Arti kata/frase "oral" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/oral

Halaman ini menjelaskan kata atau frase oral menurut KBBI Edisi III

oral: [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan

Lebih lanjut mengenai oral

oral terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 88 kata terkait yakni sebagai berikut:

oral [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan
oral seks [Psi] perilaku seksual yg menyimpang, yaitu dng memasukkan zakar ke oral (mulut) pasangannya
oralit ora.lit [n] obat berupa bubuk garam untuk dicairkan sbg pengganti mineral dan cairan yg keluar akibat penyakit muntah berak
amoral amo.ral [a] tidak bermoral; tidak berakhlak: memeras para pensiunan adalah tindakan --
bermoral ber.mo.ral [v] (1) mempunyai pertimbangan baik buruk; berakhlak baik: mana ada penjahat yg -; (2) sesuai dng moral (adat sopan santun dsb): ia melakukan perbuatan yg tidak -
demoralisasi de.mo.ra.li.sa.si [n] kemerosotan akhlak; kerusakan moral: -- di kalangan remaja memprihatinkan semua pihak
dialek temporal dialek dr bahasa yg berbeda-beda dr waktu ke waktu, msl apa yg lazim disebut bahasa Melayu kuno, Melayu Klasik, dan Melayu Modern, masing-masing adalah dialek temporal dr bahasa Melayu
kewajiban moral ke.wa.jib.an moral kewajiban atas dasar norma benar dan salah sebagaimana diterima dan diakui oleh masyarakat
krisis moral kemerosotan dl bidang moral
moralis mo.ra.lis [n] (1) orang yg terlalu mementingkan moral; (2) orang yg mengajarkan atau mempelajari moral sbg cabang filsafat; (3) orang yg menaruh perhatian thd pengaturan moral orang lain
moralisme mo.ral.is.me [n] filsafat yg menitikberatkan pd moral dan menganggap nilai kesusilaan sbg nilai yg paling luhur se-hingga kewajiban manusia terutama adalah menyelenggarakan nilai kesusilaan itu, sedangkan ilmu pengetahuan dsb menjadi tidak penting
moralistis mo.ra.lis.tis [a] berkaitan dng moral
polisi moral polisi yg mengamati, membina, dsb moral atau akhlak
alat pengisap oral [Bio] organ untuk mengisap di sekitar mulut pd cacing hati
batu koral batu dr karang laut
daerah litoral daerah perairan yg dangkal dekat pantai, yg menunjang kehidupan tanaman berakar
daerah sublitoral daerah pantai yg biasanya mempunyai kedalaman kurang dr 200 m; (2) daerah pantai yg mencakup permukaan air sampai ke batas terendah tempat tanaman dapat tumbuh
drama moralis drama keagamaan yg bersifat alegoris berisi konflik antara kebajikan dan kejahatan
kloral klo.ral [n Kim] zat cair spt minyak tanpa warna (CCL3CHO) terbentuk dr klor dan alkohol dan dapat merangsang rasa mengantuk (kadang-kadang digunakan sbg obat tidur)
koral ko.ral [n] (1) tumbuhan (bunga) karang yg dibangun di dasar laut oleh binatang karang yg berupa jasad renik; (2) rumah bekas koloni binatang laut; (3) cak batu kerakal [n ] ruang kandang atau lapangan terkurung pagar untuk mengandangkan atau menangkap ternak
koral keras rumah bekas koloni binatang laut yg terbentuk dr kapur
koral lunak rumah bekas koloni binatang yg terbentuk dr zat tanduk
koralit ko.ra.lit [n] kerangka tiap individu karang batu
litoral li.to.ral [n] (1) daerah pantai yg terletak antara pasang tertinggi dan surut terendah; (2) vegetasi yg tumbuh di lingkungan atau kedalaman laut antara garis pandang mata
litoral danau bagian pinggiran danau yg airnya dangkal sehingga masih terjadi pengadukan dan fotosintesis sampai ke dasar serta masih dipengaruhi oleh keadaan umum tanah dan air yg masuk
moral mo.ral [n] (1) (ajaran tt) baik buruk yg diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dsb; akhlak; budi pekerti; susila: -- mereka sudah bejat, mereka hanya minum-minum dan mabuk-mabuk, bermain judi, dan bermain perempuan; (2) kondisi mental yg membuat orang tetap berani, bersemangat, bergairah, berdisiplin, dsb; isi hati atau keadaan perasaan sebagaimana terungkap dl perbuatan: tentara kita memiliki -- dan daya tempur yg tinggi; (3) ajaran kesusilaan yg dapat ditarik dr suatu cerita
moralisasi mo.ra.li.sa.si [n] uraian, pandangan, atau ajaran perbuatan dan kelakuan yg baik
moralitas mo.ra.li.tas [n Sas] sopan santun, segala sesuatu yg berhubungan dng etiket atau adat sopan santun
nilai moral nilai etik
pascadoktoral pas.ca.dok.to.ral [a] berkenaan dng karya akademik lanjutan atau profesional sesudah mencapai gelar doktor
pastoral pas.to.ral [a] (1) berhubungan dng pastor; (2) mengenai pendeta [a] mengenai kehidupan di dusun; mengenai gembala dan penghidupannya; (2) n karya sastra yg menggambarkan kehidupan pedesaan yg tenang dan tenteram
psamolitoral psa.mo.li.to.ral [n Tan] daerah berpasir di suatu perairan yg tempatnya tidak tertentu sampai suatu tempat beberapa meter di atas batas/ujung air (ke daratan)
rusak moralnya buruk kelakuannya
sektoral sek.to.ral [a] terbagi dl sektor; bersektor-sektor
tahap oral masa waktu anak kecil (sampai berumur enam bulan) ingin memasukkan sesuatu yg dapat dipegang ke dl mulutnya
temporal tem.po.ral [a] (1) berhubungan atau mengenai waktu: dinamakan relasi -- apabila dl bagian kalimat yg satu diberikan keterangan waktu; (2) berkenaan dng waktu-waktu tertentu
umur moral taraf kesanggupan seseorang dl membedakan hal yg baik dr yg kurang baik
zona litoral daerah pantai yg dangkal, biasanya sampai batas kedalaman sekitar 365 m
alegori ale.go.ri [n Sas] cerita yg dipakai sbg lambang (ibarat atau kias) perikehidupan manusia yg sebenarnya untuk mendidik (terutama moral) atau menerangkan sesuatu (gagasan, cita-cita, atau nilai kehidupan, spt kebijakan, kesetiaan, dan kejujuran)
alur [n] (1) lekuk memanjang (di tanah, kayu, sungai, bagian tubuh, dsb); (2) jalan (aturan, adat) yg benar; (3) Sas rangkaian peristiwa yg direka dan dijalin dng saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian; (4) Sas jalinan peristiwa dl karya sastra untuk mencapai efek tertentu (pautannya dapat diwujudkan oleh hubungan temporal atau waktu dan oleh hubungan kausal atau sebab-akibat)
aspek pungtiliar [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan dipandang sbg satuan temporal tunggal
atol [n] (1) pulau karang berbentuk lingkaran (biasanya di tengahnya terdapat danau atau laguna); (2) karang koral yg berbentuk lingkaran (gelang) atau ladam kuda; (3) pulau kecil berbentuk gelang yg terjadi krn puncak suatu bukit karang menonjol di atas muka laut
bahasa klasik [Ling] (1) dialek temporal bahasa yg dianggap mewakili puncak perkembangan kebudayaan pemakaiannya; (2) bahasa kuno yg mempunyai kesusastraan tinggi
bahasa modern dialek temporal yg digunakan oleh manusia, yg berbeda dr bahasa klasik
batu kolar batu koral
biasa ketatanegaraan hukum dasar tidak tertulis yg timbul dan terpelihara dl praktik penyelenggaraan negara dan ditaati oleh para penyelenggara negara sbg suatu kewajiban moral dan etika
bilamana bi.la.ma.na [p] kata penghubung yg digunakan untuk pengandaian, bersifat temporal, dsb; pd waktu apa; (2) kl pron kata tanya yg digunakan dl ragam sastra untuk menanyakan waktu; bila; kapan: -- Indonesia merdeka?
biofilter bi.o.fil.ter [n] hewan pemakan plankton dan pemakan sisa organik (spt koral hidup, cacing tabung, sepon, dan udang) yg berfungsi sbg filter mekanis
Buddhisme Bud.dhis.me [n] ajaran yg dikembangkan oleh Sidharta Gautama yg antara lain mengajarkan bahwa kesengsaraan adalah bagian kehidupan yg tidak terpisahkan dan orang dapat membebaskan diri dr kesengsaraan dng menyucikan mental dan moral diri pribadi
cerita ibarat [Sas] cerita yg disusun untuk menyampaikan ajaran agama, ajaran moral, atau kebenaran umum dng menggunakan perbandingan atau ibarat; parabel
degradasi deg.ra.da.si [n] kemunduran, kemerosotan, penurunan, dsb (tt mutu, moral, pangkat, dsb)
dungun du.ngun [n] pohon di pantai yg kayunya liat, Heritiera littoralis
etika eti.ka [n] ilmu tt apa yg baik dan apa yg buruk dan tt hak dan kewajiban moral (akhlak)
fabel fa.bel [n Sas] cerita yg menggambarkan watak dan budi manusia yg pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti): kancil merupakan tokoh utama dl -- Indonesia yg berperan sbg manusia yg cerdik
fasad fa.sad [Ar n] kerusakan (moral dsb); kebinasaan
integritas nasional wujud keutuhan prinsip moral dan etika bangsa dl kehidupan bernegara
jamur upas jamur Polyporales yg tubuh buahnya merupakan lapisan miselium berwarna merah jambu keputih-putihan; parasit yg amat berbahaya untuk puluhan jenis tanaman pertanian
karang ka.rang [n] (1) batu kapur di laut yg terjadi dr zat yg dikeluarkan oleh binatang kecil jenis anthozoa (tidak bertulang punggung); batuan organik sbg tempat tinggal binatang karang; koral; (2) pulau (gunung, batu) di laut yg terjadi dr tumpukan karang yg sudah membatu; (3) tumbuhan laut yg menyerupai atau spt karang [v] me.nga.rang v (1) menyusun, merangkai bunga dsb: ada perlombaan ~ bunga; (2) mencocokkan atau mengikat permata dan intan: pandai emas itu sedang ~ intan pd cincin; (3) menulis dan menyusun sebuah cerita, buku, sajak, dsb: ia sedang sibuk ~ buku cerita kanak-kanak; siapa yg ~ lagu dan syair yg berjudul "Damai tapi Gersang"? , pe.ka.rang.an n (1) tanah sekitar rumah; halaman rumah: tiba-tiba kedengaran suara mobil berhenti di ~ rumah; (2) tanah yg disiapkan untuk tempat tinggal: kami sudah mempunyai ~ untuk mendirikan rumah [n] tempat kediaman; tempat berkumpul
kebejatan ke.be.jat.an [n] kerusakan; kebobrokan; keburukan: harta yg melimpah sering menimbulkan -- moral
kebobrokan ke.bob.rok.an [n] kerusakan; kebejatan: perjudian menyebabkan -- moral
kekah ke.kah [n] kera hitam bertangan panjang; siamang; Presbytes femoralis [Mk] me.nge.kah v (duduk dng) mengangkangkan kaki (tidak bersila rapat) /kEkah/ ? akikah
kiri baru gerakan moral yg menganut pandangan baru dl membela kepentingan rakyat dan bukan merupakan partai atau lembaga terorganisasi dan berdisiplin
kolumela ko.lu.me.la [n] (1) bagian tengah rumah siput; (2) massa keping tengah koralit
krisis kri.sis [a] (1) keadaan yg berbahaya (dl menderita sakit); parah sekali; (2) keadaan yg genting; kemelut; (3) keadaan suram (tt ekonomi, moral, dsb); (4) Sas saat yg menentukan di dl cerita atau drama ketika situasi menjadi berbahaya dan keputusan harus diambil; (5) Pol konfrontasi yg intensif dan dahsyat yg terjadi dl waktu singkat dan merupakan ganti peperangan dl era nuklir
limfosit lim.fo.sit [n Bio] leukosit yg berinti satu, tidak bersegmen, pd umumnya tidak bergranula, berperan pd imunitas humoral; (sel B) dan imunitas sel (sel T)
memerangi me.me.rangi [v] (1) melakukan perang terhadap: insiden itu disengaja supaya ada alasan untuk ~ negara lain; (2) melawan; membasmi: kita harus ~ kebejatan moral; tim dokter itu bertugas ~ kanker
mengkrisis meng.kri.sis [v] mengkhawatirkan (tt ekonomi, moral, dsb); membahayakan: sebagian besar masalah yg ~ dapat dihindari seandainya pengawasan serta kontrol oleh lembaga-lembaga yg berwenang diselenggarakan dng baik
moril mo.ril [a] mengenai moral: bantuan -- , bantuan yg berupa sokongan batin (yg bukan berupa uang atau benda)
musik mu.sik [n] (1) ilmu atau seni menyusun nada atau suara dl urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yg mempunyai kesatuan dan kesinam-bungan; (2) nada atau suara yg disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan (terutama yg menggunakan alat-alat yg dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu)
nasihat na.si.hat [n] (1) ajaran atau pelajaran baik; anjuran (petunjuk, peringatan, teguran) yg baik: lebih baik aku turuti -- ibu; beroleh -- dr kepala kantornya; (2) ibarat yg terkandung dl suatu cerita dsb; moral: cerita itu mengandung -- bagi kita sekalian
nisbi nis.bi [a] hanya terlihat (pasti; terukur) kalau dibandingkan dng yg lain; dapat begini atau begitu; bergantung kpd orang yg memandang; tidak mutlak; relatif: betapa -- nya moral itu; cantik itu -- , bergantung kpd yg melihat
parabel pa.ra.bel [n Sas] cerita rekaan untuk menyampaikan ajaran agama, moral, atau kebenaran umum dng menggunakan perbandingan atau ibarat
patolopolis pa.to.lo.po.lis [n] kota yg penduduknya menunjukkan banyak dihinggapi penyakit mental, msl bersikap keras dan menunjukkan demoralisasi
pendidikan menengah umum pen.di.dik.an menengah umum pendidikan yg mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik; ~ moral pendidikan budi pekerti spt mengajarkan etika dan akhlak (di sekolah dsb): ~ moral itu, antara lain, tercakup dl mata pelajaran Agama
perfeksionis per.fek.si.o.nis [n] (1) orang yg ingin segala-galanya sempurna; (2) orang yg percaya bahwa kesempurnaan moral dicapai kalau dapat hidup tanpa dosa
perfeksionisme per.fek.si.o.nis.me [n] (1) watak atau sifat seseorang yg menganggap sesuatu yg tidak sempurna sbg hal yg tidak dapat diterima; (2) doktrin yg menyatakan bahwa kesempurnaan sifat moral seseorang menunjukkan ketinggian derajatnya; (3) doktrin mengenai ketuhanan yg menyatakan bahwa bebas dr perbuatan dosa adalah tujuan yg akan dicapai di dunia
persoalan per.so.al.an [n] (1) perbahasan; perdebatan; perbincangan; (2) hal-hal; perkara; masalah; problem: kini -nya ditangani oleh pihak yg berwajib; kita menyingkiri -- moral yg memang peka
plosif plo.sif [n Ling] konsonan yg dihasilkan udara yg keluar (nasal atau oral) tertutup secara sempurna dan terbuka (tutupnya) dng tiba-tiba
rongsok rong.sok [a] rusak sama sekali; bejat: mobilnya sudah -- sejak beberapa lama; moralnya sudah --
sekularisme se.ku.la.ris.me [n] paham atau pandangan yg berpendirian bahwa moralitas tidak perlu didasarkan pd ajaran agama
semerdeka-merdekanya se.mer.de.ka-mer.de.ka.nya [adv] tidak terpengaruh (oleh apa dan siapa pun); bebas atau lepas sama sekali: seni lukis harus -- dr segala ikatan moral dan tradisi untuk dapat hidup
sepat siam ikan sepat air tawar, badan berwarna kelabu kehitam-hitaman, punggung berwarna lebih tua, tetapi di bagian perut agak cerah; Trichogaster pectoralis
sila si.la [v] si.la.kan v sudilah kiranya (kata perintah yg halus): -- duduk [v] duduk dng kaki berlipat dan bersilang: mengorak -- , bangkit dr duduknya [n] (1) aturan yg melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; (2) kelakuan atau perbuatan yg menurut adab (sopan santun); (3) dasar; adab; akhlak; moral: -- dalam Pancasila saling terkait
sodomi so.do.mi [n] (1) pencabulan dng sesama jenis kelamin atau dng binatang; (2) sanggama antarmanusia secara oral atau anal, biasanya antarpria; semburit
taman laut taman (daerah) di dl laut yg penuh dng kerang, rumah binatang, koral berwarna-warni, dan beraneka ragam ikan; (2) wilayah lautan yg memiliki ciri khas berupa keindahan alam, bermanfaat bagi kepentingan pariwisata, rekreasi, dan pendidikan
taut ta.ut [v] ber.ta.ut 1 menutup (berkatup) kembali; menjadi rapat (tt sesuatu yg renggang, bercerai, luka, dsb): luka itu berangsur kering dan ~; (2) berpaut (pd, dng); jalin-menjalin: belukar kecil yg bertemu dan ~ daun dan rantingnya; (3)berpegangan (bergandengan, berjabatan) tangan; (4) tumbuh serta melekat menjadi satu berlekatan (pd, dng): kelopak bunga yg terdiri atas empat atau lima helai itu, ada yg bercerai-berai dan ada pula yg ~; (5) bertemu (spt sungai dng sungai, garis dng garis, dsb): air dan langit keduanya ~ pd satu titik pandang; (6) ki melekat kpd (dl arti ditujukan atau dipusatkan kpd); tertuju kpd; terpusat kpd: matanya ~ pd gadis itu; (7) ki berhubungan (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): pendidikan Pancasila ~ dng pendidikan moral [n] tali yg diberi berkail (untuk menangkap ikan): anak-anak membuat -- untuk memancing ikan
terumbu te.rum.bu [n Geo] dangkalan di laut (yg tidak terlalu luas), terjadi dari gundukan batuan, spt gamping atau koral, sering kelihatan apabila air surut
tulang tu.lang [n] (1) rangka atau bagian rangka tubuh manusia atau binatang: ada yg patah -- rusuknya; dl gua itu terdapat tulang-tulang manusia; (2) duri ikan: -- ikan bandeng; ikan sepat banyak -- nya; (3) ki barang yg menyerupai tulang atau rangka: -- daun , -- daing pohon, Milletia atropurpurea; kayu -- pohon, Arytera littoralis atau Memecylon costatum

Jika informasi mengenai "oral" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas