Arti kata/frase "otak depan" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/otak-depan

Halaman ini menjelaskan kata atau frase otak depan menurut KBBI Edisi III

otak depan: otak besar

Lebih lanjut mengenai otak depan

otak depan terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 762 kata terkait yakni sebagai berikut:

otak otak, otak-otak.an [Jk a] suka berbuat yg bukan-bukan (supaya disebut pemberani dsb); ugal-ugalan; gila-gilaan
depan de.pan [n] hadapan; muka: rumahnya di -- rumahku; anak-anak berjalan di -- , yg besar berjalan di belakang
benak kepala otak
otak depan otak besar
otak besar [Anat] bagian depan otak manusia yg berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu, yg membentuk bagian terbesar dr sistem saraf pusat; serebrum
otak ayam [ki] otak udang
otak kecil [Anat] bagian belakang otak manusia, yg terletak membelakangi bagian otak besar yg berlekuk-lekuk dalam, merupakan bagian dr sistem saraf pusat yg berkaitan dng gerakan otot refleks, bentuk tubuh, dan keseimbangan tubuh serebrum
otak te- lum [ki] otak udang
depang de.pang [v] men.de.pang v (1) merentangkan kedua belah tangan ke kanan ke kiri; (2) menghadang (merintangi dsb) dng kedua belah tangan direntangkan ke kanan dan ke kiri: di ujung jalan berdiri seorang polisi ~ setiap kendaraan yg melanggar peraturan
otak encer [ki] cerdas; pintar
otak miring [ki] agak gila
otak tajam [ki] pandai
otak udang [ki] sukar mengerti; bodoh; (2) pohon medang melukut; bengkaras, Norrisia malaccensis
otak-atik [v] , meng.o.tak-a.tik v mencoba-coba atau mereka-reka untuk memperbaiki (radio, arloji, dsb yg rusak) atau membuat sesuatu
otak-otak [n] makanan yg dibuat dr ikan dsb dicampur dng bumbu, dibungkus daun pisang atau daun kelapa, dan dibakar (dipanggang)
aktor intelektual otak berbagai tindakan yg menyimpang (spt kerusuhan, pembakaran, pembunuhan)
kotak surat kotak tempat surat di depan rumah, surat untuk penghuni rumah dapat dimasukkan ke dl kotak tsb, dan dapat diambil sewaktu-waktu oleh pemiliknya
berkotak-kotak ber.ko.tak-ko.tak [v] (1) terdiri atas banyak kotak; (2) berpetak-petak; (3) terbagi-bagi; terpecah-pecah: jangan memandang persoalan itu secara sempit dan ~
berotak ber.o.tak [v] (1) berakal; mempunyai pikiran; mempunyai kecerdasan yg baik: anakmu tidak -; (2) mempunyai otak: apakah udang ada yg -?
garda depan barisan depan; perintis; pelopor; (2) kelompok seniman muda yg bercita-cita maju
garis depan daerah pertahanan yg langsung berhadapan dng musuh (dl pertempuran); (2) barisan yg di depan sekali
gegar otak [Dok] penderitaan pd otak akibat guncangan dr luar (krn terjatuh, pukulan benda keras, dsb)
hari depan masa yg akan datang: -- depan negara terletak di tangan pemuda
karang otak karang yg berbentuk spt otak manusia
kebotakan ke.bo.tak.an [n] keadaan atau hal botak
kotak hitam kotak kecil yg ditempatkan pd ekor pesawat terbang yg dapat merekam pembicaraan antara pilot pesawat dan petugas menara pengawas atau suara dl pesawat terbang
kotak perkakas kotak yg berisi seperangkat perkakas untuk menukang dsb
kotak pos kotak di kantor pos yg disewakan kpd pelanggan, kuncinya dipegang oleh orang yg berlangganan surat untuk pelanggan dapat dimasukkan ke dl kotak tsb dan dapat diambil sewaktu-waktu oleh pelanggan
kotak sarang [Tern] kotak tempat kelinci bersarang dan beranak
kotak suara kotak dl pemilihan calon anggota DPR (lurah, dsb) kotak tempat memasukkan lembaran yg sudah diisi oleh pemilih
layar depan [Lay] layar segitiga yg dipasang pd tiang layar depan
lembek otak lemah otak
lencang depan aba-aba dl baris-berbaris agar orang di belakang meluruskan barisannya dng tangan ke depan
manajer depan kepala bagian kantor depan hotel
mediastinum otak kecil [Anat] sekat tengah otak kecil
membotak mem.bo.tak [v] menjadi botak
membotaki mem.bo.taki [v] mencukur rambut sampai habis; membuat menjadi botak
memecahkan otak me.me.cah.kan otak [ki] sukar sekali untuk dipikirkan; sangat membebani pikiran
memeras otak me.me.ras otak [ki] berpikir keras
memutar otak me.mu.tar otak [ki] memeras otak; memikir dng sungguh-sungguh
mendepangkan men.de.pang.kan [v] mendepang
mengasah otak meng.a.sah otak [ki] mengasah pikiran
mengedepankan me.nge.de.pan.kan [v] membawa ke depan; mengemukakan
mengotak me.ngo.tak [v] menjadi berkotak-kotak
pengedepanan pe.nge.de.pan.an [n] proses, cara, perbuatan mengedepankan
pengotak-ngotakan pe.ngo.tak-ngo.tak.an [n] pemisahan menjadi berkotak-kotak (berpetak-petak)
pengotakan pe.ngo.tak.an [n] proses, cara, perbuatan menjadikan berkotak-kotak (berpetak-petak)
perah otak pe.rah otak [ki] (1) memikirkan sesuatu dng sungguh-sungguh; (2) belajar dng keras
pintu depan pintu bagian depan rumah, kantor, dsb
pitam otak keadaan yg disebabkan oleh jejas akut pd pembentuk darah otak, spt perdarahan, emboli, dan ditandai dng pingsan mati, biasanya diikuti dng kelumpuhan; apoplexicerebri
puting depan puting susu yg terletak pd bagian depan (arah kepala ternak)
radang otak penyakit radang pd otak
selaput lunak otak selaput lunak otak yg paling dalam
selaput otak selaput tipis penyalut otak
selubung otak kulit otak besar
terdepan ter.de.pan [a] paling muka; paling depan
terkotak ter.ko.tak [v cak] (sudah) masuk kotak; tidak masuk hitungan lagi (dl pertandingan dsb)
bak [p] kata depan untuk menyatakan perbandingan; bagaikan: kedua anak muda itu wajahnya mirip, -- pinang dibelah dua [n] (1) kotak besar (tempat sampah, dsb); (2) kolam tempat air di kamar mandi [n] tinta cina (hitam warnanya) [n] tiruan bunyi tamparan (pukulan dsb); debak
baris depan [Mil] pasukan yg langsung berhadapan dng musuh
beranggotakan ber.ang.go.ta.kan [v] mempunyai (beberapa) anggota
berat otak [cak] susah hati; rusuh hati
berdepan-depan ber.de.pan-de.pan [v] berhadap-hadapan
berkerotak ber.ke.ro.tak [v] berderak-derak
berkotakan (bernegerikan [pb] mengembara ke mana-mana (tidak tetap tempat tinggalnya)
bis [n] (1) kotak kecil (di tepi jalan, di depan kantor pos), milik kantor pos, tempat memasukkan surat yg akan dikirimkan melalui jasa kantor pos; kotak kecil di depan rumah (kantor), tempat meletakkan surat yg terkirim melalui jasa kantor pos; kotak surat: memasukkan surat ke dl --; (2) Olr tempat hinggap (dl permainan spt sofbol dan bisbol) pemukul atau pelari yg diletakkan di tiap sudut lapangan, biasanya terbuat dr kain terpal berbentuk segi empat spt bantal tipis [Lihat {bus}] [adv cak] (1) dua kali lagi; sekali lagi; diulang atau ditambah lagi (dl nyanyian dsb): penonton berseru gemuruh, " -- ! -- !"; (2) tambahan atau susulan pd pasal undang-undang: Pasal 161 -- (pasal yg ditambahkan pd Pasal 161) [n] (1) pipa dr besi atau semen, cor, plastik untuk got dsb; (2) pembuluh [n] kain (pita) untuk hiasan pd bagian tepi baju dsb; pelisir
botak bo.tak [a] (1) tidak berambut (tt kepala orang); gundul; (2) tidak berbulu (tt kepala binatang)
cuci otak proses mehilangkan pendapat, keyakinan, dsb yg ada dan menggantinya dng yg baru dng cara paksa dan siksaan psikis dan fisik
fonotaktik fo.no.tak.tik [n Ling] (1) urutan fonem yg dimungkinkan dl suatu bahasa; (2) deskripsi tt urutan fonem
fototaksis fo.to.tak.sis [n] reaksi binatang thd cahaya
gelotak ge.lo.tak [v] , meng.ge.lo.tak v mengupas buah yg keras kulitnya
halaman depan [Graf] (1) halaman permukaan sebuah buku sebelum bab pertama; (2) halaman pertama surat kabar dsb yg memuat berita penting atau utama
heliotaksis he.li.o.tak.sis [n Bio] reaksi positif atau negatif yg diberikan suatu organisme thd rangsangan yg berasal dr sinar matahari
hipotaksis hi.po.tak.sis [n Ling] (1) hubungan gramatikal antara klausa utama dan klausa terikat; (2) penggabungan kalimat dng kalimat, klausa dng klausa, frasa dng frasa, atau kata dng kata, dng menggunakan kata penghubung
kata depan preposisi
ke depan [p] (1) ke muka; maju: tampil ~; (2) selanjutnya; seterusnya: sejak kini ~
kepala ke.pa.la [n] (1) bagian tubuh yg di atas leher (pd manusia dan beberapa jenis hewan merupakan tempat otak, pusat jaringan saraf, dan beberapa pusat indra): mayat wanita itu ditemukan tanpa --; (2) bagian tubuh yg di atas leher tempat tumbuhnya rambut: -- nya botak; (3) ki bagian suatu benda yg sebelah atas (ujung, depan, dsb): -- tongkat; (4) ki bagian yg terutama (yg penting, yg pokok, dsb): -- lakon; (5) ki pemimpin; ketua (kantor, pekerjaan, perkumpulan, dsb): -- pasukan; (6) ki otak (pikiran, akal, budi): jika kita masih punya -- , kita harus diberi jatah satu kilogram gula
kerotak ke.ro.tak [n] derak-derak
konteks semotaktis [Ling] lingkungan semantis yg ada di sekitar suatu unsur bahasa; makna unsur bahasa
kotak ko.tak [n] (1) peti kecil tempat barang perhiasan, barang kecil, dsb; (2) petak: setelah panen, -- sawah itu ditaburi dng benih ikan; (3) Olr tingkatan atau tempat yg tiada masuk dl hitungan: dl babak penyisihan kesebelasan itu sudah masuk --; (4) cak ruang (bidang) empat persegi: di dalamnya terdapat dua kolam renang, satu berbentuk lingkaran dan satunya lagi berbentuk --
kotak katik ko.tak ka.tik [n] gerak-gerik (suara dsb): tidak terdengar -- nya, semuanya membisu
kotak kontak [El] suatu titik pd instalasi listrik dl gedung yg menjadi tempat pengambilan arus
kotak saran tempat menampung surat berupa usul dan saran
kotaklema ko.tak.le.ma [n] ikan laut yg besar bernapas dng paru-paru; ikan paus: lelaki tua itu dikenal sbg tukang tikam --
lemah otak terganggu pertumbuhan daya pikirnya dan tidak sempurna seluruh kepribadiannya; tidak cukup daya pikirnya menurut ukuran normal; tidak dapat hidup dng kekuatan sendiri di tempat sederhana dl masyarakat, dan jika dapat, hanyalah dl keadaan yg sangat baik
lompat jauh [Olr] melompat ke depan dng bertolak pd satu kaki untuk mencapai suatu kejauhan yg dapat dijangkau, jarak loncatan diukur mulai dr titik tumpuan loncatan sampai dng jejak pertama di kotak pasir sesudah melompat; (2) ki naik (pangkat dsb) tidak secara berurutan, melampaui beberapa tingkatan
lotak lo.tak [a] (1) mulai busuk: mayat itu sudah --; (2) lusuh (krn tua, usang, dsb): kain itu sudah --
mengotak-ngatikkan me.ngo.tak-nga.tik.kan [v] mengguncangkan (negeri dsb)
mengotak-ngotakkan me.ngo.tak-ngo.tak.kan [v] membuat batas-batas lingkungan sehingga yg satu dng yg lain terpisah; memecah-belah (golongan, kelompok, dsb): golongan kiri berusaha ~ masyarakat agar mudah dihancurkan
mengotakan me.ngo.ta.kan [kl v] (1) menjadikan spt kota; menjadikan bersifat kota; menjadikan sbg konsumsi orang kota; (2) memperkuat dng benteng; memakai sesuatu untuk benteng
mengotaki meng.o.taki [v] mengatur siasat, memberikan pikiran yg dilakukan secara rahasia (tidak terang-terangan); mendalangi: ia dituduh -- berbagai kegiatan pencurian pd beberapa kantor pemerintah dan sekolah
protaktinium pro.tak.ti.ni.um [n Kim] unsur yg semua isotopnya radioaktif, terdapat secara alamiah dan buatan; unsur dng nomor atom 91, lambang Pa, dan bobot atom 231,0359
putar otak [ki] mencari akal; berdaya upaya
sakit otak sakit ingatan
sudah di depan mata [pb] sudah dekat (hampir datang)
tajam otak cerdas; pandai; mudah mengerti
telotak te.lo.tak [n] ujung daun
terkotak-kotak ter.ko.tak-ko.tak [v] terbagi-bagi; terpisah-pisah; terpecah-pecah: kaum muda hendaknya jangan berjuang secara ~ sebab hasilnya tidak baik
vokal depan vokal yg dihasilkan dng menggerakkan bagian lidah ke arah langit-langit, msl vokal [e]
-lah [bentuk terikat] yg digunakan untuk menekankan makna kata yg di depannya
abang [n] (1) kakak laki-laki; saudara laki-laki yg lebih tua: -- nya tiga tahun lebih tua; (2) panggilan kpd orang laki-laki yg lebih tua atau tidak dikenal: tahukah -- jalan ke kantor pos?; (3) panggilan istri kpd suami: sudah dua hari -- tidak pulang; (4) sebutan untuk penjual sayur, penjual ikan, pengemudi becak, dsb: ia biasa belanja pd -- sayur yg lewat di depan rumahnya [Jw a] merah
adang [v] , meng.a.dang v (1) menghalangi (merintangi orang berjalan dsb) dng cara mendepang: jangan engkau ~ orang itu, biarkan dia lewat; (2) menunggu di tempat yg sunyi (biasanya dng maksud jahat, spt membunuh, merampok, menyamun); mencegat: gerombolan bersenjata ~ iring-iringan mobil; (3) menuju; memaksudkan; menghadapi; (4) menempuh (menantang) bahaya (kesukaran dsb): mereka berani ~ bahaya maut; adang-adang n penyekat, kerai, dsb untuk penahan angin (hujan, panas matahari, dsb) [Jw v] menanak nasi dng menggunakan dandang [n] (1) saudara tua dr ibu (biasanya wanita); kakak ibu; (2) nama atau gelar kehormatan; dang
afasia afa.sia [n Dok] kehilangan sebagian atau seluruh kemampuan bicara krn penyakit, cacat, atau cedera pd otak
agiria agi.ria [n Dok] keadaan tidak terdapat konvolusi permukaan otak krn gangguan perkembangan
agnosia ag.no.sia [n Dok] ketidaksanggupan mengenali benda dan artinya, biasanya disebabkan oleh kerusakan pd otak atau susunan saraf
agrafia ag.ra.fia [n Dok] ketidakmampuan menulis sbg akibat kerusakan atau luka pd otak
aju , meng.a.ju.kan v (1) mengemukakan (usul, permintaan, sanggahan, protes, dsb): ia ~ beberapa pertanyaan kpd ketua; (2) membawa ke depan; menampilkan (pasukan dsb): mereka ~ pasukan cadangan
akseptabel ak.sep.ta.bel [a] (1) dapat atau pantas diterima; berterima: usulnya praktis dan --; (2) cukup; memadai: tarian itu dianggap -- untuk ditampilkan di depan tamu
aksesori ak.se.so.ri [n] (1) barang tambahan; alat ekstra: radio pd mobil merupakan -- yg digemari banyak konsumen; (2)barang yg berfungsi sbg pelengkap dan pemanis busana: -- yg sedang digemari remaja saat ini adalah jepit rambut dan peniti berwarna sama dng pakaian yg dikenakan; (3) Anat yg merupakan tambahan (msl saraf aksesori, yakni otak ke-11)
alopesia alo.pe.sia [n] (1) kebotakan yg bukan krn pembawaan lahir; (2) Tern kerontokan bulu sebagian atau menyeluruh pd tubuh hewan
alosu alo.su [n] alat bunyi-bunyian berupa kotak bertangkai dr anyaman daun kelapa, di dalamnya diberi biji yang apabila digoyang-goyang akan mengeluarkan bunyi tertentu (dr Sulawesi Selatan)
ambilan sudut am.bil.an sudut ambilan gambar bukan dr depan, tetapi dr sudut samping kiri atau kanan
amnesia / am.ne.sia / amnEsia/ n Dok kehilangan daya ingat, terutama tt masa lalu atau tt apa yg terjadi sebelumnya krn penyakit cacat atau cedera pd otak
aneroid ane.ro.id /anEroid/ (1) a berisi bukan cairan atau dioperasikan tanpa menggunakan cairan (tt barometer); (2) n Fis barometer yg mengukur tekanan udara dng perpindahan tutup yg luwes dr kotak logam yang hampir hampa; (3) n Fis tidak mengandung atau tidak menggunakan cairan
angin haluan [Lay] angin yg bertiup dr arah depan berlawanan dng arah gerakan perahu; angin sakal
angin haluan ekuivalen [Met] angin membujur ekuivalen yg bertiup dr depan pesawat terbang dsb
anjur an.jur [v] , meng.an.jur v menjorok ke depan; menonjol ke muka; melampaui leret, jajaran, atau batas: tanjung adalah daratan yg ~ ke laut; pohon itu ~ ke pekarangan tetangga [v] , ber.an.jur v mulai melangkah (berjalan dsb) [v] tarik; hela; ganjur
anorak ano.rak [n Olr] parka tanpa kancing di depan, cara memakainya dng memasukkannya melalui kepala spt kaus oblong
ante- an.te- [bentuk terikat] (1) sebelum: anteseden ; (2) di depan; muka: antemeridiem
antenul an.te.nul [n Zool] antena kecil pd sejenis udang yg terletak lebih ke depan dan berukuran lebih kecil dp antena pd udang yg lain, berfungsi sbg alat peraba, perasa, dan penjaga keseimbangan
anterior an.te.ri.or [a] terletak di depan; lebih dahulu dr
apa [pron] kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) sesuatu: ular -- ini?; pohon -- yg kautanam?; (2) pron kata tanya untuk pengganti sesuatu: -- yg dimaksudkan orang itu tadi?; (3) pron kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan: (pernah) -- mu anak itu?; (4) pron pengganti sesuatu yg kurang terang; pengganti barang sesuatu: ia tidak tahu -- isi kotak itu; (5) p hor untuk menghaluskan permintaan: sudi -- lah kiranya Bapak mengabulkan permohonan kami; (6) p cak untuk mendahului kalimat tanya: -- besok ada ulangan? -- tamu itu pamanmu?; (7) p cak atau: mau minum teh -- kopi; jadi berangkat hari ini -- besok
apabila apa.bi.la [p] jika; kalau: -- keadaan mengizinkan, tahun depan saya akan meneruskan kuliah; (2) kl pron kata untuk menanyakan waktu: -- Permaisuri tiba?
apopleksi apo.plek.si [n Dok] penyakit yg menyebabkan orang jatuh pingsan krn salah satu pembuluh darah dl otak pecah
araknitis arak.ni.tis [n Dok] peradangan selaput tengah yg membungkus otak dan urat saraf tulang belakang
araknoid arak.no.id [n Anat] selaput halus pembungkus otak dan sumsum tulang belakang
asteositoma as.te.o.si.to.ma [n] tumor ganas yg bersarang di otak
aubade au.ba.de [n] (1) nyanyian atau musik (untuk) penghormatan pd pagi hari; (2) nyanyian cinta pd pagi hari; (3) pujian yg disampaikan dl bentuk nyanyian atau permainan oleh sekelompok orang: -- anak sekolah di depan Istana Merdeka pd peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
awalan awal.an [n] (1) Ling imbuhan yg dirangkaikan di depan kata; prefiks; (2) Olr ancang-ancang
awan topan awan yg berwarna kehitam-hitaman, tampak spt dinding, dan sering terdapat di bagian depan siklon tropis
ayun [n] gerak ke depan dan ke belakang (atau ke kiri dan ke kanan) secara teratur; goyang
bagai ba.gai [kl n] jenis; macam: permata sembilan --; (2) n sama; persamaan; banding: tidak ada -- nya; (3) p kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana: -- kucing dan anjing
bagaikan ba.gai.kan [p] kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana: terdengar suara membahana -- bumi akan runtuh
bagi ba.gi [p] (1) kata depan untuk menyatakan tujuan; untuk: disediakan hadiah -- pemenang pertama, kedua, dan ketiga; (2) kata depan untuk menyatakan perihal; akan (hal); tentang (hal); menurut (pendapat): -- saya, hal itu tidak perlu diperdebatkan lagi [n] (1) pecahan dr sesuatu yg utuh; penggal; pecah; (2) Mat suatu operasi aljabar yg biasa dinyatakan dng simbol titik dua (:) atau garis bagi (-) atau garis miring (/) (a:b atau -- atau a/b) msl a:b = c (a dibagi b sama dng c), berarti a = c x b
bagian ba.gi.an [n] (1) hasil membagi: ruangan ini dibagi menjadi dua -; (2)perolehan atau penerimaan (dr barang yg diberi); yg diperuntukkan: siapa yg belum mendapat -; kita semua mendapat -- yg sama; (3) jatah: tiap jiwa mendapat -- beras 10 kg; (4) penggal (buku, cerita, dsb); jilid: -- kedua buku ini akan segera terbit; (5) sepenggal dr sesuatu yg utuh: -- atas dan -- bawah gedung itu sama; (6) sesuatu (benda, alat, dsb) yg menjadi pelengkap: otak termasuk -- tubuh manusia yg penting; (7) cabang dr suatu pekerjaan (jawatan dsb): ia menjabat sbg kepala -- tata usaha; (8) nasib (untung, malang); peruntungan: telah menjadi -ku hidup melarat begini; (9) pecahan dr kesatuan (spt dr dewan, panitia) yg bertugas mengurus sesuatu; seksi: -- konsumsi; -- penerima tamu
bahasa vokalis tipe bahasa yg dl fonotaktiknya mengharuskan kata-kata berakhir pd vokal, msl bahasa Jepang
bahwa bah.wa [p] (1) kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian kalimat yg di depan: ia mengira -- hari ini libur; (2) kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yg menjadi pokok kalimat: -- ia seorang anggota DPR, memang benar
bahwasanya bah.wa.sa.nya [p] kata penghubung yg digunakan untuk menguatkan isi atau uraian kata atau kalimat yg di depan; bahwa; sebenarnya
bajaj ba.jaj [n] kendaraan umum bermotor, beroda tiga (untuk dua atau tiga penumpang, pengemudinya duduk di depan)
baju belah dada baju yg dapat dibuka dr depan (lawan baju kurung)
baju kurung baju panjang wanita (sampai lutut) yg bagian depan (dadanya) ada yg dibelah sedikit dan ada pula yg tidak
bak pengering bak atau kotak untuk mengeringkan pakan yg terdiri atas dua bagian, bagian atas tempat bahan yg akan dikeringkan dan bagian bawah tempat mengalirnya udara yg dipanaskan
bal [n cak] bola [n] (1) satuan ukuran jumlah (bahan pakaian dsb): membeli kain putih dua --; (2) bandela; karung (tt beras dsb) [n Lay] bungkusan yg terbuat dr bahan lunak, tidak kaku, berbentuk kotak
bando ban.do [n] benda pipih melengkung (setengah lingkaran) terbuat dr plastik dsb untuk mengatur rambut bagian depan (terutama pd anak perempuan) [kl n] bendu
bangun dunia ikhtiar untuk mengubah keadaan dunia masa lampau yg tidak sesuai dng cita-cita kehidupan manusia lahir maupun batin dng tujuan agar dapat mewariskan masa depan yg membahagiakan bagi generasi yg akan datang
banyo ba.nyo [n] alat musik berdawai sejenis gitar berleher panjang dng badan berbentuk rebana yg bagian depannya ditutup dng kulit tipis yg diregang
barometer aneroid barometer yg mempunyai bagian yg peka thd tekanan udara; (2) barometer yg dibuat berdasarkan asas bahwa udara di dl kotak logam yg tertutup rapat akan menekan dinding kotak ke luar apabila tekanan udara di luar kotak lebih kecil dp tekanan udara di dl kotak
barometer Fortin barometer air raksa dng kotak air raksa yg dibuat sedemikian rupa sehingga air raksa di dalamnya dapat berubah-ubah sampai ke kedudukan tertentu apabila terjadi perubahan tekanan udara
barometer Kew barometer air raksa yg tidak memerlukan penyesuaian air raksa di dl kotak air raksa thd perubahan tekanan udara
basa ba.sa [Lihat {bahasa}] [Mk p] kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian atas bagian kalimat yg di depan; bahasa; bahwa [n] kebun sagu milik bersama warga masyarakat hukum adat di Seram [n Kim] senyawa yg cenderung menyumbangkan sepasang elektron untuk digunakan bersama-sama dan cenderung menerima proton
bata ba.ta [n] (1) benda yg berbentuk persegi panjang spt kotak atau peti kecil: -- garam; (2) tanah liat yg diaduk sampai halus, kemudian dicetak, dikeringkan, lalu dibakar (dipakai untuk membuat dinding dsb); batu bata [n] pernikahan laki-laki kakak beradik dng wanita kakak beradik pd saat yg bersamaan
bauran ba.ur.an [n] hasil membaurkan; campuran: ritual-ritual religi akan berubah bentuk dr pengotak-ngotakan menjadi -- nilai yg transparan
beku be.ku [a] (1) padat atau keras (tt benda cair): panaskanlah agar minyak kelapa yg -- itu mencair; air menjadi -- pd suhu 0oC; (2) ki tidak mengalami perubahan; (kaku); statis: pepatah-pepatah lama merupakan kalimat yg sudah --; (3) ki tidak memedulikan keadaan sekelilingnya; tidak bereaksi: hatinya jadi -- sejak kegagalan cintanya; (4) tidak berlaku lagi, tetapi belum dicabut (tt dewan, undang-undang, dsb): setelah pemilihan umum selesai, sebelum pelantikan DPR baru, DPR lama dinyatakan --; (5) ki susah mengerti; tidak cerdas: susah mengajar anak yg otaknya --; (6) ki belum boleh diambil kembali (tt simpanan dl bank): simpanan dl bank di luar negeri masih --; (7) ki tidak diselesaikan (tt perkara): perkara itu sampai sekarang masih --
belah dada terbuka di depan (tt baju)
belakang be.la.kang [n] (1) bagian tubuh di balik dada atau perut; punggung: ia mendukung anaknya di -- tubuhnya; (2) bagian benda yg dianggap sbg punggung; (3) arah atau bagian yg menjadi lawan muka (depan): ia datang dr --; rumahnya di -- gedung bioskop; (4) (di) balik: anak-anak berlindung di -- pohon; (5) waktu yg akan datang; nanti; kelak: bekerjalah terus, berhasil tidaknya itu urusan --
beledu be.le.du [n] kain dng permukaan yg tebal, berbulu halus pd bagian depan dan rata pd bagian belakang, lembut, berkilat, sering dibuat kopiah atau baju kebesaran
bemo be.mo [n] (1) becak bermotor; (2) kendaraan penumpang umum bermotor, beroda tiga dng pengemudi di depan, antara pengemudi dan penumpang di belakang ada sekat, penumpang duduk menyamping berhadapan; (3) kendaraan bermotor angkutan penumpang umum dl kota, yg bukan bus, beroda empat
benak be.nak [n] (1) isi tulang berupa bahan lunak terdiri atas sel lemak dan butir darah yg sudah matang sbg persediaan pengganti sel dan butir darah yg rusak; sumsum; (2) isi kepala; otak; (3) ki pikiran; belum terbayang dl -- saya, bagaimana memecahkan persoalan itu [a] (1) berbunyi tidak nyaring atau tidak jernih (tt mata uang); bengap; (2) ki sukar mengerti; bodoh
bendera ben.de.ra [n] sepotong kain atau kertas segi empat atau segitiga (diikatkan pd ujung tongkat, tiang, dsb) dipergunakan sbg lambang negara, perkumpulan, badan, dsb atau sbg tanda; panji-panji; tunggul: di depan gedung tempat diselenggarakannya konferensi dikibarkan -- negara peserta
benteng ben.teng [n] (1) bangunan tempat berlindung atau bertahan (dr serangan musuh): hanya yg sempat berlindung di dalam -- lah yg selamat; (2) dinding (tembok) untuk menahan serangan; (3) Olr nama salah satu buah catur yg penempatannya pd posisi awal permainan di kotak sudut paling kiri dan sudut paling kanan; (4) ki sesuatu yg dipakai untuk memperkuat atau mempertahankan kedudukan dsb: agama adalah -- pribadi yg akan melindungi diri dr serangan nafsu
beranda be.ran.da [n] (1) ruang beratap yg terbuka (tidak berdinding) di bagian samping atau depan rumah (biasa dipakai untuk tempat duduk santai sambil makan angin dsb); teras; langkan: pd sore hari Bapak sering duduk di -- sambil membaca koran; (2) ark bilik di perahu
berangsur ber.ang.sur [v] (1) sedikit demi sedikit (bergerak, bertambah-tambah, berkurang, dsb); lama-kelamaan menjadi baik (besar, penuh, dsb): keadaan kesehatannya ~ baik; (2) beringsut sedikit-sedikit; bergeser (maju) sedikit-sedikit: mula-mula meniarap lalu ~ ke depan
berapa be.ra.pa [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan bilangan yg mewakili jumlah, ukuran, nilai, harga, satuan, waktu: -- ekor hewan yg dijual?; -- kilometer jauhnya dr sini?; -- jam kita harus menunggu?; -- rupiah kerugiannya?; (2) kapan; bilamana: tahun -- dia lahir; pukul -- dia datang?; (3) berulang-ulang; berkali-kali: -- pun dinasihati tidak diturutnya juga; (4) ark betapa: sekarang barulah dirasakannya -- malu dihinakan orang di depan umum
berayun ber.a.yun [v] bergantung dan bergerak ke depan dan ke belakang secara teratur; berbuai; bergoyang-goyang: anak-anak itu sedang melihat kera ~ di pohon
berbenak ber.be.nak [v] (1) berotak; (2) pintar: tidak -, ki bodoh sekali
berdarmawisata ber.dar.ma.wi.sa.ta [v] mengadakan kunjungan atau perjalanan untuk menghibur diri, bersenang-senang, dsb: kami akan ~ ke Danau Toba bulan depan
berderet ber.de.ret [v] (1) bersusun (dl bentuk garis lurus) teratur: pembeli karcis ~ di depan loket; (2) merupakan deret yg panjang (berjajar atau beruntun-runtun): pohon asam ~ di sepanjang jalan
berdua-dua ber.du.a-dua [v] selalu berdua; membentuk kelompok terdiri atas dua orang: selesai membentuk lingkaran, para penari berjalan ~ menuju ke depan panggung
bergaya ber.ga.ya [v] berkekuatan; bertenaga; berdaya: penghuni rumah itu tidak ~ berhadapan dng perampok bersenjata itu [v] (1) mempunyai ragam yg khusus; (2) memakai ragam: hidup ~ kebarat-baratan; (3) mempunyai bentuk khas: candi ~ Hindu; (4) bersikap; bertingkah: ia ~ mencurigakan orang yg melihatnya; (5) memakai sikap (gerakan) tertentu (dl olahraga); (6) bersikap elok (bagus, pantas, dsb): peragawati itu ~ di depan penonton
berjompakan ber.jom.pak.an [v] (1) berloncat-loncat dng kaki depan terangkat ke atas; (2) ki bergolak spt air dikarau baling-baling kapal
berkelompok-kelompok ber.ke.lom.pok-ke.lom.pok [v] berkumpul dl beberapa kelompok: para demonstran berdiri ~ di depan gedung kedutaan besar itu
berketentuan ber.ke.ten.tu.an [v] mempunyai kepastian; berkepastian: masa depannya tidak ~
berkilah ber.ki.lah [v] berusaha memutarbalikkan kebenaran (dng menyangkal dsb); mencari-cari alasan: di depan orang yg searif dan sebijaksana itu ia tidak dapat ~ lagi
bermuka-muka ber.mu.ka-mu.ka [v] berhadapan muka; di depan muka; di depan orang: diadakan pertemuan -- antara para kepala suku; (2) adv terus terang; terang-terangan: marilah kita bicarakan secara --; (3) adv ki hanya lahirnya saja baik, hatinya tidak; hanya bermanis-manis: kerjakanlah setulus hatimu, jangan -; (4) num berhalaman-halaman; berlembar-lembar (tt buku): uraian -- itu, sebenarnya dapat diringkaskan dl dua atau tiga kalimat saja
berpamor ber.pa.mor [v] (1) memakai pamor: ia sangat menyayangi keris yg ~ itu; (2) bersemarak; beperbawa; mulia: sejak kejadian itu ia bukan orang ~ lagi di depan anak buahnya
berpetak ber.pe.tak [v] berkotak-kotak; berbilik-bilik: di samping rumahnya berderet panjang bangunan ~; rumahnya ~; (2) berbidang-bidang (sawah): tidak jauh dr tempat kami terhampar sawah ~
berputar ber.pu.tar [v] (1) berpusing; berkisar: roda ~ pd porosnya; (2) berganti arah; berbelok: ~ haluan; (3) beredar: uang baru sudah ~; (4) berkeliling: pesawat udara itu ~ empat kali di atas kota; (5) ki berpikir terus: otak saya ~ dan semalaman tidak dapat tidur; (6) cak sedang dipergunakan untuk berniaga (tt uang): uang masih ~ , belum ada yg masuk
bersambaran perintis ber.sam.bar.an perintis [Met ] bagian depan loncatan muatan listrik dr kilat yg peristiwanya berhubungan dng timbulnya aliran yg bergerak dr awan ke tanah
bersandiwara ber.san.di.wa.ra [v] (1) bermain sandiwara: banyak remaja yg pandai -; (2) ki berpura-pura: di depan ibunya ia -- seakan-akan pergi belajar, padahal sebenarnya ia pergi menonton film
bersemenda ber.se.men.da [v] kawin dng: ia akan -- dng gadis di depan rumahnya
bertagar ber.ta.gar [v] bergemuruh; berdegar-degar: meriam Jerman ~ di depan Kota Stalingrad
bertimbun ber.tim.bun [v] (1) bersusun hingga merupakan tumpukan; bertumpuk: banyak sampah ~ di depan rumah; (2) ki banyak: ~ lah surat-surat lamaran datang kepadanya
bertemu ber.te.mu [v] (1) ditemukan; diperoleh; terdapat di; kedapatan di: batu permata seelok ini tidak akan ~ di negara ini; (2) berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; (3) mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; (4) berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; (5) menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb: dua sungai itu ~ di dekat laut; tepi langit ~ dng permukaan laut; (6) sesuai atau cocok (perkataan dng perbuatan, teori dng praktik, dsb); janjinya tidak pernah ~; teori yg tidak ~ dl praktik; (7) benar-benar terjadi (tt ramalan, dugaan, dsb); (8) sampai atau tercapai (tt harapan, cita-cita, dsb): apa yg kuimpikan seminggu yg lalu, ~ juga pd hari ini; (9) dapat atau kena (bahaya, bencana, dsb): ~ dng bahaya maut; ~ muka dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai)
berumbun be.rum.bun [Mk] ter.be.rum.bun a dl keadaan menjulang dan besar; tesergam: tampak di depan mereka gunung --
beserdih be.ser.dih [v] menganjurkan dada atau perut ke depan: ia duduk -- di kursinya
bidak bi.dak [n] buah catur yg terdepan; pion; laskar
bohemian bo.he.mi.an [n] orang yg hidup bebas spt kebanyakan seniman; orang yg hidup mengembara dan tidak teratur serta tidak memikirkan masa depannya: krn kecewa akhirnya pemuda itu bergabung pd kelompok --
boks [n] (1) tempat tidur bayi atau tempat menaruh anak-anak (sebelum dapat berjalan), berbentuk segi empat, berpagar pd sisi-sisinya; (2) bak bertutup pd mobil (truk), berbentuk kotak besar untuk mengangkut barang; (3) kotak; ruang kecil yg menyerupai kotak: -- telepon umum
bokset bok.set [n Sen] dekorasi rumah di atas pentas, berbentuk tiga sisi tanpa dinding depan sehingga isi rumah akan terlihat oleh penonton
bopong bo.pong [v] , mem.bo.pong v membawa anak dng kedua belah tangan di depan dada
brakiasi bra.ki.a.si [n] cara gerak orang utan dan jenis kera lainnya dng menggelantung pd cabang pohon dan mengayunkan tubuhnya ke depan dng bantuan lengan
brilian bri.li.an [a] pandai sekali; cemerlang; hebat (tt kemampuan otak, berpikir); mengagumkan: ia adalah seorang pelajar yg --
cambul cam.bul [n] kotak kecil (dr logam)
candi kelir candi yg dibangun tepat di depan gerbang masuk menuju halaman kompleks percandian
candrasengkala can.dra.seng.ka.la [Jw n] rumusan tahun dng kata-kata, yg setiap kata melambangkan angka, dibaca dr depan dan ditafsirkan dr belakang; kronogram Jawa yg memakai sistem perhitungan bulan
canggung cang.gung [a] (1) kurang mahir atau tidak terampil dl menggunakan sesuatu (krn belum biasa mengerjakannya); kikuk; kekok: rupanya ia belum biasa memegang senapan krn itu sangat -- tampaknya; saya tidak -- lagi berpidato di depan umum; (2) kurang enak dipakai; tidak mudah digunakan: setengah orang mengatakan bahwa setir kiri itu -- , tetapi buat saya sama saja dng setir kanan; (3) merasa tidak senang (tidak bebas); malu-malu (krn belum biasa bergaul, belum mengerti adat kebiasaan yg berlaku): ia merasa -- bergaul dng gadis-gadis yg baru dikenalnya itu; (4) kaku (dl arti kurang mengerti basa-basi, adat sopan santun): orang desa itu -- ketika pertama kali datang di kota; (5) kurang baik (buatannya, susunannya); agak janggal (tidak semestinya, tidak pd tempatnya): kalimat-kalimat dl karangan itu --; (6) dl keadaan kekurangan (tt kehidupan, kepandaian, dsb): bagaimana dapat senang hidupku kalau serba -- spt ini; pengetahuan dan kepandaian serba -- krn itu engkau sulit mendapat pekerjaan [Mk a] , ter.cang.gung v (1) merasa lengang (tidak senang atau kesunyian krn ditinggalkan seorang diri): ~ pula aku selama ini krn menunggu suamiku yg tidak kunjung pulang; (2) kurang senang (kecewa): hendaklah diusahakan supaya pembeli jangan ~ [kl n] punggur (batang kayu) yg separuh tenggelam dl air [n] alang tempat ayam dsb bertenggek
canguk ca.nguk [v] men.ca.nguk v duduk dsb dng kepala dan leher merunduk ke depan
cebik ce.bik , men.ce.bik v menganjurkan bibir bawah ke depan (untuk mengejek, menghina, dsb): semua penonton ~ melihat penampilan mereka
celedang-celedok ce.le.dang-ce.le.dok [ark v] berayun-ayun lenggangnya; melenggang-lenggok: peragawati itu berjalan ~ di depan hadirin
celempung ce.lem.pung [n Mus] (1) alat musik perkusi dng kotak suara berbentuk trapesium dng belasan dawai terentang di atasnya; (2) alat musik petik daerah Jawa Barat yg terbuat dr bambu beruas dng dawai dr lapisan kulit bambu itu sendiri yg dikelupas, ditarik ke atas dan diberi pasak di bawahnya
cemerlang ce.mer.lang [a] (1) bercahaya atau bersinar sangat terang; berkilauan: dng bertaburan jutaan bintang, seluruh langit menjadi --; (2) cerdas (tt otak): ia memiliki otak yg --; (3) ki indah sekali; elok sekali: pakaiannya sangat --; (4) ki bagus (baik) sekali (tt hasil suatu pekerjaan dsb): nilai rapornya sangat --; permainannya sangat --
cempala cem.pa.la [kl a] lancang [Jw n] kayu (alat) pemukul kotak wayang: -- dan keprak juga ada pd wayang beber
cenderung cen.de.rung [a] (1) agak miring; tidak tegak lurus; condong: bangunan itu tiangnya -- ke depan; (2) menaruh minat (keinginan, kasih, dsb) kepada; suka (ingin) akan: semakin nyata bahwa hatinya -- kpd gadis miskin itu; ia selalu -- berbuat yg tidak baik
cepuk ce.puk [n] kotak kecil (dr kayu, logam, dsb) tempat perhiasan, sirih, dsb [n] tiruan bunyi batu jatuh ke dl air dsb
cerah ce.rah [a] (1) terang (tt hari, bulan, warna); jernih (tt kaca): langit --; (2) berseri (tt muka): wajahnya -- sekali; (3) ki baik; bahagia: ia tidak melihat hari depan yg -- [Sd] (1) a retak; (2) n garis
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
cermin cer.min [n] (1) kaca bening yg salah satu mukanya dicat dng air raksa dsb sehingga dapat memperlihatkan bayangan benda yg ditaruh di depannya, biasanya untuk melihat wajah ketika bersolek dsb; (2) ki sesuatu yg menjadi teladan atau pelajaran: R.A. Kartini memang wajar menjadi -- kaum wanita; (3) ki sesuatu yg membayangkan perasaan (isi hati, keadaan batin, dsb): surat kabar ialah -- isi hati rakyat
cibir ci.bir [v] men.ci.bir v menganjurkan bibir bawah ke depan untuk menyatakan tidak senang (mengejek, mencemoohkan): mendengar perkataan itu ia ~
cium ci.um [v] , ber.ci.um.an v (1) saling melekatkan bibir atau hidung; (2) bersentuhan antara bagian depan dua benda: bus itu ~ dng truk
cocor co.cor [n] (1) paruh yg lebar (spt paruh itik, angsa); sudu; (2) ujung depan kaki
codak co.dak [] men.co.dak v (1) mengangkat leher (kepala) ke atas dan ke depan; mendongak; (2) menganjur ke depan
cokol co.kol , ber.co.kol v (1) duduk-duduk berkumpul di: sehari-harian mereka ~ saja di depan rumah itu; (2) ki diam di; bertempat tinggal (bersarang tt kawanan penjahat dsb) di: mereka tidak ingin penjajah ~ kembali di Indonesia
cop [p cak] kata afektif untuk menyatakan bahwa apa yg dikatakan atau diperbuat adalah keliru sehingga perkataan atau perbuatan itu dicabut atau tidak diteruskan (berarti: maaf!, tidak begitu!): telah ditetapkan "bermain", eh -- "berlangsung" di Australia ? kecup [n Olr] pukulan yg menyebabkan jatuhnya bola di depan lapangan dekat net (dl permainan bulu tangkis, tenis meja, tenis)
cucuk cu.cuk [Jw n] (1) cotok; paruh; patuk; (2) ki barisan atau pasukan yg paling depan [Sd n] duri
cucur cu.cur [n] pancaran menurun (tt air mata dsb) [n Lay] (1) bagian perahu sebelah depan yg menganjur panjang; jungur; (2) layar segitiga (dipasang pd tiang terdepan) pd perahu; jib [n] penganan, dibuat dr adonan tepung beras dan gula (merah), kemudian digoreng
dada da.da [n] (1) bagian tubuh sebelah depan di antara perut dan leher: ia memukul -- nya; (2) rongga tubuh tempat letak jantung dan paru-paru: ia akan menjalani operasi -- krn jantungnya sakit
daerah serang daerah untuk mulai melakukan serangan bagi para pemain baris depan dl permainan voli
daging berteduh daging yg tebal di kaki depan kerbau (lembu)
dahi da.hi [n] (1) bagian wajah di atas mata; bagian kepala sebelah depan atas antara rambut dan alis; kening; (2) ki bagian benda sebelah depan yg dianggap sbg dahi
dahulu da.hu.lu [n] (1) (waktu) yg telah lalu; (masa) lampau: lain -- lain sekarang; (2) lebih awal; paling depan: -- bajak dp jawi; (3) yg mula-mula (dikerjakan, diperbuat, dsb); dulu: -- membaca, lalu menulis; silakan duduk --; (4) lebih awal; sebelum: terlebih -- saya ucapkan terima kasih; -- dp itu
dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
dang [kl n] sebutan thd wanita yg tinggi kedudukannya (dipakai di depan nama spt -- Merduwati)
danguk da.nguk [v] , ber.da.nguk v duduk dng kepala agak mendongak ke depan sambil bertopang dagu: setelah istrinya meninggal, sering ia ~ di depan pintu
dari da.ri [p] (1) kata depan yg menyatakan tempat permulaan (dl ruang, waktu, deretan, dsb): ia berangkat -- Semarang menuju Surabaya; -- halaman 20-50; (2) kata yg menyatakan asal kedatangan: ia datang -- Medan; menerima surat -- ayahnya; (3) sejak; mulai: -- dulu dia sudah kuperingatkan; (4) oleh karena; disebabkan oleh: hal itu dilakukannya -- kemauannya sendiri; (5) tentang; mengenai: -- hal utang-piutang diperlukan bukti tertulis; (6) kata depan yg menyatakan bahan suatu barang: cincin ini terbuat -- emas murni; (7) kata depan yg bermakna 'yg berupa' atau 'yg terjadi': dihidangkan makanan -- buah-buahan dan kue-kue; (8) cak kata untuk menyatakan perbandingan: harganya lebih mahal -- emas; (9) kata depan untuk menyatakan pencegahan, pemindahan, atau pemisahan: jauhkan dirimu -- perbuatan itu; menghindarkan diri -- bahaya maut; (10) cak kata depan untuk menyatakan kepunyaan: pidato pelantikan anggota DPR baru -- Presiden akan disiarkan melalui radio; (11) melalui; melewati: ia masuk -- pintu belakang
daripada da.ri.pa.da [p] kata depan untuk menandai perbandingan: buku ini lebih bagus -- buku itu
dasbor das.bor [n] panel dl mobil, kapal terbang, dsb di bawah kaca depan berisi penunjuk panel kontrol
delik aduan pelanggaran (perbuatan, tindak pidana) berupa penghinaan (fitnah atau pencemaran) yg dilakukan secara tertulis atau lisan thd nama seseorang dan dapat dituntut di depan pengadilan jika ada pengaduan dr yg merasa dirugikan nama baiknya
delirium de.li.ri.um [n] gangguan mental yg ditandai oleh ilusi, halusinasi, ketegangan otak, dan kegelisahan fisik
depa de.pa [n] ukuran sepanjang kedua belah tangan mendepang dr ujung jari tengah tangan kiri sampai ke ujung jari tengah tangan kanan (empat hasta, enam kaki)
derum de.rum [v] men.de.rum v berlutut dng kedua kaki depan atau dng keempat kakinya (tt binatang besar spt lembu, kerbau): kerbau ~ di dalam kandangnya [n] tiruan bunyi guruh (iringan mobil dsb) yg kedengaran dr jauh: penghuni kampung itu bersiap-siap mengungsi ketika mendengar -- konvoi musuh
deserebrasi de.se.reb.ra.si [n Dok] pengangkatan otak besar
determinator de.ter.mi.na.tor [n Ling] partikel yg ada di lingkungan nomina (di depan atau di belakang) dan membatasi maknanya, msl si, itu, -nya, dan -mu
di [p] (1) kata depan untuk menandai tempat: bapak saya bekerja -- kantor; semalam ia tidur -- rumah temannya; (2) cak kata depan untuk menandai waktu: -- hari itu ia tidak datang; (3) Mk akan, kepada: tidak tahu -- jerih orang; (4) Mk dari: jauh -- mata [kp] adi, msl dipati adipati; diraja adiraja
di bibir mata [ki] di depan mata; dekat sekali
di muka di mu.ka [v] (1) di depan; di hadapan: -- umum, di depan orang banyak; (2) di hadapan muka; dng terang-terangan: engkau harus berani bicara -, jangan mengomel di belakang saja; (3) dahulu sebelum: -- puasa, menjelang puasa
di muka (di puncak) hidung [pb] dekat sekali di depan orang
diatom di.a.tom [n Zool] ganggang yg selnya dikelilingi oleh suatu cangkang yg menyerupai kotak yg mengandung silika
diensefalon di.en.se.fa.lon [n Anat] otak tengah
dim [n] ukuran panjang 1/12 kaki; 2,54 ml; inci [n] lampu besar di bagian depan mobil yg dapat dimatikan atau dihidupkan untuk memberi isyarat kpd kendaraan lain
dimejahijaukan di.me.ja.hi.jau.kan [v] diajukan ke meja hijau; diadili: otak pembunuhan itu segera --
diorama di.o.ra.ma [n] (1) sajian pemandangan dl ukuran kecil yg dilengkapi dng patung dan perincian lingkungan spt aslinya serta dipadukan dng latar yg berwarna alami; pola atau corak tiga dimensi suatu adegan atau pemandangan yg dihasilkan dng menempatkan objek dan tokoh di depan latar belakang dng perspektif yg sebenarnya sehingga dapat menggambarkan keadaan yg sebenarnya; (2) pameran spesimen satwa liar atau pemandangan dl ukuran aslinya yg dilengkapi dng lingkungan alam asli dan latar yg bercat
disleksia dis.lek.sia [n Ling] gangguan pd penglihatan dan pendengaran yg disebabkan oleh kelainan saraf pd otak sehingga anak mengalami kesulitan membaca
domba garut domba yg tubuhnya besar, lebar, dan kuat, tanduk jantannya besar, melengkung ke belakang terus ke depan (membentuk semacam lingkaran)
domplang dom.plang [Jk a] condong ke belakang atau ke depan (tt delman dsb)
dorong do.rong [v] men.do.rong v (1) menolak dr bagian belakang atau bagian depan; menyorong: mereka beramai-ramai ~ mobil yg mogok; (2) menganjur (ke depan); bergerak dng kuat ke arah depan: seseorang di antara para demonstran itu ~ ke depan khalayak; (3) ki mendesak atau memaksa supaya berbuat sesuatu: kejadian ini ~ kami agar segera bertindak
dower do.wer [a] berbibir tebal dan menonjol ke depan
duduk belunjur duduk dng kedua kaki diluruskan ke depan
duduk bersila duduk dng kaki terlipat bersilangan di depan
dungu du.ngu [a] sangat tumpul otaknya; tidak cerdas; bebal; bodoh
duramater du.ra.ma.ter [n Dok] lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang, letaknya paling luar dng struktur paling padat atau keras; selaput keras otak
duri lengkung insang [Ikn] (1) tonjolan di ujung depan setiap lengkung insang; (2) batang kurus atau tumpul pd lengkung insang bagian depan
dus [n cak] alat untuk memancarkan air mandi dsb: mandi di bawah -- [n] kotak dr kertas tebal (karton); dos; kardus
edar /Edar/, ber.e.dar v (1) berjalan berkeliling (hingga sampai ke tempat permulaan): bumi ~ pd ekliptika yg tetap; (2) berpindah-pindah dr tangan ke tangan atau dr tempat satu ke tempat lain; berputar: daftar pemungutan derma ini sudah ~ di kampung saya; (3) berlaku dl masyarakat: uang kertas baru mulai ~ pd permulaan bulan depan
egah [v] meng.e.gah v berjalan (melangkah) sambil mengangkat bahu ke depan (kiri dan kanan berganti-ganti)
ekstasi eks.ta.si [n] (1) ekstase; (2) tablet yg mengandung zat adiktif yg mampu memacu kekuatan daya tubuh hingga berjam-jam dan menimbulkan perasaan senang, gembira, dan riang yg luar biasa thd sesuatu, mempunyai efek dapat menyerang susunan syaraf pusat (otak)
elektroensefalogram elek.tro.en.se.fa.lo.gram [n Dok] rekaman aliran listrik dl otak
elitron elit.ron [n Zool] sayap depan kumbang yg menebal dan mengeras
empat em.pat [num] (1) bilangan yg dilambangkan dengan angka 4 (Arab) atau IV (Romawi); (2) urutan ke-4 sesudah ke-3 dan sebelum ke-5: sekarang ia masih duduk di kelas -- , mudah-mudahan pd tahun depan ia naik ke kelas lima; (3) jumlah bilangan 3 ditambah 1
encer en.cer [a] (1) cair; tidak kental: minum kopi --; (2) menjadi cair: mentega kalau dipanaskan --; (3) bercampur air, tidak kental, atau sangat kurang sari patinya (tt barang cair yg mengandung suatu zat): tambahkan sedikit air, supaya --; (4) cak mudah mengerti; lekas menerima pelajaran; cerdas: anak ini memang -- otaknya; (5) cak sepele; mudah: dia selalu menganggap -- lawannya
endorfin en.dor.fin [n Bio] zat penekan rasa sakit yg dikeluarkan oleh otak apabila saraf tertentu dirangsang dng akupunktur
ensefalitis en.se.fa.li.tis [n] /EnsEfalitis/ n Dok radang otak dng gejala khas, spt koma, demam, kejang
ensefalitogen en.se.fa.li.to.gen [a Dok] hal atau cara yg menyebabkan radang otak
ensefalografi en.se.fa.lo.gra.fi [n Dok] pemotretan atau perekaman otak
ensefalogram en.se.fa.lo.gram [n Dok] gambar sinar r?ntgen otak yg diperoleh dng ensefalografi
ensefalomielitis en.se.fa.lo.mi.e.li.tis [n Dok] radang otak dan sumsum tulang belakang yg tersebar di beberapa tempat
ensefalon en.se.fa.lon [n Dok] otak bagian sumsum saraf pusat yg terdapat dl tengkorak
etalase eta.la.se [n] tempat memamerkan barang-barang yg dijual (biasanya di bagian depan toko)
fider fi.der [n Lay] kotak atau corong persegi empat yg terbuat dr papan dan dipasang pd mulut palka untuk pengisian muatan curah biji-bijian ke ruang kosong di bagian bawah palka
forum fo.rum [n] (1) lembaga atau badan; wadah: kita perlu membentuk suatu -- tempat membicarakan kepentingan bersama; (2) sidang: kedua perkara itu akan dibawa ke depan -- terbuka; (3) tempat pertemuan untuk bertukar pikiran secara bebas: -- itu sering dimanfaatkan untuk diskusi ilmiah
front [n] (1) bagian terdepan; garis depan; (2) medan pertempuran; (3) gerakan kesatuan atau gerakan bersama dl mencapai suatu tujuan politik atau ideologi
futur fu.tur [Ar v] makan pagi [n Ling] kala nanti; masa depan
futurisme fu.tur.is.me [n] (1) aliran dl seni, musik, atau sastra (yg dimulai di Italia kira-kira pd tahun 1909) yg ditandai, terutama, oleh usaha memberikan pernyataan formal kpd kekuatan dinamis dan gerak proses mekanis; (2) pandangan yg lebih mementingkan pemenuhan arti masa depan
futuristis fu.tu.ris.tis [a] (1) terarah, tertuju ke masa depan: Expo di Osaka dapat dinamakan pekan raya tipe pertokoan yg --; (2) berkenaan dng futur, futurisme, atau futurologi; (3) modern sekali
futurologi fu.tu.ro.lo.gi [n] ilmu tt masa depan
futurologis fu.tu.ro.lo.gis [a] bersifat (berdasarkan) perhitungan masa depan
gaba-gaba ga.ba-ga.ba [n] (1) daun-daunan (terutama janur) untuk hiasan: gapura itu dihiasi dng --; (2) pintu gerbang yg dibuat dr bambu dsb yg dihiasi dng janur, daun beringin, dsb: di depan balai desa didirikan --; (3) atap dr daun rumbia atau kelapa yg dianyam
galaktosa ga.lak.to.sa [n Kim] gula sederhana, karbohidrat yg kadangkala terdapat secara alami di dl susu, otak, dan tumbuhan
gambaran gam.bar.an [n] (1) hasil menggambar; lukisan; (2) bayangan: ~ masa depannya sangat suram; (3) uraian; keterangan; penjelasan: kami tidak bermaksud memberikan ~ lengkap mengenai keseluruhan dunia persuratkabaran
gandok gan.dok [Jw n] (1) bangunan (tempat tinggal) yg menempel di samping kiri atau kanan rumah utama; (2) teras depan
garis berat segitiga [Mat] garis yg menghubungkan sebuah titik sudut segitiga dng titik tengah sisi di depannya
garis singgung kurva [Mat] garis yg menghubungkan sebuah titik sudut segitiga dng titik tengah sisi di depannya
gaya dada [Olr] gaya berenang dng dada mengenai air dan kedua lengan secara bergantian mengayuh ke depan
geblak geb.lak , meng.geb.lak v jatuh tertelentang (jatuh ke belakang) hingga kepala bagian belakang menyentuh tanah: musuhnya didepaknya dr depan sampai ~ terkapar di tanah
gelandang kanan [Olr] pemain gelandang yg bertugas (menggiring bola) di sepanjang jalur kanan lapangan untuk diteruskan kpd pemain depan
gelandang kiri [Olr] pemain gelandang yg bertugas (menggiring bola) di sepanjang jalur kiri lapangan untuk diteruskan kpd pemain depan
gelandang tengah pemain gelandang yg bertugas (menggiring bola) di sepanjang jalur tengah lapangan untuk diteruskan kpd pemain depan
geledang ge.le.dang , meng.ge.le.dang v mendepangkan tangan (spt hendak menahan atau menghadang orang lalu)
gelodok ge.lo.dok [n] kotak; peti
gelung ge.lung [n] (1) lingkar atau gulung (tali, rotan, ular); (2) keluk (setengah bulatan); (3) sanggul perempuan yg dilingkarkan di kepala bagian belakang; konde; (4) Dok lekuk-lekuk permukaan otak; girus
gerobak ge.ro.bak [n] (1) pedati; (2) alat yg berupa kotak besar beroda dua, tiga, atau empat untuk mengangkut sesuatu (barang, sayur, dsb) yg ditarik atau didorong oleh manusia
gigi kapak gigi depan yg besar-besar mirip kapak
girostat gi.ro.stat [n] giroskop yg dipasang pd kotak yg tegar
gladiator gla.di.a.tor [n] orang yg mendapat upah, biasanya tawanan atau budak-budak, dng berkelahi di depan penonton atau di atas arena (pd Zaman Romawi)
golbi gol.bi [n] bagian celana berupa lipatan di depan perut
gondok gon.dok [a] gemuk pendek (tt badan, leher, barang); (2) n penyakit bengkak pd leher depan krn kelenjar yg menjadi besar; beguk: benjolan sebesar bengkuang tumbuh di lehernya krn penyakit -- [a] mendongkol; marah yg tertahan: tamu itu -- krn diperlakukan tidak sewajarnya
gual gu.al, gu.al-ga.il [a] (1) terhuyung-huyung berjalan; (2) ki tidak serius; kurang memikirkan; kurang pertimbangan [a] goyang akan lepas atau tanggal: beberapa hari sebelum lepas, kaki depan kursi itu memang sudah --; giginya --
guna gu.na [n] (1) faedah; manfaat: belajar silat tentu ada -- nya; (2) fungsi: apakah -- akhiran "-an" pd kalimat ini?; (3) kebaikan; budi baik: tidak tahu membalas -- [p] kata depan untuk menyatakan tujuan; untuk; bagi: -- kepentingan umum; ia datang ke Jakarta -- bekerja [n] gu.na-gu.na n jampi-jampi (mantra dsb) untuk menarik hati orang; pekasih [n] gu.na-ga.nah n harta gana-gini
guntak gun.tak [n] tiruan bunyi "kelotak-kelotak" spt bunyi biji di dl buah yg telah kering yg dikocak
hadapan ha.dap.an [n] (1) muka; depan: ia menunggu di ~ rumah; jangan membuat malu di ~ orang banyak; (2) yg akan datang: pameran itu diselenggarakan bulan ~; (3) pada (pd alamat surat): ke ~ Ayahanda
haji ha.ji [n] (1) rukun Islam kelima (kewajiban ibadah) yg harus dilakukan oleh orang Islam yg mampu dng mengunjungi Kakbah pd bulan Haji dan mengerjakan amalan haji, spt ihram, tawaf, sai, dan wukuf; (2) sebutan untuk orang yg sudah melakukan ziarah ke Mekah untuk menunaikan rukun Islam yg kelima: sekembalinya dr Tanah Suci ia menambahkan gelar -- di depan namanya
haluan ha.lu.an [n] (1) bagian perahu (kapal) yg sebelah muka: sepucuk meriam dipasang di -- kapal; (2) yg terdahulu atau terdepan: -- barisan lomba gerak jalan itu sudah mencapai garis finis; (3) arah; tujuan: tiba-tiba pesawat terbang itu mengubah --; dialah yg mula-mula memutar -- percakapan; (4) ki pedoman (tt ajaran dsb): sbg warga negara kita mempunyai --
hemisfer he.mi.sfer [n] (1) Geo belahan bumi (bagian utara dan selatan) menurut garis khatulistiwa; (2) Anat belahan otak besar
herbarium her.ba.ri.um [n] (1) sekumpulan contoh tumbuhan yg dikeringkan (diawetkan), diberi nama, disimpan, dan diatur berdasarkan sistem klasifikasi, digunakan dl penelitian botani; (2) kotak, kamar, atau gedung untuk menyimpan kumpulan contoh tumbuhan yg dikeringkan (diawetkan), disimpan dan diklasifikasikan, digunakan dl penelitian botani
hias hi.as v, ber.hi.as v memperelok diri dng pakaian atau perhiasan yg indah-indah; berdandan; bersolek: gadis itu sedang ~ di depan cermin
hidung hi.dung [n] (1) alat pencium, penghirup, penghidu (letaknya di sebelah atas bibir); (2) ki bagian depan suatu benda yg dapat disamakan dng hidung atau yg bentuknya spt lintang: -- pesawat terbang
hiena hi.e.na [n] anjing hutan yg buas (pemakan bangkai dan daging) dr keluarga Hyaenidae, mempunyai rahang yg kokoh, berbulu tengkuk, kaki depannya lebih panjang dp kaki belakang, lolongannya melengking, hidup di Benua Asia dan Afrika
hipo- hi.po- [bentuk terikat] (1) bawah; di bawah; ke bawah: hipodermis; (2) kurang dr; bawahan dr: hipotaksis, hipovitaminosis
hipofisis hi.po.fi.sis [n Dok] kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg mengeluarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar-kelenjar lainnya
hipofremia hi.po.fre.mia [n Psi] keadaan lemah otak atau lemah mental; keadaan keterbelakangan mental
horoskop ho.ro.skop [n] (1) pengamatan posisi bintang-bintang pd waktu tertentu, spt pd hari lahir seseorang, dng tujuan meramalkan masa depannya; (2) peta bintang kelahiran seseorang, yg memperlihatkan posisi bintang-bintang tsb
ikrar ik.rar [n] (1) janji yg sungguh-sungguh: ia membacakan -- kesetiaan di depan pemimpinnya; (2) janji (dng sumpah); pengakuan: setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka membacakan -- Sumpah Pemuda
ilmu sejarah cabang ilmu pengetahuan sosial tt penelitian dan penyelidikan secara bersistem keseluruhan peristiwa dan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau dng maksud untuk dinilai secara kritis seluruh hasil penelitian dan penyelidikan tsb agar dapat dijadikan perbendaharaan bagi penilaian dan penentuan masa sekarang serta arah kemajuan masa depan
indeks in.deks [n] (1) daftar kata atau istilah penting yg terdapat dl buku cetakan (biasanya pd bagian akhir buku) tersusun menurut abjad yg memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan; (2) daftar harga sekarang dibandingkan dng harga sebelumnya menurut persentase untuk mengetahui turun naiknya harga barang: -- biaya hidup di Jakarta setiap tahun naik; (3) Kom (artikel) daftar berita penting hari itu (dl majalah, surat kabar) yg dimuat di halaman depan; (4) Ling rasio antara dua unsur kebahasaan tertentu yg mungkin menjadi ukuran suatu ciri tertentu; penunjuk
informasi pekerjaan keterangan yg mengacu kpd jenis pekerjaan, persyaratan pendidikan, dan sifat-sifat pribadi yg dipentingkan pd pekerjaan, prospek masa depan, tempat pekerjaan, dan hal-hal lain yg berupa keuntungan yg akan diperoleh
inkubator in.ku.ba.tor [n] (1) perkakas yg dipanasi dng aliran listrik dsb dipakai untuk mengerami dan menetaskan telur; (2) Dok perkakas untuk memanaskan bayi yg lahir sebelum waktu-nya: alat itu terkenal sbg -- bayi; (3) Kim kamar atau kotak yg bersuhu tetap (biasanya 37oC), tempat kultur bakteri ditumbuhkan
integrasi wilayah [Pol] pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat atas unit-unit atau wilayah politik yg lebih kecil yg mungkin beranggotakan kelompok budaya atau sosial tertentu
isu [n] (1) masalah yg dikedepankan (untuk ditanggapi dsb); (2) cak kabar yg tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; desas-desus
jalan simpang susun jalan (lintas) searah yg dibangun bersimpang dan bersusun (sehingga jalannya kendaraan tidak terganggu oleh kendaraan lain yg datang dr arah kiri atau kanan, atau di depan yg mau berbelok)
jantuk jan.tuk [Jk a] menonjol ke depan (tt dahi)
jaring dorong jaring berbentuk kantong yg penggunaannya dng cara mendorongkan alat tsb ke depan, ke tempat yg diperkirakan ada ikannya, pendorongan dilakukan dng tangan atau perahu di tempat dangkal
jas buka jas yg bagian depan pd leher terbuka
jeda je.da [n] (1) waktu berhenti (mengaso) sebentar; waktu beristirahat di antara dua kegiatan atau dua babak (spt dl olahraga dsb); (2) Ling hentian sebentar dl ujaran (sering terjadi di depan unsur kalimat yg mempunyai isi informasi yg tinggi atau kemungkinan yg rendah)
jenguk je.nguk [v] , men.je.nguk v (1) melihat dng menjulurkan kepala ke depan atau ke luar atau dng membungkuk: ia ~ tamunya dr jendela; (2) menengok; mengunjungi; mendatangi: orang tua itu ~ anaknya yg dirawat di rumah sakit
jerahap je.ra.hap [v] men.je.ra.hap v meniarap; menelungkup dng tangan mendepang
jib [n Lay] layar berbentuk segitiga yg dipasang pd tiang terdepan
jodang jo.dang [Jw n] kotak panjang yg dipakai untuk menaruh penganan, barang-barang pinangan, dsb, biasanya diangkat dng dipikul oleh dua orang
joglo jog.lo [n] gaya bangunan (terutama untuk tempat tinggal) khas Jawa, atapnya menyerupai trapesium, di bagian tengah menjulang ke atas berbentuk limas; serambi depan lebar dan ruang tengah tidak bersekat-sekat (biasanya dipergunakan sbg ruang tamu)
jolor jo.lor [Mk v] men.jo.lor v (1) merayap; menjalar (spt ular); (2) beringsut ke depan di atas perutnya (spt anak kecil yg belum dapat berjalan)
jompak jom.pak [v] ber.jom.pak v mengangkat kaki depan ke atas; melompat dng kaki depan terangkat ke atas: kuda itu ~ lalu lari secepat-cepatnya
jongang jo.ngang [a] tonggos (gigi atas depan ke muka); agak menonjol ke luar
jua [adv] (1) tidak lain dr; hanya; saja: Tuhan -- yg dapat menolong kita; (2) juga; pun (dipakai untuk mengeraskan kata yg di depannya saja): siapa -- tidak boleh mengambil pundi-pundi itu
jual lelang menjual barang-barang di depan orang banyak yg diselenggarakan oleh juru lelang, peminat (calon pembeli) menyebutkan harga barang dng kesanggupannya masing-masing, sedangkan harga jual yg diputuskan ialah harga penawaran tertinggi yg diajukan oleh calon pembeli
juga ju.ga [adv] (1) selalu demikian halnya (kadang-kadang untuk menekankan kata di depannya): berkali-kali dipanggil, tetapi ia tidak mau datang --; (2) sama atau serupa halnya dng yg lain atau yg tersebut dahulu: ayahnya pandai, anaknya -- demikian
julur ju.lur , men.ju.lur v keluar memanjang (spt lidah ular, cecak): lidah cecak ~ menangkap nyamuk [Mk] men.ju.lur v merayap; beringsut ke depan dng berjalan menggunakan perut (tt bayi) , ju.lur-ju.lur v keluar masuk ke mana-mana; mondar-mandir: jangan engkau ~ saja di rumah ini
jumpelang jum.pe.lang [n] (1) kayu melengkung tempat berdiri kaki kursi (supaya kursi dapat berayun ke depan dan ke belakang); (2) besi melengkung yg terdapat dl jentera dsb
jungat ju.ngat [Jk v] men.ju.ngat v menjungkit ke atas pd sebelah depan atau belakang: kapal ~ ketika melalui ombak yg besar itu
kabut atas angin kabut yg terbentuk di bagian depan bukit atau di bagian bukit yg menghadap ke arah datangnya angin
kaca muka kaca bening yg salah satu mukanya dicat dng (air) raksa dsb sehingga dapat memantulkan bayangan benda yg berada di depannya
kadensa ka.den.sa [n Ling] naik-turunnya nada, kelantangan atau tekanan pd akhir kalimat atau di depan jeda dl pola intonasi
kaidah Behaghel kedua [Ling] prinsip bahwa unsur kalimat yg menjadi pokok pembicaraan cenderung untuk ditempatkan ke depan dan tekanannya dilemahkan dl intonasi atau dijadikan pronomina, sedangkan apa yg dibicarakan tt pokok itu cenderung untuk ditempatkan pd akhir kalimat dan ditonjolkan dl intonasi
kain mandar kain (panjang, sarung) yg bermotif kotak-kotak dr daerah Mandar (Sulawesi Selatan)
kain takwa kain (baju) potongan Cina berkancing sampai ke leher dan bersaku dua yg terletak pd bagian depan bawah; baju takwa
kalah ka.lah [v] (1) tidak menang atau dl keadaan tidak menang (dl perkelahian, perang, pertandingan, pemilihan, dsb); dapat diungguli lawan: dia -- dl merebut bola itu; negara-negara yg -- dl perang harus membayar pampasan kpd pihak yg menang; (2) kehilangan atau merugi krn tidak menang: dl bertaruh dua hari yg lalu dia menang Rp1.000,00, tetapi semalam -- Rp5.000,00; (3) tidak lulus (dl ujian): sudah dua kali ia -- dl ujiannya; (4) tidak menyamai; kurang dr; tidak sebesar; tidak sekuat: luasnya -- dibandingkan dng luas stadion di kotaku
kalingan ka.li.ngan [Jw v] tersekat oleh barang (benda) yg terdapat di depannya; terhalang; tertutup; terlindung
kaliptra ka.lip.tra [n] tudung pelindung yg menutup kotak spora pd tumbuhan lumut, cendawan, dsb
kamera ka.me.ra [n] kotak kedap sinar yg dipasang dng lensa yg menyambung pd lubang lensa tempat gambar (objek) yg direkam dl alat yg pekat cahaya; alat potret
kanan dalam [Olr] pemain depan dl permainan sepak bola yg bermain di sebelah kanan penyerang tengah atau antara sayap kanan dan penyerang tengah
kancil kan.cil [n] (1) binatang pemakan tanaman yg cepat larinya, berbadan langsing, kaki depan lebih pendek dp kaki belakang, bulunya berwarna cokelat kemerah-merahan, jenis jantan bertaring, mencuat ke luar dari atas rahang; Tragulus javanicus; (2) ki tokoh utama binatang yg cerdik dl cerita rakyat di Asia Tenggara; (3) ki orang yg cerdik dan licik (banyak akal)
kangkang kang.kang [n] (1) celah di antara pangkal kedua paha; (2) jarak antara kaki kanan dan kaki kiri (tt kaki yg terbuka); (3) kelangkang; (4) bagian celana (seluar) di bawah pantat atau bagian depan celana (tempat kancing); pesak
kanguru ka.ngu.ru [n] binatang mirip kelinci, tetapi jauh lebih besar, jalannya meloncat-loncat, kaki belakang lebih besar, panjang, dan lebih kuat dp kaki depan, yg betina berkantong di perut luarnya untuk membawa anaknya yg masih kecil; Marcropus gigantea
kardigan kar.di.gan [n] baju rajutan tanpa kerah, berlengan panjang, dan berkancing depan, terbuat dr benang wol
kasa ka.sa [n] (1) kain putih yg halus; kain putih yg tenunannya jarang: dipilihnya -- untuk tirai itu; (2) kawat halus yg dianyam (biasanya untuk penghalang nyamuk dsb) [n] (1) loket tempat membayar dan menerima uang; (2) kotak atau peti mesin yg mencatat dan menerima uang [kl n] angkasa
kata pendahuluan keterangan (uraian dsb) sbg pengantar suatu karya tulis yg tertera di bagian depan suatu karangan (buku dsb, umumnya ditulis oleh pengarang); prakata
katak ka.tak [n] binatang amfibi pemakan serangga yg hidup di air tawar atau di daratan, berkulit licin, berwarna hijau atau merah kecokelat-cokelatan, kaki belakang lebih panjang dp kaki depan, pandai melompat dan berenang [ark n] lipit-lipit pd leher dsb; gelambir: ayam kalkun mempunyai keistimewaan, yaitu mempunyai -- pd lehernya [a] pendek: baju -- , jas berlengan pendek
kau [pron] engkau (umumnya digunakan sbg bentuk terikat di depan kata lain)
kaum halai balai sosok anak muda yg serba aneh (berpotongan rambut petak-petak, botak separuh, berkostum jaket hitam dan celana yg koyak-moyak, bergelang, dan mengenakan bermacam-macam rantai)
ke [p] kata depan untuk menandai arah atau tujuan: Ibu sedang pergi -- pasar; rumahnya menghadap -- utara
ke muka ke mu.ka [v] ke depan; maju: sekarang -, sejak kini dan selanjutnya
kecemerlangan ke.ce.mer.lang.an [n] (1) keindahan; keelokan; (2) kegemilangan; kecerdasan (otak): ~ otaknya boleh diandalkan; (3) kejayaan: sejarah ~ Islam adalah sejarah zaman Umaiah dan Abasiah
kecerdasan intelektual ke.cer.das.an intelektual kecerdasan yg menuntut pemberdayaan otak, hati, jasmani, dan pengaktifan manusia untuk berinteraksi secara fungsional dng yg lain
kecopetan ke.co.pet.an [v cak] kehilangan sesuatu krn dicopet orang: seorang turis ~ di depan bioskop; (2) n perihal copet
kegagahan ke.ga.gah.an [n] (1) kekuatan; keberanian; (2) kekacakan; kemegahan (kebagusan dsb): pintu gerbang di depan menambah ~ bangunan itu
kekurangan ke.ku.rang.an [v] tidak mempunyai (sesuatu yg diperlukan); tidak cukup mendapat (beroleh) sesuatu: pd musim kemarau Jakarta sering ~ air; (2) v menderita krn kurang: mereka hidup serba ~; (3) n perihal kurang; (4) n barang apa yg kurang; yg menjadi kurang (yg belum dibayar, digenapi, dsb): saya bayar separuh dulu, ~ nya akan saya bayar bulan depan; tiap orang mempunyai kelebihan dan ~
kelenjar hipofinis kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg menge-luarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar lainnya
kemajemukan ke.ma.je.muk.an [n] keanekaragaman: kita tidak akan mengulangi kesalahan pimpinan yg lama, sekarang kita melihat ke depan, berdasarkan -- dan kejujuran
kembal kem.bal [n] pundi-pundi (yg bentuknya spt kepis); bakul dr pandan atau rotan tempat menyimpan barang kecil-kecil; kantong kecil, kotak kecil, tempat barang-barang kecil
kemeja ke.me.ja [n] baju laki-laki, pada umumnya berkerah dan berkancing depan, terbuat dr katun, linen, dsb (ada yg berlengan panjang, ada yg berlengan pendek)
kemelut silir [cak] kemeja sport (leher sebelah depan terbuka) -- turun keadaan (penyakit) yg berkurang bahayanya
kempu kem.pu [n] kotak bundar bertutup untuk menyimpan pakaian, barang kecil-kecil, dsb
kemudi haluan kemudi yg dipasang di depan linggi haluan untuk memudahkan pengemudi pd waktu kapal mundur (biasa dipakai oleh kapal feri)
kemuning ke.mu.ning [n] (1) tumbuhan perdu, termasuk suku Rutaciae, tingginya mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dng ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sbg tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris; Murraya paniculata; (2) kayu pohon kemuning [a] merah keemasan
kendaga ken.da.ga [n] peti atau kotak kayu yg dihiasi dng kulit kerang dsb atau dibebat dng anyaman
kepada ke.pa.da [p] kata depan untuk menandai tujuan orang: buku ini saya berikan -- mu
kepala air ujung atau permulaan banjir (yg paling depan); lidah air
kepala busung [Dok] kepala menjadi lebih besar dp ukuran biasa krn zat cair terkumpul dl rongga-rongga otak; hydrocephalus
kepanjangan ke.pan.jang.an [n] panjangnya: apa ~ huruf P di depan namanya itu?; (2) a cak terlalu panjang: tali ini ~; (3) n ki kelanjutan: ~ tangan pemerintah pusat, wakil pemerintah pusat
kepuk ke.puk [n] (1) bakul tempat nasi (beras dsb dr kulit kayu); (2) Mk lumbung padi; (3) kepis (bakul ikan) [n] lekuk [n] baju jaket berleher tinggi di belakang, tetapi terbuka pd bagian depan
kera ke.ra [n] (1) suku paling sempurna dr kelas binatang menyusui, bentuk tubuhnya mirip manusia, berbulu pd seluruh tubuhnya, memiliki otak yg relatif lebih besar dan lebih cerdas dp hewan lain, termasuk hewan pemakan buah, biji-bijian, dsb; Anthropoidea; (2) monyet, terutama yg berekor panjang; Macacus synomolgus
kerah matros kerah lebar, spt model kerah baju yg dipakai para matros atau kelasi, yg di bagian belakang berbentuk persegi dan di bagian depan berbentuk huruf v
keram ke.ram , me.nge.ram v (1) tinggal saja (di rumah), tidak pergi ke mana-mana: dr pagi dia ~ saja di rumah; (2) ki tinggal terkurung (di penjara): selama dia ~ di penjara, istrinya membuka warung di depan rumahnya
keramba ke.ram.ba [n] (1) keranjang pengangkut atau tempat ikan, bentuknya lonjong, terbuat dr anyaman bambu dng kerangka kayu, biasanya berlapis ter supaya kedap air; (2) keranjang atau kotak dr bilah bambu untuk membudidayakan ikan di sungai (danau, bendungan)
kerapu ke.ra.pu [n] ikan yg dapat hidup di air tawar atau di laut, bersisik, siripnya diperkuat dng jari-jari lunak dan berduri, sirip perutnya terletak agak ke depan dan di bawah dada (ada yg beracun); Serranus; -- kayu jenis ikan kerapu, Serranus malabaricusis
kerenyahan ke.re.nyah.an [n] keadaan (perihal) renyah: kami siap mengantarkan ~ ayam goreng kami sampai ke depan pintu rumah Anda
keterkutukan ke.ter.ku.tuk.an [n] perihal terkutuk: ibu tidak mungkin menggelimangi masa depanmu dng ~ terus-menerus
ketinggalan ke.ting.gal.an [n] sisa; kelebihan; tunggakan: ~ nya boleh dibayar bulan depan; (2) v tertinggal (krn lupa dsb): bukunya ~ di rumah; (3) v terbelakang; tercecer: di Jakarta kita dapat menyaksikan segala macam keramaian, tidak spt di sini agak ~ dl hal itu; ia masih ~ jauh dr teman-temannya; (4) v sudah ditinggalkan oleh (kereta api dsb): mari kita berangkat, supaya jangan ~ kereta api; (5) v tidak sesuai dng zaman (waktu dsb): mobil ini sudah ~ zaman; (6) v ada yg kelupaan; ada yg kurang; ada yg terlangkahi: dua hal yg ~ tidak disebutkan dl surat ini; rupanya ada huruf yg ~; (7) v tidak ~ , tidak mau terlambat; tidak lupa; tidak lalai: pujangga pantun pun tidak ~ turut berlomba dl sajak-menyajak baru
kewer ke.wer [n] kain alas keris pengantin laki-laki yg dikenakan pd bagian depan di luar kain yg dipakainya (di Jawa Barat)
khalayak kha.la.yak [n] (1) segala yg diciptakan oleh Tuhan; makhluk (manusia dsb): maka segala -- yg banyak pun sujud menyembah; (2) kelompok tertentu dl masyarakat yg menjadi sasaran komunikasi; (3) orang banyak; masyarakat: orang itu akan dihukum di depan --
kinetokardiografi ki.ne.to.kar.di.o.gra.fi [n] rekaman grafis tt getaran lambat dr dinding data depan pd daerah jantung yg menunjukkan gerakan absolut pd titik tertentu pd dada
kiri dalam [Olr] pemain depan sepak bola yg menduduki posisi sebelah kiri tengah
kiri luar [Olr] pemain depan sepak bola yg menduduki posisi paling kiri
klaustrum kla.us.trum [n Anat] lapisan tipis zat kelabu dl belahan otak
kol [n] kubis [kp] kolonel [n] kendaraan bermesin di depan berbentuk spt bus atau truk kecil untuk mengangkut penumpang atau barang: dr stasiun Semarang kita naik -- menuju Rumah Sakit Umum Ambarawa [v] me.nge.kol v (1) cak memperhitungkan; memperkirakan (tt ongkos cetak, pengeluaran uang); (2) memeriksa dng mencocokkan (daftar gaji, daftar nama, dsb)
kolesterin ko.les.te.rin [n Dok] lemak empedu semacam alkohol, biasanya terdapat dl darah, empedu, otak, dan terutama pd batu empedu
kolesterol ko.les.te.rol [n] (1) Kim lemak yg menyerupai alkohol, berkilau spt mutiara, terdapat di dl sel tubuh manusia dan hewan, terutama sel saraf dan otak, mempunyai peranan penting dl pengangkutan lemak dan pembuatan hormon; C27H45OH; (2) Dok steroid yg banyak terdapat dl minyak dan lemak hewan, kuning telur, jaringan saraf, empedu dan batu empedu; (3) lemak yg biasa terdapat dl darah, otak, empedu, dan batu empedu
kombo kom.bo [n Mus] kelompok pemain musik hiburan yg hanya beranggotakan pemain inti yg kira-kira setara nilai profesinya
konglomerat kong.lo.me.rat [n] (1) pengusaha besar yg mempunyai banyak perusahaan atau anak perusahaan; (2) perusahaan besar yg beranggotakan berbagai macam perusahaan dan bergerak dl bidang usaha yg bermacam-macam; (3) massa atau campuran yg terjadi dari bermacam-macam unsur; (4) Geo batuan sedimen yg dibangun oleh kerakal bundar atau pecahan batuan, bergaris tengah lebih dr 4 mm dan yg tersemen, membentuk massa yg padu
konjungtiva kon.jung.ti.va [n Anat] selaput lendir yg menutupi kelopak mata, melipat kembali pd bola mata, dan menutupi permukaan depan bola mata
konoid ko.no.id [n] (1) Dok kelenjar di tengah otak; (2) Tek benda tiga dimensi yg diperoleh apabila elips, parabola, atau hiperbola diputar mengelilingi sumbunya
konser kon.ser [n] (1) pertunjukan musik di depan umum; (2) pertunjukan oleh sekelompok pemain musik yg terjadi dr beberapa komposisi perseorangan
koprol kop.rol [n Olr] gerakan berguling ke depan
kornea kor.nea [n Anat] selaput mata yg tembus cahaya yg terdapat di bagian depan mata; selaput bening mata
korteks serebri bagian atau lapisan luar otak besar yg terdiri atas sel-sel saraf
kosong ko.song [a] (1) tidak berisi: peti -- itu rupanya menjadi sarang tikus; (2) tidak berpenghuni: rumah itu sudah lama --; (3) hampa; berongga: batang kangkung itu -- di dalamnya; (4) tidak mengandung arti: dia menerima tangan saya dng sikap dingin dan pandangan yg --; (5) tidak bergairah: sejak suaminya meninggal, hidupnya serasa --; (6) tidak ada yg menjabatnya; terluang: sudah tiga bulan jabatan kepala dinas itu -- dan belum ada yg menggantikannya; (7) tidak ada sesuatu yg berharga (penting): pidato yg berjam-jam itu -- belaka; (8) tidak ada muatannya: perahu itu --; (9) ki tidak pandai; tidak cerdas: otaknya --; (10) cak nol
kubul ku.bul [n] kemaluan bagian depan tempat keluarnya air seni (baik bagi laki-laki maupun perempuan)
kumbang kum.bang [n] (1) serangga yg besar dan hitam berkilap warnanya (spt -- madu); (2) serangga yg berkepak dua pasang, kepak depan menebal keras menutupi tubuhnya, kepak belakang tipis (spt -- bertanduk, -- daun, -- gajah, -- hijau, -- nyiur); (3) ki hitam dan mengilat spt warna sayap kumbang [n] angin fohn yg sewaktu-waktu berembus di Pulau Jawa (pantai utara Jawa Tengah), sering merusak tanaman tembakau
kursi goyang kursi yg bisa digoyang-goyangkan (ke depan dan ke belakang), biasanya digunakan untuk tempat beristirahat
kusu ku.su [ark v] ber.ku.su-ku.su v berkumpul dl kelompok-kelompok kecil; berduyun-duyun: orang banyak itu ~ juga maju ke depan [ark v] ber.ku.su-ku.su v berbisik-bisik
kutubaru ku.tu.ba.ru [n] bagian baju kebaya yg ada di depan dada tempat kancing baju
labrum lab.rum [n Zool] bibir depan serangga yg menutup pangkal rahang dan membentuk atap mulut
laci la.ci [n] kotak kecil (pd meja dsb) yg dapat ditarik dan disorong, tempat menyimpan benda-benda kecil
laci arsip kotak (kayu, besi) yg menjadi tempat berkas arsip surat, biasanya terdiri atas kotak susun dr bawah ke atas sebanyak 4-6 yg ditarik keluar kerangkanya
lajur la.jur [n] (1) deret beberapa benda (orang dsb) yg merupakan baris atau banjar: empat -- buku-buku baru yg disusun rapi di rak bukunya menambah semarak ruangan itu; (2) kolom (dl surat kabar dsb): halaman surat kabar itu terbagi atas sembilan --; (3) baris tebal memanjang (pd kain dsb): kain putih dng -- hijau; (4) ark baris; garis (pertahanan): -- pertahanan yg terdepan telah dihujani dng tembakan artileri
laktogen lak.to.gen [n] hormon yg dihasilkan di hipofisis bagian depan yg menginduksi sekresi susu
lampu kaki [Sen] lampu yg dipasang sejajar dng kaki para pemain di depan pentas
langkah lang.kah [n] (1) gerakan kaki (ke depan, ke belakang, ke kiri, ke kanan) waktu berjalan: dia masuk dng -- gontai; (2) jarak antara kedua kaki waktu melangkah ke muka (waktu berjalan): jalannya cepat dan -- nya panjang-panjang; (3) sikap; tindak-tanduk; perbuatan: kita harus mengambil -- tegas dl menghadapi masalah ini; (4) tahap; bagian: marilah kita telusuri -- demi -- cara berjualan jeruk
lanjur lan.jur [a] (1) terdorong (ke depan); (2) lanjut
lantip lan.tip [Jw a] berotak cemerlang; cerdas
lapah la.pah , me.la.pah v (1) menguliti dan memotong-motong binatang sesudah disembelih; (2) memotong-motong (makan) daging dng potongan besar: singa itu ~ babi itu dng lahapnya [n] kotak tempat rokok (tembakau dsb); selepa
layaknya la.yak.nya [adv] (1) patutnya; pantasnya; (2) rupanya; lakunya: dr udara gedung-gedung itu tampak bagaikan kotak-kotak ~
layar baksi [Lay] layar berbentuk segi empat yg dipasang pd tiang belakang atau buritan pd arah depan-belakang
layar cucur layar berbentuk segitiga yg dipasang pd tiang yg terdepan
layar guli [Lay] layar segi empat yg di pasang searah dng bujur kapal (arah depan-belakang)
layar haluan [Lay] layar segi tiga yg dipasang pd ujung haluan kapal (pd tiang terdepan); layar jib
layar topang [Lay] layar yg terbesar pd tiang depan
legasteni le.gas.te.ni [n] lemah otak yg mempengaruhi daya penyerapan kesan
lemur le.mur [n] kerabat monyet, sebesar kucing, terdapat di Madagaskar dan beberapa pulau kecil di sekitarnya, ekornya panjang, moncongnya spt moncong rubah, termasuk hewan malam dan penghuni pohon, pemakan serangga, buah-buahan, dan mamalia kecil, gigi seri pd rahang bawah menjulur ke depan, bentuknya spt sisir, serasi untuk menyedot buah-buahan lunak, juga dipakai menyisir bulunya; Lemuridae
lengan le.ngan [n] (1) anggota badan dr pergelangan tangan sampai ke bahu; (2) kaki depan (tt binatang berkaki empat): -- kuda; (3) ki bagian benda yg menyerupai lengan
lengkap leng.kap [a] (1) tidak ada kurangnya; genap: tuliskan nama -- Anda dng huruf cetak; anggota pengurus telah --; (2) sedia segala-galanya; sempurna dng alat senjata dsb: toko itu menjual barang serba --; pasukan yg bersenjata -- telah dikirimkan ke garis depan; (3) berikut pasangannya (paduannya dsb): dia datang -- dng anak istrinya
lepik le.pik [n] tiruan bunyi barang jatuh ke tanah, lebih halus dp lepak (spt bunyi kotak korek api jatuh di lantai)
lepu le.pu [n] ikan laut berkulit keras yg memiliki banyak duri tajam, bahkan duri berbisa pd siripnya, ruji tulang di bawah mata yg memanjang melintasi pipi untuk berhubungan dng tulang tutup insang bagian depan, melahirkan anak; Scorpaenidal
lesitina le.si.ti.na [n] (1) Bio zat lemak yg diperoleh dr kuning telur, jaringan otak dan saraf, sperma, jamur, ragi, benih tanaman, empedu, dan darah, berfungsi sbg penghasil fosfor (pd pertukaran zat), penjaga penyaluran lemak dr hati, dan pembentuk sel membran dr sel darah merah; (2) zat yg digunakan sbg penapisan atau pemurnian dl industri margarin, sbg bahan penahan lemak dl industri cokelat, dan sbg bahan pengawet pd roti
letargi le.tar.gi [n Dok] keadaan lemah badan dan tidak ada dorongan untuk melakukan kegiatan, nafsu tidur berlebihan (apabila dibangunkan langsung tertidur kembali), muncul pd penderita penyakit otak atau keracunan
licin li.cin [a] (1) berminyak atau berlendir (spt belut); tidak kasar; halus: ia tergelincir krn jalannya --; (2) tidak ditumbuhi apa-apa (kepala yg botak, betis yg tidak berbulu); (3) tidak berkerut (tt pakaian): pakaiannya -- krn disetrika; (4) ki habis sama sekali (tt harta dsb); (5) ki pandai menipu (memutarbalikkan perkataan dsb); licik; (6) ki tidak mudah tertangkap: pencuri yg --
lidah ombak bagian depan kepala ombak
limbai lim.bai , me.lim.bai v mengayunkan tangan dsb (ke depan); (2) mengayunkan tangan (selendang dsb) ketika menari (berjalan dsb)
linsang lin.sang [n] binatang sejenis musang, berkaki pendek atau panjang, ramping, cakarnya waktu istirahat ditarik ke dalam, cakar kaki depan terkatup spt pd kucing, sedangkan yg belakang dilindungi suatu lipatan kulit, berbulu perak, warna dasar putih atau abu-abu kecokelat-cokelatan, ada enam pita lebar tidak teratur berwarna hitam kecokelat-cokelatan di atas punggung, kedua sisi tengkuk, dan di badannya, pemakan serangga, burung, kadal, dan binatang menyusui yg kecil; Prionodon gracilis
lipan li.pan [n] binatang berbisa bertubuh pipih, bersegmen spt cacing, berkaki banyak, bersendi, bagian depannya beracun; Chilopoda
lompat lom.pat [v] bergerak dng mengangkat kaki ke depan (ke bawah, ke atas) dan dng cepat menurunkannya lagi; loncat: sekali -- sampai ke seberang
loneng lo.neng [Jk n] (1) kelek-kelek (pd jembatan dsb); langkan; (2) tembok rendah di depan halaman rumah
mahajana ma.ha.ja.na [ark n] orang yg amat ternama; orang besar [ark n] masyarakat; umum; di -- , di depan umum: jangan pula diajarkan segala masalah yg sulit-sulit di -- sekaliannya
maju ma.ju [v] berjalan (bergerak) ke muka; tampil ke muka: ia melangkah -- menuju ruang duduk; seorang murid diminta -- ke depan kelas untuk membacakan sajak itu; (2) v mendesak ke depan (tt pasukan); pergi atau keluar ke medan perang: -- ke medan perang; (3) v menjadi lebih baik (laku, pandai, dsb); berkembang: perusahaannya -- dng pesat; (4) v lulus (dl ujian): ia telah -- dl ujian akhirnya; (5) a telah mencapai atau berada pd tingkat peradaban yg tinggi: bangsa yg telah --; negara --; (6) a cerdas; berkembang pikirannya; berpikir dng baik: pria itu berpikiran --
mandibula man.di.bu.la [n Anat] rahang bawah, tulang berbentuk tapal kuda, tempat melekat gigi bawah; rangka bagian depan-bawah muka
mantu man.tu [n] menantu; (2) cak v mengawinkan anak; mengadakan pesta perkawinan anak: Pak Camat akan -- minggu depan
mara ma.ra [n] bencana; bahaya: sesungguhnya banyak -- di jalan, tetapi beratus-ratus orang Malaka datang juga ke selat [v] (1) tampil ke hadapan; maju: ia -- tiga langkah ke depan; pasukan itu -- ke arah pertahanan musuh; (2) datang (ke suatu tempat) [n] (1) kota mara; (2) sangga mara
marambung ma.ram.bung [Mk n] tumbuhan yg kayunya berwarna putih kekuning-kuningan, agak lunak, dan tidak awet, dipakai dl industri korek api untuk dibuat batang dan kotaknya; Vernonia arborea
marga mar.ga [kl n] binatang liar (tidak diternakkan atau dipelihara) [n Antr] (1) kelompok kekerabatan yg eksogam dan unilinear, baik secara matrilineal maupun patrilineal; (2) bagian daerah (sekumpulan dusun) yg agak luas (di Sumatra Selatan) [n] jalan; dasar (yg dipakai sbg pegangan hidup, bekerja, dsb) [n Bio] satuan taksonomi di antara suku dan jenis, serta merupakan wadah yg mempersatukan jenis-jenis yg erat hubungannya, huruf depan nama marga ditulis dng huruf kapital dan selalu tercantum dl nama jenis
medikasi oblongata [Bio] bagian terakhir otak vertebrata, berbentuk spt piramida, dan terus bersambung dng jaringan saraf tulang punggung
melangkahkan me.lang.kah.kan [v] (1) mengayunkan kaki ke depan; (2) mulai menjalankan perahu dsb
melanjutkan me.lan.jut.kan [v] (1) meneruskan (tt perkataan, perundingan, cerita, dsb); menyambung: mereka akan ~ pembicaraan itu minggu depan; (2) mempertinggi: krn ketiadaan biaya, dia tidak mampu ~ pendidikan anaknya ke sekolah yg lebih tinggi
melidahkan me.li.dah.kan [v] mengucapkan: dia sudah terlanjur ~ hal itu di depan umum
melimbaikan me.lim.bai.kan [v] mengayunkan tangan dsb (ke depan); melimbai
melompat me.lom.pat [v] melakukan gerak dng mengangkat kaki ke depan (ke bawah, ke atas) dng cepat; meloncat: pencuri itu ~ ke luar melalui jendela
meloneng me.lo.neng [v] duduk-duduk santai (di depan rumah dsb)
memagarkan me.ma.gar.kan [v] (1) menggunakan (sesuatu) untuk pagar: tukang kebun ~ pohon kemuning di halaman depan rumah itu; (2) memasangkan pagar: anak-anak sedang ~ kebun sayur-sayuran Paman
memajalkan me.ma.jal.kan [v] menumpulkan: obat-obatan terlarang itu dapat -- otak pemakainya
memaju me.ma.ju [v] bergerak menuju ke depan: sementara kita sendiri sudah pusing harus meladeni tawaran modernitas yg kian --
memajukan me.ma.ju.kan [v] (1) menggerakkan (menjalankan, memindahkan) ke depan: ia -- meja itu sedikit; (2) membawa ke dl keadaan yg lebih baik (sempurna dsb); menjadikan berkembang: -- perekonomian rakyat; (3) mengemukakan (usul, permohonan, pendapat, dsb): -- usul; -- calon yg mendapat nilai rata-rata tujuh
mematut me.ma.tut [v] (1) mengatur supaya baik; memperbaiki: ia ~ kata yg kurang tepat pemakaiannya; (2) berdandan dsb supaya elok rupanya; bersolek: lama ia ~ dirinya di depan kaca
membabarkan mem.ba.bar.kan [v] (1) membentangkan; mengembangkan (layar, tikar, sayap); (2) memperkembangkan; meluaskan: mereka -- paham baru itu ke desa-desa; (3) memaparkan; menguraikan: ia sudah -- pendiriannya di depan sidang
membahasakan mem.ba.ha.sa.kan [v] (1) mengungkapkan dng perkataan; menuturkan; menyatakan: tanpa -nya, orang lain tidak akan mengerti maksudnya; ia tidak mampu -- kesedihan yg dialaminya; (2) menyebutkan dirinya: ia -- (dirinya) adik kepadanya; (3) menegur (menyilakan dsb); menghormat: sekalian yg hadir -- dia duduk di kursi yg paling depan
membalap mem.ba.lap [v] berlari kencang hendak mendahului orang yg berlari di depannya
membebastugaskan mem.be.bas.tu.gas.kan [v] memberhentikan dr jabatan; membebaskan dr tugas: Pemerintah akan -- pegawai itu mulai 1 April tahun depan
membelakang mem.be.la.kang [v] (1) dng arah ke belakang; menghadap ke belakang: dia berdiri -; (2) berada di belakang saja (tidak berani tampil ke depan): dia -- saja; (3) ki tidak sependapat; tidak sepaham: muka menghadap, hati -
meminggir me.ming.gir [v] menepi: dia ~ memberi kesempatan kpd kawannya untuk maju ke depan; mereka berjalan ~ sungai
memperhitungkan mem.per.hi.tung.kan [v] (1) mengira-ngira dan menghitung-hitung berapa banyak (biaya pengeluaran dsb): pemborong itu harus ~ dulu biaya pembangunan gedung baru itu; (2) menghitung utang-piutang (pembayarannya dsb) dihubungkan dng urusan uang yg lain: pengurus koperasi ~ pengambilan barang pegawai dng gaji bulan depan; (3) mengingat akan; memasukkan dl pertimbangan: dl penentuan harga rumah sederhana itu panitia ~ daya beli masyarakat; (4) mempertimbangkan; merundingkan: kami sedang ~ bekal yg perlu dibawa dl perjalanan itu
memperimpit mem.per.im.pit [v] menaruh (menumpuk dsb) berimpit-impit: siapa yg ~ gelas-gelas di dalam kotak ini?
memperkuat mem.per.ku.at [v] menjadikan lebih kuat (dl berbagai-bagai arti spt memperkukuh, memperteguh, mempererat, mempersangat): pemain depan mundur untuk ~ pertahanan di barisan belakang; ia selalu berusaha ~ kedudukannya dl dunia usaha
mempertalikan mem.per.ta.li.kan [v] (1) mengikat menjadi satu: mereka ~ semua tawanan itu sebelum diseret ke markas; (2) menjalin-jalinkan; memperhubungkan: jangan ~ perkara itu dng urusan pribadimu; (3) menghubungkan: urat saraf yg ~ otak dng mata; dilaluinya kampung yg ~ Kota Serang dng Pandeglang; (4) menjodohkan: ia hendak ~ anak gadisnya dng pemuda itu; (5)menjadikan bertali
memperumahkan mem.pe.ru.mah.kan [v] mengawinkan (memperistrikan, mempersuamikan): bulan depan ia akan ~ anaknya yg bungsu
menampan me.nam.pan [v] (1) mematut-matutkan (diri, pakaian, hiasan, dsb): ia -- di depan kaca; (2) mengatur: kita harus pandai ~ pendapatan agar tidak terlilit utang
menandakan me.nan.da.kan [v] (1) menyatakan atau menunjukkan (bahwa): angka rapornya yg baik ~ kerajinan dan kecerdasan otaknya; (2) menjadi tanda (alamat); memberi alamat (bahwa ...): tidak dibalasnya suratmu itu ~ bahwa dia benci kepadamu; (3) menerangkan atau memberitahukan dng tanda (isyarat): tanda panah itu ~ arah jalan yg harus kita tempuh; (4) membuktikan (dng tanda): ia harus ~ bahwa ia benar-benar suami yg sah dr wanita itu
mencaci men.ca.ci [v] (1) mencacat keras; memaki; mencela; menistakan: ia ~ orang di depan umum sehingga orang itu marah-marah; (2) mengeluarkan perkataan yg tidak sopan; memaki-maki: aku telah ~ orang itu habis-habisan sampai ia merasa malu
mencibirkan men.ci.bir.kan [v] (1) menganjurkan bibir bawah ke depan; mencebikkan; (2) ki mencemooh; mengejekkan; menistakan: jangan suka ~ orang melarat
mencocor bola men.co.cor bola menyodok (bola) dng ujung depan kaki
mencondongkan men.con.dong.kan [v] (1) memiringkan: ~ badan ke depan; (2) memilih (memihak) kpd; mengarahkan (hatinya) kpd: ~ hati kpd pihak lawan
mencuat men.cu.at [a] menganjur atau memanjang ke depan dsb (tt ekor ayam, rokok di bibir, dsb)
mendepa men.de.pa [v] mengukur dng kedua belah tangan yg didepangkan
mendepakan men.de.pa.kan [v] mengulurkan tangan selaku orang mendepa; mendepangkan (tangan)
mendesak men.de.sak [v] (1) mendorong dng tubuh: ia ~ orang yg berdiri di depannya; (2) menyesak hingga pihak lawan dsb mundur: dl pertarungan itu, ia terus ~ lawannya; (3) meminta (menganjurkan dsb) dng sangat: para buruh ~ atasannya melalui serikat buruh agar gajinya dinaikkan; (4) memaksa untuk segera dilakukan (dipenuhi, diselesaikan krn ada dl keadaan darurat, genting, dsb): dl keadaan ~ , orang harus lekas mengambil putusan; (5) hampir habis waktunya: waktunya sudah ~ tinggal beberapa menit lagi [v] berdesak
mendompak men.dom.pak [v] mengangkat kaki depan tinggi-tinggi hendak menerjang (tt kuda): kudanya meringkik dan ~
menembusi me.nem.busi [v] (1) melubangi (menikam, menusuk, dsb) hingga tembus: tukang itu mampu ~ besi yg tebal dng alat yg sederhana; dng ~ gunung itu, dapatlah air danau ini dialirkan ke sawah-sawah; (2) masuk (seakan-akan melalui lubang): peluru itu ~ dahi sampai ke kepala sebelah belakang; (3) melantas (meresap, merembes): ada jenis sinar yg dapat ~ bagian tubuh manusia; (4) terus sampai (ke luar, timbul): mula-mula air bergenang di situ, lalu ~ ke danau; (5) mendobrak; menerobos: barisan depan kesebelasan kita belum mampu ~ barisan belakang kesebelasan lawan
menentangkan me.nen.tang.kan [v] menghadapkan; membawa ke depan: prajurit itu ~ pistolnya ke arah musuh
menentukan me.nen.tu.kan [v] (1) membuat menjadi tentu (pasti); menetapkan; memastikan: pemerintah yg akan ~ keputusannya; (2) memutuskan; memberi ketentuan: hakim akan ~ vonisnya minggu depan; (3) memberi batasan (definisi): ahli kamus harus dapat ~ makna suatu kata; (4) memastikan; mengharuskan; mewajibkan: pengurus ~ setiap anggotanya membayar iuran setiap bulan
menerjang me.ner.jang [v] (1) menendang; menyepak (ke bawah atau ke depan); (2) menyerang; menyerbu: pasti ia sudah ~ sopir itu jika aku tidak cepat-cepat menahannya; (3) melanggar; menubruk; menyeruduk: ia berlayar ~ ombak; (4) melewati terus
mengacukan meng.a.cu.kan [v] (1) mengangkat atau mengacungkan (tinju, tangan, dsb): ia berteriak-teriak sambil ~ tinjunya; (2) mengancam dng senjata yg diulurkan ke depan; menodongkan: serdadu itu ~ bayonetnya; (3) menganjurkan: sejak tahun empat puluhan ia ~ perang asabat thd negeri-negeri itu; (4) mencari keterangan (petunjuk dsb) kpd: ia ~ sekalian pertanyaan pd Pasal 4 Anggaran Dasar
mengadangkan meng.a.dang.kan [v] mendepangkan tangan untuk menghalangi atau merintangi (supaya tidak dapat lewat atau meneruskan perjalanan)
mengancang meng.an.cang [v] membuat rencana untuk sesuatu: Indonesia ~ masa depannya dng usaha-usaha industrialisasi dsb
mengangsur meng.ang.sur [v] (1) mengerjakan (mengumpulkan, membayar) secara sedikit-sedikit; mencicil: ia menyisihkan sebagian gajinya untuk ~ utangnya; (2) bergerak (beringsut, bergeser) sedikit-sedikit ke depan: perlahan-lahan mereka ~ maju; (3) menggeserkan (mengulurkan, mendorong) ke depan: ia mempersilakan duduk sambil ~ kursi kpd tamunya
mengangsurkan meng.ang.sur.kan [v] (1) memberikan sesuatu sbg cicilan (utang dsb); (2) menggeserkan (mendorong, mengulurkan) ke depan
menganjurkan meng.an.jur.kan [v] (1) memajukan; mendorongkan (menjorokkan, mengulurkan) ke depan: ia ~ tangannya; (2) mengunjukkan; memberikan: ia ~ bungkusan kpd pengemis itu; (3) mengemukakan sesuatu supaya diturut (dilakukan, dilaksanakan, dsb); mengajukan usul (saran dsb): ia sering kali ~ supaya rumah tua ini kujual saja; (4) memberi nasihat (bantuan dsb) supaya menjalankan suatu usaha atau melakukan suatu perbuatan: guru itu ~ agar murid yg pandai itu melanjutkan studinya; (5) mempropagandakan: Pemerintah ~ pelestarian lingkungan hidup
mengapi meng.a.pi [v] (1) menjadi (ber)api; mengeluarkan api: ranting-ranting kering yg bergesek tertiup angin mulai (tampak) ~; (2) menyerupai api; (3) ki menyala-nyala (berkobar-kobar) menyerupai api: semangat yg ~ dr para pemuda supaya dimanfaatkan demi masa depan yg gemilang
mengasah meng.a.sah [v] (1) menggosok pisau dsb pd benda keras (batu dsb) supaya tajam atau runcing; (2) mendabung; memepat; meratakan (gigi dsb); (3) menghaluskan dan mengilapkan (intan, permata, dsb); menyerudi; (4) ki mempertajam (dng latihan) pikiran dsb supaya memiliki kemampuan: mari kita mengisi teka-teki silang ini untuk ~ otak
mengebiskan me.nge.bis.kan [v] memasukkan ke dl kotak surat
mengepal me.nge.pal [v] (1) menggenggam sesuatu dng jari yg ditekan kuat-kuat; memegang dl kepalan: hampir lima menit dia ~ kue itu tanpa memakannya; (2) menekan-nekan nasi dsb hingga berbentuk kepalan: Ibu sedang ~ nasi untuk bekal Adik; (3) membentuk genggaman atau tinju (tt jari tangan dsb): dng kedua tangan ~ , dia maju ke depan
mengeposkan me.nge.pos.kan v memasukkan surat ke kantor pos atau kotak surat untuk dikirim melalui pos
mengetrek me.nge.trek [v] memberikan bola umpan ke pemain tengah atau depan untuk dimasukkan ke gawang lawan: ia ~ bola ke arah pemain tengah, tetapi sayang sodorannya datang terlambat
menggelimangi meng.ge.li.mangi [v] mengotori: Ibu tidak mungkin ~ masa depanmu dng keterkutukan yg terus-menerus
menggeser meng.ge.ser [v] (1) menggesel; menggesek; menggosok: mobil itu rusak pintunya krn ~ tembok; (2) memindahkan; mendorong (menarik dsb) supaya bergeser (beralih): ia ~ meja itu ke depan; (3) ki memencilkan: pemerintah negara itu berusaha ~ tokoh oposisi itu dr dunia politik
menggulingkan meng.gu.ling.kan [v] (1) mendorong (mengungkit dsb) supaya berguling: ~ batu besar ke bawah; (2) ki menjatuhkan; merobohkan; mengalahkan: pemain bulu tangkis junior itu berhasil ~ pemain senior; (3) Olr menggelundung badan ke depan atau ke belakang (dl cabang olahraga senam) bertumpu pd pundak
mengguntung meng.gun.tung [v] memotong pd ujungnya atau bagian yg depan
menghadap meng.ha.dap [v] (1) menaruh ke (muka atau bagian depannya): rumahnya ~ ke barat; (2) datang bertemu dng; datang men-jumpai: murid yg datang terlambat harus ~ gurunya; (3) datang ke (kantor, pengadilan, dsb): ia sudah menerima panggilan untuk ~ ke pengadilan
menghadapi meng.ha.dapi [v] (1) duduk dsb berhadapan dng: anak itu sedang asyik ~ mainannya; (2) bertemu muka dng; berjumpa dng: bagaimana perasaanmu ketika ~ mantan istrimu; (3) menjumpai; mengalami (bahaya, musibah, kesulitan, dsb): tahun ini kita tidak ~ kesulitan air; (4) menjelang (menyongsong): para petani sudah bersiap-siap ~ panen; (5) melawan; bertanding dng: minggu depan kesebelasan A ~ kesebelasan B; di kampung ini belum ada yg berani ~ jago silat itu; (6) menyambut: mereka sudah siap ~ Lebaran
menghentikan meng.hen.ti.kan [v] (1) meminta sesuatu (mobil dsb) berhenti; menyetop; membuat (menyebabkan) berhenti: ia ~ mobilnya tepat di depan pintu; (2) mengakhiri; menyudahi: ia belum ~ petualangannya
mengibarkan me.ngi.bar.kan [v] membentangkan (memasang) supaya berkibar-kibar: pd tanggal 17 Agustus orang ~ bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing
mengikuti meng.i.kuti [v] (1) menurutkan (sesuatu yg berjalan di depan, yg telah ada); mengiringi; menyertai: akhirnya tahulah dia bahwa yg ~ sejak tadi adalah seorang reserse; (2) turut belajar atau mendengarkan (dl kursus, kuliah, latihan, dsb): lebih dr seminggu ia tidak ~ kuliah krn sakit; (3) memperhatikan (mendengarkan, melihat, membaca, dsb) baik-baik: pemerintah selalu ~ perkembangan politik di luar negeri
mengincar meng.in.car [v] (1) melihat sasaran dng memicingkan sebelah mata; membidik: ia bergaya di depan lensa seakan-akan sedang ~ harimau dng senapan; (2) ki melihat dan mem-perhatikan (mengawasi) dr jauh (dng maksud tidak baik, hendak mencuri, dsb): semalam tertangkaplah seorang pencuri ketika sedang ~ toko emas itu; (3) ki sangat meng-inginkan; sangat menghendaki (kedudukan, barang, dsb): ia ~ kedudukan wakil ketua [v] membuat lubang (pd kayu, besi) dng incar
mengombak meng.om.bak [v] (1) menimbulkan adanya ombak: air danau yg tenang itu -- dng seketika; (2) berlekuk-lekuk menyerupai ombak: rambutnya -- pd bagian depan
mengorek me.ngo.rek [v] (1) mengeluarkan sesuatu dr lubang atau dr tempatnya; mencungkil: tidak baik ~ tahi hidung di depan orang banyak; (2) menggerek (melubangi): tikus ~ peti hingga berlubang; (3) mengais: ayam ~ sampah untuk mencari makan; (4) menggaruk supaya keluar: adik sedang asyik ~ kerak nasi; (5) mengeruk: petugas perlu ~ dasar sungai untuk mencegah banjir; (6) mengambil banyak-banyak (keuntungan, uang, dsb): koruptor banyak ~ uang negara; (7) mencari-cari untuk menemukan (kesalahan, perbuatan jahat, dsb): polisi berusaha ~ pengakuan dr tersangka
mengurai meng.u.rai [v] (1) menjadi lepas terbuka (tidak terikat dsb): di depan jendela gadis itu ~ rambut; (2) mekar terbuka (tt mayang, padi, dsb); (3) melonggarkan; menguraikan: polisi lalu lintas dikerahkan untuk ~ pusat kemacetan lalu lintas
meningitis me.ni.ngi.tis [n] peradangan pd selaput otak dan sumsum tulang belakang
menjangkau men.jang.kau [v] (1) mencapai (menjemput, meraih, mengambil, dsb) dng mengulurkan tangan ke depan: dng susah payah dapat juga dia ~ buku yg terletak di tengah meja itu; (2) mencari (menemukan, memperoleh) sesuatu dng usaha sendiri
menolak me.no.lak [v] (1) mendorong; menyorongkan; mendesak ke depan (ke samping): ia ~ temannya sehingga jatuh terjungkal; (2) mencegah (bahaya dsb); menangkal (penyakit dsb); mengelakkan atau menangkis (serangan dsb): ~ hujan; ~ penyakit cacar; ~ serangan musuh; (3) tidak menerima (memberi, meluluskan, mengabulkan); menampik: dia tidak pernah ~ permintaan anak kesayangannya; (4) tidak membenarkan (pendapat): guru itu ~ protes yg diajukan oleh muridnya; (5) mengusir; menghalau: akhirnya negara itu berhasil ~ penjajah; (6) mengurangi; memotong: tokoh itu ~ harga barang sebesar 10% selama bulan ini
menolakkan me.no.lak.kan [v] (1) mendesak (mendorong) ke depan; menyorongkan; mendorongkan; (2) menyodorkan (pekerjaan dsb) kpd; (3) menimpakan (kesalahan dsb) kpd: diharapkan para anggota tidak ~ kesalahan kpd pengurus; (4) mengusir; menghalau: akhirnya bangsa kita berhasil ~ penjajah
menumpukan me.num.pu.kan [v] (1) menekan (telapak kaki) pd; menjejakkan: ia ~ kakinya di batu; (2) menolak(kan): ayah ~ permintaan; (3) mendasarkan pd: ia ~ pendapat-pendapatnya pd hasil-hasil penyelidikan; (4) ki menyokong; menunjang: ia memperkuat barisan belakang untuk ~ barisan depan; (5) ki memusatkan atau mengerahkan (minat, tenaga, dsb) pd: ia ~ segenap usahanya pd usaha pembangunan; (6) ki meninggalkan: ~ tanah tumpah darahnya
menunda me.nun.da [v] menarik (sampan dsb) dng tali: kapal mualim ~ dua buah sampan [v] mendorong ke depan (ke samping dsb): dl pertandingan kemarin, banyak penonton saling ~ teman-temannya
menunduk me.nun.duk [v] condong ke depan dan ke bawah (kepala atau muka); merunduk (tt malai padi dsb): pd zaman dahulu orang wajib ~ waktu berbicara dng orang tua
menunggik me.nung.gik [v] (1) menungging; (2) membongkok ke depan (tt punggung)
menunggikkan me.nung.gik.kan [v] (1) menunggingkan; (2) menjungkirkan, membalikkan (kepala ke bawah, kaki atau ekor ke atas): pelayan sedang sibuk ~ botol-botol kecap yg baru dicuci; (3) membuat menjadi bongkok (condong) ke depan (tt punggung)
menurun me.nu.run [v] (1) makin depan makin ke bawah; landai: setelah jalan mendaki, kemudian ~; (2) pergi ke bawah: tiap-tiap pagi penduduk kampung itu ~ menjual hasil ladangnya; (3) berangsur-angsur turun (berkurang, surut): harga emas mulai ~; (4) berpindah: penyakit orang tuanya ~ pd anaknya; (5) ki melemah (tt kondisi tubuh): akibat penyakit yg dideritanya, kondisi tubuhnya semakin lama semakin ~; (6) mendekati hari-hari terakhir: puasanya ~
menyambar me.nyam.bar [v] (1) menangkap dng cepat sambil terbang (lari dsb): burung elang itu- anak ayam; (2) menjilat dng cepat (tt api); membakar: kobaran api itu -- rumah di sebelah rumahnya; (3)mengenai: jika tidak kuelakkan, hampir saja pisau itu -- kepalaku; (4) merampas: pencopet itu -- kalung yg sedang dipakai seorang ibu; (5)ki membawa lari; mencuri: pencuri itu -- sepeda motor yg sedang diparkir di depan toko
menyambut me.nyam.but [v] (1) menerima: kami -- penghargaan itu dng rasa haru; (2)memberi tanggapan (balasan, jawaban, reaksi, dsb) atas: penduduk -- kebijakan lurahnya dng sikap positif; (3)menangkap; menadah: saya -- bola yg dilemparkan kpd saya; (4) menyongsong (kedatangan orang, hari peringatan, dsb): kami -- hari depan yg lebih baik; (5)membalas (menangkis serangan): pasukan itu -- serangan musuh dng gigihnya; (6) membeli dng cara membayar kemudian; mengutang; mengebon: Paman -- sebungkus rokok ke warung
menyekat me.nye.kat [v] (1) memberi bersekat (berdinding) supaya ada batasnya; memisahkan dng sekat; menyekati: kami terpaksa -- ruang duduk untuk orang tua-tua dan untuk kaum muda agar tidak terjadi kegaduhan; (2) menahan (mengempang dsb); merintangi; mengalangi; menyekati: untuk -- air bah orang menumpuk karung pasir di depan pintu rumah; (3) membatasi (diri); mengasingkan (diri); mengekang (diri): sudah lama ia -- diri untuk tidak bergabung dng bekas gerombolannya
menyembah me.nyem.bah [v] (1) menghormati dng mengangkat sembah: setelah -- tiga kali di pintu depan, ia lalu masuk; (2) memuja (sesuatu sbg Tuhan atau dewa): -- Tuhan; -- berhala; -- matahari; -- patung; (3) ki mengaku di bawah perintah; takluk: -- ke Majapahit; -- ke Siam
menyentuh me.nyen.tuh [v] (1) menyinggung sedikit; menjamah: roda-roda pesawat terbang kami mulai -- bumi kembali; (2) mengenai; terantuk: bagian depan mobilnya rusak sedikit krn -- tembok; (3) ki menimbulkan, membangkitkan perasaan (haru, sedih, dsb) di hati: tangis sedih para korban gempa itu telah -- hati para pejabat yg ada di sana
menyerendeng me.nye.ren.deng [v] (1) menyendeng; menjadi miring sebelah; tinggi sebelah; (2) ki menjadi kurang waras otaknya
menyombongkan me.nyom.bong.kan [v] (1) memegahkan (diri): krn terlampau -- dirinya, tidak ada lagi orang yg menaruh hormat kepada- nya; (2) membanggakan; membualkan: jangan suka -- kepandaian di depan orang banyak akibatnya tidak baik
menyungsangkan me.nyung.sang.kan [v] menyebabkan dsb sungsang; membalikkan (yg di atas menjadi di bawah atau yg di depan menjadi di belakang)
merambung me.ram.bung [n] pohon, kayunya ringan, lunak, dan tidak awet, digunakan untuk membuat korek api dan kotaknya
merebut me.re.but [v] (1) mengambil sesuatu dng kekerasan atau dng paksa: ia berhasil ~ pisau belati dr tangan penjahat itu; (2) mengambil dng kekuatan senjata; merampas: mereka berjuang ~ kemerdekaan; pasukan kita berhasil ~ kotakota penting; (3) memperoleh sesuatu dng susah payah (pertandingan, perlombaan, dsb): tim kita berusaha ~ tempat yg terhormat dl kejuaraan sepak bola itu; belum ada yg dapat ~ hati gadis itu
meredakan me.re.da.kan [v] menjadikan atau menyebabkan reda; menenangkan: ia berjalan-jalan sebentar untuk ~ ketegangan otaknya
meriap me.ri.ap [v] tumbuh atau bertambah besar; bertambah banyak: ~ rumput di depan rumahnya
minum ringan minuman yg tidak mengandung alkohol, msl teh botol, teh kotak, gula asam
miring mi.ring [a] (1) berkenaan dng sisi yg satu lebih tinggi dr sisi yg lain (tt garis atau permukaan) rendah sebelah; tidak datar; landai: cerobong ini -- sedikit; (2) tidak tegak lurus; condong: cerobong kapal itu -- ke belakang; (3) senget: kapal yg bocor itu -- ke kanan; (4) ki agak gila; kurang waras; sinting: orang itu sudah -- (otaknya); (5) ki agak murah: harga barang-barang di koperasi lebih -- dp di toko
modernitas mo.der.ni.tas [n] kemodernan: sementara kita sendiri sudah pusing krn harus meladeni tawaran -- yg kian maju ke depan
mondong mon.dong [v] menggendong pengantin perempuan di depan (tt pengantin laki-laki)
monyong mo.nyong [n kas] (1) mulut yg menjorok ke depan (spt mulut anjing); (2) moncong; jungur
muat cair [Kap] segala cairan yg dapat diangkut dl bentuk curah (tidak terbungkus dl kemasan spt kotak)
muat curah [Kap] muatan homogen yg diangkut dl bentuk curah di dl ruang muatan dan dl keadaan tidak terbungkus dl kemasan spt kotak, peti, dan karung
muka mu.ka [n] (1) bagian depan kepala, dr dahi atas sampai ke dagu dan antara telinga yg satu dan telinga yg lain: setiap pagi ia membasuh -- nya dng air hangat; (2) wajah; air muka; rupa muka: disambut dng -- manis; (3) orang: pd malam itu kita dikenalkan dng beberapa -- baru; (4) bagian luar sebelah depan; depan; hadapan: mereka menunggu kami di -- kantor; (5) sisi bagian (sebelah depan): bagian -- rumah itu dibuat bergaya Spanyol; (6) halaman (buku); pagina: bagian yg kaucari itu terdapat dl bukumu pd -- 10; (7) bidang rata di atas suatu benda (air, laut, bumi, dsb); permukaan: segala yg ada di -- bumi; (8) yg dahulu; yg terdahulu: di -- sudah saya uraikan tt hal itu; (9) yg akan datang: minggu --; mereka akan menikah pd bulan -- ini
nama kecil nama ketika masih kecil; nama depan (menurut cara Barat)
namaskara na.mas.ka.ra [n Ark] sikap tangan yg dipersatukan di depan dada, menggambarkan orang sedang memberi hormat
nanap na.nap [v] (1) terbuka lebar-lebar (tt mata); melihat dng mata tidak berkedip; terbeliak: matanya sedang -- menatap ke depan; perempuan tua itu menatap anaknya yg pingsan dng -- dan bersimbah air mata; (2) Jk terkejut: dia -- dr tidurnya
nanar na.nar [a] (1) berasa pusing (krn mabuk, kena pukul, dsb): pertimbangan itu akhirnya sampai juga ke otakku yg telah --; (2)agak hilang akal (krn kekalahan dsb) bingung; tercengang-cengang; : -- memandang kegersangan alam di hadapannya; (3) marah sekali (mata gelap); garang
negarawan ne.ga.ra.wan [n] ahli dl kenegaraan; ahli dl menjalankan negara (pemerintahan); pemimpin politik yg secara taat asas menyusun kebijakan negara dng suatu pandangan ke depan atau mengelola masalah negara dng kebijaksanaan dan kewibawaan: beliau merupakan pahlawan besar dan -- agung
nekromansi nek.ro.man.si [n Antr] kemampuan meramalkan masa depan dng mengadakan hubungan dng arwah orang yg telah meninggal
neurolinguistik neu.ro.li.ngu.is.tik [n] ilmu tt hubungan antara bahasa dan saraf otak
neurotransmiter neu.ro.tran.smi.ter [n Dok] saraf pembawa pesan atau isyarat dr otak ke bagian tubuh lainnya
nominasi no.mi.na.si [n] (1) pengusulan atau pengangkatan sbg calon; pencalonan: -- lurah akan diumumkan pd bulan depan; (2) yg dicalonkan: ia tak termasuk dl --
nong-nong [a] menonjol ke depan (tt dahi): orang itu mengusap-usap dahinya yg --
oceh /ocEh/, meng.o.ceh v (1) berkata-kata yg bukan-bukan; meracau; berceloteh: kamu jangan terlalu banyak -- di depanku; anaknya baru pandai -; (2) berkicau (tt burung); (3)Psi mengulang-ulang suara yg sama secara terus-menerus
ogel [a] (1) goyah; oleng: roda depan mobil itu --; (2) kibas (tt ekor)
opendim open.dim [n] selaput yg melapisi rongga otak dan saluran pusat sumsum punggung
oposisi melintang [Ling] oposisi antara leksem yg berlawanan arahnya dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan
oposisi menyiku [Ling] oposisi antara leksem yg berdekat-an dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan
oratoria ora.to.ria [n] (1) seni bicara dng fasih dan efektif di depan umum; (2) pidato di depan umum yg menggugah emosi pendengar
osilasi osi.la.si [n] (1) gerakan (goyangan) ke kiri dan ke kanan atau ke atas dan ke bawah atau ke depan dan ke belakang; ayunan; getaran; (2) Fis setiap peristiwa yg berubah secara berkala atau bolak-balik antara dua nilai
pacet pa.cet [n] binatang pengisap darah, sekerabat dng cacing tanah, berbadan langsing mengecil ke depan, berwarna cokelat kekuning-kuningan sampai kehitam-hitaman, panjangnya sampai 50 mm, pd kepala terdapat lima pasang mata dan sebuah alat sbg pengisap, di ujung belakang terdapat alat sbg pelekat, berjalan spt ulat jengkol, dapat memipihkan tubuh sampai sekecil benang; Haemadipsa teylandica
pada pa.da [p] (1) kata depan yg dipakai untuk menunjukkan posisi di atas atau di dl hubungan dng, searti dng di (dipakai di depan kata benda, kata ganti orang, keterangan waktu) atau ke: -- dasarnya; ada -- nya (ku, mu); -- keesokan harinya; (2) menurut ...: -- sangkanya [a] (1) cukup (tidak kurang, tetapi tidak lebih); lumayan: asal ada, kecil pun --; sekian itu belum -- juga; (2) puas: belum -- hatinya [adv cak] sama-sama (untuk menyatakan bahwa yg melakukan banyak): mereka belum -- datang [n Ling] (1) satuan pola tekanan yg dipakai untuk mengukur struktur persajakan; (2) satuan fonologis yg terjadi dr sekelompok suku kata bertekanan dan/atau tidak bertekanan
paking remes [Kap] paking tali yg dibelitkan pd poros baling-baling pd ujung depan tabung buritan untuk mencegah air laut masuk ke dl kapal
palatal pa.la.tal [a Ling] berhubungan (berkaitan) dng langit-langit keras; (2) n bunyi yg dihasilkan dng menempatkan bagian depan lidah di dekat atau pd langit-langit keras (bunyi [c], [j])
palato-alveolar pa.la.to-al.ve.o.lar [Ling] (1) a terjadi krn penyempitan antara daun lidah dan alveolum bagian depan lidah dan langit-langit keras; (2) n bunyi yg terjadi krn penyempitan antara daun lidah dan alveolum serta bagian depan lidah dan langit-langit keras
palindrom pa.lin.drom [n Ling] kata, rangkaian kata, atau bilangan yg terbaca sama, baik dr depan maupun dr belakang, spt kodok, radar, taat
pancir pan.cir [ark n] bagian terdepan (tt pawai)
pandangan distopia pan.dang.an distopia perasaan pesimistis, ketakutan, dan kecemasan yg berlebihan menghadapi kemajuan ilmu dan teknologi yg menakjubkan krn ilmu dan teknologi tsb dianggapnya sbg sumber bencana kemanusiaan di masa depan
panel pa.nel [n] (1) bagian dr permukaan pintu (dinding, langit-langit, dsb) berupa papan tipis dsb, biasanya berbentuk persegi panjang, dipasang di dl bingkai, terletak lebih rendah atau lebih tinggi dp permukaan sekitarnya; (2) potongan bahan dr jenis atau warna yg berbeda yg disisipkan pd pakaian; (3) lembaran tipis (dr papan atau logam) tempat melekatkan alat (peranti) pengontrol: di dekat kemudi ada -- berisi tombol-tombol untuk mengontrol lampu dan oli; (4) Graf papan peraga untuk pameran, berbentuk persegi panjang, terbuat dr papan lapis, logam, atau bahan lain, digunakan untuk menempelkan foto, gambar, teks yg dipamerkan [n] kelompok pembicara yg dipilih untuk berbicara dl diskusi dan menjawab pertanyaan di depan hadirin (penonton, pendengar)
panil pa.nil [n] (1) penyekat ruang terbuat dr papan tipis, berhias indah, dan dapat dipindah-pindahkan; (2) salah satu bagian dr papan wesel atau papan hubung; weselbor; (3) kotak, meja kontrol, atau sandaran pemisah yg dilengkapi dng alat pengontrol (pd perangkat keras komputer atau bagian dr perlengkapan listrik); (4) tombol kecil (pd kamera) tempat pijatan alat kontak pd waktu memotret: pengoperasian kamera ini pun mudah, tinggal tekan-tekan -- , lalu "jepret", cukup dng satu tangan
papan nama papan yg dipasang di depan rumah atau kantor yg bertuliskan nama (orang, organisasi, lembaga, perusahaan, dsb)
papan tulis papan untuk menulis di depan kelas
parabasis pa.ra.ba.sis [n Sen] bagian dr pertunjukan komedi Yunani Kuno dng paduan suara yg maju ke depan mendekati penonton
parap pa.rap [n] pukulan yg dilontarkan hanya ke bagian depan, gunanya sbg pembuka serangan, pengganggu, atau sbg pengukur jarak pukul dng lawan dl olahraga tinju [Lihat {paraf}]
parapalatal pa.ra.pa.la.tal [n Ling] bunyi palatal yg diartikulasikan di bagian depan palatum
parka par.ka [n] (1) Olr jaket pendaki gunung yg berkancing di depan dan menutupi paha, dilengkapi dng penutup kepala, lengan jaket di pergelangan dan di bagian pinggang dilengkapi dng tali pengikat, gunanya untuk menahan angin dan air (hujan); (2) baju luar terbuat dr bulu sbg penahan dingin atau angin
pasang pa.sang [n] (1) dua orang, laki-laki perempuan atau dua binatang, jantan betina: paman membeli dua -- burung dara; (2) dua benda yg kembar atau yg saling melengkapi: Adik mendapat kiriman tiga -- sepatu dr Bibi; (3) dua organ tubuh yg adanya (munculnya) bersama-sama, spt paru-paru, mata, dan telinga; (4) set; perangkat: Ibu membeli dua -- meja kursi sekaligus; (5) dua orang (pemain dsb) yg merupakan satu satuan: ada tiga -- pemain ganda yg disiapkan untuk Piala Thomas [v] (1) naik (tt air laut atau sungai); (2) ki sedang baik (tt peruntungan); untung: nasib pedagang ada -- surutnya; (3) ki sedang bangkit (menyerang) (tt penyakit): penyakit -- [v] , ber.pa.sang-pa.sang.an v tembak-menembak [v] , me.ma.sang v (1) memakaikan; mengenakan; memberi (berpakaian, berbaju, dsb): ketua umum ~ jaket pd anggota baru itu; (2) menempatkan: ~ mata-mata; ~ penjaga di depan rumahnya; (3) memuatkan; mencantumkan (tt tulisan, gambar, iklan, dsb): ~ iklan di surat kabar; (4) menyematkan; melekatkan: ~ bintang emas di dada; ~ kancing; (5) mengibarkan: ~ layar (bendera); (6) menentukan (harga): ~ harga; (7) menahan (jerat, bubu, dsb): ~ jaring; (8) menyediakan (membuat, mengatur): ~ jembatan
pasangan pa.sang.an [n] (1) yg selalu dipakai bersama-sama sehingga menjadi sepasang: mana ~ sepatu ini?; (2) seorang perempuan bagi seorang laki-laki atau seekor binatang betina bagi seekor jantan atau sebaliknya: mana ~ menarimu?; (3) salah satu dr dua organ tubuh yg berpasangan; (4) yg merupakan pelengkap bagi yg lain: mana ~ baju ini?; (5) Ling huruf penanda konsonan yg ditulis untuk menutup konsonan lain di depannya [n] (1) barang apa yg dipasang; (2) petaruh (dl perjudian); (3) hasil memasang; (4) kayu yg diletakkan di tengkuk lembu untuk menarik pedati; (5) yg menjadi padanannya (jodohnya, teman bermainnya, dsb); partner
patela pa.te.la [n] tulang yg terdapat di depan sendi lutut
patin pa.tin [n] ikan sungai, bentuk tubuhnya panjang, pipih dan ramping, pd punggung bagian belakang terdapat sirip lurus, depannya agak tinggi dan menurun pd kepala, tubuh bagian atas, sirip dada, dan sirip ekor warnanya kehitam-hitaman, sedangkan sirip punggung warnanya kemerah-merahan; Pangasius nasutus
pelagra pe.lag.ra [n Dok] penyakit yg disertai ruam (radang) kulit, terutama di tangan (merah-merah), gangguan pd pusat susunan saraf alat pencernaan, dan radang rongga mulut yg menyebabkan ketumpulan otak atau menjadi gila
pelari pe.la.ri [n] (1) orang yg lari; (2) peserta lomba lari [n] perahu layar tradisional yg mempunyai satu tiang layar utama, lima buah layar, tiga di ujung depan dan dua di tengah-tengah digunakan untuk mengangkut barang antarpulau (di daerah Bone dan Buton)
pelopor pe.lo.por [n] (1) yg berjalan terdahulu; yg berjalan di depan tt perarakan dsb; (2) perintis jalan; pembuka jalan; pionir: dia dipandang orang sbg -- dl dunia pendidikan wanita; (3) pasukan perintis (yg terdepan) gerak pembaharuan (tanpa memperhitungkan risiko yg mungkin dialami)
peluru demdem peluru yg di bagian depannya diberi retakan silang yg agak dalam sehingga apabila mengenai sasarannya dapat mengakibatkan lubang tembakan ke luar yg besar sekali
pematang pe.ma.tang [n] (1) jalan kecil yg agak ditinggikan (di sawah, di tempat yg berpaya-paya, dsb); (2) Ark bagian tanah di sisi kotak penggalian yg dibiarkan sehingga tempat yg digali tampak dan dapat terus diteliti
penalti pe.nal.ti [n] (1) Olr tendangan atau tembakan hukuman krn melanggar peraturan permainan di daerah depan gawang pd batas yg tentu (dl sepak bola, polo air, dsb); (2) hukuman; denda (krn lalai membayar pajak, utang, dsb)
pencinta pen.cin.ta [n] orang yg sangat suka akan: kelompok ~ alam akan memulai pendakian hari Selasa minggu depan
pendopo pen.do.po [n] bangunan yg luas terbuka (tanpa batas atau sekat), terletak di bagian depan rumah, disediakan untuk pertemuan, rapat, peralatan, serta keperluan lain yg ada hubungannya dng keperluan masyarakat
penetas pe.ne.tas [n] (1) (burung, unggas) yg menetaskan (mengeluarkan dr telur): induk ayam ~ itu berkotek-kotek memanggil anak-anaknya yg berlari ke luar kandang; (2) alat untuk menetaskan telur: lampu-lampu itu akan menerangi dan memanasi kotak-kotak ~ ayam
pengadilan peng.a.dil.an [n] (1) dewan atau majelis yg mengadili perkara; mahkamah; (2) proses mengadili; (3) keputusan hakim: banyak yg tidak puas akan ~ hakim itu; (4) sidang hakim ketika mengadili perkara: di depan ~ terdakwa memungkiri perbuatannya; (5) rumah (bangunan) tempat mengadili perkara: rumahnya terletak di depan kantor ~ negeri
pengajuan peng.a.ju.an [n] proses, cara, perbuatan mengajukan; pengusulan; pengedepanan: -- usulmu itu terlambat
penganjur peng.an.jur [n] (1) yg berjalan terdepan atau mendahului: pasukan perintis sbg ~ telah melintasi garis demarkasi; (2) orang yg menganjurkan (spt pemimpin, promotor): ia adalah seorang ~ gerakan kemerdekaan
pengotaan pe.ngo.ta.an [v] proses, cara, perbuatan mengotakan
penyadaran pe.nya.dar.an [n] proses, cara, perbuatan menyadarkan: usaha -- pasien yg gegar otak itu memerlukan waktu yg agak lama
penyalak pe.nya.lak [n] (1) perkakas yg dpt menyalak (mengeluarkan bunyi spt sirene): -- elektronik ini bisa melolong selama 30 jam dan dpt didengar dl radius 700 m; (2) suka menyalak: anjingnya -- apabila ada orang lain lewat di depan rumah pemiliknya
penyusul pe.nyu.sul [n] orang yg menyusul: kita perlu sukarelawan sbg -- pasukan di garis depan
perak-perak pe.rak-pe.rak [n] serangga bangsa Thysanura berbadan pipih mengilap spt perak, berukuran 8-15 mm, memiliki sungut di depan dan tiga cemet di belakang, makanannya bahan yg mengandung karbohidrat
peranti pe.ran.ti [n] (1) alat; perkakas: -- untuk membuka kotak ini tidak ada; (2) syarat; (3) bahan (untuk): -- untuk membuat gula adalah tebu
perpisahan per.pi.sah.an [v] (1) perceraian; (2) hal berpisah: ia tampil ke depan dan mengucapkan kata sambutan pd acara ~ dng teman-temannya; malam ~ , pertemuan (perjamuan) pd malam hari untuk memberi ucapan selamat jalan
pertama-tama per.ta.ma-ta.ma [adv] (1) mula-mula; paling awal: yg ~ harus kita ingat ialah bahwa kita ini sebangsa dan setanah air; (2) terutama; terpenting: aku belajar giat ~ demi masa depanku; (3) terlebih dahulu: ~ kami ucapkan terima kasih atas kehadiran ibu-ibu dan bapak-bapak
pertinjuan per.tin.ju.an [n] (1) perkelahian tinju-meninju; (2) segala sesuatu yg berkenaan dng tinju: nasib ~ kita untuk masa depan cerah
pesong pe.song [a] (1) serong; mencong: kantong kosong akibat otak --; (2) putar (ke kanan atau ke kiri)
pet [n] topi (songkok) yg bagian depannya memakai tutup
petak pe.tak [n] (1) bagian ruang yg bersekat; kotak: ruang perahu itu ada delapan --; (2) bilik kamar; kamar kecil: rumahnya disekat-sekat menjadi lima --; (3) piring (sebidang sawah yg dibatasi oleh pematang): sawahnya sepuluh --; (4) bedeng (persemaian yg akan ditanami): tanah ladang itu dijadikan beberapa -- [Jw n] (1) belang pd kepala; (2) belang putih pd dahi kuda: kuda -- , kuda yg berdahi belang putih [Jk n] -- kadal permainan anak-anak dng bilah bambu
peti pe.ti [n] kotak bertutup (dibuat dr kayu, logam, dsb)
peti es pe.ti es [n] (1) peti (kotak) tempat menyimpan es; (2) peti (kotak; lemari) pendingin
pidato pi.da.to [n] (1) pengungkapan pikiran dl bentuk kata-kata yg ditujukan kpd orang banyak; (2) wacana yg disiapkan untuk diucapkan di depan khalayak
pidato kenegaraan pidato kepala negara di depan DPR/MPR atau pidato resmi kepala negara
pinisi pi.ni.si [n] perahu layar tradisional dr daerah Bone atau Buton, Sulawesi Selatan yg mempunyai dua tiang layar utama dan mempunyai tujuh buah layar, yaitu tiga di ujung depan, dua di depan, dan dua di belakang, digunakan untuk pengangkutan barang antarpulau
pistom pis.tom [n Bio] struktur yg terletak di depan atau di tempat mulut yg terdapat pd berbagai hewan vertebrata, spt pd kaki seribu
poleng po.leng [Jw] (1) a bercorak kotak-kotak, spt papan catur; (2) Sd n garis-garis hiasan (msl pd kain, tikar)
pondong pon.dong [n] atap atau para-para pelindung (tanaman yg baru tumbuh dr panas matahari atau hujan) [v] , me.mon.dong v membawa anak, seseorang, atau sesuatu dng meletakkannya di atas kedua belah tangan di depan dada
ponil po.nil [n] kotak pigura: semua dinding candi dihiasi -- yg berjumlah 1.300 buah
portal por.tal [n] (1) pintu gerbang; gapura; (2) jalan (pintu) masuk ke dl tambang bawah tanah, terowongan, jembatan, dsb; (3) gang (beranda dsb) lebar di depan kamar-kamar dl rumah, gedung, dsb; (4) cak tonggak atau palang yg dipasang di ujung gang (jalan) untuk menghalangi masuknya kendaraan tertentu
pos [n] (1) jawatan yg menyelenggarakan kirim-mengirim barang, surat, uang, dsb: pegawai --; dikirim melalui --; (2) kantor tempat kirim-mengirim surat, uang, dsb; kantor pos: ia pergi ke (kantor) -- untuk membeli perangko; (3) surat-surat dsb yg dikirim dng perantaraan pos: kartu (surat, warkat) --; tukang (pengantar) -- , pegawai pos yg mengantarkan surat-surat; (4) ark kereta (kuda) pengangkut surat dsb (pd zaman dahulu); kereta pos; kuda pos: kami menumpang kereta -- dr Semarang; (5) ark tempat perhentian kereta pos (pd zaman dahulu): tiba di -- , kusir kereta pos mengganti kudanya dng yg masih segar; (6) cak perhentian (kereta api, trem dsb): rumah mereka di belakang -- lama [n] (1) tempat penjagaan (tentara, polisi, pengamat gunung berapi, dsb): dua regu ditempatkan di -- terdepan; (2) tempat kedudukan (orang yg melakukan tugas dsb): dokter-dokter harus selalu siap di -- masing-masing; (3) cak tempat berkumpul; tempat anggota sekelompok [n] (1) jumlah uang yg disediakan untuk suatu keperluan (jawatan dsb); (2) bagian mata anggaran belanja
pra- [bentuk terikat] sebelum; di depan: prasejarah
pramutamu pra.mu.ta.mu [n] petugas kantor bagian depan hotel yg tugas utamanya mengantarkan tamu ke kamar
prapalatal pra.pa.la.tal [n Ling] bunyi palatal yg diartikulasikan di bagian depan palatum
pre- [bentuk terikat] sebelum; di depan: prematur; preambul
preasetabulum pre.a.se.ta.bu.lum [n] yg terletak di depan mangkuk sendi panggul
premolar pre.mo.lar [n] geraham depan
preposisi pre.po.si.si [n Ling] kata yg biasa terdapat di depan nomina, msl, dari, dengan, di, dan ke
preseden pre.se.den [n] hal yg telah terjadi lebih dahulu dan dapat dipakai sbg contoh: inilah saatnya menciptakan langkah-langkah yg adil sbg -- untuk masa depan
pro- [bentuk terikat] sebelum; di depan (terletak di depan): prolog; protoraks
produsen pro.du.sen [n] penghasil barang: Dewan Timah Internasional beranggotakan negara-negara -- dan konsumen timah seluruh dunia
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
protoraks pro.to.raks [n Zool] ruas pertama (terdepan) pd bagian toraks tubuh serangga
publisis pub.li.sis [n] (1) ahli dl bidang publikasi; (2) penyiar berita; wartawan: hari depan para -- lulusan Perguruan Tinggi Publisistik sangat cerah
pul [n] (1) kelompok bertanding (dl pertandingan olahraga): juara -- A ialah regu Brazil; (2) tempat mengumpulkan atau memusatkan sesuatu: mobil itu mogok persis di depan -- bus PPD
punjung pun.jung [n] (1) anyaman dr bilah, spt para-para atau lengkung, tempat menjalarkan tanaman; (2) rumah kecil (di kebun dsb) yg diberi tanaman menjalar: duduk-duduk di dl -- taman bunga , me.mun.jung v menganjur; membusung (ke depan) [Jw] pun.jung.an n pemberian hadiah, berupa makanan sewaktu punya hajat dsb: ia berterima kasih atas ~ yg diberikan oleh tetangga yg punya kerja itu
puting susu bagian susu atau buah dada pd ujung depan yg berbentuk bulat kecil (biasanya berwarna hitam atau cokelat); pentil
ram [n] tiruan bunyi deram [n] (1) pemidangan; (2) kawat yg dijalin berkotak-kotak (sbg penutup jendela, ventilasi, dsb); (3) cak jendela [Lihat {eram}]
rangkiang rang.ki.ang [Mk n] bangunan bertiang empat, biasanya berbentuk gonjong, berada di depan rumah gadang, tempat menyimpan padi
rekto rek.to [n] (1) halaman sebelah kanan pd buku atau naskah terbuka, biasanya bernomor halaman ganjil; (2) sisi pertama pd kertas cetak atau bergaris jika dilipat dan dijilid; bagian depan atau bagian muka lembaran kertas cetakan
reumatismos reu.ma.tis.mos [n Dok] cairan busuk berasal dr otak yg menyebar ke sendi dan bagian tubuh lain serta menimbulkan rasa nyeri
robot ro.bot [Jw v] , me.ro.bot v berbunyi mendedas (spt mercon, senapan) [n] (1) alat berupa orang-orangan dsb yg dapat bergerak (berbuat spt manusia) yg dikendalikan oleh mesin; (2) ki orang yg menurut saja perintah orang lain: pakailah otakmu, jangan menjadi -- saja; (3) ki orang yg bertindak tanpa pikiran dan perasaan
rodok ro.dok [v] me.ro.dok v (1) menikamkan atau menusukkan (barang yg panjang) ke atas atau ke depan; menjolok; (2) kas meniduri [v] , me.ro.dok v berlari dng menjulurkan leher ke muka (spt angsa hendak menyudu); (2) berbuat sesuatu dng membabi buta
rumah geretan kotak geretan; (2) rumah kecil yg sangat sederhana
rusak ru.sak [a] (1) sudah tidak sempurna (baik, utuh) lagi: banyak rumah yg -- krn gempa; (2) ki luka-luka; bercalar-calar; calar balar: pemain kesebelasan kita banyak yg -- dl pertandingan final itu; (3) ki busuk: ditemukan mayat yg sudah --; (4) ki tidak dapat berjalan lagi (tt mobil, mesin): mobil saya -- lagi hari ini; (5) ki tidak beraturan lagi (tt bahasa, adat): adat yg sudah --; dng bahasa yg -- orang asing itu menanyakan alamat hotel yg ditujunya; (6) ki tidak utuh lagi (perkawinan): perkawinannya sudah lama --; (7) ki terganggu (ingatannya): -- ingatannya krn gegar otak itu; (8) hancur; binasa: -- negeri itu krn pengeboman yg dahsyat; (9) ki tidak baik: namanya sudah -- di mata masyarakat
rusuk ru.suk [n] (1) sisi; samping; lambung (sebelah tubuh dsb): kandang kerbau itu bersambung dng -- rumah; (2) tepi; pinggir; (3) iga (tulang-tulang dr tulang belakang ke tulang dada) [n] rumah untuk sementara waktu (di Mentawai) [n Olr] pemain depan yg ditempatkan di bagian samping atau sayap (dl permainan sepak bola): serangan dr -- kanan
sabel sa.bel [n ] (1) pedang; (2) alat atau senjata dl olahraga anggar, terbuat dr besi, berbentuk panjang kecil yg bagian depannya lancip, digunakan untuk menusuk dan memarang dng bidang sasaran terbatas, biasanya hanya untuk putra
sadar sa.dar [a] insaf; merasa; tahu dan mengerti: kita harus -- bahwa hidup ini penuh perjuangan; (2) v ingat kembali (dr pingsan dsb); siuman: orang yg pingsan tadi kini sudah --; (3) v bangun (dr tidur): tengah malam dia -- dr tidurnya krn bermimpi buruk [Ar n] (1) dada; bagian depan; (2) permulaan; pendahuluan
saking sa.king [p cak] kata depan untuk menandai sumber atau sebab; eksesif; krn sangat: ia terdiam -- bingungnya; -- sakitnya, ia menangis sejadi-jadinya
salur pelanggan [Telekom ] saluran yg menghubungkan kotak pembagi dng rumah pelanggan
sambang api-api kotak tempat geretan
sampai sam.pai [v] (1) mencapai; datang; tiba: setelah berjuang melawan badai, akhimya perahu kami -- di pantai dng selamat; kami -- di Bandung malam hari; (2) berbatas: kedalaman sungai hanya -- lutut; (3) terlaksana (tt cita-cita, harapan, niat, dsb); tercapai: mudah-mudahan cita-citamu --; (4)cukup: gaji kami tidak -- untuk hidup satu bulan; (5)lebih dr: harganya tidak -- seratus rupiah; (6)hingga: buku itu dibacanya -- tamat; perjanjian itu berlaku -- tahun depan; (7) mencapai tujuan; tamat: sekolahnya tidak -- [v] , me.nyam.pai.kan v menyampirkan; menggantungkan: Ibu -- cucian basah pd tali jemuran
sang [p] (1) kata yg dipakai di depan nama orang, binatang, atau benda yg dianggap hidup atau dimuliakan: -- Arjuna, -- Kancil; -- Dwiwarna; -- nasib; (2) kata yg dipakai di depan nama benda untuk berolok-olok: -- suami
sangai sa.ngai [n] tudung kukusan; tudung saji yg kasar (msl dr daun nipah atau daun mengkuang) [Mk] , ber.sa.ngai v memanaskan badan di dekat api; berdiang; berjemur: krn kedinginan anak itu -- di depan tungku
santai san.tai [a] bebas dr rasa ketegangan; dl keadaan bebas dan senggang: ia duduk dng -- di teras depan rumahnya
saraf motoris saraf yg mengirimkan inpuls dr otak atau dr saraf tulang punggung ke otot atau kelenjar untuk bersekresi
saraf optik saraf yg menghubungkan selaput jala dng pusat penglihatan pd otak manusia
saraf sensoris saraf yg mengirimkan impuls dr alat indra ke otak
saraf tulang punggung himpunan sel dan serabut saraf yg terdapat di sepanjang tulang punggung yg menghubungkan otak dng semua bagian tubuh
sawan babi penyakit ayan; epilepsi; gila babi; -- bangkai penyakit yg ditandai dng mendadak jatuh pingsan krn darah masuk ke otak, apopleksi
sayak sa.yak [Jw n] (1) baju perempuan yg bermodel atau berpotongan terusan, tidak terdiri atas dua bagian; (2) gaun; pakaian yg dikenakan di bawah baju, bagian depan dibuat dr kain putih berlipat-lipat [Mk n] tempat air minum yg terbuat dr tempurung kelapa; separuh tempurung
sayap kanan (kiri) golongan partai kanan (kiri); (2) pemain depan sebelah kanan (kiri) pd permainan sepak bola; (3) barisan sebelah kanan (kiri); (4) bagian sebelah kanan (kiri dr rumah, bangunan, dsb
sebagai se.ba.gai [p] kata depan untuk menyatakan hal yg serupa; sama; semacam (itu): perabot rumah tangga ialah kursi, meja, lemari, dan -- nya; (2) kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; seakan-akan; seolah-olah: kelakuannya -- orang udik masuk kota; (3) adv seharusnya; sepatutnya; sewajarnya; semestinya: ia diperlakukan dng -nya; (4) p jadi (menjadi): ia diangkat -- gubernur; (5) kata depan untuk menyatakan status; berlaku seperti; selaku: -- orang tua, ia harus bertanggung jawab atas anak-anaknya lihat bagai
segan-segan se.gan-se.gan [n] burung, Caprimulgus indicusjotaka [a] malu-malu; takut-takut: dng -- ia maju ke mimbar dan berdiri menunduk tersipu di sana
sekilwak se.kil.wak [Bld n] pengawal (yg menjaga di depan istana, benteng, dsb)
sel keranjang sel pd otak kecil yg aksennya bercabang-cabang, membentuk sarang mirip keranjang; (2) sel panjang berbentuk kumparan yg terdapat di antara sel kelenjar dan membran dr kelenjar keringat dan kelenjar ruang mulut
selawah se.la.wah [n] kotak berongga untuk tempat meletakkan bilah-bilah saron atau alat gamelan sejenis; pangkon
selonjor se.lon.jor [v] ber.se.lon.jor v duduk dng kaki terjulur lurus ke depan: ia ikut -- di samping si pembaca buku yg duduk bersila di atas tikar plastik
sendok bebek sendok bergagang pendek, bagian depannya lebih cekung dp sendok biasa, bentuknya spt paruh bebek (biasanya untuk menyendok bubur)
sepeda jengki sepeda yg tidak mempunyai palang di antara roda depan dan roda belakang, biasanya sadelnya lebih tinggi dp setangnya
sependekap se.pen.de.kap [n] sepemeluk; sepemelukan: pohon di depan itu besarnya ~
serdih ser.dih [a] tampak menonjol (menganjur) ke depan (tt perut, dada)
serebrospinal se.reb.ro.spi.nal [a] berkenaan dng otak dan sumsum tulang belakang
serebrum se.reb.rum [n] otak yg mengisi rongga tengkorak bagian atas; otak besar
serendeng se.ren.deng [a] (1) sendeng; miring sebelah; tinggi sebelah; sedeng; (2) ki kurang waras otaknya: ia memang agak -- , tidak dapat dipegang omongannya
serondok se.ron.dok [a] ter.se.ron.dok a (1) mencuar; menjulang; (2) menganjur ke depan
setengah se.te.ngah [num] (1) seperdua; separuh: anak laki-laki itu mendapat ~ dr harta warisan ayahnya; (2) sebagian; sejumlah: ~ dr jumlah penduduk desa masih hidup di bawah garis kemiskinan; (3) belum sempurna: nasi itu ~ masak; (4) ki agak gila; kurang waras (pikiran, otak, akal): ia masih berbicara melantur, tidak berpendirian, tetap spt orang ~ saja
setentang se.ten.tang [p] berhadapan benar; dekat di depan (di atas dsb): ia duduk ~ dng saya
setimbang se.tim.bang [a] (1) sama beratnya: beban di depan harus ~ dng beban di belakang; (2) sama kedudukannya; setara (sederajat dsb); (3) seimbang; setimpal; sebanding; sepadan: ia diberi penghargaan yg ~ dng jasanya; (4) mantap (tidak goyang, tidak berubah); stabil: keadaan ekonomi dewasa ini tidak ~
si [p] (1) kata yg dipakai di depan nama diri (pd ragam akrab atau kurang hormat): -- Achmad; -- Rukiah; (2) kata untuk mengkhususkan orang yg melakukan atau terkena sesuatu: -- pengirim; -- penipu; -- tertuduh; (3) kata yg dipakai di depan nama orang untuk merendahkan diri: -- Beni; -- Joni; (4) kata yg dipakai di depan kata sifat untuk timang-timangan, pujian, panggilan, ejekan, dsb yg menyatakan bahwa yg disebut itu mempunyai sesuatu atau menyerupai sesuatu yg sama dng sebutan itu: -- belang; -- celaka; -- durhaka; -- manis; -- tolol; (5) kata yg dipakai pd berbagai-bagai nama tumbuhan atau binatang: -- dingin; -- gasir; -- kedidi; -- tawar; (6) bentuk terikat yg lazim didahului ber- (menjadi bersi- atau berse-) yg menyatakan: (a) berbuat dirinya menjadi; melakukan dirinya menjadi: bersibisu, bersitegang; (b) saling (dl bentuk kata kerja ber-...-an); msl bersikutat, berkutat-kutatan; bersipandang, berpandang-pandangan [p cak] (1) tah; kah; gerangan; agaknya; sih: apa -- yg dicari; siapa -- yg dikata-katai itu; (2) memang; sebenarnya; sih: bagus -- bagus, tapi mahal; tidak apalah, saya -- tidak salah [n Mus] nada ke-7 pd urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dng angka 7
sibernetika si.ber.ne.ti.ka [n] ilmu pengetahuan tt komunikasi dan pengawasan yg khususnya berkenaan dng studi bandingan atas sistem pengawasan otomatis (spt sistem saraf dan otak)
sif [n cak] masuk atau bekerja, giliran dl pabrik dsb, baik masuk pagi, siang maupun malam: minggu ini ia mendapat giliran -- malam, minggu depan siang lagi
singa si.nga [n] binatang buas, bentuknya hampir sama dng macan, pd singa jantan terdapat bulu panjang di muka (sebagian kepala bagian depan); Felis leo
sitinggil si.ting.gil [Jw n] bangunan terbuka yg lantainya tinggi, merupakan bagian bangunan keraton yg terdepan (biasa digunakan untuk menghadap raja)
sodor so.dor , me.nyo.dor.kan v (1) menganjurkan; merodokkan ke depan: dia -- bambu runcing; dia -- lengan dan kakinya ke depan; (2) menyorongkan; memberikan; mengulurkan (tangan): ia -- pepaya kpd tamunya; kami -- uang Rp3.000,00 untuk membayar becak; (3) mengajukan (menawarkan dsb setengah memaksa): pihak buruh -- tuntutan kenaikan gaji tiga kali lipat kpd pimpinan perusahaan [Jw n] tombak (bambu dsb) panjang
sorong so.rong [v] bergeser maju: kotak --; pintu --; (2) v tolak; dorong: air -- buih, air pasang turun
stopkontak stop.kon.tak [n] tempat menghubungkan arus listrik; tempat steker ditusukkan; kotak kontak
striker stri.ker [n] pemain bagian depan atau ujung tembak dl olahraga (msl sepak bola): -- kesebelasan ini dinilai bermain bagus tanpa terpengaruh cedera lutut yg masih dideritanya
stroke stro.ke [n] serangan otak, biasanya disertai dng kelumpuhan
sulah su.lah [a] sedikit berambut (berbulu); botak; gundul: ayam --; gunung --
sungkuk sung.kuk [v] ter.sung.kuk v menunduk-nunduk (membungkuk-bungkuk): ia -- mengantuk di depan televisi
sungsang sung.sang [a] (1) terbalik (yg di atas menjadi di bawah, yg di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dsb): dl pertunjukan akrobat itu anak-anak senang melihat orang berjalan --; orang tua itu bertapa --; (2) kaki di bawah, kepala di atas (tt kedudukan bayi yg hendak lahir: tidak sedikit anak yg lahir -- lihat kembang
suram su.ram [a] (1) kurang terang (tt cahaya); kurang kuat cahayanya: bulan pun -- seakan-akan ikut bersedih; (2) redup, berawan, mendung (tt cuaca): hari pun --; (3) kusam atau kuyu (tt mata): matanya sangat -- , seakan-akan sudah lepas nyawa dr tubuhnya; (4) muram tidak berseri-seri (tt muka): -- saja mukanya sehari ini; (5) tidak bening (tt kaca, intan, dsb); tidak berkilauan (tt emas, perak, dsb); buram; (6) ki susah (tt kehidupan); tidak tentu (tt nasib, masa depan, dsb): hidupnya semakin hari semakin --; masa depannya --; (7) ki tidak nyata dl ingatan atau pikiran: ingatan kpd tunangannya makin lama makin --
susul su.sul [v] me.nyu.sul v (1) mengikuti atau mengejar sesuatu yg di depan: dl perlombaan itu, ia dapat -- lawan-lawannya; (2) datang kemudian; mengikuti: pertanyaan dikirim dahulu, jawaban -- kemudian; berangkatlah kamu dahulu, sebentar lagi saya -- ke sana; (3) memperbaiki suatu keterbelakangan (msl dl pekerjaan, pelajaran, dsb) dng tindakan dan perbuatan spt bekerja atau belajar lebih rajin; mengerjakan sesuatu agar jangan ketinggalan: dng susah payah dapat juga ia -- ketinggalannya dl pelajaran-pelajaran di sekolah yg baru dimasukinya; (4) menurut atau mengikuti (jejak dsb); mengusut (menyelidiki) untuk menemukan sesuatu: sulit sekali -- jejak kelahiran Gajah Mada; (5) menyambung (isi) surat yg terdahulu: surat ini kami kirim -- telegram yg kemarin
tabung ta.bung [n] (1) bambu seruas atau lebih (untuk menaruh sesuatu); bumbung; (2) tempat sesuatu yg bentuknya spt bumbung; (3) bis (kotak surat dsb); (4) celengan (tempat menyimpan uang); (5) Tek silinder (dl mesin)
tabung pemilihan bumbung tempat memasukkan lidi yg dipakai sbg ganti surat pemilihan; (2) kotak tempat memasukkan surat suara
tabung surat kotak surat
tahu-tahu ta.hu-ta.hu [adv] dng tidak diduga-duga; tanpa diketahui lebih dahulu; tiba-tiba: ~ dia sudah muncul di depan kami
tajam ta.jam [a] (1) bermata tipis, halus, dan mudah mengiris, melukai, dsb (tt pisau, pedang, dsb): -- spt pisau cukur; (2) runcing; berujung lancip: tongkat yg berujung --; sudut yg --; kelok jalan yg --; (3) lekas dapat melakukan sesuatu (melihat, mendengar, mencium bau, merasa, dsb): kucing itu -- penglihatannya; (4) kelihatan galak (tt pandangan): matanya memandang dng -- nya; (5) pedas atau keras (tt perkataan, kritik, dsb): mendapat kritik yg sangat --; (6) mudah menangkap atau mengerti (tt akal, pikiran, dsb): kurang -- otaknya; (7) mudah dapat melukai atau menyakiti: air sabun ini -- benar, barangkali banyak sodanya; (8) (sangat) nyata, jelas, dsb: terdapat perbedaan pendapat yg -- antara mereka; gambar di layar televisi itu kurang --; (9) cerdas (tt pikiran): pikirannya --
takwa tak.wa [n] (1) terpeliharanya diri untuk tetap taat melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya; (2) keinsafan diri yg diikuti dng kepatuhan dan ketaatan dl melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya; (3) kesalehan hidup [n] baju model Cina, leher tertutup tinggi, belakangnya tidak simetris, berkancing sampai ke leher dan bersaku dua yg terletak pd bagian depan bawah
tambur tam.bur [n] alat musik pukul, berbentuk bundar, dibuat dr kulit yg diberi berbingkai; genderang: barisan pemukul -- berjalan paling depan
tampang muka bentuk muka kalau dilihat dr depan
tampil tam.pil [v] (1) melangkah maju (ke muka, ke depan): para pemenang dipersilakan -- ke depan untuk menerima hadiah; (2) menampakkan diri; muncul: dl tahap akhir -- tiga orang calon ketua
tandem tan.dem [n] (1) sepeda yg dinaiki dua orang atau lebih dng duduk berurut ke belakang dan semuanya turut mengayuh; (2) pesawat (tempur) untuk dua orang, satu di depan (sbg pilot) satu di belakangnya
tanduk lok bagian kepala kereta api yg sebelah depan
tapak catur kotak-kotak pd papan catur
tarung ta.rung [v] ber.ta.rung v 1 ~ dng berantuk; berlanggaran; berbenturan: hampir saja kepalanya ~ dng pintu; (2) berlaga; berkelahi; bertempur (berperang dsb): raja menyambut prajuritnya yg baru kembali ~ melawan musuh; (3) bertanding (berlomba dsb): kesebelasan A akan ~ melawan kesebelasan B; (4) berbantah; berdebat: kedua orang itu ramai ~ di depan hakim
tata kota pola tata perencanaan yg terorganisasi untuk sebuah kota dl membangun, msl jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal agar kota itu tampak apik, nyaman, indah, berlingkungan sehat, dan terarah perluasannya pd masa depan
tebah te.bah [v] me.ne.bah v (1) memukul sesuatu dng barang yg pipih: ~ air dng dayung; ~ kasur; ombak ~; (2) Olr memukul dng memegang tangan bagian depan; (3) menebahkan
telentang te.len.tang [adv] (terbaring, terletak, dsb) dadanya atau bagian depannya menghadap ke atas: ia yg mula-mula -- itu, membalikkan badannya; tidur --
temberang haluan temberang yg berada di sebelah depan kapal
tembus tem.bus [v] (1) berlubang sampai ke sisi yg lain; tembuk: meskipun berlapis baja, -- juga oleh peluru; (2) masuk sampai (ke luar) ke; melantas: pisau yg ditusukkan ke dadanya -- sampai ke tulang belikat; (3) merembes (meresap) ke sisi yg lain: adukan tembok yg berbatasan dng kamar mandi harus lebih tebal dan lebih banyak semennya agar tidak -- ke kamar sebelahnya; disarapi kain karet agar air kencing jangan -- ke kasur; (4) terobos (tt barisan, pertahanan, dsb): pertahanan yg terdepan sudah --; (5) kena benar (tt dugaan, ramalan, dsb): -- terkaannya
tempurung jantan belahan tempurung sebelah atas (belahan tempurung yg terletak di bagian atas jika buah kelapa itu tergantung tangkainya): -- kepala tulang kepala (yg melindungi bagian isi kepala, terutama otak); batok kepala; tengkorak; cranium
tendangan gawang ten.dang.an gawang [Olr] sepakan di depan gawang sendiri krn bola yg melewati garis gawang telah menyentuh kaki lawan: ~ gawang yg melambung tinggi dan masuk daerah lawan dilakukan oleh pemain belakang; ~ kanon tendangan jarak jauh yg sangat cepat (dl sepak bola): pemain tengah membuat ~ kanon dr jarak 20 m untuk membuat gol pertamanya
tengkorak teng.ko.rak [n] bagian yg keras dan bertulang dr kepala dan berfungsi melindungi otak; tulang kepala; kranium
tentang ten.tang [p] (1) hal; perihal: ia tidak tahu apa-apa -- perkara itu; (2) terhadap: sikapnya -- pembentukan lembaga itu masih belum jelas; (3) dekat di depan (muka); berhadapan dng; tepat berseberangan: ia berdiri di -- jendela; (4) tepat (lurus) di atas: matahari sekarang berada -- kepala kita; (5) kira-kira (pd); kira-kira (di): kain panjangnya diikat di -- pinggang di luar kebayanya; (6) mengenai: pendapatnya -- masalah itu belum diumumkan
tenuk te.nuk [n] binatang menyusui, tubuhnya menyerupai babi hutan, punggung membulat dan menurun ke depan, warna bulu badan bagian depan (perut dan kaki) hitam, sedangkan bagian lain keputih-putihan; tapir; kuda air; badak babi; Tapirus indicus
tepas te.pas [n] anyaman bambu (gedek atau bilik) untuk dinding, tutupan, sekat, dsb [n] serambi depan; beranda depan: di bagian lain dr -- itu membentuklah kelompok-kelompok yg sedang asyik mengobrol [n] arah (penjuru, batas): empat -- dunia [a] (1) penuh sekali (tt isi peti, koper, dsb): penuh --; (2) sarat (tt muatan): sarat --
terambau ter.am.bau [v] terjatuh ke depan
teras te.ras [n] (1) bagian kayu yg keras; inti kayu: pd irisan penampang kelihatan -- yg dikelilingi lingkaran-lingkaran kayu yg dapat menunjukkan umurnya; (2) ki intisari; isi yg terutama; sesuatu yg terbaik; sesuatu yg terpenting: pasukan --; pejabat -- [n] (1) semen yg dibuat dr serbuk tanah yg keras (tanah cadas); (2) batuan berbentuk silinder yg dipotong dng mata bor khusus, untuk mempelajari formasi tempat batuan itu diambil; batu inti; (3) Geo tanah yg berasal dr letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yg dicampur dng kapur [n] (1) bidang tanah datar yg miring; bidang tanah yg lebih tinggi dp yg lain (biasanya ditumbuhi rumput): pd -- yg lebih tinggi berdiri istana, sedangkan pd -- di bawahnya terbentang taman yg luas; (2) tanah atau lantai yg agak ketinggian di depan rumah: -- di bagian muka gedung itu dipenuhi dng pot-pot bunga yg indah; -- untuk tempat mimbar pemimpin upacara; (3) atap rumah yg datar (biasanya diberi pagar di pinggirnya); (4) landasan yg lebih tinggi dp tanah sekelilingnya untuk landasan candi (tempat berjalan-jalan atau tempat duduk-duduk); (5) bagian dr gili-gili di muka restoran yg diisi dng kursi untuk duduk-duduk; (6)keadaan tanah persawahan dsb yg bertangga-tangga dr atas ke bawah
terbalik ter.ba.lik [v] tidak sengaja membalik; sudah membalik; (2) a dl keadaan atau berkedudukan berlawanan dr yg biasa (yg di bawah menjadi di atas, yg di belakang menjadi di depan, yg di dalam menjadi di luar, dsb)
terdorong ter.do.rong [v] (1) tertolak ke depan atau ke belakang; tersorong; (2) teranjur; terlebih ke depan; (3) terdesak (terpaksa) hingga mau berbuat sesuatu: ia berbuat itu krn ~ oleh keadaan; ~ oleh keinginan yg kuat untuk maju, ia bekerja keras tidak mengenal waktu
terguyur ter.gu.yur [v] tersiram: orang yg lewat itu ~ air sewaktu saya menyiram tanaman di halaman depan rumah
terhadap ter.ha.dap [p] kata depan untuk menandai arah; kepada; lawan: ia segan ~ ayahku; tindakan ~ musuh sangat kejam
terhina ter.hi.na [v] dihinakan; direndahkan: ia merasa ~ dicaci maki di depan kawan-kawannya
terik te.rik [a] (1) amat; sangat (tt panas matahari): panas -- , panas sekali; (2) sempit dan tegang mengikat (tt seluar, ikatan, dsb): ikatan kotak sabun itu sangat -- sehingga susah membukanya; (3) penuh padat (tt sesuatu yg dijejal, diasak, dsb): tali itu diikatnya dng --
terjang ter.jang [v] (1) tendang; sepak (terutama ke depan atau ke bawah dng tapak kaki); (2) serang
terjerongkong ter.je.rong.kong [v] jatuh ke depan dan tertelungkup
terpancang ter.pan.cang [v] (1) sudah dipancang (tt tonggak, tiang pancang): beberapa tiang bendera ~ di depan gedung Sekretariat ASEAN; (2) sudah dipasangi pancang; sudah dipagar (dibatasi dsb) dng pancang: lahan untuk kompleks Perumnas itu sudah ~; (3) terpampang: di ruang tamu ~ lukisan almarhum Jenderal Sudirman; (4) berdiri tegak; terpaku; tertegun: orang asing itu ~ ketika melihat Candi Borobudur; (5) ki berurat berakar teguh-teguh: ajaran agama ~ dl kalbu umat Islam
tertidur ter.ti.dur [v] (1) (sudah) tidur; mulai tidur: Upik sudah ~; (2) tidak sengaja tidur: semalam ia ~ di depan pesawat televisi
tertumbuk ter.tum.buk [v] (1) terlanggar; tertubruk; terbentur: pot bunga yg bagus itu pecah ~ sepeda motor yg lewat di depan rumahnya; (2) sudah ditumbuk; sudah dilumatkan, dsb: setelah ~ semua gabah yg di dl gudang itu, barulah lega hatiku; (3) tergocoh; terpukul; tertinju: muka orang yg melerai perkelahian itu ~ beberapa kali; (4) terjumpa (pd, dng); tersuntuk; sampai (pd); jatuh di; timbul (tembus; tersembul) di: ~ akal; ~ pandangan
tertunggik ter.tung.gik [v] (1) tidak sengaja tunggik; terjungkir: kasihan benar anak itu jatuh ~; (2) dapat dibengkokkan ke depan (tt punggung)
terum te.rum [kl v] berlutut dng kedua kaki depan atau dng keempat kaki (tt binatang besar, spt gajah, unta, lembu); derum
tiang topang tiang depan (di kapal)
tirai matahari tirai yg terbuat dr bahan tebal, digunakan untuk menahan panas matahari, biasanya dipasang di teras, di depan jendela, dsb
tolakan to.lak.an [n] (1) desakan ke depan (ke samping); sorongan; dorongan; (2) sesuatu yg sudah ditolak; tampikan; (3) potongan (harga dsb)
tonggos tong.gos [Jk a] menonjol (tt gigi depan); jongong: ia tertawa memperlihatkan sederetan giginya yg --
trekbal trek.bal [n] pemindahan bola dr samping-depan ke tengah untuk diteruskan ke gawang lawan; umpan balik: ia membuat -- manis sehingga kawannya berhasil menendangnya tepat ke arah gawang lawan
tromol pos kotak pos
truk boks truk yg baknya berupa kotak tertutup dan berpintu
tulak tu.lak [n] motif kain berbentuk kotak-kotak, dng warna hitam putih
tulang kering tulang depan pd kaki bawah
tunduk tun.duk [v] (1) menghadapkan wajah ke bawah, condong ke depan dan ke bawah (tt kepala); melengkung ke bawah (tt malai padi); (2) ki takluk; menyerah kalah: bendera putih sbg tanda --; (3) ki patuh; menurut (tt perintah, aturan, dsb): semua anggota harus -- kpd peraturan yg telah dibuat bersama
tunggang-tungging tung.gang-tung.ging [n] perbedaan antara sarat depan dan sarat belakang
tunggik tung.gik [a] (1) tungging; (2) bongkok ke depan (tidak lurus) tt punggung: nenekku sudah --
tungging tung.ging [v] me.nung.ging v membungkuk dng kepala ke bawah dan pantat terangkat ke atas (tt perahu, kapal, dsb); terjungkir (bagian depan ke bawah dan bagian belakang terangkat ke atas); menukik lurus ke bawah (tt pesawat terbang dsb) [n] hari keempat sejak hari ini; sesudah tulat; tubin
tusuk kontak alat listrik untuk dimasukkan ke dl kotak-kotak guna menutup atau membuka rangkaian listrik
udang [n] binatang tidak bertulang, hidup dl air, berkulit keras, berkaki sepuluh, berekor pendek, dan bersepit dua, pd kaki depannya; Crustacea
udang regang udang yg masih segar, berwarna kuning kehijau-hijauan, dapat menyesuaikan diri dng lingkungan, panjangnya 7 cm, tanduk moncong lurus ke depan, sepit berbulu spt permadani; Macrobrachium Sintangense
uhu [n] burung hantu, termasuk ordo Strigiformes, memiliki jambul di telinga, bermata kuning besar, keduanya mengarah ke depan; Bubo
ujung lidah bagian lidah sebelah depan sekali
ulap-ulap [n] bubur atau kolak dng santan, keladi, dan pisang dicampur gula [Jk v] (1) melambaikan tangan untuk memanggil; (2) memainkan tangan ke depan mata seakan-akan melihat jauh (tt gerak tari)
ulat jengkal ulat yg berjalan spt gerak tangan ketika mengukur jengkal demi jengkal, yakni dng cara menggulung ujung belakang tubuhnya ditarik ke bagian ujung depan, kemudian ujung depan maju (bergerak demikian krn tidak berkaki pd bagian tengah tubuhnya), jika diganggu berposisi turus spt rentang; Geometridae
untuk un.tuk [p] (1) kata depan untuk menyatakan bagi ...; bagian: ini -- ku, yg itu -- mu; (2) sebab atau alasan: -- kesalahan itu, ia dihukum dua tahun; -- semua itu, ia mau berkorban; (3) tujuan atau maksud; bagi: lemari -- (menyimpan) pakaian; pakaian -- segala usia; (4) penggantian (sbg ganti ...); (disediakan, dipergunakan, dipakai) sbg ...: peti itu dipakai -- meja makan; diberi pisau -- senjata; (5) selama: -- beberapa bulan ia terpaksa istirahat di rumah sakit; (6) sudah: -- ketiga kalinya saya memperingatkan [Mk n] bagian dr milik yg dibagi-bagikan [n] kemaluan perempuan (kata penghalus)
uraian urai.an [n] (1) keterangan atau penjelasan mengenai suatu hal: ~ mengenai candi itu belum pernah diterbitkan; (2) keterangan panjang lebar: ~ tt pajak bumi dan bangunan telah dikemukakan oleh Direktur Pajak di depan para petugas pajak
urat saraf struktur jaringan urat yg menghubungkan otak dng semua bagian tubuh, yg membawa perasaan tertentu ke otak dan mengirimkan berita dr otak ke bagian tubuh yg lain; tali rasa; asabat: ketika ia jatuh dr sepeda motor, kepalanya membentur batu sehingga -- sarafnya terganggu
variasi morfofonemis perubahan wujud fonemis dr morfem, msl morfem [ber-] berwujud sbg [be-] di depan dasar yg diawali /r/, (bel-) di depan morfem ajar dan [ber-] dl posisi lain
vaskulum vas.ku.lum [n] kotak spesimen botani
ventrikel ven.tri.kel [n Dok] (1) rongga kecil; (2) rongga pd otak; (3) bilik utama jantung
ventrikulus ven.tri.ku.lus [n] bilik jantung atau bilik otak
verstek ver.stek [a Huk] tidak hadir (di depan hakim)
visi vi.si [n] (1) kemampuan untuk melihat pd inti persoalan; (2) pandangan atau wawasan ke depan: seluruh rakyat mempunyai -- yg sama mengenai perjuangan bangsa; (3) kemampuan untuk merasakan sesuatu yg tidak tampak melalui kehalusan jiwa dan ketajaman penglihatan; (4) apa yg tampak dl khayalan; (5) penglihatan; pengamatan
visioner vi.si.o.ner [n] orang yg memiliki khayalan atau wawasan ke depan
vokal pusat vokal yg dihasilkan dng lidah dl posisi tidak di depan dan tidak di belakang
vokal sempit vokal yg diartikulasikan dng mulut terbuka sedikit dan dng lidah diangkat ke depan atau belakang
voli vo.li [n] permainan olahraga bola, terdiri atas dua regu yg masing-masing beranggotakan enam orang, bola dipukul dng (kedua) tangan ke arah lawan (dibatasi jaring tinggi) dng tidak membiarkan bola jatuh ke tanah
wajah wa.jah [n] (1) bagian depan dr kepala; roman muka; muka: ketika aku datang tampak -- ibunya berseri-seri; (2) tokoh (pemain dsb): -- baru; (3) ki apa-apa yg tampak lebih dulu: Jakarta adalah -- Indonesia; (4) gambaran; corak: -- remaja sekarang tidak menggembirakan, apalagi dng banyak yg terlibat penggunaan obat terlarang
wakil wa.kil [n] (1) orang yg dikuasakan menggantikan orang lain: Paman bertindak sbg -- ayah dl persidangan itu; (2) orang yg dipilih sbg utusan negara; duta: dia merupakan salah seorang -- Indonesia dl perebutan Piala Thomas; (3) orang yg menguruskan perdagangan dsb untuk orang lain; agen: ia sbg -- tunggal di kotanya; (4) jabatan yg kedua setelah yg tersebut di depannya: -- ketua
wig [n] rambut tiruan (rambut buatan, rambut palsu) sbg penutup kepala: untuk menutupi kepalanya yg botak, terpaksa dia memakai --
wijen wi.jen [n] (1) tumbuhan suku biji-bijian dng tinggi mencapai 2 m, buahnya berbentuk kotak lonjong, bijinya kecil-kecil mengandung minyak untuk minyak goreng, margarin, dsb; bijan; Sesamum orientale; (2) biji bijan
windu win.du [n] jangka waktu yg lamanya delapan tahun; daur kecil: minggu depan orang tuaku akan merayakan perkawinannya yg genap lima --
yang [p] kata untuk menyatakan bahwa kata atau kalimat yg berikut diutamakan atau dibedakan dr yg lain: orang -- baik hati; (2) p kata yg menyatakan bahwa bagian kalimat yg berikutnya menjelaskan kata yg di depan: dijumpainya seorang pengemis -- sedang berteduh di bawah pohon asam itu; (3) pron kata yg dipakai sbg kata pembeda: -- kaya sama -- kaya, -- miskin sama -- miskin; (4) kl p adapun; akan: -- hamba ini diperanakkan di Malaka juga; (5) p cak bahwa: saya pun percaya -- Adinda kasih juga akan Kakanda [ark n] yang-yang n dewa
zarafah za.ra.fah [n] binatang pemamah biak, hidup di Afrika, berkaki panjang, kaki depan lebih panjang dp kaki belakang sehingga punggungnya menurun ke belakang, leher sangat panjang, kepalanya dapat mencapai ketinggian 5-6 m dr tanah; jerapah; Giraffa camelopardalis

Jika informasi mengenai "otak depan" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas