Arti kata/frase "opa" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/opa

Halaman ini menjelaskan kata atau frase opa menurut KBBI Edisi III

opa: [n cak] kakek

Lebih lanjut mengenai opa

opa terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 463 kata terkait yakni sebagai berikut:

opa [n cak] kakek
opalesen opa.le.sen [a] setengah tembus cahaya; buram
opasitas opa.si.tas [n Fis] keadaan tidak tembus cahaya
opak [n] kerupuk yg terbuat dr ketan dsb [v] , meng.o.pak v menyalakan kembali api yg hampir padam (dng diembus dsb)
opak-apik [v] , meng.o.pak-a.pik v menjawab secara berbelit- belit; berdalih , meng.o.pak-a.pik v mencerai-beraikan; mengacaukan (api supaya lekas padam)
opal [n Kim] batu mulia yg terdapat dl berbagai macam warna dr yg tembus pandang hingga kedap cahaya, terbentuk dr silikat berair
opas [ark n] (1) penjaga kantor; (2) agen polisi
opau [Lihat {pao-pao}]
bahasa sopan santun ragam bahasa yg dipakai dl situasi sosial yg mewajibkan adanya norma sopan santun
batu topas permata yg berwarna kuning; topas
berkelopak ber.ke.lo.pak [v] mempunyai kelopak; ada kelopaknya
berlopak ber.lo.pak [v ] ada lopaknya; berlekuk dan berisi air (tt tanah)
berpropaganda ber.pro.pa.gan.da [v] mengadakan propaganda: dipilihnya beberapa orang yg pandai ~
bersopan santun ber.so.pan san.tun [v] (1) berlaku (berkata dsb) dng sopan sekali; (2) ada sopan santunnya
bersopan-sopan ber.so.pan-so.pan [v] (1) berlaku sangat sopan; (2) berlaku seolah-olah sopan; berlagak sopan
bertopang ber.to.pang [v] (1) memakai topang; disokong; disangga; ditunjang: krn lebat buahnya, pohon pisang itu ~; (duduk) ~ dagu, a (duduk) dagunya disangga dng tangan; b ki melamun; bermalas-malas; (2) bertumpu (pd); berdasar (pd): pendapatnya ~ pd takhayul belaka
bertopangkan ber.to.pang.kan [v] bertopang pd
daun kelopak [Bot] satuan atau unsur kelopak yg bersifat polisepal; sepal
golongan Eropa go.long.an Eropa golongan bangsa yg terdiri atas: (1) orang Belanda; (2) orang Eropa lain yg bukan Belanda; (3) orang-orang bukan Eropa (spt Jepang) yg di negeri asalnya menganut hukum kekeluargaan yg bersifat (bercorak) sama dng Belanda dan dipersamakan dng Belanda
kelopak seroja alas piala atau gelas minuman raja-raja terbuat dr logam yg menyerupai kelopak bunga seroja
kesopanan ke.so.pan.an [n] (1) adat sopan santun; tingkah laku (tutur kata) yg baik; tata krama: perbuatan itu dapat dianggap melanggar -- orang Timur; (2) keadaban; peradaban: bangsa-bangsa di dunia mempunyai -- yg berbeda-beda; (3) kesusilaan: jangan tinggalkan sifat-sifat -- kita apabila hidup di rantau nanti
kesopansantunan ke.so.pan.san.tun.an [n] perihal sopan santun
menyopani me.nyo.pani [v] memperlakukan dng sopan; berlaku sopan thd; menghormati: sedari kecil anak laki-laki harus sudah tahu cara -- kaum wanita
menyopankan me.nyo.pan.kan [v] menjadikan sopan (beradab); mengadabkan: lembaga penitipan anak-anak nakal itu berusaha -- remaja asuhannya
pelopak pe.lo.pak [Lihat {kelopak}]
pemropaganda pem.ro.pa.gan.da [n] propagandis
penopang pe.no.pang [n] alat untuk menopang
propaganda terbuka propaganda yg mengungkapkan sumber, kegiatan, dan tujuannya secara terbuka
propaganda terselubung propaganda yg menyembunyikan sumber kegiatan dan tujuannya
propagandis pro.pa.gan.dis [n] orang yg pekerjaan tetapnya melakukan propaganda
terkelopak ter.ke.lo.pak [v] mengelopak
topangan to.pang.an [n] yg ditopang; hasil menopang
tropopause ganda tropopause yg terdiri atas lebih dr satu lapisan
ahli fitopatologi orang yg ahli dl bidang ilmu penyakit tumbuh-tumbuhan
alopati alo.pa.ti [n Dok] penyembuhan penyakit dng sistem terapeutik melalui penciptaan suatu kondisi yg berlawanan dng kondisi yg akan disembuhkan
angin topan angin puting beliung
awan topan awan yg berwarna kehitam-hitaman, tampak spt dinding, dan sering terdapat di bagian depan siklon tropis
berlopak-lopak ber.lo.pak-lo.pak [v] berlekuk-lekuk (berlubang-lubang) dan berisi air: jalan ke desa itu ~ dan becek
bertopang pangkal seia ber.to.pang pangkal seia [pb] berbantah dapat menjadi dasar mencapai persetujuan
celopar ce.lo.par [a cak] cerewet; bawel; banyak mulut
copak-capik co.pak-ca.pik [a] (1) terpincang-pincang (berjalan dng tidak teratur): jalannya --; (2) bergerak-gerak terus (tt mulut yg mengunyah): mulutnya selalu --
copar co.par ? cupar
dorsopalatal dor.so.pa.la.tal [n Ling] bunyi ujar yg terjadi krn belakang lidah mendekati atau menempel pd langit-langit keras
ektoparasit ek.to.pa.ra.sit [n] parasit yg hidup di bagian luar dr tempatnya bergantung atau pd permukaan tubuh inangnya dan yg memperoleh makanan dng mengirimkan haustorium masuk ke dl sel-sel tumbuhan inang itu
elektropatologi elek.tro.pa.to.lo.gi [n] ilmu tt penyakit kelainan pd tubuh atau anggota badan yg disebabkan oleh listrik
endoparasit en.do.pa.ra.sit [n Bio] parasit yg hidup di dl tubuh inangnya
enteropati en.te.ro.pa.ti [n Dok] penyakit usus atau saluran pencernaan yg tidak diketahui sebabnya
episkopal epis.ko.pal [a] (1) Kat berkaitan dng jabatan atau pemerintahan oleh uskup; (2) Kris berkaitan dng cabang Gereja Anglikan di Amerika Serikat
episkopat epis.ko.pat [n Kat] (1) jabatan atau kedudukan uskup; (2) daerah yg berada di bawah bimbingan seorang uskup; keuskupan
fitopatologi fi.to.pa.to.lo.gi [n] ilmu tt penyakit tumbuhan
gelopak ge.lo.pak [v] , meng.ge.lo.pak v terlepas (tidak melekat lagi, tt kayu, cat dsb); terkelupas: cat pintu itu sudah lama ~
hidropati hid.ro.pa.ti [n] metode penyembuhan penyakit dng penggunaan air, umumnya berupa perendaman dl air yg berpusar
histopatologi his.to.pa.to.lo.gi [n ] cabang patologi yg berkaitan dng sifat perubahan jaringan penyakit
hopagen hop.a.gen [Bld n] (1) agen polisi; (2) agen utama
isopal iso.pal [n] garis yg menghubungkan kenaikan atau penurunan air tanah yg sama dl satu periode
kelopak ke.lo.pak [n] (1) sesuatu yg tipis yg menjadi penutup atau pembalut; (2) Bio bagian bunga yg berada pd lingkaran terluar, terdiri atas bagian yg umumnya berwarna hijau dan bentuknya menyerupai daun yg lazim disebut sepal, bagian ini melindungi bagian bunga lainnya yg ada pd lingkaran sebelah dalam pd waktu bunga belum mekar
kelopak buluh daun pembalut buluh muda (rebung) atau pucuk buluh
kelopak bunga daun pembalut bunga
kelopak jantung pembalut jantung pisang
kelopak mata kulit penutup mata; pelupuk mata
kelopak salak kulit buah salak
keropak ke.ro.pak [n] (1) daun lontar bertulis (naskah kuno di Jawa dan Bali); (2) surat (naskah) kuno yg tertulis pd lontar, terdapat di Jawa dan Bali
keropas-kerapis ke.ro.pas-ke.ra.pis [n] (1) berbagai barang kecil yg tidak berharga; (2) pekerjaan yg kecil-kecil yg sedikit manfaatnya
kopah ko.pah , berko.pah-ko.pah v keluar banyak-banyak (darah dr mulut dsb): akibat penganiayaan itu, mulutnya ~
kopaiba ko.pa.i.ba [n Kim] resin aromatik yg digunakan untuk obat
kopak ko.pak ? 1kopok [v] me.ngo.pak v mengupas; mengubak [a] patah; rusak [ark n] peti kecil tempat menyimpan pakaian [v] , me.ngo.pak v menumbuhkan; membangkitkan: wanita itu tidak dapat ~ api asmaranya sehingga suasana tetap dingin
kopal ko.pal [n] damar yg dipakai di pabrik pernis
kopat-kapit ko.pat-ka.pit [Jw a] bergerak ke kiri dan ke kanan (tt ekor)
layar topang [Lay] layar yg terbesar pd tiang depan
lopak lo.pak [n] lekukan tanah yg berisi air (tidak mengalir); kobakan , lo.pak-lo.pak n tempat tembakau (sirih dsb) yg dibuat dr anyaman daun pandan, kayu, dsb [Mk n] petak (sawah): memiliki sawah tiga -- [a] (1) kembali bertingkah laku, berpikir, dsb sbg anak-anak (tt orang yg berusia lanjut); (2) tidak tahu yg akan dikatakannya; bingung [n Min] tempat menampung air atau cairan lumpur pd tambang yg kemudian dipompakan ke luar
lopak jadi perigi [pb] naik derajat (orang miskin menjadi kaya dsb)
lopak-lapik lo.pak-la.pik [a] tidak tetap pikiran (tt orang tua)
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
mengelopak me.nge.lo.pak [v] terbuka kulit penutupnya
mengopak me.ngo.pak [v] (1) memetik; mematahkan: ~ tangkai bunga; (2) merusakkan: ~ engsel pintu
menopang me.no.pang [v] (1) menyangga (menahan) dr bawah (dng tiang bercanggah, tongkat, dsb); (2) ki membantu (menyokong): anak sulungnyalah yg ~ hidupnya sekeluarga [v] membantah; menentang (melawan): bagaimana saya hendak ~ kata-katanya
menopause me.no.pa.u.se [n] tidak haid lagi (krn usia lanjut); mati haid
mesopause me.so.pau.se [n Met] puncak mesosfer yg tingginya antara 50-85 km
mikroangiopati mik.ro.an.gi.o.pa.ti [n Dok] terganggunya sirkulasi darah krn pembuluh darahnya terhambat (pd bayi yg baru dilahirkan): risiko yg lebih ringan ialah lahirnya bayi --
mulut satu lidah bertopang [pb] perkataan berbeda dng isi hati
naturopatis na.tu.ro.pa.tis [a] berkaitan dng pengobatan yg dilakukan dng menggunakan bahan yg diperoleh dr alam, spt air, udara, dan sinar matahari
osteopati os.teo.pa.ti [n Dok] penyembuhan suatu penyakit dng memperlakukan tulang, msl memijat
pengedropan pe.nge.drop.an [n] proses, cara, perbuatan mengedrop
penyetopan pe.nye.top.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyetop; (2) tempat menyetop: dia berdiri di -- dekat bundaran Hotel Indonesia
perbioskopan per.bi.os.kop.an [n] seluk beluk bioskop: (ia) diundang DPR untuk didengar keterangannya mengenai --
peri kesopanan keadaban
petopan pe.to.pan [n] tempat bermain judi; perjudian
propaganda pro.pa.gan.da [n] (1) penerangan (paham, pendapat, dsb) yg benar atau salah yg dikembangkan dng tujuan meyakinkan orang agar menganut suatu aliran, sikap, atau arah tindakan tertentu: -- biasanya disertai dng janji yg muluk-muluk; (2) cak reklame (spt menawarkan obat, barang dagangan, dsb): perusahaan itu giat melakukan -- produknya
propana pro.pa.na [n Kim] gas yg diperoleh dr penguraian minyak bumi yg dapat dimampatkan ke dl silinder dan digunakan sbg bahan bakar
psikopat psi.ko.pat [n] orang yg krn kelainan jiwa menunjukkan perilaku yg menyimpang sehingga mengalami kesulitan dl pergaulan
psikopati psi.ko.pa.ti [n] penyakit jiwa yg dicirikan oleh tindakan yg bersifat egosentris dan antisosial
psikopatologi psi.ko.pa.to.lo.gi [n] bagian psikologi yg menjadikan gejala kejiwaan sbg objeknya
ropak-rapik ro.pak-ra.pik [a] berantakan; bongkar-bangkir: isi lemarinya -- mungkin ada pencuri mencari surat penting
senapan kopak senapan yg diisi patrum dr pangkal laras
setopan se.top.an [n] (1) tempat berhenti (bus dsb); penghentian (kendaraan); (2) lampu lalu-lintas (merah, hijau, kuning) yg dapat menandai kendaraan yg lewat harus berhenti atau berjalan lagi
sikloparafin sik.lo.pa.ra.fin [n Kim] senyawa siklik hidrokarbon jenuh yg mengandung gugus -CH2 dng rumus umum CnH2n
sopak so.pak [n] penyakit kulit berupa belang-belang putih di tangan atau kaki; (2) a belang putih bekas luka
sopan so.pan [a] (1) hormat dan takzim (akan, kpd); tertib menurut adat yg baik: dng -- ia mempersilakan tamunya duduk; kpd orang tua kita wajib berlaku --; (2) beradab (tt tingkah laku, tutur kata, pakaian dsb); tahu adat; baik budi bahasanya: ia berlaku amat -- kpd kedua orang tuanya; (3) baik kelakuannya (tidak lacur, tidak cabul): sekarang ini kita sukar untuk membedakan perempuan yg -- dan yg lacur
sopan santun so.pan san.tun [n] budi pekerti yg baik; tata krama; peradaban; kesusilaan: -- dl pergaulan sangat diperlukan dl kehidupan bermasyarakat
sosiopat so.si.o.pat [n] orang yg tidak dapat menyesuaikan diri dng keadaan di dl masyarakat
stratopause stra.to.pa.u.se [n] puncak lapisan inversi di bagian atas stratosfer yg tingginya antara 50- 55 km
tiang topang tiang depan (di kapal)
tinggal kelopak salak [pb] sangat papa; sangat miskin
topah to.pah [Lihat {tufah}]
topan to.pan [n] angin ribut; badai
topang to.pang [n] penyokong atau penunjang (kayu dsb) yg bercagak: krn buahnya sarat, pokok pisang itu terpaksa ditunjang dng -- [v] , ber.to.pang v (1) dibantah; ditegah: segala katanya tidak ~; (2) berbantah; bertengkar: suka ~ dng kawan akibatnya kurang baik
topas to.pas [n] (1) batu permata berwarna macam-macam (kuning, cokelat, kemerah-merahan, tidak berwarna, dsb); (2) Kim aluminium silikat dng berbagai campuran; Al2(S1O4) (OH,F)2 [n Lay] awak kapal yg tugasnya melayani kebutuhan makan dan tempat tinggal awak kapal bawahan yg lain
tropopause tro.po.pau.se [n] batas troposfer paling atas
-el- [infiks pembentuk nomina] (1) yg melakukan: pelatuk; (2) alat: telapak; telunjuk; (3) benda yg kelopak: gelembung; (4) kumpulan: gerigi [infiks pembentuk verba] terjadi, berlaku, atau melakukan: geleser; kelupas
abad pertengahan kurun waktu sekitar tahun 500-1500 dl sejarah peradaban atau kebudayaan Eropa Barat
adab [n] kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak: ayahnya terkenal sbg orang yg tinggi -- nya
adib [v] beradab; tahu tata krama; sopan; (2) n ahli dl sastra
aksara Latin aksara yg bersifat alfabetis, dipakai mula-mula untuk bahasa Latin sekitar abad ke-7 SM, kemudian untuk bahasa di Eropa Barat dan bahasa lain di dunia
angin puyuh angin puting beliung; kisaran angin; (2) angin topan di daerah tropis
apartheid apart.heid [Bld n ] politik diskriminasi warna kulit yg diterapkan (dahulu) oleh negara Afrika Selatan antara keturunan dr Eropa (kulit putih) thd penduduk kulit berwarna: dahulu politik -- Afrika Selatan mendapat kritikan dr berbagai negara
artisyok ar.ti.syok [n] tanaman sayuran berbentuk kuncup, berkelopak keras, dapat dimakan
arya ar.ya [n] gelar yg diberikan kpd pegawai tinggi (msl bupati) dl administrasi kerajaan Jawa pd zaman dahulu [n] (1) bangsa yg berasal dr Eropa yg menurunkan bangsa Iran dan India Utara; (2) bangsa yg dianggap menurunkan bangsa Eropa
ateistis ate.is.tis [a] bersifat tidak mengakui adanya Tuhan: propaganda yg -- bertentangan dng Pancasila
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
badai ba.dai [n] angin kencang yg menyertai cuaca buruk (yg datang dng tiba-tiba) berkecepatan sekitar 64-72 knot; topan: kampung nelayan itu hancur diserang -- , ter.ba.dai v (1) terbaring menelentang; tersadai: telah lama Baginda -- di peraduannya; (2) terdampar; terserampang: perahu itu -- di muara
bahasa ba.ha.sa [n] (1) Ling sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri; (2) percakapan (perkataan) yg baik; tingkah laku yg baik; sopan santun: baik budi -- nya [Mk p] kata yg digunakan untuk menghubungkan bagian ujaran: dia menerangkan -- dia berasal dr keluarga baik-baik [a] sedikit: angin berembus sepoi-sepoi -- (perlahan-lahan dan silir-semilir); rambutnya kusut-kusut -- (agak kusut)
bahasa kentum bahasa Indo-Eropa yg tetap mempertahankan fonem velar Indo-Eropa Purba /k/; bahasa Latin adalah bahasa kentum
bahasa satem bahasa dr keluarga Indo-Eropa yg dl perkembangan historisnya mengubah fonem oklusif palatal menjadi frikatif palatal atau frikatif alveolar, msl bahasa Sanskerta
baju bebe baju perempuan model, Eropa; gaun; rok
balik adab kurang sopan; kurang ajar; tidak tahu adat
bangsa Barat seseorang atau sekelompok besar rakyat yg mendiami sebagian benua Eropa dan benua Amerika dan yg termasuk dl suatu kebudayaan tertentu
banir ba.nir [n] akar yg menganjur ke luar menyerupai dinding penopang pohon (pd pangkal pohon, spt kenari dan beringin)
bantu militer bantuan untuk menopang aliansi dng memperkuat kemampuan militer sekutunya untuk menjamin keamanan dan kekuatan negaranya
barat ba.rat [n] (1) nama mata angin yg arahnya berlawanan dng timur; arah tempat matahari terbenam: matahari terbenam di sebelah --; (2) (huruf pertama kapital) orang, bangsa, negara Eropa dan Amerika: bangsa --; kebudayaan --
baron ba.ron [n] gelar bangsawan di Eropa
basa-basi ba.sa-ba.si [n] (1) adat sopan santun; tata krama pergaulan: tidak tahu di --; hal itu dilakukan hanyalah sbg -- dl pergaulan ini; (2) ungkapan yg digunakan hanya untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi, msl kalimat "apa kabar?" yg diucapkan apabila kita bertemu dng kawan; (3) perihal menggunakan ungkapan semacam itu
bebe be.be [n] baju perempuan model Eropa; gaun; rok
Belanda Be.lan.da [n] (1) negara kerajaan (negeri) di Eropa Barat yg berbatasan dng Belgia dan Jerman Barat; Nederland; (2) orang atau bangsa yg mendiami Nederland; (3) nama bahasa dan bangsa Belanda
belati be.la.ti [kl n] keluaran luar negeri (negeri asing): tali -- , tali buatan Eropa [n] pisau runcing, agak tebal, lebih banyak dipakai untuk menusuk dp mengiris (biasa dibawa sbg perlengkapan pramuka atau tentara)
benua be.nua [n] (1) bagian bumi berupa tanah atau daratan yg sangat luas sehingga bagian tengah benua itu tidak mendapat pengaruh langsung dari angin laut (spt Eropa, Australia, Amerika, Afrika, dan Asia); (2) kl negeri; kerajaan: -- Cina; -- Keling; -- Parsi
beradab ber.a.dab [v] (1) mempunyai adab; mempunyai budi bahasa yg baik; berlaku sopan: perbuatannya spt kelakuan orang yg tidak ~; (2) telah maju tingkat kehidupan lahir batinnya: bangsa-bangsa yg telah ~
beradat ber.a.dat [v] (1) mempunyai adat; (2) menurut atau melakukan secara adat; (3) menjalankan perhelatan dsb menurut adat; (4) tahu sopan santun
beraturan ber.a.tur.an [v] (1) dng aturan; teratur baik-baik; memakai aturan; (2) tahu aturan (sopan santun)
berbahasa ber.ba.ha.sa [v] (1) menggunakan bahasa; (2) sopan santun; tahu adat
berbahasa-bahasa ber.ba.ha.sa-ba.ha.sa [a] malu krn teramat sopan: jangan -- anggaplah spt rumah sendiri
berbasa-basi ber.ba.sa-ba.si [v] (1) berlaku dng sopan; (2) menggunakan basa-basi: pembicaraan itu dimulai tanpa -- lebih dahulu
bercagak ber.ca.gak [v] (1) bercabang; (2) memakai cagak (penopang)
berdengung ber.de.ngung [v] (1) bergema: terdengar bunyi sirene pabrik ~; (2) ki bersuara (berbunyi) keras: propagandanya ~ di mana-mana, tetapi hasilnya tidak ada
berhubungan ber.hu.bung.an [v] (1) bersangkutan (dng); ada sangkut pautnya (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): penahanan itu ~ dng peristiwa pembunuhan baru-baru ini; (2) bertemu (dng); mengadakan hubungan (dng): ia sudah ~ langsung dng kepala kantor; (3) bersambung: bejana-bejana itu ~ sehingga tinggi permukaan air yg ada di dalamnya sama; (4) tukar-menukar atau beri-memberi (kabar, pikiran, dsb) dng perantaraan telepon, surat-menyurat, dsb: sekarang kita sudah dapat ~ langsung dng sanak saudara kita di Eropa
berkedip ber.ke.dip [v] (1) bergerak membuka dan menutup berganti-ganti (tt kelopak mata); berkejap: mata orang itu ~ sebentar sebelum mengangguk setuju; (2) tampak seolah-olah bernyala dan padam berganti-ganti (tt nyala lampu, dian, dsb); berkelip(-kelip)
berkhidmat ber.khid.mat [v] (1) berbuat khidmat; bersopan-santun; (2) mengabdi kpd; setia kpd: ~ kpd tanah air adalah kewajiban setiap warga negara
berkop ber.kop [v] memakai kop: dl operasinya, pelaku yg berpredikat ahli bedah itu menggunakan dokumen palsu ~ Badan Transplantasi Eropa
bermoral ber.mo.ral [v] (1) mempunyai pertimbangan baik buruk; berakhlak baik: mana ada penjahat yg -; (2) sesuai dng moral (adat sopan santun dsb): ia melakukan perbuatan yg tidak -
bersabung ber.sa.bung [v] (1) berlaga; beradu: ayam -; (2) berlanggaran; bertumbuk: ombak -; kilat -; (3) mengamuk: topan -; (4) ki berjuang: -- melawan ketidakadilan
bersandar ber.san.dar [v] (1) bersangga; bertumpu; bertopang: krn capainya, ia duduk -- pd tembok; ia berdiri sambil -- pd batang pohon; (2) membuang sauh; berlabuh: kapal itu- di pelabuhan
bersandarkan ber.san.dar.kan [v] (1) bersanggahan (pd sesuatu supaya tegak atau berdiri kokoh); bertumpukan; bertopangkan: sepeda itu tidak akan roboh, krn -- sebatang pohon; (2) mengharapkan bantuan dr; menggantungkan diri pd; bergantung pd: hidupnya -- bantuan orang tuanya
bertertib ber.ter.tib [v] (1) teratur; (2) bersikap sopan: ia seorang anak yg tidak ~
bertikai ber.ti.kai [v] (1) berselisih; berlainan; berbeda: umurnya ~ dua tahun dng umur saya; (2) bercekcok; berbantah; bertengkar: mereka sering ~ mengenai soal yg sebenarnya kecil; (3) bertentangan (dng); bersalahan (dng); tidak sesuai (dng): hal itu dianggap ~ dng kesopanan Timur
biadab bi.a.dab [a] (1) belum beradab; belum maju kebudayaannya: bangsa-bangsa -- masih banyak yg suka makan orang; (2) tidak tahu adat (sopan santun); kurang ajar: anak itu -- benar, tidak segan mengucapkan kata-kata kotor di hadapan umum; (3) cak tidak beradab; kejam: pemerkosa anak di bawah umur adalah perbuatan yg --
bintit bin.tit [n] bintil (terutama di pinggir kelopak mata)
bongkong bong.kong [Mk a] belum tahu banyak tt sopan-santun (celaan kpd orang hulu)
brokoli bro.ko.li [n] sayuran bunga spt kembang kol, berwarna hijau tua agak keputih-putihan (biasanya digunakan untuk masakan Eropa dan Cina); Brassica oleraceavar bortrytis
brutal bru.tal [a cak] (1) kejam: mereka adalah penjahat --; (2) kurang ajar; tidak sopan; kasar, biadab (tt perilaku)
budaya barat keseluruhan cara hidup, cara berpikir, dan pandangan hidup bangsa-bangsa di belahan bumi bagian barat (Eropa dan Amerika)
budi bahasa tingkah laku dan tutur kata; tingkah laku dan kesopanan
bule bu.le [cak] (1) a bulai; (2) n orang (binatang dsb) berkulit putih; (3) orang kulit putih (terutama orang Eropa dan Amerika); orang Barat
bulu mata rambut pd tepi kelopak mata; idep
cabang ca.bang [n] (1) bagian batang kayu yg tumbuh dr pokok atau dahan (cabang yg besar disebut dahan dan cabang yg kecil disebut ranting): pohon ini tidak banyak -- nya; (2) galah (tongkat dsb) yg ujungnya berbelah menjadi sudut (Y); canggah; cagak: pohon itu ditopang dng --; (3) bagian yg terpecah atau terbelah dr pokoknya: -- jalan; -- sungai; (4) satuan usaha (kedai, toko), lembaga, perkumpulan, kantor, dsb yg merupakan bagian dr satuan yg lebih besar; filial: kantor --; perguruan itu mempunyai beratus-ratus -- di seluruh tanah air
cabul ca.bul [a] keji dan kotor; tidak senonoh (melanggar kesopanan, kesusilaan): ia suka sekali berkata (berbuat) --
caci maki ca.ci ma.ki [n] kata-kata kotor (tidak sopan) yg dikeluarkan untuk mengumpat seseorang; kata-kata makian (sbg penghinaan); celaan; cercaan; nistaan; dampratan; maki-makian: ia menerima -- keji dr istrinya
cagak ca.gak [n] (1) tongkat (galah dsb) yg ujungnya bercabang (untuk penopang, penahan, penyangga); cabang (kayu); (2) tiang (listrik, telepon, dsb); kaki atau penyangga (perkakas potret, senapan mesin, dsb); (3) simpang; cabang (tt jalan); (4) ki tunjangan
canggung cang.gung [a] (1) kurang mahir atau tidak terampil dl menggunakan sesuatu (krn belum biasa mengerjakannya); kikuk; kekok: rupanya ia belum biasa memegang senapan krn itu sangat -- tampaknya; saya tidak -- lagi berpidato di depan umum; (2) kurang enak dipakai; tidak mudah digunakan: setengah orang mengatakan bahwa setir kiri itu -- , tetapi buat saya sama saja dng setir kanan; (3) merasa tidak senang (tidak bebas); malu-malu (krn belum biasa bergaul, belum mengerti adat kebiasaan yg berlaku): ia merasa -- bergaul dng gadis-gadis yg baru dikenalnya itu; (4) kaku (dl arti kurang mengerti basa-basi, adat sopan santun): orang desa itu -- ketika pertama kali datang di kota; (5) kurang baik (buatannya, susunannya); agak janggal (tidak semestinya, tidak pd tempatnya): kalimat-kalimat dl karangan itu --; (6) dl keadaan kekurangan (tt kehidupan, kepandaian, dsb): bagaimana dapat senang hidupku kalau serba -- spt ini; pengetahuan dan kepandaian serba -- krn itu engkau sulit mendapat pekerjaan [Mk a] , ter.cang.gung v (1) merasa lengang (tidak senang atau kesunyian krn ditinggalkan seorang diri): ~ pula aku selama ini krn menunggu suamiku yg tidak kunjung pulang; (2) kurang senang (kecewa): hendaklah diusahakan supaya pembeli jangan ~ [kl n] punggur (batang kayu) yg separuh tenggelam dl air [n] alang tempat ayam dsb bertenggek
cangkang cang.kang [n] (1) kulit telur; (2) rumah siput atau kerang; (3) kulit keras yg menutupi badan (pd penyu, kura-kura, dsb) [a] kurang sopan; kurang ajar terutama suka menjawab dng keras apabila dimarahi (dinasihati)
celupar ce.lu.par [Lihat {celopar}]
cengengesan ce.nge.nges.an [Jw v] tertawa (dng sikap yg kurang sopan)
cengkal ceng.kal [Jw n] satuan ukuran panjang sekitar 3,75 m atau 12 kaki; tombak: satu -- satu tombak [Jw n] tongkat penopang kain sarung yg dipakai oleh anak yg dikhitankan
ceroboh ce.ro.boh [a] (1) tidak sopan; kasar (kurang ajar dsb): anak itu sangat -- thd orang tuanya; (2) keji: buruk mukanya lagi -- hatinya; (3) sembrono; tidak berhati-hati; tidak cermat; tidak dipikirkan baik-baik: ia sangat -- sehingga pekerjaannya banyak yg kurang beres; (4) tidak rapi; tidak bersih; gabas
daayah da.a.yah [Ar n] propaganda
dafnah daf.nah [n] pohon yg selalu berwarna hijau, tingginya 2-8 m, terdapat di Eropa Selatan, karangan daunnya biasa dipakai sbg tanda kehormatan bagi para olahragawan di gelanggang Olimpiade; Laurus nobilis
dakwah dak.wah [n Isl] (1) penyiaran; propaganda; (2) penyiaran agama dan pengembangannya di kalangan masyarakat; seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamalkan ajaran agama
danguk da.nguk [v] , ber.da.nguk v duduk dng kepala agak mendongak ke depan sambil bertopang dagu: setelah istrinya meninggal, sering ia ~ di depan pintu
daratan da.rat.an [n] tanah yg luas (sbg lawan laut atau pulau): seluruh ~ Eropa sudah dikuasai tentara Sekutu
datang tampak muka [pb] hendaklah selalu bersopan santun apabila datang di rumah orang atau pergi dr rumah orang [pb] datang dan pergi hendaklah memberi tahu
daun berlangkas tumbuhan kecil; Nothopanax scutellarium
daun terup kartu besar (kartu Eropa, bukan kartu ceki)
deksura dek.su.ra [Jw a] kurang ajar; tidak tahu sopan santun
didong di.dong [n cak] (1) orang Prancis; (2) orang asing berkulit putih (orang Eropa) [ark n] (1) pertunjukan komedi wayang boneka; (2) pertunjukan tari dan musik; (3) Antr kesenian tradisional Gayo yg dimainkan dng cara menyanyikan pantun sambil menari
distikiasis dis.ti.ki.a.sis [n Dok] tumbuhnya baris bulu mata ganda pd satu kelopak mata, yg satu atau keduanya melengkung ke arah bola mata
dolmen dol.men [n] monumen prasejarah berupa meja batu datar yg ditopang oleh tiang-tiang batu
drakula dra.ku.la [n] tokoh dl cerita horor di Eropa yg suka menghisap darah manusia yg menjadi mangsanya
dunia barat benua Eropa dan Amerika
elang gunung burung buas pemakan binatang besar spt serigala, rubah antilop, bahkan manusia, warna bulunya cokelat muda, ujung sayap berbintik-bintik, tingginya 1 meter, jarak bentang ujung sayap 2 m, hidup di pegunungan Asia dan Eropa; Aquila chrysaetus
elok basa baik tegur sapanya (sopan santunnya)
emol [v] meng.e.mol v cak (1) mengganggu atau menggoda orang lain: dia suka ~ anak kecil; (2) bertindak atau melakukan sesuatu yg kurang sopan dan tanpa malu-malu: tamu yg tidak diundang itu datang ~ di tempat pesta
erosentrisme ero.sen.tris.me [n] ajaran (pelajaran) yg berpusat (berwawasan) ke Eropa: -- mulai dipersoalkan di Amerika
etiket eti.ket [n] carik kertas yg ditempelkan pd kemasan barang (dagangan) yg memuat keterangan (msl nama, sifat, isi, asal) mengenai barang tsb [n] tata cara (adat sopan santun, dsb) dl masyarakat beradab dl memelihara hubungan baik antara sesama manusianya
Eurasia Eu.ra.sia [n] benua Eropa dan Asia; benua yg terbentang dr Lautan Atlantik sampai ke Lautan Pasifik
eurosentris eu.ro.sen.tris [a] terpusat pd benua Eropa atau orang-orang Eropa; berkecenderungan untuk menafsirkan dunia berkenaan dng Barat dan nilai serta pengalaman Eropa
fatsun fat.sun [Bld n] sopan santun
feodal fe.o.dal [a] (1) berhubungan dng susunan masyarakat yg dikuasai oleh kaum bangsawan; (2) mengenai kaum bangsawan (tt sikap, cara hidup, dsb); (3) mengenai cara pemilikan tanah pd abad pertengahan di Eropa
feodalisme fe.o.dal.is.me [n] (1) sistem sosial atau politik yg memberikan kekuasaan yg besar kpd golongan bangsawan; (2) sistem sosial yg mengagung-agungkan jabatan atau pangkat dan bukan mengagung-agungkan prestasi kerja; (3) sistem sosial di Eropa pd Abad Pertengahan yg ditandai oleh kekuasaan yg besar di tangan tuan tanah
galan ga.lan [a cak] tahu sopan santun dan pandai bergaul (khusus untuk laki-laki): ia seorang laki-laki yg --
galang ga.lang [n] barang yg dipasang melintang (spt bantal, penyangga, ganjal, landasan dr kayu, balok); kayu dsb penunjang atau penopang supaya tinggi atau supaya tidak rebah; kalang , meng.ga.lang v melintang: jika tiada aral ~ , kami akan datang besok [n] ga.lang.an n pematang sawah; galeng
galang perahu balok-balok untuk menyangga (menopang) perahu
galangan ga.lang.an [n] balok penyangga dan penopang kapal yg sedang diperbaiki; tempat memperbaiki atau membuat kapal
garung ga.rung [Mk n] (1) tangisan keras-keras (krn kesakitan); raungan; (2) deru (tt topan)
gas bumi semua jenis hidrokarbon berupa gas yg dihasilkan dr sumur, yg mencakup gas tambang basah, gas kering, gas pipa selubung, gas residu setelah ekstraksi hidrokarbon cair dan gas basah, dan gas nonhidrokarbon yg tercampur di dalamnya secara alamiah; (2) percampuran gas dan uap hidrokarbon yg terjadi secara alamiah, yg komponen terpentingnya adalah metana, etana, propana, butana, pentana, dan heksana
gaun ga.un [n] baju wanita model Eropa
gegadan ge.ga.dan [ark a] patut; layak; tertib; sopan: perbuatannya itu -- sangat
gelokak ge.lo.kak [Lihat {gelopak}]
gembar-gembor gem.bar-gem.bor [v] ber.gem.bar-gem.bor v berteriak-teriak nyaring; berseru-seru (bermaksud propaganda dsb): bekerjalah, jangan ~ saja
gila-gilaan gi.la-gi.la.an [v] bertingkah laku spt orang gila; pura-pura gila dsb; (2) v berbuat dng sekehendak hati (seenak hati, asal-asalan saja): usul yg ~; ia menjalankan mobilnya dng ~; (3) a kurang ajar (berbuat yg melanggar kesopanan); keterlaluan: sikap dan perbuatannya sungguh ~ thd gadis itu; (4)a nekat (membangkang thd larangan): semakin dilarang semakin ~ dia melarikan motornya
gimnasium gim.na.si.um [n] (1) ruangan besar untuk olahraga; (2) sekolah menengah yg muridnya dipersiapkan untuk masuk perguruan tinggi (sistem pendidikan di Eropa)
gipsi gip.si [n] kelompok pengembara ras Asia di Eropa yg tidak ingin mempunyai rumah dan tempat tinggal yg tetap
girasol gi.ra.sol [n Geo] batu opal berwarna bara
giroskop gi.ro.skop [n] (1) alat berupa cakram yg sumbunya berputar antara dua penopang dan tetap dl posisinya apabila tidak ada pengaruh kekuatan dr luar; (2) alat pengendali pd roket
golongan Timur Asing go.long.an Timur Asing golongan bangsa yg tergolong bukan orang Eropa atau bukan orang bumiputra (pribumi) spt Cina, Arab, India, Pakistan
gotik go.tik [n] gaya arsitektur (seni pahat dan seni lukis) pd abad XII-XVI di Eropa
habituasi ha.bi.tu.a.si [n] pembiasaan pd, dng, atau untuk sesuatu; penyesuaian supaya menjadi terbiasa (terlatih) pd habitat dsb: -- diri dng iklim tropis (bagi orang Eropa yg tinggal di daerah panas); -- kuda dng bunyi tembakan (melatih agar tidak ketakutan apabila mendengar bunyi tembakan)
hak [a] benar: mereka telah dapat menilai mana yg -- dan mana yg batil; (2) n milik; kepunyaan: barang-barang ini bukan -- mu; (3) n kewenangan: dng ijazah itu ia mempunyai -- untuk mengajar; (4) n kekuasaan untuk berbuat sesuatu (krn telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb): semua warga negara yg telah berusia 18 tahun ke atas mempunyai -- untuk memilih dan dipilih dl pemilihan umum; (5) n kekuasaan yg benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu: menantu tidak ada -- atas harta peninggalan mertuanya; (6)n derajat atau martabat: orang Melayu pd waktu itu tidak sama -- nya dng orang Eropa; (7) n Huk wewenang menurut hukum [n] telapak sepatu pd bagian tumit yg relatif tinggi: sepatu dng -- tinggi sedang digemari oleh wanita karier [n] alat untuk merenda (yg ujungnya berkait) dibuat dr logam [n] logam berkait (sepasang) untuk mengancingkan pinggang celana atau baju perempuan
halimbubu ha.lim.bu.bu [Mk n] pusaran angin: ia mengejar bagai topan --
halus ha.lus [a] (1) lumat; kecil-kecil: garam --; (2) tidak kasar; lembut; licin: baju itu dibuat dr bahan yg --; kulit wanita itu --; (3) baik (budi bahasa); sopan; beradab; tidak kasar (tt perbuatan dsb): -- budi bahasanya; -- tutur katanya; (4) tidak tampak dan tidak dapat diraba; berupa roh: orang --; (5) bermutu; baik (tt barang tenunan, ukir-ukiran, dsb): ia baru saja membeli barang-barang -- di toko itu
hialit hi.a.lit [n Geo] jenis batu opal yg tidak berwarna
Hindi Hin.di [n] nama bahasa di India, anggota keluarga bahasa Indo-Eropa, resminya merupakan bahasa nasional India
hormat hor.mat [a] menghargai (takzim, khidmat, sopan): sepatutnyalah kita -- kpd orang tua kita; (2) n perbuatan yg menandakan rasa khidmat atau takzim (spt menyembah, menunduk): hadirin serentak berdiri memberi -- kpd tamu yg datang
imbal beli interaksi antara penjual dan pembeli dng jalan saling mem-beli produk dng jumlah yg imbang: hampir semua negara Eropa Timur menganut sistem perdagangan -- beli
jagang ja.gang [n] tiang penopang [n] parit yg dalam (di sekeliling benteng dsb): rumah Adipati Jipang diperkuat dng -- di sekelilingnya
jangkung jang.kung [a] (1) tinggi atau panjang (tt tubuh, badan): pemain bola Eropa rata-rata berbadan kekar dan --; (2) berkaki panjang (tt burung, dsb); (3) tinggi sekali (tt gedung, bangunan, dsb); bertingkat (banyak): gedung --; bus -- , jang.kung.an n (1) permainan anak-anak dng menggunakan alat berupa dua batang tongkat yg diberi tumpuan sbg tempat untuk berpijak anak yg menaikinya; (2) alat yg digunakan untuk bermain jangkungan; egrang
jas [n] baju resmi (potongan Eropa) berlengan panjang, berkancing satu sampai tiga, dipakai di luar kemeja
jatmika jat.mi.ka [a] selalu sopan santun (tt tingkah laku, gerak-gerik, dsb)
jentelmen jen.tel.men [Ing] (1) n orang yg berpendidikan baik (sopan, berbudi bahasa baik); (2) cak a bersifat kesatria; berani
jermang jer.mang [n] kayu pendek yg dipasang mendatar untuk menopang perahu dsb supaya tidak miring
kain rentang kain yg direntangkan, bertuliskan slogan (propaganda dsb), biasanya dipasang melintang di atas jalan agar masyarakat cepat mengetahui; spanduk
kaki ka.ki [n] (1) anggota badan yg menopang tubuh dan dipakai untuk berjalan (dr pangkal paha ke bawah); (2) bagian tungkai (kaki) yg paling di bawah: -- nya tidak dapat menapak lagi; (3) bagian suatu benda yg menjadi penopang (penyangga) yg berfungsi sbg kaki: -- meja; -- kursi itu patah satu; (4) bagian yg bawah: -- bukit (gunung); -- rumah (dasar rumah); (5) kata penggolong bilangan bagi payung: se -- payung; (6) ukuran panjang, 12 inci (= ? 0.3048 m): gunung setinggi 4.000 -- dr permukaan laut dapat didakinya juga; (7) bagian kaki unggas yg kasar dan bersisik [n] kakek; aki
kalkun kal.kun [n] unggas yg bertubuh besar dan kuat, berbulu kurik, mempunyai gelambir, bertungkai panjang yg dipelihara untuk menghasilkan daging; ayam belanda; Meleagris gallopavo
kampungan kam.pung.an [a] (1) ki berkaitan dng kebiasaan di kampung; terbelakang (belum modern); kolot; (2) ki tidak tahu sopan santun; tidak terdidik; kurang ajar
kantilever kan.ti.le.ver [n] (1) Tek tembok yg menganjur ke luar sbg penahan balkon; (2) Lay konstruksi batang (balok) yg salah satu ujungnya dijepit dan ujung lainnya bebas; (3) penopang; penyangga
kapak penetak kapak yg digunakan pd masa paleolitikum awal (hanya ditemukan di kawasan Asia, sezaman dng kebudayaan kapak genggam di Eropa
kareseh-peseh ka.re.seh-pe.seh [Mk v] bercakap-cakap dl bahasa Eropa
kaum unionis kelompok anti perbudakan -- urakan golongan yg tidak suka aturan sopan santun yg ketat
kebarat-baratan ke.ba.rat-ba.rat.an [a] bertingkah laku spt orang Eropa atau Amerika; berlagak spt orang Eropa atau Amerika: kita boleh mengambil kebudayaan Barat, tetapi jangan sampai membuat kita --
kecimpring ke.cim.pring [n] opak
kedip ke.dip [n] (1) gerak kelopak mata (membuka dan menutup berganti-ganti); kejap: ia memberi isyarat dng -- mata; (2) gerak nyala api dsb yg kecil (sebentar kelihatan padam, sebentar menyala lagi); kelip
kedok ke.dok [n] (1) tiruan muka untuk menutup muka; topeng: kawanan perampok yg datang tengah malam itu semua memakai --; (2) ki barang atau perbuatan yg dipakai untuk menutupi maksud sebenarnya: sopan santunnya hanya dipakai sbg -- belaka
kehalusan ke.ha.lus.an [n] sifat-sifat yg halus; kesopanan; keadaban
kejatmikaan ke.jat.mi.ka.an [n] kesopansantunan
keji ke.ji [a] sangat rendah (kotor, tidak sopan, dsb); hina: menipu kawan adalah perbuatan yg --
kelesa ke.le.sa [n] ikan sungai, Scleropages formosus
kemudi cawat kemudi yg pd umumnya dipakai oleh kapal-kapal Eropa
kenang-kenangan ke.nang-ke.nang.an [n] (1) sesuatu yg menjadi kenangan (tetap dl ingatan): peristiwa itu merupakan ~ yg tidak akan terlupakan selama hidupku; (2) sesuatu yg diberikan sbg tanda mata; cendera mata: cincin itu kuberikan sbg ~ untukmu; (3) sesuatu yg dimaksudkan agar dikenangkan; cita-cita: apakah ~ mu setelah kembali dr Eropa?
kenyam ke.nyam [v] , me.nge.nyam v (1) mengecap (makan dsb): saya belum pernah ~ masakan Eropa; (2) merasai; menikmati: sejak kecil ia belum ~ kebahagiaan spt yg dirasakan orang lain
kerkop ker.kop [n cak] kuburan orang Eropa
kerucut ke.ru.cut [n] (1) gulungan meruncing dr kertas (daun, kelopak bambu, dsb) untuk tempat kacang dsb; (2) Mat benda (ruang) yg beralas bundar dan merunjung sampai ke satu titik: besar -- ialah luas alas kali sepertiga tinggi
kesusilaan ke.su.si.la.an [n] (1) perihal susila; yg berkaitan dng adab dan sopan santun; (2) norma yg baik; kelakuan yg baik; tata krama yg luhur;
keterlaluan ke.ter.la.lu.an [a] (hal yg) melampaui batas (kesopanan dsb): perbuatannya itu memang ~ [adv] betul-betul melewati batas kewajaran
ketinggian budi ke.ting.gi.an budi [ki] keluhuran jiwa (tingkah laku, tutur kata, sopan santun)
konjungtiva kon.jung.ti.va [n Anat] selaput lendir yg menutupi kelopak mata, melipat kembali pd bola mata, dan menutupi permukaan depan bola mata
konjungtivitis kon.jung.ti.vi.tis [n Dok] peradangan selaput lendir pd kelopak mata
konsol kon.sol [n Fis] balok yg satu ujungnya terpasang pd suatu penopang tetap dan ujung lainnya bebas
konstelasi kon.ste.la.si [n] (1) kumpulan orang, sifat, atau benda yg berhubungan; (2) keadaan, tatanan: -- politik di Eropa; (3) bangun; bentuk; susunan; kaitan; (4) gambaran; keadaan yg dibayangkan: dl negara demokratis, pemerintah sedapat mungkin mencerminkan -- kekuatan yg ada dl masyarakat
konyol ko.nyol [a cak] (1) tidak sopan; kurang ajar; (2) agak gila; kurang akal; (3) tidak berguna; sia-sia
kuda-kuda ku.da-ku.da [n] (1) tiga tiang penopang papan tulis; (2) balok (kayu) berpalang untuk menopang atau menyangga dsb; balok penyangga; balok penghubung; (3) Olr sikap siaga (dl bela diri) dng posisi kaki dan tubuh yg siap menerima serangan
kulit berwarna kulit yg berwarna kuning, hitam, sawo matang, dsb dan bukan kulit putih (tt orang atau bangsa); (2) Antr ciri ras pd manusia yg tergolong bukan ras Eropa (bukan berkulit putih)
kulit khitan kelopak kulit yg menyaputi ujung kemaluan laki-laki; kulup
kulit putih sebutan bagi orang Eropa; ciri ras pd manusia yg tergolong orang Eropa
kulup ku.lup [n] (1) kelopak kulit yg menutupi ujung kemaluan laki-laki sebelum dikhitan; kulit khitan; (2) panggilan kpd anak laki-laki (terutama murid pertapaan)
kurang adab kurang sopan; tidak tahu adat
kurang ajar tidak sopan; tidak tahu sopan santun
kurang asin [cak] tidak tahu sopan santun; kurang ajar
kurang bahasa tidak tahu sopan santun
lancang lan.cang [a] (1) tidak tahu adat; kurang sopan thd orang tua dsb: dng -- nya anak itu mengucapkan kata-kata kasar thd ibunya; (2) terlalu berani mengambil keputusan sendiri, di luar yg disepakati: dng -- tanpa menyelidiki lebih dulu, ia telah menyampaikan berita yg belum pasti kebenarannya itu [n] perahu layar yg sangat laju, dipakai sbg kapal perang pd zaman dahulu [n] tempat sirih [n] tumbuhan (terna), Euphorbia hirta
lanjaran lan.jar.an [n] alat (berupa kayu dsb) untuk menopang dan tempat menjalarkan tanaman menjalar
las gas [Tek] pengelasan dng menggunakan gas (gas asetilin, propana, atau hidrogen), dng cara membakar gas bakar dng oksigen (zat asam) sehingga menimbulkan nyala api dng suhu yg dapat mencairkan logam induk dan logam pengisi
leku le.ku , me.le.ku v bertopang siku; berteleku
lembut lem.but [a] (1) lunak dan halus (tidak keras); lemas (tidak kaku); lemah (mudah dilentuk): kulit anak bayi --; (2) tidak keras atau tidak nyaring (tt suara, bunyi): penyanyi itu suaranya --; (3) baik hati (halus budi bahasanya); tidak bengis; tidak pemarah: orangnya -- dan sopan; (4) kecil sekali; sangat kecil (halus); (5) ki halus dan enak didengar; tidak kasar: -- tutur katanya
lengset leng.set [v] be.leng.set v terlipatnya tepi kelopak mata (krn sakit trakoma dsb)
lepas cakap berkata seenaknya (kurang sopan)
lepes le.pes, me.le.pes [Jw a] halus (untuk bahasa, sikap, cara berbusana); rapi dan sopan
lesus le.sus [Lihat {desus}] [n] angin puyuh; angin topan
lucah lu.cah [a] hina sekali; tidak sopan; tidak senonoh; cabul: ia sering mengeluarkan kata-kata --
lugu lu.gu [Jw a] tidak banyak tingkah; bersahaja; sewajarnya; apa adanya: orang desa pd umumnya masih banyak yg -- , sopan, dan hormat kpd orang lain [ark a] puas; kenyang
madani ma.da.ni [a] (1) berhubungan dng hak-hak sipil; (2) berhubungan dng perkotaan; (3) menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yg ditopang oleh penguasaan iman, ilmu, dan teknologi yg berperadaban
mahyong mah.yong [n] permainan dr Cina (abad ke-16 sebelum Masehi), dimainkan dng 144 buah batu, mirip kartu domino, yg dibuat dr tulang atau bambu, semula hanya dimainkan di istana kaisar, sekarang sudah menyebar ke Eropa dan Amerika Serikat, dng aturan permainan yg disederhanakan
main gila berbuat kurang sopan; bertindak semau-maunya; -- hakim sendiri menghakimi orang lain tanpa mempedulikan hukum yg ada (biasanya dilakukan dng pemukulan, penyiksaan, pembakaran, dsb): ia menjadi korban pengeroyokan belasan pemuda mata gelap yg -- hakim sendiri
makrokriminologi mak.ro.kri.mi.no.lo.gi [n] penyelidikan tt tindakan kriminal suatu golongan antara bangsa yg dipergunakan oleh para pemimpin dng propaganda yg menghasut
mampu berinteraksi [Ling] kemampuan seseorang untuk berinteraksi dl suatu masyarakat bahasa, antara lain mencakupi sopan santun, memahami gi-liran dl bercakap-cakap, dan mengakhiri percakapan
mangkok mang.kok [Lihat {mangkuk}] [n] tumbuhan yg ditanam sbg tanaman hias atau pagar, daunnya dapat dimakan; Nothopanax scutellarium
margrit mar.grit [n] tanaman yg berbunga pd permulaan musim semi, warna kelopak bunganya putih dan di tengahnya kuning
masa peka masa yg dialami seseorang, baik dl perkembangan aspek emosinya maupun krn pengaruh kelenjar tubuhnya, msl masa menjelang menstruasi atau menopause; (2) saat ketika anak sangat mudah menerima rangsangan untuk tumbuh berkembang secara cepat
masak ajar cukup mendapat didikan; tahu adat (sopan santun)
masyarakat madani masyarakat kota; (2) masyarakat yg menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yg ditopang oleh penguasaan iman, ilmu, dan teknologi yg berperadaban
mata sipit mata yg mengecil krn lipatan pd kelopak mata (spt orang Cina)
mati haid batas akhir masa reproduksi seorang wanita ditandai dng berhentinya menstruasi; menopause
Mediterania Me.di.te.ra.nia [n] laut di antara Eropa dan Afrika; Laut Tengah
melancarkan me.lan.car.kan [v] (1) membuat supaya lancar; menjalankan (memajukan) dng cepat: ia tidak dapat ~ kendaraannya krn jalan rusak; (2) menujukan; melakukan (serangan, kritik, protes, propaganda, dsb): pasukan gerilya ~ serangan mendadak
melibat me.li.bat [v] (1) membebat: ia ~ kakinya yg luka dng kain pembalut; (2) membelit: ular ~ di cabang kayu; (3) menyangkut; memasukkan atau membawa-bawa (ke dl suatu perkara, urusan, dsb): perkara penyelundupan itu ~ petugas bea cukai; percekcokan negara-negara di Eropa ~ negara-negara di benua Asia
memadankan me.ma.dan.kan [v] (1) membandingkan dng: orang mulai ~ kemajuan teknologi Jepang dng Eropa; (2) menyesuaikan (dng): kita harus dapat ~ nya dng situasi dan kondisi tertentu
membaratkan mem.ba.rat.kan [v] membawa ke sebelah barat; menjadikan secara Eropa atau Amerika
membetuli mem.be.tuli [v cak] (1) memperbaiki kerusakan: dia sedang -- rumahnya yg bocor; (2) mengatur supaya rapi dsb: gadis itu -- letak selendangnya; (3) sesuai; cocok: keputusannya benar-benar -- permintaan kami; (4) langsung menuju: dl amukan topan dan ombak nakhoda berusaha -- pulau itu
membuat mem.bu.at [v] (1) menciptakan (menjadikan, menghasilkan); membikin: manusia -- berita, tetapi berita pun membentuk manusia; (2) melakukan; mengerjakan: terserah kpd Anda bagaimana caranya -- lukisan itu; (3) menggunakan (untuk); memakai (untuk): sanggupkah engkau -- uang sekian untuk belanja sebulan?; (4) menyebabkan; mendatangkan: engkau -- aku takut; sikapnya yg kurang sopan itu -- orang lain sakit hati
memelihara lidah me.me.li.ha.ra lidah [ki] mengusahakan dan menjaga baik-baik dl berbicara agar tidak berkata-kata yg kurang baik atau kurang sopan
memperbuat mem.per.bu.at [v] (1) membuat dng usaha; melakukan; mengerjakan: di Eropa orang -- gula dr bit; (2) mempermainkan: jangan suka -- orang
mempromosikan mem.pro.mo.si.kan [v] mempropagandakan atau memperkenalkan (tt suatu usaha dsb): dl rangka menunjang dan -- produksi barang yg dihasilkan di dl negeri perlu didirikan pusat-pusat pameran dagang
mencaci men.ca.ci [v] (1) mencacat keras; memaki; mencela; menistakan: ia ~ orang di depan umum sehingga orang itu marah-marah; (2) mengeluarkan perkataan yg tidak sopan; memaki-maki: aku telah ~ orang itu habis-habisan sampai ia merasa malu
mencaci maki men.ca.ci ma.ki [v] menghina dng kata yg kurang sopan; memaki-maki
mencagak men.ca.gak [v] (1) menopang (menahan) dng cagak; (2) menunjang; menyokong; (3) ki tampak secara nyata (krn mencuat); (4) ki berdiri bagaikan tiang (krn tertegun)
mencanangkan men.ca.nang.kan [v] (1) menguar-uarkan; mempermaklumkan kpd umum (dng memukul canang); (2) ki mempropagandakan; menggembar-gemborkan
menetralkan me.net.ral.kan [v] (1) menjadikan tidak berpihak (netral): PBB ~ Terusan Suez untuk pelayaran internasional; (2) menawarkan (racun, bisa, dsb); melenyapkan pengaruh atau akibat yg membahayakan: ~ racun; ~ propaganda musuh
menahan me.na.han [v] (1) menghentikan: kami tidak dapat ~ kuda yg sedang berlari cepat itu; (2) mencegah; menanggulangi: dibuatkan tanggul untuk ~ banjir; (3) tidak membiarkan lepas (terus berlangsung): Pemerintah berusaha ~ kenaikan harga; (4) menopang (menyangga) supaya tidak rebah: carilah bambu untuk ~ pohon ini; (5) membiarkan tidak terjadi (terwujud dsb); mengekang (hawa nafsu, keinginan, dsb); (6) tidak meneruskan; tidak menyampaikan: kepala subbagian kepegawaian itu ~ kenaikan pangkat karyawan yg sering membolos; (7) tidak mengizinkan (untuk pergi, berangkat, dsb): biarkan dia pergi, jangan Ibu ~ nya lagi; (8) mengurung (memenjarakan) untuk sementara: yg berwajib telah ~ beberapa orang yg diduga terlibat dl perampokan itu; (9) tidak memberikan sesuatu (gaji dsb) kpd yg berhak: bendaharawan pun tidak berhak ~ gaji pegawai tanpa sebab yg jelas; (10) menyimpan (untuk persediaan, cadangan, dsb): dia ~ sebagian dr panen itu untuk persediaan musim paceklik; (11) menderita; menanggung: tidak sanggup lagi ~ malu seberat itu; (12) menguatkan diri supaya tahan: ~ lapar dan haus
mengadabi meng.a.dabi [v] memperlakukan dng sopan; menghormati: sbg orang sopan kita harus ~ sesama manusia
menganjurkan meng.an.jur.kan [v] (1) memajukan; mendorongkan (menjorokkan, mengulurkan) ke depan: ia ~ tangannya; (2) mengunjukkan; memberikan: ia ~ bungkusan kpd pengemis itu; (3) mengemukakan sesuatu supaya diturut (dilakukan, dilaksanakan, dsb); mengajukan usul (saran dsb): ia sering kali ~ supaya rumah tua ini kujual saja; (4) memberi nasihat (bantuan dsb) supaya menjalankan suatu usaha atau melakukan suatu perbuatan: guru itu ~ agar murid yg pandai itu melanjutkan studinya; (5) mempropagandakan: Pemerintah ~ pelestarian lingkungan hidup
mengasari me.nga.sari [v] memperlakukan dng kasar (tidak sopan, mengerasi, menyakiti hati): jangan coba-coba ~ orang itu
mengedipkan me.nge.dip.kan [v] menggerakkan kelopak mata (membuka dan menutup berganti-ganti); mengejapkan: ia berkata sambil ~ mata
mengeluarkan me.nge.lu.ar.kan [v] (1) membawa (menyebabkan dsb) keluar; memindahkan sesuatu dr sebelah dalam ke sebelah luar: ia ~ rokok dr kantongnya; (2) melahirkan perasaan (pendapat dsb): ia merasa lega dapat ~ isi hatinya; (3) memberikan perintah (surat keputusan dsb): Jaksa Agung ~ perintah penangkapan; (4) membelanjakan: ia sudah ~ uang banyak untuk pesta itu; (5) menerbitkan (buku dsb): Pusat Bahasa telah ~ Kamus Besar Bahasa Indonesia; (6) mengadakan atau menyediakan (uang dsb): apabila Anda bersedia menjalankan perusahaan itu, saya akan ~ modalnya; (7) mengirimkan ke luar negeri; mengekspor: Indonesia banyak ~ karet dan timah ke Eropa; (8) memecat (melepas) pegawai (murid dsb); memberhentikan dr pekerjaan (sekolah, dsb): perusahaan itu terpaksa ~ beberapa karyawannya; (9) menghasilkan (barang, bahan, dsb): pabrik itu baru saja ~ produk terbarunya
menggalang meng.ga.lang [v] (1) memberi galang (ganjal, landasan): carilah papan untuk ~ peti itu; (2) menyangga; menopang; menunjang; menyokong: balok-balok itu gunanya untuk ~ perahu; (3) memperkuat dan menegakkan (negara, persatuan, dsb): ~ persatuan seluruh rakyat untuk menghadapi ancaman musuh
mengganggang meng.gang.gang [v] menaruh di atas api (supaya panas, kering, masak); memanggang: mereka sedang ~ opak di dapur [v] menjadi bercelah atau renggang: papan kayu ~
menggarung meng.ga.rung [v] (1) meraung; menangis keras-keras; (2) menderu (tt topan)
menggembar-gemborkan meng.gem.bar-gem.bor.kan [v] menyeru-nyerukan dng suara lantang; mempropagandakan dng hebat; mendengungkan anjuran (janji dsb): dia ~ supaya kita menabung di Tabanas, tetapi dia sendiri menabung di bank asing
menghormati meng.hor.mati [v] (1) menaruh hormat kpd; hormat (takzim, sopan) kpd: anak-anak wajib ~ orang tua; (2) menghargai; menjunjung tinggi: kita harus ~ pendapat dan keyakinan orang lain; (3) mengakui dan menaati (tt aturan, perjanjian): kita akan ~ persetujuan dan perjanjian yg telah kita buat
mengunjungi me.ngun.jungi [v] mendatangi untuk menjumpai (menengok, melawat, dsb): setahun sekali ia ~ orang tuanya di desa; (2) berkunjung ke: ia telah ~ beberapa negara Eropa
menongkat me.nong.kat [v] (1) menopang; (2) ki menganjung-anjung; mengangkat-angkat; memuji-muji
menstandarkan men.stan.dar.kan [v] memasang standar (alat penopang): ia -- sepedanya di tepi jalan [v] menjadikan standar; membakukan
mentrompetkan men.trom.pet.kan [v ki] mempropagandakan
menyagang me.nya.gang [v] (1) menyandarkan (tombak, senjata, dsb): prajurit itu -- senjatanya pd batang pohon; (2) menopang; menunjang (dng bambu, kayu, dsb): ia -- senjatanya dng kayu
menyalib me.nya.lib [v] menghukum mati pd kayu salib (tangan dan kaki orang yg dihukum direntangkan dng dipakukan pd kayu salib): pd zaman dahulu penguasa di Eropa -- budak-budaknya yg bersalah
menyangga me.nyang.ga [v] menahan dr bawah agar tidak roboh dsb; menopang: tukang itu -- kusen pintu dng bambu agar berdiri tegak
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyarankan me.nya.ran.kan [v] (1) memberikan saran (anjuran dsb); menganjurkan: dokter -- agar si sakit dirawat di rumah sakit; (2) mempropagandakan: ia selalu -- koleksi lukisannya kpd teman-temannya
menyela me.nye.la [v] (1) terletak (tersisip dsb) di antara dua benda dsb: beberapa rumah model kuno -- di antara gedung-gedung yg modern; (2) menaruh (menyisipkan dsb) sesuatu di antara dua benda dsb: tanaman kacang dapat dimanfaatkan untuk -- pohon cengkih yg belum besar; (3) menyelang: -- percakapan orang lain adalah perbuatan yg kurang sopan
menyengkang me.nyeng.kang [v] (1) memasang sengkang pd (pintu, tiang, dsb); (2) menyokong atau menopang dng sengkang (supaya tetap tegak); (3) meletakkan kayu dsb pd mulut (binatang) agar tetap terbuka (supaya tidak menggigit dsb): ia -- mulut ular itu dng sebatang kayu agar terhindar dr gigitannya; (4) menyangkut melintang dl kerongkongan (duri, tulang, dsb)
menyelesaikan me.nye.le.sai.kan [v] (1) menyudahkan (menyiapkan) pekerjaan dsb; menyempurnakan (kalimat dsb): ia -- kalimat itu dng cepat; (2) menjadikan berakhir; menamatkan: krn suatu hal, ia tidak dapat -- pelajarannya di Eropa; (3) membereskan atau melunasi (utang dsb): ia dipanggil ke kantor bank untuk -- utang piutang almarhum ayahnya; (4) memutuskan atau membereskan (perkara, harga, dsb): terpaksa ia harus -- pembayaran tunggakan pajak itu; (5) mengatur (rambut) rapi-rapi atau mengurai supaya jangan kusut; menyisir; membenahi: -- rambut yg kusut; anak-anak -- tempat tidur masing-masing; (6) menguraikan suatu hal yg kusut; memecahkan (soal, masalah, dsb): ia dapat -- perkara yg sulit itu; (7) memperdamaikan (perselisihan, pertengkaran, dsb): mereka mencoba -- pertikaian kedua negara itu; (8) mengurus dan mengatur sesuatu hingga baik: walaupun sibuk bekerja, ia dapat -- rumah tangganya
menyerandang me.nye.ran.dang [v] menyangga atau menopang dng serandang
menyeranikan me.nye.ra.ni.kan [v] (1) menjadikan Kristen; mengkristenkan; (2) mempermandikan; membaptis; (3) cak mengawini dng sah (tt orang Eropa yg beristrikan orang Indonesia)
menyesali me.nye.sali [v] (1) merasa kecewa (tidak senang) akan; merasa menyesal: ia -- perbuatannya yg terlalu gegabah itu; (2) mempersalahkan: hampir semua keluarganya -- dia mengirimkan anaknya ke Eropa; ia -- dirinya sendiri; (3) merasa tidak senang kpd: aku -nya, mengapa dia berbuat begitu
merdesa mer.de.sa [a] layak; patut; sopan (beradab): perkataan yg tidak --; kelakuan dan perbuatan yg --
meredut me.re.dut [v] menjadi kesal; mendongkol: hatinya ~ krn kelakuan anaknya yg kurang sopan itu
mereekspor me.re.ek.spor [v] mengirimkan kembali ke negara asal (atau negeri lain) barang-barang yg diimpor: mereka diminta untuk ~ mobil-mobil yg mereka bawa dr Eropa
mesosfer me.so.sfer [n Met] daerah atmosfer yg terletak antara stratopause dan mesopause, pd umumnya di daerah ini makin ke atas, suhunya makin naik
mestizo mes.ti.zo [n] orang yg merupakan hasil perkawinan orang Indian dng orang Eropa di Amerika Selatan
mikroelemen mik.ro.e.le.men [n] unsur kimia yg diperlukan dl jumlah kecil untuk menopang kehidupan
moralitas mo.ra.li.tas [n Sas] sopan santun, segala sesuatu yg berhubungan dng etiket atau adat sopan santun
mores mo.res [n] adat istiadat yg mengandung arti hukum susila [n] adat; sopan santun
muhtasyam muh.ta.syam [Ar a] malu; sopan; yg punya rasa malu: ia akan menemui pendeta yg -- itu
mulut kotor suka mengeluarkan perkataan yg tidak sopan
mutiara mu.ti.a.ra [n] (1) permata berbentuk bulat dan keras, berasal dr kulit kerang mutiara, terbentuk krn ada benda atau pasir yg masuk ke dl tubuh kerang itu kemudian diselubungi oleh kulit ari; (2) ki air mata: -- bening mencair di sudut-sudut matanya; (3) ki sesuatu yg sangat berharga (dihargai dsb): sopan santun adalah -- bagi wanita; anak-anak yg saleh merupakan -- bagi rumah tangga
naftena naf.te.na [n Kim] senyawa hidrokarbon jenuh yg molekulnya paling sedikit memiliki satu struktur cincin; sikloparafin
negara Barat negara-negara yg menempati benua Eropa dan Amerika
nomor sial nomor yg dianggap (dipercaya) dapat mendatangkan sial (msl nomor 13 bagi orang Eropa)
nona no.na, nona makan sirih [n] tanaman perdu kecil dan pendek, merambat, bunganya berkelopak besar, putih, berubah menjadi merah keunguan apabila menjadi buah, berguna sbg tanaman hias; Clorodendom thomsonae
nyai [n] (1) panggilan untuk orang perempuan yg belum atau sudah kawin; (2) panggilan untuk orang perempuan yg usianya lebih tua dp orang yg memanggil; (3) gundik orang asing (terutama orang Eropa); nyai-nyai n sebutan kpd wanita piaraan orang asing
obsesi ob.se.si [n Psi] gangguan jiwa berupa pikiran yg selalu menggoda seseorang dan sangat sukar dihilangkan: mencari jalan ke Kepulauan Nusantara merupakan -- bagi orang Eropa pd abad ke-15
oftalmia of.tal.mia [n Dok] radang pd mata atau pd selaput yg melapisi permukaan dl kelopak mata dan bola mata
oleander ole.an.der [n] tumbuhan perdu hias yg selalu hijau, bunganya berangkai-rangkai, berwarna merah, merah jambu, atau putih, berasal dr Eropa Selatan; Nerium oleander
oleh-oleh [n] sesuatu yg dibawa dr bepergian; buah tangan: ini -- dr ayahku yg baru pulang dr Eropa
orang [n] (1) manusia (dl arti khusus); (2) manusia (ganti diri ketiga yg tidak tentu): jangan lekas percaya pd mulut --; (3) dirinya sendiri; manusianya sendiri: saya tidak bertemu dng -- nya; (4) kata penggolong untuk manusia: lima -- nelayan; (5) anak buah (bawahan): mereka itu -- nya Pak Camat; (6) rakyat (dr suatu negara); warga negara: -- Pakistan; (7) manusia yg berasal dr atau tinggal di suatu daerah (desa, kota, negara, dsb): dia -- Bogor; suaminya -- Eropa; (8) suku bangsa; (9) manusia lain; bukan diri sendiri; bukan kaum (golongan, kerabat) sendiri: jangankan anak sendiri, anak -- pun saya tolong; negeri -- , negeri lain (bukan negeri kita); (10) cak karena (sebenarnya): mana dapat membayar, -- belum gajian
orang Barat orang yg tinggal di belahan bumi sebelah barat, terutama orang Eropa dan Amerika; orang kulit putih
orang kulit putih orang Barat (terutama orang Eropa dan Amerika)
orang udik orang desa yg bertempat tinggal jauh dr keramaian kota; orang dusun; (2) orang yg bertempat tinggal di hulu sungai; (3) ki orang yg kurang tahu sopan santun; orang bodoh
ordiner or.di.ner [a] (1) biasa; tidak berarti; (2) tidak halus (sopan); berlebih-lebihan (dl berhias, berpakaian, dsb)
orien ori.en [n] bumi bagian timur (dilihat dr Eropa)
oriental ori.en.tal [a] mengenai dunia timur atau negara-negara Timur (dilihat dr Eropa)
pancadarma pan.ca.dar.ma [n] lima macam kewajiban, yaitu (1) menyembah Tuhan Yang Maha Esa, (2) berkarya untuk kesejahteraan bersama, (3) sopan santun, suka memberi dan menepati janji, (4) mawas diri atau pengendalian diri, dan (5) mandiri pribadi
papirus pa.pi.rus [n] alang-alang air yg tumbuh di Eropa Selatan dan Afrika Utara, digunakan sbg bahan kertas pd zaman dahulu; Cyperus papyrus
pas [n] surat keterangan yg menyatakan boleh berjalan (masuk) ke daerah lain atau ke tempat terlarang, msl pelabuhan: mereka harus membawa -- apabila memasuki daerah itu; surat pas [a cak] (1) kena benar; tepat: tembakannya -- benar; (2) tidak lebih tidak kurang (tt jumlah): bayarlah dng uang --; (3) cocok; tidak longgar; tidak sempit (tt pakaian): -- benar baju itu di badanmu [kp] opas; sapaan kpd opas [n] jalan pintas sempit di daerah pegunungan: Puncak -- [Mal v] lulus (dl ujian)
paul pa.ul [Sd ark a] (1) biru; (2) (orang yg) kurang adat (tidak sopan)
pedendang pe.den.dang [kl n] kain (sutra dsb) berbenang-benang emas sbg perhiasan: selendang --; kain -- [n] burung itik air, Heliopais personata [n] , -- gagak tumbuhan merambat; tebu air; ketimun gajah; Trichosanthes wallichiana
pelupuk pe.lu.puk [n] kelopak mata
peng- (pe-, pem-, pen-, penge-, peny-) prefiks pembentuk nomina (1) orang yg melakukan perbuatan: pembeli; pengirim; (2) orang yg berprofesi sbg: pengarang; penyiar; penulis; (3) orang yg memiliki sifat: pemarah; pemalas; penakut; (4) alat yg dipakai untuk: penggali; pengetes; penopang
pengampu peng.am.pu [n] (1) penyangga; penyokong; penopang: panggung darurat itu roboh krn ~ nya patah; (2) (orang) yg memerintah (negeri, kerajaan, dsb); (3) orang yg menjaga keselamatan orang lain; wali; orang tua; pembimbing; (4) ki orang yg mengangkat-angkat (suka menyanjung) seseorang
penujuman pe.nu.jum.an [n] (1) perihal menujum atau meramal; (2) proses, cara, perbuatan menujumkan atau menujumi: pd abad pertengahan ~ menguasai kehidupan orang Eropa
penunjang pe.nun.jang [n] (1) alat untuk menunjang berupa kayu dsb agar tidak roboh; penopang; penahan; (2) pemberi tunjangan (uang dsb) penyokong; (3) dana (sarana) yg akan memperlancar (usaha dsb): lancarnya arus lalu lintas merupakan sarana ~ bagi perwujudan meningkatkan sektor perdagangan; (4) orang yg memihak kpd salah satu pihak yg bertanding (dl pertandingan olahraga dsb); suporter
penyantun pe.nyan.tun [n] (1) orang yg baik budi bahasa dan tingkah lakunya; orang yg sopan; (2) orang yg suka menaruh belas kasihan; (3) orang yg suka menolong (membantu, memperhatikan kepentingan orang lain, dsb); (4) pelindung dan pengarah suatu perguruan tinggi: dewan -- Universitas Mataram
penyokong pe.nyo.kong [n] (1) tiang dsb yg digunakan sbg penunjang (penyangga, penopang) pohon dsb supaya tidak roboh (rebah): -- pohon itu dibuat dr bambu; (2) orang yg menyokong; penderma
peradaban per.a.dab.an [n] (1) kemajuan (kecerdasan, kebudayaan) lahir batin: bangsa-bangsa di dunia ini tidak sama tingkat ~ nya; (2) hal yg menyangkut sopan santun, budi bahasa, dan kebudayaan suatu bangsa
perang Dunia Pertama perjuangan kekuatan bersenjata sedunia, berlangsung tahun l914-l918, melibatkan dua blok kekuatan negara Eropa, yaitu Jerman, Austria, Hongaria melawan Inggris, Prancis, dan Rusia
perang ideologi pertentangan antara dua sistem nilai yg saling berlawanan; (2) cara hidup yg berusaha mewujudkan perubahan yg banyak dng memanfaatkan jalur propaganda, pendidikan, pengaruh asing, program kebudayaan, dan infiltrasi
perbahasaan per.ba.ha.sa.an [n] (1) peribahasa; (2) cara berbicara; (3) sopan santun
percabulan per.ca.bul.an [n] segala sesuatu yg berhubungan dng perkara cabul (tt pelanggaran kesopanan); perihal cabul
perejah pe.re.jah [n] pelanggar (adat, sopan santun, dsb)
pergola per.go.la [n] jalan untuk pejalan kaki, di atasnya terdapat para-para untuk tanaman merambat sbg peneduh yg ditopang oleh deretan tiang di kanan kiri jalan
peringgi pe.ring.gi [kl n] (1) orang Prancis; (2) orang Eropa
perona mata pe.ro.na mata kosmetik untuk meronai kelopak mata, berbentuk padat, krim, cair, atau batang, bermacam-macam warnanya; pulas mata
pesisir kering daerah antara garis pantai waktu (air) laut pasang dan garis pantai tertinggi yg dapat dicapai oleh (air) laut pd waktu topan melanda
polisepal po.li.se.pal [a Bot] keadaan kelopak bunga yg terbagi menjadi daun kelopak
polong po.long [n] (1) hantu atau roh jahat yg suka mengganggu orang (menyebabkan penyakit dsb); (2) penyakit saraf yg disebabkan oleh guna-guna [n] bentuk biji tumbuhan yg bulat atau agak pipih, terdapat dl kelopak yg lunak atau agak keras, dl satu kelopak biasanya terdapat beberapa biji (spt pd kara, ercis); kacang polong [n] -- angin bintil-bintil pd kulit [n] bunga lawang (cengkih) [Mk n] , po.long.an n saluran air; pipa (air dsb); berumbung
prahara pra.ha.ra [Jw n] angin ribut; angin topan; badai
rampus ram.pus [a] tidak lemah lembut; tidak sopan; kasar (tt perkataan dsb)
rasuk ra.suk [n] balok palang yg dipasang di antara tiang rumah untuk penahan atau penopang lantai (pd rumah panggung) [v] me.ra.suk v (1) memasuki tubuh manusia (tt roh jahat dsb): mereka terus menari sampai suatu kekuatan gaib ~ dan membuat mereka gagah berani; (2) mendalam; meresap benar; berkesan benar: adat yg bercampur agama telah lama ~ di sini; (3) bercampur-baur; bergaul: ia lebih banyak bergaul dan ~ di tengah-tengah masyarakat
renaisans re.nai.sans [n] masa peralihan dr abad pertengahan ke abad modern di Eropa (abad ke-14-ke-17) yg ditandai oleh perhatian kembali kpd kesusastraan klasik, berkembangnya kesenian dan kesusastraan baru, dan tumbuhnya ilmu pengetahuan modern
roki ro.ki [n] baju model Eropa khusus untuk laki-laki
rumah judi rumah tempat berjudi; petopan
rusuh ru.suh [a] (1) tidak aman krn banyak gangguan keamanan (spt pencurian, perampokan, pembegalan): pd malam hari tidak ada kendaraan yg berani lewat di daerah yg -- itu; (2) kacau; ribut; gaduh; huru-hara: di negara yg -- itu sering timbul pemberontakan; (3) tidak sopan (tt kelakuan, perkataan, dsb); ceroboh: perkataannya kasar dan --; (4) sangat kasar (tt permainan bola): kesebelasan kita tidak bermain -- spt mereka; (5) tidak beraturan; tidak menurut aturan: anak ini -- makannya, apa saja dimakannya [a] selalu gelisah (khawatir, sedih, susah), tidak tenteram hatinya: tenanglah jangan lekas -- hati
salah tanya kurang sopan dl bertanya
sampuk sam.puk [v] me.nyam.puk v (1) melanggar; menabrak; menumbuk; membentur: kepalanya -- tiang besi; (2) menyambut (pukulan dsb); menangkis: pendekar silat itu berhasil -- serangan lawannya; (3) menepis tangan (yg sedang memegang senjata dsb): polisi -- tangan penodong yg bersenjata itu; (4) memotong (pembicaraan orang); menyelang: kurang sopan kalau kita -- perkataan orang lain; (5) mencampuri (urusan orang dsb)
sangga sang.ga [n] sesuatu yg digunakan untuk menyangga (menopang dsb); penyangga; penopang [Jw n] ukuran banyaknya padi yg sama dng lima ikat: di lumbung masih terdapat -- padi [n] majelis biksu Buddha yg keanggotaannya dapat dr segala kasta, merupakan bagian dr tiga pokok keimanan dl agama Buddha [n] satuan terkecil dl pramuka
santun san.tun [a] (1) halus dan baik (budi bahasanya, tingkah lakunya); sabar dan tenang; sopan; (2) penuh rasa belas kasihan; suka menolong
saranan sa.ran.an [n] (1) sesuatu yg disarankan; anjuran; (2) propaganda
segan-menyegan se.gan-me.nye.gan [v] saling malu (hormat dan takut); (2) n berbagai macam pernyataan hormat (sopan, santun, dsb)
seharian se.ha.ri.an [n] sepanjang hari (dr pagi sampai sore); sehari penuh: ~ kerjanya hanya duduk bertopang dagu
sejagat se.ja.gat [n] sedunia: kepala negara ~ berkumpul di salah satu kota di Eropa
sekopong se.ko.pong [n] gambar atau kartu yg bergambar jantung hitam (kartu Eropa): main -- , main kartu besar
selamba se.lam.ba [kl a] kasar dl tingkah laku dan tutur katanya; tidak tahu sopan santun; kurang ajar
selebaran se.le.bar.an [n] (1) terbitan tidak berjilid (tidak berkulit) yg disebarkan kpd umum, biasanya untuk mempropagandakan sesuatu; (2) lembaran kecil barang cetakan, baik dilipat maupun tidak, untuk memudahkan penyebaran dng tujuan promosi; surat sebaran
semaram se.ma.ram [n] pohon besar yg kayunya baik dibuat papan; Payena obscura [n] ikan laut, Centropagon indicus
sembrono sem.bro.no [a cak] (1) kurang hati-hati; gegabah: kerjakan baik-baik, jangan --; (2) kurang sopan; agak kurang pantas (perbuatannya); berjenaka (tapi kurang sopan); ceroboh: memang ia sangat -- thd wanita; (3) secara sembarangan saja: itulah kalau -- memilih istri
senonoh se.no.noh [a] tidak -- , kurang -- tidak patut atau tidak sopan (tt perkataan, perbuatan, dsb); tidak menentu atau tidak manis dipandang (pakaian dsb): kelakuan yg tidak --; pakaian; tidak --
sepal se.pal [n Bot] daun yg berubah bentuk menjadi kelopak bunga; daun kelopak
seranggung se.rang.gung [v] , ber.se.rang.gung v duduk membungkuk dng siku bertekan pd lutut dan tangan menopang dagu
Serani Se.ra.ni [n] (1) Kristen; (2) ark Indo-Eropa; (3) kl orang Portugis
siar si.ar [v] me.nyi.ar.kan v (1) meratakan ke mana-mana: darah -- sari makanan ke seluruh tubuh; (2) memberitahukan kpd umum (melalui radio, surat kabar, dsb); mengumumkan (berita dsb): ia hendak -- pertunangannya; (3) menyebarkan atau mempropagandakan (pendapat, paham, agama, dsb): siapa yg mula-mula -- ajaran agama Islam di Indonesia?; (4) menerbitkan dan menjual (buku, gambar, foto, dsb): satu-satunya penerbit yg -- foto-foto perang; (5) memancarkan (cahaya, terang, dsb): matahari mulai -- cahayanya; (6) mengirimkan (lagu-lagu, musik, pidato, dsb) melalui radio: sebulan sekali RRI Yogyakarta -- wayang kulit semalam suntuk [v] ber.si.ar v berjalan-jalan: aku membawanya -- ke taman bunga [Mk n] -- bakar perkara pembakaran (rumah dsb) [n] penyambung atau perekat antara batu bata yg satu dng batu bata yg lain lihat daun
sila si.la [v] si.la.kan v sudilah kiranya (kata perintah yg halus): -- duduk [v] duduk dng kaki berlipat dan bersilang: mengorak -- , bangkit dr duduknya [n] (1) aturan yg melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; (2) kelakuan atau perbuatan yg menurut adab (sopan santun); (3) dasar; adab; akhlak; moral: -- dalam Pancasila saling terkait
simbai sim.bai [kl a] baik (sopan) tingkah lakunya; tertib
sinyo si.nyo [n] anak laki-laki yg belum kawin (bangsa Eropa atau peranakan Eropa)
spanduk span.duk [n] kain rentang yg berisi slogan, propaganda, atau berita yg perlu diketahui umum
srigading sri.ga.ding [n] perdu yg batangnya berkayu, berwarna putih kotor dan bercabang amat rapat, bunganya berbentuk malai, tabung kelopaknya berbentuk corong, sedangkan tabung mahkotanya berbentuk silinder warna oranye, buahnya bulat telur terbalik spt jantung, tetapi pipih; Nycanthes orbotristis
standar stan.dar [n] (1) panji-panji; bendera (sbg lambang): -- Kerajaan Inggris; (2) alat penopang yg berkaki (untuk menaruh bendera, menyangga sepeda, penopang alat potret, dsb) [n] ukuran tertentu yg dipakai sbg patokan: petugas dr instansi itu menguraikan -- gedung sekolah yg baik; (2) n ukuran atau tingkat biaya hidup: -- hidup di kota Medan lebih tinggi dp -- hidup di kota Bandung; (3) n Dag sesuatu yg dianggap tetap nilainya sehingga dapat dipakai sbg ukuran nilai (harga): negara-negara tertentu memakai -- emas; (4) a baku: bahasa yg dipakai pd surat kabar tertentu dapat dianggap telah --
stratosfer stra.tos.fer [n] (1) lapisan udara di antara 10- 60 km di atas permukaan bumi; lapisan udara di atas troposfer; (2) daerah atmosfer yg terletak antara tropopause dan stratopause, di dl daerah ini makin ke atas suhunya makin tinggi
sudut mata sudut yg dibentuk oleh pertemuan tepi kelopak mata
sumbang sum.bang [v] (1) bersalah (tt adat) melanggar adat (kebiasaan, kesopanan, dsb); (2) kurang sopan; berdosa; bermukah; berzina: pasangan muda-mudi yg duduk berdekatan dapat dianggap -- pd adat; ia -- dng kawannya, bermukah dng kawannya; (3) salah; keliru: langkah --; (4) tidak sedap didengar atau dilihat: ada suara -- yg mengatakan bahwa kekayaan itu berasal dr usaha yg tidak sah; perbuatan itu benar-benar tampak --; (5) janggal; tidak selaras; sember atau palsu (tt suara, bunyi); curang (tt permainan dsb); tidak seimbang (setara) [v] , -- saran sumbangan berupa saran (nasihat); urun pendapat
sumbang langkah perbuatan yg tidak senonoh; (2) salah (me)langkahnya (dl silat dsb); langkah sumbang sengaja membuat langkah yg salah (dl silat dsb) untuk mengumpan lawan; (2) berbuat yg melanggar adat (kesopanan dsb)
susila su.si.la [a] baik budi bahasanya; beradab; sopan: semua orang akan senang melihat remaja yg -- thd orang tua; (2) n adat istiadat yg baik; sopan santun; kesopanan; keadaban; kesusilaan: orang yg merasa terpelajar sudah seharusnyalah mengenal --; (3) n pengetahuan tt adab: di sekolah dasar anak-anak mulai diajar --
syarahan sya.rah.an [n] ceramah; pidato; penerangan; propaganda
tahu adat sopan; beradab
takung ta.kung [v] ber.ta.kung v (1) mengendap; (2) menggenang: meleleh berderai, turun ~ dl lopak
takzim tak.zim [a] amat hormat dan sopan: sampaikan salam -- kami kpd bapak dan ibumu
tali belati tali buatan Eropa (dibuat dr serat sisal dsb)
tanah ta.nah [n] (1) permukaan bumi atau lapisan bumi yg di atas sekali: hujan membasahi --; (2) keadaan bumi di suatu tempat: -- nya gersang, tidak dapat ditanami; (3) permukaan bumi yg diberi batas: pemerintah menyediakan -- seluas tiga hektar untuk permukiman para transmigran; (4) daratan: penerjun payung itu tewas setelah jatuh terempas di --; (5) permukaan bumi yg terbatas yg ditempati suatu bangsa yg diperintah suatu negara atau menjadi daerah negara; negeri; negara; -- Eropa; -- Melayu [ark n] satuan ukuran panjang yg sama dng depa
tanah dingin [cak] negeri yg berhawa dingin (Eropa)
tarsus tar.sus [n] (1) tulang pangkal kaki; (2) bagian belakang kaki; (3) tulang rawan kelopak mata
tata adab peri sopan santun; basa-basi; tata krama
tata krama adat sopan santun; basa basi
tata susila adat sopan santun; etika
taufan tau.fan [Lihat {topan}]
taut ta.ut [v] ber.ta.ut 1 menutup (berkatup) kembali; menjadi rapat (tt sesuatu yg renggang, bercerai, luka, dsb): luka itu berangsur kering dan ~; (2) berpaut (pd, dng); jalin-menjalin: belukar kecil yg bertemu dan ~ daun dan rantingnya; (3)berpegangan (bergandengan, berjabatan) tangan; (4) tumbuh serta melekat menjadi satu berlekatan (pd, dng): kelopak bunga yg terdiri atas empat atau lima helai itu, ada yg bercerai-berai dan ada pula yg ~; (5) bertemu (spt sungai dng sungai, garis dng garis, dsb): air dan langit keduanya ~ pd satu titik pandang; (6) ki melekat kpd (dl arti ditujukan atau dipusatkan kpd); tertuju kpd; terpusat kpd: matanya ~ pd gadis itu; (7) ki berhubungan (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): pendidikan Pancasila ~ dng pendidikan moral [n] tali yg diberi berkail (untuk menangkap ikan): anak-anak membuat -- untuk memancing ikan
teleku te.le.ku [v] , ber.te.le.ku v bertelekan dng siku: ~ bertopang (bertongkat) dagu, bertongkat ruas, bertelekan dng tangan ditopangkan pd dagu
tembakau deli [cak] daun tembakau yg dikirim ke Eropa untuk dijadikan daun penggulung rokok cerutu
tenggelam teng.ge.lam [v] (1) masuk terbenam ke dl air; (2) karam (tt perahu, kapal): perahu nelayan itu -- setelah diserang topan; (3) terbenam (tt matahari): matahari -- di ufuk barat; (4) ki jatuh ke dl kesengsaraan (kesusahan dsb): hidupnya kini tidak menentu lagi setelah ia -- dl utang-utangnya yg bertumpuk; (5) ki hilang; lenyap: banyak perusahaan kecil yg -- akibat krisis ekonomi; (6) ki asyik: dia sedang -- dl lamunannya, tidak mendengar panggilan temannya; hidupmu jangan kaubawa -- dl penyesalan terus-menerus
tercagak ter.ca.gak [v] (1) tertopang; (2) ki tertegun; berdiri bagaikan tiang (krn tertegun)
tercemplung ter.cem.plung [v cak] (1) tidak sengaja masuk (jatuh) ke dl air (sumur dsb): ember timba itu ~ ke dl sumur; krn lengah sepedanya ~ ke dl selokan; (2) ki terlibat dl suatu perkara (krisis, perdebatan, dsb) tanpa disengaja (disadari): meninggalnya Raja Faisal dapat mengakibatkan organisasi minyak Eropa ~ ke dalam suatu krisis
tergalang ter.ga.lang [v] terganjal, tertopang, dsb [v] tertahan
terkedip ter.ke.dip [v] (1) tergerak (bergerak) membuka menutup berganti-ganti (tt kelopak mata); terkejap: (2) tampak seolah-olah sebentar menyala dan sebentar padam (tt nyala api, dian, lampu, dsb); terkelip
terpancing ter.pan.cing [v] (1) tertangkap dng pancing; kena pancing; terkail: banyak ikan besar ~; (2) ki tertarik hatinya oleh bujukan dsb; terpikat; terjebak: banyak orang ~ oleh propaganda yg muluk-muluk
tersagang ter.sa.gang [v] tertopang; tertunjang: kusen-kusen pintu itu sudah -- sehingga pekerjaan menembok pun dapat segera dimulai
tersengih ter.se.ngih [v] terbuka sedikit (tt mulut, bibir, kelopak mata, dsb)
tertib ter.tib [a] (1) teratur; menurut aturan; rapi: direktur menghendaki agar pengeluaran uang dibukukan secara --; (2) sopan; dng sepatutnya: kaum ibu mendambakan perlakuan yg adil dan -- dr suaminya; (3) aturan; peraturan yg baik
tetes te.tes [n] benda cair (air dsb) yg jatuh menitik krn berat; titik: beberapa -- air matanya menitik dr kedua kelopak matanya; takaran obat itu sekali minum lima -- [n] cairan sisa penghabluran gula; ceng: -- dapat dibuat alkohol
timur Dekat negara-negara Asia yg dekat dng Eropa (spt Turki)
timur Jauh negara-negara Asia yg jauh dr Eropa (spt Cina, Jepang)
tingkrang ting.krang [adv] ber.ting.krang v duduk di atas kursi dsb dng cara yg tidak sopan (dng kedua kaki dinaikkan ke kursi)
tofan to.fan [Lihat {topan}]
tongkat tong.kat [n] sepotong bambu (rotan, kayu, dsb) yg agak panjang (untuk menopang atau pegangan ketika berjalan, menyokong, dsb)
topi to.pi [n] tudung kepala (terutama model Eropa)
truf [n] (1) permainan kartu yg menggunakan kartu Eropa (bridge); (2) jenis kartu yg dimenangkan atas ketiga jenis kartu lainnya dl permainan (bridge); kartu truf; (3) ki bukti (alat dsb) yg andal yg pd saat terakhir akan mengalahkan lawan
tua kejemur [cak] orang tua yg tidak mengenal sopan santun
tunjang tun.jang [v] , me.nun.jang v (1) menopang (menahan dsb) supaya jangan rebah (condong dsb): bambu yg ~ pagar itu sangat kokoh; (2) membantu kelancaran (usaha dsb) dng uang dsb; menyokong: perlu adanya komunikasi sosial dl usaha ~ pembangunan [n] kaki dr lutut ke bawah; tungkai bawah: panjang -- , panjang kaki [v] me.nun.jang v (1) menendang; menerjang; (2) melanggar; menubruk
tupang tu.pang [Lihat {topang}]
udik [n] sungai yg sebelah atas (arah dekat sumber); (daerah) di hulu sungai: perahu yg ke -- harus didayung; (2) n desa; dusun; kampung (lawan kota): setiap Lebaran banyak orang Jakarta pulang ke --; (3) a ki kurang tahu sopan santun; canggung (kaku) tingkah lakunya; bodoh: masih -- benar orang ini
unggah -- ungguh Jw n tata krama; sopan santun
upas [n] (1) racun dr tumbuh-tumbuhan; (2) pohon yg beracun; Antiaris toxicaria [Lihat {opas}]
usia reproduksi masa di antara pubertas dan menopause yg pembuahannya sering kali jadi (positif)
Venus Ve.nus [n] (1) dewi cinta dan kecantikan, lambang daya cipta yg menopang segala kehidupan bagi bangsa Romawi; (2) planet ke-2 dr matahari; bintang barat; bintang fajar; bintang kejora; bintang timur; bintang zohrah
vulgar vul.gar [a] kasar (tt perilaku, perbuatan, dsb); tidak sopan
wambrau wam.brau [n] angin yg kering dan panas (biasanya terjadi di Irian Jaya): angin -- di Eropa disebut angin Fohn
xilem xi.lem [n Bio] jaringan pembuluh kayu, khususnya tumbuhan tinggi, yg merupakan sel penyokong dan pengalir-alir ikatan vaskular; jaringan pembuluh pd tumbuhan tinggi yg terdiri atas trakeid berlignin, unsur pembuluh dan serat yg menghantar air dan garam-garam mineral yg diserap oleh akar ke seluruh bagian, menopang tubuh secara mekanis
Yunani Yu.na.ni [n] (1) negeri dan bangsa di Eropa Selatan; (2) kebudayaan, bahasa, dan huruf ciptaan bangsa itu
zaitun zai.tun [n] (1) tumbuhan perdu, pohonnya berwarna hijau, tumbuh di daerah Laut Tengah, Kalifornia, dipakai sbg bahan penghasil minyak zaitun; Olea europaea; (2) buah zaitun; (3) minyak zaitun
zalir za.lir [n] (1) Fis cairan dan gas fase bahan yg hanya mampu menopang tekanan isotropik seragam tanpa mengalami erotasi atau distorsi; (2) a Kim zat yg dapat mengalir dan mengalah thd setiap gaya yg berusaha mengubah bentuk zat tanpa mengubah volumenya, spt air dan udara; zat alir; fluida
zarafah za.ra.fah [n] binatang pemamah biak, hidup di Afrika, berkaki panjang, kaki depan lebih panjang dp kaki belakang sehingga punggungnya menurun ke belakang, leher sangat panjang, kepalanya dapat mencapai ketinggian 5-6 m dr tanah; jerapah; Giraffa camelopardalis

Jika informasi mengenai "opa" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas