Arti kata/frase "ombak nya kedengaran" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/ombak-nya-kedengaran

Halaman ini menjelaskan kata atau frase ombak nya kedengaran menurut KBBI Edisi III

ombak nya kedengaran: [pb] telah kedengaran beritanya, tetapi belum ada buktinya

Lebih lanjut mengenai ombak nya kedengaran

ombak nya kedengaran terdiri dari 3 suku kata. Kata tersebut mempunyai 21119 kata terkait yakni sebagai berikut:

kedengaran ke.de.ngar.an [v] dapat didengar; terdengar: dentuman meriam itu ~ dr sini; sudah lama tidak ~ beritanya
ombak om.bak [n] gerakan air laut yg turun-naik atau bergulung-gulung: -- memecah di pantai
nyambing nyam.bing [n] (1) tumbuhan tegak berduri, berdaun spt tombak, yg masih muda dapat dimakan sbg lalap, hidup di paya-paya, akarnya untuk obat sakit perut; Lasia spinosa; (2) daun nyambing
nyata nya.ta [a] (1) terang (kelihatan, kedengaran, dsb); jelas sekali; kentara: huruf dl buku itu tidak -- sehingga sukar dibaca; (2) benar-benar ada; ada buktinya; berwujud: tunjukkan kasih sayangmu dng tindakan --; (3) terbukti: makin lama makin -- kecurangannya
nyala nya.la [n] (1) massa gas yg berpijar yg timbul dr benda yg terbakar: -- api itu masih terus berlangsung; (2) cahaya yg keluar dr api (sesuatu yg terbakar): dr jauh kelihatan kelap-kelip -- lampu di rumah itu
nyalang nya.lang [a] terbuka lebar (tt mata); tajam (memandang): matanya -- memandang ke kampungnya
nyalar nya.lar [ark adv] selalu
nyale nya.le [n] cacing laut
nyali nya.li [n] (1) empedu; (2) ki perasaan: tidak punya -- orang yg memukuli anak kecil itu; (3) ki keberanian: pecah -- nya, hilang keberaniannya; (4) Bio proliferasi lokal jaringan tumbuhan yg menghasilkan pembengkakan dng bentuk khas dan amat berbeda dng organ normal lain, biasa terbentuk sbg responsi thd serangan patogen
nyaman nya.man [a] (1) segar; sehat: badannya berasa -- disinari matahari pagi; (2) sedap; sejuk; enak: suaranya merdu, -- didengar
nyamik nya.mik , nya.mik.an n (1) makanan yg tidak mengenyangkan; kudapan: biji jambu monyet kering yg digoreng dapat dijadikan ~; (2) ki wanita untuk pelepas hawa nafsu; pelacur
nyamleng nyam.leng [a cak] (1) menyenangkan; (2) enak; lezat
nyampang nyam.pang, me.nyam.pang [Lihat {senyampang}]
nyamplung nyam.plung [n] (1) pohon yg hidup di pesisir yg berpasir dan berbatu karang, kulit pohonnya dapat digunakan untuk obat, kayunya keras, digunakan untuk bahan pembuat perahu dan tiang kapal; Calophyllum inophyllum; (2) kayu nyamplung; (3) kulit nyamplung
nyamuk nya.muk [n] serangga kecil bersayap, yg betina memiliki sepasang sungut yg dipakai sbg pengisap darah (manusia dan binatang) bertelur di air yg tergenang
nyamuk gajah nyamuk yg besar
nyamuk harimau nyamuk loreng; -- malaria nyamuk yg mengandung parasit malaria dan dng gigitannya menularkan penyakit malaria kpd manusia, Anopheles; -- pers ki wartawan: menteri diserbu para -- pers untuk dimintai informasi
nyamuk serampang nyamuk malaria
nyamur nya.mur [Mk n] embun
nyana nya.na [v] mengira; menyangka; menduga: saya tidak ~ ia sanggup berbuat sekejam itu
nyanya nya.nya [Jk v] , me.nya.nya v merendang (menggoreng tidak dng minyak); menyangrai
nyanyah nya.nyah, me.nya.nyah [v] selalu berkata yg bukan-bukan; merepek; meracau: mulutnya tiada pula diam, tetapi selalu ~
nyanyang nya.nyang [Mk a] tidak tenang hati; gelisah; resah
nyanyar nya.nyar [a] (1) lunak pd kulit; bonyor; bonyok; (2) menjadi lunak dan gembur (tanah yg diinjak-injak lembu dsb)
nyanyi nya.nyi [v] , ber.nya.nyi v mengeluarkan suara bernada; berlagu (dng lirik atau tidak): bekerja sambil ~ dapat mengurangi kelelahan
nyanyian nya.nyi.an [n] (1) hasil menyanyi; yg dinyanyikan; lagu; (2) komponen musik pendek yg terdiri atas lirik dan lagu
nyanyu nya.nyu [ark] , me.nya.nyu v selalu berkata yg bukan-bukan; merepek; menyanyah
nyanyuk nya.nyuk [a] tidak jernih pikirannya (suka termenung-menung dsb)
nyapang nya.pang [ark n] teman; sahabat
nyapnyap nyap.nyap [v cak] memaki-maki; mengomel: pagi-pagi sudah -- , malulah kpd tetangga
nyarang nya.rang [ark n] (1) tumbuhan liar, merambat, daunnya dapat diramu untuk obat sakit panas dan kejang-kejang (untuk anak-anak); Achyranthes aspera; (2) daun nyarang
nyarik nya.rik [a] keras (tt suara); nyaring
nyaring nya.ring [a] keras, tinggi, dan terang (tt suara, bunyi); lantang: dia berteriak dng suara yg --
nyaris nya.ris [adv] hampir saja terjadi (terutama tt sesuatu yg membahayakan): gedung SMU -- terbakar
nyatuh nya.tuh [n] , -- beringin 1 pohon yg tingginya mencapai 38 m terdapat di bagian barat kepulauan Indonesia (di pedalaman), menghasilkan getah perca, kayunya berwarna cokelat muda, keras, dan kuat, digunakan sbg bahan perabot rumah tangga; Payena lavilandii; (2) kayu nyatuh beringin
nyatuh sondai nyatuh beringin
nyawa nya.wa [n] (1) pemberi hidup kpd badan wadak (organisme fisik) yg menyebabkan hidup (pd manusia, binatang, dsb): darah tertumpah -- melayang; (2) jiwa; roh; semangat: -- nya sudah pergi; (3) hidup; kehidupan: -- nya ada di tangan saya
nyawang nya.wang [n] pembakaran patung (di Bali)
ombak menebah pantai ombak me.ne.bah pantai ombak memukul pantai
ombak nya kedengaran [pb] telah kedengaran beritanya, tetapi belum ada buktinya
ombak selaba ombak yg besar (di tengah lautan)
nyah [Lihat {enyah}]
nyai [n] (1) panggilan untuk orang perempuan yg belum atau sudah kawin; (2) panggilan untuk orang perempuan yg usianya lebih tua dp orang yg memanggil; (3) gundik orang asing (terutama orang Eropa); nyai-nyai n sebutan kpd wanita piaraan orang asing
nyak [Jk n] emak; ibu
nyamuk mati gatal tak lepas [pb] menaruh dendam kpd orang yg berbuat jahat meskipun orang itu sudah dihukum
nyang [p cak] yang
nyawa bergantung di ujung kuku [pb] dl keadaan yg sulit dan berbahaya
ombak pikiran gerak pikiran atau rasa hati yg tidak tetap (kacau)
ombak yg kecil jangan diabaikan [pb] perkara kecil yg mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga
bunga api nyala api yg beterbangan; (2) percikan api
halwa telinga nyanyian; musik
berombak ber.om.bak [v] ada ombaknya; bergelombang: laut pun tiada -- ketika itu
lenyap le.nyap [a] (1) tidak kelihatan lagi; tidak ada lagi; hilang; musnah: -- dr pandangan; perahu itu -- ditelan ombak; (2) tidak jaga lagi; nyenyak: -- tidurnya
mengombak meng.om.bak [v] (1) menimbulkan adanya ombak: air danau yg tenang itu -- dng seketika; (2) berlekuk-lekuk menyerupai ombak: rambutnya -- pd bagian depan
menyagang me.nya.gang [v] (1) menyandarkan (tombak, senjata, dsb): prajurit itu -- senjatanya pd batang pohon; (2) menopang; menunjang (dng bambu, kayu, dsb): ia -- senjatanya dng kayu
menyalju me.nyal.ju [v] menyerupai salju: perahu itu membelah ombak, buih putih -- berkilauan
menyayembarakan me.nya.yem.ba.ra.kan [v] memperlombakan
payah-payah dilamun ombak payah-payah di.la.mun ombak, tercapai juga tanah tepi [pb] setelah beberapa lama menanggung susah, akhirnya tercapai juga cita-citanya
penyangga pe.nyang.ga [n] (1) alat untuk menyangga: sandaran: tiang adalah -- bangunan bagian atas; -- senapan; (2) ki penengah (terletak di antara dua negara dsb yg bertentangan): pasukan -- PBB ditempatkan di Sinai yg memisahkan tentara Israel dan Mesir; (3) besi yg dipasang melintang pd gagang tombak, pedang, dsb
(sbg durian) pangsa menunjukkan bangsa (sbg durian menunjukkan pangsa nya) [pb] kelakuan (perkataan dsb) seseorang menunjukkan tinggi rendahnya budi pekerti (asal dsb)
-nya [bentuk terikat] yg merupakan varian pronomina persona ia/dia dan pronomina benda yg menyatakan milik, pelaku, atau penerima: rumahnya; mengambilnya; memperolehnya
aci-acinya aci-aci.nya [adv] seumpamanya; seandainya; kalau-kalau
ada angin ada pohon nya (hujan berpohon [pb] segala hal ada asal mulanya (sebab-sebabnya)
ada berair juga rupanya ada ber.a.ir juga rupanya [ki] berhasil juga rupanya
ada-adanya ada-ada.nya [adv] mana boleh; mungkinkah: ~ orang mati hidup lagi
ada-adanyakah ada-ada.nya.kah [adv] ada-adanya
adakalanya ada.ka.la.nya [p] adakala
adanya ada.nya [n] (1) keadaan; hal ada: ~ pertentangan paham itu menimbulkan kesukaran; (2) demikianlah keadaannya: sekalian kaum keluarga selamat ~; (3) Jk orangnya: dia juga ~; belum diketahui juga siapa ~
agaknya agak.nya [adv] (1) kiranya; rupanya: ~ hari akan hujan; (2) gerangan: siapa ~ yg mengambil buku saya
agen penyalur agen atau perwakilan yg bertanggung jawab atas penyaluran atau distribusi awal suatu barang
ahli geologi minyak ahli geologi yg bekerja dl kegiatan eksplorasi atau produksi minyak dan gas bumi
air jernih ikannya jinak [pb] negeri yg serba teratur dng penduduknya yg serba baik, baik pula budi bahasanya
akhir-akhirnya akhir-akhir.nya [adv] akhirnya
akhirnya akhir.nya [adv] kesudahannya: ~ kita juga yg harus menderita rugi
akibatnya aki.bat.nya [n] akhirnya; hasilnya; kesudahannya
ala kadarnya menurut kekuatannya; sekadarnya
anyak [Lihat {enyak}]
anyak-anyik [Lihat {onyak-anyik}]
anyam [v] , meng.a.nyam v mengatur (bilah, daun pandan, dsb) tindih-menindih dan silang-menyilang (spt membuat tikar, bakul)
anyam-menganyam anyam-meng.a.nyam [v] melakukan pekerjaan menganyam
anyaman anyam.an [n] hasil menganyam; barang yg dianyam
anyang [n] makanan (kerang mentah, daging, dsb) dng rempah-rempah dan garam atau buah-buahan mentah dng lada dan garam [v] meng.a.nyang ha.ti membuat (menyebabkan) sakit (hati): perkataannya ~ hati istrinya
apa gunanya kemenyan sebesar tungku kalau tidak dibakar [pb] tidak ada gunanya ilmu pengetahuan yg disimpan saja kalau tidak diajarkan kpd orang lain atau tidak dipraktikkan (tidak dimanfaatkan)
apitan minyak apit.an minyak kempa minyak
asalnya dr kubang asalnya dr ku.bang [ki] (orang) yg hina sekali
asyik-asyiknya asyik-asyik.nya [a] enak-enaknya: sedang ~ bermain, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh teriakan orang minta tolong
ayam itik raja pd tempatnya [pb] setiap orang berkuasa di tempatnya atau di lingkungannya
badannya spt pianggang [ki] badannya sangat kurus
bagai bunyi siamang kenyang [pb] banyak bicara krn mendapat kesenangan
bagai menyandang galas tiga [pb] pekerjaan yg ringan, tetapi sukar melakukannya
bahwasanya bah.wa.sa.nya [p] kata penghubung yg digunakan untuk menguatkan isi atau uraian kata atau kalimat yg di depan; bahwa; sebenarnya
bakat ombak bagian (puncak) ombak yg berbuih; kepala ombak
bakat penyakit [Dok] tanda-tanda penyakit; prodomus
bangkit hatinya timbul keberaniannya (kemarahannya)
banyak ba.nyak [a] (1) besar jumlahnya; tidak sedikit: saudagar itu -- uangnya; (2) num jumlah bilangan: berapa orang -- nya?; -- nya lima puluh orang murid; (3) adv cak amat; sangat; lebih-lebih: -- terima kasih
banyak makan (asam) garam [ki] banyak pengalaman hidup
banyak menelan garam hidup banyak me.ne.lan garam hidup [pb] banyak pengalaman hidup
banyak orang banyak ragam nya [pb] tiap-tiap orang mempunyai pendapat (kemauan) sendiri-sendiri
banyak sedikit banyaknya (jumlahnya, bilangannya): keuntungan banyak -- belum dapat diketahui; (2) meski sedikit atau banyak; barang sedikit: perbuatanmu itu -- merugikan kepentingan orang; (3) setidak-tidaknya: berusahan untuk membantu kita
banyak sedikitnya jumlahnya; banyaknya; (2) barang sedikit
banyak-banyak ba.nyak-ba.nyak [a] sangat banyak
banyakan ba.nyak.an [Jk a] lebih banyak; lebih umum
belum bergigi hendak mengunyah (menggigit) belum ber.gi.gi hendak mengunyah (menggigit) [pb] hendak melakukan sesuatu, tetapi belum ada sarananya
belum punya kuku hendak mencubit [pb] belum mempunyai kekuasaan sudah hendak mencari-cari kesalahan orang
belum tentu si upik si buyungnya [pb] belum tentu kesudahannya
bentuk penyajian bentuk penyajian informasi dl dokumen sbg lawan bentuk fisik dokumen itu sendiri, msl kamus arsitektur, ensiklopedi senjata dan kendaraan lapis baja, esai seni -- purba Ling bentuk hipotetis yg dianggap menurunkan beberapa bentuk seasal dl beberapa bahasa; -- tegun Ling bunyi atau kata yg diucapkan karena pembicara ragu-ragu atau sedang mencari ungkapan yg cocok, spt e ..., e ..., ... apa namanya ...
benyai be.nyai [a] (1) terlalu lunak (spt nasi yg terlalu banyak airnya atau buah yg hampir busuk); terlalu lembek; (2) ki lelah sekali dan hampir tidak bertenaga; rengsa: si sakit sudah -- tidak kuasa duduk lagi
berbanyak ber.ba.nyak [v] bersama-sama banyak (tt orang, barang, dsb); beramai-ramai; dng jumlah yg banyak: mereka datang -
berbanyak-banyak ber.ba.nyak-ba.nyak [v] berbanyak
bercelur minyak ber.ce.lur minyak bercelur tangan
berdenyar-denyar ber.de.nyar-de.nyar [v] berdenyar berulang-ulang
bergelanggang di mata orang banyak ber.ge.lang.gang di mata orang banyak [ki] nyata atau terang sekali
bergetah bibirnya ber.ge.tah bibirnya [ki] sangat pandai memikat hati (membujuk dsb)
berkembang hatinya ber.kem.bang hatinya menjadi girang (gembira)
berlalu jarumnya ber.la.lu jarumnya maksudnya terlaksana
berlinyak ber.li.nyak [v] bertumbuk; berkelahi
berminyak ber.mi.nyak [v] (1) mengandung minyak: biji buah jarak -; (2) mengeluarkan minyak: mukanya selalu -; (3) memakai minyak: rambutnya -
berminyak-minyak ber.mi.nyak-mi.nyak [v] berlumur minyak
bernyala ber.nya.la [v] (1) ada nyalanya; keluar nyalanya: kayu itu dibakar, tetapi tidak ~; (2) ki besar sekali: semangatnya ~
bernyala-nyala ber.nya.la-nya.la [v] (1) menyala besar dan tinggi; berkobar-kobar: api yg ~ menghanguskan hutan ini; (2) ki makin menjadi-jadi; berkobar-kobar (tt semangat, cinta, dsb): cintanya makin ~
bernyali ber.nya.li [v ki] mempunyai keberanian; berani: orang yg tidak ~ tidak dapat diajar berburu
bernyali besar ber.nya.li besar berani
bernyali kecil ber.nya.li kecil takut
bernyawa ber.nya.wa [v] ada nyawanya; hidup: ditemuinya tubuh yg terbujur itu sudah tidak ~ lagi
berpenyakitan ber.pe.nya.kit.an [a] selalu menderita penyakit
berpunya ber.pu.nya [v] (1) ada yg empunya: harta tidak ~; (2) sudah bersuami (beristri); sudah bertunangan: rupanya dia sudah ~; (3) berada; kaya: anak orang ~
bersenyawa ber.se.nya.wa [v] menjadi padu (senyawa); menjadi satu benar (tidak dapat dipisahkan lagi); berpadu: campuran kimia itu ~ benar [v] menjadi senyawa; menjadi satu benar (tidak dapat dipisahkan lagi); berpadu: campuran kimia itu sudah -- benar; unsur-unsur logam itu -- dng zat asam
bersua alurnya ber.sua alurnya sesuai benar; cocok
bertanya ber.ta.nya [v] meminta keterangan (penjelasan dsb); meminta supaya diberi tahu (tt sesuatu): kalau tidak tahu, Anda sebaiknya ~
bertanya jawab ber.ta.nya jawab berdiskusi; (2) berwawancara
bertanya-tanya 1 ber.ta.nya-ta.nya 1 [v] bertanya ke mana-mana; berkali-kali bertanya (meminta keterangan dsb): ia masuk ke kampung, lalu ~ barangkali ada orang yg tahu; (2) a dl kebimbangan atau heran (seakan-akan bertanya di hati): ia pun tertegun ~ dl hati, apakah sebabnya hal itu terjadi
berunyai-unyai ber.u.nyai-u.nyai [v] berunyai
besar bungkus tak berisi (tong kosong nyaring bunyinya) [pb] orang yg besar cakap, tetapi kepandaiannya tidak ada
besar kayu besar bahan nya [pb] jika penghasilan besar, pengeluarannya pun besar pula
besar kayu besar bahannya ( besar periuk besar keraknya) [pb] banyak penghasilan banyak pula belanjanya
besar kayu besar dahan nya [pb] makin banyak pendapatan (uang) makin banyak pula yg dibelanjakan
biasanya bi.a.sa.nya [adv] menurut apa yg sudah dilazimkan; lazimnya
biaya nyata [Man] biaya yg sesungguhnya dikeluarkan untuk suatu operasi
bibir nya bukan diretak panas [pb] perkataannya (nasihatnya) tidak sia-sia
bibirnya setebal bendul [ki] bibirnya sangat tebal
bidang penyangga sebidang tanah yg ditanami rumput atau tanaman lain yg tahan erosi (biasanya mengikuti kontur daerah pertanian, bertujuan mengurangi aliran permukaan dan erosi)
bintangnya mengiri bintangnya me.ngi.ri [ki] nasibnya selalu sial (tidak mujur)
buah manis berulat di dalamnya [pb] perkataan yg manis-manis biasanya mengandung maksud yg kurang baik
buang nyawa mati; mengorbankan nyawa; (2) menempuh bahaya maut dng sengaja
bukan tanahnya menjadi padi [pb] bukan tampannya yg akan menjadi orang baik-baik
bunga dipetik perdu ditendang (bunganya dipersunting [pb] hanya mau mengambil keuntungan saja (msl istri dikasihi, mertua dibenci)
cara penyajian usaha menyampaikan berita agar menarik
cat minyak cat untuk melukis yg diencerkan dng minyak; zat perekat yg sangat kuat, diencerkan dng terpentin
daftar pertanyaan kelompok pertanyaan tertulis dng sistem tertentu yg harus dijawab secara tertulis pula; angket
danyang da.nyang [n] hantu penjaga (rumah, pohon, dsb)
darahnya mendidih darahnya men.di.dih [ki] marah sekali
denyar de.nyar [v] ber.de.nyar v bersinar dng getaran cahaya yg bergerak cepat dan merata
denyaran de.nyar.an [n] sinar yg bergerak cepat
dng sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga dp dng cuka sesendok [pb] dng mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh sahabat (kawan) dp dng perkataan yg tajam dan muka yg masam
dua-duanya du.a-du.a.nya [num] keduanya: ~ bodoh
empunya em.pu.nya [kl] (1) n tuannya; pemiliknya; (2) v punya; mempunyai: demikianlah kata yg -- cerita; yg -- rumahlah yg berhak menerima sewa rumah itu
enak lauk dikunyah-kunyah [pb] merundingkan sesuatu hendaknya berkali-kali supaya hasilnya baik
enyak [v] meng.e.nyak v (1) menginjak (menekan, mengentak, dsb) kuat-kuat; (2) memadatkan (tanah) dng menginjak kuat-kuat; (3) merebahkan, menjatuhkan badan untuk duduk, tidur
era bonanza minyak masa ketika minyak memberikan keuntungan besar: dng berakhirnya -- bonanza minyak pd tahun 1984, industri otomotif anjlok
gaharu dibakar kemenyan berbau [pb] memperlihatkan kelebihannya supaya dipercayai orang
gajah mati krn gadingnya [pb] orang yg mendapat kecelakaan atau binasa krn keunggulan (tabiatnya atau perbuatannya)
gamak-gamak spt menyambal ga.mak-ga.mak spt menyambal [pb] hanya dng coba-coba atau kira-kira saja
ganyah ga.nyah [v] meng.ga.nyah v (1) menggosok (mengurut dsb) kuat-kuat; menggahar; (2) ki memukul keras-keras
ganyang ga.nyang [v] meng.ga.nyang v (1) memakan mentah-mentah; memakan begitu saja; (2) ki menghancurkan; mengikis habis; (3) ki mengalahkan (lawan dl pertandingan)
ganyar ga.nyar [a] tidak dapat lunak meskipun direbus (tt kentang, ubi, dsb); keras; basau; ganyut
garam kami tak masin padanya [pb] perkataan kami tidak diindahkannya
gas minyak cair [Pet] bahan hidrokarbon ringan yg berupa gas pd suhu dan tekanan atmosfer yg untuk memudahkan penyimpanan, pengangkutan, dan penanganannya, bahan itu dicairkan dng tekanan; elpiji
gaya-gayanya ga.ya-ga.ya.nya [adv] rupa-rupanya; menurut lagaknya: ~ ia seorang guru yg sabar
gedombak ge.dom.bak [n] gendang yg hanya sebelah mukanya yg bertutup kulit
gelenyar ge.le.nyar , meng.ge.le.nyar a berasa sbg digigit atau rasa kesemutan (tt anggota badan)
geologi minyak cabang geologi ekonomi yg berhubungan dng asal, kejadian, perpindahan, pengumpulan, dan tempat terdapat pencarian minyak dan gas bumi
geranyam ge.ra.nyam [Mk] meng.ge.ra.nyam v (1) berasa senyar (spt minum air soda atau siku terantuk meja, lemari, dsb); (2) bergerak-gerak spt riak (tt hawa di tempat yg kepanasan): krn panas terik kelihatan hawanya ~
gerenyam ge.re.nyam [Lihat {geranyam}]
gerenyau ge.re.nyau [a] lancang (terutama tt anak perempuan)
gerinyau ge.ri.nyau [v] , meng.ge.ri.nyau v berasa gatal-gatal
gerunyam ge.ru.nyam [v] , meng.ge.ru.nyam v berkata-kata dl hati; menggunyam
gigi dng lidah adakalanya bergigit juga [pb] suami istri (sanak saudara, sahabat karib, dsb) adakalanya bertengkar juga
gonyak go.nyak [v] meng.go.nyak.kan v mengejek; mencemoohkan
gunyam gu.nyam [v] meng.gu.nyam v berkata-kata dl hati: ia bertafakur dan ~
hak bertanya hak anggota DPR, baik perseorangan maupun bersama-sama, untuk mengajukan pertanyaan kpd presiden atau pemerintah
hanya ha.nya [adv] (1) cuma: aku -- bertanya; (2) kecuali: semuanya lulus, -- saya yg tidak beruntung; (3) tetapi: kalian boleh bermain di sini, -- jangan terlalu berisik; (4) tidak lebih dr: ia -- membawa uang receh dl dompetnya; (5) tidak lain dr: barang yg dibawanya pulang dr luar negeri -- sebuah kopor; (6) saja (biasanya digunakan bersama "saja" untuk mengeraskan makna): -- itu saja yg dapat kusumbangkan
hanyasanya ha.nya.sa.nya ? hanya
harimau ditakuti krn giginya [pb] orang besar dan berpangkat hanya ditakuti orang krn kekuasaan dan pangkatnya
harimau mati krn belangnya [pb] mendapat kecelakaan krn memperlihatkan keunggulannya
harimau menunjukkan belang nya [pb] orang yg memperlihatkan kekuasaannya
hendak minyak air [pb] memuji-muji seseorang sesudah orang itu difitnah dan dicemarkan namanya
hilang tak tentu rimbanya [pb] hilang lenyap tanpa bekas; pergi tidak pernah kembali, bahkan tidak ada kabar beritanya lagi
hilang tentu rimbanya [pb] hal atau perkara yg sudah tentu kesudahannya
ibarat menuang minyak ke api ibarat me.nu.ang minyak ke api [ki] membesar-besarkan persoalan
ingatan nya bercabang ingat.an nya bercabang banyak yg diingati, tidak hanya satu yg dipikirkan
jangkar penyaluk jangkar yg ujung batangnya mempunyai empat kait yg bersilangan, digunakan pd kapal-kapal
jatuh coloknya menjadi miskin; hilang kebesarannya, kemasyhurannya, dsb
jauh berjalan banyak dilihat jauh ber.ja.lan banyak dilihat [pb] kalau bepergian ke mana-mana akan memperoleh banyak pengalaman
jikalau di hulu airnya keruh [pb] jika seseorang jahat asalnya, jahat juga kelakuannya
kacang lupa akan kulitnya [pb] tidak tahu diri; lupa akan asalnya
kalau menampi jangan tumpah padinya kalau me.nam.pi jangan tumpah padinya [pb] mengerjakan sesuatu dng sebaik-baiknya
kalimat tanya kalimat yg mengandung intonasi dan makna pertanyaan
kantong minyak [Pet] tempat tertimbunnya minyak dan gas di dl pori-pori batuan sedimen yg dapat diproduksi
kanya ka.nya [n] Virgo
kapal penyapu ranjau kapal yg lambungnya dibuat dr kayu atau bahan lain yg antimagnet untuk memusnahkan ranjau di suatu perairan
kata tanya [Ling] kata yg dipakai sbg penanda pertanyaan dl kalimat tanya
kawan gelak banyak [pb] sahabat di waktu senang banyak, sahabat di waktu susah (melarat) sedikit
kawasan penyangga daerah tertentu yg menjadi penyangga daerah lain, msl untuk pelestarian lingkungan
kawat nyamuk kawat halus (kasa) yg dianyam untuk menghalangi agar nyamuk tidak masuk
ke mudik tentu hulunya [pb] suatu maksud atau niat hendaklah tentu wujud atau tujuannya
kebanyakan ke.ba.nyak.an [n] (1) perihal banyak; banyaknya; jumlahnya: bukan -- anggota yg penting, tetapi kualitasnya; (2) bagian yg terbanyak; sebagian besar: -- murid-murid di kelas kami mempunyai sepeda motor; (3) biasa: orang -, orang biasa; orang awam; (4) biasanya; pd umumnya: -- asal membayar lebih akan didahulukan pelayanannya; (5) terlampau banyak: -- merokok, tidak baik untuk kesehatan
kedap nyamuk dl keadaan tertutup rapat sehingga tidak ada celah untuk jalan masuk bagi nyamuk; -- suara tidak dapat dimasuki suara; dapat meredam suara: suara roda kereta yg berisik tidak akan terdengar krn gerbong ini sudah dibuat -- suara
keempat-empatnya ke.em.pat-em.pat.nya [n] seluruhnya yg terdiri atas empat (orang dsb): kawanan perampok itu ~ sudah dapat ditangkap polisi
kekenyalan ke.ke.nyal.an [n] (1) perihal (yg bersifat, berciri) kenyal; (2) Kim kemampuan suatu bahan untuk kembali ke bentuk atau volume semula setelah ditarik, ditekan, dipuntir, atau diubah menjadi bentuk lain
kekenyangan ke.ke.nyang.an [n] perihal kenyang; (2) a terlalu kenyang
keladak minyak (kopi dsb) ampas minyak (kopi dsb) yg mengendap
kelenjar minyak [Bio] kelenjar yg terletak di bagian dorsal ekor unggas yg menghasilkan minyak untuk meminyaki bulu sehingga tahan air
kelenyapan ke.le.nyap.an [n] keadaan (hal) lenyap (hilang)
kelihatan asam kelatnya [pb] kelihatan sifatnya yg kurang baik
kelihatannya ke.li.hat.an.nya [adv] tampaknya; rupa-rupanya: ~ ada yg tidak beres di kelas ini
kemenyan ke.me.nyan [n] dupa dr tumbuhan Styrax benzoin, yg harum baunya ketika dibakar; (ada beberapa jenis spt -- arab, -- hantu, -- hitam, -- serani); luban jawi [n] tumbuhan memanjat, Dioscorea pyrifolia [n] ikan hiu
kemiri jatuh ke pangkalnya [pb] beroleh tempat yg pantas; kembali ke tempat asalnya
kenya ke.nya [Jw kl n] gadis; wanita (hormat)
kenyal ke.nyal [a] (1) empuk dan berdaya pantul (apabila ditekan kembali ke bentuk semula, spt bola karet); (2) liat (tt daging dsb)
kenyam ke.nyam [v] , me.nge.nyam v (1) mengecap (makan dsb): saya belum pernah ~ masakan Eropa; (2) merasai; menikmati: sejak kecil ia belum ~ kebahagiaan spt yg dirasakan orang lain
kenyamanan ke.nya.man.an [n] keadaan nyaman; kesegaran; kesejukan
kenyang ke.nyang [a] (1) sudah puas makan; sudah penuh perutnya: ia tidur nyenyak sesudah makan --; (2) ki (sudah) berisi (bermuatan) hingga penuh: airilah sawah hingga -- agar padi tumbuh dng subur; (3) ki sudah banyak merasai (mengalami); puas sekali: kami sudah -- thd cobaan hidup
kenyap ke.nyap ? kenyam
kenyaringan ke.nya.ring.an [n] (1) hal atau keadaan nyaring; (2) Ling resonansi bunyi spt kelantangan atau kepanjangan yg memungkinkan bunyi itu lebih menojol dp yg lain
kenyat ke.nyat, ke.nyat-kenyit [a] berdenyut
kenyat-kenyut ke.nyat-ke.nyut [a] kenyat-kenyit
kenyataan ke.nya.ta.an [n] (1) hal yg nyata; yg benar-benar ada: kebenaran itu disebabkan oleh ~; (2) terbukti; bukti(nya): ~ nya tidak pernah ada tindakan kekerasan di desa itu
kepalanya sudah beratap seng [ki] sudah putih rambutnya
kepenyairan ke.pe.nya.ir.an [n] perihal (yg berhubungan dng, yg bersifat) penyair
kepunyaan ke.pu.nya.an [n] yg dipunyai (oleh); milik: sekalian itu menjadi ~ kita; yg hilang ~ saya, bukan ~ Tuan
kerenyahan ke.re.nyah.an [n] keadaan (perihal) renyah: kami siap mengantarkan ~ ayam goreng kami sampai ke depan pintu rumah Anda
kerenyam ke.re.nyam [n] bunga geranium
kerenyau ke.re.nyau [Lihat {kernyau}]
kernyat-kernyut ker.nyat-ker.nyut [n] bunyi keriat-keriut spt sepatu yg sedang dipakai atau engsel pintu jika pintunya dibuka
kernyau ker.nyau [n] bunyi spt yg timbul waktu mengunyah mentimun
kertas minyak kertas yg dapat menahan minyak atau air (biasanya untuk membungkus kue)
kesembilannya ke.sem.bi.lan.nya [n] kesembilan
kesenyapan ke.se.nyap.an [n] suasana yg sunyi senyap; kesunyian; kelengangan
kesturi mati krn baunya [pb] mendapat kecelakaan krn perbuatannya sendiri
ketahuan hina mulianya [pb] mengetahui kedudukan yg sebenarnya
ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul [pb] orang yg memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan spt yg dinasihatkannya itu
ketiga-tiganya ke.ti.ga-ti.ga.nya [num] ketiganya
ketiganya ke.ti.ga.nya [num] semua yg berjumlah tiga: ~ pergi ke kantor kelurahan untuk mengurus kartu tanda penduduk
keturunan menyambung ke.tu.run.an menyambung anak angkat atau anak pungut (bagi orang yg tidak beranak)
kinyam ki.nyam [Lihat {kenyam}]
kinyang ki.nyang [n] hablur atau kristal (tt batu permata dsb)
kiranya ki.ra.nya [adv] (1) agaknya; rupanya: saya sangka orang baik, ~ dia pengkhianat; (2) semoga; mudah-mudahan (untuk menyatakan harapan): ~ Tuhan menyertai kita sekalian; (3) sekiranya
kokas minyak bumi sisa padat yg merupakan hasil akhir proses kondensasi dl perengkahan dan terdiri atas hidrokarbon polisiklis tinggi dng kadar hidrogen yg sangat rendah; (2) sisa (residu) yg tinggal setelah penyulingan tuntas minyak bumi
konsinyasi kon.si.nya.si [n] (1) larangan bagi tentara untuk meninggalkan kesatrian (dl keadaan siaga); (2) larangan meninggalkan tempat kerja krn harus siap bertugas sewaktu-waktu atau harus menyelesaikan tugas yg mendesak; (3) berkumpulnya sejumlah petugas di suatu tempat untuk menggarap pekerjaan secara intensif serta tidak dibenarkan meninggalkan tempat kerja selama kegiatan berlangsung; (4) Huk penitipan uang kpd pengadilan (msl apabila penagih utang menolak menerima pembayaran); (5) Dag penitipan barang dagangan kpd agen atau orang untuk dijualkan dng pembayaran kemudian; jual titip
konyak ko.nyak [n] brendi Prancis berkualitas terbaik
konyal ko.nyal [Sd n] markisa
konyan ko.nyan [n cak] perayaan tahun baru Cina
kunyah ku.nyah [v] me.ngu.nyah v (1) menghancurkan atau melumatkan (makanan dsb) dl mulut dng gigi; memamah: ia susah ~ makanan krn giginya sakit; (2) ki memikirkan (memahami dsb) baik-baik (tt pelajaran, pengetahuan, dsb); (3) ki berulang-ulang mengatakan (menyebutkan)
kunyahan ku.nyah.an [n] yg sudah dikunyah; hasil mengunyah
kunyam ku.nyam [Mk a] kempis (tt pipi krn tidak bergigi); kempot
ladang minyak kawasan yg menjadi sumber pengusahaan minyak
lain halnya tidak sama; berbeda halnya
lanyah la.nyah [Mk a] becek; (ber)lumpur
lanyak la.nyak [v] me.la.nyak v (1) melumat-lumat tanah dng diinjak-injak supaya gembur atau berlumpur: untuk ~ sawah itu diperlukan beberapa ekor kerbau; (2) ki tidak mempedulikan; melecehkan: anak durhaka itu ~ petuah orang tuanya; (3) Mk memukul kuat-kuat: ia ~ adiknya sampai menangis kesakitan
lanyau la.nyau [n] lumpur yg kelihatannya keras (tetapi jika diinjak, kaki akan terbenam)
layaknya la.yak.nya [adv] (1) patutnya; pantasnya; (2) rupanya; lakunya: dr udara gedung-gedung itu tampak bagaikan kotak-kotak ~
layang-layang putus talinya la.yang-la.yang putus talinya [pb] seseorang yg sudah putus harapan, sudah tidak berdaya lagi, hanya terserah kpd nasib
lengkung segi banyak [Mat] segi banyak yg semua sisinya menyinggung suatu lengkung
lenyah le.nyah [a] becek; berlumpur
lenyai le.nyai [a] kendur; lemah; lembek
lenyak le.nyak [a] (1) nyenyak tidur; (2) lenyap
lenyau le.nyau [a] lunak, tetapi keras pd bagian atasnya (tt lumpur); lanyau
lidah ombak bagian depan kepala ombak
linyak li.nyak [Mk a] pipih (krn terinjak, tertindih, dsb); penyek
linyar li.nyar , me.li.nyar v melancar di atas air
lukah nya mengena [ki] tipu dayanya berhasil
lunyah lu.nyah [v] me.lu.nyah v (1) menginjak-injak tanah supaya gembur dan lunak sehingga siap ditanami: kerbau ~ sawah; (2) Mk (a) meninju: tadi ia ~ punggungku; (b) melumatkan tanah sawah dng kaki: bapaknya sedang ~ di sawah
lunyai lu.nyai [a] lusuh (tt pakaian dsb); kumal
lupa kacang akan kulitnya [pb] tidak tahu diri; lupa akan asalnya
makanya ma.ka.nya [p cak] maka itu; maka dr itu; oleh sebab itu; oleh krn itu: -- belajar yg rajin biar mendapat nilai yg bagus
mandi ombak tersiram oleh ombak
mangkanya mang.ka.nya [p cak] maka dr itu
manis mulut nya bercakap spt sa-utan manisan [pb] mulut manis (perkataan yg manis-manis) biasanya berisi tipu semu di dalamnya
manusia tertarik oleh tanah airnya [pb] orang yg berakal itu jauh pemandangannya, tetapi orang yg bodoh hanya memikirkan keperluan perutnya, kalau ia telah kenyang sudah tidak menghendaki apa-apa lagi
manyala ma.nya.la lihat nyala
manyar ma.nyar [n] burung kecil, termasuk burung pemakan biji-bijian, suku Ploceidae dr bangsa burung berkicau, hidupnya di tempat terbuka dekat sumber air, dan terkenal akan kemahirannya membuat sarang yg indah; tempua; Ploceus hypoxanthus
masin lidahnya (perkataanya) [pb] (1) perkataannya selalu dituruti (dikabulkan) orang; (2) pandai berkata-kata
masin mulutnya [pb] apa yg dikatakannya terjadi
mata tombak bagian ujung tombak yg runcing
mati gajah tidak dapat belalainya [pb] tahu melakukan perbuatan jahat dan tahu pula menyembunyikan dan menghilangkannya
mati kuau krn bunyinya [pb] mendapat kecelakaan krn kata-katanya sendiri
melanyah me.la.nyah [v] menjadikan becek
melanyau me.la.nyau [v] bermain lumpur
melarikan nyawa me.la.ri.kan nyawa menyelamatkan nyawa
melenyapkan me.le.nyap.kan [v] menjadikan lenyap; menghilangkan sama sekali; memusnahkan
melinyak me.li.nyak [v] menginjak (hingga penyek); menindih; menggiling
membanyak mem.ba.nyak [v] bertambah banyak; menjadi banyak: massa yg mulai -- itu diajaknya menjauhi istana presiden
membanyaki mem.ba.nyaki [v] (1) menambah supaya jadi banyak; memperhebat: kita sedang -- persediaan tekstil untuk Lebaran; (2) mengerjakan (menyerang, mendatangi, dsb) bersama-sama oleh banyak orang; mengerubuti: -- lawan yg hanya seorang diri adalah perbuatan keji
membanyakkan mem.ba.nyak.kan [v] membanyaki
membawa halnya mem.ba.wa halnya pergi untuk mencari penghidupan
membawa kakinya mem.ba.wa kakinya pergi ke mana saja dng tidak tentu arah dan tujuannya [ki] ke mana saja, tidak tentu arah dan tujuannya
meminyaki me.mi.nyaki [v] mengisi (menetesi, mengolesi) dng minyak:; -- lampu; -- mesin jahit; -- rambut
memperbanyak mem.per.ba.nyak [v] (1) menjadikan lebih banyak: panitia telah -- kertas kerja; (2) menggandakan; mengalikan: -- tiga dng lima
memperbanyakkan mem.per.ba.nyak.kan [v] memperbanyak
memperhujankan garamnya mem.per.hu.jan.kan garamnya [ki] mengabaikan diri sendiri atau keluarga sendiri
mempertanyakan mem.per.ta.nya.kan [v] menjadikan sesuatu sbg bahan bertanya-tanya; mempersoalkan
mempertaruhkan nyawa mem.per.ta.ruh.kan nyawa menjadikan nyawa sbg taruhannya (pekerjaan yg sangat berbahaya)
mempunyai mem.pu.nyai [v] memiliki; menaruh: perguruan itu ~ lima buah fakultas
mempunyakan mem.pu.nya.kan [v] (1) ark menjadikan milik; (2) cak mempunyai
menamatkan hidupnya me.na.mat.kan hidupnya bunuh diri
menamatkan pidatonya me.na.mat.kan pidatonya mengakhiri pidatonya
menamatkan riwayatnya me.na.mat.kan riwayatnya mengakhiri hidupnya; mati
menanak minyak me.na.nak minyak memasak minyak (membuat minyak dr santan kepala)
menanak semua berasnya me.na.nak semua berasnya [pb] memperlihatkan semua hartanya (kepandaian dsb)
menanya me.na.nya [v] mengajukan pertanyaan; bertanya: sebelum ~ , pikirlah baik-baik
menanyai me.na.nyai [v] bertanya kpd; hendak mengetahui dng bertanya; memeriksa (dng bertanya): polisi sedang ~ tersangka pembunuhan itu
menanyakan me.na.nya.kan [v] (1) bertanya sesuatu kpd; meminta keterangan tt sesuatu: saya akan ~ soal itu langsung kpd Pak Lurah; (2) meminang: ada juga yg ~ gadis itu, tetapi ia tidak mau
menarungkan nyawa me.na.rung.kan nyawa , (jiwa) 1 mempertaruhkan nyawa untuk ...; (2) berjuang mati-matian dng
mencabut nyawa men.ca.but nyawa [ki] membunuh
mencari enaknya men.ca.ri enaknya memikirkan enaknya (senangnya) saja
menerima kenyataan me.ne.ri.ma kenyataan pasrah
menganyam rambut meng.a.nyam rambut mengepang rambut
menganyang meng.a.nyang [v] membuat anyang
mengapit minyak meng.a.pit minyak membuat minyak dng mengempa bahan pembuat minyak
mengasapi nyamuk meng.a.sapi nyamuk mengusir nyamuk dng asap
mengembang tengkuknya me.ngem.bang tengkuknya merasa takut
mengenyahkan meng.e.nyah.kan [v] (1) mengusir; menyuruh pergi: kami akan segera ~ penjahat itu dr sini; (2) membunuh
mengenyakkan meng.e.nyak.kan [v] menjatuhkan (diri) pd: krn lelah, dia ~ diri di balai-balai
mengenyal me.nge.nyal [v] mempunyai tingkat keliatan yg berdaya pantul (apabila ditekan kembali ke bentuk semula); dapat berpantul (tt bola karet)
mengenyangkan me.nge.nyang.kan [v] membuat menjadi kenyang; dapat membuat (menjadikan) rasa kenyang (terutama makanan): roti goreng ini betul-betul ~
mengulas nyawa meng.u.las nyawa menyelamatkan orang dr bahaya maut; menyembuhkan (dr sakit)
mengumbut nyawa meng.um.but nyawa mencabut nyawa; membunuh
mengunyah orang bergigi mengunyah orang ber.gi.gi [pb] mengajar (memberitahu) orang yg sudah tahu
mengunyahkan me.ngu.nyah.kan [v] mengunyah untuk (orang lain)
mengunyai meng.u.nyai [v] mengerjakan (memasak, merebus, dsb) lambat-lambat (dng mengecilkan nyala api)
menguraikan persenyawaan meng.u.rai.kan persenyawaan memisahkan unsur-unsur dl persenyawaan
menukikkan tombak me.nu.kik.kan tombak menusukkan tombak ke arah bawah
menunjukkan belangnya me.nun.juk.kan belangnya [ki] memperlihatkan sifat (keadaan, maksud) buruknya
menyaba me.nya.ba [kl v] kerap kali mengunjungi (mendatangi): ia sering -- sahabatnya
menyabak me.nya.bak [v] menangis: janda itu -- meratapi nasibnya
menyabarkan me.nya.bar.kan [v] menenangkan perasaan (pikiran dsb); menenteramkan hati: sebaiknya kita -- kedua orang yg sedang bertengkar itu
menyabdakan me.nyab.da.kan [v] mengatakan; mengucapkan; menitahkan: raja yg adil tidak akan -- sesuatu yg merugikan rakyatnya
menyabit me.nya.bit [v] memotong (rumput, padi, alang-alang, dsb) dng sabit: ia sedang -- rumput di padang rumput itu
menyabitkan me.nya.bit.kan [v] menetapkan; memastikan; menentukan: ia telah -- kesalahan orang itu
menyablon me.nyab.lon [v] menggunakan pola sablon untuk membuat desain baju, tas, dsb
menyabun me.nya.bun [v] (1) mencuci dng sabun: sebelum dibilas, Ibu -- piring-piring kotor lebih dulu; (2) menjadi spt sabun: minyak goreng yg membeku krn dingin telah -- ; (3) ki berbuat curang; mencurangi: ia telah -- atasannya dng pemalsuan tanda tangan; (4) cak melakukan onani
menyabung me.nya.bung [v] (1) mengadu: dulu raja-raja Bali suka -- ayam dng taruhan yg tinggi; (2) ki mempertaruhkan: setiap prajurit yg pergi ke medan juang harus bertekad -- nyawa demi nusa dan bangsa
menyabungkan me.nya.bung.kan [v] memperlagakan; mengadu: ia -- ayam jago andalannya
menyabuni me.nya.buni [v] mencuci dng membubuhkan sabun; menyabun: ibu -- tubuh adik yg kotor
menyabunkan me.nya.bun.kan [v] (1) menyabun untuk orang lain; (2) memakai sesuatu menjadi spt sabun: petani itu -- pasir putih ke badan
menyabur me.nya.bur [v] (1) menyamar (agar dapat menggabungkan diri dng musuh): ia berhasil memasuki daerah musuh setelah -- sbg kuli kasar; (2) membaur; menyatukan diri: ia -- di antara kerumunan orang banyak itu
menyaburkan me.nya.bur.kan [v] (1) membaurkan; mencampurkan; menyatukan: ia sedang -- bermacam-macam bahan pewarna untuk memperoleh warna yg diinginkan; (2) meredamkan (tt suara); mengurangi kebisingan: agar tidak bergema, pd dinding kamar kerjanya dipasang alat peredam untuk -- suara bising
menyadaikan me.nya.dai.kan [v] menaruh (perahu) di darat: pd musim angin barat kebanyakan nelayan -- perahunya
menyadar me.nya.dar [v] - arwah mengingat arwah (selamatan, biasanya pd bulan Syakban)
menyadari me.nya.dari [v] menginsafi; mengetahui; merasai: semua insan harus -- tanggung jawabnya
menyadarkan me.nya.dar.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) sadar; menginsafkan; mengingatkan: Pemerintah harus selalu -- penduduknya untuk melaksanakan program keluarga berencana; (2) menjadikan (menyebabkan) ingat kembali (siuman, bantun): dokter berusaha -- orang yg pingsan itu
menyadau me.nya.dau [v] (1) mendayung dng dayung yg panjang: mereka itu -- perahunya sekuat tenaga; (2) merodok dng sesuatu yg panjang; menjolok: pawang itu -- sarang lebah yg tergantung di pohon itu
menyadikkan me.nya.dik.kan [v] meluruskan: kita harus -- tingkah lakunya yg salah
menyadur me.nya.dur [v] (1) menyepuh (dng emas, perak, dsb): tukang emas telah -- perhiasan itu sehingga tampak spt baru; (2) menyusun kembali cerita secara bebas tanpa merusak garis besar cerita, biasanya dr bahasa lain: pengarang itu suka -- cerita dr bahasa asing ke dl bahasa Indonesia; (3) mengolah (hasil penelitian, laporan, dsb); mengikhtisarkan: mereka sedang -- hasil penelitian mereka untuk dijadikan buku
menyagar me.nya.gar [v] (1) melekatkan (dng menggunakan lidi ijuk); menyematkan: krn tiada peniti, -- dng lidi pun jadi; (2) menjadi keras spt lidi ijuk
menyagu me.nya.gu [v] (1) membuat tepung dr sagu: sehari-harinya ia dapat -- sampai dua batang pohon enau; (2) menganji dng sagu: ia -- cuciannya agar menjadi kaku sedikit bila kering
menyahaja me.nya.ha.ja [v] (1) berbuat sederhana; (2) kl berbuat dng sengaja
menyahajakan me.nya.ha.ja.kan [v] (1) menyederhanakan; mempermudah: kita telah berusaha -- prosedur pengeluaran barang dr gudang; (2) melakukan dng sengaja: penjajah -- hal itu untuk menghambat kemajuan rakyat
menyahap me.nya.hap [v] menutupi; menudungi: kita harus -- makanan dng tudung saji agar tidak dihinggapi lalat
menyahihkan me.nya.hih.kan [v] menjadikan dapat diterima krn dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya; menjadikan sahih
menyahut me.nya.hut [v] menjawab; membalas; menyambut (dng ucapan): murid itu -- salam gurunya dng penuh hormat
menyahuti me.nya.huti [v] memberi jawaban; memberi balasan: tiada seorang pun berani -- teriakan pemimpinnya yg sedang marah itu
menyaingi me.nya.ingi [v] berusaha melawan (menyamai, mengatasi, mendahului): untuk merebut pasaran, pedagang itu berusaha membanting harga untuk -- lawan dagangnya
menyairkan me.nya.ir.kan [v] (1) mengarang syair; (2) melagukan syair
menyajak me.nya.jak [v] mengarang puisi: sudah sejak kecil ia suka -
menyajakkan me.nya.jak.kan [v] (1) menjadikan bersajak; menyesuaikan bunyi suku kata: dipilihnya kata "kudus" untuk -nya dng kata "bagus"; (2) mengubah menjadi bentuk puisi: ia -- percakapan dl sandiwara itu
menyajikan me.nya.ji.kan [v] (1) menyediakan (makanan dsb) makanan di atas meja dsb; menghidangkan (kpd): ia -- berbagai-bagai makanan kpd tamunya; (2) ki mengemukakan (soal-soal untuk dibahas): pd rapat itu ia -- beberapa hal yg penting
menyakal me.nya.kal [v] memukul; menganiaya: penduduk setempat -- pencuri itu dng tinju dan kayu
menyakar me.nya.kar [v] menyamun; merompak; merampas: ia -- orang tua itu pd siang bolong
menyakiti me.nya.kiti [v] (1) menyebabkan sakit (sedih, sengsara, dsb); mempersakiti: janganlah suka -- orang lain; (2) berasa sakit ketika hendak melahirkan; sakit beranak
menyakitkan me.nya.kit.kan [v] menjadikan (menyebabkan) sakit: ucapannya yg pedas itu sangat -- hati orang itu
menyaksikan me.nyak.si.kan [v] (1) melihat untuk membuktikan: kita dapat -- kebolehannya nanti di arena pertandingan; (2) melihat dng sesungguhnya: ia benar-benar -- peristiwa (kejadian) itu; (3) mengetahui (menghadiri) selaku saksi; menyatakan kebenaran: lurah dan camat -- penandatanganan perjanjian jual beli tanah itu
menyaktikan me.nyak.ti.kan [v] membuat sesuatu menjadi sakti (kebal, bertuah, keramat): bulan Maulid ada orang yg -- benda-benda pusaka kerajaan
menyakukan me.nya.ku.kan [v] memasukkan ke dl saku: ia segera -- uang yg diterima dr ayahnya
menyala me.nya.la [v] (1) tampak atau keluar nyalanya: lampu-lampu ~ serentak ketika tombol ditekan; (2) tampak mempunyai nyala; terang sekali: merah ~; (3) tampak bersinar; cemerlang: cat baru akan membuat kendaraan ~; (4) bersinar (menyorot) tajam (tt mata ketika sedang marah dsb): dia memandang musuhnya dng mata ~; (5) cak cantik menarik: Anda tampak lebih ~ dl pakaian yg berpotongan sederhana
menyala-nyala me.nya.la-nya.la [v] bernyala-nyala
menyalah me.nya.lah [v] (1) menyimpang (arah); melanggar (aturan); menyeleweng; (2) bersalahan
menyalahartikan me.nya.lah.ar.ti.kan [v] memberikan penafsiran yg salah; menyalahtafsirkan: jangan -- sikapnya yg baik kpd kita krn sesungguhnya ia ikhlas dan tidak mempunyai maksud apa-apa
menyalahi me.nya.lahi [v] (1) bertentangan dng; menyimpang dari; tidak menurut (aturan dsb): kebijakannya -- peraturan yg berlaku; (2) menentang; mencela: kami tidak dapat -- pendiriannya itu; (3) mengingkari; tidak menepati: sebaiknya kita jangan -- janji yg telah kita ucapkan
menyalahkan me.nya.lah.kan [v] (1) menyatakan (memandang, menganggap) salah: jangan -- dia sebelum terbukti kesalahannya; (2) melemparkan kesalahan kpd; mempersalahkan; menyesali: kalau usahamu tidak berhasil, jangan -- orang lain
menyalai me.nya.lai [v] (1) mengeringkan, mengasapi (ikan, daging, pisang) di atas api; (2) memanaskan (wanita yg baru melahirkan) dng cara mendekatkannya pd api
menyalak me.nya.lak [v] (1) mengeluarkan bunyi salak; menggonggong: anjingnya suka -- apabila melihat orang yg belum dikenalnya; (2) ki merengek (meminta sesuatu): seharian anak itu -- saja krn permintaannya tidak dituruti
menyalakan me.nya.la.kan [v] (1) menjadikan bernyala; (2) menghidupkan: ~ lampu; (3) ki mengobarkan: juru kampanye itu berhasil ~ semangat perjuangan
menyalam me.nya.lam [v] memberi salam
menyalami me.nya.lami [v] (1) memberi hormat (salam) kpd; menjabat tangan: satu per satu mereka -- kepala kantor yg akan pindah itu
menyalang me.nya.lang [v] menikam belikat sampai ke jantung dng keris panjang (sbg hukuman); menikam dng salang
menyalangkan me.nya.lang.kan [v] membelalakkan (mata); membuka (mata) lebar-lebar; memandang dng sinar mata yg tajam: orang itu membentak seraya ~ matanya
menyalatkan me.nya.lat.kan [v] melakukan atau mengerjakan salat untuk orang lain: mereka sedang -- jenazah di musala sebelum diberangkatkan ke pemakaman
menyalep me.nya.lep [v] mengobati dng salep; mengoleskan salep: Ibu sedang -- luka Adik
menyalib me.nya.lib [v] menghukum mati pd kayu salib (tangan dan kaki orang yg dihukum direntangkan dng dipakukan pd kayu salib): pd zaman dahulu penguasa di Eropa -- budak-budaknya yg bersalah
menyalibkan me.nya.lib.kan [v] menyalib
menyalin me.nya.lin [v] (1) menukar dng yg lain; mengganti: Ibu sedang -- bajunya yg kotor dng baju yg bersih; (2) mengutip (tulisan); menulis kembali; meniru: ia terpaksa harus -- pelajaran itu dr buku temannya
menyalini me.nya.lini [v] memberi hadiah (seperangkat pakaian)
menyalinkan me.nya.lin.kan [v] menulis kembali untuk: ia sedang -- lagu itu untuk temannya
menyaluir me.nya.lu.ir [v] bersaluir
menyalut me.nya.lut [v] melapis; menyampul; membungkus: ia -- keris pusaka itu dng kain putih
menyaluti me.nya.luti [v] memberi lapisan; melapisi
menyama-nyama me.nya.ma-nya.ma [v] memperlakukan dirinya sbg; berlagak (berbuat dsb) selaku atau sama dng: ia suka benar -- orang kaya
menyama-nyamai me.nya.ma-nya.mai [v] menyamai
menyamai me.nya.mai [v] (1) menyerupai; sama dng: wajah gadis itu -- wajah ibunya; (2)membandingi; menandingi: aku akan giat belajar agar kelak dapat -- kepandaian mereka; kekayaannya tidak ada yg -nya
menyamak me.nya.mak [v] memasak atau memproses kulit binatang agar menjadi berwarna, tahan lama, dan halus: pencaharian orang itu -- kulit; kulit pohon dipergunakan sbg bahan untuk -- kulit sapi, kerbau, atau kulit kambing [v] menggelas benang layang-layang: anak itu sedang -- benang layang-layangnya
menyamakan me.nya.ma.kan [v] (1) membuat (menjadikan) sama; memperlakukan (menganggap) sama: jangan -- kehidupan kita dng kehidupan bangsa lain krn mempunyai kepribadian sendiri; (2)membandingkan; mengumpamakan; mengibaratkan: -- apa yg dilakukan itu dng menegakkan benang basah
menyamakkan me.nya.mak.kan [v] menyusahkan; membuat susah: meskipun anak tunggal, ia tidak suka -- orang tuanya
menyaman me.nya.man [v] (1) menuntut; mendakwa: jaksa -- orang itu atas kesalahan melakukan pencurian dan penipuan; (2) menyita: polisi telah -- senjata dan pisau milik telah sbg barang bukti
menyamankan me.nya.man.kan [v] menjadikan nyaman; menyegarkan; menyejukkan; menyedapkan: taman yg terpelihara baik memberi pemandangan yg ~
menyamar me.nya.mar [v] (1) mengubah rupa (tidak memperlihatkan keadaan yg sebenarnya); menyaru; mengelirukan; menjadikan diri sbg: mata-mata musuh itu -- sbg kuli; (2) menyusup; menyelinap: dng cepatnya ia -- ke tengah-tengah keramaian itu
menyamaratakan me.nya.ma.ra.ta.kan [v] (1) memperlakukan (menganggap) sama semuanya: kita tidak dapat dng semua kemampuan orang; (2) meratakan: pihak lawan -- kota itu dng tanah
menyamarkan me.nya.mar.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan dsb) samar; mengelirukan; menyesatkan: keterangan tawanan itu tidak dapat diterima krn ia bermaksud -- kita; (2)menyembunyikan maksud, perasaan, dsb: ia pandai ~ perasaannya
menyambal me.nyam.bal [v] membuat sambal: Ibu pandai --
menyambalewa me.nyam.ba.le.wa [v] mengerjakan sesuatu tidak sungguh-sungguh; melalaikan
menyambalewakan me.nyam.ba.le.wa.kan [v] mengerjakan sesuatu dng bermalas-malas (segan-segan)
menyambang me.nyam.bang [v] bersambang
menyambangi me.nyam.bangi [v] (1) mengelilingi (untuk menjaga keamanan); merondai: setiap malam polisi -- daerah ini; (2) mengunjungi: kami sering -- kenalan lama
menyambar me.nyam.bar [v] (1) menangkap dng cepat sambil terbang (lari dsb): burung elang itu- anak ayam; (2) menjilat dng cepat (tt api); membakar: kobaran api itu -- rumah di sebelah rumahnya; (3)mengenai: jika tidak kuelakkan, hampir saja pisau itu -- kepalaku; (4) merampas: pencopet itu -- kalung yg sedang dipakai seorang ibu; (5)ki membawa lari; mencuri: pencuri itu -- sepeda motor yg sedang diparkir di depan toko
menyambar-nyambar me.nyam.bar-nyam.bar [v] berkali-kali menyambar: kelihatan kilat --
menyambat me.nyam.bat [v] (1) menyambung; mengikat: ia -- dua batang bambu sehingga menjadi galah yg panjang; (2)memukul dng tali (cambuk, rotan, dsb): krn gemasnya, ia -- anak yg nakal itu [v] bersambat
menyambilkan me.nyam.bil.kan [v] melakukan suatu pekerjaan bersamaan waktunya dng pekerjaan pokoknya: sementara menjaga warung, saya -- memperbaiki jam tangan
menyambillalukan me.nyam.bil.la.lu.kan [v] (1) mengerjakan sesuatu tidak dng sungguh-sungguh; tidak mementingkan: krn lebih mementingkan usahanya, ia -- pekerjaan tetapnya; (2) menganggap enteng; menyepelekan; meremehkan: ia -- saran baik adiknya
menyambiti me.nyam.biti [v] menyambit berulang-ulang: -- anjing geladak itu
menyambitkan me.nyam.bit.kan v melemparkan: anak itu -- batu ke arah anjing liar itu
menyambung me.nyam.bung [v] (1) menambah supaya menjadi lebih panjang: ia -- galah pendek itu dng sebatang bambu; (2)menghubungkan kembali sesuatu yg terputus: -- batang besi yg patah sebaiknya dng cara dilas; (3)memperpanjang; melanjutkan; meneruskan lagi: Ayah telah -- kontrak rumah ini untuk waktu dua tahun; (4) menyatu; menjadi satu: jembatan yg terpisah dr kedua tepi, kini telah -
menyambungkan me.nyam.bung.kan [v] menghubungkan dng: operator -- saluran telepon dng nomor yg diminta pelanggannya
menyambut me.nyam.but [v] (1) menerima: kami -- penghargaan itu dng rasa haru; (2)memberi tanggapan (balasan, jawaban, reaksi, dsb) atas: penduduk -- kebijakan lurahnya dng sikap positif; (3)menangkap; menadah: saya -- bola yg dilemparkan kpd saya; (4) menyongsong (kedatangan orang, hari peringatan, dsb): kami -- hari depan yg lebih baik; (5)membalas (menangkis serangan): pasukan itu -- serangan musuh dng gigihnya; (6) membeli dng cara membayar kemudian; mengutang; mengebon: Paman -- sebungkus rokok ke warung
menyamir me.nya.mir [v] menutup (mengalasi) dng samir
menyampah me.nyam.pah [v] (1) menjadi sampah: barang-barang itu dibiarkan -- di halaman; (2) mengotori: kerjamu setiap hari hanya -- halaman dan engkau tidak mau membersihkannya
menyampai me.nyam.pai [v] mencukupi; cukup: niscaya uang yg masih tinggal akan -- juga
menyampaikan me.nyam.pai.kan [v] (1) memberikan: kami datang untuk -- surat; (2)mengantarkan; mengirimkan: kami sudah -- surat permohonan melalui pos; (3) memenuhi kewajiban; menunaikan: ia pergi merantau untuk -- cita-citanya; (4)mencukupkan; memadakan: sukar -- gaji yg sedikit itu untuk hidup satu bulan; (5)mengabulkan; meluluskan: mudah-mudahan Tuhan -- doamu itu
menyampak me.nyam.pak [v] memasang sampak; memberi sampak [v] melempar; membuang
menyampang me.nyam.pang ? senyampang
menyamper me.nyam.per [v] mendatangi
menyamperi me.nyam.peri [v] (1) menyamper; (2) menghampiri; mendekati: kami -- kerumunan itu mengetahui apa yg di sana
menyamping me.nyam.ping [v] menyusur pinggir; menepi: tendangannya -- ke sebelah kanan
menyampingi me.nyam.pingi [v] (1) mendampingi: ia duduk -- kepala kantornya; (2)mengabaikan: anak itu -- nasihat ibunya; (3)ki membantu; menolong
menyampingkan me.nyam.ping.kan [v] (1) menyingkirkan ke arah sisi (pinggir); membersihkan: petugas itu -- runtuhan pohon yg merintangi jalan; (2)mengabaikan; meremehkan; menyepelekan; tidak menghiraukan: pejabat itu -- pendapat yg baik dr bawahannya
menyampo me.nyam.po [v] mencuci rambut dng sampo: ia hampir setiap hari -- rambutnya
menyampu me.nyam.pu [v] (1) merana; (2) melawan penyakit yg dibuat orang, msl dng perantaraan orang pandai
menyampukkan me.nyam.puk.kan [v] melanggarkan; menumbuhkan; membenturkan: untuk menghindari tabrakan dng kendaraan lain, sopir itu -- mobilnya ke pagar jalan
menyampul me.nyam.pul [v] memberi sampul; membungkus: sekretaris sedang -- surat-surat yg akan dikirimnya
menyampuli me.nyam.puli [v] menyampul
menyamun me.nya.mun [v] merampok (harta orang); merampas: ia dijatuhi hukuman krn -
menyamuni me.nya.muni [v] menyamun: di jalan itu ia -- setiap orang yg lewat
menyan me.nyan [Lihat {kemenyan}]
menyanak me.nya.nak [v] memperlakukan (menganggap) sbg sanak
menyandakan me.nyan.da.kan [v] menggadaikan: untuk menyambung hidup keluarganya, terpaksa ia -- sawahnya yg hanya tinggal satu petak itu
menyandang me.nyan.dang [v] (1) membawa sesuatu dng sandang: prajurit itu -- bedil dng tegapnya; (2) meletakkan di bahu; memanggul: petani itu -- pacul; (3) menderita: ia -- cacat; (4) memiliki: ia sudah -- gelar sarjana
menyandangkan me.nyan.dang.kan [v] menyelempangkan: prajurit itu -- bedilnya
menyandar me.nyan.dar [v] bersandar
menyandari me.nyan.dari [v] (1) memasang sesuatu untuk bersandar; menyangga; (2) bersandar pd: ia merokok dng -- tembok
menyandarkan me.nyan.dar.kan [v] (1) meletakkan dsb bersandar pd: ia -- sepedanya pd tembok; (2) menggantungkan hidup pd; mempercayakan hidup pd: laki-laki itu -- hidup keluarganya pd hasil berjualan rokok [v] memberikan barang sbg sandar: saya mau -- cincin ini
menyandera me.nyan.de.ra [v] menawan orang untuk dijadikan sandera
menyanderakan me.nyan.de.ra.kan [v] menyandera
menyanding me.nyan.ding [v] menyandingi
menyandingi me.nyan.dingi [v] (1) mendampingi; membarengi; menemani: kami ditugaskan -- tamu itu; (2) mempersunting; memperistri: pemuda itu beruntung dapat -- gadis cantik itu
menyandingkan me.nyan.ding.kan [v] (1) mendampingkan; mendudukkan agar bersanding (berdekatan): sebelum upacara akad nikah, penghulu itu -- kedua mempelai; (2) mempertemukan; menjodohkan: ibu itu mau -- gadisnya dng pemuda yg masih famili
menyandiwarakan me.nyan.di.wa.ra.kan [v] (1) memainkan lakon: mereka sedang berlatih -- cerita Lutung Kasarung; (2) mengarang lakon dr suatu cerita: pengarang itu sedang -- cerita rakyat; (3) mempermainkan; memperolokkan: mereka hanya -- keadaan yg dirasakannya kurang adil
menyangai me.nya.ngai [v] memanaskan: Ibu -- nasi sisa tadi malam
menyangatkan me.nya.ngat.kan [v] menjadikan sangat (hebat, keras, parah, dsb): kematian ayahnya yg disusul oleh kematian ibunya -- kesedihannya
menyangga me.nyang.ga [v] menahan dr bawah agar tidak roboh dsb; menopang: tukang itu -- kusen pintu dng bambu agar berdiri tegak
menyanggerah me.nyang.ge.rah [n] memantik (urat darah)
menyanggit me.nyang.git [v] menggeritkan atau menggertakkan (gigi): ia -- giginya krn menahan amarah
menyanggrah me.nyang.grah [v] beristirahat; mengaso: para pembesar kerajaan itu -- semalam di rumah lurah
menyanggul me.nyang.gul [v] membuat sanggul; menggelung rambut: dng mudah Ibu -- rambutnya yg panjang itu
menyanggulkan me.nyang.gul.kan [v] membuatkan bersanggul; menggelungkan: Ibu -- rambut Adik yg akan pergi ke pesta
menyanggupi me.nyang.gupi [v] (1) bersedia; menjanjikan: kami telah -- untuk mempersiapkan pesta itu; (2) memenuhi: kami tidak dapat -- undangannya
menyanggupkan me.nyang.gup.kan [v] menyanggupi
menyangka me.nyang.ka [v] (1) menduga; mengira: kami -- dia orang Belanda, nyatanya orang Jerman; (2) mencurigai; menaruh syak: polisi -- pemuda itu terlibat dl penyalahgunaan narkotik
menyangkakan me.nyang.ka.kan [v] (1) menganggap (spt); mengira (sbg); menduga akan: dia -- kami yg bukan-bukan; (2) menyangsikan: kami -- kebenaran ucapannya
menyangkaki me.nyang.kaki [v] menyangkak
menyangkal me.nyang.kal [v] (1) mengingkari; tidak mengakui; tidak membenarkan: ia telah -- segala tuduhan; (2) membantah; melawan; menentang; menyanggah: sekarang ada murid yg berani -- perintah gurunya; (3) menolak: ia -- permintaan atasannya untuk memegang jabatan yg tidak sesuai dng pendidikannya
menyangkarkan me.nyang.kar.kan [v] memasukkan ke dl sangkar (kurungan): ia -- burung yg baru dibelinya
menyangkut me.nyang.kut [v] (1) menyangsang (spt layang-layang di atas pohon); (2) berkaitan (bertalian) dng: Pemerintah mengutamakan pembangunan yg -- bidang produksi sandang pangan
menyangkut-nyangkutkan me.nyang.kut-nyang.kut.kan [v] menyangkutkan: ia -- saya dl perkara itu
menyangkutkan me.nyang.kut.kan [v] melibatkan; mengaitkan; memperhubungkan: kami tidak berniat -- masalah pribadi dng tugas yg harus diembannya
menyangkutpautkan me.nyang.kut.pa.ut.kan [v] menyebabkan atau menjadikan bersangkut-paut
menyanglingkan me.nyang.ling.kan [v] mengupamkan; menyepuhkan: dia sanggup -- kalung itu dng upah yg lumayan
menyangsikan me.nyang.si.kan [v] (1) menaruh syak (akan); meragukan: mereka masih juga -- kebenaran berita itu; (2) menimbulkan kebimbangan (keraguan): ucapan-ucapannya itu -; (3) masih ada syak di dalamnya; belum nyata benar; belum tentu benar: tindakan mereka masih -
menyanjung diri me.nyan.jung diri menyombongkan atau membanggakan diri; memuji diri
menyanjung hati me.nyan.jung hati mempersenangkan (memikat) hati; membujuk
menyanjung-nyanjung me.nyan.jung-nyan.jung [v] melontarkan kata-kata pujian secara berlebihan; memuji-muji; mengangkat-angkat: krn orang tuanya sangat -nya, ia jadi manja
menyanjung-nyanjungkan me.nyan.jung-nyan.jung.kan [v] menyanjung-nyanjung
menyantakkan me.nyan.tak.kan [v] menyantak
menyantap me.nyan.tap [v] memakan; meminum
menyantet me.nyan.tet [v] menyihir
menyantun me.nyan.tun [v] (1) mengasih; mengasihani; menaruh belas kasihan (kpd): membantu serta -- fakir miskin adalah kewajiban kita semua; (2) menyokong (meringankan) kesusahan orang; menolong; (3) memberi bantuan: tujuan mendirikan yayasan itu ialah untuk -- anak yatim piatu
menyantung me.nyan.tung [v] memasang santung
menyantuni me.nyan.tuni [v] menyantun; memberi ganti rugi
menyanyi me.nya.nyi [v] bernyanyi
menyanyikan me.nya.nyi.kan [v] melagukan; menyuarakan (lagu): ia ~ sebuah lagu
menyapa me.nya.pa [v] mengajak bercakap-cakap; menegur: kalau bertemu dng teman-temannya, ia selalu -- lebih dahulu
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyapu-nyapu me.nya.pu-nya.pu [v] menggosok-gosok (mata dsb) dng tangan; mengusap-usap (membelai-belai): ia -- matanya untuk menahan tangis; ia -- kepala anaknya dng haru
menyapukan me.nya.pu.kan [v] menyapu untuk (orang lain); menyapu dng; memakai sesuatu untuk menyapu; mengoleskan; melumaskan dsb
menyaput me.nya.put [v] (1) menutup (membalut dsb) dng atau dng apa saja yg merupakan lapisan tipis: awan tipis -- bulan sehingga tampak redup cahayanya; (2) meliputi: kalau malam, kabut tebal selalu -- gunung itu
menyaputi me.nya.puti [v] menyaput
menyara me.nya.ra [v] memelihara kehidupan
menyarai me.nya.rai [v] menyara
menyarak me.nya.rak [v] (1) menceraikan (istri); memisahkan; (2) menyapih (anak)
menyarangkan me.nya.rang.kan [v] memasukkan pd sasaran (tt bola, senjata, dsb): pemain kesebelasan itu berhasil -- bola ke gawang lawannya;
menyarani me.nya.rani [v] memberi saran (anjuran) kpd
menyarankan me.nya.ran.kan [v] (1) memberikan saran (anjuran dsb); menganjurkan: dokter -- agar si sakit dirawat di rumah sakit; (2) mempropagandakan: ia selalu -- koleksi lukisannya kpd teman-temannya
menyarap me.nya.rap [v] berhamburan spt sarap: kartu, uang, rokok, dsb -- di lantai ruang perjudian itu; (2) a tidak berharga
menyarapi me.nya.rapi [v] menyarap [v] menyarap
menyarasehankan me.nya.ra.seh.an.kan [v] membicarakan dl sarasehan
menyarat me.nya.rat [v] sangat penuh (tt gaya bahasa)
menyarat-nyarat me.nya.rat-nyarat [v] menyarat
menyarati me.nya.rati [v] memuati penuh-penuh
menyaraukan me.nya.rau.kan [v] membuat orang lain celaka, sial, dsb; mencelakakan; menjadikan sial
menyarikan me.nya.ri.kan [v] (1) mengambil (mengisap) sari dan madu (bunga): kupu-kupu -- bunga; (2) mengikhtisarkan (mengambil sari pati karangan, cerita, dsb): ia -- karangan seorang ahli
menyaringkan me.nya.ring.kan [v] mengeraskan (bunyi, suara)
menyaringkan telinga me.nya.ring.kan telinga [ki] memasang telinga baik-baik; mendengarkan baik-baik
menyaripatikan me.nya.ri.pa.ti.kan [v] membuat sari pati
menyaru me.nya.ru [v] menyamar: dia -- sbg tukang loak
menyarukan me.nya.ru.kan [v] menjadikan saru (tidak nyata, samar, dsb)
menyarung me.nya.rung [v] memberi bersarung: ia -- kerisnya
menyarungkan me.nya.rung.kan [v] (1) memasukkan keris dsb ke dl sarung: -- pedang; (2) mengenakan (pakaian, cincin, pasangan, dsb): -- cincin; -- kuk ke leher lembu
menyasak me.nya.sak [v] menyisir rambut sejumput demi sejumput ke arah terbalik (ke arah kulit kepala) sampai mengembang, kemudian menatanya sesuai dng model rambut yg diingini
menyasar antara me.nya.sar antara sasaran yg ditentukan untuk dicapai sbg landasan bagi pencapaian sasaran utama
menyasar daerah me.nya.sar daerah sasaran tembakan meriam atau bom yg meliputi ruang yg sangat luas
menyasar dalam me.nya.sar dalam sasaran yg mempunyai kedalaman
menyasar ganti me.nya.sar ganti sasaran berikutnya setelah sasaran permulaan berhasil dihancurkan atau ternyata tidak mungkin untuk ditembaki secara efektif
menyasar keras me.nya.sar keras sasaran yg tepat atau cocok jika ditembaki oleh meriam, msl kendaraan berlapis baja, kubu, benteng
menyasar kesempatan me.nya.sar kesempatan sasaran yg muncul secara kebetulan
menyasar lebar me.nya.sar lebar sasaran dng kelebaran lebih dr garis perkenaan
menyasar luas me.nya.sar luas sasaran yg tidak dapat tertutup tembakan, baik dng cara penembakan sasaran lebar maupun dng cara penembakan sasaran dalam
menyasar lunak me.nya.sar lunak sasaran yg dapat dihancurkan oleh peluru-peluru senjata ringan
menyasar mendadak me.nya.sar mendadak sasaran yg muncul dng tiba-tiba di medan pertempuran sehingga tembakan thd sasaran tsb tidak dapat dipersiapkan sebelumnya
menyasar serbuan me.nya.sar serbuan tempat atau bentuk medan yg terpilih, yg harus direbut sehubungan dng suatu serangan dan apabila medan ini sudah terebut berarti dapat diselesaikan suatu babak atau fase yg penting dr tugas pokok
menyasar teliti me.nya.sar teliti sasaran atau bangunan yg memerlukan pemasangan bom atau pengarahan tembakan secara teliti
menyasar tembak me.nya.sar tembak sosok, tempat, atau medan yg menjadi sasaran penembakan
menyasar timbul hilang me.nya.sar timbul hilang sasaran yg hanya tampak untuk waktu yg singkat pd penglihatan penembak
menyasar titik me.nya.sar titik sasaran yg kelebaran dan kedalamannya tidak lebih dp garis perkenaan
menyasar utama me.nya.sar utama sasaran yg menjadi skala prioritas
menyasarkan me.nya.sar.kan [v] menujukan; mengarahkan
menyatai me.nya.tai [v] membuat satai
menyatakan me.nya.ta.kan [v] (1) menerangkan; menjadikan nyata; menjelaskan: ucapannya belum ~ siapa di antara mereka yg bersalah; (2) menunjukkan; memperlihatkan; menandakan: daftar itu ~ betapa banyaknya korban yg jatuh; (3) mengatakan; mengemukakan (pikiran, isi hati); melahirkan (isi hati, perasaan, dsb); mempermaklumkan (perang): anak cucunya ~ setuju; ia ~ terima kasihnya kpd pengurus
menyatu me.nya.tu [v] menjadi satu; berpadu; manunggal
menyatukan me.nya.tu.kan [v] (1) menjadikan satu; mengumpulkan (menggabungkan dsb) menjadi satu; (2) memusatkan (mengarahkan) kpd satu tujuan
menyatupadukan me.nya.tu.pa.du.kan [v] menjadikan bersatu padu
menyauk me.nya.uk [v] (1) mencedok; menimba; (2) memegang dan meraih (spt hendak memeluk); (3) menuntut (ilmu, pengetahuan, dsb); (4) memukulkan kaki ke kaki orang lain dr samping; (5) meminjam (uang dsb); (6) mencuri (menyerobot dsb); (7) melempar tali (jerat) untuk menjerat
menyaur me.nya.ur [v] membelit, melemparkan tali (rotan dsb) pd kaki orang (binatang) supaya jatuh
menyauri me.nya.uri [v] membelit-belit pd: semak dan sulur-suluran -- gedung kuno itu
menyawah me.nya.wah [v] mengusahakan sawah; tanam-menanam di sawah: di desaku sebagian penduduknya hidup dr --
menyawak me.nya.wak [Lihat {biawak}]
menyawar me.nya.war [v] merintangi dng sawar; memasang sawar
menyayang me.nya.yang [v] menyukai; mencintai
menyayangi me.nya.yangi [v] sayang akan (kpd); mengasihi; mencintai: kita harus -- segenap makhluk [v] merasa sayang (menyesal) pd; menyesali: krn sudah terlanjur, tidak perlu kita -- perbuatan itu
menyayangkan me.nya.yang.kan [v] (1) sayang akan (tidak mau memakai dsb krn merasa sayang); (2) menyesalkan: ia sangat -- penghancuran gedung bersejarah itu
menyayat me.nya.yat [v] mengiris (tipis-tipis); mengiris untuk memisah-misahkan atau menguliti; meracik: Ibu -- daging
menyayat-nyayat me.nya.yat-nya.yat [v] menyayat berkali-kali
menyayati me.nya.yati [v] menyayat-nyayat
menyayukan me.nya.yu.kan [v] membuat sayu; menyedihkan; mengharukan; mengibakan (hati): agaknya ada sesuatu yg -- hatinya
menyayung me.nya.yung [v] (1) mengiris (menetak dsb) secara menyerong; merancung; (2) ki menyindir
menyayur me.nya.yur [v] memasak sayur (sup dsb)
menyirapkan darahnya me.nyi.rap.kan darahnya berdebar-debar (krn terkejut): -- darahnya mendengar berita itu
menyirapkan hatinya me.nyi.rap.kan hatinya marah
merah menyala merah spt warna nyala api
meranyah me.ra.nyah [v] selalu menangis; rewel (tt anak kecil); gelisah
mercu minyak menara untuk pengeboran minyak bumi
merdesa (di) perut kenyang [pb] adat yg halus hanya dapat dilakukan apabila orang berkecukupan atau kaya
meregang hidupnya me.re.gang hidupnya sengsara hidupnya
meregang nyawa me.re.gang nyawa hampir-hampir mati; sekarat
merenyah me.re.nyah [v] berenyah
merenyai-renyai me.re.nyai-re.nyai [v] berasa sakit sedikit-sedikit
merombak me.rom.bak [v] (1) mengganti dng jalan membongkar (merusakkan) yg lama: dl waktu dekat ini pemerintah akan ~ gedung tua itu; (2) mengatur (menyusun) kembali dng mengubah (sebagian) atau membongkar semuanya: ~ susunan kabinet
merunyamkan me.ru.nyam.kan [v] (1) menyulitkan; merumitkan; (2) menggagalkan
metode tanya jawab cara belajar atau mengajar yg menekankan pd pemberian pertanyaan oleh pengajar, sedangkan murid harus menjawab pertanyaan tsb
minta nyawa mengharap (mohon) supaya tidak dibunuh; (2) membawa (menyebabkan terjadinya) korban
minyak mi.nyak [n] zat cair berlemak, biasanya kental, tidak larut dl air, larut dl eter dan alkohol, mudah terbakar, bergantung pd asalnya, dikelompokkan sbg minyak nabati, hewani, atau mineral dan bergantung pd sifatnya pd pemanasan dapat dikelompokkan sbg asiri atau tetap
minyak anis minyak manis
minyak arak minyak tanpa warna yg bau dan rasanya tidak enak, terdiri atas campuran alkohol yg tinggi, etanol, dan asam lemak, merupakan hasil sampingan pd pembuatan etanol secara peragian
minyak asiri minyak yg terdapat pd tumbuhan aromatik, mudah menguap, digunakan dl minyak wangi, bumbu, dan obat-obatan
minyak avokad minyak dr daging buah avokad yg mengandung vitamin A, D, dan E dan fitosterol serta lesitin, digunakan dl ramuan obat untuk melembutkan kulit
minyak babi minyak yg terbuat dr lemak babi yg diencerkan
minyak badam minyak yg dibuat dr buah badam
minyak bakar sulingan berat, residu, atau campuran keduanya sbg bahan bakar untuk menghasilkan panas atau tenaga
minyak basah minyak yg mengandung air
minyak batu bara minyak hasil penyulingan destruktif batu bara
minyak bauan minyak untuk membuat bau harum
minyak bayi minyak untuk membersihkan kulit bayi
minyak bekas minyak lumas yg sudah digunakan melumasi mesin atau peralatan mesin
minyak berat produksi hasil penyulingan minyak bumi mulai dr fraksi pelumas yg paling ringan sampai yg paling berat (proses)
minyak biawak minyak yg terbuat dr lemak biawak
minyak bijan minyak yg dibuat dr buah bijan
minyak bilas minyak untuk membersihkan saluran pelumasan dan bagian yg bergerak dl motor yg dilalui sistem jaringan pelumasan
minyak bubut [Pet] jenis hasil pengilangan minyak bumi atau minyak hewani yg digunakan dl proses pembubutan logam
minyak bumi minyak yg ditambang dr bumi (spt minyak tanah, bensin, kerosin); (2) campuran berbagai hidrokarbon yg terdapat dl fase cair dl reservoar di bawah tanah dan yg tetap cair pd tekanan atmosfer setelah melalui fasilitas pemisah di atas permukaan
minyak bunga cengkih minyak yg diekstraksi dng bunga kering beraroma dr pohon cengkih, digunakan dl pengobatan
minyak bungker [Pet] minyak bakar atau minyak diesel yg diisikan ke dl palka bahan bakar kapal
minyak cat minyak untuk mencairkan cat
minyak cenduai minyak wangi guna-guna (untuk menarik hati perempuan)
minyak cor minyak yg mempunyai sifat khusus yg cocok untuk digunakan sbg perekat pasir dl pembuatan inti cetakan cor
minyak cuci sulingan minyak bumi yg daya penguapan, titik nyala, dan sifat lainnya cocok sbg pengencer dan pelarut cat, rengas, dan produk yg sejenis
minyak dan gas bumi [Pet] minyak yg secara alami terdapat dl batuan petroleum
minyak di tempat [Pet] jumlah minyak bumi yg diperkirakan ada di dl reservoar dan belum pernah diproduk-si
minyak diesel minyak bakar berat yg pembakarannya dimulai dng nyala spontan krn tekanan, digunakan sbg bahan bakar mesin diesel dan jenis mesin industri yg mempunyai kecepatan putar rendah atau sedang, yg tidak memerlukan bahan bakar khusus spt untuk putaran tinggi
minyak duyung minyak yg terbuat dr lemak duyung
minyak duyung perendang duyung ( minyak kita jua yg digorengkannya) [pb] seseorang yg telah menghabiskan harta tuannya
minyak ekuitas [Pet] bagian produksi minyak bumi yg menjadi hak perusahaan minyak dl hal konsesi yg dimiliki bersama oleh pemerintah dan perusahaan minyak
minyak eukaliptus minyak yg disuling dr daun Eucalyptus
minyak goreng minyak yg dipakai untuk menggoreng, spt minyak kelapa, minyak jagung, minyak kacang
minyak habis sambal tak enak [pb] dikatakan untuk menyatakan kekecewaan dl perjodohan anak dng menantu
minyak hidup [Pet] minyak bumi yg mengandung gas
minyak hitam cairan minyak bumi yg berwarna tua, spt minyak diesel, minyak bakar, atau beberapa jenis minyak lumas berat
minyak ikan minyak yg mula-mula diambil dr lemak ikan paus, tetapi kemudian juga dr ikan dan binatang laut lainnya, digunakan dl pengobatan krn mengandung vitamin A dan D berkadar tinggi
minyak isolasi minyak yg digunakan dl alat pemutus listrik, tombol listrik, transformator, dan alat listrik lainnya untuk isolasi, pendinginan, atau untuk kedua-duanya
minyak jarak minyak nabati yg diekstraksi dr biji tumbuhan Ricinus communis
minyak jernih produk minyak yg lebih mudah menguap, spt bensin, minyak cuci, dan minyak tanah (kerosin)
minyak kakao [Kim] lemak cokelat yg diperoleh dr biji kakao yg diperas antara lempeng panas dan dingin, mempunyai titik lebur rendah
minyak kapur barus [Kim] minyak yg diperoleh dng menyuling kukus daun salam kapur barus Cinnamomun camphora, berupa cairan tanpa warna, berbau kuat, bersifat antiseptik
minyak kasren [Pet] minyak bumi yg kadar belerangnya rendah
minyak kasti [Pet] minyak bumi yg mempunyai kadar belerang tinggi
minyak kastor minyak jarak; kastroli
minyak kayu putih minyak asiri yg dibuat dr daun pohon kayu putih, digunakan sbg obat
minyak kelapa minyak takasiri yg diperas dr buah kelapa, digunakan sbg minyak makan, dl pembuatan margarin dan sabun
minyak kelenteng minyak yg dibuat dr biji buah kapuk randu
minyak keruh minyak lumas yg diolah dr minyak bumi yg dimurnikan sampai berwarna kuning pucat jika terkena sinar, dapat berupa minyak jadi atau minyak setengah jadi
minyak ketumbar minyak asiri yg disuling dr buah ketumbar
minyak kuku minyak yg diperoleh dr kuku sapi atau biri-biri yg dicampur dng produk minyak bumi yg sangat murni, digunakan sbg pelumas arloji dan instrumen
minyak ladan minyak (perekat) yg dibuat dr damar
minyak latung minyak tanah
minyak lavender [Kim] minyak bauan yg diperoleh dr pucuk bunga jenis Lavendula latifolia, digunakan dl wangi-wangian
minyak lemak minyak yg diperoleh dr hewan dan tumbuhan, merupakan senyawa karbon, hidrogen, dan oksigen, tetapi bukan suatu karbohidrat
minyak liar [Pet] minyak bumi yg pd tekanan rendah atau tekanan atmosfer mengeluarkan banyak gas
minyak limau minyak bauan yg diperoleh dr kulit limau, digunakan sbg bahan pembau
minyak lincir minyak untuk melicinkan mesin dsb
minyak lumas pelumas cair berasal dr minyak bumi yg diberi zat lain untuk memperoleh pelumas khusus yg diperlukan
minyak manis minyak goreng
minyak mati minyak bumi yg tidak mengandung gas lagi
minyak media [Pet] selingan antara minyak tanah dan minyak diesel, digunakan dl lampu sinyal, media absorpsi dl proses perolehan bensin, media untuk bahan pemberantas serangga dan bahan penyemprot
minyak medis minyak hasil pengolahan yg bermutu tinggi, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, berasal dr minyak bumi dan digunakan sbg obat
minyak mengering [Kim] minyak yg menyerap oksigen atau yg berpolimer menjadi massa padat dng adanya oksigen, digunakan dl cat untuk membentuk lapisan keras yg melekat
minyak mentah minyak bumi yg belum diolah atau belum disuling; (2) campuran rumit mineral hidrokarbon yg diperoleh dr endapan geologi
minyak mesin [Pet] minyak pelumas bantalan motor, mesin, dsb, kecuali untuk mesin uap
minyak mineral minyak yg berasal dr mineral, spt minyak dan gas bumi, serpih minyak, dan batu bara
minyak neroli minyak bauan yg disuling dr bunga limau manis Citrus bigardia atau Citrus aurantium, digunakan dl wangi-wangian
minyak pajan [Pet] minyak bumi yg telah kehilangan cukup banyak komponen ringannya krn penguapan dan sebab alamiah lain selama penyimpanan dan penanganan
minyak palmarosa [Kim] minyak asiri dr rumput Andropogon schoenanthus di Afrika Selatan, dapat digunakan sbg pengganti minyak mawar
minyak parafin [Pet] minyak berwarna terang yg tidak mengandung lilin dan diperoleh dr sulingan parafin lewat penyaringan bertekanan
minyak patra minyak tanah; kerosin
minyak pelet minyak (dr ikan duyung dsb) yg diisi guna-guna untuk memikat hati perempuan atau laki-laki yg dikehendaki
minyak pelumas minyak lumas; minyak lincir
minyak pepermin [Kim] minyak yg disuling dr pucuk bunga segar Mentha piperita, mempunyai sifat antiseptik sederhana
minyak putih jenis minyak lumas ringan yg dimurnikan, digunakan sbg minyak lumas mesin pabrik makanan, dan pabrik tekstil, dan sbg bahan keperluan farmasi
minyak raksi minyak wangi
minyak rambut minyak untuk melicinkan rambut
minyak rangsang minyak dr tumbuhan yg bau dan rasanya sangat merangsang saraf pencium atau saraf perasa
minyak ringan semua hasil sulingan minyak bumi yg diperoleh dr proses penguapan dan pengembunan pd tekanan atmosfer
minyak roda gigi minyak pelumas untuk roda gigi transmisi
minyak samin minyak yg dibuat dr lemak kambing (unta dsb)
minyak serai minyak yg dibuat dr batang serai
minyak setengah mengeringkan [Kim] minyak lemak yg mengental secara lambat pd penyingkapan thd cahaya dan udara
minyak silinder [Pet] minyak kental yg digunakan untuk melumas silinder dan katup mesin uap
minyak sinyal minyak tanah (kerosin) yg cocok dipakai untuk bahan bakar lampu bakar yg menggunakan sumbu, khususnya untuk lampu sinyal atau lampu isyarat rel kereta api
minyak siram jalan residu minyak atau minyak bumi yg langsung dapat disiramkan pd permukaan jalan
minyak sitronela minyak asiri yg diperoleh dr rumput yg tumbuh di Srilangka, digunakan sbg minyak bauan dan minyak penyembur nyamuk
minyak takmengering [Kim] minyak yg tidak mengambil oksigen dr udara dan tidak memadat, tidak mengering, dan tetap cair apabila disingkapkan di udara
minyak tampungan [Pet] minyak yg tercecer dl berbagai kegiatan perminyakan yg dikumpulkan kembali dan dimanfaatkan lagi bagi kegiatan tsb
minyak tanah minyak yg diperoleh dng menambang dr dl tanah, digunakan untuk bahan bakar; kerosin; minyak patra
minyak terhidrogen [Kim] minyak cair dapat dipadatkan dng penghidrogenan
minyak tung minyak nabati yg berasal dr biji buah pohon Aleurites cordata, dng cara memeras biji tsb, berwarna kuning muda, berbau tidak enak, digunakan dl pembuatan cat, pernis, linoleum, dan pengering cat
minyak tungku [Kim] minyak sulingan dng spesifikasi khusus, digunakan untuk peralatan pemanas ruangan
minyak vetiver minyak aromatik yg diperoleh dr akar Vetivertia zizantiodes, digunakan dl wangi-wangian
minyak wangi barang cair asiri yg harum baunya; parfum
minyak yasmin [Kim] minyak tanpa warna yg diperoleh secara ekstraksi dr bunga Jasminum grandiflorum dan jenis lain Oleaceae, digunakan untuk wangi-wangian
minyak zaitun minyak berwarna kuning jernih yg diperoleh dr buah zaitun, digunakan dl sediaan farmasi, pembuatan sabun, dsb
misal nya contohnya; umpamanya
mudarat dan manfaatnya rugi dan untungnya; buruk baiknya
muntah isi perutnya mengeluarkan segala yg terkandung dl perutnya
nada-nadanya na.da-na.da.nya [n] keadaan berdasarkan perilaku (ucapan, dsb); keadaan (tanda-tanda) yg dapat dilihat; tampaknya (dng melihat gejala luarnya); gelagatnya: ~ kurang baik, dp ribut lebih baik kita mengalah saja
naga-naganya na.ga-na.ga.nya [Jk n] keadaan yg menjadi gelagat atau alamat baik atau buruk: kalau begini ~ , ia tidak akan berhasil dl perundingan itu
nantinya nan.ti.nya [n] kelak: hasil pembangunan itu ~ harus memenuhi kebutuhan
nyenyai nye.nyai [a] tidak kerap, tidak padat, atau tidak rapi (tt tenunan anyaman, tenunan, jahitan); jarang
nyenyak nye.nyak [a] tidak ingat apa-apa lagi (ketika tidur); sukar dibangunkan (dijagakan); lelap; pulas: jika makan cukup kenyang, tidur pun dapat --
nyenyat nye.nyat [ark a] sunyi senyap; hening
nyonya nyo.nya [n] (1) panggilan untuk wanita yg sudah bersuami: Tuan dan -- yg saya hormati; (2) istri: Saudara Ali beserta --
nyonya besar nyonya kaya atau istri orang berada; (2) ki perempuan yg berlagak spt orang kaya
nyonya rumah perempuan (istri) yg empunya rumah
obat nyamuk obat (ramuan) pembasmi (pengusir) nyamuk (berupa cairan yg disemprotkan atau benda padat pipih yg dibakar)
onyah-anyih onyah-anyih, meng.o.nyah-a.nyih [Jw v] dng segan-segan; tidak lekas berbuat; rengsa
onyak-anyik [Lihat {onyah-anyih}] [Jw a] (1) goyah; goyang; (2) ki tidak tetap pendiriannya
orang berdendang di pentas nya [pb] orang laki-laki berkuasa dl rumah tangganya
orang berdendang di pentasnya orang ber.den.dang di pentasnya [pb] orang berkuasa di rumahnya masing-masing
orang ombak [ki] orang yg tingkah lakunya sangat gelisah (spt orang yg hampir mati) [ki] orang yg tingkah lakunya sangat gelisah (spt orang yg hampir mati)
orang terpegang pd hulu nya [pb] dl perjanjian atau perkara orang lebih kuat pendiriannya dp kita
padang minyak tanah luas yg mengandung minyak bumi
padi selumbung dimakan orang banyak [pb] penghibur bagi istri yg suaminya beristri lebih dp satu
partikel tanya bentuk yg dipakai untuk menandai kalimat tanya (msl, kah, tah dl bahasa Indonesia)
pasir minyak pasir yg menjadi reservoir minyak
patah batu hatinya [pb] hilang sama sekali kemauannya [ki] tidak mau berusaha (bekerja) lagi
patah selera banyak makan [pb] pura-pura tidak mau, sebenarnya suka sekali
payau tekaknya [ki] makan apa pun tidak sedap rasanya
pecah baunya baunya merata dan tercium ke mana-mana
penanya pe.na.nya [n] orang yg bertanya (menanyai atau menanyakan)
penanyaan pe.na.nya.an [n] proses, cara, perbuatan menanyakan atau menanyai
penyabar pe.nya.bar [n] orang yg bersikap tenang (tidak terburu nafsu dan tidak lekas marah): seorang -- biasanya tidak cepat marah krn persoalan kecil
penyabet pe.nya.bet [n] (1) orang yg menggondol (memperoleh, meraih): -- tiga medali emas PON XI itu meninggal dunia; (2) alat untuk menyabet
penyabit pe.nya.bit [n] (1) orang yg menyabit; (2) orang yg pekerjaannya mencari rumput untuk orang lain dng mendapatkan upah; (3) alat untuk menyabit
penyabitan pe.nya.bit.an [n] proses, cara, perbuatan menyabit
penyablon pe.nyab.lon [n] (1) orang yg menyablon; (2) alat atau bahan untuk menyablon
penyablonan pe.nyab.lon.an [n] proses, cara, perbuatan menyablon
penyabot pe.nya.bot [n] orang yg menyabot: -- itu akhirnya tertangkap
penyabotan pe.nya.bot.an [n] proses, cara, perbuatan menyabot; sabotase
penyabunan pe.nya.bun.an [n] proses, cara, perbuatan menyabun atau menyabuni
penyabung pe.nya.bung [n] orang yg menyabung ayam: sebelum aduan ayam dimulai, para -- berkumpul untuk merundingkan besarnya uang taruhan
penyabungan pe.nya.bung.an [n] proses, cara, perbuatan menyabung (memperlagakan): biasanya -- ayam banyak dilakukan orang setelah musim panen
penyadap pe.nya.dap [n] (1) orang yg menyadap; (2) alat untuk menyadap; perekam: agen federasi itu memasang alat -- di kantornya
penyadapan pe.nya.dap.an [n] proses, cara, perbuatan menyadap: -- karet dilakukan oleh buruh pabrik perkebunan karet
penyadaran pe.nya.dar.an [n] proses, cara, perbuatan menyadarkan: usaha -- pasien yg gegar otak itu memerlukan waktu yg agak lama
penyadur pe.nya.dur [n] (1) orang yg menyadur; (2) alat untuk menyadur: untuk menjadi seorang -, diperlukan beberapa syarat tertentu
penyaduran pe.nya.dur.an [n] proses, cara, perbuatan menyadur
penyahihan pe.nya.hih.an [n] pernyataan sahih (thd sesuatu)
penyahut pe.nya.hut [n] orang yg suka menyahut
penyahutan pe.nya.hut.an [n] proses, cara, perbuatan menyahut (menyambut ucapan): -nya hampir-hampir tidak terdengar
penyaing pe.nya.ing [n] orang (perusahaan dsb) yg berusaha berbuat lebih baik dp orang lain (dl tindakan atau karya)
penyair pe.nya.ir [n] (1) pengarang syair; pengarang sajak; (2) pujangga
penyajak pe.nya.jak [n] orang yg mengarang sajak (puisi, syair); penyair; pengarang sajak (puisi): Khairil Anwar adalah -- dr Angkatan '45
penyaji pe.nya.ji [n] orang yg menyajikan
penyajian pe.nya.ji.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyajikan: ia menyerahkan urusan -- itu kpd orang lain; (2) pengaturan penampilan (tt pertunjukan dsb): -- pagelaran musik itu sungguh memuaskan penonton; (3) cara menyampaikan pemberitaan karangan, makalah, dsb
penyakap pe.nya.kap [n] orang yg menggarap tanah atas dasar bagi hasil
penyakar pe.nya.kar [n] penyamun; perompak; perampas: -- itu melarikan diri pd malam gelap
penyakat pe.nya.kat [n] pengganggu; pengusik; perintang
penyakit pe.nya.kit [n] (1) sesuatu yg menyebabkan terjadinya gangguan pd makhluk hidup; (2) gangguan kesehatan yg disebabkan oleh bakteri, virus, atau kelainan sistem faal atau jaringan pd organ tubuh (pd makhluk hidup); (3) ki kebiasaan yg buruk; sesuatu yg mendatangkan keburukan: suka membual itulah yg menjadi -nya; mobil ini banyak -nya; (4) kas kurang ajar (kata afektif dl makian); bangsat:-, pergi kau
penyakitan pe.nya.kit.an [a] sakit-sakit selalu; selalu menderita penyakit: sesudah tua, ia --
penyaksian pe.nyak.si.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyaksikan; (2) pemberian kesaksian
penyalahartian pe.nya.lah.ar.ti.an [n] proses, cara, perbuatan menyalahartikan
penyalahgunaan pe.nya.lah.gu.na.an [n] proses, cara, perbuatan menyalahgunakan; penyelewengan: kekayaan yg diperolehnya adalah hasil -- jabatannya
penyalak pe.nya.lak [n] (1) perkakas yg dpt menyalak (mengeluarkan bunyi spt sirene): -- elektronik ini bisa melolong selama 30 jam dan dpt didengar dl radius 700 m; (2) suka menyalak: anjingnya -- apabila ada orang lain lewat di depan rumah pemiliknya
penyalib pe.nya.lib [n] orang yg menyalib
penyaliban pe.nya.lib.an [n] proses, cara, perbuatan menyalib: riwayat -- Yesus telah difilmkan
penyalin pe.nya.lin [n] orang yg menyalin; penyadur: cerita saduran itu agak berbeda dr aslinya krn adanya penambahan ataupun pengurangan menurut selera -nya
penyalinan pe.nya.lin.an [n] proses, cara, perbuatan menyalin
penyaliran pe.nya.lir.an [n] pembuangan air yg berlebihan atau yg tidak diperlukan (melalui pipa, terusan, atau saluran lainnya)
penyalur pe.nya.lur n (1) penjual (toko, perusahaan, dsb yg ditunjuk produsen atau pemerintah): -- beras pemerintah tersebar di seluruh Indonesia; (2) orang (perusahaan dsb) yg menyalurkan); perantara: -- tenaga kerja; DPR adalah -- aspirasi rakyat
penyaluran pe.nya.lur.an n proses, cara, perbuatan menyalurkan: -- beras untuk korban bencana alam dilakukan melalui lembaga swadaya masyarakat
penyalut pe.nya.lut [n] sesuatu yg digunakan untuk menyalut
penyalutan pe.nya.lut.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyalut; (2) Kom peretakan plastik pd lembar kertas (spt pd kartu mahasiswa, kartu tanda penduduk) sbg lapisan pelindung
penyamaan pe.nya.ma.an [n] proses, cara, perbuatan menyamakan: usaha -- tanda-tanda lalu lintas di seluruh dunia sedang dijalankan
penyamak pe.nya.mak [n] orang yg pekerjaannya menyamak kulit; tukang memasak kulit: penghasilannya sbg -- ternyata cukup untuk membiayai hidupnya
penyamakan pe.nya.mak.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyamak: -- kulit pd masa lalu masih dikerjakan dng tangan; (2)tempat (perusahaan) menyamak: ia bekerja di pabrik -- kulit [n] proses, cara, perbuatan menyamak: -- benang layang-layang ini sangat baik dan halus sehingga membuat benangnya menjadi kaku
penyamar pe.nya.mar [n] orang yg menyamar: sbg -- ia harus pandai menyembunyikan identitas dirinya
penyamaran pe.nya.mar.an [n] proses, cara, perbuatan menyamar; penyaruan: -nya sangat sempurna
penyamarataan pe.nya.ma.ra.ta.an [n] proses, cara, perbuatan menyamaratakan (menganggap sama rata): -- semua penduduk dl satu anggapan negatif sebenarnya salah
penyambar pe.nyam.bar n orang atau sesuatu yg menyambar: burung -- ikan itu menyambar mangsanya di tengah danau
penyambatan pe.nyam.bat.an [n] proses, cara, perbuatan menyambat: -- rel yg putus itu membutuhkan waktu tiga hari
penyambit pe.nyam.bit [n] orang yg menyambit
penyambung pe.nyam.bung [n] (1) orang yg menyambung; (2)alat untuk menyambung
penyambungan pe.nyam.bung.an [n] proses, cara, perbuatan menyambung: -- kabel telepon harus dikerjakan secara teliti agar tidak salah sambung
penyambut pe.nyam.but [n] (1) orang yg menyambut: saya bertugas sbg -- tamu negara; (2)barang atau makanan yg akan dihadiahkan (diberikan, dihidangkan, disajikan) kpd tamu: -- tamu itu sebaiknya barang kerajinan yg bagus
penyambutan pe.nyam.but.an [n] proses, cara, perbuatan menyambut: kita akan mengadakan -- sederhana bagi tamu-tamu di pusat
penyampah pe.nyam.pah [n] orang yg menyebabkan adanya sampah; orang yg mengotori jalan (rumah dsb) dng sampah: hendaknya kita jangan menjadi -- jalan
penyampahan pe.nyam.pah.an [n] proses, cara, perbuatan menyampah
penyampai pe.nyam.pai [n] (1) orang yg menyampaikan; penghubung; (2)alat untuk menyampaikan
penyampaian pe.nyam.pai.an [n] proses, cara, perbuatan menyampaikan: distorsi perumusan ini akan menyebabkan berbagai kesulitan dl proses -nya
penyampingan pe.nyam.ping.an [n] perbuatan menyampingkan
penyampoan pe.nyam.po.an [n] proses, cara, perbuatan menyampo: -- rambutnya dilakukan setiap hari
penyampul pe.nyam.pul [n] (1) orang yg menyampul; (2) alat atau bahan untuk menyampul
penyamun pe.nya.mun [n] orang yg menyamun; perampok; perampas: -- itu bersembunyi di semak-semak menunggu orang lewat
penyamunan pe.nya.mun.an [n] proses, cara, perbuatan menyamun; perampasan
penyandang pe.nyan.dang [n] (1) kain atau tali untuk menyandang; (2) orang yg menyandang (menderita) sesuatu
penyandar pe.nyan.dar [n] sandaran: untuk -- tenda itu digunakan pipa besi
penyandaran pe.nyan.dar.an [n] proses, cara, perbuatan menyandarkan
penyandera pe.nyan.de.ra [n] orang yg menyandera
penyanderaan pe.nyan.de.ra.an [n] proses, cara, perbuatan menyandera
penyandiwaraan pe.nyan.di.wa.ra.an [n] proses, cara, perbuatan menyandiwarakan
penyanggah pe.nyang.gah [n] (1) orang yg menyanggah; penentang; pembantah; (2) orang (pihak) yg memberikan pendapat lain (komentar, kritik) thd prasaran (dl diskusi dsb): dl simposium itu saya diminta untuk menjadi -- atas kertas kerja Sdr. Fatoni
penyanggahan pe.nyang.gah.an [n] proses, cara, perbuatan menyanggah: baru akan dilakukan -- atas kasus itu
penyangkal pe.nyang.kal [n] orang yg menyangkal; pembantah; penyanggah: sbg -, ia harus bersikap objektif thd pendapat yg dibantahnya
penyangkalan pe.nyang.kal.an [n] proses, cara, perbuatan menyangkal: -ku dianggapnya kurang tepat
penyangkut pe.nyang.kut [n] sangkutan
penyangsi pe.nyang.si [n] orang yg tidak mudah percaya; orang yg lekas bimbang: -- Tuhan masih banyak di dunia ini
penyanjung pe.nyan.jung [n] orang yg menyanjung
penyanjungan pe.nyan.jung.an [n] proses, cara, perbuatan menyanjung
penyantapan pe.nyan.tap.an [n] proses, perbuatan, cara menyantap
penyantun pe.nyan.tun [n] (1) orang yg baik budi bahasa dan tingkah lakunya; orang yg sopan; (2) orang yg suka menaruh belas kasihan; (3) orang yg suka menolong (membantu, memperhatikan kepentingan orang lain, dsb); (4) pelindung dan pengarah suatu perguruan tinggi: dewan -- Universitas Mataram
penyantunan pe.nyan.tun.an [n] proses, cara, perbuatan menyantun; pemberian pertolongan dsb: -- thd anak-anak cacat adalah suatu pekerjaan mulia
penyanyi pe.nya.nyi [n] orang yg (pekerjaannya) menyanyi; biduan
penyap pe.nyap [kl a] lenyap; hilang
penyapu pe.nya.pu [n] (1) orang yg menyapu; (2) alat untuk menyapu (membersihkan, menghapus, dsb); sapu: (kapal) -- ranjau, kapal yg berguna untuk membersihkan ranjau laut
penyapuan pe.nya.pu.an [n] proses, cara, perbuatan menyapu
penyaring pe.nya.ring [n] alat untuk menyaring
penyaringan pe.nya.ring.an [n] proses, cara, perbuatan menyaring
penyaruan pe.nya.ru.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyaru; penyamaran; (2) perbuatan dsb yg dipakai untuk menutupi maksud sebenarnya (untuk kedok)
penyatu pe.nya.tu [n] (1) orang yg menyatukan; (2) alat yg menyatukan
penyatuan pe.nya.tu.an [n] proses, cara, perbuatan menyatukan
penyatupaduan pe.nya.tu.pa.du.an [n] proses, cara, perbuatan menyatupadukan
penyaukan pe.nya.uk.an [n cak] penyerobotan
penyawah pe.nya.wah [n] orang yg mengusahakan atau mengerjakan sawah
penyayang pe.nya.yang [n] (1) orang yg penuh kasih sayang; pengasih; pencinta; (2) sifat belas kasihan
perbanyakan per.ba.nyak.an [n] (1) perkalian; pergandaan: murid SD kelas III sudah belajar -- dan pembagian; (2) Tan penyebaran individu tanaman atau hewan yg berasal dr satu induk
perenyak pe.re.nyak [v] ter.pe.re.nyak v terduduk (terjatuh) di kursi dsb dng tiba-tiba (krn keheranan dsb); terhenyak: ia ~ setelah membaca surat duka itu
pergi tempat bertanya [pb] jika akan berangkat, hendaklah meminta nasihatnya dahulu, dan jika pulang, hendaklah memberi laporan kepadanya
perminyakan per.mi.nyak.an [n] (1) segala sesuatu yg berhubungan dng minyak: perusahaan itu bergerak dl bidang --; (2) Kat sakramen yg diberikan oleh pastor kpd orang sakit yg keadaannya sudah sangat parah dan harapan hidupnya kecil
pernyataan per.nya.ta.an [n] (1) hal menyatakan; tindakan menyatakan: Presiden mengirimkan ~ belasungkawa kpd keluarga korban gempa bumi di daerah itu; (2) permakluman; pemberitahuan: ~ pemutusan hubungan diplomatik antarkedua negara itu dikeluarkan tiga hari setelah peringatan terakhir tidak diindahkan
perombakan pe.rom.bak.an [n] proses, cara, perbuatan merombak: ~ gedung itu memerlukan biaya yg tidak sedikit
persenyawaan per.se.nya.wa.an [n] (1) Kim perihal yg berhubungan dng bersenyawa; percampuran dua zat dsb yg sudah berpadu benar: ~ zat cair dng bahan itu dianggap sempurna; (2) Ling penggabungan dua kata yg mewujudkan satu kesatuan makna (majemuk): hubungan kata yg erat sekali itu menjelmakan satu pengertian yg disebut ~ [n] (1) campuran yg sudah berpadu benar; (2) Ling penggabungan dua kata sehingga mewujudkan satu kesatuan makna (majemuk): hubungan kata-kata yg erat sekali itu menjelmakan satu pengertian, hubungan itu disebut --
pertanyaan per.ta.nya.an [n] (1) perbuatan (hal dsb) bertanya; permintaan keterangan; (2) sesuatu yg ditanyakan; soal
pertanyaan keliling per.ta.nya.an keliling kesempatan bertanya dl rapat secara bergiliran; ~ langsung Ling pertanyaan dl ucapan langsung, msl Mau ke mana?
pertanyaan retoris per.ta.nya.an retoris [Ling] pertanyaan yg tidak memerlukan jawaban; ~ taklangsung Ling pertanyaan yg dikutip dl wacana tidak langsung, msl Ia bertanya apakah saya akan datang
pikir punya pikir kalau dipikir-pikir dng sesungguhnya; (2) setelah dipikir dng sungguh-sungguh ...
pikirannya mengawang pikirannya meng.a.wang [ki] memikirkan sesuatu yg terlampau tinggi (tidak mungkin tercapai)
pinang pulang ke tampuk nya [pb] sudah pd tempatnya; sudah cocok benar
pipinya sbg pauh dilayang [pb] pipinya amat elok
pipinya spt pauh dilayang pipinya spt pauh di.la.yang [ki] pipi yg bagus bentuknya (bangunnya)
pucuk ombak kepala ombak
punya pu.nya [v] menaruh (dl arti memiliki): ia sudah -- uang pembeli sepeda; (2) v memiliki: siapa yg -- rumah ini; (3) n milik; yg dimiliki: yg hilang -- saya, bukan -- Tuan
ranyah ra.nyah [v] , me.ra.nyah v mendahului mengambil (tt laukpauk) [ark a] gelisah
ranyau ra.nyau [v] , me.ra.nyau v meracau; mengigau
rasa-rasanya ra.sa-ra.sa.nya [adv v] (1) sekiranya; kira-kira: kalau ~ sangat perlu, belilah secukupnya; (2) seolah-olah (untuk menyatakan bimbang): ~ hendak ditinggalkannya pekerjaannya yg berat itu
rasam minyak ke minyak [pb] orang mencari (kembali kpd) golongannya masing-masing
rasanya ra.sa.nya [adv] kiranya
rentan penyakit mudah terkena penyakit
renyah re.nyah [a] gelisah; tidak senang: sekarang ia merasa sangat lelah dan -- , be.re.nyah v mengerjakan sesuatu dng teliti (saksama, hemat) [a] kering, rapuh, dan mudah remuk
renyai re.nyai, re.nyai-re.nyai [n] sakit sedikit
renyam re.nyam [a] (1) gatal (pd tubuh); (2) rasa hati yg tidak keruan, tidak beres
renyang re.nyang [a] (1) gelisah; resah; tidak tetap hati: hatinya --; (2) tidak beres; tidak enak badan: badannya -- dan lesu
renyap re.nyap [a] nyenyak; lenyap: segenap makhluk -- dl tidur
renyau re.nyau [ark n] ikan laut, Atheresia
riak ri.ak [n] (1) gerakan mengombak di permukaan air; ombak kecil; gerakan air yg merupakan lingkaran (spt bila kita menjatuhkan batu ke air): kedengaran -- air gemercik; (2) getaran (udara): pd tempat yg kepanasan itu tampak -- udara; (3) gelagat; gerak-gerik yg menjadi alamat bahwa ada sesuatu yg terkandung di dl hati: dr -- matanya tampak ia sangat berang kepadaku [n] lendir yg keluar dr tenggorok pd saat terserang batuk; dahak [a] ria
rinyai ri.nyai [Mk] ? 1rinai
runyai ru.nyai [Lihat {unyai}]
runyam ru.nyam [a] (1) susah menjalankannya; rumit; sulit: kalau terjadi kecelakaan di jalan raya, urusannya cukup --; (2) gagal; tidak berhasil (jadi); kalut: kalau begitu, tentu akan -- usaha kita
rupa-rupanya ru.pa-ru.pa.nya [adv] rupanya
rupanya ru.pa.nya [adv] (1) rupa; (2) kelihatannya; tampak; (jika) menilik keadaannya (bentuknya, kelakuannya): ~ hari akan hujan; (3) agaknya; kiranya; barangkali: ~ ia tidak dapat datang; (4) gerangan; konon: siapa pula ~ yg mencoret-coret dinding itu; (5) kiranya (dl arti, alih-alih, sebetulnya, sebenarnya): kusangka sudah mati, ~ masih bergerak-gerak
rupanya spt hantu [ki] rupanya sangat buruk
rusak hatinya sangat sedih; (2) buruk tabiatnya
rusak moralnya buruk kelakuannya
rusak namanya mendapat nama buruk; tercemar namanya
sabung nyawa mempertaruhkan nyawa untuk mencapai sesuatu; (2) menempuh bahaya yg sangat besar
sabung-menyabung sa.bung-me.nya.bung [v] (1) langgar-melanggar; saling melanggar: kedua ayam aduan itu -- berusaha mengalahkan lawannya; (2) susul-menyusul: petir -- tidak ada henti-hentinya
sahut-menyahut sa.hut-me.nya.hut [v] bersahut-sahutan
saing-menyaing sa.ing-me.nya.ing [v] gigit-menggigit
salah tanya kurang sopan dl bertanya
sambar-menyambar sam.bar-me.nyam.bar [v] (1) saling menyerang dsb dng cepat: dl perang campuh banyak sekali pedang -; (2)susul-menyusul menyambar: kilat --
sambung nyawa menyambung hidup
sambung-menyambung sam.bung-me.nyam.bung [v] terus berlanjut; berlanjut; bersambung secara berurutan: kepulauan Indonesia -- menjadi satu
sambut-menyambut sam.but-me.nyam.but [v] (1) bersambut-sambutan; berbalas-balasan; jawab-menjawab; (2)berturut-turut sambung-menyambung (berganti-ganti)
sampai bulannya telah tiba saatnya untuk lahir
samping-menyamping sam.ping-me.nyam.ping [v] bersampingan
sandar-menyandar san.dar-me.nyan.dar [v] (1) saling bersandar; (2) saling membantu (dl hidup); bantu-membantu
sangkut-menyangkut sang.kut-me.nyang.kut [v] saling menyangkut
sanya sa.nya [Lihat {bahwasanya}]
sapa-menyapa sa.pa-me.nya.pa [v] bersapa-sapaan
sarang penyamun tempat para penyamun atau penjahat dsb menetap, berkumpul, atau bersembunyi
sasarannya sa.sar.an.nya [n] biasanya; akibatnya: banyak minum air dingin -- pilek
satu-satunya sa.tu-sa.tu.nya [a] hanya satu, tiada yg lain: ia adalah -- murid yg tidak lulus ujian; ini adalah -- jalan ke lokasi penelitian
sauk (menyauk) air mandikan diri [pb] hidup dng usahanya sendiri
sauk-menyauk sa.uk-me.nya.uk [v] saling menyauk; saling bertaut
sayup-menyayup sa.yup-me.nya.yup [adv] sayup-sayup
seadanya se.a.da.nya [adv] apa adanya; apa yg ada saja: silakan makan ~
seandainya se.an.dai.nya [p] seumpama; andaikan; andaikata
sebab buah dikenal pohonnya [pb] dr perbuatan atau perangai seseorang dapat diketahui asalnya
sebaik-baiknya se.ba.ik-ba.ik.nya [adv] sebaik mungkin; dng sangat baik: kerjakanlah tugas itu --
sebaik-baiknya hidup teraniaya [pb] sekali-kali jangan merugikan atau mencelakakan orang lain sekalipun kita dirugikan atau dicelakakannya
sebaiknya se.ba.ik.nya [adv] sepatutnya; sepantasnya: -- Anda yg datang ke rumahnya; -, cepat-cepat saja berangkat supaya tidak terlambat
sebaliknya se.ba.lik.nya [adv] kebalikannya
sebanyak se.ba.nyak [num] (1) sama banyaknya dng: -- yg kaya, -- itu juga yg miskin; utangnya -- bulu, utang yg banyak sekali; (2) sejumlah; jumlahnya: untuk keperluan Natal, telah disediakan -- 15 ton gula dan terigu
sebenarnya se.be.nar.nya [adv] sesungguhnya; sebetulnya
seberuntung-beruntungnya se.ber.un.tung-ber.un.tung.nya [a] betapapun beruntungnya
sebesar-besarnya bumi ditampar tak kena [pb] perkara yg kelihatannya mudah, tetapi sebenarnya susah menyelesaikan
sebetulnya se.be.tul.nya [adv] sebenarnya; sesungguhnya
sebisanya se.bi.sa.nya [adv] semampu yg dapat dikerjakan; sedapatnya
seboleh-bolehnya se.bo.leh-bo.leh.nya [adv] sedapat-dapatnya: -- kita jangan sampai menyusahkan orang lain
sebuah lesung ada seekor ayam jantannya (atau pemimpinnya) [pb] tiap-tiap kaum ada seorang penghulunya atau seorang cerdik pandainya yg akan melindungi kaum itu dr kejahatan orang lain
secepatnya se.ce.pat.nya [adv] selekas-lekasnya; segera mungkin: ~ kalian harus pergi
secukupnya se.cu.kup.nya [adv] sebanyak yg diperlukan
sedalam-dalamnya se.da.lam-da.lam.nya [adv] (1) sungguh-sungguh: menyatakan turut berduka cita ~; (2) sedalam mungkin; sampai yg paling dalam: galilah sumur itu ~
sedapat-dapatnya se.da.pat-da.pat.nya [adv] seberapa dapat; sedapat mungkin: kita akan berusaha ~
sedikit banyak sedikit atau banyak (untuk menyatakan sesuatu yg tidak tentu banyaknya); barang sedikit: -- banyak ada juga uang simpanannya di bank; kenaikan harga BBM -- banyak akan mempengaruhi harga-harga di pasar
sedikit-dikitnya se.di.kit-di.kit.nya [adv] sedikit [adv] sedikitnya
sedikit-sedikitnya se.di.kit-se.di.kit.nya [adv] paling sedikit
sedikitnya se.di.kit.nya [adv] (1) sekurang-kurangnya; setidak-tidaknya; paling sedikit: -- lima keluarga kehilangan tempat tinggal krn peristiwa kebakaran itu; (2) meski sedikit, tetapi ...: walaupun hanya tamatan sekolah dasar, -- engkau telah berpendidikan juga; (3) jumlahnya sedikit: banyak --, banyaknya (jumlahnya, bilangannya)
sedini-dininya se.di.ni-di.ni.nya [adv] seawal mungkin; selekas-lekasnya: diagnosis ~ penting sekali dl pengobatan penderita kanker
seekor kerbau berlumpur semuanya berlabur seekor kerbau ber.lum.pur semuanya berlabur [pb] seorang berbuat jahat, seluruh keluarganya beroleh nama yg buruk
seelok-eloknya se.e.lok-e.lok.nya [adv] yg paling elok; sebaik-baiknya: ~ uang itu disimpan saja di bank
seenaknya se.e.nak.nya [a cak] (1) semau hati; sesenang hati: duduklah ~; (2) sembarangan: jangan ~ engkau menuduh begitu
segala-galanya se.ga.la-ga.la.nya [adv] semuanya (sama sekali), tidak ada kecualinya; dl segala hal
segalanya se.ga.la.nya [adv] semuanya
segianya se.gi.a.nya [ark adv] seyogianya
sehabis-habisnya se.ha.bis-ha.bis.nya [adv] (1) hingga habis semuanya (tidak bersisa sedikit pun): buah-buahan sekeranjang mereka makan ~; (2) hingga yg penghabisan sekali: ~ , harga kain itu Rp20.000,00 per meter; (3) teramat sangat; sejadi-jadinya: anak itu menangis ~
seharusnya se.ha.rus.nya [adv] sepatutnya; semestinya; sepantasnya: kalau benar mencuri, sudah ~ dia dihukum
sejadi-jadinya se.ja.di-ja.di.nya [adv] sehebat-hebatnya; sekeras-kerasnya; sekuat-kuatnya: ia dipukuli ~; ia harus melawan ~
sejamaknya se.ja.mak.nya [adv] sepatutnya; memang demikian halnya; sewajarnya
sekenyang-kenyangnya se.ke.nyang-ke.nyang.nya [adv] sampai kenyang benar: makanlah ~ supaya tidak masuk angin
sekenyangnya se.ke.nyang.nya [adv] secukupnya: makanlah ~
sekiranya se.ki.ra.nya [adv] seandainya; jikalau: ~ buku ini bisa menggembirakan hatinya, aku akan memberikannya dng senang hati [p] seandainya; jika
sekonyar se.ko.nyar [Lihat {sekunar}]
sekosong-kosongnya se.ko.song-ko.song.nya [adv] sangat kosong; paling kosong: ~ dompetku, masih ada seribu rupiah di dalamnya
sekuasa-kuasanya se.ku.a.sa-ku.a.sa.nya [adv] sedapat-dapatnya; seboleh-bolehnya; sedaya-upayanya: dia berusaha tegak dan berjalan tertatih-tatih ~ menuju pos kesehatan
sekuasanya se.ku.a.sa.nya [adv] sedapatnya; semampu(nya): Anda dapat memberikan sumbangan ~
sekuat-kuatnya se.ku.at-ku.at.nya [adv] segenap tenaganya; seboleh-bolehnya: melihat kejadian itu, ia menjerit ~
sekurang-kurangnya se.ku.rang-ku.rang.nya [adv] setidak-tidaknya; serendah-rendahnya: ~ tamatan sekolah menengah atas
selalu di bawah ketiak istrinya [ki] dikuasai istrinya (dl kebijakan keluarga)
selama-lamanya se.la.ma-la.ma.nya [adv] (1) paling lama: ia dapat dijatuhi hukuman penjara ~ dua tahun; (2) tidak habis-habisnya; sepanjang masa; kekal: semoga aman dan sentosa ~
selamanya se.la.ma.nya [adv] selalu: ibu tiri tidak ~ jahat
selanjutnya se.lan.jut.nya [adv] seterusnya; sesudah itu; lalu; berikutnya: jadikanlah peristiwa ini sbg bahan pelajaran, ~ hendaknya lebih berhati-hati
selat-latnya se.lat-lat.nya [adv] selambat-lambatnya
selayaknya se.la.yak.nya [adv] sebaiknya; sepatutnya; sewajarnya: ~ kita membantu orang yg tertimpa musibah
selebihnya se.le.bih.nya [n] kelebihannya; lebihnya; sisanya: ambil uang di laci meja itu sebanyak Rp10.000,00, untuk membayar rekening listrik Rp8.000,00, dan ~ untuk uang jajan kamu
selekas-lekasnya se.le.kas-le.kas.nya [adv] sesegera-segeranya; sesegera mungkin
selekasnya se.le.kas.nya [adv] sesegeranya; secepatnya; secepat-cepatnya: ~ barang itu dikirim
selurusnya se.lu.rus.nya [adv] sebenarnya, sesungguhnya: saya menyatakan ini dng ~
semaksimal-maksimalnya se.mak.si.mal-mak.si.mal.nya [adv] paling maksimal; sebanyak (setinggi) yg dapat dicapai: bus air yg diserahkan kpd daerah harus dioperasikan -
semaksimalnya se.mak.si.mal.nya [adv] semaksimal mungkin
semanis-manisnya se.ma.nis-ma.nis.nya [adv] sampai elok (cantik) betul: lukisan gadis itu dibuatnya --
semau-maunya se.ma.u-ma.u.nya [adv] sesuka hatinya; sekehendaknya; sewenang-wenang: jangan bertindak -- saja
sememangnya se.me.mang.nya [adv] (1) sebenarnya; memang: -- bahan itu telah digunakannya sejak kecil; (2) selayaknya; sepatutnya: -- dia tidak perlu berkunjung ke rumah orang itu
semerdeka-merdekanya se.mer.de.ka-mer.de.ka.nya [adv] tidak terpengaruh (oleh apa dan siapa pun); bebas atau lepas sama sekali: seni lukis harus -- dr segala ikatan moral dan tradisi untuk dapat hidup
semestinya se.mes.ti.nya [adv] (1) seharusnya: tidak diperlakukan sbg -; (2) sebenarnya; sememangnya: -lah jika uang itu kauberikan kpd ibumu
sempat-sempatnya sem.pat-sem.pat.nya [adv] sempat: empat orang pengawal dan seorang fotografer, yg selama ini terdengar galak dan seram, -- menampakkan diri di masjid terbesar itu
semua-muanya se.mu.a-mu.a.nya [adv] semuanya
semuanya se.mu.a.nya [adv] segala-galanya
semujur-mujurnya se.mu.jur-mu.jur.nya [a] seberuntung-beruntungnya
sendirinya sen.di.ri.nya, dng sendiri [adv] secara otomatis: dng -- aku menolak krn tuduhannya tidak benar
sendok besar tak mengenyang [pb] tidak ada buktinya
senyak se.nyak [Lihat {senyap}]
senyampang se.nyam.pang [p] (1) kebetulan; selagi: -- ia ada, mintalah saran; (2) mujurlah; untunglah: -- bertemu dng paman saya ini, saya dapat pertolongan; (3) kalau-kalau; sekiranya: bawalah payung, -- hujan di jalan; (4) mentang-mentang: -- ia berkuasa, bukan main sombongnya; sebaiknya kita berangkat sekarang -- ada teman; (5) jika; sekiranya; kalau: hatinya sangat rusuh krn -- ia meninggal dunia tidak ada orang yg dapat mengurus hartanya
senyap se.nyap [a] (1) tidak ada suara (bunyi) sedikit pun; sunyi; lengang; (2) tidak ada kegiatan; sepi (perniagaan dsb): perdagangan karet -- saja tahun ini, tidak banyak pembeli; (3) tidak terdengar suara apa-apa; tidak berkata-kata; diam: ketika itu -- , tidak seorang pun berani berbicara; (4) tidak diperbincangkan lagi: akhirnya perkara itu -- dng sendirinya
senyar se.nyar [a] (1) berasa geranyam di tangan dsb (ketika siku terantuk benda keras); (2) berasa geranyam di lidah (bila makan kulit jeruk atau minuman yg beralkohol)
senyawa se.nya.wa [n] (1) padu benar; sudah menjadi satu arti (tt kata majemuk); sudah menjadi satu zat (tt unsur kimia); (2) senyawaan [a] berpadu benar; bersatu padu; sudah menjadi satu arti (tt kata majemuk); (2) Kim n zat murni dan homogen yg terdiri atas dua unsur atau lebih yg berbeda dng perbandingan tertentu, biasanya sifatnya sangat berbeda dr sifat unsur-unsurnya; senyawaan
senyawa organik senyawa yg bersangkut paut dng zat yg berasal dr makhluk hidup
senyawaan se.nya.wa.an [n Kim] campuran (dua zat dsb) yg sudah berpadu benar; perpaduan (dua zat dsb): petugas itu menyemprot tanaman jeruk dng ~ kimia [n] paduan: menyemprot dng -- asam kimia
sepantasnya se.pan.tas.nya [adv] cukup pantas; sangat pantas; selayaknya; sepatutnya: sudah ~ kita menghargai jasa-jasanya
sepatutnya se.pa.tut.nya [adv] (1) selayaknya; seyogianya; (2) dng sepantasnya; dng baik-baik: mereka menerima kedatangan kami dng ~; (3) sebenarnya; tentu saja; sudah selayaknya: ~ ia akan menghukum orang yg bersalah
seperlunya se.per.lu.nya [adv] (1) mana yg perlu saja; kalau perlu saja: hal ini boleh diubah ~; (2) sebanyak yg dibutuhkan (diperlukan); secukupnya: kalau memang kauperlukan, ambillah ~
sepertinya se.per.ti.nya [p] (1) seandainya; sekiranya: (kalau) -- kamu mendapat panggilan, bagaimana?; (2) adv sebagaimana mestinya; selayaknya: diperlakukan dng -
sepraktis-praktisnya se.prak.tis-prak.tis.nya [adv] semudah-mudahnya; seefisien-efisiennya
sepuas-puasnya se.pu.as-pu.as.nya [adv] hingga puas (hingga jemu dsb); hingga tidak mau lagi; sepuas-puas hati
sesudah-sudahnya se.su.dah-su.dah.nya [adv] (1) sebaik-baiknya; sepenuh-penuhnya; (2) sesuka hati(nya); sejadi-jadinya: ia menyelesaikan tugasnya --
sesudahnya se.su.dah.nya [p] sesudah
sesuka-sukanya se.su.ka-su.ka.nya [adv] semau-maunya
sesukanya se.su.ka.nya [adv] semaunya
sesungguhnya se.sung.guh.nya [adv] (1) sebenarnya; sebetulnya; bahwasanya; (2) memang (begitu)
seterusnya se.te.rus.nya [adv] (1) selanjutnya; (2) lalu ...; lantas ...; (3) lain-lainnya; (4) tetap selama-lamanya; (5) dan berikutnya; (6) mulai sekarang ...
setidak-tidaknya se.ti.dak-ti.dak.nya [adv] setidaknya
setidaknya se.ti.dak.nya [adv] (1) sekurang-kurangnya: ~ ia akan menjadi guru musik yg pintar; (2) barang sedikit (mesti ...); (3) bagaimanapun halnya (mesti ...)
seumumnya se.u.mum.nya [adv] (1) seluruhnya; semuanya; secara rata; (2) pd umumnya
seutuhnya se.u.tuh.nya [adv] selengkap dan sebulat(nya); keseluruhan(nya): catatlah sajak itu ~; materi penataran itu berkaitan dng pembangunan manusia Indonesia ~
sewajarnya se.wa.jar.nya [adv] (1) semestinya; selayaknya: sudah ~ apabila kpd mereka diberi amnesti; (2) memang demikian halnya; sebenarnya: ia bukan cantik krn berhias dan berias, tetapi cantik ~; (3) dng sendirinya; atas kemauan sendiri: prakarsa yg timbul adalah ~
sewajibnya se.wa.jib.nya [adv] seharusnya; sepatutnya
seyogianya se.yo.gi.a.nya lihat yogia
sia-sia nyawa membuang-buang nyawa dng sia-sia; mati konyol; (2) merusakkan hidup (jiwa) orang
simpul anyam simpul untuk menyambung tali besar dng tali kecil
singkap hatinya terbuka, terketuk (tt perasaan): -- hatinya melihat penderitaan anak itu; (2) suka hati
sinyal si.nyal [n] (1) tanda isyarat (lampu merah, bunyi, larangan parkir, dsb); (2) tiang dsb yg menjadi (atau berisi) tanda isyarat: -- stasiun sudah tampak dr jauh
sinyalemen si.nya.le.men [n] (1) peringatan (pemberitahuan dsb) supaya waspada atau memperhatikan: Dinas Kesehatan kita telah memberikan -- akan adanya wabah kolera di kota ini; (2) dugaan: menurut -- yg berwajib, pembunuhan itu ada unsur rasa dendam
sinyalir si.nya.lir , men.si.nya.lir v memperingatkan (memberitahukan dsb) supaya memperhatikan atau berawas-awas (thd, kpd): pihak intelejen merasa perlu -- adanya usaha mendiskredit-kan pemerintah
sirih tanya sirih selengkapnya yg diberikan kpd orang tua anak perempuan yg dipinang
spt kepiting tidak tahu bungkuknya (sbg udang tak tahu bungkuknya) [pb] orang yg tidak tahu akan cacatnya, tidak sadar akan kebodohan dan kekurangannya
spt lampu kekurangan minyak [pb] perihal seseorang yg hidupnya sangat melarat; perihal seseorang yg penyakitnya sudah sangat parah (sudah hampir mati)
spt menating minyak penuh spt me.na.ting minyak penuh [pb] diperlakukan dng penuh kasih sayang (hati-hati dsb)
spt pinang pulang ke tampuknya [pb] sudah pd tempatnya; sudah cocok
spt tudung saji dng delamak nya [ki] sudah jodohnya atau sehidup semati (tt suami istri)
suaranya spt membelah betung [pb] suaranya tidak enak pd pendengaran (krn terlalu kuat dsb)
sudah genap bilangannya [pb] sudah sampai ajalnya
sudah kenyang makan kerak [pb] sudah banyak pengalaman
sudah mati kutu nya [pb] sudah hilang kekuatannya; tidak berbuat apa-apa lagi; celah
sudah se asam segaramnya [pb] sudah tidak ada celanya (tt pekerjaan, perbuatan)
sudah seasam se garam nya [pb] sudah baik benar (tidak ada celanya)
sunyata su.nya.ta [Jw n] ke.su.nya.ta.an n kebenaran atau kenyataan (dl ilmu tasawuf atau agama): alam -; ilmu --
surut hatinya tawar hatinya
tadinya ta.di.nya [n] (1) pd mulanya: walaupun ~ tidak mau mengaku, akhirnya ia mengaku juga; (2) sedianya: ~ kami bermaksud menemui kakakmu; (3) yg dahulu: ~ rumah ini berlantai tanah, tetapi sekarang sudah ubin
tahi minyak endapan pd minyak; (2) ampas dl pembuatan minyak
tahu asam garamnya [pb] tahu seluk-beluknya (baik-buruknya)
tak ada laut yg tak berombak [pb] setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya
tak jauh rebung dr rumpun nya [pb] tabiat anak tidak akan berbeda jauh dng orang tuanya
tak tentu hilir mudiknya [pb] tidak tentu ujung pangkalnya, tidak tentu asal muasalnya
tak tentu hilir nya [pb] tidak tentu maksud dan tujuannya
tak tentu kepala ekornya [pb] tak tentu ujung pangkalnya
takah-takahnya ta.kah-ta.kah.nya [a] rupa-rupanya; kelihatannya; tampaknya; agaknya
tali busur tidak selamanya dapat diregang [pb] orang tidak selamanya bekerja terus-menerus, tetapi mesti ada istirahatnya
tali penyandang sabuk untuk menggendong atau menyandang alat untuk menyemprot bahan pemberantasan hama dan penyakit tumbuhan peliharaan
tamat riwayatnya habis riwayatnya; mati; (2) sudah habis; sudah berhenti dan tidak terus lagi (tt suatu kegiatan, kemasyhuran, dsb): setelah dipecat krn korupsi yg dilakukannya itu, ~ nya
tampak tembelang nya [pb] kelihatan kebusukannya (kekurangannya, kejahatan, dsb)
tampaknya tam.pak.nya [adv] kelihatannya
tamparan nyamuk tam.par.an nyamuk bagian tubuh antara tulang belikat dan tulang leher; bahu sebelah belakang
tampuk nya masih bergetah [pb] masih cukup penghidupannya
tanda tanya tanda baca (") yg terdapat pd akhir kalimat tanya; (2) sesuatu yg memerlukan jawaban atau yg kebenarannya masih diragukan
tangkai tombak batang pd tombak
tanker minyak bumi kapal khusus yg mengangkut produk minyak bumi
tanya ta.nya [n] permintaan keterangan (penjelasan dsb); (2) v cak bertanya
telah berasap hidungnya telah ber.a.sap hidungnya [pb] telah memperoleh keuntungan setelah lama menderita kekurangan
telah rusak nama nya [ki] telah hilang kebaikannya
tempat bertanya orang yg ditanyai
tepercik peluh(nya) te.per.cik peluh(nya) [ki] sangat malu (dia)
tepuk perut tanya selera [pb] bila hendak melakukan hal yg baru, sebaiknya bertanya dahulu kpd orang yg sudah berpengalaman
teranyar ter.a.nyar terbaru: masalah ~ adalah likuidasi (pencabutan izin) 16 bank swasta yg diumumkan Pemerintah akhir pekan lalu
terbanyak ter.ba.nyak [a] paling banyak: yg menang ialah yg mendapat suara -
terdorong gajah krn besarnya [pb] berbuat sesuatu yg kurang baik krn kekuasaannya
terkunci mulutnya ter.kun.ci mulutnya tidak dapat berkata-kata (krn kaku rahangnya atau takut, kaget, dsb)
terkunyah ter.ku.nyah [v] (1) sudah dikunyah; (2) tidak sengaja mengunyah
terkunyah di batu ter.ku.nyah di batu [ki] malang; sial: ~ di nasi, ki beruntung; mujur
ternyana ter.nya.na [v] terduga; terkira: korupsi terjadi di tempat-tempat yg paling tidak ~
ternyata ter.nya.ta [v] sudah nyata; ada buktinya; terbukti: ~ ia memiliki kemampuan memimpin
ternyatakan ter.nya.ta.kan [v] dapat (mampu) dikemukakan (dikatakan): begitu sulitnya persoalan itu sehingga tidak ~ lagi
terperenyak ter.per.e.nyak [v] jatuh terduduk dng tiba-tiba; jatuh duduk; terjelepok: ia duduk ~ di tengah rumah
tersenyawa ter.se.nya.wa [v] terpadu (menjadi satu zat, satu arti, dsb)
tiada berketentuan hulu hilirnya [pb] tidak tentu maksud dan tujuannya
tiada mengetahui hulu hilir nya [pb] tidak mengetahui ujung pangkalnya (tidak tahu apa-apa dl suatu urusan)
tiang pandak hendak menyamai tiang panjang [pb] hendak meniru-niru perbuatan orang besar atau kaya, akhirnya diri binasa
tiga-tiganya ti.ga-ti.ga.nya [num] ketiganya
tipis kepercayaannya [ki] kurang teguh kepercayaannya
titik nyala [Kim] derajat suhu terendah tempat suatu minyak menguap cukup banyak dan cukup reaktif untuk dapat terbakar seketika
toko penyalur toko, agen, dsb yg menyalurkan atau memasarkan produk
tombak tom.bak [n] (1) senjata tajam dan runcing, bermata dua, bertangkai panjang, untuk menusuk dr jarak dekat atau jauh (dng cara melemparkannya); ada bermacam-macam
tombak benderang tombak kerajaan yg dibawa oleh pembawa tombak yg berada di kiri kanan raja; tombak yg tangkai dekat mata tombak dihiasi dng bulu kambing dsb
tombak kembar dua pemain yg menjadi ujung tombak (dl sepak bola)
tombak pengawinan tombak yg digunakan pd waktu upacara kerajaan
tong kosong nyaring bunyinya [pb] orang yg bodoh biasanya banyak bualnya (cakapnya)
tong penyamak tong khusus tempat cairan penyamak untuk mencelup (merendam) kulit
turun darahnya sudah reda marahnya
udang tak tahu bungkuk nya [pb] tidak tahu akan kekurangan dirinya
udang tak tahu di bungkuknya [pb] tidak tahu akan cacat dan celanya diri sendiri
unyai [Mk v] ber.u.nyai v berlambat-lambat (mengerjakan dsb); sedikit demi sedikit
utang nyawa tertolong hidupnya; dapat hidup krn pertolongan orang
acara aca.ra [n] (1) hal atau pokok yg akan dibicarakan (dl rapat, perundingan, dsb); agenda: -- kongres akan disusun oleh panitia khusus; (2) hal atau pokok isi karangan: untuk ujian mengarang disediakan empat --; (3) kegiatan yg dipertunjukkan, disiarkan, atau diperlombakan; programa (televisi, radio, dsb): -- televisi dan radio setiap hari dimuat dl surat kabar; (4) pemeriksaan dl pengadilan; perkara: dia sedang menyaksikan -- di mahkamah tinggi; (5) ark cara: setiap orang mempunyai -- berpikir yg berlainan [Jw v] , meng.a.ca.ra.kan v mempersilakan (duduk, makan, dsb)
ada nyawa [ki] masih hidup, tetapi sudah hampir mati (dl keadaan hampir mati)
ada nyawa (umur) ada rezeki [pb] selama masih hidup kita tentu masih sanggup berusaha
air senyawa air di dl tanah yg terikat bukan secara fisik melainkan secara kimiawi
air tersenyawa air yg bercampur dng mineral, yg berasal dr air yg terserap
akar tombak akar tunggal
alun [n] gelombang yg memanjang dan bergulung-gulung, biasanya lebih kecil dp ombak, tetapi lebih besar dp riak
angin berputar ombak bersabung [pb] sangat sulit (tt perkara)
anjing menyalak di ekor (pantat) gajah [pb] orang hina (lemah, kecil) hendak melawan orang berkuasa
anyang-anyang [n ] tumbuhan, Elaeocarpus grandiflora
anyar [Jw a] baru
bagai manik putus talinya (pengarang) [pb] perihal air mata yg bercucuran
bagai minyak dng air [ki] tidak dapat hidup rukun; tidak dapat bersatu
bagai minyak lelap [ki] licin sekali (tt pipi)
bagai pelita kehabisan minyak [pb] tidak berseri-seri lagi
bahana ba.ha.na [n] (1) bunyi (suara) nyaring: kedengaran -- halilintar menggelegar; (2)kumandang; gema: terdengar -- suara azan di kejauhan; (3) bunyi (suara) riuh rendah: -- pesawat yg naik dan turun di lapangan terbang itu mengganggu ketenangan penduduk di sekitarnya [kl a] (1) luar biasa; amat elok (besar dsb): kenaikan Sultan Raja yg gana dipandang heran terlalu --; tiada -- kelihatan; (2) terang; nyata [kl p] sebab, karena: tubuhnya kurus kering -- dijangkiti penyakit
bambu runcing bambu yg diruncingkan ujungnya, dipakai sbg senjata dl perang merebut kemerdekaan; tombak bambu
bangsat tak tahu disukarnya [ki] orang yg tidak tahu diri
banting ban.ting [v] mem.ban.ting v (1) memukul keras-keras (tt ombak dsb); mengempas: ombak -- ke pantai; (2) menjatuhkan kuat-kuat ke bawah; mengempaskan; (mencampakkan) ke bawah: ia -- tikus itu sampai mati; (3) cak berguncang keras: mobil yg terlalu keras bannya dan sedikit muatannya tentu -; (4) membelokkan (ke kiri atau ke kanan); membuang ke kiri atau ke kanan: ia -- setir mobilnya agar tidak terjadi kecelakaan [kl n] perahu Aceh bertiang dua: gali patik yg datang ini empat belas dan -- patik sembilan buah [Mk n] lembu; sapi; banteng
banyak kali kerap kali
banyak mulut cerewet
bau [n] apa yg dapat ditangkap oleh indra pencium (spt anyir, harum, busuk): -- napas yg keluar dr mulutnya busuk; (2) v ada baunya; mengeluarkan bau [n] satuan ukuran luas tanah 7.096 m2 atau 500 tombak persegi
bau nya setahun pelayaran [pb] berbau busuk sekali
belanak bermain di atas karang [pb] ombak besar (sehingga ikan belanak yg biasanya senang diam dl pasir laut, naik ke permukaan laut)
belantik be.lan.tik [n] alat untuk menangkap binatang, terbuat dr tali yg dihubungkan dng alat pembidas, apabila tali tersentuh, dapat membidaskan tombak atau menjerat binatang sasarannya [Jw n] (1) orang yg menjadi perantara pd jual beli ternak (spt sapi, kerbau); (2) cengkau; pialang; makelar lihat bintang
belum (sudah) diasapi kemenyan [pb] belum (sudah) kawin
belum dipanjat asap kemenyan [pb] belum kawin
belum tentu hilir mudik nya [pb] belum tentu keputusan atau kesudahan suatu hal atau perkara; kokoh, baik dl soal yg kecil-kecil maupun dl soal yg besar-besar
benderang ben.de.rang [kl n] tombak yg tangkainya dihiasi dng bulu kambing (sbg tanda kebesaran); tombak benderang [a] terang benar (tt cahaya, warna): tunggulnya merah amat --; bulan --
berbisik ber.bi.sik [v] (1) berkata dng suara perlahan-lahan (seakan hanya mendesis dan tidak nyaring): bicaranya spt orang -, mana bisa kutangkap dng jelas; (2) ki berbuat dng diam-diam (sehingga tidak kedengaran atau ketahuan oleh orang lain): rupanya ada yg -- hendak menyerang kita
bercabul ber.ca.bul [v] (1) berbuat cabul; (2) cak timbul dan menular-nular; berjangkit (tt penyakit); (3) cak berkecamuk (tt badai, ombak, perang, dsb); (4) cak merajalela (tt kejahatan dsb)
bercanggah ber.cang.gah [v] (1) memakai canggah; (2) bercabang (mempunyai canggah): tombak ~
bergulung ber.gu.lung [v] (1) berlipat melingkar: lengan bajunya ~ sebatas siku; (2) bergerak (berjalan) spt berguling (tt ombak dsb): ombak ~ dan memecah di pantai
bergulung-gulung ber.gu.lung-gu.lung [n] beberapa gulung: ~ kawat duri diangkut dng mobilnya; (2) v berkali-kali bergulung: nun jauh di tengah kelihatan ombak ~
berhanyut-hanyut ber.ha.nyut-ha.nyut [v] (1) terkatung-katung dibawa air (ombak): empat hari empat malam perahunya ~ dibawa ombak; (2) pergi ke mana-mana: ~ di perantauan, tiada sanak saudara; (3) berlarut-larut; bertele-tele: pembicaraannya ~ tidak menentu
beriak be.ri.ak [v] bergerak mengombak (tt air, udara): udara yg tenang mulia ~ , silau mata memandangnya [v] berdahak; mengeluarkan dahak
berketak ber.ke.tak [v] (1) berlipat (pd kulit leher dsb): lehernya jenjang ~ tiga, tempat peluh bermain; (2) berombak-ombak (rambut): ia menyikat rambutnya yg ~ itu
berkocak ber.ko.cak [v] (1) berguncang (tt benda cair); (2) berpalu (tt ombak di pantai dsb): ombak ~ pd batu karang; (3) menjadi keruh atau tidak berseri-seri (tt mata); menjadi rusuh (gelisah): matanya (hatinya) ~
berlangsi ber.lang.si [v] berbunyi mendering (mendengung) dng nyaring: akan kedengaran kumbang ~ jika dijolok dl lubangnya
berminyak muka nya [pb] senang; gembira
berpadu ber.pa.du [v] (1) menjadi satu benar; luluh dan bercampur menjadi satu: angin laut dan desir ombak ~ suara; (2) beku dan menjadi keras (tt darah, air gula, dsb): darahnya ~; (3) kukuh krn telah disatukan: partai-partai politik ~ dl satu asas, Pancasila; (4) bercampur (dng): suka dan duka ~ mengharu hati
bersiul ber.si.ul [v] (1) mengeluarkan tiruan bunyi suling (dng mulut): ia -- memanggil anjing; sambil -- girang, ia keluar dr mobil; semudah -, gampang sekali; tinggal -(-siul), tinggal bersenang-senang; (2) berbunyi (tt beberapa macam burung); mendesis (tt ular): di sana-sini kedengaran burung -; bunyinya spt ular -
bertenun sampai ke bunjai nya [pb] mengerjakan sesuatu harus sampai selesai
bibir nya bergetah [ki] sangat pandai memikat hati (membujuk dsb)
canda can.da [n] (1) tingkah; (2) kelakar; senda gurau; seloroh; (3) Mk rupa; -- gurau senda gurau: di kala matahari terbenam, mereka segera menghentikan -- gurau krn harus melaksanakan salat Magrib [kl n] tombak pendek [ark a] , tak -- , tidak peduli; tidak ambil pusing [ark adv] rupanya: hari -- akan hujan; ia -- tidak suka makanan itu [n] , -- kemudi kayu tempat mengikatkan kemudi
cemara ce.ma.ra [n] (1) secekak bulu kuda (lembu, kerbau, dsb) yg dipakai sbg hiasan pd tombak dsb, (2) secekak bulu ekor kuda dsb yg diberi tangkai untuk berkipas, mengusir lalat, dsb; (3) secekak rambut yg dipakai untuk memperbesar konde atau sanggul; (4) benda yg rupanya spt bulu ekor kuda atau lembu (msl bulu pd buah jagung) [n] pohon yg berbatang tinggi lurus spt tiang, daunnya kecil-kecil spt lidi; eru; Casuarina eqnisetifolia
cerita nyata [Sas] cerita yg diangkat dr peristiwa yg benar-benar terjadi
coang co.ang , ber.co.ang v tampak mencuar(-cuar) ke atas (tt barang yg panjang dan runcing atau lancip): bedil dan tombak bagai ranting ~ ke udara [Mk] men.co.ang-co.ang v hilir mudik tidak tentu tujuannya; mondar-mandir
cogan alam [kl] tombak kerajaan, bilah dan tangkainya dihiasi emas
contoh kenyataan [Dag] contoh yg diambil dr partai barang yg telah diterima
dagu nya lebah bergantung [pb] dagu yg bagus
dekat rezekinya [ki] lekas (mudah) mencari untung
dermaga der.ma.ga [n] (1) tembok rendah yg memanjang di tepi pantai menjorok ke laut di kawasan pelabuhan (untuk pangkalan dan bongkar muat barang); kade: kapal itu sedang berlabuh di -- pelabuhan untuk membongkar muatannya; (2) tembok penahan ombak (di pelabuhan)
derum de.rum [v] men.de.rum v berlutut dng kedua kaki depan atau dng keempat kakinya (tt binatang besar spt lembu, kerbau): kerbau ~ di dalam kandangnya [n] tiruan bunyi guruh (iringan mobil dsb) yg kedengaran dr jauh: penghuni kampung itu bersiap-siap mengungsi ketika mendengar -- konvoi musuh
desas-desus de.sas-de.sus [n] (1) suara orang berbisik-bisik: di ruang itu kedengaran ada --; (2) percakapan orang banyak (yg belum tentu benar dan tidak diketahui sumbernya); kabar angin: ada -- yg mengatakan bahwa pejabat itu terlibat gerakan subversi
dewan penyantun dewan yg dibentuk untuk membantu pengembangan suatu perguruan tinggi, organisasi, dsb
disangka tiada akan mengaram disangka tiada akan me.nga.ram , ombak yg kecil diabaikan [pb] tiada mengindahkan bahaya yg kecil, akhirnya tertimpa bencana besar
empas em.pas [v] meng.em.pas v (1) membantingkan atau menjatuhkan diri: dia ~ ke tempat tidurnya; (2) memukul pd (tt ombak): ombak ~ ke pantai
entak en.tak [v] meng.en.tak v (1) menginjak (mengenyak, menekan ke bawah, menumbuk, dsb) kuat-kuat: dia menghardik seraya ~ lantai; (2) menusuk; menikam (dng tombak dsb): dia terjatuh ketika hendak ~ babi hutan itu
enyah [v] pergi; lari: krn merasa tak senang, ia hendak -- dr kota ini
fajar senja nyata [Met] (1) fajar pd waktu pagi hari yg dimulai pd saat pusat bulatan matahari berada pd posisi 6o di bawah ufuk sampai pada saat matahari terbit; (2) fajar pd waktu senja hari yg dimulai pd waktu matahari terbenam sampai pusat bulatan matahari berada pd 6o di bawah horizon
ganggang gang.gang , ber.gang.gang v berdiang; memanaskan diri (dekat api): krn tidak tahan udara dingin, ia ~ dekat api unggun itu [n] sela-sela di antara dua barang; celah: ia mengintip dr -- pintu; (2) a renggang; tidak rapat: persahabatan mereka semakin -- [n] aneka ragam jenis tanaman yg terdapat di pantai, terutama pantai berkarang dan berombak besar, digunakan sbg sumber bahan makanan atau bahan lainnya; Algae
garam di kulumnya tak hancur [pb] orang yg pandai menyimpan rahasia
gayung ga.yung [n] (1) tempurung dsb yg diberi bertangkai untuk mengambil air; sibur; (2) satuan ukuran isi atau takaran untuk minyak dsb: Ibu membeli minyak tanah dua -- [n] (1) kl tongkat panjang, dipakai untuk senjata; (2) gerakan (menombak, memarang, dsb); serangan (dng pedang dsb) [n] mantra untuk membunuh (menyakiti) seseorang dr jauh
geleng spt patung kenyang [pb] berjalan dng sombong; congkak
gembak gem.bak [n] (1) rambut anak-anak yg dibiarkan tidak dipotong (sampai saat dikhitankan) pd ubun-ubunnya; gombak; (2) ombak (pd rambut); (3) rambut pd dahi kuda
gombak gom.bak [n] jambul (pd ayam, burung, bunga, dsb); jambak (rambut di dahi kuda); rambut di atas dahi (yg ditinggalkan sehabis berpangkas)
hanyut ha.nyut [v] (1) terbawa oleh arus (banjir, ombak, dsb); terbawa mengalir: beberapa rumah telah --; (2) habis; hilang; lenyap: -- harta bendanya; (3) ki terharu: -- hatinya menyaksikan keadaan para pengungsi itu; (4) ki terlalu asyik: ia sedang -- dl lamunannya; (5) ki pergi jauh-jauh; mengembara: lebih baik -- ke negeri orang dp hidup menanggung malu; (6) berhanyut
harta kekayaan menyanak semua harta peninggalan yg menjadi tanggung jawab sanak keluarga
hempas hem.pas [v] , meng.hem.pas v mencampak; membanting; menjatuhkan diri; memukul pd (tt ombak): adik ~ ke tempat tidurnya; ombak ~ ke pantai
hidup sandar-menyandar umpama aur dng tebing [pb] perihal orang berlaki istri yg berkasih-kasihan; perihal orang bersahabat yg setia dan saling menolong
hilang hi.lang [v] (1) tidak ada lagi; lenyap; tidak kelihatan: tiba-tiba benda itu -- dr pemandangannya; (2) tidak ada lagi perasaan (spt marah, jengkel, suka, duka), kepercayaan, pertimbangan, dsb: rasa marahnya kpd anak yg nakal itu sudah --; kepercayaan kpd orang yg setiap kali ingkar janji itu telah --; (3) tidak dikenang lagi; tidak diingat lagi; lenyap: ketenarannya -- begitu saja krn kejadian itu; (4) tidak ada, tidak kedengaran lagi (tt suara, bunyi, dsb): suara yg memanggil-manggil itu semakin -- dr pendengaran; (5) meninggal: ayahnya -- beberapa bulan yg lalu
hilang lenyap hilang sama sekali
hilang nyawa mati
hilang rona krn penyakit [pb] orang yg tidak berharta (beruang) kurang dihargai orang
hilang satu sepuluh gantinya [pb] sekali-kali janganlah putus asa
hilang-hilang hi.lang-hi.lang [v] , ~ timbul 1 tidak kelihatan (kedengaran) nyata; (2) sebentar tampak sebentar lagi hilang
hitam mata itu mana boleh bercerai dng putihnya [pb] orang yg sedang bercinta tidak mudah dipisahkan
hitung punya kalau dihitung-hitung betul ...; (2) setelah dihitung-hitung (dipertimbangkan masak- masak) ...
hujan renyai hujan gerimis
ikal [a] berkeluk-keluk atau mengombak (tt rambut): rambutnya -- , lebat, dan hitam
jambu jam.bu [n] (1) pohon bercabang banyak, tinggi dapat mencapai 10 m, daunnya lonjong, bunganya berwarna putih atau kehijau-hijauan dan berambut halus yg menjadi kering cokelat atau hitam ketika bunganya menjadi buah; (2) buah jambu, banyak airnya, bentuknya menyerupai genta dan lebar di bawah, macam dan jenisnya banyak; Eugenia [n] jambul; gombak; bulu-bulu (pd ujung tombak dsb)
jangan hendaknya mudah-mudahan jangan
janggal jang.gal [a] (1) tidak sedap dipandang mata (krn letaknya atau susunannya tidak tepat dsb): tampak -- kalau vas bunga itu kauletakkan di atas lemari; (2) tidak sedap didengar (krn iramanya, bunyinya tidak harmonis, dsb): lagu-lagu mars yg dibawakan dng irama keroncong -- kedengarannya; (3) tidak biasanya; tidak menurut kebiasaan (tt tingkah laku): tingkah lakunya -- benar hari ini; (4) canggung: saya merasa -- menghadapi orang itu
jauh rezekinya sukar mencari untung
juang ju.ang , ber.ju.ang v (1) berlaga (tt binatang yg besar-besar); berlawan: dua ekor gajah jantan ~ memperebutkan betinanya; (2) memperebutkan sesuatu dng mengadu tenaga; berperang; berkelahi: segenap rakyat ikut serta ~ untuk mencapai kemerdekaan; (3) berlanggaran (tt perahu, ombak, dsb); (4) berusaha sekuat tenaga tt sesuatu; berusaha penuh dng kesukaran dan bahaya: pihak keamanan sudah ~ membebaskan saudara itu [n] , ju.ang-ju.ang ? lenjuang
julang ju.lang , men.ju.lang v (1) tampak menyembul tinggi; membubung tinggi (tt api dsb): ombak ~ di permukaan laut; api berjolak ~ ke angkasa; (2) membawa (mendukung) anak dsb di atas bahu; (3) ki menjunjung tinggi; menghormati: rakyat ~ pemimpinnya yg jujur dan penuh pengabdian itu [v] , -- hulu ukuran tekanan fluida yg dinyatakan dng tingginya kolam air
jung pecah yu yg kenyang [pb] jika negeri tidak berpemerintahan atau terjadi huru-hara, orang-orang jahatlah yg akan beruntung
juru minyak awak kapal yg bertugas melumasi bantalan dan bagian yg bergerak dr mesin induk dan mesin bantu di dl kamar mesin kapal
kalakian ka.la.ki.an [kl p] ketika itu; lalu; kemudian: -- , setelah sedikit hari kemudian dp itu, kedengaranlah berita keberangkatannya ke Malaka
kalau bangkai galikan kuburnya [pb] lebih baik menunggu dng tenang apa yg akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yg akan diambil
kaukasoid kau.ka.so.id [n Antr] golongan manusia yg mempunyai ciri-ciri fisik tertentu, yaitu kulit pucat, tinggi badan sedang sampai jangkung, rambut lurus sampai berombak, badan biasanya berbulu, mata biru muda sampai cokelat tua, hidung biasanya mancung
ke mana angin yg deras ke situ condongnya [pb] tidak teguh pendirian
kekok akalnya [Mk] busuk hati; tidak jujur
keluar tanduk nya [ki] marah
kena ke.na [v] (1) bersentuhan (dng); terantuk (pd): ujung tombak itu -- pd tengkuk pencuri itu; (2) tepat pd sasarannya; tidak luput: burung itu ditembaknya, tetapi tidak --; (3) tertimpa (oleh); mengalami; menderita (sesuatu); mendapat atau beroleh suatu perbuatan: sekarang banyak anak -- penyakit cacar; (4) tidak bebas dr (aturan, pajak, dsb): tidak ada yg terkecuali, semuanya -- aturan ini; (5) tepat benar; sesuai benar; cocok; berpatutan (berpaduan); sedang dan patut (tt pakaian dsb): pantun ini tidak -- sajaknya
kencang ken.cang [a] (1) tegang; tidak kendur: rentangkan tali yg biru itu kencang-kencang; (2) laju; cepat: mobil itu terlalu -- jalannya; ia berlari -- dng kecepatan maksimal; (3) erat-erat; erat dan kuat: ia berpegang -- pd tiang kapal ketika ombak besar menggoncangkan kapal yg ditumpanginya [n] ken.cang-ken.cung n tiruan bunyi "cang, cing, cung"
kenyang (banyak) makan garam [pb] sudah berpengalaman dl hidup
kera menegurkan tahinya [pb] membukakan kehinaan sendiri
keras jangat nya [ki] kebal
kerbau punya susu [pb] seseorang yg membuat kebaikan atau bersusah payah, tetapi orang lain yg mendapat pujian
kiai ki.ai [n] (1) sebutan bagi alim ulama (cerdik pandai dl agama Islam): -- Haji Wahid Hasyim; (2) alim ulama: para -- ikut terjun ke kancah peperangan sewaktu melawan penjajah; (3) sebutan bagi guru ilmu gaib (dukun dsb): khabarnya Pak -- bisa menghubungkan orang dng roh nenek moyangnya; (4) kepala distrik (di Kalimantan Selatan): ia menjadi seorang -- di distrik itu; (5) sebutan yg mengawali nama benda yg dianggap bertuah (senjata, gamelan, dsb): tombak -- Plered dr keraton Surakarta, gamelan -- sekati dr Sala; (6) sebutan samaran untuk harimau (jika orang melewati hutan) [n Olr] teriakan yg dikeluarkan melalui kerongkongan (dl olahraga karate)
karang ka.rang [n] (1) batu kapur di laut yg terjadi dr zat yg dikeluarkan oleh binatang kecil jenis anthozoa (tidak bertulang punggung); batuan organik sbg tempat tinggal binatang karang; koral; (2) pulau (gunung, batu) di laut yg terjadi dr tumpukan karang yg sudah membatu; (3) tumbuhan laut yg menyerupai atau spt karang [v] me.nga.rang v (1) menyusun, merangkai bunga dsb: ada perlombaan ~ bunga; (2) mencocokkan atau mengikat permata dan intan: pandai emas itu sedang ~ intan pd cincin; (3) menulis dan menyusun sebuah cerita, buku, sajak, dsb: ia sedang sibuk ~ buku cerita kanak-kanak; siapa yg ~ lagu dan syair yg berjudul "Damai tapi Gersang"? , pe.ka.rang.an n (1) tanah sekitar rumah; halaman rumah: tiba-tiba kedengaran suara mobil berhenti di ~ rumah; (2) tanah yg disiapkan untuk tempat tinggal: kami sudah mempunyai ~ untuk mendirikan rumah [n] tempat kediaman; tempat berkumpul
kibar ki.bar [v] , ber.ki.bar v (1) bergerak-gerak mengombak krn ditiup angin (tt bendera dsb): Sang Merah Putih ~ ditiup angin; (2) ki menjadi masyhur: namanya sbg sutradara makin ~ setelah filmnya berhasil memikat puluhan ribu penonton
kuliah kerja nyata mempraktikkan ilmu yg diterima di bangku kuliah secara langsung di tengah-tengah masyarakat
ladang yg berpunya [pb] perempuan yg sudah kawin
lambung lam.bung [n] (1) perut; (2) perut besar [n] bagian rusuk atau samping (badan, kapal, dsb): -- nya terluka ditusuk perampok [v] melompat tinggi (bola, perahu yg dipukul ombak, dsb); naik
lantang lan.tang [a] (1) jelas dan nyaring kedengaran: komandan memberi aba-aba dng --; (2) jelas dan bebas kelihatan (tidak ada yg menghalangi): taman itu membuat pemandangan yg -- ke laut
lapat-lapat la.pat-la.pat [Jk a] tidak nyata kedengaran (kelihatan); lamat-lamat; sayup-sayup
larung la.rung [n] peti mayat yg tidak berdasar [Jw v] me.la.rung.kan v membiarkan hanyut; menghanyutkan: nelayan itu ~ topinya yg dibawa ombak kian kemari
laut mana yg tak berombak [pb] bagaimanapun manusia tidak akan luput dr kekhilafan (kesalahan)
lembing lem.bing [n] (1) tombak pandak (dapat ditohokkan, dapat dilemparkan); (2) tombak kayu atau bambu kecil panjang yg ujungnya berlapis logam yg runcing untuk berolahraga (dng cara melemparkannya jauh-jauh)
lenyap daratan [ki] tidak tahu apa yg harus diperbuat; bingung
lesa lenyai penat (lemah) sekali
licin krn minyak berminta [pb] sindiran untuk merendahkan orang yg angkuh krn harta atau barang yg dipinjam
limpung lim.pung [kl n] tombak pendek dng mata di kedua ujungnya
luti lenyai sudah lusuh
mabuk ombak mabuk laut
malai ma.lai [n] (1) untaian (bunga, butir padi, gandum, dsb); (2) rangkaian bunga, intan, dsb yg dipakai sbg hiasan kepala, tombak, dsb; (3) perbungaan yg bercabang-cabang, setiap cabang memiliki bunga yg bertangkai, yg mekarnya bergantian dr arah bawah ke atas [n] ma.lai-ma.lai n pohon yg banyak ditanam, kayunya digunakan dl pembuatan rumah, daunnya yg muda digunakan sbg pakan ternak, buahnya dimakan mentah atau dibuat lempuk; Litsea sebifera
malu bertanya sesat di jalan ( malu berdayung perahu hanyut; malu makan perut lapar) [pb] kalau tidak mau berikhtiar, tidak akan mendapat kemajuan
manis manis gula ada pasir di dalamnya (manis-manis gula berpasir jua [pb] bujuk rayu yg lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yg keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri
mati rusa krn tanduknya [pb] sesuatu yg menjadi kemegahan itu, kadang-kadang mencelakakan
mati-mati minyak biar licin [pb] setiap pekerjaan janganlah kepalang, jangan diusahakan separuh jalan, tetapi dikerjakan sampai selesai
mayat bernyawa [ki] sangat kurus
melambung me.lam.bung [v] (1) menyerang (memukul dsb) pd lambung; (2) menyerang (daerah, sasaran) dng cara bergerak melingkar (tidak lurus ke sasaran) [v] (1) naik (melonjak, terbang, dsb) tinggi-tinggi: bola ini tidak dapat ~; perahu itu sebentar ~ sebentar turun dimainkan ombak; (2) menaikkan (melonjakkan, menerbangkan, dsb) tinggi-tinggi: ~ layang-layang; (3) memuji-muji; menyanjung-nyanjung: ia suka ~ anaknya yg seorang itu
melantaskan me.lan.tas.kan [v] (1) menembuskan (tombak, bor, dsb); (2) menyampaikan (niat, maksud, angan, dsb); (3) melangsungkan (perjalanan, hubungan, dsb)
memasukkan minyak tanah [pb] menghasut
membetuli mem.be.tuli [v cak] (1) memperbaiki kerusakan: dia sedang -- rumahnya yg bocor; (2) mengatur supaya rapi dsb: gadis itu -- letak selendangnya; (3) sesuai; cocok: keputusannya benar-benar -- permintaan kami; (4) langsung menuju: dl amukan topan dan ombak nakhoda berusaha -- pulau itu
membias mem.bi.as [v] (1) berbelok dr arah (spt perahu yg dilanggar ombak, hujan yg tertiup angin); (2) Fis berbelok arah dr garis tempuhan krn menembus benda bening yg lain (spt cahaya yg menembus kaca, bayangan yg berada dl air); (3) ki menyimpang (tt nilai, ukuran) dr yg sebenarnya
memperadudombakan mem.per.a.du.dom.ba.kan [v] mengadu domba
memperlombakan mem.per.lom.ba.kan [v] menyebabkan (membiarkan) berlomba (kecepatan, keterampilan, kepandaian, ketangkasan, dsb): Panitia Peringatan Hari Kartini ~ keterampilan merangkai bunga
memutih me.mu.tih [v] (1) tampak putih-putih: ombak ~; (2) menjadi putih: rambutnya mulai ~
menentang me.nen.tang [v] (1) memandang; menatap: pd saat itu tiada seorang pun dr bawahannya yg berani ~ muka atasannya yg sedang marah; (2) mengarahkan pandangan kpd: berbaring di balai-balai sambil ~ langit-langit; (3) menuju; mengarah: berlayar ~ pulau; (4) menyongsong: berlayar ~ ombak (angin); (5) melawan; memerangi: tidak boleh ~ orang tua; (6) menolak (perintah, pendapat, usul, dsb); menampik; membangkang; menyanggah: banyak anggota yg ~ usul mosi itu; (7) menyalahi (aturan dsb): kita tidak boleh ~ aturan permainan yg telah ditentukan pemerintah; (8) menempuh (bahaya, bencana, dsb): demi kemerdekaan, rakyat Indonesia berani ~ maut
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
menepak nyamuk menjadi daki [pb] melawan orang yg lemah tidak akan mendapat nama baik
menerjang me.ner.jang [v] (1) menendang; menyepak (ke bawah atau ke depan); (2) menyerang; menyerbu: pasti ia sudah ~ sopir itu jika aku tidak cepat-cepat menahannya; (3) melanggar; menubruk; menyeruduk: ia berlayar ~ ombak; (4) melewati terus
mengadudombakan meng.a.du.dom.ba.kan [v] menjadikan teradu domba
mengalun meng.a.lun [v] (1) bergerak sbg gelombang kecil; mengombak memanjang; (2) perlahan-lahan tidak meninggi (tt suara, nyanyian): terdengar suara ~
mengawih me.nga.wih [v] menyanyikan (lagu) kawih: tiba-tiba kedengaran olehnya, anak-anak gembala kerbau ~ "ayang-ayang gung"
mengembalikan manikam ke dl cembulnya [pb] memikirkan kembali apa-apa yg telah dikatakan
menghalakan meng.ha.la.kan [v] mengarahkan; menujukan: dia ~ tombaknya kpd Laksamana
menghempaskan meng.hem.pas.kan [v] mencampakkan; membantingkan; membuangkan (menjatuhkan) kuat-kuat: krn kesal, ia langsung ~ dirinya ke tanah; ombak ~ perahu itu ke pantai
menjawat men.ja.wat [v] (1) memegang: tangan kanan ~ lembing, tangan kiri ~ tombak; (2) mengulurkan kedua tangan (untuk menerima, menyambut): ia pun berdiri menyambut temannya seraya ~ pusaka itu
menyandang lemang hangat orang [pb] menderita akibat perbuatan orang lain
menyandang lukah tiga [pb] melakukan pekerjaan yg sulit meskipun tidak berat
menyanyikan lagu lama (kuno) [pb] mengutarakan pendapat yg telah usang atau sudah sering dikatakan orang
menyerukan me.nye.ru.kan [v] (1) mengucapkan sesuatu (kata-kata) dng nyaring; meneriakkan: sebentar-sebentar kedengaran penjaja -- barang dagangannya; tampak seseorang berdiri di menara sedang -- azan; (2) memberitahukan (mengabarkan, mengumumkan, dsb) dng suara nyaring: panitia -- hasil-hasil pertandingan melalui pengeras suara; (3) menganjurkan: ke-pala desa -- kpd warganya agar tetap memelihara kebersihan
merah padam muka nya [pb] marah sekali
minyak (air) mukanya [ki] tampak gembira
minyak angin obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dsb) yg dibuat dr campuran beberapa bahan
minyak biar licin (lecak) [pb] tanggung-tanggung; setengah-setengah
minyak dng air adakah (bolehkah) bercampur? ( minyak dan air masa sama) [pb] orang yg bermusuhan atau yg tidak sehaluan mustahil dapat dicampurkan jadi satu
minyak makasar [Kim] lemak kuning dr biji Schleichera trijuga, digunakan sbg bahan pembau
minyak pekat salep
minyak ter [Kim] benda hitam mudah dilebur, diperoleh dr penyulingan ter pinus, digunakan dl pembuatan permukaan atau sambungan kalis air
minyak trafo hidrokarbon hasil pengilangan bermutu tinggi yg digunakan sbg pendingin dan media isolasi dl transformator
minyak tusam terpentin
morfem penyambung unsur yg diletakkan antara dua morfem lain
mulut telanjur (terdorong) emas tantangannya (padahannya) [pb] perkataan (janji) yg sudah diucapkan harus ditepati
negara penyangga negara kecil yg terletak di antara dua negara yg lebih besar dan lebih kuat; (2) negara lemah yg terletak di antara negara-negara kuat
obat jauh penyakit hampir [pb] dl kesusahan sukar mendapatkan pertolongan; berada dl kesukaran
oleng [a] berayun-ayun ke kiri ke kanan (tt perahu dsb); bergoyang-goyang: kepalanya -- krn ombak
onyang [ark n] moyang
orang banyak umum; publik; khalayak ramai
pacet kenyang yg besar pd bagian tengah; (2) cincin tebal untuk melindungi jari apabila memegang keris
padi dikebat dng daunnya [pb] mengusahakan sesuatu dng modal sendiri
panasnya belah benak [ki] panas sekali (tt matahari)
pancasuara pan.ca.su.a.ra [ark n] (1) macam-macam suara (bunyi) yg bercampur-baur; (2) bunyi (suara) yg janggal kedengarannya
pandai minyak air [pb] pandai memainkan kata (mengambil muka, menjilat) untuk mencapai suatu maksud
patah kemudi dng bam nya [pb] putus harapan; tidak ada harapan sama sekali
patah kemudi dng ebamnya [pb] sudah tidak ada harapan lagi
pengawinan pe.nga.win.an [n] proses, cara, perbuatan mempertemukan (binatang, tumbuh-tumbuhan, dsb) yg berlainan jenis untuk mengembangbiakkannya [kl n] pembawa tombak upacara kerajaan
peti menyanyi gramofon
pucuk pu.cuk [n] (1) daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): -- merunggai; -- enau; (2) ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): -- api; -- jala; -- ombak; (3) yg tertinggi: -- bulat; (4) penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): sepucuk surat; dua -- senapan; (5) bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan [n] akar tumbuhan yg dikeringkan untuk obat
pulau sudah lenyap [pb] sudah tidak ada harapan lagi (gagal sama sekali)
puncak penyaringan [Ling] bagian dr suku kata yg paling menonjol krn bernada paling tinggi atau bertekanan paling keras
punya kerja berhajat (spt mengadakan perayaan perkawinan dsb)
putih tapak nya lari [pb] berlari cepat (krn ketakutan)
putus nyawa mati
radak ra.dak [v] tohok (dr arah bawah, biasanya dng tombak); tusuk [Mk] , me.ra.dak v (1) berjalan melanggar; (2) menerobos; menyerang; mendobrak
rajah ra.jah [n] (1) suratan (gambaran, tanda, dsb) yg dipakai sbg azimat (untuk penolak penyakit dsb); (2) garis pd tapak tangan; guratan tangan; retak tangan; (3) coreng-coreng (cacahan) pd tubuh yg dibuat dng barang tajam; tato [v] , me.ra.jah kl v menusuk dng benda tajam (lembing, tombak); merodok
rakyat kebanyakan rakyat biasa
rindu jadi batasnya maka manis tak jadi cuka [pb] jangan terlalu mesra bergaul dng seseorang sebab pergaulan spt itu kerap kali menimbulkan dendam kesumat
ritul ri.tul [v] , me.ri.tul v (1) mengadakan perubahan; merombak; (2) memecat atau memberhentikan dr jabatan dan mengganti dng pegawai lain: dl masa satu tahun pemimpin perusahaan itu telah ~ lima orang karyawannya
rombak rom.bak [v] terbongkar (dirusakkan) sama sekali
sagang sa.gang [n] penyangga tombak (senjata dsb); sandaran: senjata itu diletakkannya pd -- di ruang jaga [v] me.nya.gang v memegang; menangkis; mengelakkan: ia -- senjata lawannya dng cekatan
sambaran sam.bar.an [n] (1) pukulan; tamparan: perahu itu oleng terkena -- ombak besar; (2)serangan; terkaman: -- elang itu sangat mengejutkan induk ayam yg kehilangan anaknya
sambat sam.bat [v] , ber.sam.bat v bersambung (dng); bertali (dng): perahu-perahu di pantai saling -- agar tidak hanyut oleh ombak [v] , ber.sam.bat v meminta bantuan tenaga untuk mengerjakan sesuatu: ia -- kpd tetangganya untuk mengerjakan sawahnya [v] , ber.sam.bat v mengaduh; mengeluh
sambung nyawa 1 sambungan jiwa; (2)uang (rezeki) untuk kehidupan
sampai janjinya wafat; meninggal
sampai ke akar-akarnya tidak ada yg tertinggal; tuntas
sampai ke gunjainya penyelidikan yg sempurna
saru sa.ru [a] tidak nyata kelihatan (kedengaran); tidak terbedakan rupanya (suaranya dsb) krn bercampur atau tidak terbedakan antara yg satu dan yg lainnya; samar: bunyinya -- dng bunyi meriam [Jw a] tidak senonoh; tidak semenggah (tt perkataan atau perbuatan) [ark n] pohon cemara (eru); Casuarina equsetifolia [Lihat {seru}]
satu nyawa [pb] sehidup semati
sayup sampai hampir atau kurang sedikit tercapai (tt mencapai, menjangkau, dsb): tangannya diulurkannya -- sampai (pd buah itu); (2) kurang sedikit sampai pd mata atau telinga (kurang nyata kelihatan atau kurang nyata kedengaran krn terlalu jauh): kedengaran azan -- sampai, antara ada dng tiada
sbg minyak dng air [pb] tidak dapat bersatu (krn bermusuhan dsb)
sedikit hujan banyak yg basah [pb] kecelakaan yg kecil membawa akibat yg besar
selancar se.lan.car [n] olahraga yg dilakukan di atas air dng cara berdiri di atas sebilah papan, meluncur sambil melenggok-lenggok seirama dan lajunya ombak
selaput senyawa membran dua sel berdekatan yg menempel kuat dan bergabung menjadi satu
seligi se.li.gi [n] tombak (yg dilemparkan) yg dibuat dr ruyung, bambu, dsb, ujungnya tajam
siap si.ap [v] (1) sudah disediakan (tinggal memakai atau menggunakan saja); sudah sedia: makanan sudah --; segala alat perkakasnya sudah -- semuanya; (2) sudah selesai (dibuat atau dikerjakan): akhir bulan ini gedung itu -- semuanya; rumah makan buat pekerja sudah hampir --; (3) sudah bersedia (untuk): anak-anak kita sudah -- untuk menempuh ujian; Tentara Nasional Indonesia -- sedia menghadapi segala kemungkinan; (4) (dl aba-aba berarti) berdiri tegak dan mengambil sikap pd waktu berbaris: -- ! maju ... jalan!; (5) jaga baik-baik: kedengaran bunyi kentungan dan teriakan " -- !"; (6) Olr aba-aba atau seruan kpd para pelari dsb bahwa pemberangkatan akan segera dimulai (dl perlombaan lari atau jalan kaki)
sodor so.dor , me.nyo.dor.kan v (1) menganjurkan; merodokkan ke depan: dia -- bambu runcing; dia -- lengan dan kakinya ke depan; (2) menyorongkan; memberikan; mengulurkan (tangan): ia -- pepaya kpd tamunya; kami -- uang Rp3.000,00 untuk membayar becak; (3) mengajukan (menawarkan dsb setengah memaksa): pihak buruh -- tuntutan kenaikan gaji tiga kali lipat kpd pimpinan perusahaan [Jw n] tombak (bambu dsb) panjang
spt cembul dng tutupnya (dapat tutupnya) [pb] cocok sekali; sesuai benar
spt gajah dng sengkela nya [pb] sesuatu yg menyusahkan
suara su.a.ra [n] (1) bunyi yg dikeluarkan dr mulut manusia (spt pd waktu bercakap-cakap, menyanyi, tertawa, dan menangis): penyanyi itu merdu -- nya; (2) bunyi binatang, alat perkakas, dsb: kedengaran -- harimau mengaum; -- pesawat radio ini agak sember; (3) ucapan (perkataan): hanya -- saja, tidak ada buktinya; (4) bunyi bahasa (bunyi ujar): fonem /w/ dl bahasa Belanda tidak sama -- nya dng fonem /w/ dl bahasa Indonesia; (5) sesuatu yg dianggap sbg perkataan (untuk melahirkan pikiran, perasaan, dsb): majalah ini merupakan -- kaum buruh, bukan -- suatu partai; (6) ki pendapat: dl rapat itu -- saya tidak diindahkan sama sekali; (7) ki pernyataan (setuju atau tidak): usulnya diterima dng -- bulat, semuanya setuju
sudah arang-arang hendak minyak pula [pb] sesudah dicemarkan nama seseorang, hendak bermanis-manis pula kpd orang itu
sudah gaharu cendana pula (sudah tahu bertanya pula) [pb] pura-pura tidak tahu
sudah panjang langkahnya [pb] sudah meninggal
sudah tercium bau nya [ki] sudah mulai diketahui (rahasia, kejahatan, dsb)
sudu-sudu di tepi jalan dipanjat kena durinya [pb Mk] orang yg tidak dapat dikalahkan
sungai lenyap sungai permukaan yg menghilang ke bawah tanah, spt melalui lubang terlangah dan yg memasuki aliran bawah tanah
sunyi senyap sepi sekali
tahan ombak tidak mabuk krn gelombang (kecil)
talas perak talas sbg tanaman hias, batangnya pendek, berupa umbi, tertutup daun, tangkai daun sekitar 75 cm, berwarna hijau bergaris-garis cokelat hitam, daun berbentuk ujung tombak; Xanthosoma lindenii
tali nyawa yg dikasihi (disayangi); jantung hati; tali jiwa
tangguk lerek dng bingkainya [pb] suami istri yg hidup rukun sampai tua
tanya jawab soal jawab; diskusi; wawancara
tebal jangat nya [ki] tidak berperasaan
teluknya dalam [pb] tidak mudah dikalahkan
tempur tem.pur [v] ber.tem.pur v (1) berlanggar; berlaga: ombak ~ dng karang; sbg ombak ~ bunyinya; (2) berkelahi; berjuang; berperang: sebab-musabab anak-anak itu ~ sedang diselidiki polisi; kita harus ingat kpd tentara kita yg sedang ~ di medan perang [n] tem.pur.an n tempat bertemu dua aliran sungai: hingga kini banyak di antara pengunjung yg memerlukan mandi di ~ sungai tempat pangeran itu pernah mandi [Jw v] me.nem.pur v membeli beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari; ia terpaksa ~ 5 kg dulu krn sediaan beras di rumah sudah habis
tenang te.nang [a] (1) kelihatan diam tidak bergerak-gerak atau tidak berombak (tt air, laut): sungai ini -- airnya; seketika itu laut pun --; (2) diam tidak berubah-ubah (diam tidak bergerak-gerak); (3) tidak gelisah: tidak rusuh; tidak kacau; tidak ribut; aman dan tenteram (tt perasaan hati, keadaan): sekalian melihatnya dng --
terbabas ter.ba.bas [v] hanyut dan kehilangan arah (krn diserang ombak, angin ribut); terkatung-katung: krn diserang badai, perahunya --
terbang darahnya [ki] sangat terkejut
terleka ter.le.ka [a] sangat asyik (berbuat sesuatu); terlalai (tidak ingat apa-apa lagi): terlihat Baginda sedang -- memetik kecapinya; dl semadi dia akan ~ mendengar deburan ombak merindu
terombang-ambing ter.om.bang-am.bing [v] (1) terapung-apung turun naik ke kiri dan ke kanan dibawa ombak: perahu itu -- di tengah laut; (2) ki terbawa-bawa ke sana kemari; tidak berketentuan (nasibnya dsb): ia sedang -- dl kebimbangan
tidak tahu antah terkunyah [pb] tidak merasa melakukan sesuatu yg tidak patut
tidak tampak batang hidungnya [ki] tidak muncul; tidak datang; tidak hadir
tinggi terbawa oleh ruas nya [pb] seseorang yg masih bodoh walaupun sudah besar
titik dr mulutnya [ki] dikatakan; dijanjikan
todak to.dak [n] ikan laut yg moncongnya panjang spt tombak; ikan gergaji
tombak pancing [Pet] alat penangkap yg diturunkan ke dl pipa yg jatuh di dl sumur untuk mengeluarkan pipa itu
turun coloknya menjadi hina; turun derajat
ujung [n] bagian penghabisan dr suatu benda (yg panjang): serangga itu merusakkan -- akar anggrek; berbelok di -- jalan; (2) bagian barang yg diruncingkan (lancip, tajam, dsb); puncak: -- hidung; -- jari; -- tombak; (3) bagian darat yg menjorok (jauh) ke laut; (4) (bagian) akhir (pembicaraan, percakapan, tahun, dsb): -- pembicaraan baginda masih thd hal itu jua; gajinya tidak cukup sampai ke -- bulan; (5) ki maksud dan tujuan (perkataan dsb): saya maklum akan -- perkataannya itu [n] , -- atap tanaman semak; Baeckea frutescens
(bagai) duri dl daging [pb] sesuatu yg selalu menyakitkan hati atau mengganggu pikiran
(ke)tikan (ke).tik.an [n] yg; hasil mengetik: ~ nya rapi
(pun lah) (...pun ...lah) untuk menyatakan aspek bahwa perbuatan mulai terjadi: hari -- malamlah; (5) untuk menguatkan dan menyatakan pokok kalimat: maka baginda -- bertanya pula
(spt) abu di atas tanggul [pb] tidak tetap kedudukannya (sewaktu-waktu dapat dipecat dsb)
(spt) anjing terpanggang ekor [pb] mendapat kesusahan yg amat sangat sehingga tidak keruan tingkah lakunya: (spt) disalak -- bertuah, pb tidak dapat bertangguh lagi
-anda (-nda [bentuk terikat] menyatakan hormat atau kekeluargaan: ayahanda; ibunda; pamanda
-em- [infiks pembentuk numeralia] kumpulan (banyak, aneka): gemunung; temali [infiks pembentuk verba] berulang-ulang atau terus-menerus: gemerlap; gemerencing
-kah [bentuk terikat] (1) yg digunakan untuk mengukuhkan pertanyaan: mungkin -- dia kembali?; berenang atau berlari -- kawanmu itu?; (2) (dl ragam standar) digunakan untuk memperhalus pertanyaan dan ditambahkan pd kata tanya apa, mana, bagaimana, berapa, di mana, mengapa, siapa: siapa -- yg mau membantuku?
-lah [bentuk terikat] yg digunakan untuk menekankan makna kata yg di depannya
abad [n] (1) masa seratus tahun: bangunan itu diperkirakan dapat bertahan satu --; (2) jangka waktu yg lamanya seratus tahun: -- ke-20 mulai pd tahun 1901 sampai tahun 2000; (3) zaman (yg lamanya tidak tentu); (4) masa yg kekal, tidak berkesudahan
abad keemasan masa kegemilangan dan kejayaan yg dialami suatu bangsa atau negara dl sejarahnya; zaman keemasan
abad komputer zaman modern yg orang-orangnya memanfaatkan komputer dl menyimpan dan mengolah data
abah [n] arah; tuju: tidak tentu -- nya ? aba
abaian abai.an [n Sas] penghilangan atau pengubahan bagian naskah yg tidak dipahami lagi oleh penyalin
-an [sufiks pembentuk nomina] (1) hasil tindakan: buatan; catatan; didikan; (2) yg biasa dikenai tindakan; yg di-: makanan; bacaan; (3) tempat; lokasi: kubangan; pangkalan; tepian; awalan; (4) alat untuk mengukur atau menghitung: meteran; timbangan; (5) hal atau cara: tembakan [sufiks pembentuk nomina] (1) kumpulan; gugusan: puluhan; ribuan; sayuran; daratan; lautan; (2) yg mempunyai atau mengandung: durian; rambutan; (3) cak yg menyerupai: gunungan; piringan [sufiks pembentuk adjektiva] (1) sesuatu yg mempunyai sifat: manisan; asinan; (2) cak intensitas: tinggian; besaran [cak sufiks pembentuk verba] melakukan sesuatu yg pelaku atau tindakannya banyak (saling): jualan; pacaran; (2) sufiks pembentuk nomina kegiatan yg berkenaan dng pelaku atau tindakan yg banyak: lebaran; natalan; syukuran
abaka aba.ka [n] tumbuhan yg seratnya dibuat tali belati; Musa textilis
abang [n] (1) kakak laki-laki; saudara laki-laki yg lebih tua: -- nya tiga tahun lebih tua; (2) panggilan kpd orang laki-laki yg lebih tua atau tidak dikenal: tahukah -- jalan ke kantor pos?; (3) panggilan istri kpd suami: sudah dua hari -- tidak pulang; (4) sebutan untuk penjual sayur, penjual ikan, pengemudi becak, dsb: ia biasa belanja pd -- sayur yg lewat di depan rumahnya [Jw a] merah
abdi masyarakat pegawai pemerintah yg pada dasarnya mempunyai kewajiban melayani masyarakat
aberasi kromosom [Dok] kelainan atau perubahan kromosom, baik dl jumlah maupun bentuknya
abilah peringgi penyakit raja singa; sifilis
abiotik abi.o.tik [a] tidak memiliki ciri hidup; tidak hidup; (2) a berhubungan dng atau dicirikan oleh tidak adanya organisme hidup; (3) n benda tidak hidup, msl batu-batuan dan bangunan rumah
abis [n Geo] bagian yg paling dalam dr lautan yg mempunyai kedalaman lebih dr 400 m
ablasi ab.la.si [n] (1) hal terlepasnya sesuatu dr sesuatu; (2) Bio penghilangan dng jalan pembedahan jaringan atau organ tubuh; (3) Geo pemindahan bahan yg telah lapuk dr batuan induknya oleh arus air; (4) Geo pengikisan oleh tiupan angin; (5) Hid penggabungan (sublimasi, peleburan, penguapan, dsb) yg memindahkan salju atau es dr permukaan gletser atau medan salju; kikisan
abnormal ab.nor.mal [a] tidak sesuai dng keadaan yg biasa; mempunyai kelainan; tidak normal: sejak kecelakaan itu dia menjadi --
abortus abor.tus [n] (1) Dok fetus dng berat kurang dr 500 g pd saat dikeluarkan dr uterus, yg tidak mempunyai kemungkinan hidup; (2) guguran (janin); (3) keadaan terhentinya pertumbuhan yg normal (tt makhluk hidup)
abortus habitualis [Dok] abortus yg terjadi sebanyak tiga kali
abortus inkomplet [Dok] abortus dng sebagian hasil pembuahan telah keluar, sedangkan sebagian lagi, biasanya plasenta, masih berada dl rahim
abrar ab.rar [Ar a] saleh (banyak berbuat kebajikan)
abras ab.ras [a] mengidap penyakit kusta; (2) n kusta
abrikos ab.ri.kos [n] buah berbentuk bulat berwarna oranye, berdaging banyak dan berbiji keras, Prunus armeniaca
absente ab.sen.te [n] (1) seseorang yg tidak hadir; (2) ketidakhadiran seseorang [n] perkebunan, tanah, perusahaan, dsb yg jauh dr pemiliknya
absenteisme ab.sen.te.is.me [n] (1) ketidakhadiran yg terus-menerus (dl perusahaan, sekolah, dsb); (2) Huk pemilikan atau perwalian tanah oleh orang-orang yg tidak hidup di tanah tsb dan tidak mengolah tanah itu sendiri, tetapi mengambil hasilnya melalui penggarapnya
abses ab.ses [n Dok] radang jaringan tubuh yg memungkinkan timbulnya rongga tempat nanah mengumpul
absolut ab.so.lut [a] (1) tidak terbatas; mutlak: seorang raja mempunyai kekuasaan --; (2) sepenuhnya; (3) tanpa syarat: penyerahan -- tentara kolonial Belanda kpd tentara pendudukan Jepang; (4) tidak dapat diragukan lagi; nyata: terbukti keterlibatannya dl peristiwa itu --
absorben ab.sor.ben [n] (1) Fis zat yg menyerap materi atau tenaga; (2) Kim zat yg dapat menyerap atau menarik gas lembapan atau cairan ke dl pori-porinya
absorpsi ab.sorp.si [n] (1) penyerapan; (2) Dok daya jaringan untuk menyerap benda-benda lain dr luar; (3) Kim hilangnya zat energi atau foton ke dl suatu bahan
abstain ab.stain [v] tidak memberikan suara (dl pemungutan suara); tidak menentukan sikap; (2) a Olr ragu-ragu: pembantu wasit -- dl memberikan jawaban kpd wasit untuk menentukan kena tidaknya suatu perkenaan dr tusukan yg dilakukan oleh pemain (dl olahraga anggar)
abstraksi ab.strak.si [n] (1) proses atau perbuatan memisahkan; (2) penyusunan abstrak; (3) Psi keadaan linglung; (4) metode untuk mendapatkan kepastian hukum atau pengertian melalui penyaringan thd gejala atau peristiwa
abu [n] (1) sisa yg tinggal setelah suatu barang mengalami pembakaran lengkap: -- rokok; rumahnya telah menjadi -- (habis terbakar); (2) debu: bajunya kotor oleh -- [Ar n] bapak; ayah (pd nama orang, msl Abu Talib, Abu Bakar) [v] kalah (dl permainan congkak, gasing)
abuk [n] serbuk (tt barang yg lumat halus spt tepung) [n] rambut: -- kaki; -- nya kusut masai [v] , meng.a.buk v mengambil atau mengakui barang orang lain sbg miliknya
abulia abu.lia [n Dok] keadaan kehilangan atau berkurangnya daya kemauan, inisiatif, atau dorongan
abus [n] (1) mata uang timah yg terkecil zaman dahulu, harganya sepersepuluh duit; (2) ki tidak berharga; sedikit sekali [v kas] mampus: -- lah kamu sekalian
acah acah, peng.a.cah [Bl] gamelan jenis gender dng bilah-bilah spt pomade, tetapi hanya enam buah dan dimainkan dng sebuah alat berbentuk palu
acala aca.la [n Ark] arca yg tidak dapat dipindah-pindahkan, biasanya dibuat dr batu dan diletakkan di tempat yg paling suci dl rumah perdewaan
acang [n Lay] perkakas kecil yg gunanya untuk menunjukkan keadaan air dl ketel dsb
acap [a] (1) kerap; sering; (2) segera; lekas; acap-acap adv (1) kerap kali; sering kali; (2) lekas-lekas; cepat-cepat [v] (1) masuk dalam-dalam: keris itu pun -- lah; kakinya -- ke lumpur; (2) tergenang (oleh air); terendam (dl air); penuh berisi air: dua hari dua malam -- lah desa itu
acat [Jk] acat.an n bahan pakaian sisa penjualan yg panjangnya kurang dr satu meter yg dijual dng harga lebih murah
acerang ace.rang [Jk n] tumbuhan, daunnya untuk obat; Caleus amboinecus
aci-acian aci-aci.an [n] gambar angan-angan: ia belum mempunyai ~ akan keadaan tempat itu
acu [v] , meng.a.cu v menuang (kue, peluru, dsb); mencetak; membentuk [v] , meng.a.cu v (1) mengangkat atau mengacungkan (tinju, senjata, dsb) untuk mengancam atau menakut-nakuti: ia membentak sambil ~ hendak menikam; (2) mengarahkan (senapan dsb); menodongkan; membidikkan: mereka telah ~ meriam itu; (3) memikir-mikirkan cara menyampaikan maksud (cita-cita dsb); berniat (akan): telah lama kami ~ hendak mencarikan dia kawan hidup; (4) menunjuk (kpd); merujuk: untuk memperkuat kebenaran beberapa pokok dl artikelnya itu, ia ~ kpd beberapa buku karangan orang lain
acuh [v] peduli; mengindahkan: ia tidak -- akan larangan orang tuanya
ada [v] (1) hadir; telah sedia: ia -- di sana; (2) mempunyai: ia tidak -- uang; (3) benar; sungguh (untuk menguatkan sebutan): ia -- menerima surat itu
ada bangkai ada hering [pb] jika ada perempuan lacur, banyak laki-laki yg datang
ada gula ada semut [pb] di mana banyak kesenangan di situlah banyak orang datang [pb] orang akan berdatangan ke tempat yg menyenangkan
ada padi segala menjadi [pb] orang kaya dapat mencapai apa yg diinginkannya
ada rotan ada duri [pb] dl kesenangan tentu ada kesusahannya
ada sampan hendak berenang [pb] sengaja berpayah-payah padahal sebenarnya tidak perlu berbuat begitu
ada uang ada barang [pb] jika sanggup membayar banyak akan mendapat barang yg lebih baik
ada-ada saja ada-ada sa.ja [v cak] selalu mempunyai sesuatu untuk dikatakan (diminta dsb): ~ kamu ini, masak ada kuda yg bertanduk
adab [n] kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak: ayahnya terkenal sbg orang yg tinggi -- nya
adagium ada.gi.um [n] pepatah; peribahasa: sebuah -- Latin menyatakan "Ubi societas ibi justicia" , artinya di mana ada masyarakat dan kehidupan di sana ada hukum (keadilan)
adaktil adak.til [a] tidak mempunyai jari tangan atau jari kaki
adalah ada.lah [v] (1) identik dng: Pancasila -- falsafah bangsa Indonesia; (2) sama maknanya dng: Desember -- bulan kedua belas; (3) termasuk dl kelompok atau golongan: saya -- pengagum Ki Hajar Dewantara
Adam [n] (1) nama manusia laki-laki pertama yg dijadikan oleh Tuhan; (2) (ditulis dng huruf kecil) laki-laki: pd waktu salat, umumnya kaum -- dan kaum hawa dipisah
adang [v] , meng.a.dang v (1) menghalangi (merintangi orang berjalan dsb) dng cara mendepang: jangan engkau ~ orang itu, biarkan dia lewat; (2) menunggu di tempat yg sunyi (biasanya dng maksud jahat, spt membunuh, merampok, menyamun); mencegat: gerombolan bersenjata ~ iring-iringan mobil; (3) menuju; memaksudkan; menghadapi; (4) menempuh (menantang) bahaya (kesukaran dsb): mereka berani ~ bahaya maut; adang-adang n penyekat, kerai, dsb untuk penahan angin (hujan, panas matahari, dsb) [Jw v] menanak nasi dng menggunakan dandang [n] (1) saudara tua dr ibu (biasanya wanita); kakak ibu; (2) nama atau gelar kehormatan; dang
adaptabilitas adap.ta.bi.li.tas [n] kemampuan beradaptasi: kaktus mempunyai -- yg luas, yaitu dapat hidup di dataran rendah sampai dataran tinggi, termasuk daerah yg bersalju
adaptasi kebudayaan perubahan dl unsur kebudayaan yg menyebabkan unsur itu dapat berfungsi lebih baik bagi manusia yg mendukungnya
adaptasi sosial perubahan yg mengakibatkan seseorang dl suatu kelompok sosial dapat hidup dan berfungsi lebih baik dl lingkungannya
adaptor adap.tor [n] (1) alat untuk menghubungkan dua bagian benda, msl yg berbeda diameternya; (2) alat listrik yg memungkinkan sesuatu dapat dipakai untuk tujuan tertentu yg berbeda dr tujuan yg dirancang semula, msl alat yg mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah untuk pemanfaatan listrik tertentu; (3) Fis (a) alat yg dapat menyesuaikan jenis dan besar tegangan listrik untuk suatu alat lain; (b) alat berbentuk tabung yg menyempit pd salah satu ujungnya dan dibengkokkan; (c) alat atau peranti yg dipasang pd kamera sehingga kamera itu dapat dipakai untuk keperluan lain
adapun ada.pun [p] tt hal; mengenai: -- saya ini disuruh juga olehnya meminta bantuan; (2) v walaupun ada: -- , belum tentu ia mau memberi
adapun manikam itu jika dijatuhkan ke dl limbahan sekalipun [pb] orang yg asalnya baik jika ia miskin ataupun menjadi suruh-suruhan orang, tabiatnya, kelakuannya, dan budi bahasanya tetap baik
adas [n] tumbuhan bergetah yg tingginya kira-kira 1,5 m, bijinya dijadikan minyak untuk obat; Foeniculum vulgare
adas manis tumbuhan palawija yg buahnya dipakai sbg obat serta rasa dan baunya sedap; Pimpinella anisum
adat [n] (1) aturan (perbuatan dsb) yg lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala: menurut -- daerah ini, laki-lakilah yg berhak sbg ahli waris; (2) cara (kelakuan dsb) yg sudah menjadi kebiasaan; kebiasaan: demikianlah -- nya apabila ia marah; (pd) -- nya; (3) wujud gagasan kebudayaan yg terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan yg satu dng lainnya berkaitan menjadi suatu sistem; (4) kl cukai menurut peraturan yg berlaku (di pelabuhan dsb) [Jk] meng.a.dat v (1) mogok, tidak mau jalan (tt kendaraan): krn sudah tua, mobil itu sering ~; (2) merajuk dan menangis: anak kecil itu manja dan sering ~;
adat istiadat tata kelakuan yg kekal dan turun-temurun dr generasi satu ke generasi lain sbg warisan sehingga kuat integrasinya dng pola perilaku masyarakat
adat sepanjang jalan [pb] segala sesuatu ada tata caranya
adat teluk timbunan kapal [pb] biasanya orang yg berpengaruh (berkuasa dsb) menjadi tempat orang meminta pertolongan (untuk menyelesaikan perkara dsb)
adegan pengikat [Sen] adegan yg menimbulkan keingintahuan dan keterikatan penonton drama dsb (krn ceritanya belum atau tidak diungkapkan secara jelas)
adegan terbuka [Sen] adegan yg diubah bentuknya dng disaksikan langsung oleh penonton
adekuat ade.ku.at [a] memenuhi syarat; memadai; sama harkatnya
adenosis ade.no.sis [n Dok] penyakit kelenjar, terutama menyerang kelenjar getah bening
adhesi ad.he.si [n] (1) keadaan melekat pd benda lain; (2) Fis gaya atau kakas tarik-menarik antarmolekul yg tidak sejenis; (3) Bot penyatuan tumbuh-tumbuhan yg biasanya merupakan kelompok yg terpisah; (4) Dok jaringan tubuh yg tumbuh (melekat) menjadi satu krn radang; (5) kesepakatan, sikap, atau rasa sesuai: ia menyatakan -- nya
adiktif adik.tif [a] (1) bersifat kecanduan; (2) bersifat menimbulkan ketergantungan pd pemakainya
adil [a] (1) sama berat; tidak berat sebelah; tidak memihak: keputusan hakim itu --; (2) berpihak kpd yg benar; berpegang pd kebenaran; (3) sepatutnya; tidak sewenang-wenang: para buruh mengemukakan tuntutan yg --
adiluhung adi.lu.hung [a] tinggi mutunya: seni budaya yg bernilai -- wajib dipelihara
adimarga adi.mar.ga [n] jalan raya yg lebar, biasanya dng deretan pohon di kiri-kanannya; bulevar
adipati adi.pa.ti [n] (1) gelar raja muda atau wakil raja (di Jawa dipunyai oleh Paku Alam dan Mangkunegara); (2) gelar kebangsawanan yg tinggi (msl di Kalimantan); (3) gelar bupati (sebelum zaman kemerdekaan)
adipenghantar adi.peng.han.tar [n Fis] bahan yg, jika mempunyai suhu di bawah suhu peralihan (kritis) tertentu (Tc), mulai menunjukkan sifat penghantar listrik yg sangat baik dan hambatan listriknya menjadi sangat kecil; superkonduktor
adisi adi.si [n] (1) penambahan yg dilakukan secara terus-menerus; (2) hasil penambahan; tambahan; (3) Kim penambahan senyawa thd senyawa lain sehingga terjadi reaksi; (4) Kim zat-zat yg ditambahkan
adjuvan ad.ju.van [n Far] obat yg bekerja membantu berkhasiatnya obat lain
administrator ad.mi.nis.tra.tor [n] (1) direktur perusahaan; (2) pengurus; penata usaha; (3) Pol pengusaha atau pembesar setempat; (4) Pol orang yg mempunyai kemampuan memerintah yg sangat baik; (5) Man pemimpin di bidang pelaksanaan peraturan, prosedur, dan kebijakan
admitans ad.mi.tans [n Fis] ukuran kemudahan arus bolak-balik (rangga) untuk mengalir dl suatu untai listrik (kebalikan dr impedans, biasanya dilambangkan dng huruf y)
adoptif adop.tif [a Adm] mengenai penyerahan suatu urusan dilakukan dng undang-undang yg memuat syarat bahwa penyerahan hanya direalisasi thd daerah yg menyatakan sanggup untuk menerima urusan itu
adsorben ad.sor.ben [n Kim] zat yg sifatnya dapat menyerap zat lain sehingga menempel pd permukaannya tanpa reaksi kimia (digunakan untuk obat menceret atau penawar racun)
adsorpsi ad.sorp.si [n Fis] proses melekatnya molekul atau ion pada permukaan zat padat
adu [v] , ber.a.du v (1) berlanggaran; bertumbukan: di perempatan itu sudah beberapa kali mobil ~; (2) berlaga; bersabung: ayam ~; (3) (sedang) memperlagakan: ~ ayam; ~ layang-layang; (4) bertanding berebut menang (dl pertandingan, perlombaan, dsb): ~ lari; ~ kuat; ~ tenaga; (5) bersentuhan: terdengar bunyi gelas ~; (6)terbentur; terantuk (pd): kepalanya ~ dng tembok , ber.a.du lihat radu
aduh [p] kata seru untuk menyatakan rasa heran, sakit, dsb
aduhai adu.hai [p] kata seru untuk menyatakan rasa duka, kagum, dsb yg lebih mendalam dp aduh: -- biji mata Bunda, sampai hatikah Ananda meninggalkan Bunda; -- sungguh indah permata itu; (2) a cak hebat; luar biasa: selain pecatur yg -- , ia juga seorang pemain pingpong yg baik
aduk [v] , meng.a.duk v (1) mencampur dan mengacau; mengarau: ~ gulai; (2) membongkar-bongkar tidak keruan: ia telah ~ lemari pakaiannya untuk mencari barang itu; (3) cak membuat kerusuhan; mengacau: daerah itu belum aman betul, beberapa kali gerombolan datang ~ di tempat itu
adun temadun indah-indah; berjenis-jenis warnanya
adven ad.ven [n Kris] (1) kedatangan Kristus dl inkarnasinya (kedatangannya yg kedua); (2) masa yg dimulai empat minggu sebelum Natal dan diisi dng acara kebaktian dan puasa; (3) (ditulis dng huruf kapital) nama sebuah sekte dl agama Kristen
advokasi ad.vo.ka.si [n] pembelaan: penggagas berdirinya lembaga bantuan hukum ini kembali menekuni dunia --
aerob ae.rob [n Bio] (1) sifat makhluk yg untuk hidup dan pertumbuhannya memerlukan oksigen bebas; (2) makhluk yg dapat hidup hanya apabila tersedia oksigen bebas
aerobik ae.ro.bik [a] bersifat memerlukan oksigen bagi kehidupan, gerak, dan pertumbuhannya
aerolit ae.ro.lit [n Geo] meteorit yg hampir seluruhnya berupa silika
aerologi ae.ro.lo.gi [n] (1) meteorologi; (2) cabang meteorologi yg berhubungan dng udara; (3) Geo ilmu mengenai atmosfer; (4) Fis ilmu tt udara, khususnya udara yg ada di atas
aeromovel ae.ro.mo.vel [n] kereta api yg dijalankan dng tenaga magnet di bagian bawahnya
aerosol ae.ro.sol [n Kim] sistem tersebarnya partikel halus zat padat atau cairan dl gas atau udara, msl asap dan kabut
afal af.al [n] kelakuan; perbuatan; tingkah laku: ia orang yg baik -- nya
afasia afa.sia [n Dok] kehilangan sebagian atau seluruh kemampuan bicara krn penyakit, cacat, atau cedera pd otak
afdal af.dal [a] (1) lebih baik; lebih utama: salat baru -- apabila dilaksanakan dng baik dan tidak menyimpang dr rukunnya; (2) lengkap; komplet: bagi mereka rasanya kurang -- apabila pd waktu berbuka puasa tidak ada buah kurma
afek [n Dok] perubahan perasaan krn tanggapan dl kesadaran seseorang (terutama apabila tanggapan itu datangnya mendadak dan berlangsung tidak lama, spt marah)
afektif afek.tif [a] (1) Psi berkenaan dng perasaan (spt takut, cinta); (2) mempengaruhi keadaan perasaan dan emosi; (3) Ling mempunyai gaya atau makna yg menunjukkan perasaan (tt gaya bahasa atau makna)
afiks homofon afiks yg wujud atau bunyinya sama, tetapi merupakan dua morfem atau lebih yg berbeda, msl se- pd setiba, seratus, sebesar; -- terbuka Ling afiks yg hasil penerapannya masih dapat memperoleh afiks lain: afiks per- pd "pergunakan" merupakan -- terbuka; -- tertutup Ling afiks yg hasil penerapannya tidak dapat dibubuhi afiks lain: afiks di- pd "dimengerti" merupakan -- tertutup
afiliasi afi.li.a.si [n] (1) pertalian sbg anggota atau cabang; perhubungan: beberapa universitas di negeri ini mempunyai -- dng universitas atau perguruan tinggi di luar negeri; (2) bentuk kerja sama antara dua lembaga pendidikan, biasanya yg satu lebih besar dp yg lain, tetapi masing-masing berdiri sendiri; bantuan yg diberikan oleh lembaga yg lebih besar dl bentuk personel, peralatan, atau fasilitas pendidikan
afinitas afi.ni.tas [n] (1) ketertarikan atau simpati yg ditandai oleh persamaan kepentingan; (2) Kim kecenderungan suatu unsur atau senyawa untuk membentuk ikatan kimia dng unsur atau senyawa lain
afirmasi afir.ma.si [n] (1) penetapan yg positif; penegasan; peneguhan; (2) pernyataan atau pengakuan yg sungguh-sungguh (di bawah ancaman hukum) oleh orang yg menolak melakukan sumpah; pengakuan
aforisme afo.ris.me [n Sas] pernyataan yg padat dan ringkas tt sikap hidup atau kebenaran umum (spt peribahasa: alah bisa krn biasa)
aga [a] angkuh; sombong: ibu itu -- juga atas kepandaian anak tunggalnya [n] penduduk asli Pulau Bali
agak [n] perkiraan; persangkaan: -- hati saya ia tidak dapat datang malam ini; (2) adv kira-kira; lebih kurang; barang (dl arti lebih kurang): ia akan pergi -- dua minggu; (3) adv sedikit: -- jauh juga rumahnya
agak-agak [adv] (1) hati-hati: ~ bertutur pd malam hari; (2) kiranya; gerangan: apa ~ maksud kedatangannya kemari?
agalaksia aga.lak.sia [a Dok] dl keadaan tidak keluarnya air susu
agam [a] besar, gagah, kuat, dan tegap: tubuhnya -- [a] tidak ada akhir; larut
agama aga.ma [n] ajaran, sistem yg mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kpd Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yg berhubungan dng pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya: -- Islam; -- Kristen; -- Buddha
agami aga.mi [n] kelompok manusia yg tidak mempunyai peraturan yg mengharuskan atau melarang perkawinan
agar [p] kata penghubung untuk menandai harapan; supaya: kita sebaiknya banyak makan sayuran -- selalu sehat
agar-agar [n] (1) ganggang laut yg dapat dimakan; Eucheuma spinosum; (2) penganan yg dibuat dr ganggang laut tsb (agar-agar); (3) zat berlendir yg dihasilkan oleh Eucheuma spinosum atau ganggang laut tertentu lainnya (banyak digunakan sbg medium biakan bakteri dan jamur)
agas [n] (1) nyamuk kecil, yg apabila menyengat pedih sekali, warnanya abu-abu; (2) serangga kecil yg sangat mengganggu
agen buku pedagang buku besar yg menyediakan berbagai jenis buku dr berbagai penerbit, pengecer, dan perpustakaan, biasanya ada dua jenis, yaitu yg menyediakan buku teks mutakhir dan buku teknik dan yg menyediakan buku lama yg masih beredar
agen pembaharuan orang atau lembaga yg mendorong ter-ciptanya perubahan sosial ekonomi secara berencana (spt penyuluh pertanian, guru)
agen pengarang orang yg mewakili pengarang dl hal urusan penjualan dan penerbitan karyanya dng penerbit buku, dan merundingkan hak tambahan untuk penerbitan, penyiaran, dan pembuatan film
agen tunggal [Ek] (1) penyalur yg me-nyelenggarakan distribusi dan penjualan; (2) penyalur satu-satunya untuk daerah tertentu
agio [n Ek] selisih lebih antara hasil penjualan saham pd waktu emisi dan nilai nominalnya
agitasi agi.ta.si [n] (1) hasutan kpd orang banyak (untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dsb), biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik; (2) pidato yg berapi-api untuk mempengaruhi massa
aglikon ag.li.kon [n Kim] senyawa organik (spt fenol atau alkohol) yg bersenyawa dng bagian glikosida yg bergula; bagian bukan gula dr senyawa glikosida yg dapat dibebaskan dng proses hidrolisis
aglomerat ag.lo.me.rat [n Geo] (1) gumpalan batuan yg terdiri atas komponen batu bersudut, batu bulat, atau kerikil yg pekat menjadi satu krn adanya bahan perekat (msl tanah liat); (2) batuan sedimen untuk batuan endapan vulkanis yg diikat oleh abu kepundan
aglutinasi ag.lu.ti.na.si [n] (1) Bio penggumpalan butir-butir darah merah, bakteri, tepung sari, dan spermatozoa yg disebabkan oleh penambahan aglutinin dr bahan yg bersangkutan; (2) Kim penyatuan sel atau bakteri akibat interaksi bakteri dan serum kekebalan yg bersangkutan; (3) Ling (a) pengimbuhan pd akar kata yg mengakibatkan perubahan makna atau pemakaian; (b) peleburan bunyi bahasa yg berdampingan
aglutinin ag.lu.ti.nin [n] (1) Bio substansi yg dapat menyebabkan penggumpalan bakteri atau sel darah merah; (2) Kim sekumpulan senyawa yg terbentuk dl darah akibat inokulasi atau infeksi bakteri yg dapat menyebabkan penggumpalan bersama bakteri itu
agnosia ag.no.sia [n Dok] ketidaksanggupan mengenali benda dan artinya, biasanya disebabkan oleh kerusakan pd otak atau susunan saraf
agon [n Sas] adegan dl drama yg menunjukkan perdebatan (perselisihan) antara tokoh protagonis dan tokoh antagonis [n Lay] garis di peta yg menghubungkan tempat-tempat yg variasinya nol
agregat kering [Tan] partikel tanah majemuk atau sekunder yg tidak dihancurkan oleh penyaringan kering
agroekosistem ag.ro.e.ko.sis.tem [n Tan] pertanian yg bersifat hubungan timbal balik antara sekelompok manusia (masyarakat) dan lingkungan fisik dr lingkungan hidupnya guna memungkinkan kelangsungan hidup kelompok manusia (masyarakat) itu
agrologi ag.ro.lo.gi [n ] cabang ilmu pertanian yg menyelidiki asal, struktur, analisis, dan klasifikasi tanah, khusus dl hubungannya dng produksi tanaman
agrostologi ag.ros.to.lo.gi [n] ilmu tt jenis rumput, klasifikasi, serta pengelolaan dan pemanfaatannya
agrowisata ag.ro.wi.sa.ta [n] wisata yg sasarannya adalah pertanian (perkebunan, kehutanan, dsb)
agunan agun.an [n] cagaran; jaminan; tanggungan: apa ~ mu untuk pinjaman sebanyak itu?
ah [p] kata seru yg menyatakan perasaan kecewa, menyesal, keheranan, tidak setuju: -- , jangan marah dulu, nanti akan saya terangkan duduk perkaranya; -- , mengapa itu yg kau ambil
ahimsa ahim.sa [n] (1) ajaran agama Hindu dan Buddha untuk tidak menyakiti makhluk apa pun dan menghindari kekerasan; (2) ajaran Mahatma Gandhi yg melarang membunuh (menyakiti) dan menggunakan kekerasan
ahistoris ahis.to.ris [a] berlawanan dng sejarah: memahami kultur lama tanpa memedulikan aspirasi sejarah yg melahirkannya adalah sikap yg --
ahli filsafat orang yg memiliki kemampuan pengetahuan dan penyelidikan dng akal budi mengenai hakikat segala yg ada, sebab, asal, dan hukumnya; filsuf
ahli fitopatologi orang yg ahli dl bidang ilmu penyakit tumbuh-tumbuhan
ahli geologi orang yg ahli dl menafsirkan struktur, asal mula, dan perkembangan bumi serta isinya
ahli informasi petugas informasi yg memiliki keahlian tertentu dan mampu mengelola perpustakaan ilmiah, penekanan tugasnya lebih diutamakan pd keahlian dl pemberian jasa informasi dp pengetahuan tt suatu ilmu
ahli mesin kapal [Lay] perwira bagian mesin kapal niaga yg tugasnya menjalankan, merawat, dan memperbaiki semua mesin di kapal
ahli sufah orang yg turut hijrah bersama Nabi Muhammad saw. dr Mekah ke Medinah dng membawa harta seadanya, dl keadaan serba kurang
ahli Taurat [Isl] penganut ajaran kitab Taurat pd zaman Nabi Musa a.s.; (2) Kris pengajar dan penafsir Kitab Perjanjian Lama, khususnya kelima kitab Musa (Taurat atau Pentateukh)
ahli tetas orang yg mempunyai keahlian dl bidang penetasan telur
aho [p] kata seru untuk menyatakan heran, terkejut, dsb
ai [p] kata seru untuk menyatakan heran dsb: -- , dr mana kauperoleh bunga-bunga itu?
aib 1 [a] malu : bagimu, itu adalah -- yg tiada terhapuskan lagi; janganlah merasa -- melakukan pekerjaan yg kasar; (2) n cela; noda; salah; keliru: jika ada -- dan bebalnya, hendaklah dimaafkan
ainulyakin ai.nul.ya.kin [v] menjadi yakin benar (krn telah menyaksikan sendiri)
air adas [Far] larutan jenuh minyak adas dl air
air adhesif [Tan] pembentukan air di sekeliling partikel tanah di atas air adsorpsi dan ditahan oleh gaya tarikan molekul yg lebih kecil kekuatannya dp gaya air adsorpsi tanpa emisi panas yg terlihat
air agresif [Kim] air yg mempunyai daya paksa mengalir ke suatu tempat
air aki larutan elektrolit untuk sel (aki), dibuat dr 220 cm3 sulfat pekat yg ditambahkan 750 cm3 air suling samkel diaduk, lalu diencerkan sampai volumenya 1 dm3
air api zat cair yg mudah menyala spt asam nitrat
air aromatik larutan jenuh minyak asiri dl air, cairannya jernih atau keruh, bau dan rasanya sama dng minyak asiri
air artesis air bawah permukaan dng tekanan yg cukup kuat untuk menyebabkan air tsb naik ke atas dasar suatu celah atau lubang lainnya
air atar minyak wangi; minyak atar
air beriak tanda tak dalam air be.ri.ak tanda tak dalam [pb] orang yg sombong, besar cakap, biasanya tidak berisi
air celah [Tan] air di dl retakan terbuka, biasanya hanya terdapat di dekat permukaan tanah
air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga air cucuran atap jatuh ke pe.lim.bah.an juga [pb] biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya
air dadih air susu (sapi) setelah bagian kentalnya diambil
air emas metal cairan logam berwarna keemasan untuk melapisi perhiasan, benda seni atau benda lainnya agar tampak lebih indah; lapis emas; tinta emas; (2) benang emas
air garam [Hid] air yg mempunyai kepekatan garam yg kemasinannya hampir sama dng kemasinan air laut
air jeruk minuman dr sari buah sitrun yg masam rasanya; kuas
air lalu kubang tohor air lalu ku.bang tohor [pb] uang yg diterimanya lekas habis untuk membayar utang dsb
air laut air di laut yg biasanya mempunyai kadar garam 30-35%
air magma [Hid] air yg berasal dr dl bumi yg sebelumnya tidak berwujud sbg air atmosfer atau air permukaan
air masin [Hid] air yg mengandung cukup garam yg terlarut sehingga mempunyai rasa mineral tertentu
air mati air yg mengalir dng kecepatan yg tidak nyata
air mawar air yg harum baunya (dr bunga mawar dsb); (2) Far larutan jenuh minyak mawar dl air
air oligotrofik perairan yg produktivitas organiknya rendah
air payau air yg tidak sedap rasanya akibat kelebihan kadar klorida; (2) campuran antara air laut dan air tawar, biasanya mempunyai kadar garam kurang dr 30 per mil
air perbani [Lay] saat antara timbulnya arus air pasang dan arus air surut; air tenang
air permen [Far] larutan jenuh minyak permen dl air
air ruban air yg terdapat pd minyak kelapa (ketika membuat minyak)
air susu pengganti [Tern] ransum dl bentuk cair untuk anak ternak yg belum disapih sbg pengganti air susu induknya
air tanah bebas [Tan] air tanah yg di atasnya dibatasi oleh muka air tanah
air tanah tetap [Tan] air tanah yg terdapat dl material yg jenuh thd celah sehingga air itu secara permanen terikat pd dinding pori atau geraknya sangat lambat sehingga tidak tersedia sbg air untuk dipompa
air tawar air biasa (bukan air manis, bukan air asin); (2) Hid air yg mempunyai kadar garam kurang dr 0,5%
air tenang (biasa) menghanyutkan [pb] orang yg pendiam biasanya banyak pengetahuannya
air tenang menghanyutkan air tenang meng.ha.nyut.kan [pb] orang yg pendiam, tetapi banyak pengetahuannya
air tersedia [Tan] banyaknya air dl tanah pd sebarang waktu yg dinyatakan dl persentase berat tanah kering
air timpas air surut yg serendah-rendahnya
air tolak bala air untuk menjauhkan penyakit dsb
air wangi air yg harum baunya
ajaib aja.ib [a] ganjil; aneh; jarang ada; tidak spt biasa; mengherankan: pertunjukan yg --; (2) n Sas cak sesuatu yg aneh; keheranan; yg tidak dapat diterangkan dng akal: itulah -- Allah [n Bio] anyaman yg terjadi pd gumpalan ginjal yg arteri darahnya berubah menjadi kapiler, kemudian bersatu kembali menjadi arteri
ajak [v] , meng.a.jak v(1) meminta (menyilakan, menyuruh, dsb) supaya turut (datang dsb): Ibu ~ aku pergi ke pasar; (2) menantang (berkelahi dsb): ia ~ lawan mainnya untuk bertanding; (3) membangkitkan hati supaya melakukan sesuatu: pilot itu ~ penumpang membelot ke negara bebas [Mk p] serupa (dng); seperti [n] anjing hutan, Cuon javanicus
ajal [n] batas hidup yg telah ditentukan Tuhan, saat mati, janji akan mati: menemui -- nya; menghadap (menanti) -- nya; sampai -- nya
ajaran ajar.an [n] segala sesuatu yg diajarkan; nasihat; petuah; petunjuk: ia senantiasa memegang teguh ~ orang tuanya; paham: ~ terlarang
aji [a] (1) berharga sekali dan dianggap bertuah (tt benda keramat); (2) tidak ternilai kehormatan dan kedudukannya sehingga orang merasa wajib mengagungkan dan menghormati [n] baginda; raja: sang --
ajnabi aj.na.bi [Ar n] (1) orang asing; (2) Isl orang yg bukan sanak saudara dekat (hukumnya boleh kawin-mengawini antara laki- laki dan perempuan)
aju , meng.a.ju.kan v (1) mengemukakan (usul, permintaan, sanggahan, protes, dsb): ia ~ beberapa pertanyaan kpd ketua; (2) membawa ke depan; menampilkan (pasukan dsb): mereka ~ pasukan cadangan
ajudan aju.dan [n Mil] perwira yg diperbantukan kpd raja, presiden, atau perwira tinggi, biasanya diberi tugas mengurus segala keperluan yg berhubungan dng pekerjaannya
ajun inspektur polisi dua pangkat bintara tinggi peringkat kedua dl kepolisian, satu tingkat di bawah ajun inspektur polisi satu, satu tingkat di atas sersan mayor polisi (tanda pangkatnya satu balok putih bergelombang yg ditempatkan di bahu baju
ajun inspektur polisi satu pangkat bintara tinggi peringkat pertama dl kepolisian, satu tingkat di bawah inspektur polisi dua dan satu tingkat di atas ajun inspektur polisi dua (tanda pangkatnya dua buah balok putih bergelombang yg ditempatkan di bahu baju)
akad kredit perjanjian atau kontrak perkreditan: beberapa pemilik rumah tidak mau menempati rumahnya krn belum mendapat kepastian dr pihak bank tt pembayaran ~ kredit
akademi aka.de.mi [n] (1) lembaga pendidikan tinggi, kurang lebih 3 tahun lamanya, yg mendidik tenaga profesional: -- militer; -- seni rupa; (2) perkumpulan orang terkenal yg dianggap arif bijaksana untuk memajukan ilmu, kesusastraan, atau bahasa: -- Prancis, -- Jakarta
akal [n] (1) daya pikir (untuk memahami sesuatu dsb); pikiran; ingatan: makhluk Tuhan yg mempunyai -- ialah manusia; (2) jalan atau cara melakukan sesuatu; daya upaya; ikhtiar: minta -- (kpd); (3) tipu daya; muslihat; kecerdikan; kelicikan: penipu tidak akan kekurangan --; (4) Antr kemampuan melihat cara memahami lingkungan
akal buaya [ki] akal (pen)jahat: krn ia sering ditekan majikannya, -- buayanya muncul
akan [adv] (untuk menyatakan sesuatu yg hendak terjadi, berarti) hendak: disangkanya hari -- hujan; akan-akan a mirip benar; hampir sama benar [p] (1) (sbg kata perangkai untuk menghubungkan verba dsb dng pelengkapnya yg berarti:) kepada: ia lupa -- orang tuanya; (2) mengenai; tentang; terhadap: -- harta peninggalan orang tuanya itu tiada dipikirkannya lagi; (3) untuk: uang ini dapat kaupakai -- pembayar utangmu
akar [n] (1) bagian tumbuhan yg biasanya tertanam di dl tanah sbg penguat dan pengisap air serta zat makanan: ~ pohon ini dapat dibuat obat; (2) ki asal mula; pokok; pangkal; yg menjadi sebab(-sebabnya): yg perlu dibasmi adalah -- segala kejahatan; (3) Ling unsur yg menjadi dasar pembentukan kata (spt graf pd grafik, biografi, apektrograf); (4) Mat suatu operasi aljabar, yg biasanya dinyatakan dng simbol ?, msl (akar a sama dng b), berarti; b2 = a, jadi (akar pangkat n dr a sama dng c), berarti cn = a, jadi
akar bahar tumbuhan laut, biasanya dibuat gelang tangan untuk mencegah penyakit sengal
akar batang akar yg besar dan panjang pd pohon, menjulur dr atas ke bawah, biasanya terdapat pd pohon beringin
akar batu akar yg tumbuh di bukit-bukit, batangnya berwarna hitam dan tidak berdaun, biasanya dibuat ikat pinggang sbg penangkal sakit pinggang
akar belit akar yg keluar dr batang di atas tanah dan berfungsi untuk memanjat dng melilit penunjangnya
akar beluru tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya dapat dibuat obat; Entada phaseoloides
akar bilangan [Mat] bilangan yg diperoleh dr suatu bilangan yg diuraikan dng pangkatnya
akar gantung akar yg tumbuh pd cabang dan tidak mencecah tanah, spt pd pohon beringin; -- gerit-gerit tumbuhan yg getahnya spt karet, Urceola brachysepala
akar kait-kait tumbuhan (akar-akaran) merambat yg batangnya berduri; Uncaria acida; -- kambing-kambing tumbuhan memanjat, Sarcolobus globosus
akar kata [Ling] bagian kata yg menjadi dasar arti kata lain yg dibentuk dr kata tsb; -- kemenyan tumbuhan memanjat, Diescorea appositifiola
akar kuning tumbuhan merambat, tinggi 5-15 m, tumbuh di hutan liar atau hutan bambu, daunnya mengandung alkali dan dapat dipakai sbg obat sakit kepala; Fibraurea chloroleuca
akar lekat akar yg keluar dr buku batang dan berfungsi melekatkan tumbuhan itu pd penunjangnya, msl pd sirih
akar liar akar yg tumbuh di tempat yg tidak semestinya, msl pd daun atau ruas
akar lingkar akar yg pertumbuhannya tidak masuk ke dl tanah, tetapi hanya melingkar di dekat permukaan tanah; -- lupang tumbuhan menjalar, Micaria apanders
akar melata akar tumbuhan yg merambat, spt ubi jalar yg semakin lama semakin banyak; (2) ki bertambah lama bertambah banyak (tt utang)
akar mempelas tumbuhan perdu yg merambat, batangnya kecil pipih, dibuat sbg pengikat; Tetracera indica
akar pahit akar yg dipakai untuk obat penyakit sesak napas atau asma; Cyclea laxiflora
akar parsi rumput-rumputan keras yg tunasnya dapat dimakan sbg sayuran; asparagus; Asparagus officinalis
akar rempelas tumbuhan perdu yg merambat, batangnya liat, dibuat tali yg kasar, daunnya kasap, digunakan untuk menggosok kayu; Tetracera scandens
akar sarikan tumbuhan perdu yg merambat, tangkainya dapat dibuat tali; Spatholobus ferrugineus
akar saut perdu yg merambat, buahnya berwarna merah dan beracun, kulit kayunya dapat dibuat tali; Adenia singaporeana; -- senduduk tumbuhan, Marumia muscosa
akar sentagi tumbuhan menjalar yg akarnya digunakan sbg obat
akar serabut akar samping yg keluar dr pangkal batang atau buku umumnya bergerombol dan berfungsi menggantikan akar tunggang yg tidak berkembang
akar seruntun tumbuhan yg dapat dipakai sbg obat; bratawali yg pahit rasanya; Tinospora tuberculata; -- sulung tumbuhan memanjat, Gynochtodes sublanceolata
akar teriba tumbuhan yg akarnya digunakan untuk mengobati kurap, Rhinacanthus nasuta; -- tikus tumbuhan tropis yg banyak tumbuh di Asia Tenggara, akarnya dibuat obat, Rauwolfia serpentina
akar tuba tumbuhan berbunga kupu-kupu, akarnya mengandung zat racun untuk mematikan ikan dan serangga; Derris elliptica
akar tunggang akar utama yg tumbuh dr biji, tegak ke bawah dan darinya keluar cabang akar
akas [a] tangkas gerak-geriknya; gesit; cekatan: anak ini -- menari [Lihat {akasa}]
akasia aka.sia [n] pohon atau perdu yg tumbuh di daerah tropis, bunganya berwarna kuning atau putih berangkai-rangkai; Acacia auriculiformia
akene ake.ne [n Bot] buah kering yg hanya berbiji satu, setelah matang kulit buahnya tetap tidak terbuka; buah padi-padian
akhir kata kesimpulannya; akhirnya
akhir klimaks naskah cerita atau karangan yg bagian klimaksnya terdapat pd bagian penutup
akhir larva [Bio] tahapan setelah bentuk larva, biasanya organisme tsb sudah memiliki bentuk yg pasti
aki [n] nenek laki-laki; kakek; datuk; aki-aki n orang laki-laki yg sudah tua [n] (1) alat untuk menghimpun tenaga listrik (dipakai pd mesin mobil dsb); (2) Tek penghasil dan penyimpan daya listrik hasil reaksi kimia; (3) Fis peranti untuk mengubah tenaga listrik menjadi tenaga kimia atau sebaliknya
akibat aki.bat [n] sesuatu yg merupakan akhir atau hasil suatu peristiwa (perbuatan, keputusan); persyaratan atau keadaan yg mendahuluinya: -- gempa bumi itu ratusan penduduk kehilangan tempat tinggalnya
akikah aki.kah [n Isl] (1) penyembelihan ternak (spt kambing atau lembu) sbg pernyataan syukur orang tua atas kelahiran anaknya, lazimnya dilaksanakan pd hari ketujuh; (2) tradisi penyembelihan ternak pd upacara pencukuran rambut bayi ketika berusia tujuh hari sbg pernyataan syukur
akil balig tahu membedakan baik dan buruk (laki-laki berumur 15 tahun ke atas); cukup umur; cukup akalnya; dewasa
aklamasi ak.la.ma.si [n] pernyataan setuju secara lisan dr seluruh peserta rapat dsb thd suatu usul tanpa melalui pemungutan suara: usul itu diterima secara --
aklasia ak.la.sia [n Dok] keadaan dapat rileks, tegang terus, biasanya mengenai otot jantung atau lainnya
akreditasi ak.re.di.ta.si [n ] (1) pengakuan thd lembaga pendidikan yg diberikan oleh badan yg berwenang setelah dinilai bahwa lembaga itu memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu; (2) pengakuan oleh suatu jawatan tt adanya wewenang seseorang untuk melaksanakan atau menjalankan tugasnya
akrobat politik pernyataan yg dikeluarkan hari ini, bisa bertentangan dng pernyataan beberapa saat kemudian; (2) kader politik yg menyeberang ke partai lain
akromegali ak.ro.me.ga.li [n Dok] penyakit yg ditandai dng membesarnya ujung anggota badan, spt hidung, dagu, telinga, dan kaki
akrometer ak.ro.me.ter [n Tek] alat untuk mengukur kerapatan minyak
aksara ak.sa.ra [n Ling] (1) sistem tanda grafis yg digunakan manusia untuk berkomunikasi dan sedikit banyaknya mewakili ujaran; (2) jenis sistem tanda grafis tertentu, msl aksara Pallawa, aksara Inka; (3) huruf
aksara Sunda aksara yg digunakan untuk menuliskan bahasa Sunda, huruf bermula dng ha berakhir dng nga (bentuk dan kaidah penulisannya sama dng aksara Jawa)
aksen ak.sen [n] (1) Ling tekanan suara pd kata atau suku kata: suku kata yg mengandung pepet dl bahasa Indonesia tidak mendapat --; (2) pelafalan khas yg menjadi ciri seseorang; logat: -- Jawanya sudah tidak terdengar lagi; (3) tekanan: lukisan itu diberinya -- tertentu agar kelihatan hidup; (4) tanda diakritik: pd huruf e itu terdapat -- , yaitu tanda tambahan pd huruf yg banyak mengubah nilai fonetis
akseptabel ak.sep.ta.bel [a] (1) dapat atau pantas diterima; berterima: usulnya praktis dan --; (2) cukup; memadai: tarian itu dianggap -- untuk ditampilkan di depan tamu
akseptor ak.sep.tor [n ] (1) orang yg menerima serta mengikuti (pelaksanaan) program keluarga berencana; (2) Ek orang yg membayar jumlah wesel; (3) orang yg menerima gagasan baru dan melaksanakannya; (4) Kim zat yg dapat bereaksi dng zat lain dng cara menerima partikel dr zat lain itu; (5) Fis unsur takmurnian yg menaikkan jumlah lubang pd hablur semipenghantar
aksesori ak.se.so.ri [n] (1) barang tambahan; alat ekstra: radio pd mobil merupakan -- yg digemari banyak konsumen; (2)barang yg berfungsi sbg pelengkap dan pemanis busana: -- yg sedang digemari remaja saat ini adalah jepit rambut dan peniti berwarna sama dng pakaian yg dikenakan; (3) Anat yg merupakan tambahan (msl saraf aksesori, yakni otak ke-11)
aksi ak.si [n] gerakan: -- pengumpulan dana; (2) n tindakan: -- pem-balasan; (3) n sikap (gerak-gerak, tingkah laku) yg dibuat-buat: ia berjalan mondar-mandir dng -- nya; (4) a cak elok sekali (tt pakaian, tingkah laku, dsb): dasinya -- benar
aksi polisional aksi militer setempat yg dilakukan oleh tentara pemerintah tanpa pernyataan perang yg resmi thd orang yg dianggap melanggar keamanan dan ketertiban internasional; (2) gerakan yg bermaksud memulihkan keamanan (istilah yg digunakan Belanda ketika memerangi Indonesia untuk mendapatkan kembali jajahannya)
aksiologi ak.si.o.lo.gi [n] (1) kegunaan ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia; (2) kajian tt nilai, khususnya etika: kita harus melembagakan dan membudayakan ilmu pd setiap domain epistemologi ataupun -- profesi guru
aksioma ak.si.o.ma [n] pernyataan yg dapat diterima sbg kebenaran tanpa pembuktian
akta ak.ta [n ] surat tanda bukti berisi pernyataan (keterangan, pengakuan, keputusan, dsb) tt peristiwa hukum yg dibuat menurut peraturan yg berlaku, disaksikan dan disahkan oleh pejabat resmi: -- kelahiran; -- perkawinan
akta mengajar [Dik] ijazah yg menyatakan bahwa pemiliknya mempunyai kewenangan mengajar pd jenjang tertentu dl pendidikan formal
aktif ak.tif [a] (1) giat (bekerja, berusaha): ia -- di bidang olahraga; (2) lebih banyak penerimaan dp pengeluaran: neraca pembayaran --; (3) dinamis atau bertenaga (sbg lawan statis atau lembam); (4) mampu beraksi dan bereaksi: nitrogen --; (5) Dok mempunyai kecenderungan menyebar atau berkembang biak (tt penyakit, sel, dsb): dia mengidap penyakit tuberkulosis --
aktinium ak.ti.ni.um [n Kim] unsur logam radioaktif berderajat tiga, menyerupai lantanum dl sifat kimiawinya dan ditemukan pd bijih besi; unsur bernomor atom 89, berlambang Ac, dan bobot atom 227,0278
aktinometer ak.ti.no.me.ter [n Geo] instrumen (alat) untuk mengukur intensitas radiasi, khususnya radiasi matahari
aktiva ak.ti.va [n Ek] (harta) kekayaan, baik yg berupa uang maupun benda lain yg dapat dinilai dng uang ataupun yg tidak berwujud secara nyata, spt hak paten
aktiva modal semua milik usaha yg mempunyai nilai uang yg digunakan untuk usaha (tanah, bangunan, alat-alat mesin, bahan baku, dsb)
aktiva takberwujud kekayaan yg nilainya bergantung pd kemampuan menghasilkan laba, spt hak paten, merek dagang, lisensi
aktiva tetap kekayaan berwujud yg secara relatif tahan lama dan biasanya digunakan dl menghasilkan barang dan jasa serta tidak disimpan untuk dijual lagi
aktivis ak.ti.vis [n] (1) orang (terutama anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yg bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dl organisasinya; (2) Pol seseorang yg menggerakkan (demonstrasi dsb)
aktivisme ak.ti.vis.me [n] (1) kegiatan (para) aktivis; (2) Pol doktrin yg menekankan perlunya tindakan kekerasan untuk mencapai tujuan politik; (3) Sen aliran ekspresionisme yg berpandangan bahwa drama harus dapat mencari pemecahan realistis mengenai masalah sosial
aktor karakter aktor yg membawakan peran yg berbeda dng dirinya dan berhasil dng baik
aktual ak.tu.al [a] (1) betul-betul ada (terjadi); sesungguhnya: cerita itu diangkat dr kejadian yg --; (2) sedang menjadi pembicaraan orang banyak (tt peristiwa dsb); (3) baru saja terjadi; masih baru (tt peristiwa dsb); hangat: berita --
akuakultur aku.a.kul.tur [n] (1) pembudidayaan air sehingga menghasilkan; (2) pengusahaan laut untuk mendatangkan hasil (spt ikan, kerang, rumput laut): sudah saatnya Pemerintah mengalihkan perhatiannya pd bidang --
akuarel aku.a.rel [n] gambar yg biasanya dibuat dng cat air transparan
akuarium aku.a.ri.um [n] bak kaca (biasanya diberi tanaman air dsb) tempat memelihara ikan hias
akuifer artesis [Tan] akuifer yg airnya dibatasi oleh dasar yg relatif kedap air sehingga mendapat tekanan yg cukup untuk menaikkan air sumur ke atas puncak akuifer
akuk [n] penyakit ayam (yg menyebabkan ayam tertunduk atau meromok)
akulturasi akul.tu.ra.si [n] (1) percampuran dua kebudayaan atau lebih yg saling bertemu dan saling mempengaruhi: candi-candi yg ada sekarang merupakan bukti adanya -- antara kebudayaan Indonesia dan kebudayaan India; (2) Antr proses masuknya pengaruh kebudayaan asing dl suatu masyarakat, sebagian menyerap secara selektif sedikit atau banyak unsur kebudayaan asing itu, dan sebagian berusaha menolak pengaruh itu; (3) Ling proses atau hasil pertemuan kebudayaan atau bahasa di antara anggota dua masyarakat bahasa, ditandai oleh peminjaman atau bilingualisme
akun kekurangan [Ek] akun yg menyatakan kepentingan spekulatif seorang pelanggan dl sekuritas atau barang yg tidak dimilikinya, tetapi dijualnya, biasanya dng harapan dapat membeli lagi sesudah harga pasar menurun
akuntan publik [Man] akuntan, yg sesuai dng ketentuan undang-undang, terdaftar pd register negara dan mempunyai izin Menteri Keuangan untuk membuka kantor akuntan (swasta) yg bertugas memberikan layanan jasa akuntansi kpd masyarakat atas pembayaran tertentu
akuntansi akun.tan.si [n Man] (1) teori dan praktik perakunan, termasuk tanggung jawab, prinsip, standar, kelaziman (kebiasaan), dan semua kegiatannya; (2) hal yg berhubungan dng akuntan; (3) seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi thd suatu kesatuan ekonomi
akur [a] (1) mufakat; setuju; seia sekata; bersatu hati: saya -- saja dng usulmu; rupanya orang-orang di kampung ini kurang --; (2) cocok; sesuai: salinan itu sudah -- dng aslinya
akurat aku.rat [a] teliti; saksama; cermat; tepat benar: caranya bekerja sangat --; pukulannya yg -- merepotkan lawan
akustika akus.ti.ka [n ] cabang ilmu fisika yg menyelidiki penghasilan, pengendalian, penyampaian, penerimaan, dan pengaruh bunyi
akut [a] (1) timbul secara mendadak dan cepat memburuk (tt penyakit); (2) memerlukan pemecahan segera; mendesak (tt keadaan atau hal); gawat: penyediaan air bersih menjadi masalah yg --; (3) kurang dr 90o (tt sudut): sudut --
ala [p] atas; pada; kepada; akan [a] tinggi [p cak] secara: model -- Barat [n Huk] tanah yg tidak dikerjakan lagi, tetapi pemilik atau keturunannya masih mempunyai hak utama atas tanah itu
alah [a] (1) kalah: tidak diketahui siapa yg -- dan siapa yg menang; (2) ark tewas [v] , meng.a.lah v menebat (mengempang, membendung, mengeringkan) sungai untuk mengambil ikan [p] kata seru untuk menyatakan ketidakpedulian; ah: -- , dia saja tidak pernah datang ke rumah saya
alah limau oleh benalu [pb] orang yg lama terdesak oleh orang yg baru [pb] orang yg merugikan atau menguasai orang atau tempatnya menumpang
alah membeli menang memakai [pb] barang yg baik memang mahal harganya, tetapi dapat lama dipakai
alah menang tak tahu [pb] perihal seseorang yg tidak ikut campur dl dua pihak yg sedang berbantah, tetapi hanya ikut mengejek pihak yg telah tentu kalah
alah sabung menang sorak [pb] biarpun kalah, masih tinggi juga cakapnya
alaihi salam alai.hi sa.lam [Ar a] damai padanya (lazim dipakai sesudah menyebutkan nama nabi, kecuali Nabi Muhammad saw.): Nabi Sulaiman --
alakrima alak.ri.ma [a Dok] kurang atau tidak mempunyai sekresi air mata
alam [n] (1) segala yg ada di langit dan di bumi (spt bumi, bintang, kekuatan): -- sekeliling; (2) lingkungan kehidupan: -- akhirat; (3) segala sesuatu yg termasuk dl satu lingkungan (golongan dsb) dan dianggap sbg satu keutuhan: -- pikiran; -- tumbuh-tumbuhan; (4) segala daya (gaya, kekuatan, dsb) yg menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yg ada di dunia ini: hukum --; ilmu --; (5) yg bukan buatan manusia: karet --; (6) dunia: -- semesta; syah --; (7) kerajaan; daerah; negeri: -- Minangkabau , meng.a.lami v merasai (menjalani, menanggung) suatu peristiwa dsb: selama di rantau ia ~ banyak kesulitan [n] bendera (panji-panji) sbg tanda (pd pasukan dsb)
alam misal tempat kehidupan makhluk lain di alam yg merupakan gambaran dr bentuk sebenarnya di alam asalnya atau aslinya
alamak ala.mak [p] kata seru untuk menyatakan keheranan yg mengandung kekecewaan
alamanda ala.man.da [n] semak bergetah yg banyak ditanam sbg tanaman hias, bunganya besar berwarna kuning dan berbentuk trompet; Allamanda cathartica
alamat ala.mat [n] (1) tanda; pertanda (tanda akan terjadi sesuatu): diberi -- dng bunyi meriam; mendungnya pekat -- akan hujan; (2) sasaran; tujuan: empat kali menembak -- itu tidak kena juga; (3) nama orang dan tempat yg menjadi tujuan surat (telegram dsb); nama dan tempat tinggal seseorang; adres: -- surat ini kurang jelas; ia menuliskan -- nya di buku tamu; (4) ark nama buku dsb; judul: -- buku ini ditulis dng huruf besar-besar
alang [n] (1) sesuatu yg melintang: ditariknya garis --; (2) kayu yg dipasang melintang (di antara dua tiang atau dua dinding perahu): -- muka perahu itu terbuat dr kayu yg kuat; (3) dinding penyekat (bilik dsb): -- kedai; -- balai; -- rumah [a] (1) sedang; (2) tanggung(-tanggung); setengah-setengah; (3) tengah-tengah: saudara yg -- , bukan bungsu bukan sulung [Mk n] hadiah; pemberian
alang-alang [n] rumput yg tinggi, umumnya tumbuh di dataran rendah, berguna sbg makanan ternak, penahan erosi, akarnya dapat dijadikan obat tradisional; ilalang; Imperata cylindrica
alang-alangan alang-alang.an [a] (1) setengah-setengah; dng segan-segan (setengah hati): dp bekerja ~ lebih baik jangan bekerja sama sekali; (2) sedikit sekali; tanggung-tanggung: ia memberinya bukan ~ melainkan terlalu banyak
alangkah alang.kah [adv] kata afektif penanda rasa heran, kagum, dsb; betapa: -- indahnya pemandangan itu
alantois alan.to.is [n Bio] kantong selaput yg timbul dr bagian posterior saluran pencernaan pd hewan bertulang belakang tinggi dan berfungsi sbg organ pernapasan, pencernaan, atau kedua-duanya
alap [kl a] bagus; elok: berjalan -- santun, berjalan perlahan-lahan dng eloknya [v] meng.a.lap v mengambil (menjolok) buah yg berada pd tempat yg lebih tinggi
alarm [n] (1) tanda bahaya berupa sinyal, bunyi, sinar, dsb; (2) alat mekanik yg dirancang untuk memperingatkan akan adanya bahaya atau kerusakan
alas gurun lapisan kerikil atau batu yg ditinggalkan di atas permukaan di daerah gurun pasir setelah mineral yg halus dilenyapkan oleh erosi angin
alas lantai kain kanvas tahan air, biasanya dipakai untuk menutupi seluruh lantai
alas tidur tikar, kain, dsb yg digunakan sbg lapik ketika tidur; (2) Tern alas untuk tidur ternak yg diberikan pd waktu menjelang melahirkan atau pd ternak sakit, biasanya berupa jerami atau rumput kering
alasan alas.an [n] (1) dasar; asas; hakikat: rasa kebangsaan adalah ~ yg kuat untuk menegakkan negara; (2) dasar bukti (keterangan) yg dipakai untuk menguatkan pendapat (sangkalan, perkiraan, dsb): tidak ada ~ yg kuat untuk menolak usul itu; (3) yg menjadi pendorong (untuk berbuat): apa ~ nya sehingga dia berbuat demikian; (4) yg membenarkan perlakuan tindak pidana dan menghilangkan kesalahan terdakwa
alat [n] (1) benda yg dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an): -- pertanian; -- tukang kayu; (2) yg dipakai untuk mencapai maksud: pelaksanaan keluarga berencana adalah -- untuk menurunkan angka kelahiran dan menaikkan taraf hidup rakyat; (3) ki orang yg dipakai untuk mencapai suatu maksud: mereka itu hanya dipakai sbg -- untuk melemahkan semangat rakyat; (4) bagian tubuh (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) yg menjalankan fungsi sesuatu: -- pencium ; -- perasa; (5) yg dipakai untuk menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara): -- negara; (6) perlengkapan: -- kebesaran untuk upacara raja-raja, spt mahkota, tongkat, payung, pedang, tunggul, bendera, dan umbul-umbul; (7) Antr benda budaya yg dikembangkan manusia dl usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sbg penyambung keterbatasan organismenya [Mk n] (1) jamu (tamu); (2) perjamuan
alat bantu dengar alat elektronik yg memperkeras suara sebelum suara sampai ke telinga, biasa dipakai oleh orang yg pendengarannya kurang
alat bibliografis publikasi (spt daftar buku) yg dipakai oleh penyusun bibliografi dl melaksanakan tugasnya
alat pandang carik hitam, film, salindia, dan bahan ilustrasi lainnya yg digunakan sbg penunjang kegiatan mengajar
alat pandang dengar alat peraga elektronis, bersifat dapat dilihat dan didengar, spt film, biasanya digunakan sbg penunjang kegiatan belajar-mengajar; audio visual
alat pemanas [Tern] alat yg berfungsi sbg induk buatan, biasanya digunakan pd ternak unggas dan babi
alat pengeras suara bagian dr pesawat radio dsb yg mengubah gelombang listrik menjadi gelombang suara yg nyaring
alat pengering berlanjut [Tan] mesin pengering, bahan yg akan dikeringkannya dialirkan dng kecepatan tetap secara terus-menerus melalui udara yg dipanaskan
alat perontok gabah [Tan] alat untuk memisahkan butir-butir gabah dr malainya, digerakkan tenaga manusia atau mesin
alat putar cepat [Kom] alat pd perekam pita yg berfungsi mengembalikan dng cepat pita pd posisinya semula atau pd posisi lain
alat ukur hujan [Tan] alat untuk mengukur banyaknya hujan yg jatuh di suatu tempat pd waktu tertentu
alat ukur hujan otomatis alat ukur hujan yg mencatat secara otomatis banyaknya hujan yg akumulatif thd waktu, biasanya dl bentuk grafik
alat vital bagian mesin (pesawat, pabrik, dsb yg sangat penting fungsinya); (2) cak alat kelamin
alawar al.a.war [n Ar] anak setan yg tugasnya menyebarkan zina dan perbuatan mesum sehingga manusia tidak malu melakukannya
albatros al.bat.ros [n] burung laut yg besar, jari kakinya berselaput spt itik, panjang badan termasuk ekornya lebih kurang satu meter, termasuk jenis Diomedediae
albino al.bi.no [n] organisme (makhluk hidup, terutama manusia dan binatang) yg memperlihatkan keadaan kekurangan pigmen, umumnya ditandai dng kebulaian (warna kulit dan rambut putih, serta mata kemerah-merahan)
album al.bum [n] (1) buku tempat menyimpan kumpulan foto (potret), prangko, dsb: (2) kumpulan piringan hitam, kaset lagu-lagu, dsb; (3) kumpulan lagu dl rekaman kaset: -- terbarunya yg sudah muncul tahun ini berisi lagu ciptaannya sendiri; (4) buku yg berisi antologi
albumin al.bu.min [n] protein yg larut di dl air, mengendap pd pemanasan, terdapat di dl air tawar, air laut, otot (serat), darah, cairan jernih telur, susu, dan bagian binatang lainnya
albuminuria al.bu.min.u.ria [a Dok] terdapatnya albumin dl air kencing, biasanya berkaitan dng penyakit ginjal
aldehida al.de.hi.da [n Kim] senyawa organik dng rumus umum RCHO dan dicirikan oleh gugus karbonil takjenuh (>C=O); alkohol dehidrogenatum
alegori ale.go.ri [n Sas] cerita yg dipakai sbg lambang (ibarat atau kias) perikehidupan manusia yg sebenarnya untuk mendidik (terutama moral) atau menerangkan sesuatu (gagasan, cita-cita, atau nilai kehidupan, spt kebijakan, kesetiaan, dan kejujuran)
aleksia alek.sia [n] hilangnya kesanggupan membaca kata-kata tertulis atau tercetak
alergi aler.gi [n Dok] (1) perubahan reaksi tubuh thd kuman-kuman penyakit; (2) keadaan sangat peka thd penyebab tertentu (zat, makanan, serbuk, keadaan udara, asap, dsb) yg dl kadar tertentu tidak membahayakan untuk sebagian besar orang
alga al.ga [a] tumbuhan berklorofil, berukuran dr beberapa mikron sampai bermeter-meter, hidupnya bergantung pd gerakan air di dl air tawar atau air laut
alga filamen alga yg tiap-tiap selnya berhubungan membentuk tali panjang
algilik al.gi.lik [n] tanah yg kadar liatnya sangat tinggi dan dapat menghalangi penyebaran akar
alhamdulillah al.ham.du.lil.lah [p] ungkapan untuk menyatakan rasa syukur (maknanya 'segala puji bagi Allah'): -- , kita telah terhindar dr bahaya
alhasil al.ha.sil [p] kata penghubung antarkalimat untuk menandai kesimpulan; hasilnya: -- kita juga yg menderita
aliase ali.a.se [n Kim] campuran logam yg terbentuk krn pelelehan bersama komponennya, dapat berupa larutan padat atau campuran yg tidak saling larut; aloi; lakur
alifatik ali.fa.tik [a Kim] mempunyai susunan atom karbon dl rantai dan bukan dl lingkar tertutup (tt senyawaan)
alih huruf penggantian huruf demi huruf dr abjad yg satu ke abjad yg lain (terlepas dr lafal bunyi kata yg sebenarnya); alih aksara
alih kebudayaan [Antr] pengambilan unsur kompleks kebudayaan asing ke dl suatu kebudayaan sampai dianggap oleh pendukung kebudayaan itu sbg unsur kebudayaannya sendiri
alih kode [Ling] penggunaan bahasa lain atau variasi bahasa lain untuk menyesuaikan diri dng peran atau situasi lain atau krn adanya partisipan lain
alih teknologi pengalihan pengetahuan dan keterampilan teknologi, terutama pemindahan materialnya, dr suku cadang yg terkecil sampai ke pabrik yg paling lengkap
alih-alih [p] (1) dng tidak disangka-sangka; (2) kiranya: disangkanya sudah pergi, -- masih tidur [p] sbg pengganti: ~ menonton film, ia menonton pertunjukan orkestra
alim [a] (1) berilmu (terutama dl hal agama Islam): ia seorang -- yg sangat disegani di kampung ini; (2) saleh: kelihatannya ia sangat -- dan tidak pernah meninggalkan salat [n] pegawai urusan agama di Banten atau Madura
alimun ali.mun [n] golongan pekerja yg sebenarnya tidak produktif
aling , meng.a.lingi v melindungi supaya tidak tampak; menutupi: induk ayam itu ~ anaknya supaya tidak disambar elang; aling-aling n barang yg dipakai untuk menutupi (melindungi) supaya jangan kelihatan dsb
alir , meng.a.lir v (1) bergerak maju (tt air, barang cair, udara, dsb): air sungai ~ ke laut; (2) meleleh (tt air mata, peluh, dsb): air matanya ~ membasahi pipinya; (3) ki berpindah tempat secara beramai-ramai: penduduk dr daerah yg tidak aman banyak ~ ke kota besar [n] pancing dng umpan hidup untuk menangkap buaya; tali alir; umpan alir [Mk a] licin (permukaan)
aliran alir.an [n] (1) sesuatu yg mengalir (tt hawa, air, listrik, dsb): ~ hawa; ~ listrik; (2) sungai kecil; selokan: di daerah pegunungan itu banyak ~ yg jernih; (3) saluran untuk benda cair yg mengalir (spt pipa air): gas ini patah ~ nya; (4) haluan; pendapat; paham (politik, pandangan hidup, dsb): ~ politik; ~ falsafah modern; (5) Fis gerakan maju zat alir (fluida), msl gas, uap, atau cairan secara berkesinambungan
aliran bergolak alir.an bergolak [Fis] aliran yg kecepatan zat alirnya, di titik-titik yg tetap letaknya, bergejolak dng waktu secara hampir rambang atau acak; turbulen
aliran getah alir.an getah [Tan] aliran cair-an dr pohon buah-buahan atau pohon hutan yg berpenyakit akibat serangan jamur yg menghasilkan fermentasi unsur kulit sampai ke dl kambium pohon
aliran kepercayaan alir.an kepercayaan paham yg mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa, tetapi tidak termasuk atau tidak berdasarkan ajaran salah satu dr kelima agama yg resmi (Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Buddha)
aliran sisa alir.an sisa [Tan] banyaknya air yg mengalir ke dl suatu lembah atau daerah tertentu, dikurangi jumlah yg mengalir dr lembah atau daerah tertentu itu
aliran timbul kembali alir.an timbul kembali [Tan] air yg telah disadap dr sebuah genangan atau sungai untuk keperluan irigasi yg meresap sampai ke permukaan air tanah dan akhirnya mencapai permukaan sungai atau genangan air lainnya
alis [n] bulu di dahi di atas mata; kening: -- nya indah spt semut beriring
alisiklik ali.sik.lik [a Kim] mempunyai susunan atom karbon dl lingkar tertutup, tetapi dng sifat alifatik (tt senyawaan)
alizarin ali.za.rin [n Kim] senyawa yg terdiri atas kristal berwarna kuning kemerah-merahan; C6H4(CO)2C6H2(OH)2
alkah al.kah [Ar n] (1) darah beku (bakal bayi di kandungan); (2) hati kecil [n Huk] tanah yg tidak dikerjakan, tetapi pembuka tanah atau keturunannya masih mempunyai hak utama atas tanah itu
alkali al.ka.li [n Kim] (1) hidroksida dr logam Li, Na, K, Rb, dan Cs; (2) zat yg bersenyawa dng asam(an) yg merupakan garam, digunakan dl pembuatan sabun
alkalinitas al.ka.li.ni.tas [n Kim] (1) jumlah konsentrasi ion karbonat dan bikarbonat terlarut, biasanya dinyatakan dng miliekuivalen per liter kemampuan air untuk menetralkan asam kuat; (2) kualitas sifat basa
alkaloid al.ka.lo.id [n Kim] kelompok senyawa organik bersifat basa yg mengandung nitrogen, diperoleh dr tumbuhan dan hewan, banyak berkhasiat sbg obat
alkana al.ka.na [n Kim] senyawa hidrokarbon jenuh dng rantai terbuka; CnH2n + 2
alkausar al.kau.sar [n] (1) sungai (telaga) di dl surga; (2) sesuatu yg banyak sekali; (3) surah ke-108 dl Alquran
alkohol al.ko.hol [n Kim] (1) cairan tidak berwarna yg mudah menguap, mudah terbakar, dipakai dl industri dan pengobatan, merupakan unsur ramuan yg memabukkan dl kebanyakan minuman keras; C2H5OH; etanol; (2) senyawa organik dng gugus OH pd atom karbon jenuh
Allahuma [Ar p] seruan dl doa (maknanya 'wahai Tuhanku')
almamater al.ma.ma.ter [n] perguruan tinggi atau akademi tempat mahasiswa pernah belajar dan menyelesaikan pendidikannya
almanak al.ma.nak [n] (1) penanggalan (daftar hari, minggu, bulan, hari-hari raya dl setahun) yg disertai dng data keastronomian, ramalan cuaca, dsb; (2) buku berisi penanggalan dan karangan yg perlu diketahui umum, biasanya terbit tiap tahun
almanak dinding penanggalan yg biasanya digantungkan atau ditempelkan di dinding
almanak meja penanggalan yg biasanya ditaruh di atas meja
alokasi alo.ka.si [n Ek] (1) penentuan banyaknya barang yg disediakan untuk suatu tempat (pembeli dsb); penjatahan; (2) penentuan banyaknya uang (biaya) yg disediakan untuk suatu keperluan: Pemerintah memberi -- dana kpd tiap desa untuk membangun gedung sekolah dasar; (3) Sos pembagian pengeluaran dan pendapatan (di suatu departemen, instansi, atau cabang perusahaan), baik dl perencanaan maupun pelaksanaannya; (4) Man penentuan penggunaan sumber daya secara matematis (msl tt tenaga kerja, mesin, dan perlengkapan) demi pencapaian hasil yg optimal
alokron alo.kron [n Ling] variasi panjang pendeknya bunyi bahasa yg tidak distingtif; anggota dr kronem
aloleks alo.leks [n Ling] anggota leksem yg telah ditentukan distribusinya
alomerisme alo.me.ris.me [n Kim] gejala kesamaan struktur kristal dua zat atau lebih yg semua kimianya berlainan
alomorf alo.morf [n Ling] anggota morfem yg sama, yg variasi bentuknya disebabkan pengaruh lingkungan yg dimasukinya (msl morfem ber- mempunyai alomorf ber-, be-, dan bel-)
alopati alo.pa.ti [n Dok] penyembuhan penyakit dng sistem terapeutik melalui penciptaan suatu kondisi yg berlawanan dng kondisi yg akan disembuhkan
alosu alo.su [n] alat bunyi-bunyian berupa kotak bertangkai dr anyaman daun kelapa, di dalamnya diberi biji yang apabila digoyang-goyang akan mengeluarkan bunyi tertentu (dr Sulawesi Selatan)
alot [Jw a] (1) tidak mudah putus; liat; (2) ki tidak lancar; sukar menemukan pemecahan (tt perundingan dsb): perundingan mengenai masalah Kamboja ternyata berjalan --
alotropi alo.tro.pi [n] adanya dua bentuk atau lebih suatu unsur, msl intan dan grafit
alperes al.pe.res [ark n] (1) pangkat di bawah letnan; (2) wakil kepala daerah (zaman Kompeni) [n] ikan laut, bermacam-macam jenisnya, spt -- batu; -- jawa
alternatif al.ter.na.tif [n] pilihan di antara dua atau beberapa kemungkinan: kita mempunyai -- mau bekerja keras dan lulus ujian atau bermalas-malas dan tidak akan lulus
alto al.to [n Mus] (1) nada yg mencakup suara terendah wanita dan nada suara tertinggi pria (antara sopran dan tenor); (2) orang (penyanyi) bersuara antara sopran dan tenor
altostratus al.to.stra.tus [n Met] awan berbentuk lapisan-lapisan berwarna keabu-abuan dan termasuk awan tengah yg tingginya sekitar 3-6 km sehingga matahari atau bulan yg terletak di belakangnya tampak spt di belakang kaca tembus cahaya, tetapi tidak menyebabkan perubahan lingkar matahari atau lingkar bulan
altruis al.tru.is [n] orang yg banyak mengutamakan kepentingan orang lain (tidak mementingkan diri sendiri)
alu-alu [n] ikan laut yg bentuknya bulat panjang spt alu; Sphyraena jello
alunan alun.an [n] ayunan ombak kecil; buaian
alunan suara alun.an suara suara atau nyanyian yg bernada lembut
alur [n] (1) lekuk memanjang (di tanah, kayu, sungai, bagian tubuh, dsb); (2) jalan (aturan, adat) yg benar; (3) Sas rangkaian peristiwa yg direka dan dijalin dng saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian; (4) Sas jalinan peristiwa dl karya sastra untuk mencapai efek tertentu (pautannya dapat diwujudkan oleh hubungan temporal atau waktu dan oleh hubungan kausal atau sebab-akibat)
alur kerongkongan lekuk memanjang untuk menyalurkan makanan dr kerongkongan langsung menuju retinakulum pd dinding sebelah kanan
alur sungai dasar sungai yg lekuknya dalam dan memanjang
alwasi al.wa.si [n] yg memenuhi seluruhnya (tt Allah)
amah [n] orang perempuan (Cina) yg bekerja sbg pembantu rumah tangga; babu [n] rakyat biasa; orang kebanyakan: di hadapan Yang Mahakuasa tidak ada perbedaan antara -- dan bangsawan
amal [n] (1) perbuatan (baik atau buruk): ia dihormati orang krn -- nya yg baik, bukan krn kedudukan atau kekayaannya; (2) perbuatan baik yg mendatangkan pahala (menurut ajaran agama Islam): berbuat -- kpd fakir miskin; salat adalah -- ibadat manusia kpd Allah; (3) yg dilakukan dng tujuan untuk berbuat kebaikan thd masyarakat atau sesama manusia (memberi derma, mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, penyandang cacat, orang jompo, anak yatim piatu, dsb): membuka dompet -- , mengumpulkan sumbangan melalui surat kabar untuk menyumbang korban banjir dsb: penjualan prangko --; penyelenggaraan pertunjukan --
amalan amal.an [n] (1) perbuatan (baik): tiap ~ yg baik ada pahalanya; (2) perbuatan, bacaan yg harus dikerjakan dl rangkaian ibadah, spt dl ibadah haji dan salat
amalgamator amal.ga.ma.tor [n] alat untuk mengambil emas/logam dr bijihnya dng proses amalgamasi
amanat ama.nat [n] (1) pesan; perintah (dr atas): menyampaikan -- orang tuanya; (2) keterangan (dr pemerintah); (3) wejangan (dr orang yg terkemuka): dibacakan sebuah -- Jenderal Sudirman; -- Presiden dl Kongres Pemuda; (4) Ling keseluruhan makna atau isi pembicaraan; konsep dan perasaan yg disampaikan pembicara untuk dimengerti dan diterima pendengar atau pembaca; (5) Sas gagasan yg mendasari karya sastra; pesan yg ingin disampaikan pengarang kpd pembaca atau pendengar
amar makruf nahi mungkar perintah untuk mengerjakan perbuatan yg baik dan larangan mengerjakan perbuatan yg keji (biasa digunakan untuk hal-hal yg sifatnya menyatakan perintah dan larangan)
amarilis ama.ri.lis [n] bunga tanaman hias, termasuk suku bakung-bakungan, Hippeastrum hybridum, banyak jenisnya, spt -- merah jambu, Hippeastrum ruticulatum
amat amat, meng.a.mati [v] melihat dan memperhatikan dng teliti: dia ~ barang-barang yg akan dibelinya
amatir-amatiran ama.tir-ama.tir.an [a] bukan sesuatu yg sesungguhnya; sifat amatir yg tidak murni
ambah-ambah am.bah-am.bah [Jk n] penyakit sampar
ambai-ambai am.bai-am.bai [n] tumbuhan (benalu), Rafflesia hasseltii [n] ketam yg hidup di pantai, jalannya cepat
ambang am.bang [n] (1) balok yg melintang (antara dua tiang pintu atau jendela); kayu palang (antara tiang dsb): ia berdiri di -- pintu; (2) ki saat mendekatnya kejadian atau peristiwa: sudah di -- pintu kemenangan; (3) ki muara: pengerukan -- Sungai Barito akan segera dimulai; (4) ki tingkat: pencemaran air sungai itu masih dl -- normal , meng.am.bang v (1) terapung; terapung-apung; melayang; (2) ki tidak jelas; tidak mengena: kesimpulan yg dibuatnya terlalu -- [n] lingkungan sekeliling suatu organisme
ambar bunga benda spt karet terapung di air, warnanya putih
ambar darah benda spt karet terapung di air, warnanya merah
ambiguitas am.bi.gu.i.tas [n] (1) sifat atau hal yg bermakna dua; kemungkinan yg mempunyai dua pengertian; (2) ketidaktentuan; ke-tidakjelasan; (3) kemungkinan adanya makna atau penafsiran yg lebih dr satu atas suatu karya sastra; (4) Ling kemungkinan adanya makna lebih dr satu dl sebuah kata, gabungan kata, atau kalimat; ketaksaan
ambilingual am.bi.li.ngu.al [n] orang atau masyarakat yg mempunyai kemampuan seimbang dl menggunakan dua bahasa
ambisi am.bi.si [n] keinginan (hasrat, nafsu) yg besar untuk menjadi (memperoleh, mencapai) sesuatu (spt pangkat, kedudukan) atau melakukan sesuatu: ia mempunyai -- untuk menjadi duta besar; pengabdiannya penuh dedikasi, tanpa -- pribadi
ambivalen am.bi.va.len [a] bercabang dua yg saling bertentangan (spt mencintai dan membenci sekaligus thd orang yg sama): ia mengakui adanya sikap -- pd dirinya thd gadis itu
amblas am.blas [v] (1) cak hilang; lenyap: hartanya -- di meja judi; (2) ki tidak muncul-muncul lagi
ambliobia am.bli.o.bia [n Dok] kelainan pd mata yg menyebabkan ketajaman daya lihat menjadi kurang normal: jika tidak segera ditanggulangi, penyakit itu akan mengakibatkan --
amboi am.boi [p] kata seru yg menyatakan rasa heran, kasihan, atau kagum: -- , alangkah indahnya awan di langit itu
ambrol am.brol [v cak] terban; runtuh: akibat besarnya air, tanggul itu --
ambruk am.bruk [v] (1) roboh; runtuh: jembatan yg belum lama ini diresmikan sudah --; (2) jatuh sakit: krn tidak mengindahkan nasihat dokter, ia -- lagi; (3) bangkrut; pailit (tt usaha dagang): perusahaannya sekarang sudah -- dan modalnya habis
ambung-ambung am.bung-am.bung [n] tumbuhan yg biasanya hidup di pantai, batangnya keras dan daunnya digunakan sbg obat; Scaevola frutescens
amburadul am.bu.ra.dul [a cak] centang perenang; berantakan; porak-poranda: para penghuni di sekitar tempat itu hanya mampu diam dan kesal, tanpa dapat berbuat apa-apa menyaksikan keadaan yg --
amebiasis ame.bi.a.sis [n] penyakit yg disebabkan oleh ameba
amebosit ame.bo.sit [n Zool] (1) sel jaringan pengikat primitif yg mampu bergerak spt ameba yg terdapat pd jaringan atau cairan tubuh hewan yg tidak mempunyai tulang belakang; (2) sel ameboid
amen [Jk] , meng.a.men v berkeliling (menyanyi, main musik, dsb) untuk mencari uang
amenorea ame.no.rea [a Dok] terhentinya haid secara abnormal
amensalisme amen.sa.lis.me [n Tan] populasi yg terdiri atas dua jenis tumbuhan atau lebih yg hidup berkelompok di daerah tertentu yg salah satu jenisnya akan terpengaruh oleh kehadiran jenis tumbuhan lain
amerisium ame.ri.si.um [n] unsur dng nomor atom 95, berlambang Am dan bobot atom 241, tidak terdapat dl alam bebas dan semua isotopnya radioaktif
amerospora ame.ro.spo.ra [n Mik] spora bersel satu yg tidak mempunyai sekat sama sekali
ametabola ame.ta.bo.la [n Zool] serangga yg tidak menunjukkan adanya metamorfosa dl perkembangannya
amfiartrosis am.fi.ar.tro.sis [n Anat] sendi yg memungkinkan sedikit gerakan dan mempunyai permukaan tulang yg disertai jaringan ikat atau tertutup oleh tulang rawan dan disertai jaringan ikat
ami [a] (1) bersifat kebanyakan; (2) pasaran; tidak baku: bahasa Arab -- , bahasa Arab pasaran [Lihat {umi}]
amin [p] terimalah; kabulkanlah; demikianlah hendaknya (dikatakan pd waktu berdoa atau sesudah berdoa): doa itu diakhiri dng ucapan " -- " yg gemuruh
amina ami.na [n Kim] kumpulan senyawa organik yg mengandung nitrogen
aminisasi ami.ni.sa.si [n Tan] penguraian mikrobiologi protein menjadi persenyawaan amino
amino ami.no [n Kim] bentuk terikat pd istilah kimia organik untuk mengatakan bahwa suatu senyawa mengandung gugus NH2 yg dicantumkan langsung pd atom karbon
amit [n] , peng.a.mit.an n pemberian mempelai laki-laki kpd mertua pd waktu meninggalkan rumah mertuanya [n] izin; permisi (untuk pergi atau lewat)
amit-amit [p cak] ungkapan yg menyatakan jangan sampai terjadi (menimpa) pd kita (tt bahaya dsb): -- , jauhkan sifat spt itu dr kita
ammeter am.me.ter [n Fis] alat untuk mengukur besarnya arus listrik
amnesia / am.ne.sia / amnEsia/ n Dok kehilangan daya ingat, terutama tt masa lalu atau tt apa yg terjadi sebelumnya krn penyakit cacat atau cedera pd otak
amonia amo.nia [n Kim] gas tidak berwarna, baunya menusuk, terdiri atas unsur nitrogen dan hidrogen, mudah sekali larut dl air, senyawaannya banyak dipakai dl pupuk, obat-obatan, dsb
amonifikasi amo.ni.fi.ka.si [n Tan] perubahan mikrobiologis dr persenyawaan nitrogen menjadi nitrogen amonia
amorf [a] (1) tidak mempunyai bentuk atau tidak jelas bentuknya; (2) Kim tidak menghablur dan tidak mempunyai bentuk geometri tertentu; (3) Geo tidak memiliki susunan atom (tt bahan mineral)
amortisasi amor.ti.sa.si [n Huk] (1) penghapusan atau pernyataan tidak berlaku thd surat-surat berharga yg nilainya telah dibayarkan kembali atau telah hilang; (2) penyusutan secara berangsur-angsur dr utang atau penyerapan nilai kekayaan yang tidak berwujud dan bersifat susut, spt kontrak atau jatah keuntungan (royalti) ke dl pos biaya, selama jangka (waktu) tertentu
ampai am.pai [a] panjang (tinggi) dan ramping; lampai: badannya -- , meng.am.pai v (1) bergantung spt disampirkan; menyampai: bangkai ular itu ~ di dahan; (2) memperanginkan supaya kering (pakaian, tembakau, dsb); menjemur: ~ tembakau [v] , ber.am.pai v pukul-memukul
ampai-ampai am.pai-am.pai [n] binatang laut yg badannya spt agar-agar berjurai-jurai tepinya; ubur-ubur
ampaian am.pai.an [n] tali (galah) tempat menggantungkan (menyangkutkan) pakaian: gadis itu sedang menjemur cucian di ~
ampas am.pas [n] sisa barang yg telah diambil sarinya atau patinya: -- kecap; -- kopi; -- tebu
ampean am.pe.an [Jw n] selir (untuk raja-raja): raja-raja zaman dahulu biasanya mempunyai banyak --
ampek am.pek [Jk n] sesak napas krn penyakit bengek (asma dsb)
ampelas am.pe.las [n] (1) pohon yg daunnya kasap untuk menggosok (melicinkan) kayu dsb; Ficus ampelas; (2) kertas yg berlapis serbuk kaca dsb untuk menggosok (melicinkan) kayu, besi, dsb; amril
amplifikasi am.pli.fi.ka.si [n] (1) pembesaran, perluasan, atau pengembangan (tt jumlah, kepentingan, dsb); (2) Filol pengembangan naskah berupa uraian, penjelasan, atau penggunaan banyak kata oleh penyalin (pembaca), kemudian masuk ke salinan naskah berikutnya; (3) Ling sarana dl bahasa yg digunakan untuk memperluas, memperbesar, atau memberi tekanan pd suatu objek
amplop am.plop [n] (1) sampul surat: setelah diketik, surat itu dimasukkan ke dl --; (2) ki uang sogok: setelah diberi -- , barulah berkas saya dikerjakannya
ampu am.pu [v] , meng.am.pu v (1) menahan di bawah (dng telapak tangan); menyokong dr bawah (supaya tidak runtuh): para hamba sahaya ~ pakaian raja; (2) ki mengangkat; menyan-jung: siapa pandai ~ nya akan mendapat segala sesuatu darinya ? empu
ampuh am.puh [Jw a] (1) mempunyai kekuatan gaib yg luar biasa: bertuah; sakti [Mk n] banjir; bah; sebak: air -- , air bah , peng.am.puh n sesuatu yg tertinggi letaknya: layar ~
ampun am.pun [n] (1) pembebasan dr tuntutan krn melakukan kesalahan atau kekeliruan; maaf: ia selalu berdoa dan memohon -- atas segala dosa dan kesalahannya; (2) kata yg menyatakan rasa heran kesal: -- , anak ini nakalnya bukan main; (3) cak bukan main: aduh baunya, -- , deh
ampunan am.pun.an [n] (1) ampun; maaf: ia menerima ~ dr ibunya; (2) pembebasan dr hukuman atau tuntutan; pengampunan: Pemerintah memberikan ~ kpd gerombolan yg menyerahkan diri
amra am.ra [n] mempelam yg bentuknya spt kedondong
amril am.ril [n] kertas ampelas: sebelum dicat, sebaiknya meja dilicinkan dulu dng --
amuk [n] kerusuhan yg melibatkan banyak orang (spt perang saudara): dl -- di Liberia mayat bergelimpangan, darah membasahi tanah, dan inilah perang saudara sesama hitam
anabolisme ana.bo.lis.me [n Bio] (1) pembentukan zat organik kompleks dr yg sederhana; (2) asimilasi zat makanan oleh organisme untuk membangun atau memulihkan jaringan dan bagian-bagian hidup lainnya
anafora ana.fo.ra [n Ling] (1) pengulangan bunyi, kata, atau struktur sintaktis pd larik-larik atau kalimat-kalimat yg berturutan untuk memperoleh efek tertentu; (2) hal atau fungsi merujuk kembali pd sesuatu yg telah disebutkan sebelumnya dl wacana (yg disebut anteseden) dng substitusi, msl nya dl Pak Karta rumahnya terbakar, kata nya menunjuk kpd Pak Karta
anak [n] (1) keturunan yg kedua: ini bukan -- nya, melainkan cucunya; (2) manusia yg masih kecil: -- itu baru berumur enam tahun; (3) binatang yg masih kecil: -- ayam itu berciap-ciap mencari induknya; (4) pohon kecil yg tumbuh pd umbi atau rumpun tumbuh-tumbuhan yg besar: -- pisang; (5) orang yg berasal dr atau dilahirkan di (suatu negeri, daerah, dsb): -- Jakarta; -- Medan; (6) orang yg termasuk dl suatu golongan pekerjaan (keluarga dsb): -- kapal; -- komidi; (7) bagian yg kecil (pd suatu benda): -- baju; (8) yg lebih kecil dp yg lain: -- bukit
anak Allah [Kris] gelar untuk Yesus Kristus yg menyatakan bahwa Ia berasal dr Allah dan melakukan penyelamatan manusia
anak asuh anak yg diberi biaya pendidikan (oleh seseorang), tetapi tetap tinggal pd orang tuanya
anak bapak anak yg terlalu disayangi oleh bapaknya sehingga tidak sempat bergaul dng anak-anak yg lain
anak bawang [ki] peserta bermain yg tidak masuk hitungan (hanya sbg penggenap atau ikut-ikutan saja); (2) ki anak kecil yg masih belum mengerti apa-apa
anak bersagar anak yg pd kuku tangannya terdapat garis hitam spt sagar; (2) ki anak yg selalu sakit-sakitan atau yg saudara-saudaranya selalu meninggal
anak emas [n] (1) anak budak belian yg diambil anak oleh tuannya; (2) orang yg paling disayangi (disenangi) oleh atasannya (keluarganya, kepalanya, majikannya, tuannya, dsb); (3) anak Indonesia yg diambil oleh bangsa lain
anak gahara anak raja dr permaisuri; -- gedongan anak orang kaya (yg rumahnya gedung): -- gedongan itu mau juga bermain dng anak kampung
anak gugur bayi yg lahir (mati) sebelum genap bulannya
anak judul tambahan pd judul buku dsb (biasanya berupa kata-kata penjelas thd judul)
anak kemenakan anak dr saudara (dilihat dr dirinya)
anak liplap anak yg orang tuanya berlainan bangsa
anak mampu didik [Dik] anak yg tingkat kemampuan intelegensinya sekitar 70-80, memungkinkan untuk dididik sampai kelas enam sekolah dasar
anak mampu latih [Dik] anak yg kemampuan intelegensinya sekitar 25-50, hanya mungkin diberi latihan untuk menguasai keterampilan tertentu dan untuk mengurus dirinya sendiri
anak mampu rawat [Dik] anak yg tingkat kemampuan intelegensinya paling tinggi 25, membutuhkan perawatan orang lain sepanjang hayatnya
anak panah senjata tajam yg berupa barang panjang, runcing pd ujungnya dan diberi bulu atau barang lain yg serupa pd pangkalnya yg berfungsi sbg penjaga keseimbangan, dilepaskan dng menggunakan busur
anak perusahaan [Ek] perusahaan yg dikuasai oleh pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui satu atau lebih badan atau perusahaan lainnya
anak piatu anak yg ibunya sudah meninggal; sudah tidak beribu lagi; anak yatim (di beberapa daerah anak piatu adalah anak yg tidak beribu lagi)
anak semang anak se.mang [n] (1) orang yg diambil orang lain (bukan keluarganya) sbg kerabatnya; (2) orang yg dipekerjakan atau yg bekerja pd orang lain (spt orang gajian, pegawai); (3) orang yg diberi modal untuk berdagang atau yg menjualkan dagangan orang lain; (4) orang yg menumpang makan (mondok); (5) orang yg bekerja pd orang lain krn terikat oleh utang
anak sendiri disayangi [pb] bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yg diutamakan
anak sipil [Dik] anak yg diserahkan oleh orang tuanya kpd negara
anak sumbang anak haram (terutama akibat dr perzinaan sesama antara sanak saudara dekat); (2) anak yg lahir dr seorang ibu yg dilarang kawin menurut undang-undang dng lelaki yg menghamilinya
anak tunggal anak yg hanya satu-satunya
anak-anakan anak-anak.an [n] tiruan anak (untuk mainan anak-anak); boneka: gadis cilik itu asyik bermain dng ~ nya
anak-beranak anak-ber.a.nak [n] suami, istri, dan anak-anaknya; seluruh anggota keluarga
anakronisme ana.kro.nis.me [n] (1) hal ketidakcocokan dng zaman tertentu; (2) penempatan tokoh, peristiwa percakapan, dan unsur latar yg tidak sesuai menurut waktu di dl karya sastra: dl kalimat "Hang Tuah melihat arloji titusnya, lalu menghidupkan pesawat televisinya" terdapat dua --
analgesik anal.ge.sik [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
analisis ana.li.sis [n] (1) penyelidikan thd suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dsb) untuk mengetahui keadaan yg sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dsb); (2) Man penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yg tepat dan pemahaman arti keseluruhan; (3) Kim penyelidikan kimia dng menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat bagiannya dsb; (4) penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya; (5) pemecahan persoalan yg dimulai dng dugaan akan kebenarannya
analisis ayak [Kim] pemilahan zat padat menurut ukurannya dng menggunakan pengayak
analisis deduktif penetapan kebenaran suatu pernyataan dng menunjukkan bahwa pernyataan itu telah tercakup dl pernyataan lain yg telah ditetapkan kebenarannya
analisis jabatan [Man] penyelidikan tt kemampuan dan kepribadian seseorang dl hubungan dng pekerjaan yg menjadi tanggung jawabnya
analisis kimia penentuan komponen kimia suatu senyawa yg dilakukan dng pemisahan dan pengukuran atas contoh yg mewakili
analisis lambung pemeriksaan yg dilakukan thd isi lambung makhluk hidup dng tujuan mengetahui pola makannya
analisis sistem prosedur atau proses sistematis yg memungkinkan pengombinasian pertimbangan para pakar dr berbagai bidang ilmu sehingga diperoleh hasil yg sempurna dr kegunaan tiap disiplin; (2) pengamatan mengenai suatu kegiatan, metode, prosedur, atau teknik untuk menentukan manfaat kegiatan tsb dan cara terbaik untuk memperolehnya
analogi ana.lo.gi [n] (1) persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yg berlainan; kias: (2) Ling kesepadanan antara bentuk bahasa yg menjadi dasar terjadinya bentuk lain; (3) Mik sesuatu yg sama dl bentuk, susunan, atau fungsi, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan kekerabatan; (4) Sas kesamaan sebagian ciri antara dua benda atau hal yg dapat dipakai untuk dasar perbandingan
anamnesis anam.ne.sis [n] (1) Psi keterangan tt kehidupan seseorang (klien) yg diperoleh melalui wawancara dsb; (2) Dok riwayat orang sakit dan penyakitnya pd masa lampau
anani ana.ni [Ar a] hanya memikirkan diri sendiri; egoistis
anarki anar.ki [n] (1) hal tidak adanya pemerintahan, undang-undang, peraturan, atau ketertiban; (2) kekacauan (dl suatu negara)
anarkisme anar.kis.me [n] ajaran (paham) yg menentang setiap kekuatan negara; teori politik yg tidak menyukai adanya pemerintahan dan undang-undang
anasional ana.si.o.nal [a] (1) tidak berwatak (bersifat, berciri) nasional: ilmu jangan digunakan untuk hal-hal yg -- atau asosial; (2) tidak setia kpd bangsa sendiri (termasuk budaya, produknya, dsb)
anasir ana.sir [n] (1) sesuatu (orang, paham, sifat, dsb) yg menjadi bagian dr atau termasuk dl keseluruhan (suasana, perkumpulan, gerakan, dsb): dl pergerakan itu terdapat -- yg kurang baik; (2) (menurut pendapat ahli pikir zaman dulu) zat pokok yg merupakan bagian dr segala benda: orang memperkirakan bumi ini ada -- nya, yaitu air, api, tanah, dan hawa; (3) segala yg ada di dunia; makhluk: daun-daun pun tiada bergerak sebab angin tiada bertiup sedikit jua, seolah-olah segala -- sama-sama menghormati hari yg mulia itu; (4) unsur
anastomosis anas.to.mo.sis [n Dok] hal berkumpulnya pembuluh darah atau cabang saraf yg berlainan pangkalnya; interkomunikasi antara dua perangkat saluran
anatase ana.ta.se [n Kim] kristal atom yg terbentuk dr titanium dioksida, mempunyai bobot jenis 3,8, indeks bias 2,5, dan titik lebur 1560oC
anatomis ana.to.mis [a] bersifat anatomi: ada alat-alat tertentu pd anak yg mempunyai bentuk dan letak -- yg tidak sama dng orang dewasa
ancak an.cak [n] (1) talam dibuat dr anyaman (bambu, daun, atau lidi nyiur) untuk tempat barang yg disajikan kpd roh (hantu dsb); (2) para-para
ancak-ancak an.cak-an.cak [Mk a] (1) tidak mempedulikan baik buruknya, untung ruginya, dsb; (2) gila-gilaan; main-main
ancam an.cam [v] meng.an.cam v (1) menyatakan maksud (niat, rencana) untuk melakukan sesuatu yg merugikan, menyulitkan, menyusahkan, atau mencelakakan pihak lain: kaum buruh ~ akan melakukan pemogokan; pembajak kapal terbang itu ~ akan membunuh para sandera; (2) memberi pertanda atau peringatan mengenai kemungkinan malapetaka yg bakal terjadi: dukungan negara lain thd kaum pemberontak di sini dapat ~ hubungan diplomatik antara kedua negara; (3) diperkirakan akan menimpa: penyakit pes sudah ~ daerah itu
ancang intrinsik [Sas] pendekatan thd karya sastra yg bertolak dr unsur-unsur dl karya sastra itu sendiri, yg objek kajiannya semata-mata unsur dl karya sastra itu
andai an.dai [n] peristiwa yg dianggap mudah terjadi; misal; umpama: semuanya itu hanya -- saja , ber.an.dai-an.dai v bercakap-cakap; berunding [Lihat {handai}]
andai kata seandainya; seumpama
andak an.dak [v] , meng.an.dak v(1) Lay menggulung (layar) sebagian supaya lebih kecil sedikit: ia terpaksa ~ layarnya ketika angin mulai kencang; (2) menyusutkan atau mengurangi (uang belanja): kami harus ~ uang belanja dl bulan ini
andalas an.da.las [n] pohon yg tingginya mencapai 35 m, kayunya kuat dan keras mirip kayu jati, digunakan untuk lantai rumah atau mebel; Morus macroura
andam an.dam [n] -- surai anak rambut di dahi yg dipepat dan diatur baik-baik [a] , -- karam hilang lenyap; habis semuanya [v] , meng.an.dam v mengurung; memingit; mengikat: adat ~ gadis yg akan dinikahkan masih terdapat di daerah ini
andan an.dan [n] orang yg putih kulitnya krn lapisan kulitnya tidak mengandung (kekurangan) zat warna tubuh (pigmen); bulai [Mk v] berkerabat (bersanak) dekat krn perkawinan, bukan krn hubungan darah
andap sadar [Dok] (1) keadaan tidak menyadari isi pikiran; (2) daerah penyimpanan pengalaman yg kurang disadari; lubuk hati
andar an.dar Jw, meng.an.dar.kan v menguraikan dng panjang lebar; mengutarakan: dokter itu ~ perlunya program keluarga berencana
andesit an.de.sit [n Geo] batuan keras: tras gunung api, -- , dan batu lainnya dipakai sbg bahan bangunan
andewi an.de.wi [n] tanaman kecil berbunga, daunnya lebar dan keriting, daunnya dimakan sbg lalapan; Cichorium endivia
andil an.dil [n] (1) bagian modal dl perusahaan; saham; sero: ia mempunyai -- dl perusahaan itu; (2) jasa, usaha, atau bantuan (berupa uang, tenaga, dsb) yg diberikan: ia mempunyai -- besar dl memajukan olahraga nasional
andilau an.di.lau [Mk n] pohon tinggi, berbatang tebal, baik untuk reboisasi, kayunya ringan dan kering, bagian dalam kayunya baik untuk pagar rumah; Commersonia bartramia
andong an.dong [Jw n] kereta kuda sewaan spt dokar atau sado beroda empat (di Yogyakarta dan Surakarta) [n] (1) tanaman perdu, tergolong tanaman hias, berhelai daun panjang meruncing lurus atau bergelombang, tangkai daunnya berbentuk tulang, warna daunnya hijau, hijau kemerah-merahan, ungu kemerah-merahan, merah sekali; Cordyline fruticosa; (2) daun andong
androgen an.dro.gen [n Bio] sifat yg hanya menghasilkan keturunan jantan
aneka ane.ka [num] banyak (macamnya, ragamnya); berbagai; berjenis-jenis: mempertunjukkan -- tarian daerah
anekdot anek.dot [n] cerita singkat yg menarik krn lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yg sebenarnya
anemia ane.mia [n Dok] (penyakit) kekurangan kadar hemoglobin di dl darah; kekurangan butir darah merah
anergi aner.gi [n Dok] keadaan tidak adanya daya untuk bereaksi
anestesi anes.te.si [n Dok] hilangnya rasa pd tubuh yg disebabkan oleh pengaruh obat bius; mati rasa: tanpa -- pembedahan tentu sangat menyiksa pasien
aneuploid aneu.plo.id [n] keadaan perangkat kromosom yg krn penambahan atau pengurangan satu kromosom jumlahnya menjadi bukan pengalihan tepat angka dasar genomnya
aneurisme aneu.ris.me [n Dok] pelebaran setempat nadi akibat melemahnya dinding pembuluh nadi krn suatu penyakit
angan lalu [pb] suatu hal yg banyak halangannya meskipun tampaknya dapat dilakukan dng mudah
angan lalu paham bertumbuk [pb] menurut pikiran (dugaan dsb) mungkin untuk dikerjakan, tetapi sukar pelaksanaannya (msl kekurangan alat atau syarat); angan-angan n (1) pikiran; ingatan: ~ nya ke mana-mana; (2) cita-cita: ~ nya menjadi dokter; (3) maksud; niat: sedikit pun tidak ada ~ ku menghinakan beliau; (4) gambaran dl ingatan; harapan sendiri dl ingatan; khayal: kesusastraan itu berisikan kehidupan nyata, bukan ~ belaka; (5) proses berpikir yg dipengaruhi oleh harapan-harapan thd kenyataan yg logis
anggal ang.gal [a] (1) ringan (tt penyakit, perasaan hati, dsb): sakitnya --; (2) senggang (tidak banyak kerja): masa yg --; (3) tidak tenang krn kurang muatan; sedikit muatan; sedikit muatannya: perahu itu --
anggaran ang.gar.an [n] (1) perkiraan; perhitungan; (2) aturan; (3) Ek taksiran mengenai penerimaan dan pengeluaran kas yg diharapkan untuk periode yg akan datang; (4) Man rencana penjatahan sumber daya yg dinyatakan dng angka, biasanya dl satuan uang
anggaran belanja ang.gar.an belanja perhitungan banyaknya uang yg akan masuk dan yg akan dikeluarkan
anggaran pendapatan ang.gar.an pendapatan perhitungan banyaknya uang yg akan diterima
anggaran sulapan ang.gar.an sulapan anggaran yg disulap (yg mencantumkan daftar pengeluaran yg jauh lebih besar dp pengeluaran yg sebenarnya)
anggota ang.go.ta [n] (1) bagian tubuh (terutama tangan dan kaki): -- badannya lemah; (2) bagian dr sesuatu yg berangkai: kata majemuk "bumiputra" dua -- nya; (3) orang (badan) yg menjadi bagian atau masuk dl suatu golongan (perserikatan, dewan, panitia, dsb): dia adalah seorang -- partai terlarang
anggota kehormatan anggota yg diangkat oleh perkumpulan sbg tanda kehormatan krn besar jasanya dsb
anggrek ang.grek [n] (1) tumbuhan pasilan yg bunganya indah dan banyak macamnya, Orchidaceae; -- bulan Phalaenopsis amabilis
anggur ang.gur , meng.ang.gur v tidak melakukan apa-apa; tidak bekerja: ia sudah berbulan-bulan ~ [n] keratan cabang atau batang yg akan ditanam; setek [n] (1) tumbuhan memanjat (menjalar) yg buahnya kecil-kecil sebesar kelereng dan berangkai; (2) buah anggur; (3) minuman dr sari buah anggur yg difermentasi
angguran ang.gur.an [n] anggur [n] sejenis anggur yg tidak enak rasanya
angin alobar [Met] komponen angin yg secara teoretis dinyatakan sbg akibat perubahan tekanan thd waktu yg tidak seragam
angin badai angin yg datang dr satu jurusan hingga beberapa waktu lamanya
angin bohorok angin kencang tipe fohn yg panas dan kering, terdapat di dataran Deli, Sumatra Utara, yg dapat menimbulkan kerusakan pd tumbuh-tumbuhan, khususnya tembakau
angin duduk [ki] penyakit masuk angin yg tetap
angin gending [Met] angin kencang tipe fohn yg berembus pd musim kemarau dan sifatnya panas serta kering, dapat merusak tanaman terdapat di daerah Pasuruan, Jawa Timur
angin gila angin yg berubah-ubah arahnya
angin kencang [Met] gerakan udara yg mempunyai kecepatan antara 22-26 knot (mil per jam)
angin kumbang [Met] angin kencang tipe fohn yg sifatnya panas dan kering, dapat menimbulkan kerusakan pd tanaman, spt tebu, terdapat di daerah Cirebon, Jawa Barat
angin lalu [ki] (1) sesuatu yg bersifat sementara; (2) kabar yg belum pasti (hanya kata orang); (3) sesuatu yg tidak perlu didengar (diperhatikan); sesuatu yg remeh
angin membakat angin dr buritan dng ombak yg tinggi
angin membujur ekuivalen [Met] gerakan angin yg arahnya sejajar dng arah pesawat terbang dsb
angin palsu angin yg masuk ke dl saluran minyak rem sehingga berakibat rem mobil blong
angin permukaan [Met] angin yg bertiup di dekat permukaan bumi, pd dasarnya diukur pd ketinggian 10 m dr permukaan tanah di lapangan terbuka
angin ribut gerakan udara yg kecepatannya antara 32-37 knot (mil per jam)
angin semu gerakan udara yg kecepatannya diukur thd benda yg bergerak
angin tak dapat ditangkap [pb] rahasia tidak selamanya dapat disembunyikan, akhirnya akan terbuka juga
angin tenang gerakan udara yg kecepatannya lebih kecil dp dua knot
angin tenggara [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr tenggara
angin tenggara mandi [Met] gerakan udara kencang dr tenggara disertai kabut yg ditimbulkan oleh bergeloranya gelombang laut
angin termal angin yg arah geraknya ke atas, disebabkan oleh permukaan bumi yg panas krn mendapat sinar matahari
angin timur [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr sebelah timur
angin umum [Met] gerakan udara di suatu tempat yg arahnya mempunyai frekuensi paling tinggi jika dibandingkan dng arah angin yg lain
angin utara [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr sebelah utara
angin-angin [n ki] kabar yg belum tentu kebenarannya; gelagat yg menyatakan bahwa sesuatu akan terjadi: ada ~ bahwa ia akan mengundurkan diri; (2) a tidak tetap pendiriannya: orang tidak bisa percaya pd orang yg ~ ini
angina angi.na [n Dok] penyakit radang di dl rongga hulu kerongkongan
angiosperma an.gi.o.sper.ma [n Bot] tumbuhan yg bijinya terdapat di dl bakal buah
angka ang.ka [n] (1) tanda atau lambang sbg pengganti bilangan; nomor: -- 13; (2) nilai (kepandaian, prestasi, dsb): -- rapornya cukup baik; petinju itu menang -- atas lawannya [v] meng.ang.ka v menyangka; menganggap; memikir
angka barion [Fis] bilangan kuantum yg kekal dl interaksi yg besarnya sama dng jumlah barion dikurangi jumlah antibarion di dl suatu sistem
angka biasa angka dng tanda 0 (nol) sampai 9 yg digunakan untuk menyatakan suatu bilangan; angka Arab
angka desimal bilangan desimal; -- dua tanda kata ulang berupa angka 2 (biasanya ditulis agak ke atas dan ukurannya agak kecil) yg dapat dipakai dl tulisan cepat dan notula untuk menyatakan pengulangan kata dasar, msl kata2, lebih2
angka fertilitas kumulatif [Dem] rata-rata banyaknya anak yg dilahirkan oleh seorang wanita sejak mereka mulai memasuki usia melahirkan sampai mereka mencapai umur tertentu (msl umur 20-24, 30-34, atau 45-49 tahun)
angka fertilitas umum [Dem] banyaknya kelahiran selama satu tahun per 1.000 wanita yg berumur 15-44 tahun (wanita dl usia melahirkan)
angka indeks [Dem] bilangan yg menunjukkan perbedaan suatu hal pd suatu waktu sebelumnya
angka kelahiran [Dem] bilangan yg menunjukkan banyaknya bayi lahir dr tiap seribu penduduk dl jangka satu tahun
angka kematian [Tern] bilangan yg menunjukkan banyaknya ternak mati pd suatu periode tertentu
angka reproduksi [Dem] banyaknya bayi perempuan yg akan menggantikan ibunya dl satu generasi pd masa yg akan datang
angkasa ang.ka.sa [n] (1) lapisan udara yg melingkupi bumi: -- bumi ini kurang lebih 300 km tebalnya; (2) awang-awang; langit: bintang-bintang berkilauan di -- biru
angkatan darat ang.kat.an darat angkatan bersenjata dng alat perlengkapannya yg bertugas di bidang pertahanan dan keamanan, terutama di darat
angkatan laut ang.kat.an laut angkatan bersenjata dng alat perlengkapannya yg bertugas di bidang pertahanan dan keamanan, terutama di laut
angkatan penerus ang.kat.an penerus kelompok orang yg akan menggantikan kelompok sebelumnya
angkatan ang.kat.an [n] (1) pendapatan mengangkat: ia keluar sbg juara angkat besi dng ~ 246 pon; (2) bala tentara (segenap tentara dng senjatanya): ~ bersenjata; (3) pasukan (armada dsb) yg dikirim untuk berperang: dua kali ~ ke wilayah itu patah di tengah jalan; (4) turunan: saya rasa sekurang-kurangnya sudah tiga ~ meminum air di sini; (5) yg diangkat (jabatan, pangkat): ditegaskannya bahwa jabatan wali kota bukan pilihan, melainkan ~; (6) cak suka diangkat (dipuji-puji): orang ~ spt dia mudah dilayani; (7) kl selengkap: pakaian ~; (8) Sas kelompok sastrawan yg bertindak sbg kesatuan yg berpengaruh pd masa tertentu dan secara umum menganut prinsip yg sama untuk mendasari karya sastra: ~ Balai Pustaka; (9) ark ketetapan atau penetapan menjadi pegawai (naik pangkat dsb): ~ nya sbg duta besar disetujui negara yg bersangkutan; (10) pengangkatan; keangkatan
angkatan udara ang.kat.an udara angkatan bersenjata dng alat perlengkapannya yg bertugas di bidang pertahanan dan keamanan, terutama di udara
angker ang.ker [a] (1) tampak seram dan tidak semua orang dapat menjamahnya krn dianggap berhantu; (2) ki tampak menyeramkan (menakutkan): direktur yg -- itu ternyata berhati baik [n] jangkar
angket ang.ket [n] (1) daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu dng ruang untuk jawaban bagi setiap pertanyaan; (2) Huk pemeriksaan saksi dl persidangan perkara perdata, baik yg diajukan oleh penggugat maupun oleh tergugat; (3) penyelidikan oleh lembaga perwakilan rakyat thd kegiatan pemerintah
angkin ang.kin [n] ikat pinggang yg dibuat dr cita dan kain, biasanya dipakai oleh wanita
angkit ang.kit [v] meng.ang.kit v mengangkat sesuatu yg tidak memerlukan tenaga banyak (msl mengangkat cerek atau kuali dr tungku)
angkuh ang.kuh [a] sifat suka memandang rendah kpd orang lain; tinggi hati; sombong; congkak: krn sikapnya yg -- itu, ia tidak disukai orang [n] rupa
angkuh terbawa [pb] baik rupanya, tetapi tidak baik sikapnya (olok-olok kpd orang yg pesolek)
angkur ang.kur [n] potongan besi bercagak atau paku besar untuk mengukuhkan berdirinya tiang rumah
angkut-angkut ang.kut-ang.kut [n] binatang kecil spt tawon yg hampir selalu tampak mengangkut tanah untuk sarangnya
angler ang.ler [Jw a] nyenyak; nyaman: naik sedan lebih -- dp naik bemo
anglo ang.lo [n] perapian (dapur) kecil dng arang sbg bahan bakarnya
angpau ang.pau [Cn n] (1) amplop kecil untuk tempat uang sumbangan yg diberikan kpd orang yg punya hajat (perkawinan dsb) dl adat Cina; (2) hadiah atau pemberian uang (pd hari Tahun Baru Cina dsb)
angsa laut burung laut suku Palecanidae berwarna putih, bersayap hitam yg panjangnya mencapai 3 m, berparuh besar dng kantong kulit di bawahnya yg berfungsi sbg tempat menyimpan makanan
angsana ang.sa.na [n] pohon yg bunganya berwarna kuning dan berbau jeruk, kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat, kayunya digunakan untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, bahan bangunan, kerajinan tangan, dsb; Pterocarpus indica
angsur lesap [Kom] proses hilangnya gambar secara berangsur pd film atau pd layar proyeksi
anhidrosis an.hid.ro.sis [n Dok] keadaan kulit yg kering krn berkurangnya sekresi keringat
aniaya ani.a.ya [n] perbuatan bengis (spt penyiksaan, penindasan): pd zaman dulu banyak raja yg suka berbuat -- kpd hambanya
anilina ani.li.na [n Kim] zat cair berminyak tidak berwarna dng bau yg khas yg berubah menjadi cokelat pd waktu oksidasi dan mudah menguap dl air, digunakan untuk membuat zat warna, obat-obatan, dan plastik; C6H4NH2
aniridia an.i.ri.dia [a Dok] keadaan tidak adanya iris sebagian atau seluruhnya pd mata
anis [n] (1) tanaman yg banyak tumbuh di kawasan Laut Tengah, buahnya kecil-kecil dan berbau harum, dipakai sbg obat atau rempah-rempah; (2) minuman keras dibuat dr biji anis
aniseikonia an.i.sei.ko.nia [n Dok] kerusakan pd lensa mata yg menyebabkan tidak samanya bentuk dan ukuran bayangan benda pd retina kedua mata
anisogamet an.i.so.ga.met [n Bio] satu dr dua gamet yg berfungsi, berbeda ukuran, bentuk, atau perilakunya
anisogami an.i.so.ga.mi [n Bio] reproduksi dng persatuan dua gamet yg tidak sama (berbeda ukurannya, tetapi sama bentuknya, atau berbeda ukuran dan bentuknya)
anisokoria an.i.so.ko.ria [n Dok] keadaan tidak samanya diameter kedua pupil; manik mata yg tidak sama besar
anjang-anjang an.jang-an.jang [n] ikan laut, Scolopsis ghanam [n] ketam laut [n] pohon berdahan rendah, daunnya dipakai sbg obat penyakit sifilis; Elaeorpus grandiflora [Jw n] rangka kayu (bambu, besi, kawat) berbentuk anyaman atau kisi-kisi tempat menjalarnya tumbuhan hias
anjangkarya an.jang.kar.ya [n] kunjungan ke suatu tempat untuk pelaksanaan tugas, biasanya dilakukan oleh pejabat pemerintah
anjing arau anjing belang; -- belang anjing yg bulunya berbelang-belang, Caries
anjing gila anjing yg terkena penyakit gila; (2) penyakit yg disebabkan oleh virus yg berasal dr gigitan anjing gila (sangat berbahaya bagi manusia); Rabies caning
anjing laut binatang laut yg rupanya spt anjing
anjing sabun anjing yg warna bulunya putih
anjing tanah binatang spt jangkrik yg kepalanya besar dan keluarnya pd waktu malam
anjing-anjing an.jing-an.jing [n Lay] alat untuk menggulung layar (pd perahu) [n] (1) tanaman yg buahnya berbentuk agak pipih dan berlekuk-lekuk; namnam; puki anjing; Cynometra cauliflora; (2) buah anjing-anjing
anjlok an.jlok [v] (1) meloncat ke bawah dr tempat ketinggian (dng posisi kedua kaki sbg tumpuan); (2) turun dr posisi semula (tt jembatan, bangunan, dsb); (3) keluar dr rel (tt kereta api); (4) turun banyak dl waktu sangat singkat (tt harga, berat badan, kesehatan orang, dsb)
anjung an.jung [n] bagian rumah (bilik) di sisi atau di tengah rumah yg lantainya lebih tinggi dp lantai rumah
anjung-anjungan an.jung-an.jung.an [n ki] puji-pujian yg berlebihan: ~ itu membuatnya besar kepala
anjuran an.jur.an [n] yg dianjurkan; usul; saran; nasihat; ajakan:; ~ orang tuanya dilaksanakannya dng baik
ankilosis an.ki.lo.sis [n Dok] (1) tergabungnya tulang-tulang atau bagian lain yg keras dan membentuk satu tulang atau bagian yg keras; (2) kekakuan sendi krn penyakit atau pembedahan
anoa [n Zool] kerbau kecil yg tingginya sekitar 1 m, hidup di pedalaman atau di hutan kecil di Sulawesi; Bubalus depresicornis
anofeles ano.fe.les [n] nyamuk malaria; Anopheles
anoftalmus anof.tal.mus [n Dok] keadaan tidak bermata sejak lahir (sebuah atau keduanya)
anomi ano.mi [n] (1) perilaku tanpa arah dan apatis: kini muncul sikap-sikap yg mengarah pd --; (2) Antr keadaan masyarakat yg ditandai oleh pandangan sinis (negatif) thd sistem norma, hilangnya kewibawaan hukum, dan disorganisasi hubungan antara manusia; (3) Psi gejala ketidakseimbangan psikologis yg dapat melahirkan perilaku menyimpang dl berbagai manifestasi: sikap perilaku spt itu terlihat ambivalen yg merupakan gejala awal --
anonim ano.nim [a] (1) tanpa nama; tidak beridentitas; awanama; (2) Sos tidak ada penandatangannya
anopsia anop.sia [n Dok] hilangnya daya lihat
anorak ano.rak [n Olr] parka tanpa kancing di depan, cara memakainya dng memasukkannya melalui kepala spt kaus oblong
ansambel an.sam.bel [n ] kelompok pemain musik (penyanyi) yg bermain bersama secara tetap
antagonis an.ta.go.nis [n] (1) orang yg suka menentang (melawan dsb); (2) Dok dua macam obat atau racun yg mempunyai khasiat berlawanan sehingga dapat menghilangkan atau mengurangi khasiat masing-masing; (3) Sas tokoh dl karya sastra yg merupakan penentang dr tokoh utama; tokoh lawan
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antah-berantah an.tah-ber.an.tah [n Sas] terdapat di dl dunia khayal atau dongeng saja: negeri -- berantah, negeri yg tidak disebut (diketahui) nama dan tempatnya
antakesuma an.ta.ke.su.ma [n] (1) baju dr cita berbunga-bunga (baju yg dianggap sakti); (2) baju yg dipakai Gatotkaca (dl pewayangan) yg menyebabkannya dapat terbang
antar-mengantar an.tar-meng.an.tar [v] (1) saling mengantar; kirim-mengirim: pd hari Lebaran terdapat kebiasaan ~ makanan di antara tetangga; (2) mempunyai pekerjaan mengantarkan: kerjanya ~ surat; (3) berturut-turut, tetapi tidak tentu antaranya: napasnya yg ~ lepas dr dadanya menunjukkan bahwa ia masih hidup
antara an.ta.ra [n] jarak (ruang, jauh) di sela-sela dua benda: tiang yg satu dng yg lain -- nya 4 m; (2) n waktu yg menyelang dua saat atau peristiwa; selang: tidak berapa lama -- nya, berangkatlah ia; (3) n di tengah dua benda (orang, tempat, batas, dsb): ia berjalan di -- dua orang pengawal; (4) n di tengah-tengah dua waktu (peristiwa, bilangan, bobot): kerajaan itu ditaklukkan -- tahun 1774 dan 1778; (5) n dl kelompok (himpunan, golongan): ada beberapa orang di -- mereka yg terlibat dl peristiwa pembunuhan itu; hal itu sebaiknya dibicarakan -- kita saja; (6) p sementara; dl pada itu: ingat -- belum kena; -- itu insaflah ia; (7) n tengah-tengah atau pertengahan dua waktu (peristiwa); (8) a tidak jauh dr; dekat dng: ia pun sampailah pd -- pasar; (9) p cak lebih kurang; kira-kira: -- seratus orang residivis telah diamankan
antawacana an.ta.wa.ca.na [n Sen] suara dalang dl pewayangan (wayang kulit) yg disesuaikan dng tokoh sebenarnya, msl suara Arjuna lemah lembut, suara Burisrawa keras dan gagah [n] dialog
antelop an.te.lop [n ] binatang spt rusa berkaki ramping, mempunyai kemampuan lari yg sangat cepat, biasanya hidup liar dan berkelompok di dataran Afrika dan Asia
antena an.te.na [n] (1) kawat atau seperangkat sistem kawat untuk memancarkan atau menangkap isyarat gelombang radio atau televisi; (2) Zool alat perasa dan peraba berbentuk sungut pd sekelompok binatang yg badan dan anggota tubuhnya beruas-ruas
antena parabola antena televisi berbentuk bundar spt piring cekung yg mempunyai kemampuan menerima siaran jarak jauh
anteng an.teng [Jw a] (1) tenang; diam (tidak menangis, rewel, dsb tt anak-anak); (2) tidak banyak tingkah; (3) senang tinggal di rumah (tidak banyak keluar rumah)
antero an.te.ro [num] seluruh; segenap: keahliannya terkenal di -- dunia
anteseden an.te.se.den [n] (1) hal ihwal yg terjadi dahulu (terutama tt riwayat hidup atau masa lampau seseorang); (2) Ling informasi dl ingatan atau konteks yg ditunjukkan oleh suatu ungkapan, msl dl kalimat anaknya berapa?, bentuk -nya menunjuk anteseden tertentu; (3) Ling unsur terdahulu yg ditunjuk oleh ungkapan dl suatu klausa atau kalimat, msl Ani cantik, tetapi kelakuannya jelek, bentuk -nya menunjuk anteseden Ani
antibiotik an.ti.bi.o.tik [n Far] zat kimia yg dihasilkan oleh berbagai mikroorganisme, bakteri tertentu, fungsi, dan aktinomisetet yg dl kadar rendah sudah mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan atau menghancurkan bakteri atau berbagai mikroorganisme yg lain (msl penisilin, streptomisin, dan tetrasilin)
antidepresan an.ti.dep.re.san [n] obat yg berkhasiat mengurangi atau menghilangkan depresi mental: penggalian pengetahuan lebih banyak untuk mengatasi depresi dng obat-obat --
antidioksida an.ti.di.ok.si.da [n Far] zat yg mempunyai kemampuan untuk memperlambat timbulnya bau apek atau tengik
antik an.tik [a] kuno, tetapi tetap bernilai sbg hasil karya seni atau benda budaya (tt barang-barang): koleksi barang --; (2) n ki perilaku, sifat, penampilan, dsb yg tidak spt biasanya (tt orang)
antiklimaks an.ti.kli.maks [n] kemerosotan atau kemunduran mendadak sampai taraf yg tidak berarti dan amat mengecewakan, sangat berlawanan dng kemajuan atau kehebatan yg telah dicapai sebelumnya
antikonsepsi an.ti.kon.sep.si [n] sesuatu yg sifatnya menentang konsepsi
anting jepit anting yg cara memakainya dijepitkan pd cuping telinga
antinomi an.ti.no.mi [n] (1) kenyataan yg kontroversial; (2) Huk pertentangan antara dua ayat dl undang-undang
antinovel an.ti.no.vel [n Sas] karya sastra yg pengarangnya meniadakan penggunaan unsur struktur novel dl pengertian tradisional, khususnya berkenaan dng perkembangan alur
antipartikel an.ti.par.ti.kel [n Fis] lawan dr suatu partikel tertentu dan jika partikel itu berinteraksi dng antipartikelnya, keduanya saling membinasakan dan berubah menjadi energi
antipode an.ti.po.de [n] (1) dua tempat yg terletak di belahan bumi yg berlawanan; (2) belahan bumi yg letaknya berlawanan dng tempat kita; (3) ki orang-orang yg saling bertentangan atau berlawanan pendirian: "Pujangga Baru" bukan hanya Takdir, melainkan juga -- nya Sanusi Pane
antiproton an.ti.pro.ton [n] partikel yg dl segalanya sama dng proton kecuali tanda muatan listriknya
antisiklon an.ti.sik.lon [n Met] daerah atmosfer yg bertekanan lebih tinggi dp daerah di sekitarnya pd ketinggian yg sama
antisiklon panas [Met] antisiklon yg suhu di dalamnya lebih tinggi
antisiklon subtropis [Met] deretan daerah tekanan tinggi yg sumbunya hampir sejajar dng garis lintang geografi
antisiklonal an.ti.sik.lo.nal [a] berhubungan dng antisiklon; mirip dng antisiklon; (2) n daerah siklon daerah yg bertekanan lebih tinggi dp daerah sekitarnya pd ketinggian yg sama
antisimpul an.ti.sim.pul [n Fis] titik, garis, atau permukaan sistem gelombang stasioner tempat suatu watak medan gelombang mempunyai amplitudo maksimum
antisipasi an.ti.si.pa.si [n] (1) perhitungan tt hal-hal yg akan (belum) terjadi; bayangan; ramalan; (2) penyesuaian mental thd peristiwa yg akan terjadi; (3) Ling perubahan bunyi oleh alat ucap yg menyediakan posisi yg diperlukan untuk menghasilkan bunyi berikutnya
antoi an.toi [n] pohon yg kayunya berwarna keputih-putihan, digunakan untuk pembuatan rumah sementara krn cepat lapuk, kulit kayunya yg sebelah dalam sangat kuat dan dapat dibuat tali; Cyathocalyx bancanus
antosian an.to.si.an [n Far] kumpulan zat warna tanaman, lazimnya pd bunga dan buah, berwarna merah, biru, dan lembayung
antraknosa an.trak.no.sa [n] penyakit tanaman dng gejala timbulnya bercak kecokelat-cokelatan pd daun atau batang yg disebabkan oleh cendawan
antraks an.traks [n] penyakit menular pd ternak yg disebabkan oleh kuman Bacillus anthracis, dapat juga menyerang manusia, dng menimbulkan bisul bernanah
antropogeografi an.tro.po.ge.o.gra.fi [n Antr] ilmu tt hubungan antara manusia dan lingkungan geografisnya
antropoid an.tro.po.id [a] menyerupai manusia, terutama dl wujud fisiknya, spt kera, orang utan, dan gorila
antropologi an.tro.po.lo.gi [n] ilmu tt manusia, khususnya tt asal-usul, aneka warna bentuk fisik, adat istiadat, dan kepercayaannya pd masa lampau
antropologi budaya ilmu tt manusia ditinjau dr sudut sejarah kebudayaannya
antropologi hukum ilmu yg meneliti sebab persengketaan dan cara penyelesaiannya, terutama pd masyarakat sederhana
antropometer an.tro.po.me.ter [n] alat untuk mengukur tubuh manusia dan bagian-bagiannya
antroposentrisme an.tro.po.sen.tris.me [n] ajaran yg menyatakan bahwa pusat alam semesta adalah manusia
antuk an.tuk , ber.an.tuk v bersentuhan dng; berlanggaran dng; bertumbuk dng: kepalanya ~ dng tembok
anturium an.tu.ri.um [n] tanaman hias yg daunnya lebar dan berwarna hijau, bunganya berselubung merah atau putih; Anthurium ferrience
anu [n] (1) yg tidak disebutkan namanya (orang, benda, dsb): si -- membeli -- di toko --; (2) (untuk menyebutkan) sesuatu yg namanya terlupa atau tidak diketahui: gedung -- yg baru selesai dibangun itu akan diresmikan pemakaiannya besok
anugerah anu.ge.rah [n] pemberian atau ganjaran dr pihak atas (orang besar dsb) kpd pihak bawah (orang rendah dsb); karunia (dr Tuhan): ia mendapat -- Bintang Mahaputra dr Pemerintah; bersyukurlah atas -- Nya
anuitas anui.tas [n Ek] rangkaian pembayaran atau penerimaan yg sama jumlahnya, yg harus dibayarkan atau yg harus diterima pd tiap akhir periode yg sama jangka waktunya untuk sejumlah tahun tertentu
anulir anu.lir , meng.a.nu.lir v menganggap tidak sah (tidak berlaku); membatalkan: wasit ~ gol itu krn penyerangnya sudah menyentuh bola
anumerta anu.mer.ta [a] setelah meninggal; (2) n penghargaan (gelar, pangkat, dsb) yg diberikan kpd anggota angkatan bersenjata yg dianggap berjasa kpd negara, sesudah orangnya meninggal
anutan anut.an [n] (1) contoh yg baik; ikutan: para pemimpin hendaknya dapat juga dijadikan ~ bagi rakyat; (2) keyakinan (ajaran) yg dianut
anyelir anye.lir [n] tanaman hias yg ujung bunganya melebar dng tepi berumbai-rumbai, warnanya bermacam-macam, ada yg merah, merah muda, putih, dsb; bunga teluki; Dianthus caryophyllus
anyik [Lihat {onyak-anyik}]
aorta aor.ta [n] batang nadi (pembuluh nadi yg besar) yg pangkalnya terletak pd bilik kiri jantung
apa [pron] kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) sesuatu: ular -- ini?; pohon -- yg kautanam?; (2) pron kata tanya untuk pengganti sesuatu: -- yg dimaksudkan orang itu tadi?; (3) pron kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan: (pernah) -- mu anak itu?; (4) pron pengganti sesuatu yg kurang terang; pengganti barang sesuatu: ia tidak tahu -- isi kotak itu; (5) p hor untuk menghaluskan permintaan: sudi -- lah kiranya Bapak mengabulkan permohonan kami; (6) p cak untuk mendahului kalimat tanya: -- besok ada ulangan? -- tamu itu pamanmu?; (7) p cak atau: mau minum teh -- kopi; jadi berangkat hari ini -- besok
apa hendak dikata tidak ada lagi yg dapat dikatakan (diperbuat) krn semuanya sudah terjadi
apa kabar ada kabar bagaimana lagi; (2) bagaimana keadaannya
apa yg kurang pd belida [pb] orang yg berkecukupan, tidak ada yg kurang padanya
apa-apaan apa-apa.an [pron cak] kata tanya untuk menanyakan tindakan dng agak meremehkan, tanpa mengharapkan jawaban: pekerjaan ~ ini?
apaan apa.an [pron cak] kata tanya yg digunakan untuk menanyakan tindakan, tanpa mengharapkan jawaban: mainan ~ ini?
apabila apa.bi.la [p] jika; kalau: -- keadaan mengizinkan, tahun depan saya akan meneruskan kuliah; (2) kl pron kata untuk menanyakan waktu: -- Permaisuri tiba?
apakah apa.kah [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan benda bukan manusia: -- yg menyebabkan kebakaran itu?; (2) kata tanya untuk menanyakan nama (sifat, jenis, dsb): ular -- ini?; (3) kata tanya untuk menyatakan pilihan dan menegaskan informasi yg ingin diketahui: -- suratku sudah sampai?
apakala apa.ka.la [ark pron] kata tanya untuk menanyakan waktu; apabila
apam [n] kue yg dibuat dr tepung beras, diberi ragi, santan, dan gula, bentuknya bulat, dimasak di wajan kecil di atas api, bara arang, atau kayu bakar yg relatif tidak panas
aparatur negara alat kelengkapan negara, terutama meliputi bidang kelembagaan, ketatalaksanaan, dan kepegawaian, yg mempunyai tanggung jawab melaksanakan roda pemerintahan sehari-hari
apartotel apar.to.tel [n] kelompok unit tempat tinggal yg tergabung dl suatu bangunan, umumnya bersusun dan dapat disewakan atau dimiliki
apas [kl a] apik; rapi; bagus; indah bentuknya
apatah apa.tah [kl pron] kata tanya untuk menanyakan sesuatu yg tidak memerlukan jawaban: -- gunanya harta benda bertumpuk jika jiwa kita menderita
ape [Jk n] kue apam kecil, dibuat dr adonan tepung terigu, gula, dan telur, rasanya manis dan gurih [Jk pron] apa
apek [Lihat {apak}] [Cn n] kata untuk menyapa orang tua; tuan
apel [v Huk] naik banding pd pengadilan yg lebih tinggi; permohonan pemeriksaan ulang pd pengadilan tingkat kedua (pengadilan tinggi) thd keputusan pengadilan tingkat pertama (pengadilan negeri) /apEl/ (1) v Mil wajib hadir dl suatu upacara resmi (bersifat kemiliteran) untuk diketahui hadir tidaknya atau untuk mendengar amanat; (2) n upacara [n] kepala kampung (di bawah kepala desa) [n] (1) pohon yg buahnya bundar, berdaging tebal dan mengandung air serta berkulit lunak yg warnanya merah (kemerah-merahan) atau kuning (kekuning-kuningan), jika matang rasanya manis kemasam-masaman; Pyrus malus; (2) buah pohon apel
apel besar berkumpul banyak-banyak untuk mendengarkan amanat (pemerintah)
apelativa ape.la.ti.va [n Ling] penyebutan sesuatu berdasarkan penemu, pabrik pembuatnya, atau nama dl sejarah, msl penyebutan laksamana yg tadinya nama tokoh, nama ikan mujahir berdasarkan penemunya, skala Richter, dsb
apersepsi aper.sep.si [n Psi] pengamatan secara sadar (penghayatan) tt segala sesuatu dl jiwanya (dirinya) sendiri yg menjadi dasar perbandingan serta landasan untuk menerima ide baru
api [n] (1) panas dan cahaya yg berasal dr sesuatu yg terbakar; nyala: di dekat -- itu tampak beberapa orang berdiang; (2) kebakaran: bahaya -- sering terjadi di kota-kota besar; (3) ki perasaan yg menggelora (tt cinta, perjuangan); semangat: kita harus terus mengobarkan -- perjuangan menentang penjajahan; -- revolusi; -- asmara
api unggun api yg menyala dr tumpukan kayu yg terbakar; (2) acara (biasanya pd malam penutupan masa perkenalan anggota baru) dng membuat api unggun (msl dl kepramukaan)
apik [a] (1) rapi; bersih dan bagus: pekerjaannya --; (2) baik-baik (tt perawatan): sepeda motornya dirawatnya dng --
apitan tebu apit.an tebu benda berat yg digunakan untuk mengempa tebu supaya keluar airnya; kempa tebu
apnea ap.nea [n Dok] hal terhentinya pernapasan secara tiba-tiba
apoenzim apo.en.zim [n Bio] (1) bagian protein dr enzim; (2) enzim yg harus menyatu dng kofaktor agar berfungsi secara aktif
apok [n] alat bunyi-bunyian berupa seruas bambu yg disayat membelah menjadi bagian-bagian kecil, hampir menyerupai sapu lidi, jika dipukulkan secara mengejut, akan terdengar suara geserannya (Sulawesi Selatan)
apokope apo.ko.pe [n Ling] hilangnya satu bunyi atau lebih pd akhir sebuah kata
apokrifa apo.kri.fa [n] (1) yg diragukan keasliannya; tidak dapat dipercaya (tt asal usul naskah); (2) Kris bagian-bagian Alkitab yg diakui Gereja Katolik, tetapi tidak diakui oleh Gereja Protestan dan Yahudi
apokrin apok.rin [a] mengenai hilangnya sebagian protoplasma pd waktu bersekresi
apopleksi apo.plek.si [n Dok] penyakit yg menyebabkan orang jatuh pingsan krn salah satu pembuluh darah dl otak pecah
aposisi apo.si.si [n Ling] ungkapan yg berfungsi menambah atau menjelaskan ungkapan sebelumnya dl kalimat yg bersangkutan
aposteriori apos.te.ri.o.ri [adv] setelah diketahui (dilihat, diselidiki, dsb) keadaan yg sebenarnya
apraksia ap.rak.sia [n] hilangnya kemampuan melakukan koordinasi pergerakan anggota tubuh
apresiasi ap.re.si.a.si [n] (1) kesadaran thd nilai seni dan budaya; (2) penilaian (penghargaan) thd sesuatu; (3) kenaikan nilai barang krn harga pasarnya naik atau permintaan akan barang itu bertambah
apriori ap.ri.o.ri [a] berpraanggapan sebelum mengetahui (melihat, menyelidiki, dsb) keadaan yg sebenarnya: kita tidak boleh bersikap --
apron ap.ron [n] tempat parkir pesawat udara: untuk praktik disediakan 70 pesawat yg terpusat pd empat -- untuk memarkirnya
apu-apu [n] tumbuhan apung, biasanya terdapat di perairan tenang yg tidak dalam, pd umumnya ditanam di kolam ikan sbg peneduh dan bahan makanan yg baik untuk ikan; Pistia strationes linnaeus
apuh [a] habis kandungan airnya krn diperas
apung [v] , apung-apung n (1) sesuatu yg terapung-apung di permukaan air atau yg dapat ditempatkan di air dan tidak tenggelam (spt kayu di laut, pelampung); (2) Lay badan baling-baling (semacam baling-baling kecil yg dipasang di bagian ujung topdal yg ditarik) yg akan berputar selama kapal melaju dan putarannya diteruskan ke roda penerus serta ke piringan penunjuk jarak
ara [n ] pohon jenis fikus yg banyak getahnya, banyak jenisnya, ada yg berupa pohon, tumbuhan perdu, tumbuhan memanjat, spt -- akar; -- batu; -- burung
arababu ara.ba.bu [n ] alat musik jenis rebab yg terbuat dr bambu, wadah gemanya terbuat dr kayu atau tempurung
arahan arah.an [n] (1) petunjuk untuk melaksanakan sesuatu; (2) perintah resmi seorang pemimpin perusahaan kpd bawahannya yg berupa petunjuk untuk melaksanakan sesuatu dan jika tidak dilaksanakan akan mendapat sanksi
arak [n] (1) minuman keras, biasanya dibuat dr beras yg difermentasikan; (2) zat cair mengandung alkohol (spt wiski, brendi, rum) yg diperoleh dr penyulingan anggur serta zat cair lain dng kadar etanol rendah [v] ber.a.rak v (1) berjalan bersama-sama dng beriring-iring: para pelajar ~ menuju stadion; (2) berjalan (bergerak) beriring-iring: mega ~ alap santun [Jk] ber.a.rak v berserakan; berantakan; tidak teratur
aramba aram.ba [n] alat musik berbentuk bundar dng pemicu di tengahnya, dibuat dr logam atau perunggu, dibunyikan dng pemukul kayu yg berujung bulat (ukurannya lebih kecil dp gong) (dr Pulau Nias)
arang [n] (1) bahan bakar yg hitam warnanya dibuat atau terjadi dr bara kayu dsb yg dipengap; (2) serbuk hitam bekas kayu dsb yg terbakar [Mk n] mulut
arang habis besi binasa [pb] pekerjaan yg telah banyak menghabiskan tenaga dan biaya, tetapi hasilnya tidak ada
arang itu jikalau dibasuh dng air mawar sekalipun [pb] tabiat orang yg dasarnya sudah buruk, tidak akan dapat diperbaiki lagi
aransemen aran.se.men [n] (1) Mus penyesuaian komposisi musik dng nomor suara penyanyi atau instrumen lain yg didasarkan pd sebuah komposisi yg telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah; (2) usaha yg dilakukan thd sebuah karya musik untuk suatu pergelaran yg pengerjaannya bukan sekadar perluasan teknis, tetapi juga menyangkut pencapaian nilai artistik yg dikandungnya
arbei ar.bei [n ] (1) tumbuhan buah, daunnya bertangkai panjang dan berbulu kasar, buahnya berwarna merah, mengandung banyak air dan berasa manis; Fragaria vesca; (2) buah arbei
arbitrase ar.bit.ra.se [n Dag] (1) pembelian dan penjualan secara simultan atas barang yg sama di dl dua pasar atau lebih dng harapan akan memperoleh laba dr perbedaan harganya; (2) usaha perantara dl meleraikan sengketa
aren [n] pohon jenis palem yg umbut batangnya mengandung sagu yg dapat dimakan, ijuknya untuk atap rumah dsb, niranya disadap untuk gula; enau; kabung; Arenga pinnata
arestasi ares.ta.si [n] penangkapan thd pelaku tindak pidana yg pelaksanaannya diatur dl undang-undang hukum acara
argometer ar.go.me.ter [n] alat ukur banyaknya uang yg harus dibayar penumpang taksi berdasarkan jarak tempuh dan waktu penggunaan
argumentatif ar.gu.men.ta.tif [a] (1) memiliki (mengandung) alasan yg dapat dipakai sbg bukti: satu-satunya yg dapat meringankan terdakwa hanyalah kesaksian yg --; (2) karangan yg bertujuan membuktikan pendapat
aria [n Mus] nyanyian tunggal (kadang-kadang juga permainan musik) yg sendu dan dibawakan dng penuh perasaan, diiringi alat musik spt opera dan oratoria
arih arih, meng.a.rih [v] (1) mengulurkan atau menjulurkan (tangan, lidah, belalai, dsb) untuk menjangkau (memeluk dsb); meraih: dng cepat ayah ~ tangannya ke muka; (2) menambatkan; mengikatkan
arik [kl v] , meng.a.rik v meraih; merengkuh: Baginda duduk di buritan sambil ~ pengayuhnya, sekali dikayuhnya serantau lajunya [v] (1) tidak tidur sepanjang malam; begadang; (2) tidak dapat tidur
arisan aris.an [n] kegiatan mengumpulkan uang atau barang yg bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi di antara mereka untuk menentukan siapa yg memperolehnya, undian dilaksanakan dl sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memperolehnya
aristokrat aris.tok.rat [n] (1) penganut cita-cita kenegaraan yg berpendapat bahwa negara harus diperintah oleh kaum bangsawan (orang kaya dan orang-orang yg tinggi martabatnya); (2) orang dr golongan bangsawan; ningrat
arit [n] (1) pisau bergagang yg bentuknya melengkung, dipakai untuk memotong rumput, padi, dsb; sabit; (2) pisau penyadap
aritmetika arit.me.ti.ka [n] pengkajian bilangan bulat positif melalui penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, serta pemakaian hasilnya dl kehidupan sehari-hari
arja ar.ja [n Sen] drama tari tradisional Bali yg dimainkan dng menyanyi dan menari, penuh dng adegan yg lucu, biasanya mengambil cerita yg bersumber dr Mahabarata dan Panji
arkade ar.ka.de [n] lorong pejalan kaki yg beratap dng deretan di kedua sisinya
arkegonium ar.ke.go.ni.um [n] alat kelamin betina lumut, pakis, dan sebangsanya
arkeologi ar.ke.o.lo.gi [n] ilmu tt kehidupan dan kebudayaan zaman kuno berdasarkan benda peninggalannya, spt patung dan perkakas rumah tangga; ilmu purbakala
arkeologis ar.ke.o.lo.gis [a] bersifat arkeologi: para peneliti telah menemukan bukti-bukti -- akan adanya candi di daerah itu
arogan aro.gan [a] (1) sombong; congkak; angkuh; (2) Psi mempunyai perasaan superioritas yg dimanifestasikan dl sikap suka memaksa atau pongah: dl dunia yg penuh manusia -- dan kepalsuan ini, kemampuan melihat dan merasakan kekuasaan dan kebesaran Allah akan menyebabkan seseorang memiliki jiwa besar
arogansi aro.gan.si [n] kesombongan; keangkuhan: kalau tidak mau meminta maaf, berarti dia mau menunjukkan -- kekuasaannya
aromatik aro.ma.tik [a] berkenaan dng atau mempunyai aroma
aronan aron.an [n] beras yg sudah direbus setengah matang yg siap untuk dikukus; hasil mengaron: krn sangat lapar, dimakannya ~ itu
arsenal ar.se.nal [n] bangunan permanen tempat penyimpanan, pembuatan, dan perbaikan senjata, amunisi, dan alat-alat perang lainnya
arsip ar.sip [n] dokumen tertulis (surat, akta, dsb), lisan (pidato, ceramah, dsb), atau bergambar (foto, film, dsb) dr waktu yg lampau, disimpan dl media tulis (kertas), elektronik (pita kaset, pita video, disket komputer, dsb), biasanya dikeluarkan oleh instansi resmi, disimpan dan dipelihara di tempat khusus untuk referensi
arsip utuh pembakuan, pengaturan, dan pengawetan yg diperlukan supaya bahan arsip dapat dikenal dan disusun sebagaimana aslinya tanpa ada yg dirusak dan diubah
arsitek ar.si.tek [n] (1) ahli dl merancang dan menggambar bangunan, jembatan, dsb, biasanya sekaligus sbg penyelia konstruksinya; (2) ki perencana (pencipta suatu paham, negara, dsb)
arteri ar.te.ri [n] (1) Dok pembuluh darah yg mengalirkan darah dr jantung ke seluruh bagian badan; nadi; (2) ki tempat penyaluran transportasi atau komunikasi yg utama: jalan --
artetis ar.te.tis [a] bersifat memancar dng sendirinya (tt air artesis)
arti ar.ti [n] (1) maksud yg terkandung (dl perkataan, kalimat); makna: apa -- isyarat itu?; (2) guna; faedah: apa -- nya bagi kamu menyakiti binatang itu
articok ar.ti.cok [n] perdu yg agak tinggi dng daun yg tirus, pucuk bunganya dapat dimakan; Cynara Scolimus
artikel karet [ki] artikel undang-undang yg mengandung banyak tafsiran
artikulasi ar.ti.ku.la.si [n] (1) Anat sendi; (2) Bot (a) sambungan di antara dua bagian, msl tempat melekatnya daun pd ranting; (b) buku pd batang; (3) Ling (a) lafal, pengucapan kata; (b) perubahan rongga dan ruang dl saluran suara untuk menghasilkan bunyi bahasa
artis ar.tis [n] ahli seni; seniman, seniwati (spt penyanyi, pemain film, pelukis, pemain drama)
artistik ar.tis.tik [a] (1) mempunyai nilai seni; bersifat seni; (2) mempunyai bakat dl kesenian; mempunyai rasa seni
artona ar.to.na [n] ulat pemakan daun kelapa; hama pohon yg menyerang daun sehingga tinggal lidinya
aruda aru.da [n] tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap; daun inggu; Ruta graveolens
arus [n] (1) gerak air yg mengalir; aliran: kami tidak berani menyeberangi sungai itu krn -- nya deras; (2) gerak (aliran) sesuatu spt air mengalir: -- udara, -- lalu lintas; (3) Fis gerakan atau aliran udara (listrik) yg melalui suatu benda; (4) peredaran (barang, uang, dsb)
arus balik [Geo] arus di bawah permukaan laut yg mengalir berlawanan arah dng arus di permukaan; (2) arus permukaan laut yg berlawanan arahnya dng arus permukaan tempat sekitarnya
arus bolak-balik [El] arus listrik yg tegangan dan arahnya berganti-ganti secara berkala, msl seratus kaki per detik
arus horizontal arus air akibat tiupan angin, biasanya sesuai dng bentuk garis pantai dan formasi dasar perairan
arus kompensasi [Geo] arus yg terdapat di antara arus khatulistiwa selatan dan arus khatulistiwa utara yg mengembalikan keseimbangan di tempat yg banyak aliran air
arus lalu lintas keadaan hilir mudiknya kendaraan dsb di jalan
arus manusia keadaan hilir mudiknya orang yg berjalan atau lewat
arus searah [El] arus listrik yg jalannya searah, dr kutub yg satu ke kutub yg lain (spt arus listrik pd aki)
arwah ar.wah [n] (1) jiwa orang yg meninggal; roh: semoga -- nya diterima di sisi Tuhan; (2) ki semangat: hilang --
arzak ar.zak [n] permata yg indah warnanya
asabat asa.bat [n] urat yg menyebabkan kita dapat merasa (melihat dsb); saraf [n] (1) ahli waris yg berhubungan darah langsung dng yg meninggal; (2) ahli waris yg berhubungan dng yg meninggal secara kerabat dr pihak bapak; (3) ahli waris yg hanya mendapat sisa warisan setelah dibagikan kpd ahli waris yg mendapat bagian tertentu
asahan asah.an [n] (1) hasil mengasah: permata ini ~ nya kurang halus; (2) yg sudah diasah: intan ~
asal [n] keadaan (tempat, wujud, rupa, dsb) yg semula; pangkal permulaan: patung-patung itu akan dikembalikan ke -- nya; (2) a mula-mula sekali; semula: batas-batasnya yg -- sudah tidak diketahui lagi [p] (1) dng syarat; apabila: engkau boleh pergi -- pekerjaanmu beres; (2) pokoknya; yg penting: biar lambat -- selamat [a cak] sembarangan; seenaknya saja: kalau bekerja jangan -- saja, ikutilah petunjuk yg ada
asal ada kecil pun pada [pb] kalau tidak mendapat banyak, sedikit pun cukup
asal ada sama di hati asal ada sama di hati, gajah te.ran.tai boleh dilepaskan [pb] kalau sudah ada persetujuan, apa pun halangannya dapat diatasi
asal menugal adalah benih asal me.nu.gal adalah benih [pb] setiap perbuatan tentu akan ada hasilnya (ada yg memperhatikan)
asal-asalan asal-asal.an [a] sebarang; seenaknya
asam [n] pohon yg besar batangnya, daunnya kecil-kecil, buahnya berpolong-polong, dan masam rasanya; Tamarindus indica; (2) n (a) Kim zat yg dapat memberikan proton; (b) zat yg dapat membentuk ikatan kovalen dng menerima sepasangan elektron; (3) a masam spt rasa cuka (buah mangga muda dsb): -- benar limau ini; (4) a ki tidak cerah; cemberut; masam: mukanya -- saja sejak pagi; (5) n buah asam
asam amino [Kim] asam organik yg mengandung paling sedikit satu gugusan amino (NH2) dan paling sedikit satu gugusan karboksil (COOH) atau turunannya, merupakan molekul dasar yg diikat satu sama lain melalui ikatan peptida dl pembentukan molekul protein yg lebih besar
asam arang [Kim] gas tidak berbau, merupakan persenyawaan zat asam dan zat arang; CO2
asam aromatik [Kim] senyawa organik rantai tertutup spt kumpulan benzena yg mengandung gugus asam karboksilat
asam asetilsalisilat [Kim] hablur tanpa warna, banyak digunakan dl bentuk tablet sbg analgesik dan antipiretik; aspirin; C9H8O4
asam belerang [Kim] persenyawaan zat air, belerang, dan zat asam; H2SO4
asam benzoat [Kim] zat padat berbentuk hablur (dipakai dl berbagai kegunaan msl dl bidang kedokteran sbg bakterisida, dl laboratorium sbg zat awal dl banyak sintesis organik, dl industri untuk pembuatan berbagai zat celup dan sbg pengawet makanan); C6H5OOH
asam deoksiribonukleat senyawa dl protein inti sel yg mewarisi sifat keturunan
asam di darat [pb] laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya
asam format [Kim] asam organik tanpa warna (bersifat mengikis dan berbau tajam) yg ditemukan dl semut merah, sengat lebah, dan serangga lainnya (digunakan dl pencelupan tekstil, penyamakan kulit, dan sbg zat antara bagi banyak zat kimia); HCOOH
asam hidrosianat [Kim] cairan sangat beracun, baunya spt bau buah amandel, mendidih pd suhu 25,6oC, digunakan untuk membuat garam sianida, bahan celup, dan pengasap tanaman; senyawa dng kristal yg memiliki bau bunga, larut pd temperatur 46oC, digunakan untuk minyak wangi dan bahan penyedap
asam kawak hasil olahan asam jawa agar dapat bertahan lama, dibuat dr asam yg matang di pohon, dikupas, dibuang serat dan isinya kemudian dijemur, diberi campuran garam dan gula merah lalu dikukus dan didinginkan serta dikemas rapi untuk menghindarkan kotoran
asam keranji pohon yg tingginya mencapai 35 m, berdiameter 2,5 m, kayunya kuat; Dralium indian
asam klorida [Kim] senyawaan HCl, dilarutkan dl air, berwujud cairan tidak berwarna atau kekuning-kuningan, menimbulkan bau yg merangsang dan beracun, larut dl alkohol dan eter; -- kumbang tumbuhan memanjat, Embelia rugasa
asam lemak [Kim] turunan asam karboksilat, terdapat di dl lemak, minyak tumbuhan, atau binatang
asam nitrat [Kim] zat cair tidak berwarna yg jika kena sinar matahari terjadi penguraian (warnanya berubah menjadi kuning hingga merah); asam sendawa; HNO3
asam nukleat [Kim] senyawa antara gula pentosa, asam fosfat, dan basa nitrogen (ciri khas makhluk hidup)
asam organik [Kim] senyawaan kimia dng satu atau lebih radikal karboksil dl susunannya
asam selong tumbuhan berukuran sedang, tinggi 2-5 m, daunnya panjang berlapiskan lilin, daun muda berwarna merah tua, bunga kecil-kecil berwarna kuning susu, buahnya berwarna merah tua hitam, bulat berlekuk-lekuk; cermai belanda; Engema uniflora
asaman asam.an [n] (1) buah-buahan dsb yg diasamkan; (2) Kim zat senyawaan dl ilmu kimia
asap racun gas atau asap yg terbentuk dr peledakan yg umumnya mengandung racun dan berbahaya
asar [n] (1) waktu petang hari: pertemuan itu dilangsungkan pd waktu --; (2) waktu salat wajib pd petang hari antara habis waktu zuhur dan terbenam matahari; (3) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pd petang hari [n] bekas (tt sisa kenangan): kenangan itu tiada -- nya lagi
asas keturunan asas yg menentukan bahwa kewarganegaraan seorang anak otomatis menurut kewarganegaraan ayahnya
asas praduga tidak bersalah asas yg menyatakan bahwa setiap orang yg disangka, ditangkap, ditahan, dituntut, atau diperiksa pd sidang pengadilan, wajib dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan hakim yg berkekuatan hukum yg menyatakan bahwa tersangka atau tertuduh bersalah
asas tunggal satu-satunya asas
aseksual asek.su.al [a] (1) tanpa kelamin atau memiliki organ kelamin yg kurang fungsinya; (2) tanpa hubungan kelamin; (3) diproduksi tanpa melalui kegiatan seksual atau berkembang secara berlainan
aseran ase.ran [Jk a] pemarah; lekas marah; kasar tindakannya
aset [n] (1) sesuatu yg mempunyai nilai tukar; (2) modal; kekayaan: -- perusahaan; gerakan rakyat yg memerdekakan bangsa merupakan -- nasional
aseton ase.ton [n Kim] zat cair tanpa warna yg mudah terbakar dan mempunyai bau serta rasa yg khas (dipakai sbg pelarut dl industri dan dl percobaan laboratorium); CH3COCH3
asibilasi asi.bi.la.si [n Ling] proses terjadinya konsonan plosif menjadi konsonan sibilan krn asimilasi
asiklik asik.lik [a] tidak mengandung lingkaran dl bangun molekulnya
asimilasi jauh [Ling] asimilasi yg terjadi antara fonem yg letaknya tidak berdekatan
asimilasi morfologis [Ling] perubahan dl jumlah, jenis, atau kasus dr sebuah kata krn pengaruh kata lain yg di dekatnya
asimilasi perkawinan proses terjadinya perkawinan campuran yg berbeda budaya, perilaku, dan golongan
asimilasi progresif [Ling] proses perubahan suatu bunyi menjadi mirip dng bunyi yg mendahuluinya
asimilasi regresif [Ling] proses perubahan bunyi menjadi mirip dng bunyi yg mengikutinya
asimilasi sikap proses pudarnya prasangka thd golongan-golongan
asing [a] (1) aneh; tidak biasa: hal itu sangat -- bagiku; (2) belum biasa; kaku: bagiku masih terasa -- kalau bergaul dng mereka; (3) datang dr luar (negeri, daerah, lingkungan): Pulau Bali banyak dikunjungi wisatawan --; (4) tersendiri; terpisah sendiri; terpencil: ia merasa -- di daerah yg baru itu; (5) lain; berlainan; berbeda
asing lubuk [pb] lain daerah, lain adatnya
asinyor asi.nyor [n Huk] seseorang yg menyerahkan hak atau miliknya (biasanya tanah) kpd orang lain
asisten dosen orang yg membantu dosen melaksanakan tugas profesionalnya
asisten superintenden pangkat perwira menengah peringkat ketiga dl kepolisian, satu tingkat di bawah superintenden, satu tingkat di atas senior inspektur polisi (tanda pangkatnya sekuntum bunga melati emas yg ditempatkan di bahu baju)
asisten sutradara orang yg membantu sutradara dl melaksanakan tugas profesionalnya
asistensi asis.ten.si [n] kegiatan mengasisteni (membantu seseorang dl tugas profesionalnya)
askariasis as.ka.ri.a.sis [n] (1) penyakit yg disebabkan oleh cacing yg menyerang pencernaan; (2) cacing gelang-gelang; askarid
asli as.li [n] (1) tidak ada campurannya; tulen; murni: emas --; (2) bukan peranakan: orang pribumi adalah penduduk --; (3) bukan salinan (fotokopi, saduran, terjemahan): ijazah --; naskah --; (4) baik-baik; tidak diragukan asal usulnya; (5) yg dibawa sejak lahir (sifat pembawaan): bagaimanapun disembunyikannya sifat -- nya, pasti akan kelihatan juga; (6) (tempat) asal: orang tsb -- nya dr Bandung
asma as.ma [n hor] nama (bagi Tuhan): kami berbuat baik thd siapa pun semata-mata untuk meluhurkan -- Tuhan [n] gangguan pernapasan yg sering bersifat alergis, ditandai dng sulit bernapas dan rasa sesak dl dada; penyakit sesak napas; bengek; asthma bronchiale
asmara as.ma.ra [n] perasaan senang kpd lain jenis (kelamin); (rasa) cinta: hatinya gundah krn dilanda --
asmaradanta as.ma.ra.dan.ta [kl a] putih berkilat (gigi, gading): bibirnya merah tua dan giginya --
asmarandana as.ma.ran.da.na [n Sen] bentuk komposisi tembang macapat, biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa sedih, prihatin, atau rasa cinta, mempunyai bait yg terdiri atas tujuh baris, masing-masing bervokal akhir i,a,e,a,a,u,a
aso aso, meng.a.so [v] beristirahat; melepaskan lelah: kalau lelah, sebaiknya ~ dulu sebentar
asosiasi aso.si.a.si [n] (1) persatuan antara rekan usaha; persekutuan dagang; (2) perkumpulan orang yg mempunyai kepentingan bersama; (3) tautan dl ingatan pd orang atau barang lain; pembentukan hubungan atau pertalian antara gagasan, ingatan, atau kegiatan pancaindra
asosiasi tanah sekelompok tanah, terutama yg berbeda dl tingkat drainase alamiah, dan secara geografis bersatu krn bahan induk yg relatif seragam sifatnya
asosiatif aso.si.a.tif [a] bersifat asosiasi: bagi mereka, hubungan antara peristiwa-peristiwa yg terjadi itu hanya (bersifat) --
aspal as.pal [n] (1) campuran hidrokarbon alam yg amorf, berwarna cokelat hitam dan berupa zat padat atau setengah padat yg dihasilkan dr minyak bumi dng suhu pembakaran tinggi; (2) bahan pelapis jalan yg rupanya spt ter
aspal jalan aspal padat atau aspal encer yg dng kualitas dan konsistensinya siap digunakan untuk pembuatan jalan
asparaga as.pa.ra.ga [n] tumbuhan merambat, daunnya selebar telapak tangan, lebar di pangkal dan makin mengecil (meruncing) di ujung, dipakai untuk pelengkap rangkaian bunga; Asparagus plumosus
asparagus as.pa.ra.gus [n] tumbuhan keluarga Liliaceae, ujung akar tunggalnya (rebung) untuk sayur, terutama yg belum kena sinar matahari, berwarna putih, lunak, dan gemuk; Asparagus officinalis [n] asparaga
aspek as.pek [n] (1) tanda: linguis dapat mencatat dng baik ucapan-ucapan yg mempunyai -- fonemis; (2) sudut pandangan: mempertimbangkan sesuatu hendaknya dr berbagai --; (3) pemunculan atau penginterpretasian gagasan, masalah, situasi, dsb sbg pertimbangan yg dilihat dr sudut pandang tertentu; (4) Ling kategori gramatikal verba yg menunjukkan lama dan jenis perbuatan
aspek frekuentatif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan berulang berkali-kali (kekerapannya)
aspirasi as.pi.ra.si [n] (1) harapan dan tujuan untuk keberhasilan pd masa yg akan datang: Garis-Garis Besar Haluan Negara pd hakikatnya adalah -- bangsa; (2) ilham yg timbul dl mencipta [n Ling] artikulasi konsonan hambat yg disertai letupan napas yg cukup keras sehingga dapat didengar
asri as.ri [a] indah dan sedap dipandang mata: pertamanan itu menambah -- nya kota
assalamualaikum as.sa.la.mu.a.la.i.kum [n] keselamatan (kesejahteraan, kedamaian) untukmu (biasanya diucapkan pd awal dan akhir pidato, saat bertemu dng seseorang, dsb)
astagfirullah as.tag.fi.rul.lah [p] (1) semoga Allah mengampuni aku; (2) seruan untuk menyatakan rasa heran bercampur sedih; (3) seruan untuk menyatakan rasa pasrah (penyerahan diri) kpd Allah supaya diberi ampun
astaka as.ta.ka [kl n] nama balai di istana (tidak berdinding, tempat upacara dsb) tempat raja dihadap rakyatnya; balairung
astatin as.ta.tin [n] halogen dng semua isotopnya radioaktif; unsur dng nomor atom 85, lambang At, dan bobot atom 211
astenia as.te.nia [n Psi] keadaan hilang atau berkurangnya kekuatan; keloyoan
aster as.ter [n] tumbuhan yg berasal dr Amerika Utara, termasuk suku Compositae, warna bunganya merah, kuning, ungu, putih, atau merah muda; Aster corvifollus
asteroid as.te.ro.id [n] benda langit kecil, anggota tata surya yg jumlahnya puluhan ribu, menghuni ruang antara planet Mars dan Yupiter; planetoid
astigmatis astig.ma.tis [n Anat] kesalahan yg terjadi pd penglihatan jika kornea tidak merata kecembungannya sehingga sinar yg masuk ke mata tidak merata pembiasannya
astronomi as.tro.no.mi [n] ilmu tt matahari, bulan, bintang, dan planet-planet lainnya; ilmu falak
asuh [v] , meng.a.suh v (1) menjaga (merawat dan mendidik) anak kecil: tidak ada yg ~ anakku kalau aku bekerja di kantor; (2) ki membimbing (membantu, melatih, dsb) supaya dapat berdiri sendiri (tt orang atau negeri): sudah beberapa tahun lamanya ia ~ penjaja koran itu; (3) ki memimpin (mengepalai, menyelenggarakan) suatu badan kelembagaan: kaum nasionalis yg berjuang di lapangan pendidikan telah ~ perguruan Taman Siswa
asuhan asuh.an [n] (1) hasil mengasuh; bimbingan; didikan: kenakalan anak itu adalah akibat salah ~; (2) (anak dsb) yg diasuh: ia lupa akan ~ nya
asurador asu.ra.dor [n] penyamun
asuransi asu.ran.si [n] (1) pertanggungan (perjanjian antara dua pihak, pihak yg satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yg lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kpd pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yg menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dng perjanjian yg dibuat); (2) cak uang yg dibayarkan oleh perusahaan asuransi yg memberi pertanggungan: seminggu sesudah kecelakaan itu, ia menerima uang -- sebesar sepuluh juta
asuransi deposito asuransi atas nasabah bank yg depositonya bernilai sangat besar
asuransi kredit jaminan pembayaran kredit oleh pihak ketiga (C) kpd pemberi kredit (A) apabila penerima kredit (B) tidak melunasi utangnya
asuransi perusahaan asuransi atas jiwa seorang direktur perusahaan, pekerja, atau pejabat penting yg polisnya dapat dibayarkan kpd perusahaan yg mempekerjakan orang itu
asuransi ternak asuransi atas jiwa ternak yg polisnya dapat dibayarkan kpd pemilik ternak
asusila asu.si.la [a] tidak susila; tidak baik tingkah lakunya
asyik [a] (1) dl keadaan sibuk (melakukan sesuatu dng gemarnya): mereka sedang -- bekerja; (2) sangat terikat hatinya; penuh perhatian: ia sedang -- membaca buku detektif; (3) senang: saya belum merasakan bagaimana -- nya bermain golf?; (4) berahi; cinta kasih; sangat suka (gemar): putra mahkota itu teramat -- nya kpd tuan putri
atap joglo atap rumah berbentuk limas terpancung yg biasanya terdapat di Jawa
atap limasan atap rumah berbentuk limas milik keluarga yg menganggap dirinya keturunan penduduk asli atau yg berasal dr lapisan masyarakat paling atas
atap serotong bentuk atap rumah orang kebanyakan atau lapisan masyarakat bawah
atar [n] wangi-wangian; bau-bauan: air (minyak) --
atas [n] (1) bagian (tempat) yg lebih tinggi: dr -- bukit kita dapat menikmati pemandangan yg indah; bagian -- dan bagian bawah; (2) sehubungan dng; akan: kami ucapkan terima kasih -- kemurahan hati Saudara; (3) berdasarkan; menurut; sesuai dng: rencana itu harus disusun -- dasar bahan-bahan yg benar; (4) dari: buku itu terdiri -- beberapa bab; (5) dengan: -- kemauan sendiri; -- nama Tuhan; -- usahanya sendiri; (6) karena; disebabkan oleh: -- pertolongan gurunya, ia mendapat pekerjaan; (7) menjadi: barang-barang ini dibagi -- dua golongan; (8) tentang; terhadap: ia berlagak tidak mengerti -- masalah itu
atavisme ata.vis.me [n Psi] (1) pemunculan kembali sifat-sifat (ciri-ciri) pd seseorang yg sudah lama tidak muncul pd generasi yg sebelumnya; (2) adat kebiasaan kuno yg turun-temurun
ateis ate.is [n] orang yg tidak percaya akan adanya Tuhan: kelompok -- tidak akan mengambil bagian dl suatu upacara agama
ateisme ate.is.me [n] paham yg tidak mengakui adanya Tuhan: -- dianut oleh semua partai komunis di dunia
ateistis ate.is.tis [a] bersifat tidak mengakui adanya Tuhan: propaganda yg -- bertentangan dng Pancasila
atma at.ma [n] (1) jiwa; nyawa; (2) Hin roh: akhirnya -- Lubdhaka, setelah hari kematiannya, bisa masuk surga
atmosfer at.mo.sfer [n] (1) lapisan udara yg menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km (terutama terdiri atas campuran berbagai gas, yaitu nitrogen, oksigen, argon, dan sejumlah kecil gas lain); (2) satuan tekanan yg besarnya sama dng tekanan udara pd permukaan laut (1,033 kg setiap cm2); (3) Sas suasana perasaan yg bersifat imajinatif dl naskah drama yg diciptakan oleh pengarangnya
atol [n] (1) pulau karang berbentuk lingkaran (biasanya di tengahnya terdapat danau atau laguna); (2) karang koral yg berbentuk lingkaran (gelang) atau ladam kuda; (3) pulau kecil berbentuk gelang yg terjadi krn puncak suatu bukit karang menonjol di atas muka laut
atom [n] (1) unsur kimia yg terkecil (setelah nuklir) yg dapat berdiri sendiri dan dapat bersenyawa dng yg lain: dua -- hidrogen dng satu -- oksigen menjadi molekul air; (2) ki modern; mutakhir: zaman --; (3) barang yg terbuat dr plastik: sisir --; ikat pinggang --
atom bertanda atom yg dapat dideteksi dng mudah (yg dimasukkan ke dl sistem untuk mengkaji suatu proses kimia atau strukturnya)
atomistis ato.mis.tis [a] (1) berkaitan dng analisis sampai ke bagian yg sekecil-kecilnya sehingga melupakan bahwa bagian-bagian itu ada hubungannya; (2) teliti sekali: tidak usah diselidiki secara --
atowa ato.wa genderang yg bagian kayunya dibuat dr kayu ringan, agar mudah dibawa, tutupnya dibuat dr selaput kulit biawak, dan digunakan untuk menghormati tamu
atraktan at.rak.tan [n Kim] senyawa kimia yg mempunyai daya tarik thd serangga
atraktif at.rak.tif [a] mempunyai daya tarik; bersifat menyenangkan: pameran itu sangat -- sehingga selalu dipenuhi pengunjung
atresia at.re.sia [n Dok] keadaan tidak adanya atau tertutupnya lubang krn pembawaan sejak lahir atau krn kelainan pd organ tubuh manusia
atresia ani tidak mempunyai dubur
atribut at.ri.but [n] (1) tanda kelengkapan (berupa baret, lencana, dsb): setiap angkatan di lingkungan TNI memiliki -- sendiri; (2) ki lambang: -- keadilan ialah pedang dan timbangan; (3) sifat yg menjadi ciri khas (suatu benda atau orang): berani dan jujur adalah -- seorang kesatria; (4 a) Ling penjelas; (b) adjektiva yg menerangkan nomina dl frasa nominal; (c) kata berkelas tertentu yg mempunyai fungsi menerangkan nomina dl frasa nominal, msl sekarang dl pemuda sekarang; (5) kategori variabel kualitatif (spt laki-laki atau perempuan menunjukkan jenis kelamin); (6) Ark ciri atau sifat yg terdapat pd setiap benda purbakala, yg dapat dijadikan dasar untuk menentukan kelompok
atrium at.ri.um [n] (1) rongga dada; (2) ruang tengah yg terbuka, biasanya beratap kaca, di dl sebuah gedung, spt pusat perbelanjaan dan hotel; beranda [n Anat] bagian jantung yg menerima darah dr pembuluh darah balik
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
atus [Jw a] habis kandungan airnya krn menetes
aubade au.ba.de [n] (1) nyanyian atau musik (untuk) penghormatan pd pagi hari; (2) nyanyian cinta pd pagi hari; (3) pujian yg disampaikan dl bentuk nyanyian atau permainan oleh sekelompok orang: -- anak sekolah di depan Istana Merdeka pd peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
audiogram au.di.o.gram [n] catatan mengenai ketajaman pendengaran thd berbagai nada (dinyatakan dl bentuk grafik garis)
audit au.dit [n] (1) pemeriksaan pembukuan tt keuangan (perusahaan, bank, dsb) secara berkala; (2) pengujian efektivitas keluar masuknya uang dan penilaian kewajaran laporan yg dihasilkannya
audit pemasaran penilaian strategi pemasaran, jasa, fungsi, dan hasilnya
auk [n] tiruan bunyi anjing menyalak
aur ditanam [pb] mendapat untung (laba) banyak
aur ditarik sungsang [pb] banyak sangkut-pautnya sehingga susah dilaksanakan
aurora au.ro.ra [n] gejala berupa cahaya di langit yg berbentuk berkas, pita, atau tirai, biasanya berwarna merah, hijau, dan ungu
aus [a] susut krn tergosok (kerap dipakai): pisaunya telah --; sepatunya telah --
auskultasi aus.kul.ta.si [n] tindakan mendengarkan suara bagian dalam tubuh untuk suatu diagnosis, lazimnya dng stetoskop
autad au.tad [n Isl] anggapan tt adanya empat orang yg sangat alim dan saleh, masing-masing menempati empat penjuru dunia, yaitu timur, barat, utara, dan selatan
autisme au.tis.me [n] gangguan perkembangan pd anak yg berakibat tidak dapat berkomunikasi dan tidak dapat mengekspresikan perasaan dan keinginannya sehingga perilaku hubungan dng orang lain terganggu
autobiograf au.to.bi.o.graf [n] seseorang yg menulis sendiri autobiografinya
autograf au.to.graf [n Filol] (1) tulisan pribadi; (2) naskah asli yg ditulis tangan oleh pengarangnya sendiri; (3) tanda tangan dr seseorang yg termasyhur
autokrat au.to.krat [n Pol] orang yg mempunyai kekuasaan mutlak; diktator
autolisis au.to.li.sis [n Dok] perombakan tubuh organisme yg mati oleh enzim tanpa bantuan bakteri
automobil au.to.mo.bil [n] kendaraan yg dapat bergerak sendiri, beroda tiga atau lebih, digerakkan oleh mesin atau motor, dan biasanya berbahan bakar bensin; mobil
autopsi au.top.si [n Dok] pemeriksaan tubuh mayat dng jalan pembedahan untuk mengetahui penyebab kematian, penyakit, dsb; bedah mayat
autotrof au.to.trof [n Bio] organisme yg secara mandiri dapat memenuhi bahan organik yg dibutuhkannya dng cara mensintesisnya dr bahan anorganik
aven [n Geo] lubang tertentu di daerah kapur, dalamnya dapat mencapai 198 m (di Prancis)
aviari avi.a.ri [n] bangunan berukuran besar tempat memiara berbagai jenis burung agar burung itu dapat terbang bebas dan leluasa di dalamnya
avirulen avi.ru.len [a] tidak beracun; tidak mendatangkan penyakit
avitaminosis avi.ta.mi.no.sis [n Dok] penyakit yg timbul krn kekurangan vitamin
avokad avo.kad [n ] (1) tanaman yg tingginya mencapai 3-10 m, bentuk buahnya bulat lonjong, berkulit hijau atau cokelat keungu-unguan, berdaging tebal lunak berwarna kuning kehijau-hijauan dan enak dimakan; Porsea americana; (2) buah avokad
avtur av.tur [n ] bahan bakar untuk pesawat terbang turbin gas yg batas titik didihnya sekitar 150oC
awa [n] pinang yg telah dipotong pd kedua ujungnya dan dibelah empat (untuk dimakan); pinang awa
awahama awa.ha.ma [a] bebas dr hama penyakit
awak yg payah membelah ruyung [pb] kita yg berusaha dan bersusah payah, tetapi orang lain yg mendapat faedahnya
awal larva tahapan sebelum berbentuk larva, biasanya merupakan tahapan dl embrio
awam [a] umum; am; kebanyakan; biasa; tidak istimewa; (2) n orang kebanyakan; orang biasa (bukan ahli, bukan rohaniwan, bukan tentara)
awan [n] (1) kelompok butiran air, es, atau kedua-duanya yg tampak mengelompok di atmosfer; mega; (2) titik-titik air yg halus dng diameter 0,02-0,06 mm; (3) nama berbagai-bagai corak ukiran (perhiasan, lukisan, pola) spt -- biji timun dan -- bunga cengkih; (4) ki tempat yg tinggi sekali: anganku melayang jauh tinggi di -- [n Zool] kera yg bertangan panjang; (kera) ungka
awan air terjun awan yg terbentuk di atas air terjun krn adanya arus udara yg naik
awan es awan yg sebagian besar atau hampir seluruhnya terdiri atas kristal es yg suhunya berada jauh di bawah 0oC
awan fohn awan yg terbentuk akibat angin fohn (pd umumnya terjadi di belakang dan sejajar dng punggung gunung)
awan guntur awan yg pembentukannya disebabkan oleh konveksi dan ketakmantapan udara
awan induk awan yg merupakan asal terbentuknya awan lain
awan orografik awan yg terbentuk dan terjadinya ditentukan oleh jenis permukaan bumi
awan perak awan yg bentuknya spt sirus yg tipis, biasanya berwarna putih spt perak dan kadang-kadang berwarna kekuning-kuningan sampai merah
awan rotor awan berbentuk gulungan, yg sering terjadi di bagian atas pusaran tetap yg berputar thd sumbu horizontal, biasanya terjadi di belakang gunung atau di lingkaran pegunungan
awan tudung awan yg hampir tidak bergerak, terdapat pd atau di atas puncak gunung, dan mempunyai bentuk spt tudung
awan vulkanis awan yg terjadi akibat letusan gunung berapi, umumnya terlihat spt awan konveksi atau kumulus, dng puncak yg meluas secara cepat dan dapat tinggal tetap berminggu-minggu lamanya, dng warna-warna yg indah
awang awang, ber.a.wang [a] bersahabat; berjinak-jinakan: kedua orang itu tampaknya sudah mulai ~
awar [n] kerusakan pd kapal atau muatannya
awas [v] (1) dapat melihat baik-baik; tajam penglihatan: ia sudah tua, tetapi matanya masih --; (2) tajam tiliknya; dapat mengetahui (melihat) segala yg gaib (rahasia dsb): ia mencari dukun yg --; (3) memperhatikan dng baik; waspada: kita harus tetap -- thd gerak-gerik musuh; (4) hati-hati; ingat: -- ada ular; -- copet
awawarna awa.war.na [a] hilang warnanya
awet muda selalu tampak muda meskipun usianya sudah tua
awin [n] peng.a.win.an kl n pembawa tombak upacara kerajaan
awuran awur.an [n] sesuatu yg tidak teratur, terencana, dsb: orang itu menjawab pertanyaan secara ~ , tidak dipikir lebih dahulu
awut [Jw] awut-awut.an a (1) tidak mengikuti aturan; seenaknya saja; sembarangan; (2) tidak beraturan (tt letak); berceceran
ayah angkat orang tua laki-laki yg bukan orang tua kandung, tetapi secara resmi menurut prosedur adat atau hukum diakui sbg ayah krn mengambil dan menganggap seseorang sbg anaknya sendiri dng segala hak dan kewajiban yg berhubungan dng kedudukan itu
ayah kandung ayah yg sebenarnya
ayah permandian [Kris] pria yg bertindak sbg pelindung pd waktu upacara permandian, dan kadang-kadang juga dl kehidupan selanjutnya
ayak-ayak [n ] laba-laba kecil yg berkaki panjang yg selalu menggoyang-goyangkan badannya (bergerak-gerak) apabila hinggap
ayakan ayak.an [n] (1) hasil mengayak; (2) perkakas untuk mengayak; (3) alat yg terbuat dr anyaman bilah bambu halus berbentuk bulat, biasanya digunakan untuk menangkap benih ikan atau untuk penampungan ikan sementara; alat yg bentuknya spt pengayak
ayam [n] unggas yg pd umumnya tidak dapat terbang, dapat dijinakkan dan dipelihara, berjengger, yg jantan berkokok dan bertaji, sedangkan yg betina berkotek
ayam bakaran ayam jantan dan betina, biasanya dr bangsa yg cepat pertumbuhannya, berumur kurang dr sepuluh minggu, cocok untuk dibakar (tidak terlalu keras)
ayam dwiguna ayam yg diambil daging dan telurnya sbg hasil produksi
ayam ekaguna ayam yg hasil produksinya hanya telur atau daging
ayam gorengan ayam yg masih muda, biasanya berumur kurang dr sepuluh minggu, cocok untuk digoreng (tidak terlalu keras)
ayam hutan ayam liar yg hidup di hutan (biasanya lebih gesit dp ayam kampung)
ayam kedu ayam yg berasal dr Kedu (Jawa Tengah), bulu dan kakinya berwarna hitam, betinanya dapat bertelur selama dua bulan terus-menerus
ayam koci ayam yg besar, kakinya berbulu
ayam leghorn ayam petelur yg badannya kecil, tetapi telurnya besar
ayam mutiara ayam kalkun yg bulunya berbintik-bintik putih
ayam pelung ayam jantan yg mampu bersuara indah dan panjang (sering diperlombakan di Jawa Barat)
ayam peranggang ayam yg cepat pertumbuhannya, biasanya sudah siap disembelih pd umur antara 3-5 bulan (tidak terlalu muda)
ayam selasih ayam yg warna bulu, tulang, dan dagingnya hitam
ayam sulah ayam yg kepala dan lehernya tidak berbulu
ayam tedung ayam sabungan yg merah tua warna bulunya, hitam warna mata dan kakinya; ayam-ayam n (1) tiruan ayam (untuk permainan dsb); (2) unggas yg serupa ayam, berkaki panjang, biasa hidup di tambak atau di rawa-rawa (tidak kuat terbang); Gallierex cinerea
ayan [n] belek (kaleng); seng (timah sari); besi putih [n Dok] penyakit pitam (yg apabila kambuh, penderita kehilangan kesadaran disertai kejang pd seluruh tubuh, lalu jatuh dan mulutnya berbuih); sawan babi; epilepsi [ark n] tempat mencuci tangan; cawan; bokor
ayap [kl] meng.a.yap v makan atau minum (untuk merendahkan diri bagi orang biasa): semuanya pun ~ lah masing-masing pd hidangannya
ayat [n] (1) alamat atau tanda; (2) beberapa kalimat yg merupakan kesatuan maksud sbg bagian surah dl kitab suci Alquran; (3) beberapa kalimat yg merupakan kesatuan maksud sbg bagian pasal dl undang-undang [n] kenyataan yg benar; bukti
ayat kauniah bukti yg ada dl alam nyata atau maujud (spt binatang, bulan, matahari); (2) (pd zaman Nabi Muhammad saw.) keadaan sekeliling Nabi Muhammad saw. atau dl diri kita masing-masing
ayunan ayun.an [n] (1) perkakas yg bergantung untuk menidurkan anak, terbuat dr rotan, kain panjang, dsb; buaian: ibu menidurkan adik di ~; (2) mainan untuk berayun-ayun: di taman itu disediakan berbagai ~ untuk anak-anak; (3) bandul (buaian pd lonceng): lonceng dinding itu tidak memakai ~; (4) gerakan mengayun: elok benar ~ lenggangnya; (5) tali untuk melontarkan batu; pengumban: diambilnya batu lalu dilontarkannya dng ~; (6) hasil mengayun; (7) Fis satu periode lengkap dl gerakan berkala, msl dl gerak bandul, gerakan dr suatu titik asal itu lagi dng arah gerak yg sama
azal [a Isl] kekal (kekekalan) dl masa lampau; tidak bermula [kl n] (1) sejak dahulu kala; sejak permulaan zaman: demikianlah gerangan suratan -- kita; (2) wujud yg abadi dan tidak ada permulaannya; adanya bukan krn diciptakan atau krn suatu sebab
azam [kl a] teramat mulia [Mk n] tujuan; cita-cita; maksud: sisa umurnya hanya diisi dng satu -- , yaitu beribadah khusyuk
azan [n] seruan untuk mengajak orang melakukan salat; bang: kedengaran -- sayup-sayup sampai; muazin ialah orang yg mengumandangkan --
azeotrop aze.o.trop [n Fis] campuran zat penyejuk yg fase uap dan fase cairnya mempunyai komposisi yg persis sama
azimat azi.mat [n] barang (tulisan) yg dianggap mempunyai kesaktian dan dapat melindungi pemiliknya, digunakan sbg penangkal penyakit dsb
azimut azi.mut [n] besarnya sudut yg diapit oleh garis yg ditentukan dng garis Utara-Selatan (dihitung menurut perputaran jarum jam mulai dr titik utara dng limit 0o-360o)
azmat az.mat [kl a] hebat; ramai sekali: tempik sorak kawan dan musuh terlalu -- bunyinya
bab [n] (1) bagian isi buku, adakalanya dibagi atas: buku ini dibagi dl lima -- yang masing-masing terdiri atas beberapa subbab; (2) hal; masalah: -- itu tidak perlu dipersoalkan lagi [Ar n] pintu; gapura
babak ba.bak [n] (1) bagian besar dl suatu drama atau lakon (terdiri atas beberapa adegan): pertunjukan drama tiga --; (2) bagian dr suatu keseluruhan proses, kejadian, atau peristiwa: -- permulaan perundingan kedua negara yg bersengketa itu akan diadakan di negara ketiga; (3) Olr bagian permainan yg waktunya tertentu; ronde: pd -- pertama, kedua kesebelasan masih bermain sama kuat [Jw a] lecet (tt kulit) [v] mem.ba.bak v menahan darah mengalir keluar [Jk] , ba.bak.an n kulit kayu yg dikubak dr batangnya
babar ba.bar [Lihat {bebar}] , mem.ba.bar v membentang; mengembang [Jw] , mem.ba.bar v mewarnai dng soga dsb (dl proses pembuatan kain batik) [Jw v] menjadi banyak; membiak; bertambah , ke.ba.bar.an v kedapatan sedang melakukan kejahatan (mencuri, merampok, berzina, dsb); tertangkap basah
babas ba.bas , mem.ba.bas v menghanyutkan; menjadikan terkatung-katung: cita-citanya terlalu tinggi sehingga -- dia ke alam khayal
babat ba.bat [v] tebas [n] (1) golongan yg sama jenisnya (keadaannya); (2) pasangan (jodoh dsb) yg seimbang atau setara [n] (1) perut besar pd binatang memamah biak (spt lembu, kerbau); (2) daging perut besar: soto -- [Mk v] mem.ba.bat v membebat
babat batang padi mesin untuk memanen padi dng hasil berupa padi dng batangnya
babesiasis ba.be.si.a.sis [n Zool] penyakit darah yg ditimbulkan oleh genus Babesia, pd anjing, kucing, dan hewan buruan
Babet Ba.bet [n Kris] kerajaan kuno di daerah Tigris dan Eufrat yg seringkali mengancam bangsa Israel dan akhirnya merebut Yerusalem (586 SM)
babi ba.bi [n] (1) binatang menyusui yg bermoncong panjang, berkulit tebal, dan berbulu kasar; (2) kas umpatan yg sangat kasar: enyah kau dr sini, -- !; (3) nama kartu kecil (kartu ceki)
babi dara kebiri babi betina yg telah diambil kedua indung telurnya, tanduk, atau badan rahimnya
babi duyung ikan laut yg rupanya spt babi
babi giring babi betina yg sedang menyusui anaknya
babi guling masakan babi yg dipanggang secara utuh (tidak dipotong-potong lebih dahulu) setelah dikeluarkan isi perutnya dan diganti (diisi) dng bumbu
babi jadi-jadian babi yg sebenarnya merupakan perubahan perwujudan dr manusia sbg jalan mencari kekayaan dsb
babi jantan kebiri babi jantan yg kedua buah testisnya telah diambil sewaktu masih muda atau setelah dewasa
babi kate babi yg secara genetik perawakannya kecil yg dikembangkan setelah Perang Dunia II
babi kurus pohon yg amat keras kayunya, Eurycoma longifolia
babi merasa gulai [pb] menyama-nyamai orang besar (kaya)
babi rusa babi hutan yg bertaring panjang yg mencuat dan melengkung di atas moncongnya
babi sapihan genjik lepas sapih, biasanya sampai umur dua belas minggu
bablas bab.las [Jw v] (1) terus; (2) ki lenyap (hilang): uangnya -- dilarikan orang; (3) ki mati: jika kebanyakan makan obat tidur bisa --
babon angrem [Ark] motif kain batik yg bergambar dua ekor ayam betina yg sedang mengerami telurnya
babu cuci babu yg pekerjaannya mencuci dan menyeterika pakaian, seprei, dsb
babu dalam babu yg pekerjaannya membersihkan rumah dan merapikan kamar
babu masak babu yg pekerjaannya memasak makanan
babu tetek babu yg tugasnya menyusui anak
babun ba.bun [n] kera genus Papio yg terdapat di Asia dan Afrika [n] alat musik jenis gendang (dr Kalimantan Selatan), biasanya dipakai untuk mengiringi pencak silat atau pertunjukan wayang
baca ba.ca [v] , mem.ba.ca v (1) melihat serta memahami isi dr apa yg tertulis (dng melisankan atau hanya dl hati): dia jangan diganggu, krn sedang -- buku; (2) mengeja atau melafalkan apa yg tertulis; (3)mengucapkan: -- doa, -- mantra; (4) mengetahui; meramalkan: ia dapat -- suratan tangan (garis-garis pd telapak tangan); (5) memperhitungkan; memahami: seorang pemain yg baik harus pandai -- permainan lawan
bacaan ba.ca.an [n] (1) (buku dsb) yg dibaca: buku -- untuk anak-anak; (2) cara membaca: -nya kurang lancar; (3) Ling penafsiran makna sebuah kalimat
bacar ba.car [a] lancar dan banyak (tt bicara, biasanya dl arti yg kurang baik)
bacar mulut suka berbicara (biasanya dr arti yg kurang baik)
bacem ba.cem [v] , mem.ba.cem v (1) merendam (tahu, tempe, dsb) dng bumbu dan merebusnya dl tempat yg tertutup sampai airnya habis; (2) membuat baceman
baco ba.co [n Lay] kuli bongkar muat yg dibawa kapal untuk melaksanakan pembongkaran atau pemuatan di pelabuhan yg tidak mempunyai atau menyediakan kuli sendiri
bacokan ba.cok.an [n] hasil membacok: ada bekas -- di tangannya, rupanya korban mengadakan perlawanan sebelum mati terbunuh
badai ba.dai [n] angin kencang yg menyertai cuaca buruk (yg datang dng tiba-tiba) berkecepatan sekitar 64-72 knot; topan: kampung nelayan itu hancur diserang -- , ter.ba.dai v (1) terbaring menelentang; tersadai: telah lama Baginda -- di peraduannya; (2) terdampar; terserampang: perahu itu -- di muara
badai tropis [Met] siklon tropis yg intensitasnya kurang kuat
badak kerbau badak bercula dua, tubuhnya tidak begitu besar; Rhinocerus sumat-rensis
badak makan anak [pb] ayah membuang anaknya krn takut akan musnah kebesarannya (pd raja-raja zaman dahulu)
badam ba.dam [n] (1) pohon yg biji buahnya dapat dibuat minyak; ketapang; Terminalia catappa; (2) bunga badam; (3) buah badam, Amygdalus communis; [n] bintik-bintik merah pd kulit (tanda-tanda penyakit kusta)
badan ba.dan [n] (1) tubuh (jasad manusia keseluruhan); jasmani; raga; awak: akibat kecelakaan itu -- nya cacat; (2) batang tubuh manusia, tidak termasuk anggota dan kepala; (3) bagian utama dr suatu benda; awak: -- perahu (kapal); -- pesawat; (4) diri (sendiri): tuan -- lah yang harus datang menghadap; (5) sekumpulan orang yg merupakan kesatuan untuk mengerjakan sesuatu: di samping -- pengurus, koperasi itu mempunyai -- penasihat
badan air [Geo] kumpulan air yg besarnya antara lain bergantung pd relief permukaan bumi, kesarangan batuan pembendungnya, curah hujan, suhu, dsb, msl sungai, rawa, danau, laut, dan samudra
badan pembuat undang-undang [Pol] badan yg terdiri atas orang-orang yg menduduki jabatannya melalui pemilihan umum dan membuat keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
badan tanpa saham [Ek] badan (hukum) yg tidak memberikan saham kpd anggota atau pesertanya, termasuk perkumpulan keagamaan dan perusahaan asuransi
badar ba.dar [n] ikan kecil-kecil (spt teri) [kl n] nama lauk-pauk [Ar a ] (1)purnama (tt bulan); (2)ki sangat cantik: mukanya spt bulan -- waktu malam [n] batu hablur untuk permata cincin (batu dr Badar, tempat Nabi Muhammad saw. memperoleh kemenangan besar) [kl n] , -- sila kain putih yg halus; raja badar
badari ba.da.ri [n] ikan yg suka makan anaknya
badi ba.di [n] (1) kl pengaruh buruk (dr orang mati, binatang yg terbunuh, pohon keramat, dsb); (2) kelakuan yg luar biasa (mirip hewan dsb) yg diperoleh pd saat dilahirkan: anak itu memiliki -- kuda; (3) Dok zat yg menularkan penyakit
badong ba.dong [Jw n] perlengkapan wayang; badung [n] lagu duka yg dinyanyikan bersama sambil berpegangan tangan membentuk sebuah lingkaran (di daerah Toraja)
Badui Ba.dui [n] (1) suku bangsa pengembara di Tanah Arab; (2) nama segolongan penduduk di Banten Selatan (Jawa Barat) yg masih tetap mempertahankan adat-istiadatnya
badur ba.dur [n] tumbuhan talas, getahnya menyebabkan gatal apabila tersentuh kulit, daunnya sbg makanan ikan, umbinya untuk disayur; Amorphophallus variabilis
bagai ba.gai [kl n] jenis; macam: permata sembilan --; (2) n sama; persamaan; banding: tidak ada -- nya; (3) p kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana: -- kucing dan anjing
bagai balam dng ketitir [pb] perihal dua orang yg selalu bertengkar, masing-masing membanggakan dirinya
bagai batu jatuh ke lubuk [pb] hilang lenyap (orang yg meninggalkan tempat)
bagai berumah di tepi tebing bagai be.ru.mah di tepi tebing [pb] selalu tidak aman hatinya
bagai galah dijual [pb] sudah habis hartanya (untuk berjudi dsb)
bagai geluk tinggal di air [pb] orang yg hanya menunggu bantuan orang lain
bagai ikan kena tuba [pb] banyak orang sakit atau mati dl sebuah kampung (negeri)
bagai ilak bercerai dng benang [pb] bercerai untuk selama-lamanya (tidak akan bertemu lagi)
bagai itik pulang petang [pb] sangat lambat (jalannya)
bagai kapal tidak bertiang bagai kapal tidak ber.ti.ang [pb] perihal negeri atau perkumpulan (perhimpunan) yg tidak mempunyai pemimpin
bagai membakar tunam basah [pb] hal mengajar anak yg bodoh, sukar dimengerti (diterima) pelajaran itu olehnya
bagai menakik darah mati dr alu (bagai menakik darah mati dr batu) [pb] bekerja keras tetapi sedikit hasilnya; -- belut tanaman memanjat, Mezoneuron sumatranum
bagai menentang matahari [pb] melawan atau menyanggah kekuatan atau kekuasaan yg jauh lebih tinggi dp kuasa atau kekuatan penyanggah itu tentu akan binasa
bagai puyuh laga [ki] bercakap-cakap tidak habis-habisnya
bagai serangkak tertimbakan [pb] berjalan miring krn cacat pd tubuhnya
bagai serdadu pulang baris [pb] orang yg kelihatannya selalu bergaya, tetapi pekerjaannya berat dan berbahaya
bagai si kudung beroleh cincin [pb] beroleh keuntungan, tetapi tidak dapat menikmatinya
bagai tikus membaiki labu [pb] orang yg mencoba memperbaiki sesuatu yg tidak diketahuinya, akhirnya merusaknya
bagaikan ba.gai.kan [p] kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana: terdengar suara membahana -- bumi akan runtuh
bagaimana ba.gai.ma.na [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan cara, perbuatan (lazimnya diikuti kata cara): -- caranya membeli buku dr luar negeri?; (2) kata tanya untuk menanyakan akibat suatu tindakan: -- kalau dia lari nanti?; (3) kata tanya untuk meminta pendapat dr kawan bicara (diikuti kata kalau): -- kalau kita pergi ke Puncak?; (4) kata tanya untuk menanyakan penilaian atas suatu gagasan: -- pendapatmu?
bagaimana ditanam bagaimana ditanam, begitulah di.tu.ai [pb] seseorang akan mendapat balasan spt yg diperbuatnya
bagaimana ditanam begitulah dituai bagaimana di.ta.nam begitulah dituai [pb] tiap-tiap orang berbuat jahat, jahat pula balasannya, demikian pula kebalikannya
bagan ba.gan [n] (1) ark pangkalan; (2) kerangka rumah yg baru didirikan spt tiang, rusuk, kuda-kuda, bubungan; (3) tiang dan kayu palang pd para-para penjemur ikan dsb; (4) gambar rancangan; skema; (5) Man alat peraga grafik untuk menyajikan data agar mempermudah penafsiran; (6) Antr gambaran secara analisis dan statistik tt proses yg terjadi dl alam, teknologi, dan masyarakat manusia
bagan arus bagan yg terdiri atas garis dan panah yg menggambarkan jalannya suatu proses
bagan arus data [Man] gambar urutan operasi yg dijalankan dl mengolah data dan menunjukkan data yg diolah setiap tahap, biasanya menggambarkan seluruh sistem olah data
bagan benda bebas [Fis] bagan sebuah benda atau bagian suatu benda beserta kakas (gaya) yg bekerja padanya
bagan organisasi [Man] gambar yg menunjukkan tata hubungan berbagai posisi dl perusahaan, biasanya memperlihatkan cara pembagian tanggung jawab
bagan peta [Antr] bagan berupa peta yg mengandung tanda-tanda yg menerangkan terjadinya suatu proses (msl migrasi) atau yg menggambarkan statistik penduduk, produksi, distribusi, dsb di daerah yg tercantum pd peta itu
bagang ba.gang [n] ikan laut, banyak macamnya, spt Chelmon rostratus, Heniochus acuminatus, Parachaetodon ocellatus, Coradion chryzonus
bagas ba.gas [a] (1) tetap kuat (tt badan); (2) kuat dan kencang (tt angin) [n] sisa batang tebu setelah diperas sarinya
bagat ba.gat [n] bintik-bintik hitam di badan [n] enau yg tangkai buahnya dapat disadap untuk diambil niranya; Arenga pinnata [n] ikan laut, Caranx ignobilis
bagi ba.gi [p] (1) kata depan untuk menyatakan tujuan; untuk: disediakan hadiah -- pemenang pertama, kedua, dan ketiga; (2) kata depan untuk menyatakan perihal; akan (hal); tentang (hal); menurut (pendapat): -- saya, hal itu tidak perlu diperdebatkan lagi [n] (1) pecahan dr sesuatu yg utuh; penggal; pecah; (2) Mat suatu operasi aljabar yg biasa dinyatakan dng simbol titik dua (:) atau garis bagi (-) atau garis miring (/) (a:b atau -- atau a/b) msl a:b = c (a dibagi b sama dng c), berarti a = c x b
bagi anak pembagian anak (anak pertama ikut ibunya, anak kedua dan seterusnya menjadi anggota kekerabatan ayahnya)
bagi besar bagian yg banyak jumlahnya
bagi kecil bagian yg sedikit jumlahnya
bagi pembukaan bagian karangan, biasanya terdiri atas judul, pengantar, daftar isi, dan daftar ilustrasi
bagi tambahan bagian karangan yg pd umumnya terdiri atas daftar pustaka, lampiran, indeks, dan riwayat hidup pengarang
baginda ba.gin.da [n] gelar atau sebutan raja (artinya yg berbahagia dan mulia)
bagor ba.gor [n] anyaman kasar dr daun rumbia
baguk ba.guk [n] ikan laut yg rupanya spt limbat air tawar [n] pohon yg kulit kayunya dipakai untuk bahan tali, Gnetum gnemon [n] ruang (petak-petak) dl buah-buahan (spt dl buah durian); pangsa
bagus ba.gus [a] baik sekali; elok: permainannya -- sekali [n] ba.gus.an Jk n penyakit menular spt cacar air
bah [n] air yg meluap, mengalir deras, dan menggenangi sawah (perkampungan, kota, dsb); banjir [p] (1) kata seru yg menyatakan penolakan, rasa muak (jijik, jemu, dsb) biasa dipakai pd permulaan kalimat: -- , lagi-lagi dia yg muncul; (2) Bt kata seru yg menyatakan keintiman, biasa dipakai pd akhir kalimat: silakan duduk -- !
bah betina banjir yg datang berikutnya
bahak ba.hak , ter.ba.hak-ba.hak adv nyaring dan keras atau keras-keras (tt tertawa): krn lucunya mereka tertawa -- [Jw n] elang laut
bahan ba.han [n] pecahan kayu (yg terbuang ketika menarah); tatal kayu [n] (1) barang yg akan dibuat menjadi satu benda tertentu; bakal; (2) (segala) sesuatu yg dapat dipakai atau diperlukan untuk tujuan tertentu, spt untuk pedoman atau pegangan, untuk mengajar, memberi ceramah; (3) sesuatu yg menjadi sebab (pangkal) atau sikap (perbuatan): -- tertawaan; -- pertikaian (perselisihan); (4) barang yg akan dipakai untuk bukti (keterangan, alasan, dsb): ia sedang mengumpulkan -- untuk menyusun tesisnya
bahan bakar bahan atau barang yg dipakai untuk menimbulkan api (panas), spt minyak, batu bara
bahan bakar jet bahan bakar yg sifatnya memenuhi syarat untuk digunakan oleh mesin pesawat jet dan turbin gas pesawat terbang
bahan cetak karya tulis yg dicetak, kata-katanya tersusun dl bentuk yg mudah dimengerti dan dl bentuk yg penuh gaya
bahan organik bahan yg biasanya berasal dr tanaman atau binatang
bahan pandang dengar bahan bukan buku, spt piringan hitam, pita rekaman, transparan, atau film, yg pemanfaatannya memerlukan alat lain
bahan peledak bahan yg dapat meledak atau menyebabkan meledak, spt mesiu; (2) Tek senyawa kimia yg dapat bereaksi dng cepat, yg menghasilkan sejumlah besar gas bertemperatur dan bertekanan tinggi
bahan peledak kuat [Tek] bahan peledak dng kecepatan rambat gelombang tinggi, yg untuk meledakkannya diperlukan pemakaian detonator
bahan peledak lemah [Tek] bahan peledak yg mempunyai kecepatan rambat gelombang rendah, dapat dinyalakan dng api dan efek ledakannya dapat mengangkat dan mendorong
bahan peledak terizinkan bahan peledak yg diizinkan untuk digunakan dl tambang batu bara atau tempat lain yg banyak mengandung gas yg dapat meledak
bahan rujukan buku dan bahan pustaka lain yg tidak boleh dipinjam atau digunakan di luar perpustakaan, baik krn penggunaannya hanya dl waktu singkat maupun krn bahan pustaka itu termasuk koleksi yg tidak boleh dipinjamkan
bahan tanpa lemak bahan kering dr air susu setelah diambil lemaknya
bahan tersuspensi zat yg tidak terpisah dr cairan krn ukurannya kecil
bahan vulkanisasi [Kim] senyawa belerang dng zat lain yg dipakai dl proses pengenyalan dan penguatan bahan karet
bahang ba.hang [n] (1) hawa panas yg terjadi krn nyala api atau dr panas tubuh; (2) Fis tenaga gerak (energi kinetik), gerak rambang total atom atau molekul penyusun suatu benda
bahang Joule [Fis] bahang yg timbul apabila arus listrik (elektrik) mengalir melalui zat antara atau penghantar yg mempunyai hambatan elektrik yg besarnya ditentukan oleh hukum Joule
bahara ba.ha.ra [kl n] (1) muatan; (2) satuan ukuran berat yg ukurannya tidak tetap bergantung pd barang yg ditimbang: agar-agar se -- (= 12 pikul)
bahasa ba.ha.sa [n] (1) Ling sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri; (2) percakapan (perkataan) yg baik; tingkah laku yg baik; sopan santun: baik budi -- nya [Mk p] kata yg digunakan untuk menghubungkan bagian ujaran: dia menerangkan -- dia berasal dr keluarga baik-baik [a] sedikit: angin berembus sepoi-sepoi -- (perlahan-lahan dan silir-semilir); rambutnya kusut-kusut -- (agak kusut)
bahasa aglutinatif tipe bahasa yg pembentukan katanya melalui proses pengimbuhan pd akar kata; -- akusatif tipe bahasa yg mempunyai penanda eksplisit untuk objek langsung, msl bahasa Inggris yg mempunyai kalimat spt They kill him, kata him adalah bentuk akusatif dr kata he
bahasa analitis tipe bahasa yg menyatakan pelbagai segi gramatika, terutama dng kata terpisah dan urutan kata; bahasa isolatif
bahasa asing bahasa milik bangsa lain yg dikuasai, biasanya melalui pendidikan formal dan yg secara sosiokultural tidak dianggap sbg bahasa sendiri
bahasa bermajas [Sas] bahasa yg menggunakan kata-kata yg susunan dan artinya sengaja disimpangkan dng maksud mendapatkan kesegaran dan kekuatan ekspresi
bahasa flektif bahasa yg kata-katanya mengalami perubahan bentuk sehubungan dng perubahan jenis, subjek (pelaku), waktu, dsb
bahasa ibu bahasa pertama yg dikuasai manusia sejak lahir melalui interaksi dng sesama anggota masyarakat bahasanya, spt keluarga dan masyarakat lingkungannya
bahasa inkorporatif tipe bahasa yg menyatakan hubungan gramatikal dan struktur kata dng menderetkan morfem terikat menjadi kata tunggal, msl bahasa Eskimo
bahasa isyarat [Antr] bahasa yg tidak menggunakan bunyi ucapan manusia atau tulisan dl sistem perlambangannya; (2) Ling bahasa yg menggunakan isyarat (gerakan tangan, kepala, badan dsb), khusus diciptakan untuk tunarungu, tunawicara, tunanetra, dsb
bahasa Jawi bahasa Melayu Kuno, khususnya yg ditulis dng huruf Arab
bahasa kanak-kanak bahasa yg digunakan pd tahap permulaan pertumbuhan bahasa yg ciri-cirinya secara khas dapat dihubungkan dng kelompok kanak-kanak
bahasa kedua bahasa yg dikuasai oleh bahasawan bersama bahasa ibu pd masa awal hidupnya dan secara sosiokultural dianggap sbg bahasa sendiri
bahasa kerabat bahasa yg mempunyai hubungan genealogis dng bahasa lain
bahasa kiasan penggunaan kiasan untuk meningkatkan efek pernyataan atau pemerian
bahasa klasik [Ling] (1) dialek temporal bahasa yg dianggap mewakili puncak perkembangan kebudayaan pemakaiannya; (2) bahasa kuno yg mempunyai kesusastraan tinggi
bahasa konsonantis tipe bahasa yg tidak mempunyai ciri-ciri spt bahasa vokalis
bahasa madya bahasa purba dr kelompok dl keluarga bahasa yg mempunyai satu bahasa purba bersama
bahasa mati bahasa yg tidak dipakai lagi dl pemakaian sehari-hari, hanya terdapat dl bentuk tertulis, msl bahasa Sanskerta atau bahasa Jawa Kuno
bahasa nasional bahasa yg menjadi bahasa standar atau lingua franca di negara yg mempunyai banyak bahasa krn perkembangan sejarah, kesepakatan bangsa, atau ketetapan perundang-undangan
bahasa pasar bahasa yg dipakai sbg alat komunikasi dl perdagangan oleh orang yg memiliki bahasa ibu yg berbeda-beda; (2) bahasa perantara yg terbentuk dr berbagai bahasa yg intinya berasal dr satu bahasa tertentu
bahasa perantara bahasa yg dipakai untuk mengatasi ketidakpahaman dl interaksi sosial krn pesertanya menguasai dan memahami bahasa yg berbeda
bahasa program [Komp] metode terarah dl penulisan sejumlah instruksi, setiap instruksi hanya mempunyai satu arti
bahasa purba [Ling] bahasa hipotetis yg dianggap menurunkan beberapa bahasa yg nyata-nyata ada, msl bahasa proto-Austronesia adalah bahasa purba dr bahasa-bahasa Filipina, bahasa-bahasa Indonesia, bahasa-bahasa Polinesia
bahasa roh [Kris] karunia Roh Kudus yg memuji Allah di dl doa dng bahasa, biasanya tidak dapat dipahami, baik oleh orang yg memakainya maupun oleh orang lain
bahasa satem bahasa dr keluarga Indo-Eropa yg dl perkembangan historisnya mengubah fonem oklusif palatal menjadi frikatif palatal atau frikatif alveolar, msl bahasa Sanskerta
bahasa sintetis tipe bahasa yg hubungan sintaktisnya diungkapkan dng infleksi dan peleburan afiks dl akar, msl bahasa Latin dan Arab
bahasa sopan santun ragam bahasa yg dipakai dl situasi sosial yg mewajibkan adanya norma sopan santun
bahasa standar (ragam) bahasa yg diterima untuk dipakai dl situasi resmi, spt dl perundang-undangan dan surat-menyurat resmi; (2) bahasa persatuan dl masyarakat bahasa yg mempunyai banyak bahasa; bahasa baku
bahasa tarzan bahasa yg digunakan di antara orang-orang yg berlainan bahasanya dan tidak mudah saling mengerti, dicampuri gerak isyarat
bahasa vokalis tipe bahasa yg dl fonotaktiknya mengharuskan kata-kata berakhir pd vokal, msl bahasa Jepang
bahaya ba.ha.ya [n] yg (mungkin) mendatangkan kecelakaan (bencana, kesengsaraan, kerugian, dsb): menempuh jalan yg tidak ada -- nya
bahimiah ba.hi.mi.ah [a] bersifat kebinatangan (dikatakan kpd orang yg hidupnya hanya makan, minum, dan bersanggama): puasa benar-benar mendidik hati nurani manusia untuk menjauhi sifat --
bahkan bah.kan [p] kata penghubung bagian kalimat dng bagian yg lain atau kalimat dng kalimat untuk menyatakan penguatan; lebih-lebih; malahan: serangannya bukan berkurang, -- lebih gencar
bahu ba.hu [n] pundak (antara leher dan pangkal lengan) [Skt a] banyak (sbg awalan) [Jw n] pangkat pembantu kepala desa
bahu pada berkaki banyak
bahwa bah.wa [p] (1) kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian kalimat yg di depan: ia mengira -- hari ini libur; (2) kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yg menjadi pokok kalimat: -- ia seorang anggota DPR, memang benar
baiduri bai.du.ri [n] batu permata yg berwarna dan banyak macamnya spt -- bulan, -- pandan, -- sepah
baiduri betul baiduri yg warnanya kelihatan (seakan-akan) berubah-ubah
baiduri bulan baiduri yg warnanya agak gelap
baiduri pandan baiduri yg hijau warnanya
baiduri sepah baiduri yg mempunyai ukiran akar atau kayu
baiduri yaman baiduri yg kuning warnanya
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
baik-baik ba.ik-ba.ik [a] (1) tidak jahat; terhormat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: dia bukan orang jahat, melainkan orang -; dia ingin agar anaknya kawin dng keturunan orang -; kau harus jadi orang -, jangan suka menipu; (2) hati-hati: -- membawa diri di perantauan; -- di jalan; (3) dng sungguh-sungguh; dng kesungguhan hati: belajarlah -- agar tidak menyesal nanti
bain ba.in [ark a] nyata
bainah bai.nah [ark n] bukti yg nyata
Baitulmakmur Bai.tul.mak.mur [Isl n] tempat yg dilalui Nabi Muhammad saw. pd malam Isra dan Mikraj, yaitu tempat berkumpulnya malaikat
baja ba.ja [n] (1) logam yg keras; (2) ki sesuatu yg keras dan kuat (tt semangat, kemauan, dsb): bersemangat --; berhati -- [n] pupuk [n] bahan penghitam gigi (dibuat dr minyak dicampur dng arang tempurung kelapa)
bajaj ba.jaj [n] kendaraan umum bermotor, beroda tiga (untuk dua atau tiga penumpang, pengemudinya duduk di depan)
bajak ba.jak [n] perkakas pertanian yg terbuat dr kayu atau besi untuk menggemburkan dan membalikkan tanah; luku; tenggala [v] , -- laut penyamun atau pengacau di laut atau di dekat pantai; perompak
bajakan ba.jak.an [n] hasil membajak tanah: tanah -- [n] hasil membajak: banyak buku -- beredar di pasaran
bajang-bajang ba.jang-ba.jang [n] rumput yg buahnya mudah melekat pd pakaian, Andropogon aciculatus
bajetah ba.je.tah [Sd n] perdu yg termasuk suku Rutaceae, daunnya berbentuk lonjong, berkhasiat sbg obat demam dan untuk merangsang selera makan anak; daun tikusan, Clausea excavata
baji dahan membelah dahan [pb] memboroskan harta tuannya
baji kuku pangkal kuku yg putih warnanya
baju ba.ju [n] pakaian penutup badan bagian atas (banyak ragam dan namanya)
baju (belah) benian baju yg halus buatannya dan lubang kancingnya diberi bertali
baju antari baju dalam yg panjang dan di luarnya dikenakan jubah model Arab yg bentuknya spt baju anggerka; (2) baju panjang yg dipakai oleh orang yg naik haji
baju bajang baju belah yg bagian bawahnya menyerupai ekor burung layang-layang
baju bintan baju yg ujung lengannya berbelah, memakai kancing emas
baju cina baju model Cina, kerahnya bulat tertutup, model spt baju piyama
baju jas pakaian resmi laki-laki berlengan panjang model Barat (biasanya dibuat satu setel dng celana) yg dipakai di luar kemeja
baju kampret baju belah tidak berkerah dan mempunyai sepasang kantong di sebelah bawah
baju kantung baju kurung yg lehernya berbelah sampai ke bahu
baju kaus baju yg terbuat dr kain tipis yg agak jarang tenunannya terbuat dr katun atau nilon
baju kelepak baju yg terbuka di bagian dadanya
baju kurung baju panjang wanita (sampai lutut) yg bagian depan (dadanya) ada yg dibelah sedikit dan ada pula yg tidak
baju pesak sebelah baju belah yg dadanya dua lapis
baju sikap baju laki-laki Jawa berlengan panjang, kancingnya di atas, tidak di tengah-tengah (di sisi sebelah kiri)
bak [p] kata depan untuk menyatakan perbandingan; bagaikan: kedua anak muda itu wajahnya mirip, -- pinang dibelah dua [n] (1) kotak besar (tempat sampah, dsb); (2) kolam tempat air di kamar mandi [n] tinta cina (hitam warnanya) [n] tiruan bunyi tamparan (pukulan dsb); debak
bak pengering bak atau kotak untuk mengeringkan pakan yg terdiri atas dua bagian, bagian atas tempat bahan yg akan dikeringkan dan bagian bawah tempat mengalirnya udara yg dipanaskan
baka ba.ka [a] tidak berubah selama-lamanya; abadi; kekal [Mk n] (1) keluarga yg menurunkan; (2) asal keturunan
bakal ba.kal [n] yg akan dijadikan (dibuat): hutan-hutan yg dirambah itu -- persawahan; (2) n sesuatu yg akan menjadi; calon: -- suaminya seorang pedagang; (3) n barang; bahan: -- rumah; (4) adv akan: lamarannya tidak -- diterima; (5) Jk p untuk; buat: uang itu -- beli apa?
bakal buah bagian pangkal putik, biasanya menggembung, di dalamnya terdapat bakal biji dan terdiri atas satu atau beberapa daun buah yg bersatu
bakar ba.kar [v] , mem.ba.kar v menghanguskan (menyalakan, merusakkan) dng api: -- kayu; -- sampah; (2) memanggang (memanaskan) supaya masak: -- satai; (3) membuat sesuatu dng memanggangnya (memanaskannya) dng api: -- bata; (4) ki memanaskan; meradangkan: -- hati; -- perasaan; (5) ki membuat supaya berapi-api; mengobarkan (tt semangat): -- semangat perjuangan pemuda; (6) Olr mematikan (dl permainan bola bakar) pemukul atau pelari sebelum menginjak tempat singgah
bakat ba.kat [n] (1) alamat (tanda-tanda bahwa sesuatu akan terjadi): -- hujan; (2) dasar (kepandaian, sifat, dan pembawaan) yg dibawa sejak lahir: ia memiliki -- melukis (menyanyi dsb); (3) bekas; kesan; tanda-tanda (luka dsb): -- banjir yg melanda kampung itu masih tampak jelas; -- pasang di pantai
bakau ba.kau [n] tumbuhan pokok di pantai, termasuk suku Rhizophora, kulit batangnya biasa dipakai sbg penyamak kulit, macamnya banyak sekali, spt -- akik, -- hitam, -- minyak, -- merah, -- jangkar
bakdahu bak.da.hu [Ar p] sesudahnya; sesudah itu
baki ba.ki [n] dulang kecil tidak berkaki untuk menyajikan makanan dan minuman; talam; nampan [Ar a] kekal; abadi; baka: Tuhan Yang -- [n] kelebihan (uang dsb); sisa: -- uangnya sebanyak Rp5.000,00 belum diambil [ark a] tidak dapat hamil lagi krn sudah tua; tidak dapat beranak lagi krn tua
bakik ba.kik [n] tumbuhan merica yg daunnya dipakai sbg pengganti daun sirih; Piper betle [n] burung berkik, biasa hidup di pantai
bakmi bak.mi [n] makanan yg bahannya dr tepung (terigu dsb), bentuknya panjang-panjang spt tali
bakpia bak.pia [n] kue kering, berbentuk bundar agak pipih, bagian luarnya mudah remuk, terbuat dr terigu dng isi kacang hijau
bakso bak.so [n] makanan terbuat dr daging, udang, ikan yg dicincang dan dilumatkan bersama tepung kanji dan putih telur, biasanya dibentuk bulat-bulat
bakteremia bak.te.re.mia [n Dok] keadaan yg menunjukkan adanya bakteri hidup di dl darah
bakteri bak.te.ri [n] (1) makhluk hidup terkecil bersel tunggal, terdapat di mana-mana, dapat berkembang biak dng kecepatan luar biasa dng jalan membelah diri, ada yg berbahaya dan ada yg tidak, dapat menyebabkan peragian, pembusukan, dan penyakit; (2) cak benih penyakit: air mentah banyak mengandung -- , sebelum diminum harus dimasak dulu
bakteri denitrifikasi bakteri yg fungsinya mengubah nitrat menjadi gas nitrogen
bakteri penghasil nitrit bakteri yg mempunyai kemampuan mengubah amonia menjadi nitrit
bakteri pengikat nitrogen bakteri yg mempunyai kemampuan mengikat nitrogen bebas
bakteri pengurai bakteri yg hidupnya dr menguraikan jasad lain
bakteri tempel bakteri yg hidupnya pd sesuatu yg terbenam di bawah permukaan air
bakterin bak.te.rin [n] vaksin bakteri (yg sudah dilemahkan racunnya), digunakan untuk menghasilkan kekebalan dng jalan merangsang pembentukan antitoksin dl tubuh
bakteriofag bak.te.ri.o.fag [n Bio] (1) tipe virus yg memerlukan suatu bakteri untuk menggandakan diri; (2) virus yg biasa menyerang bakteri dan dapat menyebabkan hancurnya bakteri tsb
bakteriolisis bak.te.ri.o.li.sis [n Bio] pembasmian bakteri benih penyakit melalui pelarutan, umumnya sbg hasil reaksi bakteri atau zat biokimia
bakteriologi bak.te.ri.o.lo.gi [n] ilmu tt berbagai segi yg menyangkut bakteri
bakteriostatik bak.te.ri.o.sta.tik [n Kim] substansi kimia atau konsentrasi rendah bakterisida yg mampu menahan pertumbuhan bakteri, tetapi tidak mematikannya spt bakterisida
bakti bak.ti [n] (1) tunduk dan hormat; perbuatan yg menyatakan setia (kasih, hormat, tunduk): -- kpd Tuhan Yang Maha Esa; -- seorang anak kpd orang tuanya; (2) memperhambakan diri; setia: sbg tanda -- kpd nusa dan bangsa, ia berusaha berprestasi sebaik-baiknya
baku ba.ku [n] (1) pokok; utama: beras merupakan bahan makanan -- bagi rakyat Indonesia; (2) tolok ukur yg berlaku untuk kuantitas atau kualitas yg ditetapkan berdasarkan kesepakatan; standar [adv] saling [Jw n] anggota masyarakat desa yg merupakan penduduk inti yg mempunyai lahan pertanian, rumah, dan halamannya
baku piara hidup bersama tanpa diikat oleh tali pernikahan: terkadang -- piara lebih disenangi para janda agar pensiunnya tidak hilang
bakul ba.kul [n] wadah atau tempat terbuat dr anyaman bambu atau rotan dng mulut berbentuk lingkaran, sedangkan bagian bawahnya berbentuk segi empat yg ukurannya lebih kecil dp ukuran bagian mulutnya [Jw n] pedagang kecil di pasar (biasanya perempuan): -- jamu
bakung ba.kung [n] tumbuhan jenis bawang besar yg bunganya berwarna putih atau merah; Crinum asiaticum
bakup ba.kup [a] tampak tebal atau cembung (krn bengkak): matanya -- sehabis menangis; mukanya bengkak -- dan hidungnya berdarah akibat berkelahi
bala tentara (segenap) pasukan prajurit beserta senjatanya
balada ba.la.da [n Sas] sajak sederhana yg mengisahkan cerita rakyat yg mengharukan, kadang-kadang dinyanyikan, kadang-kadang berupa dialog
balai diskonto [Ek] badan usaha yg tugas pokoknya memperjualbelikan sekuritas atas dasar diskonto
balai gading balai yg letaknya di kiri kanan pintu gerbang istana
balai Harta Peninggalan lembaga yg mempunyai tugas mengawasi penyelesaian harta warisan yg ahli warisnya masih di bawah umur, baik pewaris maupun ahli waris, tunduk pd hukum perdata Barat
balai latihan kerja industri balai pelatihan kerja khusus untuk bidang industri, biasanya terletak berdekatan dng kawasan industri
balai latihan kerja pedesaan balai pelatihan kerja khusus untuk bidang pedesaan dan letaknya berdekatan dng desa
balai patok bangunan kecil pd pojok utara dan selatan sebuah puri Bali -- penghadapan bagian istana tempat raja menerima rakyatnya
balai wartawan [Kom] ruang atau gedung yg disediakan untuk kepentingan para wartawan dl melakukan tugasnya
balairung ba.lai.rung [kl n] balai atau pendapa besar tempat raja dihadap rakyatnya (di Yogyakarta dan Surakarta disebut bangsal kencana)
balam ba.lam [n] burung tekukur (di Jawa disebut drekuku) [a] , ba.lam-ba.lam a tidak kelihatan nyata krn jauh (gelap, terliput kabut); berbalam; membalam: jauh di seberang lautan tampaklah -- sebuah negeri [n] tumbuhan (pokok) kecil yg dapat diambil getahnya, banyak macamnya spt -- beringin, Pavena leerii; -- merah, Palaqium gutta
balar ba.lar [a] (1) putih krn bulai (tt kerbau); (2) keputih-putihan (tt mata): matanya --
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
balas-membalas ba.las-mem.ba.las [v] (1) berjawab-jawaban; bersambutan; saling membalas; (2) Huk bersambutan (atas perbuatan dsb yg dikenakan kepadanya); timbal balik; (3) saling memberi (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk membalas sakit hati dsb
balasan ba.las.an [n] (1) jawab (surat dsb); (2) sambutan (atas perbuatan dsb yg dikenakan kepadanya); (3) perbuatan (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk membalas kebaikan dsb; (4) perbuatan (hukuman dsb) untuk membalas sakit hati dsb
baliho ba.li.ho [n] publikasi yg berlebih-lebihan ukurannya agar menarik perhatian masyarakat (biasanya dng gambar yg besar di tempat-tempat ramai)
balik jurai bentuk perkawinan yg suaminya tinggal di kediaman kerabat istri setelah dia memberi antaran krn seorang anak dr keturunannya akan meneruskan garis keturunan laki-laki
balik kanan membalikkan badan (dl baris-berbaris) dng memutarnya ke kanan
balik kerak kawin (menikah) kembali dng istrinya yg telah diceraikan; rujuk
balik kiri membalikkan badan (dl baris-berbaris) dng memutarnya ke kiri
balik lidah tidak tetap perkataannya; selalu berubah-ubah apa yg dikatakannya
balik nama mengganti nama pd akta atau surat yg menyatakan hak milik (biasanya di hadapan notaris)
balistika ba.lis.ti.ka [n ] ilmu tt gerak atau dorongan proyektil (peluru meriam yg ditembakkan, peluru kendali yg diluncurkan, dsb) termasuk proses dan kekuatannya
balkas bal.kas [n] kantong besar: saudagar itu membawa barang dagangannya dng memasukkannya ke dl --
balneoterapi bal.ne.o.te.ra.pi [n Dok] penyembuhan penyakit dng mandi air alam atau air khusus
balok ba.lok [n] (1) batang kayu yg telah dirimbas, tetapi belum dijadikan papan dsb: tiang-tiang rumah itu dibuat dr --; (2) cak tanda pangkat ketentaraan yg dipasang di pundak: sbg kapten di bahunya terpasang tanda pangkat -- tiga; (3) barang yg menyerupai bentuk balok: es --; (4) Olr papan tumpuan (terutama untuk lompat jauh, lompat jangkit); (5) bagian samping (lambung) perahu yg terlebar [n] satuan ukuran berat candu 1.030 kg
balon ba.lon [n] (1) bola atau pundi-pundi besar dibuat dr karet (kertas, kain, dsb) yg diisi udara (gas yg ringan); (2) mainan anak-anak terbuat dr karet yg dikembangkan (dng ditiup atau diisi gas); (3) ki kabar (pernyataan dsb) yg disiarkan untuk mengajuk pikiran atau pendapat pihak lain [Jw n] pelacur
balon percobaan [Kom] berita yg disiarkan secara sengaja untuk memancing reaksi atau pemberitaan lebih jauh, pd umumnya bersifat politik
balot ba.lot [n Pol] (1) suara yg diberikan dl pemilihan; (2) kertas yg memuat nama calon untuk dipilih yg dibagi-bagikan kpd para pemilih agar mereka dapat menentukan pilihannya atau menambahkan nama yg belum dicantumkan
balsam bal.sam [n] minyak kental yg mengandung minyak damar dan minyak asiri, terasa panas jika digosokkan pd kulit sbg obat sakit kepala, masuk angin, dsb
balseros bal.se.ros [n] orang Kuba yg mempertaruhkan nyawanya untuk menyeberang ke Florida (Amerika Serikat)
balui ba.lui [Mk v] sama kuat atau sama banyak mendapat kemenangan dl permainan; tidak ada yg menang dan tidak ada yg kalah; seri
balung ba.lung [n] daging yg tumbuh di kepala ayam (ada bermacam-macam namanya, spt -- batu, -- selapis, -- tiga lapis); jengger [kl n] hantu yg berupa ular besar yg melancar di air; hantu badai
balur ba.lur [n] batu spt kaca; kristal gunung; hablur [n] (1) kulit yg tebal dan keras (di tengkuk kerbau dsb); (2) dendeng (daging atau ikan yg dikeringkan) [n] obat luar yg pemakaiannya dng cara mengoleskan (melumurkan) [Jw n] jalur merah-merah bekas kena cambuk, pukul, dsb
baluran ba.lur.an [n] (1) obat (minyak dsb) yg dibalurkan (dioleskan, dilumurkan); (2) hasil membalur
balut ba.lut [n] (1) (kain dsb) pengikat atau pembebat luka; barut; pembungkus; (2) pembungkus pegangan atau gagang stik dl olahraga hoki [a] tebal spt bengkak (tt pelupuk mata): matanya -- krn menangis
bambu bam.bu [n] tumbuhan berumpun, berakar serabut yg batangnya bulat berongga, beruas, keras, dan tinggi (antara 10-20 m), digunakan sbg bahan bangunan rumah dan perabot rumah tangga; buluh; aur
bambu ater bambu yg tingginya mencapai 15 m, buluhnya berwarna hijau tua, digunakan untuk pipa air, dinding rumah, dan pagar, rebungnya bisa untuk bahan sayuran; Gigantochloa atter
bambu batu bambu yg berasal dr India dan Myanmar, tinggi buluhnya mencapai 10-15 m, bergaris tengah 5 cm, berwarna hijau dan berdinding tebal dibiakkan dng biji atau rimpangnya; Dendrocalamus strictus
bambu betung bambu yg batangnya besar dan dapat dijadikan tiang rumah; Dendrocalamus asper
bambu bungkok bambu yg berasal dr Sumatra dan Jawa, tingginya mencapai 10 m, bergaris tengah 8 cm, dan dibiakkan dng rimpangnya; Schizotachyum caudatum
bambu duri bambu yg pd buku batang dan rantingnya tumbuh duri; Bambusa blumeana
bambu embong jenis bambu memanjat, rumpunnya rapat, buluhnya mencapai tinggi 30 m, bergaris tengah 5 cm, ditemukan di daerah Jawa Timur; Bambusa horsfieldii
bambu gombong bambu yg tingginya mencapai 20 m, bergaris tengah 10 cm, berwarna hijau, digunakan sbg bahan anyaman dan kerajinan tangan; Gigantochloa verticillata
bambu jalur bambu yg tingginya mencapai 7,5 m, berwarna hijau; merupakan bambu asli Malaysia dan Indonesia bagian barat (Jawa, Kalimantan, dan Sumatra); Schizostachyum longispiculatum
bambu kuning bambu yg kuning warnanya; Bambusa vulgaris
bambu lengka bambu yg tingginya mencapai 12 m, bergaris tengah 2-5 cm, berwarna hijau tua, digunakan untuk pagar, dinding rumah atau dangau di sawah; Gigantochloa nigrociliata; -- lengka tali bambu yg tingginya mencapai 6 m, berwarna hijau tua bergaris tengah 3-5 cm, rebungnya dapat dimakan, Gigantochloa hasskarliana
bambu pagar bambu yg tingginya mencapai 8 m, bergaris tengah 2 cm, berwarna hijau, krn rumpunnya rapat sekali sering digunakan sbg pagar; Bambusa glaucescens
bambu perling bambu yg tingginya mencapai 15 m, bergaris tengah 5 cm, berwarna hijau tua, rebungnya dapat dimakan; Schizostachyum zollingeri
bambu sembilang bambu yg tingginya mencapai 30 m, bergaris tengah mencapai 3 m, berasal dr Myanmar dan Siam; Dendrocalamus giganteus
bambu talang bambu yg tingginya mencapai 15 m, bergaris tengah antara 8-10 cm, banyak digunakan sbg bahan atap, dinding, dan lantai rumah adat Toraja; Schizostachyum brachycladium
bambu tali bambu yg batangnya (setelah dibelah-belah) dapat dijadikan tali; Gigantochloa apus
bambu tamiang bambu yg tingginya mencapai 10 m dan garis tengahnya 2-4 cm, berwarna hijau tua, berasal dr Indonesia menyebar ke Semenanjung Malaysia, Kamboja, dan Vietnam, digunakan sbg bahan pembuat suling, joran, dan barang kerajinan tangan; Schizostachyum blumei
bambu toi bambu yg tingginya mencapai 10 m, bergaris tengah 6 cm, dinding buluhnya tipis, tumbuh liar di Filipina, Sulawesi, Maluku hingga Irian Jaya atau Papua Nugini; Schizostachyum lima
bambu tutul bambu yg tingginya mencapai 12 m, berwarna hijau ketika muda dan berwarna tutul kecokelat-cokelatan setelah tua; Bambusa vulgaris
bambu uncue bambu yg tingginya mencapai 6 m, bergaris tengah 2-3 cm, berwarna hijau kekuning-kuningan, banyak terdapat di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat; Phyllostachys aurea
ban [n] (1) benda bulat dr karet yg dipasang melingkar pd roda (sepeda, mobil, dsb); (2) secarik pita (kain dsb) yg dibalutkan pd lengan; (3) lingkar tenunan benang tebal berbentuk pita lebar tanpa ujung dipakai untuk memutar roda mesin pabrik; (4) ikat pinggang; sabuk; (5) sampul buku, biasanya dr kertas, dibuat terpisah dr blok buku [n] (1) jalan atau jalur (kereta api dsb); (2)landasan terbang (bagi pesawat terbang) di pelabuhan udara; (3) lapangan tenis (bulu tangkis dsb); (4) ikat pinggang; sabuk; (5) Olr tanda yg menunjukkan tingkatan kemahiran (putih, kuning, hijau, biru, cokelat, hitam) dl olahraga karate, yudo, dsb; (6) Olr lintasan (untuk lari, berenang) [n] panjang gelombang atau frekuensi pd radio
ban gundul ban yg ketebalan alurnya sudah menipis
ban mati ban yg tidak berongga di dalamnya
banang ba.nang [ark a] besar pd jenisnya: duku --; siput --
banar babi tumbuhan, daunnya digunakan sbg obat; Smilax helferi
bancik ban.cik [n] kuda-kuda dr kayu yg menahan berat gendang, biasanya berbentuk spt dua huruf x yg dihubungkan titik silangnya
bandan ban.dan [Jk n] burung yg kepalanya berjambul spt ayam hutan lihat main
bandel ban.del [a] melawan kata atau nasihat orang; tidak mau menurut atau mendengar kata orang; kepala batu: dasar anak-anak itu -- , tidak suka diperintah; kalau murid-murid itu tetap -- , gurunya terpaksa bertindak tegas
bandeng ban.deng [n] ikan laut yg durinya halus, biasa dibudidayakan di tambak dekat pantai, makanannya lumut dan plankton; Chanos-chanos
banderol ban.de.rol [n] pita cukai (pd rokok, cerutu, dsb) sbg tanda bahwa pajaknya sudah dibayar
banding ban.ding [n] (1) persamaan; tara; imbangan: kecantikan gadis itu tiada -- nya, tiada tolok -- nya; (2) Huk pertimbangan pemeriksaan ulang thd putusan pengadilan oleh pengadilan yg lebih tinggi atas permintaan terdakwa atau jaksa naik apel: apabila tidak puas dng putusan pengadilan negeri boleh minta -- kpd pengadilan tinggi
bandul ban.dul [n] (1) buaian (lonceng dsb); (2) benda yg digantungkan sbg pemberat; (3) Fis batang tegar atau tali yg satu ujungnya dihubungkan dng bola atau silinder pembobot dng massa tertentu dan ujung lainnya diikatkan pd suatu titik tetap sehingga ujung yg mempunyai pembobot dapat bergantung bebas dan berayun dng kala (periode) tertentu; (4) Fis pembobot yg dapat berayun dr suatu sistem ayunan; (5) Olr pukulan yg diayunkan dr bawah ke atas (terutama dl olahraga pencak silat)
bangau ba.ngau [n] unggas besar yg kaki, leher, dan paruhnya panjang, pemangsa ikan, hidup di tempat yg berair, spt tepi pantai, sawah, paya-paya, jenisnya bermacam-macam, spt -- kambing, Egretta ibis intermedia; -- kerbau, Egretta alba modesta; -- tontong, Leptoptilos javanicus
bangga bang.ga [a] besar hati; merasa gagah (krn mempunyai keunggulan): regu Indonesia boleh -- krn dapat mempertahankan piala Thomas [Jw a] (1) tidak mau menurut; mendaga; membangkang; (2) ki tidak mudah dikerjakan
bangir ba.ngir [a] mancung (tt hidung): putri itu cantik sekali, kulitnya halus, dan hidungnya --
bangkai bang.kai [n] (1) tubuh yg sudah mati (biasanya untuk binatang): -- anjing; (2) barang yg telah tua dan rusak: -- kapal; -- mobil lihat kembang
bangkal bang.kal [n] pohon yg tingginya mencapai 28 m dan besarnya mencapai garis tengah 50 cm; Albizzia procera
bangkang bang.kang [ark] ter.bang.kang a terbangai; terbengkalai , mem.bang.kang v (1) tidak mau menurut (perintah); mendurhaka; (2) menentang; menyanggah [ark a] terbuka atau berjarak lebar (tt tanduk, sepit kala, dsb) [n] gadis yg telah kehilangan keperawanannya
bangking bang.king [ark n] tempat yg bentuknya spt buah delima dibuat dr tembaga atau kayu berlak lihat bungkang-bangking
bangkit bang.kit [v] (1) bangun (dr tidur, duduk) lalu berdiri: ia -- dr duduknya; ia -- berdiri sambil mempersilakan tamunya duduk; (2) bangun (hidup) kembali: -- dr kubur; (3) timbul atau terbit (tt marah): -- amarahnya mendengar ejekan itu; (4) kambuh (tt penyakit): penyakitnya yg lama --; (5) beterbangan ke udara (tt debu dsb): debu pun -- ke udara; (6) mulai memuai (tt adonan): krn banyak raginya, adonan itu cepat --
bangkit nasional perihal bangkitnya seluruh rakyat Indonesia sbg satu kesatuan bangsa melawan dan mengusir penjajah melalui berbagai cara
bangkrut bang.krut [v] (1) menderita kerugian besar hingga jatuh (tt perusahaan, toko, dsb); gulung tikar: perusahaan itu hampir -- krn selalu rugi; (2) cak habis harta bendanya; jatuh miskin: krn kesukaannya berjudi, akhirnya ia --
bangku bang.ku [n] papan dsb (biasanya panjang) berkaki untuk tempat duduk
bangsa bang.sa [n] (1) kelompok masyarakat yg bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri: -- India; -- Indonesia; -- Mesir; (2) golongan manusia, binatang, atau tumbuhan yg mempunyai asal-usul dan sifat khas yg sama; (3) macam; jenis: tersedia segala makanan -- kue-kue dan minuman; (4) kedudukan (keturunan) mulia (luhur): bahasa menunjukkan --; (5) ark jenis kelamin: lajur pertama diisi dng nama, yg kedua dng -- , yg ketiga umur; (6) Antr kumpulan manusia yg biasanya terikat krn kesatuan bahasa dan kebudayaan dl arti umum, dan menempati wilayah tertentu di muka bumi; (7) Bio klasifikasi dl biologi, sesudah kelas dan sebelum suku; ordo
bangsawan bang.sa.wan [n] keturunan orang mulia (terutama raja dan kerabatnya); ningrat; orang berbangsa: meskipun ia anak orang -- ia tidak sombong; seorang -- muda ingin memperistrinya lihat komidi
bangsawan sosial [Antr] golongan sosial dl masyarakat yg memiliki hak paling banyak dl lapangan kehidupan ekonomi, sosial, dan politik berdasarkan hukum waris
bangun-bangun ba.ngun-ba.ngun [n] rupa; wujud; perawakan: -- nya baik dan; cakap lihat daun
baning ba.ning [n] bulus (kura-kura) besar (kulitnya dibuat gong); Tetsuda emys
banjar ban.jar [n] jajar; deret; leret; baris [Bl n] (1) bagian desa setingkat dng rukun warga atau dukuh yg dikepalai oleh seorang kelian; (2) balai tempat dilakukannya berbagai kegiatan masyarakat setempat
banjar huma tempat tinggal atau perkampungan dekat ladang yg letaknya jauh dr kampung induk
banjar tangki kelompok tangki penyimpan minyak bumi yg terletak di lapangan produksi
banjir ban.jir [v] berair banyak dan deras, kadang-kadang meluap (tt kali dsb): krn hujan turun terus-menerus, sungai itu --; (2) n air yg banyak dan mengalir deras; air bah: pd musim hujan, daerah itu sering dilanda --; (3) n Geo peristiwa terbenamnya daratan (yg biasanya kering) krn volume air yg meningkat; (4) v ki datang (ada) banyak sekali: menjelang Lebaran di pasar -- petasan
banjir darah matinya orang dl jumlah banyak; pertumpahan darah
bank mata lembaga yg menghimpun kornea mata yg disumbangkan guna kepentingan kemanusiaan bagi mereka yg memerlukan penggantian kornea mata akibat suatu penyakit atau kecelakaan
bank pembangunan bank yg dl pengumpulan dananya menerima simpanan dl bentuk deposito dan/atau mengeluarkan kertas berharga jangka menengah dan panjang, serta memberikan kredit jangka menengah dan panjang di bidang pembangunan
bank plecit sebutan bagi lembaga bukan bank atau perseorangan yg meminjamkan uang, biasanya dng bunga tinggi dan penagihannya dilakukan setiap hari -- sentral bank yg tugas pokoknya membantu pemerintah dl hal mengatur, menjaga, dan memelihara kestabilan nilai mata uang negara, serta mendorong kelancaran produksi dan pembangunan, serta memperluas kesempatan kerja
bank tabungan bank yg dl pengumpulan dananya murni mengutamakan penerimaan dr simpanan dl bentuk tabungan, sedangkan usahanya yg utama adalah membungakan dananya dl kertas berharga
bangun ba.ngun [v] (1) bangkit; berdiri (dr duduk, tidur, dsb): anak itu berkali-kali terjatuh, namun ia selalu dapat -- kembali; (2) jaga (dr tidur): setiap pagi ia -- pukul 04.00; (3) belum (tidak) tidur; jaga: sewaktu suaminya pulang larut malam, ia masih --; (4) siuman dr pingsan; mendusin: ia -- setelah kepalanya diguyur air [n] (1) bentuk (bulat, segi empat, dsb): kaca meja itu bulat telur -- nya; (2) cara menyusun atau susunan yg merupakan suatu wujud; struktur: menyelidiki -- tanah [kl n] (1) uang ganti rugi krn membunuh, melukai, dsb; denda; (2) denda berupa uang duka yg harus diberikan oleh seorang laki-laki kpd wanita bersuami yg telah melakukan hubungan seksual dengannya dan hubungan itu mengakibatkan kematian suami wanita itu ataupun mengakibatkan perceraian (di Palembang)
bank umum bank yg dl pengumpulan dananya mengutamakan penerimaan simpanan dl bentuk giro dan deposito serta dl usahanya mengutamakan pemberian kredit jangka pendek
bantal elektronis bantalan yg ditempatkan pd ujung kolam renang untuk disentuh oleh perenang ketika berbalik atau mengakhiri berenangnya
bantal guling bantal panjang, bulat torak bentuknya
bantal lengan memakai lengan sbg bantal; (2) ki tidur di sebarang tempat (tidak mempunyai tempat tinggal yg tetap); (3) ki tidur bersama-sama dng kekasihnya
bantal suari bantal bulat yg ujung dan pangkalnya berlapis benang emas perak dsb, dipakai sbg bantal perhiasan
bantal udara bantal yg dapat digembungkan, biasanya terbuat dr karet atau plastik
bantar ban.tar [ark v] mem.ban.tar v menolak (mencegah) penyakit dsb
bantau ban.tau [a] jaring yg teranyam rapat untuk menangkap burung dsb; pukat panah
banter ban.ter [a cak] (1) sangat; keras (dl keadaan dsb): paling -- cuma dimarahi, paling keras hanya dimarahi; sangat-sangatnya hanya dimarahi; (2) tinggi (tt harga): paling -- hanya Rp5.000,00 harganya, paling mahal; semahal-mahalnya; (3) lekas; cepat: paling -- sekali setahun bisa bertemu; (4) lama; lambat (tt waktu): paling -- aku dapat menunggu sampai pukul 05.00, selambat-lambatnya; (5) banyak (tt jumlah): paling -- hanya dapat menampung 48 orang murid
bantingan ban.ting.an [n] (1) hasil membanting: -- nya terlalu kuat sehingga lawannya pingsan; (2) guncangan keras; (3) ki yg murah sekali (tt harga)
bantu editor petugas yg membantu editor dl membuat dan menyampaikan berita di televisi, radio, atau media massa lain
bantu letnan dua pangkat bintara peringkat kedua dl ketentaraan, satu tingkat di bawah pembantu letnan satu, satu tingkat di atas sersan mayor (tanda pangkatnya satu balok emas bergelombang yg dilekatkan di bahu baju)
bantu letnan satu pangkat bintara peringkat pertama dl ketentaraan, satu tingkat di bawah letnan dua, satu tingkat di atas pembantu letnan dua (tanda pangkatnya dua balok emas bergelombang yg dilekatkan di bahu baju); -rektor wakil rektor
bantu militer bantuan untuk menopang aliansi dng memperkuat kemampuan militer sekutunya untuk menjamin keamanan dan kekuatan negaranya
bantu tetap pembantu yg secara tetap menyumbangkan karangannya kpd surat kabar dsb
banyo ba.nyo [n] alat musik berdawai sejenis gitar berleher panjang dng badan berbentuk rebana yg bagian depannya ditutup dng kulit tipis yg diregang
banyolan ba.nyol.an [n] (1) lawakan; lelucon: -nya membuat orang tertawa terpingkal-pingkal; (2) olok-olok; kelakar: jangan marah, itu hanya sekadar --
bapak ba.pak [n] (1) orang tua laki-laki; ayah; (2) orang laki-laki yg dl pertalian kekeluargaan boleh dianggap sama dng ayah (spt saudara laki-laki ibu atau saudara laki-laki bapak): -- kecil; -- tiri; (3) orang yg dipandang sbg orang tua atau orang yg dihormati (spt guru, kepala kampung); (4) panggilan kpd orang laki-laki yg lebih tua dr yg memanggil; (5) orang yg menjadi pelindung (pemimpin, perintis jalan, dsb yg banyak penganutnya): Ki Hadjar Dewantara dipandang sbg -- Pendidikan Nasional; (6) cak pejabat: biaya menghibur dan menjamu makan -- dianggap mengurangi laba kotor perusahaan
bapak ayam [cak] bapak yg tidak memikirkan anaknya
bapak badari [cak] pemimpin yg memakai nama pengikutnya untuk memperoleh keuntungan
bapet ba.pet [Jk a] (1) tidak mempunyai uang; (2) tidak berharga; buruk
baptis bap.tis [n Kris] penggunaan air untuk penyucian keagamaan, khususnya sbg sakramen penerimaan seseorang ke dl agama Kristen; permandian
bar [n] tempat minum-minum (biasanya minuman keras, spt anggur, bir, wiski) [n] (1) satuan ukuran tekanan udara 106 dyne per cm2 = 0,987 atmosfer = 14,5 pon per inci; (2) Fis satuan tekanan yg besarnya sama dng 105 Pascal (Pa) atau 105 Newton (N) per meter persegi atau kira-kira 0,987 atmosfer
barah batu barah yg tumbuhnya di bawah kulit
barah bir barah yg; tumbuhnya di dubur
barah sisip barah yg tumbuhnya di bawah tulang rusuk
barakatuh ba.ra.ka.tuh [Ar] wa -- serta keberkatan-Nya (keberkatan Tuhan)
barang ba.rang [n] (1) benda umum (segala sesuatu yg berwujud atau berjasad): -- cair; -- keras; (2) semua perkakas rumah, perhiasan, dsb: -- nya untuk membayar utang; (3) bagasi; muatan (kereta api dsb); (4) muatan selain manusia atau ternak: truk yg mengangkut -- terguling di tikungan itu [adv] (1) sedikit banyak; sekadar; kira-kira: beri aku nasi -- sesuap; (2) kl mudah-mudahan: -- disampaikan Allah kiranya surat ini kpd anakku; (3) kata yg digunakan untuk menambah ketidakpastian
barang awet keperluan rumah tangga yg tahan lama dibandingkan dng barang konsumen lainnya spt mebel dan radio
barang bebas [Ek] barang yg jumlahnya tidak terbatas yg diperoleh tanpa pengorbanan dan yg diperlukan bagi kepentingan hidup manusia
barang berharga barang yg tinggi nilainya dan mahal harganya
barang bukti [Huk] benda yg digunakan untuk meyakinkan hakim akan kesalahan terdakwa thd perkara pidana yg dituduhkan kepadanya; barang yg dapat dijadikan sbg bukti dl suatu perkara
barang gelap barang yg datangnya secara tidak sah (spt barang curian, selundupan)
barang kena pajak barang hasil pengolahan yg menurut sifat atau hukumnya dapat berupa barang bergerak atau barang tidak bergerak, semuanya dikenakan pajak pertambahan nilai
barang mewah barang yg mahal harganya, bukan merupakan kebutuhan pokok, melainkan untuk kemegahan, kebanggaan, kecantikan, kesenangan
barang netral barang konsumsi yg tetap jumlah pembelian atau pemakaiannya meskipun pendapatan konsumen bertambah
barang normal barang konsumsi yg bertambah pembelian atau pemakaiannya apabila pendapatan konsumen bertambah dan sebaliknya
barang obral barang yg diturunkan harganya untuk memungkinkan penjualan dng cepat
barang pribadi barang milik sendiri; (2) barang bawaan wisatawan dsb yg biasanya tidak dikenakan ketentuan pelarangan oleh suatu negara
barang tahan lama barang industri ataupun konsumsi dng masa penggunaan lebih lama (biasanya lebih dr tiga tahun) yg tidak habis terpakai serta tidak mengalami pengolahan lebih lanjut oleh pembelinya
barang tunanilai barang konsumsi yg jumlah pembelian dan pemakaiannya berkurang akibat bertambahnya pendapatan konsumen
barangkali ba.rang.ka.li [adv] mungkin; boleh jadi; kalau-kalau: dia tidak datang pd hari ini, -- besok; -- ayahmu berangkat hari ini; tanyakanlah -- ia mengerti
barat ba.rat [n] (1) nama mata angin yg arahnya berlawanan dng timur; arah tempat matahari terbenam: matahari terbenam di sebelah --; (2) (huruf pertama kapital) orang, bangsa, negara Eropa dan Amerika: bangsa --; kebudayaan --
barat daya mata angin yg arahnya antara barat dan selatan
barat laut mata angin yg arahnya antara barat dan utara
baratan ba.rat.an [n Met] daerah yg terletak di antara lintang 35o dan 65o di belahan bumi utara, di atas daerah ini angin utamanya adalah angin barat
barau-barau ba.rau-ba.rau [n] burung penyanyi, warna bulunya abu-abu bercampur kuning; cucak rawa; Trachycomus zeylanicus [n] ikan laut yg dapat dimakan; sebarau; Hampala macrolepidota
barbar bar.bar [a] tidak beradab: bangsa -- , bangsa yg belum beradab (sifatnya kasar dan kejam)
barbel bar.bel [n Olr] batang besi yg pd kedua ujungnya dibubuhi piringan besi dng berat tertentu yg dapat dilepas, digunakan dl olahraga angkat besi; halter
barbital bar.bi.tal [n Kim] serbuk atau hablur putih yg rasanya pahit, tanpa bau, stabil dl udara; C8H12N203
barbiturat bar.bi.tu.rat [n Kim] turunan asam barbiturat yg menghasilkan penekanan pd sistem saraf pusat yg mengakibatkan tidur, digunakan untuk hipnotis dan anastetis, mempunyai khasiat sbg obat tidur
bardi bar.di [ark n] tumbuhan kecil yg banyak terdapat di tepi Sungai Nil, batangnya spt tebu atau bambu cina, daunnya spt sapu, digunakan sbg alat tulis
baret ba.ret [n cak] goresan (pd kulit, kaca) [n] peci yg bentuknya bundar pipih (dipakai oleh mahasiswa, tentara, dsb)
baring ba.ring , ber.ba.ring v meletakkan badan dng punggung atau sisi badan di sebelah bawah; tidur-tiduran: anak itu senang -- di pangkuan ibunya; pd waktu hari panas, petani itu -- di bawah pohon yg rindang
baringan ba.ring.an [n Lay] benda-benda di darat, laut, dan angkasa yg terlihat dr kapal yg dapat diukur dan ditentukan posisinya untuk menetapkan posisi kapal itu sendiri
baris ba.ris [n] (1) deret; leret; banjar; jajar: tiap petak ditanami sepuluh -- pohon ketela; (2) cak berbaris: anak-anak sedang belajar --; (3) garis lurus; coret; setrip: terangkanlah kata-kata yg diberi -- di bawahnya; (4) barisan; pasukan: -- Baret Merah; (5) deretan huruf pd tulisan atau cetakan: kalimat itu tertulis pd halaman 15 -- kelima dr atas; (6) tanda bunyi dl tulisan Arab (fatah, kasrah, damah) [n] tarian yg dilakukan oleh laki-laki untuk menunjukkan kegagahan (kepahlawanan dsb), banyak jenisnya (dr Bali)
barisfer ba.ris.fer [n Geo] (1) seluruh inti bumi di bawah kulit bumi; (2) lapisan bumi yg terdapat di antara inti dan kulitnya; mantel bumi
barometer aneroid barometer yg mempunyai bagian yg peka thd tekanan udara; (2) barometer yg dibuat berdasarkan asas bahwa udara di dl kotak logam yg tertutup rapat akan menekan dinding kotak ke luar apabila tekanan udara di luar kotak lebih kecil dp tekanan udara di dl kotak
barometer Fortin barometer air raksa dng kotak air raksa yg dibuat sedemikian rupa sehingga air raksa di dalamnya dapat berubah-ubah sampai ke kedudukan tertentu apabila terjadi perubahan tekanan udara
barongan ba.rong.an [Jw n] seni pertunjukan rakyat yg berupa tiruan binatang buas (singa dsb) yg digerak-gerakkan oleh orang yg berada di dalamnya
barter beli kembali sistem penerapan alih teknologi dr suatu negara maju kpd negara berkembang dng cara membantu menciptakan kapasitas produksi di negara berkembang yg produksinya ditampung atau dibeli kembali oleh negara maju
baru sosial [Pol] gerakan umum atau hasil khusus untuk menghapuskan kesalahan fungsi sistem sosial atau bagiannya
baruje ba.ru.je [n Huk] hak seorang kreditor untuk mengambil ternak, rumah, dan tanah milik debitur yg tidak sanggup membayar atau melunasi utangnya (di Maluku)
bas [n cak] (1) kepala pekerja (mandor); (2) pemborong pekerjaan: mereka mencari seorang -- yg biasa memborong pekerjaan memasang ubin; (3) kepala; pembesar: ia meminta izin kpd -- nya [n] (1) nada yg besar dan rendah (tt musik dan lagu); (2) alat musik yg mempunyai nada terendah
basa ba.sa [Lihat {bahasa}] [Mk p] kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian atas bagian kalimat yg di depan; bahasa; bahwa [n] kebun sagu milik bersama warga masyarakat hukum adat di Seram [n Kim] senyawa yg cenderung menyumbangkan sepasang elektron untuk digunakan bersama-sama dan cenderung menerima proton
basa-basi ba.sa-ba.si [n] (1) adat sopan santun; tata krama pergaulan: tidak tahu di --; hal itu dilakukan hanyalah sbg -- dl pergaulan ini; (2) ungkapan yg digunakan hanya untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi, msl kalimat "apa kabar?" yg diucapkan apabila kita bertemu dng kawan; (3) perihal menggunakan ungkapan semacam itu
baru ba.ru [a] belum pernah ada (dilihat) sebelumnya: tidak jauh dr dusun itu terdapat sebuah pabrik --; (2) a belum pernah didengar (ada) sebelumnya: pd hari ini tidak ada berita -- mengenai perubahan kabinet; (3) a belum lama selesai (dibuat, diberikan): ia membeli rumah -- di kompleks perumahan itu; (4) a belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai: pagi tadi ia memakai baju --; kemarin ia mengendarai sepeda -- hadiah dr orang tuanya; (5) a segar (belum lama dipetik atau ditangkap): buah-buahan ini masih --; ikan ini masih --; (6) a belum lama menikah: dua sejoli itu adalah pengantin --; (7) a belum lama bekerja: dia adalah pegawai -- di kantor ini; (8) a awal: selamat dan sejahteralah mulai tahun -- 2000 ini; (9) a modern: zaman --; sastra --; (10) adv belum lama antaranya: mereka berdua -- saja berada di sini; dia -- saja pergi; (11) adv kemudian; setelah itu: setelah diingatkan berkali-kali, -- ia sadar akan kesalahannya; sesudah dipukul -- ia mengaku; (12) adv cak sedang; lagi: ayah -- tidur; jangan ribut saja adikmu -- tidur [n] pohon yg serat kulitnya dapat dibuat tali; Hisbiscus tiliaceus
basah ba.sah [a] (1) mengandung air atau barang cair: bajunya -- kena hujan; (2) belum dikeringkan; masih baru: ikan --; (3) cak banyak mendatangkan keuntungan (uang dsb): ia ditempatkan di pos yg --
basah kerongkongan [ki] hidup senang; banyak rezeki [ki] menghilangkan haus; minum
basal ba.sal [n Geo] batuan beku berwarna gelap, berbutir halus, yg umumnya merupakan pembekuan lava dr gunung api [n Dok] penyakit bengkak (krn penyakit beri-beri dsb)
basalioma ba.sa.li.o.ma [n Dok] tumor kulit, terutama menyerang orang yg sering terkena sinar matahari, biasanya terdapat pd hidung, dahi, dan pipi yg mudah berdarah sehingga menjadi luka
basi ba.si [a] (1) mulai berbau tidak sedap atau berasa masam krn sudah mengalami proses pembusukan (tt makanan): nasi itu sudah -- , jangan dimakan; (2) tidak baru lagi; sudah lama diketahui atau dibicarakan orang: malas rasanya mendengarkan cerita yg sudah --; (3) tidak manjur (tt mantra): segala mantranya -- belaka [n] (1) uang yg ditambahkan (untuk cadangan atau persediaan); (2) tambahan (tugas, pekerjaan); (3) uang potongan (yg diambil ketika menukarkan uang besar dng uang kecil); (4) potongan harga (jika membeli barang banyak) [n] pinggan besar [n] wadah yg bentuknya menyerupai buah semangka, terbuat dr tanah liat, mempunyai tutup dan pegangan
basilus ba.si.lus [n Bio] bakteri yg mempunyai bangun sel spt silinder (merupakan satu dr tiga bentuk utama bakteri), termasuk marga Bacillus
basir ba.sir [a Isl] (1) terang dan tajam pengamatannya (tt Allah): Albasir, Yang Mahatahu; (2) ark jelas terlihat; terang: cahaya pelita itu kurang --
basis ba.sis [n] (1) asas; dasar; (2) Mat (dl geometri) sisi yg berupa garis lurus yg terletak paling bawah (tt segitiga atau bentuk lain dl bidang; sisi yg berupa bidang datar yg terletak paling bawah (tt alas kerucut atau bangun lainnya); (3) Mat (aljabar) himpunan vektor bebas linear yg merentang pd suatu ruang vektor; (4) pangkalan (angkatan laut, angkatan darat, dsb) untuk melakukan operasi: pasukan itu menggempur -- angkatan laut musuh; (5) bilangan atau besaran yg dipakai sbg rujukan
bastar bas.tar [n] (1) keturunan dua makhluk yg sebangsa (sejenis), tetapi mempunyai faktor keturunan yg berbeda; keturunan yg berdarah campuran (msl pd manusia, binatang); (2) Bio hibrida
basung ba.sung [n] akar kayu yg ringan [n] daun yg digulung meruncing atau bulat panjang untuk pembungkus sagu [num] ukuran banyak yg jumlahnya dua puluh empat atau dua lusin [n] , mem.ba.sung v menendang hingga melambung tinggi: -- bola
batai ba.tai [n] pohon tropis yg tumbuh di Asia (ada bermacam-macam jenisnya) spt Albizzia falzata, Cassia timorensis, Derris dalbergioides; -- laut tumbuhan pokok, Peltophorum ferrugineum
batako ba.ta.ko [n] bata yg dibuat dr adukan pasir dan teras atau semen, dan berongga (ukurannya lebih besar dp batu bata biasa, biasanya berukuran 8 x 24 x 32 cm)
batal ba.tal [a] (1) tidak berlaku; tidak sah: perjanjian itu dinyatakan --; (2) tidak jadi dilangsungkan; ditunda; urung: rapat kemarin terpaksa -- krn yg hadir kurang dr dua pertiga jumlah anggota; (3) tidak berhasil; gagal: sudah berkali-kali dia menempuh ujian, tetapi selalu --
batang ba.tang [n] (1) bagian tumbuhan yg berada di atas tanah, tempat tumbuhnya cabang dan ranting (pd tumbuhan berkeping satu tempat melekatnya pelepah daun); (2) benda yg bentuknya panjang-panjang atau bulat panjang: -- emas; -- besi; (3) tangkai (bunga, cendawan, dayung, dsb): -- cendawan; (4) bagian tubuh yg berbentuk bulat panjang: -- leher; -- lengan; (5) kata penggolong bilangan bagi benda yg bentuknya panjang-panjang: pensil dua --; (6) kata penggolong untuk sungai: di tempat itu mengalir se -- sungai; (7) rangka sepeda kecuali roda: sepeda ini -- nya baik sekali; (8) sungai: -- Antokan [ark n] bangkai; mayat: ia telah menjadi --
batang hidung pangkal hidung (bagian yg keras pd hidung); (2) ki diri (wujud orangnya)
batang kaki kaki seluruhnya sampai paha
batang kara tidak mempunyai sanak saudara
batang tubuh tubuh tidak dng anggotanya; (2) diri; pribadi; (3) bagian isi yg utama (pokok): -- tubuh UUD 1945; nama -- tubuh, nama sebenarnya (bukan timang-timangan atau gelar)
batas ba.tas [n] (1) garis (sisi) yg menjadi perhinggaan suatu bidang (ruang, daerah, dsb); pemisah antara dua bidang (ruang, daerah, dsb); sempadan: mana -- kebun ini?; sungai ini menjadi -- Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah; (2) ketentuan yg tidak boleh dilampaui: pembentukan kabinet diberi -- waktu seminggu; tindakan itu dianggap orang telah melampaui -- kekuasaannya; (3) perhinggaan: air sungai itu tidak dalam, hanya sampai -- lutut
batas impor cara (perihal) membatasi masuknya barang-barang impor dng jalan mengadakan pembatasan tarif dan kuota (untuk memperbaiki neraca pembayaran)
batas penanggalan internasional [Geo] garis batas yg letaknya kira-kira bertepatan dng meridian 180o dr utara ke selatan melalui Samudra Pasifik
batas ulang pernyataan yg membatasi suatu soal
baterai ba.te.rai [n] (1) alat untuk menghimpun dan membangkitkan aliran listrik; (2) lampu senter [n Mil] kesatuan yg terdiri atas beberapa meriam besar (di darat atau di kapal besar) dan orang-orang yg melayaninya [n] sistem kandang ayam yg setiap kandangnya dihuni oleh seekor ayam, biasanya ayam petelur
batik ba.tik [n] kain bergambar yg pembuatannya secara khusus dng menuliskan atau menerakan malam pd kain itu, kemudian pengolahannya diproses dng cara tertentu; kain batik
batil ba.til [n] (1) pencedok air, dibuat dr tempurung; (2) wadah (bekas) yg dibuat dr tempurung (tembaga, kuningan, dsb yg bentuknya spt tempurung), ada yg bertutup ada yg tidak [ark a] (1) batal; sia-sia; (2) tidak benar [kl ? ] batel
batin ba.tin [n] (1) sesuatu yg terdapat di dl hati; sesuatu yg menyangkut jiwa (perasaan hati dsb): ia menceritakan apa yg terasa dl -- nya; (2) sesuatu yg tersembunyi (gaib, tidak kelihatan): sukar mengetahui (mengukur) -- seseorang; mohon maaf lahir dan --; (3) semangat; hakikat: lahirnya menolong, -- nya menggolong, kelihatannya spt hendak menolong, tetapi hakikatnya merugikan [n] penghulu adat; kepala (daerah, negeri): maka sekonyong-konyong keluarlah -- Singapura
batolit ba.to.lit [n Geo] batuan beku yg ukurannya sangat besar dan luas permukaannya, umumnya granit, dan dapat meliputi daerah seluas 40 mil persegi
baton ba.ton [n] serahan atau hadiah yg disampaikan pd upacara pelamaran gadis (adat Madura) [n Mus] tongkat kecil di tangan dirigen yg digunakan untuk memberi aba-aba kpd para pemain atau penyanyi yg dipimpinnya
batu ba.tu [n] (1) benda keras dan padat yg berasal dr bumi atau planet lain, tetapi bukan logam; (2) akik (untuk mata cincin dsb); (3) intan buatan (untuk melicinkan poros-poros pd arloji): ia membeli jam tangan yg tujuh belas --; (4) baja kecil sbg pencetus api (pd geretan dsb): geretan ini telah habis -- nya; (5) baterai (pd lampu senter dsb): lampu senter dua --; (6) buah (dl permainan catur dsb): kami tidak dapat bermain catur krn beberapa -- catur hilang; (7) kata penggolong bagi gigi: gigi dua --; (8) tonggak (pal, mil): jauh dr sini ke kota itu dua --; (9) ki keras spt batu: berhati --
batu alam batu yg terdapat di alam (bukan buatan tangan manusia) yg dipakai sbg bahan bangunan (hanya memerlukan sedikit pengolahan)
batu ambar getah damar yg membatu yg di dalamnya kerap kali mengandung serangga atau jasad lainnya, biasanya terdapat di muara sungai (dapat dibuat sbg pipa rokok dsb)
batu bara muda batu bara yg kandungan airnya tinggi, tetapi kandungan karbonnya rendah; lignit
batu bara tua batu bara yg mempunyai nilai kalor sangat tinggi
batu delima permata yg warnanya merah muda spt warna buah delima merah
batu ginjal [Dok] batu yg terjadi krn pengendapan senyawa garam oksalat, urat, fosfat dl piala ginjal
batu gunung berapi batuan yg dibentuk oleh proses yg terjadi dl bumi, dicirikan oleh strukturnya yg masif
batu hitam tak bersanding [pb] tampaknya lemah lembut, tetapi keras hatinya (sukar mengalahkannya, melawannya, dsb)
batu induk batuan tempat asal terbentuknya minyak dan gas bumi
batu kawi arang batu yg masih muda (warnanya kehitam-hitaman)
batu kecubung permata (akik) yg warnanya ungu atau biru
batu kenong batu peninggalan masa prasejarah yg berbentuk silinder dng tonjolan di puncaknya
batu malihan batuan yg berasal dr batuan lain dan telah berubah dr perwujudan susunannya yg semula
batu metamorf batuan yg berasal dr batuan yg ada sebelumnya, tetapi berbeda dl sifat fisika, kimia, dan mineralogi
batu perum batu penduga untuk mengetahui dalamnya laut dsb
batu pirus batu permata yg warnanya kebiru-biruan
batu sediaan batuan bawah yg berpori dan permeabel yg menyimpan minyak dan/atau gas
batu telinga batu berbentuk oval dan merupakan endapan bahan kapur yg sejalan dng pertumbuhannya, sering digunakan untuk menentukan umur ikan yg tidak bersisik
batuk ba.tuk [n] penyakit pd jalan pernapasan atau paru-paru yg kerap kali menimbulkan rasa gatal pd tenggorok sehingga merangsang penderita mengeluarkan bunyi yg keras spt menyalak (ada banyak macam namanya): sudah sebulan lamanya ia menderita sakit --; (2) v mengeluarkan bunyi yg keras spt menyalak yg disebabkan oleh penyakit pd jalan pernapasan atau paru-paru: kalau -- , tutuplah mulutmu
batun ba.tun [n] tumbuhan yg daunnya biasa dijadikan ulam; Barringtonia asiatica
bau kencur baru mulai; (2) ki masih muda dan baru pd tahap belajar; (3) ki masih anak-anak dan belum banyak pengalaman
baud ba.ud [n Kom] satuan kecepatan penyaluran data atau informasi melalui saluran telekomunikasi
baung gantang ikan baung yg bentuknya bulat pendek
baung kunyit ikan baung yg kulitnya kekuning-kuningan
baur ba.ur [v] campur; (2) n ketidaktentuan; keraguan; pengeliruan; (3)suatu hal yg berarti banyak [n] batang; tangkai [kl n] pedang kebesaran
baur aliran [Fis] daerah tempat merenggangnya jarak di antara garis alir di dl suatu medan alir; difluens
baut ba.ut [n] (1) besi batangan yg berulir (untuk menyambung atau mengikat dua benda), biasanya dipasangkan dng mur; (2) cak tukang pukul (jagoan yg dipiara tauke untuk mengawasi pekerja)
bawa ba.wa [v] , mem.ba.wa v (1) memegang atau mengangkat sesuatu sambil berjalan atau bergerak dr satu tempat ke tempat lain: ia -- oleh-oleh untuk adiknya; hari ini ia tidak -- uang sepeser pun; (2) mengangkut; memuat; memindahkan; mengirimkan: kami menyewa kendaraan untuk -- belanjaan kami ke rumah; (3) mengajak pergi; pergi bersama-sama; memimpin: sewaktu pembantunya pulang ke kampung, ia terpaksa -- anaknya ke pasar; pemimpin-pemimpin kita berusaha -- kita ke kemakmuran; (4) mendatangkan; mengakibatkan; menyebabkan: kopor seberat ini tidak akan -- oleh anak itu; (5) menarik atau melibatkan (dl urusan, perkara, dsb): dl urusan itu, kamu jangan sampai -- nama keluargamu
bawaan ba.wa.an [n] (1) barang-barang yg dibawa (diangkat dsb): -nya dr luar negeri dikenakan pajak; (2) harta benda yg dibawa pd ketika kawin: apabila bercerai, -- perempuan tetap menjadi hak si perempuan; (3) buah tangan; oleh-oleh: apabila nenek datang, tentu banyak -- untuk cucunya; (4) pembawaan; sifat (tabiat dsb) yg dibawa sejak lahir; (5) akibat (dr): kekacauan ini adalah -- perang yg baru lalu
bawah perintah (pengawasan [ki] diperintah (diawasi, dipimpin) oleh ...; -- sumpah keterangan dsb yg diberikan oleh orang yg sudah disumpah: meski telah memberi kesaksian tertulis -- sumpah, kehadirannya tetap diperlukan di pengadilan
bawah tanah di dl tanah; (2) ki gelap atau rahasia (tt gerakan dsb): gerakan -- tanah para penyelundup telah digulung polisi sampai ke akar-akarnya
bawal ba.wal [n] ikan laut yg enak dimakan, badannya pipih, kulitnya agak kasar bersisik halus-halus, ada beberapa jenis, spt; -- cermin, -- pipih, Pampus (stromateus) argentues; -- hitam, Parastromateus (stromateus) niger
bawang merah bawang yg merah warnanya, lebih kecil dp bawang benggala; Allium cepa
bawang perei bawang yg daunnya panjang-panjang dan dapat dijadikan sayuran untuk masak
bawang putih bawang berwarna putih, baunya sangat tajam, dan pedas rasanya; Allium sativum
bawat ba.wat [n] payung kebesaran (bertangkai panjang dan warnanya sesuai dng pangkat pembesar yg memakainya) [a] (1) tergantung ke bawah (spt tali-temali di perahu, pakaian di sampaian, rumbai-rumbai pd pakaian, sulur pd beringin); (2) ki hampir tidak dapat dibuka lagi krn sangat mengantuk (tt mata)
bawon ba.won [Jw n] pembagian upah menuai padi yg berdasarkan banyak sedikitnya padi yg dipotong
baya ba.ya [n] umur: usianya sudah setengah --; (2) a berumur; tua: ayahku sudah -- [Lihat {bahaya}]
bayam ba.yam n tumbuhan sayuran daun, bentuk daunnya bulat telur dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak (banyak macamnya, ada yg dibuat sayur, ada yg untuk obat); Amarantus
bayam duri bayam yg berduri, hidupnya liar, biasa digunakan untuk obat bengkak; Amarantus spinosus
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
bayam putih bayam yg dapat digunakan untuk sayur, batangnya berwarna keputih-putihan; Amarantus lividus
bayan ba.yan [n] burung termasuk keluarga kakaktua, membuat sarang di lubang pohon, yg jantan sebagian besar bulunya berwarna hijau terang, sedangkan yg betina berwarna merah campur biru; nuri; Pelaeornis longicauda [a] nyata; terang
bayang-bayang hujan ba.yang-ba.yang hujan daerah di belakang atau di sekitar gunung, yg jumlah curah hujannya lebih sedikit dp curah hujan di muka gunung
bayang-bayang sepanjang badan ba.yang-ba.yang sepanjang badan [pb] tepat benar menurut keadaannya (harapannya, kemampuannya, dsb)
bayang-bayang tidak sepanjang badan ba.yang-ba.yang tidak sepanjang badan [pb] berbuat sesuatu yg melebihi dr (tidak sesuai dng) kemampuannya; takut akan -nya, pb takut atau khawatir krn ingat akan perbuatan sendiri yg buruk
bayar ba.yar [v] ber.ba.yar ark v terbayar; dibayar: utangnya masih belum -
bayi tabung bayi hasil pembuahan yg dilakukan di luar rahim ibunya (dl tabung)
bayonet ba.yo.net [n] senjata tajam spt pisau, runcing sekali, biasanya dipasang pd ujung senapan; sangkur
bayang ba.yang [n] , ba.yang-ba.yang n (1) ruang yg tidak kena sinar krn terlindung benda: muka adikku tidak nyata kelihatan krn ia berdiri pd -- pintu; (2) wujud hitam yg tampak di balik benda yg kena sinar; (3) gambar pd cermin, air, dsb: ia tersenyum kpd -nya pd cermin, sambil mengatur rambutnya; (4) rupa (wujud) yg kurang jelas dl gelap: dl gelap itu -- hitam melintas di hadapan mereka; (5) ki gambar dl pikiran; angan-angan; khayal: sudah ada -- dl ingatanku; (6) tanda-tanda akan terjadi sesuatu: rakyat kelihatan tenang-tenang saja, tidak ada -- akan pecah perang; (7) sesuatu yg seakan-akan ada, tetapi sebenarnya tidak ada: kamu tidak usah takut krn yg kamu lihat itu hanyalah -- belaka, bukan benda yg sebenarnya; (8) sesuatu yg sudah siap bekerja bilamana diperlukan: pemerintah -; anggota -
bayong ba.yong [v] mem.ba.yong v mengangkat; memanggul: ia terpaksa -- tangga dr rumah mertuanya sampai ke sawah
bayuh ba.yuh [n] hak istri yg dimadu atas suaminya; giliran istri yg dimadu untuk menerima suaminya
bayur ba.yur [n] pohon kayu yg tingginya mencapai 50 m dan berdiameter 1 m, daun bersirip tunggal, berbentuk bulat telur, dan berwarna cokelat merah karat pd permukaan bawah, bunganya berbentuk malai berwarna merah karat dan berbulu, buahnya spt tabung melancip pd ujungnya dan bersudut lima; Pterospermum
bazar ba.zar [n] pasar yg sengaja diselenggarakan untuk jangka waktu beberapa hari; pameran dan penjualan barang-barang kerajinan, makanan, dsb yg hasilnya untuk amal; pasar amal
bazar kue bazar yg hanya menjual kue untuk tujuan amal; pasar amal kue
beban berat senggulung batu [pb] tanggungan yg sangat berat [pb] melakukan pekerjaan yg berat dan sukar, sedangkan alat untuk melaksanakannya atau membantunya kurang baik
bebas aksi politik kemerdekaan atau keleluasaan setiap warga negara untuk melibatkan diri dl kegiatan politik (tanpa adanya berbagai paksaan dr pihak masyarakat dan pemerintah)
bebas tugas be.bas tu.gas [v] lepas dr tugas atau jabatan (yg menjadi tanggung jawabnya); berhenti bertugas
bebekisme be.bek.is.me [n] sifat atau sikap mengikuti secara membuta (membebek), apa pun yg dikatakan pemimpinnya diikuti tanpa dipikirkan lagi
beberapa be.be.ra.pa [num] jumlah yg tidak tentu banyaknya (bilangan lebih dr dua, tetapi tidak banyak): ia membeli -- buku di toko ini
bebercak be.ber.cak [v] mempunyai bercak; ada bercaknya
becek be.cek [a] berair dan berlumpur: kalau hujan, jalan ke rumahnya --
beceng be.ceng [n cak] senjata api genggam; pistol: seorang laki-laki bertopeng menodongkan -- nya
becermin be.cer.min [v] (1) melihat muka atau diri sendiri dl cermin (air dsb): sebentar-sebentar ia ~ mengamati sanggulnya; (2) ada cerminnya; memakai cermin: almari pakaiannya tidak ~; (3) ki mengambil pelajaran (contoh, teladan) kpd: kita dapat ~ pd pengalaman-pengalaman masa lalu; (4) ki memeriksa dng teliti; meneliti: jika tiap orang mau ~ dl hati sendiri, pasti diketahuinya bahwa dirinya pun tidak bersih dr cacat dan cela
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
beda be.da [n] (1) sesuatu yg menjadikan berlainan (tidak sama) antara benda yg satu dan benda yg lain; ketidaksamaan: kelakuan anak itu tidak ada -- nya dng kelakuan ayahnya; (2) selisih; pautan: barang impor dan barang buatan dl negeri -- harganya tidak seberapa
beda potensial [Fis] selisih tegangan listrik antara dua titik yg ditinjau, biasanya dilambangkan dng V
bedah be.dah [n] pengobatan penyakit dng jalan memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; operasi [Jw a] sobek besar (tt kain dsb); rusak (tt tambak, bendungan, dsb); bobol; robek
bedak bayi bedak khusus untuk bayi, biasanya untuk menyerap air dan keringat, dapat juga untuk mencegah lecet krn gesekan pakaian
bedak padat bedak berbentuk padat, dibubuhkan dng spons atau kuas besar agar hasilnya halus dan rata
bedak serbuk bedak berbentuk serbuk halus, pemakaiannya dibubuhkan pd wajah dng menggunakan spons atau kuas besar
bedak tabur bedak yg komponennya berupa bubuk tanpa diberi zat pelekat
bedak tumpat bedak padat -- wangi bedak yg harum baunya
bedegap be.de.gap [ark a] kuat; tegap: badannya gemuk --
bedinde be.din.de [n cak] orang gajian yg kerjanya membantu mengurus rumah tangga; pembantu rumah tangga; pelayan
begah be.gah [Jk a] berasa penuh di perut krn terlalu kenyang dsb
begal be.gal [n] penyamun
begana be.ga.na [n] nasi campur (waktu memasaknya nasi dicampur dng lauk-pauk)
begawan be.ga.wan [n] (1) gelar pendeta atau pertapa; (2) orang yg berbahagia (mulia, suci); -- ekonomi julukan bagi orang yg sangat ahli dl bidang ekonomi: sinyalemen -- ekonomi tt kebocoran 30% dana pembangunan terus menggelinding spt bola salju
begitu be.gi.tu [pron] (1) seperti itu; demikian itu: bukan begini, tetapi -- spt yg berada di pojok sana itu; -- sayangnya kpd kekasihnya sehingga dia tega meninggalkan kuliahnya; (2) sangat; terlalu: ia -- baik kepadaku; (3) cak segera setelah ...: -- dibayar, boleh dibawa; -- ia datang, kami terus berangkat
begonia be.go.nia [n] tumbuhan hias yg banyak bunganya, batang, tangkai, daunnya berduri-duri halus; Begoniaceae
bejat be.jat [Jw a] (1) rusak (anyaman, sol sepatu, dsb): tikar itu -- krn dimakan tikus; (2) ki rusak (tt akhlak, budi pekerti); buruk (kelakuan)
bekakak be.ka.kak [n] ayam yg dimasak atau dipanggang secara utuh (tanpa dipotong-potong), biasanya untuk selamatan
bekal be.kal [n] (1) sesuatu yg disediakan (spt makanan, uang) untuk digunakan dl perjalanan: mereka membawa -- dl perjalanan; (2) ki sesuatu yg dapat digunakan kelak apabila perlu: ilmu pengetahuan adalah -- untuk hari tua; (3) cak modal: -- saya dl menempuh hidup hanyalah keberanian dan kejujuran
bekam be.kam [v] mem.be.kam v (1) mengeluarkan (memantik) darah dr badan orang (dng menelungkupkan mangkuk yg diisi api pd kulit sehingga kulit menjadi bengkak, kemudian digores dng benda tajam supaya darahnya keluar); (2) Jk mencengkam; mencengkeram [v] , mem.be.kam v memendam (menyembunyikan) perasaan dsb: wanita pandai -- perasaannya [n] bekas pijitan (tindihan) pd kulit
bekantan be.kan.tan [n] sebangsa kera, lebih besar dp kera, bulunya lebat dan panjang, berwarna merah kecokelat-cokelatan, hidup di hutan tropis basah; kera belanda; Nasalis larvatus
bekap be.kap [v] , mem.be.kap v menutup rapat-rapat; menyumbat mulut dng tangan secara paksa: penjahat itu -- mulut korbannya agar tidak dapat berteriak
bekas be.kas [n] (1) tanda yg tertinggal atau tersisa (sesudah dipegang, diinjak, dilalui, dsb); kesan: ada -- ban mobil di halaman; pd tembok ini tampak -- tapak kaki; (2) sesuatu yg tertinggal sbg sisa (yg telah rusak, terbakar, tidak dipakai lagi, dsb): runtuhan -- gedung-gedung besar; tidak ada -- nya lagi; (3) pernah menjabat atau menjadi ..., tetapi sekarang tidak lagi; mantan: dia adalah -- guru saya; dia -- lurah; (4) sudah pernah dipakai: barang --; usahanya adalah menjual dan membeli mobil -- [n] tempat menaruh sesuatu; wadah: -- tinta; -- sirih
bekas tangan [ark] (1) tanda tangan; (2) tulisan tangan; (3) pukulan; (4) barang buatannya sendiri
bekat be.kat [kl a] banyak (rapat) sekali; sesak; pekat; tumpat
bekatul be.ka.tul [n] serbuk halus atau tepung yg diperoleh setelah padi ditumbuk dan kulit padi dipisahkan dr bulirnya; dedak lunak
beken be.ken [a cak] terkenal; masyhur: ia dihormati di mana-mana krn ayahnya mempunyai nama yg --
bekerja be.ker.ja [v] (1) melakukan suatu pekerjaan (perbuatan); berbuat sesuatu: ia ~ di perkebunan; (2) mengadakan perayaan nikah dsb: ketika ~ mengawinkan anaknya, aku tidak diundangnya; ~ bakti melakukan suatu pekerjaan, baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri dng suka rela untuk kepentingan umum: sebulan sekali warga desa diharuskan ~ bakti; ~ sama melakukan (melaksanakan) suatu kegiatan atau usaha (perniagaan dsb) yg ditangani oleh dua orang (pihak) atau lebih: orang tua dan guru harus ~ sama mencegah perkelahian antarpelajar
bekerma be.ker.ma [n] pohon yg kayunya biasa digunakan untuk kayu bakar
bekles bek.les [n cak] punggung terbuka: baju -- , baju (perempuan) dng potongan punggungnya sangat rendah
beku be.ku [a] (1) padat atau keras (tt benda cair): panaskanlah agar minyak kelapa yg -- itu mencair; air menjadi -- pd suhu 0oC; (2) ki tidak mengalami perubahan; (kaku); statis: pepatah-pepatah lama merupakan kalimat yg sudah --; (3) ki tidak memedulikan keadaan sekelilingnya; tidak bereaksi: hatinya jadi -- sejak kegagalan cintanya; (4) tidak berlaku lagi, tetapi belum dicabut (tt dewan, undang-undang, dsb): setelah pemilihan umum selesai, sebelum pelantikan DPR baru, DPR lama dinyatakan --; (5) ki susah mengerti; tidak cerdas: susah mengajar anak yg otaknya --; (6) ki belum boleh diambil kembali (tt simpanan dl bank): simpanan dl bank di luar negeri masih --; (7) ki tidak diselesaikan (tt perkara): perkara itu sampai sekarang masih --
beku darah mengentalnya gumpalan darah untuk menghentikan pendarahan pd luka
bekuku be.ku.ku [n] ikan laut, sirip ekornya panjang; Sparus hasta
bel [n] (1) alat yg terbuat dr logam berongga, berbentuk setengah bulatan (atau kerucut) yg dapat bergetar dan menghasilkan bunyi dering kalau dipukul atau terpukul oleh pemukul (bandul) yg ada di dalamnya; lonceng: di puncak menara gereja itu ada -- nya; (2) alat yg dapat mengeluarkan bunyi dering krn bagiannya dapat digerakkan oleh listrik atau udara; (3) bunyi yg dihasilkan oleh alat tsb, digunakan sbg tanda: terdengar -- sbg tanda masuk kerja; -- masuk; -- istirahat [n Fis] satuan perbandingan daya dl skala logaritma berbasis sepuluh, biasa digunakan pd suara
bela be.la [ark v] mem.be.la v (1) menjaga baik-baik; memelihara; merawat: dia -- ibunya yg sakit dng sabar; ibulah yg paling berjasa -- kita sejak kecil; (2) melepaskan dr bahaya; menolong: untunglah ia masih dapat -- jiwa perempuan yg malang itu
belacu be.la.cu [n] kain mori yg masih mentah (belum diputihkan) sehingga warnanya agak kekuning-kuningan
belah be.lah [n] celah retak yg besar dan panjang dr suatu benda: banyak kutu busuk bersembunyi pd -- papan tempat tidur itu; (2) n sebagian (dr benda yg berpasangan); separuh: kedua -- tangannya buntung; (3) n sisi; pihak: hal itu telah disetujui oleh kedua -- pihak; (4) v pecah terbagi (menjadi dua): krn gempa hebat, bukit itu -- dua; (5) v terbagi (menjadi dua, tiga, dsb): -- tiga, -- empat [n] nama klan pd suku bangsa Gayo
belah ketupat [Mat] bangun datar, bersegi empat, sisinya berhadapan sejajar dan sama panjangnya; jajaran genjang (tt bentuk)
belahan be.lah.an [n] (1) celah panjang: menurut -- membujur panjang; (2) bagian hasil membelah; separuh; setengah: -- pepaya itu disimpannya di dl lemari es; -- bumi sebelah utara; (3) Mk sanak saudara; kaum keluarga (seketurunan): baik -- yg dekat maupun yg jauh semuanya diperlakukan sama; (4) perihal mengerjakan sawah atau tanah orang lain yg hasilnya dibagi dua: orang yg tidak punya sawah kebanyakan mengambil -- saja
belahong be.la.hong [n] perhiasan yg dipakai di telinga (pd suku Dayak Kenyah)
belak be.lak [n] (1) belang putih pd kulit (krn suatu penyakit); (2) telau (belang) berwarna hitam pd kayu (krn bentuk urat kayu): jati kembang adalah jati yg -- nya jelas kelihatan
belaka be.la.ka [adv] (1) semuanya (tiada kecualinya): penghuni rumah itu perempuan --; (2) seluruhnya; sama sekali (tidak bercampur dng yg lain); semata-mata: perkataannya bohong --
belakang be.la.kang [n] (1) bagian tubuh di balik dada atau perut; punggung: ia mendukung anaknya di -- tubuhnya; (2) bagian benda yg dianggap sbg punggung; (3) arah atau bagian yg menjadi lawan muka (depan): ia datang dr --; rumahnya di -- gedung bioskop; (4) (di) balik: anak-anak berlindung di -- pohon; (5) waktu yg akan datang; nanti; kelak: bekerjalah terus, berhasil tidaknya itu urusan --
belakang parang lagi jika diasah niscaya tajam [pb] sebodoh-bodohnya orang, jika berusaha dan belajar akan menjadi pandai
belakangan be.la.kang.an [n] (1) akhirnya; kemudian: -- ketahuan juga siapa pencurinya; (2) baru-baru (ini); belum lama (ini): -- ini diadakan lomba sepatu roda di Jakarta; (3) menyusul; kemudian: saya membayar sebagian dulu, sisanya -; (4) Jk lebih belakang; kemudian: yg datang -- tidak mendapat kursi
belalai be.la.lai [n] jungur atau hidung yg panjang pd beberapa binatang, ada yg berfungsi sbg tangan (pd gajah), ada yg sbg pengisap (pd nyamuk, kupu-kupu, dsb)
belalang be.la.lang [n] serangga yg bersayap dua lapis dan mempunyai sepasang kaki belakang yg panjang, makanannya rumput-rumputan atau daun-daunan (jenisnya banyak: -- bajang, -- daun, -- hijau, -- jarum, -- kunyit, -- padi, -- ranting, dsb [a] , mem.be.la.lang v terbuka lebar-lebar; membelalak
belam be.lam [v] , mem.be.lam v memasukkan secara paksa; menjejalkan [n] , -- api puntung api yg tidak dipadamkan (untuk persediaan api) [a] , ter.be.lam v (1) menjadi kabur (tidak nyata, suram); (2) menjadi hilang dr pandangan [n] palang atau kancing pintu (pagar dsb)
belanak be.la.nak [n] ikan laut, sisiknya mirip ikan bandeng, dagingnya lembut; Mugil cephalus (ada berjenis-jenis: -- anting, -- putih, -- hitam, dsb)
belandang be.lan.dang [v] mem.be.lan.dang v berlari kencang-kencang (orang, kuda, dsb): setelah lepas dr ikatannya kuda itu -
belandar be.lan.dar [n] kayu (balok) yg dipasang melintang untuk penahan (penyangga) atap bangunan
belandung be.lan.dung [a] terlalu longgar: bajunya terbuat dr kain mahal, tetapi tidak bagus sebab lengannya -- [n] burung pelatuk; burung belatuk
belang be.lang [n] (1) telau-telau pd dasar warna yg lain (tt kulit dsb); warna yg lebih dr semacam: kulitnya penuh -- bekas sakit; (2) berwarna loreng-loreng: harimau --; kuda --; ular --; (3) ki sifat-sifat (kelakuan) buruk; kejelekan; noda; cacat: sekarang barulah ketahuan -- nya
belanga be.la.nga [n] kuali besar dr tanah untuk menyayur, merebus sayur-sayuran, dsb
belangir be.la.ngir [n] pohon yg kayunya banyak digunakan sbg bahan rumah spt untuk tiang dan papan; Shorea balangeran
belangkas be.lang.kas [n] (1) ketam (betina) yg besar berkulit keras (menyerupai kulit penyu) pipih dan bundar, tepinya berduri (bergerigi), berekor panjang bergerigi spt sangkur yg dapat digerak-gerakkan (biasanya didapati berpasang-pasangan, di Jawa lazim disebut mimi); Limulus moluccanus; (2) sangkur yg bentuknya spt ekor belangkas [n] sejenis golok
belangkin be.lang.kin [n] (1) zat sisa pengolahan minyak tanah; ter; (2) semir sepatu
belanja be.lan.ja [n] (1) uang yg dikeluarkan untuk suatu keperluan; ongkos; biaya: -- resepsi perkawinan itu ditanggung calon suaminya; (2) uang yg dipakai untuk keperluan sehari-hari (rutin): keuntungan penjualan di warungnya cukup untuk -- (sehari-hari); (3) upah; gaji: -- pembantunya Rp100.000,00 sebulan
belanja mati penghasilan yg sudah pasti (tertentu) jumlahnya
belarak be.la.rak [n] daun kelapa yg sudah kering: ia pun menjebol dinding rumahnya yg terbuat dr gedek dan --
belas be.las [n] perasaan iba atau sedih melihat orang lain menderita: muncul rasa -- nya melihat pengemis tua itu [n] satuan bilangan dr 11-19
belasan be.las.an [num] bilangan antara 11 dan 19: tidak banyak yg hadir, hanya -- orang; remaja -- tahun, remaja yg berumur antara 11 dan 19 tahun
belasungkawa be.la.sung.ka.wa [n] pernyataan turut berduka cita: ketika orang tuanya meninggal, dia banyak menerima karangan bunga dan telegram -- dr teman-temannya
belat-belit be.lat-be.lit [v cak] putar balik; berbelit-belit; tidak jelas urutannya; tidak terus terang; tidak jujur
belater be.la.ter [Jw v] banyak bicaranya dan dapat dng mudah bergaul
belati be.la.ti [kl n] keluaran luar negeri (negeri asing): tali -- , tali buatan Eropa [n] pisau runcing, agak tebal, lebih banyak dipakai untuk menusuk dp mengiris (biasa dibawa sbg perlengkapan pramuka atau tentara)
belatuk be.la.tuk [n] burung pemakan serangga yg membuat sarangnya pd kayu yg dilubanginya (dng jalan mematukinya); Picidae (banyak macamnya spt -- batu, -- bawang, Tiga Javanensis, -- lalat, -- hutan)
belau be.lau [n] (1) tepung berwarna biru sbg bahan pencampur air pembilas cucian agar warna pakaian menjadi kebiru-biruan, biasanya untuk pakaian berwarna putih; (2) cak warna biru [n] ikan laut; selangat belau; Dorosoma nasus [Mk] ber.be.lau-be.lau.an v mengaburkan mata (tt warna dsb); membuat pemandangan berkunang-kunang
belebat be.le.bat [n] kue yg dibuat dr campuran pisang dan ubi rebus yg dipotong-potong [n] langkah pendahuluan pd permainan pencak (tari) sebelum pencak (tari) yg sebenarnya dimulai [n] pedang yg dibuat dr kayu; pedang tumpul
beledang be.le.dang [n] ikan laut yg panjang, berwarna putih, bentuknya pipih spt pedang; Dorosoma chacunda
belek be.lek [n] kaleng [v] mem.be.lek v meretas panjang dan dalam dng benda tajam sehingga kelihatan bagian dalamnya (isinya); membelah; membedah: Ibu sedang -- perut ikan
belekok be.le.kok [n] burung bangau kecil, warnanya ada yg putih, kuning, dsb; Ardeola speciosa
belel be.lel [a] sudah pudar warnanya, rusak jahitannya (tt pakaian); lusuh: ia pergi memakai celana panjang yg sudah -- dan bersandal jepit
belelang be.le.lang [v] ter.be.le.lang v terbelalak; terbeliak (tt mata) [n] ikan laut yg lebar dan pipih badannya, ekornya panjang spt ekor tikus; ikan pari; Hypotremata
belendung be.len.dung [v] , mem.be.len.dung v mengembung; menggembung; membengkak: pipinya -- ketika meniup balon
beleng be.leng [adv] saja; hanya (satu): tunggal -- , hanya seorang diri (tanpa adik tanpa kakak)
belengkong be.leng.kong [a] tidak lurus; berlekuk: garis pantai itu -- krn pukulan ombak
belerang be.le.rang [n] benda bukan logam yg berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, banyak dipakai untuk bahan obat dan industri, terdapat di daerah (di kawah) gunung berapi; sulfur
belesir be.le.sir [v] menarikan pedang dan tombak yg ditujukan kpd orang yg berpura-pura sbg musuh
beleter be.le.ter [a] banyak berkata-kata; cerewet [v] berkata terus-menerus dan tidak keruan maksudnya: mengapa perempuan itu ~ saja
beli be.li [v] mem.be.li v (1) memperoleh sesuatu melalui penukaran (pembayaran) dng uang: Ibu pergi ke pasar untuk -- beras dan sayur; (2) memperoleh sesuatu dng pengorbanan (usaha dsb) yg berat; alah (kalah) -, menang memakai, pb biarpun harganya mahal, tetapi dapat dipakai lama krn mutunya baik
beliak be.li.ak , mem.be.li.ak v membuka lebar-lebar (tt mata): krn terkejut, matanya -
beliau be.li.au [pron hor] orang yg dibicarakan (digunakan untuk menghormatinya)
beliau-beliau be.li.au-be.li.au [pron cak] (bentuk jamak) mereka (biasanya digunakan untuk mengejek)
belibat be.li.bat [n] pengayuh yg kedua ujungnya berdaun
belibis be.li.bis [n] burung (liar) yg rupanya spt itik, Dendrocygna javanica
belida be.li.da [n] ikan laut yg banyak sisik dan siripnya, bagus warnanya dan enak dimakan; Notopterus chitala
belikan be.li.kan [n] ladang di hutan yg dikerjakan untuk kedua kalinya
beliku be.li.ku [n] kelok (sungai, jalan, dsb): sungai itu mengalir menempuh -- nya yg telah tertentu
belimbing be.lim.bing [a] bersanding-sanding menurut panjangnya (spt bentuk kayu penggaris) [n] (1) tumbuhan yg termasuk suku Oxalidaceae, tingginya mencapai 5-12 m, berdaun majemuk, buahnya ada yg manis (belimbing manis) dan ada yg dapat dibuat sayur (belimbing wuluh); (2) buah pohon belimbing
belimbing manis belimbing yg buahnya besar berbentuk bintang, berlekuk-lekuk dng penampang melintang, berwarna kuning, dan permukaannya licin spt lilin; Averrhoa carambola
belimbing wuluh belimbing yg buahnya kecil-kecil, rasanya sangat masam; Averrhoa belimbi)
belincong be.lin.cong [n] kerang kecil yg mempunyai cangkang berbentuk kerucut sebesar ujung lidi, hidup di bawah batu, sela-sela lumut, dan rerumputan; Lumellaxis gracils
belinjo be.lin.jo [n] (1) pohon yg batangnya lurus bercabang-cabang di bagian atasnya, daunnya bulat telur memanjang, buahnya biasa dibuat emping; Gnetum gnemon; (2) buah belinjo; (3) ki pelor (pistol, senapan)
belis be.lis [Lihat {iblis}] [n] maskawin (di Sumba): besar kecilnya pembayaran -- biasanya bergantung pd tawar-menawar
beliung be.li.ung [n] perkakas tukang kayu, rupanya spt kapak dng mata melintang (tidak searah dng tangkainya)
belobor be.lo.bor [a] meluas (tt cairan atau warna pd kertas, kain, dsb); (2) n Bio gejala penyakit berupa perubahan warna yg meluas pd daun atau buah
belodok be.lo.dok [a] keluar dr lubangnya (tt mata); terbersil (mata kepiting dsb) [n] ikan, wujudnya spt katak dan dapat memanjat (disebut juga ikan tembakul); Periaphthalmus schlosseri
belongkot be.long.kot, be.long.kot.an [a] masih belum diolah; sebagaimana adanya; utuh: kayu --
belontang be.lon.tang [v] , mem.be.lon.tang v menyangkal berbuat (suatu kesalahan) [n] ikan belodok, Gobius ciridipunctatus
belot be.lot [v] mem.be.lot v (1) lari (dr pihaknya, golongannya, kaumnya, bangsanya) lalu, memihak kpd musuh: sekalipun kami disiksa, kami tidak akan mau -; (2) cak meninggalkan agamanya (keyakinannya); murtad
belu be.lu [v] mem.be.lu v memeriksa (mencoba) benar tidaknya (tt penemuan, hitungan, pelajaran, dsb): setelah beberapa kali ia -, barulah ia mengemukakannya kpd guru
belu-belai be.lu-be.lai [ark a] (1) banyak mulut; cerewet; (2) kata-kata lembut dan manis
belubur be.lu.bur [n] (1) sumpit bulat panjang tempat beras (dianyam dr daun rumbia); (2) tempat menyimpan garam dan beras dl perahu; (3) lumbung padi, bagian bawah kecil, bagian atasnya besar dan lebar [n] dapur serupa lumbung tempat pembakaran arang (bata, periuk, sampah, dsb)
beludak be.lu.dak [Jw n] ular berbisa yg dapat menggembungkan lehernya (tengkuknya); ular sendok; ular tedung; Naiasptatrix [v] , mem.be.lu.dak v (1) mengalir atau meluap krn terlalu penuh: air dl bak itu sudah -; (2) ki banyak sekali; melebihi jumlah yg normal: tamatan siswa SMU tahun ini --
beluk be.luk [Lihat {seluk}] [n] hama perusak tanaman yg sudah berbunga yg mengakibatkan mengeringnya malai
belum beranak sudah ditimang belum ber.a.nak sudah ditimang [pb] bersenang-senang sebelum maksudnya tercapai
belum duduk sudah mengunjur belum duduk sudah meng.un.jur [pb] sudah bergirang hati sebelum tercapai apa yg diinginkannya
belum-belum be.lum-be.lum [adv] masih belum waktunya: -- sudah gemetar
belungkur be.lung.kur [n] ikan laut yg dapat dimakan, Saurida tumbil (ada berbagai jenis, di antaranya -- paya, -- pasir, -- pisang)
beluntas be.lun.tas [n] tumbuhan semak yg sering dibuat pagar, daunnya kecil agak bulat berbau langu, dapat dimakan dan untuk obat; Pluchea indica
beluru be.lu.ru [n] tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya biasa dibuat obat; Entada phaseoloides [n] ikan laut jenis tamban
belut be.lut [n] ikan yg bentuknya panjang spt ular, kulitnya licin, biasa hidup di lumpur; Monopterus albus
beluwek be.lu.wek [a] (1) kabur warnanya krn sudah usang (tt pakaian dsb); sudah lusuh; (2) dekil, kotor, dan berdebu
bembam bem.bam [v] , mem.bem.bam v mematangkan (ubi, talas, dsb) dng membenamkannya dl abu hangat
bemban bem.ban [n] tumbuhan menyerupai rotan, batangnya biasa dianyam untuk dijadikan bakul, tikar, bidai, dsb; Donax cannaeformis [n] alat penangkap ikan menyerupai bubu, bertali yg diikatkan pd tongkat [n] ikan sungai, Ompok Bimaculatus
bemo be.mo [n] (1) becak bermotor; (2) kendaraan penumpang umum bermotor, beroda tiga dng pengemudi di depan, antara pengemudi dan penumpang di belakang ada sekat, penumpang duduk menyamping berhadapan; (3) kendaraan bermotor angkutan penumpang umum dl kota, yg bukan bus, beroda empat
bena be.na [kl n] (1) ombak; (2) air pasang; banjir
benak be.nak [n] (1) isi tulang berupa bahan lunak terdiri atas sel lemak dan butir darah yg sudah matang sbg persediaan pengganti sel dan butir darah yg rusak; sumsum; (2) isi kepala; otak; (3) ki pikiran; belum terbayang dl -- saya, bagaimana memecahkan persoalan itu [a] (1) berbunyi tidak nyaring atau tidak jernih (tt mata uang); bengap; (2) ki sukar mengerti; bodoh
benalu be.na.lu [n] (1) tumbuhan yg menumpang pd tanaman lain dan mengisap makanan dr tanaman yg ditumpanginya; pasilan; (2) ki orang yg menumpang hidup pd orang lain
benam be.nam , ber.be.nam v (1) berendam: krn hari panas, kerbau itu -- diri dl lumpur; (2) berkurung (dl rumah dsb krn tidak ingin menampakkan diri): krn malu kpd tetangganya, dia -- saja dl rumahnya
benang bola benang yg digulung bulat spt bola (tanpa kelos atau gelendong), bagian tengah gulungannya kosong untuk ditusukkan pd batang sumbu putar
benang makao benang emas yg berpilin atau yg tidak; -- merah ki sesuatu yg menghubungkan beberapa hal (faktor) sehingga menjadi satu kesatuan: kalau disimak, perjalanan para alumni sekolah kejuruan ini mempunyai satu -- merah, yaitu semua dapat berdiri tegak mendapat tempat terhormat di masyarakat
benang sari [Bot] sporofil jantan dl bunga dan merupakan organ yg menghasilkan serbuk sari, umumnya terdiri atas kepala sari dng atau kadang-kadang tanpa tangkai sari
benang sayet benang (dr bulu domba dsb), yg biasanya berwarna (putih, merah, hitam, dsb)
benang wol biasa benang wol yg dibuat dr serabut wol kualitas biasa (serabut wolnya pendek)
benar be.nar [a] (1) sesuai sebagaimana adanya (seharusnya); betul; tidak salah: apa yg dikatakannya itu --; jawabannya -- semua; (2) tidak berat sebelah; adil: keputusan hakim hendaknya --; (3) lurus (hati): orang ini amat --; (4) dapat dipercaya (cocok dng keadaan yg sesungguhnya); tidak bohong: krn diancam akan dibunuh, ia memberikan kesaksian yg tidak --; (5) sah: keputusannya --; (6) sangat; sekali; sungguh: mahal -- buku ini
benar-benar be.nar-be.nar [a] sungguh-sungguh: nasihat gurunya -- dipegangnya
benaran be.nar.an [n cak] yg sesungguhnya: ia berusaha menata sendiri dekorasi akuariumnya dng menggunakan tanaman air -
benda ben.da [n] (1) segala yg ada dl alam yg berwujud atau berjasad (bukan roh); zat (msl air, minyak); (2) barang yg berharga (sbg kekayaan); harta; (3) barang: rumah itu terbakar bersama -- yg ada di dalamnya
benda cair benda (barang) yg dapat berubah bentuk menurut bangun tempatnya (spt air, minyak) krn molekulnya bergerak bebas
benda hitam [Fis] benda ideal yg menyerap semua radiasi yg jatuh padanya atau yg masuk ke dalamnya
benda padat benda (barang) yg wujudnya padat dan mempunyai bentuk tertentu (spt batu, besi, dan kayu)
bendahara kata banyaknya kata yg dimiliki; kosakata
bendaharawan ben.da.ha.ra.wan [n] pegawai yg tugasnya mengurus keuangan kantor
bendera ben.de.ra [n] sepotong kain atau kertas segi empat atau segitiga (diikatkan pd ujung tongkat, tiang, dsb) dipergunakan sbg lambang negara, perkumpulan, badan, dsb atau sbg tanda; panji-panji; tunggul: di depan gedung tempat diselenggarakannya konferensi dikibarkan -- negara peserta
bendera kuning bendera berwarna kuning yg biasanya dikibarkan sbg tanda adanya kematian (di daerah tertentu) atau tanda adanya wabah penyakit menular
bendera merah bendera berwarna merah yg biasanya dikibarkan sbg tanda adanya bahaya (kebakaran); (2) bendera berwarna merah (pd kapal tangki, mobil tangki) sbg tanda pengangkutan barang yg mudah terbakar (bensin dsb)
bendera putih bendera berwarna putih, biasanya dikibarkan sbg tanda menyerah (minta damai)
bendera setengah tiang bendera yg dinaikkan hanya sampai pd pertengahan tiangnya sbg tanda berkabung
bendo ben.do [Jw n] parang [Sd n] kain kepala yg sudah dibentuk sbg kopiah (ketu); ketu udeng: -- nya terbuat dr batik halus
bendul ben.dul [n] (1) balok kayu yg dipasang melintang pd tiang rumah untuk menyangga lantai; (2) kl balai di istana tempat raja bermusyawarah tidak resmi; balai bendul
bendung ben.dung [n] (1) pengempang untuk menahan air di sungai (tepi laut dsb); tanggul; (2) Tan rintangan yg bersifat kontinu dan padat, letaknya tidak selalu melintangi sebuah sungai, tujuannya untuk mengalihkan, mengawasi, dan mengukur aliran air
bendung segitiga bendung yg berpuncak tajam yg terkontraksi dng sisi yg membentuk sudut dng puncaknya di sebelah bawah
bendung terendam bendung yg apabila digunakan, permukaan air hilirnya sama atau lebih tinggi dp puncak bendung tsb, besar debit airnya dipengaruhi oleh tinggi air hilir
bengang be.ngang [a] terbuka lebar (tt mulut, lubang, luka, dsb); menganga [a] berasa berdesing di telinga (spt pd sakit demam) [n] penyakit (sakit) kencing nanah; sifilis
bengap be.ngap [a] (1) berasa pekak dl telinga (krn air masuk ke dl telinga, pilek, dsb); (2) tidak nyaring atau jernih (tt bunyi gendang, mata uang, dsb); (3) sukar mengeluarkan perkataan (krn takut, malu, dsb); gagap [a] bimbang
bengek be.ngek /bengEk/ (1) a sesak napas; (2) n penyakit sesak napas, asthma bronchiale
bengep be.ngep [Jk a] bengkak-bengkak (tt muka); sembap: mukanya -- krn dipukuli orang
bengis be.ngis [a] (1) bersifat keras tanpa belas kasihan kpd manusia atau binatang; suka berbuat aniaya; kejam: raja itu sangat -- thd rakyatnya; (2) menyebabkan penderitaan (kesengsaraan) yg berat: hukuman yg --; tindakan yg --; (3) tajam dan pedas (tt perkataan): kata-katanya yg -- akan menimbulkan dendam [Mk a] marah; gusar
bengkak beng.kak [a] menjadi besar krn pengaruh sesuatu (tt bagian tubuh): kakinya -- krn tertusuk paku
bengkalai beng.ka.lai , ter.beng.ka.lai v (1) terhenti sebelum selesai dikerjakan (tt pekerjaan, urusan, dsb); terlantar (tt pekerjaan dsb): banyak bangunan yg -- krn kekurangan biaya; (2) ark terdiam: ia duduk -- memikirkan kemalangannya
bengkarung beng.ka.rung [n] binatang melata berkaki empat dan berekor, tubuhnya bersisik, berkilat, berwarna hijau kekuning-kuningan; kadal; cecak tanah; Tachydromus seclineatus
bengkatak beng.ka.tak [n] kadal dng sisir di belakangnya
bengkayang beng.ka.yang [Mk a] keras mangkas; keras perutnya (krn terlalu kenyang dsb); begap
bengkok beng.kok [Jw n] tanah milik desa yg dipinjamkan kpd pamong desa untuk digarap dan dipetik hasilnya sbg pengganti gaji
bengku beng.ku [n] (1) pohon yg banyak getahnya, buahnya dibuat minyak (untuk lampu pd zaman dahulu) dan kayunya baik dipakai untuk bahan bangunan rumah; Ganua motleyana; (2) buah bengku
bengkuang beng.ku.ang [n] (1) pohon, daunnya biasa dibuat lajang, tikar, tutup kepala, dsb; Pandanus antrocarpus; (2) buah bengkuang [n] (1) tumbuhan menjalar, berumbi putih, kaku, berbentuk gasing, kulitnya mudah dikupas, dan rasanya manis, banyak mengandung air, biasanya dimakan segar untuk rujak (asinan) dicampur dng buah-buahan lain; Pachyrrhizus erosus; (2) umbi bengkuang
bengot be.ngot [a] (1) tidak lurus benar; tidak tepat benar; serong (tt segi empat dsb); (2) agak miring (mendaki); landai: pantainya --
benguk be.nguk [a] murung; bersedih [n] (1) tumbuhan jenis kacang kara yg besar, kulitnya berbulu, bijinya dapat dibuat tempe; Mucuna pruriens; (2) biji benguk
benih be.nih [n] (1) biji atau buah yg disediakan untuk ditanam atau disemaikan: yg akan dijadikan -- haruslah buah yg baik dan cukup tua; (2) bibit atau semaian yg akan ditanam: -- cengkih itu sebaiknya dipindahkan setelah setengah meter tingginya; (3) sperma untuk bibit pengembangbiakan ternak dsb: -- sapi pejantan unggul dapat disimpan lama di tempat yg bersuhu dingin; -- penyakit cacar; (4) sesuatu yg menjadi sebab; asal mula: ucapan yg kasar dapat menjadi -- perkelahian; (5) keturunan; turunan; asal; (6) sesuatu yg akan tumbuh atau akan menjadi: -- penyakit cacar
benih benar [Tern] benih yg mutunya sesuai dng catatan hasil pengujian atau catatan sertifikasi
benih murni [Tan] benih yg meliputi semua varietas dr tiap spesies tanaman yg diakui sebagaimana yg dinyatakan oleh pengirim atau yg ditemukan pd pengujian laboratorium
benih sehat [Tern] benih yg berpotensi hidup maksimal, berdaya kecambah, dan berkekuatan tumbuh yg tinggi, serta tidak mengandung penyakit yg membahayakan dan tidak mengalami kerusakan fisik, terutama pd bagian embrionya
bening be.ning [a] (1) bersih, putih, dan tidak bercampur tanah dsb (tt air); jernih: air kolam itu -- hingga kelihatan dasarnya; langit -- tidak berawan; (2) bersih dan berkilau (tt mata, kaca, dsb) [v] , mem.be.ning v berpanas-panas di bawah sinar matahari
benitan be.ni.tan [n] pohon yg kayunya digunakan untuk membuat tiang kapal; Goniothalamus ridlcyi
bensin ben.sin [n] minyak bumi yg mudah menguap dan mudah terbakar (dipakai sbg bahan bakar mobil dsb)
bensin campur bensin yg dicampur dng minyak pelumas
bensin cuci bensin yg digunakan untuk mencuci benda yg biasanya kotor krn lemak
bensin kilangan bensin hasil pemurnian minyak bumi pd instalasi industri minyak
benta ben.ta [ark n] bisul dl daging (di bibir sebelah atas) [n] rumput yg daunnya runcing (untuk makanan kuda), Leersia hexandra
bentan ben.tan [a] jatuh sakit lagi sesudah (agak) sembuh; kambuh: ayahnya sudah sembuh, tetapi tadi pagi -- sehingga terpaksa dibawa ke rumah sakit
bentangur ben.ta.ngur [n] pohon yg daunnya hijau tua dan kaku, buahnya bulat, kayunya kuat (tidak mudah patah), baik untuk bahan bangunan, banyak jenisnya; Calophyllum
bentar ben.tar [a] belah: candi -- , bangunan gapura menyerupai belahan gunung yg simetri; (2) n Ark bangunan kuno berupa gapura atau gerbang yg tidak mempunyai atap , se.ben.tar a (1) dl waktu yg singkat; tidak lama: tunggulah -, saya mau salat dulu; (2) nanti: -- Ibu datang; (3) kadang-kadang: ia -- pergi, -- tidak [v] ber.ben.tar v berjalan (berlari) berkitar (berkeliling); berbegar: mengambil jalan -, menempuh jalan yg tidak langsung (memutar) ke arah tempat yg dituju
bentara ben.ta.ra [kl n] pembantu raja yg bertugas melayani dan menyampaikan titah raja atau membawa alat-alat kebesaran kerajaan
bentara dalam [kl] bentara yg bertugas hanya di dl istana; abdi dalem
bentara kanan [kl] bentara yg bertugas, antara lain, menyampaikan persembahan rakyat kpd raja
benteng ben.teng [n] (1) bangunan tempat berlindung atau bertahan (dr serangan musuh): hanya yg sempat berlindung di dalam -- lah yg selamat; (2) dinding (tembok) untuk menahan serangan; (3) Olr nama salah satu buah catur yg penempatannya pd posisi awal permainan di kotak sudut paling kiri dan sudut paling kanan; (4) ki sesuatu yg dipakai untuk memperkuat atau mempertahankan kedudukan dsb: agama adalah -- pribadi yg akan melindungi diri dr serangan nafsu
bentong ben.tong [a] ber.ben.tong-ben.tong a berbelang-belang: baju putihnya -- kena lumpur
bentonit ben.to.nit [n] tanah liat yg berasal dr sisa vulkanis dan sifatnya dapat menyerap: -- sangat diperlukan untuk pengapuran dan penyulingan minyak
bentuk ben.tuk [n] (1) lengkung; lentur: -- taji; -- kuku; -- busur; (2) bangun; gambaran: benarkah setan itu -- nya spt manusia?; (3) rupa; wujud: -- rumah adat Palembang hampir sama dng rumah adat di Jawa Tengah; (4) sistem; susunan (pemerintahan, perserikatan, dsb): -- pemerintahan negara itu adalah republik; (5) wujud yg ditampilkan (tampak): menolak penjajahan dl segala -- nya; (6) acuan atau susunan kalimat: -- tunggal; -- (kalimat) pasif; (7) kata penggolong bagi benda yg berkeluk (cincin, gelang, dsb): ia membeli dua -- cincin emas
bentuk akrab [Ling] unsur bahasa yg menyatakan keakraban para pembicara
bentuk bebas [Ling] bentuk bahasa yg dapat berdiri sendiri dan jelas maknanya
bentuk mikro bentuk rekaman mikro, baik pd sarana datar maupun pd golongan film, kertas atau bahan lainnya
bentuk terikat [Ling] bentuk bahasa yg perlu bergabung dng unsur lain agar dapat dipakai dng makna yg jelas (msl -nya, juang)
bentul ben.tul [n] tumbuhan berumbi, daun muda dan tangkai mudanya dapat disayur, umbinya dapat dimakan; talas; Colocasia esculenta
benturung ben.tu.rung [n] musang yg rupanya spt beruang kecil; Viverra tangaeunga
benuang be.nu.ang [n] kerbau atau sapi hutan yg kecil yg warnanya kehitam-hitaman [n] pohon yg kayunya lunak dan ringan, Sterculia alata
benum be.num [v] mem.be.num v cak mengangkat (menetapkan) seseorang dl suatu jabatan dsb: sebelum Pemerintah -nya menjadi juru tulis, ia bekerja sbg tenaga harian
benyek be.nyek [a] benyai
benzena ben.ze.na [n Kim] (1) zat cair tanpa warna, mudah terbakar, berbau harum, dipergunakan untuk membuat zat warna, bahan peledak, obat, minyak wangi, lak, dan sbg pelarut organik; C6H6; (2) benzol
benzoil peroksida ben.zo.il pe.rok.si.da [n Kim] senyawa dng rumus molekul (C6H5CO)2O2 yg digunakan untuk pemulihan tepung terigu
benzoin ben.zo.in [n] kemenyan
beo [n] burung berbulu hitam berkilau yg dapat dilatih menirukan bunyi (kata-kata, nyanyian, dsb); Graculla religiosa
bepergian be.per.gi.an [v] berjalan jauh: tiap hari Minggu banyak orang ~ ke luar kota
beperkara be.per.ka.ra [v] mempunyai perkara atau urusan; berurusan: pd waktu ini ia sedang ~ dng polisi
ber ber -- an an [konfiks verba] (1) melakukan kegiatan, mengalami peristiwa, dan menyatakan pelaku atau pengalam yg lebih dr satu, serta perbuatan atau proses yg berkali-kali: bepergian; berguguran; berdatangan; (2) perbuatan atau peristiwa yg terjadi secara timbal balik: berpelukan, berciuman, bersentuhan; (3) berelasi satu sama lain: bermesraan; berseberangan; berdekatan; (4) merasa memilki: berakhiran; beralasan; berpikiran
ber- (be- ) prefiks pembentuk verba (1) mempunyai: beratap; bercita-cita; beristri; (2) menggunakan atau memakai: belayar; bermobil; berbaju; (3) menghasilkan: bertelur; berkokok; (4) dl jumlah atau kelipatan: bertiga; berjuta-juta; (5) mengakui dan/atau memanggil sbg: beradik; berbapak; bertuan; (6) bertindak atau bekerja sbg: bertani; bertinju; (7) berada dl keadaan: bergembira; bersedih; (8) menyatakan perbuatan timbal-balik: bergulat; bertinju; (9) menyatakan perbuatan mengenai diri sendiri: berhias; bercukur
berabad-abad ber.a.bad-a.bad [v] beberapa abad lamanya; beratus-ratus tahun
berabang ber.a.bang [v] (1) mempunyai abang; (2) menyebut dng sebutan abang (kakak); memanggil abang: ia ~ kpd saya
berabarkan ber.a.bar.kan [v] mempunyai dinding penyekat : bilik itu ~ tepas
berabe be.ra.be [Jk a] susah (repot) mengerjakannya (mengurusnya): kalau kita ketahuan polisi, akan -- jadinya
berabjad ber.ab.jad [v] (1) menurut susunan abjad; (2) mempunyai abjad
berada ber.a.da [v] (1) ada (di): ketika itu ia ~ di luar negeri; (2) berpunya (tidak kekurangan): orang tuanya tergolong orang yg ~ di kampungnya
beradab ber.a.dab [v] (1) mempunyai adab; mempunyai budi bahasa yg baik; berlaku sopan: perbuatannya spt kelakuan orang yg tidak ~; (2) telah maju tingkat kehidupan lahir batinnya: bangsa-bangsa yg telah ~
beradak be.ra.dak [v] tombak-menombak (dl perang); tusuk-menusuk; tohok-menohok
beradaptasi ber.a.dap.ta.si [v] menyesuaikan (diri): manusia adalah makhluk yg paling mampu ~ dng lingkungannya
beradat ber.a.dat [v] (1) mempunyai adat; (2) menurut atau melakukan secara adat; (3) menjalankan perhelatan dsb menurut adat; (4) tahu sopan santun
beradik ber.a.dik [v] (1) memanggil orang dng sebutan adik; (2) mempunyai adik
beradun ber.a.dun [v] berhias; berdandan: tuan putri ~ dng sangat indahnya
berafiliasi ber.a.fi.li.a.si [v] mempunyai pertalian dan berhubungan sbg anggota atau cabang: organisasi pemuda itu sama sekali tidak ~ dng partai politik itu
beragak-agak ber.a.gak-a.gak [v] (1) bermaksud; berniat; berpikir-pikir: ia sudah beberapa kali ~ hendak berkenalan dng tetangganya yg baru itu; (2) ingat-ingat; hati-hati: ia mengatakan sesuatu dng tidak ~ sedikit juga
beragam be.ra.gam [v] banyak ragamnya; bermacam-macam; berwarna-warni
beragama ber.a.ga.ma [v] (1) menganut (memeluk) agama: saya ~ Islam dan dia ~ Kristen; (2) beribadat; taat kpd agama; baik hidupnya (menurut agama): ia datang dr keluarga yg ~; (3) cak sangat memuja-muja; gemar sekali pd; mementingkan: mereka ~ pd harta benda
berahasia be.ra.ha.sia [v] (1) terdapat rahasia; mempunyai rahasia: di antara kami sudah tidak ~ lagi; (2) cak mengatakan rahasia kpd (dng): jangan ~ dng orang yg tidak dapat dipercaya
berahi be.ra.hi [n] perasaan cinta kasih antara dua orang yang berlainan jenis kelamin; asyik: ketika dipandangnya wajah kekasihnya, bangkitlah -- nya; (2) a sangat suka; sangat tertarik: tuan putri pun sangat -- mendengar bunyi-bunyian itu; (3) n Tern gejala yg timbul secara berkala pd ternak betina sbg perwujudan berahi untuk dikawinkan; entrus
berahi pertama kuda [Tern] berahi pertama setelah melahirkan bagi kuda betina, biasanya berkisar 2-11 hari setelah melahirkan
berair ber.a.ir [v] mengandung (berisi, mengeluarkan, dsb) air: pd musim kemarau banyak perigi yg tidak ~
beraja be.ra.ja [Jk n] bintang beralih [v] (1) berlaku sbg raja; menjadi raja; (2) menghambakan diri (kpd): semua rakyat setuju ~ putra mahkota; (3) mempunyai raja: negara republik tidak ~ , tetapi berpresiden
berakal ber.a.kal [v] (1) mempunyai akal: manusia adalah makhluk yg ~; (2) pandai mencari ikhtiar; cerdik; pandai: orang yg ~ tidak mudah putus asa
berakar ber.a.kar [v] (1) ada akarnya; keluar akarnya; (2) ki mendalam benar; berpegang teguh: nasihat orang tuanya telah ~ dl sanubarinya; (3) ki sudah beranak cucu; (4) lama benar menetap di suatu tempat: ia sudah ~ di Lampung
beraku ber.a.ku [v] memakai kata aku: ia ~ dan berengkau dng tamunya itu
beralah ber.a.lah [v] suka mengalah; suka menyabarkan diri
beralam ber.a.lam [v] mempunyai alam
beralamat ber.a.la.mat [v] (1) ada alamatnya (adresnya): surat-surat yg tidak ~ si pengirim sudah disisihkannya; (2) ditujukan (kpd): kritik itu ~ kpd panitia; (3) memberi tanda (akan terjadi sesuatu): ~ kurang baik; (4) bersasaran; bertujuan
beralang ber.a.lang [v] (1) mempunyai alang; berpalang; (2) mempunyai dinding penyekat; berdinding penyekat
beralas ber.a.las [v] (1) memakai alas (lapik, dasar); berdasar: cawan tidak ~; (2) kukuh kuat (krn ada alasnya): sekalian perkataannya tidak ~
beralasan ber.a.las.an [v] berdasar; ada alasannya; dng alasan: kecemasan yg tidak ~
beralaskan ber.a.las.kan [v] berdasar pd; berdasarkan: tuduhan itu hanya ~ keterangan-keterangan palsu
beralat ber.a.lat [v] mengadakan pesta atau upacara adat; mengadakan perjamuan: Paman hendak ~ mengawinkan putrinya
beralih tugas ber.a.lih tu.gas [v] berpindah tugas (jabatan): ia yg semula guru kemudian ~ di bidang administrasi di instansinya
beralun ber.a.lun [v] berombak memanjang: laut luas ~
beramai-ramai be.ra.mai-ra.mai [v] (secara) bersama-sama; (dl jumlah banyak): orang datang ~ ke tempat kecelakaan itu sehingga lalu lintas terhenti sejenak; mereka ~ menyingkirkan kayu besar itu dr jalan raya
beramal ber.a.mal [v] (1) berbuat kebajikan; memberi sumbangan atau bantuan kpd orang miskin, organisasi sosial, dsb; (2) melakukan sesuatu yg baik, spt memberi nasihat, bekerja untuk kepentingan masyarakat, mengajarkan ilmu, mengaji; (3) berdoa, memohon kpd Tuhan: tebal imannya dan rajin ~; (4) berbuat amal
beramanat ber.a.ma.nat [v] menyampaikan (memberi, mengantar) amanat; berpesan
berambisi ber.am.bi.si [v] berkeinginan keras mencapai sesuatu (cita-cita dsb); mempunyai ambisi: regu bulu tangkis lawan merupakan tim yg sangat ~ dan perlu diperhitungkan
berambu be.ram.bu [v] berambu-rambu; mempunyai rambu-rambu; berumbai-rumbai
beramuk ber.a.muk [v] (1) saling mengamuk: si A dan si B ~; (2) beramuk-amuk; (3) ki berkecamuk; kacau; bergelora: ~ pikirannya
beranak ber.a.nak [v] (1) mempunyai anak: ia sudah ~ dua orang; (2) melahirkan anak: istrinya baru ~; (3) dng anaknya: saudagar tiga ~
beranak bercucu ber.a.nak bercucu mempunyai anak dan cucu; (2) ki turun-temurun; ~ pinak mempunyai keturunan: Kiai Maja ~ di Minahasa
berancang be.ran.cang [v] dng (mempunyai) rencana sebelumnya; telah diatur lebih dahulu: pembunuhan itu ~
beraneh-aneh ber.a.neh-a.neh [v] berbuat yg aneh-aneh: kecenderungan ~ itu bukanlah tidak ada sebabnya
berang be.rang [a] sangat marah; sangat gusar: dia menjadi -- melihat kelakuan anaknya yg kurang ajar itu; Ayah tidak kuasa menahan -- nya melihat anaknya dipukul orang
berangan be.rang.an [n] (1) pohon yg termasuk suku Fagaceae, berdaun tunggal, bagian atas daunnya berwarna hijau mengilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan, bunganya berkelompok, buahnya agak bulat dan berduri (ada bermacam-macam spt -- dangkal, Castanopsis argentea; -- duri (haji), Castanopsis javanica; -- landak, Quercus spicata; (2) buah berangan [n] racun tikus; barangan; warangan [n] berang-berang
berangan-angan ber.a.ngan-a.ngan [v] (1) mempunyai angan-angan (cita-cita, ingatan): boleh ~ asal jangan terlampau tinggi; (2) mengangan; mengangan-angan; (3) berniat; bermaksud: tiada ia ~ hendak membalas dendam
berangga be.rang.ga lihat 1rangga [v] mempunyai rangga: rusa ~
beranggapan ber.ang.gap.an [v] berpendapat; menyangka
beranggota ber.ang.go.ta [v] mempunyai anggota: perkumpulan itu ~ lima puluh orang
beranggotakan ber.ang.go.ta.kan [v] mempunyai (beberapa) anggota
berangin ber.a.ngin [v] (1) ada angin bertiup: hari ini tidak ~; (2) ki ada sedikit-sedikit: akhirnya perkara pembunuhan itu ~ juga
berangin-angin ke telinga ber.a.ngin-a.ngin ke telinga [ki] kedengaran (tt desas-desus dsb)
berangka be.rang.ka [v] mempunyai rangka; mempunyai bentuk (tt bangunan): binatang bersel satu itu tidak ~
berangkai be.rang.kai [v] mempunyai kaitan dng yg lain: peristiwa itu ~ dng penyelundupan
berangkai-rangkai be.rang.kai-rang.kai [v] mempunyai rangkaian; bergandeng-gandeng; sambung-menyambung: ~ bunga cempaka itu disusun; ~ kejadian yg satu dng kejadian yg lain
berangkulan be.rang.kul.an [v] (1) saling merangkul: kedapatan ia sedang ~ dng kekasihnya; (2) ki bekerja sama: sudah saatnya Anda dan kami ~ dl usaha
berangsang be.rang.sang , mem.be.rang.sang 1 a gusar sekali; (2) v merangsang atau membangkit-bangkit hati supaya menjadi berani (marah dsb): dia suka -- orang lain sehingga dibenci orang banyak [a] marah sekali: dia akan ~ kalau diejek spt itu
berangsur ber.ang.sur [v] (1) sedikit demi sedikit (bergerak, bertambah-tambah, berkurang, dsb); lama-kelamaan menjadi baik (besar, penuh, dsb): keadaan kesehatannya ~ baik; (2) beringsut sedikit-sedikit; bergeser (maju) sedikit-sedikit: mula-mula meniarap lalu ~ ke depan
berangus be.ra.ngus [n] selongsong penutup yg terbuat dr kulit atau rotan yg dianyam untuk menutup moncong anjing (supaya jangan menggigit) atau moncong anak sapi (supaya jangan menyusu)
berangus pers undang-undang (peraturan) yg melarang penerbitan media cetak, spt surat kabar jika dianggap isinya dapat mengganggu keamanan negara
berani be.ra.ni [a] mempunyai hati yg mantap dan rasa percaya diri yg besar dl menghadapi bahaya, kesulitan, dsb; tidak takut (gentar, kecut): kita harus -- mempertahankan kebenaran
berani menjual [pb] jika berani mengatakan (memerintahkan), hendaknya berani melakukan juga
berani-berani be.ra.ni-be.ra.ni [a] asal berani; berani yg tidak beralasan: jangan coba-coba menyerang musuh tanpa persenjataan lengkap krn -- saja tidak ada gunanya
beranjung ber.an.jung [v] ada anjungnya
berantak be.ran.tak , be.ran.tak.an a (1) cerai-berai (berserak-serak); tidak keruan letaknya: sungguh tidak sedap pemandangan di ruangan itu krn segala barang -; (2) tidak terpelihara dng baik: jika rumah tangga -, pendidikan anak-anak akan telantar
berantara ber.an.ta.ra [v] (1) ada antaranya (selangnya, selanya); berselang: pohon-pohon peneduh di pinggir jalan itu ~ 5 m; (2) tidak langsung; tidak sekaligus (setapak demi setapak): rumah itu dibangun secara ~
berantas be.ran.tas [v] mem.be.ran.tas v membasmi; memusnahkan: obat ini disediakan untuk -- penyakit malaria
beranting be.ran.ting [v] (1) mempunyai ranting; ada rantingnya: pohon itu mulai bercabang dan ~; (2) bersambung (dng yg lain): surat itu dikirim secara ~
berantisipasi ber.an.ti.si.pa.si [v] membuat (memiliki) perhitungan tt hal-hal yg akan terjadi: penjaga gawang itu cepat ~ dng menyergap bola yg menuju jaringnya
berantun ber.an.tun [v] berhias diri; bersolek: sedikit bekerja banyak ~
berapa be.ra.pa [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan bilangan yg mewakili jumlah, ukuran, nilai, harga, satuan, waktu: -- ekor hewan yg dijual?; -- kilometer jauhnya dr sini?; -- jam kita harus menunggu?; -- rupiah kerugiannya?; (2) kapan; bilamana: tahun -- dia lahir; pukul -- dia datang?; (3) berulang-ulang; berkali-kali: -- pun dinasihati tidak diturutnya juga; (4) ark betapa: sekarang barulah dirasakannya -- malu dihinakan orang di depan umum
berapi-api ber.a.pi-a.pi [a ki] (1) bersemangat sekali; bergelora; berkobar- kobar (tt semangat, gairah): semangatnya ~ untuk menentang penindasan; (2) marah sekali: ia menatap dng pandangan yg ~
berapresiasi ber.a.pre.si.a.si [v] mempunyai apresiasi; ada apresiasi
berapungan ber.a.pung.an [v] mengambang berserakan di permukaan air: banyak kayu kecil atau sampah ~ di pantai
berarah ber.a.rah [v] ada arahnya; bertujuan: setiap pembimbingan dl pendidikan harus ~
berarak tidak berlari ber.a.rak tidak berlari [pb] melakukan sesuatu sebagaimana mestinya
berargumentasi ber.ar.gu.men.ta.si [v] memberikan alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat: sistem dan tradisi mahkamah peradilan kita hendaknya banyak memberikan kesempatan ~
berarti ber.ar.ti [v] (1) mengandung maksud: jika ibu marah, itu tidak ~ beliau benci kepadamu; (2) berfaedah; berguna: mungkin pertolongan saya ini tak ~ bagi penderitaanmu yg begitu besar; (3) sama artinya dng; sama halnya dng: mengambil milik orang tanpa permisi ~ mencuri
berartikulasi ber.ar.ti.ku.la.si [v] mempunyai artikulasi
beras be.ras [n] (1) padi yg telah terkelupas kulitnya (yg menjadi nasi setelah ditanak); (2) biji-bijian; butir-butiran (spt jagung, kopi)
beras basah [ki] sesuatu yg manfaatnya tidak ada sama sekali
beras bertih beras yg digoreng tidak dng minyak
beras jernih beras giling yg butir-butirnya tidak mengapur
beras patah beras yg pecah sehingga bentuknya tidak utuh
beras pecah beras dng ukuran 5/10-2/10 bagian panjang butir aslinya; beras patah
beras pecah kulit butir padi yg kulitnya sudah dilepaskan, tetapi belum disosoh
beras sosoh beras yg sudah dibersihkan hingga hilang selaput bijinya; (2) beras yg telah dilepaskan sekam, lembaga, dan kulit arinya dng cara menumbuk (tanpa menggunakan tenaga motor)
beras tumbuk beras yg dikupas kulitnya dng ditumbuk
berasa be.ra.sa [v] (1) mendapat rasa (yg dialami oleh badan): seluruh badannya ~ sakit; (2) mempunyai rasa (pahit, manis, dsb): gulai itu ~ masin, cukup banyak garamnya; (3) Mk dirasa(i); terasa (sbg): rumahku ini tiada ~ rumahku lagi
berasak ber.a.sak [v] (1) berjejal(-jejal); penuh sesak; berdesak-desak: orang ~ di muka loket; (2) beringsut (bergeser pindah atau pergi); beranjak: ia tidak ~ dr tempatnya
berasap ber.a.sap [v] mengeluarkan asap; ada asapnya: bintang ~ , bintang berekor
berasap-asap ber.a.sap-a.sap [v] banyak mengeluarkan asap
beraset ber.a.set [v] mempunyai aset; ada asetnya
berasing-asingan ber.a.sing-a.sing.an [v] saling menyendiri; tidak campur-mencampur: hanya satu tahun suami istri itu hidup bersama, kemudian mereka ~
berasio be.ra.sio [v] (1) mempunyai rasio; (2) berkemampuan menggunakan rasio (akal) dng baik; berkemampuan untuk memahami, menyimpulkan, berpikir secara logis (masuk akal)
beraspal ber.as.pal [v] (1) mengandung aspal; ada aspalnya; (2) sudah dilapisi aspal; sudah diaspal: jalan-jalan ~ merupakan prasarana yg baik bagi kelancaran perputaran ekonomi
berasrama ber.as.ra.ma [v] (1) mempunyai asrama; (2) bersama-sama tinggal di dl suatu bangunan (kompleks)
berat be.rat [a] besar ukurannya (di antara jenisnya atau benda-benda yg serupa): alat-alat -- , mobil derek, traktor, dsb; (2) a besar tekanannya (timbangannya): peti -- itu tidak dapat diangkat oleh tiga orang; (3) a payah; parah (tt luka penyakit dsb): akibat kecelakaan itu dia menderita luka --; kalau penyakit sudah -- susah diobati; (4) a sulit (susah, sukar) melakukannya; melebihi ukuran (kekuatan, kemampuan, kesanggupan, dsb): kematian ibunya merupakan cobaan -- bagi gadis itu; (5) a sukar digerakkan, seakan-akan ditindih atau ditekan (tt anggota badan dsb): kepala terasa -- dan pusing; mata terasa -- , mengantuk; (6) a kuat merangsang saraf; keras (tt rokok, obat, dsb): ia suka rokok yg --; (7) a memihak; cenderung: hatinya lebih -- kpd kekasihnya dp kpd orang tuanya; (8) ki v hamil: istrinya sedang dl --; (9) a sangat keras (perkiraan, dugaan, dsb): -- dugaanku bahwa dia yg salah; (10) n besarnya tekanan suatu benda apabila diangkat, ditimbang, dsb; bobot; timbangan: akibat sakit, -- nya berkurang 7 kg; (11) n Fis gaya tarikan yg diderita suatu benda krn massanya dan keberadaannya di dalam, di sekitar, ataupun pd suatu sistem massa; bobot; (12) ki a susah; celaka: wah, kalau ketahuan, -- kita
berat bibir tidak suka berbicara banyak; pendiam
berat hati kurang suka (enggan) melakukan; (2) tidak sampai hati (tidak tega) melakukan; (3) cenderung (hati) kpd; (4) keras sangkaan (dugaan)nya (thd sesuatu)
berat jenis [Fis] perbandingan berat benda dng berat air yg sama besar volumenya (msl berat jenis marmer 2,8 artinya marmer yg besarnya 1 dm3 beratnya 2,8 kg)
berat telinga kurang baik pendengarannya; pekak
beratap ber.a.tap [v] mempunyai (memakai) atap: kebanyakan rumah penduduk ~ genting
beratapkan langit [ki] (1) banyak berlubang (tt atap), bocor: rumahnya sudah beratapkan -- , namun ia belum dapat memperbaikinya; (2) di l
berawa be.ra.wa [v] mempunyai rawa; terdiri atas rawa
berawa-rawa be.ra.wa-ra.wa [v] banyak rawa
berawak ber.a.wak [v] mempunyai awak: negara itu sudah dapat meluncurkan pesawat ruang angkasa yg ~
berawal ber.a.wal [v] ada awalnya; bermula: perkelahian itu ~ dr suatu insiden kecil
berawalan ber.a.wal.an [v] memakai (mempunyai) awalan: kata yg ~
berawan be.ra.wan [v] mempunyai rawan; merasa rawan
berayah ber.a.yah [v] (1) mempunyai ayah (bapak); (2) menyebut (menganggap) ayah (kpd)
berbadan ber.ba.dan [v] mempunyai badan (tubuh); ada badannya
berbadi ber.ba.di [v] mempunyai kelakuan yg serupa (dng); menyerupai: anak itu -- seekor ular
berbagai ber.ba.gai [v] (1) kl mempunyai persamaan; berbanding; bertara: parasnya elok tiada -; (2) bermacam-macam; berjenis-jenis: -- daya upaya telah dilakukan; -- cara telah dicoba
berbagat ber.ba.gat [v] berbintik-bintik hitam di badan; mempunyai bagat
berbahasan ber.ba.has.an [v] berbicara dan berdebat tt suatu masalah bersama-sama: kedua penyair itu -- tt falsafah hidup
berbahaya ber.ba.ha.ya [v] (1) ada bahayanya; (mungkin) mendatangkan bahaya; (dl keadaan) terancam bahaya: kanker dan tifus merupakan penyakit akut yg -; (2) (dl keadaan) terancam bahaya: -- sekali keadaannya, lukanya sangat parah
berbait-bait ber.ba.it-ba.it [v] terdiri atas lebih dr dua bait: soneta itu -- yg jumlahnya ada empat belas baris
berbakat ber.ba.kat [v] (1) berbekas; ada bekasnya; (2) mempunyai dasar kepandaian yg dibawa sejak lahir; berpembawaan: ia -- dagang; anak itu -- melukis
berbakti ber.bak.ti [v] berbuat bakti (kpd); setia (kpd): -- kpd Tuhan Yang Maha Esa dng jalan melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya
berbalas ber.ba.las [v] (1) menjawab; menyahut: maka -lah suara dr bawah; (2) bersambut; dijawab; ada balasnya: cinta yg tidak -; (3) bertimbalan (dng); alang berjawab, tepuk -, pb baik dibalas dng baik, jahat dibalas dng jahat
berbalik ber.ba.lik [v] (1) kembali (arahnya): kumandang ialah bunyi (suara) yg -; bola tenis yg dilemparkan ke tembok akan selalu --; (2) berubah letaknya (yg di atas menjadi di bawah, menelentang menjadi meniarap): tidurnya sangat gelisah, sebentar-sebentar --; (3) bertukar (haluan) hingga berlawanan dng yg semula; berputar (kembali); berpaling: ia -, lalu lari
berbalikan ber.ba.lik.an [v] berlawanan; bertentangan: ucapannya -- dng perbuatannya
berbanding ber.ban.ding [v] (1) ada bandingnya; ada imbangannya: keindahannya tiada -- di dunia ini; (2) sebanding; seimbang: pengeluaran hendaknya -- dng pendapatan; (3) dibandingkan: 2 -- 3 sama dng 6 -- 9
berbanir ber.ba.nir [v] ada banirnya
berbantah ber.ban.tah [v] bertengkar mulut; bercekcok: dimulai dr -- akhirnya jadi berkelahi
berbapak ber.ba.pak [v] (1) mempunyai bapak; (2) menganggap (menyebut, memperlakukan sbg) bapak
berbareng ber.ba.reng [adv] bersama-sama; bersamaan wakunya: -- dng kebakaran itu turun hujan yg lebat
berbasiskan ber.ba.sis.kan [v] menjadikan sesuatu sbg basis: selain partai -- Islam, banyak pula partai lain yg menolak usul yg berbau SARA itu
berbatas ber.ba.tas [v] ada batasnya; mempunyai batas; memakai batas: kekuasaan yg tidak -; tanah yg belum -- itu tidak dapat ditanami
berbatasan ber.ba.tas.an [v] bersamaan batasnya: pekarangan saya -- dng pekarangannya
berbataskan ber.ba.tas.kan [v] berbatas dng; mempunyai batas berupa: negara-negara yg -- laut
berbatu ber.ba.tu [v] mengandung batu; ada batunya
berbatu-batu ber.ba.tu-ba.tu [num] (1) penuh batu; banyak batunya: jalan menuju ke sana --; (2) banyak batu jaraknya: ia terpaksa berjalan -- sebelum sampai di desanya
berbatuan ber.ba.tu.an [a] penuh dng batu: kampung kelahiranku hanya dapat ditempuh dng kendaraan darat yg tahan banting di tanah -
berbau ber.bau [v] (1) mempunyai bau; mengeluarkan bau (harum, busuk, dsb): ketika ditemukan, mayat itu sudah -- busuk; (2) baunya spt bau ...: baju ini telah -- keringat; (3) mendapat bau; tercium: -- cat yg masih baru; (4) terkandung di dalamnya (sesuatu yg lain): bantuan yg -- politik; (5)ki telah mulai diketahui sedikit-sedikit (tt rahasia dsb): telah -- oleh polisi dr mana datangnya komplotan penjahat itu; bakar tidak -, pb maksud jahat yg tersembunyi
berbaur ber.ba.ur [v] (1) bercampur: ketakutan dan penyesalan -- menjadi satu di dl hatinya; (2) bergaul (dng): janganlah engkau -- dng orang-orang yg bertabiat tidak baik; (3) hidup sbg suami istri; kawin: sudah sekian lama mereka hidup -, tetapi belum dikaruniai anak; (4) larut: minyak tidak dapat -- dng air
berbawaan ber.ba.wa.an [v] berpadanan (dng); selaras (dng): gadis itu menari -- dng musik pengiringnya
berbayang ber.ba.yang [v] (1) ada bayang-bayangnya: kata orang, harimau jadi-jadian itu tidak -; (2) seakan-akan kelihatan dl angan-angan: hal itu tidak nyata, tetapi -- pd ingatan saya
berbecak-becak ber.be.cak-be.cak [v] (1) berbintik-bintik; berintik-rintik; berkurik-kurik: bajunya terbuat dr kain -; (2) bernoda; kotor: celananya -- kena lumpur
berbeda ber.be.da [v] ada bedanya; berlainan: mereka mempunyai potongan rambut yg -, seorang panjang dan seorang lagi pendek
berbedil ber.be.dil [v] menyandang (membawa) bedil
berbekal ber.be.kal [v] mempunyai bekal; membawa bekal: ia datang kemari -- kemauan dan niat untuk maju
berbekas ber.be.kas [v] (1) ada (tampak) bekasnya: lecutan itu -- di punggungnya; (2) berkesan; memberikan kesan: kekecewaan yg dideritanya tidak -- pd sikapnya
berbelah ber.be.lah [v] (1) mempunyai belah; ada belahnya: bajunya -- di belakang; (2) kl berbagi; terbagi (menjadi dua): bulan -; cintanya -
berbelahan ber.be.lah.an [v] mempunyai belahan; (2) Mk n seketurunan: dia masih -- dng saya
berbelang-belang ber.be.lang-be.lang [v] ada belang-belangnya; berwarna belang-belang
berbelasungkawa ber.be.la.sung.ka.wa [v] menyatakan ikut berduka cita
berbeli-beli ber.be.li-be.li [v] (1) saling membeli: setelah berunding, kedua negara itu -- hasil negeri masing-masing; (2) cak berbelanja banyak (di pasar, di toko, dsb): menjelang Lebaran, banyak orang -- di pasar
berbelian ber.be.li.an [v] memanggil dukun untuk mengobati orang sakit: orang kampung masih suka -- untuk mengobati penyakitnya
berbelimbing ber.be.lim.bing [v] mempunyai sanding-sanding menurut panjangnya (spt bentuk kayu penggaris); mempunyai belimbing
berbelit ber.be.lit [v] (1) melingkar spt lingkaran tali pd kumparan benang; berlilit; melilit; (2) ki kusut dan sulit; banyak sangkut-pautnya
berbelit-belit ber.be.lit-be.lit [v] (1) melilit-lilit: suluran-suluran itu -- pd pohon-pohon besar; (2) berkelok-kelok dan berlingkar-lingkar: jalan ke puncak gunung itu --; (3) berjalin-jalin; bertali-tali (dng); bersangkut paut (dng); kusut atau rumit sekali: masalah korupsi adalah masalah yg -- dan melibatkan orang banyak
berbelok ber.be.lok [v] beralih arah; berkelok: ia memperlambat vespanya, lalu -- ke kanan
berbelulang ber.be.lu.lang [v ] berkulit keras; kapalan: telapak kaki saya -- krn banyak berjalan tanpa alas kaki
berbenang-benang ber.be.nang-be.nang [v] mempunyai banyak benang
berbenih ber.be.nih [v] (1) ark menggunakan benih: tiada lain selain dr Tuhan Allah yg dapat menjadikan pohon yg pertama tiada dng -; (2) mempunyai benih
berbenteng ber.ben.teng [v] mempunyai (mempergunakan) benteng
berbentol-bentol ber.ben.tol-ben.tol [v] berbintik-bintik (agak besar); ada bercak-bercaknya: tubuh bayinya -- merah
berbentrokan ber.ben.trok.an [v] (1) bertubrukan: jalanan macet, rupanya ada mobil -; (2) berselisih (paham)
berbentuk ber.ben.tuk [v] mempunyai bentuk; memakai bentuk
berberat ber.be.rat [v] mempunyai berat: roket yg -- 20.000 ton itu diorbitkan ke angkasa
berbeting ber.be.ting [v] mempunyai beting: muara sungai ini --
berbetulan ber.be.tul.an [v] (1) bertepatan: Lebaran tahun ini jatuh -- dng peringatan ulang tahunku; (2) cocok; sesuai: usulnya -- dng usul ketua; (3) bersamaan arah (tujuan, maksud): kedua pesawat itu tampak -- menuju London
berbiak ber.bi.ak [v] bertumbuh (berkembang) menjadi banyak (tt binatang, tumbuhan, dsb): tikus sangat cepat -
berbicara ber.bi.ca.ra [v] (1) berkata; bercakap; berbahasa: siapa yg -- dng kamu tadi; ia dapat -- dl bahasa Jawa atau dl bahasa Sunda dng lancar; (2) melahirkan pendapat (dng perkataan, tulisan, dsb): menuntut ditiadakan larangan -- dan berkumpul; ia -- atas nama partainya; (3) berunding; merundingkan: lama juga mereka -- tt soal penjualan tanah itu; (4) ki digunakan untuk (membunuh, melukai): awas, senjata api ini bisa -- kalau kamu tidak mengaku
berbidan ber.bi.dan [v] meminta pertolongan (ditolong oleh) bidan waktu melahirkan (anak); beranak tiada -, pb mendapat kesusahan (kecelakaan dsb) krn salahnya sendiri
berbiji ber.bi.ji [v] ada bijinya; mempunyai biji: buah nenas termasuk buah tidak -
berbiku-biku ber.bi.ku-bi.ku [v] mempunyai (ada) lipatan (pd tepi kain dsb); bertakik; bergerigi
berbilang dr esa ber.bi.lang dr esa, mengaji dr alif [pb] jika mengerjakan sesuatu hendaknya dimulai dr permulaan
berbilang irasional ber.bi.lang irasional [Mat] bilangan yg tidak dapat dinyatakan dng bilangan pecahan atau bilangan yg bukan bilangan rasional (spt 2, 3, 5, 7)
berbilang kardinal ber.bi.lang kardinal [Mat] bilangan yg menyatakan banyaknya anggota suatu himpunan
berbilang kompleks ber.bi.lang kompleks bilangan yg terdiri atas bagian nyata dan bagian khayal, msl 3 + 4 i adalah suatu bilangan kompleks
berbilang pecahan ber.bi.lang pecahan bilangan yg jumlahnya kurang atau lebih dr bilangan utuh (1/4, b, dsb)
berbilang pokok ber.bi.lang pokok bilangan yg dipakai untuk membilang atau untuk menunjukkan berapa banyak
berbilang prima ber.bi.lang prima bilangan yg tepat yg mempunyai dua faktor
berbilang utuh ber.bi.lang utuh bilangan yg menyatakan jumlah satuan secara penuh; bilangan bulat
berbilik-bilik ber.bi.lik-bi.lik [v] mempunyai banyak ruang kecil yg bersekat; beruang-ruang kecil
berbinar-binar ber.bi.nar-bi.nar [v] (1) bersinar-sinar; bercahaya-cahaya: matanya -- menandakan kegembiraan hatinya; (2) berkunang-kunang: penglihatannya --
berbingkai ber.bing.kai [v] diperkuat dng dipasangi bingkai di sekelilingnya; ada bingkainya: pd dindingnya terpasang foto keluarga -- rotan
berbini ber.bi.ni [v] mempunyai bini; sudah kawin (tt laki-laki): ada lelaki yg -- empat; sudah cukup umurnya untuk -
berbintang ber.bin.tang [v] (1) ada bintangnya: langit tiada -; (2) memakai bintang: dia seorang perwira tinggi -- dua; (3) mempunyai rasi; berzodiak: anakku -- Taurus
berbintang-bintang ber.bin.tang-bin.tang [v] (1) ada banyak bintang; tampak berkilauan: malam ini langit bersih -; (2) ki berkunang-kunang (mata atau penglihatan): mata -- dan kepala pusing; (3) ki berlubang-lubang pd dinding (atap) sehingga cahaya matahari masuk: dinding rumahnya dr bambu dan telah -
berbintik ber.bin.tik [v] bertitik putih atau kurik pd kulit; bertitik-titik (pd dasar warna yg berbeda): kulitnya -; serban putih -- hitam
berbintil-bintil ber.bin.til-bin.til [v] mempunyai banyak bintil
berbiola ber.bi.o.la [v] (1) mempunyai biola; (2) bermain (menggesek) biola: engkau beryanyi dan aku --
berbiras ber.bi.ras [v] mempunyai (ada) hubungan persaudaraan krn biras
berbisa ber.bi.sa [v] (1) mengandung zat racun: ular -; (2) ki dapat merusakkan akhlak kehidupan: ajarannya -- bagi masyarakat; (3) mengandung unsur jahat yg dapat menjerumuskan orang lain; (4) ki menyakitkan (hati): mulutnya -
berbisu ber.bi.su [v] diam tidak mau berkata-kata; bersikap membisu: pencuri itu tetap -- ketika ditanyai oleh polisi yg memeriksanya
berbisul ber.bi.sul [v] ada bisulnya: telapak kakinya -- sehingga ia tidak dapat berjalan dng baik
berblirik ber.bli.rik [v] mempunyai corak lurik, berbintik-bintik hitam putih
berbobot ber.bo.bot [v] (1) mempunyai berat; (2) ada isinya; bermutu: tulisan-tulisannya itu penting krn --
berbohong ber.bo.hong [v] menyatakan sesuatu yg tidak benar; berbuat bohong; berdusta: jangan coba-coba -, nanti pasti ketahuan
berbongkah ber.bong.kah [v] menjadi bongkah; merupakan bongkah: sawah itu tanahnya sudah -- krn kekeringan
berbongkah-bongkah ber.bong.kah-bong.kah [v] (1) beberapa bongkah (gumpal); (2) menjadi (merupakan) beberapa bongkah: sawah yg tanahnya sudah -- itu harus segera diempoh(i)
berborok ber.bo.rok [v] berpenyakit borok; ada boroknya
berboyong ber.bo.yong [v] berpindah tempat tinggal beserta seluruh keluarga dan seluruh barang miliknya: para transmigran -- ke luar Jawa
berbuah ber.bu.ah [v] ada buahnya: pohon kelapa itu belum -
berbual ber.bu.al [v] (1) meluap (memancar) ke luar dan biasanya berbuih: timbul seleranya melihat bir -- dl gelas; tampak air -- di belakang kapal yg sedang berlayar; (2) ki keluar serentak: kenangan lama -- ke luar setelah aku berada kembali di desa tempat aku dibesarkan [v] mengobrol; bercakap yg bukan-bukan (sombong): kalau sudah -, dia lupa akan waktu
berbudaya ber.bu.da.ya [v] mempunyai budaya; mempunyai pikiran dan akal yg sudah maju: bangsa yg -
berbudi ber.bu.di [v] mempunyai budi; (2) v mempunyai kebijaksanaan; berakal; (3) v berkelakuan baik; (4) a murah hati; baik hati
berbukit ber.bu.kit [v] mempunyai bukit; ada bukitnya
berbukit-bukit ber.bu.kit-bu.kit [v] mempunyai banyak bukit: kami harus menempuh daerah yg -
berbukti ber.buk.ti [v] mempunyai bukti: kejahatan yg telah -
berbuku ber.bu.ku [v] (1) mempunyai buku: buluh -; (2) berbongkah (bergumpal) kecil-kecil: gula itu -- krn kena air
berbulan ber.bu.lan [v] (1) ada bulannya; (2) hingga sebulan lamanya
berbulan-bulan ber.bu.lan-bu.lan [n] beberapa bulan lamanya: -- mereka hidup terpencil di pulau itu
berbulu ber.bu.lu [v] mempunyai bulu; ada (tumbuh) bulunya
berbumbu ber.bum.bu [v] ada bumbunya; mengandung bumbu: ia harus menghindari makanan yg terlalu --
berbunga ber.bu.nga [v] (1) mempunyai bunga: mangga itu sudah mulai --; (2) mempunyai hiasan yg bagus-bagus: bajunya --; (3) berhasil: usaha kita sudah -- [v] (1) ada bunganya (rentenya): pinjaman ini tidak --; (2) gadai dng sejumlah uang sbg bunga
berbunga-bunga ber.bu.nga-bu.nga [v] (1) mempunyai hiasan yg bagus-bagus; (2) ki bangga; berbahagia: hatinya --
berbuntut ber.bun.tut [v] (1) mempunyai buntut; berekor; (2) ki ada lanjutannya (akibatnya): pembongkaran korupsi di instansi itu -- panjang
berbunyi ber.bu.nyi [v] (1) mengeluarkan bunyi: roda -- berderit-derit; (2) bacaannya; lafalnya; bunyinya: keputusan itu -- sbg berikut [ark v] bersembunyi: maka disuruhnya beberapa orang sahaya -- di suatu tempat dng menghunus pedangnya
berburuk ber.bu.ruk [Mk v] berselisih; tidak berbaik (dng): ia -- dng tetangganya
berbusa ber.bu.sa [v] ada busanya; bergelembung-gelembung putih kecil-kecil; berbuih: kuda itu mulutnya --
berbutir ber.bu.tir [v] ada butirnya
berbutir-butir ber.bu.tir-bu.tir [v] mempunyai banyak butir; berupa banyak butir
bercabang ber.ca.bang [v] (1) mempunyai cabang (tt batang pohon, tanduk, lembaga, atau kantor): tanduk rusa itu ~; di desa itu ada pohon nyiur yg ~; (2) terpecah; tidak terpusat pd satu saja (tt hati, pikiran, dsb); mendua; bimbang (tt hati, pikiran): hatinya sudah ~ sehingga sulit dipercaya; (3) berbelah cabang (tt jalan, sungai); bersimpang: jalan (sungai) itu ~ dua; (4) ki tidak dapat dipercaya (tt perkataan): lidahnya ~
bercabang-cabang ber.ca.bang-ca.bang [v] (1) banyak tumbuh cabang (tt pohon); (2) bersimpang-simpang (tt jalan, sungai); (3) terpecah-pecah atau terbagi-bagi (tt hati, perhatian, pikiran, dsb) thd beberapa masalah; tidak terpusat pd satu masalah (tt pikiran, hati)
bercabut ber.ca.but [v] (1) tercabut; terbantun; (2) terhunus (tt pisau dr sarungnya)
bercacah ber.ca.cah [v] bergambar (pd kulit) bekas cacahan: lengannya ~
bercacah jiwa ber.ca.cah ji.wa [v] berjumlah penduduk; mempunyai jumlah penduduk: negara itu ~ seratus juta orang
bercacar ber.ca.car [v] (1) bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar): ibu-ibu membawa bayinya ~ di balai pengobatan; (2) (sudah) disuntik cacar: agar tidak sakit, kita harus ~ v berlari-lari saja (tt kuda yg masih liar): kuda itu ~ , tidak mau diam
bercacat ber.ca.cat [v] ada kekurangannya; ada cacatnya; kurang lengkap; tidak sempurna
bercadik ber.ca.dik [v] ada cadiknya (katirnya); memakai cadik (katir): kapal layar itu ~ sehingga tidak mudah oleng
bercahaya ber.ca.ha.ya [v] (1) memancarkan cahaya; bersinar (tt lampu, matahari): malam itu gelap gulita, tidak satu bintang pun ~; (2) berkilau (tt mata, permata): matanya ~ bagai intan; (3) berseri (tt wajah atau air muka): ia tersenyum simpul dan wajahnya tampak ~
bercakap ber.ca.kap [kl v] mempunyai kemampuan atau keberanian melakukan sesuatu; berkuasa: seorang pun tiada ~ naik pohon nyiur itu; inilah prajurit yg ~ mencuri keris laksamana [v] (1) berbicara; berkata: kalau hanya ~ , semua orang juga dapat; (2) berbahasa; berbicara dng bahasa: mereka ~ Inggris
bercakap-cakap ber.ca.kap-ca.kap [v] berbincang-bincang; berbicara; beromong-omong: ia sedang ~ dng temannya
bercakrawala ber.cak.ra.wa.la [v ki] mempunyai cakrawala; mempunyai pedoman tertentu: dl praktik, banyak orang yg hidupnya ti-dak ~
bercambang ber.cam.bang [v] ada cambangnya; memiliki cambang: mukanya ~ lebat
bercangap ber.ca.ngap [v] mempunyai cangap
bercap ber.cap [v] mempunyai cap: surat ini tidak ~
bercarang ber.ca.rang [v] (1) ada (tumbuh) carangnya; (2) mempunyai carang
bercat ber.cat [v] diwarnai dng cat: temboknya ~ hijau
bercawak ber.ca.wak [v] berlekuk kecil: apabila tersenyum pipinya ~ sehingga tampak manis sekali
bercawat ekor ber.ca.wat ekor ekornya dikepit di antara kaki belakang (tt anjing)
bercebar-cebur ber.ce.bar-ce.bur [v cak] berkali-kali menceburkan atau menyaukkan gayung dsb ke dl air (spt ketika mandi)
bercekah ber.ce.kah [v] (1) merekah (tt buah-buahan): delima itu ~ sehingga tampak isinya yg merah; (2) pecah-pecah; berbelah-belah (tt kulit)
bercekcok ber.cek.cok [v] bertengkar; berselisih; berbantah: ia selalu ~ mulut dng saudara-saudaranya sendiri
bercela ber.ce.la [v] ada celanya; ada cacatnya; ada kekurangannya: pekerjaannya tiada ~
bercelah ber.ce.lah [v] mempunyai celah; ada celahnya
berceloteh ber.ce.lo.teh [v] bercakap-cakap tidak keruan; mengobrol; mengoceh: sepanjang perjalanan ia tidak mau diam, ~ saja kerjanya
bercemas ber.ce.mas [v] merasa cemas (khawatir, takut) akan sesuatu: jangan kau ~ akan nasibnya
bercenduai ber.cen.du.ai [v] (1) bersenda gurau; (2) bercumbu-cumbuan dng perempuan dng maksud memikat hatinya
bercengkih ber.ceng.kih [v] bertanam cengkih; membudidayakan cengkih: ada larangan ~ krn harganya terus-menerus jatuh
bercepat-cepat ber.ce.pat-ce.pat [v] (1) berebut cepat; berlomba-lomba (saling mendahului): mereka ~ mencapai garis finis; (2) tergesa-gesa; terburu-buru: ~ lah ia keluar halaman menyongsong kedatangan ayahnya
bercerai ber.ce.rai [v] (1) tidak bercampur (berhubungan, bersatu, dsb) lagi: sewaktu ditemukan kepalanya sudah ~ dr tubuhnya; (2) berhenti bersuami-istri
berceramah ber.ce.ra.mah [v] memberikan uraian tt suatu hal (pengetahuan dsb); menyampaikan ceramah: dia diminta ~ tt keluarga berencana dl pertemuan itu
berceranggah ber.ce.rang.gah [v] (1) bercabang-cabang tanduknya: ia menembak seekor rusa yg ~; (2) tegak menganjur ke atas (tt batang yg panjang, lancip, atau tajam, spt tiang perahu, sangkur)
bercerita ber.ce.ri.ta [v] menuturkan cerita: aku hanya beberapa kali mendengar juru pantun ~; ketika guru ~ , anak-anak diam
bercintakan ber.cin.ta.kan [v] (1) kasih sayang kpd; berahi kpd: krn banyaknya lelaki yg ~ dia, dia menjadi sombong; (2) berharap-harap (ingin) akan; merindukan: dia sakit krn ~ anaknya yg sedang merantau; (3) kl bersedih hati (akan); berduka cita (akan)
berciri ber.ci.ri [v] ada cirinya; bertanda (bersifat dsb) yg khas: kata-kata asing yg ~ jamak tidak selamanya diterjemahkan dng bentuk ulang dl bahasa Indonesia
bercita-cita ber.ci.ta-ci.ta [v] (1) berkeinginan sungguh-sungguh: ia ~ mendirikan rumah sakit untuk rakyat; (2) mempunyai tujuan yg sempurna: bangsa yg ~ luhur
berconteng-conteng ber.con.teng-con.teng [v] ada conteng-contengnya; bercoreng-coreng (dng arang, jelaga, dsb): mukanya ~; papan tulis itu ~ dng kapur
bercorak ber.co.rak [v] (1) mempunyai corak; beragi; bergambar (tt kain dsb): bahan yg ~ kecil-kecil lebih cocok untukmu; kain ~ batik Pekalongan; (2) berwarna (pd dasar): pelangi ~ tujuh; kain putih ~ hitam; (3) ki bersifat; berupa (berpaham dsb): perkumpulan ini tidak ~ politik
bercucu ber.cu.cu [v] (1) mempunyai cucu: ia sudah ~ , tetapi belum lagi bercicit; (2) memanggil cucu: saya ~ kepadanya
bercucuran ber.cu.cur.an [v] berpancaran turun; mengalir turun: air matanya ~; peluhnya ~
bercuma ber.cu.ma [ark v] sia-sia; tidak ada gunanya: mati --
berdada ber.da.da [v] mempunyai dada yg berisi (penuh)
berdada ruah ber.da.da ru.ah [v] mempunyai dada ruah (dng payudara yg besar): dia terkenal krn ~ ruah
berdaging ber.da.ging [v] (1) mempunyai daging; berisi daging; (2) ki gemuk; kaya: dia tidak ~ lagi, (1) sudah kurus benar; (2) ki sudah jatuh miskin
berdahak ber.da.hak [v] (1) mengandung dahak; ada dahaknya; (2) mengeluarkan dahak
berdahan ber.da.han [v] mempunyai dahan; ada dahannya
berdaki ber.da.ki [v] ada dakinya
berdalih-dalih ber.da.lih-da.lih [v] saling menyalahkan untuk membenarkan diri sendiri; tuduh-menuduh
berdampak ber.dam.pak [v] (1) berbenturan; (2) mempunyai pengaruh kuat yg mendatangkan akibat
berdampingan ber.dam.ping.an [v] (1) berdekatan; berhampiran: soal dan jawabnya ditulis ~; (2) bersama-sama (ada, hidup): mereka hidup ~; (3) bahu-membahu: rakyat dan TNI harus selalu ~ menghadapi bahaya dr luar
berdapat ber.da.pat [Mk v] (1) sesuai; cocok: tidak ~ harganya; (2) bertemu (dng); berjumpa (dng): kami ~ dng dia di stasiun
berdarah ber.da.rah [v] (1) mengeluarkan darah: hidungnya ~; (2) mengandung darah; ada darahnya; (3) ki berbakat; berpembawaan: bangsa yg ~ pelaut; (4) berketurunan: dia memang ~ bangsawan
berdarah dingin ber.da.rah dingin memiliki jenis darah yg memungkinkan dapat hidup di darat dan di air (spt katak, buaya, anjing laut); (2) ki tidak berperasaan; tidak mempunyai rasa belas kasihan
berdarah hangat ber.da.rah hangat darahnya hangat (burung dsb)
berdarah muda ber.da.rah muda mudah bereaksi dan bertindak tanpa memikirkan lebih dahulu akibatnya; berjiwa muda
berdasar ber.da.sar [v] (1) ada dasarnya; memakai dasar (dl berbagai arti): lukisan bunga teratai ~ warna biru muda; botol itu ~ tebal; (2) ki beralasan: tuduhan itu tidak ~
berdasarkan ber.da.sar.kan [v] (1) menurut: ~ keterangan para saksi, terbukti bahwa ia bersalah; pelanggar hukum akan ditindak ~ hukum yg berlaku; (2) memakai sbg dasar; beralaskan; bersendikan: kerja sama ini hanya ~ percaya-memercayai; (3) bersumber pd: cerita film itu disusun ~ pengalaman penulis yg hidup di kota besar
berdaulat ber.dau.lat [ark v] berbahagia; bertuah [v] mempunyai kekuasaan tertinggi atas suatu pemerintahan negara atau daerah: negara merdeka dan ~; Australia kini tidak ~ lagi atas Irian Timur
berdaun ber.da.un [v] mempunyai daun; keluar daunnya; ada daunnya
berdawai ber.da.wai [v] mempunyai dawai; ada dawainya; mempunyai kawat yg halus
berdaya ber.da.ya [v] (1) berkekuatan; berkemampuan; bertenaga; (2) mempunyai akal (cara dsb) untuk mengatasi sesuatu dsb
berdebu ber.de.bu [v] bersalut (tersaput dng) debu; ada debunya:; lantainya ~
berdebur ber.de.bur [v] mengeluarkan bunyi debur: terdengar suara ombak ~ sepanjang malam
berdecak-decak ber.de.cak-de.cak [v] (1) mengeluarkan bunyi decak (jam); (2) membuat bunyi "cek" dng mulut untuk menyatakan kekaguman atau keheranan mengenai sesuatu
berdedikasi ber.de.di.ka.si [v] mengabdikan diri (untuk, kpd): dokter itu ~ kpd ilmunya (profesinya)
berdegap-degap ber.de.gap-de.gap [v] (1) berbunyi degap-degap; (2) berdebar-debar keras (tt jantung): dia datang dng terengah-engah dan jantungnya ~
berdegar-degar ber.de.gar-de.gar [v] berbunyi degar-degar: ~ pintu gerbang itu ditendang orang; (2) a keras (cakapnya): cakapnya ~ menakutkan anak-anak
berdeklamasi ber.dek.la.ma.si [v] menyajikan sajak yg disertai gerak dan mimik yg baik
berdendang ber.den.dang [v] bernyanyi untuk bersenang-senang
berdengar ber.de.ngar [Mk v] didengar(kan); diturut; diindahkan: nasihatnya ~
berdengking ber.deng.king [v] mendengking; menyalak keras (tt anjing); menjerit (berteriak keras-keras)
berdengung ber.de.ngung [v] (1) bergema: terdengar bunyi sirene pabrik ~; (2) ki bersuara (berbunyi) keras: propagandanya ~ di mana-mana, tetapi hasilnya tidak ada
berdengut ber.de.ngut [v] berbunyi dengut: kedengaran bunyi gung ~ dng tiada berkeputusan
berdentam ber.den.tam [v] berbunyi dentam: kedengaran suara drum kosong ~ dipukul orang
berderai ber.de.rai [v] berbunyi "tik, tik" spt bunyi titik-titik air hujan jatuh di kaca [v] (1) berbutir-butir, menjadi butir-butir kecil; gembur (tt tanah); (2) bertitik-titik: air matanya jatuh ~ membasahi pipinya
berderum ber.de.rum [v] berbunyi spt bunyi guruh dsb yg kedengaran dr jauh
berdiam ber.di.am [v] (1) tidak berkata apa-apa: ia hanya ~ diri ketika polisi menginterogasinya; (2) tidak berbuat apa-apa: ia masih ~ saja walaupun orang sudah mengingat- kannya
berdikit-dikit ber.di.kit-di.kit [v] (1) sedikit demi sedikit: uangnya dikumpulkan secara ~; (2) berhemat, berhati-hati (dl pengeluaran uang): mereka hidup sederhana dng ~
berdogol ber.do.gol [v] berjendul: kepalanya ~ terantuk pintu gudang
berdosa ber.do.sa [v] (1) berbuat dosa: dilakukannya perbuatan yg nista itu tanpa perasaaan ~; (2) berbuat kesalahan: ia merasa ~ kpd orang tuanya krn tidak mematuhi perintah dan nasihatnya
berdosis ber.do.sis [v] mempunyai dosis
berduaan ber.du.a.an [v cak] hanya berdua: ketika ditangkap ia sedang duduk ~ dng pacarnya
berduet ber.du.et [v] menyanyikan atau bermain musik berdua
berduit ber.du.it [v cak] mempunyai uang banyak; beruang: hotel mewah hanyalah tempat penginapan orang-orang ~; kaum ~ yg mengunjungi tempat itu
berdukacita ber.du.ka.ci.ta [v] bersusah hati; bersedih hati: kami turut ~ sehubungan dng meninggalnya anak Anda
berdurhaka ber.dur.ha.ka [v] melakukan perbuatan durhaka: Malin Kundang ~ thd ibunya
berduri ber.du.ri [v] ada durinya; memakai duri: pagar pekarangannya diberi kawat ~
berduri-duri ber.du.ri-du.ri [a] (1) mempunyai banyak duri; (2) ki banyak kesulitan
berdus ber.dus [a] buncit (perutnya); gendut
berdwifungsi ber.dwi.fung.si [v] mempunyai dua fungsi; berfungsi rangkap
bereaksi be.re.ak.si [v] mengadakan reaksi: tertuduh itu ~ ketika hakim membacakan putusan baginya
berebut temiang hanyut [pb] dua orang yg memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya
berebut-rebut be.re.but-re.but [v] berlomba-lomba atau dahulu-mendahului di antara orang banyak
berefraksi be.re.frak.si [v] menimbulkan refraksi; ada refraksinya; membias
berekor ber.e.kor [v] (1) ada ekornya; (2) berturut-turut memanjang; (3) ki berkelanjutan
bereluk be.re.luk [v] berkeluk; berlekuk: keris pusaka itu hanya ~ tiga
beremas ber.e.mas [v] (1) memakai (perhiasan) emas: jari-jarinya yg ~ itu menarik perhatianku; (2) mempunyai emas (berharta, kaya): hanya orang yg ~ saja yg diundang
berembang be.rem.bang [n] (1) pohon yg hidup di pantai, buahnya bulat pipih; Sonneratia acida; (2) buah pohon berembang; (3) ki bulatan pd puncak tiang yg bentuknya mirip buah berembang
berembun ber.em.bun [v] (1) ada embunnya; tersaput (oleh) embun: ketika itu daun dan rumput masih ~; (2) tidur di luar rumah dsb (pd malam hari); membiarkan diri kena embun: pd pagi hari lebih baik engkau ~
beremigrasi ber.e.mi.gra.si [v] meninggalkan tanah tumpah darahnya untuk pergi ke negeri lain dan menetap di sana: keluarga itu akan ~ ke Australia
berempat ber.em.pat [num] berjumlah empat (empat banyaknya): lalu kami ~ dipersilakan masuk
berempat-empat ber.em.pat-em.pat [num] setiap kali empat; setiap kelompok (deret dsb) empat banyaknya: mereka berbaris ~
berempati ber.em.pa.ti [v] melakukan (mempunyai) empati: apabila seseorang mampu memahami perasaan dan pikiran orang lain, berarti ia sudah mampu ~
berenak-enak ber.e.nak-e.nak [v] bersenang-senang; berbuat sesuatu dng senangnya: setelah selesai dng pekerjaan itu, mereka akan ~ di Puncak
berenam ber.e.nam [num] berjumlah enam (banyaknya enam): kita ~ menginap di hotel itu
berencana be.ren.ca.na [v] dng rencana; berancang; ada ancangannya
berenda be.ren.da [v] ada rendanya
berendeng be.ren.deng [adv] berturut-turut; sambung-menyambung [adv] berdampingan; bersisi-sisian: para tamu menikmati hidangan sambil menyaksikan pengantin duduk --
berengsaan be.reng.sa.an [v] kelesuan; kelemasan; keengganan: ~ menenggelamkan kesadarannya
berengsel ber.eng.sel [v] disambung dng engsel; ada engselnya
beres be.res [Mk a] sejuk sekali [a] (1) teratur baik-baik; rapi; tidak kacau: keadaan perabotan di ruangan itu --; rumah tangganya --; (2) selesai; tidak kusut: persoalannya sudah --; (3) lunas (tt utang); habis: utang saya sudah --; (4) cak bagus (terlaksana dng baik): jangan khawatir, pokoknya --
beresah-resah be.re.sah-re.sah [v] (1) berada dl resah; berusuh hati: sejak menerima kabar itu, ia ~ seorang diri di kamarnya
beret be.ret [Jk a] tergores, lecet (tt kulit dsb): kakinya -- dicakar kucing
berfaedah ber.fa.e.dah [v] berguna; bermanfaat: nasihat yg baik itu sangat ~ bagi hidupnya
berfantasi ber.fan.ta.si [v] berangan-angan; berkhayal: anak-anak hendaknya dilatih agar pandai ~ dng memberi mereka buku-buku bacaan yg dapat menunjang pengembangan daya khayal mereka
berfitrah ber.fit.rah [v] memberikan fitrah: yg mampu wajib ~ , sedangkan yg tidak mampu berhak menerimanya
berfokus ber.fo.kus [v] berpusat: ceramahnya ~ pd masalah usaha peningkatan hasil pertanian
berfungsi ber.fung.si [v] (1) berkedudukan atau bertugas (sbg): kepala kantor wilayah ~ sbg menteri di daerah; (2) berguna; menjalankan tugasnya: akibat banjir, jalan yg menghubungkan Jakarta -- Cirebon tidak ~ lagi
bergadai ber.ga.dai [v] meminjam uang dng menyerahkan barang sbg tanggungan: ia terpaksa ~ untuk membayar kontrak rumahnya
bergading ber.ga.ding [v] ada gadingnya; memakai gading
bergaduh ber.ga.duh [v] (1) berbuat gaduh (ribut, rusuh): jangan ~ di sini krn ada orang sakit; (2) berbantah; bercekcok: tidak putus- putusnya ia ~ dng istrinya; (3) bercampur aduk; bercampur baur: yg buruk dng yg baik ~ , susah dibedakan lagi
bergaduk diri ber.ga.duk diri, saku-saku diterbangkan angin [pb] banyak membual, tetapi kantongnya kosong
bergajul ber.ga.jul [a] buruk kelakuannya (jahat); suka membangkitkan kemarahan orang
bergalat ber.ga.lat [v] ada salahnya (cacatnya, kekurangannya): hasil kerjanya tidak ~ sedikit pun
bergambar ber.gam.bar [v] (1) dihiasi dng gambar; ada gambarnya; (2) berpotret (diambil gambarnya dng alat potret): dl acara perpisahan, pelajar kelas enam ~ bersama
berganda ber.gan.da [v] berlipat (menjadi banyak)
berganjal ber.gan.jal [v] ada ganjalnya; memakai ganjal
bergantung ber.gan.tung [v] (1) bersangkut atau berkait pd sesuatu yg lebih tinggi; (2) cak berpegang: ia ~ pd ambang pintu bus; (3) menyandarkan diri (kpd): meskipun telah kawin, hidupnya masih ~ pd orang tuanya; (4) terikat pd (kekuasaan, kemauan, keadaan, atau hal lain); terpulang kpd: berhasil tidaknya ~ kpd kita sendiri
bergantung pd tali rapuh ber.gan.tung pd tali rapuh [pb] menyandarkan hidupnya pd orang (jabatan, pekerjaan, dsb) yg lemah atau tidak tetap
bergantung tidak bertali (sehasta tali) ber.gan.tung tidak bertali (sehasta tali) [pb] (a) perempuan yg ditinggalkan suaminya, tetapi tidak pula diceraikan; (b) keadaan seorang gundik yg tidak sah
bergantungan ber.gan.tung.an [v] bergantung (tt benda yg banyak jumlahnya)
bergaram ber.ga.ram [v] (1) mengandung garam; ada garamnya; (2) sudah dibubuhi garam
bergaransi ber.ga.ran.si [v] berasa dl tanggungan (penjual, agen, dsb); mempunyai garansi: mobil barunya ~ dua tahun
bergarau ber.ga.rau [v ] bersuara parau: dng ~ ia meminta ampun dan membantah bahwa dirinya penculik
bergaris ber.ga.ris [v] ada garisnya; mempunyai garis: kertas ~; ~ bawah mempunyai garis bawah; ada garis bawahnya: perhatikanlah kata-kata yg ~ bawah
bergasing ber.ga.sing [v] (1) bermain gasing; (2) mempunyai gasing
bergaya ber.ga.ya [v] berkekuatan; bertenaga; berdaya: penghuni rumah itu tidak ~ berhadapan dng perampok bersenjata itu [v] (1) mempunyai ragam yg khusus; (2) memakai ragam: hidup ~ kebarat-baratan; (3) mempunyai bentuk khas: candi ~ Hindu; (4) bersikap; bertingkah: ia ~ mencurigakan orang yg melihatnya; (5) memakai sikap (gerakan) tertentu (dl olahraga); (6) bersikap elok (bagus, pantas, dsb): peragawati itu ~ di depan penonton
bergaya-gaya ber.ga.ya-ga.ya [v] (1) bertingkah dng tidak sewajarnya (dibuat-buat): dl segala hal ia selalu ~; (2) bertingkah yg elok-elok: peragawati itu sedang ~ di atas panggung
bergayutan ber.ga.yut.an [v] bergayut banyak-banyak; bergelantungan: di pilar teras menjalar pohon anggur, buahnya ~
bergegar ber.ge.gar [v] berguncang; bergoyang: rumahnya ~ ketika gempa yg hebat itu berlangsung
bergejolak ber.ge.jo.lak [v] (1) meluap-luap (tt air); (2) berkobar; menyala-nyala (tt jiwa, perasaan, hawa nafsu)
bergelambir ber.ge.lam.bir [v] (1) mempunyai gelambir; (2) bergantung menggelepai spt gelambir (tt kulit orang tua)
bergelang-gelang ber.ge.lang-ge.lang [v] mempunyai gelang-gelang; ada gelang-gelangnya: tangan dan kakinya ~ krn gemuknya
bergelantungan ber.ge.lan.tung.an [v] bergantung (tt sesuatu yg berjumlah banyak): orang-orang itu ~ pd besi pegangan di dl bus kota
bergelar ber.ge.lar [v] memakai gelar; mempunyai gelar
bergelayutan ber.ge.la.yut.an [v] bergantung banyak-banyak
bergelombang ber.ge.lom.bang [v] (1) bergulung-gulung sbg gelombang; mengombak; (2) ki bergerak bersama secara beruntun (tt serangan, pemogokan, dsb)
bergema ber.ge.ma [v] ada gemanya; bergaung; berkumandang: suaranya tidak ~
bergemal-gemal ber.ge.mal-ge.mal [a] berberkas-berkas (secekak-secekak): sesudah padi dituai biasanya disimpan ~
bergendang lutut ber.gen.dang lutut [ki] menganggur, tidak ada yg dikerjakannya
bergengsi ber.geng.si [v] mempunyai gengsi: di beberapa pertandingan ~ yg bertaraf internasional, ia selalu keluar sbg juara
bergenre ber.gen.re [v] mempunyai genre; termasuk genre
bergentar ber.gen.tar [v] bergerak berulang-ulang dng cepatnya (krn ketakutan); menggetar
bergerayangan ber.ge.ra.yang.an [v] berkeliaran atau bergentayangan ke mana-mana (hendak mencopet, merampok, dsb): banyak bajak laut ~ di daerah itu
bergetah ber.ge.tah [v] (1) ada getahnya; pekat lekat; (2) mencari getah (di hutan): pergi ~ ke hutan; (3) berasa lekat-lekat (bagai kena getah): serasa badanku ~ krn berkeringat
bergigi ber.gi.gi [v] (1) ada giginya; giginya telah tumbuh; (2) mempunyai gigi-gigi: roda itu ~; (3) ki berkuasa; ia sudah tidak ~ lagi, ia sudah tidak berkuasa (mempunyai kekuasaan) lagi
bergiliran ber.gi.lir.an [v] secara berganti; bergantian; berganti-ganti: secara ~ anak-anak itu menunggu ibunya yg sakit keras
bergincu ber.gin.cu [v] (1) memakai gincu (pewarna bibir); (2) ada gincunya (bahan pewarnanya)
bergiwang ber.gi.wang [v] memakai giwang; bersubang: adanya pemuda ~ dr kota-kota besar memang tidak aneh
bergolekan ber.go.lek.an [v] (1) berguling-guling: anak yg sakit itu sangat gelisah dan ~ ke kanan kiri; (2) berbaring-baring: ia ~ di dekat istrinya
bergolok ber.go.lok [v] memakai golok; mempunyai golok: bapak dan anak itu luka parah krn dibacok oleh lima perampok ~
bergosip ber.go.sip [v] melakukan gosip; bergunjing: banyak orang yg datang ke warung itu untuk sekadar ~ sambil melihat lalu lintas yg selalu ramai
bergosok ber.go.sok [v] (1) bergeser; bergesel; bersentuhan dan bergeseran: gajah ~ di batu; kedengaran bunyi kayu ~; (2) (sudah) digosok: ia memakai sepatu yg sudah ~ dan berkilat-kilat
bergosong ber.go.song [a] hangus (terbakar) di beberapa tempat: seluar bajunya ~
berguguran ber.gu.gur.an [v] banyak yg gugur: bunga flamboyan jatuh ~ ditiup angin kencang
bergula ber.gu.la [v] ada gulanya; mengandung gula
bergulat ber.gu.lat [v] (1) berkelahi dng rangkul-merangkul, jatuh- menjatuhkan, dan tindih-menindih; bergumul; bergelut: pd saat itu saya lihat dia sedang ~ dng lawannya; (2) ki berjuang (untuk mempertahankan hidup dsb); bekerja dng susah payah: bapaknya harus ~ untuk memperbaiki nasibnya
bergulung dng utang ber.gu.lung dng utang [ki] banyak utang
bergumpal ber.gum.pal [v] merupakan gumpal: burung itu dilemparnya dng tanah yg ~
bergumpal-gumpal ber.gum.pal-gum.pal [num] beberapa gumpal; (2) v menjadi (merupakan) banyak gumpal
berguncang ber.gun.cang [v] bergoyang cepat dan keras (naik turun ke sana-sini dsb): seakan-akan bumi ~ ketika bom itu meledak; (2) v ki menjadi tidak tetap; berubah dng cepat dan tidak teratur: nilai rupiah agak ~ akibat devaluasi; (3) a ki gelisah; khawatir: perasaannya ~ mendengar berita kematian ibunya itu
bergunduk-gunduk ber.gun.duk-gun.duk [v] mempunyai banyak gunduk
bergunung-gunung ber.gu.nung-gu.nung [v] terdapat banyak gunung
bergurau ber.gu.rau [v] berkata-kata untuk main-main saja; berkelakar; berjenaka: ia tidak pernah ~ dng anak-anaknya; anak itu periang dan suka ~
berguru ber.gu.ru [v] (1) belajar: kepadanyalah ia banyak ~; (2) berlaku sbg guru: sebenarnya ia bukan guru, melainkan pandai ~
berhadapan (dng) ber.ha.dap.an (dng) [v] (1) bermuka (dng); bertentangan (dng); bertemu muka (dng): kantornya ~ dng Balai Kota; pasukan itu ~ dng musuh; (2) berdekatan dan tentang-menentang (ti-dak belakang-membelakangi): penumpang delman duduk ~; (3) bertanding (dng); melawan: regu A ~ dng regu B
berhadiah ber.ha.di.ah [v] ada hadiahnya; disediakan hadiah: dl acara arisan disediakan lotre ~
berhajat ber.ha.jat [v] (1) bermaksud; berniat akan: setelah selesai ujian, ia ~ menengok orang tuanya di kampung; (2) berharap; membutuhkan; memerlukan: rakyat ~ akan pemerintahan yg adil dan bijak
berhak ber.hak [v] (1) mempunyai hak: dia ~ atas harta warisan itu; (2) berkuasa: ia ~ atas tanah ini
berhakim ber.ha.kim [v] meminta supaya diadili perkaranya kpd: hendaklah ~ kpd orang yg jujur
berhal ber.hal [v] (1) ada suatu urusan (krn perselisihan dsb); berurusan: jika ada orang yg ~ dan meminta tolong kepadanya, ia selalu menerimanya dng baik; (2) mendapat kesukaran (halangan dsb): ia meminta izin tidak masuk bekerja krn sedang ~
berhala ber.ha.la [n] patung dewa atau sesuatu yg didewakan yg disembah dan dipuja: di daerah itu masih terdapat suku bangsa penyembah -- [v] menuju; mengarah: dikayuhnya perahu itu ~ daratan
berhaluan ber.ha.lu.an [v] menurut haluan; mempunyai haluan (arah, pedoman, dsb): serikat buruh pelabuhan itu ~ kiri
berhamba ber.ham.ba [v] (1) menjadi hamba; mengabdi: mereka ~ kpd raja; (2) mempunyai hamba: sang putri ~ empat orang; (3) memakai kata hamba (menyebutkan dirinya hamba): ia selalu ~ jika berkata-kata dng atasannya
berhantu ber.han.tu [v] (1) ada hantunya; (2) kemasukan hantu
berhanyut ber.ha.nyut [v] tergelincir; meleset; larat; hanyut: dua kali membuang sauh selalu ~ juga sauhnya
berharap ber.ha.rap [v] (1) berkeinginan supaya terjadi: ibu itu ~ agar anaknya dapat segera sembuh kembali; (2) meminta supaya: kami ~ Saudara dapat melunasi utang Saudara selambat-lambatnya akhir bulan ini
berharapan ber.ha.rap.an [v] mempunyai harapan: segalanya musnah, kami sudah tidak ~ lagi
berharga ber.har.ga [v] mempunyai harga: barang antik itu ~ jutaan rupiah; (2) v berguna; bermanfaat: nasihatnya sangat ~ bagi kami; (3) v mempunyai harga tinggi; mahal harganya: kami tidak memiliki barang-barang ~; (4) a bernilai; tinggi nilainya; penting: dokumen pribadi dan surat-surat ~ lainnya dititipkannya di bank
berhasil ber.ha.sil [v] (1) mendatangkan hasil; ada hasilnya: usahanya ~ baik dl tahun ini; (2) beroleh (mendapat) hasil; berbuah; tercapai maksudnya: segala usahanya ~; saya coba mendamaikan mereka, tetapi tidak ~
berhasrat ber.has.rat [v] ingin (akan); berharap (akan): ia ~ bertemu dng ayah kandungnya
berhati busuk ber.ha.ti busuk mempunyai sikap batin yg tidak baik, spt pendendam, pemfitnah
berhati putih ber.ha.ti putih mempunyai niat yg tulus ikhlas
berhati rendah ber.ha.ti rendah mempunyai tabiat yg baik, pemurah dsb
berhati sali ber.ha.ti sali mempunyai hati yg teguh (kuat, lurus)
berhawa ber.ha.wa [v] mempunyai hawa
berhelai ber.he.lai [v] beberapa helai (lembar); terdiri atas helai (kertas yg tidak dijilid): ~ kertas itu dicoret-coretnya untuk menggambarkan buah pikirannya
berhenti ber.hen.ti [v] (1) tidak bergerak (berjalan, bekerja, dsb) lagi; tidak meneruskan lagi; mandek: jantungnya ~ berdenyut; (2) berakhir; selesai; tamat: siaran televisi ~ pd pukul dua puluh tiga; (3) mengaso; beristirahat; berjeda: maka ~ lah ia sebentar, beristirahat di bawah pohon; (4) meletakkan jabatan (pekerjaan dsb) lagi: Pak Lurah akan ~ pd akhir bulan ini
berhidung ber.hi.dung [v] mempunyai hidung: gadis itu ~ mancung
berhidung belang ber.hi.dung belang mempunyai sifat suka mengganggu perempuan
berhidung tinggi ber.hi.dung tinggi mempunyai hidung yg tinggi (mancung); (2) ki mempunyai sifat sombong
berhiliran ber.hi.lir.an [v] selalu mengalir; mengalir ke sana ke sini: ~ keringatnya; ~ air matanya
berhindu ber.hin.du [v] mempunyai nenek moyang (kaum keluarga) yg bertalian darah
berhoki ber.ho.ki [v] mempunyai peruntungan (baik); bernasib (baik)
berhubungan ber.hu.bung.an [v] (1) bersangkutan (dng); ada sangkut pautnya (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): penahanan itu ~ dng peristiwa pembunuhan baru-baru ini; (2) bertemu (dng); mengadakan hubungan (dng): ia sudah ~ langsung dng kepala kantor; (3) bersambung: bejana-bejana itu ~ sehingga tinggi permukaan air yg ada di dalamnya sama; (4) tukar-menukar atau beri-memberi (kabar, pikiran, dsb) dng perantaraan telepon, surat-menyurat, dsb: sekarang kita sudah dapat ~ langsung dng sanak saudara kita di Eropa
berhukum ber.hu.kum [v] (1) menggunakan hukum; ada hukumnya; (2) mencari (meminta dsb) keadilan hukum (kpd); berhakim (kpd): ia sudah ~ kpd sekalian penghulu di dl negerinya; (3) beperkara; bersengketa
berhuma ber.hu.ma [v] (1) mempunyai huma; (2) mengusahakan huma; tanam-menanam di huma: pekerjaannya ~
berhuruf ber.hu.ruf [v] memakai huruf; ditulis dng huruf: buku yg dipinjamnya ~ Arab
beri be.ri [v] , mem.be.ri v (1) menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu: ia -- uang dan pakaian kpd pengemis itu; (2) menyediakan (melakukan dsb) sesuatu untuk: dia berkewajiban membersihkan kandang dan -- makan kambing; -- pertolongan; (3) memperbolehkan; mengizinkan: dia tidak -- anak-anaknya bermain dng anak berandal itu; (4) menyebabkan (menjadikan) menderita (kena): perbuatanmu yg tidak baik telah -- malu keluarga kita; (5) menjadikan supaya: -- ingat; -- tahu; (6) membubuhi (meletakkan, mengenakan, dsb): dia -- gula pd air teh itu; -- warna pd gambar bunga mawar; (7) mengucapkan (menyampaikan): -- selamat; -- hormat; -- salam; (8) cak melayangkan, mengirimkan, dsb (pukulan, tendangan): ia -- tendangan yg mematikan ke arah perut lawan
beri tahu be.ri ta.hu [v] mem.be.ri ta.hu v menjadikan supaya tahu (mengerti): saya akan -- orang tuanya di kampung tt keadaan anak itu
beri-beri be.ri-be.ri [n] penyakit radang urat saraf serempak di berbagai daerah saraf krn kekurangan vitamin B1
beri-beri basah penyakit beri-beri yg mengakibatkan tungkai membengkak
beri-beri kering penyakit beri-beri yg mengakibatkan lumpuh dan lisut otot
beriak tanda tak dalam [pb] orang yg suka menyombong pertanda kurang dalam pengetahuannya
beriak-riak be.ri.ak-ri.ak [v] bergerak-gerak mengombak (tt air)
berias be.ri.as [v] berhias diri; berdandan: selesai ~ , keluarlah ia dr kamarnya
beribarat ber.i.ba.rat [v] (1) mengandung ibarat: ia gemar membaca pantun yg ~; (2) memberi nasihat (pelajaran dsb) dng ibarat: guru itu suka ~ ketika menasihati muridnya
beribu ber.i.bu [v] (1) mempunyai ibu: sekarang saya tidak ~ lagi; (2) menganggap atau menyebut ibu: kami ~ kpd perempuan yg baik hati itu
berida be.ri.da [a] (1) tua: selagi belum -- baiklah kita berbuat tanda; (2) ki banyak pengalaman; ulung: menteri --
beridentitas ber.i.den.ti.tas [v] mempunyai identitas
berideologi ber.i.de.o.lo.gi [v] mempunyai (menganut) ideologi: bangsa Indonesia ~ Pancasila
berijazah ber.i.ja.zah [v] mempunyai (mendapat) ijazah; berdiploma
berikan ber.i.kan [v] ada ikannya
beriklim ber.ik.lim [v] mempunyai iklim
berikrar ber.ik.rar [v] berjanji dng sungguh hati; berteguh janji; mengakui (mengesahkan, membenarkan) kebenaran: ia telah ~ mengharamkan laki-laki lain untuk menjadi suaminya
berikut ber.i.kut [v] beserta; beriring dng: ~ surat ini saya kirimkan sehelai foto; akan dijual sebuah rumah ~ peka-rangannya; (2) n yg tsb di bawah ini; yg datang sesudah ini; yg menjadi lanjutannya: ~ merupakan tambahan saja
berilah ber.i.lah [v] mempunyai sembahan
berilmu ber.il.mu [v] mempunyai ilmu; berpengetahuan; pandai: senang sekali mempunyai teman akrab yg ~
berilmu padi ber.il.mu padi [ki] pandai, tetapi tidak mau menunjukkan (menonjolkan) kepandaiannya
berima be.ri.ma [v] mengandung rima; ada rimanya
beriman ber.i.man [v] mempunyai iman (ketetapan hati); mempunyai keyakinan dan kepercayaan kpd Tuhan Yang Maha Esa
berimbang ber.im.bang [v] (1) sama berat (kuat, kuasa, banyak, dsb); setimbang; sebanding: pertandingan tidak berjalan lancar krn kedua kesebelasan itu tidak ~ kekuatannya; (2) ber-padanan (dng); berbanding (dng): hadiah yg diberikan ~ dng jasa yg dibuatnya
berimbas ber.im.bas [v] ada gerak atau pengaruhnya; berakibat: mudah-mudahan situasi spt itu tidak ~ negatif bagi pembangunan bangsa
berimplikasi ber.im.pli.ka.si [v] mempunyai implikasi; mempunyai hu-bungan keterlibatan: kepentingan umum ~ pd kepentingan pribadi sbg anggota masyarakat
berimprovisasi ber.im.pro.vi.sa.si [v] melakukan sesuatu (berpidato, mem-bawakan puisi, musik, dsb) tanpa persiapan lebih dahulu: beberapa orang penyanyi yg tampil di layar televisi gagal krn tidak mampu ~
berinda be.rin.da [kl n] , se.be.rin.da n (1) segolongan (keluarga dsb); (2) seluruhnya; sekaliannya
berindikasi ber.in.di.ka.si [v] mempunyai indikasi; mempunyai petunjuk (tanda-tanda): pemuda itu ~ tersangkut peristiwa peram-pokan di kampungnya
berinduk ber.in.duk [v] (1) mempunyai induk; (2) berpangkal; berpokok: pembunuhan itu ~ pd ketidaksenangan pemuda A akan ejekan pemuda B
bering-bering be.ring-be.ring [kl n] canang besar yg tidak bertombol di tengah-tengah: maka dipukulnya -- dan tambur terlalu riuh bunyinya
beringin be.ri.ngin [n] pohon besar yg tingginya mencapai 20-35 m, berakar tunggang, dr cabang-cabangnya keluar akar gantung, daunnya kecil berbentuk bulat telur yg meruncing ke ujung dan rimbun dng tajuk berbentuk payung, buahnya kecil, bulat, dng permukaan halus; Ficus benjamina
beringin putih beringin yg daunnya berwarna putih bercak-bercak hijau kecil, pembiakannya dng biji atau cangkok; Ficus radicant vaiegata
berinisiatif ber.i.ni.si.a.tif [v] mempunyai inisiatif
berinsang ber.in.sang [v] mempunyai insang
beripar ber.i.par [v] mempunyai hubungan sbg ipar
berirama ber.i.ra.ma [v] memakai irama; dng irama: senam ~ adalah senam yg gerakannya mengikuti irama musik
berisi ber.i.si [v] (1) ada isinya; tidak kosong; tidak hampa: senapan itu ~; (2) ki berilmu; mempunyai kesaktian: orang tua-tua pada zaman dulu banyak yg ~ sehingga tidak mempan oleh senjata apa pun; (3) padat dan kuat (tt tubuh): badannya kecil, tetapi ~; (4) mengandung; memuat: amplop itu ~ uang
berisik be.ri.sik [Jk a] (1) ribut (ramai, hingar-bingar) suaranya: saya tidak dapat tidur krn anak-anak -- di luar; (2) berasa mendengung pd telinga
beristri ber.is.tri [v] mempunyai istri: dia sudah ~
beristrikan ber.is.tri.kan [v] beristri akan; mempunyai istri: ia ~ gadis tetangganya
berita be.ri.ta [n] (1) cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yg hangat; kabar: semalam dia mendengar -- bahwa kampungnya dilanda banjir; (2) laporan: ia bertugas membuat -- harian; (3) pemberitahuan; pengumuman: -- redaksi
berita burung berita yg belum jelas benar tidaknya
berita keluarga berita yg berisikan hal-ihwal keluarga, spt kelahiran, ulang tahun, perkawinan, perceraian, dan kematian (biasanya disiarkan melalui radio): -- kematian berita tt kematian seseorang
berita negara berita resmi negara yg biasa diterbitkan pemerintah, berisi pengumuman yg ditujukan kpd seluruh warga negara mengenai berlakunya undang-undang, keputusan presiden, peraturan pemerintah, atau produk legislatif lainnya
berita peringatan berita yg mengingatkan akan adanya sesuatu yg akan terjadi
berita polisi berita atau laporan yg berasal dr polisi, biasanya tt peristiwa yg menyangkut kejahatan
beriwayat be.ri.wa.yat [v] (1) mengemukakan riwayat; bercerita; (2) ada riwayatnya; mengandung sejarah; bersejarah; (3) a ki sangat penting; sangat berharga
berjaga-jaga ber.ja.ga-ja.ga [v] (1) tidak tidur semalam suntuk: zaman dahulu apabila raja mengawinkan anaknya, orang ~ empat puluh malam lamanya; (2) bersiap-siap; bersiap sedia; berawas-awas; berhati-hati: krn ujian sudah dekat, kamu sebaiknya ~
berjalan ber.ja.lan [v] (1) melangkahkan kaki bergerak maju: anak itu belum bisa ~ , meskipun umurnya sudah setahun lebih; (2) bergerak maju dr suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain: matahari itu seakan-akan ~ dr timur ke barat; (3) menggelinding atau berputar (tt sesuatu yg bundar spt roda); (4) bepergian: kalau hendak ~ jauh, persiapkan segala sesuatunya lebih dahulu; (5) berlangsung; dilangsungkan (tt perundingan, rapat, dsb): perundingan utara-selatan terus ~ meskipun ada perang dingin antara kedua belah pihak; (6) berlaku; ditaati (tt peraturan, undang-undang, hukum, dsb): tata tertib semacam ini masih ~ di sekolah kami; perusahaan ini baru ~ lima tahun
berjalan sampai ke batas [pb] segala usaha hendaknya sampai kpd maksudnya
berjalan selangkah [pb] selalu ingat akan hari kemudian (tidak hanya memikirkan waktu sekarang saja)
berjalan-jalan ber.ja.lan-ja.lan [v] bersenang-senang dng berjalan kaki (untuk melepas ketegangan otot, pikiran, dsb): banyak orang ~ pd pagi hari untuk menghirup udara segar
berjalinan ber.ja.lin.an [v] (1) mempunyai jalinan; (2) saling berjalin
berjalur-jalur ber.ja.lur-ja.lur [v] berjalur banyak; banyak jalurnya
berjam-jam ber.jam-jam [num] beberapa jam lamanya
berjambul ber.jam.bul [v] ada jambulnya; memakai jambul
berjampi ber.jam.pi [v] bermantra; telah dimantrai: kata orang, air ~ itu dapat menyembuhkan segala macam penyakit
berjamu ber.ja.mu [v] (1) sedang menerima jamu: jangan ribut, ayah sedang ~; (2) berkunjung; bertamu: ia akan ~ ke rumah kakaknya
berjamur ber.ja.mur [v] mempunyai jamur; ada jamurnya
berjanji ber.jan.ji [v] (1) mengucapkan janji; menyatakan bersedia dan sanggup untuk berbuat sesuatu (memberi, menolong, datang, dsb): ia ~ hendak melunasi utang adiknya pd akhir bulan ini; (2) menyanggupi akan menepati apa yg telah dikatakan atau yg telah disetujui: kedua belah pihak ~ akan selalu bekerja sama
berjantung ber.jan.tung [v] mempunyai jantung
berjarak ber.ja.rak [v] ada antaranya (jaraknya): sekurang-kurangnya harus ~ setengah meter
berjari-jari ber.ja.ri-ja.ri [v] mempunyai jari-jari; ada jari-jarinya
berjarum ber.ja.rum [v] (1) ada jarumnya; memakai jarum: alat pengukur gas itu ~ merah; (2) (sedang) disuntik; diinjeksi: anak-anak sedang ~ TCD di poliklinik
berjasad ber.ja.sad [v] ada jasadnya; berwujud: malaikat adalah makhluk yg tidak ~
berjatuhan ber.ja.tuh.an [v] banyak yg jatuh: buah mangga itu ~ ditiup angin kencang
berjawab ber.ja.wab [v] (1) ada jawabnya; berbalas; (2) disahuti; dijawab: hingga kini suratku tiada ~
berjeda ber.je.da [v] (1) berhenti sebentar; (2) ada jedanya; terputus-putus; ada antaranya
berjegal-jegalan ber.je.gal-je.gal.an [v] saling menjatuhkan: emosi pemain muncul akibat adanya kecurangan sehingga terjadi sikut-sikutan, ~ , dsb
berjejak ber.je.jak [v] (1) menginjakkan kaki di sesuatu; bertumpu: kakinya ~ di bumi; (2) meninggalkan bekas kaki; berkesan
berjeluk ber.je.luk [v] agak dalam; ada jeluknya (berkenaan dng mangkuk, pinggan)
berjendul ber.jen.dul [a] ada jendulannya
berjenjang ber.jen.jang [v] mempunyai jenjang (tingkat); bertingkat; bertahap
berjerawat ber.je.ra.wat [v] ada jerawatnya; berbisul kecil-kecil pd muka
berjerih ber.je.rih [v] berlelah-lelah; berusaha (berikhtiar, bekerja) dng sungguh-sungguh: jika segan ~ jangan harap akan menjadi kaya; ~ payah bersusah payah; berusaha dng kerja keras: para teknisi kita telah ~ payah siang malam untuk menyelesaikan bangunan itu tepat pd waktunya
berjermang ber.jer.mang [v] ada jermangnya; memakai jermang (tt perahu)
berjibun ber.ji.bun [v] berutang banyak; (2) Cn a cak banyak sekali (tt orang)
berjilid-jilid ber.ji.lid-ji.lid [v] terbagi menjadi (terdiri atas) beberapa jilid; banyak jilidnya
berjimat ber.ji.mat [v] mempunyai jimat; memakai jimat [v] (1) berhemat; (2) berhati-hati; saksama
berjinjang ber.jin.jang [v] mempunyai pemimpin atau ketua (tt hantu): hantu tak ~ , ki hantu yg tidak berketua (dikatakan tt orang yg berkeliaran di mana-mana)
berjiwa ber.ji.wa [v] (1) ada jiwanya; bernyawa; hidup; (2) berisi (mengandung sesuatu yg utama, penting, dsb): sajak yg tidak ~; (3) mempunyai perasaan batin (bersemangat dsb) spt: orang yg ~ pelaut
berjoget ber.jo.get [v] menari (biasanya tidak sendirian)
berjoran ber.jo.ran [v] mempunyai tangkai pancing
berjual ber.ju.al [v] (1) berjualan; berdagang (sesuatu): abangnya ~ rokok di tepi jalan; (2) (akan atau sudah) dijual: kambingnya sudah ~
berjulat ber.ju.lat [v] bersambung berturut-turut; tidak habis-habisnya: ~ tamu datang
berjumbai ber.jum.bai [v] bergantung ujungnya; berjurai: daun-daun itu tampak ~
berjumbai-jumbai ber.jum.bai-jum.bai [a] berumbai-rumbai; berjurai-jurai; bergantung ujungnya
berjumbaian ber.jum.bai.an [v] bergantungan ujungnya; berumbaian; berjuraian
berjumlah ber.jum.lah [v] mempunyai jumlah; sebanyak: uang yg hilang ~ lima ratus ribu rupiah
berjunjungan ber.jun.jung.an [v] bersuami; menikah; kawin: putranya yg bungsu akan ~
berjurai ber.ju.rai [v] bergantung berumbai-rumbai dsb: rambutnya selalu ~ ke samping
berjuta-juta ber.ju.ta-ju.ta [num] beberapa juta; (2) a ki banyak sekali
berka-li-kali ber.ka-li-ka.li [adv] beberapa kali; berulang-ulang; kerap kali: ia sudah ~ dipanggil, tetapi tidak menyahut
berkabut ber.ka.but [v] ada kabutnya; tersaput kabut; (2) a tidak nyata; (3) a ki sedih; suram
berkaca ber.ka.ca [v] (1) memakai kaca: jendelanya tidak ~; (2) becermin: berkali-kali ia ~ untuk membetulkan sanggulnya; (3) ki mengambil sbg contoh teladan: ia selalu ~ kpd pengalamannya
berkaca-kaca ber.ka.ca-ka.ca [a] (1) berkilau spt kaca; (2) ki berlinang-linang (tt mata): tampak matanya ~ krn dilanda rasa haru
berkacau ber.ka.cau [v] (1) bercampur aduk tidak keruan; sudah campur betul: aduklah telur dan tepung itu hingga ~ betul, kemudian masukkan gula ke dalamnya; (2) bercampur aduk (tidak dibeda-bedakan; bertukar-tukar dng; keliru dng): banyak masalah pribadi yg ~ dng masalah politik
berkaing-kaing ber.ka.ing-ka.ing [v] menyalak dng mengeluarkan suara "kaing-kaing" krn kesakitan: krn dipukul, anjing itu ~ sambil lari menjauh
berkait ber.ka.it [v] memakai kait; mempunyai kait: tongkat yg ~; (2) a bengkok melentuk pd ujung (menyerupai kait): pd kayu itu terdapat kawat kecil yg ujungnya ~; (3) v tersangkut (pd): terasa ada yg ~ pd bajunya; (4) v ( ~ dng) bersangkut paut; berhubungan; berkaitan
berkaitan ber.ka.it.an [v] (1) saling mengait; (2) bersangkutan (yg satu dng yg lain): pembagian kerja yg setiap unsurnya saling ~
berkajang ber.ka.jang [v] bertutup (beratap) kajang; mempunyai kajang
berkakak ber.ka.kak [v] (1) mempunyai kakak: ia tidak ~ dan tidak beradik kandung; (2) menyebut (memanggil dsb) dng kata kakak: ia ~ kepadaku
berkaki ber.ka.ki [v] (1) ada kakinya; mempunyai (memakai) kaki: kerbau ~ empat; (2) bersandar (bergantung): ia masih ~ pd orang tuanya
berkaliber ber.ka.li.ber [v] mempunyai ukuran kecakapan (kesanggupan, keterampilan): pemimpin ~ internasional
berkamar ber.ka.mar [v] mempunyai kamar; ada kamarnya: mereka menempati rumah yg hanya ~ dua
berkamit-kamit ber.ka.mit-ka.mit [v] bergerak-gerak mulutnya atau bibirnya (spt orang berdoa dsb)
berkamu ber.ka.mu [v] memakai perkataan "kamu" (ketika memanggil, menyapa, dsb): biarlah kita berengkau dan ~ saja, supaya terasa lebih akrab
berkamuflase ber.ka.muf.la.se [v] menyamar; memakai samaran: dng ~ serupa itu, mereka bergerak melintasi daerah musuh; bunglon selalu ~ sesuai dng warna lingkungan sekitarnya
berkandul ber.kan.dul [v] ada kandulnya
berkandungan ber.kan.dung.an [v] mempunyai kandungan; berisi: minuman itu ~ alkohol
berkantong ber.kan.tong [v] mempunyai kantong; ada kantongnya: bajunya ~ empat
berkantor ber.kan.tor [v] (1) membuka kantor di; kantornya berada di: perusahaan pelayaran itu ~ di Tanjung Priok; (2) berdinas
berkapak ber.ka.pak [v] mempunyai (memakai) sayap; bersayap
berkapal ber.ka.pal [v] menggunakan kapal; bepergian dng kapal (biasanya kapal laut): kami ~ menyusuri pantai
berkapas ber.ka.pas [v] ada kapasnya; mengandung kapas
berkarang ber.ka.rang [v] (1) ada karangnya; (2) mencari karang di laut: mata pencahariannya ~; (3) ki sudah lama dan berurat berakar (tt penyakit dsb): kegemaran berjudi merupakan penyakit yg sudah ~ dl hidupnya
berkaraoke ber.ka.ra.o.ke [v] bernyanyi dng cara karaoke
berkarat ber.ka.rat [v] ada karatnya; dimakan karat: pisau yg ~ jangan dipakai untuk menyembelih; (2) a ki tua; lapuk; (3) a ki jahat; buruk: hatinya ~
berkarib ber.ka.rib [v] (1) rapat hubungannya dng; bersahabat: jangan kamu ~ dng jahanam itu; (2) ada hubungan darah; berfamili: anak itu masih ~ dng saya
berkarier ber.ka.ri.er [v] bekerja untuk mengembangkan karier: akhir-akhir ini ternyata makin banyak wanita yg tetap ~ , walaupun sudah menikah
berkarung-karung ber.ka.rung-ka.rung [num] (1) beberapa karung; (2) ki banyak sekali: beras ~
berkarya ber.kar.ya [v] (1) mempunyai pekerjaan tetap; berprofesi; (2) mencipta (mengarang, melukis, dsb): orang mencari kepuasan dl hal ~
berkas komputer [Komp] kumpulan instruksi atau data yg berjudul, biasanya terekam di dl disket keras atau disket
berkas tersendiri [Adm] berkas yg mempunyai judul tertentu guna menyimpan surat yg mengandung nama atau pokok yg tercakup di bawah judul berkas itu
berkasidah ber.ka.si.dah [v] menyanyikan kasidah: penyanyi itu ~ di Taman Ismail Marzuki pd hari Ahad yg lalu
berkasih ber.ka.sih [v] mempunyai rasa kasih (sayang, cinta)
berkasih-kasihan ber.ka.sih-ka.sih.an [v] saling mengasihi; saling mencintai; saling menyayangi: kedua mempelai itu ~
berkat ber.kat [n] karunia Tuhan yg membawa kebaikan dl hidup manusia: semoga Tuhan melimpahkan -- Nya kpd kita; (2) n doa restu dan pengaruh baik (yg mendatangkan selamat dan bahagia) dr orang yg dihormati atau dianggap suci (keramat), spt orang tua, guru, pemuka agama: sebelum berangkat meninggalkan kampung halaman, dia memohon -- kpd gurunya; (3) n makanan dsb yg dibawa pulang sehabis kenduri: undangan itu masing-masing pulang dng membawa -- ke rumahnya; (4) v cak mendatangkan kebaikan; bermanfaat; berkah: uangnya banyak, tetapi tidak -- [p] karena; akibat dr: -- bantuannyalah kami dapat selamat kembali ke kampung
berkata dua ber.ka.ta dua mengeluarkan perkataan yg berlainan sama sekali dng maksud yg sebenarnya: sukar benar menangkap maksud dan kemauan orang yg ~ dua itu krn antara yg dikatakan dan yg dimaksudkan sebenarnya berbeda
berkategori ber.ka.te.go.ri [v] mempunyai kategori; masuk ke kategori ...
berkaul ber.ka.ul [v] berjanji hendak melakukan sesuatu (jika permintaannya dikabulkan dsb); bernazar: ia ~ hendak bersedekah ke panti asuhan kalau anaknya sembuh
berkaum ber.ka.um [v] (1) berkerabat (dng); bersanak (dng): ia ~ dng gubernur; (2) berpuak-puak; berkelompok-kelompok: mereka hidup ~ dan kesemuanya merupakan satu keluarga besar; (3) salat bersama-sama yg dipimpin oleh imam; berjemaah: salat ~ di masjid sangat utama
berkaus ber.ka.us [v] memakai kaus: saya tidak ~ kaki, hanya memakai sepatu sandal
berkaveling ber.ka.ve.ling [v] mempunyai kaveling
berkawal ber.ka.wal [v] (1) berjaga; sedang menjaga (keselamatan dsb): siang malam anggota pasukan itu ~ dng tidak mengenal letih dan payah; (2) ada yg menjaga; berpengawal: ketika seorang penjahat mencoba membunuhnya beliau sedang tidak ~
berkawan ber.ka.wan [v] mempunyai kawan; bersahabat; bersekutu
berkayu ber.ka.yu [v] (1) ada kayunya; mengandung kayu di dalamnya: pohon yg ~ keras; (2) mencari kayu (di hutan): pergi ~ ke hutan
berkeadilan ber.ke.a.dil.an [v] mempunyai keadilan
berkeahlian ber.ke.ah.li.an [v] memiliki keahlian; mempunyai kepandaian
berkebetulan ber.ke.be.tul.an [v] (1) (tidak sengaja) bertepatan waktunya: sebenarnya hanya -- saja kami datang bersama-sama; (2) (tidak sengaja) bersamaan (selaras) halnya: untunglah keputusannya -- dng harapan saya
berkebun ber.ke.bun [v] (1) (sedang) menanam dsb di kebun; (2) mengusahakan kebun: pekerjaan tetapnya adalah ~ pisang
berkecenderungan ber.ke.cen.de.rung.an [v] mempunyai kecenderungan; mempunyai keinginan (kesukaan) akan: mereka mulai bereksperimen dan ~ memecahkan problem-problem dng kemampuan sendiri
berkecepatan ber.ke.ce.pat.an [v] mempunyai kecepatan
berkecil hati ber.ke.cil ha.ti [v] (1) agak marah; tersinggung; (2) tawar hatinya; takut; hilang keberaniannya
berkecondongan ber.ke.con.dong.an [v] mempunyai kecondongan
berkecuali ber.ke.cu.a.li [v] ada kecualinya; ada yg diperlainkan (dr yg umum dsb): untuk mencegah semakin menjalarnya penyakit, tiada ~ semua harus disuntik
berkecumik ber.ke.cu.mik [v] berkomat-kamit; dng tidak disadarinya ia tersenyum seorang diri, mulutnya ~ seakan sedang berdoa
berkedai ber.ke.dai [v] (1) membuka kedai; berdagang kecil-kecilan: banyak orang ~ di tepi jalan; (2) berbelanja di kedai: ia hendak ~ ke pasar
berkedal ber.ke.dal [v] berpenyakit kedal
berkedip ber.ke.dip [v] (1) bergerak membuka dan menutup berganti-ganti (tt kelopak mata); berkejap: mata orang itu ~ sebentar sebelum mengangguk setuju; (2) tampak seolah-olah bernyala dan padam berganti-ganti (tt nyala lampu, dian, dsb); berkelip(-kelip)
berkedok ber.ke.dok [v] (1) memakai kedok untuk menutup muka dsb; bertopeng: semua pembajak itu ~ dan bersenjata pistol; (2) melakukan sesuatu sbg penutup maksud sebenarnya; menggunakan sesuatu sbg alat untuk menutupi diri: banyak modal asing yg diusahakan dng ~ perseroan nasional; untuk menutupi dirinya, ia selalu ~ agama apabila berdiskusi tt sesuatu
berkedudukan ber.ke.du.duk.an [v] mempunyai kedudukan
berkedut ber.ke.dut [v] (1) berlipat-lipat (tidak rata)); berkerut (kulit dsb); renyuk (kertas dsb); (2) kumal (baju dsb): bajunya sudah ~ [v] bergerak krn tarikan urat
berkegiatan ber.ke.gi.at.an [v] mempunyai kegiatan (aktivitas, keaktifan); mempunyai usaha (pekerjaan)
berkehendak ber.ke.hen.dak [v] (1) bermaksud hendak; berharap akan; berkemauan akan: ia ~ menjadi guru; (2) mempunyai kehendak; berkemauan keras; bersemangat: anak itu ~ menjadi juara kelas
berkeinginan ber.ke.i.ngin.an [v] mempunyai keinginan
berkejap ber.ke.jap [v] berkedip; berkelip: aku memandangnya dng tidak ~ sedikit pun krn terpesona
berkeji ber.ke.ji [v] (1) menghinakan diri; merendahkan martabat diri; (2) mau melakukan (berbuat) sesuatu yg keji, hina, dsb; apakah pekerjaanmu kemari hanya untuk ~ ?
berkekalan ber.ke.kal.an [v] hingga lama sekali (tetap selama-lamanya): semoga perjodohan mereka ~ dan membawa kebahagiaan
berkekurangan ber.ke.ku.rang.an [v] ada kekurangannya; dl keadaan serba kurang (miskin): mereka tidak ~ suatu apa pun
berkelainan ber.ke.la.in.an [v] mempunyai kelainan; cacat: anak-anak ~ tidak boleh diisolasi krn mereka juga merupakan bagian dr masyarakat
berkelakar ber.ke.la.kar [v] bercakap-cakap tidak dng sungguh-sungguh (hanya bergurau atau berolok-olok): orang itu pandai ~
berkelaluan ber.ke.la.lu.an [Mk a] tidak berhentinya; tidak ada batasnya; selalu
berkelambu ber.ke.lam.bu [v] memakai kelambu; ada kelambunya
berkelamin ber.ke.la.min [v] mempunyai kelamin: bunga itu ~ jantan
berkelas ber.ke.las [v] (1) mempunyai kelas; (2) terbagi dl (berbagai) kelas (tingkat dsb)
berkelebihan ber.ke.le.bih.an [adv] (1) bersisa; ada lebihnya: daerah itu ~ hasil padinya; (2) mempunyai keunggulan (kepandaian dsb yg melebihi orang lain): tidak sedikit orang yg ~ , tetapi tidak dikenal orang; (3) berlebihan; teramat banyak; (4) terlalu: perangaimu itu telah ~ benar
berkelembapan ber.ke.lem.bap.an [v] mempunyai keadaan (hawa) yg lembap
berkelim ber.ke.lim [v] berlipatan; ada kelimnya
berkelip ber.ke.lip [v] (1) mengeluarkan cahaya kecil yg terputus-putus; (2) terbuka dan tertutup berganti-ganti dng cepat; berkedip-kedip: matanya ~
berkelok-kelok ber.ke.lok-ke.lok [v] banyak keloknya; berkeluk-keluk; berliku-liku: melalui jalan ~
berkelong ber.ke.long [v] berpantun (bernyanyi) cara Bugis
berkelopak ber.ke.lo.pak [v] mempunyai kelopak; ada kelopaknya
berkeluarga ber.ke.lu.ar.ga [v] (1) berumah tangga; mempunyai keluarga: bagi orang yg sudah ~ penghasilan sebanyak itu tidak akan cukup; (2) bersanak saudara (dng); berkerabat (dng): ia masih ~ dng kepala kampung; (3) menikah; mempunyai istri (suami): ia akan ~ kalau sudah menjadi sarjana
berkemampuan ber.ke.mam.pu.an [v] mempunyai kemampuan
berkembang ber.kem.bang [v] (1) mekar terbuka atau membentang (tt barang yg berlipat atau kuncup): parasutnya tidak ~; (2) menjadi besar (luas, banyak, dsb); memuai: perusahaan itu ~ pesat; (3) menjadi bertambah sempurna (tt pribadi, pikiran, pengetahuan, dsb): dng kemampuan kosakata yg terbatas, pikiran seseorang tidak dapat ~; (4) menjadi banyak (merata, meluas, dsb): usaha kerajinan tangan dan industri kecil ~ dng pesat di daerah ini
berkembar ber.kem.bar [v] (1) berpasangan; menjadi sepasang; (2) sama rupanya (keadaannya); (3) seragam (tt pakaian dsb)
berkembur-kembur ber.kem.bur-kem.bur [v] bercakap-cakap (untuk berkelakar dsb): ia biasa ~ dng kawan-kawannya
berkemudi ber.ke.mu.di [v] (1) memakai kemudi; ada kemudinya; (2) (sedang) memegang kemudi (mengendarai)
berkemudi di haluan ber.ke.mu.di di haluan, bergilir ke buritan [pb] orang yg menurut perintah istrinya atau orang sebawahnya
berkenaan ber.ke.na.an [v] (1) bertepatan (dng); sehubungan (dng): ~ dng ulang tahun ygke-5 akan diadakan perayaan besar-besaran; (2) berhubungan (dng); berkaitan (dng): pengunduran dirinya sbg anggota organisasi itu diduga ~ dng peristiwa semalam; (3) setuju; sesuai; cocok: kedua orang muda itu sudah ~
berkencan ber.ken.can [v] berjanji untuk saling bertemu di suatu tempat pd waktu yg telah ditetapkan bersama: tampaknya ia tidak pernah ~ dng pemuda lain
berkepal-kepal ber.ke.pal-ke.pal [num] (1) merupakan gumpalan (kepulan-kepulan); bergumpal-gumpal: tanah di daerah itu pecah-pecah dan ~; (2) beberapa (banyak) kepal: anak yg baru pulih kesehatannya itu makan nasi ~
berkepala ber.ke.pa.la [v] mempunyai kepala; ada kepalanya
berkepang ber.ke.pang [v] beranyam (tt rambut, tali, dsb): jika rambutnya ~ dua, ia kelihatan manis sekali
berkepentingan ber.ke.pen.ting.an [v] mempunyai kepentingan; mempunyai keperluan (urusan): selain yg ~ dilarang masuk
berkepul ber.ke.pul [v] keluar (membubung) bergumpal-gumpal (tt asap, awan): asap yg ~ dr cerobong asap sebuah pabrik di kota ini sangat mencemarkan udara di sekitarnya
berkeputusan ber.ke.pu.tus.an [v] berkesudahan; berakhir; ada keputusan (akhirnya): tidak ~ , tidak ada kesudahannya (akhirnya, putus-putusnya)
berkerabat ber.ke.ra.bat [v] mempunyai hubungan keluarga: ia masih ~ denganku
berkerah ber.ke.rah [v] mempunyai (memakai) kerah; ada kerahnya
berkerak ber.ke.rak [v] (1) ada keraknya; (2) ki kotor: pakaiannya ~
berkeras tidak berkeris berkeras tidak ber.ke.ris [pb] bertindak keras, tetapi tidak mempunyai kekuatan untuk mempertahankan diri
berkeriput ber.ke.ri.put [v] berkerut; mempunyai kerut pd muka tanda ketuaan: ia tertegun melihat wajah kawannya yg telah ~
berkeris ber.ke.ris [v] (1) memakai (mempergunakan) keris: ia tidak ~ , tetapi berpedang; (2) tikam-menikam dng keris: juara itu main ~; (3) menyandang keris; (4) ki mempunyai kekuatan untuk mempertahankan diri
berkerudung ber.ke.ru.dung [v] memakai kerudung: seorang perempuan tua yg ~ mengacungkan (menadahkan) tangannya minta sedekah
berkeruit-keruit ber.ke.ru.it-ke.ru.it [v] bergerak-gerak pd ujungnya (tt cacing, ekor, dsb)
berkerut ber.ke.rut [v] (1) ada kerutnya; berkedut; bergelembur (tt kulit dsb): wajahnya ~ keheranan; (2) menjadi lebih pendek; mengerut: urat itu dapat ~; (3) Mk keriting; ikal: rambutnya ~
berkesan ber.ke.san [v] (1) meninggalkan bekas; berbekas: segala kebaikannya tiada ~ sedikit juga; (2) menimbulkan kesan: perjumpaannya yg pertama dng gadis itu sangat ~ sehingga tidak akan dilupakannya selama hidupnya
berkesempatan ber.ke.sem.pat.an [v] mempunyai waktu (peluang, keluasan)
berkesimpulan ber.ke.sim.pul.an [v] mempunyai (mengambil) kesimpulan
berkesudahan (dng) ber.ke.su.dah.an (dng) [v] berakhir dng; berakibat: saya yakin percintaannya akan -- dng suatu kegagalan; tidak -, terus- menerus; tidak habis-habisnya; tidak putus- putusnya
berketak-ketik ber.ke.tak-ke.tik [v] (1) berbunyi "ketak, ketik" (tt arloji dsb); (2) ki berdebar-debar hatinya
berketentuan ber.ke.ten.tu.an [v] mempunyai kepastian; berkepastian: masa depannya tidak ~
berketetapan ber.ke.te.tap.an [v] mempunyai kepastian, ketentuan, dan keteguhan: Singapura tetap ~ hati menjadikan dirinya sbg pusat mode di Asia Pasifik
berketua ber.ke.tua [v] ada ketuanya; mempunyai ketua
berketul-ketul ber.ke.tul-ke.tul [v] berkepal-kepal; bergumpal-gumpal: ~ tanah dilemparkan ke arahnya
berkewajiban ber.ke.wa.jib.an [v] mempunyai kewajiban; bertanggung jawab; mempunyai tanggung jawab: akulah yg ~ membiayai anakku
berkeyakinan ber.ke.ya.kin.an [v] mempunyai keyakinan; percaya benar: ia ~ suatu ketika anaknya yg merantau akan kembali ke kampungnya
berkhasiat ber.kha.si.at [v] mempunyai khasiat; mempunyai kekuatan (kegunaan) yg istimewa: kabarnya, benalu teh itu ~ untuk menyembuhkan penyakit kanker
berkhayal ber.kha.yal [v] (1) melihat sesuatu yg hanya ada dl angan-angan: ia ~ seakan-akan anaknya yg telah meninggal datang mengunjunginya; (2) berbuat sesuatu spt benar-benar terjadi: anak-anak ~ seakan-akan kursi menjadi mobil dan ia menjadi supirnya
berkial ber.ki.al [v] memperlihatkan suatu gerakan tangan (badan dsb) spt sandiwara: bernyanyi sambil ~
berkian-kian ber.ki.an-ki.an [num] banyak-banyak; banyak sekali; beberapa banyaknya: harta dunia yg ~ juta nilai itu habis tertelan banjir
berkias-kiasan ber.ki.as-ki.as.an [v] sindir-menyindir: mula-mula ~ akhirnya berkelahi
berkiblat ber.kib.lat [v] berarah; menuju: pendirian itu tampaknya ~ kpd perdamaian dunia
berkilah ber.ki.lah [v] berusaha memutarbalikkan kebenaran (dng menyangkal dsb); mencari-cari alasan: di depan orang yg searif dan sebijaksana itu ia tidak dapat ~ lagi
berkilatan ber.ki.lat.an [v] banyak berkilat: ~ lah lampu pemotret dr para wartawan
berkilauan ber.ki.lau.an [a] gemerlap (seolah-olah sinarnya memantul-mantul): putri itu mengenakan permata yg ~
berkilo-kilo ber.ki.lo-ki.lo [num] beberapa kilogram: ~ daging sapi dibelinya [num] beberapa kilometer: ~ jauhnya dia berjalan kaki
berkincir ber.kin.cir [v] ada kincirnya; memakai kincir
berkipas ber.ki.pas [v] (1) memakai kipas; ada kipasnya; (2) (sedang) mengibas-ngibas dng kipas agar sejuk
berkira-kira ber.ki.ra-ki.ra [v] (1) menghitung-hitung; menaksir-naksir (berapa banyaknya); berpikir-pikir; mengira-ngira: ia ~ sebentar, lalu mengiakan tanda setuju; (2) beragak-agak; bersedia-sedia (hendak berbuat sesuatu); berniat hendak (melakukan sesuatu): ia hendak menanyakan tanggal ulang tahunnya
berkirai ber.ki.rai [v kas] pergi; enyah: ~ lah engkau dr sini
berkirim-kiriman ber.ki.rim-ki.rim.an [v] saling berkirim; saling mengirim (surat dsb): selama dl asrama ia ~ surat dng keluarganya
berkisah ber.ki.sah [v] bercerita tt: ia ~ tt pelariannya dr sarang penculiknya
berkisaran ber.ki.sar.an [v] berputar (terus-menerus); beputaran: matanya ~ dng liar, spt mata orang mabuk
berkitab ber.ki.tab [v] mempunyai kitab (suci)
berkobar-kobar ber.ko.bar-ko.bar [v] (1) menyala-nyala dng hebatnya (tt api): api yg ~ itu menjadikan kota itu spt lautan api; (2) ki berapi-api (menyala-nyala dsb tt semangat): para pemuda berjuang dng semangat yg ~
berkocak tanda tak penuh ber.ko.cak tanda tak penuh [pb] orang yg banyak bicara menandakan kurang pengetahuannya
berkokok ber.ko.kok [v] (1) berbunyi "kukuruyuk" (tt ayam jantan): umumnya ayam ~ pd dini hari; (2) ki mengeluarkan kata-kata untuk menunjukkan keberanian dsb: si Jampang (jago Betawi) ~ setelah mengalahkan lawan-lawannya
berkolokasi ber.ko.lo.ka.si [v] mempunyai tautan padu
berkolusi ber.ko.lu.si [v] melakukan kolusi: pejabat tinggi negara yg seharusnya menjadi panutan masyarakat, ternyata ada yg menggunakan wibawa jabatannya untuk ~
berkontak ber.kon.tak [v] (1) mengadakan kontak; perhubungan; (2) cak ada arus listriknya (tt pesawat dsb)
berkop ber.kop [v] memakai kop: dl operasinya, pelaku yg berpredikat ahli bedah itu menggunakan dokumen palsu ~ Badan Transplantasi Eropa
berkoper-koper ber.ko.per-ko.per [num] banyaknya lebih dr satu koper; beberapa koper
berkoran ber.ko.ran [v] mempunyai koran; menerbitkan koran
berkorban ber.kor.ban [v] (1)menyatakan kebaktian, kesetiaan, dsb; menjadi korban; menderita (rugi dsb); (2) memberikan sesuatu sbg korban: kami rela ~ demi kejayaan nusa dan bangsa
berkorelasi ber.ko.re.la.si [v] sering berhubungan secara timbal balik; ada korelasinya
berkoreng ber.ko.reng [v] menderita sakit koreng; ada korengnya (boroknya); berkudis
berkorong ber.ko.rong [v] mempunyai korong
berkotak-kotak ber.ko.tak-ko.tak [v] (1) terdiri atas banyak kotak; (2) berpetak-petak; (3) terbagi-bagi; terpecah-pecah: jangan memandang persoalan itu secara sempit dan ~
berkotakan (bernegerikan [pb] mengembara ke mana-mana (tidak tetap tempat tinggalnya)
berkuah ber.ku.ah [v] memakai kuah; ada kuahnya; dng kuah
berkualifikasi ber.ku.a.li.fi.ka.si [v] mempunyai keahlian (kecakapan) khusus: perkumpulan sepak bola itu mencari pelatih sepak bola yg ~
berkualitas ber.ku.a.li.tas [v] mempunyai kualitas; bermutu (baik): setiap perguruan tinggi ingin menghasilkan sarjana yg ~ baik
berkuasa ber.ku.a.sa [v] mempunyai kuasa (dl berbagai-bagai arti, spt berkesanggupan, berkemampuan, berwenang, berkekuatan)
berkuat-kuat ber.ku.at-ku.at [v] saling memperlihatkan kuasanya dsb; beradu kuat; berkeras-keras: marilah kita ~ mengangkat batu ini
berkubur ber.ku.bur [v] (1) dimakamkan (tt mayat); mempunyai kubur: pd masa peperangan banyak orang mati tidak ~; (2) (sudah) mati: orang yg sudah ~ jangan dibicarakan lagi
berkuda ber.ku.da [v] (1) mempunyai kuda; (2) menunggang kuda
berkujut ber.ku.jut [v] (1) menggantung diri dng mengikat (mencekik) leher dng tali: dia mati krn ~; (2) terikat krn salah; (3) tersangkut; terlibat (dl perkara): semuanya ~ dl perkara itu
berkuku ber.ku.ku [v] (1) mempunyai kuku; (2) ki berkuasa (pandai, cerdik, dsb): pejabat itu sudah tidak ~ lagi di kantor kami
berkuku belah ber.ku.ku belah mempunyai kuku belah (tt lembu atau kerbau)
berkuku satu ber.ku.ku satu mempunyai kuku satu (tt kuda atau keledai)
berkukuh ber.ku.kuh [v] berteguh hati; tetap berpegang (pd pendiriannya dsb): meskipun disiksa, dia ~ tidak mau memberitahukan tempat persembunyian teman-temannya
berkulat ber.ku.lat [v] dilekati kulat; ada kulatnya; bercendawan: nasi itu sudah ~ , jangan dimakan
berkuli ber.ku.li [v] (1) mempunyai kuli; (2) bekerja sbg kuli: mereka hidup dr ~
berkulit ber.ku.lit [v] ada kulitnya; memakai kulit
berkulup ber.ku.lup [v] (1) mempunyai kulup; ada kulupnya; (2) belum (tidak) dikhitan: meskipun sudah besar, anak itu masih ~ krn belum dikhitan
berkumai ber.ku.mai [v] ada kumainya; memakai kumai: bingkai itu ~
berkumis ber.ku.mis [v] mempunyai kumis; bermisai
berkunang-kunang ber.ku.nang-ku.nang [v] (1) berpendar-pendar; berkelip-kelip: air kelihatan ~ kena cahaya bulan; (2) seakan-akan melihat cahaya berkilap-kilap pd mata (ketika kepala pening, akan pingsan, dsb): tangannya gemetar dan matanya terasa sakit, kadang-kadang ~
berkung ber.kung [n] sampan kecil yg hanya dapat memuat beberapa orang
berkuping ber.ku.ping [v] mempunyai kuping
berkurang ber.ku.rang [v] menjadi kurang (sedikit); susut semakin kurang: penyakitnya sudah ~
berkurap ber.ku.rap [v] (1) menderita penyakit kurap; (2) ki bercacat; buruk
berkurung ber.ku.rung [v] (1) tinggal di rumah saja: siang malam gadis itu ~ di rumahnya; (2) memakai tanda kurung: kata yg ~ itu hendaklah diganti dng kata lain yg bersamaan artinya
berkuteks ber.ku.teks [v] memakai kuteks: kukunya ~ merah tua
berkutu ber.ku.tu [v] (1) mempunyai kutu: rambutnya ~; (2) mencari kutu di kepala; menyelisik kepala sendiri [ark v] berkumpul; berserikat; bersekutu
berlaba ber.la.ba [v] beroleh laba: jika tidak ~ , apa gunanya berjualan?
berlabel ber.la.bel [v] ada labelnya; beretiket; bernama: barang-barang itu ~ nama perusahaan
berladang ber.la.dang [v] mempunyai (mengusahakan) ladang: di sini tidak banyak orang ~
berlaga ber.la.ga [v] (1) berkelahi (tt ayam, kambing, dsb); (2) berlanggaran; bertumbuk (tt ombak, perahu, dsb): gemuruh bunyi ombak ~; (3) bertanding dl olahraga: kedua kesebelasan itu akan ~ berebut tempat di semifinal
berlagak ber.la.gak [v] (1) menyombongkan diri: baru jadi anggota Hansip, ia sudah ~ , apalagi jadi tentara; (2) berlaku spt (pemberani, orang pandai, dsb); berpura-pura: ketika ditanya polisi, ia ~ tidak tahu-menahu
berlagu ber.la.gu [v] (1) dng lagu; (2) ark bernyanyi; menyanyi
berlainan ber.la.in.an [v ] berbeda; berselisih: ia ~ paham dng adiknya
berlajur ber.la.jur [v] ada lajurnya; mempunyai lajur: kain putih ~ merah
berlaki ber.la.ki [v] (sudah) kawin (tt perempuan); mempunyai laki
berlaki anak semang ber.la.ki anak semang [pb] perempuan yg buruk kelakuannya
berlakon ber.la.kon [v] menjalankan (memainkan) lakon (drama, teater, film): ungkapannya dl ~ sangat berlebihan
berlaku ber.la.ku [v] (1) masih berjalan (sedang dikerjakan dsb); berlangsung; terjadi: jam malam ~ dr pukul 18.00 sampai pukul 06.00 WIB; penahanan para sandera masih ~; peraturan itu sudah dinyatakan tidak ~ lagi; (2) berbuat; bertindak: ia suka ~ kasar thd istrinya; (3) bertindak menjadi; menjalankan tugas menjadi: dl pemilihan umum, presiden pun ~ sbg warga negara biasa; (4) boleh dipakai (tt surat, uang, dsb); sah: surat keterangan Saudara tidak ~ lagi krn sudah habis masa ~ nya; (5) dikenakan untuk atau pd: aturan ini ~ bagi sekalian warga negara Indonesia; peraturan lalu lintas itu ~ bagi semua pemakai jalan
berlaku lajak ber.la.ku la.jak [v] berbuat (bersikap) lebih dp yg seharusnya; berbuat (bersikap) berlebih-lebihan: mahasiswa itu terlalu ~ sehingga tidak disenangi oleh dosen
berlalu ber.la.lu [v] (1) lewat; lampau: kesempatan itu jangan dibiarkan ~; (2) pergi: demikian katanya sambil ~; (3) mati: tadi malam ia telah ~; (4) tidak makan sahur (waktu puasa): dl bulan puasa ini kami dua kali ~
berlalu lintas ber.la.lu lin.tas [v] (1) ada lalu lintasnya; (2) berkenaan dng lalu lintas: aturan ~ perlu dipatuhi; (3) melakukan tindak lalu lintas (dng kendaraan)
berlambak ber.lam.bak [v] (1) berlonggok-longgok; bertimbun-timbun (tidak teratur); (2) banyak sekali; berlimpah: pd bulan Desember biasanya buah ~ di Jawa Barat
berlambang ber.lam.bang [v] ada lambangnya; memakai lambang
berlampu ber.lam.pu [v] memakai lampu; ada lampunya: halaman rumah berdinding bambu itu kelihatan agak gelap krn belum ~
berlandaskan ber.lan.das.kan [v] berdasar pd; berdasarkan; bertumpu kpd: dia mengemukakan pembelaannya ~ pasal-pasal dr buku undang-undang
berlangau ber.la.ngau [a] banyak dihinggapi langau; (2) v ki ternganga; terbuka terus: ~ mulutnya melihat keindahan lukisan itu
berlanggar-langgar ber.lang.gar-lang.gar [v] saling menyerang dan menghantam dng hebatnya: maka bertemulah kedua pasukan bala tentara itu lalu berperang ~
berlanjut ber.lan.jut [v] (1) tidak selesai hanya di situ saja; ada rentetannya; bersambung: peristiwa yg didahului dng pertengkaran itu rupanya ~ dng perkelahian; (2) terus-menerus; berlarut-larut; berlama-lama: siapa yg tahan mengalami penderitaan yg ~ ini
berlanjutan ber.lan.jut.an [v] masih ada perkembangannya; belum selesai: cita-cita dan perjuangan kita masih ~
berlantai ber.lan.tai [v] mempunyai lantai: di sebuah rumah yg berukuran sangat minim, berdinding bilik, dan ~ tanah, hidup seorang nenek yg sudah uzur dan tua renta
berlapis ber.la.pis [v] (1) memakai lapis: mobil yg ~ baja; (2) tersusun dr atau mempunyai lembaran tipis; berlamina
berlapuk ber.la.puk [v] ada lapuknya (rusak, buruk); bercendawan: rumah ini sampai ~ tidak ada yg mau membelinya
berlarik ber.la.rik [v] mempunyai larik; ada lariknya
berlarik-larik ber.la.rik-la.rik [v] beberapa atau banyak larik
berlarut-larut ber.la.rut-la.rut [adv] berlama-lama; berpanjang-panjang (tanpa ada penyelesaian): perundingan mereka ~ sehingga banyak waktu terbuang
berlauk ber.la.uk [v] (1) ada lauknya; (2) makan sesuatu dng lauk
berlawan ber.la.wan [v] (1) berimbang; berbanding: dialah satu-satunya jagoan yg tidak ~; (2) bertanding; bertempur: mereka berkurung dl benteng sebab tidak berani ~ dng musuhnya
berlayapan ber.la.yap.an [v] (1) beterbangan (berdatangan) banyak sekali dekat permukaan tanah atau air (tt burung, ikan, dsb); (2) meliuk-liuk (berayun-ayun) ditiup angin (tt pohon, tumbuhan, dsb)
berlayar menentang (mengadang [pb] setiap usaha harus ada tujuannya: berlayar sampai ke -- , berjalan sampai ke batas, pb segala usaha hendaklah diselesaikan sampai tercapai maksudnya
berlebih ber.le.bih [v] ada lebihnya; bersisa: masakan uang sebanyak itu tidak ~; (2) a terlampau banyak: kelas ini sudah ~ muridnya
berlebih-lebih ber.le.bih-le.bih [a] (1) berlebih banyak: makanan dan minuman jangan ~ dl pesta perkawinan itu; (2) sangat berlebih dr keadaan sebenarnya: hemat saya berita ini ~ agaknya
berlebih-lebihan ber.le.bih-le.bih.an [adv] (1) atas-mengatasi: dl perdebatan itu mereka hanya ~ , bukan mencari kebenaran; (2) teramat sangat; sangat lebih dr keadaan sebenarnya: katakanlah apa adanya jangan ~
berlebihan ber.le.bih.an [a] (1) banyak sekali: membawa secukupnya saja jangan ~; (2) amat; sangat: harga barang itu ~ mahalnya; (3) aneh-aneh atau tidak sewajarnya (tt tingkah laku): tingkahnya ~
berleha-leha ber.le.ha-le.ha [v] menikmati suasana santai dng tidak melakukan apa-apa: dia menghabiskan waktu rehat siangnya sambil ~ di bawah pohon yg rindang
berlekatan ber.le.kat.an [v] banyak melekat (sehingga tidak mudah lepas)
berlekuk ber.le.kuk [v] ada lekuknya; berlubang (spt tanah); berlepih (spt topi)
berlekuk-lekuk ber.le.kuk-le.kuk [v] memiliki lekuk banyak (lebih dr satu)
berlelehan ber.le.leh.an [v] meleleh banyak-banyak: peluhnya ~ membasahi seluruh tubuhnya
berlelewa ber.le.le.wa [v] bertingkah; berlagak: jalannya sangat ~
berlemak ber.le.mak [v] mengandung lemak; ada lemaknya; berminyak: daging yg ~
berlembaga ber.lem.ba.ga [v] mempunyai organisasi yg bersifat lembaga
berlempuk ber.lem.puk [v] melekat banyak-banyak (tt daki dsb)
berlena ber.le.na [v] berlalai-lalai; berlama-lama: ia suka ~ jika disuruh ibunya pergi
berlengkok ber.leng.kok [v] mempunyai lengkok
berlenso ber.len.so [v] menari lenso: teman-teman sebayanya masuk ke tengah gelanggang dan ~ dng gembira
berlewatan ber.le.wat.an [v] banyak yg lewat; lalu-lalang: mobil-mobil ~ di jalan raya
berlian ber.li.an [n] intan yg diasah baik-baik hingga indah kemilau cahayanya
berlidah ber.li.dah [v] (1) mempunyai lidah; (2) ki mempergunakan lidah
berlidah di lidah orang ber.li.dah di lidah orang [pb] hanya menurut perkataan orang saja; ~ buaya ki kata-katanya penuh dng tipu daya licik: orang yg ~ buaya akhirnya dijauhi orang banyak
berlidah dua ber.li.dah dua kata-katanya tidak tetap (di sini berkata begini, di lain tempat lain pula bicaranya)
berlidah lembut ber.li.dah lembut baik tutur katanya
berlidah panjang ber.li.dah panjang suka menyampaikan rahasia (perkataan) orang kpd orang lain
berliku-liku ber.li.ku-li.ku [v] (1) banyak tikungan; berkelok-kelok: balapan mobil itu menempuh jalan yg ~; (2) ki berbelit-belit: urusan itu menjadi panjang dan ~ sukar menyelesaikannya
berlikur-likur ber.li.kur-li.kur [num] beberapa likur: ~ buku telah ditulisnya
berlilit ber.li.lit [v] (1) berpilin; berpintal: tali ember itu terbuat dr; ijuk ~; (2) berbelit: tumbuhan itu ~ pd tumbuhan lain; (3) dikebat; dibalut: kepalanya ~ perban
berlimpa ber.lim.pa [v] mempunyai limpa: tidak ~ , ki tidak memiliki timbang rasa
berlimpah-limpah ber.lim.pah-lim.pah [v] sangat banyak; berlebih-lebih: rezeki-nya ~
berlipat ber.li.pat [v] (1) dilipat rangkap: kain yg ~ pd tepinya; (2) menjadi banyak sekian kali; berganda: keuntungannya ~
berlipat ganda ber.li.pat gan.da [v] banyak sekali; berganda-ganda; berlipat-lipat
berlipat-lipat ber.li.pat-li.pat [v] (1) berlipat banyak; berlepit-lepit: bagian bawah gaunnya ~; (2) banyak sekali; berlipat ganda: keuntungannya ~
berlistrik ber.lis.trik [v] mempunyai listrik; ada listriknya: rumah itu belum ~
berlonggoklonggok ber.long.gok.long.gok [v] bertimbun-timbun; beberapa (banyak) longgok: ~ padi tersimpan di gudangnya
berlopak ber.lo.pak [v ] ada lopaknya; berlekuk dan berisi air (tt tanah)
berlubang ber.lu.bang [v] (1) ada lubangnya: kelapa itu ~ digerek tupai; (2) berlekuk (tt tanah dsb): jalan yg baru selesai dibangun itu sudah ~ krn air hujan
berlubang-lubang ber.lu.bang-lu.bang [v] mempunyai banyak lubang; berlekuk-lekuk (tt tanah)
berludah ber.lu.dah [v] (1) mempunyai ludah; (2) mengeluarkan ludah: mulutnya selalu ~ krn ia sakit seriawan; (3) membuang ludah; menyemburkan ludah; meludah: dilarang ~ di ruangan ini
berlumpur ber.lum.pur [v] (1) ada lumpurnya; (2) kena lumpur; kotor oleh lumpur; (3) berendam atau berguling-guling di air yg banyak lumpurnya (tt kerbau, babi, dsb); berkubang
berlumut ber.lu.mut [v] ada lumutnya; ditumbuhi lumut: dinding yg lembap itu mulai ~
berlurah ber.lu.rah [v] ada lurahnya; mempunyai lurah: bukit itu ~ dalam sekali
berlusin-lusin ber.lu.sin-lu.sin [num] beberapa lusin; banyak sekali (tt benda yg dapat dihitung dng lusin)
berlutu ber.lu.tu [a] ada kotorannya; kotor sekali (tt muka dsb)
berlutut ber.lu.tut [v] (1) melipat(kan) lutut sbg tumpuan untuk berdiri; (2) ki bertekuk lutut; menyerah (mengaku) kalah: akhirnya Jepang ~ juga kpd sekutu
bermacam ber.ma.cam [a] berbagai(-bagai): -- obat telah dicobanya, tetapi ia belum juga sembuh
bermadu ber.ma.du [v] mempunyai madu: kini ia -- krn suaminya kawin lagi; jarang perempuan -- yg tidak merasa sakit hati
bermahkota ber.mah.ko.ta [v] (1) memakai mahkota; menjadi raja; (2) ki mempunyai kekuasaan atau yg memerintah: dewasa ini terdapat beberapa raja yg tidak --
bermain ber.ma.in [v] melakukan sesuatu untuk bersenang-senang: adiknya sedang -- di taman
bermain air basah [pb] tiap pekerjaan atau usaha ada susahnya
bermain-main ber.ma.in-ma.in [v] (1) bersenang-senang dng melakukan sesuatu: anak kecil itu sedang -- di lapangan rumput; (2) berkelakar saja; tidak dng sungguh-sungguh: ah, tidak apa-apa, kami hanya --
bermakna ber.mak.na [v] berarti; mempunyai (mengandung) arti penting (dalam): kalimat itu -- rangkap
bermaksud ber.mak.sud [v] (1) mempunyai maksud (tujuan, kehendak): ia -- mempererat persahabatan dng teman-teman sekota; (2) berniat (hendak): setelah sembuh dr sakit, ia -- pulang ke kampung; (3) mengandung arti (makna): jangan disangka pujian yg muluk-muluk itu tidak -- lain
bermalam-malam ber.ma.lam-ma.lam [v] (dl) banyak malam; beberapa malam berturut-turut: -- kami menungguinya di rumah bersalin sampai bayi pertamanya lahir
bermalas-malas ber.ma.las-ma.las [v] duduk (tiduran dsb) tanpa berbuat sesuatu (berlengah-lengah): ia sehari-harian -- saja di rumahnya
bermalu ber.ma.lu [v] mempunyai rasa malu: perbuatan yg tidak -
bermandi ber.man.di [v ki] (1) banyak memperoleh: benar-benar pd waktu itu para tengkulak -- uang; (2) bersimbah; bersiram (dng): ia bekerja sama sampai -- keringat; (3) berlumuran: -- darah
bermanfaat ber.man.fa.at [v] ada manfaatnya; berguna; berfaedah: olahraga itu -- bagi kesehatan
bermanik-manik ber.ma.nik-ma.nik [v] (1) memakai perhiasan (kalung dsb) manik-manik: penduduk di pulau itu hampir semuanya -- pd lehernya; (2) keluar peluh berbutir-butir, spt manik-manik: peluhnya -- di dahinya
bermanja-manja ber.man.ja-man.ja [v] berjinak-jinakan; beramah-ramahan: pd senja itu ia -- dng adiknya
bermarkas ber.mar.kas [v] mempunyai markas; berkedudukan
bermartabat ber.mar.ta.bat [v] mempunyai martabat
bermata ber.ma.ta [v] mempunyai mata; ada matanya
bermatakan ber.ma.ta.kan [v] mempunyai mata; bermata: cincin emas -- intan
bermati-mati ber.ma.ti-ma.ti [adv] bersungguh-sungguh; dng segenap tenaga (mengerjakan sesuatu): barang itu telah dicarinya -, tetapi tidak ditemukan juga
bermatian ber.ma.ti.an [v] berturut-turut mati; banyak yg mati
bermayang ber.ma.yang [v] ada mayangnya; keluar mayangnya: pohon pinang di kebunnya sedang -
bermazhab ber.maz.hab [v] mempunyai mazhab; mengikuti mazhab
bermazmur ber.maz.mur [v] memuji Tuhan dng menyanyikan puji-pujian dr kitab Zabur
bermegah ber.me.gah [v] (1) mempunyai sifat megah; (2) bermegah-megah
bermekaran ber.me.kar.an [a] banyak yg mekar: bunga yg menjadi ajang perburuan para pendaki itu -- pd bulan Agustus
bermenantu ber.me.nan.tu [v] mempunyai menantu: ia -- seorang warga asing
bermerek ber.me.rek [v] (1) mempunyai atau menggunakan merek (cap, tanda, dsb); (2) ki mempunyai nama; terkenal
bermesin ber.me.sin [v] (1) mempunyai mesin; (2) menggunakan mesin
bermesum ber.me.sum [v] berbuat mesum: dia menuduh orang lain yg telah membajak saluran teleponnya untuk keperluan --
bermeterai ber.me.te.rai [v] ada meterainya; ditempeli meterai: perjanjian itu dibuat di atas kertas -
bermewah-mewahan ber.me.wah-me.wah.an [v] serba banyak dan berlebih-lebihan: sekelompok orang berharta mempunyai kebiasaan hidup --
bermi ber.mi [n] tumbuhan menjalar yg hidup di air, daunnya biasa dipakai sbg obat perut kembung dng jalan mengunyahnya sbg lalap; Herpestis monnieria
berminat ber.mi.nat [v] mempunyai (menaruh) minat; cenderung hati kpd; ingin (akan): krn belum mempunyai pekerjaan tetap, ia belum -- untuk menikah
bermiripan ber.mi.rip.an [v] mempunyai kemiripan: menurut para saksi mata, dan bentuk tubuh para perampok itu juga --
bermisai ber.mi.sai [v] mempunyai misai; ada misainya; berkumis
bermitra ber.mit.ra [v] menyatakan atau mengakui sbg mitra
bermobil ber.mo.bil [v] (1) mempunyai mobil: sbg orang kaya dia -- banyak; (2) naik (mengendarai) mobil: tiap hari saya -- ke kantor
bermodal ber.mo.dal [v] mempunyai modal; menggunakan modal: dia bekerja tanpa -- apa pun, kecuali semangat yg kuat
bermoncong ber.mon.cong [v] (1) mempunyai moncong: buaya yg -- pendek disebut buaya katak; (2) ki kas berkata sambil bersungut- sungut
bermoral ber.mo.ral [v] (1) mempunyai pertimbangan baik buruk; berakhlak baik: mana ada penjahat yg -; (2) sesuai dng moral (adat sopan santun dsb): ia melakukan perbuatan yg tidak -
bermotif ber.mo.tif [v] (1) mempunyai pola; bercorak: gaun yg dipakai-nya -- kembang-kembang besar; (2) mempunyai motif (sebab, alasan, latar belakang, dsb): penculikan itu ternyata -- pemerasan
bermuda ber.mu.da [v] berhubungan dng wanita lain bukan istrinya; bermukah; bermain muda
bermudah-mudah ber.mu.dah-mu.dah [v] melakukan sesuatu dng menganggap enteng (tidak bersungguh-sungguh, dng seenaknya): penyusunan sebuah kamus tidak dapat dikerjakan dng -
bermuka ber.mu.ka [v] mempunyai muka; ada mukanya; dng muka: -- spt raksasa; tidak --, malu
bermuka-muka ber.mu.ka-mu.ka [v] berhadapan muka; di depan muka; di depan orang: diadakan pertemuan -- antara para kepala suku; (2) adv terus terang; terang-terangan: marilah kita bicarakan secara --; (3) adv ki hanya lahirnya saja baik, hatinya tidak; hanya bermanis-manis: kerjakanlah setulus hatimu, jangan -; (4) num berhalaman-halaman; berlembar-lembar (tt buku): uraian -- itu, sebenarnya dapat diringkaskan dl dua atau tiga kalimat saja
bermukim ber.mu.kim [v] bertempat tinggal; berdiam: banyak juga yg -- di tempat itu
bermula ber.mu.la [v] ada mulanya (awalnya): Tuhan yg tiada -- dan tiada berakhir; (2) adv pertama-tama; pertama sekali: beliaulah yg -- mendirikan sekolah partikelir di sini; (3) adv mula-mula; sediakala: tidak lama setelah bertengkar mereka sudah bersahabat lagi spt --; (4) v bersumber; berpenyebab awal; berpangkal (dr): perkelahian itu -- kesalahpahaman kecil belaka; (5) adv pertama-tama yg akan diceritakan; sebermula: -- maka tersebutlah seorang raja besar di negara anu
bermulut ber.mu.lut [v] (1) ada mulutnya; mempunyai mulut; memakai mulut, berlubang: meriamnya -- panjang; (2) kas berkata; bercakap-cakap
bermuram ber.mu.ram [v] , -- durja bermasam muka (krn sedih); tidak jernih mukanya
bermusik ber.mu.sik [v] bermain musik: pekerjaan tetapnya selama ini adalah --
bermusim ber.mu.sim [v] (1) sudah sampai pd musimnya: buah durian belum -; (2) memiliki musim; menurut musim (tidak sebarang waktu ada): ditanami pohon buah-buahan yg -, spt ram-butan dan mangga; pohon kelapa berbuah sepanjang tahun, tidak -
bermutu ber.mu.tu [v] (1) baik (tinggi) mutunya; berbobot: tulisan-tulisannya selalu --; (2) mempunyai mutu (kualitas): Anda dapat memilih sendiri cat yg -- tinggi; (3) bertaraf: pemain bulu tangkis yg -- internasional
bernada ber.na.da [v] mempunyai nada; ada nadanya
bernafiri ber.na.fi.ri [v] membunyikan nafiri: sungai yg mengalir dng bunyinya yg merdu itu seakan-akan bagai ~
bernafsu ber.naf.su [v] mempunyai keinginan (dorongan atau gairah hati); ada nafsu; dng nafsu: aku jadi ~ untuk mengusutnya; tidak ~ membeli barang yg mahal-mahal; ia tidak ~ lagi bekerja di kantor itu
bernalam ber.na.lam [v] membaca puisi atau bercerita dng lagu; bersajak (bersyair): sekali-kali ia ~ krn ingat masa mudanya
bernalar ber.na.lar [v] mempunyai nalar; menggunakan nalar; berpikir logis
bernama ber.na.ma [v] (1) memakai nama; mempunyai nama: sbg orang yg ~ , aku tidak suka kaupanggil tanpa nama atau tanpa sapaan; (2) ark mendapat nama; masyhur; terkenal: ia menyuruh memanggil tabib yg ~ itu
bernanah ber.na.nah [v] mengandung nanah; ada nanahnya; mengeluarkan nanah: lukanya sudah ~
bernapas ber.na.pas [v] mengisap dan mengeluarkan napas: akhirnya ia dapat ~ dng leluasa setelah berhasil keluar dr ruangan yg penuh asap itu
bernas ber.nas [a] (1) berisi penuh (tt butir padi, susu, bisul, dsb): buah padi --; (2) ki banyak isinya (tt pidato, petuah, ceramah, dsb); (3) dapat dipercaya: janjinya selalu --
bernasib ber.na.sib [v] mempunyai nasib: hari ini saya ~ baik, semua usaha saya berhasil
bernazar ber.na.zar [v] berjanji akan berbuat sesuatu jika maksud tercapai; mengucapkan nazar; mempunyai kaul: ia ~ , kalau anaknya sembuh, hendak bersedekah
bernegara ber.ne.ga.ra [v] (1) mempunyai negara; (2) menjalankan pemerintahan negara: berjuang krn ingin ~
berniat ber.ni.at [v] bermaksud (akan): ia ~ akan melanjutkan sekolahnya mulai tahun ini
bernilai ber.ni.lai [v] (1) mempunyai nilai (harga uang dsb): mata uang yg ~ seratus rupiah; (2) bermutu; berharga: ia berhasil menciptakan tarian baru yg ~ tinggi
bernoda ber.no.da [v] (1) ada nodanya (sehingga kotor dsb): baju putihnya ~ oleh getah pisang; (2) ki bercela (mendapat nama buruk): namanya sudah ~ di daerah itu
bernomor ber.no.mor [v] mempunyai nomor; ada nomornya: naskah itu di Museum Nasional ~ 21 Ml
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
beroda be.ro.da [v] memakai roda; ada rodanya: kendaraan ~ empat
berolak ber.o.lak [v] berputar; berpusing; berkisar: bumi -- pd porosnya
beroleh ber.o.leh [v] (1) mendapat; menerima: -- manfaat daripadanya; (2) kl boleh; dapat: mudah-mudahan anakmu -- selamat di jalan
beroleng-oleng ber.o.leng-o.leng [v] bergoyang-goyang, terayun-ayun (spt perahu yg dipermainkan ombak)
beromzet ber.om.zet [v] mempunyai omzet: tembakau Besuki -- dua juta Mark Jerman setahun
berona be.ro.na [v] mempunyai rona; berwarna; baik warnanya (rupanya)
beronang be.ro.nang [n] ikan laut, bentuknya hampir bulat telur, dagingnya tebal dan tidak bertulang, hidup di laut yg berkarang; Siganus vermiculatus
berondong be.ron.dong [n] butir-butir jagung yg digoreng tanpa minyak atau dng sedikit minyak sehingga mengembang dan pecah [v] , mem.be.ron.dong v (1) menembak secara beruntun dng peluru banyak-banyak; (2) ki menghujani pukulan (pertanyaan, cacian, dsb)
berongga be.rong.ga [v] ada ruang (lubangnya); tidak padat: kayu besar itu ternyata ~
beronjong be.ron.jong [n] (1) keranjang panjang terbuat dr kawat atau bambu untuk tempat babi; (2) keranjang dr bambu atau anyaman kawat yg diisi batu-batu untuk penahan arus air (banjir, gelombang laut, dsb): di sungai itu dipasang --
beronok be.ro.nok [n] teripang, banyak macamnya spt -- landak, -- pisang
berontak be.ron.tak [v] (1) meronta-ronta hendak melepaskan diri: walaupun sudah diikat, kuda itu -- hendak melepaskan diri; (2) cak melawan, tidak mau menurut perintah: adiknya -- , tidak mau disuruh belajar; (3) melawan pemerintah (kekuasaan dsb) secara serentak: suku bangsa itu -- krn merasa diperlakukan tidak adil
beroperasi ber.o.pe.ra.si [v] (1) melakukan gerakan militer: satu batalion tentara -- di daerah perbatasan; (2) melakukan aktivitas kerja: banyak tukang copet -- di kereta api
beroplah ber.op.lah [v] mempunyai oplah
berorganisasi ber.or.ga.ni.sa.si [v] mempunyai organisasi; tersusun dng baik dan teratur dl suatu kesatuan
berorientasi ber.o.ri.en.ta.si [v] (1) melihat-lihat atau meninjau (supaya lebih kenal atau lebih tahu); (2) mempunyai kecenderungan pandangan atau menitikberatkan pandangan; berkiblat: mereka orang-orang yg -- ke Barat
berosot be.ro.sot [Jk] , mem.be.ro.sot v menggelincir turun dng cepat (krn lepas ikatannya dsb); merosot
berotak ber.o.tak [v] (1) berakal; mempunyai pikiran; mempunyai kecerdasan yg baik: anakmu tidak -; (2) mempunyai otak: apakah udang ada yg -?
berpada-pada ber.pa.da-pa.da [a] cukup meskipun hanya seadanya; lumayan; (2) v melakukan sesuatu dng secukupnya (tidak berlebih-lebihan)
berpadanan ber.pa.dan.an [v] (1) berimbang (dng); sebanding (dng): upahnya tidak ~ dng tenaga yg dikeluarkannya; (2) menyesuaikan pendapat; bermufakat; berembuk: mereka ~ sebelum mengambil keputusan
berpadi ber.pa.di [v] (1) mempunyai padi; (2) bertanam padi; bersawah; berladang
berpagar ber.pa.gar [v] (1) memakai pagar; ada pagarnya; (2) dipagari: halaman rumahnya ~ besi
berpahala ber.pa.ha.la [v] (1) berbuat pahala; berbuat kebaikan; berbuat jasa; (2) ada pahalanya; mempunyai pahala
berpaham ber.pa.ham [v] (1) mempunyai paham (pendapat, pendirian): golongan oposisi ~ lain dng pemerintah; (2) beraliran: pelukis terkenal itu ~ naturalisme; (3) berakal; berbudi; bijaksana; berpengalaman: orang yg tidak ~ tidak layak menjadi pemimpin
berpahat ber.pa.hat [v] telah dipahat; berukir: pintunya dibuat dr kayu jati ~
berpahit-pahit ber.pa.hit-pa.hit [v] (1) ki bersusah-susah; berprihatin; (2) ki menyatakan segalanya dng terus terang (tidak hanya yg baik-baik)
berpaku ber.pa.ku [v] (1) ada pakunya; dilekatkan dng paku: sepatu itu tidak ~ solnya, tetapi hanya dilekatkan dng lem; (2) ki berpegang teguh: mereka tetap ~ pd pendirian semula
berpal-pal ber.pal-pal [v] beberapa pal jauhnya
berpaman ber.pa.man [v] (1) mempunyai paman; (2) menganggap atau menyebut paman
berpamitan ber.pa.mit.an [v] minta pamit; minta diri: sebelum berangkat sekolah, dia selalu ~ kpd orang tuanya
berpamor ber.pa.mor [v] (1) memakai pamor: ia sangat menyayangi keris yg ~ itu; (2) bersemarak; beperbawa; mulia: sejak kejadian itu ia bukan orang ~ lagi di depan anak buahnya
berpancuran ber.pan.cur.an [v] (1) mempunyai pancuran; (2) memancar kemana-mana
berpandai-pandai ber.pan.dai-pan.dai [v] berbuat sesuatu untuk orang lain tanpa bertanya dulu kpd yg berkepentingan
berpangkal ber.pang.kal [v] mempunyai pangkal; bermula; dimulai (dr): ketegangan itu ~ dr adanya perbedaan pendirian
berpangkal tolak ber.pang.kal to.lak [v] mempunyai pangkal tolak; berawal dr: pernyataan tt Pancasila sbg ideologi terbuka ~ pd pemahaman yg tepat tt ideologi nasional kita itu
berpangkalan ber.pang.kal.an [v] mempunyai pangkalan (di): pesawat tempur itu ~ di Lanuma Iswahyudi, Madiun
berpangkat ber.pang.kat [v] (1) mempunyai pangkat: ia ~ kolonel; (2) berkedudukan tinggi: gadis itu mendapatkan suami orang ~
berpangsa ber.pang.sa [v] mempunyai pangsa; ada pangsanya
berpangsi ber.pang.si [v] mempunyai pangsi
berpantun ber.pan.tun [v] menyanyikan (membawakan) pantun bersambut-sambutan
berparut ber.pa.rut [v] ada parutnya; bergores-gores: mukanya ~ bekas dicakar kucing
berpaspor ber.pas.por [v] memiliki (mempunyai) paspor: lima orang wisatawan asing ditangkap krn ~ palsu
berpatutan ber.pa.tut.an [v] tidak lebih dan tidak kurang; sepadan benar (dng); selaras; sesuai: gajinya yg besar ~ dng kepandaiannya
berpayah-payah ber.pa.yah-pa.yah [v] mengerjakan sesuatu dng memeras keringat; berjerih-payah; bersusah-payah: pekerjaan yg sulit itu hanya dapat diselesaikan dng --
berpedoman ber.pe.do.man [v] (1) memakai pedoman: kita bentuk warga negara yg ber-Pancasila dan ~ kpd haluan negara; (2) menuju, mengarah (ke) ...; berpegang (kpd); menurut contoh: dl menentukan langkahnya ia selalu ~ kpd pengalamannya
berpegangan ber.pe.gang.an [v] (1) saling berpegang: kami ~ ketika melintasi jembatan itu; (2) memakai pegangan: penggorengan itu ~ supaya mudah memakainya
berpelajaran ber.pel.a.jar.an [v] mendapat pendidikan di sekolah: istrinya seorang yg ~
berpelana ber.pe.la.na [v] memakai pelana; ada pelananya
berpelatuk ber.pe.la.tuk [v] mempunyai bagian kulit spt paruh (tt kacang tanah)
berpelayaran ber.pe.la.yar.an [adv] telah biasa dan banyak pengalaman dl mengarungi lautan
berpelepah ber.pe.le.pah [v] mempunyai tulang daun yg besar atau tangkai daun yg besar
berpeluang ber.pe.lu.ang [v] mempunyai peluang; berkesempatan
berpeluk ber.pe.luk [v] berdekap; (tangannya) mendekap sesuatu: ~ tangan; duduk ~ lutut
berpematang ber.pe.ma.tang [v] mempunyai pematang
berpembawaan ber.pem.ba.wa.an [v] mempunyai pembawaan (kecenderungan dsb); berbakat
berpembuluh ber.pem.bu.luh [v] mempunyai pembuluh
berpenampilan ber.pe.nam.pil.an [v] mempunyai penampilan; gaya penampilan; tampil dng ...: hilangnya masa kanak-kanak dapat membuat seorang anak ~ spt orang dewasa
berpenaruhan ber.pe.na.ruh.an [v] mempunyai harta (uang dsb) banyak; berada (kaya)
berpendar-pendar ber.pen.dar-pen.dar [v] (1) berkelip-kelip (mengeluarkan pendar): tampak kunang-kunang ~ di kejauhan; (2) berkunang-kunang (tt mata): matanya ~ dan kepalanya pening
berpendirian ber.pen.di.ri.an [v] mempunyai pendirian
berpenerangan ber.pe.ne.rang.an [v] mempunyai penerangan, memakai penerangan: para perampok menggedor dan langsung mendobrak pintu rumah miliknya yg sudah ~ listrik
berpengairan ber.peng.a.ir.an [v] mempunyai pengairan
berpengalaman ber.peng.a.lam.an [v] mempunyai pengalaman; telah banyak pengalaman: ia seorang pemain sepak bola yg ~
berpengaruh ber.pe.nga.ruh [v] (1) ada pengaruhnya; mempunyai pengaruh: keadaan rumah tangga sangat ~ thd perkembangan watak anak-anak; (2) berkuasa: ia seorang yg kaya dan sangat ~ di negeri itu
berpengetahuan ber.pe.nge.ta.hu.an [v] mempunyai pengetahuan; berilmu; terpelajar
berpengharapan ber.peng.ha.rap.an [v] berharapan; mempunyai harapan
berpenghuni ber.peng.hu.ni [v] ada penghuninya; didiami; ditunggui; berpenduduk: ditemukannya sejumlah alat rumah tangga dan bahan makanan merupakan tanda bahwa daerah itu tadinya ~
berpentol ber.pen.tol [v] memiliki pentol; ada pentolnya
berperangai ber.pe.ra.ngai [v] (1) mempunyai perangai; berkelakuan: pelajar yg ~ baik; (2) berkelakuan yg aneh-aneh (yg tidak patut); bertingkah
berperi ber.pe.ri [v] berkata: bukan beta bijak ~ , pandai menggubah madah dan syair; ia ~ tentang kemenangannya
berperikemanusiaan ber.pe.ri.ke.ma.nu.si.a.an [v] mempunyai perikemanusiaan (suka menolong, bertimbang rasa, dsb)
berperut ber.pe.rut [v] (1) mempunyai perut; ada perutnya; berbentuk spt perut (besar di tengah-tengah): cacing yg --; (2) mulai berisi bunga (tt padi): padi sudah ~
berpesan ber.pe.san [v] (1) memberi pesan (kpd); menyuruh (meminta) supaya perkataan dsb dilakukan atau disampaikan kpd orang lain: sebelum berangkat ia ~ kpd istrinya supaya merawat anaknya baik-baik; ia sudah ~ kpd saya kalau ada orang datang agar menunggu sebentar; (2) memberi nasihat (wasiat ketika akan meninggal dunia): orang tua itu ~ kpd anak cucunya agar dia dikuburkan di dekat rumahnya
berpesiar ber.pe.si.ar [v] mengadakan perjalanan keliling kota dsb; mengadakan tamasya; berpelesir: ia sering ~ bersama keluarganya untuk menyenangkan hati
berpesuk-pesuk ber.pe.suk-pe.suk [v] berlubang-lubang: atapnya telah ~; berlekuk-lekuk: memakai topi yg ~
berpetak ber.pe.tak [v] berkotak-kotak; berbilik-bilik: di samping rumahnya berderet panjang bangunan ~; rumahnya ~; (2) berbidang-bidang (sawah): tidak jauh dr tempat kami terhampar sawah ~
berpetaruh ber.pe.ta.ruh [v] (1) memberi wasiat (amanat); memberi nasihat; berpesan: neneknya ~ kpd cucu-cucunya agar mereka rukun dan saling membantu demi keutuhan dan kejayaan keluarga; (2) Mk menitipkan sesuatu kpd orang lain: Ibu ~ uang untuk adik pd tetangga
berpeti-peti ber.pe.ti-pe.ti [num] banyak peti
berpidana ber.pi.da.na [v] mempunyai sangkutan (urusan) dng pidana: kalau merupakan kredit ~ , itu baru urusan Kejaksaan Agung
berpijar-pijar ber.pi.jar-pi.jar [v] bersinar-sinar spt pijar: mengapa kunang-kunang itu ~ ekornya pd waktu malam?
berpikir ber.pi.kir [v] menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu; menimbang-nimbang dl ingatan: lama ia ~ sebelum menjawab pertanyaan itu; pengalaman pd zaman lalu telah membuat ia matang ~
berpikir-pikir ber.pi.kir-pi.kir [v] menimbang-nimbang (baik buruknya, untung ruginya, dsb): silakan ~ dahulu, saya beri waktu dua hari
berpikiran ber.pi.kir.an [v] mempunyai pikiran; mempunyai akal
berpilih-pilih ber.pi.lih-pi.lih [v] memilih dng amat teliti (tidak sembarangan): dia ~ gadis untuk dijadikan istrinya; (2) a jarang dan susah didapat; sedikit saja (yg); tidak sembarang (orang dsb): pd waktu itu ~ orang yg mempunyai mobil; ~ orang yg bersedia menjadi pemimpin perkumpulan itu
berpilin ber.pi.lin [v] dl keadaan dipilin (dibelit): bungkusan itu diikatnya dng tali ~; tambang itu ~ tiga; orang gentar melihat misainya yg tebal ~ itu; (2) mempunyai pilin: rambut anak itu ~
berpilin-pilin ber.pi.lin-pi.lin [v] berkeluk (berpiuh-piuh) dipilin (tt batang kayu dsb): batang pohon itu ~ , baik dibuat tongkat; (3) mempunyai pilin: rambut anak itu ~
berpindah-pindah ber.pin.dah-pin.dah [v] menular; berjangkit: penyakit influenza merupakan penyakit yg mudah ~
berpinggang ber.ping.gang [v] mempunyai pinggang: gadis itu ~ ramping
berpisah ber.pi.sah [v] (1) bercerai (tidak berhubungan, tidak rapat; tidak berdampingan, dsb): ~ untuk selama-lamanya, meninggal
berpisah-pisah ber.pi.sah-pi.sah [v] bercerai-cerai; berdiri sendiri-sendiri: tidak baik kalau ayah, ibu, dan anak ~ tempat tinggalnya dl satu kota
berpiuh ber.pi.uh [v] berpilin; berpulas (dipelintir); berputar: rambutnya ~ sedikit pd ujungnya; sebuah tong telah diterbangkan oleh angin ~ itu
berpiuh-piuh ber.pi.uh-pi.uh [v] (1) berpilin-pilin (spt tali yg dipilin, rambut yg ikal, berjuntai-juntai); (2) lilit-melilit; saling melilit: otot-ototnya bagaikan kawat besi yg ~
berpiutang ber.pi.u.tang [v] mempunyai piutang: siapa-siapa yg berutang dan ~ kpd almarhum, diminta datang kpd ahli warisnya
berpola ber.po.la [v] mempunyai atau memakai pola
berpori ber.po.ri [v] mempunyai banyak pori; ada porinya
berpotensi ber.po.ten.si [v] mempunyai potensi
berpotongan ber.po.tong.an [adv] (1) mempunyai potongan; berbentuk; bermodel (ada bentuk atau modelnya); (2) ada pengurangan (tt harga barang); (3) tampak sepotong-potong
berpotret ber.pot.ret [v] berpose untuk diambil gambarnya dng kamera
berprestasi ber.pres.ta.si [v] mempunyai prestasi dl suatu hal (dr yg telah dilakukan, dikerjakan, dsb): kotamadya itu ~ baik dalam bidang pembangunan
berprestise ber.pres.ti.se [v] mempunyai prestise; ada prestisenya
berprinsip