Arti kata/frase "oral seks" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/oral-seks

Halaman ini menjelaskan kata atau frase oral seks menurut KBBI Edisi III

oral seks: [Psi] perilaku seksual yg menyimpang, yaitu dng memasukkan zakar ke oral (mulut) pasangannya

Lebih lanjut mengenai oral seks

oral seks terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 198 kata terkait yakni sebagai berikut:

oral [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan
seks [n] (1) jenis kelamin; (2) hal yg berhubungan dng alat kelamin, spt sanggama: -- merupakan bagian hidup manusia; (3) berahi: -nya timbul ketika menonton film percintaan
seksmaniak seks.ma.ni.ak [n] orang yg nafsu seksnya berlebihan; orang yg gila seks
oral seks [Psi] perilaku seksual yg menyimpang, yaitu dng memasukkan zakar ke oral (mulut) pasangannya
seksolog sek.so.log [n] orang yg ahli ilmu seks
seksologis sek.so.lo.gis [n] seksolog
seksual sek.su.al [a] (1) berkenaan dng seks (jenis kelamin); (2)berkenaan dng perkara persetubuhan antara laki-laki dan perempuan
seksualitas sek.su.a.li.tas [n] (1) ciri, sifat, atau peranan seks; (2) dorongan seks; (3) kehidupan seks
oralit ora.lit [n] obat berupa bubuk garam untuk dicairkan sbg pengganti mineral dan cairan yg keluar akibat penyakit muntah berak
seksama sek.sa.ma [Lihat {saksama}]
seksi sek.si [n] (1) bagian dr kesatuan (dr dewan, rapat, dsb) yg bertugas mengurus sesuatu; bagian dr daerah (kepolisian dsb); bagian jalan trem (kereta api dsb); (2) (dl ketentaraan) setengah peleton [n Dok] tindakan memotong (mengiris); pemotongan; pengirisan [a] merangsang rasa berahi (tt bentuk badan, pakaian, dsb)
seksologi sek.so.lo.gi [n] ilmu tt kelamin atau tt interaksi di antara jenis kelamin khususnya di antara manusia
sekstan sek.stan [n] alat untuk mengukur sudut astronomis yg meliputi seperenam lingkaran (60o) untuk menentukan posisi kapal di laut
sekstet sek.stet [n Mus] (1) gubahan lagu yg dinyanyikan oleh enam penyanyi atau dimainkan oleh enam orang pemain musik; (2) Mus grup penyanyi atau orkes yg terdiri atas enam orang; (3) Sas sajak enam seuntai
adiksi seksual ketagihan (kecanduan) seksual
amoral amo.ral [a] tidak bermoral; tidak berakhlak: memeras para pensiunan adalah tindakan --
anal seks [Psi] mengenai perilaku seksual yg menyimpang, yaitu dng memasukkan zakar ke dubur pasangan
aseksual asek.su.al [a] (1) tanpa kelamin atau memiliki organ kelamin yg kurang fungsinya; (2) tanpa hubungan kelamin; (3) diproduksi tanpa melalui kegiatan seksual atau berkembang secara berlainan
bermoral ber.mo.ral [v] (1) mempunyai pertimbangan baik buruk; berakhlak baik: mana ada penjahat yg -; (2) sesuai dng moral (adat sopan santun dsb): ia melakukan perbuatan yg tidak -
bomseks bom.seks [n cak] julukan untuk wanita selebriti yg mempunyai citra erotis dan sensual yg tinggi: ia merupakan bintang film -- baru dr Amerika
demoralisasi de.mo.ra.li.sa.si [n] kemerosotan akhlak; kerusakan moral: -- di kalangan remaja memprihatinkan semua pihak
dialek temporal dialek dr bahasa yg berbeda-beda dr waktu ke waktu, msl apa yg lazim disebut bahasa Melayu kuno, Melayu Klasik, dan Melayu Modern, masing-masing adalah dialek temporal dr bahasa Melayu
dorongan nafsu seksual do.rong.an nafsu seksual dorongan yg menyebabkan manusia tertarik oleh lawan jenisnya
heteroseksual he.te.ro.sek.su.al [a] cenderung untuk melakukan hubungan seks dng orang yg berbeda jenis kelamin
heteroseksualitas he.te.ro.sek.su.a.li.tas [n] kecenderungan seseorang untuk melakukan hubungan seks dng orang yg berbeda jenis kelamin
hiperseksual hi.per.sek.sual [a] mempunyai nafsu yg berlebihan untuk melakukan hubungan seks
homoseks ho.mo.seks [n] hubungan seks dng pasangan sejenis (pria dng pria)
homoseksualisme ho.mo.sek.su.al.is.me [n] paham homoseksual
hubungan seks hu.bung.an seks kontak jasmaniah antarmanusia untuk kenikmatan
kewajiban moral ke.wa.jib.an moral kewajiban atas dasar norma benar dan salah sebagaimana diterima dan diakui oleh masyarakat
krisis moral kemerosotan dl bidang moral
moralis mo.ra.lis [n] (1) orang yg terlalu mementingkan moral; (2) orang yg mengajarkan atau mempelajari moral sbg cabang filsafat; (3) orang yg menaruh perhatian thd pengaturan moral orang lain
moralisme mo.ral.is.me [n] filsafat yg menitikberatkan pd moral dan menganggap nilai kesusilaan sbg nilai yg paling luhur se-hingga kewajiban manusia terutama adalah menyelenggarakan nilai kesusilaan itu, sedangkan ilmu pengetahuan dsb menjadi tidak penting
moralistis mo.ra.lis.tis [a] berkaitan dng moral
pendidikan seks pen.di.dik.an seks pendidikan yg bertujuan memberi pengetahuan tt seks, fungsi biologis kelamin, kehamilan, dsb
penentuan seks pe.nen.tu.an seks cara menentukan jenis kelamin
polisi moral polisi yg mengamati, membina, dsb moral atau akhlak
psikoseksual psi.ko.sek.su.al [a] berhubungan dng berbagai gejala seks yg timbul krn faktor psikologis: film drama -- ini diperankannya dng baik
uniseks uni.seks /unisEks/ (1) a tidak dikaitkan dng jenis kelamin tertentu: potongan rambut yg --; (2) n keadaan yg tidak membedakan jenis kelamin tertentu: pakaian ini --
alat pengisap oral [Bio] organ untuk mengisap di sekitar mulut pd cacing hati
batu koral batu dr karang laut
biseksual bi.sek.su.al [a] (1) mempunyai sifat kedua jenis kelamin (laki-laki dan perempuan); (2) tertarik kpd kedua jenis kelamin (baik kpd laki-laki maupun kpd perempuan)
daerah litoral daerah perairan yg dangkal dekat pantai, yg menunjang kehidupan tanaman berakar
daerah sublitoral daerah pantai yg biasanya mempunyai kedalaman kurang dr 200 m; (2) daerah pantai yg mencakup permukaan air sampai ke batas terendah tempat tanaman dapat tumbuh
drama moralis drama keagamaan yg bersifat alegoris berisi konflik antara kebajikan dan kejahatan
euseksual eu.sek.su.al [n] makhluk yg memiliki keteraturan penggiliran kasiogami dan meiosis
homoseksual ho.mo.sek.su.al [a] dl keadaan tertarik thd orang dr jenis kelamin yg sama
homoseksualitas ho.mo.sek.su.a.li.tas [n] kecenderungan untuk tertarik kpd orang lain yg sejenis
inversi seksualis hubungan kelamin terbalik (thd kelamin sejenis)
kloral klo.ral [n Kim] zat cair spt minyak tanpa warna (CCL3CHO) terbentuk dr klor dan alkohol dan dapat merangsang rasa mengantuk (kadang-kadang digunakan sbg obat tidur)
koral ko.ral [n] (1) tumbuhan (bunga) karang yg dibangun di dasar laut oleh binatang karang yg berupa jasad renik; (2) rumah bekas koloni binatang laut; (3) cak batu kerakal [n ] ruang kandang atau lapangan terkurung pagar untuk mengandangkan atau menangkap ternak
koral keras rumah bekas koloni binatang laut yg terbentuk dr kapur
koral lunak rumah bekas koloni binatang yg terbentuk dr zat tanduk
koralit ko.ra.lit [n] kerangka tiap individu karang batu
kromosom seks [Bio] kromosom yg berhubungan dng penentuan jenis kelamin, pd mamalia terdapat suatu pasangan yg tidak sama, yaitu kromosom X dan Y
litoral li.to.ral [n] (1) daerah pantai yg terletak antara pasang tertinggi dan surut terendah; (2) vegetasi yg tumbuh di lingkungan atau kedalaman laut antara garis pandang mata
litoral danau bagian pinggiran danau yg airnya dangkal sehingga masih terjadi pengadukan dan fotosintesis sampai ke dasar serta masih dipengaruhi oleh keadaan umum tanah dan air yg masuk
matang seksual keadaan anak yg secara biologis telah mampu melakukan reproduksi dan berketurunan
moral mo.ral [n] (1) (ajaran tt) baik buruk yg diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dsb; akhlak; budi pekerti; susila: -- mereka sudah bejat, mereka hanya minum-minum dan mabuk-mabuk, bermain judi, dan bermain perempuan; (2) kondisi mental yg membuat orang tetap berani, bersemangat, bergairah, berdisiplin, dsb; isi hati atau keadaan perasaan sebagaimana terungkap dl perbuatan: tentara kita memiliki -- dan daya tempur yg tinggi; (3) ajaran kesusilaan yg dapat ditarik dr suatu cerita
moralisasi mo.ra.li.sa.si [n] uraian, pandangan, atau ajaran perbuatan dan kelakuan yg baik
moralitas mo.ra.li.tas [n Sas] sopan santun, segala sesuatu yg berhubungan dng etiket atau adat sopan santun
nilai moral nilai etik
pascadoktoral pas.ca.dok.to.ral [a] berkenaan dng karya akademik lanjutan atau profesional sesudah mencapai gelar doktor
pastoral pas.to.ral [a] (1) berhubungan dng pastor; (2) mengenai pendeta [a] mengenai kehidupan di dusun; mengenai gembala dan penghidupannya; (2) n karya sastra yg menggambarkan kehidupan pedesaan yg tenang dan tenteram
psamolitoral psa.mo.li.to.ral [n Tan] daerah berpasir di suatu perairan yg tempatnya tidak tertentu sampai suatu tempat beberapa meter di atas batas/ujung air (ke daratan)
reproduksi aseksual perbanyakan jasad hidup tanpa terjadinya fusi dr benih jantan dan benih betina
reproduksi seksual perbanyakan melalui penggabungan benih jantan dan benih betina
rusak moralnya buruk kelakuannya
sadar seks kesadaran kelamin
sektoral sek.to.ral [a] terbagi dl sektor; bersektor-sektor
tahap oral masa waktu anak kecil (sampai berumur enam bulan) ingin memasukkan sesuatu yg dapat dipegang ke dl mulutnya
temporal tem.po.ral [a] (1) berhubungan atau mengenai waktu: dinamakan relasi -- apabila dl bagian kalimat yg satu diberikan keterangan waktu; (2) berkenaan dng waktu-waktu tertentu
transeksual tran.sek.su.al [n] sesuatu yg dapat menimbulkan gairah: kebutuhan parfum -- itu kini sudah bisa terpenuhi berkat kehadiran produk terbaru dr sebuah pabrik
umur moral taraf kesanggupan seseorang dl membedakan hal yg baik dr yg kurang baik
zona litoral daerah pantai yg dangkal, biasanya sampai batas kedalaman sekitar 365 m
a- [bentuk terikat] (1) kekurangan : anemia; (2) tidak atau bukan: aseksual; (3) tanpa: anonim;
abstinensi ab.sti.nen.si [n ] pemantangan thd makanan, minuman, atau perilaku seksual
afdeling af.de.ling [Bld n] seksi; bagian; divisi
afrodisiak af.ro.di.si.ak [n] (1) Kim zat kimia yg digunakan untuk merangsang daya seksual, spt yohimbina; (2) Dok obat perangsang kegiatan seksual
alegori ale.go.ri [n Sas] cerita yg dipakai sbg lambang (ibarat atau kias) perikehidupan manusia yg sebenarnya untuk mendidik (terutama moral) atau menerangkan sesuatu (gagasan, cita-cita, atau nilai kehidupan, spt kebijakan, kesetiaan, dan kejujuran)
alur [n] (1) lekuk memanjang (di tanah, kayu, sungai, bagian tubuh, dsb); (2) jalan (aturan, adat) yg benar; (3) Sas rangkaian peristiwa yg direka dan dijalin dng saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian; (4) Sas jalinan peristiwa dl karya sastra untuk mencapai efek tertentu (pautannya dapat diwujudkan oleh hubungan temporal atau waktu dan oleh hubungan kausal atau sebab-akibat)
anafrodisiak an.af.ro.di.si.ak [n Kim] zat kimia yg digunakan untuk menekan dorongan seksual
apomiksis apo.mik.sis [n Bio] pembiakan aseksual (spt partenogenesis dan apogami) tanpa ada pembuahan
aspek pungtiliar [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan dipandang sbg satuan temporal tunggal
atol [n] (1) pulau karang berbentuk lingkaran (biasanya di tengahnya terdapat danau atau laguna); (2) karang koral yg berbentuk lingkaran (gelang) atau ladam kuda; (3) pulau kecil berbentuk gelang yg terjadi krn puncak suatu bukit karang menonjol di atas muka laut
autosom au.to.som [n Bio] kromosom yg bukan kromosom seks
bagian ba.gi.an [n] (1) hasil membagi: ruangan ini dibagi menjadi dua -; (2)perolehan atau penerimaan (dr barang yg diberi); yg diperuntukkan: siapa yg belum mendapat -; kita semua mendapat -- yg sama; (3) jatah: tiap jiwa mendapat -- beras 10 kg; (4) penggal (buku, cerita, dsb); jilid: -- kedua buku ini akan segera terbit; (5) sepenggal dr sesuatu yg utuh: -- atas dan -- bawah gedung itu sama; (6) sesuatu (benda, alat, dsb) yg menjadi pelengkap: otak termasuk -- tubuh manusia yg penting; (7) cabang dr suatu pekerjaan (jawatan dsb): ia menjabat sbg kepala -- tata usaha; (8) nasib (untung, malang); peruntungan: telah menjadi -ku hidup melarat begini; (9) pecahan dr kesatuan (spt dr dewan, panitia) yg bertugas mengurus sesuatu; seksi: -- konsumsi; -- penerima tamu
bahasa klasik [Ling] (1) dialek temporal bahasa yg dianggap mewakili puncak perkembangan kebudayaan pemakaiannya; (2) bahasa kuno yg mempunyai kesusastraan tinggi
bahasa modern dialek temporal yg digunakan oleh manusia, yg berbeda dr bahasa klasik
bangun ba.ngun [v] (1) bangkit; berdiri (dr duduk, tidur, dsb): anak itu berkali-kali terjatuh, namun ia selalu dapat -- kembali; (2) jaga (dr tidur): setiap pagi ia -- pukul 04.00; (3) belum (tidak) tidur; jaga: sewaktu suaminya pulang larut malam, ia masih --; (4) siuman dr pingsan; mendusin: ia -- setelah kepalanya diguyur air [n] (1) bentuk (bulat, segi empat, dsb): kaca meja itu bulat telur -- nya; (2) cara menyusun atau susunan yg merupakan suatu wujud; struktur: menyelidiki -- tanah [kl n] (1) uang ganti rugi krn membunuh, melukai, dsb; denda; (2) denda berupa uang duka yg harus diberikan oleh seorang laki-laki kpd wanita bersuami yg telah melakukan hubungan seksual dengannya dan hubungan itu mengakibatkan kematian suami wanita itu ataupun mengakibatkan perceraian (di Palembang)
batu kolar batu koral
belah biner [Bio] bentuk reproduksi aseksual pd protozoa berupa pembelahan organisme menjadi dua bagian yg sama
biasa ketatanegaraan hukum dasar tidak tertulis yg timbul dan terpelihara dl praktik penyelenggaraan negara dan ditaati oleh para penyelenggara negara sbg suatu kewajiban moral dan etika
bilamana bi.la.ma.na [p] kata penghubung yg digunakan untuk pengandaian, bersifat temporal, dsb; pd waktu apa; (2) kl pron kata tanya yg digunakan dl ragam sastra untuk menanyakan waktu; bila; kapan: -- Indonesia merdeka?
biofilter bi.o.fil.ter [n] hewan pemakan plankton dan pemakan sisa organik (spt koral hidup, cacing tabung, sepon, dan udang) yg berfungsi sbg filter mekanis
bohsia boh.sia [Mal n] wanita muda yg suka mengobral seks secara bebas tanpa minta imbalan
Buddhisme Bud.dhis.me [n] ajaran yg dikembangkan oleh Sidharta Gautama yg antara lain mengajarkan bahwa kesengsaraan adalah bagian kehidupan yg tidak terpisahkan dan orang dapat membebaskan diri dr kesengsaraan dng menyucikan mental dan moral diri pribadi
bunting gelap keadaan hamil krn hubungan seksual di luar perkawinan tanpa diketahui dng jelas siapa yg menghamilinya
cerita ibarat [Sas] cerita yg disusun untuk menyampaikan ajaran agama, ajaran moral, atau kebenaran umum dng menggunakan perbandingan atau ibarat; parabel
deflorasi def.lo.ra.si [n] perobekan selaput dara (pd saat persetubuhan, pemeriksaan vagina, manipulasi seksual)
degradasi deg.ra.da.si [n] kemunduran, kemerosotan, penurunan, dsb (tt mutu, moral, pangkat, dsb)
digenesis di.ge.ne.sis [n Bio] pembiakan dng cara seksual dan aseksual secara selang-seling dr generasi ke generasi
dokumentasi do.ku.men.ta.si [n] (1) pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi dl bidang pengetahuan; (2) pemberian atau pengumpulan bukti dan keterangan (spt gambar, kutipan, guntingan koran, dan bahan referensi lain): panitia dilengkapi dng seksi pameran, publikasi, dan --
dungun du.ngun [n] pohon di pantai yg kayunya liat, Heritiera littoralis
ekstramarital eks.tra.ma.ri.tal [a] (di) luar nikah: hubungan seks --
erotis ero.tis [a] (1) berkenaan dng sensasi seks yg menimbulkan rangsangan; bersifat merangsang nafsu berahi; (2) berkenaan dng nafsu berahi
erotisisme ero.ti.sis.me [n] (1) keadaan bangkitnya nafsu berahi; (2) keinginan akan nafsu seks secara terus-menerus
estriol es.tri.ol [n] (1) Kim zat yg ditemukan dl air kencing wanita dan terbentuk dr estron dng menambahkan kalium bisulfat, mempunyai keaktifan hormon seks perempuan, tetapi tidak seaktif estron; C18H24O3; (2) Bio hormon seks betina
estrus es.trus [n Zool] masa aktivitas seks pd binatang, timbul secara periodik pd waktu-waktu tertentu; masa berahi
etika eti.ka [n] ilmu tt apa yg baik dan apa yg buruk dan tt hak dan kewajiban moral (akhlak)
fabel fa.bel [n Sas] cerita yg menggambarkan watak dan budi manusia yg pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti): kancil merupakan tokoh utama dl -- Indonesia yg berperan sbg manusia yg cerdik
fasad fa.sad [Ar n] kerusakan (moral dsb); kebinasaan
fragmentasi frag.men.ta.si [n] (1) pencuplikan (cerita dsb); (2) Zool pembiakan aseksual dng jalan membelah menjadi beberapa bagian, setiap belahan dapat berkembang menjadi organisme baru
frigid fri.gid [a] (1) tidak bergairah dl hal seks; (2) dingin (tidak mudah terangsang)
gamet ga.met [n Bio] sel sperma atau telur, terutama yg matang dan sudah berfungsi dl pembiakan secara seksual
gonidium go.ni.di.um [n Zool] (1) badan reproduktif (terdapat pd bakteri tertentu); (2) sel reproduktif aseksual
homo ho.mo [n] keluarga manusia, termasuk famili Hominidae, selain meliputi makhluk manusia yg ada sekarang, juga meliputi makhluk manusia purba, spt manusia Neanderthal dan Pithecantropus [n kp] homoseksual
inses in.ses [n] hubungan seksual atau perkawinan antara dua orang yg bersaudara dekat yg dianggap melanggar adat, hukum, atau agama
integritas nasional wujud keutuhan prinsip moral dan etika bangsa dl kehidupan bernegara
inversi in.ver.si [n] (1) pembalikan posisi, arah, susunan, dsb; (2) Ling pembalikan susunan bagian kalimat yg berbeda dr susunan yg lazim (msl ia makan roti menjadi makan roti ia); (3) Dok keterbalikan posisi dsb (yg mestinya ada di dl menjadi di luar, yg mestinya di atas ada di bawah); sung-sang; (4) nafsu berahi thd kelamin sejenis; homoseksualisme
jamur upas jamur Polyporales yg tubuh buahnya merupakan lapisan miselium berwarna merah jambu keputih-putihan; parasit yg amat berbahaya untuk puluhan jenis tanaman pertanian
jantina jan.ti.na [akr] (1) n kelamin (seks); (2) a biseksual (dr jantan dan betina)
kalengan ka.leng.an [a] (1) cak tersimpan dl kaleng; terkemas dl kaleng (tt makanan, minuman): makanan --; (2) ki cak bersifat tertutup (dl hal homoseksual)
karang ka.rang [n] (1) batu kapur di laut yg terjadi dr zat yg dikeluarkan oleh binatang kecil jenis anthozoa (tidak bertulang punggung); batuan organik sbg tempat tinggal binatang karang; koral; (2) pulau (gunung, batu) di laut yg terjadi dr tumpukan karang yg sudah membatu; (3) tumbuhan laut yg menyerupai atau spt karang [v] me.nga.rang v (1) menyusun, merangkai bunga dsb: ada perlombaan ~ bunga; (2) mencocokkan atau mengikat permata dan intan: pandai emas itu sedang ~ intan pd cincin; (3) menulis dan menyusun sebuah cerita, buku, sajak, dsb: ia sedang sibuk ~ buku cerita kanak-kanak; siapa yg ~ lagu dan syair yg berjudul "Damai tapi Gersang"? , pe.ka.rang.an n (1) tanah sekitar rumah; halaman rumah: tiba-tiba kedengaran suara mobil berhenti di ~ rumah; (2) tanah yg disiapkan untuk tempat tinggal: kami sudah mempunyai ~ untuk mendirikan rumah [n] tempat kediaman; tempat berkumpul
kawin suntik [Tern] pembenihan dng jalan memasukkan benih jantan (sperma) ke dl vagina dng menggunakan (dng bantuan) alat suntik (tidak melalui hubungan seksual); inseminasi
kebejatan ke.be.jat.an [n] kerusakan; kebobrokan; keburukan: harta yg melimpah sering menimbulkan -- moral
kebobrokan ke.bob.rok.an [n] kerusakan; kebejatan: perjudian menyebabkan -- moral
kekah ke.kah [n] kera hitam bertangan panjang; siamang; Presbytes femoralis [Mk] me.nge.kah v (duduk dng) mengangkangkan kaki (tidak bersila rapat) /kEkah/ ? akikah
kiri baru gerakan moral yg menganut pandangan baru dl membela kepentingan rakyat dan bukan merupakan partai atau lembaga terorganisasi dan berdisiplin
klimakterium kli.mak.te.ri.um [n] (1) masa kritis dl kehidupan manusia; (2) akhir masa produktif pd wanita, biasanya antara umur 45-50 tahun; (3) berkurangnya aktivitas kelamin (seksual) pd pria
klona klo.na [n Bio] kumpulan sel turunan dr sel induk tunggal dng reprodukdi aseksual
koitus koi.tus [n] persetubuhan antara laki-laki dan perempuan; hubungan seksual; sanggama
kolumela ko.lu.me.la [n] (1) bagian tengah rumah siput; (2) massa keping tengah koralit
krisis kri.sis [a] (1) keadaan yg berbahaya (dl menderita sakit); parah sekali; (2) keadaan yg genting; kemelut; (3) keadaan suram (tt ekonomi, moral, dsb); (4) Sas saat yg menentukan di dl cerita atau drama ketika situasi menjadi berbahaya dan keputusan harus diambil; (5) Pol konfrontasi yg intensif dan dahsyat yg terjadi dl waktu singkat dan merupakan ganti peperangan dl era nuklir
lemah syahwat kurang bertenaga atau tidak berdaya seksual; impoten
lesbian les.bi.an [n] wanita yg mencintai atau merasakan rangsangan seksual sesama jenisnya; wanita homoseks
lesbianisme les.bi.an.is.me [n] perihal cinta berahi antara sesama wanita; perihal perilaku hubungan seksual sesama wanita
lezat le.zat [a] (1) enak (tt rasa makanan atau minuman); sedap; (2) nikmat (dl arti seksual)
limfosit lim.fo.sit [n Bio] leukosit yg berinti satu, tidak bersegmen, pd umumnya tidak bergranula, berperan pd imunitas humoral; (sel B) dan imunitas sel (sel T)
liwat li.wat [Lihat {lewat}] [n] persetubuhan antara sesama jenis, msl laki-laki dng laki-laki; homoseks
masa laten masa dl perkembangan seksual antara umur 4-5 tahun dan permulaan masa remaja ketika terjadi peralihan dr masa seksual kanak-kanak menjadi seks dl arti dewasa
maskulinitas mas.ku.li.ni.tas [n] kejantanan seorang laki-laki yg dihubung-kan dng kualitas seksualnya: masyarakat kita berasumsi bahwa -- mempunyai ciri-ciri tertentu
masokhisme ma.so.khis.me [n] kekejaman atau kekerasan yg memberikan kepuasan seksual pd yg menerimanya (bentuk kelainan seksual)
masturbasi mas.tur.ba.si [n] proses memperoleh kepuasan seks tanpa berhubungan kelamin
memerangi me.me.rangi [v] (1) melakukan perang terhadap: insiden itu disengaja supaya ada alasan untuk ~ negara lain; (2) melawan; membasmi: kita harus ~ kebejatan moral; tim dokter itu bertugas ~ kanker
menghomoi meng.ho.moi [v cak ] melakukan perbuatan hubungan seks dng pasangan sejenis (laki-laki dng laki-laki)
mengkrisis meng.kri.sis [v] mengkhawatirkan (tt ekonomi, moral, dsb); membahayakan: sebagian besar masalah yg ~ dapat dihindari seandainya pengawasan serta kontrol oleh lembaga-lembaga yg berwenang diselenggarakan dng baik
moril mo.ril [a] mengenai moral: bantuan -- , bantuan yg berupa sokongan batin (yg bukan berupa uang atau benda)
musik mu.sik [n] (1) ilmu atau seni menyusun nada atau suara dl urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yg mempunyai kesatuan dan kesinam-bungan; (2) nada atau suara yg disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan (terutama yg menggunakan alat-alat yg dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu)
narsisme nar.sis.me [n] (1) hal (keadaan) mencintai diri sendiri secara berlebihan; (2) hal (keadaan) mempunyai kecenderungan (ke inginan) seksual dng diri sendiri
nasihat na.si.hat [n] (1) ajaran atau pelajaran baik; anjuran (petunjuk, peringatan, teguran) yg baik: lebih baik aku turuti -- ibu; beroleh -- dr kepala kantornya; (2) ibarat yg terkandung dl suatu cerita dsb; moral: cerita itu mengandung -- bagi kita sekalian
nekrofili nek.ro.fi.li [n Psi] kelainan jiwa dl bentuk tertarik pd mayat, biasanya secara seksual
nekrofilia nek.ro.fi.lia [n] (1) penyakit (kelainan) berupa tertarik secara seksual untuk menyetubuhi mayat: kemungkinan ia mengidap --; (2) orang yg berhubungan seks dng mayat; (3) rasa tertarik yg abnormal thd mayat
nimfomania nim.fo.ma.nia [n Psi] dorongan seksual yg sangat besar pd wanita
nisbi nis.bi [a] hanya terlihat (pasti; terukur) kalau dibandingkan dng yg lain; dapat begini atau begitu; bergantung kpd orang yg memandang; tidak mutlak; relatif: betapa -- nya moral itu; cantik itu -- , bergantung kpd yg melihat
obat kuat obat untuk memperkuat daya kemampuan tubuh; (2) obat untuk menambah daya vitalitas seksual
obat perangsang obat untuk merangsang nafsu seks dsb
Oedipus-kompleks Oe.di.pus-kom.pleks [n] kelainan jiwa berupa rasa cinta yg berlebihan dan dorongan seksual yg kuat seorang laki-laki thd ibunya
orgasme or.gas.me [n] puncak kenikmatan seksual, khususnya dialami pd akhir sanggama
paedofil pa.e.do.fil [n Psi] orang yg mempunyai selera seksual thd anak kecil
parabel pa.ra.bel [n Sas] cerita rekaan untuk menyampaikan ajaran agama, moral, atau kebenaran umum dng menggunakan perbandingan atau ibarat
patolopolis pa.to.lo.po.lis [n] kota yg penduduknya menunjukkan banyak dihinggapi penyakit mental, msl bersikap keras dan menunjukkan demoralisasi
pedogenesis pe.do.ge.ne.sis [n] perkembangbiakan secara seksual pd binatang yg masih dl keadaan larva atau oleh individu yg belum dewasa
pembiakan pem.bi.ak.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membiakkan; (2) Bio proses organis untuk menghasilkan organisme baru yg merupakan tindakan organisme induk, baik secara seksual maupun aseksual
pendidikan menengah umum pen.di.dik.an menengah umum pendidikan yg mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik; ~ moral pendidikan budi pekerti spt mengajarkan etika dan akhlak (di sekolah dsb): ~ moral itu, antara lain, tercakup dl mata pelajaran Agama
perfeksionis per.fek.si.o.nis [n] (1) orang yg ingin segala-galanya sempurna; (2) orang yg percaya bahwa kesempurnaan moral dicapai kalau dapat hidup tanpa dosa
perfeksionisme per.fek.si.o.nis.me [n] (1) watak atau sifat seseorang yg menganggap sesuatu yg tidak sempurna sbg hal yg tidak dapat diterima; (2) doktrin yg menyatakan bahwa kesempurnaan sifat moral seseorang menunjukkan ketinggian derajatnya; (3) doktrin mengenai ketuhanan yg menyatakan bahwa bebas dr perbuatan dosa adalah tujuan yg akan dicapai di dunia
perkawinan per.ka.win.an [n] (1) perihal (urusan dsb) kawin; pernikahan; (2) pertemuan hewan jantan dan betina secara seksual
persoalan per.so.al.an [n] (1) perbahasan; perdebatan; perbincangan; (2) hal-hal; perkara; masalah; problem: kini -nya ditangani oleh pihak yg berwajib; kita menyingkiri -- moral yg memang peka
pertunasan per.tu.nas.an [n Zool] (1) hal bertunas; (2) bentuk reproduksi aseksual, waktu individu baru berbentuk tunas, spt pd (hewan) kerang
perversi per.ver.si [n Psi] tingkah laku yg didorong oleh kelainan seksual (homoseksualitas, eksibisionisme, sodomi, dsb)
piromania pi.ro.ma.nia [n] kelainan jiwa yg menyebabkan orang selalu ingin membakar rumah dsb krn dng demikian dapat merasakan kenikmatan seksual; gila api
plosif plo.sif [n Ling] konsonan yg dihasilkan udara yg keluar (nasal atau oral) tertutup secara sempurna dan terbuka (tutupnya) dng tiba-tiba
pornografi por.no.gra.fi [n] (1) penggambaran tingkah laku secara erotis dng lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; (2) bahan bacaan yg dng sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dl seks
pranikah pra.ni.kah [a] sebelum menikah: tim itu bertugas melakukan penelitian perilaku seksual -- di kalangan remaja pd beberapa kota besar
promiskuitas pro.mis.ku.i.tas [n] perilaku perkawinan dng tidak membatasi pd satu jodoh saja; hubungan seksual antara sejumlah pria dan wanita tanpa ada aturan yg mengikat
prostitusi pros.ti.tu.si [n] pertukaran hubungan seksual dng uang atau hadiah sbg suatu transaksi perdagangan; pelacuran: sudah banyak tempat perjudian dan -- yg ditutup
rapat lengkap rapat yg dihadiri oleh segenap anggota, seksi, dan pengurus; rapat pleno
rongsok rong.sok [a] rusak sama sekali; bejat: mobilnya sudah -- sejak beberapa lama; moralnya sudah --
sadisme sa.dis.me [n] (1) kekejaman; kebuasan; keganasan; kekasaran; (2) Psi kepuasan seksual yg diperoleh dng menyakiti orang lain (yg disayangi) secara jasmani atau rohani
sado sa.do, sado masokis [a] berkenaan dng sifat menyakiti pasangan sebelum melakukan hubungan seks
sajak enam seuntai sajak yg terdiri atas enam larik dl satu bait; sekstet
sekularisme se.ku.la.ris.me [n] paham atau pandangan yg berpendirian bahwa moralitas tidak perlu didasarkan pd ajaran agama
semerdeka-merdekanya se.mer.de.ka-mer.de.ka.nya [adv] tidak terpengaruh (oleh apa dan siapa pun); bebas atau lepas sama sekali: seni lukis harus -- dr segala ikatan moral dan tradisi untuk dapat hidup
sepat siam ikan sepat air tawar, badan berwarna kelabu kehitam-hitaman, punggung berwarna lebih tua, tetapi di bagian perut agak cerah; Trichogaster pectoralis
sila si.la [v] si.la.kan v sudilah kiranya (kata perintah yg halus): -- duduk [v] duduk dng kaki berlipat dan bersilang: mengorak -- , bangkit dr duduknya [n] (1) aturan yg melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; (2) kelakuan atau perbuatan yg menurut adab (sopan santun); (3) dasar; adab; akhlak; moral: -- dalam Pancasila saling terkait
sodomasosisme so.do.ma.sos.is.me [n] gejala kelainan seksual dng menggunakan mulut atau dubur: -- mewabah di kalangan masyarakat perkotaan dewasa ini
sodomi so.do.mi [n] (1) pencabulan dng sesama jenis kelamin atau dng binatang; (2) sanggama antarmanusia secara oral atau anal, biasanya antarpria; semburit
subbagian sub.ba.gi.an [n] di bawah bagian; seksi
taman laut taman (daerah) di dl laut yg penuh dng kerang, rumah binatang, koral berwarna-warni, dan beraneka ragam ikan; (2) wilayah lautan yg memiliki ciri khas berupa keindahan alam, bermanfaat bagi kepentingan pariwisata, rekreasi, dan pendidikan
taut ta.ut [v] ber.ta.ut 1 menutup (berkatup) kembali; menjadi rapat (tt sesuatu yg renggang, bercerai, luka, dsb): luka itu berangsur kering dan ~; (2) berpaut (pd, dng); jalin-menjalin: belukar kecil yg bertemu dan ~ daun dan rantingnya; (3)berpegangan (bergandengan, berjabatan) tangan; (4) tumbuh serta melekat menjadi satu berlekatan (pd, dng): kelopak bunga yg terdiri atas empat atau lima helai itu, ada yg bercerai-berai dan ada pula yg ~; (5) bertemu (spt sungai dng sungai, garis dng garis, dsb): air dan langit keduanya ~ pd satu titik pandang; (6) ki melekat kpd (dl arti ditujukan atau dipusatkan kpd); tertuju kpd; terpusat kpd: matanya ~ pd gadis itu; (7) ki berhubungan (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): pendidikan Pancasila ~ dng pendidikan moral [n] tali yg diberi berkail (untuk menangkap ikan): anak-anak membuat -- untuk memancing ikan
terorisme te.ror.is.me [n] penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dl usaha mencapai tujuan (terutama tujuan politik); praktik tindakan teror; -- seks penggunaan kekerasan seksual untuk menimbulkan ketakutan dl usaha untuk mencapai tujuan (terutama tujuan politik): -- seks thd perempuan terjadi pd pertengahan bulan Mei di Jakarta
terumbu te.rum.bu [n Geo] dangkalan di laut (yg tidak terlalu luas), terjadi dari gundukan batuan, spt gamping atau koral, sering kelihatan apabila air surut
testosteron tes.tos.te.ron [n] hormon laki-laki yg dihasilkan oleh testis yg menyebabkan timbulnya ciri seks sekunder laki-laki
tulang tu.lang [n] (1) rangka atau bagian rangka tubuh manusia atau binatang: ada yg patah -- rusuknya; dl gua itu terdapat tulang-tulang manusia; (2) duri ikan: -- ikan bandeng; ikan sepat banyak -- nya; (3) ki barang yg menyerupai tulang atau rangka: -- daun , -- daing pohon, Milletia atropurpurea; kayu -- pohon, Arytera littoralis atau Memecylon costatum
uranisme ura.nis.me [n] homoseksualitas yg juga melibatkan kebencian akan lawan jenisnya
virilitas vi.ri.li.tas [n] kemampuan seks lelaki; kejantanan
zoogani zo.o.ga.ni [n] pembiakan seksual hewan

Jika informasi mengenai "oral seks" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas