Arti kata/frase "organ bicara" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/organ-bicara

Halaman ini menjelaskan kata atau frase organ bicara menurut KBBI Edisi III

organ bicara: alat-alat untuk berbicara; alat ucap

Lebih lanjut mengenai organ bicara

organ bicara terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1052 kata terkait yakni sebagai berikut:

bicara bi.ca.ra [n] akal budi; pikiran: dl menghadapi segala hal selalu dipergunakan budi -- nya; (2) n cak perundingan: rasanya tidak perlu diadakan -- lagi; (3) v beperkara; berurusan: orang yg membawa barang larangan itu akan dibawanya -- kpd hakim; (4) n kl pertimbangan pikiran; pendapat: spt -- Tuan, hamba pun demikian; pd -- patik; (5) v cak berbahasa; berkata: sedikit -- banyak bekerja; (6) a sedang dipakai untuk bercakap (dl telepon): sudah tiga kali saya menelepon, tetapi selalu dijawab " -- "; (7) Jk a cak tanggung, tentu (pasti): kata penjual durian itu, " -- " tebal dan manis
organ or.gan [n Bio] alat yg mempunyai tugas tertentu di dl tubuh manusia (binatang dsb) [n] majalah atau surat kabar milik perkumpulan (partai dsb) sbg sarana untuk mengemukakan pendapatnya (suara perkumpulannya) [n] (1) alat musik besar spt piano yg menghasilkan nada dr udara yg diembuskan ke dl pipa yg berbeda bentuk dan ukuran; orgel; harmonium; (2) alat musik yg nadanya dihasilkan melalui dawai elektronik
organ reproduksi organ tumbuh-tumbuhan yg berfungsi sbg alat pengembangbiakan
organisasi kesehatan organisasi sosial yg mengoordinasi segala aktivitas untuk memecahkan berbagai masalah kesehatan
organisasi profesi organisasi yg anggotanya adalah orang-orang yg mempunyai profesi yg sama
organisme akuatik organisme yg hidup di perairan
organisme pengganggu organisme yg menempel pd permukaan yg terdapat di lingkungan perairan, spt jala, pipa air, sangkar, dan perahu yg menyebabkan gangguan dan kerusakan pd tempat yg ditempelinya, spt kerang-kerangan
organisme penyusup organisme yg menyusup kuat pd permukaan alat yg terletak di atas (dl) perairan dan dapat merusak benda yg dilekatinya, msl kerang (pd keadaan tertentu)
organisme termofilik organisme yg tumbuh di atas suhu 45oC
organ bicara alat-alat untuk berbicara; alat ucap
organel or.ga.nel [n Bio] bagian tertentu di dl sel yg berfungsi sbg organ
organik or.ga.nik [a Kim] (1) berkaitan dg zat yg berasal dr makhluk hidup (hewan atau tumbuhan, spt minyak dan batu bara); (2) berhubungan dng organisme hidup: kimia -- [a] bersangkutan dng pegawai tetap dl struktur suatu instansi, bukan pegawai honorer
organis or.ga.nis [a] (1) berkenaan dng organ (alat-alat); (2) dilengkapi dng organ (alat-alat); (3) organik [n] pemain alat musik organ
organisator or.ga.ni.sa.tor [n] orang yg mengorganisasi; penyusun dan pengatur
organisatoris or.ga.ni.sa.to.ris [a] (1) bersifat ahli dl mengorganisasi; (2) berkaitan dng (secara tertib) organisasi: secara -- tindakannya itu dapat dibenarkan
organismus or.ga.nis.mus [n Bio] organisme
organogram or.ga.no.gram [n] bagan organisasi
organ pipa orgel
organdi or.gan.di [n] kain katun yg tipis, kaku, dan tembus pandang dng sistem tenun sederhana
organisasi or.ga.ni.sa.si [n] (1) kesatuan (susunan dsb) yg terdiri atas bagian-bagian (orang dsb) dl perkumpulan dsb untuk tujuan tertentu; (2) kelompok kerja sama antara orang-orang yg diadakan untuk mencapai tujuan bersama
organisasi antarpemerintah lembaga yg anggotanya terdiri atas perutusan pemerintah resmi; lembaga bangsa-bangsa
organisasi massa perkumpulan yg anggotanya adalah orang-orang yg mempunyai profesi yg sama
organisasi nonpemerintah persekutuan antarlembaga internasional swasta yg mengabdikan diri dl bidang agama, ilmu pengetahuan, kebudayaan, kemanusiaan, dsb, baik yg berorientasi teknik maupun yg berorientasi ekonomi
organisasi politik institusi atau seperangkat tatanan yg dipakai masyarakat umum untuk mengatur berbagai masalah bersama
organisasi sosial sistem hubungan antarorang dan antarkelompok berdasarkan jenis kegiatan dan pembagian fungsional untuk menyelesaikan kewajiban bersama dl masyarakat
organisme or.ga.nis.me [n Bio] segala jenis makhluk hidup (tumbuhan, hewan, dsb); susunan yg bersistem dr berbagai bagian jasad hidup untuk suatu tujuan tertentu: -- dr manusia dan hewan
organon or.ga.non [n Fil] alat untuk memperoleh dan mengatur pengetahuan
alat pencernaan organ tubuh yg berfungsi sbg pencerna makanan sehingga menjadi lumat dan cair serta dapat terserap ke dl darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh; perut besar; lambung
alat pendengar organ tubuh yg dipakai untuk mendengar; telinga; (2) Tek bagian pesawat telepon dsb yg ditempelkan pd telinga; perkakas yg dipasang di telinga untuk memperkuat atau mempertajam pendengaran
bala keselamatan organisasi penderma agama Protestan, didirikan di Inggris oleh William Booth tahun 1865 dng tujuan meningkatkan harkat orang-orang yg sengsara secara keagamaan dan sosial
indung telur organ hewan betina pembentuk sel telur; (2) kelenjar kelamin wanita yg menghasilkan sel telur dan hormon kelamin
jasad penempel organisme perairan yg menempel pd benda tumpangan spt batu dan tanaman air, tetapi tidak menyusup ke dl benda tumpangan itu
lembaga keagamaan organisasi yg bertujuan mengembangkan dan membina kehidupan beragama
lembaga swadaya masyarakat organisasi yg bertujuan memperjuangkan kepentingan masyarakat
palang merah organisasi kemanusiaan yg bertujuan memberikan pertolongan bagi orang sakit dan luka dl peperangan atau bencana alam
pusat data organisasi yg mengumpulkan, menampung, mengolah, dan menyajikan data perlengkapan pengolah data elektronik
serikat Bangsa-Bangsa organisasi yg terdiri atas bangsa-bangsa yg bersatu
serikat buruh organisasi buruh di luar perusahaan yg didirikan oleh para pekerja untuk melindungi atau memperbaiki status ekonomi dan sosialnya melalui usaha kolektif
sistem sosial organisasi atau tata tingkah laku yg menyangkut hak dan kewajiban yg ditentukan oleh masyarakat bagi orang yg menduduki posisi tertentu di dl masyarakat
alat bicara bagian tubuh manusia yg digunakan untuk berbicara; mulut (bibir, gigi, lidah, dsb)
angkat bicara [ki] mulai bicara (berpidato dsb)
bahan pembicaraan bahan yg akan dibicarakan; pokok masalah yg akan dibincangkan
batu organik batuan yg terbentuk dr sisa-sisa organisme (msl batu bara)
berorganisasi ber.or.ga.ni.sa.si [v] mempunyai organisasi; tersusun dng baik dan teratur dl suatu kesatuan
buah pembicaraan yg menjadi pokok pembicaran; (2) yg menjadi sebutan orang; (3) hasil pembicaraan
efek organisasi [Bio] interaksi antara lokus berdekatan yg terjadi krn organisasi struktur kromosom
jabatan organik ja.bat.an organik jabatan yg telah ditetapkan dl peraturan gaji yg berlaku dan termasuk formasi yg telah ditentukan oleh jawatan yg bersangkutan
juru bicara ju.ru bi.ca.ra [n] orang yg kerjanya memberi keterangan resmi dsb kpd umum; pembicara yg mewakili suara kelompok atau lembaga; penyambung lidah
keorganisasian ke.or.ga.ni.sa.si.an [a] perihal (tt) organisasi
luar bicara tidak masuk dl pembicaraan; tidak terhitung
mengulas bicara meng.u.las bicara menyambung (melanjutkan) bicara
menjurubicarai men.ju.ru.bi.ca.rai [v] menjadi (bertindak sbg) juru bicara
multiorgan mul.ti.or.gan [n] lebih dr satu organ
pembicara pem.bi.ca.ra [n] (1) orang yg berbicara (berpidato dsb) dl rapat dsb; (2) penasihat
pengorganisasi peng.or.ga.ni.sa.si [n] organisator
pengorganisasian peng.or.ga.ni.sa.si.an [n] proses, cara, perbuatan untuk mengorganisasi
pupuk organik zat hara tanaman yg berasal dr bahan organik
pusat pembicaraan pokok pembicaraan
ranjau bicara undang-undang yg membatasi kemerdekaan orang berbicara di muka umum (rapat umum, rapat terbuka)
sambung pembicaraan melanjutkan pembicaraan (perundingan, permufakatan, dsb)
sempit hak berbicara mengurangi hak berbicara
struktur organisme karangan rangka organisasi karangan yg isinya memperlihatkan susunan dan hubungan setiap hal yg akan menjadi tema dan pembahasan karangan itu
suborganisasi sub.or.ga.ni.sa.si [n] bagian suatu organisasi
ulang bicara pembicaraan kembali
undang-undang organik un.dang-un.dang organik undang-undang yg pembentukannya diperintahkan oleh undang-undang dasar atau oleh peraturan perundang-undangan
anorganik an.or.ga.nik [a] mengenai atau terdiri atas benda selain manusia, tumbuhan, dan hewan; mengenai benda tidak hidup; (2) n Kim elemen yg meliputi air, gas, asam, dan mineral, kecuali karbon
asam organik [Kim] senyawaan kimia dng satu atau lebih radikal karboksil dl susunannya
bagan organisasi [Man] gambar yg menunjukkan tata hubungan berbagai posisi dl perusahaan, biasanya memperlihatkan cara pembagian tanggung jawab
bahan organik bahan yg biasanya berasal dr tanaman atau binatang
berbicara ber.bi.ca.ra [v] (1) berkata; bercakap; berbahasa: siapa yg -- dng kamu tadi; ia dapat -- dl bahasa Jawa atau dl bahasa Sunda dng lancar; (2) melahirkan pendapat (dng perkataan, tulisan, dsb): menuntut ditiadakan larangan -- dan berkumpul; ia -- atas nama partainya; (3) berunding; merundingkan: lama juga mereka -- tt soal penjualan tanah itu; (4) ki digunakan untuk (membunuh, melukai): awas, senjata api ini bisa -- kalau kamu tidak mengaku
budi bicara akal budi
disorganisasi dis.or.ga.ni.sa.si [n] keadaan tanpa aturan (kacau, cerai-berai, dsb) krn adanya perubahaan pd lembaga sosial tertentu
fatamorgana fa.ta.mor.ga.na [n] (1) gejala optis yg tampak pd permukaan yg panas, yg kelihatan spt genangan air; (2) hal yg bersifat khayal dan tidak mungkin dicapai
gedung bicara [ark] (1) gedung tempat bersidang; (2) gedung pengadilan
hal ihwal berbagai-bagai hal (kejadian, peristiwa, masalah, dsb): mereka akan membicarakan -- ihwal organisasi
homorgan ho.mor.gan [a Ling] sama daerah basis artikulasinya (lafal)
jam bicara waktu yg ditentukan untuk menerima tamu (tt dokter, kepala kantor, dsb)
jual bicara hanya bercakap saja; beromong kosong tidak ada buktinya
kawan bicara [Ling] peserta dl percakapan atau situasi bahasa yg lain, yaitu pendengar dl ragam lisan atau pembaca dl ragam tulis
kimia anorganik cabang kimia tt unsur dan senyawa yg meliputi air, gas, logam, asam, basa, dan mineral, kecuali karbon
kimia organik cabang kimia tt struktur, sifat, reaksi, dan penggunaan senyawa karbon
kongres kong.res [n] (1) pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai pelbagai masalah; muktamar; rapat besar; (2) pertemuan wakil-wakil negara untuk membicarakan satu masalah; (3) Pol dewan legislatif yg terdiri atas senat dan dewan perwakilan di Amerika Serikat, yg pd dasarnya bertugas mengawasi dan mencocokkan kegiatan pemerintah
membicarakan mem.bi.ca.ra.kan [v] (1) mempercakapkan; memperkatakan; merundingkan: kita sudah -- perkara itu selama ...; (2) ark memesan: -- tempat
mengorganisasi meng.or.ga.ni.sa.si [v] mengatur dan menyusun bagian (orang dsb) sehingga seluruhnya menjadi suatu kesatuan yg teratur: -- kaum tani
mikroorganisme mik.ro.or.ga.nis.me [n] makhluk hidup sederhana yg terbentuk dr satu atau beberapa sel yg hanya dapat dilihat dng mikroskop, berupa tumbuhan atau hewan yg biasanya hidup secara parasit atau saprofit, msl bakteri, kapang, ameba
paheman pa.hem.an [n] (1) pembicaraan; perundingan; (2) organisasi; asosiasi; himpunan
pancabicara pan.ca.bi.ca.ra [kl n] (1) campuran lima macam bau-bauan (bunga dsb); (2) alat kerajaan zaman dahulu berbentuk lima jari dibuat dr emas (dipakai bila raja dinobatkan, dinikahkan, dsb)
pembicaraan pem.bi.ca.ra.an [n] percakapan tt suatu hal; perundingan
peti bicara [cak] gramofon; radio
putus bicara sudah tidak dapat berikhtiar lagi
radikal organik [Kim] gugus atom takjenuh yg memberikan sifat khusus pd senyawa yg mengandungnya atau yg tetap tidak berubah pd deret reaksi
reorganisasi re.or.ga.ni.sa.si [n] penyusunan kembali (pengurus, lembaga, dsb); penataan kembali (pengurus, lembaga, dsb): beberapa departemen telah mengadakan -- pd tingkat eselon; perbaikan tatanan (susunan): -- semua departemen telah ditetapkan oleh Presiden melalui Surat Keputusan Presiden No. 44 dan 45 tahun 1974
rumah bicara gedung tempat bermusyawarat
sakhsi sakh.si [Ar ark a] bersifat perseorangan; individual: selain membicarakan organisasi, sekretaris yayasan itu membicarakan juga masalah keluarga dan masalah -- lainnya dng ketua
senyawa organik senyawa yg bersangkut paut dng zat yg berasal dr makhluk hidup
sintesis organik [Kim] pembuatan tiruan zat-zat yg terdapat dl alam
tali bicara pesawat telepon
teori organisasi aliran pemikiran yg berusaha menjelaskan ciri dan cara bekerja suatu perkumpulan untuk mencapai tujuan yg luas dan rumit
teori organisme teori dl belajar yg berpandangan bahwa keseluruhan lebih berarti dp sebagian
terorganisasi ter.or.ga.ni.sa.si [v] telah disusun dan diatur dl suatu kesatuan
abiotik abi.o.tik [a] tidak memiliki ciri hidup; tidak hidup; (2) a berhubungan dng atau dicirikan oleh tidak adanya organisme hidup; (3) n benda tidak hidup, msl batu-batuan dan bangunan rumah
ablasi ab.la.si [n] (1) hal terlepasnya sesuatu dr sesuatu; (2) Bio penghilangan dng jalan pembedahan jaringan atau organ tubuh; (3) Geo pemindahan bahan yg telah lapuk dr batuan induknya oleh arus air; (4) Geo pengikisan oleh tiupan angin; (5) Hid penggabungan (sublimasi, peleburan, penguapan, dsb) yg memindahkan salju atau es dr permukaan gletser atau medan salju; kikisan
acara aca.ra [n] (1) hal atau pokok yg akan dibicarakan (dl rapat, perundingan, dsb); agenda: -- kongres akan disusun oleh panitia khusus; (2) hal atau pokok isi karangan: untuk ujian mengarang disediakan empat --; (3) kegiatan yg dipertunjukkan, disiarkan, atau diperlombakan; programa (televisi, radio, dsb): -- televisi dan radio setiap hari dimuat dl surat kabar; (4) pemeriksaan dl pengadilan; perkara: dia sedang menyaksikan -- di mahkamah tinggi; (5) ark cara: setiap orang mempunyai -- berpikir yg berlainan [Jw v] , meng.a.ca.ra.kan v mempersilakan (duduk, makan, dsb)
acara rapat hal yg akan dibicarakan dl rapat
adik-beradik adik-ber.a.dik [n] (1) (berlaku) sbg saudara (adik dan kakak): marilah kita bicarakan perkara itu secara ~
administrasi ad.mi.nis.tra.si [n] (1) usaha dan kegiatan yg meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelenggaraan pembinaan organisasi; (2) usaha dan kegiatan yg berkaitan dng penyelenggaraan kebijakan untuk mencapai tujuan; (3) kegiatan yg berkaitan dng penyelenggaraan pemerintahan; (4) kegiatan kantor dan tata usaha
afasia afa.sia [n Dok] kehilangan sebagian atau seluruh kemampuan bicara krn penyakit, cacat, atau cedera pd otak
afasia motoris afasia yg menyebabkan penderita tidak mampu berbicara
afasia sensoris afasia yg menyebabkan penderita tidak dapat mengerti pembicaraan orang lain
afonia afo.nia [n Dok] kehilangan suara dan kemampuan untuk bicara
agenda agen.da [n] (1) buku catatan yg bertanggal untuk satu tahun: acara rapat itu telah dicatat dl --; (2) acara (yg akan dibicarakan dl rapat): hal itu tercantum juga dl -- rapat; -- politik tema yg akan dibicarakan dl rapat politik: perebutan kursi DPR dan jabatan dl pemerintahan sudah tidak akan ada lagi dl -- politik di masa datang
aglikon ag.li.kon [n Kim] senyawa organik (spt fenol atau alkohol) yg bersenyawa dng bagian glikosida yg bergula; bagian bukan gula dr senyawa glikosida yg dapat dibebaskan dng proses hidrolisis
air awamineral [Far] air yg dibebaskan dr zat mineral dan zat organik
air oligotrofik perairan yg produktivitas organiknya rendah
akhir larva [Bio] tahapan setelah bentuk larva, biasanya organisme tsb sudah memiliki bentuk yg pasti
aktivis ak.ti.vis [n] (1) orang (terutama anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yg bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dl organisasinya; (2) Pol seseorang yg menggerakkan (demonstrasi dsb)
aktual ak.tu.al [a] (1) betul-betul ada (terjadi); sesungguhnya: cerita itu diangkat dr kejadian yg --; (2) sedang menjadi pembicaraan orang banyak (tt peristiwa dsb); (3) baru saja terjadi; masih baru (tt peristiwa dsb); hangat: berita --
aku [pron] yg berbicara atau yg menulis (dl ragam akrab); diri sendiri; saya
akustik akus.tik [a] mengenai atau berhubungan dng organ pendengar, suara, atau ilmu bunyi: saraf --; (2) n Kom rancangan dan sifat khusus ruang rekaman, pentas, auditorium, dsb.; (3) n tempat rekaman atau reproduksi suara dilaksanakan; (4) n keadaan ruang yg dapat mempengaruhi mutu bunyi
akwal ak.wal [Ar n] pembicaraan
alalia ala.lia [n Ling] ketidakmampuan untuk berbicara krn kelainan atau kerusakan pd alat ucap luar, bukan pd pusat saraf
alantois alan.to.is [n Bio] kantong selaput yg timbul dr bagian posterior saluran pencernaan pd hewan bertulang belakang tinggi dan berfungsi sbg organ pernapasan, pencernaan, atau kedua-duanya
alat kekuasaan instansi (organisasi) yg menjalankan kekuasaan negara (spt kepolisian, kejaksaan, pengadilan)
alat [n] (1) benda yg dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an): -- pertanian; -- tukang kayu; (2) yg dipakai untuk mencapai maksud: pelaksanaan keluarga berencana adalah -- untuk menurunkan angka kelahiran dan menaikkan taraf hidup rakyat; (3) ki orang yg dipakai untuk mencapai suatu maksud: mereka itu hanya dipakai sbg -- untuk melemahkan semangat rakyat; (4) bagian tubuh (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) yg menjalankan fungsi sesuatu: -- pencium ; -- perasa; (5) yg dipakai untuk menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara): -- negara; (6) perlengkapan: -- kebesaran untuk upacara raja-raja, spt mahkota, tongkat, payung, pedang, tunggul, bendera, dan umbul-umbul; (7) Antr benda budaya yg dikembangkan manusia dl usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sbg penyambung keterbatasan organismenya [Mk n] (1) jamu (tamu); (2) perjamuan
alat musuh orang (golongan, organisasi, partai politik) yg diperalat oleh pihak lain untuk mengkhianati golongan, bangsa, atau negara sendiri
alat penghidu [Bio] organ tubuh untuk mencium bau-bauan; hidung
alat pengisap mesin untuk mengisap (air, debu, kotoran, udara, dsb); (2) Bio organ tubuh atau tumbuhan yg berfungsi mengisap zat makanan, oksigen, nitrogen, mineral, dsb
alat pengisap oral [Bio] organ untuk mengisap di sekitar mulut pd cacing hati
alat penglihatan [Bio] organ tubuh untuk melihat; mata
alat pernapasan [Bio] organ tubuh untuk mengisap udara; paru-paru (pd manusia); insang (pd ikan); daun (pd tumbuh-tumbuhan)
alat ucap [Ling] organ tubuh manusia yg berfungsi dl pengujaran bunyi bahasa, spt paru-paru, laring, faring, rongga hidung, rongga mulut, bibir, gigi, lidah, alveolum, palatum, velum
albinisme al.bi.nis.me [n] kondisi genetis yg tidak sempurna yg menyebabkan organisme tidak dapat membentuk pigmen
albino al.bi.no [n] organisme (makhluk hidup, terutama manusia dan binatang) yg memperlihatkan keadaan kekurangan pigmen, umumnya ditandai dng kebulaian (warna kulit dan rambut putih, serta mata kemerah-merahan)
albuginea al.bu.gi.nea [n Kim] zat serat putih dr bola mata dan organ lain
aldehida al.de.hi.da [n Kim] senyawa organik dng rumus umum RCHO dan dicirikan oleh gugus karbonil takjenuh (>C=O); alkohol dehidrogenatum
alkaloid al.ka.lo.id [n Kim] kelompok senyawa organik bersifat basa yg mengandung nitrogen, diperoleh dr tumbuhan dan hewan, banyak berkhasiat sbg obat
alkil al.kil [n Kim] kumpulan radikal organik dng rumus umum CnH2n+1
alkohol al.ko.hol [n Kim] (1) cairan tidak berwarna yg mudah menguap, mudah terbakar, dipakai dl industri dan pengobatan, merupakan unsur ramuan yg memabukkan dl kebanyakan minuman keras; C2H5OH; etanol; (2) senyawa organik dng gugus OH pd atom karbon jenuh
alohtonus aloh.to.nus [n Ikn] zat (organis dan anorganis) yg berasal dr luar suatu perairan
amanat ama.nat [n] (1) pesan; perintah (dr atas): menyampaikan -- orang tuanya; (2) keterangan (dr pemerintah); (3) wejangan (dr orang yg terkemuka): dibacakan sebuah -- Jenderal Sudirman; -- Presiden dl Kongres Pemuda; (4) Ling keseluruhan makna atau isi pembicaraan; konsep dan perasaan yg disampaikan pembicara untuk dimengerti dan diterima pendengar atau pembaca; (5) Sas gagasan yg mendasari karya sastra; pesan yg ingin disampaikan pengarang kpd pembaca atau pendengar
ambang am.bang [n] (1) balok yg melintang (antara dua tiang pintu atau jendela); kayu palang (antara tiang dsb): ia berdiri di -- pintu; (2) ki saat mendekatnya kejadian atau peristiwa: sudah di -- pintu kemenangan; (3) ki muara: pengerukan -- Sungai Barito akan segera dimulai; (4) ki tingkat: pencemaran air sungai itu masih dl -- normal , meng.am.bang v (1) terapung; terapung-apung; melayang; (2) ki tidak jelas; tidak mengena: kesimpulan yg dibuatnya terlalu -- [n] lingkungan sekeliling suatu organisme
ambang trofik kedudukan organisme yg membentuk jala makanan (spt omnivor, karnivor)
amendemen amen.de.men [n] (1) usul perubahan undang-undang yg dibicarakan dl Dewan Perwakilan Rakyat dsb: hak --; (2) penambahan pd bagian yg sudah ada
amina ami.na [n Kim] kumpulan senyawa organik yg mengandung nitrogen
amino ami.no [n Kim] bentuk terikat pd istilah kimia organik untuk mengatakan bahwa suatu senyawa mengandung gugus NH2 yg dicantumkan langsung pd atom karbon
anabolisme ana.bo.lis.me [n Bio] (1) pembentukan zat organik kompleks dr yg sederhana; (2) asimilasi zat makanan oleh organisme untuk membangun atau memulihkan jaringan dan bagian-bagian hidup lainnya
anaerob an.ae.rob [n Bio] organisme yg dapat hidup secara baik tanpa oksigen
anafilaksis ana.fi.lak.sis [n Dok] kenaikan kerentanan suatu organisme thd injeksi protein susulan (kedua)
anak cabang bagian dsb yg lebih kecil dr cabang; ranting; (2) bagian dsb yg berada di bawah cabang (tt susunan organisasi)
anatomi deskriptif ilmu mengenai struktur organ tubuh normal
Anda An.da [pron] sapaan untuk orang yg diajak berbicara atau berkomunikasi (tidak membedakan tingkat, kedudukan, dan umur)
androgini an.dro.gi.ni [n Bio] kepemilikan organ kedua perkembangbiakan jantan dan betina
anglong ang.long, meng.ang.long [v] berbicara tanpa arah tujuan; mengigau
anomi ano.mi [n] (1) perilaku tanpa arah dan apatis: kini muncul sikap-sikap yg mengarah pd --; (2) Antr keadaan masyarakat yg ditandai oleh pandangan sinis (negatif) thd sistem norma, hilangnya kewibawaan hukum, dan disorganisasi hubungan antara manusia; (3) Psi gejala ketidakseimbangan psikologis yg dapat melahirkan perilaku menyimpang dl berbagai manifestasi: sikap perilaku spt itu terlihat ambivalen yg merupakan gejala awal --
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antamir an.ta.mir, meng.an.ta.mir [v] memulai (pekerjaan, pembicaraan)
antara an.ta.ra [n] jarak (ruang, jauh) di sela-sela dua benda: tiang yg satu dng yg lain -- nya 4 m; (2) n waktu yg menyelang dua saat atau peristiwa; selang: tidak berapa lama -- nya, berangkatlah ia; (3) n di tengah dua benda (orang, tempat, batas, dsb): ia berjalan di -- dua orang pengawal; (4) n di tengah-tengah dua waktu (peristiwa, bilangan, bobot): kerajaan itu ditaklukkan -- tahun 1774 dan 1778; (5) n dl kelompok (himpunan, golongan): ada beberapa orang di -- mereka yg terlibat dl peristiwa pembunuhan itu; hal itu sebaiknya dibicarakan -- kita saja; (6) p sementara; dl pada itu: ingat -- belum kena; -- itu insaflah ia; (7) n tengah-tengah atau pertengahan dua waktu (peristiwa); (8) a tidak jauh dr; dekat dng: ia pun sampailah pd -- pasar; (9) p cak lebih kurang; kira-kira: -- seratus orang residivis telah diamankan
antibiotik an.ti.bi.o.tik [n Far] zat kimia yg dihasilkan oleh berbagai mikroorganisme, bakteri tertentu, fungsi, dan aktinomisetet yg dl kadar rendah sudah mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan atau menghancurkan bakteri atau berbagai mikroorganisme yg lain (msl penisilin, streptomisin, dan tetrasilin)
antisepsis an.ti.sep.sis [n] (1) cara mencegah infeksi, pertumbuhan mikro-organisme, dsb; (2) keadaan atau kondisi bebas dr mikro-organisme
antiseptik an.ti.sep.tik /antisEptik/ (1) a Kim bersifat mencegah pembusuk- an dan pelapukan dng menghambat atau merusak mikroorganisme (msl etanol, asam borat, dan fenol); (2) n Bio zat yg terdapat pd jaringan hidup untuk menahan atau menghancurkan pertumbuhan jasad renik
apalagi apa.la.gi [p] kata penghubung antara klausa dan klausa untuk menguatkan atau menambahkan apa yg telah dibicarakan terdahulu: anak kecil pun sudah mengerti, -- orang dewasa
aplasi ap.la.si [n] perkembangan yg kurang sempurna pd jaringan, alat, atau organ
apologi apo.lo.gi [n] tulisan atau pembicaraan formal yg digunakan untuk mempertahankan gagasan, kepercayaan, dsb; pembelaan
arboreal ar.bo.re.al /arborEal/ (1) a berhubungan dng pohon; (2) n (organisme) yg hidup pd pohon atau di bawah naungan pohon (spt saprofit atau parasit)
asam amino [Kim] asam organik yg mengandung paling sedikit satu gugusan amino (NH2) dan paling sedikit satu gugusan karboksil (COOH) atau turunannya, merupakan molekul dasar yg diikat satu sama lain melalui ikatan peptida dl pembentukan molekul protein yg lebih besar
asam aromatik [Kim] senyawa organik rantai tertutup spt kumpulan benzena yg mengandung gugus asam karboksilat
asam benzoat [Kim] zat padat berbentuk hablur (dipakai dl berbagai kegunaan msl dl bidang kedokteran sbg bakterisida, dl laboratorium sbg zat awal dl banyak sintesis organik, dl industri untuk pembuatan berbagai zat celup dan sbg pengawet makanan); C6H5OOH
asam format [Kim] asam organik tanpa warna (bersifat mengikis dan berbau tajam) yg ditemukan dl semut merah, sengat lebah, dan serangga lainnya (digunakan dl pencelupan tekstil, penyamakan kulit, dan sbg zat antara bagi banyak zat kimia); HCOOH
asam humus [Kim] asam organik yg diperoleh dr humus
asam karboksilat [Kim] asam organik yg mengandung gugusan karboksil
asam sitrat [Kim] asam organik berbentuk hablur dan berwarna putih dng rasa masam (terdapat dl buah-buahan, spt limau, sitrun)
aseksual asek.su.al [a] (1) tanpa kelamin atau memiliki organ kelamin yg kurang fungsinya; (2) tanpa hubungan kelamin; (3) diproduksi tanpa melalui kegiatan seksual atau berkembang secara berlainan
asimilasi politik penyesuaian paham politik antara dua organisasi agar dapat bekerja sama
atresia at.re.sia [n Dok] keadaan tidak adanya atau tertutupnya lubang krn pembawaan sejak lahir atau krn kelainan pd organ tubuh manusia
atrofi at.ro.fi [n Dok] penyusutan atau pengecilan ukuran suatu sel, jaringan, organ, atau bagian tubuh
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
audiolingual au.di.o.li.ngu.al [a] berkaitan dng latihan mendengar dan berbicara (dl pengajaran bahasa)
auksin auk.sin [n Bio] setiap substansi organik yg memacu pertumbuhan tunas ke arah sumbu batang; hormon tanaman
aurat au.rat [n] (1) bagian badan yg tidak boleh kelihatan (menurut hukum Islam); (2) kemaluan; (3) organ untuk mengadakan perkembangbiakan
autogen au.to.gen [a Bio] berasal dr diri sendiri (tt organisme)
autolisis au.to.li.sis [n Dok] perombakan tubuh organisme yg mati oleh enzim tanpa bantuan bakteri
autotrof au.to.trof [n Bio] organisme yg secara mandiri dapat memenuhi bahan organik yg dibutuhkannya dng cara mensintesisnya dr bahan anorganik
autotrofik au.to.tro.fik [a Bio] mampu menguraikan bahan anorganik menjadi molekul kompleks bahan organik
ba-bi-bu [n cak] bicara sesuatu: tanpa -- , laki-laki itu langsung memukulku
bacar ba.car [a] lancar dan banyak (tt bicara, biasanya dl arti yg kurang baik)
bacar mulut suka berbicara (biasanya dr arti yg kurang baik)
badan pekerja panitia yg mengurus pelaksanaan tugas sehari-hari pd suatu organisasi
badan usaha unit desa (BUUD) organisasi di tingkat desa yg diselenggarakan oleh pemerintah, bertujuan mengatur kegiatan penduduk di bidang produksi, perdagangan, dan kesejahteraan
bagai bunyi siamang kenyang [pb] banyak bicara krn mendapat kesenangan
bagaimana ba.gai.ma.na [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan cara, perbuatan (lazimnya diikuti kata cara): -- caranya membeli buku dr luar negeri?; (2) kata tanya untuk menanyakan akibat suatu tindakan: -- kalau dia lari nanti?; (3) kata tanya untuk meminta pendapat dr kawan bicara (diikuti kata kalau): -- kalau kita pergi ke Puncak?; (4) kata tanya untuk menanyakan penilaian atas suatu gagasan: -- pendapatmu?
bahan diskusi bahan pembicaraan
bantu luar negeri bantuan, baik berupa nasihat dan saran, tenaga ahli maupun dana yg diberikan oleh organisasi internasional dan/atau negara kaya kpd negara miskin
basi ba.si [a] (1) mulai berbau tidak sedap atau berasa masam krn sudah mengalami proses pembusukan (tt makanan): nasi itu sudah -- , jangan dimakan; (2) tidak baru lagi; sudah lama diketahui atau dibicarakan orang: malas rasanya mendengarkan cerita yg sudah --; (3) tidak manjur (tt mantra): segala mantranya -- belaka [n] (1) uang yg ditambahkan (untuk cadangan atau persediaan); (2) tambahan (tugas, pekerjaan); (3) uang potongan (yg diambil ketika menukarkan uang besar dng uang kecil); (4) potongan harga (jika membeli barang banyak) [n] pinggan besar [n] wadah yg bentuknya menyerupai buah semangka, terbuat dr tanah liat, mempunyai tutup dan pegangan
bata-bata ba.ta-ba.ta [a] , ter.ba.ta-ba.ta a (1) ragu-ragu; bimbang; kebingungan; (2) tergagap-gagap; tidak lancar berbicara: krn takut, ia berkata -
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
bedah buku pembicaraan dan diskusi mengenai isi buku
belah biner [Bio] bentuk reproduksi aseksual pd protozoa berupa pembelahan organisme menjadi dua bagian yg sama
belah sana sebelah yg jauh dr pembicara
belah sini sebelah yg dekat dr pembicara
belater be.la.ter [Jw v] banyak bicaranya dan dapat dng mudah bergaul
beliau be.li.au [pron hor] orang yg dibicarakan (digunakan untuk menghormatinya)
benang sari [Bot] sporofil jantan dl bunga dan merupakan organ yg menghasilkan serbuk sari, umumnya terdiri atas kepala sari dng atau kadang-kadang tanpa tangkai sari
bentik ben.tik [n] pepaya; betik [n] (1) Tern gambaran bagian lingkungan perairan yg dihuni oleh organisme yg hidup pd atau di dl sedimen; (2) gambaran bagian lingkungan perairan yg dihuni oleh organisme yg hidup pd atau di bagian dasar
bentos ben.tos [n] organisme yg mendiami daerah dasar perairan
bentuk akrab [Ling] unsur bahasa yg menyatakan keakraban para pembicara
bentuk penyajian bentuk penyajian informasi dl dokumen sbg lawan bentuk fisik dokumen itu sendiri, msl kamus arsitektur, ensiklopedi senjata dan kendaraan lapis baja, esai seni -- purba Ling bentuk hipotetis yg dianggap menurunkan beberapa bentuk seasal dl beberapa bahasa; -- tegun Ling bunyi atau kata yg diucapkan karena pembicara ragu-ragu atau sedang mencari ungkapan yg cocok, spt e ..., e ..., ... apa namanya ...
benzena ben.ze.na [n Kim] (1) zat cair tanpa warna, mudah terbakar, berbau harum, dipergunakan untuk membuat zat warna, bahan peledak, obat, minyak wangi, lak, dan sbg pelarut organik; C6H6; (2) benzol
berafiliasi ber.a.fi.li.a.si [v] mempunyai pertalian dan berhubungan sbg anggota atau cabang: organisasi pemuda itu sama sekali tidak ~ dng partai politik itu
beramal ber.a.mal [v] (1) berbuat kebajikan; memberi sumbangan atau bantuan kpd orang miskin, organisasi sosial, dsb; (2) melakukan sesuatu yg baik, spt memberi nasihat, bekerja untuk kepentingan masyarakat, mengajarkan ilmu, mengaji; (3) berdoa, memohon kpd Tuhan: tebal imannya dan rajin ~; (4) berbuat amal
berapat be.ra.pat [v] berkumpul untuk bersidang (membicarakan sesuatu dsb); menghadiri rapat
berat bibir tidak suka berbicara banyak; pendiam
berbahasan ber.ba.has.an [v] berbicara dan berdebat tt suatu masalah bersama-sama: kedua penyair itu -- tt falsafah hidup
berbasa-basi ber.ba.sa-ba.si [v] (1) berlaku dng sopan; (2) menggunakan basa-basi: pembicaraan itu dimulai tanpa -- lebih dahulu
berbisik ber.bi.sik [v] (1) berkata dng suara perlahan-lahan (seakan hanya mendesis dan tidak nyaring): bicaranya spt orang -, mana bisa kutangkap dng jelas; (2) ki berbuat dng diam-diam (sehingga tidak kedengaran atau ketahuan oleh orang lain): rupanya ada yg -- hendak menyerang kita
berbukan ber.bu.kan [v] berkata "bukan": jangan -- kpd saya, bicaralah yg benar!
bercakap ber.ca.kap [kl v] mempunyai kemampuan atau keberanian melakukan sesuatu; berkuasa: seorang pun tiada ~ naik pohon nyiur itu; inilah prajurit yg ~ mencuri keris laksamana [v] (1) berbicara; berkata: kalau hanya ~ , semua orang juga dapat; (2) berbahasa; berbicara dng bahasa: mereka ~ Inggris
bercakap-cakap ber.ca.kap-ca.kap [v] berbincang-bincang; berbicara; beromong-omong: ia sedang ~ dng temannya
berdurasi ber.du.ra.si [v] berlangsung (dl urutan waktu); memiliki rentang waktu: paket acara TVRI ~ 15 menit ini berkisah tt hal-hal yg umum dibicarakan masyarakat
bergumam ber.gu.mam [v] berbicara dng suara tertahan di dl mulut: jangan ~ , berbicaralah yg jelas
bergunjing ber.gun.jing [v] berbicara (beromong-omong) tt kejelekan (kekurangan) seseorang dsb
berhanyut-hanyut ber.ha.nyut-ha.nyut [v] (1) terkatung-katung dibawa air (ombak): empat hari empat malam perahunya ~ dibawa ombak; (2) pergi ke mana-mana: ~ di perantauan, tiada sanak saudara; (3) berlarut-larut; bertele-tele: pembicaraannya ~ tidak menentu
berhitung nasib peruntungan ber.hi.tung nasib peruntungan [pb] membicarakan nasib
beriuran ber.i.ur.an [v] memberi (menyerahkan dsb) sumbangan un-tuk keperluan bersama (organisasi, dsb)
berkata ber.ka.ta [v] melahirkan isi hati dng kata-kata; berbicara: siapa yg ~ demikian?
berkata menentang benar berkata me.nen.tang benar [ki] berbicara untuk mencari kebenaran
berkata siang melihat-lihat ber.ka.ta siang melihat-lihat, ber.ka.ta malam mendengar-dengar [pb] jika hendak membicarakan sesuatu, harus selalu berhati-hati
berkata-kata ber.ka.ta-ka.ta [v] bercakap-cakap (berbicara dsb): harapanku janganlah Saudara ~ tt hal itu lagi
berkenaan ber.ke.na.an [v] (1) bertepatan (dng); sehubungan (dng): ~ dng ulang tahun ygke-5 akan diadakan perayaan besar-besaran; (2) berhubungan (dng); berkaitan (dng): pengunduran dirinya sbg anggota organisasi itu diduga ~ dng peristiwa semalam; (3) setuju; sesuai; cocok: kedua orang muda itu sudah ~
berkocak tanda tak penuh ber.ko.cak tanda tak penuh [pb] orang yg banyak bicara menandakan kurang pengetahuannya
berkubur ber.ku.bur [v] (1) dimakamkan (tt mayat); mempunyai kubur: pd masa peperangan banyak orang mati tidak ~; (2) (sudah) mati: orang yg sudah ~ jangan dibicarakan lagi
berleleran ber.le.ler.an [v] (1) berlelehan (tt peluh, ingus); (2) ki melantur-lantur tidak keruan; berkepanjangan (tt percakapan, pembicaraan): percakapan mereka ~ ke sana kemari
berleleran bagai getah di lalang [pb] tidak keruan (tt percakapan atau pembicaraan)
berlembaga ber.lem.ba.ga [v] mempunyai organisasi yg bersifat lembaga
berlidah dua ber.li.dah dua kata-katanya tidak tetap (di sini berkata begini, di lain tempat lain pula bicaranya)
bermanis-manis ber.ma.nis-ma.nis [v] berkata-kata dng manis atau dng perkataan yg elok-elok: bicaralah sekadar yg perlu saja, jangan -
bermengkal ber.meng.kal [v] -- hati memendam rasa marah dl hati; mendongkol: kalau sudah -- hati, satu hari pun dia bisa tidak berbicara
bermuka-muka ber.mu.ka-mu.ka [v] berhadapan muka; di depan muka; di depan orang: diadakan pertemuan -- antara para kepala suku; (2) adv terus terang; terang-terangan: marilah kita bicarakan secara --; (3) adv ki hanya lahirnya saja baik, hatinya tidak; hanya bermanis-manis: kerjakanlah setulus hatimu, jangan -; (4) num berhalaman-halaman; berlembar-lembar (tt buku): uraian -- itu, sebenarnya dapat diringkaskan dl dua atau tiga kalimat saja
berputar kecek ber.pu.tar kecek [Mk] beralih pembicaraan; bertukar pokok pembicaraan
bersangkutan ber.sang.kut.an [v] (1) berhubungan; bertalian: persoalan yg tidak -- dng usaha kita perlu dibicarakan dl rapat ini; (2) terlibat (dl suatu perkara, persoalan, dsb): beberapa orang yg -- dl perkara itu sudah ditahan polisi; (3) berkepentingan: mereka yg -- dapat berhubungan langsung dng kepala kantor
bersentuhan ber.sen.tuh.an [v] (1) bersinggungan sedikit; bersenggolan: kulitku gatal rasanya -- dng baju bulu ini; (2) kontak (berkaitan) dng: apabila kedua kawat itu -- timbullah percikan api; (3) ki ada sangkut pautnya (dng): usul yg diajukannya tidak -- sedikit pun dng masalah yg sedang dibicarakan
berseru ber.se.ru [v] (1) memanggil atau menarik perhatian dng suara nyaring: terdengar suara orang -, seolah-olah memanggil kita; (2) berkata atau bersuara nyaring: burung itu mengangguk-angguk sambil -, trilili, lili, lili; (3) mengajak atau menganjurkan: akhirnya, pembicara -- kpd hadirin supaya mem-bantu usahanya
bersudah ber.su.dah [v] ada akhirnya; ada penghabisannya; berakhir: dl rapat yg kesekian kalinya itu selalu timbul pembicaraan yg tidak -
bertelepon ber.te.le.pon [v] (1) ada (mempunyai) pesawat telepon; (2) sedang berbicara dng perantaraan pesawat telepon
bertukar kecek ber.tu.kar kecek bertukar pokok pembicaraan
bertumpu ber.tum.pu [v] (kaki, tangan, dsb) bertekan pd; berjejak pd: ketika berbicara, kedua sikunya ~ di meja; rupanya ia sedang mencari-cari tempat ~; (2) v menolakkan (menekankan) telapak kaki pd sesuatu (ketika hendak melompat, terbang, dsb): ia pun ~ hendak melompat; (3) v ki berdasar teguh-teguh (pd); sudah berurat berakar (pd): ajaran yg tidak ~ pd kebenaran, tidak mudah diterima oleh orang-orang pandai; (4) adv ki dng mengerahkan segenap tenaga; dng betul-betul berusaha dsb: paham yg selama ini ~ dibelanya
berumun ber.u.mun [v] membicarakan yg tidak terang atau masih rahasia
berundang ber.un.dang [ark v] (1) mengerti benar tt adat; (2) ki pandai berbicara
berunding be.run.ding [v] (1) bercakap-cakap (tt suatu hal): letakkanlah kopor itu, mari kita ~ sedikit; (2) berbicara; berembuk: ia ingin ~ dulu dng teman-temannya
berura-ura ber.u.ra-u.ra [v] berunding; bercakap-cakap (membicarakan suatu hal)
betapa be.ta.pa [ark pron] kata tanya untuk menanyakan cara, perbuatan, pendapat, dsb; bagaimana: -- bicaramu?; (2) p kata seru penanda rasa heran, kagum, sedih, dsb; alangkah; sungguh: -- sedihnya orang yg kematian ibu; (3) p meskipun: -- dicarinya, tidak kunjung bertemu juga; (4) ark p sebagaimana; seperti: diperlakukan -- adat orang dahulu kala
bibir bi.bir [n] (1) tepi (pinggir) mulut (sebelah bawah dan atas); (2) tepi sesuatu atau bagian barang yg menyerupai bibir: -- sumur; -- belanga; (3) cak mulut atau lidah (dl arti perkataan dsb): tutup -- mu, jangan banyak bicara; ancamannya itu hanya di -- saja
bincang bin.cang , ber.bin.cang v bercakap-cakap membicarakan sesuatu; berunding: mereka sedang -- di kamar tamu
bio- [n bentuk terikat] kehidupan; organisme yg hidup: biologi; biosfer
biofilter bi.o.fil.ter [n] hewan pemakan plankton dan pemakan sisa organik (spt koral hidup, cacing tabung, sepon, dan udang) yg berfungsi sbg filter mekanis
biogenik bi.o.ge.nik [a] dihasilkan oleh organisme hidup: mikroba ini mengubah asam amino bebas menjadi kelompok amin yg bersifat racun dan dinamakan -- amino
bioklimatologi manusia cabang bioklimatologi yg membicarakan pengaruh iklim thd manusia
biolit bi.o.lit [n Geo] batuan yg terbentuk oleh proses organik
bionomika bi.o.no.mi.ka [n Bio] cabang biologi yg mempelajari hubungan organisme dng lingkungannya
biopsi bi.op.si [n Dok] pemeriksaan thd organisme, organ, atau jaringan yg hidup
bioskop bi.o.skop [n] (1) pertunjukan yg diperlihatkan dng gambar (film) yg disorot sehingga dapat bergerak (berbicara); film: hampir setahun aku tidak pernah melihat --; (2) gedung pertunjukan film cerita: ia sedang pergi ke --
biostatika bi.o.sta.ti.ka [n] ilmu mengenai hubungan struktur dan fungsi organisme
biotek bi.o.tek [n] pemanfaatan sistem biologi untuk menghasilkan barang dan jasa bagi kepentingan manusia: di bidang industri, -- digunakan untuk produksi berbagai senyawa organik
blabitisme bla.bi.tis.me [n] perihal berbicara secara tidak terkendalikan
boikot boi.kot [v] , mem.boi.kot v bersekongkol menolak untuk bekerja sama (berurusan dagang, berbicara, ikut serta, dsb): wakil partai itu tetap akan -- pembicaraan undang-undang itu dl parlemen; sudah tiga bulan mereka -ku
botulisme bo.tu.lis.me [n] keracunan makanan yg disebabkan oleh bakteri clostridium botulinum, satu-satunya mikroorganisme dng spora yg tahan suhu tinggi, terdapat pd makanan dl kaleng
brakilogi bra.ki.lo.gi [n Ling] keringkasan bicara
brosur bro.sur [n] (1) bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yg disusun secara bersistem; (2) cetakan yg hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid; (3) Man selebaran cetakan yg berisi keterangan singkat, tetapi lengkap (tt perusahaan atau organisasi)
buah bibir yg selalu menjadi bahan sebutan (pembicaraan) orang
buah mulut yg menjadi bahan sebutan (pembicaraan) orang; (2) buah bibir
buah percakapan buah pembicaraan
buah tutur yg menjadi bahan sebut-sebutan (pembicaraan) orang; buah mulut
budaya wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian
budi daya gantung cara pendederan organisme yg menempel (spt kerang dsb) pd tali yg tenggelam dl air dan digantungkan pd kerangka atau papan terapung di kolam, pantai, atau lepas pantai
bukan-bukan bu.kan-bu.kan [a] (1) mustahil; tidak mungkin: membicarakan hal yg -; (2) amat; sangat: -- mahalnya
buku induk buku yg memuat daftar nama beserta jati diri orang yg tercatat sbg anggota suatu organisasi, murid sekolah, warga suatu wilayah: nama pendatang baru itu belum tercantum pd -- induk kelurahan
buku pedoman kearsipan [Adm] naskah yg berisi keterangan yg diperlukan mengenai pekerjaan arsip dl suatu organisasi
buletin bu.le.tin [n] (1) media cetak berupa selebaran atau majalah, berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yg diterbitkan secara periodik oleh suatu organisasi atau lembaga untuk kelompok profesi tertentu; (2) siaran kilat resmi tt perkembangan atau hasil-hasil penyelidikan (pertandingan, dsb): -- sepak bola Piala Dunia
bursa bur.sa [n] (1) tempat memperjualbelikan saham, obligasi, dsb; (2) ki pemilihan (pencalonan dsb) tidak resmi; pembicaraan; desas-desus: ia hampir tidak terdengar dl -- calon ketua [n Tern ] kantong atau sesuatu yg menyerupai kantong yg berisi cairan kental (pd ternak)
cacat wicara gangguan pd kemampuan untuk berbicara
cacau ca.cau [a] (1) lincah; selalu berpindah-pindah; (2) tidak tetap (tt pikiran, pendapat); (3) gugup (kebingungan); (4) sebentar-sebentar kawin (tt laki-laki); (5) banyak bicara, cerewet (tt orang); banyak, senang, atau sering berkicau (tt burung dsb)
cairan antisepsis ca.ir.an antisepsis [Kim] cairan atau larutan yg menghambat timbulnya infeksi dan berkembangnya mikroorganisme pd jaringan tubuh yg luka akibat kecelakaan
cakap ca.kap [a] (1) kl sanggup melakukan sesuatu; mampu; dapat: -- engkau membunuh hulubalang itu?; patik tiada -- bercerai dng dia; (2)pandai; mahir: anak itu belum -- mengerjakan hitungan perkalian; (3) mempunyai kemampuan dan kepandaian untuk mengerjakan sesuatu: ia diberhentikan dr jabatannya krn tidak --; (4) bagus rupanya; cantik; rupawan: gadis itu modern lagi --; (5) bagus; elok (potongan atau halus bahannya tt pakaian dsb): alangkah -- nya baju itu; (6) patut; serasi: ia pantas dan -- benar memakai baju itu; (7) Mk tangkas; cekatan (tidak lamban): tampaknya ia -- bekerja [n] bicara; omong: orang itu banyak --
cakapan ca.kap.an [n] (1) yg dipercakapkan; omongan: (2) Sas karya sastra atau bagiannya yg berbentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih, atau ada kalanya seorang tokoh berbicara kpd dirinya sendiri atau kpd pembaca dan pendengar; dialog
calak ca.lak [a] (1) pandai bicara; (2) suka turut campur pembicaraan orang; lancang mulut; (3) banyak bicara; bawel [a] (1) bagus; elok; cakap: duhai, -- nian gaun yg dipakai wanita itu; (2) cemerlang [Mk n] alat untuk menggosok intan (pisau dsb)
campur kode [Ling] (1) penggunaan satuan bahasa dr satu bahasa ke bahasa lain untuk memperluas gaya bahasa atau ragam bahasa, pemakaian kata, klausa, idiom, sapaan, dsb; (2) interferensi; -- mulut turut mencampuri pembicaraan orang lain; turut berbicara dl urusan orang lain: bolehkah saya -- mulut dl perkara ini?
catur ca.tur [n Olr] (1) permainan oleh dua orang, dilengkapi dng buah catur sebanyak 16 buah berwarna hitam dan 16 buah lagi berwarna putih, masing-masing terdiri atas 8 bidak (pion), 2 benteng, 2 gajah (menteri), 2 kuda, 1 permaisuri atau wazir, dan 1 raja; (2) sekak dan papan catur yg berpetak-petak (64 petak) hitam putih atau kuning putih [n] , per.ca.tur.an n (1) perbincangan; pembicaraan; perdebatan: ia berlagak bodoh atas semua ~ ini; (2) ki siasat politik; perjuangan politik: ~ internasional; ~ uang
cemaran ce.mar.an [n] yg tercemar: produk pisang kita harus memenuhi syarat ~ mikroorganismenya di bawah yg diizinkan
ceplas-ceplos cep.las-cep.los [Jw a] terus terang dan tidak berbelit-belit (tt berbicara): Ayah kalau berkata selalu -- , tanpa tedeng aling-aling
cerak ce.rak [v] , ber.ce.rak 1 v berbicara; berkata; (2) n pembicaraan pendahuluan sbg pengantar pd sesuatu yg penting
cerocos ce.ro.cos [v] , men.ce.ro.cos v berbicara terus-menerus
cincong cin.cong [n] (1) perbuatan yg tidak sewajarnya; tingkah; ulah: dia selalu banyak -- sebelum mulai bekerja; (2) banyak bicara; cerewet
ciri ci.ri [n Sas] mantra (doa) yg dibacakan pd waktu penobatan raja; ceria: setelah orang yg hendak diberi gelar itu datang, dibacalah -- [n] (1) tanda khas yg membedakan sesuatu dr yg lain: apa -- anak yg hilang itu?; (2) Ikn tanda pd organisme yg merupakan interaksi antargen atau antargen dan lingkungan; (3) Ling tanda atau sifat suatu bentuk kebahasaan
citra cit.ra [kl n] (1) rupa; gambar; gambaran; (2) Man gambaran yg dimiliki orang banyak mengenai pribadi, perusahaan, organisasi, atau produk; (3) Sas kesan mental atau bayangan visual yg ditimbulkan oleh sebuah kata, frasa, atau kalimat, dan merupakan unsur dasar yg khas dl karya prosa dan puisi; (4) Hut data atau informasi dr potret udara untuk bahan evaluasi; -- perbankan gambaran mengenai dunia perbankan: kejadian spt itu jelas tidak menguntungkan dl upaya meningkatkan -- perbankan kita di mata internasional
corong telepon gagang telepon (alat untuk mendengarkan dan berbicara melalui telepon)
daftar hitam daf.tar hi.tam [n] daftar nama orang atau organisasi yg dianggap membahayakan keamanan atau daftar nama orang yg pernah dihukum krn melakukan kejahatan
daftar periksa [Man] rangkaian pertanyaan yg disusun secara cermat mengenai kegiatan, kebijakan, prosedur, dsb dl organisasi
dari mana da.ri ma.na [pron] kata untuk menanyakan arah ke pembicara
dari sana da.ri sa.na [pron] kata penunjuk untuk menyatakan arah yg jauh dr pembicara
dari sini da.ri si.ni [pron] kata penunjuk untuk menyatakan arah yg dekat ke pembicara
dari situ da.ri si.tu [pron] kata penunjuk yg menyatakan arah yg agak mendekat dng pembicara
darmatirta dar.ma.tir.ta [n] organisasi masyarakat tani yg anggotanya terdiri atas para petani dan penggarap sawah, yg merupakan penasihat dan pembantu kepala desa dl menyelenggarakan usaha-usaha pertanian dan pengairan
dasar da.sar [n] (1) tanah yg ada di bawah air (tt kali, laut, dsb): ia berhasil menyelam sampai ke -- laut; (2) bagian yg terbawah (tt kuali, botol, dsb) yg di sebelah dalam ataupun yg di sebelah luar: isi botol itu tinggal 1 cm dr -- nya; (3) lantai: rumah papan -- nya ubin; (4) latar (warna yg menjadi alas gambar dsb): gambar bulan sabit putih pd -- warna hijau; (5) lapisan yg paling bawah: meni dipakai sbg cat --; (6) bakat atau pembawaan sejak lahir: tidak ada -- dagang padanya; (7) alas; fondasi: gotong royong adalah -- masyarakat Indonesia; (8) pokok atau pangkal suatu pendapat (ajaran, aturan); asas: apa yg akan dijadikan -- pembicaraan kita nanti; tindakan itu bertentangan dng -- demokrasi yg sebenarnya; (9) cak memang begitu (tt adat, tabiat, kelakuan, dsb): -- pencuri, di mana pun tetap juga mencuri; -- miliknya, walaupun sudah dua hari hilang akhirnya ditemukan juga; (10) Ling bentuk gramatikal yg menjadi asal dr suatu bentukan [p] memang: -- bandel biar sudah diberi tahu masih bersikap masa bodoh
daun buah [Bot] sporofil betina dl bunga dan merupakan organ yg menghasilkan bakal biji
daun luah [Bot] sporofil betina dl bunga dan merupakan organ yg menghasilkan bakal biji
definisi de.fi.ni.si [n] (1) kata, frasa, atau kalimat yg mengungkapkan makna, keterangan, atau ciri utama dr orang, benda, proses, atau aktivitas; batasan (arti); (2) rumusan tt ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yg menjadi pokok pembicaraan atau studi
deh [Jk p] kata yg digunakan untuk mengukuhkan kata-kata atau maksud kawan bicara: biar saja -- , jangan ambil pusing
dekomposer de.kom.po.ser [n] beberapa jenis organisme (spt beberapa macam bakteri dan jamur) yg memecah kembali menjadi unsur atau zat organik dl rangka daur ekologi dng hidup dr atau merusak protoplasma yg mati
demikian de.mi.ki.an [pron] kata untuk menunjukkan sesuatu yg sudah dibicarakan; begitu; spt itu; sbg itu: dl keadaan -- tidak seorang pun merasa dirinya aman
deputasi de.pu.ta.si [n] perutusan yg terdiri atas beberapa orang yg diangkat dan diberi hak untuk mewakili (bertindak dan berbicara atas nama) orang-orang lain: kaum buruh yg mogok itu mengirim -- ke kantor wilayah perburuhan untuk berunding
deputi de.pu.ti [n] (1) orang yg diangkat sbg wakil atau pengganti dng kuasa jabatan untuk bertindak; (2) orang kedua dl organisasi yg mengambil alih pimpinan jika atasannya tidak di tempat
detektofon de.tek.to.fon [n] alat untuk menyadap pembicaraan telepon
dewan keamanan dewan yg dibentuk untuk mengurus segala sesuatu mengenai keamanan spt dl organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa
dewan moneter [Ek] (1) dewan yg bertugas mengawasi dan memberi nasihat mengenai keuangan negara atau organisasi keuangan negara; (2) badan internasional di bidang keuangan yg bertugas mengatur keseimbangan nilai uang di dunia
dewan pengawas dewan yg bertugas mengawasi kerja pengurus suatu organisasi (perkumpulan, koperasi, perseroan, dsb)
dewan penyantun dewan yg dibentuk untuk membantu pengembangan suatu perguruan tinggi, organisasi, dsb
dewan pimpinan dewan yg bertugas memimpin suatu organisasi (perkumpulan, partai, perseroan, dsb)
di muka di mu.ka [v] (1) di depan; di hadapan: -- umum, di depan orang banyak; (2) di hadapan muka; dng terang-terangan: engkau harus berani bicara -, jangan mengomel di belakang saja; (3) dahulu sebelum: -- puasa, menjelang puasa
di sana di sa.na [pron] kata penunjuk untuk menyatakan tempat yg agak jauh dr pembicara
di sini di si.ni [pron] kata penunjuk yg menyatakan tempat yg dekat dng pembicara
di situ di si.tu [pron] kata penunjuk yg menyatakan tempat yg agak mendekat dng pembicara
dia [pron] persona tunggal yg dibicarakan, di luar pembicara dan kawan bicara; ia
dialog wisata dialog antara kelompok negara penerima wisatawan dan kelompok industri pengirim wisatawan untuk membicarakan perdagangan wisata di antara mereka
diam di.am [v] (1) tidak bersuara (berbicara): semuanya -- , tidak ada yg berani mengkritik; (2) tidak bergerak (tetap di tempat): pencuri itu -- saja ketika hendak ditangkap, tidak lari atau mengadakan perlawanan; (3) tidak berbuat (berusaha) apa-apa: ia -- saja walau dicemooh dan dihina [v] ber.di.am v berumah; bertempat tinggal: sudah berapa lama engkau ~ di kota ini?
diatomit di.a.to.mit [n Geo] deposit kersik, terdiri atas sisa mikroorganisme tumbuhan diatom
diklorida di.klo.ri.da [n Kim] garam anorganik atau senyawa organik yg mempunyai dua atom klorida dl molekulnya
dinas daerah satuan organisasi dl lingkungan pemerintah daerah yg berkedudukan sbg unsur pelaksana pemerintah di daerah
dioesis di.o.e.sis [n Bio] tumbuhan yg memiliki organ perkembangan jantan dan betina pd individu yg berbeda
dirgahayu dir.ga.ha.yu [a] berumur panjang (biasanya ditujukan kpd negara atau organisasi yg sedang memperingati hari jadinya): -- Republik Indonesia, panjang umur Republik Indonesia
disimilasi di.si.mi.la.si [n] (1) tindakan atau hal membuat berbeda; (2) Kim proses yg mengakibatkan penguraian senyawa atau zat organik; (3) Bio katabolisme; (4) Ling proses yg mengakibatkan dua hal yg sama menjadi tidak sama, msl pasangan bunyi r dan r dihindarkan dan menjadi l dan r, spt kata belajar (dr berajar), telantar (dr terantar)
disorder dis.or.der [n] (1) keadaan yg tidak sesuai dng tatanan (aturan keadaan) yg umum; (2) Dok keadaan dan perasaan badan yg kurang enak, disebabkan oleh gangguan penyakit atau krn tidak berfungsinya salah satu organ tubuh
disorientasi dis.o.ri.en.ta.si [n] (1) kekacauan kiblat; kesamaran arah: -- pandangan akan timbul apabila terdapat kesenjangan antara organisasi sosial dan sistem nilai kebudayaan; (2) Dok kehilangan daya untuk mengenal lingkungan, terutama yg berkenaan dng waktu tempat dan orang
divisi di.vi.si [n] (1) satuan militer yg besar (jumlahnya sampai puluhan ribu) yg biasanya lengkap dng peralatannya, dipimpin oleh perwira tinggi (biasanya mayor jenderal): satu -- didatangkan untuk memperkuat penjagaan keamanan; (2) kelompok dl suatu organisasi (sepak bola dsb): kesebelasan itu menjadi juara dl kompetisi -- II; (3) bagian dr suatu perusahaan besar: pegawai Pertamina -- Perkapalan; (4) Bot satuan taksonomi dl klasifikasi tumbuhan, berperingkat antara kelas dan dunia, namanya berakhiran -phyta, spt Bryophyta
domestik do.mes.tik [a] (1) berhubungan dng atau mengenai permasalahan dl negeri: lapangan terbang itu khusus untuk melayani penerbangan --; wisatawan --; (2) mengenai (bersifat) rumah tangga: membicarakan persoalan-persoalan --; (3) piaraan (tt binatang); jinak: kuda sbg binatang -- sudah lama dipelihara orang untuk alat pengangkutan
dropsi drop.si [n Anat] pembengkakan organ bagian dalam yg biasanya disebabkan oleh bakteri
duli du.li [kl n] (1) debu (tanah) yg melekat pd kaki; (2) kaki: bercemar -- , berjalan kaki; pergi [kl n] kata kehormatan yg dipakai apabila berkata kpd raja atau berbicara tt raja; baginda (spt -- Syah Alam; -- Tuanku
dunia du.nia [n] (1) bumi dng segala sesuatu yg terdapat di atasnya; planet tempat kita hidup: di seluruh -- ini terdapat kira-kira 4.000 bahasa; (2) alam kehidupan: kita mengharapkan -- baru yg adil dan makmur; (3) semua manusia yg ada di muka bumi: hampir seluruh -- menghargai cita-cita Mahatma Gandhi; (4) lingkungan atau lapangan kehidupan: ia sudah lama berkecimpung dl -- pendidikan; (5) (segala) yg bersifat kebendaan; yg tidak kekal: baginya tiada arti harta -- ini; (6) peringkat antarbangsa (seluruh jagat atau segenap manusia): kejuaraan -- bulu tangkis yg pertama diselenggarakan di Malmoe, Swedia [n] pembicaraan mengenai perkawinan (di Halmahera)
dwibahasawan dwi.ba.ha.sa.wan [n] orang yg dapat berbicara dl dua bahasa, spt bahasa nasional dan bahasa asing, bahasa daerah dan bahasa nasional; pemakai dua bahasa
edisi khusus edisi surat kabar, majalah, atau buku yg khusus diterbitkan dl rangka memperingati suatu peristiwa atau membicarakan suatu masalah
efektor efek.tor [n Bio] (1) organ, jaringan, sel yg mampu mengadakan reaksi thd rangsangan; (2) molekul yg konsentrasinya mengatur kegiatan molekul protein dng bereaksi dng tapak pengikat spesifik pd protein
ekologi hewan ilmu tt hewan sbg organisme hidup dan mengabaikan tumbuhan dan manusia
ekologi tumbuhan ilmu tt tumbuhan sbg organisme hidup dan mengabaikan hewan dan manusia
ekonomi eko.no.mi [n Ek] (1) ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (spt hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan); (2) pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dsb yg berharga; (3) tata kehidupan perekonomian (suatu negara); (4) cak urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara)
ekosistem eko.sis.tem [n] (1) keanekaragaman suatu komunitas dan lingkungannya yg berfungsi sbg suatu satuan ekologi dl alam; (2) komunitas organik yg terdiri atas tumbuhan dan hewan, bersama habitatnya; (3) keadaan khusus tempat komunitas suatu organisme hidup dan komponen organisme tidak hidup dr suatu lingkungan yg saling berinteraksi
eksekutif ek.se.ku.tif /Eksekutif/ (1) a berkenaan dng pengurusan (pengelolaan, pemerintahan) atau penyelenggaraan sesuatu; (2) n Huk kekuasaan menjalankan undang-undang; (3) n Man pejabat tingkat tinggi yg bertanggung jawab kpd direktur utama atau pemimpin tertinggi dl perusahaan atau organisasi
eksisi ek.si.si [n Dok] pemindahan atau pengeluaran organ tubuh dng cara pembedahan
eksogen ek.so.gen [n Bio] (1) berasal dr atau disebabkan oleh faktor-faktor luar suatu organisme; (2) Kim zat-zat yg ada di bagian luar tubuh, tetapi sangat mempengaruhi organisme dr tubuh itu
ekspansif ek.span.sif [a] (1) dapat atau cenderung meluas; (2) terus terang, terbuka, bebas, tanpa ditutup-tutupi (tt orang, bicaranya, sikapnya)
eksplosif eks.plo.sif [a] (1) mudah meledak (tt sendawa, karbit, fosfor, gas, bensin, dsb); (2) ki dapat (mudah) meletus (tt perang dsb): kalau tidak dapat dicapai kompromi dl waktu singkat, maka situasi menjadi gawat dan --; (3) cepat marah (tt orang): kita perlu berhati-hati jika berbicara dng orang yg --
ektohormon ek.to.hor.mon [n Bio] cairan yg dikeluarkan oleh hewan (msl serangga) yg mempunyai reaksi khas thd organisme lain yg dikenainya
elok kata dl mufakat [pb] apa yg hendak dikerjakan sebaiknya dibicarakan dulu dng teman sejawat atau kaum keluarga, dsb
elokuensi elo.ku.en.si [n] kefasihan berbicara; kepetahan lidah
empat likur [kl] dua puluh empat; -- mata ki berdua saja: saya ingin berbicara -- mata dng kamu
endoderma en.do.der.ma [n Bio] epitel organ pencernaan dan pernapasan serta kelenjar yg terdapat dl saluran pencernaan
endogen en.do.gen [a] (1) Geo berasal dr dalam; bersumber dr kekuatan di dl bumi, spt pembentukan gunung api; (2) Dok berasal atau terbentuk di dl organisme atau salah satu bagiannya
engkau eng.kau [pron] yg diajak bicara, yg disapa (dipakai untuk orang yg sama atau lebih rendah kedudukannya), digunakan juga untuk berdoa kpd Tuhan (Engkau)
entogenus en.to.ge.nus [n] organisme yg tumbuh dan hidup di dl tubuh serangga
enukleasi enuk.le.a.si [n] (1) Dok hal mengeluarkan organ tubuh keseluruhannya; (2) hal mengeluarkan atau merusak inti sel
epoksi epok.si [Kim] (1) a mengandung atom oksigen dl lingkar organik; (2) n plastik hasil polimerisasi senyawa epoksi
ereh [Jw] meng.e.reh v (1)memerintah secara halus; (2) mengatur (organisasi, orang, dsb)
eselon ese.lon [n] (1) Mil formasi bertingkat-tingkat dr pasukan, armada laut, dsb; (2) Man formasi dl struktur organisasi; jenjang kepangkatan
ester es.ter [n Kim] senyawa yg terbentuk pd reaksi antara alkohol dan asam organik dng pengeluaran satu molekul air
eter [n] unsur sangat halus yg memenuhi lapisan teratas ruang angkasa [n Kim] (1) golongan senyawa organik alkil oksida dng rumus bangun R-O-R; (2) cairan tidak berwarna, sedikit larut dl air, digunakan sbg reagen, anestetik, dan pelarut; (C2H5)2O
eukariota eu.ka.ri.o.ta [n Bio] organisme tinggi yg sel-selnya mempunyai inti asli
evolusionisme evo.lu.si.o.nis.me [n] pandangan bahwa segala bentuk kehidupan, baik organisme maupun sosial dan budaya, berkembang secara lambat dr bentuk sederhana ke arah bentuk yg lebih sempurna ataupun lebih rumit
eyel [Jw] , meng.e.yel v tidak mau mengalah dl berbicara; ingin menang sendiri dl berbicara: ia memang suka ~ kalau dinasihati
fagosit fa.go.sit [n Bio] sel-sel yg berfungsi mematikan mikroorganisme asing di sekitarnya dng cara meluluhkannya ke dl plasma selnya, msl sel darah putih memakan kuman
faset fa.set [n] (1) permukaan yg tergosok rata (pd permata, kaca, dsb); (2) segi atau bagian (dr suatu pembicaraan)
federalistis fe.de.ra.lis.tis [a] bersifat federal (tt bentuk pemerintahan, organisasi, dsb)
fenotipe fe.no.ti.pe [n] ciri-ciri lahiriah organisme yg dihasilkan krn interaksi antara ciri-ciri keturunan dan lingkungan
fermentasi fer.men.ta.si [n] (1) peragian; (2) Kim penguraian metabolik senyawa organik oleh mikroorganisme yg menghasilkan energi yg pd umumnya berlangsung dng kondisi anaerobik dan dng pembebasan gas
filibuster fi.li.bus.ter [n Pol] taktik menguasai sidang melalui pidato-pidato yg berkepanjangan dan tidak habis-habisnya dng tujuan menggagalkan penetapan suatu undang-undang oleh lembaga legislatif atau juga untuk memaksa diterimanya suatu pandangan tertentu dr si pembicara; (2) v melakukan serangan atau pemberontakan di luar negeri
fisi fi.si [n] (1) pembelahan sel, msl pembelahan organisme bersel tunggal menjadi dua sel yg sama; (2) Fis pembelahan inti atom menjadi inti-inti atom baru yg lebih ringan sambil melepaskan energi
fisiologi fi.si.o.lo.gi [n] cabang biologi yg berkaitan dng fungsi dan kegiatan kehidupan atau zat hidup (organ, jaringan, atau sel); ilmu faal
fitososiologi fi.to.so.si.o.lo.gi [n Bio] penelaahan vegetasi, termasuk organisasi, ketergantungan perkembangan, persebaran geografi, dan klasifikasi komunitas tumbuhan
formatur for.ma.tur [n] orang(-orang) yg ditugasi membentuk suatu badan (kabinet, pengurus, organisasi, dsb): ia ditunjuk sbg anggota -- untuk menyusun pengurus koperasi yg baru
forum fo.rum [n] (1) lembaga atau badan; wadah: kita perlu membentuk suatu -- tempat membicarakan kepentingan bersama; (2) sidang: kedua perkara itu akan dibawa ke depan -- terbuka; (3) tempat pertemuan untuk bertukar pikiran secara bebas: -- itu sering dimanfaatkan untuk diskusi ilmiah
fosfor fos.for [n Kim] zat, organik ataupun anorganik, cair atau kristal yg mampu berpendar
fragmentasi frag.men.ta.si [n] (1) pencuplikan (cerita dsb); (2) Zool pembiakan aseksual dng jalan membelah menjadi beberapa bagian, setiap belahan dapat berkembang menjadi organisme baru
fungsi ekspresif [Ling] penggunaan bahasa untuk menampakkan hal ihwal yg bersangkutan dng pribadi pembicara
fungsi fatis [Ling] penggunaan bahasa untuk mengadakan atau memelihara kontak antara pembicara dan pendengar
fungsi komunikatif [Ling] penggunaan bahasa untuk penyampaian informasi antara pembicara (penulis) dan pendengar (pembaca)
gagap ga.gap [n] (1) gangguan bicara (kesalahan dl ucapan dng mengulang-ulang bunyi, suku kata, atau kata); (2) Psi kelainan wicara berupa pengulangan konsonan dan suku kata secara spasmodis, disebabkan oleh gangguan psikofisiologis dan lebih banyak terjadi pd pria [Jk v] meng.ga.gap v meraba-raba (dl gelap); menggagau
gagu ga.gu [a] tidak dapat berbicara (krn alat percakapannya tidak sempurna atau krn tuli sejak kecil); bisu
gametangium ga.me.ta.ngi.um [n Bio] sel, struktur, atau organ yg membentuk gamet di dalamnya
gampang gam.pang [a] (1) mudah; tidak sukar: berbicara itu -- , yg sukar adalah mengerjakannya; (2) enteng; remeh; sepele: itu adalah persoalan -- , tidak perlu kita bicarakan sekarang
gampangan gam.pang.an [a cak] (1) lebih mudah: ~ berbicara dp bekerja; (2) tidak menuntut banyak syarat yg harus dipenuhi: orangnya sih ~ , tidak banyak tuntutan
geladrah ge.lad.rah , meng.ge.lad.rah a (1) merembet-rembet ke hal lain di luar yg seharusnya: masyarakat melihat dan merasakan pungutan-pungutan yg ~; (2) berkepanjangan krn menyimpang dr pokok yg dibicarakan
genah ge.nah [Jw a] (1) layak; patut; tahu maksudnya (tt pembicaraan, peraturan, dsb); (2) normal: pekerjaan anak itu -- menurut saya
genital ge.ni.tal [a] berhubungan dng organ genitalia
genotipe ge.no.ti.pe [n] ciri-ciri fisik yg tidak tampak dr luar, khususnya yg bersangkutan dng susunan genetika, sbg akibat evolusi biologis pd organisme
gereja ge.re.ja [n] (1) gedung (rumah) tempat berdoa dan melakukan upacara agama Kristen: di situ ada -- yg besar; (2) badan (organisasi) umat Kristen yg sama kepercayaan, ajaran, dan tata cara ibadahnya ( -- Katolik, -- Protestan, dsb)
getol ge.tol [Jk a] rajin; tekun dl mencari; bersemangat: ia sedang -- mengikuti pengajian; -- bicara senang, sering, dan tahan lama dl berbicara: dl setiap pertemuan dialah yg paling ~ bicara
gibah gi.bah [Ar v] membicarakan keburukan (keaiban) orang lain: -- dilarang dl agama Islam
giblet gi.blet [n Tern] organ tubuh unggas yg dapat dimakan (spt jantung dan rempela)
ginesium gi.ne.si.um [n] organ reproduksi pd tumbuhan
ginjal gin.jal [n] (sepasang) organ tubuh (berbentuk spt biji kacang merah, terletak di dekat tulang belakang), berfungsi mengeluarkan atau memisahkan produk buangan metabolisme dr darah; buah pinggang
glenik gle.nik [Jw v] berbicara pelan-pelan (tt hal yg kecil-kecil) janji kosong
gonad go.nad [n Bio] organ hewan yg menghasilkan gamet-gamet; kelenjar kelamin: ~ lele dumbo pejantan itu tersembunyi cukup dalam sehingga sulit untuk diambil spermanya
guanidina gu.a.ni.di.na [n Kim] basa organik dng rumus kimia (NH2)2C=NH
gunjingan gun.jing.an [n] yg dipergunjingkan; umpatan; pembicaraan: ia tidak ingin menjadi ~ orang, ia terpaksa menceraikan istrinya
habis perkara [pb] tidak ada gunanya dibicarakan lagi
habitat ha.bi.tat [n] (1) tempat tinggal khas bagi seseorang atau kelom-pok masyarakat; (2) Bio tempat hidup organisme tertentu; tempat hidup yg alami (bagi tumbuhan dan hewan); lingkungan kehidupan asli; (3) Geo tempat kediaman atau kehidupan tumbuhan, hewan, dan manusia dng kondisi tertentu pd permukaan bumi
hak imunitas hak anggota lembaga perwakilan rakyat dan para menteri untuk membicarakan atau menyatakan secara tertulis segala hal di dl lembaga tsb tanpa boleh dituntut di muka pengadilan; (2) hak para kepala negara, anggota perwakilan diplomatik untuk tidak tunduk pd hukum pidana, hukum perdata, dan hukum administrasi negara yg dilalui atau negara tempat mereka bekerja; hak eksteritorial
halobion ha.lo.bi.on [n Zool] organisme yg hidup dl suatu lingkungan dng konsentrasi garam yg tinggi, msl ubur-ubur
halofili ha.lo.fi.li [n Zool] organisme yg tidak dapat hidup dl lingkungan tanpa garam
halogenasi ha.lo.ge.na.si [n Kim] pemasukan halogen ke dl senyawa organik, baik secara penambahan (adisi) maupun secara penggantian (substitusi)
hasrat budaya wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian
hati ha.ti [n] (1) Anat organ badan yg berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dl darah dan menghasilkan empedu; (2) daging dr hati sbg bahan makanan (terutama hati dr binatang sembelihan): masakan sambal goreng --; (3) jantung: -- nya berdebar-debar; (4) sesuatu yg ada di dl tubuh manusia yg dianggap sbg tempat segala perasaan batin dan tempat menyimpan pengertian (perasaan dsb): segala sesuatunya disimpan di dl --; membaca dalam -- , membaca dalam batin (tidak dilisankan) , ha.ti-ha.ti adv ingat-ingat; hemat-hemat; waspada
heliotaksis he.li.o.tak.sis [n Bio] reaksi positif atau negatif yg diberikan suatu organisme thd rangsangan yg berasal dr sinar matahari
hematologi he.ma.to.lo.gi [n] cabang ilmu kedokteran mengenai sel darah, organ pembentuk darah, dan kelainan yg berhubungan dng sel serta organ pembentuk darah
heterotrof he.te.ro.trof [a Bio] mempunyai sifat memperoleh makanan dan energi dr sumber organik
hidroklorida hid.ro.klo.ri.da [n Fis] garam yg terbentuk oleh reaksi basa organik dng asam hidroklorida, msl anilin membentuk anilin hidroklorida; C6H5NH2HCL
hierarki hi.e.rar.ki [n] (1) urutan tingkatan atau jenjang jabatan (pangkat kedudukan); (2) organisasi dng tingkat wewenang dr yg paling bawah sampai yg paling atas; (3) Bio deretan tataran biologis, spt famili, genus, spesies; (4) Kat kumpulan pembesar gereja yg diatur menurut pangkat
hipoplasia hi.po.pla.sia [n Dok] keadaan suatu organ (tubuh) yg ukurannya lebih kecil dp biasanya krn perkembangan yg tidak sempurna
his [p] kata seru untuk menyatakan tidak suka dsb: -- , jangan keras-keras bicaramu [n] penguncupan (pengerutan) rahim pd waktu persalinan: salah satu faktor persalinan yg normal ialah terjadinya --
histamina his.ta.mi.na [n Kim] basa organik yg mampu menurunkan tekanan darah
holobentos ho.lo.ben.tos [n Bio] organisme yg hidup di dasar laut pd kedalaman tertentu sepanjang hidupnya
holofit ho.lo.fit [n Bio] tumbuhan yg hidup dr makanan anorganik dan hasil fotosintesis, msl ubi, padi
holofitik ho.lo.fi.tik [n Bio] kemampuan makhluk membentuk senyawa organik dr unsur-unsur mineral dng fotosintesis spt tumbuhan tinggi
holoplankton ho.lo.plank.ton [n] organisme yg seluruh masa hidupnya berlangsung planktonis
homogeni ho.mo.ge.ni [n] kemiripan organ spesies yg berbeda yg menandakan bahwa nenek moyang mereka sama
hubungan informal hu.bung.an informal hubungan di antara orang-orang dl organisasi yg tidak diatur dl dasar hukum pendirian organisasi
hubungan kekaryaan hu.bung.an kekaryaan hubungan antara pengusaha dan karyawan yg lebih bersifat hubungan perseorangan dp hubungan sbg anggota organisasi karyawan
humoristis hu.mo.ris.tis [a] (1) secara humor (lucu, bergurau, berkelakar, menggembirakan, dsb): membicarakan soal-soal serius secara --; (2) bersifat humor: cerita-cerita yg --
humus hu.mus [n] bahan organik, terutama berasal dr daun dan bagian tumbuhan lainnya yg menjadi lapuk sesudah mengalami pelapukan di atas permukaan tanah, berwarna hitam, banyak mengandung unsur hara yg diperlukan tumbuhan
humus alfa campuran senyawa organik berwarna gelap yg dipekatkan dr tanah dng larutan alkali encer dan kemudian diendapkan dng mengasamkan larutan itu
humus lunak lapisan humus hutan yg terjadi dr campuran bahan organik dan mineral yg lambat laun menjadi horizon
humus mentah horizon permukaan yg terjadi dr sisa atau sampah organik yg sebagian membusuk dan terletak di atas permukaan mineral
hus [p] kata seru untuk menyatakan larangan, mengusir (ayam dsb): -- , jangan bicara keras-keras
ia [pron] (1) orang yg dibicarakan, tidak termasuk pembicara dan kawan bicara; dia; (2) benda yg dibicarakan: buku adalah teman yg setia, -- tidak pernah mengkhianati pemiliknya [p] ya
idarah ida.rah [n] usaha mengatur dng baik suatu organisasi, baik kecil maupun besar
ilmu anatomi ilmu yg menguraikan organisme tumbuhan, binatang, atau manusia untuk mencapai pengertian tt susunan dan fungsi bagian-bagiannya
ilmu kedokteran ilmu tt penyakit pd organisme manusia atau hewan, serta cara dan metode pengobatannya
ilmu kesehatan masyarakat ilmu tt pencegahan penyakit, pemerpanjangan hidup, serta peningkatan kesehatan dan efisiensinya melalui organisasi yg resmi
ilmu politik ilmu tt pranata politik, asas, dan organisasi pemerintahan negara
imobilisasi imo.bi.li.sa.si [n Bio] pengubahan bentuk inorganik unsur hara menjadi bentuk organiknya sbg hasil asimilasi unsur tsb
inang [n] (1) perempuan yg merawat (menyusui dsb) anak tuan-nya (spt anak raja atau anak pembesar); (2) Tan organisme tempat parasit tumbuh dan makan
individu in.di.vi.du [n] (1) orang seorang; pribadi orang (terpisah dr yg lain): tindakan yg demikian itu berarti mengutamakan kepentingan -- belaka; (2) organisme yg hidupnya berdiri sendiri, secara fisiologi ia bersifat bebas (tidak mempunyai hubungan organik dng sesamanya)
induk in.duk [n] (1) ibu (terutama tt binatang); emak: -- ayam; (2) Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; (3) ki yg terutama; yg menjadi pokok atau pangkal yg menjadi asal: -- keributan itu adalah diganggunya gadis Minah oleh pemuda B; (4) ki inti; pati; bibit; biang: -- cuka; -- karbol; (5) ki pusat (yg menjadi penyatu bagian, cabang, dsb): -- per-usahaan; -- organisasi
infeksi nifas [Dok] infeksi pd organ genitalia yg terjadi setelah persalinan
inflamasi in.fla.ma.si [n Dok] reaksi tubuh thd mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh
ini [pron] kata penunjuk thd sesuatu yg letaknya tidak jauh dr pembicara: buku -- bagus
insinye in.si.nye [n] tanda berupa medali dr logam sbg lambang ke-anggotaan dl suatu organisasi (biasanya disematkan pd baju bagian dada sebelah kiri); lencana
institusi in.sti.tu.si [n] (1) lembaga; pranata: telah disusun -- adat istiadat, kebiasaan, dan aturan-aturan; (2) sesuatu yg dilem-bagakan oleh undang-undang, adat atau kebiasaan (spt perkumpulan, paguyuban, organisasi sosial, dan kebiasaan berhalal-bihalal pd hari Lebaran); (3) gedung tempat diselenggarakannya kegiatan perkumpulan atau organisasi
institut in.sti.tut [n] (1) organisasi, badan, atau perkumpulan yg ber-tujuan melakukan suatu penyelidikan ilmiah: mereka bekerja pd -- riset antariksa; (2) organisasi, badan, atau perkumpulan yg bertujuan menyelenggarakan usaha pendidikan, kebudayaan, sosial, persahabatan (antarbangsa), rehabilitasi, dsb: ia diterima di suatu -- kebudayaan sbg guru tari
intendans in.ten.dans [n] bagian organisasi militer yg mengurus makan-an, pakaian, dan bahan-bahan lain
interlokutor in.ter.lo.ku.tor [n] rekan berunding; rekan berbicara: kedua negara itu telah ditunjuk oleh rekan masing-masing sbg -- dl perundingan
intern in.tern [a] sebelah dalam; di kalangan sendiri; dl lingkungan sendiri: sebaiknya kita jangan mencampuri urusan -- keluarga (organisasi, negara, dsb) lain
interupsi in.te.rup.si [n] penyelaan atau pemotongan (pembicaraan, pidato, dsb)
isi [n] (1) sesuatu yg ada (termuat, terkandung, dsb) di dl suatu benda dsb: -- gudang itu pupuk dan alat-alat pertanian; (2) besarnya suatu ruangan; volume: -- kaleng itu 20 liter; (3) apa yg tertulis di dalamnya (tt buku, surat, dsb); (4) inti atau bagian yg pokok dr suatu wejangan (pidato, pem-bicaraan, dsb)
isomorf iso.morf [n] (1) Ling isoglos pd peta bahasa yg digambarkan melingkari satu unsur morfologis tertentu; (2) Zool organisme yg mempunyai struktur yg serupa, tetapi berbeda keturunan
itu [pron] (1) kata penunjuk bagi benda (waktu, hal) yg jauh dr pembicara: letusan Gunung Krakatau -- sangat dahsyat; (2) demikian itu: -- kalau Anda tidak berkeberatan
jabatan ja.bat.an [n] (1) pekerjaan (tugas) dl pemerintahan atau organisasi: ia berhenti dr ~ nya; (2) fungsi; (3) dinas; jawatan: surat ~
jabatan fungsional ja.bat.an fungsional jabatan yg ditinjau dr fungsinya dl satuan organisasi (spt dokter ahli, dosen, juru ukur)
jabatan rangkap ja.bat.an rangkap dua atau lebih jabatan yg dipegang oleh seseorang dl pemerintahan atau organisasi, spt sekretaris jenderal, kepala biro
jabatan struktural ja.bat.an struktural jabatan yg terdapat dl struktur organisasi (komunitas) secara formal sehingga tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak pejabat atau pegawai bersangkutan sudah diatur
jadi abu arang [pb] sudah usang atau basi (tt pembicaraan dsb)
jago kandang orang yg hanya berani atau unggul (berbicara, melawan, dsb) di lingkungannya sendiri
jalur suara [Kom] jalur yg terdapat pd tepi rangkaian film bicara, menghasilkan suara jika dipasang pd proyektor
jampuk jam.puk [n] burung hantu; burung celepuk; Bubo orientalis [ark v] men.jam.puk v memotong (menyela) pembicaraan orang
jenderal jen.de.ral [n] (1) kelompok pangkat perwira tinggi dl angkatan darat yg meliputi jenderal besar TNI, jenderal TNI, letnan jenderal TNI, mayor jenderal TNI, dan brigadir jenderal TNI; (2) kelompok pangkat perwira tinggi dl kepolisian yg meliputi jenderal polisi, komisaris jenderal polisi, inspektur jenderal polisi, dan brigadir jenderal polisi; (3) cak orang yg paling berpengaruh (menentukan dsb) dl organisasi
jalan ja.lan [n] tempat untuk lalu lintas orang (kendaraan dsb): mobil kami melewati -- yg sempit dan berbelok-belok; (2) n perlintasan (dr suatu tempat ke tempat lain): -- ke Bandung lewat Puncak selalu macet; (3) n yg dilalui atau dipakai untuk keluar masuk: -- masuk ke Tugu Monumen Nasional melalui lorong di bawah tanah; (4) n lintasan; orbit (tt benda di ruang angkasa): satelit itu berputar mengelilingi bumi melalui -- nya; (5) n gerak maju atau mundur (tt kendaraan): mobil itu sangat laju -- nya; (6) n putaran jarum: arloji itu kurang baik -- nya; (7) n perkembangan atau berlangsungnya (tt perundingan, rapat, cerita, dsb) dr awal sampai akhir: -- ceritanya kurang lancar; (8) n cara (akal, syarat, ikhtiar, dsb) untuk melakukan (mengerjakan, mencapai, mencari) sesuatu: rasanya tidak ada -- lain, kita harus segera mengambil keputusan; (9) n kesempatan (untuk mengerjakan sesuatu): tidak perlu khawatir, -- masih terbuka untuk Anda; (10) n lantaran; perantara (yg menjadi alat atau jalan penghubung): segala itu sudah ditakdirkan Tuhan, kejadian itu hanya sbg --; (11) v cak berjalan: kita tidak boleh -- di atas rumput taman; (12) v melangkahkan kaki: sekali -- , dua tiga maksud tercapai; (13) n kelangsungan hidup (tt organisasi, perkumpulan, dsb): dng begini, -- nya organisasi lebih susah; (14) a dapat dipahami; benar: kalimatnya sudah --
jiran ji.ran [n] (1) orang yg tinggal sebelah-menyebelah atau dekat (sekitar) rumah; tetangga: -- yg terdekat; (2) negara tetangga, msl Malaysia atau Brunei Darussalam [n Bio] segala yg terjadi di luar pembawaan keturunan atau genotipe organisme
jual kecap berbicara penuh puji-pujian pd diri sendiri atau barang yg dijualnya
jumpa jum.pa [v] -- muka berpandangan; bertemu muka; bersua; menghadap: kami ingin -- muka dng Bapak Menteri untuk membicarakan masalah tsb
jumpa pers pertemuan seorang tokoh atau pejabat resmi dng (beberapa) wartawan yg diorganisasi untuk menyiarkan kebijakan, rencana, pekerjaan, dsb tokoh atau pejabat resmi itu
juntrung jun.trung [Jk n] jun.trung.an n pendirian; aturan; asal-usul; ujung pangkal: bicaranya tanpa putus dan tidak keruan ~ nya
juru cakap juru bicara
kaidah Behaghel kedua [Ling] prinsip bahwa unsur kalimat yg menjadi pokok pembicaraan cenderung untuk ditempatkan ke depan dan tekanannya dilemahkan dl intonasi atau dijadikan pronomina, sedangkan apa yg dibicarakan tt pokok itu cenderung untuk ditempatkan pd akhir kalimat dan ditonjolkan dl intonasi
kakaktua ka.kak.tua [n] catut besar, ujungnya menyerupai paruh burung kakaktua, biasanya dipakai untuk mencabut paku yg tertancap dalam-dalam [n] (1) burung panjat, paruhnya kuat dan bagian atasnya melengkung ke bawah, berwarna putih, bisa diajar berbicara; Cacatua [n] ikan laut, Callyodon
kalam ka.lam [n] perkataan; kata (terutama bagi Allah): dl hal ini kita tidak perlu berpanjang -- , cukup membicarakan yg pokok-pokok saja [n] alat untuk menulis [kl n] kemaluan (laki-laki) [n] pasir hitam yg bercampur emas yg dilimbang
kalian ka.li.an [pron] yg diajak bicara yg jumlahnya lebih dr satu orang (dl ragam akrab)
kalkulus kal.ku.lus [n] (1) Dok proses pengerasan yg tidak normal pd tubuh, msl adanya batu pd ginjal; (2) endapan tidak normal garam-garam mineral di dl organ tubuh [n Mat] bagian matematika yg terutama melibatkan pengertian dan penggunaan diferensial dan integral fungsi serta konsep yg berkaitan: -- diferensial; -- integral
kami ka.mi [pron] (1) yg berbicara bersama dng orang lain (tidak termasuk yg diajak berbicara); yg menulis atas nama kelompok, tidak termasuk pembaca; (2) yg berbicara (digunakan oleh orang besar, msl raja); yg menulis (digunakan oleh penulis)
kampanye kam.pa.nye [n] (1) gerakan (tindakan) serentak (untuk melawan, mengadakan aksi, dsb); (2) kegiatan yg dilaksanakan oleh organisasi politik atau calon yg bersaing memperebutkan kedudukan dl parlemen dsb untuk mendapat dukungan massa pemilih dl suatu pemungutan suara
kamu ka.mu [pron jamak] yg diajak bicara; yg disapa (dl ragam akrab atau kasar)
kapitalis birokrat [Pol] orang yg mempunyai kedudukan di dl lembaga pemerintah atau di dl organisasi politik yg menyalahgunakan kekuasaan dan kedudukan untuk memperkaya golongan atau diri sendiri
kapur ka.pur [n] bahan serbuk yg putih warnanya, diperoleh dr batu putih (sisa-sisa organisme laut) yg dibakar, digunakan sbg campuran makan sirih, pemutih dinding, bahan obat-obatan, dsb [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai untuk bahan membuat kayu lapis dsb; (2) kayu kapur
kapurancang ka.pu.ran.cang [n] sikap tangan ditumpukkan di perut sebelah bawah, biasanya merupakan sikap hormat seseorang apabila sedang berbicara
karbohidrat kar.bo.hid.rat [n Kim] senyawa organik karbon, hidrogen, dan oksigen, terdiri atas satu molekul gula sederhana atau lebih yg merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga (banyak terdapat dl tumbuhan dan hewan)
karboksil kar.bok.sil [n] asam organik bervalensi tunggal
karbonisasi kar.bo.ni.sa.si [n Far] (1) transformasi senyawa organik menjadi batubara; (2) penyulingan arang
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
kartel kar.tel [n] (1) organisasi perusahaan besar (negara dsb) yg memproduksi barang yg sejenis; (2) Man persetujuan sekelompok perusahaan dng maksud mengendalikan harga komoditas tertentu
karu ka.ru [Mk] ber.ka.ru a tidak keruan (kalut, susah tt pikiran, perasaan) [v] , me.nga.ru v menyela orang yg sedang berbicara; melakukan interupsi
kasus vokatif [Ling] bentuk kasus dl bahasa inflektif untuk menandai orang atau benda yg diajak bicara
kata ka.ta [n] (1) unsur bahasa yg diucapkan atau dituliskan yg merupakan perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yg dapat digunakan dl berbahasa; (2) ujar; bicara; (3) Ling (a) morfem atau kombinasi morfem yg oleh bahasawan dianggap sbg satuan terkecil yg dapat diujarkan sbg bentuk yg bebas; (b) satuan bahasa yg dapat berdiri sendiri, terjadi dr morfem tunggal (msl batu, rumah, datang) atau gabungan morfem (msl pejuang, pancasila, mahakuasa)
karang ka.rang [n] (1) batu kapur di laut yg terjadi dr zat yg dikeluarkan oleh binatang kecil jenis anthozoa (tidak bertulang punggung); batuan organik sbg tempat tinggal binatang karang; koral; (2) pulau (gunung, batu) di laut yg terjadi dr tumpukan karang yg sudah membatu; (3) tumbuhan laut yg menyerupai atau spt karang [v] me.nga.rang v (1) menyusun, merangkai bunga dsb: ada perlombaan ~ bunga; (2) mencocokkan atau mengikat permata dan intan: pandai emas itu sedang ~ intan pd cincin; (3) menulis dan menyusun sebuah cerita, buku, sajak, dsb: ia sedang sibuk ~ buku cerita kanak-kanak; siapa yg ~ lagu dan syair yg berjudul "Damai tapi Gersang"? , pe.ka.rang.an n (1) tanah sekitar rumah; halaman rumah: tiba-tiba kedengaran suara mobil berhenti di ~ rumah; (2) tanah yg disiapkan untuk tempat tinggal: kami sudah mempunyai ~ untuk mendirikan rumah [n] tempat kediaman; tempat berkumpul
kata deiktis [Ling] kata yg menunjukkan tempat, waktu atau partisipan dl ujaran dr sudut pandangan pembicara
katafora ka.ta.fo.ra [n Ling] pengacuan pd sesuatu yg disebut di belakang, msl -nya pd kalimat dng gayanya yg khas, ia mulai bicara mengacu pd ia
keadilan sosial ke.a.dil.an sosial kerja sama untuk menghasilkan masyarakat yg bersatu secara organis sehingga setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan yg sama dan nyata untuk tumbuh dan belajar hidup pd kemampuan aslinya
keasyikan ke.a.syik.an [n] keenakan (sehingga lupa akan hal lain): Pak Lurah ~ berbicara tt berburu
kebal ke.bal [a] (1) tidak mempan senjata; tidak dapat terlukai oleh senjata: ia memang -- , kabarnya peluru pun tidak mempan terhadapnya; (2) Dok tidak dapat terkena sakit; tahan thd penyakit: kalau sudah disuntik TCD akan -- thd penyakit tipus, kolera, dan disentri; (3) tidak dapat dituntut dl perkara: sekalian anggota parlemen -- ketika berbicara dl sidang; (4) ki tidak mempan oleh caci maki; tidak malu lagi biarpun dicaci maki; tebal kulit: krn biasa diperlakukan secara kasar akhirnya ia -- thd caci maki
kebijakan ke.bi.jak.an [n] (1) kepandaian; kemahiran; kebijaksanaan; (2) rangkaian konsep dan asas yg menjadi garis besar dan dasar rencana dl pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tt pemerintahan, organisasi, dsb); pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sbg garis pedoman untuk manajemen dl usaha mencapai sasaran; garis haluan: -- Pemerintah mengenai moneter perlu dibahas oleh DPR
keceplosan ke.cep.los.an [n] tidak dng sengaja bicara terus terang
kefasihan ke.fa.sih.an [n] perihal fasih (dl berbahasa, berbicara, dsb): pd masa kampanye para pemimpin partai memperdengarkan ~ lidah mereka dl berpidato
kekhidmatan ke.khid.mat.an [n] (1) suasana (keadaan) hormat atau takzim; (2) perihal khidmat; perihal setia: dr tadi kita berbicara tt ~ , tetapi arti kata "khidmat" itu sendiri kita tidak tahu
kelepasan ke.le.pas.an [n] (1) kebebasan; perihal lepas (dr keadaan yg mengikat dsb); (2) kehilangan: bagai kucing ~ daging; (3) ark cuti; liburan; vakansi; (4) cak (sudah) terlanjur: ~ bicara
kelian banjar ketua kelompok dl organisasi desa
kelian teruna petugas yg mengorganisasi kerja bakti
kelompok formal [Sos] kelompok yg mempunyai struktur organisasi dan peraturan yg tegas dan dng sengaja diciptakan oleh anggotanya untuk mengatur hubungan antaranggotanya
kelompok informal [Sos] kelompok orang yg tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu atau yg pasti
kelonggaran ke.long.gar.an [n] keleluasaan; kelapangan: tidak ada ~ berbicara; (2) n kesempatan: dia diberi ~ tiga bulan untuk me; lunasi tunggakan pajaknya; (3) n keringanan: dia mendapat ~ dl membayar uang sekolahnya; (4) a cak terlalu longgar (besar): bajunya ~
kelugasan ke.lu.gas.an [n] (1) hal mengenai yg pokok (yg penting, yg perlu): pembicaraan dilakukan dng bertolak dr asas kehematan, ~ , dan keefisienan; (2) kesederhanaan; keluguan; kepolosan: ~ dl sikap dan dl berpakaian merupakan daya tarik tersendiri; (3) perihal tidak berbelit-belit (tt bahasa, kalimat): ~ setiap kalimat yg diutarakannya memudahkan pemahaman bagi yg mendengarkannya; (4) tidak bersifat pendapat pribadi; keobjektifan
kemokinesis ke.mo.ki.ne.sis [n] peningkatan aktivitas organisme akibat hadirnya substansi kimiawi
kemunduran ke.mun.dur.an [n] perihal mundur: -- perusahaan itu dibicarakan oleh berbagai pihak
kenes ke.nes [cak a] (1) lincah dan menawan hati (tt sikap anak kecil) banyak bicara dan banyak tingkah yg menyenangkan; (2) suka bergaya dan bertingkah laku dibuat-buat supaya menarik perhatian; genit; keletah; (3) bangga akan keadaan dirinya; bermegah diri; mengagungkan diri
kepadatan ke.pa.dat.an [n] (1) perihal (keadaan) padat; (2) Ikn jumlah ikan atau organisme lainnya dl satuan volume atau luasan tertentu
kepala karangan kata atau gabungan kata atau frasa yg tercantum di atas sebuah karangan (artikel) yg menyatakan suatu hal yg dibicarakan dl karangan; judul (karangan)
kepemudaan ke.pe.mu.da.an [n] berkaitan dng pemuda: pd tahun itu lahir beberapa organisasi --
kepetahan ke.pe.tah.an [n] perihal petah; kefasihan berbicara: indah buruknya hikmat kata bergantung pd ~ lidah penyalin
kerangka teori tindakan ke.rang.ka teori tindakan konsep dl menganalisis sistem budaya, sistem sosial, sistem kepribadian, dan sistem organik yg mempengaruhi tingkah laku manusia dl interaksinya dng manusia lain
kerasukan ke.ra.suk.an [n] kemasukan (roh jahat dsb); kesurupan: ia berbicara terus spt orang ~
keremahan ke.re.mah.an [n] perihal konsistensi tanah yg bersifat mudah pecah; kekonsistenan tanah yg bersifat mudah pecah: pemupukan yg menggunakan pupuk organik akan dapat menjaga ~ tanah serta kesuburannya
ketakrifan ke.tak.rif.an [n Ling] hal yg bersangkutan dng sifat nomina atau frasa nomina yg acuannya (dianggap) telah sama-sama diketahui oleh pembicara dan pendengar dl situasi komunikasi
keterampilan bahasa ke.te.ram.pil.an bahasa [Ling] kecakapan seseorang untuk memakai bahasa dl menulis, membaca, menyimak, atau berbicara
keton ke.ton [Lihat {ketun}] [n] (1) pohon yg kayunya biasa dibuat tripleks; Mitragyna speciosa; (2) kayu keton [n Kim ] golongan senyawa organik yg sifatnya dinyatakan oleh gugus karbonil (C=O) yg mengikat dua senyawa C lain yg bervalensi satu spt CH3
ketua umum jabatan tertinggi dr suatu organisasi (partai, lembaga, panitia, dsb)
keuntungan ke.un.tung.an [n] (1) hal mendapat untung (laba); (2) untung; laba: tidak memperoleh ~ sesen pun; (3) kemujuran; kebahagiaan: ~ besar bagimu kalau kamu dapat diangkat jadi pegawai; (4) manfaat; faedah: tidak ada ~ kita membicarakan kekurangan orang lain
kira-kira ki.ra-ki.ra [adv] lebih kurang: ~ 50 orang anak sekolah ikut berlatih kegiatan Palang Merah Remaja; (2) adv agaknya; barangkali; mungkin (hampir pasti): ~ ia tidak akan berani melawan saya; (3) n dugaan; sangka-sangka; agak-agak: jangan ~ saja, katakan setepat-tepatnya; (4) n hitungan; taksiran; rancangan (pengeluaran uang dsb): menurut ~ , dia akan beruntung Rp100.000,00; (5) v timbang-timbang; pikir-pikir dulu: kalau bicara ~ agar tidak menyakiti hati orang lain
kiri baru gerakan moral yg menganut pandangan baru dl membela kepentingan rakyat dan bukan merupakan partai atau lembaga terorganisasi dan berdisiplin
kita ki.ta [pron] (1) pronomina persona pertama jamak, yg berbicara bersama dng orang lain termasuk yg diajak bicara; (2) cak saya
klinik kli.nik [n Dok] (1) (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran melakukan pengamatan thd kasus penyakit yg diderita para pasien; (2) balai pengobatan khusus: -- keluarga berencana; -- penyakit paru-paru; (3) organisasi kesehatan yg bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya thd satu macam gangguan kesehatan
kolina ko.li.na [n Kim] basa organik, penyusun vitamin B kompleks, terdapat dl kuning telur C5H15NO2
koloni sel kumpulan mikroorganisme atau sel hidup
kolosom ko.lo.som [n Kim] bagian jaringan ikat yg terdiri atas albumin dan merupakan zat organik utama tulang, kalau dimasak akan menghasilkan semacam perekat
komando ko.man.do [n] (1) aba-aba; perintah: jangan bergerak dulu, tunggu --; (2) Mil satuan militer yg disiapkan dan diorganisasi sbg pasukan gerak cepat, terutama untuk menyerang dan segera lari dr suatu serangan
komensal ko.men.sal [n] salah satu dr dua organisme yg berada bersama-sama dl komensalisme
komisariat ko.mi.sa.ri.at [n] (1) jabatan atau kantor komisaris; (2) kantor kepala polisi di suatu daerah (zaman dulu; sekarang disebut wilayah kepolisian); (3) kantor anak cabang suatu organisasi
kompartemen kom.par.te.men [n] (1) bagian yg terpisah; (2) bagian dr organisasi yg mengurusi suatu bidang tertentu
kompensasi kom.pen.sa.si [n] (1) ganti rugi; (2) pemberesan piutang dng memberikan barang-barang yg seharga dng utangnya; (3) pencarian kepuasan dl suatu bidang untuk memperoleh keseimbangan dr kekecewaan dl bidang lain; (4) Man imbalan berupa uang atau bukan uang (natura), yg diberikan kpd karyawan dl perusahaan atau organisasi
kompos kom.pos [n] pupuk campuran yg terdiri atas bahan organik (spt daun dan jerami yg membusuk) dan kotoran hewan
komunikabilitas ko.mu.ni.ka.bi.li.tas [n] kemampuan berkomunikasi: sebuah organisasi harus sederhana dan mempunyai ~
komunitas ko.mu.ni.tas [n] kelompok organisme (orang dsb) yg hidup dan saling berinteraksi di dl daerah tertentu; masyarakat; paguyuban
konfederasi kon.fe.de.ra.si [n] (1) gabungan beberapa negara yg dibentuk untuk mengatur kepentingan bersama, msl pertahanan, tetapi masing-masing tetap berdaulat penuh; (2) gabungan beberapa organisasi, msl organisasi buruh
kongesti kon.ges.ti [n] (1) penimbunan; (2) banyaknya barang tertimbun di suatu tempat sehingga menimbulkan kemacetan arus barang; (3) Dok jumlah darah atau lendir yg berlebih dl suatu organ di dl tubuh
kongko-kongko kong.ko-kong.ko [v cak] duduk santai dng pembicaraan yg tidak menentu ujung pangkalnya (beberapa orang bersama-sama)
konstruksi antipasif [Ling] konstruksi verba transitif yg disertai objek miring (bukan objek langsung): msl berbicara tt x (berlainan dr membicarakan x yg nonantipasif krn dapat dipasifkan secara biasa)
konsumer kon.su.mer [n] (1) Zool organisme dl suatu ekosistem yg memanfaatkan organisme lain sbg makanannya; (2) konsumen
kontak fatis [Ling] hubungan antara pembicara dan kawan bicara yg berlangsung sangat singkat yg dinyatakan dng perbuatan atau ungkapan yg tidak berisi informasi mendalam
kontra revolusi perlawanan terorganisasi thd gerakan politik revolusioner, dilakukan oleh orang yg menginginkan terjaganya kestabilan
koordinasi ko.or.di.na.si [n] (1) perihal mengatur suatu organisasi atau kegiatan sehingga peraturan dan tindakan yg akan dilaksanakan tidak saling bertentangan atau simpang siur; (2) Ling penggabungan satuan gramatikal yg sederajat dng konjungsi koordinatif
korosif ko.ro.sif [n] (1) Far obat yg mengikis jaringan organ secara kimia atau secara peradangan; (2) bahan yg menyebabkan pengikisan
korps [n] himpunan orang (badan, organisasi) yg merupakan satu kesatuan: seluruh -- polisi harus menegakkan hukum dan melindungi rakyat
korteks kor.teks [n] bagian luar suatu alat organ
kosmopolit kos.mo.po.lit [n] (1) warga dunia (orang yg tidak mempunyai kewarganegaraan); (2) Bio organisme yg dapat hidup dan berkembang di seluruh dunia
kotak hitam kotak kecil yg ditempatkan pd ekor pesawat terbang yg dapat merekam pembicaraan antara pilot pesawat dan petugas menara pengawas atau suara dl pesawat terbang
krifoli kri.fo.li [n Bio] mikroorganisme yg tumbuh baik pd suhu antara 10o-20oC; psikrofili
kromosom kro.mo.som [n] (1) Dok bagian kromatin inti sel yg berceraian apabila sel terbelah atau membelah yg merupakan rangkaian pendukung jenis benda hidup; (2) Bio benda mikroskopis berbentuk tongkat yg berada dl sel organisme, mengandung gen yg banyak
kulit ku.lit [n] (1) pemalut paling luar tubuh (manusia, binatang, dsb); jangat; (2) pemalut biji (buah, kayu, telur, dsb): -- beras; -- pisang; -- kayu; -- telur; (3) pemalut tubuh binatang yg telah dikeringkan atau disamak (sbg bahan sepatu dsb): sabuk -- lebih mahal dp sabuk plastik; (4) bagian kitab (buku, majalah, dsb) yg sebelah luar, biasanya lebih tebal: sebuah buku tebal, hitam -- nya; (5) lapisan yg ada di luar sekali: -- bumi; (6) ki segala sesuatu yg tampak di luar, belum isi yg sebenarnya: yg dibicarakan hanya -- nya bukan isinya; belajar agama jangan hanya -- nya, tetapi isinya yg perlu
kunci botanik [Tan] cara untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yg masing-masing dng melihat kelengkapan organnya
kuncup eram [Bot] umbi sekunder yg terdapat pd batang atau daun, berfungsi sbg organ pembiakan
kupas ku.pas [v] me.ngu.pas v (1) membuka dng membuang kulitnya (tt buah-buahan dsb); mengubak: ~ jeruk; (2) menguraikan dan membicarakan dng saksama (tt suatu soal, peristiwa, pendapat orang, hasil susastra, dsb); mengulas; menganalisis: kita akan mencoba ~ cara dan metode penelitian pengetahuan itu
lagu la.gu [n] (1) ragam suara yg berirama (dl bercakap, bernyanyi, membaca, dsb): bacaannya lancar, tetapi kurang baik -- nya; (2) nyanyian: -- perjuangan; (3) ragam nyanyi (musik, gamelan, dsb): -- keroncong asli; (4) tingkah laku; cara; lagak: -- nya spt orang asing saja , ber.la.gu v cak (1) bertingkah; (2) beraksi (msl dng gaya bicara yg dibuat-buat)
lahir la.hir [v] keluar dr kandungan: ia -- di Jakarta pd tahun 1951; (2) v muncul di dunia (masyarakat): setelah itu, -- lah beberapa organisasi politik yg lain; (3) n yg tampak dr luar: -- nya amat peramah, tetapi batinnya siapa tahu; (4) n berupa benda yg kelihatan; keduniaan; jasmani: kemuliaan --; pengetahuan --; pendidikan --
lajnah laj.nah [n] panitia; komisi: dl organisasi partai, ia menjabat sbg ketua -- pemilihan umum
lak [n] (1) perekat keras dr damar berwarna merah atau hitam, untuk cap, meterai, dsb; (2) Ent serangga yg bertubuh sangat kecil, tidak lebih dr 1 mm, hidupnya berkelompok mengisap cairan tanaman inangnya (pohon kesambi, bidara, dan akasia), dr perutnya keluar kotoran lak keras spt karang yg menempel pd pohon itu; Laccifer lacca; (3) zat anorganik yg menyerap warna
lakonisme la.ko.nis.me [n] pembicaraan yg singkat; pernyataan sesuatu secara singkat, tetapi penuh mengandung makna
lalu la.lu [v] berjalan lewat: dilarang -- di jalan ini; (2) v berkata (langsung) semaunya: ia berbicara asal -- saja; (3) v sudah lewat; sudah lampau: tahun yg --; (4) v habis; selesai: pertandingan telah --; peperangan telah --; (5) v lintas (dapat masuk terus); lulus; (6) p kemudian; lantas; (7) v tidak boleh ditebus kembali (tt barang gadaian): empat hari lagi gadaianku --; (8) v berlangsung; berlanjut: pertunjukan tidak dapat -- krn hujan turun
lambang struktur gambar yg menunjukkan susunan atom dl suatu senyawa organik
lampang lam.pang [Mk v] , ber.lam.pang v bertepuk-tepuk; bertamparan [n] tanda yg terdapat pd bagian tubuh atau organ yg diakibatkan oleh luka; bekas melekatnya suatu bagian tumbuhan (daun) atau otot, dapat berupa tanda alami atau buatan
lanjut lan.jut [a] (1) tua; berumur: usianya sudah -- , anak cucunya sudah banyak; (2) panjang (perundingan, pembicaraan, dsb): saya jemu mengikuti pembicaraan yg -- spt itu; (3) tidak tanggung; terus: dia berusaha agar sekolah anaknya --; (4) lama; usang: bangunan itu sudah --; (5) tinggi; dalam: ilmunya sudah --
lantur lan.tur , me.lan.tur v menyimpang (tt pembicaraan, angan-angan, dsb); tersesat; teralih: kita telah cukup banyak ~ , marilah kembali ke pokok persoalan
laporan akhir tahun la.por.an akhir tahun keterangan tertulis secara berkala yg diajukan oleh pegawai atau satuan organisasi kpd pimpinannya mengenai pelaksanaan tugas atau kemajuan pekerjaan dl tahun tertentu
legio le.gio [n Kat] nama organisasi kerasulan awam dl Gereja Katolik
lele getar lele belang kemerah-merahan, jaringan di bawah kulit, memiliki organ bermuatan listrik yg berfungsi sbg alat mempertahankan diri
lembaga lem.ba.ga [n] (1) asal mula (yg akan menjadi sesuatu); bakal (binatang, manusia, atau tumbuhan); (2) bentuk (rupa, wujud) yg asli; (3) acuan; ikatan (tt mata cincin dsb); (4) badan (organisasi) yg tujuannya melakukan suatu penyelidikan keilmuan atau melakukan suatu usaha; (5) ark kepala suku (di Negeri Sembilan); (6) pola perilaku manusia yg mapan, terdiri atas interaksi sosial berstruktur dl suatu kerangka nilai yg relevan
lembaga jasa lembaga atau badan organisasi yg memberikan jasa atau kemudahan kpd orang yg memerlukannya
lembaran buruh lem.bar.an buruh surat kabar yg teristimewa diterbitkan untuk membicarakan perihal perburuhan
lembaran mahasiswa lem.bar.an mahasiswa terbitan yg terutama membicarakan perihal kemahasiswaan
lentong len.tong [Sd n] tekanan suara; lagu bicara; intonasi
ligasi li.ga.si [n] pengikatan suatu organ berongga dng suatu ligatur untuk mengikat pembuluh darah agar dapat menghentikan perdarahan
ligatur li.ga.tur [n] (1) Mus tanda untuk membayangkan dan menyanyikan dua atau beberapa nada yg sama tingginya sbg satu tanda (tersambung tanpa terputus); (2) Ling huruf tercetak atau tertulis yg merupakan gabungan dua huruf atau lebih yg berlainan; (3 a) benang yg dipakai untuk mengikat suatu organ berongga; (b) pengikatan unsur geligi dng benang kawat dr logam
limfadenitis lim.fa.de.ni.tis [n] radang kelenjar limfa, terjadi pd berbagai infeksi, merupakan suatu reaksi mikroorganisme yg terbawa oleh limfa dr daerah yg infeksi ke kelenjar limfa regional yg kadang-kadang membengkak
limpa lim.pa [n] organ tubuh, terletak di dl rongga perut sebelah kiri atas, yg menghasilkan cairan yg membantu pencernaan makanan dan membersihkan darah
lingkungan alam ling.kung.an alam keadaan (kondisi, kekuatan) sekitar yg mempengaruhi perkembangan dan tingkah laku organisme
lingkungan hidup ling.kung.an hidup kesatuan ruang dng semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yg mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya; (2) lingkungan di luar suatu organisme yg terdiri atas organisme hidup, spt tumbuhan, hewan, dan manusia
lingkungan mati ling.kung.an mati lingkungan di luar suatu organisme yg terdiri atas benda atau faktor alam yg tidak hidup, spt bahan kimia, suhu, cahaya, gravitasi, atmosfer
lipase li.pa.se [n Bio] enzim yg menguraikan lemak menjadi alkohol dan asam lemak, terdapat dl hati, pankreas, perut, dan organ pencerna lainnya, dan juga dl tumbuhan tertentu, msl pd biji-biji palem berkadar lemak (minyak)
litah li.tah [kl a] suka bicara sembarangan (tidak dapat menyimpan rahasia dsb): mulutnya latah dan --
lobi lo.bi [n] (1) ruang teras di dekat pintu masuk hotel (bioskop dsb), yg dilengkapi dng perangkat meja kursi, yg berfungsi sbg ruang duduk atau ruang tunggu; (2) kegiatan yg dilakukan seseorang untuk mempengaruhi orang lain dl kaitannya dng pemungutan suara menjelang pemilihan ketua suatu organisasi, spt parlemen dan partai politik
lokalis lo.ka.lis [n] (1) orang yg gaya bicara dan gaya perilakunya memperlihatkan kekhasan daerah tertentu; (2) orang yg ruang lingkup pengetahuannya hanya seluas daerahnya sendiri
lokusi lo.ku.si [n Ling] gaya bicara (idiom, kata, atau frasa)
lugas lu.gas [a] (1) mengenai yg pokok-pokok (yg perlu-perlu) saja: pembicaraannya selalu -- , tidak pernah menyimpang ke sana-sini; (2) bersifat spt apa adanya; lugu; serba bersahaja; serba sederhana: cara berdandannya -- , tidak mencolok; (3) tidak berbelit-belit: kalimatnya -- , tidak berbunga-bunga; (4) tidak bersifat pribadi; objektif: masalah itu dapat diselesaikan secara --
mahal dibeli [pb] sesuatu yg sukar akan diperoleh; -- bicara tidak suka bicara; pendiam: ia memang murah senyum, tapi -- bicara; -- senyum jarang senyum: siapa yg mengatakan Panglima TNI -- senyum?
majalah sastra terbitan khas secara berkala dan khusus membicarakan masalah sastra, resensi, buku (novel) kontemporer, atau kegiatan dl bidang seni sastra
majelis syura dewan penasihat; -- taklim 1 lembaga (organisasi) sbg wadah pengajian: ibu-ibu di kelurahan itu mendirikan -- taklim; (2) sidang pengajian: dl -- taklim itu dibahas masalah air wudu; (3) tempat pengajian: mereka biasa pergi ke -- taklim di dekat rumah saya
majikan ma.ji.kan [n] (1) orang atau organisasi yg menyediakan pekerjaan untuk orang lain berdasarkan ikatan kontrak; (2) orang yg menjadi atasan (yg kuasa memerintah bawahan)
makna mak.na [n] (1) arti: ia memperhatikan -- setiap kata yg terdapat dl tulisan kuno itu; (2) maksud pembicara atau penulis; pengertian yg diberikan kpd suatu bentuk kebahasaan
manajemen ma.na.je.men [n Man] (1) penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran; (2) pimpinan yg bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi
manajemen atas kelompok manajer yg meliputi pejabat pimpinan tertinggi beserta pembantunya yg terdekat dl perusahaan atau organisasinya
manajemen bahan kegiatan atau penelaahan yg mencakup perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian arus bahan di tiap tahap yg dilaluinya mulai dr penyuplai sampai ke tempat penyimpanannya dl bentuk barang jadi
manajer pelatihan pejabat pimpinan dl perusahaan atau organisasi yg bertanggung jawab secara umum atas perumusan, pengarahan, dan kebijakan pendidikan dan pelatihan
manajer profesional pemimpin manajemen yg tugas utamanya mencakup kerja perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, dan pengendalian dng memanfaatkan pengetahuan, konsep, asas, dan bahasa teknis bersama, dan menjunjung standar praktik kerja dan kode etik yg diakui
mandat man.dat [n] (1) perintah atau arahan yg diberikan oleh orang banyak (rakyat, perkumpulan, dsb) kpd seseorang (beberapa orang) untuk dilaksanakan sesuai dng kehendak orang banyak itu: kongres memberikan -- kpd pengurus lama untuk meneruskan tugasnya; (2) kekuasaan untuk melakukan kewenangan kekuasaan dr suatu badan atau organ kekuasaan atas nama badan atau organ kekuasaan tsb: MPR memberikan -- kpd Presiden untuk menjalankan kekuasaan tertinggi negara; (3) instruksi atau wewenang yg diberikan oleh organisasi (perkumpulan dsb) kpd wakilnya untuk melakukan sesuatu dl perundingan, dewan, dsb: organisasi itu telah memberikan -- kpd ketua untuk ikut berunding; (4) surat perintah bayar: pegawai belum dapat menerima gaji krn -- nya belum ditandatangani oleh pejabat yg berwenang; (5) perwakilan atas suatu wilayah yg diberikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa; pemberian kekuasaan: Jepang diberi -- untuk mengurus kepulauan bekas jajahan Jerman di Pasifik
mangap ma.ngap [Jw v] (1) membuka mulut; menganga (tt mulut); (2) ki berbicara: jangan asal -- saja!
mangsa mang.sa [n] (1) (daging) binatang yg menjadi makanan binatang buas: anak ayam sering menjadi -- burung elang; (2) Tern organisme yg ditangkap dan dimakan oleh binatang predator; (3) ki sasaran perbuatan jahat: sepeda yg tidak terkunci menjadi -- pencuri sepeda
mani ma.ni [n] cairan kental yg menyembur dr kelamin laki-laki pd waktu ejakulasi, merupakan produk dr berbagai organ, msl dr buah zakar, gelembung mani, kelenjar prostat; sperma
manira ma.ni.ra [kl p] saya, aku (untuk menyebut diri ketika berbicara dng bawahan)
mantan man.tan [a] bekas pemangku jabatan (kedudukan): ia -- gubernur yg sekarang aktif dl organisasi sosial
massa mas.sa [n] (1) sejumlah besar benda (zat dsb) yg dikumpulkan (disatukan) menjadi satu (atau kesatuan): -- batu-batuan; (2) jumlah yg banyak sekali; sekumpulan orang yg banyak sekali (berkumpul di suatu tempat atau tersebar): -- membanjiri lapangan untuk melihat pertunjukan sirkus; (3) kelompok manusia yg bersatu krn dasar atau pegangan tertentu: organisasi --; (4) Fis ukuran kuantitatif sifat kelembaman (inersia) benda
mata acara bagian dr acara (yg akan dibicarakan, dipertunjukkan, dsb)
materi ma.te.ri [n] (1) benda; bahan; segala sesuatu yg tampak: bantuan berupa --; (2) sesuatu yg menjadi bahan (untuk diujikan, dipikirkan, dibicarakan, dikarangkan, dsb): orang yg menyusun soal ujian harus tahu -- nya /matEri/, ter.ma.te.ri v terlekat; tersurat (di hati)
mekanisme me.ka.nis.me [n] (1) Tek penggunaan mesin; alat-alat dr mesin; hal kerja mesin; (2) cara kerja suatu organisasi (perkumpulan dsb): -- kerja; (3) hal saling bekerja spt mesin (kalau yg satu bergerak, yg lain turut bergerak): pembaharuan di segala bidang berarti peningkatan -- pembangunan
melanjutkan me.lan.jut.kan [v] (1) meneruskan (tt perkataan, perundingan, cerita, dsb); menyambung: mereka akan ~ pembicaraan itu minggu depan; (2) mempertinggi: krn ketiadaan biaya, dia tidak mampu ~ pendidikan anaknya ke sekolah yg lebih tinggi
melawan me.la.wan [v] (1) menghadapi (berperang, bertinju, bergulat, dsb): mereka tidak sanggup ~ musuh sebanyak itu; (2) menentang; menyalahi: siapa yg berani ~ perintahnya berarti ~ hukum; (3) bersaing lebih murah dp yg lain: harga-harga di toko itu ~; (4) melayani; mengajak: saya kurang suka berbicara ~ dia; (5) mencegah; menghilangkan; menjauhkan: obat ini gunanya untuk ~ bibit penyakit
melekapkan me.le.kap.kan [v] (1) melekatkan; menempelkan: Ayah ~ gambar pd dinding; (2) merapatkan hingga menempel; melengketkan: ia ~ perutnya ke bantal krn teramat sakitnya; (3) ki memasang; mengenakan: orang itu ~ telinga pd pembicaraan orang lain
melembagakan me.lem.ba.ga.kan [v] membuat jadi lembaga; mengorganisasikan sbg lembaga
melonjak me.lon.jak [v] (1) meloncat ke atas (dng kedua belah kaki) hendak mencapai sesuatu: penjaga gawang itu ~ hendak menangkap bola; (2) melambung (tt bola dsb): bola kayu tidak dapat ~; (3) ki meninggi (berbicara dsb yg muluk-muluk): perkataannya selalu ~ saja; (4) meningkat (naik) dng mendadak (tt harga): harga emas ~ tinggi
meluweskan me.lu.wes.kan [v] membuat pantas, menarik, dan serasi: kita perlu ~ dan mempermudah persyaratan keanggotaan organisasi ini
memanipulasi me.ma.ni.pu.la.si [v] (1) mengerjakan sesuatu dng menggunakan tangan; (2) mengatur (mengerjakan) dng cara yg pandai sehingga dapat mencapai tujuan yg dikehendaki: pembicara yg pandai dapat -- sidang sehingga semua hadirin diam terpukau; (3) berbuat curang (memalsu surat-surat, menggelapkan barang, dsb): ia dihukum krn -- cek
mematangkan me.ma.tang.kan [v] menjadikan matang; memantapkan: rencana itu sudah selesai dibicarakan, tinggal -- saja
membaca bibir mem.ba.ca bibir [Psi] mencoba mengerti pembicaraan lewat gerak bibir (terutama bagi tunarungu)
membahas mem.ba.has [v] (1) membicarakan; memperdebatkan: sebelum menyetujui Rancangan Undang-Undang Otonomi Daerah, DPR -nya bersama Pemerintah; (2) mengkritik; membantahi: bukti sudah jelas dan tidak mungkin kita -nya lagi
membantah mem.ban.tah [v] (1) melawan (menentang, menyerang) perkataan orang: tidak ada yg berani -- perintah raja; (2) menyangkal (pendapat, kabar, dsb); tidak membenarkan (menyetujui dsb): juru bicara perusahaan itu -- kabar yg telah tersiar di masyarakat
membawa suara mem.ba.wa suara juru bicara; penyambung lidah
membelokkan mem.be.lok.kan [v] (1) mengganti arah; mengubah haluan; mengelokkan: ia -- mobilnya ke arah jalan raya; (2) ki memindahkan; mengalihkan (pembicaraan, perhatian, dsb)
membentuk mem.ben.tuk [v] (1) melengkung; berkeluk: alisnya -- spt taji; (2) membuat melengkung; mengelukkan: dia seorang pandai yg -- berjenis-jenis logam untuk perhiasan; (3) menjadikan (membuat) sesuatu dng bentuk tertentu: ia -- tanah liat menjadi burung-burungan; (4) mendirikan (perkumpulan, partai, kerajaan, negara, dsb): mereka -- organisasi baru; (5) menggalang (persahabatan, persekutuan, persatuan, dsb); (6) membimbing; mengarahkan (pendapat, pendidikan, watak, pikiran): hal itu telah -- pikiran baru; (7) menyusun (kabinet, pengurus, panitia, dsb): Presiden berhasil -- kabinet baru
membidani mem.bi.dani [v] (1)bertindak sbg bidan; menolong orang melahirkan: meskipun dokter, ia tidak sanggup kalau harus -- istrinya sendiri; (2) ki mencetuskan gagasan lahirnya sesuatu (forum, organisasi, dsb); memelopori: tokoh reformasi itu telah -- kekuatan pengimbang di antara dua kubu calon presiden; Bung Karno telah -- negara Republik Indonesia
membina watak mem.bi.na watak pembangunan watak manusia sbg pribadi dan makhluk sosial melalui pendidikan dl keluarga, sekolah, organisasi, pergaulan, ideologi, dan agama
membincangkan mem.bin.cang.kan [v] membicarakan; merundingkan: mereka sedang -- pemindahan kerangka pahlawan revolusi ke Taman Makam Pahlawan
membuka mem.bu.ka [v] (1) menjadikan tidak tertutup atau tidak bertutup (spt menyingkap penutupnya, tudungnya, pagarnya): setiap pukul 05.00 pagi ia sudah -- jendela; jika -- lemari jangan lupa menutupnya kembali; (2) menanggalkan: -- baju; (3) mengangkat: -- topi; (4) membentangkan; mengembangkan: -- tangan; -- layar; (5) mengurai; meretas: -- tali; -- simpul; (6) merintis: -- jalan ; (7) membuat: -jembatan; (8) mengadakan atau memberi (kesempatan): -- kesempatan belajar; (9) memulai; mengusahakan; menyelenggarakan: -- bicara; -- sidang; (10) mengembangkan: -- pikiran; -- hati; (11) mengungkapkan; memperlihatkan: -- rahasia; -- warna
membungkam mem.bung.kam [v] (1) menutup mulut supaya diam; (2) ki membuat tidak berbunyi (bersuara, berbicara): peraturan itu telah -- pers oposisi
memelihara lidah me.me.li.ha.ra lidah [ki] mengusahakan dan menjaga baik-baik dl berbicara agar tidak berkata-kata yg kurang baik atau kurang sopan
memendekkan me.men.dek.kan [v] (1) mengurangi (memotong dsb) supaya menjadi lebih pendek: ~ lengan baju; (2) mempersingkat (waktu): ~ waktu diskusi; (3) meringkaskan; mengikhtisarkan; menyingkat: ~ cerita; ~ pembicaraan
memenggal lidah me.meng.gal lidah [ki] memutus orang berkata-kata; memotong pembicaraan orang
memetieskan me.me.ti.es.kan [v ki] mendiamkan (tidak membicarakan, mempersoalkan, menyelesaikan, mengajukan, dsb): mereka ~ persoalan yg amat penting itu
memfokuskan mem.fo.kus.kan [v] memusatkan (perhatian, pembicaraan, pandangan, sasaran, dsb): mereka ~ pembicaraan pd masalah pencalonan presiden dan wakil presiden
memincuk tanam me.min.cuk tanam pemindahan sebagian jaringan atau bagian tubuh suatu organisme dan memindahkannya ke bagian lain atau ke organisme lain
memisah me.mi.sah [v] (1) menjauhkan diri (dr); mengasingkan diri; tidak mau bersatu (dng): ia sengaja ~ dr teman-temannya; gerakan ~ , gerakan politik yg merupakan sempalan dr organisasi induknya; (2) melerai
mempercakapkan mem.per.ca.kap.kan [v] mempercakap [v] (1) membicarakan; memperkatakan; memperbincangkan: mereka sedang ~ sebab-sebab kebakaran di situ; (2) mengucapkan; menggunakan bahasa: ia mengerti bahasa Jawa, tetapi tidak dapat ~ nya
memperkatakan mem.per.ka.ta.kan [v] menguraikan sesuatu dng perkataan; membicarakan; merundingkan: semua orang akan ~ cela orang itu yg tidak terhapuskan
memperlarat mem.per.la.rat [v] memperpanjang (waktu, pembicaraan, dsb); mengulur-ulur; memperlama
mempermainkan mem.per.ma.in.kan [v] (1) memperlakukan sesuatu sbg permainan atau untuk menyenangkan hati: ia berbicara sambil -- jari tangannya; (2) mempergunakan (senjata dsb): sebelum dia sempat -- kerisnya, pisau lawannya telah lebih dulu menan-cap di lambungnya; (3) membuat orang lain menjadi bahan tertawaan; mengolok-olok: dia suka -- orang; (4) ki memperlakukan sesuatu (atau seseorang) dng sesuka hati; memperdayakan: jangan -- harta anak yatim itu; lintah darat itu sampai hati -- nasib petani kecil
mempersoalkan mem.per.so.al.kan [n] mengemukakan suatu hal sbg soal; menjadikan persoalan untuk dibicarakan (diperdebatkan atau diperbantahkan); membicarakan; memperdebatkan; memperbantahkan: kita tidak usah -- siapa yg bersalah, yg penting kita selesaikan urusan ini
memutus me.mu.tus [v] (1) memotong hingga putus: ~ kawat (benang, tali); (2) menghentikan (tt arus): ~ aliran listrik; (3) menghalangi; merusakkan (tt jalan): mereka ~ jalan menuju ke kota; (4) memintas; memotong (tt jalan): mereka ~ jalan supaya cepat sampai; (5) menyela (tt perkataan orang): ia suka sekali ~ pembicaraan orang; (6) membatalkan; mengurungkan (tt janji, hubungan kasih): ia ~ janjinya; (7) menyudahi; mengakhiri (tt yg sebenarnya belum berakhir): mereka sudah ~ pembicaraan sebelum mencapai kesepakatan; (8) mencabut (tt nyawa): ~ nyawa; (9) membunuh; mematikan (tt hidup atau nyawa, umur): ~ hidupnya
menanggap me.nang.gap [v] (1) memperhatikan sungguh-sungguh: mereka ~ pembicaraan penghuni kamar sebelah; (2) menerima dng pancaindra (spt melihat, mendengar, merasai); mencerap: anak itu ~ segala yg terdapat dan terjadi di sekelilingnya
menangkap me.nang.kap [v] (1) memegang (sesuatu yg bergerak cepat, lepas, dsb); memegang (binatang, pencuri, penjahat, dsb) dng tangan atau alat: nelayan itu ~ ikan dng jala; polisi telah berhasil ~ para penjahat; (2) menerkam: harimau liar itu ~ kambing penduduk; (3) menadah (menyambut, menampung) barang yg dilemparkan: penjaga gawang ~ bola dng menjatuhkan diri; (4) mendapati (orang berbuat jahat, kesalahan, rahasia, dsb): guru itu ~ beberapa pelajar yg merokok di dl kelas; (5) menerima (suara, siaran radio, dsb): pesawat radio ini dapat ~ siaran dr luar negeri; (6) dapat memahami (mengetahui dsb): aku tidak dapat ~ isi pembicaraan mereka krn mereka menggunakan kata-kata sandi; (7) mencerap; menerima (dng pancaindra): pemimpin rakyat harus dapat ~ aspirasi rakyatnya; (8) makan atau mengena (tt pancing dsb): sudah sejam lebih pancingnya belum juga ~
mencacau men.ca.cau v (1) selalu berpindah-pindah; lincah; (2) tidak tetap (tt pikiran, pendapat); (3) berbicara dng gugup (kebingungan); (4) sebentar-sebentar kawin (tt laki-laki); (5) meracau; mengigau
mencakapi men.ca.kapi [kl v] mengajak berbicara; menegur
mencla-mencle men.cla-men.cle [a] tidak dapat dipercaya: bicaranya ternyata -- , tidak dapat dipegang sama sekali
mendaftarhitamkan men.daf.tar.hi.tam.kan [v] mencatat nama sbg orang atau organisasi yg dianggap membahayakan keamanan atau sbg orang atau organisasi yg tidak disukai
mendiamkan men.di.am.kan [v] (1) mengusahakan (menjadikan) supaya tidak bersuara (berbicara, menangis, dsb): ibu itu ~ anaknya yg sedang menangis; (2) menghentikan untuk beberapa lama; menjadikan (membiasakan) tidak bergerak: ia biasa ~ dulu adonan roti itu satu malam sebelum dibakar; tidak pernah ~ tangannya, selalu bekerja; (3) membiarkan saja (tidak mau memedulikan, mengurus, dsb): yg berwajib tidak akan ~ perkara korupsi itu
mendiskusikan men.dis.ku.si.kan [v] membicarakan sesuatu dl diskusi: para peserta seminar sedang ~ masalah pembinaan generasi muda
menekan me.ne.kan [v] (1) menindih (mendesak) kuat-kuat: kepalaku sakit serasa ada sesuatu yg ~ nya dr atas; tiba-tiba kesunyian terasa sangat ~ ketika burung malam itu berhenti berbunyi; (2) menghentikan atau menahan (mencegah, mengekang ) dng kekerasan: Pemerintah berusaha ~ kenaikan harga beras dng cara memasok langsung beras ke pasar; (3) mengadakan desakan berat kpd: digunakannya kesatuan-kesatuan tank yg kuat untuk ~ pertahanan musuh: (4)melakukan kekerasan, kekuatan, desakan, atau paksaan pd; menindas atau menggencet: yg kuat jangan ~ yg lemah; (5) memaksa-maksa; mendesak keras: rupanya ada yg ~ nya supaya menandatangani surat itu; (6) mengucapkan (kata, suku kata) dng suara yg agak keras; meletakkan aksen pd: pembicara bahasa Indonesia biasa ~ suku kata yg terakhir; (7) menitikberatkan pd; (sangat) mementingkan; (sangat) mengutamakan: Pemerintah ~ pembangunan pd sektor kesehatan dan pendidikan
menekankan me.ne.kan.kan [v] menegaskan (kata, suku kata) dng suara yg agak keras; meletakkan aksen pd: pembicara ~ pentingnya persatuan
menelengkan me.ne.leng.kan [v] memiringkan ke sebelah; meletakkan miring (senget); menyengetkan: krn kurang pendengaran, ia selalu ~ telinganya jika diajak bicara
menendang me.nen.dang [v] (1) menyepak; mendepak (dng kaki): ia berusaha ~ bola ke arah gawang lawan; (2) mengusir; memecat; mengeluarkan (dr kantor, perusahaan, organisasi, dsb): berdasarkan undang-undang perburuhan, setiap pemimpin tidak dapat ~ bawahannya begitu saja tanpa alasan yg kuat; (3) mendesak (mendorong) kuat-kuat: bocoran pd pipa gas disebabkan oleh tekanan gas yg kuat yg ~ klep pipa hingga meletup
menengahi me.ne.ngahi [v] (1) menempatkan diri di tengah; melerai; mendamaikan: pemimpin yg bijaksana akan senantiasa ~ perselisihan yg terjadi di antara bawahannya; (2) memotong atau menyela (pembicaraan): jadi orang jangan suka ~ pembicaraan orang
menengking me.neng.king [v] (1) berkata dng suara keras: sukar dibedakan antara marah dan gembira krn kebiasaan bicaranya yg ~; (2) memarahi; menghardik: ia sering ~ bawahannya yg pemalas itu
mengapteni me.ngap.teni [v] mengomandani; mengepalai; mengetuai: dia dipercayai untuk ~ organisasi yg baru dibentuk itu
mengasak kaji meng.a.sak kaji memindahkan pembicaraan kpd orang lain
mengatai me.nga.tai [v] (1) menegur dan memarahi dsb; (2) mempercakapkan (membicarakan) kejelekan seseorang; menjelek-jelekkan; (3) mengumpat; mengumpat-umpat
mengelite meng.e.lite [v] menjadi elite: organisasi kemasyarakatan itu kini cenderung ~ dan terpisah dr massa umat yg terbelakang, miskin, dan bodoh
mengemudiankan me.nge.mu.di.an.kan [v] (1) menaruh (menempatkan) di belakang; mengerjakan (membicarakan dsb) di bagian akhir: kita harus mendahulukan hal-hal yg perlu segera diselesaikan dan ~ hal-hal kurang penting; (2) mengundurkan; menunda; menangguhkan: kita sudah sepakat untuk ~ pembicaraan mengenai masalah yg belum terpecahkan dl pertemuan ini
mengemudikan me.nge.mu.di.kan [v] (1) memegang kemudi (untuk mengatur arah perjalanan perahu, mobil, pesawat terbang, dsb): pilot ~ pesawat terbang; (2) memimpin (organisasi, perusahaan, pemerintahan, dsb); mengurus (rumah tangga): pengurus harus dapat ~ organisasi; kepala keluarga harus pandai ~ rumah tangga
mengenai me.nge.nai [n] kena pd sasarannya (tujuannya dsb): tembakannya tidak ~ sasaran; dua buah bom atom meledak ~ tempat penyimpanan mesiu; (2) v menyentuh: perban yg kotor itu jangan sampai ~ luka itu; (3) p berkenaan (berhubungan) dng; tt hal: pembicaraan ~ pembentukan panitia kursus ditunda sampai besok malam; (4) v cak menyetubuhi
mengendapkan meng.en.dap.kan [v] (1) membiarkan atau mendiamkan supaya mengendap: ia ~ air kopinya sebelum meminumnya; (2) ki menggelapkan; menyembunyikan; tidak meneruskan (tt surat): dia dituduh ~ surat permohonan orang itu; (3) ki menunda untuk dipikirkan (dipertimbangkan) dalam-dalam: sebaiknya kita ~ masalah ini dulu, besok kita bicarakan lagi [v] menyembunyikan atau menggelapkan (uang dsb)
menggembosi meng.gem.bosi [v] (1) membuat menjadi gembos; (2) ki mengurangi (menurunkan) isi atau jumlah (orang, barang) banyak-banyak dl waktu dekat: kelompok organisasi itu ~ partainya
menggunjing meng.gun.jing [v] (1) membicarakan kekurangan orang lain; (2) mengumpat; memfitnah
menghilirkan meng.hi.lir.kan [v] (1) menghanyutkan ke hilir; melayarkan ke hilir (tt perahu, rakit); (2) ki membawa atau mengarahkan pembicaraan pd pokok tertentu
menghubungi meng.hu.bungi [v] bertemu untuk membicarakan sesuatu: sbg penduduk baru pertama-tama kita harus ~ ketua RT setempat
menginfiltrasikan meng.in.fil.tra.si.kan [v] menyusupkan: partai berhaluan kiri ~ kadernya ke semua organisasi massa dan partai politik
menginterupsi meng.in.te.rup.si [v] menyela atau memutus (pembicaraan, pidato, dsb)
mengintroduksi meng.in.tro.duk.si [v] (1) memperkenalkan (orang-orang) dng cara menyebutkan nama masing-masing dl tata cara resmi yg lazim: ketua perutusan itu ~ anggota perutusannya kpd Presiden; (2) mempergunakan atau memperlakukan sesuatu untuk pertama kalinya: Jepang ~ karet sintetis dl industri-nya, di samping pemakaian karet alam; (3) mengajukan: pemerintah ~ rancangan undang-undang kpd Dewan Per-wakilan Rakyat; (4) mengetengahkan: ~ pokok pembicaraan dl suatu pertemuan
mengkhotbahkan meng.khot.bah.kan [v] mengajarkan atau membicarakan di dl khotbah: ~ sikap hidup berdasarkan agama
mengklaim meng.klaim [v] (1) meminta atau menuntut pengakuan atas suatu fakta bahwa seseorang (suatu organisasi, perkumpulan, negara, dsb) berhak memiliki atau mempunyai hak atas sesuatu: ada negara lain yg ~ kepulauan itu; (2) menyatakan suatu fakta atau kebenaran sesuatu: pemerintah baru ~ bahwa tokoh politik itu meninggal krn bunuh diri
mengolak-alik meng.o.lak-a.lik [v] (1) ki memutarbalikkan: dia -- hasil pembicaraan kita kemarin; (2) membolak-balikkan: jangan -- keranjang sampah itu di sini; (3) mempermain-mainkan: dng mudah kucingku -- tikus kecil itu
mengomong meng.o.mong [v] berkata; bercakap; berbicara: kau jangan suka -- kotor
mengomongkan meng.o.mong.kan [v] memperkatakan; mempercakapkan; membicarakan: dia suka -- kelakuan suaminya
mengotot meng.o.tot [v] tidak mau mengalah; berkeras hati; bersikeras: berbicaralah baik-baik, jangan -- spt itu
mengulurkan meng.u.lur.kan [v] (1) melepaskan (tali dsb) supaya memanjang: ia ~ tali pancing itu panjang-panjang; (2) menjulurkan (lidah); menganjurkan (tangan, kaki) ke muka; menyembulkan (kepala): ia ~ kepalanya hendak melihat isi bakul itu; (3) memanjangkan; memperpanjang (waktu pembicaraan dsb): panitia ~ pasar malam itu beberapa hari lagi; (4) melepas atau memuaskan (hawa nafsu); menuruti (kemauan, keinginan, dsb): janganlah ~ nafsunya; ~ kemauan anaknya yg bengal itu; (5) menyampaikan atau memberikan (dng menganjurkan tangan ke muka); menunjukkan: sambil berkata demikian ia ~ kertas kepadaku; (6) Mk mengantarkan (nasi, uang, dsb): Adik ~ nasi ke sawah
mengusahakan meng.u.sa.ha.kan [v] (1) mencarikan daya upaya; mengikhtiarkan: ia mencoba ~ persatuan, tetapi gagal; beliau ~ kemajuan organisasinya; (2) mengerjakan (sawah, tanah, dsb); menyelenggarakan atau menjalankan kegiatan di bidang perdagangan (perusahaan oleh): para petani sedang mencoba ~ tanah gersang untuk dapat ditanami palawija; mereka hanya mampu ~ toko kecil dan warung kecil; (3) menyelenggarakan (dl arti mengurus dan mengatur): mereka bermaksud ~ kursus kejuruan; (4) membuat; mengerjakan; menjalankan: Pemerintah sudah ~ paket buku
mengutik-ngutik me.ngu.tik-ngu.tik [v] (1) menyentuh-nyentuh (menggerak-gerakkan) dng jari: anak manja itu ~ kancing baju ayahnya; (2) membicarakan sedikit atau menyinggung-nyinggung (suatu hal, perkara, dsb); suka mencela atau mencari-cari kesalahan orang dsb: jangan ~ hal itu lagi krn bukan urusanmu
meninggi me.ning.gi [v] (1) menjadi tinggi; naik tinggi-tinggi; (2) muluk-muluk; (3) ki menjadi sombong (angkuh): jika berbicara dng orang jangan ~ terus, lebih baik merendah; (4) ki menjauh: krn sikapnya yg pelit itu, rezekinya ~
menjaga mulut men.ja.ga mulut berbicara hati-hati agar tidak menyakitkan hati orang lain
mensyarahkan men.sya.rah.kan [v] membicarakan; menjelaskan: di halaman itu tercantum beberapa hadis yg -- ayat-ayat tsb
mensyurkan men.syur.kan [v] menyarankan; menganjurkan: pemimpin organisasi tsb -- supaya para anggotanya lebih aktif
menuankan me.nu.an.kan [v] menjadikan tuan; menyebut tuan kpd orang yg diajak berbicara
menumpang me.num.pang [v] (1) ada (terletak, tertaruh) di atas sesuatu: gumpalan awan hitam sbg kepala raksasa ~ di atas puncak gunung; (2) naik (kereta, kapal, dsb): kalau masih ada tempat saya mau ~ kereta senja saja; (3) ikut serta (bepergian dsb); turut tinggal (bermalam dsb) di rumah orang; membonceng (kereta, mobil, dsb); turut (makan, membaca, dsb): berapa orang yg ~ di rumahmu?; (4) minta supaya diizinkan (berjalan, bertanya, dsb): aku ingin ~ bicara sedikit; ~ bertanya di mana rumah Pak Lurah?
menunduk me.nun.duk [v] condong ke depan dan ke bawah (kepala atau muka); merunduk (tt malai padi dsb): pd zaman dahulu orang wajib ~ waktu berbicara dng orang tua
menutup me.nu.tup [v] (1) menjadikan tidak terbuka (spt mengatupkan, mengunci, merapatkan): ~ buku; ~ jendela; ~ mata; ~ pintu; (2) memberi bertutup (dng) menudungi; menyelubungi dsb; (3) menyekat (menyumbat, menimbun, dsb) supaya buntu; menyatakan tidak boleh dilalui atau dimasuki (tt jalan dsb); (4) mengurung; memasukkan ke dl penjara; (5) mencukupi (ongkos, kekurangan, dsb); (6) menyudahi (rapat, pembicaraan, dsb); mengakhiri; (7) ki menyembunyikan; merahasiakan; (8) ki melunasi (tt utang); melengkapi (apa yg kurang): ~ utang; ~ kekurangan
meninggalkan me.ning.gal.kan [v] (1) membiarkan tinggal (tetap ada, tidak dibawa pergi, dsb): pamanku ~ anak-anak yg sudah dewasa; malam itu rombongan dr Jakarta ~ desa kami; (2) menyisakan: ia hanya ~ uang seribu rupiah untuk belanja besok; (3) pergi dr; menghindar dr: hari ini ia hendak ~ kota Jakarta; banyak orang ~ kampung halamannya; (4) membiarkan lepas (lewat, tetap demikian halnya, dsb); melepaskan (cita-cita, niat, dsb): sudah lama ia ~ cita-citanya yg semula; (5) sudah mendahului (melewati, melampaui, melebihi, dsb): dl hal ini, bangsa Barat sudah jauh ~ kita; (6) tidak memasukkan dl perhitungan (acara, pembicaraan, dsb); mengesampingkan: ia hanya menyebut masalah-masalah besar dan ~ yg kurang penting; (7) membuang (adat, kebiasaan buruk, keyakinan, dsb): ~ adatnya yg buruk; ~ ideologi yg bertentangan dng Pancasila; (8) mengalpakan; melalaikan: ~ kewajiban; ~ syariat
menyarasehankan me.nya.ra.seh.an.kan [v] membicarakan dl sarasehan
menyelang me.nye.lang [v] (1) menyelipi: ia -- pekerjaannya dng kesibukan lain sehingga tidak lekas selesai; (2) memotong (perkataan, pembicaraan, dsb); menyelingi: jangan -- perkataan orang yg sedang bicara [v] meminjam: ia -- uang kpd tetangganya
menyengau me.nye.ngau [v] berbicara dng suara melalui hidung
menyilangi me.nyi.langi [v] menyelangi: tidak baik -- orang yg sedang berbicara
menyimbang me.nyim.bang [v] melempar-lempar batu, manik, dsb ke atas lalu ditangkap lagi: bicara sambil -- batu
menyinggung me.nying.gung [v] (1) menyodok (mendesak, menolak, dsb) dng siku: petinju itu -- perut lawannya hingga jatuh; (2) menyentuh; menjamah; menyenggol: beliaulah yg -- gelas itu hingga pecah; (3) mengenai (sedikit); membicarakan (sedikit): bab pendahuluan telah -- soal itu; (4) melanggar (kehormatan, kekuasaan, dsb): tulisannya dianggap -- kehormatan Bapak Gubernur; (5) ki menyakiti (melukai) hati (perasaan): kata-katanya -- perasaan
menyingkirkan me.nying.kir.kan [v] (1) menjauhkan (sesuatu dr); menghindarkan; memindahkan dsb (supaya tidak menghalangi, membahayakan, dsb): -- balok-balok kayu yg melintang di jalan; (2) mengesampingkan; tidak membicarakan (memikirkan dsb) untuk sementara waktu
menyoalkan me.nyo.al.kan [v] (1) menanyakan sesuatu (yg sulit) kpd: jangan -- apa-apa yg belum dipelajari oleh murid-murid; (2) mengemukakan suatu hal dng soal; menjadikan soal; membicarakan; memperdebatkan; mempersoalkan: sudahlah Nak, jangan suka -- hal yg tidak penting
menyusun me.nyu.sun [v] (1) mengatur dng menumpuk secara tindih-menindih; menaruh berlapis-lapis: adik -- piring yg sudah dicuci; (2) mengatur secara baik: -- karangan bunga; (3) menempatkan secara beraturan: mereka sedang -- kursi untuk rapat; (4) membentuk pengurus (panitia dsb): organisasi itu sudah -- pengurus baru; (5) merencanakan: mereka sedang -- rancangan kerja; (6) mengarang buku (kamus, ensiklopedia, dsb)
meraban me.ra.ban [v] (1) mengeluarkan suara (bagi bayi) sbg latihan persiapan berbicara; (2) ki berkata-kata yg bukan-bukan; mengigau
merangkum me.rang.kum [v] (1) membawa dl pelukan: ia ~ kain-kain itu dan membawanya ke luar; (2) meliputi; melingkung(i): rasa cemas selalu ~ hatinya; (3) menyatukan (merangkai) pokok-pokok pembicaraan (uraian, dsb) yg terpencar; meringkas (uraian, dsb) dl bentuk pokok-pokok saja; (4) ki memeluk: ibu itu ~ dan mencium anaknya yg baru tiba
merapatkan me.ra.pat.kan [v] (1) menjadikan rapat; mengerapkan: ~ anyaman tikar; (2) mendekatkan kpd: ~ duduknya kpd adiknya; (3) mempererat: ~ persahabatannya [v] membahas sesuatu dl rapat; memasukkan sbg acara rapat; mengajak berapat untuk membicarakan sesuatu: mereka sedang ~ suatu masalah
merasani me.ra.sani [v] membicarakan kejelekan atau kekurangan seseorang (dilihat dr segi negatif)
mereka me.re.ka [pron] dia dng yg lain; orang-orang yg dibicarakan: Toto bertemu dng Amir di jalan, lalu -- pergi bersama-sama ke sekolah
merekrut me.rek.rut [v] mendaftar (memasukkan) calon anggota baru: ia ~ pemuda-pemuda dan mahasiswa untuk kepentingan organisasinya
merelevansi me.re.le.van.si [v] mempunyai relevansi: akankah organisasi keagamaan itu ~ zaman?
meringkaskan me.ring.kas.kan [v] (1) menjadikan ringkas (tidak banyak memerlukan tempat): ia ~ barang-barang itu supaya dapat masuk ke dl peti; (2) memendekkan (cerita, pembicaraan); mengikhtisarkan; mengambil inti sarinya saja: ~ pembicaraan
merundingkan me.run.ding.kan [v] (1) membicarakan atau memperkatakan sesuatu untuk memperoleh persetujuan (permufakatan): mereka sedang ~ hari pernikahan anaknya; (2) kl memperhitungkan; memperkirakan
mesofili me.so.fi.li [n Bio] mikroorganisme yg tumbuh baik pd suhu antara 20o-45oC
metabolisme me.ta.bo.lis.me [n Kim] (1) pertukaran zat pd organisme yg meliputi proses fisika dan kimia, pembentukan dan penguraian zat di dl badan yg memungkinkan berlangsungnya hidup; (2) proses perputaran; gerak berputar: terjadinya -- mikrobiologis di dl tanah menghasilkan zat lemas
metanefros me.ta.nef.ros [n] organ tubuh pd hewan vertebrata yg berfungsi sbg ginjal permanen, spt pd reptil, burung, dan mamalia
mewadahi me.wa.dahi [v] menampung dl suatu wadah: organisasi itu ~ aspirasi pemuda
mikro- mik.ro- [bentuk terikat] (1) kecil; kecil sekali: mikrofilm; mikrokosmos; mikroorganisme; (2) membuat benda dsb yg kecil kelihatan besar: mikroskop; (3) seperjuta unit: mikrogram; mikrofarad
mikrob mik.rob [n Bio] organisme yg sangat kecil ukurannya sehingga untuk mengamatinya secara jelas diperlukan mikroskop
militan mi.li.tan [a ] bersemangat tinggi; penuh gairah; berhaluan keras: untuk membina suatu organisasi diperlukan orang-orang yg -- dan penuh pengabdian
mineral mi.ne.ral [n] (1) benda padat homogen bersifat takorganis yg terbentuk secara alamiah dan mempunyai komposisi kimia tertentu, jumlahnya sangat banyak, msl tembaga, emas, intan; barang tambang; pelikan; (2) zat organik yg dl jumlah tertentu diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme normal yg diperoleh melalui makanan sehari-hari
mineralisasi mi.ne.ra.li.sa.si [n Kim] proses perubahan penyusunan organik menjadi materi anorganik
modalitas mo.da.li.tas [n Ling] (1) klasifikasi pernyataan menurut hal menyungguhkan atau mengingkari kemungkinan atau keharusan; (2) cara pembicara menyatakan sikap thd suatu situasi dl suatu komunikasi antarpribadi; (3) makna kemungkinan, keharusan, kenyataan, dsb yg dinyatakan dl kalimat (dl bahasa Indonesia dinyatakan dng kata barangkali, harus, dsb)
moderator mo.de.ra.tor [n] (1) orang yg bertindak sbg penengah (hakim, wasit, dsb); (2) pemimpin sidang (rapat, diskusi) yg menjadi pengarah pd acara pembicaraan atau pendiskusian masalah: pemimpin diskusi itu hanya bertindak sbg -- , bukan sbg orang yg memberikan penilaian akhir; (3) Tek alat pd mesin yg mengatur atau mengontrol aliran bahan bakar atau sumber tenaga
modus mo.dus [n] (1) cara; (2) Ling bentuk verba yg mengungkapkan suasana kejiwaan sehubungan dng perbuatan menurut tafsiran pembicara tt apa yg diucapkannya; (3) nilai yg paling besar frekuensinya dl suatu deretan nilai; (4) angka statistik yg paling sering muncul dl populasi atau sampel
monogram mo.no.gram [n] (1) tanda berupa dua huruf atau lebih yg digabungkan menjadi satu; (2) tanda atau lambang identitas seseorang (organisasi, lembaga, perusahaan, dsb), biasanya dibentuk dr huruf-huruf awal namanya
monolingual mo.no.li.ngu.al [a] hanya mengenal atau mampu berbicara dl satu bahasa; (2) n orang yg hanya mampu berbicara dl satu bahasa: seorang --
monolit mo.no.lit [n] (1) Geo bongkahan batu besar yg sering kali berbentuk (atau dibentuk menjadi) pilar atau tugu; (2) sesuatu yg berbentuk kokoh kuat; (3) kesatuan terorganisasi yg membentuk kekuatan tunggal dan berpengaruh
monolog mo.no.log [n] (1) pembicaraan yg dilakukan dng diri sendiri; (2) Sen adegan sandiwara dng pelaku tunggal yg membawakan percakapan seorang diri
morfogenesis mor.fo.ge.ne.sis [n Bio] proses perkembangan organ atau jaringan dan diferensiasi yg terjadi sesuai dng yg dilakukan organ atau jaringan itu
mosi kepercayaan mosi yg menyatakan wakil rakyat percaya kpd kebijakan pemerintah (pengurus organisasi dsb)
motor mo.tor [n] (1) mesin yg menjadi tenaga penggerak: pompa air itu digerakkan oleh -- listrik; (2) cak sepeda motor; (3) ki orang yg memegang peranan penting atas jalannya organisasi dsb: dialah yg menjadi -- perkumpulan itu
muda mu.da [a] (1) belum sampai setengah umur: istrinya masih --; (2) belum sampai masak (tt buah-buahan); (3) belum cukup umur (tt tumbuhan, binatang); (4) belum sampai waktunya untuk dipetik (dituai dsb): buah nangka ini masih terlalu -- untuk dipetik; (5) belum lama ada (berdiri dsb): organisasi kita ini masih -- krn baru berusia dua tahun; (6) kurang gelap, agak pucat (tt warna): warnanya biru --; (7) yg kedua (menurut tingkat kedudukannya): istri --
mulut gatal [ki] selalu ingin bicara (terutama mencomel, mencela, mengata-ngatai)
mulut usil suka membicarakan urusan orang lain; mulut bawel
mutakalim mu.ta.ka.lim [n Isl] (1) pembicara; (2) ahli ilmu kalam (teologi)
mutisme mu.tis.me [n Psi] keadaan seseorang yg tidak mempunyai kemampuan berbicara atau latah
mutualisme mu.tu.a.lis.me [n] hubungan timbal-balik yg saling menguntungkan antara dua organisme, msl semut dan kutu daun
naftalena naf.ta.le.na [n Kim] hidrokarbon diperoleh dr ter batu bara, berupa zat padat kristal putih dng bau menusuk, digunakan dl pembuatan zat celup organik; obat pemusnah ngengat; C10H8
nanaplankton na.na.plank.ton [n] (1) tanaman mikroorganisme; (2) organisme kecil yg tidak terjaring dng jala yg tertinggal dl perairan
nanti nan.ti [n] waktu yg tidak lama dr sekarang; waktu kemudian; kelak: hal itu akan kita bicarakan --; -- saya akan menelepon Anda lagi; sampai bertemu lagi --; (2) adv kalau tidak begitu; kalau tidak: dengarkan nasihatku baik-baik, -- engkau menyesal; jangan kauganggu, -- ia marah; (3) adv akan: tidak -- menurut perintahmu [v] tunggu
negara ne.ga.ra [n] (1) organisasi dl suatu wilayah yg mempunyai kekuasaan tertinggi yg sah dan ditaati oleh rakyat; (2) kelompok sosial yg menduduki wilayah atau daerah tertentu yg diorganisasi di bawah lembaga politik dan pemerintah yg efektif, mempunyai kesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya: kepentingan -- lebih penting dp kepentingan perseorangan
negosiasi ne.go.si.a.si [n] (1) proses tawar-menawar dng jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yg lain; (2) penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yg bersengketa
neurosis neu.ro.sis [n Dok] penyakit saraf yg berhubungan dng fungsinya tanpa ada kerusakan organik pd bagian susunan saraf (spt histeri, depresi, fobi); psikoneurosis
ngoko ngo.ko [Jw a Ling] tingkatan bahasa yg terendah dl bahasa Jawa yg dipakai untuk berbicara dng orang yg sudah akrab, dng orang yg lebih rendah kedudukannya, atau dng orang yg lebih muda
nitrogliserin nit.ro.gli.se.rin [n Kim] zat organik yg sangat peka dan mudah meledak, merupakan bahan dasar untuk bahan peledak spt dinamit
nominator no.mi.na.tor [n] orang yg mencalonkan (mengunggulkan): ada yg berkelakar bahwa para -- itu justru tidak berbicara apa-apa
nomor surat tanda berupa angka atau gabungan angka huruf yg dicantumkan pada surat keluar dr suatu organisasi, instansi, atau badan usaha, sesuai dng nomor berkas atau buku agenda surat keluar yg bertalian dng surat tertentu
nonkooperatif non.ko.o.pe.ra.tif [a] bersifat (bersikap) tidak bekerja sama: pd masa penjajahan Belanda organisasi yg bersikap -- thd pemerintah penjajahan pasti akan ditekan dan dipersulit
nonpolitik non.po.li.tik [n] yg tidak bersifat politik; yg tidak berhubungan dng politik; yg tidak menganut suatu paham politik; bukan politik: organisasi itu bersifat --
nota dinas alat komunikasi intern antarpejabat satuan organisasi yg memuat atau berisi pemberitahuan, permintaan, penjelasan, laporan, dsb; surat resmi yg bersangkutan dng organisasi atau instansi
notula no.tu.la [n] catatan singkat mengenai jalannya persidangan (rapat) serta hal yg dibicarakan dan diputuskan: -- rapat merupakan dokumentasi penting
nutriea nut.ri.ea [n Bio] zat yg mendorong pertumbuhan, pemeliharaan, fungsi, dan pengembangbiakan sel dr suatu organisme
nyali nya.li [n] (1) empedu; (2) ki perasaan: tidak punya -- orang yg memukuli anak kecil itu; (3) ki keberanian: pecah -- nya, hilang keberaniannya; (4) Bio proliferasi lokal jaringan tumbuhan yg menghasilkan pembengkakan dng bentuk khas dan amat berbeda dng organ normal lain, biasa terbentuk sbg responsi thd serangan patogen
nyawa nya.wa [n] (1) pemberi hidup kpd badan wadak (organisme fisik) yg menyebabkan hidup (pd manusia, binatang, dsb): darah tertumpah -- melayang; (2) jiwa; roh; semangat: -- nya sudah pergi; (3) hidup; kehidupan: -- nya ada di tangan saya
nyolnyolan nyol.nyol.an [v cak] suka berbicara; banyak bicara
objek ob.jek [n] (1) hal, perkara, atau orang yg menjadi pokok pembicaraan; (2) Kim benda, hal, dsb yg dijadikan sasaran untuk diteliti, diperhatikan, dsb: -- penelitian ini adalah tata kehidupan suku terasing di Riau; (3) Ling nomina yg melengkapi verba transitif dl klausa, msl teh manis dl kalimat Kiki minum teh manis; (4) hal atau benda yg menjadi sasaran usaha sambilan: berdagang kain menjadi salah satu -- orang- orang di kota itu; (5) Fis titik atau himpunan yg bertindak sbg sumber cahaya bagi suatu lensa, cermin, atau bagi suatu sistem lensa; -- afektif objek langsung yg dikenai oleh perbuatan yang terdapat dalam predikat verbal, tetapi tidak merupakan hasil perbuatan itu (berlainan dng objek efektif); msl buku dl mereka membaca buku, jalan dl anak-anak sedang menyeberang jalan
obrol ob.rol , meng.ob.rol v bercakap-cakap atau berbincang-bincang secara santai tanpa pokok pembicaraan tertentu: setiap pagi mereka -- di warung kopi itu
oksigenase ok.si.ge.na.se [n Kim] enzim yg memungkinkan organisme dapat memanfaatkan oksigen
omong [n cak] (1) bicara; cakap; kecek: jangan banyak -- , nanti kupukul kau!; (2) bahasa; perkataan: -- Sunda; -- Melayu
omongan omong.an [n] (1) perkataan; percakapan; pembicaraan: -nya tidak dapat dipercaya; (2) bahan pembicaraan; buah mulut: sikapnya yg angkuh itu menjadi -- orang
onak [n] (1) rotan yg berduri; Plectocomia griffithii; (2) duri yg bengkok spt kait (lebih berbahaya dp duri biasa); (3) Bot cuatan berujung tajam yg berasal dr epidermis atau konteks organ tumbuhan, spt pd mawar; duri tempel; (4) ki kesukaran; kesulitan; kemudaratan: perkara itu banyak -- dan durinya
orang timpang jangan dicacat [pb] kecelakaan yg menimpa seseorang jangan terlalu dibicarakan krn boleh jadi kita mengalami hal yg sama di kemudian hari
oratoria ora.to.ria [n] (1) seni bicara dng fasih dan efektif di depan umum; (2) pidato di depan umum yg menggugah emosi pendengar
osmoregulasi os.mo.re.gu.la.si [a Kim] kemampuan organisme untuk mempertahankan keseimbangan kadar dl tubuh dan dl zat yg kadar garamnya berbeda
otot [n] (1) jaringan kenyal dl tubuh manusia dan hewan yg berfungsi menggerakkan organ tubuh; (2) urat yg keras
oviparitas ovi.pa.ri.tas [n] kebiasaan suatu organisme dl hal menghasilkan telur
pacak pa.cak [a] telah terlatih atau mahir dl mengerjakan sesuatu; cakap: kita memerlukan seorang organisator, orang yg -- memimpin organisasi [n] (1) cocok (untuk menusuk satai yg akan dipanggang); (2) tongkat (tiang, pancang) yg tajam pd ujungnya [Mk n] titik-titik air yg berhamburan; percik ? pacek
pakaian seragam pa.kai.an seragam pakaian yg warna dan potongannya sama dan dimiliki oleh lebih dr satu orang yg seprofesi atau seperkumpulan (seorganisasi), dsb (spt pakaian pramuka, tentara, kelompok penari, pemain sepak bola, dan pelajar)
panel pa.nel [n] (1) bagian dr permukaan pintu (dinding, langit-langit, dsb) berupa papan tipis dsb, biasanya berbentuk persegi panjang, dipasang di dl bingkai, terletak lebih rendah atau lebih tinggi dp permukaan sekitarnya; (2) potongan bahan dr jenis atau warna yg berbeda yg disisipkan pd pakaian; (3) lembaran tipis (dr papan atau logam) tempat melekatkan alat (peranti) pengontrol: di dekat kemudi ada -- berisi tombol-tombol untuk mengontrol lampu dan oli; (4) Graf papan peraga untuk pameran, berbentuk persegi panjang, terbuat dr papan lapis, logam, atau bahan lain, digunakan untuk menempelkan foto, gambar, teks yg dipamerkan [n] kelompok pembicara yg dipilih untuk berbicara dl diskusi dan menjawab pertanyaan di depan hadirin (penonton, pendengar)
pangkal pang.kal [n] (1) bagian permulaan atau bagian yg dianggap sbg dasar (terutama tt benda yg panjang spt pohon, tongkat, tiang): -- pohon; (2) awal; permulaan; asal; sebab utama: -- perselisihan itu sebenarnya hanya persoalan yg sepele saja; hemat -- kaya; (3) pokok; bagian (isi) yg utama: baiklah kita kembali kpd -- pembicaraan semula; (4) modal; kapital: -- usahanya diperoleh dr kredit bank; (5) Ling morfem, kata, atau frasa yg bergabung dng afiks, msl olah pd mengolah, atau tani pd bertani
pangkal kata kata pokok; (2) permulaan atau pokok pembicaraan
panitera pa.ni.te.ra [n] pejabat kantor sekretariat pengadilan yg bertugas pd bagian administrasi pengadilan, membuat berita acara persidangan, dan tindakan administrasi lainnya; penulis; sekretaris (dl perkumpulan, organisasi)
panitia bersama panitia yg anggotanya berupa gabungan anggota organisasi yg berlainan
papan nama papan yg dipasang di depan rumah atau kantor yg bertuliskan nama (orang, organisasi, lembaga, perusahaan, dsb)
parafemia pa.ra.fe.mia [n] gangguan dl ucapan atau bicara
parafin pa.ra.fin [n ] (1) lilin putih dng bobot jenis 0,890 dan titik leleh 47oC-66oC yg tidak larut dl air, tetapi larut dl pelarut organik, merupakan campuran hidrokarbon yg jenuh secara alamiah, terdapat di dl gambut, arang, dan terutama dl minyak bumi; (2) campuran hidrokarbon, digunakan untuk membuat lilin penerang dan sbg bahan pelapis yg kedap air
paralipsis pa.ra.lip.sis [n] alat untuk menyatakan bahwa pembicara tidak mengucapkan apa yg diucapkan dl kalimat itu
parasit pa.ra.sit [n] (1) benalu; pasilan; (2) organisme yg hidup dan mengisap makanan dr organisme lain yg ditempelinya; (3) ki orang yg hidupnya menjadi beban (membebani) orang lain
parasitisme pa.ra.sit.is.me [n] (1) hubungan organisme yg hidup bersama-sama, tetapi hanya menguntungkan salah satu pihak: kehidupan cacing pita adalah contoh --; (2) pengambilan makanan yg dilakukan oleh suatu organisme thd sel-sel organisme lain
parenkim pa.ren.kim [n] (1) jaringan dasar tumbuhan yg terdiri atas sel-sel hidup yg mempunyai fungsi dan bentuk yg berbeda-beda; (2) sel pd organ yg mempunyai fungsi tertentu atau sel kelenjar di luar komponen jaringan ikat
partenogenesis par.te.no.ge.ne.sis [n Bio] perkembangan sel kelamin organisme tanpa melalui pembuahan
paru pa.ru, pa.ru-pa.ru [n] organ tubuh yg berupa sepasang kantong berbentuk bulat toraks, terdapat dl rongga dada, berfungsi sbg alat pernapasan (untuk membersihkan darah dng oksigen yg diisap dr udara pd manusia dan sebagian binatang)
pasal pa.sal [n] (1) bagian dr bab; artikel (dl undang-undang): bahasa negara adalah bahasa Indonesia tercantum dl salah satu -- UUD 1945; (2) hal; perkara; pokok pembicaraan (perselisihan dsb): -- begitu saja kaumasukkan ke dl hati; (3) sebab; lantaran: rupanya itulah -- nya mengapa dia merajuk
pasang pa.sang [n] (1) dua orang, laki-laki perempuan atau dua binatang, jantan betina: paman membeli dua -- burung dara; (2) dua benda yg kembar atau yg saling melengkapi: Adik mendapat kiriman tiga -- sepatu dr Bibi; (3) dua organ tubuh yg adanya (munculnya) bersama-sama, spt paru-paru, mata, dan telinga; (4) set; perangkat: Ibu membeli dua -- meja kursi sekaligus; (5) dua orang (pemain dsb) yg merupakan satu satuan: ada tiga -- pemain ganda yg disiapkan untuk Piala Thomas [v] (1) naik (tt air laut atau sungai); (2) ki sedang baik (tt peruntungan); untung: nasib pedagang ada -- surutnya; (3) ki sedang bangkit (menyerang) (tt penyakit): penyakit -- [v] , ber.pa.sang-pa.sang.an v tembak-menembak [v] , me.ma.sang v (1) memakaikan; mengenakan; memberi (berpakaian, berbaju, dsb): ketua umum ~ jaket pd anggota baru itu; (2) menempatkan: ~ mata-mata; ~ penjaga di depan rumahnya; (3) memuatkan; mencantumkan (tt tulisan, gambar, iklan, dsb): ~ iklan di surat kabar; (4) menyematkan; melekatkan: ~ bintang emas di dada; ~ kancing; (5) mengibarkan: ~ layar (bendera); (6) menentukan (harga): ~ harga; (7) menahan (jerat, bubu, dsb): ~ jaring; (8) menyediakan (membuat, mengatur): ~ jembatan
pasangan pa.sang.an [n] (1) yg selalu dipakai bersama-sama sehingga menjadi sepasang: mana ~ sepatu ini?; (2) seorang perempuan bagi seorang laki-laki atau seekor binatang betina bagi seekor jantan atau sebaliknya: mana ~ menarimu?; (3) salah satu dr dua organ tubuh yg berpasangan; (4) yg merupakan pelengkap bagi yg lain: mana ~ baju ini?; (5) Ling huruf penanda konsonan yg ditulis untuk menutup konsonan lain di depannya [n] (1) barang apa yg dipasang; (2) petaruh (dl perjudian); (3) hasil memasang; (4) kayu yg diletakkan di tengkuk lembu untuk menarik pedati; (5) yg menjadi padanannya (jodohnya, teman bermainnya, dsb); partner
pasif pa.sif [a] (1) bersifat menerima saja; tidak giat; tidak aktif: anggota perkumpulan itu -- saja; (2) Ek kurang atau lebih kecil dp pengeluaran (tt penerimaan, pemasukan uang, dsb): neraca pembayaran --; (3) Ling (jenis kalimat) yg menunjukkan bahwa subjek adalah tujuan dr perbuatan, msl ia dipukul; (4) dapat memahami bacaan, pembicaraan, dsb, tetapi tidak dapat mengemukakan kembali, baik lisan maupun tulis (tt penguasaan bahasa)
pasir karang [Geo] deposit yg terbentuk di sekitar koloni organisme karang, terdiri atas fragmen "rumah" karang
pati pa.ti [n] (1) tepung halus dari endapan ubi, singkong, dsb yg diparut; hati batang sagu dsb setelah diremas-remas dng air: ia membuat -- singkong; -- sagu; (2) ki yg terpenting atau yg terutama; pokok isi; inti sari: -- pembicaraan; -- kata bukanlah hanya peribahasa semata-mata [n] kematian: denda -- , denda krn membunuh orang
patokimia pa.to.ki.mia [n Kim] kajian tt perubahan kimia pd organisme yg berada dl keadaan sulit
pego pe.go [a cak] tidak dapat mendengar dan tidak dapat berbicara
pelaksana pe.lak.sa.na [n] orang (panitia, organisasi, dsb) yg mengerjakan atau melaksanakan (rancangan dsb)
pelepasan spora pe.le.pas.an spora [Bakt] pemisahan jamur dr organ yg membentuk atau membawanya sampai lepas dr tubuh buahnya, dapat terjadi secara aktif berdasarkan kekuatan dr dl jamur itu sendiri atau secara pasif dng bantuan berbagai faktor luar
pemalu pe.ma.lu [n] (orang) yg mudah merasa (yg mempunyai sifat) malu: gadis -- itu selalu menunduk jika diajak berbicara
pemandangan pe.man.dang.an [n] (1) penglihatan: tajam ~ nya; (2) proses, cara, perbuatan memandang: laporan ini berdasarkan ~ sepihak; (3) keadaan alam yg indah dipandang: di pantai Senggigi, lombok banyak ~ yg indah; (4) pengetahuan (dl arti apa-apa yg diketahui); pendapat: ia hendak meluaskan ~ nya ke luar negeri; (5) ikhtisar, uraian, atau pembicaraan mengenai suatu hal: ~ dalam dan luar negeri
pemandangan umum pe.man.dang.an umum pembicaraan mengenai suatu hal dl rapat (DPR, MPR, dsb), pd saat para anggota mendapat kesempatan mengemukakan pendapat
pemasok pe.ma.sok [n] orang atau organisasi yg memasok
pembelakangan pem.be.la.kang.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membelakangi atau membelakangkan; (2) belakang: di balik -, di belakang; di balik -- awak dibicarakan orang
pembiakan pem.bi.ak.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membiakkan; (2) Bio proses organis untuk menghasilkan organisme baru yg merupakan tindakan organisme induk, baik secara seksual maupun aseksual
pemfokusan pem.fo.kus.an [n] proses, cara, perbuatan memfokuskan; pemusatan (perhatian, pandangan, pembicaraan, dsb)
pemimpin pe.mim.pin [n] (1) orang yg memimpin: ia ditunjuk menjadi ~ organisasi itu; (2) petunjuk; buku petunjuk (pedoman): buku ~ montir mobil
pemufakatan pe.mu.fa.kat.an [n] (1) perundingan; pembicaraan; musyawarah: ikut dl -; (2) sesuatu yg disepakati; persetujuan: hal itu sudah menjadi -- di antara mereka
pencatu pen.ca.tu [n] orang (panitia, organisasi, dsb) yg menentukan banyaknya catu; pemberi catu
penceramah pen.ce.ra.mah [n] pemberi ceramah; pembicara
pendiam pen.di.am [n] orang yg tidak banyak bicara: ia terkenal sbg anak ~ yg pandai
pendidikan formal pen.di.dik.an formal segenap bentuk pendidikan atau pelatihan yg diberikan secara terorganisasi dan berjenjang, baik yg bersifat umum maupun yg bersifat khusus
pendidikan informal pen.di.dik.an informal pendidikan atau pelatihan yg terdapat di dl keluarga atau masyarakat dl bentuk yg tidak terorganisasi
pendidikan nonformal pen.di.dik.an nonformal segenap bentuk pelatihan yg diberikan secara terorganisasi di luar pendidikan formal, msl kursus keterampilan
pendidikan orang dewasa pen.di.dik.an orang dewasa kegiatan secara terorganisasi yg bertujuan memberikan pendidikan kpd orang dewasa, yg diselenggarakan pd waktu tertentu
penerbitan pe.ner.bit.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menerbitkan: ~ majalah dinding di sekolah itu diawasi oleh guru bahasa Indonesia; ~ majalah yg menampung kegiatan para remaja patut mendapat perhatian para pendidik; (2) pemunculan; (3) urusan (pekerjaan dsb) menerbitkan (buku dsb): dl ~ ini sengaja dimuat foto pelajar teladan; dl organisasi yg diterjuninya ia menangani bidang ~
pengabuan peng.a.bu.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengabukan; (2) Kim pembakaran zat organik, terutama dl analisis
pengawasan peng.a.was.an [n] (1) penilikan dan penjagaan: ~ atas barang impor harus diperketat; negara itu berada di bawah ~ organisasi dunia, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB); (2) Adm penilikan dan pengarahan kebijakan jalannya perusahaan
pengawet peng.a.wet [n] (1) sesuatu untuk mengawetkan; (2) Kim zat pencegah pelapukan dan penguraian cairan organik atau makanan, msl etanol
pengelolaan pe.nge.lo.la.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengelola; (2) proses melakukan kegiatan tertentu dng menggerakkan tenaga orang lain; (3) proses yg membantu merumuskan kebijaksanaan dan tujuan organisasi; (4) proses yg memberikan pengawasan pd semua hal yg terlibat dl pelaksanaan kebijaksanaan dan pencapaian tujuan
pengencingan pe.ngen.cing.an [n] (1) organ tubuh tempat menampung air kencing sebelum dikeluarkan; kandung kencing; pundi-pundi kencing; (2) jalan air kencing dl kemaluan; (3) proses, cara, perbuatan mengencingi; (4) tempat kencing
pengkhotbah peng.khot.bah [n] pembicara (penyampai) khotbah; orang yg berkhotbah; juru khotbah
pengklorinan peng.klo.rin.an [n] penjenuhan suatu zat dng klorin; pemasukan klorin dl suatu senyawa, terutama menukar-ganti H dng Cl dl senyawa organik; pemberian klorin
pengurus cabang peng.u.rus cabang pengurus yg berada pd cabang organisasi
pengurus pusat peng.u.rus pusat pengurus yg berada di pusat organisasi; pengurus besar
pengurus ranting peng.u.rus ranting pengurus yg berada pd ranting organisasi
pensyarah pen.sya.rah [n] (1) pembicara (dl ceramah dsb): saya sudah menghubungi empat orang -- yg sangat tegas; (2) orang yg mengajar di perguruan tinggi; dosen
penutur pe.nu.tur [n] orang yg bertutur; orang yg berbicara; orang yg mengucap atau mengucapkan
penuturan pe.nu.tur.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menuturkan; (2) pemberitaan; pembicaraan; uraian tt suatu hal
penyakit pe.nya.kit [n] (1) sesuatu yg menyebabkan terjadinya gangguan pd makhluk hidup; (2) gangguan kesehatan yg disebabkan oleh bakteri, virus, atau kelainan sistem faal atau jaringan pd organ tubuh (pd makhluk hidup); (3) ki kebiasaan yg buruk; sesuatu yg mendatangkan keburukan: suka membual itulah yg menjadi -nya; mobil ini banyak -nya; (4) kas kurang ajar (kata afektif dl makian); bangsat:-, pergi kau
penyelaan pe.nye.la.an [n] proses, cara, perbuatan menyela: -- pembicaraan dl rapat
penyempal pe.nyem.pal [n] orang (kelompok) yg menyempal (menyimpang) dr lembaga atau organisasinya; penyeleweng; pemberontak: negeri itu agaknya akan segera dikuasai -- untuk mengakhiri 10 tahun kekuasaannya
pepatah pe.pa.tah [n] peribahasa yg mengandung nasihat atau ajaran dr orang tua-tua (biasanya dipakai atau diucapkan untuk mematahkan lawan bicara), spt tong kosong nyaring bunyinya, orang yg tidak berilmu banyak bualnya
peragian pe.ra.gi.an [n] proses kimia yg terjadi pd substrat organik yg disebabkan oleh jasad renik; proses, cara, perbuatan meragikan
perasa pe.ra.sa [n] (1) alat untuk merasa (spt lidah atau kulit); (2) peka perasaan; mudah merasa (berasa): hati-hati berbicara dng anak itu, ia sangat ~
perbahasaan per.ba.ha.sa.an [n] (1) peribahasa; (2) cara berbicara; (3) sopan santun
perbincangan per.bin.cang.an [n] pembicaraan tt sesuatu; perundingan; musyawarah
percakapan per.ca.kap.an [n] (1) pembicaraan; perundingan; (2) perihal bercakap-cakap (dipertentangkan dng apa yg ditulis); (3) Ling satuan interaksi bahasa antara dua pembicara atau lebih
perdukunan per.du.kun.an [n] hal berdukun: mereka sudah tidak malu lagi berbicara ~ , horoskop, dan perhitungan hari-hari baik dan sejenisnya
peredaan pe.re.da.an [n] proses, cara, perbuatan meredakan: keduanya sedang membicarakan hal ~ ketegangan antara pihak yg bersengketa
perembukan pe.rem.buk.an [n] proses, cara, perbuatan merembukkan; perundingan; pembicaraan: panitia penyelenggara sedang mengadakan ~ mengenai persiapan dan tata tertib kongres yg akan datang
perhimpunan per.him.pun.an [n ] hal berhimpun sekelompok orang, negara, dsb dl suatu ikatan resmi; perkumpulan; organisasi
perhitungan laba rugi per.hi.tung.an laba rugi ikhtisar ringkas tt pendapatan dan pengeluaran organisasi atau perusahaan untuk menunjukkan laba bersih atau rugi selama jangka waktu fiskal yg bersangkutan
perkataan per.ka.ta.an [n] (1) sesuatu yg dikatakan: ~ orang itu sangat menyinggung perasaanku; (2) kata; kumpulan kata: ia senang sekali memakai ~ asing dl berbicara; (3) ark Sas cerita; kisah: adapun ~ mengenai hal itu terlalu lanjut ceritanya
perkerisan per.ke.ris.an [n] perihal keris: ~ menjadi salah satu bahan yg akan dibicarakan dl seminar itu
perkoperasian per.ko.pe.ra.si.an [n] perihal berserikat dl organisasi koperasi
perkumpulan per.kum.pul.an [n] perhimpunan (tt organisasi dsb): ~ sepak bola; perserikatan
perlu per.lu [adv] harus; usah: barang-barang ini -- didaftar; saya kira Anda tidak -- menyediakan makanan; (2) a penting (ada gunanya, harus ada, dsb): mana-mana yg -- kita bicarakan nanti; ini ~ harus kaubawa; (3) v butuh (akan); membutuhkan; berhajat (akan): kalau -- uang, kita dapat meminjam ke koperasi; negara-negara berkembang masih -- bantuan dana dan tenaga ahli; (4) p untuk: ia pergi ke Surabaya -- mengurus dagangan
peroksisom pe.rok.si.som [n Dok] organel-organel kecil berselaput tunggal, kadang-kadang berhubungan dng retikulum endoplasma dan mengandung sejumlah enzim
perpustakaan per.pus.ta.ka.an [n] (1) tempat, gedung, ruang yg disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dsb; (2) koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yg disimpan untuk dibaca, dipelajari, dibicarakan
persidangan per.si.dang.an [n] (1) perihal bersidang: -- kemarin dianggap selesai; (2) pertemuan untuk membicarakan sesuatu
persona per.so.na [n] (1) orang; pribadi; (2) Ling orang atau benda yg berperanan dl pembicaraan (persona I, pembicara; persona II, orang yg diajak bicara; persona III, orang yg dibicarakan); (3) topeng, wajah, ciri khas seseorang, identik dng pribadinya
pertubuhan per.tu.buh.an [n] badan (dl arti organisasi)
pertuturan ekspresif per.tu.tur.an ekspresif [Ling] perbuatan yg menyatakan keadaan psikologis pembicara krn sesuatu
pertuturan komisif per.tu.tur.an komisif [Ling] pertuturan yg menuntut pembicara melakukan apa yg dikatakannya
perundingan pe.run.ding.an [n] proses, cara, perbuatan berunding atau merundingkan; pembicaraan (tt suatu hal); perembukan; permusyawaratan
perusahaan per.u.sa.ha.an [n] (1) kegiatan (pekerjaan dsb) yg diselenggarakan dng peralatan atau dng cara teratur dng tujuan mencari keuntungan (dng menghasilkan sesuatu, mengolah atau membuat barang-barang, berdagang, memberikan jasa, dsb); (2) organisasi berbadan hukum yg mengadakan transaksi atau usaha
perusahaan jawatan per.u.sa.ha.an jawatan [Adm] unit organisasi dl lingkungan departemen yg kedudukan, tugas, fungsi, dan susunan organisasinya ditetapkan dl ketentuan peraturan perundang-undangan tersendiri
perwakilan per.wa.kil.an [n] (1) segala sesuatu tt wakil: tt ~ daerah dibicarakan dl sidang itu; (2) kumpulan atau tempat wakil-wakil: parlemen adalah ~ rakyat; (3) (kantor, urusan, dsb) wakil suatu negara sebelum ada duta: ~ Indonesia di Filipina; (4) (tempat atau kantor) wakil usaha: ~ surat kabar Matahari; (5) seseorang atau kelompok yg mempunyai kemampuan atau kewajiban bicara dan bertindak atas nama kelompok yg lebih besar
peta politik gambaran tt situasi politik (kekuatan partai, perkembangan organisasi politik, dsb)
petah pe.tah [a] baik dan lancar bertutur kata; fasih berbicara; pandai bercakap-cakap (mengucapkan kata asing dsb): penggugat itu ditunjang oleh pengacara yg -- dan fasih
petinggi pe.ting.gi lihat tinggi [n] (1) kepala desa; lurah; (2) orang yg mempunyai kedudukan tinggi (dl organisasi, masyarakat atau negara) pembesar: persetujuan itu telah ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri dng ~ negara itu
piawai pi.a.wai [a] (1) pandai; cakap; mampu: yg menjadi juru bicara kedua belah pihak benar-benar orang yg --; dia adalah ahli ekonomi yg --; (2) betul (tt anak timbangan)
pilar pi.lar [n] (1) tiang penguat (dr batu, beton, dsb): sebuah monumen yg terdiri atas lima -- berdiri dng megahnya; (2) ki dasar (yg pokok); induk: partai itu disederhanakan menjadi tujuh organisasi --; (3) Kap tiang berbentuk silinder pejal atau berongga untuk menyangga balok geladak atau bagian konstruksi lain di kapal
plankton plank.ton [n] organisme laut (tumbuhan dan hewan) yg sangat halus, kebanyakan mikroskopis, melayang di dl air laut, dan merupakan makanan utama ikan
plasenta pla.sen.ta [n Dok] organ berbentuk cakram yg menghubungkan janin dng dinding rahim yg menjadi jalan perantara bagi pernapasan, pemberian makanan, dan pertukaran zat buangan antara janin dan darah ibu, keluar dr rahim mengikuti janin yg baru lahir; ari-ari; tembuni
plastik plas.tik [n] (1) yg dapat diacu dl bentuk, msl tanah liat; (2) kumpulan zat organik yg stabil pd suhu biasa, tetapi pd beberapa tahap pembuatannya plastis sehingga dapat diubah bentuk dng menggunakan kalor dan tekanan; (3) bahan sintetis yg memiliki bermacam-macam warna (dibuat sisir, dompet, ember, dsb)
pokok po.kok [n] (1) segala tumbuhan yg berbatang keras dan besar; pokok kayu: -- beringin; (2) batang kayu dr pangkal ke atas; pokok kayu: pd -- pohon karet itu terdapat banyak torehan; (3) uang yg dipakai sbg induk dl berniaga; modal: -- perusahaan itu lima juta; (4) harga pembelian: kain ini dijual di bawah harga --; (5) lantaran; sebab: itulah yg menjadi -- perselisihan; (6) asas; dasar; inti sari: -- pikiran; pd -- nya, dasarnya; (7) pusat (yg menjadi titik perhatian dsb); -- pembicaraannya ialah masalah remaja; (8) tergantung; terserah: jadi atau tidak, -- nya kpd tuan; (9) ki yg terutama; yg sangat penting: makanan --; pelaku --; perkara --; soal --; syarat --
pokrol-pokrolan pok.rol-pok.rol.an [v cak] bersilat lidah (mengadu kepandaian berbicara atau berputar lidah dsb)
pola analitis pola organisasi karangan yg memecah-mecah subjek menjadi bagian
pola argumentatif pola organisasi karangan dng mengatur kenyataan dl suatu susunan yg logis untuk membuktikan apakah tesis atau preposisi
pola ilustratif pola organisasi karangan yg membuat pengertian suatu tesis atau kalimat pokok menjadi lebih jelas dng melalui pelbagai contoh, perbandingan, dan kontras
pola kurikulum bentuk pengorganisasian program kegiatan atau program belajar yg hendak disajikan kpd murid oleh lembaga pendidikan tertentu
poliglotisme po.li.glot.is.me [n] penggunaan beberapa bahasa (tt kemampuan berbicara)
poliploid po.li.plo.id [n] organisme yg mempunyai lebih dr dua pasang (perangkat) dasar kromosom, yaitu monoploid, triploid, tetraploid, dan macam-macam aneuploid
politik po.li.tik [n] (1) (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (spt tt sistem pemerintahan, dasar pemerintahan): bersekolah di akademi --; (2) segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb) mengenai pemerintahan negara atau thd negara lain: -- dl dan luar negeri; kedua negara itu bekerja sama dl bidang -- , ekonomi, dan kebudayaan; partai --; organisasi --; (3) cara bertindak (dl menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan: -- dagang; -- bahasa nasional
porta por.ta [n Anat] pintu masuk, terutama tempat masuk pembuluh yg membawa dan mengangkut darah dr suatu organ
pramuka pra.mu.ka [n akr] Praja Muda Karana; organisasi untuk pemuda yg mendidik para anggotanya dl berbagai keterampilan, disiplin, kepercayaan pd diri sendiri, saling menolong, dsb anggota organisasi pramuka: -- membentuk anak (pemuda) yg masih berkembang menjadi warga negara yg berbudi luhur; pandu
predasi pre.da.si [n] serangan dan penghancuran langsung satu organisme thd organisme lain
predikat pre.di.kat [n] (1) Ling bagian kalimat yg menandai apa yg dikatakan oleh pembicara tt subjek; sebutan (dl kalimat); (2) nama, gelar kehormatan, dsb (yg dikenakan pd); (3) jenjang penilaian (dl ujian dsb) yg dinyatakan secara kualitatif: dia lulus dng -- sangat memuaskan
prioritas pri.o.ri.tas [n] yg didahulukan dan diutamakan dp yg lain: pembicaraan mengenai undang-undang antikorupsi diberi -- dl parlemen
produksi kotor jumlah keseluruhan bahan organik yg terbentuk dl satu waktu tertentu, termasuk yg langsung digunakan untuk proses metabolisme
produktivitas primer [Bio] produktivitas organisme yg berdaun hijau
produktivitas sekunder [Bio] produktivitas organisme yg tergolong dl konsumen (hewan) dan pengurai (bakteri dan jamur)
proskriptivisme pros.krip.ti.vis.me [n Ling] sikap dl pemakaian bahasa yg berusaha untuk menunjukkan kesalahan yg harus dihindarkan dl berbicara dan menulis
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
prospektus pros.pek.tus [n] keterangan tertulis dan terperinci mengenai kegiatan baru perusahaan atau organisasi, yg disebarluaskan kpd umum atau disampaikan kpd kelompok tertentu; iklan; buku selebaran
protein pro.te.in [n] kelompok senyawa organik bernitrogen yg rumit dng bobot molekul tinggi yg sangat penting bagi kehidupan; bahan organik yg susunannya sangat majemuk, yg terdiri atas beratus-ratus atau beribu-ribu asam amino, dan merupakan bahan utama pembentukan sel dan inti sel; zat putih telur
protista pro.tis.ta [n Bio] golongan makhluk (di samping dunia tumbuh-tumbuhan dan dunia hewan), terdiri atas organisme yg mempunyai susunan biologi sederhana, meliputi protozoa, ganggang, jamur, dan bakteri
provitamin pro.vi.ta.min [n] prekursor suatu vitamin yg dapat dipindahkan ke dl vitamin di dl suatu organisme
psikotropika psi.ko.tro.pi.ka [n] (1) segala yg dapat mempengaruhi aktivitas pikiran spt opium, ganja, obat bius; (2) Dok zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis dan bukan narkotika yg dapat menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan perilaku; obat yg dapat mempengaruhi atau mengubah cara berbicara ataupun tingkah laku seseorang
psikrofili psi.kro.fi.li [n Bio] mikroorganisme yg menyukai tempat yg tinggi, mampu tumbuh pd suhu 00C atau lebih umumnya tidak dapat tumbuh di atas 200C
ptomaina pto.ma.i.na [n Kim] nama kelompok senyawa amina organik yg bersifat racun yg terdapat dl daging busuk
pucuk tanah lapisan teratas tanah yg mudah dilalui air, tebalnya kurang lebih 30 cm, termasuk dl lapisan tempat berada tumbuhan dan akarnya, berwarna hitam dan kaya akan bahan organik
punca pun.ca [n] (1) ujung (tali, benang, obor, dsb); ujung atau sudut kain (selendang, sebai, dsb) yg lepas atau terjulai; (2) tingkat permulaan (tt pengetahuan); pengantar (ilmu pengetahuan dsb): buku -- bahasa Jepang; (3) pangkal (asal mula, lantaran); pokok (pembicaraan dsb): -- perselisihan yg sukar diselesaikan; (4) sumber (berita, penghidupan, dsb): kabar-kabar kita peroleh dr -- yg layak dipercaya [n] -- beliung angin puting beliung; olakan angin: tiba-tiba turun angin -- beliung
rabung ra.bung [n] bubungan (puncak) rumah; perabung; (2) a besar; tinggi (tt cakap, bicara): cakap -- [Mk] pe.ra.bung n (1) bubungan atap rumah; (2) ki makanan kecil selepas makan nasi; pencuci mulut
racau ra.cau , me.ra.cau v (1) berbicara tidak karuan (waktu sakit, demam, dsb); mengigau: sepanjang sakitnya ia ~; (2) mengeluarkan bunyi secara berulang-ulang tanpa mempunyai arti khusus (pd anak usia 3-12 bulan) [Mk a] lincah
ragam akrab [Ling] ragam bahasa yg dipakai apabila pembicara menganggap kawan bicara sbg sesama, lebih muda, atau rendah statusnya, atau apabila topik pembicaraan bersifat tidak resmi
ragam bahasa [Ling] variasi bahasa menurut pemakaian, yg berbeda-beda menurut topik yg dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, dan orang yg dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan
ragam hormat ragam bahasa yg dipakai jika lawan bicara orang yg dihormati, msl orang tua, atasan
rais ra.is [n] (1) ketua; pemimpin; (2) presiden; -- am ketua umum: rapat pengurus harian dipimpin oleh -- am; -- awal ketua satu: ia diangkat sbg -- awal pd organisasinya , me.ra.is v menyapu dng mengumpulkan (sampah, repih-repih makanan, dsb)
ramah ra.mah [a] baik hati dan menarik budi bahasanya; manis tutur kata dan sikapnya; suka bergaul dan menyenangkan dl pergaulan: memang menyenangkan bergaul dng orang yg -- , banyak tawa dan banyak bicara
rantai makanan [Bio] perolehan makanan pd organisme yg terjadi secara berantai; (2) rangkaian pemerolehan makanan organisme berikutnya
rapat ra.pat [a] (1) hampir tidak berantara; dekat sekali (tidak renggang): rumah-rumah di kota -- sekali; (2) kerap (tt tanaman, anyaman, dsb): padi jangan ditanam terlalu --; (3) tertutup benar-benar hingga tidak bercelah: ia menutup pintu dng --; (4) berhampiran sekali; dekat benar: kapal dapat berlabuh -- pd pangkalan; (5) karib; erat (tt persahabatan): teman --; menambah -- persahabatan [n] pertemuan (kumpulan) untuk membicarakan se suatu; sidang; majelis [n] (1) tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; kayu rapat; Parameria barbata; (2) kulit dr kayu rapat
rapsodi rap.so.di [n] (1) pernyataan kegembiraan (sanjungan) yg berlebihan (dl puisi, pembicaraan, dsb); (2) lagu yg merupakan jalinan lagu-lagu (musik) yg telah ada
refleks re.fleks [n] gerakan otomatis dan tidak dirancang thd rangsangan dr luar yg diberikan suatu organ atau bagian tubuh yg terkena
regulasi hipotonik [Bio] (1) kemampuan menyesuaikan hidup bagi organisme yg hidup dl air asin dng cara mempertahankan kandungan garam di dl cairan tubuh agar tetap lebih rendah dp air; (2) kemampuan menyesuaikan hidup yg terdapat pd hewan air tawar dng cara mempertahankan kandungan garam dl cairan tubuh agar tetap lebih tinggi dp air di luar tubuh
rekuisisi re.kui.si.si [n Man] daftar isian permintaan barang atau jasa, biasanya dr unit organisasi yg satu ke unit yg lain
rembuk rem.buk [n] bicara; nasihat
rencana ren.ca.na [n] (1) kl cerita; (2) rancangan; buram (rangka sesuatu yg akan dikerjakan): -- kerja; (3) konsep; naskah (surat dsb); buram (surat): mana -- surat ini; (4) laporan pemberitaan; catatan mengenai pembicaraan dl rapat dsb: penulis dipersilakan membacakan -- rapat anggota yg lalu; (5) acara (pembicaraan); program: usulnya tercantum dl -- yg akan dibicarakan dl rapat besar; (6) artikel; makalah; kertas kerja: ia menulis -- untuk seminar bahasa; (7) cak maksud; niat
renjeng ren.jeng [Mk v] me.ren.jeng v mengangkat: ~ lidah, berbicara; meninggikan: ~ sarung
resensi re.sen.si [n] pertimbangan atau pembicaraan tt buku; ulasan buku: majalah itu memuat -- buku-buku yg baru terbit
rewel re.wel [a] (1) banyak bicara (suka membantah, tidak mudah menurut, ada-ada saja yg diminta); (2) sukar (tidak mudah mengerjakannya); tidak berjalan lancar (tt mesin)
risalah rapat [Adm] catatan mengenai apa yg telah dibicarakan dan diputuskan dl suatu rapat
ronyeh ro.nyeh [v] me.ro.nyeh v berkata-kata tidak keruan; bercakap-cakap tidak jelas (spt orang tua); merepet: akibat sakit payah itu, bicaranya ~
ruang budi daya setiap wadah yg berguna untuk mengembangkan organisme budi daya perairan, msl bejana, sangkar, kolam, dan saluran
runding run.ding [n] (1) kl perhitungan; perkiraan; (2) pembicaraan yg sungguh-sungguh lagi mendalam (tt suatu hal): berbanyak -- , banyak bicara
rundingan run.ding.an [n] (1) pembicaraan; isi pembicaraan: banyak ~
sadap sa.dap [v] me.nya.dap v (1) mengambil air (getah) dr pohon dng menoreh kulit atau memangkas mayang atau akar: petani itu -- enau untuk mendapatkan niranya; (2) ki mendengarkan (merekam) informasi (rahasia, pembicaraan) orang lain dng sengaja tanpa sepengetahuan orangnya: tugas agen rahasia itu -- pembicaraan lawannya
sakarida sa.ka.ri.da [n Kim] kelompok senyawa organik yg menghasilkan zat gula yg berasal dr bermacam-macam bahan, spt gula susu, pati, dan gula buah
salah paham salah dan keliru dl memahami pembicaraan, pernyataan, sikap orang lain (biasanya menimbulkan reaksi bagi yg bersangkutan); salah tangkap
sambung lidah melanjutkan pembicaraan (yg telah dilakukan orang lain) wakil (utusan) yg akan menyampaikan bicara juru bicara: Bung Karno menyebut dirinya -- lidah rakyat Indonesia
sambung perkataan menyambung pembicaraan
sampuk sam.puk [v] me.nyam.puk v (1) melanggar; menabrak; menumbuk; membentur: kepalanya -- tiang besi; (2) menyambut (pukulan dsb); menangkis: pendekar silat itu berhasil -- serangan lawannya; (3) menepis tangan (yg sedang memegang senjata dsb): polisi -- tangan penodong yg bersenjata itu; (4) memotong (pembicaraan orang); menyelang: kurang sopan kalau kita -- perkataan orang lain; (5) mencampuri (urusan orang dsb)
sana sa.na [pron] penunjuk tempat yg jauh (atau dianggap jauh) dr pembicara: mereka bertempat tinggal di --; mereka berangkat ke -- [pron cak] dia: pihak -- yg berbuat curang [Lihat {angsana}]
sapaan sa.pa.an [n] (1) ajakan untuk bercakap; teguran; ucapan; (2) Ling kata atau frasa untuk saling merujuk dl pembicaraan dan yg berbeda-beda menurut sifat hubungan di antara pembicara itu, spt Anda, Ibu, Saudara
saprofit sap.ro.fit [n Bio] organisme yg hidup dan makan dr bahan organik yg sudah mati atau yg sudah busuk: cendawan itu hidup dng subur dan merupakan -- yg hidup pd kayu mati yg sudah lapuk
sari pati sa.ri pa.ti [n] inti atau pokok yg terpenting dr sesuatu (perkara, karangan, pembicaraan, dsb): -- ceramah
sarkastis sar.kas.tis [a] bersifat mengejek; mengandung sarkasme: ia bicara dng nada --
saudara sau.da.ra [n] (1) orang yg seibu seayah (atau hanya seibu atau seayah saja); adik atau kakak; (2) orang yg bertalian keluarga; sanak: ia mempunyai banyak -- di sini, baik dr ibu maupun dr ayahnya; (3) orang yg segolongan (sepaham, seagama, sederajat, dsb); kawan; teman: dl mengerjakan tugas ini, kita akan dibantu oleh -- kita di kampung ini; (4) sapaan kpd orang yg diajak berbicara (pengganti orang kedua): coba -- pikirkan masak-masak; (5) ki segala sesuatu yg hampir serupa (sejenis dsb): serigala merupakan -- anjing; (6) ki tembuni: -- nya baru keluar, padahal bayinya telah lama lahir
saudari sa.u.da.ri [n] (1) saudara perempuan (terutama dl arti orang yg segolongan, sepaham, seagama, dsb); (2) sapaan kpd wanita yg diajak berbicara (pengganti orang kedua)
saya sa.ya [pron] (1) orang yg berbicara atau menulis (dl ragam resmi atau biasa); aku; (2) ya: -- , Tuan!
seka se.ka [v] ber.se.ka v menyapu-nyapu (menggosok- gosok, mengusap-usap) diri dng kain dsb supaya bersih (kering) [Bl n] organisasi masyarakat desa yg dibentuk untuk tujuan tertentu, baik waktu singkat maupun lama, msl perkumpulan kesenian legong
sekadar se.ka.dar [adv] (1) sesuai atau seimbang dng; menurut keadaan (kemungkinan, keperluan, dsb); sepadan (dng): ia berbicara ~ perlu dan pentingnya; (2) hanya untuk: ~ memperoleh ketepatan ejaan; semua itu ~ olok-olok; (3) seperlunya; seadanya: hal itu akan kuceritakan ~ nya lihat 1kadar
sekalian se.ka.li.an [adv] sekali jalan; sambil (melakukan dsb): kalau pergi ke pasar, ~ belikan saya tembakau; (2) num semuanya (tidak ada kecualinya): Saudara ~ , marilah kita lanjutkan pembicaraan kita [num] semua; (2) a bersama-sama; serentak
sekretariat sek.re.ta.ri.at [n] bagian organisasi yg menangani pekerjaan dan urusan yg menjadi tugas sekretaris; kepaniteraan
sekretaris kehormatan orang yg melaksanakan tugas sekretariat suatu klub, organisasi, dsb tanpa dibayar
sekretaris pribadi orang yg menjadi pembantu orang lain untuk mengerjakan tulis-menulis, surat-menyurat, mencatat pembicaraan, dsb
sekularitas se.ku.la.ri.tas [n] (1) kehidupan duniawi; (2) kedudukan seorang pejabat duniawi (bukan jabatan keagamaan); (3) daerah kekuasaan hukum duniawi dr organisasi keagamaan
sel [n] bagian atau bentuk terkecil dr organisme, terdiri atas satu atau lebih inti, protoplasma, dan zat-zat mati yg dikelilingi oleh selaput sel [n] bilik kecil dan sempit (di penjara, biara, tempat perlindungan, dsb) [n] petak pd alat penghasil tenaga listrik dng reaksi kimia, biasanya pd baterai; tempat yg memuat elektrolit yg dapat menghasilkan arus listrik atau digunakan dl elektrolisis
sel kecambah [Bio] sel organisme yg berfungsi menghasilkan kembali organisme sejenis
seleksi alami tingkat kelangsungan hidup dan reproduksi individu organisme di alam, yg menghasilkan kenaikan jumlah beberapa sifat tertentu di samping menurunnya jumlah sifat yg lain
selok se.lok [Bt n] kemasukan, kesurupan, orang yg kesurupan dapat berhubungan langsung dng roh yg bersangkutan, berbicara, meminta nasihat, dsb dng roh yg datang kepadanya
selom se.lom [n Zool] rongga tubuh pd metazoa yg berisi alat pencernaan, jantung, dan organ dalam lainnya
sembab sem.bab [Lihat {sembap}] [a Bot] berair dan berdaging (tt daun dan batang); (2) n Bio tekstur organ yg lunak, berdaging, berair, dan umumnya tebal; (3) n Dok penimbunan cairan yg berlebih di dl jaringan
sembur kuman [Kim] semprotan yg merusak mikroorganisme atau kuman
sempalan sem.pal.an [n] (1) penggalan (msl tt penyiaran dsb suatu peristiwa); (2) pecahan (tt suatu organisasi dsb): pemimpin -- sindikat itu terkenal pintar dan ganas
senat se.nat [n] (1) dewan perwakilan rakyat yg tertinggi (spt di Amerika Serikat, Prancis); (2) dewan pengajar di perguruan tinggi; (3) organisasi mahasiswa tingkat fakultas
sengau-sengauan se.ngau-se.ngau.an [v] berbicara menirukan orang yg sengau
senjata biologi mikroorganisme toksin dan zat kimia untuk merusak atau mengganggu hewan, tanaman, dan manusia; (2) senjata kimia
senyap se.nyap [a] (1) tidak ada suara (bunyi) sedikit pun; sunyi; lengang; (2) tidak ada kegiatan; sepi (perniagaan dsb): perdagangan karet -- saja tahun ini, tidak banyak pembeli; (3) tidak terdengar suara apa-apa; tidak berkata-kata; diam: ketika itu -- , tidak seorang pun berani berbicara; (4) tidak diperbincangkan lagi: akhirnya perkara itu -- dng sendirinya
sepintas se.pin.tas [adv] ~ lalu 1 sambil lalu; sekali lalu; (2) selayang pandang; hanya sebentar; (3) (dibaca, dilihat, dsb) tidak dng sungguh-sungguh; (4) dng singkat saja (tt uraian, tinjauan, pembicaraan, dsb)
serasah se.ra.sah [n] kotoran (buangan, sampah, dsb) atau bahan organik mati berupa ranting dan daun bekas pangkasan yg dapat dijadikan pupuk; baja; pupuk [n] kain tenun buatan India [n] air terjun; penderasan sungai; jeram
serius se.ri.us [a] (1) sungguh-sungguh: ia berbicara -- , tidak bergurau; ia sebenarnya tidak -- mencintai gadis itu; (2) gawat; genting (krn menghadapi bahaya, risiko, akibat, dsb yg mungkin terjadi): situasi (penyakit, kesulitan, kesalahan, dsb) yg --
sesak undang kpd yg runcing tiada dapat bertenggang lagi [pb] habis akal budi (bicara); habis ikhtiar sehingga tidak dapat berupaya lagi
sesepuh se.se.puh [n] (1) orang yg tertua dl masyarakat; (2) ki orang yg dituakan atau dijadikan pemimpin krn banyak pengalaman dl suatu organisasi dsb: gubernur itu diangkat sbg -- kontak tani; kelihatan -- organisasi itu hadir pd musyawarah itu lihat 2sepuh
setengah se.te.ngah [num] (1) seperdua; separuh: anak laki-laki itu mendapat ~ dr harta warisan ayahnya; (2) sebagian; sejumlah: ~ dr jumlah penduduk desa masih hidup di bawah garis kemiskinan; (3) belum sempurna: nasi itu ~ masak; (4) ki agak gila; kurang waras (pikiran, otak, akal): ia masih berbicara melantur, tidak berpendirian, tetap spt orang ~ saja
sidang si.dang [n] (1) pertemuan untuk membicarakan sesuatu; rapat: -- itu dihadiri oleh semua anggota; (2) segenap anggota dewan dsb: -- hakim; -- pengarang; -- pengurus; (3) orang banyak; publik; para (untuk menyatakan banyak); sekalian: -- jemaah; -- pembaca (pendengar); (4) ark dewan; majelis: -- perang
sidang kelompok sidang yg dilakukan dl suatu kelompok untuk membicarakan masalah yg lebih khusus atau satu bidang
simbiosis sim.bi.o.sis [n] (1) Kim keadaan yg menguntungkan pd pembentuk dua jenis zat, apabila kedua zat tsb dapat bersama-sama dl lingkungan serupa; (2) Bio keadaan hidup bersama secara erat antara dua organisme yg berbeda
simpan sim.pan [v] me.nyim.pan v (1) menaruh di tempat yg aman supaya jangan rusak, hilang, dsb: -- surat di lemari; (2) menabung (uang): kami -- uang di bank; (3) memegang (rahasia) teguh-teguh; menyembunyikan: -- rahasia baik-baik; -- perasaan dl hati; (4) mempunyai (ilmu, kesaktian, dsb): rupanya ia juga -- kesaktian; (5) mengandung; ada sesuatu di dalamnya: gelang akar bahar itu -- berbagai-bagai khasiat [kl a] (1) singkat; pendek (tt cerita, pembicaraan, dsb); ringkas: risalah yg --; mengambil -- , meringkaskan; (2) terkemas (tt barang dagangan dsb); beres
simposium sim.po.si.um [n] (1) pertemuan dng beberapa pembicara yg mengemukakan pidato singkat tt topik tertentu atau tt beberapa aspek dr topik yg sama; (2) kumpulan pendapat tt sesuatu, terutama yg dihimpun dan diterbitkan; (3) kumpulan konsep yg diajukan oleh beberapa orang atas permintaan suatu panitia
sindikalisme sin.di.ka.lis.me [n] (1) dokrin atau ajaran revolusioner menggunakan pekerja sbg kontrol thd ekonomi dan pemerintahan; (2) sistem organisasi ekonomi yg pemilik industri dan pengelolanya adalah para karyawan
sindikat sin.di.kat [n] (1) gabungan beberapa perusahaan dl suatu bidang usaha; (2) perhimpunan beberapa orang bermodal untuk mendirikan perusahaan besar; (3) organisasi yg memasok berita (gambar, artikel, dsb) kpd penerbit surat kabar, majalah, dsb pd waktu yg bersamaan dan bahan yg sama pula untuk disiarkan; (4) kelompok lembaga keuangan yg bersama-sama menjamin terjualnya seluruh sekuritas emisi baru dan menyalurkan sejumlah besar sekuritas lama; (5) cak perkumpulan orang jahat dng berbagai keahlian
sisa purba sisa-sisa manusia purba, binatang purba dan tanaman purba yg membatu; (2) peninggalan organisme yg terpendam di bumi atau di batu-batuan; fosil
situ si.tu [pron] (petunjuk) tempat yg tidak jauh dr pembicara: ke --; dari --; (2) n cak engkau; kamu (dl situasi akrab dan tidak resmi) [Sd n] danau; telaga
skolastikus sko.las.ti.kus [n] (1) pujangga, sarjana, orang terpelajar, pelajar, mahasiswa, atau guru yg pandai berbicara; (2) orang yg pandai akan keindahan berdeklamasi
slogan slo.gan [n] (1) perkataan atau kalimat pendek yg menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu: negara ASEAN berpegang pd -- untuk tetap hidup berdampingan secara damai; (2) perkataan atau kalimat pendek yg menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dsb: usaha peningkatan kesejahteraan rakyat tetap merupakan -- yg selalu memikat
soal so.al [n] (1) apa yg menuntut jawaban dsb (pertanyaan dl hitungan dsb): sekalian -- tt keuangan supaya dikumpulkan, nanti akan dijawab satu per satu; ia tidak dapat mengerjakan -- nomor lima; (2) hal yg harus dipecahkan; masalah: -- banjir di Jakarta semakin mengkhawatirkan; (3) hal; perkara; urusan: pembicaraan kami melantur ke -- yg dikhawatirkannya
solid so.lid [a] (1) kuat; kukuh; berbobot: organisasi itu terkenal sbg organisasi yg --; (2) padat; berisi: anak laki-laki sangat -- tubuhnya
soliter so.li.ter [a] secara menyendiri atau sepasang-sepasang, tidak secara kelompok (tt pola hidup organisme di alam)
sporangium spo.ra.ngi.um [n] sel, struktur, atau organ yg membentuk spora di dalamnya
sporofil spo.ro.fil [n Bot] organ berbentuk daun atau berasal dr daun yg mengandung alat perkembangbiakan
staf [n] (1) Adm sekelompok orang yg bekerja sama membantu seorang ketua dl mengelola sesuatu: -- redaksi majalah dinding di sekolah kami berjumlah lima orang; ia berkedudukan sbg -- pimpinan di kantor itu; (2) sekelompok perwira yg memimpin (mengatur dsb) tentara: ia adalah salah seorang kepala -- dl kesatuan angkatan laut; (3) bagian organisasi yg tidak mempunyai hak memberikan perintah, tetapi mem-punyai hak membantu pimpinan, memberikan nasihat, dsb
stamen sta.men [n] organ bunga yg menghasilkan gamet jantan (sel sperma) dan berubah bentuk menjadi daun spora-kembang
statuta sta.tu.ta [n] anggaran dasar suatu organisasi (msl perguruan tinggi)
steril ste.ril [a] (1) Kim bersih dr kuman atau mikroorganisme lain; (2) Bio tidak subur; mandul; tidak dapat berkembang biak
sterilisasi ste.ri.li.sa.si [n] (1) Kim perlakuan untuk menjadikan suatu bahan atau benda bebas dr mikroorganisme dng cara pemanasan, penyinaran, atau dng zat kimia untuk mematikan mikroorganisme hidup maupun sporanya; (2) Bio perlakuan untuk meniadakan kesanggupan berkembang biak pd hewan atau manusia dng menghilangkan alat kelamin atau menghambat fungsinya
steroid ste.roid [n Kim] senyawa organik dng struktur daur, khas yg satu dng lainnya berbeda dng rantai sampingnya
stimulus sti.mu.lus [n] perangsang organisme bagian tubuh atau reseptor lain untuk menjadi aktif
struktur mengetupat susunan organisasi yg golongan menengahnya paling banyak
subjek sub.jek [n] (1) pokok pembicaraan; pokok bahasan; (2) Ling bagian klausa yg menandai apa yg dikatakan oleh pembicara; pokok kalimat; (3) pelaku: dl pengkajian itu manusia dapat berperan sbg -- di samping sbg objek pengkajian; (4) mata pelajaran: bahasa Indonesia merupakan -- pokok di sekolah; (5) orang, tempat, atau benda yg diamati dl rangka pembuntutan sbg sasaran
substansi sub.stan.si [n] (1) watak yg sebenarnya dr sesuatu; isi; pokok; inti; (2) unsur; zat: pembakaran terjadi sbg hasil persenyawaan sebuah -- dng oksigen; dl konferensi akan dihimpun -- masalah yg akan kita bicarakan dl pertemuan tingkat tinggi mendatang; (3) kekayaan; harta: pikiran itu merupakan -- yg tidak kelihatan; (4) Ling medium yg dipakai untuk mengungkapkan bahasa
subunit sub.u.nit [n] (1) bagian dr kesatuan; (2) organisasi kerja di bawah unit; bagian unit
sulfanilamida sul.fa.ni.la.mi.da [n] senyawa organik yg mengandung belerang dan nitrogen berupa hablur tanpa warna, dipergunakan dl pengobatan untuk mengobati infeksi serta radang saluran kencing
supranasional su.pra.na.si.o.nal [a] sifat kegiatan atau organisasi dng sasaran yg melebihi jangkauan kepentingan yg dibatasi oleh batas politis dan geografis
susu su.su [n] (1) organ tubuh yg terletak di bagian dada; (2) organ tubuh yg terletak di dada wanita yg dapat menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; buah dada; payu dara; tetek; (3) organ tubuh yg terletak di bagian perut atau dada (binatang) yg menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; (4) air yg keluar dr buah dada, susu binatang; (5) bahan minuman, berupa cairan atau bubuk [n] -- perada tumbuhan terna yg tingginya mencapai 65 cm, bunga tumbuh di ujung batang, rimpangnya membesar menjadi umbi, daunnya digunakan sbg obat; Globba atrosanguinea
susunan su.sun.an [n] (1) sesuatu yg sudah diatur (disusun dsb) dng baik (tt organisasi, karang-mengarang, dsb): -- panitia penyambutan tamu; -- kalimat dl karangan itu cukup baik; (2) sesuatu yg sudah disusun (ditumpuk); tumpukan: -- buku itu belum diikat; (3) hasil menyusun
suul adab su.ul adab [Ar a] perangai yg buruk: membicarakan kejelekan orang lain termasuk --
swahara swa.ha.ra [n] organisme yg mampu menguraikan bahan anorganik menjadi molekul kompleks bahan organik; autotropik
tabulatur ta.bu.la.tur [n] penamaan notasi yg telah disesuaikan dng alat musik tertentu (organ, luit, teorbe, gitar, dsb)
taksis tak.sis [Lihat {takhsis}] [n Bio] kecenderungan organisme untuk bergerak ke arah sumber rangsangan atau menjauhi sumber rangsangan dr luar
talar ta.lar [v] ber.ta.lar.an v berkata dng terang-terangan; berbicara dng tidak menyembunyikan rahasia; terus terang
tampal aseptik tampal (pembalut) yg kedap kuman sehingga tidak dapat ditembus oleh mikroorganisme
tanah gembur tanah yg subur dan berderai-derai, lunak, dan lembik (tidak padat), terdiri atas campuran pasir, tanah liat, dan bahan organik lain
tanda petik tanda baca ("...") yg mengapit petikan langsung yg menyatakan kutipan berasal dr pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain
tangga sosial lembaga atau organisasi dl masyarakat yg memungkinkan pencapaian kedudukan yg lebih tinggi dr kedudukan semula
tanin ta.nin [n Kim] kumpulan senyawa organik amorf yg bersifat asam dng rasa sepat, ditemukan dl banyak tumbuhan, digunakan sbg bahan penyamak, bahan pembuat tinta, dan bahan pewarna
tata kota pola tata perencanaan yg terorganisasi untuk sebuah kota dl membangun, msl jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal agar kota itu tampak apik, nyaman, indah, berlingkungan sehat, dan terarah perluasannya pd masa depan
tatanan ta.ta.nan [n] aturan; tata tertib; sistem: organisasi wanita itu mengusulkan agar dibentuk -- baru dl bidang pendidikan
tekanan lingkungan te.kan.an lingkungan [Bio] perubahan atau keadaan lingkungan yg mempengaruhi organisme tertentu
teknokratik tek.no.kra.tik [a] menyangkut pengelolaan organisasi dan manajemen sumber daya pd negara industri oleh kelompok teknokrat
teknokratisme tek.no.krat.is.me [n] hal pengelolaan organisasi dan manajemen sumber daya pd negara industri oleh kelompok teknokrat
telinga te.li.nga [n] (1) organ tubuh untuk mendengar; (2) alat pendengaran yg terletak di kanan kiri kepala (manusia atau binatang); kuping; (3) bagian barang atau nama sesuatu yg rupanya spt telinga: anak --; daun --
temu niaga pertemuan antara produsen dan pengusaha untuk membicarakan niaga di antara mereka: untuk mengatasi permasalahan industri kecil dan kerajinan, diadakan -- niaga
temu usaha pertemuan para pengusaha untuk membicarakan masalah perdagangan, produksi, dsb: pengusaha harus sering melakukan -- usaha
temu wicara pertemuan yg diselenggarakan untuk membicarakan bidang tertentu (biasanya tt hambatan dan cara menanggulanginya)
teokrasi te.o.kra.si [n] cara memerintah negara berdasarkan kepercayaan bahwa Tuhan langsung memerintah negara, hukum negara yg berlaku adalah hukum Tuhan, pemerintahan dipegang oleh ulama atau organisasi keagamaan
terang hati mudah mengerti; mudah belajar; -- kain belum mengerti (ingat) benar: pembicaraan tt rumah murah kemarin masih -- kain bagiku
teratologi te.ra.to.lo.gi [n] ilmu tt ketidaknormalan pertumbuhan susunan organisme secara umum
terbentuk ter.ben.tuk [v] (1) sudah dibentuk: organisasi itu baru saja -; (2) ki dapat dibentuk (dididik): sayangnya anak itu sudah -- sehingga sukar untuk dididik
tercemplung ter.cem.plung [v cak] (1) tidak sengaja masuk (jatuh) ke dl air (sumur dsb): ember timba itu ~ ke dl sumur; krn lengah sepedanya ~ ke dl selokan; (2) ki terlibat dl suatu perkara (krisis, perdebatan, dsb) tanpa disengaja (disadari): meninggalnya Raja Faisal dapat mengakibatkan organisasi minyak Eropa ~ ke dalam suatu krisis
tergagap-gagap ter.ga.gap-ga.gap [v] (1) tertahan-tahan atau tersendat-sendat bicaranya: krn takutnya, ia menjadi ~ , susah untuk berbicara; (2) tergesa-gesa; gugup: jangan ~ , tenang saja
tergelincir lidah ter.ge.lin.cir lidah salah bicara; tidak sengaja mengatakan sesuatu
terhimpun ter.him.pun [v] terkumpul; telah dikumpulkan: beberapa perkumpulan pencak silat sudah ~ dl satu organisasi
termofili ter.mo.fi.li [n Bio] mikroorganisme yg tumbuh baik pd suhu antara 45o-70oC
termofilik ter.mo.fi.lik [n] organisme yg hidup baik di suhu panas
terputus ter.pu.tus [v] (1) terpenggal; terpotong: kakinya ~ digilas roda kereta api; (2) tidak sambung (berhubungan, terjalin, utuh) lagi: hubungan sudah ~; (3) berakhir (tt pembicaraan, jalinan kasih): ~ sampai di sini
tersadap ter.sa.dap [v] terdengar (terekam) oleh pihak lain tanpa diketahuinya: pembicaraan kedua pemimpin itu -- oleh dinas rahasia lawan
tersinggung ter.sing.gung [v] (1) tersentuh; terjamah; tersenggol: vasnya jatuh krn -- tanganku; (2) dibicarakan (sedikit): dl rapat itu, soal yg kecil-kecil tidak -- lagi; (3) ki merasa disakiti (dilukai dsb) hatinya; merasa difitnah dsb: wajahnya berubah mendengar kata-kata itu, kelihatannya dia agak -
tersusun ter.su.sun [v] sudah disusun (diatur baik-baik, ditumpuk, dsb): penyelundupan cengkih dilakukan oleh organisasi penyelundupan yg -- rapi
tertentu ter.ten.tu [a] (1) sudah tentu; sudah pasti (jelas, terang, dsb): setiap pegawai mempunyai tugas ~ yg harus dikerjakannya; (2) tetap: pd waktu-waktu ~ ia akan lewat di sini; (3) sudah dapat dipastikan atau ditentukan (thd sesuatu yg tidak perlu disebutkan identitasnya): ada organisasi ~ yg menyokong gerakan di bawah tanah itu
terucapkan ter.u.cap.kan [n] (dapat) dikatakan; terkatakan: dia berbicara sangat cepat sehingga banyak kata yg tidak jelas ~
tetek te.tek [n] susu; payudara: babu -- , inang [n] (masalah) yg kecil-kecil dan yg remeh-remeh (kurang penting, kurang berguna, dsb): masalah -- dl keluarga perlu juga diselesaikan; mulai dr soal-soal yg penting sampai pd masalah -- dibicarakan dl rapat itu
tetraploid tet.ra.plo.id [n Bio] organisme yg mempunyai empat pasang dasar kromosom
tiangui ti.a.ngui [n] pasar: wali kota memberi izin kpd organisasi yg mengurus pekan raya dan pameran untuk menyelenggarakan --
tidak-tidak ti.dak-ti.dak [adv] (yg) bukan-bukan; (yg) tidak masuk pd akal; (yg) aneh-aneh (gila-gilaan dsb): barang yg ~ juga kaubicarakan di sini
timbang-menimbang tim.bang-me.nim.bang [v] (1) menimbang-nimbang (memikirkan baik-baik tt baik buruknya, untung ruginya, dsb) dl menentukan sesuatu: ia langsung memutuskan perkara itu tanpa ~ lebih dahulu; (2) dng mengingat perasaan hati orang; menimbang rasa: jangan asal berbicara tanpa memikir dan ~
tindakan sosial tin.dak.an sosial upaya terorganisasi untuk mengubah keadaan sosial ekonomi
tindakan subversif tin.dak.an subversif usaha terorganisasi yg bertujuan menumbangkan pemerintah yg sah melalui kekerasan atau bertujuan mengganti pemerintah itu dng cara-cara yg ditandai oleh penggelapan, kebohongan, dan gangguan keamanan
titik pangkal yg menjadi pangkal ketika memikirkan (membicarakan dsb) sesuatu
toksin tok.sin [n Kim] zat racun yg dibentuk dan dikeluarkan oleh organisme yg menyebabkan kerusakan radikal dl struktur atau faal, merusak total hidup atau keefektifan organisme pd satu bagian
topeng to.peng [n] (1) penutup muka (dr kayu, kertas, dsb) yg menyerupai muka orang, binatang, dsb: waktu merampok dia memakai --; (2) ki kepura-puraan untuk menutupi maksud sebenarnya; kedok: gerakan kebatinan itu sebenarnya hanya sbg -- organisasi yg terlarang
topik to.pik [n] (1) pokok pembicaraan dl diskusi, ceramah, karangan, dsb; bahan diskusi: masalah yg akan menjadi -- sidang DPA ke-4 tahun itu ialah "Pemerataan dl Pembangunan Regional dan Pedesaan"; (2) hal yg menarik perhatian umum pd waktu akhir-akhir ini; bahan pembicaraan
transduksi trans.duk.si [n] proses atau perbuatan mengubah dr suatu bentuk ke bentuk lain (terutama peralihan atau perubahan determinan genetik dr suatu mikroorganisme ke mikroorganisme yg lain oleh virus)
tribune tri.bu.ne [n] (1) panggung untuk tempat berbicara; (2) tempat yg agak tinggi untuk duduk para penonton (di stadion, gedung parlemen, dsb): -- barat Stadion Utama Senayan penuh dng penonton
trompet trom.pet [n] (1) alat musik tiup; (2) ki orang (lembaga, organisasi) yg menyuarakan pendapat oran lain
tubuh tu.buh [n] (1) keseluruhan jasad manusia atau binatang yg kelihatan dr bagian ujung kaki sampai ujung rambut: -- nya tegap dan sehat; seluruh -- nya berasa sakit; nama batang -- , nama sebenarnya (bukan nama gelar dan bukan nama timangan); (2) bagian badan yg terutama (tidak dng anggota dan kepala): yg dibasahi hanya -- nya; (3) diri (sendiri): tuan -- , tuan sendiri (bukan wakil dsb); (4) bagian yg terpenting: -- perahu; -- pesawat terbang; (5) pertubuhan; badan (dl organisme)
tugas pokok [Adm] sasaran utama yg dibebankan kpd organisasi untuk dicapai
tuli bisu tidak dapat mendengar dan sekaligus tidak dapat menghasilkan pembicaraan yg dapat di mengerti; bisu tuli
tumbung tum.bung [n] (1) bakal tumbuhan (pd kelapa) yg berbentuk spt bola, berwarna putih kekuningan, terletak di dl buah: -- kelapa; -- nyiur; (2) sesuatu yg menyerupai tumbung, tumbuh dr organ tubuh yg berlubang: -- dubur, Dok bol keluar, prolapsus ani; -- rahim, Dok peranakan keluar, prolapsus uteri
tunawicara tu.na.wi.ca.ra [a] tidak dapat berbicara; bisu
tuts [n] (1) tombol pd papan penjarian mesin tik atau mesin susun foto, jika ditekan menghasilkan penampakan huruf pd kertas atau pd layar; (2) bilah-bilah pd piano atau organ yg bila ditekan mengeluarkan bunyi
ujaran performatif ujar.an performatif ujaran yg memperlihatkan bahwa suatu perbuatan telah diselesaikan pembicara dan dng pengungkapannya berarti perbuatan itu diselesaikan pd saat itu juga
ujung [n] bagian penghabisan dr suatu benda (yg panjang): serangga itu merusakkan -- akar anggrek; berbelok di -- jalan; (2) bagian barang yg diruncingkan (lancip, tajam, dsb); puncak: -- hidung; -- jari; -- tombak; (3) bagian darat yg menjorok (jauh) ke laut; (4) (bagian) akhir (pembicaraan, percakapan, tahun, dsb): -- pembicaraan baginda masih thd hal itu jua; gajinya tidak cukup sampai ke -- bulan; (5) ki maksud dan tujuan (perkataan dsb): saya maklum akan -- perkataannya itu [n] , -- atap tanaman semak; Baeckea frutescens
ujung jari sambungan lidah [ki] juru bicara; wakil dl perundingan
ujung pangkal ujung dan pangkal; (2) ki dasar dan tujuan; pokok pembicaraannya: tidak tentu -- pangkalnya
ulasan buku ulas.an buku pertimbangan mutu buku yg dl pembicaraannya lebih ditekankan pd penilaian ilmiah dng mengemukakan argumentasi yg cendekia; resensi
ulur [v] meng.u.lur v (1) melepaskan (tali dsb) supaya memanjang: ~ tali layang-layang; (2) menjadi panjang; (dapat) memanjang; mulur: setelah direndam karet ini dapat ~; (3) menjulur; menganjur (lidah, tangan, dsb): tampak lidahnya ~; (4) ki terus-menerus (bersikap) memberi; menuruti (kemauan orang dsb): tidaklah betul bahwa pihak republik saja yg ~ dl persetujuan Renville itu; (5) ki memanjangkan (umur dsb); memperlama; menunda (waktu): ~ hidup; ~ waktu; ~ pembicaraan [kl n] orang yg dl keadaan setengah bebas, atau dl kedudukan antara orang bebas dan budak (krn melakukan kejahatan, spt membunuh, mencuri, dan tidak memberi ganti rugi, lalu menyerahkan dirinya): yg mencuri itu masuk -- kpd yg empunya harta
undak un.dak , meng.un.dak v (menyebabkan) terkatung-katung tidak dapat maju (tt perahu): maka datanglah angin dua muka ~ biduk ke laut lepas [n] , -- usuk Ling sistem ragam bahasa menurut hubungan antara pembicara, terjadi dr bahasa cakap, bahasa kasar, bahasa menengah, bahasa sedang, bahasa luwes
unit desa [Adm] kesatuan agroekonomis dr masyarakat desa dl satu wilayah yg memiliki fungsi penyuluhan pertanian, penyaluran sarana produksi, pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian, yg dibentuk dan dibina dl rangka program peningkatan produksi pertanian melalui usaha intensifikasi dan pengembangan perekonomian masyarakat desa yg diorganisasi secara koperasi
ura-ura [kl n] (1) perundingan; pembicaraan; permusyawaratan; (2) cadangan; rancangan
uri [n] organ tubuh yg menghubungkan badan ibu dng bayi di dl rahim; ari-ari; tembuni; plasenta , meng.u.ri kl v berpusing ligat (tt gasing); berputar cepat sekali
uskup us.kup [n Kat] rohaniwan Katolik, Anglikan, Lutheran, atau Yunani Ortodoks yg kedudukannya lebih tinggi dp imam, yg mempunyai hak memberi sakramen penguatan dan menahbiskan imam, dan yg bertugas mengorganisasi pekerjaan dan tugas gereja dl wilayah tertentu; biskop
verba performatif verba dl kalimat dng kala kini dng "saya" sbg subjek dng atau tanpa "Anda" sbg objek taklangsung, yg secara langsung menyatakan pertuturan yg dibuat pembicara pd waktu mengujarkan kalimat
veto ve.to [n] (1) hak konstitusional penguasa (pemegang pemerintahan dsb) untuk mencegah, menyatakan, menolak, atau membatalkan keputusan: Kongres memperdebatkan -- yg diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat thd keputusan Kongres; (2) hak membatalkan (melarang secara mutlak): kita mempunyai hak -- dl setiap pembicaraan keluarga
videofon vi.de.o.fon [n] telepon berkamera yg mempunyai layar kaca sehingga dapat melihat lawan bicara
virulensi vi.ru.len.si [n Dok] (1) takaran kemampuan suatu mikroorganisme (virus) untuk menimbulkan penyakit; (2) keganasan; kejahatan
virus vi.rus [n] (1) mikroorganisme yg tidak dapat dilihat dng menggunakan mikroskop biasa, hanya dapat dilihat dng menggunakan mikroskop elektron, penyebab dan penular penyakit, spt cacar, influenza, dan rabies; (2) program ilegal yg dimasukkan ke dl sistem komputer melalui jaringan atau disket sehingga menyebar dan dapat merusak program yg ada vi.sa n izin (persetujuan) memasuki negara lain atau tinggal sementara di negara lain yg berwujud cap dan paraf yg dibubuhkan oleh pejabat perwakilan negara yg bersangkutan pd paspor pemohon
visera vi.se.ra [n Anat] organ tubuh yg terdapat dl rongga dada dan rongga perut; dalaman; jeroan
wabakdu kalam dan sesudah pembicaraan itu
waitankung wai.tan.kung [n] olahraga senam berasal dr Cina dng 12 jurus gerakan yg sederhana agar lima organ tubuh bagian dalam (paru-paru, jantung, ginjal, hati, dan limpa) selalu dl keadaan baik sekali
wawancara bebas wawancara yg susunan pertanyaannya tidak ditentukan lebih dahulu dan pembicaraannya bergantung kpd suasana wawancara
wicara wi.ca.ra [n Ling] rangkaian bunyi bahasa yg dipergunakan untuk berkomunikasi; tutur kata; bicara
X [n] (1) huruf ke-24 abjad Indonesia; (2) lambang bilangan sepuluh angka Romawi; (3) (dng huruf kapital bergaris atas) lambang bilangan 10.000 angka Romawi; (4) pengganti nama orang atau sesuatu yg tidak (belum) diketahui nama sebenarnya; (5) pengganti nama orang yg sedang dibicarakan walaupun nama orang tsb sudah diketahui (untuk menjaga nama baiknya); (6) Mat kesatuan yg tidak (belum) diketahui; bilangan khayal
xantena xan.te.na [n Kim] oksida organik untuk pembuatan zat warna
xerofil xe.ro.fil [n Bio] organisme yg tahan hidup di daerah kering
Yakjuj wa Makjuj Yak.juj wa Mak.juj [n] (1) dua bangsa pd kekuasaan Zulkarnain yg telah membuat kerusakan di atas bumi, bertempat tinggal di antara dua gunung dan tidak dapat memahami pembicaraan orang lain, datang menyerbu dr balik tembok, turun dng cepat laksana air bah; (2) Ar dua suku bangsa yg akan membinasakan dunia apabila hampir kiamat
zat antibiotik zat yg diperoleh dr organisme hidup yg merintangi pertumbuhan atau merusak organisme mikro
zuama zu.a.ma [Ar n] pemimpin (organisasi, pemerintahan, dsb): para -- pun duduk dl pengurus Majelis Ulama Indonesia

Jika informasi mengenai "organ bicara" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas