Arti kata/frase "omong kosong" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/omong-kosong

Halaman ini menjelaskan kata atau frase omong kosong menurut KBBI Edisi III

omong kosong: cakap angin; bual

Lebih lanjut mengenai omong kosong

omong kosong terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 152 kata terkait yakni sebagai berikut:

kosong ko.song [a] (1) tidak berisi: peti -- itu rupanya menjadi sarang tikus; (2) tidak berpenghuni: rumah itu sudah lama --; (3) hampa; berongga: batang kangkung itu -- di dalamnya; (4) tidak mengandung arti: dia menerima tangan saya dng sikap dingin dan pandangan yg --; (5) tidak bergairah: sejak suaminya meninggal, hidupnya serasa --; (6) tidak ada yg menjabatnya; terluang: sudah tiga bulan jabatan kepala dinas itu -- dan belum ada yg menggantikannya; (7) tidak ada sesuatu yg berharga (penting): pidato yg berjam-jam itu -- belaka; (8) tidak ada muatannya: perahu itu --; (9) ki tidak pandai; tidak cerdas: otaknya --; (10) cak nol
omong [n cak] (1) bicara; cakap; kecek: jangan banyak -- , nanti kupukul kau!; (2) bahasa; perkataan: -- Sunda; -- Melayu
omongan omong.an [n] (1) perkataan; percakapan; pembicaraan: -nya tidak dapat dipercaya; (2) bahan pembicaraan; buah mulut: sikapnya yg angkuh itu menjadi -- orang
omong kosong cakap angin; bual
kosong melompong tidak ada isinya sama sekali; hampa belaka
bual basung omong kosong; cakap sombong
bolong melompong kosong sama sekali
bertangan kosong ber.ta.ngan kosong tidak membawa apa-apa; tidak bersenjata; (2) ki tidak berhasil
kekosongan ke.ko.song.an [n] perihal kosong; kehampaan
keromong ke.ro.mong [Jk n ] alat musik yg bentuknya spt bonang pd gamelan Jawa, dimainkan dng dua pemukul, jika dimainkan bersama-sama dng gambang kayu, rebab batok, gendang, dan kempur disebut gambang keromong
momongan mo.mong.an [n] (1) yg dimomong; (2) anak: pasangan suami istri itu ingin cepat-cepat memiliki --
pengomongan peng.o.mong.an [n] orang yg banyak omong
sekosong-kosongnya se.ko.song-ko.song.nya [adv] sangat kosong; paling kosong: ~ dompetku, masih ada seribu rupiah di dalamnya
beromong-omong ber.o.mong-o.mong [v] bercakap-cakap; berbincang-bincang: mari kita -- sebentar di luar
besar bungkus tak berisi (tong kosong nyaring bunyinya) [pb] orang yg besar cakap, tetapi kepandaiannya tidak ada
bombas bom.bas [n] (1) ucapan yg baik terdengar, tetapi tidak mengandung arti; omong kosong; (2) Sas ungkapan yg berlebih-lebihan dl berlakon; bahasa atau kata yg muluk-muluk
bombastis bom.bas.tis [a] banyak berjanji, tetapi tidak akan berbuat banyak; banyak menggunakan kata dan ucapan yg indah-indah serta muluk-muluk, tetapi tidak ada artinya; bersifat omong kosong; bermulut besar
bual bu.al [n] (1) luapan (pancaran) air yg keluar (spt air mendidih, air dr mata air): mereka melihat -- mata air panas itu; (2) kepulan asap yg bergolong-golong (spt pd asap rokok yg dikeluarkan dr mulut pengisap rokok) [n] omong kosong; cakap besar (kesombongan): geli hatiku mendengar -- mereka
bualan bu.al.an [n] hal membualkan atau berbual; bual [n] sesuatu yg dibualkan; omong kosong
cakap angin cakap yg tidak ada isinya atau tidak benar; omong kosong
cakap kosong cakap angin
cek kosong cek yg tidak dapat diuangkan krn uang yg disimpan di bank yg dimaksudkan sudah tidak ada lagi
cericau ce.ri.cau [v] , ber.ce.ri.cau v beromong kosong
cerita ce.ri.ta [n] (1) tuturan yg membentangkan bagaimana terjadinya suatu hal (peristiwa, kejadian, dsb): itulah -- nya ketika kami mendaki Gunung Sumbing; (2) karangan yg menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang; kejadian dsb (baik yg sungguh-sungguh terjadi maupun yg hanya rekaan belaka); (3) lakon yg diwujudkan atau dipertunjukkan dl gambar hidup (sandiwara, wayang, dsb): film ini -- nya kurang bagus; (4) ki omong kosong; dongengan (yg tidak benar); omongan: jangan banyak --
ceroteh ce.ro.teh [v] , ber.ce.ro.teh v (1) melempar, membanting; (2) merengek; (3) beromong kosong
cola-cala co.la-ca.la [ark v] bercakap (bercerita) yg bukan-bukan; beromong kosong; membual
dongengan do.ngeng.an [n] cerita bohong; omong kosong: semuanya itu hanya ~ belaka, jangan terlalu kaupikirkan
gambang keromong gamelan khas Betawi untuk mengiringi drama rakyat Betawi (lenong dan cokek)
gombal gom.bal [n] kain yg sudah tua (sobek-sobek) [n cak] bohong; omong kosong: rayuan --
igauan igau.an [n] (1) perkataan yg keluar sewaktu tidur; (2) ki perkataan yg bukan-bukan; omong kosong; ocehan
jual bicara hanya bercakap saja; beromong kosong tidak ada buktinya
jual koyok berpidato atau beromong besar tt hal-hal yg kosong belaka
kromong lihat gambang
masa kosong waktu tidak hamil (bunting); jarak waktu antara beranak dan hamil (bunting) lagi
mengecek me.nge.cek [v] (1) bercakap-cakap (mengobrol) yg tidak keruan; beromong kosong; (2) membujuk (menipu) dng kata-kata manis
mengomong meng.o.mong [v] berkata; bercakap; berbicara: kau jangan suka -- kotor
mengomongkan meng.o.mong.kan [v] memperkatakan; mempercakapkan; membicarakan: dia suka -- kelakuan suaminya
menjual petai hampa men.ju.al petai hampa [ki] membual; omong kosong; telah dijual, maka dibeli, pb pikirkan dahulu masak-masak sebelum sesuatu dikerjakan
merapik me.ra.pik [v] berkata yg bukan-bukan; beromong kosong; mengobrol
momong mo.mong [Jw v] mengasuh (anak): seharian ia tinggal di rumah untuk -- anak-anak
nol [num] (1) bilangan yg dilambangkan dng O; (2) bilangan persiapan sebelum memasuki tingkat pertama dl urutan kelas; (3) ki tidak ada kenyataan; omong kosong: semua yg dikatakannya -- belaka; (4) ki tidak ada hasil: ia sudah berusaha, tetapi hasilnya --
nonsens non.sens [n cak] omong kosong; tidak berarti: segala yg diungkapkannya itu -- belaka
obrolan ob.rol.an [n] percakapan ringan dan santai; omong kosong: -nya melalui radio sangat disenangi oleh pendengarnya
perut kosong belum makan; lapar
peti ngomong [cak] gramofon; radio
pita kosong pita magnetik yg belum berisi rekaman
rapik ra.pik [n] omong kosong; obrolan
romong ro.mong [Jk n] rombengan
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
tahi angin awan tipis yg dibawa angin; (2) gerimis kecil; (3) cak omong kosong; (4) benalu berbentuk sulur dan berwarna kuning
tanah kosong tanah (pekarangan) yg tidak didiami atau diusahakan
tangan kosong tidak bersenjata; (2) ki tidak berhasil; tangan hampa
tomong to.mong [n] meriam kecil; mortir
tong kosong nyaring bunyinya [pb] orang yg bodoh biasanya banyak bualnya (cakapnya)
angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
benang bola benang yg digulung bulat spt bola (tanpa kelos atau gelendong), bagian tengah gulungannya kosong untuk ditusukkan pd batang sumbu putar
benderung ben.de.rung [kl n] tanah kosong (halaman) antara dua rumah
bercakap-cakap ber.ca.kap-ca.kap [v] berbincang-bincang; berbicara; beromong-omong: ia sedang ~ dng temannya
berdempang-dempang ber.dem.pang-dem.pang [v] (1) berbunyi spt bunyi tong (kaleng besar dsb) kosong jatuh; (2) ki berbual-bual; mengobrol
berdentam ber.den.tam [v] berbunyi dentam: kedengaran suara drum kosong ~ dipukul orang
bergaduk diri ber.ga.duk diri, saku-saku diterbangkan angin [pb] banyak membual, tetapi kantongnya kosong
bergunjing ber.gun.jing [v] berbicara (beromong-omong) tt kejelekan (kekurangan) seseorang dsb
berisi ber.i.si [v] (1) ada isinya; tidak kosong; tidak hampa: senapan itu ~; (2) ki berilmu; mempunyai kesaktian: orang tua-tua pada zaman dulu banyak yg ~ sehingga tidak mempan oleh senjata apa pun; (3) padat dan kuat (tt tubuh): badannya kecil, tetapi ~; (4) mengandung; memuat: amplop itu ~ uang
bersantai ber.san.tai [v] (1) beristirahat sambil melakukan acara bebas: pd waktu jeda anak-anak -- di halaman sekolah; (2) omong-omong tidak resmi: Presiden sedang -- dng para perintis kemerdekaan
blangko blang.ko [a] kosong (belum diisi); (2) a tidak memberikan suara (dl pemungutan suara): yg setuju 116 suara, yg tidak setuju 51 suara, dan yg -- 7 suara; (3) n surat isian: -- poswesel
bloknot blok.not [n] buku yg berisi helaian kertas kosong untuk catatan dsb dan mudah dilepas (biasanya berukuran kecil)
buku bu.ku [n] lembar kertas yg berjilid, berisi tulisan atau kosong; kitab [n] (1) tempat pertemuan dua ruas (jari, buluh, tebu); (2) bagian yg keras pd pertemuan dua ruas (buluh, tebu); (3) kata penggolong benda berupa bongkahan atau gumpalan kecil (spt garam, gula, tanah, sabun); (4) tampang (lempeng): tembakau tiga --
buku tulis buku kosong untuk ditulisi (membuat catatan dsb); buku untuk menulis
buras bu.ras [n] omongan; cakap; obrolan [n] penganan dibuat dr beras dan santan, dibungkus dng daun pisang, dan dikukus; lontong bersantan , mem.bu.ras ark v menghapus; menghapuskan [n] persengketaan atau perselisihan yg tidak dapat diselesaikan; proses peradilan yg tidak memenangkan salah satu pihak yg berperkara [n] penyakit kulit yg berupa bercak-bercak putih [n] ayam kampung; ayam lokal (bukan ayam ras atau ayam negeri)
cakap ca.kap [a] (1) kl sanggup melakukan sesuatu; mampu; dapat: -- engkau membunuh hulubalang itu?; patik tiada -- bercerai dng dia; (2)pandai; mahir: anak itu belum -- mengerjakan hitungan perkalian; (3) mempunyai kemampuan dan kepandaian untuk mengerjakan sesuatu: ia diberhentikan dr jabatannya krn tidak --; (4) bagus rupanya; cantik; rupawan: gadis itu modern lagi --; (5) bagus; elok (potongan atau halus bahannya tt pakaian dsb): alangkah -- nya baju itu; (6) patut; serasi: ia pantas dan -- benar memakai baju itu; (7) Mk tangkas; cekatan (tidak lamban): tampaknya ia -- bekerja [n] bicara; omong: orang itu banyak --
cakapan ca.kap.an [n] (1) yg dipercakapkan; omongan: (2) Sas karya sastra atau bagiannya yg berbentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih, atau ada kalanya seorang tokoh berbicara kpd dirinya sendiri atau kpd pembaca dan pendengar; dialog
casciscus cas.cis.cus [a cak] (1) banyak cakap (omong); (2) banyak mempergunakan kata asing dl percakapan
catat ca.tat [v] , men.ca.tat v (1) menuliskan sesuatu untuk peringatan (dl buku catatan): ia ~ semua kegiatan anak buahnya; (2) menuliskan apa yg sudah ditulis atau diucapkan orang lain; menyalin: ia sedang ~ bahan kuliahnya; (3) memasukkan ke dl buku (daftar); mendaftar: ia sedang ~ semua pengeluarannya (tt uang belanja); ~ barang inventaris; ~ calon murid-murid baru; (4) memperoleh atau mencapai (hasil, kemenangan, rekor): dl putaran pertama regu A telah dua kali ~ kemenangan; (5) memasukkan (suara, ujaran) ke dl pita perekam; merekam: pita perekam ini berhasil ~ semua omongannya
cecar ce.car [Jk v] , men.ce.car v terus-menerus memukuli (menanyai, menembaki): pendekar Betawi ~ orang itu dng pukulan-pukulan tangan kosong
cek putih cek kosong
celatuk ce.la.tuk [ark] ber.ce.la.tuk v beromong-omong (berbual-bual, bersenda gurau, dsb)
celomes ce.lo.mes [ark a] lemah; berpenyakitan; merana [a] cerewet; banyak omong
cerabih ce.ra.bih [ark v] men.ce.ra.bih v bercakap-cakap tidak keruan; banyak omong; berseloroh
ceritaan ce.ri.ta.an [Jk n] sesuatu yg diceritakan (diomongkan); omongan: jadi ~ orang, jadi sebut-sebutan orang
ceriwis ce.ri.wis [a] sangat suka bercakap-cakap; banyak omong: sudah umum setiap gadis itu --
cokek co.kek [Jk n] (1) kesenian tradisional Betawi yg diiringi gambang keromong dng penari wanita yg juga bersedia diajak menari bersama para tamu; (2) penari wanita dr rombongan tontonan cokek yg dapat diajak menari bersama
dempang dem.pang [n] tiruan bunyi tong (kaleng besar dsb) kosong jatuh dsb [a] berhampiran; damping; dekat; rapat: maka perahu itulah -- ke pulau
dengkul deng.kul [n] lutut; (2) a ki bohong; palsu; kosong: kabar --; modal --
empeng em.peng [n cak] dot kosong tanpa botol susu
fider fi.der [n Lay] kotak atau corong persegi empat yg terbuat dr papan dan dipasang pd mulut palka untuk pengisian muatan curah biji-bijian ke ruang kosong di bagian bawah palka
gamit-gamitan ga.mit-ga.mit.an [n] sebut-sebutan; omongan; buah mulut: gadis yg nakal itu telah menjadi ~ orang di sekitarnya
glenik gle.nik [Jw v] berbicara pelan-pelan (tt hal yg kecil-kecil) janji kosong
gombalan gom.bal.an [n] ucapan yg tidak benar, tidak sesuai dng kenyataan; omongan bohong: ~ developer yg berbahaya adalah beredarnya berbagai brosur yg menawarkan kondominium dan perumahan supermewah
gumam gu.mam [n] suara omongan yg tertahan di dl mulut
hampa ham.pa [a] (1) tidak berisi; kosong: padi yg -- dibuang saja; (2) ki tidak bergairah; sepi: perasaannya (hatinya) --; (3) ki sia-sia; tidak ada hasilnya: -- saja ia mencari pekerjaan di kota, di mana-mana tidak ada lowongan; (4) ki bodoh; tidak berpengetahuan: tidak ada gunanya bertukar pikiran dng orang --
hampa tangan tidak membawa apa-apa (pulang dng tangan kosong); (2) ki tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa
hana ha.na [a] luas dan sunyi (tt rimba, laut, dsb); kosong (tidak berpenghuni, tidak berpenduduk)
iseng [a] (1) merasa menganggur (tidak ada yg perlu segera dikerjakan); (2) (berbuat atau mengerjakan sesuatu supaya jangan menganggur) sbg perintang-rintang waktu; (3) tidak mau menganggur (rewel, suka mengganggu, suka omong, suka makan apa saja, dsb): krn tangan anak-anak yg -- , dinding sekolah itu penuh corat-coret; (4) sekadar main-main; tidak bersungguh-sungguh; iseng-iseng a sekadar main-main saja (dp menganggur) untuk perintang-rintang waktu
isian isi.an [n] (1) sesuatu yg diisikan; (2) sesuatu yg dikosongkan untuk diisi: daftar ~
janji sampai [pb] sudah sampai ajalnya; -- gombal janji yg tidak ditepati; janji kosong; janji palsu: gadis manis itu menjadi korban sebuah -- gombal
jiplak jip.lak [v] , men.jip.lak v (1) menggambar atau menulis garis-garis gambaran atau tulisan yg telah tersedia (dng menempelkan kertas kosong pd gambar atau tulisan yg akan ditiru); (2) mencontoh atau meniru (tulisan, pekerjaan orang lain); mencontek: anak-anak jangan sampai terbiasa ~ hitungan temannya; (3) mencuri karangan orang lain dan mengakui sbg karangan sendiri; mengutip karangan orang lain tanpa seizin penulisnya: ~ karangan orang lain adalah perbuatan yg tercela
karate ka.ra.te [n ] cabang olahraga bela diri dng menggunakan tangan kosong dan kaki untuk melumpuhkan lawan
kecek ke.cek [Mk n] celoteh, cakap, omong (yg bukan-bukan dan bersifat negatif) [n] permainan anak-anak dng buah yg keras atau uang
keferdom ke.fer.dom [n Lay] ruang kosong di antara tangki-tangki yg dibatasi oleh ruang tertutup, berfungsi untuk menampung kebocoran yg mungkin terjadi dr tangki-tangki tersebut
kehampaan ke.ham.pa.an [n] (1) kekosongan; (2) ki kebodohan; (3) ki kekecewaan: tempat itu ditinggalkannya dng ~
kelompang ke.lom.pang [a] kosong; hampa; (2) n kulit telur (buah dsb) yg sudah kosong
kenem ke.nem [n Ling] satuan terkecil dl tingkat ungkapan dan tidak mempunyai makna; satuan ini bersifat kosong
kering ke.ring [a] (1) tidak basah; tidak berair; tidak lembap; tidak ada airnya lagi: kain pel itu dijemur supaya --; tiap musim kemarau banyak sumur yg --; (2) tidak mengeluarkan susu atau tidak diperah lagi susunya (tt sapi dsb); (3) ki sudah habis atau kosong (tt uang dsb): kantongnya --; (4) ki sudah tidak mendapat haid lagi; sudah tidak datang bulan lagi (tt perempuan); (5) ki tersirap (tt darah); kaget; keheranan: -- darahnya [n] tiruan bunyi bel berdering; tiruan bunyi "kring, kring"
keropok ke.ro.pok [Mk n] , se.ke.ro.pok n setumpuk; sekelompok: di sana sini kelihatan ~ orang berdiri di muka toko atau di muka rumah [a] (1) tidak ada isinya; kosong; (2) berlubang-lubang (berongga-rongga) krn lapuk dimakan rayap (tt kayu) atau dimakan panas (cuaca); (3) ki lemah; lembek
kevakuman ke.va.kum.an [n] (1) hal (keadaan) hampa udara; (2) kekosongan (tt penguasa, pejabat, dsb yg tidak ada di tempat atau tidak berfungsi): sesudah kabinet sekarang jatuh, seolah-olah terjadi ~ pemerintah
kolom ko.lom [n] (1) ruang antara dua garis tegak pd lembar kertas atau halaman buku; lajur; (2) bagian vertikal pd halaman cetak yg dipisahkan oleh garis tebal atau ruang kosong (spt dl surat kabar); (3) bagian khusus yg utama dl surat kabar atau majalah: majalah itu memiliki -- pendidikan [n Tek] tiang (pilar) penyangga (biasanya dr beton yg bertulang besi)
kopong ko.pong [a] (1) kosong; tidak ada isinya; (2) tidak berisi daging buah (tt buah-buahan)
labun la.bun , ber.la.bun-la.bun v bercakap-cakap; beromong-omong
lantung lan.tung , lon.tang-lan.tung v (1) berjalan melenggang dng tangan kosong; (2) ki menganggur (tidak ada pekerjaan tetap) [n] (1) bunyi yg hingar-bingar (spt barang yg meletup); (2) bau yg menyengat menusuk hidung (spt bau bangkai yg hancur membusuk)
lapar la.par [a] berasa ingin makan (krn perut kosong): gerak-geraknya spt harimau --
laras pancer [Mus] nada tertentu yg dipertahankan untuk tetap dipukul sbg pengisi nada-nada yg kosong
lega le.ga [a] (1) lapang; luas; tidak sempit: halaman rumahnya cukup -- untuk tempat bermain keempat anaknya; (2) tidak sesak; kosong: mari kita pindah ke gerbong belakang, di sana --; (3) berasa senang (tenteram); tidak gelisah (khawatir) lagi: saya merasa -- mendengar kabar bahwa istri saya telah melahirkan dng selamat; (4) senggang; tidak sibuk: minggu ini aku agak --
lenong le.nong [n] pertunjukan sandiwara dng iringan gambang kromong (di Jakarta)
lilin sambang lilin yg terdapat pd sarang lebah yg sudah kosong
lompong lom.pong [a] (1) kosong; hampa; (2) ki bodoh [n] -- sagu kue dibuat dr sagu dan pisang masak yg dibungkus dng daun rumbia, kemudian dipanggang [Jw n] talas
losong lo.song [a] , -- kosong kosong sama sekali
luang lu.ang [a] (1) lowong (tidak dihuni, ditempati, dsb); kosong: kebetulan ada tempat --; (2) senggang; tidak sibuk: dikerjakan dl waktu -- , me.lu.ang v berasa pegal (ngilu) sekujur badan: dua tiga hari ini badan terasa ~ saja
mambung mam.bung [a] kering dan kosong di dalamnya (tt buah-buahan dsb); mampung
mana ma.na [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan salah seorang atau salah satu benda atau hal dr suatu kelompok (kumpulan): rumah -- yg kosong?; (2) (di belakang di, dari, ke) kata tanya untuk menanyakan tempat: di -- buku saya?; engkau dr -- ?; orang -- , orang berasal dr mana; (3) kata untuk menanyakan keadaan atau cara sesuatu: macam -- , spt apa keadaannya (caranya); bagaimana; (4) kata ganti untuk menyatakan tempat yg tidak tentu: di -- ada asap, di situ ada api; di -- mungkin (perlu), kalau mungkin (perlu) [n] tenaga hidup yg tidak berpribadi dan ada pd manusia, binatang, tumbuhan, dan segala macam benda, biasanya untuk jimat atau fetis, serta membawa keberuntungan bagi pemiliknya, tetapi akan menimbulkan kerugian bagi orang yg tidak menghiraukannya (menurut pandangan orang Melanesia) [n] (1) keuntungan atau manfaat yg datang tiba-tiba; (2) makanan yg diterima orang Israel dl perjalanan mereka di padang gurun (dl Kitab Perjanjian Lama)
melompong me.lom.pong [v] menjadi kosong; (2) a dl keadaan kosong; (3) v terbuka (tt pintu, mulut) lihat kosong
memanfaatkan me.man.fa.at.kan [v] menjadikan ada manfaatnya (gunanya dsb): kami -- pekarangan yg kosong itu untuk penimbunan kayu; mereka -- surat kabar untuk pendidikan
memburas mem.bu.ras [v] (1) membual; (2) membujuk-bujuk dng perkataan yg muluk-muluk; (3) mengobrol; beromong-omong; bercakap-cakap
memburaskan mem.bu.ras.kan [v] mengobrolkan; mengomongkan; mempercakapkan
mengada-ada meng.a.da-a.da [v] (1) berkata (meminta, berpikir) yg bukan-bukan; membuat-buat: jangan kamu ~; (2) melebih-lebihkan; mempersangat; membohong; membual: jangan dipercaya semua omongannya, dia suka ~; (3) menyusahkan (krn selalu meminta dsb yg bukan-bukan): mengapa anak-anak selalu ~
mengosongkan me.ngo.song.kan [v] (1) membuat supaya (menjadi) kosong; menjadikan kosong dng membuang (menghilangkan) isinya: ~ gelas dng membuang isinya; (2) meninggalkan (rumah, kota, daerah, dsb): kami harus sudah ~ rumah ini besok pagi
mentradisi men.tra.di.si [v] menjadi tradisi: tingkah laku yg berlebihan dan omong besar dr pemimpin-pemimpin yg telah ~ haruslah dihapuskan
multiseluler mul.ti.se.lu.ler [a Dok] (1) terdiri atas banyak sel; (2) banyak mengandung ruang yg kosong
nihil ni.hil [a] (1) kosong sama sekali; tidak ada apa-apa: hasilnya --; (2) cak tidak ada yg tidak hadir: dl daftar hadir untuk hari ini tertulis --
ocehan oceh.an [n] perkataan yg bukan-bukan; celoteh; omongan: jangan dengarkan -nya
okupasi oku.pa.si [n] (1) pendudukan, penggunaan, atau penempatan tanah kosong; (2) pendudukan dan penguasaan suatu daerah oleh tentara asing
penanaman baru pe.na.nam.an baru kegiatan menanami kembali tanah yg kosong dng tanaman baru
pepatah pe.pa.tah [n] peribahasa yg mengandung nasihat atau ajaran dr orang tua-tua (biasanya dipakai atau diucapkan untuk mematahkan lawan bicara), spt tong kosong nyaring bunyinya, orang yg tidak berilmu banyak bualnya
perumahan pe.ru.mah.an [n] (1) kumpulan beberapa buah rumah; rumah-rumah tempat tinggal: pemerintah sedang mendirikan ~ untuk golongan menengah; (2) proses, cara, perbuatan menyediakan rumah: kesukaran ~ di kota besar semakin memuncak; (3) tanah kosong (untuk mendirikan rumah): disediakan tanah ~ , luasnya 20 ha di tepi kota; (4) kayu tempat mata ketam (serut); (5) ki pendirian; maksud: ~ mu sudah jelas kini
perut pe.rut [n] (1) bagian tubuh di bawah rongga dada: mandi lenggang -- (melenggang -- ) upacara mandi ketika hamil tujuh bulan; (2) alat pecernaan makanan di dl rongga, di bawah rongga dada (terutama yg berupa kantung tempat mencernakan makanan dan usus): -- nya mulas; -- nya sudah kosong; (3) kas makanan (rezeki, nafkah): sebenarnya bukan urusan politik lagi, melainkan urusan --; (4) bagian yg terdapat di tengah atau di dl suatu benda: tak berkelipat -- , ki tidak dapat menyimpan rahasia; (5) ki kandungan (rahim): pd waktu itu engkau masih di dalam -- ibumu; (6) ki barang apa yg yg rupanya atau bentuknya menyerupai perut 1 atau 2 [n] gulungan kecil: benang yg diurai itu digulung kecil-kecil seperut-seperut
pesong pe.song [a] (1) serong; mencong: kantong kosong akibat otak --; (2) putar (ke kanan atau ke kiri)
pias pi.as [n] (1) lajur tikar pandan yg mendatar dijahit menjadi layar; (2) lajur; jalur: permukaan bumi terbagi atas 24 -- membujur dr utara ke selatan, besar setiap -- 15 derajat; (3) Graf bagian di keempat pinggiran halaman yg kosong tidak dicetak (atas, muka, bawah, dan belakang)
rancak di labuh senang berpakaian yg elok-elok, tetapi kantongnya kosong; pesolek
robok ro.bok [v] , me.ro.bok v terluka di bagian dalam saja, di luar tidak tampak [v] , ber.si.ro.bok v (1) saling berpapasan; saling bertemu: tanpa sengaja mereka ~ di tikungan jalan; (2) saling bertemu pandang: ketika tatapan itu ~ , kedua kepala itu tertunduk [v] , me.ro.bok v menggelegak (spt botol kosong dsb yg dibenamkan ke dl air)
sarap sa.rap, me.nya.rap [v] makan sesuatu pd pagi hari (sbg alas perut agar terhindar dr sakit perut yg kosong); makan pagi: kalau tidak -, mengantuk saja aku rasanya; setiap pagi ia -- sekerat ubi dng segelas kopi
sember sem.ber [a] pecah menggeletar (tt suara, bunyi); sumbang: suaranya -- spt ember kosong dipukul
serendeng se.ren.deng [a] (1) sendeng; miring sebelah; tinggi sebelah; sedeng; (2) ki kurang waras otaknya: ia memang agak -- , tidak dapat dipegang omongannya
sifer si.fer [n] (1) nol; angka nol; (2) kosong
serobot se.ro.bot [v] , me.nye.ro.bot v (1) mengambil hak atau harta dng sewenang-wenang atau dng tidak mengindahkan hukum dan aturan (spt mencuri, merampas, menempati tanah atau rumah orang lain yg bukan haknya, menculik): ia berbuat secara nekat -- sepeda orang; ia dipersalahkan -- kekuasaan pembesarnya; ia yg -- rumah kosong itu; (2) menyerang (melanggar, menubruk) secara nekat atau dng diam-diam: ia berhasil -- bola itu dr belakang sewaktu bola itu akan kuoperkan; kucing besar itu suka -- anak ayam; (3) melakukan perbuatan (spt masuk ke rumah orang, menyela perkataan orang, dsb) dng cara yg nekat atau menyimpang dr aturan: meskipun dijaga keras, masih ada juga yg -- masuk ke stasiun; kalau hendak mendebat, boleh, tetapi jangan -- saja; (4) menggunakan jalan semau-maunya tanpa mengindahkan aturan (tt kendaraan): kalau tidak ada polisi lalu lintas, banyak becak yg -- berjalan di jalan mobil
sunyi su.nyi [a] (1) tidak ada bunyi atau suara apa pun; hening; senyap: malam yg --; (2) kosong (tt rumah dsb); tidak ada orang; lengang; sepi: baru pukul 22.00 jalanan sudah --; rumah itu -- sekali; (3) tidak banyak transaksi (persetujuan jual beli); tidak banyak pembeli (dl perdagangan): pasar uang mulai --; (4) bebas (lepas, lekang, terhindar): tiada manusia yg -- dr kesalahan
tercampak ter.cam.pak [v] (1) terlempar (jauh); terbuang; terpelanting: ranting kecil itu patah dan ~ ke tanah oleh angin yg besar; (2) terbanting; terhempas: ia jatuh dan ~ ke atas batu; (3) ki sampai (terdampar) ke tempat yg jauh dan terasing: mereka ~ di sebuah pulau yg kosong
tinggal ting.gal [v] (1) masih tetap di tempatnya dsb; masih selalu ada (sedang yg lain sudah hilang, pergi, dsb): saya disuruh -- di rumah; selamat --; (2) sisanya ialah ...; bersisa ...; tersisa ...; yg masih ada hanyalah ...: delapan dikurangi dua -- enam; uangnya -- dua puluh rupiah; tubuhnya kurus kering -- kulit pembalut tulang; ia disuruh menyelesaikan pekerjaannya yg --; (3) ada di belakang; terbelakang: pelajaran apa yg -- dr sekolah lain; (4) tidak naik kelas (tt murid sekolah): di kelas kami yg -- dua orang; (5) sudah lewat (lalu; lampau): masa yg gilang-gemilang itu sudah --; (6) diam (di): berapa tahun Saudara -- di Medan; saya -- di kampung; (7) selalu; tetap (demikian halnya): saudara -- saudara, uang -- uang; kita tidak -- diam, tetapi terus berusaha menolongmu; (8) melupakan: jangan -- adat; tidak -- memberi nasihat; (9) tidak usah berbuat apa-apa selain dr ...: semuanya sudah beres -- berangkat saja; kita -- menentukan betul atau salah; (10) bergantung kpd; terserah kpd; terpulang kpd: baik buruknya -- pd tuan; perkara ini -- tuan berhak memutuskannya; (11) (sbg keterangan pd kata majemuk berarti) (a) yg didiami: rumah --; tempat --; (b) yg ditinggalkan (dikosongkan dsb): ladang --; tanah --
tombong tom.bong [Lihat {tumbung}] [Lihat {tomong}]
tongkrongan tong.krong.an [n] (1) tempat menongkrong; (2) kas potongan; bentuk badan; gaya: ~ nya spt orang kaya, tetapi kantongnya kosong
untung-untung un.tung-un.tung [adv] (1) kalau mujur; kalau-kalau; barangkali: berangkatlah sekarang, ~ masih ada tempat kosong; (2) (biar bagaimanapun) boleh dianggap mujur atau untung juga (krn dapat ...); dianggap saja ...: tidak apalah aku tertipu, ~ memberi sedekah
vakatur va.ka.tur [n] (1) lowongan; (2) pelayanan yg tidak dilakukan; (3) tempat terbuka, kosong
vakum va.kum [a] (1) hampa udara: supaya benda yg akan ditaruh di ruang bola kaca itu tidak cepat rusak, ruang itu harus --; (2) kosong (tidak ada petugasnya, pejabatnya, dsb): supaya tidak -- , pengurus lama tetap menjalankan tugasnya sehari-hari sampai terbentuk pengurus baru
zero ze.ro [n] (1) angka nol; kosong; sifar; (2) titik di antara positif (+) dan negatif (--) pd suatu alat pengukur (meter, suhu, dsb); yg terendah

Jika informasi mengenai "omong kosong" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas