Arti kata/frase "ong" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/ong

Halaman ini menjelaskan kata atau frase ong menurut KBBI Edisi III

ong: [kl p] kata seru untuk menyebut dewa (dl agama Hindu atau Buddha); om

Lebih lanjut mengenai ong

ong terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 4101 kata terkait yakni sebagai berikut:

ong [kl p] kata seru untuk menyebut dewa (dl agama Hindu atau Buddha); om
ongahangih ongah.a.ngih [a] goyah-goyah; goyang-goyang (krn tidak kuat): jalannya -- spt angsa
onggok ong.gok [n] longgok; tumpuk [n] ampas singkong setelah diambil acinya
onggokan ong.gok.an [n] longgokan; tumpukan; timbunan: mobilnya terbalik krn melanggar -- batu di tepi jalan
ongji ong.ji [Cn n] izin; lisensi
ongkang ong.kang , ong.kang-ong.kang v(1) duduk dng kaki berjuntai; (2) ki tidak berbuat apa-apa; berpangku tangan: rezeki tidak akan datang dng -- saja [Mk] meng.ong.kang-ong.kang v berjalan dng langkah panjang
ongkok ong.kok [Mk] meng.ong.kok-ong.kok v berjalan membungkuk-bungkuk
ongkos ong.kos [n] (1) biaya: -- kirim tiga ratus rupiah; (2) belanja: -- makan; (3) upah; bayaran: berapa -- pekerja sehari
ongeh [a] sombong; angkuh
ongok [Mk a] bodoh; tolol
ongol-ongol [n] penganan (kue) terbuat dr tepung sagu, gula, kelapa, dsb
bukit pasir onggokan pasir di gurun atau di pantai yg terjadi krn diendapkan oleh angin
adat hidup tolong-menolong adat hidup tolong-menolong, syariat pa.lu-me.ma.lu [pb] dl kehidupan sehari-hari harus saling menolong, dl agama saling membantu
adikong adi.kong [n] pembantu pribadi pembesar spt pembantu sultan, perdana menteri
alur kerongkongan lekuk memanjang untuk menyalurkan makanan dr kerongkongan langsung menuju retinakulum pd dinding sebelah kanan
anak ronggeng penari dl pertunjukan ronggeng
andong an.dong [Jw n] kereta kuda sewaan spt dokar atau sado beroda empat (di Yogyakarta dan Surakarta) [n] (1) tanaman perdu, tergolong tanaman hias, berhelai daun panjang meruncing lurus atau bergelombang, tangkai daunnya berbentuk tulang, warna daunnya hijau, hijau kemerah-merahan, ungu kemerah-merahan, merah sekali; Cordyline fruticosa; (2) daun andong
angkong ang.kong [ark n] kereta beroda dua yg dihela orang [ark n] permainan judi dng kartu tiga
anglong ang.long, meng.ang.long [v] berbicara tanpa arah tujuan; mengigau
asong , meng.a.song v mengasongkan
ayam potong bersih ayam potong yg sudah bersih tanpa jeroan, kaki, leher, dan kepala, siap untuk dimasak
badong ba.dong [Jw n] perlengkapan wayang; badung [n] lagu duka yg dinyanyikan bersama sambil berpegangan tangan membentuk sebuah lingkaran (di daerah Toraja)
bagai gadis jolong bersubang [pb] sombong atau sangat riang (krn baru saja menjadi kaya, berpangkat tinggi, dsb)
bagai ikan dl keroncong [pb] tidak tertolong lagi; tidak ada harapan lagi untuk meloloskan diri
bagong ba.gong [ark a] besar dan berat: parang --; perahu -- [Sd n] babi hutan; celeng , ba.gong.an lihat bahasa
baju barong baju kaus bermotif barong
balerong ba.le.rong [Mk n] bangsal atau los (di pasar)
balong ba.long [n] (1) Sd kolam untuk membudidayakan ikan; (2) Jw tanah rendah (lekuk) yg tergenang air dan berlumpur
bandongan ban.dong.an [n] pengajaran dl bentuk kelas (pd sekolah agama)
bangkong bang.kong [n] kodok (besar)
barong ba.rong, barong tagalog [n] kemeja bersulam dr Filipina
barongan ba.rong.an [Jw n] seni pertunjukan rakyat yg berupa tiruan binatang buas (singa dsb) yg digerak-gerakkan oleh orang yg berada di dalamnya
barongsai ba.rong.sai [n] barongan Cina yg biasa dipertunjukkan pd tahun baru Imlek
batik Pekalongan (kain) batik yg dibuat dng corak dan gaya Pekalongan
bayong ba.yong [v] mem.ba.yong v mengangkat; memanggul: ia terpaksa -- tangga dr rumah mertuanya sampai ke sawah
bedegong be.de.gong [Sd a] sombong; angkuh
belahong be.la.hong [n] perhiasan yg dipakai di telinga (pd suku Dayak Kenyah)
belandong be.lan.dong [n] penebang kayu di hutan: beberapa jenis kayu dilarang untuk ditebang para --
belandongan be.lan.dong.an [n] kayu-kayu (bulat) hasil tebangan
belencong be.len.cong [Jw n] lampu besar yg digantungkan di muka kelir pertunjukan wayang kulit [n] cangkul penggali atau pembelah, berukuran tebal dan bermata dua, ujung yg satu bermata runcing dan yg satu lagi bermata tajam; gancu
belendong be.len.dong [n] beladu
belengkong be.leng.kong [a] tidak lurus; berlekuk: garis pantai itu -- krn pukulan ombak
belerong be.le.rong [Mk n] los atau bangsal tempat berjualan di pasar
belincong be.lin.cong [n] kerang kecil yg mempunyai cangkang berbentuk kerucut sebesar ujung lidi, hidup di bawah batu, sela-sela lumut, dan rerumputan; Lumellaxis gracils
belolong be.lo.long [n] sampan yg berambau (dr Bugis)
belonggok be.long.gok [n] pohon medang tanduk, Alseodaphne peduncularis
belongkang be.long.kang [n] perahu yg berlunas rata dan berpapan kiri kanan, digunakan untuk mengangkut barang di sungai
belongkeng be.long.keng [n] siput kecil yg hidup di air tawar, dapat dimakan
belongkot be.long.kot, be.long.kot.an [a] masih belum diolah; sebagaimana adanya; utuh: kayu --
belongsong be.long.song [n] (1) sampul pembungkus (dr daun, kain, timah, dsb); kelongsong; (2) kain tenun, terdiri atas sebagian dr sutra dan sebagian lagi dr kapas, buatan Palembang
belotong be.lo.tong [n] endapan yg tersisa dl proses pembersihan nira, terdiri atas kapur, lumpur, dan kotoran yg terdapat dl nira pd waktu dilakukan ekstraksi thd tebu
bencong ben.cong [a cak] banci
bengkang-bengkong beng.kang-beng.kong [a] berkeluk-keluk; bengkang-bengkok
bengkong beng.kong [a] bengkok [n] tukang sunat; tukang khitan
bengong be.ngong [v] termenung (terdiam) spt kehilangan akal (krn heran, sedih, dsb)
bentong ben.tong [a] ber.ben.tong-ben.tong a berbelang-belang: baju putihnya -- kena lumpur
berangsong be.rang.song [Lihat {berongsong}]
berbelongsong ber.be.long.song [v] memakai belongsong: buah-buahan itu -- supaya tidak rusak dimakan keluang
berbohong ber.bo.hong [v] menyatakan sesuatu yg tidak benar; berbuat bohong; berdusta: jangan coba-coba -, nanti pasti ketahuan
berbolong-bolong ber.bo.long-bo.long [v] berlubang-lubang tembus
berbondong-bondong ber.bon.dong-bon.dong [v] berduyun-duyun: orang -- menuju stadion Senayan untuk menonton pertandingan sepak bola
berbongkah ber.bong.kah [v] menjadi bongkah; merupakan bongkah: sawah itu tanahnya sudah -- krn kekeringan
berbongkah-bongkah ber.bong.kah-bong.kah [v] (1) beberapa bongkah (gumpal); (2) menjadi (merupakan) beberapa bongkah: sawah yg tanahnya sudah -- itu harus segera diempoh(i)
berboyong ber.bo.yong [v] berpindah tempat tinggal beserta seluruh keluarga dan seluruh barang miliknya: para transmigran -- ke luar Jawa
berebut lontong tanpa isi be.re.but lontong tanpa isi [pb] berlomba-lomba memperoleh sesuatu yg tidak berguna
bergonjong ber.gon.jong [v] berbentuk spt tanduk (tt bubungan rumah spt rumah Minangkabau)
bergosong ber.go.song [a] hangus (terbakar) di beberapa tempat: seluar bajunya ~
bergotong royong ber.go.tong ro.yong [v] bersama-sama mengerjakan atau membuat sesuatu
berjaipong ber.ja.i.pong [v] menari jaipong
berjongkok ber.jong.kok [v] jongkok
berjongkok-jongkok ber.jong.kok-jong.kok [v ki] sangat merendahkan diri
berkantong ber.kan.tong [v] mempunyai kantong; ada kantongnya: bajunya ~ empat
berkecondongan ber.ke.con.dong.an [v] mempunyai kecondongan
berkelong ber.ke.long [v] berpantun (bernyanyi) cara Bugis
berkeredong ber.ke.re.dong [Jk v] memakai (menggunakan) keredong
berkeroncongan ber.ke.ron.cong.an [v] keroncongan
berkongkalikong ber.kong.ka.li.kong [v cak] bersekongkol (untuk maksud-maksud yg kurang baik); berkomplot
berkongsi ber.kong.si [v] (1) mengadakan persekutuan dagang (dng); (2) bersekutu; berkomplot
berkorong ber.ko.rong [v] mempunyai korong
berlonggok ber.long.gok [v] bertimbun (bertumpuk dsb): sampah yg ~ di tepi jalan mengundang lalat dan langau
berlonggoklonggok ber.long.gok.long.gok [v] bertimbun-timbun; beberapa (banyak) longgok: ~ padi tersimpan di gudangnya
bermoncong ber.mon.cong [v] (1) mempunyai moncong: buaya yg -- pendek disebut buaya katak; (2) ki kas berkata sambil bersungut- sungut
beromong-omong ber.o.mong-o.mong [v] bercakap-cakap; berbincang-bincang: mari kita -- sebentar di luar
berondong be.ron.dong [n] butir-butir jagung yg digoreng tanpa minyak atau dng sedikit minyak sehingga mengembang dan pecah [v] , mem.be.ron.dong v (1) menembak secara beruntun dng peluru banyak-banyak; (2) ki menghujani pukulan (pertanyaan, cacian, dsb)
berondongan be.ron.dong.an [n] (1) peluru dsb yg diberondongkan; tembakan; (2) hasil memberondong; (3) dentuman peluru beruntun
berong be.rong [ark a] serong
berongga be.rong.ga [v] ada ruang (lubangnya); tidak padat: kayu besar itu ternyata ~
beronggok-onggok ber.ong.gok-ong.gok [v] berlonggok-longgok; bertumpuk-tumpuk; bertimbun-timbun: -- buah-buahan dan sayur-sayuran dijual di tepi jalan
berongkol be.rong.kol [v] berberkas-berkas; bergabung-gabung: akar alang-alang itu dijual ~
berongkos be.rong.kos [n] sayur berkuah dng bumbu keluak: -- tahu
berongsang be.rong.sang [Mk] mem.be.rong.sang v marah-marah; meradang: perempuan itu -- krn merasa dihina
berongsong be.rong.song [n] (1) keranjang dsb pembungkus (penutup) buah di pohon supaya tidak dimakan kalong, keluang, dsb; (2) selongsong pd mulut anjing dsb; berangus
beronjong be.ron.jong [n] (1) keranjang panjang terbuat dr kawat atau bambu untuk tempat babi; (2) keranjang dr bambu atau anyaman kawat yg diisi batu-batu untuk penahan arus air (banjir, gelombang laut, dsb): di sungai itu dipasang --
berpondong ber.pon.dong [v] memakai pondong; memakai pelindung dr panas matahari atau hujan dng pondong (untuk tanaman yg baru tumbuh): pohon-pohon jeruk yg masih ~ pun habis dicuri orang
berpongah-pongah ber.po.ngah-po.ngah [v] berkata-kata (bertingkah laku) sombong atau angkuh
berpotong ber.po.tong [v] sudah dipotong
berpotong kulup ber.po.tong kulup berkhitan
berpotong-potong ber.po.tong-po.tong [v] berpenggal-penggal; berkerat-kerat
berpotong-potongan ber.po.tong-po.tong.an [v] saling memotong
berpotongan ber.po.tong.an [adv] (1) mempunyai potongan; berbentuk; bermodel (ada bentuk atau modelnya); (2) ada pengurangan (tt harga barang); (3) tampak sepotong-potong
bersebar kabar bohong ber.se.bar kabar bohong menyiarkan kabar bohong
bersekongkol ber.se.kong.kol [v] berkomplot atau bersepakat melakukan kejahatan; bersekutu dng maksud jahat
berseloyong ber.se.lo.yong [v] seloyongan
bersemprong ber.sem.prong [v] memakai semprong
bersombong ber.som.bong [v] meninggikan (memegahkan) diri; berkata (berbuat dsb) dng congkak: jadi orang jangan suka -, nanti tidak punya teman
bersongkok ber.song.kok [v] memakai songkok
bersongsong ber.song.song [v] berjalan (bergerak maju) menghadapi ...; bertemu (berlawanan arah); berpapasan (dng): ia dapat melihat seorang berkuda yg rupa-rupanya -- dng dia
bertangan kosong ber.ta.ngan kosong tidak membawa apa-apa; tidak bersenjata; (2) ki tidak berhasil
bertelempong ber.te.lem.pong [v] memukul telempong
bertolong-tolongan ber.to.long-to.long.an [v] saling menolong; saling membantu
bertongkat ber.tong.kat [v] memakai (membawa) tongkat: duduk ~ lutut, duduk sambil menaikkan sebelah lutut
bertongkat arus ber.tong.kat arus berteleku; bertongkat tangan
bertongkat senduk ber.tong.kat senduk [ki] sudah tua sekali
bertongkat tangan ber.tong.kat tangan berteleku
bertongkat tebu ber.tong.kat tebu [ki] berjalan bersama-sama dng istri atau kekasih
bertongkat tempurung ber.tong.kat tempurung bertongkat senduk
biaya ongkos [Huk] biaya perkara spt ongkos pemanggilan saksi dan biaya meterai
bocong bo.cong [Jk n] tempat air yg bagian perutnya (tengahnya) besar (terbuat dr tanah); buyung: ia membawa minyak kelapa se --
bodong bo.dong [Jw a] tersembul pusatnya; bujal [ark n] angin kencang
bohong bo.hong [a] (1) tidak sesuai dng hal (keadaan dsb) yg sebenarnya; dusta: kabar itu -- belaka; ia berkata --; (2) cak bukan yg sebenarnya; palsu (biasanya mengenai permainan): uang --; lotre --
bohong-bohongan bo.hong-bo.hong.an [n] bukan yg sebenarnya (tt permainan)
bokong bo.kong [n] (1) pantat; (2) Jk belakang; pinggul [Mk a] bengkak; balut (tt mata); kembung; berjendul
bola tongkat cabang olahraga berupa permainan bola di lapangan yg bolanya dipukul dng tongkat hoki; -- wasit bola yg dilepas dr tangan wasit dan dinyatakan permainan dimulai lagi: sesudah pertandingan dihentikan beberapa menit, -- wasit dilepaskan
bolong bo.long [a cak] berlubang tembus
bolong melompong kosong sama sekali
boncong bon.cong [ark n] buyung dr tanah
bondong bon.dong [Mk n] kelompok; gugus; kumpulan
bongak bo.ngak [a] sombong; congkak; angkuh [a] bohong; dusta [Mk a] bodoh
bonggol bong.gol [n] (1) bonjol pd batang kayu dsb; (2) daging pd tengkuk; punuk [Jk] , mem.bong.gol v memukul
bongkah bong.kah [n] (1) bingkah; gumpal; gumpalan (tanah dsb); (2) Geo gumpalan batu dng garis tengah lebih besar dr 265 mm
bongkak bong.kak [Lihat {congkak}]
bongkar bong.kar [v] angkat, turunkan (tt muatan atau barang dr truk, mesin mobil, dsb)
bongkar-bangkir bong.kar-bang.kir [a] berantakan; cerai-berai
bongkar-membongkar bong.kar-mem.bong.kar [v] menyatakan perbuatan membongkar
bongkaran bong.kar.an [n] (1) segala sesuatu yg telah terbongkar; (2) hasil membongkar
bongkas bong.kas [Lihat {bungkas}]
bongkin bong.kin [n] permainan judi cara cina dng kartu ceki
bongko bong.ko [Jw n] makanan dr kacang merah, kelapa muda, dan bumbu dibungkus dng daun pisang dan dikukus
bongkok bong.kok [Lihat {bungkuk}]
bongkol bong.kol [Lihat {bonggol}] [Lihat {bungkul}]
bongkong bong.kong [Mk a] belum tahu banyak tt sopan-santun (celaan kpd orang hulu)
bongkor bong.kor [n] (1) bakul dr kulit kayu yg dipakai untuk mengambil sarang lebah (madu) [Jw n] sebidang tanah yg tidak dikerjakan, antara lain, krn tidak ada waktu untuk mengerjakannya
bongkot bong.kot [Jk n] pangkal (batang kayu, tebu, dsb); punggur
bongkrek bong.krek [n] ampas kacang kedelai yg sudah diambil minyaknya: tempe --
bonglai bong.lai [Lihat {bangle}]
bongmeh bong.meh [Cn v] mem.bong.meh v (1) merasai debar jantung dng meraba pergelangan tangan; (2) mengajuk (hati atau pendapat orang)
bongsai bong.sai [Lihat {bonsai}]
bongsang bong.sang [n] keranjang kecil untuk membawa buah-buahan dsb
bongsor bong.sor [a cak] besar (gemuk dan tinggi); besar dan tingginya luar biasa, terutama kalau dibandingkan dng usianya (tt manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan)
bopong bo.pong [v] , mem.bo.pong v membawa anak dng kedua belah tangan di depan dada
borong bo.rong [v] melakukan pembelian secara besar-besaran, tidak satu-satu atau sedikit-sedikit (tt jual beli, penanganan pekerjaan, dsb); semuanya; secara keseluruhan; dl jumlah besar
borongan bo.rong.an [n] (1) penjualan (pembelian, lelang, dsb) secara keseluruhan (tidak satu-satu atau ketengan): anak ayam ras itu akan dijual --; (2) pekerjaan dsb yg diborongkan: instalatur itu menerima pekerjaan -- pemasangan instalasi listrik
boyong bo.yong [v] pindah tempat tinggal (dng membawa semua barang miliknya)
boyongan bo.yong.an [n] pindah tempat (tinggal)
brongkos brong.kos [Lihat {berongkos}]
buah congklak biji-bijian (kulit lokan dsb) yg dipakai dl permainan congklak
buaya jolong-jolong buaya yg moncongnya panjang lancip; Tomistona schlegeli
butongpai bu.tong.pai [n] sistem bela diri dr Cina (campuran kungfu dan karate)
calempong ca.lem.pong /calEmpong/ ? celempong
cangklong cang.klong [n] (1) pipa lengkung untuk mengisap tembakau yg salah satu ujungnya berbentuk cawan sbg tempat tembakau yg akan disulut; honcoe: pipa --; (2) pengudut (untuk mengisap madat): -- candu [n] pundi-pundi yg disangkutkan di bahu
cebong ce.bong [n] anak kodok yg masih kecil berwujud spt ikan dan hidup di air; berudu
cecongor ce.co.ngor [Jw v] moncong; congor
cedong ce.dong /cEdong/ ? cedok
celempong ce.lem.pong [n Mus] (1) alat musik perkusi yg terbuat dr logam, perunggu, atau besi, berbentuk bundar, terdapat di daerah Kuantan dan Riau; talempong; (2) alat musik tradisional terdiri atas lima sampai tujuh potong kayu sepanjang 5-7 cm dng lebar 6-8 cm, terdapat di daerah Tamiang, Aceh Timur
cemong ce.mong [a] kotor atau coreng-coreng (pd muka)
cengkelong ceng.ke.long [Jw v] , men.ceng.ke.long v mengurangi dr jumlah (jatah) yg seharusnya diberikan (tt uang, jatah, dsb)
cengkolong ceng.ko.long ? cengkelong
cengkong ceng.kong [a] bengkok (krn terpilin, terpiuh, dsb)
centong cen.tong [n] cedok yg bertangkai (spt gayung, sibur)
cerobong ce.ro.bong [n] pipa untuk menyalurkan asap ke luar; pipa asap (pd kapal lokomotif, pabrik, dsb)
cerompong ce.rom.pong [n] ceropong
ceronggah ce.rong.gah [a] tajam; berduri
ceronggak ce.rong.gak [Lihat {ceranggah}]
ceropong ce.ro.pong [n] mulut meriam (senapan)
cimplong cim.plong [n] permainan dadu
cincong cin.cong [n] (1) perbuatan yg tidak sewajarnya; tingkah; ulah: dia selalu banyak -- sebelum mulai bekerja; (2) banyak bicara; cerewet
cintrong cin.trong [n cak] cinta
colong co.long [v] men.co.long v mencuri
combong com.bong [Jk n] pisau (sikin) yg berlubang pd bilahnya (dianggap bertuah)
concong con.cong [ark] men.con.cong a berjalan terus dng tidak menoleh ke kanan atau ke kiri: semuanya berjalan ~ spt orang tergopoh-gopoh
condong con.dong [a] miring (tt barang yg tegak): tiang itu -- sedikit; (2) v bergeser dr titik kulminasi (tt matahari): matahari sudah -- ke barat; (3) v cenderung (kpd); memihak (kpd); suka atau tertarik hatinya (kpd): hatinya -- kpd gadis itu
condong ditumpil [pb] orang yg dl kesulitan uang dsb diberi pertolongan
condong-mondong con.dong-mon.dong [a] sangat condong
congak co.ngak [a] men.co.ngak v mengangkat muka (kepala) ke atas; mendongak: dia ~ memandang kpd saya [n] taksiran yg dibuat dl kepala saja, tidak ditulis: biaya pembelian barang baru dibuat dng -- saja
congak-cangit co.ngak-ca.ngit [v] mendongak dan menundukkan muka berkali-kali
conggah-canggih cong.gah-cang.gih [v] menjongkang ke berbagai arah
congget cong.get [a] ter.cong.get-cong.get terangkat-angkat naik turun (tt ekor burung dsb)
conggok cong.gok [a] tegak; congok
congkah-cangkih cong.kah-cang.kih [a] mencuat ke sana ke mari; tidak rata dan tidak teratur; berantakan tidak keruan
congkah-mangkih cong.kah-mang.kih [a] congkah-cangkih
congkak cong.kak [a] merasa dan bertindak dng memperlihatkan diri sangat mulia (pandai, kaya, dsb); sombong; pongah; angkuh: kelakuannya yg -- itu menjauhkan orang darinya [n] (1) kulit lokan yg dipakai dl permainan, ada bermacam-macam spt: -- baiduri, -- putih; (2) permainan dng kulit lokan (biji-bijian dsb) dan kayu yg bentuknya spt perahu yg berlubang-lubang (di Jawa disebut dakon): main --
congkak bongak sangat congkak
congkelang cong.ke.lang ? congklang
congki cong.ki [Cn n] permainan spt permainan catur
congklak cong.klak lihat 2congkak
congklang cong.klang [Jk v] men.cong.klang v berlari kencang (tt kuda dsb)
congkok cong.kok [n] campa
congkong cong.kong , men.cong.kong v mencangkung [Mk n] rumah jaga; gardu [n] tarahan kayu; tatal
congok co.ngok , men.co.ngok v berdiri (atau duduk) tegak-tegak; conggok
congsam cong.sam [n] model pakaian wanita Cina
contong con.tong [Jw n] pembungkus atau wadah (dr daun atau kertas) yg berbentuk kerucut; basung
corong co.rong [n] (1) pipa pembuang asap; cerobong; semprong; (2) teropong; keker; (3) alat untuk menuang barang cair ke botol dsb (bentuknya spt kerucut); (4) pembuluh kaca penutup nyala lampu [n] pelita; suluh: lampu --
corong lipat [Fis] corong akustik dng lintasan dr bagian tenggorok ke mulut yg dilipatkan atau dilengkungkan untuk memberi lintasan terpanjang yg dimungkinkan pd volume tertentu
cukong cu.kong [n] (1) orang yg mempunyai uang banyak yg menyediakan dana atau modal yg diperlukan untuk suatu usaha atau kegiatan orang lain; (2) pemilik modal
delong de.long [ark a] , men.de.long a lekuk (tt mata); cekung
demam keong penyakit demam yg disebabkan oleh racun yg terdapat pd keong (di Sulawesi Tengah)
detektor kebohongan alat untuk mencatat yg bertujuan menemukan tanda-tanda fisiologis tertentu pd seseorang yg berbohong
didong di.dong [n cak] (1) orang Prancis; (2) orang asing berkulit putih (orang Eropa) [ark n] (1) pertunjukan komedi wayang boneka; (2) pertunjukan tari dan musik; (3) Antr kesenian tradisional Gayo yg dimainkan dng cara menyanyikan pantun sambil menari
diftong dif.tong [n Ling] bunyi vokal rangkap yg tergolong dl satu suku kata (spt ai dl kata rantai, au dl kata imbau); -- lebar Ling diftong yg terjadi dng perubahan letak lidah yg agak banyak, msl ai pd lantai
diftong naik [Ling] diftong yg bagian paling nyaringnya terdapat sesudah peluncurnya; -- sempit Ling diftong yg terjadi dng sedikit perubahan letak lidah, msl ei pd survei; -- turun Ling diftong yg bagian paling nyaringnya terdapat sebelum peluncurnya, msl au pd harimau
dipingpong di.ping.pong [v cak] dipermainkan: ia merasa ~ dng kejadian itu
dodong do.dong [ark n] golok pendek; beladau [a] , ter.do.dong v terdorong; terlanjur
domblong dom.blong [Jw v] memandang terheran-heran dng mulut terbuka
dongbret dong.bret [n] wanita penari jalanan (di Indramayu)
dongengan do.ngeng.an [n] cerita bohong; omong kosong: semuanya itu hanya ~ belaka, jangan terlalu kaupikirkan
dongkak dong.kak [Mk v] men.dong.kak v melompat; menerjang; mendompak: orang gila itu ~ sambil mengayunkan golok
dongkel dong.kel [n] alat untuk menyungkit (mencungkil); tuil; tuas: diambilnya sebatang besi sbg --
dongkelan dong.kel.an [n] (1) Huk menjual tanah dng hak untuk membelinya kembali; (2) kebun tebu yg sudah selesai dipanen
dongkok dong.kok, pen.dong.kok [n] cincin logam pd keris yg terletak antara tangkai dan mata keris
dongkol dong.kol [a] (1) tidak bertanduk: kerbau -- itu tidak bisa bertarung; dogol; (2) ki sudah tidak berkuasa (menjabat) lagi: lurah -- [a] men.dong.kol v berperasaan kesal yg terpendam di dl hati; memendam rasa dongkol: banyak orang ~ kepadanya krn merasa ditipu
dongkrak dong.krak [n] alat untuk mengumpil atau menaikkan mobil dsb)
dongkrok dong.krok [n] perkampungan yg kumuh
dongpan dong.pan [n] kelas; golongan
dongsok dong.sok, men.dong.sok [Sd v] mendesak dng sangat, mendorong maju
dorong do.rong [v] men.do.rong v (1) menolak dr bagian belakang atau bagian depan; menyorong: mereka beramai-ramai ~ mobil yg mogok; (2) menganjur (ke depan); bergerak dng kuat ke arah depan: seseorang di antara para demonstran itu ~ ke depan khalayak; (3) ki mendesak atau memaksa supaya berbuat sesuatu: kejadian ini ~ kami agar segera bertindak
dorongan do.rong.an [n] (1) tolakan; sorongan: ~ lawannya yg keras itu menyebabkan ia terhuyung-huyung; (2) desakan; anjuran yg keras: krn ~ ibunya, akhirnya ia mau juga mengawini gadis itu; (3) Fis kakas (gaya) yg merupakan reaksi terhadap semburan gas dr roket atau pesawat pancar gas
dorongan nafsu do.rong.an nafsu dorongan yg tertuju kpd kepuasan yg bersifat biologis
dorongan nafsu mempertahankan diri do.rong.an nafsu mempertahankan diri dorongan yg menyebabkan manusia menjaga keselamatan dirinya
dorongan nafsu mempertahankan jenis do.rong.an nafsu mempertahankan jenis dorongan yg ada dl diri manusia untuk mempunyai keturunan dan memeliharanya
dorongan nafsu mengembangkan diri do.rong.an nafsu mengembangkan diri dorongan yg menyebabkan manusia selalu meningkatkan kemampuan dirinya msl belajar
dorongan nafsu seksual do.rong.an nafsu seksual dorongan yg menyebabkan manusia tertarik oleh lawan jenisnya
dorongan sosial do.rong.an sosial dorongan yg menyebabkan manusia hidup berkelompok dl masyarakat
doyong do.yong [a] condong; miring; hampir roboh (tt pohon, rumah, dsb)
emas tongkang emas yg dibawa dng kapal-kapal tongkang
emong [v] , meng.e.mong v mengasuh dan melayani; mendidik; mengurus: tugas pokok seorang pemimpin adalah ~ masyarakat luas
endong en.dong /Endong/, meng.en.dong v bermalam di rumah orang lain
engkong eng.kong [Cn n] kakek
entong en.tong [n] (1) anak laki-laki; (2) panggilan kpd anak laki-laki; (3) buyung
erong [n] lubang kecil untuk mengalirkan air; alur air (di perahu, bendungan); lubang erong; erong-erong n erong [kl n] mangkuk kecil untuk minum arak dsb
faktor pendorong hal atau kondisi yg dapat mendorong atau menumbuhkan suatu kegiatan, usaha, atau produksi
folksong folk.song [n Mus] nyanyian atau lagu rakyat yg menyebar melalui pendengar secara turun-temurun
fuyonghai fu.yong.hai [Lihat {puyonghai}]
gacong ga.cong [Sd v] menuai padi di sawah orang lain dan mendapat upah sepersepuluh bagian dr pendapatannya
gambang keromong gamelan khas Betawi untuk mengiringi drama rakyat Betawi (lenong dan cokek)
gambyong gam.byong [n] tarian Jawa yg mengungkapkan keluwesan wanita
ganyong ga.nyong [n] tanaman umbi berumpun, berbatang spt bunga kana (tingginya 90-180 cm), bentuk umbinya bermacam-macam, biasanya direbus untuk dimakan; Canna edulis
garong ga.rong [n] perampok; kawanan pencuri (penyamun dsb)
gedombrongan ge.dom.brong.an [Jw a] terlalu longgar (tt baju)
gedong ge.dong [Jk n] gedung
gedongan ge.dong.an [n] bangunan rumah tempat tinggal yg bagus: orang ~ , orang yg tinggal di gedongan
gelembong ge.lem.bong [n] celana yg celah kangkangannya lebar dan longgar (biasa dipakai untuk bersilat)
gelendong ge.len.dong [n] (1) alat untuk menghubungkan benang (kawat, tali plastik, dsb dibuat dr kayu, kaleng, atau besi); (2) gulungan benang (kawat, tali plastik, dsb)
gelondong ge.lon.dong [n] kayu batangan bulat yg utuh [n Ikn] benih bandeng berukuran sebesar jari tangan, berusia sekitar 1-2 bulan;
gelondongan ge.lon.dong.an [n] gelondong
gelonggong ge.long.gong , ber.ge.long.gong v berlubang-lubang spt nyiur yg digerek tupai
gelongsong ge.long.song [Lihat {kelongsong}]
gelongsor ge.long.sor [v] , meng.ge.long.sor v meluncur turun: kayu itu ~ dr lereng bukit menimpa pohon-pohon kecil
gemblong gem.blong [n] (1) penganan dibuat dr ketan yg dibentuk bulat lonjong, digoreng, dan dilumuri dng gula; (2) penganan yg dibuat dr singkong: -- ireng
gembong gem.bong [n] (1) harimau yg bulunya belang-belang; (2) cak jagoan; pendekar: ia -- pemuda di desa ini; (3) cak orang yg terkemuka: -- petani itu telah mendapat penghargaan
gendong gen.dong [v] , meng.gen.dong v mendukung di belakang (di pinggang) /gEndong/, meng.gen.dong v kas bersanggama
gendongan gen.dong.an [n] (1) barang yg digendong; (2) kain dsb untuk menggendong
genggong geng.gong [n] alat musik spt harmonika mulut, terbuat dr bahan bambu, kayu, pelepah enau, atau logam, dilengkapi dng lidah-lidah getar, dimainkan dng menarik-narik tali yg dihubungkan dng lidah-lidah getar pd alat itu dng mulut sbg resonator
gentong gen.tong [n] tempat air yg berbentuk spt tempayan besar biasanya terbuat dr tanah liat
gerbong ger.bong [n] wagon kereta api (untuk orang atau barang)
gerbong administrasi gerbong tempat kerja kondektur
gerbong datar gerbong yg tidak berdinding dan tidak beratap untuk mengangkut barang-barang yg berukuran panjang dan peti kemas
gerbong kuda gerbong tertutup yg dibuat khusus untuk mengangkut kuda dng kereta api atau mobil
gerbong lekuk gerbong datar yg berlekuk pd lantainya untuk mengangkut barang besar dan berat
gergaji potong gergaji khusus untuk memotong
gerobak dorong gerobak yg didorong
gerobak sorong gerobak dorong
gerohong ge.ro.hong [n] gerohok
gerombong ge.rom.bong [n] rombongan; gerombolan; pasukan; puak
gerombongan ge.rom.bong.an [n] gerombong
gerong ge.rong [Jk n] lubang (rongga) di dl tanah [Lihat {gerung}]
geronggang ge.rong.gang [n] lubang di dalam; rongga (di dl batu, kayu, dsb): selama hujan itu ia duduk dl -- itu [n] pohon, kayunya baik untuk dibuat perkakas rumah dsb; Cratoxylon cuncatum
geronggong ge.rong.gong [Lihat {geronggang}]
gerowong ge.ro.wong [a] berongga di dalam (tt kayu dsb): tiang kayu rumah sudah mulai --; syukurlah pd saat ini masih belum banyak pohon-pohon yg -- krn tua
glondongan glon.dong.an [Lihat {gelondongan}]
godong go.dong [n] bagian bawah rumah panggung yg digunakan untuk menyimpan alat-alat dan hasil pertanian dsb: ruang di bawah rumah panggung itu disebut --
gohong go.hong [n] (1) liang; lubang; (2) gua
golong go.long [v] ber.go.long-go.long v berpuak-puak; berkelompok-kelompok: Kami jadikan manusia itu ~ [v] meng.go.long v menindas: bukan buat menolong, tetapi hendak ~
golongan go.long.an [n] puak; tumpukan; kelompok (orang): yg datang kemari kebanyakan ~ kaya
golongan (ter)besar go.long.an (ter)besar golongan mayoritas: ~ (ter)kecil golongan minoritas
golongan bangsa go.long.an bangsa sekelompok bangsa (Cina, Arab, dsb)
golongan darah go.long.an darah jenis darah dl tubuh manusia yg ditentukan berdasarkan sifat-sifat khusus unsur darah itu (ada empat golongan: A, B, AB, dan O)
golongan Eropa go.long.an Eropa golongan bangsa yg terdiri atas: (1) orang Belanda; (2) orang Eropa lain yg bukan Belanda; (3) orang-orang bukan Eropa (spt Jepang) yg di negeri asalnya menganut hukum kekeluargaan yg bersifat (bercorak) sama dng Belanda dan dipersamakan dng Belanda
golongan fungsional go.long.an fungsional potensi nasional dl masyarakat Indonesia yg tumbuh dan bergerak secara dinamis yg ikut di dl perwakilan secara efektif guna kelancaran jalannya roda pemerintahan dan stabilitas politik
golongan karya go.long.an karya golongan fungsional; (2) (huruf pertama ditulis dng huruf kapital) partai politik berlambang pohon beringin, disingkat Golkar
golongan kepentingan go.long.an kepentingan golongan masyarakat yg mempunyai kepentingan khusus di dl negara
golongan mayoritas go.long.an mayoritas golongan masyarakat yg terbanyak jumlahnya
golongan merah go.long.an merah [Pol] (1) golongan komunis; (2) golongan Nasrani: dl konflik bernuansa agama itu ~ merah mendapat tekanan dr golongan putih
golongan minoritas go.long.an minoritas golongan masyarakat yg sedikit jumlahnya
golongan penekan go.long.an penekan golongan masyarakat yg mempunyai kemampuan untuk memaksakan kehendaknya kpd pemerintah
golongan putih go.long.an putih [Pol] (1) warga negara yg menolak memberikan suara dl pemilihan umum sbg tanda protes; (2) golongan muslim: ~ putih berhasil menghalau golongan merah dl konflik itu
golongan Timur Asing go.long.an Timur Asing golongan bangsa yg tergolong bukan orang Eropa atau bukan orang bumiputra (pribumi) spt Cina, Arab, India, Pakistan
gombrong gom.brong [Lihat {gombroh}]
gondong gon.dong [n] beguk; banguk
gondrong gon.drong [a] panjang krn lama tidak dipangkas (tt rambut orang laki-laki): ketika pertama kali ditemukan di hutan, watak anak itu beringas, kukunya panjang, dan rambutnya -- sampai ke bahu
gonggo gong.go [n] laba-laba
gonggok gong.gok [v] menggulung
gonggong gong.gong [v] , meng.gong.gong v (1) membawa dng mulut; menggondol: kucing ~ tikus; (2) menyalak: anjing ~ ketika pencuri itu masuk ke halaman rumah itu
gonggongan gong.gong.an [n] hasil menggonggong; yg digonggong
gongli gong.li [n] gadis yg melacurkan dirinya untuk kesenangan semata-mata tanpa memerlukan uang bayaran
gongseng gong.seng [v] , meng.gong.seng v menggoreng tanpa minyak; menyangrai: ia ~ dulu rempah-rempah itu, kemudian menumbuknya halus-halus
gongyo gong.yo [n Bud] doa; ibadat: -- malam; -- pagi
gonjong gon.jong [a] makin ke ujung makin lancip (spt bentuk rebung); merupakan sudut lancip (pd pinggirnya dsb)
gonrong gon.rong [Lihat {gondrong}]
gorong-gorong go.rong-go.rong [n] (1) binatang yg membuat lubang dl tanah; anjing tanah; (2) saluran air dl tanah; riol
gosong go.song [n] timbunan pasir di muara sungai atau tepi laut; beting: banyak kapal di -- itu [a] hangus
gotong go.tong [v] meng.go.tong v membawa (barang yg berat) bersama-sama oleh dua orang atau lebih: mereka pulang dng ~ ikan yg besar [v] meng.go.tong v membayar utang orang yg telah meninggal secara bergotong-royong dilakukan oleh ahli warisnya
gotong royong go.tong ro.yong [v] bekerja bersama-sama (tolong- menolong, bantu-membantu): masyarakat berhasil membangun sebuah masjid yg megah secara --; pasir, batu kali, dan material lainnya untuk membuat jalan itu dikumpulkan secara -- oleh warga desa
gronjong gron.jong [n] keranjang bambu (biasanya untuk memagari tebing sungai, keranjang bambu itu diisi dng batu)
hantu kocong hantu pocong
harendong ha.ren.dong [n] tanaman liar yg tumbuh cepat, berbunga sepanjang tahun, bunganya yg berwarna keungu-unguan dibuat sayur; Melastoma malabathricum
hati kedondong bagian dalam buah kedondong yg keras dan bercabang-cabang; (2) ki tidak punya rasa belas kasihan thd sesama manusia; jahat
ikan jolong-jolong ikan yg moncongnya panjang lancip; -- kambing Pomacanthus tunulisis
jaipong ja.i.pong [n] tarian khas Sunda kreasi baru yg gerakannya sangat dinamis, spontan, penuh improvisasi, dan mudah diterima masyarakat dr segala lapisan; jaipongan
jaipongan ja.i.pong.an [n] jaipong; (2) v berjaipong
jamu gendong jamu tradisional berupa minuman dl botol yg dijajakan di dalam bakul yg digendong
jangkar tongkat jangkar yg batang dan lengannya merupakan satu kesatuan dan mempunyai tongkat yg dipasang menembus ujung batang jangkar yg dekat dng rantai dan tegak lurus thd batang dan lengan jangkar
jaring dorong jaring berbentuk kantong yg penggunaannya dng cara mendorongkan alat tsb ke depan, ke tempat yg diperkirakan ada ikannya, pendorongan dilakukan dng tangan atau perahu di tempat dangkal
jaring kantong jaring berbentuk kantong, mempunyai dua buah sayap yg cara penggunaannya ditarik ke arah kapal yg sedang berhenti atau ditarik ke pantai
jaring kantong kapal jaring kantong yg cara penarikannya dilakukan menuju ke kapal yg sedang berhenti
jayasong ja.ya.song [n Ark] prasasti yg berisi putusan pengadilan mengenai sengketa tanah, msl prasasti Bendosari dan prasasti Parung di zaman Hayam Wuruk
jelotong je.lo.tong [Lihat {jelutung}]
jengglong jeng.glong [n] alat musik, bagian dr perangkat gamelan
jenglong jeng.long [n] alat musik (dr Jawa Barat) berupa beberapa pencar bonang yg disusun secara bergantung atau berderet, membentuk tapal kuda, jumlahnya sebanyak nada-nada satu oktaf, digunakan dng gamelan degung
jerangkong je.rang.kong [Jw n] tulang kerangka (manusia dan binatang)
jerobong je.ro.bong [Lihat {jerubung}]
jerongkang je.rong.kang, jerongkang korang [adv] tunggang langgang
jerongkes je.rong.kes /jerongkEs/ ? jerungkis
jerongkok je.rong.kok [v] , men.je.rong.kok v berjongkok dng lutut hampir menyentuh dagu
jerongkong je.rong.kong , men.je.rong.kong v berdiri membungkuk dng tangan lurus menekan lutut
jigong ji.gong [n] kotoran kuning pd gigi
jobong jo.bong [Jk n] pelacur; perempuan piaraan
jodong jo.dong , men.jo.dong.kan v mencibirkan (bibir untuk mengejek, menghina, dsb)
jokong jo.kong [Lihat {jongkong}]
jolong jo.long [ark] men.jo.long v menganjur (menjulur) ke luar; tampak panjang lancip [Mk a] mula-mula; mulai; pertama-tama (tt pohon yg mulai berbuah dsb)
jolong-jolong jo.long-jo.long [adv] pertama sekali
jongang jo.ngang [a] tonggos (gigi atas depan ke muka); agak menonjol ke luar
jongga jong.ga [n] rusa kecil (terdapat di Sulawesi Selatan)
jonggol jong.gol, jonggol karang [n Sos] warga desa yg tidak mempunyai sawah dan tanah sendiri
jongjorang jong.jo.rang [n] alat kesenian tradisional Sunda, spt angklung
jongkah jong.kah [Lihat {jongkang}]
jongkang jong.kang , men.jong.kang v menganjur ke atas (tt gigi atau bibir atas) ? jongkong
jongkang-jangking jong.kang-jang.king [v] menjongkang ke berbagai arah
jongkar-jangkir jong.kar-jang.kir [v] jongkang-jangking; conggah-canggih (mencuat ke atas ke berbagai arah); berceranggah
jongkat-jangkit jong.kat-jang.kit [v] bergerak naik turun; jungkat-jangkit
jongki jong.ki [n] keranjang dsb yg terbuat dr rotan untuk mengangkut padi
jongko jong.ko [n] warung; kedai kecil
jongkok jong.kok [v] (1) menempatkan badan dng cara melipat kedua lutut, bertumpu pd telapak kaki, dng pantat tidak menjejak tanah; bercangkung; berjongkok; (2) ki rendah (tt inteligensi); bebal: orang itu -- inteligensinya sehingga tidak dapat memahami persoalan yg sederhana sekalipun
jongkong jong.kong [n] sampan (perahu) yg dibuat dr sebatang kayu utuh yg besar (bagian tengahnya dilubangi untuk ruang perahu)
jorong jo.rong [a] bulat panjang: pinggan --; (2) n tempat sirih yg bangunnya bulat panjang [n] (1) bagian yg menganjur atau menyembul (tt tanah, buah, dsb): -- bukit-bukit itu tampak permai; (2) bagian desa; dukuh; sudut; penjuru: ia menghilang di kelok --
kabinet gotong royong kabinet yg menterinya mewakili berbagai golongan sosial dan partai; kabinet nasional
kain belongsong lihat belongsong
kain songket lihat songket
kaki terdorong badan merasa kaki ter.do.rong badan merasa, lidah ter.do.rong emas padahannya [pb] (1) segala janji harus ditepati; (2) apa yg telah dikatakan harus dilaksanakan; (3) jika berbuat sesuatu harus berani menanggung akibatnya
kalong ka.long [n] kelelawar besar yg makan buah-buahan pd waktu malam, pd siang hari tidur dng menggantungkan diri pd dahan kayu; keluang; Pterocarpus edulis
kalongwewe ka.long.we.we [n] setan yg suka menyembunyikan anak-anak
kantong kan.tong [n] (1) pundi-pundi; (2) saku (baju dsb); (3) tempat membawa sesuatu (belanjaan dsb) yg terbuat dr kain, plastik, dsb
kantong buah zakar kantong buah pelir
kantong ketuban [Dok] bentuk spt kantong yg di dalamnya terdapat cairan ketuban dan janin
kantong semar tumbuhan memanjat dng pangkal batang menjalar di tanah, pangkal daun akan berubah menjadi daun akhirnya menjadi kantong yg berwarna hijau bintik-bintik merah kecokelat-cokelatan dng bagian atas kecil spt leher dan lubang dikelilingi gerigi; Nepenthes boschiana
kapak lonjong kapak yg berpenampang lonjong, berasal dr kebudayaan neolitikum
kapal penolong kapal dng perlengkapan khusus untuk menarik (menolong) kapal kandas atau kapal yg berada dl keadaan darurat
karembong ka.rem.bong [Sd n] kain untuk menggendong anak; selendang: wanita itu menggendong anaknya dng --
kata penggolong kata untuk menggolongkan nomina, biasanya mengikuti bilangan
kayu gelondong(an) kayu yg masih utuh spt ketika dipotong dr pohonnya (belum dipotong dan dibelah secara vertikal dr aslinya); kayu log; kayu bundar
ke hulu menongkah surut ke hulu me.nong.kah surut, ke hilir me.nong.kah pasang [pb] selalu sial
kebohongan ke.bo.hong.an [n] perihal bohong; sesuatu yg bohong: -nya suatu ketika akan ketahuan juga
kebongkaran ke.bong.kar.an [Jk n] kemasukan pencuri; kecurian
kecebong ke.ce.bong [n] larva binatang amfibi (katak dsb) yg hidup di air dan bernapas dng insang serta berekor
kecolongan ke.co.long.an [v] (1) kecurian; kemalingan: ia ~ selembar uang lima ribuan; (2) terjadi di luar pengawasan dan pengamatan
kecondongan ke.con.dong.an [n] perihal condong; kecenderungan (terutama dl arti kiasan)
kecong ke.cong [n] tipu; kecoh
kecongkakan ke.cong.kak.an [n] ketinggian hati; kesombongan; kepongahan
kedebong ke.de.bong [Jk n] (1) batang pohon pisang; (2) pelepah daun pisang
kedondong ke.don.dong [n] (1) pohon yg buahnya bulat telur, rasanya masam-masam manis, dan bijinya keras berserabut; Spondias dulcis; (2) buah kedondong
kedongdong ke.dong.dong ? kedondong
kedongkok ke.dong.kok lihat dongkok
kegondrongan ke.gon.drong.an [n] perihal (yg bersifat) gondrong: ~ rambutnya serta corak pakaiannya menimbulkan prasangkaku bahwa ia perempuan
kegotongroyongan ke.go.tong.ro.yong.an [n] perihal bergotong royong: cara kerja yg rasional dan efisien akan dibina tanpa meninggalkan suasana ~
kekosongan ke.ko.song.an [n] perihal kosong; kehampaan
kelentong ke.len.tong [n] kelemton
kelolong ke.lo.long [kl] ter.ke.lo.long v tersangkut sesuatu yg keras di tenggorok; termengkelan
kelong ke.long [n] belat besar yg di dalamnya memakai sekatan (kurung): ikan-ikan yg masuk ke dalam -- itu terperangkap di dalamnya [n Sas] pantun Bugis
kelonggaran ke.long.gar.an [n] keleluasaan; kelapangan: tidak ada ~ berbicara; (2) n kesempatan: dia diberi ~ tiga bulan untuk me; lunasi tunggakan pajaknya; (3) n keringanan: dia mendapat ~ dl membayar uang sekolahnya; (4) a cak terlalu longgar (besar): bajunya ~
kelongkong ke.long.kong [n] (1) buah kelapa yg masih muda yg tempurungnya masih tipis dan dagingnya masih lunak sekali; degan: nyiur --; (2) buah nyiur yg sudah dilubangi tupai
kelongsong ke.long.song [n] (1) kulit, pembalut, atau tabung yg bentuknya bulat panjang (berbentuk silinder); (2) bumbung yg biasanya digunakan untuk menempatkan, menyimpan, atau melindungi sesuatu
kelontong ke.lon.tong [n] (1) alat kelentungan yg selalu dibunyikan oleh penjaja barang dagangan untuk menarik perhatian pembeli; (2) barang-barang untuk keperluan sehari-hari spt sabun, sikat gigi, gelas, cangkir, mangkuk
kemong ke.mong ? kemung
kencong ken.cong [a] pencong; serong [n] (1) tumbuhan yg kayunya cukup keras; Ellipeia nervosa; (2) kayu kencong
kendong ken.dong [v] me.ngen.dong v membawa sesuatu dng membungkusnya dl saputangan, sarung, dsb: orang tua itu memunguti buah rambutan yg berjatuhan lalu ~ nya
kenohong ke.no.hong [ark n] penyakit kusta
kenong ke.nong [n ] (1) alat musik gamelan Jawa yg bernada tinggi dan nyaring dibuat dr perunggu, bentuknya spt gong, diletakkan pd posisi telungkup pd dua utas tali yg direntangkan bersilang pd sebuah landasan; (2) tiruan bunyi canang besar dipukul
kentong ken.tong [Lihat {kentung}]
keong ke.ong [n] siput yg besar
kepala tongkat tempat pegangan tongkat; hulu tongkat
kepamongprajaan ke.pa.mong.pra.ja.an [n] urusan yg berkaitan dng pemerintahan negara
kepecong ke.pe.cong [a] kesemutan
kepencong ke.pen.cong [Mk n] keluak
kepompong ke.pom.pong [n] bakal serangga (kupu-kupu) yg berada dl stadium (kehidupan) ketiga sebelum berubah bentuk menjadi kupu-kupu atau serangga, biasanya terbungkus dan tidak bergerak
kepongahan ke.po.ngah.an [n] kesombongan; keangkuhan
kerantong ke.ran.tong [n] kentungan; kentung-kentung
keredong ke.re.dong [Jk n] kain dsb penutup kepala (tubuh, muka, dsb)
kereta dorong kereta (gerobak, dsb) yg didorong untuk membawa sesuatu
kereta sorong kereta dorong
kerodong ke.ro.dong [Lihat {kerudung}]
keromong ke.ro.mong [Jk n ] alat musik yg bentuknya spt bonang pd gamelan Jawa, dimainkan dng dua pemukul, jika dimainkan bersama-sama dng gambang kayu, rebab batok, gendang, dan kempur disebut gambang keromong
keroncong ke.ron.cong [n] (1) bunyi spt bunyi giring-giring; (2) ki tiruan bunyi perut yg lapar [n] (1) alat musik petik berupa gitar kecil berdawai empat atau lima; (2) irama (langgam) musik yg ciri khasnya terletak pd permainan alat musik keroncong, yaitu kendang, selo, dan gitar melodi yg dimainkan secara beruntun; (3) jenis orkes yg terdiri atas biola, seruling, gitar, ukulele, banyo, selo, dan bas [n] , ke.ron.cong.an n tumbuhan polong semacam orok-orok, dapat dibuat pupuk hijau; Crotalaria striata [n] bilik-bilik (bagian) bubu sebelah dalam
keroncong tugu seni musik keroncong khas Jakarta (Betawi)
keroncongan ke.ron.cong.an [v] (1) berbunyi spt giring-giring; (2) berbunyi perutnya krn lapar
kerong ke.rong [n] , ke.rong-ke.rong n nama ikan laut, Therapon [n] nama ikan laut, Plectorhyucus cuvieri [n] bunyi spt kaleng berisi batu yg diguncangkan
kerong kerang ke.rong ke.rang [n] mainan untuk bayi, biasanya digantung dan apabila bergerak atau terayun-ayun akan berbunyi
keronggengan ke.rong.geng.an [n] perihal ronggeng
kerongkongan ke.rong.kong.an lihat rongkong [n] (1) saluran napas (dl leher); tenggorok: kemarin ia tidak masuk krn sakit ~; (2) jalan makanan dr mulut ke perut: melalui ~ makanan masuk ke dl perut
kerongsang ke.rong.sang [n] perhiasan dada, spt peniti bertatahkan intan yg disematkan di baju bagian dada; bros
kerongsong ke.rong.song [Lihat {kelongsong}]
keropong ke.ro.pong ? 2keropok
kerosong ke.ro.song [n ] kulit ular yg ditinggalkan sesudah berganti kulit
keserongan ke.se.rong.an [n] (1) perihal serong; (2) ki kecurangan; ketidakjujuran; kepalsuan
kesombongan ke.som.bong.an [n] hal (sifat dsb) sombong; keangkuhan; kecongkakan; takabur: cobaan dan bencana itu belum dapat melunturkan -nya
ketakong ke.ta.kong [n] tumbuhan yg dapat dipakai sbg pengganti rotan; Nepenthes ampullaria
ketolongan ke.to.long.an [v] tertolong; mendapat pertolongan: engkau jangan memilih sungai yg dalam dan air yg deras krn bila hanyut tidak akan ~
ketonggeng ke.tong.geng /ketonggEng/ ? ketungging
ketopong ke.to.pong [n] topi (kopiah) tinggi yg keras dan kaku yg dipakai sbg perhiasan: Raja Parsi itu memakai -- yg sangat bagus
kingkong king.kong [n] monyet besar
kiong ki.ong [Lihat {keong}]
kocong ko.cong [n] (1) kain putih penutup kepala mayat (atau orang yg akan digantung); (2) bungkusan yg panjang (diikat sebelah atau dua belah ujungnya)
kohong ko.hong [a] berbau busuk (spt bau bangkai, ikan busuk); (2) n bau lada atau lombok yg digoreng
kolong ko.long [n] (1) ruang atau rongga (yg lebar) di bawah benda berkaki atau bertiang (spt ranjang, rumah panggung); (2) lubang (tembusan) di dl tanah (tambang); korok [Jk n] ko.long-ko.long n gelang-gelang besar atau lingkaran dr rotan dsb [n] -- layar kain dsb yg bertuliskan semboyan dan direntangkan untuk reklame dsb; kain rentang; spanduk
kolongan ko.long.an [n] kolong-kolong
kompong kom.pong [n] rompong; kudung; kotong
kongkalikong kong.ka.li.kong [cak] (1) a tidak jujur; tidak terang-terangan; sembunyi-sembunyi; (2) n perihal tahu sama tahu (dl melakukan sesuatu yg tidak baik); sekongkol
kongko kong.ko [Jk v] bercakap-cakap yg tidak ada artinya; mengobrol
kongko-kongko kong.ko-kong.ko [v cak] duduk santai dng pembicaraan yg tidak menentu ujung pangkalnya (beberapa orang bersama-sama)
kongkoan kong.ko.an [n] (1) gedung untuk umum (terutama di kalangan masyarakat Cina); (2) majelis (penasihat) urusan Cina
kongkol kong.kol ? sekongkol
kongkong kong.kong, me.ngong.kong [v] duduk berjuntai atau jongkok dng paha terbuka sehingga terlihat pangkal paha
kongkongan kong.kong.an [n] (1) yg dikongkong; (2) ki belenggu; ikatan (tt kebebasan seseorang dsb); kurungan
kongkow kong.kow ? kongko
kongkret kong.kret /kongkrEt/ ? konkret
kongkurs kong.kurs [Lihat {konkurs}]
konglomerasi kong.lo.me.ra.si [n] keutuhan yg terjadi dr bermacam-macam unsur
konglomerat kong.lo.me.rat [n] (1) pengusaha besar yg mempunyai banyak perusahaan atau anak perusahaan; (2) perusahaan besar yg beranggotakan berbagai macam perusahaan dan bergerak dl bidang usaha yg bermacam-macam; (3) massa atau campuran yg terjadi dari bermacam-macam unsur; (4) Geo batuan sedimen yg dibangun oleh kerakal bundar atau pecahan batuan, bergaris tengah lebih dr 4 mm dan yg tersemen, membentuk massa yg padu
kongregasi kong.re.ga.si [n Kat] perkumpulan para biarawan, biarawati, rohaniwan, atau rohaniwati Katolik dari satu kesatuan khusus
kongres kong.res [n] (1) pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai pelbagai masalah; muktamar; rapat besar; (2) pertemuan wakil-wakil negara untuk membicarakan satu masalah; (3) Pol dewan legislatif yg terdiri atas senat dan dewan perwakilan di Amerika Serikat, yg pd dasarnya bertugas mengawasi dan mencocokkan kegiatan pemerintah
kongresis kong.re.sis [n] peserta kongres
kongsi kong.si [n ] (1) persekutuan dagang; perseroan; (2) perkumpulan; (3) kantor tuan tanah
kongsian kong.si.an [ark n] pajak tanah bagi pengguna tanah partikelir
kopong ko.pong [a] (1) kosong; tidak ada isinya; (2) tidak berisi daging buah (tt buah-buahan)
korong ko.rong [n] daerah (bagian) yg termasuk dl lingkungan kampung; lingkungan kampung: saya dilahirkan dan dibesarkan dl -- kampung yg masih mempertahankan adat istiadat
kosong ko.song [a] (1) tidak berisi: peti -- itu rupanya menjadi sarang tikus; (2) tidak berpenghuni: rumah itu sudah lama --; (3) hampa; berongga: batang kangkung itu -- di dalamnya; (4) tidak mengandung arti: dia menerima tangan saya dng sikap dingin dan pandangan yg --; (5) tidak bergairah: sejak suaminya meninggal, hidupnya serasa --; (6) tidak ada yg menjabatnya; terluang: sudah tiga bulan jabatan kepala dinas itu -- dan belum ada yg menggantikannya; (7) tidak ada sesuatu yg berharga (penting): pidato yg berjam-jam itu -- belaka; (8) tidak ada muatannya: perahu itu --; (9) ki tidak pandai; tidak cerdas: otaknya --; (10) cak nol
kotong ko.tong [a] pendek krn terpotong; kudung; buntung
lampu corong lampu yg menggunakan tabung kaca sbg penutup nyala lampu; lampu semprong
lampu semprong lampu corong
lancong lan.cong , me.lan.cong 1 v bepergian untuk bersenang-senang; bertamasya; pesiar: ~ ke luar negeri; (2) n Antr cara berpacaran pd malam hari pd masyarakat Betawi
langkong lang.kong [n] buruh harian
legong le.gong [Bl n] tari tradisional yg berasal dr lingkungan istana, melukiskan riwayat hidup raja-raja Karangasem, dibawakan oleh penari wanita
legong keraton [Bl] tarian legong yg tergolong klasik
lencong len.cong [ark a] licin; lencun
lenggong leng.gong [ark] me.leng.gong v (1) ternganga (keheranan); (2) mempertimbangkan (dng hati-hati) merenungkan
lengkong leng.kong [Jw n] pantai laut yg berkeluk; keluk [n] isi minuman dingin yg dibuat dr daun cincau, biasanya berwarna hitam: es --
lengong le.ngong [Mk v] (1) menoleh; (2) menengok (melawat)
lenong le.nong [n] pertunjukan sandiwara dng iringan gambang kromong (di Jakarta)
lentong len.tong [Sd n] tekanan suara; lagu bicara; intonasi
liangliong li.ang.li.ong [n] naga-nagaan Cina yg dimainkan oleh sejumlah orang
limbah bangunan dan bongkaran bahan bangunan dan runtuhan (batu belah) yg terjadi krn pembongkaran, pembangunan, dan perbaikan
liong li.ong [n] tiruan naga besar untuk pertunjukan pd arak-arakan Tahun Baru Cina
lisong li.song [n] (1) rokok yg tembakaunya dicampur dng kemenyan dan kelembak; (2) Jk cerutu
lodong lo.dong [Jw n] (1) tabung bambu besar; (2) tempat kue terbuat dr gelas; stoples
loktong lok.tong ? loki
lolong lo.long [n] raung (anjing dsb)
lombong lom.bong [n] jeluk; dalam (tt mangkuk, pinggan, dsb) [n] tambang: -- timah
lompong lom.pong [a] (1) kosong; hampa; (2) ki bodoh [n] -- sagu kue dibuat dr sagu dan pisang masak yg dibungkus dng daun rumbia, kemudian dipanggang [Jw n] talas
londong lon.dong [Mk v] me.lon.dong v (1) menghanyutkan; (2) ki mencelakakan; membinasakan
longdres long.dres [n] gaun panjang sampai menutupi mata kaki, biasa dipakai pd kesempatan yg resmi, dsb
longgar long.gar [a] (1) tidak sempit (tt lubang, ruangan, dsb); tidak sesak; lapang: kamarku lebih -- dp kamarnya; (2) tidak tepat benar; besar (tt baju dsb): bajunya --; (3) tidak sendat; tidak ketat (tt paku, sekrup, dsb): sekrup yg -- itu perlu dikencangkan; (4) tidak akrab (tt persahabatan dsb); tidak erat: persahabatan kedua anak itu tampak mulai --; (5) tidak terlalu mengikat (tt aturan, undang-undang, dsb); (6) tidak terlalu terbatas (tt pemakaian uang dsb): anggaran belanja tahun ini lebih -- dp tahun lalu; (7) senggang; tidak sibuk: kalau ada waktu -- , marilah ke rumah; (8) tidak ketat (mudah diterobos dsb tt penjagaan dsb): penjagaan di lembaga pemasyarakatan itu agak --
longgok long.gok [n] timbunan (himpunan) barang, spt buah, padi, sampah; tumpuk; onggok
longgokan long.gok.an [n] (1) timbunan; tumpukan: ~ padi; ~ sampah; (2) gumpal lapisan (tt uranium): ~ uranium
longgor long.gor [a] lekas menjadi besar dan tinggi (tt tubuh); bagur: anak ini -- benar
longmars long.mars [n] gerak jalan jarak jauh
longong lo.ngong , ter.lo.ngong-lo.ngong Jk v tercengang-cengang; terbengong-bengong: para pengawal ~ melihat kecantikan tamu tuannya
longser long.ser [Sd n] hiburan rakyat (pemain musik, tukang sulap, dsb)
longsor long.sor [v] gugur dan meluncur ke bawah (tt tanah): rumahnya tertimbun tanah --
longtorso long.tor.so [n] kutang panjang sehingga menutup perut, dikenakan dng kebaya oleh wanita
lonjong lon.jong [a] (1) berbentuk spt kerucut; runjung; (2) bulat panjang; bulat telur: bentuk muka yg --; (3) Bio bentuk daun atau buah yg memanjang dng bagian terlebar di tengah-tengah, panjangnya lebih dr dua kali lebarnya
lonsong lon.song , ter.lon.song Mk a terlanjur; terdorong: perkataan sudah ~
lontong lon.tong [n] makanan yg dibuat dr beras dibungkus dng daun pisang, kemudian direbus sampai matang
lorong lo.rong [n] jalan kecil (terutama yg ada rumah kiri-kanannya): di sepanjang -- itu banyak orang berjualan , ber.lo.rong v berpenghasilan tetap; mempunyai mata pencaharian yg tetap: dia sekarang tidak ~ [Mk p] tentang; mengenai
lorong giring [Tern] lorong sempit berpagar untuk jalan ternak dr atau ke suatu tempat
lorong samping [Tern] lorong di samping kandang yg disediakan sbg jalan untuk membersihkan kandang atau memberi makan dan minum ternak
losong lo.song [a] , -- kosong kosong sama sekali
lotong lo.tong [n] lutung; (2) a hitam: hitam -- [n] tumbuhan, Nephelium eriopetalum [n] loktong
lowong lo.wong [a] terluang (tt jabatan, pekerjaan, dsb): semua jabatan terisi, tidak ada yg --
lowongan lo.wong.an [n] pekerjaan (jabatan) yg terluang: tidak ada ~
loyong lo.yong , me.lo.yong v (1) jatuh melayang-layang (layang-layang putus dsb); (2) berjalan terhuyung-huyung
mahyong mah.yong [n] permainan dr Cina (abad ke-16 sebelum Masehi), dimainkan dng 144 buah batu, mirip kartu domino, yg dibuat dr tulang atau bambu, semula hanya dimainkan di istana kaisar, sekarang sudah menyebar ke Eropa dan Amerika Serikat, dng aturan permainan yg disederhanakan
majong ma.jong [Jk n] kain untuk menggosok mesin dsb; majun
makyong mak.yong [n] seni teater tradisional dr Pulau Bintan, Riau, yg dilakukan baik siang maupun malam selama kira-kira tiga jam, dng pelaku kurang lebih lima belas orang pria dan wanita yg semuanya memakai topeng dan canggai
melolong me.lo.long [v] meraung (tt anjing); memekik keras (spt perempuan menangis dsb): terdengar anjing ~ di kejauhan; ia ~ kesakitan
melolong-lolong me.lo.long-lo.long [v] berkali-kali melolong
melombong me.lom.bong [v] menggali (mencebak) untuk mencari bijih timah; menambang
melompong me.lom.pong [v] menjadi kosong; (2) a dl keadaan kosong; (3) v terbuka (tt pintu, mulut) lihat kosong
melondongkan me.lon.dong.kan [v] melondong
melonggari me.long.gari [v] melakukan sesuatu supaya longgar: dng hati-hati ia ~ bagian lengan baju yg sempit itu; Ibu selalu ~ ongkos perjalanan saya ke sekolah
melonggarkan me.long.gar.kan [v] (1) membuat supaya longgar (lapang, lega, tidak ketat, dsb); (2) melapangkan (waktu, aturan, dsb); (3) meringankan (pembayaran dsb)
melonggokkan me.long.gok.kan [v] menaruh bertimbun-timbun dng tidak teratur: ~ padi
melorongkan me.lo.rong.kan [v] (1) membukakan atau menunjukkan jalan: Tuhan jualah yg ~ kami kemari; (2) mengabulkan (permintaan dsb): semoga Allah sudi ~ kehendak-Nya
melowongkan me.lo.wong.kan [v] mengosongkan (jabatan, pekerjaan, dsb)
membelongsongi mem.be.long.songi [v] membungkus dng belongsong: petani -- buah yg masih muda di pohon supaya tidak dimakan ulat
memberongsong mem.be.rong.song [v] (1) membungkus buah dng berongsong; (2) menutup dng berangus; memberangus
membohong mem.bo.hong [v] mengatakan sesuatu yg tidak benar kpd
membohongi mem.bo.hongi [v] berbohong kpd; mendustai: sudah kerap kali dia -ku
membohongkan mem.bo.hong.kan [v] (1) menyatakan (mengatakan, meng anggap) bohong: ia -- kabar itu dan menganggapnya sbg fitnah belaka; (2) menyangkal; mengingkari: tertuduh -- semua keterangan saksi
membokong mem.bo.kong [v] (1) Jk menyerang (memukul dsb) dr belakang; (2) mengerjakan sesuatu dng diam-diam (tanpa memberi tahu lebih dahulu); (3) membaca berbalik (dr belakang ke muka)
membongak mem.bo.ngak [v] (bercakap) menyombongkan diri; (bercakap) meninggi-ninggikan diri
membonggoli mem.bong.goli [v] memukul berkali-kali (berulang-ulang); memukuli
membongkahi mem.bong.kahi [v] mencangkuli dsb supaya menjadi berbongkah-bongkah
membongkar mem.bong.kar [v] (1) mengangkat ke atas: -- sauh; (2) menurunkan muatan dr kapal (kereta api): kuli-kuli kapal itu telah selesai -- muatan; (3) merusak; merobohkan: petugas keamanan berhasil -- rumah (bangunan) liar; (4) menceraikan bagian-bagian mesin: montir sedang -- mesin mobil; (5) membuka dng paksa: kita terpaksa -- peti itu krn kuncinya hilang; (6) mencuri dng merusak pintu (jendela dsb): pencuri itu berhasil -- gudang obat; (7) membuka rahasia: pihak yg berwajib berhasil -- usaha pemalsuan ijazah
membongkar-bangkir mem.bong.kar-bang.kir [v] menjadikan berantakan; merusaki dan mencerai-beraikan
membongkar-bongkar mem.bong.kar-bong.kar [v] membuka dan mencerai-beraikan: dia -- lemari itu untuk mencari cincinnya yg hilang
memborong mem.bo.rong [v] (1) membeli semuanya (seluruhnya); membeli banyak-banyak: tengkulak itu -- hasil bumi untuk dijual di kota; (2) menangani suatu pekerjaan seluruhnya sampai selesai sambil menyediakan semua bahan dan peralatannya sekalian: kontraktor itu -- pembuatan jalan utama Surabaya-Malang; (3) merangkap berbagai jabatan; melakukan berbagai pekerjaan seorang diri
memborongkan mem.bo.rong.kan [v] (1) menjual banyak-banyak: para petani buah-buahan -- hasil panennya kpd tengkulak; (2) menyuruh mengerjakan seluruhnya sampai selesai (dng menyediakan segala bahan, peralatan, dsb yg diperlukan): pemerintah -- pembangunan bendungan itu kpd salah satu kontraktor
memboyong mem.bo.yong [v] (1) membawa pindah ke tempat lain: ia -- keluarganya ke Jakarta; (2) membawa pulang; meraih: Indonesia berhasil -- piala Thomas
memesong me.me.song [v] memutar (ke kanan atau ke kiri); mengingsutkan
memesongkan me.me.song.kan [v] memesong
memoncongkan me.mon.cong.kan [v] memajukan mulut atau kedua bibir ke muka untuk mengejek; memanjangkan mulut: gadis itu -- mulutnya sambil berlari menjauhi anak laki-laki itu
memondong me.mon.dong [v] memasang pondong; memberi pondong
memondongi me.mon.dongi [v] memondong
memongahkan me.mo.ngah.kan [v] menyombongkan
memotong me.mo.tong [v] (1) memutuskan dng barang tajam; mengerat; memenggal: ia ~ tali itu dng gunting; ia ~ tebu dng pisaunya yg tajam; (2) mengiris (tt roti, daging, dsb); (3) menyembelih: ~ ayam; ~ kambing; (4) menebang (tt kayu, pohon, dsb): ~ kayu di hutan; (5) memangkas (tt rambut): ~ rambut; (6) menggunting sesuai dng ukuran (tt bahan pakaian dsb); (7) menuai (tt padi dsb); (8) mengurangi (tt upah, gaji, pendapatan, dsb); (9) memendekkan (tt kata, kalimat, nama dsb); (10) memintas (tt jalan, perjalanan); (11) menyelang atau memenggal (tt perkataan orang dsb); (12) memepat (tt kuku): ia sedang ~ kuku
memotong kulup me.mo.tong kulup menyunat; mengkhitan
memotong-motong me.mo.tong-mo.tong [v] (1) mengerat-ngerat (tt sesuatu yg berupa batang); (2) memenggal-menggal (tt kalimat atau pengucapan kalimat); (3) mengucapkan sepotong-sepotong (tt perkataan)
memotongkan me.mo.tong.kan [v] (1) memotong untuk orang lain; (2) menggunakan sesuatu sbg pemotong; memotong dng
memperlonggar mem.per.long.gar [v] membuat lebih longgar; melonggarkan
memperpotongkan mem.per.po.tong.kan [v] memperhitungkan dng memotong (upah, gaji, dsb) yg akan diterima; memotongkan
menarik ongkos me.na.rik ongkos meminta uang ongkos dr penumpang; (2) banyak makan (memerlukan) ongkos
mencacak tonggak men.ca.cak tonggak berdiri tegak lurus bagaikan tonggak; berdiri tegak dan berdiam sejenak
mencangklong men.cang.klong [v] membawa (pundi-pundi, tas, dsb) dng menyangkutkannya pd bahu: ~ tas
mencecak tonggak men.ce.cak tonggak mulai memahat tiang rumah (disertai upacara adat)
mencentong men.cen.tong [v] mencedok dng centong
mencondongkan men.con.dong.kan [v] (1) memiringkan: ~ badan ke depan; (2) memilih (memihak) kpd; mengarahkan (hatinya) kpd: ~ hati kpd pihak lawan
mencong men.cong [a] tidak lurus; serong; tidak tepat mengenai sasaran: tembakannya -- ke kiri
mencongakkan men.co.ngak.kan [v] mendongakkan muka (kepala): kerbau ~ kepalanya ketika melihat musuhnya
menconggokkan men.cong.gok.kan [v] menegakkan
mencorong men.co.rong [v] (1) bercahaya terang sekali (tt bulan, matahari, lampu, dsb); bersinar; (2) menyinari (menerangi) dng lampu corong
mencorongkan men.co.rong.kan [v] menyinarkan; memancarkan (cahaya dsb)
mencukongi men.cu.kongi [v] memberikan uang sbg modal; memodali: mereka sedang mencari orang yg mau ~ usahanya
mencuri bongkar men.cu.ri bongkar mencuri dng cara membongkar tempat benda yg akan dicuri
mendong men.dong [n] rumput, suku Cyperaceae, membentuk rumpun tinggi, batangnya yg dikeringkan digunakan untuk bahan anyaman spt tikar, topi, keranjang; Fimbristylis globulosa
mendongeng men.do.ngeng [v] (1) menceritakan dongeng: Nenek pandai ~ tt raja-raja zaman dahulu; (2) mengatakan yg tidak benar; berdusta: aku bukan ~ , melainkan menceritakan kejadian yg sebenarnya
mendongengi men.do.ngengi [v] menceritakan dongeng kpd: kakak ~ adik tt si Kancil yg cerdik
mendongengkan men.do.ngeng.kan [v] menceritakan dongeng: ibu ~ kembali kisah Sangkuriang
mendongkel men.dong.kel [v] (1) menyungkit; menuil: pencuri mencoba ~ brankas itu, tetapi tidak berhasil; (2) ki menggeser atau menurunkan (dr jabatan dsb): ada golongan yg ingin ~ kepala kantor itu
mendongkolkan men.dong.kol.kan [v] membuat menjadi dongkol: tindakannya betul-betul ~ kawan-kawannya
mendongkrak men.dong.krak [v] (1) menaikkan dng dongkrak; (2) menyanjung-nyanjung, memuji-muja; (3) ki mengusahakan supaya segera diselesaikan (tt usul dsb); (4) ki mengusahakan supaya lulus ujian (naik kelas dsb)
menempong menuju jih me.nem.pong menuju jih [pb] langsung mengenai sasarannya (maksudnya)
meneropong me.ne.ro.pong [v] (1) melihat dng teropong: ~ bulan
meneropongi me.ne.ro.pongi [v] meneropong
mengantongi me.ngan.tongi [v] (1) memasukkan ke dl kantong: dng ~ uang beberapa ribu rupiah dr ibunya, ia berangkat ke kota; (2) memperoleh; menerima: dr hasil menarik becak, ia dapat ~ uang untuk menghidupi anak istrinya
mengasongkan meng.a.song.kan [v] menjual dng menyodor-nyodorkan sesuatu (msl barang dagangan dng harapan agar dibeli)
mengencongkan me.ngen.cong.kan [v] menyebabkan kencong; membelokkan
mengencongkan bibir me.ngen.cong.kan bibir mengerotkan bibir
mengencongkan perkataan me.ngen.cong.kan perkataan membelokkan perkataan orang
mengeong me.nge.ong [v] mengeluarkan bunyi (tt kucing)
mengeroncongkan me.nge.ron.cong.kan [v] menganjurkan (bibir spt orang mengepulkan asap rokok)
mengerosong me.nge.ro.song [v] mengelupas (kulitnya)
menggarong meng.ga.rong [v] merampok; menjarah: gerombolan itu ~ rumah Pak Lurah
menggelendong meng.ge.len.dong [v] menggulung benang (kawat, tali plastik, dsb) dng gelendong
menggeronggang meng.ge.rong.gang [v] berongga-rongga dng bentuk dan susunan yg tidak beraturan
menggolong meng.go.long [v] menjadi kelompok-kelompok
menggolongkan meng.go.long.kan [v] (1) membagi-bagi atas beberapa golongan; (2) memasukkan ke dl golongan: mereka ~ beliau sbg seorang ulama besar pd zamannya
menggonggongi meng.gong.gongi [v] menyalak berulang-ulang: anjing-anjing itu ~ orang asing yg hendak membuka pintu pagar itu
menggotong singa meng.go.tong singa upacara arak-arakan mengantar anak yg akan disunat dng tarian-tarian yg ditarikan oleh empat penari dan penggotongan singa tiruan yg diduduki oleh anak yg akan disunat
mengocong me.ngo.cong [v] membungkus (mayat dsb): sambil membaca doa, lebai itu ~ mayat yg baru dimandikan
mengocongkan me.ngo.cong.kan [v] mengikat ujung karung (bungkusan dsb)
mengomong meng.o.mong [v] berkata; bercakap; berbicara: kau jangan suka -- kotor
mengomongkan meng.o.mong.kan [v] memperkatakan; mempercakapkan; membicarakan: dia suka -- kelakuan suaminya
mengonggokkan meng.ong.gok.kan [v] melonggokkan; menumpukkan: tukang kebun -- sampah untuk dibakar
mengongkoki meng.ong.koki [v] mendekati dng berjalan membungkuk-bungkuk (spt hendak menyerang)
mengongkong me.ngong.kong [v] (1) memasang kongkong pd; membelenggu dng kongkong: ia sedang ~ orang gila itu supaya jangan mengamuk; (2) meliputi; mencakup (tt ilmu dsb): ilmu filsafat ~ ilmu metafisika, logika, dsb; (3) ki mengurung; mengepung: kompi B ~ kubu-kubu musuh [v] menyalak keras; menggonggong
mengongkosi meng.ong.kosi [v] membayarkan ongkos; membiayai; membelanjai
mengosongkan me.ngo.song.kan [v] (1) membuat supaya (menjadi) kosong; menjadikan kosong dng membuang (menghilangkan) isinya: ~ gelas dng membuang isinya; (2) meninggalkan (rumah, kota, daerah, dsb): kami harus sudah ~ rumah ini besok pagi
mengsong meng.song /mEngsong/ ? mengsol
menodongkan me.no.dong.kan [v] mengacungkan (senjata) kpd orang lain: tiba-tiba seseorang ~ pistol ke arahnya
menokong me.no.kong [v] memotong rambut (perempuan)
menolong me.no.long [v] (1) membantu untuk meringankan beban (penderitaan, kesukaran, dsb): saya mencari badan atau yayasan yg sudi ~ penderitaan saya; (2) membantu supaya dapat melakukan sesuatu: kalau Anda tidak mau ~ (ku), tidak akan selesai pekerjaanku ini; (3) melepaskan diri dr (bahaya, bencana, dsb); menyelamatkan: dialah yg ~ jiwaku sehingga aku terlepas dr bahaya maut; (4) dapat meringankan (penderitaan dsb); dapat menyembuhkan (penyakit dsb); dapat melepaskan dr (bahaya dsb): berbagai obat diminumnya, tetapi tidak ~ juga
menong me.nong /mEnong/ lihat gajah /mEnong/ usungan atau kendaraan untuk pengantin, bentuknya spt ikan laut
menonggokkan me.nong.gok.kan [v] menaruh atau meletakkan sesuatu di atas atau di tempat yg agak tinggi; menenggekkan
menongkah me.nong.kah [v] (1) memasang papan di tempat yg becek dsb untuk titian (tumpuan) berjalan; (2) berjalan (meniti) di papan; (3) menyongsong (menempuh) arus dsb: ~ arus; ~ pasang (surut); (4) melawan: dia tidak berani ~ perkataan ayahnya
menongkah celana me.nong.kah celana menyambung celana pd sebelah atas
menongkat me.nong.kat [v] (1) menopang; (2) ki menganjung-anjung; mengangkat-angkat; memuji-muji
menongkatkan me.nong.kat.kan [v] menongkat
menongkrongi me.nong.krongi [v kas] menunggui: mulai besok kamu harus ~ rumah saya
menyelongsongi me.nye.long.songi [v] menyalut; menyelubungi
menyerong me.nye.rong [v] mencong arahnya (tt menggunting, menggaris, berjalan, dsb)
menyerongkan me.nye.rong.kan [v] (1) meletakkan (menjadikan) serong; memencongkan; (2) ki melakukan sesuatu dng curang (tidak jujur dsb)
menyokong me.nyo.kong [v] (1) menunjang (menyangga) supaya tidak rebah (roboh): bambu itu -- pohon pisang yg hampir roboh; (2) membantu; memberi bantuan (uang, tenaga, dsb): banyak tetangga yg turut -- hidupnya setelah kedua orang tuanya meninggal
menyokongkan me.nyo.kong.kan [v] menyokong sesuatu kpd; menyumbangkan: ia -- sebagian pendapatnya kpd yayasan yatim piatu
menyombong me.nyom.bong [v] bersombong
menyombongi me.nyom.bongi [v] menyombong kpd: tidak guna engkau -- gurumu, engkau tidak akan lebih pandai daripadanya
menyombongkan me.nyom.bong.kan [v] (1) memegahkan (diri): krn terlampau -- dirinya, tidak ada lagi orang yg menaruh hormat kepada- nya; (2) membanggakan; membualkan: jangan suka -- kepandaian di depan orang banyak akibatnya tidak baik
menyondong me.nyon.dong [v] mencari udang dng menggunakan sondong; menangguk udang dng sondong
menyongket me.nyong.ket [v] menyulam dng benang emas (perak)
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
menyorong me.nyo.rong [v] (1) menolak(kan) ke muka; mendorong (mendesak) maju: -- mobil mogok; (2) menyogok; memberi suap: tidak ada sedikit juga ingatan hendak -- pegawai pabean itu; (3) menganjurkan (mengajak, mengusulkan); mengunjukkan (memberikan): negara yg kalah itu -- damai; (4) menyodorkan: orang selalu -- kegiatannya kepadanya, padahal bukan timbul dr hatinya; (5) cak menyetubuhi
menyorong-nyorongkan me.nyo.rong-nyo.rong.kan [v] menyodor-nyodorkan: ia selalu -- dirinya kpd bakal mertuanya itu
menyorongkan me.nyo.rong.kan [v] menyorong
meong me.ong [Jk n] (1) tiruan bunyi kucing; (2) kucing
merodong me.ro.dong [v] (1) tiba-tiba berjumpa (dng); memergoki; (2) menyandung; melanggar; menempuh (hutan dsb)
merodongkan me.ro.dong.kan [v] menjadikan rodong; mengaribkan (persahabatan dsb)
merogoh kantong me.ro.goh kantong mencopet
merompongkan me.rom.pong.kan [v] memotong pd ujungnya dsb
merongga me.rong.ga [v] merupakan rongga: krn deburan ombak setiap hari, makin lama batu itu makin ~
meronggeng me.rong.geng [v] menandak; menari
merongseng me.rong.seng [v] mencomel; bersungut
moblong mob.long [a] (1) terbuka lebar (tt pintu); (2) jelas; nyata
momong mo.mong [Jw v] mengasuh (anak): seharian ia tinggal di rumah untuk -- anak-anak
momongan mo.mong.an [n] (1) yg dimomong; (2) anak: pasangan suami istri itu ingin cepat-cepat memiliki --
moncong mon.cong [n] (1) mulut yg panjang atau memanjang (spt mulut anjing atau babi); (2) bagian benda yg mempunyai fungsi dan bentuk spt mulut yg panjang; cerat: -- meriam; (3) panjang lancip (tt mulut): mulutnya --; -- binatang
mondong mon.dong [v] menggendong pengantin perempuan di depan (tt pengantin laki-laki)
monggol mong.gol [v] ada bonggolnya (tt pohon); berbonggol
mongkok mong.kok [v] ber.mong.kok v (1) menganjur ke atas; lebih tinggi dp yg lain: menara pengawas tampak -- di atas bukit karang; (2) ki lebih baik (utama, unggul): ia -- dl hal pengalaman dp saudara-saudaranya [a] berbesar hati; bangga: kemajuan-kemajuan itu bisa menjadikan hati rakyat --
mongkor mong.kor [Lihat {mungkur}]
mongmong mong.mong [n] (1) canang; (2) bunyi canang
mongolisme mo.ngo.lis.me [n] keterbelakangan mental yg gejala fisiknya memperlihatkan ciri-ciri fisik orang Mongol (spt mata sipit miring ke atas); penyakit mongoloid
mongoloid mo.ngo.lo.id [a] berhubungan dng karakteristik yg dimiliki oleh orang-orang ras Mongol [n Dok] penyakit bawaan dng gejala kepala kecil, mata sipit miring ke atas samping, lidah tebal, dan retardasi mental; mongolisme; sindrom Down; facies mongoloides
monyong mo.nyong [n kas] (1) mulut yg menjorok ke depan (spt mulut anjing); (2) moncong; jungur
morong mo.rong [n] cerek tempat air teh
ngeong nge.ong [n ] tiruan bunyi kucing
ningnong ning.nong [n] tiruan bunyi lonceng
ninitowong ni.ni.to.wong [Lihat {ninitowok}]
nonong no.nong [a] nong-nong [Mk v] , me.no.nong v minum tanpa berhenti sampai habis; minum sekali habis: krn hausnya, ia ~ air segelas besar
nyemplong nyem.plong [n] (1) pohon yg kayunya dipakai untuk membuat perahu (Madura); (2) kayu nyemplong: kayu jati dipakai untuk lambung perahu, kayu -- untuk rusuk
nyonyong nyo.nyong [a] , me.nyo.nyong a menganjur ke muka (tt bibir, mulut, dsb)
oblong ob.long [n] baju kaus berlengan dan tidak berkerah
omongan omong.an [n] (1) perkataan; percakapan; pembicaraan: -nya tidak dapat dipercaya; (2) bahan pembicaraan; buah mulut: sikapnya yg angkuh itu menjadi -- orang
ompong om.pong [Jw a] (1) tidak bergigi krn giginya sudah ada yg tanggal, dicabut, tidak tumbuh, atau tidak terbentuk (tt manusia, hewan, dsb): kakekku -- , giginya tinggal dua; gergaji yg sudah -- ini sukar untuk digunakan; (2) ki kurang berdaya; tidak bertenaga: tanpa hak veto, negara-negara besar bagaikan harimau --
omprong om.prong , meng.om.prong v mengeringkan daun tembakau dsb dng cara mengasapi
oyong [a] goyang; goyah; [n] tumbuhan menjalar, batang dan daunnya berbulu, berbentuk lonjong dng buahnya bulat panjang berbentuk belimbing, dimasak sbg sayur; gambas; Luffa acutangula
paemong pa.e.mong [n] pamong
pamong pa.mong [n] (1) pengasuh; (2) pendidik (guru); (3) pengurus
pamong praja pa.mong pra.ja [n] pegawai negeri yg mengurus pemerintahan negara
pancong pan.cong [n] kue yg dibuat dr terigu atau tepung ketan dicampuri gula dan telur: kue --
panglong pang.long [n] (1) perusahaan penebangan kayu yg diusahakan oleh orang-orang Cina; (2) kilang kayu; tempat penggergajian kayu
papan congkak papan berbentuk perahu berlekuk-lekuk bermain congkak
papatong pa.pa.tong [Sd n] capung
patah tongkat berjermang patah tongkat ber.jer.mang [pb] pd keadaan bagaimanapun harus terus berusaha dng giat, jangan sekali-sekali putus asa
payung tongkat payung yg gagangnya panjang spt tongkat, biasanya ujungnya melengkung
pedagang asongan pe.da.gang asongan pedagang yg menjajakan buah-buahan dsb (di dl kendaraan umum, di perempatan jalan, dsb)
pedagang dorongan pe.da.gang dorongan pedagang yg membawa dagangan dng kereta dorong
pedongkang pe.dong.kang [n] perahu; tongkang
pehong pe.hong [n cak] penyakit raja singa; sifilis
pekong pe.kong [Lihat {toapekong}]
pelampung penolong pe.lam.pung penolong pelampung untuk menolong orang-orang dr kapal dsb yg mendapat kecelakaan supaya orang itu dapat diselamatkan
pelancong pe.lan.cong [n] orang yg pergi melancong; wisatawan; turis
pelancongan pe.lan.cong.an [n] perjalanan untuk bersenang-senang, melihat-lihat, dsb; wisata; turisme
pelombongan pe.lom.bong.an [n] penggalian bahan tambang; penambangan
pelombongan bawah pe.lom.bong.an bawah [Min] cara penggalian bahan tambang bawah tanah yg arah penggaliannya lurus ke bawah
pelombongan datar pe.lom.bong.an datar [Min] cara penggalian bahan tambang yg arah penggaliannya mendatar atau horizontal
pelombongan punggung datar pe.lom.bong.an punggung datar [Min] cara penggalian bahan tambang yg arah penggaliannya ke atas dng menghancurkan tanah, gunung, dsb lapis demi lapis sejajar dng lantai kerja
pelombongan terbuka pe.lom.bong.an terbuka [Min] cara penggalian bahan tambang dng penyanggaan alami yg meninggalkan bahan galian sbg pilar-pilar
pelong pe.long [n] sepatbor
pembelandongan pem.be.lan.dong.an [n] proses, cara, perbuatan menebang kayu di hutan
pemberondongan pem.be.ron.dong.an [n] proses, cara, perbuatan memberondong
pembohong pem.bo.hong [n] (1) orang yg suka membohong; (2) suka membohong (berbohong)
pembokong pem.bo.kong [Jk n] orang yg membokong: salah seorang -- mengambil alih kemudi dng paksa
pembokongan pem.bo.kong.an [Jk n] penyerangan dsb dr belakang atau dng diam-diam
pembongkaran pem.bong.kar.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membongkar (rumah liar oleh pihak yg berwajib, barang-barang dr gudang, dsb); (2) pembukaan rahasia dsb
pemborong pem.bo.rong [n] (1) orang yg memborong; (2) kontraktor
pemborongan pem.bo.rong.an [n] proses, cara, perbuatan memborong
pemboyongan pem.bo.yong.an [n] proses, cara, perbuatan memindahkan ke tempat lain (mengenai penduduk dsb); pemindahan
pemesong pe.me.song [n] alat untuk memesong atau memesongkan: kanta ~ sinar matahari
pemotong pe.mo.tong [n] (1) alat untuk memotong (menyembelih, memenggal); (2) orang yg memotong (menyembelih, memenggal)
pemotongan pe.mo.tong.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memotong (mengerat, memenggal, mengurangi); (2) pengeratan; pemenggalan; (3) pengurangan; (4) pembantaian; penjagalan
pencong pen.cong [a] bentuk (tt mulut) yg miring; perot
pendongeng pen.do.ngeng [n] (1) orang yg menceritakan dongeng; (2) orang yg suka mendongeng
pendongkok pen.dong.kok lihat dongkok
pendongkol pen.dong.kol [n] orang yg mendongkol
pendongkrak pen.dong.krak [n] dongkrak
pendongkrakan pen.dong.krak.an [n] proses, cara, perbuatan mendongkrak
pendorong pen.do.rong [n] orang yg mendorong (menganjurkan, mendesak, dsb): dialah ~ yg telah menyesatkan saya
pengantongan pe.ngan.tong.an [n] proses, cara, perbuatan mengantongi: ~ tepung itu dilakukan oleh tiga orang
pengasong peng.a.song [n] orang yg mengasong atau mengasongkan
pengasongan peng.a.song.an [v] proses, cara, perbuatan mengasong atau mengasongkan
penggarong peng.ga.rong [n] orang yg menggarong (merampok); garong
penggarongan peng.ga.rong.an [n] proses, cara, perbuatan menggarong
penggolong peng.go.long [n] kata atau bentuk yg menyatakan kelas kata yg di sampingnya
penggolongan peng.go.long.an [n] proses, cara, perbuatan membagi-bagi atas beberapa golongan: ~ warna kulit dl penerimaan pegawai mendapat tantangan keras dr masyarakat
penggongsengan peng.gong.seng.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menggongseng (makanan dsb); (2) tempat menggongseng (makanan dsb): Ibu menempatkan tempe di ~
pengomongan peng.o.mong.an [n] orang yg banyak omong
pengomprong peng.om.prong [n] orang yg pekerjaannya mengomprong: banyak pabrik rokok yg melakukan pembelian langsung dr petani dan sekaligus juga menjadi -
pengomprongan peng.om.prong.an [n] proses, cara, perbuatan mengomprong
pengosongan pe.ngo.song.an [n] proses, cara, perbuatan mengosongkan
penodong pe.no.dong [n] orang yg menodong
penodongan pe.no.dong.an [v] proses, cara, perbuatan menodong
penolong pe.no.long [n] (1) orang yg menolong: regu ~ telah disebar; (2) alat dsb untuk menolong
penongkat pe.nong.kat [n] alat untuk dijadikan tongkat; penunjang: dia kujadikan ~ dl menempuh jalan sulit itu
penongkat penghulu adat pe.nong.kat penghulu adat pembantu penghulu sbg pengganti kemudian
pentol tongkat kepala tongkat
penyokong pe.nyo.kong [n] (1) tiang dsb yg digunakan sbg penunjang (penyangga, penopang) pohon dsb supaya tidak roboh (rebah): -- pohon itu dibuat dr bambu; (2) orang yg menyokong; penderma
penyombong pe.nyom.bong [n] orang yg sombong; (orang yg) suka menyombong(kan) diri
penyondong pe.nyon.dong [n] alat (jaring) untuk menyondong udang; sondong
percukongan per.cu.kong.an [n] perihal cukong atau mencukongi
pergonglian per.gong.li.an [n] pelacuran; persundalan; ketunasusilaan
perkongsian per.kong.si.an [n] (1) persekutuan (dagang); perseroan; (2) perihal berkongsi
perohong pe.ro.hong [ark n] lubang yg tembus dan terbuka (di dinding dsb)
perongkosan per.ong.kos.an [n] perihal yg berhubungan dng ongkos (biaya, belanja)
perongrong pe.rong.rong [n] orang yg pekerjaannya merongrong
perpelancongan per.pe.lan.cong.an [n] perihal atau segala sesuatu yg berhubungan dng melancong
perpotongan per.po.tong.an [n] tempat berpotongan; perihal berpotong: ~ kedua garis itu tepat pd titik A
persekongkolan per.se.kong.kol.an [n] hal bersekongkol
pertolongan per.to.long.an [n] perbuatan atau sesuatu yg dipakai untuk menolong; bantuan: dng ~ Allah Yang Mahakuasa, sembuhlah ia
pesong pe.song [a] (1) serong; mencong: kantong kosong akibat otak --; (2) putar (ke kanan atau ke kiri)
petak serong medan yg membentang di sepanjang poros serong, yg kanan-kirinya dibatasi oleh dua garis khayal yg letaknya relatif sejajar dng poros serong
pilong pi.long [Jw a] buta
pingpong ping.pong [n] permainan mirip tenis, dimainkan di atas meja panjang dng menggunakan pemukul terbuat dr kayu yg dilapisi karet dan bola plastik kecil; tenis meja
pintu corong pintu yg dipasang pd bagian bawah corong dng maksud untuk mengatur jumlah aliran material yg keluar dr corong
pintu sorong pintu yg cara menutupnya dng didorongkan ke sisi
piong pi.ong [n] makanan tradisional yg dibuat dr beras dan daging babi, dimasak bersama di dl tabung bambu (di Toraja)
pocong po.cong [Jw n] berkas (padi) yg diikat menjadi satu [n] mayat yg dibalut kain kafan
polong po.long [n] (1) hantu atau roh jahat yg suka mengganggu orang (menyebabkan penyakit dsb); (2) penyakit saraf yg disebabkan oleh guna-guna [n] bentuk biji tumbuhan yg bulat atau agak pipih, terdapat dl kelopak yg lunak atau agak keras, dl satu kelopak biasanya terdapat beberapa biji (spt pd kara, ercis); kacang polong [n] -- angin bintil-bintil pd kulit [n] bunga lawang (cengkih) [Mk n] , po.long.an n saluran air; pipa (air dsb); berumbung
polong-polongan po.long-po.long.an [n] polongan
polongan po.long.an [n] berbagai jenis tanaman yg buahnya bersekat-sekat
pompong pom.pong [n] cumi-cumi kecil yg beracun [Lihat {kepompong}] [Mk a] , ke.pom.pong a bingung; kebingungan; gelisah [v] , me.mom.pong v membawa di punggung atau di pinggang; membopong; mendukung
pondong pon.dong [n] atap atau para-para pelindung (tanaman yg baru tumbuh dr panas matahari atau hujan) [v] , me.mon.dong v membawa anak, seseorang, atau sesuatu dng meletakkannya di atas kedua belah tangan di depan dada
pondongan pon.dong.an [n] yg dipondong
pongah po.ngah [a] sangat sombong atau angkuh (baik perbuatan maupun perkataan); congkak [Jk a] bodoh; dungu
ponggang pong.gang [n] alat gamelan Madura (Sumenep)
ponggok pong.gok [a] buntung ekor; pokeng; kuntul: ayam -- [Mk v] , ter.pong.gok v (1) tampak melonggok: kelihatanlah bukit yg ~ di tengah-tengah dataran rendah itu; (2) duduk mencangkung
pongkol pong.kol [Jk n] pangkal (pokok) batang (yg tertanam di tanah); umbi: -- pisang
pongsu pong.su [ark n] bukit kecil; busut
porong po.rong [n] tanda hitam pd tubuh yg dibawa sejak lahir
potong po.tong [n] penggal; kerat: bambu dua --; tiga -- daging; (2) ark n kata penggolong bilangan bagi berbagai-bagai benda (spt baju, kain, bungkusan, dan barang): dua -- kain celana; kain baju satu --; (3) v cak memotong (mengerat, memenggal, menyembelih): tukang --; orang yg memotong, menyembelih
potong busur cara memotong pelat baja dng menggunakan panas yg dihasilkan oleh busur listrik
potong kuku [Tern] merapikan kuku hewan dng jalan memotong, dan menghilangkan lapisan kuku, terutama pd sapi perah krn hidupnya di kandang saja sehingga kuku cepat panjang
potong paruh [Tern] memotong ujung paruh unggas, -- tahanan mendapat pengurangan waktu hukuman penjara bagi tersangka yg menjalani masa penahanan selama proses pengadilan berlangsung
potong-memotong po.tong-me.mo.tong [v] (1) saling memotong; (2) memotongi (mengguntingi dsb): dl hal ~ ranting kayu ternyata ia sangat pandai
potongan po.tong.an [n] (1) keratan; penggalan; (2) hasil memotong (memangkas, menggunting, dsb); (3) pengurangan (tt gaji, upah, harga, dsb); (4) kependekan (tt kata, nama); (5) bentuk; model; (tt mobil, rumah, dsb); tampang (tt perawakan, wajah); bentuk; sikap (tt badan); (6) sepotong-sepotong atau satu-satu (tt penjualan barang); (7) pengurangan harga; korting: ia mendapat ~ 10%
puyonghai pu.yong.hai [n] masakan Cina berupa telur dadar yg bahannya dr sayuran, udang cincang, telur, dikocok dng garam, dibumbui dng lada dan vetsin serta diberi saus
rebong re.bong [Lihat {rebung}]
rempong rem.pong /rEmpong/ ? rimpung
rencong ren.cong [n] sewar atau golok dr Aceh (bentuknya melengkung dan tipis tajam, biasanya untuk membela diri atau lambang kegagahan)
rendong ren.dong /rEndong/, te.ren.dong v tersangkut (terlibat) dl perkara; terbawa-bawa: dl perkara korupsi itu, nama beliau ~
rengkong reng.kong [n Mus] bunyi-bunyian yg sengaja dibuat oleh para pemikul padi dng alat pikulnya
renjong ren.jong /rEnjong/ ? renjeng
rerongkong re.rong.kong lihat rongkong
rodong ro.dong [a] karib (tt persahabatan dsb): sahabat -- , teman dl perjalanan; (2) n sahabat karib [v] me.ro.dong v mengembara ke mana-mana
rombong rom.bong [n] (1) bakul besar yg bertutup, terutama yg dibuat dr daun mengkuang (untuk tempat padi); (2 a) kambut besar dr daun pandan tempat menyimpan padi atau beras; (b) kambut kecil dr daun pandan tempat menyimpan sirih dng alat-alatnya atau tempat menyimpan jahitan , me.rom.bong v (1) merupakan rombongan; bergabung menjadi rombongan; (2) bertumpuk-tumpuk banyak sekali (lebih dr penuh) [n] kereta dorong untuk berjualan pedagang kaki lima
rombongan rom.bong.an [n] sekumpulan orang (yg bersama-sama bekerja, bepergian); sekelompok (orang): ~ pendaki gunung itu tiba kembali dng selamat
romong ro.mong [Jk n] rombengan
rompong rom.pong [a] patah atau terpotong pd ujungnya; rusak atau hilang hidungnya, giginya, dsb: giginya -- krn terantuk benda keras
rongak ro.ngak [a] ada yg tanggal (tt gigi); rumpang; ompong; bersela-sela (krn ada yg hilang) [Lihat {ronggang}]
rongga rong.ga [n] ruang; lubang
rongga dubur rongga saluran buang air besar
rongga hidung rongga saluran suara yg mencakupi hidung dan faring hidung
rongga pori tanah [Geo] rongga yg terdapat di antara partikel tanah
ronggang rong.gang [a] renggang; jarang
ronggeng rong.geng [n] (1) tari tradisional dng penari utama wanita, dilengkapi dng selendang yg dikalungkan di leher sbg kelengkapan menari; (2) penari ronggeng; tandak
ronggoh rong.goh [Lihat {rungguh}]
ronggok rong.gok [ark] ? rongkok
ronggong rong.gong [Mk v] , me.rong.gong v berdengung (bunyi langau dsb)
rongkoh rong.koh [a] (1) bungkuk (krn sudah tua sekali); (2) tua sekali
rongkok rong.kok [v] me.rong.kok v (1) berjalan (duduk) membungkuk; (2) meringkuk
rongkol rong.kol [ark n] berkas; gabung
rongkong rong.kong [n] (1) tulang-tulang dl tubuh; rangka: ia selalu sakit-sakitan sehingga -- nya kelihatan; (2) tenggorok binatang; rangkungan
rongkongan rong.kong.an [n] rangka; tulang-tulang dl tubuh
rongrong rong.rong [v] me.rong.rong v (1) makan sedikit-sedikit, tetapi terus-menerus; (2) ki selalu mengganggu (menyusahkan dsb); (3) merusakkan (secara berangsur-angsur atau dng diam-diam); (4) merugikan (krn banyak makan ongkos); (5) selalu meminta uang (derma); selalu menebeng (tt makan); (6) kerap sekali rusak sehingga makan ongkos banyak (tt mobil dsb); (7) ki mengurangi (menjatuhkan, merusak) pelan-pelan: para pengacau yg mengganggu ketertiban, bahkan ~ kewibawaan pemerintah akan ditindak tegas
rongseng rong.seng [a] (1) lekas marah; suka mencomel; (2) mendongkol; jengkel: dng perasaan -- , ia meninggalkan rumah tanpa tujuan
rongsok rong.sok [a] rusak sama sekali; bejat: mobilnya sudah -- sejak beberapa lama; moralnya sudah --
rongsokan rong.sok.an [n] yg sudah rusak sama sekali (tt barang); rosokan; rombengan: halaman rumahnya menjadi tempat pembuangan barang ~
rumah potong ternak rumah potong
salah dorong terlanjur: ia menyesal krn -- dorong berbuat mesum
sedong se.dong [n] galian situs purbakala
sekat rongga badan sekat yg membatasi rongga dada dan rongga perut; diafragma
sekoci penolong dayung [Kap] sekoci penolong yg menggunakan dayung sbg penggerak
sekoci penolong mekanis [Kap] sekoci penolong yg menggunakan peralatan mekanis sbg penggerak
sekoci penolong motor [Kap] sekoci penolong yg dipasangi motor penggerak yg dapat bekerja dl keadaan cuaca buruk di laut
sekongkol se.kong.kol [n] orang yg turut serta berkomplot melakukan kejahatan (kecurangan dsb): penyelundup narkotik serta beberapa orang -- nya sudah tertangkap; (2) v bersekongkol: ia dituduh -- dng kaum pengacau
sekongkolan se.kong.kol.an [n] persekongkolan: adanya -- penjahat di kota ini sudah diketahui polisi
sekonyong-konyong se.ko.nyong-ko.nyong [adv] tiba-tiba; dng mendadak: -- ia berdiri dan tanpa pamit meninggalkan sidang
sekopong se.ko.pong [n] gambar atau kartu yg bergambar jantung hitam (kartu Eropa): main -- , main kartu besar
sekosong-kosongnya se.ko.song-ko.song.nya [adv] sangat kosong; paling kosong: ~ dompetku, masih ada seribu rupiah di dalamnya
Selong Se.long /sElong/ ? Sailan
selong se.long, me.nye.long.kan [ark v] mengasingkan
selongkar se.long.kar , me.nye.long.kar v mengaduk-aduk (untuk memeriksa, menyelidiki barang yg hilang, dsb); membongkar-bongkar: ia -- isi lemari pakaiannya untuk mencari kuitansi itu
selongsong se.long.song [n] (1) salut; selubung; ulas; sarung; (2) berangus (pd moncong anjing)
selongsong peluru tabung tempat peluru; kelongsong peluru
selongsong sambung cabang [Tek] selongsong sambung untuk percabangan kabel telepon
selonong se.lo.nong , me.nye.lo.nong v cak masuk dng tiba-tiba (krn salah jalan dsb); terseret masuk dsb; menyasar
seloyong se.lo.yong [Jk v] se.lo.yong-se.lo.yong v terhuyung-huyung; sempoyongan
seloyongan se.lo.yong.an [v] terhuyung-huyung (spt akan jatuh): begitu kena pukul dia --
sempoyong sem.po.yong, sem.po.yong.an [a] terhuyung-huyung hendak jatuh: pemabuk itu berjalan -- menuju rumahnya
semprong sem.prong [n] (1) tabung kaca penutup nyala lampu; corong lampu; (2) salung api; (3) salung asap; (4) teropong; keker [n] jenis kue kering yg bentuknya spt semprong
sendocong sen.do.cong [n] ikan air tawar
sendorong sen.do.rong [Mk] ber.sen.do.rong.an v menggelincir ke muka; mendorong ke muka
senjolong sen.jo.long [n] ikan laut yg mulut dan hidungnya panjang, berukuran kira-kira sebesar jempol tangan orang dewasa; jolong-jolong
senjong sen.jong [ark n] talam kecil dr logam yg berkaki
senohong se.no.hong [n] ikan laut, Polyunemus indicus
senoyong se.no.yong [a] , ber.se.no.yong a terhuyung-huyung spt akan jatuh; sempoyongan
sentiong sen.ti.ong [Cn n] pekuburan Cina
sentong sen.tong [Jw n] kamar; bilik
sepocong se.po.cong [n] seberkas; secekak (tt padi)
serombong se.rom.bong [n] (1) benda yg bentuknya spt tabung atau pem-buluh (sbg penyambung pd ujung seruling, kaki meja, dsb); (2) cerobong; pipa asap; semprong
serondong se.ron.dong [v] me.nye.ron.dong v membungkuk dan mendorong atau menyundul; menyuruk; menyeruduk
serong se.rong [a] (1) tidak lurus (tt arah); menyimpang dr garis (arah) yg lurus; menyudut (tidak merupakan siku-siku); mencong: tulisannya -- sedikit; (2) tidak sebagaimana mestinya; menyimpang dr arah yg lurus: berjalan --; (3) ki curang; tidak lurus hati; tidak jujur: berbuat (berlaku) --; siapa yg -- ketahuan juga akhirnya; (4) ki tidak setia; tidak tulus hati: berbuat -- dl perkawinan adalah perbuatan yg tidak terpuji
serong-menyerong se.rong-me.nye.rong [v] mencong ke sana, mencong ke sini
serongkol se.rong.kol [n] seberkas; segabung: ~ kayu bakar sudah cukup untuk menanak nasi
seroyong se.ro.yong [a] sempoyongan; terhuyung-huyung (tt berjalan)
seroyongan se.ro.yong.an [a] seroyong
siap potong kondisi ternak yg sudah menggambarkan perlemakan pd bagian-bagian tubuh tertentu sehingga ternak tsb siap dipotong; -- santap siap untuk segera dimasak dl waktu singkat dan langsung disajikan untuk dimakan: bisnis restoran tampaknya dan menjanjikan keuntungan besar dng aneka ragamnya makanan -- santap
singkong sing.kong [n] (1) tanaman yg hidup di daerah tropis, umbinya ada yg manis dan ada pula yg pahit, daunnya banyak mengandung protein biasa disayur atau direbus sbg lalap; ubi kayu; Manihot esculenta; (2) daun singkong
singkong aci [Sd] singkong beracun
singkong kembang singkong yg umbinya kecil, warna batang kuning, tangkai daun merah muda, dan daun kuning terang yg tepinya hijau tua; Manihot utilissima
siong si.ong [n] rokok yg tembakaunya dibubuhi kelembak dan kemenyan (banyak terdapat di Jawa Tengah)
siongka si.ong.ka [Cn n] damar
sokong so.kong [n] tiang dsb yg dipasang miring untuk menyangga sesuatu agar tidak rebah (roboh)
sokongan so.kong.an [n] (1) alat yg menyokong; penunjang; penyangga: kalau tidak diberi -, pohon itu pasti roboh; (2) hasil menyokong; tunjangan; bantuan (uang dsb): pergerakan kemerdekaan Indonesia mendapat -- masyarakat; (3) yg disokongkan
sombong som.bong [a] menghargai diri secara berlebihan; congkak; pongah: tabiatnya agak aneh, sebentar -- sebentar rendah hati; berkata dng --
sompong som.pong [a] berlubang (tt karung, kelapa, dsb); rompong
sondong son.dong [n] jaring (tangguk) untuk menangkap udang
songar so.ngar [Jk a] suka melagak; sombong; congkak; takabur
songgeng song.geng [a] tegak, dada terkedik, dan pantat naik ke atas (tt bentuk badan)
songket song.ket [n] tenun yg bersulam benang emas (perak), biasanya dikenakan kaum wanita: kain --
songkok song.kok [n] tudung kepala untuk kaum pria (biasanya dibuat dr beledu); kopiah; peci: Ayah lupa mengenakan -- nya ketika pergi ke masjid
songkro song.kro [n] alat untuk mengangkut sampah
songong so.ngong [a] tidak tahu adat
songsong song.song, songsong arus [n] (1) nama ikan laut; (2) nama siput
sorong so.rong [v] bergeser maju: kotak --; pintu --; (2) v tolak; dorong: air -- buih, air pasang turun
sorongan so.rong.an [n] (1) yg disorong(kan); (2) alat untuk menyorong; (3) pemberian; hadiah; suapan
sotong so.tong [n] cumi-cumi
spt gadis jolong bersubang [pb] sangat berlagak (sombong)
sudah bertarah berdongkol pula sudah ber.ta.rah berdongkol pula [pb] sesudah perkara yg satu dibereskan, timbul lagi perkara yg lain
sumpah pocong sumpah yg disertai tidur membujur ke utara menghadap kiblat (barat) di dl masjid dan berpakaian kain kafan (dipocong spt mayat)
tahu pong tahu goreng yg di dalamnya berongga, berbentuk segi empat
talempong ta.lem.pong [Mk n] alat musik pukul dr logam, perunggu, atau besi, berbentuk bundar
talempong duduk talempong yg dimainkan dng dua pemukul sambil duduk
talempong geretek talempong yg memainkan melodi
talempong tingkah talempong yg memainkan irama; saron
tanggetong tang.ge.tong [n] alat musik petik dr Tapanuli, berupa siter bambu, dimainkan dng memetik dawai-dawai yg dikerat dr badan alat tsb
tapai singkong tapai yg dibuat dr singkong
tedong te.dong [n] , te.dong-te.dong n laba-laba; Ptrocera chiragra
tekong te.kong [ark n] nakhoda (pd jung); juragan /tEkong/ ? tikung [n Olr] pemain sepak takraw yg melakukan sepak permulaan
telempong te.lem.pong [n] geloneng (nama gamelan)
tembong tem.bong [Jw n] tanda lahir berwarna hitam pd muka atau pd bagian tubuh lainnya
tempolong tem.po.long [n] perkakas yg terbuat dr kaleng dsb, biasanya untuk tempat meludah; peludahan
tempong tem.pong [v] me.nem.pong v melemparkan sesuatu menuju sasarannya [v] me.nem.pong v menolak perahu (dr tebing dng galah): ia ~ perahu, menggunakan kaki atau galah untuk menolakkan perahu dr tebing atau dr perahu lain
tengkerong teng.ke.rong [n] kerong-kerong; Therapon
tenong te.nong [n] bakul bundar
tepekong te.pe.kong /tepEkong/ ? toapekong
terbengong-bengong ter.be.ngong-be.ngong [v] termenung-menung: penonton -- menyaksikan kepandaian tukang sulap
terbongkar ter.bong.kar [v] (1) dapat dibongkar; (2) telah terbuka (terangkat, terusak, dsb)
tercondong ter.con.dong [a] condong
terconggok ter.cong.gok [v] tertegak
terdongkrak ter.dong.krak [v ki] dapat diangkat; dapat dinaikkan; terangkat: jika profesi pialang dihargai krn memang kualitasnya meyakinkan, jumlah investor akan bertambah dan harga saham pun ~
terdorong ter.do.rong [v] (1) tertolak ke depan atau ke belakang; tersorong; (2) teranjur; terlebih ke depan; (3) terdesak (terpaksa) hingga mau berbuat sesuatu: ia berbuat itu krn ~ oleh keadaan; ~ oleh keinginan yg kuat untuk maju, ia bekerja keras tidak mengenal waktu
tergolong ter.go.long [v] termasuk (dl golongan, kelompok); masuk dl bilangan: ia ~ anak cerdas
terjerongkang ter.je.rong.kang [v] jatuh terlentang
terjerongkong ter.je.rong.kong [v] jatuh ke depan dan tertelungkup
terkongkong ter.kong.kong [v] (1) terbelenggu (dng kongkong); (2) ki terkurung, tidak bebas; terkepung (tt benteng dsb)
terlolong ter.lo.long [v] terlolong-lolong
terlolong-lolong ter.lo.long-lo.long [v] menangis memekik-mekik: anak itu menangis ~
terlonggok ter.long.gok [v] terhimpun; tertumpuk tidak teratur: bertonton bawang merah ~ di tepi jalan pengangkutan dng truk
termonyong-monyong ter.mo.nyong-mo.nyong [a cak] dl keadaan monyong: sambil terheran-heran dan -- ia mendengarkan berita itu
terobong te.ro.bong [Lihat {cerobong}]
terong te.rong /tErong/ ? terung
terongko te.rong.ko [n] ? terungku
teropong te.ro.pong [n] (1) alat untuk melihat barang yg jauh-jauh; keker; (2) torak; buluh-buluh
terowongan te.ro.wong.an [n] tembusan dl tanah atau gunung (untuk jalan kereta api dsb)
terowongan pengering terowongan untuk mengalirkan air untuk mengurangi banjir
terperohong ter.pe.ro.hong [v] terbuka lebar-lebar; ternganga (tt lubang, luka, dsb)
terpesong ter.pe.song [v] menyimpang dr sasarannya (tujuannya); menyeleweng
terpotong ter.po.tong [v] (1) terpenggal; kena potong; (2) sudah dipotong (dipenggal, diputus); (3) kena pengurangan (tt gaji, harga); (4) tidak sengaja sudah digunting (tt bahan pakaian); (5) kena tebang (tt pohon, kayu); (6) teriris (tt roti, daging, dsb); (7) terpendekkan (tt kata, kalimat, nama); (8) terselang (tt perkataan orang)
tersendorong ter.sen.do.rong [v] tergelincir ke muka; terdorong ke muka
terserondong ter.se.ron.dong [v] (1) terseruduk; terkena seruduk; (2) terdorong (terlanjur) maju
tersorong ter.so.rong [v] terdorong; terlanjur
tertolong ter.to.long [v] dapat ditolong; terlepas dr (bahaya dsb); (dapat) diselamatkan: nyawanya tidak ~ lagi krn serangan jantung
tikar mendong tikar yg dibuat dr mendong
tingtong ting.tong [n] tiruan bunyi giring-giring (bel dsb)
toapekong to.a.pe.kong [n] (1) gambar (patung) dewa yg dipuja dl kelenteng; (2) cak kelenteng
tobong to.bong [n] tempat (pertunjukkan) yg sifatnya darurat, biasanya dibuat dr bambu
todong to.dong [v] me.no.dong v (1) mengarahkan senjata (pistol dsb) sbg ancaman untuk merampok, merampas, dsb: dua orang bersenjata masuk, lalu ~ tuan rumah; (2) ki menyuruh dng serta-merta (tanpa persetujuan sebelumnya): masyarakat desa itu ~ gubernur DKI untuk ikut berjoget di panggung
tokong to.kong [a] (1) tidak berekor (tt ayam dsb); (2) Sas terpotong rambutnya (tt perempuan sbg hukuman); (3) cak berambut pendek (tt perempuan) [n] pulau kecil yg terjadi dr karang (tidak ada pohonnya) [n] kelenteng; toapekong [n] jendul; tonjol
tolong to.long [v] bantu: minta -- , minta bantuan
tolong-menolong to.long-me.no.long [v] saling menolong
tombong tom.bong [Lihat {tumbung}] [Lihat {tomong}]
tomong to.mong [n] meriam kecil; mortir
tong [n] tempat (air, paku, semen, dsb) yg dibuat dr papan kayu, plastik, dsb bentuknya bulat torak; tahang: setiap penduduk diperintahkan menyediakan -- sampah di rumahnya [n] tiruan bunyi kentungan [Jk n kp] entong (panggilan kpd anak laki-laki)
tong penyamak tong khusus tempat cairan penyamak untuk mencelup (merendam) kulit
tonggak tong.gak [n] (1) balok (kayu, batu, dsb) yg dipasang tegak; (2) tiang (rumah, jembatan, dsb); (3) pal (ukuran jauh 1.500 m); (4) tunggul (pangkal batang kayu yg masih tegak); sisa batang kayu yg sudah dipotong (yg ada di dl air dsb); (5) pokok; asal; (6) ki orang yg sangat pendiam [v] me.nong.gak v menuangkan (air dsb) ke mulut dr cerek, kendi, botol, dsb; menuangkan (obat, tepung, dsb) ke mulut
tonggara tong.ga.ra [Hidm] angin tenggara yg kabur dan terdapat di Selat Makasar
tonggek tong.gek [a] tidak lurus punggungnya dan pantatnya terkedik; tunggik: krn cacat, ia berjalan agak --
tonggeret tong.ge.ret [n Bio] uir-uir (bunyinya ret-ret): malam sesepi ini hanya ditingkahi oleh suara -- dan jangkrik
tonggok tong.gok [ark n] longgok; tumpuk [v] ber.tong.gok v bertenggek; bertengger
tonggong tong.gong [Lihat {tonggok}] [a] besar dan tinggi; bagur [n] jendul; bongkol; punuk
tonggos tong.gos [Jk a] menonjol (tt gigi depan); jongong: ia tertawa memperlihatkan sederetan giginya yg --
tongkah tong.kah [n] papan untuk tumpuan (titian), biasanya dipasang di tempat yg becek atau basah [v] me.nong.kah v menyambung (menambah panjang) pd sebelah atas: ~ kain
tongkahan tong.kah.an [n] landasan; titian
tongkang tong.kang [n] perahu yg agak besar (untuk mengangkut barang dsb)
tongkat tong.kat [n] sepotong bambu (rotan, kayu, dsb) yg agak panjang (untuk menopang atau pegangan ketika berjalan, menyokong, dsb)
tongkat komando tongkat pendek yg biasanya dibawa oleh pembesar
tongkeng tong.keng [n] punggung sebelah bawah; tulang ekor /tongkEng/ lihat bunga
tongkol tong.kol [n] (1) keratan (potongan) kayu; (2) buku (bonggol) pd kayu; (3) tongkol jagung [n] ikan laut sejenis cakalang yg dapat dimakan, Euthynus allettratus affinis
tongkong tong.kong [Lihat {tongkol}]
tongkor tong.kor [v] memotong ekor anak hewan (biasanya anak kambing) pd umur 1-2 minggu
tongkrong tong.krong [v] me.nong.krong v (1) berjongkok; (2) duduk-duduk saja krn tidak bekerja; (3) berada di suatu tempat (krn rusak dsb): mobilnya sudah seminggu ~ di bengkel
tongkrongan tong.krong.an [n] (1) tempat menongkrong; (2) kas potongan; bentuk badan; gaya: ~ nya spt orang kaya, tetapi kantongnya kosong
tongong to.ngong [a cak] dungu; pandir
tongpes tong.pes [kp] kantong kempes, tidak mempunyai uang: ketika tiba di alamat yg dituju, ternyata temannya mengaku -- alias bokek
tongsan tong.san lihat pulang
tongseng tong.seng [n] masakan terbuat dr daging (kambing) dicampur dng kuah gulai, kecap, dan kubis
tongsil tong.sil [Lihat {tonsil}]
tongsit tong.sit [ark n] sanggul; kundai: -- wanita itu terjatuh krn kurang kuat ikatannya
tongtong tong.tong [n] kentungan: tanda waktu berbuka puasa di desa itu diberi tahu dng membunyikan --
topong to.pong [n] bakul kecil yg kasar anyamannya (dipakai untuk tempat ikan asin, belacan, dsb) [Lihat {ketopong}]
triftong trif.tong [n Ling] inti suku kata yg kualitasnya ditandai oleh tiga tamber vokal yg berbeda
trompong trom.pong [n] alat musik tabuh berupa gamelan (bonang), disusun dl jajaran satu yg panjang
yosong yo.song [n] ginseng
abong-abong [p cak] mentang-mentang: -- saya orang miskin, selalu dihina
air susu jolong [Tern] air susu yg diekskresikan sejak hari pertama sampai beberapa hari setelah induk hewan melahirkan
alur longgar [Sas] jalinan peristiwa yg tidak padu dl karya sastra
amra disangka kedondong [pb] sesuatu yg baik disangka buruk
anak kolong [kas] anak serdadu (yg lahir dan dibesarkan di tangsi pd zaman Hindia Belanda); (2) ki anak tentara -- komidi pemain komidi panggung, tonil, sandiwara; anak bangsawan
anak lombong pekerja di tambang
angin sorong buritan angin buritan
asam bongkrek [Kim] yg dihasilkan oleh reaksi bakteri tertentu pd ampas kelapa (dl kadar cukup tinggi, dapat mematikan hewan ataupun manusia); C12H18O3
asam selong tumbuhan berukuran sedang, tinggi 2-5 m, daunnya panjang berlapiskan lilin, daun muda berwarna merah tua, bunga kecil-kecil berwarna kuning susu, buahnya berwarna merah tua hitam, bulat berlekuk-lekuk; cermai belanda; Engema uniflora
atap serotong bentuk atap rumah orang kebanyakan atau lapisan masyarakat bawah
ayam potong ayam yg dipiara untuk disembelih
bahasa bagongan ragam bahasa Jawa yg dipakai dl lingkungan keraton di Yogyakarta
bajak sudah terdorong ke bancah [pb] sudah terlanjur (tidak dapat kembali)
baju kotong baju tidak berlengan
baju songsong barat baju antakusuma [ki] baju sayap (yg menyebabkan dapat terbang); baju antakusuma
baju tapong baju model (Bugis) panjang dan sempit
bambu embong jenis bambu memanjat, rumpunnya rapat, buluhnya mencapai tinggi 30 m, bergaris tengah 5 cm, ditemukan di daerah Jawa Timur; Bambusa horsfieldii
bambu gombong bambu yg tingginya mencapai 20 m, bergaris tengah 10 cm, berwarna hijau, digunakan sbg bahan anyaman dan kerajinan tangan; Gigantochloa verticillata
basah kerongkongan [ki] hidup senang; banyak rezeki [ki] menghilangkan haus; minum
batu gelondongan batu utuh, tidak dipecah-pecah
batu kenong batu peninggalan masa prasejarah yg berbentuk silinder dng tonjolan di puncaknya
belum basah rongkong [ki] belum minum seteguk air pun
berair rongkong [pb] mendapat rezeki (keuntungan) [ki] ada rezeki
besar bungkus tak berisi (tong kosong nyaring bunyinya) [pb] orang yg besar cakap, tetapi kepandaiannya tidak ada
blong [a cak] tidak berfungsi krn tidak ada tahanan (tt rem); dol: belum dapat dipastikan sebab-sebab kecelakaan itu, apakah remnya -- atau supirnya mengantuk
bola pingpong bola plastik kecil untuk permainan tenis meja
bondong air bondong ikan [pb] gerakan suatu perkumpulan selalu bergantung kpd kegiatan dan kecakapan pemimpinnya; orang banyak biasanya mengikuti jejak atau anjuran orang terkemuka (pemimpin)
bong [n] pekuburan Cina [Jw n] orang yg pekerjaannya mengkhitankan (menyunat); dukun sunat
bongkar muat mengeluarkan dan memasukkan muatan dr atau ke kapal (kereta, dsb)
bongkar pasang mengangkat atau menurunkan mesin mobil untuk diperbaiki dsb sekaligus memasangnya kembali
bongo bo.ngo [n] alat musik berupa sepasang gendang kecil (yg dipukul-pukul dng tangan) yg bagian bawahnya tidak bertutup
bongok bo.ngok [a] besar (gemuk) tetapi pendek; tidak seimbang (besar dng tingginya)
bongsang kawat keranjang kecil dibuat dr kawat, biasanya untuk wadah telur mentah
buah polongan buah-buah berkeping dua (spt kacang tanah)
bunga ketongkeng sejenis akar memanjang yg harum baunya
bunting jolong bunting yg pertama kali
cakap kosong cakap angin
cek kosong cek yg tidak dapat diuangkan krn uang yg disimpan di bank yg dimaksudkan sudah tidak ada lagi
centong nasi sendok (spt sendok makan) yg besar untuk mencedok nasi dsb
cina kolong orang Cina pekerja tambang
condong hati suka atau tertarik kpd
condong ingatan agak gila
condong yg akan menimpa [pb] perbuatan yg mendatangkan celaka
condong yg akan menongkat [pb] pemimpin yg akan membantu anak buahnya kalau mereka dl kesusahan
congeh co.ngeh [a] terbuka; ternganga (tt luka)
congek co.ngek [n] (1) penyakit telinga yg mengeluarkan cairan bercampur nanah; (2) cak tuli
congo co.ngo [Jk n] penjahat kaliber kecil (tukang copet, pencuri, dsb)
congol co.ngol [Jk] men.co.ngol v menyembul (menonjol) ke luar; menganjur ke atas
congor co.ngor [n] jungur
corong dengar alat untuk mendengar (bagi orang yg telinganya agak tuli)
corong penetasan wadah yg menyerupai botol untuk menetaskan telur ikan
corong radio alat untuk memasukkan suara yg akan disiarkan dng radio; mikrofon; (2) pengeras suara
corong suara alat yg bentuknya spt trompet yg berfungsi sbg pengeras suara
corong telepon gagang telepon (alat untuk mendengarkan dan berbicara melalui telepon)
dekongestan de.kon.ges.tan [n] penyembuh pengembangan urat darah
dong [p cak] kata yg dipakai di belakang kata atau kalimat untuk pemanis atau pelembut maksud: kalau bukan kamu, siapa -- yg harus membiayai adikmu?
dongak do.ngak , men.do.ngak v (1) terangkat sedikit ke atas dan ke muka (tt kepala, ujung meriam, dsb): meriam itu ditemukan dng ujung ~; (2) menengok ke atas; menengadah: ia ~ memperhatikan layang-layang yg sedang diadu
dongan do.ngan [n] (1) kawan; sahabat; (2) orang-orang satu marga
dongeng do.ngeng [n] (1) cerita yg tidak benar-benar terjadi (terutama tt kejadian zaman dulu yg aneh-aneh): anak-anak gemar mendengarkan -- Seribu Satu Malam; (2) ki perkataan (berita dsb) yg bukan-bukan atau tidak benar: uraian yg panjang itu dianggapnya hanya -- belaka
dongeng sasakala cerita zaman dahulu (spt cerita para dewa)
dongok do.ngok [a] pendek gemuk; tidak ramping (bentuk badan yg tidak seimbang) [a] dungu; tolol
duduk bertongkat lutut duduk sambil menaikkan sebelah lutut; -- menukuk duduk sambil membungkuk: para menteri dan hulubalang -- menukuk ketika menghadap raja
elongasi elo.nga.si [n Astron] sudut antara dua benda langit dilihat dr bumi, terutama sudut antara bulan dan matahari
empat persegi serong jajaran genjang; paralelogram
gadai terdorong kpd Cina [pb] terlanjur sehingga tidak boleh dicabut kembali
gajah hotong gajah kecil, gadingnya kecil, berwarna kemerah-merahan
gajah menong hiasan kalung yg bergambar kuda
galas terdorong kpd Cina [pb] sesuatu yg sudah terlanjur (tidak dapat dicabut kembali)
gelang keroncong gelang kaki yg bergiring-giring kecil
golek jonggol golek jenggel
gong [n] (1) canang besar (kadang-kadang dipukul sbg tanda pembukaan upacara dsb); (2) cak acara dsb yg terakhir (yg menarik perhatian): acara lawakan itu dijadikan -- dr keseluruhan acara malam itu
guru penolong guru bantu
habis umpan kerong tak dapat [pb] usaha yg mendatangkan kerugian
hantu pocong hantu yg menyerupai mayat terbungkus kafan
harga borongan harga yg ditetapkan untuk barang dl jumlah besar
hewan potong hewan yg dipiara khusus untuk disembelih; ternak sembelihan
hitam lotong hitam pekat
hulu kerongkongan faring
jalan serong jalan yg tidak lurus; (2) ki perbuatan yg tidak sebagaimana mestinya (curang, tidak jujur, dsb)
jangan ditentang matahari condong [pb] hendaklah kita selalu ingat dan cermat, jangan teperdaya atau tergoda akan sesuatu yg elok, tetapi mungkin mendatangkan bahaya
jati bong kayu jati yg keras dan halus serta berminyak
jonget jo.nget [a] men.jo.nget a dl keadaan melentik ke atas pd ujung atau tepinya: bibirnya ~
jongos jo.ngos [n] pembantu rumah tangga (laki-laki); pelayan; bujang
jorong padi lumbung padi
jual dongkelan jual calo
kambing congek [ki] orang yg dungu
kamus kantong kamus saku
kantong buah pelir kontol
kantong empedu [Zool] alat tubuh berbentuk buah avokad tempat cairan empedu, terletak di antara hati dan usus dua belas jari
kantong ibun [Met] tempat yg banyak terdapat ibun (embun) dibandingkan dng tempat di sekitarnya (biasanya berupa lubang atau lembah yg sempit)
kantong kemaluan kontol
kantong kempes [ki] tidak mempunyai uang
kantong kuning telur [Ikn] bagian perut yg menonjol pd larva ikan yg baru menetas (berisi persediaan makanan untuk keperluan hidupnya)
kantong minyak [Pet] tempat tertimbunnya minyak dan gas di dl pori-pori batuan sedimen yg dapat diproduksi
kantong nasi perut besar
kantong tebal [ki] mempunyai banyak uang; kaya
kantong tinta [Zool] alat tubuh (pd cumi-cumi dsb) yg mengandung zat pigmen melamin, spt tinta yg berfungsi melindungi diri pd waktu berhadapan dng musuh
kantong tipis [ki] tidak mempunyai uang; miskin
kapal besar ditunda jongkong [pb] orang berkuasa yg menurut perintah orang kecil
karet bongkah karet (yg dijual) dl bentuk balok-balok kecil
kaus oblong singlet
ke mana angin yg deras ke situ condongnya [pb] tidak teguh pendirian
ke mana condong [pb] pekerjaan yg sudah dilakukan menurut adat atau kebiasaan
kelongsong paking [Pet] alat yg digunakan sbg wadah paking agar paking dapat berfungsi dng baik dl mencegah kebocoran sepanjang batang upaman
kelongsong peluru tabung tempat peluru
kelongsong ular kulit tipis ular yg lepas dr badannya krn bertukar kulit
kering rongkong menasihati dia [ki] sudah berulang kali dinasihati, tetapi dia tidak mau mendengarkan
kerja borongan pekerjaan yg upahnya diperhitungkan untuk keseluruhan hasil pekerjaan tsb
kesongo ke.so.ngo [n] nama musim menurut hitungan Jawa, berhubungan dng musim kemarau yg jatuh pd bulan April sampai Desember (di beberapa tempat menjadi musim menangkap nener atau benih bandeng)
ketopong besi topi baja (biasa dipakai oleh tentara); (2) tutup kepala dan muka dr besi (dipakai dng baju zirah)
kolong langit ruang di bawah langit; dunia
kolong timah tambang timah
kongenital kon.ge.ni.tal [a Anat] terdapat (dibawa) sejak lahir (tt kelainan atau cacat)
kongesti kon.ges.ti [n] (1) penimbunan; (2) banyaknya barang tertimbun di suatu tempat sehingga menimbulkan kemacetan arus barang; (3) Dok jumlah darah atau lendir yg berlebih dl suatu organ di dl tubuh
kopi gelondong biji kopi yg masih utuh, belum dipisah dr daging buahnya
korong kampung lingkungan kampung
kosong melompong tidak ada isinya sama sekali; hampa belaka
krobongan kro.bo.ngan [Jw n] kamar di tengah rumah, biasanya untuk sesaji dsb
kromong lihat gambang
langak-longok la.ngak-lo.ngok [v cak] berpaling (memandang, menjenguk) ke kanan dan ke kiri (spt pd waktu mencari seseorang di antara orang banyak)
langkah serong perbuatan yg curang (tidak baik dsb)
layar penyorong layar baksi
lembu dongkol lembu dogol
long [n] petasan besar
longak-longok lo.ngak-lo.ngok, me.lo.ngak-lo.ngok [v] melihat ke kiri ke kanan
longitudinal lo.ngi.tu.di.nal [n] metode penelitian yg didasarkan pd masa tertentu yg relatif lama untuk mengetahui karakter tertentu
longo lo.ngo , me.lo.ngo v terbuka (tt mulut) krn heran dsb: semuanya ~ melihat dia
longok lo.ngok [v] me.lo.ngok v (1) melihat dng mengeluarkan kepala (melalui jendela dsb): ia ~ ke jalan; (2) Jk menjenguk orang sakit dsb; (3) Jk menoleh
lorong belalai garbarata
macan ompong [ki] macan kertas
madu satu tong [pb] jika baik asalnya, turunannya pun baik juga: dalam -- berisi empedu, pb dl perkataan yg manis-manis biasanya berisi tipu daya yg tidak baik
main kong kalingkong [pb] menjalankan akal jahat untuk kepentingan diri sendiri; tidak jujur
makan ongkos [ki] makan biaya
manasongo ma.na.so.ngo [n] gelar kepala keluarga di Kepulauan Roti, juga berkedudukan sbg pendeta atau dukun keluarga
masa kosong waktu tidak hamil (bunting); jarak waktu antara beranak dan hamil (bunting) lagi
matahari sudah condong matahari berayun
mati bongkong mati konyol (sia-sia)
medikasi oblongata [Bio] bagian terakhir otak vertebrata, berbentuk spt piramida, dan terus bersambung dng jaringan saraf tulang punggung
meja dorong meja beroda yg dapat digunakan untuk menyajikan hidangan
memegang buntut meong [ki] tidak memperoleh apa pun
memersonanongratakan me.mer.so.na.non.gra.ta.kan [v] menganggap (menyatakan) sbg orang yg tidak disukai; mengusir secara halus krn tidak disukai lagi (duta, konsul, dsb)
memongahi me.mo.ngahi [v] memperbodohi (menipu, mengakali): jangan suka ~ orang desa
mencongak men.co.ngak [v] menghitung di luar kepala (dng ingatan saja, yg ditulis hanya hasilnya)
mendongakkan men.do.ngak.kan [v] mengangkat ujung meriam, wajah, dsb sedikit ke atas dan ke muka: pasukan artileri ~ meriam penangkis udara untuk menembak pesawat musuh
meong congkok kucing hutan; Felis bengalengis
meriam ompong sudah tidak mempunyai kekuatan (kekuasaan) lagi
mong [Lihat {mung}]
mudik menyongsong arus [pb] tt usaha yg mendapat rintangan dr kiri dan kanan namun diteruskan juga
mulut telanjur (terdorong) emas tantangannya (padahannya) [pb] perkataan (janji) yg sudah diucapkan harus ditepati
nasi golong nasi yg dikepal dan dibulat-bulatkan
nong-nong [a] menonjol ke depan (tt dahi): orang itu mengusap-usap dahinya yg --
nongol no.ngol [v cak] muncul, datang
nyong [n] panggilan untuk anak laki-laki (di Ambon)
olong-olong [n] ulat pd kayu jati, Duoitus cermaicus
omong [n cak] (1) bicara; cakap; kecek: jangan banyak -- , nanti kupukul kau!; (2) bahasa; perkataan: -- Sunda; -- Melayu
omong kosong cakap angin; bual
orang darat bongkong [ki] orang hulu yg jarang keluar dr kampungnya sehingga masih sederhana
orang mengantuk disorongkan bantal [pb] memperoleh apa yg diinginkannya
orong-orong [Mk n] lubang sumbu meriam (bedil) kuno [n] anjing tanah
pamong desa pengurus pemerintahan desa
pancalongok pan.ca.lo.ngok [n cak] pencuri
pandai berkorong kampung [ki] pandai menyesuaikan diri dng adat kebiasaan dl lingkungan kampung
pangkal kerongkongan tekak
patah sayap bertongkat paruh [pb] tidak putus-putusnya berusaha menyampaikan maksudnya
patah tongkat berjeremang ( patah sayap bertongkat paruh; patah tongkat bertelekan) [pb] terus berusaha (bekerja) dng tidak putus asa
patah tongkat berjeremang (bertelekan) [pb] terus berusaha (tidak pernah putus asa)
perahu bagong perahu yg besar
perahu belongkang sampan kecil yg dibuat dr sebatang pohon
perahu jolong-jolong perahu yg haluannya berparuh panjang
perongos pe.ro.ngos [n] orang yg lekas marah; pemarah
persona nongrata per.so.na non.gra.ta [n] (1) orang yg tidak disukai (disenangi); (2) sikap politik yg dilaksanakan oleh pemerintah thd (seseorang) warga negara asing yg berada di wilayah negara tsb dan mempunyai kekebalan diplomatik
perut kosong belum makan; lapar
peti ngomong [cak] gramofon; radio
pintu kolong pintu yg terdapat di lantai
pita kosong pita magnetik yg belum berisi rekaman
plong [a] berasa lega; berasa bebas (dr beban pikiran dsb): hidungnya yg tersumbat dan berlendir itu menjadi -- setelah menggunakan obat ini
plonga-plongo plo.nga-plo.ngo [Jw a] (1) mulut ternganga; (2) tercengang
polisi pamongpraja polisi yg mengawasi dan mengamankan keputusan pemerintah dl wilayahnya; mantri polisi
potong ayam jenis sumpah pd orang Cina
potong berponi berpangkas rambut secara poni
potong hidung rusak muka [pb] orang yg berbuat kurang baik thd keluarga sendiri akan beroleh malu juga [pb] perbuatan kurang baik pd kaum keluarganya sendiri sehingga dia sendiri juga mendapat malu
potong kompas [cak] memintas jalan
potong kulup khitan
potong leher memenggal leher; (2) ki dng sengaja menghilangkan mata pencaharian sendiri
potong tanduk [Tern] menghilangkan seluruh tanduk dan tunas pd anak sapi yg belum berumur satu bulan supaya tidak berbahaya dan mudah memeliharanya
pulang tongsan [cak] pulang ke negerinya ke tanah airnya
rakit penolong [Lay] rakit yg digunakan untuk penyelamatan jiwa di laut dl keadaan darurat
rakit penolong otomatis [Kap] rakit lipat terbuat dr bahan tahan air yg dibungkus dl kemasan, dapat menggelembung secara otomatis apabila dijatuhkan ke laut (digunakan pd waktu kapal dl keadaan darurat)
rong [Jw n] lubang dl tanah (msl tempat hidup jangkrik, ketam, dsb)
rongga bulu [Mk] liang bulu roma
rongga dada ruang dada
rongga faring ruang di antara akar lidah dan dinding belakang leher
rongga kayu lubang dl kayu
rongga mata lekuk tempat mata
rongga mulut mulut sbg bagian dr saluran suara
rongga telinga ruang atau liang telinga
rongkong menghadap mudik [pb] mudah mendapat rezeki
rongos ro.ngos , me.ro.ngos v mudah (lekas) marah: sejak sakit, ia menjadi ~
rongot ro.ngot [Lihat {rungut}]
rumah keong gubuk kecil yg amat buruk di pinggir sungai
rumah kolong rumah yg didirikan di atas tiang-tiang; rumah panggung
rumah potong tempat pembantaian atau penjagalan hewan yg resmi dng perlengkapan secukupnya
sakit kantong [ki] tidak punya uang
sampan rompong [pb] perkara yg tidak dapat diharapkan lagi; harapan hampir musnah
sekoci penolong [Kap] sekoci yg dibawa oleh kapal, terbuat dr kayu, serat atau logam, mempunyai tangki udara yg kedap air untuk menambah daya apung dan dirancang serta dilengkapi dng peralatan untuk penyelamatan jiwa di laut dl keadaan darurat
selam air dl tonggak [pb] amat sukar mengajuk hati orang [pb] amat sukar mengajuk hati orang
selongsong pancing [Pet] alat untuk menangkap yg diturunkan ke dl sumur untuk mengeluarkan ikan
seluar kotong seluar pendek
siang bolong [ki] tengah hari ketika matahari sedang panas-panasnya
sipongang si.po.ngang [n] pantulan bunyi atau suara; gaung; gema; kumandang
sokong membawa rebah [pb] dikhianati atau dicelakai oleh teman sendiri; -- bangun putri malu, Mimosa pudica [pb] orang kepercayaan yg merusakkan sesuatu yg dipercayakan (diamanatkan) kepadanya
songel so.ngel [v] ter.so.ngel v tersembul sedikit
songsong arus berlayar menempuh arus; berlawanan dng arah arus
sorong kata-kata [Mk] terlanjur perkataannya
spt elang menyongsong angin [pb] tidak gentar menghadapi musuh
spt polong kena sembur [pb] berlari cepat-cepat krn ketakutan dsb
sumpah bohong sumpah palsu
sumpah potong ayam sumpah dng menyembelih ayam (sbg adat bangsa Cina)
tahan jerat sorong kepala [pb] hendak mencelakakan orang lain akhirnya dia sendiri yg mendapat celaka
tanah kosong tanah (pekarangan) yg tidak didiami atau diusahakan
tanah longsor tanah yg gugur dan meluncur dng cepat ke bawah
tangan kosong tidak bersenjata; (2) ki tidak berhasil; tangan hampa
tangga sokong tiang dsb yg bertakik-takik untuk memanjat
tebal kantong [ki] banyak uang; kaya
tempe bongkrek tempe yg dibuat dr ampas kacang dan ampas kelapa (setelah diambil minyaknya)
terdorong gajah krn besarnya [pb] berbuat sesuatu yg kurang baik krn kekuasaannya
terlongsong perahu boleh balik [pb] perkataan yg tajam kerap kali menjadikan celaka diri dan tidak dapat ditarik kembali, sebab itu jika orang hendak berucap, hendaklah dipikirkan lebih dahulu
teropong api sekerat buluh yg dipakai untuk mengembus (meniup) api; salung api
teropong bintang alat untuk melihat bintang
teropong tuma (kuman) mikroskop
terowongan jalan jalan yg dibuat dng cara menembus gunung (bukit) atau yg berada di bawah permukaan tanah atau air yg kedua ujungnya berhubungan langsung dng udara luar
tobong gamping tempat pembakaran (kapur dsb)
tokong pulau gugusan pulau kecil
tong kosong nyaring bunyinya [pb] orang yg bodoh biasanya banyak bualnya (cakapnya)
tonggak gantung tiang rumah yg hanya sampai ke permukaan lantai (tidak sampai ke tanah)
tonggak sejarah [ki] peristiwa penting dl sejarah: surat perintah 11 Maret 1966 merupakan -- sejarah bagi kemenangan Orde Baru
tonggak tua tiang rumah utama (yg mula-mula didirikan)
tongkat membawa rebah [pb] orang yg disuruh menjaga sesuatu, tetapi dia sendiri yg merusaknya (mencuri dsb)
tongkat perontok bambu atau kayu yg salah satu ujungnya dibelah dua berbentuk huruf V, digunakan untuk merontokkan padi dr malainya
tongkol jagung tangkai tempat butir jagung melekat
tongol to.ngol [v] me.no.ngol v menyembulkan kepala; muncul (menampakkan diri): dr tadi dia belum ~ juga, rupanya dia tidak hadir
tulang tongkeng tulang ekor
uang penyongsong uang kelebihan pembayaran; uang kembali
upah borongan upah yg dibayarkan kpd karyawan bukan atas dasar satuan waktu (hari, minggu, bulan) melainkan atas dasar satuan barang (tugas) yg harus dikerjakan
wayang wong wayang yg diperankan oleh orang
wong [n cak] orang
wong agung orang besar; para pembesar; pejabat
wong cilik rakyat jelata
yg teguh disokong [pb] yg sudah kuat (kaya dsb) dibantu, sedang yg lemah (miskin dsb) digencet
abangan abang.an [Jw n] golongan masyarakat yg menganut agama Islam, tetapi tidak melaksanakan ajaran secara keseluruhan [n] talang air pd atap rumah dsb
abatoar aba.to.ar [n] tempat pemotongan hewan untuk umum; pejagalan
abdomen ab.do.men [n Bio] (1) bagian tubuh berupa rongga perut yg berisi alat pencernaan; (2) bagian di antara sekat rongga badan dan pinggul (perut bagian bawah); (3) bagian tubuh di belakang dada (toraks) pd antropoda
abses ab.ses [n Dok] radang jaringan tubuh yg memungkinkan timbulnya rongga tempat nanah mengumpul
abu [n] (1) sisa yg tinggal setelah suatu barang mengalami pembakaran lengkap: -- rokok; rumahnya telah menjadi -- (habis terbakar); (2) debu: bajunya kotor oleh -- [Ar n] bapak; ayah (pd nama orang, msl Abu Talib, Abu Bakar) [v] kalah (dl permainan congkak, gasing)
abulia abu.lia [n Dok] keadaan kehilangan atau berkurangnya daya kemauan, inisiatif, atau dorongan
acara aca.ra [n] (1) hal atau pokok yg akan dibicarakan (dl rapat, perundingan, dsb); agenda: -- kongres akan disusun oleh panitia khusus; (2) hal atau pokok isi karangan: untuk ujian mengarang disediakan empat --; (3) kegiatan yg dipertunjukkan, disiarkan, atau diperlombakan; programa (televisi, radio, dsb): -- televisi dan radio setiap hari dimuat dl surat kabar; (4) pemeriksaan dl pengadilan; perkara: dia sedang menyaksikan -- di mahkamah tinggi; (5) ark cara: setiap orang mempunyai -- berpikir yg berlainan [Jw v] , meng.a.ca.ra.kan v mempersilakan (duduk, makan, dsb)
acu [v] , meng.a.cu v menuang (kue, peluru, dsb); mencetak; membentuk [v] , meng.a.cu v (1) mengangkat atau mengacungkan (tinju, senjata, dsb) untuk mengancam atau menakut-nakuti: ia membentak sambil ~ hendak menikam; (2) mengarahkan (senapan dsb); menodongkan; membidikkan: mereka telah ~ meriam itu; (3) memikir-mikirkan cara menyampaikan maksud (cita-cita dsb); berniat (akan): telah lama kami ~ hendak mencarikan dia kawan hidup; (4) menunjuk (kpd); merujuk: untuk memperkuat kebenaran beberapa pokok dl artikelnya itu, ia ~ kpd beberapa buku karangan orang lain
adalah ada.lah [v] (1) identik dng: Pancasila -- falsafah bangsa Indonesia; (2) sama maknanya dng: Desember -- bulan kedua belas; (3) termasuk dl kelompok atau golongan: saya -- pengagum Ki Hajar Dewantara
adat teluk timbunan kapal [pb] biasanya orang yg berpengaruh (berkuasa dsb) menjadi tempat orang meminta pertolongan (untuk menyelesaikan perkara dsb)
adegan ade.gan [n] (1)pemunculan tokoh baru atau pergantian susunan (layar) pd pertunjukan wayang; (2) bagian babak dl lakon (sandiwara film): beberapa -- dl film itu telah dipotong oleh bagian sensor
aduhai adu.hai [p] kata seru untuk menyatakan rasa duka, kagum, dsb yg lebih mendalam dp aduh: -- biji mata Bunda, sampai hatikah Ananda meninggalkan Bunda; -- sungguh indah permata itu; (2) a cak hebat; luar biasa: selain pecatur yg -- , ia juga seorang pemain pingpong yg baik
aduk [v] , meng.a.duk v (1) mencampur dan mengacau; mengarau: ~ gulai; (2) membongkar-bongkar tidak keruan: ia telah ~ lemari pakaiannya untuk mencari barang itu; (3) cak membuat kerusuhan; mengacau: daerah itu belum aman betul, beberapa kali gerombolan datang ~ di tempat itu
aga [a] angkuh; sombong: ibu itu -- juga atas kepandaian anak tunggalnya [n] penduduk asli Pulau Bali
agen pelawatan agen yg mengatur dan merundingkan jadwal penerbangan, perjalanan dsb untuk para pelancong
agen pembaharuan orang atau lembaga yg mendorong ter-ciptanya perubahan sosial ekonomi secara berencana (spt penyuluh pertanian, guru)
agen publisitas [Kom] orang yg bekerja untuk memperkenalkan dan menjual nama perusaha-an, kehendak suatu golongan, personalitas seseorang, dsb kpd publik
agul [a] sombong; bangga; megah
ahli ah.li [n] orang yg mahir, paham sekali dl suatu ilmu (kepandaian); (2) a mahir benar: dia seorang yg -- menjalankan mesin itu [n] anggota; orang(-orang) yg termasuk dl suatu golongan; keluarga atau kaum
ahli peneliti madya pangkat peneliti golongan IV/d, satu tingkat di bawah ahli peneliti utama, satu tingkat di atas ahli peneliti muda, setaraf dng pembina utama madya dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
ahli peneliti muda pangkat peneliti golongan IV/c, satu tingkat di bawah ahli peneliti madya, satu tingkat di atas peneliti madya, setaraf dng pembina utama muda dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
ahli peneliti utama pangkat peneliti yg tertinggi golongan IV/e, satu tingkat di atas ahli peneliti madya, setaraf dng pembina utama dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
air beriak tanda tak dalam air be.ri.ak tanda tak dalam [pb] orang yg sombong, besar cakap, biasanya tidak berisi
ajir [n] sepotong kayu dsb yg ditancapkan di tanah untuk merambatkan tanaman
ajun [Mk a] menyimpang jauh dr sasaran (tujuan) [n] maksud [n] (1) pembantu (dl jabatan): -- jaksa; (2) kelompok pangkat golongan bintara tinggi dl kepolisian di bawah perwira pertama dan di atas bintara, yang mencakupi ajun inspektur polisi satu dan ajun inspektur polisi dua
ajun peneliti madya pangkat peneliti golongan III/d, satu tingkat di bawah peneliti muda, satu tingkat di atas ajun peneliti muda, setaraf dng penata tingkat satu dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
ajun peneliti muda pangkat peneliti golongan III/c, satu tingkat di bawah ajun peneliti madya, satu tingkat di atas asisten peneliti madya, setaraf dng penata dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
akar beluru tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya dapat dibuat obat; Entada phaseoloides
aktivis ak.ti.vis [n] (1) orang (terutama anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yg bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dl organisasinya; (2) Pol seseorang yg menggerakkan (demonstrasi dsb)
alam [n] (1) segala yg ada di langit dan di bumi (spt bumi, bintang, kekuatan): -- sekeliling; (2) lingkungan kehidupan: -- akhirat; (3) segala sesuatu yg termasuk dl satu lingkungan (golongan dsb) dan dianggap sbg satu keutuhan: -- pikiran; -- tumbuh-tumbuhan; (4) segala daya (gaya, kekuatan, dsb) yg menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yg ada di dunia ini: hukum --; ilmu --; (5) yg bukan buatan manusia: karet --; (6) dunia: -- semesta; syah --; (7) kerajaan; daerah; negeri: -- Minangkabau , meng.a.lami v merasai (menjalani, menanggung) suatu peristiwa dsb: selama di rantau ia ~ banyak kesulitan [n] bendera (panji-panji) sbg tanda (pd pasukan dsb)
alantois alan.to.is [n Bio] kantong selaput yg timbul dr bagian posterior saluran pencernaan pd hewan bertulang belakang tinggi dan berfungsi sbg organ pernapasan, pencernaan, atau kedua-duanya
alasan alas.an [n] (1) dasar; asas; hakikat: rasa kebangsaan adalah ~ yg kuat untuk menegakkan negara; (2) dasar bukti (keterangan) yg dipakai untuk menguatkan pendapat (sangkalan, perkiraan, dsb): tidak ada ~ yg kuat untuk menolak usul itu; (3) yg menjadi pendorong (untuk berbuat): apa ~ nya sehingga dia berbuat demikian; (4) yg membenarkan perlakuan tindak pidana dan menghilangkan kesalahan terdakwa
alat [n] (1) benda yg dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an): -- pertanian; -- tukang kayu; (2) yg dipakai untuk mencapai maksud: pelaksanaan keluarga berencana adalah -- untuk menurunkan angka kelahiran dan menaikkan taraf hidup rakyat; (3) ki orang yg dipakai untuk mencapai suatu maksud: mereka itu hanya dipakai sbg -- untuk melemahkan semangat rakyat; (4) bagian tubuh (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) yg menjalankan fungsi sesuatu: -- pencium ; -- perasa; (5) yg dipakai untuk menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara): -- negara; (6) perlengkapan: -- kebesaran untuk upacara raja-raja, spt mahkota, tongkat, payung, pedang, tunggul, bendera, dan umbul-umbul; (7) Antr benda budaya yg dikembangkan manusia dl usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sbg penyambung keterbatasan organismenya [Mk n] (1) jamu (tamu); (2) perjamuan
alat bantu pandang dengar alat yg dipakai untuk mendorong proses belajar melalui indra dan penglihatan
alat musik pukul alat musik yg dibunyikan dng memukul atau menabuh (spt gender, bonang, gong, tambur)
alat musuh orang (golongan, organisasi, partai politik) yg diperalat oleh pihak lain untuk mengkhianati golongan, bangsa, atau negara sendiri
alat negara golongan warga negara yg bertugas menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara)
alat ucap [Ling] organ tubuh manusia yg berfungsi dl pengujaran bunyi bahasa, spt paru-paru, laring, faring, rongga hidung, rongga mulut, bibir, gigi, lidah, alveolum, palatum, velum
alazon ala.zon [n Sas] pelaku yg berperan sbg pembual, pembohong, dsb
alimun ali.mun [n] golongan pekerja yg sebenarnya tidak produktif
alokasi biaya [Ek] pembagian biaya barang, jasa; pembagian jumlah segolongan biaya kpd sejumlah rekening dng tujuan mengidentifikasi biaya dng produk yg dihasilkan oleh barang atau jasa itu
altruisme al.tru.is.me [n] (1) paham (sifat) lebih memperhatikan dan mengutamakan kepentingan orang lain (kebalikan dr egoisme); (2) Antr sikap yg ada pd manusia, yg mungkin bersifat naluri berupa dorongan untuk berbuat jasa kpd manusia lain
alup alup, meng.a.lup [v] meramalkan nasib buruk dr lolongan anjing
alveolus al.ve.o.lus [n] (1) rongga atau ceruk kecil, spt rongga dl rahang tempat akar gigi tertanam; (2) kantong udara dl paru-paru; (3) Anat bagian mulut yg keras di belakang gigi atas
alveolus terminal kantong udara di dl paru-paru yg merupakan pelebaran dr ujung cabang tenggorok
am [a] (1) tidak terbatas pd orang atau golongan tertentu; umum; awam: orang --; (2) tidak terbatas pd bidang tertentu: pengetahuan --
amanat ama.nat [n] (1) pesan; perintah (dr atas): menyampaikan -- orang tuanya; (2) keterangan (dr pemerintah); (3) wejangan (dr orang yg terkemuka): dibacakan sebuah -- Jenderal Sudirman; -- Presiden dl Kongres Pemuda; (4) Ling keseluruhan makna atau isi pembicaraan; konsep dan perasaan yg disampaikan pembicara untuk dimengerti dan diterima pendengar atau pembaca; (5) Sas gagasan yg mendasari karya sastra; pesan yg ingin disampaikan pengarang kpd pembaca atau pendengar
amang [kl] , meng.a.mang v menakut-nakuti; mengancam (dng menodongkan senjata dsb) [n Geo] kotoran yg menyerupai hasil ikutan dr bijih (spt dr timah); tahi bijih
ambalan am.bal.an [n] rombongan orang berarak; perarakan
ambin am.bin [n] kain (tali dsb) pengikat anak (barang dsb) yg digendong [Lihat {amben}]
ambinan am.bin.an [n] barang yg diambin; gendongan
ambing am.bing [n] (1) Dok kelenjar dl payudara yg mengeluarkan air susu; (2) Tern kelenjar berbentuk kantong yg berputing dua atau lebih: sebelum air susu diambil, -- sapi harus dibersihkan dulu
ambung am.bung , meng.am.bung v melambung; naik ke atas: bola itu ~ tinggi [n] keranjang atau karung untuk menggendong barang-barang [Jw v] , meng.am.bung v mencium
ametria amet.ria [a Dok] tidak ada uterus krn kelainan kongenital (bawaan lahir)
amfiteater am.fi.te.a.ter [n] (1) arena pertunjukan pd zaman Romawi yg berbentuk lonjong atau bulat, tanpa atap, dng tempat duduk penonton bertingkat-tingkat; (2) bangunan yg berbentuk bundar atau lonjong dng tempat yg digunakan untuk pertandingan atau pertunjukan umum
ampu am.pu [v] , meng.am.pu v (1) menahan di bawah (dng telapak tangan); menyokong dr bawah (supaya tidak runtuh): para hamba sahaya ~ pakaian raja; (2) ki mengangkat; menyan-jung: siapa pandai ~ nya akan mendapat segala sesuatu darinya ? empu
ampula am.pu.la [n Zool] (1) pembesaran berbentuk pundi-pundi pd sebuah saluran; (2) kantong membran berbentuk bola lampu atau perluasan suatu tabung; (3) Bot gelembung udara kecil pd beberapa tanaman air
amputasi am.pu.ta.si [n Dok] pemotongan (anggota badan), terutama kaki dan tangan, untuk menyelamatkan jiwa seseorang
amra am.ra [n] mempelam yg bentuknya spt kedondong
anafrodisiak an.af.ro.di.si.ak [n Kim] zat kimia yg digunakan untuk menekan dorongan seksual
anak [n] (1) keturunan yg kedua: ini bukan -- nya, melainkan cucunya; (2) manusia yg masih kecil: -- itu baru berumur enam tahun; (3) binatang yg masih kecil: -- ayam itu berciap-ciap mencari induknya; (4) pohon kecil yg tumbuh pd umbi atau rumpun tumbuh-tumbuhan yg besar: -- pisang; (5) orang yg berasal dr atau dilahirkan di (suatu negeri, daerah, dsb): -- Jakarta; -- Medan; (6) orang yg termasuk dl suatu golongan pekerjaan (keluarga dsb): -- kapal; -- komidi; (7) bagian yg kecil (pd suatu benda): -- baju; (8) yg lebih kecil dp yg lain: -- bukit
anak Agung [Bl] gelar bangsawan (golongan atau kasta ksatria)
anak gahara anak raja dr permaisuri; -- gedongan anak orang kaya (yg rumahnya gedung): -- gedongan itu mau juga bermain dng anak kampung
anak pinak anak cucu; keturunan; (2) tumbuhan memanjat, Ventilago oblongifolia
anak saku kantong kecil pd baju
anak tekak daging kecil di ujung kerongkongan; anak lidah; uvula
ancaman an.cam.an [n] (1) sesuatu yg diancamkan: pengusaha itu menganggap sepi ~ itu; (2)perbuatan (hal dsb) mengancam: ~ akan pembongkaran daerah itulah yg menggelisahkan penduduk; (3) Pol usaha yg dilaksanakan secara konsepsional melalui tindak politik dan/atau kejahatan yg diperkirakan dapat membahayakan tatanan serta kepentingan negara dan bangsa
anemer ane.mer [n] pemborong pekerjaan (membuat rumah dsb); kontraktor: sbg -- dia tahu benar kualitas bahan bangunan
anggak ang.gak [Jw a] congkak; sombong; angkuh
anggota ang.go.ta [n] (1) bagian tubuh (terutama tangan dan kaki): -- badannya lemah; (2) bagian dr sesuatu yg berangkai: kata majemuk "bumiputra" dua -- nya; (3) orang (badan) yg menjadi bagian atau masuk dl suatu golongan (perserikatan, dewan, panitia, dsb): dia adalah seorang -- partai terlarang
angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
angin palsu angin yg masuk ke dl saluran minyak rem sehingga berakibat rem mobil blong
angin temberang buritan (haluan) angin sorong dr buritan (haluan)
angin-anginan angin-angin.an [a] (1) lekas marah; baran; (2) ki tergantung pd perasaan hati; tidak tetap (dikatakan tt orang yg kadang-kadang baik hati dan suka menolong, kadang-kadang sombong tidak mau kenal orang dsb)
angina angi.na [n Dok] penyakit radang di dl rongga hulu kerongkongan
angkuh ang.kuh [a] sifat suka memandang rendah kpd orang lain; tinggi hati; sombong; congkak: krn sikapnya yg -- itu, ia tidak disukai orang [n] rupa
angkur ang.kur [n] potongan besi bercagak atau paku besar untuk mengukuhkan berdirinya tiang rumah
angkusa ang.ku.sa [n] tongkat gancu (tongkat berpengait untuk menghalau gajah, rusa)
angsa laut burung laut suku Palecanidae berwarna putih, bersayap hitam yg panjangnya mencapai 3 m, berparuh besar dng kantong kulit di bawahnya yg berfungsi sbg tempat menyimpan makanan
ani-ani [n] pisau pemotong padi terbuat dr kayu dan bambu yg saling menyilang dng pisau kecil yg ditancapkan pd bagian muka kayu
anjing ditepuk menjungkit ekor [pb] orang hina (bodoh, miskin, dsb) kalau mendapat kebesaran menjadi sombong
anorak ano.rak [n Olr] parka tanpa kancing di depan, cara memakainya dng memasukkannya melalui kepala spt kaus oblong
ansar an.sar [n ] (1) pembantu; penyokong; penolong; (2) Isl para pembantu perjuangan (sahabat) Nabi Muhammad saw. dr kalangan penduduk Medinah setelah beliau hijrah dr Mekah ke Medinah
antah-berantah an.tah-ber.an.tah [n Sas] terdapat di dl dunia khayal atau dongeng saja: negeri -- berantah, negeri yg tidak disebut (diketahui) nama dan tempatnya
antar-antar an.tar-an.tar [n] tongkat (kayu) untuk memadatkan isi
antara an.ta.ra [n] jarak (ruang, jauh) di sela-sela dua benda: tiang yg satu dng yg lain -- nya 4 m; (2) n waktu yg menyelang dua saat atau peristiwa; selang: tidak berapa lama -- nya, berangkatlah ia; (3) n di tengah dua benda (orang, tempat, batas, dsb): ia berjalan di -- dua orang pengawal; (4) n di tengah-tengah dua waktu (peristiwa, bilangan, bobot): kerajaan itu ditaklukkan -- tahun 1774 dan 1778; (5) n dl kelompok (himpunan, golongan): ada beberapa orang di -- mereka yg terlibat dl peristiwa pembunuhan itu; hal itu sebaiknya dibicarakan -- kita saja; (6) p sementara; dl pada itu: ingat -- belum kena; -- itu insaflah ia; (7) n tengah-tengah atau pertengahan dua waktu (peristiwa); (8) a tidak jauh dr; dekat dng: ia pun sampailah pd -- pasar; (9) p cak lebih kurang; kira-kira: -- seratus orang residivis telah diamankan
aramba aram.ba [n] alat musik berbentuk bundar dng pemicu di tengahnya, dibuat dr logam atau perunggu, dibunyikan dng pemukul kayu yg berujung bulat (ukurannya lebih kecil dp gong) (dr Pulau Nias)
arem-arem [n] lontong bersantan yg berisi daging cincang dsb yg dibumbui
arifin ari.fin [n] (golongan) orang cerdik pandai (bijaksana)
aristokrat aris.tok.rat [n] (1) penganut cita-cita kenegaraan yg berpendapat bahwa negara harus diperintah oleh kaum bangsawan (orang kaya dan orang-orang yg tinggi martabatnya); (2) orang dr golongan bangsawan; ningrat
arit [n] (1) pisau bergagang yg bentuknya melengkung, dipakai untuk memotong rumput, padi, dsb; sabit; (2) pisau penyadap
arkade ar.ka.de [n] lorong pejalan kaki yg beratap dng deretan di kedua sisinya
arkifonem ar.ki.fo.nem [n Ling] golongan fonem yg kehilangan kontras pd posisi tertentu
armada ar.ma.da [n] (1) rombongan (pasukan) kapal perang; (2) rombongan kapal-kapal dagang; (3) rombongan suatu kesatuan: kedatangan menteri disambut -- perahu nelayan
arogan aro.gan [a] (1) sombong; congkak; angkuh; (2) Psi mempunyai perasaan superioritas yg dimanifestasikan dl sikap suka memaksa atau pongah: dl dunia yg penuh manusia -- dan kepalsuan ini, kemampuan melihat dan merasakan kekuasaan dan kebesaran Allah akan menyebabkan seseorang memiliki jiwa besar
arogansi aro.gan.si [n] kesombongan; keangkuhan: kalau tidak mau meminta maaf, berarti dia mau menunjukkan -- kekuasaannya
artikulasi ar.ti.ku.la.si [n] (1) Anat sendi; (2) Bot (a) sambungan di antara dua bagian, msl tempat melekatnya daun pd ranting; (b) buku pd batang; (3) Ling (a) lafal, pengucapan kata; (b) perubahan rongga dan ruang dl saluran suara untuk menghasilkan bunyi bahasa
asam [n] pohon yg besar batangnya, daunnya kecil-kecil, buahnya berpolong-polong, dan masam rasanya; Tamarindus indica; (2) n (a) Kim zat yg dapat memberikan proton; (b) zat yg dapat membentuk ikatan kovalen dng menerima sepasangan elektron; (3) a masam spt rasa cuka (buah mangga muda dsb): -- benar limau ini; (4) a ki tidak cerah; cemberut; masam: mukanya -- saja sejak pagi; (5) n buah asam
asimilasi asi.mi.la.si [n] (1) Sas penyesuaian (peleburan) sifat asli yg dimiliki dng sifat lingkungan sekitar; (2) Ling perubahan bunyi konsonan akibat pengaruh konsonan yg berdekatan; (3) Bot pengolahan zat pd tumbuh-tumbuhan yg mengandung butir hijau daun dng pertolongan sinar matahari; pengubahan zat bertenaga rendah menjadi zat bertenaga tinggi yg diproses oleh tumbuhan
asimilasi identifikasi [Sos] pembauran nilai dan sikap warga masyarakat yg tergolong sbg suatu bangsa
asimilasi perkawinan proses terjadinya perkawinan campuran yg berbeda budaya, perilaku, dan golongan
asimilasi sikap proses pudarnya prasangka thd golongan-golongan
asimilasi struktural [Sos] pemberian kesempatan kpd golongan minoritas untuk menjadi warga lembaga sosial primer dr golongan mayoritas
asimtot asim.tot [n] garis lurus yg makin didekati oleh suatu lengkungan, tetapi tidak pernah dipotong
asimus asi.mus [n] ujung saluran kecil yg berbentuk kantong (spt kantong udara paru-paru)
asisten peneliti madya pangkat peneliti golongan III/b, satu tingkat di bawah ajun peneliti muda, satu tingkat di atas asisten peneliti muda, setaraf dng penata muda tingkat satu dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
asisten peneliti muda pangkat peneliti golongan III/a, satu tingkat di bawah asisten peneliti madya, setaraf dng penata muda dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
asnad as.nad [n] (1) penyokong; (2) bukti; nas
aspirat as.pi.rat [n Ling] bunyi bahasa yg dihasilkan dng pergeseran dl rongga (spt bunyi [h])
asyik-asyiknya asyik-asyik.nya [a] enak-enaknya: sedang ~ bermain, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh teriakan orang minta tolong
atas [n] (1) bagian (tempat) yg lebih tinggi: dr -- bukit kita dapat menikmati pemandangan yg indah; bagian -- dan bagian bawah; (2) sehubungan dng; akan: kami ucapkan terima kasih -- kemurahan hati Saudara; (3) berdasarkan; menurut; sesuai dng: rencana itu harus disusun -- dasar bahan-bahan yg benar; (4) dari: buku itu terdiri -- beberapa bab; (5) dengan: -- kemauan sendiri; -- nama Tuhan; -- usahanya sendiri; (6) karena; disebabkan oleh: -- pertolongan gurunya, ia mendapat pekerjaan; (7) menjadi: barang-barang ini dibagi -- dua golongan; (8) tentang; terhadap: ia berlagak tidak mengerti -- masalah itu
atrium at.ri.um [n] (1) rongga dada; (2) ruang tengah yg terbuka, biasanya beratap kaca, di dl sebuah gedung, spt pusat perbelanjaan dan hotel; beranda [n Anat] bagian jantung yg menerima darah dr pembuluh darah balik
atur atur, peng.a.tur tingkat satu pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan II/d, satu tingkat di bawah penata muda, satu tingkat di atas pengatur
aversi aver.si [n Psi] perasaan tidak setuju yg disertai dorongan untuk menarik diri atau menghindar
avokad avo.kad [n ] (1) tanaman yg tingginya mencapai 3-10 m, bentuk buahnya bulat lonjong, berkulit hijau atau cokelat keungu-unguan, berdaging tebal lunak berwarna kuning kehijau-hijauan dan enak dimakan; Porsea americana; (2) buah avokad
awa [n] pinang yg telah dipotong pd kedua ujungnya dan dibelah empat (untuk dimakan); pinang awa
ayang-ayang [n ] (1) tumbuhan yg biasa dijadikan ramuan obat-obatan; Lasianthus longifalius; (2) obat yg dibuat dr ramuan tanam-tanaman
ayo [p] kata seru untuk mengajak atau memberikan dorongan: -- cepat, kita berangkat sekarang!
babat ba.bat [v] tebas [n] (1) golongan yg sama jenisnya (keadaannya); (2) pasangan (jodoh dsb) yg seimbang atau setara [n] (1) perut besar pd binatang memamah biak (spt lembu, kerbau); (2) daging perut besar: soto -- [Mk v] mem.ba.bat v membebat
babi ba.bi [n] (1) binatang menyusui yg bermoncong panjang, berkulit tebal, dan berbulu kasar; (2) kas umpatan yg sangat kasar: enyah kau dr sini, -- !; (3) nama kartu kecil (kartu ceki)
babi guling masakan babi yg dipanggang secara utuh (tidak dipotong-potong lebih dahulu) setelah dikeluarkan isi perutnya dan diganti (diisi) dng bumbu
babi kurus pohon yg amat keras kayunya, Eurycoma longifolia
babi rusa babi hutan yg bertaring panjang yg mencuat dan melengkung di atas moncongnya
bacang ba.cang [Lihat {embacang}] [n] penganan spt lontong, dibuat dr beras (ketan) yg diisi daging
baco ba.co [n Lay] kuli bongkar muat yg dibawa kapal untuk melaksanakan pembongkaran atau pemuatan di pelabuhan yg tidak mempunyai atau menyediakan kuli sendiri
bada ba.da [Lihat {bakda}] [Mk v] ter.ba.da-ba.da v, tidak --, tidak terkatakan lagi; tidak terhingga (sangat, hebat, dsb) [n] , -- pisang penganan yg dibuat dr pisang yg dipotong-potong spt keping dan dipanggang
Badui Ba.dui [n] (1) suku bangsa pengembara di Tanah Arab; (2) nama segolongan penduduk di Banten Selatan (Jawa Barat) yg masih tetap mempertahankan adat-istiadatnya
bagai anjing melintang denai [pb] sangat gembira (sombong)
bagai buntal kembung [pb] bodoh dan sombong
bagal ba.gal [ark a] (1) terlampau besar (kuat); (2) kasar [ark n] tangkai mayang (nyiur) [n] peranakan keledai (turunan kuda jantan dng keledai betina) [n] tongkol jagung [n Tan] bibit tebu yg diperoleh lewat setek
bagasi ba.ga.si [n] (1) barang muatan (kereta api dsb); (2) gerbong kereta api tempat memuat barang; (3) para-para besi tempat menaruh barang (di sepeda dsb); (4) tempat khusus untuk barang (di mobil)
bagi kerja sistem penggolongan semua pekerjaan dl masyarakat berdasarkan jenis kelamin, usia, dan keahlian warga masyarakat yg bersangkutan
bagul ba.gul [ark] mem.ba.gul v menggendong; mendukung
bahan cerita bahan yg dapat disusun menjadi sebuah cerita, kisah, atau dongeng
bahan peledak lemah [Tek] bahan peledak yg mempunyai kecepatan rambat gelombang rendah, dapat dinyalakan dng api dan efek ledakannya dapat mengangkat dan mendorong
bahan tanam bagian tumbuhan yg ditanam, berupa biji, potongan batang (setek), atau belahan rumpun
bahu-membahu ba.hu-mem.ba.hu [v] tolong-menolong; gotong-royong; bersama-sama (berjuang dsb): berjuang -- menghadapi serangan musuh
bais ba.is [n Tas] tenaga pendorong dl hati manusia yg diperlukan untuk mendapatkan manfaat dan menolak kemudaratan
bajak singkat pengolah tanah utama yg terdiri atas bagian pemotong, bagian penghancur, dan bagian pembalik; pengolah tanah utama yg (bersifat) membalikkan tanah secara sempurna
bajetah ba.je.tah [Sd n] perdu yg termasuk suku Rutaceae, daunnya berbentuk lonjong, berkhasiat sbg obat demam dan untuk merangsang selera makan anak; daun tikusan, Clausea excavata
baju kampret baju belah tidak berkerah dan mempunyai sepasang kantong di sebelah bawah
bak ilmu padi [pb] selalu merendahkan diri (tidak sombong)
baksi bak.si [n Lay] layar penyorong, dipasang pd tiang belakang
balgam bal.gam [n] cairan spt ingus yg keluar dr kerongkongan (ketika batuk); dahak
balistika ba.lis.ti.ka [n ] ilmu tt gerak atau dorongan proyektil (peluru meriam yg ditembakkan, peluru kendali yg diluncurkan, dsb) termasuk proses dan kekuatannya
balkas bal.kas [n] kantong besar: saudagar itu membawa barang dagangannya dng memasukkannya ke dl --
balun ba.lun [kl v] mem.ba.lun v memukuli (dng tongkat dsb) [Mk v] ber.ba.lun-ba.lun v bergulung-gulung
bambu bam.bu [n] tumbuhan berumpun, berakar serabut yg batangnya bulat berongga, beruas, keras, dan tinggi (antara 10-20 m), digunakan sbg bahan bangunan rumah dan perabot rumah tangga; buluh; aur
bambu jalur bambu yg tingginya mencapai 7,5 m, berwarna hijau; merupakan bambu asli Malaysia dan Indonesia bagian barat (Jawa, Kalimantan, dan Sumatra); Schizostachyum longispiculatum
ban hidup ban yg berongga yg dapat diisi dng udara
ban mati ban yg tidak berongga di dalamnya
bandar ban.dar [n] selokan aliran air (ke sawah dsb); selokan; parit: penduduk desa bergotong-royong memperbaiki -- air menjelang musim tanam [n] (1) tempat berlabuh (kapal, perahu, dsb); pelabuhan; (2) kota pelabuhan; kota perdagangan [n] (1) pemain yg menjadi lawan pemain-pemain lain sekaligus (dl permainan dadu, rolet, dsb); (2) orang yg menyelenggarakan perjudian; bandar judi; (3) orang yg mengendalikan suatu aksi (gerakan) dng sembunyi-sembunyi; (4) orang yg membiayai suatu gerakan yg kurang baik; (5) orang yg bermodal dl perdagangan dsb; tengkulak
bangau ba.ngau [n] unggas besar yg kaki, leher, dan paruhnya panjang, pemangsa ikan, hidup di tempat yg berair, spt tepi pantai, sawah, paya-paya, jenisnya bermacam-macam, spt -- kambing, Egretta ibis intermedia; -- kerbau, Egretta alba modesta; -- tontong, Leptoptilos javanicus
bangkir bang.kir lihat bongkar-bangkir
bangsa bang.sa [n] (1) kelompok masyarakat yg bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri: -- India; -- Indonesia; -- Mesir; (2) golongan manusia, binatang, atau tumbuhan yg mempunyai asal-usul dan sifat khas yg sama; (3) macam; jenis: tersedia segala makanan -- kue-kue dan minuman; (4) kedudukan (keturunan) mulia (luhur): bahasa menunjukkan --; (5) ark jenis kelamin: lajur pertama diisi dng nama, yg kedua dng -- , yg ketiga umur; (6) Antr kumpulan manusia yg biasanya terikat krn kesatuan bahasa dan kebudayaan dl arti umum, dan menempati wilayah tertentu di muka bumi; (7) Bio klasifikasi dl biologi, sesudah kelas dan sebelum suku; ordo
bangsawan bang.sa.wan [n] keturunan orang mulia (terutama raja dan kerabatnya); ningrat; orang berbangsa: meskipun ia anak orang -- ia tidak sombong; seorang -- muda ingin memperistrinya lihat komidi
bangsawan sosial [Antr] golongan sosial dl masyarakat yg memiliki hak paling banyak dl lapangan kehidupan ekonomi, sosial, dan politik berdasarkan hukum waris
bangun prasarana pembangunan dasar kehidupan politik, ekonomi, dan sosial untuk mendorong masyarakat berusaha mencapai modernisasi, meliputi perubahan institusional untuk mendukung usaha nasional dl mengembangkan kemudahan, spt jalan, komunikasi, pengairan, dan sistem perhubungan
bangus ba.ngus [Jk n] moncong anjing atau babi
baning ba.ning [n] bulus (kura-kura) besar (kulitnya dibuat gong); Tetsuda emys
bank plecit sebutan bagi lembaga bukan bank atau perseorangan yg meminjamkan uang, biasanya dng bunga tinggi dan penagihannya dilakukan setiap hari -- sentral bank yg tugas pokoknya membantu pemerintah dl hal mengatur, menjaga, dan memelihara kestabilan nilai mata uang negara, serta mendorong kelancaran produksi dan pembangunan, serta memperluas kesempatan kerja
bankir ban.kir [n] (1) orang yg mengusahakan bank; (2) orang yg memperdagangkan uang; (3) cak orang yg menjadi penyokong dl urusan keuangan; cukong
bantu ban.tu [v] tolong: -- lah orang miskin dan melarat; (2) n penolong: guru --; kantor pos --
bantuan ban.tu.an [n] barang yg dipakai untuk membantu; pertolongan; sokongan: ia mendapatkan -- kredit dr bank
bariton ba.ri.ton [n Sen] suara laki-laki golongan pertengahan, antara tenor dan bas
baronsai ba.ron.sai [Lihat {barongsai}]
bas [n cak] (1) kepala pekerja (mandor); (2) pemborong pekerjaan: mereka mencari seorang -- yg biasa memborong pekerjaan memasang ubin; (3) kepala; pembesar: ia meminta izin kpd -- nya [n] (1) nada yg besar dan rendah (tt musik dan lagu); (2) alat musik yg mempunyai nada terendah
basi ba.si [a] (1) mulai berbau tidak sedap atau berasa masam krn sudah mengalami proses pembusukan (tt makanan): nasi itu sudah -- , jangan dimakan; (2) tidak baru lagi; sudah lama diketahui atau dibicarakan orang: malas rasanya mendengarkan cerita yg sudah --; (3) tidak manjur (tt mantra): segala mantranya -- belaka [n] (1) uang yg ditambahkan (untuk cadangan atau persediaan); (2) tambahan (tugas, pekerjaan); (3) uang potongan (yg diambil ketika menukarkan uang besar dng uang kecil); (4) potongan harga (jika membeli barang banyak) [n] pinggan besar [n] wadah yg bentuknya menyerupai buah semangka, terbuat dr tanah liat, mempunyai tutup dan pegangan
batako ba.ta.ko [n] bata yg dibuat dr adukan pasir dan teras atau semen, dan berongga (ukurannya lebih besar dp batu bata biasa, biasanya berukuran 8 x 24 x 32 cm)
batang ba.tang [n] (1) bagian tumbuhan yg berada di atas tanah, tempat tumbuhnya cabang dan ranting (pd tumbuhan berkeping satu tempat melekatnya pelepah daun); (2) benda yg bentuknya panjang-panjang atau bulat panjang: -- emas; -- besi; (3) tangkai (bunga, cendawan, dayung, dsb): -- cendawan; (4) bagian tubuh yg berbentuk bulat panjang: -- leher; -- lengan; (5) kata penggolong bilangan bagi benda yg bentuknya panjang-panjang: pensil dua --; (6) kata penggolong untuk sungai: di tempat itu mengalir se -- sungai; (7) rangka sepeda kecuali roda: sepeda ini -- nya baik sekali; (8) sungai: -- Antokan [ark n] bangkai; mayat: ia telah menjadi --
batin ba.tin [n] (1) sesuatu yg terdapat di dl hati; sesuatu yg menyangkut jiwa (perasaan hati dsb): ia menceritakan apa yg terasa dl -- nya; (2) sesuatu yg tersembunyi (gaib, tidak kelihatan): sukar mengetahui (mengukur) -- seseorang; mohon maaf lahir dan --; (3) semangat; hakikat: lahirnya menolong, -- nya menggolong, kelihatannya spt hendak menolong, tetapi hakikatnya merugikan [n] penghulu adat; kepala (daerah, negeri): maka sekonyong-konyong keluarlah -- Singapura
batisfer ba.tis.fer [n] bola berongga untuk pengamatan di dasar laut yg dalam
baton ba.ton [n] serahan atau hadiah yg disampaikan pd upacara pelamaran gadis (adat Madura) [n Mus] tongkat kecil di tangan dirigen yg digunakan untuk memberi aba-aba kpd para pemain atau penyanyi yg dipimpinnya
batu ba.tu [n] (1) benda keras dan padat yg berasal dr bumi atau planet lain, tetapi bukan logam; (2) akik (untuk mata cincin dsb); (3) intan buatan (untuk melicinkan poros-poros pd arloji): ia membeli jam tangan yg tujuh belas --; (4) baja kecil sbg pencetus api (pd geretan dsb): geretan ini telah habis -- nya; (5) baterai (pd lampu senter dsb): lampu senter dua --; (6) buah (dl permainan catur dsb): kami tidak dapat bermain catur krn beberapa -- catur hilang; (7) kata penggolong bagi gigi: gigi dua --; (8) tonggak (pal, mil): jauh dr sini ke kota itu dua --; (9) ki keras spt batu: berhati --
batu endapan batuan sedimen, batuan yg terjadi dr bahan lepas atau fragmen (bongkah, pasir, lempung) yg mengalami proses akumulasi endapan yg mengeras yg terjadi di dasar laut, danau, sungai, atau rawa
bawon ba.won [Jw n] pembagian upah menuai padi yg berdasarkan banyak sedikitnya padi yg dipotong
bayan ba.yan [n] burung termasuk keluarga kakaktua, membuat sarang di lubang pohon, yg jantan sebagian besar bulunya berwarna hijau terang, sedangkan yg betina berwarna merah campur biru; nuri; Pelaeornis longicauda [a] nyata; terang
bayaran ba.yar.an [n] (1) uang yg dibayarkan; biaya; ongkos: orang dapat juga berobat dng -- murah; (2) orang yg dibayar: dia adalah pemain -; (3) upah; gaji: ia mendapat -- sebesar Rp250.000,00 sebulan
bea [n] (1) pajak; cukai; (2) biaya; ongkos
beban tetap [Ek] biaya umum (tidak langsung) yg tidak dapat dihindarkan spt biaya bunga, penyusutan, dan potongan
beceng be.ceng [n cak] senjata api genggam; pistol: seorang laki-laki bertopeng menodongkan -- nya
bedah be.dah [n] pengobatan penyakit dng jalan memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; operasi [Jw a] sobek besar (tt kain dsb); rusak (tt tambak, bendungan, dsb); bobol; robek
begini be.gi.ni [pron] seperti ini: tolong belikan pensil yg --
beguk be.guk [n] bengkak (radang) pd kelenjar ludah leher; gondong
bejana be.ja.na [n] benda berongga yg dapat diisi dng cairan atau serbuk dan digunakan sbg wadah; bak (tempat air); tabung; bajan; jambang
bekakak be.ka.kak [n] ayam yg dimasak atau dipanggang secara utuh (tanpa dipotong-potong), biasanya untuk selamatan
bekel be.kel [ark n] (1) pamong desa pd zaman dahulu (setingkat di bawah lurah); (2) pengurus sawah milik bangsawan pd masa raja-raja masih memerintah Pulau Jawa
bekles bek.les [n cak] punggung terbuka: baju -- , baju (perempuan) dng potongan punggungnya sangat rendah
bekuk be.kuk [v] , mem.be.kuk v (1) membengkokkan atau melipat benda yg keras: -- tongkat besi; (2) ki menangkap (pencuri); mengalahkan (musuh): polisi berhasil -- batang leher pencuri mobil itu; (3) cak menipu; mengakali
bel [n] (1) alat yg terbuat dr logam berongga, berbentuk setengah bulatan (atau kerucut) yg dapat bergetar dan menghasilkan bunyi dering kalau dipukul atau terpukul oleh pemukul (bandul) yg ada di dalamnya; lonceng: di puncak menara gereja itu ada -- nya; (2) alat yg dapat mengeluarkan bunyi dering krn bagiannya dapat digerakkan oleh listrik atau udara; (3) bunyi yg dihasilkan oleh alat tsb, digunakan sbg tanda: terdengar -- sbg tanda masuk kerja; -- masuk; -- istirahat [n Fis] satuan perbandingan daya dl skala logaritma berbasis sepuluh, biasa digunakan pd suara
bela be.la [ark v] mem.be.la v (1) menjaga baik-baik; memelihara; merawat: dia -- ibunya yg sakit dng sabar; ibulah yg paling berjasa -- kita sejak kecil; (2) melepaskan dr bahaya; menolong: untunglah ia masih dapat -- jiwa perempuan yg malang itu
beladu be.la.du [Jk n] kayu penggulung benang; belendong
belaka be.la.ka [adv] (1) semuanya (tiada kecualinya): penghuni rumah itu perempuan --; (2) seluruhnya; sama sekali (tidak bercampur dng yg lain); semata-mata: perkataannya bohong --
belandung be.lan.dung [a] terlalu longgar: bajunya terbuat dr kain mahal, tetapi tidak bagus sebab lengannya -- [n] burung pelatuk; burung belatuk
belanja be.lan.ja [n] (1) uang yg dikeluarkan untuk suatu keperluan; ongkos; biaya: -- resepsi perkawinan itu ditanggung calon suaminya; (2) uang yg dipakai untuk keperluan sehari-hari (rutin): keuntungan penjualan di warungnya cukup untuk -- (sehari-hari); (3) upah; gaji: -- pembantunya Rp100.000,00 sebulan
belanja bidan uang untuk pembayaran upah bidan sehabis menolong melahirkan
belebat be.le.bat [n] kue yg dibuat dr campuran pisang dan ubi rebus yg dipotong-potong [n] langkah pendahuluan pd permainan pencak (tari) sebelum pencak (tari) yg sebenarnya dimulai [n] pedang yg dibuat dr kayu; pedang tumpul
belot be.lot [v] mem.be.lot v (1) lari (dr pihaknya, golongannya, kaumnya, bangsanya) lalu, memihak kpd musuh: sekalipun kami disiksa, kami tidak akan mau -; (2) cak meninggalkan agamanya (keyakinannya); murtad
beluam be.lu.am [kl n] kantong (tas) kecil dr kain
belum bertaji hendak berkokok belum ber.ta.ji hendak berkokok [pb] belum berilmu (kaya, kuasa, dsb) sudah hendak menyombongkan diri
beluru be.lu.ru [n] tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya biasa dibuat obat; Entada phaseoloides [n] ikan laut jenis tamban
belus be.lus [a] mudah lulus (lepas) krn longgar (tt celana, cincin, dsb)
bemban bem.ban [n] tumbuhan menyerupai rotan, batangnya biasa dianyam untuk dijadikan bakul, tikar, bidai, dsb; Donax cannaeformis [n] alat penangkap ikan menyerupai bubu, bertali yg diikatkan pd tongkat [n] ikan sungai, Ompok Bimaculatus
benalu masyarakat orang atau golongan yg hidup menumpang atau menjadi beban masyarakat
benang bola benang yg digulung bulat spt bola (tanpa kelos atau gelendong), bagian tengah gulungannya kosong untuk ditusukkan pd batang sumbu putar
benang sutra benang yg terbuat dr serat kepompong ulat sutra
benar be.nar [a] (1) sesuai sebagaimana adanya (seharusnya); betul; tidak salah: apa yg dikatakannya itu --; jawabannya -- semua; (2) tidak berat sebelah; adil: keputusan hakim hendaknya --; (3) lurus (hati): orang ini amat --; (4) dapat dipercaya (cocok dng keadaan yg sesungguhnya); tidak bohong: krn diancam akan dibunuh, ia memberikan kesaksian yg tidak --; (5) sah: keputusannya --; (6) sangat; sekali; sungguh: mahal -- buku ini
bendera ben.de.ra [n] sepotong kain atau kertas segi empat atau segitiga (diikatkan pd ujung tongkat, tiang, dsb) dipergunakan sbg lambang negara, perkumpulan, badan, dsb atau sbg tanda; panji-panji; tunggul: di depan gedung tempat diselenggarakannya konferensi dikibarkan -- negara peserta
benderung ben.de.rung [kl n] tanah kosong (halaman) antara dua rumah
bendir ben.dir [n] gong kecil; canang
bengah be.ngah [ark a] (1) dl keadaan duduk dng menegakkan badan dan kepala; (2) sombong; angkuh
benggang beng.gang [a] terbuka lebar (tt mulut); bengong
benggol beng.gol [a] benjol; bincul [n] mata uang tembaga bernilai 21/2 sen (dipakai pd zaman penjajahan Belanda); gobang [n] beng.gol.an n cak kepala penjahat (perampok dsb); (2) tokoh terkemuka (dl partai); gembong
bengkawan beng.ka.wan [n] (1) bilah bambu untuk penguat atap dr daun nipah atau rumbia (daun nipah atau rumbia dilipatkan pd bilah itu); (2) ark kata penggolong bagi atap
bengkil beng.kil [a] bengkak [a] ter.beng.kil-beng.kil a susah payah (melakukan sesuatu): ia berkayuh mudik menongkah arus itu dng --
bengkok beng.kok [Jw n] tanah milik desa yg dipinjamkan kpd pamong desa untuk digarap dan dipetik hasilnya sbg pengganti gaji
bengot be.ngot [a] (1) tidak lurus benar; tidak tepat benar; serong (tt segi empat dsb); (2) agak miring (mendaki); landai: pantainya --
bentuk ben.tuk [n] (1) lengkung; lentur: -- taji; -- kuku; -- busur; (2) bangun; gambaran: benarkah setan itu -- nya spt manusia?; (3) rupa; wujud: -- rumah adat Palembang hampir sama dng rumah adat di Jawa Tengah; (4) sistem; susunan (pemerintahan, perserikatan, dsb): -- pemerintahan negara itu adalah republik; (5) wujud yg ditampilkan (tampak): menolak penjajahan dl segala -- nya; (6) acuan atau susunan kalimat: -- tunggal; -- (kalimat) pasif; (7) kata penggolong bagi benda yg berkeluk (cincin, gelang, dsb): ia membeli dua -- cincin emas
bentuk mikro bentuk rekaman mikro, baik pd sarana datar maupun pd golongan film, kertas atau bahan lainnya
berada ber.a.da [v] (1) ada (di): ketika itu ia ~ di luar negeri; (2) berpunya (tidak kekurangan): orang tuanya tergolong orang yg ~ di kampungnya
berakah be.ra.kah [kl a] (1) sangat pemberani (krn terlalu bangga akan diri sendiri); (2) sombong
berangkal be.rang.kal [n] batu bulat lebih besar dp kerikil dan lebih kecil dp bongkah
berangus be.ra.ngus [n] selongsong penutup yg terbuat dr kulit atau rotan yg dianyam untuk menutup moncong anjing (supaya jangan menggigit) atau moncong anak sapi (supaya jangan menyusu)
berarti ber.ar.ti [v] (1) mengandung maksud: jika ibu marah, itu tidak ~ beliau benci kepadamu; (2) berfaedah; berguna: mungkin pertolongan saya ini tak ~ bagi penderitaanmu yg begitu besar; (3) sama artinya dng; sama halnya dng: mengambil milik orang tanpa permisi ~ mencuri
berbeda ber.be.da [v] ada bedanya; berlainan: mereka mempunyai potongan rambut yg -, seorang panjang dan seorang lagi pendek
berbidan ber.bi.dan [v] meminta pertolongan (ditolong oleh) bidan waktu melahirkan (anak); beranak tiada -, pb mendapat kesusahan (kecelakaan dsb) krn salahnya sendiri
berbimbingan ber.bim.bing.an [v] (1) (saling) berpegangan(tangan); bergandengan; (2) ki bekerja sama; tolong-menolong
berbingkah-bingkah ber.bing.kah-bing.kah [v] berkepal-kepal besar (tt tanah, kapur, dsb); berbongkah-bongkah: kapur yg -- itu harus dihancurkan dulu
berbual ber.bu.al [v] (1) meluap (memancar) ke luar dan biasanya berbuih: timbul seleranya melihat bir -- dl gelas; tampak air -- di belakang kapal yg sedang berlayar; (2) ki keluar serentak: kenangan lama -- ke luar setelah aku berada kembali di desa tempat aku dibesarkan [v] mengobrol; bercakap yg bukan-bukan (sombong): kalau sudah -, dia lupa akan waktu
berbuku ber.bu.ku [v] (1) mempunyai buku: buluh -; (2) berbongkah (bergumpal) kecil-kecil: gula itu -- krn kena air
berbuntut ber.bun.tut [v] (1) mempunyai buntut; berekor; (2) ki ada lanjutannya (akibatnya): pembongkaran korupsi di instansi itu -- panjang
bercakap rabung ber.ca.kap rabung bercakap besar (sombong); membual
bercakap-cakap ber.ca.kap-ca.kap [v] berbincang-bincang; berbicara; beromong-omong: ia sedang ~ dng temannya
bercepat-cepat ber.ce.pat-ce.pat [v] (1) berebut cepat; berlomba-lomba (saling mendahului): mereka ~ mencapai garis finis; (2) tergesa-gesa; terburu-buru: ~ lah ia keluar halaman menyongsong kedatangan ayahnya
bercintakan ber.cin.ta.kan [v] (1) kasih sayang kpd; berahi kpd: krn banyaknya lelaki yg ~ dia, dia menjadi sombong; (2) berharap-harap (ingin) akan; merindukan: dia sakit krn ~ anaknya yg sedang merantau; (3) kl bersedih hati (akan); berduka cita (akan)
bercorak ber.co.rak [v] (1) mempunyai corak; beragi; bergambar (tt kain dsb): bahan yg ~ kecil-kecil lebih cocok untukmu; kain ~ batik Pekalongan; (2) berwarna (pd dasar): pelangi ~ tujuh; kain putih ~ hitam; (3) ki bersifat; berupa (berpaham dsb): perkumpulan ini tidak ~ politik
berdalam-dalam ber.da.lam-da.lam [v] makin menjadi dalam; makin menjadi-jadi: pertentangan antara golongan kiri dan golongan kanan di negara itu telah ~
berdempang-dempang ber.dem.pang-dem.pang [v] (1) berbunyi spt bunyi tong (kaleng besar dsb) kosong jatuh; (2) ki berbual-bual; mengobrol
berdentam ber.den.tam [v] berbunyi dentam: kedengaran suara drum kosong ~ dipukul orang
berdesak-desakan ber.de.sak-de.sak.an [v] berjejal-jejalan; sesak-menyesak (berebut tempat); dorong-mendorong: jangan ~ , kita harus antre dan masuk satu per satu
berdukun ber.du.kun [v] (1) berobat atau meminta pertolongan kpd dukun; (2) melakukan pekerjaan sbg dukun
berdusta ber.dus.ta [v] berkata tidak benar; berbohong
bergabung ber.ga.bung [v] menjadi satu (dng); berkumpul menjadi satu: lebih baik kita ~ dng rombongan itu
bergaduk ber.ga.duk [v] menyombong
bergaduk diri ber.ga.duk diri, saku-saku diterbangkan angin [pb] banyak membual, tetapi kantongnya kosong
bergaung ber.ga.ung [v] menimbulkan gaung; bergema; berkumandang; berkemandang; bersipongang: dl gedung yg besar itu bunyi akan ~ juga
bergunjing ber.gun.jing [v] berbicara (beromong-omong) tt kejelekan (kekurangan) seseorang dsb
berhal ber.hal [v] (1) ada suatu urusan (krn perselisihan dsb); berurusan: jika ada orang yg ~ dan meminta tolong kepadanya, ia selalu menerimanya dng baik; (2) mendapat kesukaran (halangan dsb): ia meminta izin tidak masuk bekerja krn sedang ~
berhidung tinggi ber.hi.dung tinggi mempunyai hidung yg tinggi (mancung); (2) ki mempunyai sifat sombong
berhindu bersuku ber.hin.du bersuku orang dr golongan bangsawan; orang baik-baik
beri be.ri [v] , mem.be.ri v (1) menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu: ia -- uang dan pakaian kpd pengemis itu; (2) menyediakan (melakukan dsb) sesuatu untuk: dia berkewajiban membersihkan kandang dan -- makan kambing; -- pertolongan; (3) memperbolehkan; mengizinkan: dia tidak -- anak-anaknya bermain dng anak berandal itu; (4) menyebabkan (menjadikan) menderita (kena): perbuatanmu yg tidak baik telah -- malu keluarga kita; (5) menjadikan supaya: -- ingat; -- tahu; (6) membubuhi (meletakkan, mengenakan, dsb): dia -- gula pd air teh itu; -- warna pd gambar bunga mawar; (7) mengucapkan (menyampaikan): -- selamat; -- hormat; -- salam; (8) cak melayangkan, mengirimkan, dsb (pukulan, tendangan): ia -- tendangan yg mematikan ke arah perut lawan
beriak tanda tak dalam [pb] orang yg suka menyombong pertanda kurang dalam pengetahuannya
berilmu lintabung ber.il.mu lintabung [ki] bodoh, tetapi sombong
berinda be.rin.da [kl n] , se.be.rin.da n (1) segolongan (keluarga dsb); (2) seluruhnya; sekaliannya
berisi ber.i.si [v] (1) ada isinya; tidak kosong; tidak hampa: senapan itu ~; (2) ki berilmu; mempunyai kesaktian: orang tua-tua pada zaman dulu banyak yg ~ sehingga tidak mempan oleh senjata apa pun; (3) padat dan kuat (tt tubuh): badannya kecil, tetapi ~; (4) mengandung; memuat: amplop itu ~ uang
berjanji ber.jan.ji [v] (1) mengucapkan janji; menyatakan bersedia dan sanggup untuk berbuat sesuatu (memberi, menolong, datang, dsb): ia ~ hendak melunasi utang adiknya pd akhir bulan ini; (2) menyanggupi akan menepati apa yg telah dikatakan atau yg telah disetujui: kedua belah pihak ~ akan selalu bekerja sama
berjatuh ber.ja.tuh [v] memberi derma (sokongan, iuran, dsb): untuk menolong dia, baiklah kita masing-masing ~ Rp5.000,00
berkait ber.ka.it [v] memakai kait; mempunyai kait: tongkat yg ~; (2) a bengkok melentuk pd ujung (menyerupai kait): pd kayu itu terdapat kawat kecil yg ujungnya ~; (3) v tersangkut (pd): terasa ada yg ~ pd bajunya; (4) v ( ~ dng) bersangkut paut; berhubungan; berkaitan
berkemah ber.ke.mah [v] membuat (mendirikan) kemah (untuk bermalam dsb): rombongan pendaki gunung itu ~ di lereng Gunung Rinjani
berkepul ber.ke.pul [v] keluar (membubung) bergumpal-gumpal (tt asap, awan): asap yg ~ dr cerobong asap sebuah pabrik di kota ini sangat mencemarkan udara di sekitarnya
berkhitan ber.khi.tan [v] berpotong kulup (kulit pd ujung kemaluan laki-laki); bersunat
berkobok-kobok ber.ko.bok-ko.bok [v] berkelompok-kelompok; bergolong-golong(an)
berlagak ber.la.gak [v] (1) menyombongkan diri: baru jadi anggota Hansip, ia sudah ~ , apalagi jadi tentara; (2) berlaku spt (pemberani, orang pandai, dsb); berpura-pura: ketika ditanya polisi, ia ~ tidak tahu-menahu
berlambak ber.lam.bak [v] (1) berlonggok-longgok; bertimbun-timbun (tidak teratur); (2) banyak sekali; berlimpah: pd bulan Desember biasanya buah ~ di Jawa Barat
berlayar atas angin ber.la.yar atas angin [pb] mendapat bantuan atau sokongan orang lain
bermegah-megah ber.me.gah-me.gah [v] membanggakan (membesarkan, menyombongkan) diri; berlaku ingin lebih megah dp yg lain: ia membeli perabot rumah tangga dan perhiasan yg semata-mata untuk -
bermengkal ber.meng.kal [v] -- hati memendam rasa marah dl hati; mendongkol: kalau sudah -- hati, satu hari pun dia bisa tidak berbicara
bernafsu ber.naf.su [v] mempunyai keinginan (dorongan atau gairah hati); ada nafsu; dng nafsu: aku jadi ~ untuk mengusutnya; tidak ~ membeli barang yg mahal-mahal; ia tidak ~ lagi bekerja di kantor itu
beronsang be.ron.sang ? berongsang
berpaham ber.pa.ham [v] (1) mempunyai paham (pendapat, pendirian): golongan oposisi ~ lain dng pemerintah; (2) beraliran: pelukis terkenal itu ~ naturalisme; (3) berakal; berbudi; bijaksana; berpengalaman: orang yg tidak ~ tidak layak menjadi pemimpin
berpariwisata ber.pa.ri.wi.sa.ta [v] melancong; bertamasya
berpecah ber.pe.cah [v] terbagi menjadi beberapa kelompok (golongan dsb): di tengah jalan pasukan ~ dua, yg satu ke jurusan utara, yg lain ke jurusan selatan
berperikemanusiaan ber.pe.ri.ke.ma.nu.si.a.an [v] mempunyai perikemanusiaan (suka menolong, bertimbang rasa, dsb)
berpilin-pilin ber.pi.lin-pi.lin [v] berkeluk (berpiuh-piuh) dipilin (tt batang kayu dsb): batang pohon itu ~ , baik dibuat tongkat; (3) mempunyai pilin: rambut anak itu ~
berpirau-pirau ber.pi.rau-pi.rau [v] berjalan menyerong-nyerong (berpirai-pirai, berpal-pal)
berpiuh ber.pi.uh [v] berpilin; berpulas (dipelintir); berputar: rambutnya ~ sedikit pd ujungnya; sebuah tong telah diterbangkan oleh angin ~ itu
berponi ber.po.ni [v] berpangkas rambut secara poni; potong secara poni
berputar kayun ber.pu.tar kayun [cak] berjalan-jalan keliling; melancong ke sana-sini
bersantai ber.san.tai [v] (1) beristirahat sambil melakukan acara bebas: pd waktu jeda anak-anak -- di halaman sekolah; (2) omong-omong tidak resmi: Presiden sedang -- dng para perintis kemerdekaan
bersekutu ber.se.ku.tu [v] (1) berekanan (dng); berkawanan (dng); menggabungkan diri (dng): dua maskapai besar telah -- untuk mengusahakan tambang minyak itu; (2) berserikat (dng); menggabungkan diri (dng): negara itu tetap netral, tidak mau -- dng negara-negara tetangganya; (3) berkomplot; bersekongkol: bukan tidak mungkin di antara mereka ada yg -- dl penyelundupan; (4) merupakan himpunan (persekutuan): manusia adalah makhluk yg -
berselang-tenggang ber.se.lang-teng.gang [v] pinjam-meminjam; tolong-menolong
bersilang ber.si.lang [v] (1) saling memotong (memalang) antara dua garis dsb: membuat tanda dua garis -; tangannya -- di dada; (2) ki berselisih jalan dsb; berpapasan: -- jalan [v] berselang: perkataan keji keluar -
bersimpati ber.sim.pa.ti [v] (1) menaruh kasih (kpd); suka (akan): dl pemilihan umum itu, banyak juga rakyat yg -- kpd golongannya; (2) ikut serta merasakan perasaan orang lain: banyak orang yg -- atas kemenangan tim itu
bersunat ber.su.nat [v] sudah berpotong kulup; dikhitankan: anak itu sudah -
bersutan-sutan ber.su.tan-su.tan [v] (suka) menyombongkan kebangsawanannya; congkak krn kebangsawanannya: orang yg suka -- tidak akan banyak kawannya
bertahalul ber.ta.ha.lul [v] bercukur atau memotong beberapa helai rambut sbg pertanda telah bebas dr larangan dl ibadah haji (umrah): selesai sai ia mengambil gunting untuk ~
bertangan terbuka ber.ta.ngan terbuka suka menolong; suka memberi
bertapakkan ber.ta.pak.kan [v] berdasar(kan); mendapat dukungan (sokongan) dr: kabinet yg tidak ~ sokongan rakyat, tidak akan panjang umurnya
berteduh di bawah betung ber.te.duh di bawah betung [pb] mendapat pertolongan yg tidak mencukupi
bertelinga lembut ber.te.li.nga lembut [ki] (1) kurang pandai; bodoh; (2) suka menolong; pemurah
bertemu muka ber.te.mu muka berhadapan muka; ~ muka dan bertukar pikiran dng golongan tua telah diadakannya
bertendensi ber.ten.den.si [v] berkecenderungan; berkecondongan (pd suatu hal): akibat inflasi yg tidak terkendalikan, harga barang ~ naik
bertenggang ber.teng.gang [v] (1) berupaya; berikhtiar (tt pertolongan, pinjaman, dsb): sebelum meminta pertolongan pd orang lain, lebih baik saya ~ dahulu pd saudara sendiri; (2) berdamai: ia dapat ~ dng kawan-kawannya; (3) meminta pertolongan: orang pandai tempat kita ~; (4) berhemat (dl membelanjakan uang): krn gajinya kecil, mereka harus pandai ~
bertenung ber.te.nung [v] (1) membaca tenung; meramalkan: minta pertolongan kpd orang yg pandai ~; (2) minta supaya dilihat untung malangnya dsb kpd: ia suka ~ kpd dukun
berteriak ber.te.ri.ak [v] berseru (berkata, memanggil, dsb) dng suara keras; memekik: terdengar suara orang ~ minta tolong; makin keras ia ~ , makin banyak orang mengerumuninya
bertingkah ber.ting.kah [v] (1) berbuat aneh-aneh (nakal dsb): ia ~ spt anak-anak yg rewel; kuda itu ~; (2) berbuat tidak sewajarnya (minta ini minta itu, sebentar begini sebentar begitu, banyak cincong, dsb): ~ benar gadis ini
bertoko ber.to.ko [v] (1) berjualan barang-barang di toko (spt berjualan kain, barang kelontong); (2) mempunyai toko
bertolak-tolak ber.to.lak-to.lak [v] saling menyorongkan (melepaskan) tanggung jawab dsb
bertolak-tolakan ber.to.lak-to.lak.an [v] saling menolak; dorong-mendorong; sorong-menyorong(kan)
bertopang ber.to.pang [v] (1) memakai topang; disokong; disangga; ditunjang: krn lebat buahnya, pohon pisang itu ~; (duduk) ~ dagu, a (duduk) dagunya disangga dng tangan; b ki melamun; bermalas-malas; (2) bertumpu (pd); berdasar (pd): pendapatnya ~ pd takhayul belaka
bertual-tual ber.tu.al-tu.al [v] berpotong-potong (tt kayu, balok); memotong (kayu dsb) pendek-pendek: dia sedang memuatkan kayu yg ~ itu ke atas truk
berturap ber.tu.rap [v] bertepi sesuatu yg ditampalkan; berlapis (bersalut); berlepa: lereng sungai itu sudah ~ dan tidak longsor lagi pd musim hujan
berturun ber.tu.run [v] memberikan uang sbg iuran, derma, sokongan, dsb: kita ~ lima ratus rupiah seorang
beruang be.ru.ang [n] binatang buas jenis Ursus, berbulu tebal, dapat berdiri di atas kedua kakinya, bercakar, dan bermoncong panjang (banyak macamnya, spt -- bukit, -- damar, -- putih)
berulas tangan ber.u.las tangan [ki] mempunyai pembantu; ada yg membantu (menolong)
berumbung be.rum.bung [n] pembuluh (tempat mengalirkan atau menyalurkan air, asap, dsb); pipa; corong [n] pohon yg bagus dan keras, warnanya kuning tua dan berbelang; Adina rubescens
berumpuk ber.um.puk [v] bertimbun; bertumpuk; berlonggok
berunggun ber.ung.gun [v] bertumpuk; beronggok; bertimbun: sampah ~ di tepi jalan; (2) v sedang membakar kayu yg bertimbun; mengadakan api unggun; (3) a masih berapi (tt timbunan sampah dsb yg dibakar)
berunggun-unggun ber.ung.gun-ung.gun [v] bertumpuk-tumpuk; beronggok-onggok; bertimbun-timbun
beruntung ber.un.tung [v] (1) berlaba; mendapat laba: bagaimana dapat ~ kalau ongkos angkutnya saja sudah mahal sekali; (2) bernasib baik; mujur; bahagia: yg ~ dapat mengenyam pelajaran di bangku sekolah dng cuma-cuma; (3) berhasil (maksudnya, usahanya, dsb); tidak gagal
besar be.sar [a] (1) lebih dr ukuran sedang; lawan dr kecil: batang kayu ini sangat -- sehingga tidak sanggup tanganku memeluknya; (2) tinggi dan gemuk: badannya --; (3) luas; tidak sempit: rumahnya --; (4) lebar: sungai itu sangat --; (5) ki hebat; mulia; berkuasa: jika menjadi orang -- , jangan suka sombong; (6) banyak; tidak sedikit (tt jumlah): gajinya --; (7) menjadi dewasa: ia lahir di Surakarta, tetapi -- di Jakarta; (8) lebih dewasa dp sebelumnya: sekarang ia sudah --; (9) penting (berguna) sekali: ajaran agama itu -- artinya bagi pembentukan watak
besar cakap suka membual; sombong: -- gabuk 1 besar, tetapi tidak padat dan tidak berat; (2) besar badannya, tetapi masih bodoh (tt anak)
besar diri menyombong
besar hati sombong; (2) bangga; girang hati; gembira menggembirakan hati; (2) memberanikan hati; (3) membanggakan
besar hidung sangat merasa bangga; sombong
besar kepala sukar dinasihati; keras kepala; bengal; (2) sombong
besar mulut suka membual; suka menyombong (dng perkataan)
besero be.se.ro [v] berkongsi; berserikat dagang
bet [n] pemukul bola dl permainan pingpong [n] tanah yg ditumbuhi oleh belukar yg letaknya dekat tanah yg sedang dikerjakan (di Bali, Lombok)
betatron be.tat.ron [n Fis] peranti pemercepat elektron dl rongga berbentuk cincin yg divakumkan dan elektron membuat lintasannya di dl rongga secara stabil yg dipercepat oleh medan magnet yg berubah-ubah thd waktu
beting be.ting [n] timbunan pasir atau lumpur yg panjang di muara sungai atau di tepi laut; gosong
betul be.tul [a] (1) benar; sesungguhnya; tidak bohong: -- , dia adalah kemenakan saya; (2) benar; tidak salah; tidak keliru: pendapatan hitungan ini --; (3) sejati; bukan tiruan; bukan campuran; tulen: perhiasan yg dipakainya spt emas --; (4) tepat; persis: tembakannya -- mengenai jantungnya; (5) langsung (tidak serong): rumahku dng rumahmu berhadapan --; (6) lurus (tegak) benar: jalan yg --; berdiri --
bhayangkara bha.yang.ka.ra [n] pangkat golongan tamtama dl kepolisian di bawah bintara yang mencakupi bhayangkara utama satu, bhayangkara utama dua, bhayangkara utama muda, bhayangkara kepala, bhayangkara satu, dan bhayangkara dua
biawak serunai , biawak yg moncongnya lancip; Varanus rudicollis
biaya bi.a.ya [n] uang yg dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dsb) sesuatu; ongkos; belanja; pengeluaran: -- sekolahnya ditanggung oleh kakaknya; -- hidup di Jakarta sangat tinggi
biaya standar [Man] taksiran ongkos secermat-cermatnya berdasarkan operasi normal, sbg pembanding ongkos nyata
bicu bi.cu [n] tuil; dongkrak; pengungkit
bidah bid.ah [n Isl] (1) perbuatan yg dikerjakan tidak menurut contoh yg sudah ditetapkan, termasuk menambah atau mengurangi ketetapan; (2) pembaruan ajaran Islam tanpa berpedoman pd Alquran dan hadis; (3) ki kebohongan; dusta
bidan bi.dan [n] wanita yg mempunyai kepandaian menolong dan merawat orang melahirkan dan bayinya
bidan tawar bidan yg sudah dipesan terlebih dahulu untuk dimintai pertolongannya
bidan tempuh bidan yg menolong suatu persalinan (orang melahirkan) berdasarkan persetujuan (perjanjian) sebelumnya
bidang bi.dang [n] permukaan (yg) rata dan tentu batasnya: kubus itu mempunyai enam --; (2) n ukuran panjang (5 hasta) untuk mengukur panjang (tikar, layar, kulit, dsb): berapa -- tikar ini; (3) n lapangan (dl arti lingkungan pekerjaan, pengetahuan, dsb): -- perburuhan; (4) n segi pandangan; aspek: masalah itu harus ditinjau dr -- ilmu ketatanegaraan; (5) p kata penggolong bagi barang-barang yg luas spt tanah, sawah, ladang: dua -- tanahnya ditanami sayur-sayuran; (6) a lebar: dadanya --; (7) kolom yg terdapat pd kartu berlubang untuk menuliskan informasi khusus; (8) bagian tertentu dl rekaman komputer, msl dl rekaman bibliografi, pengarang, atau tanggal publikasi dokumen
bidara laut Eurycoma longifolia
biduk tiris menanti karam [pb] sudah tidak tertolong lagi
bidur bi.dur [kl n] bongkah timah yg beratnya sekitar 3 pon (dipakai juga untuk ukuran harga): mahar putri, anak raja Perak, dikatakan 100 -- [n] gelegata
biji bi.ji [n] (1) isi buah (yg apabila ditanam dapat tumbuh): -- nangka; -- mangga; (2) butir buah yg kecil-kecil (spt butir padi dan jagung): -- kacang; -- kedelai; (3) kata penggolong bagi bermacam-macam benda sbg pengganti butir, buah, batang, dsb: ia makan mangga lima --; ia mempunyai lima -- mata pena [n] angka yg menunjukkan hasil belajar (kepandaian); nilai; ponten: -- enam untuk bahasa Indonesia
biji mata bulatan (dl rongga mata); (2) ki yg tercinta (anak dsb); kekasih
bilah bi.lah [n] (1) belahan bambu (kayu dsb) yg tipis dan panjang: pagar dr -- buluh; (2) sesuatu yg menyerupai bilah (terutama pisau, pedang, dsb): didapatnya -- keris tua di dalam gua itu; (3) kata penggolong bagi sesuatu yg tipis dan panjang: dua -- pedang; dua -- papan [v] mem.bi.lah-bi.lah v memisahkan (membelah dsb) sesuatu menjadi beberapa bagian: mereka tidak pernah -- kekuatan, baik dl menyerang maupun bertahan [n] bagian buldoser yg berfungsi sbg alat gali dan dorong
bilangan bi.lang.an [n] (1) banyaknya benda dsb; jumlah: tidak diketahui benar -nya; (2) satuan jumlah: satu dan tiga adalah -- ganjil; (3) Mat satuan dl sistem matematis yg abstrak dan dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan; (4) golongan (lingkungan): ia masuk -- orang berada; (5) cak lingkungan daerah: rumahnya di -- Kebayoran Baru; (6) ramalan untung malang, baik buruk, dsb: menurut -- hari itu kurang baik untuk berziarah; (7) nasib dsb yg telah tertentu; takdir: sudah sampai -nya akan meninggal; (8) Mat ide yg bersifat abstrak yg bukan simbol atau lambang, yg memberikan keterangan mengenai banyaknya anggota himpunan
biliar bi.li.ar [n Olr] permainan yg menggunakan bola (kecil) dr gading dsb dan tongkat panjang di atas meja persegi panjang yg berlapis kain laken; bola sodok
bilik jantung [Dok] rongga (petak) dl jantung
bina bi.na, pem.bi.na [n] pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan IV/a, satu tingkat di bawah pembina tingkat satu, satu tingkat di atas penata tingkat satu (IV/a)
bina tingkat satu pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan IV/b, satu tingkat di bawah pembina utama muda, satu tingkat di atas pembina (IV/b)
bina utama madya pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan IV/d, satu tingkat di bawah pembina utama, satu tingkat di atas pembina utama muda(IV/d)
bina utama muda pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan IV/c satu tingkat di bawah pembina utama madya, satu tingkat di atas pembina tingkat I (IV/c)
bingkah-bingkah bing.kah-bing.kah [n] kepal-kepal; bongkah-bongkah
bingkahan bing.kah.an [n] gumpalan (tanah dsb); bongkahan
bintil bin.til [n] bintul (bercak) kecil (spt bekas digigit nyamuk); -- akar Bio bintil pd akar tumbuhan polong Leguminosae yg dibentuk oleh bakteri penambat nitrogen yg tergolong marga Rhizobium
binturung bin.tu.rung [n] binatang menyusui sejenis musang, bentuk badan dan bulunya menyerupai beruang, berwarna abu-abu kehitam-hitaman dan kasar, ekornya panjang, biasa keluar malam untuk mencari makan, makanannya buah-buahan, pucuk daun, tetapi juga daging dan telur; Archictis binturong
biram bi.ram [n] (1) gajah; (2) ular berkepala dua pd ujung dan pangkalnya (dl dongeng) [n] merah
blangko blang.ko [a] kosong (belum diisi); (2) a tidak memberikan suara (dl pemungutan suara): yg setuju 116 suara, yg tidak setuju 51 suara, dan yg -- 7 suara; (3) n surat isian: -- poswesel
blewah ble.wah [n] tanaman menjalar atau merambat, panjangnya 1,5-3 m, daunnya lebar berbentuk jantung dng tangkai daun yg keras dan panjang, bunganya besar berwarna kuning dan harum, buahnya cepat busuk berbentuk bulat lonjong dan berlekuk-lekuk, dapat dimakan langsung atau dicampur dng sirop, berbulu licin jika masih muda, banyak bijinya dan berkulit sangat tipis; semangka Belanda; Cucumis melo;
blok [n] (1) gulungan (cita dsb): dibelinya kain putih dua --; (2) deretan beberapa buah rumah yg tidak terpisah-pisah: rumah -- A disediakan untuk para perwira menengah; (3) bagian dr kampung yg besar yg dibatasi oleh jalan: Kebayoran Baru dibagi menjadi beberapa --; (4) persatuan beberapa negara (partai politik dsb) untuk memperkuat kedudukannya: partai-partai kanan merupakan -- penyokong pemerintah; (5) Olr pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dl olahraga tenis)
bloknot blok.not [n] buku yg berisi helaian kertas kosong untuk catatan dsb dan mudah dilepas (biasanya berukuran kecil)
bobotok bo.bo.tok [Mk n] lauk-pauk yg dicampur kelapa yg berbumbu dan dibungkus dng daun singkong, kemudian dimasak (dipepes)
bodi bo.di [n cak] (1) bentuk tubuh; perawakan: -- nya bagus sehingga segala potongan baju pantas baginya; (2) badan kendaraan (mobil dsb)
boi [n cak] pelayan (laki-laki); jongos
boikot boi.kot [v] , mem.boi.kot v bersekongkol menolak untuk bekerja sama (berurusan dagang, berbicara, ikut serta, dsb): wakil partai itu tetap akan -- pembicaraan undang-undang itu dl parlemen; sudah tiga bulan mereka -ku
bokek bo.kek [a cak] tidak punya uang: bukannya saya tidak mau menolongmu, tetapi saya sendiri sedang --
bola sodok cabang olahraga yg berupa permainan yg menggunakan bola dan tongkat untuk menyodok yg dilakukan di atas meja yg dirancang secara khusus (untuk permainan itu); biliar
bola sodokan bola putih yg disodok dng tongkat (dl biliar)
bombas bom.bas [n] (1) ucapan yg baik terdengar, tetapi tidak mengandung arti; omong kosong; (2) Sas ungkapan yg berlebih-lebihan dl berlakon; bahasa atau kata yg muluk-muluk
bombastis bom.bas.tis [a] banyak berjanji, tetapi tidak akan berbuat banyak; banyak menggunakan kata dan ucapan yg indah-indah serta muluk-muluk, tetapi tidak ada artinya; bersifat omong kosong; bermulut besar
bonang bo.nang [n] alat musik pukul dl orkes gamelan terbuat dr perunggu, bentuknya menyerupai periuk atau belanga, atau gong kecil yg disusun di atas tali yg terentang di antara kerangka sandaran kayu
bonjol bon.jol [Lihat {bonggol}] [Lihat {boncol}]
bor terarah pengeboran yg sengaja menyimpangkan arah lubang bor untuk menghindari halangan dng membuat perpotongan tambahan atau menuju arah yg berbeda dr semula
borjuasi bor.ju.a.si [n] (1) golongan masyarakat yg penghasilannya melebihi penghasilan rata-rata rakyat biasa; golongan menengah ke atas; (2) sistem sosial yg dikuasai oleh golongan menengah
borjuis bor.ju.is [n] kelas masyarakat dr golongan menengah ke atas (biasanya dipertentangkan dng rakyat jelata)
brahmana brah.ma.na [n] (1) pendeta agama Hindu; (2) kasta tertinggi dl agama Hindu; (3) orang yg masuk golongan pendeta dl agama Hindu
briofita bri.o.fi.ta [n] tumbuhan yg tergolong divisi tumbuh-tumbuhan yg tidak berbunga, msl lumut-lumutan
broiler bro.i.ler [n] (1) alat untuk memanggang daging atau ayam; (2) ayam pedaging muda yg besarnya cocok untuk dimasak pd pemanggangan; (3) ayam yg cepat pertumbuhannya yg dipiara khusus sbg ayam potong; ayam pedaging
brunai bru.nai [n] pohon perdu yg tingginya dapat mencapai 4-5 m, kayunya lurus dan keras, biasanya untuk tongkat; Antidesma neurocarpum
buah bu.ah [n] (1) bagian tumbuhan yg berasal dr bunga atau putik (biasanya berbiji): pohon mangga itu banyak -- nya; (2) kata penggolong bermacam-macam benda: dua -- kapal; se -- negeri; dua -- rencana; (3) pokok; bahan: -- percakapan; (4) hasil: -- jerih payahnya kini dapat dinikmati oleh keturunannya
bual bu.al [n] (1) luapan (pancaran) air yg keluar (spt air mendidih, air dr mata air): mereka melihat -- mata air panas itu; (2) kepulan asap yg bergolong-golong (spt pd asap rokok yg dikeluarkan dr mulut pengisap rokok) [n] omong kosong; cakap besar (kesombongan): geli hatiku mendengar -- mereka
bual basung omong kosong; cakap sombong
bualan bu.al.an [n] hal membualkan atau berbual; bual [n] sesuatu yg dibualkan; omong kosong
buang pal [Lay] berlayar serong-menyerong menyongsong angin
bubar bu.bar [v] (1) bercerai-berai ke mana-mana (tt orang ramai yg berkumpul); berserak-serak ke sana kemari: demonstran -- setelah petugas melepaskan tembakan; (2) selesai; usai (tt pasar, rapat, upacara, dsb): upacara -- pukul sepuluh siang; (3) selesai tugas; berhenti bertugas (tt panitia, dewan, kabinet, dsb): panitia perayaan -- setelah upacara selesai; (4) ditiadakan (tt perserikatan, kongsi, dsb): kalau suatu perkumpulan -- , harta bendanya dapat didermakan kpd badan sosial
budak bu.dak [n ] (1) anak; kanak-kanak: -- bermain layang-layang; (2) hamba; jongos; orang gajian: aku bukan -- mu
budaya rakyat unsur kebudayaan tradisional yg hidup dl golongan orang biasa dan yg dibedakan dr unsur kebudayaan yg timbul lebih kemudian dan yg dianggap lebih maju
bujang bu.jang [n] (1) anak laki-laki dewasa; jaka; (2) anak perempuan; gadis; perawan; (3) anak laki-laki; budak; (4) laki (perempuan) yg belum menikah (kawin); (5) kl orang laki-laki gajian; jongos; (6) Bt kas kemaluan; (7) kl janda [kl n] , per.bu.jang.an n keterangan mengenai berbagai-bagai benda kerajaan: balai -, balai dl istana
bujur telur bulat agak memanjang spt telur; lonjong
buku bu.ku [n] lembar kertas yg berjilid, berisi tulisan atau kosong; kitab [n] (1) tempat pertemuan dua ruas (jari, buluh, tebu); (2) bagian yg keras pd pertemuan dua ruas (buluh, tebu); (3) kata penggolong benda berupa bongkahan atau gumpalan kecil (spt garam, gula, tanah, sabun); (4) tampang (lempeng): tembakau tiga --
buku acara buku yg berisi daftar acara suatu kongres, seminar, atau rapat
buku benang kayu tempat memintal benang; gelendong benang
buku tulis buku kosong untuk ditulisi (membuat catatan dsb); buku untuk menulis
bukur bu.kur [n] bongkah atau gumpal kecil spt tanah atau garam; buku
bulat panjang bentuk bulat memanjang spt bentuk telur; lonjong; oval
buluh bu.luh [n] tanaman berumpun, berakar serabut batangnya beruas-ruas, berongga, dan keras; bambu; aur (banyak macamnya, spt: -- betung, -- kuning, -- duri)
bungkah bung.kah [Lihat {bongkah}]
bungkal bung.kal [n] (1) gumpal; bongkah; (2) anak timbangan; (3) pemberat jala (timah dsb); (4) ukuran berat emas (tahil, setengah kati): membeli emas dua --
bungkul bung.kul [Jw n] tombol atau kepala pd tongkat, payung, tiang bendera, dsb
bungkus bung.kus [n] (1) kata penggolong untuk benda yg dibalut dng kertas (daun, plastik, dsb); pak: tiga -- nasi; dua -- rokok; (2) bahan yg dipakai untuk membalut: daun -- nasi
buntil bun.til [n] lauk yg dibuat dr parutan kelapa muda (biasanya dicampuri ikan teri, diberi bumbu bawang, cabai, lengkuas, asam, garam, dsb), dibungkus dng daun keladi, pepaya, atau daun singkong dan dikukus [n] pundi-pundi yg dasarnya berpapan (untuk membawa pakaian dsb)
buntung bun.tung [a] (1) putus (terpotong dsb) tt kaki, tangan, ekor, dsb; kutung: kaki --; kemeja --; (2) cak merugi; celaka: hendak beruntung menjadi --
burakah bu.ra.kah [Mk a] sombong
buras bu.ras [n] omongan; cakap; obrolan [n] penganan dibuat dr beras dan santan, dibungkus dng daun pisang, dan dikukus; lontong bersantan , mem.bu.ras ark v menghapus; menghapuskan [n] persengketaan atau perselisihan yg tidak dapat diselesaikan; proses peradilan yg tidak memenangkan salah satu pihak yg berperkara [n] penyakit kulit yg berupa bercak-bercak putih [n] ayam kampung; ayam lokal (bukan ayam ras atau ayam negeri)
bursa bur.sa [n] (1) tempat memperjualbelikan saham, obligasi, dsb; (2) ki pemilihan (pencalonan dsb) tidak resmi; pembicaraan; desas-desus: ia hampir tidak terdengar dl -- calon ketua [n Tern ] kantong atau sesuatu yg menyerupai kantong yg berisi cairan kental (pd ternak)
bursa genital [Zool] (1) kantong yg mengandung dua spikul penis; (2) struktur untuk kopulasi berbentuk mangkuk yg dapat dijulurkan (pd ternak)
burut bu.rut [n] penyakit yg disebabkan krn isi perut (usus) turun dan biasanya kantong kemaluan menjadi besar; turun berok; hernia
busung bu.sung [a] (1) gembung atau menjadi besar berisi cairan (tt perut); (2) gembung krn penuh berisi (tt susu, dada, saku, dsb): ibu yg baru melahirkan itu buah dadanya --; (3) tanah yg membukit; timbunan pasir di muara dsb; gosong: di muara itu banyak -- pasir [Jk n] daun kelapa yg masih muda; janur: ambilah -- untuk membuat kulit ketupat
busung pasir timbunan pasir (di muara sungai dsb); gosong
busut bu.sut [n] (1) longgok tanah sarang anai-anai, semut, dsb; (2) bukit kecil
buta baru celik (melihat) [pb] menjadi sombong krn beroleh kekayaan (pangkat dsb)
butir bu.tir [n] (1) barang yg kecil-kecil spt beras, intan; (2) kata penggolong bagi barang yg bulat-bulat atau kecil-kecil:; dua -- peluru bersarang di tubuhnya; (3) ki salah satu bagian dr keseluruhan; perincian: keputusan musyawarah partai itu terdiri atas delapan --
cabang ca.bang [n] (1) bagian batang kayu yg tumbuh dr pokok atau dahan (cabang yg besar disebut dahan dan cabang yg kecil disebut ranting): pohon ini tidak banyak -- nya; (2) galah (tongkat dsb) yg ujungnya berbelah menjadi sudut (Y); canggah; cagak: pohon itu ditopang dng --; (3) bagian yg terpecah atau terbelah dr pokoknya: -- jalan; -- sungai; (4) satuan usaha (kedai, toko), lembaga, perkumpulan, kantor, dsb yg merupakan bagian dr satuan yg lebih besar; filial: kantor --; perguruan itu mempunyai beratus-ratus -- di seluruh tanah air
cacah lubang [Graf] pembuatan lubang-lubang kecil berbentuk bundar, lonjong, dsb secara berderet pd kertas untuk keperluan tertentu; perforasi
cacar unggas [Tern] penyakit bercak-bercak kulit pd ayam yg disebabkan oleh virus yg menyerang rongga mulut, tenggorok, jengger, dan pialnya
cacing pipih cacing berbadan pipih, yg mempunyai rongga tubuh
cacing tambang cacing parasit pengisap darah yg mempunyai pengait yg kuat pd rongga mulut atau pipi untuk menyerang usus
cagak ca.gak [n] (1) tongkat (galah dsb) yg ujungnya bercabang (untuk penopang, penahan, penyangga); cabang (kayu); (2) tiang (listrik, telepon, dsb); kaki atau penyangga (perkakas potret, senapan mesin, dsb); (3) simpang; cabang (tt jalan); (4) ki tunjangan
cakalang ca.ka.lang [n] ikan tongkol besar, Katsuwonus pelamis
cakap ca.kap [a] (1) kl sanggup melakukan sesuatu; mampu; dapat: -- engkau membunuh hulubalang itu?; patik tiada -- bercerai dng dia; (2)pandai; mahir: anak itu belum -- mengerjakan hitungan perkalian; (3) mempunyai kemampuan dan kepandaian untuk mengerjakan sesuatu: ia diberhentikan dr jabatannya krn tidak --; (4) bagus rupanya; cantik; rupawan: gadis itu modern lagi --; (5) bagus; elok (potongan atau halus bahannya tt pakaian dsb): alangkah -- nya baju itu; (6) patut; serasi: ia pantas dan -- benar memakai baju itu; (7) Mk tangkas; cekatan (tidak lamban): tampaknya ia -- bekerja [n] bicara; omong: orang itu banyak --
cakap angin cakap yg tidak ada isinya atau tidak benar; omong kosong
cakapan ca.kap.an [n] (1) yg dipercakapkan; omongan: (2) Sas karya sastra atau bagiannya yg berbentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih, atau ada kalanya seorang tokoh berbicara kpd dirinya sendiri atau kpd pembaca dan pendengar; dialog
cakrawala angkasa [Lay] lingkaran besar di bola langit yg berbentuk pd perpotongan bola langit dng bidang datar yg melalui pusat bumi, dan tegak lurus thd garis antara zenit dan nadir
calecer ca.le.cer [n] batas sementara (berupa tonggak, pancang) pd tanah yg baru dibuka untuk ditanami dsb
cambuk cam.buk [n] (1) alat untuk melecut binatang (kuda, kerbau, dsb), berupa jalinan tali dr serat tumbuhan, benang, atau kulit yg diikatkan pd sebuah tangkai; cemeti besar; (2) ki sesuatu yg dapat menimbulkan dorongan untuk maju (lebih baik): peristiwa itu menjadi -- baginya untuk belajar lebih tekun [n Olr] (1) gerakan melentingkan badan (pd olahraga senam) dng cara menggerakkan pinggul dan pinggang; (2) gerakan kaki pd olahraga renang
canang ca.nang [n] gong kecil (untuk memberi alamat, menguar-uarkan pengumuman, dsb)
canang besar gong
cangah ca.ngah , men.ca.ngah v (1) terbuka lebar; terbabang: keranjang itu ~ saja; (2) menganga (mulutnya); melongo
canggah cang.gah [n] (1) galah (tongkat dsb) yg ujungnya bercabang (untuk senjata, menggancu, dsb); (2) dahan yg bercabang dua [n] keturunan yg kelima (anak, cucu, cicit atau buyut, canggah atau piut); cucu dr cucu
cangkel cang.kel [Jk v] men.cang.kel v (1) menggendong di pinggang; (2) menyangkut; tersangkut; (3) mencangkelkan
cangkih cang.kih [a] -- mangkih congkah-cangkih
cangkrang cang.krang [Jk n] selongsong (lampu baterai) [n] ranting (dahan) yg sudah tidak berdaun lagi: pd -- mawar itu ditempelkan bunga-bunga plastik n cacar air
cangkung cang.kung [v] ber.cang.kung v (1) duduk dng lutut dinaikkan; bertinggung; (2) duduk bertekan di atas telapak kaki; jongkok: ia ~ berpeluk lutut sambil berdiang
cangut ca.ngut [a] agak condong dan menonjol: hulu sebelah kiri keris itu --
capgome cap.go.me [Cn n] hari raya tahun baru Cina (tanggal 15 bulan satu), biasanya dirayakan dng bermacam-macam pawai termasuk barongsai
carik ca.rik [a] cabik; robek; (2) n helai (penggolong untuk surat, kertas): dua -- kertas; tiga -- surat
casciscus cas.cis.cus [a cak] (1) banyak cakap (omong); (2) banyak mempergunakan kata asing dl percakapan
catat ca.tat [v] , men.ca.tat v (1) menuliskan sesuatu untuk peringatan (dl buku catatan): ia ~ semua kegiatan anak buahnya; (2) menuliskan apa yg sudah ditulis atau diucapkan orang lain; menyalin: ia sedang ~ bahan kuliahnya; (3) memasukkan ke dl buku (daftar); mendaftar: ia sedang ~ semua pengeluarannya (tt uang belanja); ~ barang inventaris; ~ calon murid-murid baru; (4) memperoleh atau mencapai (hasil, kemenangan, rekor): dl putaran pertama regu A telah dua kali ~ kemenangan; (5) memasukkan (suara, ujaran) ke dl pita perekam; merekam: pita perekam ini berhasil ~ semua omongannya
catut ca.tut [n] (1) angkup atau penjepit (untuk mencabut janggut dsb); (2) alat untuk mencabut (memotong) paku dsb, bentuknya spt paruh burung kakaktua
cawi ca.wi [n ] sawai; srigunting; Dicrurus longicaudatus intermidius
cecairan ce.ca.ir.an [n Fis] (golongan) benda cair; barang yg cair: ~ spt selai
cecar ce.car [Jk v] , men.ce.car v terus-menerus memukuli (menanyai, menembaki): pendekar Betawi ~ orang itu dng pukulan-pukulan tangan kosong
ceding ce.ding [a] selalu kecil (kurus) saja (tt anak, tumbuh-tumbuhan, buah); kerdil; (2) n kuncup batang yg tumbuh setelah batang pohonnya dipotong; (3) n tunas
ceguk ce.guk [Jw n] tiruan bunyi "guk" krn udara di kerongkongan tersendat (spt jika habis makan makanan kering, lalu tidak minum sehingga udara di kerongkongan tersendat-sendat keluar)
cek putih cek kosong
cek silang [Ek] cek yg pd halaman mukanya diberi dua garis sejajar menyerong yg ditarik dr sisi kiri bawah ke sisi kanan atas, tanpa memuat keterangan apa pun (silang umum atau memuat nama bank silang khusus) yg tertulis di antara kedua garis itu
cekarau besar orang yg suka menyombong atau membual; (2) orang yg suka mencampuri urusan orang lain
cekres cek.res [n] tiruan bunyi spt gunting memotong kertas
cekuh ce.kuh [v] men.ce.kuh v merogoh: dng cepat tangannya ~ kantong celana orang yg sedang berbelanja itu [n] (1) tumbuh-tumbuhan yg bunganya biasa ditaburkan di atas kuburan dan daunnya dijadikan ulam atau lalap; (2) bunga cekuh; (3) daun cekuh
cekung ce.kung [a] (1) berlekuk (tt mata, pipi) krn kurus, ompong dsb: pipinya tampak -- krn giginya sudah banyak yg tanggal; (2) melengkung ke dalam, tidak cembung (tt lensa): dng memakai lensa -- ia dapat melihat jarak jauh
celatuk ce.la.tuk [ark] ber.ce.la.tuk v beromong-omong (berbual-bual, bersenda gurau, dsb)
celomes ce.lo.mes [ark a] lemah; berpenyakitan; merana [a] cerewet; banyak omong
celuk ce.luk [ark] men.ce.luk v (1) memasukkan tangan ke dl sesuatu (kaleng, kantong, dsb) untuk mengambil barang; mencelok: ~ pekasan; (2) ki mencopet; mencuri
celurut ce.lu.rut [n] tikus kecil yg berbau tidak sedap, hidup di tanah, pemakan serangga, bermoncong panjang, berbulu cokelat keabu-abuan, matanya kecil dan sipit; tikus kesturi; Suncus murinus linnacus
cemar ce.mar [a] (1) kotor; ternoda: udara menjadi -- krn asap gas yg keluar dr cerobong asap pabrik itu; (2) ki keji; cabul; mesum: perkataan yg --; (3) ki buruk (tt nama baik); tercela: krn perbuatan jahatnya, nama keluarganya menjadi --
cemomot ce.mo.mot [a] kotor (pd muka); cemong; jemuas
cempor cem.por [Sd n] lampu minyak yg tidak memakai semprong (biasanya dibuat dr kaleng bekas yg dilubangi untuk tempat sumbu)
cemuas ce.mu.as [ark a] kotor (coreng-moreng) pd muka dsb; cemong; jemuas
cemuk ce.muk [v] , men.ce.muk v memukul (dng tongkat dsb) [n] kulit kacang (petai dsb)
cencawi cen.ca.wi [n] burung yg warna bulunya biru kehitam-hitaman dng ekor panjang yg ujungnya spt gunting terbuka; burung sawai; burung serigunting; Dicrurus longicaudatus intermedius
cenderung cen.de.rung [a] (1) agak miring; tidak tegak lurus; condong: bangunan itu tiangnya -- ke depan; (2) menaruh minat (keinginan, kasih, dsb) kepada; suka (ingin) akan: semakin nyata bahwa hatinya -- kpd gadis miskin itu; ia selalu -- berbuat yg tidak baik
cenggeret ceng.ge.ret [Jk n] serangga kecil sebangsa uir-uir, biasa hidup di pohon-pohon; tonggeret
cengkal ceng.kal [Jw n] satuan ukuran panjang sekitar 3,75 m atau 12 kaki; tombak: satu -- satu tombak [Jw n] tongkat penopang kain sarung yg dipakai oleh anak yg dikhitankan
cengkung ceng.kung [a] cekung (tt mata, pipi, dsb) [n] bunyi keras besar (spt bunyi anjing menyalak) , ber.ceng.kung v duduk dng lutut terangkat ke atas (spt berjongkok); bertinggung; mencangkung
cepak ce.pak [n] tiruan bunyi orang mengunyah makanan; kecap [a] pendek (tt potongan rambut): rambut potongan -- model tentara
cepat kaki ringan tangan [pb] suka menolong
cerabih ce.ra.bih [ark v] men.ce.ra.bih v bercakap-cakap tidak keruan; banyak omong; berseloroh
cerai-berai ce.rai-be.rai [a] berpisah-pisah (berpecah-pecah, bubar) tidak keruan; bongkar-bangkir; porak-parik; berantakan
cerat ce.rat [n] (1) bagian pd cerek (kendi, teko, keran, dsb) yg berbentuk corong kecil untuk menuang air; (2) Fis talang yg berbentuk sedemikian rupa sehingga meningkatkan kecepatan air yg melaluinya, sementara tekanannya turun
cercah cer.cah [n] sinar yg dapat ditangkap mata [v] , men.cer.cah v memotong kecil-kecil
cercahan cer.cah.an [n] potongan kecil-kecil
cericau ce.ri.cau [v] , ber.ce.ri.cau v beromong kosong
cerita ce.ri.ta [n] (1) tuturan yg membentangkan bagaimana terjadinya suatu hal (peristiwa, kejadian, dsb): itulah -- nya ketika kami mendaki Gunung Sumbing; (2) karangan yg menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang; kejadian dsb (baik yg sungguh-sungguh terjadi maupun yg hanya rekaan belaka); (3) lakon yg diwujudkan atau dipertunjukkan dl gambar hidup (sandiwara, wayang, dsb): film ini -- nya kurang bagus; (4) ki omong kosong; dongengan (yg tidak benar); omongan: jangan banyak --
ceritaan ce.ri.ta.an [Jk n] sesuatu yg diceritakan (diomongkan); omongan: jadi ~ orang, jadi sebut-sebutan orang
ceriwis ce.ri.wis [a] sangat suka bercakap-cakap; banyak omong: sudah umum setiap gadis itu --
cerocok ce.ro.cok [n] (1) pancang-pancang yg dipasang di tepi laut; (2) tembok tumpuan arus (pengempang ombak); (3) pangkalan di pelabuhan; jembatan di tepi laut atau yg menjorok ke laut; (4) Mk corong; cerat; pembuluh
ceroteh ce.ro.teh [v] , ber.ce.ro.teh v (1) melempar, membanting; (2) merengek; (3) beromong kosong
ceruk ce.ruk [n] (1) relung yg masuk ke dinding (tembok, tanah, dsb); lekuk, lubang; (2) lombong (dl tambang); (3) gua (di gunung); (4) ruang berpetak-petak (di lemari dsb); (5) sudut (pojok) di dapur (kamar, rumah, dsb); (6) lekuk (di geladak kapal dsb); (7) rongga (sela-sela dl timbunan barang dsb); (8) serokan; teluk kecil; (9) sudut jalan; jalan kecil (simpangan dsb)
cerutu ce.ru.tu [n] rokok yg dibuat dr gulungan daun tembakau kering; serutu; lisong
cetera jantung urat pipih yg menyekat rongga dada dan rongga jantung
cih [p] kata seru menyatakan tidak suka, mengejek, dsb: -- pembohong, tidak bermalu
Cina Ci.na [n] (1) sebuah negeri di Asia; Tiongkok; (2) bangsa yg tinggal di Tiongkok; Tionghoa
cincang cin.cang [v] men.cin.cang v (1) mencencang (memotong) halus; (2) ki membunuh secara kejam
cingam ci.ngam [n] tumbuhan pantai, kayunya biasa dibuat centong, dayung, dsb; Scyphiphora hydrophyllacea
cingcing cing.cing [Lihat {cincong}]
coba co.ba [v] silakan; sudilah; tolong (untuk menghaluskan suruhan atau ajakan): -- lihat kalau-kalau ia ada di rumah; (2) p kata afektif untuk menyatakan perasaan jengkel dsb: -- , orang apa ini, begitu saja tidak dapat; (3) p seandainya; jika: -- tidak kutolong, celaka engkau
codak co.dak [] men.co.dak v (1) mengangkat leher (kepala) ke atas dan ke depan; mendongak; (2) menganjur ke depan
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
codot co.dot [n] kelelawar yg makan buah-buahan, tergolong jenis Cynopterus
cogok co.gok [a] tegak; conggok
cokek co.kek [Jk n] (1) kesenian tradisional Betawi yg diiringi gambang keromong dng penari wanita yg juga bersedia diajak menari bersama para tamu; (2) penari wanita dr rombongan tontonan cokek yg dapat diajak menari bersama
cokelat co.ke.lat [n] (1) pohon yg termasuk jenis tanaman daerah panas, tingginya antara 5-6 m, berbunga dan berbuah sepanjang tahun, buahnya berwarna ungu atau kuning bergantungan pd batang yg besar, bentuknya lonjong, panjangnya antara 15-20 cm, mengandung biji spt kacang-kacangan antara 50-100 biji, biasa diolah menjadi bubuk atau kristal, dibuat minuman atau makanan lezat lainnya; Theobroma cacao; (2) bubuk tepung dr biji cokelat; (3) gula-gula yg dibuat dr bubuk cokelat [n] warna merah kehitam-hitaman spt sawo matang
Cokorda Co.kor.da [Bl n] gelar bangsawan (golongan atau kasta kesatria)
cola-cala co.la-ca.la [ark v] bercakap (bercerita) yg bukan-bukan; beromong kosong; membual
colek co.lek [n] (1) sentuhan dng ujung jari dsb; (2) penggolong penyebutan sesuatu yg sedikit sekali (sebanyak yg diambil dng ujung jari): taruhlah sambal barang dua -- [Mk v] men.co.lek v membangkitkan marah; menghasut
comel co.mel [a] kecil manis (cantik); mungil; bagus: anak kecil yg --; -- betul kucing itu [n] (1) perkataan yg dikeluarkan terus-menerus yg tidak keruan maksudnya (krn rasa marah, dongkol, tidak suka, dsb); (2) sifat suka mengomel (menggerutu)
comro com.ro [Sd n] penganan dr singkong yg diparut, dibentuk bulat panjang, di dalamnya diisi oncom yg dibumbui, kemudian digoreng
criping cri.ping [n] keripik (kentang, singkong, dsb)
cucung cu.cung [n cak] cucu (untuk memanggil): -- , tolong ambilkan dulu minum Nenek!
cucut gergaji ikan pari yg mirip cucut, moncongnya pipih, panjang, dan berbentuk gergaji; Pristis peetinatus
cugat cu.gat [v] , men.cu.gat.kan v mengangkat (mendongakkan) kepala: aku mencoba berenang sambil ~ kepala ke atas permukaan air supaya dapat bernapas
cukai cu.kai [n] (1) pajak atau bea yg dikenakan pd barang impor dan barang konsumsi: barang impor tidak boleh dikeluarkan dr pelabuhan sebelum -- nya dibayar; (2) sebagian dr hasil tanah (spt sawah, ladang) yg wajib diberikan kpd tuan (pemilik) tanah sbg ongkos tanah: krn musim kemarau yg lama, panen padi hanya cukup untuk membayar --
cukur cu.kur [v] ber.cu.kur v (1) memotong (membersihkan) janggut (cambang) sendiri dng pisau cukur; (2) sudah dicukur (tt janggut dsb)
cula cu.la [n] (1) tanduk yg tumbuh pd hidung atau moncong (badak dsb); (2) kl azimat yg bentuknya spt cula
cumi-cumi cu.mi-cu.mi [n] (1) ikan laut, termasuk golongan binatang lunak (Mullusca), kelas Cephalopoda, tidak bertulang belakang, menggunakan kepala sbg alat untuk bergerak, mempunyai sepuluh belalai di sekeliling mulut dan kantong tinta yg terdapat di atas usus besar dan bermuara di dekat anus, yg berkontraksi dan mengeluarkan cairan hitam bila ada serangan, dagingnya kenyal berwarna putih; ikan mangsi; ikan tinta; Ommastreephes sloani pacificies; (2) ki penjahat; mata-mata musuh; pengkhianat
cungo cu.ngo [Jk n] tukang copet; congo
cungur cu.ngur [Jk n kas] (1) moncong; congor; jungur; (2) bagian kepala hewan yg menonjol termasuk rahang, mulut, dan hidung
dacin da.cin [n] alat untuk menimbang sesuatu berupa tongkat yg diberi skala yg dilengkapi dng anak timbangan dan tempat untuk meletakkan barang (yg ditimbang, digantungkan pd tongkat tsb)
dada da.da [n] (1) bagian tubuh sebelah depan di antara perut dan leher: ia memukul -- nya; (2) rongga tubuh tempat letak jantung dan paru-paru: ia akan menjalani operasi -- krn jantungnya sakit
dadak da.dak, men.da.dak [adv] tanpa diduga (diketahui, diperkirakan) sebelumnya; sekonyong-konyong; tiba-tiba: banyak orang mati ~ krn serangan jantung; kaum gerilya sering mengadakan serangan ~ pd malam hari; ~ sontak sangat tiba-tiba: ia ~ sontak menjadi kaya krn menang lotre
daerah jatuh daerah yg diramalkan atau dirancang sbg tempat jatuhnya benda terbang atau diterbangkan; -- kantong daerah kecil bagian wilayah negara yg dikuasai oleh para pejuang kemerdekaan: Tentara Nasional Indonesia melancarkan perang thd tentara pendudukan Belanda dr -- kantong
daftar gaji [Ek] daftar yg biasa dibuat sebulan sekali yg memuat nama, jabatan, jumlah gaji, serta potongan-potongan spt potongan pajak penghasilan dan iuran pegawai
daging eceran daging potongan kecil untuk dijual eceran
daging rusuk daging ternak pd bagian dada yg dipotong bersama tulang rusuk
daging segar daging yg baru dihasilkan dr pemotongan ternak (belum diawetkan dan belum disimpan lama)
dahaga da.ha.ga [a] (1) haus (berasa kering pd kerongkongan dan ingin minum): ia minum air kelapa muda untuk melepaskan rasa --; (2) cak rasa haus; rasa ingin minum (krn kerongkongan terasa kering) [n] perlawanan (thd perintah); daga
dahak da.hak [n] lendir yg keluar dr kerongkongan atau dr jalan pernapasan
dahlia dah.lia [n] (1) tumbuhan yg akarnya berbonggol (berumbi), warna bunganya bermacam-macam; Dahlia pinnata; (2) bunga dahlia
dajal da.jal [n] (1) setan yg datang ke dunia apabila kiamat sudah dekat (berupa raksasa); (2) ki orang yg buruk kelakuannya; penipu; pembohong
dakon da.kon [n] alat untuk permainan congklak
dalal da.lal [Ar n] (1) perantara jual beli; makelar; pialang: jangan dibiasakan membeli barang (tanah, rumah, dsb) melalui seorang --; (2) wakil penjual; agen: ia adalah -- sepeda dan mesin jahit di kota itu; (3) potongan keuntungan untuk agen; (4) perantara dl penyelesaian pertikaian: kedua belah pihak ingin berdamai dng perantaraan --; (5) penunjuk jalan
dalung da.lung [n] (1) dulang besar dibuat dr logam (perak); (2) Jw lampu besar dibuat dr logam (tembaga) dipakai pd pertunjukan wayang kulit; belencong
danda dan.da [kl n] tongkat kekuasaan
dangak da.ngak [Lihat {dongak}]
danguk da.nguk [v] , ber.da.nguk v duduk dng kepala agak mendongak ke depan sambil bertopang dagu: setelah istrinya meninggal, sering ia ~ di depan pintu
darmakelana dar.ma.ke.la.na [n] turis; pelancong
darpana dar.pa.na [ark n] cermin yg dl seni arca berbentuk bundar atau lonjong dng tangkai yg dipahat dng bagus
dasar da.sar [n] (1) tanah yg ada di bawah air (tt kali, laut, dsb): ia berhasil menyelam sampai ke -- laut; (2) bagian yg terbawah (tt kuali, botol, dsb) yg di sebelah dalam ataupun yg di sebelah luar: isi botol itu tinggal 1 cm dr -- nya; (3) lantai: rumah papan -- nya ubin; (4) latar (warna yg menjadi alas gambar dsb): gambar bulan sabit putih pd -- warna hijau; (5) lapisan yg paling bawah: meni dipakai sbg cat --; (6) bakat atau pembawaan sejak lahir: tidak ada -- dagang padanya; (7) alas; fondasi: gotong royong adalah -- masyarakat Indonesia; (8) pokok atau pangkal suatu pendapat (ajaran, aturan); asas: apa yg akan dijadikan -- pembicaraan kita nanti; tindakan itu bertentangan dng -- demokrasi yg sebenarnya; (9) cak memang begitu (tt adat, tabiat, kelakuan, dsb): -- pencuri, di mana pun tetap juga mencuri; -- miliknya, walaupun sudah dua hari hilang akhirnya ditemukan juga; (10) Ling bentuk gramatikal yg menjadi asal dr suatu bentukan [p] memang: -- bandel biar sudah diberi tahu masih bersikap masa bodoh
daster das.ter [n] gaun yg sengaja dibuat longgar untuk dipakai di rumah
datuk da.tuk [n] (1) bapak dr orang tua kita; kakek; aki: orang tua itu bukan ayahnya, melainkan -- nya; (2) orang yg tertua dl keluarga; (3) gelar kehormatan bagi orang yg dituakan (berpangkat tinggi, tinggi martabatnya): -- Bendahara; -- Tumenggung; (4) Mk penghulu adat; (5) jin atau hantu penunggu (suatu tempat dsb); (6) berhala; toapekong; (7) kl harimau: hati-hati kalau bertemu dng -- di hutan itu
daun sendok tumbuhan herba yg daunnya berbentuk lonjong, buah lonjong, bijinya hitam, akar dan daun dapat digunakan untuk obat batuk; Plantago major; -- sepenuh tumbuhan, Eurycles amboinesis
daya angkut kemampuan mengangkut muatan atau penumpang; -- antisipasi kemampuan untuk mengetahui sebelumnya (tt apa yg mungkin akan terjadi atau akan dihadapi): pertahanan yg ketat di garis belakang benar-benar menuntut -- antisipasi dan refleks yg spontan dr para pemain bola; -- baca ki Olr kemampuan membaca (memperkirakan langkah atau tindakan yg akan dilakukan orang lain dsb): dl bertahan, kesebelasan itu mempunyai pemain tengah yg defensif, -- bacanya jitu sekali sehingga dng mudah ia memotong bola yg diumpan lawan
dayung da.yung [n] (1) tongkat besar yg pipih dan lebar pd ujungnya untuk mengayuh (menjalankan, menggerakkan) perahu; pengayuh; (2) injak-injak pd sepeda (untuk menjalankannya); pedal; (3) sirip pd dada ikan sbg alat untuk berenang [n Olr] olahraga air dng menggunakan perahu
degung de.gung [n] (1) tiruan bunyi gong dsb; (2) gamelan Sunda: irama -- menyambut kedatangan mempelai yg berpakaian adat Cirebon
dekriminalisasi de.kri.mi.na.li.sa.si [n] penggolongan suatu perbuatan yg pd mulanya dianggap sbg peristiwa pidana, tetapi kemudian dianggap sbg perilaku biasa
dekung de.kung [n] tiruan bunyi gong dipukul; degung
demografi bahasa penyelidikan tt pelbagai kelompok pemakai bahasa dan variasi bahasa dl suatu masyarakat bahasa dng mempergunakan statistik, dan penggolongannya berdasarkan faktor kelas sosial, agama, umur, tempat, pendidikan, dsb
demonstrasi de.mon.stra.si [n] (1) pernyataan protes yg dikemukakan secara massal; unjuk rasa: mereka berbondong-bondong mengadakan -- menentang percobaan nuklir; (2) peragaan atau pertunjukan tt cara melakukan atau mengerjakan sesuatu: -- pencak silat perlu diadakan guna memperoleh bibit-bibit pesilat yg baik
dempang dem.pang [n] tiruan bunyi tong (kaleng besar dsb) kosong jatuh dsb [a] berhampiran; damping; dekat; rapat: maka perahu itulah -- ke pulau
denervasi de.ner.va.si [n Dok] (1) pemotongan, penghambatan suatu saraf; (2) keadaan dng saraf yg terpotong atau terhambat
dengak de.ngak [v] , terdengak v terdongak
dengkul deng.kul [n] lutut; (2) a ki bohong; palsu; kosong: kabar --; modal --
derek de.rek [n] deret; leret; baris [n] kerek untuk menarik, mengangkat, menaikkan, atau menurunkan muatan dr kapal dsb: gerbong kereta api itu diangkat dng -- dr palka kapal [Lihat {derik}]
derep de.rep [Jw v] menolong memotong padi dng imbalan kurang lebih seperlima dr hasil panen
dermaga der.ma.ga [n] (1) tembok rendah yg memanjang di tepi pantai menjorok ke laut di kawasan pelabuhan (untuk pangkalan dan bongkar muat barang); kade: kapal itu sedang berlabuh di -- pelabuhan untuk membongkar muatannya; (2) tembok penahan ombak (di pelabuhan)
desa swakarya desa yg sudah agak longgar adat-istiadatnya krn pengaruh luar, mengenal teknologi pertanian, dan taraf pendidikan warganya relatif lebih tinggi dibandingkan dng desa lainnya
desakan de.sak.an [n] (1) dorongan (tolakan) yg keras: anak itu jatuh dr bus krn ~ para penumpang yg berebut hendak turun; (2) tekanan yg keras: ~ udara akibat ledakan bom itu memecahkan kaca-kaca pintu dan jendela; (3) permintaan (anjuran dsb) yg menekan keras: atas ~ masyarakat sekitarnya, persabungan itu akan segera ditutup
desentralisasi fungsional pengakuan adanya hak pd seseorang atau golongan untuk mengurus hal-hal tertentu di daerah
desentralisasi kebudayaan pengakuan adanya hak pd golongan kecil dl masyarakat untuk menyelenggarakan kebudayaan sendiri di daerah
dewa de.wa [kl n] (1) roh yg dianggap atau dipercayai sbg manusia halus yg berkuasa atas alam dan manusia: Batara Surya ialah -- matahari; (2) ki orang atau sesuatu yg sangat dipuja; (3) Bl gelar kasta (golongan) Brahmana
di bawah tangan [ki] tidak di muka umum (tt pemborongan); tidak dilaksanakan secara resmi atau tidak disaksikan oleh pihak resmi (tt perkawinan dsb); di bawah kekuasaan (pemerintah) orang
diafragma di.a.frag.ma [n] (1) sekat antara rongga dada dan rongga perut (pd tubuh); (2) dinding tipis berlubang kecil bundar, untuk mengatur masuknya cahaya (pd teropong atau kamera)
diagram lingkaran diagram yg menyatakan suatu peristiwa dl bentuk lingkaran (360o) yg dipotong-potong menjadi segmen
dialisis di.a.li.sis [n] pemisah zat dl larutan; -- peritoreal cuci darah melalui rongga perut: -- peritoreal merupakan alternatif lain yg bisa dilakukan secara mandiri oleh pasien gagal ginjal tahap akhir
dialog batin [Sas] kata-kata yg diucapkan oleh pemain untuk mengungkapkan pikiran atau perasaannya tanpa ditujukan kpd pemain lain; -- horizontal dialog yg dilakukan oleh seseorang (lembaga, golongan, dsb) yg kedudukan atau pengetahuannya sama atau seimbang, spt antara mahasiswa dan mahasiswa, antara guru dan guru: -- horizontal sesama mahasiswa diperlukan saat ini untuk menyamakan visi dan misi
dialog pribadi [Sas] ucapan pemain kpd penonton, dan ucapan itu tidak terdapat dl naskah; -- vertikal dialog yg dilakukan oleh seseorang (lembaga, golongan, dsb) yg kedudukannya lebih rendah dng seseorang (lembaga, golongan, dsb) yg kedudukannya lebih tinggi, spt antara buruh dan majikan, antara mahasiswa dan menteri: -- vertikal antara mahasiswa dan Menteri Pendidikan Nasional
difteri dif.te.ri [n] penyakit menular berupa peradangan selaput lendir pd hulu kerongkongan, pangkal tenggorok, dan batang tenggorok
dil [ark n] permainan yg menggunakan bola keras dan tongkat pemukul bola
dilapah di.la.pah [v] dipotong-potong (dimakan) dng potongan besar
dilatasi di.la.ta.si [n Anat] pengembangan (pemuaian) suatu ruangan, rongga, dsb
diri di.ri [n] (1) orang seorang (terpisah dr yg lain); badan: ia menyesali -- nya; untuk kepentingan -- nya sendiri; (2) tidak dng yg lain: pekerjaan itu dilakukannya seorang --; (3) dipakai sbg pelengkap beberapa kata kerja untuk menyatakan bahwa penderitanya atau tujuannya adalah badan sendiri: janganlah bunuh -- , kasihanilah anak- anakmu; kami minta -- , hari sudah menjelang magrib; (4) Sas engkau: pergilah -- lekas-lekas [v] ber.di.ri v (1) tegak bertumpu pd kaki (tidak duduk atau berbaring): krn bus terlalu penuh, aku terpaksa ~; (2) tegak (tidak terbaring): monumen nasional ~ dng megahnya di atas tanah datar; (3) bangkit lalu tegak: hadirin ~ lalu memberi hormat; (4) telah dijadikan; telah ada (tt negara, perkumpulan, dsb): perkumpulan itu telah ~ sejak tahun 1945; (5) ki bertumpu; mandiri: negara itu ~ di atas kaki sendiri; (6) ki berada (pd pihak, golongan, dsb): saya ~ di pihakmu
diskon dis.kon [n] potongan harga: setiap pembeli memperoleh -- 15%
diskonto dis.kon.to [n Dag] potongan atau bunga yg harus dibayar oleh orang yg menjual wesel atau surat dagang yg diuangkan sebelum waktunya
diskriminasi dis.kri.mi.na.si [n] pembedaan perlakuan thd sesama warga negara (berdasarkan warna kulit, golongan, suku, ekonomi, agama, dsb)
diskriminasi ras anggapan segolongan ras tertentu bahwa rasnya itulah yg paling unggul dibandingkan dng golongan ras lain; rasisme
dituai di.tu.ai [v] dipotong dng tuai
diuretik di.u.re.tik [n] obat pendorong produksi air seni
dividen saham [Dag] dividen dl bentuk saham dr salah satu golongan saham sendiri pd perusahaan yg bersangkutan
dodok do.dok [Jw v] jongkok
dohok do.hok [Mk v] , ter.do.hok terdorong (ke muka); terdorong hendak jatuh
doktrin dok.trin [n] (1) ajaran (tt asas suatu aliran politik, keagamaan; (2) pendirian segolongan ahli ilmu pengetahuan, keagamaan, ketatanegaraan) secara bersistem, khususnya dl penyusunan kebijakan negara: dl sejarah Amerika kita kenal -- Monroe
dol [n] gendang [n] tiang kapal [a cak] longgar atau tidak erat lagi (tt sekrup, ulir, dsb); galir: kalau sering dibongkar pasang, sekrupnya akan --
dolar do.lar [n] mata uang, spt Amerika Serikat, Hongkong, Australia, Singapura (lihat lampiran)
dolikosepalik do.li.ko.se.pa.lik [a Antr] bersifat lonjong menunjukkan indeks di bawah 75 (tt atap kepala)
dolok do.lok [Bt n] gunung [n cak] potongan batang kayu yg belum dibelah
domplang dom.plang [Jk a] condong ke belakang atau ke depan (tt delman dsb)
donor do.nor [n] (1) penderma; pemberi sumbangan; (2) penderma darah (yg menyumbangkan darahnya untuk menolong orang lain yg memerlukan): -- darah; (3) Fis unsur kimia yg jika ditambahkan ke dl semikonduktor murni dapat menambah konsentrasi elektron bebas di dl semikonduktor itu
doyak do.yak [n] ikan gurita besar; sotong
drama sejarah drama yg ditulis berdasarkan bahan sejarah, berupa peristiwa yg disusun secara longgar dan mengikuti urutan waktu
drif [n Tek] terowongan pd tambang bawah tanah yg dibuat sejajar dng arah cebakan bahan galian
drum [n] (1) tong besi (untuk tempat minyak dsb); (2) genderang; tambur
duduk bertinggung jongkok
duduk seorang bersempit-sempit duduk seorang bersempit-sempit, duduk bersama ber.la.pang-la.pang [pb Mk] dng musyawarah atau secara gotong royong segala sesuatunya mudah dilaksanakan
dukun du.kun [n] orang yg mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dsb)
dukun beranak dukun yg pekerjaannya menolong perempuan melahirkan
dukun calak bengkong
dukungan du.kung.an [n] (1) sesuatu yg didukung: ia meletakkan ~ nya; (2) ki sokongan; bantuan: tanpa ~ rakyat pembangunan tidak akan lancar
dungkul dung.kul [a] (1) bertanduk melengkung ke bawah (tt kerbau dsb); (2) tidak bertanduk (tt kerbau dsb); dongkol [n] jenis hantu
durian du.ri.an [n] (1) pohon yg batangnya lurus, tingginya sekitar 20-40 m, dahannya jarang, kulit batangnya kasar dan berwarna kelabu, bunga tersusun dl malai, berwarna kuning; Durio zibethinus; (2) buah durian, berkulit tebal dan berduri, berbentuk bundar lonjong atau bundar telur, dagingnya berwarna putih, kuning tua atau putih kekuning-kuningan, berbau tajam dan dapat memabukkan
durnois dur.no.is [a] bersikap (bersifat) spt durno; (2) n orang yg melakukan persekongkolan
dusta dus.ta [a] tidak benar (tt perkataan); bohong
duyun du.yun [adv] ber.du.yun-du.yun adv berbondong- bondong; berturut-turut banyak sekali: orang ~ pergi ke Pekan Raya
duyung du.yung [n] binatang laut yg menyusui spt ikan lumba-lumba, berwarna kelabu, panjang sampai 2 m, makanannya ganggang laut; Halicora dugong
edafon eda.fon [n] fauna dan flora yg hidup dl rongga dan celah zarah tanah
edit [v] meng.e.dit v (1) mempersiapkan naskah yg siap cetak atau siap terbit (dng memperhatikan terutama segi ejaan, diksi, dan struktur kalimat); menyunting: dia ~ naskah buku- buku yg akan diterbitkan; (2) merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah); (3) menyusun (film, pita rekaman) dng memotong dan memadukan kembali
egoisme ego.is.me [n] (1) Psi tingkah laku yg didasarkan atas dorongan untuk keuntungan diri sendiri dp untuk kesejahteraan orang lain; (2) Fil teori yg mengemukakan bahwa segala perbuatan atau tindakan selalu disebabkan oleh keinginan untuk menguntungkan diri sendiri
ejaan Pembaharuan eja.an Pembaharuan sistem ejaan yg dirancang oleh sebuah panitia yg diketuai oleh Prijono dan E. Katoppo pd tahun 1957 sbg hasil keputusan Kongres Bahasa Indonesia II di Medan, sistem ejaan ini tidak pernah dilaksanakan
ekolalia eko.la.lia [n] dorongan kuat yg tidak terkendalikan dr penderita gangguan jiwa untuk meniru ucapan atau perbuatan yg dilakukan orang lain; kelatahan
ekologi antariksa cabang ekologi tt pengembangan ekosistem yg dapat melakukan regenerasi sebagian atau seluruhnya untuk menyokong kehidupan manusia selama penerbangan ruang angkasa yg lama
ekologi taksonomi cabang ekologi menurut golongan taksonomi, msl ekologi serangga dan ekologi mikrob
ekonomi lemah usaha (dagang) dng modal kecil: pengusaha -- lemah perlu mendapat perhatian pemerintah; (2) cak berpenghasilan rendah: pengaruh kenaikan harga sangat terasa bagi golongan -- lemah
ekor [n] (1) bagian tubuh binatang dsb yg paling belakang, baik berupa sambungan dr tulang punggung maupun sbg lekatan; (2) kata penggolong untuk binatang: dua -- harimau; (3) sesuatu yg rupanya (keadaannya) spt ekor: -- layang-layang; (4) bagian yg di belakang sekali (tt pesawat, pasukan, dsb): -- pasukan itu baru saja lewat di sini; (5) akibat dr kejadian atau keadaan sebelumnya: perkara itu merupakan -- dr peristiwa semalam; (6) ki orang yg harus ditanggung (diurus, dibiayai, dsb); tanggungan: dia harus bekerja keras krn -- nya banyak
ekor kuda sisiran rambut yg menyerupai ekor kuda (rambut disisir ke belakang dan diikat menjadi satu di kepala bagian belakang); (2) perdu yg sukar diberantas, akar tinggalnya tumbuh dua tangkai, berupa batang beruas banyak, keras, berwarna hijau dng ranting kecil dl bentuk yg sama serta tangkai berwarna cokelat kuning yg juga beruas banyak, berdaun kecil melingkar pd buku, pd ujung batang terdapat bulir perisai bersegi enam, di bawahnya melekat kantong spora berbenang empat; rumput betung; Equisetum debile
eksemplar ek.sem.plar [n] (1) lembar; helai; (2) kata penggolong benda untuk buku (barang cetakan): buku ini dicetak sebanyak 5.000 --
eksenterasi ek.sen.te.ra.si [n] tindakan pembedahan dng mengangkat sebagian atau seluruh rongga badan
ekshibisionis eks.hi.bi.si.o.nis [n Psi] orang yg mempunyai dorongan melakukan ekshibisionisme
eksogami ek.so.ga.mi [n] (1) Antr prinsip perkawinan yg mengharuskan orang mencari jodoh di luar lingkungan sosialnya, spt di luar lingkungan kerabat, golongan sosial, dan lingkungan pemukiman; (2) Bio perkawinan individu gamet yg tidak mempunyai hubungan kekerabatan; (3) Bio penyerbukan bunga oleh serbuk sari dr bunga tumbuhan berbeda
ekstra eks.tra [n] (1) tambahan di luar yg resmi: gaji --; (2) sangat; luar biasa: rute tsb tergolong -- berat krn melewati rimba belantara; -- hati-hati hati-hati sekali: usaha menjinakkan bom itu harus dilakukan secara -- hati-hati; -- keras lebih dr keras: polisi harus bekerja -- keras mengungkap kasus pembunuhan itu
ekstrem ek.strem [a] (1) paling ujung (paling tinggi, paling keras, dsb); (2) sangat keras dan teguh; fanatik: mereka termasuk golongan -- dl pendirian mereka
elektorat elek.to.rat [n Pol] golongan masyarakat yg secara hukum memiliki hak untuk memilih
elips [n] benda atau bidang datar berbentuk bundar lonjong
eliptis elip.tis [a] (1) berbentuk bundar lonjong spt elips (garis perjalanan atau orbit planet, bentuk daun meja makan, dsb); (2) Ling bersifat atau bersangkutan dng elipsis: kalimat --
empal em.pal [Jw n] daging (sapi dsb) yg dipotong agak pipih dan digoreng (setelah direbus dan dibumbui)
empar em.par /Empar/, meng.em.par v (1) hanyut menyimpang dr tujuan (tt perahu dsb); miring atau menyerong ke luar; (2) terbuang ke luar ujung kakinya ketika berjalan
empedal em.pe.dal [n] kantong perut unggas (ayam, burung, dsb) tempat pencernaan makanan sebelum makanan tiba ke dl usus; ampela
empeng em.peng [n cak] dot kosong tanpa botol susu
empiema em.pi.e.ma [n Dok] nanah dl rongga suatu alat tubuh, biasanya dl rongga paru-paru
empo em.po [v] meng.em.po v menggendong di pinggang: ia berangkat ke pasar dng ~ anaknya
empot em.pot [a] , em.pot-em.pot.an adv cak (1) susah payah (dng mengeluarkan banyak tenaga dsb): saya ~ mendorong gerobak itu; (2) gelisah; resah; harap-harap cemas; tidak sabar: Bang Miun ~ menunggui bininya yg akan melahirkan
endemi en.de.mi [n Dok] penyakit yg berjangkit di suatu daerah atau pd suatu golongan masyarakat; hawar
endometriosis en.do.met.ri.o.sis [n Dok] keadaan patologis terdapatnya jaringan selaput lendir rahim di luar rongga uterus
endoskop en.do.skop [n Dok] teropong untuk memeriksa rongga di dl pembuluh, saluran, dan liang yg sempit-sempit dl beberapa bagian tubuh
endosperma en.do.sper.ma [n Bot] jaringan yg mengandung persediaan makanan, yg terbentuk di dl kantong embrio pd tumbuhan berbiji
endotel en.do.tel [n] lapisan sel gepeng yg melapisi permukaan dl pembuluh darah, pembuluh limfa, dan rongga tubuh
eneng [Jk n] panggilan (kata sapaan untuk anak perempuan atau gadis dr golongan menengah); neng
enterosel en.te.ro.sel [n Zool] rongga yg terbentuk pd beberapa hewan krn penonjolan mesoderm dr usus yg berkembang
entit en.tit, meng.en.tit [v] mencuri, mencolong, menyerobot
epifaring epi.fa.ring [n Ling] bagian nasal (dekat rongga hidung) pangkal kerongkongan (faring) yg terletak di atas dan di belakang langit-langit lunak
erang [n] hitam; biru kehitam-hitaman [a] erang-erot a mencang-mencong; erot benyot; menyerong-nyerong [n] keluh atau rintih (krn kesakitan)
erbis er.bis [n] tumbuhan memanjat dan bersulur sejenis markisa, batangnya hijau, kuat dan agak bulat, daunnya besar, bundar, dan agak lonjong, bunganya besar, berwarna ungu dan berbau harum, buahnya lonjong besar; Pasriflora quadrangularis
ercis er.cis [n] tumbuhan kacang-kacangan suku Papilionaceae, tumbuh di daerah pegunungan dng ketinggian 700 m di atas permukaan laut; kacang polong; kapri; Pisum sativum
ereng [a] miring; condong; serong
erot [a] mencong (tt mulut); serong; tidak tegak benar /Erot/, ber.e.rot Jk v berduyun-duyun; berderet-deret
erot benyot mencang-mencong tidak keruan
estafet es.ta.fet [n] (1) Olr lomba (lari atau renang) beregu dng cara pembagian jarak tempuh di antara para peserta, pd akhir bagiannya masing-masing menyerahkan benda (msl tongkat, bendera) pd peserta berikutnya; (2) cak perjalanan yg dilakukan dng berganti-ganti kendaraan
estuari es.tu.a.ri [n Geo] (1) perairan pantai setengah tertutup tempat air laut bertemu dng air tawar; (2) muara sungai berbentuk corong yg melebar ke arah laut krn pengaruh pasang; (3) perairan terlindung yg kemasinannya berbeda dng jelas apabila dibandingkan dng kemasinan air laut, beberapa di antaranya mempunyai kemasinan tinggi (estuari negatif), yg ditandai dng fluktuasi kemasinan dibandingkan dng air payau atau danau asin yg mempunyai kadar garam tetap
eter [n] unsur sangat halus yg memenuhi lapisan teratas ruang angkasa [n Kim] (1) golongan senyawa organik alkil oksida dng rumus bangun R-O-R; (2) cairan tidak berwarna, sedikit larut dl air, digunakan sbg reagen, anestetik, dan pelarut; (C2H5)2O
etik [n] (1) kumpulan asas atau nilai yg berkenaan dng akhlak; (2) nilai mengenai benar dan salah yg dianut suatu golongan atau masyarakat
etik pembangunan nilai mengenai benar dan salah yg dianut suatu golongan atau masyarakat dl proses pembangunan
etos [n] pandangan hidup yg khas dr suatu golongan sosial
etos kebudayaan sifat, nilai, dan adat-istiadat khas yg memberi watak kpd kebudayaan suatu golongan sosial dl masyarakat
faksi fak.si [n Pol] kelompok di dl suatu partai politik, yg umumnya anggotanya para politisi yg mencoba menonjolkan diri dng cara-cara oportunistis atau dng cara mendorong perpecahan di dl partai politiknya, bahkan di dl negara secara keseluruhan
faring fa.ring [n Anat] bagian tubuh yg terletak di antara rongga mulut dan pembuluh tenggorok; hulu kerongkongan
faringal fa.ri.ngal [a Ling] (1) berkenaan dng terjadinya pembentukan rongga mulut krn penyempitan dinding faring dan akar lidah; (2) berkenaan dng bunyi faring
faringitis fa.ri.ngi.tis [n Dok] radang pangkal kerongkongan
fasisme fa.sis.me [n] prinsip atau paham golongan nasionalis ekstrem yg menganjurkan pemerintahan otoriter
felon fe.lon [n Huk] orang yg telah melakukan tindak pidana atau kejahatan yg tergolong berat
feodalisme fe.o.dal.is.me [n] (1) sistem sosial atau politik yg memberikan kekuasaan yg besar kpd golongan bangsawan; (2) sistem sosial yg mengagung-agungkan jabatan atau pangkat dan bukan mengagung-agungkan prestasi kerja; (3) sistem sosial di Eropa pd Abad Pertengahan yg ditandai oleh kekuasaan yg besar di tangan tuan tanah
festival fes.ti.val [n] (1) hari atau pekan gembira dl rangka peringatan peristiwa penting dan bersejarah; pesta rakyat:; -- kesenian daerah dl rangka peringatan 17 Agustus; -- sendratari Ramayana; (2) perlombaan: -- lagu-lagu keroncong akan diselenggarakan pd bulan ini
fider fi.der [n Lay] kotak atau corong persegi empat yg terbuat dr papan dan dipasang pd mulut palka untuk pengisian muatan curah biji-bijian ke ruang kosong di bagian bawah palka
filter fil.ter [n] (1) alat untuk menyaring; penyaring; penapis: -- pd ujung rokok itu dimaksudkan untuk menyaring nikotin; -- dipasangkan pd ujung pipa untuk menjaring lumpur; (2) Fis alat untuk meloloskan cahaya dr frekuensi atau selang frekuensi tertentu; (3) rangkaian listrik yg dapat meloloskan listrik arus rongga (bolak-balik) dr frekuensi atau selang frekuensi tertentu; tapis
filum fi.lum [n] (1) Bio golongan besar dl klasifikasi hewan dan tumbuhan yg mempunyai persamaan sifat dasar tertentu, yg masih terbagi lagi menjadi subfilum, kelas, ordo, famili, genus, dan spesies; (2) Ling kelompok bahasa berkerabat yg anggotanya telah berpisah antara 50-100 abad yg lampau
firauniah fir.aun.iah [a] berhubungan dng sifat-sifat kekufuran, kesombongan, keabsolutan, dan kebiadaban Raja Firaun
fitnah fit.nah [n] perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yg disebarkan dng maksud menjelekkan orang (spt menodai nama baik, merugikan kehormatan orang): -- adalah perbuatan yg tidak terpuji
folikel fo.li.kel [n] kantong kelenjar yg kecil dan sempit (msl pd rambut) [n Bot] buah kering berbiji banyak yg pecah pd satu sisinya untuk melepaskan biji
forman for.man [n Ling] garis horizontal yg tergambar pd spektogram yg ditimbulkan oleh penguatan suara dr pelbagai rongga dl mulut dan tenggorok
fraksinasi frak.si.na.si [n] proses, cara, perbuatan menjadikan fraksi-fraksi (bagian-bagian): program ini memprioritaskan -- mekanik bagian-bagian tanaman untuk mendorong pemanfaatan seluruh bagian tanaman
freatofit fre.a.to.fit [n] (1) Tan tanaman dng perakaran yg mengambil airnya dr muka air tanah atau dr lapisan tanah yg ada tepat di atas bongkaran itu; (2) Bio tumbuhan yg terdapat pd waduk air, msl eceng gondok
frib [n Tern] bulu domba yg terpotong-potong pendek dan kotor hasil sisa pencukuran
fron [n Met] (1) permukaan pemisah antara dua macam massa udara; (2) garis pemotong antara permukaan pemisah dua macam massa udara dan permukaan lain atau permukaan bumi
fruktosa fruk.to.sa [n Kim] (1) karbohidrat; (2) senyawa karbohidrat yg termasuk golongan monosakarida, terdapat dl buah-buahan manis dan madu
gabungan ga.bung.an [n] (1) ikatan; berkas: ~ kacang panjang ini kecil- kecil; ~ surat berharga itu harus disimpan baik-baik; (2) beberapa macam barang yg dijual atau dibeli; seperangkat (tidak satu-satu): gelas, piring, dan mangkuk ini dijual ~; (3) himpunan atau perserikatan yg terjadi atas beberapa perkumpulan: ~ mahasiswa itu mengadakan gotong royong membersihkan kampung; (4) campuran dua zat atau lebih, membentuk sebuah zat baru; (5) reaksi kimia pd dua unsur yg bersatu dan membentuk senyawa biner atau senyawa biner bergabung dan membentuk senyawa kompleks
gaduk ga.duk [Mk a] congkak; sombong; angkuh: kakaknya -- , tetapi adiknya rendah hati
gait ga.it v, meng.ga.it v (1) menarik (mengambil dsb) dng benda yg berkait: mereka sedang ~ ember dr dalam sumur; (2) mengambil uang orang dng tipu daya: pemalas itu kerjanya hanya minta-minta, ~ kantong orang, atau mencuri
gajah ga.jah [n] (1) binatang menyusui berbelalai, bergading, berkaki besar, berkulit tebal, berbulu abu-abu (ada juga yg putih), berdaun telinga lebar, dan hidupnya menggerombol di hutan (terdapat di Asia dan Afrika); Elephas maximus; (2) nama buah catur yg jalannya selalu menyerong (disebut juga menteri); (3) ki segala sesuatu yg berukuran besar: anak itu menangkap kupu-kupu --
gaji bersih gaji yg diterima oleh pekerja (pegawai) setelah dikurangi potongan; gaji yg dibayar (tunai) setelah dikurangi dng semua potongan
gaji kotor gaji yg tercatat sebelum dikurangi potongan
gakang ga.kang [n] anjing tanah; orong-orong
galah ga.lah [n] (1) tongkat yg panjang (dr bambu atau kayu dsb untuk menjolok buah-buahan, menolak perahu, menjemur pakaian, dsb); (2) tombak (untuk memburu babi hutan dsb)
galaksi eliptis galaksi yg berbentuk lonjong, kadang-kadang bintang berkelompok lebih padat dekat pusatnya sehingga merupakan bentuk piring terbang
galas ga.las [n] (1) tongkat yg ditaruh di bahu untuk menyandang (membawa) barang-barang; pikulan; (2) barang (beban) yg disandang dng tongkat atau dipikul; (3) barang dagangan yg dijajakan dng dipikul atau disandang dng tongkat di bahu
gali ga.li [v] meng.ga.li v(1) membuat lubang di tanah dsb: mereka ~ sumur sedalam 12 m; (2) mengambil (mengeluarkan) sesuatu dr dl tanah dng membuat lubang: anak-anak itu ~ ubi jalar [n] kapal perang yg panjang [n akr] gabungan anak liar; pencoleng; penodong; perampok
galir ga.lir [a] (1) tidak ketat atau tidak sendat; longgar; mudah lepas; licin (tt kunci, sekrup, cincin, dsb); (2) ki lancar (tt perkataan); (3) tangkas bergerak
gambas gam.bas [n] oyong
gambir gam.bir [n] (1) tumbuhan membelit, berbatang keras, bertangkai pendek dng daun berwarna hijau muda, pd ketiak daun terdapat bunga berbongkol bulat berwarna putih kecil-kecil, dipakai sbg obat batuk dan bahan penyamak, ditanam dng cara menyetek; Uncaria gambir; (2) endapan rebusan daun gambir yg airnya diuapkan, dicetak bulat atau persegi, dipakai sbg campuran makan sirih
gamelan ga.me.lan [n] perangkat alat musik Jawa (Sunda, Bali, dsb) yg terdiri atas saron, bonang, rebab, gendang, gong, dsb
gamit-gamitan ga.mit-ga.mit.an [n] sebut-sebutan; omongan; buah mulut: gadis yg nakal itu telah menjadi ~ orang di sekitarnya
gancu gan.cu [n] galah yg berpengait pd ujungnya; pengait [n] cangkul penggali atau pembelah, berukuran tebal dan bermata dua, ujung yg satu bermata runcing, dan ujung yg satu lagi bermata tajam; belencong
gandar gan.dar [n] (1) tongkat untuk memikul; pikulan; (2) sumbu; poros; (3) tangkai timba sumur; (4) tangan (lengan) neraca (timbangan dsb) [v] meng.gan.dar v mengendarai mobil (sepeda dsb)
gandaria gan.da.ria [n] (1) tanaman yg menyerupai pohon mangga, tingginya dapat mencapai 20 m, buahnya berbentuk bulat lonjong dan berukuran kecil, berwarna kuning atau merah muda dan berair, daging buahnya tebal, yg muda masam rasanya, dibuat asinan, pencampur sambal, dsb, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan dan sarung keris; Bouea macrophylla; (2) buah gandaria
gang [n] jalan kecil (di kampung-kampung dl kota); lorong
gantung layar [kl] hadiah untuk orang yg menolong perahu (kapal) yg karam
gaplek gap.lek [n] ubi kayu (singkong) yg telah dikupas dan dikeringkan (dijemur)
garam bata garam yg berbongkah-bongkah dicetak berbentuk batu
garis miring garis yg menyerong (tidak tegak lurus)
garis pantai garis yg memisahkan pantai dr daratan yg mencakup teluk, tetapi memotong lurus muara sungai dan teluk sempit; (2) jalur sempit tempat bertemunya laut dan daratan
garis retrius garis pertumbuhan yg tampak pd potongan melintang gigi, terutama pd bagian emailnya
garis sejajar garis-garis pd satu bidang (permukaan) yg jarak antaranya sama sehingga tidak berpotongan
garis silang garis yg saling memotong satu dng lainnya
garuda ga.ru.da [n] (1) burung besar pemakan daging yg menyerupai elang dan mempunyai kekuatan terbang yg luar biasa (yg sudah punah, dan sekarang hanya dl dongeng); (2) lambang negara Indonesia (berupa gambar burung garuda dng bulu sayap berjumlah 17, bulu ekor 8, bulu leher 45, cakar mencengkeram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, dan berperisai lambang Pancasila di dadanya); (3) cak nama perusahaan penerbangan negara Indonesia
gas karbit [Kim] gas yg terjadi krn kerja air dan kalsium karbit, gas ini digunakan untuk memotong dan mengelas logam; asetilena
gaung ga.ung [n] gema; kumandang; sipongang [Mk n] ceruk (lubang) di tebing; gua
gaya ga.ya [n] (1) kesanggupan untuk berbuat dsb; kekuatan: dia terbanting krn kalah -- dr lawannya; (2) kuat: negara yg -- dan jaya; (3) Fis (a) dorongan atau tarikan yg akan menggerakkan benda bebas (tak terikat); (b) besaran yg mempunyai besar dan arah tertentu; (c) suatu interaksi yg bila bekerja sendiri menyebabkan perubahan keadaan gerak benda; (d) kakas [n] sikap; gerakan: tangannya bergerak dng -- seakan-akan ia terlepas dr suatu bahaya; (2) n irama dan lagu (dl nyanyian, musik, dsb): lagu ini hampir sama -- nya dng lagu-lagu Barat; (3) n ragam (cara rupa, bentuk, dsb) yg khusus (mengenai tulisan, karangan, pemakaian bahasa, bangunan rumah, dsb): telah dibangun balai pertemuan dng -- joglo; (4) n cara melakukan gerakan dl olahraga (renang, lompat, dsb): -- permainannya cukup mengesankan; (5) n lagak lagu; tingkah laku: -- nya nyata dibuat-buat; (6) n sikap yg elok; gerak-gerik yg bagus: peragawati itu muncul dng -- yg memesona; (7) a cak elok; bergaya: biar tidak garang, asal lebih --
gaya hidup pola tingkah laku sehari-hari segolongan manusia di dl masyarakat
gayung ga.yung [n] (1) tempurung dsb yg diberi bertangkai untuk mengambil air; sibur; (2) satuan ukuran isi atau takaran untuk minyak dsb: Ibu membeli minyak tanah dua -- [n] (1) kl tongkat panjang, dipakai untuk senjata; (2) gerakan (menombak, memarang, dsb); serangan (dng pedang dsb) [n] mantra untuk membunuh (menyakiti) seseorang dr jauh
gejala erosi pertanda yg menunjukkan akan terjadi tanah longsor
geladak embarkasi geladak tempat penumpang kapal melakukan embarkasi ke sekoci penolong, atau geladak tempat penumpang kelas naik atau melaporkan diri ke kapal
geladak sekoci geladak tempat sekoci penolong digantungkan di sisi kiri kanan kapal
gelama ge.la.ma [n] ikan laut: -- batu, -- bongkok, -- hitam, -- panjang, dsb
geleber ge.le.ber [a] , ber.ge.le.ber.an a bergantungan menggelepai (spt gelambir atau baju yg terlampau longgar)
gelegah ge.le.gah [Lihat {gelagah}] [n] gong besar
geleng spt patung kenyang [pb] berjalan dng sombong; congkak
geligin ge.li.gin [n] kayu (tongkat) pd alat tenun untuk menggulung benang
gelindung ge.lin.dung [Lihat {gelendong}]
gelinggang ge.ling.gang [n] tumbuhan perdu besar, tingginya mencapai 5 m, daunnya lonjong (bulat telur), biasa digunakan untuk obat kadas, berbuah polong; ketepeng; Cassia alata
gelintir ge.lin.tir [n] (1) gentel; butir (spt pil atau tablet); (2) penggolong benda untuk orang yg berjumlah tidak tentu: yg datang ke perpustakaan itu hanya beberapa -- manusia
gelogok ge.lo.gok [v] , meng.ge.lo.gok v (1) menggelegak; (2) minum banyak-banyak langsung dimasukkan ke kerongkongan; menggogok (minuman); (3) tumpah atau tertuang banyak-banyak [n] ancaman: salah -- , ki mengerjakan sesuatu dng tergesa-gesa (kurang pikir)
gelombang ge.lom.bang [n] (1) ombak besar yg bergulung-gulung (di laut); (2) ki aliran getaran suara yg bergerak dl eter (radio): radio amatir itu menyiarkan berita melalui -- 58; (3) ki kelompok; golongan (pasukan, pesawat terbang, dsb) yg bergerak maju beruntun-runtun: serangan yg pertama lima -- , tiap-tiap -- terdiri atas 50 buah pesawat terbang; (4) ki gerakan (pemogokan dsb) yg beruntun-runtun: -- pemogokan akan dilancarkan hari Sabtu
geloneng ge.lo.neng [Jw n] gong kecil pd gamelan
gelosor ge.lo.sor [Lihat {gelongsor}]
geluncur ge.lun.cur , ter.ge.lun.cur v tergelincir; tergelongsor: berhati-hatilah memanjat pohon yg licin itu, salah-salah ~
gembak gem.bak [n] (1) rambut anak-anak yg dibiarkan tidak dipotong (sampai saat dikhitankan) pd ubun-ubunnya; gombak; (2) ombak (pd rambut); (3) rambut pd dahi kuda
gemblak gem.blak [Jw n] (1) penari (ronggeng) laki-laki; (2) ronggeng laki-laki yg menjadi piaraan laki-laki lain [n] pembuat barang-barang dr kuningan
gembol gem.bol [v] meng.gem.bol v membawa barang di dl saku (baju, kain, dsb): penduduk di daerah itu biasa ~ beras dng sarung [n] bonggol (pd pipi); kutil (pd tumbuhan dsb): -- di pipinya dioperasi
gembor gem.bor [n] ceret besar, ujung pancurannya bertutup corong yg diberi lubang-lubang kecil, dipakai untuk menyiram tanaman [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai sbg bahan bangunan atau industri (Kupang); (2) kayu gembor: aneka dupa wangi itu tidak lain dr campuran limbah industri kipas, patung, juga campuran dr kayu cendana, kulit kayu -- , dan eboni
gempol gem.pol [n] (1) tumbuhan yg buahnya majemuk, lebat, daunnya lebar berpasangan, berbentuk bulat telur atau jorong, tinggi pohon mencapai 35 m, diameter 0,5 m; Nauclea coadunata; (2) buah gempol
gemuk membuang lemak [pb Mk] tidak mau menolong atau bergaul dng keluarganya
gendang gen.dang [n] alat bunyi-bunyian berupa kayu bulat panjang, di dalamnya ada rongga dan salah satu lubangnya atau kedua-duanya diberi berkulit (untuk dipukul) [n] gulung (untuk kertas) lihat gendis
generasi muda kelompok (golongan, kaum) muda
generasi tua kelompok (golongan, kaum) tua
genjang gen.jang /gEnjang/ (1) a serong; (2) n empat persegi miring (paralelogram); jajaran genjang
gentayang gen.ta.yang , gen.ta.yang.an 1 v pergi ke mana-mana; berkeliaran: anak itu ~ saja sehari-hari; (2) a sempoyongan: krn pusing, ia ~ lalu terjatuh
gentus gen.tus, gen.tus.an [n] (1) dorongan; (2) bola sundulan kepala (dl sepak bola)
genus ge.nus [n] (1) jenis; (2) kelas; golongan; (3) keseluruhan ciri yg didukung oleh ciri-ciri anggota kelasnya; (4) Bio tataran dl taksonomi yg ada di bawah keluarga dan di atas spesies; marga
geokimia ge.o.ki.mia [n] cabang ilmu kimia tt susunan bumi dan penggolongan unsur-unsur yg terdapat di dalam bumi
gerak ge.rak [n] (1) peralihan tempat atau kedudukan, baik hanya sekali maupun berkali-kali: tiap-tiap -- tentu ada sebab; (2) dorongan (batin, perasaan, dsb): jangan selalu kauperturutkan -- hatimu; (3) denyut-denyut atau kedut-kedut (pd mata, bibir, dsb) yg dianggap sbg firasat atau gelagat: ia risau akan -- pd matanya
gerbera ger.be.ra [n] tumbuhan hias berbatang basah, berbunga bongkal tunggal pd ujung tangkainya berbentuk bunga pita berwarna kuning, merah (merah jambu); Gerbera jamesonii
gergaji ger.ga.ji [n] besi tipis bergigi tajam (perkakas pemotong atau pembelah kayu dsb)
geriak ge.ri.ak, ge.ri.ak-ge.ri.uk [n] suara gaduh dl perut; bunyi keroncong dl perut
gerobak ge.ro.bak [n] (1) pedati; (2) alat yg berupa kotak besar beroda dua, tiga, atau empat untuk mengangkut sesuatu (barang, sayur, dsb) yg ditarik atau didorong oleh manusia
gerogot ge.ro.got [v] , meng.ge.ro.goti v (1) menggigiti berkali-kali; mengerip; mengunggis: ia asyik ~ paha ayam yg empuk itu; (2) ki mengambil (merampas) sedikit demi sedikit; merusakkan sedikit demi sedikit; (3) merugikan pihak lain dng cara menguras barang miliknya sedikit demi sedikit; merongrong
gerontol ge.ron.tol [n] penganan dr biji jagung yg direbus yg sudah dilepas dr tongkolnya (biasanya dicampur kelapa parut atau gula)
gerutu ge.ru.tu [n] perkataan yg diucapkan dng cara bergumam terus-menerus krn rasa mendongkol atau tidak puas dng keadaan atau peristiwa yg dialaminya [a] kesat; tidak licin; sangat kasap (berkerut-kerut dsb)
geser ge.ser [v] , ber.ge.ser v (1) bergesek; bergesel; bergosokan: dua benda yg ~ menimbulkan panas; (2) beringsut; beralih sedikit: batu besar itu tidak ~ sedikit pun meskipun didorong oleh beberapa orang
giliran gi.lir.an [n] (1) waktu (saat) atau kesempatan untuk mengerjakan (menjalankan) atau menerima sesuatu: sekarang tibalah ~ ku untuk menyanyi; kapal-kapal sedang menunggu ~ dibongkar muatannya; (2) pertukaran (pergantian) dng teratur (tt sesuatu yg beredar atau yg berlaku berganti-ganti); (3) hasil menggilir
ginjean gin.je.an [n] tumbuhan tahunan yg tumbuhnya tegak, bentuk batangnya segi empat, bagian tengah berongga, daun bagian atas hampir tidak bertangkai bentuknya memanjang dan runcing, bunganya muncul dr ketiak daun, ada yg berwarna putih dan ada pula yg merah muda; Leonurus
glenik gle.nik [Jw v] berbicara pelan-pelan (tt hal yg kecil-kecil) janji kosong
godot go.dot [v] meng.go.dot v mengiris; mengerat; memotong: pelayan itu ~ daging ayam yg akan dimasak
gogos go.gos [a] terkikis (rusak) bagian bawah atau longsor krn termakan aliran air (tt tanah): akibat banjir, tanah sepanjang 85 m telah --
gokar go.kar [n] (1) pedati kecil atau kereta kecil (untuk anak-anak) yg didorong atau ditarik; (2) rangka kecil di atas roda-roda untuk menolong anak belajar berjalan; (3) mobil balap kecil yg tidak bertenda: pembalap -- adu cepat di arena balap mobil
golf [n] cabang olahraga dng menggunakan bola kecil untuk dipukul dng tongkat pemukul ke dl tiap-tiap rentetan liang-liang (9 atau 18 liang berturut-turut)
golput gol.put [n akr] golongan putih
gombal gom.bal [n] kain yg sudah tua (sobek-sobek) [n cak] bohong; omong kosong: rayuan --
gombalan gom.bal.an [n] ucapan yg tidak benar, tidak sesuai dng kenyataan; omongan bohong: ~ developer yg berbahaya adalah beredarnya berbagai brosur yg menawarkan kondominium dan perumahan supermewah
gombang di lebuh [pb] (1) congkak; (2) elok di luar di dalamnya tidak
gombrang gom.brang [a] amat longgar atau besar (tt celana, baju): biarpun bajunya -- , kelihatan pantas juga dipakainya; peragawati itu mengenakan celana -- yg dipadukan dng blus berwarna kuning
gondok gon.dok [a] gemuk pendek (tt badan, leher, barang); (2) n penyakit bengkak pd leher depan krn kelenjar yg menjadi besar; beguk: benjolan sebesar bengkuang tumbuh di lehernya krn penyakit -- [a] mendongkol; marah yg tertahan: tamu itu -- krn diperlakukan tidak sewajarnya
gondol gon.dol [v] meng.gon.dol v (1) menggonggong (membawa dng mulut): anjing ~ tulang; kucing ~ ikan; (2) ki membawa lari; mencuri: para perampok berhasil mendobrak pintu dan ~ pesawat televisi serta barang-barang mewah lainnya; (3) ki mendapat piala tanda kemenangan (hadiah dsb) dl pertandingan dsb; menerima atau mengantongi (ijazah dsb): ia berhasil ~ piala dl kejuaraan itu
gorok go.rok [v] meng.go.rok v kas menyembelih; memotong: setelah terikat keempat kaki kerbau kurban itu, dng sigap laki-laki itu ~ lehernya
grempel grem.pel, grem.pel.an [n] gumpalan; bongkah
grup [n] rombongan; kelompok; golongan
gua garba kantong peranakan; kandung; rahim; (2) ki wadah
gude gu.de [n] (1) tanaman perdu keluarga kacang-kacangan yg daunnya kecil, jarang, dan berbentuk kupu-kupu, buahnya berbentuk polong; Cajanus cajan; (2) biji gude
gugur gunung kerja bergotong royong untuk kepentingan umum
gulung gu.lung [n] (1) benda yg berlembar-lembar atau berutas-utas yg dilipat menjadi berbentuk bulat; (2) kata penggolong untuk benda berlembar-lembar atau berutas yg dilipat menjadi bulat: tikar sebanyak lima --
gumam gu.mam [n] suara omongan yg tertahan di dl mulut
gumpal gum.pal [n] bongkah (tanah, tanah liat, dsb); kepal atau bagian yg keras; kental (tt darah, adonan, dsb); sesuatu yg berkepal- kepal; kelompok awan (asap dsb)
gundalan gun.dal.an [n] tali (tongkat dsb) yg diberi bergundal
gundukan gun.duk.an [n] (1) tumpukan kecil; longgok: keluarga almarhum masih tafakur menghadap ~ tanah yg masih merah itu; (2) kelompok; kumpulan; golongan
gung [n] (1) canang besar; gong; (2) bunyi canang besar dipukul
gunting gun.ting [n] (1) perkakas untuk memotong kain (rambut dsb); (2) model (baju)
guntingan gun.ting.an [n] (1) hasil menggunting; (2) barang yg telah digunting; (3) potongan; model baju
guntung gun.tung [a] papak; tidak lancip; kotong
gunung-gunungan gu.nung-gu.nung.an [n] tiruan gunung; bukit kecil, longgokan tanah
guru bantu guru pembantu pd sekolah rendah (pd zaman penjajahan); guru penolong
gusuran gu.sur.an [n] (1) hasil menggusur; (2) bongkaran: bangunan bekas ~ biasanya dijual murah; (3) cak yg terkena penggusuran: ia tinggal di daerah ~
hak rantau hak seseorang atau golongan atas jalur tanah sepanjang tepian sungai krn membuka tanah tsb
halogen ha.lo.gen [n Kim] anggota golongan unsur nonmetalik yg sangat aktif, terdiri atas fluorin, bromin, iodin, klorin, atau astatin, yg mempunyai sifat kimia yg sama antara satu dan lainnya
hampa ham.pa [a] (1) tidak berisi; kosong: padi yg -- dibuang saja; (2) ki tidak bergairah; sepi: perasaannya (hatinya) --; (3) ki sia-sia; tidak ada hasilnya: -- saja ia mencari pekerjaan di kota, di mana-mana tidak ada lowongan; (4) ki bodoh; tidak berpengetahuan: tidak ada gunanya bertukar pikiran dng orang --
hampa tangan tidak membawa apa-apa (pulang dng tangan kosong); (2) ki tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa
hana ha.na [a] luas dan sunyi (tt rimba, laut, dsb); kosong (tidak berpenghuni, tidak berpenduduk)
hangus ha.ngus [v] (1) terbakar sampai menjadi hitam; gosong: para korban kebakaran itu semuanya --; (2) terbakar sampai habis: gedung itu telah -- dimakan api; (3) ki batal: biaya yg sudah disediakan itu akan menjadi -- kalau tidak secepatnya dipakai
hanjuang han.ju.ang [n] lenjuang; andong; Cordyline fruticosa
hansop han.sop [n] baju longgar terusan, dipakaikan kpd anak-anak sbg baju tidur
hantu bungkus hantu yg berupa mayat berbungkus; hantu pocong
hanyut dipintasi [pb] menolong orang pd waktu kesusahan
harga pokok harga yg diperhitungkan dr ongkos pembuatan, bahan baku, dsb (belum mengambil untung)
harga runcit harga eceran -- tercatat harga resmi suatu barang sebelum dikurangi dng potongan
hasrat budaya dorongan dl bentuk baru berkat pengaruh kebudayaan
hati ha.ti [n] (1) Anat organ badan yg berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dl darah dan menghasilkan empedu; (2) daging dr hati sbg bahan makanan (terutama hati dr binatang sembelihan): masakan sambal goreng --; (3) jantung: -- nya berdebar-debar; (4) sesuatu yg ada di dl tubuh manusia yg dianggap sbg tempat segala perasaan batin dan tempat menyimpan pengertian (perasaan dsb): segala sesuatunya disimpan di dl --; membaca dalam -- , membaca dalam batin (tidak dilisankan) , ha.ti-ha.ti adv ingat-ingat; hemat-hemat; waspada
hati terlonjak sangat girang; (2) menjadi sombong (krn pangkat, kedudukan, dsb)
haus ha.us [a] berasa kering kerongkongan dan ingin minum
heksapoda hek.sa.po.da [n Zool] (1) hewan berkaki enam; (2) hewan tergolong kelas Insecta (serangga)
helai he.lai [n] (1) barang yg tipis lebar (spt daun, kertas); lembar; (2) kata penggolong untuk barang yg tipis atau halus (spt kertas, kain, rambut, benang)
heliograf he.li.o.graf [n] (1) alat perekam penyinaran matahari yg merekam lamanya penyinaran dan memberikan ukuran jumlah penyinaran secara kualitatif; (2) alat untuk membuat isyarat dng pertolongan sinar matahari dan cermin yg dapat diputar-putar
helioskop he.lio.skop [n] teropong untuk melihat matahari; teropong matahari (untuk mengukur derajat)
hematom he.ma.tom [n Dok] pembekuan darah dl rongga kepala (tengkorak)
hematometra he.ma.to.met.ra [n Dok] penimbunan darah dl rongga uterus
hemoragi he.mo.ra.gi [n Dok] keluarnya darah dr rongga pembuluh darah; perdarahan
hening he.ning [a] (1) jernih; bening; bersih: air telaga itu sangat --; niat itu timbul dr hati yg --; (2) diam; sunyi; sepi; lengang: malam itu -- sekali, hanya gonggongan anjing terdengar di kejauhan
hernia her.nia [n Dok] menonjolnya suatu alat tubuh atau jaringan ke permukaan tubuh atau ke rongga lain melalui lubang atau saluran abnormal; burut
hewan lumut hewan yg tergolong filum Endoprocta berukuran kecil, hidup dl koloni atau sendiri-sendiri
hiatus hi.a.tus [n Ling] peralihan di antara dua monoftong yg berdampingan, yg membentuk dua suku yg berurutan tanpa jeda atau konsonan antara
hidrometer hid.ro.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur kecepatan arus air yg mengalir; (2) timbangan air; alat untuk menimbang berat air, biasanya berupa batang kaca berongga dan berskala, yg akan terbenam sebagian dl cairan; (3) alat untuk mengukur berat jenis atau kepekatan air
hidup sandar-menyandar umpama aur dng tebing [pb] perihal orang berlaki istri yg berkasih-kasihan; perihal orang bersahabat yg setia dan saling menolong
hidup tidak krn doa [pb] orang harus berusaha dng tenaga dan pikiran sendiri dan tidak mengharapkan pertolongan orang lain
hiena hi.e.na [n] anjing hutan yg buas (pemakan bangkai dan daging) dr keluarga Hyaenidae, mempunyai rahang yg kokoh, berbulu tengkuk, kaki depannya lebih panjang dp kaki belakang, lolongannya melengking, hidup di Benua Asia dan Afrika
hila-hila hi.la-hi.la [n] adat lama yg ditegakkan golongan tua-tua
hipergami hi.per.ga.mi [n Antr] adat perkawinan dl sistem kasta yg mendorong agar seorang gadis menikah dng seorang pria dr kastanya sendiri atau dng pria dr kasta yg lebih tinggi
hipui hi.pui [n] golongan tertinggi dl masyarakat pd suku Dayak
hitungan luar kepala hi.tung.an luar kepala hitungan yg dikerjakan dng ingatan (tidak dituliskan); mencongak
hiu parang hiu yg moncongnya sangat panjang dan bergigi spt gergaji
hobo ho.bo [n] alat musik tiup dr kayu, berbentuk tabung sepanjang 65 cm dng rongga sempit berbentuk kerucut, kolom udara digetarkan melalui klep tiup ganda
hoki ho.ki [n] olahraga lapangan yg dimainkan oleh dua kesebelasan, berupa permainan yg bertujuan memasukkan bola ke dl gawang lawan dng menggunakan tongkat pemukul [Cn n] peruntungan; nasib
hoskut hos.kut [n cak] gaun panjang dan longgar untuk dipakai di rumah
hubung hu.bung , ber.hu.bung 1 v bersambung atau berangkai (yg satu dng yg lain): paviliun itu ~ dng rumah induk; (2) bertalian (dng); berkaitan (dng); bersangkutan (dng): kedatangannya di Jakarta itu ~ dng adanya Kongres Bahasa Indonesia; (3) p cak oleh sebab; karena: ~ hujan, saya tidak jadi ke rumahmu
hudud hu.dud [n Isl] hukum yg telah ditentukan bentuk dan kadarnya oleh Allah Swt., spt hukum potong tangan bagi pencuri
hujan berbalik ke langit [pb] orang berkuasa (pandai, kaya, dsb) minta tolong kpd orang yg lemah (bodoh, miskin, dsb)
hujan tempat berteduh hujan tempat ber.te.duh , panas tempat berlindung [pb] orang yg selalu memberi pertolongan kpd orang banyak
hujung hu.jung [n] bagian yg penghabisan (tt sesuatu yg panjang spt tongkat atau galah); ujung
hurah hu.rah [n] golongan bangsawan; golongan terhormat: pd waktu surah Al-Ahzab: 59 ini turun, masyarakat wanita Arab terbagi atas golongan -- dan amah
Ida [Bl n] gelar golongan Brahmana
ideologi ide.o.lo.gi [n] (1) kumpulan konsep bersistem yg dijadikan asas pendapat (kejadian) yg memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup: dl pertemuan itu penatar menjelaskan dasar -- negara; (2) cara berpikir seseorang atau suatu golongan: hal itu menjadi makanan empuk bagi -- asing yg ingin menginfiltrasi kita; (3)paham, teori, dan tujuan yg merupakan satu program sosial politik: -- komunis menjadi pegangan bagi negara-negara yg selama ini disebut Blok Timur
iga [n] tulang yg pipih dan melengkung di bagian dada yg bersambung dng tulang dada dan tulang punggung untuk melindungi rongga dada; tulang rusuk
igauan igau.an [n] (1) perkataan yg keluar sewaktu tidur; (2) ki perkataan yg bukan-bukan; omong kosong; ocehan
iglo ig.lo [n] rumah orang Eskimo yg dibuat dr bongkah es
ikan karang ikan kecil, badannya gepeng, bergaris-garis dan berbintik-bintik berwarna, bermoncong lancip, berenang tidak cepat, pandai berputar kembali, sering menyerang ikan lain, juga sbg ikan hias dipelihara dl akuarium
ikan mangsi ikan yg berjari delapan; sotong; Sepia officinalis
ikan paru-paru ikan yg hidup di sungai atau di rawa, bernapas dng insang, mempunyai dua kantong udara yg berhubungan dng usus, mirip paru-paru, dan sering muncul ke permukaan air untuk bernapas; Dipnor
ikhlas ikh.las [a] bersih hati; tulus hati: memberi pertolongan dng --; mereka benar-benar --
iklan ik.lan [n] (1) berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pd barang dan jasa yg ditawarkan; (2) pemberitahuan kpd khalayak mengenai barang atau jasa yg dijual, dipasang di dl media massa (spt surat kabar dan majalah) atau di tempat umum
ikram ik.ram [n] penghormatan; pemuliaan: sbg tanda -- thd tamunya, dipotongnya kambing untuk dimasak
ilmu bumi pengetahuan untuk mengamati, meng-golong-golongkan, dan menganalisis perbedaan berbagai daerah di permukaan bumi; geografi
ilmu kebidanan cabang ilmu kedokteran yg berhubungan dng kelahiran bayi dan pertolongan kpd orang bersalin; obstetri
ilmu lintabung [ki] bodoh tetapi sombong (tt seseorang) [ki] orang yg bodoh tetapi sombong
ilmu sakti ilmu tt kekuatan yg dimiliki oleh seseorang yg didorong oleh tenaga gaib
imbas im.bas [n] (1) gerakan atau aliran udara (ditimbulkan oleh gerakan kipas, benda bergerak, dsb); (2) dorongan; akibat (tanpa disengaja terjadinya); (3) penyakit yg disebabkan oleh hantu yg lewat dsb: kata orang tua-tua, pd waktu magrib janganlah keluar rumah krn dapat terkena -- hantu; (4) Fis perolehan sesuatu sbg akibat pengaruh sesuatu yg lain, msl imbas elektrostatik adalah pemberian muatan listrik statik pd sebuah benda dng cara mendekatkan benda itu (tetapi tidak menyentuh) kpd sebuah benda yg sudah bermuatan listrik statik
imbibisi im.bi.bi.si [n Bio] penyerapan air ke dl rongga jaringan melalui pori-pori secara pasif, terutama krn daya serap senyawa polisakarida, spt hemiselulosa, pati, dan selulosa
imperialisme kebudayaan [Antr] pandangan mengenai adanya kebudaya-an asing yg lebih kuat yg mendominasi suatu golongan masyarakat sehingga warganya kehilangan kepribadian dan identitasnya
impuls im.puls [n] (1) rangsangan atau gerak hati yg timbul dng tiba-tiba untuk melakukan sesuatu tanpa pertimbangan; dorongan hati; (2) Fis hasil kali gaya yg bekerja pd suatu benda dan lamanya gaya itu bekerja
inang-inang [n cak] wanita (ibu rumah tangga) yg bekerja sbg pedagang tidak resmi yg memasukkan barang lewat pela-buhan: cukong-cukong di Jakarta dan Singapura memakai ~ sbg penyelundup
inayat ina.yat [Ar n] pertolongan; pemeliharaan (biasanya dr Tuhan)
incang-incut in.cang-in.cut [a] (1) tidak lurus betul; mencong: anak saya yg baru belajar menjahit -- jahitannya; (2) timpang (tt kaki meja krn pendek sebelah)
indang in.dang [n] nyiru yg berbentuk lonjong
indonesianisasi in.do.ne.si.a.ni.sa.si [n] proses, cara, per-buatan mengindonesiakan sesuatu; pengindonesiaan: salah satu tujuan "Paket 6 Mei" tentang investasi adalah untuk mendorong -- penanaman modal asing agar lebih meng-hidupkan pasar modal
indusemen in.du.se.men [n Ek] (1) bujukan; (2) dorongan; rangsangan; (3) pemikat; iming-iming
industri hulu industri yg memproduksi bahan baku dan bahan penolong (besi, baja lembaran, dsb)
influenza in.flu.en.za [n] radang selaput lendir pd rongga hidung (yg menyebabkan demam); penyakit demam yg mudah menular yg disebabkan oleh virus yg menyerang saluran pernapasan dsb; selesma
infus in.fus [n] pemasukan obat dsb (berupa cairan) tanpa tekanan istimewa melalui pembuluh darah atau rongga badan
ingin tahu ingin ta.hu [n] perasaan atau sikap yg kuat untuk mengetahui sesuatu; dorongan kuat untuk mengetahui lebih banyak tt sesuatu
injak in.jak, in.jak-in.jak [n] (1) alat yg digerakkan dng kaki (spt mesin jahit, perkakas tenun) sanggurdi; pedal sepeda; (2) pa-pan besi (kayu) yg dipakai sbg tangga pd mobil (gerbong kereta api dsb)
injap in.jap [n] (1) pintu bubu (lukah) yg berbentuk spt corong; (2) Fis katup
insektivor in.sek.ti.vor [n Zool] golongan binatang menyusui (mamalia) pemakan serangga
instalasi in.sta.la.si [n El] perangkat peralatan teknik beserta perleng-kapannya yg dipasang pd posisinya dan siap dipergunakan (generator, mesin diesel, bangunan pabrik, dsb): rombongan tamu negara menuju Dumai meninjau -- minyak; -- rehabilitasi lokasi tahanan politik: tempat tahanan politik itu diubah namanya menjadi -- rehabilitasi
insting in.sting [n] (1) pola tingkah laku yg bersifat turun-temurun yg dibawa sejak lahir; naluri; garizah; (2) Zool kecenderungan pd tingkah laku yg diwarisi dr nenek moyang dan kebiasaan pd binatang jenis tertentu tanpa pengalaman sebelumnya atau tanpa tujuan yg mendasar (spt pembuatan tempat tinggal yg khas, mendapat dan menyimpan serta mencernakan makan-annya yg mungkin dapat dimanfaatkan pd musim hujan); (3) Psi daya dorong utama pd manusia bagi kelangsungan hidupnya (spt nafsu berahi, rasa takut, dorongan untuk berkompetisi); dorongan untuk secara tidak sadar bertindak yg tepat
intan in.tan [n] (1) batu permata yg berkilauan berasal dr karbon murni dl bentuk kristal (zat yg terkenal paling keras, dipakai untuk permata cincin, gelang, kalung, giwang, bros, dsb); (2) kristal karbon murni yg dipakai sbg alat pemotong kaca, jarum gramofon, dsb; karbonado
integrasionis in.teg.ra.si.o.nis [n] penyokong paham integrasi; pemersatu
interupsi in.te.rup.si [n] penyelaan atau pemotongan (pembicaraan, pidato, dsb)
intervensi in.ter.ven.si [n] campur tangan dl perselisihan antara dua pihak (orang, golongan, negara, dsb)
intip in.tip [v] meng.in.tip v (1) melihat melalui lubang kecil, dr celah-celah, semak-semak, dsb sambil bersembunyi: ia ~ dr balik pintu melalui lubang kunci; (2) ki mengamati dng cermat dan dng diam-diam: dia ditugasi ~ kekuatan pemain lawan [n] bagian (nasi tanak dsb) yg keras dan gosong yg melekat pd dasar periuk; kerak (nasi dsb)
intrik in.trik [n] penyebaran kabar bohong yg sengaja untuk menjatuhkan lawan: mereka melakukan -- guna meng-hancurkan pihak lawan
invaginasi in.va.gi.na.si [n Bio] kantong yg terbentuk oleh pelekukan permukaan luas
invasi in.va.si [n] (1) hal atau perbuatan memasuki wilayah negara lain dng mengerahkan angkatan bersenjata dng maksud menye-rang atau menguasai negara tsb; penyerbuan ke dl wilayah negara lain: mereka menuduh seakan-akan kita melakukan -- militer ke daerah itu; (2) ki hal berbondong-bondong mema-suki suatu daerah, tempat, atau negeri: -- para wisatawan asing ke Pulau Bali mendapat perhatian khusus dr Pemerintah Daerah Bali
invensi in.ven.si [n] penciptaan atau perancangan sesuatu yg sebelumnya tidak ada; reka cipta: hal itu mendorong -- teknologi lain yg dapat menghemat bahan dan tenaga
iring-iringan iring-iring.an [n] rombongan; perarakan; iringan
iris [n Anat] selaput bola mata yg ada di belakang kornea mata, membentuk batas pupil yg memberikan warna khusus; selaput pelangi [n] penggal kecil; kerat; potong: ia sarapan roti dua --
irisan iris.an [n] (1) potongan; keratan; (2) penampang
irisan atas iris.an atas cara penambangan bawah tanah dng pelombongan ambrukan (dng mengambrukkan bahan galian lapis demi lapis)
iritatif iri.ta.tif [a] bersifat mengganggu: penyebab lain yg sering ditemukan ialah antara lain infeksi rongga hidung dan akibat polutan yg --
isapan jempol isap.an jempol kabar yg tidak benar; kabar bohong
iseng [a] (1) merasa menganggur (tidak ada yg perlu segera dikerjakan); (2) (berbuat atau mengerjakan sesuatu supaya jangan menganggur) sbg perintang-rintang waktu; (3) tidak mau menganggur (rewel, suka mengganggu, suka omong, suka makan apa saja, dsb): krn tangan anak-anak yg -- , dinding sekolah itu penuh corat-coret; (4) sekadar main-main; tidak bersungguh-sungguh; iseng-iseng a sekadar main-main saja (dp menganggur) untuk perintang-rintang waktu
isian isi.an [n] (1) sesuatu yg diisikan; (2) sesuatu yg dikosongkan untuk diisi: daftar ~
isis [a] terasa segar (krn embusan angin dsb): dng potongan rambut pendek spt ini, saya merasa lebih enak dan --
istianah is.ti.a.nah [v Isl] permohonan pertolongan kpd Allah: upaya mencapai kebahagiaan selain bekerja keras adalah --
istigasah is.ti.ga.sah [n] doa untuk memohon pertolongan kpd Allah Swt: Presiden hadir dl -- yg dilaksanakan di lapangan utama kota itu
itik bertaji [pb] sangat penakut, tetapi sombong
jabar ja.bar , men.ja.bar.kan v (1) Mat mengubah (pecahan, ukuran, dsb) supaya menjadi bentuk lain yg lebih bersahaja atau menjadi golongan bentuk aljabar yg bersahaja: ~ pecahan; (2) menerangkan (menguraikan) secara terperinci: dia ~ jadwal penelitian itu dl bentuk matriks
jabir ja.bir [a] ber.ja.bir-ja.bir v longgar dan besar serta tidak rapi (tt baju dsb); berkelepai
jadi mata telinga (jadi kaki tangan) [pb] seseorang yg menjadi harapan atau kepercayaan, yg selalu memberi pertolongan
jagal ja.gal [n] pedagang kecil (di kedai dsb) [n] (1) orang yg bertugas menyembelih (memotong) binatang ternak (spt lembu, kambing, kerbau) di rumah pemotongan hewan; pembantai; (2) orang yg berusaha di bidang potong-memotong hewan atau sbg agen penjual daging hewan; (3) cak pembunuh orang yg tidak bersalah
jahe ja.he [n] (1) tumbuhan berakar tunggang (umbinya pedas rasanya, dipakai sbg aromatik, bumbu dapur, atau obat), berdaun lonjong dan lancip, bunganya berbulir; halia; Zingiber officinale; (2) umbi jahe
jahil ja.hil [a] (1) bodoh; tidak tahu (terutama tt ajaran agama): para ulama berkewajiban menuntun golongan -- dan bebal; (2) cak jail
jakun ja.kun [n] ujung kerongkongan yg tampak menonjol pd leher orang laki-laki dewasa; lekum
jala muatan jala yg bersegi empat, terbuat dr tali manila atau kabel baja untuk menaikkan dan membongkar muatan dr dl palka
jala-jala muat ja.la-ja.la muat [Lay] jala-jala yg biasanya dipasang pd sisi atau lambung kapal sewaktu bongkar muat untuk mencegah jatuhnya muatan
jalan ja.lan [n] tempat untuk lalu lintas orang (kendaraan dsb): mobil kami melewati -- yg sempit dan berbelok-belok; (2) n perlintasan (dr suatu tempat ke tempat lain): -- ke Bandung lewat Puncak selalu macet; (3) n yg dilalui atau dipakai untuk keluar masuk: -- masuk ke Tugu Monumen Nasional melalui lorong di bawah tanah; (4) n lintasan; orbit (tt benda di ruang angkasa): satelit itu berputar mengelilingi bumi melalui -- nya; (5) n gerak maju atau mundur (tt kendaraan): mobil itu sangat laju -- nya; (6) n putaran jarum: arloji itu kurang baik -- nya; (7) n perkembangan atau berlangsungnya (tt perundingan, rapat, cerita, dsb) dr awal sampai akhir: -- ceritanya kurang lancar; (8) n cara (akal, syarat, ikhtiar, dsb) untuk melakukan (mengerjakan, mencapai, mencari) sesuatu: rasanya tidak ada -- lain, kita harus segera mengambil keputusan; (9) n kesempatan (untuk mengerjakan sesuatu): tidak perlu khawatir, -- masih terbuka untuk Anda; (10) n lantaran; perantara (yg menjadi alat atau jalan penghubung): segala itu sudah ditakdirkan Tuhan, kejadian itu hanya sbg --; (11) v cak berjalan: kita tidak boleh -- di atas rumput taman; (12) v melangkahkan kaki: sekali -- , dua tiga maksud tercapai; (13) n kelangsungan hidup (tt organisasi, perkumpulan, dsb): dng begini, -- nya organisasi lebih susah; (14) a dapat dipahami; benar: kalimatnya sudah --
jalan udara saluran, dapat berupa pipa, terowongan, atau sumuran, yg berfungsi melewatkan udara
jalanan ja.lan.an [n cak] jalan; lorong; (2) a berkaitan dng sepanjang jalan (tanpa tempat yg tentu); bermutu rendah: musik ~; pelukis ~
jalur ja.lur [n] (1) kolom yg lurus; garis lebar; setrip lebar; (2) ruang di antara dua garis pd permukaan yg luas; (3) ruang memanjang di antara dua deret tanaman; (4) rel; (5) Olr ruang memanjang antara dua garis batas lurus; ruang antara garis permainan tunggal dan garis permainan ganda; (6) Kim suatu tahapan atau deret tahapan suatu proses metabolisme [kl n] sampan kecil yg dibuat dr sebatang pohon; perahu belongkang
jambal jam.bal [n] ikan pemakan daging, hidup di rawa atau sungai, berbadan lonjong agak pipih, tidak bersisik, punggungnya berwarna hitam keabu-abuan; Pengasius
jambu jam.bu [n] (1) pohon bercabang banyak, tinggi dapat mencapai 10 m, daunnya lonjong, bunganya berwarna putih atau kehijau-hijauan dan berambut halus yg menjadi kering cokelat atau hitam ketika bunganya menjadi buah; (2) buah jambu, banyak airnya, bentuknya menyerupai genta dan lebar di bawah, macam dan jenisnya banyak; Eugenia [n] jambul; gombak; bulu-bulu (pd ujung tombak dsb)
jampuk jam.puk [n] burung hantu; burung celepuk; Bubo orientalis [ark v] men.jam.puk v memotong (menyela) pembicaraan orang
jamur brama jamur berbentuk kerang, berbatang pendek, untuk obat sakit perut, obat kencing nanah, dan obat gosok tulang linu; cendawan merah; Boletus sanguineus; -- karat jamur yg tergolong jenis Pucciniales
jamur lendir jamur yg tergolong jenis Myxomycetes dan dl stadium vegetatif sering kelihatan spt lendir
jangan ja.ngan [adv] kata yg menyatakan melarang, berarti tidak boleh; hendaknya tidak usah: -- bohong
janggal jang.gal [a] (1) tidak sedap dipandang mata (krn letaknya atau susunannya tidak tepat dsb): tampak -- kalau vas bunga itu kauletakkan di atas lemari; (2) tidak sedap didengar (krn iramanya, bunyinya tidak harmonis, dsb): lagu-lagu mars yg dibawakan dng irama keroncong -- kedengarannya; (3) tidak biasanya; tidak menurut kebiasaan (tt tingkah laku): tingkah lakunya -- benar hari ini; (4) canggung: saya merasa -- menghadapi orang itu
janggung jang.gung [n] penari yg sekaligus penghibur; ronggeng
jangkar buritan jangkar tanpa tongkat yg ditempatkan di buritan, digunakan pd waktu kapal mengolah gerak atau berlabuh di perairan dng ruang gerak yg terbatas sehingga kapal tidak dapat terputar oleh arus atau angin
jangkar danfort jangkar tanpa tongkat, mempunyai kuku yg panjang, tipis, dan tajam
jangkar keruk jangkar tongkat yg mempunyai satu lengan dan kuku, digunakan pd kapal keruk untuk keperluan operasi
jangkar kuku tunggal jangkar bertongkat yg ujung batangnya hanya mempunyai satu lengan dan kuku
jangki jang.ki [n] tali pengikat bakul (keranjang) yg digendong
jangkih jang.kih, jangkih mangkih [a] tidak keruan atau tidak teratur; terserak-serak; jongkang-jangking
jangking jang.king lihat 1jongkang
jangkir jang.kir [Mk n] jari kaki burung yg paling belakang [v] jong.kar-jang.kir v menonjol (ke luar) di mana-mana
jangkit jang.kit [v] , ber.jang.kit v (1) menular; mengenai yg lain (tt penyakit): penyakit itu cepat ~ ke desa yg lain; (2) berpindah dan merambat (tt api): api itu ~ ke rumah sebelah [v] jong.kat-jang.kit v berayun-ayun; berungkat-angkit
jangkung jang.kung [a] (1) tinggi atau panjang (tt tubuh, badan): pemain bola Eropa rata-rata berbadan kekar dan --; (2) berkaki panjang (tt burung, dsb); (3) tinggi sekali (tt gedung, bangunan, dsb); bertingkat (banyak): gedung --; bus -- , jang.kung.an n (1) permainan anak-anak dng menggunakan alat berupa dua batang tongkat yg diberi tumpuan sbg tempat untuk berpijak anak yg menaikinya; (2) alat yg digunakan untuk bermain jangkungan; egrang
janji jan.ji [n] (1) ucapan yg menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat (spt hendak memberi, menolong, datang, bertemu): banyak -- , tetapi tidak satu pun yg ditepati; (2) persetujuan antara dua pihak (masing-masing menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu): jangan engkau berdua ingkar akan -- yg telah diteguhkan oleh penghulu; (3) syarat; ketentuan (yg harus dipenuhi): rumah ini diserahkan kpd adiknya tanpa -- apa-apa; (4) penundaan waktu (membayar dsb); penangguhan: kalau boleh, saya minta -- dua bulan; (5) batas waktu (hidup); ajal: sampai -- nya
janji sampai [pb] sudah sampai ajalnya; -- gombal janji yg tidak ditepati; janji kosong; janji palsu: gadis manis itu menjadi korban sebuah -- gombal
jantung jan.tung [n] (1) bagian tubuh yg menjadi pusat peredaran darah (letaknya di dl rongga dada sebelah atas): darah bersih mengalir dr -- ke seluruh tubuh; (2) sesuatu yg bentuk, atau fungsinya spt jantung: -- pisang
japan ja.pan [Jw n] gong dan kenong yg bingkainya sempit sehingga nadanya rendah, digunakan untuk gending yg megah
jarak ja.rak [n] (1) ruang sela (panjang atau jauh) antara dua benda atau tempat: -- antara Mekah dan Medinah kami tempuh dng bus dl 5 jam; (2) jari-jari bulatan (lingkaran): bulatan yg -- nya 5 dm [n] (1) pohon perdu yg tingginya 2 m, bergetah, berwarna putih, batangnya mudah patah, berbiji polong, bijinya terletak dl pangsa, sebesar kacang tanah, apabila tua berwarna hitam dan dapat dipakai sbg bahan minyak pelumas, banyak macamnya, spt -- belanda; -- keling; -- pagar; -- cina; Ricinus communis; (2) biji jarak
jaringan ikat ja.ring.an ikat jaringan yg berfungsi mengikat dan menyokong berbagai susunan tubuh
jas [n] baju resmi (potongan Eropa) berlengan panjang, berkancing satu sampai tiga, dipakai di luar kemeja
jatuh ja.tuh [v] (1) (terlepas dan) turun atau meluncur ke bawah dng cepat karena gravitasi bumi (baik ketika masih dl gerakan turun maupun sesudah sampai ke tanah dsb): tabung kaca itu -- dan hancur; (2) turun banyak (harga, nilai, dsb); merosot: harga mobil di pasar bebas --; (3) sampai ke ...; tiba di ...; kena pd ...; tembus ke ...; ditujukan ke: jalan kecil ini -- ke Kampung Ambon; teranglah sindiran itu kpd saya -- nya; (4) bertepatan dng; berbetulan dng; tepat pd: perayaan triwindu -- pd hari Selasa, tanggal 15 bulan Maret; (5) berhenti memegang kekuasaan (tt pemerintah, kabinet, dsb): (6) bangkrut (tt toko, kongsi, dsb); (7) kalah atau dirampas musuh (kota, benteng, dsb); (8) tidak lulus (dl ujian); gagal (dl usaha); sangat menderita (rugi, sengsara, dsb); (9) tidak tahan lagi (oleh godaan, penderitaan, cobaan, dsb); (10) menjadi (sakit, miskin, cinta, dsb): -- miskin
jazam ja.zam [Ar] (1) v memotong; memenggal; (2) n tanda baca huruf Arab (o) yg ditaruh di atas huruf, menyatakan bahwa huruf itu mati atau tidak diucapkan
jeblok jeb.lok [a cak] becek; berlumpur [v] (1) jatuh; (2) ki turun (tt harga, nilai); anjlok: harga gabah -- , menyebabkan kehidupan petani bertambah sulit; (3) ki rugi; bangkrut: bank itu -- krn bermain valuta asing; (4) turun dr posisi semula: tiba-tiba daerah itu -- menjadi kantong kemiskinan
jebol je.bol [v] (1) terangkat dr tempatnya tertanam (tt tanaman) sampai ke akar-akarnya; (2) rusak parah (terbongkar) hingga tidak berfungsi (tt tanggul air, dinding, dsb) krn tidak mampu menahan benturan keras yg melanda; (3) tidak mampu mempertahankan serangan lawan (msl dl pertandingan); (4) ki tidak mampu mempertahankan nilai-nilai budaya yg dimiliki menghadapi arus budaya lain (asing) yg melanda
jelang je.lang [v] , men.je.lang v (1) mengunjungi; menengok; menjenguk; menghadap: sudah lama ia tidak ~ ibunya; (2) dialamatkan kpd; ditujukan kpd (pd alamat surat): ~ karibku Polan, Jalan Lembang, Jakarta Pusat; (3) menghadap; menyongsong: ~ tahun baru kita memperbaharui tekad untuk maju; (4) hampir: ~ tengah hari baru ia sampai ke kampung halamannya; (5) melihat; memandangi: ~ bulan purnama [Mk a] cair; encer (tt susu dsb)
jelangak je.la.ngak [v] men.je.la.ngak v mendongak
jelepok je.le.pok /jelEpok/, men.je.le.pok v (ter)duduk di lantai (tanah) dng posisi condong ke belakang
jelu je.lu [Jw a] mendongkol; kesal hati
jelut je.lut [Jk v] men.je.lut v (1) berasa sakit (pd perut); (2) ki mendongkol; kesal
jemaah je.ma.ah [n] (1) kumpulan atau rombongan orang beribadah
jemaah haji rombongan yg menunaikan ibadah haji (ke Mekah)
jemaah umrah rombongan yg menunaikan ibadah umrah (ke Mekah)
jemawa je.ma.wa [kl a] (1) angkuh; congkak; (2) suka mencampuri perkara orang lain
jembatan belalai jembatan yg menghubungkan pintu kapal terbang dng gedung terminal, berupa lorong beratap yg dapat bergerak-gerak (spt belalai) sesuai dng posisi pintu kapal terbang
jeneng je.neng [a] miring; condong
jengguk jeng.guk [Jw v] men.jeng.guk v mendorong (menyentuh) kepala dng tangan (jari)
jengkel jeng.kel [a] kesal (tt perasaan); mendongkol: saya merasa -- krn ia tidak mau mengindahkan nasihat saya
jengkeng jeng.keng [v] , ber.jeng.keng v (1) berjalan dng ujung jari kaki; berjengket; (2) berjongkok dng tumit terangkat [v] , ber.jeng.keng v berjalan (dng) tidak keruan arahnya
jengkol jeng.kol [n] (1) pohon yg tingginya sampai 25 m, daunnya rimbun, buahnya gepeng bundar polong, rumpunnya berbelit, biasanya berisi 5-7 biji yg berbau tidak sedap, dan dapat menyebabkan sakit (bila kencing) jika terlalu banyak dimakan; jering; Pithecellobium lobatum; (2) buah jengkol
jepa je.pa [n] makanan bergizi yg terbuat dr singkong
jerat je.rat [n] (1) tali yg ujungnya disimpulkan membentuk lubang yg dapat disempitkan atau dilonggarkan (untuk menangkap burung, kijang, dsb): pelanduk itu terkena -- yg dipasang petani; (2) ki tipu muslihat untuk menyusahkan atau mencelakakan orang
jerembap je.rem.bap , men.je.rem.bap.kan v (1) mendorong orang lain sehingga jatuh tertelungkup; (2) ki mencelakakan orang lain
jerih menentang boleh [pb] suka menolong; (mengeluarkan uang) krn ingin mendapat pertolongan (keuntungan)
jeruk purut jeruk yg daunnya lonjong, berbau harum, kulit buah untuk pencampur membumbui ikan dan mengandung banyak minyak asiri; Citrus hystrix
jerumus je.ru.mus [v] , men.je.ru.mus.kan v (1) mendorong hingga jatuh tersungkur, atau jatuh masuk lubang, dsb: sampai hati ia ~ anak itu ke selokan; (2) ki menyesatkan; mencelakakan: ajakanmu hanya hendak ~ kami
jerungkis je.rung.kis, men.je.rung.kis [v] membongkar sampai ke pangkalnya; merusakkan: mereka ~ kubu-kubu itu sampai ambruk seluruhnya
jet [n] (1) pancaran gas (air, uap, dsb) dr lubang kecil yg menghasilkan tenaga dorong yg kuat; (2) pesawat terbang bermesin yg digerakkan oleh tenaga pancaran gas; pesawat pancar gas; (3) Fis pancaran zat alir termampatkan yg kuat dan berukuran tertentu yg keluar melalui lubang (mulut) kecil ataupun yg mengalir di dl pipa yg sempit; semburan
jinjang jin.jang [kl n] (1) pemimpin atau ketua (golongan, hantu, dsb); (2) dukun yg menguasai hantu; (3) badan atau orang yg kemasukan setan; (4) orang yg menemani utusan raja
jiplak jip.lak [v] , men.jip.lak v (1) menggambar atau menulis garis-garis gambaran atau tulisan yg telah tersedia (dng menempelkan kertas kosong pd gambar atau tulisan yg akan ditiru); (2) mencontoh atau meniru (tulisan, pekerjaan orang lain); mencontek: anak-anak jangan sampai terbiasa ~ hitungan temannya; (3) mencuri karangan orang lain dan mengakui sbg karangan sendiri; mengutip karangan orang lain tanpa seizin penulisnya: ~ karangan orang lain adalah perbuatan yg tercela
joget jo.get [n] (1) tari (sebarang tarian); (2) tarian dan lagu Melayu yg agak rancak iramanya; (3) tandak; ronggeng
johar jo.har [Jw n] (1) pohon yg tumbuh di daerah tropis, tingginya mencapai 20 m, biasa ditanam sbg pohon peneduh atau tanaman pagar, berbunga sepanjang tahun, bunganya malai, kuntumnya berwarna kuning, buahnya polong pipih dan panjang berwarna cokelat, daunnya dipergunakan sbg ramuan obat sakit malaria; Cassia siamea; (2) daun johar [n] intan; jauhar
jolok jo.lok [v] men.jo.lok v (1) merodokkan galah (tongkat dsb) ke suatu benda (buah dsb) yg berada di atas atau yg ada dl lubang (liang dsb): carilah galah untuk ~ buah mangga; (2) memasukkan jari ke lubang hidung atau kerongkongan: ia ~ hidungnya supaya dapat bersin; (3) ki memancing jawaban; bertanya-tanya untuk mencari dsb; (4) memenangkan: sastrawan itu telah berhasil ~ hadiah Nobel
jontoh jon.toh [ark n] dongeng yg bertalian dng adat
joreng jo.reng [ark n] (1) bidang atau bagian kecil (tt tanah); (2) lembar; carik; potong (tt kain, kertas, dsb)
jua [adv] (1) tidak lain dr; hanya; saja: Tuhan -- yg dapat menolong kita; (2) juga; pun (dipakai untuk mengeraskan kata yg di depannya saja): siapa -- tidak boleh mengambil pundi-pundi itu
jual aksi memperagakan diri; menyombongkan diri
jual bicara hanya bercakap saja; beromong kosong tidak ada buktinya
jual koyok berpidato atau beromong besar tt hal-hal yg kosong belaka
jujur ju.jur [a] (1) lurus hati; tidak berbohong (msl dng berkata apa adanya); (2) tidak curang (msl dl permainan, dng mengikuti aturan yg berlaku): mereka itulah orang-orang yg -- dan disegani; (3) tulus; ikhlas [n] uang yg diberikan oleh pengantin laki-laki kpd calon mertuanya
jukung ju.kung [Lihat {jongkong}]
jumhur jum.hur [n] golongan terbanyak (ulama dsb): -- ulama
jungkung jung.kung [Lihat {jongkong}]
jungur ju.ngur [n] (1) moncong yg panjang; (2) Lay haluan kapal
junjung jun.jung [v] men.jun.jung v (1) membawa di atas kepala: dia dapat ~ peti yg seberat itu; (2) menurut, menaati (perintah, petunjuk): kami akan ~ segala perintahnya [Mk n] jun.jung.an n tongkat (galah dsb) tempat tumbuh-tumbuhan menjalar atau melilit; penjalaran: ~ kacang
juru ju.ru [n] orang yg pandai dl suatu pekerjaan yg memerlukan latihan, kecakapan dan kecermatan (keterampilan) [ark] men.ju.ru v menjorok; menganjur , pen.ju.ru n arah; ~ angin mata angin; arah datangnya angin: dr delapan ~ angin berdatanganlah tamu-tamu Baginda Raja [n] pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan I/c, satu tingkat di bawah juru tingkat satu, satu tingkat di atas juru muda tingkat satu
juru muat petugas kapal yg mengawasi pemuatan dan pembongkaran muatan di kapal dan bertanggung jawab atas keberesan penyerahan muatan
juru muda pangkat struktural pegawai negeri sipil yg paling rendah golongan I/a, satu tingkat di bawah juru muda tingkat satu
juru muda tingkat satu pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan I/b, satu tingkat di bawah juru, satu tingkat di atas juru muda
juru selamat orang yg menyelamatkan atau bertindak sbg penolong dl kesukaran; penyelamat; (2) Kris sebutan bagi Yesus Kristus
juru tingkat satu pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan I/d, satu tingkat di bawah pengatur muda, satu tingkat di atas juru
juvenil ju.ve.nil [a] (1) muda, masuk golongan pemuda; terjadinya semasa masih muda; (2) Psi berkaitan dng orang muda, biasanya di bawah umur yg masih dl wajib belajar
kabar dengkul kabar bohong; berita yg tidak benar
kabung ka.bung [n] kain putih yg diikatkan di kepala sbg tanda berduka cita [n] ukuran panjang (= 4 hasta = 2 m) [n] enau; aren, Arenga pinnata [Mk v] kerat; penggal; potong
kacang ka.cang [n] tanaman perdu yg ditanam di sawah atau di ladang, berbuah polong (macamnya banyak sekali) , me.nga.cang v (1) membagi-bagi (barang yg didapat dsb); (2) berbuat sesuka hati (atas milik orang)
kacang anoa kacang tanah yg polongnya mempunyai lukisan urat yg agak nyata, warna kulit biji merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang banteng kacang tanah yg polongnya hampir sama dng kacang gajah dan kacang macan, warna kulit bijinya merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang dieng kacang yg polongnya mirip buncis, tiap polong berisi tiga biji, bijinya agak bulat, gemuk dan salah satu ujungnya membesar mirip pantat babi; kacang babi; Vicia faba
kacang gajah kacang tanah yg polongnya berlekuk, urat agak kasar, pelatuk kurang jelas, warna kulit bijinya merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang kara kacang yg pohonnya merambat, buahnya buah polong (sekitar 5-7 cm), lebar dan kurang berdaging, kalau sudah tua berwarna hijau keputih-putihan; Dolichos lablab
kacang kidang kacang tanah yg polongnya berlekuk, berurat kasar, berpelatuk jelas, dan warna kulit bijinya merah
kacang macan kacang tanah yg polongnya spt kacang gajah, warna kulit bijinya merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang pelanduk kacang tanah yg berpolong, spt kacang anoa, warna kulit biji merah, daging biji mengandung protein dan lemak; -- polong 1 tumbuhan memanjat, Canavilia gladiata; (2) biji kacang polong
kacang rusa kacang tanah yg polongnya mempunyai lukisan urat nyata (jelas), warna kulit biji ungu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang tapir kacang tanah yg polongnya mempunyai lukisan urat agak nyata, warna kulit biji merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacung ka.cung [n] pesuruh, pelayan, jongos (biasanya anak laki-laki)
kade ka.de [n] pangkalan tempat kapal menaikkan dan membongkar muatan; dermaga
kadut ka.dut [Jw n] (1)kain karung (rami); (2) karung; pundi-pundi; (3) kantong yg bertali sbg tempat sirih pinang
kafilah ka.fi.lah [n] (1) rombongan berkendaraan (unta) di padang pasir; (2) kontingen: -- Lampung yg berangkat ke MTQ XIV di Pontianak diasuransikan melalui salah satu perusahaan asuransi
kahang ka.hang ? kohong
kain takwa kain (baju) potongan Cina berkancing sampai ke leher dan bersaku dua yg terletak pd bagian depan bawah; baju takwa
kais ka.is [v] me.nga.is v (1) mencakar-cakar atau menggaruk-garuk tanah (sampah dsb) untuk mencari makanan (tt ayam dsb): seekor anjing kurus dan kotor sedang ~ tong sampah mencari tulang-tulang sisa; (2) ki bekerja untuk mencari nafkah
kaki ka.ki [n] (1) anggota badan yg menopang tubuh dan dipakai untuk berjalan (dr pangkal paha ke bawah); (2) bagian tungkai (kaki) yg paling di bawah: -- nya tidak dapat menapak lagi; (3) bagian suatu benda yg menjadi penopang (penyangga) yg berfungsi sbg kaki: -- meja; -- kursi itu patah satu; (4) bagian yg bawah: -- bukit (gunung); -- rumah (dasar rumah); (5) kata penggolong bilangan bagi payung: se -- payung; (6) ukuran panjang, 12 inci (= ? 0.3048 m): gunung setinggi 4.000 -- dr permukaan laut dapat didakinya juga; (7) bagian kaki unggas yg kasar dan bersisik [n] kakek; aki
kaktus bola emas kaktus yg berasal dr Meksiko, bentuknya spt gentong besar, berduri-duri besar, kuat, dan tajam, berwarna kuning keemasan; Echinocactus grusoni
kala-kala ka.la-ka.la [n Lay] kantong yg dibuat dr terpal dan diikatkan di bagian belakang sekoci untuk menahan laju sekoci dl arus; jangkar apung
kalau laba bercikun-cikun [pb] apabila beroleh kesenangan diam saja, tetapi apabila menderita kesusahan berkeluh kesah atau minta tolong kpd orang lain
kalkulasi kal.ku.la.si [n] perincian biaya, ongkos, atau pengeluaran; perhitungan: wartawan menanyakan -- biaya yg dihabiskan oleh rombongan kami
kalus ka.lus [n] (1) Dok bagian kulit yg menebal dan mengeras; kapalan; (2) jaringan permukaan pd luka tumbuhan; (3) bakal bibit tebu berbentuk bongkahan tidak beraturan
kambing kam.bing [n] binatang pemamah biak dan pemakan rumput (daun-daunan), berkuku genap, tanduknya bergeronggang, biasanya dipelihara sbg hewan ternak untuk diambil daging, susu, kadang-kadang bulunya; Capra [n] rumput -- tanaman untuk mengobati luka [n] ikan -- , Pomacanthus annuliris
kambing kebiri kambing jantan yg biji zakarnya telah diambil, biasanya untuk dijadikan kambing potong
kamikaze ka.mi.ka.ze [Jp n] (1) angin yg datang mendadak yg menyelamatkan bangsa Jepang dl suatu peperangan antara Jepang dan Tiongkok pd abad ke-18; (2) pasukan udara Jepang yg dl Perang Dunia II bersedia mati bersama pesawat terbang yg mereka tumpangi dng menumbukkannya pd sasaran
kan [ark n] langkan (pd perahu) [kp] bukan [kp] akan [n] tempat memasak air teh; morong; teko
kana ka.na [n] gelang lebar yg biasa dipakai oleh anak-anak atau oleh pengantin [n] buah yg diawetkan dng diasinkan atau dimaniskan [n] tumbuhan umbi termasuk keluarga ganyong, bunganya berwarna kuning atau merah, ditanam sbg tanaman hias; bunga tasbih; Canna oriantalis; Canna hibrida [Lihat {katakana}]
kanan ka.nan [n] (1) arah, pihak, atau sisi bagian badan kita yg tidak berisi jantung; sisi (pihak) yg merupakan lawan dr kiri; (2) Pol partai atau golongan yg berhaluan moderat, yaitu berdasarkan asas keagamaan, kebangsaan, atau tradisi yg sudah ada di dl percaturan politik dalam negeri sbg lawan golongan kiri yg berhaluan keras dan berdasar pd sosialisme
kandul kan.dul [ark n] bakul (keranjang) yg biasa digunakan ketika membuat gambir [n] lipatan pd ujung jala yg membentuk kantong
kandung kan.dung [n] (1) kantong; pundi-pundi: mengeluarkan emas dr -- nya; (2) kantong peranakan
kandung air mata kantong yg berisi air mata yg ditimbun sebelum dikeluarkan melalui saluran air mata
kandung kencing kantong air seni, vesica urinala
kandungan kan.dung.an [n] (1) barang yg terkandung (termuat, tercantum di dalamnya); (2) yg tersimpan dl hati; isi hati: sekarang barulah aku tahu ~ hatinya; (3) kantong peranakan di dl perut wanita: bayi itu telah meninggal ketika masih berada dl ~; (4) janin yg masih di dl perut wanita: menggugurkan ~ itu berdosa dan dapat dihukum; (5) kantong; pundi-pundi
kanguru ka.ngu.ru [n] binatang mirip kelinci, tetapi jauh lebih besar, jalannya meloncat-loncat, kaki belakang lebih besar, panjang, dan lebih kuat dp kaki depan, yg betina berkantong di perut luarnya untuk membawa anaknya yg masih kecil; Marcropus gigantea
kanibalisasi ka.ni.ba.li.sa.si [n] pembongkaran bagian-bagian (mobil, pesawat terbang, dsb) tidak untuk merusak, tetapi untuk memperoleh bagian-bagian itu krn persediaannya tidak ada atau krn tidak dijual di pasar
kantung kan.tung [n] kantong
kanvas kan.vas [n] (1) kain kasar yg kuat, dipakai untuk kemah (layar, kantong surat pos, lukisan, dsb); kain terpal: pelukis itu menggambar di atas --; (2) lantai gelanggang tinju: petinju itu jatuh di atas --
kapak sepatu kapak yg berasal dr masa kebudayaan perunggu besi di Indonesia, berongga di bagian dalamnya, dan pemasangan tangkainya spt cara memakai sepatu, yaitu memasukkan tangkai kapak ke dl rongga
kaparinyo ka.pa.ri.nyo [n] (1) nama lagu tradisional daerah Minangkabau dan Sumatra Selatan; (2) nama lagu keroncong di kalangan masyarakat Tugu Cilincing, Jakarta Utara; (3) tarian dng koreografi campuran Mor dan Spanyol, diiringi lagu Kaparinyo
kapitalis ka.pi.ta.lis [n] kaum bermodal; orang yg bermodal besar; golongan atau orang yg sangat kaya
kapitalis birokrat [Pol] orang yg mempunyai kedudukan di dl lembaga pemerintah atau di dl organisasi politik yg menyalahgunakan kekuasaan dan kedudukan untuk memperkaya golongan atau diri sendiri
kapitalis borjuis (golongan) orang bermodal dan bangsawan
kapitan ka.pi.tan [ark n] (1) gelar (sebutan) kepala daerah pd zaman pemerintahan raja, setingkat dng camat di daerah Nusa Tenggara Timur dan Maluku; (2) kepala golongan penduduk Cina (pd zaman pemerintahan Belanda); (3) kepala dl balatentara
kara ka.ra [n] tumbuhan berbuah polongan, pohonnya merambat, buahnya sepanjang 5-7 cm, lebar dan kurang berdaging, kalau sudah tua berwarna hijau keputih-putihan; Dolichos lablab
kara benguk tumbuhan merambat yg panjangnya mencapai 6 m, bunganya terdapat dl satu tandan, berwarna putih atau ungu, buahnya berbentuk polong dan berbulu halus, setiap polong berisi 5-7 biji, kulit biji dapat berwarna putih, abu-abu, atau berbecak-becak, biji yg tua digunakan sbg bahan tempe; Mucuna pruriens
kara kaji tumbuhan merambat yg panjangnya dapat mencapai 10 m, bunganya berbentuk spt kupu-kupu berwarna merah muda, buahnya berbentuk polong, daun dan buah yg masih muda dimakan sbg lalap; Canavalia ensiformis
karate ka.ra.te [n ] cabang olahraga bela diri dng menggunakan tangan kosong dan kaki untuk melumpuhkan lawan
karavan ka.ra.van [n] (1) kereta bertutup yg berfungsi sbg tempat tinggal (bagi pengembara atau orang yg berlibur); (2) rombongan orang (haji, peziarah, pedagang) yg melakukan perjalanan bersama demi keselamatan
karbonado kar.bo.na.do [n Geo] intan yg berwarna hitam (dipakai untuk memotong kaca atau sbg mata bor); intan hitam; intan karbon
karcis kar.cis [n] surat kecil (carik kertas khusus) sbg tanda telah membayar ongkos dsb (untuk naik bus, menonton bioskop, dsb)
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
karper kar.per [n] ikan air tawar yg bentuknya spt ikan hias, dapat dimakan, berbadan langsing, berkumis, bibir dapat menjulur sbg corong penghisap makanan, warna sirip punggung hijau kebiru-biruan, dan sirip perutnya berwarna putih; Cyprinus carpio
karsa kar.sa [n] (1) daya (kekuatan) jiwa yg mendorong makhluk hidup untuk berkehendak; (2) kehendak; niat
kartu ceki kartu untuk bermain ceki (suatu permainan cara Cina spt pei, bongkin)
kartu jawaban kartu yg teksnya disusun berupa jawaban suatu permintaan atau pertanyaan, biasanya terdiri atas dua helai kartu pos yg disambung dan diberi tanda potongan
kartu truf jenis kartu yg dimenangkan atas ketiga jenis kartu lainnya dl permainan (bridge); (2) ki pernyataan untuk menghentikan perbuatan atau kesombongan seseorang
karun ka.run [n] (1) orang yg kaya raya pd zaman Nabi Musa a.s., yg akibat kesombongannya ia dan harta bendanya tertimbun tanah; (2) ki tidak diketahui asal-usulnya (tt harta temuan dsb): salah seorang penduduk menemukan harta -- dl ladangnya; (3) ki tidak sah (tt pemerolehan atau pendapatan)
karung ka.rung [n] (1) kantong besar dr goni yg kasar (untuk tempat beras dsb); (2) Tern kantong pakan yg mempunyai volume tertentu
karut-marut ka.rut-ma.rut [a] (1) kusut (kacau) tidak keruan; rusuh dan bingung (tt pikiran, hati, dsb); banyak bohong dan dustanya (tt perkataan dsb); (2) berkerut-kerut tidak keruan (tt muka, wajah, dsb): kulit mukanya ~ dan penuh dng penyakit cacar
kasabandiah ka.sa.ban.di.ah [n] mayat yg tetap utuh meskipun sudah dikubur bertahun-tahun: kasus pencurian mayat -- telah dibongkar polisi
kaset ka.set [n] (1) wadah plastik dng pita magnetik yg dapat berputar dr satu gelendong ke gelendong yg lain; (2) wadah tertutup untuk menyimpan film atau bahan yg peka cahaya
kaspe kas.pe [n] ubi kayu; singkong; Manihot utilissima
kasta kas.ta [n] golongan (tingkat atau derajat) manusia dl masyarakat beragama Hindu
kasta brahmana golongan pendeta dl masyarakat Hindu
kasta kesatria golongan bangsawan dan prajurit dl masyarakat Hindu
kasta paria golongan rakyat jembel (yg hina-dina) dl masyarakat Hindu
kasta sudra golongan rakyat biasa dl masyarakat Hindu
kasta waisya golongan pedagang, petani, dan tukang dl masyarakat Hindu
kata bantu bilangan [Ling] kata penggolong
kata nama abstrak nomina abstrak; -- nonreferensial kata yg tidak mempunyai acuan di luar bahasa: konjungsi termasuk golongan -- nonreferensial
katak hendak jadi lembu [pb] orang hina (miskin, rendah) hendak menyamai orang besar (kaya dsb); congkak; sombong
katak puru katak yg berkulit kasar, berbintik-bintik, berwarna kehitam-hitaman, kadang-kadang berwarna spt tanah; bangkong
kategori ka.te.go.ri [n] (1) bagian dr sistem klasifikasi (golongan, jenis pangkat, dsb); (2) Ling golongan satuan bahasa yg anggotanya mempunyai perilaku sintaksis dan sifat hubungan yg sama
kategori gramatikal [Ling] (1) golongan satuan bahasa yg dibedakan atas bentuk, fungsi, dan makna, msl kelas kata atau jenis kata; (2) golongan satuan bahasa yg diungkapkan dng morfem terikat
kategori leksikal [Ling] golongan satuan bahasa yg diungkapkan dng morfem bebas
kategori sintaksis [Ling] (1) golongan yg diperoleh suatu satuan sbg akibat hubungan dng kata lain dl konstruksi sintaksis; (2) kategori gramatikal
kategorisasi ka.te.go.ri.sa.si [n] (1) penyusunan berdasarkan kategori; penggolongan; (2) Ling (a) proses dan hasil pengelompokan unsur bahasa dan bagian pengalaman manusia yg digambarkan ke dl kategori; (b) cara untuk mengungkapkan makna dng pelbagai potensi yg ada dl bahasa
kateter ka.te.ter [n] (1) Dok slang kecil yg dapat dimasukkan ke dl alat berongga atau saluran; (2) pipa karet yg biasa dimasukkan ke dalam saluran kandung kencing untuk penyembuhan
katup rentak pengatup sorong yg lentur terdiri atas dua pita bergigi, katup yg dilengkapi dng penghenti atas dan penghenti bawah, atau peralatan buka, dan alat sorong yg berfungsi untuk membuka dan menutup gigi
kaukasoid kau.ka.so.id [n Antr] golongan manusia yg mempunyai ciri-ciri fisik tertentu, yaitu kulit pucat, tinggi badan sedang sampai jangkung, rambut lurus sampai berombak, badan biasanya berbulu, mata biru muda sampai cokelat tua, hidung biasanya mancung
kaum ka.um [n] (1) suku bangsa: dahulu perang antar -- sering terjadi di pedalaman; (2) sanak saudara; kerabat; keluarga: ia hidup terasing dr -- nya; (3) golongan (orang yg sekerja, sepaham, sepangkat, dsb): -- terpelajar; (4) ark lebai; modin: perbatin, penggawa, atau -- hanya berhenti sebab mati; (5) keluarga garis matrilineal
kaum halai balai sosok anak muda yg serba aneh (berpotongan rambut petak-petak, botak separuh, berkostum jaket hitam dan celana yg koyak-moyak, bergelang, dan mengenakan bermacam-macam rantai)
kaum unionis kelompok anti perbudakan -- urakan golongan yg tidak suka aturan sopan santun yg ketat
kausa kau.sa [n] sebab yg menimbulkan suatu kejadian: secara kriminologis dikatakan bahwa kemiskinan merupakan faktor yg mendorong, tetapi bukanlah -- yg menentukan
kawin campur [Sos] perkawinan di antara dua pihak yg berbeda agama, kebudayaan, golongan, atau suku bangsa
kayu bulat kayu gelondongan
kayu gergajian kayu yg sudah dipotong-potong dan siap untuk dipakai sbg bahan bangunan (usuk, reng)
keagaan ke.a.ga.an [n] keangkuhan; kesombongan
keangkuhan ke.ang.kuh.an [n] sifat (tabiat) angkuh; ketinggian hati; kesombongan
kebangsaan ke.bang.sa.an [n] (1) ciri-ciri yg menandai golongan bangsa: korban pesawat yg terbakar itu sudah diketahui -nya; (2) perihal bangsa; mengenai (yg bertalian dng) bangsa: sejarah -- Indonesia; (3) kedudukan (sifat) sbg orang mulia (bangsawan): bukan -nya melainkan kelakuannya yg kita pandang; (4) kesadaran diri sbg warga dr suatu negara: memupuk rasa --
kebel ke.bel [n] pohon yg tumbuh di pantai, Eurycoma longifolia
kebelet ke.be.let [a cak] ingin sekali; tidak tertahankan lagi untuk melaksanakan keinginan: rongrongan pacarnya yg -- kawin mengganggu konsentrasinya dl menuntut ilmu
kebidanan ke.bi.dan.an [n] segala sesuatu mengenai bidan atau cara menolong dan merawat orang beranak
kebiri ke.bi.ri [a] sudah dihilangkan (dikeluarkan) kelenjar testisnya (pd hewan jantan) atau dipotong ovariumnya (pd hewan betina); sudah dimandulkan
keblinger keb.li.nger [Jw v] sesat; keliru: pembajakan di udara yg terjadi baru-baru ini didorong oleh angan-angan yg -- dr seseorang yg mau jadi jagoan
kebuk ke.buk [n] tabung atau kayu berongga untuk membuat laksa
keburu nafsu terdorong oleh nafsu
kecalingan ke.ca.li.ngan [n] tumbuhan semak yg menjalar, buahnya berwarna merah, berbentuk bulat lonjong dan besar, berair, serta daunnya bergerigi dan lonjong; Rubus transanifolus
kecek ke.cek [Mk n] celoteh, cakap, omong (yg bukan-bukan dan bersifat negatif) [n] permainan anak-anak dng buah yg keras atau uang
kecenderungan ke.cen.de.rung.an [n] kecondongan (hati); kesudian; keinginan (kesukaan) akan: ada ~ bahwa kesenian Bali disesuaikan dng selera turis; seluruh peserta rapat menyatakan ~ nya untuk menerima usul itu
kecewa ke.ce.wa [a] (1) kecil hati; tidak puas (krn tidak terkabul keinginannya, harapannya, dsb); tidak senang: kami -- thd penyambutannya yg dingin; (2) cacat; cela: tidak ada -- nya; (3) gagal (tidak berhasil) dl usahanya dsb: segala tindakan pengamanan akan tetap -- jika biang keladi kejahatannya tidak dibasmi; -- berat sangat kecewa: gitaris ceking berambut gondrong itu tampak -- berat
kecuali ke.cu.a.li [p] tidak termasuk (dl golongan, aturan, dsb yg umum); yg selain dr; yg lain dp: tidak ada yg menghiraukannya, -- keluarganya sendiri; (2) n sesuatu yg diistimewakan dr golongan aturan dsb yg tidak menurut hukum (menyimpang dr aturan umum dsb): aturan ini tidak ada -- nya; (3) p hanya; melainkan (hanya): yg lain tidak perlu digarap sekarang, -- yg perlu-perlu saja
kecubung ke.cu.bung [n] (1) tumbuhan yg bunganya berbentuk corong atau trompet dan berwarna ungu, bijinya memabukkan; (2) warna yg serupa dng bunga kecubung; (3) Geo batu kuarsa (SiO2) bernama kecubung, bervariasi dr warna cerah sampai gelap, digunakan sbg batu mulia
kecup ke.cup [n] bunyi spt bunyi bibir yg dimoncongkan lalu ditarik kembali (sehingga berbunyi "cup"); (2) v mengecup
kedap nyamuk dl keadaan tertutup rapat sehingga tidak ada celah untuk jalan masuk bagi nyamuk; -- suara tidak dapat dimasuki suara; dapat meredam suara: suara roda kereta yg berisik tidak akan terdengar krn gerbong ini sudah dibuat -- suara
kedau ke.dau [ark v] me.nge.dau v berteriak (minta tolong dsb): ia ~ sekuat-kuatnya, tetapi tidak seorang pun yg mendengarnya
kedaung ke.da.ung [n] (1) pohon kayu besar yg berbuah polong (spt buah petai), dapat dibuat obat, bijinya berwarna hitam dan tidak berbau; Parkia roxburghii; (2) biji kedaung
kedemplung ke.dem.plung [n] kantong tembakau yg terbuat dr daun bengkuang
kedengkang ke.deng.kang [n] tiruan bunyi tong dipukul
keferdom ke.fer.dom [n Lay] ruang kosong di antara tangki-tangki yg dibatasi oleh ruang tertutup, berfungsi untuk menampung kebocoran yg mungkin terjadi dr tangki-tangki tersebut
kehampaan ke.ham.pa.an [n] (1) kekosongan; (2) ki kebodohan; (3) ki kekecewaan: tempat itu ditinggalkannya dng ~
kejahatan kerah putih ke.ja.hat.an kerah putih tindak pidana yg dilakukan oleh pegawai yg berprofesi, dr pemerintah atau swasta, untuk kepentingan pribadi atau golongannya (korupsi, penyalahgunaan tender, dsb)
kejemawaan ke.je.ma.wa.an [n] keangkuhan; kecongkakan
kejengkelan ke.jeng.kel.an [n] perasaan kesal; perasaan mendongkol; kekesalan hati
kekacauan kepribadian ke.ka.cau.an kepribadian [Psi] keadaan pikiran, akal, perasaan, dan dorongan batin yg tidak berfungsi dan tidak dapat dikendalikan
kekandi ke.kan.di [kl n] pundi-pundi; kantong
kekang jalan sepotong tali kekang yg ditambatkan bebas (dng cincin pd ujungnya) pd seutas tali panjang
kekayaan ke.ka.ya.an [n] (1) perihal (yg bersifat, berciri) kaya: ~ jangan menimbulkan kesombongan; (2) harta (benda) yg menjadi milik orang: ~ nya tidak seberapa; (3) Isl kekuasaan: ~ Allah
keker ke.ker [n cak] teropong
keki ke.ki [a] (1) merasa tidak senang, mendongkol, kesal (thd orang lain): ia merasa -- krn tidak satu pun pekerjaannya yg mendapat pujian; (2) merasa iri hati
kekitaan ke.ki.ta.an [n] (1) yg bersifat atau berciri kita; (2) kesatuan perasaan antara kita: fungsi ideologi membangun sikap ~; (3) sifat mementingkan kebersamaan dl menanggung suka duka (saling membantu, saling menolong, dsb)
kekuasaan ke.ku.a.sa.an [n] (1) kuasa (untuk mengurus, memerintah, dsb): dia telah menggunakan ~ nya secara sewenang-wenang; (2) kemampuan; kesanggupan: tiada ~ selain ~ Allah untuk menciptakan dunia; (3) daerah (tempat dsb) yg dikuasai: bekas raja itu tidak mau pergi dr daerah bekas ~ nya meskipun sudah kalah perang; (4) kemampuan orang atau golongan untuk menguasai orang atau golongan lain berdasarkan kewibawaan, wewenang, karisma, atau kekuatan fisik; (5) Huk fungsi menciptakan dan memantapkan kedamaian (keadilan) serta mencegah dan menindak ketidakdamaian atau ketidakadilan
kekuatan sosial ke.ku.at.an sosial desakan atau dorongan efektif yg menjurus pd tindakan sosial
kelantaman ke.lan.tam.an [n] keangkuhan; kesombongan
kelas ke.las [n] (1) tingkat: ia naik ke -- tiga; (2) ruang tempat belajar di sekolah: gedung sekolah itu terdiri atas enam --; (3) kelompok masyarakat berdasarkan pendidikan, penghasilan, kekuasaan, dsb; (4) golongan, kumpulan (berdasarkan persamaan berbagai sifat tertentu): manusia termasuk di dl -- mamalia; (5) Bio klasifikasi dl biologi sesudah divisi dan sebelum bangsa [kl n] antara pasang dan surut
kelas atas [Antr] golongan masyarakat yg paling atas berdasarkan kekayaan atau tingkat kehidupan sosial
kelas bawah [Antr] golongan orang dl masyarakat yg menduduki tingkat sosial yg terbawah
kelas berat [Olr] (1) kelas petinju yg berat badannya di atas 8l kg; (2) kelas atau golongan yg sukar ditandingi (diatasi)
kelas kakap golongan atau kelompok besar (berharga, berkuasa)
kelas kata [Ling] kelas atau golongan (kategori) kata berdasarkan bentuk, fungsi, atau maknanya
kelas madya golongan orang dl masyarakat yg menduduki tingkat sosial yg di tengah
kelas satu golongan terbaik; juara; (2) kelas terendah di tingkat pendidikan
kelas sosial golongan orang di kalangan masyarakat (petani, nelayan, pedagang, dsb)
kelas teri golongan atau kelompok kecil (tak berharga, tak berkuasa, rendah)
kelasa ke.la.sa [n] bonggol di tengkuk atau punggung binatang (spt unta, lembu)
kelasi ke.la.si [n] (1) awak kapal dng pangkat yg terendah; matros; (2) golongan pangkat paling rendah dl angkatan laut, mencakupi kelasi kepala, kelasi satu, dan kelasi dua [n] kera yg berhidung panjang; Hylobates leuciscus
kelembuai ke.lem.bu.ai [n] siput (keong) yg besar, biasanya terdapat di rawa atau di sawah; Ampulla ampullacea
kelenjar ludah kelenjar di dl atau di sekitar rongga mulut dan bermuara di dl rongga mulut, termasuk dl susunan pencernaan makanan
kelenung ke.le.nung [n] (1) tiruan bunyi gong atau canang kecil yg dipalu; (2) canang kecil
kelibang ke.li.bang , ber.ke.li.bang v beterbangan berkeliling; kalong ~ di atas pohon rambutan
kelindan ke.lin.dan [ark n] (1) benang yg baru dipintal; (2) benang untuk pemutar kincir; (3) benang berpilin untuk menjalankan jentera; (4) benang yg sudah dimasukkan ke dalam lubang jarum (untuk menjahit) [n] penggulung benang; gelendong [n] , ber.ke.lin.dan v ki erat menjadi satu: ajaran Hindu di India terjalin ~ dng Sungai Gangga yg suci itu
keliwon ke.li.won [n] (1) pegawai pamong desa di bawah kuwu (di daerah Cirebon); (2) pegawai keraton Surakarta atau Yogyakarta setingkat di bawah bupati
kelobot ke.lo.bot [n] (1) daun pembungkus tongkol jagung (biasa dibuat rokok); (2) ki benda (alat dsb) yg digunakan secara berulang-ulang
kelompang ke.lom.pang [a] kosong; hampa; (2) n kulit telur (buah dsb) yg sudah kosong
kelompok ke.lom.pok [n] (1) kumpulan (tt orang, binatang, dsb); (2) golongan (tt profesi, aliran, lapisan masyarakat, dsb); (3) gugusan (tt bintang, pulau, dsb); (4) Antr kumpulan manusia yg merupakan kesatuan beridentitas dng adat-istiadat dan sistem norma yg mengatur pola-pola interaksi antara manusia itu; (5) Pol kumpulan orang yg memiliki beberapa atribut sama atau hubungan dng pihak yg sama; (6) Kim kuantitas zat yg akan dimasak atau diolah dl satu waktu
kelompok minoritas [Antr] golongan sosial yg jumlah warganya jauh lebih kecil dibandingkan dng golongan lain dl suatu masyarakat sehingga didiskriminasi oleh golongan lain yg lebih besar
kelompok setara [Antr] kelompok yg warganya berinteraksi, spt dl kelompok primer, terutama krn persamaan golongan, unsur, dan perhatian
kelompok tani kelompok petani atau peternak yg menghimpun diri dl suatu kelompok krn mempunyai keserasian mengenai tujuan, motif, dan minatnya (msl kelompok tani ternak potong)
keluang ke.lu.ang [n] kelelawar besar yg makanannya buah-buahan; kalong; Pterocarpus edulis
keluasan ke.lu.as.an [n] (1) luasnya: banyaknya murid tidak seimbang dng ~ ruang belajar; (2) kelapangan; kelonggaran; kesempatan: semua anggota diberi ~ untuk mengutarakan pendapatnya
keluk lekuk [ki] perbuatan serong (curang dsb)
kemalingan ke.ma.ling.an [v] kemasukan maling; kecurian: mereka pernah -- pd siang hari bolong
kemanfaatan ke.man.fa.at.an [n] hal (ber)manfaat; kegunaan: gotong royong itu kita lakukan untuk -- bersama
kembal kem.bal [n] pundi-pundi (yg bentuknya spt kepis); bakul dr pandan atau rotan tempat menyimpan barang kecil-kecil; kantong kecil, kotak kecil, tempat barang-barang kecil
kembera kem.be.ra [a] (terbang) berbondong-bondong
kembol kem.bol /kEmbol/, me.ngem.bol v menjadi besar krn penuh (tt kantong baju dsb)
kembut kem.but [Mk n] sumpit (kantong) pendek yg dianyam dr pandan (untuk membawa buah-buahan dsb)
kemendur ke.men.dur [kl n] (1) orang yg memegang pimpinan pasukan; perwira tinggi; (2) syahbandar; pembesar pelabuhan; (3) kepala atau pengawas pekerja; mandor; (4) pejabat pamong praja pd zaman penjajahan Belanda, tugasnya sbg pengawas; kontrolir
kemiringan ke.mi.ring.an [n] (1) hal (keadaan) miring; (2) sudut yg terbentuk oleh perpotongan antara bidang lapisan batuan dng bidang datar yg dihitung berdasarkan bidang vertikal dng menggunakan kilometer
kempal kem.pal [a] berpadu padat (tidak berongga di dalamnya); tidak gembur (tt tanah)
kemplang kem.plang [v] me.ngem.plang v (1) memapas kepala keras-keras; menempeleng; (2) ki menghindar dr keharusan membayar utang: gara-gara harga aluminium jatuh, perusahaan itu ~ 28 miliar rupiah kpd bank; (3) ki mengambil yg bukan haknya dng tidak memberitahukannya kpd yg berhak memiliki [n] (1) kerupuk yg dibuat dr sagu dan ikan, bentuknya bulat; (2) penganan terbuat dr sagu yg diberi garam atau singkong diparut, dikukus, dijemur, kemudian digoreng, biasanya dibentuk dng kepalan tangan
kemung ke.mung [n] bagian gamelan berbentuk gong kecil yg berbunyi "mung mung"
kemuning ke.mu.ning [n] (1) tumbuhan perdu, termasuk suku Rutaciae, tingginya mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dng ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sbg tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris; Murraya paniculata; (2) kayu pohon kemuning [a] merah keemasan
kenan ke.nan , ber.ke.nan v (1) merasa senang (suka, sudi, setuju): kami mohon Bapak ~ memimpin sidang pd pertemuan kita nanti; (2) dng segala senang hati (dipakai sbg kata penghormatan kpd orang besar): rombongan Presiden ~ mengunjungi daerah yg tertimpa malapetaka itu [n] noda pd kulit yg merupakan bawaan sejak lahir (msl tahi lalat): anak yg hilang itu mempunyai -- berupa warna merah pd pelipis kanannya
kenem ke.nem [n Ling] satuan terkecil dl tingkat ungkapan dan tidak mempunyai makna; satuan ini bersifat kosong
kentang mentega kentang jenis Granala, daging umbi berwarna kuning, bentuknya lonjong, paling baik mutunya, dan berukuran paling besar dibandingkan dng kentang jenis lain
kentung-kentung ken.tung-ken.tung [n] bunyi-bunyian dibuat dr bambu atau kayu berongga (dibunyikan atau dipukul untuk menyatakan tanda waktu atau tanda bahaya atau untuk mengumpulkan massa)
kenung ke.nung ? kenong
kepak ke.pak [v] me.nge.pak v menggendong pd rusuk (sebelah kiri atau kanan) /kEpak/ ? kapai [v] ter.ke.pak a patah atau bengkok (tt dahan kayu, lengan, dsb) [n] sayap: -- burung
kepala ke.pa.la [n] (1) bagian tubuh yg di atas leher (pd manusia dan beberapa jenis hewan merupakan tempat otak, pusat jaringan saraf, dan beberapa pusat indra): mayat wanita itu ditemukan tanpa --; (2) bagian tubuh yg di atas leher tempat tumbuhnya rambut: -- nya botak; (3) ki bagian suatu benda yg sebelah atas (ujung, depan, dsb): -- tongkat; (4) ki bagian yg terutama (yg penting, yg pokok, dsb): -- lakon; (5) ki pemimpin; ketua (kantor, pekerjaan, perkumpulan, dsb): -- pasukan; (6) ki otak (pikiran, akal, budi): jika kita masih punya -- , kita harus diberi jatah satu kilogram gula
kepala busung [Dok] kepala menjadi lebih besar dp ukuran biasa krn zat cair terkumpul dl rongga-rongga otak; hydrocephalus
kepalang ke.pa.lang [a] (1) tanggung; tidak cukup; kurang: -- besarnya; (2) sudah terlanjur (dl keadaan tanggung): ia sekalian mandi krn -- basah; -- tanggung tanggung-tanggung; setengah-setengah: kalau Anda sudi menolong kami, jangan -- tanggung
kepejalan ke.pe.jal.an [n] keadaan padat keras dan tidak berongga; keadaan pejal
kepel ke.pel [n] pohon yg tingginya kira-kira 15-20 m, batangnya berbenjol-benjol, kulit batangnya berwarna cokelat tua, daunnya berbentuk jorong, lancip ke ujung, berwarna hijau tua, berkilap, bunganya berbentuk bundar atau jorong, wangi dan berbulu, biasanya menempel pd batang, bunga jantannya berbentuk lonjong dan bergerombol, buahnya berbentuk bulat, kadang-kadang agak jorong, berwarna cokelat, berdaging manis, berbiji enam buah; Stelechocarpus burahol
kepengurusan ke.peng.u.rus.an [n] (1) seluk-beluk yg berhubungan dng tugas pengurus: akhirnya tercapai kesepakatan tt ~ partai itu; (2) hal-hal yg bersangkut-paut dng cara mengurus sesuatu: diciptakan ~ yg sejalan dng hasil kongres
kepicikan ke.pi.cik.an [n] (1) kekurangan (tt pengetahuan dsb); (2) kekurangan (uang dsb): bagaimana saya dapat menolongmu, saya sendiri ~ belanja; (3) perihal tidak luas atau lebar;
keping ke.ping [n] (1) sesuatu yg berbentuk pipih tipis (tt papan, uang, dsb): -- papan; uang --; getah --; (2) kata penggolong bilangan (untuk barang yg pipih spt papan atau uang logam): belikan papan barang dua tiga --; (3) pecahan; sobekan; tembereng; bagian kecil-kecil
kepinis ke.pi.nis [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan tahan lama; tempinis, Sloetia elongata; (2) kayu kepinis
keracap ke.ra.cap [n] bunyi-bunyian dr buluh atau kayu (dipakai pd permainan makyong)
keramba ke.ram.ba [n] (1) keranjang pengangkut atau tempat ikan, bentuknya lonjong, terbuat dr anyaman bambu dng kerangka kayu, biasanya berlapis ter supaya kedap air; (2) keranjang atau kotak dr bilah bambu untuk membudidayakan ikan di sungai (danau, bendungan)
kerancak-rancakan ke.ran.cak-ran.cak.an [a] sombong krn merasa cantik
kerang-keroh ke.rang-ke.roh [a] (1) menyerong-nyerong; erang-erot; kepang-kepot; (2) ki sangat curang (suka menipu)
kerat ke.rat [n] (1) tiruan bunyi tupai menggerek kelapa; (2) potong; iris; penggal
keratan ke.rat.an [n] barang yg sudah dikerat; bagian benda dr hasil mengerat (potongan, irisan)
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kereneng ke.re.neng [Jw n] (1) kantong (tas) dr anyaman daun pandan; (2) keranjang arang (terbuat dr anyaman bilah bambu): beli arang satu --; (3) keranjang kecil tempat (pembungkus) buah-buahan, dibuat dr anyaman bilah bambu kasar
kereta api ke.re.ta a.pi [n] kereta yg terdiri atas rangkaian gerbong (kereta) yg ditarik oleh lokomotif, dijalankan dng tenaga uap (atau listrik), berjalan di atas rel (rentangan baja dsb)
kereta makan gerbong kereta api yg dipakai sbg tempat makan (restoran)
kereta penumpang kereta (gerbong) untuk mengangkut penumpang (orang)
kering ke.ring [a] (1) tidak basah; tidak berair; tidak lembap; tidak ada airnya lagi: kain pel itu dijemur supaya --; tiap musim kemarau banyak sumur yg --; (2) tidak mengeluarkan susu atau tidak diperah lagi susunya (tt sapi dsb); (3) ki sudah habis atau kosong (tt uang dsb): kantongnya --; (4) ki sudah tidak mendapat haid lagi; sudah tidak datang bulan lagi (tt perempuan); (5) ki tersirap (tt darah); kaget; keheranan: -- darahnya [n] tiruan bunyi bel berdering; tiruan bunyi "kring, kring"
kerja bakti kerja bergotong-royong tanpa upah (untuk kepentingan bersama); (2) cak kerja tanpa imbalan jasa: seluruh warga desa ikut -- bakti memperbaiki jalan
keronsang ke.ron.sang [Lihat {kerongsang}]
keropok ke.ro.pok [Mk n] , se.ke.ro.pok n setumpuk; sekelompok: di sana sini kelihatan ~ orang berdiri di muka toko atau di muka rumah [a] (1) tidak ada isinya; kosong; (2) berlubang-lubang (berongga-rongga) krn lapuk dimakan rayap (tt kayu) atau dimakan panas (cuaca); (3) ki lemah; lembek
kerosang ke.ro.sang [Lihat {kerongsang}]
kerugian ke.ru.gi.an [v] (1) menanggung atau menderita rugi: dl delapan bulan saja perusahaan itu telah ~ sampai sembilan juta rupiah; (2) n perihal rugi: dng mendapat borongan ratusan juta rupiah, ~ dan utang perusahaan itu sudah teratasi; ~ yg disebabkan oleh bencana alam itu belum diketahui dng pasti; (3) n sesuatu yg dianggap mendatangkan rugi (tt kerusakan): pengeboman itu menimbulkan ~ besar kpd musuh; (4) n ganti rugi: pihak penabrak diharuskan membayar ~ sebesar Rp500.000,00
kerut merut banyak kerutnya; (2) kusut, kacau; rusuh dan bingung (tt pikiran, hati); (3) ki banyak bohongnya (tt perkataan)
kesakitan ke.sa.kit.an [a] terasa sakit; menderita (rasa) sakit: tangannya -- krn terbentur batu; (2) n perasaan sakit: ada sejam lamanya ia menahan -- pd lukanya itu sampai datang seorang dokter untuk menolongnya
kesal ke.sal [a] (1) mendongkol; sebal; (2) kecewa (menyesal) bercampur jengkel; (3) tidak suka lagi; jemu
kesebalan ke.se.bal.an [n] kekesalan; kedongkolan
kesepuhan ke.se.puh.an [n] golongan yg terdiri atas orang-orang lanjut usia yg sangat dihormati oleh warga desa yg berfungsi sbg penasihat kepala desa
kesiur ke.si.ur [v] ber.ke.si.ur v bersiul; berbunyi (spt seruling, peluit): angin ~ , awan menyelonong berendengan
kesosialan ke.so.si.al.an [n] sifat-sifat kemasyarakatan (sifat suka memperhatikan umum, suka menolong, dsb): krn perasaan -- nya, beliau selalu disukai orang dl pergaulan
ketakaburan ke.ta.ka.bur.an [n] perihal atau sifat takabur; kesombongan: -- membuat orang ingkar pd kebenaran
ketam ke.tam [a] terkatup rapat-rapat (kuat-kuat) [n] pisau kecil tidak berhulu, melainkan berlandas kayu (untuk menuai padi); ani-ani [n] alat untuk melicinkan kayu; serut [n] kepiting berkaki enam dan bersepit, hidup di lumpur di tepi pantai, sungai, parit, atau di pematang sawah [v] me.nge.tam v mengerat, memotong (kuku): ibu ~ kuku adik , me.nge.tam v berangsur menciut: bulan ~ turun
ketayap ke.ta.yap [n] kopiah putih atau songkok haji yg dibebat serban
ketenaran ke.te.nar.an [n] kemasyhuran; kenamaan; keterkenalan: ~ nya tidak membuatnya menjadi sombong dan angkuh
ketetalan ke.te.tal.an [n] perihal tetal; keadaan tidak berongga
ketil ke.til [v] ber.ke.til-ke.til v berpotong-potong kecil; berbutir kecil-kecil
ketola ke.to.la [n] (1) tanaman menjalar, buahnya hijau sebesar mentimun, kulitnya bersegi-segi, dagingnya yg masih muda empuk berongga spt kapas, biasa dibuat sayur (ada bermacam-macam: -- ular, -- manis); Luffa cylindrica; (2) buah kelola
keton ke.ton [Lihat {ketun}] [n] (1) pohon yg kayunya biasa dibuat tripleks; Mitragyna speciosa; (2) kayu keton [n Kim ] golongan senyawa organik yg sifatnya dinyatakan oleh gugus karbonil (C=O) yg mengikat dua senyawa C lain yg bervalensi satu spt CH3
ketuk ke.tuk [n] bunyi spt bunyi pukulan pd pintu, meja, dsb yg dibuat dr kayu [n] tiruan bunyi kotek ayam betina sesudah bertelur [n] alat musik gamelan Jawa, berbentuk spt bonang, tetapi lebih pipih dan berdinding lebih rendah dp kenong, berfungsi sbg pemberi tekanan dl musik gamelan [n] beduk
ketulangan ke.tu.lang.an [n] tersangkut duri ikan atau tulang pd kerongkongan
ketupat ke.tu.pat [n] makanan, dibuat dr beras yg dimasukkan ke dl anyaman pucuk daun kelapa, berbentuk kantong segi empat dsb, kemudian direbus, dimakan sbg pengganti nasi
ketur ke.tur [n] tempat ludah (ketika makan sirih dsb); peludahan; tempolong [v] ber.ke.tur v berbunyi "wek, wek" (tt katak): laksana kodok ditimpa kemarau, riuh ~ hujan tak sampai
kevakuman ke.va.kum.an [n] (1) hal (keadaan) hampa udara; (2) kekosongan (tt penguasa, pejabat, dsb yg tidak ada di tempat atau tidak berfungsi): sesudah kabinet sekarang jatuh, seolah-olah terjadi ~ pemerintah
khawas kha.was [n Isl ] golongan mukmin yg beramal semata-mata krn Allah Swt.
khitanan khi.tan.an [n] pelaksanaan (upacara) memotong kulup; sunatan
khurafat khu.ra.fat [n] dongeng (ajaran dsb) yg tidak masuk akal; takhayul
kiai ki.ai [n] (1) sebutan bagi alim ulama (cerdik pandai dl agama Islam): -- Haji Wahid Hasyim; (2) alim ulama: para -- ikut terjun ke kancah peperangan sewaktu melawan penjajah; (3) sebutan bagi guru ilmu gaib (dukun dsb): khabarnya Pak -- bisa menghubungkan orang dng roh nenek moyangnya; (4) kepala distrik (di Kalimantan Selatan): ia menjadi seorang -- di distrik itu; (5) sebutan yg mengawali nama benda yg dianggap bertuah (senjata, gamelan, dsb): tombak -- Plered dr keraton Surakarta, gamelan -- sekati dr Sala; (6) sebutan samaran untuk harimau (jika orang melewati hutan) [n Olr] teriakan yg dikeluarkan melalui kerongkongan (dl olahraga karate)
kibir ki.bir [a] menganggap dirinya lebih (kuat dsb); takabur; sombong; angkuh
kibriah kib.ri.ah [n] ketakaburan; kesombongan; keangkuhan
kibul ki.bul [Jk n] pantat; dubur [n] bohong
kijil ki.jil [n] tumbuhan memanjat; akar banar; akar gadong tikus; akar kijil; Smilax helferi
kik [n] perkakas tenun (bingkai tenunan) [Lihat {akik}] [n] kantong kulit, tempat air (air anggur, madu, dsb)
kili-kili pancing ki.li-ki.li pancing sepotong kayu yg dipakai sbg penggulung tali pancing
kimpal kim.pal [a] padat (tidak berongga di dalamnya)
kincir air jentera (roda) bertangguk untuk mengangkat air dr bandar (sungai) yg akan dialirkan ke sawah dsb; (2) jentera (roda) yg diputarkan dng pertolongan air untuk menjalankan mesin
kincir angin jentera (roda) besar yg dijalankan dng pertolongan angin (untuk menggiling gandum dsb); (2) baling-baling
kini gatal besok digaruk [pb] pertolongan yg datangnya terlambat
kirab ki.rab [n] perjalanan bersama-sama atau beriring-iring secara teratur dan berurutan dr muka ke belakang dl suatu rangkaian upacara (adat, keagamaan, dsb); pawai: untuk menyongsong tahun baru 1 Sura, sebagian masyarakat melakukan --
kiri ki.ri [n] arah, pihak, atau sisi bagian badan kita yg berisi jantung; (2) a selalu berbuat (bekerja) dng tangan kiri; kidal: orang -- itu jika bekerja kelihatan janggal; (3) n Pol sebutan kpd partai (golongan) berhaluan sosialisme yg lama yg menghendaki perubahan secara radikal (tt politik, partai, dsb): orang-orang -- biasanya condong ke paham komunis; (4) a ki sial, tidak mujur: langkah --
kisa ki.sa [n] jala kecil yg ditarik oleh 4 atau 5 orang, biasanya dapat ditarik dr pinggir pantai [n] pundi-pundi (kantong uang) yg kecil [n] kantong anyaman daun kelapa yg digunakan untuk membungkus buah nangka, ayam, dsb: nangka yg baru dipetik masih terbungkus dl --
kista kis.ta [n Dok] (1) pembengkakan pd jaringan tubuh yg di dalamnya berongga dan berisi cairan kental menyerupai bubur; (2) selaput yg membentuk kantong tertutup, berisi kuman, tumbuh secara tidak normal dl suatu jaringan atau rongga badan
kiu [n] tongkat penyodok bola biliar
kizib ki.zib [a] dusta; bohong; palsu: fajar --
klante klan.te [n Mus] tali yg digunakan untuk menggantungkan gong atau kempul
klasemen kla.se.men [n] penentuan ke dl kelas (golongan, tingkatan); pengelasan: regunya termasuk -- A dl kejuaraan sepak bola tahun ini
klasifikasi kla.si.fi.ka.si [n] penyusunan bersistem dl kelompok atau golongan menurut kaidah atau standar yg ditetapkan
klasik kla.sik [a] mempunyai nilai atau mutu yg diakui dan menjadi tolok ukur kesempurnaan yg abadi; tertinggi; (2) n karya sastra yg bernilai tinggi serta langgeng dan sering dijadikan tolok ukur atau karya susastra zaman kuno yg bernilai kekal; (3) a bersifat spt seni klasik, yaitu sederhana, serasi, dan tidak berlebihan; (4) a termasyhur krn bersejarah: bangunan -- peninggalan zaman Sriwijaya itu akan dipugar; (5) a tradisional dan indah (tt potongan pakaian, kesenian, dsb): pertunjukan tari-tarian Jawa --
kleidotomi kle.i.do.to.mi [n Dok] pemotongan salah satu atau kedua tulang selangkang untuk mempermudah pengeluaran bahu janin pd persalinan yg sulit
klerikal kle.ri.kal [a] bersangkutan dng golongan rohaniawan
klerus kle.rus [n] golongan rohaniwan
koala ko.a.la [n] beruang kantong yg memanjat, panjangnya sekitar 2 kaki dng kuping besar berbulu, berwarna abu-abu, dan kuku tajam, hidup sbg binatang malam, makanannya daun; Eucaliptus
koana ko.a.na [n Anat] lubang berbentuk corong pd rongga hidung belakang yg menuju ke pangkal kerongkongan
kobok ko.bok [n] sekelompok (orang); puak; partai; golongan [v] ber.ko.bok v memasukkan tangan ke dl tempat yg berisi air untuk mencuci jari tangan
kobok kanan golongan yg berpihak kpd raja (penguasa); pihak kanan
kobok kiri golongan yg berpihak kpd rakyat, yaitu yg mempertahankan hak rakyat di dalam dewan perwakilan rakyat; pihak kiri
kocak ko.cak [n] gerak bolak-balik (kanan-kiri) yg cepat (tt benda cair); guncang [a] lucu; jenaka: dialah seorang pelawak yg sangat -- [a] gagah; bagus sekali; serba baik: berjalan dng -- nya [a] sombong; congkak: makin menjadi-jadi -- nya
kocek ko.cek [n] kantong; saku (baju dsb)
kodi ko.di [n] satuan jumlah 20 potong, helai, dsb
kodifikasi ko.di.fi.ka.si [n] (1) himpunan berbagai peraturan menjadi undang-undang; hal penyusunan kitab perundang-undangan; (2) Huk penggolongan hukum dan undang-undang berdasarkan asas-asas tertentu dl buku undang-undang yg baku; (3) Ling pencatatan norma yg telah dihasilkan oleh pembakuan dl bentuk buku tata bahasa, spt pedoman lafal, pedoman ejaan, pedoman pembentukan istilah, atau kamus; (4) Ek pemberian nomor atau lambang pd perkiraan pos, jurnal, faktur, atau dokumen lain yg berfungsi sbg alat untuk membedakan pos yg satu dng lainnya yg termasuk satu golongan
kodok ko.dok [n] katak [v] me.ngo.dok v meraba-raba (dl kantong)
kokon ko.kon [n] kepompong ulat sutra
kol [n] kubis [kp] kolonel [n] kendaraan bermesin di depan berbentuk spt bus atau truk kecil untuk mengangkut penumpang atau barang: dr stasiun Semarang kita naik -- menuju Rumah Sakit Umum Ambarawa [v] me.nge.kol v (1) cak memperhitungkan; memperkirakan (tt ongkos cetak, pengeluaran uang); (2) memeriksa dng mencocokkan (daftar gaji, daftar nama, dsb)
kolak ko.lak [n] makanan yg dibuat dr pisang, ubi, dsb yg direbus dng gula dan santan [n] sepotong kayu yg bengkok dan bulat pd ujungnya, dipakai untuk menggiling lada atau rempah-rempah pd cobek [ark n] takaran beras sebanyak empat gantang atau dua puluh kati (= ? 125 ons = ? 12,5 kg)
kolom ko.lom [n] (1) ruang antara dua garis tegak pd lembar kertas atau halaman buku; lajur; (2) bagian vertikal pd halaman cetak yg dipisahkan oleh garis tebal atau ruang kosong (spt dl surat kabar); (3) bagian khusus yg utama dl surat kabar atau majalah: majalah itu memiliki -- pendidikan [n Tek] tiang (pilar) penyangga (biasanya dr beton yg bertulang besi)
kolostrum ko.los.trum [n] air susu yg berwarna kekuning-kuningan yg keluar beberapa hari setelah bersalin, banyak mengandung zat telur tertentu dan zat antikuman yg sangat berguna bagi bayi; air susu jolong
kolusi ko.lu.si [n] kerja sama rahasia untuk maksud tidak terpuji; persekongkolan: hambatan usaha pemerataan berupa -- antara pejabat dan pengusaha
kombor kom.bor [a] longgar (tt celana): joki itu mengenakan celana --
komoditas ko.mo.di.tas [n] (1) barang dagangan utama; benda niaga: hasil bumi dan kerajinan setempat dapat dimanfaatkan sbg -- ekspor; (2) bahan mentah yg dapat digolongkan menurut mutunya sesuai dng standar perdagangan internasional, msl gandum, karet, kopi
komodo ko.mo.do [n] biawak besar yg panjangnya dapat mencapai 5 m dng berat sekitar 150 kg, ekornya pipih, kepalanya bermoncong, lidahnya panjang bercabang di ujungnya dng warna kuning kemerah-merahan, terdapat di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur; Varanus komodoensis
komprador kom.pra.dor [n] (1) pengantara bangsa pribumi yg dipakai oleh perusahaan atau perwakilan asing (di Tiongkok) dl hubungannya dng orang-orang pribumi; (2) perantara
komprang kom.prang [a] sangat longgar (tt celana)
kompulsi kom.pul.si [n] (1) dorongan; (2) paksaan
kompulsif kom.pul.sif [a] (1) bersifat mendorong: (2) bersifat memaksa
kondektur kon.dek.tur [n] orang yg memeriksa karcis atau menarik ongkos dsb (di kereta api, bus)
konsorsium kon.sor.si.um [n] (1) himpunan beberapa pengusaha yg mengadakan usaha bersama; kumpulan pedagang dan industriawan; perkongsian; (2) himpunan sarjana sebidang yg mengurus kepentingan bersama: ~ ilmu sastra
konspirasi kon.spi.ra.si [n] komplotan; persekongkolan
konstitusionalisme peristaltik gerakan teratur berupa gelombang yg terjadi dl alat pencernaan yg mendorong sisa makanan ke arah anus
kontingen kon.ti.ngen [n] rombongan (olahragawan, pramuka, pasukan militer, dsb) yg dikirim untuk bergabung dng kelompok yg lebih besar: -- Garuda VII dr Indonesia sudah bertugas sbg pasukan PBB di Timur Tengah
kontraktor kon.trak.tor [n] pemborong: pembangunan jalan raya itu dilaksanakan oleh -- asing
kontributor kon.tri.bu.tor [n] (1) penyumbang (karangan kpd majalah); (2) penderma; penyokong (uang dsb)
kopek ko.pek [n] pundi-pundi tempat uang; dompet; kantong; tas [v] me.ngo.pek v mengupas dng kuku dsb; mengubik: ia ~ buah jeruk [a] panjang terkelepai (tt payudara yg kempes atau yg tidak montok) [ark n] uang tembaga Rusia
kopral kop.ral [n] pangkat golongan tamtama dl ketentaraan, satu tingkat di bawah bintara dan satu tingkat di atas prajurit, yg mencakupi kopral kepala, kopral satu, dan kopral dua
koridor ko.ri.dor [n] (1) lorong dl rumah; lorong yg menghubungkan gedung yg satu dng gedung yg lain; (2) tanah (jalan) sempit yg menghubungkan daerah terkurung: beberapa traktor dikerahkan untuk membuat -- yg akan dilalui pasukan; (3) tanah yg menghubungkan dua bagian negara; (4) jalur lalu lintas yg dimiliki suatu negara yg memintas negara lain
koroh ko.roh [Mk n] kerongkongan
korok ko.rok [n] lubang atau liang memanjang (dl tanah dsb); tembusan; terowongan
korpus kor.pus [n] (1) badan (manusia atau binatang yg mati); (2) Sas himpunan karangan dng tema, masalah, pengarang, atau bentuk yg sama; (3) Ling kumpulan ujaran yg tertulis atau lisan yg digunakan untuk menyokong atau menguji hipotesis tt struktur bahasa
korting kor.ting [n cak] potongan harga; rabat; diskon: pembelian banyak mendapat -- 20%
kostum kos.tum [n] pakaian khusus (dapat pula merupakan pakaian seragam) bagi perseorangan, regu olahraga, rombongan, kesatuan, dsb dl upacara, pertunjukan, dsb: kesebelasan tamu memakai -- putih hijau
kota batik sebutan lain untuk kota Pekalongan
koteka ko.te.ka [n] penutup kemaluan laki-laki berbentuk lonjong panjang, terbuat dr buah labu yg dikeringkan, dipakai oleh beberapa suku di Irian
kotok ko.tok lihat jawer [n] tahi ayam [a] kotong [a cak] rabun senja; buta ayam
kovalensi ko.va.len.si [n Fis] valensi yg disebabkan oleh perkongsian pasangan elektron antara dua atom
kowan ko.wan [n] ikan yg hidup di air tawar, badannya panjang agak memipih, kepalanya lebar, moncong pendek membulat, makanannya plankton, tumbuhan air, dan rumput-rumputan, Ctenopharyngodon idellus
krans [n] karangan bunga berbentuk bulat lonjong dsb untuk ucapan selamat atau duka cita
krasis kra.sis [n Ling] peleburan dua vokal atau dua diftong menjadi satu vokal panjang atau diftong krn vokal yg pertama terdapat pd akhir sebuah kata, vokal yg kedua terdapat pd awal kata yg berdekatan, msl dl bahasa Latin 'co-ago' > 'co:go'
kredit lunak kredit dng bunga rendah dan waktu pengembaliannya tidak mengikat (longgar)
kriminalisasi kri.mi.na.li.sa.si [n Huk] proses yg memperlihatkan perilaku yg semula tidak dianggap sbg peristiwa pidana, tetapi kemudian digolongkan sbg peristiwa pidana oleh masyarakat
kriptografi krip.to.gra.fi [n] (1) Ling penyelidikan tt kode rahasia; (2) teknik yg mengubah data menjadi berbeda dr aslinya dng menggunakan algoritme matematika sehingga orang yg tidak mengetahui kuncinya tidak akan dapat membongkar data tsb
kroket kro.ket [n] penganan yg dibuat dr kentang yg dihaluskan, diisi daging di dalamnya, dibentuk lonjong, lalu digoreng
kromo inggil tingkatan bahasa tertinggi dl bahasa Jawa, tergolong ragam hormat, lebih dp kromo
kromosom kro.mo.som [n] (1) Dok bagian kromatin inti sel yg berceraian apabila sel terbelah atau membelah yg merupakan rangkaian pendukung jenis benda hidup; (2) Bio benda mikroskopis berbentuk tongkat yg berada dl sel organisme, mengandung gen yg banyak
krukat kru.kat [n cak] potongan rambut yg sangat pendek; cepak
kuar ku.ar [v] me.ngu.ar.kan v mengulurkan (tongkat dsb) untuk meraba-raba: orang buta itu ~ tongkatnya untuk mencari jalan [n] burung yg keluar dr persembunyiannya pd malam hari; kuak [kl a] diperoleh dr hubungan yg tidak sah (tt anak); haram jadah: anak -- [n] lingsa yg baru menetas
kuat sepit krn kempa [pb] orang kuat dl suatu perkara krn ada yg menolong di belakangnya
kuau ku.au [n] burung yg berkaki panjang dan kuat, mengais dan membalik-balik tanah untuk mencari makanan yg berupa biji-bijian, keong, cacing, serangga, dsb, berbulu indah, bersarang di atas tanah dng dua atau tiga butir telurnya, tidur pd cabang pohon yg tidak begitu tinggi; Argusianus argus (termasuk burung yg dilindungi, hidup di Malaysia, Sumatra, Kalimantan)
kucung ku.cung [Lihat {kocong}]
kucur ku.cur, ku.cur.an [n] (1) cucuran; (2) ki bantuan; pertolongan; sokongan: masalah ekonomi ini tidak bisa diselesaikan hanya dng ~ dana dr IMF
kudung ku.dung [a] terpotong atau terpenggal pd ujungnya: tangannya -- [n] kain selubung (penutup) kepala; kerudung: para santri wanita diharuskan memakai -- dan baju kurung
kue ku kue basah terbuat dr tepung beras pulut, dicetak dl bentuk lonjong cembung, berisi tepung kacang hijau, biasanya berwarna merah, diberi alas daun pisang
kulah ku.lah, ku.lah-ku.lah [kl n] kopiah atau peci yg tinggi; ketopong
kuli ku.li [n] (1) orang yg bekerja dng mengandalkan kekuatan fisiknya (spt membongkar muatan kapal, mengangkut barang dr stasiun satu tempat ke tempat lain) pekerja kasar: aku minta dicarikan -- pengangkut barang; (2) Sos penduduk desa keturunan pendiri atau sesepuh desa yg mempunyai hak suara dl pemilihan kepala desa, mempunyai kewajiban penuh melakukan pekerjaan desa
kuli ajek golongan yg dianggap sbg pendiri suatu masyarakat yg menganut hukum adat tertentu (di Madura)
kulir ku.lir [n] centong untuk menyendok semen (kapur dsb); sendok semen
kulit berwarna kulit yg berwarna kuning, hitam, sawo matang, dsb dan bukan kulit putih (tt orang atau bangsa); (2) Antr ciri ras pd manusia yg tergolong bukan ras Eropa (bukan berkulit putih)
kulit putih sebutan bagi orang Eropa; ciri ras pd manusia yg tergolong orang Eropa
kulot ku.lot [Pr n] celana berpotongan lebar, panjangnya sebatas lutut
kultivasi total pengolahan lahan pertanian dng membongkar lahan secara menyeluruh
kumanga ku.ma.nga [n] barang-barang kelontong (barang plastik, kaca, dsb) spt piring atau gelas
kumba kum.ba [n] belanga atau buyung yg berleher (untuk tempat air) [n] bonggol (ponok) pd dahi gajah
kumpar kum.par [v] me.ngum.par v menggulung (benang dsb) pd gelendong
kumparan kum.par.an [n] hasil menggulung; hasil menggelendong; gelendong
kumulus ku.mu.lus [n] (1) timbunan; tumpukan; (2) Met awan padat dng garis pinggir yg jelas, timbulnya ke atas dl bentuk onggokan spt stupa atau menara, bagian atasnya menyerupai bunga kol
kung [n] tiruan bunyi gong dipukul atau bunyi anjing menggonggong
kunjung kun.jung [v] ber.kun.jung v (1) pergi (datang) untuk menengok (menjumpai dsb): pada hari Minggu kami ~ ke rumah paman; (2) bepergian: rombongan wisatawan itu akan ~ ke Pulau Bali; (3) melawat: Presiden akan ~ ke Papua Nugini [a] lekas; pernah: dian yg tidak -- padam
kuntum kun.tum [n] (1) kuncup bunga yg hampir mekar (berkembang: -- mawar merah; (2) penggolong bilangan untuk bunga: tiga -- bunga kemboja; (3) ki gadis muda
kunyit ku.nyit [n] (1) tumbuhan, suku Zingiberaceae, marga Curcuma, banyak digunakan dl masakan, msl sbg bumbu penyedap, pemberi warna kuning, dan dapat membuat makanan lebih awet, dapat juga digunakan sbg obat; Curcuma domestica atau Curcuma longa; (2) umbi kunyit
kuota ku.o.ta [n] (1) jatah; jumlah yg ditentukan: pemerintah akan menentukan -- transmigrasi dr berbagai kabupaten; menurut -- , daerah itu harus memenuhi 25% kebutuhan ternak potong; (2) jumlah tertinggi dr barang yg mendapat izin impor (ekspor) ke pasaran internasional, negara lain, dsb dl jumlah dan periode tertentu; jatah; (3) jumlah tertinggi orang yg boleh masuk (keluar) ke (dr) suatu negara (spt ketika menunaikan ibadah haji)
kupe ku.pe [Pr n] bagian (tempat duduk) di gerbong kereta api
kupil ku.pil [v] me.ngu.pil v mengambil biji dr tongkolnya (tt jagung dsb)
kupir ku.pir [n cak] tukang menggunting (memotong) pakaian yg akan dijahit
kupluk kup.luk [Jw n] kopiah, biasanya dibuat dr beledu hitam dan berbentuk segi panjang; peci; songkok
kunci kun.ci [n] (1) alat untuk mengancing pintu, peti, dsb, terdiri atas anak kunci dan induk kunci; (2) alat yg dibuat dr logam untuk membuka atau mengancing pintu dng cara memasukkannya ke dl lubang yg ada pd induk kunci; anak kunci; (3) pengancing pintu, peti, dsb yg terpasang pd pintu, peti, dsb; (4) alat yg digunakan untuk membuka dan memasang sekrup dsb; (5) alat untuk menghidupkan atau menjalankan mesin (mobil dsb); (6) sendi (pertemuan) tulang; (7) ki jawaban yg disediakan atas pertanyaan ujian dsb; (8) ki kedudukan (tempat) yg sangat penting untuk menguasai sesuatu atau untuk mengenakan pengaruh; (9) Mus runtunan nada yg berhubungan satu dan lainnya, berdasar pd suatu nada utama; (10) Mus lambang yg digunakan untuk menunjukkan letak not tertentu pd balok not, spt kunci G menunjukkan letak not g' pd garis kedua balok not; (11) ki alat untuk mencapai suatu maksud (spt membongkar rahasia, memecahkan masalah, menentukan kalah menang, atau berhasil tidaknya sesuatu)
kupu-kupu ku.pu-ku.pu [n] serangga bersayap lebar, umumnya berwarna cerah, berasal dr kepompong ulat, dapat terbang, biasanya sering hinggap di bunga untuk mengisap madu; Lepidoptera; rama-rama [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan halus, biasanya dibuat hulu keris dsb, Bauhinia tementosa; (2) kayu kupu-kupu
kuratif ku.ra.tif [a] (dapat) menolong menyembuhkan (penyakit dsb); mempunyai daya untuk mengobati: daya -- dr sinar matahari dan air laut telah lama dikenal orang
kurma kur.ma [n] (1) pohon yg termasuk suku Arecacear, berasal dr Arab, buahnya berbentuk bulat lonjong, dijadikan semacam manisan dan enak dimakan Phoenix dactylifera; (2) buah kurma
kurva taksederhana [Mat] kurva yg mempunyai titik potong
kurva taktertutup [Mat] kurva yg ujung pangkalnya tidak mempunyai titik potong
kusa ku.sa [n] tongkat yg ujungnya diberi besi berkait (untuk mengemudikan gajah); angkusa [kl n] rumput
kusir ku.sir [n] orang yg menjalankan kereta kuda (dokar, andong, dsb); sais
kutip ku.tip [v] me.ngu.tip v (1) memungut benda kecil-kecil satu demi satu: ~ uang yg berjatuhan di tanah; (2) mengambil perkataan atau kalimat dr buku dsb; memetik karangan dsb; menukil: untuk makalah itu ia ~ beberapa pasal yg penting dr kitab undang-undang; (3) mengumpulkan dr berbagai sumber: ~ derma; (4) menarik (memungut) biaya (ongkos, pajak, dsb)
kutub angkasa perpotongan antara bola langit dan perpanjangan poros bumi
kutung ku.tung [a] terpotong; buntung
label la.bel [n] (1) sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; (2) etiket; merek dagang; (3) petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; (4) petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; (5) catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb
labelum la.be.lum [n] (1) perpanjangan bibir atas serangga yg menutupi bagian basal moncongnya; (2) mahkota bunga anggrek yg berubah bentuk spt lidah
labirin la.bi.rin [n] (1) tempat yg penuh dng jalan dan lorong yg berliku-liku dan simpang siur; (2) sesuatu yg sangat rumit dan berbelit-belit (tt susunan, aturan, dsb); (3) sistem rongga atau saluran yg berhubungan
labu la.bu [n] buah berdaging yg bagian luar kulitnya keras menjangat, berasal dr bakal buah terbenam, berdaun buah tiga, tetapi kemudian hanya berongga satu serta berbiji banyak, spt terdapat pd suku timun-timunan; Cucurbitaceae (banyak macamnya, spt -- air, -- putih, Lagenaria leucantha [n] (1) botol berperut besar, banyak macam dan gunanya (bentuknya menyerupai labu); (2) botol yg lazimnya dibuat dr kaca untuk menyimpan bahan dl laboratorium dan dilengkapi dng leher untuk pegangan serta untuk menuang [n] genderang yg menggunakan satu lembar kulit, biasanya kulit kerbau (di Pulau Roti)
labu kelenting labu yg bentuknya lonjong (oval) dan kadang-kadang sangat besar
labu kuning tanaman semusim yg biasanya ditanam sbg tanaman tumpang sari, bentuk buahnya macam-macam (bulat, bulat pipih, lonjong, atau berbentuk spt botol), mempunyai daya awet sangat tinggi, dimasak sbg sayur, dibuat dodol, manisan, selai, juga dapat dijadikan tepung, bijinya dibuat kuaci; waluh; Cucurbita pepo
labuh la.buh [a] dl keadaan turun atau tergelantung ke bawah spt kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung [ark n] penggolong benda bagi tirai: tirai se -- [Jw n] la.buh.an n upacara tradisional keraton yg dilaksanakan di tepi laut di sebelah selatan Yogyakarta, diadakan pd tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengku Buwono menurut perhitungan tahun Saka
labun la.bun , ber.la.bun-la.bun v bercakap-cakap; beromong-omong
laci la.ci [n] kotak kecil (pd meja dsb) yg dapat ditarik dan disorong, tempat menyimpan benda-benda kecil
laga la.ga [n] perkelahian (tt binatang) [Jk] be.la.ga v menyombongkan diri; berlagak
lagak la.gak [n] tingkah laku dan tutur kata yg menunjukkan kesombongan, kegagahan, kebagusan, dsb: -- nya spt anak orang kaya
lagu la.gu [n] (1) ragam suara yg berirama (dl bercakap, bernyanyi, membaca, dsb): bacaannya lancar, tetapi kurang baik -- nya; (2) nyanyian: -- perjuangan; (3) ragam nyanyi (musik, gamelan, dsb): -- keroncong asli; (4) tingkah laku; cara; lagak: -- nya spt orang asing saja , ber.la.gu v cak (1) bertingkah; (2) beraksi (msl dng gaya bicara yg dibuat-buat)
laguna la.gu.na [n] (1) Geo danau asin dekat pantai yg dahulu merupakan bagian laut (yg dangkal), yg krn peristiwa geografi terpisah dr laut; (2) danau kecil atau tasik yg terjadi pd laut dangkal yg dikelilingi oleh beting karang atau gosong pasir yg menutup pesisir atau muara sungai
lahar dingin [Geo] endapan bahan lepas (pasir, kerikil, lapili, bongkah batu, dsb) di sekitar lubang kepundan gunung api yg bercampur air hujan dan meluncur memasuki lembah dan sungai (ketika hujan turun)
lahar panas endapan bahan lepas (pasir, kerikil, bongkah batu, dsb) di sekitar lubang kepundan gunung api yg bercampur air panas dr dl kawah (yg keluar ketika gunung meletus)
lai [n] pohon yg tingginya mencapai 24 m, permukaan daun berwarna hijau, sedangkan bagian bawahnya berwarna cokelat, bunganya berwarna merah tua, buahnya lonjong dan berduri, daging buahnya berwarna kuning dan rasanya agak manis; Durio kutejeuses [kp] helai
lain la.in [a] (1) asing, beda, tidak sama (halnya, rupanya, dsb): ia tidak mau mengindahkan pendapat orang --; (2) kecuali; tidak termasuk (dl hitungan, golongan, dsb): harga Rp5.000,00, -- ongkos kirim; (3) berselisih; berbeda: mangga golek -- rasanya dng mangga gadung
laki pulang kelaparan [pb] orang lain ditolong, tetapi keluarga sendiri ditelantarkan [pb] lebih banyak mengindahkan urusan orang lain dp urusan sendiri
lakon episodik [Sas] lakon yg terdiri atas sejumlah episode yg jalinannya mengikuti arus longgar
laksamana lak.sa.ma.na [n] (1) kelompok pangkat perwira tinggi dl angkatan laut, meliputi laksamana besar TNI, laksamana TNI, laksamana madya TI, laksamana muda TNI, dan laksamana pertama TNI; perwira tinggi (dl angkatan laut); (2) pangkat kedua dl golongan perwira tinggi dl angkatan laut, sepadan dng jenderal TNI dl angkatan darat, atau marsekal dl angkatan udara (tanda pangkatnya empat bintang emas)
lakuna la.ku.na [n Dok] lekukan kecil, rongga di antara sel-sel atau lapisan
lamat-lamat la.mat-la.mat [Jw a] (1) tidak nyata kelihatan: kafilah itu sudah -- kelihatan; (2) sayup-sayup: dr jauh terdengar -- suara anjing melolong
lambak lam.bak [n] longgok atau timbunan (barang yg tidak teratur rapi)
lambuk lam.buk [a] gembur (tt tanah) [n] celana longgar langgam Aceh yg dibuat dr sutra [ark n] perahu: laksana -- di tengah laut, tenggelam timbul dilambung ombak
lambung sejati bagian saluran makanan yg berbentuk spt kantong dan berfungsi sbg tempat penampungan, pelarutan, dan pengenceran makanan
lampar lam.par [v] ber.lam.par v (1) terserak merata (tidak bertimbun atau berlonggok); bertebaran; tersebar: beras ~ di lantai; (2) ki tersiar merata (tt kabar dsb)
lampok lam.pok [n] unggunan (longgokan) batang padi yg sudah disabit
lampu gantung lampu bersemprong yg menggunakan bahan bakar minyak tanah yg digantungkan (pd langit-langit rumah dsb)
lampu listrik perangkap alat untuk menangkap atau menarik serangga yg terdiri atas lampu listrik, corong, pelindung hujan, kawat kasa, dan zat pembunuh
lampu perangkap alat untuk menangkap atau menarik serangga yg terdiri atas lampu, corong, dan zat pembunuh
lampu sempor lampu minyak tanah yg tidak menggunakan semprong
lampu tempel lampu minyak tanah bersemprong yg ditempelkan pd dinding
lamtoro lam.to.ro [n] (1) tumbuhan polong, biasa digunakan sbg pupuk hijau, dan pelindung berbagai tanaman, msl kopi, cokelat, vanili; petai cina; Leucaena glauca; (2) biji lamtoro; -- cuningham lamtoro yg mampu meningkatkan kesuburan tanah: ada rencana agar dusun itu dihijaukan dng -- cuningham
lamun la.mun , me.la.mun v termenung sambil pikiran melayang ke mana-mana [ark p] (1) tetapi; namun: biarpun sukar, -- tugas itu harus diselesaikan juga; (2) biarpun; meskipun: angin ribut melanda perahu kami, -- demikian kami masih dapat selamat; (3) asal(kan); jikalau: ia hendak datang menghadap, -- Tuanku panggil akan dia [Mk v] me.la.mun v (1) menumpukkan (melonggokkan) tidak beraturan: ~ barang bekas di gudang; (2) menggenangi; meliputi (spt air menutupi karang)
lamur la.mur [a] tidak terang penglihatan; rabun [n] daging yg banyak lemaknya: jika memasak sayur dng menggunakan -- , bakarlah sepotong jahe dan memarkan, lalu campurkan pd masakan itu
lancap lan.cap [a] rata dan licin [Mk a] ter.lan.cap v terdorong; terlanjur (tt perkataan dsb)
lancia lan.cia [ark n] kereta beroda dua yg dihela oleh orang; angkong; langca
lancung lan.cung [a] (1) tidak tulen; palsu; tiruan: uang --; (2) tidak jujur; curang: perbuatan yg -- [Lihat {lancong}]
langak-languk la.ngak-la.nguk [Lihat {langak-longok}]
langguk lang.guk [a] congkak; sombong
langit-langit la.ngit-la.ngit [n] (1) kain tenda di atas tempat tidur dsb; (2) papan (asbes dsb) sbg penutup bagian atas ruangan (kamar) di bawah atap; plafon; (3) bagian rongga mulut sebelah atas (ada langit-langit keras dan ada langit-langit lunak)
langsir lang.sir [v] me.lang.sir v (1) mengatur sambil menggandeng-gandengkan gerbong kereta api; (2) cak berjalan mondar-mandir (bolak-balik) [ark n] serdadu (pasukan) bertombak [Mk a] kurus
lanjur lan.jur [a] (1) terdorong (ke depan); (2) lanjut
lantak lan.tak [v] me.lan.tak v (1) memukul kuat-kuat supaya keras atau padat; (2) memukul supaya masuk ke dl tanah: ~ pancang; (3) menggasak; menghantam; menghabiskan: mereka ~ semua hidangan itu [n] kayu yg digunakan untuk menahan tanah longsor: pasanglah -- pd tebing itu
lantam lan.tam [a] keras sekali (tt suara, bunyi): dng suara -- , dia menyebut dirinya jagoan [a] angkuh; sombong
lantung lan.tung , lon.tang-lan.tung v (1) berjalan melenggang dng tangan kosong; (2) ki menganggur (tidak ada pekerjaan tetap) [n] (1) bunyi yg hingar-bingar (spt barang yg meletup); (2) bau yg menyengat menusuk hidung (spt bau bangkai yg hancur membusuk)
laos jambek ganyong, Canna edulis
lapah la.pah , me.la.pah v (1) menguliti dan memotong-motong binatang sesudah disembelih; (2) memotong-motong (makan) daging dng potongan besar: singa itu ~ babi itu dng lahapnya [n] kotak tempat rokok (tembakau dsb); selepa
lapang la.pang [a] (1) lebar (tt ruangan, kamar, dsb); luas; (2) lega; senang: hatinya --; -- pikiran; (3) tidak sibuk; tidak repot; senggang: waktu --; saat --; (4) longgar; tidak sempit: baju anak perlu dibuat -- krn dia cepat besar [n] tumbuhan memanjat, Bauhinia comifolia
lapar la.par [a] berasa ingin makan (krn perut kosong): gerak-geraknya spt harimau --
laparoskop la.pa.ro.skop [n] peneropong rongga perut
laparoskopi la.pa.ro.sko.pi [n Dok] pemeriksaan rongga perut dng peneropongan memakai alat melalui sayatan pd dinding perut, setelah lebih dahulu dilakukan pengisian dng udara atau gas ke dalamnya
lapili la.pi.li [n Geo] bahan hasil letusan gunung api berupa butiran bergaris tengah 2-50 mm, terdiri atas kepingan lava berongga yg kaku atau membundar
lapisan la.pis.an [n] (1) susunan; deretan; bagian; (2) hasil melapis(i); (3) ki tingkatan; golongan: anggota dewan itu merupakan wakil dr seluruh ~ rakyat
laras la.ras [n] (1) (tinggi rendah) nada (suara, bunyi musik, dsb); tala: kecapi ini agak rendah -- nya; (2) kesesuaian; kesamaan: bentuk dan isi sajak itu menunjukkan -- [a] bulat panjang dan lurus (spt batang pohon, bambu) [n] (1) pembuluh senapan (bedil) tempat lewat peluru; (2) kata penggolong untuk senapan: mereka membawa lima -- senapan [n] (1) distrik di Minangkabau; (2) dasar pemerintahan menurut adat [ark v] gugur; luruh
laras pancer [Mus] nada tertentu yg dipertahankan untuk tetap dipukul sbg pengisi nada-nada yg kosong
laringitis la.ri.ngi.tis [n] radang pd laring; radang selaput lendir hulu kerongkongan
latas la.tas [Mk v] me.la.tas v memotong (rumput dsb)
lating la.ting [n] pemantik api berupa sepotong besi yg dipantikkan pd batu sehingga mengeluarkan bunga-bunga api: untuk memasang rokoknya, Sutan memasang api dng -- , me.la.ting v membingkas; mengambul: setelah rentangan tali busur dilepas, dng cepat anak panah ~
layah la.yah , me.la.yah v meliuk (condong) ke kiri ke kanan, ke muka ke belakang (spt pohon kayu tertiup angin, orang menari) [n] tudung penutup muka; berguk , me.la.yah v melayang (terbang) rendah dekat permukaan tanah (air) [a] ceper (tt piring, talam, dsb)
layar la.yar [n] (1) kain tebal yg dibentangkan untuk menadah angin agar perahu (kapal) dapat berjalan (laju); (2) tabir (tirai) penutup jendela (pintu); (3) tirai; kelir (dipakai pd pertunjukan gambar hidup, drama, wayang kulit, dsb); (4) bidang (berupa kain, papan, kaca) tempat menayangkan gambar (film, televisi, dsb) [n] ikan laut besar, berbentuk bulat panjang, bermoncong panjang membentuk tombak bulat, bersirip punggung panjang dan besar (bila ditegakkan waktu berenang tampak spt perahu layar); ikan layar; Istiphorus gladius
layar bulu ayam [Lay] layar penjaga keseimbangan kapal (letaknya pd tali penyokong tiang)
ledek le.dek [Jw n] penari dan penyanyi kesenian tradisional (keliling); ronggeng keliling [v] me.le.dek Jk v mengejek; menghina: ibu guru itu marah ketika salah seorang murid ~ nya
lega le.ga [a] (1) lapang; luas; tidak sempit: halaman rumahnya cukup -- untuk tempat bermain keempat anaknya; (2) tidak sesak; kosong: mari kita pindah ke gerbong belakang, di sana --; (3) berasa senang (tenteram); tidak gelisah (khawatir) lagi: saya merasa -- mendengar kabar bahwa istri saya telah melahirkan dng selamat; (4) senggang; tidak sibuk: minggu ini aku agak --
legalisasi le.ga.li.sa.si [n] pengesahan (menurut undang-undang atau hukum): -- abortus tidak menolong usaha pelembagaan perkawinan dl masyarakat
leger le.ger [n] balok penyangga lantai [n] pipa air; tempat air; tong (anggur dsb) [n Dik] (buku) daftar nilai asli siswa (sebelum dipindahkan ke dl buku laporan pendidikan)
legum le.gum [n] degum [n] tumbuhan perdu yg berkeping ganda, berbuah polong, menghasilkan mineral, akarnya mengandung campuran nitrogen dan bakteri, termasuk makanan penting untuk ternak (spt pohon kacang tanah, semanggi); tumbuhan kacang-kacangan; Leguminoceae
legung le.gung [n] tiruan bunyi gong; degung [n] nama pohon
lektor lek.tor [n] (1) pengajar di perguruan tinggi, berpangkat pembina atau golongan IV/a; (2) asisten profesor; pangkat sebelum atau di bawah profesor
lektor Kepala pengajar di perguruan tinggi yg bergolongan IV/c
lektor Kepala Madya pengajar di perguruan tinggi yg bergolongan IV/b
lektor Madya pengajar di perguruan tinggi yg bergolongan III/d
lektor Muda pengajar di perguruan tinggi yg bergolongan III/c
lekuk le.kuk [a] (1) berongga lekung atau jeluk (spt tanah yg digali); (2) lepih spt topi yg ditekan; (3) berlekuk ke dalam (spt lensa)
lekuk mata rongga tempat mata
lekum le.kum [n] (1) tenggorok; merih; (2) ujung kerongkongan yg tampak tersembul di leher
lela rambang meriam yg mulutnya bercorong
lemah semangat tidak memiliki daya dorong yg kuat; (2) tidak kuat badan (mudah kena penyakit)
lemak telo [Tern] lemak yg bersumber dr lemak rongga perut dan lemak tubuh sapi atau domba, biasanya penggunaannya lebih banyak untuk industri, spt pembuatan sabun dan kosmetik
lembar lem.bar [n] (1) kl benang; tali: ibarat menyambung -- yg telah putus; (2) kata penggolong bagi benda yg lebar dan tipis (tt papan, kertas, seng, dsb); helai: dua -- daun (kertas, kain, layar, dsb); (3) kata penggolong bagi benda yg panjang (spt rambut, tali, dsb); utas; helai: tiada luruh se -- rambut pun; (4) lembaran
lembu Suana patung lambang Kesultanan Kutai Tenggarong, terbuat dr kuningan, bertanduk spt lembu, bermuka spt gajah, bersayap spt burung, bertaji dan berkuku sp; t ayam jantan, pd kepalanya dipasang berjenis ragam rias
lemburu lem.bu.ru [n] anak ikan atau ikan kecil di laut, biasa dijadikan umpan penangkap ikan besar, banyak terdapat di sekitar Pulau Jawa, merupakan jenis sarden; Sardinella longiceps
lemping lem.ping [n] (1) penganan yg tipis dan pipih (msl -- sagu, -- pulut); (2) kata penggolong untuk benda-benda yg berbentuk gulungan
lemur le.mur [n] kerabat monyet, sebesar kucing, terdapat di Madagaskar dan beberapa pulau kecil di sekitarnya, ekornya panjang, moncongnya spt moncong rubah, termasuk hewan malam dan penghuni pohon, pemakan serangga, buah-buahan, dan mamalia kecil, gigi seri pd rahang bawah menjulur ke depan, bentuknya spt sisir, serasi untuk menyedot buah-buahan lunak, juga dipakai menyisir bulunya; Lemuridae
lencun len.cun [ark a] licin; lencong
lengak le.ngak , me.le.ngak Jk v (1) mendongak; mencongak; (2) ki tercengang (heran); keheran-heranan
lengan kait alat pengisap pd sotong, cumi, dsb berupa lengan-lengan panjang di sekitar mulut, penuh batil pengisap sbg alat untuk menangkap mangsa dan memasukkannya ke mulut
lenggak leng.gak [v] me.leng.gak v mengangkat kepala agar mukanya menengadah; mendongak
lengkeng leng.keng [n] (1) pohon yg tingginya 4-10 m, berasal dr Cina, kulit kayunya cokelat, daunnya rimbun, kecil-kecil dan kaku, buahnya bulat kecil berwarna cokelat dan berumpun, daging buahnya berwarna putih berasa manis, dan bijinya hitam keras berkilat; Euphoria longana; (2) buah lengkeng
lengung le.ngung , me.le.ngung v termenung-menung, termangu-mangu (krn terkejut, keheranan, dsb): ia pun ~ mendengar kabar buruk itu [ark v] me.le.ngung v menengok; melenggong
lenjuang len.ju.ang [n] tanaman perdu yg tergolong tanaman hias, helai daunnya panjang, warnanya bermacam-macam, hijau, hijau bercampur merah, ungu kemerah-merahan, atau merah; hanjuang; andong; Cordyline fruticosa
lentang-lentung len.tang-len.tung [v] berbunyi spt bunyi tong atau kaleng dipukul
lentisel len.ti.sel [n Hut] pori-pori yg menonjol, biasanya berbentuk lonjong yg terbentuk pd cabang-cabang berkayu, terjadi jika lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus
lentung len.tung [n] tiruan bunyi tongtong atau lonceng [Mk v] me.len.tung v menyentuh (kaleng, orang, dsb)
lepas le.pas [a] (1) dapat bergerak (lari) ke mana-mana; tidak tertambat: kuda itu -- sehingga pemiliknya sulit menangkapnya; (2) bebas dr ikatan; tidak terikat lagi: anjingnya --; (3) lolos dr kandang (kurungan, kerangkeng, dsb): burung piaraannya -- dan terbang entah ke mana; (4) melarikan diri: tahanan yg -- itu sudah tertangkap kembali; (5) bebas dr hukuman: baru saja seminggu -- dr penjara, ia sudah melakukan penodongan lagi; (6) tidak ada sangkut-pautnya lagi; tidak ada ikatan lagi: ia sudah -- , kontraknya sudah habis; (7) copot; tidak pd tempatnya la; gi: sekrupnya --; (8) tanggal (tt gigi): giginya sudah banyak yg --; (9) bebas; berdiri sendiri: negara itu sudah -- dr cengkeraman penjajah; (10) tidak melekat lagi; hilang: kejadian itu tidak pernah -- dr ingatannya; (11) sesudah; sehabis: -- salat subuh, kami selalu berjalan-jalan
lereng le.reng [n] (1) sisi (bidang, tanah) yg landai atau miring: -- gunung; (2) permukaan pd keliling barang yg pipih bundar atau bulat (spt uang, roda): -- uang ringgit Belanda berukiran tulisan [Jw n] berjalur-jalur menyerong (tt corak kain batik dsb)
letargi le.tar.gi [n Dok] keadaan lemah badan dan tidak ada dorongan untuk melakukan kegiatan, nafsu tidur berlebihan (apabila dibangunkan langsung tertidur kembali), muncul pd penderita penyakit otak atau keracunan
letung le.tung [n] tiruan bunyi tong dipukul
lian li.an [n Isl] sumpah seorang suami dng tuduhan bahwa istrinya berzina, sebaliknya istrinya juga bersumpah dng tuduhan bahwa suaminya bohong (masing-masing mengucapkannya empat kali, sedangkan yg kelima mereka berikrar bersedia mendapat laknat Allah jika berdusta) sehingga suami istri itu bercerai dan haram menikah kembali seumur hidup
liang li.ang [n] lubang kecil , li.ang-li.uk v berkelok-kelok tubuhnya (spt ular berjalan); berjalan berliuk-liuk (spt orang mabuk) [n] satuan ukuran berat 37,5 g: satu kati tulang sotong digongseng dng campuran cuka sebanyak dua --
liang renik lubang (rongga) kecil-kecil pd kulit atau benda padat; pori
lidah ayam tumbuhan terna, dijumpai di berbagai tempat di Indonesia, tingginya mencapai 0,80 m, batang bagian atas berbulu, daun berbentuk pita, tajam, lonjong atau jorong, perbungaan berupa tandan yg normal muncul dr ketiak daun, buah agak bersayap, perbanyakan dng biji, daun dan akar untuk obat asma, bronkitis, atau sbg tonik, juga mengandung saponin, Polygala glomerata; (2) pisau kecil
lidah gajah birah air, Aglaonema oblongifolium
ligasi li.ga.si [n] pengikatan suatu organ berongga dng suatu ligatur untuk mengikat pembuluh darah agar dapat menghentikan perdarahan
ligatur li.ga.tur [n] (1) Mus tanda untuk membayangkan dan menyanyikan dua atau beberapa nada yg sama tingginya sbg satu tanda (tersambung tanpa terputus); (2) Ling huruf tercetak atau tertulis yg merupakan gabungan dua huruf atau lebih yg berlainan; (3 a) benang yg dipakai untuk mengikat suatu organ berongga; (b) pengikatan unsur geligi dng benang kawat dr logam
liku li.ku [Mk n] kelok; lekuk; lengkong: jalan di daerah pegunungan banyak -- nya
lili li.li [n] tanaman hias berasal dr Jepang atau Cina, bunganya berbentuk corong berwarna putih atau merah gading bergaris-garis merah tua, dibiakkan dng umbi; Lilium longiflorum
lilin sambang lilin yg terdapat pd sarang lebah yg sudah kosong
limas li.mas [n] (1) takir yg dibuat dr upih pinang, daun pisang, dsb, yg dilipat berbentuk corong (bulat) untuk tempat air, gulai, dsb; (2) merunjung ke atas (tt bentuk atap bangunan, spt bentuk piramida); (3) benda ruang yg alasnya berbentuk segitiga (segi empat dsb) dan bidang sisinya berbentuk segitiga dng titik puncak yg berimpit
limau li.mau [n] (1) tanaman berbuah bulat atau lonjong, berujung agak lancip, jika matang berwarna kuning, isinya berulas-ulas, umumnya tidak dimakan langsung, tetapi airnya dibuat minuman penyegar; Citrus limon; (2) buah limau
limau masak sebelah [pb] aturan (hukum dsb) yg tidak adil, membeda-bedakan golongan, kedudukan, dsb, tidak sama rata: spt -- masak seulas, pb (orang) yg menonjol di antara saudara-saudaranya (lebih pandai, kaya, dsb)
limau nipis limau, berbuah agak lonjong berkulit agak tebal, halus, dan berkilat, berasa masam, dapat dipakai sbg penyedap masakan, campuran obat tradisional, dan sbg minuman penyegar; Citrus aurantifolia
limpa lim.pa [n] organ tubuh, terletak di dl rongga perut sebelah kiri atas, yg menghasilkan cairan yg membantu pencernaan makanan dan membersihkan darah
limpoh lim.poh [Mk n] longgok atau timbunan (padi, barang dagangan, dsb)
lindung lin.dung , ber.lin.dung v (1) menempatkan dirinya di bawah (di balik, di belakang) sesuatu supaya tidak terlihat atau tidak kena angin, panas, dsb; bersembunyi: prajurit itu ~ di balik timbunan karung berisi pasir; perahu nelayan ~ di balik pulau; (2) bersembunyi (berada) di tempat yg aman supaya terlindung; (3) minta pertolongan kpd Tuhan Yang Mahakuasa supaya selamat atau terhindar dr godaan, bencana, dosa: melainkan Tuhan jualah tempat kita ~ [n] belut
lingkar ling.kar [n] (1) keluk membelit merupakan bundaran; gelung; (2) bingkai (pd roda); simpai (pd tong dsb); (3) keliling bulatan
lingkungan ling.kung.an [n] (1) daerah (kawasan dsb) yg termasuk di dalamnya; (2) bagian wilayah dl kelurahan yg merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa; (3) golongan; kalangan: ia berasal dr ~ bangsawan; (4) semua yg mempengaruhi pertumbuhan manusia atau hewan: kita harus mencegah pencemaran ~
lintasan balistik lin.tas.an balistik lintasan yg dilalui oleh titik berat peluru, jika peluru itu tidak mengalami daya dorong krn mengabaikan keadaan nyata cuaca serta lingkungan bumi, maka lintasan itu akan berbentuk parabola, sedangkan peluru yg ditembakkan dng sudut 45o akan mencatat jarak lintasan terbesar dr tanah ke tanah
lipiodol li.pi.o.dol [n] sekelompok bahan kontras rontgen mirip minyak, dng kadar iodium tinggi untuk menunjukkan saluran kelenjar ludah kelenjar air mata, rongga sampingan hidung, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa
log [n] gelondong [kp] logaritma [n Lay] (1) buku harian kapal; (2) pengukur kecepatan
loki lo.ki [Cn n] (perempuan) pelacur; loktong
lokomotif lo.ko.mo.tif [n] kepala kereta api (yg menarik gerbong kereta)
loloh lo.loh [v] me.lo.loh v menyuapi: burung itu ~ anak-anaknya yg masih kecil [Mk a] longgar (tt baju, cincin, dsb)
lolohan lo.lo.han [n] ruang resonansi di bawah cekungan gong, bonang, dan alat musik dl bentuk yg sama
lompok lom.pok [ark v] ber.lom.pok-lom.pok v berlonggok-longgok; bertumpuk-tumpuk
loncer lon.cer [Jk a] longgar atau galir (tt sekrup dsb)
lonco lon.co , me.lon.co-lon.co Jk v berjalan-jalan melancong: dia sedang ~ bersama istrinya
lonjak bagai labu dibenam [pb] orang yg sombong
lonjor lon.jor [Jw n] batang (kata penggolong bagi barang yg panjang): bambu dua --
loyar keledek advokat yg menolong orang bukan krn hendak mencari uang
luang lu.ang [a] (1) lowong (tidak dihuni, ditempati, dsb); kosong: kebetulan ada tempat --; (2) senggang; tidak sibuk: dikerjakan dl waktu -- , me.lu.ang v berasa pegal (ngilu) sekujur badan: dua tiga hari ini badan terasa ~ saja
lubang lu.bang [n] (1) liang; (2) lekuk di tanah dsb: ia menggali -- untuk menanam pisang; (3) Fis lowongan yg ditinggalkan oleh elektron yg berpindah dl zat padat dan bermuatan positif dan dapat menghantar arus listrik [Sd n] belut besar
lubang muat sisi [Kap] lubang pd sisi kapal yg khusus digunakan untuk bongkar muat barang di geladak antara
luka parah luka yg sangat berat (serasa hampir tidak tertolong)
lulus lu.lus [v] (1) dapat masuk atau lalu (ke dalam atau dr lubang dsb): benang sebesar itu tidak dapat -- ke lubang jarum yg kecil itu; (2) dapat lepas atau lucut (spt gelang dr tangan atau cincin dr jari): setelah dibasahi dng air sabun, cincin itu dapat -- dr jarinya; (3) terperosok masuk (spt kaki ke dl lantai bambu dsb); (4) berhasil (dl ujian); dapat melalui dng baik (dl menghadapi segala cobaan): dl ujian itu tiga orang dinyatakan --; (5) diperkenankan; terkabul (tt permohonan, permintaan, dsb): permintaannya sudah --; (6) hilang lenyap: rumahnya -- tertimbun tanah longsor; (7) lelap, tidak dapat ditebus lagi (tt barang gadai): cincin yg digadaikan sudah --
lulus tidak berselam [pb] orang yg menderita sengsara, tetapi tidak ada yg mau menolong
lumba-lumba lum.ba-lum.ba [n] binatang mamalia laut sejenis ikan paus, bergigi kecil dng moncong yg panjang; Delphinidae
lumbal lum.bal [n Anat] pinggang bagian belakang antara punggung dan bokong
lumen lu.men [n Dok] rongga di dl pembuluh [n Fis] satuan ukuran kekuatan cahaya (lampu, lilin, dsb)
lunak lu.nak [a] (1) lembut; empuk: beliau hanya diperbolehkan menyantap makanan yg --; (2) ki tidak lekas marah; sabar; tidak terlampau keras mempertahankan pendiriannya dsb: mereka termasuk golongan kaum nasionalis yg --; (3) reda: hatinya -- setelah dinasihati
luncung lun.cung [a] lancip, tetapi tidak runcing pd ujungnya: tikus itu -- moncongnya
luncur lun.cur [v] me.lun.cur v (1) melorot (di tempat yg licin) dng cepat; menggelongsor; melungsur turun: anak itu -- dr gendongan ibunya; (2) terlepas lulus (dr genggaman dsb); lucut; (3) lelap (tt barang gadaian): barang yg digadaikan itu telah --; (4) bergerak dng cepat (tt kereta, mobil, dsb); (5) ki keluar dng lancarnya (tt kata-kata): pernyataan itu ~ dr menteri; (6) tidak berlaku lagi (tt janji dsb)
lung [n] (1) garis berlekuk; keluk; (2) busur panah: melenturkan -- [n] peti mati yg tidak beralas (jadi ditutupkan saja di liang kubur) ? long
lungsur lung.sur [v] me.lung.sur v meluncur turun; longsor [Jw v] lung.sur.an n pakaian bekas (barang lama dsb)
luntang lun.tang [n] sepotong kayu atau buluh yg ringan, satu depa, yg diberi berkail untuk memancing ikan
luweng lu.weng [Jw n] (1) sumur yg sangat dalam yg terdapat di dl gua (di pegunungan); (2) lubang yg dalam; (3) balong pd tempat pembakaran kapur; (4) keran (dapur) besar yg terbuat dr bata atau tanah
mabriuk mab.ri.uk [Bld v] bergotong royong untuk membuat jalan, selokan, dsb
mabuh ma.buh [v] memotong padi dng imbalan upah harian (di Madura)
macam ma.cam [n] jenis; rupa: barang yg spt ini ada dua --; bentuk dan warnanya sama, tetapi -- nya lain; (2) n cara: bagaimana -- nya jika ia mengajar anak-anak; pakaian -- sekarang berbeda dr pakaian -- dulu; -- apa ini; (3) p (se)bagai; seperti: -- orang mengantuk disorongkan bantal
macet ma.cet [a] (1) tidak dapat berfungsi dng baik (tt rem, mesin, dsb); sendat; serat: rem mobilnya --; (2) ki terhenti; tidak lancar: pembongkaran saluran air menyebabkan lalu lintas --; usahanya --; air leding sedang --
mafia ma.fia [n] perkumpulan rahasia yg bergerak di bidang kejahatan (kriminal); -- peradilan 1 kelompok advokat yg menguasai proses peradilan sehingga mereka dapat membebaskan terdakwa apabila terdakwa dapat menyediakan uang sesuai dng jumlah yg diminta mereka: isu mengenai -- peradilan disebarkan melalui pemberitaan di berbagai surat kabar; (2) persekongkolan di antara para penegak hukum dng pencari keadilan
magi ma.gi [n] sesuatu atau cara tertentu yg diyakini dapat menimbulkan kekuatan gaib dan dapat menguasai alam sekitar, termasuk alam pikiran dan tingkah laku manusia [n] golongan iman dr zaman Parsi Kuno [n] penyedap masakan, dibuat dr ekstrak daging dl bentuk cairan setengah kental atau padat, berbentuk dadu
magrur mag.rur [Ar a] sombong; angkuh
mahesa ma.he.sa [kl n] kerbau (banyak dipakai sbg nama orang: Mahesa Jenar, Mahesa Wongateleng)
mahkota mah.ko.ta [n] (1) hiasan kepala atau songkok kebesaran bagi raja atau ratu: Sri Ratu mengenakan -- emas bertatahkan berlian; (2) ki yg menguasai; raja; (3) ki kekuasaan (atas kerajaan): raja menyerahkan -- kpd putra beliau; (4) gelar orang besar: Datuk Raja --; (5) yg dihargai atau yg dijunjung tinggi: rambut adalah -- wanita; (6) yg dicintai: -- jiwa [n] bagian hiasan bunga yg merupakan lingkaran dalam, berwarna-warni, dan menentukan corak warna bunga, dapat terbagi atas daun mahkota (bersifat polipetal) atau bertautan (bersifat gamopetal atau simpetal)
main ma.in [v] (1) melakukan permainan untuk menyenangkan hati (dng menggunakan alat-alat tertentu atau tidak): -- bola; -- kelereng; -- cari-carian; (2) cak melakukan perbuatan untuk bersenang-senang (dng alat-alat tertentu atau tidak): anak-anak sedang -- di halaman; (3) berjudi: sepanjang hari kerjanya hanya -- domino; (4) dl keadaan berlangsung atau mempertunjukkan (tontonan dsb): filmnya sudah --; (5) bertindak sbg pelaku dl sandiwara (film, musik, dsb): dia sering ikut -- dl pementasan drama di sekolah; (6) berbuat serong: saya benci kpd laki-laki yg suka -- dng perempuan lain; (7) bekerja, bergerak, berputar, dsb secara sepatutnya (tt mesin dsb): jarum jamnya sudah tidak -- lagi; (8) cak berbuat sesuatu dng sesuka hati; berbuat asal berbuat saja: jangan -- pinjam saja, pikirkan juga bagaimana cara mengembalikannya; kalau sudah marah, ia suka -- pukul saja; (9) cak menjalankan usaha (taksi, becak, dsb); mencari nafkah dng: dulu -- becak, sekarang -- taksi; (10) cak selalu menggunakan (memakai): sekarang dia sudah tidak mau naik bus, -- taksi melulu
main api melakukan permainan dng api; (2) ki melakukan sesuatu yg berbahaya; (3) ki bermain cinta; bermain serong
main serobot berbuat tidak menurut aturan; melanggar hak dsb; -- serong menyeleweng; berselingkuh: dia dituduh -- serong dng istri orang
main tembung berkelahi memakai tongkat untuk memukul dan menangkis dl pencak Cina
main-main ma.in-ma.in [v] (1) cak bermain-main; bersenang-senang dng melakukan sesuatu: kami -- di pasir dng membuat lubang sumur-sumuran dan gua-guaan; (2) tidak dng sungguh-sungguh; hanya berkelakar; bermain-main saja: engkau jangan -, ini masalah penting; (3) ki berbuat serong: belum sebulan kawin dia telah -- dng perempuan lain
maja ma.ja [n] (1) pohon yg berkembang biak dng biji, tingginya dapat mencapai 15 m, cabangnya berduri, berdaun majemuk, berbunga harum, kulit batangnya kalau diiris mengeluarkan getah berwarna putih, yg jika dibiarkan dl udara terbuka, warnanya berubah menjadi kuning jernih spt batu permata, kulit akarnya dapat dijadikan obat penyakit mulut dan kuku pd lembu; (ada berbagai jenis, spt -- batu, -- ingus); Aegle marmelos; (2) buah maja, bentuknya bulat atau agak lonjong, dagingnya berwarna jingga, rasanya pahit, dapat digunakan sbg obat diare, kolera, disentri
majun ma.jun [n] potongan sisa bahan (bukan kain bekas) yg digunakan untuk lap [n] jamu atau obat kuat untuk lelaki yg dibuat dr bermacam-macam ramuan, yg membuat badan menjadi terasa hangat, sehat, kuat, dan bersemangat muda
makan ma.kan [v] memasukkan makanan pokok ke dl mulut serta mengunyah dan menelannya: mereka -- tiga kali sehari; (2) v memasukkan sesuatu ke dl mulut, kemudian mengunyah dan menelannya: ia sedang -- pisang; (3) v memasukkan sesuatu ke dl mulut dan mengunyah-ngunyahnya: Nenek sedang -- sirih; (4) v memasukkan sesuatu ke dl mulut dan menelannya: pasien harus -- pil; (5) v mengisap: -- candu; (6) v memakai; memerlukan; menghabiskan (waktu, biaya, dsb): pembangunan jembatan ini -- waktu lama; upacara adat itu -- ongkos besar; (7) v menyerang, mematikan, mengambil (dl permainan catur): gajah -- bidak putih; (8) v bekerja sebagaimana mestinya (tt rem, gigi roda, dsb); (9) v melukai: air keras itu -- kulit; (10) v mengenai; menembus: ditembaknya tiga kali, tetapi tidak --; (11) v memperoleh sesuatu; mencapai sesuatu: layarnya tidak -- , tidak memperoleh angin [n] tempat berlindungnya hati dan kesehatan jasmani, lenyapnya keragu-raguan yg disebabkan oleh kesibukan kerja jasmani
makan darah [ki] (1) rusak hatinya atau dirinya krn sedih, mendongkol, dsb; (2) banyak mengambil untung
makan empuk [ki] orang yg mudah dituju, dibohongi, dsb untuk kepentingan pribadi: orang menjadi -- empuk bagi penjahat
makan hak melanggar hak orang lain; menyebabkan susah hati (mendongkol dsb)
makantuh ma.kan.tuh [v] tolong-menolong (di Minahasa)
makrokriminologi mak.ro.kri.mi.no.lo.gi [n] penyelidikan tt tindakan kriminal suatu golongan antara bangsa yg dipergunakan oleh para pemimpin dng propaganda yg menghasut
makyung mak.yung [Lihat {makyong}]
mal [n] (1) kepala atau bagian atas (dr tiang batu, kaki meja, dsb); (2) ganja (tt keris); (3) dasar atau bagian pd pangkal (tt bilah senjata) [n] (1) harta benda (uang, barang); khazanah; (2) dana [n] cetakan jambangan keramik yg terbuat dr kayu atau seng yg tebal [n] gedung atau kelompok gedung yg berisi macam-macam toko dng dihubungkan oleh lorong (jalan penghubung)
malakofili ma.la.ko.fi.li [n Bio] penyerbukan bunga dng perantara atau bantuan keong
malakologi ma.la.ko.lo.gi [n] ilmu mengenai seluk-beluk kehidupan jenis keong, remis, cumi-cumi, dan sebangsanya
malapari ma.la.pa.ri [n] pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata
mambung mam.bung [a] kering dan kosong di dalamnya (tt buah-buahan dsb); mampung
mampung mam.pung [a] ringan dan berongga-rongga (spt bunga karang, batu apung); mambung
mancanegara man.ca.ne.ga.ra [n] negara asing; luar negeri: beberapa pejabat tinggi negara ikut rombongan Presiden ke --
mandrin man.drin [n Dok] benang logam yg dimasukkan ke dl suatu alat untuk menyalurkan atau kateter supaya menjadi lebih tegang dan tidak tersumbat ketika dimasukkan ke dl rongga tubuh
mana ma.na [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan salah seorang atau salah satu benda atau hal dr suatu kelompok (kumpulan): rumah -- yg kosong?; (2) (di belakang di, dari, ke) kata tanya untuk menanyakan tempat: di -- buku saya?; engkau dr -- ?; orang -- , orang berasal dr mana; (3) kata untuk menanyakan keadaan atau cara sesuatu: macam -- , spt apa keadaannya (caranya); bagaimana; (4) kata ganti untuk menyatakan tempat yg tidak tentu: di -- ada asap, di situ ada api; di -- mungkin (perlu), kalau mungkin (perlu) [n] tenaga hidup yg tidak berpribadi dan ada pd manusia, binatang, tumbuhan, dan segala macam benda, biasanya untuk jimat atau fetis, serta membawa keberuntungan bagi pemiliknya, tetapi akan menimbulkan kerugian bagi orang yg tidak menghiraukannya (menurut pandangan orang Melanesia) [n] (1) keuntungan atau manfaat yg datang tiba-tiba; (2) makanan yg diterima orang Israel dl perjalanan mereka di padang gurun (dl Kitab Perjanjian Lama)
mandat man.dat [n] (1) perintah atau arahan yg diberikan oleh orang banyak (rakyat, perkumpulan, dsb) kpd seseorang (beberapa orang) untuk dilaksanakan sesuai dng kehendak orang banyak itu: kongres memberikan -- kpd pengurus lama untuk meneruskan tugasnya; (2) kekuasaan untuk melakukan kewenangan kekuasaan dr suatu badan atau organ kekuasaan atas nama badan atau organ kekuasaan tsb: MPR memberikan -- kpd Presiden untuk menjalankan kekuasaan tertinggi negara; (3) instruksi atau wewenang yg diberikan oleh organisasi (perkumpulan dsb) kpd wakilnya untuk melakukan sesuatu dl perundingan, dewan, dsb: organisasi itu telah memberikan -- kpd ketua untuk ikut berunding; (4) surat perintah bayar: pegawai belum dapat menerima gaji krn -- nya belum ditandatangani oleh pejabat yg berwenang; (5) perwakilan atas suatu wilayah yg diberikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa; pemberian kekuasaan: Jepang diberi -- untuk mengurus kepulauan bekas jajahan Jerman di Pasifik
mangkel mang.kel [Jw a] merasa tidak enak hati krn marah dsb; jengkel; mendongkol: tentu saja penonton yg tidak mendapat tempat duduk itu merasa -- krn sama-sama telah membayar
mansiang mancik rumput tinggi; mendong
mantri polisi pegawai pembantu camat (lurah dsb) yg bekerja melaksanakan tugas kepamongprajaan
manusia perahu orang-orang yg secara berbondong-bondong meninggalkan negerinya menuju negara lain dng menggunakan perahu
maois ma.o.is [n] penganut ajaran Mao Zedong
mapalus ma.pa.lus [n] semangat gotong royong cara Minahasa, juga dapat dijadikan senjata melawan tindak kriminal
marhaenis mar.ha.e.nis [n] (1) orang yg termasuk dl golongan marhaen; (2) pemimpin kaum marhaen yg berjuang untuk rakyat (kaum kecil)
marhaenisme mar.ha.en.is.me [n Pol] (1) paham yg bertujuan memperjuangkan nasib kaum kecil untuk mendapatkan kebahagiaan hidup; (2) ideologi politik yg tumbuh dan berkembang di Indonesia berdasarkan keadaan dan keinginan masyarakat Indonesia dng asas sosionasional, sosiodemokrasi, gotong royong, kebangsaan, kemerdekaan beragama, dan kerakyatan
markasit mar.ka.sit [n] (1) pirit yg mengkristal; (2) potongan kecil baja polesan yg mengkilat untuk hiasan pakaian panggung
marsekal mar.se.kal [n] (1) kelompok pangkat perwira tinggi dl angkatan udara, meliputi marsekal besar TNI, marsekal TNI, marsekal madya TNI, marsekal muda TNI, dan marsekal pertama TNI; (2) pangkat kedua dr golongan perwira tinggi dl angkatan udara, sepadan dng jenderal TNI dl angkatan darat atau laksamana TNI dl angkatan laut (tanda pangkatnya empat bintang emas yg ditempatkan di bahu baju); (3) pangkat tertinggi dl angkatan bersenjata beberapa negara dng tanda empat bintang emas
masektomi ma.sek.to.mi [n] operasi pemotongan atau penghilangan payudara
masif ma.sif [a] (1) utuh dan padat, di dalamnya tidak berongga (tt batu dsb); (2) kuat; kukuh: gedung itu tampak sangat --; (3) murni (tt logam mulia): ia memakai cincin emas -- di jari manisnya
masohi ma.so.hi [n] bentuk tolong-menolong (di Ambon); masori
mastektomi mas.tek.to.mi [n Dok] pemotongan seluruhnya (msl seluruh payudara): apabila pd payudara itu didapati kanker, operasi segera dilakukan dan biasanya dilakukan --
masuk ma.suk [v] (1) datang (pergi) ke dl (ruangan, kamar, lingkungan, dsb): ia -- ke kamarnya kemudian menguncinya dr dalam; (2) datang (pergi) ke tempat bekerja (sekolah dsb): ia -- agak siang krn harus pergi berobat ke rumah sakit; hari ini ia tidak -- kerja, tidak datang di tempat ia bekerja; (3) tergolong; terhitung; terbilang; tercantum: ia -- dl penilaian ibu rumah tangga teladan; hal itu tidak -- dl acara rapat; (4) menjadi (anggota perkumpulan, prajurit, penganut agama, warga negara, dsb): -- Islam (Kristen, Buddha, Hindu, dsb); -- warga negara Indonesia; (5) turut serta, mengikuti; turut campur: -- perang; -- ujian; (6) diterima; didapat: uang yg -- bulan ini lebih kecil dp bulan yg lalu; surat-surat yg -- harus segera dicatat dan dijawab
mata ma.ta [n] (1) indra untuk melihat; indra penglihat; (2) sesuatu yg menyerupai mata (spt lubang kecil, jala): nenek mencoba memasukkan benang ke -- jarum; (3) bagian yg tajam pd alat pemotong (pd pisau, kapak, dsb): -- pisau itu perlu dikikir supaya tajam; (4) sela antara dua baris (pd mistar, derajat, dsb); (5) tempat tumbuh tunas (pd dahan, ubi, dsb); (6) ki sesuatu yg menjadi pusat; yg di tengah-tengah benar: (7) yg terpenting (sumbu, pokok, dsb): -- pencaharian penduduk desa itu bertani [n] satuan ukuran berat untuk candu
mata bor [Tek] bagian gurdi yg berfungsi untuk memotong
mata tidur [pb] seorang istri yg berlaku serong ketika suaminya sangat percaya akan kelurusannya
mati anak berkalang bapak [pb] anak dan bapak wajib tolong-menolong
mati kuang krn bunyi [pb] mendapat bencana krn kesombongan (perbuatan) sendiri
matoa ma.toa [n] (1) pohon, kayunya digunakan sbg bahan bangunan dan perabot rumah tangga; (2) buah pohon matoa, bentuknya lonjong spt kelengkeng, rasanya manis legit; Ponnetia pinniata
maulana mau.la.na [n] (1) Isl gelar kehormatan untuk Tuhan (sbg pelindung penolong); gelar kehormatan untuk para nabi (sbg pembimbing umat); (2) gelar kehormatan bagi ulama besar atau sufi; (3) tuan kita: pakaian anak raja --
mawar laut binatang laut, badannya berongga-rongga dan berumbai-rumbai, biasanya melekat pd beting karang; Actinaria
mayang ma.yang [n] tongkol bunga palem (kelapa, enau, pinang, dsb yg terbungkus seludang) [n] perahu layar untuk menangkap ikan di laut (biasanya dng menggunakan jaring atau pukat); perahu pukat; perahu mayang
mayokratio ma.yo.kra.tio [n] pemerintahan suatu negara yg dipegang oleh golongan terbanyak
mazhab maz.hab [n] (1) Isl haluan atau aliran mengenai hukum fikih yg menjadi ikutan umat Islam (dikenal empat mazhab, yaitu mazhab Hanafi, Hambali, Maliki, dan Syafii): umat Islam di Indonesia banyak yg menganut -- Syafii; (2) golongan pemikir yg sepaham dl teori, ajaran, atau aliran tertentu di bidang ilmu, cabang kesenian, dsb dan yg berusaha untuk memajukan hal itu: -- ekonomi; -- seni lukis
medali me.da.li [n] tanda jasa (tanda penghargaan, tanda peringatan) dibuat dr logam (emas, perak, perunggu), berbentuk bundar, lonjong, dsb, kadang-kadang diberi tali, spt kalung: ia berhasil meraih -- emas dl pekan olahraga itu [kl n] nama bunyi-bunyian spt seruling
medalion me.da.li.on [n] perhiasan berbentuk bulat (lonjong, jantung, dsb) yg dibuat dr emas, dsb yg digantungkan pd kalung, rantai arloji, dsb
media me.dia [n] (1) alat; (2) alat (sarana) komunikasi spt koran, majalah, radio, televisi, film, poster, dan spanduk; (3) yg terletak di antara dua pihak (orang, golongan, dsb): wayang bisa dipakai sbg -- pendidikan; (4) perantara; penghubung; (5) zat hara yg mengandung protein, karbohidrat, garam, air, dsb baik berupa cairan maupun yg dipadatkan dng menambah gelatin untuk menumbuhkan bakteri, sel, atau jaringan tumbuhan
mediastinum me.di.as.ti.num [n Anat] sekat dada di bagian tengah rongga dada yg memisahkan paru-paru kiri dan kanan; selaput paru-paru tengah
megafon me.ga.fon [n] alat berbentuk corong untuk mengeraskan suara dan mengatur arah suara itu
megakredit me.ga.kre.dit [n] kredit dl jumlah besar: saat ini banyak terbongkar skandal --
megaspora me.ga.spo.ra [n Bot] spora pd tumbuh tinggi yg berukuran besar, yg pd tumbuhan berbiji akan menjadi kantong embrio
mekanisme pertahanan [Psi] penyesuaian yg dibuat dl usaha melarikan diri dr pengenalan diri sendiri serta kualitas-kualitas pribadi atau dorongan (motif) yg dapat merendahkan diri atau memperbesar rasa cemas
meko me.ko [n] alat musik dr Pulau Rote yg bentuknya spt gong kecil, biasa dipakai dl susunan bergantung sebanyak sembilan buah, dimainkan oleh empat pemain
melagakkan me.la.gak.kan [v] menyombongkan; memperagakan: ia suka sekali ~ kebolehannya bermain silat
melambuk me.lam.buk [v] (1) menggemburkan (tanah); (2) menyokong; membantu: ~ perkumpulan; gedang sbg dilambuk-lambuk, tinggi sbg dijunjung, pb sangat dimuliakan
melambungkan dada me.lam.bung.kan dada [ki ] congkak; sombong
melantamkan me.lan.tam.kan [v] (1) mengatakan (menyerukan) dng suara keras (kuat); (2) menggembar-gemborkan; mengabar-ngabarkan [v] menyombongkan; membangga-banggakan
melapangkan me.la.pang.kan [v] (1) menjadikan lapang (luas); meluaskan; (2) melonggarkan; (3) memberi tempat yg lapang; (4) ki menjadikan lega
melatarbelakangi me.la.tar.be.la.kangi [v] menjadi penyebab; mendorong: tindakan sewenang-wenang pengusahalah yg ~ pemogokan buruh
melawa me.la.wa [ark v] menghalangi rombongan pengantin laki-laki pergi ke rumah pengantin perempuan sebelum uang adat dilunasi pihak pengantin laki-laki [v] berhias, melagak: setiap hari kerjanya ~ saja
melebarkan me.le.bar.kan [v] menjadikan lebar; meluaskan: mereka akan bergotong-royong ~ jalan-jalan sempit di kampungnya
melekatkan me.le.kat.kan [v] (1) menempelkan supaya melekat: ia berusaha ~ kembali lembaran pengumuman yg sudah lepas itu; (2) mengenakan (pakaian, topi); memakai: ia ~ sapu tangan pd hidungnya; (3) menanam (modal, uang, dsb): ia ~ modalnya pd perusahaan film itu; (4) memakai untuk membeli barang: ia ~ uangnya pd barang-barang perhiasan; (5) memukulkan (tangan, kaki, tinju, dsb): tak segan-segan ia ~ tangan dan ka; kinya pd anak itu; (6) mengarahkan (pandangan, perhatian): ia ~ pandangannya pd wanita yg anggun itu; (7) menggunakan (obat, guna-guna): ia sudah berusaha ~ berbagai obat, tetapi tidak menolong juga
melelangkan me.le.lang.kan [v] (1) menjual dng jalan lelang: ia akan ~ barang itu besok pagi; (2) memberikan barang untuk dijual dng jalan lelang: ia ~ barangnya kpd kantor lelang; (3) memborongkan pekerjaan (ransum makanan orang penjara dsb): mereka ~ pekerjaan membuat balai desa
melelas me.le.las [v] (1) menjadi licin krn tergosok: tengkuk kerbau itu telah ~ oleh pasangan dan tidak ada bulunya lagi; (2) memotong licin-licin (sampai habis): ia ~ tulang ayamnya licin-licin
melembungkan dada me.lem.bung.kan dada [ki] menggembungkan (membusungkan) dada; sombong
melengangkan me.le.ngang.kan [v] menyebabkan (menjadikan dsb) lengang; mengosongkan
melenggakkan me.leng.gak.kan [v] mendongakkan (tt kepala): ia ~ kepala melihat kapal terbang itu
melepaskan anjing terjepit [pb] menolong orang yg tidak tahu membalas budi
meletup me.le.tup [v] pecah atau terbuka dng tiba-tiba krn adanya tekanan atau dorongan yg kuat sehingga mengeluarkan bunyi (tt balon, senapan yg ditembakkan, dsb): senapan itu ~ ketika dibersihkan; ban mobil itu ~
meletus me.le.tus [v] (1) pecah atau terbuka dng tiba-tiba krn adanya tekanan atau dorongan yg sangat kuat sehingga mengeluarkan bunyi yg sangat keras; meledak: gunung itu ~; (2) ki terjadi; timbul (tt perang, perselisihan, dsb): ketika itu ~ lah Perang Dunia Kedua
melindungi me.lin.dungi [v] (1) menutupi supaya tidak terlihat atau tampak, tidak kena panas, angin, atau udara dingin, dsb: anak itu ~ dirinya dng daun pisang supaya tidak kehujanan; (2) menjaga; merawat; memelihara: pemerintah ~ binatang yg hampir punah; (3) menyelamatkan (memberi pertolongan dsb) supaya terhindar dr mara bahaya: induk ayam itu ~ anaknya thd serangan burung elang
melindungkan me.lin.dung.kan [v] (1) membuat (diri) terlindung (tersembunyi dsb): ular itu ~ dirinya dl semak-semak; (2) mempergunakan sesuatu untuk melindungi: kanguru itu ~ anaknya di dl kantong perutnya; (3) menaruhkan (menempatkan) sesuatu di tempat yg aman atau terlindung
meluangkan me.lu.ang.kan [v] (1) mengosongkan (tempat dsb): ia telah ~ kamarnya untuk tempat kami bermalam; (2) melapangkan (waktu dsb): ia bersedia ~ waktunya untuk menerima kami di kamar kerjanya
meluar me.lu.ar [a] menonjol ke luar; tersembul (terdorong) ke luar
meluarkan me.lu.ar.kan [v] (1) tidak memasukkan ke dl bilangan (golongan dsb); mengecualikan; (2) menyuruh keluar
memacakkan me.ma.cak.kan [v] memancangkan; memasukkan (tonggak) ke tanah: dia ~ pancang pd sudut batas tanah yg menjadi milik seseorang
memanfaatkan me.man.fa.at.kan [v] menjadikan ada manfaatnya (gunanya dsb): kami -- pekarangan yg kosong itu untuk penimbunan kayu; mereka -- surat kabar untuk pendidikan
memangkas me.mang.kas [v] (1) memotong ujung (tumbuh-tumbuhan dsb): ~ pagar hidup; (2) menggunting (rambut): ia mengambil kursus ~ rambut
memanifestasikan me.ma.ni.fes.ta.si.kan [v] menjadikan dl wujud yg dapat dilihat; mewujudkan: dia tergolong pelukis abad ini yg -- kemurnian seni lukis
memapah me.ma.pah [v] menolong orang berjalan dng menyangga tangan orang itu: perawat itu ~ pasien yg akan diperiksa dokter
memapak me.ma.pak [v] menyambut kedatangan orang; menyongsong: ia ~ adiknya di stasiun
memapas me.ma.pas [v] menyongsong; menentang (arah angin, arus air): mereka berlayar ~ angin
memaras me.ma.ras [v] (1) meratakan, msl beras dl takaran: ~ beras takaran; (2) memotong (memangkas, menarah) supaya rata (tt kayu, pepohonan, dsb): ~ kayu; ~ pagar beluntas; (3) mencukur atau memangkas supaya rapi (tt rambut, janggut): ia sedang ~ janggut
memasakkan me.ma.sak.kan [v] (1) memasak untuk: bibi -- kami opor ayam; (2) membuat supaya masak: pedagang pisang itu selalu berusaha -- pisang dagangannya dng cara memeramnya di dl tanah [v] (1) memakai sesuatu untuk pasak: ~ sepotong kayu ke dl lubang; (2) ki menerangkan (menasihatkan dsb) benar-benar: dr dahulu Ayah telah ~ hal itu kepadamu
mematok me.ma.tok [v] (1) memancang; memberi patok (pancang, tonggak): petani itu ~ batas kebunnya dng bambu; (2) ki menghentikan laju kenaikan (harga): upaya pemerintah untuk ~ harga ternyata gagal; (3) ki memberikan ketentuan: sbg desainer yg ~ diri pd rancangan adibusana, ia memiliki publiknya sendiri; (4) menetapkan; menentukan: pedagang sudah ~ harga beras Rp2.500,00 per kilo
mematri me.mat.ri [v] (1) melekatkan dsb dng patri; menyolder: ia ~ panci yg bocor; (2) ki melekatkan; menetapkan; meneguhkan: saran-sarannya mungkin menolong untuk ~ ajaran ini dl pikiran kita
membahu mem.ba.hu [v] memikul; menyangga; menyokong
membangkit mem.bang.kit [v] (1) menggerakkan supaya bangkit; membangunkan menimbulkan (penyakit, marah, dsb): -- marah; -- nafsu makan; -- penyakit; (2) Mk memungut (menggali hasil tanaman): -- kentang; (3) Mk mengangkat (cerek, jemuran, dsb): -- cerek; -- jemuran; -- padi; (4) menggugat (membongkar-bongkar, mengungkit-ungkit) perkara yg sudah-sudah
membangkit-bangkit mem.bang.kit-bang.kit [v] menggugat (membongkar-bongkar, mengungkit-ungkit) perkara yg sudah-sudah: ia suka -- barang yg sudah diberikan
membaning mem.ba.ning [v] memukul gong yg dibuat dr kulit baning
membantai mem.ban.tai [v] (1) menyembelih; memotong: ia -- seekor lembu untuk selamatan tujuh hari ayahnya; (2) merusakkan: air bah telah -- habis padi yg sedang menguning di sawah; (3) memukuli kuat-kuat: ia telah -- kepala pencuri itu dng tongkat ruyungnya; (4) ki membunuh secara kejam dng korban lebih dr seorang: para gerilyawan -- semua laki-laki di desa itu
membantu mem.ban.tu [v] memberi sokongan (tenaga dsb) supaya kuat (kukuh, berhasil baik, dsb); menolong: kita wajib -- orang yg lemah
membasikan mem.ba.si.kan [v] menjadikan basi; membiarkan basi [v] mengadakan basi (potongan harga)
membaur mem.ba.ur [v] masuk ke dl (pergaulan, golongan) sehingga serupa dng yg dimasuki; membaurkan diri
membedah mem.be.dah [v] memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; mengoperasi
membedal mem.be.dal [v] memukuli (dng rotan, tongkat, dsb)
membenamkan mem.be.nam.kan [v] (1) menyelamkan ke dl air atau lumpur; menenggelamkan: ia berusaha -- korbannya ke dl sungai; (2) ki memasukkan dalam-dalam: krn kedinginan, ia -- tangannya ke dl kantong mantelnya; (3) ki menghilangkan (membekukan, menyembunyikan, atau mendiamkan) perkara, urusan, dsb: mereka mencoba -- perkara korupsi di instansi itu; (4) ki memasukkan (menjebloskan) ke dl penjara dsb: yg berwajib telah -- penjahat itu ke dl penjara selama lima tahun; (5) ki menekan (kesedihan, kemarahan, dsb): ia berusaha -- kesedihannya dgn menyibukkan diri
memberai-beraikan mem.be.rai-be.rai.kan [v] (1) membuat berserak-serak (terserak-serak): mereka berhasil -- pasukan musuh dng tembakan mortir dan meriam; (2) menyiarkan (menyebarkan) ke mana-mana: dialah yg -- kabar bohong itu
memberakan mem.be.ra.kan [v] mengosongkan lahan (tidak menanami untuk beberapa waktu): selain diminta -- sawah selama dua bulan, para petani juga dianjurkan mengganti padi C dng tanaman jenis lain yg lebih baik
memberangus mem.be.ra.ngus [v] (1) menutup (moncong anjing dsb) dng berangus: masyarakat dianjurkan -- anjing yg diperkirakan menderita rabies; (2) ki melarang mengeluarkan pendapat; (3) ki melarang terbit (koran, majalah, dsb); memberedel: pemerintah -- koran dr golongan ekstrem kiri
memberi lauk kpd orang membantai [pb] memberi pertolongan kpd orang yg tidak perlu ditolong (orang kaya dsb)
membersamakan mem.ber.sa.ma.kan [v] (1) membarengkan; menjadikan bersama-sama: sebaiknya kita -- pengiriman tembakau dan teh agar ongkos kirimnya lebih ringan
membesar mem.be.sar [v] (1) menjadi besar; tampak besar; (2) berlaku sbg orang besar; (3) menyombong; gaduk
membiayai mem.bi.a.yai [v] mengeluarkan uang untuk biaya; mengongkosi: uang untuk -- pembangunan rumah itu sudah tersedia
membicu mem.bi.cu [v] menuil; mendongkrak; mengungkit
membidani mem.bi.dani [v] (1)bertindak sbg bidan; menolong orang melahirkan: meskipun dokter, ia tidak sanggup kalau harus -- istrinya sendiri; (2) ki mencetuskan gagasan lahirnya sesuatu (forum, organisasi, dsb); memelopori: tokoh reformasi itu telah -- kekuatan pengimbang di antara dua kubu calon presiden; Bung Karno telah -- negara Republik Indonesia
membilang mem.bi.lang [v] (1) menghitung (dng menyebut satu per satu untuk mengetahui berapa banyaknya): -- uang tabungannya; -- dr seratus sampai seribu; (2) mengingat akan; mengindahkan; mempedulikan: dia hanya -- orang terpandang saja; tiada -- kaya dan miskin; (3) memandang sbg; memasukkan dl golongan (lingkungan); (4) memperhitungkan nasib (untung malang, baik buruk hari, dsb): dicarinya seorang dukun yg pandai -- nasib [v cak] mengatakan: banyak orang yg -- bahwa ongkos transpor dl kota akan naik
membina kesatuan bangsa mem.bi.na kesatuan bangsa penyatuan bangsa dan golongan keturunan asing dng cara sedemikian rupa sehingga dl segala aspek kehidupan bermasyarakat, kesukuan dan keturunan sudah tidak sesuai lagi untuk dikembangkan
membobol mem.bo.bol [v] (1) menjebol atau merusak (tt bendungan): kelompok pemberontak telah -- tanggul yg mengakibatkan banjir; (2) menembus (pertahanan musuh); (3) merusak dng kekerasan; membongkar dng paksa: massa yg marah -- tiga lapis pintu tahanan; (4) mencuri uang (mengorupsi) dng tipu daya (menipu pegawai atau pengawas, mempermainkan komputer, dsb)
membualkan mem.bu.al.kan [v] mengeluarkan kepulan; mengeluarkan bergolong-golong: -- asap rokok dr mulut [v] mengobrolkan; menyombongkan: ia selalu hendak -- kepandaiannya
membului mem.bu.lui [v] mencabuti bulu (ayam dsb) yg telah dipotong
membumbun mem.bum.bun [v] (1) menimbun; melonggokkan: -- padi; (2) menambak (tanah): -- dng tanah bercampur pupuk kandang
membuntungkan mem.bun.tung.kan [v] menjadikan buntung; memotong (tt kaki, ekor, lengan, baju, dsb)
memburas mem.bu.ras [v] (1) membual; (2) membujuk-bujuk dng perkataan yg muluk-muluk; (3) mengobrol; beromong-omong; bercakap-cakap
memburaskan mem.bu.ras.kan [v] mengobrolkan; mengomongkan; mempercakapkan
membusung mem.bu.sung [v] (1) menjadi busung (gembung besar): binaragawan itu dadanya --; (2) bertimbun-timbun merupakan gosong: lama kelamaan pasir di sungai itu -- merupakan bukit-bukit kecil di muara
membusungkan mem.bu.sung.kan [v] menggembungkan; -dada 1 menggembungkan dada; (2) ki menyombongkan (membanggakan) diri
memendekkan me.men.dek.kan [v] (1) mengurangi (memotong dsb) supaya menjadi lebih pendek: ~ lengan baju; (2) mempersingkat (waktu): ~ waktu diskusi; (3) meringkaskan; mengikhtisarkan; menyingkat: ~ cerita; ~ pembicaraan
memenggal me.meng.gal [v] (1) memotong; mengerat; (2) menetak (kepala); (3) membagi (kata, kalimat, berita, dsb)
memenggal lidah me.meng.gal lidah [ki] memutus orang berkata-kata; memotong pembicaraan orang
memengkalkan me.meng.kal.kan [v] menjadikan mengkal (dl hati); mendongkolkan: kebiasaannya berbohong itulah yg -- hatiku
memengos me.me.ngos [v] membuat menjadi pengos; memotong miring agar tidak bersudut (tumpul)
mementingkan me.men.ting.kan [v] (1) lebih mengutamakan: ada pula negara yg ~ perluasan wilayah dp pembangunan dl negeri; (2) mengutamakan; mendahulukan: ~ diri sendiri; ~ golongannya
memepah me.me.pah [v] memukul dng tongkat dsb
memepat me.me.pat [v] (1) memotong (mengerat) sampai rata: ~ kuku; (2) mendabung sampai rata (tt gigi); (3) memangkas sampai rata (tt rambut): ia disuruh memelihara janggut dan ~ rambutnya baik-baik; (4) memaras (tt isi sukatan): ~ beras dl sukatan
memerintahi me.me.rin.tahi [v] (1) memberi perintah kpd: kerjanya hanya ~ jongos-jongos; (2) membawahkan: lebih senang ~ orang pandai-pandai dp ~ orang bodoh; Raja Palembang yg bernama Demang Lebar Daun ~ daerah itu
memikul me.mi.kul [v] (1) membawa barang dng menggantungkannya di tongkat (pikulan) yg ditaruh di atas bahu; menggandar: siapa yg akan ~ padi ini?; (2) ki menanggung: kita sekalian yg akan ~ ongkosnya
memiringkan me.mi.ring.kan [v] menaruh (membuat, menjadikan) miring; mencondongkan; menyengetkan: orang sakit itu sudah mampu -- tubuhnya
memokrolkan me.mok.rol.kan [v] memintakan pertolongan atau menyerahkan perkara kpd pokrol: meskipun ia telah ~ perkaranya, akhirnya kalah juga
memperberat mem.per.be.rat [v] menjadikan supaya lebih berat: jangankan menolong, bahkan dia -- tanggungan orang tuanya
memperhitungkan mem.per.hi.tung.kan [v] (1) mengira-ngira dan menghitung-hitung berapa banyak (biaya pengeluaran dsb): pemborong itu harus ~ dulu biaya pembangunan gedung baru itu; (2) menghitung utang-piutang (pembayarannya dsb) dihubungkan dng urusan uang yg lain: pengurus koperasi ~ pengambilan barang pegawai dng gaji bulan depan; (3) mengingat akan; memasukkan dl pertimbangan: dl penentuan harga rumah sederhana itu panitia ~ daya beli masyarakat; (4) mempertimbangkan; merundingkan: kami sedang ~ bekal yg perlu dibawa dl perjalanan itu
memperjerihkan mem.per.je.rih.kan [v] mengikhtiarkan dng sungguh-sungguh (untuk menolong dsb)
memperkaca mem.per.ka.ca [v] meyakinkan diri dng melihat (meneropong, menyaksikan) sendiri
mempermuda mem.per.mu.da [v] menjadikan lebih muda: potongan rambutnya -- penampilannya
mempertebarkan kecek mem.per.te.bar.kan kecek [ki] menyiarkan kabar bohong
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
memukal me.mu.kal [v] menjadikan pukal (gumpal, bongkah): ~ emas
memukang-mukang me.mu.kang-mu.kang [v] (1) menyendi-nyendi (memotong-motong binatang yg disembelih); (2) cak membagi-bagi; memecah-mecah (daerah dsb)
memunggal me.mung.gal [v] memotong atau mematahkan (ujung, pucuk, dsb)
memuntungkan me.mun.tung.kan [v] memotong hingga puntung; mengudungkan
memusiki me.mu.siki [v] menjadi pengiring spt bunyi musik: lolong anjing yg lirih, turut -- ratapannya
memutus me.mu.tus [v] (1) memotong hingga putus: ~ kawat (benang, tali); (2) menghentikan (tt arus): ~ aliran listrik; (3) menghalangi; merusakkan (tt jalan): mereka ~ jalan menuju ke kota; (4) memintas; memotong (tt jalan): mereka ~ jalan supaya cepat sampai; (5) menyela (tt perkataan orang): ia suka sekali ~ pembicaraan orang; (6) membatalkan; mengurungkan (tt janji, hubungan kasih): ia ~ janjinya; (7) menyudahi; mengakhiri (tt yg sebenarnya belum berakhir): mereka sudah ~ pembicaraan sebelum mencapai kesepakatan; (8) mencabut (tt nyawa): ~ nyawa; (9) membunuh; mematikan (tt hidup atau nyawa, umur): ~ hidupnya
menahan hawa nafsu me.na.han hawa nafsu berusaha tidak sampai melakukan sesuatu yg didorong oleh hawa nafsu
menambak gunung menggarami laut me.nam.bak gunung menggarami laut [pb] memberi pertolongan kpd orang yg sekali-kali tidak memerlukannya
menambun me.nam.bun [v] menimbun; melongok; menumpuk: ~ kekayaan
menanam me.na.nam [v] (1) menaruh (bibit, benih, setek, dsb) di dl tanah supaya tumbuh: ~ pohon buah-buahan; (2) menaruh di dl tanah yg dilubangi, lalu ditimbuni dng tanah; memendam; menguburkan (mayat, bangkai): ia harta bendanya di kolong tempat tidur; ia ~ bangkai kucing di pekarangan; (3) menaburkan (paham, ajaran, dsb); memasukkan, membangkitkan, atau memelihara (perasaan, cinta kasih, semangat, dsb): perguruan Taman Siswa ~ semangat kebangsaan pd para siswa; (4) menyertakan (modal, uang, dsb) ke dl perusahaan dsb: banyak pengusaha asing ingin ~ modal di Indonesia; (5) menegakkan (kekuasaan); menempatkan (pengaruh, kepentingan, dsb): ia hendak ~ pengaruhnya kpd orang itu melalui orang lain; (6) mempertumbuhkan atau membiakkan (benih penyakit dsb): dokter hewan ~ benih penyakit cacar pd tubuh kuda; (7) mengandung (niat dsb): ia ~ niat untuk berontak; (8) mengangkat atau menempatkan (wakil, tenaga, agen, dsb): gerakan separatis itu ~ agen-agennya di seluruh negara
menanggali me.nang.gali [v] (1) melucuti (baju, pakaian, perhiasan, dsb); (2) membongkar (pabrik, mesin, dsb) [v] memberi tanggal; membubuhi tanggal; menarikhkan
mencagak men.ca.gak [v] (1) menopang (menahan) dng cagak; (2) menunjang; menyokong; (3) ki tampak secara nyata (krn mencuat); (4) ki berdiri bagaikan tiang (krn tertegun)
mencarah men.ca.rah [v] (1) membagi (memotong) kecil-kecil; (2) menjual secara ketengan (berpotong-potong); menjual secara eceran; mengecer
mencencang men.cen.cang [v] (1) memotong (mengiris) halus-halus: ~ daging; (2) memotong (membelah) dng kapak (golok dsb); membacok; (3) ki membunuh secara kejam (dng memotong-motong anggota badan) [v] membuka tanah untuk dijadikan sawah ladang
mencetuskan men.ce.tus.kan [v] (1) menerbitkan bunga api; menyalakan; (2) ki menimbulkan suatu keadaan (peristiwa dsb yg bersifat keras) dng sekonyong-konyong: ~ pemberontakan; ~ revolusi; (3) ki melahirkan (perasaan, gagasan, dsb): ia ~ gagasannya di dl rapat itu
menciduk men.ci.duk [v] (1) mengambil dng ciduk (gayung, sendok, dsb); mencedok; (2) ki mengambil untuk ditahan (tt alat negara, polisi): polisi telah ~ dua gembong penjahat itu
mencium men.ci.um [v] (1) menangkap bau dng hidung; membau: ~ bau bangkai dl onggokan sampah; (2) menghirup sesuatu dng hidung untuk mengetahui baunya: ada binatang yg selalu ~ apa yg akan dimakannya; (3) melekatkan hidung pd sesuatu (spt pipi, tangan, kening) serta menghirupnya: ia pun berlutut sambil ~ tangan orang tuanya; (4) ki mendapat endusan (kabar, keterangan, dsb); mengetahui (gelagat dsb): ~ adanya pemberontakan; (5) ki mencari keterangan dsb; mengusut; (6) cak menabrak; membentur; menubruk: mobil itu ~ gerobak
mencoangkan men.co.ang.kan [v] menganjurkan ke atas; mencuarkan; mengunjukkan (sesuatu kpd): ~ tongkat; ~ jari (jempol)
mencodakkan men.co.dak.kan [v] mendongakkan (kepala); menganjurkan kepala: ia ~ kepalanya sambil berenang
mencogok men.co.gok [v] berdiri (duduk) tegak-tegak; menconggok
mencomel men.co.mel [v] mengeluarkan perkataan yg tidak keruan maksudnya (krn marah, mendongkol, tidak suka, dsb); menggerutu; mengomel; bersungut-sungut: ia membanting pintu dan keluar sambil ~ tidak keruan
mencukur men.cu.kur [v] (1) memotong (membersihkan) rambut dsb dng pisau cukur: ia sedang ~ janggut; sudah satu minggu Ayah tidak ~ kumisnya; (2) ki mengalahkan benar-benar lawannya (tanpa perlawanan yg seimbang), terutama dl permainan sepak bola: kesebelasan itu ~ habis-habisan kesebelasan lawannya pd pertandingan kemarin
mendaga arus men.da.ga arus menyongsong arus
mendengungkan men.de.ngung.kan [v] (1) mengeluarkan suara (bunyi) dengung: gong yg dipukul bertalu-talu itu ~ bunyi yg memekakkan telinga; (2) menyuarakan: Radio Republik Indonesia ~ lagu Indonesia Raya; (3) ki memperdengarkan suara nyaring; menggembar-gemborkan; menyebarluaskan berita: mereka selalu ~ perdamaian, tetapi di balik itu mereka terus menjalankan teror thd bangsa lain
menderumkan men.de.rum.kan [v] menyuruh menderum: pemain sirkus itu ~ gajah yg besar dan kemudian menyuruhnya mengangkat tongkat dng belalainya
mendesak men.de.sak [v] (1) mendorong dng tubuh: ia ~ orang yg berdiri di depannya; (2) menyesak hingga pihak lawan dsb mundur: dl pertarungan itu, ia terus ~ lawannya; (3) meminta (menganjurkan dsb) dng sangat: para buruh ~ atasannya melalui serikat buruh agar gajinya dinaikkan; (4) memaksa untuk segera dilakukan (dipenuhi, diselesaikan krn ada dl keadaan darurat, genting, dsb): dl keadaan ~ , orang harus lekas mengambil putusan; (5) hampir habis waktunya: waktunya sudah ~ tinggal beberapa menit lagi [v] berdesak
mending men.ding [a cak] (1) lebih baik (dp yg lain); agak baik; lumayan: film ini -- dp yg dipertunjukkan sebelumnya; (2) lebih baik kalau ...: mengapa beli rokok, -- beli gado-gado; -- digaji dua bulan dp diberi ongkos jalan
mendoan men.do.an [Jw n] tempe yg dipotong tipis lebar, dicelupkan ke dl adonan tepung berbumbu, kemudian digoreng setengah matang
mendukung men.du.kung [v] (1) membawa sesuatu atau seseorang di atas punggung; menggendong: Pak Abu berjalan sambil ~ anaknya yg kecil; (2) ki menyokong; membantu; menunjang: rakyat tidak mau ~ pemimpin yg ditunjuk dr atas
mendukung belakang men.du.kung belakang membawa di punggung; menggendong
mendukunkan men.du.kun.kan [v] mengguna-gunai dsb dng meminta pertolongan dukun
mendusta men.dus.ta [v] berkata bohong; berbohong
mendustai men.dus.tai [v] berkata bohong kpd; membohongi
mendustakan men.dus.ta.kan [v] membohongkan; menganggap bohong
menebah dada me.ne.bah dada menampar-nampar dada (krn marah, mendongkol, sedih)
menebang me.ne.bang [v] memotong (pokok, batang) pohon, biasanya yg besar-besar: ia ~ pohon jambu; ~ kayu jati
menebangi me.ne.bangi [v] memotongi (pohon dsb) sampai roboh; membabati; menebasi
menebasi me.ne.basi [v] memotongi (merambahi) pohon-pohon sampai roboh
menebaskan me.ne.bas.kan [v] (1) menebas untuk; (2) menetakkan; memarangkan: ~ pedang ke leher [v] memborongkan hasil tanaman (msl padi, buah-buahan) sebelum dituai atau dipetik: banyak pemilik kebun ~ hasil kebunnya kpd tengkulak
menekuk me.ne.kuk [v] (1) melipat (tt barang yg agak kaku); membongkokkan: ~ rotan; ~ tali; (2) ki membekuk (leher) telah menangkap: polisi telah ~ batang leher pemeras itu
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
menendang me.nen.dang [v] (1) menyepak; mendepak (dng kaki): ia berusaha ~ bola ke arah gawang lawan; (2) mengusir; memecat; mengeluarkan (dr kantor, perusahaan, organisasi, dsb): berdasarkan undang-undang perburuhan, setiap pemimpin tidak dapat ~ bawahannya begitu saja tanpa alasan yg kuat; (3) mendesak (mendorong) kuat-kuat: bocoran pd pipa gas disebabkan oleh tekanan gas yg kuat yg ~ klep pipa hingga meletup
menengadah ke langit hijau me.ne.nga.dah ke langit hijau [pb] tidak ada harapan akan mendapat pertolongan
menengadahkan me.ne.nga.dah.kan [v] mengangkat kepala melihat ke atas; mendongakkan muka: ia mencoba memberanikan diri ~ mukanya ke arah muka atasannya krn ia tidak mau diperlakukan sbg budak; dng khusyuknya ia ~ kepalanya sambil berdoa mohon ampun kpd Tuhan atas segala dosanya
menengahi me.ne.ngahi [v] (1) menempatkan diri di tengah; melerai; mendamaikan: pemimpin yg bijaksana akan senantiasa ~ perselisihan yg terjadi di antara bawahannya; (2) memotong atau menyela (pembicaraan): jadi orang jangan suka ~ pembicaraan orang
menentang me.nen.tang [v] (1) memandang; menatap: pd saat itu tiada seorang pun dr bawahannya yg berani ~ muka atasannya yg sedang marah; (2) mengarahkan pandangan kpd: berbaring di balai-balai sambil ~ langit-langit; (3) menuju; mengarah: berlayar ~ pulau; (4) menyongsong: berlayar ~ ombak (angin); (5) melawan; memerangi: tidak boleh ~ orang tua; (6) menolak (perintah, pendapat, usul, dsb); menampik; membangkang; menyanggah: banyak anggota yg ~ usul mosi itu; (7) menyalahi (aturan dsb): kita tidak boleh ~ aturan permainan yg telah ditentukan pemerintah; (8) menempuh (bahaya, bencana, dsb): demi kemerdekaan, rakyat Indonesia berani ~ maut
menepat me.ne.pat [v] (1) langsung menuju; terus arah ke ...: ditempuhnya jalan yg ~ ke pos yg terdekat; (2) terus datang ke (rumah orang dsb untuk bermalam, menumpang, dsb): orang yg datang dr Padang biasanya ~ ke rumah beliau; rombongan kami ~ rumah peristirahatan
menepuk dada me.ne.puk dada [ki] menyatakan berani atau menantang: anak itu sombong dan suka ~
menerangi me.ne.rangi [v] (1) memberi terang (dng lampu dsb); menyuluhi; menyinari (hingga menjadi terang): petromaks itu ~ barang kelontong yg akan diobral; lampu-lampu itu ~ jalan-jalan utama pd malam hari; (2) membersihkan tumbuhan yg tidak berguna; menyiangi (thd semak-semak, kebun, dsb): hari Minggu adalah suatu kesempatan baik untuk ~ kebun; (3) mencari (minta) : tidak lain maksudnya hanya akan ~ saja; (4) ki memberi terang (pd hati, pikiran, dsb): semoga Yang Maha Esa ~ hati kita dan menunjukkan jalan yg benar
menerjuni me.ner.juni [v] (1) terjun ke (di); (2) terjun untuk mengambil (mengejar, menolong, dsb): serombongan pasukan katak kemarin telah ~ kapal yg tenggelam; (3) ki menyelami; menyelidiki (mempelajari) dalam-dalam; mengikuti (perintah dsb); mengeluarkan uang untuk mengurangi kerugian yg diderita dsb: dng niat yg bulat ia ~ soal yg rumit itu
meng- (me- [prefiks pembentuk verba] (1) menjadi: mencair; menguning; mengkristal; (2) berfungsi sbg atau menyerupai: menyupir; menggunung; (3) makan atau minum: menyatai; mengopi; mengeteh; (4) menuju: mengutara; melaut; menepi; (5) mencari atau mengumpulkan: mendamar; merumput; (6) mengeluarkan bunyi: mengeong; mengaum; mencicit; (7) menimbulkan kesan spt seseorang atau sesuatu yg: membisu; membatu; merendah hati; (8) dasar verba: membaca; menulis; membajak; (9) membuat; menghasilkan: menyambal; menggulai; membatik; (10) menyatakan: mengaku
mengabung me.nga.bung [v] mengerat; memenggal; memotong
mengabung-ngabung me.nga.bung-nga.bung [v] mengerat-ngerat; memenggal-menggal; memotong-motong
mengacau me.nga.cau [v] (1) mengaduk (mengocok dsb) hingga bercampur betul: ibu ~ telur dng bumbu; (2) menimbulkan (ketakutan, ketidakberesan, dsb); mengganggu keamanan (tata tertib dsb): diduga ada golongan tertentu yg hendak ~ negara kita ini; (3) merusuhkan (hati, pikiran): kelakuan anak-anaknyalah yg ~ hatinya
mengacukan meng.a.cu.kan [v] (1) mengangkat atau mengacungkan (tinju, tangan, dsb): ia berteriak-teriak sambil ~ tinjunya; (2) mengancam dng senjata yg diulurkan ke depan; menodongkan: serdadu itu ~ bayonetnya; (3) menganjurkan: sejak tahun empat puluhan ia ~ perang asabat thd negeri-negeri itu; (4) mencari keterangan (petunjuk dsb) kpd: ia ~ sekalian pertanyaan pd Pasal 4 Anggaran Dasar
mengacungkan meng.a.cung.kan [v] (1) mengangkat (tangan dsb) ke atas untuk menunjukkan diri: ia ~ tangannya ketika ingin menjawab pertanyaan guru; (2) menodongkan; mengacukan senjata
mengada-ada meng.a.da-a.da [v] (1) berkata (meminta, berpikir) yg bukan-bukan; membuat-buat: jangan kamu ~; (2) melebih-lebihkan; mempersangat; membohong; membual: jangan dipercaya semua omongannya, dia suka ~; (3) menyusahkan (krn selalu meminta dsb yg bukan-bukan): mengapa anak-anak selalu ~
mengagakan meng.a.ga.kan [v] membanggakan; menyombongkan
mengagulkan meng.a.gul.kan [v] membanggakan; menyombongkan; memegahkan
mengalangkan leher me.nga.lang.kan leher mempertaruhkan nyawa untuk menolong orang lain dsb
mengalkulasi me.ngal.ku.la.si [v] menghitung satu per satu; memerinci besar biaya, ongkos, atau pengeluaran: Bagian Produksi akan ~ kembali biaya pencetakan buku setelah kenaikan harga kertas
mengalungkan me.nga.lung.kan [v] menaruh sesuatu pd leher selaku kalung: putri-putri itu menyongsong tamu luar negeri dng ~ bunga
mengambang me.ngam.bang [v] (1) mengapung di air; tidak tenggelam: setelah dua hari mayat nelayan yg terbawa banjir itu tampak ~ di muara; (2) terkatung(-katung) di udara: makin lama makin malam dan bulan pun ~ kian bertambah tinggi; (3) ki tidak tetap (tentu): nilai rupiah dibiarkan ~; pikirannya ~ , tidak tentu yg dipikirkan; (4) ki tidak masuk ke suatu golongan (partai, dsb): massa ~
mengambin meng.am.bin [v] menggendong atau mendukung dng ambin
mengambung meng.am.bung [v] menggendong dng ambung
mengambung-ambung meng.am.bung-am.bung [v] (1) mengumbang-ambingkan:; gelombang ~ kapal kecil itu; (2) menyombong; meninggikan diri: ia suka ~ diri; (3) mengempas-empaskan diri: gadis itu ~ di tempat tidurnya
mengamputasi meng.am.pu.ta.si [v] memotong anggota badan, terutama kaki dan tangan, untuk menyelamatkan jiwa seseorang: tim dokter bedah terpaksa ~ tangan pasien demi keselamatan jiwanya dr serangan lepra
mengancamkan meng.an.cam.kan [v] mengancam dng: ia ~ tongkatnya akan memukul anak itu
mengandung hati me.ngan.dung hati mendongkol; tidak senang
mengangkat diri meng.ang.kat diri sombong; tinggi hati
mengangsur meng.ang.sur [v] (1) mengerjakan (mengumpulkan, membayar) secara sedikit-sedikit; mencicil: ia menyisihkan sebagian gajinya untuk ~ utangnya; (2) bergerak (beringsut, bergeser) sedikit-sedikit ke depan: perlahan-lahan mereka ~ maju; (3) menggeserkan (mengulurkan, mendorong) ke depan: ia mempersilakan duduk sambil ~ kursi kpd tamunya
mengangsurkan meng.ang.sur.kan [v] (1) memberikan sesuatu sbg cicilan (utang dsb); (2) menggeserkan (mendorong, mengulurkan) ke depan
menganjung diri meng.an.jung diri menyombongkan diri
menganjuri meng.an.juri [v] (1) berjalan mendahului: seorang penunjuk jalan ~ rombongan wisatawan; (2) memelopori: Kartini ~ perjuangan emansipasi wanita
menganjurkan meng.an.jur.kan [v] (1) memajukan; mendorongkan (menjorokkan, mengulurkan) ke depan: ia ~ tangannya; (2) mengunjukkan; memberikan: ia ~ bungkusan kpd pengemis itu; (3) mengemukakan sesuatu supaya diturut (dilakukan, dilaksanakan, dsb); mengajukan usul (saran dsb): ia sering kali ~ supaya rumah tua ini kujual saja; (4) memberi nasihat (bantuan dsb) supaya menjalankan suatu usaha atau melakukan suatu perbuatan: guru itu ~ agar murid yg pandai itu melanjutkan studinya; (5) mempropagandakan: Pemerintah ~ pelestarian lingkungan hidup
mengarah meng.a.rah [v] (1) menuju: semua fraksi dl MPR ~ ke terciptanya persatuan nasional; (2) menghadapi: rumahnya ~ ke barat; (3) condong: perbuatan yg ~ ke segala macam bentuk kejahatan dan maksiat harus dijauhkan
mengarut me.nga.rut [v] (1) mengusutkan; mengacaukan; membuat rusuh tidak keruan; (2) berkata tidak keruan; berbohong
mengebiri me.nge.bi.ri [v] (1) menghilangkan kelenjar testis agar tidak memproduksi mani (pd hewan jantan) atau memotong ovariumnya (pd hewan betina); menjadikan mandul; (2) cak meniadakan, menghilangkan, atau mengurangi dng jalan licik: mandor itu ~ upah kuli-kuli sebanyak sepuluh persen
mengecek me.nge.cek [v] (1) bercakap-cakap (mengobrol) yg tidak keruan; beromong kosong; (2) membujuk (menipu) dng kata-kata manis
mengecekkan me.nge.cek.kan [v] (1) mempergunjingkan; mempercakapkan: orang itu suka -- orang lain; (2) menyombongkan (kekayaan, kelebihan, dsb): tanpa disadarinya dia hanya ~ kebodohannya
mengecoh me.nge.coh [v] menipu, mengakali (terutama dng cara-cara yg kurang baik); membohongi (dng maksud menipu): percayalah, kain ini tidak luntur, masakan saya hendak ~ Saudara
mengecualikan me.nge.cu.a.li.kan [v] memperlainkan dr yg lain; membuat tidak termasuk ke dl golongan yg umum: tanpa ~ keluarga raja, semua yg bersalah harus dihukum
mengejut me.nge.jut [v] mendadak sekonyong-konyong: gerilyawan melakukan serangan ~ pd waktu subuh
mengeker me.nge.ker [v] melihat dng keker; meneropong
mengelaskan me.nge.las.kan [v] menentukan golongannya (tingkatan dsb)
mengelilingi me.nge.li.lingi [v] (1) ada (bergerak, berjalan, terbang) di sekitar sesuatu (tempat dsb); melingkari; mengitari: pagar tembok tinggi dan pagar kawat berduri dibangun ~ penjara; (2) menjelajah: rombongan misi kesenian Indonesia akan mengadakan perjalanan ~ negara ASEAN
mengemban meng.em.ban [v] (1) menggendong (kanak-kanak dsb) dng kain atau selendang; (2) ki melaksanakan (tugas, cita-cita, kewajiban, dsb): guru ~ tugas mulia sbg pendidik
mengembari me.ngem.bari [v] (1) menandingi; melawan: ia berusaha hendak ~ sang juara; (2) menyamai: mana bisa kita ~ orang itu dl kepandaian berdagang; (3) menyertai (menemani); menolong; membantu: tidak boleh tidak, ia harus ~ kakak iparnya
mengentuti me.ngen.tuti [v] (1) melepaskan kentut kpd; (2) ki membohongi; menipu: ~ teman-temannya sendiri
mengepakkan me.nge.pak.kan [v] membungkuskan (mengemaskan dsb) barang-barang (dl pak) [v] memborongkan (barang tetap, spt tanah, sawah, rawa) secara pak: Pemerintah Daerah ~ rawa-rawa itu kpd penduduk setempat
mengerat me.nge.rat [v] (1) mengiris; memotong (biasanya dng cara pelan-pelan dan melingkar): ~ kayu; (2) menggerek (spt tupai melubangi kelapa); (3) mengerikiti
mengeluarkan me.nge.lu.ar.kan [v] (1) membawa (menyebabkan dsb) keluar; memindahkan sesuatu dr sebelah dalam ke sebelah luar: ia ~ rokok dr kantongnya; (2) melahirkan perasaan (pendapat dsb): ia merasa lega dapat ~ isi hatinya; (3) memberikan perintah (surat keputusan dsb): Jaksa Agung ~ perintah penangkapan; (4) membelanjakan: ia sudah ~ uang banyak untuk pesta itu; (5) menerbitkan (buku dsb): Pusat Bahasa telah ~ Kamus Besar Bahasa Indonesia; (6) mengadakan atau menyediakan (uang dsb): apabila Anda bersedia menjalankan perusahaan itu, saya akan ~ modalnya; (7) mengirimkan ke luar negeri; mengekspor: Indonesia banyak ~ karet dan timah ke Eropa; (8) memecat (melepas) pegawai (murid dsb); memberhentikan dr pekerjaan (sekolah, dsb): perusahaan itu terpaksa ~ beberapa karyawannya; (9) menghasilkan (barang, bahan, dsb): pabrik itu baru saja ~ produk terbarunya
mengereng meng.e.reng [v] menyerong
mengerotkan meng.e.rot.kan [v] memencongkan (mulut)
mengeruhkan me.nge.ruh.kan [v] menyebabkan (menjadikan, membuat) keruh: tanah yg longsor di sekeliling lingkaran sumur itu ~ air sumur
mengetam me.nge.tam [v] mengatupkan rapat-rapat; menjepit [v] menuai (memotong) padi dng ani-ani: pd waktu panen, ramailah orang di sawah ~ padi [v] melicinkan (meratakan) kayu dng ketam
mengetil me.nge.til [v] memotong (mengiris, mengerat, merobek, menyayat) sedikit-sedikit; mengerip: tupai itu ~ buah kelapa
mengeting me.nge.ting [v] (1) memotong urat keting (sbg hukuman); (2) ki memutuskan hubungan (bantuan dsb): pihaknya ~ jalur perekonomian negara musuh
menggabrukkan meng.gab.ruk.kan [v] menghempaskan; mendorong kuat-kuat; membantingkan: ia berlari ke luar sambil ~ pintu
menggadang meng.ga.dang [v] menyombongkan diri
menggaduk meng.ga.duk [v] menyombong; menyombongkan diri
menggaduki meng.ga.duki [v] menyombongi; memperagai
menggagahkan meng.ga.gah.kan [v] (1) menjadikan gagah (kuat, berani, dsb): kesombongannya hanya untuk ~ diri; (2) memaksa(kan)
menggalang meng.ga.lang [v] (1) memberi galang (ganjal, landasan): carilah papan untuk ~ peti itu; (2) menyangga; menopang; menunjang; menyokong: balok-balok itu gunanya untuk ~ perahu; (3) memperkuat dan menegakkan (negara, persatuan, dsb): ~ persatuan seluruh rakyat untuk menghadapi ancaman musuh
menggalas meng.ga.las [v] (1) menyandang (memikul) barang dng tongkat dsb: ~ bungkusan; (2) menjajakan dagangan: orang itu pekerjaannya ~; tiada beban batu digalas, pb mencari kesukaran (kesusahan)
menggandengkan meng.gan.deng.kan [v] (1) mendekatkan hingga berdampingan: tukang perahu itu ~ perahunya dng perahu yg besar; (2) menghubungkan; mempertautkan: petugas stasiun kereta api sibuk ~ gerbong-gerbong yg akan diberangkatkan itu
mengganti meng.gan.ti [v] (1) menukar (dng yg lain): ia sudah harus ~ kartu penduduknya; (2) memberi ganti (tt barang): ia akan ~ semua ongkos kerusakan mobil itu; (3) mewakili: ia ~ temannya sbg guru untuk sementara
menggasak meng.ga.sak [v] (1) menerjang (menyepak, menendang): ia ~ kaki lawannya hingga jatuh terjungkal; (2) memukul; menghantam; menggebuk: ia ~ pencopet itu dng tongkatnya; (3) mengambil dng kekerasan; merampas; menyerobot: pencuri berhasil membobol kantor itu dan ~ uang sekitar satu juta rupiah; (4) mengerjakan sesuatu dng kekerasan, cepat-cepat, dsb: anak-anak ~ makanan yg tersedia itu sampai habis
menggayutkan meng.ga.yut.kan [v] menjadikan bergayut; menyangkutkan supaya bergantung; menggantungkan: ia ~ songkok pd sangkutan di dinding
menggelanggang meng.ge.lang.gang [v] (1) mengadakan (menyelenggarakan) gelanggang penyabungan (ayam dsb): mereka hendak ~ tujuh hari lamanya sambil memotong kerbau tujuh ekor; (2) ki menggenang: air matanya ~ mendengar riwayat orang tuanya
menggeledahi meng.ge.le.dahi [v] menggeledah atau memeriksa pd: polisi ~ kantong celana penjahat
menggerakkan meng.ge.rak.kan [v] (1) menjadikan bergerak: dialah yg ~ buruh untuk mengadakan aksi itu; (2) ki membangkitkan atau membangunkan (perasaan hati dsb): rintihannyalah yg ~ hati saya untuk memberi pertolongan; (3) ki mengubah kedudukan (untuk armada, pasukan, dsb)
menggergaji meng.ger.ga.ji [v] (1) memotong dng gergaji; (2) ki berlayar (berjalan) menyerong ke kanan dan ke kiri
menggerugut meng.ge.ru.gut [a] berbongkol-bongkol; tidak licin: pohon itu ~ krn banyak bekas cabang yg ditebang pd pangkalnya; tanduk itu ~
menggeser meng.ge.ser [v] (1) menggesel; menggesek; menggosok: mobil itu rusak pintunya krn ~ tembok; (2) memindahkan; mendorong (menarik dsb) supaya bergeser (beralih): ia ~ meja itu ke depan; (3) ki memencilkan: pemerintah negara itu berusaha ~ tokoh oposisi itu dr dunia politik
menggiatkan meng.gi.at.kan [v] (1) membuat menjadi giat (aktif, bergairah, dan bersemangat); mengaktifkan; (2) mendorong (memberi atau membangkitkan semangat dsb) supaya menjadi lebih giat; menggalakkan; memperhebat: marilah kita bersama ~ orang kampung untuk menabung
menggolok meng.go.lok [v] memarang atau memotong dng golok: ~ kayu kasar
menggondokkan meng.gon.dok.kan [v] mendongkolkan; menyebabkan gondok: yg ~ nya ialah perkara foto kekasihnya yg dicoret-coret dan dirobek itu
menggugupkan meng.gu.gup.kan [v] menyebabkan gugup (bingung dsb): berondongan senapan mesin itu sangat ~ kami; menggera
menggulingkan meng.gu.ling.kan [v] (1) mendorong (mengungkit dsb) supaya berguling: ~ batu besar ke bawah; (2) ki menjatuhkan; merobohkan; mengalahkan: pemain bulu tangkis junior itu berhasil ~ pemain senior; (3) Olr menggelundung badan ke depan atau ke belakang (dl cabang olahraga senam) bertumpu pd pundak
menggulung meng.gu.lung [v] (1) melipat benda berbentuk lembaran menjadi berbentuk bulat panjang atau pendek: nelayan itu ~ layar perahunya; (2) membelit-belit (tali, benang, dsb) pd kumparan (gelendong dsb): anak itu ~ benang layang-layang; (3) ki mendesak (mengejar) dan mengalahkan (menangkap dsb): polisi belum berhasil ~ kawanan perampok kelas kakap itu
menggunting meng.gun.ting [v] (1) memotong (memangkas dsb) dng memakai gunting; (2) cak menipu; membohongi; mendustai; mencatut
mengguntung meng.gun.tung [v] memotong pd ujungnya atau bagian yg depan
menggurah meng.gu.rah [v] (1) membersihkan mulut dng air; (2) membersihkan tong (kulah dsb) dng air
menghadapi meng.ha.dapi [v] (1) duduk dsb berhadapan dng: anak itu sedang asyik ~ mainannya; (2) bertemu muka dng; berjumpa dng: bagaimana perasaanmu ketika ~ mantan istrimu; (3) menjumpai; mengalami (bahaya, musibah, kesulitan, dsb): tahun ini kita tidak ~ kesulitan air; (4) menjelang (menyongsong): para petani sudah bersiap-siap ~ panen; (5) melawan; bertanding dng: minggu depan kesebelasan A ~ kesebelasan B; di kampung ini belum ada yg berani ~ jago silat itu; (6) menyambut: mereka sudah siap ~ Lebaran
menghadapkan meng.ha.dap.kan [v] (1) mengarahkan ke: pewara ~ corong pengeras suara kpd hadirin; (2) membawa menghadap: jaksa ~ beberapa orang sbg saksi; (3) mempertandingkan; memperlawankan: promotor sudah berusaha ~ kedua petinju itu
menghajikan meng.ha.ji.kan [v] menjadikan seseorang sbg haji (msl dng memberi ongkos atau menjadikan sbg badal haji bagi orang lain): kalau kebun itu sudah terjual, aku akan ~ kedua orang tuaku
menghampakan meng.ham.pa.kan [v] (1) mengosongkan; (2) ki membiarkan pulang dng tangan hampa; mengecewakan
mengibuli me.ngi.buli [v ki] membohongi; menipu: penipu itu berhasil ~ beberapa ibu rumah tangga
mengimbalkan meng.im.bal.kan [v] (1) menjadikan imbal (miring, condong); memiringkan; mencondongkan; (2) menjadikan (berat sebelah, tidak adil, dsb)
mengirikan me.ngi.ri.kan [v] (1) membawa (mengarahkan, menempatkan, dsb) ke sebelah kiri: ~ perahunya ke sebuah pulau; (2) mengesampingkan; tidak berapa mementingkan; membuangkan dr (golongan dsb); menyingkirkan (dr kumpulan dsb): jangan ~ masalah yg sangat penting itu
mengiris meng.i.ris [v] mengerat (memotong dsb) tipis-tipis: ibu ~ bawang dan cabai
mengiriskan meng.i.ris.kan [v] (1) mengiris (memotong) untuk: ia ~ adiknya roti; (2) mengiris dng: petani itu ~ aritnya pd batang pisang
mengislahkan meng.is.lah.kan [v] mendamaikan: kalau dl satu golongan terjadi perbedaan pendapat, perlu ada pihak ketiga yg menengahi dan ~ nya
mengkal meng.kal [Jk a] (1) baru masak di dalam (belum seluruhnya matang); setengah matang (tt buah): buah mangga yg masih -- enak untuk dirujak; (2) berasa keras dl perut: -- rasa perutku; (3) kesal dl hati; marah dl hati; berasa dongkol: hatinya sangat -- krn yg ditunggu tidak kunjung datang
mengkhitan meng.khi.tan [v] memotong kulup; menyunat
mengkhitankan meng.khi.tan.kan [v] memotong kulup anak dsb (biasanya dng pertolongan dokter atau dukun); menyelenggarakan upacara mengkhitan anak; menyunatkan
mengklasifikasi meng.kla.si.fi.ka.si [v] menggolong-golongkan menurut jenis; menyusun ke dl golongan: etnologi ~ bangsa atas dasar ras dan kebudayaan
mengompos me.ngom.pos [v] menjadi kompos: onggokan jerami itu sudah ~;
mengorbitkan meng.or.bit.kan [v] (1) meluncurkan satelit dsb ke angkasa luar sehingga masuk ke dl orbit suatu benda langit: beberapa negara besar telah -- satelit bumi; (2) ki mendorong seseorang untuk tampil sbg jalan untuk membuat orang itu cepat terkenal (di bidang sosial, politik, dsb)
mengorting me.ngor.ting [v] memotong harga; merabat
mengot me.ngot [a] erot; tidak lurus; serong; miring
mengotak-ngotakkan me.ngo.tak-ngo.tak.kan [v] membuat batas-batas lingkungan sehingga yg satu dng yg lain terpisah; memecah-belah (golongan, kelompok, dsb): golongan kiri berusaha ~ masyarakat agar mudah dihancurkan
mengudung me.ngu.dung [v] memotong ujungnya; mengerat (tangan, jari, dsb): ~ tangan pencuri
mengulurkan bantuan meng.u.lur.kan bantuan memberikan pertolongan atau bantuan
mengulurkan tangan meng.u.lur.kan tangan menganjurkan tangan ke muka (mengajak bersalaman dsb); (2) ki memberikan pertolongan atau bantuan; (3) ki ikut menyelesaikan persoalan; ikut mencampuri urusan orang; turun tangan
mengung me.ngung , ter.me.ngung a termenung; bengong
mengunggunkan meng.ung.gun.kan [v] menimbun(kan); melonggokkan (kayu dsb) lalu dibakar
mengungkit meng.ung.kit [v] (1) mengangkat (menaikkan) dng ujung tongkat (linggis dsb); mengumpil; mengungkil: ia ~ penutup liang itu dng tongkat besinya; (2) mengungkap kembali sesuatu yg sudah berlalu; mengungkit-ungkit
mengurai meng.u.rai [v] (1) menjadi lepas terbuka (tidak terikat dsb): di depan jendela gadis itu ~ rambut; (2) mekar terbuka (tt mayang, padi, dsb); (3) melonggarkan; menguraikan: polisi lalu lintas dikerahkan untuk ~ pusat kemacetan lalu lintas
mengurangi me.ngu.rangi [v] (1) mengambil (memotong) sebagian: pemerintah tidak akan ~ jatah beras pegawai; (2) menjadikan berkurang: kita tidak akan ~ kewaspadaan kita; (3) menurunkan; menjadikan kurang: skandal itu telah ~ harga diri dan kehormatannya
menguret me.ngu.ret [v] membersihkan rongga rahim (dng mempergunakan kuret)
mengurut meng.u.rut [v] (1) memijit (badan dsb) secara orang menggosok (tangan memegang, menekan, lalu mengangsurkan): orang itu terkenal krn pandai ~; (2) memetik (melepaskan dsb) dng dipijit atau digenggam lalu diangsurkan: ~ satai; ~ daun johar; (3) menggosok-gosok; mengelus-elus; mengusap-usap: ia menggendong anaknya sambil ~ kepala anak itu
mengusai meng.u.sai [v] (1) bubar; bercerai-berai: orang-orang yg berkumpul itu pun ~ lah; (2) mengusaikan; membongkar-bongkar (timbunan dsb); menguraikan (rambut dsb); mencerai-beraikan; mengais-ngais (mencari apa-apa yg tertanam dsb): ia ~ timbunan buku itu; petani itu ~ kacang di ladangnya; setiap habis mandi, ia ~ rambutnya
mengusrukkan me.ngus.ruk.kan [v] mendorong hingga jatuh tersungkur
meniatkan me.ni.at.kan [v] (1) melakukan sesuatu dng niat (memaksudkan): sejak dahulu saya memang sudah ~ semua itu; (2) menazarkan; mengaulkan: dia sudah ~ kalau anaknya sembuh, akan memotong kambing; (3) Mk mendoakan; mengharapkan
menimbuni me.nim.buni [v] menimbun (dng tanah); menimbus (lubang, rawa, dsb); mengubur (mayat dsb): ia ~ pangkal batang singkong itu dng tanah yg gembur; anai-anai itu ~ busut
menindan me.nin.dan [v] menimbun; melonggok: ia ~ bambu di tepi jalan
meninggi me.ning.gi [v] (1) menjadi tinggi; naik tinggi-tinggi; (2) muluk-muluk; (3) ki menjadi sombong (angkuh): jika berbicara dng orang jangan ~ terus, lebih baik merendah; (4) ki menjauh: krn sikapnya yg pelit itu, rezekinya ~
meninggikan diri me.ning.gi.kan diri [ki] mengangkat diri; sombong
meninggalkan me.ning.gal.kan [v] (1) membiarkan tinggal (tetap ada, tidak dibawa pergi, dsb): pamanku ~ anak-anak yg sudah dewasa; malam itu rombongan dr Jakarta ~ desa kami; (2) menyisakan: ia hanya ~ uang seribu rupiah untuk belanja besok; (3) pergi dr; menghindar dr: hari ini ia hendak ~ kota Jakarta; banyak orang ~ kampung halamannya; (4) membiarkan lepas (lewat, tetap demikian halnya, dsb); melepaskan (cita-cita, niat, dsb): sudah lama ia ~ cita-citanya yg semula; (5) sudah mendahului (melewati, melampaui, melebihi, dsb): dl hal ini, bangsa Barat sudah jauh ~ kita; (6) tidak memasukkan dl perhitungan (acara, pembicaraan, dsb); mengesampingkan: ia hanya menyebut masalah-masalah besar dan ~ yg kurang penting; (7) membuang (adat, kebiasaan buruk, keyakinan, dsb): ~ adatnya yg buruk; ~ ideologi yg bertentangan dng Pancasila; (8) mengalpakan; melalaikan: ~ kewajiban; ~ syariat
meniti air me.ni.ti air orang yg menolong mencarikan keuntungan dsb; perantara
menjagal men.ja.gal [v] (1) menjadi jagal; (2) membantai; memotong ternak (lembu dsb): ia ~ sapi setiap harinya tidak kurang dr 20 ekor; (3) cak membunuh (manusia) secara kejam (dng dipotong-potong dsb)
menjangki men.jang.ki [v] menggendong bakul
menjarum men.ja.rum, menjarum me.rah [n] pohon kecil, kayunya dibuat tongkat; Ixora concinna
menjemput men.jem.put [v] (1) pergi mendapatkan orang yg akan diajak pergi (berjalan bersama): sebelum pergi ia harus ~ adiknya di rumah nenek; (2) menyambut; menyongsong (kedatangan orang): ketua panitia ~ tamunya di pintu gerbang; (3) Mk menjadikan seorang laki-laki sbg menantu; (4) mendatangi dan mengantarkan ke suatu tempat
menjenengkan men.je.neng.kan [v] memiringkan; mencondongkan
menjoreng men.jo.reng [v] mengiris (memotong) sedikit
menjual petai hampa men.ju.al petai hampa [ki] membual; omong kosong; telah dijual, maka dibeli, pb pikirkan dahulu masak-masak sebelum sesuatu dikerjakan
menjuruskan men.ju.rus.kan [v] menujukan; mengarahkan; mendorongkan (mendesak terus)
menogelkan me.no.gel.kan [v] memotong ekor sehingga menjadi togel
menolak me.no.lak [v] (1) mendorong; menyorongkan; mendesak ke depan (ke samping): ia ~ temannya sehingga jatuh terjungkal; (2) mencegah (bahaya dsb); menangkal (penyakit dsb); mengelakkan atau menangkis (serangan dsb): ~ hujan; ~ penyakit cacar; ~ serangan musuh; (3) tidak menerima (memberi, meluluskan, mengabulkan); menampik: dia tidak pernah ~ permintaan anak kesayangannya; (4) tidak membenarkan (pendapat): guru itu ~ protes yg diajukan oleh muridnya; (5) mengusir; menghalau: akhirnya negara itu berhasil ~ penjajah; (6) mengurangi; memotong: tokoh itu ~ harga barang sebesar 10% selama bulan ini
menolakkan me.no.lak.kan [v] (1) mendesak (mendorong) ke depan; menyorongkan; mendorongkan; (2) menyodorkan (pekerjaan dsb) kpd; (3) menimpakan (kesalahan dsb) kpd: diharapkan para anggota tidak ~ kesalahan kpd pengurus; (4) mengusir; menghalau: akhirnya bangsa kita berhasil ~ penjajah
menominasikan me.no.mi.na.si.kan [v] menjadikan nominasi: peserta kongres ~ lima calon untuk menjadi ketua umum
menontonkan me.non.ton.kan [v] menyuruh dan membayari (mengongkosi) orang untuk menonton: siapa yg ~ kamu film "Sunan Kalijaga" kemarin
menopang me.no.pang [v] (1) menyangga (menahan) dr bawah (dng tiang bercanggah, tongkat, dsb); (2) ki membantu (menyokong): anak sulungnyalah yg ~ hidupnya sekeluarga [v] membantah; menentang (melawan): bagaimana saya hendak ~ kata-katanya
menstimulasi men.sti.mu.la.si [v] mendorong; menggiatkan
mentega kacang produk makanan berbentuk pasta berwarna kecokelat-cokelatan setengah padat yg diperoleh dr pengolahan kacang tanah melalui penggongsengan dan penggilingan dng atau tanpa penambahan bahan lain yg diizinkan
mentradisi men.tra.di.si [v] menjadi tradisi: tingkah laku yg berlebihan dan omong besar dr pemimpin-pemimpin yg telah ~ haruslah dihapuskan
menuai me.nu.ai [v] (1) memotong padi (dng ani-ani); mengetam padi; (2) menjalankan panen; memanen; memetik hasil; (3) ki menanggung akibat perbuatan sendiri
menual me.nu.al [v] memotong (kayu dsb) menjadi pendek-pendek
menuding me.nu.ding [v] (1) menunjuk ke suatu arah (dng jari, tongkat, dsb); (2) ki menuduh: mereka ~ Tuan sbg orang yg harus bertanggung jawab atas kejadian itu
menukangi me.nu.kangi [v] mengerjakan sesuatu selaku tukang: ia terpaksa ~ sendiri krn tidak ada biaya untuk ongkos tukang
menukikkan me.nu.kik.kan [v] melayangkan (menerjang, menaruhkan, menggerakkan, dsb) arah ke bawah atau menyerong ke bawah: ~ layang-layang; ~ tombak; pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan, pb memeriksa dng teliti
menumis me.nu.mis [v] memasak (membuat) tumis: saya yg memotong dan mencuci sayuran itu, kemudian ibu yg ~ nya
menumpil me.num.pil [v] menunjang (supaya jangan roboh); menyangga; menyokong: bambu itu sekadar untuk ~ pohon pisang yg buahnya terlalu banyak
menumpu me.num.pu [v] (1) bertumpu; (2) memberi tumpu; (3) ki menyokong; menunjang
menumpuk me.num.puk [v] (1) menaruh bersusun-susun; menimbun(-nimbun); melonggokkan: ia sedang sibuk ~ buku-buku di dl lemari; ia ~ padi di lumbung; (2) ki mengumpulkan banyak-banyak; menimbun-nimbun (barang dagangan dsb): satu bulan sebelum hari raya, para pedagang sudah ~ barang-barang dagangan; (3) ki mengumpul: cita-citanya sudah ~ di kepalanya
menumpukan me.num.pu.kan [v] (1) menekan (telapak kaki) pd; menjejakkan: ia ~ kakinya di batu; (2) menolak(kan): ayah ~ permintaan; (3) mendasarkan pd: ia ~ pendapat-pendapatnya pd hasil-hasil penyelidikan; (4) ki menyokong; menunjang: ia memperkuat barisan belakang untuk ~ barisan depan; (5) ki memusatkan atau mengerahkan (minat, tenaga, dsb) pd: ia ~ segenap usahanya pd usaha pembangunan; (6) ki meninggalkan: ~ tanah tumpah darahnya
menunda me.nun.da [v] menarik (sampan dsb) dng tali: kapal mualim ~ dua buah sampan [v] mendorong ke depan (ke samping dsb): dl pertandingan kemarin, banyak penonton saling ~ teman-temannya
menunduk me.nun.duk [v] condong ke depan dan ke bawah (kepala atau muka); merunduk (tt malai padi dsb): pd zaman dahulu orang wajib ~ waktu berbicara dng orang tua
menunggik me.nung.gik [v] (1) menungging; (2) membongkok ke depan (tt punggung)
menunggikkan me.nung.gik.kan [v] (1) menunggingkan; (2) menjungkirkan, membalikkan (kepala ke bawah, kaki atau ekor ke atas): pelayan sedang sibuk ~ botol-botol kecap yg baru dicuci; (3) membuat menjadi bongkok (condong) ke depan (tt punggung)
menuntun sepeda me.nun.tun sepeda membawa sepeda dng mendorong dr samping
menurunkan me.nu.run.kan [v] (1) membawa (menjadikan) turun, spt menarik turun, mengerek ke bawah, membongkar muatan, dsb: ~ bendera; ~ sauh; ~ barang dr kapal; ~ pasukan payung; (2) merendahkan (derajat, kedudukan, dsb); memerosotkan atau mengurangkan (harga, nilai, dsb) menyurutkan (menyusutkan); memakzulkan (raja): ~ derajat (pangkat, gengsi); ~ harga (pajak, ongkos, biaya); (3) memperanakkan; meninggalkan (warisan, pusaka, dsb) kpd; memindahkan kpd (anak, cucu, dsb): lurah itu ~ jabatannya kpd anaknya; (4) menggembalakan: ~ lembu; (5) menyampaikan wahyu (sabda, ajaran, dsb): Allah ~ wahyu kpd Nabi Muhammad saw.; (6) memilih untuk ikut bermain (bertandang dsb); menyertakan; mengikutkan: Persija ~ pemain-pemain terbaik; (7) Ling membentuk (kata dsb) jadian (spt dng awalan, akhiran, atau sisipan): kata 'makan' dng akhiran '-an' ~ kata 'makanan'
menurus me.nu.rus [v] (1) tegak lurus spt turus; (2) memberi tiang (tonggak) untuk mengukuhkan pagar tsb
menutup me.nu.tup [v] (1) menjadikan tidak terbuka (spt mengatupkan, mengunci, merapatkan): ~ buku; ~ jendela; ~ mata; ~ pintu; (2) memberi bertutup (dng) menudungi; menyelubungi dsb; (3) menyekat (menyumbat, menimbun, dsb) supaya buntu; menyatakan tidak boleh dilalui atau dimasuki (tt jalan dsb); (4) mengurung; memasukkan ke dl penjara; (5) mencukupi (ongkos, kekurangan, dsb); (6) menyudahi (rapat, pembicaraan, dsb); mengakhiri; (7) ki menyembunyikan; merahasiakan; (8) ki melunasi (tt utang); melengkapi (apa yg kurang): ~ utang; ~ kekurangan
menutup tangan me.nu.tup tangan tidak mau memberi (menyumbang, menolong, dsb)
menyabit me.nya.bit [v] memotong (rumput, padi, alang-alang, dsb) dng sabit: ia sedang -- rumput di padang rumput itu
menyakar me.nya.kar [v] menyamun; merompak; merampas: ia -- orang tua itu pd siang bolong
menyala me.nya.la [v] (1) tampak atau keluar nyalanya: lampu-lampu ~ serentak ketika tombol ditekan; (2) tampak mempunyai nyala; terang sekali: merah ~; (3) tampak bersinar; cemerlang: cat baru akan membuat kendaraan ~; (4) bersinar (menyorot) tajam (tt mata ketika sedang marah dsb): dia memandang musuhnya dng mata ~; (5) cak cantik menarik: Anda tampak lebih ~ dl pakaian yg berpotongan sederhana
menyalak me.nya.lak [v] (1) mengeluarkan bunyi salak; menggonggong: anjingnya suka -- apabila melihat orang yg belum dikenalnya; (2) ki merengek (meminta sesuatu): seharian anak itu -- saja krn permintaannya tidak dituruti
menyambut me.nyam.but [v] (1) menerima: kami -- penghargaan itu dng rasa haru; (2)memberi tanggapan (balasan, jawaban, reaksi, dsb) atas: penduduk -- kebijakan lurahnya dng sikap positif; (3)menangkap; menadah: saya -- bola yg dilemparkan kpd saya; (4) menyongsong (kedatangan orang, hari peringatan, dsb): kami -- hari depan yg lebih baik; (5)membalas (menangkis serangan): pasukan itu -- serangan musuh dng gigihnya; (6) membeli dng cara membayar kemudian; mengutang; mengebon: Paman -- sebungkus rokok ke warung
menyampingi me.nyam.pingi [v] (1) mendampingi: ia duduk -- kepala kantornya; (2)mengabaikan: anak itu -- nasihat ibunya; (3)ki membantu; menolong
menyanjung diri me.nyan.jung diri menyombongkan atau membanggakan diri; memuji diri
menyantun me.nyan.tun [v] (1) mengasih; mengasihani; menaruh belas kasihan (kpd): membantu serta -- fakir miskin adalah kewajiban kita semua; (2) menyokong (meringankan) kesusahan orang; menolong; (3) memberi bantuan: tujuan mendirikan yayasan itu ialah untuk -- anak yatim piatu
menyayung me.nya.yung [v] (1) mengiris (menetak dsb) secara menyerong; merancung; (2) ki menyindir
menyekutui me.nye.ku.tui [v] mengawani (dl melakukan suatu usaha); membantu (menolong) sbg sekutu
menyelamatkan me.nye.la.mat.kan [v] (1) meluputkan (menghindarkan, membebeskan) dr bahaya (bencana dsb); mengikhtiarkan (menolong, membela, dsb) supaya selamat: untunglah ia dapat -- dirinya dr bahaya; (2) menguburkan (mayat): ia sudah -- mayat
menyelang me.nye.lang [v] (1) menyelipi: ia -- pekerjaannya dng kesibukan lain sehingga tidak lekas selesai; (2) memotong (perkataan, pembicaraan, dsb); menyelingi: jangan -- perkataan orang yg sedang bicara [v] meminjam: ia -- uang kpd tetangganya
menyelempangkan me.nye.lem.pang.kan [v] mengkhawatirkan; membimbangkan; mencemaskan [v] menyandangkan selempang dsb di bahu menyerong di dada
menyendengkan me.nyen.deng.kan [v] meletakkan miring (tinggi sebelah, condong, dsb)
menyendi-nyendi me.nyen.di-nyen.di [v] memotong-motong anggota badan binatang yg disembelih
menyenget me.nye.nget [v] menjadi senget (condong, tidak seimbang, dsb)
menyengkang me.nyeng.kang [v] (1) memasang sengkang pd (pintu, tiang, dsb); (2) menyokong atau menopang dng sengkang (supaya tetap tegak); (3) meletakkan kayu dsb pd mulut (binatang) agar tetap terbuka (supaya tidak menggigit dsb): ia -- mulut ular itu dng sebatang kayu agar terhindar dr gigitannya; (4) menyangkut melintang dl kerongkongan (duri, tulang, dsb)
menyeraya me.nye.ra.ya [v] meminta pertolongan atau bantuan untuk mengerjakan sesuatu secara gotong royong
menyertai me.nyer.tai [v] (1) mengiringi; membarengi: beberapa pesawat pemburu -- pesawat B-29; (2) menemani; mengawani; mendampingi: kemana saja ia melawat, ibunya selalu -nya; (3) ikut serta atau menemani untuk membantu atau menolong: siapa yg akan -ku dl perundingan ini; (4) ikut serta dl; ikut mengambil bagian dl: siapa yg hendak -- kongres itu dipersilakan mendaftarkan diri kpd panitia
menyelenggarakan me.nye.leng.ga.ra.kan [v] (1) mengurus dan mengusahakan sesuatu (spt memelihara, memiara, merawat): ia -- sawah ladangnya baik-baik sehingga hasilnya sangat memuaskan; (2) melakukan atau melaksanakan (perintah, undang-undang, rencana, dsb): pemerintah -- pembangunan gedung-gedung sekolah; (3) menunaikan atau menyampaikan (maksud, cita-cita, harapan, tugas kewajiban, dsb): rasa persatuan seluruh bangsa Indonesia adalah modal yg terutama untuk -- cita-cita nasional kita; (4) mengurus dan memperhatikan (kepentingan, usaha, perkara, dsb): pengacara akan -- perkara penuntutan ganti rugi itu; (5) mengadakan, mengatur, dan mengurus (pesta, rapat, pertunjukan, pameran, perusahaan, dsb): panitia yg akan -- Kongres Pemuda seluruh Indonesia tahun ini sudah dibentuk
menyertifikatkan me.nyer.ti.fi.kat.kan [v] mencatatkan (tanah, sawah, dsb) dl bentuk sertifikat; membuat sertifikat untuk: ketika pendatang berbondong-bondong -- tanahnya, lurah menolaknya
menyesak me.nye.sak [v] (1) menyempit; menjadi tidak longgar (tt ukuran besar); (2) menjadi penuh sesak (berjejal-jejal); (3) mendesak-desak: mereka terus -- lawannya; (4) menjadi sesak atau sukar (tt napas, kehidupan)
menyilang me.nyi.lang [v] terletak (berada dl keadaan) bersilang (memotong garis lain dsb)
menyilangkan me.nyi.lang.kan [v] menaruh (mengikat dsb) menyilang (memotong garis lain dsb) [v] (1) mengadakan kawin campur (tt hewan); (2) membibitkan tumbuhan secara silang
menyimpankan me.nyim.pan.kan [v] (1) menyuruh menyimpan kpd orang lain: ia meminta tolong untuk -- uangnya di bank; (2) menyimpan untuk
menyingkapkan me.nying.kap.kan [v] (1) membuka (selubung, buku, pintu, dsb); menyelak atau membuka sedikit (pakaian dsb); menyingsingkan (lengan baju); (2) ki membuka; membongkar (rahasia dsb): pihak kepolisian berhasil -- rahasia kandasnya kapal itu
menyirihi me.nyi.rihi [Mk v] menyorongkan atau menyuguhkan sirih (tembakau, rokok)
menyirihkan me.nyi.rih.kan [v] menyorongkan (rokok, tembakau, dsb)
menyubang me.nyu.bang [v] memotong tipis-tipis dan bundar (tt daun tebu dsb)
menyuluh me.nyu.luh [v] (1) menerangi (dng suluh): ia -- lorong yg gelap itu dng lampu senter; (2) mencari ikan (lebah dsb) dng suluh: -- ikan; -- lebah; (3) kl mencari keterangan; menyelidiki; memata-matai: -- keadaan musuh; (4) memberi petunjuk, penjelasan, penggunaan, dsb (tt bahasa, hukum, dsb) dl waktu tertentu, dan diakhiri dng tes: ia -- di Sekretariat DPR
menyumbang me.nyum.bang [a] menjadi sumbang [v] (1) memberikan sesuatu kpd orang yg sedang mengadakan pesta dsb sbg sokongan: ketika mengawinkan anaknya, banyak orang yg --; (2) turut membantu (menyokong) dng tenaga, pikiran, dsb: justru saya ingin -- dng ide-ide baru untuk kemajuan dan perkembangan usahanya
menyumbangkan me.nyum.bang.kan [v] menjadikan (membuat menjadi) sumbang [v] (1) memberikan sesuatu sbg bantuan (pd pesta perkawinan dsb); (2) memberi bantuan atau sokongan (kpd)
menyunat me.nyu.nat [v] (1) memotong kulup; mengkhitan; (2) ki memotong secara tidak sah (tt gaji dsb): ada pihak yg tega -- pesangon karyawan itu
menyundul langit me.nyun.dul langit [cak] tinggi sekali dsb (amat, sangat, dsb): aduh, anak itu sombongnya -- langit, sombong sekali
menyungkit me.nyung.kit [v] menyulam (dng benang emas dsb); menyongket
menyuruki me.nyu.ruki [v] menyuruk ke: ia -- kolong mobil untuk mengelas bagian yg keropos
meraba me.ra.ba [v] (1) menyentuh (memegang, menjamah) dng telapak tangan krn hendak merasai atau mencari sesuatu: orang buta itu ~ tongkatnya; (2) ki mencari sesuatu dl saku; menggeledah: penjaga itu ~ saku orang yg dicurigainya; (3) ki menduga; mengira-ira: kami tidak dapat ~ isi hatinya
merabat me.ra.bat [v] memotong harga
merangah me.ra.ngah [v] berlaku (bertindak) congkak (angkuh, pongah)
merangkup me.rang.kup [v] membentuk lekuk atau rongga (dua telapak tangan ketika menciduk air)
merantas me.ran.tas [v] menebas (rumput dsb); memotong
meranting me.ran.ting [v] (1) menjadi spt ranting; mencuat ke atas: kumisnya ~ betung; (2) (daunnya) gugur atau meranggas: pohon-pohon mulai ~; (3) memangkas (memotong) ranting tanaman): ~ pagar; ~ beluntas
merapik me.ra.pik [v] berkata yg bukan-bukan; beromong kosong; mengobrol
merawi me.ra.wi [v] beriwayat (tt hadis); bercerita; mendongeng; meriwayat
mereduksi me.re.duk.si [v] membuat pengurangan, potongan (harga dsb)
meredut me.re.dut [v] menjadi kesal; mendongkol: hatinya ~ krn kelakuan anaknya yg kurang sopan itu
merelokasi me.re.lo.ka.si [v] memindahkan tempat: pemerintah hendaknya segera ~ pemotongan hewan milik warga yg ada di permukiman penduduk
meremas jantung me.re.mas jantung ki membuat menjadi sebal (mendongkol, marah dl hati)
merendah me.ren.dah [v] (1) menjadi rendah; menurun: kawanan burung itu pun ~ lah; (2) tidak menyombong (angkuh): berhadapan dng siapa pun ia selalu ~
merendahkan hati me.ren.dah.kan hati menjadikan diri tidak sombong; tidak congkak; tidak angkuh
meridian me.ri.di.an [n Geo] lingkaran khayal pd permukaan bumi, dibuat pd peta dan bola dunia sebanyak l80 buah dng jarak satu derajat antara satu dan lainnya, yg berpotongan dr kutub utara dan kutub selatan, digunakan untuk menetapkan letak tampak pd permukaan bumi dng arah timur-barat satuan derajat; garis bujur
merlimau mer.li.mau [n] tumbuhan yg kayunya biasa dijadikan tongkat krn mempunyai surih-surih yg bagus; Paramignia monophylla
merombak me.rom.bak [v] (1) mengganti dng jalan membongkar (merusakkan) yg lama: dl waktu dekat ini pemerintah akan ~ gedung tua itu; (2) mengatur (menyusun) kembali dng mengubah (sebagian) atau membongkar semuanya: ~ susunan kabinet
meruap me.ru.ap lihat ruap [v] (1) berbuih; membuih: semua orang menyukai yg ~; (2) mendidih dan melimpah; meluap: air soda yg dituang ke dl gelas itu ~; (3) menguap (menjadi uap): tutuplah kaleng bensin itu supaya tidak ~; (4) ki membual; menyombong; bercakap besar: janganlah kamu sering ~ begitu, kurang baik; (5) merebak (bau): dr luar ~ bau sate ayam yg sedang dibakar; (6) ki mendidih: darahnya ~ , marah sekali
meruntuhkan me.run.tuh.kan [v] (1) merusakkan dan merobohkan; menjatuhkan; menerbankan: bom yg dahsyat itu telah ~ puluhan gedung di kota itu; (2) menyebabkan runtuh (gugur, longsor): hutan itu menjaga air hujan supaya tidak ~ tanah di lereng gunung; (3) ki menjatuhkan (merusakkan, menghancurkan) kekuasaan, pertahanan, pemerintahan, dsb: segala usaha untuk ~ pertahanan musuh itu telah gagal; (4) ki menghancurkan cita-cita (iman): akibat memakai narkoba, ia telah ~ cita-citanya menjadi seorang dokter
merusuhi me.ru.suhi [v] mengganggu (keamanan); mengacau: garong dan penodong selalu ~ daerah yg sunyi itu
mesotel me.so.tel [n Anat] lapisan sel gepeng, berasal dr mesoderm yg meliputi permukaan dl rongga
metrum met.rum [n Sas] (1) ukuran irama yg ditentukan oleh jumlah dan panjang tekanan suku kata dl setiap baris; (2) pergantian naik turun suara secara teratur, dng pembagian suku kata yg ditentukan oleh golongan sintaksis
mi ayam mi yg dimasak, berkaldu dan dihidangkan dng potongan daging ayam dan daun sawi hijau
migrasi berantai perpindahan penduduk dr satu daerah ke daerah yg lain yg diikuti oleh penduduk daerah asalnya, terjadi apabila rombongan atau orang yg pertama berhasil dan menarik saudara, teman, atau tetangganya dr daerah asalnya
mikrotom mik.ro.tom [n] alat untuk memotong penampang (bagian) yg sangat tipis, msl dr jaringan tanaman untuk diamati di bawah mikroskop
militerisme mi.li.ter.is.me [n] paham yg berdasarkan kekuatan militer sbg pendukung kekuasaan; pemerintahan yg dikuasai oleh golongan militer; pemerintah yg mengatur negara secara militer (keras, disiplin, dsb): -- negara itu telah membawa malapetaka bagi dunia
mindi min.di [n] perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung, tumbuh pd ketiak daun dan berbau harum, buahnya berbentuk bulat lonjong, warnanya kuning berisi biji yg keras, kayunya ringan dan kuat, baik untuk pembuatan perkakas rumah tangga, hampir semua bagian tanaman, spt kulit batang, akar, daun, dan bunga berguna sbg bahan obat, bijinya banyak mengandung minyak; Melia azedarach
mineral bahan bakar golongan mineral yg digunakan sbg bahan bakar, spt minyak bumi, batu bara, dan mineral radioaktif
minoritas mi.no.ri.tas [n] golongan sosial yg jumlah warganya jauh lebih kecil jika dibandingkan dng golongan lain dl suatu masyarakat dan krn itu didiskriminasikan oleh golongan lain itu
minta min.ta v (1) berkata-kata supaya diberi atau mendapat sesuatu; mohon: anak itu merengek-rengek -- dibelikan mainan; (2) mempersilakan: panitia -- para pengunjung mengisi daftar tamu; (3) cak beli: dia -- dua porsi nasi rames; (4) meminang; melamar: sudah banyak pemuda yg -- gadis itu, tetapi ia selalu menolaknya; (5) memerlukan: kenakalan remaja akhir-akhir ini -- perhatian kita semua; (6) membawa; menimbulkan: bencana tanah longsor itu ternyata -- banyak korban jiwa
minta dedak kpd orang mengubik [pb] minta pertolongan dsb kpd orang yg tidak punya
minta janji mengharap kelonggaran (dl membayar utang dsb)
miring mi.ring [a] (1) berkenaan dng sisi yg satu lebih tinggi dr sisi yg lain (tt garis atau permukaan) rendah sebelah; tidak datar; landai: cerobong ini -- sedikit; (2) tidak tegak lurus; condong: cerobong kapal itu -- ke belakang; (3) senget: kapal yg bocor itu -- ke kanan; (4) ki agak gila; kurang waras; sinting: orang itu sudah -- (otaknya); (5) ki agak murah: harga barang-barang di koperasi lebih -- dp di toko
misil mi.sil [n] benda (spt batu, peluru, roket) yg dapat dilemparkan, dijatuhkan, didorong, ditembakkan, dsb, dirancang untuk memukul sasaran yg dituju; rudal
mistar mis.tar [n] (1) kayu penggaris: digambarnya rumah itu tanpa menggunakan --; (2) kayu lurus pd bagian atas gawang (tt sepak bola dsb): kiper kembali mengambil posisi di bawah --; (3) kayu palang yg dipasang melintang pd dua tiang (tonggak) sbg batas loncatan (pd loncat tinggi): ia gagal meloncat di atas -- setinggi 155 cm; (4) garis; baris [Ar n] (1) bungkus; kulit; (2) perbuatan atau tindakan menutupi
miswat mis.wat [Ar n] setan yg tugasnya menyiarkan desas-desus, fitnah, kabar angin, dan pidato dusta sehingga masyarakat kacau dan berita bohong menjadi tolok ukur
mitologi mi.to.lo.gi [n] ilmu tt bentuk sastra yg mengandung konsepsi dan dongeng suci mengenai kehidupan dewa dan makhluk halus dl suatu kebudayaan
mobilitas vertikal mobilitas manusia dl naik turun golongan sosialnya
mode mo.de [n] ragam (cara, bentuk) yg terbaru pd suatu waktu tertentu (tt pakaian, potongan rambut, corak hiasan, dsb): ia selalu berpakaian mengikuti --; atelir -- , tempat membuat pakaian yg dilengkapi dng ruangan khusus untuk mencoba pakaian, mengukur pakaian, serta perlengkapan lain
monolit mo.no.lit [n] (1) Geo bongkahan batu besar yg sering kali berbentuk (atau dibentuk menjadi) pilar atau tugu; (2) sesuatu yg berbentuk kokoh kuat; (3) kesatuan terorganisasi yg membentuk kekuatan tunggal dan berpengaruh
monster mon.ster [n] contoh barang dagangan untuk dinilai mutunya (bobotnya, warnanya, dsb) [n] (1) binatang, orang, atau tumbuhan yg bentuk atau rupanya sangat menyimpang dr yg biasa; (2) makhluk yg berukuran luar biasa (sangat besar); (3) makhluk yg menakutkan, hanya terdapat dl dongeng, spt ular naga raksasa
montok mon.tok [a] (1) gemuk berisi; gemuk padat; sintal: ia menggendong putri bungsunya yg sehat dan --; (2) besar dan berisi (tt buah dada): tubuh gadis itu sintal dng buah dada yg -- dan bagus bentuknya
moril mo.ril [a] mengenai moral: bantuan -- , bantuan yg berupa sokongan batin (yg bukan berupa uang atau benda)
motel mo.tel [n] penginapan yg ditujukan, terutama untuk pelancong bermobil, kamar-kamarnya mudah dicapai dr tempat parkir yg tersedia
motif intrinsik dorongan, keperluan, atau keinginan yg tidak perlu disertai perangsang dr luar
motivasi mo.ti.va.si [n] (1) dorongan yg timbul pd diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dng tujuan tertentu; (2) Psi usaha yg dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak melakukan sesuatu krn ingin mencapai tujuan yg dikehendakinya atau mendapat kepuasan dng perbuatannya
motivasi bawah sadar dorongan untuk bertindak yg pd hakikatnya terselubung bagi yg bersangkutan, tetapi dapat ditelusuri melalui perilakunya
motivasi ekstrinsik dorongan yg datangnya dr luar diri seseorang
motivasi intrinsik dorongan atau keinginan yg tidak perlu disertai perangsang dr luar
motivator mo.ti.va.tor [n] (1) orang (perangsang) yg menyebabkan timbulnya motivasi pd orang lain untuk melaksanakan sesuatu; pendorong; penggerak: jadilah -- yg mampu menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat; (2) petugas yg ditunjuk untuk memberikan penerangan dan motivasi kpd calon akseptor keluarga berencana
muda mudi golongan muda; kaum muda; anak muda
mufsidin muf.si.din [n] golongan (orang-orang) yg membuat kerusakan
mukjizat muk.ji.zat [n] kejadian (peristiwa) ajaib yg sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia: dng Allah, Nabi Musa a.s. dapat membelah laut dng pukulan tongkatnya
mukosa mu.ko.sa [n] lapisan jaringan yg membatasi rongga saluran cerna dan saluran napas; selaput lendir
mukositis mu.ko.si.tis [n Dok] peradangan pd lapisan jaringan yg membatasi rongga saluran pencernaan dan saluran pernapasan
muktamar muk.ta.mar [n] konferensi; kongres; rapat; perundingan; pertemuan
multiseluler mul.ti.se.lu.ler [a Dok] (1) terdiri atas banyak sel; (2) banyak mengandung ruang yg kosong
muluk mu.luk [n] raja-raja; malik [a] (1) tinggi (tt cita-cita, rencana, dsb): cita-citanya sangat -- , tidak sesuai dng kemampuannya; (2) tinggi; sombong (tt perkataan, tabiat, dsb): selalu -- perkataannya; (3) tinggi dan merdu (tt suara): suaranya -- , senang kita mendengar nyanyiannya; (4) membubung tinggi (tt burung, layang-layang, dsb)
mulut mu.lut [n] (1) rongga di muka, tempat gigi dan lidah, untuk memasukkan makanan (pd manusia atau binatang); (2) ki lubang, liang, atau apa saja yg rupanya sbg mulut; bagian dr barang tempat masuknya sesuatu: -- bedil (senapan, meriam); -- gang
munafikin mu.na.fi.kin [n] orang-orang munafik: golongan -- lah yg sering berkhianat dl perjuangan
muncrat mun.crat, me.mun.crat [v] memancar; menyembur (tt air, barang cair): darah -- hebat dr batang nadi yg terpotong
muncung mun.cung [Lihat {moncong}]
munggu mung.gu [n] longgok (timbunan) tanah di tengah sawah; bukit kecil; karang yg membukit: setelah sampai kpd sebuah -- , turunlah ia
mungmung mung.mung [n] canang besar; gong kecil: maka raja pun menyuruh memalu -- keliling negeri
murah mu.rah [a] (1) lebih rendah dp harga yg dianggap berlaku di pasaran: harga barang produksi dl negeri jauh lebih -- dp harga barang impor; (2) suka memberi atau menolong (tt kebaikan): -- hati; (3) berlebih-lebih; banyak: -- rezeki; (4) gampang (mudah): -- senyum
murah hati suka (mudah) memberi; tidak pelit; penyayang dan pengasih; suka menolong; baik hati kebaikan hati; sifat kasih dan sayang; kedermawanan
musaadah mu.sa.a.dah [n Isl] sokongan; tunjangan; sumbangan; bantuan
mustahik mus.ta.hik [n] orang yg berhak: fakir miskin termasuk golongan -- dl menerima zakat
mustang mus.tang [n] pesawat terbang pemburu bermesin satu tipe P-51, di Indonesia dikenal sbg pesawat Cocor Merah krn moncongnya dicat merah
musyarakah mu.sya.ra.kah [n] (1) serikat dagang; kongsi; perseroan; persekutuan; (2) masyarakat
mutilasi mu.ti.la.si [n] proses atau tindakan memotong-motong (biasa-nya) tubuh manusia atau hewan
nafsu naf.su [n] (1) keinginan (kecenderungan, dorongan) hati yg kuat: krn kecewa, -- nya untuk belajar mulai berkurang; (2) dorongan hati yg kuat untuk berbuat kurang baik; hawa nafsu: tidak mungkin hal baik itu dilakukan tanpa melawan -- pribadi; (3) selera; gairah atau keinginan (makan): ikan asin dan sayur asam menambah -- makan; (4) panas hati; marah; meradang: -- nya meluap ketika melihat saingannya itu
nafsu amarah dorongan batin untuk berbuat yg kurang baik, terutama marah; (2) kemarahan; panas hati
nafsu iblis dorongan batin untuk melakukan tindakan yg mengarah pd kemaksiatan atau kejahatan
nafsu lawamah dorongan batin untuk mengikuti jalan kebaikan dan kebenaran
nafsu mutmainah dorongan batin untuk mempertahankan diri dr segala kejahatan krn selalu ingat kpd Allah
nafsu radiah dorongan batin yg diridai Allah Swt.
naga kecil [ki] negara industri baru yg dianggap bernegeri leluhur Daratan Cina, yakni Singapura, Hongkong, Korea Selatan, dan Taiwan
nagasari na.ga.sa.ri [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 12 m, daun dan buahnya berbentuk lonjong berkulit keras, bijinya berwarna cokelat tua; Mesua ferrea; (2) buah nagasari [n] penganan terbuat dr tepung beras, santan, gula, dan pisang, dibungkus dng daun pisang dan dikukus
naik hati menjadi gembira (sombong dsb)
naluri na.lu.ri [n] (1) dorongan hati atau nafsu yg dibawa sejak lahir; pembawaan alami yg tidak disadari mendorong untuk berbuat sesuatu; insting; (2) Psi perbuatan atau reaksi yg sangat majemuk dan tidak dipelajari yg dipakai untuk mempertahankan hidup, terdapat pd semua jenis makhluk hidup; (3) Bio serangkaian kegiatan refleks terkoordinasi, masing-masing terjadi apabila yg sebelumnya telah diselesaikan; reaksi yg tidak bergantung pd pengalaman
nangkring nang.kring [v cak] (1) berjongkok; (2) berada di atas (di tempat yg tinggi)
nasi-nasi na.si-na.si [n] (1) tumbuhan, akarnya direbus untuk obat sakit perut; Callicarpa longifolia; (2) akar nasi-nasi
nasofaring na.so.fa.ring [n] bagian hulu kerongkongan yg berhubungan dng hidung; epifaring
naung na.ung, ber.na.ung [v] (1) berada di bawah sesuatu (untuk menghindari panas, hujan, dsb); berlindung: pohon tempat ~ telah tumbang; (2) berada di bawah sesuatu yg besar (suci, berkuasa, dsb); minta perlindungan (pertolongan dsb): kita ~ di bawah Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila; kapal tanker itu ~ di bawah bendera Amerika
negara sentral persekutuan antara negara Jerman, Austria, Hongaria, Bulgaria, dan Turki dl Perang Dunia Pertama
nekat ne.kat [a] (1) berkeras hati; dng keras atau kuat kemauan: meskipun sudah dilarang oleh polisi, mereka -- masuk; seorang demonstran -- melemparkan diri pd kawat berduri; (2) terlalu berani (dng tidak berpikir panjang lagi): sekarang banyak penodong yg --; (3) tidak mempedulikan apa-apa lagi (krn putus harap, hilang akal, malu sekali, dsb): krn sangat malu, ia -- meninggalkan kampung halaman dan keluarganya; (4) tetap tidak mau (mengalah, menurut, menyerah, dsb); bersikeras; mengotot: sebenarnya ia sudah kalah, tetapi masih -- saja
nendatan nen.da.tan [n] gerakan tanah yg terjadi krn mirosot, berbentuk gumpalan, tanpa terlepas dr ikatannya; longsor
nenek sihir perempuan tua yg memiliki ilmu hitam dan suka mencelakakan orang (dl dongeng)
nganga nga.nga , me.nga.nga v (1) membuka lebar (tt mulut); terbuka lebar: ia terkejut mendengar berita itu sehingga mulutnya ~; pd tubuh mayat itu terdapat luka yg ~; (2) membuka mulut krn tercengang: anak itu ~ keheranan ketika melihat orang berkalungkan ular besar; (3) melihat saja: ia ~ saja, tidak mau bertindak dan tidak mau menolong
nihil ni.hil [a] (1) kosong sama sekali; tidak ada apa-apa: hasilnya --; (2) cak tidak ada yg tidak hadir: dl daftar hadir untuk hari ini tertulis --
nilai ni.lai [n] (1) harga (dl arti taksiran harga): sebenarnya tidak ada ukuran yg pasti untuk menentukan -- intan; (2) harga uang (dibandingkan dng harga uang yg lain): -- rupiah terus menurun; (3) angka kepandaian; biji; ponten: rata-rata -- mata pelajarannya adalah sembilan; sekurang-kurangnya -- tujuh untuk ilmu pasti baru dapat diterima di akademi teknik itu; (4) banyak sedikitnya isi; kadar; mutu: -- gizi berbagai jeruk hampir sama; suatu karya sastra yg tinggi -- nya; (5) sifat-sifat (hal-hal) yg penting atau berguna bagi kemanusiaan: -- tradisional yg dapat mendorong pembangunan perlu kita kembangkan; (6) sesuatu yg menyempurnakan manusia sesuai dng hakikatnya: etika dan -- berhubungan erat
nilai etik nilai untuk manusia sbg pribadi yg utuh, msl kejujuran; nilai yg berhubungan dng akhlak; nilai yg berkaitan dng benar dan salah yg dianut oleh golongan atau masyarakat
nimfomania nim.fo.ma.nia [n Psi] dorongan seksual yg sangat besar pd wanita
ningrat ning.rat [n] golongan orang-orang mulia; bangsawan; borjuis
nisan ni.san [n] tonggak pendek dsb yg ditanam di atas kubur sbg penanda
nol [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng O; (2) bilangan persiapan sebelum memasuki tingkat pertama dl urutan kelas; (3) ki tidak ada kenyataan; omong kosong: semua yg dikatakannya -- belaka; (4) ki tidak ada hasil: ia sudah berusaha, tetapi hasilnya --
nonmigas non.mi.gas [n] di luar gas dan bumi (tt barang produksi, dsb) yg tidak tergolong gas dan bumi: udang termasuk komoditas ekspor -- yg banyak menghasilkan devisa
nonpribumi non.pri.bu.mi [n] yg bukan pribumi; yg bukan orang (penduduk) asli suatu negara: perekonomian negara itu dikuasai oleh golongan --
nonsens non.sens [n cak] omong kosong; tidak berarti: segala yg diungkapkannya itu -- belaka
nota siap [Lay] nota dr nakhoda kapal kpd agen atau pencarter kapal di pelabuhan, yg menyatakan kapal sudah tiba di pelabuhan dan siap membongkar atau memuat muatan
nus [n Bio] binatang laut yg mempunyai umbai-umbai pd kepalanya untuk menangkap mangsa (sebangsa sotong)
nutriea nut.ri.ea [n Bio] zat yg mendorong pertumbuhan, pemeliharaan, fungsi, dan pengembangbiakan sel dr suatu organisme
obat bebas golongan obat yg tidak bersifat racun dan tidak mempunyai interaksi dng bahan makanan sehingga dapat dibeli bebas (biasanya ditandai dng warna lingkaran hijau dng garis tepi hitam)
obat jauh penyakit hampir [pb] dl kesusahan sukar mendapatkan pertolongan; berada dl kesukaran
objektivitas ob.jek.ti.vi.tas [n] sikap jujur, tidak dipengaruhi pendapat dan pertimbangan pribadi atau golongan dl mengambil putusan atau tindakan; keobjektifan
oblak ob.lak [a] menjadi lebar (tt lubang): krn terlalu sering dibuka-tutup, lubang bautnya -- [a] oleng ke kiri dan ke kanan krn sekrupnya longgar (tt roda mobil, sepeda, dsb)
obral ob.ral [v] (1) menjual barang secara besar-besaran dng harga murah (dng maksud menghabiskan barang, mengosongkan gudang, dsb): pd akhir tahun barang-barang itu biasanya dijual --; (2) ki mengeluarkan (memakai dsb) secara banyak-banyak: kau tidak perlu -- tenaga, manfaatkan tenagamu sebaik-baiknya
obrolan ob.rol.an [n] percakapan ringan dan santai; omong kosong: -nya melalui radio sangat disenangi oleh pendengarnya
observatorium ob.ser.va.to.ri.um [n] gedung yg dilengkapi alat-alat (teleskop, teropong bintang, dsb) untuk keperluan pengamatan dan penelitian ilmiah tt bintang dsb
obstruksi ob.struk.si [n] (1) sumbatan, rintangan (cairan yg tidak dapat mengalir atau bergerak dl saluran, spt adanya batu dl empedu, adanya lumpur dl pipa air); (2) Pol penghambatan yg dilakukan oleh golongan politik tertentu untuk menghalangi diterimanya suatu undang-undang atau peraturan oleh Dewan Perwakilan Rakyat
ocehan oceh.an [n] perkataan yg bukan-bukan; celoteh; omongan: jangan dengarkan -nya
Oedipus-kompleks Oe.di.pus-kom.pleks [n] kelainan jiwa berupa rasa cinta yg berlebihan dan dorongan seksual yg kuat seorang laki-laki thd ibunya
oferte ofer.te [n Dag] penawaran tertulis dan terperinci dr pihak pengusaha (tt harga barang, tarif ongkos cetak, tarif sewa kendaraan, dsb) yg diajukan kpd pihak pemesan
ogah , meng.o.gah v menggerak-gerakkan (gigi, tonggak, pancang, dsb) ke kiri dan ke kanan dsb, supaya mudah lepas; mengoyak-ngoyak; mengguncang-guncang [Jk a] tidak mau (bersedia) berbuat sesuatu; segan; enggan: dia -- makan
okulasi oku.la.si [n Tan] cara meningkatkan mutu tumbuhan dng menempelkan sepotong kulit pohon yg bermata dr batang atas pd suatu irisan pd kulit pohon lain dr batang bawah sehingga tumbuh bersatu menjadi tanaman baru
okupasi oku.pa.si [n] (1) pendudukan, penggunaan, atau penempatan tanah kosong; (2) pendudukan dan penguasaan suatu daerah oleh tentara asing
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
oligarki oli.gar.ki [n Pol] pemerintahan yg dijalankan oleh beberapa orang yg berkuasa dr golongan atau kelompok tertentu
once on.ce /oncE/ lihat cangklong
oncer on.cer [a] lepas; longgar
onde-onde on.de-on.de [n] penganan (kue) yg bentuknya spt bola, terbuat dr tepung ketan atau singkong yg diberi isi gula merah, kelapa atau kacang hijau, kulitnya dilapisi wijen
opendim open.dim [n] selaput yg melapisi rongga otak dan saluran pusat sumsum punggung
operatif ope.ra.tif [a] secara operasi: pertolongan -- yg cepat dapat menolong jiwa si sakit
oposan opo.san [n] orang atau golongan oposisi
oposisi opo.si.si [n] (1) Pol partai penentang di dewan perwakilan dsb yg menentang dan mengkritik pendapat atau kebijaksanaan politik golongan yg berkuasa; (2) Ling pertentangan antara dua unsur bahasa untuk memperlihatkan perbedaan arti
orang [n] (1) manusia (dl arti khusus); (2) manusia (ganti diri ketiga yg tidak tentu): jangan lekas percaya pd mulut --; (3) dirinya sendiri; manusianya sendiri: saya tidak bertemu dng -- nya; (4) kata penggolong untuk manusia: lima -- nelayan; (5) anak buah (bawahan): mereka itu -- nya Pak Camat; (6) rakyat (dr suatu negara); warga negara: -- Pakistan; (7) manusia yg berasal dr atau tinggal di suatu daerah (desa, kota, negara, dsb): dia -- Bogor; suaminya -- Eropa; (8) suku bangsa; (9) manusia lain; bukan diri sendiri; bukan kaum (golongan, kerabat) sendiri: jangankan anak sendiri, anak -- pun saya tolong; negeri -- , negeri lain (bukan negeri kita); (10) cak karena (sebenarnya): mana dapat membayar, -- belum gajian
orang dahaga diberi air [pb] menolong orang yg kesusahan; memberi pelajaran kpd orang yg sungguh-sungguh ingin menambah pengetahuannya
orang dalam orang yg ada di dl satu lingkungan (pekerjaan, golongan, dsb)
orang luar orang yg tidak termasuk dl satu lingkungan (golongan, pekerjaan, dsb)
orang utan kera besar dan kuat yg hanya terdapat di hutan di Sumatra dan Kalimantan, berbulu merah kecokelat-cokelatan, tidak berekor, hidup dr buah-buahan, daun, dan kuncup; mawas; Pongo pygmaeus
orang-aring [n] (1) tumbuhan yg batangnya berbulu kasar kemerah-merahan, panjangnya 30 cm, daunnya berbentuk taji (lonjong), dapat dipakai untuk obat panas dsb, berkhasiat menyuburkan rambut, juga dipakai sbg makanan ternak; Eclipta alba; (2) daun orang-aring; (3) minyak orang-aring
orbita or.bi.ta [n] lekuk mata, rongga tempat beradanya bola mata
ordinat or.di.nat [n Mat] salah satu penentu letak titik pd bidang, letak titik pd bidang biasa ditentukan thd dua garis yg berpotongan tegak lurus yg disebut sumbu mendatar dan sumbu tegak
orok-orok [n] tumbuhan semak termasuk suku polong-polongan yg ditanam sbg pupuk hijau; Grotalaria ferruginea (striata) [n] titiran dibuat dr tempurung kelapa dibunyikan dng cara diketuk-ketuk
oval [a] (bentuk) lonjong; bulat panjang; bulat telur
overal over.al [n] pakaian kerja berupa baju dan celana panjang longgar, biasanya dipakai di luar pakaian yg dikenakan
pacak pa.cak [a] telah terlatih atau mahir dl mengerjakan sesuatu; cakap: kita memerlukan seorang organisator, orang yg -- memimpin organisasi [n] (1) cocok (untuk menusuk satai yg akan dipanggang); (2) tongkat (tiang, pancang) yg tajam pd ujungnya [Mk n] titik-titik air yg berhamburan; percik ? pacek
padat pa.dat [a] (1) sangat penuh hingga tidak berongga; padu; mampat; pejal: lumbung diisi padi sampai --; sudah -- hatinya, sudah tetap hatinya (berani dsb)
pagar langkan tembok penutup lorong yg dibangun di sekeliling candi
pahat pa.hat [n] alat (perkakas) bertukang berupa bilah besi yg tajam pd ujungnya untuk melubangi atau mengukir kayu (ada bermacam-macam, spt -- bulat, -- jantan, -- ketam, -- kuku) [n Pet] bagian alat bor, biasanya terbuat dr baja paling keras dng dua atau tiga pancang tirus dan gerigi tajam untuk memotong batuan atau membuat lubang
pak [cak kp] bapak [n] (1) bungkusan dr pabrik berisi barang dl jumlah tertentu (tt rokok, teh, garam, dsb); (2) peti berisi barang-barang; kemasan barang; bandela [n] hak mengusahakan milik (tanah dsb) orang atau memborong sesuatu yg mendatangkan hasil dng membayar sewa (pajak) setiap tahun
pakai jangkar [Kap] gelondong penarik atau penggulung tali tambat pd mesin jangkar
pakaian seragam pa.kai.an seragam pakaian yg warna dan potongannya sama dan dimiliki oleh lebih dr satu orang yg seprofesi atau seperkumpulan (seorganisasi), dsb (spt pakaian pramuka, tentara, kelompok penari, pemain sepak bola, dan pelajar)
paksa pak.sa [v] mengerjakan sesuatu yg diharuskan walaupun tidak mau: kawin --; kerja --; bongkar --; (2) n kekerasan; perkosaan: negara diktator memerintah dng -- [kl n] waktu (saat, kesempatan) yg baik: menantikan -- yg baik [ark n] sayap; pihak; sisi [n] sistem penanggalan Jawa Kuno yg mencakupi waktu 15 hari (dl satu bulan ada dua paksa, yaitu suklapaksa 'paruh terang' dan kranapaksa 'paruh gelap')
paksi jangkar [Lay] gelendong penarik atau penggulung tali tambat pd mesin jangkar
pakuk pa.kuk [Mk v] me.ma.kuk v memotong dng benda tajam yg dipukulkan keras-keras; menetak; memarang: dia sedang ~ kayu besar itu dng parang
pal [n] tonggak batu sbg tanda jarak, antara satu tonggak dan tonggak yg lain berjarak 1,5 km , berpal-pal v berlayar serong-menyerong menyongsong angin (tt perahu); berlayar menggergaji; membuang pal [n cak] faal
pala pa.la [n] (1) pohon besar yg tingginya mencapai 20 m, bercabang banyak, bentuk pohonnya spt kerucut; Myristica fragrans; (2) buah batu yg berdaging kuning muda kehijau-hijauan untuk dibuat manisan, berbentuk bulat lonjong dan beralur memanjang, bijinya dibuat bumbu penyedap atau ramuan obat , se.pa.la-pa.la adv (1) (jika hendak atau terpaksa benar) sesempurna-sempurnanya sama sekali: ~ mencuri jangan tanggung-tanggung; (2) krn sudah terlanjur: ~ mandi biar basah ( ~ berdawat biar hitam)
palang merah organisasi kemanusiaan yg bertujuan memberikan pertolongan bagi orang sakit dan luka dl peperangan atau bencana alam
palapa pa.la.pa [n] (1) (dl dongeng) buah yg rasanya pahit; (2) sumpah Mahapatih Gajah Mada dr Kerajaan Majapahit bahwa tidak akan menikmati segala sesuatu sebelum menaklukkan dan mempersatukan daerah Nusantara; (3) nama satelit komunikasi sistem domestik yg dimiliki Indonesia
palar pa.lar [v] me.ma.lar.kan v (1) mengharapkan: ~ pertolongan sahabat; ~ keuntungan yg belum di tangan; (2) menganggap lumayan (dp tidak memperoleh apa-apa): walaupun sedikit, ia ~ juga;
palem jepang palem yg pohonnya berbatang lurus dng tinggi rata-rata 4-5 m, daun siripnya memiliki anak-anak daun yg berpasangan dan ujung anak daunnya bergerigi, pelepah daunnya berupa seludang berumpun, bunganya bertangkai dl malai dan menggantung serta tersusun berpasang-pasangan, buahnya berbentuk lonjong; Ptychotperma macarthurii
palem kuning palem yg batangnya berwarna kuning, daunnya bersirip, tergolong panjang dng lengkungan indah, warna daun hijau kekuning-kuningan; Chrysalidocarpus ketescens
palen pa.len [n] barang keperluan sehari-hari (barang pecah belah); barang kelontong
pamer pa.mer [v] menunjukkan (mendemonstrasikan) sesuatu yg dimiliki kpd orang lain dng maksud memperlihatkan kelebihan atau keunggulan untuk menyombongkan diri: pembangunan industri berteknologi canggih dilakukan bukan untuk --
pampat pam.pat [a] (1) padat; tumpat; pejal (tidak berongga-rongga); (2) terhenti (tidak mengalir tt air selokan)
panah pa.nah [n] (1) senjata berupa tongkat kecil runcing, panjang, berbulu pd pangkalnya dan tajam pd ujungnya, dilepaskan dng busur; anak panah; (2) tanda penunjuk; tanda panah ( ? )
pancang pan.cang [n] potongan bambu (kayu dsb) yg pangkalnya runcing, ditancapkan atau dihunjamkan ke tanah (untuk tanda batas, tambatan, penguat pinggir parit, dsb): menambatkan perahu pd --
pancaran air pan.car.an air pipa air yg memancarkan air ke atas; (2) Tek air yg dipancarkan dr lubang berukuran kecil sehingga terjadi pancaran bertekanan relatif tinggi untuk membongkar tanah atau batuan pasir pd penambangan timah aluvial
pancing pan.cing [n] alat untuk menangkap ikan, terbuat dr sepotong kawat yg ujungnya melengkung dan berkait, diberi tali dan gagang dr kayu, bambu, dsb; kail
pandangan hidup pan.dang.an hidup konsep yg dimiliki seseorang atau golongan dl masyarakat yg bermaksud menanggapi dan menerangkan segala masalah di dunia ini
pandu pan.du [n] (1) penunjuk jalan; perintis jalan; (2) mualim (di kapal); (3) kapal penunjuk jalan (dl pelabuhan); (4) anggota perkumpulan pemuda yg berpakaian seragam khusus, bertujuan mendidik anggotanya supaya menjadi orang yg berjiwa kesatria, gagah berani, dan suka menolong sesama makhluk [v] , me.man.du kl v mencoba; menguji [n Komp] tanda di jendela tampilan tempat kegiatan komputer terjadi atau ditampilkan
panel pa.nel [n] (1) bagian dr permukaan pintu (dinding, langit-langit, dsb) berupa papan tipis dsb, biasanya berbentuk persegi panjang, dipasang di dl bingkai, terletak lebih rendah atau lebih tinggi dp permukaan sekitarnya; (2) potongan bahan dr jenis atau warna yg berbeda yg disisipkan pd pakaian; (3) lembaran tipis (dr papan atau logam) tempat melekatkan alat (peranti) pengontrol: di dekat kemudi ada -- berisi tombol-tombol untuk mengontrol lampu dan oli; (4) Graf papan peraga untuk pameran, berbentuk persegi panjang, terbuat dr papan lapis, logam, atau bahan lain, digunakan untuk menempelkan foto, gambar, teks yg dipamerkan [n] kelompok pembicara yg dipilih untuk berbicara dl diskusi dan menjawab pertanyaan di depan hadirin (penonton, pendengar)
pangkal pang.kal [n] (1) bagian permulaan atau bagian yg dianggap sbg dasar (terutama tt benda yg panjang spt pohon, tongkat, tiang): -- pohon; (2) awal; permulaan; asal; sebab utama: -- perselisihan itu sebenarnya hanya persoalan yg sepele saja; hemat -- kaya; (3) pokok; bagian (isi) yg utama: baiklah kita kembali kpd -- pembicaraan semula; (4) modal; kapital: -- usahanya diperoleh dr kredit bank; (5) Ling morfem, kata, atau frasa yg bergabung dng afiks, msl olah pd mengolah, atau tani pd bertani
pangkal tekak bagian tekak pd pangkal kerongkongan atau pintu masuk ke dl pangkal kerongkongan yg dibatasi oleh dua lipatan mukosa
pangkas pang.kas [v] , ber.pang.kas v bergunting (rambut): rambutnya gondrong, tidak pernah ~
pangkon pang.kon [n] (1) Bl kayu berongga, bagian yg atas dipakai untuk menumpangkan (meletakkan) bilah-bilah logam gamelan, saron, dsb, berperan sbg pembentuk bunyi; (2) Jw Ling tanda penutup konsonan pd akhir kalimat
pangreh praja pang.reh pra.ja [ark n] penguasa lokal pd masa pemerintahan kolonial Belanda untuk menangani daerah jajahannya; pamong praja
pangsi pang.si [ark n] paku pd ujung gasing; paksi [Cn n] kain sutra hitam [n Kap] gelondong yg digunakan untuk menggulung tali
pantak pan.tak [v] , me.man.tak v menekan (menurunkan) supaya menancap (masuk) dalam-dalam (tt paku, pasak, dsb): ia ~ sebuah tonggak ke dl tanah
pantat pan.tat [n] (1) bagian pangkal paha di sebelah belakang (yg mengapit dubur); bokong; (2) dubur; pelepasan; (3) bagian yg di bawah sekali (tt kuali, periuk, dsb)
paprika pap.ri.ka [n] tanaman perdu tahunan, berdaun lonjong dng tangkai agak panjang, buahnya berbentuk bulat, berongga berisi biji yg tersebar tidak merata, berdaging agak tebal, warna buah ada yg hijau tua, hijau muda, kuning, atau merah, biasa digunakan sbg pelengkap hidangan; Capsicum annuum var abbreviata
parabola pa.ra.bo.la [n] (1) Mat garis lengkung datar yg terbentuk jika suatu bidang memotong kerucut sejajar dng garis titik sudut puncak dng salah satu titik pd keliling alas; (2) antena televisi berbentuk bundar spt piring cekung yg dapat menangkap siaran jarak jauh
parapodium pa.ra.po.di.um [n Zool] (1) anggota tubuh yg berfungsi sbg alat respirasi; (2) penyuluran kaki jenis moluska gastropoda spt siput, keong
paria pa.ria [n] golongan masyarakat yg terendah atau hina-dina (dl masyarakat Hindu) yg tidak mempunyai kelas (kasta) ? peria
parit pa.rit [n] (1) lubang panjang di tanah tempat aliran air; selokan; (2) lubang panjang tempat berlindung (dl peperangan); (3) selokan besar sekeliling benteng (kota); (4) lombong (dl tambang); (5) alur; lekuk yg memanjang (pd kayu, papan, dsb); (6) ranjau darat; (7) terusan (sekeliling benteng)
pariwisata pa.ri.wi.sa.ta [n] yg berhubungan dng perjalanan untuk rekreasi; pelancongan; turisme
partai par.tai [n] (1) perkumpulan (segolongan orang) yg seasas, sehaluan, dan setujuan (terutama di bidang politik); (2) penggolongan pemain dl bulu tangkis dsb: -- ganda; -- tunggal; (3) kumpulan barang dagangan yg tidak tentu banyaknya: dijual satu -- kain sarung; kita boleh membeli -- besar atau -- kecil
partai ganda penggolongan pemain dl olahraga (bulu tangkis, tenis) yg dimainkan secara dua lawan dua
partai tunggal partai satu-satunya yg hidup dan direstui oleh negara, msl Partai Komunis di Republik Rakyat Cina (RRC); (2) penggolongan pemain dl olahraga (bulu tangkis, tenis) yg dimainkan oleh satu lawan satu
partisan par.ti.san [n] pengikut partai, golongan, atau paham tertentu
paru pa.ru, pa.ru-pa.ru [n] organ tubuh yg berupa sepasang kantong berbentuk bulat toraks, terdapat dl rongga dada, berfungsi sbg alat pernapasan (untuk membersihkan darah dng oksigen yg diisap dr udara pd manusia dan sebagian binatang)
paruh pa.ruh [n] moncong atau mulut (burung, ayam, itik); cotok [num] perdua; -- waktu seperdua waktu; sebagian waktu: untuk membiayai kuliah, aku bekerja -- waktu di perusahaan garmen
pas [n] surat keterangan yg menyatakan boleh berjalan (masuk) ke daerah lain atau ke tempat terlarang, msl pelabuhan: mereka harus membawa -- apabila memasuki daerah itu; surat pas [a cak] (1) kena benar; tepat: tembakannya -- benar; (2) tidak lebih tidak kurang (tt jumlah): bayarlah dng uang --; (3) cocok; tidak longgar; tidak sempit (tt pakaian): -- benar baju itu di badanmu [kp] opas; sapaan kpd opas [n] jalan pintas sempit di daerah pegunungan: Puncak -- [Mal v] lulus (dl ujian)
pasak pa.sak [n] (1) paku yg dibuat dr kayu, bambu, dsb; (2) poros kecil pd roda arloji dsb; (3) Tek potongan kecil logam yg disisipkan pd alur yg terlipat di antara roda dng sumbunya agar roda tsb tidak berputar thd sumbu tsb; (4) sepotong besi atau kayu tidak berkepala untuk menyatukan dua bagian besi, kayu, atau bagian mesin (roda)
pasangan mencurigakan pa.sang.an mencurigakan [Ling] bunyi-bunyi yg mempunyai persamaan fonetis yg mungkin tergolong dl fonem yg sama atau yg berbeda
pasar konvensi pariwisata pasar yg dapat mendatangkan wisatawan yg akan berkongres atau mengikuti rapat
pasaraya pa.sa.ra.ya [n] toko besar penjual berbagai jenis barang (bahan makanan, barang kelontong, peralatan rumah tangga, keperluan sehari-hari, dsb) yg disusun dl bagian terpisah untuk pelayanannya
pastiles pas.ti.les [n] jenis gula-gula, biasanya berbentuk butiran kecil, mengandung obat untuk melegakan pernapasan, menyegarkan mulut, menyembuhkan sakit kerongkongan, batuk, dsb
pasukan pa.suk.an [n] (1) kawanan; kumpulan: tampak di hutan itu satu ~ serigala menyerang seekor kuda; (2) kelompok atau golongan prajurit (laskar dsb): ~ berani mati; (3) regu (olahraga): Indonesia mempunyai ~ bulu tangkis yg kuat
pasukan berkuda pa.suk.an berkuda segolongan tentara berkuda; kavaleri
patah pa.tah [a] (1) putus tt barang yg keras atau kaku (biasanya tidak sampai bercerai atau lepas sama sekali): dahan itu -- terkulai; (2) ki terhenti, tidak dapat berlanjut lagi [n] penggolong bilangan kata: dua -- kata
patahan pa.tah.an [n] bagian yg patah (putus); potongan; barang yg patah
pati pa.ti [n] (1) tepung halus dari endapan ubi, singkong, dsb yg diparut; hati batang sagu dsb setelah diremas-remas dng air: ia membuat -- singkong; -- sagu; (2) ki yg terpenting atau yg terutama; pokok isi; inti sari: -- pembicaraan; -- kata bukanlah hanya peribahasa semata-mata [n] kematian: denda -- , denda krn membunuh orang
patok pa.tok [n] (1) ukuran untuk luas tanah persawahan (kurang lebih 2.300 m2): petani dibebani ongkos penyemprotan sebanyak Rp10.000,00 per --; (2) pancang; tonggak
patokan pa.tok.an [n] (1) tonggak; pancang: pd tiap sudut lapangan dipasang orang ~; (2) ketentuan yg menjadi dasar atau pegangan untuk melakukan sesuatu; syarat (hukum); kaidah: ia menggambar tidak menurut ~; harga ~ ekspor karet telah diturunkan
patola pa.to.la [n Antr] motif hiasan pd tenunan songket
patrun pat.run [n] tabung tembaga yg berisi mesiu dan peluru; kelongsong peluru; isi bedil
payung panjang payung tongkat
peci pe.ci [n] penutup kepala terbuat dr kain dsb, berbentuk meruncing kedua ujungnya; kopiah; songkok
pejal pe.jal [a] padat keras; tidak geronggang: batu -- , batu yg padat keras; granit
pekuk pe.kuk [ark a] mencong atau bengkok ke luar (tt tangan, kaki); bengkok: tangannya -- [Mk v] me.me.kuk v menetak; memakuk lihat pekik
pelabuhan samudra pe.la.buh.an samudra pelabuhan yg dapat dirapati kapal besar, tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, dan dilengkapi dng gudang dsb
pelagra pe.lag.ra [n Dok] penyakit yg disertai ruam (radang) kulit, terutama di tangan (merah-merah), gangguan pd pusat susunan saraf alat pencernaan, dan radang rongga mulut yg menyebabkan ketumpulan otak atau menjadi gila
pelambuk pe.lam.buk [n] (uang) sokongan (sumbangan)
peludahan pe.lu.dah.an [n] tempat ludah (terbuat dr kuningan dsb); tempolong
pemanggilan kembali pe.mang.gil.an kembali tindakan memanggil yg dilakukan oleh suatu partai politik atau golongan thd wakilnya agar keluar dr keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat
pemapakan pe.ma.pak.an [n] proses, cara, perbuatan memapak; penyambutan (kedatangan orang); penyongsongan
pembabakan pem.ba.bak.an [n] (1) pembagian dl babak; (2) penggolongan berdasarkan urutan jangka waktu atau peristiwa; periodisasi: perlu adanya -- dl sejarah nasional
pembantaian pem.ban.tai.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membantai; penyembelihan; pemotongan; (2) tempat menyembelih (sapi, kerbau, dsb); pejagalan; (3) ki pembunuhan secara kejam dng korban lebih dr seorang
pembantu pem.ban.tu [n] (1) orang (alat dsb) yg membantu; penolong; (2) orang upahan, pekerjaannya (membantu) mengurus pekerjaan rumah tangga (memasak, mencuci, menyapu, dsb)
pembobol pem.bo.bol [n] (1) orang yg merusak atau membongkar dng paksa; (2) orang yg mencuri uang dng tipu daya: -- bank itu yg ternyata adalah direkturnya kini telah melarikan diri ke luar negeri
pembonceng pem.bon.ceng [n] (1) orang yg membonceng; (2) pihak yg ikut ambil bagian dl suatu pergolakan (gerakan, peristiwa, dsb) yg diprakarsai dan dilaksanakan oleh pihak lain yg dianggap menguntungkan pihaknya; (3) orang atau golongan yg memanfaatkan kekuasaan (pengaruh, wibawa, popularitas, dsb) orang lain untuk mencapai tujuannya
pembuluh pem.bu.luh [n] sesuatu yg menyerupai ruas buluh (panjang bulat dan berongga spt pipa air)
pemendak pe.men.dak [Mk n] pendongkok
pemerintahan oligarki pe.me.rin.tah.an oligarki sistem pemerintahan yg ketiga kekuasaan pemerintahan negara berada di tangan beberapa orang atau golongan
pemuras pe.mu.ras [kl n] senapan model kuno (mulut larasnya lebar spt corong, dipasang dng tunam, tetapi tidak bercaping): -- sudah menjadi barang simpanan di museum
penajur pe.na.jur [n] leret memanjang (tonggak di laut, cerocok, dsb)
penampang lintang pe.nam.pang lintang bidang permukaan hasil pemotongan melintang
penampung pe.nam.pung [n] (1) alat untuk menampung: tong ~ air hujan; (2) orang (panitia dsb) yg menampung: panitia ~ korban Gunung Galunggung; ~ barang-barang bekas
penanaman baru pe.na.nam.an baru kegiatan menanami kembali tanah yg kosong dng tanaman baru
penata pe.na.ta [n] (1) orang yg pekerjaannya menata (tari, ruang, rambut, busana); (2) pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan III/c, satu tingkat di bawah penata tingkat satu, satu tingkat di atas penata muda tingkat satu
penata muda pe.na.ta muda pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan III/a, satu tingkat di bawah penata muda tingkat satu, satu tingkat di atas pengatur tingkat satu
penata muda tingkat satu pe.na.ta muda tingkat satu pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan III/b, satu tingkat di bawah penata, satu tingkat di atas penata muda
penata tingkat satu pe.na.ta tingkat satu pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan III/d, satu tingkat di bawah pembina, satu tingkat di atas penata
pencabangan pen.ca.bang.an [n] proses, cara, perbuatan mencabangkan: ~ bank ke daerah juga salah satu faktor yg mendorong naiknya konsumsi di daerah
pencu pen.cu [n] bagian yg menonjol di tengah-tengah permukaan gong atau alat gamelan yg sejenis
pendagang pen.da.gang [n] tongkat untuk memikul; pikulan
pendaringan pen.da.ring.an [Jw n] pasu atau gentong tempat menyimpan beras
pendet pen.det [Bl n] tarian suci untuk upacara menyambut tamu dsb: rombongan tamu disambut dng tari --
pendingin pen.di.ngin [n] alat untuk mendinginkan: gerbong penumpang kelas satu dilengkapi dng ~
pendukung pen.du.kung [n] (1) orang yg mendukung; (2) penyokong; pembantu; penunjang; (3) El tiang listrik yg mendukung gaya vertikal dan gaya horizontal akibat angin pd kawat
pendusta pen.dus.ta [n] pembohong
penebas pe.ne.bas [n] orang yg memborong hasil tanaman (msl padi, buah-buahan) sebelum dituai atau dipetik; tengkulak: petani pemilik sawah menjual hasil tanaman di sawahnya kpd seorang ~ menjelang panen
penelantaran pe.ne.lan.tar.an [n] proses, cara, perbuatan menelantarkan: meluasnya penguasaan tanah oleh golongan ekonomi mampu untuk investasi maupun spekulasi berdampak ~ tanah bertahun-tahun
peneliti madya pe.ne.li.ti madya pangkat peneliti golongan IV/b, satu tingkat di bawah ahli peneliti muda, satu tingkat di atas peneliti muda, setaraf dng pembina tingkat satu dl kepangkatan struktural pegawai negeri
peneliti muda pe.ne.li.ti muda pangkat peneliti golongan IV/a, satu tingkat di bawah peneliti madya, satu tingkat di atas ajun peneliti madya, setaraf dng pembina dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
penertiban pe.ner.tib.an [n] proses, cara, perbuatan menertibkan: dl tindakan ~ pedagang kaki lima itu kios-kios di sepanjang jalan protokol dibongkar dan dipindahkan ke tempat usaha yg baru; dl ~ itu semua kendaraan umum diperiksa surat tanda kir kendaraan dan izin trayeknya
pengadaan peng.a.da.an [n] proses, cara, perbuatan mengadakan, menyediakan, dsb: panitia mempersiapkan ~ umbul-umbul menjelang perayaan HUT Jakarta secara gotong-royong dng masyarakat
pengaliran peng.a.lir.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengalirkan: setelah dibuat gorong-gorong, ~ air menjadi lancar; (2) hal mengaliri: ~ sawah perlu diatur secara baik
pengamen peng.a.men [n] penari, penyanyi, atau pemain musik yg tidak tetap tempat pertunjukannya, biasanya mengadakan pertunjukan di tempat umum dng berpindah-pindah: rombongan ~ keroncong
pengampu peng.am.pu [n] (1) penyangga; penyokong; penopang: panggung darurat itu roboh krn ~ nya patah; (2) (orang) yg memerintah (negeri, kerajaan, dsb); (3) orang yg menjaga keselamatan orang lain; wali; orang tua; pembimbing; (4) ki orang yg mengangkat-angkat (suka menyanjung) seseorang
pengangkat rantai peng.ang.kat rantai [Kap] besi gelondong yg dapat berputar pd lir jangkar, yg berfungsi sbg penarik rantai jangkar
pengarih pe.nga.rih [n] perkakas dapur yg dibuat dr kayu, berbentuk spt centong yg panjang dan pipih, dipakai untuk mengarih atau mengaduk makanan yg dimasak
pengecoh pe.nge.coh [n] (1) orang yg mengecoh; penipu; pembohong; (2) alat untuk mengecoh; pengabur (tt pilihan butir tes dl tes pilihan ganda); pilihan butir tes yg bukan menjadi kunci atau jawaban
pengecohan pe.nge.coh.an [n] proses, cara, perbuatan mengecoh; penipuan; pembohongan
pengerah pe.nge.rah [n] (1) orang yg mengerahkan; (2) mandor; juru kerah; (3) alat dsb untuk mengerahkan (mengumpulkan) massa (spt gung, kentongan)
pengerasan pe.nge.ras.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengeraskan (mengerasi); (2) proses yg menyebabkan bahan menjadi lebih tahan thd pemotongan, pemecahan, atau pembengkokan; (3) tindakan keras; pemaksaan
penggagal peng.ga.gal [n] orang yg menggagalkan: siapa sebetulnya ~ kongres itu
penggal peng.gal [v] potong; kerat; tebas: -- saja leher pembunuh itu; (2) n bagian dr buku (kutipan cerita dsb); jilid: bacalah -- yg kedua
penggalan peng.gal.an [n] (1) potongan; keratan; (2) bagian (cerita dsb); (3) galah dr bambu
penggandengan peng.gan.deng.an [n] proses, cara, perbuatan menggandengkan: ~ gerbong-gerbong kereta api terlaksana dng cepat
penggesek peng.ge.sek [n] (1) orang yg menggesek: ia ~ biola terkenal; (2) alat untuk menggesek (biola, rebab); tongkat bertali sbg alat membunyikan biola
penggorokan peng.go.rok.an [n] (1) penyembelihan; pemotongan; (2) pembunuhan (dng memotong atau melukai leher)
pengibul pe.ngi.bul [n] pembohong; penipu: aku tidak percaya yg kamu katakan itu sebab kamu dikenal sbg ~
pengikut peng.i.kut [n] (1) penganut; (2) peserta: ~ kongres itu kira-kira 100 orang
penginangan pe.ngi.nang.an [n] wadah khas untuk peralatan dan perlengkapan menginang yg meliputi tempat kinang berikut kelengkapannya, spt tempat sirih, tempat tembakau, alat pemakan kinang, alat pemotong pinang, dan tempat ludah
penguasa pe.ngu.a.sa [n] (1) orang yg menguasai; orang yg berkuasa (untuk menyelenggarakan sesuatu, memerintah, dsb): sikap gotong royong masyarakat kerap dimanfaatkan oleh para ~ untuk membangun lingkungan desa; (2) pemegang kekuasaan
pengupasan pe.ngu.pas.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengupas; (2) pengulasan; penguraian; (3) penyingkiran (penggalian, pembongkaran, pengangkutan, pembuangan) lapisan penutup cebakan bijih atau galian tambang yg akan ditambang secara terbuka
penguretan pe.ngu.ret.an [n] proses, cara, perbuatan membersihkan rongga rahim dng menguret
penjagalan pen.ja.gal.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memotong ternak; pembantaian; pemotongan hewan; (2) tempat menyembelih ternak (spt lembu, kerbau, kambing)
penjahat pen.ja.hat [n] orang yg jahat (spt pencuri, perampok, penodong)
penjalaran pen.ja.lar.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menjalar(kan); (2) tongkat dsb tempat menjalarkan (tanaman)
penjambretan pen.jam.bret.an [n] proses, cara, perbuatan menjambret: akhir-akhir ini ~ , pencopetan, penodongan, dsb semakin meningkat
penjenisan pen.je.nis.an [n] penggolongan; pengategorian; klasifikasi
penjiplakan pen.jip.lak.an [n] proses, cara, perbuatan menjiplak: karangan orang lain itu diterbitkannya secara berseri dl majalah sebelum ~ nya terbongkar
penjolok pen.jo.lok [n] (1) alat (galah, tongkat) yg dipakai untuk menjolok; (2) orang yg menjolok
penswastaan pen.swas.ta.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menswastakan; (2) upaya mengikutsertakan pihak swasta (nonpemerintah) dl pengoperasian badan usaha milik negara: adanya resesi ekonomi ini mendorong pemerintah untuk mengambil kebijaksanaan --
penumpil pe.num.pil [n] penunjang; penyangga; penyokong
penunjang pe.nun.jang [n] (1) alat untuk menunjang berupa kayu dsb agar tidak roboh; penopang; penahan; (2) pemberi tunjangan (uang dsb) penyokong; (3) dana (sarana) yg akan memperlancar (usaha dsb): lancarnya arus lalu lintas merupakan sarana ~ bagi perwujudan meningkatkan sektor perdagangan; (4) orang yg memihak kpd salah satu pihak yg bertanding (dl pertandingan olahraga dsb); suporter
penurunan pe.nu.run.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menurun, menuruni, atau menurunkan; penyusutan; pengurangan (harga dsb); pembongkaran (muatan dsb); (2) cak lereng (jalan dsb) yg menurun
penyalak pe.nya.lak [n] (1) perkakas yg dpt menyalak (mengeluarkan bunyi spt sirene): -- elektronik ini bisa melolong selama 30 jam dan dpt didengar dl radius 700 m; (2) suka menyalak: anjingnya -- apabila ada orang lain lewat di depan rumah pemiliknya
penyantun pe.nyan.tun [n] (1) orang yg baik budi bahasa dan tingkah lakunya; orang yg sopan; (2) orang yg suka menaruh belas kasihan; (3) orang yg suka menolong (membantu, memperhatikan kepentingan orang lain, dsb); (4) pelindung dan pengarah suatu perguruan tinggi: dewan -- Universitas Mataram
penyantunan pe.nyan.tun.an [n] proses, cara, perbuatan menyantun; pemberian pertolongan dsb: -- thd anak-anak cacat adalah suatu pekerjaan mulia
penyelenggaraan pe.nye.leng.ga.ra.an [n] (1) pemeliharaan; pemiaraan: -- kolam-kolam ikan mujair; (2) proses, cara, perbuatan menyelenggarakan dl berbagai-bagai arti (spt pelaksanaan, penunaian): -- Kongres Bahasa Indonesia
penyembelihan pe.nyem.be.lih.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyembelih; penggorokan; pemotongan (leher); pembantaian: -- hewan kurban dilaksanakan setelah salat Iduladha; (2) (daging untuk) upah menyembelih
penyengat pe.nye.ngat [n] (1) serangga yg bersengat; (2) sesuatu yg dapat membuat atau menimbulkan sengatan; (3) ki yg mendorong: saya hanya sekadar -
penyesalan pe.nye.sal.an [n] (1) perasaan menyesal (menyesali): -- yg tidak berguna; (2) proses, cara, perbuatan menyesali (menyesalkan): -nya memang beralasan; (3) penyanggahan; sanggahan: ia telah menyampaikan -nya atas berita bohong mengenai dirinya
penyirihan pe.nyi.rih.an [n] proses, cara, perbuatan memberikan, menyorongkan sirih, tembakau, rokok kpd (tamu dsb)
pepah pe.pah [n] perkakas untuk memukul (spt tongkat, galah)
pepatah pe.pa.tah [n] peribahasa yg mengandung nasihat atau ajaran dr orang tua-tua (biasanya dipakai atau diucapkan untuk mematahkan lawan bicara), spt tong kosong nyaring bunyinya, orang yg tidak berilmu banyak bualnya
peraih pe.ra.ih [n] (1) tengkulak (ikan, buah-buahan, dsb); pemborong (barang-barang); (2) sampan untuk berdagang (ikan, buah-buahan)
peraji pe.ra.ji [n] orang yg pekerjaannya menolong orang melahirkan; dukun bayi
perajin pe.ra.jin [n] (1) orang yg bersifat rajin: para ~ itu bekerja keras meningkatkan hasil kerjanya; (2) sesuatu yg mendorong untuk menjadi rajin: perusahaan memberikan hadiah lebaran satu bulan gaji sbg ~ pegawai; (3) orang yg pekerjaannya (profesinya) membuat barang kerajinan
perampok pe.ram.pok [n] orang yg merampok; penggedor; penggarong: tiga orang dr komplotan ~ itu sudah tertangkap
peran pe.ran [n] (1) pemain sandiwara (film): -- utama; (2) tukang lawak pd permainan makyong; (3) perangkat tingkah yg diharapkan dimiliki oleh orang yg berkedudukan dl masyarakat [n] balok yg menghubungkan tiang-tiang rumah di sebelah atas, tempat kasau-kasau bertumpu
peranakan per.a.nak.an [n] (1) kantong selaput dl perut (tempat bayi); rahim: ada gejala kanker pd ~ nya; (2) keturunan anak negeri dng orang asing: Cina ~ banyak di negeri itu; (3) yg dilahirkan di: tidak boleh ~ suatu marga masuk marga lain
perang Dunia Pertama perjuangan kekuatan bersenjata sedunia, berlangsung tahun l914-l918, melibatkan dua blok kekuatan negara Eropa, yaitu Jerman, Austria, Hongaria melawan Inggris, Prancis, dan Rusia
perawangan per.a.wang.an [n] lingkungan awang-awang [n] golongan orang muda laki-laki keturunan orang baik-baik
perbudakan per.bu.dak.an [n] (1) perihal budak (hamba); segala hal mengenai budak belian: perjuangan membebaskan diri dr -; (2) Antr sistem segolongan manusia yg dirampas kebebasan hidupnya untuk bekerja guna kepentingan golongan manusia yg lain
perbukitan per.bu.kit.an [n] (1) tanah yg berbukit-bukit: gempa menyebabkan longsornya -- itu; (2) Geo daerah berbukit-bukit dng relief yg besar yg ketinggiannya kurang dr 600 m
perca per.ca [n] sobekan (potongan) kecil kain sisa dr jahitan dsb; reja kain; carik kain: karena tidak ada kapuk, diisinya bantal itu dng -- kain [a] , getah -- getah yg diperoleh dr pohon suku Sapotaceae karet
perdamaian per.da.mai.an [n] penghentian permusuhan (perselisihan dsb); perihal damai (berdamai): kongres ~ sedunia
perejang pe.re.jang [n] alat untuk merejang atau alat untuk membongkar; linggis; alabangka
perembukan pe.rem.buk.an [n] proses, cara, perbuatan merembukkan; perundingan; pembicaraan: panitia penyelenggara sedang mengadakan ~ mengenai persiapan dan tata tertib kongres yg akan datang
pergam per.gam [n] burung yg bulunya beraneka warna, tergolong suku merpati, mempunyai tubuh yg besar, hidup di pohon dan jarang turun ke tanah, makanannya buah-buahan kecil, spt buah beringin, baik yg berukuran kecil maupun besar, rahang bawah dapat melar, terdorong, menjulur spt rahang ular; Duculinae
pergantungan per.gan.tung.an [n] (1) perihal bergantung; (2) alat atau tempat untuk bergantung; (3) orang, perusahaan, dsb yg diharapkan dapat memberi pertolongan
pergok per.gok , me.mer.goki v (1) menjumpai (tidak dng sengaja); (2) mendapati; mengetahui (sedang mencuri dsb): mereka ~ pencuri yg sedang mencongkel jendela
perhelatan per.he.lat.an [n] (1) pesta atau kenduri selamatan; (2) pesta perkawinan: mereka selalu bergotong-royong dl segala hal, juga waktu ada ~ perkawinan
perikardium pe.ri.kar.di.um [n Dok] jaringan berupa kantong atau saku yg membungkus atau mengelilingi jantung; selaput kandung (kantong) jantung
perikemanusiaan pe.ri.ke.ma.nu.si.a.an [n] (1) sifat-sifat yg layak bagi manusia, spt tidak bengis, suka menolong, bertimbang rasa; (2) keadaan manusia pd umumnya
periklanan per.ik.lan.an [n] hal yg berhubungan dng iklan: Kongres IX ~ Asia berlangsung di Jakarta
periksa pe.rik.sa [v] lihat dng teliti: tolong -- lemari itu kalau-kalau ada yg aneh di dalamnya
periskop pe.ri.skop [n] teropong yg dilengkapi cermin dan lensa, spt yg dipasang pd kapal selam
peristaltik pe.ris.tal.tik [n Dok] perihal gelombang kontraksi berturut-turut pd alat pencernaan yg mendorong sisa makanan ke arah anus
peritoneum pe.ri.to.ne.um [n Dok] selaput rongga perut
perkauman per.ka.um.an [n] (1) kaum kerabat; pertalian sanak saudara; (2) golongan; puak; (3) cara bersuku-suku (berkelompok menurut sukunya); persukuan
pernik per.nik [n] hal-hal kecil (sepele); serpih: banyak -- , cak (1) banyak cingcong; (2) banyak tingkah; banyak urusan; rumit (tidak bersahaja, tidak gampang)
peroketan pelambung pe.ro.ket.an pelambung roket yg memberikan daya dorong bagi peluncuran
perot pe.rot [Jw a] pencong (tt mulut)
persekutuan per.se.ku.tu.an [n] (1) hal bersekutu; persatuan; perhimpunan; ikatan (orang-orang yg sama kepentingannya); (2) perseroan dagang; kongsi; maskapai; (3) perserikatan (negara-negara)
perserikatan per.se.ri.kat.an [n] (1) perkumpulan; ikatan; perhimpunan; (2) perseroan; kongsi; (3) persekutuan
perseroan per.se.ro.an [n] perserikatan dagang; kongsi; maskapai
pertuanan per.tu.an.an [n] (1) kedudukan (golongan) orang bangsawan; kaum ningrat; (2) kekuasaan memerintah; pemerintahan (atas suatu negara, bangsa); (3) kedaulatan; hak pertuanan
pertuturan perlokusioner per.tu.tur.an perlokusioner [Ling] perbuatan yg dilakukan dng mengujarkan sesuatu dng maksud membuat orang lain percaya apa yg dikatakan sehingga mendorongnya untuk berbuat sesuatu dsb
perumahan pe.ru.mah.an [n] (1) kumpulan beberapa buah rumah; rumah-rumah tempat tinggal: pemerintah sedang mendirikan ~ untuk golongan menengah; (2) proses, cara, perbuatan menyediakan rumah: kesukaran ~ di kota besar semakin memuncak; (3) tanah kosong (untuk mendirikan rumah): disediakan tanah ~ , luasnya 20 ha di tepi kota; (4) kayu tempat mata ketam (serut); (5) ki pendirian; maksud: ~ mu sudah jelas kini
perumahan rakyat pe.ru.mah.an rakyat rumah-rumah yg disediakan bagi golongan masyarakat yg berpenghasilan rendah sampai golongan masyarakat yg berpenghasilan sedang: dl program pembangunan nasional ini Pemerintah berusaha membangun ~ rakyat
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
perut pe.rut [n] (1) bagian tubuh di bawah rongga dada: mandi lenggang -- (melenggang -- ) upacara mandi ketika hamil tujuh bulan; (2) alat pecernaan makanan di dl rongga, di bawah rongga dada (terutama yg berupa kantung tempat mencernakan makanan dan usus): -- nya mulas; -- nya sudah kosong; (3) kas makanan (rezeki, nafkah): sebenarnya bukan urusan politik lagi, melainkan urusan --; (4) bagian yg terdapat di tengah atau di dl suatu benda: tak berkelipat -- , ki tidak dapat menyimpan rahasia; (5) ki kandungan (rahim): pd waktu itu engkau masih di dalam -- ibumu; (6) ki barang apa yg yg rupanya atau bentuknya menyerupai perut 1 atau 2 [n] gulungan kecil: benang yg diurai itu digulung kecil-kecil seperut-seperut
perut besar [Dok] tempat pencernaan makanan yg berbentuk spt kantong; (2) cak bunting; (3) buncit
perversi per.ver.si [n Psi] tingkah laku yg didorong oleh kelainan seksual (homoseksualitas, eksibisionisme, sodomi, dsb)
perwira geladak perwira yg membantu nakhoda dl navigasi pd waktu kapal berlayar dan mengurus bongkar muat semasa kapal berada di pelabuhan
peserta pe.ser.ta [n] orang yg ikut serta atau yg mengambil bagian (msl dl kongres, seminar, lokakarya, dan pertandingan)
pesiar pe.si.ar [v] berkeliling kota dsb dng kendaraan; berjalan-jalan; bertamasya; pelesir: sejam setengah kita boleh -- keliling kota [n] orang yg berjalan-jalan; pelancong
pesta panen perayaan setelah selesai padi dipotong
pesut pe.sut [n] ikan lumba-lumba air tawar yg banyak terdapat di Sungai Mahakam, Kalimantan; jenis lumba-lumba bermoncong pendek, dahi bulat, warna kelabu kebiru-biruan pd badan sebelah atas, pd badan bagian sebelah bawah berwarna lebih muda; Orcaella brevirostris
pet [n] topi (songkok) yg bagian depannya memakai tutup
petai pe.tai [n] (1) pohon tinggi rindang, buahnya berbentuk bilah pedang yg panjangnya 30 cm, tiap bilah berisikan 10-18 biji yg tersusun pd sepanjang bilah itu, berbau kurang sedap, dimakan sbg sayur atau lalap; Parkia speciosa; (2) biji petai (berbentuk polong, berwarna hijau, berkulit ari kuning); buah petai
petai cina pohon berdaun kecil berpasangan, berbunga gading berbentuk tandan yg bulat, berbuah polong berisikan 15-30 biji yg kecil-kecil, dapat dimakan sbg sayur atau lalap; Leucaena glauca; kemlandingan; lamtoro; (2) biji lamtoro
petenteng pe.ten.teng /petEntEng/, pe.ten.teng.an Jk a (1) bersikap sangat angkuh (sombong); berlagak: anak muda itu -- dng pistol di pinggangnya; (2) berlari ke sana-sini dan ribut seorang diri
piama pi.a.ma [n] pakaian, biasanya terdiri atas dua potong, longgar, dan digunakan di rumah atau untuk tidur
pias pi.as [n] (1) lajur tikar pandan yg mendatar dijahit menjadi layar; (2) lajur; jalur: permukaan bumi terbagi atas 24 -- membujur dr utara ke selatan, besar setiap -- 15 derajat; (3) Graf bagian di keempat pinggiran halaman yg kosong tidak dicetak (atas, muka, bawah, dan belakang)
pidana badan pidana yg dikenakan thd tubuh atau anggota badan seseorang yg melanggar hukum (spt pemotongan anggota badan, pencambukan, atau cap bakar)
pihak pi.hak [n] (1) sisi (yg sebelah); bagian: -- atas; -- bawah; -- kanan; -- kiri; (2) arah; jurusan: seakan-akan angin datang dr segala --; (3) satu dr golongan (partai, orang) yg bertentangan atau berlawanan (dl perang, permainan, politik, perjanjian, dsb): dl perang ini -- yg menang dan -- yg kalah sama-sama menderita kerusakan; saya yakin dia akan melindungi -- yg benar; kedua (belah) -- , kedua-duanya (tt dua golongan atau dua orang yg bertentangan); (4) (pd -- ) dl hal; mengenai: pd -- agama, mereka itu bersikap netral; (5) orang yg termasuk dl satu lingkungan dan kepentingan; kalangan: lurah melaporkan hal tsb kpd -- berwajib; -- kejaksaan belum mengetahui tt ditangkap-nya penjahat itu; (6) orang; golongan: korban bencana alam itu memerlukan uluran tangan dr semua --
pihak lawan golongan (partai, orang-orang) yg menjadi lawan kita atau bertentangan dng kita
pilar pi.lar [n] (1) tiang penguat (dr batu, beton, dsb): sebuah monumen yg terdiri atas lima -- berdiri dng megahnya; (2) ki dasar (yg pokok); induk: partai itu disederhanakan menjadi tujuh organisasi --; (3) Kap tiang berbentuk silinder pejal atau berongga untuk menyangga balok geladak atau bagian konstruksi lain di kapal
pimping pim.ping [n] gelagah yg batangnya tidak berongga, berdaun kasar panjang-panjang dan tajam dipakai untuk tangkai pancing, tangkai pena, dsb; Themeda gigantea
pintas pin.tas [v] me.min.tas v (1) mengambil jalan pintas; menempuh jalan yg terdekat; memotong jalan: supaya lekas sampai lebih baik kita ~ dusun ini; jalan ~ , jalan langsung (terdekat); (2) memenggal atau menyelang perkataan orang: suka benar ia memintas perkataan orang; (3) memotong perjalanan (tt orang, pesawat, dsb); memegat: barisan itu diberhentikan krn ~ iring-iringan mobil pejabat; (4) menadah (orang yg hanyut dsb): jika kamu hanyut, dialah yg akan ~ mu; (5) melintasi; melalui; melewati: kereta api itu ~ pesawahan di desa itu; (6) Kom memotong secara tiba-tiba proses pengambilan gambar suatu objek oleh kamera televisi atau film
pintu pin.tu [n] (1) tempat untuk masuk dan keluar: di -- lubang tikus dipasang perangkap; jangan duduk di --; (2) (papan dsb) penutup (pintu): Ibu membukakan -- untuk tamunya; (3) penggolong benda bagi rumah: rumah petaknya yg berjumlah 15 -- habis dimakan api; (4) palang (pd) jalan: rumah kira-kira 50 m dr -- kereta api; (5) ki jalan (ke ...); yg menjadi lantaran (untuk mendapat dsb): -- ke arah penyelesaian peristiwa itu masih terbuka
pintu bak lumpur pintu pd alas bak lumpur dr kapal keruk atau tongkang pengangkut lumpur yg dapat dibuka keluar untuk menjatuhkan atau membuang muatan lumpur yg dibawa
pintu sorok pintu sorong
pipa pi.pa [n] (1) barang yg bentuknya bulat panjang, tengahnya berongga dr ujung ke ujung, digunakan untuk mengalirkan barang cair atau gas; pembuluh; buluh-buluh: -- air; -- minyak; (2) alat untuk menyambung rokok (dibuat dr tulang, gading, dsb): -- rokok; -- tembakau; (3) cerobong: -- pabrik gula
pipa balas pipa yg merupakan suatu sistem di kapal untuk mengisi dan mengosongkan tangki balas, tangki ceruk, dan tangki tinggi
pipa Eustachius [Dok] pipa yg menghubungkan ruang telinga bagian tengah dng hulu kerongkong
pipa pabrik cerobong
pipil pi.pil [v] , me.mi.pil v melepas biji jagung dr tongkolnya
pipilan pi.pil.an [n] biji jagung yg sudah terlepas dr tongkolnya
pirau pi.rau, ber.pi.rau [v] berputar atau menyerong ke kanan atau ke kiri (tidak langsung mengarah ke tujuannya): kadang-kadang ia harus ~ krn di mukanya melintang semak yg rapat
pisang manila pisang yg berasal dr Filipina, termasuk suku Musaceae, berbatang semu, daunnya berbentuk lanset, berwarna hijau, berbuah jorong, berkulit tebal, tidak dapat dimakan, batangnya mengandung serat yg dapat digunakan tali; Musa textilia
pita ranjau pita putih dr kain yg dapat digunakan sbg alat penolong dl pemasangan atau pembongkaran medan ranjau
planaria pla.na.ria [n] cacing pipih yg hidup bebas, tergolong ke dl kelas Turbelaria
planula pla.nu.la [n] larva bebas yg sangat muda pd kelompok coelenterata, biasanya berbentuk bulat telur, pipih, atau lonjong
pleksus Auerbach anyaman serat saraf otonom di antara lapisan otot longitudinal dan sirkuler usus
pleksus solar anyaman serat saraf otonom di daerah atas rongga perut
pneumatokista pneu.ma.to.kis.ta [n] rongga udara dl jaringan atau pembuluh darah
poket po.ket [n cak] kantong; pundi; saku
pola po.la [n] (1) gambar yg dipakai untuk contoh batik; (2) corak batik atau tenun; ragi atau suri; (3) potongan kertas yg dipakai sbg contoh dl membuat baju dsb; model; (4) sistem; cara kerja: -- permainan; -- pemerintahan; (5) bentuk (struktur) yg tetap: -- kalimat: dl puisi, -- adalah bentuk sajak yg dinyatakan dng bunyi, gerak kata, atau arti
polet po.let [n] (1) tanda pangkat pd tentara dsb berupa sepotong kain atau logam yg dipasang pd bahu baju; (2) cak garis tebal berwarna atau takik pd batang kayu sbg tanda
polinia po.li.nia [n] daerah air berbentuk lonjong yg terkurung di dl es, luas daerah air ini tetap
polizoa po.li.zoa [n] hewan lumut yg hidup sendiri, berkoloni, dan tergolong filum Ectoprocta
pondik pon.dik [a] sombong
poni po.ni [n] kuda kecil (kerdil) [n] model potongan rambut perempuan yg berjurai rata di dahi; cara mengandam rambut dng mengaturnya rapi-rapi di dahi
ponok po.nok [n] bonggol pd tengkuk (unta dsb); daging yg tertonggok di atas punggung unta; kelasa
pori po.ri [n] lubang (liang) renik pd kulit atau rongga kecil-kecil pd benda padat
portal por.tal [n] (1) pintu gerbang; gapura; (2) jalan (pintu) masuk ke dl tambang bawah tanah, terowongan, jembatan, dsb; (3) gang (beranda dsb) lebar di depan kamar-kamar dl rumah, gedung, dsb; (4) cak tonggak atau palang yg dipasang di ujung gang (jalan) untuk menghalangi masuknya kendaraan tertentu
pradesa pra.de.sa [n] (1) daerah terpencil (yg penduduknya masih terbelakang); yg belum menjadi desa; calon desa: kebijakan pembangunan desa harus diarahkan agar -- ini menjadi desa-desa yg teratur; (2) pemukiman yg belum dapat digolongkan desa krn keadaan administrasi pemerintahannya belum memenuhi syarat
prajurit pra.ju.rit [n] (1) anggota angkatan darat dan udara (tidak memandang pangkat); (2) golongan pangkat paling rendah dl angkatan darat dan udara, mencakupi prajurit kepala, prajurit satu, dan prajurit dua
pramuka pra.mu.ka [n akr] Praja Muda Karana; organisasi untuk pemuda yg mendidik para anggotanya dl berbagai keterampilan, disiplin, kepercayaan pd diri sendiri, saling menolong, dsb anggota organisasi pramuka: -- membentuk anak (pemuda) yg masih berkembang menjadi warga negara yg berbudi luhur; pandu
prangko prang.ko [n] (1) tanda pembayaran biaya pos (biasanya berupa kertas persegi bergambar); (2) ongkos kirimnya telah dibayar oleh pengirim (tt barang dagangan yg dikirimkan): harga Rp20.000,00 sekuintal -- stasiun Malang, harga Rp20.000,00 sekuintal sudah terbayar ongkos kirimnya sampai ke stasiun Malang (pembeli tidak usah membayar ongkos kirim lagi)
prapuna pra.pu.na [n] kepompong yg tetap dl kulit larva yg lama
preman pre.man [n] (1) partikelir; swasta; (2) bukan tentara; sipil (tt orang, pakaian, dsb); (3) kepunyaan sendiri (tt kendaraan dsb) [n cak] sebutan kpd orang jahat (penodong, perampok, pemeras, dsb): -- Medan sangat terkenal
priayi pri.a.yi [Jw n] orang yg termasuk lapisan masyarakat yg kedudukannya dianggap terhormat, msl golongan pegawai negeri
priayi bestir [ark] pamong praja
produksi pro.duk.si [n] (1) proses mengeluarkan hasil; penghasilan: ongkos -- barang; (2) hasil: buku itu merupakan -- nya yg pertama; (3) pembuatan: -- film itu menelan biaya cukup besar
produktivitas sekunder [Bio] produktivitas organisme yg tergolong dl konsumen (hewan) dan pengurai (bakteri dan jamur)
prolat pro.lat [Mat] (1) n benda putar yg diperoleh apabila elips diputar mengelilingi sumbu panjangnya; (2) a berbentuk lonjong tiga dimensi
proletar pro.le.tar [n] orang dr golongan proletariat
proletariat pro.le.ta.ri.at [n] (1) lapisan sosial yg paling rendah; (2) golongan buruh, khususnya golongan buruh industri yg tidak mempunyai alat produksi dan hidup dr menjual tenaga
promotor pro.mo.tor [n] (1) orang yg menjadi penganjur atau pendorong suatu usaha (gerakan dsb); (2) guru besar yg memimpin dan mengarahkan orang yg akan mencapai gelar doktor; (3) orang yg bertanggung jawab atas keuangan suatu pertandingan olahraga, termasuk mencari dana, mengadakan kontrak, dsb
propulsi pro.pul.si [n Fis] (1) perbuatan atau cara mendorong; (2) pendorong; penggerak
propulsi jet [Fis] dorongan sembur
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
protista pro.tis.ta [n Bio] golongan makhluk (di samping dunia tumbuh-tumbuhan dan dunia hewan), terdiri atas organisme yg mempunyai susunan biologi sederhana, meliputi protozoa, ganggang, jamur, dan bakteri
puak pu.ak [n] (1) golongan; kelompok (orang dsb): perubahan nasib suatu -- dapat terjadi jika disertai dng ikhtiar dan usaha yg sungguh-sungguh; (2) partai: ada dua -- yg besar pengaruhnya dl pemerintahan Inggris; (3) kaum (golongan keluarga, suku bangsa): tiap-tiap -- mempunyai cara perkawinan yg sesuai dng adat istiadatnya
pucik pu.cik [n] pancang pd belat atau pd kelong
pucuk pu.cuk [n] (1) daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): -- merunggai; -- enau; (2) ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): -- api; -- jala; -- ombak; (3) yg tertinggi: -- bulat; (4) penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): sepucuk surat; dua -- senapan; (5) bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan [n] akar tumbuhan yg dikeringkan untuk obat
pukal pu.kal [n] gumpal; bongkah (emas dsb); (2) a padat
pukau pu.kau [n] (1) tepung (dr biji kecubung dsb) yg dipakai untuk memabukkan atau menyebabkan orang tidur nyenyak (dipakai oleh pencuri): kena -- , ki hilang akal; bingung; terdiam (bengong); (2) daya tarik; pesona
pulper pul.per [n] mesin untuk mengupas daging buah kopi gelondongan yg masih basah
pundi pun.di [n] , pun.di-pun.di n kantong kecil tempat uang; dompet kecil [Jw n] orang yg dimuliakan; junjungan
punggah pung.gah [v] , me.mung.gah v membongkar (muatan kapal dsb): ~ kapal; ~ muatan
punggahan pung.gah.an [n] (1) tempat membongkar muatan; (2) hasil membongkar muatan
punggal pung.gal [a] terpotong atau patah ujungnya (pucuk dsb)
puntuk pun.tuk [Jw n] longgok tanah; bukit kecil
punuk pu.nuk [n] daging yg menonjol pd tengkuk (unta, lembu, dsb); kelasa; bonggol
pupa pu.pa [n] ulat yg berdiam dl kepompong untuk mengalami perubahan dirinya menjadi kupu-kupu
puput pu.put [Mk n] (1) alat tiup terbuat dr batang padi atau bambu pendek, adakalanya ditambah dng daun kelapa (pucuk rumbia dsb): sambil bermain, anak-anak gembala menghembus -- di sawah (2) peluit [Jk n] sepotong besi untuk mencungkil dsb; linggis [v] terlepas; tanggal (tt tali pusat bayi)
pura pu.ra [Mk n] (1) pundi-pundi dr kain (tempat uang); kantong; dompet: uangnya tiga -- lenyap dicuri orang; (2) bursa: -- keuangan internasioanl; (3) dana (uang yg disediakan untuk suatu maksud) [kl n] kota; negeri (terutama dl nama, spt Indrapura) [n] tempat beribadat (bersembahyang) umat Hindu Dharma [n] istana
puring pu.ring [n] nama ikan laut [n] tanaman hias yg berkayu, bentuk daunnya bermacam-macam (lonjong membundar, panjang spt pita dsb) dan warnanya merah atau hijau bercak-bercak merah atau kuning [Lihat {vuring}]
puruk pu.ruk [Mk v] me.mu.ruk.kan v (1) membenamkan; memerosokkan: ia ~ kakinya ke dl lumpur; (2) memasukkan (ke dalam, ke bawah); menyusupkan; menjejalkan: ia ~ badannya ke bawah longgokan kain
purun pu.run [n] rumput sejenis mensiang; mendong
pusa pu.sa [Lihat {puso}] [n] dorongan (desakan, keinginan) hati; [n Fis] besaran yg berkaitan dng benda yg besarnya sama dng hasil kali (darab) massa benda yg bergerak itu dan kecepatan geraknya; momentum
pusu pu.su [n] timbunan (longgok); busut [Mk ark n] kelompok [Mk a] kusut atau beterbangan tidak teratur (tt kapuk, rambut, dsb): menyapu-nyapu rambut anaknya yg -- krn angin; lari berpusu-pusu, lari ke mana-mana tidak keruan
putar pu.tar [v] pusing [n] pohon yg tumbuh liar, tingginya mencapai 50 m, berbatang tegak lurus, bunganya berupa tandan, banyak benang sarinya, bentuk buah lonjong, kayunya dapat digunakan untuk bahan bangunan, alat-alat rumah tangga; Plenchonia valida
putih hati lurus hati; jujur; (2) baik hati (suka menolong dsb); (3) suci (tidak ternoda)
putri put.ri n(1) anak perempuan raja; (2) anak perempuan; wanita: -- sejati; (3) khusus (untuk) wanita: lompat tinggi --; (4) cak anak kandung wanita; -- boyongan putri yg berasal dr daerah yg ditaklukkan, kemudian dibawa ke kerajaan; putri rampasan: Tumenggung Wiroguno memanjakan -- boyongan dng makanan dan minuman yg lezat-lezat
putus pu.tus [v] (1) tidak berhubungan (bersambung) lagi (krn terpotong dsb): kawat telepon itu --; (2) habis: modalnya telah --; (3) selesai; rampung; berakhir: perundingan sudah --; (4) ada kepastian (ketentuan, ketetapan, penyelesaian); mendapat kepastian: sampai sekarang perkaranya belum --; (5) hilang; tidak ada lagi; tidak mempunyai lagi (tt harapan, pikiran); (6) mendapat; menang; (7) sudah mendapat atau memperoleh (dl permufakatan); (8) ki tidak ada hubungan lagi; berpisah (tt hubungan persahabatan, jalinan cinta, dsb): hubungan cinta mereka berdua sudah --
puvi-puvi pu.vi-pu.vi [n] alat musik sejenis seruling besar dr bambu, pd pangkalnya terdapat bilah-bilah getas, yg disayat dr bambu itu, biasa ditambah dng corong dr daun kelapa
rabat ra.bat [n] potongan harga: jika membeli dl jumlah besar, Anda akan mendapat -- 10%
racik ra.cik [v] , me.ra.cik v mengiris (mengerat) tipis-tipis; merajang: ia ~ mentimun hingga menjadi potongan yg tipis-tipis; ~ tembakau [n] jerat (dr ijuk, rambut kuda) untuk menangkap burung [v] me.ra.cik v mencampur bahan-bahan untuk dijadikan jamu (obat ): ~ jamu; ~ obat
radio dengkul [ki] kabar bohong
rafaksi ra.fak.si [n] pemotongan (pengurangan) thd harga barang yg diserahkan krn mutunya lebih rendah dp contohnya atau krn mengalami kerusakan dl pengirimannya
ragas ra.gas , me.ra.gas v (1) mencabut (rambut, rumput, dsb); menyentak; (2) ark memotong rambut; memangkas tanaman dsb , me.ra.gas v merambat; memanjat (tt tumbuh-tumbuhan) [n] tanda bukti; tanda yg didapati: -- nya bahwa ia mencuri ialah barang itu ternyata ada di rumahnya
rahang ra.hang [n] kedua bagian tulang, atas dan bawah, dl rongga mulut tempat gigi tumbuh
rahim ra.him [n] kantong selaput dl perut, tempat janin (bayi); peranakan; kandungan: ayahnya meninggal dunia ketika ia masih dl -- ibunya [a] bersifat belas kasihan; bersifat penyayang: Allah yg bersifat --
raih ra.ih [v] (1) capai dan tarik; ambil; (2) peroleh , me.ra.ih v membeli (memborong) untuk dijual lagi: pekerjaanya ~ buah-buahan
rakit ra.kit [n] kendaraan apung dibuat dr beberapa buluh (kayu) yg diikat berjajar dipakai untuk mengangkut barang atau orang di air; getek; (2) kata pengggolong untuk getek pasang; dua yg berpasangan: dua --
rakit kembang [Lay] rakit penolong lipat yg dibungkus dl kemasan yg dapat mengembang secara otomatis
rakung ra.kung [Mk n] ra.kung.an n kerongkongan
rakyat gembel [Jk] orang (golongan orang ) yg sangat papa, tidak mempunyai tempat tinggal dan tidak mempunyai pekerjaan tetap
rambung ram.bung [n] pohon karet yg tingginya mencapai 20-40 m, daunnya lebat, tebal, licin, berkilap, dan berbentuk jorong, pucuk daun muda terbungkus daun pelindung berwarna merah, ditanam sbg tanaman hias; Ficus elastica
rambutan ram.but.an [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, bercabang banyak dan rindang, bunganya hijau kekuning-kuningan, buahnya bulat lonjong berambut, jika masih muda buahnya berwarna hijau dan kalau sudah matang berwarna merah (kuning), isinya putih dan rasanya manis atau masam; Nephelium lappaceum; (2) buah rambutan
rampat ram.pat [v] , me.ram.pat v (1) memukul dng parang (tongkat, cambuk) sekaligus; (2) membabat (memangkas) sekaligus: ia ~ rumput di pekarangan; (3) menjadi rata
rancak di labuh senang berpakaian yg elok-elok, tetapi kantongnya kosong; pesolek
randu ran.du [n] (1) pohon yg kayunya tidak keras dan berwarna putih, kulit kayu berwarna hijau, berdaun majemuk, terdiri atas 3-9 anak daun tersusun menjari, bunganya berwarna putih kekuning-kuningan, berbuah lonjong, berbiji bulat kecil berwarna hitam, berserat kapuk, digunakan untuk mengisi bantal dan kasur; pohon kapuk; Ceiba pentandra; (2) kayu randu
rangah ra.ngah [a] congkak; angkuh; pongah; sombong
ranggah rang.gah , me.rang.gah v menjolok (memetik) buah-buahan pd pohon sampai habis; merodok (dng tongkat ) [n] gelambir yg tumbuh di kepala ayam; balung; jengger
ranggul rang.gul [ark] , me.rang.gul v terangkat sedikit bagian muka; mendongak sedikit (spt mobil melanggar batu)
rangka dada tulang-tulang di sekeliling rongga dada
rangkiang rang.ki.ang [Mk n] bangunan bertiang empat, biasanya berbentuk gonjong, berada di depan rumah gadang, tempat menyimpan padi
rangkung rang.kung [v] , me.rang.kung v berjongkok; mencangkung; bertinggung [n] rang.kung.an n kerongkongan
rangkup rang.kup [n] rongga antara dua benda yg dikatupkan (spt telapak tangan) [v] , me.rang.kup v (1) merangkum; memeluk; (2) menudungi; melingkup; menutup
rangsangan rang.sang.an [v] (1) rangsang; (2) dorongan
ransel ran.sel [n] tas besar, biasanya terbuat dr kain terpal, yg disandang atau digendong di punggung
rapat desa majelis yg menurut hukum adat terdiri atas berbagai golongan penduduk yg berhak hadir dan berhak memberikan suara dl rapat desa
rapik ra.pik [n] omong kosong; obrolan
ras [n] tiruan bunyi daun kering bergesekan [n] golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik; rumpun bangsa: warga negara Amerika terdiri atas pelbagai --
rasam minyak ke minyak [pb] orang mencari (kembali kpd) golongannya masing-masing
raut ra.ut [v] , me.ra.ut v melicinkan (menghaluskan, meruncingkan) dng pisau dsb: ~ pensil; dia ~ bambu untuk membuat layang-layang [n] tampang; potongan; bentuk
rawan ra.wan, se.ra.wan [num] kata penggolong bilangan yg berarti selengkap (tt jala, jaring, kancing, dsb): ~ jala, satu jala
rawat pulih memperbaiki, membongkar, atau memeriksa mesin secara saksama dan menyeluruh
reak [n] lendir yg keluar dr kerongkongan atau dr saluran pernapasan
reban re.ban [n] kandang ayam atau kandang itik yg terdapat di kolong atau di belakang rumah
rebes re.bes [a] , be.re.bes.an a ompong: giginya ~
reduksi re.duk.si [n] pengurangan, pemotongan (harga dsb): toko itu memberikan -- 10% menjelang Lebaran
redut re.dut [Mk a] mengkal; kesal; dongkol
regas re.gas [v] , me.re.gas v memotong, mengerat (tt rumput, rambut, dsb)
regu re.gu [n] (1) rombongan (kelompok) orang bekerja: pekerja di pabrik itu dibagi atas tiga --; (2) kesatuan tentara yg terkecil (12 atau 14 orang); (3) satuan pemain dl satu cabang olahraga (spt kesebelasan dl sepak bola): Indonesia akan mengirimkan -- sepak bola dan bulu tangkis ke Malaysia; (4) Bio golongan jenis: pembagian tumbuh-tumbuhan dl beberapa golongan dan -- menurut jenisnya
reja-reja kain re.ja-re.ja kain perca kain yg sudah dipotong-potong
reja-reja kayu re.ja-re.ja kayu pecahan (potongan) kayu
rejang re.jang [n] perhitungan baik buruk untuk tiap hari bulan, biasanya dilambangkan dng binatang (spt tanggal 1 dilambangkan dng kuda); perhitungan nujum [v] , me.re.jang v memecahkan (membongkar) [n] gerakan yg cepat (tt lompat, lari); lejang
rekayasa re.ka.ya.sa [n] (1) penerapan kaidah-kaidah ilmu dl pelaksanaan (spt perancangan, pembuatan konstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan sistem yg ekonomis dan efisien); (2) ki rencana jahat atau persekongkolan untuk merugikan dsb pihak lain: ia menjadi terdakwa krn -- yg dilakukan tetangganya
relung langit kolong langit; ruang langit
rem bantu rem penolong
remisi re.mi.si [n Huk] pengurangan hukuman yg diberikan kpd orang yg terhukum: narapidana itu mendapat -- krn membantu membongkar kejahatan narkotik
rendah hati hal (sifat) tidak sombong atau tidak angkuh
rendahan ren.dah.an [n] golongan (pegawai) yg berpangkat rendah; bawahan: pegawai ~
rendang ren.dang [n] daging yg digulai dng santan sampai kuahnya kering sama sekali, yg tinggal hanyalah potongan daging dng bumbunya
repihan re.pih.an [n ] potongan-potongan kecil; serpihan: ~ kaca berserakan di jalan krn baru saja terjadi tabrakan
republiken re.pub.li.ken [n] penganut ketatanegaraan yg berbentuk republik: rencana sekelompok perwira untuk mengembalikan raja pd takhtanya ditentang keras oleh go-longan --
resa re.sa [n] (1) gerakan yg terasa di dl perut (spt gerak bayi akan lahir): perempuan itu pun makin bertambah-tambah sakit, datang -- nya bertimpa-timpa; (2) dorongan (gerak) hati: biarkanlah ia mengikuti -- hatinya
residen re.si.den [n] pegawai pamongpraja yg mengepalai daerah (bagian dr provinsi yg meliputi beberapa kabupaten)
residivis re.si.di.vis [n] orang yg pernah dihukum mengulangi tindak kejahatan yg serupa; penjahat kambuhan: terdakwa tergolong -- yg pernah dijatuhi hukuman dua tahun
restorasi res.to.ra.si [n] pengembalian atau pemulihan kpd keadaan semula (tt gedung bersejarah, kedudukan raja, negara); pemugaran [n] gerbong kereta api yg dijadikan restoran
retas re.tas [a] sudah putus benang jahitannya; terbuka jahitannya (kelimnya dsb): jangan memakai pakaian yg sudah -- [n Geo] tubuh batuan beku yg menerobos dng memotong batuan lain
ria [a] (1) riang; gembira; suka cita: ia disambut dng segala -- dan suka hati; (2) ramai (oleh suara orang bersuka-suka dsb): terlalu amat -- bunyinya; berhati -- , bersuka -- , ki bersuka-suka [Ar a] sombong; congkak; bangga (krn telah berbuat baik)
rihlah rih.lah [n] perlawatan; perjalanan; pelancongan; darmawisata: berkerut dahinya oleh panjangnya -- yg berkesinambungan
ringan tangan suka menolong (membantu); lekas berbuat sesuatu; (2) suka memukul
ringkus ring.kus [v] , me.ring.kus v (1) mengikat kaki dan tangan (atau kaki binatang yg akan disembelih): pagi-pagi benar para jagal sudah ~ kaki sapi yg akan dipotong; (2) cak menangkap; membekuk (pencuri): polisi berhasil ~ penjahat itu
risi ri.si [a ] (1) berasa jijik; (2) merasa malu (merasa tidak enak dng keadaan sekeliling): sedikit pun ia tidak merasa -- di tengah-tengah orang banyak itu; (3) ki merasa tersinggung [a] khawatir; cemas: pd periode mendatang ia tidak perlu -- walaupun tidak mendapat dorongan pemerintah
robok ro.bok [v] , me.ro.bok v terluka di bagian dalam saja, di luar tidak tampak [v] , ber.si.ro.bok v (1) saling berpapasan; saling bertemu: tanpa sengaja mereka ~ di tikungan jalan; (2) saling bertemu pandang: ketika tatapan itu ~ , kedua kepala itu tertunduk [v] , me.ro.bok v menggelegak (spt botol kosong dsb yg dibenamkan ke dl air)
rodan ro.dan [kl a] sangat nyeri (sakit): bertambah -- rasanya hati, putih kuning tolonglah tuan
rodium ro.di.um [n Kim] logam putih abu-abu dan mulur termasuk golongan platinum; unsur dng nomor atom 45, lambang Rh, dan bobot atom 102,9055
rogoh ro.goh [v] me.ro.goh v (1) memasukkan tangan ke dl kantong untuk mengambil sesuatu: ~ saku untuk mengambil dompet; (2) mengambil sesuatu dng memasukkan tangan ke dl saku: ~ pistol dr kocek celananya
rombak rom.bak [v] terbongkar (dirusakkan) sama sekali
rombengan rom.beng.an [n] barang-barang (pakaian, alat-alat) yg sudah lama (bekas pakai, rongsokan); barang-barang yg dijual oleh tukang loak; barang loakan
rompoh rom.poh [a] rusak atau hilang sedikit pd pinggirnya; rompong
rondok ron.dok [v] be.ron.dok v bersembunyi dng berjongkok di balik semak dsb: semak-semak yg rimbun itu dapat digunakan sbg tempat ~
ropak-rapik ro.pak-ra.pik [a] berantakan; bongkar-bangkir: isi lemarinya -- mungkin ada pencuri mencari surat penting
roseng ro.seng /rosEng/ ? rongseng
rosok ro.sok [v] me.ro.sok v meraba; merogoh: ~ saku [Lihat {rongsok}]
rosokan ro.sok.an n barang-barang yg sudah rusak sama sekali; rombengan; rongsokan
rosot ro.sot [v] , me.ro.sot v (1) turun (dng badan menempel pd sesuatu yg dituruni); menggelongsor; melingsir: tanpa disadari, anaknya sudah ~ dr pangkuannya; (2) banyak turun (tt harga barang); sangat berkurang (tt hasil, pendapatan, pengaruh); sangat mundur (tt mutu, kepandaian, peradaban): harga tekstil di pasaran ~; tidak benar bahwa wibawa pemerintah sudah ~; akibat kejadian itu, perusahaannya makin ~
ruah ru.ah [v] me.ru.ah v mencurah; melimpah ruah [v] me.ru.ah v memanggil (dr jauh); menyeru: ketua rombongan ~ anak buahnya untuk berkumpul
ruai ru.ai [ark a] kurang kukuh atau kurang kuat (tt tiang dsb); kendur (tt tali); kurang tenaga; lemah (tt badan): tiang yg sudah -- itu harus secepat mungkin diganti; sebelum dioperasi, tubuhnya sangat -- [n] -- gajah nama tumbuhan, Conocaryum longiracemosum
ruang ru.ang [n] (1) sela-sela antara dua (deret) tiang atau sela-sela antara empat tiang (di bawah kolong rumah): rumah itu mempunyai empat buah --; (2) Fis rongga yg berbatas atau terlingkung oleh bidang; (3) Fis rongga yg tidak berbatas, tempat segala yg ada: sejak dulu para ahli pikir kerap memperbincangkan soal -- dan waktu; (4) petak dl buah (durian, petai); pangsa
ruang haver [Zool] rongga-rongga tidak teratur yg berisi sumsum tulang bunga karang dan tulang yg sedang tumbuh
ruang pompa [Kap] ruang di kapal tangki yg dilengkapi dng instalasi pompa untuk bongkar-muat muatan cair
ruang sari [Bio] separo atau salah satu cuping kepala sari tempat kantong serbuk sari
ruang udara ruang atau rongga kecil di antara kedua lapis selaput telur, biasanya terletak di ujung tumpul dr telur dan berisi udara
rubah ru.bah [n] binatang jenis anjing, bermoncong panjang, makanannya daging, ikan, dsb; Canis vulpes [Lihat {ubah}]
rubik ru.bik [Mk n] penganan spt keripik yg dibuat dr singkong
rugbi rug.bi [n] permainan bola (berbentuk lonjong) yg banyak persamaannya dng permainan sepak bola, tetapi boleh juga menggunakan tangan
rumah panggung rumah yg tinggi (lantainya bertiang); rumah kolong
rumah terbakar tikus habis ke luar [pb] (1) uang habis, tetapi yg dikehendaki tidak diperoleh; (2) apabila terjadi kerusakan di suatu daerah, semua penduduknya berbondong-bondong pindah ke tempat lain
rumen ru.men [n] perut pertama hewan pemamah biak (perut yg terletak antara kerongkongan dan perut jala)
rumpang rum.pang [a] bersela-sela krn tanggal giginya; ompong: kalau ia tertawa, kelihatan giginya yg --; (2) n rongak atau bersela-sela (tt pagar dsb): babi itu masuk melalui pagar yg --; (3) n sela (selang waktu, berhenti sebentar, dsb): tiada -- nya ia berpuasa sunat setiap hari Senin dan Kamis; (4) a cuil sedikit pd pinggirnya
rumpun rum.pun [n] (1) kelompok tumbuhan yg tumbuh anak-beranak seakan-akan mempunyai akar yg sama (spt buluh, tebu, pisang, serai, dan talas); perdu; (2) golongan besar bangsa (bahasa) yg sama asal dan jenisnya; golongan hasil susastra yg sejenis: -- cerita rakyat; (3) ki orang-orang yg seketurunan sama nenek moyangnya
rungguh rung.guh [n] barang dsb yg diserahkan untuk tanggungan uang yg dipinjam; jaminan (biasanya dng batas waktu, kalau utang tidak dibayar, lalu jadi gadai); cagaran: rumah ~ , rumah gadai [Mk v] , me.rung.guh v bertinggung; berjongkok
rungsing rung.sing [Lihat {rongseng}]
runtih run.tih [Mk v] , me.run.tih v (1) memetik(i) atau mengambil (daun dr ranting, bunga); (2) menanggalkan biji jagung dr tongkolnya; (3) menyobek
runtuh run.tuh [v] (1) roboh krn rusak dsb (tt bangunan); jatuh ke bawah atau terban krn rusak (tt barang yg berat-berat): gedung yg megah itu -- krn gempa bumi; (2) jatuh; gugur (tt buah): mendapat durian --; (3) gugur atau longsor (tt tanah, lereng gunung): lereng gunung itu -- dan menutupi jalan raya; (4) ki rusak atau hancur sama sekali (tt kekuasaan, pertahanan, dsb): kekuasaan negara-negara kolonial telah --
rutenium ru.te.ni.um [n Kim] logam langka dr golongan platinum, berwarna abu-abu dan bersifat getas; unsur dng nomor atom 44, lambang Ru, dan bobot atom 101,07
sabit sa.bit [n] (1) alat untuk memotong rumput, padi, dsb, berupa pisau bergagang, bentuknya melengkung; arit: dng -- di pinggang petani itu pergi ke kebunnya; (2) bentuk lengkung menyerupai sabit: bulan -- [ark a] terang (tt perbuatan dsb); tetap; pasti; tentu: nyata kesalahannya dan -- perbuatannya
sablon sab.lon [n] pola berdesain yg dapat dilukis, digunting, atau dipotong sesuai dng contoh
sabo sa.bo [n] sistem pengendalian erosi, sedimentasi, banjir lahar, dan tanah longsor
sadak sa.dak [a] miring; condong (tt tiang dsb): pemancangan tiang listrik itu agak -- [Jw n] gulung sirih (yg akan dikunyah)
saga sa.ga [n] perdu merambat, termasuk suku polong-polongan, Papilionaceae, berdaun majemuk menyirip ganjil, bunganya berwarna merah, polongnya berbentuk lonjong, berisi 3-6 biji, berwarna merah berkilap dng bercak hitam; saga biji; saga rambat; Abrus precatorius [n Sas] cerita rakyat (berdasarkan peristiwa sejarah yg telah bercampur fantasi rakyat); prosa kisahan lama yg bersifat legendaris tt kepahlawanan keluarga yg terkenal atau pertualangan yg mengagumkan
sak [n] (1) saku; kantong (baju dsb): -- baju itu ada dua; (2) karung (dr kertas untuk semen dsb): ayah membeli dua -- semen [Lihat {syak}]
saka tatal tiang penyangga atap masjid yg dibuat dr potongan kayu (di masjid Demak)
sakit baka sakit bengkak di leher; beguk gondong
saksofon sak.so.fon [n] alat musik tiup yg dibuat dr logam, berbentuk lengkung spt pipa cangklong, dilengkapi dng lubang dan tombol jari
sakti sak.ti [a] (1) mampu (kuasa) berbuat sesuatu yg melampaui kodrat alam; mempunyai kesaktian: pendeta -- itu dapat berjalan di atas air; (2) mempunyai kuasa gaib; bertuah: umumnya masyarakat menganggap benda-benda peninggalan Wali Songo itu --; (3) keramat
saku sa.ku [n] kantong (pd baju, celana, rok, dsb): -- kemeja biasanya terdapat pd bagian dada sebelah kiri; pd -- jasnya terselip saputangan putih yg dilipat bentuk piramida [ark] sa.ku-sa.ku adv sembunyi-sembunyi; diam-diam: -- ia memusuhi orang itu [ark v] me.nya.ku.kan v memisahkan; mengasingkan
salaf sa.laf [Ar a] sifat angkuh, sombong, dsb (pd seseorang atau golongan) [n] sesuatu atau orang yg terdahulu
salah hati kesal; mendongkol; jengkel
salak sa.lak [n] (1) tanaman termasuk suku Arecacea, batangnya tertutup rapat oleh pelepah daun, berduri pd pelepah dan tangkai daunnya, buahnya berdaging putih, berbiji keras berwarna cokelat kehitam-hitaman, kulit buah berwarna cokelat bersisik agak tajam; Salacca edulis; (2) buah salak [n] bunyi gonggongan anjing: kadang-kadang terdengar -- anjing pd malam hari
salam sa.lam [n] (1) damai; (2) pernyataan hormat; tabik: sampaikan -- saya kepadanya; (3) ucapan assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh [n] (1) tanaman termasuk suku Myartaceae, pohonnya bertajuk libat, tingginya mencapai 25 m, daunnya berbentuk bulat telur atau lonjong, berbau harum, biasanya digunakan sbg bumbu masak; Syzygium polyanthum; (2) daun salam
salin sa.lin [v] ganti; tukar: sebelum berangkat, ia harus -- pakaian dulu; -- jirim Sd tukar bentuk; ganti bentuk: dng terbentuknya golongan berpendidikan, terjadilah -- jirim sosial kaum ningrat feodal menjadi kaum menengah kota [n] ikan yg baru memijahkan telur
salung asap corong lampu
salur suara saluran udara di atas laring yg terdiri atas rongga faring, rongga mulut, dan rongga hidung
salut sa.lut [n] sampul; sarung; pembungkus; selongsong: -- giginya dr emas [n] hormat; penghormatan: kita memberi -- kpd para petani yg telah menyumbangkan padi mereka untuk rakyat Afrika yg kelaparan
samas sa.mas [ark n ] perawat atau penolong orang miskin
sambatan sam.bat.an [n] (1) pertolongan; bantuan: ia sangat berterima kasih atas -- tetangganya itu; (2) hal tolong-menolong; (3) orang yg menolong (membantu) untuk mengerjakan sesuatu [n] keluhan: -- mereka tidak dihiraukannya
sambung tangan sam.bung ta.ngan [n ki ] bantuan; pertolongan
sambutan sam.but.an [n] (1) penerimaan: -- masyarakat thd tamu negara itu sangat meriah; (2)balasan; reaksi; sanggahan: tulisannya mendapat -- yg tajam dr beberapa pihak; (3)pidato: pd pembukaan kongres itu, Presiden akan memberikan ~ nya; (4) barang yg dibeli dng pembayaran kemudian; barang yg dibon: aku tidak mempunyai -- di warung itu; (5)barang yg dititipkan untuk dijual: pedagang itu memberikan -- barang-barang kelontong di warung itu
sampak sam.pak [n] simpai atau gelang-gelang dr besi dsb yg dipasang pd hulu pisau (golok dsb) supaya putingnya jangan goyah [n] permainan judi dng gambar pd uang yg dilemparkan ke atas [n] posisi gending gamelan Jawa yg cepat dan ramai, kempul dan kenong dibunyikan secara beruntun mengikuti nada-nada utama, dimainkan di bagian akhir dr rangkaian gending talu atau pd adegan keras di akhir cerita pewayangan
sampuk sam.puk [v] me.nyam.puk v (1) melanggar; menabrak; menumbuk; membentur: kepalanya -- tiang besi; (2) menyambut (pukulan dsb); menangkis: pendekar silat itu berhasil -- serangan lawannya; (3) menepis tangan (yg sedang memegang senjata dsb): polisi -- tangan penodong yg bersenjata itu; (4) memotong (pembicaraan orang); menyelang: kurang sopan kalau kita -- perkataan orang lain; (5) mencampuri (urusan orang dsb)
samuh sa.muh , per.sa.muh.an n pertemuan (persidangan, kongres) untuk membahas sesuatu: -- Bahasa Indonesia yg ketujuh diadakan di Jakarta
samurai sa.mu.rai [n] aristokrat Jepang dr golongan kesatria (prajurit)
sanding bahu bahu-membahu; saling menolong: kedua anak kecil itu -- bahu setelah ditinggal orang tuanya
sangit sa.ngit [Jw a] berbau spt bau kerak gosong atau hangus: nasi yg -- mengurangi selera makan
sangkak sang.kak [Mk n] (1) cabang kayu; dahan: katapel itu dibuat dr -- kayu; (2) tempat bertelur ayam yg dibuat dr anyaman bambu berbentuk kerucut terbalik; sarang ayam; petarangan: pakailah jerami itu untuk pelapis -- ayam , me.nyang.kak v (1) merinding (berdiri bulu roma krn takut, terkejut, dsb): -- bulu romanya mendengar cerita yg menyeramkan itu; (2) marah; mendongkol: -- hatinya mendengar olok-olok itu [v] me.nyang.kak v (1) merintangi; menegah; mencegah: ia berusaha -- niatnya yg buruk itu; (2) menentang; melawan: perahu itu -- angin
sangkut paruh meminta pertolongan
sanglir sang.lir [Jw a] dl keadaan tidak turun (tt testis), yaitu ada di dl rongga perut; canalis inguinalis
sanjai san.jai [Mk a] lanjai; lampai [Mk n] penganan dr singkong yg diiris tipis memanjang atau melebar, digoreng, dibumbui dng cabe merah
sanjang san.jang [n] tarian magis kuno, dilakukan oleh dua penari pria, dl ketidaksadarannya pemain menari di atas payung yg dipegang oleh orang lain, kemudian penari menusuk-nusuk tubuhnya dng sebilah keris tanpa tampak cedera, biasanya diiringi beberapa suling panjang dan sebuah gong
santun san.tun [a] (1) halus dan baik (budi bahasanya, tingkah lakunya); sabar dan tenang; sopan; (2) penuh rasa belas kasihan; suka menolong
sara sa.ra [n] (1) sesuatu yg dipakai untuk memelihara atau menyelamatkan hidup (spt bekal, ransum, uang sokongan): -- hidup; (2) uang sara [Mk v] , ber.sa.ra v minta pertimbangan bagaimana sebaiknya dsb; minta sara -- bara v (1) berlarian tidak tentu arah; berlari kalang kabut; tersara bara: berlari -- bara; mereka (ter) -- bara meninggalkan perkemahan; (2) berantakan tidak keruan: perlengkapan militer -- bara sesudah pengeboman itu
sarangan sa.rang.an [n] (1) pohon, kayunya dapat dibuat bahan bangunan, berdaun tunggal, berbentuk jorong memanjang, bagian atas daunnya berwarna hijau berkilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan, buahnya agak bulat dan berduri; berangan; Castanea argentea; (2) buah sarangan
sarap sa.rap, me.nya.rap [v] makan sesuatu pd pagi hari (sbg alas perut agar terhindar dr sakit perut yg kosong); makan pagi: kalau tidak -, mengantuk saja aku rasanya; setiap pagi ia -- sekerat ubi dng segelas kopi
sarap ala Amerika makan pagi yg terdiri atas telur, roti, dan potongan daging
saron sa.ron [n] alat musik gamelan yg berupa bilah-bilah logam yg diletakkan di atas wadah kayu berongga, jumlah bilahnya sebanyak nada pokok tangga nada, antara 6-8
sarung sa.rung [n] (1) selongsong yg dibuat dr kayu, kulit, atau logam tempat memasukkan keris (pedang dsb); (2) sampul; salut; pembungkus: -- bantal; -- tangan; (3) kain sarung , me.nya.rung v menyelang (perkataan orang)
sarung keris selongsong (terbuat dr kayu atau logam) sbg tempat menyimpan keris
sarung pedang selongsong (terbuat dr logam, kayu, atau kulit) tempat memasukkan atau menyimpan pedang
sarung pistol selongsong (terbuat dr kulit) tempat memasukkan atau menyimpan pistol
sasakala sa.sa.ka.la lihat dongeng
sastra rakyat kategori sastra yg mencakupi lagu rakyat, balada, dongeng, ketoprak, peribahasa, teka-teki, legenda (banyak yg termasuk tradisi lisan)
saudara sau.da.ra [n] (1) orang yg seibu seayah (atau hanya seibu atau seayah saja); adik atau kakak; (2) orang yg bertalian keluarga; sanak: ia mempunyai banyak -- di sini, baik dr ibu maupun dr ayahnya; (3) orang yg segolongan (sepaham, seagama, sederajat, dsb); kawan; teman: dl mengerjakan tugas ini, kita akan dibantu oleh -- kita di kampung ini; (4) sapaan kpd orang yg diajak berbicara (pengganti orang kedua): coba -- pikirkan masak-masak; (5) ki segala sesuatu yg hampir serupa (sejenis dsb): serigala merupakan -- anjing; (6) ki tembuni: -- nya baru keluar, padahal bayinya telah lama lahir
saudari sa.u.da.ri [n] (1) saudara perempuan (terutama dl arti orang yg segolongan, sepaham, seagama, dsb); (2) sapaan kpd wanita yg diajak berbicara (pengganti orang kedua)
sawai sa.wai [n] cawi; Dicrurus longicandatus intermidins
sawo sa.wo [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 20 m, bercabang agak rendah, batangnya kasar berwarna cokelat tua, tajuknya berdaun lebat, buahnya berbentuk lonjong berwarna cokelat kemerah-merahan atau merah kehitam-hiataman, rasanya manis; Manilkara achras; (2) buah sawo [Mk n] ular sawa
sawut sa.wut [n] makanan yg dibuat dr singkong yg diparut kasar, kemudian dikukus sampai masak, dimakan dng kelapa parut dsb
sayak sa.yak [Jw n] (1) baju perempuan yg bermodel atau berpotongan terusan, tidak terdiri atas dua bagian; (2) gaun; pakaian yg dikenakan di bawah baju, bagian depan dibuat dr kain putih berlipat-lipat [Mk n] tempat air minum yg terbuat dr tempurung kelapa; separuh tempurung
sayap kanan (kiri) golongan partai kanan (kiri); (2) pemain depan sebelah kanan (kiri) pd permainan sepak bola; (3) barisan sebelah kanan (kiri); (4) bagian sebelah kanan (kiri dr rumah, bangunan, dsb
sayat sa.yat [n] potongan kecil; iris [Lihat {sayet}]
sayung sa.yung [a] serong
sayur sa.yur [n] (1) daun-daunan (spt sawi), tumbuh-tumbuhan (taoge), polong atau bijian (kapri, buncis) dsb yg dapat dimasak; (2) masakan yg berkuah (spt gulai, sup): -- asam; -- bening [n] -- babi tumbuhan yg daunnya untuk obat luka; Borreria ocimoides
sbg kera dapat canggung [pb] merapatkan dirinya kpd orang yg telah memberi pertolongan
sebabat se.ba.bat [n] (1) sama jenisnya (rupanya, golongannya); (2) setara; seimbang
sebal se.bal [a] kesal (hati); mendongkol (krn kecewa, tidak senang, dsb): -- aku melihat tingkah lakunya yg kasar itu [a] sial; tidak mujur [Jw] me.nye.bal v menyimpang (dr patokan, hukum, dsb): -- dr asas Islam yg diajarkan oleh Alquran dan Hadis
sebel se.bel [Jk a] mendongkol (krn tidak senang, kecewa, dsb); kesal hati; sebal
seblang seb.lang [n] tarian rakyat Banyuwangi, penarinya dipoles hartal, bertutup kepala daun pisang, menari dl ketidaksadaran, dimaksudkan sbg tanda gembira setelah seseorang pulih dr sakit yg lama, biasanya diiringi permainan gambang, rebab, kendang, dan gong kecil
secebir se.ce.bir [num] sepotong
secebis se.ce.bis [num] secarik; sepotong
secuil se.cu.il [n] sepotong kecil; sedikit: ~ demi ~ dikunyahnya dan ditelannya kue itu; rumahnya sangat sederhana tanpa hiasan dinding ~ pun
sedangkan se.dang.kan [p] (1) kata penghubung untuk menandai perlawanan; meski ... (sekalipun); selagi ... (sekalipun): -- Tuan tidak sanggup mengerjakannya, apalagi saya; (2) padahal: bagaimana aku dapat menolongmu, -- aku sendiri kekurangan
sedekah bumi selamatan yg diadakan sesudah panen (memotong padi) sbg tanda bersyukur
sedot se.dot [v] me.nye.dot v (1) mengisap; menghirup: -- udara; -- rokok; -- bensin; (2) ki mengambil bagian lain; menghabiskan: kongres itu -- dana ratusan juta; (3) ki menggunakan; mempekerjakan: pabrik itu -- tenaga kerja ribuan orang
sedunia se.du.nia [n] (1) seluruh dunia; sejagat: kongres wanita ~; (2) internasional
segmen seg.men [n] (1) Mat tembereng; (2) Bot ulas (tt limau), pangsa (tt durian), dsb; (3) bagian; (4) Bio satuan rangkaian yg pd dasarnya mempunyai struktur yg sama; bagian ruas tubuh yg berbentuk cincin, spt ruas tubuh cacing tanah; (5) golongan; daerah; (6) Ling satuan bahasa yg diabstraksikan dr kesatuan wicara atau teks
segmen lingkaran [Mat] daerah yg dibatasi oleh busur lingkaran dan tali busurnya (garis yg memotong busur tsb)
segregasi seg.re.ga.si [n] pemisahan (suatu golongan dr golongan lainnya); pengasingan; pengucilan
seingat se.i.ngat [adv] menurut ingatan; sepanjang ingatan: ~ ku belum pernah aku ditolongnya
sejoreng se.jo.reng [n] (1) sepotong (sebagian kecil) tanah; (2) secarik (selembar) kertas
seka se.ka [v] ber.se.ka v menyapu-nyapu (menggosok- gosok, mengusap-usap) diri dng kain dsb supaya bersih (kering) [Bl n] organisasi masyarakat desa yg dibentuk untuk tujuan tertentu, baik waktu singkat maupun lama, msl perkumpulan kesenian legong
sekang mata [ki] (sesuatu yg) tidak menyenangkan hati (menyusahkan, mendongkolkan, dsb)
sekat se.kat [n] (1 a) sesuatu spt dinding, kerai, dsb untuk membatasi atau memisahkan ruang (menjadi berpetak-petak): kamar itu tampak makin sempit krn diberi --; (b) Bio pembatas yg memisahkan dua rongga atau massa jaringan, spt pd buah rumah kerang, jantung, dan hidung; (2) rintangan; alangan; sekatan: mereka masih harus melintasi beberapa -- [Mk] ter.se.kat v terhenti (tersangkut dsb); kandas: perahunya -- pd sebuah karang [n] sepatu berpisau pd sol untuk meluncur di atas es; (2) v bermain meluncur di atas es dng sekat
sekring sek.ring [n] alat untuk mengukur atau mengamankan arus listrik (supaya jangan melampaui batas maksimum sehingga terjadi korsleting); sepotong kawat yg menghubungkan rangkaian arus listrik, apabila arus listrik bertambah, kawat melebur dan putus sehingga hubungan rangkaian arus listrik juga terputus (hubung singkat)
seksi sek.si [n] (1) bagian dr kesatuan (dr dewan, rapat, dsb) yg bertugas mengurus sesuatu; bagian dr daerah (kepolisian dsb); bagian jalan trem (kereta api dsb); (2) (dl ketentaraan) setengah peleton [n Dok] tindakan memotong (mengiris); pemotongan; pengirisan [a] merangsang rasa berahi (tt bentuk badan, pakaian, dsb)
seksualitas sek.su.a.li.tas [n] (1) ciri, sifat, atau peranan seks; (2) dorongan seks; (3) kehidupan seks
sekudung se.ku.dung [n] sepotong; sepenggal; sekerat
sekulir se.ku.lir [n Kat] imam yg tidak terikat pd kongregasi atau ordo tertentu
sekutu se.ku.tu [n] (1) peserta pd suatu perusahaan dsb; rekanan: dl kongsi itu ia menjadi -- bekerja; (2) kawan (yg ikut berserikat): kaum (negara-negara) --; (3) serikat; gabungan; federasi: bentuk pemerintahan negara -- berlainan dng negara kesatuan
sel udara [Pet] rongga kecil di antara kedua lapis selaput telur, berisi udara; sel udara yg biasanya terletak di bagian tumpul dr telur; sel udara yg berfungsi sbg cadangan oksigen untuk pernapasan embrio
selanting se.lan.ting [n] burung, Rhizothera longirostris
selaput dada [Anat] selaput yg melapisi seluruh rongga dada dan paru-paru
selaput jantung luar [Anat] lapisan terdalam kantong luar jantung
selawah se.la.wah [n] kotak berongga untuk tempat meletakkan bilah-bilah saron atau alat gamelan sejenis; pangkon
seleksi se.lek.si [n] (1) pemilihan (untuk mendapatkan yg terbaik); penyaringan; (2) metode dan prosedur yg dipakai oleh bagian personalia (kantor pemerintah, perusahaan, dsb) waktu memilih orang untuk mengisi lowongan pekerjaan
selempang se.lem.pang [Jk a] khawatir (cemas); gelisah (takut, bimbang): sebenarnya saya agak -- , kalau-kalau dia tidak dapat menunaikan tugasnya , ter.se.lem.pang v (jatuh) terkangkang; terjelepok [n] sesuatu (spt pita lebar tanda pangkat dsb) yg disandangkan di bahu, menyerong di dada ke arah pinggang kanan atau kiri
selendang se.len.dang [n] (1) kain (sutra dsb) panjang penutup leher (bahu, kepala) atau untuk menari; (2) kain untuk menggendong dsb
selingkuh se.ling.kuh [a] (1) suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; tidak berterus terang; tidak jujur; curang; serong; (2) suka menggelapkan uang; korup; (3) suka menyeleweng
selom se.lom [n Zool] rongga tubuh pd metazoa yg berisi alat pencernaan, jantung, dan organ dalam lainnya
seludang menolakkan mayang [pb] memperlihatkan atau kelihatan kecantikannya (isi hatinya, kesombongannya, dsb)
seluduk se.lu.duk , me.nye.lu.duk v merangkak (membungkuk dsb) hendak menyuruk (di kolong dsb): pencuri itu -- ke bawah rumah
selundup se.lun.dup , me.nye.lun.dup v (1) menyeluduk; menyuruk: ada yg -- ke kolong tempat tidur dan ada pula yg bersembunyi di balik pintu; (2) masuk dng sembunyi-sembunyi atau secara gelap (tidak sah): kadang-kadang ada juga perahu-perahu yg membawa barang-barang gelap -- ke Toli-Toli; (3) menyusup; merembes: satu kompi dapat -- sampai ke tepi Sungai Han; (4) menukik; menghunjam: pesawat pemburu itu -- sambil memuntahkan pelurunya
selusuh se.lu.suh , me.nye.lu.suh v menggelincir; menggelongsor; melorot (dr pohon); menyelusur [n] barang (spt air) yg dimantrai untuk menolong orang yg akan melahirkan
selusur se.lu.sur , me.nye.lu.sur v (1) menggelincir; menggelongsor; melorot (dr pohon dsb); meluncur; (2) melangkah (pd jembatan dsb) [n] tempat berpegang pd jembatan dsb; langkan
semacam se.ma.cam [a] (1) sejenis; sebangsa; segolongan: orang-orang -- dia memang harus prihatin; (2) seperti; serupa: jaksa tidak dapat menerima putusan yg -- itu
semambu se.mam.bu [n] rotan besar, biasa dibuat tongkat; Calamus scipionum [n] nama hantu [n] ikan laut, Germo sibi
semayang se.ma.yang [n] (kata penggolong) sekait (tt rambut): -- rambut yg lebat sampai ke bahu
sembelih sem.be.lih [v] me.nyem.be.lih v menggorok leher (binatang dsb); memotong binatang; membantai: -- ayam; -- kerbau; -- hewan kurban
sembelit sem.be.lit [a] sukar atau tidak dapat buang air besar krn terdapat kotoran keras dl usus [n] kantong atau pundi-pundi yg dibelitkan di pinggang: perempuan itu memakai --
sember sem.ber [a] pecah menggeletar (tt suara, bunyi); sumbang: suaranya -- spt ember kosong dipukul
sembeta sem.be.ta [n Lay] kayu (tiang) penyokong atau penahan perahu di darat supaya jangan terguling
sembilu sem.bi.lu [n] kulit buluh yg tajam spt pisau (dipakai untuk meretas perut ayam, memotong tali pusat, dsb); selumbar buluh: menyayat daging dng --
sembul sem.bul , me.nyem.bul v (1) keluar dr liang atau permukaan air dsb: dng tiba-tiba kepala ular itu -- dr liang; (2) menganjur atau mencuat ke luar (ujungnya dsb); membersil: matahari -- dr segumpal awan hitam; (3) menampakkan diri; muncul; timbul: pd sangkanya ada sebuah bayangan -- dr balik pohon pisang [n Geo] bongkaran kerak bumi yg terangkat (bentuknya memanjang yg pd sisinya dibatasi sesaran)
semenda-menyemenda se.men.da-me.nye.men.da [v] saling bersemenda: di sanalah orang Minangkabau membentuk daerah baru, berlorong-berkampung, bersawah-berladang, -- dng orang yg mereka sukai
semisal se.mi.sal [n] seumpama; ibarat; seperti; sebagai: -- orang buta kehilangan tongkat; -- orang kebakaran jenggot
sempat kerja tersedianya lowongan pekerjaan yg ditawarkan dl pasar kerja, baik pemerintah maupun swasta
semprit sem.prit [n] (1) peluit kecil, terbuat dr logam atau buluh bambu yg kecil; (2) alat untuk memasukkan obat ke dl tubuh; semprot kecil [n] kue kering (bakaran oven) yg dicetak dr adonan tepung terigu, gula, telur, dsb yg dicetak dng menekannya ke luar dr corong yg ujungnya berkembang-kembang
semut geramang semut yg berukuran lebih besar dp semut biasa, berkaki panjang, berwarna merah, hidup pd dahan kayu ataupun daun-daunan; Plagiolepsis longipes
senawi se.na.wi [ark n] penumpang perahu yg membayar biaya dng tenaga (menolong, mengayuh, dsb)
sendat sen.dat [a] (1) sempit (tt cincin dsb); ketat; tidak longgar: cincin kawin itu -- di jari manisnya; (2) tidak lancar (tt berlangsungnya sesuatu, msl lalu lintas dan upacara); tidak licin: lalu lintas di Jalan Sudirman tiap pagi selalu -- krn banyaknya kendaraan yg lalu di sana; (3) terhenti atau tertahan (di dl liang, pipa, dsb)
sendeng sen.deng [a] (1) tinggi sebelah senget; condong; tidak rata (bahu); miring letaknya (kopiah di kepala); (2) juling (mata); (3) kurang ingatan; agak gila
sendeng mendeng terhuyung-huyung; sempoyongan; tersendeng-sendeng
sendi sen.di [n] (1) hubungan yg terbentuk antara tulang; sendi tulang; tulang sendi: ia berasa ngilu pd tulang -- nya; (2) tempat bersambung (perhubungan) antara dua bagian barang; sekeri (pintu, peti, dsb): tukang sedang memasang -- pintu; (3) simpai (bingkai) sbg penyalut: tongkat itu diberi -- emas; (4) Ling peralihan bermakna dr satu segmen fonologis ke segmen fonologis yg lain atau segmen fonologis ke kesenyapan, baik yg terbuka maupun yg tertutup [n] (1) batu pengalas atau pengganjal tiang rumah dsb: memasang batu --; (2) ki alas; dasar; asas; fundamen: Pancasila menjadi -- kehidupan bangsa kita
sendok sen.dok [n] alat yg digunakan sbg pengganti tangan dl mengambil sesuatu (spt nasi), bentuknya bulat, cekung, dan bertangkai (ada bermacam-macam, msl centong, sudip) /sEndok/ lihat daun
sendok nasi sendok untuk mengambil nasi, bentuknya agak lonjong dan lebar, bertangkai pendek; centong (nasi)
senget se.nget [a] miring; condong; sendeng; singit: krn terlalu banyaknya muatan di sisi kiri, layang-layangnya --
senter sen.ter [n] (1) alat untuk menerangi gelap, berupa tabung dng bola lampu kecil di ujungnya, yg tertutup kaca dan baterai untuk menyalakannya; lampu senter; (2) lampu yg dapat menyorotkan sinar jauh-jauh; lampu corong: gambar -- , gambar bayangan pd lampu yg tidak bergerak; gambar sorot [n] pusat; tengah; sentral
sentil sen.til, ter.sen.til [v] tampak tersembul sedikit di antara bibir (sugi, gula-gula, dsb); tersongel
sentiung sen.ti.ung ? sentiong
senyampang se.nyam.pang [p] (1) kebetulan; selagi: -- ia ada, mintalah saran; (2) mujurlah; untunglah: -- bertemu dng paman saya ini, saya dapat pertolongan; (3) kalau-kalau; sekiranya: bawalah payung, -- hujan di jalan; (4) mentang-mentang: -- ia berkuasa, bukan main sombongnya; sebaiknya kita berangkat sekarang -- ada teman; (5) jika; sekiranya; kalau: hatinya sangat rusuh krn -- ia meninggal dunia tidak ada orang yg dapat mengurus hartanya
sepan se.pan [a cak] (1) hanya cukup (sangat terbatas, tidak ada lebihnya); (2) sempit (tidak longgar); ketat: rok -- [n] bisul-bisul atau bubul pd jari tangan atau kaki spt bunga karang
sepanar se.pa.nar [ark n] alat untuk mencengkam dan mengetatkan atau melonggarkan
separatis se.pa.ra.tis [n] orang (golongan) yg menghendaki pemisahan diri dr suatu persatuan; golongan (bangsa) untuk mendapat dukungan
sepat jawa ikan air tawar, berbentuk lonjong, pipih, celah mulut agak menengadah; Trichogaster trichopterus
sepeling se.pe.ling [n cak] (1) sesuatu yg sengaja dilebihkan dp yg diperlukan; kelebihan; (2) loncer; longgar (roda, setir, mobil, dsb)
sepenggal se.peng.gal [n] (1) sepotong; (2) setengah: -- hari
sepukal se.pu.kal [num] segumpal; sebongkah: emas ~; keris ~ , (1)keris ganja iras; (2) keris bilah lurus (lw keris berkeluk) lihat keris
sepul se.pul [n] gelendong
seragam se.ra.gam [n] (1) sama ragamnya; sejenis; sama; (2) (pakaian) yg sama potongan dan warnanya: baju ~ [n] sama ragam (corak, bentuk, susunan): pakaian --
serai se.rai [n] tanaman tahunan termasuk suku Gramineae, membentuk rumpun yg padat, batangnya kaku dan pendek, bentuk daunnya spt pita yg meruncing ke ujung, menghasilkan minyak serai, bonggol batang yg muda digunakan sbg penyedap berbagai masakan; Andropogon nardus
serambi genital [Zool] ruang tempat bermuara vagina atau penis, spt pd jenis keong
seraya se.ra.ya [kl p] sambil; serta: ia duduk -- berdatang sembah [Mk n] (1) penolong; (2) pertolongan [n] pohon meranti; Shorea leprosula
seraya-menyeraya se.ra.ya-me.nye.ra.ya [v] tolong-menolong untuk mengerjakan sesuatu; bergotong-royong
serbet ser.bet [n] sepotong kain (semacam saputangan) untuk membersihkan (menyeka) tangan atau mulut sesudah makan; lap makan
serbuk gergaji serbuk kayu berasal dr kayu yg dipotong dng gergaji
serdawa ser.da.wa [n] bunyi yg keluar dr kerongkongan (biasanya apabila masuk angin atau sesudah makan kenyang)
serebrum se.reb.rum [n] otak yg mengisi rongga tengkorak bagian atas; otak besar
serendeng se.ren.deng [a] (1) sendeng; miring sebelah; tinggi sebelah; sedeng; (2) ki kurang waras otaknya: ia memang agak -- , tidak dapat dipegang omongannya
serikat dagang perseroan; kongsi perseroan; kongsi
seriosa se.ri.o.sa [n] jenis irama lagu yg dianggap serius krn membutuhkan teknik suara yg lebih tinggi, dibedakan dr irama keroncong, atau irama hiburan: dl perlombaan itu, peserta -- berjumlah lebih banyak dp peserta keroncong
sero se.ro [n] pancang-pancang yg merupakan pagar yg dipasang di tepi laut untuk menahan dan menggiring ikan supaya masuk ke dl tempat yg terkurung: para nelayan menangkap ikan dng perahu kecil dan jaring tradisional, atau memasang -- [n Dag] saham (dl perkongsian) [n] binatang buas yg moncong dan kepalanya spt anjing, pandai menyelam mencari ikan dan ketam sbg mangsanya; anjing air; berang-berang
serobot se.ro.bot [v] , me.nye.ro.bot v (1) mengambil hak atau harta dng sewenang-wenang atau dng tidak mengindahkan hukum dan aturan (spt mencuri, merampas, menempati tanah atau rumah orang lain yg bukan haknya, menculik): ia berbuat secara nekat -- sepeda orang; ia dipersalahkan -- kekuasaan pembesarnya; ia yg -- rumah kosong itu; (2) menyerang (melanggar, menubruk) secara nekat atau dng diam-diam: ia berhasil -- bola itu dr belakang sewaktu bola itu akan kuoperkan; kucing besar itu suka -- anak ayam; (3) melakukan perbuatan (spt masuk ke rumah orang, menyela perkataan orang, dsb) dng cara yg nekat atau menyimpang dr aturan: meskipun dijaga keras, masih ada juga yg -- masuk ke stasiun; kalau hendak mendebat, boleh, tetapi jangan -- saja; (4) menggunakan jalan semau-maunya tanpa mengindahkan aturan (tt kendaraan): kalau tidak ada polisi lalu lintas, banyak becak yg -- berjalan di jalan mobil
seronok se.ro.nok [a] menyenangkan hati; sedap dilihat (didengar dsb): dl dunia keronggengan ini suara pesinden itu sama-sama -- dan menarik hati
serosoh se.ro.soh [Mk v] me.nye.ro.soh v menggelongsor; menyelusur
serpih ser.pih [n Geo] batuan berasal dr endapan tanah liat (mudah pecah) [a] sumbing (terpotong) sedikit: giginya --; (2) a (sobek dsb) kecil-kecil; (3) n kepingan (serpihan, sobekan, dsb) kecil- kecil
serta ser.ta [p] (1) dan: Presiden -- rombongan disambut dng tarian selamat datang; (2) demi; begitu; pd ketika: -- mendapat perintah, ia lalu berangkat; ia pun jatuh pingsan -- mendengar kabar itu [v] ikut; turut: pd hari itu beliau tidak -- berunding; ke mana saja ia pergi, buku itu dibawa --
serundang se.run.dang [v] me.nye.run.dang v menyungkur (tanah, akar, dsb) dng moncong (tt babi)
serutu se.ru.tu [n] cerutu; lisong
sesak se.sak [a] (1) sempit sekali (tidak lapang; tidak longgar, tidak lega): bajunya --; kamarnya --; (2) penuh berasak-asak (berjejal-jejal) hingga tidak ada tempat terluang: jalan penuh -- dng kendaraan; (3) sendat atau senak; sukar bernapas (tt dada, napas); mengah-mengah; berasa sesak dl dada sehingga tidak dapat bernapas dng lega (msl krn marah sekali): -- dada; (4) ki susah dan sukar; tidak leluasa; terjepit (tt kehidupan): ia dl keadaan -- hidupnya; (5) ki terimpit (dl kesulitan, kesukaran); terdesak: itulah gunanya pelajaran ilmu itu, apabila -- dapat dipakai
sesama se.sa.ma [n] sama-sama (satu golongan): kita harus menyayangi -- makhluk hidup
sesambat se.sam.bat [v] (1) berseru-seru untuk meminta pertolongan atau bantuan: dl rintihannya ia -- kpd setiap orang yg lewat, tetapi tidak seorang pun menghiraukannya; (2) berdoa: krn tidak tertahankan lagi, ia -- kpd Tuhan agar diringankan penderitaan hidupnya lihat 2sambat
sesibir se.si.bir [num] sekerat; secabik; sepotong
setangkup tangan se.tang.kup tangan sebanyak isi rongga kedua belah tangan ditangkupkan
setek se.tek [n] (1) sepotong batang yg akan ditanam; (2) cara menanam pohon (jarak, singkong, dsb) dng jalan memotong batang yg akan ditanam
setempuh lalu se.tem.puh lalu, sebondong surut [pb] tetap bersatu hati
setengkuk se.teng.kuk [n] sebatas tengkuk: rambutnya dipotong ~; tinggi anak itu ~ ayahnya
setumpuk se.tum.puk [n] satu longgok; satu susun: ~ buku; ~ uang
setuntung se.tun.tung [n] sekerat; sepotong: tebu ~
sewa se.wa [n] (1) pemakaian sesuatu dng membayar uang: penjualan tidak membatalkan --; (2) uang yg dibayarkan krn memakai atau meminjam sesuatu; ongkos; biaya pengangkutan (transpor): -- rumah makin mahal sekarang; kalau kita naik helicak dr sini, -- nya mahal; (3) yg boleh dipakai setelah dibayar dng uang: mereka berekreasi ke kebun binatang dng memakai mobil --
sewot se.wot [a] jengkel; dongkol; marah: ia menjadi -- ketika dituduh belum mengembalikan buku yg dipinjamnya
sewot-sewotan se.wot-se.wot.an [a] semakin mendongkol: pohon Natal sintetis dapat dipakai dua sampai tiga kali, hal ini membuat para pedagang pohon cemara --
sesuai se.su.ai lihat suai [a] (1) pas; sedang (tt ukuran): ukuran baju (celana-) nya --; ukuran sepatunya --; (2) cocok (pas dl ukuran sbg pasangannya): carilah anak kunci yg -- dng lubang kunci lemari; (3) serasi (tt pasangan): pengantin itu benar-benar --; (4) sepadan; setaraf: ia akan diberi pekerjaan yg -- dng kecakapannya; ia merasa bahwa gajinya belum -- dng kedudukannya; (5) seimbang: hasilnya tidak -- dng kedudukannya; (6) selaras; seirama; berpatutan; bersamaan: suku kata terakhir pd baris kedua dan keempat harus -- bunyinya; (7) semufakat; setuju: rundingan antara majikan dan wakil buruh sudah --; (8) sama; sejalan; sependapat (tt buah pikiran): pendapat mereka -- dng pikiran saya; (9) sama; tidak bertentangan: keputusan hakim itu -- dng tuntutan jaksa; (10) cocok; kena benar: bermacam-macam obat yg diminumnya tidak ada yg --; (11) baik sekali: tanah dan hawanya -- untuk menanam sayur-mayur; (12) bergantung pd; berpadanan: hadiahnya -- dng besar kecilnya jasa masing-masing; (13) sejalan: -- dng in-struksi Gubernur, rumah yg tidak memiliki izin mendirikan bangunan harus dibongkar
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
siaga si.a.ga [v] siap sedia: mereka dl keadaan -- untuk menolong kecelakaan itu
siapa lu siapa gua [cak] masing-masing memikirkan diri sendiri (tidak mau tolong-menolong)
siapuh si.a.puh [p cak] hai! hai! (kata yg dipakai untuk meningkah atau menyelang nyanyian keroncong)
sibir si.bir [Mk v] kerat; cabik; potong
sibiran si.bi.ran [n] keratan; potongan; belahan kecil
sida-sida si.da-si.da [kl n] (1) golongan pegawai tinggi (sebangsa pendeta): para -, menteri, dan hulubalang sedang berbincang-bincang dng Baginda; (2) penjaga harem
sidang jemaat segolongan masyarakat Kristen
sifer si.fer [n] (1) nol; angka nol; (2) kosong
sifon si.fon [n] bagian berbentuk corong di kepala cumi-cumi yg berfungsi mengarahkan gerak alih [n] nama kain (cita) yg halus [n] (1) bangunan berbentuk saluran air, dibuat menyilang melintasi hambatan, letaknya hampir sama tinggi dng dasar saluran; bangunan yg dibuat di bawah dasar sungai; (2) pipa lengkung mendekati bentuk U, untuk memindahkan cairan dr wadah yg satu ke wadah yg lain
sigung si.gung [v] me.nyi.gung v menyentuh (menumbuk, mendorong, dsb) dng siku; menyiku; menyinggung [n] musang yg berbau busuk; Mydaus meliceps
sikak si.kak [n] sepotong besi belimbing (dipakai sbg senjata)
silang si.lang [n] (1) tanda yg berupa satu garis dipotong garis yg lain, spt X, +; (2) kayu palang; (3) salib [v] (1) kawin campur (bukan sesuku, segolongan, dsb); (2) membibitkan dng mencampur (tt tumbuh-tumbuhan) [v] selang
silang selisih saling berpapasan; saling memotong; (2) pertikaian; percekcokan
silase si.la.se [n] batang-batang jagung yg dipotong (disabit) pd waktu tanaman tsb masih berwarna hijau, kemudian disimpan [n] cara mengawetkan hijauan pakan ternak dl bentuk segar (basah)
silikon si.li.kon [n Kim] unsur bukan logam dr golongan karbon, terdapat dl beberapa bentuk (spt amorf, mirip grafit, mirip intan), ditemukan dl kerak bumi sbg silikat; unsur dng nomor atom 14, berlambang Si, dan bobot atom 28,086
simpak sim.pak [v] terpotong, patah pd bagian batangnya
simpang sim.pang [n] (1) sesuatu yg memisah (membelok, bercabang, melencong, dsb) dr yg lurus (induknya); (2) tempat berbelok atau bercabang dr yg lurus (tt jalan): -- jalan; -- tiga (empat dsb)
sindikat kriminal gabungan (kerja sama) beberapa orang (perusahaan dsb) yg bergerak dl bidang usaha yg melanggar hukum, spt penyelundupan emas atau penjualan ganja; -- politik gabungan (kerja sama) beberapa orang (perusahaan dsb) yg bergerak dl bidang politik (pemerintahan): susunan kabinet itu telah dipaketkan dl -- politik yg bertugas mempertahankan kepentingan golongan berkuasa
singgang sing.gang [n] ikan yg direbus dan digarami supaya tahan lama [Mk v] panggang; salai: -- ayam ; ayam -- [kl v] jongkok, lalu berdiri dng menyilangkan tangan dan menarik telinga sendiri (sbg hukuman murid-murid dsb) secara berulang-ulang
singit si.ngit [a] miring ke sebelah (tidak seimbang); sendeng; senget: krn telah letih sekali, mereka umumnya sudah sempoyongan spt layangan -- [Mk v] me.nyi.ngit v (1) membuka (menyingkap) tutup (selubung dsb) sedikit; (2) tampak (terbit dsb) sedikit: kelihatan fajar mulai -- di ufuk timur
sintren sin.tren [Jw n] kesenian rakyat, khususnya di pantai Jawa Tengah, peranan utama dipegang gadis belasan tahun, dibantu oleh gadis lain sbg pengiring nyanyian, ditingkahi angklung, gong, dsb
sintua sin.tua [n] tertua; pengetua; kepala (puak, golongan, dsb)
sinus si.nus [n Dok] (1) rongga; (2) ruang atau saluran tempat nanah keluar
sinusitis si.nu.si.tis [n Dok] radang pd rongga di sekitar hidung
siringitis si.ri.ngi.tis [n Dok] peradangan pipa eustachia (saluran yg menghubungkan rongga telinga dan belakang mulut)
sisip si.sip [v] me.nyi.sip v (1) menyelip (di antara dua benda atau di sela-sela sesuatu): surat itu -- dl buku catatannya; uang kertas palsu itu -- di antara lembaran uang kertas yg asli; (2) memasang genting baru di sela-sela yg lama untuk mengganti yg pecah; menanam tanaman baru sbg pengganti yg mati atau kurang baik di sela-sela jajaran tanaman: -- tanaman padi; -- tanaman kopi; (3) menisik(i) kain, kaus, jaring, dsb yg sobek atau bolong; (4) Ling memberi sisipan pd suatu kata
sisir si.sir [n] (1) alat untuk merapikan atau mengatur rambut, terbuat dr tanduk, plastik, atau logam, bergerigi tipis dan rapat; (2) penggaruk tanah dsb; garu; (3) gugus pisang (bagian dr tandan); (4) suri pd alat tenun; (5) Lay tempat dadung atau tros kapal lewat sewaktu ditarik atau diukur, dimaksudkan untuk mengurangi gesekan yg terjadi; gelendong pd pagar kapal, cok, rol [v] me.nyi.sir v (1) menyusur (pantai dsb); berjalan dsb sepanjang tepi: mereka berjalan -- semenanjung; (2) menyerempet: peluru hanya -- lengannya [Mk v] ke.si.sir.an v tertusuk duri; kesisipan: terbuang -- merasa lega
sistem perwakilan seimbang sistem pemilihan wakil rakyat yg duduk dl parlemen berdasarkan peraturan bahwa jumlah kursi yg diperoleh golongan atau partai sesuai dng suara yg diperolehnya
sistematika sis.te.ma.ti.ka [n] (1) pengetahuan mengenai klasifikasi (penggolongan); (2) Bio ilmu mengenai taksonomi tumbuhan atau hewan dng memperhatikan kekerabatan dan evolusinya secara eksperimental
sisterna sis.ter.na [n Anat] kantong atau ruang tertutup yg berisi cairan
siung si.ung [Jw n] taring: -- raksasa [n] (1) kata penggolong bagi bawang, dihitung per ulas: dua -- bawang; (2) Bot anak atau kuncup samping umbi lapis yg tumbuh dr dasar umbi lapis yg lebih besar, spt pd bawang putih [n] tiruan bunyi lebah terbang, peluru melayang, dsb
skandium skan.di.um [n Kim] logam langka golongan aluminium; unsur bernomor atom 21, berlambang Sc; dan bobot atom 44,9559
skrotum skro.tum [n] kantong buah pelir
slogan slo.gan [n] (1) perkataan atau kalimat pendek yg menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu: negara ASEAN berpegang pd -- untuk tetap hidup berdampingan secara damai; (2) perkataan atau kalimat pendek yg menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dsb: usaha peningkatan kesejahteraan rakyat tetap merupakan -- yg selalu memikat
sodok so.dok [n] sekop; tajak [v] me.nyo.dok v (1) menolak; mendorong; menyorong (becak dsb); (2) menumbuk (menekan) dng tangan terkepal atau dng benda bulat panjang (di perut dsb); menggocok; (3) kas menyetubuhi; (4) cak mendahului kendaraan lain dng melarikan kendaraan sendir