Arti kata/frase "ons" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/ons

Halaman ini menjelaskan kata atau frase ons menurut KBBI Edisi III

ons: [n] satuan ukuran berat (massa) seratus gram

Lebih lanjut mengenai ons

ons terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 510 kata terkait yakni sebagai berikut:

ons [n] satuan ukuran berat (massa) seratus gram
onslah on.slah [n cak] pemberhentian dng tidak hormat (dr pekerjaan); pemecatan
antikonsepsi an.ti.kon.sep.si [n] sesuatu yg sifatnya menentang konsepsi
barang konsumen barang yg dibeli untuk digunakan konsumen atau pembeli terakhir
berdemonstrasi ber.de.mon.stra.si [v] melakukan demonstrasi; melakukan unjuk rasa
demonstran de.mon.stran [n] orang yg berdemonstrasi; pelaku demonstrasi
efek demonstrasi [Ek] peniruan pola konsumsi luar negeri atau perubahan pola konsumen dl negeri akibat terlalu banyaknya barang luar negeri yg masuk
huruf konsonan huruf yg digunakan untuk melambangkan fonem konsonan, yaitu b, c, d, dst; huruf mati
iklim monsun iklim di daerah yg dipengaruhi oleh monsun, terutama ditandai oleh musim dingin yg kering dan musim panas yg basah
inkonstitusional in.kon.sti.tu.si.o.nal [a Pol] tidak berdasarkan konstitusi atau undang-undang dasar; bertentangan dng (melanggar) undang-undang dasar: usaha penggantian kepala negara secara -- perlu dicegah sedini mungkin
interkonsonantal in.ter.kon.so.nan.tal [a Ling] muncul di antara konsonan
kerajaan konstitusional ke.ra.ja.an konstitusional negara yg diperintah oleh seorang raja, tetapi hak dan kekuasaan raja serta kewajibannya thd rakyat diatur dan dibatasi oleh undang-undang dasar
konseling kon.se.ling [n] (1) pemberian bimbingan oleh yg ahli kpd seseorang dng menggunakan metode psikologis dsb; pengarahan; (2) pemberian bantuan oleh konselor kpd konseli sedemikian rupa sehingga pemahaman thd kemampuan diri sendiri meningkat dl memecahkan berbagai masalah; penyuluhan
konselor kon.se.lor [n] (1) anggota (staf) perwakilan di luar negeri, kedudukannya di bawah duta besar dan bertindak sbg pembantu utama (pemangku) kepala perwakilan; (2) orang yg melayani konseling; penasihat; penyuluh
konsentrik kon.sen.trik /konsEntrik/ ? konsentris
konsepsional kon.sep.si.o.nal [a] berdasarkan konsepsi, pikiran, dan cita-cita
konseptor kon.sep.tor [n] (1) orang yg mencetuskan atau mula-mula memiliki gagasan; (2) penyusun konsep
konseptual kon.sep.tu.al [a] berhubungan dng (berciri spt) konsep
konseptualisasi kon.sep.tu.a.li.sa.si [n] pengonsepan: hal ini merupakan -- dr ideologi privatisasi
konsesional kon.se.si.o.nal [a] berhubungan dng konsesi: pinjaman luar negeri pemerintah dng syarat -- dl APBN kita anggap sbg penerimaan dan bukan sbg biaya penutup defisit
konsonan ambisilabis [Ling] konsonan yg menjadi transisi dr dua suku kata
konsonan silabis [Ling] konsonan yg mendukung puncak kenyaringan dl suku kata
konsonansi kon.so.nan.si [n Sas] pengulangan bunyi konsonan yg berdekatan yg mengapit vokal yg berbeda, digunakan dl puisi untuk mencapai efek tertentu
konsortium kon.sor.ti.um ? konsorsium
konspiratif kon.spi.ra.tif [a] berkaitan dng konspirasi
konstan kon.stan [n] tetap tidak berubah; terus-menerus: hasil produksi pabrik itu -- selama lima tahun terakhir ini [Lihat {konstanta}]
konstituen kon.sti.tu.en [n] (1) Kim bagian yg penting, msl natrium adalah konstituen garam dapur; (2) Ling unsur bahasa yg merupakan bagian dr satuan yg lebih besar; bagian dr atau pendukung konstruksi (msl pena saya, lebih tajam, daripada, dan senjata Anda adalah konstituen dr pena saya lebih tajam daripada senjata Anda)
konstituen akhir [Ling] komponen yg dihasilkan dl tahap akhir dr analisis konstituen
konstituen langsung [Ling] komponen yg dihasilkan dl tahap pertama dr analisis konstituen
konstituen terdekat konstituen langsung
konstituen terjauh konstituen akhir
konstitusional kon.sti.tu.si.o.nal [a] bersangkutan dng, sesuai dng, atau diatur oleh konstitusi suatu negara
konstitusionalisme kon.sti.tu.si.o.nal.is.me [n Pol] paham tt pembatasan kekuasaan dan jaminan hak rakyat melalui konstitusi
konstruksi antipasif [Ling] konstruksi verba transitif yg disertai objek miring (bukan objek langsung): msl berbicara tt x (berlainan dr membicarakan x yg nonantipasif krn dapat dipasifkan secara biasa)
konstruksi direktif [Ling] konstruksi eksosentris yg konstituennya berupa perangkai dan sumbu, msl di rumah, di adalah perangkai dan rumah adalah sumbu; -- eksosentris Ling konstruksi yg secara keseluruhan tidak berfungsi sama dng salah satu konstituennya, msl frasa preposisi di rumah; -- endosentris Ling konstruksi yang secara sintaksis mempunyai fungsi yg sama dng salah satu konstituennya, msl meja kayu yg berat adalah konstruksi endosentris krn seluruhnya mempunyai fungsi yg sama dng meja
konstruksi konektif [Ling] konstruksi eksosentris yg terdiri atas penghubung atau kopula dan atribut
konstruksi koordinatif [Ling] konstruksi yg konstituennya mempunyai status yg sederajat, msl konstruksi yg terdiri atas dua kata, spt makanan dan minuman, atau kalimat yg terdiri atas klausa yg digabungkan dng dan, spt saya datang, saya melihat, dan saya menang; -- modifikatif Ling konstruksi gramatikal yg terdiri atas induk dan modifikator, msl majalah baru; bekerja keras; amat sangat
konstruksi morfologis [Ling] konstruksi formatif dl kata
konstruksi nonantipasif [Ling] konstruksi verba transitif yg disertai objek langsung; -- predikatif Ling konstruksi ekosentris yg terjadi dr subjek dan predikat yg membentuk klausa, msl mereka berbunyi
konstruksi sintaktis [Ling] pengelompokan satuan yg sesuai dng kaidah sintaktis suatu bahasa, msl rumah makan (dan bukan makan rumah); sepeda ini (dan bukan ini sepeda); -- subordinatif Ling konstruksi endosentris dng konstituen, yg disebut induk, yg dimodifikasikan oleh konstituen lain, msl dalam konstruksi enak sekali, induk enak dimodifikasikan oleh sekali
konstruktif kon.struk.tif [a] (1) bersangkutan dng konstruksi; (2) ki bersifat membina, memperbaiki, membangun, dsb: kritiknya sangat --
konstruktivisme kon.struk.ti.vis.me [n] aliran pementasan drama yg menolak pemakaian latar lukisan dan bentuk dekorasi realistik agar diganti dng konstruksi lain, spt tangga dsb
konsul jenderal konsul utama yg ditugasi melaksanakan tugas konsul, di tempat penting, atau yg mempunyai kewenangan membawahkan beberapa konsul
konsulat kon.su.lat [n] (1) jabatan (kedudukan) konsul; (2) kantor konsul
konsuler kon.su.ler /konsulEr/ (1) n orang yg memberikan nasihat dng dibayar (khususnya dl bidang perpajakan); konsultan; (2) a berkenaan dng konsul atau konsulat
konsumer kon.su.mer [n] (1) Zool organisme dl suatu ekosistem yg memanfaatkan organisme lain sbg makanannya; (2) konsumen
konsumerisme kon.su.mer.is.me [n] (1) gerakan atau kebijakan untuk melindungi konsumen dng menata metode dan standar kerja produsen, penjual, dan pengiklan; (2) paham atau gaya hidup yg menganggap barang-barang (mewah) sbg ukuran kebahagiaan, kesenangan, dsb; gaya hidup yg tidak hemat: -- jangan sampai ditumbuhkan dl masyarakat
konsumtif kon.sum.tif [a] (1) bersifat konsumsi (hanya memakai, tidak menghasilkan sendiri): petani harus disadarkan agar jangan hidup -- saja, tetapi harus giat menabung; (2) bergantung pd hasil produksi pihak lain
membonsai mem.bon.sai [v] membuat (menanam) bonsai: kini ia tidak hanya -- beringin, tetapi juga berhasil mengembangkan tanaman yg tidak pernah dijadikan bonsai
membonsaikan mem.bon.sai.kan [v] menjadikan bonsai
mendemonstrasi men.de.mon.stra.si [v] menentang suatu pihak atau seseorang dng cara berdemonstrasi
mengonsentrasikan me.ngon.sen.tra.si.kan [v] melakukan konsentrasi
mengonsep me.ngon.sep [v] membuat konsep (rancangan)
mengonsumsi me.ngon.sum.si [v] (1) menggunakan atau memakai barang-barang konsumsi; (2) memakan
merekonstruksi me.re.kon.struk.si [v] melakukan rekonstruksi: polisi menyuruh kedua penjahat itu ~ perbuatannya
merespons me.res.pons [v] memberikan respons; menanggapi
monstera mon.ste.ra [n] tanaman memanjat yg mempunyai akar tempel, daun berukuran besar, berbentuk spt perisai dan berlubang-lubang memanjang spt terkoyak; Monstera deliciosa
monsun musim dingin monsun yg berasal dr benua dan bertiup di musim dingin
monsun musim panas monsun yg berasal dr samudra dan bertiup dalam musim panas
pembonsaian pem.bon.sai.an [n] proses, cara, perbuatan membonsaikan
pendidikan konservasi pen.di.dik.an konservasi upaya secara sadar dan berencana, baik melalui pendidikan formal maupun informal, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat thd bidang konservasi alam, terutama kesadaran pada pengunjung kawasan konservasi
pendidikan konservasi sumber daya alam pen.di.dik.an konservasi sumber daya alam kegiatan dl rangka mengubah perilaku (pengetahuan, sikap, kesadaran, dan keterampilan) yg ada kaitannya dng upaya konservasi sumber daya alam
pengonsep pe.ngon.sep [n] penyusun konsep (rancangan)
pengonsepan pe.ngon.sep.an [n] proses, cara, perbuatan mengonsep
pengonsumsian pe.ngon.sum.si.an [n] proses, cara, perbuatan mengonsumsi: kegemukan dapat terjadi, tidak saja akibat kelebihan lemak, tetapi dapat juga akibat kelebihan ~ karbohidrat dan protein yg tersimpan dl tubuh dl bentuk lemak
pensponsoran pen.spon.sor.an [n cak] proses, cara, perbuatan mensponsori
rekonstruktif re.kon.struk.tif [a] bersangkutan dng rekonstruksi
respons res.pons [n] tanggapan; reaksi; jawaban: -- masyarakat thd rencana perbaikan kampung sangat baik
responsif res.pon.sif [a] cepat (suka) merespons; bersifat menanggapi; tergugah hati; bersifat memberi tanggapan (tidak masa bodoh)
telur konsumsi telur yg diproduksi untuk dijual sbg telur konsumsi
ujaran konstatatif ujar.an konstatatif ujaran yg dipergunakan untuk menggambarkan atau memerikan peristiwa, proses, keadaan, dsb dan sifatnya betul atau tidak betul
alat konsentrasi tempat meningkatkan kualitas bijih atau bahan galian
anodonsia ano.don.sia [a Dok] tidak terbentuk, dapat mengenai satu gigi atau semua, gigi susu ataupun gigi tetap
bahasa konsonantis tipe bahasa yg tidak mempunyai ciri-ciri spt bahasa vokalis
bakteri nonsimbiotik jasad renik yg hidup di dl tanah yg tidak berhubungan dng tumbuh-tumbuhan, tetapi dapat mengikat nitrogen
baronsai ba.ron.sai [Lihat {barongsai}]
benda konsumsi benda yg langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia
berkonsultasi ber.kon.sul.ta.si [v] (1) bertukar pikiran atau meminta pertimbangan dl memutuskan sesuatu (tt usaha dagang dsb): tokoh-tokoh bank berkumpul di Jakarta dan saling ~ untuk memecahkan masalah perkreditan; (2) meminta nasihat (tt kesehatan, pendidikan, dsb)
beronsang be.ron.sang ? berongsang
bonsai bon.sai [n] tumbuhan kerdil, diperoleh dng menanamnya dl pot dng cara tertentu (pot dangkal, pemangkasan akar dan cabang, pemupukan terkendali, dsb); tanaman yg dikerdilkan
definisi demonstratif definisi yg berupa penunjukan objek, benda, atau peristiwa konkretnya
dekonsentrasi de.kon.sen.tra.si [n Pol] pelimpahan wewenang dr pemerintah, kepala wilayah, instansi vertikal tingkat atas kpd pejabat daerah
demonstrasi de.mon.stra.si [n] (1) pernyataan protes yg dikemukakan secara massal; unjuk rasa: mereka berbondong-bondong mengadakan -- menentang percobaan nuklir; (2) peragaan atau pertunjukan tt cara melakukan atau mengerjakan sesuatu: -- pencak silat perlu diadakan guna memperoleh bibit-bibit pesilat yg baik
demonstratif de.mon.stra.tif [a] bersifat mempertunjukkan (mempertontonkan) secara mencolok: pihak oposisi meninggalkan ruang sidang secara --
demonstrativa de.mon.stra.ti.va [n Ling] kata yg berfungsi untuk menunjuk atau menandai secara khusus orang atau benda, msl ini dan itu
industri konstruksi industri yg berhubungan dng rancang bangun (bangunan, gedung, dsb)
inkonsisten in.kon.sis.ten [a] (1) tidak taat asas; suka berubah-ubah (tt sikap atau pendirian seseorang, pemakaian atau pengejaan kata, dsb); (2) mempunyai bagian-bagian yg tidak bersesuaian; bertentangan; kontradiktif: pemberian itu --; (3) tidak serasi; tidak sesuai; tidak cocok: tindakan orang itu -- dng ucapan atau anjuran sendiri
inkonsistensi in.kon.sis.ten.si [n] (1) ketidaktaatasasan ; (2) ke-tidakserasian: penjelasan yg berbeda-beda dr pemerintah tt kasus itu memperlihatkan adanya ~ di antara aparat
kaidah konstruksi [Ling] kaidah penyusunan bentuk bahasa yg lebih besar
kamp konsentrasi tempat penahanan warga masyarakat (pd umumnya tanpa melalui proses pengadilan) yg dianggap membahayakan kedudukan pemerintah yg sedang berkuasa
keronsang ke.ron.sang [Lihat {kerongsang}]
konsekrasi kon.se.kra.si [n Kat] perubahan roti dan anggur menjadi kehadiran Kristus dl Ekaristi
konsekuen kon.se.ku.en [a] sesuai dng apa yg telah dikatakan atau diperbuat; berwatak teguh, tidak menyimpang dr apa yg sudah diputuskan
konsekuensi kon.se.ku.en.si [n] (1) akibat (dr suatu perbuatan, pendirian, dsb); (2) persesuaian dng yg dahulu
konsekutif kon.se.ku.tif [a] berurutan tanpa rumpang
konseli kon.se.li [n] orang yg membutuhkan nasihat (arahan): sebaiknya -- itu diberi bimbingan dan pengarahan sehingga semangat hidupnya akan menyala lagi
konsensus kon.sen.sus [n] kesepakatan kata atau permufakatan bersama (mengenai pendapat, pendirian, dsb) yg dicapai melalui kebulatan suara
konsentrasi kon.sen.tra.si [n] (1) pemusatan perhatian atau pikiran pd suatu hal; (2) pemusatan tenaga, kekuatan, pasukan, dsb di suatu tempat: ada -- pasukan di daerah perbatasan; (3) pemusatan beberapa penerbitan dl satu kekuasaan; (4) Kim persentase kandungan bahan di dl satu larutan
konsentrat kon.sen.trat [n] mineral berharga yg dipisahkan dr bijih setelah mengalami pengolahan tertentu
konsentris kon.sen.tris [a] mempunyai pusat yg sama
konsep kon.sep [n] (1) rancangan atau buram surat dsb; (2) ide atau pengertian yg diabstrakkan dr peristiwa konkret: satu istilah dapat mengandung dua -- yg berbeda; (3) Ling gambaran mental dari objek, proses, atau apa pun yg ada di luar bahasa, yg digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain
konsepsi kon.sep.si [n] (1) pengertian; pendapat (paham); (2) rancangan (cita-cita dsb) yg telah ada dl pikiran; (3) Bio percampuran antara inti sel jantan dan inti sel betina; pembuahan benih
konser kon.ser [n] (1) pertunjukan musik di depan umum; (2) pertunjukan oleh sekelompok pemain musik yg terjadi dr beberapa komposisi perseorangan
konsertina kon.ser.ti.na [n ] alat musik tiup
konserto kon.ser.to [n Mus] komposisi untuk permainan satu instrumen solo atau lebih dng iringan orkes, atau kadang-kadang dng iringan piano
konservasi kon.ser.va.si [n] (1) pemeliharaan dan perlindungan sesuatu secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dng jalan mengawetkan; pengawetan; pelestarian; (2) proses menyaput bagian dalam badan mobil, kapal, dsb untuk mencegah karat
konservasi sumber daya alam pengelolaan sumber daya alam (hayati) dng pemanfaatannya secara bijaksana dan menjamin kesinambungan persediaan dng tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keragamannya
konservasi tanah ilmu tt pengelolaan tanah untuk menyelamatkan tanah dr bahaya erosi
konservasionis kon.ser.va.si.o.nis [n] orang yg mempertahankan kelestarian alam atau lingkungan: kelompok -- marah besar thd alasan negara itu membunuh 68 ekor paus
konservatif kon.ser.va.tif [a] (1) kolot; (2) bersikap mempertahankan keadaan, kebiasaan, dan tradisi yg berlaku
konservatisme kon.ser.va.tis.me [n] paham politik yg ingin mempertahankan tradisi dan stabilitas sosial, melestarikan pranata yg sudah ada, menghendaki perkembangan setapak demi setapak, serta menentang perubahan yg radikal
konservator kon.ser.va.tor [n] orang yg bertanggung jawab atas pemeliharaan, pemugaran, dan perbaikan benda-benda museum
konservatori kon.ser.va.to.ri [n Bot] ruang kaca tempat memelihara tanaman (supaya tidak terpengaruh perubahan udara atau cuaca, spt dl pembibitan)
konservatorium kon.ser.va.to.ri.um [n] sekolah musik
konsesi kon.se.si [n] (1) izin untuk membuka tambang, menebang hutan, dsb; (2) kerelaan (mengurangi tuntutan dsb): kedua pihak bersedia memberi --
konsesif kon.se.sif [a Ling] (konjungsi atau klausa) yg menyatakan keadaan atau kondisi yg berlawanan dng sesuatu yg dinyatakan dl klausa utama
konsiderans kon.si.de.rans [n] pertimbangan yg menjadi dasar penetapan keputusan, peraturan, dsb
konsiderasi kon.si.de.ra.si [n] pertimbangan
konsili kon.si.li [n ] musyawarah besar pemuka gereja Katolik Roma
konsili paripurna perhimpunan semua gereja setempat (spt keuskupan) yg tergabung dl majelis gereja yg sama
konsiliasi kon.si.li.a.si [n] usaha mempertemukan keinginan pihak yg berselisih untuk mencapai persetujuan dan menyelesaikan perselisihan itu
konsinyasi kon.si.nya.si [n] (1) larangan bagi tentara untuk meninggalkan kesatrian (dl keadaan siaga); (2) larangan meninggalkan tempat kerja krn harus siap bertugas sewaktu-waktu atau harus menyelesaikan tugas yg mendesak; (3) berkumpulnya sejumlah petugas di suatu tempat untuk menggarap pekerjaan secara intensif serta tidak dibenarkan meninggalkan tempat kerja selama kegiatan berlangsung; (4) Huk penitipan uang kpd pengadilan (msl apabila penagih utang menolak menerima pembayaran); (5) Dag penitipan barang dagangan kpd agen atau orang untuk dijualkan dng pembayaran kemudian; jual titip
konsisten kon.sis.ten [a] (1) tetap (tidak berubah-ubah); taat asas; ajek; (2) selaras; sesuai: perbuatan hendaknya -- dng ucapan
konsistensi kon.sis.ten.si [n] (1) ketetapan dan kemantapan (dl bertindak); ketaatasasan: kebijakan pemerintah mencerminkan suatu -- dl menghadapi pembangunan yg sedang kita laksanakan; (2) kekentalan: -- agar-agar; (3) kepadatan, kepejalan, atau ketetalan jaringan yg menyusun bagian tubuh buah; (4) Geo (a) ketahanan suatu material terhadap perubahan bentuk atau perpecahan; (b) derajat kohesi atau adhesi massa tanah
konsistensi kontekstual [Ling] kualitas terjemahan yg diperoleh dng menerjemahkan ungkapan yg cocok untuk konteks tertentu dan bukannya untuk semua konteks
konsistori kon.sis.to.ri [n] (1) Kris dewan gereja; (2) Kat permusyawarahan kardinal di Roma yg diketuai oleh Paus
konsol kon.sol [n Fis] balok yg satu ujungnya terpasang pd suatu penopang tetap dan ujung lainnya bebas
konsolasi kon.so.la.si [n] penghiburan
konsolidasi kon.so.li.da.si [n] (1) perbuatan (hal dsb) memperteguh atau memperkuat (perhubungan, persatuan, dsb); (2) peleburan dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan
konsonan kon.so.nan [n Ling] (1) bunyi bahasa yg dihasilkan dng menghambat aliran udara pd salah satu tempat di saluran suara di atas glotis; (2) bunyi bahasa yg dapat berada pd tepi suku kata dan tidak sbg inti suku kata; (3) fonem yg mewakili suatu bunyi kontoid
konsonantal kon.so.nan.tal [n Ling] sifat sistem aksara yg silabis dan tidak menggambarkan vokal
konsorsium kon.sor.si.um [n] (1) himpunan beberapa pengusaha yg mengadakan usaha bersama; kumpulan pedagang dan industriawan; perkongsian; (2) himpunan sarjana sebidang yg mengurus kepentingan bersama: ~ ilmu sastra
konspirasi kon.spi.ra.si [n] komplotan; persekongkolan
konspirator kon.spi.ra.tor [n] orang yg berkomplot
konstabel kon.sta.bel [n] polisi penjaga keamanan
konstanta kon.stan.ta [n Mat] lambang untuk menyatakan objek yg sama dl keseluruhan operasi matematika
konstantagravitasi kon.stan.ta.gra.vi.ta.si [n Fis] tetapan kesebandingan yg berkaitan dng gaya tarik-menarik antara dua massa
konstatasi kon.sta.ta.si [n] perihal melihat atau menetapkan gejala atau tanda dr suatu keadaan atau peristiwa
konstatatif kon.sta.ta.tif [n Ling] ujaran yg mengandung gambaran tt peristiwa
konstatir kon.sta.tir [v] me.ngon.sta.tir v memberi pernyataan tt adanya suatu gejala; mengambil kesimpulan (berdasarkan bukti atau gejala yg nyata)
konstelasi kon.ste.la.si [n] (1) kumpulan orang, sifat, atau benda yg berhubungan; (2) keadaan, tatanan: -- politik di Eropa; (3) bangun; bentuk; susunan; kaitan; (4) gambaran; keadaan yg dibayangkan: dl negara demokratis, pemerintah sedapat mungkin mencerminkan -- kekuatan yg ada dl masyarakat
konstipasi kon.sti.pa.si [a] sembelit
konstituante kon.sti.tu.an.te [n] panitia atau dewan pembentuk undang-undang dasar
konstituen terbagi [Ling] unsur tunggal yg muncul diantarai oleh unsur lain
konstitusi kon.sti.tu.si [n] (1) segala ketentuan dan aturan tt ketatanegaraan (undang-undang dasar dsb); (2) undang-undang dasar suatu negara
konstitusionalisme peristaltik gerakan teratur berupa gelombang yg terjadi dl alat pencernaan yg mendorong sisa makanan ke arah anus
konstriksi kon.strik.si [n] (1) Dok pembengkakan dan pembekuan darah yg terkontrol oleh mengerutnya pembuluh darah; (2) penyempitan: -- akan mengurangi dan menghentikan darah yg keluar dr luka
konstriktor kon.strik.tor [n] yg menyempit (tt pembuluh darah dsb)
konstruksi kon.struk.si [n] (1) susunan (model, tata letak) suatu bangunan (jembatan, rumah, dsb): rumah itu kokoh krn -- nya beton bertulang; (2) Ling susunan dan hubungan kata dl kalimat atau kelompok kata: makna suatu kata ditentukan oleh -- dl kalimat atau kelompok kata
konstruksi absolut [Ling] frasa atau klausa yg diselipkan yg tidak mempunyai hubungan formal dng klausa matriks
konsul kon.sul [n] orang yg diangkat dan ditugasi sbg wakil pemerintah suatu negara dl mengurus kepentingan perdagangan atau perihal warganegaranya di negara lain
konsulen kon.su.len [n] orang yg diangkat menjadi penasihat atau pembela dl suatu perkara, msl soal perpajakan
konsultan kon.sul.tan [n] ahli yg tugasnya memberi petunjuk, pertimbangan, atau nasihat dl suatu kegiatan (penelitian, dagang, dsb); penasihat
konsultasi kon.sul.ta.si [n] pertukaran pikiran untuk mendapatkan kesimpulan (nasihat, saran, dsb) yg sebaik-baiknya
konsultasi medis perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan yg bertujuan mencari penyebab timbulnya penyakit dan menentukan cara pengobatannya
konsumen kon.su.men [n] (1) pemakai barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dsb): kepentingan -- pun harus diperhatikan; (2) penerima pesan iklan; (3) pemakai jasa (pelanggan dsb)
konsumer sekunder hewan yg menjadikan hewan herbivor sbg mangsanya
konsumer tersier karnivor yg memakan karnivor lainnya
konsumsi kon.sum.si [n] (1) pemakaian barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dsb); (2 a) barang-barang yg langsung memenuhi keperluan hidup kita; (b) cak makanan
koperasi konsumsi koperasi yg menyediakan keperluan sehari-hari bagi anggotanya
kredit konsumtif kredit untuk pembelian barang yg langsung memenuhi keperluan hidup kita, msl rumah
lembaga konsumen badan yg mengadakan penelitian tt mutu makanan, spt jenis makanan atau bahan makanan yg bergizi
lonsong lon.song , ter.lon.song Mk a terlanjur; terdorong: perkataan sudah ~
manajemen konsultatif sistem manajemen yg menganut kebiasaan meminta pertimbangan kpd bawahan sebelum mengambil putusan
meja konstruksi meja goyang
mendemonstrasikan men.de.mon.stra.si.kan [v] mempertunjukkan; mempertontonkan; memperagakan: dia ~ cara menggunakan alat pertanian modern
mengonslah meng.on.slah [v] memberhentikan dng tidak hormat (dr pekerjaan); memecat
mengonsolidasikan me.ngon.so.li.da.si.kan [v] memperteguh atau memperkuat (hubungan, persatuan, dsb): negara itu mulai ~ pasukan yg ada di daerah perbatasan
mensponsori men.spon.sori [v] (1) mengusahakan; menyelenggarakan: bank itu telah -- gerakan cinta menabung; (2) mengurus kebutuhan (material); membiayai: usahawan itu yg -- perkumpulan catur di desa kami
monarki konstitusional bentuk pemerintahan yg kekuasaan kepala negaranya (raja, ratu) dibatasi oleh ketentuan dan/atau undang-undang dasar
monsinyur mon.si.nyur [n Kat] gelar dan sebutan untuk semua wali gereja dl agama Kristen Katolik, umumnya bagi anggota rumah tangga kepausan yg dahulu merupakan gelar jabatan, tetapi sekarang sbg gelar kehormatan
monster mon.ster [n] contoh barang dagangan untuk dinilai mutunya (bobotnya, warnanya, dsb) [n] (1) binatang, orang, atau tumbuhan yg bentuk atau rupanya sangat menyimpang dr yg biasa; (2) makhluk yg berukuran luar biasa (sangat besar); (3) makhluk yg menakutkan, hanya terdapat dl dongeng, spt ular naga raksasa
monsun mon.sun [n] iklim yg ditandai oleh pergantian arah angin dan musim hujan atau kemarau selang lebih kurang enam bulan, mengikuti posisi matahari pd bulan Juni dan Desember, terdapat di daerah tropis dan subtropis yg diapit oleh benua dan samudra
nonsens non.sens [n cak] omong kosong; tidak berarti: segala yg diungkapkannya itu -- belaka
nonsilabis non.si.la.bis [a Ling] (bunyi bahasa yg) tidak dapat menjadi inti suku kata, msl bunyi pertama dan ketiga dl hati
nonstandar non.stan.dar [a] tidak standar; tidak baku: kalimat yg -- sebaiknya tidak digunakan dl bahasa Indonesia ragam resmi
nonstop non.stop [a] terus-menerus; tanpa berhenti: jarak sejauh itu ditempuhnya dng mobil dl waktu dua jam --
perikarditis konstriktif radang kandung jantung dng proses penebalan dan pengapuran sehingga menghalangi denyut jantung
pons [n] peranti untuk melubangi pelat (dr tembaga), kartu, dsb
prakonsepsi pra.kon.sep.si [n] gagasan (gambaran, anggapan, pendapat) sebelum menyaksikan atau mengalami sendiri keadaan sebenarnya: perbedaan paham mereka sudah terlihat pd -- masing-masing
rekonsiliasi re.kon.si.li.a.si [n] (1) perbuatan memulihkan hubungan persahabatan pd keadaan semula; perbuatan menyelesaikan perbedaan; (2) penetapan pos-pos yg diperlukan untuk mencocokkan saldo masing-masing dr dua akun atau lebih yg mempunyai hubungan satu dng lain; (3) ikhtisar yg memuat rincian perbedaan antara dua akun atau lebih
rekonstruksi re.kon.struk.si [n] (1) pengembalian spt semula: akan dilaksanakan -- dan pembangunan jalan baru di Jakarta, Bogor, Ciawi; (2) penyusunan (penggambaran) kembali: dl pemeriksaan pendahuluan telah dibuatkan -- mengenai peristiwa terjadinya pembunuhan itu
responsi res.pon.si [n Bio] kegiatan atau perubahan pola perilaku makhluk sbg akibat rangsangan atau fluktuasi keadaan lingkungan
ronsen ron.sen [Lihat {rontgen}]
spons [n] (1) bunga karang; (2) benda serupa bunga karang (dr karet busa dsb) yg dapat mengisap air
sponsor spon.sor [n] (1) orang atau perusahaan yg mengusahakan (memelopori, memprakarsai, mengusulkan, menyelenggarakan) suatu kegiatan (siaran, pertunjukan, dsb): perusahaan itu bertindak sbg -- dl kejuaraan bulu tangkis dunia; (2) penanggung jawab (wali); (3) pendukung; pendorong: anak dan istrinya menjadi -- utamanya dl melanjutkan studi
sponsor-sponsoran spon.sor-spon.sor.an [n cak] yg mengusahakan (mengusulkan, memprakarsai, dsb) sesuatu dng maksud supaya mendapat imbalan: kita harus betul-betul jujur, jangan ada --
tonsil ton.sil [n] amandel
-if [sufiks pembentuk adjektiva] bersifat melakukan atau menunjukkan mutu kegiatan: kohesif; relatif; responsif
aksara fonemis sistem tulisan yg menggunakan satu lambang satu fonem (bunyi yg membedakan arti) secara konsisten
akseptasi ak.sep.ta.si [n] (1) penerimaan; pembenaran; (2) penerimaan secara umum makna suatu kata atau pemahaman konsep makna suatu kata (atau konsep) yg umum diterima
aksesori ak.se.so.ri [n] (1) barang tambahan; alat ekstra: radio pd mobil merupakan -- yg digemari banyak konsumen; (2)barang yg berfungsi sbg pelengkap dan pemanis busana: -- yg sedang digemari remaja saat ini adalah jepit rambut dan peniti berwarna sama dng pakaian yg dikenakan; (3) Anat yg merupakan tambahan (msl saraf aksesori, yakni otak ke-11)
aktivis ak.ti.vis [n] (1) orang (terutama anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yg bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dl organisasinya; (2) Pol seseorang yg menggerakkan (demonstrasi dsb)
aliterasi ali.te.ra.si [n Sas] (1) sajak awal (untuk mendapatkan efek kesedapan bunyi); (2) pengulangan bunyi konsonan dr kata-kata yg berurutan
alkalinitas al.ka.li.ni.tas [n Kim] (1) jumlah konsentrasi ion karbonat dan bikarbonat terlarut, biasanya dinyatakan dng miliekuivalen per liter kemampuan air untuk menetralkan asam kuat; (2) kualitas sifat basa
alveolar al.ve.o.lar /alvEolar/ (1) a bertalian dng atau menyerupai alveolus; (2 a) a Ling bertalian dng pembentukan bunyi dng mendekatkan atau menempelkan ujung atau daun lidah pd pangkal gigi; (b) n bunyi (konsonan) yg dibuat dng cara demikian
amanat ama.nat [n] (1) pesan; perintah (dr atas): menyampaikan -- orang tuanya; (2) keterangan (dr pemerintah); (3) wejangan (dr orang yg terkemuka): dibacakan sebuah -- Jenderal Sudirman; -- Presiden dl Kongres Pemuda; (4) Ling keseluruhan makna atau isi pembicaraan; konsep dan perasaan yg disampaikan pembicara untuk dimengerti dan diterima pendengar atau pembaca; (5) Sas gagasan yg mendasari karya sastra; pesan yg ingin disampaikan pengarang kpd pembaca atau pendengar
ambyar am.byar [v cak] bercerai-berai; berpisah-pisah; tidak terkonsentrasi lagi
anaptiksis anap.tik.sis [n Ling] penyisipan vokal pendek di antara dua konsonan atau lebih untuk menyederhanakan struktur suku kata
ancaman an.cam.an [n] (1) sesuatu yg diancamkan: pengusaha itu menganggap sepi ~ itu; (2)perbuatan (hal dsb) mengancam: ~ akan pembongkaran daerah itulah yg menggelisahkan penduduk; (3) Pol usaha yg dilaksanakan secara konsepsional melalui tindak politik dan/atau kejahatan yg diperkirakan dapat membahayakan tatanan serta kepentingan negara dan bangsa
antisipatif an.ti.si.pa.tif [a] bersifat tanggap thd sesuatu yg sedang (akan) terjadi: iklan makin responsif dan -- thd hal-hal yg sedang populer dl kehidupan masyarakat
anuswara anus.wa.ra [n Ling] bunyi sengau atau konsonan nasal
arsitek ar.si.tek [n] (1) ahli dl merancang dan menggambar bangunan, jembatan, dsb, biasanya sekaligus sbg penyelia konstruksinya; (2) ki perencana (pencipta suatu paham, negara, dsb)
arsitektur ar.si.tek.tur [n] (1) seni dan ilmu merancang serta membuat konstruksi bangunan, jembatan, dsb; (2) metode dan gaya rancangan suatu konstruksi bangunan
asibilasi asi.bi.la.si [n Ling] proses terjadinya konsonan plosif menjadi konsonan sibilan krn asimilasi
asimilasi asi.mi.la.si [n] (1) Sas penyesuaian (peleburan) sifat asli yg dimiliki dng sifat lingkungan sekitar; (2) Ling perubahan bunyi konsonan akibat pengaruh konsonan yg berdekatan; (3) Bot pengolahan zat pd tumbuh-tumbuhan yg mengandung butir hijau daun dng pertolongan sinar matahari; pengubahan zat bertenaga rendah menjadi zat bertenaga tinggi yg diproses oleh tumbuhan
aspal jalan aspal padat atau aspal encer yg dng kualitas dan konsistensinya siap digunakan untuk pembuatan jalan
aspirasi as.pi.ra.si [n] (1) harapan dan tujuan untuk keberhasilan pd masa yg akan datang: Garis-Garis Besar Haluan Negara pd hakikatnya adalah -- bangsa; (2) ilham yg timbul dl mencipta [n Ling] artikulasi konsonan hambat yg disertai letupan napas yg cukup keras sehingga dapat didengar
audit balas jasa tinjauan berkala oleh konsultan atas gaji, upah, dan tunjangan
bagian ba.gi.an [n] (1) hasil membagi: ruangan ini dibagi menjadi dua -; (2)perolehan atau penerimaan (dr barang yg diberi); yg diperuntukkan: siapa yg belum mendapat -; kita semua mendapat -- yg sama; (3) jatah: tiap jiwa mendapat -- beras 10 kg; (4) penggal (buku, cerita, dsb); jilid: -- kedua buku ini akan segera terbit; (5) sepenggal dr sesuatu yg utuh: -- atas dan -- bawah gedung itu sama; (6) sesuatu (benda, alat, dsb) yg menjadi pelengkap: otak termasuk -- tubuh manusia yg penting; (7) cabang dr suatu pekerjaan (jawatan dsb): ia menjabat sbg kepala -- tata usaha; (8) nasib (untung, malang); peruntungan: telah menjadi -ku hidup melarat begini; (9) pecahan dr kesatuan (spt dr dewan, panitia) yg bertugas mengurus sesuatu; seksi: -- konsumsi; -- penerima tamu
baja beton baja khusus yg digunakan untuk konstruksi beton
bakteriostatik bak.te.ri.o.sta.tik [n Kim] substansi kimia atau konsentrasi rendah bakterisida yg mampu menahan pertumbuhan bakteri, tetapi tidak mematikannya spt bakterisida
barang awet keperluan rumah tangga yg tahan lama dibandingkan dng barang konsumen lainnya spt mebel dan radio
barang netral barang konsumsi yg tetap jumlah pembelian atau pemakaiannya meskipun pendapatan konsumen bertambah
barang normal barang konsumsi yg bertambah pembelian atau pemakaiannya apabila pendapatan konsumen bertambah dan sebaliknya
barang tahan lama barang industri ataupun konsumsi dng masa penggunaan lebih lama (biasanya lebih dr tiga tahun) yg tidak habis terpakai serta tidak mengalami pengolahan lebih lanjut oleh pembelinya
barang tunanilai barang konsumsi yg jumlah pembelian dan pemakaiannya berkurang akibat bertambahnya pendapatan konsumen
bedak padat bedak berbentuk padat, dibubuhkan dng spons atau kuas besar agar hasilnya halus dan rata
bedak serbuk bedak berbentuk serbuk halus, pemakaiannya dibubuhkan pd wajah dng menggunakan spons atau kuas besar
bedol santri pemindahan seluruh penghuni pesantren ke daerah lain: Jawa Barat mensponsori penyelenggaraan -- santri
berkelompok-kelompok ber.ke.lom.pok-ke.lom.pok [v] berkumpul dl beberapa kelompok: para demonstran berdiri ~ di depan gedung kedutaan besar itu
berteriak-teriak ber.te.ri.ak-te.ri.ak [v] berseru dng suara keras berkali-kali: para demonstran ~ sambil mengacung-acungkan tangan
bijak kebudayaan rangkaian konsep dan asas yg menjadi garis besar rencana atau aktivitas suatu negara untuk mengembangkan kebudayaan bangsanya
bijak politik sistem konsep resmi yg menjadi landasan perilaku politik negara
biro klasifikasi [Lay] badan usaha jasa untuk menetapkan klasifikasi kapal, terutama yg menyangkut keselamatan konstruksi kapal
bom laut bom yg dilemparkan ke dl laut (untuk menghancurkan kapal selam); -- molotov bom bakar sederhana berisi kerosin: para demonstran melempari polisi dng -- molotov
bongsai bong.sai [Lihat {bonsai}]
bubar bu.bar [v] (1) bercerai-berai ke mana-mana (tt orang ramai yg berkumpul); berserak-serak ke sana kemari: demonstran -- setelah petugas melepaskan tembakan; (2) selesai; usai (tt pasar, rapat, upacara, dsb): upacara -- pukul sepuluh siang; (3) selesai tugas; berhenti bertugas (tt panitia, dewan, kabinet, dsb): panitia perayaan -- setelah upacara selesai; (4) ditiadakan (tt perserikatan, kongsi, dsb): kalau suatu perkumpulan -- , harta bendanya dapat didermakan kpd badan sosial
bunga karang binatang laut yg hidup berkumpul menjadi satu, rangkanya merupakan bahan yg elastis, bila dibasahi dapat mengisap air; (2) rangka binatang laut yg dipakai sbg alat untuk menggosok (membersihkan); spons; (3) noda berupa bubuk garam putih pd permukaan bata pd waktu mengering
buram bu.ram [a] tidak bercahaya; tidak bening (tt kaca dsb) [n] bentuk kasar dr sesuatu yg akan dikerjakan; rancangan (gambar, tulisan, surat, dsb); konsep
cukai cu.kai [n] (1) pajak atau bea yg dikenakan pd barang impor dan barang konsumsi: barang impor tidak boleh dikeluarkan dr pelabuhan sebelum -- nya dibayar; (2) sebagian dr hasil tanah (spt sawah, ladang) yg wajib diberikan kpd tuan (pemilik) tanah sbg ongkos tanah: krn musim kemarau yg lama, panen padi hanya cukup untuk membayar --
definisi de.fi.ni.si [n] (1) kata, frasa, atau kalimat yg mengungkapkan makna, keterangan, atau ciri utama dr orang, benda, proses, atau aktivitas; batasan (arti); (2) rumusan tt ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yg menjadi pokok pembicaraan atau studi
definisi ostensif cara menggambarkan suatu konsep dng mengucapkannya, menunjuknya, atau mengisyaratkannya
definisi riil proses atau hasil menyatakan makna kata dng memerinci unsur-unsur konsepnya
demo de.mo [ark n] kendaraan bermotor beroda tiga (hampir sama dng bemo) [n kp] demonstrasi
demokrasi terpimpin corak pemerintahan yg untuk pertama kali diumumkan secara resmi di dl pidato Presiden Soekarno pd tanggal 10 November 1956 ketika membuka Konstituante, yaitu corak demokrasi yg mengenal satu pemimpin menuju tujuan suatu masyarakat yg berkeadilan sosial
dependensi de.pen.den.si [n] (1) keadaan bergantung kpd orang lain krn belum dapat hidup sendiri (tt orang); ketergantungan; (2) keadaan tidak merdeka, di bawah kekuasaan atau pengaruh negara lain (tt negara); keadaan dijajah; (3) Ling hubungan antara unsur-unsur gramatikal dng salah satu sbg penguasa dan lainnya sbg unsur bergantung (dikuasai), msl frasa verba menguasai frasa nomina pd tataran klausa, vokal (inti) menguasai konsonan pd tataran suku kata
derai de.rai [n] tiruan bunyi titik-titik air hujan yg jatuh di kaca dsb: -- gerimis mulai terdengar [Mk n] butir-butir (tanah, emas, dsb) [v] ber.de.rai-de.rai v (1) berduyun-duyun (tidak beraturan): para demonstran ~ sepanjang jalan; (2) jatuh berguguran banyak-banyak (tt daun-daunan dsb); (3) berlanjutan atau berpanjangan tidak teratur
dermatolog der.ma.to.log [n] ahli dermatologi: penyakit gatal di sekujur tubuh itu hendaknya dikonsultasikan kpd seorang --
deskripsi struktur [Ling] (1) penggambaran konstituen ujaran dan hubungannya dr sudut semantik, sintaksis, dan fonologi, kaidahnya terletak di sebelah kiri kaidah transformasi; (2) masukan yg memungkinkan terjadinya suatu transformasi
determinisme de.ter.min.is.me [n] paham yg menganggap setiap kejadian atau tindakan, baik yg menyangkut jasmani maupun rohani, merupakan konsekuensi kejadian sebelumnya dan ada di luar kemauan
diagram pohon [Ling] gambaran visual penjabaran suatu satuan atas konstituen secara hierarkis
diplo dip.lo [n Anat] jaringan tulang bentuk spons yg diapit oleh lapisan luar dan lapisan dalam dr tulang pipih, spt pd susunan tulang tengkorak
disiplin ilmiah cara pendekatan yg mengikuti ketentuan yg pasti dan konsisten untuk memperoleh pengertian dasar yg menjadi sasaran studi; (2) cabang ilmu
disjungsi dis.jung.si [n Ling] hubungan antara bagian konstruksi yg dipisahkan oleh atau dan tetapi dan menunjukkan kontras atau asosiasi, msl mereka miskin, tetapi selalu gembira
disjungtif dis.jung.tif [n Ling] (1) konjungsi spt atau dan tetapi; (2) konstruksi yg mengandung disjungsi
doko do.ko [n Huk] mas kawin dl adat perkawinan di Tonsea (Manado) berupa hadiah dr mempelai laki-laki untuk mempelai wanita dan kerabatnya apabila wanita tsb sebelumnya pernah menikah
dominasi do.mi.na.si [n] (1) penguasaan oleh pihak yg lebih kuat thd yg lebih lemah (dl bidang politik, militer, ekonomi, perdagangan, olahraga, dsb); (2) Ling hal tergantungnya suatu konstituen sintaktis pd simpai di atasnya
donor do.nor [n] (1) penderma; pemberi sumbangan; (2) penderma darah (yg menyumbangkan darahnya untuk menolong orang lain yg memerlukan): -- darah; (3) Fis unsur kimia yg jika ditambahkan ke dl semikonduktor murni dapat menambah konsentrasi elektron bebas di dl semikonduktor itu
dorong do.rong [v] men.do.rong v (1) menolak dr bagian belakang atau bagian depan; menyorong: mereka beramai-ramai ~ mobil yg mogok; (2) menganjur (ke depan); bergerak dng kuat ke arah depan: seseorang di antara para demonstran itu ~ ke depan khalayak; (3) ki mendesak atau memaksa supaya berbuat sesuatu: kejadian ini ~ kami agar segera bertindak
draf [n] rancangan atau konsep (surat dsb); buram: -- komunike bersama itu disusun oleh dua orang dr kedua belah pihak
drama realis [Sas] drama yg ditulis sesuai dng konsep aliran realisme dl teater
dualisme semantis [Ling] teori dl semantik yg menganggap adanya hubungan timbal balik antara lambang (unsur bahasa) dan objek atau konsep yg ditunjuknya
efek pendapatan pengaruh yg dirasakan konsumen dng naiknya harga barang untuk mengurangi permintaan akan barang tsb krn dng pendapatan yg sama, konsumen merasa lebih kecil tingkat pendapatannya
efek substitusi pengaruh yg dirasakan konsumen dng naiknya harga barang untuk mengurangi permintaan akan barang yg harganya relatif mahal untuk menggantinya dng barang yg harganya relatif lebih murah;
efektor efek.tor [n Bio] (1) organ, jaringan, sel yg mampu mengadakan reaksi thd rangsangan; (2) molekul yg konsentrasinya mengatur kegiatan molekul protein dng bereaksi dng tapak pengikat spesifik pd protein
efisiensi makanan [Tern] angka yg menunjukkan perbandingan antara pertambahan berat badan ternak dan berat ransum yg dikonsumsi
ego [n Psi] (1) aku; diri pribadi; (2) rasa sadar akan diri sendiri; (3) konsepsi individu tt dirinya sendiri
ejaan fonemis eja.an fonemis ejaan yg menggambarkan tiap fonem dl bahasa dng satu lambang secara konsisten, msl ejaan Suomi dan ejaan Turki
ekad [n] bentuk tumbuhan atau hewan yg muncul sbg responsi thd faktor habitat tertentu, sedangkan adaptasi khasnya tidak terwariskan
eksper ek.sper [n] orang yg ahli dl bidangnya; pakar: ia -- dl konstruksi beton bertulang
endosentris en.do.sen.tris [a Ling] (1) dikatakan tt ungkapan yg maknanya berasal dr makna-makna konstituennya (dl semantik); (2) berfungsi secara sintaktis dng cara yg sama dng pemadunya yg mana saja
epigenesis epi.ge.ne.sis [n Bio] (1) konsep tt berkembangnya suatu makhluk dng pemunculan struktur dan fungsinya; pd fase embrio; (2) perubahan ciri mineral batuan yg disebabkan oleh pengaruh luar
eugenol eu.ge.nol [n Kim] zat cair tanpa warna, konstituen utama minyak bunga cengkih, digunakan sbg bahan wangi-wangian dan bakterisida; C10H12O2
fasilitator fa.si.li.ta.tor [n] orang yg menyediakan fasilitas; penyedia: di dl konsep belajar mandiri, guru dan sekolah tidak lagi menjadi titik pusat kegiatan, tetapi lebih bersifat sbg pendukung dan -- kebutuhan murid
fonik fo.nik [n] metode mengajar membaca dng menggunakan konsep-konsep fonetik yg sederhana
frasa fra.sa [n Ling] gabungan dua kata atau lebih yg bersifat nonpredikatif (msl gunung tinggi disebut frasa krn merupakan konstruksi nonpredikatif)
frasa eksosentris frasa yg keseluruhannya tidak mempunyai perilaku sintaksis yg sama dng salah satu konstituennya
frasa endosentris frasa yg keseluruhannya mempunyai perilaku sintaksis yg sama dng salah satu konstituennya
fraseologi fra.se.o.lo.gi [n] cara memakai kata atau frasa di dl konstruksi yg lebih luas, baik dl bentuk tulis maupun ujar
gading-gading ga.ding-ga.ding [n Lay] (1) rangka atau penguat konstruksi kapal secara melintang sekaligus tempat melekatnya kulit atau lambung kapal agar bentuk kapal tidak berubah, yg biasanya diberi nomor mulai dr nol di bagian buritan; (2) lingkar atau bingkai roda
gading-gading besar [Lay] gading-gading yg konstruksinya lebih besar dp gading-gading biasa, dipasang di tempat tertentu yg membutuhkan kekuatan ekstra, msl di samping lubang palka, di kamar mesin, buritan, haluan
gagap ga.gap [n] (1) gangguan bicara (kesalahan dl ucapan dng mengulang-ulang bunyi, suku kata, atau kata); (2) Psi kelainan wicara berupa pengulangan konsonan dan suku kata secara spasmodis, disebabkan oleh gangguan psikofisiologis dan lebih banyak terjadi pd pria [Jk v] meng.ga.gap v meraba-raba (dl gelap); menggagau
gambir hutan tumbuhan memanjat, panjangnya mencapai 10 m, ditanam sbg pohon hias atau sbg bahan obat tradisional (jamu); melati hutan; pancasuda; Jasminum pubescons atau Trigonopleura malayana
garnis gar.nis [n] penghias hidangan: salah satu upaya memikat konsumen, ia mencoba menambah -- pd setiap hidangan yg disuguhkannya
gelagar ge.la.gar , ber.ge.la.gar v bergemuruh; berdentum; menggelegar: terdengar bunyi mortir dan meriam ~ [n] belahan bambu yg dirangkai, digunakan sbg alas duduk dsb [n Tek] (1) konstruksi baja atau beton yg membentuk bentangan jembatan, dermaga, atap; (2) bentangan baja atau kayu yg mendukung kuda-kuda lantai
gemul ge.mul [n] tunas yg tumbuh di dl tubuh sejenis spons
generalisasi teoretis tesis, hukum, atau hipotesis yg dicapai dng asumsi dasar bahwa variabel lainnya dianggap konstan
glasnos glas.nos [n] keterbukaan, baik ucapan maupun kebijaksanaan dan kemauan politik yg dilaksanakan secara berani serta konsekuen (di Uni Soviet dahulu)
glosem glo.sem [n Ling] konsep dasar dl teori glosematik
gubris gub.ris [v] meng.gub.ris v cak mempedulikan; mengindahkan; memperhatikan: tanpa ~ seruan petugas mereka terus melancarkan demonstrasi
gugus kalimat kumpulan kalimat yg saling berkaitan krn ciri-ciri kelas, peran, atau keutuhan; paragraf; -- konsonan Ling dua konsonan atau lebih yg berurutan dl satu suku kata, msl pr- dl prakata
halobion ha.lo.bi.on [n Zool] organisme yg hidup dl suatu lingkungan dng konsentrasi garam yg tinggi, msl ubur-ubur
hektogram hek.to.gram [n] satuan ukuran berat 1 ons atau 100 g
hentian hen.ti.an [n] (1) yg dihentikan; tempat berhenti; jeda: ~ sebentar dl ujaran; (2) Ling bunyi konsonan yg dihasilkan dng sepenuhnya menghambat udara dl mulut (p, t, k, b, d, g)
hiatus hi.a.tus [n Ling] peralihan di antara dua monoftong yg berdampingan, yg membentuk dua suku yg berurutan tanpa jeda atau konsonan antara
hipotonik hi.po.to.nik [a Kim] mempunyai tekanan osmosis lebih rendah dp larutan lain yg menjadi pembandingnya krn konsentrasi ion yg dikandungnya lebih rendah
homeostasis ho.me.os.ta.sis [n Dok] keadaan dl tubuh suatu makhluk hidup yg mempertahankan konsentrasi zat dl tubuh, khususnya darah agar tetap konstan
honorarium ho.no.ra.ri.um [n] upah sbg imbalan jasa (yg diberikan kpd pengarang, penerjemah, dokter, pengacara, konsultan, tenaga honorer); upah di luar gaji
hubungan analogi hu.bung.an analogi [Ling] tersubstitusikannya satu konstituen dng konstituen lain dl konstruksi penyematan
hukum DM [Ling] konstruksi bahasa Indonesia, baik dl kata majemuk maupun dl kalimat bahwa bagian yg menerangkan (M) selalu terletak di belakang bagian yg diterangkan (D) (msl rumah Ali, rumah diterangkan (D) dan Ali menerangkan (M)
huruf mati huruf yg melambangkan konsonan, spt m, p, t; huruf konsonan
ideofon ide.o.fon [n Ling] ungkapan yg sering tidak lazim atau tidak teratur dl fonologi (msl dng memakai lambang bunyi) dan konstruksi sintaksisnya, terutama yg mengungkapkan konotasi yg spesifik, biasanya berupa kata yg sangat khas
ideologi ide.o.lo.gi [n] (1) kumpulan konsep bersistem yg dijadikan asas pendapat (kejadian) yg memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup: dl pertemuan itu penatar menjelaskan dasar -- negara; (2) cara berpikir seseorang atau suatu golongan: hal itu menjadi makanan empuk bagi -- asing yg ingin menginfiltrasi kita; (3)paham, teori, dan tujuan yg merupakan satu program sosial politik: -- komunis menjadi pegangan bagi negara-negara yg selama ini disebut Blok Timur
idiom idi.om [n Ling] (1)konstruksi yg maknanya tidak sama dng gabungan makna unsurnya, msl kambing hitam dl kalimat dl peristiwa itu hansip menjadi kambing hitam, padahal mereka tidak tahu apa-apa; (2) ark bahasa dan dialek yg khas menandai suatu bangsa, suku, kelompok, dll
ilmu ekonomi ilmu tt produksi, distribusi, dan konsumsi barang, serta berbagai masalah yg bersangkutan dng itu, spt tenaga kerja, pembiayaan, dan keuangan; (2) ilmu pengetahuan tt kegiatan sosial manusia dl memenuhi kebutuhan hidupnya yg diperoleh dr lingkungannya
impresario im.pre.sa.rio [n] pengusaha (sponsor, pemimpin) hiburan, spt perfilman, sandiwara, atau pertunjukan musik
induk in.duk [n] (1) ibu (terutama tt binatang); emak: -- ayam; (2) Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; (3) ki yg terutama; yg menjadi pokok atau pangkal yg menjadi asal: -- keributan itu adalah diganggunya gadis Minah oleh pemuda B; (4) ki inti; pati; bibit; biang: -- cuka; -- karbol; (5) ki pusat (yg menjadi penyatu bagian, cabang, dsb): -- per-usahaan; -- organisasi
industri hilir industri yg memproduksi barang yg siap dipakai oleh konsumen
informatika in.for.ma.ti.ka [n] (1) ilmu tt pengumpulan, klasifikasi, pe-nyimpanan, pengeluaran, dan penyebaran pengetahuan yg direkam; (2) hal-hal yg berkaitan dng informasi; usaha dl bidang informasi: kami bergerak dl berbagai usaha, spt konstruksi dan --
inkremental in.kre.men.tal [a] berkembang sedikit demi sedikit secara teratur: rakyat menghendaki reformasi itu secara gradual, -- , dan konstitusional
instalatur air orang (perusahaan) yg memasang perlengkapan air bersih ke rumah konsumen
instalatur listrik orang (perusahaan) yg memasang perlengkapan aliran listrik di rumah konsumen
intensi in.ten.si [n] (1) Ling perangkat atribut atau ciri yg menjelaskan sesuatu yg dapat diacu dng kata tertentu (di-bedakan dng ekstensi); (2) Kat keinginan atau permohonan khusus yg diajukan umat dl upacara misa; (3) maksud; tujuan: terdapat hubungan antara gaya hidup, konsep diri, citra produk, dan sistem nilai dng -- konsumen wanita mau membeli kosmetika lokal
interlud in.ter.lud [n Ling] gugus konsonan yg muncul di antara vokal, msl mb dl tumbuh
inti in.ti [n] (1) isi yg paling pokok atau penting; pokok isi; sari; pati; sari pati; (2) ki bagian yg utama, yg penting peranannya dl suatu proses atau pelaksanaan kerja: regu --; tenaga --; pemain --; (3) Ling bagian konstruksi yg paling bebas atau dominan; (4) Met partikel khusus di udara yg memungkin-kan terjadinya air atau es dr uap air; (5) Fis teras atom yg terdiri atas proton dan neutron, yg seluruh muatannya positif, dan hampir semua massanya terpusat; inti atom; nukleus
istikamah is.ti.ka.mah [n Isl] sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen: Alquran mengajarkan kita agar mempunyai sikap --
istilah is.ti.lah [n] (1) kata atau gabungan kata yg dng cermat meng-ungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yg khas dl bidang tertentu; (2) sebutan; nama: janda muda disebut dng -- "janda kembang" ; (3) kata atau ungkapan khusus
jalan lintas pemandangan satwa liar sarana jalan bagi para pengunjung kawasan konservasi untuk dapat menyaksikan atraksi satwa liar yg ada di dl kawasan itu
jasa ja.sa [n] (1) perbuatan yg baik atau berguna dan bernilai bagi orang lain, negara, instansi, dsb: pemimpin itu banyak -- nya bagi negara; (2) Man perbuatan yg memberikan segala sesuatu yg diperlukan orang lain; layanan; servis; (3) Ek aktivitas, kemudahan, manfaat, dsb yg dapat dijual kpd orang lain (konsumen) yg menggunakan atau menikmatinya
jasa baik [Ek] harta yg paling tidak permanen serta paling baik, berwujud dl daftar aktiva; (2) nilai terikat pd laba yg dicapai oleh perusahaan krn kesanggupannya untuk menghasilkan pendapatan, msl saran-saran dr konsultasi peternakan
jempalitan jem.pa.lit.an [v] (1) jungkir-balik; (2) berantakan: banyak kursi ~ diobrak-abrik para demonstran
kalimat ka.li.mat [n] (1) kesatuan ujar yg mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan; (2) perkataan; (3) Ling satuan bahasa yg secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa
kalimat terbelah [Ling] kalimat yg terjadi krn proses tematisasi dng menempatkan salah satu konstituen ke sebelah kiri sehingga menjadi tema
kalkulus kal.ku.lus [n] (1) Dok proses pengerasan yg tidak normal pd tubuh, msl adanya batu pd ginjal; (2) endapan tidak normal garam-garam mineral di dl organ tubuh [n Mat] bagian matematika yg terutama melibatkan pengertian dan penggunaan diferensial dan integral fungsi serta konsep yg berkaitan: -- diferensial; -- integral
kamus istilah kamus yg memuat istilah dng makna konsepnya dr bidang ilmu tertentu (spt kamus hukum dan kamus kimia)
kanselari kan.se.la.ri [n] kantor staf dr kedutaan (konsulat)
kantilever kan.ti.le.ver [n] (1) Tek tembok yg menganjur ke luar sbg penahan balkon; (2) Lay konstruksi batang (balok) yg salah satu ujungnya dijepit dan ujung lainnya bebas; (3) penopang; penyangga
kasus ka.sus [n] (1) keadaan yg sebenarnya dr suatu urusan atau perkara; keadaan atau kondisi khusus yg berhubungan dng seseorang atau suatu hal; soal; perkara; (2) Ling (a) kategori gramatikal dr nomina, frasa nominal, pronomina, atau adjektiva yg menunjukkan hubungannya dng kata lain dl konstruksi sintaksis; (b) hubungan antara argumen dan predikator dl suatu proposisi (dl teori kasus)
kata kunci kata atau ungkapan yg mewakili konsep atau gagasan yg menandai suatu zaman atau suatu kelompok; (2) kata atau ungkapan yg mewakili konsep yg telah disebutkan: -- kunci kalimat itu adalah "pembangunan"
kategori semantis [Ling] hasil pengelompokan unsur-unsur alam di luar bahasa dl wujud konsep yg abstrak, yg kadang-kadang muncul dl bahasa, kadang-kadang tidak
kategori sintaksis [Ling] (1) golongan yg diperoleh suatu satuan sbg akibat hubungan dng kata lain dl konstruksi sintaksis; (2) kategori gramatikal
kati ka.ti [n] ukuran berat yg berbobot 61/4 ons
kebelet ke.be.let [a cak] ingin sekali; tidak tertahankan lagi untuk melaksanakan keinginan: rongrongan pacarnya yg -- kawin mengganggu konsentrasinya dl menuntut ilmu
kebijakan ke.bi.jak.an [n] (1) kepandaian; kemahiran; kebijaksanaan; (2) rangkaian konsep dan asas yg menjadi garis besar dan dasar rencana dl pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tt pemerintahan, organisasi, dsb); pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sbg garis pedoman untuk manajemen dl usaha mencapai sasaran; garis haluan: -- Pemerintah mengenai moneter perlu dibahas oleh DPR
kelancungan ke.lan.cung.an [n] kepalsuan; kecurangan: ~ dl perdagangan sangat merugikan masyarakat konsumen
kelas kapal [Lay] kriteria kualifikasi kapal menurut ketentuan biro klasifikasi yg didasarkan atas konstruksi kapal ditinjau dr aspek keselamatan, dan dijadikan patokan nilai premi asuransi dan nilai asuransi
kendara ken.da.ra [n] , -- terbang konstruksi atau kendaraan yg dirancang untuk perjalanan melalui udara, ada yg lebih berat dp udara dan ada yg lebih ringan
kepenajaan ke.pe.na.ja.an [n] hal yg berhubungan dng penaja atau sponsor
kerajaan parlementer ke.ra.ja.an parlementer negara yg kekuasaannya di bawah seorang raja yg pemerintahannya dilaksanakan berdasarkan konstitusi (UUD) dan wakil rakyat (parlemen) memegang kedaulatan tertinggi
kerangka teori tindakan ke.rang.ka teori tindakan konsep dl menganalisis sistem budaya, sistem sosial, sistem kepribadian, dan sistem organik yg mempengaruhi tingkah laku manusia dl interaksinya dng manusia lain
keremahan ke.re.mah.an [n] perihal konsistensi tanah yg bersifat mudah pecah; kekonsistenan tanah yg bersifat mudah pecah: pemupukan yg menggunakan pupuk organik akan dapat menjaga ~ tanah serta kesuburannya
kesepakatan ke.se.pa.kat.an [n] perihal sepakat; konsensus
ketaatasasan ke.ta.at.a.sas.an [n] keadaan tidak mudah berubah dr ketentuan yg sudah ditetapkan; kekonsistenan: bahasa ragam ilmu selalu menuntut ~ pd kaidah bahasa yg ada
ketakjuban ke.tak.jub.an [n] keadaan (perihal) takjub; kekaguman; keheranan: ~ arsitek Barat thd konstruksi Candi Borobudur dapat dipahami
ketulian ke.tu.li.an [n] keadaan tuli; perihal tuli: untuk mencegah ~ sebaiknya berkonsultasi ke dokter
keyakinan ke.ya.kin.an [n] (1) kepercayaan dsb yg sungguh-sungguh; kepastian; ketentuan; (2) bagian agama atau religi yg berwujud konsep yg menjadi keyakinan (kepercayaan) para penganutnya
klien kli.en [n] (1) Huk orang yg memperoleh bantuan hukum dr seorang pengacara dl pembelaan perkara di pengadilan: pengacara itu menuntut perusahaan yg telah memalsukan merek dagang -- nya; (2) orang yg membeli sesuatu atau memperoleh layanan (spt kesehatan, konsultasi jiwa) secara tetap; pelanggan: ia sudah lama menjadi -- dokter itu
ko- (kom- [bentuk terikat] dengan; bersama-sama; berhubungan dengan: koedukasi; komposisi; konsentrasi
koefisien ko.e.fi.si.en [n Mat] bagian suku yg berupa bilangan atau konstan, biasanya dituliskan sebelum lambang peubah, spt angka 2 dalam 2 x atau dalam 2 (x + y)
koefisien aktivitas faktor yg dikalikan dng konsentrasi untuk mengubah konsentrasi itu menjadi aktivitas; koefisien keaktifan
kolak ko.lak [n] makanan yg dibuat dr pisang, ubi, dsb yg direbus dng gula dan santan [n] sepotong kayu yg bengkok dan bulat pd ujungnya, dipakai untuk menggiling lada atau rempah-rempah pd cobek [ark n] takaran beras sebanyak empat gantang atau dua puluh kati (= ? 125 ons = ? 12,5 kg)
kolektivisme ko.lek.ti.vis.me [n Fil] ajaran atau paham yg tidak menghendaki adanya hak milik perseorangan, baik atas modal, tanah, maupun alat produksi (semua harus dijadikan milik bersama, kecuali barang konsumsi)
konkresi kon.kre.si [n] senyawa kimia (spt kalsium karbonat atau oksida besi) yg terkonsentrasi lokal dl bentuk butiran
kontoid kon.to.id [n Ling] bunyi ujar yg pd dasarnya dihasilkan oleh alat ucap dng hambatan pd pita suara (istilah ini digunakan dl bidang fonetik yg maksudnya sama dng konsonan dl bidang fonemik)
koreferensialitas ko.re.fe.ren.si.a.li.tas [n Ling] persamaan referen antara konstituen kalimat, msl antara ia dan nya dl Ia dng senang hati meminjamkan bukunya
korektif ko.rek.tif [a] bersifat korek (memperbaiki, teliti, berdisiplin): mahasiswa seharusnya mempunyai sikap mental yg dinamis, -- , dan konstruktif
kota industri kota yg merupakan tempat konsentrasi industri penduduk yg sebagian besar terlibat dl kegiatan itu
las ikat [Tek] pengelasan sepanjang kira-kira 0,5-2 cm untuk mengikat bagian konstruksi supaya tetap pd kedudukannya sampai penguatan menyeluruh dilaksanakan
lesap le.sap [v] (1) hilang; lenyap; lucut: air itu -- diisap tanah; (2) menghilang secara berangsur-angsur (suara, gambar); (3) Ling hilang satu dr dua unsur atau bagian konstruksi yg koreferensial, spt subjek anak kalimat pd sebelum pergi, dia menulis surat
letupan lateral le.tup.an lateral [Ling] pelepasan konsonan oklusif yg memungkinkan udara keluar melalui samping lidah
letupan nasal le.tup.an nasal [Ling] pelepasan konsonan oklusif sedemikian rupa sehingga udara keluar lewat hidung
likuida li.ku.i.da [n Ling] konsonan malaran apiko-alveolar yg menyerupai vokal, yaitu [r] dan [l]
lumut karang bunga karang; spons
magnetostatika mag.ne.to.sta.ti.ka [n] kajian tt medan magnet yg tetap konstan dng waktu
makam ma.kam [n] (1) kubur: mengantarkan jenazah ke --; (2) pekuburan [ark n] tempat tinggal; kediaman [n Tas] jalan panjang yg berisi tingkatan yg harus ditempuh oleh seorang sufi, yg penuh dng berbagai kesulitan dan memerlukan usaha yg sungguh-sungguh sehingga tercapai keadaan yg tetap menjadi milik pribadi orang sufi [n] , -- Ibrahim pahatan bekas telapak kaki Nabi Ibrahim a.s. ketika membangun Kakbah, terdapat dl Masjidilharam [n] kedudukan mulia (tinggi): ia mengakui belum sampai pd -- untuk bisa memahami konsep ulama besar itu secara rasional
manajer profesional pemimpin manajemen yg tugas utamanya mencakup kerja perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, dan pengendalian dng memanfaatkan pengetahuan, konsep, asas, dan bahasa teknis bersama, dan menjunjung standar praktik kerja dan kode etik yg diakui
mandala man.da.la [n kl] (1) wilayah kekuasaan lembaga keagamaan; (2) bulatan; lingkungan (daerah) [n] alat yg digunakan untuk melakukan konsentrasi selama bersemadi, berbentuk lukisan di atas kain atau lukisan di atas tanah yg digambari dng taburan beras berwarna
manufaktur ma.nu.fak.tur [v] membuat atau menghasilkan dng tangan atau mesin; (2) n proses mengubah bahan mentah menjadi barang untuk dapat digunakan atau dikonsumsi oleh manusia
manufakturing ma.nu.fak.tu.ring [n] hal-hal yg berkaitan dng manufaktur; usaha manufaktur: kami bergerak dl berbagai usaha, spt konstruksi, -- , pariwisata
maskon mas.kon [n] konsentrasi massa yg terdapat di permukaan bulan
melakukan me.la.ku.kan [v] (1) mengerjakan (menjalankan dsb): ia gugur dl ~ tugasnya; (2) mengadakan (suatu perbuatan, tindakan, dsb): ~ pendaratan darurat; ~ demonstrasi; (3) melaksanakan; mempraktikkan; menunaikan: Pemerintah akan ~ tindakan tegas thd setiap penyelewengan yg terjadi; (4) melazimkan (kebiasaan, cara, dsb): kepala sekolah bermaksud ~ "Senam Pagi Indonesia" di sekolahnya; (5) menjadikan (membuat dsb) berlaku; menjadikan laku: ~ uang palsu adalah perbuatan yg melanggar hukum; (6) berbuat sesuatu thd (suatu hal, orang, dsb): ia ~ anak yatim itu sbg anaknya sendiri; (7) mengabulkan (permintaan, doa, dsb); meluluskan: orang tuanya selalu ~ permintaan anak itu
meliberalisasi me.li.be.ra.li.sa.si [v] menerapkan paham liberal dl kehidupan (tata negara dan ekonomi): konsekuensi rincian dr komitmen untuk ~ perdagangan dan investasi dirumuskan oleh perte; muan tingkat menteri
memalangkan me.ma.lang.kan [v] (1) meletakkan dng posisi melintang; memakai sesuatu sbg palang: para demonstran ~ drum-drum aspal di jalan raya; (2) mempertaruhkan nyawa supaya perkara berakhir sebagaimana yg dikehendaki; menyalibkan
memanaskan me.ma.nas.kan [v] (1) menjadikan panas; menghangatkan: Ibu ~ sayur; (2) ki menjadikan meruncing (genting dsb): peristiwa penembakan para demonstran itu telah ~ suasana
membenihkan mem.be.nih.kan [v] menimbulkan; menyebabkan: tindakannya bisa -- rangkaian demonstrasi
membubarkan mem.bu.bar.kan [v] (1) menyuruh bubar; mencerai-beraikan: polisi -- para demonstran itu; (2) menghentikan: -- panitia; (3) meniadakan; menghapuskan: yayasan -- perseroan itu krn rugi
memersonanongratakan me.mer.so.na.non.gra.ta.kan [v] menganggap (menyatakan) sbg orang yg tidak disukai; mengusir secara halus krn tidak disukai lagi (duta, konsul, dsb)
memicu me.mi.cu [v] (1) menarik picu; (2) ki menggerakkan sesuatu yg berakibat membahayakan: spt telah diduga pemecatan itu bakal ~ gelombang demonstrasi baru
mempertunjukkan mem.per.tun.juk.kan [v] (1) memperlihatkan tontonan; mempertontonkan (gambar hidup, sandiwara, tari-tarian); (2) memperlihatkan (mendemonstrasikan) kepandaian (ilmu kekebalan dsb); (3) memamerkan (lukisan, barang-barang, dsb)
memvisualkan mem.vi.su.al.kan [v] menjadikan suatu konsep dapat dilihat dng indra penglihatan
menalakan me.na.la.kan [v] menyelaraskan nada; menyamakan nada (bunyi, suara): ~ biola dan piano konser dimulai
mendemo men.de.mo [v] melakukan demonstrasi: mereka ~ kantor perwakilan PBB di Jakarta
mendepolitisasi men.de.po.li.ti.sa.si [v] menghilangkan (menghapuskan) kegiatan politik: mahasiswa berdemonstrasi di gedung DPR dan mendesak agar peraturan yg dianggap akan ~ kampus dicabut
mendobrak men.dob.rak [v] (1) merusakkan (pintu, pagar, dsb): para demonstran ~ pintu gerbang kedutaan besar; (2) menembus pertahanan atau kepungan: pasukan gerilya itu telah ~ kepungan tentara lawan; (3) menghapus secara berani dan tegas (tt tradisi, adat, kebiasaan): Nabi Muhammad saw. ~ tradisi perbudakan dl kalangan kaum Kuraisy
menemani me.ne.mani [v] mengawani; menyertai; mengiring(i): aku ~ Ibu melihat demonstrasi pembuatan kue
mengalokasikan meng.a.lo.ka.si.kan [v] (1) menentukan banyaknya barang yg disediakan untuk suatu tempat (pembeli dsb): Menteri Perdagangan memutuskan untuk ~ tambahan barang-barang konsumsi kpd tiap provinsi; (2) menentukan banyaknya uang (biaya) yg disediakan untuk suatu keperluan (kegiatan)
mengeduk me.nge.duk [v] (1) mengeruk; mengorek; menggali; (2) ki mengumpulkan uang; mengambil untung sebanyak-banyaknya: para pengusaha dan pedagang jangan hanya ~ keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan kepentingan konsumen
menggunturkan meng.gun.tur.kan [v] membuat sesuatu mengguntur: aksi demonstrasi buruh yg marak itu ~ suara sumbang dr berbagai kalangan
menghalangi meng.ha.langi [v] (1) merintangi: polisi ~ orang-orang yg akan berdemonstrasi; (2) menutupi: kabut tebal ~ pemandangan
mengotakan me.ngo.ta.kan [kl v] (1) menjadikan spt kota; menjadikan bersifat kota; menjadikan sbg konsumsi orang kota; (2) memperkuat dng benteng; memakai sesuatu untuk benteng
menimbang me.nim.bang [v] (1) mengukur (menentukan) berat benda (dng neraca dsb): setelah ia ~ beras yg dibelinya, ternyata berat berasnya berkurang 1 ons; (2) memikirkan baik-baik untuk menentukan baik buruknya, salah tidaknya, dsb; (3) mengingat (akan); mengindahkan: segala-galanya dilakukan dng ~ kekuatan yg ada; tidak ~ hati orang, tidak mengingat perasaan hati orang
menunjukkan perasaan me.nun.juk.kan perasaan memperlihatkan perasaan tidak senang; berunjuk rasa; berdemonstrasi
merembung me.rem.bung [n] pohon, termasuk suku meranti, Dipterocarpaceae, kayunya digunakan sbg bahan konstruksi ringan, bahan pembungkus, kayu lapis, papan, perkakas rumah, dan bahan kertas; Shorea smithiana
merencanakan me.ren.ca.na.kan [v] (1) membuat rencana; mengonsep (membuat, menyusun konsep): ~ surat; ~ cerita; (2) merancang; mereka-reka; mengupayakan: ~ pembangunan kota; (3) menguraikan; menceritakan; melaporkan (menyusun laporan risalah); (4) memaksudkan; mencadangkan: ~ uang ini untuk membeli beras
merosotkan me.ro.sot.kan [v] menurunkan (tt harga, mutu, derajat): demonstrasi mahasiswa dan pelajar itu berusaha untuk ~ harga bahan-bahan makanan
meter gas alat untuk mengukur konsentrasi gas di dl ruang pd waktu dan suhu tertentu
metode eja metode belajar membaca yg dimulai dng melafalkan huruf konsonan menurut bunyi konsonan itu
metode komparatif [Ling] metode untuk menentukan kekerabatan bahasa dng membandingkan bentuk kata seasal yg bertujuan merekonstruksi bahasa purba
mikroekonomi mik.ro.e.ko.no.mi [n] bagian dr teori ekonomi umum yg berkenaan dng perekonomian dr satuan atau subjek individual, spt konsumen, produsen, pemilik faktor produksi, dan pembentukan harga yg ditimbulkannya
mikrohistori mik.ro.his.to.ri [n] penulisan sejarah yg disusun berdasarkan bahan yg terurai secara terpisah-pisah, kemudian dikonstruksi kembali menjadi satu naskah yg lengkap
minyak ekuitas [Pet] bagian produksi minyak bumi yg menjadi hak perusahaan minyak dl hal konsesi yg dimiliki bersama oleh pemerintah dan perusahaan minyak
mitologi mi.to.lo.gi [n] ilmu tt bentuk sastra yg mengandung konsepsi dan dongeng suci mengenai kehidupan dewa dan makhluk halus dl suatu kebudayaan
muson mu.son [Lihat {monsun}]
nama jenis nomina yg menunjukkan jenis umum benda atau konsep
nekat ne.kat [a] (1) berkeras hati; dng keras atau kuat kemauan: meskipun sudah dilarang oleh polisi, mereka -- masuk; seorang demonstran -- melemparkan diri pd kawat berduri; (2) terlalu berani (dng tidak berpikir panjang lagi): sekarang banyak penodong yg --; (3) tidak mempedulikan apa-apa lagi (krn putus harap, hilang akal, malu sekali, dsb): krn sangat malu, ia -- meninggalkan kampung halaman dan keluarganya; (4) tetap tidak mau (mengalah, menurut, menyerah, dsb); bersikeras; mengotot: sebenarnya ia sudah kalah, tetapi masih -- saja
neoliberalisme ne.o.li.be.ral.is.me [n] aliran politik ekonomi yg muncul setelah Perang Dunia I, ditandai dng tekanan berat pd segi positif ekonomi pasar bebas, disertai dng usaha menekan campur tangan pemerintah dan konsentrasi kekuasaan swasta thd perekonomian
nilai budaya konsep abstrak mengenai masalah dasar yg sangat penting dan bernilai dl kehidupan manusia
nilai keagamaan konsep mengenai penghargaan tinggi yg diberikan oleh warga masyarakat pd beberapa masalah pokok dl kehidupan keagamaan yg bersifat suci sehingga menjadikan pedoman bagi tingkah laku keagamaan warga masyarakat bersangkutan
nyali nya.li [n] (1) empedu; (2) ki perasaan: tidak punya -- orang yg memukuli anak kecil itu; (3) ki keberanian: pecah -- nya, hilang keberaniannya; (4) Bio proliferasi lokal jaringan tumbuhan yg menghasilkan pembengkakan dng bentuk khas dan amat berbeda dng organ normal lain, biasa terbentuk sbg responsi thd serangan patogen
obat dokter obat yg diberikan oleh dokter; -- esensial obat umum tanpa merek dagang, biasanya dikonsumsikan untuk unit pelayanan kesehatan dsb: para dokter seharusnya memelopori penggunaan -- esensial, mengingat harganya murah dan khasiatnya sama
oklusif ok.lu.sif [a Ling] bersifat oklusi (tt konsonan)
oles bedak spons atau bantalan yg berukuran kecil untuk mengoleskan bedak pd wajah
on [Lihat {ons}]
pamer pa.mer [v] menunjukkan (mendemonstrasikan) sesuatu yg dimiliki kpd orang lain dng maksud memperlihatkan kelebihan atau keunggulan untuk menyombongkan diri: pembangunan industri berteknologi canggih dilakukan bukan untuk --
pandangan hidup pan.dang.an hidup konsep yg dimiliki seseorang atau golongan dl masyarakat yg bermaksud menanggapi dan menerangkan segala masalah di dunia ini
pangkon pang.kon [n] (1) Bl kayu berongga, bagian yg atas dipakai untuk menumpangkan (meletakkan) bilah-bilah logam gamelan, saron, dsb, berperan sbg pembentuk bunyi; (2) Jw Ling tanda penutup konsonan pd akhir kalimat
pantograf pan.to.graf [n] (1) alat untuk membesarkan dan mengecilkan gambar; (2) El konstruksi berbentuk belah ketupat yg dipasang di atas kereta api listrik, gunanya untuk mengalirkan arus listrik dr kabel ke motor-motor kereta api itu
paragaster pa.ra.gas.ter [n Zool] ruang tengah pd spons (bunga karang)
parataksis pa.ra.tak.sis [n Ling] (hubungan) konstruksi kalimat, klausa, atau frasa koordinatif yg tidak menggunakan kata penghubung (spt dan): besar kecil, tua muda
pasangan pa.sang.an [n] (1) yg selalu dipakai bersama-sama sehingga menjadi sepasang: mana ~ sepatu ini?; (2) seorang perempuan bagi seorang laki-laki atau seekor binatang betina bagi seekor jantan atau sebaliknya: mana ~ menarimu?; (3) salah satu dr dua organ tubuh yg berpasangan; (4) yg merupakan pelengkap bagi yg lain: mana ~ baju ini?; (5) Ling huruf penanda konsonan yg ditulis untuk menutup konsonan lain di depannya [n] (1) barang apa yg dipasang; (2) petaruh (dl perjudian); (3) hasil memasang; (4) kayu yg diletakkan di tengkuk lembu untuk menarik pedati; (5) yg menjadi padanannya (jodohnya, teman bermainnya, dsb); partner
patois pa.to.is [n Ling] variasi lokal suatu bahasa yg bersifat nonstandar
patron pat.ron [n] (1) pola (pakaian, batik, dsb); (2) suri (teladan): dasar konsep tradisional dapat menjadi -- dan skala kebenaran setiap bentuk karya seni
pedemo pe.de.mo [n] orang yg berdemonstrasi: aparat memata-matai gerak-gerik ~
pelayuan daging pe.la.yu.an daging [Tern] penyimpanan daging segar selama dua sampai enam minggu pd suhu 34o sampai 38o F sebelum daging itu dijual kpd konsumen
pelestarian pe.les.ta.ri.an [n] (1) proses, cara, perbuatan melestarikan; (2) perlindungan dr kemusnahan atau kerusakan; pengawetan; konservasi: ~ sumber-sumber alam; (3) pengelolaan sumber daya alam yg menjamin pemanfaatannya secara bijaksana dan menjamin kesinambungan persediaannya dng tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keanekaragamannya
pembilas pem.bi.las [n] (1) air pencuci (pembasuh) yg kedua kali; (2) alat konsentrasi yg digunakan untuk mengambil mineral berharga pd tahap akhir sehingga ampasnya merupakan ampas akhir untuk dibuang
penaja pe.na.ja [n] orang yg menaja; sponsor
pencabangan pen.ca.bang.an [n] proses, cara, perbuatan mencabangkan: ~ bank ke daerah juga salah satu faktor yg mendorong naiknya konsumsi di daerah
pengejawantahan peng.e.ja.wan.tah.an [n] (1) penjelmaan (perwujudan, pelaksanaan, manifestasi) suatu posisi, kondisi, sikap, pendirian, dsb; (2) proses, cara, perbuatan mengejawantahkan; penjelmaan; perwujudan; manifestasi: demonstrasi itu merupakan ~ dr perasaan tidak puas para pekerja tambang atas peraturan yg dianggapnya merugikan itu
penggerek daun peng.ge.rek daun serangga hama, biasanya dl stadium larva yg hidup dng memakan jaringan spons di antara dua lapisan epidermis daun
pengunjuk rasa peng.un.juk ra.sa [n] orang yg melakukan unjuk rasa; sekumpulan orang yg mengadakan unjuk rasa; demonstran: dng tersenyum, ia menerima dan menyalami wakil-wakil mahasiswa ~
penjabaran pen.ja.bar.an [n] proses, cara, perbuatan menjabarkan (menguraikan atau menerangkan secara terperinci); penguraian: ~ konsep itu jelas
penjajakan pen.ja.jak.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menjajaki; penelaahan; pendugaan: ~ mengenai kemungkinan membuka konsulat di negara itu sudah dilakukan pemerintah; (2) hasil menjajaki
penyesah pe.nye.sah [n] (1) alat untuk menyesah; (2) Tek alat konsentrasi yg digunakan pd tahap awal pengolahan (tt bahan galian)
penyifatan pe.nyi.fat.an [n] proses, cara, perbuatan memberikan suatu sifat kpd: konsep gender merupakan -- pd kaum laki-laki dan perempuan yg dikonstruksikan secara sosial dan kultural
perangsangan pe.rang.sang.an [n] proses, cara, perbuatan merangsang: menurut konselor dr Amerika, sekitar 80% wanita tidak mengalami orgasme sewaktu sanggama apabila tanpa disertai ~ klitoris
perencana pe.ren.ca.na [n] (1) penyusun rencana (konsep, cerita, uraian, dsb); (2) pembuat rencana (yg merencanakan); perancang
peristiwa khas intern peristiwa yg dilakukan oleh suatu badan dng memusatkan perhatian pd sponsor peristiwanya
pertunjukan perasaan per.tun.juk.an perasaan unjuk rasa; demonstrasi
perusahaan jasa per.u.sa.ha.an jasa perusahaan yg membantu kelancaran pengaliran barang dr produsen kpd konsumen; (2) perusahaan yg produk usahanya berupa jasa (bukan barang), msl pariwisata, pelayanan, dsb
peta bumi peta yg terutama melukiskan tanah, pegunungan, dan sungai; (2) ki kumpulan; konstelasi: di mana letak kelompok teater dl -- bumi tontonan yg merakyat ini?
pilar pi.lar [n] (1) tiang penguat (dr batu, beton, dsb): sebuah monumen yg terdiri atas lima -- berdiri dng megahnya; (2) ki dasar (yg pokok); induk: partai itu disederhanakan menjadi tujuh organisasi --; (3) Kap tiang berbentuk silinder pejal atau berongga untuk menyangga balok geladak atau bagian konstruksi lain di kapal
pinjaman fonologis pin.jam.an fonologis [Ling] pemasukan unsur fonologis dl suatu bahasa atau dialek lain, msl pola gugus konsonan dl bahasa Indonesia yg berasal dr bahasa daerah atau asing
pipa beton pipa yg khusus untuk konstruksi beton
plosif plo.sif [n Ling] konsonan yg dihasilkan udara yg keluar (nasal atau oral) tertutup secara sempurna dan terbuka (tutupnya) dng tiba-tiba
pola kalimat [Ling] (1) konsep sintaktis yg mencakupi konstruksi, spt indikatif, interogatif, imperatif; (2) pola spt nomina + verba + nomina untuk menggambarkan kalimat msl Adik membaca buku
pramuniaga pra.mu.ni.a.ga [n] karyawan perusahaan dagang yg bertugas melayani konsumen; pelayan toko
produk pro.duk [n] (1) barang atau jasa yg dibuat dan ditambah gunanya atau nilainya dl proses produksi dan menjadi hasil akhir dr proses produksi itu; (2) benda atau yg bersifat kebendaan spt barang, bahan, atau bangunan yg merupakan hasil konstruksi; (3) hasil; hasil kerja
produktivitas sekunder [Bio] produktivitas organisme yg tergolong dl konsumen (hewan) dan pengurai (bakteri dan jamur)
produsen pro.du.sen [n] penghasil barang: Dewan Timah Internasional beranggotakan negara-negara -- dan konsumen timah seluruh dunia
promosi dagang kegiatan komunikasi untuk meningkatkan volume penjualan dng pameran, periklanan, demonstrasi, dan usaha lain yg bersifat persuasif
prosedur semu [Ling] metode analisis bahasa yg konon mengikuti prinsip ilmiah, tetapi dl kenyataannya melanggar krn asumsi penyelidikan tidak konsisten atau krn sulit dilaksanakan dl praktik
protesis pro.te.sis [n Ling] penambahan vokal atau konsonan pd awal kata, untuk memudahkan lafal msl e pd nyak menjadi enyak dsb
psikiater psi.ki.a.ter [n] dokter yg ahli dl penyakit jiwa: barangkali ia terganggu keseimbangan jiwanya sehingga perlu dikonsultasikan kpd seorang --
puntiran pun.tir.an [n] (1) sesuatu yg dipuntir; (2) cara (hasil) memuntir; (3) Fis keadaan yg terjadi jika salah satu ujung batang atau serat diputar dng arah yg berlawanan dng arah putaran pd ujung yg lain; tonsi
rangrangan rang.rang.an [n] buram; konsep; rancangan
reaksi re.ak.si [n] (1) kegiatan (aksi, protes) yg timbul akibat suatu gejala atau suatu peristiwa: putusan rektor telah menimbulkan -- mahasiswa yg berupa pemasangan tulisan yg mengecam putusan itu; (2) tanggapan (respons) thd suatu aksi: dia tidak memberikan -- apa-apa ketika dimarahi ayahnya; (3) perubahan yg terjadi krn bekerjanya suatu unsur (obat)
referendum obligator kewajiban meminta pendapat rakyat secara langsung dl mengubah sesuatu, msl thd perubahan konstitusi
rekayasa re.ka.ya.sa [n] (1) penerapan kaidah-kaidah ilmu dl pelaksanaan (spt perancangan, pembuatan konstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan sistem yg ekonomis dan efisien); (2) ki rencana jahat atau persekongkolan untuk merugikan dsb pihak lain: ia menjadi terdakwa krn -- yg dilakukan tetangganya
remah re.mah [n] repih-repih (roti); sisa-sisa makanan dsb yg ketinggalan di tempat makan [n] bersifat mudah pecah [n Geo] konsistensi tanah yg bersifat mudah pecah
rencana ren.ca.na [n] (1) kl cerita; (2) rancangan; buram (rangka sesuatu yg akan dikerjakan): -- kerja; (3) konsep; naskah (surat dsb); buram (surat): mana -- surat ini; (4) laporan pemberitaan; catatan mengenai pembicaraan dl rapat dsb: penulis dipersilakan membacakan -- rapat anggota yg lalu; (5) acara (pembicaraan); program: usulnya tercantum dl -- yg akan dibicarakan dl rapat besar; (6) artikel; makalah; kertas kerja: ia menulis -- untuk seminar bahasa; (7) cak maksud; niat
rengrengan reng.re.ngan [Jw n] rancangan; buram; konsep; skema (batik)
resital re.si.tal [n] konser atau pertunjukan yg ditampilkan seorang pemain musik atau kelompok kecil pemain musik
rol rambut pengeriting atau pengikal rambut berbentuk silinder, terbuat dr plastik, spons, dsb, biasanya terdiri atas dua bagian, yg satu sbg penggulung rambut dan yg lain sbg penutup gulungan
rotator ro.ta.tor [n Dok] otot yg konstruksinya menyebabkan berputarnya suatu struktur
sabu-sabu sa.bu-sa.bu [n] bahan kimia untuk menciptakan halusinasi: gadis itu berhura-hura di diskotik dan mengonsumsi --
sajak prosa sajak yg digubah dl bentuk prosa, tetapi tetap dicirikan oleh unsur-unsur puisi, spt irama yg teratur, majas, rima (dalam), asonansi, konsonansi, dan citraan
sajak tertutup sajak yg disusun berdasarkan bunyi dan sajak yg sama terdapat pd suku kata terakhir yg diakhiri oleh bunyi konsonan
salep sa.lep [n] (1) obat luar yg terbuat dr campuran obat dng zat yg berkonsistensi, spt mentega, untuk dioleskan pd kulit (untuk kudis, luka, borok, dsb): untuk mengobati lukamu itu pakailah -- ini; (2) minyak kental atau vaselin untuk campuran bahan obat luar, pomade, dsb
salur pemasaran [Ek] orang atau badan yg terlibat dl pengalihan, pemilikan, dan penyampaian barang dr produsen kpd konsumen
satu sosial unsur studi dl kemasyarakatan yg diberi batasan tertentu dan yg secara relatif bersifat konstan, spt individu, keluarga, taraf hidup; (2) kesatuan orang yg terikat atas ciri-ciri tertentu dl kehidupan masyarakat
semen posolan semen jenis nonkonstruksi yg hanya mempunyai kekuatan dl bangunan rumah biasa dan hanya dapat digunakan untuk campuran pasangan batu bata atau batako untuk dinding, tetapi tidak dapat digunakan untuk beton cor
semiidiom se.mi.i.di.om [n Ling] konstruksi yg salah satu anggotanya memiliki makna biasa, anggota yg lain memiliki makna khusus dl konstruksi yg sama
semivokal se.mi.vo.kal [n Ling] bunyi bahasa yg mempunyai ciri vokal ataupun konsonan, mempunyai sedikit geseran dan tidak muncul sbg inti suku kata, msl [y], [r], [w]
sepon se.pon [Lihat {spons}]
sepusat se.pu.sat [a] (1) memiliki satu pusat bersama: lingkaran ~; (2) mengenai satu titik yg terdapat tepat di tengah-tengah; konsentrik
setia merek [Kom] kesetiaan konsumen thd suatu merek yg ditunjukkan melalui perhatian dan perbuatan untuk mengulang pembelian merek tsb secara berkala
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
siaga mental kesiapan mental untuk memberi respons segera thd rangsangan yg datang
silih si.lih [v] saling; (2) ganti; tukar; (3) n Ling (a) konstituen yg tidak ditentukan atau tidak terdapat dl struktur dasar, diperlukan untuk menjelaskan suatu derivasi; (b) unsur tidak bermakna yg mempunyai fungsi sintaksis, tetapi tidak mempunyai fungsi semantis
silo si.lo [n] (1) tempat menyimpan hasil pertanian (biji-bijian) dl jumlah besar, terbuat dr papan kayu atau logam (spt besi pelat, seng) dng bentuk dan konstruksi khusus; (2) bangunan di bawah tanah tempat peluru kendali
simposium sim.po.si.um [n] (1) pertemuan dng beberapa pembicara yg mengemukakan pidato singkat tt topik tertentu atau tt beberapa aspek dr topik yg sama; (2) kumpulan pendapat tt sesuatu, terutama yg dihimpun dan diterbitkan; (3) kumpulan konsep yg diajukan oleh beberapa orang atas permintaan suatu panitia
sindeton sin.de.ton [n] konstruksi yg bagian-bagiannya dihubungkan dng konjungsi, msl krn saya melihat, saya senang
sinestesia si.nes.te.sia [n Ling] metafora berupa ungkapan yg bersangkutan dng indria yg dipakai untuk objek atau konsep tertentu, biasanya disangkutkan dng indria lain, msl sayur itu pedas untuk kata-kata sangat pedas
sistem ambil bayar pengambilan dan pembayaran sesuatu (spt kambing dan daging) yg konsumen terlebih dahulu mengambil sesuatu di pasar untuk diperdagangkan, kemudian dibayar apabila sesuatu itu habis sambil mengambil lagi sesuatu yg baru
skalop ska.lop [n Lay] lubang pd komponen konstruksi, msl pelat atau profil baja, dimaksudkan agar sambungan las yg melalui komponen tsb tidak terputus
stereotip ste.re.o.tip /stErEotip/ (1) a berbentuk tetap; berbentuk klise: ucapan yg --; (2) n konsepsi mengenai sifat suatu golongan berdasarkan prasangka yg subjektif dan tidak tepat
struktur sosial konsep perumusan asas hubungan antarindividu dl kehidupan masyarakat yg merupakan pedoman bagi tingkah laku individu
suku kata struktur yg terjadi dr satu atau urutan fonem yg merupakan konstituen kata
suku tertutup [Ling] suku kata yg berakhir dng konsonan
sukun su.kun [Jw v] (1) tidak bergigi (tt gusi); (2) v tidak berbiji (untuk buah-buahan yg biasanya berbiji): jambu -- [n] pohon spt keluih yg buahnya tidak berbiji; Artocarpus incissus [n] penanda hilangnya vokal dl ejaan bahasa Arab yg diletakkan di atas konsonan
suseptibilitas su.sep.ti.bi.li.tas [n Kim] kemampuan untuk dng mudah memberikan respons thd kerja atau gaya; kerentanan
taat asas ta.at a.sas [a] tidak berubah dr ketentuan yg sudah ditetapkan; konsisten
taja ta.ja [v] me.na.ja v (1) memulai; memelopori; (2) mengatur; merancangkan; (3) mengurus segala keperluan (material); membiayai; mensponsori
talam kuning konsentrat kuning yg merupakan hasil proses konsentrasi bijih uranium
teori kasus [Ling] (1) teori linguistik generatif yg menganggap bahwa setiap nomina mempunyai kasus abstrak pd struktur batin dan kemudian diwujudkan dng bentuk morfologis tertentu pada struktur lahir; (2) teori linguistik yg menggunakan peran relasional semantis sbg konsep dasar, msl pelaku, penderita
terbambang ter.bam.bang [v] kelihatan terbentang luas (lebar); tampak luas (memanjang); terpampang: poster-poster -- di muka kaum demonstran
terbium ter.bi.um [n Kim] logam tanah langka yg ditemukan oleh Monsander; unsur dng nomor atom 65, berlambang Tb, bobot atom 158,9254
tesaurus te.sau.rus [n] (1) buku referensi berupa daftar kata dng sinonimnya; (2) buku referensi berupa informasi tentang berbagai perangkat konsep atau istilah dl pelbagai bidang kehidupan atau pengetahuan
timbre tim.bre [n] perbedaan sifat antara dua nada yg sama kuat dan sama tinggi nadanya dl konstruksi instrumen; irama nada; cocok nada
titer ti.ter [n Kim] kekuatan atau konsentrasi larutan
toko pengecer tempat menjual barang secara eceran langsung kpd konsumen
tongsil tong.sil [Lihat {tonsil}]
tunjuk perasaan [ark] demonstrasi; unjuk rasa
udang dogol udang konsumsi yg memiliki nilai ekonomi tinggi berwarna cokelat kebiru-biruan, panjang 20 cm; Melapenaeus monoceros
ultra- ul.tra- [bentuk terikat] (1) luar biasa berlebih-lebihan; teramat sangat: ultrakonservatif; (2) lebih dp: ultraliberal
undang-undang dasar un.dang-un.dang dasar undang-undang yg menjadi dasar semua undang-undang dan peraturan lain dl suatu negara, yg mengatur bentuk, sistem pemerintahan, pembagian kekuasaan, wewenang badan-badan pemerintahan, dsb; konstitusi
unitarisme uni.ta.ris.me [n] ajaran (paham, kecenderungan) yg menginginkan bentuk negara kesatuan: Mukadimah Konstitusi l945 mempunyai corak --
unjuk rasa un.juk ra.sa [n] pernyataan protes yg dilakukan secara massal; demonstrasi
variasi va.ri.a.si [n] (1) tindakan atau hasil perubahan dr keadaan semula; selingan: segalanya berlangsung berulang-ulang tanpa --; (2) bentuk (rupa) yg lain; yg berbeda bentuk (rupa): harga tiket pesawat memang ada -- nya; berbagai -- dialek bahasa Indonesia; (3) hiasan tambahan: sepeda motornya diberi -- berupa lampu-lampu kecil (gambar tempel dsb); (4) Bio perubahan rupa (bentuk) yg turun-temurun pd binatang yg disebabkan oleh perubahan lingkungan; (5) Ling (a) wujud pelbagai manifestasi, baik bersyarat maupun tidak bersyarat dr suatu satuan; (b) konsep yg mencakupi variabel dan varian
veto ve.to [n] (1) hak konstitusional penguasa (pemegang pemerintahan dsb) untuk mencegah, menyatakan, menolak, atau membatalkan keputusan: Kongres memperdebatkan -- yg diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat thd keputusan Kongres; (2) hak membatalkan (melarang secara mutlak): kita mempunyai hak -- dl setiap pembicaraan keluarga
visa diplomatik vi.sa diplomatik visa yg diberikan kpd pegawai diplomatik dan konsuler negara asing
visualisasi vi.su.a.li.sa.si [n] (1) pengungkapan suatu gagasan atau perasaan dng menggunakan bentuk gambar, tulisan (kata dan angka), peta, grafik, dsb; (2) proses pengubahan konsep menjadi gambar untuk disajikan lewat televisi oleh produsen
wawasan wa.was.an [n] (1) hasil mewawas; tinjauan; pandangan; (2) konsepsi cara pandang
wawasan nasional wa.was.an nasional cara pandang suatu bangsa dl hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta dl hubungan antarnegara yg merupakan hasil perenungan filsafat tt diri dan lingkungannya dng memperhatikan sejarah dan kondisi sosial budaya serta memanfaatkan konstelasi geografis guna menciptakan dorongan dan rangsangan dl usaha mencapai tujuan nasional
wesel we.sel [n] (1) surat pos untuk mengirimkan uang; (2) surat pembayaran yg dapat diuangkan ke bank oleh pemegangnya [n] konstruksi batang-batang rel kereta api yg bercabang (bersimpangan) tempat memindahkan arah jalan kereta api
wiraniaga wi.ra.ni.a.ga [n] orang yg yg melakukan penjualan barang secara langsung kpd konsumen (pembeli); pedagang: -- keliling adalah salah satu pengusaha kecil
wisma cinta alam bangunan yg diperuntukkan bagi pengunjung untuk dapat mengikuti kegiatan yg bersifat pendidikan konservasi
yantra yan.tra [n] alat untuk melakukan konsentrasi selama bersemadi (dl aliran Mantrayana), berbentuk lukisan yg menggambarkan bentuk geometris spt segitiga

Jika informasi mengenai "ons" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas