Arti kata/frase "otak encer" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/otak-encer

Halaman ini menjelaskan kata atau frase otak encer menurut KBBI Edisi III

otak encer: [ki] cerdas; pintar

Lebih lanjut mengenai otak encer

otak encer terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 521 kata terkait yakni sebagai berikut:

otak otak, otak-otak.an [Jk a] suka berbuat yg bukan-bukan (supaya disebut pemberani dsb); ugal-ugalan; gila-gilaan
encer en.cer [a] (1) cair; tidak kental: minum kopi --; (2) menjadi cair: mentega kalau dipanaskan --; (3) bercampur air, tidak kental, atau sangat kurang sari patinya (tt barang cair yg mengandung suatu zat): tambahkan sedikit air, supaya --; (4) cak mudah mengerti; lekas menerima pelajaran; cerdas: anak ini memang -- otaknya; (5) cak sepele; mudah: dia selalu menganggap -- lawannya
benak kepala otak
otak depan otak besar
otak encer [ki] cerdas; pintar
enceran en.cer.an [n] (1) hasil mengencerkan; (2) sesuatu yg diencerkan
otak ayam [ki] otak udang
otak besar [Anat] bagian depan otak manusia yg berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu, yg membentuk bagian terbesar dr sistem saraf pusat; serebrum
otak kecil [Anat] bagian belakang otak manusia, yg terletak membelakangi bagian otak besar yg berlekuk-lekuk dalam, merupakan bagian dr sistem saraf pusat yg berkaitan dng gerakan otot refleks, bentuk tubuh, dan keseimbangan tubuh serebrum
otak te- lum [ki] otak udang
otak miring [ki] agak gila
otak tajam [ki] pandai
otak udang [ki] sukar mengerti; bodoh; (2) pohon medang melukut; bengkaras, Norrisia malaccensis
otak-atik [v] , meng.o.tak-a.tik v mencoba-coba atau mereka-reka untuk memperbaiki (radio, arloji, dsb yg rusak) atau membuat sesuatu
otak-otak [n] makanan yg dibuat dr ikan dsb dicampur dng bumbu, dibungkus daun pisang atau daun kelapa, dan dibakar (dipanggang)
aktor intelektual otak berbagai tindakan yg menyimpang (spt kerusuhan, pembakaran, pembunuhan)
alat pencernaan organ tubuh yg berfungsi sbg pencerna makanan sehingga menjadi lumat dan cair serta dapat terserap ke dl darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh; perut besar; lambung
berkotak-kotak ber.ko.tak-ko.tak [v] (1) terdiri atas banyak kotak; (2) berpetak-petak; (3) terbagi-bagi; terpecah-pecah: jangan memandang persoalan itu secara sempit dan ~
berotak ber.o.tak [v] (1) berakal; mempunyai pikiran; mempunyai kecerdasan yg baik: anakmu tidak -; (2) mempunyai otak: apakah udang ada yg -?
cairan pengencer ca.ir.an pengencer bahan atau zat yg berupa cairan untuk memperbanyak volume dan berfungsi sbg pelindung, sumber nutrisi, bakteriostatik, dan mempertahankan keasaman
gegar otak [Dok] penderitaan pd otak akibat guncangan dr luar (krn terjatuh, pukulan benda keras, dsb)
gencer gen.cer /gencEr/ ? gencar
karang otak karang yg berbentuk spt otak manusia
kebotakan ke.bo.tak.an [n] keadaan atau hal botak
kotak hitam kotak kecil yg ditempatkan pd ekor pesawat terbang yg dapat merekam pembicaraan antara pilot pesawat dan petugas menara pengawas atau suara dl pesawat terbang
kotak perkakas kotak yg berisi seperangkat perkakas untuk menukang dsb
kotak pos kotak di kantor pos yg disewakan kpd pelanggan, kuncinya dipegang oleh orang yg berlangganan surat untuk pelanggan dapat dimasukkan ke dl kotak tsb dan dapat diambil sewaktu-waktu oleh pelanggan
kotak sarang [Tern] kotak tempat kelinci bersarang dan beranak
kotak suara kotak dl pemilihan calon anggota DPR (lurah, dsb) kotak tempat memasukkan lembaran yg sudah diisi oleh pemilih
kotak surat kotak tempat surat di depan rumah, surat untuk penghuni rumah dapat dimasukkan ke dl kotak tsb, dan dapat diambil sewaktu-waktu oleh pemiliknya
lembek otak lemah otak
mediastinum otak kecil [Anat] sekat tengah otak kecil
membotak mem.bo.tak [v] menjadi botak
membotaki mem.bo.taki [v] mencukur rambut sampai habis; membuat menjadi botak
memecahkan otak me.me.cah.kan otak [ki] sukar sekali untuk dipikirkan; sangat membebani pikiran
memeras otak me.me.ras otak [ki] berpikir keras
memutar otak me.mu.tar otak [ki] memeras otak; memikir dng sungguh-sungguh
mencerai men.ce.rai [v] (1) mengasingkan diri; memisah dr yg lain; (2) menceraikan
mencerai gantung men.ce.rai gantung tidak menceraikan, tetapi tidak juga memulangi (tt suami thd istri)
mencercai men.cer.cai [v] mencerca
mengasah otak meng.a.sah otak [ki] mengasah pikiran
mengencerkan meng.en.cer.kan [v] menjadikan encer; mencairkan: gunakan saja air untuk ~ cat tembok ini
mengotak me.ngo.tak [v] menjadi berkotak-kotak
pencerahan pen.ce.rah.an [n] proses, cara, perbuatan mencerahkan
penceraian pen.ce.rai.an [n] proses, cara, perbuatan menceraikan
pencerapan pen.ce.rap.an [n] proses, cara, perbuatan mencerap
pencerdasan pen.cer.das.an [n] proses, cara, perbuatan mencerdaskan
penceritaan pen.ce.ri.ta.an [n] proses, cara, perbuatan menceritakan: ~ dl pementasan drama itu sudah baik
pencernaan pen.cer.na.an [n] (1) penghancuran; (2) penghancuran dan penyerapan makanan di dl perut dsb; (3) alat untuk mencernakan makanan (usus dsb)
pengencer peng.en.cer [n] bahan dsb yg digunakan untuk mengencerkan
pengenceran peng.en.cer.an [n] proses, cara, perbuatan mengencerkan
pengotak-ngotakan pe.ngo.tak-ngo.tak.an [n] pemisahan menjadi berkotak-kotak (berpetak-petak)
pengotakan pe.ngo.tak.an [n] proses, cara, perbuatan menjadikan berkotak-kotak (berpetak-petak)
perah otak pe.rah otak [ki] (1) memikirkan sesuatu dng sungguh-sungguh; (2) belajar dng keras
pitam otak keadaan yg disebabkan oleh jejas akut pd pembentuk darah otak, spt perdarahan, emboli, dan ditandai dng pingsan mati, biasanya diikuti dng kelumpuhan; apoplexicerebri
radang otak penyakit radang pd otak
selaput lunak otak selaput lunak otak yg paling dalam
selaput otak selaput tipis penyalut otak
selubung otak kulit otak besar
terkotak ter.ko.tak [v cak] (sudah) masuk kotak; tidak masuk hitungan lagi (dl pertandingan dsb)
beranggotakan ber.ang.go.ta.kan [v] mempunyai (beberapa) anggota
berat otak [cak] susah hati; rusuh hati
berkerotak ber.ke.ro.tak [v] berderak-derak
berkotakan (bernegerikan [pb] mengembara ke mana-mana (tidak tetap tempat tinggalnya)
botak bo.tak [a] (1) tidak berambut (tt kepala orang); gundul; (2) tidak berbulu (tt kepala binatang)
ceruk-menceruk ce.ruk-men.ce.ruk [v] mencari ke pelosok-pelosok
cuci otak proses mehilangkan pendapat, keyakinan, dsb yg ada dan menggantinya dng yg baru dng cara paksa dan siksaan psikis dan fisik
fonotaktik fo.no.tak.tik [n Ling] (1) urutan fonem yg dimungkinkan dl suatu bahasa; (2) deskripsi tt urutan fonem
fototaksis fo.to.tak.sis [n] reaksi binatang thd cahaya
gelotak ge.lo.tak [v] , meng.ge.lo.tak v mengupas buah yg keras kulitnya
heliotaksis he.li.o.tak.sis [n Bio] reaksi positif atau negatif yg diberikan suatu organisme thd rangsangan yg berasal dr sinar matahari
hipotaksis hi.po.tak.sis [n Ling] (1) hubungan gramatikal antara klausa utama dan klausa terikat; (2) penggabungan kalimat dng kalimat, klausa dng klausa, frasa dng frasa, atau kata dng kata, dng menggunakan kata penghubung
kerotak ke.ro.tak [n] derak-derak
konteks semotaktis [Ling] lingkungan semantis yg ada di sekitar suatu unsur bahasa; makna unsur bahasa
kotak ko.tak [n] (1) peti kecil tempat barang perhiasan, barang kecil, dsb; (2) petak: setelah panen, -- sawah itu ditaburi dng benih ikan; (3) Olr tingkatan atau tempat yg tiada masuk dl hitungan: dl babak penyisihan kesebelasan itu sudah masuk --; (4) cak ruang (bidang) empat persegi: di dalamnya terdapat dua kolam renang, satu berbentuk lingkaran dan satunya lagi berbentuk --
kotak katik ko.tak ka.tik [n] gerak-gerik (suara dsb): tidak terdengar -- nya, semuanya membisu
kotak kontak [El] suatu titik pd instalasi listrik dl gedung yg menjadi tempat pengambilan arus
kotak saran tempat menampung surat berupa usul dan saran
kotaklema ko.tak.le.ma [n] ikan laut yg besar bernapas dng paru-paru; ikan paus: lelaki tua itu dikenal sbg tukang tikam --
lemah otak terganggu pertumbuhan daya pikirnya dan tidak sempurna seluruh kepribadiannya; tidak cukup daya pikirnya menurut ukuran normal; tidak dapat hidup dng kekuatan sendiri di tempat sederhana dl masyarakat, dan jika dapat, hanyalah dl keadaan yg sangat baik
lotak lo.tak [a] (1) mulai busuk: mayat itu sudah --; (2) lusuh (krn tua, usang, dsb): kain itu sudah --
mencerahkan men.ce.rah.kan [v] menjadikan (menyebabkan) cerah (tidak suram, jernih, dsb)
mencerai-beraikan men.ce.rai-be.rai.kan [v] menjadikan cerai-berai (porak-poranda dsb); memecah-belah; membubarkan
menceraikan men.ce.rai.kan [v] (1) menjadikan supaya tidak berhubungan (bercampur dsb) lagi; memisahkan: dia sedang berusaha ~ kata atas suku-sukunya; (2) meleraikan orang berkelahi dsb: pahanya tertusuk ketika berusaha ~ kedua orang yg sedang berkelahi itu; (3) memutuskan hubungan sbg suami istri; menjatuhkan talak; menalak: ia berusaha ~ istrinya supaya dapat kawin dng perempuan itu; (4) memberhentikan dr menyusu; menyapih: dr umur satu tahun saya telah ~ anak ini
menceramahkan men.ce.ra.mah.kan [v] membentangkan (memberi ulasan tt) suatu hal dng ceramah: dia akan ~ Kesusastraan Indonesia Baru
mencerap men.ce.rap [v] (1) memperhatikan; menaruh minat kpd; (2) menerima sesuatu dl hati (mengambil inti sari dr suatu kejadian dsb) dng indra (spt penglihatan, pendengaran); menanggap
mencerat men.ce.rat [v] (1) menuangkan air (dr kendi dsb) melalui cerat; (2) minum dr cerat; (3) memancur dr cerat
menceratuk men.ce.ra.tuk [v] berceratuk; berceratukan
mencerca men.cer.ca [v] mencela keras; mencaci; memaki; menghinakan: ia ~ perbuatan anaknya
mencerdaskan men.cer.das.kan [v] mengusahakan dsb supaya sempurna akal budinya; menjadikan cerdas: usaha ~ bangsa harus mendapat prioritas pertama dl rencana pembangunan; ~ akal budi
menceret men.ce.ret [v] sering buang air besar dng tinja berbentuk cair; diare: dia -- krn terlalu banyak makan sambal
mencereweti men.ce.re.weti [v] selalu mengata-ngatai (mencela ini itu, menyuruh begini-begitu, dsb): orang tuanya sudah cukup ~ nya, tetapi ia masih tetap malas juga
menceriakan men.ce.ri.a.kan [v] membersihkan; menyucikan
menceritai men.ce.ri.tai [v] bercerita kpd: Nenek sering ~ cucu- cucunya tt perjuangan raja-raja pd zaman dulu
menceritakan men.ce.ri.ta.kan [v] (1) menuturkan cerita (kepada): ia paling pandai ~ cerita binatang; (2) memuat cerita: Serat Dewa Ruci ~ Zaman Purba; (3) mengatakan (memberitahukan) sesuatu kpd: Ibu sedang asyik ~ pendidikan anak-anaknya
mencerlang men.cer.lang [v ki] bercahaya; berkilau
mencermati men.cer.mati [v] memperhatikan dng cermat (saksama, teliti, penuh minat); mengamati dan memperhatikan dng sungguh-sungguh: dia tampak antusias ~ foto-foto yg terpampang
mencermatkan men.cer.mat.kan [v] (1) melakukan sesuatu dng cermat (teliti, hati-hati); (2) menghematkan (pengeluaran uang dsb): ia memberi tahu saya bagaimana cara ~ uang belanja
mencermini men.cer.mini [v] menjadikan sbg contoh (cermin): jangan ~ perbuatannya yg jelek itu
mencerminkan men.cer.min.kan [v] menggambarkan keadaan (batin, perasaan, dsb); membayangkan: tingkah lakunya ~ keadaan batin yg gelisah; resolusi itu dianggap belum ~ keinginan dan kehendak rakyat yang sebenarnya
mencerna men.cer.na [v] (1) menjadi hancur (luluh): gadis itu ~ hati diimpit rindu; (2) ki menghancurkan (makanan hingga menjadi cair dan dapat menyerap ke dl darah); (3) ki menyerapkan (memasukkan) ke dl hati, pikiran, dsb: ia ~ benar-benar semua nasihat ibunya; (4) memahami; menyerapkan ke dl pikiran: ia belum dapat ~ hal-hal yg telah diterangkan
mencernakan men.cer.na.kan [v] (1) menghancurkan (makanan hingga menjadi cair dan dapat meresap ke dl darah); (2) ki memahami (maksud dsb): ia tidak dapat ~ maksud kata-kata sandi itu
menceroboh men.ce.ro.boh [v] berbuat ceroboh (tidak senonoh dsb); mencabuli; memperkosa (hak, kedaulatan, dsb)
mencerobohi men.ce.ro.bohi [v] melakukan perbuatan tidak senonoh kpd
mencerucup men.ce.ru.cup [v] mencuar tajam-tajam (spt duri dsb)
menceruh men.ce.ruh [v] menumbuk dsb untuk yg kedua kali supaya lebih putih dan bersih; menyosoh: ia ~ beras hingga putih bersih
menceruk men.ce.ruk [v] (1) membuat ceruk dl tanah; (2) masuk ke dl ceruk
mencerup men.ce.rup [v] menghirup; menyedot
mengotak-ngatikkan me.ngo.tak-nga.tik.kan [v] mengguncangkan (negeri dsb)
mengotak-ngotakkan me.ngo.tak-ngo.tak.kan [v] membuat batas-batas lingkungan sehingga yg satu dng yg lain terpisah; memecah-belah (golongan, kelompok, dsb): golongan kiri berusaha ~ masyarakat agar mudah dihancurkan
mengotakan me.ngo.ta.kan [kl v] (1) menjadikan spt kota; menjadikan bersifat kota; menjadikan sbg konsumsi orang kota; (2) memperkuat dng benteng; memakai sesuatu untuk benteng
mengotaki meng.o.taki [v] mengatur siasat, memberikan pikiran yg dilakukan secara rahasia (tidak terang-terangan); mendalangi: ia dituduh -- berbagai kegiatan pencurian pd beberapa kantor pemerintah dan sekolah
pelagra pe.lag.ra [n Dok] penyakit yg disertai ruam (radang) kulit, terutama di tangan (merah-merah), gangguan pd pusat susunan saraf alat pencernaan, dan radang rongga mulut yg menyebabkan ketumpulan otak atau menjadi gila
penceracau pen.ce.ra.cau [n] orang yg cerewet
penceramah pen.ce.ra.mah [n] pemberi ceramah; pembicara
penceriaan pen.ce.ri.a.an [n] pembersihan; penyucian; pemurnian
pencerita pen.ce.ri.ta [n] orang yg bercerita; tukang cerita: indah buruknya hikmat kita tergantung pd kepetahan lidah penyalin atau ~; akulah ~ , pelakon, dan pengarah sandiwara itu
protaktinium pro.tak.ti.ni.um [n Kim] unsur yg semua isotopnya radioaktif, terdapat secara alamiah dan buatan; unsur dng nomor atom 91, lambang Pa, dan bobot atom 231,0359
putar otak [ki] mencari akal; berdaya upaya
sakit otak sakit ingatan
tajam otak cerdas; pandai; mudah mengerti
telotak te.lo.tak [n] ujung daun
terkotak-kotak ter.ko.tak-ko.tak [v] terbagi-bagi; terpisah-pisah; terpecah-pecah: kaum muda hendaknya jangan berjuang secara ~ sebab hasilnya tidak baik
abdomen ab.do.men [n Bio] (1) bagian tubuh berupa rongga perut yg berisi alat pencernaan; (2) bagian di antara sekat rongga badan dan pinggul (perut bagian bawah); (3) bagian tubuh di belakang dada (toraks) pd antropoda
adsorben ad.sor.ben [n Kim] zat yg sifatnya dapat menyerap zat lain sehingga menempel pd permukaannya tanpa reaksi kimia (digunakan untuk obat menceret atau penawar racun)
afasia afa.sia [n Dok] kehilangan sebagian atau seluruh kemampuan bicara krn penyakit, cacat, atau cedera pd otak
agiria agi.ria [n Dok] keadaan tidak terdapat konvolusi permukaan otak krn gangguan perkembangan
agnosia ag.no.sia [n Dok] ketidaksanggupan mengenali benda dan artinya, biasanya disebabkan oleh kerusakan pd otak atau susunan saraf
agrafia ag.ra.fia [n Dok] ketidakmampuan menulis sbg akibat kerusakan atau luka pd otak
air aki larutan elektrolit untuk sel (aki), dibuat dr 220 cm3 sulfat pekat yg ditambahkan 750 cm3 air suling samkel diaduk, lalu diencerkan sampai volumenya 1 dm3
aksesori ak.se.so.ri [n] (1) barang tambahan; alat ekstra: radio pd mobil merupakan -- yg digemari banyak konsumen; (2)barang yg berfungsi sbg pelengkap dan pemanis busana: -- yg sedang digemari remaja saat ini adalah jepit rambut dan peniti berwarna sama dng pakaian yg dikenakan; (3) Anat yg merupakan tambahan (msl saraf aksesori, yakni otak ke-11)
alantois alan.to.is [n Bio] kantong selaput yg timbul dr bagian posterior saluran pencernaan pd hewan bertulang belakang tinggi dan berfungsi sbg organ pernapasan, pencernaan, atau kedua-duanya
alopesia alo.pe.sia [n] (1) kebotakan yg bukan krn pembawaan lahir; (2) Tern kerontokan bulu sebagian atau menyeluruh pd tubuh hewan
alosu alo.su [n] alat bunyi-bunyian berupa kotak bertangkai dr anyaman daun kelapa, di dalamnya diberi biji yang apabila digoyang-goyang akan mengeluarkan bunyi tertentu (dr Sulawesi Selatan)
amnesia / am.ne.sia / amnEsia/ n Dok kehilangan daya ingat, terutama tt masa lalu atau tt apa yg terjadi sebelumnya krn penyakit cacat atau cedera pd otak
andap an.dap, andap gizi [Dok] keadaan gizi yg terjadi krn kualitas atau kuantitas makanan yg kurang atau krn gangguan pencernaan
aneroid ane.ro.id /anEroid/ (1) a berisi bukan cairan atau dioperasikan tanpa menggunakan cairan (tt barometer); (2) n Fis barometer yg mengukur tekanan udara dng perpindahan tutup yg luwes dr kotak logam yang hampir hampa; (3) n Fis tidak mengandung atau tidak menggunakan cairan
antasid an.ta.sid [n Far] zat atau obat yg menetralkan keasaman yg berlebihan dl saluran pencernaan makanan; penawar asam
apa [pron] kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) sesuatu: ular -- ini?; pohon -- yg kautanam?; (2) pron kata tanya untuk pengganti sesuatu: -- yg dimaksudkan orang itu tadi?; (3) pron kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan: (pernah) -- mu anak itu?; (4) pron pengganti sesuatu yg kurang terang; pengganti barang sesuatu: ia tidak tahu -- isi kotak itu; (5) p hor untuk menghaluskan permintaan: sudi -- lah kiranya Bapak mengabulkan permohonan kami; (6) p cak untuk mendahului kalimat tanya: -- besok ada ulangan? -- tamu itu pamanmu?; (7) p cak atau: mau minum teh -- kopi; jadi berangkat hari ini -- besok
apepsi apep.si [n] pencernaan yg lemah
apopleksi apo.plek.si [n Dok] penyakit yg menyebabkan orang jatuh pingsan krn salah satu pembuluh darah dl otak pecah
araknitis arak.ni.tis [n Dok] peradangan selaput tengah yg membungkus otak dan urat saraf tulang belakang
araknoid arak.no.id [n Anat] selaput halus pembungkus otak dan sumsum tulang belakang
askariasis as.ka.ri.a.sis [n] (1) penyakit yg disebabkan oleh cacing yg menyerang pencernaan; (2) cacing gelang-gelang; askarid
aspal jalan aspal padat atau aspal encer yg dng kualitas dan konsistensinya siap digunakan untuk pembuatan jalan
asteositoma as.te.o.si.to.ma [n] tumor ganas yg bersarang di otak
bagian ba.gi.an [n] (1) hasil membagi: ruangan ini dibagi menjadi dua -; (2)perolehan atau penerimaan (dr barang yg diberi); yg diperuntukkan: siapa yg belum mendapat -; kita semua mendapat -- yg sama; (3) jatah: tiap jiwa mendapat -- beras 10 kg; (4) penggal (buku, cerita, dsb); jilid: -- kedua buku ini akan segera terbit; (5) sepenggal dr sesuatu yg utuh: -- atas dan -- bawah gedung itu sama; (6) sesuatu (benda, alat, dsb) yg menjadi pelengkap: otak termasuk -- tubuh manusia yg penting; (7) cabang dr suatu pekerjaan (jawatan dsb): ia menjabat sbg kepala -- tata usaha; (8) nasib (untung, malang); peruntungan: telah menjadi -ku hidup melarat begini; (9) pecahan dr kesatuan (spt dr dewan, panitia) yg bertugas mengurus sesuatu; seksi: -- konsumsi; -- penerima tamu
bahasa alamiah bahasa yg mencerminkan pemakaian yg lazim tanpa harus dipelajari terlebih dahulu; (2) bahasa dan dokumen yg diindeks; bahasa indeks; bahasa manusia
bahasa vokalis tipe bahasa yg dl fonotaktiknya mengharuskan kata-kata berakhir pd vokal, msl bahasa Jepang
bak [p] kata depan untuk menyatakan perbandingan; bagaikan: kedua anak muda itu wajahnya mirip, -- pinang dibelah dua [n] (1) kotak besar (tempat sampah, dsb); (2) kolam tempat air di kamar mandi [n] tinta cina (hitam warnanya) [n] tiruan bunyi tamparan (pukulan dsb); debak
bak pengering bak atau kotak untuk mengeringkan pakan yg terdiri atas dua bagian, bagian atas tempat bahan yg akan dikeringkan dan bagian bawah tempat mengalirnya udara yg dipanaskan
bal [n cak] bola [n] (1) satuan ukuran jumlah (bahan pakaian dsb): membeli kain putih dua --; (2) bandela; karung (tt beras dsb) [n Lay] bungkusan yg terbuat dr bahan lunak, tidak kaku, berbentuk kotak
bangkit tambo lama menceritakan kembali perkara yg sudah-sudah
barometer aneroid barometer yg mempunyai bagian yg peka thd tekanan udara; (2) barometer yg dibuat berdasarkan asas bahwa udara di dl kotak logam yg tertutup rapat akan menekan dinding kotak ke luar apabila tekanan udara di luar kotak lebih kecil dp tekanan udara di dl kotak
barometer Fortin barometer air raksa dng kotak air raksa yg dibuat sedemikian rupa sehingga air raksa di dalamnya dapat berubah-ubah sampai ke kedudukan tertentu apabila terjadi perubahan tekanan udara
barometer Kew barometer air raksa yg tidak memerlukan penyesuaian air raksa di dl kotak air raksa thd perubahan tekanan udara
bata ba.ta [n] (1) benda yg berbentuk persegi panjang spt kotak atau peti kecil: -- garam; (2) tanah liat yg diaduk sampai halus, kemudian dicetak, dikeringkan, lalu dibakar (dipakai untuk membuat dinding dsb); batu bata [n] pernikahan laki-laki kakak beradik dng wanita kakak beradik pd saat yg bersamaan
batin ba.tin [n] (1) sesuatu yg terdapat di dl hati; sesuatu yg menyangkut jiwa (perasaan hati dsb): ia menceritakan apa yg terasa dl -- nya; (2) sesuatu yg tersembunyi (gaib, tidak kelihatan): sukar mengetahui (mengukur) -- seseorang; mohon maaf lahir dan --; (3) semangat; hakikat: lahirnya menolong, -- nya menggolong, kelihatannya spt hendak menolong, tetapi hakikatnya merugikan [n] penghulu adat; kepala (daerah, negeri): maka sekonyong-konyong keluarlah -- Singapura
bauran ba.ur.an [n] hasil membaurkan; campuran: ritual-ritual religi akan berubah bentuk dr pengotak-ngotakan menjadi -- nilai yg transparan
beku be.ku [a] (1) padat atau keras (tt benda cair): panaskanlah agar minyak kelapa yg -- itu mencair; air menjadi -- pd suhu 0oC; (2) ki tidak mengalami perubahan; (kaku); statis: pepatah-pepatah lama merupakan kalimat yg sudah --; (3) ki tidak memedulikan keadaan sekelilingnya; tidak bereaksi: hatinya jadi -- sejak kegagalan cintanya; (4) tidak berlaku lagi, tetapi belum dicabut (tt dewan, undang-undang, dsb): setelah pemilihan umum selesai, sebelum pelantikan DPR baru, DPR lama dinyatakan --; (5) ki susah mengerti; tidak cerdas: susah mengajar anak yg otaknya --; (6) ki belum boleh diambil kembali (tt simpanan dl bank): simpanan dl bank di luar negeri masih --; (7) ki tidak diselesaikan (tt perkara): perkara itu sampai sekarang masih --
benak be.nak [n] (1) isi tulang berupa bahan lunak terdiri atas sel lemak dan butir darah yg sudah matang sbg persediaan pengganti sel dan butir darah yg rusak; sumsum; (2) isi kepala; otak; (3) ki pikiran; belum terbayang dl -- saya, bagaimana memecahkan persoalan itu [a] (1) berbunyi tidak nyaring atau tidak jernih (tt mata uang); bengap; (2) ki sukar mengerti; bodoh
benteng ben.teng [n] (1) bangunan tempat berlindung atau bertahan (dr serangan musuh): hanya yg sempat berlindung di dalam -- lah yg selamat; (2) dinding (tembok) untuk menahan serangan; (3) Olr nama salah satu buah catur yg penempatannya pd posisi awal permainan di kotak sudut paling kiri dan sudut paling kanan; (4) ki sesuatu yg dipakai untuk memperkuat atau mempertahankan kedudukan dsb: agama adalah -- pribadi yg akan melindungi diri dr serangan nafsu
berbenak ber.be.nak [v] (1) berotak; (2) pintar: tidak -, ki bodoh sekali
bercaci-cacian ber.ca.ci-ca.ci.an [v] saling mencaci; cela-mencela; saling mencerca; saling mendamprat
berpetak ber.pe.tak [v] berkotak-kotak; berbilik-bilik: di samping rumahnya berderet panjang bangunan ~; rumahnya ~; (2) berbidang-bidang (sawah): tidak jauh dr tempat kami terhampar sawah ~
berputar ber.pu.tar [v] (1) berpusing; berkisar: roda ~ pd porosnya; (2) berganti arah; berbelok: ~ haluan; (3) beredar: uang baru sudah ~; (4) berkeliling: pesawat udara itu ~ empat kali di atas kota; (5) ki berpikir terus: otak saya ~ dan semalaman tidak dapat tidur; (6) cak sedang dipergunakan untuk berniaga (tt uang): uang masih ~ , belum ada yg masuk
berulang-ulang ber.u.lang-u.lang [v] terus-menerus berulang; berkali-kali: meskipun sudah ~ menceritakan hal itu, dia belum juga puas
beser mani penyakit selalu keluar mani krn maninya terlalu encer
bingung bi.ngung [a] (1) hilang akal (tidak tahu yg harus dilakukan): ia -- ketika disuruh menceritakan pengalamannya; (2) tidak tahu arah (mana barat mana timur dsb); tidak tahu jalan: ketika sampai di Pasar Senen, saya menjadi -- dan tidak tahu ke mana jalan ke Gambir; (3) gugup tidak keruan: ketika tersiar berita bahwa musuh mulai menyerang, penduduk menjadi --; (4) bodoh; tolol: yg -- makanan yg cerdik, yg tidur makanan yg jaga; (5) (merasa) kurang jelas (tt sesuatu); kurang mengerti: saya sebenarnya -- , yg mana kakaknya
bis [n] (1) kotak kecil (di tepi jalan, di depan kantor pos), milik kantor pos, tempat memasukkan surat yg akan dikirimkan melalui jasa kantor pos; kotak kecil di depan rumah (kantor), tempat meletakkan surat yg terkirim melalui jasa kantor pos; kotak surat: memasukkan surat ke dl --; (2) Olr tempat hinggap (dl permainan spt sofbol dan bisbol) pemukul atau pelari yg diletakkan di tiap sudut lapangan, biasanya terbuat dr kain terpal berbentuk segi empat spt bantal tipis [Lihat {bus}] [adv cak] (1) dua kali lagi; sekali lagi; diulang atau ditambah lagi (dl nyanyian dsb): penonton berseru gemuruh, " -- ! -- !"; (2) tambahan atau susulan pd pasal undang-undang: Pasal 161 -- (pasal yg ditambahkan pd Pasal 161) [n] (1) pipa dr besi atau semen, cor, plastik untuk got dsb; (2) pembuluh [n] kain (pita) untuk hiasan pd bagian tepi baju dsb; pelisir
boks [n] (1) tempat tidur bayi atau tempat menaruh anak-anak (sebelum dapat berjalan), berbentuk segi empat, berpagar pd sisi-sisinya; (2) bak bertutup pd mobil (truk), berbentuk kotak besar untuk mengangkut barang; (3) kotak; ruang kecil yg menyerupai kotak: -- telepon umum
brilian bri.li.an [a] pandai sekali; cemerlang; hebat (tt kemampuan otak, berpikir); mengagumkan: ia adalah seorang pelajar yg --
buang bini menceraikan bini
buang-buang air bu.ang-bu.ang air [v] buang air berkali-kali; menceret
bunga manila tanaman hias; rebusan akarnya dapat digunakan sbg obat menceret; Tebernaemontana diviricata
cacian ca.ci.an [n] (1) kata-kata buruk yg dipakai untuk menjelekkan (mencerca, mencela, atau memaki); (2) hasil mencaci
cair ca.ir [a] (1) bersifat spt air, tidak padat dan tidak berupa gas: air raksa ialah benda --; (2) bersifat tidak kental (tidak pekat, tidak beku); encer: bubur --; larutan yg --; (3) ki bocor (tt rahasia, berita, atau kabar); (4) ki (sudah) dapat diuangkan (tt surat keputusan untuk memakai uang negara dr kas negara atau Kantor Perbendaharaan Negara); (5) ki lemah (kurang giat, kurang bersemangat); (6) Fis fase zat yg molekulnya secara relatif bebas mengubah kedudukannya satu thd yg lain, tetapi terkendala oleh gaya kohesif untuk mempertahankan volumenya yg relatif tetap
cambul cam.bul [n] kotak kecil (dr logam)
cat air cat yg diencerkan dng air
cat minyak cat untuk melukis yg diencerkan dng minyak; zat perekat yg sangat kuat, diencerkan dng terpentin
celempung ce.lem.pung [n Mus] (1) alat musik perkusi dng kotak suara berbentuk trapesium dng belasan dawai terentang di atasnya; (2) alat musik petik daerah Jawa Barat yg terbuat dr bambu beruas dng dawai dr lapisan kulit bambu itu sendiri yg dikelupas, ditarik ke atas dan diberi pasak di bawahnya
cemerlang ce.mer.lang [a] (1) bercahaya atau bersinar sangat terang; berkilauan: dng bertaburan jutaan bintang, seluruh langit menjadi --; (2) cerdas (tt otak): ia memiliki otak yg --; (3) ki indah sekali; elok sekali: pakaiannya sangat --; (4) ki bagus (baik) sekali (tt hasil suatu pekerjaan dsb): nilai rapornya sangat --; permainannya sangat --
cempala cem.pa.la [kl a] lancang [Jw n] kayu (alat) pemukul kotak wayang: -- dan keprak juga ada pd wayang beber
cepuk ce.puk [n] kotak kecil (dr kayu, logam, dsb) tempat perhiasan, sirih, dsb [n] tiruan bunyi batu jatuh ke dl air dsb
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
ceratai ce.ra.tai [ark v] , men.ce.ra.tai.kan v menceritakan (mempercakapkan) dng ramai
cirit pedet [Tern] penyakit yg sangat menular pd anak sapi yg ditandai menceret terus-menerus, dapat menyebabkan kematian pd anak sapi yg berumur sepuluh hari, pd umumnya disebabkan oleh bakteri; Escherichia coli
cuca cu.ca [kl n] men.cu.ca v mencerca; mengumpat [kl n] mantra (jampi) untuk menawar bisa, mengobati luka, mengebalkan tubuh, dsb
dadih jalang [Mk] (air) susu encer
dalang jemblung [Sen n] kesenian tradisi lisan rakyat Banyumas yg menampilkan cerita Ramayana, Mahabarata, terdiri atas empat atau lima pemain pria dan satu wanita yg berperan ganda sbg pemusik mulut, penyanyi, pelaku, dan pencerita
daya cerna kemampuan mencerna makanan menjadi partikel yg diserap oleh saluran pencernaan; jumlah atau persentase zat makanan yg terkandung dl bahan makanan, yg setelah dicerna tidak terbuang menjadi kotoran; -- cipta kemampuan pemusatan pikiran untuk mewujudkan sesuatu: seorang pemimpin haruslah mempunyai prakarsa dan -- cipta yg baik
delirium de.li.ri.um [n] gangguan mental yg ditandai oleh ilusi, halusinasi, ketegangan otak, dan kegelisahan fisik
deraian de.rai.an [n] tetesan; cucuran: dng diiringi ~ air mata, ia menceritakan musibah itu
deserebrasi de.se.reb.ra.si [n Dok] pengangkatan otak besar
diare di.a.re [n] penyakit dng gejala berak-berak; menceret
diatom di.a.tom [n Zool] ganggang yg selnya dikelilingi oleh suatu cangkang yg menyerupai kotak yg mengandung silika
diensefalon di.en.se.fa.lon [n Anat] otak tengah
digestif di.ges.tif [n Bio] yg berhubungan dng pencernaan
dimejahijaukan di.me.ja.hi.jau.kan [v] diajukan ke meja hijau; diadili: otak pembunuhan itu segera --
disleksia dis.lek.sia [n Ling] gangguan pd penglihatan dan pendengaran yg disebabkan oleh kelainan saraf pd otak sehingga anak mengalami kesulitan membaca
disolventia di.sol.ven.tia [n Dok] obat pelarut yg menambah kadar zat cair badan dan membuat getah-buang lebih encer atau membuat batu, tumor, dsb larut
dispepsia dis.pep.sia [n Dok] berkurangnya daya atau fungsi pencernaan; penyakit nyeri lambung: penderita -- di seluruh dunia diperkirakan ada 23 juta orang
drama domestik drama yg menceritakan kehidupan rakyat biasa
dungu du.ngu [a] sangat tumpul otaknya; tidak cerdas; bebal; bodoh
duramater du.ra.ma.ter [n Dok] lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang, letaknya paling luar dng struktur paling padat atau keras; selaput keras otak
dus [n cak] alat untuk memancarkan air mandi dsb: mandi di bawah -- [n] kotak dr kertas tebal (karton); dos; kardus
ekstasi eks.ta.si [n] (1) ekstase; (2) tablet yg mengandung zat adiktif yg mampu memacu kekuatan daya tubuh hingga berjam-jam dan menimbulkan perasaan senang, gembira, dan riang yg luar biasa thd sesuatu, mempunyai efek dapat menyerang susunan syaraf pusat (otak)
elektroensefalogram elek.tro.en.se.fa.lo.gram [n Dok] rekaman aliran listrik dl otak
empedal em.pe.dal [n] kantong perut unggas (ayam, burung, dsb) tempat pencernaan makanan sebelum makanan tiba ke dl usus; ampela
empedu em.pe.du [n] (1) zat yg dihasilkan hati yg berguna untuk mencerna lemak; (2) ki perkataan atau ucapan yg pedas dan menyakitkan hati (perasaan)
endoderma en.do.der.ma [n Bio] epitel organ pencernaan dan pernapasan serta kelenjar yg terdapat dl saluran pencernaan
endorfin en.dor.fin [n Bio] zat penekan rasa sakit yg dikeluarkan oleh otak apabila saraf tertentu dirangsang dng akupunktur
ensefalitis en.se.fa.li.tis [n] /EnsEfalitis/ n Dok radang otak dng gejala khas, spt koma, demam, kejang
ensefalitogen en.se.fa.li.to.gen [a Dok] hal atau cara yg menyebabkan radang otak
ensefalografi en.se.fa.lo.gra.fi [n Dok] pemotretan atau perekaman otak
ensefalogram en.se.fa.lo.gram [n Dok] gambar sinar r?ntgen otak yg diperoleh dng ensefalografi
ensefalomielitis en.se.fa.lo.mi.e.li.tis [n Dok] radang otak dan sumsum tulang belakang yg tersebar di beberapa tempat
ensefalon en.se.fa.lon [n Dok] otak bagian sumsum saraf pusat yg terdapat dl tengkorak
enteron en.te.ron [n Anat] saluran pencernaan secara keseluruhan (mulai dr mulut sampai ke usus)
enteropati en.te.ro.pa.ti [n Dok] penyakit usus atau saluran pencernaan yg tidak diketahui sebabnya
entoderm en.to.derm [n Bio] lapisan terdalam dr tiga lapisan sel embrio pd hewan, yg kemudian berkembang menjadi lapisan selaput saluran pencernaan, saluran tenggorok, paru-paru, hati, dan pankreas; endoderm; hipoblas
enzim ekstraseluler [Bio] enzim yg dikeluarkan bakteri dan jasad renik lainnya ke dl bahan di sekelilingnya untuk mencernakan bahan menjadi senyawa sederhana
epos [n Sas] cerita kepahlawanan; syair panjang yg menceritakan riwayat perjuangan seorang pahlawan; wiracarita
fider fi.der [n Lay] kotak atau corong persegi empat yg terbuat dr papan dan dipasang pd mulut palka untuk pengisian muatan curah biji-bijian ke ruang kosong di bagian bawah palka
galaktosa ga.lak.to.sa [n Kim] gula sederhana, karbohidrat yg kadangkala terdapat secara alami di dl susu, otak, dan tumbuhan
gandeng renteng saling bergandengan; (2) ki selalu bersama (dl setiap kegiatan): kedua saudara itu selalu -- renteng yg mencerminkan adanya kerukunan
garis bentuk [Graf] (1) garis tipis yg terbentuk pd sistem cetak langsung krn tekanan berat dan tinta encer (pd cetak tinggi) yg mengikuti gambar huruf; (2) garis yg menentukan batas atau membatasi bentuk gambar; kontur
gastroenterolog gas.tro.en.te.ro.log [n] ahli penyakit pencernaan
gastroenterologi gas.tro.en.te.ro.lo.gi [n] bidang medis yg berhubungan dng gangguan sistem pencernaan
geladir ge.la.dir [n] (1) lendir; (2) kotoran (tahi yg encer sekali) [a] cepat meluncur; laju: perahu nelayan itu -- benar
gelodok ge.lo.dok [n] kotak; peti
gelung ge.lung [n] (1) lingkar atau gulung (tali, rotan, ular); (2) keluk (setengah bulatan); (3) sanggul perempuan yg dilingkarkan di kepala bagian belakang; konde; (4) Dok lekuk-lekuk permukaan otak; girus
gerobak ge.ro.bak [n] (1) pedati; (2) alat yg berupa kotak besar beroda dua, tiga, atau empat untuk mengangkut sesuatu (barang, sayur, dsb) yg ditarik atau didorong oleh manusia
getah lambung zat cair dl perut yg berfungsi membantu mencernakan makanan
getah pankreas getah dr pankreas yg mengandung enzim pencernaan
girostat gi.ro.stat [n] giroskop yg dipasang pd kotak yg tegar
glukosida glu.ko.si.da [n ] (1) senyawa glukosa (msl glukosa-alfa-glukosida atau maltosa); (2) penyusunan tumbuhan netral tidak bernitrogen, yg diuraikan oleh kalor, asam encer, alkali, enzim, bakterium, atau jamur membentuk zat (glukosa) dan senyawa lain
guar gu.ar, meng.gu.ar [Sd v] (1) membuka (bungkusan dsb) kemudian mengambil dan memperhatikan isinya: ~ oleh-oleh; (2) ki menceritakan: ~ pengalaman
gumboro gum.bo.ro [n Tern] (1) virus yg biasa menyerang anak ayam, dng gejala mengantuk, bulu mengerut, menceret keputih-putihan; (2) penyakit yg disebabkan oleh virus gumboro
gunjingan gun.jing.an [n] yg dipergunjingkan; umpatan; pembicaraan: ia tidak ingin menjadi ~ orang, ia terpaksa menceraikan istrinya
guntak gun.tak [n] tiruan bunyi "kelotak-kelotak" spt bunyi biji di dl buah yg telah kering yg dikocak
hemisfer he.mi.sfer [n] (1) Geo belahan bumi (bagian utara dan selatan) menurut garis khatulistiwa; (2) Anat belahan otak besar
herbarium her.ba.ri.um [n] (1) sekumpulan contoh tumbuhan yg dikeringkan (diawetkan), diberi nama, disimpan, dan diatur berdasarkan sistem klasifikasi, digunakan dl penelitian botani; (2) kotak, kamar, atau gedung untuk menyimpan kumpulan contoh tumbuhan yg dikeringkan (diawetkan), disimpan dan diklasifikasikan, digunakan dl penelitian botani
hipnoterapi hip.no.te.ra.pi [n Psi] penyembuhan gangguan jiwa dng membawa penderita ke suatu keadaan trans agar penderita mengeluarkan isi hatinya (dl keadaan sadar ia tidak bersedia menceritakannya)
hipo- hi.po- [bentuk terikat] (1) bawah; di bawah; ke bawah: hipodermis; (2) kurang dr; bawahan dr: hipotaksis, hipovitaminosis
hipofisis hi.po.fi.sis [n Dok] kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg mengeluarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar-kelenjar lainnya
hipofremia hi.po.fre.mia [n Psi] keadaan lemah otak atau lemah mental; keadaan keterbelakangan mental
histon his.ton [n] protein yg larut dl air, tetapi tidak larut dl amonia encer
humus alfa campuran senyawa organik berwarna gelap yg dipekatkan dr tanah dng larutan alkali encer dan kemudian diendapkan dng mengasamkan larutan itu
indeks harga [Stat] bilangan indeks yg menggabungkan beberapa macam deret harga menjadi suatu deret yg mencerminkan taraf harga rata-rata
induktans in.duk.tans [n] (1) Fis sifat untai elektrik yg menyatakan besar-nya tenaga gerak elektrik (tge) yg akan terimbas sendiri atau-pun di dl untai lain yg berdekatan; (2) Fis hasil bagi tge yg terimbas di dl sebuah untai elektrik dan laju perubahan arus elektrik thd waktu yg membangkitkan tge tsb; (3) El besaran yg mencerminkan pengimbasan arus listrik lewat perubahan medan magnet
inkubator in.ku.ba.tor [n] (1) perkakas yg dipanasi dng aliran listrik dsb dipakai untuk mengerami dan menetaskan telur; (2) Dok perkakas untuk memanaskan bayi yg lahir sebelum waktu-nya: alat itu terkenal sbg -- bayi; (3) Kim kamar atau kotak yg bersuhu tetap (biasanya 37oC), tempat kultur bakteri ditumbuhkan
insting in.sting [n] (1) pola tingkah laku yg bersifat turun-temurun yg dibawa sejak lahir; naluri; garizah; (2) Zool kecenderungan pd tingkah laku yg diwarisi dr nenek moyang dan kebiasaan pd binatang jenis tertentu tanpa pengalaman sebelumnya atau tanpa tujuan yg mendasar (spt pembuatan tempat tinggal yg khas, mendapat dan menyimpan serta mencernakan makan-annya yg mungkin dapat dimanfaatkan pd musim hujan); (3) Psi daya dorong utama pd manusia bagi kelangsungan hidupnya (spt nafsu berahi, rasa takut, dorongan untuk berkompetisi); dorongan untuk secara tidak sadar bertindak yg tepat
integrasi wilayah [Pol] pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat atas unit-unit atau wilayah politik yg lebih kecil yg mungkin beranggotakan kelompok budaya atau sosial tertentu
jelang je.lang [v] , men.je.lang v (1) mengunjungi; menengok; menjenguk; menghadap: sudah lama ia tidak ~ ibunya; (2) dialamatkan kpd; ditujukan kpd (pd alamat surat): ~ karibku Polan, Jalan Lembang, Jakarta Pusat; (3) menghadap; menyongsong: ~ tahun baru kita memperbaharui tekad untuk maju; (4) hampir: ~ tengah hari baru ia sampai ke kampung halamannya; (5) melihat; memandangi: ~ bulan purnama [Mk a] cair; encer (tt susu dsb)
jodang jo.dang [Jw n] kotak panjang yg dipakai untuk menaruh penganan, barang-barang pinangan, dsb, biasanya diangkat dng dipikul oleh dua orang
kain lama dicampak buang [pb] menceraikan istri tua dan mencari istri muda
kain mandar kain (panjang, sarung) yg bermotif kotak-kotak dr daerah Mandar (Sulawesi Selatan)
kalah ka.lah [v] (1) tidak menang atau dl keadaan tidak menang (dl perkelahian, perang, pertandingan, pemilihan, dsb); dapat diungguli lawan: dia -- dl merebut bola itu; negara-negara yg -- dl perang harus membayar pampasan kpd pihak yg menang; (2) kehilangan atau merugi krn tidak menang: dl bertaruh dua hari yg lalu dia menang Rp1.000,00, tetapi semalam -- Rp5.000,00; (3) tidak lulus (dl ujian): sudah dua kali ia -- dl ujiannya; (4) tidak menyamai; kurang dr; tidak sebesar; tidak sekuat: luasnya -- dibandingkan dng luas stadion di kotaku
kaliptra ka.lip.tra [n] tudung pelindung yg menutup kotak spora pd tumbuhan lumut, cendawan, dsb
kamera ka.me.ra [n] kotak kedap sinar yg dipasang dng lensa yg menyambung pd lubang lensa tempat gambar (objek) yg direkam dl alat yg pekat cahaya; alat potret
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
kasa ka.sa [n] (1) kain putih yg halus; kain putih yg tenunannya jarang: dipilihnya -- untuk tirai itu; (2) kawat halus yg dianyam (biasanya untuk penghalang nyamuk dsb) [n] (1) loket tempat membayar dan menerima uang; (2) kotak atau peti mesin yg mencatat dan menerima uang [kl n] angkasa
kaum halai balai sosok anak muda yg serba aneh (berpotongan rambut petak-petak, botak separuh, berkostum jaket hitam dan celana yg koyak-moyak, bergelang, dan mengenakan bermacam-macam rantai)
kecemerlangan ke.ce.mer.lang.an [n] (1) keindahan; keelokan; (2) kegemilangan; kecerdasan (otak): ~ otaknya boleh diandalkan; (3) kejayaan: sejarah ~ Islam adalah sejarah zaman Umaiah dan Abasiah
kecerdasan ke.cer.das.an [n] (1) perihal cerdas; (2) perbuatan mencerdaskan; kesempurnaan perkembangan akal budi (spt kepandaian, ketajaman pikiran): perpustakaan didirikan untuk meningkatkan ~ masyarakat
kecerdasan intelektual ke.cer.das.an intelektual kecerdasan yg menuntut pemberdayaan otak, hati, jasmani, dan pengaktifan manusia untuk berinteraksi secara fungsional dng yg lain
kejang pedet [Tern] gejala kekejangan dan kekakuan kaki pedet (anak sapi) krn kekurangan zat kapur atau krn gangguan alat pencernaan
kelenjar empedu [Bio] kelenjar pd alat pencernaan yg fungsinya memproduksi cairan empedu
kelenjar hipofinis kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg menge-luarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar lainnya
kelenjar ludah kelenjar di dl atau di sekitar rongga mulut dan bermuara di dl rongga mulut, termasuk dl susunan pencernaan makanan
kembal kem.bal [n] pundi-pundi (yg bentuknya spt kepis); bakul dr pandan atau rotan tempat menyimpan barang kecil-kecil; kantong kecil, kotak kecil, tempat barang-barang kecil
kempu kem.pu [n] kotak bundar bertutup untuk menyimpan pakaian, barang kecil-kecil, dsb
kemuning ke.mu.ning [n] (1) tumbuhan perdu, termasuk suku Rutaciae, tingginya mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dng ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sbg tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris; Murraya paniculata; (2) kayu pohon kemuning [a] merah keemasan
kendaga ken.da.ga [n] peti atau kotak kayu yg dihiasi dng kulit kerang dsb atau dibebat dng anyaman
kepala ke.pa.la [n] (1) bagian tubuh yg di atas leher (pd manusia dan beberapa jenis hewan merupakan tempat otak, pusat jaringan saraf, dan beberapa pusat indra): mayat wanita itu ditemukan tanpa --; (2) bagian tubuh yg di atas leher tempat tumbuhnya rambut: -- nya botak; (3) ki bagian suatu benda yg sebelah atas (ujung, depan, dsb): -- tongkat; (4) ki bagian yg terutama (yg penting, yg pokok, dsb): -- lakon; (5) ki pemimpin; ketua (kantor, pekerjaan, perkumpulan, dsb): -- pasukan; (6) ki otak (pikiran, akal, budi): jika kita masih punya -- , kita harus diberi jatah satu kilogram gula
kepala busung [Dok] kepala menjadi lebih besar dp ukuran biasa krn zat cair terkumpul dl rongga-rongga otak; hydrocephalus
kera ke.ra [n] (1) suku paling sempurna dr kelas binatang menyusui, bentuk tubuhnya mirip manusia, berbulu pd seluruh tubuhnya, memiliki otak yg relatif lebih besar dan lebih cerdas dp hewan lain, termasuk hewan pemakan buah, biji-bijian, dsb; Anthropoidea; (2) monyet, terutama yg berekor panjang; Macacus synomolgus
keramba ke.ram.ba [n] (1) keranjang pengangkut atau tempat ikan, bentuknya lonjong, terbuat dr anyaman bambu dng kerangka kayu, biasanya berlapis ter supaya kedap air; (2) keranjang atau kotak dr bilah bambu untuk membudidayakan ikan di sungai (danau, bendungan)
kerupuk palembang kerupuk yg dibuat dr adonan agak encer, dimasukkan ke dl air mendidih melalui tapisan berlubang untuk memperoleh bentuk spt kawat, kemudian dijemur dng ukuran dan bentuk tertentu
kesumpekan ke.sum.pek.an [n] kerisauan (tt hati); keresahan: ia merasa lega setelah menceritakan -- hatinya kpd teman karibnya
kilus ki.lus [n] cairan spt susu yg diserap di usus yg berasal dr makanan selama pencernaan
kimus ki.mus [n] bahan setengah cair, spt bubur, terdapat di dl lambung sbg hasil pencernaan makanan
kitab kejadian kitab suci yg menceritakan terjadinya alam semesta
klaustrum kla.us.trum [n Anat] lapisan tipis zat kelabu dl belahan otak
kloaka klo.a.ka [n Zool] bagian akhir alat pencernaan makanan tempat bermuaranya saluran kencing dan saluran reproduksi (terdapat pd hewan vertebrata, amfibi, dan unggas)
kolesterin ko.les.te.rin [n Dok] lemak empedu semacam alkohol, biasanya terdapat dl darah, empedu, otak, dan terutama pd batu empedu
kolesterol ko.les.te.rol [n] (1) Kim lemak yg menyerupai alkohol, berkilau spt mutiara, terdapat di dl sel tubuh manusia dan hewan, terutama sel saraf dan otak, mempunyai peranan penting dl pengangkutan lemak dan pembuatan hormon; C27H45OH; (2) Dok steroid yg banyak terdapat dl minyak dan lemak hewan, kuning telur, jaringan saraf, empedu dan batu empedu; (3) lemak yg biasa terdapat dl darah, otak, empedu, dan batu empedu
kombo kom.bo [n Mus] kelompok pemain musik hiburan yg hanya beranggotakan pemain inti yg kira-kira setara nilai profesinya
komedi stambul komedi berbahasa Melayu yg menceritakan Hikayat 1001 Malam, dialognya dilagukan dng iringan musik; komedi bangsawan
konglomerat kong.lo.me.rat [n] (1) pengusaha besar yg mempunyai banyak perusahaan atau anak perusahaan; (2) perusahaan besar yg beranggotakan berbagai macam perusahaan dan bergerak dl bidang usaha yg bermacam-macam; (3) massa atau campuran yg terjadi dari bermacam-macam unsur; (4) Geo batuan sedimen yg dibangun oleh kerakal bundar atau pecahan batuan, bergaris tengah lebih dr 4 mm dan yg tersemen, membentuk massa yg padu
konoid ko.no.id [n] (1) Dok kelenjar di tengah otak; (2) Tek benda tiga dimensi yg diperoleh apabila elips, parabola, atau hiperbola diputar mengelilingi sumbunya
konsistensi kon.sis.ten.si [n] (1) ketetapan dan kemantapan (dl bertindak); ketaatasasan: kebijakan pemerintah mencerminkan suatu -- dl menghadapi pembangunan yg sedang kita laksanakan; (2) kekentalan: -- agar-agar; (3) kepadatan, kepejalan, atau ketetalan jaringan yg menyusun bagian tubuh buah; (4) Geo (a) ketahanan suatu material terhadap perubahan bentuk atau perpecahan; (b) derajat kohesi atau adhesi massa tanah
konstelasi kon.ste.la.si [n] (1) kumpulan orang, sifat, atau benda yg berhubungan; (2) keadaan, tatanan: -- politik di Eropa; (3) bangun; bentuk; susunan; kaitan; (4) gambaran; keadaan yg dibayangkan: dl negara demokratis, pemerintah sedapat mungkin mencerminkan -- kekuatan yg ada dl masyarakat
konstitusionalisme peristaltik gerakan teratur berupa gelombang yg terjadi dl alat pencernaan yg mendorong sisa makanan ke arah anus
korteks serebri bagian atau lapisan luar otak besar yg terdiri atas sel-sel saraf
kosong ko.song [a] (1) tidak berisi: peti -- itu rupanya menjadi sarang tikus; (2) tidak berpenghuni: rumah itu sudah lama --; (3) hampa; berongga: batang kangkung itu -- di dalamnya; (4) tidak mengandung arti: dia menerima tangan saya dng sikap dingin dan pandangan yg --; (5) tidak bergairah: sejak suaminya meninggal, hidupnya serasa --; (6) tidak ada yg menjabatnya; terluang: sudah tiga bulan jabatan kepala dinas itu -- dan belum ada yg menggantikannya; (7) tidak ada sesuatu yg berharga (penting): pidato yg berjam-jam itu -- belaka; (8) tidak ada muatannya: perahu itu --; (9) ki tidak pandai; tidak cerdas: otaknya --; (10) cak nol
kotoran ko.tor.an [n] (1) tahi (binatang atau manusia); (2) sesuatu yg menyebabkan kotor, berupa noda, bintik-bintik, daki, dsb: dia membersihkan ~ yg melekat pd kaca jendela; (3) Dok sisa pencernaan dan metabolisme yg dikeluarkan dr tubuh, berupa tinja dan air kencing
kubra kub.ra [a] (1) gagal; batal; tidak jadi; (2) tidak putus (tt perkara dsb); (3) bubar (tt perkumpulan); (4) menceraikan (tt perkawinan) lihat kiamat
laci la.ci [n] kotak kecil (pd meja dsb) yg dapat ditarik dan disorong, tempat menyimpan benda-benda kecil
laci arsip kotak (kayu, besi) yg menjadi tempat berkas arsip surat, biasanya terdiri atas kotak susun dr bawah ke atas sebanyak 4-6 yg ditarik keluar kerangkanya
laksatif lak.sa.tif [n Far] obat untuk mengeluarkan tinja dr saluran pencernaan makanan (spt kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
laktase lak.ta.se [n] enzim dl cairan pencernaan yg menghidrolisis laktosa menjadi dektrosa dan galaktosa
lambung sejati bagian saluran makanan yg berbentuk spt kantong dan berfungsi sbg tempat penampungan, pelarutan, dan pengenceran makanan
lantip lan.tip [Jw a] berotak cemerlang; cerdas
lapah la.pah , me.la.pah v (1) menguliti dan memotong-motong binatang sesudah disembelih; (2) memotong-motong (makan) daging dng potongan besar: singa itu ~ babi itu dng lahapnya [n] kotak tempat rokok (tembakau dsb); selepa
larai la.rai [v] me.la.rai v (1) memisahkan; menceraikan: ia berusaha untuk ~ orang yg berhantam itu; (2) menghindarkan; membuang; menawarkan: obat ini dapat ~ penyakit malaria
larutan la.rut.an [n] (1) luluhan (barang cair); enceran; (2) Kim campuran homogen dr zat terlarut dan zat cair pelarut
layaknya la.yak.nya [adv] (1) patutnya; pantasnya; (2) rupanya; lakunya: dr udara gedung-gedung itu tampak bagaikan kotak-kotak ~
legasteni le.gas.te.ni [n] lemah otak yg mempengaruhi daya penyerapan kesan
leja le.ja , me.le.ja v memaki-maki; mencerca; memarahi
lepik le.pik [n] tiruan bunyi barang jatuh ke tanah, lebih halus dp lepak (spt bunyi kotak korek api jatuh di lantai)
lesitina le.si.ti.na [n] (1) Bio zat lemak yg diperoleh dr kuning telur, jaringan otak dan saraf, sperma, jamur, ragi, benih tanaman, empedu, dan darah, berfungsi sbg penghasil fosfor (pd pertukaran zat), penjaga penyaluran lemak dr hati, dan pembentuk sel membran dr sel darah merah; (2) zat yg digunakan sbg penapisan atau pemurnian dl industri margarin, sbg bahan penahan lemak dl industri cokelat, dan sbg bahan pengawet pd roti
letargi le.tar.gi [n Dok] keadaan lemah badan dan tidak ada dorongan untuk melakukan kegiatan, nafsu tidur berlebihan (apabila dibangunkan langsung tertidur kembali), muncul pd penderita penyakit otak atau keracunan
licin li.cin [a] (1) berminyak atau berlendir (spt belut); tidak kasar; halus: ia tergelincir krn jalannya --; (2) tidak ditumbuhi apa-apa (kepala yg botak, betis yg tidak berbulu); (3) tidak berkerut (tt pakaian): pakaiannya -- krn disetrika; (4) ki habis sama sekali (tt harta dsb); (5) ki pandai menipu (memutarbalikkan perkataan dsb); licik; (6) ki tidak mudah tertangkap: pencuri yg --
limpa lim.pa [n] organ tubuh, terletak di dl rongga perut sebelah kiri atas, yg menghasilkan cairan yg membantu pencernaan makanan dan membersihkan darah
lipase li.pa.se [n Bio] enzim yg menguraikan lemak menjadi alkohol dan asam lemak, terdapat dl hati, pankreas, perut, dan organ pencerna lainnya, dan juga dl tumbuhan tertentu, msl pd biji-biji palem berkadar lemak (minyak)
lipolisis li.po.li.sis [n] penguraian; pencernaan lemak
lompat jauh [Olr] melompat ke depan dng bertolak pd satu kaki untuk mencapai suatu kejauhan yg dapat dijangkau, jarak loncatan diukur mulai dr titik tumpuan loncatan sampai dng jejak pertama di kotak pasir sesudah melompat; (2) ki naik (pangkat dsb) tidak secara berurutan, melampaui beberapa tingkatan
lumer lu.mer [a] (1) encer hatinya; leleh: baja hanya dapat dicetak dl keadaan --; (2) ki mau menurut; tidak bersikeras lagi: setelah dinasihati, akhirnya -- juga hatinya
makan berserat makanan yg mengandung serat (khusus dr tanaman yg menstimulasi gerakan pencernaan untuk mengeluarkan sisa makanan, terdapat dl beberapa jenis buah dan sayuran, msl kol, selada hijau, padi-padian)
marambung ma.ram.bung [Mk n] tumbuhan yg kayunya berwarna putih kekuning-kuningan, agak lunak, dan tidak awet, dipakai dl industri korek api untuk dibuat batang dan kotaknya; Vernonia arborea
mazi ma.zi [Ar n] air putih (kuning) yg encer, keluar dr kemaluan tatkala syahwat bangkit dan yg mendahului keluarnya air mani
medikasi oblongata [Bio] bagian terakhir otak vertebrata, berbentuk spt piramida, dan terus bersambung dng jaringan saraf tulang punggung
melakonkan me.la.kon.kan [v] (1) memainkan lakon (sandiwara): pertunjukan ketoprak itu ~ "Bende Mataram"; (2) mengarang (menyadur) cerita menjadi lakon sandiwara: dia ~ cerita Sandyakalaning Majapahit; (3) memainkan sebuah cerita sbg sandiwara: murid-murid kelas tiga ~ cerita yg terdapat dl buku bacaan itu; (4) menceritakan: film itu ~ seorang gadis Yahudi yg berusaha menyelamatkan diri dr pengejaran tentara Nazi
melepaskan istri me.le.pas.kan istri menceraikan istri
melukiskan me.lu.kis.kan [v] (1) melukis untuk orang lain: ia sedang ~ adiknya pemandangan sebuah danau; (2) ki menceritakan (membayangkan, menggambarkan) sesuatu: kenangan itu demikian indah sehingga sulit bagiku untuk ~ nya dng kata-kata; karangan itu ~ kehidupan desa yg aman dan damai
memajalkan me.ma.jal.kan [v] menumpulkan: obat-obatan terlarang itu dapat -- otak pemakainya
membagi mem.ba.gi [v] (1) menceraikan (memecahkan, memisahkan, membelah) menjadi beberapa bagian (yg sama): ia -- tanah itu menjadi tiga bagian; (2) Mat memecahkan (menyederhanakan) bilangan dng bilangan tertentu: ia -- bilangan 60 itu dng 2 (= 60:2); (3) memecahkan (sesuatu) lalu memberikannya kpd pihak lain: ia telah -- seluruh harta pusakanya kpd ketiga orang anaknya; (4) memberikan (sebagian) untuk orang lain: dia selalu -- keuntungannya dng saya
membasut mem.ba.sut [v] memancar (tt air); mencerat
membatas mem.ba.tas [ark v] merupakan batas (menceraikan, menyekat, memisahkan): sungai itulah yg -- antara bagian kota sebelah timur dan bagian barat
membatasi mem.ba.tasi [v] (1) memberi batas; menentukan (menandai dsb) batas: ia -- pekarangan itu dng pancang; (2) menceraikan; mengantarai; menyekat: ia menyisipkan sehelai kertas dl buku itu untuk -- halaman buku yg sudah dibacanya; dl masjid itu dipasang tabir untuk -- ruang wanita dan ruang pria; (3) menentukan banyaknya (besarnya dsb): Pemerintah telah -- impor mobil; (4) menerangkan arti sesuatu dng tepat dan jelas; membuat batasan definisi: sukar -- suatu yg bersifat abstrak; (5) mengurangi; merintangi: orang tua harus mampu -- keinginan anak untuk berfoya-foya
membongkar mem.bong.kar [v] (1) mengangkat ke atas: -- sauh; (2) menurunkan muatan dr kapal (kereta api): kuli-kuli kapal itu telah selesai -- muatan; (3) merusak; merobohkan: petugas keamanan berhasil -- rumah (bangunan) liar; (4) menceraikan bagian-bagian mesin: montir sedang -- mesin mobil; (5) membuka dng paksa: kita terpaksa -- peti itu krn kuncinya hilang; (6) mencuri dng merusak pintu (jendela dsb): pencuri itu berhasil -- gudang obat; (7) membuka rahasia: pihak yg berwajib berhasil -- usaha pemalsuan ijazah
membongkar-bangkir mem.bong.kar-bang.kir [v] menjadikan berantakan; merusaki dan mencerai-beraikan
membongkar-bongkar mem.bong.kar-bong.kar [v] membuka dan mencerai-beraikan: dia -- lemari itu untuk mencari cincinnya yg hilang
memboya mem.bo.ya [v] mencerai-beraikan: anak itu -- sapu lidi dr ikatannya
membubarkan mem.bu.bar.kan [v] (1) menyuruh bubar; mencerai-beraikan: polisi -- para demonstran itu; (2) menghentikan: -- panitia; (3) meniadakan; menghapuskan: yayasan -- perseroan itu krn rugi
memecahkan me.me.cah.kan [v] (1) merusakkan dsb hingga pecah: siapa yg ~ piring itu; (2) mengatasi; menyelesaikan: kita harus berusaha untuk ~ setiap masalah yg kita hadapi; (3) membuat menjadi tidak bersatu; mencerai-beraikan: mereka selalu berusaha ~ persatuan kita; (4) membagi-bagi: kita perlu ~ kelompok kerja ini menjadi dua bagian; (5) menyiarkan (kabar, rahasia): siapa yg ~ kabar itu; (6) ki memusingkan (kepala): masalah itu betul-betul ~ kepala, tidak sanggup rasanya aku mengatasinya; (7) ki memekakkan (telinga): suaranya keras dan ~ telinga orang yg mendengarkannya; (8) ki mengungguli (prestasi yg pernah dicapai): ia berhasil ~ rekor dunia dl kejuaraan lempar lembing
memerai me.me.rai [v] mencerai-beraikan; menumbuk supaya bercerai-berai (berderai-derai): mereka ~ gula batu
memerikan me.me.ri.kan [v] (1) mengatakan; menceritakan; melukiskan sesuatu: dia selalu membaca buku-buku cerita yg ~ kisah-kisah cinta; (2) menguraikan unsur-unsurnya: peneliti itu mencoba ~ morfologi bahasa yg ditelitinya
memihakkan me.mi.hak.kan [v] (1) menceraikan (memisahkan) menjadi beberapa pihak; (2) menyisikan; mengesampingkan; (3) memasukkan ke dl salah satu pihak
memisahkan me.mi.sah.kan [v] (1) menceraikan; meleraikan (orang berkelahi dsb): dng tidak ~ mata dr, selalu memandang (melihat); (2) mengasingkan (dr yg lain): juru rawat terpaksa ~ orang yg terjangkit kolera itu ke ruangan yg terasing; (3) membedakan: antara kartun dan karikatur sulit ~ nya; (4) membatasi: pagar ~ rumah pengusaha itu dng rumahku
memoar me.mo.ar [n] (1) kenang-kenangan sejarah atau catatan peristiwa masa lampau menyerupai autobiografi yg ditulis dng menekankan pendapat, kesan, dan tanggapan pencerita atas peristiwa yg dialami dan tt tokoh yg berhubungan dengannya; (2) catatan atau rekaman tt pengalaman hidup seseorang
memperimpit mem.per.im.pit [v] menaruh (menumpuk dsb) berimpit-impit: siapa yg ~ gelas-gelas di dalam kotak ini?
mempertalikan mem.per.ta.li.kan [v] (1) mengikat menjadi satu: mereka ~ semua tawanan itu sebelum diseret ke markas; (2) menjalin-jalinkan; memperhubungkan: jangan ~ perkara itu dng urusan pribadimu; (3) menghubungkan: urat saraf yg ~ otak dng mata; dilaluinya kampung yg ~ Kota Serang dng Pandeglang; (4) menjodohkan: ia hendak ~ anak gadisnya dng pemuda itu; (5)menjadikan bertali
menalak me.na.lak [v] menceraikan istri; menjatuhkan talak
menalamkan me.na.lam.kan [v] menceritakan dng lagu; menggubahkan; menyajakkan
menamatkan me.na.mat.kan [v] membaca (menceritakan dsb) sampai habis; membuat menjadi tamat; menyelesaikan; mengakhiri; menyudahi
menambang me.nam.bang [v] menggali (mengambil) barang tambang dr dl tanah [v] (1) menggunakan sampan (mobil dsb) sbg tambang; (2) mengangkut penumpang dng kendaraan tambang; menyeberangkan dng perahu tambang; (3) bekerja (sbg mata pencaharian) dng menjalankan kendaraan tambang [v] (1) mengikat dng tambang; menambat; (2) ki tidak mau mengurus istri (tetapi tidak mau pula menceraikannya)
menandakan me.nan.da.kan [v] (1) menyatakan atau menunjukkan (bahwa): angka rapornya yg baik ~ kerajinan dan kecerdasan otaknya; (2) menjadi tanda (alamat); memberi alamat (bahwa ...): tidak dibalasnya suratmu itu ~ bahwa dia benci kepadamu; (3) menerangkan atau memberitahukan dng tanda (isyarat): tanda panah itu ~ arah jalan yg harus kita tempuh; (4) membuktikan (dng tanda): ia harus ~ bahwa ia benar-benar suami yg sah dr wanita itu
menanggap me.nang.gap [v] (1) memperhatikan sungguh-sungguh: mereka ~ pembicaraan penghuni kamar sebelah; (2) menerima dng pancaindra (spt melihat, mendengar, merasai); mencerap: anak itu ~ segala yg terdapat dan terjadi di sekelilingnya
mencair men.ca.ir [v] (1) menjadi cair (encer): larutan yg mengental itu kini telah ~ kembali krn panas; (2) ki luluh; baik kembali (tidak marah lagi): hati istrinya telah ~ dan pelan-pelan ia menghampiri suaminya; (3) ki berubah menjadi bentuk lain: perang dingin kini ~ menjadi gugatan lisan; (4) ki pulih menjadi baik; tidak tegang lagi (tt hubungan persahabatan): betulkah hubungan kedua negara itu sekarang sudah ~ ?; (5) ki memperoleh pemecahan atau jalan keluar (tt perundingan yg hampir menemui jalan buntu)
mencairkan men.ca.ir.kan [v] (1) menjadikan cair; mengencerkan; (2) ki memulihkan (tt hubungan persahabatan): negara itu tidak akan segera ~ hubungan dng negara yg pernah berkonfrontasi dengannya; (3) ki menjadikan kenyataan (spt menguangkan dana); merealisasikan: tanpa tanda tangan ketua, ia tidak dapat ~ dana tsb; (4) ki memperbolehkan diambil kembali (simpanan uang di bank): pihak bank sudah setuju untuk ~ simpanan itu
menangkap me.nang.kap [v] (1) memegang (sesuatu yg bergerak cepat, lepas, dsb); memegang (binatang, pencuri, penjahat, dsb) dng tangan atau alat: nelayan itu ~ ikan dng jala; polisi telah berhasil ~ para penjahat; (2) menerkam: harimau liar itu ~ kambing penduduk; (3) menadah (menyambut, menampung) barang yg dilemparkan: penjaga gawang ~ bola dng menjatuhkan diri; (4) mendapati (orang berbuat jahat, kesalahan, rahasia, dsb): guru itu ~ beberapa pelajar yg merokok di dl kelas; (5) menerima (suara, siaran radio, dsb): pesawat radio ini dapat ~ siaran dr luar negeri; (6) dapat memahami (mengetahui dsb): aku tidak dapat ~ isi pembicaraan mereka krn mereka menggunakan kata-kata sandi; (7) mencerap; menerima (dng pancaindra): pemimpin rakyat harus dapat ~ aspirasi rakyatnya; (8) makan atau mengena (tt pancing dsb): sudah sejam lebih pancingnya belum juga ~
mencirit men.ci.rit [v] sakit berak-berak; menceret
mencret men.cret /mEncrEt/ ? menceret
mendetail men.de.ta.il [n] (menceritakan, menguraikan, dsb) sampai bagian yg kecil-kecil (sangat terperinci): diperlukan keterangan yg ~
mendongeng men.do.ngeng [v] (1) menceritakan dongeng: Nenek pandai ~ tt raja-raja zaman dahulu; (2) mengatakan yg tidak benar; berdusta: aku bukan ~ , melainkan menceritakan kejadian yg sebenarnya
mendongengi men.do.ngengi [v] menceritakan dongeng kpd: kakak ~ adik tt si Kancil yg cerdik
mendongengkan men.do.ngeng.kan [v] menceritakan dongeng: ibu ~ kembali kisah Sangkuriang
menempelak me.nem.pe.lak [v] menggusari dan menyesali dng mengungkit-ungkit perkara yg sudah-sudah dsb; mencerca keras: sudah melampaui batas apabila seorang anak berani ~ ayahnya
mengabarkan me.nga.bar.kan [v] memberitahukan; menceritakan (tt suatu kejadian); mewartakan: dia telah ~ hal itu kpd orang tuanya
mengaku meng.a.ku [v] (1) menyatakan (menganggap) dirinya (pandai, kaya, dsb): pemuda itu ~ (dirinya) bodoh; (2) membenarkan (tuduhan dsb thd dirinya): pencuri itu sudah ~; (3) menerima dan menyatakan (bahwa dirinya salah, keliru, dsb): ia ~ salah; (4) menanggung (akan): siapa yg ~ biayanya; (5) menyanggupi: ia pun ~ bunyi perjanjian itu; (6) menganggap (sbg): ~ anak; ~ bapak; (7) cak selalu menceritakan diri sendiri; memegahkan diri; membanggakan diri: di mana-mana ia selalu ~ saja
mengarang-ngarang me.nga.rang-nga.rang [v] menceritakan (mengatakan) sesuatu yg tidak benar; mengada-ada: kami sudah yakin dng kebenaran berita itu, tetapi ternyata dia hanya ~ saja
mengasah meng.a.sah [v] (1) menggosok pisau dsb pd benda keras (batu dsb) supaya tajam atau runcing; (2) mendabung; memepat; meratakan (gigi dsb); (3) menghaluskan dan mengilapkan (intan, permata, dsb); menyerudi; (4) ki mempertajam (dng latihan) pikiran dsb supaya memiliki kemampuan: mari kita mengisi teka-teki silang ini untuk ~ otak
mengatakan me.nga.ta.kan [v] (1) menyebutkan; menuturkan: dia tidak ~ begitu; (2) menceritakan; memberitahukan: jangan ~ kpd Ibu bahwa saya tidak pergi ke sekolah
mengebiskan me.nge.bis.kan [v] memasukkan ke dl kotak surat
mengekarkan me.nge.kar.kan [v] menceraikan (dng dicakar-cakar, diaduk, dsb): ~ nasi supaya lekas dingin
mengembang ketiak amis [pb] menceritakan keburukan kaum keluarga sendiri
mengeposkan me.nge.pos.kan v memasukkan surat ke kantor pos atau kotak surat untuk dikirim melalui pos
menggambarkan meng.gam.bar.kan [v] (1) membuat gambar (lukisan) untuk: ia ~ adiknya seekor burung; (2) mewujudkan (membayangkan) gambar: lukisan itu ~ perjuangan rakyat menentang penjajah; (3) melukiskan (menceritakan) suatu peristiwa dsb: karangan itu ~ pertentangan antara adat lama dan adat baru
menghikayatkan meng.hi.ka.yat.kan [v] menyampaikan sebuah hikayat; menceritakan
mengikat tidak bertali meng.i.kat tidak bertali [ki] tidak mengurus istri, tetapi tidak pula menceraikannya
menginfeksi meng.in.fek.si [v] membuat (menyebabkan) infeksi: virus ini larut dl pencernaan ulat dan ~ tubuh ulat itu
mengirai me.ngi.rai [v] menceraikan (istri)
mengisahkan me.ngi.sah.kan [v] menceritakan suatu kejadian (riwayat dsb); meriwayatkan: ia sedang ~ bagaimana mencapai gelar kesarjanaannya
mengononkan me.ngo.non.kan [v] menceritakan; memberitahukan; mengabarkan: orang tua-tua sering ~ adanya hantu-hantu yg beliau sendiri belum pernah melihatnya
mengubrakan me.ngub.ra.kan [v] menggagalkan; membatalkan; (2) membiarkan tidak selesai (tt perkara dsb); (3) membubarkan (tt perkumpulan dsb); (4) menceraikan (tt perkawinan)
mengumpat meng.um.pat [v] (1) mengeluarkan umpat(an); memburuk-burukkan orang; mengeluarkan kata-kata keji (kotor) krn marah (jengkel, kecewa, dsb); (2) mencerca; mencela keras; (3) mengutuk orang krn merasa diperlakukan kurang baik; memaki-maki
menguraikan meng.u.rai.kan [v] (1) menjadikan berurai; membuka simpul dsb: ~ ikatan tali; (2) menceraikan (melepaskan) hubungan bagian-bagian (sendi-sendi, suku-suku, dsb) dr induknya (bagian yg lebih besar, pusat, dsb): ~ kalimat; (3) menerangkan (membentangkan) panjang lebar (tt pendapat, pikiran, dsb); menjelaskan dng gamblang (tt sesuatu yg belum jelas): dl laporan itu panitia ~ hasil evaluasi penataran yg lalu; (4) memaparkan dan menjelaskan sesuatu yg ringkas; (5) menjabarkan; menganalisis
menguraikan kalimat meng.u.rai.kan kalimat mencerai-ceraikan bagian kalimat (menurut jenis kata atau jabatan katanya)
menguraikan nikah meng.u.rai.kan nikah [Mk] menceraikan istri
mengusai meng.u.sai [v] (1) bubar; bercerai-berai: orang-orang yg berkumpul itu pun ~ lah; (2) mengusaikan; membongkar-bongkar (timbunan dsb); menguraikan (rambut dsb); mencerai-beraikan; mengais-ngais (mencari apa-apa yg tertanam dsb): ia ~ timbunan buku itu; petani itu ~ kacang di ladangnya; setiap habis mandi, ia ~ rambutnya
meningitis me.ni.ngi.tis [n] peradangan pd selaput otak dan sumsum tulang belakang
menjarakkan men.ja.rak.kan [v] membuat agar ada jarak; merenggangkan; memisahkan; menceraikan
menjatuhkan talak men.ja.tuh.kan talak menceraikan istri
menuahkan me.nu.ah.kan [v] (1) menceritakan kekayaan (keunggulan dsb) orang lain; (2) menentukan (mengecap dsb menjadi ...)
menuturkan me.nu.tur.kan [v] (1) mengucapkan; melafalkan; menyebutkan; (2) mengatakan; (3) menceritakan; mempercakapkan
menyarak me.nya.rak [v] (1) menceraikan (istri); memisahkan; (2) menyapih (anak)
menyejarahkan me.nye.ja.rah.kan [v] menceritakan sejarah; meriwayatkan
menyerendeng me.nye.ren.deng [v] (1) menyendeng; menjadi miring sebelah; tinggi sebelah; (2) ki menjadi kurang waras otaknya
menyifatkan me.nyi.fat.kan [v] (1) memerikan (menceritakan, melukiskan, dsb); (2) merupakan (menampakkan) diri spt; (3) memberi (mengenakan) suatu sifat kpd
menyurai me.nyu.rai [v] mencerai-beraikan; membubarkan
merambung me.ram.bung [n] pohon, kayunya ringan, lunak, dan tidak awet, digunakan untuk membuat korek api dan kotaknya
merawikan me.ra.wi.kan [v] meriwayatkan (hadis); menceritakan
merebut me.re.but [v] (1) mengambil sesuatu dng kekerasan atau dng paksa: ia berhasil ~ pisau belati dr tangan penjahat itu; (2) mengambil dng kekuatan senjata; merampas: mereka berjuang ~ kemerdekaan; pasukan kita berhasil ~ kotakota penting; (3) memperoleh sesuatu dng susah payah (pertandingan, perlombaan, dsb): tim kita berusaha ~ tempat yg terhormat dl kejuaraan sepak bola itu; belum ada yg dapat ~ hati gadis itu
meredakan me.re.da.kan [v] menjadikan atau menyebabkan reda; menenangkan: ia berjalan-jalan sebentar untuk ~ ketegangan otaknya
merefleksikan me.re.flek.si.kan [v] mencerminkan: kata atau ucapan seseorang, biasanya ~ isi hatinya
merencanakan me.ren.ca.na.kan [v] (1) membuat rencana; mengonsep (membuat, menyusun konsep): ~ surat; ~ cerita; (2) merancang; mereka-reka; mengupayakan: ~ pembangunan kota; (3) menguraikan; menceritakan; melaporkan (menyusun laporan risalah); (4) memaksudkan; mencadangkan: ~ uang ini untuk membeli beras
meriwayatkan me.ri.wa.yat.kan [v] menceritakan: dialah yg ~ autobiografi ayahnya kpd kami
minum ringan minuman yg tidak mengandung alkohol, msl teh botol, teh kotak, gula asam
minyak babi minyak yg terbuat dr lemak babi yg diencerkan
minyak cuci sulingan minyak bumi yg daya penguapan, titik nyala, dan sifat lainnya cocok sbg pengencer dan pelarut cat, rengas, dan produk yg sejenis
miring mi.ring [a] (1) berkenaan dng sisi yg satu lebih tinggi dr sisi yg lain (tt garis atau permukaan) rendah sebelah; tidak datar; landai: cerobong ini -- sedikit; (2) tidak tegak lurus; condong: cerobong kapal itu -- ke belakang; (3) senget: kapal yg bocor itu -- ke kanan; (4) ki agak gila; kurang waras; sinting: orang itu sudah -- (otaknya); (5) ki agak murah: harga barang-barang di koperasi lebih -- dp di toko
muas mu.as [ark a] menjadi encer; larut
muat cair [Kap] segala cairan yg dapat diangkut dl bentuk curah (tidak terbungkus dl kemasan spt kotak)
muat curah [Kap] muatan homogen yg diangkut dl bentuk curah di dl ruang muatan dan dl keadaan tidak terbungkus dl kemasan spt kotak, peti, dan karung
mukositis mu.ko.si.tis [n Dok] peradangan pd lapisan jaringan yg membatasi rongga saluran pencernaan dan saluran pernapasan
mumifikasi mu.mi.fi.ka.si [n] perubahan yg terjadi pd mayat krn penguapan cairan jaringan sehingga proses pembusukan oleh bakteri yg terdapat dl saluran pernapasan dan pencernaan terlambat yg menyebabkan tubuh menjadi kering dan susut, kulit berwarna kehitam-hitaman, keras, dan kaku
murus mu.rus [v] buang-buang air; berak-berak; menceret: krn banyak makan rujak, ia sakit perut dan --
nanar na.nar [a] (1) berasa pusing (krn mabuk, kena pukul, dsb): pertimbangan itu akhirnya sampai juga ke otakku yg telah --; (2)agak hilang akal (krn kekalahan dsb) bingung; tercengang-cengang; : -- memandang kegersangan alam di hadapannya; (3) marah sekali (mata gelap); garang
narator na.ra.tor [n] orang yg bercerita; pencerita: kesan sadis terasa ketika -- nya menggambarkan gadis yg dicekik itu matanya melotot dan lidahnya terjulur keluar
neurolinguistik neu.ro.li.ngu.is.tik [n] ilmu tt hubungan antara bahasa dan saraf otak
neurotransmiter neu.ro.tran.smi.ter [n Dok] saraf pembawa pesan atau isyarat dr otak ke bagian tubuh lainnya
nominalisme no.mi.na.lis.me [n] aliran filsafat yg mengajarkan bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yg mempunyai kesamaan tt eksistensi suatu benda
opak-apik [v] , meng.o.pak-a.pik v menjawab secara berbelit- belit; berdalih , meng.o.pak-a.pik v mencerai-beraikan; mengacaukan (api supaya lekas padam)
opendim open.dim [n] selaput yg melapisi rongga otak dan saluran pusat sumsum punggung
oposisi melintang [Ling] oposisi antara leksem yg berlawanan arahnya dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan
oposisi menyiku [Ling] oposisi antara leksem yg berdekat-an dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan
oral [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan
panil pa.nil [n] (1) penyekat ruang terbuat dr papan tipis, berhias indah, dan dapat dipindah-pindahkan; (2) salah satu bagian dr papan wesel atau papan hubung; weselbor; (3) kotak, meja kontrol, atau sandaran pemisah yg dilengkapi dng alat pengontrol (pd perangkat keras komputer atau bagian dr perlengkapan listrik); (4) tombol kecil (pd kamera) tempat pijatan alat kontak pd waktu memotret: pengoperasian kamera ini pun mudah, tinggal tekan-tekan -- , lalu "jepret", cukup dng satu tangan
pekat pe.kat [a] likat atau kental (tidak encer tt barang cair); keras (tt kopi dsb); tidak jernih (tt air) [a cak] mufakat
pematang pe.ma.tang [n] (1) jalan kecil yg agak ditinggikan (di sawah, di tempat yg berpaya-paya, dsb); (2) Ark bagian tanah di sisi kotak penggalian yg dibiarkan sehingga tempat yg digali tampak dan dapat terus diteliti
pencacat pen.ca.cat [n] orang yg suka mencacat (mencela); pencela; pencerca
pendidikan nasional pen.di.dik.an nasional pendidikan yg bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia (manusia yg beriman dan bertakwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, dsb)
pendongeng pen.do.ngeng [n] (1) orang yg menceritakan dongeng; (2) orang yg suka mendongeng
penetas pe.ne.tas [n] (1) (burung, unggas) yg menetaskan (mengeluarkan dr telur): induk ayam ~ itu berkotek-kotek memanggil anak-anaknya yg berlari ke luar kandang; (2) alat untuk menetaskan telur: lampu-lampu itu akan menerangi dan memanasi kotak-kotak ~ ayam
pengalaman peng.a.lam.an [n] yg pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dsb): ia suka menceritakan ~ nya semasa revolusi fisik
pengatusan peng.a.tus.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengatuskan; (2) Min pengayaan kandungan logam berharga suatu bahan galian bijih kadar rendah dng menggunakan larutan encer tertentu
penggambaran peng.gam.bar.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membuat gambar; (2) penceritaan; penguraian
pengotaan pe.ngo.ta.an [v] proses, cara, perbuatan mengotakan
penyadaran pe.nya.dar.an [n] proses, cara, perbuatan menyadarkan: usaha -- pasien yg gegar otak itu memerlukan waktu yg agak lama
peptik pep.tik /pEptik/ (1) n borok pd lapisan selaput lendir lambung; (2) a Dok mengenai pencernaan; berkaitan dng pepsin
peranti pe.ran.ti [n] (1) alat; perkakas: -- untuk membuka kotak ini tidak ada; (2) syarat; (3) bahan (untuk): -- untuk membuat gula adalah tebu
peri pe.ri [n] (1) hal; sifat; keadaan: maka dng -- yg demikian senanglah aku sedikit; menceritakan -- persahabatan kura-kura dng kera; (2) cara berbuat; laku: betapa -- nya, bagaimana caranya (halnya) [kl n] kata; curah hujan yg lebat dan mendadak [n] roh (jin) perempuan yg elok rupanya: anak-anak sekarang tidak lagi takut pd hantu, -- , dan setan
peristaltik pe.ris.tal.tik [n Dok] perihal gelombang kontraksi berturut-turut pd alat pencernaan yg mendorong sisa makanan ke arah anus
perslah per.slah [n cak] (1) uraian atau keterangan tt peristiwa (hal, perkara, rapat, dsb); laporan: mengirimkan -- kpd surat-surat kabar; (2) siaran radio yg menceritakan keadaan suatu peristiwa (spt sepak bola, upacara di istana, yg langsung disiarkan dr tempat peristiwa): -- pandangan mata
pertempuran per.tem.pur.an [v] perkelahian yg hebat; peperangan; perjuangan: suatu ~ sengit telah terjadi lagi di dekat perbatasan; Kakek menceritakan ~ dr satu medan perang ke medan perang yg lain
perut pe.rut [n] (1) bagian tubuh di bawah rongga dada: mandi lenggang -- (melenggang -- ) upacara mandi ketika hamil tujuh bulan; (2) alat pecernaan makanan di dl rongga, di bawah rongga dada (terutama yg berupa kantung tempat mencernakan makanan dan usus): -- nya mulas; -- nya sudah kosong; (3) kas makanan (rezeki, nafkah): sebenarnya bukan urusan politik lagi, melainkan urusan --; (4) bagian yg terdapat di tengah atau di dl suatu benda: tak berkelipat -- , ki tidak dapat menyimpan rahasia; (5) ki kandungan (rahim): pd waktu itu engkau masih di dalam -- ibumu; (6) ki barang apa yg yg rupanya atau bentuknya menyerupai perut 1 atau 2 [n] gulungan kecil: benang yg diurai itu digulung kecil-kecil seperut-seperut
perut besar [Dok] tempat pencernaan makanan yg berbentuk spt kantong; (2) cak bunting; (3) buncit
pesong pe.song [a] (1) serong; mencong: kantong kosong akibat otak --; (2) putar (ke kanan atau ke kiri)
petak pe.tak [n] (1) bagian ruang yg bersekat; kotak: ruang perahu itu ada delapan --; (2) bilik kamar; kamar kecil: rumahnya disekat-sekat menjadi lima --; (3) piring (sebidang sawah yg dibatasi oleh pematang): sawahnya sepuluh --; (4) bedeng (persemaian yg akan ditanami): tanah ladang itu dijadikan beberapa -- [Jw n] (1) belang pd kepala; (2) belang putih pd dahi kuda: kuda -- , kuda yg berdahi belang putih [Jk n] -- kadal permainan anak-anak dng bilah bambu
peti pe.ti [n] kotak bertutup (dibuat dr kayu, logam, dsb)
peti es pe.ti es [n] (1) peti (kotak) tempat menyimpan es; (2) peti (kotak; lemari) pendingin
poleng po.leng [Jw] (1) a bercorak kotak-kotak, spt papan catur; (2) Sd n garis-garis hiasan (msl pd kain, tikar)
politik air hangat [Pol] kebijakan politik yg dianut Rusia yg mencerminkan usaha mencari pelabuhan bebas es sepanjang tahun
ponil po.nil [n] kotak pigura: semua dinding candi dihiasi -- yg berjumlah 1.300 buah
produsen pro.du.sen [n] penghasil barang: Dewan Timah Internasional beranggotakan negara-negara -- dan konsumen timah seluruh dunia
pucung pu.cung [n] burung bangau kecil, warna bulunya putih [Jw n] biji pohon kepayang [n] bentuk komposisi tembang macapat, biasanya dipakai untuk menceritakan hal-hal yg ringan, jenaka, atau teka-teki
purgatif pur.ga.tif [a] bersifat membersihkan (berkaitan dng pencernaan); (2) n pencahar
ram [n] tiruan bunyi deram [n] (1) pemidangan; (2) kawat yg dijalin berkotak-kotak (sbg penutup jendela, ventilasi, dsb); (3) cak jendela [Lihat {eram}]
realisme re.al.is.me [n] (1) paham atau ajaran yg selalu bertolak dr kenyataan; (2) aliran kesenian yg berusaha melukiskan (menceritakan sesuatu sebagaimana kenyataannya)
resorpsi re.sorp.si [n Dok] peristiwa penyerapan ulang, msl dl alat pencernaan makanan
reumatismos reu.ma.tis.mos [n Dok] cairan busuk berasal dr otak yg menyebar ke sendi dan bagian tubuh lain serta menimbulkan rasa nyeri
robot ro.bot [Jw v] , me.ro.bot v berbunyi mendedas (spt mercon, senapan) [n] (1) alat berupa orang-orangan dsb yg dapat bergerak (berbuat spt manusia) yg dikendalikan oleh mesin; (2) ki orang yg menurut saja perintah orang lain: pakailah otakmu, jangan menjadi -- saja; (3) ki orang yg bertindak tanpa pikiran dan perasaan
rumah geretan kotak geretan; (2) rumah kecil yg sangat sederhana
rusak ru.sak [a] (1) sudah tidak sempurna (baik, utuh) lagi: banyak rumah yg -- krn gempa; (2) ki luka-luka; bercalar-calar; calar balar: pemain kesebelasan kita banyak yg -- dl pertandingan final itu; (3) ki busuk: ditemukan mayat yg sudah --; (4) ki tidak dapat berjalan lagi (tt mobil, mesin): mobil saya -- lagi hari ini; (5) ki tidak beraturan lagi (tt bahasa, adat): adat yg sudah --; dng bahasa yg -- orang asing itu menanyakan alamat hotel yg ditujunya; (6) ki tidak utuh lagi (perkawinan): perkawinannya sudah lama --; (7) ki terganggu (ingatannya): -- ingatannya krn gegar otak itu; (8) hancur; binasa: -- negeri itu krn pengeboman yg dahsyat; (9) ki tidak baik: namanya sudah -- di mata masyarakat
salur pelanggan [Telekom ] saluran yg menghubungkan kotak pembagi dng rumah pelanggan
sambang api-api kotak tempat geretan
sampar sapi penyakit menular yg akut dan mematikan sapi atau kerbau, disebabkan oleh virus, dng gejala demam tinggi, menceret, dan luka-luka pd kulit
saraf motoris saraf yg mengirimkan inpuls dr otak atau dr saraf tulang punggung ke otot atau kelenjar untuk bersekresi
saraf optik saraf yg menghubungkan selaput jala dng pusat penglihatan pd otak manusia
saraf sensoris saraf yg mengirimkan impuls dr alat indra ke otak
saraf tulang punggung himpunan sel dan serabut saraf yg terdapat di sepanjang tulang punggung yg menghubungkan otak dng semua bagian tubuh
sawan babi penyakit ayan; epilepsi; gila babi; -- bangkai penyakit yg ditandai dng mendadak jatuh pingsan krn darah masuk ke otak, apopleksi
sebut se.but [v] me.nye.but v (1) memberi nama (kpd); menyatakan nama sesuatu; menamakan: orang -- batu yg mengapung dng nama batu timbul; (2) mengucapkan nama (benda, orang, dsb); memanggil nama: orang yg sakit itu disuruhnya -- nama Tuhan; (3) melisankan (kata dsb); mengucapkan; melafalkan: mereka disuruh -- kata-kata yg tertulis itu satu per satu; (4) memperkatakan (menceritakan dsb); mengatakan: supaya aman, engkau lebih baik tidak -- masalah itu lagi kepadanya
sebutan se.but.an [n] (1) sesuatu yg disebut atau disebutkan; panggilan; nama; gelar: ia disangka orang kaya, tetapi -nya saja kaya, sebenarnya tidak; buku itu dl -- berharga Rp10.000,00, sebenarnya hanya Rp9.000,00; (2) panggilan; nama; gelar: ia memperoleh -- "macan bola" krn ia pemain sepak bola yg ulung; (3) kutipan: dl karangan tercantum berpuluh-puluh -- dr berbagai-bagai kitab karangan orang-orang pandai; (4) lafal; ucapan: -- untuk huruf W adalah /wE/; (5) sesuatu yg selalu dipercakapkan orang; buah mulut; gamit-gamitan: ia menjadi -- banyak orang krn perbuatannya; (6) Ling bagian kalimat yg menceritakan atau memberi pernyataan tt pokok kalimat; predikat, msl "menangis" dl kalimat Adik menangis adalah sebutan
segan-segan se.gan-se.gan [n] burung, Caprimulgus indicusjotaka [a] malu-malu; takut-takut: dng -- ia maju ke mimbar dan berdiri menunduk tersipu di sana
sel keranjang sel pd otak kecil yg aksennya bercabang-cabang, membentuk sarang mirip keranjang; (2) sel panjang berbentuk kumparan yg terdapat di antara sel kelenjar dan membran dr kelenjar keringat dan kelenjar ruang mulut
selawah se.la.wah [n] kotak berongga untuk tempat meletakkan bilah-bilah saron atau alat gamelan sejenis; pangkon
selom se.lom [n Zool] rongga tubuh pd metazoa yg berisi alat pencernaan, jantung, dan organ dalam lainnya
serebrospinal se.reb.ro.spi.nal [a] berkenaan dng otak dan sumsum tulang belakang
serebrum se.reb.rum [n] otak yg mengisi rongga tengkorak bagian atas; otak besar
serendeng se.ren.deng [a] (1) sendeng; miring sebelah; tinggi sebelah; sedeng; (2) ki kurang waras otaknya: ia memang agak -- , tidak dapat dipegang omongannya
setengah se.te.ngah [num] (1) seperdua; separuh: anak laki-laki itu mendapat ~ dr harta warisan ayahnya; (2) sebagian; sejumlah: ~ dr jumlah penduduk desa masih hidup di bawah garis kemiskinan; (3) belum sempurna: nasi itu ~ masak; (4) ki agak gila; kurang waras (pikiran, otak, akal): ia masih berbicara melantur, tidak berpendirian, tetap spt orang ~ saja
sibernetika si.ber.ne.ti.ka [n] ilmu pengetahuan tt komunikasi dan pengawasan yg khususnya berkenaan dng studi bandingan atas sistem pengawasan otomatis (spt sistem saraf dan otak)
sinkretis sin.kre.tis [a] bersifat mencari penyesuaian (keseimbangan dsb) antara dua aliran (agama dsb): hasil susastra pd waktu itu ada yg mencerminkan pandangan -- antara nilai Jawa tradisional dan agama Islam
sistem sis.tem [n] (1) perangkat unsur yg secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas: -- pencernaan makanan, pernapasan, dan peredaran darah dl tubuh; -- telekomunikasi; (2) susunan yg teratur dr pandangan, teori, asas, dsb: -- pemerintahan negara (demokrasi, totaliter, parlementer, dsb); (3) metode: -- pendidikan (klasikal, individual, dsb); kita bekerja dng -- yg baik; -- dan pola permainan kesebelasan itu banyak mengalami perubahan
sorong so.rong [v] bergeser maju: kotak --; pintu --; (2) v tolak; dorong: air -- buih, air pasang turun
sosoh so.soh [v] me.nyo.soh v memutihkan atau membersihkan beras dsb dng menumbuk perlahan-lahan; menceruh: -- jagung; -- padi [Mk v] ber.so.soh v berbuat sesuatu dng gigih, hebat, giat, atau dahsyat: kerja -; perang -
stopkontak stop.kon.tak [n] tempat menghubungkan arus listrik; tempat steker ditusukkan; kotak kontak
stroke stro.ke [n] serangan otak, biasanya disertai dng kelumpuhan
sulah su.lah [a] sedikit berambut (berbulu); botak; gundul: ayam --; gunung --
sumah su.mah [Ar a] suka menceritakan kelebihan atau kehebatan diri sendiri kpd orang lain agar mendapat simpati; senang (mengharap) pujian: kita harus menjauhkan diri dr sifat ria dan --
tabung ta.bung [n] (1) bambu seruas atau lebih (untuk menaruh sesuatu); bumbung; (2) tempat sesuatu yg bentuknya spt bumbung; (3) bis (kotak surat dsb); (4) celengan (tempat menyimpan uang); (5) Tek silinder (dl mesin)
tabung pemilihan bumbung tempat memasukkan lidi yg dipakai sbg ganti surat pemilihan; (2) kotak tempat memasukkan surat suara
tabung surat kotak surat
tajam ta.jam [a] (1) bermata tipis, halus, dan mudah mengiris, melukai, dsb (tt pisau, pedang, dsb): -- spt pisau cukur; (2) runcing; berujung lancip: tongkat yg berujung --; sudut yg --; kelok jalan yg --; (3) lekas dapat melakukan sesuatu (melihat, mendengar, mencium bau, merasa, dsb): kucing itu -- penglihatannya; (4) kelihatan galak (tt pandangan): matanya memandang dng -- nya; (5) pedas atau keras (tt perkataan, kritik, dsb): mendapat kritik yg sangat --; (6) mudah menangkap atau mengerti (tt akal, pikiran, dsb): kurang -- otaknya; (7) mudah dapat melukai atau menyakiti: air sabun ini -- benar, barangkali banyak sodanya; (8) (sangat) nyata, jelas, dsb: terdapat perbedaan pendapat yg -- antara mereka; gambar di layar televisi itu kurang --; (9) cerdas (tt pikiran): pikirannya --
tambak bukit tam.bak bu.kit [n] (1) tumbuhan rumput yg akarnya untuk obat batuk atau obat menceret; sembung hutan; Vernonia cinerea; (2) akar tambak bukit
tanggungan tang.gung.an [n] (1) beban yg menjadi tanggung jawab: mencerdaskan bangsa merupakan ~ kita; (2) garansi; jaminan: toko itu menjual barang elektronik dng ~ satu tahun; (3) orang yg keselamatannya (kehidupannya) harus ditanggung: anak yg belum dewasa masih menjadi ~ orang tua; (4) akibat dr perbuatan dsb yg harus ditanggung: risiko: piring, gelas, dsb yg pecah atau hilang menjadi ~ penyewa; (5) barang yg dijadikan jaminan: ia meminjam uang di bank dng ~ sebidang tanah; (6) hasil menanggung; (7) beban (dl arti kiasan): jangan memperberat ~ rakyat
tapak catur kotak-kotak pd papan catur
teknik proyeksi teknik penelitian yg menggunakan pengamatan jiwa responden melalui apa yg dinyatakan responden dl pencerminan dirinya, msl dl tingkah laku, minat, atau gambar
tempurung jantan belahan tempurung sebelah atas (belahan tempurung yg terletak di bagian atas jika buah kelapa itu tergantung tangkainya): -- kepala tulang kepala (yg melindungi bagian isi kepala, terutama otak); batok kepala; tengkorak; cranium
tengkorak teng.ko.rak [n] bagian yg keras dan bertulang dr kepala dan berfungsi melindungi otak; tulang kepala; kranium
terik te.rik [a] (1) amat; sangat (tt panas matahari): panas -- , panas sekali; (2) sempit dan tegang mengikat (tt seluar, ikatan, dsb): ikatan kotak sabun itu sangat -- sehingga susah membukanya; (3) penuh padat (tt sesuatu yg dijejal, diasak, dsb): tali itu diikatnya dng --
terpentin ter.pen.tin [n] (1) minyak (damar yg cair) untuk memasak cat dsb; (2) zat yg berasal dr tumbuhan pinus dsb berupa cairan untuk mengencerkan cat, tinta, dsb
tersendat-sendat ter.sen.dat-sen.dat [v] (1) berkali-kali terhenti dan tertahan (tt pembangunan dsb): lemahnya kehidupan perekonomian menyebabkan -nya pembangunan di segala bidang; (2) berkali-kali terhenti (tersekat); patah-patah; tergagap (krn rasa haru, marah, dsb): dng -- ia menceritakan musibah yg baru saja terjadi
tersengal-sengal ter.se.ngal-se.ngal [v] terputus-putus, tertahan-tahan (tt napas); terengah-engah: dng -, ia mencoba menceritakan peristiwa perampokan yg menimpanya
tetra tet.ra [n] karbon tetraklorida, cairan berbau busuk, tidak berwarna, tidak larut dl air, tidak mudah terbakar, dan tidak meledak, digunakan sbg bahan pelarut, ekstraksi, dan pengencer
tinja tin.ja [n] kotoran atau hasil buangan yg dikeluarkan dr alat pencernaan ke luar tubuh melalui dubur, mengandung zat-zat makanan yg tidak dapat dicernakan dan zat-zat yg tidak berasal dr makanan, msl jaringan yg aus, mikroba yg mati; feses; kotoran
tisotropi ti.so.tro.pi [n Kim] gejala cairan yg mengental jika didiamkan dan lebih encer jika dikocok
traktus digestivus saluran pencernaan makanan, mulai dr mulut sampai ke anus
tripsin trip.sin [n Bio] getah perut yg dibawa oleh aliran darah ke pankreas, merupakan unsur yg penting dl pencernaan
tromol pos kotak pos
truk boks truk yg baknya berupa kotak tertutup dan berpintu
tulak tu.lak [n] motif kain berbentuk kotak-kotak, dng warna hitam putih
tusuk kontak alat listrik untuk dimasukkan ke dl kotak-kotak guna menutup atau membuka rangkaian listrik
uman [n] meng.u.man Jw v mengumpat; mencerca
urah [Mk] meng.u.rah v (1) membongkar (timbunan dsb): ~ lumbung; (2) membuka jahitan, ikatan, dsb: ~ bantal; (3) menceritakan (pengalaman, penderitaan, dsb): ~ tambo lama
urat saraf struktur jaringan urat yg menghubungkan otak dng semua bagian tubuh, yg membawa perasaan tertentu ke otak dan mengirimkan berita dr otak ke bagian tubuh yg lain; tali rasa; asabat: ketika ia jatuh dr sepeda motor, kepalanya membentur batu sehingga -- sarafnya terganggu
usus [n] alat pencernaan makanan di dl perut (manusia atau hewan) yg bentuknya spt pembuluh panjang berlingkar-lingkar dr ujung akhir lambung sampai dubur; tali perut
usus halus bagian usus (di antara perut dan usus besar) yg mencernakan makanan dan menyerapkan zat-zat makanan ke dl tubuh
utara uta.ra, meng.u.ta.ra.kan [v] melahirkan (pendapat, pikiran, dsb); mengemukakan; menyatakan; mengatakan; menceritakan: saya tidak berani ~ isi hati saya kpd Ibu; Pak Lurah pernah ~ kesulitannya kpd para ketua rukun tetangga
vaskulum vas.ku.lum [n] kotak spesimen botani
ventrikel ven.tri.kel [n Dok] (1) rongga kecil; (2) rongga pd otak; (3) bilik utama jantung
ventrikulus ven.tri.ku.lus [n] bilik jantung atau bilik otak
voli vo.li [n] permainan olahraga bola, terdiri atas dua regu yg masing-masing beranggotakan enam orang, bola dipukul dng (kedua) tangan ke arah lawan (dibatasi jaring tinggi) dng tidak membiarkan bola jatuh ke tanah
waduk wa.duk [n] (1) perut besar tempat mencernakan makanan; (2) kolam besar tempat menyimpan air sediaan untuk berbagai kebutuhan atau mengatur pembagian air dsb (dipakai di musim kemarau); (3) menara air (tempat persediaan air)
wajib belajar kewajiban anak usia 7-12 tahun untuk memperoleh pendidikan dasar (dl rangka mencerdaskan kehidupan bangsa)
wig [n] rambut tiruan (rambut buatan, rambut palsu) sbg penutup kepala: untuk menutupi kepalanya yg botak, terpaksa dia memakai --
wijen wi.jen [n] (1) tumbuhan suku biji-bijian dng tinggi mencapai 2 m, buahnya berbentuk kotak lonjong, bijinya kecil-kecil mengandung minyak untuk minyak goreng, margarin, dsb; bijan; Sesamum orientale; (2) biji bijan

Jika informasi mengenai "otak encer" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas