Arti kata/frase "onta" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/onta

Halaman ini menjelaskan kata atau frase onta menurut KBBI Edisi III

onta: on.ta [Lihat {unta}]

Lebih lanjut mengenai onta

onta terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 281 kata terkait yakni sebagai berikut:

onta on.ta [Lihat {unta}]
berbayar kontan ber.ba.yar kontan membayar tunai (tidak mengangsur atau bertangguh); membayar sekaligus (tidak meminjam atau mengangsur)
berkontak ber.kon.tak [v] (1) mengadakan kontak; perhubungan; (2) cak ada arus listriknya (tt pesawat dsb)
berontak be.ron.tak [v] (1) meronta-ronta hendak melepaskan diri: walaupun sudah diikat, kuda itu -- hendak melepaskan diri; (2) cak melawan, tidak mau menurut perintah: adiknya -- , tidak mau disuruh belajar; (3) melawan pemerintah (kekuasaan dsb) secara serentak: suku bangsa itu -- krn merasa diperlakukan tidak adil
curahan frontal cu.rah.an frontal [Met] hujan atau curahan dari awan di sepanjang atau di dekat permukaan
kespontanan ke.spon.tan.an [n] perihal (keadaan) spontan; kesertamertaan
konfrontatif kon.fron.ta.tif [a] bersifat konfrontasi
kursi lontar alat untuk melontarkan penerbang dr dl pesawat udara apabila keadaan memaksa, dng cara ini badan penerbang tidak akan menyentuh bagian pesawat
lontar lon.tar [v] me.lon.tar v melempar [n] (1) pohon palem yg daunnya dapat ditulisi; siwalan; Borassus flabellifer; (2) daun pohon lontar yg digunakan orang untuk menulis cerita dsb; (3) naskah kuno yg tertulis pd daun lontar
lontara lon.ta.ra [n] naskah dr lontar (di Sulawesi Selatan)
lontaran lon.tar.an [n] hasil melontar; lemparan
melontari me.lon.tari [v] melontar berkali-kali ke arah sesuatu; melempari (anjing dsb): ~ anjing
memberontak mem.be.ron.tak [v] berontak
memontang-mantingkan me.mon.tang-man.ting.kan [kl v] (1) mengucar-ngacirkan; menjadikan berceceran (berserakan); menyerak-nyerakkan; (2) menyebabkan lari pontang-panting; menghembalangkan
meronta-ronta me.ron.ta-ron.ta [v] meronta
pelontar pe.lon.tar [n] (1) alat dsb untuk melontar: adikku sedang membuat ~ dr karet yg tebal; (2) sesuatu yg digunakan untuk melontari (spt batu): batu ~ anjing; (3) orang yg melempar (melempari, melemparkan) sesuatu: dialah ~ nya, bukan saya
pelontaran pe.lon.tar.an [n] proses, cara, perbuatan melontar, melontari, atau melontarkan
pemberontak pem.be.ron.tak [n] (1) orang yg melawan atau menentang kekuasaan yg sah; pendurhaka; (2) orang yg sifatnya suka memberontak (melawan)
pemberontakan pem.be.ron.tak.an [n] proses, cara, perbuatan memberontak; penentangan thd kekuasaan yg sah
sepelontar se.pe.lon.tar [n] ukuran jarak sejauh orang melontar
spontanitas spon.ta.ni.tas [n] (1) kesertamertaan; kespontanan; (2) perbuatan yg wajar, bebas dr pengaruh orang lain dan tanpa pamrih
stopkontak stop.kon.tak [n] tempat menghubungkan arus listrik; tempat steker ditusukkan; kotak kontak
transmigrasi spontan transmigrasi atas kemauan dan biaya sendiri: peminat -- spontan ternyata banyak juga
arus horizontal arus air akibat tiupan angin, biasanya sesuai dng bentuk garis pantai dan formasi dasar perairan
belontang be.lon.tang [v] , mem.be.lon.tang v menyangkal berbuat (suatu kesalahan) [n] ikan belodok, Gobius ciridipunctatus
bergontai ber.gon.tai [a] perlahan-lahan dan agak terhuyung-huyung (tt berjalan): si Belang pun meringkik sambil lari ~
berlontaran ber.lon.tar.an [v] berlempar-lemparan; saling melempar
berpontang-panting ber.pon.tang-pan.ting [v] berlari rebah bangun; jatuh terguling-guling
bontak bon.tak [Mk a] gemuk bulat (tt pipi dsb)
diversifikasi horizontal [Tan] usaha untuk mengganti atau mendapatkan hasil pertanian yg bersifat monokultur ke arah pertanian yg bersifat multikultur
frontal fron.tal [a] secara terbuka (berhadap-hadapan): serangan -- itu tidak menguntungkan pihak kita
garis horizontal garis yg mendatar
gerontang ge.ron.tang [Lihat {gerantang}]
gonta-ganti gon.ta-gan.ti [v cak] (1) berganti-ganti: sampo adalah tepat untuk mencuci rambut, tetapi jangan -- merek; (2) sambut- menyambut; beri-memberi: hubungan -- antara pemimpin dan rakyat
gontai gon.tai [a] lambat (dr yg lain); perlahan-lahan dan agak terhuyung-huyung (krn lemah dsb); lembam: dng langkah yg -- krn menahan sakit, ia dipapah oleh juru rawat lalu direbahkan di atas usungan
horizontal ho.ri.zon.tal [a] terletak pd garis atau bidang yg sejajar dng horizon atau garis datar; mendatar
integrasi horizontal pembauran dng pihak atau badan yg sederajat
jual sontak [Man] menjual suatu barang dng berkunjung ke rumah calon pembeli secara mendadak tanpa janji untuk menawarkan sebelumnya
kelontang ke.lon.tang [n] (1) tiruan bunyi kaleng dipukul; (2) alat yg mengeluarkan bunyi spt kaleng dipukul atau digerak-gerakkan, dipakai untuk mengusir burung dsb
kelontang-kelantung ke.lon.tang-ke.lan.tung [v] hanya berjalan ke sana sini saja krn tidak punya mata pencaharian; luntang-lantung: pemuda yg pernah enam bulan duduk di bangku kuliah itu, sekarang menganggur dan --
kering kerontang kering sekali (tt air di sungai, sawah, dsb)
kerontang ke.ron.tang lihat kering
konfrontasi kon.fron.ta.si [n] (1) perihal berhadap-hadapan langsung (antara saksi dan terdakwa dsb); (2) permusuhan; pertentangan: -- antara blok Barat dan blok Timur masih terus berlanjut; (3) Pol cara menentang musuh atau kesulitan dng berhadapan langsung dan terang-terangan
kontak kon.tak [n] hubungan satu dng yg lain: sejak berpisah kami kehilangan -- satu sama lain; (2) n cak sambungan arus listrik: walaupun kabelnya dipasang, jika belum ada -- nya, lampu listrik itu belum juga bisa menyala; (3) v cak bertemu (dng); tembak-menembak: patroli kita -- dng musuh di dekat pelabuhan
kontak bahasa [Ling] saling mempengaruhi antara pelbagai bahasa krn para penuturnya sering bertemu
kontak dagang hubungan dagang: -- dagang antara para pengusaha kedua negara itu dilakukan lewat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) masing-masing
kontak fatis [Ling] hubungan antara pembicara dan kawan bicara yg berlangsung sangat singkat yg dinyatakan dng perbuatan atau ungkapan yg tidak berisi informasi mendalam
kontak kebudayaan [Antr] proses persatuan antara kebudayaan yg berbeda krn individu yg mengembannya saling berinteraksi
kontak senjata tembak-menembak
kontak sosial hubungan antara satu pihak dan pihak lain yg merupakan awal terjadinya interaksi sosial
kontal-kantil kon.tal-kan.til [Jw v] (1) tergantung berayun-ayun (terutama tt benda yg bulat bertali atau bertangkai pendek); (2) ki pergi seorang diri
kontaminasi kon.ta.mi.na.si [n] (1) pengotoran; pencemaran (khususnya krn kemasukan unsur luar); (2) Ling penggabungan beberapa bentuk (kata, frasa, dsb) yg menimbulkan bentuk baru yg tidak lazim
kontan kon.tan [a] (1) tunai (tt pembayaran): membayar --; (2) cak pd ketika itu juga; langsung sekaligus: begitu musuhnya datang, -- diusirnya
kontang-kanting kon.tang-kan.ting [v] terayun-ayun (terutama barang yg bertali bertangkai panjang)
kotak kontak [El] suatu titik pd instalasi listrik dl gedung yg menjadi tempat pengambilan arus
kunci kontak kunci untuk menghidupkan mesin mobil dsb
lensa kontak [Fis] lensa tipis yg dirancang secara khusus agar dapat melekat pd kornea mata
lontai lon.tai [ark v] me.lon.tai v berkeluk (tt garis dsb); melentuk: liku-liku garis ~ dl seni lukis dan seni pahat
lontang-lanting lon.tang-lan.ting [v] (1) terayun-ayun ke sana-sini; (2) luntang-lantung
lontang-lantung lon.tang-lan.tung [v] pergi ke sana kemari tanpa tujuan tertentu
melontarkan me.lon.tar.kan [v] (1) melemparkan: ~ bola; (2) melepaskan (kritik, tuduhan, dsb): ~ kritik; (3) memberikan (senyuman, ciuman, pandangan) dr jauh: sambil meninggalkan stadion, pemain itu tidak lupa ~ senyuman kpd publiknya
mempergontai mem.per.gon.tai [v] memperlambat (tt berjalan)
menggontai meng.gon.tai [v] melakukan sesuatu (berjalan, bekerja, dsb) lambat-lambat
mengontak me.ngon.tak [v] menghubungi pihak lain: ~ polisi
mengontaminasi me.ngon.ta.mi.na.si [v] mencemarkan (krn kemasukan unsur lain): kenaikan permukaan laut akan ~ air tawar bersih
mengontan me.ngon.tan [v] (1) membayar dng tunai; (2) cak menjawab (membalas dsb) seketika itu juga
mobilitas horizontal mobilitas geografis
montase mon.ta.se [n] (1) komposisi gambar yg dihasilkan dr pencampuran unsur beberapa sumber; (2) karya sastra, musik, atau seni yg terjadi dr bermacam-macam unsur; (3) gambar berurutan yg dihasilkan dl film untuk melukiskan gagasan yg berkaitan; (4) pemilihan dan pengaturan pemandangan untuk pembuatan film
pontang-panting pon.tang-pan.ting [kl adv] berceceran (berserakan, terserak-serak) di mana-mana; kucar-kacir; (2) v berlari lintang pukang; (3) v bangun tergesa-gesa; rebah bangun
ronta ron.ta, me.ron.ta [v] bergerak sekuat-kuatnya hendak melepaskan diri (dr pegangan, ikatan, dsb): meskipun telah diikat tangannya, masih juga ~ hendak lepas; pikirannya (hatinya) ~ , selalu gelisah
salin horizontal salinan sebuah naskah yg dibuat krn penyalin ingin memiliki kopi naskah tsb
senapan lontak senapan yg pelurunya diisi dr mulutnya, kemudian dijejalkan (senapan kuno)
sontak son.tak [a] sompek; sumbing [adv] mendadak -- (dng) sekonyong-konyong; (dng) tiba-tiba
spontan spon.tan [a] (1) serta merta, tanpa dipikir, atau tanpa direncanakan lebih dulu; melakukan sesuatu krn dorongan hati, tidak krn anjuran dsb: penduduk setempat memberikan bantuannya secara -- kpd para korban kecelakaan; surat-surat kabar telah memberikan reaksi -- thd kejadian tsb; (2) wajar; bebas pengaruh; tanpa pamrih: lukisan adik yg lugu dan -- telah menimbulkan keharuan di sana-sini
tergontai-gontai ter.gon.tai-gon.tai [v] perlahan-lahan dan agak terhuyung- huyung (tt berjalan)
terkontaminasi ter.kon.ta.mi.na.si [v] terkena kotoran; tercemar: air tanah ini sudah ~ dng limbah pabrik
terpontang-panting ter.pon.tang-pan.ting [v] berlari lintang pukang (cepat-cepat, tunggang-langgang, terbirit-birit, jatuh bangun, dsb) krn ketakutan dsb
truk kontainer truk peti kemas
tusuk kontak alat listrik untuk dimasukkan ke dl kotak-kotak guna menutup atau membuka rangkaian listrik
uang kontan uang tunai
-er- [infiks pembentuk nomina] (1) alat: seruling; (2) yg memiliki, mengandung, atau bersifat: gerigi [infiks pembentuk verba] berulang (terus-menerus): geresek; seruak; seruduk; (2) infiks pembentuk adjektiva mengandung (bersifat): kerontang
adveksi ad.vek.si [n] gerakan massa udara secara horizontal yg mengakibatkan perubahan unsur fisik udara (spt suhu)
agitasi agi.ta.si [n] (1) hasutan kpd orang banyak (untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dsb), biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik; (2) pidato yg berapi-api untuk mempengaruhi massa
alat listrik [Tek] perlengkapan pemasangan (instalasi) listrik (spt kabel, sakelar, stopkontak, sekring, transformator)
ali-ali [n] pengumban tali; tali pelontar batu
amatan amat.an [n Mil] hasil mengamati (mendengarkan, mewawancarai, ataupun mengadakan percobaan) yg berupa kumpulan keterangan untuk satu tujuan melalui kontak langsung dng orang atau objek yg diteliti
ambil langkah seribu [ki] lari pontang-panting
ancam an.cam [v] meng.an.cam v (1) menyatakan maksud (niat, rencana) untuk melakukan sesuatu yg merugikan, menyulitkan, menyusahkan, atau mencelakakan pihak lain: kaum buruh ~ akan melakukan pemogokan; pembajak kapal terbang itu ~ akan membunuh para sandera; (2) memberi pertanda atau peringatan mengenai kemungkinan malapetaka yg bakal terjadi: dukungan negara lain thd kaum pemberontak di sini dapat ~ hubungan diplomatik antara kedua negara; (3) diperkirakan akan menimpa: penyakit pes sudah ~ daerah itu
arkitraf ar.kit.raf [n] (1) kerangka tercetak dr kusen pintu dan jendela; (2) balok horizontal utama yg langsung disangga tiang-tiang
artileri ar.ti.le.ri [n] (1) Mil senjata untuk melontarkan proyektil; (2) pa-sukan tentara yg bersenjata berat; (3) ilmu tt mempergunakan senjata
awan rotor awan berbentuk gulungan, yg sering terjadi di bagian atas pusaran tetap yg berputar thd sumbu horizontal, biasanya terjadi di belakang gunung atau di lingkaran pegunungan
ayunan ayun.an [n] (1) perkakas yg bergantung untuk menidurkan anak, terbuat dr rotan, kain panjang, dsb; buaian: ibu menidurkan adik di ~; (2) mainan untuk berayun-ayun: di taman itu disediakan berbagai ~ untuk anak-anak; (3) bandul (buaian pd lonceng): lonceng dinding itu tidak memakai ~; (4) gerakan mengayun: elok benar ~ lenggangnya; (5) tali untuk melontarkan batu; pengumban: diambilnya batu lalu dilontarkannya dng ~; (6) hasil mengayun; (7) Fis satu periode lengkap dl gerakan berkala, msl dl gerak bandul, gerakan dr suatu titik asal itu lagi dng arah gerak yg sama
balela ba.le.la [v] membangkang; menentang (perintah); memberontak
berbayar tunai ber.ba.yar tunai membayar kontan (tidak mengangsur atau bertangguh)
bersentuhan ber.sen.tuh.an [v] (1) bersinggungan sedikit; bersenggolan: kulitku gatal rasanya -- dng baju bulu ini; (2) kontak (berkaitan) dng: apabila kedua kawat itu -- timbullah percikan api; (3) ki ada sangkut pautnya (dng): usul yg diajukannya tidak -- sedikit pun dng masalah yg sedang dibicarakan
bludrek blud.rek [n cak] (1) tekanan darah; (2) tekanan darah tinggi yg menyebabkan orang merasa pusing yg berat: krn makan daging kambing, kontan -- nya kambuh
buku biru buku yg memuat nama-nama orang terkemuka; (2) buku yg memuat saran, pertimbangan, dan usulan tt suatu masalah: laporan berbentuk -- biru itu menyatakan bahwa roket pelambung harus diuji coba dl kedudukan horizontal; (3) buku laporan pemerintah
bunga manila tanaman hias; rebusan akarnya dapat digunakan sbg obat menceret; Tebernaemontana diviricata
cegar ce.gar [n] aliran air yg deras di sungai (yg dasarnya dr batu-batu terhampar); serasah; riam kecil [a] sehat kembali sesudah sakit; segar: kini terasa badanku mulai -- [n] jenis burung, Enicurus leschenaulti frontalis
cekaman ce.kam.an [n] (1) pegangan atau genggaman dng cakar (kuku) atau tangan; cengkeraman; cengkaman: ayam itu meronta-ronta, berusaha melepaskan diri dr ~ elang; (2) ki genggaman (kekuasaan, tekanan): mereka terpaksa meninggalkan kampung halamannya krn ~ keganasan gerombolan; ia dapat melepaskan diri dr ~ maut
celetuk ce.le.tuk [n] , men.ce.le.tuk v cak berujar secara spontan; menyela: dia ~ saat ketua rapat memberi laporan
cunam hidup alat yg berbentuk spt catut untuk menjepit hidung sapi atau kerbau agar mudah dikendalikan dan tidak berontak jika dipegang atau diperiksa untuk diobati
dadak da.dak, men.da.dak [adv] tanpa diduga (diketahui, diperkirakan) sebelumnya; sekonyong-konyong; tiba-tiba: banyak orang mati ~ krn serangan jantung; kaum gerilya sering mengadakan serangan ~ pd malam hari; ~ sontak sangat tiba-tiba: ia ~ sontak menjadi kaya krn menang lotre
dalang da.lang [n] (1) orang yg memainkan wayang: -- wayang kulit; -- wayang golek; (2) ki orang yg mengatur (merencanakan, memimpin) suatu gerakan dng sembunyi-sembunyi: -- gerakan pemberontakan itu telah tertangkap
daya angkut kemampuan mengangkut muatan atau penumpang; -- antisipasi kemampuan untuk mengetahui sebelumnya (tt apa yg mungkin akan terjadi atau akan dihadapi): pertahanan yg ketat di garis belakang benar-benar menuntut -- antisipasi dan refleks yg spontan dr para pemain bola; -- baca ki Olr kemampuan membaca (memperkirakan langkah atau tindakan yg akan dilakukan orang lain dsb): dl bertahan, kesebelasan itu mempunyai pemain tengah yg defensif, -- bacanya jitu sekali sehingga dng mudah ia memotong bola yg diumpan lawan
demonopolisasi de.mo.no.po.li.sa.si [n] usaha penghapusan monopoli: dia melontarkan ide -- dl RUU Migas
dialog batin [Sas] kata-kata yg diucapkan oleh pemain untuk mengungkapkan pikiran atau perasaannya tanpa ditujukan kpd pemain lain; -- horizontal dialog yg dilakukan oleh seseorang (lembaga, golongan, dsb) yg kedudukan atau pengetahuannya sama atau seimbang, spt antara mahasiswa dan mahasiswa, antara guru dan guru: -- horizontal sesama mahasiswa diperlukan saat ini untuk menyamakan visi dan misi
disintegrasi dis.in.teg.ra.si [n] (1) keadaan tidak bersatu padu; keadaan terpecah belah; hilangnya keutuhan atau persatuan; perpecahan; (2) Fis sebarang transformasi, baik spontan maupun terimbas oleh radiasi, yg dibarengi dng pemancuran zarah atau foton
filibuster fi.li.bus.ter [n Pol] taktik menguasai sidang melalui pidato-pidato yg berkepanjangan dan tidak habis-habisnya dng tujuan menggagalkan penetapan suatu undang-undang oleh lembaga legislatif atau juga untuk memaksa diterimanya suatu pandangan tertentu dr si pembicara; (2) v melakukan serangan atau pemberontakan di luar negeri
forman for.man [n Ling] garis horizontal yg tergambar pd spektogram yg ditimbulkan oleh penguatan suara dr pelbagai rongga dl mulut dan tenggorok
frambusia fram.bu.sia [n] penyakit kulit yg disebabkan oleh bakteri yg penularannya melalui kontak langsung; patek; puru
fungsi fatis [Ling] penggunaan bahasa untuk mengadakan atau memelihara kontak antara pembicara dan pendengar
garis Garis Besar Haluan Negara pola umum pembangunan nasional yg ditetapkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat setiap lima tahun sekali; -- gawang Olr garis horizontal lapangan bola tempat tiang gawang dipancangkan: bola itu sudah melewati -- gawang sehingga terjadi tendangan gawang
garis tegak lurus garis tegak; garis cacak; -- tengah Olr (1) garis horizontal lapangan bola tepat di tengah-tengah, yg membagi lapangan menjadi dua bagian: tendangan itu melewati -- tengah dan masuk ke daerah pertahanan lawan; (2) garis yg membagi lingkaran menjadi dua bagian yg sama besar melalui titik pusat
gebu ge.bu [v] , meng.ge.bu v (1) sangat bersemangat; berkobar-kobar (tt semangat dsb): kedua kesebelasan bergerak dng dukungan semangat yg ~; (2) bekerja dsb dng sekeras-kerasnya (dng maksud cepat selesai); (3) ki timbul (pemberontakan dsb)
gejolak ge.jo.lak [n] (1) luapan (bualan) air spt pd waktu mendidih; (2) nyala api yg berkobar-kobar; (3) ki gerakan (pemberontakan dsb); huru-hara
gelagah ge.la.gah [n] rumput yg tingginya dapat mencapai 2 m, batangnya beruas-ruas; Sacharum spontaneum
gelalar ge.la.lar [v] , meng.ge.la.lar v meronta-ronta hendak melepaskan diri
geletik ge.le.tik [v] , meng.ge.le.tik v (1) bergerak-gerak spt menggelepar; meronta-ronta; geliang-geliut (spt ulat) dsb; (2) berdebar-debar (tt hati); (3) berbunyi "tik-tik" (spt detak arloji)
gelitar ge.li.tar , meng.ge.li.tar v meronta-ronta; menggelodar: orang yg sakit saraf itu ~ hendak melepaskan diri dr pegangan para perawat
gelodar ge.lo.dar , meng.ge.lo.dar v meronta-ronta (hendak melepaskan diri): ayam itu ~ hendak melepaskan diri dr ikatannya [a] keruh berlumpur (tt air)
gelora ge.lo.ra [n] (1) gerakan gelombang yg hebat spt dikarau; banjir besar: perahu kami pecah dipontang-pantingkan --; (2) hujan dan badai: pd musim -- pelayaran sangat berbahaya; (3) ki perasaan yg seakan-akan bergolak hebat: tenanglah jangan kauturutkan -- hatimu; (4) ki gejolak: tidak seorang pun yg dapat menentang -- semangat pemuda memberantas pemberontakan itu
genjot gen.jot [v] , meng.gen.jot v (1) mengayuh (tt sepeda, becak, dsb); (2) menginjak (pedal mesin jahit kaki); (3) ki menyerang dng hebat: pasukan keamanan ~ sisa-sisa pemberontak; (4) memukul atau menendang (dng ayunan badan): ia ~ lawannya hingga jatuh tersungkur; (5) ki mengintensifkan (mengaktifkan) agar lebih tinggi hasilnya; mempertinggi (memperkeras, mempercepat) produksi dsb: para produsen berlomba-lomba ~ produksinya
hablun hab.lun [Ar n] (1) tali; (2) hubungan; -- minallah Isl hubungan antara manusia dan Allah; hubung-an vertikal manusia dng Allah: untuk menjaga -- minallah, umat Islam diwajibkan mendirikan salat lima waktu; -- minannas Isl hubungan sesama manusia; hubungan horizontal antara manusia dan manusia: dl rangka meme-lihara -- minannas perlu ditingkatkan persaudaraan
hasut ha.sut [v] meng.ha.sut v (1) membangkitkan hati orang supaya marah (melawan, memberontak, dsb): ia ditangkap polisi krn ~ rakyat; (2) menggalakkan (anjing): mudah sekali ~ anjing itu
helikopter he.li.kop.ter [n] pesawat udara dng baling-baling besar di atas yg berputar horizontal lalu mempercepat massa udara ke arah bawah, dan dng demikian memperoleh reaksi berupa gaya angkat
hembalang hem.ba.lang , ber.hem.ba.lang v berguling-guling; pontang-panting (tt lari) [v] meng.hem.ba.lang v mengumbar; melempar
hubungan hu.bung.an [n] (1) keadaan berhubungan: ~ yg harmonis antara suami istri perlu dibina; (2) kontak: untuk membeli barang itu dng harga yg lebih murah sebaiknya kita mengadakan ~ langsung dng produsen; (3) sangkut-paut: jabatan yg dipegangnya itu tidak ada ~ nya dng keahliannya; (4) ikatan; pertalian (keluarga, persahabatan, dsb): antara mereka masih ada ~ keluarga; ~ persahabatan antara bangsa-bangsa Asia Tenggara
hubungan seks hu.bung.an seks kontak jasmaniah antarmanusia untuk kenikmatan
insinuatif in.si.nu.a.tif [a] bersifat menyindir; bersifat memberi tuduhan secara tidak langsung: berita radio itu telah dinilai sbg -- dan konfrontatif
insubordinasi in.sub.or.di.na.si [n] (1) perlawanan atau pemberontakan thd atasan dl hubungan dinas, msl awak kapal melawan nakho-da; (2) keadaan membangkang atau tidak tunduk pd perintah; (3) Pol pembangkangan; pendurhakaan; ketidaktaatan; ke-tidakpatuhan
jaipong ja.i.pong [n] tarian khas Sunda kreasi baru yg gerakannya sangat dinamis, spontan, penuh improvisasi, dan mudah diterima masyarakat dr segala lapisan; jaipongan
jempalit jem.pa.lit , ber.jem.pa.lit.an v (1) berjungkir balik; berguling berbalik-balik; (2) pontang-panting; (3) tunggang-langgang
jepret jep.ret [v] , men.jep.ret v (1) melontarkan kerikil dsb dng pelanting karet; (2) cak memotret: ia berhasil ~ peristiwa yg penting itu dng baik
jual dadak jual sontak
jual gadai menjual (tanah dsb) dng pembayaran kontan dng syarat bahwa setelah jangka waktu tertentu pemilik (penjual) berhak membelinya kembali
jual lepas menjual (tanah) secara kontan tanpa syarat apa pun
jual tahunan baluran penjualan tanah secara kontan dng perjanjian bahwa sesudah panennya dipetik oleh pembeli dl jangka waktu tertentu, tanah itu dikembalikan lagi kpd pemiliknya (penjual)
kabut adveksi titik-titik air yg terbentuk krn gerakan udara horizontal di atas permukaan bumi yg dingin
kaki langit batas pandangan secara horizontal yg seolah-olah langit bagian bawah berbatas dng permukaan bumi (laut); horizon; cakrawala
kantil kan.til [Lihat {kontal-kantil}] [n] bunga cempaka putih, Michelia alba
kaotis ka.o.tis [a] bersifat kaos; dl keadaan kaos: negeri itu akan -- jika para pemberontak tidak segera ditangkap
kartu kredit kartu kecil yg dikeluarkan oleh bank yg menjamin pemegangnya untuk dapat berbelanja tanpa membayar kontan dan pengeluaran belanja itu akan diperhitungkan dl rekening pemilik kartu di bank tsb
katapel ka.ta.pel [n] mainan anak-anak, gagangnya dibuat dr dahan bercabang dua yg pd kedua ujungnya diikatkan tali karet, dan kedua ujung tali karet lainnya diikatkan pd kulit selebar 3-4 cm, gunanya untuk melontarkan batu kecil
kebencian ke.ben.ci.an [n] (1) perasaan benci; sifat-sifat benci: motif pemberontakan itu ialah -- thd kaum penjajah; (2) sesuatu yg dibenci: judi merupakan -- orang dl kampung itu
kembang susu tumbuhan yg elok bunganya; Tabernaemontana divaricata
keraman ke.ra.man [Jw n] pendurhakaan; pemberontakan
keropak ke.ro.pak [n] (1) daun lontar bertulis (naskah kuno di Jawa dan Bali); (2) surat (naskah) kuno yg tertulis pd lontar, terdapat di Jawa dan Bali
kes [a cak] tunai; kontan
kesertamertaan ke.ser.ta.mer.ta.an [n] kespontanan; spontanitas
ketok kadal permainan anak-anak yg menggunakan dua bilah bambu yg panjangnya tidak sama, bilah yg panjang untuk memukul atau melontarkan bilah yg pendek
kobar ko.bar [v] ber.ko.bar v (1) menyala besar: api mulai ~ dr arah hutan alang-alang; (2) ki berkecamuk (tt perang, pemberontakan, dsb): perang kembali ~ di Beirut; (3) ki bertambah besar atau menjadi-jadi (tt kemarahan dsb): krn mendengar berita itu, kemarahannya semakin ~
komunikasi ko.mu.ni.ka.si [n] (1) pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yg dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak; (2) perhubungan
konfigurasi kon.fi.gu.ra.si [n] (1) bentuk; wujud (untuk menggambarkan orang atau benda): ribuan pelajar SLTP di stadion Utama Senayan membentuk -- kata ASEAN; (2) Geo bentuk horizontal dan vertikal bagian bumi; (3) Kim kedudukan atom yg satu thd atom yg lain dl molekul
konfrontir kon.fron.tir [Lihat {konfrontasi}]
kreol kre.ol [n Ling] (1) alat komunikasi sosial dl kontak yg singkat (msl dl perdagangan); (2) ragam pijin yg sudah mempunyai penutur asli
krisis kri.sis [a] (1) keadaan yg berbahaya (dl menderita sakit); parah sekali; (2) keadaan yg genting; kemelut; (3) keadaan suram (tt ekonomi, moral, dsb); (4) Sas saat yg menentukan di dl cerita atau drama ketika situasi menjadi berbahaya dan keputusan harus diambil; (5) Pol konfrontasi yg intensif dan dahsyat yg terjadi dl waktu singkat dan merupakan ganti peperangan dl era nuklir
langkah lang.kah [n] (1) gerakan kaki (ke depan, ke belakang, ke kiri, ke kanan) waktu berjalan: dia masuk dng -- gontai; (2) jarak antara kedua kaki waktu melangkah ke muka (waktu berjalan): jalannya cepat dan -- nya panjang-panjang; (3) sikap; tindak-tanduk; perbuatan: kita harus mengambil -- tegas dl menghadapi masalah ini; (4) tahap; bagian: marilah kita telusuri -- demi -- cara berjualan jeruk
lari la.ri , la.ri-la.ri n rumput yg tingginya mencapai 90 cm, akarnya sangat kuat; Spinifex squarrosus [v] melangkah dng kecepaatn tinggi: setelah ketahuan, pencuri itu -- pontang-panting; (2) v hilang; lenyap: -- semangatnya ; (3) v pergi (keluar) tidak dng cara sah (baik-baik); kabur: banyak tahanan yg -- dr penjara; (4) v pergi (berpindah) untuk menyelamatkan diri: krn takut ditangkap, pencuri itu -- ke luar kota; (5) n arah; tujuan: polisi membuntuti ke mana -- nya penjahat itu; (6) n cak panjang suatu bidang: ruang itu -- nya empat meter; (7) v bergeser: pasangan ubinnya -- 1 cm
lempar martil lontar martil
lensa tempel [Fis] lensa kontak
lereng kritis sudut antara garis horizontal (mendatar) dan lereng maksimum suatu tanah krn proses alami (dl tanah); (2) lereng yg akan memelihara keseragaman aliran pd kedalaman kritis di suatu saluran (dl hidrolika)
lindis lin.dis [v] me.lin.dis v (1) menindih dng benda yg berat (hingga hancur, lumat, rata); menggiling; menggilas; (2) menindas; menghancurkan (pemberontakan, gerakan, dsb)
lintang pukang lintang kedak; (2) tunggang langgang; pontang-panting (ketika berlari)
main mata mengerling-ngerlingkan mata; (2) memberi isyarat dng mata; (3) ki mengadakan kontak dng pihak lain untuk tujuan yg menguntungkan pihak tertentu: terdakwa itu -- mata dng hakim
mapan ma.pan [a] mantap (baik, tidak goyah, stabil) kedudukannya (kehidupannya): dia yg dulu lontang-lantung, kini hidupnya telah --
marsaoleh mar.sa.o.leh [n] sebutan bagi kepala masyarakat hukum adat di Gorontalo
maskawin mas.ka.win [n] pemberian pihak pengantin laki-laki (msl emas, barang, kitab suci) kpd pengantin perempuan pd waktu akad nikah, dapat diberikan secara kontan ataupun secara utang; mahar
melempar me.lem.par [v] (1) membuang jauh-jauh; (2) melontari (dng): anak itu ~ rumah dng batu
melemparkan me.lem.par.kan [v] (1) membuang jauh-jauh; melontarkan; melantingkan: ia ~ buah itu ke tengah kolam; (2) melepaskan (tuduhan, kritik, dsb): ia pernah ~ kritik thd tindakan pengurus; ia selalu ~ tuduhan yg bukan-bukan
melintangkan me.lin.tang.kan [v] meletakkan (menaruh, memasang, dsb) melintang: kaum pemberontak ~ barikade di jalan yg menuju ke markas mereka
melumpuhkan me.lum.puh.kan [v] menyebabkan lumpuh (tidak bertenaga lagi, tidak dapat berjalan atau berfungsi lagi, dsb): pemberontakan itu telah ~ roda pemerintahan
memadamkan me.ma.dam.kan [v] (1) mematikan (api, lampu, dsb); (2) meredakan (kemarahan); menenangkan (hawa nafsu, cinta berahi, dsb); (3) menumpas; membasmi (pemberontakan); (4) menghilangkan (haus)
membantahi mem.ban.tahi [v] membantah berkali-kali: terdakwa -- semua tuduhan yg dilontarkan kepadanya
membebaskan mem.be.bas.kan [v] (1) melepaskan dr (ikatan, tuntutan, tekanan, hukuman, kekuasaan, dsb): pasukan bergerak untuk -- kota itu dr tangan pemberontak; petani kecil itu memikirkan suatu cara -- diri dr cengkeraman pemilik sawah yg disewanya; (2) memberi keleluasaan untuk bergerak (berkata, berbuat, dsb): negara demokrasi -- pers untuk menuliskan berita dan pendapat; (3) melepaskan dr (kekuasaan, asing); memerdekakan: bangsa itu sedang berjuang -- negaranya dr penjajahan; (4) memberhentikan (dr tugas dan jabatan): krn membuat kesalahan, direktur perusahaan telah -- sekretarisnya dr semua tugasnya
membobol mem.bo.bol [v] (1) menjebol atau merusak (tt bendungan): kelompok pemberontak telah -- tanggul yg mengakibatkan banjir; (2) menembus (pertahanan musuh); (3) merusak dng kekerasan; membongkar dng paksa: massa yg marah -- tiga lapis pintu tahanan; (4) mencuri uang (mengorupsi) dng tipu daya (menipu pegawai atau pengawas, mempermainkan komputer, dsb)
mempersenjatai mem.per.sen.ja.tai [v] melengkapi dng senjata; memberi senjata: pemberontak telah -- rakyat untuk melawan pemerintah
mempertemukan mem.per.te.mu.kan [v] (1) membawa (menjadikan dsb) supaya bertemu: dia ~ temannya yg akan melamar pekerjaan itu dng atasannya; (2) mengemukakan; memperhadapkan; (3) memperhubungkan; mengontakkan: melalui Titian Muhibah di radio, pembawa acara ~ dua saudara yg sudah puluhan tahun berpisah; (4) menyatukan kembali: Pemerintah berusaha ~ dua keluarga yg sudah terpisah lama; (5) mengawinkan (mempersuamikan, memperistrikan): ayahnya ~ anaknya dng keponakannya
menanam me.na.nam [v] (1) menaruh (bibit, benih, setek, dsb) di dl tanah supaya tumbuh: ~ pohon buah-buahan; (2) menaruh di dl tanah yg dilubangi, lalu ditimbuni dng tanah; memendam; menguburkan (mayat, bangkai): ia harta bendanya di kolong tempat tidur; ia ~ bangkai kucing di pekarangan; (3) menaburkan (paham, ajaran, dsb); memasukkan, membangkitkan, atau memelihara (perasaan, cinta kasih, semangat, dsb): perguruan Taman Siswa ~ semangat kebangsaan pd para siswa; (4) menyertakan (modal, uang, dsb) ke dl perusahaan dsb: banyak pengusaha asing ingin ~ modal di Indonesia; (5) menegakkan (kekuasaan); menempatkan (pengaruh, kepentingan, dsb): ia hendak ~ pengaruhnya kpd orang itu melalui orang lain; (6) mempertumbuhkan atau membiakkan (benih penyakit dsb): dokter hewan ~ benih penyakit cacar pd tubuh kuda; (7) mengandung (niat dsb): ia ~ niat untuk berontak; (8) mengangkat atau menempatkan (wakil, tenaga, agen, dsb): gerakan separatis itu ~ agen-agennya di seluruh negara
mencairkan men.ca.ir.kan [v] (1) menjadikan cair; mengencerkan; (2) ki memulihkan (tt hubungan persahabatan): negara itu tidak akan segera ~ hubungan dng negara yg pernah berkonfrontasi dengannya; (3) ki menjadikan kenyataan (spt menguangkan dana); merealisasikan: tanpa tanda tangan ketua, ia tidak dapat ~ dana tsb; (4) ki memperbolehkan diambil kembali (simpanan uang di bank): pihak bank sudah setuju untuk ~ simpanan itu
mencetuskan men.ce.tus.kan [v] (1) menerbitkan bunga api; menyalakan; (2) ki menimbulkan suatu keadaan (peristiwa dsb yg bersifat keras) dng sekonyong-konyong: ~ pemberontakan; ~ revolusi; (3) ki melahirkan (perasaan, gagasan, dsb): ia ~ gagasannya di dl rapat itu
mencium men.ci.um [v] (1) menangkap bau dng hidung; membau: ~ bau bangkai dl onggokan sampah; (2) menghirup sesuatu dng hidung untuk mengetahui baunya: ada binatang yg selalu ~ apa yg akan dimakannya; (3) melekatkan hidung pd sesuatu (spt pipi, tangan, kening) serta menghirupnya: ia pun berlutut sambil ~ tangan orang tuanya; (4) ki mendapat endusan (kabar, keterangan, dsb); mengetahui (gelagat dsb): ~ adanya pemberontakan; (5) ki mencari keterangan dsb; mengusut; (6) cak menabrak; membentur; menubruk: mobil itu ~ gerobak
mendatar men.da.tar [v] (1) bersifat datar (tidak turun naik dsb): melalui jalan yg ~; (2) sejalan dng kaki langit; horizontal: garis ~
mendestabilisasi men.de.sta.bi.li.sa.si [v] menjadikan tidak stabil (mantap): tujuan gerakan para pemberontak ialah mencoba ~ pemerintahan yg baru
mendesuskan men.de.sus.kan [v] membisikkan; melontarkan bisikan
mendurhaka men.dur.ha.ka [v] (1) menentang (membangkang) perintah (Tuhan, orang tua, dsb); (2) melawan kekuasaan yg sah (negara dsb); berontak: komplotan yg ~ itu telah berhasil digulung oleh alat keamanan negara
mengagitasi meng.a.gi.ta.si [v] menghasut orang banyak untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dsb biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik, ormas, dsb
mengali-ali meng.a.li-a.li [v] membuang ali-ali; melontar(i) dng ali-ali; membandring: ia ~ layang-layang yg mendekat kepadanya
mengepung me.nge.pung [v] mengelilingi sesuatu sehingga yg dikelilingi atau yg ada di dalamnya tidak dapat meloloskan diri: penduduk kampung ~ pencuri itu; pasukan pemberontak telah ~ kota
menghujani meng.hu.jani [v] (1) melepas (peluru, panah, pukulan, dsb) banyak-banyak: ia ~ lawannya dng pukulan-pukulan telak; (2) melontarkan (pernyataan, tuduhan, dsb) banyak-banyak: jaksa ~ terdakwa dng tuduhan-tuduhan; (3) menjatuhkan hujan buatan pd
menginfus meng.in.fus [v] memberikan cairan berisi vitamin dan mineral melalui botol ke pembuluh darah: suster mencoba -- pasien itu, tetapi pasien itu mengamuk dan meronta-ronta
menimpuki me.nim.puki [v] melempari; melontari: ia ~ anjing itu dng batu
menumbangkan me.num.bang.kan [v] (1) merobohkan (pohon yg besar); (2) ki menjatuhkan (meruntuhkan) kekuasaan, negara, dsb; mengalahkan: pemberontakan itu bermaksud untuk ~ kekuasaan monarki di negeri itu; prestasinya itu sekaligus ~ rekor sebelumnya
menumpas me.num.pas [v] membinasakan sama sekali; memusnahkan: keadaan telah kembali normal setelah pasukan pemerintah berhasil ~ kaum pemberontak
menunaikan me.nu.nai.kan [v] (1) membayar tunai; mengontan: ia tidak sanggup ~ nya sekarang sebab tidak cukup uangnya; (2) membayar (kaul, nadar); mengamalkan (perintah, ajaran, dsb); melakukan atau melaksanakan (tugas, ikrar, janji, dsb): ia ~ ajaran (perintah, pesan, dsb), mengamalkan ajaran (perintah, pesan, dsb); mereka ~ rukun Islam yg kelima, yaitu melaksanakan ibadah haji
menyanjung-nyanjung me.nyan.jung-nyan.jung [v] melontarkan kata-kata pujian secara berlebihan; memuji-muji; mengangkat-angkat: krn orang tuanya sangat -nya, ia jadi manja
minyak diesel minyak bakar berat yg pembakarannya dimulai dng nyala spontan krn tekanan, digunakan sbg bahan bakar mesin diesel dan jenis mesin industri yg mempunyai kecepatan putar rendah atau sedang, yg tidak memerlukan bahan bakar khusus spt untuk putaran tinggi
mobilitas geografis gerak penduduk dr daerah yg satu ke daerah yg lain; mobilitas horizontal
nandu nan.du [n] burung onta padang rumput di Amerika Selatan, tinggi 1,20-1,50 m; Rheidae
nota no.ta [n] (1) surat peringatan (penunjukan, catatan): dia datang kpd saya dng membawa -- dr Bapak Bupati; (2) surat keterangan resmi (dr duta kpd pemerintah suatu negara atau sebaliknya): Pemerintah Portugal telah menyampaikan -- kpd Duta Besar Indonesia; (3) surat penjelasan resmi dr jawatan (pemerintah, pemerintah daerah, dsb): Presiden telah menyampaikan -- keuangan 2000 kpd DPR; (4) tanda jual beli secara kontan
operasi ope.ra.si [n] (1) Dok bedah; bedel (untuk mengobati penyakit): penyakit ginjal yg belum parah dapat disembuhkan tanpa --; (2) Mil tindakan atau gerakan militer: perwira muda itulah yg memimpin -- penumpasan pemberontakan itu; (3) pelaksanaan rencana yg telah dikembangkan
palak pa.lak [Mk a] (1) panas badan (krn berkeringat); gerah: badannya -- dingin; (2) panas hati; marah; merasa benci; kesal: bangkit (naik) -- , menjadi marah: akibat tindakan penguasa tidak adil rakyat menjadi -- dan memberontak; (3) sangat berani; nekat: pasukan itu memang --
pancalomba pan.ca.lom.ba [n Olr] perlombaan gabungan (dl cabang atletik), untuk wanita meliputi nomor tolak peluru, loncat tinggi, lari 200 m, lari 100 m gawang, lompat jauh, untuk putra meliputi nomor lari 200 m, tolak peluru, lontar jauh, lempar lembing, lari 1500 m (dilaksanakan dl satu hari):
panil pa.nil [n] (1) penyekat ruang terbuat dr papan tipis, berhias indah, dan dapat dipindah-pindahkan; (2) salah satu bagian dr papan wesel atau papan hubung; weselbor; (3) kotak, meja kontrol, atau sandaran pemisah yg dilengkapi dng alat pengontrol (pd perangkat keras komputer atau bagian dr perlengkapan listrik); (4) tombol kecil (pd kamera) tempat pijatan alat kontak pd waktu memotret: pengoperasian kamera ini pun mudah, tinggal tekan-tekan -- , lalu "jepret", cukup dng satu tangan
paramiliter pa.ra.mi.li.ter [a] berkaitan dng pasukan keamanan yg disusun, spt pasukan militer dan berfungsi sbg unsur pembantu tentara: ratusan polisi dan pasukan -- mengepung tempat persembunyian pemimpin pemberontak itu
parap pa.rap [n] pukulan yg dilontarkan hanya ke bagian depan, gunanya sbg pembuka serangan, pengganggu, atau sbg pengukur jarak pukul dng lawan dl olahraga tinju [Lihat {paraf}]
payung panji lingkaran kekuasaan atau pengawasan seorang penghulu di Minangkabau: orang yg bersengketa itu bukan dr satu -- panji seorang penghulu; -- pelontar parasut untuk pilot pesawat tempur yg dapat dipakai untuk meloncat (terjun) dl keadaan darurat, msl ketika pesawat terbakar, tertembak: kalangan militer memperkirakan bahwa pilot mungkin telah keluar dr pesawat dng -- pelontar sehingga pesawat tempur itu terbang tidak terkendali tanpa pilot
pelombongan datar pe.lom.bong.an datar [Min] cara penggalian bahan tambang yg arah penggaliannya mendatar atau horizontal
pelumat guling pe.lu.mat guling alat untuk menghasilkan padatan halus yg terdiri atas silinder horizontal yg hampir setengahnya diisi media penggerus, biji, dan/atau air, yg berputar menurut sumbu horizontal
pembuih pem.bu.ih [n Tek] zat kimia yg ditambahkan pd luluhan bijih, yg terdiri atas drum yg terbuat dr pelat berlubang dan berputar menurut sumbu horizontal
pendukung pen.du.kung [n] (1) orang yg mendukung; (2) penyokong; pembantu; penunjang; (3) El tiang listrik yg mendukung gaya vertikal dan gaya horizontal akibat angin pd kawat
pendurhaka pen.dur.ha.ka [n] (1) orang yg ingkar kpd Tuhan, orang tua, dsb; (2) orang yg melawan kekuasaan; pemberontak
pendurhakaan pen.dur.ha.ka.an [n] (1) perbuatan durhaka thd Tuhan, orang tua, dsb; (2) pemberontakan thd kekuasaan yg sah
pengali-ali peng.a.li-a.li [n] ali-ali; pelontar batu; pengumban tali
penghinaan peng.hi.na.an [n] proses, cara, perbuatan menghina(kan); menistakan: ~ yg dilontarkan kepadanya betul-betul keterlaluan
pengindraan jauh peng.in.dra.an jauh teknik mendeteksi dan mempelajari objek dr jauh tanpa adanya kontak fisik dng objek atau sasaran tsb
pengutik peng.u.tik [n Sas] alat yg terbuat dr pisau kecil yg dipakai untuk menulis huruf pd daun lontar dl tradisi kesusastraan Jawa Kuna
penjuak pen.ju.ak [n] penghasut: ia dituduh sbg ~ pemberontakan itu
penyempal pe.nyem.pal [n] orang (kelompok) yg menyempal (menyimpang) dr lembaga atau organisasinya; penyeleweng; pemberontak: negeri itu agaknya akan segera dikuasai -- untuk mengakhiri 10 tahun kekuasaannya
perang pe.rang [n] (1) permusuhan antara dua negara (bangsa, agama, suku, dsb): kedua negara itu dl keadaan --; (2) pertempuran besar bersenjata antara dua pasukan atau lebih (tentara, laskar, pemberontak, dsb): tidak lama kemudian kedua pasukan itu sudah terlibat dl -- sengit; (3) perkelahian; konflik: -- batu; (4) cara mengungkapkan permusuhan: -- ideologi
persinggungan per.sing.gung.an [n] persentuhan; kontak
perusuhan pe.ru.suh.an [n] (1) proses, cara, perbuatan merusuhi atau merusuhkan; (2) huru-hara; pemberontakan; pengacauan
pijin pi.jin [n] alat komunikasi sosial dalam kontak yg singkat (msl dl perdagangan) antara orang-orang yg berlainan bahasanya dan tidak merupakan bahasa ibu para pemakainya
pijinasi pi.ji.na.si [n Ling] proses terjadinya sebuah pijin, dapat berupa campuran struktur dan leksikon berbagai bahasa dan dapat pula berupa penyederhanaan struktur dan leksikon suatu bahasa untuk kontak sosial yg singkat
pisuh pi.suh [Jw n] pi.suh.an n kata-kata yg dilontarkan krn marah; makian
prakondisi pra.kon.di.si [n] kondisi yg menjadi (dapat dijadikan) landasan bagi suatu proses (usaha, pelaksanaan) pembangunan, perdamaian, revolusi, pemberontakan, dsb; prasyarat: stabilitas politik dan keamanan sangat diperlukan sbg -- pembangunan ekonomi
prasi pra.si [n] lembaran lontar bergambar, biasanya bergambar ragangan
psikosis psi.ko.sis [n] kelainan jiwa yg disertai dng disintegrasi kepribadian dan gangguan kontak dng kenyataan
pukulan siku pu.kul.an siku [Olr] pukulan yg dilontarkan melambung dr samping dng posisi lengan membentuk siku-siku
pungut v pu.ngut v, me.mu.ngut [v] (1) mengambil yg ada di tanah atau di lantai (krn jatuh dsb): jangan ~ makanan yg sudah jatuh ke tanah; (2) memetik (buah, hasil tanaman, dsb): para petani mulai ~ hasil tanamannya; (3) menarik (biaya, derma, dsb): lurah-lurah diserahi pekerjaan ~ pajak tanah; (4) mengutip (karangan dsb): ia ~ pernyataan dr buku Tata Bahasa Baku; (5) meminjam kata-kata (dr bahasa asing): dl kontak bahasa sering terjadi bahasa yg satu ~ kosakata dr bahasa lainnya
rabotase ra.bo.ta.se [n Ark] teknik menggaruk permukaan lapisan tanah yg dilakukan dng sangat hati-hati secara horizontal krn pd lapisan itu ditemukan tanda-tanda adanya fosil dan artefak
radioaktivitas ra.di.o.ak.ti.vi.tas [n Fis] sifat beberapa unsur atau yg dapat secara spontan memancarkan zarah sinaran radiasi atau sinar gama melalui penghancuran inti atom
rekstok rek.stok [n Olr] palang-palang horizontal untuk latihan jasmani
restitusi res.ti.tu.si [n] (1) ganti kerugian; pembayaran kembali: pegawai berhak memperoleh -- pengobatan; (2) penyerahan bagian pembayaran yg masih bersisa: -- kenaikan gaji bulan Maret akan dibayar bersama-sama dng gaji bulan April; (3) Dok penyesuaian spontan kepala bayi dng badannya sesudah kepala keluar dr rahim ibu
romantisisme ro.man.tis.is.me [n] (1) haluan kesusastraan akhir abad ke-18 yg mengutamakan perasaan, pikiran, dan tindakan spontanitas; (2) aliran dl seni (drama) yg mengutamakan imajinasi, emosi, dan sentimen idealisme
runtak run.tak [Lihat {ronta}]
rusuh ru.suh [a] (1) tidak aman krn banyak gangguan keamanan (spt pencurian, perampokan, pembegalan): pd malam hari tidak ada kendaraan yg berani lewat di daerah yg -- itu; (2) kacau; ribut; gaduh; huru-hara: di negara yg -- itu sering timbul pemberontakan; (3) tidak sopan (tt kelakuan, perkataan, dsb); ceroboh: perkataannya kasar dan --; (4) sangat kasar (tt permainan bola): kesebelasan kita tidak bermain -- spt mereka; (5) tidak beraturan; tidak menurut aturan: anak ini -- makannya, apa saja dimakannya [a] selalu gelisah (khawatir, sedih, susah), tidak tenteram hatinya: tenanglah jangan lekas -- hati
sabotase sa.bo.ta.se [n] (1) perusakan milik pemerintah dsb (oleh pemberontak); (2) penghalangan produksi perusahaan atau tindakan merusak dan menentang kelancaran kerja (oleh kaum buruh yg tidak puas); (3) pemusnahan fasilitas militer, perhubungan, atau pengangkutan wilayah musuh oleh agen rahasia lawan atau oleh kelompok gerakan perlawanan bawah tanah
salin perasat persalinan yg dibantu dng alat, perkakas (tidak spontan atau tidak sewajarnya)
sambung rasa komunikasi yg terjadi apabila gagasan dan perasaan yg disampaikan pembawa pesan dapat menggugah dan menggerakkan hati penerima pesan; kontak antara pihak yg satu dan pihak yg lain; kontak batin keberterimaan antara pihak yg satu dng pihak yg lain dl pemikiran, sikap, dan tingkah laku
sanjung san.jung [v] me.nyan.jung v melontarkan kata-kata pujian untuk membangkitkan rasa senang; mempersenangkan hati; memuji: memang ia paling pandai -- perempuan
seleweng se.le.weng /selEwEng/, me.nye.le.weng v menyimpang dr jalan yg benar (dl arti kiasan spt menyimpang dr tujuan atau maksud, tidak menurut perintah, menyalahi aturan, memberontak, berzina)
seratung se.ra.tung [n] pohon kecil, berbunga indah, berwarna putih; Tabernemontana corymbosa
serentak se.ren.tak [a] bersama-sama melakukan sesuatu; serempak: mengadakan serangan ~ [a] (1) bersama-sama (tt gerakan dan waktunya); serempak: mereka -- meninggalkan pekerjaannya; hadirin -- menjawab tanda setuju; (2) seketika itu juga; spontan; serta-merta
serta-merta ser.ta-mer.ta [adv] (dng) secepatnya (begitu suatu peristiwa terjadi, begitu selesai suatu hal); spontan: dng -- mereka menyatakan berdiri di belakang partai A; dng -- dia meninggalkan ruangan rapat untuk menunjukkan ketidaksetujuannya
sesepuh se.se.puh [n] (1) orang yg tertua dl masyarakat; (2) ki orang yg dituakan atau dijadikan pemimpin krn banyak pengalaman dl suatu organisasi dsb: gubernur itu diangkat sbg -- kontak tani; kelihatan -- organisasi itu hadir pd musyawarah itu lihat 2sepuh
sewa beli membeli secara mencicil (mengangsur), dan sebelum terbayar lunas dianggap sbg menyewa barang bersangkutan: penempatan rumah-rumah di kompleks itu dilakukan dng -- beli atau beli kontan
siasat perang muslihat dan cara berperang: pasukan pemerintah mengubah -- perang dl menghadapi serangan pemberontak
simbar sim.bar [n] tumbuhan berakar rimpang yg hidup melekat pd kayu tertentu, batu, dsb; Drynaria sparsisora; -- badak jenis pohon kecil, Tabernaemontana macrocarpa [n] bulu yg tumbuh di dada laki-laki
sipat si.pat [n] arah: tali -- , tali untuk mengetahui lurus tidaknya; tali pengukur [Jw n] , -- kuping kencang sekali (tt lari) tanpa menoleh ke kiri dan ke kanan (krn ketakutan dsb); pontang-panting [n] celak: -- mata lihat daun
sirkulasi kelas [Sas] gerak setiap pribadi dr satu kelas sosial ke kelas sosial lain, baik secara vertikal maupun horizontal
siwalan si.wal.an [n] (1) pohon lontar, buahnya berkulit keras, berwarna hijau tua, daging buahnya lunak kenyal, berwarna putih bening, air buahnya manis dan dapat dibuat tuak; Borassus flabellifer; (2) buah siwalan
skala ordinat letak skala pd garis horizontal
spalasi spa.la.si [n Kim] pengeboman inti sasaran sehingga inti melontarkan beberapa partikel
stalon sta.lon [n Bio] batang yg tumbuh horizontal di atas permukaan tanah yg menghasilkan tumbuhan baru pd ujungnya
stolon sto.lon [n Bot] batang beruas-ruas panjang yg tumbuh horizontal di atas tanah, berakar dan bertaruk pd buku-bukunya yg menyentuh tanah; geragih
stratum stra.tum [n Geo] (1) lapisan batuan atau tanah yg setiap lapisannya dapat dibedakan satu dr yg lain krn proses pembentukannya, umurnya, susunannya; (2) lapisan batuan sedimen yg dapat dibedakan dng jelas dr lapisan di atas dan di bawahnya melalui ciri-cirinya yg khas (komposisi, fosil) dl keadaan aslinya, dan yg selalu bersifat horizontal
subang su.bang [n] (1) perhiasan cuping telinga wanita yg biasanya berbentuk bundar pipih, terbuat dr emas dsb, ada yg bermata berlian dsb; (2) potongan kecil-kecil dan pendek-pendek dr daun tebu, daun lontar, dsb yg dimasukkan dl cuping telinga sbg perhiasan [n Bot] dasar batang yg membesar, pejal, berdaging, beruas pendek-pendek yg dikelilingi lapisan sisik atau daun
tal [n] (1) tumbuhan palem, daunnya disebut rontal (kemudian menjadi lontar), digunakan untuk kertas tulis (zaman dulu dan sekarang masih digunakan di Bali); batang lontar; (2) daun tal [n Lay] tiang dayung yg terdapat pd sisi kiri dan sisi kanan buritan sampan tempat menyangkutkan gandar dayung pd kilas
tawak ta.wak [kl v] me.na.waki v melontari dng batu: mereka ~ banteng itu [ark v] me.na.wak.kan menggerakkan (bibir atau mulut)
terebut te.re.but [v] dapat (sudah) direbut: ibu kota sudah ~ kembali dl perang menumpas pemberontak
terhembalang ter.hem.ba.lang [v] terguling-guling; terpontang-panting: jatuh ~
terjepret ter.jep.ret [v] (1) terkena lontaran benda (batu dsb); (2) cak terpotret
terkobar ter.ko.bar [v] (1) menyala besar tanpa disengaja: api yg ~ itu menjilat atap rumah; (2) ki berkecamuk (tt perang, pemberontakan, dsb); (3) ki tidak sengaja berkobar (tt perasaan): ~ semangat ketika dia mendengar lagu perjuangan itu
terkurung ter.ku.rung [v] tertutup dl ruang (rumah dsb); terpenjara; terkepung: harimau itu ~ dl kerangkeng; markas pemberontak itu sudah ~ oleh pasukan keamanan
terlingkar ter.ling.kar [v] (1) dilingkari; dikelilingi: benteng itu ~ tembok tinggi dan parit untuk menghalangi serbuan musuh; (2) terkurung; terkepung: markas pasukan pemerintah sudah ~ oleh tentara pemberontak
timbang tunai pembelian dng membayar tunai; membayar kontan: membeli barang dng -- tunai
timpuk tim.puk [Jk v] me.nim.puk v melempar; melontar: orang yg tidak dikenal itu tiba-tiba ~ kaca rumahku
tindas tin.das [v] me.nin.das v (1) menindih (menghimpit, menekan) kuat-kuat atau dng barang yg berat: ia ~ kutu anjing; (2) memperlakukan dng sewenang-wenang (dng lalim, dng kekerasan); menggencet; memperkuda (memeras dsb): Pemerintah menindak tengkulak yg ~ rakyat kecil di pedesaan; (3) memadamkan (pemberontakan dsb) menguasai dng paksa; memerangi (memberantas dsb) dng kekerasan: sudah tiba waktunya untuk mengambil tindakan konkret ~ penyelundupan; untunglah tentara berhasil dng cepat ~ pemberontakan itu
titik ordinat letak titik perpotongan pd garis horizontal dng garis vertikal
transmigrasi swakarsa transmigrasi spontan
trema tre.ma [n Ling] tanda titik dua (..) yg letaknya horizontal di atas vokal untuk menunjukkan bahwa vokal itu diucapkan sbg suku terpisah (msl taa:t dl ejaan lama)
tuju tu.ju [v] , me.nu.ju v (1) pergi ke arah; mengarah (ke); pergi (ke) jurusan: keesokan harinya mereka ~ ke Bandung; kereta bergerak ~ Jakarta; (2) mengarah; mengabah: ditarik garis ~ titik A; (3) melemparkan, melontarkan, dsb arah ke: gelang-gelang rotan itu dipakai untuk ~ barang-barang yg di meja itu; (4) menjadikan maksud (sasaran, arah); memaksudkan; (5) mendatangi: bus itu ~ pelabuhan [n] sesuatu yg dilepaskan dng sihir (jampi, mantra, dsb) untuk membuat orang sakit atau mati: menurut dukun, orang itu terkena -- , bukan terserang penyakit biasa
tumbuhan beracun tum.buh.an beracun tumbuhan yg mengandung racun yg berbahaya bagi manusia dan hewan, terutama jika terjadi kontak langsung dengannya krn tumbuhan tsb dapat mencemarkan (bahan) makanan
tunai tu.nai [adv] (1) tidak bertanggung lagi; tidak bertangguh (tt pembayaran) pd saat itu juga; kontan: ia tidak suka berutang, dan selalu membayar -- barang yg dibelinya, membayar seharga barang yg dibelinya pd saat menerima barang (tidak mengebon, tidak mengangsur); (2) diterima (diserahkan) segera setelah dilakukan pembayaran
tunggang langgang tung.gang lang.gang [adv] keadaan (lari dsb) dng cepat, tetapi tidak menentu arahnya dan kadang-kadang terjatuh krn ketakutan; pontang-panting
uang tunai uang kontan (uang kertas dan uang logam yg tersedia dan langsung dapat digunakan)
umban um.ban [n] peng.um.ban n tali untuk melontarkan batu: batu-batu yg berjatuhan ini dilontarkan dr alat ~ yg digunakan oleh tentara cadangan; ~ tali tali untuk melontarkan: mereka melemparkan batu ini dng ~ tali
usilan usil.an [a] suka usil; bersifat usil: jika ada gadis lewat, kontan aksi ~ nya muncul; pemuda itu ~ benar
vertikal ver.ti.kal [a] tegak lurus dr bawah ke atas atau kebalikannya, membentuk garis tegak lurus (bersudut 90o) dng permukaan bumi, garis horizontal, atau bidang datar: tumpukan batu bata itu disusun secara --
waterpas wa.ter.pas [n] alat untuk mengetahui rata tidaknya suatu permukaan horizontal (ubin dsb)

Jika informasi mengenai "onta" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas