Arti kata/frase "otak ayam" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/otak-ayam

Halaman ini menjelaskan kata atau frase otak ayam menurut KBBI Edisi III

otak ayam: [ki] otak udang

Lebih lanjut mengenai otak ayam

otak ayam terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 770 kata terkait yakni sebagai berikut:

otak otak, otak-otak.an [Jk a] suka berbuat yg bukan-bukan (supaya disebut pemberani dsb); ugal-ugalan; gila-gilaan
ayam [n] unggas yg pd umumnya tidak dapat terbang, dapat dijinakkan dan dipelihara, berjengger, yg jantan berkokok dan bertaji, sedangkan yg betina berkotek
benak kepala otak
ayam aduan ayam jantan yg dipiara untuk diadu; ayam sabungan
ayam alas ayam hutan
ayam bakaran ayam jantan dan betina, biasanya dr bangsa yg cepat pertumbuhannya, berumur kurang dr sepuluh minggu, cocok untuk dibakar (tidak terlalu keras)
ayam biang ayam betina yg hampir bertelur
ayam buras ayam bukan ras, ayam kampung yg diternakkan
ayam cemani ayam selasih
ayam cenangkas ayam sabungan yg berbulu putih dng kaki berwarna kuning
ayam dara ayam betina yg berumur antara 3-4 bulan
ayam dwiguna ayam yg diambil daging dan telurnya sbg hasil produksi
ayam ekaguna ayam yg hasil produksinya hanya telur atau daging
ayam galur ayam unggul hasil penyilangan
ayam gorengan ayam yg masih muda, biasanya berumur kurang dr sepuluh minggu, cocok untuk digoreng (tidak terlalu keras)
ayam gulai ayam tua berumur lebih dr satu tahun; (2) daging ayam yg digulai
ayam hutan ayam liar yg hidup di hutan (biasanya lebih gesit dp ayam kampung)
ayam kampung ayam yg secara alami berasal dr daerah tertentu yg dipiara orang (lawan ayam negeri, ayam ras)
ayam kebiri ayam jantan yg dikebiri
ayam kebiri meskipun tidak dipupuk ayam kebiri meskipun tidak di.pu.puk , gemuk juga [ki] menjadikan subur (maju, berkembang, dsb)
ayam kedu ayam yg berasal dr Kedu (Jawa Tengah), bulu dan kakinya berwarna hitam, betinanya dapat bertelur selama dua bulan terus-menerus
ayam koci ayam yg besar, kakinya berbulu
ayam laga sekandang ayam laga se.kan.dang [pb] berkelahi atau bertengkar dng keluarga sendiri atau teman seperguruan
ayam leghorn ayam petelur yg badannya kecil, tetapi telurnya besar
ayam lokal ayam kampung
ayam mutiara ayam kalkun yg bulunya berbintik-bintik putih
ayam palean ayam yg dipiara baik-baik
ayam pedaging ayam yg dipiara secara khusus sbg penghasil daging
ayam pelung ayam jantan yg mampu bersuara indah dan panjang (sering diperlombakan di Jawa Barat)
ayam peranggang ayam yg cepat pertumbuhannya, biasanya sudah siap disembelih pd umur antara 3-5 bulan (tidak terlalu muda)
ayam petelur ayam yg dipiara secara khusus sbg penghasil telur
ayam potong ayam yg dipiara untuk disembelih
ayam potong bersih ayam potong yg sudah bersih tanpa jeroan, kaki, leher, dan kepala, siap untuk dimasak
ayam pungguk ayam yg tidak berekor
ayam pupuh ayam sabung yg tidak bertaji
ayam ras ayam kampung
ayam sabung(an) ayam jantan yg biasa disabung; ayam aduan
ayam sayur ayam yg biasa dipiara secara dilepaskan
ayam selasih ayam yg warna bulu, tulang, dan dagingnya hitam
ayam sulah ayam yg kepala dan lehernya tidak berbulu
ayam tedung ayam sabungan yg merah tua warna bulunya, hitam warna mata dan kakinya; ayam-ayam n (1) tiruan ayam (untuk permainan dsb); (2) unggas yg serupa ayam, berkaki panjang, biasa hidup di tambak atau di rawa-rawa (tidak kuat terbang); Gallierex cinerea
ayam-ayaman ayam-ayam.an [n] ayam-ayam
otak depan otak besar
otak ayam [ki] otak udang
ayam belanda kalkun; -- beroga ayam jantan, Callus ferrugineus
ayam itik segala bangsa unggas yg dipiara orang (spt ayam, itik, angsa)
ayam katik jenis ayam kecil
ayam negeri jenis ayam berasal dr luar negeri dan dipiara secara khusus
ayam panggang masakan dr ayam yg dipanggang
otak besar [Anat] bagian depan otak manusia yg berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu, yg membentuk bagian terbesar dr sistem saraf pusat; serebrum
otak kecil [Anat] bagian belakang otak manusia, yg terletak membelakangi bagian otak besar yg berlekuk-lekuk dalam, merupakan bagian dr sistem saraf pusat yg berkaitan dng gerakan otot refleks, bentuk tubuh, dan keseimbangan tubuh serebrum
otak te- lum [ki] otak udang
ayam bertelur di padi [pb] hidup senang dan mewah
ayam ditambat disambar elang [pb] malang sekali; bernasib buruk
ayam hitam terbang malam [pb] sukar ketahuan (tt perkara dsb)
ayam itik raja pd tempatnya [pb] setiap orang berkuasa di tempatnya atau di lingkungannya
ayam pelesung pemuda yg biasa datang ke rumah orang tua yg beranak gadis
ayam putih terbang siang [pb] mudah ketahuan (tt perkara dsb)
ayam tambatan [ki] abdi yg sudah tua
otak encer [ki] cerdas; pintar
otak miring [ki] agak gila
otak tajam [ki] pandai
otak udang [ki] sukar mengerti; bodoh; (2) pohon medang melukut; bengkaras, Norrisia malaccensis
otak-atik [v] , meng.o.tak-a.tik v mencoba-coba atau mereka-reka untuk memperbaiki (radio, arloji, dsb yg rusak) atau membuat sesuatu
otak-otak [n] makanan yg dibuat dr ikan dsb dicampur dng bumbu, dibungkus daun pisang atau daun kelapa, dan dibakar (dipanggang)
aktor intelektual otak berbagai tindakan yg menyimpang (spt kerusuhan, pembakaran, pembunuhan)
bayam badak bayam yg besar berdaun lebar; Amarantus spee
bayam duri bayam yg berduri, hidupnya liar, biasa digunakan untuk obat bengkak; Amarantus spinosus
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
bayam putih bayam yg dapat digunakan untuk sayur, batangnya berwarna keputih-putihan; Amarantus lividus
berkotak-kotak ber.ko.tak-ko.tak [v] (1) terdiri atas banyak kotak; (2) berpetak-petak; (3) terbagi-bagi; terpecah-pecah: jangan memandang persoalan itu secara sempit dan ~
berotak ber.o.tak [v] (1) berakal; mempunyai pikiran; mempunyai kecerdasan yg baik: anakmu tidak -; (2) mempunyai otak: apakah udang ada yg -?
bertayamum ber.ta.ya.mum [v] melakukan tayamum
bubur ayam bubur dr beras dicampur daging ayam dan kecap
bulu ayam bulu pd ayam; (2) alat pembersih debu yg dibuat dr bulu ayam; kemucing; (3) ikan teri yg agak besar ukurannya; (4) layar (bentuknya: lebar di bawah, runcing di ujung)
cakar ayam kaki ayam; (2) ki cak sangat jelek (tt tulisan)
carik-carik bulu ayam lama-lama bercantum juga carik-carik bulu ayam lama-lama ber.can.tum juga [pb] perkelahian sesama saudara itu akhirnya berbaik juga
duit ayam uang sen zaman Belanda yg bergambar ayam
gayam ga.yam [n] (1) pohon yg daunnya lebat dan dapat dipakai sbg pembungkus, biasanya tumbuh di daerah yg banyak air; Inocarpus edulis; (2) buah gayam, enak dimakan
gegar otak [Dok] penderitaan pd otak akibat guncangan dr luar (krn terjatuh, pukulan benda keras, dsb)
gelanggang ayam tempat menyabung ayam
ibu ayam induk ayam
kakas ayam cakar ayam
kaki ayam tungkai ayam; cakar; (2) ki kaki tanpa alas kaki (sepatu dsb); kaki telanjang
karang otak karang yg berbentuk spt otak manusia
kebotakan ke.bo.tak.an [n] keadaan atau hal botak
keranjang ayam keranjang yg dibuat khusus untuk membawa (memindahkan) ayam yg masih hidup
kotak hitam kotak kecil yg ditempatkan pd ekor pesawat terbang yg dapat merekam pembicaraan antara pilot pesawat dan petugas menara pengawas atau suara dl pesawat terbang
kotak perkakas kotak yg berisi seperangkat perkakas untuk menukang dsb
kotak pos kotak di kantor pos yg disewakan kpd pelanggan, kuncinya dipegang oleh orang yg berlangganan surat untuk pelanggan dapat dimasukkan ke dl kotak tsb dan dapat diambil sewaktu-waktu oleh pelanggan
kotak sarang [Tern] kotak tempat kelinci bersarang dan beranak
kotak suara kotak dl pemilihan calon anggota DPR (lurah, dsb) kotak tempat memasukkan lembaran yg sudah diisi oleh pemilih
kotak surat kotak tempat surat di depan rumah, surat untuk penghuni rumah dapat dimasukkan ke dl kotak tsb, dan dapat diambil sewaktu-waktu oleh pemiliknya
lembek otak lemah otak
lena ayam tidur ayam (belum tidur lelap); (2) petang hari sekitar pukul 17.30-18.30
makan anak ayam makanan ayam umur satu hari sampai dua bulan
mediastinum otak kecil [Anat] sekat tengah otak kecil
memadan ayam me.ma.dan ayam membandingkan ayam yg akan diadu
membotak mem.bo.tak [v] menjadi botak
membotaki mem.bo.taki [v] mencukur rambut sampai habis; membuat menjadi botak
memecahkan otak me.me.cah.kan otak [ki] sukar sekali untuk dipikirkan; sangat membebani pikiran
memeras otak me.me.ras otak [ki] berpikir keras
memutar otak me.mu.tar otak [ki] memeras otak; memikir dng sungguh-sungguh
mendaging ayam men.da.ging ayam [ki] sudah masak benar (tt durian)
mengasah otak meng.a.sah otak [ki] mengasah pikiran
menggantang anak ayam meng.gan.tang anak ayam [ki] melakukan pekerjaan yg sangat sulit
menggeli induk ayam meng.ge.li induk ayam [ki] memberanikan orang penakut
mengotak me.ngo.tak [v] menjadi berkotak-kotak
mi ayam mi yg dimasak, berkaldu dan dihidangkan dng potongan daging ayam dan daun sawi hijau
panas-panas tahi ayam pa.nas-pa.nas tahi ayam hangat-hangat tahi ayam
pengotak-ngotakan pe.ngo.tak-ngo.tak.an [n] pemisahan menjadi berkotak-kotak (berpetak-petak)
pengotakan pe.ngo.tak.an [n] proses, cara, perbuatan menjadikan berkotak-kotak (berpetak-petak)
perah otak pe.rah otak [ki] (1) memikirkan sesuatu dng sungguh-sungguh; (2) belajar dng keras
pitam otak keadaan yg disebabkan oleh jejas akut pd pembentuk darah otak, spt perdarahan, emboli, dan ditandai dng pingsan mati, biasanya diikuti dng kelumpuhan; apoplexicerebri
pupur ayam tempat ayam memupur
radang otak penyakit radang pd otak
reja-reja ayam re.ja-re.ja ayam bagian ayam (spt kaki, sebagian isi perut) yg dibuang
sabung ayam perkelahian antara dua ekor ayam jantan
sampar ayam penyakit menular pd ayam
sangkak ayam sarang ayam; petarangan
sbg ayam diasak malam sbg ayam di.a.sak malam [pb] tidak berdaya lagi
seciap bak ayam se.ci.ap bak ayam, sedencing bak besi [pb] seia sekata
selaput lunak otak selaput lunak otak yg paling dalam
selaput otak selaput tipis penyalut otak
selesma ayam penyakit yg disebabkan virus menyerang saluran pernapasan ayam
selubung otak kulit otak besar
spt ayam pulang ke pautan spt ayam pulang ke pa.ut.an [pb] sudah pd tempatnya
sumpah potong ayam sumpah dng menyembelih ayam (sbg adat bangsa Cina)
tahi ayam kotoran ayam; (2) tumbuhan yg ditanam untuk pagar, berguna sbg tanaman yg memperbaiki struktur tanah dan menghasilkan kayu bakar, bunganya berwarna merah dan kuning semarak; Lantana camara
tenggeran ayam teng.ger.an ayam tongkat atau benda panjang yg diletakkan melintang dl kandang untuk tempat ayam bertengger pd waktu malam
terkotak ter.ko.tak [v cak] (sudah) masuk kotak; tidak masuk hitungan lagi (dl pertandingan dsb)
tidur-tidur ayam ti.dur-ti.dur ayam tidur, tetapi belum nyenyak benar
anak ayam kehilangan induk [pb] ribut dan bercerai-berai krn kehilangan tumpuan
asal ayam pulang ke lumbung [pb] tabiat orang tidak akan berubah
bagai ayam dibawa ke lampok [pb] keheranan melihat sesuatu
bapak ayam [cak] bapak yg tidak memikirkan anaknya
bayam ba.yam n tumbuhan sayuran daun, bentuk daunnya bulat telur dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak (banyak macamnya, ada yg dibuat sayur, ada yg untuk obat); Amarantus
beranggotakan ber.ang.go.ta.kan [v] mempunyai (beberapa) anggota
berat otak [cak] susah hati; rusuh hati
berkerotak ber.ke.ro.tak [v] berderak-derak
berkotakan (bernegerikan [pb] mengembara ke mana-mana (tidak tetap tempat tinggalnya)
botak bo.tak [a] (1) tidak berambut (tt kepala orang); gundul; (2) tidak berbulu (tt kepala binatang)
bulang ayam betina [pb] orang yg disangka berani dsb, ternyata tidak
buta ayam kabur penglihatan pd petang hari; (2) waktu petang (sesudah senja)
cedayam ce.da.yam [Mk a] elok; cantik
cuci otak proses mehilangkan pendapat, keyakinan, dsb yg ada dan menggantinya dng yg baru dng cara paksa dan siksaan psikis dan fisik
dada ayam [ki] (bentuk) dada yg membusung
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
fonotaktik fo.no.tak.tik [n Ling] (1) urutan fonem yg dimungkinkan dl suatu bahasa; (2) deskripsi tt urutan fonem
fototaksis fo.to.tak.sis [n] reaksi binatang thd cahaya
gelotak ge.lo.tak [v] , meng.ge.lo.tak v mengupas buah yg keras kulitnya
hangat hangat tahi ayam [pb] kemauan yg tidak tetap atau tidak kuat
heliotaksis he.li.o.tak.sis [n Bio] reaksi positif atau negatif yg diberikan suatu organisme thd rangsangan yg berasal dr sinar matahari
hipotaksis hi.po.tak.sis [n Ling] (1) hubungan gramatikal antara klausa utama dan klausa terikat; (2) penggabungan kalimat dng kalimat, klausa dng klausa, frasa dng frasa, atau kata dng kata, dng menggunakan kata penghubung
jari ayam tumbuhan, Trihaganthes wallichiana
jengger ayam tanaman perdu, berbatang tegak lurus, daun berbentuk kerucut, bunga berbentuk ramping warnanya bermacam-macam; Celosia argentea "Plumosa"
kayambang ka.yam.bang [Lihat {kiambang}]
kerotak ke.ro.tak [n] derak-derak
ketumbi tahi ayam [ki] orang yg sangat hina
konteks semotaktis [Ling] lingkungan semantis yg ada di sekitar suatu unsur bahasa; makna unsur bahasa
kotak ko.tak [n] (1) peti kecil tempat barang perhiasan, barang kecil, dsb; (2) petak: setelah panen, -- sawah itu ditaburi dng benih ikan; (3) Olr tingkatan atau tempat yg tiada masuk dl hitungan: dl babak penyisihan kesebelasan itu sudah masuk --; (4) cak ruang (bidang) empat persegi: di dalamnya terdapat dua kolam renang, satu berbentuk lingkaran dan satunya lagi berbentuk --
kotak katik ko.tak ka.tik [n] gerak-gerik (suara dsb): tidak terdengar -- nya, semuanya membisu
kotak kontak [El] suatu titik pd instalasi listrik dl gedung yg menjadi tempat pengambilan arus
kotak saran tempat menampung surat berupa usul dan saran
kotaklema ko.tak.le.ma [n] ikan laut yg besar bernapas dng paru-paru; ikan paus: lelaki tua itu dikenal sbg tukang tikam --
layam la.yam , me.la.yam v mengayunkan (memainkan) pedang dsb
layar bulu ayam [Lay] layar penjaga keseimbangan kapal (letaknya pd tali penyokong tiang)
lemah otak terganggu pertumbuhan daya pikirnya dan tidak sempurna seluruh kepribadiannya; tidak cukup daya pikirnya menurut ukuran normal; tidak dapat hidup dng kekuatan sendiri di tempat sederhana dl masyarakat, dan jika dapat, hanyalah dl keadaan yg sangat baik
lepas ayam bebas sama sekali (boleh berbuat sekehendak hati); (2) kl sudah dibebaskan (tt budak belian)
lidah ayam tumbuhan terna, dijumpai di berbagai tempat di Indonesia, tingginya mencapai 0,80 m, batang bagian atas berbulu, daun berbentuk pita, tajam, lonjong atau jorong, perbungaan berupa tandan yg normal muncul dr ketiak daun, buah agak bersayap, perbanyakan dng biji, daun dan akar untuk obat asma, bronkitis, atau sbg tonik, juga mengandung saponin, Polygala glomerata; (2) pisau kecil
lotak lo.tak [a] (1) mulai busuk: mayat itu sudah --; (2) lusuh (krn tua, usang, dsb): kain itu sudah --
mati ayam [pb] jika tuannya celaka, anak buahnya ikut merasakan celaka juga
mayam ma.yam [n] satuan ukuran berat emas 1/16 bungkal
mengotak-ngatikkan me.ngo.tak-nga.tik.kan [v] mengguncangkan (negeri dsb)
mengotak-ngotakkan me.ngo.tak-ngo.tak.kan [v] membuat batas-batas lingkungan sehingga yg satu dng yg lain terpisah; memecah-belah (golongan, kelompok, dsb): golongan kiri berusaha ~ masyarakat agar mudah dihancurkan
mengotakan me.ngo.ta.kan [kl v] (1) menjadikan spt kota; menjadikan bersifat kota; menjadikan sbg konsumsi orang kota; (2) memperkuat dng benteng; memakai sesuatu untuk benteng
mengotaki meng.o.taki [v] mengatur siasat, memberikan pikiran yg dilakukan secara rahasia (tidak terang-terangan); mendalangi: ia dituduh -- berbagai kegiatan pencurian pd beberapa kantor pemerintah dan sekolah
menjunjung sangkak ayam [pb] mendapat malu besar
menyemayamkan me.nye.ma.yam.kan [v] (1) mendudukkan (di atas takhta, singgasana); (2) membaringkan; menginapkan (jenazah): pihak keluarga akan membawa jenazah almarhum setelah -nya di rumah duka
merdeka ayam [ki] bebas merdeka (dapat berbuat sekehendak hatinya)
mertayam mer.ta.yam [n] tumbuhan kecil, kayunya dibuat alu dan gagang perkakas; kilayu; Erioglosum ribuginosum
mulut bagai ekor ayam diembus [pb] seseorang yg mulutnya tidak berhenti-henti berkata (tidak pernah diam, selalu saja bergerak-gerak)
musang berbulu ayam [pb] orang jahat berlaku sbg orang baik
nayam na.yam [n] mata tenggala; mata bajak
penetas pe.ne.tas [n] (1) (burung, unggas) yg menetaskan (mengeluarkan dr telur): induk ayam ~ itu berkotek-kotek memanggil anak-anaknya yg berlari ke luar kandang; (2) alat untuk menetaskan telur: lampu-lampu itu akan menerangi dan memanasi kotak-kotak ~ ayam
peria ayam buah peria yg bentuknya kecil gemuk
persemayaman per.se.ma.yam.an [n] (1) tempat duduk; (2) tempat kediaman
potong ayam jenis sumpah pd orang Cina
protaktinium pro.tak.ti.ni.um [n Kim] unsur yg semua isotopnya radioaktif, terdapat secara alamiah dan buatan; unsur dng nomor atom 91, lambang Pa, dan bobot atom 231,0359
putar otak [ki] mencari akal; berdaya upaya
rabun ayam rabun senja
rambai ayam pokok yg kecil dan berbatang keras; Baccaurea brevipes
retak bulu ayam mudah didamaikan lagi (tt perselisihan)
sabung akan induk ayam (-akan itik) [pb] sangat kecewa (tidak sesuai dng dugaan semula)
sakit otak sakit ingatan
sanggul ayam mengeram sanggul di puncak kepala
sebuah lesung ada seekor ayam jantannya (atau pemimpinnya) [pb] tiap-tiap kaum ada seorang penghulunya atau seorang cerdik pandainya yg akan melindungi kaum itu dr kejahatan orang lain
semayam se.ma.yam , ber.se.ma.yam v (1)hor duduk: baginda pun -- di atas singgasana dikelilingi oleh para menteri dan hulubalang; (2) hor berkediaman; tinggal: Sultan Iskandar Muda pernah -- di Kotaraja; (3) ki tersimpan; terpatri (dl hati): sudah lama cita-cita itu -- dl hatinya; keyakinan yg -- dl hati
sulah su.lah [a] sedikit berambut (berbulu); botak; gundul: ayam --; gunung --
tajam otak cerdas; pandai; mudah mengerti
tayamum ta.ya.mum [n Isl] wudu dng debu (pasir, tanah) yg suci krn tidak ada air atau krn halangan memakai air, msl sakit
telotak te.lo.tak [n] ujung daun
telur ayam tumbuhan, Psychotria rostrata
terkotak-kotak ter.ko.tak-ko.tak [v] terbagi-bagi; terpisah-pisah; terpecah-pecah: kaum muda hendaknya jangan berjuang secara ~ sebab hasilnya tidak baik
tuah ayam boleh dilihat [pb] tidak ada orang yg dapat menentukan nasib seseorang
wijayamala wi.ja.ya.ma.la [n] wijayakusuma
wijayamulia wi.ja.ya.mu.lia [n] wijayakusuma
abdas ab.das , ber.ab.das v Isl membersihkan diri ketika hendak salat dng berwudu atau bertayamum: setelah ~ , ia lalu salat di masjid itu
adakan ada.kan [p] mana ada; masakan: -- ayam berkaki empat
adu [v] , ber.a.du v (1) berlanggaran; bertumbukan: di perempatan itu sudah beberapa kali mobil ~; (2) berlaga; bersabung: ayam ~; (3) (sedang) memperlagakan: ~ ayam; ~ layang-layang; (4) bertanding berebut menang (dl pertandingan, perlombaan, dsb): ~ lari; ~ kuat; ~ tenaga; (5) bersentuhan: terdengar bunyi gelas ~; (6)terbentur; terantuk (pd): kepalanya ~ dng tembok , ber.a.du lihat radu
aduan adu.an [n] (1) perlombaan; pertandingan: ~ sapi; (2) sabungan; barang yg diadu: ayam ~; (3) perihal atau perkara yg diadukan; hal mengadukan
afasia afa.sia [n Dok] kehilangan sebagian atau seluruh kemampuan bicara krn penyakit, cacat, atau cedera pd otak
agiria agi.ria [n Dok] keadaan tidak terdapat konvolusi permukaan otak krn gangguan perkembangan
agnosia ag.no.sia [n Dok] ketidaksanggupan mengenali benda dan artinya, biasanya disebabkan oleh kerusakan pd otak atau susunan saraf
agrafia ag.ra.fia [n Dok] ketidakmampuan menulis sbg akibat kerusakan atau luka pd otak
aksesori ak.se.so.ri [n] (1) barang tambahan; alat ekstra: radio pd mobil merupakan -- yg digemari banyak konsumen; (2)barang yg berfungsi sbg pelengkap dan pemanis busana: -- yg sedang digemari remaja saat ini adalah jepit rambut dan peniti berwarna sama dng pakaian yg dikenakan; (3) Anat yg merupakan tambahan (msl saraf aksesori, yakni otak ke-11)
akuk [n] penyakit ayam (yg menyebabkan ayam tertunduk atau meromok)
aling , meng.a.lingi v melindungi supaya tidak tampak; menutupi: induk ayam itu ~ anaknya supaya tidak disambar elang; aling-aling n barang yg dipakai untuk menutupi (melindungi) supaya jangan kelihatan dsb
alopesia alo.pe.sia [n] (1) kebotakan yg bukan krn pembawaan lahir; (2) Tern kerontokan bulu sebagian atau menyeluruh pd tubuh hewan
alosu alo.su [n] alat bunyi-bunyian berupa kotak bertangkai dr anyaman daun kelapa, di dalamnya diberi biji yang apabila digoyang-goyang akan mengeluarkan bunyi tertentu (dr Sulawesi Selatan)
amnesia / am.ne.sia / amnEsia/ n Dok kehilangan daya ingat, terutama tt masa lalu atau tt apa yg terjadi sebelumnya krn penyakit cacat atau cedera pd otak
anak [n] (1) keturunan yg kedua: ini bukan -- nya, melainkan cucunya; (2) manusia yg masih kecil: -- itu baru berumur enam tahun; (3) binatang yg masih kecil: -- ayam itu berciap-ciap mencari induknya; (4) pohon kecil yg tumbuh pd umbi atau rumpun tumbuh-tumbuhan yg besar: -- pisang; (5) orang yg berasal dr atau dilahirkan di (suatu negeri, daerah, dsb): -- Jakarta; -- Medan; (6) orang yg termasuk dl suatu golongan pekerjaan (keluarga dsb): -- kapal; -- komidi; (7) bagian yg kecil (pd suatu benda): -- baju; (8) yg lebih kecil dp yg lain: -- bukit
aneroid ane.ro.id /anEroid/ (1) a berisi bukan cairan atau dioperasikan tanpa menggunakan cairan (tt barometer); (2) n Fis barometer yg mengukur tekanan udara dng perpindahan tutup yg luwes dr kotak logam yang hampir hampa; (3) n Fis tidak mengandung atau tidak menggunakan cairan
apa [pron] kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) sesuatu: ular -- ini?; pohon -- yg kautanam?; (2) pron kata tanya untuk pengganti sesuatu: -- yg dimaksudkan orang itu tadi?; (3) pron kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan: (pernah) -- mu anak itu?; (4) pron pengganti sesuatu yg kurang terang; pengganti barang sesuatu: ia tidak tahu -- isi kotak itu; (5) p hor untuk menghaluskan permintaan: sudi -- lah kiranya Bapak mengabulkan permohonan kami; (6) p cak untuk mendahului kalimat tanya: -- besok ada ulangan? -- tamu itu pamanmu?; (7) p cak atau: mau minum teh -- kopi; jadi berangkat hari ini -- besok
apopleksi apo.plek.si [n Dok] penyakit yg menyebabkan orang jatuh pingsan krn salah satu pembuluh darah dl otak pecah
araknitis arak.ni.tis [n Dok] peradangan selaput tengah yg membungkus otak dan urat saraf tulang belakang
araknoid arak.no.id [n Anat] selaput halus pembungkus otak dan sumsum tulang belakang
asteositoma as.te.o.si.to.ma [n] tumor ganas yg bersarang di otak
babon ba.bon [n] (1) induk ayam; (2) induk; (3) Filol naskah asli; naskah sumber
babon angrem [Ark] motif kain batik yg bergambar dua ekor ayam betina yg sedang mengerami telurnya
bacak ba.cak [Mk a] berbintik-bintik (tt bulu): ayam -- [Lihat {bacek}]
bagian ba.gi.an [n] (1) hasil membagi: ruangan ini dibagi menjadi dua -; (2)perolehan atau penerimaan (dr barang yg diberi); yg diperuntukkan: siapa yg belum mendapat -; kita semua mendapat -- yg sama; (3) jatah: tiap jiwa mendapat -- beras 10 kg; (4) penggal (buku, cerita, dsb); jilid: -- kedua buku ini akan segera terbit; (5) sepenggal dr sesuatu yg utuh: -- atas dan -- bawah gedung itu sama; (6) sesuatu (benda, alat, dsb) yg menjadi pelengkap: otak termasuk -- tubuh manusia yg penting; (7) cabang dr suatu pekerjaan (jawatan dsb): ia menjabat sbg kepala -- tata usaha; (8) nasib (untung, malang); peruntungan: telah menjadi -ku hidup melarat begini; (9) pecahan dr kesatuan (spt dr dewan, panitia) yg bertugas mengurus sesuatu; seksi: -- konsumsi; -- penerima tamu
bahasa vokalis tipe bahasa yg dl fonotaktiknya mengharuskan kata-kata berakhir pd vokal, msl bahasa Jepang
bak [p] kata depan untuk menyatakan perbandingan; bagaikan: kedua anak muda itu wajahnya mirip, -- pinang dibelah dua [n] (1) kotak besar (tempat sampah, dsb); (2) kolam tempat air di kamar mandi [n] tinta cina (hitam warnanya) [n] tiruan bunyi tamparan (pukulan dsb); debak
bak pengering bak atau kotak untuk mengeringkan pakan yg terdiri atas dua bagian, bagian atas tempat bahan yg akan dikeringkan dan bagian bawah tempat mengalirnya udara yg dipanaskan
bal [n cak] bola [n] (1) satuan ukuran jumlah (bahan pakaian dsb): membeli kain putih dua --; (2) bandela; karung (tt beras dsb) [n Lay] bungkusan yg terbuat dr bahan lunak, tidak kaku, berbentuk kotak
balung ba.lung [n] daging yg tumbuh di kepala ayam (ada bermacam-macam namanya, spt -- batu, -- selapis, -- tiga lapis); jengger [kl n] hantu yg berupa ular besar yg melancar di air; hantu badai
bandan ban.dan [Jk n] burung yg kepalanya berjambul spt ayam hutan lihat main
bangkas bang.kas [a] pirang kekuning-kuningan atau merah (hitam) berbintik-bintik putih (tt bulu ayam): ayam --
bangkeh bang.keh [Mk n] (1) belang putih pd dahi kuda; (2) bangkas; (3) warna putih pd kaki, paruh, kuku, dan bulu, di ujung bulu terdapat warna hitam (tt ayam); (4) ki penjahat yg telah terkenal
bantam ban.tam [n] jenis ayam kecil; ayam katik
barometer aneroid barometer yg mempunyai bagian yg peka thd tekanan udara; (2) barometer yg dibuat berdasarkan asas bahwa udara di dl kotak logam yg tertutup rapat akan menekan dinding kotak ke luar apabila tekanan udara di luar kotak lebih kecil dp tekanan udara di dl kotak
barometer Fortin barometer air raksa dng kotak air raksa yg dibuat sedemikian rupa sehingga air raksa di dalamnya dapat berubah-ubah sampai ke kedudukan tertentu apabila terjadi perubahan tekanan udara
barometer Kew barometer air raksa yg tidak memerlukan penyesuaian air raksa di dl kotak air raksa thd perubahan tekanan udara
bata ba.ta [n] (1) benda yg berbentuk persegi panjang spt kotak atau peti kecil: -- garam; (2) tanah liat yg diaduk sampai halus, kemudian dicetak, dikeringkan, lalu dibakar (dipakai untuk membuat dinding dsb); batu bata [n] pernikahan laki-laki kakak beradik dng wanita kakak beradik pd saat yg bersamaan
baterai ba.te.rai [n] (1) alat untuk menghimpun dan membangkitkan aliran listrik; (2) lampu senter [n Mil] kesatuan yg terdiri atas beberapa meriam besar (di darat atau di kapal besar) dan orang-orang yg melayaninya [n] sistem kandang ayam yg setiap kandangnya dihuni oleh seekor ayam, biasanya ayam petelur
bauran ba.ur.an [n] hasil membaurkan; campuran: ritual-ritual religi akan berubah bentuk dr pengotak-ngotakan menjadi -- nilai yg transparan
bayem ba.yem [Lihat {bayam}]
bekakak be.ka.kak [n] ayam yg dimasak atau dipanggang secara utuh (tanpa dipotong-potong), biasanya untuk selamatan
bekisar be.ki.sar [n] ayam hasil persilangan antarspesies, yakni antara ayam hutan (jantan), Gallus varius, dan ayam piaraan (ayam jinak) betina, Gallus domistica
beku be.ku [a] (1) padat atau keras (tt benda cair): panaskanlah agar minyak kelapa yg -- itu mencair; air menjadi -- pd suhu 0oC; (2) ki tidak mengalami perubahan; (kaku); statis: pepatah-pepatah lama merupakan kalimat yg sudah --; (3) ki tidak memedulikan keadaan sekelilingnya; tidak bereaksi: hatinya jadi -- sejak kegagalan cintanya; (4) tidak berlaku lagi, tetapi belum dicabut (tt dewan, undang-undang, dsb): setelah pemilihan umum selesai, sebelum pelantikan DPR baru, DPR lama dinyatakan --; (5) ki susah mengerti; tidak cerdas: susah mengajar anak yg otaknya --; (6) ki belum boleh diambil kembali (tt simpanan dl bank): simpanan dl bank di luar negeri masih --; (7) ki tidak diselesaikan (tt perkara): perkara itu sampai sekarang masih --
benak be.nak [n] (1) isi tulang berupa bahan lunak terdiri atas sel lemak dan butir darah yg sudah matang sbg persediaan pengganti sel dan butir darah yg rusak; sumsum; (2) isi kepala; otak; (3) ki pikiran; belum terbayang dl -- saya, bagaimana memecahkan persoalan itu [a] (1) berbunyi tidak nyaring atau tidak jernih (tt mata uang); bengap; (2) ki sukar mengerti; bodoh
benteng ben.teng [n] (1) bangunan tempat berlindung atau bertahan (dr serangan musuh): hanya yg sempat berlindung di dalam -- lah yg selamat; (2) dinding (tembok) untuk menahan serangan; (3) Olr nama salah satu buah catur yg penempatannya pd posisi awal permainan di kotak sudut paling kiri dan sudut paling kanan; (4) ki sesuatu yg dipakai untuk memperkuat atau mempertahankan kedudukan dsb: agama adalah -- pribadi yg akan melindungi diri dr serangan nafsu
beragah-agah ber.a.gah-a.gah [v] (1) berpandangan muka (hendak berkelahi): yg bertabrakan itu sedang ~ ketika polisi datang; (2) bersabung (tt ayam): ayam ~
berambai be.ram.bai [v] berbulu halus-halus (pd buah); berbulu panjang-panjang (ayam dsb); berambut
berbenak ber.be.nak [v] (1) berotak; (2) pintar: tidak -, ki bodoh sekali
berbulang ber.bu.lang [v] (1) berikat kepala; berdestar: ia -- kain batik; (2) memakai taji (tt ayam sabung): ayam yg --
beriani be.ri.a.ni [n] nasi yg dimasak bersama daging atau ayam, sayuran, dan bumbu
berintik-rintik be.rin.tik-rin.tik [v] berbelang kecil-kecil; kurik: ayam ~
berkeciak ber.ke.ci.ak [v] menciak-ciak (spt bunyi anak ayam)
berkeok-keok ber.ke.ok-ke.ok [v] berbunyi "keok" (tt ayam yg ditangkap atau kesakitan)
berkepak-kepak ber.ke.pak-ke.pak [v] mengibas-ngibaskan sayap: sebelum berkokok ayam jantan itu ~ lebih dahulu
berkeriuk ber.ke.ri.uk [v] berkokok (tt ayam jantan)
berkeruyuk ber.ke.ru.yuk [v] berkokok (tt ayam jantan)
berketak-ketak ber.ke.tak-ke.tak [v] (1) berbunyi "ketak, ketak"; (2) berkotek-kotek (bunyi ayam)
berketuk ber.ke.tuk [v] berbunyi "tuk, tuk" (spt ayam betina setelah bertelur); berkotek (tt ayam betina)
berkokok ber.ko.kok [v] (1) berbunyi "kukuruyuk" (tt ayam jantan): umumnya ayam ~ pd dini hari; (2) ki mengeluarkan kata-kata untuk menunjukkan keberanian dsb: si Jampang (jago Betawi) ~ setelah mengalahkan lawan-lawannya
berkotek ber.ko.tek [v] mengeluarkan bunyi "kotek, kotek": ayam betina itu segera ~ setelah selesai bertelur [v] berekor
berlaga ber.la.ga [v] (1) berkelahi (tt ayam, kambing, dsb); (2) berlanggaran; bertumbuk (tt ombak, perahu, dsb): gemuruh bunyi ombak ~; (3) bertanding dl olahraga: kedua kesebelasan itu akan ~ berebut tempat di semifinal
bermakam ber.ma.kam [v] bertempat tinggal; bersemayam
beroga be.ro.ga [n] ayam liar; ayam hutan, Gallus ferrugineus
berpetak ber.pe.tak [v] berkotak-kotak; berbilik-bilik: di samping rumahnya berderet panjang bangunan ~; rumahnya ~; (2) berbidang-bidang (sawah): tidak jauh dr tempat kami terhampar sawah ~
berputar ber.pu.tar [v] (1) berpusing; berkisar: roda ~ pd porosnya; (2) berganti arah; berbelok: ~ haluan; (3) beredar: uang baru sudah ~; (4) berkeliling: pesawat udara itu ~ empat kali di atas kota; (5) ki berpikir terus: otak saya ~ dan semalaman tidak dapat tidur; (6) cak sedang dipergunakan untuk berniaga (tt uang): uang masih ~ , belum ada yg masuk
bersabung ber.sa.bung [v] (1) berlaga; beradu: ayam -; (2) berlanggaran; bertumbuk: ombak -; kilat -; (3) mengamuk: topan -; (4) ki berjuang: -- melawan ketidakadilan
bertahana ber.ta.ha.na [v] bersemayam; duduk
bertakhta ber.takh.ta [v] (1) menjadi raja; memerintah (negeri); berkuasa: siapa yg ~ di kerajaan itu pertama kali?; (2) bersemayam: pd waktu itu raja Mataram ~ di Kartasura
besengek be.se.ngek [Jw n] gulai daging (ayam, sapi, dsb) dng sedikit kuah
beternak be.ter.nak [v] memiara dan mengembangbiakkan binatang (kuda, lembu, dsb): usahanya ~ ayam
betina be.ti.na [n] (1) perempuan (biasanya dipakai untuk binatang atau benda): ayam --; kasau --; kotot --; (2) cak pasangan (bagi binatang jantan): kijang jantan itu seakan-akan menangisi -- nya yg tertembak;
betutu be.tu.tu [n] ikan (belut) yg hidupnya dl air berlumpur; Barbicthys laeris [n] nama pohon, Eurya japonica [n] daging ayam yg masih utuh, tetapi sudah diambil tulang-tulangnya
biring bi.ring [n] penyakit kulit berupa bintik-bintik dan menimbulkan rasa gatal [a] merah kekuning-kuningan (tt warna bulu ayam)
bis [n] (1) kotak kecil (di tepi jalan, di depan kantor pos), milik kantor pos, tempat memasukkan surat yg akan dikirimkan melalui jasa kantor pos; kotak kecil di depan rumah (kantor), tempat meletakkan surat yg terkirim melalui jasa kantor pos; kotak surat: memasukkan surat ke dl --; (2) Olr tempat hinggap (dl permainan spt sofbol dan bisbol) pemukul atau pelari yg diletakkan di tiap sudut lapangan, biasanya terbuat dr kain terpal berbentuk segi empat spt bantal tipis [Lihat {bus}] [adv cak] (1) dua kali lagi; sekali lagi; diulang atau ditambah lagi (dl nyanyian dsb): penonton berseru gemuruh, " -- ! -- !"; (2) tambahan atau susulan pd pasal undang-undang: Pasal 161 -- (pasal yg ditambahkan pd Pasal 161) [n] (1) pipa dr besi atau semen, cor, plastik untuk got dsb; (2) pembuluh [n] kain (pita) untuk hiasan pd bagian tepi baju dsb; pelisir
boks [n] (1) tempat tidur bayi atau tempat menaruh anak-anak (sebelum dapat berjalan), berbentuk segi empat, berpagar pd sisi-sisinya; (2) bak bertutup pd mobil (truk), berbentuk kotak besar untuk mengangkut barang; (3) kotak; ruang kecil yg menyerupai kotak: -- telepon umum
borongan bo.rong.an [n] (1) penjualan (pembelian, lelang, dsb) secara keseluruhan (tidak satu-satu atau ketengan): anak ayam ras itu akan dijual --; (2) pekerjaan dsb yg diborongkan: instalatur itu menerima pekerjaan -- pemasangan instalasi listrik
botoh bo.toh [Jw n] (1) penyabung ayam dsb; (2) pejudi; (3) pelerai; wasit
brilian bri.li.an [a] pandai sekali; cemerlang; hebat (tt kemampuan otak, berpikir); mengagumkan: ia adalah seorang pelajar yg --
broiler bro.i.ler [n] (1) alat untuk memanggang daging atau ayam; (2) ayam pedaging muda yg besarnya cocok untuk dimasak pd pemanggangan; (3) ayam yg cepat pertumbuhannya yg dipiara khusus sbg ayam potong; ayam pedaging
bujang juandang orang halus yg konon dapat mendatangkan malang atau mujur kpd orang berjudi (terutama orang menyabung ayam)
bulang bu.lang [n] (1) kain dsb yg dililitkan pd kepala; (2) perhiasan dr emas dipakai pengantin di kepala; (3) tali pengikat taji; cara mengikat taji pd kaki ayam sabungan [n] tumbuhan merambat, Bougainvillea; bunga kertas; bugenvil; -- akar, Smythea pacifica
bulang dagang taji yg diikatkan pd susuh kaki ayam sabung
bulang kanan taji yg diikatkan pd susuh kaki kanan ayam sabung
bulang kiri taji yg diikatkan pd susuh kaki kiri ayam sabung
bulu bu.lu [n] (1) rambut pendek dan lembut pd tubuh manusia (bukan di kepala) atau binatang: -- kaki; -- kucing; (2) struktur lapisan luar kulit yg membentuk penutup tubuh bangsa unggas; kumpulan rambut banyak dan bertangkai spt pd unggas: -- ayam; (3) serabut halus pd tumbuh-tumbuhan; miang: -- padi; -- daun
bulu rambai bulu yg panjang-panjang (spt ekor ayam, kuda)
bulu sua bulu di leher ayam dsb; bulu tengkuk
buras bu.ras [n] omongan; cakap; obrolan [n] penganan dibuat dr beras dan santan, dibungkus dng daun pisang, dan dikukus; lontong bersantan , mem.bu.ras ark v menghapus; menghapuskan [n] persengketaan atau perselisihan yg tidak dapat diselesaikan; proses peradilan yg tidak memenangkan salah satu pihak yg berperkara [n] penyakit kulit yg berupa bercak-bercak putih [n] ayam kampung; ayam lokal (bukan ayam ras atau ayam negeri)
burik bu.rik [a] (1) bopeng; (2) berbintik-bintik putih (pd bulu ayam); kurik
cabar ca.bar [ark a] (1) hilang dayanya; tidak manjur (tt guna-guna dsb): keampuhan aji-aji itu akan -- manakala terdengar ayam berkokok; (2) tawar (tt hati, keberanian); (3) kurang ingat; lalai; lengah; (4) kurang (tidak) hemat; boros: orang yg -- tidak akan kaya
cacar unggas [Tern] penyakit bercak-bercak kulit pd ayam yg disebabkan oleh virus yg menyerang rongga mulut, tenggorok, jengger, dan pialnya
cah [p] kata seru untuk menyatakan perasaan tidak suka, menghina, terkejut, dsb [Cn n] masakan sayur (sawi, jamur, udang, hati ayam, dsb) yg berkuah sedikit
cakar ca.kar [n] (1) kaki dan kuku yg panjang (pd ayam, itik, burung); (2) kuku yg panjang dan tajam (pd harimau, kucing, dsb); (3) gores (parut) bekas kena kuku atau digaruk; (4) penggaruk; kukur [n] barang bekas spt pakaian, sepatu, dan karung
cambul cam.bul [n] kotak kecil (dr logam)
cangkir cang.kir [n] mangkuk kecil yg bertelinga (tempat air teh atau kopi yg hendak diminum): setelah menghabiskan kopi dua -- dia merasa segar kembali; kami menghadiahi satu set -- buatan Cina kpd mereka pd hari perkawinannya [Mk n] jari cakar yg belakang (tt burung, ayam, dsb)
carak ca.rak [v] men.ca.rak v (1) meneguk (air) dng mencucurkannya ke mulut; (2) mengisap (telur ayam mentah); (3) mengambil secara berlebihan (untung dsb) [v] men.ca.rak v (1) mulai kelihatan (tt matahari); (2) membuka dan melihat (kartu)
catuk ca.tuk [v] , men.ca.tuk v (1) mencotok; memagut; mematuk: ayam ini suka benar ~ telurnya; apa sebabnya ular itu tidak mau ~ tangan tukang sulap itu; (2) melukai dsb dng ujung senjata; memarang; mencencang: ia ~ kepala orang itu dng bayonet; (3) memukul; mengetuk: ia ~ dng punggung lading [n] (1) tukul besi besar; (2) tukul besi besar yg berparuh (untuk memecahkan batu, cadas, dsb) [n] (1) takaran sebanyak isi sendok makan; (2) takaran sebanyak isi tempurung (batok); (3) satuan ukuran isi atau takaran (beras) c cupak , ter.ca.tuk v duduk dng kepala tertunduk sedikit
cecak ce.cak [n] binatang merayap, biasa hidup di rumah (pd langit-langit, di dekat lampu), makanannya binatang kecil (nyamuk dsb), sering berbunyi "cek, cek"; cicak; Hemidactylus frenatus [Mk v] , men.ce.cak v (1) mencubit; (2) mencopet [n] (1) bintik-bintik atau belang-belang kecil; (2) berbintik-bintik atau berbelang-belang kecil (tt bulu kucing dsb): ayam --; kucing --
cekam ce.kam [v] men.ce.kam v (1) memegang erat-erat dng cakar (kuku) atau tangan; mencengkeram; mencengkam: ia menyelinap ke belakang ibunya sambil ~ gaunnya dng kedua tangannya; elang ~ ayam; (2) menjepit erat-erat: terasa ada sesuatu yg ~ kakinya; kedua tangannya ~ leher lawannya; (3) ki menggenggam (menguasai); tidak mau melepaskan apa-apa yg sudah dicapai; (4) ki menekan dan mengerikan: suasana sepi semakin ~ perasaan [n] tugal
cekaman ce.kam.an [n] (1) pegangan atau genggaman dng cakar (kuku) atau tangan; cengkeraman; cengkaman: ayam itu meronta-ronta, berusaha melepaskan diri dr ~ elang; (2) ki genggaman (kekuasaan, tekanan): mereka terpaksa meninggalkan kampung halamannya krn ~ keganasan gerombolan; ia dapat melepaskan diri dr ~ maut
canggung cang.gung [a] (1) kurang mahir atau tidak terampil dl menggunakan sesuatu (krn belum biasa mengerjakannya); kikuk; kekok: rupanya ia belum biasa memegang senapan krn itu sangat -- tampaknya; saya tidak -- lagi berpidato di depan umum; (2) kurang enak dipakai; tidak mudah digunakan: setengah orang mengatakan bahwa setir kiri itu -- , tetapi buat saya sama saja dng setir kanan; (3) merasa tidak senang (tidak bebas); malu-malu (krn belum biasa bergaul, belum mengerti adat kebiasaan yg berlaku): ia merasa -- bergaul dng gadis-gadis yg baru dikenalnya itu; (4) kaku (dl arti kurang mengerti basa-basi, adat sopan santun): orang desa itu -- ketika pertama kali datang di kota; (5) kurang baik (buatannya, susunannya); agak janggal (tidak semestinya, tidak pd tempatnya): kalimat-kalimat dl karangan itu --; (6) dl keadaan kekurangan (tt kehidupan, kepandaian, dsb): bagaimana dapat senang hidupku kalau serba -- spt ini; pengetahuan dan kepandaian serba -- krn itu engkau sulit mendapat pekerjaan [Mk a] , ter.cang.gung v (1) merasa lengang (tidak senang atau kesunyian krn ditinggalkan seorang diri): ~ pula aku selama ini krn menunggu suamiku yg tidak kunjung pulang; (2) kurang senang (kecewa): hendaklah diusahakan supaya pembeli jangan ~ [kl n] punggur (batang kayu) yg separuh tenggelam dl air [n] alang tempat ayam dsb bertenggek
cekau ce.kau [v] men.ce.kau v menangkap atau memegang (dng cakar, tangan, atau mulut): kucing ~ seekor tikus; elang ~ anak ayam
ceker ce.ker [n] kaki dan kuku yg panjang; cakar (pd ayam, itik, dsb) [ark a] kikir; pelit
cekit ce.kit [ark v] men.ce.kit v (1) mematuk; mencatuk: burung merpati sedang ~ makanan; (2) memegang dng ibu jari dan telunjuk; mencekak: ia ~ usus ayam itu; (3) mengambil sedikit-sedikit; (4) membagi sedikit-sedikit; mencatu: Pemerintah ~ makanan kpd para korban banjir di ibukota [kl] ber.ce.kit v bertengkar; berbantah; berkelahi
celempung ce.lem.pung [n Mus] (1) alat musik perkusi dng kotak suara berbentuk trapesium dng belasan dawai terentang di atasnya; (2) alat musik petik daerah Jawa Barat yg terbuat dr bambu beruas dng dawai dr lapisan kulit bambu itu sendiri yg dikelupas, ditarik ke atas dan diberi pasak di bawahnya
cemerlang ce.mer.lang [a] (1) bercahaya atau bersinar sangat terang; berkilauan: dng bertaburan jutaan bintang, seluruh langit menjadi --; (2) cerdas (tt otak): ia memiliki otak yg --; (3) ki indah sekali; elok sekali: pakaiannya sangat --; (4) ki bagus (baik) sekali (tt hasil suatu pekerjaan dsb): nilai rapornya sangat --; permainannya sangat --
cempala cem.pa.la [kl a] lancang [Jw n] kayu (alat) pemukul kotak wayang: -- dan keprak juga ada pd wayang beber
cena ce.na [n] (1) ciri; tanda; bukti; (2) bekas luka yg sudah baik kembali (bagi ayam sabungan yg menandakan tidak dapat dikalahkan); (3) sudah sembuh (tt ayam sabungan)
cenangkas ce.nang.kas [n] (1) pedang yg lurus; lamang; (2) jenis ayam sabungan yg berbulu putih dng kaki berwarna kuning
cepuk ce.puk [n] kotak kecil (dr kayu, logam, dsb) tempat perhiasan, sirih, dsb [n] tiruan bunyi batu jatuh ke dl air dsb
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
ciak ciap berbagai-bagai bunyi spt bunyi anak burung (anak ayam dsb)
ciap ci.ap [n] tiruan bunyi anak ayam dsb: dr belakang rumah kudengar -- anak-anak ayam
ciap miap berbagai-bagai tiruan bunyi anak ayam (anak burung dsb)
cincin mata [Tern] kulit berbentuk cincin yg melingkar di sekeliling mata ayam
cokok co.kok [Mk v] men.co.kok v menangkap (ayam, ikan, dsb) [ark n] teriak (jerit) orang yg latah bila terkejut
cundang cun.dang, men.cun.dangi [v] mengalahkan (spt dl sabung ayam) [v] menipu
dada burung dada ayam
dadap laut dadap ayam
dali-dali da.li-da.li [Mal n] bayam badak; Strombosia javanica
dedak de.dak [n] serbuk halus dr kulit padi (untuk makanan ayam, itik, dsb) [a] , ber.de.dak a bersesak-sesak; berapat-rapat (tt perahu dsb) [a] ber.de.dak a menaruh dendam; sakit hati: memang sudah lama aku ~ melihat tingkah lakumu selama ini
dedare de.da.re [n] anak ayam
dekam de.kam [v] ber.de.kam v (1) merendahkan tubuh dalam-dalam sambil berlutut dan menunduk (spt ayam yg sedang mengeram, harimau yg hendak menerkam mangsanya, maling yg sedang bersembunyi); (2) selalu tinggal di rumah saja; lama tinggal di suatu tempat (tidak berpindah-pindah); meringkuk: terpaksa ia harus ~ di rumah sakit untuk perawatan tulangnya yg patah; (3) cak selalu melekat dl ingatan: sukar melenyapkan cita-cita yg sudah lama ~ di hatiku
delirium de.li.ri.um [n] gangguan mental yg ditandai oleh ilusi, halusinasi, ketegangan otak, dan kegelisahan fisik
deserebrasi de.se.reb.ra.si [n Dok] pengangkatan otak besar
diatom di.a.tom [n Zool] ganggang yg selnya dikelilingi oleh suatu cangkang yg menyerupai kotak yg mengandung silika
diensefalon di.en.se.fa.lon [n Anat] otak tengah
dimejahijaukan di.me.ja.hi.jau.kan [v] diajukan ke meja hijau; diadili: otak pembunuhan itu segera --
disleksia dis.lek.sia [n Ling] gangguan pd penglihatan dan pendengaran yg disebabkan oleh kelainan saraf pd otak sehingga anak mengalami kesulitan membaca
dogel do.gel [a] tidak berekor atau tidak berbulu (tt ayam)
dogol do.gol [a] (1) tidak bertanduk (tt lembu dsb); (2) tidak berbalung (tt ayam): ia lari bagai ayam -- [a] bodoh: dia memang -- , dua tambah dua saja tidak tahu [n] jendul
dungu du.ngu [a] sangat tumpul otaknya; tidak cerdas; bebal; bodoh
duramater du.ra.ma.ter [n Dok] lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang, letaknya paling luar dng struktur paling padat atau keras; selaput keras otak
dus [n cak] alat untuk memancarkan air mandi dsb: mandi di bawah -- [n] kotak dr kertas tebal (karton); dos; kardus
ekstasi eks.ta.si [n] (1) ekstase; (2) tablet yg mengandung zat adiktif yg mampu memacu kekuatan daya tubuh hingga berjam-jam dan menimbulkan perasaan senang, gembira, dan riang yg luar biasa thd sesuatu, mempunyai efek dapat menyerang susunan syaraf pusat (otak)
elektroensefalogram elek.tro.en.se.fa.lo.gram [n Dok] rekaman aliran listrik dl otak
empedal em.pe.dal [n] kantong perut unggas (ayam, burung, dsb) tempat pencernaan makanan sebelum makanan tiba ke dl usus; ampela
encer en.cer [a] (1) cair; tidak kental: minum kopi --; (2) menjadi cair: mentega kalau dipanaskan --; (3) bercampur air, tidak kental, atau sangat kurang sari patinya (tt barang cair yg mengandung suatu zat): tambahkan sedikit air, supaya --; (4) cak mudah mengerti; lekas menerima pelajaran; cerdas: anak ini memang -- otaknya; (5) cak sepele; mudah: dia selalu menganggap -- lawannya
endorfin en.dor.fin [n Bio] zat penekan rasa sakit yg dikeluarkan oleh otak apabila saraf tertentu dirangsang dng akupunktur
ensefalitis en.se.fa.li.tis [n] /EnsEfalitis/ n Dok radang otak dng gejala khas, spt koma, demam, kejang
ensefalitogen en.se.fa.li.to.gen [a Dok] hal atau cara yg menyebabkan radang otak
ensefalografi en.se.fa.lo.gra.fi [n Dok] pemotretan atau perekaman otak
ensefalogram en.se.fa.lo.gram [n Dok] gambar sinar r?ntgen otak yg diperoleh dng ensefalografi
ensefalomielitis en.se.fa.lo.mi.e.li.tis [n Dok] radang otak dan sumsum tulang belakang yg tersebar di beberapa tempat
ensefalon en.se.fa.lon [n Dok] otak bagian sumsum saraf pusat yg terdapat dl tengkorak
eram eram, meng.e.ram v 1 duduk mendekam untuk memanaskan telur agar menetas (tt ayam, burung): beberapa ekor ayamnya sedang eram; selama enggang eram [ki] lama sekali; (2) duduk menderum; mendekam: harimau ~ hendak menerkam mangsanya; (3) turun; lengkung (tt lantai, tanah, jalan); (4) cak tinggal dl rumah (tidak pernah pergi ke luar rumah); mengurung diri di rumah: mari kita berjalan-jalan, jangan ~ saja
fider fi.der [n Lay] kotak atau corong persegi empat yg terbuat dr papan dan dipasang pd mulut palka untuk pengisian muatan curah biji-bijian ke ruang kosong di bagian bawah palka
gadis ga.dis [n] (1) anak perempuan yg sudah akil balig; anak dara; (2) anak perempuan yg belum kawin; perawan; (3) binatang yg belum beranak atau bertelur; dara: ayam --; lembu --
galaktosa ga.lak.to.sa [n Kim] gula sederhana, karbohidrat yg kadangkala terdapat secara alami di dl susu, otak, dan tumbuhan
gandola gan.do.la [n] bayam sailan; Basella rubra
gelambir ge.lam.bir [n] kulit (daging) yg menggelepai pd leher lembu, orang tua, dsb; pial ayam
gelanggang ge.lang.gang [n] (1) ruang atau lapangan tempat menyabung ayam, bertinju, berpacu (kuda), berolahraga, dsb; (2) medan perang (pertempuran, perjuangan); (3) lingkaran yg mengelilingi (bulan, matahari, dsb)
gelepur ge.le.pur [v] melompat memukulkan sayap spt ayam berlaga
gelodar ge.lo.dar , meng.ge.lo.dar v meronta-ronta (hendak melepaskan diri): ayam itu ~ hendak melepaskan diri dr ikatannya [a] keruh berlumpur (tt air)
gelodok ge.lo.dok [n] kotak; peti
gelung ge.lung [n] (1) lingkar atau gulung (tali, rotan, ular); (2) keluk (setengah bulatan); (3) sanggul perempuan yg dilingkarkan di kepala bagian belakang; konde; (4) Dok lekuk-lekuk permukaan otak; girus
gemak ge.mak [v] meng.ge.mak v memegang-megang; menggamak-gamak: ia asyik ~ paha ayam dan menawar harganya
gerobak ge.ro.bak [n] (1) pedati; (2) alat yg berupa kotak besar beroda dua, tiga, atau empat untuk mengangkut sesuatu (barang, sayur, dsb) yg ditarik atau didorong oleh manusia
gerogot ge.ro.got [v] , meng.ge.ro.goti v (1) menggigiti berkali-kali; mengerip; mengunggis: ia asyik ~ paha ayam yg empuk itu; (2) ki mengambil (merampas) sedikit demi sedikit; merusakkan sedikit demi sedikit; (3) merugikan pihak lain dng cara menguras barang miliknya sedikit demi sedikit; merongrong
geropyok ge.rop.yok [v] , meng.ge.rop.yok v menangkap beramai-ramai (pencuri, binatang, dsb); menggerebek; menyergap: ~ pencuri; ~ penyabung ayam
gigi telur [Tern] lapisan berkeratin pd ujung paruh atas anak ayam yg baru menetas
gili gi.li [v] meng.gi.li v (1) menggelitik; membuat geli: ia ~ tapak kakinya supaya terasa geli; (2) memberanikan; menghasut dng gelitik: ia berusaha ~ ayam aduannya supaya berani berlaga lagi
girostat gi.ro.stat [n] giroskop yg dipasang pd kotak yg tegar
godot go.dot [v] meng.go.dot v mengiris; mengerat; memotong: pelayan itu ~ daging ayam yg akan dimasak
gombak gom.bak [n] jambul (pd ayam, burung, bunga, dsb); jambak (rambut di dahi kuda); rambut di atas dahi (yg ditinggalkan sehabis berpangkas)
gumboro gum.bo.ro [n Tern] (1) virus yg biasa menyerang anak ayam, dng gejala mengantuk, bulu mengerut, menceret keputih-putihan; (2) penyakit yg disebabkan oleh virus gumboro
guntak gun.tak [n] tiruan bunyi "kelotak-kelotak" spt bunyi biji di dl buah yg telah kering yg dikocak
guram gu.ram [a] suram; muram; tidak bercahaya: betapa sepi dan -- nya hidup saya tahun-tahun terakhir ini [Jw] (1) n kutu pd ayam yg sedang mengeram dsb; (2) a ki kecil dan tidak bermutu: dl percaturan politik partai-partai -- biasanya tersisihkan
hemisfer he.mi.sfer [n] (1) Geo belahan bumi (bagian utara dan selatan) menurut garis khatulistiwa; (2) Anat belahan otak besar
herbarium her.ba.ri.um [n] (1) sekumpulan contoh tumbuhan yg dikeringkan (diawetkan), diberi nama, disimpan, dan diatur berdasarkan sistem klasifikasi, digunakan dl penelitian botani; (2) kotak, kamar, atau gedung untuk menyimpan kumpulan contoh tumbuhan yg dikeringkan (diawetkan), disimpan dan diklasifikasikan, digunakan dl penelitian botani
hipo- hi.po- [bentuk terikat] (1) bawah; di bawah; ke bawah: hipodermis; (2) kurang dr; bawahan dr: hipotaksis, hipovitaminosis
hipofisis hi.po.fi.sis [n Dok] kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg mengeluarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar-kelenjar lainnya
hipofremia hi.po.fre.mia [n Psi] keadaan lemah otak atau lemah mental; keadaan keterbelakangan mental
hus [p] kata seru untuk menyatakan larangan, mengusir (ayam dsb): -- , jangan bicara keras-keras
hutan hu.tan [n] (1) tanah luas yg ditumbuhi pohon-pohon (biasanya tidak dipelihara orang); (2) tumbuhan yg tumbuh di atas tanah yg luas (biasanya di wilayah pegunungan); (3) yg tidak dipelihara orang; yg liar (tt binatang dsb): ayam --; anjing --
ikan sebelah ikan yg berbadan gepeng, kedua belah matanya terletak di atas dan berdekatan krn yg satu telah berubah tempat, pindah ke sebelah atas juga; -- selar ikan kembung kecil, jenisnya bermacam-macam, spt -- selar ayam, -- selar bagat, -- selar bantal
indarus in.da.rus [Mk n] ayam sabungan yg telah kalah berlaga (menjadi kepunyaan yg menang)
induk in.duk [n] (1) ibu (terutama tt binatang); emak: -- ayam; (2) Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; (3) ki yg terutama; yg menjadi pokok atau pangkal yg menjadi asal: -- keributan itu adalah diganggunya gadis Minah oleh pemuda B; (4) ki inti; pati; bibit; biang: -- cuka; -- karbol; (5) ki pusat (yg menjadi penyatu bagian, cabang, dsb): -- per-usahaan; -- organisasi
inkubator in.ku.ba.tor [n] (1) perkakas yg dipanasi dng aliran listrik dsb dipakai untuk mengerami dan menetaskan telur; (2) Dok perkakas untuk memanaskan bayi yg lahir sebelum waktu-nya: alat itu terkenal sbg -- bayi; (3) Kim kamar atau kotak yg bersuhu tetap (biasanya 37oC), tempat kultur bakteri ditumbuhkan
integrasi wilayah [Pol] pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat atas unit-unit atau wilayah politik yg lebih kecil yg mungkin beranggotakan kelompok budaya atau sosial tertentu
jago ja.go [n] (1) ayam jantan (yg berumur lebih dr 12 bulan): ia memiara -- yg bagus sekali untuk pejantan bagi ayam-ayam betina piaraannya; (2) calon utama (dl suatu pemilihan): ia diajukan sbg -- dl pemilihan lurah di desanya; (3) orang yg terkemuka; pemuka; penganjur: dialah -- dl pergerakan rakyat melawan penjajah; (4) juara; kampiun: ia -- bulutangkis di kampungnya; (5) yg diharapkan jadi pemenang: -- saya dl pacuan kuda itu adalah kuda cokelat berbelang putih
jalak jantan nama keris; (2) nama ayam sabungan (ayam jantan yg berbulu hitam kurik-kurik); ayam jalak
jambul jam.bul [n] (1) rambut yg dianyam baik-baik di atas dahi atau di kepala; (2) sejambak bulu (rambut) di kepala binatang (ayam, burung, kuda, dsb); (3) jambu-jambu (pd tarbus, kopiah, dsb)
jantan jan.tan [n] (1) yg berjenis kelamin laki-laki (hanya untuk binatang dan tumbuh-tumbuhan spt ayam -- , sapi -- , kuda -- , bunga -- , pepaya --; di beberapa daerah dipakai juga untuk manusia; (2) ki gagah dan berani: siapa yg -- turunlah!; (3) ki (tt benda) dianggap berjenis laki-laki (yaitu: besar, lancip, panjang, dsb): busut -- , embun -- , kasau -- , paket --
jayasong ja.ya.song [n Ark] prasasti yg berisi putusan pengadilan mengenai sengketa tanah, msl prasasti Bendosari dan prasasti Parung di zaman Hayam Wuruk
jelatang je.la.tang [n] (1) tumbuhan yg daunnya dapat menimbulkan rasa gatal pd kulit apabila tersentuh (spt -- ayam; Fleurya interupta; -- gajah; Laportea stimulans); (2) ki penghasut; pengacau; perusuh; pengganggu keamanan: -- negeri itu telah tertangkap semalam
jenang je.nang [n] tiang untuk memperkuat pintu (jendela dsb): diukirnya -- pintu itu [kl n] (1) orang yg mengawasi; mandor; pembantu; (2) pengapit; ajudan; (3) sebutan atau pangkat kepala daerah di bawah penghulu adat [Mk n] orang yg mengatur perjamuan [n] pelerai atau juara dl persabungan ayam [n] se.je.nang n sebentar; sejenak; sejurus [n] (1) bubur kental; (2) dodol
jengger jeng.ger [n] balung yg tumbuh di kepala ayam
jodang jo.dang [Jw n] kotak panjang yg dipakai untuk menaruh penganan, barang-barang pinangan, dsb, biasanya diangkat dng dipikul oleh dua orang
juara ju.a.ra [n] (1) Olr orang (regu) yg mendapat kemenangan dl pertandingan yg terakhir; (2) orang yg gagah berani; orang yg pandai bersilat; pendekar; jagoan; (3) pengatur dan pelerai dl persabungan ayam; (4) pemimpin peralatan (pesta dsb); (5) ahli; terpandai dl sesuatu (pelajaran dsb): siswa itu dua tahun berturut-turut berhasil menjadi -- di kelasnya [n] ikan sungai, Pangsius
kabruk kab.ruk [v] kab.ruk-kab.ruk.an v saling menghantam, memukul (tt ayam dsb): kedua ayam jago itu kemudian ~ , masing-masing tidak mau kalah
kain mandar kain (panjang, sarung) yg bermotif kotak-kotak dr daerah Mandar (Sulawesi Selatan)
kais ka.is [v] me.nga.is v (1) mencakar-cakar atau menggaruk-garuk tanah (sampah dsb) untuk mencari makanan (tt ayam dsb): seekor anjing kurus dan kotor sedang ~ tong sampah mencari tulang-tulang sisa; (2) ki bekerja untuk mencari nafkah
kakak ka.kak [n] (1) saudara tua; (2) panggilan kpd orang (laki-laki atau perempuan) yg dianggap lebih tua; (3) panggilan kpd suami , ber.ka.kak v (1) berbunyi; "kak, kak" spt itik, ayam; (2) tertawa gelak-gelak; terkekeh-kekeh
kaki telanjang lihat kaki ayam
kalah ka.lah [v] (1) tidak menang atau dl keadaan tidak menang (dl perkelahian, perang, pertandingan, pemilihan, dsb); dapat diungguli lawan: dia -- dl merebut bola itu; negara-negara yg -- dl perang harus membayar pampasan kpd pihak yg menang; (2) kehilangan atau merugi krn tidak menang: dl bertaruh dua hari yg lalu dia menang Rp1.000,00, tetapi semalam -- Rp5.000,00; (3) tidak lulus (dl ujian): sudah dua kali ia -- dl ujiannya; (4) tidak menyamai; kurang dr; tidak sebesar; tidak sekuat: luasnya -- dibandingkan dng luas stadion di kotaku
kaliptra ka.lip.tra [n] tudung pelindung yg menutup kotak spora pd tumbuhan lumut, cendawan, dsb
kalkun kal.kun [n] unggas yg bertubuh besar dan kuat, berbulu kurik, mempunyai gelambir, bertungkai panjang yg dipelihara untuk menghasilkan daging; ayam belanda; Meleagris gallopavo
kamera ka.me.ra [n] kotak kedap sinar yg dipasang dng lensa yg menyambung pd lubang lensa tempat gambar (objek) yg direkam dl alat yg pekat cahaya; alat potret
kanang ka.nang [n] (1) pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat kudis atau sering dijadikan makanan ayam sabung (supaya kuat dan galak dl bersabung), kulit rantingnya dipakai untuk tali, dan buahnya dipergunakan untuk perekat; (2) daun kanang; (3) kulit kanang; (4) buah kanang
kaok ka.ok [n] tiruan bunyi burung gagak atau bunyi ayam jantan yg disakiti dsb
kapon ka.pon [n] unggas jantan yg dihilangkan atau ditekan perkembangan buah pelirnya; ayam kebiri
karkas kar.kas [n] (1) daging bertulang; (2) pelepasan daging dr tulang; (3) bagian tubuh ternak yg disembelih selain kepala, kulit, jeroan, kaki bawah, ekor, dan bulu (tt ayam)
karunkel ka.run.kel [n] pertumbuhan daging spt pial ayam
kas [n] (1) tempat menyimpan uang: uang iuran sudah dimasukkan ke dl --; (2) tempat membayar dan menerima uang: -- dibuka setiap hari dr pukul 08.00 hingga pukul 12.00; (3) keluar masuknya uang: buku -- catatan [n] (1) peti kayu untuk mengirimkan barang: -- itu jangan dibuang krn akan dibuat kandang ayam; (2) bak (wadah) tempat mesin arloji beserta tutupnya: kemarin arloji saya jatuh sehingga -- nya retak
kasa ka.sa [n] (1) kain putih yg halus; kain putih yg tenunannya jarang: dipilihnya -- untuk tirai itu; (2) kawat halus yg dianyam (biasanya untuk penghalang nyamuk dsb) [n] (1) loket tempat membayar dan menerima uang; (2) kotak atau peti mesin yg mencatat dan menerima uang [kl n] angkasa
kasintu ka.sin.tu [Sd n] ayam hutan
katak ka.tak [n] binatang amfibi pemakan serangga yg hidup di air tawar atau di daratan, berkulit licin, berwarna hijau atau merah kecokelat-cokelatan, kaki belakang lebih panjang dp kaki depan, pandai melompat dan berenang [ark n] lipit-lipit pd leher dsb; gelambir: ayam kalkun mempunyai keistimewaan, yaitu mempunyai -- pd lehernya [a] pendek: baju -- , jas berlengan pendek
kaum halai balai sosok anak muda yg serba aneh (berpotongan rambut petak-petak, botak separuh, berkostum jaket hitam dan celana yg koyak-moyak, bergelang, dan mengenakan bermacam-macam rantai)
kawin ka.win [v] membentuk keluarga dng lawan jenis; bersuami atau beristri; menikah: ia -- dng anak kepala kampung; (2) v melakukan hubungan kelamin; berkelamin (untuk hewan); (3) v cak bersetubuh: -- sudah, menikah belum; (4) n perkawinan [kl v] , me.nga.win v memegang ayam pd kedua kaki dan kedua sayapnya dsb untuk disembelih
keabadian ke.a.ba.di.an [n] (1) kekekalan; (2) tempat yg abadi (alam baka): kenanglah pahlawan yg telah bersemayam di ~
kebesaran ke.be.sar.an [n] (1) sifat (keadaan) besar: -- Tuhan tidak perlu diragukan lagi; (2) kemegahan; keagungan: kerajaan Majapahit mencapai puncak -nya pd pemerintahan raja Hayam Wuruk; ia selalu membanggakan -- nenek moyangnya; (3) tanda-tanda (pakaian, upacara, alat-alat, dsb) yg menyatakan ketinggian martabat atau pangkat: dl upacara itu ia memakai pakaian -; payung -; (4) cak ukurannya terlampau besar: bajunya sedikit --
kebut ke.but [v] me.nge.but v menghilangkan debu (nyamuk dsb) dng memakai bulu ayam, sapu, dsb: setiap pagi pembantu kami ~ kursi [v cak] me.nge.but v (1) menjalankan kendaraan dng kecepatan tinggi: sebelum diadakan penertiban, banyak bus kota yg ~ di jalan dan saling menyusul; (2) cak mengerjakan sesuatu dng cepat
kecemerlangan ke.ce.mer.lang.an [n] (1) keindahan; keelokan; (2) kegemilangan; kecerdasan (otak): ~ otaknya boleh diandalkan; (3) kejayaan: sejarah ~ Islam adalah sejarah zaman Umaiah dan Abasiah
kecerdasan intelektual ke.cer.das.an intelektual kecerdasan yg menuntut pemberdayaan otak, hati, jasmani, dan pengaktifan manusia untuk berinteraksi secara fungsional dng yg lain
keciak ke.ci.ak [n] tiruan bunyi "ciak, ciak"; (spt bunyi anak ayam dsb)
kecundang ke.cun.dang [n] yg dikalahkan (biasanya tanpa diduga): ayam aduannya menjadi ~; (2) v kalah (biasanya tanpa diduga): kesebelasan favorit ~ pd babak pertama lihat 1cundang ? 2cundang
kedap ke.dap [a] (1) kerap dan rapat sekali (tt tenunan, ayaman, dsb): kain yg dipakai untuk menyekat kedua ruang itu dipilihkan yg --; (2) tertutup rapat-rapat sehingga tidak dapat ditembus atau kemasukan air (udara): semua yg bersifat radioaktif dikeluarkan selama pembangkitan tenaga nuklir di dl wadah yg -- udara
kedewaan ke.de.wa.an [n] (1) sifat-sifat dewa; mengenai dewa; (2) tempat bersemayam para dewa; keindraan
kedewataan ke.de.wa.ta.an [n] (1) sifat-sifat dewata; mengenai dewata; (2) tempat bersemayam para dewa; keindraan
kekas ke.kas [ark v] me.nge.kas v mengais (tt ayam) [Plb n] sebidang tanah di antara ladang baru dan ladang yg telah ditanami
kelabak ke.la.bak , ke.la.bak.an a (1) menggelepar (spt ayam yg disembelih); (2) ki bingung (krn kesusahan); susah: ia ~ mencari pengganti uang yg telah dihilangkannya
kelenjar hipofinis kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg menge-luarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar lainnya
keluai ke.lu.ai [n] binatang liar spt kucing, sering mencuri ayam pd malam hari; luak: musang --; Paradoseurus
kembal kem.bal [n] pundi-pundi (yg bentuknya spt kepis); bakul dr pandan atau rotan tempat menyimpan barang kecil-kecil; kantong kecil, kotak kecil, tempat barang-barang kecil
kemoceng ke.mo.ceng [n] pembersih debu dr bulu ayam dsb
kempu kem.pu [n] kotak bundar bertutup untuk menyimpan pakaian, barang kecil-kecil, dsb
kemuning ke.mu.ning [n] (1) tumbuhan perdu, termasuk suku Rutaciae, tingginya mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dng ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sbg tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris; Murraya paniculata; (2) kayu pohon kemuning [a] merah keemasan
kendaga ken.da.ga [n] peti atau kotak kayu yg dihiasi dng kulit kerang dsb atau dibebat dng anyaman
keok ke.ok /kEok/ (1) n tiruan bunyi ayam jika ditangkap atau kesakitan; (2) v cak kalah: dl perundingan itu kesebelasan tuan rumah --
kepala ke.pa.la [n] (1) bagian tubuh yg di atas leher (pd manusia dan beberapa jenis hewan merupakan tempat otak, pusat jaringan saraf, dan beberapa pusat indra): mayat wanita itu ditemukan tanpa --; (2) bagian tubuh yg di atas leher tempat tumbuhnya rambut: -- nya botak; (3) ki bagian suatu benda yg sebelah atas (ujung, depan, dsb): -- tongkat; (4) ki bagian yg terutama (yg penting, yg pokok, dsb): -- lakon; (5) ki pemimpin; ketua (kantor, pekerjaan, perkumpulan, dsb): -- pasukan; (6) ki otak (pikiran, akal, budi): jika kita masih punya -- , kita harus diberi jatah satu kilogram gula
kepala busung [Dok] kepala menjadi lebih besar dp ukuran biasa krn zat cair terkumpul dl rongga-rongga otak; hydrocephalus
kepecahan ke.pe.cah.an [n] perihal pecah: sbg seorang peternak, ~ sebutir telur ayam baginya sangat menyedihkan
kera ke.ra [n] (1) suku paling sempurna dr kelas binatang menyusui, bentuk tubuhnya mirip manusia, berbulu pd seluruh tubuhnya, memiliki otak yg relatif lebih besar dan lebih cerdas dp hewan lain, termasuk hewan pemakan buah, biji-bijian, dsb; Anthropoidea; (2) monyet, terutama yg berekor panjang; Macacus synomolgus
keramba ke.ram.ba [n] (1) keranjang pengangkut atau tempat ikan, bentuknya lonjong, terbuat dr anyaman bambu dng kerangka kayu, biasanya berlapis ter supaya kedap air; (2) keranjang atau kotak dr bilah bambu untuk membudidayakan ikan di sungai (danau, bendungan)
kerenyahan ke.re.nyah.an [n] keadaan (perihal) renyah: kami siap mengantarkan ~ ayam goreng kami sampai ke depan pintu rumah Anda
keriuk ke.ri.uk [n] bunyi ayam jantan berkokok
keruyuk ke.ru.yuk [n] tiruan bunyi kokok ayam jantan
ketuk ke.tuk [n] bunyi spt bunyi pukulan pd pintu, meja, dsb yg dibuat dr kayu [n] tiruan bunyi kotek ayam betina sesudah bertelur [n] alat musik gamelan Jawa, berbentuk spt bonang, tetapi lebih pipih dan berdinding lebih rendah dp kenong, berfungsi sbg pemberi tekanan dl musik gamelan [n] beduk
kinantan ki.nan.tan [n] (1) sesuatu yg seluruh (sekujur) tubuhnya putih (tt ayam, kuda, dsb); (2) nama ayam aduan (Sumatra Utara); (3) ki sesuatu atau seseorang yg luar biasa (kepandaian, keberanian, dsb): pemuda itu seorang --
kisa ki.sa [n] jala kecil yg ditarik oleh 4 atau 5 orang, biasanya dapat ditarik dr pinggir pantai [n] pundi-pundi (kantong uang) yg kecil [n] kantong anyaman daun kelapa yg digunakan untuk membungkus buah nangka, ayam, dsb: nangka yg baru dipetik masih terbungkus dl --
kisar ki.sar [n] gerakan berputar pd porosnya: -- bumi [Jk n] , ki.sar.an n keturunan ayam biasa dng ayam hutan
kiwi ki.wi [ark n] juru petak (dl perahu); orang yg menyewa ruang perahu (turut berekanan) [n] burung sebesar ayam jantan yg bersayap kecil, tetapi; tidak dapat terbang, berbulu spt rambut, terdapat di Selandia Baru; Apterix
klaustrum kla.us.trum [n Anat] lapisan tipis zat kelabu dl belahan otak
kojang ko.jang [n ] penyakit ayam yg hanya sekali berjangkit
kokok ko.kok [n] tiruan bunyi ayam jantan: ketika fajar mulai merekah terdengarlah -- ayam memecah kesunyian
kolesterin ko.les.te.rin [n Dok] lemak empedu semacam alkohol, biasanya terdapat dl darah, empedu, otak, dan terutama pd batu empedu
kolesterol ko.les.te.rol [n] (1) Kim lemak yg menyerupai alkohol, berkilau spt mutiara, terdapat di dl sel tubuh manusia dan hewan, terutama sel saraf dan otak, mempunyai peranan penting dl pengangkutan lemak dan pembuatan hormon; C27H45OH; (2) Dok steroid yg banyak terdapat dl minyak dan lemak hewan, kuning telur, jaringan saraf, empedu dan batu empedu; (3) lemak yg biasa terdapat dl darah, otak, empedu, dan batu empedu
kombo kom.bo [n Mus] kelompok pemain musik hiburan yg hanya beranggotakan pemain inti yg kira-kira setara nilai profesinya
konglomerat kong.lo.me.rat [n] (1) pengusaha besar yg mempunyai banyak perusahaan atau anak perusahaan; (2) perusahaan besar yg beranggotakan berbagai macam perusahaan dan bergerak dl bidang usaha yg bermacam-macam; (3) massa atau campuran yg terjadi dari bermacam-macam unsur; (4) Geo batuan sedimen yg dibangun oleh kerakal bundar atau pecahan batuan, bergaris tengah lebih dr 4 mm dan yg tersemen, membentuk massa yg padu
konoid ko.no.id [n] (1) Dok kelenjar di tengah otak; (2) Tek benda tiga dimensi yg diperoleh apabila elips, parabola, atau hiperbola diputar mengelilingi sumbunya
korteks serebri bagian atau lapisan luar otak besar yg terdiri atas sel-sel saraf
kosong ko.song [a] (1) tidak berisi: peti -- itu rupanya menjadi sarang tikus; (2) tidak berpenghuni: rumah itu sudah lama --; (3) hampa; berongga: batang kangkung itu -- di dalamnya; (4) tidak mengandung arti: dia menerima tangan saya dng sikap dingin dan pandangan yg --; (5) tidak bergairah: sejak suaminya meninggal, hidupnya serasa --; (6) tidak ada yg menjabatnya; terluang: sudah tiga bulan jabatan kepala dinas itu -- dan belum ada yg menggantikannya; (7) tidak ada sesuatu yg berharga (penting): pidato yg berjam-jam itu -- belaka; (8) tidak ada muatannya: perahu itu --; (9) ki tidak pandai; tidak cerdas: otaknya --; (10) cak nol
kotek ko.tek [n] tiruan bunyi kokok ayam betina (biasanya setelah selesai bertelur): terdengar sangat riuh -- ayam yg sudah selesai bertelur itu [n] ekor yg berbulu
kotok ko.tok lihat jawer [n] tahi ayam [a] kotong [a cak] rabun senja; buta ayam
kuayan ku.a.yan [n] pohon yg buahnya menyerupai buah gayam
kuis ku.is [v] me.ngu.is v (1) menyepak ke sisi; menepis: ~ bola; (2) mencari makan (tt ayam); mengais: ayam ~ sampah [n] (1) ujian lisan atau tertulis yg singkat; (2) acara hiburan dl radio atau televisi yg berupa perlombaan adu cepat menjawab pertanyaan; cepat tepat; cerdas cermat; (3) (dl majalah) daftar pertanyaan sederhana yg berhadiah (kadang-kadang mengandung promosi dagang)
kuku ku.ku [n] (1) zat tanduk tipis yg tumbuh melekat pd ujung jari tangan atau kaki; (2) bagian ujung tangan (kaki), panjang-panjang dan tajam (terbentuk dr zat tanduk), pd ayam, kucing, harimau, dsb; cakar; (3) bagian ujung kaki kuda, kerbau, dsb yg besar dan keras (terbentuk dr zat tanduk); (4) alat atau bagian perkakas yg bentuknya spt cakar untuk mencakar; (5) ki kekuasaan: Belanda tidak pernah berhasil menanamkan -- nya di daerah ini
kukuruyuk ku.ku.ru.yuk [n] tiruan bunyi ayam berkokok
kuntul kun.tul [a] tidak berekor; togel (tt ayam dsb) [n] burung bangau berbulu putih, pemangsa ikan, katak, dsb (bermacam-macam jenisnya spt -- kecil, Egretta garzetta; -- karang; -- kerbau
kur [n] (1) tiruan bunyi burung tekukur; (2) tiruan bunyi orang memanggil ayam
kurap ku.rap [n] penyakit kulit semacam kudis yg menyebabkan gatal (ada bermacam-macam spt -- ayam, -- anjing, -- besi) [n] daun -- tanaman perdu, Cassia alata; ketepeng
kurik ku.rik [n] bintik; rintik: ayam --
kutu ku.tu [n] serangga parasit tidak bersayap yg mengisap darah binatang atau manusia (spt -- ayam, -- anjing) [ark kl n] perkumpulan dagang dsb; sekutu
kutuk ku.tuk [n] (1) doa atau kata-kata yg dapat mengakibatkan kesusahan atau bencana kpd seseorang; (2) kesusahan atau bencana yg menimpa seseorang disebabkan doa atau kata-kata yg diucapkan orang lain; laknat; sumpah: mereka tidak berani berbuat jahat krn takut kena -- [n] sukat beras (sebanyak empat genggam) [Jw n] anak ayam yg baru menetas
kutuk sehari anak ayam yg baru menetas, baru dikeluarkan dr mesin tetas, umurnya di bawah lima hari
kuwuk ku.wuk [Jw n] kucing yg besar atau tua yg gemar makan anak ayam dsb
laci la.ci [n] kotak kecil (pd meja dsb) yg dapat ditarik dan disorong, tempat menyimpan benda-benda kecil
laci arsip kotak (kayu, besi) yg menjadi tempat berkas arsip surat, biasanya terdiri atas kotak susun dr bawah ke atas sebanyak 4-6 yg ditarik keluar kerangkanya
laksa lak.sa [num] sepuluh ribu [n] lauk yg mengandung banyak kuah bercampur soun, daging ayam, dsb
langkah tersentak [Tern] langkah tersentak-sentak pd anak ayam yg menderita kekurangan piridoksin (vitamin B6), biasanya diawali oleh penurunan selera makan, pertumbuhan, anemia, kelainan gerakan, dan akhirnya konvulsi
lantip lan.tip [Jw a] berotak cemerlang; cerdas
lapah la.pah , me.la.pah v (1) menguliti dan memotong-motong binatang sesudah disembelih; (2) memotong-motong (makan) daging dng potongan besar: singa itu ~ babi itu dng lahapnya [n] kotak tempat rokok (tembakau dsb); selepa
lapur la.pur [Lihat {lapor}] [v] ber.la.pur v bergerak-gerak menggelepar (spt ayam, burung yg berlaga)
lawi la.wi [n] (ujung) bulu ekor ayam (burung) yg panjang melengkung
layaknya la.yak.nya [adv] (1) patutnya; pantasnya; (2) rupanya; lakunya: dr udara gedung-gedung itu tampak bagaikan kotak-kotak ~
layap la.yap , ke.la.yap.an v (1) bepergian dng tidak tentu arah dan tujuan; keluyuran; (2) menatap ke sana ke mari (tt pandangan mata) [a] rendah dekat tanah atau air (tt burung terbang, perahu, rumah, dsb) [Jk] me.la.yap v mulai hendak tidur; tidur-tidur ayam; di antara jaga dan tidur
layer la.yer [n] ayam (negeri) petelur
legasteni le.gas.te.ni [n] lemah otak yg mempengaruhi daya penyerapan kesan
leghorn leg.horn [Bld n] ayam ras
lelancur le.lan.cur [Jk n] (1) ayam jantan muda; (2) anak laki-laki yg meningkat dewasa
lembu Suana patung lambang Kesultanan Kutai Tenggarong, terbuat dr kuningan, bertanduk spt lembu, bermuka spt gajah, bersayap spt burung, bertaji dan berkuku sp; t ayam jantan, pd kepalanya dipasang berjenis ragam rias
lengit le.ngit [Jk a] culas; cerdik (banyak akal buruk) [ark n] penyakit ayam
lepas burung lepas ayam
lepas unggas bebas sama sekali; lepas ayam
lepik le.pik [n] tiruan bunyi barang jatuh ke tanah, lebih halus dp lepak (spt bunyi kotak korek api jatuh di lantai)
lesitina le.si.ti.na [n] (1) Bio zat lemak yg diperoleh dr kuning telur, jaringan otak dan saraf, sperma, jamur, ragi, benih tanaman, empedu, dan darah, berfungsi sbg penghasil fosfor (pd pertukaran zat), penjaga penyaluran lemak dr hati, dan pembentuk sel membran dr sel darah merah; (2) zat yg digunakan sbg penapisan atau pemurnian dl industri margarin, sbg bahan penahan lemak dl industri cokelat, dan sbg bahan pengawet pd roti
letargi le.tar.gi [n Dok] keadaan lemah badan dan tidak ada dorongan untuk melakukan kegiatan, nafsu tidur berlebihan (apabila dibangunkan langsung tertidur kembali), muncul pd penderita penyakit otak atau keracunan
liar li.ar [a] (1) tidak ada yg memelihara; tidak dipiara orang (tt binatang): binatang ini (binatang) --; (2) tidak (belum) jinak: ayam (burung) ini masih --; (3) tidak tenang (tt pandangan mata); buas; ganas: matanya -- memandang ke kiri kanan; pandangannya -- spt harimau akan menerkam mangsanya; (4) tidak teratur; tidak menurut aturan (hukum): sikap dan tingkahnya --; (5) belum beradab: orang --; (6) tidak resmi ditunjuk atau diakui oleh yg berwenang; tanpa izin resmi dr yg berwenang; tidak memiliki izin usaha, mendirikan, atau membangun, dsb: tukang parkir --; bangunan (rumah) --
licin li.cin [a] (1) berminyak atau berlendir (spt belut); tidak kasar; halus: ia tergelincir krn jalannya --; (2) tidak ditumbuhi apa-apa (kepala yg botak, betis yg tidak berbulu); (3) tidak berkerut (tt pakaian): pakaiannya -- krn disetrika; (4) ki habis sama sekali (tt harta dsb); (5) ki pandai menipu (memutarbalikkan perkataan dsb); licik; (6) ki tidak mudah tertangkap: pencuri yg --
limbing lim.bing [n] daun telinga (bagian telinga sebelah luar) ayam, burung, dsb
lingkup ling.kup [v] me.ling.kup v menutup sesuatu dng ...: ~ sangkar ayam itu dng kain sarung [Mk a] habis pergi (datang dsb) semuanya: orang sedesa -- ke lapangan untuk melihat pesawat terbang mendarat
lira li.ra [n] satuan mata uang Italia [n] alat musik Yunani Kuno dng rangka berbentuk huruf U dan berdawai, dianggap sbg pendahulu biola, dimainkan dng berbagai cara, yakni diletakkan di bahu (da spalla), diletakkan di lengan (lira dabraccio), model yg lebih besar dng 9-15 dawai yg diletakkan di antara lutut (da gamba), lira senor (lira iomperfetta), lira bas (lira perfecta) [n] burung mirip ayam hutan, kicauannya indah dan dapat menirukan suara burung lain; Menuridae
liter li.ter [n] satuan dasar ukuran isi [n Tern] alas kandang (ayam,ternak, dsb) dibuat dr kulit gabah, jerami, dsb yg dicampur dng kapur, berfungsi menjaga agar kandang tetap kering
lompat jauh [Olr] melompat ke depan dng bertolak pd satu kaki untuk mencapai suatu kejauhan yg dapat dijangkau, jarak loncatan diukur mulai dr titik tumpuan loncatan sampai dng jejak pertama di kotak pasir sesudah melompat; (2) ki naik (pangkat dsb) tidak secara berurutan, melampaui beberapa tingkatan
luak lu.ak [a] berkurang; susut: uang sakunya masih utuh, belum -- sedikit pun [n] binatang mirip kucing berbulu bintik-bintik yg gemar makan ayam, buah kopi, dsb; musang; Paradoxurus hermaphroditus [Mk n] daerah; distrik; luhak: -- Agam [Mk n] sumur (yg digali)
lumpuh kiting [Tern] kelumpuhan khas yg disertai dng kebengkokan jari pd anak ayam yg menderita kekurangan riboflavin
lumpuh marek [Tern] penyakit lumpuh yg disebabkan oleh virus herpes ditandai dng kejang lumpuh pd kaki, biasa menyerang anak ayam berumur 1-5 bulan
maleo ma.leo [n] burung yg besarnya tidak lebih dr seekor ayam kampung, berwarna hitam, pd bagian dada warna bulunya putih bersih, paruhnya abu-abu, jambulnya berwarna kuning, panjang telurnya 10 cm dan lima kali lebih besar dp telur ayam; Macrocephalus maleo
mandar man.dar [n] burung spt ayam, tetapi rupanya lebih bagus, bulu badannya berwarna biru kehijau-hijauan di bagian dada, di bawah ekornya berwarna putih, bagian atas dr kepala, paruh, dan kaki berwarna merah menyala, hidup dekat sawah, rawa-rawa, dan danau, pandai terbang, pakannya berupa macam-macam serangga, terutama serangga air, tumbuhan air, dan jenis padi-padian; pelung; Porphyrio
mandung man.dung [kl n] (1) ayam; (2) ayam jantan [kl n] kemenyan -- jati kemenyan putih; dupa [v] membuka tanah (di Madura)
mangsa mang.sa [n] (1) (daging) binatang yg menjadi makanan binatang buas: anak ayam sering menjadi -- burung elang; (2) Tern organisme yg ditangkap dan dimakan oleh binatang predator; (3) ki sasaran perbuatan jahat: sepeda yg tidak terkunci menjadi -- pencuri sepeda
manuk ma.nuk [n] burung; ayam
manumpak ma.num.pak [n] upacara adat pd pesta perkawinan masyarakat Simalungun, para undangan datang dng membawa sumbangan secara sukarela, biasanya nasi dng hidangan daging yg dibentuk sehingga mirip hewan (babi, ayam) hidup, disuguhkan kpd kedua mempelai yg tidak boleh menolaknya
marambung ma.ram.bung [Mk n] tumbuhan yg kayunya berwarna putih kekuning-kuningan, agak lunak, dan tidak awet, dipakai dl industri korek api untuk dibuat batang dan kotaknya; Vernonia arborea
marus ma.rus [n] darah (sapi, ayam, dsb) beku yg dikukus; saren
mata bajak besi tajam pd baja yg masuk ke dl tanah; nayam
medikasi oblongata [Bio] bagian terakhir otak vertebrata, berbentuk spt piramida, dan terus bersambung dng jaringan saraf tulang punggung
melaga me.la.ga [v] menyabungkan (ayam)
melagakan me.la.ga.kan [v] mengadu (ayam dsb); memperlagakan
melainkan me.la.in.kan [v] memperbedakan: ibu yg baik tidak pernah ~ anak yg satu dr anak yg lain; (2) v mengasingkan; memisahkan dr yg lain: dia ~ tempat ayam yg baru menetas itu dr tempat induknya; (3) p hanya: ~ Allah yg wajib disembah; (4) p kata penghubung intrakalimat untuk menyatakan bertentangan: bukan dia yg bersalah, ~ saya lihat lain
melapur me.la.pur [v] menyerang (menghantam) dng kepakan sayap (spt ayam atau burung yg berlaga)
melayang-layang me.la.yang-la.yang [v] (1) melayang sambil bergerak ke sana kemari; melayang dng berputar-putar: burung elang itu ~ di udara sebelum menyambar anak ayam; (2) tidak keruan (tt pikiran, perkataan, dsb); tidak tentu arah: pikirannya ~ ketika ia ditanya
melelas me.le.las [v] (1) menjadi licin krn tergosok: tengkuk kerbau itu telah ~ oleh pasangan dan tidak ada bulunya lagi; (2) memotong licin-licin (sampai habis): ia ~ tulang ayamnya licin-licin
melindungi me.lin.dungi [v] (1) menutupi supaya tidak terlihat atau tampak, tidak kena panas, angin, atau udara dingin, dsb: anak itu ~ dirinya dng daun pisang supaya tidak kehujanan; (2) menjaga; merawat; memelihara: pemerintah ~ binatang yg hampir punah; (3) menyelamatkan (memberi pertolongan dsb) supaya terhindar dr mara bahaya: induk ayam itu ~ anaknya thd serangan burung elang
melukut me.lu.kut [n] ujung beras yg terlepas ketika ditumbuk; pecahan beras yg halus; menir: anak ayamnya diberi makan --
meluruh me.lu.ruh [v] (1) bertukar bulu (tt ayam dsb); (2) rontok (tt daun)
memajalkan me.ma.jal.kan [v] menumpulkan: obat-obatan terlarang itu dapat -- otak pemakainya
memancang gelanggang me.man.cang gelanggang membuat gelanggang (untuk mengadu ayam, bertanding, dsb); (2) mengadakan keramaian (pd perayaan perkawinan dsb)
memasakkan me.ma.sak.kan [v] (1) memasak untuk: bibi -- kami opor ayam; (2) membuat supaya masak: pedagang pisang itu selalu berusaha -- pisang dagangannya dng cara memeramnya di dl tanah [v] (1) memakai sesuatu untuk pasak: ~ sepotong kayu ke dl lubang; (2) ki menerangkan (menasihatkan dsb) benar-benar: dr dahulu Ayah telah ~ hal itu kepadamu
mematuk me.ma.tuk [v] (1) mencatuk; mencotok; memagut (dng paruh): ayam itu ~ biji jagung yg ditaburkan; (2) memukul (tt picu bedil): beberapa kali dipetiknya picu itu, tetapi tidak ~ juga
membulang mem.bu.lang [v] (1) mengikatkan kain dsb pd kepala: ia -- kain pd kepalanya; (2) mengikatkan tali pd kaki ayam sabungan untuk memasang taji: mereka sudah -- ayam sabungnya
membului mem.bu.lui [v] mencabuti bulu (ayam dsb) yg telah dipotong
memelihara me.me.li.ha.ra [v] (1) menjaga dan merawat baik-baik: ~ kesehatan badan; ~ orang sakit; ~ anak bini; (2) mengusahakan dan menjaga (supaya tertib, aman, dsb): ~ keamanan dan ketertiban; (3) mengusahakan (mengolah): ~ sawah ladang; ~ tanam-tanaman; (4) menjaga dan mendidik baik-baik: ~ anak-anak yatim; (5) memiara atau menernakkan (tt binatang): ~ ayam, itik; (6) mempunyai: ~ gundik (bujang dsb); (7) membiarkan tumbuh (tt rambut): ~ kumis (cambang dsb); (8) menyelamatkan; melindungi; melepaskan (meluputkan) dr bahaya dsb: ~ negeri dr bencana; ~ hamba rakyatnya
memeruti me.me.ruti [v] membersihkan (mengambil) isi perut (ikan, ayam, dsb): ~ ikan
memiara me.mi.a.ra [v] memelihara (tt binatang atau tanaman): ~ ayam; ~ pohon mawar
memotong me.mo.tong [v] (1) memutuskan dng barang tajam; mengerat; memenggal: ia ~ tali itu dng gunting; ia ~ tebu dng pisaunya yg tajam; (2) mengiris (tt roti, daging, dsb); (3) menyembelih: ~ ayam; ~ kambing; (4) menebang (tt kayu, pohon, dsb): ~ kayu di hutan; (5) memangkas (tt rambut): ~ rambut; (6) menggunting sesuai dng ukuran (tt bahan pakaian dsb); (7) menuai (tt padi dsb); (8) mengurangi (tt upah, gaji, pendapatan, dsb); (9) memendekkan (tt kata, kalimat, nama dsb); (10) memintas (tt jalan, perjalanan); (11) menyelang atau memenggal (tt perkataan orang dsb); (12) memepat (tt kuku): ia sedang ~ kuku
memperimpit mem.per.im.pit [v] menaruh (menumpuk dsb) berimpit-impit: siapa yg ~ gelas-gelas di dalam kotak ini?
memperlagakan mem.per.la.ga.kan [v] (1) mempersabungkan; mempertarungkan (ayam dsb); (2) memperlanggarkan (perahu, mobil, dsb)
memperpupuhkan mem.per.pu.puh.kan [v] menyabung ayam yg tidak bertaji
mempertalikan mem.per.ta.li.kan [v] (1) mengikat menjadi satu: mereka ~ semua tawanan itu sebelum diseret ke markas; (2) menjalin-jalinkan; memperhubungkan: jangan ~ perkara itu dng urusan pribadimu; (3) menghubungkan: urat saraf yg ~ otak dng mata; dilaluinya kampung yg ~ Kota Serang dng Pandeglang; (4) menjodohkan: ia hendak ~ anak gadisnya dng pemuda itu; (5)menjadikan bertali
memupuh me.mu.puh [v] (1) memukul; (2) menyabung (ayam) lama-lama
memupur me.mu.pur [v] melakukan pupur: sambil berjemur ayam itu ~ di pasir;
menandakan me.nan.da.kan [v] (1) menyatakan atau menunjukkan (bahwa): angka rapornya yg baik ~ kerajinan dan kecerdasan otaknya; (2) menjadi tanda (alamat); memberi alamat (bahwa ...): tidak dibalasnya suratmu itu ~ bahwa dia benci kepadamu; (3) menerangkan atau memberitahukan dng tanda (isyarat): tanda panah itu ~ arah jalan yg harus kita tempuh; (4) membuktikan (dng tanda): ia harus ~ bahwa ia benar-benar suami yg sah dr wanita itu
mencakar men.ca.kar [v] (1) menggaruk dng cakar; (2) melukai dng cakar; (3)mengais (mencari makan tt ayam dsb)
menceker men.ce.ker [v] mengais-ngais (spt ayam)
mencengkam men.ceng.kam [v] (1) memegang erat-erat dng cakar (kuku); mencengkeram: cakar ayam itu ~ batang jambu supaya tidak jatuh; (2) menjepit (mengapit) erat-erat: tangannya ~ merih, mencekik tenggorok; (3) ki menguasai: lintah darat itu berhasil ~ kehidupan beberapa warga kampung
menciap-ciap men.ci.ap-ci.ap [v] berbunyi ciap-ciap (tt anak ayam)
mencotok men.co.tok [v] mengambil (melawan) dng memakai cotok; memagut: ayam ~ beras
mencuat men.cu.at [a] menganjur atau memanjang ke depan dsb (tt ekor ayam, rokok di bibir, dsb)
menerbangkan me.ner.bang.kan [v] (1) membiarkan terbang; melepaskan supaya terbang: pd upacara pemakaman itu, selain melepaskan ayam mereka juga ~ beberapa ekor burung merpati; (2) membawa terbang: burung rajawali itu mencekam anak kambing dan ~ nya ke tengah hutan; hanya pesawat kecil yg dapat ~ kami ke daerah terpencil itu; (3) mengangkut dng pesawat terbang: helikopter itu telah ~ orang yg luka-luka dr daerah pertempuran; (4) mengemudikan pesawat terbang: pangeran bersama permaisuri akan pesiar dan ~ kapal terbangnya sendiri; (5) ki membawa kabur; melarikan: orang yg ~ uang kas itu telah tertangkap
menernakkan me.ner.nak.kan [v] (1) membiakkan ternak (memelihara lembu, kambing, ayam, dsb): ~ kambing; ~ ayam; (2) cak membungakan (uang)
menetaskan me.ne.tas.kan [v] (1) mengeramkan (telur) supaya menetas; membiarkan menetas: ia ~ telur itik itu pd induk ayam yg sedang mengerami telurnya; (2) ki menelurkan; melahirkan (menghasilkan, menimbulkan, dsb); membuahkan hasil
mengadu meng.a.du [v] (1) mempertemukan (mendekatkan) dua benda: ia ~ dua benda untuk melihat selisihnya; (2) menyentuhkan; mengantukkan: hadirin berdiri lalu mengangkat dan ~ gelasnya; (3) membenturkan; melanggarkan: sambil meratap, dia ~ kepalanya ke dinding; (4) menyabung; memperlagakan: ~ ayam; ~ domba; (5) menghasut (supaya cekcok, berkelahi, dsb): waspadalah thd orang itu, maksudnya hanya akan ~ kita; (6) memperebutkan kemenangan (dng menyabung tenaga, kepandaian, dsb); mempertandingkan; (7) menyampaikan sesuatu yg memburuk-burukkan orang lain: jangan suka ~ kpd orang tuamu; (8) menimbang; memikirkan: ia ~ baik buruknya pekerjaan yg akan dilaksanakan
mengagah meng.a.gah [v] (1) memandangi muka (anak kecil untuk diajak tertawa dsb); (2) menentang mata (mengajak berkelahi); (3) memperhadapkan (supaya berkelahi): ~ ayam sabungan
mengaiskan me.nga.is.kan [v] (1) mencakarkan (tangan, kuku, dsb) ke tanah (tt ayam dsb); (2) ki mencarikan makan (nafkah)
mengakas me.nga.kas [v] mengais: ayam itu -- sampah mencari makan
mengasah meng.a.sah [v] (1) menggosok pisau dsb pd benda keras (batu dsb) supaya tajam atau runcing; (2) mendabung; memepat; meratakan (gigi dsb); (3) menghaluskan dan mengilapkan (intan, permata, dsb); menyerudi; (4) ki mempertajam (dng latihan) pikiran dsb supaya memiliki kemampuan: mari kita mengisi teka-teki silang ini untuk ~ otak
mengebiskan me.nge.bis.kan [v] memasukkan ke dl kotak surat
mengeposkan me.nge.pos.kan v memasukkan surat ke kantor pos atau kotak surat untuk dikirim melalui pos
mengerami meng.e.rami [v] mendekami; mengeram pd: ayam ~ telur itik
menggelanggang meng.ge.lang.gang [v] (1) mengadakan (menyelenggarakan) gelanggang penyabungan (ayam dsb): mereka hendak ~ tujuh hari lamanya sambil memotong kerbau tujuh ekor; (2) ki menggenang: air matanya ~ mendengar riwayat orang tuanya
menggeleber meng.ge.le.ber [v] menggelepai ke bawah (pial ayam, dsb)
menggelepar-gelepar meng.ge.le.par-ge.le.par [v] bergerak-gerak berguling-guling (spt orang yg kesakitan perut); membanting-bantingkan (anggota) badan: ayam yg disembelih itu ~ , lalu mati
menggelepur meng.ge.le.pur [v] menyerang dng sayap dan kaki (tt ayam, burung, dsb)
menggeli meng.ge.li [v] memberanikan ayam yg berlaga
mengorek me.ngo.rek [v] (1) mengeluarkan sesuatu dr lubang atau dr tempatnya; mencungkil: tidak baik ~ tahi hidung di depan orang banyak; (2) menggerek (melubangi): tikus ~ peti hingga berlubang; (3) mengais: ayam ~ sampah untuk mencari makan; (4) menggaruk supaya keluar: adik sedang asyik ~ kerak nasi; (5) mengeruk: petugas perlu ~ dasar sungai untuk mencegah banjir; (6) mengambil banyak-banyak (keuntungan, uang, dsb): koruptor banyak ~ uang negara; (7) mencari-cari untuk menemukan (kesalahan, perbuatan jahat, dsb): polisi berusaha ~ pengakuan dr tersangka
mengumpani meng.um.pani [v] memberi umpan (makanan, mangsa): ~ ayam; ~ parkit
meningitis me.ni.ngi.tis [n] peradangan pd selaput otak dan sumsum tulang belakang
menjuak men.ju.ak [v] (1) memberanikan ayam sabungan (dng jalan menghadapkan ayam lain pd ayam sabungan itu) agar mau bertanding; (2) ki menghasut (supaya berkelahi, berperang, dsb)
menyabung me.nya.bung [v] (1) mengadu: dulu raja-raja Bali suka -- ayam dng taruhan yg tinggi; (2) ki mempertaruhkan: setiap prajurit yg pergi ke medan juang harus bertekad -- nyawa demi nusa dan bangsa
menyabungkan me.nya.bung.kan [v] memperlagakan; mengadu: ia -- ayam jago andalannya
menyambar me.nyam.bar [v] (1) menangkap dng cepat sambil terbang (lari dsb): burung elang itu- anak ayam; (2) menjilat dng cepat (tt api); membakar: kobaran api itu -- rumah di sebelah rumahnya; (3)mengenai: jika tidak kuelakkan, hampir saja pisau itu -- kepalaku; (4) merampas: pencopet itu -- kalung yg sedang dipakai seorang ibu; (5)ki membawa lari; mencuri: pencuri itu -- sepeda motor yg sedang diparkir di depan toko
menyerendeng me.nye.ren.deng [v] (1) menyendeng; menjadi miring sebelah; tinggi sebelah; (2) ki menjadi kurang waras otaknya
menyerimpung me.nye.rim.pung [v] (1) mengikat kedua ujung tali masing-masing pd kaki kiri dan kaki kanan binatang (agar tidak dapat berlari cepat): ia -- ayamnya yg baru saja dibelinya; (2) ki membuat agar tidak dapat berbuat (melangkah) lebih jauh; membelenggu
menyisik me.nyi.sik [v] (1) membuang sisiknya (tt ikan sebelum dimasak); (2) meraut (bambu, pensil, lidi, dsb); (3) membersihkan pohon atau batang dr duri-durinya; (4) memeriksa baik buruknya ayam sabung dng menilik sisik pd kaki ayam itu; (5) Mk menangkap ikan dng menyebarkan sisik ikan ke aliran air selokan dan menunggu ikan dng tangguk
menyua me.nyua [Mk v] menghadapkan (ayam yg akan diadu)
merambung me.ram.bung [n] pohon, kayunya ringan, lunak, dan tidak awet, digunakan untuk membuat korek api dan kotaknya
meranggas me.rang.gas [v] (1) menjadi ranggas; (2) menjadi kering dan luruh daunnya: pohon jati ~; (3) luruh bulunya: ayam ~; (4) luruh secara massal (tt dedaunan), baik krn sebab-sebab alami maupun krn serangan hama dan penyakit
merebankan me.re.ban.kan [kl v] memasukkan ke dl reban; mengandangkan: ~ ayam
merebut me.re.but [v] (1) mengambil sesuatu dng kekerasan atau dng paksa: ia berhasil ~ pisau belati dr tangan penjahat itu; (2) mengambil dng kekuatan senjata; merampas: mereka berjuang ~ kemerdekaan; pasukan kita berhasil ~ kotakota penting; (3) memperoleh sesuatu dng susah payah (pertandingan, perlombaan, dsb): tim kita berusaha ~ tempat yg terhormat dl kejuaraan sepak bola itu; belum ada yg dapat ~ hati gadis itu
meredakan me.re.da.kan [v] menjadikan atau menyebabkan reda; menenangkan: ia berjalan-jalan sebentar untuk ~ ketegangan otaknya
merem-merem me.rem-me.rem, merem ayam [ki] tidur yg tidak benar-benar tidur
meru me.ru [n] (1) gunung dl mitologi Hindu tempat persemayaman para dewa dan makhluk kedewaan, serta menjadi pusat jagat raya; (2) ragam hias berbentuk segitiga sbg lambang persemayaman dewa; (3) bangunan yg terdapat di kuil, merupakan tempat persembahan, terdiri atas 3-11 atap atau tingkat (di Bali); (4) Bl atap bangunan pura yg bersusun dan semakin ke atas semakin kecil
meruap me.ru.ap lihat ruap [v] (1) berbuih; membuih: semua orang menyukai yg ~; (2) mendidih dan melimpah; meluap: air soda yg dituang ke dl gelas itu ~; (3) menguap (menjadi uap): tutuplah kaleng bensin itu supaya tidak ~; (4) ki membual; menyombong; bercakap besar: janganlah kamu sering ~ begitu, kurang baik; (5) merebak (bau): dr luar ~ bau sate ayam yg sedang dibakar; (6) ki mendidih: darahnya ~ , marah sekali
minum ringan minuman yg tidak mengandung alkohol, msl teh botol, teh kotak, gula asam
miring mi.ring [a] (1) berkenaan dng sisi yg satu lebih tinggi dr sisi yg lain (tt garis atau permukaan) rendah sebelah; tidak datar; landai: cerobong ini -- sedikit; (2) tidak tegak lurus; condong: cerobong kapal itu -- ke belakang; (3) senget: kapal yg bocor itu -- ke kanan; (4) ki agak gila; kurang waras; sinting: orang itu sudah -- (otaknya); (5) ki agak murah: harga barang-barang di koperasi lebih -- dp di toko
muat cair [Kap] segala cairan yg dapat diangkut dl bentuk curah (tidak terbungkus dl kemasan spt kotak)
muat curah [Kap] muatan homogen yg diangkut dl bentuk curah di dl ruang muatan dan dl keadaan tidak terbungkus dl kemasan spt kotak, peti, dan karung
mulus mu.lus [a] (1) (putih) bersih: ayam putih --; (2) halus; tanpa cacat: tangannya -- dng jari-jari tanpa warna merah di kukunya; (3) lancar; tidak ada halangan: hubungan mereka berlangsung --; (4) dapat berjalan baik: mobil sedan itu masih dl keadaan --; (5) ki jujur; suci hati; tulus: orangnya jujur, hatinya --
musang mu.sang [n] binatang menyusui suku Viverrividae, bentuknya mirip kucing, bertungkai pendek, tetapi badannya lebih besar, warna bulunya dr abu-abu sampai abu-abu kehitam-hitaman, ekornya panjang, biasa keluar malam untuk mencari makan, terutama buah-buahan atau ayam; Paradoxurus hermaphroditus
nanar na.nar [a] (1) berasa pusing (krn mabuk, kena pukul, dsb): pertimbangan itu akhirnya sampai juga ke otakku yg telah --; (2)agak hilang akal (krn kekalahan dsb) bingung; tercengang-cengang; : -- memandang kegersangan alam di hadapannya; (3) marah sekali (mata gelap); garang
neurolinguistik neu.ro.li.ngu.is.tik [n] ilmu tt hubungan antara bahasa dan saraf otak
neurotransmiter neu.ro.tran.smi.ter [n Dok] saraf pembawa pesan atau isyarat dr otak ke bagian tubuh lainnya
nipis ni.pis [n] (1) pohon jeruk yg buahnya kecil (kira-kira sebesar telur ayam), kulitnya agak halus, rasanya masam, dipakai untuk minuman dsb; Citrus medica; (2) buah jeruk nipis
noken no.ken [n] tas tradisional dr Irian Jaya yg terbuat dr serat kayu: sebanyak 11 ekor ayam dan 5 buah -- dipersembahkan sbg maskawin
oja , meng.o.ja v (1) menggalakkan (ayam dsb) supaya menyerang lawannya; (2) ki memberanikan; menghasut , meng.o.ja v mengambil ancang-ancang: ia -- dulu sebelum melompati parit yg lebar itu
onomatope ono.ma.to.pe [n] kata tiruan bunyi, msl "kokok" merupakan tiruan bunyi ayam, "cicit" merupakan tiruan bunyi tikus
opendim open.dim [n] selaput yg melapisi rongga otak dan saluran pusat sumsum punggung
opor [n] gulai ayam (itik dsb) berkuah santan kental, biasanya berwarna putih atau kekuning-kuningan, yg dimasak dng rempah-rempah
oposisi melintang [Ling] oposisi antara leksem yg berlawanan arahnya dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan
oposisi menyiku [Ling] oposisi antara leksem yg berdekat-an dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan
pale pa.le [Jk v] me.ma.le v (1) menguatkan dng memijit-mijit; (2) memberi makan baik-baik (tt kuda pacuan, ayam aduan, dsb)
palean pa.le.an [n] yg dipelihara baik-baik (tt kuda pacuan, ayam aduan, dsb)
panggang pang.gang [v] dipanaskan (dimasak) di atas bara api: ayam --; ikan --
panil pa.nil [n] (1) penyekat ruang terbuat dr papan tipis, berhias indah, dan dapat dipindah-pindahkan; (2) salah satu bagian dr papan wesel atau papan hubung; weselbor; (3) kotak, meja kontrol, atau sandaran pemisah yg dilengkapi dng alat pengontrol (pd perangkat keras komputer atau bagian dr perlengkapan listrik); (4) tombol kecil (pd kamera) tempat pijatan alat kontak pd waktu memotret: pengoperasian kamera ini pun mudah, tinggal tekan-tekan -- , lalu "jepret", cukup dng satu tangan
pantun pan.tun, se.pan.tun [kl n] serupa; seperti; seumpama: -- telur itik, kasihan ayam maka menjadi
paruh pa.ruh [n] moncong atau mulut (burung, ayam, itik); cotok [num] perdua; -- waktu seperdua waktu; sebagian waktu: untuk membiayai kuliah, aku bekerja -- waktu di perusahaan garmen
pautan pa.ut.an [n] (1) hasil memaut; (2) tiang dsb tempat menambatkan lembu dsb; tempat mengikat ayam dsb; (3) ki tempat asal [n] beda; selisih: barang impor dan barang buatan dl negeri ~ harganya tidak seberapa
pecel pe.cel [n] makanan yg terdiri atas sayuran, spt kacang panjang, bayam, taoge yg disiram dng kuah sambal kacang dsb
pedaging pe.da.ging [n] penghasil daging (tt ayam dsb yg diternakkan untuk memperoleh dagingnya)
pelaga pe.la.ga [n] (1) ayam sabungan; (2) orang yg suka berlaga (berkelahi) ? kapulaga
pelagra pe.lag.ra [n Dok] penyakit yg disertai ruam (radang) kulit, terutama di tangan (merah-merah), gangguan pd pusat susunan saraf alat pencernaan, dan radang rongga mulut yg menyebabkan ketumpulan otak atau menjadi gila
pelembungan pe.lem.bung.an [n] (1) balon kecil dr karet; (2) gelembung tembolok (ayam dsb); (3) buih sabun dsb yg melembung
peliharaan pe.li.ha.ra.an [n] yg dipelihara; piaraan: ayam ~ nya hilang dua ekor kemarin
pematang pe.ma.tang [n] (1) jalan kecil yg agak ditinggikan (di sawah, di tempat yg berpaya-paya, dsb); (2) Ark bagian tanah di sisi kotak penggalian yg dibiarkan sehingga tempat yg digali tampak dan dapat terus diteliti
pembibit pem.bi.bit [n] orang (perusahaan) yg menyediakan bibit (ayam dsb): kami juga ingin bekerja sama dng -- ayam di Jawa Timur
pengawin pe.nga.win [n] orang yg mengawin ayam dsb untuk disembelih
pengebut pe.nge.but [n] (1) alat untuk menghilangkan debu; bulu ayam; (2) tukang kebut [n] orang yg (suka) mengebut: harus dipikirkan segi edukatif dl penjatuhan hukuman untuk ~ remaja
pengeram peng.e.ram [n] (1) ayam (itik) yg mengerami; (2) alat untuk memanaskan telur supaya menetas; mesin pengeram (penetas)
pengotaan pe.ngo.ta.an [v] proses, cara, perbuatan mengotakan
penyabung pe.nya.bung [n] orang yg menyabung ayam: sebelum aduan ayam dimulai, para -- berkumpul untuk merundingkan besarnya uang taruhan
penyabungan pe.nya.bung.an [n] proses, cara, perbuatan menyabung (memperlagakan): biasanya -- ayam banyak dilakukan orang setelah musim panen
penyadaran pe.nya.dar.an [n] proses, cara, perbuatan menyadarkan: usaha -- pasien yg gegar otak itu memerlukan waktu yg agak lama
peranggang pe.rang.gang [n] ayam peranggang
peranti pe.ran.ti [n] (1) alat; perkakas: -- untuk membuka kotak ini tidak ada; (2) syarat; (3) bahan (untuk): -- untuk membuat gula adalah tebu
perap pe.rap [ark] me.me.rap v mengepak-ngepakkan sayap; menggelepar (tt ayam, burung, dsb) [ark v] ter.pe.rap v tertumpuk; tertahan; tidak diteruskan (tt surat dsb): surat-surat itu ~ di bagian ekspedisi
persabungan per.sa.bung.an [n] (1) tempat menyabung ayam: sekitar -- penuh dng orang-orang yg ingin melihat jalannya perkelahian kedua ayam yg dipertaruhkan; (2) menyabung (hal) bersabung: sebaiknya -- ayam diadakan hanya untuk memeriahkan upacara tertent; (3) pertempuran; perjuangan: dl -- itu dr pihak musuh banyak yg tewas
pertanda per.tan.da [kl n] pelebaya; algojo: -- itu pun dipanggil menghadap dan disuruhnya membunuh prajurit itu [n] gelagat; alamat: turunnya burung ke tanah merupakan -- akan hujan [n] (1) tanda; alamat: kokok ayam adalah ~ hari menjelang pagi; (2) pemberian pd saat bertunangan
perumpamaan per.um.pa.ma.an [n] (1) perbandingan; ibarat: masak ibumu kauumpamakan parasit, keterlaluan ~ mu itu; (2) peribahasa yg berupa perbandingan: ~ nya adalah bagai anak ayam kehilangan induk
pesong pe.song [a] (1) serong; mencong: kantong kosong akibat otak --; (2) putar (ke kanan atau ke kiri)
petak pe.tak [n] (1) bagian ruang yg bersekat; kotak: ruang perahu itu ada delapan --; (2) bilik kamar; kamar kecil: rumahnya disekat-sekat menjadi lima --; (3) piring (sebidang sawah yg dibatasi oleh pematang): sawahnya sepuluh --; (4) bedeng (persemaian yg akan ditanami): tanah ladang itu dijadikan beberapa -- [Jw n] (1) belang pd kepala; (2) belang putih pd dahi kuda: kuda -- , kuda yg berdahi belang putih [Jk n] -- kadal permainan anak-anak dng bilah bambu
petarangan pe.ta.rang.an [n] sarang tempat ayam bertelur; pukat petarang
petelur pe.te.lur [n] yg menghasilkan telur (tt ayam): sejak usahanya berdagang telur itu maju, ia mencoba pula untuk beternak ayam ~
peternakan pe.ter.nak.an [n] (usaha) pemeliharaan dan pembiakan ternak: koperasi kita merencanakan akan mendirikan ~ ayam
peti pe.ti [n] kotak bertutup (dibuat dr kayu, logam, dsb)
peti es pe.ti es [n] (1) peti (kotak) tempat menyimpan es; (2) peti (kotak; lemari) pendingin
pial pi.al [n] cuping merah yg lembut pd dagu atau telinga ayam dsb
pilas pi.las [Mk n] ayam sabungan yg berparuh dan berkuku hitam, berbulu kuning dng bintik-bintik hitam
pileh pi.leh [a] warna kaki, paruh, dan matanya putih (tt ayam)
pingitan pi.ngit.an [n] (1) yg dipingit: gadis ~; ayam ~; kuda ~; (2) tempat memingit (mengurung): gadis itu berhasil melepaskan diri dr ~
poleng po.leng [Jw] (1) a bercorak kotak-kotak, spt papan catur; (2) Sd n garis-garis hiasan (msl pd kain, tikar)
ponggok pong.gok [a] buntung ekor; pokeng; kuntul: ayam -- [Mk v] , ter.pong.gok v (1) tampak melonggok: kelihatanlah bukit yg ~ di tengah-tengah dataran rendah itu; (2) duduk mencangkung
ponil po.nil [n] kotak pigura: semua dinding candi dihiasi -- yg berjumlah 1.300 buah
produksi telur per ekor jumlah telur yg dihasilkan oleh seekor ayam petelur sejak bertelur sampai dikeluarkan krn sudah kurang produktif
produsen pro.du.sen [n] penghasil barang: Dewan Timah Internasional beranggotakan negara-negara -- dan konsumen timah seluruh dunia
pulik pu.lik [a] kedua belah pihak sama kuatnya; sama untungnya; sama taranya; balui: kedua ayam sabung itu --; kedua hal itu -- bagiku
pungguk pung.guk [n] burung elang malam (burung hantu) yg suka memandang bulan; Ninox sentulata malaccensis [a] buntung ekornya; tidak berekor: ayam --
pupuh pu.puh , ber.pu.puh v (1) berlaga; bersabung (tt ayam): ayam ~; (2) sedang menyabung: ia sedang ~ ayam; (3) berkelahi pukul-memukul dng hebat [n] lagu yg terikat oleh banyaknya suku kata dl satu bait, jumlah larik, dan permainan lagu (bentuk lagu tradisional Sunda)
pupur pu.pur [n] bedak: kulitnya yg kuning langsat, tidak membutuhkan polesan -- [v] berguling-guling dan berkepak-kepak di atas tanah atau pasir (tt ayam, puyuh, dsb)
rabun senja kurang jelas penglihatan pd waktu sore hari; buta ayam
raja jenang orang yg mengatur segala sesuatu dl penyabungan ayam
ram [n] tiruan bunyi deram [n] (1) pemidangan; (2) kawat yg dijalin berkotak-kotak (sbg penutup jendela, ventilasi, dsb); (3) cak jendela [Lihat {eram}]
rambai ram.bai [n] pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, buahnya spt langsat, tersusun dl bentuk malai, kulitnya tipis berwarna kuning gading, isinya merah muda dan rasanya agak masam; Baccaurea motleyana [n] (1) bulu yg halus dan panjang (pd leher dan ekor ayam, dsb); bulu panjang (pd janggut biri-biri dsb); (2) akar-akar halus, panjang, dan berumbai-umbai (pd beberapa jenis pohon)
ranggah rang.gah , me.rang.gah v menjolok (memetik) buah-buahan pd pohon sampai habis; merodok (dng tongkat ) [n] gelambir yg tumbuh di kepala ayam; balung; jengger
ransum penggemuk ransum yg disusun untuk ayam pedaging sebelum ayam dipasarkan
ransum penumbuh ransum yg diberikan kpd ayam setelah masa pertumbuhan murni sampai dng menjelang produksi
ransum petelur ransum makanan yg disusun untuk ayam petelur dr masa awal produksi hingga masa akhir produksi
reban re.ban [n] kandang ayam atau kandang itik yg terdapat di kolong atau di belakang rumah
repuh re.puh n, -- muda belukar atau hutan muda; repuhan , re.puh-re.puh n induk kunci gantung; kura-kura; empedal ayam
reumatismos reu.ma.tis.mos [n Dok] cairan busuk berasal dr otak yg menyebar ke sendi dan bagian tubuh lain serta menimbulkan rasa nyeri
rintik rin.tik [n] titik (kurik) pd dasar warna yg lain: -- pd bulu ayam itu spt diatur saja; -- pd kulitnya menyebabkan ia merasa rendah diri [n] titik (percik air dsb): -- embun; -- hujan
robot ro.bot [Jw v] , me.ro.bot v berbunyi mendedas (spt mercon, senapan) [n] (1) alat berupa orang-orangan dsb yg dapat bergerak (berbuat spt manusia) yg dikendalikan oleh mesin; (2) ki orang yg menurut saja perintah orang lain: pakailah otakmu, jangan menjadi -- saja; (3) ki orang yg bertindak tanpa pikiran dan perasaan
romok ro.mok, me.ro.mok [v] duduk meringkuk (mendekam) spt burung atau ayam sakit
rumah duka rumah tempat orang yg berduka cita krn ada yg meninggal; (2)bangunan tempat jenazah disemayamkan sebelum dikubur krn jenazah itu tidak dibawa pulang
rumah geretan kotak geretan; (2) rumah kecil yg sangat sederhana
rusak ru.sak [a] (1) sudah tidak sempurna (baik, utuh) lagi: banyak rumah yg -- krn gempa; (2) ki luka-luka; bercalar-calar; calar balar: pemain kesebelasan kita banyak yg -- dl pertandingan final itu; (3) ki busuk: ditemukan mayat yg sudah --; (4) ki tidak dapat berjalan lagi (tt mobil, mesin): mobil saya -- lagi hari ini; (5) ki tidak beraturan lagi (tt bahasa, adat): adat yg sudah --; dng bahasa yg -- orang asing itu menanyakan alamat hotel yg ditujunya; (6) ki tidak utuh lagi (perkawinan): perkawinannya sudah lama --; (7) ki terganggu (ingatannya): -- ingatannya krn gegar otak itu; (8) hancur; binasa: -- negeri itu krn pengeboman yg dahsyat; (9) ki tidak baik: namanya sudah -- di mata masyarakat
sabung-menyabung sa.bung-me.nya.bung [v] (1) langgar-melanggar; saling melanggar: kedua ayam aduan itu -- berusaha mengalahkan lawannya; (2) susul-menyusul: petir -- tidak ada henti-hentinya
sabungan sa.bung.an [n] (1) binatang yg biasa dilagakan (terutama ayam); aduan: ia memelihara ayam -; (2) hasil mengadu
sali sa.li [a] teguh; kuat: untuk menjalankan tugas yg berat itu, diperlukan hati yg --; kekuatan kedua ayam aduan itu sama --
salur pelanggan [Telekom ] saluran yg menghubungkan kotak pembagi dng rumah pelanggan
sambang api-api kotak tempat geretan
sambaran sam.bar.an [n] (1) pukulan; tamparan: perahu itu oleng terkena -- ombak besar; (2)serangan; terkaman: -- elang itu sangat mengejutkan induk ayam yg kehilangan anaknya
sangkak sang.kak [Mk n] (1) cabang kayu; dahan: katapel itu dibuat dr -- kayu; (2) tempat bertelur ayam yg dibuat dr anyaman bambu berbentuk kerucut terbalik; sarang ayam; petarangan: pakailah jerami itu untuk pelapis -- ayam , me.nyang.kak v (1) merinding (berdiri bulu roma krn takut, terkejut, dsb): -- bulu romanya mendengar cerita yg menyeramkan itu; (2) marah; mendongkol: -- hatinya mendengar olok-olok itu [v] me.nyang.kak v (1) merintangi; menegah; mencegah: ia berusaha -- niatnya yg buruk itu; (2) menentang; melawan: perahu itu -- angin
sangkar jebakan sangkar yg khusus dibuat untuk tempat ayam bertelur, ayam itu dapat masuk, tetapi tidak dapat keluar sehingga dapat diketahui ayam yg telah bertelur
saraf motoris saraf yg mengirimkan inpuls dr otak atau dr saraf tulang punggung ke otot atau kelenjar untuk bersekresi
saraf optik saraf yg menghubungkan selaput jala dng pusat penglihatan pd otak manusia
saraf sensoris saraf yg mengirimkan impuls dr alat indra ke otak
saraf tulang punggung himpunan sel dan serabut saraf yg terdapat di sepanjang tulang punggung yg menghubungkan otak dng semua bagian tubuh
saren sa.ren [n] darah (ayam, sapi, kerbau) beku yg dikukus; marus
sawan babi penyakit ayan; epilepsi; gila babi; -- bangkai penyakit yg ditandai dng mendadak jatuh pingsan krn darah masuk ke otak, apopleksi
sayang sa.yang [a] kasih sayang (kpd); cinta (kpd); kasih (kpd); (2) v sayang akan (kpd); amat suka akan (kpd); mengasihi; mencintai: tiada Ibu yg tidak -- kpd anaknya; (3) n cak kekasih; jantung hatiku: aduhai, -- [a] (1) kasihan; (2) (terasa) menyesal: -- benar, Anda tidak dapat mengunjungi rapat itu; -- nya, perkara itu tidak dilaporkan kpd polisi; (3) terasa rugi (tidak rela dsb) kalau ...: dimakan mabuk, dibuang --; ayam ini -- kalau disembelih; (4) tidak rela (akan); tidak ikhlas (akan): krn -- akan hartanya, ia tidak mau mengungsi ke tempat yg lebih aman
sayur-mayur sa.yur-ma.yur [n] berbagai-bagai sayur (spt kubis, kangkung, bayam)
sebandung se.ban.dung [n] (1) dua serangkai; dua benda yg dirangkaikan; sepasang: rumah -; (2) kembar (dr satu telur): ayam --
seciap se.ci.ap [n] bunyi anak ayam yg berbunyi satu kali
segan-segan se.gan-se.gan [n] burung, Caprimulgus indicusjotaka [a] malu-malu; takut-takut: dng -- ia maju ke mimbar dan berdiri menunduk tersipu di sana
sekutuk se.ku.tuk, ku.tuk tipe unggul [n] anak ayam hasil pemuliaan yg mempunyai sifat unggul (produktivitasnya tinggi)
sel keranjang sel pd otak kecil yg aksennya bercabang-cabang, membentuk sarang mirip keranjang; (2) sel panjang berbentuk kumparan yg terdapat di antara sel kelenjar dan membran dr kelenjar keringat dan kelenjar ruang mulut
selawah se.la.wah [n] kotak berongga untuk tempat meletakkan bilah-bilah saron atau alat gamelan sejenis; pangkon
selinap se.li.nap , me.nye.li.nap v (1) menyuruk (menyusup, menyelundup, dsb) lekas-lekas: ular -- ke dl semak-semak; (2) melantas ke dalam; masuk meresap; masuk terus: nasihat itu -- ke dl hati sanubari; (3) menghindarkan diri dng segera; mengendap (menyembunyikan diri dsb): buru-buru mereka -- dan bersembunyi , me.nye.li.nap v menyiangi (ikan dsb); membersihkan (ayam yg disembelih dsb)
selisik se.li.sik , me.nye.li.sik v (1) menyingkap-nyingkap (rambut, bulu) untuk mencari kutu; mengutui: -- ayam ; -- kepala; (2) ki mencari (keterangan dsb); mengusut dng teliti; menyelidiki: -- bukti; -- perkara
sembelih sem.be.lih [v] me.nyem.be.lih v menggorok leher (binatang dsb); memotong binatang; membantai: -- ayam; -- kerbau; -- hewan kurban
sembelihan sem.be.lih.an [n] sesuatu yg disembelih; sesuatu untuk disembelih: ayam -, bukan ayam petelur, tetapi ayam untuk disembelih; sapi -, sapi untuk disembelih bukan sapi perah
sembilu sem.bi.lu [n] kulit buluh yg tajam spt pisau (dipakai untuk meretas perut ayam, memotong tali pusat, dsb); selumbar buluh: menyayat daging dng --
semur se.mur [n] masakan (daging, ayam, hati, jengkol) berkuah yg dibumbui lada, kecap, dsb
serebrospinal se.reb.ro.spi.nal [a] berkenaan dng otak dan sumsum tulang belakang
serebrum se.reb.rum [n] otak yg mengisi rongga tengkorak bagian atas; otak besar
serendeng se.ren.deng [a] (1) sendeng; miring sebelah; tinggi sebelah; sedeng; (2) ki kurang waras otaknya: ia memang agak -- , tidak dapat dipegang omongannya
serobot se.ro.bot [v] , me.nye.ro.bot v (1) mengambil hak atau harta dng sewenang-wenang atau dng tidak mengindahkan hukum dan aturan (spt mencuri, merampas, menempati tanah atau rumah orang lain yg bukan haknya, menculik): ia berbuat secara nekat -- sepeda orang; ia dipersalahkan -- kekuasaan pembesarnya; ia yg -- rumah kosong itu; (2) menyerang (melanggar, menubruk) secara nekat atau dng diam-diam: ia berhasil -- bola itu dr belakang sewaktu bola itu akan kuoperkan; kucing besar itu suka -- anak ayam; (3) melakukan perbuatan (spt masuk ke rumah orang, menyela perkataan orang, dsb) dng cara yg nekat atau menyimpang dr aturan: meskipun dijaga keras, masih ada juga yg -- masuk ke stasiun; kalau hendak mendebat, boleh, tetapi jangan -- saja; (4) menggunakan jalan semau-maunya tanpa mengindahkan aturan (tt kendaraan): kalau tidak ada polisi lalu lintas, banyak becak yg -- berjalan di jalan mobil
serun se.run [ark n] kandang ayam
sesar se.sar [v] me.nye.sar v pindah atau beralih tempat sedikit; bergeser [v] ber.se.sar.an v menyelundup; menyusup: ayam- ayam hutan -- masuk semak-semak
setengah se.te.ngah [num] (1) seperdua; separuh: anak laki-laki itu mendapat ~ dr harta warisan ayahnya; (2) sebagian; sejumlah: ~ dr jumlah penduduk desa masih hidup di bawah garis kemiskinan; (3) belum sempurna: nasi itu ~ masak; (4) ki agak gila; kurang waras (pikiran, otak, akal): ia masih berbicara melantur, tidak berpendirian, tetap spt orang ~ saja
sibernetika si.ber.ne.ti.ka [n] ilmu pengetahuan tt komunikasi dan pengawasan yg khususnya berkenaan dng studi bandingan atas sistem pengawasan otomatis (spt sistem saraf dan otak)
sifat mengeram sifat ayam betina dewasa untuk mengerami telurnya
singgang sing.gang [n] ikan yg direbus dan digarami supaya tahan lama [Mk v] panggang; salai: -- ayam ; ayam -- [kl v] jongkok, lalu berdiri dng menyilangkan tangan dan menarik telinga sendiri (sbg hukuman murid-murid dsb) secara berulang-ulang
singkir sing.kir [v] me.nying.kir v (1) menyisih supaya tidak terbentur (tertabrak, tertumbuk, dsb) oleh orang (kendaraan dsb); mengelak: kalau tidak lekas-lekas -, dia pasti terserempet mobil itu; (2) menjauh dr (perbuatan jahat dsb); meninggalkan: kalau mau selamat, engkau harus -- dr jalan hidup yg sesat itu; (3) menyelamatkan diri (dr peperangan dsb); mengungsi: beratus-ratus rakyat -- ke luar kota; (4) mengedari sambil berjalan berjengkek-jengkek (spt ayam jantan mengedari betinanya): sbg ayam jantan -(kan) betinanya
sisik si.sik [n] (1) lapisan kulit yg keras dng keping-keping (pd ikan, ular, kaki ayam, dsb); (2) Bot dedaunan kecil dan tidak hijau spt terlihat pd kuncup atau batang termodifikasi [Jk n] sugi (tembakau): tembakau -- [n] -- bentuk jenis rumput, digunakan sbg pakan ternak; Desmodium triflorum [Jw n] , -- melik tanda-tanda yg memberikan petunjuk (barang) bukti; jejak: polisi masih mempunyai waktu dan kesempatan untuk mencari -- melik kejahatan itu
sorong so.rong [v] bergeser maju: kotak --; pintu --; (2) v tolak; dorong: air -- buih, air pasang turun
steik ste.ik [n] daging (sapi, babi, ikan, ayam) yg dipotong lebar kurang lebih sebesar telapak tangan, tebal 1,5 cm, dibumbui lada dan garam atau bumbu lainnya, lalu dipang-gang atau digoreng dng mentega sekadarnya
stopkontak stop.kon.tak [n] tempat menghubungkan arus listrik; tempat steker ditusukkan; kotak kontak
stroke stro.ke [n] serangan otak, biasanya disertai dng kelumpuhan
sungkal sung.kal, sungkal bajak mata bajak (besi tajam pd bajak); nayam
susuh su.suh [n] (1) duri yg besar (pd tumbuhan); (2) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam; jalu; (3) penyemat atau pengait dr kayu; pasak; (4) pacu pd tumit sepatu (untuk menggertakkan kuda) [Jw n] sarang burung (atau hewan lain)
tabung ta.bung [n] (1) bambu seruas atau lebih (untuk menaruh sesuatu); bumbung; (2) tempat sesuatu yg bentuknya spt bumbung; (3) bis (kotak surat dsb); (4) celengan (tempat menyimpan uang); (5) Tek silinder (dl mesin)
tabung pemilihan bumbung tempat memasukkan lidi yg dipakai sbg ganti surat pemilihan; (2) kotak tempat memasukkan surat suara
tabung surat kotak surat
tabur ta.bur [v] ber.ta.bur v (1) berkurik-kurik (hitam, merah, dsb): ayam ~; (2) bersungkit (tt kain): kain ~; (3) ki membagi-bagikan (uang, sedekah, dsb): ~ berderma
tajam ta.jam [a] (1) bermata tipis, halus, dan mudah mengiris, melukai, dsb (tt pisau, pedang, dsb): -- spt pisau cukur; (2) runcing; berujung lancip: tongkat yg berujung --; sudut yg --; kelok jalan yg --; (3) lekas dapat melakukan sesuatu (melihat, mendengar, mencium bau, merasa, dsb): kucing itu -- penglihatannya; (4) kelihatan galak (tt pandangan): matanya memandang dng -- nya; (5) pedas atau keras (tt perkataan, kritik, dsb): mendapat kritik yg sangat --; (6) mudah menangkap atau mengerti (tt akal, pikiran, dsb): kurang -- otaknya; (7) mudah dapat melukai atau menyakiti: air sabun ini -- benar, barangkali banyak sodanya; (8) (sangat) nyata, jelas, dsb: terdapat perbedaan pendapat yg -- antara mereka; gambar di layar televisi itu kurang --; (9) cerdas (tt pikiran): pikirannya --
tajen ta.jen [Bl n] sabung ayam
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
taji tiruan pisau atau benda tajam lain yg dipasang pd taji ayam pd waktu ayam disabung
tapak catur kotak-kotak pd papan catur
tarang ta.rang [v] me.na.rang v menggantungkan sesuatu (jagung, bawang, dsb) agar tahan lama [n] pe.ta.rang.an n sangkar (sarang) ayam untuk bertelur dan mengeraminya
tarikh ta.rikh [n] (1) perhitungan tahun: -- Hijriah; (2) angka (bilangan) tahun: -- 305 tahun Sebelum Masehi; (3) tanggal (hari, bulan, dan tahun): menilik -- nya naskah itu tertulis pd akhir pemerintahan Hayam Wuruk; (4) Sas sejarah; tambo; riwayat
tegil te.gil [Jk n] jalu pd ayam jago
telur te.lur [n] (1) sel (terdapat pd wanita) yg akan menjadi bakal anak, jika dibuahi oleh sperma; (2) benda bercangkang yg mengandung zat hidup bakal anak yg dihasilkan oleh unggas (ayam, itik, burung, dsb), biasanya dimakan (direbus, diceplok, didadar, dsb); (3) benda kecil-kecil bercangkang, (biasanya berkelompok) mengandung bakal anak, dihasilkan oleh binatang (cecak, buaya, penyu, nyamuk, kutu, dsb); (4) berbagai-bagai benda yg bentuknya (rupanya, sifatnya, dsb) menyerupai telur
telur asin telur itik (kadang-kadang telur ayam) yg diasinkan
telur dadar (ayam dsb) yg dikocok, lalu digoreng
telur mata sapi telur ayam (itik) yg digoreng tanpa diaduk dahulu (kuning telurnya masih utuh)
telur tembelang telur (ayam dsb) yg tidak jadi (tidak menetas)
telur tidak bertunas telur ayam yg tidak dapat ditetaskan
tembolok tem.bo.lok [n] (1) kantong tempat makanan pd leher (burung, ayam, dsb); (2) kas perut
tempiar tem.pi.ar [v] , ber.tem.pi.ar v terserak-serak; tercerai-berai; kucar-kacir: melihat burung elang datang, anak ayam ~
tempurung jantan belahan tempurung sebelah atas (belahan tempurung yg terletak di bagian atas jika buah kelapa itu tergantung tangkainya): -- kepala tulang kepala (yg melindungi bagian isi kepala, terutama otak); batok kepala; tengkorak; cranium
tengger teng.ger [v] ber.teng.ger v (1) hinggap (di dahan): ayam itu ~ di atas pagar; (2) ki berdiam; bertempat tinggal
tengkorak teng.ko.rak [n] bagian yg keras dan bertulang dr kepala dan berfungsi melindungi otak; tulang kepala; kranium
terak te.rak [n] (1) ampas leburan logam (timah dsb) yg dilebur dl tanur tinggi, rupanya sbg batu kaca; (2) sisa kokas atau arang batu yg tidak terbakar; (3) sisa bara api; kerak [ark n] sarang tempat ayam betina bertelur dan mengeram; petarangan: tikus itu makan telur yg ada di --
tercebur ter.ce.bur [v] (1) terjatuh ke dl air: ayamku mati ~ ke dl sumur; (2) ki terlibat dl suatu kegiatan atau usaha
terentang te.ren.tang [v] (1) sudah direntangkan; terbentang; (2) teralang [n] nama pohon, ada bermacam-macam, spt: -- ayam, Buchaninia arborescens; -- burung, Buchanania sessilifolia; -- putih, Compnosperma auriculatum
tergilas ter.gi.las [v] tergelek; terlindas: ayam itu mati ~ mobil
terik te.rik [a] (1) amat; sangat (tt panas matahari): panas -- , panas sekali; (2) sempit dan tegang mengikat (tt seluar, ikatan, dsb): ikatan kotak sabun itu sangat -- sehingga susah membukanya; (3) penuh padat (tt sesuatu yg dijejal, diasak, dsb): tali itu diikatnya dng --
terindil te.rin.dil [a] tidak berbulu atau berbulu jarang-jarang (tt ayam)
terkepak-kepak ter.ke.pak-ke.pak [v] dl keadaan mengepak: dng sayap ~ ayam itu meregang nyawa
terlayap ter.la.yap [v] tertidur: baru saja mereka ~ sudah pula diganggu suara kokok ayam
terlebih-lebih ter.le.bih-le.bih [adv] teristimewa: semua makanan di rumah makan itu enak, ~ ayam panggangnya
terondol te.ron.dol [a] tidak berbulu (tt ayam)
terpenggal ter.peng.gal [v] terpotong; terkerat; terputus (tt kepala): kalau menyembelih ayam jangan sampai ~ kepalanya
tersabung ter.sa.bung [v] tidak sengaja diperadukan: krn salah ambil, ayam adikku -- dng ayamnya
tetas te.tas [v] me.ne.tas v (1) pecah dan terbuka kulitnya (tt telur yg akan menjadi binatang): sesudah dua puluh hari dierami ~ lah telur itu; (2) keluar dr telur: ayamnya sudah ~; (3) memecahkan (membelah dsb) supaya terbuka; meretas: pencuri itu ~ dinding; setelah ~ kisa itu tampaklah sebuah nangka yg masak menguning
tetelo te.te.lo [n] penyakit menular pd unggas, disebabkan oleh virus yg sangat merugikan peternakan ayam, biasanya berjangkit pd peralihan musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya
tim [n] kelompok; regu: -- peneliti pengawetan bambu telah tiba di desa itu [v] me.nge.tim v (1) memasak nasi tim (beras yg sudah dicampur sedikit garam atau bumbu dsb, ditaruh di mangkuk lalu diletakkan dl panci yg berair kemudian direbus); (2) merebus (daging ayam, burung dara, dsb) sampai lunak [Lihat {tin}]
tokong to.kong [a] (1) tidak berekor (tt ayam dsb); (2) Sas terpotong rambutnya (tt perempuan sbg hukuman); (3) cak berambut pendek (tt perempuan) [n] pulau kecil yg terjadi dr karang (tidak ada pohonnya) [n] kelenteng; toapekong [n] jendul; tonjol
tromol pos kotak pos
truk boks truk yg baknya berupa kotak tertutup dan berpintu
tukuk tu.kuk [n] tokok; -- tambah tambahan sedikit: penghasilan dr beternak ayam itu lumayan sbg -- tambah biaya sekolah anak-anaknya
tukung tu.kung [adv] tidak berekor atau tidak bertulang ekor; ponggok: ayam --
tulak tu.lak [n] motif kain berbentuk kotak-kotak, dng warna hitam putih
tulang tunjang tulang tapak kaki (pd ayam, burung)
tungau tu.ngau [n] kutu kecil sekali berwarna merah sering terdapat pd kulit ayam dsb [Mk ark] me.nu.ngau v melihat ke bawah dng membungkuk (menundukkan kepala)
tusuk kontak alat listrik untuk dimasukkan ke dl kotak-kotak guna menutup atau membuka rangkaian listrik
ulung-ulung [Jk n] elang yg warna bulunya hitam, sering menyambar burung kecil, anak ayam, atau binatang kecil lainnya untuk dijadikan mangsanya; Haliastur indus
unsur ikonis [Ling] unsur bahasa yg langsung berkaitan dng perbuatan, benda, atau hal yg digambarkannya, spt kokok dng suara ayam, gemeretuk dng suara gigi, fonem /i/ dng sesuatu yg kecil, dsb
urat saraf struktur jaringan urat yg menghubungkan otak dng semua bagian tubuh, yg membawa perasaan tertentu ke otak dan mengirimkan berita dr otak ke bagian tubuh yg lain; tali rasa; asabat: ketika ia jatuh dr sepeda motor, kepalanya membentur batu sehingga -- sarafnya terganggu
vaskulum vas.ku.lum [n] kotak spesimen botani
ventrikel ven.tri.kel [n Dok] (1) rongga kecil; (2) rongga pd otak; (3) bilik utama jantung
ventrikulus ven.tri.ku.lus [n] bilik jantung atau bilik otak
vitamin K vitamin yg larut dl lemak, terdapat dl bayam, kubis, makanan dr ikan yg dibusukkan, kuning telur, sangat penting untuk pembekuan darah
voli vo.li [n] permainan olahraga bola, terdiri atas dua regu yg masing-masing beranggotakan enam orang, bola dipukul dng (kedua) tangan ke arah lawan (dibatasi jaring tinggi) dng tidak membiarkan bola jatuh ke tanah
wantilan wan.til.an [n] tempat penggergajian kayu; tempat pemrosesan kayu gelondongan sehingga menjadi papan, kasau, dsb: di rumah -- biasanya banyak terdapat kayu bekas [Bl n] bangunan untuk umum, berbentuk persegi panjang, tidak berdinding, tempat orang berapat atau mengadakan sabungan ayam
wig [n] rambut tiruan (rambut buatan, rambut palsu) sbg penutup kepala: untuk menutupi kepalanya yg botak, terpaksa dia memakai --
wijen wi.jen [n] (1) tumbuhan suku biji-bijian dng tinggi mencapai 2 m, buahnya berbentuk kotak lonjong, bijinya kecil-kecil mengandung minyak untuk minyak goreng, margarin, dsb; bijan; Sesamum orientale; (2) biji bijan
yakitori ya.ki.to.ri [n] masakan Jepang yg terbuat dr daging ayam yg ditusuk dan dipanggang, biasanya tidak bertulang dan dihidangkan dng saus kacang kedelai

Jika informasi mengenai "otak ayam" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas