karat
emas urung emas yg tidak ada harganya
embacang em.ba.cang [n] (1) tumbuhan jenis mangga, kulit batangnya berwarna abu-abu dan pecah-pecah, pd bagian kulit yg pecah keluar getah yg membentuk damar berwarna jernih, daunnya kasar dan rapuh, bunganya berbentuk malai dan harum, buahnya besar berbentuk bulat telur dan berbiji besar, daging buahnya berserat, rasanya masam agak manis, biasa digunakan untuk campuran minuman dingin; Mangifera foetida; (2) buah embacang
emban em.ban [n] (1) kain pembebat badan (dada, susu, perut); (2) tali pembebat perut (pd kuda) [Jw n] inang pengasuh: permaisuri dikelilingi oleh empat orang -- nya
emblem em.blem [n] (1) rancangan atau lukisan yg mengandung makna tertentu; lambang; simbol; (2) tanda pengenal (berupa pita silang, lukisan pd kain, logam, dsb) yg dipakai orang di dada untuk menunjukkan keanggotaan suatu perkumpulan, kesatuan, angkatan, kontingen, dsb; lencana
embosur em.bo.sur [n] (1) mulut sungai (senjata, spt meriam, dsb); kuala; (2) Mus bagian tiup pd alat musik; (3) Mus posisi dan cara menggerakkan bibir untuk menghasilkan nada pd alat tiup
embuai em.bu.ai [kl n] sebutan untuk perempuan pegawai istana: hai -- , jika tuan hamba tiada percaya, tanyakan kpd permaisuri
emfisema em.fi.se.ma [n] (1) Dok pembengkakan jaringan atau bagian tubuh krn adanya udara, msl gelembung paru-paru terus mengembang dan tidak menguncup lagi (spt pd penyanyi, peniup gelas); (2) cak busung angin
emisi emi.si [n] (1) pancaran; (2) Fis pemancaran cahaya, panas, atau elektron dr suatu permukaan benda padat atau cair; pemancaran; (3) Ek pengeluaran (surat berharga spt saham, obligasi) oleh perusahaan pd saat perusahaan yg bersangkutan memerlukan tambahan modal; (4) Keu pengeluaran mata uang logam atau kertas oleh bank sentral
emiten emi.ten [n] badan usaha (pemerintah) yg mengeluarkan kertas berharga untuk diperjualbelikan
emong [v] , meng.e.mong v mengasuh dan melayani; mendidik; mengurus: tugas pokok seorang pemimpin adalah ~ masyarakat luas
emosi emo.si [n] (1) luapan perasaan yg berkembang dan surut dl waktu singkat; (2) keadaan dan reaksi psikologis dan fisiologis (spt kegembiraan, kesedihan, keharuan, kecintaan); keberanian yg bersifat subjektif); (3) cak marah
empati em.pa.ti [n Psi] keadaan mental yg membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dl keadaan perasaan atau pikiran yg sama dng orang atau kelompok lain
emulsi emul.si [n Kim] cairan yg terbentuk dr campuran dua zat, zat yg satu terdapat dl keadaan terpisah secara halus atau merata di dl zat yg lain (spt persenyawaan zat-zat bergetah atau berlemak dng air)
enak [a] (1) sedap, lezat (tt rasa): kue ini -- rasanya; (2) sehat atau segar (tt kondisi badan): pd hari ini kondisi badan saya kurang --; (3) nikmat atau menyenangkan (tt perasaan, suasana, dsb); nyaman: setelah mandi dng air hangat, badan terasa --; (4) cak pulas; lelap (tt tidur): pd malam itu, tidurnya -- sekali
encang en.cang [v] , meng.en.cang v menginjak secara tidak sengaja: ia ~ pecahan beling hingga kakinya luka [v] , meng.en.cang v memukul sesuatu dng keras: dia ~ pintu itu hingga hancur berantakan
endal en.dal , meng.en.dal v (1) memasukkan banyak-banyak sampai padat; mengasak; menjejal: ia ~ daun-daun kering ke dl karung; (2) menganjal; memantul; melenting
endap en.dap , en.dap-en.dap n sesuatu yg bercampur dng air atau cairan lainnya yg turun ke bawah dan tertimbun di dasar: agar air selokan mengalir dng lancar ~ nya harus diangkat , meng.en.dap v membungkuk (menyeluduk dsb) supaya tidak kelihatan; menyembunyikan diri (dng maksud hendak mengintai, menyerang, dsb): ketika dilihatnya ada orang berjalan, segeralah pencuri itu ~ di rumpun tebu
endapan radioaktif en.dap.an radioaktif jatuhan partikel radioaktif ke permukaan bumi, baik partikel radioaktif yg sudah ada maupun partikel yg ditimbulkan oleh letusan nuklir
endometriosis en.do.met.ri.o.sis [n Dok] keadaan patologis terdapatnya jaringan selaput lendir rahim di luar rongga uterus
endomiksis en.do.mik.sis [n Zool] peristiwa penyusunan kembali inti sel secara berkala tanpa adanya konjugasi terlebih dahulu, spt yg terjadi pd protozoa
endomiokarditis en.do.mio.kar.di.tis [n] radang pd endokardia dan miokardia
endoterm en.do.term [n] binatang yg mempunyai suhu badan yg tinggi dan tetap serta tidak terpengaruh oleh suhu udara lingkungannya
endus en.dus [Jk v] meng.en.dus v (1) mencium (bau): kami ~ bau yg tidak enak; (2) ki mulai mengetahui (sadar dsb): polisi sudah ~ jejak pencuri itu
energi bersih sejumlah energi yg terkandung dl cadangan tubuh atau dl hasil produksi, msl lemak badan, protein tubuh, air susu, telur, wol, atau tenaga
energi potensial energi yg ada pd suatu benda krn letak benda itu dl medan gaya
engah [Jk a] tahu (sadar atau mengerti): dia baru -- bahwa dompetnya telah dicopet orang , engah-engah n napas yg mengembus keras-keras (spt napas orang yg baru berlari cepat) , ter.per.e.ngah a terdiam krn kaget, takut, dan bingung; termangu-mangu
enggang eng.gang [n] burung besar anggota suku Bucerotidae, di atas paruhnya yg besar terdapat tonjolan menyerupai cula, makanannya buah-buahan, terutama buah beringin, juga serangga, kadal, cecak, ular, tikus, kelelawar; rangkok; Buceras rhinoceros
enggang papan burung anggota suku Bucerotidae yg mempunyai ukuran badan paling besar di antara anggota sukunya, paruhnya panjang membengkok ke bawah; Buceros bicornis
engget eng.get [v] , meng.eng.get v mengambil buah-buahan, daun pisang, dsb dng galah yg diberi pisau pd ujungnya (mata pisau menghadap ke bawah)
ensefalitis en.se.fa.li.tis [n] /EnsEfalitis/ n Dok radang otak dng gejala khas, spt koma, demam, kejang
ensefalitogen en.se.fa.li.to.gen [a Dok] hal atau cara yg menyebabkan radang otak
ensefalomielitis en.se.fa.lo.mi.e.li.tis [n Dok] radang otak dan sumsum tulang belakang yg tersebar di beberapa tempat
entas en.tas [v] , meng.en.tas v mengangkat (dr suatu tempat ke tempat lain): ~ sayuran yg sedang direbus; (2) mengeluarkan dr lingkungan cairan; (3) ki menyadarkan; memperbaiki nasib: pemerintah berupaya ~ mereka yg terjerumus ke lembah kenistaan
enteritis en.te.ri.tis [n] (1) Dok radang usus; (2) Tern penyakit hewan dng gejala radang pd usus
entong en.tong [n] (1) anak laki-laki; (2) panggilan kpd anak laki-laki; (3) buyung
entozoik en.to.zo.ik [n] keadaan atau cara hidup di dl tubuh binatang lain (spt ameba yg hidup di dl tubuh binatang atau manusia)
entrepot en.tre.pot [n] tempat penimbunan barang yg belum; diketahui tujuannya dan berada di bawah pengawasan duane krn mungkin pengimpornya tidak membayar bea masuk sebagaimana mestinya
enyak [v] meng.e.nyak v (1) menginjak (menekan, mengentak, dsb) kuat-kuat; (2) memadatkan (tanah) dng menginjak kuat-kuat; (3) merebahkan, menjatuhkan badan untuk duduk, tidur
enzootik en.zo.o.tik [a Dok] tetap beradanya penyakit atau penyebab penyakit dl populasi binatang atau lingkungan geografis tertentu
eolit eo.lit [n] pecahan batu yg digunakan sbg alat oleh manusia pd masa paleolitik awal
epigastrium epi.gas.tri.um [n] (1) Dok bagian perut sebelah atas, di antara ujung tulang dada dan pusat; (2) cak ulu hati
epigram epi.gram [n Sas] (1) syair atau ungkapan pendek yg mengandung gagasan atau peristiwa yg diakhiri dng pernyataan menarik dan biasanya merupakan sindiran; (2) peribahasa yg padat dan penuh kearifan dan sering mengandung paradoks
epikotil epi.ko.til [n Bio] bagian batang embrio atau kecambah yg berada di atas kotiledon
epinasti epi.nas.ti [n Bio] keadaan pertumbuhan permukaan atas daun yg lebih cepat dp permukaan bawah sehingga daun itu melekuk ke bawah
episentrum epi.sen.trum [n] titik pd permukaan bumi yg terletak tegak lurus di atas pusat gempa yg ada di dalam bumi
episkopat epis.ko.pat [n Kat] (1) jabatan atau kedudukan uskup; (2) daerah yg berada di bawah bimbingan seorang uskup; keuskupan
epitelioma epi.te.li.o.ma [n Dok] tumor yg berasal dr epitel, biasanya berupa kanker kulit, kadang-kadang kanker selaput lendir
erat [a] (1) kuat sehingga tidak mudah lepas (tt ikatan, pegangan): pegangannya -- sekali sehingga sukar dilepaskan; (2) teguh (tt janji, pertalian): telah diadakan perjanjian yg -- antara kedua negara itu; (3) karib benar (tt persahabatan): kedua perantau itu telah menjalin persahabatan yg --
ereksi erek.si [n Dok] keadaan tegang krn terisi darah ketika timbul nafsu berahi, terjadi pd penis dan klitoris yg terdiri atas jaringan yg mengandung banyak pembuluh darah
ereng gendeng hal-hal yg menyalahi adat (tidak patut dsb)
erotisisme ero.ti.sis.me [n] (1) keadaan bangkitnya nafsu berahi; (2) keinginan akan nafsu seks secara terus-menerus
erupsi erup.si [n] (1) Geo letusan gunung api; (2) Geo semburan sumber minyak dan uap panas; (3) Dok kelainan pd kulit yg timbul secara cepat dan mendadak
esa hilang dua terbilang [pb] mati atau hidup dng kemuliaan, tidak ada pilihan lain; apabila seorang pemimpin mati, segera akan tampil beberapa orang penggantinya
eselon ese.lon [n] (1) Mil formasi bertingkat-tingkat dr pasukan, armada laut, dsb; (2) Man formasi dl struktur organisasi; jenjang kepangkatan
esensial esen.si.al [a] perlu sekali; mendasar; hakiki: gerak badan, udara segar, dan makanan bergizi adalah sesuatu yg -- untuk pemeliharaan kesehatan badan
esensialitas esen.si.a.li.tas [n] keadaan atau sifat esensial
eskalasi es.ka.la.si [n] kenaikan; pertambahan (volume, jumlah, dsb): para kontraktor menghendaki adanya -- thd biaya proyek yg sedang dikerjakan
eskalator es.ka.la.tor [n] tangga dng anak-anak tangga yg bergerak naik atau turun, merupakan bagian dr rangkaian rantai angkut tidak berujung yg bergerak terus-menerus dng motor listrik, biasanya diperlengkapi dng pegangan yg turut bergerak (terdapat di hotel-hotel besar, toko serba ada, stasiun, bandar udara); tangga berjalan
estetika es.te.ti.ka [n] (1) cabang filsafat yg menelaah dan membahas tt seni dan keindahan serta tanggapan manusia terhadapnya; (2) kepekaan thd seni dan keindahan
estuari es.tu.a.ri [n Geo] (1) perairan pantai setengah tertutup tempat air laut bertemu dng air tawar; (2) muara sungai berbentuk corong yg melebar ke arah laut krn pengaruh pasang; (3) perairan terlindung yg kemasinannya berbeda dng jelas apabila dibandingkan dng kemasinan air laut, beberapa di antaranya mempunyai kemasinan tinggi (estuari negatif), yg ditandai dng fluktuasi kemasinan dibandingkan dng air payau atau danau asin yg mempunyai kadar garam tetap
etiket eti.ket [n] carik kertas yg ditempelkan pd kemasan barang (dagangan) yg memuat keterangan (msl nama, sifat, isi, asal) mengenai barang tsb [n] tata cara (adat sopan santun, dsb) dl masyarakat beradab dl memelihara hubungan baik antara sesama manusianya
etimon eti.mon [n Ling] bentuk yg menurunkan bentuk dl beberapa bahasa turunan (msl vayeg adalah etimon dr kata Toba aek, Jawa we, Melayu air, Fiji wai)
etnik et.nik [a Antr] bertalian dng kelompok sosial dl sistem sosial atau kebudayaan yg mempunyai arti atau kedudukan tertentu krn keturunan, adat, agama, bahasa, dsb; etnis
etnobotani et.no.bo.ta.ni [n] ilmu botani mengenai pemanfaatan tumbuh-tumbuhan dl keperluan kehidupan sehari-hari dan adat suku bangsa
etos kebudayaan sifat, nilai, dan adat-istiadat khas yg memberi watak kpd kebudayaan suatu golongan sosial dl masyarakat
eurihalin eu.ri.ha.lin [a] dapat hidup dl perairan yg mengandung kadar garam berbagai tingkat
fa [n] nama huruf ke-20 abjad Arab [n Mus] nada ke-4 pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 4
fadihat fa.di.hat [kl n] kejelekan; keaiban; kenistaan: nama isi istana Syah Alam pun tiada --
fadilat fa.di.lat [kl n] (1) kemuliaan; keluhuran: umat Islam disunatkan berdoa memohonkan -- untuk Nabi Muhammad; (2) keutamaan dl ibadah, amal, dsb: banyak hadis menguraikan -- puasa
fafa fa.fa [n Huk] tanah milik masyarakat menurut hukum adat (di daerah Aru); tanah ulayat
fajar senja astronomi [Met] (1) fajar pd waktu pagi hari yg dimulai sejak pusat bulatan matahari berada pd posisi 18o di bawah ufuk sampai pd saat matahari terbit; (2) fajar pd waktu senja hari yg dimulai sejak matahari terbenam sampai pusat bulatan matahari berada pd 18o di bawah ufuk
fajar senja nyata [Met] (1) fajar pd waktu pagi hari yg dimulai pd saat pusat bulatan matahari berada pd posisi 6o di bawah ufuk sampai pada saat matahari terbit; (2) fajar pd waktu senja hari yg dimulai pd waktu matahari terbenam sampai pusat bulatan matahari berada pd 6o di bawah horizon
faksi fak.si [n Pol] kelompok di dl suatu partai politik, yg umumnya anggotanya para politisi yg mencoba menonjolkan diri dng cara-cara oportunistis atau dng cara mendorong perpecahan di dl partai politiknya, bahkan di dl negara secara keseluruhan
fakta fak.ta [n] hal (keadaan, peristiwa) yg merupakan kenyataan; sesuatu yg benar-benar ada atau terjadi
faktitius fak.ti.ti.us [n] yg sengaja dibuat atau diadakan dan tidak asli; buatan; rekaan
faktor fak.tor [n] (1) hal (keadaan, peristiwa) yg ikut menyebabkan (mempengaruhi) terjadinya sesuatu: untuk menjadi atlet yg tangguh, kemampuan fisik, ketahanan mental, dan semangat juang merupakan -- yg sangat menentukan; (2) Mat bilangan (atau bangun) yg merupakan bagian hasil perbanyakan: 2, 3, dan 5 ialah -- dr 30; a2 -- b2 adalah hasil perbanyakan dr dua -- , yaitu (a -- b) dan (a + b)
faktor kebetulan faktor yg tidak terduga yg dapat mempengaruhi hasil penelitian krn selisih antara keadaan sampel dan keadaan populasi yg sebenarnya
fakultas fa.kul.tas [n] bagian perguruan tinggi tempat mempelajari suatu bidang ilmu yg terdiri atas beberapa jurusan: ada lima -- di universitas ini
falak fa.lak [n] (1) lengkung langit; lingkaran langit; cakrawala; (2) pengetahuan mengenai keadaan (peredaran, perhitungan, dsb) bintang-bintang; ilmu perbintangan; astronomi
fana fa.na [a] dapat rusak (hilang, mati); tidak kekal: segala yg ada di dunia -- belaka
fanatik fa.na.tik [a] teramat kuat kepercayaan (keyakinan) thd ajaran (politik, agama, dsb): tokoh partai itu berada di tengah-tengah pengikutnya yg --
faringitis fa.ri.ngi.tis [n Dok] radang pangkal kerongkongan
farmakope far.ma.ko.pe [n Far] buku standar obat yg dikeluarkan oleh badan resmi pemerintah yg menguraikan bahan obat-obatan, bahan kimia dl obat dan sifatnya, khasiat obat dan dosis yg dilazimkan
fase fa.se [n] tingkatan masa (perubahan, perkembangan, dsb): -- demi -- dl perjuangan kemerdekaan selalu kita hadapi dng ketabahan; tiap -- perkembangan manusia dianggap sbg suatu peralihan
fasilitas sosial fasilitas yg disediakan oleh pemerintah atau swasta untuk masyarakat, spt sekolah, klinik, dan tempat ibadah
federasi fe.de.ra.si [n] (1) gabungan beberapa perhimpunan yg bekerja sama dan seakan-akan merupakan satu badan, tetapi tetap berdiri sendiri: Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia tergabung dl -- bulu tangkis internasional; (2) Pol gabungan beberapa negara bagian yg dikoordinasi oleh pemerintah pusat yg mengurus hal-hal mengenai kepentingan nasional seluruhnya (spt keuangan, urusan luar negeri, dan pertahanan)
fenomena fe.no.me.na [n] (1) hal-hal yg dapat disaksikan dng pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah (spt fenomena alam); gejala: gerhana adalah salah satu -- ilmu pengetahuan; (2) sesuatu yg luar biasa; keajaiban: sementara masyarakat tidak percaya akan adanya pemimpin yg berwibawa, tokoh itu merupakan -- tersendiri; (3) fakta; kenyataan: peristiwa itu merupakan -- sejarah yg tidak dapat diabaikan
fenomenalisme fe.no.me.nal.is.me [n] teori yg menyatakan bahwa semua pengetahuan adalah fenomena dan semua yg ada itu adalah fenomenal
fenomenologi fe.no.me.no.lo.gi [n] ilmu tt perkembangan kesadaran dan pengenalan diri manusia sbg ilmu yg mendahului ilmu filsafat atau bagian dr filsafat
fenosis fe.no.sis [n] (1) penyakit penis yg ditandai dng menggelembungnya penis; (2) kulit penis dl keadaan melekat pd bagian kepala penis sehingga menutup lubang air seni dan membuat sulit buang air kecil
feromagnetik fe.ro.mag.ne.tik [Fis] (1) n medan magnet yg disebabkan oleh adanya besi bermagnet yg tidak bersangkut paut dng arus listrik; (2) a berkaitan dng medan magnet yg disebabkan oleh adanya besi bermagnet
feromagnetisme fe.ro.mag.net.is.me [n Fis] perihal medan magnet atau timbulnya kemagnetan yg disebabkan oleh adanya besi bermagnet yg tidak bersangkut paut dng arus listrik
fibrokistik fib.ro.kis.tik [a Dok] adanya atau berkembangnya jaringan berserabut dan kista
fiksi fik.si [n] (1) Sas cerita rekaan (roman, novel, dsb); (2) rekaan; khayalan; tidak berdasarkan kenyataan: nama Menak Moncer adalah nama tokoh -- , bukan tokoh sejarah; (3) pernyataan yg hanya berdasarkan khayalan atau pikiran
fiktif fik.tif [a] bersifat fiksi; hanya terdapat dl khayalan: cerita "Pengantin Kali Ciliwung" ini adalah cerita -- belaka; bulan ini ia terpaksa membuat laporan -- kegiatan yg dikelolanya
filsafat fil.sa.fat [n] (1) pengetahuan dan penyelidikan dng akal budi mengenai hakikat segala yg ada, sebab, asal, dan hukumnya; (2) teori yg mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan; (3) ilmu yg berintikan logika, estetika, metafisika, dan epistemologi; (4) falsafah
fimbria fim.bria [n] saluran indung telur tempat pembuahan terjadi: masalah yg dihadapi metode bayi tabung adalah kesulitan menyamai sifat alami -- dan rahim
firasat fi.ra.sat [n] (1) keadaan yg dirasakan (diketahui) akan terjadi sesudah melihat gelagat: rupanya dia sudah mendapat -- bahwa tidak lama lagi polisi akan membekuknya; (2) kecakapan mengetahui (meramalkan) sesuatu dng melihat keadaan (muka dsb): menurut -- ku, ia adalah orang yg bijaksana; (3) pengetahuan tt tanda-tanda pd badan (tangan dsb) untuk mengetahui tabiat (untung malang dsb) orang: setengah orang percaya benar kpd ilmu --; (4) keadaan muka (mata, bibir, dsb) yg dihubung-hubungkan dng tabiat orangnya (untuk mengetahui tabiat orang): menilik -- nya orang itu keras hati sebab rambutnya tebal dan kaku
firauniah fir.aun.iah [a] berhubungan dng sifat-sifat kekufuran, kesombongan, keabsolutan, dan kebiadaban Raja Firaun
firdaus fir.da.us [n] (1) taman kesenangan (surga) tempat Adam dan Hawa berdiam sebelum diturunkan ke bumi; (2) surga
firkah fir.kah [n] (1) kelompok; (2) bagian yg terpisah dr kesatuan; pecahan
firma fir.ma [n] perserikatan dagang yg didirikan untuk menjalankan usaha dagang bersama di bawah satu nama yg setiap pesertanya turut bertanggung jawab: perserikatan dagang ada yg berbentuk -- dan ada pula yg berbentuk perseroan
firn [n Geo] salju yg telah membutir dan padat krn berbagai proses pencairan dan pembekuan ulang serta sublimasi
fisik fi.sik [n] jasmani; badan: seorang karateka harus terlatih, baik -- maupun mentalnya; -- nya sangat lelah, tetapi semangatnya tetap membara; (2) a jasmaniah; badaniah
fisis fi.sis [a] berhubungan dng badan atau jasmani; ragawi
fit [a] keadaan berdaya tahan bagi tubuh untuk melakukan aktivitas fisik: pemain bulu tangkis kita cukup -- untuk bertanding di kejuaraan internasional kali ini
fitnah fit.nah [n] perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yg disebarkan dng maksud menjelekkan orang (spt menodai nama baik, merugikan kehormatan orang): -- adalah perbuatan yg tidak terpuji
fitotron fi.tot.ron [n Bio] rumah kaca atau laboratorium untuk pembudidayaan tumbuhan secara besar-besaran dl keadaan serba terkontrol
fitrah fit.rah [n] sifat asal; kesucian; bakat; pembawaan [n Isl] sedekah wajib berupa bahan makanan pokok (beras, gandum, dsb) yg harus diberikan pd akhir bulan Ramadan (malam sebelum satu Syawal sampai sebelum dimulai salat Idulfitri); zakat fitrah
flotasi flo.ta.si [n] cara untuk memisahkan campuran zat padat dng air berdasarkan perbedaan daya pembasahan atau daya penyerapan air (partikel yg mendapat pembasahan lebih besar akan tenggelam atau mengendap, sedangkan yg daya pembasahannya kecil akan mengapung sbg busa)
fluktuasi fluk.tu.a.si [n] (1) Ek gejala yg menunjukkan turun-naiknya harga; keadaan turun-naik harga dsb; perubahan (harga tsb) krn pengaruh permintaan dan penawaran; (2) ketidaktetapan; kegoncangan: peperangan itu mengakibatkan -- nilai saham minyak di pasaran internasional
fobia fo.bia [n] ketakutan yg sangat berlebihan thd benda atau keadaan tertentu yg dapat menghambat kehidupan penderitanya
fokus fo.kus [n] (1) Fis titik atau daerah kecil tempat berkas cahaya mengumpul atau menyebar setelah berkas cahaya itu menimpa sebuah cermin atau lensa, berkas cahaya yg datang berada dl keadaan paralel dng sumbu cermin atau lensa itu; titik api: tempatkan objek itu dl -- kalau menginginkan hasil pemotretan yg bagus; (2) pusat: -- perhatian dunia internasional tertuju ke kejuaraan sepak bola dunia di Prancis; (3) Ling (a) unsur yg menonjolkan suatu bagian kalimat sehingga perhatian pendengar (pembaca) tertarik pd bagian itu; (b) ciri predikat verbal yg menentukan hubungan semantis predikat verbal itu dng subjek, biasanya ditandai oleh afiks verbal
folikel fo.li.kel [n] kantong kelenjar yg kecil dan sempit (msl pd rambut) [n Bot] buah kering berbiji banyak yg pecah pd satu sisinya untuk melepaskan biji
folklor folk.lor [n] (1) adat-istiadat tradisional dan cerita rakyat yg diwariskan secara turun-temurun, tetapi tidak dibukukan; (2) ilmu adat-istiadat tradisional dan cerita rakyat yg tidak dibukukan
fonem fo.nem [n Ling] satuan bunyi terkecil yg mampu menunjukkan kontras makna (msl /h/ adalah fonem krn membedakan makna kata harus dan arus, /b/ dan /p/ adalah dua fonem yg berbeda krn bara dan para beda maknanya
fonem suprasegmental satuan bunyi yg berupa tekanan, nada, atau jeda yg fonemis
forensik fo.ren.sik [n] (1) cabang ilmu kedokteran yg berhubungan dng penerapan fakta-fakta medis pd masalah-masalah hukum; (2) ilmu bedah yg berkaitan dng penentuan identitas mayat seseorang yg ada kaitannya dng kehakiman dan peradilan: polisi belum bisa menjelaskan identitas korban krn masih menunggu hasil pemeriksaan yg diselidiki oleh tim --
formal for.mal [a] (1) sesuai dng peraturan yg sah; menurut adat kebiasaan yg berlaku: permohonan itu harus diajukan secara -- , tidak cukup dng telepon; (2) resmi: pendidikan -- yg ditempuhnya hanya sekolah teknik menengah
formalitas for.ma.li.tas [n] (1) bentuk (peraturan, tata cara, prosedur, kebiasaan) yg berlaku: tanpa -- dia langsung menerima kedatangan istri camat yg mendapat musibah itu; (2) sekadar mengikuti tata cara; basa-basi: penyambutan itu hanya --
formatur for.ma.tur [n] orang(-orang) yg ditugasi membentuk suatu badan (kabinet, pengurus, organisasi, dsb): ia ditunjuk sbg anggota -- untuk menyusun pengurus koperasi yg baru
forte for.te [a Mus] kuat; keras (tt musik): musik itu dimainkan dng halus dl nada-nada piano dan kemudian berubah dl entakan -- yg sangat serasi
forum fo.rum [n] (1) lembaga atau badan; wadah: kita perlu membentuk suatu -- tempat membicarakan kepentingan bersama; (2) sidang: kedua perkara itu akan dibawa ke depan -- terbuka; (3) tempat pertemuan untuk bertukar pikiran secara bebas: -- itu sering dimanfaatkan untuk diskusi ilmiah
fotokonduktivitas fo.to.kon.duk.ti.vi.tas [n Fis] pertambahan konduktivitas (keterhantaran) listrik pd banyak zat padat nonmetal apabila disinari cahaya
fotokonduktor fo.to.kon.duk.tor [n Fis] zat padat nonmetal yg konduktivitasnya bertambah apabila disinari cahaya (gelombang elektromagnetik)
fragmen frag.men [n] (1) cuplikan atau petikan (sebuah cerita, lakon, dsb): kami mementaskan suatu -- cerita Damarwulan; (2) bagian atau pecahan sesuatu
fragmentaris frag.men.ta.ris [a] bersifat fragmen; berupa bagian-bagian (bukan suatu keutuhan): ia segera menarik kesimpulan bahwa fosil itu dl keadaan --
fraktur frak.tur [n] keretakan atau keadaan patah (tt tulang dsb)
fraktus frak.tus [n Met] awan yg berbentuk tidak teratur, yaitu dl bentuk pecahan awan yg di sana-sini tampak jelas
freatofit fre.a.to.fit [n] (1) Tan tanaman dng perakaran yg mengambil airnya dr muka air tanah atau dr lapisan tanah yg ada tepat di atas bongkaran itu; (2) Bio tumbuhan yg terdapat pd waduk air, msl eceng gondok
friksi frik.si [n] (1) pergeseran yg menimbulkan perbedaan pendapat; (2) perpecahan
frontal fron.tal [a] secara terbuka (berhadap-hadapan): serangan -- itu tidak menguntungkan pihak kita
fuli fu.li [n] kulit pembungkus biji pala: ekspor tsb meliputi lada, kayu manis, pala, dan --;
fumigan tanah [Tan] fumigan yg dapat digunakan untuk memberantas hama atau penyakit tanaman yg berada di dl tanah
fungsi fung.si [n] (1) jabatan (pekerjaan) yg dilakukan: jika ketua tidak ada, wakil ketua melakukan -- ketua; (2) faal (kerja suatu bagian tubuh): -- jantung ialah memompa dan mengalirkan darah; (3) Mat besaran yg berhubungan, jika besaran yg satu berubah, besaran yg lain juga berubah; (4) kegunaan suatu hal; (5) Ling peran sebuah unsur bahasa dl satuan sintaksis yg lebih luas (spt nomina berfungsi sbg subjek)
fungsi fatis [Ling] penggunaan bahasa untuk mengadakan atau memelihara kontak antara pembicara dan pendengar
fungsional fung.si.o.nal [a] (1) berdasarkan jabatan; (2) dilihat dr segi fungsi: kedua kata itu secara -- sepadan
fusi fu.si [n] (1) Fis penggabungan dua nukleus (inti) atom yg ringan untuk membentuk sebuah nukleus yg lebih berat sambil melepaskan sedikit dr energi (tenaga) ikatnya; (2) gabungan; peleburan; koalisi (tt partai, perusahaan, dsb): kedua perusahaan itu telah bersetuju untuk mengadakan --
G [n] (1) huruf ke-7 abjad Indonesia; (2) Mus nada ke-5 dl tangga nada C mayor
gabungan ga.bung.an [n] (1) ikatan; berkas: ~ kacang panjang ini kecil- kecil; ~ surat berharga itu harus disimpan baik-baik; (2) beberapa macam barang yg dijual atau dibeli; seperangkat (tidak satu-satu): gelas, piring, dan mangkuk ini dijual ~; (3) himpunan atau perserikatan yg terjadi atas beberapa perkumpulan: ~ mahasiswa itu mengadakan gotong royong membersihkan kampung; (4) campuran dua zat atau lebih, membentuk sebuah zat baru; (5) reaksi kimia pd dua unsur yg bersatu dan membentuk senyawa biner atau senyawa biner bergabung dan membentuk senyawa kompleks
gacok ga.cok [n cak] orang yg mengikuti ujian atas nama orang lain dng mendapatkan bayaran; joki: di antara -- itu ada yg sarjana
gaga ga.ga [n] ladang padi; huma
gaga rancah [Tan] sistem bercocok tanam dng biji padi yg langsung ditebarkan di ladang yg paling tepat bagi sawah tadah hujan atau tegal
gagah ga.gah [a] (1) kuat; bertenaga: orang itu masih -- meskipun usianya sudah lanjut; (2) besar dan tegap serta kuat (tt badan); (3) tampak mulia; megah: naik mobil dianggap lebih -- dp naik bus kota
gagah perkasa gagah berani; tegap kuat (tt badan)
gagak ga.gak [n] burung yg berbulu hitam, bentuk badannya besar, pemakan bangkai, dan suaranya keras; Carvus macrorhynchos
gairah gai.rah [n] keinginan (hasrat, keberanian) yg kuat: -- hatinya untuk menjadi dokter tiada terperikan
gajah ga.jah [n] (1) binatang menyusui berbelalai, bergading, berkaki besar, berkulit tebal, berbulu abu-abu (ada juga yg putih), berdaun telinga lebar, dan hidupnya menggerombol di hutan (terdapat di Asia dan Afrika); Elephas maximus; (2) nama buah catur yg jalannya selalu menyerong (disebut juga menteri); (3) ki segala sesuatu yg berukuran besar: anak itu menangkap kupu-kupu --
galaksi eliptis galaksi yg berbentuk lonjong, kadang-kadang bintang berkelompok lebih padat dekat pusatnya sehingga merupakan bentuk piring terbang
galaktosa ga.lak.to.sa [n Kim] gula sederhana, karbohidrat yg kadangkala terdapat secara alami di dl susu, otak, dan tumbuhan
galaktosemia ga.lak.to.se.mia [n] kondisi yg ditandai oleh adanya kumpulan galaktosa di dl aliran darah, diduga ada asosiasinya dng keterbelakangan mental
galang ga.lang [n] barang yg dipasang melintang (spt bantal, penyangga, ganjal, landasan dr kayu, balok); kayu dsb penunjang atau penopang supaya tinggi atau supaya tidak rebah; kalang , meng.ga.lang v melintang: jika tiada aral ~ , kami akan datang besok [n] ga.lang.an n pematang sawah; galeng
galias ga.li.as [n] kapal perang kuno yg agak besar bergeladak satu dan bertiang tiga, digerakkan dng layar dan dayung
galur ga.lur [n] (1) lekuk memanjang; alur; (2) garis keturunan; susur galur; (3) Tern sekelompok ternak dl satu bangsa yg mempunyai ciri khas yg terdapat pd ternak lain dl bangsa yg sama; (4) Tern ciri khas yg terdapat pd sekelompok ternak dl satu bangsa yg ada pd ternak lain dl bangsa yg sama
gambar sorot gambar hidup; (2) perkakas untuk mengadakan gambar bayangan dr potret negatif
gambut endapan gambut yg terbentuk dr sisa tumbuhan air, gulma kolam, butir sari, plankton, bersifat amat koloidal, padat, dan kenyal
gampang gam.pang [a] (1) mudah; tidak sukar: berbicara itu -- , yg sukar adalah mengerjakannya; (2) enteng; remeh; sepele: itu adalah persoalan -- , tidak perlu kita bicarakan sekarang
ganda gan.da [n] (1) (tt hitungan) kali; lipat: dua --; (2) berbayang (seakan-akan ada dua): dng teknik pemotretan tertentu kita dapat menghasilkan gambar --; (3) berpasangan (terdiri atas dua); berpasangan dua-dua (dl bulu tangkis, tenis, dsb): pemain -- [n] bau [a] (1) berani melawan (meskipun tidak seimbang); (2) sanggup mengerjakan sesuatu dng tenaga yg lebih sedikit (meremehkan)
gandasuli gan.da.su.li [n] tumbuhan yg berbunga putih atau kekuning- kuningan dan berbau harum, daunnya bulat panjang, agak kaku dan duduk saling berhadapan, berbunga pd ujung batang, ditanam sbg tumbuhan hias; kembang laras; Hedychium coronarium
gandeng renteng saling bergandengan; (2) ki selalu bersama (dl setiap kegiatan): kedua saudara itu selalu -- renteng yg mencerminkan adanya kerukunan
gandengan gan.deng.an [n] (1) barang yg digandeng; hasil menggandeng; (2) gerobak atau kereta (yg digandengkan pd truk atau mobil): truk saya tidak ada ~ nya
gandrung gan.drung [a] (1) sangat rindu (kasih) akan; tergila-gila krn asmara; (2) sangat ingin (mendambakan): kita -- akan adanya perpustakaan di tiap-tiap sekolah [n] tumbuhan yg buahnya spt enjelai; Andropogon sorghum
gandu gan.du [n] pohon yg buahnya berbentuk bundar dan berwarna hitam, biasa dipakai untuk bermain lecek; Entada phascoloides
ganggu gang.gu [v] , meng.gang.gu v (1) menggoda; mengusik: pemuda itu suka ~ gadis yg lewat; (2) merintangi; menyebabkan tidak berjalan sebagaimana mestinya (tt keadaan umum, kesehatan badan, dsb): pawai yg tidak teratur dapat ~ kelancaran lalu lintas; asap knalpot dapat ~ kesehatan badan; (3) merisaukan (tt hati, pikiran): kepergian gadis itu telah ~ hatinya; (4) merusak suasana: kehadirannya yg tidak diharapkan itu telah ~ pertemuan yg semula penuh tawa riang; (5) mendatangkan kekacauan (kerusuhan dsb): gerombolan penjahat itu sering ~ keamanan kota
ganglion gang.li.on [n Anat] kumpulan badan sel saraf di luar atau di dl sistem saraf sentral; simpul saraf
gangsar gang.sar [a] lancar; tidak ada halangan: mudah-mudahan dia -- dl menuntut ilmu
ganjalan gan.jal.an [n] (1) benda yg dipakai untuk mengganjal; pengganjal; (2) ki yg mengganggu pikiran dsb: mereka tidak mungkin dapat berbaik lagi krn ada ~ batin di antara keduanya
ganjil gan.jil [a] gasal; tidak genap: lima adalah bilangan yg -- [a] lain dp yg lain; tidak sebagaimana biasa; aneh; ajaib: bagi saya tidak ada yg -- , semuanya biasa saja; tingkah lakunya sangat --
ganti gan.ti [n] sesuatu yg menjadi penukar yg tidak ada atau hilang, spt sulih, pampas: santan ini dapat dipakai akan -- susu; (2) n orang yg menggantikan pekerjaan, jabatan, dsb; wakil; pengganti: lurah yg meninggal itu belum ada -- nya; akulah -- ayahmu; (3) v cak berganti; bertukar; berpindah: -- kereta (api)
gara-gara ga.ra-ga.ra [n] (1) peristiwa yg menggemparkan; kegemparan; kerusuhan; keributan: perkara itu akan dapat menimbulkan -- dl masyarakat; (2) sebab; lantaran (sesuatu yg menjadi penyebab): -- uang lima puluh rupiah, dia dihukum; (3)pertanda: banyaknya binatang buas turun dr gunung adalah -- gunung itu akan meletus
garindin ga.rin.din [Mk n] penyakit kuda yg dapat menyebabkan badan kuda menggigil
garing ga.ring [a] keras dan kering (spt roti biskuit); kering [n] ikan air tawar yg badannya bulat panjang dan sisiknya besar-besar; ikan semah [n] keranjang (terbuat dr rotan)
garis belakang barisan orang yg ada di belakang medan juang (yg tidak langsung terlibat dl pertempuran); (2) Olr pemain belakang dl permainan sepak bola
garis benaman [Lay] garis khayal pd lambung kapal yg terletak 3 inci (76 mm) di bawah dan sejajar dng geladak kapal
garis depan daerah pertahanan yg langsung berhadapan dng musuh (dl pertempuran); (2) barisan yg di depan sekali
garis ingsut angin [Hid] jalur sempit tempat berubahnya arah angin secara mendadak
garis lintang [Geo] garis khayal yg melingkari bumi, sejajar dng garis khatulistiwa, baik yg ada di selatan (garis lintang selatan) maupun di sebelah utara (garis lintang utara), penting untuk mengetahui keadaan iklim dan letak geografis suatu tempat; garis paralel
garis roi garis yg menentukan batas jalan umum atau batas tanah yg di atasnya dapat atau tidak dapat didirikan bangunan; garis cadang; sempadan
garpu tala alat untuk menyelaraskan nada
garuda ga.ru.da [n] (1) burung besar pemakan daging yg menyerupai elang dan mempunyai kekuatan terbang yg luar biasa (yg sudah punah, dan sekarang hanya dl dongeng); (2) lambang negara Indonesia (berupa gambar burung garuda dng bulu sayap berjumlah 17, bulu ekor 8, bulu leher 45, cakar mencengkeram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, dan berperisai lambang Pancasila di dadanya); (3) cak nama perusahaan penerbangan negara Indonesia
garuk ga.ruk [v] , ber.ga.ruk-ga.ruk v (1) (sedang) mengukur-ngukur (kepala, badan yg gatal); (2) (sedang) mencakar-cakar (tanah dsb): aku terkejut, kukira ada apa, rupanya anjing ~ di tanah
gas [n] (1) zat ringan yg sifatnya spt udara (dl suhu biasa tidak menjadi cair); (2) uap dr bensin (bensol dsb); (3) Fis tingkat wujud zat yg molekul-molekulnya bergerak bebas sehingga seluruh massa cenderung mengembang dan menempati seluruh volume wadahnya; gas lamban; gas mulia
gas bumi semua jenis hidrokarbon berupa gas yg dihasilkan dr sumur, yg mencakup gas tambang basah, gas kering, gas pipa selubung, gas residu setelah ekstraksi hidrokarbon cair dan gas basah, dan gas nonhidrokarbon yg tercampur di dalamnya secara alamiah; (2) percampuran gas dan uap hidrokarbon yg terjadi secara alamiah, yg komponen terpentingnya adalah metana, etana, propana, butana, pentana, dan heksana
gasket gas.ket [n] suku cadang (onderdil) mobil untuk mencegah kebocoran-kebocoran
gastritis gas.tri.tis [n Dok] peradangan selaput lendir pd lambung
gastroenteritis gas.tro.en.te.ri.tis [n Dok] radang pd lambung dan usus
gawar-gawar ga.war-ga.war [n] tali dr rotan dsb yg diberi berumbai-rumbai daun nyiur dsb sbg tanda bahwa orang dilarang datang atau dilarang berjalan di situ (krn adanya penyakit menular dsb)
gawat ga.wat [a] (1) genting; berbahaya: dng beraksinya gerombolan bersenjata, situasi menjadi --; (2) kritis; mengkhawatirkan; dekat kpd kematian: penderita itu sangat -- keadaannya; (3) sulit; terancam: waktu itu kompi pasukan kami berada dl kedudukan paling --
gaya ga.ya [n] (1) kesanggupan untuk berbuat dsb; kekuatan: dia terbanting krn kalah -- dr lawannya; (2) kuat: negara yg -- dan jaya; (3) Fis (a) dorongan atau tarikan yg akan menggerakkan benda bebas (tak terikat); (b) besaran yg mempunyai besar dan arah tertentu; (c) suatu interaksi yg bila bekerja sendiri menyebabkan perubahan keadaan gerak benda; (d) kakas [n] sikap; gerakan: tangannya bergerak dng -- seakan-akan ia terlepas dr suatu bahaya; (2) n irama dan lagu (dl nyanyian, musik, dsb): lagu ini hampir sama -- nya dng lagu-lagu Barat; (3) n ragam (cara rupa, bentuk, dsb) yg khusus (mengenai tulisan, karangan, pemakaian bahasa, bangunan rumah, dsb): telah dibangun balai pertemuan dng -- joglo; (4) n cara melakukan gerakan dl olahraga (renang, lompat, dsb): -- permainannya cukup mengesankan; (5) n lagak lagu; tingkah laku: -- nya nyata dibuat-buat; (6) n sikap yg elok; gerak-gerik yg bagus: peragawati itu muncul dng -- yg memesona; (7) a cak elok; bergaya: biar tidak garang, asal lebih --
gaya bebas [Olr] gaya berenang, dilakukan dng badan telungkup dng tangan dan kaki melakukan tarikan dan tendangan di air
gaya ganti [Olr] gaya berenang yg secara bergantian menggunakan gaya dada, gaya punggung, dsb
gaya katak gaya dada
gayutan ga.yut.an [n] (1) tempat bergayut; tempat bergantung; sangkutan; gantungan; (2) sangkut paut: hal itu tidak ada ~ nya dng hal ini; (3) perihal (hasil) menggayut
gebok ge.bok [v] , meng.ge.bok v melempar dng bola (dl permainan kasti) ke badan musuh; melempar dng batu, tanah, dsb
gebos ge.bos [v] , meng.ge.bos v menghardik; membentak; menggertak [v] , meng.ge.bos v keluar asap (api, uap) dng mendadak: kebakaran di Jakarta banyak disebabkan oleh kompor yg ~
gebyur geb.yur [Jw v] , meng.geb.yur v menyiram (dng air dsb banyak-banyak dng menggunakan gayung, ember, dsb); guyur: ia ~ badannya dng air sumur yg ditimbanya
gedang ge.dang ? 1gadang
gedok ge.dok [n] , ge.dok.an n mesin penggiling padi yg digunakan untuk memisahkan beras pecah kulit dr gabah, terdiri atas ruang-ruang yg disusun secara zig-zag
gegala ge.ga.la [n] (1) gala; gala-gala; (2) residu berat yg hampir-hampir padat, yg tersisa setelah penyulingan ter arang batu atau terpentin
gegala petroleum aspal yg diperoleh dr hasil penyulingan minyak bumi hampir padat (dipergunakan untuk membuat jalan)
geiger gei.ger [n] alat untuk memeriksa ada tidaknya sinar radioaktif
gejala ge.ja.la [n] (1) perihal (keadaan, peristiwa, dsb) yg tidak biasa dan patut diperhatikan (ada kalanya menandakan akan terjadi sesuatu): ahli bahasa sebaiknya mencatat segala -- bahasa yg terdapat dl perkembangan bahasa Indonesia sekarang; (2) keadaan yg menjadi tanda-tanda akan timbulnya (terjadinya, berjangkitnya) sesuatu
gejolak matahari peningkatan intensitas, pemancaran proton, elektron, dan pancaran lain secara mendadak di dekat daerah noda matahari
gel [n Kim] larutan koloid setengah padat, terbentuk dr zat polimer yg tidak larut dl air, msl larutan pati dl air yg menyerupai lem
gelagap ge.la.gap, ge.la.gap.an [a] (1) dl keadaan sulit bernapas; mengap-mengap; (2) kebingungan (tidak tahu apa yg harus dibuat): krn salah menyapa orang, ia menjadi ~; (3) ki berkata terhenti-henti (krn gugup dsb); tergegap-gegap
gelagat ge.la.gat [n] (1) yg menjadi tanda atau alamat akan terjadinya suatu peristiwa: ada -- pemerintah akan menaikkan gaji pegawai; (2) gerak-gerik; tingkah laku: menilik -- nya anak-anak nakal itu akan membuat gara-gara lagi
gelang ge.lang [n] tumbuhan menjalar, batangnya berair, enak dimakan; Portulaca oleracea [a] , ter.ge.lang-ge.lang a gilang-gemilang [n] (1) barang yg berbentuk lingkaran atau cincin besar; (2) perhiasan (dr emas, perak, dsb) berbentuk lingkaran yg dipakai di lengan atau di kaki; (3) Bio sisa cadar dalam yg melingkari tangkai cendawan tertentu, tudungnya mekar
gelanggang samudra tempat pertandingan, pertunjukan, pameran, rekreasi, atau perlengkapan yg ada hubungannya dng laut
gelanting ge.lan.ting [v] , meng.ge.lan.ting v bergantung pd keadaan seakan-akan hendak lepas: kelelawar itu tidur ~ di atas pohon
gelap ge.lap [a] (1) tidak ada cahaya; kelam; tidak terang: -- benar kamarmu itu; (2) malam: hari sudah -- , ayo cepat tidur; (3) tidak atau belum jelas (tt perihal, perkara, dsb); samar: tt benar atau tidaknya soal yg dihebohkan itu, bagi saya masih --; (4) rahasia (tidak secara terang-terangan); tidak halal atau tidak sah; tidak menurut aturan (undang-undang, hukum) yg berlaku: perdagangan --
gelar ge.lar [n] (1) sebutan kehormatan, kebangsawanan, atau kesarjanaan yg biasanya ditambahkan pada nama orang spt raden, tengku, doktor, sarjana ekonomi; (2) nama tambahan sesudah nikah atau setelah tua (sbg kehormatan): ia diberi -- "Sutan" ; (3) sebutan (julukan) yg berhubungan dng keadaan atau tabiat orang; sebutan: krn gendut, ia mendapat -- si gendut; ia mendapat -- "Srikandi" dr kawan-kawannya [v] , -- wicara acara bincang-bincang di televisi atau radio yg dilakukan dl suatu panel yg terdiri atas beberapa tokoh dan dipandu oleh pembawa acara
gelas ge.las [n] (1) tempat untuk minum, berbentuk tabung terbuat dr kaca dsb; (2) kaca [n] bekal; persediaan; simpanan (menghadapi saat atau waktu susah)
gelas duga alat untuk melihat tinggi permukaan zat cair yg ada dl ketel tertutup atau terbuka dl bejana cadangan
gelatik ge.la.tik [n] (burung) pipit, bulunya berwarna abu-abu, berparuh merah, berbadan agak kecil; Munia oryzivora
geledang ge.le.dang , meng.ge.le.dang v mendepangkan tangan (spt hendak menahan atau menghadang orang lalu)
gelegata ge.le.ga.ta [n] (1) penyakit kulit yg menimbulkan rasa sangat gatal (terutama di sela-sela jari kaki); (2) bintil-bintil pd kulit (badan) krn kena jelatang, ulat bulu, dsb; (3) kerut-kerut pd kulit (krn kedinginan dsb)
gelemat ge.le.mat [n] geladak di haluan dan di buritan perahu
gelenyar ge.le.nyar , meng.ge.le.nyar a berasa sbg digigit atau rasa kesemutan (tt anggota badan)
geleta ge.le.ta [n] kendi atau buyung berleher panjang
geletak ge.le.tak /gelEtak/, meng.ge.le.tak v (1) menelentangkan (diri): krn lelah dan mengantuk, ia ~ begitu saja di pinggir jalan; (2) terkapar; terletak begitu saja: orang yg terserempet mobil itu masih ~ di tepi jalan, belum ada yg mengurusinya
geli geman berasa nyeri spt melihat orang yg kepalanya pecah atau terluka parah
gelinggang ge.ling.gang [n] tumbuhan perdu besar, tingginya mencapai 5 m, daunnya lonjong (bulat telur), biasa digunakan untuk obat kadas, berbuah polong; ketepeng; Cassia alata
gelintar ge.lin.tar , meng.ge.lin.tar v berkeliling spt mencari sesuatu: ada orang yg mencurigakan ~ di dekat rumahmu
gemang ge.mang [a] besar (tt barang yg bulat torak spt batang kayu) [a] gamang; takut; ngeri: jangan kau -- thd badai
gembrot gem.brot [Jk a] gemuk, tetapi tidak sintal (untuk badan dsb): badannya -- dan kurang sehat
gembur gem.bur [a] (1) berderai-derai tidak keras dan tidak padat (tt tanah); (2) lunak dan lembik (tidak padat): badannya -- krn ia sakit beri-beri
gemeresik ge.me.re.sik [v] berbunyi "kersik-kersik" spt bunyi sepatu orang berjalan di atas kersik kering atau batu kerikil: tiba-tiba ada suara -- lembut yg terdengar
gemetar ge.me.tar [a] bergetar anggota badan krn ketakutan (kedinginan dsb); menggigil krn ketakutan dsb
gempal gem.pal [a] padat berisi; sintal: ia bertubuh -- , tidak kurus spt abangnya [Lihat {gumpal}]
gempar gem.par [a] (1) geger atau ramai sekali (krn ada kabar buruk, kerusuhan, hal yg ajaib, keributan): mendengar anak-anaknya terlanggar mobil -- lah seisi rumah itu; (2) seru; hebat
gendang gen.dang [n] alat bunyi-bunyian berupa kayu bulat panjang, di dalamnya ada rongga dan salah satu lubangnya atau kedua-duanya diberi berkulit (untuk dipukul) [n] gulung (untuk kertas) lihat gendis
genggam geng.gam [n] kepalan atau cengkeraman tangan pd waktu keadaan memegang
gengsi geng.si [n] (1) sanak keluarga (orang-orang yg masih ada hubungan keturunan); asal turunan: tidak ada -- nya yg tinggal di sini; ia terlalu membanggakan ketinggian -- nya; (2) kehormatan dan pengaruh; harga diri; martabat: tindakannya hanya untuk menjaga -- nya
genjot gen.jot [v] , meng.gen.jot v (1) mengayuh (tt sepeda, becak, dsb); (2) menginjak (pedal mesin jahit kaki); (3) ki menyerang dng hebat: pasukan keamanan ~ sisa-sisa pemberontak; (4) memukul atau menendang (dng ayunan badan): ia ~ lawannya hingga jatuh tersungkur; (5) ki mengintensifkan (mengaktifkan) agar lebih tinggi hasilnya; mempertinggi (memperkeras, mempercepat) produksi dsb: para produsen berlomba-lomba ~ produksinya
genjotan gen.jot.an [n] (1) pukulan atau tendangan (dng ayunan badan); (2) ki serangan hebat: barisan belakang mendapat ~ bertubi-tubi
genting gen.ting [a] (1) kecil (tipis, sempit) pd bagian tengah: pinggangnya --; (2) hampir putus (tt tali dsb): tali ini --; (3) tegang; berbahaya (tt keadaan yg mungkin segera menimbulkan bencana perang dsb): setelah perundingan menemui jalan buntu, keadaan bertambah -- [n] tutup atap rumah yg terbuat dr tanah liat yg dicetak dan dibakar, bermacam-macam bentuknya
gentong gen.tong [n] tempat air yg berbentuk spt tempayan besar biasanya terbuat dr tanah liat
gentrifikasi gen.tri.fi.ka.si [n] imigrasi penduduk kelas ekonomi menengah ke wilayah kota yg buruk keadaannya atau yg baru saja diperbaharui dan dipermodern
genus ge.nus [n] (1) jenis; (2) kelas; golongan; (3) keseluruhan ciri yg didukung oleh ciri-ciri anggota kelasnya; (4) Bio tataran dl taksonomi yg ada di bawah keluarga dan di atas spesies; marga
gerah ge.rah [a] berasa panas badan (krn hari hendak hujan, tidak ada angin, dsb); palak
gerak ge.rak [n] (1) peralihan tempat atau kedudukan, baik hanya sekali maupun berkali-kali: tiap-tiap -- tentu ada sebab; (2) dorongan (batin, perasaan, dsb): jangan selalu kauperturutkan -- hatimu; (3) denyut-denyut atau kedut-kedut (pd mata, bibir, dsb) yg dianggap sbg firasat atau gelagat: ia risau akan -- pd matanya
gerak gerik berbagai-bagai gerak (pd anggota badan); (2) tingkah laku
gerakan ge.rak.an [n] (1) perbuatan atau keadaan bergerak (air, laut, mesin); (2) pergerakan, usaha, atau kegiatan dl lapangan sosial (politik dsb): ~ kaum buruh
gerakan sosial ge.rak.an sosial tindakan terencana yg dilakukan oleh suatu kelompok masyarakat disertai program terencana dan ditujukan pd suatu perubahan atau sbg gerakan perlawanan untuk melestarikan pola-pola dan lembaga-lembaga masyarakat yg ada
geramsut ge.ram.sut [kl n] cita untuk baju sadariah (rompi) dsb
geranium ge.ra.ni.um [n] tanaman hias, termasuk suku Geraniaceae, sering ditanam di kebun atau di dl pot, daunnya bergerigi berbentuk ginjal, ada yg bergaris merah tua pd permukaannya, bunganya berwarna merah, merah jambu, atau putih, mudah dikembangbiakkan dng setek
gereja ge.re.ja [n] (1) gedung (rumah) tempat berdoa dan melakukan upacara agama Kristen: di situ ada -- yg besar; (2) badan (organisasi) umat Kristen yg sama kepercayaan, ajaran, dan tata cara ibadahnya ( -- Katolik, -- Protestan, dsb)
gerek ge.rek [a] , ber.ge.rek-ge.rek a berlubang-lubang: papan itu sudah ada yg ~
gergasi ger.ga.si [kl n] raksasa yg besar, suka makan orang: di dl hutan pertapaan itu ada seorang -- perempuan
gerhana bulan cahaya bulan tidak sampai ke bumi krn titik pusat geometri bulan, bumi, dan matahari terletak pd satu garis dan bumi berada di tengahnya
germang ger.mang [a] seram (tegak bulu badannya): -- bulunya krn kedinginan (ketakutan)
gerontokrasi ge.ron.to.kra.si [n] pemerintah atau badan pemerintahan yg dikendalikan oleh orang-orang tua
gerowot ge.ro.wot [v] , meng.ge.ro.wot v menggerogoti; mengerip: korupsi telah ~ kehidupan peradaban dan kebudayaan
gersang ger.sang [a] (1) kering dan tidak subur (tt tanah, rambut); (2) ki pahit; penuh derita; (3) ki tidak ada gairah dan semarak (tt suasana kehidupan)
gerun ge.run [a] takut (malu, gamang, atau sangsi) akan terjadi sesuatu: saya menaruh (merasa) -- jangan-jangan ada bahaya yg mengancam kita
gerutu ge.ru.tu [n] perkataan yg diucapkan dng cara bergumam terus-menerus krn rasa mendongkol atau tidak puas dng keadaan atau peristiwa yg dialaminya [a] kesat; tidak licin; sangat kasap (berkerut-kerut dsb)
getah padu getah (karet) yg padat
getap ge.tap [v] pecah [Jw a] , ge.tap.an a (1) lekas terkejut; (2) lekas sakit hati
getar ge.tar [n] gerak berulang-ulang dng cepat spt tali biola, per, jarum jam yg tersentuh: -- pd jarum seismograf menandakan ada gempa bumi
getu ge.tu [v] meng.ge.tu v menindis (menekan) dng kuku: ~ kutu; ia ~ bisulnya hingga pecah agar nanahnya keluar
gigi tanggal rawan murah [pb] keinginan timbul setelah tidak ada kesempatan lagi
gila gi.la [a] sakit ingatan (kurang beres ingatannya); sakit jiwa (sarafnya terganggu atau pikirannya tidak normal): ia menjadi -- krn menderita tekanan batin yg sangat berat; (2) a tidak biasa; tidak sebagaimana mestinya; berbuat yg bukan-bukan (tidak masuk akal): benar-benar -- , masakan dia dapat melompat setinggi itu; (3) a cak terlalu; kurang ajar (dipakai sbg kata seru, kata afektif); ungkapan kagum (hebat); (4) v terlanda perasaan sangat suka (gemar, asyik, cinta, kasih sayang): ia -- membaca buku roman; tidak sedang -- asmara; (5) a tidak masuk akal: menurut pendapat mereka, ide itu adalah ide yg --
giling gi.ling [v] , meng.gi.ling v (1) melumatkan (memipihkan) sesuatu dng anak batu giling dan batu giling; (2) melumatkan dng mesin giling (tt kopi dsb); (3) mengupas kulit dng mesin penggiling (tt padi); (4) memerah dng mesin giling (tt tebu dsb); (5) meratakan dan memadatkan dng mesin giling (tt jalan dsb); (6) menggulung (tt rokok)
giling-giling gi.ling-gi.ling [n] besi (batu) yg berbentuk silinder untuk memadatkan dan meratakan jalan (tanah dsb); penggiling jalan
gimnastik gim.nas.tik [n] senam; gerak badan; olahraga
ginekomasti gi.ne.ko.mas.ti [n] pembesaran buah dada yg terjadi pd pria sehingga menyerupai buah dada wanita, umumnya disebabkan oleh kelainan pd kelenjar
gingivitis gin.gi.vi.tis [n] peradangan gusi
gingsul ging.sul [a] (1) keadaan tumbuh tidak teratur atau ada yg menonjol ke luar; (2) keadaan tumbuh tidak sejajar dng yg lain (tt gigi)
ginjean gin.je.an [n] tumbuhan tahunan yg tumbuhnya tegak, bentuk batangnya segi empat, bagian tengah berongga, daun bagian atas hampir tidak bertangkai bentuknya memanjang dan runcing, bunganya muncul dr ketiak daun, ada yg berwarna putih dan ada pula yg merah muda; Leonurus
ginkang gin.kang [Cn n] penguasaan gerakan badan dl permainan silat melalui tenaga dalam
giroskop gi.ro.skop [n] (1) alat berupa cakram yg sumbunya berputar antara dua penopang dan tetap dl posisinya apabila tidak ada pengaruh kekuatan dr luar; (2) alat pengendali pd roket
gizi gi.zi [n] zat makanan pokok yg diperlukan bagi pertumbuhan dan kesehatan badan
gladiol gla.di.ol [n] (1) tumbuhan bunga yg daunnya berbentuk pedang dan bunganya tersusun dl tandan berbentuk bulir, warnanya ada yg merah kehitaman, kuning, dan merah muda; Tridaceal; (2) bunga gladiol
glikosuria gli.ko.su.ria [n Dok] keadaan sakit berupa adanya glukosa dl air seni; kencing manis
globalisme glo.bal.is.me [n] paham kebijakan nasional yg memperlakukan seluruh dunia sbg lingkungan yg layak diperhitungkan, terutama untuk bidang ekonomi dan politik: masyarakat dunia kini sedang menghadapi tujuan-tujuan baru, -- yg memukau, tetapi juga mengkhawatirkan
glositis glo.si.tis [n Dok] peradangan lidah
goak go.ak [v] go.ak-go.ak v berteriak-teriak keras; berkoar-koar: ada apa pagi-pagi begini sudah ~ [n] gagak
gob [n] bagian cadangan batu bara yg telah diambil
godaan go.da.an [n] (1) sesuatu yg dapat menggoda ketabahan hati: ~ dunia; ~ setan; (2) gangguan: ~ pencuri; pada saat aku tidur tidak ada ~
gojlokan goj.lok.an [n] hasil (perbuatan) menggojlok: mahasiswa-mahasiswa baru sedang menghadapi ~ dr senior-seniornya
golak go.lak [v] ber.go.lak v (1) menggelegak; mendidih berbual-bual: rebuslah kentang dan telur itu ke dl air panas yg ~ selama lima menit; (2) bergelora keras; tidak tenang (tt keadaan politik dsb); terjadi kerusuhan (huru-hara dsb): daerah yg ~ di benua itu makin meluas; (3) rusuh hati (gelisah): hatinya ~ mendengar berita bahwa lamarannya ditolak
golek jenggel boneka yg selalu dl keadaan duduk (tidak dapat berbaring)
golongan darah go.long.an darah jenis darah dl tubuh manusia yg ditentukan berdasarkan sifat-sifat khusus unsur darah itu (ada empat golongan: A, B, AB, dan O)
gombalan gom.bal.an [n] ucapan yg tidak benar, tidak sesuai dng kenyataan; omongan bohong: ~ developer yg berbahaya adalah beredarnya berbagai brosur yg menawarkan kondominium dan perumahan supermewah
gombang gom.bang [n] guci besar; tempayan besar; situn [a] tampan; elok rupanya
gondok gon.dok [a] gemuk pendek (tt badan, leher, barang); (2) n penyakit bengkak pd leher depan krn kelenjar yg menjadi besar; beguk: benjolan sebesar bengkuang tumbuh di lehernya krn penyakit -- [a] mendongkol; marah yg tertahan: tamu itu -- krn diperlakukan tidak sewajarnya
gong [n] (1) canang besar (kadang-kadang dipukul sbg tanda pembukaan upacara dsb); (2) cak acara dsb yg terakhir (yg menarik perhatian): acara lawakan itu dijadikan -- dr keseluruhan acara malam itu
gongyo gong.yo [n Bud] doa; ibadat: -- malam; -- pagi
gonidium go.ni.di.um [n Zool] (1) badan reproduktif (terdapat pd bakteri tertentu); (2) sel reproduktif aseksual
gonjang gon.jang, gon.jang-gan.jing [v] berguncang-guncang keras: keadaan kiamat itu digambarkan Allah sbg kejadian yg sangat menggemparkan, yaitu bumi -- menyemburkan bola api dr dl perutnya
gonjing gon.jing [a] dl keadaan akan runtuh
gonjok gon.jok [v] meng.gon.jok.kan v memperolokkan: jika ada salahnya, hendaknya diperbaiki, jangan Anda ~ nya
gonore go.no.re [n] penyakit kelamin yg mudah menular akibat peradangan yg disebabkan oleh bakteri gonokokus; penyakit kencing nanah; Gonorrhea
gonta-ganti gon.ta-gan.ti [v cak] (1) berganti-ganti: sampo adalah tepat untuk mencuci rambut, tetapi jangan -- merek; (2) sambut- menyambut; beri-memberi: hubungan -- antara pemimpin dan rakyat
gontok gon.tok [v] ber.gon.tok v (1) berkelahi; tinju-meninju; (2) ki berselisih; bertengkar: apabila kita ~ satu sama lain, pihak lain akan menarik keuntungan dr perpecahan kita
gosan go.san [n] lapisan tudung mineral besi yg berada di atas urat bijih, biasanya terdiri atas mineral oksida besi
gowok go.wok [n] (1) pohon yg tingginya dapat mencapai 12 m, buahnya berbentuk bulat sebesar gundu, yg masih muda berwarna hijau dan masam rasanya, sedangkan yg tua berwarna ungu kehitam-hitaman dan manis, daunnya lebar, tumbuh berhadapan yg satu dng lainnya pd ranting daun; Syzigium polycephalum; (2) buah gowok
goyang go.yang [v] (1) bergerak berayun-ayun: langit-langit rumah banyak yg runtuh dan lampu gantung -- krn gempa; (2) ki selalu berubah; goncang (tt keadaan): menjelang Lebaran harga- harga --
gradualisme gra.du.a.lis.me [n Pol] siasat untuk mengadakan perubahan sosial dng melakukan pembaharuan khusus yg bertujuan menciptakan masyarakat sosialis
grafik gra.fik [n] lukisan pasang surut suatu keadaan dng garis atau gambar (tt turun naiknya hasil, statistik, dsb)
gresek-gresek gre.sek-gre.sek [v] (1) mencari-cari sisa-sisa hasil panen di sawah atau di ladang; (2) mencari-cari apa saja yg dapat ditemukan
grip [a] tidak percaya pd kemampuan diri; bingung; cemas: bukan -- , tetapi entahlah mengapa saya gemetar menghadapinya
grogi gro.gi [a] merasa canggung atau takut berhadapan dng orang banyak: saya -- tidak berani maju
gruwung gru.wung [v] berlubang tanpa tutup (hidung yg tidak ada cupingnya)
gua garba kantong peranakan; kandung; rahim; (2) ki wadah
guam gu.am [n] sengketa; perselisihan; perkara (dl pengadilan) [n] penyakit sariawan (radang pd selaput lendir di mulut)
guci gu.ci [n] buyung yg diberi lapis berkilap
guderi gu.de.ri [n] permadani halus
gugat gu.gat [v] meng.gu.gat v (1) mendakwa; mengadukan (perkara): jika hendak ~ , Anda harus membawa bukti-bukti yg sah; (2) menuntut (janji dsb); membangkit-bangkitkan perkara yg sudah-sudah; (3) mencela dng keras; menyanggah: tidak ada yg berani ~ keputusan kepala suku itu [n] guncangan
gugup gu.gup [a] (1) berbuat atau berkata dl keadaan tidak tenang; gagap; sangat tergesa-gesa; bingung: jawablah dng tenang, jangan --; (2) riuh tidak keruan bunyinya: -- riuh bunyinya
gula-gula gu.la-gu.la [n] (1) penganan yg dibuat dr gula; permen; (2) cak ki segala yg menyenangkan hati; (3) cak ki perempuan yg diperlakukan untuk bersenang-senang; gundik; (4) ki pria ataupun wanita yg diperlakukan sbg suami ataupun istri oleh lawan jenisnya tanpa ikatan perkawinan yg sah menurut adat dan hukum yg berlaku dl masyarakat
gulah gu.lah [n] peribadatan seseorang yg melebihi ketentuan syarat Allah
gulang-gulang gu.lang-gu.lang [Mk n] dangau; gubuk (di sawah atau ladang)
guna gu.na [n] (1) faedah; manfaat: belajar silat tentu ada -- nya; (2) fungsi: apakah -- akhiran "-an" pd kalimat ini?; (3) kebaikan; budi baik: tidak tahu membalas -- [p] kata depan untuk menyatakan tujuan; untuk; bagi: -- kepentingan umum; ia datang ke Jakarta -- bekerja [n] gu.na-gu.na n jampi-jampi (mantra dsb) untuk menarik hati orang; pekasih [n] gu.na-ga.nah n harta gana-gini
gundukan gun.duk.an [n] (1) tumpukan kecil; longgok: keluarga almarhum masih tafakur menghadap ~ tanah yg masih merah itu; (2) kelompok; kumpulan; golongan
guratan gu.rat.an [n] hasil menggurat: boneka kayu ini adalah ~ tanganku sendiri
gurita gu.ri.ta [n] ikan mangsi; cumi-cumi, Onychoteuthis engulata [n] kain pembalut dada atau perut anak-anak
gurun gu.run [n] padang luas yg tandus; padang pasir
gurun pasir dataran luas mengitari bukit dan padang batu yg terdiri atas pasir
gurur gu.rur [Ar ark n] impian yg sia-sia; harapan pd sesuatu yg tidak ada; pikiran yg bukan-bukan
habis ha.bis [v] tidak ada yg tinggal lagi (krn sudah digunakan, dibagikan, dimakan, dsb); tidak bersisa: semua barang dl gudang itu -- terbakar; (2) v selesai: pertunjukan sudah hampir --; (3) v tamat: bacalah buku itu sampai --; (4) v sudah sampai pd batas waktu yg ditentukan: kontraknya telah --; (5) v keluar biaya: untuk pergi ke tempat pekerjaannya, ia -- enam ratus rupiah setiap hari; (6) p sesudah; setelah: -- mandi dan sarapan, anak-anak berangkat ke sekolah; (7) adv kalau begitu (tidak begitu); maka: -- , sampai kapan kita dapat tahan hidup begini; (8) n akhir: ia berjanji akan membayar utangnya -- bulan
habis perkara [pb] tidak ada gunanya dibicarakan lagi
habis-habisan ha.bis-ha.bis.an [adv] (1) hingga habis sama sekali (tidak ada yg tertinggal): rumah orang kaya itu telah dirampok ~; (2) terlampau sangat: krn kesalahan itu, ia dicaci maki ~
habitus ha.bi.tus [Lt n] bentuk badan; perawakan
hablur hab.lur [n] (1) benda keras yg bening spt kaca; kristal; (2) Kim bentuk padat yg homogen dan bersudut dr suatu zat; (3) ki sesuatu yg tampak bening berkilau (tt mata); bersinar-sinar: gadis itu bermata --
habung ha.bung [n] keranjang (biasanya terbuat dr rotan) untuk wadah gabah dsb, dapat memuat kurang lebih 40-45 kg
hadir ha.dir [v] ada; (ada) datang: semua orang yg diundang dapat -- dl rapat itu
hadirat ha.di.rat [n] (1) hadapan: dng tenang ia menghadap ke -- Tuhan; (2) yang mulia (dipakai di dl sastra lama untuk orang yg dimuliakan) [n] semua yg hadir (perempuan)
hadirin ha.di.rin [n] semua orang yg hadir: dl pertemuan itu -- diminta menyumbang sekadarnya untuk membantu para korban bencana alam
hafal ha.fal [v] (1) telah masuk dl ingatan (tt pelajaran): saya sudah mempelajari dan juga -- isinya; (2) dapat mengucapkan di luar kepala (tanpa melihat buku atau catatan lain): banyak orang yg -- nomor telepon barisan pemadam kebakaran
hail ha.il [n] istri yg sedang dl keadaan tidak hamil [n] penghalang; tabir
haj [v] beribadah dan ziarah ke Tanah Suci (Mekah); naik haji
hajah ha.jah [n] sebutan untuk wanita yg sudah menunaikan ibadah haji
hajar Aswad batu hitam yg menempel di sudut Kakbah sebelah tenggara, yg dr arahnya orang mulai dan mengakhiri tawaf dl melaksanakan ibadah haji dan umrah
hajatan ha.jat.an [n] acara (spt resepsi dan selamatan): dl bulan Maulid ini banyak orang mengadakan ~
haji ha.ji [n] (1) rukun Islam kelima (kewajiban ibadah) yg harus dilakukan oleh orang Islam yg mampu dng mengunjungi Kakbah pd bulan Haji dan mengerjakan amalan haji, spt ihram, tawaf, sai, dan wukuf; (2) sebutan untuk orang yg sudah melakukan ziarah ke Mekah untuk menunaikan rukun Islam yg kelima: sekembalinya dr Tanah Suci ia menambahkan gelar -- di depan namanya
haji akbar ibadah haji dng hari wukuf di Padang Arafah jatuh pd hari Jumat
haji ifrad ibadah haji yg dilaksanakan sebelum ibadah umrah
haji kiran ibadah haji yg pelaksanaannya bersamaan dng umrah
haji mabrur ibadah haji yg sah dan sempurna, memenuhi semua rukun dan syarat
haji makbul ibadah haji yg diterima Tuhan
haji mardud ibadah haji yg tidak diterima krn tidak sah
haji tamatuk ibadah haji yg dilaksanakan setelah umrah
hak angket hak DPR untuk mengadakan penyelidikan tt ketidakberesan di dl lembaga pemerintah atau tt tindakan-tindakan para anggota dewan tsb
hak [a] benar: mereka telah dapat menilai mana yg -- dan mana yg batil; (2) n milik; kepunyaan: barang-barang ini bukan -- mu; (3) n kewenangan: dng ijazah itu ia mempunyai -- untuk mengajar; (4) n kekuasaan untuk berbuat sesuatu (krn telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb): semua warga negara yg telah berusia 18 tahun ke atas mempunyai -- untuk memilih dan dipilih dl pemilihan umum; (5) n kekuasaan yg benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu: menantu tidak ada -- atas harta peninggalan mertuanya; (6)n derajat atau martabat: orang Melayu pd waktu itu tidak sama -- nya dng orang Eropa; (7) n Huk wewenang menurut hukum [n] telapak sepatu pd bagian tumit yg relatif tinggi: sepatu dng -- tinggi sedang digemari oleh wanita karier [n] alat untuk merenda (yg ujungnya berkait) dibuat dr logam [n] logam berkait (sepasang) untuk mengancingkan pinggang celana atau baju perempuan
hak bersama hak yg dimiliki oleh beberapa orang terhadap suatu objek
hak menumpang karang hak untuk memiliki bangunan atau tanaman yg ada pd tanah milik orang lain, biasanya dng membayar sejumlah uang sbg pengganti kerugian bagi pemilik tanah; hak opstal
hak milik hak untuk menggunakan atau mengambil keuntungan dr suatu benda yg berada dl kekuasaan tanpa merugikan pihak lain dan dipertahankan thd pihak mana pun
hak peserta hak masyarakat hukum adat untuk memiliki tanah secara perseorangan mengambil hasil hutan, hasil air, berburu, menciptakan hak milik atas tumbuh-tumbuhan dsb
hak prerogatif hak khusus atau hak istimewa yg ada pd seseorang krn kedudukannya sbg kepala negara, msl memberi tanda jasa, gelar, grasi, amnesti
hak ulayat [Huk] hak yg dimiliki suatu masyarakat hukum adat untuk menguasai tanah beserta isinya di lingkungan wilayahnya; hak pertuanan; hak purba
hak veto hak yg dimiliki seseorang atau badan tertentu untuk menolak suatu keputusan
hal [n] (1) keadaan; peristiwa; kejadian (sesuatu yg terjadi): -- spt itu tidak boleh terjadi lagi; (2) perkara, urusan, soal; masalah: pemuda itu mengadukan -- nya kpd polisi; ia ahli dl -- koperasi; lima -- yg menjadi pokok pertikaian; (3) sebab: apa pula -- nya maka jadi begitu; (4) tentang; mengenai: ceramah -- keluarga berencana [n cak] besi tipis berlapis seng
halalbihalal ha.lal.bi.ha.lal [n] hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dsb) oleh sekelompok orang: -- merupakan suatu kebiasaan khas Indonesia
halofit ha.lo.fit [n] tumbuhan yg hidup subur di daerah atau lingkungan (tanah) yg berkadar garam tinggi, msl rumput inggris; Armeria maritina
halofob ha.lo.fob [n Tan] tumbuhan yg tidak dapat hidup pd tanah yg berkadar garam tinggi
halus ha.lus [a] (1) lumat; kecil-kecil: garam --; (2) tidak kasar; lembut; licin: baju itu dibuat dr bahan yg --; kulit wanita itu --; (3) baik (budi bahasa); sopan; beradab; tidak kasar (tt perbuatan dsb): -- budi bahasanya; -- tutur katanya; (4) tidak tampak dan tidak dapat diraba; berupa roh: orang --; (5) bermutu; baik (tt barang tenunan, ukir-ukiran, dsb): ia baru saja membeli barang-barang -- di toko itu
halusinasi ha.lu.si.na.si [n Psi] pengalaman indra tanpa adanya perangsang pd alat indra yg bersangkutan, msl mendengar suara tanpa ada sumber suara tsb
hamba ham.ba [n] (1) abdi; budak belian: memerdekakan -- adalah perbuatan yg terpuji; (2) kl saya (untuk merendahkan diri): -- tidak berani mengatakannya, Tuanku; (3) ya, Tuan (sangat takzim): " Betulkah ini anakmu?" " -- !"
hamba Allah manusia: sbg -- Allah yg sadar, kita harus selalu bertakwa
hambar ham.bar [a] (1) tidak ada rasanya; tawar: sup ini rasanya --; (2) ki kurang bergairah (bersemangat): kedatangan saudaranya diterima dng --
hamburan ham.bur.an [n] (1) barang yg dihamburkan; (2) Fis gejala yg menyebabkan kurang teraturnya pembagian besaran itu dl letak dan arahnya; (3) Fis pembelokan energi cahaya dr arah sinar asal oleh zarah halus zat padat, zat cair, atau gas
hamburger ham.bur.ger [n] daging cacah (biasanya daging sapi, tetapi kadang-kadang juga daging lain) yg dibentuk bulat, kemudian dipipihkan dan digoreng dng mentega atau dipanggang di atas bara, biasanya dimakan sbg isi roti bulat, diberi daun selada, saus tomat, dan bumbu lainnya
hampa ham.pa [a] (1) tidak berisi; kosong: padi yg -- dibuang saja; (2) ki tidak bergairah; sepi: perasaannya (hatinya) --; (3) ki sia-sia; tidak ada hasilnya: -- saja ia mencari pekerjaan di kota, di mana-mana tidak ada lowongan; (4) ki bodoh; tidak berpengetahuan: tidak ada gunanya bertukar pikiran dng orang --
hampa udara tidak ada udara; vakum
hampar ham.par [v] meng.ham.par v tampak papar dan rata; membentang: sawah ladang bagaikan permadani ~
hamparan ham.par.an [n] sesuatu yg dihamparkan (tikar, permadani, dsb)
Hanafi Ha.na.fi [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Imam Abu Hanifah, dng sumber hukum, yaitu Alquran, sunah Rasul, fatwa sahabat Nabi, istihsan, dan adat
hancur han.cur [v] (1) pecah menjadi kecil-kecil; remuk: kaca mobil yg bertabrakan itu -- berantakan; (2) tidak tampak lagi wujudnya; luluh; larut: gula itu -- dl air panas; (3) ki rusak; binasa: pd waktu Perang Dunia II banyak kota besar yg --; (4) ki sangat sedih (tt hati): -- hatinya mendengar berita bahwa suaminya gugur di medan perang
handuk han.duk [n] kain penyeka badan; tuala
hantar han.tar , ber.han.tar.an v terletak di sana-sini: korban tabrakan bus itu ~ di jalan [v] , ber.han.tar v ada yg menemani berjalan (mengawani, menerima)
hanyut ha.nyut [v] (1) terbawa oleh arus (banjir, ombak, dsb); terbawa mengalir: beberapa rumah telah --; (2) habis; hilang; lenyap: -- harta bendanya; (3) ki terharu: -- hatinya menyaksikan keadaan para pengungsi itu; (4) ki terlalu asyik: ia sedang -- dl lamunannya; (5) ki pergi jauh-jauh; mengembara: lebih baik -- ke negeri orang dp hidup menanggung malu; (6) berhanyut
haploid hap.lo.id [n Bio] keadaan dl sel jaringan, atau stadium yg inti selnya hanya mempunyai satu perangkat kromosom yg tidak berpasangan
haram ha.ram [a] (1) terlarang (oleh agama Islam); tidak halal: -- hukumnya apabila makan bangkai; (2) suci; terpelihara; terlindung: tanah -- di Mekah itu adalah semulia-mulia tempat di atas bumi; (3) sama sekali tidak; sungguh-sungguh tidak: selangkah -- aku surut; (4) terlarang oleh undang-undang; tidak sah
harapkan guruh (guntur) di langit [pb] mengharapkan sesuatu yg belum tentu, barang yg telah ada dilepaskan
harga har.ga [n] (1) nilai barang yg ditentukan atau dirupakan dng uang: mobil ini sangat mahal -- nya; (2) jumlah uang atau alat tukar lain yg senilai, yg harus dibayarkan untuk produk atau jasa, pd waktu tertentu dan di pasar tertentu; (3) ki kehormatan (diri): tahu akan -- dirinya; (4) ki guna (arti, kepentingan, kabar, dsb): saran itu dianggap tidak ada -- nya untuk diperhatikan
harga diri kesadaran akan berapa besar nilai yg diberikan kpd diri sendiri
harga hidup harga mati denda adat (di Manado) yg dijatuhkan kpd seseorang yg melukai atau membunuh orang
harga perkakas merimba [Huk] sejumlah uang yg harus dibayarkan menurut adat suku Batak krn mengambil alih sawah dr warga masyarakat setempat yg pindah
harga pokok penjualan jumlah biaya yg dikeluarkan untuk pengadaan barang yg telah terjual atau jasa yg telah diberikan
hari ha.ri [n] (1) waktu dr pagi sampai pagi lagi (yaitu satu edaran bumi pd sumbunya, 24 jam): seminggu ada tujuh --; (2) waktu selama matahari menerangi tempat kita (dr matahari terbit sampai matahari terbenam): sesudah berlayar satu -- tibalah kami di pulau itu; (3) keadaan (udara, alam, dsb) yg terjadi dl waktu 24 jam: kalau -- mendung, saya tidak datang; -- baru pukul enam petang; (4) waktu selama jam kerja berlangsung: pekerjaan ini diselesaikan dl waktu lima --
hari Arafah hari jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk mengerjakan wukuf tanggal 9 Zulhijah
hari bersalju hari dng adanya salju paling sedikit di atas separuh permukaan tanah yg terlihat dr stasiun pengamatan
hari pekan hari ketika di pasar ada (banyak) kegiatan jual beli
hari tarwiah hari tanggal 8 Zulhijah sbg hari jemaah haji meninggalkan Mekah untuk menuju Padang Arafah melaksanakan wukuf;
haring ha.ring [n] jebak; jerat [a] berbau spt air kencing; pesing [n] ikan laut dng badan bulat agak panjang, hidup berkelompok di Lautan Atlantik dan sekitarnya; Clupea harengas
harmoni har.mo.ni [n] pernyataan rasa, aksi, gagasan, dan minat; keselarasan; keserasian: harus ada -- antara irama dan gerak
harmonik har.mo.nik [n Fis] salah satu deret bunyi yg masing-masing merupakan kelipatan bulat dr frekuensi dasar; frekuensi dasar berkaitan dng nada dasar
harmonika har.mo.ni.ka [n] alat musik tiup dng lubang-lubang nada berlidah-lidah yg mengeluarkan bunyi krn lidah-lidah itu bergetar pd waktu ditiup
harta besar harta kawin dl jumlah besar yg melebihi jumlah yg ditentukan oleh adat
harta milik barang-barang yg menjadi milik atau kepunyaan orang atau badan
harta tetap kekayaan perusahaan yg berada dl keadaan tidak akan kembali menjadi uang dl waktu satu tahun sejak pemerolehannya
hasil perkawinan hal-hal yg didapat setelah terjadinya perkawinan yg sah berdasarkan adat kebudayaan, agama, dan peraturan hukum yg berlaku
hasil tanah pajak tanah; (2) hasil bumi; (3) retribusi yg harus diberikan pendatang krn mengambil hasil hutan atau membuka ladang
hasrat has.rat [n] keinginan (harapan) yg kuat: -- nya hendak menemui ibunya tiada tertahan lagi
hasrat budaya wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian
hati ha.ti [n] (1) Anat organ badan yg berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dl darah dan menghasilkan empedu; (2) daging dr hati sbg bahan makanan (terutama hati dr binatang sembelihan): masakan sambal goreng --; (3) jantung: -- nya berdebar-debar; (4) sesuatu yg ada di dl tubuh manusia yg dianggap sbg tempat segala perasaan batin dan tempat menyimpan pengertian (perasaan dsb): segala sesuatunya disimpan di dl --; membaca dalam -- , membaca dalam batin (tidak dilisankan) , ha.ti-ha.ti adv ingat-ingat; hemat-hemat; waspada
hasil ha.sil [n] sesuatu yg diadakan (dibuat, dijadikan, dsb) oleh usaha (tanam-tanaman, sawah, tanah, ladang, hutan, dsb): kemerdekaan kita ini adalah -- perjuangan rakyat; -- sawahnya cukup untuk hidup setahun; barang-barang -- industri dalam negeri sudah banyak yg diekspor ke luar negeri; obat suntik ini -- penyelidikan yg dilakukan bertahun-tahun; (2) n pendapatan; perolehan; buah: hingga kini, usaha kita belum tampak -- nya; rumahmu ini kalau disewakan lumayan juga -- nya; (3) n akibat; kesudahan (dr pertandingan, ujian, dsb): demikianlah -- perbuatanmu yg tidak bertanggung jawab itu; -- pertandingan itu ialah 2-0 untuk kemenangan kesebelasan kita; (4) n pajak; sewa tanah; (5) cak v berhasil; mendapat hasil; tidak gagal: berkat kekerasan hatinya -- juga maksudnya
haul ha.ul [Ar n] kekuasaan; kekuatan [a Isl ] cukup waktu satu tahun bagi pemilikan harta kekayaan, spt perniagaan, emas, ternak sbg batas kewajiban membayar zakat: perniagaan cukup -- (boleh dikenakan zakat krn sudah dimiliki oleh pemiliknya selama satu tahun) [n] peringatan hari wafat seseorang yg diadakan setahun sekali (biasanya disertai selamatan arwah): semua keluarga diundang untuk menghadiri -- mendiang neneknya
haur ha.ur [Ar n] bidadari
haur uljanati bidadari surga
hawa ha.wa [n] (1) campuran berbagai-bagai gas yg meliputi bumi; udara: angin terjadi krn gerakan --; bukalah jendela itu supaya -- masuk; (2) keadaan udara pd suatu tempat; iklim: -- bersih; -- panas; -- dingin; (3) keadaan udara (bukan suhu, cuaca, dll): di pagi hari -- masih sejuk dan segar [n] keinginan; nafsu [n] (1) Siti Hawa, istri Nabi Adam a.s.; (2) cak perempuan: kaum --
hawa daba gerakan (aliran) udara yg menyatakan bahwa ada sesuatu yg bergerak; bau suatu benda yg dibawa oleh udara
hebat-hebatan he.bat-he.bat.an [adv] besar-besaran: ia mengadakan pesta ~ selama tujuh hari tujuh malam
heboh he.boh [a] gaduh; ribut; gempar: orang-orang di pasar menjadi -- ketika mengetahui adanya kebakaran di kios itu
helm [n] (1) topi pelindung kepala yg dibuat dr bahan yg tahan benturan (dipakai oleh tentara, anggota barisan pemadam kebakaran, pekerja tambang, penyelam sbg bagian dr pakaian, pengendara sepeda motor, dsb); (2) topi gabus (pd umumnya berwarna putih)
hematuri he.ma.tu.ri [n] adanya darah atau sel darah dl urine
hemiplegia he.mi.ple.gia [n Dok] kelumpuhan atau melemahnya tangan, kaki, badan pd satu sisi tubuh; mati separuh
hemopteran he.mop.te.ran [n Zool] serangga pengisap darah; cikadas; Afids hemoptera
hempap hem.pap , meng.hem.pap v menindih: rumah yg roboh itu telah ~ beberapa orang yg berada di dalamnya
hendak hen.dak [adv] mau; akan; bermaksud akan: pamannya -- pergi jauh; ia -- mengadakan pesta perpisahan
hengkang heng.kang [v] (1) mundur: ketika perintah -- diberikan, aku segera meninggalkan tempat; (2) melarikan diri; angkat kaki: bromocorah itu -- saat desa sedang sepi [a] pengkar: ada wanita agak -- pergi meninggalkan gedung itu
henoteisme he.no.te.is.me [n Antr] keyakinan kpd satu Tuhan tanpa mengingkari adanya dewa lain dan makhluk halus
henti hen.ti [n] keadaan tanpa gerak; halangan; jeda: kekacauan tanpa -- menghancurkan negara itu
hepatitis he.pa.ti.tis [n Dok] radang hati
herder her.der [n] anjing ras gembala dr Jerman, berbadan besar, dan mempunyai kemampuan untuk dilatih sbg penjaga rumah, pelacak, dsb
heregistrasi he.re.gis.tra.si [n] pendaftaran ulang: tiap-tiap semester diadakan -- bagi mahasiswa yg akan kuliah lagi
hermafroditisme her.ma.fro.dit.is.me [n Bio] keadaan berkelamin dua jenis, baik nyata maupun samar-samar
heterofemi he.te.ro.fe.mi [n] penggunaan kata secara salah dan secara tidak sadar dl wicara atau tulisan
heterostili he.te.ro.sti.li [n Bio] keadaan bunga yg panjang putik dan tangkai putiknya berbeda-beda di antara individu jenis tumbuhan yg sama
hibernasi hi.ber.na.si [n] keadaan istirahat atau tidur pd binatang selama musim dingin
hidrogen hid.ro.gen [n Kim] gas tidak berwarna, tidak berbau, tidak ada rasanya, menyesakkan dng rumus H2, tetapi tidak bersifat racun; unsur dng nomor atom 1, berlambang H, dan bobot atom 1,0080
hidrokarbon jenuh senyawa terdiri atas karbon dan hidrogen yg padat udara
hidrostatika hid.ro.sta.ti.ka [n] cabang ilmu fisika yg berkenaan dng air dl keadaan diam (statis) dan gaya-gaya yg bekerja padanya ataupun yg dilakukannya terutama thd pengaruh tekanan
hidrostatis hid.ro.sta.tis [a Fis] mengenai, berhubungan dng zat cair yg berada dl keadaan tenang dan mengenai gaya yg bekerja pd zat cair itu
hidung laksana kuntum seroja [pb] perihal menyatakan keelokan bentuk hidung dan dada perempuan
hidup di bawah bendera negara lain [ki] berada dl perlindungan negara lain
higiene mental prinsip serta ukuran untuk mengetahui keadaan kesehatan jiwa seseorang atau masyarakat dl usaha mencegah segala macam gangguan jiwa
higrograf hig.ro.graf [n] higrometer yg mampu mengadakan pengamatan kelembapan udara terus-menerus secara tercatat
hijab hi.jab [n] (1) dinding yg membatasi sesuatu dng yg lain: (2) Isl dinding yg membatasi hati manusia dan Allah; (3) dinding yg menghalangi seseorang dr mendapat harta waris: anak laki-laki adalah -- dr saudara sebapak
hijauan kering hi.jau.an kering makanan ternak yg telah dikeringkan, kadar airnya biasanya lebih kurang 10 persen
hikayat hi.ka.yat [n] karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yg berisi cerita, undang-undang, dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta, msl -- Hang Tuah; -- Perang Palembang; -- Seribu Satu Malam
hila-hila hi.la-hi.la [n] adat lama yg ditegakkan golongan tua-tua
hilal hi.lal [n] bulan sabit; bulan yg terbit pd tanggal satu bulan Kamariah: diikhtiarkan untuk melihat -- bulan Ramadan dr puncak Monumen Nasional
hidup hi.dup [v] (1) masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya (tt manusia, binatang, tumbuhan, dsb): kakeknya masih -- , tetapi neneknya telah lama meninggal; (2) bertempat tinggal (diam): -- di desa lebih tenang dp di kota besar; (3) mengalami kehidupan dl keadaan atau dng cara tertentu: dulu dia -- mewah, sekarang merana; kita harus -- dng hemat; (4) beroleh (mendapat) rezeki dng jalan sesuatu: penduduk di sekitar pelabuhan itu -- dr berniaga; (5) berlangsung (ada) krn sesuatu: yayasan itu dapat -- krn uang sumbangan para dermawan; (6) tetap ada (tidak hilang): peristiwa indah itu masih -- dl ingatannya; (7) masih berjalan (tt perusahaan, perkumpulan, dsb): walaupun jumlah anggotanya tidak lagi sebanyak dahulu, perkumpulan itu tetap -- juga; (8) tetap menyala (tt lampu, radio, api): dia sudah tertidur, tetapi lampu di sampingnya masih saja --; tetap bergerak terus: arloji saya masih -- juga walaupun jatuh ke lantai; (9) masih tetap dipakai (tt bahasa, adat, sumur, dsb): adat itu masih tetap -- dl masyarakat; (10) ramai (tidak sepi dsb): menjelang Lebaran perdagangan kain dan makanan -- sekali; (11) seakan-akan bernyawa atau benar-benar tampak spt keadaan sesungguhnya (tt lukisan, gambar): lukisan itu sangat --; (12) spt sungguh-sungguh terjadi atau dialami (tt cerita): cerita dan gaya bahasanya segar lagi --; (13) seruan yg menyatakan harapan mudah-mudahan tetap selamat
hilang hi.lang [v] (1) tidak ada lagi; lenyap; tidak kelihatan: tiba-tiba benda itu -- dr pemandangannya; (2) tidak ada lagi perasaan (spt marah, jengkel, suka, duka), kepercayaan, pertimbangan, dsb: rasa marahnya kpd anak yg nakal itu sudah --; kepercayaan kpd orang yg setiap kali ingkar janji itu telah --; (3) tidak dikenang lagi; tidak diingat lagi; lenyap: ketenarannya -- begitu saja krn kejadian itu; (4) tidak ada, tidak kedengaran lagi (tt suara, bunyi, dsb): suara yg memanggil-manggil itu semakin -- dr pendengaran; (5) meninggal: ayahnya -- beberapa bulan yg lalu
hilang kilat dl kilau [pb] (kepandaian, kebesaran, dsb) tidak menonjol lagi sesudah berada bersama orang-orang pandai, orang-orang terkenal, dsb
hilang malu tidak ada perasaan segan lagi
hilang tak tentu rimbanya [pb] hilang lenyap tanpa bekas; pergi tidak pernah kembali, bahkan tidak ada kabar beritanya lagi
himanga hi.ma.nga [n Huk] hadiah dr pihak kerabat mempelai wanita kpd pihak kerabat mempelai pria dl adat Halmahera sbg balasan thd pemberian maskawin
hina angkara sangat rendah dan biadab
hingga hing.ga [n] batas penghabisan; batas: tidak ada -- nya; (2) p sampai: terasa sakit dr kaki -- perut; ia menunggu di rumah -- petang hari; (3) p sampai menjadi (atau sampai pd keadaan ...): ia menangis sepanjang malam -- bengkak kedua matanya
hiperamnesi hi.per.am.ne.si [n Dok] keadaan tidak ingat apa-apa selain kejadian yg telah lama berselang
hipergami hi.per.ga.mi [n Antr] adat perkawinan dl sistem kasta yg mendorong agar seorang gadis menikah dng seorang pria dr kastanya sendiri atau dng pria dr kasta yg lebih tinggi
hiperlipemia hi.per.li.pe.mia [n Dok] keadaan patologis akibat kelainan metabolisme lemak darah yg ditandai oleh meningginya kadar kolesterol darah
hipermetropia hi.per.met.ro.pia [n Dok] keadaan dapat melihat dr jarak jauh lebih baik dp dr jarak dekat (umumnya terjadi pd orang tua); rabun dekat; hiperopia
hipersensitif hi.per.sen.si.tif [a] (1) terlalu halus perasaan; sangat peka; (2) Bio bersifat (inang) menunjukkan reaksi yg drastis thd serangan patogen sehingga jaringan yg terinfeksi mendadak mati dan infeksi itu tidak menjalar lebih lanjut
hipervitaminosis hi.per.vi.ta.mi.no.sis [n] gejala penyakit yg disebabkan oleh kelebihan dosis satu vitamin atau lebih, khususnya jenis vitamin yg dapat larut dl air; keadaan sakit krn menyerap vitamin tertentu secara berlebihan
hipnosis hip.no.sis [n Dok] keadaan spt tidur krn sugesti, yg pd taraf permulaan orang itu berada di bawah pengaruh orang yg memberikan sugestinya, tetapi pd taraf berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali
hipnoterapi hip.no.te.ra.pi [n Psi] penyembuhan gangguan jiwa dng membawa penderita ke suatu keadaan trans agar penderita mengeluarkan isi hatinya (dl keadaan sadar ia tidak bersedia menceritakannya)
hipnotis hip.no.tis [a] membuat atau menyebabkan seseorang berada dl keadaan hipnosis; berkenaan dng hipnosis
hipofisis hi.po.fi.sis [n Dok] kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg mengeluarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar-kelenjar lainnya
hipofremia hi.po.fre.mia [n Psi] keadaan lemah otak atau lemah mental; keadaan keterbelakangan mental
hipolimnion hi.po.lim.ni.on [n] lapisan dl air danau yg bagian permukaannya tidak terpengaruh sehingga tidak teraduk oleh angin dan mempunyai kadar oksigen yg rendah
hipopituitarisme hi.po.pi.tu.i.ta.ris.me [n] keadaan yg timbul akibat berkurangnya fungsi hipofisis
hipoplasia hi.po.pla.sia [n Dok] keadaan suatu organ (tubuh) yg ukurannya lebih kecil dp biasanya krn perkembangan yg tidak sempurna
hipotenusa hi.po.te.nu.sa [n] sisi terpanjang pd segitiga siku-siku yg terletak di hadapan sudut sikunya
hipotermia hi.po.ter.mia [n Dok] keadaan suhu tubuh yg turun hingga di bawah 35o C
hisab hi.sab [n] (1) hitungan; perhitungan; perkiraan: ahli --; ilmu --; (2) peduli: apa -- mu kepadanya?
histeria his.te.ria [n Psi] gangguan pd gerak-gerik jiwa dan rasa dng gejala luapan emosi yg sering tidak terkendali spt tiba-tiba berteriak-teriak, menangis, tertawa, mati rasa, lumpuh, dan berjalan dl keadaan sedang tidur
histerisis his.te.ri.sis [n Fis] kebergantungan keadaan suatu sistem pd sejarahnya terdahulu, dl bentuk keterlambatan efek fisis dr penyebabnya
historis his.to.ris [a] (1) berkenaan dng sejarah; bertalian atau ada hubungannya dng masa lampau; (2) bersejarah
hitam putih hi.tam pu.tih [a] keadaan (ketentuan, hal) yg sebenarnya
hiyayat hi.ya.yat [ark n] pemberian hidup: berdoalah kalau-kalau ada -- Allah Taala akan kamu
holistis ho.lis.tis [a] berhubungan dng sistem keseluruhan sbg suatu kesatuan lebih dp sekadar kumpulan bagian
holozoik ho.lo.zo.ik [a Bio] bersifat mengambil makanan dr lingkungan dl bentuk padat
homeostasis ho.me.os.ta.sis [n Dok] keadaan dl tubuh suatu makhluk hidup yg mempertahankan konsentrasi zat dl tubuh, khususnya darah agar tetap konstan
homo ho.mo [n] keluarga manusia, termasuk famili Hominidae, selain meliputi makhluk manusia yg ada sekarang, juga meliputi makhluk manusia purba, spt manusia Neanderthal dan Pithecantropus [n kp] homoseksual
homogenitas ho.mo.ge.ni.tas [n] persamaan macam, jenis, sifat, watak dr anggota suatu kelompok; keadaan atau sifat homogen; kehomogenan
homologi ho.mo.lo.gi [n] sama asal-usulnya sehingga menunjukkan adanya hubungan kekerabatan sekalipun bentuk, susunan, atau fungsinya mungkin berlainan
homoseksual ho.mo.sek.su.al [a] dl keadaan tertarik thd orang dr jenis kelamin yg sama
homoterm ho.mo.term [a] keadaan suhu danau yg sama dr permukaan sampai ke dasarnya
hot dog [Ing n] roti berbentuk bulat panjang, diisi sosis goreng, dihidangkan dng sayuran (spt selada) dan saus tomat
hubaya-hubaya hu.ba.ya-hu.ba.ya [kl p] (1) kata penghubung untuk memperkuat (peringatan, larangan, dsb) sekali-kali; benar-benar (jangan ...): hendaklah Tuan hamba mufakat dng dua ekor unggas, -- jangan tiada, hai nyawaku ...; (2) kata penghubung untuk mengeraskan harapan; mudah-mudahan: saya berdoa kpd Allah -- jangan salah lagi; (3) terlebih lagi; terutama: -- setelah didengarnya sindiran ibunya sendiri, ia pun insaf akan dirinya
hubulwatan hu.bul.wa.tan [n] perasaan cinta thd tanah air: -- adalah sebagian dr iman
hubung hu.bung , ber.hu.bung 1 v bersambung atau berangkai (yg satu dng yg lain): paviliun itu ~ dng rumah induk; (2) bertalian (dng); berkaitan (dng); bersangkutan (dng): kedatangannya di Jakarta itu ~ dng adanya Kongres Bahasa Indonesia; (3) p cak oleh sebab; karena: ~ hujan, saya tidak jadi ke rumahmu
hubungan hu.bung.an [n] (1) keadaan berhubungan: ~ yg harmonis antara suami istri perlu dibina; (2) kontak: untuk membeli barang itu dng harga yg lebih murah sebaiknya kita mengadakan ~ langsung dng produsen; (3) sangkut-paut: jabatan yg dipegangnya itu tidak ada ~ nya dng keahliannya; (4) ikatan; pertalian (keluarga, persahabatan, dsb): antara mereka masih ada ~ keluarga; ~ persahabatan antara bangsa-bangsa Asia Tenggara
hubungan kebudayaan hu.bung.an kebudayaan [Antr] kaitan di antara dua masyarakat krn adanya persamaan beberapa unsur kebudayaan
hubungan resmi hu.bung.an resmi [Antr] pranata yg terwujud krn adanya interaksi menurut adat dan norma masyarakat
huda hu.da [n Isl] petunjuk: Alquran adalah wahyu Allah yg merupakan -- dan rahmat bagi manusia
hudud hu.dud [n Isl] hukum yg telah ditentukan bentuk dan kadarnya oleh Allah Swt., spt hukum potong tangan bagi pencuri
hujaj hu.jaj [Ar n] (bentuk jamak) orang yg telah menunaikan ibadah haji
hujan berpohon [pb] segala hal tentu ada sebabnya
hujan lebat hujan yg laju pengumpulan curah hujan di dl penakar mencapai lebih dr 40 mm per jam, menimbulkan suara gemuruh apabila jatuh di atas atap, dan dapat disertai badai guntur; hujan deras
hujan panas main hari [pb] telah biasa bahwa kehidupan manusia ada kalanya susah, ada kalanya senang
hukum hu.kum [n] (1) peraturan atau adat yg secara resmi dianggap mengikat, yg dikukuhkan oleh penguasa atau pemerintah; (2) undang-undang, peraturan, dsb untuk mengatur pergaulan hidup masyarakat; (3) patokan (kaidah, ketentuan) mengenai peristiwa (alam dsb) yg tertentu; (4) keputusan (pertimbangan) yg ditetapkan oleh hakim (dl pengadilan); vonis
hukum darurat [Pol] hukum yg disusun oleh suatu negara untuk menghadapi keadaan darurat
hukum kelembapan [Fis] hukum yg dikemukakan oleh Newton (1687) yg menyatakan bahwa setiap benda tetap bertahan dl keadaan diam atau dl keadaan gerak lurus beraturan tidak dipercepat, kecuali bila ada gaya neto yg mempengaruhinya
hukum mungkal denda adat yg tinggi yg dijatuhkan kpd seseorang yg membunuh warga suku lain tanpa menantangnya terlebih dahulu
hukum perbuatan keseluruhan peraturan hukum mengenai hubungan kerja yg mengakibatkan seseorang secara pribadi ditempatkan di bawah pimpinan orang lain dan mengenai keadaan penghidupan yg langsung bersangkut-paut dng hubungan kerja itu
hukum pribadi hukum yg menentukan keadaan (kedudukan) serta hak dan kewajiban pribadi
hukum resam hukum adat
hula-hula hu.la-hu.la [n] kelompok kekerabatan pemberi gadis dl sistem perkawinan adat Batak [n] tarian penduduk asli di Kepulauan Hawaii
hulu hati lekuk di antara perut dan tulang dada
huma hu.ma [n] (1) ladang padi di tanah kering; (2) tanah yg baru ditebas hutannya
humanisme hu.ma.nis.me [n] (1) aliran yg bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yg lebih baik; (2) paham yg menganggap manusia sbg objek studi terpenting; (3) aliran zaman Renaissance yg menjadikan sastra klasik (dl bahasa Latin dan Yunani) sbg dasar seluruh peradaban manusia; (4) kemanusiaan
humor hu.mor [n] (1) sesuatu yg lucu: ia mempunyai rasa --; (2) keadaan (dl cerita dsb) yg menggelikan hati; kejenakaan; kelucuan [n] cairan atau zat setengah cair dl tubuh
huni hu.ni , ber.hu.ni v ada yg menghuni; ada penghuninya
huruf kamariah huruf dl sistem aksara bahasa Arab yg tidak menyebabkan peleburan huruf lam sbg artikel, spt huruf h pd alhilal (huruf kamariah yg lainnya adalah hamzah, ba, jim, kha, ain, ga, fa, qaf, kaf, mim, wau, dan ya)
huruf syamsiah huruf dl sistem aksara bahasa Arab yg dapat menyebabkan peleburan huruf lam sbg artikel menjadi bunyi yg sama dng bunyi huruf tsb, spt huruf atau bunyi t pada kata al-taqwa yg dilafalkan menjadi attaqwa (huruf syamsiah lainnya adalah
hutan bakau hutan di daerah dekat pantai yg dipengaruhi air payau, biasanya ditumbuhi jenis bakau Rhizophora, api-api, Avicennia, dan pedada, Sohnetatia
hutan Boreal [Hut] kawasan hutan yg bersebelahan dng padang lumut (tundra) sepanjang garis pepohonan Kutub Utara
hutan hujan tropis hutan dng keadaan iklim selalu basah, tanah kering di daratan selalu hijau
hutan lindung hutan yg mempunyai keadaan alam demikian rupa sehingga pengaruhnya yg baik thd tanah, alam sekelilingnya, dan tata air perlu dipertahankan dan dilindungi
ia [pron] (1) orang yg dibicarakan, tidak termasuk pembicara dan kawan bicara; dia; (2) benda yg dibicarakan: buku adalah teman yg setia, -- tidak pernah mengkhianati pemiliknya [p] ya
ibarat iba.rat [n] perkataan atau cerita yg dipakai sbg perumpamaan (perbandingan, lambang, kiasan): dl kesusastraan lama banyak terdapat cerita --; (2) n isi (maksud, ajaran) yg terkandung dl suatu perumpamaan (cerita dsb): ia pun tahu juga akan -- perkataan itu; (3) p seumpama: aku ini -- balam dl sangkar, mata lepas badan terkurung; (4) n perbandingan antara orang atau benda dan hal-hal yg lain dng menggunakan kata-kata bagai, seperti: -- anjing dan kucing
ibayuh iba.yuh [n] upacara adat bagi istri pertama apabila suaminya ingin menikah lagi (dl masyarakat suku Dayak-Maanyan)
ibu permandian [Kat] wanita yg bertindak sbg pelindung pd waktu upacara permandian (pembaptisan), kadang-kadang juga menjadi pelindung dl kehidupan selanjutnya
identifikasi iden.ti.fi.ka.si [n] (1) tanda kenal diri; bukti diri; (2) penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dsb; (3) Psi proses psikologi yg terjadi pd diri seseorang krn secara tidak sadar dia membayangkan dirinya spt orang lain yg dikaguminya, lalu dia meniru tingkah laku orang yg dikaguminya itu
identitas iden.ti.tas [n] ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang; jati diri: -- pembunuh itu sudah diketahui polisi
ideogram ide.o.gram [n Ling] tanda grafis yg dipakai untuk menggambarkan bagian ujaran, ada logogram dan piktogram
ideologi politik sistem kepercayaan yg menerangkan dan membenarkan suatu tataan politik yg ada atau yg dicita-citakan dan memberikan strategi berupa prosedur, rancangan, instruksi, serta program untuk mencapainya; (2) himpunan nilai, ide, norma, kepercayaan, dan keyakinan yg dimiliki seseorang atau sekelompok orang yg menjadi dasar dl menentukan sikap thd kejadian dan problem politik yg dihadapinya dan yg menentukan tingkah laku politik
idiom idi.om [n Ling] (1)konstruksi yg maknanya tidak sama dng gabungan makna unsurnya, msl kambing hitam dl kalimat dl peristiwa itu hansip menjadi kambing hitam, padahal mereka tidak tahu apa-apa; (2) ark bahasa dan dialek yg khas menandai suatu bangsa, suku, kelompok, dll
idiosinkrasi idi.o.sin.kra.si [n] (1) sifat, keadaan, atau hal yg menyebabkan sesuatu menjadi berlainan (krn tidak mengikuti aturan yg umum); (2) kelainan yg khas pd seseorang
idrak id.rak [a] dl keadaan merasakan, mencapai, mengetahui, menginsafi (sesuatu) yg diperoleh melalui pancaindra, akal, dan batin
Idulfitri Idul.fit.ri [n] hari raya umat Islam yg jatuh pd tanggal 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama sebulan
iga [n] tulang yg pipih dan melengkung di bagian dada yg bersambung dng tulang dada dan tulang punggung untuk melindungi rongga dada; tulang rusuk
igau igau, meng.i.gau [v] berkata-kata tanpa disadari spt pd waktu tidur atau sakit; meracau: hampir setiap malam ia ~
igau-igauan igau-igau.an [a] dl keadaan mengigau; sudah bangun dr tidur tetapi masih mengantuk: ~ berdirilah Masri sambil menggosok-gosok matanya [a] ramai sekali; riuh rendah: kuda itu tidak mau lari krn mendengar suara ~
ihram ih.ram [Isl] (1) a suci; dl keadaan bersuci diri (pd waktu melakukan ibadah haji dan umrah di Mekah); (2) v meniatkan dan melakukan pekerjaan ihram untuk tujuan ibadah haji dan/atau umrah
ihtikar ih.ti.kar [n] penimbunan barang keperluan umum dl keadaan masyarakat sangat membutuhkannya dng maksud menjualnya kembali dng harga lebih tinggi sehingga memperoleh ke-untungan besar; spekulasi
ijtimak ij.ti.mak [n] saat berakhirnya bulan lalu dan munculnya bulan baru dl penanggalan Hijriah; perihal bertemunya posisi bulan dan matahari dalam satu garis edar: -- akhir Ramadan
ijuk tak bersagar lunak tak berbatu [pb] seseorang yg tidak ada sanak saudaranya yg dimalui (ditakuti) orang
ikan [n] (1) binatang bertulang belakang yg hidup dl air, berdarah dingin, umumnya bernapas dng insang, biasanya tubuhnya bersisik, bergerak dan menjaga keseimbangan badannya dng menggunakan sirip; (2) cak lauk: makan nasi -- nya tempe
ikan belum dapat [pb] pelaksanaan kerja yg tidak tepat (keadaan menjadi buruk sebelum pekerjaan itu selesai)
ikan biar dapat [pb] biar tercapai maksudnya, tetapi jangan ada sesuatu yg merugikan
ikan kancera ikan air tawar yg termasuk keluarga Cyprinidal, badannya panjang agak pipih, berwarna keperakan, punggung dan perutnya kehitam-hitaman, makanan utamanya tumbuh-tumbuhan; Labeobarbus douroneusis
ikan kancera domas ikan mas yg bersisik kecil-kecil, sisik sebelah bawah berwarna perak, sebelah atas cokelat tua keemas-emasan, dan pd kiri kanan badannya terdapat garis lurus yg membatasi warna sisik bawah dan atas tsb; -- kapas ikan laut, Gerres
ikan karang ikan kecil, badannya gepeng, bergaris-garis dan berbintik-bintik berwarna, bermoncong lancip, berenang tidak cepat, pandai berputar kembali, sering menyerang ikan lain, juga sbg ikan hias dipelihara dl akuarium
ikan layur ikan yg panjangnya mencapai 40 cm, berbadan pipih, berwarna putih keperak-perakan
ikan lidah ikan laut, berbadan gepeng, sebelah bawah berwarna putih dan sebelah atas berwarna sesuai dng warna dasar laut
ikan mua ikan yg badannya panjang, spt bentuk badan ular dan berkepala agak bulat; belut
ikan muara ikan yg hidup di muara, sangat toleran pd perubahan kadar garam dan perubahan suhu
ikan pari ikan laut yg lebar dan pipih badannya, ekornya panjang spt ekor tikus
ikan sebelah ikan yg berbadan gepeng, kedua belah matanya terletak di atas dan berdekatan krn yg satu telah berubah tempat, pindah ke sebelah atas juga; -- selar ikan kembung kecil, jenisnya bermacam-macam, spt -- selar ayam, -- selar bagat, -- selar bantal
ikan sekambu rusak oleh ikan seekor [pb] hanya krn keburukan sedikit (kecil), semuanya ikut menjadi buruk: -- terkilat, jala tiba, pb (1) sangat pandai dan tajam dl menangkap perkataan orang; (2) tindakan yg cepat dilakukan (untuk menghadapi sesuatu)
ikan semah ikan air tawar yg badannya bulat, panjang, dan sisiknya besar-besar
ikan sia-sia badar
ikan skorpion ikan yg panjangnya mencapai 12 cm, dng warna dan bentuknya yg sangat menarik, belang-belang cokelat tua dan muda, bersirip lebar, sirip ekor, punggung, dan perut bagian belakangnya transparan, sirip dada berkembang spt kipas hias, sirip punggung berubah bentuk menjadi serangkaian duri yg panjang dan tegak; Brachirus zebra
ikan sumpit ikan yg berbadan agak panjang (kira-kira 25 cm) dan lambungnya agak gepeng, sering menyumpit lalat dng air untuk dimakannya; Toxotes jaculator
ikhtilaf ikh.ti.laf [Ar n] perbedaan (pendapat, pikiran): masih ada -- di kalangan ulama dl hal itu
iklan langsung iklan dl bentuk cetakan dan dikirim melalui pos, tetapi tidak ada hubungannya dng iklan produk yg sama di media lain
iklim ik.lim [n] (1) keadaan hawa (suhu, kelembapan, awan, hujan, dan sinar matahari) pd suatu daerah dl jangka waktu yg agak lama (30 tahun) di suatu daerah: -- sangat mempengaruhi kesuburan suatu daerah; (2) ki suasana; keadaan: kita meng-usahakan stabilitas ekonomi agar tercapai -- kerja yg baik
iklim global hipotetis iklim yg ada di bumi, jika permukaan bumi rata dan terdiri atas tanah atau laut yg serba sama
iklim politik suasana politik; keadaan percaturan politik
ikonoklasme iko.no.klas.me [n] gerakan untuk menghapuskan gambar dan patung dr ibadat suatu agama
iktikaf ik.ti.kaf [v Isl] diam beberapa waktu di dl masjid sbg suatu ibadah dng syarat-syarat tertentu (sambil menjauhkan pikiran dr keduniaan untuk mendekatkan diri kpd Tuhan)
ikuh [n Huk] upacara adat suku Dayak yg harus dilakukan suami sbg tanda permintaan maaf thd istri yg ditelantarkannya
ikut-ikutan ikut-ikut.an [v] mengikut saja (pikiran, perbuatan, dsb) orang lain (tanpa kesadaran atau keinsafan): perbuatan harus didasarkan pd keinsafan dan bukan hanya ~
ilahiah ila.hi.ah [Ar n] ketuhanan: contoh peristiwa -- ialah pertumbuhan bayi dl kandungan ibu, buah-buahan ada yg masam dan ada yg manis, dsb
ilat [Ar ] (1) n kerugian; kecelakaan; kemalangan; kesakitan: turutlah nasihat orang tua, supaya terhindar dr --; (2) p sebab; lantaran: kematiannya, bukan -- apa-apa, melainkan krn ajal semata; (3) a Dok tidak dapat bekerja lagi krn anggota badannya rusak (krn kecelakaan, akibat peperangan, dsb): dia termasuk veteran --
ilat-ilatan ilat-ilat.an [n] pohon yg tingginya dapat mencapai 27 m, tumbuh liar di tanah datar dan pegunungan rendah, getah kulit batangnya dapat digunakan untuk obat bisul (supaya lekas pecah); pangsar; Ficus callosa
ilmu alam pengetahuan tt keadaan alam
ilmu bangsa-bangsa pengetahuan tt adat istiadat, kehidupan, dsb suatu bangsa (suku bangsa dsb); etnologi
ilmu firasat pengetahuan tt keadaan muka orang dsb yg bertalian dng tabiatnya
ilmu hukum [Antr] ilmu tt aturan, norma kehidupan masyarakat, serta adat-istiadat yg dibuat oleh penguasa dl suatu masyarakat; (2) pengetahuan tt hukum (undang-undang dsb)
ilmu iklim pengetahuan tt keadaan cuaca (hawa, musim, dsb); klimatologi
ilmu penerbangan pengetahuan mengenai keadaan dan cara mengoperasikan pesawat terbang
ilmu udara pengetahuan mengenai keadaan udara
ilusif ilu.sif [a] (1) hanya ada dl angan-angan; bersifat khayal; (2) ber-sifat memperdayakan atau menipu
imanen ima.nen [a] berada dl kesadaran atau dl akal budi (pikiran)
imbak im.bak [a] meng.im.bak-im.bak a dl keadaan terombang-ambing: mereka turut ~ tidak tentu nasibnya
imbas im.bas [n] (1) gerakan atau aliran udara (ditimbulkan oleh gerakan kipas, benda bergerak, dsb); (2) dorongan; akibat (tanpa disengaja terjadinya); (3) penyakit yg disebabkan oleh hantu yg lewat dsb: kata orang tua-tua, pd waktu magrib janganlah keluar rumah krn dapat terkena -- hantu; (4) Fis perolehan sesuatu sbg akibat pengaruh sesuatu yg lain, msl imbas elektrostatik adalah pemberian muatan listrik statik pd sebuah benda dng cara mendekatkan benda itu (tetapi tidak menyentuh) kpd sebuah benda yg sudah bermuatan listrik statik
imbesil im.be.sil [a Psi] (1) dl keadaan mempunyai kecerdasan berpikir yg sangat rendah pd orang dewasa (IQ sekitar 40-60); (2) dungu; bodoh sekali
imbesilitas im.be.si.li.tas [n] taraf (tingkatan) kecerdasan berpikir yg rendah pd orang dewasa; keadaan imbesil
imkan im.kan [v] meng.im.kan v (1) memungkinkan; mengusahakan; (2) menguatkan: untuk lebih ~ hatinya, diberikan kepadanya barang-barang emas berupa perhiasan
imperialis im.pe.ri.a.lis [n] bangsa (negara) yg menjalankan politik menjajah bangsa (negara) lain; negara yg memperluas daerah jajahannya untuk kepentingan industri dan modal: perasaan dendam kpd -- meluap-luap di dada para pahlawan kemerdekaan kita
imperialisme kebudayaan [Antr] pandangan mengenai adanya kebudaya-an asing yg lebih kuat yg mendominasi suatu golongan masyarakat sehingga warganya kehilangan kepribadian dan identitasnya
impersonalitas im.per.so.na.li.tas [n] keberlangsungan tanpa perasaan, hanya berdasarkan kesadaran dan rasio, dan tanpa pandang bulu dl pelayanan
implikasi im.pli.ka.si [n] (1) keterlibatan atau keadaan terlibat: -- manusia sbg objek percobaan atau penelitian semakin terasa manfaat dan kepentingannya; (2) yg termasuk atau tersimpul; yg disugestikan, tetapi tidak dinyatakan: apakah ada -- dl pertanyaan itu?
impoten im.po.ten [a] (1) tidak ada daya untuk bersanggama; mati pucuk; lemah syahwat; (2) tidak mempunyai tenaga; tidak dapat berbuat apa-apa
impotensi im.po.ten.si [n] perihal lemah syahwat; keadaan tidak bertenaga
impresi im.pre.si [n] (1) kesan: saya mempunyai -- bahwa ia bukan orang yg dapat dipercaya; (2) efek pd indra: -- visual (melalui mata); (3) ki efek atau pengaruh yg dalam thd pikiran atau perasaan: pidatonya memberikan -- yg dalam pd hadirin [n Anat] lekukan pd suatu struktur krn adanya tekanan struktur lain
impresionisme im.pre.si.o.nis.me [n] aliran dl seni lukis, seni sastra, dan seni musik yg lebih mengutamakan pemberian kesan atau pengaruh pd perasaan dp kenyataan atau keadaan sebenarnya
improvisasi im.pro.vi.sa.si [n] (1) pembuatan (penyediaan) sesuatu ber-dasarkan bahan yg ada (seadanya); (2) Sen penciptaan atau pertunjukan sesuatu (pembawaan puisi, musik, dsb) tanpa persiapan lebih dahulu: dl lagu ini saya merasa dapat melakukan -- dng baik
imsakiah im.sa.ki.ah [n] jadwal yg menetapkan waktu salat, termasuk imsak setiap hari: dl penerbitannya selama Ramadan, surat kabar itu memuat --
imunitas imu.ni.tas [n] (1) keimunan; kekebalan; (2) Tan keadaan tumbuhan inang yg bebas dr serangan dan kerusakan yg disebabkan oleh penyakit (parasit)
imunoterapi imu.no.te.ra.pi [n Dok] peningkatan daya tahan tubuh thd penyakit dng meningkatkan pengadaan antibodi dl tubuh
in absensia in ab.sen.sia [adv] dl keadaan tidak hadir (pd waktu putusan pidana, pemberian ijazah, dsb): krn terdakwa tidak dapat hadir dl persidangan, dia terpaksa diadili --
inai tertepung kuku tanggal [pb] sesuatu yg sudah selesai dikerjakan, tetapi akhirnya ada kesukaran (kesusahan dsb)
indah in.dah [a] dl keadaan enak dipandang; cantik; elok [v] peduli (akan); menaruh perhatian (akan): tiada ia -- akan diriku lagi
indah kabar dr rupa [pb] biasanya kabar selalu melebihi keadaan sebenarnya [pb] berita yg tersebar biasanya lebih hebat dp kenyataan yg sebenarnya [pb] biasanya kabar lebih baik dp keadaan yg sebenarnya
indebitum in.de.bi.tum [n Huk] pembayaran yg dilakukan krn adanya kekhilafan, yakni menyangka adanya utang padahal tidak ada
indikasi in.di.ka.si [n] tanda-tanda yg menarik perhatian; petunjuk: siap siaganya pasukan keamanan yg bersenjata lengkap di setiap perempatan jalan dan panser yg berderet merupakan -- adanya kerawanan di daerah itu
indikatif in.di.ka.tif [a] (1) bersifat atau mengandung indikasi; (2) Ling berhubungan dng bentuk verba yg menggambarkan keadaan nyata
indikator in.di.ka.tor [n] sesuatu yg dapat memberikan (menjadi) pe-tunjuk atau keterangan: seseorang yg akan melakukan suatu pekerjaan sebaiknya menggunakan -- yg sudah ada; kenaikan harga dapat menjadi -- adanya inflasi
individualitas in.di.vi.du.a.li.tas [n] (1) keadaan atau sifat khusus sbg individu; (2) ciri-ciri yg dimiliki seseorang yg membedakannya dr orang lain; watak kepribadian: sikap -- sukar diubah
Indonesia In.do.ne.sia [n] (1) nama negara kepulauan di Asia Tenggara yg terletak di antara benua Asia dan benua Australia; (2) bangsa, budaya, bahasa yg ada di negara Indonesia
indonesianisasi in.do.ne.si.a.ni.sa.si [n] proses, cara, per-buatan mengindonesiakan sesuatu; pengindonesiaan: salah satu tujuan "Paket 6 Mei" tentang investasi adalah untuk mendorong -- penanaman modal asing agar lebih meng-hidupkan pasar modal
induk in.duk [n] (1) ibu (terutama tt binatang); emak: -- ayam; (2) Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; (3) ki yg terutama; yg menjadi pokok atau pangkal yg menjadi asal: -- keributan itu adalah diganggunya gadis Minah oleh pemuda B; (4) ki inti; pati; bibit; biang: -- cuka; -- karbol; (5) ki pusat (yg menjadi penyatu bagian, cabang, dsb): -- per-usahaan; -- organisasi
induksi in.duk.si [n] (1) metode pemikiran yg bertolak dr kaidah (hal-hal atau peristiwa) khusus untuk menentukan hukum (kaidah) yg umum; penarikan kesimpulan berdasarkan keadaan yg khusus untuk diperlakukan secara umum; penentuan kaidah umum berdasarkan kaidah khusus; (2) proses pembangkitan tenaga listrik (elektrik) di dl sirkulasi tertutup oleh arus (gerak) magnetik melalui gerak putar
inefisiensi in.e.fi.si.en.si [n] pemborosan; pemubaziran; ketidakefisienan: pemberian bantuan yg berupa tenaga penyuluh bagi daerah yg sudah maju adalah suatu tindakan --
infantilisasi in.fan.ti.li.sa.si [n] proses, cara, perbuatan membuat seseorang menjadi spt kanak-kanak: masalah yg belum diatasi adalah -- mahasiswa
infeksi in.fek.si [n] (1) terkena hama; kemasukan bibit penyakit; ketularan penyakit; peradangan; (2) Bio pengembangan pe-nyakit (parasit) dl tumbuhan
inferno in.fer.no [n] (1) neraka; (2) tempat atau keadaan yg menyerupai neraka (sangat tidak menyenangkan)
infertilitas in.fer.ti.li.tas [n] ketidakmampuan menghasilkan keturunan; keadaan kurang (tidak) subur
influenza in.flu.en.za [n] radang selaput lendir pd rongga hidung (yg menyebabkan demam); penyakit demam yg mudah menular yg disebabkan oleh virus yg menyerang saluran pernapasan dsb; selesma
informal in.for.mal [a] tidak resmi: para kiai adalah pemimpin -- dl masyarakat
informan in.for.man [n] (1) orang yg memberi informasi: dia adalah -- polisi; (2) orang yg menjadi sumber data dl penelitian; nara-sumber
infrasonik in.fra.so.nik [a] keadaan frekuensi (tt getaran suara) di bawah frekuensi suara yg dapat didengar manusia
infus in.fus [n] pemasukan obat dsb (berupa cairan) tanpa tekanan istimewa melalui pembuluh darah atau rongga badan
ingar [a] ingar-bi.ngar a bising (ramai sekali, hiruk pikuk); ribut (gaduh, gempar, dsb): keadaan di pasar itu selalu ~; ingar-ingar a ingar-bingar
ingat [v] (1) berada dl pikiran; tidak lupa: saya masih -- nama anak itu; (2) timbul kembali dl pikiran: keesokan harinya saya baru -- nama orang itu; (3) sadar; siuman: pencuri itu dipukuli orang banyak hingga tidak -- akan dirinya; (4) menaruh perhatian; memikirkan akan: ia sudah tidak -- lagi akan kewajibannya; (5) hati-hati; berwaswas: -- , di kereta api banyak tukang copet; (6) mempertimbangkan (memikirkan nasib dsb): kalau tidak -- anak, sudah kubunuh orang itu; (7) cak berniat; hendak: kalau ia -- membaca koran, dibacalah koran
ingatan ingat.an [n] (1) apa yg diingat (teringat); apa yg terbayang dl pikiran: sepanjang ~ ku, ia pernah juga mengajar di sekolah guru; (2) alat (daya batin) untuk mengingat atau menyimpan sesuatu yg pernah diketahui (dipahami, dipelajari, dsb): sekarang ~ ku tidak sekuat dulu; (3) pikiran (dl arti angan-angan); kesadaran: ~ nya melayang lagi ke rumah yg baru dikunjunginya; (4) apa yg terbit dl hati (spt niat atau cita-cita): ~ ku hanya satu agar berjumpa dng dia sebelum aku mati
ingkir ing.kir [n] hewan kecil nokturnal pemakan serangga, termasuk suku kera tanggung, bermata besar dan bulat, hidup di pohon, di ujung jari kaki ada pengisap sehingga mudah melekat di dahan-dahan, terdapat di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Filipina; Tarsius
ingusan ingus.an [v] (1) keluar ingusnya; ada ingusnya; beringus: anak itu hidungnya ~; (2) ki muda sekali; belum tahu apa-apa; belum mempunyai pengalaman: sang juara itu tiga tahun yg lalu masih menjadi pemain ~
inisiator ini.si.a.tor [n] yg mempunyai inisiatif; yg mempunyai pra-karsa; yg memprakarsai: pembangunan tugu peringatan itu pasti akan berhasil jika ada -- nya
inkonfeso in.kon.fe.so [a] dl keadaan yg sesungguhnya
inkonsistensi in.kon.sis.ten.si [n] (1) ketidaktaatasasan ; (2) ke-tidakserasian: penjelasan yg berbeda-beda dr pemerintah tt kasus itu memperlihatkan adanya ~ di antara aparat
inkonvensional in.kon.ven.si.o.nal [a] (1) tidak menurut konvensi; (2) tidak sesuai dng adat kebiasaan; menyimpang dr kebiasaan: tidak lazim: pemilihan kepala desa itu dilakukan secara --
inkorporasi in.kor.po.ra.si [n] (1) peleburan menjadi badan usaha yg sah; (2) Ling pemaduan morfem-morfem dasar menjadi kata tunggal
inovasi ino.va.si [n] (1) pemasukan atau pengenalan hal-hal yg baru; pembaharuan: -- yg paling drastis dl dasawarsa terakhir ialah pembangunan jaringan satelit komunikasi; (2) penemu-an baru yg berbeda dr yg sudah ada atau yg sudah dikenal sebelumnya (gagasan, metode, atau alat)
insaf in.saf [a] sadar (akan); mengerti benar (akan); yakin benar (akan): mereka tidak -- akan perubahan zaman; (2) a sadar akan kekeliruannya dan bertekad akan memperbaiki dirinya: syukurlah ia kini telah -- dan menjauhkan diri dr segala perbuatan tercela; (3) n belas kasihan: penjahat itu tidak menaruh -- kpd para korbannya
insani in.sa.ni [a] bersifat atau menyangkut manusia; kemanusiaan; manusiawi: Max Havelaar, krn kesadaran -- nya, tidak menyetujui sepak terjang Pemerintah Belanda di Indonesia
inses in.ses [n] hubungan seksual atau perkawinan antara dua orang yg bersaudara dekat yg dianggap melanggar adat, hukum, atau agama
inset in.set [n] (1) peta, gambar, atau foto kecil yg terdapat di dl peta (koran, gambar, foto) yg lebih besar: gambar -- ini adalah gambar si pembunuh berdarah dingin yg masih dl buronan; (2) halaman tambahan yg disisipkan dl buku dsb
insinerator in.si.ne.ra.tor [n] (1) tungku perapian atau pembakaran; (2) wadah pembakaran sampah
insinye in.si.nye [n] tanda berupa medali dr logam sbg lambang ke-anggotaan dl suatu organisasi (biasanya disematkan pd baju bagian dada sebelah kiri); lencana
insomnia in.som.nia [n Dok] keadaan tidak dapat tidur krn gangguan jiwa
inspeksi in.spek.si [n] (1) pemeriksaan dng saksama; peme-riksaan secara langsung tt pelaksanaan peraturan, tugas, dsb: beberapa waktu yg lalu ketua pengadilan negeri itu meng-adakan -- ke daerah; (2) Mil pemeriksaan pasukan dng cermat untuk mengetahui kesiapan di tempat masing-masing; (3) Pol wilayah jabatan inspektur; kantor inspektur: kantor -- wilayah
inspektorat in.spek.to.rat [n] (1) badan (lembaga, pemerintah) yg melakukan pekerjaan pemeriksaan; (2) kantor inspeksi
instabilitas in.sta.bi.li.tas [n] keadaan tidak stabil; ketidakstabilan; ke-tidakmantapan; keadaan goyah; keadaan labil; keadaan rawan (tt keamanan, politik, ekonomi, keadaan mental, dsb): adanya keresahan di kalangan rakyat dapat menimbulkan -- politik
instansi in.stan.si [n] (1) badan pemerintah umum (spt jawatan, kantor): kejadian (pelanggaran, penemuan, dsb) itu harus secepat-nya dilaporkan kpd -- yg berwenang; (2)Huk tingkatan (pengadilan); (3) tahap (dl rapat dsb)
insting in.sting [n] (1) pola tingkah laku yg bersifat turun-temurun yg dibawa sejak lahir; naluri; garizah; (2) Zool kecenderungan pd tingkah laku yg diwarisi dr nenek moyang dan kebiasaan pd binatang jenis tertentu tanpa pengalaman sebelumnya atau tanpa tujuan yg mendasar (spt pembuatan tempat tinggal yg khas, mendapat dan menyimpan serta mencernakan makan-annya yg mungkin dapat dimanfaatkan pd musim hujan); (3) Psi daya dorong utama pd manusia bagi kelangsungan hidupnya (spt nafsu berahi, rasa takut, dorongan untuk berkompetisi); dorongan untuk secara tidak sadar bertindak yg tepat
institusi in.sti.tu.si [n] (1) lembaga; pranata: telah disusun -- adat istiadat, kebiasaan, dan aturan-aturan; (2) sesuatu yg dilem-bagakan oleh undang-undang, adat atau kebiasaan (spt perkumpulan, paguyuban, organisasi sosial, dan kebiasaan berhalal-bihalal pd hari Lebaran); (3) gedung tempat diselenggarakannya kegiatan perkumpulan atau organisasi
institut in.sti.tut [n] (1) organisasi, badan, atau perkumpulan yg ber-tujuan melakukan suatu penyelidikan ilmiah: mereka bekerja pd -- riset antariksa; (2) organisasi, badan, atau perkumpulan yg bertujuan menyelenggarakan usaha pendidikan, kebudayaan, sosial, persahabatan (antarbangsa), rehabilitasi, dsb: ia diterima di suatu -- kebudayaan sbg guru tari
insubordinasi in.sub.or.di.na.si [n] (1) perlawanan atau pemberontakan thd atasan dl hubungan dinas, msl awak kapal melawan nakho-da; (2) keadaan membangkang atau tidak tunduk pd perintah; (3) Pol pembangkangan; pendurhakaan; ketidaktaatan; ke-tidakpatuhan
insulin in.su.lin [n Bio] hormon yg dibentuk dl pankreas yg mengen-dalikan kadar gula dl darah
integrasi horizontal pembauran dng pihak atau badan yg sederajat
integrasi vertikal pembaruan dng pihak atau badan yg berada di atas (lebih tinggi)
integritas in.teg.ri.tas [n] mutu, sifat, atau keadaan yg menunjukkan kesatuan yg utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan kewibawaan; kejujuran
intelektual in.te.lek.tu.al /intelEktual/ (1) a cerdas, berakal, dan berpikiran jernih berdasarkan ilmu pengetahuan; (2) n (yg) mempunyai kecerdasan tinggi; cendekiawan; (3) n totalitas pengertian atau kesadaran, terutama yg menyangkut pemikiran dan pemahaman
inteligensi in.te.li.gen.si [n Psi] daya reaksi atau penyesuaian yg cepat dan tepat, baik secara fisik maupun mental, thd pengalaman baru, membuat pengalaman dan pengetahuan yg telah dimiliki siap untuk dipakai apabila dihadapkan pd fakta atau kondisi baru; kecerdasan
intensitas in.ten.si.tas [n] keadaan tingkatan atau ukuran intensnya
interferon in.ter.fe.ron [n] peristiwa terjadinya proses rep-likasi jenis virus tertentu pd sel atau jaringan, yg sebagian atau seluruhnya tercegah sbg akibat adanya interaksi antara sel atau jaringan itu dan virus lainnya
intermolekuler in.ter.mo.le.ku.ler [a Kim] ada atau beraksi di antara molekul
internalisasi in.ter.na.li.sa.si [n] (1) penghayatan: proses -- falsafah negara secara mendalam berlangsung lewat penyuluhan, penatar-an, dsb; (2) Pol penghayatan thd suatu ajaran, doktrin, atau nilai sehingga merupakan keyakinan dan kesadaran akan kebenaran doktrin atau nilai yg diwujudkan dl sikap dan perilaku
interpelasi in.ter.pe.la.si [n Pol] permintaan anggota badan legislatif kpd pemerintah mengenai kebijakan pemerintah di bidang tertentu
interpretatif in.ter.pre.ta.tif [a] bersifat adanya kesan, pen-dapat, dan pandangan; berhubungan dng adanya tafsiran
interval in.ter.val [n] (1) masa antara dua kejadian yg bertalian (dl drama, pertunjukan, dsb); (2) Mus perbedaan ketinggian antara dua nada; jangka nada; (3) Mat jarak yg terletak antara dua nilai yg diketahui; (4) Olr jangka waktu untuk istirahat antara dua latihan yg berkaitan
intonasi in.to.na.si [n] (1) Ling lagu kalimat; (2) Mus ketepatan penyajian tinggi rendah nada (dr seorang penyanyi)
intradermal in.tra.der.mal [a] keadaan di dl atau di antara lapisan kulit
intrinsik in.trin.sik [a] terkandung di dalamnya (tt kadar logam mulia dl mata uang, harkat seseorang, atau suatu peristiwa): nilai -- mata uang, nilai logam yg terkandung di dalamnya, biasanya kurang dr nilai yg tertera di atasnya
introjeksi in.tro.jek.si [n] pemasukan sikap atau gagasan ke dl diri seseorang secara tidak sadar
invalid in.va.lid [a] (1) lemah atau cacat anggota badan krn sakit atau luka; cedera: ia menjadi -- krn kecelakaan yg menimpanya setahun yg lalu; (2) cak bangkrut
invensi in.ven.si [n] penciptaan atau perancangan sesuatu yg sebelumnya tidak ada; reka cipta: hal itu mendorong -- teknologi lain yg dapat menghemat bahan dan tenaga
inventarisasi in.ven.ta.ri.sa.si [n Adm] (1) pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik kantor, (sekolah, rumah tangga, dsb) yg dipakai dl melaksanakan tugas; (2) pencatat- an atau pengumpulan data (tt kegiatan, hasil yg dicapai, pendapat umum, persuratkabaran, kebudayaan, dsb): seka-rang sedang diadakan -- bahasa daerah di Indonesia; pemerintah mengadakan -- tenaga asing
inventif in.ven.tif [a] pandai mencipta atau merancang (sesuatu yg sebelumnya tidak ada): pendidikan hendaknya dapat mengajarkan siswa keterampilan yg --
inventor in.ven.tor [n] orang yg mencipta atau merancang sesuatu (yg sebelumnya tidak ada); pereka cipta
inversi in.ver.si [n] (1) pembalikan posisi, arah, susunan, dsb; (2) Ling pembalikan susunan bagian kalimat yg berbeda dr susunan yg lazim (msl ia makan roti menjadi makan roti ia); (3) Dok keterbalikan posisi dsb (yg mestinya ada di dl menjadi di luar, yg mestinya di atas ada di bawah); sung-sang; (4) nafsu berahi thd kelamin sejenis; homoseksualisme
inzar in.zar [v] berusaha menumbuhkan kesadaran dan keinsafan orang banyak agar menggunakan masa hidupnya untuk kebaikan dan menjauhi semua larangan
inziaj in.zi.aj [n Isl] tergetarnya hati di hadapan Allah krn pengaruh mendengarkan ajaran agama
ipuk [Jw v] meng.i.puk v (1) menyemaikan (benih dsb); (2) ki mengusahakan supaya gembira, tenteram, dsb (tt hati, perasaan, dsb): ~ hati anak istri adalah kewajiban suami dl keadaan yg serba sulit
irama ira.ma [n] (1) gerakan berturut-turut secara teratur; turun naik lagu (bunyi dsb) yg beraturan; ritme; (2) Sas alunan yg ter-cipta oleh kalimat yg berimbang, selingan bangun kalimat, dan panjang pendek serta kemerduan bunyi (dl prosa); ritme; (3) Mus ukuran waktu atau tempo: -- lagu Bengawan Solo berlainan dng lagu Jali-Jali; (4) Sas alunan yg terjadi krn perulangan dan pergantian kesatuan bunyi dl arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan tinggi rendah nada (dl puisi)
irasan iras.an [n] bagian benda yg dibuat dr satu bahan dng induknya, tidak merupakan bahan sambungan: tokoh wayang itu dibuat dng tangan ~ , menjadi satu dng badan sehingga tangannya tidak dapat digerakkan
iris [n Anat] selaput bola mata yg ada di belakang kornea mata, membentuk batas pupil yg memberikan warna khusus; selaput pelangi [n] penggal kecil; kerat; potong: ia sarapan roti dua --
ironi iro.ni [n] (1) kejadian atau situasi yg bertentangan dng yg diharapkan atau yg seharusnya terjadi, tetapi sudah menjadi suratan takdir: peristiwa pembunuhan Mahatma Gandhi adalah suatu -- krn ia adalah seorang pejuang tanpa kekerasan yg paling gigih; (2) Sas majas yg menyatakan makna yg bertentangan dng makna sesungguhnya, msl dng mengemukakan makna yg berlawanan dng makna yg sebe-narnya dan ketidaksesuaian antara suasana yg diketengahkan dan kenyataan yg mendasarinya
ironi dramatik [Sas] (1) situasi yg timbul dl drama, apabila seorang tokoh mengucapkan sesuatu yg bermakna bagi pembaca atau penonton, tetapi tidak disadari oleh tokoh lain; (2) informasi yg diberikan kpd penonton atau pembaca melalui ucapan mengenai identitas seorang tokoh, maksud, atau suatu peristiwa
ironis iro.nis [a] bersifat ironi: adalah kenyataan -- bahwa pemerintah masih harus mengimpor bahan pangan dr negara tetangga
iseng [a] (1) merasa menganggur (tidak ada yg perlu segera dikerjakan); (2) (berbuat atau mengerjakan sesuatu supaya jangan menganggur) sbg perintang-rintang waktu; (3) tidak mau menganggur (rewel, suka mengganggu, suka omong, suka makan apa saja, dsb): krn tangan anak-anak yg -- , dinding sekolah itu penuh corat-coret; (4) sekadar main-main; tidak bersungguh-sungguh; iseng-iseng a sekadar main-main saja (dp menganggur) untuk perintang-rintang waktu
isi [n] (1) sesuatu yg ada (termuat, terkandung, dsb) di dl suatu benda dsb: -- gudang itu pupuk dan alat-alat pertanian; (2) besarnya suatu ruangan; volume: -- kaleng itu 20 liter; (3) apa yg tertulis di dalamnya (tt buku, surat, dsb); (4) inti atau bagian yg pokok dr suatu wejangan (pidato, pem-bicaraan, dsb)
isi perut bagian tubuh yg ada di dl perut (spt usus, perut besar); (2) cak makan: seorang tega menjual anak gadisnya dng alasan -- perut; (3) ki perasaan hati, apa yg terpikirkan di dl hati; (4) makanan; rezeki: siang malam bekerja keras mencari -- perut bagi anak istrinya
isodinamik iso.di.na.mik [a Bio] bersifat menghasilkan tenaga yg sama dl tubuh (l00 g lemak adalah isodinamik dng kira-kira 230 g protein atau karbohidrat)
isohalin iso.ha.lin [n Geo] garis pd peta yg menghubungkan tempat atau laut yg mempunyai kadar garam yg sama
isokeraunik iso.ke.rau.nik [n Met] garis pd peta yg meng-hubungkan tempat yg memiliki frekuensi terjadinya badai guntur yg sama
isokorik iso.ko.rik [a Fis] dl keadaan volume yg sama atau tetap, baik thd ruang maupun waktu
isolasi iso.la.si [n] (1) pemisahan suatu hal dari hal lain atau usaha untuk memencilkan manusia dr manusia lain; pengasingan; pe-mencilan; pengucilan; (2) keadaan terpencilnya satu wilayah krn jauh dr hubungan lalu lintas; (3) penyekatan (pengham-batan atau penahanan) arus listrik oleh suatu bahan sehingga arus itu tidak dapat mengalir; (4) Ikn pemisahan satu kelom-pok ikan dr kelompok ikan lain sehingga perkawinan antarkelompok dapat dihindari
isolatif iso.la.tif [a] bersifat isolasi; dl keadaan terisolasi: nilai-nilai tradisi yg bertendensi -- harus diupayakan menjadi lebih adaptif
isomorfis iso.mor.fis [a Ling] berada dl hubungan yg sepadan, msl hu-bungan antara episode cerita dan urutan paragraf dl wacana tuturan
isonefel iso.ne.fel [n Met] garis pd peta yg menghubungkan tempat yg kadar awannya rata-rata sama pd periode tertentu
isoplet iso.plet [n Ling] garis yg digambarkan pd peta bahasa yg menandai, baik batas pemakaian ciri bahasa maupun ciri adat istiadat, ciri geografis, dan ciri budaya yg menjadi faktor penyatu bagi dialek atau bahasa regional
isotermal iso.ter.mal [a Fis] keadaan bersuhu tetap atau sama, baik terhadap ruang maupun waktu
isra is.ra [n Isl] perjalanan Nabi Muhammad saw. pd malam hari dr Masjidilharam di Mekah ke Masjidilaksa di Baitulmukadas dng kendaraan burak
istianah is.ti.a.nah [v Isl] permohonan pertolongan kpd Allah: upaya mencapai kebahagiaan selain bekerja keras adalah --
istidraj is.tid.raj [Ar n] hal atau keadaan luar biasa yg diberikan Allah Swt. kpd orang kafir sbg ujian sehingga mereka takabur dan lupa diri kpd Tuhan, spt Firaun dan Karun
istilah is.ti.lah [n] (1) kata atau gabungan kata yg dng cermat meng-ungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yg khas dl bidang tertentu; (2) sebutan; nama: janda muda disebut dng -- "janda kembang" ; (3) kata atau ungkapan khusus
istislah is.tis.lah [n Isl] pendapat bahwa sesuatu adalah sahih krn berfaedah, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan umum
itibak iti.bak [Ar v] mengikuti (contoh): kita berpuasa, bersalat, dan beribadah sunah hanya -- kpd Nabi Muhammad saw.
itik [n] unggas yg hidupnya di darat, pandai berenang, badannya spt angsa, tetapi lebih kecil, termasuk binatang piaraan; bebek
itik bali itik yg dikembangkan di Bali, warna bulunya bermacam-macam (putih, hitam, cokelat), kadang-kadang ada yg berjambul; mempunyai produksi telur yg tinggi
itik berenang di laut (air) [pb] menderita kesusahan krn tidak dapat (atau tidak mendapat kesempatan) memanfaatkan kekayaan yg ada
itik liar kecil itik yg pandai terbang, panjang badan 30 cm, bulu badan sebagian besar berwarna putih, hidupnya berpasangan, makanannya udang dan ikan kecil, serangga air, dan binatang air kecil lainnya; Nettapus coromandelianus
itik manila itik yg kakinya lebih pendek dan badannya lebih besar (gemuk bulat) dp itik biasa; entok
jabar ja.bar , men.ja.bar.kan v (1) Mat mengubah (pecahan, ukuran, dsb) supaya menjadi bentuk lain yg lebih bersahaja atau menjadi golongan bentuk aljabar yg bersahaja: ~ pecahan; (2) menerangkan (menguraikan) secara terperinci: dia ~ jadwal penelitian itu dl bentuk matriks
Jabariah Ja.ba.ri.ah [n Isl] aliran dl ilmu kalam yg berpandangan bahwa segala yg wujud di alam semesta, termasuk manusia, terikat pd kodrat dan iradat Allah Swt. semata
jadi-jadian ja.di-ja.di.an [n] bukan keadaan (rupa, wujud) yg sebenarnya: harimau ~ , orang yg mengubah perwujudan dirinya menjadi harimau; hantu ~; perempuan ~; laki-laki ~
jagat ja.gat [n] bumi; dunia; alam: tidak ada satu pun di -- ini yg tidak berubah
jago ja.go [n] (1) ayam jantan (yg berumur lebih dr 12 bulan): ia memiara -- yg bagus sekali untuk pejantan bagi ayam-ayam betina piaraannya; (2) calon utama (dl suatu pemilihan): ia diajukan sbg -- dl pemilihan lurah di desanya; (3) orang yg terkemuka; pemuka; penganjur: dialah -- dl pergerakan rakyat melawan penjajah; (4) juara; kampiun: ia -- bulutangkis di kampungnya; (5) yg diharapkan jadi pemenang: -- saya dl pacuan kuda itu adalah kuda cokelat berbelang putih
jago kertas orang yg tampaknya pemberani, padahal penakut
jagra jag.ra [n Hin] tidak tidur selama 36 jam (dl rangka pengendalian diri): brata atau pengendalian diri yg mesti dilakukan umat Hindu pd hari Siwaratri adalah --
jajaran genjang ja.jar.an genjang [Mat] bangun datar, bersegi empat, sisi-sisinya yg berhadapan sejajar dan sama panjang
jala tangga [Lay] jala yg digunakan dl keadaan darurat untuk naik ke geladak kapal dr permukaan air
jalan bebas hambatan jalan besar yg tidak ada hambatan (msl tidak dihambat oleh lampu lalu lintas di perempatan); jalan tol
jalan lintas pemandangan satwa liar sarana jalan bagi para pengunjung kawasan konservasi untuk dapat menyaksikan atraksi satwa liar yg ada di dl kawasan itu
jalan parkir udara bagian lapangan terbang yg mendapat pengerasan lebih dr yg biasa, tempat lalu lintas pesawat dl mengadakan persiapan lepas landas atau setelah melakukan pendaratan
jalur pelindung deretan tanaman pelindung yg dapat mengurangi arus kecepatan angin dan dapat menangkap butir-butir tanah yg ada di udara sehingga dapat terkumpul di daerah itu
jalan ja.lan [n] tempat untuk lalu lintas orang (kendaraan dsb): mobil kami melewati -- yg sempit dan berbelok-belok; (2) n perlintasan (dr suatu tempat ke tempat lain): -- ke Bandung lewat Puncak selalu macet; (3) n yg dilalui atau dipakai untuk keluar masuk: -- masuk ke Tugu Monumen Nasional melalui lorong di bawah tanah; (4) n lintasan; orbit (tt benda di ruang angkasa): satelit itu berputar mengelilingi bumi melalui -- nya; (5) n gerak maju atau mundur (tt kendaraan): mobil itu sangat laju -- nya; (6) n putaran jarum: arloji itu kurang baik -- nya; (7) n perkembangan atau berlangsungnya (tt perundingan, rapat, cerita, dsb) dr awal sampai akhir: -- ceritanya kurang lancar; (8) n cara (akal, syarat, ikhtiar, dsb) untuk melakukan (mengerjakan, mencapai, mencari) sesuatu: rasanya tidak ada -- lain, kita harus segera mengambil keputusan; (9) n kesempatan (untuk mengerjakan sesuatu): tidak perlu khawatir, -- masih terbuka untuk Anda; (10) n lantaran; perantara (yg menjadi alat atau jalan penghubung): segala itu sudah ditakdirkan Tuhan, kejadian itu hanya sbg --; (11) v cak berjalan: kita tidak boleh -- di atas rumput taman; (12) v melangkahkan kaki: sekali -- , dua tiga maksud tercapai; (13) n kelangsungan hidup (tt organisasi, perkumpulan, dsb): dng begini, -- nya organisasi lebih susah; (14) a dapat dipahami; benar: kalimatnya sudah --
jam malam larangan keluar rumah pd malam hari krn keadaan tidak aman
jam perbaikan waktu yg dipergunakan oleh suatu perangkat peralatan atau alat untuk menunggu suku cadang, memperbaiki, dan memeliharanya
jamak ja.mak [a] lazim; tidak aneh; lumrah; wajar: sudah -- bahwa setiap perjuangan meminta pengorbanan [n Ling] bentuk kata yg menyatakan lebih dr satu atau banyak: "siswa-siswa" atau "para siswa" adalah bentuk -- dr kata "siswa" [n Isl] penggabungan (tt salat)
jambal jam.bal [n] ikan pemakan daging, hidup di rawa atau sungai, berbadan lonjong agak pipih, tidak bersisik, punggungnya berwarna hitam keabu-abuan; Pengasius
jambore daerah pertemuan antarpramuka tingkat daerah yg diadakan bersamaan waktunya dng jambore nasional
jambu biji jambu yg dagingnya tidak terlalu berair, warnanya ada yg putih dan ada yg merah, berbiji kecil-kecil terletak di bagian dalam, bentuknya biasanya hampir bundar, batang pohonnya liat; Psidium guajava
jambu monyet jambu yg bijinya berada di luar daging buah, bijinya menghasilkan mete yg digoreng sbg penganan kecil, daunnya yg muda dimakan sbg lalap; Anacardium occidentale
jambulan jam.bu.lan [n Huk] hubungan kekerabatan krn adanya hubungan besan (pd suku Dayak di Kalimantan)
jambur jam.bur [n] (1) rumah untuk pendatang; (2) rumah untuk para pemuda dan untuk mengadakan rapat atau pertemuan
jamrah jam.rah [n Isl] (1) batu kecil; kerikil; kumpulan batu kecil; (2) tugu yg menjadi sasaran lemparan batu (dl ibadah haji)
jamu pembasuh negeri upacara adat untuk membersihkan masyarakat dr noda
jangan dilepaskan tangan kanan [pb] jangan melepaskan pekerjaan yg ada sebelum mendapat pekerjaan (pencaharian) yg baru
jangan-jangan ja.ngan-ja.ngan [adv] barangkali; mungkin: dia tidak datang, ~ ada halangan di jalan
janggal jang.gal [a] (1) tidak sedap dipandang mata (krn letaknya atau susunannya tidak tepat dsb): tampak -- kalau vas bunga itu kauletakkan di atas lemari; (2) tidak sedap didengar (krn iramanya, bunyinya tidak harmonis, dsb): lagu-lagu mars yg dibawakan dng irama keroncong -- kedengarannya; (3) tidak biasanya; tidak menurut kebiasaan (tt tingkah laku): tingkah lakunya -- benar hari ini; (4) canggung: saya merasa -- menghadapi orang itu
jangkang jang.kang [n] lebar antara dua belah kaki [n] pohon rawa yg berakar tunjang, kayunya kurang baik untuk dipakai sbg bahan bangunan rumah (ada beberapa macam spt: -- betina, -- bukit, -- hutan); Stercula foetida [Mk v kas] mati; meninggal
jangkung jang.kung [a] (1) tinggi atau panjang (tt tubuh, badan): pemain bola Eropa rata-rata berbadan kekar dan --; (2) berkaki panjang (tt burung, dsb); (3) tinggi sekali (tt gedung, bangunan, dsb); bertingkat (banyak): gedung --; bus -- , jang.kung.an n (1) permainan anak-anak dng menggunakan alat berupa dua batang tongkat yg diberi tumpuan sbg tempat untuk berpijak anak yg menaikinya; (2) alat yg digunakan untuk bermain jangkungan; egrang
jantung jan.tung [n] (1) bagian tubuh yg menjadi pusat peredaran darah (letaknya di dl rongga dada sebelah atas): darah bersih mengalir dr -- ke seluruh tubuh; (2) sesuatu yg bentuk, atau fungsinya spt jantung: -- pisang
japan ja.pan [Jw n] gong dan kenong yg bingkainya sempit sehingga nadanya rendah, digunakan untuk gending yg megah
jaram ja.ram [n] kompres dingin penurun panas; daun dsb yg dipakai untuk membasahi kepala (msl pd waktu sakit demam) [n] kuman, bibit penyakit yg menyebabkan gatal; radang (infeksi)
jarang ja.rang [a] (1) renggang atau lebar jaraknya (tidak rapat tt tulisan, tumbuhan, tanaman, gigi, dsb); bersela-sela; tidak kerap (tt tenunan, anyaman, dsb); (2) tidak merata (hanya di sana-sini); (3) tidak padat (tt penduduk di suatu daerah) ? jerang
jarang-jarang ja.rang-ja.rang [a] tidak kerap kali (terjadi, ada, dsb); terdapat tidak merata dan tidak banyak; tidak lazim
jaras dikatakan raga jarang [pb] mencela orang lain, padahal diri sendiri ada celanya juga
jaring dorong jaring berbentuk kantong yg penggunaannya dng cara mendorongkan alat tsb ke depan, ke tempat yg diperkirakan ada ikannya, pendorongan dilakukan dng tangan atau perahu di tempat dangkal
jaring insang jaring berbentuk persegi empat panjang yg dilengkapi dng pemberat di bagian bawah dan pelampung di bagian atas, dipasang menghadang arah gerak ikan sehingga ikan tertangkap krn insangnya tersangkut pd mata jaring; (2) jaring ikan yg dipasang melingkar pd waktu penangkapan ikan
jarum ja.rum [n] (1) alat jahit yg terbuat dr logam, bentuknya bulat panjang, kecil, berujung runcing (ada yg bertakuk, berkait, atau melengkung pd bagian ujungnya), terdapat lubang tembus pd bagian pangkal tempat memasukkan benang; (2) sesuatu yg panjang (untuk mencocok, menyuntik, dsb); (3) alat yg berfungsi sbg penunjuk pd arloji (kompas dsb)
jarum suntik peranti kedokteran yg bentuknya spt jarum, berlubang di dalamnya untuk memasukkan cairan obat ke dl badan melalui pembuluh darah
jasa informasi jasa yg diberikan oleh perpustakaan, terutama mengenai informasi yg ada di perpustakaan itu, dilaksanakan dng cara menyiapkan dan menyebarkan lembaran berita, survei literatur, daftar bacaan, seri, daftar isi majalah mutakhir; -- infrastruktur jasa yg menunjang terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, dsb); jasa prasarana: dr pemakaian -- infrastruktur, spt telekomunikasi dan listrik, negara itu memperoleh banyak pemasukan
jasad ja.sad [n] (1) tubuh; badan (manusia, hewan, tumbuhan); (2) sesuatu yg berwujud (dapat diraba, dilihat, dsb); (3) Kim bagian terbatas dr zat
jasadi ja.sa.di [a] mengenai (berupa) badan (benda)
jasmani jas.ma.ni [n] tubuh; badan; benda sbg lawan rohani: ia sedang mengembangkan kekuatan --
jasmaniah jas.ma.ni.ah [a] berhubungan dng jasmani; mengenai tubuh atau badan: nasihat dan bimbingan itu disesuaikan dng tingkat pertumbuhan rohaniah dan -- para remaja
jasus ja.sus [Ar n] orang yg bertugas menyelidiki keadaan musuh; mata-mata
jati diri ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas; (2) inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dr dalam; spiritualitas: mencari -- diri pembangunan nasional
jauh ja.uh [a] (1) panjang antaranya (jaraknya); tidak dekat: rumah kami -- dr pasar; (2) banyak sekali; amat; sangat (tt perbedaan, selisih atau kekurangan): ia berasal dr tempat yg --; anak itu -- lebih besar dp kakaknya; (3) belum sampai kpd yg dimaksudkan (ditetapkan): tawaranmu masih --; (4) sangat kurang: keadaannya masih -- dr sempurna; (5) lanjut (tt usia): sudah -- umur ayah; (6) renggang; tidak rapat (tt persahabatan): sanak saudara yg --
jawaban ja.wab.an [n] sahutan; balasan; tanggapan: sampai hari ini belum ada ~ darinya
jaya kawijayan [Jw] ilmu (pengetahuan) tt cara-cara memperoleh kemenangan dl menghadapi lawan atau musuh (dl pertempuran, perkelahian, dsb)
jebol je.bol [v] (1) terangkat dr tempatnya tertanam (tt tanaman) sampai ke akar-akarnya; (2) rusak parah (terbongkar) hingga tidak berfungsi (tt tanggul air, dinding, dsb) krn tidak mampu menahan benturan keras yg melanda; (3) tidak mampu mempertahankan serangan lawan (msl dl pertandingan); (4) ki tidak mampu mempertahankan nilai-nilai budaya yg dimiliki menghadapi arus budaya lain (asing) yg melanda
jebuh je.buh [n] ikan laut yg bulat dan panjang badannya; Dussumiera
jegogan je.go.gan [Bl n] alat musik gender, berbilah besar sebanyak lima buah, bernada rendah, dimainkan dng sebuah pemukul yg berbentuk bulat dan bertangkai
jejak je.jak [n] (1) bekas tapak kaki; bekas langkah: ada -- orang di tanah; (2) jatuhnya kaki di tanah dsb; (3) ki tingkah laku (perbuatan) yg telah dilakukan; perbuatan (kelakuan) yg jadi teladan: Isa mengikuti -- ibunya; (4) ki bekas yg menunjukkan adanya perbuatan dsb yg telah dilakukan: ia berusaha menghilangkan -- kejahatannya
jelai je.lai [n] padi-padian yg biji atau buahnya keras, kadang-kadang dibuat tasbih dsb; enjelai; Coix lacryma jobi [n] selai (bubur kental dr buah-buahan yg biasa dimakan dng dioleskan pd roti dsb); jem
jelalat je.la.lat, je.la.lat.an [v] melihat ke mana-mana dng liar: matanya ~ spt ada yg sedang dicari
jelang je.lang [v] , men.je.lang v (1) mengunjungi; menengok; menjenguk; menghadap: sudah lama ia tidak ~ ibunya; (2) dialamatkan kpd; ditujukan kpd (pd alamat surat): ~ karibku Polan, Jalan Lembang, Jakarta Pusat; (3) menghadap; menyongsong: ~ tahun baru kita memperbaharui tekad untuk maju; (4) hampir: ~ tengah hari baru ia sampai ke kampung halamannya; (5) melihat; memandangi: ~ bulan purnama [Mk a] cair; encer (tt susu dsb)
jelangkung je.lang.kung [n] boneka (orang-orangan, yg dilengkapi alat tulis di tangan, digunakan untuk memanggil arwah, dan jika arwah itu telah masuk ke dl boneka tsb diadakan tanya jawab, jawaban sang arwah diberikan melalui tulisan tangan boneka itu)
jelawat je.la.wat [n] ikan air tawar, badannya panjang putih keperakan, bagian punggung kehitaman, sirip perut dan ekor berwarna merah, makanannya biji buah-buahan, bunga-bungaan, dan daun muda dr tumbuhan air; Lebtobarbus hoeveni
jeluk penetrasi [Fis] ketebalan lapisan yg dipanaskan pd sebuah penghantar akibat imbasan arus bolak balik padanya dan diukur dr permukaan penghantar itu
jelum je.lum , ber.je.lum v mandi dng cara menyeka atau membasahi tubuh saja dng menyiramkan air ke badan (bagian kepala tidak disiram)
jelutung je.lu.tung [n] (1) pohon yg kayunya lunak, putih sampai agak kuning, berkilat, dan bertekstur halus; Dyena costulata, ada banyak macamnya: -- pipit; -- badak; -- laut; (2) kayu jelutung
jemaah je.ma.ah [n] (1) kumpulan atau rombongan orang beribadah
jemaah haji rombongan yg menunaikan ibadah haji (ke Mekah)
jemaah umrah rombongan yg menunaikan ibadah umrah (ke Mekah)
jembalang jem.ba.lang [n] hantu tanah yg konon kadang-kadang mewujudkan dirinya sbg lembu, rusa, kerbau, dsb
jembar jem.bar [