Arti kata/frase "orkes melayu" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/orkes-melayu

Halaman ini menjelaskan kata atau frase orkes melayu menurut KBBI Edisi III

orkes melayu: musik dng irama lagu dr Tanah Melayu (Sumatra sebelah timur, Semenanjung Melayu, dsb)

Lebih lanjut mengenai orkes melayu

orkes melayu terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 91 kata terkait yakni sebagai berikut:

Melayu Me.la.yu [n] suku bangsa dan bahasa di Sumatra, Semenanjung Malaysia, dan di pelbagai daerah di Asia Tenggara
melayu me.la.yu [v] menjadi layu
orkes or.kes [n] (1) kelompok pemain musik yg bermain bersama pd seperangkat alat musiknya; (2) musik yg dimainkan secara bersama
melayu pasaran Melayu pasar
melayu rendah Melayu pasar
orkes dangdut orkes dng irama dangdut
orkes gesek orkes yg hanya menggunakan alat musik gesek
orkes simfoni orkes besar dng komposisi musik yg lengkap
orkes tiup orkes yg hanya terdiri atas instrumen tiup
orkes melayu musik dng irama lagu dr Tanah Melayu (Sumatra sebelah timur, Semenanjung Melayu, dsb)
melayu pasar bahasa Melayu rendah yg dipakai sbg bahasa pengantar dl pergaulan umum
melayu tinggi bahasa Melayu resmi; bahasa Melayu standar
orkestra or.kes.tra [n] orkes
orkestrasi or.kes.tra.si [n] seni mengolah karya musik sehingga dapat dimainkan oleh orkes, msl musik untuk piano digubah untuk orkes; instrumentasi
melayu Polinesia rumpun bahasa besar yg meliputi suatu daerah kepulauan luas yg di bagian barat dibatasi oleh bahasa-bahasa di Madagaskar, di utara oleh bahasa-bahasa penduduk asli Taiwan, di selatan oleh bahasa-bahasa di Indonesia, dan di timur oleh kepulauan yg paling timur di Oceania, yaitu Pulau Paskah; Austronesia
orkes gambus musik dng irama padang pasir dng bunyi gambus (alat musik spt gitar) yg lebih ditonjolkan
mengorkestrasikan meng.or.kes.tra.si.kan [v] membuat suatu orkestrasi: mereka bersedia membantu kami -- lagu-lagu itu ke dalam jaz orkestra
pancar Melayu keturunan Melayu
aksara Jawi aksara Arab yg dipakai untuk menuliskan bahasa Melayu
alih-alih [p] (1) dng tidak disangka-sangka; (2) kiranya: disangkanya sudah pergi, -- masih tidur [p] sbg pengganti: ~ menonton film, ia menonton pertunjukan orkestra
bahasa gunung ragam bahasa Melayu yg dipakai oleh petani, orang desa, dsb
bahasa Jawi bahasa Melayu Kuno, khususnya yg ditulis dng huruf Arab
bahasa kacukan bahasa Melayu percakapan; bahasa Melayu pasar
baju kuntum baju ragam Melayu
baju teluk belanga baju model Melayu, spt baju kurung untuk orang laki-laki
beramuk-amuk ber.a.muk-a.muk [kl v] bertempur (berjuang, bertarung, dsb) menentang musuh; bertikam: maka segala hulubalang Melayu pun tampil pula ~ dng Feringgi
berdangdut ber.dang.dut [v] berjoget (menari) mengikuti irama orkes dangdut
beta be.ta [pron] saya (digunakan orang-orang besar pd zaman dahulu dl cerita klasik Melayu, penyair dl karya sastra masa kemudian, atau masyarakat di Maluku [n] nama huruf ke-2 abjad Yunani
bonang bo.nang [n] alat musik pukul dl orkes gamelan terbuat dr perunggu, bentuknya menyerupai periuk atau belanga, atau gong kecil yg disusun di atas tali yg terentang di antara kerangka sandaran kayu
cap kempa [kl] tera dr Kerajaan Melayu
cara ca.ra [n] (1) jalan (aturan, sistem) melakukan (berbuat dsb) sesuatu: begitulah -- orang membuat tapai; bagaimana -- menulis huruf ini; (2) gaya; ragam (spt bentuk, corak): ia mempunyai baju -- Cina; ia pandai menari -- Sunda, Jawa, dan Bali; (3) adat kebiasaan; perbuatan (kelakuan) yg sudah menjadi kebiasaan: jika berada di negeri orang, jangan membawa -- mu sendiri; perkawinan -- Barat tidak sama dng -- kita; (4) bahasa; logat (dialek): ia menjawab -- Cina; -- Jakarta disebut "tampek", -- Jawa "gabak", dan -- Melayu "campak"; (5) jalan yg harus ditempuh: ia sedang memikirkan satu -- untuk membebaskan dirinya dr cengkeraman lawannya; (6) usaha; ikhtiar: hal itu adalah suatu -- untuk memupuk rasa nasionalisme
celuring ce.lu.ring [n] alat musik pukul dl orkes gamelan, terbuat dr perunggu, bentuknya menyerupai mangkuk-mangkuk kecil, dipasang berderet tergantung pd rak kayu, dipukul secara enteng di bagian pinggirnya dng sebatang logam kecil
cerita jenaka [Sas] cerita penghibur yg membangkitkan tawa, jenaka, keriangan atau sindiran, msl Si Kabayan (Sunda), Pak Pandir, Pak Belalang (Melayu)
diafon di.a.fon [n Ling] satuan fonologis abstrak yg dirumuskan untuk menandai kesepadanan antara sistem bunyi dr dialek yg berbeda, msl dl bahasa Melayu diafon //a// yg direalisasikan dl dialek Melayu Riau [rupe] dan dl dialek lain [rupa], [rupe], dsb
dialek regional dialek yg cirinya dibatasi oleh tempat, msl dialek Melayu Manado, dialek Jawa Banyumas
dialek temporal dialek dr bahasa yg berbeda-beda dr waktu ke waktu, msl apa yg lazim disebut bahasa Melayu kuno, Melayu Klasik, dan Melayu Modern, masing-masing adalah dialek temporal dr bahasa Melayu
dirigen di.ri.gen [n] pemimpin orkes simfoni, korps musik, atau paduan suara
ejaan fonetis eja.an fonetis ejaan yg menggambarkan tiap varian fonem atau bunyi dng satu lambang, msl ejaan Melayu sistem Wilkinson
ejaan Melindo eja.an Melindo sistem ejaan Latin yg termuat dl Pengumuman Bersama Ejaan Bahasa Melayu-Indonesia (Melindo) tahun l959 sbg hasil usaha penyatuan sistem ejaan dng huruf Latin di Indonesia dan di Persekutuan Tanah Melayu, sistem ejaan ini tidak pernah dilaksanakan
ejaan van Ophuysen eja.an van Ophuysen sistem ejaan Latin untuk bahasa Melayu di Indonesia yg dimuat dl Kitab Logat Melajoe tahun 1901 oleh Ch.A. van Ophuysen, yg merupakan ejaan Latin resmi pertama di Indonesia (buku ini disusun dng bantuan Engku Nawawi glr. St. Makmur dan M. Taib St. Ibrahim)
ejaan Wilkinson eja.an Wilkinson ejaan Latin resmi yg pertama untuk bahasa Melayu di Semenanjung Malaya yg disusun oleh R.J. Wilkinson (1904); ~ yang Disempurnakan sistem ejaan bahasa Indonesia yg sebagian besar sama dng sistem ejaan Malaysia, yg termuat dl Surat Keputusan Presiden No. 57 tanggal 16 Agustus 1972 dan yg sekarang menjadi ejaan resmi bahasa Indonesia, perbedaannya dng Ejaan Suwandi, antara lain, adalah huruf j menjadi y, dj menjadi j, nj menjadi ny, ch menjadi kh, tj menjadi c, dan sj menjadi sy
etimon eti.mon [n Ling] bentuk yg menurunkan bentuk dl beberapa bahasa turunan (msl vayeg adalah etimon dr kata Toba aek, Jawa we, Melayu air, Fiji wai)
filharmoni fil.har.mo.ni [n] orkes simfoni
gambus gam.bus [n] (1) alat musik petik mirip kecapi (mandolin) berasal dr Arab, biasanya diiringi gendang; (2) orkes dng gambus sbg alat musik utamanya
hak [a] benar: mereka telah dapat menilai mana yg -- dan mana yg batil; (2) n milik; kepunyaan: barang-barang ini bukan -- mu; (3) n kewenangan: dng ijazah itu ia mempunyai -- untuk mengajar; (4) n kekuasaan untuk berbuat sesuatu (krn telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb): semua warga negara yg telah berusia 18 tahun ke atas mempunyai -- untuk memilih dan dipilih dl pemilihan umum; (5) n kekuasaan yg benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu: menantu tidak ada -- atas harta peninggalan mertuanya; (6)n derajat atau martabat: orang Melayu pd waktu itu tidak sama -- nya dng orang Eropa; (7) n Huk wewenang menurut hukum [n] telapak sepatu pd bagian tumit yg relatif tinggi: sepatu dng -- tinggi sedang digemari oleh wanita karier [n] alat untuk merenda (yg ujungnya berkait) dibuat dr logam [n] logam berkait (sepasang) untuk mengancingkan pinggang celana atau baju perempuan
harmonium har.mo.ni.um [n] (1) alat musik gamit spt orgel kamar, dibunyikan dng menekan tombol pembuka lidah-lidah yg bergetar krn angin yg dipompa (pedal kaki), banyak dipakai sbg alat musik pengiring di gereja; (2) alat musik spt orgel kecil: orang Jakarta menggemari lagu berirama India dan Melayu dng iringan --
hikayat hi.ka.yat [n] karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yg berisi cerita, undang-undang, dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta, msl -- Hang Tuah; -- Perang Palembang; -- Seribu Satu Malam
huruf Jawi huruf Arab yg dipakai untuk menuliskan teks dl bahasa Melayu; huruf Arab Melayu
iringan iring.an [n] (1) sisi; lambung; samping: ia duduk di ~ nya; (2) yg mengiringi (mengikuti, menyertai) (tt lagu, orkes, dsb); (3) iring-iringan
jawi ja.wi [n] lembu; sapi [n Sas] Melayu: bahasa --; huruf -- [n] beringin yg banyak sekali akar tunjangnya dan banyak tumbuh di tepi sungai atau telaga; Ficus rhododendrifolia
jawi pekan peranakan orang Hindia dan Melayu
joget jo.get [n] (1) tari (sebarang tarian); (2) tarian dan lagu Melayu yg agak rancak iramanya; (3) tandak; ronggeng
kacukan ka.cuk.an [n] campuran dr berbagai unsur (tt bahasa dsb): bahasa Melayu --
keriaan ke.ri.a.an [n] (1) kegembiraan; kegirangan: berita tt keberhasilan anaknya diterimanya dng ~ yg besar; (2) pesta (perkawinan, khitanan, dsb): ~ khitanan anaknya diramaikan dng orkes dangdut
keroncong ke.ron.cong [n] (1) bunyi spt bunyi giring-giring; (2) ki tiruan bunyi perut yg lapar [n] (1) alat musik petik berupa gitar kecil berdawai empat atau lima; (2) irama (langgam) musik yg ciri khasnya terletak pd permainan alat musik keroncong, yaitu kendang, selo, dan gitar melodi yg dimainkan secara beruntun; (3) jenis orkes yg terdiri atas biola, seruling, gitar, ukulele, banyo, selo, dan bas [n] , ke.ron.cong.an n tumbuhan polong semacam orok-orok, dapat dibuat pupuk hijau; Crotalaria striata [n] bilik-bilik (bagian) bubu sebelah dalam
klenengan kle.neng.an [n Sen] pertunjukan orkes karawitan Jawa
komedi stambul komedi berbahasa Melayu yg menceritakan Hikayat 1001 Malam, dialognya dilagukan dng iringan musik; komedi bangsawan
konserto kon.ser.to [n Mus] komposisi untuk permainan satu instrumen solo atau lebih dng iringan orkes, atau kadang-kadang dng iringan piano
logat lo.gat [n] (1) kata (dl arti yg sebenarnya): terjemahan menurut -- (kata demi kata); (2) dialek: -- Jakarta; (3) cara mengucapkan kata (aksen) atau lekuk lidah yg khas: menilik -- nya, dapat dipastikan bahwa ia berasal dr Medan; (4) perbendaharaan kata: kata ini tidak terdapat dl -- Melayu; (5) kamus: kitab -- Melayu
lokananta lo.ka.nan.ta [kl n] (1) seperangkat gamelan di kayangan yg dapat berbunyi sendiri tanpa penabuh, hanya kesatria yg mendapat perkenan dewa dianugerahi gamelan tsb; (2) nama sejenis orkes gamelan: mereka seakan-akan mendengar bunyi gamelan -- yg dibunyikan oleh dewa-dewa
megat me.gat [n] gelar bangsawan Melayu (ayahnya orang kebanyakan, ibunya keturunan raja) [a] masyhur; terkenal: sultan dan raja pd masa itu sangat -- dan megah [a] berpusing (pd gasing); mejam; ligat
memvariasikan mem.va.ri.a.si.kan [v] menyelang-nyeling: mereka ~ penyajian musiknya dng lagu yg lembut manis, lagu yg sedikit panas, dan lagu Melayu
menjawikan men.ja.wi.kan [v] menerjemahkan ke dl bahasa Melayu: ~ kitab-kitab Arab
nobat no.bat [kl n] (1) gendang besar; (2) gamelan Melayu yg hanya dibunyikan pd waktu upacara penobatan raja: pukul -- tiup nafiri, hendak tabal raja di Keling [v] keluar dr penghadapan; dihadap: maka empat puluh hari baginda tiada --
omong [n cak] (1) bicara; cakap; kecek: jangan banyak -- , nanti kupukul kau!; (2) bahasa; perkataan: -- Sunda; -- Melayu
opera ope.ra [n Sen] bentuk drama panggung yg seluruhnya atau sebagian dinyanyikan dng iringan orkes atau musik instrumental
orang pangan orang yg masih tinggal di hutan; orang dr suku terasing; (2) sebutan bagi suku bangsa di Tanah Melayu yg masih tinggal di hutan
parados pa.ra.dos [n Sas] (1) kedua bagian kiri dan kanan teater Yunani yg merupakan jalan masuk penonton dan pemain; (2) lagu pertama yg dinyanyikan paduan suara sambil berjalan menuju orkestra
pasar pa.sar [n] tempat orang berjual beli; pekan: Ibu pergi ke -- untuk berbelanja; (2) Ek kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yg ingin menukar barang atau jasa dng uang, dan pembeli yg ingin menukar uang dng barang atau jasa; (3) a Ling dipakai dl pergaulan sehari-hari (tt bahasa yg kurang baik tata bahasanya, pilihan katanya, dsb): bahasa --; bahasa Melayu [Mk a] licin (mati rumputnya tt jalan yg kerap kali dilalui)
pasaran pa.sar.an [n] daerah (lingkungan) tempat suatu barang dagangan diperjualbelikan: cengkih mulai mendapat ~ yg baik; (2) a resmi di pasar, msl tt harga: harga ~ Rp4.000,00 per kilogram; (3) a kurang baik mutunya (tt barang dagangan): arloji ~; barang-barang ~; (4) a dipakai dl komunikasi tidak resmi (tt bahasa yg kurang baik): bahasa Melayu ~; (5) jangka waktu yg lamanya lima hari: ~ Jawa ada lima, yaitu Legi, Paing, Pon, Wage, dan Kliwon
pelayuan pe.la.yu.an [n] proses, cara, perbuatan melayukan
peminjaman dialektal pe.min.jam.an dialektal [Ling] proses peminjaman suatu unsur dr satu dialek ke dialek lain dl satu bahasa, msl pemakaian kata kakak dl bahasa Melayu yg berasal dr bahasa Minangkabau, sebenarnya merupakan dialek bahasa Melayu
pengucap peng.u.cap [n] (1) orang yg mengucapkan; penutur; pemakai bahasa: ia ~ asli bahasa Melayu; (2) alat untuk mengucapkan perkataan dsb (yaitu mulut dan bagian-bagiannya)
perkasa per.ka.sa [a] (1) kuat dan tangguh serta berani; gagah berani: Hang Tuah terkenal sbg seorang hulubalang Melayu yg --; (2) kuat dan berkuasa; hebat; keras; dng --
regional re.gi.o.nal [a] bersifat daerah; kedaerahan: dialek -- Melayu yg tidak baku pun ada, msl dialek Melayu Langkat
rubaiat ru.ba.i.at [n] puisi Melayu lama berasal dr Arab-Parsi, terdiri atas tujuh atau delapan baris dl bait, bersajak dua-dua (aa/bb/cc/dd)
sahaja sa.ha.ja [Lihat {saja}] [kl adv] (1) sebenarnya; memang demikian: -- ia tidak tahu adat-istiadat Melayu; (2) sewajarnya; apa adanya: makin -- makin elok parasnya; (3) (dng) sengaja: maka tiada sekali-kali hambamu berniat -- hendak memanah
Sakai Sa.kai [n] suku bangsa di Kepulauan Riau dan di Tanah Melayu (masuk bangsa Negrito)
sastra Indonesia klasik sastra klasik yg ditulis dl semua bahasa daerah yg terdapat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk bahasa Melayu
sejati se.ja.ti [a] sebenarnya (tulen, asli, murni, tidak lancung, tidak ada campurannya): bangsa Melayu ~ lihat 1jati
sekstet sek.stet [n Mus] (1) gubahan lagu yg dinyanyikan oleh enam penyanyi atau dimainkan oleh enam orang pemain musik; (2) Mus grup penyanyi atau orkes yg terdiri atas enam orang; (3) Sas sajak enam seuntai
semu se.mu [a] tampak spt asli (sebenarnya), padahal sama sekali bukan yg asli (sebenarnya): keramahannya kpd saya adalah -- krn di balik itu dia memfitnah saya; (2) n tipu; muslihat: pujuk Melayu -- Jawa [adv] dl keadaan yg mendekati (agak)
simfoni sim.fo.ni [n] musik yg ditulis untuk orkes lengkap (biasanya terdiri atas empat bagian)
solis so.lis [n] penyanyi tunggal (yg bernyanyi seorang diri); penyanyi solo: ia bertindak sbg -- pd pergelaran orkes simfoni itu
talibun ta.li.bun [n] bentuk puisi lama dl kesusastraan Indonesia (Melayu) yg jumlah barisnya lebih dr 4, biasanya antara 16-20, serta mempunyai persamaan bunyi pd akhir baris (ada juga spt pantun, dng jumlah baris genap, spt 6, 8, atau 12 baris)
tanah ta.nah [n] (1) permukaan bumi atau lapisan bumi yg di atas sekali: hujan membasahi --; (2) keadaan bumi di suatu tempat: -- nya gersang, tidak dapat ditanami; (3) permukaan bumi yg diberi batas: pemerintah menyediakan -- seluas tiga hektar untuk permukiman para transmigran; (4) daratan: penerjun payung itu tewas setelah jatuh terempas di --; (5) permukaan bumi yg terbatas yg ditempati suatu bangsa yg diperintah suatu negara atau menjadi daerah negara; negeri; negara; -- Eropa; -- Melayu [ark n] satuan ukuran panjang yg sama dng depa
teluk belanga nama baju orang Melayu
tengku teng.ku [n] gelar bangsawan Melayu (anak atau keturunan raja)
timpani tim.pa.ni [n Mus] perangkat genderang dl orkes
transliterasi trans.li.te.ra.si [n] penyalinan dng penggantian huruf dr abjad yg satu ke abjad yg lain: untuk mengetahui sastra Melayu Klasik lebih mendalam, perlu dilakukan -- dr tulisan Arab Melayu ke dl tulisan Latin
uvular uvu.lar [n Ling] bunyi yg terjadi krn penyempitan antara uvula dan belakang lidah, msl bunyi [R] dl beberapa dialek Melayu dan bahasa Prancis standar

Jika informasi mengenai "orkes melayu" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas