Arti kata/frase "organisasi sosial" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/organisasi-sosial

Halaman ini menjelaskan kata atau frase organisasi sosial menurut KBBI Edisi III

organisasi sosial: sistem hubungan antarorang dan antarkelompok berdasarkan jenis kegiatan dan pembagian fungsional untuk menyelesaikan kewajiban bersama dl masyarakat

Lebih lanjut mengenai organisasi sosial

organisasi sosial terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 502 kata terkait yakni sebagai berikut:

organisasi or.ga.ni.sa.si [n] (1) kesatuan (susunan dsb) yg terdiri atas bagian-bagian (orang dsb) dl perkumpulan dsb untuk tujuan tertentu; (2) kelompok kerja sama antara orang-orang yg diadakan untuk mencapai tujuan bersama
sosial so.si.al [a] (1) berkenaan dng masyarakat: perlu adanya komunikasi -- dl usaha menunjang pembangunan ini; (2) cak suka memperhatikan kepentingan umum (suka menolong, menderma, dsb): ia sangat terkenal dan -- pula
organisasi kesehatan organisasi sosial yg mengoordinasi segala aktivitas untuk memecahkan berbagai masalah kesehatan
organisasi profesi organisasi yg anggotanya adalah orang-orang yg mempunyai profesi yg sama
organisasi sosial sistem hubungan antarorang dan antarkelompok berdasarkan jenis kegiatan dan pembagian fungsional untuk menyelesaikan kewajiban bersama dl masyarakat
sosialis so.si.a.lis [n] orang, golongan, negara yg menganut paham sosialisme; penganut sosialisme
sosialistis so.si.a.lis.tis [a] bersifat atau sesuai dng sosialisme; bersifat memihak kpd kepentingan masyarakat
organisasi antarpemerintah lembaga yg anggotanya terdiri atas perutusan pemerintah resmi; lembaga bangsa-bangsa
organisasi massa perkumpulan yg anggotanya adalah orang-orang yg mempunyai profesi yg sama
organisasi nonpemerintah persekutuan antarlembaga internasional swasta yg mengabdikan diri dl bidang agama, ilmu pengetahuan, kebudayaan, kemanusiaan, dsb, baik yg berorientasi teknik maupun yg berorientasi ekonomi
organisasi politik institusi atau seperangkat tatanan yg dipakai masyarakat umum untuk mengatur berbagai masalah bersama
sosialisasi so.si.a.li.sa.si [n] (1) usaha untuk mengubah milik perseorangan menjadi milik umum (milik negara): tradisi tidak memperlancar proses -- perusahaan milik keluarga; (2) proses belajar seorang anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati kebudayaan masyarakat dl lingkungannya: tingkat-tingkat permulaan dr proses -- manusia itu terjadi dl lingkungan keluarga; (3) upaya memasyarakatkan sesuatu sehingga men-jadi dikenal, dipahami, dihayati oleh masyarakat; pemasyarakatan
sosialisme so.si.a.lis.me [n] ajaran atau paham kenegaraan dan ekonomi yg berusaha supaya harta benda, industri, dan perusahaan menjadi milik negara: berkecimpung dng tokoh-tokoh politik --
sistem sosial organisasi atau tata tingkah laku yg menyangkut hak dan kewajiban yg ditentukan oleh masyarakat bagi orang yg menduduki posisi tertentu di dl masyarakat
bala keselamatan organisasi penderma agama Protestan, didirikan di Inggris oleh William Booth tahun 1865 dng tujuan meningkatkan harkat orang-orang yg sengsara secara keagamaan dan sosial
serikat buruh organisasi buruh di luar perusahaan yg didirikan oleh para pekerja untuk melindungi atau memperbaiki status ekonomi dan sosialnya melalui usaha kolektif
lembaga keagamaan organisasi yg bertujuan mengembangkan dan membina kehidupan beragama
lembaga swadaya masyarakat organisasi yg bertujuan memperjuangkan kepentingan masyarakat
palang merah organisasi kemanusiaan yg bertujuan memberikan pertolongan bagi orang sakit dan luka dl peperangan atau bencana alam
pusat data organisasi yg mengumpulkan, menampung, mengolah, dan menyajikan data perlengkapan pengolah data elektronik
serikat Bangsa-Bangsa organisasi yg terdiri atas bangsa-bangsa yg bersatu
tindakan sosial tin.dak.an sosial upaya terorganisasi untuk mengubah keadaan sosial ekonomi
adaptasi sosial perubahan yg mengakibatkan seseorang dl suatu kelompok sosial dapat hidup dan berfungsi lebih baik dl lingkungannya
asosial aso.si.al [a] tidak bersifat sosial; tidak mempedulikan kepentingan masyarakat: tidak mungkin ilmu digunakan untuk tujuan yg anasional dan --
bangsawan sosial [Antr] golongan sosial dl masyarakat yg memiliki hak paling banyak dl lapangan kehidupan ekonomi, sosial, dan politik berdasarkan hukum waris
baru sosial [Pol] gerakan umum atau hasil khusus untuk menghapuskan kesalahan fungsi sistem sosial atau bagiannya
berorganisasi ber.or.ga.ni.sa.si [v] mempunyai organisasi; tersusun dng baik dan teratur dl suatu kesatuan
bersosialisasi ber.so.si.a.li.sa.si [v] melakukan sosialisasi: acara rekreasi itu merupakan salah satu kesempatan bagi anak-anak berkelainan untuk -- dng masyarakat
dialek sosial dialek yg dipakai oleh kelompok sosial tertentu, msl dialek wanita dl bahasa Jepang
diskriminasi sosial pembedaan sikap dan perlakuan thd sesama manusia berdasarkan kedudukan sosialnya
disorganisasi dis.or.ga.ni.sa.si [n] keadaan tanpa aturan (kacau, cerai-berai, dsb) krn adanya perubahaan pd lembaga sosial tertentu
dorongan sosial do.rong.an sosial dorongan yg menyebabkan manusia hidup berkelompok dl masyarakat
efek organisasi [Bio] interaksi antara lokus berdekatan yg terjadi krn organisasi struktur kromosom
gerakan sosial ge.rak.an sosial tindakan terencana yg dilakukan oleh suatu kelompok masyarakat disertai program terencana dan ditujukan pd suatu perubahan atau sbg gerakan perlawanan untuk melestarikan pola-pola dan lembaga-lembaga masyarakat yg ada
hubungan sosial hu.bung.an sosial hubungan seseorang dng orang lain dl pergaulan hidup di tengah-tengah masyarakat
ilmu pengetahuan sosial ilmu pengetahuan yg merupakan fusi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial (spt sejarah, ekonomi, geografi)
interaksi sosial hubungan sosial yg dinamis antara orang perse-orangan dan orang perseorangan, antara perseorangan dan kelompok, dan antara kelompok dan kelompok
jarak sosial tingkat keakraban yg menandai hubungan individu dl interaksi sosial
keadilan sosial ke.a.dil.an sosial kerja sama untuk menghasilkan masyarakat yg bersatu secara organis sehingga setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan yg sama dan nyata untuk tumbuh dan belajar hidup pd kemampuan aslinya
kekuatan sosial ke.ku.at.an sosial desakan atau dorongan efektif yg menjurus pd tindakan sosial
keorganisasian ke.or.ga.ni.sa.si.an [a] perihal (tt) organisasi
kepedulian sosial ke.pe.du.li.an sosial sikap mengindahkan (memprihatinkan) sesuatu yg terjadi dl masyarakat
kewajiban sosial ke.wa.jib.an sosial kewajiban atas dasar norma dan tingkah laku lingkungan sosial
komunikasi sosial komunikasi antarkelompok sosial dl masyarakat
kontak sosial hubungan antara satu pihak dan pihak lain yg merupakan awal terjadinya interaksi sosial
laku sosial laku atau cara bertingkah laku seseorang yg disesuaikan dng tuntutan yg ada dan biasa berlaku dl kelompok sosialnya agar ia memperoleh pengakuan atau diterima oleh kelompoknya itu
lingkungan sosial ling.kung.an sosial [Antr] kekuatan masyarakat serta berbagai sistem norma di sekitar individu atau kelompok manusia yg mempengaruhi tingkah laku mereka dan interaksi antara mereka
matang sosial perkembangan seseorang yg terlihat dr adanya perasaan penilaian diri dan adanya kemampuan untuk membawakan diri secara wajar dl kelompok atau lingkungan sosial yg berbeda;
mensosialisasikan men.so.si.a.li.sa.si.kan [v] (1) menjadikan milik umum (milik negara); menjadikan, memperlakukan secara sosialisme; (2) membelajarkan seseorang menjadi anggota masyarakat
mobilitas sosial [Pol] perubahan kedudukan warga masyarakat kelas sosial yg satu ke kelas sosial yg lain
pendidikan sosial pen.di.dik.an sosial kegiatan sekolah yg direncanakan dan diarahkan untuk memelihara pembelajaran sosial dan untuk meningkatkan kemampuan sosial
pengorganisasian peng.or.ga.ni.sa.si.an [n] proses, cara, perbuatan untuk mengorganisasi
perubahan sosial per.u.bah.an sosial perubahan pd berbagai lembaga kemasyarakatan, yg mempengaruhi sistem sosial masyarakat, termasuk nilai-nilai, sikap, pola, perilaku di antara kelompok dl masyarakat
suborganisasi sub.or.ga.ni.sa.si [n] bagian suatu organisasi
tangga sosial lembaga atau organisasi dl masyarakat yg memungkinkan pencapaian kedudukan yg lebih tinggi dr kedudukan semula
tekanan sosial te.kan.an sosial paksaan yg dipakai oleh masyarakat untuk mengendalikan tingkah laku warga agar mereka seirama (sejalan) dng norma-norma yg berlaku
wawasan sosial wa.was.an sosial kemampuan untuk memahami cara-cara menyesuaikan diri atau menempatkan diri dl lingkungan sosial
aktivis ak.ti.vis [n] (1) orang (terutama anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yg bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dl organisasinya; (2) Pol seseorang yg menggerakkan (demonstrasi dsb)
bagan organisasi [Man] gambar yg menunjukkan tata hubungan berbagai posisi dl perusahaan, biasanya memperlihatkan cara pembagian tanggung jawab
bangun sosial [Pol] keadaan hidup yg harus dipandang dr sudut kualitas yg dilihat dr pemikiran menyeluruh dan dr sudut kuantitas yg dapat diukur dan diamati
beramal ber.a.mal [v] (1) berbuat kebajikan; memberi sumbangan atau bantuan kpd orang miskin, organisasi sosial, dsb; (2) melakukan sesuatu yg baik, spt memberi nasihat, bekerja untuk kepentingan masyarakat, mengajarkan ilmu, mengaji; (3) berdoa, memohon kpd Tuhan: tebal imannya dan rajin ~; (4) berbuat amal
dinamika sosial gerak masyarakat secara terus-menerus yg menimbulkan perubahan dl tata hidup masyarakat yg bersangkutan
disorientasi dis.o.ri.en.ta.si [n] (1) kekacauan kiblat; kesamaran arah: -- pandangan akan timbul apabila terdapat kesenjangan antara organisasi sosial dan sistem nilai kebudayaan; (2) Dok kehilangan daya untuk mengenal lingkungan, terutama yg berkenaan dng waktu tempat dan orang
ekologi sosial ilmu tt hubungan penduduk dng lingkungan alam, teknologi, dan masyarakat manusia
fasilitas sosial fasilitas yg disediakan oleh pemerintah atau swasta untuk masyarakat, spt sekolah, klinik, dan tempat ibadah
fungsi sosial [Antr] kegunaan suatu hal bagi hidup suatu masyarakat
ilmu sosial ilmu tt perilaku kehidupan manusia sbg makhluk hidup yg bermasyarakat
institusi in.sti.tu.si [n] (1) lembaga; pranata: telah disusun -- adat istiadat, kebiasaan, dan aturan-aturan; (2) sesuatu yg dilem-bagakan oleh undang-undang, adat atau kebiasaan (spt perkumpulan, paguyuban, organisasi sosial, dan kebiasaan berhalal-bihalal pd hari Lebaran); (3) gedung tempat diselenggarakannya kegiatan perkumpulan atau organisasi
institut in.sti.tut [n] (1) organisasi, badan, atau perkumpulan yg ber-tujuan melakukan suatu penyelidikan ilmiah: mereka bekerja pd -- riset antariksa; (2) organisasi, badan, atau perkumpulan yg bertujuan menyelenggarakan usaha pendidikan, kebudayaan, sosial, persahabatan (antarbangsa), rehabilitasi, dsb: ia diterima di suatu -- kebudayaan sbg guru tari
kelas sosial golongan orang di kalangan masyarakat (petani, nelayan, pedagang, dsb)
kesosialan ke.so.si.al.an [n] sifat-sifat kemasyarakatan (sifat suka memperhatikan umum, suka menolong, dsb): krn perasaan -- nya, beliau selalu disukai orang dl pergaulan
kode etik sosial sistem norma yg membedakan tingkah laku yg baik dan yg buruk dl pergaulan antarmanusia
kompetisi sosial persaingan atau perjuangan hidup di tengah-tengah masyarakat
kondisi sosial keadaan masyarakat suatu negara pd saat tertentu
konflik sosial pertentangan antaranggota masyarakat yg bersifat menyeluruh dl kehidupan
kongres kong.res [n] (1) pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai pelbagai masalah; muktamar; rapat besar; (2) pertemuan wakil-wakil negara untuk membicarakan satu masalah; (3) Pol dewan legislatif yg terdiri atas senat dan dewan perwakilan di Amerika Serikat, yg pd dasarnya bertugas mengawasi dan mencocokkan kegiatan pemerintah
kontrol sosial [Pol] kesadaran bersama sbg manusia yg dibatasi oleh kekuatan yg sepadan bagi intensitas dng lingkungan untuk bertingkah laku dl cara tertentu tanpa memandang secara berlebih-lebihan kepentingan sendiri
lembaga lem.ba.ga [n] (1) asal mula (yg akan menjadi sesuatu); bakal (binatang, manusia, atau tumbuhan); (2) bentuk (rupa, wujud) yg asli; (3) acuan; ikatan (tt mata cincin dsb); (4) badan (organisasi) yg tujuannya melakukan suatu penyelidikan keilmuan atau melakukan suatu usaha; (5) ark kepala suku (di Negeri Sembilan); (6) pola perilaku manusia yg mapan, terdiri atas interaksi sosial berstruktur dl suatu kerangka nilai yg relevan
makhluk sosial manusia yg berhubungan secara timbal-balik dng manusia lain; -- syahsiah makhluk individu: sbg -- syahsiah seseorang mempunyai kewajiban thd Allah
mantan man.tan [a] bekas pemangku jabatan (kedudukan): ia -- gubernur yg sekarang aktif dl organisasi sosial
membina watak mem.bi.na watak pembangunan watak manusia sbg pribadi dan makhluk sosial melalui pendidikan dl keluarga, sekolah, organisasi, pergaulan, ideologi, dan agama
mengorganisasi meng.or.ga.ni.sa.si [v] mengatur dan menyusun bagian (orang dsb) sehingga seluruhnya menjadi suatu kesatuan yg teratur: -- kaum tani
meresosialisasi me.re.so.si.a.li.sa.si [v] memasyarakatkan kembali
mobilisasi sosial perpindahan (tempat atau kedudukan, tingkah laku) orang-orang dl masyarakat dng pola yg baru
negara ne.ga.ra [n] (1) organisasi dl suatu wilayah yg mempunyai kekuasaan tertinggi yg sah dan ditaati oleh rakyat; (2) kelompok sosial yg menduduki wilayah atau daerah tertentu yg diorganisasi di bawah lembaga politik dan pemerintah yg efektif, mempunyai kesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya: kepentingan -- lebih penting dp kepentingan perseorangan
norma sosial aturan yg menata tindakan manusia dl pergaulan dng sesamanya
pengorganisasi peng.or.ga.ni.sa.si [n] organisator
proses sosial proses pengaruh timbal balik antara pelbagai bidang kehidupan
psikologi sosial studi yg memadukan sosiologi dan psikologi tt aspek kejiwaan kehidupan bermasyarakat
realisme sosialis estetika dan filsafat seni yg dirancang oleh Lenin, yg tunduk pd kaidah komunis dan menggambarkan perjuangan kaum proletar melawan kaum borjuis
reorganisasi re.or.ga.ni.sa.si [n] penyusunan kembali (pengurus, lembaga, dsb); penataan kembali (pengurus, lembaga, dsb): beberapa departemen telah mengadakan -- pd tingkat eselon; perbaikan tatanan (susunan): -- semua departemen telah ditetapkan oleh Presiden melalui Surat Keputusan Presiden No. 44 dan 45 tahun 1974
resosialisasi re.so.si.a.li.sa.si [n] pemasyarakatan kembali: Pemerintah berusaha mengadakan -- para penderita kusta
sadar sosial kesadaran seseorang secara penuh akan hak dan kewajibannya sbg anggota masyarakat
sakit sosial penyakit yg timbul dan berjangkit krn adanya interaksi dl masyarakat (msl penyakit kelamin)
satu sosial unsur studi dl kemasyarakatan yg diberi batasan tertentu dan yg secara relatif bersifat konstan, spt individu, keluarga, taraf hidup; (2) kesatuan orang yg terikat atas ciri-ciri tertentu dl kehidupan masyarakat
sejahtera sosial keadaan sejahtera masyarakat
setia kawan sosial nasional solidaritas, tenggang rasa yg sanggup merasakan dan ditunjukkan dl bentuk toleransi kpd orang lain, serta bersedia mengulurkan tangan apabila diperlukan
standar sosial ukuran untuk memiliki, meneliti, dan memilih sikap yg sebaik-baiknya untuk dipergunakan
struktur sosial konsep perumusan asas hubungan antarindividu dl kehidupan masyarakat yg merupakan pedoman bagi tingkah laku individu
teori organisasi aliran pemikiran yg berusaha menjelaskan ciri dan cara bekerja suatu perkumpulan untuk mencapai tujuan yg luas dan rumit
terorganisasi ter.or.ga.ni.sa.si [v] telah disusun dan diatur dl suatu kesatuan
tunasosial tu.na.so.si.al [a] tidak mempunyai rasa rosial
umur sosial taraf kesanggupan anak dl bergaul dng orang lain
-isme [sufiks pembentuk nomina] sistem kepercayaan berda-sarkan politik, sosial, atau ekonomi: terorisme; liberalisme; komunisme
administrasi ad.mi.nis.tra.si [n] (1) usaha dan kegiatan yg meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelenggaraan pembinaan organisasi; (2) usaha dan kegiatan yg berkaitan dng penyelenggaraan kebijakan untuk mencapai tujuan; (3) kegiatan yg berkaitan dng penyelenggaraan pemerintahan; (4) kegiatan kantor dan tata usaha
agen pembaharuan orang atau lembaga yg mendorong ter-ciptanya perubahan sosial ekonomi secara berencana (spt penyuluh pertanian, guru)
akomodasi ako.mo.da.si [n] (1) sesuatu yg disediakan untuk memenuhi kebutuhan, msl tempat menginap atau tempat tinggal sementara bagi orang yg bepergian: dia bertugas menyiapkan -- bagi para tamu yg datang dr luar daerah; (2) Bio penyesuaian mata untuk menerima bayangan yg jelas dr objek yg berbeda; (3) Antr penyesuaian manusia dl kesatuan sosial untuk menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan konflik; (4) Sos penyesuaian sosial dl interaksi antara pribadi dan kelompok manusia untuk meredakan pertentangan; (5) Lay kamar atau ruang tempat tinggal awak kapal atau penumpang kapal
aktivisme ak.ti.vis.me [n] (1) kegiatan (para) aktivis; (2) Pol doktrin yg menekankan perlunya tindakan kekerasan untuk mencapai tujuan politik; (3) Sen aliran ekspresionisme yg berpandangan bahwa drama harus dapat mencari pemecahan realistis mengenai masalah sosial
alat kekuasaan instansi (organisasi) yg menjalankan kekuasaan negara (spt kepolisian, kejaksaan, pengadilan)
alat musuh orang (golongan, organisasi, partai politik) yg diperalat oleh pihak lain untuk mengkhianati golongan, bangsa, atau negara sendiri
amal jariah [Isl] perbuatan baik untuk kepentingan masyarakat (umum) yg dilakukan terus-menerus dan tanpa pamrih; perbuatan sosial
anak cabang bagian dsb yg lebih kecil dr cabang; ranting; (2) bagian dsb yg berada di bawah cabang (tt susunan organisasi)
anak nakal anak yg krn sebab tertentu mengalami hambatan dl perkembangan pribadi, ketakseimbangan mental, sosial, atau pendidikan sehingga muncul tingkah laku yg menyimpang, msl mencopet -- negara anak yg diputuskan oleh pengadilan untuk diasuh oleh negara
anak sukar [Psi] anak yg bertingkah laku menyimpang dr norma-norma sosial (tidak dapat diatasi dng cara-cara biasa)
anasional ana.si.o.nal [a] (1) tidak berwatak (bersifat, berciri) nasional: ilmu jangan digunakan untuk hal-hal yg -- atau asosial; (2) tidak setia kpd bangsa sendiri (termasuk budaya, produknya, dsb)
anomi ano.mi [n] (1) perilaku tanpa arah dan apatis: kini muncul sikap-sikap yg mengarah pd --; (2) Antr keadaan masyarakat yg ditandai oleh pandangan sinis (negatif) thd sistem norma, hilangnya kewibawaan hukum, dan disorganisasi hubungan antara manusia; (3) Psi gejala ketidakseimbangan psikologis yg dapat melahirkan perilaku menyimpang dl berbagai manifestasi: sikap perilaku spt itu terlihat ambivalen yg merupakan gejala awal --
anut [v] meng.a.nut v mengikut(i); menurut (haluan politik, ajaran, aliran, dsb); memeluk (agama): ia ~ paham sosialisme; sebagian besar rakyat Birma ~ agama Buddha
asimilasi politik penyesuaian paham politik antara dua organisasi agar dapat bekerja sama
asimilasi struktural [Sos] pemberian kesempatan kpd golongan minoritas untuk menjadi warga lembaga sosial primer dr golongan mayoritas
asuransi kesehatan lembaga sosial yg bergerak di bidang pengusahaan jaminan pelayanan kesehatan dan mengatur hak dan kewajiban peserta
atensi aten.si [n] perhatian; minat: dia menunjukkan -- yg besar thd masalah sosial
aturan pranata atur.an pranata aturan yg mengatur nilai-nilai sosial yg berlaku dl suatu masyarakat
awik-awik [Bl n] hukum adat berupa peraturan atau undang- undang yg disusun dan ditetapkan oleh anggota masyarakat desa, banjar, dan subak tt aturan tata kehidupan masyarakat di bidang agama, budaya, dan sosial-ekonomi di Bali
badan pekerja panitia yg mengurus pelaksanaan tugas sehari-hari pd suatu organisasi
badan usaha unit desa (BUUD) organisasi di tingkat desa yg diselenggarakan oleh pemerintah, bertujuan mengatur kegiatan penduduk di bidang produksi, perdagangan, dan kesejahteraan
bahasa perantara bahasa yg dipakai untuk mengatasi ketidakpahaman dl interaksi sosial krn pesertanya menguasai dan memahami bahasa yg berbeda
bahasa slang ragam bahasa nonbaku dipakai oleh kelompok sosial tertentu spt kelompok anak-anak nakal
bahasa sopan santun ragam bahasa yg dipakai dl situasi sosial yg mewajibkan adanya norma sopan santun
bajau ba.jau [n] (1) Antr kelompok sosial yg hidup di perahu, berdiam di perairan laut atau selat sekitar pantai timur Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores; (2) rakyat , mem.ba.jau v memukul
bangun prasarana pembangunan dasar kehidupan politik, ekonomi, dan sosial untuk mendorong masyarakat berusaha mencapai modernisasi, meliputi perubahan institusional untuk mendukung usaha nasional dl mengembangkan kemudahan, spt jalan, komunikasi, pengairan, dan sistem perhubungan
bantu luar negeri bantuan, baik berupa nasihat dan saran, tenaga ahli maupun dana yg diberikan oleh organisasi internasional dan/atau negara kaya kpd negara miskin
bantu modal bantuan dl bentuk pinjaman uang untuk menunjang pembangunan ekonomi dan sosial negara berkembang, diberikan dng syarat lunak
berafiliasi ber.a.fi.li.a.si [v] mempunyai pertalian dan berhubungan sbg anggota atau cabang: organisasi pemuda itu sama sekali tidak ~ dng partai politik itu
berevolusi be.re.vo.lu.si [v] mengadakan perlawanan dsb untuk mengubah sistem ketatanegaraan (pemerintahan atau keadilan sosial)
bergerak ber.ge.rak [v] (1) berpindah dr tempat atau kedudukan (tidak diam saja): pasukan telah ~; (2) (mulai) melakukan suatu usaha; mengadakan aksi; berusaha giat (dl lapangan politik, sosial): mereka ~ untuk memperbaiki nasib
beriuran ber.i.ur.an [v] memberi (menyerahkan dsb) sumbangan un-tuk keperluan bersama (organisasi, dsb)
berkenaan ber.ke.na.an [v] (1) bertepatan (dng); sehubungan (dng): ~ dng ulang tahun ygke-5 akan diadakan perayaan besar-besaran; (2) berhubungan (dng); berkaitan (dng): pengunduran dirinya sbg anggota organisasi itu diduga ~ dng peristiwa semalam; (3) setuju; sesuai; cocok: kedua orang muda itu sudah ~
berlembaga ber.lem.ba.ga [v] mempunyai organisasi yg bersifat lembaga
bini penunggu istri penghulu adat yg berasal dr lapisan sosial lebih rendah, bertugas mengurus rumah tangga selama belum ada bini ratu
borjuasi bor.ju.a.si [n] (1) golongan masyarakat yg penghasilannya melebihi penghasilan rata-rata rakyat biasa; golongan menengah ke atas; (2) sistem sosial yg dikuasai oleh golongan menengah
brosur bro.sur [n] (1) bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yg disusun secara bersistem; (2) cetakan yg hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid; (3) Man selebaran cetakan yg berisi keterangan singkat, tetapi lengkap (tt perusahaan atau organisasi)
bubar bu.bar [v] (1) bercerai-berai ke mana-mana (tt orang ramai yg berkumpul); berserak-serak ke sana kemari: demonstran -- setelah petugas melepaskan tembakan; (2) selesai; usai (tt pasar, rapat, upacara, dsb): upacara -- pukul sepuluh siang; (3) selesai tugas; berhenti bertugas (tt panitia, dewan, kabinet, dsb): panitia perayaan -- setelah upacara selesai; (4) ditiadakan (tt perserikatan, kongsi, dsb): kalau suatu perkumpulan -- , harta bendanya dapat didermakan kpd badan sosial
budaya wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian
buku induk buku yg memuat daftar nama beserta jati diri orang yg tercatat sbg anggota suatu organisasi, murid sekolah, warga suatu wilayah: nama pendatang baru itu belum tercantum pd -- induk kelurahan
buku pedoman kearsipan [Adm] naskah yg berisi keterangan yg diperlukan mengenai pekerjaan arsip dl suatu organisasi
buletin bu.le.tin [n] (1) media cetak berupa selebaran atau majalah, berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yg diterbitkan secara periodik oleh suatu organisasi atau lembaga untuk kelompok profesi tertentu; (2) siaran kilat resmi tt perkembangan atau hasil-hasil penyelidikan (pertandingan, dsb): -- sepak bola Piala Dunia
citra cit.ra [kl n] (1) rupa; gambar; gambaran; (2) Man gambaran yg dimiliki orang banyak mengenai pribadi, perusahaan, organisasi, atau produk; (3) Sas kesan mental atau bayangan visual yg ditimbulkan oleh sebuah kata, frasa, atau kalimat, dan merupakan unsur dasar yg khas dl karya prosa dan puisi; (4) Hut data atau informasi dr potret udara untuk bahan evaluasi; -- perbankan gambaran mengenai dunia perbankan: kejadian spt itu jelas tidak menguntungkan dl upaya meningkatkan -- perbankan kita di mata internasional
daftar hitam daf.tar hi.tam [n] daftar nama orang atau organisasi yg dianggap membahayakan keamanan atau daftar nama orang yg pernah dihukum krn melakukan kejahatan
daftar periksa [Man] rangkaian pertanyaan yg disusun secara cermat mengenai kegiatan, kebijakan, prosedur, dsb dl organisasi
darmatirta dar.ma.tir.ta [n] organisasi masyarakat tani yg anggotanya terdiri atas para petani dan penggarap sawah, yg merupakan penasihat dan pembantu kepala desa dl menyelenggarakan usaha-usaha pertanian dan pengairan
delinkuen de.lin.ku.en /dElinkuEn/ (1) a bersifat selalu melanggar aturan; (2) n pelanggar sosial yg terbatas pd anak-anak di bawah umur
demografi de.mo.gra.fi [n] ilmu tt susunan, jumlah, dan perkembangan penduduk; ilmu yg memberikan uraian atau gambaran statistik mengenai suatu bangsa dilihat dr sudut sosial politik; ilmu kependudukan
demografi bahasa penyelidikan tt pelbagai kelompok pemakai bahasa dan variasi bahasa dl suatu masyarakat bahasa dng mempergunakan statistik, dan penggolongannya berdasarkan faktor kelas sosial, agama, umur, tempat, pendidikan, dsb
demokrasi terpimpin corak pemerintahan yg untuk pertama kali diumumkan secara resmi di dl pidato Presiden Soekarno pd tanggal 10 November 1956 ketika membuka Konstituante, yaitu corak demokrasi yg mengenal satu pemimpin menuju tujuan suatu masyarakat yg berkeadilan sosial
deputi de.pu.ti [n] (1) orang yg diangkat sbg wakil atau pengganti dng kuasa jabatan untuk bertindak; (2) orang kedua dl organisasi yg mengambil alih pimpinan jika atasannya tidak di tempat
derma der.ma [n] pemberian (kpd fakir miskin dsb) atas dasar kemurahan hati; bantuan uang dsb (kpd perkumpulan sosial dsb): orang kaya sebaiknya mau memberi -- kpd fakir miskin
dewan keamanan dewan yg dibentuk untuk mengurus segala sesuatu mengenai keamanan spt dl organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa
dewan moneter [Ek] (1) dewan yg bertugas mengawasi dan memberi nasihat mengenai keuangan negara atau organisasi keuangan negara; (2) badan internasional di bidang keuangan yg bertugas mengatur keseimbangan nilai uang di dunia
dewan pengawas dewan yg bertugas mengawasi kerja pengurus suatu organisasi (perkumpulan, koperasi, perseroan, dsb)
dewan penyantun dewan yg dibentuk untuk membantu pengembangan suatu perguruan tinggi, organisasi, dsb
dewan pimpinan dewan yg bertugas memimpin suatu organisasi (perkumpulan, partai, perseroan, dsb)
dialek di.a.lek [n Ling] variasi bahasa yg berbeda-beda menurut pemakai (msl bahasa dr suatu daerah tertentu, kelompok sosial tertentu, atau kurun waktu tertentu)
dialek tinggi variasi sosial atau regional suatu bahasa yg diterima sbg standar bahasa itu dan dianggap lebih tinggi dp dialek-dialek lain
diatopik di.a.to.pik [n Ling] penyelidikan mengenai variasi bahasa dl dimensi ruang dan dimensi sosial
dinas daerah satuan organisasi dl lingkungan pemerintah daerah yg berkedudukan sbg unsur pelaksana pemerintah di daerah
dirgahayu dir.ga.ha.yu [a] berumur panjang (biasanya ditujukan kpd negara atau organisasi yg sedang memperingati hari jadinya): -- Republik Indonesia, panjang umur Republik Indonesia
disekuilibrium dis.e.ku.i.lib.ri.um [n] ketakseimbangan: adanya -- sosial budaya dapat mengganggu jalannya pembangunan
disensus di.sen.sus [n] situasi sosial yg memperlihatkan terjadinya ketidaksepakatan mengenai penerapan nilai-nilai tertentu
divisi di.vi.si [n] (1) satuan militer yg besar (jumlahnya sampai puluhan ribu) yg biasanya lengkap dng peralatannya, dipimpin oleh perwira tinggi (biasanya mayor jenderal): satu -- didatangkan untuk memperkuat penjagaan keamanan; (2) kelompok dl suatu organisasi (sepak bola dsb): kesebelasan itu menjadi juara dl kompetisi -- II; (3) bagian dr suatu perusahaan besar: pegawai Pertamina -- Perkapalan; (4) Bot satuan taksonomi dl klasifikasi tumbuhan, berperingkat antara kelas dan dunia, namanya berakhiran -phyta, spt Bryophyta
drama tendens [Sas] drama yg berisi masalah sosial, spt kepincangan yg terjadi dl masyarakat
dwifungsi ABRI fungsi rangkap yg dijalankan ABRI pd masa Orde Baru, yaitu sbg kekuatan pertahanan dan keamanan dan sbg kekuatan sosial
egalitarianisme ega.li.ta.ri.an.is.me [n] (1) doktrin atau pandangan yg menyatakan bahwa manusia itu ditakdirkan sama derajat; (2) asas pendirian yg menganggap bahwa kelas-kelas sosial yg berbeda mempunyai bermacam-macam anggota, dr yg sangat pandai sampai ke yg sangat bodoh dl proporsi yg relatif sama
ekonomi eko.no.mi [n Ek] (1) ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (spt hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan); (2) pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dsb yg berharga; (3) tata kehidupan perekonomian (suatu negara); (4) cak urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara)
eksekutif ek.se.ku.tif /Eksekutif/ (1) a berkenaan dng pengurusan (pengelolaan, pemerintahan) atau penyelenggaraan sesuatu; (2) n Huk kekuasaan menjalankan undang-undang; (3) n Man pejabat tingkat tinggi yg bertanggung jawab kpd direktur utama atau pemimpin tertinggi dl perusahaan atau organisasi
eksogami ek.so.ga.mi [n] (1) Antr prinsip perkawinan yg mengharuskan orang mencari jodoh di luar lingkungan sosialnya, spt di luar lingkungan kerabat, golongan sosial, dan lingkungan pemukiman; (2) Bio perkawinan individu gamet yg tidak mempunyai hubungan kekerabatan; (3) Bio penyerbukan bunga oleh serbuk sari dr bunga tumbuhan berbeda
ekstraversi eks.tra.ver.si [n Psi] sikap atau tipe kepribadian seseorang yg minatnya lebih mengarah ke alam luar dan fenomena sosial dp thd dirinya dan pengalamannya sendiri
emansipasi wanita proses pelepasan diri para wanita dr kedudukan sosial ekonomi yg rendah atau dr pengekangan hukum yg membatasi kemungkinan untuk berkembang dan untuk maju
endogami en.do.ga.mi [n] (1) Antr prinsip perkawinan yg mengharuskan orang untuk mencari jodoh di dl lingkungan sosialnya sendiri, msl di lingkungan kerabat, lingkungan kelas sosial, atau lingkungan pemukiman; (2) proses reproduksi secara perkawinan antarindividu yg sangat dekat kekerabatannya
ensiklik en.sik.lik [n Kat] surat edaran atau pesan tertulis dr Paus kpd semua uskup yg sifatnya umum, berisi masalah penting dl bidang keagamaan atau bidang sosial: -- Rerum Novarum, edaran Paus Leo XIII tt kedudukan buruh dan majikan
ereh [Jw] meng.e.reh v (1)memerintah secara halus; (2) mengatur (organisasi, orang, dsb)
eselon ese.lon [n] (1) Mil formasi bertingkat-tingkat dr pasukan, armada laut, dsb; (2) Man formasi dl struktur organisasi; jenjang kepangkatan
etnik et.nik [a Antr] bertalian dng kelompok sosial dl sistem sosial atau kebudayaan yg mempunyai arti atau kedudukan tertentu krn keturunan, adat, agama, bahasa, dsb; etnis
etos [n] pandangan hidup yg khas dr suatu golongan sosial
etos kebudayaan sifat, nilai, dan adat-istiadat khas yg memberi watak kpd kebudayaan suatu golongan sosial dl masyarakat
evolusionisme evo.lu.si.o.nis.me [n] pandangan bahwa segala bentuk kehidupan, baik organisme maupun sosial dan budaya, berkembang secara lambat dr bentuk sederhana ke arah bentuk yg lebih sempurna ataupun lebih rumit
familisme fa.mi.lis.me [n] pola sosial yg setiap anggota keluarga harus lebih memberikan prioritas kpd kepentingan keluarga dp kepentingan pribadi
federalistis fe.de.ra.lis.tis [a] bersifat federal (tt bentuk pemerintahan, organisasi, dsb)
feodalisme fe.o.dal.is.me [n] (1) sistem sosial atau politik yg memberikan kekuasaan yg besar kpd golongan bangsawan; (2) sistem sosial yg mengagung-agungkan jabatan atau pangkat dan bukan mengagung-agungkan prestasi kerja; (3) sistem sosial di Eropa pd Abad Pertengahan yg ditandai oleh kekuasaan yg besar di tangan tuan tanah
fitososiologi fi.to.so.si.o.lo.gi [n Bio] penelaahan vegetasi, termasuk organisasi, ketergantungan perkembangan, persebaran geografi, dan klasifikasi komunitas tumbuhan
formatur for.ma.tur [n] orang(-orang) yg ditugasi membentuk suatu badan (kabinet, pengurus, organisasi, dsb): ia ditunjuk sbg anggota -- untuk menyusun pengurus koperasi yg baru
gedean ge.de.an [Jk a] (1) lebih gede; (2) berstatus sosial tinggi dl masyarakat
geng [n cak] (1) kelompok remaja (yg terkenal krn kesamaan latar belakang sosial, sekolah, daerah, dsb); (2) gerombolan
gerakan ge.rak.an [n] (1) perbuatan atau keadaan bergerak (air, laut, mesin); (2) pergerakan, usaha, atau kegiatan dl lapangan sosial (politik dsb): ~ kaum buruh
gereja ge.re.ja [n] (1) gedung (rumah) tempat berdoa dan melakukan upacara agama Kristen: di situ ada -- yg besar; (2) badan (organisasi) umat Kristen yg sama kepercayaan, ajaran, dan tata cara ibadahnya ( -- Katolik, -- Protestan, dsb)
glosematik glo.se.ma.tik [n Ling] aliran yg selain berusaha memahami kaidah bahasa juga berusaha memahami pelbagai bidang sosial budaya pd umumnya (dl konteks bahasa)
gradualisme gra.du.a.lis.me [n Pol] siasat untuk mengadakan perubahan sosial dng melakukan pembaharuan khusus yg bertujuan menciptakan masyarakat sosialis
hal ihwal berbagai-bagai hal (kejadian, peristiwa, masalah, dsb): mereka akan membicarakan -- ihwal organisasi
harakah ha.ra.kah [Ar n] pergerakan kegiatan dl lapangan sosial (politik dsb)
hasrat budaya wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian
hierarki hi.e.rar.ki [n] (1) urutan tingkatan atau jenjang jabatan (pangkat kedudukan); (2) organisasi dng tingkat wewenang dr yg paling bawah sampai yg paling atas; (3) Bio deretan tataran biologis, spt famili, genus, spesies; (4) Kat kumpulan pembesar gereja yg diatur menurut pangkat
homogami ho.mo.ga.mi [n] (1) Antr kecenderungan orang memilih suami atau istri dr kedudukan sosial yg sama; (2) Bio perkawinan antara dua individu yg memiliki fenotipe dan genotipe sama
hubungan antarindividu hu.bung.an antarindividu [Antr] jaringan sosial yg terwujud krn interaksi antara individu tertentu
hubungan bapak-anak buah hu.bung.an bapak-anak buah jaringan sosial yg terwujud krn interaksi seseorang yg berkedudukan sosial tinggi dng orang-orang yg berkedudukan sosial lebih rendah, dl hal ini pihak yg kedua memberi jasa kpd pihak pertama yg telah memberi perlindungan
hubungan informal hu.bung.an informal hubungan di antara orang-orang dl organisasi yg tidak diatur dl dasar hukum pendirian organisasi
hubungan kekaryaan hu.bung.an kekaryaan hubungan antara pengusaha dan karyawan yg lebih bersifat hubungan perseorangan dp hubungan sbg anggota organisasi karyawan
idarah ida.rah [n] usaha mengatur dng baik suatu organisasi, baik kecil maupun besar
ideologi ide.o.lo.gi [n] (1) kumpulan konsep bersistem yg dijadikan asas pendapat (kejadian) yg memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup: dl pertemuan itu penatar menjelaskan dasar -- negara; (2) cara berpikir seseorang atau suatu golongan: hal itu menjadi makanan empuk bagi -- asing yg ingin menginfiltrasi kita; (3)paham, teori, dan tujuan yg merupakan satu program sosial politik: -- komunis menjadi pegangan bagi negara-negara yg selama ini disebut Blok Timur
ilmu ekonomi ilmu tt produksi, distribusi, dan konsumsi barang, serta berbagai masalah yg bersangkutan dng itu, spt tenaga kerja, pembiayaan, dan keuangan; (2) ilmu pengetahuan tt kegiatan sosial manusia dl memenuhi kebutuhan hidupnya yg diperoleh dr lingkungannya
ilmu kesehatan masyarakat ilmu tt pencegahan penyakit, pemerpanjangan hidup, serta peningkatan kesehatan dan efisiensinya melalui organisasi yg resmi
ilmu politik ilmu tt pranata politik, asas, dan organisasi pemerintahan negara
ilmu sejarah cabang ilmu pengetahuan sosial tt penelitian dan penyelidikan secara bersistem keseluruhan peristiwa dan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau dng maksud untuk dinilai secara kritis seluruh hasil penelitian dan penyelidikan tsb agar dapat dijadikan perbendaharaan bagi penilaian dan penentuan masa sekarang serta arah kemajuan masa depan
induk in.duk [n] (1) ibu (terutama tt binatang); emak: -- ayam; (2) Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; (3) ki yg terutama; yg menjadi pokok atau pangkal yg menjadi asal: -- keributan itu adalah diganggunya gadis Minah oleh pemuda B; (4) ki inti; pati; bibit; biang: -- cuka; -- karbol; (5) ki pusat (yg menjadi penyatu bagian, cabang, dsb): -- per-usahaan; -- organisasi
insinye in.si.nye [n] tanda berupa medali dr logam sbg lambang ke-anggotaan dl suatu organisasi (biasanya disematkan pd baju bagian dada sebelah kiri); lencana
integrasi bangsa [Pol] penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dl kesatuan wilayah dan pembentukan suatu identitas nasional
integrasi wilayah [Pol] pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat atas unit-unit atau wilayah politik yg lebih kecil yg mungkin beranggotakan kelompok budaya atau sosial tertentu
intendans in.ten.dans [n] bagian organisasi militer yg mengurus makan-an, pakaian, dan bahan-bahan lain
intern in.tern [a] sebelah dalam; di kalangan sendiri; dl lingkungan sendiri: sebaiknya kita jangan mencampuri urusan -- keluarga (organisasi, negara, dsb) lain
jabatan ja.bat.an [n] (1) pekerjaan (tugas) dl pemerintahan atau organisasi: ia berhenti dr ~ nya; (2) fungsi; (3) dinas; jawatan: surat ~
jabatan fungsional ja.bat.an fungsional jabatan yg ditinjau dr fungsinya dl satuan organisasi (spt dokter ahli, dosen, juru ukur)
jabatan rangkap ja.bat.an rangkap dua atau lebih jabatan yg dipegang oleh seseorang dl pemerintahan atau organisasi, spt sekretaris jenderal, kepala biro
jabatan struktural ja.bat.an struktural jabatan yg terdapat dl struktur organisasi (komunitas) secara formal sehingga tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak pejabat atau pegawai bersangkutan sudah diatur
jalan ja.lan [n] tempat untuk lalu lintas orang (kendaraan dsb): mobil kami melewati -- yg sempit dan berbelok-belok; (2) n perlintasan (dr suatu tempat ke tempat lain): -- ke Bandung lewat Puncak selalu macet; (3) n yg dilalui atau dipakai untuk keluar masuk: -- masuk ke Tugu Monumen Nasional melalui lorong di bawah tanah; (4) n lintasan; orbit (tt benda di ruang angkasa): satelit itu berputar mengelilingi bumi melalui -- nya; (5) n gerak maju atau mundur (tt kendaraan): mobil itu sangat laju -- nya; (6) n putaran jarum: arloji itu kurang baik -- nya; (7) n perkembangan atau berlangsungnya (tt perundingan, rapat, cerita, dsb) dr awal sampai akhir: -- ceritanya kurang lancar; (8) n cara (akal, syarat, ikhtiar, dsb) untuk melakukan (mengerjakan, mencapai, mencari) sesuatu: rasanya tidak ada -- lain, kita harus segera mengambil keputusan; (9) n kesempatan (untuk mengerjakan sesuatu): tidak perlu khawatir, -- masih terbuka untuk Anda; (10) n lantaran; perantara (yg menjadi alat atau jalan penghubung): segala itu sudah ditakdirkan Tuhan, kejadian itu hanya sbg --; (11) v cak berjalan: kita tidak boleh -- di atas rumput taman; (12) v melangkahkan kaki: sekali -- , dua tiga maksud tercapai; (13) n kelangsungan hidup (tt organisasi, perkumpulan, dsb): dng begini, -- nya organisasi lebih susah; (14) a dapat dipahami; benar: kalimatnya sudah --
jenderal jen.de.ral [n] (1) kelompok pangkat perwira tinggi dl angkatan darat yg meliputi jenderal besar TNI, jenderal TNI, letnan jenderal TNI, mayor jenderal TNI, dan brigadir jenderal TNI; (2) kelompok pangkat perwira tinggi dl kepolisian yg meliputi jenderal polisi, komisaris jenderal polisi, inspektur jenderal polisi, dan brigadir jenderal polisi; (3) cak orang yg paling berpengaruh (menentukan dsb) dl organisasi
jumpa pers pertemuan seorang tokoh atau pejabat resmi dng (beberapa) wartawan yg diorganisasi untuk menyiarkan kebijakan, rencana, pekerjaan, dsb tokoh atau pejabat resmi itu
kabinet gotong royong kabinet yg menterinya mewakili berbagai golongan sosial dan partai; kabinet nasional
kampanye kam.pa.nye [n] (1) gerakan (tindakan) serentak (untuk melawan, mengadakan aksi, dsb); (2) kegiatan yg dilaksanakan oleh organisasi politik atau calon yg bersaing memperebutkan kedudukan dl parlemen dsb untuk mendapat dukungan massa pemilih dl suatu pemungutan suara
kanan ka.nan [n] (1) arah, pihak, atau sisi bagian badan kita yg tidak berisi jantung; sisi (pihak) yg merupakan lawan dr kiri; (2) Pol partai atau golongan yg berhaluan moderat, yaitu berdasarkan asas keagamaan, kebangsaan, atau tradisi yg sudah ada di dl percaturan politik dalam negeri sbg lawan golongan kiri yg berhaluan keras dan berdasar pd sosialisme
kapitalis birokrat [Pol] orang yg mempunyai kedudukan di dl lembaga pemerintah atau di dl organisasi politik yg menyalahgunakan kekuasaan dan kedudukan untuk memperkaya golongan atau diri sendiri
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
kartel kar.tel [n] (1) organisasi perusahaan besar (negara dsb) yg memproduksi barang yg sejenis; (2) Man persetujuan sekelompok perusahaan dng maksud mengendalikan harga komoditas tertentu
kasad ka.sad [n] (1) maksud; tujuan: niat dan -- orang tua itu tidak lain hanya ingin menyenangkan anak-anaknya; (2) makna konotasi: fatwa -- nya agamawi, petuah -- nya sosial
kaum konfederasi kelompok yg pro perbudakan, bahkan menghendaki pemerintahan sendiri yg lepas dr pemerintah pusat (di Amerika Serikat); -- mapan kelompok orang yg sudah mapan dl hal sosial, ekonomi, dan politik (biasanya kalangan eksekutif): bagi ~ mapan, pergaulan tidak saja sekadar hubungan sosial, tetapi sudah diidentikkan dng hubungan bisnis
kaum revolusioner [Pol] sekelompok minoritas yg terdiri atas berbagai strata sosial, yaitu orang yg mempunyai ideologi sama dan berjanji akan menentang penindasan, menghilangkan permainan penguasa dan birokrat
keberpihakan ke.ber.pi.hak.an [n] hal berpihak: ~ pemerintah kpd rakyat akan meningkatkan kesejahteraan sosial
kebijakan ke.bi.jak.an [n] (1) kepandaian; kemahiran; kebijaksanaan; (2) rangkaian konsep dan asas yg menjadi garis besar dan dasar rencana dl pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tt pemerintahan, organisasi, dsb); pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sbg garis pedoman untuk manajemen dl usaha mencapai sasaran; garis haluan: -- Pemerintah mengenai moneter perlu dibahas oleh DPR
kebudayaan ke.bu.da.ya.an [n] (1) hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia spt kepercayaan, kesenian, dan adat istiadat; (2) Antr keseluruhan pengetahuan manusia sbg makhluk sosial yg digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalamannya dan yg menjadi pedoman tingkah lakunya
kekurangan penduduk ke.ku.rang.an penduduk kondisi dl masyarakat dng jumlah penduduk terlalu sedikit untuk mencapai atau memelihara tujuan sosial tertentu
kelas atas [Antr] golongan masyarakat yg paling atas berdasarkan kekayaan atau tingkat kehidupan sosial
kelas bawah [Antr] golongan orang dl masyarakat yg menduduki tingkat sosial yg terbawah
kelas madya golongan orang dl masyarakat yg menduduki tingkat sosial yg di tengah
kelas perkawinan [Antr] kelompok sosial yg bersifat eksogam
kelian banjar ketua kelompok dl organisasi desa
kelian teruna petugas yg mengorganisasi kerja bakti
kelompok formal [Sos] kelompok yg mempunyai struktur organisasi dan peraturan yg tegas dan dng sengaja diciptakan oleh anggotanya untuk mengatur hubungan antaranggotanya
kelompok informal [Sos] kelompok orang yg tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu atau yg pasti
kelompok minoritas [Antr] golongan sosial yg jumlah warganya jauh lebih kecil dibandingkan dng golongan lain dl suatu masyarakat sehingga didiskriminasi oleh golongan lain yg lebih besar
kelompok sekepentingan [Antr] kelompok yg warganya terikat krn perhatian dan kepentingan yg sama dl kehidupan ekonomi, sosial, politik, agama, atau kesenian
kemandulan ke.man.dul.an [n] (1) hal (keadaan) mandul; (2) ketidakmampuan menghasilkan keturunan krn berbagai faktor fisiologis, sosial, dan psikologis
kenakalan remaja ke.na.kal.an remaja perilaku remaja yg menjalahi aturan sosial di lingkungan masyarakat tertentu
kepemudaan ke.pe.mu.da.an [n] berkaitan dng pemuda: pd tahun itu lahir beberapa organisasi --
kerangka teori tindakan ke.rang.ka teori tindakan konsep dl menganalisis sistem budaya, sistem sosial, sistem kepribadian, dan sistem organik yg mempengaruhi tingkah laku manusia dl interaksinya dng manusia lain
kesanggupan ke.sang.gup.an [n] (1) kemampuan; kecakapan: -nya dl bidang teknik tidak perlu diragukan lagi, krn itu adalah bidang profesinya; (2) kesediaan (tt janji): kita menghargai -- mereka untuk membantu usaha sosial ini
ketergantungan ke.ter.gan.tung.an [n] (1) hal (perbuatan) tergantung; (2) Psi perihal hubungan sosial seseorang yg tergantung kpd orang lain atau masyarakat; (3) Dik keadaan seseorang yg belum dapat memikul tanggung jawabnya sendiri
ketua umum jabatan tertinggi dr suatu organisasi (partai, lembaga, panitia, dsb)
kiri ki.ri [n] arah, pihak, atau sisi bagian badan kita yg berisi jantung; (2) a selalu berbuat (bekerja) dng tangan kiri; kidal: orang -- itu jika bekerja kelihatan janggal; (3) n Pol sebutan kpd partai (golongan) berhaluan sosialisme yg lama yg menghendaki perubahan secara radikal (tt politik, partai, dsb): orang-orang -- biasanya condong ke paham komunis; (4) a ki sial, tidak mujur: langkah --
kiri baru gerakan moral yg menganut pandangan baru dl membela kepentingan rakyat dan bukan merupakan partai atau lembaga terorganisasi dan berdisiplin
klan [n Antr] kesatuan geneologis yg mempunyai kesatuan tempat tinggal dan menunjukkan adanya integrasi sosial; kelompok kekerabatan yg besar; kelompok kekerabatan yg berdasarkan asas unilineal
klinik kli.nik [n Dok] (1) (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran melakukan pengamatan thd kasus penyakit yg diderita para pasien; (2) balai pengobatan khusus: -- keluarga berencana; -- penyakit paru-paru; (3) organisasi kesehatan yg bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya thd satu macam gangguan kesehatan
kohesi ko.he.si [n] (1) Fis gaya (kakas) tarik-menarik di antara molekul sejenis dl suatu benda; (2) hubungan yg erat; perpaduan yg kokoh: keangkuhan dapat mengancam rasa solidaritas sosial, -- , dan kekurangan masyarakat; (3) Ling keterikatan antarunsur dl struktur sintaksis atau struktur wacana yg ditandai antara lain konjungsi, pengulangan, penyulihan, dan pelesapan, spt dia tetap belajar meskipun sudah mengantuk
komando ko.man.do [n] (1) aba-aba; perintah: jangan bergerak dulu, tunggu --; (2) Mil satuan militer yg disiapkan dan diorganisasi sbg pasukan gerak cepat, terutama untuk menyerang dan segera lari dr suatu serangan
komersial ko.mer.si.al [a] (1) berhubungan dng niaga atau perdagangan; (2) dimaksudkan untuk diperdagangkan; (3) bernilai niaga tinggi, kadang-kadang mengorbankan nilai-nilai lain (sosial, budaya, dsb)
komisariat ko.mi.sa.ri.at [n] (1) jabatan atau kantor komisaris; (2) kantor kepala polisi di suatu daerah (zaman dulu; sekarang disebut wilayah kepolisian); (3) kantor anak cabang suatu organisasi
kompartemen kom.par.te.men [n] (1) bagian yg terpisah; (2) bagian dr organisasi yg mengurusi suatu bidang tertentu
kompensasi kom.pen.sa.si [n] (1) ganti rugi; (2) pemberesan piutang dng memberikan barang-barang yg seharga dng utangnya; (3) pencarian kepuasan dl suatu bidang untuk memperoleh keseimbangan dr kekecewaan dl bidang lain; (4) Man imbalan berupa uang atau bukan uang (natura), yg diberikan kpd karyawan dl perusahaan atau organisasi
komunikabilitas ko.mu.ni.ka.bi.li.tas [n] kemampuan berkomunikasi: sebuah organisasi harus sederhana dan mempunyai ~
komunikasi massa [Kom] penyebaran informasi yg dilakukan oleh suatu kelompok sosial tertentu kpd pendengar atau khalayak yg heterogen serta tersebar di mana-mana
konfederasi kon.fe.de.ra.si [n] (1) gabungan beberapa negara yg dibentuk untuk mengatur kepentingan bersama, msl pertahanan, tetapi masing-masing tetap berdaulat penuh; (2) gabungan beberapa organisasi, msl organisasi buruh
konflik kebudayaan [Antr] persaingan antara dua masyarakat sosial yg mempunyai kebudayaan hampir sama
konservatisme kon.ser.va.tis.me [n] paham politik yg ingin mempertahankan tradisi dan stabilitas sosial, melestarikan pranata yg sudah ada, menghendaki perkembangan setapak demi setapak, serta menentang perubahan yg radikal
kontekstualisme kon.teks.tu.al.is.me [n Ling] aliran yg menyelidiki makna dl bahasa dng metode probabilitas dan memusatkan diri pd distribusi formal bentuk bahasa, ujaran, dan hubungan antara ujaran atau wacana dan lingkungan fisik dan sosial
kontra revolusi perlawanan terorganisasi thd gerakan politik revolusioner, dilakukan oleh orang yg menginginkan terjaganya kestabilan
koordinasi ko.or.di.na.si [n] (1) perihal mengatur suatu organisasi atau kegiatan sehingga peraturan dan tindakan yg akan dilaksanakan tidak saling bertentangan atau simpang siur; (2) Ling penggabungan satuan gramatikal yg sederajat dng konjungsi koordinatif
korps [n] himpunan orang (badan, organisasi) yg merupakan satu kesatuan: seluruh -- polisi harus menegakkan hukum dan melindungi rakyat
kota satelit kota baru yg dibangun di dekat atau di pinggir sebuah kota besar dl rangka peluasan kota; (2) kota yg terletak di pinggir atau berdekatan dng kota besar, yg secara ekonomis, sosial, administratif, dan politis tergantung pd kota besar itu
kreol kre.ol [n Ling] (1) alat komunikasi sosial dl kontak yg singkat (msl dl perdagangan); (2) ragam pijin yg sudah mempunyai penutur asli
krusial kru.si.al [a] (1) gawat; genting; (2) menentukan: kepincangan yg tampak, baik pd ketenagakerjaan maupun pendidikan dasar, merupakan aspek yg -- pd pembangunan sosial sehingga akan mempengaruhi sektor perekonomian; (3) rumit, sulit sekali: percaturan politik di negara itu menjadi -- krn ulah negara adikuasa; (4) berkenaan dng kehancuran perusahaan
lahir la.hir [v] keluar dr kandungan: ia -- di Jakarta pd tahun 1951; (2) v muncul di dunia (masyarakat): setelah itu, -- lah beberapa organisasi politik yg lain; (3) n yg tampak dr luar: -- nya amat peramah, tetapi batinnya siapa tahu; (4) n berupa benda yg kelihatan; keduniaan; jasmani: kemuliaan --; pengetahuan --; pendidikan --
lajnah laj.nah [n] panitia; komisi: dl organisasi partai, ia menjabat sbg ketua -- pemilihan umum
lapisan atas la.pis.an atas [Sos] kelompok masyarakat yg memiliki tingkat kehidupan sosial yg lebih baik (kaya, terpelajar, berpangkat)
laporan akhir tahun la.por.an akhir tahun keterangan tertulis secara berkala yg diajukan oleh pegawai atau satuan organisasi kpd pimpinannya mengenai pelaksanaan tugas atau kemajuan pekerjaan dl tahun tertentu
legio le.gio [n Kat] nama organisasi kerasulan awam dl Gereja Katolik
lembaga jasa lembaga atau badan organisasi yg memberikan jasa atau kemudahan kpd orang yg memerlukannya
lobi lo.bi [n] (1) ruang teras di dekat pintu masuk hotel (bioskop dsb), yg dilengkapi dng perangkat meja kursi, yg berfungsi sbg ruang duduk atau ruang tunggu; (2) kegiatan yg dilakukan seseorang untuk mempengaruhi orang lain dl kaitannya dng pemungutan suara menjelang pemilihan ketua suatu organisasi, spt parlemen dan partai politik
majalah khas terbitan berkala yg isinya khusus mengenai bidang profesi tertentu, msl ilmu hukum, ilmu sosial, fotografi, filateli
majelis syura dewan penasihat; -- taklim 1 lembaga (organisasi) sbg wadah pengajian: ibu-ibu di kelurahan itu mendirikan -- taklim; (2) sidang pengajian: dl -- taklim itu dibahas masalah air wudu; (3) tempat pengajian: mereka biasa pergi ke -- taklim di dekat rumah saya
majikan ma.ji.kan [n] (1) orang atau organisasi yg menyediakan pekerjaan untuk orang lain berdasarkan ikatan kontrak; (2) orang yg menjadi atasan (yg kuasa memerintah bawahan)
makhluk ijtimaiah makhluk sosial: -- ijtimaiah berkewajiban membantu tetangga yg se-dang mendapat musibah
mampu komunikatif [Ling] kemampuan seseorang untuk mempergunakan bahasa yg secara sosial dapat diterima dan memadai
manajemen ma.na.je.men [n Man] (1) penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran; (2) pimpinan yg bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi
manajemen atas kelompok manajer yg meliputi pejabat pimpinan tertinggi beserta pembantunya yg terdekat dl perusahaan atau organisasinya
manajemen bahan kegiatan atau penelaahan yg mencakup perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian arus bahan di tiap tahap yg dilaluinya mulai dr penyuplai sampai ke tempat penyimpanannya dl bentuk barang jadi
manajer pelatihan pejabat pimpinan dl perusahaan atau organisasi yg bertanggung jawab secara umum atas perumusan, pengarahan, dan kebijakan pendidikan dan pelatihan
manajer profesional pemimpin manajemen yg tugas utamanya mencakup kerja perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, dan pengendalian dng memanfaatkan pengetahuan, konsep, asas, dan bahasa teknis bersama, dan menjunjung standar praktik kerja dan kode etik yg diakui
massa mas.sa [n] (1) sejumlah besar benda (zat dsb) yg dikumpulkan (disatukan) menjadi satu (atau kesatuan): -- batu-batuan; (2) jumlah yg banyak sekali; sekumpulan orang yg banyak sekali (berkumpul di suatu tempat atau tersebar): -- membanjiri lapangan untuk melihat pertunjukan sirkus; (3) kelompok manusia yg bersatu krn dasar atau pegangan tertentu: organisasi --; (4) Fis ukuran kuantitatif sifat kelembaman (inersia) benda
mandat man.dat [n] (1) perintah atau arahan yg diberikan oleh orang banyak (rakyat, perkumpulan, dsb) kpd seseorang (beberapa orang) untuk dilaksanakan sesuai dng kehendak orang banyak itu: kongres memberikan -- kpd pengurus lama untuk meneruskan tugasnya; (2) kekuasaan untuk melakukan kewenangan kekuasaan dr suatu badan atau organ kekuasaan atas nama badan atau organ kekuasaan tsb: MPR memberikan -- kpd Presiden untuk menjalankan kekuasaan tertinggi negara; (3) instruksi atau wewenang yg diberikan oleh organisasi (perkumpulan dsb) kpd wakilnya untuk melakukan sesuatu dl perundingan, dewan, dsb: organisasi itu telah memberikan -- kpd ketua untuk ikut berunding; (4) surat perintah bayar: pegawai belum dapat menerima gaji krn -- nya belum ditandatangani oleh pejabat yg berwenang; (5) perwakilan atas suatu wilayah yg diberikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa; pemberian kekuasaan: Jepang diberi -- untuk mengurus kepulauan bekas jajahan Jerman di Pasifik
masyarakat desa masyarakat yg penduduknya mempunyai mata pencaharian utama dl sektor bercocok tanam, perikanan, peternakan, atau gabungan dr kesemuanya itu, dan yg sistem budaya dan sistem sosialnya mendukung mata pencaharian itu
matriarkat mat.ri.ar.kat [n] sistem pengelompokan sosial dng seorang ibu menjadi kepala dan penguasa seluruh keluarga
mbok [Jw n] (1) kata sapaan (ragam kromo ngoko) thd wanita; (2) kata sapaan thd orang tua wanita; ibu; (3) kata sapaan thd wanita tua yg kedudukan sosialnya lebih rendah dp yg menyebutnya
mekanisme me.ka.nis.me [n] (1) Tek penggunaan mesin; alat-alat dr mesin; hal kerja mesin; (2) cara kerja suatu organisasi (perkumpulan dsb): -- kerja; (3) hal saling bekerja spt mesin (kalau yg satu bergerak, yg lain turut bergerak): pembaharuan di segala bidang berarti peningkatan -- pembangunan
melembagakan me.lem.ba.ga.kan [v] membuat jadi lembaga; mengorganisasikan sbg lembaga
meluweskan me.lu.wes.kan [v] membuat pantas, menarik, dan serasi: kita perlu ~ dan mempermudah persyaratan keanggotaan organisasi ini
memancar me.man.car [v] (1) memancur dng deras seakan-akan disemprotkan (tt benda cair): darah ~ dr leher kerbau yg disembelih itu; (2) mengeluarkan sinar banyak-banyak (tt cahaya): cahaya ~ dr dl gedung itu; (3) lahir dr; keluar dr: sifat sosialnya itu ~ dr hati nuraninya
membarengi mem.ba.rengi [v] bersama-sama dng; menyertai; mengiringi: usaha penertiban disiplin pegawai negeri harus -- perbaikan sosial ekonomi
membentuk mem.ben.tuk [v] (1) melengkung; berkeluk: alisnya -- spt taji; (2) membuat melengkung; mengelukkan: dia seorang pandai yg -- berjenis-jenis logam untuk perhiasan; (3) menjadikan (membuat) sesuatu dng bentuk tertentu: ia -- tanah liat menjadi burung-burungan; (4) mendirikan (perkumpulan, partai, kerajaan, negara, dsb): mereka -- organisasi baru; (5) menggalang (persahabatan, persekutuan, persatuan, dsb); (6) membimbing; mengarahkan (pendapat, pendidikan, watak, pikiran): hal itu telah -- pikiran baru; (7) menyusun (kabinet, pengurus, panitia, dsb): Presiden berhasil -- kabinet baru
membidani mem.bi.dani [v] (1)bertindak sbg bidan; menolong orang melahirkan: meskipun dokter, ia tidak sanggup kalau harus -- istrinya sendiri; (2) ki mencetuskan gagasan lahirnya sesuatu (forum, organisasi, dsb); memelopori: tokoh reformasi itu telah -- kekuatan pengimbang di antara dua kubu calon presiden; Bung Karno telah -- negara Republik Indonesia
memisah me.mi.sah [v] (1) menjauhkan diri (dr); mengasingkan diri; tidak mau bersatu (dng): ia sengaja ~ dr teman-temannya; gerakan ~ , gerakan politik yg merupakan sempalan dr organisasi induknya; (2) melerai
mendaftarhitamkan men.daf.tar.hi.tam.kan [v] mencatat nama sbg orang atau organisasi yg dianggap membahayakan keamanan atau sbg orang atau organisasi yg tidak disukai
mendiskriminasi men.dis.kri.mi.na.si [v] melakukan atau membuat diskriminasi: di negara kita masih banyak pola tingkah laku sosial yg ~ perempuan
menemui me.ne.mui [v] (1) menjumpai; bertemu dng: aku berani bertaruh bahwa ia akan dapat juga ~ anaknya; ~ masalah baru yg sukar dipecahkan; (2) mendapatkan; pergi hendak bertemu dng; mengunjungi: baru sekarang aku sempat ~ nenek; sesampai di Jakarta, ia hendak ~ para pemimpin partai dan pemimpin gerakan sosial; (3) mendapat; mendapati: polisi ~ mayat itu di semak dekat kebun; (4) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu; ~ kegagalan; (5) memenuhi (panggilan dsb): semalam saya tidak sempat datang ~ panggilanmu
menendang me.nen.dang [v] (1) menyepak; mendepak (dng kaki): ia berusaha ~ bola ke arah gawang lawan; (2) mengusir; memecat; mengeluarkan (dr kantor, perusahaan, organisasi, dsb): berdasarkan undang-undang perburuhan, setiap pemimpin tidak dapat ~ bawahannya begitu saja tanpa alasan yg kuat; (3) mendesak (mendorong) kuat-kuat: bocoran pd pipa gas disebabkan oleh tekanan gas yg kuat yg ~ klep pipa hingga meletup
mengapteni me.ngap.teni [v] mengomandani; mengepalai; mengetuai: dia dipercayai untuk ~ organisasi yg baru dibentuk itu
mengelite meng.e.lite [v] menjadi elite: organisasi kemasyarakatan itu kini cenderung ~ dan terpisah dr massa umat yg terbelakang, miskin, dan bodoh
mengemudikan me.nge.mu.di.kan [v] (1) memegang kemudi (untuk mengatur arah perjalanan perahu, mobil, pesawat terbang, dsb): pilot ~ pesawat terbang; (2) memimpin (organisasi, perusahaan, pemerintahan, dsb); mengurus (rumah tangga): pengurus harus dapat ~ organisasi; kepala keluarga harus pandai ~ rumah tangga
menggembosi meng.gem.bosi [v] (1) membuat menjadi gembos; (2) ki mengurangi (menurunkan) isi atau jumlah (orang, barang) banyak-banyak dl waktu dekat: kelompok organisasi itu ~ partainya
menginfiltrasikan meng.in.fil.tra.si.kan [v] menyusupkan: partai berhaluan kiri ~ kadernya ke semua organisasi massa dan partai politik
mengklaim meng.klaim [v] (1) meminta atau menuntut pengakuan atas suatu fakta bahwa seseorang (suatu organisasi, perkumpulan, negara, dsb) berhak memiliki atau mempunyai hak atas sesuatu: ada negara lain yg ~ kepulauan itu; (2) menyatakan suatu fakta atau kebenaran sesuatu: pemerintah baru ~ bahwa tokoh politik itu meninggal krn bunuh diri
mengorbitkan meng.or.bit.kan [v] (1) meluncurkan satelit dsb ke angkasa luar sehingga masuk ke dl orbit suatu benda langit: beberapa negara besar telah -- satelit bumi; (2) ki mendorong seseorang untuk tampil sbg jalan untuk membuat orang itu cepat terkenal (di bidang sosial, politik, dsb)
mengusahakan meng.u.sa.ha.kan [v] (1) mencarikan daya upaya; mengikhtiarkan: ia mencoba ~ persatuan, tetapi gagal; beliau ~ kemajuan organisasinya; (2) mengerjakan (sawah, tanah, dsb); menyelenggarakan atau menjalankan kegiatan di bidang perdagangan (perusahaan oleh): para petani sedang mencoba ~ tanah gersang untuk dapat ditanami palawija; mereka hanya mampu ~ toko kecil dan warung kecil; (3) menyelenggarakan (dl arti mengurus dan mengatur): mereka bermaksud ~ kursus kejuruan; (4) membuat; mengerjakan; menjalankan: Pemerintah sudah ~ paket buku
mensyurkan men.syur.kan [v] menyarankan; menganjurkan: pemimpin organisasi tsb -- supaya para anggotanya lebih aktif
menyungguhi me.nyung.guhi [Mk v] melakukan sesuatu dng sungguh-sungguh (dng segala usaha): pemuka masyarakat itu -- mempelajari masalah sosial yg timbul di desa itu
menyusun me.nyu.sun [v] (1) mengatur dng menumpuk secara tindih-menindih; menaruh berlapis-lapis: adik -- piring yg sudah dicuci; (2) mengatur secara baik: -- karangan bunga; (3) menempatkan secara beraturan: mereka sedang -- kursi untuk rapat; (4) membentuk pengurus (panitia dsb): organisasi itu sudah -- pengurus baru; (5) merencanakan: mereka sedang -- rancangan kerja; (6) mengarang buku (kamus, ensiklopedia, dsb)
merekrut me.rek.rut [v] mendaftar (memasukkan) calon anggota baru: ia ~ pemuda-pemuda dan mahasiswa untuk kepentingan organisasinya
merelevansi me.re.le.van.si [v] mempunyai relevansi: akankah organisasi keagamaan itu ~ zaman?
mewadahi me.wa.dahi [v] menampung dl suatu wadah: organisasi itu ~ aspirasi pemuda
militan mi.li.tan [a ] bersemangat tinggi; penuh gairah; berhaluan keras: untuk membina suatu organisasi diperlukan orang-orang yg -- dan penuh pengabdian
minoritas mi.no.ri.tas [n] golongan sosial yg jumlah warganya jauh lebih kecil jika dibandingkan dng golongan lain dl suatu masyarakat dan krn itu didiskriminasikan oleh golongan lain itu
miskin mis.kin [a] tidak berharta; serba kekurangan (berpenghasilan sangat rendah): para mahasiswa melakukan kegiatan sosial untuk membantu orang-orang --
mob [n Pol] sekelompok orang (tanpa dukungan masyarakat) yg dng marah menyerang dan berusaha melukai atau merusak suatu objek tanpa mengindahkan norma sosial dan hanya berpegang pd pertimbangan yg sederhana
mobilitas mo.bi.li.tas [n] (1) kesiapsiagaan untuk bergerak; (2) gerakan berpindah-pindah: ahli sosiologi itu sedang meneliti -- penduduk pulau itu; (3) Antr gerak perubahan yg terjadi di antara warga masyarakat, baik secara fisik maupun secara sosial
mobilitas vertikal mobilitas manusia dl naik turun golongan sosialnya
monogram mo.no.gram [n] (1) tanda berupa dua huruf atau lebih yg digabungkan menjadi satu; (2) tanda atau lambang identitas seseorang (organisasi, lembaga, perusahaan, dsb), biasanya dibentuk dr huruf-huruf awal namanya
monolit mo.no.lit [n] (1) Geo bongkahan batu besar yg sering kali berbentuk (atau dibentuk menjadi) pilar atau tugu; (2) sesuatu yg berbentuk kokoh kuat; (3) kesatuan terorganisasi yg membentuk kekuatan tunggal dan berpengaruh
mosi kepercayaan mosi yg menyatakan wakil rakyat percaya kpd kebijakan pemerintah (pengurus organisasi dsb)
motor mo.tor [n] (1) mesin yg menjadi tenaga penggerak: pompa air itu digerakkan oleh -- listrik; (2) cak sepeda motor; (3) ki orang yg memegang peranan penting atas jalannya organisasi dsb: dialah yg menjadi -- perkumpulan itu
muda mu.da [a] (1) belum sampai setengah umur: istrinya masih --; (2) belum sampai masak (tt buah-buahan); (3) belum cukup umur (tt tumbuhan, binatang); (4) belum sampai waktunya untuk dipetik (dituai dsb): buah nangka ini masih terlalu -- untuk dipetik; (5) belum lama ada (berdiri dsb): organisasi kita ini masih -- krn baru berusia dua tahun; (6) kurang gelap, agak pucat (tt warna): warnanya biru --; (7) yg kedua (menurut tingkat kedudukannya): istri --
negara totaliter negara yg menggunakan segala-galanya (manusia dan benda) untuk kepentingan negara; negara yg menguasai segenap kehidupan sosial, ekonomi, dan politik para warganya
negosiasi ne.go.si.a.si [n] (1) proses tawar-menawar dng jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yg lain; (2) penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yg bersengketa
nihilisme ni.hil.is.me [n] paham aliran filsafat sosial yg tidak mengakui nilai-nilai kesusilaan, kemanusiaan, keindahan, dsb, juga segala bentuk kekuasaan pemerintahan, semua orang berhak mengikuti kemauannya sendiri
nomor surat tanda berupa angka atau gabungan angka huruf yg dicantumkan pada surat keluar dr suatu organisasi, instansi, atau badan usaha, sesuai dng nomor berkas atau buku agenda surat keluar yg bertalian dng surat tertentu
nonkooperatif non.ko.o.pe.ra.tif [a] bersifat (bersikap) tidak bekerja sama: pd masa penjajahan Belanda organisasi yg bersikap -- thd pemerintah penjajahan pasti akan ditekan dan dipersulit
nonpolitik non.po.li.tik [n] yg tidak bersifat politik; yg tidak berhubungan dng politik; yg tidak menganut suatu paham politik; bukan politik: organisasi itu bersifat --
norma susila aturan yg menata tindakan manusia dl pergaulan sosial sehari-hari, spt pergaulan antara pria dan wanita
nota dinas alat komunikasi intern antarpejabat satuan organisasi yg memuat atau berisi pemberitahuan, permintaan, penjelasan, laporan, dsb; surat resmi yg bersangkutan dng organisasi atau instansi
operasi bakti kegiatan sosial yg merupakan darma bakti kpd masyarakat, bangsa, dan tanah air
orang atasan orang atau kelompok orang yg berstatus sosial tinggi dl masyarakat
orang gedean [cak] orang atau kelompok orang yg berkedudukan atau berstatus sosial tinggi dl masyarakat
organisator or.ga.ni.sa.tor [n] orang yg mengorganisasi; penyusun dan pengatur
organisatoris or.ga.ni.sa.to.ris [a] (1) bersifat ahli dl mengorganisasi; (2) berkaitan dng (secara tertib) organisasi: secara -- tindakannya itu dapat dibenarkan
organogram or.ga.no.gram [n] bagan organisasi
otonom oto.nom [a] (1) berdiri sendiri; dng pemerintahan sendiri: daerah --; (2) kelompok sosial yg memiliki hak dan kekuasaan menentukan arah tindakannya sendiri
pacak pa.cak [a] telah terlatih atau mahir dl mengerjakan sesuatu; cakap: kita memerlukan seorang organisator, orang yg -- memimpin organisasi [n] (1) cocok (untuk menusuk satai yg akan dipanggang); (2) tongkat (tiang, pancang) yg tajam pd ujungnya [Mk n] titik-titik air yg berhamburan; percik ? pacek
paheman pa.hem.an [n] (1) pembicaraan; perundingan; (2) organisasi; asosiasi; himpunan
pakaian seragam pa.kai.an seragam pakaian yg warna dan potongannya sama dan dimiliki oleh lebih dr satu orang yg seprofesi atau seperkumpulan (seorganisasi), dsb (spt pakaian pramuka, tentara, kelompok penari, pemain sepak bola, dan pelajar)
Pancasila Pan.ca.si.la [n] dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yg terdiri atas lima sila, yaitu (1) Ketuhanan Yang Maha Esa, (2) Kemanusiaan yang adil dan beradab, (3) Persatuan Indonesia, (4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan (5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
panitera pa.ni.te.ra [n] pejabat kantor sekretariat pengadilan yg bertugas pd bagian administrasi pengadilan, membuat berita acara persidangan, dan tindakan administrasi lainnya; penulis; sekretaris (dl perkumpulan, organisasi)
panitia bersama panitia yg anggotanya berupa gabungan anggota organisasi yg berlainan
papan nama papan yg dipasang di depan rumah atau kantor yg bertuliskan nama (orang, organisasi, lembaga, perusahaan, dsb)
parabiosis pa.ra.bi.o.sis [n Bio] (1) penghentian sementara kegiatan fisiologi; (2) penggunaan sarang yg sama oleh dua koloni serangga sosial berlainan jenis yg anak-anaknya dipiara secara terpisah
pariwisata massa kegiatan kepariwisataan yg meliputi jumlah orang yg banyak dr berbagai tingkat sosial ekonomi
partai kiri partai yg berhaluan sosialisme keras
parvenu par.ve.nu [n] (1) orang yg dng cepat mencapai kedudukan sosial yg sangat penting tanpa bersusah payah berusaha; (2) orang yg dibesarkan dan dididik di dl lingkungan sosial yg tinggi tanpa berusaha
patologi bahasa penyelidikan mengenai cacat dan gangguan yg menghambat kemampuan berkomunikasi verbal orang; -- sosial ilmu tt penyakit masyarakat: dosen senior itu diangkat menjadi guru besar -- sosial
patriarkat pat.ri.ar.kat [n] sistem pengelompokan sosial yg sangat mementingkan garis turunan bapak: seorang anak harus menyandang nama ayahnya krn sistem keluarga dan pewarisannya adalah sistem --
peguyuban pe.gu.yub.an [n] masyarakat atau kelompok yg ikatan sosialnya didasari oleh ikatan perseorangan yg kuat
pelaksana pe.lak.sa.na [n] orang (panitia, organisasi, dsb) yg mengerjakan atau melaksanakan (rancangan dsb)
pemasok pe.ma.sok [n] orang atau organisasi yg memasok
pembudayaan pem.bu.da.ya.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membudayakan; (2) Antr proses dr segala sosial budaya menjadi suatu adat atau pranata yg mantap
pemerataan pe.me.ra.ta.an [n] proses, cara, perbuatan memeratakan: pembangunan bertujuan mewujudkan keadilan sosial dan ~ pendapatan warga negara kita
pemerintah pe.me.rin.tah [n] (1) sistem menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagiannya; (2) sekelompok orang yg secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasaan; (3) penguasa suatu negara (bagian negara): ~ negeri dimisalkan pengemudi negara; negara memerlukan ~ yg kuat dan bijaksana; (4) badan tertinggi yg memerintah suatu negara (spt kabinet merupakan suatu pemerintah): beberapa anggota DPR meminta supaya ~ segera menyerahkan rancangan undang-undang itu ke DPR; jawaban ~ dibacakan oleh Menteri Dalam Negeri; (5) negara atau negeri (sbg lawan partikelir atau swasta): baik sekolah ~ maupun sekolah partikelir harus dibangun tiga tingkat; (6) pengurus; pengelola: ~ perkebunan dan tambang
pemimpin pe.mim.pin [n] (1) orang yg memimpin: ia ditunjuk menjadi ~ organisasi itu; (2) petunjuk; buku petunjuk (pedoman): buku ~ montir mobil
pencatu pen.ca.tu [n] orang (panitia, organisasi, dsb) yg menentukan banyaknya catu; pemberi catu
pendidikan akademis pen.di.dik.an akademis pendidikan yg berhubungan dng bidang ilmu (studi) spt bahasa, ilmu-ilmu sosial, matematika, ilmu pengetahuan alam
pendidikan formal pen.di.dik.an formal segenap bentuk pendidikan atau pelatihan yg diberikan secara terorganisasi dan berjenjang, baik yg bersifat umum maupun yg bersifat khusus
pendidikan informal pen.di.dik.an informal pendidikan atau pelatihan yg terdapat di dl keluarga atau masyarakat dl bentuk yg tidak terorganisasi
pendidikan nonformal pen.di.dik.an nonformal segenap bentuk pelatihan yg diberikan secara terorganisasi di luar pendidikan formal, msl kursus keterampilan
pendidikan orang dewasa pen.di.dik.an orang dewasa kegiatan secara terorganisasi yg bertujuan memberikan pendidikan kpd orang dewasa, yg diselenggarakan pd waktu tertentu
penerbitan pe.ner.bit.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menerbitkan: ~ majalah dinding di sekolah itu diawasi oleh guru bahasa Indonesia; ~ majalah yg menampung kegiatan para remaja patut mendapat perhatian para pendidik; (2) pemunculan; (3) urusan (pekerjaan dsb) menerbitkan (buku dsb): dl ~ ini sengaja dimuat foto pelajar teladan; dl organisasi yg diterjuninya ia menangani bidang ~
pengawasan peng.a.was.an [n] (1) penilikan dan penjagaan: ~ atas barang impor harus diperketat; negara itu berada di bawah ~ organisasi dunia, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB); (2) Adm penilikan dan pengarahan kebijakan jalannya perusahaan
pengelolaan pe.nge.lo.la.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengelola; (2) proses melakukan kegiatan tertentu dng menggerakkan tenaga orang lain; (3) proses yg membantu merumuskan kebijaksanaan dan tujuan organisasi; (4) proses yg memberikan pengawasan pd semua hal yg terlibat dl pelaksanaan kebijaksanaan dan pencapaian tujuan
pengurus peng.u.rus [n] (1) orang(-orang) yg mengurus; (2) sekelompok orang yg mengurus dan memimpin perkumpulan (partai dsb); pemimpin; direksi: Kepala Desa menunjuk beberapa orang menjadi ~ Lembaga Sosial Desa; ~ cabang terdiri atas seorang ketua, seorang sekretaris, dan seorang bendahara; (3) penyelenggara (pertemuan dsb)
pengurus cabang peng.u.rus cabang pengurus yg berada pd cabang organisasi
pengurus pusat peng.u.rus pusat pengurus yg berada di pusat organisasi; pengurus besar
pengurus ranting peng.u.rus ranting pengurus yg berada pd ranting organisasi
penyempal pe.nyem.pal [n] orang (kelompok) yg menyempal (menyimpang) dr lembaga atau organisasinya; penyeleweng; pemberontak: negeri itu agaknya akan segera dikuasai -- untuk mengakhiri 10 tahun kekuasaannya
penyifatan pe.nyi.fat.an [n] proses, cara, perbuatan memberikan suatu sifat kpd: konsep gender merupakan -- pd kaum laki-laki dan perempuan yg dikonstruksikan secara sosial dan kultural
perang dingin perang tanpa mengangkat senjata, hanya saling menggertak; (2) suasana internasional yg sangat tegang dan bermusuhan yg diakibatkan oleh konflik ideologi antara Blok Barat (liberal kapitalis) dan Blok Timur (sosial komunis) yg berkembang setelah Perang Dunia Kedua
perekrutan pe.rek.rut.an [n] (1) proses, cara, perbuatan merekrut: ia melihat bahwa ~ karyawan di BUMN cenderung sekadar memberi lapangan kerja; (2) Pol pemilihan dan pengangkatan orang untuk mengisi peran tertentu dl sistem sosial berdasarkan sifat dan status spt suku, kelahiran, kedudukan sosial, dan prestasi atau kombinasi dr kesemuanya
perestroika pe.res.tro.i.ka [n] pembaruan dl berbagai bidang politik, ekonomi, sosial
perhimpunan per.him.pun.an [n ] hal berhimpun sekelompok orang, negara, dsb dl suatu ikatan resmi; perkumpulan; organisasi
perhitungan laba rugi per.hi.tung.an laba rugi ikhtisar ringkas tt pendapatan dan pengeluaran organisasi atau perusahaan untuk menunjukkan laba bersih atau rugi selama jangka waktu fiskal yg bersangkutan
perjuangan per.ju.ang.an [n] (1) perkelahian (merebut sesuatu); peperangan: aku terus melanjutkan ~ ku; (2) usaha yg penuh dng kesukaran dan bahaya: berkat ~ yg hebat, pendaki gunung yg tersesat itu akhirnya dapat mencapai desa transmigrasi; (3) Pol salah satu wujud interaksi sosial, termasuk persaingan, pelanggaran, dan konflik
perkoperasian per.ko.pe.ra.si.an [n] perihal berserikat dl organisasi koperasi
perkumpulan per.kum.pul.an [n] perhimpunan (tt organisasi dsb): ~ sepak bola; perserikatan
perputaran zaman per.pu.tar.an zaman perubahan kehidupan sosial, kebudayaan, dsb
personalitas per.so.na.li.tas [n] keseluruhan reaksi psikologis dan sosial seorang individu, sintesis kehidupan emosionalnya dan kehidupan mentalnya, tingkah laku dan reaksinya thd lingkungan
pertubuhan per.tu.buh.an [n] badan (dl arti organisasi)
perusahaan per.u.sa.ha.an [n] (1) kegiatan (pekerjaan dsb) yg diselenggarakan dng peralatan atau dng cara teratur dng tujuan mencari keuntungan (dng menghasilkan sesuatu, mengolah atau membuat barang-barang, berdagang, memberikan jasa, dsb); (2) organisasi berbadan hukum yg mengadakan transaksi atau usaha
perusahaan jawatan per.u.sa.ha.an jawatan [Adm] unit organisasi dl lingkungan departemen yg kedudukan, tugas, fungsi, dan susunan organisasinya ditetapkan dl ketentuan peraturan perundang-undangan tersendiri
peta politik gambaran tt situasi politik (kekuatan partai, perkembangan organisasi politik, dsb)
petinggi pe.ting.gi lihat tinggi [n] (1) kepala desa; lurah; (2) orang yg mempunyai kedudukan tinggi (dl organisasi, masyarakat atau negara) pembesar: persetujuan itu telah ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri dng ~ negara itu
pijin pi.jin [n] alat komunikasi sosial dalam kontak yg singkat (msl dl perdagangan) antara orang-orang yg berlainan bahasanya dan tidak merupakan bahasa ibu para pemakainya
pijinasi pi.ji.na.si [n Ling] proses terjadinya sebuah pijin, dapat berupa campuran struktur dan leksikon berbagai bahasa dan dapat pula berupa penyederhanaan struktur dan leksikon suatu bahasa untuk kontak sosial yg singkat
pilar pi.lar [n] (1) tiang penguat (dr batu, beton, dsb): sebuah monumen yg terdiri atas lima -- berdiri dng megahnya; (2) ki dasar (yg pokok); induk: partai itu disederhanakan menjadi tujuh organisasi --; (3) Kap tiang berbentuk silinder pejal atau berongga untuk menyangga balok geladak atau bagian konstruksi lain di kapal
pluralisme plu.ra.lis.me [n] keadaan masyarakat yg majemuk (bersangkutan dng sistem sosial dan politiknya)
pola analitis pola organisasi karangan yg memecah-mecah subjek menjadi bagian
pola argumentatif pola organisasi karangan dng mengatur kenyataan dl suatu susunan yg logis untuk membuktikan apakah tesis atau preposisi
pola ilustratif pola organisasi karangan yg membuat pengertian suatu tesis atau kalimat pokok menjadi lebih jelas dng melalui pelbagai contoh, perbandingan, dan kontras
pola kurikulum bentuk pengorganisasian program kegiatan atau program belajar yg hendak disajikan kpd murid oleh lembaga pendidikan tertentu
politik po.li.tik [n] (1) (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (spt tt sistem pemerintahan, dasar pemerintahan): bersekolah di akademi --; (2) segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb) mengenai pemerintahan negara atau thd negara lain: -- dl dan luar negeri; kedua negara itu bekerja sama dl bidang -- , ekonomi, dan kebudayaan; partai --; organisasi --; (3) cara bertindak (dl menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan: -- dagang; -- bahasa nasional
pramubakti pra.mu.bak.ti [n] (1) orang yg membantu dl pelaksanaan tugas sosial; (2) orang yg tugasnya melayani pimpinan
pramuka pra.mu.ka [n akr] Praja Muda Karana; organisasi untuk pemuda yg mendidik para anggotanya dl berbagai keterampilan, disiplin, kepercayaan pd diri sendiri, saling menolong, dsb anggota organisasi pramuka: -- membentuk anak (pemuda) yg masih berkembang menjadi warga negara yg berbudi luhur; pandu
pranata pra.na.ta [n] sistem tingkah laku sosial yg bersifat resmi serta adat-istiadat dan norma yg mengatur tingkah laku itu, dan seluruh perlengkapannya guna memenuhi berbagai kompleks kebutuhan manusia dl masyarakat; institusi
premi pre.mi [n] (1) hadiah (uang dsb) yg diberikan sbg perangsang untuk meningkatkan prestasi kerja; (2) hadiah (dl undian, perlombaan, pembelian); (3) jumlah uang yg harus dibayarkan pd waktu tertentu kpd asuransi sosial: -- asuransi
proletariat pro.le.ta.ri.at [n] (1) lapisan sosial yg paling rendah; (2) golongan buruh, khususnya golongan buruh industri yg tidak mempunyai alat produksi dan hidup dr menjual tenaga
proses pro.ses [n] (1) runtunan perubahan (peristiwa) dl perkembangan sesuatu: -- kemajuan sosial berjalan terus
prospektus pros.pek.tus [n] keterangan tertulis dan terperinci mengenai kegiatan baru perusahaan atau organisasi, yg disebarluaskan kpd umum atau disampaikan kpd kelompok tertentu; iklan; buku selebaran
psikopati psi.ko.pa.ti [n] penyakit jiwa yg dicirikan oleh tindakan yg bersifat egosentris dan antisosial
radikalisme ra.di.kal.is.me [n] (1) paham atau aliran yg radikal dl politik; (2) paham atau aliran yg menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dng cara kekerasan atau drastis; (3) sikap ekstrem dl aliran politik
rais ra.is [n] (1) ketua; pemimpin; (2) presiden; -- am ketua umum: rapat pengurus harian dipimpin oleh -- am; -- awal ketua satu: ia diangkat sbg -- awal pd organisasinya , me.ra.is v menyapu dng mengumpulkan (sampah, repih-repih makanan, dsb)
rakyat kecil orang yg tingkat sosial ekonominya sangat rendah; orang kebanyakan (bukan penguasa pemerintahan)
rasialis ra.si.a.lis [n] yg mempertahankan perbedaan (dl politik, sosial, ekonomi) ras, suku, bangsa, hak suku-suku bangsa; orang yg menganut paham rasialisme
reformasi re.for.ma.si [n] perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dl suatu masyarakat atau negara; -- ekonomi perubahan secara drastis untuk perbaikan ekonomi dl suatu masyarakat atau negara: perdana menteri yg baru telah menyapu kalangan oposisi dan memberikan serangan telak dng -- ekonomi
rekuisisi re.kui.si.si [n Man] daftar isian permintaan barang atau jasa, biasanya dr unit organisasi yg satu ke unit yg lain
revolusi re.vo.lu.si [n] (1) perubahan ketatanegaraan (pemerintahan atau keadaan sosial) yg dilakukan dng kekerasan (spt dng perlawanan bersenjata); (2) perubahan yg cukup mendasar dl suatu bidang: dialah pelopor -- dl bidang arsitektur bangunan bertingkat; (3) peredaran bumi dan planet-planet lain dl mengelilingi matahari
sajak sindiran sajak yg mengandung pernyataan yg menimbulkan tawa, tetapi juga dapat menimbulkan kemarahan, isinya protes sosial dng cara mengejek habis-habisan
sakhsi sakh.si [Ar ark a] bersifat perseorangan; individual: selain membicarakan organisasi, sekretaris yayasan itu membicarakan juga masalah keluarga dan masalah -- lainnya dng ketua
salin sa.lin [v] ganti; tukar: sebelum berangkat, ia harus -- pakaian dulu; -- jirim Sd tukar bentuk; ganti bentuk: dng terbentuknya golongan berpendidikan, terjadilah -- jirim sosial kaum ningrat feodal menjadi kaum menengah kota [n] ikan yg baru memijahkan telur
sangkaan sang.ka.an [n] (1) dugaan; perkiraan: mungkin benar -- mereka bahwa sabotase itu dilakukan oleh para teroris; (2) keraguan; kesangsian: teman-temannya menaruh -- yg tidak berdasar atas usaha sosialnya yg baik itu
sastra protes sastra yg berisi protes (sosial, politik, ekonomi)
segmentasi seg.men.ta.si [n ] (1) pembagian dl segmen; (2) pembagian struktur sosial ke dl unit-unit tertentu yg sama
seka se.ka [v] ber.se.ka v menyapu-nyapu (menggosok- gosok, mengusap-usap) diri dng kain dsb supaya bersih (kering) [Bl n] organisasi masyarakat desa yg dibentuk untuk tujuan tertentu, baik waktu singkat maupun lama, msl perkumpulan kesenian legong
sekretariat sek.re.ta.ri.at [n] bagian organisasi yg menangani pekerjaan dan urusan yg menjadi tugas sekretaris; kepaniteraan
sekretaris kehormatan orang yg melaksanakan tugas sekretariat suatu klub, organisasi, dsb tanpa dibayar
sekularitas se.ku.la.ri.tas [n] (1) kehidupan duniawi; (2) kedudukan seorang pejabat duniawi (bukan jabatan keagamaan); (3) daerah kekuasaan hukum duniawi dr organisasi keagamaan
sempalan sem.pal.an [n] (1) penggalan (msl tt penyiaran dsb suatu peristiwa); (2) pecahan (tt suatu organisasi dsb): pemimpin -- sindikat itu terkenal pintar dan ganas
senat se.nat [n] (1) dewan perwakilan rakyat yg tertinggi (spt di Amerika Serikat, Prancis); (2) dewan pengajar di perguruan tinggi; (3) organisasi mahasiswa tingkat fakultas
sesepuh se.se.puh [n] (1) orang yg tertua dl masyarakat; (2) ki orang yg dituakan atau dijadikan pemimpin krn banyak pengalaman dl suatu organisasi dsb: gubernur itu diangkat sbg -- kontak tani; kelihatan -- organisasi itu hadir pd musyawarah itu lihat 2sepuh
sindikalisme sin.di.ka.lis.me [n] (1) dokrin atau ajaran revolusioner menggunakan pekerja sbg kontrol thd ekonomi dan pemerintahan; (2) sistem organisasi ekonomi yg pemilik industri dan pengelolanya adalah para karyawan
sindikat sin.di.kat [n] (1) gabungan beberapa perusahaan dl suatu bidang usaha; (2) perhimpunan beberapa orang bermodal untuk mendirikan perusahaan besar; (3) organisasi yg memasok berita (gambar, artikel, dsb) kpd penerbit surat kabar, majalah, dsb pd waktu yg bersamaan dan bahan yg sama pula untuk disiarkan; (4) kelompok lembaga keuangan yg bersama-sama menjamin terjualnya seluruh sekuritas emisi baru dan menyalurkan sejumlah besar sekuritas lama; (5) cak perkumpulan orang jahat dng berbagai keahlian
sirkulasi kelas [Sas] gerak setiap pribadi dr satu kelas sosial ke kelas sosial lain, baik secara vertikal maupun horizontal
sistem ekstern sistem kegiatan, perasaan, dan interaksi sosial yg menyeluruh, dilakukan oleh suatu kelompok thd lingkungan di luar kelompoknya untuk mempertahankan kelompok itu di dl lingkungannya
sistem kelas [Sos] sistem kelas sosial yg mempunyai beberapa mobilitas vertikal sehingga orang mudah berpindah ke kelas yg lebih rendah tanpa pembalasan berdasarkan hukum atau bentuk pelapisan sosial yg ditandai oleh lapisan masyarakat tertentu
sistem kelas terbuka [Sos] sistem kelas sosial yg mempunyai kebebasan mobilitas vertikal sehingga orang mudah berpindah ke kelas yg lebih rendah tanpa pembalasan berdasarkan hukum atau tradisi
sistem kelas tertutup [Sos] sistem kelas sosial yg didasarkan pd status keluarga, bukan pd kemampuan pribadi sehingga seseorang dr kelas bawah tidak dapat naik ke kelas yg lebih tinggi walaupun dia mampu
slang [n Ling] ragam bahasa tidak resmi dan tidak baku yg sifatnya musiman, dipakai oleh kaum remaja atau kelompok sosial tertentu untuk komunikasi intern dng maksud agar yg bukan anggota kelompok tidak mengerti [n] pembuluh karet (pd pompa dsb)
slogan slo.gan [n] (1) perkataan atau kalimat pendek yg menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu: negara ASEAN berpegang pd -- untuk tetap hidup berdampingan secara damai; (2) perkataan atau kalimat pendek yg menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dsb: usaha peningkatan kesejahteraan rakyat tetap merupakan -- yg selalu memikat
solid so.lid [a] (1) kuat; kukuh; berbobot: organisasi itu terkenal sbg organisasi yg --; (2) padat; berisi: anak laki-laki sangat -- tubuhnya
sosio- so.sio- [bentuk terikat] berhubungan dng masyarakat; sosial: sosiodemokrasi
sosiodemokrasi so.si.o.de.mok.ra.si [n] segala sesuatu yg berkenaan dng masalah sosial dan demokrasi
sosiodrama so.si.o.dra.ma [n] (1) drama yg bertujuan memberikan informasi kpd masyarakat tt masalah sosial politik; (2) Dik metode bel-ajar yg memakai drama kemasyarakatan sbg media
sosiokultural so.si.o.kul.tu.ral [a] berkenaan dng segi sosial dan budaya masyarakat
sosiolek so.si.o.lek [n Ling] variasi bahasa yg berkorelasi dng kelas sosial atau kelompok pekerja
sosiolinguistik so.si.o.li.ngu.is.tik [n] (1) ilmu tt bahasa yg digunakan di dl interaksi sosial; (2) cabang linguistik tt hubungan dan saling pengaruh antara perilaku bahasa dan perilaku sosial
sosiolog so.si.o.log [n] orang yg ahli di dl ilmu kemasyarakatan (ilmu sosial); ahli sosiologi
sosiologi so.si.o.lo.gi [n] pengetahuan atau ilmu tt sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat; ilmu tt struktur sosial, proses sosial, dan perubahannya
sosiologi makro pengetahuan tt sistem sosial secara total yg mencakup semua aspek masyarakat
sosiologi mikro pengetahuan tt sistem sosial dng melihat secara khusus salah satu aspek dl masyarakat
sosiologi perdesaan cabang sosiologi tt masalah kehidupan, ekonomi, sosial, dan politik dl masyarakat desa
sosiologi politik ilmu tt asas-asas sosial dr kekuasaan dl segala pranata yg ada di masyarakat
sosiologi sastra sastra karya para kritikus dan sejarawan yg terutama mengungkapkan pengarang yg dipengaruhi oleh status lapisan masyarakat tempat ia berasal, ideologi politik dan sosialnya, kondisi ekonomi serta khalayak yg ditujunya
sosiologi terapan cabang sosiologi yg memanfaatkan penemuan di bidang sosiologi untuk keperluan praktis atau untuk menunjang kebijaksanaan di bidang sosial
sosiometri so.si.o.met.ri [n] teknik penelitian yg umumnya bertujuan untuk meneliti hubungan sosial dan psikologis antara individu di dl suatu kelompok
sosionasional so.si.o.na.si.o.nal [a] berkenaan dng masalah sosial dan na-sional
staf [n] (1) Adm sekelompok orang yg bekerja sama membantu seorang ketua dl mengelola sesuatu: -- redaksi majalah dinding di sekolah kami berjumlah lima orang; ia berkedudukan sbg -- pimpinan di kantor itu; (2) sekelompok perwira yg memimpin (mengatur dsb) tentara: ia adalah salah seorang kepala -- dl kesatuan angkatan laut; (3) bagian organisasi yg tidak mempunyai hak memberikan perintah, tetapi mem-punyai hak membantu pimpinan, memberikan nasihat, dsb
statuta sta.tu.ta [n] anggaran dasar suatu organisasi (msl perguruan tinggi)
struktur mengetupat susunan organisasi yg golongan menengahnya paling banyak
struktur organisme karangan rangka organisasi karangan yg isinya memperlihatkan susunan dan hubungan setiap hal yg akan menjadi tema dan pembahasan karangan itu
strukturalisasi struk.tu.ra.li.sa.si [n] usaha menstrukturkan sesuatu; penstrukturan: -- suatu sistem aksi sosial sedang dipelajari para sosiolog
studi kasus pendekatan untuk meneliti gejala sosial dng menganalisis satu kasus secara mendalam dan utuh
subkelas sub.ke.las [n] bagian dr kelas sosial
subunit sub.u.nit [n] (1) bagian dr kesatuan; (2) organisasi kerja di bawah unit; bagian unit
suku bangsa kesatuan sosial yg dapat dibedakan dr kesatuan sosial lain berdasarkan kesadaran akan identitas perbedaan kebudayaan, khususnya bahasa
supranasional su.pra.na.si.o.nal [a] sifat kegiatan atau organisasi dng sasaran yg melebihi jangkauan kepentingan yg dibatasi oleh batas politis dan geografis
susunan su.sun.an [n] (1) sesuatu yg sudah diatur (disusun dsb) dng baik (tt organisasi, karang-mengarang, dsb): -- panitia penyambutan tamu; -- kalimat dl karangan itu cukup baik; (2) sesuatu yg sudah disusun (ditumpuk); tumpukan: -- buku itu belum diikat; (3) hasil menyusun
tata kota pola tata perencanaan yg terorganisasi untuk sebuah kota dl membangun, msl jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal agar kota itu tampak apik, nyaman, indah, berlingkungan sehat, dan terarah perluasannya pd masa depan
tatanan ta.ta.nan [n] aturan; tata tertib; sistem: organisasi wanita itu mengusulkan agar dibentuk -- baru dl bidang pendidikan
teknokratik tek.no.kra.tik [a] menyangkut pengelolaan organisasi dan manajemen sumber daya pd negara industri oleh kelompok teknokrat
teknokratisme tek.no.krat.is.me [n] hal pengelolaan organisasi dan manajemen sumber daya pd negara industri oleh kelompok teknokrat
teokrasi te.o.kra.si [n] cara memerintah negara berdasarkan kepercayaan bahwa Tuhan langsung memerintah negara, hukum negara yg berlaku adalah hukum Tuhan, pemerintahan dipegang oleh ulama atau organisasi keagamaan
terbentuk ter.ben.tuk [v] (1) sudah dibentuk: organisasi itu baru saja -; (2) ki dapat dibentuk (dididik): sayangnya anak itu sudah -- sehingga sukar untuk dididik
tercemplung ter.cem.plung [v cak] (1) tidak sengaja masuk (jatuh) ke dl air (sumur dsb): ember timba itu ~ ke dl sumur; krn lengah sepedanya ~ ke dl selokan; (2) ki terlibat dl suatu perkara (krisis, perdebatan, dsb) tanpa disengaja (disadari): meninggalnya Raja Faisal dapat mengakibatkan organisasi minyak Eropa ~ ke dalam suatu krisis
terhimpun ter.him.pun [v] terkumpul; telah dikumpulkan: beberapa perkumpulan pencak silat sudah ~ dl satu organisasi
ternukil ter.nu.kil [v] tercantum; terpatri; terkutip: membantu orang melarat adalah tugas sosial yg ~ dl Pancasila
tersusun ter.su.sun [v] sudah disusun (diatur baik-baik, ditumpuk, dsb): penyelundupan cengkih dilakukan oleh organisasi penyelundupan yg -- rapi
tertentu ter.ten.tu [a] (1) sudah tentu; sudah pasti (jelas, terang, dsb): setiap pegawai mempunyai tugas ~ yg harus dikerjakannya; (2) tetap: pd waktu-waktu ~ ia akan lewat di sini; (3) sudah dapat dipastikan atau ditentukan (thd sesuatu yg tidak perlu disebutkan identitasnya): ada organisasi ~ yg menyokong gerakan di bawah tanah itu
tiangui ti.a.ngui [n] pasar: wali kota memberi izin kpd organisasi yg mengurus pekan raya dan pameran untuk menyelenggarakan --
tindakan subversif tin.dak.an subversif usaha terorganisasi yg bertujuan menumbangkan pemerintah yg sah melalui kekerasan atau bertujuan mengganti pemerintah itu dng cara-cara yg ditandai oleh penggelapan, kebohongan, dan gangguan keamanan
topeng to.peng [n] (1) penutup muka (dr kayu, kertas, dsb) yg menyerupai muka orang, binatang, dsb: waktu merampok dia memakai --; (2) ki kepura-puraan untuk menutupi maksud sebenarnya; kedok: gerakan kebatinan itu sebenarnya hanya sbg -- organisasi yg terlarang
trompet trom.pet [n] (1) alat musik tiup; (2) ki orang (lembaga, organisasi) yg menyuarakan pendapat oran lain
tugas pokok [Adm] sasaran utama yg dibebankan kpd organisasi untuk dicapai
tunjang tun.jang [v] , me.nun.jang v (1) menopang (menahan dsb) supaya jangan rebah (condong dsb): bambu yg ~ pagar itu sangat kokoh; (2) membantu kelancaran (usaha dsb) dng uang dsb; menyokong: perlu adanya komunikasi sosial dl usaha ~ pembangunan [n] kaki dr lutut ke bawah; tungkai bawah: panjang -- , panjang kaki [v] me.nun.jang v (1) menendang; menerjang; (2) melanggar; menubruk
ultimogenitur ul.ti.mo.ge.ni.tur [n Antr] asas-asas yg berisikan ikatan yg menentukan hubungan sosial budaya antarmanusia berdasarkan asas kekerabatan
undang-undang perburuhan un.dang-un.dang perburuhan undang-undang yg mewujudkan kebijakan pemerintah pd status sosial-ekonomi para buruh
unit [n] (1) bagian terkecil dr sesuatu yg dapat berdiri sendiri; satuan: keluarga merupakan -- sosial yg paling kecil; desa sbg -- kelompok hidup masyarakat; (2) kadar yg digunakan untuk mengukur (menilai dsb) sesuatu; dasar ukuran; (3) kata penggolong untuk barang selengkapnya dng bagian-bagiannya (kendaraan, komputer, dsb): 30 -- mobil
unit desa [Adm] kesatuan agroekonomis dr masyarakat desa dl satu wilayah yg memiliki fungsi penyuluhan pertanian, penyaluran sarana produksi, pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian, yg dibentuk dan dibina dl rangka program peningkatan produksi pertanian melalui usaha intensifikasi dan pengembangan perekonomian masyarakat desa yg diorganisasi secara koperasi
uskup us.kup [n Kat] rohaniwan Katolik, Anglikan, Lutheran, atau Yunani Ortodoks yg kedudukannya lebih tinggi dp imam, yg mempunyai hak memberi sakramen penguatan dan menahbiskan imam, dan yg bertugas mengorganisasi pekerjaan dan tugas gereja dl wilayah tertentu; biskop
utopia uto.pia [n] sistem sosial politik yg sempurna yg hanya ada dl bayangan (khayalan) dan sulit atau tidak mungkin diwujudkan dl kenyataan: kita tidak menghendaki --
variabel va.ri.a.bel [a] dapat berubah-ubah, berbeda-beda, bermacam-macam (tt mutu, harga, dsb); (2) n sesuatu yg dapat berubah; faktor atau unsur yg ikut menentukan perubahan: peubah dl penelitian itu sebaiknya diperhatikan berbagai -- spt guru, usia, dan pendidikan; (3) n Ling (a) satuan bahasa yg paling terpengaruh oleh variasi sosial dan stilistis, dl jangka panjang mudah berubah; (b) kelas kata yg dapat menyatakan hubungan gramatikal dng perubahan bentuk, dl hal ini kelas nomina, verba, dan adjektiva
wawasan nasional wa.was.an nasional cara pandang suatu bangsa dl hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta dl hubungan antarnegara yg merupakan hasil perenungan filsafat tt diri dan lingkungannya dng memperhatikan sejarah dan kondisi sosial budaya serta memanfaatkan konstelasi geografis guna menciptakan dorongan dan rangsangan dl usaha mencapai tujuan nasional
wisata remaja kegiatan wisata kaum remaja yg dipengaruhi oleh faktor yg bermotif sosial, berwujud darmawisata, karyawisata, atau widyawisata
yayasan ya.ya.san [n] badan hukum yg tidak mempunyai anggota, dikelola oleh sebuah pengurus dan didirikan untuk tujuan sosial (mengusahakan layanan dan bantuan spt sekolah, rumah sakit)
zuama zu.a.ma [Ar n] pemimpin (organisasi, pemerintahan, dsb): para -- pun duduk dl pengurus Majelis Ulama Indonesia

Jika informasi mengenai "organisasi sosial" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas