Arti kata/frase "oposisi terpencil" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/oposisi-terpencil

Halaman ini menjelaskan kata atau frase oposisi terpencil menurut KBBI Edisi III

oposisi terpencil: [Ling] oposisi antara dua fonem yg tidak terdapat dl pasangan lain

Lebih lanjut mengenai oposisi terpencil

oposisi terpencil terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 71 kata terkait yakni sebagai berikut:

oposisi opo.si.si [n] (1) Pol partai penentang di dewan perwakilan dsb yg menentang dan mengkritik pendapat atau kebijaksanaan politik golongan yg berkuasa; (2) Ling pertentangan antara dua unsur bahasa untuk memperlihatkan perbedaan arti
terpencil ter.pen.cil [v] tersendiri; terasing; jauh dr yg lain: beliau lahir di sebuah kampung ~
oposisi terpencil [Ling] oposisi antara dua fonem yg tidak terdapat dl pasangan lain
oposisi berarah [Ling] oposisi leksikal dl pasangan leksikal yg menyangkut gerak ke arah yg berlawanan dipandang dr titik tertentu
oposisi bertahap [Ling] oposisi antara fonem krn perbedaan dl tahap kualitas
oposisi bilateral [Ling] oposisi antara dua fonem saja dan tidak ada dl pasangan lain
oposisi ekuipolen [Ling] oposisi antara dua fonem, bukan krn perbedaan kualitas
oposisi melintang [Ling] oposisi antara leksem yg berlawanan arahnya dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan
oposisi menyiku [Ling] oposisi antara leksem yg berdekat-an dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan
oposisi multilateral [Ling] oposisi antara dua fonem yg persamaannya muncul juga dl fonem lain
oposisi privatif [Ling] oposisi antara dua fonem, yg satu mengandung suatu ciri, yg lain tidak
oposisi proporsional [Ling] oposisi antara dua fonem yg juga ada dl pasangan lain
oposisi taklangsung [Ling] oposisi dl suatu pasangan minimal
oposisi ternetralkan [Ling] oposisi antara dua fonem yg mungkin tidak terjadi dl keadaan tertentu
oposisi leksikal [Ling] perbedaan makna dl pasangan leksem (lawan kata)
keterpencilan ke.ter.pen.cil.an [n] keadaan atau hal (yg bersifat) terpencil (terasing, tersendiri): ~ desa ini menimbulkan keterbelakangan masyarakatnya
proposisi pro.po.si.si [n] (1) rancangan usulan; (2) Ling ungkapan yg dapat dipercaya, disangsikan, disangkal, atau dibuktikan benar-tidaknya; -- eksklusif proposisi yg di dalamnya terdapat kata-kata hanya, sendiri, tak lain, tak satu pun, kecuali
mengoposisi meng.o.po.si.si [v] melawan; menentang: ia memang -- thd pimpinannya
partai oposisi partai politik yg tidak ikut serta dl kabinet
adat pembiaran mayat adat perawatan jenazah dng cara membiarkan jenazah itu di suatu tempat terpencil agar hancur sendiri di alam terbuka
antonimi an.to.ni.mi [n Ling] oposisi makna dl pasangan leksikal yg dapat dijenjangkan, msl dl tinggi : rendah ("tidak tinggi" tidak berarti "rendah")
argumen ar.gu.men [n] (1) alasan yg dapat dipakai untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan; (2) Ling nomina atau frasa nominal yg bersama-sama predikator membentuk proposisi
arkileksem ar.ki.lek.sem [n Ling] leksem yg menetralisasi oposisi antara ciri-ciri makna beberapa leksem
asing [a] (1) aneh; tidak biasa: hal itu sangat -- bagiku; (2) belum biasa; kaku: bagiku masih terasa -- kalau bergaul dng mereka; (3) datang dr luar (negeri, daerah, lingkungan): Pulau Bali banyak dikunjungi wisatawan --; (4) tersendiri; terpisah sendiri; terpencil: ia merasa -- di daerah yg baru itu; (5) lain; berlainan; berbeda
berbulan-bulan ber.bu.lan-bu.lan [n] beberapa bulan lamanya: -- mereka hidup terpencil di pulau itu
berkhalwat ber.khal.wat [v] (1) mengasingkan diri di tempat yg sunyi untuk bertafakur, beribadah, dsb: selama bulan Ramadan ulama itu ~ di kampung yg terpencil; (2) berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan yg bukan muhrim di tempat sunyi atau tersembunyi
berkoalisi ber.ko.a.li.si [v] bekerja sama antara beberapa partai dsb: ketiga partai oposisi telah sepakat untuk ~
berpaham ber.pa.ham [v] (1) mempunyai paham (pendapat, pendirian): golongan oposisi ~ lain dng pemerintah; (2) beraliran: pelukis terkenal itu ~ naturalisme; (3) berakal; berbudi; bijaksana; berpengalaman: orang yg tidak ~ tidak layak menjadi pemimpin
bidas bi.das , mem.bi.das v (1) bergerak (terlepas, memantul) dng cepat krn digerakkan oleh barang yg melenting atau krn dilepaskan tahanannya (spt anak panah terlepas dr tali busurnya): apabila terinjak tangkainya, -lah jerat itu; (2) bergerak membalik; memantul: apabila kaulepaskan, dahan itu akan -; (3) maju menyerang (menembus): serangan itu diperhebat supaya dapat -- daerah musuh; (4) membalas serangan (kecaman dsb): jawaban itu dimaksudkan untuk -- pihak oposisi
demonstratif de.mon.stra.tif [a] bersifat mempertunjukkan (mempertontonkan) secara mencolok: pihak oposisi meninggalkan ruang sidang secara --
desa de.sa [n] (1) kesatuan wilayah yg dihuni oleh sejumlah keluarga yg mempunyai sistem pemerintahan sendiri (dikepalai oleh seorang kepala desa); (2) kelompok rumah di luar kota yg merupakan kesatuan: di -- itu belum ada listrik; (3) udik atau dusun (dl arti daerah pedalaman sbg lawan kota): ia hidup tenteram di -- terpencil di kaki gunung; (4) kl tanah; tempat; daerah
garis keras strategi dan taktik untuk memperjuangkan paham dsb dng perlawanan atau oposisi
hipotesis hi.po.te.sis [n ] sesuatu yg dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, proposisi, dsb) meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan; anggapan dasar
hukuman buang hu.kum.an buang hukuman yg dijatuhkan kpd terpidana dng dibuang ke tempat yg terpencil
isolasi iso.la.si [n] (1) pemisahan suatu hal dari hal lain atau usaha untuk memencilkan manusia dr manusia lain; pengasingan; pe-mencilan; pengucilan; (2) keadaan terpencilnya satu wilayah krn jauh dr hubungan lalu lintas; (3) penyekatan (pengham-batan atau penahanan) arus listrik oleh suatu bahan sehingga arus itu tidak dapat mengalir; (4) Ikn pemisahan satu kelom-pok ikan dr kelompok ikan lain sehingga perkawinan antarkelompok dapat dihindari
kabinet bayangan sekelompok pemimpin oposisi yg mungkin menjadi anggota kabinet jika partainya berkuasa dan selalu bertanggung jawab thd penyusunan kebijakan partai serta kpd pemimpin kelompoknya dl perdebatan di parlemen
kapal perintis kapal yg merintis suatu tugas (msl menghubungi daerah terpencil yg belum terbuka)
karantina ka.ran.ti.na [n] (1) tempat penampungan yg lokasinya terpencil guna mencegah terjadinya penularan (pengaruh dsb) penyakit dsb; (2) Tern tempat untuk menahan ternak impor yg baru datang dr luar negeri, guna mencegah penyebaran penyakit menular
kasus ka.sus [n] (1) keadaan yg sebenarnya dr suatu urusan atau perkara; keadaan atau kondisi khusus yg berhubungan dng seseorang atau suatu hal; soal; perkara; (2) Ling (a) kategori gramatikal dr nomina, frasa nominal, pronomina, atau adjektiva yg menunjukkan hubungannya dng kata lain dl konstruksi sintaksis; (b) hubungan antara argumen dan predikator dl suatu proposisi (dl teori kasus)
keseorangan ke.se.o.rang.an [n] dl keadaan seorang diri (kesunyian, terpencil, dsb)
membuang mem.bu.ang [v] (1) melepaskan (melemparkan) sesuatu yg tak berguna lagi dng sengaja dr tangan; melemparkan; mencampakkan: jangan -- sampah ke lantai, masukkan ke dl keranjang sampah; (2) menghilangkan; menghapuskan: -- daging yg tumbuh liar melalui operasi; (3) menyia-nyiakan (waktu, uang, dsb); memboroskan: pekerjaan spt itu hanya -- tenaga; (4) menghukum dng jalan mengasingkan ke tempat jauh atau terpencil: Pemerintah Belanda telah -- beliau ke Digul; (5) membelokkan (tt arah, haluan, dsb); memutar: ia -- setir mobilnya ke kiri
membungkam mem.bung.kam [v] (1) menutup mulut supaya diam; (2) ki membuat tidak berbunyi (bersuara, berbicara): peraturan itu telah -- pers oposisi
mendalilkan men.da.lil.kan [v] mengajukan dalil; mempertahankan pendapat dng alasan: pihak oposisi ~ bantahannya
menerbangkan me.ner.bang.kan [v] (1) membiarkan terbang; melepaskan supaya terbang: pd upacara pemakaman itu, selain melepaskan ayam mereka juga ~ beberapa ekor burung merpati; (2) membawa terbang: burung rajawali itu mencekam anak kambing dan ~ nya ke tengah hutan; hanya pesawat kecil yg dapat ~ kami ke daerah terpencil itu; (3) mengangkut dng pesawat terbang: helikopter itu telah ~ orang yg luka-luka dr daerah pertempuran; (4) mengemudikan pesawat terbang: pangeran bersama permaisuri akan pesiar dan ~ kapal terbangnya sendiri; (5) ki membawa kabur; melarikan: orang yg ~ uang kas itu telah tertangkap
mengasingkan meng.a.sing.kan [v] (1) menjauhi dr yg lain; menyendirikan: mengapa dia selalu ~ diri; (2) memisahkan: mereka telah ~ temannya yg menderita penyakit cacar itu; (3) membuang jauh-jauh ke tempat yg terpencil: Pemerintah telah ~ orang-orang yg dianggap membahayakan keamanan negara
mengeliminasi meng.e.li.mi.na.si [v] (1) menghapuskan; menghilangkan: dokter berusaha ~ racun itu dr tubuh korban; (2) menyingkirkan; membuang; mengasingkan: pemerintah negara itu telah ~ para tahanan politik ke sebuah pulau terpencil; (3) menyisihkan
menggeser meng.ge.ser [v] (1) menggesel; menggesek; menggosok: mobil itu rusak pintunya krn ~ tembok; (2) memindahkan; mendorong (menarik dsb) supaya bergeser (beralih): ia ~ meja itu ke depan; (3) ki memencilkan: pemerintah negara itu berusaha ~ tokoh oposisi itu dr dunia politik
menghamparkan meng.ham.par.kan [v] (1) membentangkan merata; menggelar: pedagang kaki lima ~ tikar di pinggir jalan; (2) ki menerangkan panjang lebar, memaparkan; membentangkan: ia ~ kesulitan yg dihadapinya di daerah terpencil itu
menghantu meng.han.tu [v] (1) menjadi hantu; (2) ki menimbulkan rasa takut (resah, gelisah): di daerah yg terpencil ini malam terasa ~
minim mi.nim [a] sedikit (kurang, terbatas): tenaga ahli di tempat terpencil ini masih sangat --
nudisme nu.dis.me [n] tradisi tidak mengenakan pakaian (bertelanjang bulat), baik pria maupun wanita, yg tergabung dl satu kelompok, pd waktu tertentu dan di tempat yg terpencil
oposan opo.san [n] orang atau golongan oposisi
pedalaman pe.da.lam.an [n] (1) daerah yg letaknya jauh dr pantai; (2) daerah terpencil yg terletak jauh dr kota dan kurang berhubungan dng dunia luar: pd masa perang, rakyat mengungsi ke ~
pembentukan pem.ben.tuk.an [n] proses, cara, perbuatan membentuk: -- kabinet baru mendapat tantangan dr pihak oposisi
penebangan pe.ne.bang.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menebang: ~ pohon itu dilakukan dng gergaji mesin; (2) tempat menebang kayu: daerah ~ kayu itu jauh terpencil di dl hutan
penerobosan pe.ne.ro.bos.an [n] proses, cara, perbuatan menerobos; penembusan; pematahan (kepungan dsb): ~ bukit terpaksa dilakukan untuk membuat jalan tembus yg akan menghubungkan dua desa yg terpencil itu
perintis pe.rin.tis [n] (1) orang yg memulai mengerjakan sesuatu; pelopor: para ~ kemerdekaan mendapat penghargaan dr Pemerintah; (2) usaha pertama atau permulaan; pembuka jalan: penerbangan ~ ke daerah-daerah terpencil; (3) pasukan polisi (tentara) yg melakukan serangan pendahuluan; (4) penduduk yg mula-mula membuka daerah baru
pradesa pra.de.sa [n] (1) daerah terpencil (yg penduduknya masih terbelakang); yg belum menjadi desa; calon desa: kebijakan pembangunan desa harus diarahkan agar -- ini menjadi desa-desa yg teratur; (2) pemukiman yg belum dapat digolongkan desa krn keadaan administrasi pemerintahannya belum memenuhi syarat
premis pre.mis [n] (1) apa yg dianggap benar sbg landasan kesimpulan kemudian; dasar pemikiran; alasan; (2) asumsi; (3) kalimat atau proposisi yg dijadikan dasar penarikan kesimpulan di dl logika
puskesmas pembantu puskesmas yg bertugas memberi pelayanan kpd masyarakat di daerah terpencil dan berfungsi sbg pembantu puskesmas induk
ranap ra.nap [a] (hampir) rata dng tanah (krn tumbang, roboh, dsb): rumah itu -- dilanda angin puting beliung [Mk a] sunyi: daerah terpencil itu sangat --
reformasi re.for.ma.si [n] perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dl suatu masyarakat atau negara; -- ekonomi perubahan secara drastis untuk perbaikan ekonomi dl suatu masyarakat atau negara: perdana menteri yg baru telah menyapu kalangan oposisi dan memberikan serangan telak dng -- ekonomi
sekolah dasar kecil lembaga pendidikan dasar yg didirikan di daerah terpencil dan berpenduduk sedikit, jumlah murid sedikit (minimal tiga orang)
terasing ter.a.sing [v] terpisah dr yg lain; terpencil: aku merasa ~ di tempat baru ini
terisolasi ter.i.so.la.si [a] terasing; terpencil: penduduk daerah pedalaman itu hidupnya ~ dr dunia luar
term [n] (1) istilah; (2) kata atau frasa yg menjadi subjek atau predikat dr sebuah proposisi; (3) periode waktu awal dan akhir; (4) bagian tahun akademik
terpisah ter.pi.sah [v] tercerai; tidak menjadi satu (tidak berdekatan dsb); terasing (terpencil, tersendiri); lepas (dr): akibat tugas, selama beberapa tahun mereka hidup secara ~; dia tinggal di daerah yg ~ dr tempat tinggal sanak-saudaranya
tersendiri ter.sen.di.ri [v] terpisah dr yg lain; terasing; terpencil; teristimewa: bapaknya selalu mendapat menu makanan -- agar tetap kuat; ia merasa -- di tengah kawan-kawannya
tersisih ter.si.sih [v] (1) terasing; terpencil; terpisah: mereka hidup -- dr pergaulan; (2) tersingkir; dikesampingkan: bekas narapidana itu merasa -- dr masyarakat; (3) tersingkir; tidak dibolehkan mengikuti pertandingan babak selanjutnya krn sudah kalah
vokalis vo.ka.lis [n] (1) penyanyi (tunggal); (2) Ling oposisi ciri pembeda yg secara akustis ditandai oleh adanya lawan dan tiadanya struktur formal yg jelas, secara artikulasi ditandai oleh bergetar tidaknya selaput suara dan ada tidaknya hambatan dl saluran suara
wilayah kerja daerah yg menjadi kekuasaan dl menjalankan tugas: kecamatan yg terpencil itu masih termasuk -- kerja kabupaten ini

Jika informasi mengenai "oposisi terpencil" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas