Arti kata/frase "ombak menebah pantai" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/ombak-menebah-pantai

Halaman ini menjelaskan kata atau frase ombak menebah pantai menurut KBBI Edisi III

ombak menebah pantai: ombak me.ne.bah pantai ombak memukul pantai

Lebih lanjut mengenai ombak menebah pantai

ombak menebah pantai terdiri dari 3 suku kata. Kata tersebut mempunyai 403 kata terkait yakni sebagai berikut:

ombak om.bak [n] gerakan air laut yg turun-naik atau bergulung-gulung: -- memecah di pantai
pantai pan.tai [n] tepi laut; pesisir; (2) n perbatasan daratan dng laut atau massa air lainnya dan bagian yg dapat pengaruh dr air tsb; (3) n daerah pasang surut di pantai antara pasang tertinggi dan surut terendah; (4) a landai
ombak menebah pantai ombak me.ne.bah pantai ombak memukul pantai
ombak selaba ombak yg besar (di tengah lautan)
pantai bakau daerah perairan pantai yg ditumbuhi pohon bakau, biasanya terdapat di daerah tropis
menebah dada me.ne.bah dada menampar-nampar dada (krn marah, mendongkol, sedih)
menebahkan me.ne.bah.kan [v] merontokkan biji (padi, jagung) dng cara memukul-mukulkan malai berulang-ulang di atas permukaan yg keras, msl lantai jemur
ombak nya kedengaran [pb] telah kedengaran beritanya, tetapi belum ada buktinya
ombak pikiran gerak pikiran atau rasa hati yg tidak tetap (kacau)
ombak yg kecil jangan diabaikan [pb] perkara kecil yg mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga
pantai laut tanah atau daerah yg berbatasan dng laut; jalur daratan yg sebagian terdiri atas laut dan sebagian lagi terdiri atas daratan
bakat ombak bagian (puncak) ombak yg berbuih; kepala ombak
berombak ber.om.bak [v] ada ombaknya; bergelombang: laut pun tiada -- ketika itu
garis pantai garis yg memisahkan pantai dr daratan yg mencakup teluk, tetapi memotong lurus muara sungai dan teluk sempit; (2) jalur sempit tempat bertemunya laut dan daratan
hutan pantai hutan yg terbentuk di pantai berpasir dan berbatu
ikan pantai ikan yg hidupnya dekat pantai atau ikan yg jarang dijumpai jauh dr pantai
kapal pantai kapal yg dirancang khusus untuk pelayaran pantai secara teratur atau untuk menyeberangi laut dng jarak yg terbatas
lidah ombak bagian depan kepala ombak
mandi ombak tersiram oleh ombak
mata tombak bagian ujung tombak yg runcing
mengombak meng.om.bak [v] (1) menimbulkan adanya ombak: air danau yg tenang itu -- dng seketika; (2) berlekuk-lekuk menyerupai ombak: rambutnya -- pd bagian depan
menukikkan tombak me.nu.kik.kan tombak menusukkan tombak ke arah bawah
payah-payah dilamun ombak payah-payah di.la.mun ombak, tercapai juga tanah tepi [pb] setelah beberapa lama menanggung susah, akhirnya tercapai juga cita-citanya
pelabuhan pantai pe.la.buh.an pantai pelabuhan yg khusus digunakan untuk kapal berlabuh dl negeri yg mengadakan pelayaran antarpulau
pelayaran pantai pe.la.yar.an pantai pelayaran yg menyusur pantai
perombakan pe.rom.bak.an [n] proses, cara, perbuatan merombak: ~ gedung itu memerlukan biaya yg tidak sedikit
pucuk ombak kepala ombak
susur pantai tepi pantai
tangkai tombak batang pd tombak
tombak benderang tombak kerajaan yg dibawa oleh pembawa tombak yg berada di kiri kanan raja; tombak yg tangkai dekat mata tombak dihiasi dng bulu kambing dsb
tombak kembar dua pemain yg menjadi ujung tombak (dl sepak bola)
tombak pengawinan tombak yg digunakan pd waktu upacara kerajaan
akar tombak akar tunggal
angin berputar ombak bersabung [pb] sangat sulit (tt perkara)
banting ban.ting [v] mem.ban.ting v (1) memukul keras-keras (tt ombak dsb); mengempas: ombak -- ke pantai; (2) menjatuhkan kuat-kuat ke bawah; mengempaskan; (mencampakkan) ke bawah: ia -- tikus itu sampai mati; (3) cak berguncang keras: mobil yg terlalu keras bannya dan sedikit muatannya tentu -; (4) membelokkan (ke kiri atau ke kanan); membuang ke kiri atau ke kanan: ia -- setir mobilnya agar tidak terjadi kecelakaan [kl n] perahu Aceh bertiang dua: gali patik yg datang ini empat belas dan -- patik sembilan buah [Mk n] lembu; sapi; banteng
belengkong be.leng.kong [a] tidak lurus; berlekuk: garis pantai itu -- krn pukulan ombak
bergulung ber.gu.lung [v] (1) berlipat melingkar: lengan bajunya ~ sebatas siku; (2) bergerak (berjalan) spt berguling (tt ombak dsb): ombak ~ dan memecah di pantai
berkocak ber.ko.cak [v] (1) berguncang (tt benda cair); (2) berpalu (tt ombak di pantai dsb): ombak ~ pd batu karang; (3) menjadi keruh atau tidak berseri-seri (tt mata); menjadi rusuh (gelisah): matanya (hatinya) ~
bor lepas pantai [Pet] pengeboran minyak atau gas di laut atau di danau besar
daerah pantai daerah di pinggir laut
dermaga der.ma.ga [n] (1) tembok rendah yg memanjang di tepi pantai menjorok ke laut di kawasan pelabuhan (untuk pangkalan dan bongkar muat barang); kade: kapal itu sedang berlabuh di -- pelabuhan untuk membongkar muatannya; (2) tembok penahan ombak (di pelabuhan)
empas em.pas [v] meng.em.pas v (1) membantingkan atau menjatuhkan diri: dia ~ ke tempat tidurnya; (2) memukul pd (tt ombak): ombak ~ ke pantai
empasan em.pas.an [n] (1) tempat ombak mengempas (di pantai atau di tempat yg dangkal); (2) hal mengempas (tt ombak); pukulan
ganggang gang.gang , ber.gang.gang v berdiang; memanaskan diri (dekat api): krn tidak tahan udara dingin, ia ~ dekat api unggun itu [n] sela-sela di antara dua barang; celah: ia mengintip dr -- pintu; (2) a renggang; tidak rapat: persahabatan mereka semakin -- [n] aneka ragam jenis tanaman yg terdapat di pantai, terutama pantai berkarang dan berombak besar, digunakan sbg sumber bahan makanan atau bahan lainnya; Algae
gedombak ge.dom.bak [n] gendang yg hanya sebelah mukanya yg bertutup kulit
gemuruh ge.mu.ruh [a] menderu-deru spt bunyi guruh atau suara ombak besar mengalun menepis pantai
gombak gom.bak [n] jambul (pd ayam, burung, bunga, dsb); jambak (rambut di dahi kuda); rambut di atas dahi (yg ditinggalkan sehabis berpangkas)
hempas hem.pas [v] , meng.hem.pas v mencampak; membanting; menjatuhkan diri; memukul pd (tt ombak): adik ~ ke tempat tidurnya; ombak ~ ke pantai
hempasan hem.pas.an [n] tempat ombak memecah (di pantai atau di tempat yg dangkal)
kelocak ke.lo.cak [ark v] me.nge.lo.cak v mengelupas [v] ber.ke.lo.cak v berguncangan (tt benda cair); berpalu (tt ombak di pantai dsb); berkocak
laut madu berpantaikan sakar (gula) [pb] perkataan yg manis keluar dr mulut orang yg baik rupanya
laut mana yg tak berombak [pb] bagaimanapun manusia tidak akan luput dr kekhilafan (kesalahan)
lebih berharga mutiara sebutir dp pasir sepantai [pb] seseorang yg baik, meskipun ia tidak kaya, jauh lebih berharga dan mulia dp orang kaya yg jahat dan jahil
lepas pantai daerah perairan antara batas darat dan laut lepas
lidah air bagian ujung air yg mengalir (pd banjir, air yg mengalir ke tepi pantai krn hempasan ombak, dsb)
lubuk menjadi pantai [pb] segala sesuatu tiada tetap
mabuk ombak mabuk laut
memecah me.me.cah [v] (1) menjadi pecah-pecah (tt ombak dsb): ombak ~ di pantai; (2) merusak; mengganggu: aku tidak berani ~ suasana yg tenang itu
memperadudombakan mem.per.a.du.dom.ba.kan [v] mengadu domba
memperlombakan mem.per.lom.ba.kan [v] menyebabkan (membiarkan) berlomba (kecepatan, keterampilan, kepandaian, ketangkasan, dsb): Panitia Peringatan Hari Kartini ~ keterampilan merangkai bunga
mengadudombakan meng.a.du.dom.ba.kan [v] menjadikan teradu domba
menghempaskan meng.hem.pas.kan [v] mencampakkan; membantingkan; membuangkan (menjatuhkan) kuat-kuat: krn kesal, ia langsung ~ dirinya ke tanah; ombak ~ perahu itu ke pantai
merbau pantai pohon yg tinggi lurus, kayu terasnya yg berwarna merah tua digunakan sbg bahan bangunan, alat rumah tangga, bantalan, tiang listrik dan telepon, dipakai dl perkapalan dan pembuatan jembatan, kulit kayunya mengandung tanin dan dimanfaatkan sbg zat warna cokelat untuk kertas dan kain; Intsia bijuga
merombak me.rom.bak [v] (1) mengganti dng jalan membongkar (merusakkan) yg lama: dl waktu dekat ini pemerintah akan ~ gedung tua itu; (2) mengatur (menyusun) kembali dng mengubah (sebagian) atau membongkar semuanya: ~ susunan kabinet
orang ombak [ki] orang yg tingkah lakunya sangat gelisah (spt orang yg hampir mati) [ki] orang yg tingkah lakunya sangat gelisah (spt orang yg hampir mati)
rombak rom.bak [v] terbongkar (dirusakkan) sama sekali
sambat sam.bat [v] , ber.sam.bat v bersambung (dng); bertali (dng): perahu-perahu di pantai saling -- agar tidak hanyut oleh ombak [v] , ber.sam.bat v meminta bantuan tenaga untuk mengerjakan sesuatu: ia -- kpd tetangganya untuk mengerjakan sawahnya [v] , ber.sam.bat v mengaduh; mengeluh
seri pantai [ki] tampak elok (bagus, cantik) kalau dilihat dr dekat
tagal ta.gal [n] batu-batu besar yg dilemparkan ombak ke tepi pantai pd waktu datang angin ribut dan gelombang besar mengempas ke pantai: orang-orang itu mengangkuti -- dr pantai untuk bahan bangunan
tahan ombak tidak mabuk krn gelombang (kecil)
tak ada laut yg tak berombak [pb] setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya
tebah te.bah [v] me.ne.bah v (1) memukul sesuatu dng barang yg pipih: ~ air dng dayung; ~ kasur; ombak ~; (2) Olr memukul dng memegang tangan bagian depan; (3) menebahkan
tombak tom.bak [n] (1) senjata tajam dan runcing, bermata dua, bertangkai panjang, untuk menusuk dr jarak dekat atau jauh (dng cara melemparkannya); ada bermacam-macam
tombak pancing [Pet] alat penangkap yg diturunkan ke dl pipa yg jatuh di dl sumur untuk mengeluarkan pipa itu
acara aca.ra [n] (1) hal atau pokok yg akan dibicarakan (dl rapat, perundingan, dsb); agenda: -- kongres akan disusun oleh panitia khusus; (2) hal atau pokok isi karangan: untuk ujian mengarang disediakan empat --; (3) kegiatan yg dipertunjukkan, disiarkan, atau diperlombakan; programa (televisi, radio, dsb): -- televisi dan radio setiap hari dimuat dl surat kabar; (4) pemeriksaan dl pengadilan; perkara: dia sedang menyaksikan -- di mahkamah tinggi; (5) ark cara: setiap orang mempunyai -- berpikir yg berlainan [Jw v] , meng.a.ca.ra.kan v mempersilakan (duduk, makan, dsb)
alun [n] gelombang yg memanjang dan bergulung-gulung, biasanya lebih kecil dp ombak, tetapi lebih besar dp riak
alunan alun.an [n] ayunan ombak kecil; buaian
alur-alur [n] pohon yg tumbuh di pantai, Suaeda maritima
ambai-ambai am.bai-am.bai [n] tumbuhan (benalu), Rafflesia hasseltii [n] ketam yg hidup di pantai, jalannya cepat
ambung-ambung am.bung-am.bung [n] tumbuhan yg biasanya hidup di pantai, batangnya keras dan daunnya digunakan sbg obat; Scaevola frutescens
angin membakat angin dr buritan dng ombak yg tinggi
arus horizontal arus air akibat tiupan angin, biasanya sesuai dng bentuk garis pantai dan formasi dasar perairan
autolisis au.to.li.sis [n Dok] perombakan tubuh organisme yg mati oleh enzim tanpa bantuan bakteri
awin [n] peng.a.win.an kl n pembawa tombak upacara kerajaan
ayam pelung ayam jantan yg mampu bersuara indah dan panjang (sering diperlombakan di Jawa Barat)
bajak ba.jak [n] perkakas pertanian yg terbuat dr kayu atau besi untuk menggemburkan dan membalikkan tanah; luku; tenggala [v] , -- laut penyamun atau pengacau di laut atau di dekat pantai; perompak
bajau ba.jau [n] (1) Antr kelompok sosial yg hidup di perahu, berdiam di perairan laut atau selat sekitar pantai timur Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores; (2) rakyat , mem.ba.jau v memukul
bakat ba.kat [n] (1) alamat (tanda-tanda bahwa sesuatu akan terjadi): -- hujan; (2) dasar (kepandaian, sifat, dan pembawaan) yg dibawa sejak lahir: ia memiliki -- melukis (menyanyi dsb); (3) bekas; kesan; tanda-tanda (luka dsb): -- banjir yg melanda kampung itu masih tampak jelas; -- pasang di pantai
bakau ba.kau [n] tumbuhan pokok di pantai, termasuk suku Rhizophora, kulit batangnya biasa dipakai sbg penyamak kulit, macamnya banyak sekali, spt -- akik, -- hitam, -- minyak, -- merah, -- jangkar
bakik ba.kik [n] tumbuhan merica yg daunnya dipakai sbg pengganti daun sirih; Piper betle [n] burung berkik, biasa hidup di pantai
bambu runcing bambu yg diruncingkan ujungnya, dipakai sbg senjata dl perang merebut kemerdekaan; tombak bambu
bandeng ban.deng [n] ikan laut yg durinya halus, biasa dibudidayakan di tambak dekat pantai, makanannya lumut dan plankton; Chanos-chanos
bangau ba.ngau [n] unggas besar yg kaki, leher, dan paruhnya panjang, pemangsa ikan, hidup di tempat yg berair, spt tepi pantai, sawah, paya-paya, jenisnya bermacam-macam, spt -- kambing, Egretta ibis intermedia; -- kerbau, Egretta alba modesta; -- tontong, Leptoptilos javanicus
barier ba.ri.er [n] penghalang; pencegah: penanggulangan erosi tanah pantai diupayakan dng sistem -- yg dapat memecah dan menahan gelombang
baruh ba.ruh [n] (1) tanah yg lebih rendah; kaki gunung, hilir, tanah dekat pantai dsb: orang --; (2) bawah: orang --; (3) sawah: padi --
batekeng ba.te.keng [Mnd v] berfoto bersama: mereka -- di pinggir pantai
batu damar batu yg terdapat di pantai, dapat dibuat pipa
bau [n] apa yg dapat ditangkap oleh indra pencium (spt anyir, harum, busuk): -- napas yg keluar dr mulutnya busuk; (2) v ada baunya; mengeluarkan bau [n] satuan ukuran luas tanah 7.096 m2 atau 500 tombak persegi
belanak bermain di atas karang [pb] ombak besar (sehingga ikan belanak yg biasanya senang diam dl pasir laut, naik ke permukaan laut)
belantik be.lan.tik [n] alat untuk menangkap binatang, terbuat dr tali yg dihubungkan dng alat pembidas, apabila tali tersentuh, dapat membidaskan tombak atau menjerat binatang sasarannya [Jw n] (1) orang yg menjadi perantara pd jual beli ternak (spt sapi, kerbau); (2) cengkau; pialang; makelar lihat bintang
belesir be.le.sir [v] menarikan pedang dan tombak yg ditujukan kpd orang yg berpura-pura sbg musuh
bena be.na [kl n] (1) ombak; (2) air pasang; banjir
benderang ben.de.rang [kl n] tombak yg tangkainya dihiasi dng bulu kambing (sbg tanda kebesaran); tombak benderang [a] terang benar (tt cahaya, warna): tunggulnya merah amat --; bulan --
bengot be.ngot [a] (1) tidak lurus benar; tidak tepat benar; serong (tt segi empat dsb); (2) agak miring (mendaki); landai: pantainya --
beradak be.ra.dak [v] tombak-menombak (dl perang); tusuk-menusuk; tohok-menohok
beralun ber.a.lun [v] berombak memanjang: laut luas ~
berandai-randai be.ran.dai-ran.dai [v ki] berangkai berturut-turut: tampaklah gelombang memecah ke pasir pantai lalu berderai sambil memekik ~
berapungan ber.a.pung.an [v] mengambang berserakan di permukaan air: banyak kayu kecil atau sampah ~ di pantai
bercabul ber.ca.bul [v] (1) berbuat cabul; (2) cak timbul dan menular-nular; berjangkit (tt penyakit); (3) cak berkecamuk (tt badai, ombak, perang, dsb); (4) cak merajalela (tt kejahatan dsb)
bercanggah ber.cang.gah [v] (1) memakai canggah; (2) bercabang (mempunyai canggah): tombak ~
berdebur ber.de.bur [v] mengeluarkan bunyi debur: terdengar suara ombak ~ sepanjang malam
berekreasi be.re.kre.a.si [v] mencari hiburan; bermain-main santai; bersenang-senang: Pantai Kuta di Bali menjadi terkenal krn kebebasan para turis asing untuk ~
berembang be.rem.bang [n] (1) pohon yg hidup di pantai, buahnya bulat pipih; Sonneratia acida; (2) buah pohon berembang; (3) ki bulatan pd puncak tiang yg bentuknya mirip buah berembang
bergelombang ber.ge.lom.bang [v] (1) bergulung-gulung sbg gelombang; mengombak; (2) ki bergerak bersama secara beruntun (tt serangan, pemogokan, dsb)
bergemar ber.ge.mar [v] bersuka ria; bersenang-senang: marilah kita ~ ke pantai
bergulung-gulung ber.gu.lung-gu.lung [n] beberapa gulung: ~ kawat duri diangkut dng mobilnya; (2) v berkali-kali bergulung: nun jauh di tengah kelihatan ombak ~
berhanyut-hanyut ber.ha.nyut-ha.nyut [v] (1) terkatung-katung dibawa air (ombak): empat hari empat malam perahunya ~ dibawa ombak; (2) pergi ke mana-mana: ~ di perantauan, tiada sanak saudara; (3) berlarut-larut; bertele-tele: pembicaraannya ~ tidak menentu
beriak be.ri.ak [v] bergerak mengombak (tt air, udara): udara yg tenang mulia ~ , silau mata memandangnya [v] berdahak; mengeluarkan dahak
beriak-riak be.ri.ak-ri.ak [v] bergerak-gerak mengombak (tt air)
berkapal ber.ka.pal [v] menggunakan kapal; bepergian dng kapal (biasanya kapal laut): kami ~ menyusuri pantai
berketak ber.ke.tak [v] (1) berlipat (pd kulit leher dsb): lehernya jenjang ~ tiga, tempat peluh bermain; (2) berombak-ombak (rambut): ia menyikat rambutnya yg ~ itu
berlaga ber.la.ga [v] (1) berkelahi (tt ayam, kambing, dsb); (2) berlanggaran; bertumbuk (tt ombak, perahu, dsb): gemuruh bunyi ombak ~; (3) bertanding dl olahraga: kedua kesebelasan itu akan ~ berebut tempat di semifinal
bernantian ber.nan.ti.an [v] (1) menunggu-nunggu; berjaga-jaga: mereka ~ di pantai; (2) saling menunggu
beroleng-oleng ber.o.leng-o.leng [v] bergoyang-goyang, terayun-ayun (spt perahu yg dipermainkan ombak)
berpadu ber.pa.du [v] (1) menjadi satu benar; luluh dan bercampur menjadi satu: angin laut dan desir ombak ~ suara; (2) beku dan menjadi keras (tt darah, air gula, dsb): darahnya ~; (3) kukuh krn telah disatukan: partai-partai politik ~ dl satu asas, Pancasila; (4) bercampur (dng): suka dan duka ~ mengharu hati
berpelukan ber.pe.luk.an [v] saling berpeluk (memeluk, merangkul): mereka berdua berjalan ~ menuju pantai
bersabung ber.sa.bung [v] (1) berlaga; beradu: ayam -; (2) berlanggaran; bertumbuk: ombak -; kilat -; (3) mengamuk: topan -; (4) ki berjuang: -- melawan ketidakadilan
bersenjatakan ber.sen.ja.ta.kan [v] memakai senjata tertentu; menggunakan sbg senjata: mereka dikejar oleh beratus-ratus orang kampung yg -- tombak dan keris
blabar bla.bar [n] alat untuk menangkap ikan yg dibuat dr rangkaian beberapa ikat daun tanaman kering yg dipasang di pantai
budi daya gantung cara pendederan organisme yg menempel (spt kerang dsb) pd tali yg tenggelam dl air dan digantungkan pd kerangka atau papan terapung di kolam, pantai, atau lepas pantai
bukit pasir onggokan pasir di gurun atau di pantai yg terjadi krn diendapkan oleh angin
bungalo bu.nga.lo [n] rumah peristirahatan di luar kota (di daerah pegunungan atau di pantai), ada yg dibangun secara permanen, ada juga yg tidak
cabai jawa tumbuhan merambat semacam sirih (merica) yg tumbuh di daerah pantai, buahnya berbentuk silinder, berwarna hijau dan keras ketika muda, setelah tua kemerah-merahan dan melunak, bijinya cokelat kehitam-hitaman sebesar butir beras, biasanya digunakan sbg bahan jamu tradisional dsb; Piper retrofractum; -- merah lombok biasa, Capsicum annuum
cacing palolo cacing poliket yg hidup di pantai Lautan Teduh bagian selatan; Eunice aphroditois
campuh cam.puh [Jw v] saling menikam (menombak) musuh (dl peperangan atau bentrokan ramai-ramai yg menggunakan senjata tajam dsb)
canda can.da [n] (1) tingkah; (2) kelakar; senda gurau; seloroh; (3) Mk rupa; -- gurau senda gurau: di kala matahari terbenam, mereka segera menghentikan -- gurau krn harus melaksanakan salat Magrib [kl n] tombak pendek [ark a] , tak -- , tidak peduli; tidak ambil pusing [ark adv] rupanya: hari -- akan hujan; ia -- tidak suka makanan itu [n] , -- kemudi kayu tempat mengikatkan kemudi
caul ca.ul [n] (1) kain halus dr sebuah kota pantai di India sebelah barat; (2) selendang sutra
cemara ce.ma.ra [n] (1) secekak bulu kuda (lembu, kerbau, dsb) yg dipakai sbg hiasan pd tombak dsb, (2) secekak bulu ekor kuda dsb yg diberi tangkai untuk berkipas, mengusir lalat, dsb; (3) secekak rambut yg dipakai untuk memperbesar konde atau sanggul; (4) benda yg rupanya spt bulu ekor kuda atau lembu (msl bulu pd buah jagung) [n] pohon yg berbatang tinggi lurus spt tiang, daunnya kecil-kecil spt lidi; eru; Casuarina eqnisetifolia
cengkal ceng.kal [Jw n] satuan ukuran panjang sekitar 3,75 m atau 12 kaki; tombak: satu -- satu tombak [Jw n] tongkat penopang kain sarung yg dipakai oleh anak yg dikhitankan
cerocok ce.ro.cok [n] (1) pancang-pancang yg dipasang di tepi laut; (2) tembok tumpuan arus (pengempang ombak); (3) pangkalan di pelabuhan; jembatan di tepi laut atau yg menjorok ke laut; (4) Mk corong; cerat; pembuluh
cincin cin.cin [n] (1) perhiasan berupa lingkaran kecil yg dipakai di jari, ada yg berpermata, ada yg tidak; (2) segala sesuatu yg berbentuk lingkaran (spt gelang-gelang kecil pd tombak atau mata rantai)
cingam ci.ngam [n] tumbuhan pantai, kayunya biasa dibuat centong, dayung, dsb; Scyphiphora hydrophyllacea
coang co.ang , ber.co.ang v tampak mencuar(-cuar) ke atas (tt barang yg panjang dan runcing atau lancip): bedil dan tombak bagai ranting ~ ke udara [Mk] men.co.ang-co.ang v hilir mudik tidak tentu tujuannya; mondar-mandir
cogan alam [kl] tombak kerajaan, bilah dan tangkainya dihiasi emas
cuaca laik [Met] keadaan cuaca di lapangan udara atau di sepanjang jalur penerbangan yg memungkinkan pesawat terbang dapat diizinkan terbang; -- laut keadaan udara di laut dan sekelilingnya (tt temperatur, kelembapan, kecepatan angin, dsb): setelah tinggal sementara waktu di sebuah kota pantai, kesehatannya membaik berkat -- laut
daerah da.e.rah [n] (1) bagian permukaan bumi dl kaitannya dng keadaan alam dsb yg khusus: -- khatulistiwa (kutub, padang pasir, pantai, pegunungan, dsb); (2) lingkungan pemerintah; wilayah: -- kabupaten (provinsi, negara, dsb); (3) selingkungan tempat yg dipakai untuk tujuan khusus; kawasan: -- industri (perkantoran, pertokoan, dsb); (4) tempat sekeliling atau yg termasuk dl lingkungan suatu kota (wilayah dsb): -- Jakarta dan sekitarnya; (5) tempat dl satu lingkungan yg sama keadaannya (iklimnya, hasilnya, dsb): -- tropis; -- penghasil kopra; (6) tempat yg terkena peristiwa yg sama: -- banjir (bergolak, pertempuran, wabah, dsb); (7) bagian permukaan tubuh: -- payudara (pergelangan kaki, perut, dsb); -- aliran sungai daerah sekitar sungai, yg melebar sampai ke punggung bukit (gunung) yg merupakan daerah sumber air, tempat semua curahan air hujan yg jatuh di atasnya mengalir ke dl sungai: -- aliran sungai yg gundul itu harus dihutankan kembali dan dilestarikan
daerah litoral daerah perairan yg dangkal dekat pantai, yg menunjang kehidupan tanaman berakar
daerah pedalaman daerah yg terletak jauh dr kota atau dr pantai
daerah pesisir daerah di sekitar pantai
daerah sublitoral daerah pantai yg biasanya mempunyai kedalaman kurang dr 200 m; (2) daerah pantai yg mencakup permukaan air sampai ke batas terendah tempat tanaman dapat tumbuh
dampar dam.par [v] , men.dam.par v mengempas; hanyut ke pantai: terdengar bunyi mendesir spt air laut ~ pantai
darat da.rat [n] (1) bagian permukaan bumi yg padat; tanah yg tidak digenangi air (sbg lawan dr laut atau air): bukan main senangnya hati kami naik ke -- setelah lima hari terapung-apung di laut; (2) tanah atau bumi (sbg lawan dr angkasa): beberapa detik sebelum tiba di -- , payungnya baru mengembang; (3) tanah yg tinggi (sbg lawan dr tanah yg rendah di pantai, biasanya berpaya-paya atau sbg lawan tanah persawahan dan rawa-rawa): b bagian terdiri atas rawa-rawa dan 1/3 bagian adalah tanah --; (4) daerah pedalaman (sbg lawan dr daerah pantai): ia bekerja di pelabuhan, padahal rumahnya jauh di --
debur de.bur [n] tiruan bunyi barang besar jatuh ke air, ombak memecah
dilamun di.la.mun [v] (1) digenangi; diliputi (spt karang tertutup air): bersama-sama tenggelam ~ ombak dan gelombang; (2) ki dirundung; diliputi (bencana, kesenangan, dsb): ia ~ bencana; ia ~ kebahagiaan hidup
disangka tiada akan mengaram disangka tiada akan me.nga.ram , ombak yg kecil diabaikan [pb] tiada mengindahkan bahaya yg kecil, akhirnya tertimpa bencana besar
dorna dor.na [n] orang yg suka menghasut atau membangkit perselisihan, mengadudombakan dsb (bertabiat spt pendeta Dorna dl cerita pewayangan)
dragon dra.gon [n Olr] jenis nomor dl pertandingan mendayung: cuma nomor -- yg diperlombakan [n] naga
drastis dras.tis [a] (1) tegas dan cepat; keras dan berpengaruh cepat: tindakan-tindakan -- diharapkan akan mengakhiri kriminalitas di ibu kota; (2) menyeluruh; radikal: perombakan -- akan dilakukan thd pengurus partai itu; (3) hebat; luar biasa: harga kopi merosot secara --
dungun du.ngun [n] pohon di pantai yg kayunya liat, Heritiera littoralis
eksplorasi eks.plo.ra.si /Eksplorasi/ (1) n penjelajahan lapangan dng tujuan memperoleh pengetahuan lebih banyak (tt keadaan), terutama sumber-sumber alam yg terdapat di tempat itu; penyelidikan; penjajakan: -- sumber minyak di daerah lepas pantai sedang giat dilakukan; (2) Dik kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dr situasi yg baru; (3) Pet penyelidikan dan penjajakan daerah yg diperkirakan mengandung mineral berharga dng jalan survei geologi, survei geofisika, atau pengeboran untuk menemukan deposit dan mengetahui luas wilayahnya
elang laut putih burung buas pemakan ikan, ular laut, anak burung, binatang air dan darat kecil lainnya, hidupnya di pinggir pantai, warna bulunya hampir sama dng bulu ulung-ulung; bahak; rajawali; Haliaetus leucogaster; -- malam, Machaerhamphus alcinus
entak en.tak [v] meng.en.tak v (1) menginjak (mengenyak, menekan ke bawah, menumbuk, dsb) kuat-kuat: dia menghardik seraya ~ lantai; (2) menusuk; menikam (dng tombak dsb): dia terjatuh ketika hendak ~ babi hutan itu
estuari es.tu.a.ri [n Geo] (1) perairan pantai setengah tertutup tempat air laut bertemu dng air tawar; (2) muara sungai berbentuk corong yg melebar ke arah laut krn pengaruh pasang; (3) perairan terlindung yg kemasinannya berbeda dng jelas apabila dibandingkan dng kemasinan air laut, beberapa di antaranya mempunyai kemasinan tinggi (estuari negatif), yg ditandai dng fluktuasi kemasinan dibandingkan dng air payau atau danau asin yg mempunyai kadar garam tetap
fyord [n Geo] celah sempit yg jauh masuk ke darat (sering kali bercabang atau berbentuk U) di pantai daerah pegunungan yg curam dan berbatu-batu (msl di pantai Norwegia)
galah ga.lah [n] (1) tongkat yg panjang (dr bambu atau kayu dsb untuk menjolok buah-buahan, menolak perahu, menjemur pakaian, dsb); (2) tombak (untuk memburu babi hutan dsb)
ganjur gan.jur [kl n] tombak [Mk v] tarik; hela; sentak
gayung ga.yung [n] (1) tempurung dsb yg diberi bertangkai untuk mengambil air; sibur; (2) satuan ukuran isi atau takaran untuk minyak dsb: Ibu membeli minyak tanah dua -- [n] (1) kl tongkat panjang, dipakai untuk senjata; (2) gerakan (menombak, memarang, dsb); serangan (dng pedang dsb) [n] mantra untuk membunuh (menyakiti) seseorang dr jauh
gegisik ge.gi.sik [Jw n] (1) bidang tanah yg membatasi air; tanjung; (2) bagian dr pantai laut yg menandai batas air pasang dan air surut
gelang laut gelang yg tumbuh dekat pantai; Sesuvium portulacastrum
gelombang ge.lom.bang [n] (1) ombak besar yg bergulung-gulung (di laut); (2) ki aliran getaran suara yg bergerak dl eter (radio): radio amatir itu menyiarkan berita melalui -- 58; (3) ki kelompok; golongan (pasukan, pesawat terbang, dsb) yg bergerak maju beruntun-runtun: serangan yg pertama lima -- , tiap-tiap -- terdiri atas 50 buah pesawat terbang; (4) ki gerakan (pemogokan dsb) yg beruntun-runtun: -- pemogokan akan dilancarkan hari Sabtu
gelombang pasang [Geo] gerakan yg menggelembung pd permukaan laut dan menimbulkan gempuran dahsyat di tepi pantai
gemawan ge.ma.wan [a Sas] (1) berbagai-bagai rupa awan: spt bulan yg menyembul dr balik awan --; terlukis di awan --; (2) melayang (tt awan): awan putih -- memayungi telaga ombak-ombakan
gembak gem.bak [n] (1) rambut anak-anak yg dibiarkan tidak dipotong (sampai saat dikhitankan) pd ubun-ubunnya; gombak; (2) ombak (pd rambut); (3) rambut pd dahi kuda
gemulung ge.mu.lung [a] bergulung-gulung (tt ombak dsb)
geranggang ge.rang.gang [n] bambu runcing; tombak bambu
guano gu.a.no [n] kotoran burung laut yg sudah kering yg menumpuk di pulau-pulau kecil atau pantai, dijadikan pupuk (terutama terdapat di pantai barat Amerika dan pulau-pulau di Lautan Pasifik)
gulung-menggulung gu.lung-meng.gu.lung [v] bergulung-gulung: angin ribut menderu-deru, ombak datang ~
hambur ham.bur , ber.ham.bur.an v (1) (keluar) bertaburan ke sana-sini: berasnya ~ dr karung yg berlubang itu; (2) berserak-serak di sana-sini: mereka mencari batu karang yg ~ di sepanjang pantai; (3) berjalan (pergi, lari, dsb) ke berbagai arah: anak-anak ~ keluar dr halaman sekolah; (4) berjalan (pergi, lari, dsb) beramai-ramai (bersamaan waktu dsb): anak-anak ~ terjun ke sungai; (5) ki bercucuran; bertitik-titik (tt air mata): air matanya ~ spt mutiara putus karangan
hanyut ha.nyut [v] (1) terbawa oleh arus (banjir, ombak, dsb); terbawa mengalir: beberapa rumah telah --; (2) habis; hilang; lenyap: -- harta bendanya; (3) ki terharu: -- hatinya menyaksikan keadaan para pengungsi itu; (4) ki terlalu asyik: ia sedang -- dl lamunannya; (5) ki pergi jauh-jauh; mengembara: lebih baik -- ke negeri orang dp hidup menanggung malu; (6) berhanyut
heling he.ling [n Kap] landasan miring yg menjorok ke dl air, di tepi pantai atau sungai dilengkapi dng rel-rel kereta lori, dsb untuk menarik (menaikkan) kapal ke darat untuk perbaikan
hutan bakau hutan di daerah dekat pantai yg dipengaruhi air payau, biasanya ditumbuhi jenis bakau Rhizophora, api-api, Avicennia, dan pedada, Sohnetatia
ikal [a] berkeluk-keluk atau mengombak (tt rambut): rambutnya -- , lebat, dan hitam
iklim kepulauan iklim yg terdapat pd pulau atau daerah pantai krn laut lebih berpengaruh dp daratan luas, ditandai dng amplitudo suhu harian yg kecil, musim panas tidak terlalu panas dan musim dingin tidak terlalu dingin
intertidal in.ter.ti.dal [n Geo] daerah antara pasang tertinggi dan surut terendah di pantai
irik [v] meng.i.rik v (1) menginjak: ia ~ barang itu sehingga terbenam ke air; (2) menginjak atau menebah agar terlepas dr tangkainya (tt padi kering, kacang, dsb)
jambak jam.bak [n] jambul; gombak (bulu pd dahi kuda) [Mk n] jambu bol; jambu dersana; Eugenia malaccensis
jambu jam.bu [n] (1) pohon bercabang banyak, tinggi dapat mencapai 10 m, daunnya lonjong, bunganya berwarna putih atau kehijau-hijauan dan berambut halus yg menjadi kering cokelat atau hitam ketika bunganya menjadi buah; (2) buah jambu, banyak airnya, bentuknya menyerupai genta dan lebar di bawah, macam dan jenisnya banyak; Eugenia [n] jambul; gombak; bulu-bulu (pd ujung tombak dsb)
jaring angkat tetap jaring angkat yg cara pemasangannya tetap di satu tempat, yaitu dekat pantai atau di tempat yg dangkal
jaring kantong jaring berbentuk kantong, mempunyai dua buah sayap yg cara penggunaannya ditarik ke arah kapal yg sedang berhenti atau ditarik ke pantai
jogan jo.gan [kl n] tombak kebesaran sebagai tanda kebesaran raja
juang ju.ang , ber.ju.ang v (1) berlaga (tt binatang yg besar-besar); berlawan: dua ekor gajah jantan ~ memperebutkan betinanya; (2) memperebutkan sesuatu dng mengadu tenaga; berperang; berkelahi: segenap rakyat ikut serta ~ untuk mencapai kemerdekaan; (3) berlanggaran (tt perahu, ombak, dsb); (4) berusaha sekuat tenaga tt sesuatu; berusaha penuh dng kesukaran dan bahaya: pihak keamanan sudah ~ membebaskan saudara itu [n] , ju.ang-ju.ang ? lenjuang
julang ju.lang , men.ju.lang v (1) tampak menyembul tinggi; membubung tinggi (tt api dsb): ombak ~ di permukaan laut; api berjolak ~ ke angkasa; (2) membawa (mendukung) anak dsb di atas bahu; (3) ki menjunjung tinggi; menghormati: rakyat ~ pemimpinnya yg jujur dan penuh pengabdian itu [v] , -- hulu ukuran tekanan fluida yg dinyatakan dng tingginya kolam air
julir ju.lir [ark n] tombak pendek bermata dua yg dipakai untuk menangkap ikan yg besar-besar; piarit; tempuling
jungat ju.ngat [Jk v] men.ju.ngat v menjungkit ke atas pd sebelah depan atau belakang: kapal ~ ketika melalui ombak yg besar itu
kakap ka.kap [n] ikan laut yg buas, berbadan lebar dan pipih berwarna putih atau merah, panjangnya dapat mencapai satu meter, dagingnya enak, hidupnya di laut dekat pantai, kadang-kadang masuk sungai; Lates calcarifer; (2) a ki berukuran besar atau tinggi secara fisik atau kualitas (tt penjahat, perusahaan, dsb); penting (tt berita dsb): pengusaha --; koruptor -- [n] (1) perahu yg sempit dan rendah; (2) kapal perang lama, bentuknya spt kakap [v] , me.nga.kap v meronda (berpatroli); mengintai-intai (musuh) [n] daun sirih yg di bawah, kasar dan kaku; sirih kerakap [Mk v] pegang
kalau takut dilimbur pasang kalau takut di.lim.bur pasang, jangan berumah di tepi pantai [pb] kalau takut akan akibatnya, jangan melakukan pekerjaan itu
kapal layar kapal yg dijalankan dng layar (biasanya untuk pelayaran pantai atau perlombaan mengarungi selat dsb)
kapal pendarat kapal yg haluannya dapat dikandaskan di tepi pantai untuk menurunkan pasukan, kendaraan, dll
kapal penyusur kapal yg menyusur pantai (yg hanya singgah di pelabuhan kecil)
kasuarina ka.su.a.ri.na [n] pohon yg hidup di daratan atau pantai, kayunya berukuran besar dan berat, kulit pohonnya dapat digunakan sbg obat diare, disentri, dsb; Cassuarina equiaetifolia
kaukasoid kau.ka.so.id [n Antr] golongan manusia yg mempunyai ciri-ciri fisik tertentu, yaitu kulit pucat, tinggi badan sedang sampai jangkung, rambut lurus sampai berombak, badan biasanya berbulu, mata biru muda sampai cokelat tua, hidung biasanya mancung
kayu keras kayu-kayuan yg padat, tidak lunak, yg umumnya berasal dr pohon berdaun lebar; kayu daun; -- kuda kayu-kayuan yg berasal dr pohon yg tumbuh di daerah pantai, Lannea grandis
kebel ke.bel [n] pohon yg tumbuh di pantai, Eurycoma longifolia
kedap cuaca tidak dapat ditembus oleh cuaca (ombak, angin, dsb)
kelp [n] (1) Bio ganggang laut yg tumbuh di pantai yg berkarang; (2) Kim abu yg diperoleh dr pembakaran berbagai jenis ganggang atau rumput laut, digunakan untuk membuat yodium
kena ke.na [v] (1) bersentuhan (dng); terantuk (pd): ujung tombak itu -- pd tengkuk pencuri itu; (2) tepat pd sasarannya; tidak luput: burung itu ditembaknya, tetapi tidak --; (3) tertimpa (oleh); mengalami; menderita (sesuatu); mendapat atau beroleh suatu perbuatan: sekarang banyak anak -- penyakit cacar; (4) tidak bebas dr (aturan, pajak, dsb): tidak ada yg terkecuali, semuanya -- aturan ini; (5) tepat benar; sesuai benar; cocok; berpatutan (berpaduan); sedang dan patut (tt pakaian dsb): pantun ini tidak -- sajaknya
kencang ken.cang [a] (1) tegang; tidak kendur: rentangkan tali yg biru itu kencang-kencang; (2) laju; cepat: mobil itu terlalu -- jalannya; ia berlari -- dng kecepatan maksimal; (3) erat-erat; erat dan kuat: ia berpegang -- pd tiang kapal ketika ombak besar menggoncangkan kapal yg ditumpanginya [n] ken.cang-ken.cung n tiruan bunyi "cang, cing, cung"
kenidai ke.ni.dai [n] (1) pohon yg tingginya antara 8-20 m, tumbuh di daerah tropis dan subtropis di pesisir pantai, daunnya dapat dijadikan obat perut; Bridelia (bermacam-macam jenisnya spt -- babi, Bridelia stipularis; -- hutan, Bridelia pustalata; (2) daun kenidai
kepiting ke.pi.ting [n] ketam yg hidup di pantai, berkaki sepuluh, dua di antaranya berupa supit yg tajam, punggungnya keras berwarna hijau kehitam-hitaman selebar telapak tangan, dapat dimakan; Scylla serrata
kerapu tikus ikan yg hidup di pantai karang, berwarna putih berbintik-bintik hitam, dagingnya putih bersih dan empuk, makanannya ikan kecil dan udang; Cromileptes altivelis
kerepyak ke.rep.yak [Jw n] tiruan bunyi hujan atau tombak bersentuhan dsb
keseharian ke.se.ha.ri.an [n] kebiasaan sehari-hari: ini memang ~ penduduk di sepanjang pantai
ketam ke.tam [a] terkatup rapat-rapat (kuat-kuat) [n] pisau kecil tidak berhulu, melainkan berlandas kayu (untuk menuai padi); ani-ani [n] alat untuk melicinkan kayu; serut [n] kepiting berkaki enam dan bersepit, hidup di lumpur di tepi pantai, sungai, parit, atau di pematang sawah [v] me.nge.tam v mengerat, memotong (kuku): ibu ~ kuku adik , me.nge.tam v berangsur menciut: bulan ~ turun
ketam pasir ketam yg hidup di pantai yg berpasir
ketang ke.tang [ark a] (1) erat mengikat (spt memakai ikat pinggang yg erat); (2) sempit atau ketat (tt baju): kemeja anak itu terlalu -- [n] ikan laut; kendang, Scatophagus argus; -- lada ikan laut, Siganidae , -- tanduk n tumbuhan jenis pakan jantan; Kibara chartacea /kEtang/, -- kenari ketam besar dan kuat yg hidup di daerah pantai yg berbatu, biasa makan buah nyiur (terdapat di Ternate dan sekitarnya)
ketuir ke.tu.ir [n] (1) tumbuhan yg hidup di tepi pantai, biasa digunakan nelayan untuk menawarkan bisa dsb; Clerodendron inerme; (2) daun ketuir
kiai ki.ai [n] (1) sebutan bagi alim ulama (cerdik pandai dl agama Islam): -- Haji Wahid Hasyim; (2) alim ulama: para -- ikut terjun ke kancah peperangan sewaktu melawan penjajah; (3) sebutan bagi guru ilmu gaib (dukun dsb): khabarnya Pak -- bisa menghubungkan orang dng roh nenek moyangnya; (4) kepala distrik (di Kalimantan Selatan): ia menjadi seorang -- di distrik itu; (5) sebutan yg mengawali nama benda yg dianggap bertuah (senjata, gamelan, dsb): tombak -- Plered dr keraton Surakarta, gamelan -- sekati dr Sala; (6) sebutan samaran untuk harimau (jika orang melewati hutan) [n Olr] teriakan yg dikeluarkan melalui kerongkongan (dl olahraga karate)
kibar ki.bar [v] , ber.ki.bar v (1) bergerak-gerak mengombak krn ditiup angin (tt bendera dsb): Sang Merah Putih ~ ditiup angin; (2) ki menjadi masyhur: namanya sbg sutradara makin ~ setelah filmnya berhasil memikat puluhan ribu penonton
kibaran ki.bar.an [n] gerakan mengombak (tt bendera yg berkibar): ~ bendera itu spt orang melambai-lambai
kisa ki.sa [n] jala kecil yg ditarik oleh 4 atau 5 orang, biasanya dapat ditarik dr pinggir pantai [n] pundi-pundi (kantong uang) yg kecil [n] kantong anyaman daun kelapa yg digunakan untuk membungkus buah nangka, ayam, dsb: nangka yg baru dipetik masih terbungkus dl --
komaran ko.ma.ran [a] upacara sedekah laut di Pantai Selatan, khususnya di sekitar Cilacap dan Nusa Kambangan, dilakukan oleh para nelayan dng memberikan sesaji untuk Nyai Rara Kidul agar kehidupannya sbg nelayan tetap direstui
komunitas hutan bakau komunitas yg hidup di hutan bakau di daerah pantai
kujur bercemara tombak yg berumbai-rumbai
kukup ku.kup [n] timbunan lumpur di sepanjang pantai
kumbang kum.bang [n] (1) serangga yg besar dan hitam berkilap warnanya (spt -- madu); (2) serangga yg berkepak dua pasang, kepak depan menebal keras menutupi tubuhnya, kepak belakang tipis (spt -- bertanduk, -- daun, -- gajah, -- hijau, -- nyiur); (3) ki hitam dan mengilat spt warna sayap kumbang [n] angin fohn yg sewaktu-waktu berembus di Pulau Jawa (pantai utara Jawa Tengah), sering merusak tanaman tembakau
kuncung kun.cung [Jw n] gombak
laguna la.gu.na [n] (1) Geo danau asin dekat pantai yg dahulu merupakan bagian laut (yg dangkal), yg krn peristiwa geografi terpisah dr laut; (2) danau kecil atau tasik yg terjadi pd laut dangkal yg dikelilingi oleh beting karang atau gosong pasir yg menutup pesisir atau muara sungai
lambuk lam.buk [a] gembur (tt tanah) [n] celana longgar langgam Aceh yg dibuat dr sutra [ark n] perahu: laksana -- di tengah laut, tenggelam timbul dilambung ombak
lambung lam.bung [n] (1) perut; (2) perut besar [n] bagian rusuk atau samping (badan, kapal, dsb): -- nya terluka ditusuk perampok [v] melompat tinggi (bola, perahu yg dipukul ombak, dsb); naik
landai lan.dai [a] menurun sedikit demi sedikit; agak miring; tidak curam (tt tanah, tepi sungai, pintu, dsb): pantai utara Pulau Jawa -- ? lendaian
landas benua bagian dasar laut yg paling tepi; relief dasar laut yg menurun perlahan-lahan mulai dr pantai ke arah tengah lautan sampai ke pinggir, tempat dasar laut tiba-tiba menurun; paparan benua
langsir lang.sir [v] me.lang.sir v (1) mengatur sambil menggandeng-gandengkan gerbong kereta api; (2) cak berjalan mondar-mandir (bolak-balik) [ark n] serdadu (pasukan) bertombak [Mk a] kurus
lantai pesisir lantai buatan yg ditempatkan pd tanah yg lembek di pantai untuk memperlancar penarikan kendaraan ke darat
larung la.rung [n] peti mayat yg tidak berdasar [Jw v] me.la.rung.kan v membiarkan hanyut; menghanyutkan: nelayan itu ~ topinya yg dibawa ombak kian kemari
laut teritorial [Huk] wilayah lajur laut di tepi tanah pesisir yg dikuasai oleh suatu negara, negara pantai dapat melakukan p; elbagai tindakan yg tidak boleh dilakukan oleh negara lain di wilayah tsb
layar la.yar [n] (1) kain tebal yg dibentangkan untuk menadah angin agar perahu (kapal) dapat berjalan (laju); (2) tabir (tirai) penutup jendela (pintu); (3) tirai; kelir (dipakai pd pertunjukan gambar hidup, drama, wayang kulit, dsb); (4) bidang (berupa kain, papan, kaca) tempat menayangkan gambar (film, televisi, dsb) [n] ikan laut besar, berbentuk bulat panjang, bermoncong panjang membentuk tombak bulat, bersirip punggung panjang dan besar (bila ditegakkan waktu berenang tampak spt perahu layar); ikan layar; Istiphorus gladius
lecup le.cup [n] (1) tiruan bunyi ketika orang mencium (dng bibir); cup; (2) tiruan bunyi tombak ditikamkan pd pohon pisang
lembing lem.bing [n] (1) tombak pandak (dapat ditohokkan, dapat dilemparkan); (2) tombak kayu atau bambu kecil panjang yg ujungnya berlapis logam yg runcing untuk berolahraga (dng cara melemparkannya jauh-jauh)
lengkong leng.kong [Jw n] pantai laut yg berkeluk; keluk [n] isi minuman dingin yg dibuat dr daun cincau, biasanya berwarna hitam: es --
lenteng laut lampu yg dipasang di laut atau di pantai untuk menjadi petunjuk jalan lalu lintas di laut; mercu suar
lenyap le.nyap [a] (1) tidak kelihatan lagi; tidak ada lagi; hilang; musnah: -- dr pandangan; perahu itu -- ditelan ombak; (2) tidak jaga lagi; nyenyak: -- tidurnya
limbung lim.bung [n] (1) tempat yg dipagari di tepi pantai tempat perahu berlabuh; galangan kapal; dok; (2) tempat mandi di pinggir laut [Jk a] (1) tidak mantap, goyah (berdirinya, duduknya, letaknya); (2) ki tidak tetap pendiriannya (pikirannya, tujuannya, dsb)
limbur lim.bur , me.lim.bur v menggenangi; membanjiri: pantai ini rusak krn pasang selalu ~ nya
limpung lim.pung [kl n] tombak pendek dng mata di kedua ujungnya
litoral li.to.ral [n] (1) daerah pantai yg terletak antara pasang tertinggi dan surut terendah; (2) vegetasi yg tumbuh di lingkungan atau kedalaman laut antara garis pandang mata
lumpur ketam lumpur di pantai laut
magalah ma.ga.lah [n] pasukan pengawal istana yg bersenjata tombak
malai ma.lai [n] (1) untaian (bunga, butir padi, gandum, dsb); (2) rangkaian bunga, intan, dsb yg dipakai sbg hiasan kepala, tombak, dsb; (3) perbungaan yg bercabang-cabang, setiap cabang memiliki bunga yg bertangkai, yg mekarnya bergantian dr arah bawah ke atas [n] ma.lai-ma.lai n pohon yg banyak ditanam, kayunya digunakan dl pembuatan rumah, daunnya yg muda digunakan sbg pakan ternak, buahnya dimakan mentah atau dibuat lempuk; Litsea sebifera
manora ma.no.ra [n] tombak ikan yg terbuat dr bambu halus spt sangkur
melambai me.lam.bai [v] (1) mengayun-ayun turun naik (spt daun-daunan tertiup angin): pohon nyiur ~ di sepanjang pantai; (2) menggerak(-gerak)kan tangan turun naik (untuk memanggil dsb): tangannya ~ dr tangga pesawat; (3) berkibar-kibar: Sang Saka ~ megah ditiup angin
melambung me.lam.bung [v] (1) menyerang (memukul dsb) pd lambung; (2) menyerang (daerah, sasaran) dng cara bergerak melingkar (tidak lurus ke sasaran) [v] (1) naik (melonjak, terbang, dsb) tinggi-tinggi: bola ini tidak dapat ~; perahu itu sebentar ~ sebentar turun dimainkan ombak; (2) menaikkan (melonjakkan, menerbangkan, dsb) tinggi-tinggi: ~ layang-layang; (3) memuji-muji; menyanjung-nyanjung: ia suka ~ anaknya yg seorang itu
melantaskan me.lan.tas.kan [v] (1) menembuskan (tombak, bor, dsb); (2) menyampaikan (niat, maksud, angan, dsb); (3) melangsungkan (perjalanan, hubungan, dsb)
memantai me.man.tai [v] (1) menuju pantai; (2) turun (tt matahari)
membakat mem.ba.kat [v] (1) menjadi bakat: menipu itu sudah -- baginya; (2) meningggalkan bakat (kesan, bekas): buih air laut yg -- di pantai; jejaknya masih -, ia masih belum lama pergi; (3) memberi alamat akan terjadinya sesuatu; menandakan: yg -- adalah tibanya sinar seminar keemasan sang Dewi Matahari
membetuli mem.be.tuli [v cak] (1) memperbaiki kerusakan: dia sedang -- rumahnya yg bocor; (2) mengatur supaya rapi dsb: gadis itu -- letak selendangnya; (3) sesuai; cocok: keputusannya benar-benar -- permintaan kami; (4) langsung menuju: dl amukan topan dan ombak nakhoda berusaha -- pulau itu
membias mem.bi.as [v] (1) berbelok dr arah (spt perahu yg dilanggar ombak, hujan yg tertiup angin); (2) Fis berbelok arah dr garis tempuhan krn menembus benda bening yg lain (spt cahaya yg menembus kaca, bayangan yg berada dl air); (3) ki menyimpang (tt nilai, ukuran) dr yg sebenarnya
memutih me.mu.tih [v] (1) tampak putih-putih: ombak ~; (2) menjadi putih: rambutnya mulai ~
menara api menara yg didirikan di tepi pantai atau di pulau kecil di tengah laut, di puncaknya dipasang lampu yg cahayanya sebentar terang sebentar padam, dan pd malam hari digunakan sbg pedoman pelayaran di laut; mercu suar
mencuram men.cu.ram [v] semakin curam; menjadi curam: benua itu ~ dr dataran pantainya hingga ke rusuknya
mendamparkan men.dam.par.kan [v] (1) menghanyutkan dan mencampakkan ke darat; mengempaskan: gelombang besar ~ perahu itu ke pantai; (2) melanggarkan (menabrakkan) perahu (kapal) ke dasar laut (karang dsb)
mendarat men.da.rat [v] (1) turun dr kapal (perahu) dan naik ke darat: sepasukan marinir ~ di Pantai Cilacap; (2) turun ke tanah (tt pesawat terbang): pesawat terbang itu tidak dapat ~ krn kabut sangat tebal; (3) menuju daerah pedalaman: dr Pontianak mereka terus ~; (4) ki mengenai: sebuah pukulan keras ~ di pelipis Muhammad Ali; (5) Mk berjalan di darat: lebih aman kita ~ saja dp naik perahu
mendaratkan men.da.rat.kan [v] (1) membawa ke darat; menaikkan atau menurunkan ke darat: sebelum ~ pasukan tempurnya, komandan pasukan memerintahkan untuk melepaskan tembakan meriam ke daerah pantai; (2) ki mengenakan; melancarkan: petinju itu berhasil ~ pukulan tangan kirinya di rahang kanan lawannya
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
menengah me.ne.ngah [v] pergi ke tengah: setelah menyusur pantai, perahu itu ~ menuju samudra lepas; (2) a sedang; tidak besar dan tidak kecil (tt ukuran): pd umumnya pengusaha ~ masih belum mampu mengembangkan usahanya krn kekurangan modal
menentang me.nen.tang [v] (1) memandang; menatap: pd saat itu tiada seorang pun dr bawahannya yg berani ~ muka atasannya yg sedang marah; (2) mengarahkan pandangan kpd: berbaring di balai-balai sambil ~ langit-langit; (3) menuju; mengarah: berlayar ~ pulau; (4) menyongsong: berlayar ~ ombak (angin); (5) melawan; memerangi: tidak boleh ~ orang tua; (6) menolak (perintah, pendapat, usul, dsb); menampik; membangkang; menyanggah: banyak anggota yg ~ usul mosi itu; (7) menyalahi (aturan dsb): kita tidak boleh ~ aturan permainan yg telah ditentukan pemerintah; (8) menempuh (bahaya, bencana, dsb): demi kemerdekaan, rakyat Indonesia berani ~ maut
menerjang me.ner.jang [v] (1) menendang; menyepak (ke bawah atau ke depan); (2) menyerang; menyerbu: pasti ia sudah ~ sopir itu jika aku tidak cepat-cepat menahannya; (3) melanggar; menubruk; menyeruduk: ia berlayar ~ ombak; (4) melewati terus
mengalihfungsikan meng.a.lih.fung.si.kan [v] memindahkan fungsinya: jangan ~ hutan bakau menjadi motel di pantai
mengalun meng.a.lun [v] (1) bergerak sbg gelombang kecil; mengombak memanjang; (2) perlahan-lahan tidak meninggi (tt suara, nyanyian): terdengar suara ~
mengganjur meng.gan.jur [v] menombak [v] menarik; menyentak: ~ tali layang-layang; ~ diri menarik diri; mengundurkan diri: mereka hendak ~ diri dahulu supaya dapat berpikir agak tenang
mengganjuri meng.gan.juri [v] menombaki
menggayung meng.ga.yung [v] menciduk dng gayung [v] (1) mengayunkan pukulan (pedang, parang, dsb); menombak; memukul; menanduk; (2) memainkan kaki (dl pencak) [v] mengenakan mantra (dr jauh) untuk membunuh orang dsb
menggelombang meng.ge.lom.bang [v] mengombak
menghalakan meng.ha.la.kan [v] mengarahkan; menujukan: dia ~ tombaknya kpd Laksamana
menjaga men.ja.ga [v] (1) menunggui (supaya selamat atau tidak ada gangguan): mereka selalu ~ kampungnya dng baik; (2) mengiringi untuk melindungi dr bahaya; mengawal: ajudan itu selalu ~ atasannya; (3) mengasuh (mengawasi anak kecil); (4) mengawasi sesuatu supaya tidak mendatangkan bahaya; mencegah (bahaya, kesukaran, kerugian): tugas mereka ialah ~ bahaya api; (5) mempertahankan keselamatan (orang, barang, dsb): pemerintah memperkuat pasukan yg ~ pantai; (6) mengikhtiarkan (supaya); mengurus (supaya): kita harus ~ agar pemasukan tidak lebih besar dp pengeluaran; (7) memeliharakan; merawat: ia ~ baik-baik neneknya yg sakit
menjawat men.ja.wat [v] (1) memegang: tangan kanan ~ lembing, tangan kiri ~ tombak; (2) mengulurkan kedua tangan (untuk menerima, menyambut): ia pun berdiri menyambut temannya seraya ~ pusaka itu
menohok me.no.hok [v] menusuk miring (dng lembing, tombak, dsb) arah ke bawah
menujahkan me.nu.jah.kan [v] menohokkan; menusukkan tombak (lembing dsb) arah ke bawah
menukikkan me.nu.kik.kan [v] melayangkan (menerjang, menaruhkan, menggerakkan, dsb) arah ke bawah atau menyerong ke bawah: ~ layang-layang; ~ tombak; pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan, pb memeriksa dng teliti
menyagang me.nya.gang [v] (1) menyandarkan (tombak, senjata, dsb): prajurit itu -- senjatanya pd batang pohon; (2) menopang; menunjang (dng bambu, kayu, dsb): ia -- senjatanya dng kayu
menyalju me.nyal.ju [v] menyerupai salju: perahu itu membelah ombak, buih putih -- berkilauan
menyayembarakan me.nya.yem.ba.ra.kan [v] memperlombakan
menyerampang me.nye.ram.pang [v] menombak dng serampang (dng cara ditusukkan atau dilemparkan)
menyusur me.nyu.sur [v] berjalan (berlayar dsb) sepanjang susur; menu ruti bagian tepi ...: nelayan itu berlayar -- pantai; mereka melangkah - [v] mengulum susur (tembakau): -- itu bervariasi, ada yg diselipkan di dl sebelah pipi, ada pula yg diselipkan di antara gigi dan bibir
menyusuri me.nyu.suri [v] (1) menuruti bagian tepi dr; menelusuri: seharian ia -- pantai mencari tempat berlabuh; (2) ki mengikuti (jejak, kehidupan, dsb): kaum muda -- jejak perjuangan Jenderal Sudirman
mepet me.pet [a] (1) berdekatan satu dng yg lain; dekat sekali sampai menempel; rapat: bangunan rumah penduduk banyak yg -- ke garis pantai; (2) ki mendesak; sempit (tt waktu); (3) ki kecil; (4) ki sangat sedikit labanya (dl perdagangan)
meradak me.ra.dak [v] menusuk (menohok dng tombak terutama dr bawah)
meradakkan me.ra.dak.kan [v] menusukkan (tombak dsb)
merantau me.ran.tau [v] (1) berlayar (mencari penghidupan) di sepanjang rantau (dr satu sungai ke sungai lain dsb); (2) pergi ke pantai (pesisir); pergi ke negeri lain (untuk mencari penghidupan, ilmu, dsb)
merbau mer.bau [n] pohon, termasuk suku Caesalpiniaceae, ada beberapa jenis, msl -- darat, -- pantai
mercusuar mer.cu.su.ar [n] (1) menara yg dibangun di pantai, pulau kecil di tengah laut, daerah berbatu karang, dsb, yg memancarkan sinar isyarat pd waktu malam hari untuk membantu navigasi; menara api; menara suar; (2) ki sesuatu yg dipakai untuk memperoleh nama dan untuk bergagah-gagah: proyek --
merongga me.rong.ga [v] merupakan rongga: krn deburan ombak setiap hari, makin lama batu itu makin ~
merusuk me.ru.suk [v] (1) menohok (menikam) dr sisi atau pd lambung tubuh: ia ~ penunggang kuda itu dng tombak; (2) menurut sisi; menepi; menyusur (tepi); mendekat dr samping: berjalan ~; (3) bertekankan tulang rusuk (msl merebahkan diri miring): berbaring ~ di atas tempat tidur; orang sakit itu tidur ~
mirat bawah mirat yg biasanya timbul di atas bentangan air, permukaan tanah, pantai, atau jalan yg mengalami pemanasan kuat, gambar bayangan tampak di bawah letak benda yg sebenarnya
mutah mu.tah [n] pohon yg tumbuh di sepanjang pantai, akarnya dapat dibuat obat bengkak-bengkak pd tangan dan kaki, kayunya ringan dan tidak awet, digunakan untuk membuat tusuk gigi; Exocecaria agollocha
nyambing nyam.bing [n] (1) tumbuhan tegak berduri, berdaun spt tombak, yg masih muda dapat dimakan sbg lalap, hidup di paya-paya, akarnya untuk obat sakit perut; Lasia spinosa; (2) daun nyambing
nyiri nyi.ri [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 20 m, berkulit kasar tidak rata, bercabang berbentuk garpu, terdapat di hutan dekat pantai, kulit kayunya berwarna merah dipakai sbg bahan pewarna jaring ikan; Xylocarpus granatum; (2) kayu nyiri
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
oleng [a] berayun-ayun ke kiri ke kanan (tt perahu dsb); bergoyang-goyang: kepalanya -- krn ombak
orde reformasi tata pemerintahan sesudah orde baru yg mengadakan perombakan sistem yg lama ke arah sistem demokrasi
partai revolusioner partai yg bertujuan meruntuhkan atau merombak sistem politik yg ada
pasir besi jenis bijih besi aluvial yg berbentuk pasir, biasanya banyak terdapat di pantai selatan Pulau Jawa dan pantai barat Sumatra
patah mayang [ki] ikal mengombak (tt rambut)
pecahan pe.cah.an [n] (1) barang yg sudah pecah (dipecahkan, dicerai-beraikan, dsb); serpihan: ~ kaca; ~ bom; ~ ombak; (2) bilangan yg bukan bilangan bulat: b, d, 0,76
pedalaman pe.da.lam.an [n] (1) daerah yg letaknya jauh dr pantai; (2) daerah terpencil yg terletak jauh dr kota dan kurang berhubungan dng dunia luar: pd masa perang, rakyat mengungsi ke ~
pelagis pe.la.gis [n] ikan yg hidup di lapisan permukaan perairan pantai atau di perairan pantai
pelekat pe.le.kat [n] kain sarung tenun (berloreng-loreng atau bertapak catur), berasal dr Negeri Pelekat di Pantai Koromandel
pemandangan pe.man.dang.an [n] (1) penglihatan: tajam ~ nya; (2) proses, cara, perbuatan memandang: laporan ini berdasarkan ~ sepihak; (3) keadaan alam yg indah dipandang: di pantai Senggigi, lombok banyak ~ yg indah; (4) pengetahuan (dl arti apa-apa yg diketahui); pendapat: ia hendak meluaskan ~ nya ke luar negeri; (5) ikhtisar, uraian, atau pembicaraan mengenai suatu hal: ~ dalam dan luar negeri
pemula pe.mu.la [n] (1) orang yg mulai atau mula-mula melakukan sesuatu: bagi seorang -- dl olahraga ski air, meluncur di permukaan air yg berombak akan terasa sulit sekali; (2) anggota pramuka kecil yg baru pd tingkat awal: anak kelas tiga seko-lah dasar menjadi -- tetapi tidak harus memakai baju seragam; (3) sesuatu yg dipakai untuk memulai
pengawinan pe.nga.win.an [n] proses, cara, perbuatan mempertemukan (binatang, tumbuh-tumbuhan, dsb) yg berlainan jenis untuk mengembangbiakkannya [kl n] pembawa tombak upacara kerajaan
penjagaan pen.ja.ga.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menjaga; (2) pemeliharaan: ~ tanaman itu dilakukan dng sungguh-sungguh; (3) pengawasan: ~ daerah pantai dilakukan oleh satuan polisi perairan
penyangga pe.nyang.ga [n] (1) alat untuk menyangga: sandaran: tiang adalah -- bangunan bagian atas; -- senapan; (2) ki penengah (terletak di antara dua negara dsb yg bertentangan): pasukan -- PBB ditempatkan di Sinai yg memisahkan tentara Israel dan Mesir; (3) besi yg dipasang melintang pd gagang tombak, pedang, dsb
perairan teritorial per.a.ir.an teritorial [Geo] perairan sejauh jarak tertentu dr pantai, ditetapkan oleh satu negara untuk dijadikan bagian daerah kekuasaannya; (2) lautan yg merupakan bagian dr negara tertentu
perepat pe.re.pat [n] pohon yg biasa tumbuh di pantai, kayunya keras, untuk gading-gading perahu dsb; Sonneratia alba [ark n] teman; kawan
permak per.mak [v cak] me.mer.mak v (1) merombak (agar dapat dimanfaatkan kembali, msl pakaian); (2) mengubah dr bentuk atau keadaan asli menjadi bentuk baru; (3) ki memukuli dan menyiksa
pertikaman per.ti.kam.an [n] (1) perbuatan (hal) bertikam; perkelahian dng bertikaman; (2) orang yg membawa tombak
peselancar pe.se.lan.car [n] orang yg ahli dl selancar; pemain selancar: pantai Saroke di Pulau Nias, dijadikan ajang adu kemahiran -- dunia tahun ini
pesisir pe.si.sir [n] tanah datar berpasir di pantai (di tepi laut)
pesisir basah daerah antara garis pantai waktu (air) laut surut dan pantai waktu (air) laut pasang
pesisir kering daerah antara garis pantai waktu (air) laut pasang dan garis pantai tertinggi yg dapat dicapai oleh (air) laut pd waktu topan melanda
pesolot pe.so.lot [n] teluk kecil di pantai
peta laut peta yg khusus menggambarkan laut, pulau, aliran ombak, dsb
pinggir ping.gir [n] tepi; sisi: -- jalan; -- kota; -- laut; -- pantai
pintu kedap cuaca pintu-pintu luar di atas geladak yg dibuat tahan thd siraman air hujan dan ombak
pohon keben pohon yg berasal dr Asia Tenggara, termasuk keluarga Hecythidaceae, biasanya tumbuh di sepanjang pantai yg berpasir dan berbatu, bunganya spt sikat berwarna putih dan bertangkai panjang, buahnya apabila diperas akan mengeluarkan minyak berwarna merah, digunakan sbg bahan bakar krn mengandung oli/lemak dng kadar 3%; pohon perdamaian
polisi perairan (laut) polisi yg bertugas memelihara keamanan di laut (di pantai)
poros po.ros [n] (1) sumbu (gandar) roda dsb; (2) ujung puncak (tt tombak, tiang, kerucut, dsb); (3) Olr pemain sepak bola yg di tengah-tengah antara gelandang kanan dan gelandang kiri; gelandang tengah; poros halang
pucuk pu.cuk [n] (1) daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): -- merunggai; -- enau; (2) ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): -- api; -- jala; -- ombak; (3) yg tertinggi: -- bulat; (4) penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): sepucuk surat; dua -- senapan; (5) bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan [n] akar tumbuhan yg dikeringkan untuk obat
pukat payang pukat yg tidak ditarik ke pantai, melainkan ditarik ke laut oleh perahu pukat (pemayang)
radak ra.dak [v] tohok (dr arah bawah, biasanya dng tombak); tusuk [Mk] , me.ra.dak v (1) berjalan melanggar; (2) menerobos; menyerang; mendobrak
rajah ra.jah [n] (1) suratan (gambaran, tanda, dsb) yg dipakai sbg azimat (untuk penolak penyakit dsb); (2) garis pd tapak tangan; guratan tangan; retak tangan; (3) coreng-coreng (cacahan) pd tubuh yg dibuat dng barang tajam; tato [v] , me.ra.jah kl v menusuk dng benda tajam (lembing, tombak); merodok
rantau ran.tau [n] (1) pantai sepanjang teluk (sungai); pesisir (lawan darat): berlayar sepanjang --; (2) daerah (negeri) di luar daerah (negeri) sendiri atau daerah (negeri) di luar kampung halaman; negeri asing
rawa ra.wa [n] tanah yg rendah (umumnya di daerah pantai) dan digenangi air, biasanya banyak terdapat tumbuhan air
riak ri.ak [n] (1) gerakan mengombak di permukaan air; ombak kecil; gerakan air yg merupakan lingkaran (spt bila kita menjatuhkan batu ke air): kedengaran -- air gemercik; (2) getaran (udara): pd tempat yg kepanasan itu tampak -- udara; (3) gelagat; gerak-gerik yg menjadi alamat bahwa ada sesuatu yg terkandung di dl hati: dr -- matanya tampak ia sangat berang kepadaku [n] lendir yg keluar dr tenggorok pd saat terserang batuk; dahak [a] ria
ritul ri.tul [v] , me.ri.tul v (1) mengadakan perubahan; merombak; (2) memecat atau memberhentikan dr jabatan dan mengganti dng pegawai lain: dl masa satu tahun pemimpin perusahaan itu telah ~ lima orang karyawannya
rontek ron.tek [Jw n] bendera kecil yg dihiaskan pd tombak
sagang sa.gang [n] penyangga tombak (senjata dsb); sandaran: senjata itu diletakkannya pd -- di ruang jaga [v] me.nya.gang v memegang; menangkis; mengelakkan: ia -- senjata lawannya dng cekatan
sakat sa.kat [n] benalu; pasilan [v] me.nya.kat.kan v (1) mengganggu; mengusik; merintangi: ia suka -- orang lain; (2) menaruh (perahu dsb) di tanah; mendamparkan; menambatkan: pd musim barat banyak nelayan yg -- perahunya begitu saja di pantai lihat suku
sambaran sam.bar.an [n] (1) pukulan; tamparan: perahu itu oleng terkena -- ombak besar; (2)serangan; terkaman: -- elang itu sangat mengejutkan induk ayam yg kehilangan anaknya
sampai sam.pai [v] (1) mencapai; datang; tiba: setelah berjuang melawan badai, akhimya perahu kami -- di pantai dng selamat; kami -- di Bandung malam hari; (2) berbatas: kedalaman sungai hanya -- lutut; (3) terlaksana (tt cita-cita, harapan, niat, dsb); tercapai: mudah-mudahan cita-citamu --; (4)cukup: gaji kami tidak -- untuk hidup satu bulan; (5)lebih dr: harganya tidak -- seratus rupiah; (6)hingga: buku itu dibacanya -- tamat; perjanjian itu berlaku -- tahun depan; (7) mencapai tujuan; tamat: sekolahnya tidak -- [v] , me.nyam.pai.kan v menyampirkan; menggantungkan: Ibu -- cucian basah pd tali jemuran
sanggat sang.gat [v] terdampar (tt perahu); kandas: perahu itu -- di pantai yg berkarang
selancar se.lan.car [n] olahraga yg dilakukan di atas air dng cara berdiri di atas sebilah papan, meluncur sambil melenggok-lenggok seirama dan lajunya ombak
seligi se.li.gi [n] tombak (yg dilemparkan) yg dibuat dr ruyung, bambu, dsb, ujungnya tajam
selisir se.li.sir , me.nye.li.sir v berjalan di tepi; berjalan (berlayar) sepanjang tepi (pantai dsb); menyisir [n Sen] komposisi tembang yg sering dipakai untuk cakapan atau teks tembang, gending, tiap bait terdiri atas 4 baris yg masing-masing berisi 8 suku kata
serok se.rok /sErok/ ? 1sero [n] alat untuk menyauk atau meraup benda-benda yg di dl air dsb; pencedok [n] teluk kecil (di sungai atau di pantai laut); serokan [Lihat {seruk}]
serokan se.rok.an [n] (1) teluk kecil (di sungai atau di pantai laut); (2) parit di sawah dsb; selokan; susukan; terusan
serunai se.ru.nai [n] alat musik tiup jenis klarinet yg dibuat dr kayu [n] , -- laut n tumbuhan yg hidup di pantai (laut) yg bunganya berwarna kuning, akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit keputihan; Wedelia biflora
serunjang se.run.jang [kl n] tombak kayu: mereka bersenjatakan --
sewingit se.wi.ngit [a] sama angkernya dng: dewasa ini hutan-hutan tepi pantai tidak ~ masa silam
sikari si.ka.ri [kl n] (1) pembawa tombak: tukang --; (2) tombak; pemburu
sintren sin.tren [Jw n] kesenian rakyat, khususnya di pantai Jawa Tengah, peranan utama dipegang gadis belasan tahun, dibantu oleh gadis lain sbg pengiring nyanyian, ditingkahi angklung, gong, dsb
siru si.ru [Mk] ber.si.ru v berubah atau beralih (berbalik) arah (tt angin dsb): angin -, ombak bersambung
sisir si.sir [n] (1) alat untuk merapikan atau mengatur rambut, terbuat dr tanduk, plastik, atau logam, bergerigi tipis dan rapat; (2) penggaruk tanah dsb; garu; (3) gugus pisang (bagian dr tandan); (4) suri pd alat tenun; (5) Lay tempat dadung atau tros kapal lewat sewaktu ditarik atau diukur, dimaksudkan untuk mengurangi gesekan yg terjadi; gelendong pd pagar kapal, cok, rol [v] me.nyi.sir v (1) menyusur (pantai dsb); berjalan dsb sepanjang tepi: mereka berjalan -- semenanjung; (2) menyerempet: peluru hanya -- lengannya [Mk v] ke.si.sir.an v tertusuk duri; kesisipan: terbuang -- merasa lega
sodor so.dor , me.nyo.dor.kan v (1) menganjurkan; merodokkan ke depan: dia -- bambu runcing; dia -- lengan dan kakinya ke depan; (2) menyorongkan; memberikan; mengulurkan (tangan): ia -- pepaya kpd tamunya; kami -- uang Rp3.000,00 untuk membayar becak; (3) mengajukan (menawarkan dsb setengah memaksa): pihak buruh -- tuntutan kenaikan gaji tiga kali lipat kpd pimpinan perusahaan [Jw n] tombak (bambu dsb) panjang
sondok son.dok [Mk n] gombak di dahi; jambak (jambul) pd dahi kuda
sopek so.pek [n Lay] jenis perahu penangkap ikan yg digunakan di daerah pantai utara Jawa Tengah
susuran su.sur.an [n] (1) alat yg dipegang sewaktu menyusur agar tidak jatuh: -- tangga; (2) tempat menyusur: -- pantai
takeyari ta.ke.ya.ri [n] tombak bambu runcing (Jepang)
talas perak talas sbg tanaman hias, batangnya pendek, berupa umbi, tertutup daun, tangkai daun sekitar 75 cm, berwarna hijau bergaris-garis cokelat hitam, daun berbentuk ujung tombak; Xanthosoma lindenii
tangkai tang.kai [n] (1) gagang pd buah (daun, bunga); (2) batang tumbuhan yg kecil-kecil (spt kecambah, padi); (3) kata penggolong untuk bunga: tiga -- bunga mawar; (4) gagang atau pegangan suatu alat; batang (tombak, dayung, dsb); hulu (pisau dsb) [n] tempat menyimpan padi; rengkang; lumbung;
tangkis tang.kis [v] me.nang.kis v (1) menolak atau menahan (pukulan atau serangan dng senjata dsb) dng menggunakan tangan, perisai, dsb): tangannya terluka ketika ~ serangan golok perampok; (2) menghadapi, melawan, dan menggagalkan (serangan dsb): satuan pertahanan pantai berhasil ~ serangan dr laut; (3) menahan dan memukul kembali: pesilat itu dng tangkas ~ serangan lawannya; (4) menjawab; menanggapi (kecaman, tuduhan, dsb): terdakwa ~ segala tuduhan terhadapnya
tania ta.nia [n] zat dr kulit pohon merbau pantai yg dimanfaatkan sbg zat warna cokelat untuk kertas dan kain
tawanan karang ta.wan.an karang [kl] barang-barang (kapal, orang, dsb) yg dirampas krn kandas dekat pantai
tebu-tebu te.bu-te.bu [n] ruas-ruas (berbentuk spt ruas, spt pd gelang dsb); gelang-gelang (pd batang tombak, hulu keris, dsb)
teduh te.duh [a] (1) reda (tt angin ribut, ombak); berhenti (tt hujan): mereka bersenda gurau sambil menanti hujan --; (2) terlindung atau tidak kena panas matahari; lindap: setelah bermain-main, anak-anak beristirahat di tempat yg --; mereka berhenti di tepi jalan yg --; (3) tidak turun hujan (tt hari); redup atau tidak memancarkan sinar yg terik (tt matahari): sudah beberapa hari ini matahari --; (4) ki tenang; aman: Lautan -- , Samudra Pasifik
tekpi tek.pi [Cn n] tombak bercabang tiga; trisula
teluk te.luk [n] (1) bagian laut yg menjorok ke darat; (2) keluk (di pantai) [ark v] ber.te.luk v berlutut; bertelut
tembiang tem.bi.ang [n] lembing; tombak: mereka memburu babi dng menggunakan --
temin te.min [n] gelang-gelang dr besi (kuningan dsb) untuk menyimpan hulu pisau (tongkat, gagang tombak); simpai
tempias tem.pi.as [n] (1) titik-titik air yg berhamburan atau bepercikan (dr air hujan, ombak yg menempuh perahu, pancaran air); (2) debu dsb yg berhamburan
tempuling tem.pu.ling [n] tombak pendek untuk menangkap ikan besar
tempur tem.pur [v] ber.tem.pur v (1) berlanggar; berlaga: ombak ~ dng karang; sbg ombak ~ bunyinya; (2) berkelahi; berjuang; berperang: sebab-musabab anak-anak itu ~ sedang diselidiki polisi; kita harus ingat kpd tentara kita yg sedang ~ di medan perang [n] tem.pur.an n tempat bertemu dua aliran sungai: hingga kini banyak di antara pengunjung yg memerlukan mandi di ~ sungai tempat pangeran itu pernah mandi [Jw v] me.nem.pur v membeli beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari; ia terpaksa ~ 5 kg dulu krn sediaan beras di rumah sudah habis
tenang te.nang [a] (1) kelihatan diam tidak bergerak-gerak atau tidak berombak (tt air, laut): sungai ini -- airnya; seketika itu laut pun --; (2) diam tidak berubah-ubah (diam tidak bergerak-gerak); (3) tidak gelisah: tidak rusuh; tidak kacau; tidak ribut; aman dan tenteram (tt perasaan hati, keadaan): sekalian melihatnya dng --
tepi te.pi [n] (1) bagian bidang (permukaan) yg di luar sekali; pinggir: -- hutan (ladang, sawah); -- jalan raya; -- layar; bola jatuh di -- lapangan; (2) birai atau sesuatu yg dipasang di pinggir baju (kain dsb): -- kain (lengan baju dsb); (3) tempat di pinggir laut (sungai dsb): -- pantai, pesisir
terbabas ter.ba.bas [v] hanyut dan kehilangan arah (krn diserang ombak, angin ribut); terkatung-katung: krn diserang badai, perahunya --
terbang ter.bang [v] (1) bergerak atau melayang di udara dng tenaga sayap (tt burung dsb) atau dng tenaga mesin (tt pesawat terbang dsb): burung itu sanggup -- jauh sampai ke pantai; dng lincahnya pesawat kecil itu -- berakrobat di udara; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, daun-daunan, dsb): seng dan atap rumah -- ditiup angin puyuh; pekerja itu mengenakan topeng muka untuk menghindarkan mata dr pasir yg --; (3) Fis mudah menjadi uap (gas); mudah menguap: minyak --; zat --; (4) ki hilang lenyap (dicuri orang): sepuluh peti berisi suku cadang mobil -- dr gudang pelabuhan; (5) ki berlari cepat; (6) melarikan diri; kabur: mobil yg menabrak anak itu -- dan menghilang; (7) ki naik pesawat terbang; bepergian dng pesawat terbang: pagi ini rombongan perutusan -- ke Bali [n] rebana
terdampar ter.dam.par [v] (1) hanyut dan tercampak ke darat: seekor ikan paus ~ di pantai; (2) terlanggar pd dasar laut (karang dsb); kandas: sebuah kapal ~ di muara
teritorial te.ri.to.ri.al [a] mengenai bagian wilayah (daerah hukum) suatu negara: perairan -- , lautan dekat pantai suatu negara yg menjadi hak negara tsb
terleka ter.le.ka [a] sangat asyik (berbuat sesuatu); terlalai (tidak ingat apa-apa lagi): terlihat Baginda sedang -- memetik kecapinya; dl semadi dia akan ~ mendengar deburan ombak merindu
terombang-ambing ter.om.bang-am.bing [v] (1) terapung-apung turun naik ke kiri dan ke kanan dibawa ombak: perahu itu -- di tengah laut; (2) ki terbawa-bawa ke sana kemari; tidak berketentuan (nasibnya dsb): ia sedang -- dl kebimbangan
terpa ter.pa [v] me.ner.pa v melompati dan menerkam; mengejar hendak menyergap (menyerang dsb): gelombang besar itu tidak henti-hentinya ~ gundukan karang di pantai
terpusing-pusing ter.pu.sing-pu.sing [v] hanyut dsb ke mana-mana tidak tentu arahnya: selama berhari-hari perahu nelayan itu ~ jauh dr pantai; (2) a dl keadaan berpusing (tt benda)
tersadai ter.sa.dai [v] (1) terbaring dng kaki terlunjur; (2) terletak di tempat yg agak tinggi (tt perahu): banyak perahu -- di pantai; (3) lama tidak laku (tt barang-barang jualan): krn mahal, banyak dagangannya yg -; (4) ki tidak ada yg meminang (tt gadis): krn angkuhnya, gadis itu -- sampai tua
teruntum te.run.tum [n] (1) pohon yg hidup di pantai, kayunya keras, bunganya spt bunga jeruk; Lumnitzera littorea; (2) kayu teruntum; (3) bunga teruntum
tikam ti.kam [n] tusukan (dng barang yg tajam, msl keris atau tombak) [v] -- dadu main dadu
tikas ti.kas [n] (1) deret sarap yg terjadi dr lumut, sampah, dsb yg tertinggal di pantai bekas air pasang; (2) bekas tekanan; kesan [v] me.ni.kas v mengaum: singa itu ~ krn kelaparan
timbul tenggelam kadang-kadang timbul, kadang-kadang tenggelam; turun naik, ke atas ke bawah (spt terkatung-katung diombang-ambingkan ombak); (2) ki pasang surut dl kehidupan (senang susah, sukses, gagal, dsb); terlibat dl utang; terlampau sibuk dl pekerjaan
todak to.dak [n] ikan laut yg moncongnya panjang spt tombak; ikan gergaji
tohok to.hok [n] (1) tempuling yg diberi tali; (2) tusukan tombak (tempuling dsb) miring dng arah ke bawah [n] nama gugus bintang yg berbentuk spt salib di sebelah selatan; bintang pari
trisula tri.su.la [n] tombak bermata tiga
tujah tu.jah [v] , me.nu.jah v menusuk dng tombak atau lembing dsb arah ke bawah; menohok; meradak
tukang sikari pemakai tombak; (2) pemburu
tukik tu.kik [v] me.nu.kik v terbang (terjun dsb) arah ke bawah dng kepala di bawah; membidik (memandang dsb) arah ke bawah: dr jauh tampak pesawat pengebom ~ sambil menjatuhkan bom [ark n] takik [n] anak penyu: untuk mencegah musnahnya penyu-penyu di pantai, pihak perlindungan dan pengawetan alam terus-menerus menetaskan telur penyu hingga menjadi -- , me.nu.kik v, ~ api membuat api dng batu api; mencetus api
tumbak tum.bak [Lihat {tombak}]
udang pasir udang yg banyak dijumpai di perairan pantai berlumpur, berwarna cokelat, bagian ekor cokelat kuning-kekuningan, kepala gepeng, ekor spt kipas; Penaeus orientalis
ujung [n] bagian penghabisan dr suatu benda (yg panjang): serangga itu merusakkan -- akar anggrek; berbelok di -- jalan; (2) bagian barang yg diruncingkan (lancip, tajam, dsb); puncak: -- hidung; -- jari; -- tombak; (3) bagian darat yg menjorok (jauh) ke laut; (4) (bagian) akhir (pembicaraan, percakapan, tahun, dsb): -- pembicaraan baginda masih thd hal itu jua; gajinya tidak cukup sampai ke -- bulan; (5) ki maksud dan tujuan (perkataan dsb): saya maklum akan -- perkataannya itu [n] , -- atap tanaman semak; Baeckea frutescens
undur-undur un.dur-un.dur [n] (1) binatang kecil yg suka membuat lubang spt kawah di tanah berdebu untuk menjebak (msl semut), kalau berjalan selalu mundur; (2) penyu-penyuan (sebangsa ketam kecil di pantai)
ungkai ung.kai , meng.ung.kai v (1) menguraikan simpulan (tali, ikatan, dsb); (2) membuka (belenggu, borgol, dsb); (3) menanggalkan (baju); mengorak; (4) membongkar atau merombak (rumah, mesin, dsb); (5) membatalkan (janji, jual beli, dsb); (6) ki membongkar-bongkar untuk menyelidiki atau membangkit-bangkit perkara lama: untuk menggali sejarah, kita harus ~ bahan-bahan masa lampau
widuri wi.du.ri [Jw n] tumbuhan perdu berbatang dan daunnya hijau keputihan karena buku-bukunya kasar, bergetah, bunganya ungu kemerah-merahan, tumbuh di dekat pantai; Calotropis gigantes
wijayakusuma wi.ja.ya.ku.su.ma [n] (1) pohon berukuran sedang, batangnya bengkang-bengkok, rantingnya tebal, daunnya besar melonjong sampai membulat telur, berwarna hijau muda, bunganya kecil-kecil wangi, tumbuh di pantai berbatu di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Jawa, dl mitologi Jawa dianggap pohon sakti dan dapat menghidupkan orang mati, dahulu dipakai dl upacara penobatan raja-raja Surakarta; Pisonia grandis; (2) (digunakan secara salah) sejenis kaktus berdaun pipih yg didatangkan dr Brazil yg berbunga besar, harum, dan mekar pd tengah malam; Epiphyllum oxypetalum
wisata tirta kegiatan wisata yg berhubungan langsung dng air atau dilakukan di perairan pantai, danau, dsb
zona ekonomi eksklusif wilayah laut sejauh 200 mil dr pantai suatu negara yg kekayaan ekonominya (msl ikan, sumber alam) menjadi hak milik negara itu
zona litoral daerah pantai yg dangkal, biasanya sampai batas kedalaman sekitar 365 m
zona pasang surut daerah bagian pantai yg terletak antara batas surut terendah dan pasang tertinggi

Jika informasi mengenai "ombak menebah pantai" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas