Arti kata/frase "oli" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/oli

Halaman ini menjelaskan kata atau frase oli menurut KBBI Edisi III

oli: [n] minyak pelumas (motor, mesin, dsb): -- mesin mobil ini baru diganti

Lebih lanjut mengenai oli

oli terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1133 kata terkait yakni sebagai berikut:

oli [n] minyak pelumas (motor, mesin, dsb): -- mesin mobil ini baru diganti
oligarki oli.gar.ki [n Pol] pemerintahan yg dijalankan oleh beberapa orang yg berkuasa dr golongan atau kelompok tertentu
oligofagus oli.go.fa.gus [a Bio] sifat pemakan satu jenis tanaman, spt serangga
oligofrenia oli.go.fre.nia [n Psi] perkembangan kecerdasan yg sangat lamban; lemah ingatan
oligopoli oli.go.po.li [n Ek] keadaan pasar dng produsen pembekal barang hanya berjumlah sedikit sehingga mereka atau seorang dr mereka dapat mempengaruhi harga pasar; keadaan pasar yg tidak seimbang krn dipengaruhi oleh sejumlah pembeli
oligopolistis oli.go.po.lis.tis [a] berkenaan dng oligopoli
oligopsoni oli.gop.so.ni [n] situasi pasar yg sebagian pembelinya dapat mempengaruhi pasar secara tidak berimbang
oligosen oli.go.sen [n] zaman sejarah perkembangan kulit bumi kira-kira 40 juta sampai 25 juta tahun yg lalu, ketika alam hewan dan tumbuhan berangsur berkembang ke arah bentuknya yg sekarang
oligositemia oli.go.si.te.mia [n Dok] penyakit kekurangan sel darah
oligotrofik oli.go.tro.fik [a] sangat rendah kandungan zat haranya (tt air dsb) untuk kehidupan binatang dan tumbuhan
oliman oli.man [ark n] awak kapal yg bertugas di bagian bahan bakar
Olimpiade Olim.pi.a.de [n] pertandingan olahraga amatir antarbangsa yg diadakan setiap empat tahun sekali di negeri yg berlainan
oliva oli.va [n] buah zaitun
olivin oli.vin [n Kim] silikat magnesium-besi alam, terdapat dl batuan beku krn perapian, batuan metamorfik, dan terak tanur; krisolit (Mg, Fe)2SiO4
olia [Lihat {aulia}]
agen polisi polisi penjaga keamanan
ajun inspektur polisi dua pangkat bintara tinggi peringkat kedua dl kepolisian, satu tingkat di bawah ajun inspektur polisi satu, satu tingkat di atas sersan mayor polisi (tanda pangkatnya satu balok putih bergelombang yg ditempatkan di bahu baju
ajun inspektur polisi satu pangkat bintara tinggi peringkat pertama dl kepolisian, satu tingkat di bawah inspektur polisi dua dan satu tingkat di atas ajun inspektur polisi dua (tanda pangkatnya dua buah balok putih bergelombang yg ditempatkan di bahu baju)
akrobat politik pernyataan yg dikeluarkan hari ini, bisa bertentangan dng pernyataan beberapa saat kemudian; (2) kader politik yg menyeberang ke partai lain
ambilan doli am.bil.an doli [Kom] pengambilan adegan dng kamera yg ditempatkan di landasan beroda agar dapat bergerak
amfibolisme am.fi.bol.is.me [n Bio] bentuk metabolisme yg menggabungkan fungsi anabolisme dan katabolisme
apolitis apo.li.tis [a] (1) tidak berminat pd politik; (2) tidak bersifat politis
arus politik kancah politik
asimilasi politik penyesuaian paham politik antara dua organisasi agar dapat bekerja sama
bangun politik pembangunan yg mengarah kpd keinginan perasaan dl arti warga negara aktif atau terlibat dl berbagai kegiatan politik
bebas aksi politik kemerdekaan atau keleluasaan setiap warga negara untuk melibatkan diri dl kegiatan politik (tanpa adanya berbagai paksaan dr pihak masyarakat dan pemerintah)
berita polisi berita atau laporan yg berasal dr polisi, biasanya tt peristiwa yg menyangkut kejahatan
berpatroli ber.pat.ro.li [v] melakukan patroli; meronda
berpoligami ber.po.li.ga.mi [v] menjalankan (melakukan) poligami
berpolitik ber.po.li.tik [v] menjalankan (menganut paham) politik; ikut serta dl urusan politik
bijak politik sistem konsep resmi yg menjadi landasan perilaku politik negara
bipolisentrisme bi.po.li.sen.tris.me [n Pol] sistem politik internasional yg ditandai dng pengendoran blok-blok yg bersaing menjadi aliansi yg tidak begitu kohesif (bersatu padu) dan bangkitnya negara Non-Blok yg berpengaruh
budaya politik pola sikap, keyakinan, dan perasaan tertentu yg mendasari, mengarahkan, dan memberi arti kpd tingkah laku dan proses politik dl suatu sistem politik, mencakup cita-cita politik ataupun norma yg sedang berlaku dl masyarakat politik
bukti politik orang yg diburu polisi krn persoalan politik -- saksi bukti yg dikemukakan oleh saksi
buta politik tidak tahu sedikit pun tt politik
demokrasi politik sistem politik yg ditandai dng berfungsinya lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif yg secara relatif bersifat otonom
demonopolisasi de.mo.no.po.li.sa.si [n] usaha penghapusan monopoli: dia melontarkan ide -- dl RUU Migas
deparpolisasi de.par.po.li.sa.si [n] pengurangan jumlah partai politik
depolitisasi de.po.li.ti.sa.si [n] penghilangan (penghapusan) kegiatan politik
desentralisasi politik pengakuan adanya hak mengurus kepentingan rumah tangga sendiri pd badan politik di daerah yg dipilih oleh rakyat di daerah tertentu
duopoli du.o.po.li [n] oligopoli yg terbit pd dua perusahaan yg menguasai seluruh penawaran satu jenis barang tertentu
ekopolitik eko.po.li.tik [n] bagian (ilmu) geopolitik tt gejala ekonomi dl unit perusahaan dan hubungan antara berbagai badan usaha
elektrolisi elek.tro.li.si [n] logam putih perak yg diperoleh dr elektrolisis oleh Liebig dan Bunsen pd tahun 1830
energi metabolisme jumlah energi yg didapat dr bahan makanan dan digunakan untuk metabolisme
eolit eo.lit [n] pecahan batu yg digunakan sbg alat oleh manusia pd masa paleolitik awal
etnopolitik et.no.po.li.tik [n] ilmu perbandingan politik mengenai sejarah, asal-usul, perkembangan, dan persebaran tata susunan politik pd masyarakat manusia, terutama yg belum mengenal industri
gadolinium ga.do.li.ni.um [n Kim] logam tanah langka yg ditemukan dl gadolinit; unsur dng nomor atom 64, berlambang Gd, dan bobot atom 157,25
gelanggang politik arena politik; percaturan politik
glikolisis gli.ko.li.sis [n Kim] penguraian gula dl metabolisme
haluan politik arah atau tujuan politik
ideologi politik sistem kepercayaan yg menerangkan dan membenarkan suatu tataan politik yg ada atau yg dicita-citakan dan memberikan strategi berupa prosedur, rancangan, instruksi, serta program untuk mencapainya; (2) himpunan nilai, ide, norma, kepercayaan, dan keyakinan yg dimiliki seseorang atau sekelompok orang yg menjadi dasar dl menentukan sikap thd kejadian dan problem politik yg dihadapinya dan yg menentukan tingkah laku politik
iklim politik suasana politik; keadaan percaturan politik
ilmu politik ilmu tt pranata politik, asas, dan organisasi pemerintahan negara
inspektur jenderal polisi pangkat perwira tinggi peringkat tiga dl kepolisian, satu tingkat di bawah komisaris jenderal polisi, satu tingkat di atas brigadir jenderal polisi (tanda pangkatnya dua bintang emas yg ditempatkan di bahu baju
inspektur polisi dua pangkat perwira pertama peringkat ketiga dl kepolisian, satu tingkat di bawah inspektur polisi satu, satu tingkat di atas ajun inspektur polisi satu (tanda pangkatnya satu balok emas lurus mendatar yg ditempatkan di bahu baju)
inspektur polisi satu pangkat perwira pertama peringkat kedua dl kepolisian, satu tingkat di bawah senior inspektur polisi, satu tingkat di atas inspektur polisi dua (tanda pangkatnya dua balok emas lurus mendatar yg ditempatkan di bahu baju); -- upacara pembesar yg menginspeksi kemudian menerima laporan pelaksanaan upacara yg diucapkan oleh komandan upacara pd awal dan akhir upacara: beliau menjadi -- upacara pd peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Ke-55 Republik Indonesia
jenderal polisi pangkat perwira tinggi peringkat pertama dl kepolisian, satu tingkat di bawah komisaris jenderal polisi (tanda pangkatnya empat bintang emas yg ditempatkan di bahu baju)
kantor polisi kantor tempat mengerjakan urusan kepolisian
kapal patroli kapal berkecepatan tinggi yg digunakan untuk berpatroli
katolik Roma Katolik
kekuasaan politik ke.ku.a.sa.an politik hubungan psikologis antara subjek dan objek, yg membuat subjek mampu mempengaruhi pikiran dan tingkah laku objek dng tiga alasan utama, yaitu mengharapkan manfaat yg lebih besar, mengatasi kemungkinan yg tak diharapkan, dan melakukannya demi rasa hormat, ambisi perseorangan, atau lembaga tertentu
kelas politik kelas penguasa yg timbul di dl masyarakat (selalu dl jumlah yg sedikit) yg melakukan semua fungsi politik, monopoli kekuasaan, dan menikmati keuntungan yg didapat dl kekuasaan itu
kepolisian ke.po.li.si.an [n] yg bertalian dng polisi
kolik ko.lik [n Dok] rasa nyeri yg amat sangat yg hilang dan timbul di daerah usus atau sekitarnya, spt kolik batu empedu, kolik krn masuk angin, dan kolik bawasir
koliseng ko.li.seng /kolisEng/ ? ginseng
komisaris polisi (dahulu) nama pangkat perwira polisi, setingkat dng kolonel sekarang
lapangan voli la.pang.an voli lapangan untuk berlatih atau bermain voli
laporan polisi la.por.an polisi catatan kejadian atau peristiwa yg terdapat di kantor polisi yg dapat digunakan oleh pewarta polisi untuk diberitakan
manuver politik gerakan yg cepat dl bidang politik
markas polisi markas yg menjadi pusat kepolisian
megalopolis me.ga.lo.po.lis [n] wilayah berpenduduk padat yg berpusat pd satu kota besar atau beberapa kota besar; megapolis
megapolis me.ga.po.lis [n] megalopolis
membonggoli mem.bong.goli [v] memukul berkali-kali (berulang-ulang); memukuli
memolitikkan me.mo.li.tik.kan [v] menjadikan atau memasukkan ke dl urusan politik
mempatroli mem.pat.ro.li [v] melakukan patroli
memperpolitikkan mem.per.po.li.tik.kan [v] memolitikkan
mendepolitisasi men.de.po.li.ti.sa.si [v] menghilangkan (menghapuskan) kegiatan politik: mahasiswa berdemonstrasi di gedung DPR dan mendesak agar peraturan yg dianggap akan ~ kampus dicabut
mesolitik me.so.li.tik [n Geo] mesolitikum
mesolitikum me.so.li.ti.kum [n Geo] masa peralihan dl zaman batu (prasejarah) antara Paleolitikum (zaman batu tua) dan Neolitikum (zaman batu baru)
metabolik me.ta.bo.lik [a] metabolis
metabolis me.ta.bo.lis [a] bersifat atau berhubungan dng metabolisme: alat kedokteran mutakhir sudah dapat menentukan gangguan -- yg dibawa bayi sebelum lahir
metabolit me.ta.bo.lit [n Bio] setiap bentuk hasil metabolisme
metabolit antara senyawa atau metabolit yg terbentuk di antara tahapan reaksi dl suatu proses biokimia
metropolis met.ro.po.lis [n] kota yg menjadi pusat kegiatan tertentu, baik pemerintahan maupun industri dan perdagangan; metropolitan
metropolisasi met.ro.po.li.sa.si [n] pembuatan atau pening-katan suatu kota menjadi metropolis
metropolitan met.ro.po.li.tan /mEtropolitan/ (1)n metropolis; (2) n penduduk metropolis; (3) n orang yg mempunyai tata cara hidup metropolitan; (4) a berkenaan dng atau bersifat metropolis
mikrolit mik.ro.lit [n] (1) artefak batu kecil dan tipis zaman prasejarah (mesolitikum), msl mata anak panah, pisau, yg dibuat dr batu-batuan yg mudah dibelah; (2) alat batu kecil yg berbentuk geometris (segitiga, trapesium, atau setengah lingkaran) yg sisinya tidak tajam bergerigi
monolitik mo.no.li.tik [a] mempunyai sifat atau menyerupai monolit
monopolistik mo.no.po.lis.tik [a] bersifat monopoli: perekonomian pd masa Orde Baru cenderung --
neoliberalisme ne.o.li.be.ral.is.me [n] aliran politik ekonomi yg muncul setelah Perang Dunia I, ditandai dng tekanan berat pd segi positif ekonomi pasar bebas, disertai dng usaha menekan campur tangan pemerintah dan konsentrasi kekuasaan swasta thd perekonomian
neolitikum ne.o.li.ti.kum [n] neolitik
nomor polisi nomor yg diberikan polisi lalu lintas bagi kendaraan bermotor dsb
nonpolitik non.po.li.tik [n] yg tidak bersifat politik; yg tidak berhubungan dng politik; yg tidak menganut suatu paham politik; bukan politik: organisasi itu bersifat --
opini politik pendirian atau pandangan politik; pendirian berdasarkan ideologi atau sikap politik
partai politik perkumpulan yg didirikan untuk mewujudkan ideologi politik tertentu
patroli pat.ro.li [n] (1) perondaan (oleh polisi, tentara, dsb): pasukan kita melumpuhkan -- musuh yg keluar masuk perbatasan; (2) polisi (tentara dsb) yg sedang meronda: -- berjumpa dng kawanan perampok
peboling pe.bo.ling [n] pemain boling
pelpolisi pel.po.li.si [ark n] pasukan polisi yg dilatih sbg tentara (di daerah perkebunan dsb)
pemegang polis pe.me.gang polis orang yg memiliki atau yg memegang polis asuransi
pemerintahan oligarki pe.me.rin.tah.an oligarki sistem pemerintahan yg ketiga kekuasaan pemerintahan negara berada di tangan beberapa orang atau golongan
pemolimeran pe.mo.li.mer.an [n] polimerisasi
pemolitikan pe.mo.li.tik.an [n] proses, cara, perbuatan memolitikkan
pengungsi politik peng.ung.si politik penduduk suatu negara yg pindah ke negara lain krn alasan politik, biasanya mereka menganut aliran politik yg bertentangan dng politik penguasa di negara asalnya
peta politik gambaran tt situasi politik (kekuatan partai, perkembangan organisasi politik, dsb)
poli- po.li- [bentuk terikat] banyak: poliglot; poligami; poliandri; poliklinik
poliester po.li.es.ter [n Kim] polimer sintetis yg satuan pembentuknya adalah gugus ester
poligam po.li.gam [a] bersifat poligami: laki-laki itu pd umumnya --
polimer po.li.mer [n] zat yg dihasilkan dng cara polimerisasi dr molekul yg sangat banyak dng satuan struktur berantai panjang, baik lurus, bercabang, maupun menyilang yg berulang, msl plastik, serat, karet, dan jaringan tubuh manusia
polimerisasi po.li.me.ri.sa.si [n] reaksi kimia yg menggabungkan dua molekul kecil atau lebih untuk membentuk molekul yg lebih besar yg disebut polimer
polio po.lio [n Dok] radang zat kelabu sumsum tulang belakang yg disebabkan oleh virus (pd umumnya menyerang anak-anak dan menyebabkan kelumpuhan); disebut juga poliomyelitis
polipeptida po.li.pep.ti.da [n Kim] polimer yg terdiri atas tiga molekul asam amino atau lebih
polipropilena po.li.pro.pi.le.na [n Kim] polimer yg dibuat melalui polimerisasi propilena yg strukturnya (-CH-CH2)n
polisi ekonomi polisi yg mengamati pelanggaran aturan yg mengenai perekonomian
polisi hukum polisi yg mengawasi pelaksanaan hukum atau peraturan
polisi keagamaan polisi yg mengatur dan mengamati kegiatan agama dan perilaku penganutnya
polisi lalu lintas polisi yg memelihara keamanan dan keselamatan lalu lintas
polisi militer anggota tentara yg menjalankan tugas selaku polisi untuk menjaga ketertiban atau disiplin anggota tentara yg lain
polisi moral polisi yg mengamati, membina, dsb moral atau akhlak
polisi negara polisi yg di bawah perintah dan pengawasan pemerintah
polisi pamongpraja polisi yg mengawasi dan mengamankan keputusan pemerintah dl wilayahnya; mantri polisi
polisi perairan (laut) polisi yg bertugas memelihara keamanan di laut (di pantai)
polisi rahasia polisi yg menyelidiki tindak kejahatan secara rahasia di dl masyarakat, baik warga negara maupun orang asing yg berada di negaranya; reserse
polisi susila polisi yg mengamat-amati pelanggaran susila
polisional po.li.si.o.nal [a] bersifat atau mengenai polisi: aksi --
polister po.li.ster [n Kim] kelompok polimer, terutama digunakan dl pembuatan fiber dan plastik
politbiro po.lit.bi.ro [n] bagian dr partai komunis yg mengurus dan memutuskan masalah politik
politeis po.li.te.is [n] penganut politeisme
politeistis po.li.te.is.tis [a] bersifat politeisme
politik air hangat [Pol] kebijakan politik yg dianut Rusia yg mencerminkan usaha mencari pelabuhan bebas es sepanjang tahun
politik dagang hal-hal yg berhubungan dng pemerintahan, lembaga dan proses politik yg berlaku dl perdagangan, baik dalam negeri maupun luar negeri, berdasarkan undang-undang yg berlaku
politik dagang sapi tawar-menawar antara beberapa partai politik dl menyusun suatu kabinet koalisi (lembaga dsb)
politik imperialisme politik luar negeri yg bertujuan menambah kekuasaan dng menyentuh esensi hubungan kekuasaan yg ada atau mengubah status kekuasaan yg ada
politik pemisahan politik yg jelas melakukan pemisahan rasial dan ditegaskan dng undang-undang
politik pintu terbuka politik yg membolehkan penanaman modal asing di dl negeri
politikus po.li.ti.kus [n] (1) ahli politik; ahli kenegaraan; (2) orang yg berkecimpung dl bidang politik
politis po.li.tis [a] bersifat politik; bersangkutan dng politik
politisasi po.li.ti.sa.si [n] hal membuat keadaan (perbuatan, gagasan, dsb) bersifat politis
politisi po.li.ti.si [Lihat {politikus}]
poliuretan po.li.u.re.tan [n Kim] polimer yg mengandung senyawa NHCOO dan khususnya digunakan dl busa kenyal dan kaku, elastomer dan resin
polivini po.li.vi.ni [n Kim] polimer senyawa vinil (CH2=CHX), msl polivinil klorida, suatu plastik mirip karet
pranata politik sistem yg menata terselenggaranya proses dan kegiatan politik secara resmi
protoneolitik pro.to.ne.o.li.tik [n] tradisi pembuatan kapak batu yg masih mempunyai tradisi neolitik, tetapi bagian yg tajam sudah licin dan halus krn diasah
realpolitik re.al.po.li.tik [n] aliran (paham) dl politik yg selalu ingin mendapatkan hasil yg nyata atau mengingatkan pd kenyataan
reformasi politik perubahan secara drastis untuk perbaikan dl bidang politik dl suatu masyarakat atau negara
sadar politik kesadaran dan pengetahuan orang mengenai kekuatan politik dl masyarakat
sejoli se.jo.li [n] sepasang: dua ~ , sepasang laki-laki dan perempuan lihat 2joli
senior inspektur polisi pangkat perwira pertama peringkat pertama dl kepolisian, satu tingkat di bawah asisten superintenden, satu tingkat di atas inspektur polisi satu (tanda pangkatnya tiga balok emas lurus mendatar yg ditempatkan di bahu baju)
serat poliester serat dr bahan kimia yg dipakai sbg bahan untuk membuat kain: industri -- poliester menyediakan bahan baku bagi pabrik tekstil
sersan dua polisi pangkat bintara peringkat terendah dl kepolisian, satu tingkat di bawah sersan satu polisi, satu tingkat di atas bhayangkara utama I (tanda pangkatnya satu bengkok putih menyerupai huruf V yg ditempatkan di bahu baju)
sersan kepala polisi pangkat bintara peringkat kedua dl kepolisian, satu tingkat di bawah sersan mayor polisi, satu tingkat di atas sersan satu polisi (tanda pangkatnya tiga bengkok putih menyerupai huruf V yg ditempatkan di bahu baju)
sersan mayor polisi pangkat bintara peringkat pertama dl kepolisian, satu tingkat di bawah ajun inspektur polisi II, satu tingkat di atas sersan kepala polisi (tanda pangkatnya empat bengkok putih menyerupai huruf V yg ditempatkan di bahu baju)
sersan satu polisi pangkat bintara peringkat ketiga dl kepolisian, satu tingkat di atas sersan dua polisi (tanda pangkatnya dua bengkok putih menyerupai huruf V yg ditempatkan di bahu baju)
solidaritas so.li.da.ri.tas [n] sifat (perasaan) solider; sifat satu rasa (senasib dsb); perasaan setia kawan: -- antara sesama anggota sangat diperlukan
soliditas so.li.di.tas [n] keadaan (sifat) solid (kukuh, berbobot, dsb): perusahaan asuransi ini telah memperoleh kepercayaan masyarakat penuh -- dan profesionalisme
suaka politik perlindungan secara politik thd orang asing yg terlibat dl perkara politik
subjek politik pemeran politik; -- psikologis topik suatu kalimat, msl orang itu dl kalimat orang itu rumahnya jauh
sulfolipid sul.fo.li.pid [n Dok] lemak pd hidrolisis yg menghasilkan asam sulfat
tahanan politik ta.han.an politik orang yg ditahan krn alasan politik
tim polisi gegana tim dl Kepolisian Republik Indonesia yg bertugas menjinakkan bahan peledak
troli bagasi troli untuk membawa bagasi
troli kopor troli untuk membawa kopor
tujuan politik tu.ju.an politik kondisi atau hasil akhir yg ingin dicapai
tunapolitik tu.na.po.li.tik [a] tidak mempunyai pengetahuan tt politik
abolisi abo.li.si [n Huk] (1) peniadaan peristiwa pidana; (2) penghapusan (perbudakan di Amerika)
aerolit ae.ro.lit [n Geo] meteorit yg hampir seluruhnya berupa silika
air oligotrofik perairan yg produktivitas organiknya rendah
aksi polisional aksi militer setempat yg dilakukan oleh tentara pemerintah tanpa pernyataan perang yg resmi thd orang yg dianggap melanggar keamanan dan ketertiban internasional; (2) gerakan yg bermaksud memulihkan keamanan (istilah yg digunakan Belanda ketika memerangi Indonesia untuk mendapatkan kembali jajahannya)
aktinolit ak.ti.no.lit [n Kim] varietas mineral hornblenda
alkoholisasi al.ko.ho.li.sa.si [n] pengalkoholan; pembuatan menjadi alkohol
alkoholisme al.ko.hol.is.me [n] (1) gaya hidup membudayakan alkohol: ada kecenderungan anak muda berbudaya --; (2) hal kecanduan alkohol: dl mengatasi -- , aspek kerusakan biologis cenderung diabaikan
anabolisme ana.bo.lis.me [n Bio] (1) pembentukan zat organik kompleks dr yg sederhana; (2) asimilasi zat makanan oleh organisme untuk membangun atau memulihkan jaringan dan bagian-bagian hidup lainnya
apostolik apos.to.lik [a] berhubungan dng atau berdasarkan ajaran para rasul
atmolisis at.mo.li.sis [n] pemisahan gas-gas dr gas campuran secara difusi lewat dinding berpori
audiolingual au.di.o.li.ngu.al [a] berkaitan dng latihan mendengar dan berbicara (dl pengajaran bahasa)
autolisis au.to.li.sis [n Dok] perombakan tubuh organisme yg mati oleh enzim tanpa bantuan bakteri
autolitograf au.to.li.to.graf metode litografi dng cara membuat gambar terbalik yg langsung digoreskan pd kartu atau medium lain
bakteriolisis bak.te.ri.o.li.sis [n Bio] pembasmian bakteri benih penyakit melalui pelarutan, umumnya sbg hasil reaksi bakteri atau zat biokimia
batolit ba.to.lit [n Geo] batuan beku yg ukurannya sangat besar dan luas permukaannya, umumnya granit, dan dapat meliputi daerah seluas 40 mil persegi
berpolitik kancil ber.po.li.tik kancil main cerdik dng segala macam tipu daya
biolinguistik bi.o.li.ngu.is.tik [n] cabang linguistik yg mempelajari kondisi biologis dl pengembangan dan pemakaian bahasa dl diri manusia
biolit bi.o.lit [n Geo] batuan yg terbentuk oleh proses organik
bolide bo.li.de [n Astron] meteor besar; bola api
boling bo.ling [n] cabang olahraga yg berupa permainan dng menggelindingkan bola khusus untuk merobohkan sejumlah gada yg berderet yg kemudian dapat tertata lagi secara otomatis; bola gelinding: olahraga -- masih langka jika dibandingkan dng cabang olahraga yg lain
brokoli bro.ko.li [n] sayuran bunga spt kembang kol, berwarna hijau tua agak keputih-putihan (biasanya digunakan untuk masakan Eropa dan Cina); Brassica oleraceavar bortrytis
bronkioli bron.ki.o.li [n Anat] ranting tenggorok
citra politik [Pol] gambaran diri yg ingin diciptakan oleh seorang tokoh masyarakat
coli co.li [ark n] kutang wanita
dampak politik akibat suatu keputusan, tindakan, ataupun peristiwa thd pendapat umum atau sikap masyarakat
defoliasi de.fo.li.a.si [n] penggundulan pohon; perontokan daun
dekreolisasi de.kre.o.li.sa.si [n Ling] proses peleburan sebuah kreol ke dl pijin semula dan terjadi apabila kreol itu bertemu dng pijin semula
dolikosepalik do.li.ko.se.pa.lik [a Antr] bersifat lonjong menunjukkan indeks di bawah 75 (tt atap kepala)
dolim do.lim [Lihat {zalim}]
efek coriolis [Fis] efek benda yg bergerak di atas permukaan bumi ke kanan (kiri) di belahan bumi sebelah utara (selasa)
eksfoliasi eks.fo.li.a.si [n Anat] pelepasan lapisan luar, spt pelepasan epidermis dr kulit atau lidah
elektrolisis elek.tro.li.sis [n Kim] penguraian senyawa berbentuk larutan, lelehan, atau cairan biasa oleh arus listrik yg mengalir melalui senyawa tsb
elektrolit elek.tro.lit [n Fis] (1) senyawa yg larutannya merupakan penghantar arus listrik; (2) bahan atau cairan yg terdapat di antara elektrode positif dan negatif, spt pd baterai, aki mobil, dan kondensator
emboli em.bo.li [n Dok] penyumbatan pembuluh darah oleh embolus
embolisme em.bo.lis.me [n Dok] pembentukan sumbatan pem buluh darah oleh embolus
endolimfa en.do.lim.fa [n Bio] cairan yg terdapat dl selaput labirin telinga
enzimolisis en.zi.mo.li.sis [n Kim] reaksi atau proses penguraian yg terjadi krn aktivitas enzim
etiolin eti.o.lin [n] pigmen kuning yg terdapat dl klorofil tumbuhan yg tumbuh di tempat gelap
etnolinguistik et.no.li.ngu.is.tik [n] cabang linguistik yg menyelidiki hubungan antara bahasa dan masyarakat pedesaan atau masyarakat yg belum mempunyai tulisan
foli fo.li [n] lembaran logam tipis tanpa tumpuan (timah, aluminium, dsb), setebal kurang dr 0,15 mm
folikel fo.li.kel [n] kantong kelenjar yg kecil dan sempit (msl pd rambut) [n Bot] buah kering berbiji banyak yg pecah pd satu sisinya untuk melepaskan biji
folio fo.lio [n] (1) ukuran kertas lebih kurang 21,5 x 32,5 cm; (2) ukuran selembar plano berukuran baku yg dilipat satu kali, ditulis dng tanda 2o; (3) ukuran kertas A-4 menurut ukuran satuan sistem A
fotolisis fo.to.li.sis [n] penguraian suatu zat oleh cahaya
fotolitografi fo.to.li.to.gra.fi [n] proses cetak-mencetak dng menggunakan batu atau logam (zink) yg diukir dng bantuan pemotretan
gadolinit ga.do.li.nit [n Kim] mineral berwarna cokelat atau hitam, merupakan sumber tanah langka; Be2FeY2Si2010
gasolin ga.so.lin [n Kim] campuran hidrokarbon yg berwujud cairan dan tidak berwarna, mudah menguap, serta mudah terbakar, yg merupakan fraksi dr minyak bumi dan digunakan sbg bahan bakar; bensin
generasi politik generasi masyarakat yg sezaman yg sama memiliki (merasakan) pengalaman sejarah yg bersifat mendasar pd usia formatif (antara 17-25 tahun)
geopolitik ge.o.po.li.tik [n] (1) ilmu tt pengaruh faktor geografi thd ketatanegaraan; (2) kebijaksanaan negara atau bangsa sesuai dng posisi geografisnya
glikogenolisis gli.ko.ge.no.li.sis [n Bio] pemecahan berturut-turut glikogen dl jaringan tubuh hewan
granolitik gra.no.li.tik [n Kim] bentuk beton yg terbuat dr hancuran granit, semen, dan pasir
hektoliter hek.to.li.ter [n] satuan ukuran isi 100 liter
hemolisis he.mo.li.sis [n Bio] penghancuran dinding sel darah merah sehingga menyebabkan plasma darah yg tidak berwarna menjadi merah
hidrolika hid.ro.li.ka ? hidraulika
hidrolisis hid.ro.li.sis [n] pemecahan senyawa kimia melalui penambahan air
hiperbolis hi.per.bo.lis [a] bersifat berlebih-lebihan (tt ucapan)
hipolimnion hi.po.lim.ni.on [n] lapisan dl air danau yg bagian permukaannya tidak terpengaruh sehingga tidak teraduk oleh angin dan mempunyai kadar oksigen yg rendah
holi ho.li [n] tumbuhan dr genus Ilex, daun dan buahnya dipakai sbg hiasan pd pesta Natal
holisme ho.lis.me [n ] cara pendekatan thd suatu masalah atau gejala, dng memandang masalah atau gejala itu sbg suatu kesatuan yg utuh
holistis ho.lis.tis [a] berhubungan dng sistem keseluruhan sbg suatu kesatuan lebih dp sekadar kumpulan bagian
hukum politik hukum yg mengatur hubungan hukum negara dng orang, antara negara dan bagian-bagiannya, antara negara yg satu dan negara lainnya
iktiolit ik.ti.o.lit [n Geo] ikan yg telah punah dan memfosil
isolir iso.lir [Lihat {isolasi}]
joli jo.li, jo.li-jo.li [n] perahu kecil; sampan
kaolin ka.o.lin [n] tanah liat lunak, halus, dan putih, terjadi dr pelapukan batuan granit, dijadikan bahan untuk membuat porselen atau untuk bahan campuran membuat kain tenun (kertas, karet, obat-obatan, dsb); tanah liat cina: bahan mineral -- telah ditemukan di daerah pegunungan itu
karbolik kar.bo.lik [a] mengandung karbol
kastroli kas.tro.li [n] obat pencuci perut yg dibuat dr minyak jarak: selain garam inggris, -- pun dapat pula digunakan sbg obat pencuci perut
katabolisme ka.ta.bo.lis.me [n Bio] penguraian senyawa majemuk menjadi senyawa yg lebih sederhana di dl tubuh makhluk dng hasil dilepaskannya energi
Katolik Ka.to.lik [n] agama (umat) Kristen yg pemimpin tertingginya adalah Paus, yg berkedudukan di Vatikan
kereta troli kereta untuk membawa barang-barang
kiloliter ki.lo.li.ter [n] satuan ukuran isi 1.000 liter (disingkat kl)
klorolignin klo.ro.lig.nin [n Kim] hasil reaksi antara lignin dl pulp cokelat dan klorin dl tahap klorinasi dl sistem pemucatan banyak tahap
koli ko.li [n] satuan barang bagasi atau barang kiriman
kolibri ko.lib.ri [n Bio] burung kecil, berdengung, pemakan madu dan serangga
koligasi ko.li.ga.si [n Ling] (1) hubungan antara kategori gramatikal dr unsur leksikal di dl struktur sintaktis; (2) kelompok unsur leksikal yg berkategori gramatikal sama dl struktur sintaktis
kolimasi ko.li.ma.si [n Fis] proses pengubahan berkas cahaya (sinar) yg berpencar menjadi berkas sejajar
kolina ko.li.na [n Kim] basa organik, penyusun vitamin B kompleks, terdapat dl kuning telur C5H15NO2
kolintang ko.lin.tang [n] alat musik pukul terdiri atas bilah-bilah kayu yg disusun berderet dan dipasang di atas sebuah bak kayu (spt gambang), terutama terdapat di Sulawesi Utara
kolitis ko.li.tis [n Dok] peradangan usus besar
konsolidasi kon.so.li.da.si [n] (1) perbuatan (hal dsb) memperteguh atau memperkuat (perhubungan, persatuan, dsb); (2) peleburan dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan
kontrolir kon.tro.lir [n] (1) pengawas; (2) pegawai pemerintah Hindia Belanda yg kedudukannya di bawah asisten residen
kopolimer ko.po.li.mer [n] hasil penggabungan dua molekul atau lebih yg berbeda untuk membentuk molekul tunggal
koprolit kop.ro.lit [n Kim] kotoran yg telah memfosil
kosmopolit kos.mo.po.lit [n] (1) warga dunia (orang yg tidak mempunyai kewarganegaraan); (2) Bio organisme yg dapat hidup dan berkembang di seluruh dunia
kosmopolitan kos.mo.po.li.tan [a] (1) mempunyai wawasan dan pengetahuan yg luas; (2) terjadi dr orang-orang atau unsur-unsur yg berasal dr pelbagai bagian dunia
kosmopolitanisme kos.mo.po.li.tan.is.me [n] paham (gerakan) yg berpandangan bahwa seseorang tidak perlu mempunyai kewarganegaraan, tetapi menjadi warga dunia; paham internasional
kota kosmopolitan kota besar yg mempunyai sifat internasional dng banyaknya lembaga yg mewakili lembaga negara lain dan banyaknya penduduk yg merasa dirinya mewakili kebudayaan dan pemikiran internasional
kota metropolitan kota besar yg menguasai daerah sekelilingnya dng adanya kota satelit dan kota pinggiran
kreolin kre.o.lin [n Far] bahan cairan terbuat dr campuran minyak ter dng sabun, digunakan sbg pemusnah hama pd lantai, dsb; karbol
kreolisasi kre.o.li.sa.si [n Ling] perubahan sebuah pijin menjadi kreol
krifoli kri.fo.li [n Bio] mikroorganisme yg tumbuh baik pd suhu antara 10o-20oC; psikrofili
krisolit kri.so.lit [n Kim] mineral silikat dl bentuk batu kuning untuk permata
lanolin la.no.lin [n Kim] zat mirip lilin yg diperoleh dr lemak bulu domba, digunakan sbg bahan dasar untuk obat luar dan kosmetik
larva oligopod larva serangga yg tidak mempunyai kaki abdomen
lipolisis li.po.li.sis [n] penguraian; pencernaan lemak
logika simbolik logika matematik
makrolinguistik mak.ro.li.ngu.is.tik [n] cabang linguistik tt hubungan antara bahasa dan faktor di luar bahasa serta penerapan linguistik untuk tujuan praktis
mandolin man.do.lin [n] alat musik petik yg bentuknya spt buah per dng senar sebanyak 4-6 pasang
mantri polisi pegawai pembantu camat (lurah dsb) yg bekerja melaksanakan tugas kepamongprajaan
melankolia me.lan.ko.lia [n] kelainan jiwa yg ditandai oleh keadaan depresi dan ketidakaktifan fisik
melankolis me.lan.ko.lis [a] dl keadaan pembawaan lamban, pendiam, murung, sayu; sedih; muram: raut wajahnya yg -- itu membuat orang iba kepadanya
melayu Polinesia rumpun bahasa besar yg meliputi suatu daerah kepulauan luas yg di bagian barat dibatasi oleh bahasa-bahasa di Madagaskar, di utara oleh bahasa-bahasa penduduk asli Taiwan, di selatan oleh bahasa-bahasa di Indonesia, dan di timur oleh kepulauan yg paling timur di Oceania, yaitu Pulau Paskah; Austronesia
memonopoli me.mo.no.po.li [v] mempunyai hak tunggal untuk mengusahakan (membuat, memperdagangkan, memiliki, dsb) sesuatu
mengabolisikan meng.a.bo.li.si.kan [v] menghapuskan, membatalkan, atau mengakhiri (tt perbudakan dsb)
menghidrolisis meng.hid.ro.li.sis [v] memecahkan senyawa kimia melalui penambahan air
mengonsolidasikan me.ngon.so.li.da.si.kan [v] memperteguh atau memperkuat (hubungan, persatuan, dsb): negara itu mulai ~ pasukan yg ada di daerah perbatasan
menyolidkan me.nyo.lid.kan [v] mengukuhkan; menguatkan: persepsi masyarakat internasional yg positif thd bangsa Indonesia dapat dijadikan batu pijakan untuk -- sisi positif citra Indonesia
metabolisme me.ta.bo.lis.me [n Kim] (1) pertukaran zat pd organisme yg meliputi proses fisika dan kimia, pembentukan dan penguraian zat di dl badan yg memungkinkan berlangsungnya hidup; (2) proses perputaran; gerak berputar: terjadinya -- mikrobiologis di dl tanah menghasilkan zat lemas
mikrolinguistik mik.ro.lin.gu.is.tik [n] bidang linguistik yg mempelajari bahasa dr dalamnya (mempelajari struktur bahasa itu atau mempel-ajari bahan bahasa secara langsung)
minyak neroli minyak bauan yg disuling dr bunga limau manis Citrus bigardia atau Citrus aurantium, digunakan dl wangi-wangian
molibden mo.lib.den [n] logam yg berwarna sangat putih dan lebih keras dr perak
molibdenum mo.lib.de.num [n Kim] logam berat abu-abu; unsur dng atom 42, berlambang Mo dan bobot atom 95,94
mongolisme mo.ngo.lis.me [n] keterbelakangan mental yg gejala fisiknya memperlihatkan ciri-ciri fisik orang Mongol (spt mata sipit miring ke atas); penyakit mongoloid
monolingual mo.no.li.ngu.al [a] hanya mengenal atau mampu berbicara dl satu bahasa; (2) n orang yg hanya mampu berbicara dl satu bahasa: seorang --
monolit mo.no.lit [n] (1) Geo bongkahan batu besar yg sering kali berbentuk (atau dibentuk menjadi) pilar atau tugu; (2) sesuatu yg berbentuk kokoh kuat; (3) kesatuan terorganisasi yg membentuk kekuatan tunggal dan berpengaruh
monopoli mo.no.po.li [n] (1) situasi yg pengadaan barang dagangannya tertentu (di pasar lokal atau nasional) sekurang-kurangnya sepertiganya dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok, sehingga harganya dapat dikendalikan: pengusahaan minyak bumi dan gas alam adalah -- pemerintah; (2) hak tunggal untuk berusaha (membuat dsb)
negara polisi negara yg bertujuan memelihara kekuasaan dng jalan mengawasi, menjaga, dan mencampuri lapangan kehidupan rakyat dng alat kekuasaan
nekropolis nek.ro.po.lis [n] (1) pekuburan besar dr suatu kota kuno; (2) kota yg telah mendekati kehancuran krn kepadatan penduduk dan kemunduran mental
neolit ne.o.lit [n] perkakas dr batu (yg dihaluskan)
neolitik ne.o.li.tik [n] fase atau tingkat kebudayaan pd zaman prasejarah yg mempunyai ciri-ciri berupa unsur kebudayaan, spt peralatan yg terbuat dr batu yg telah diasah, pertanian menetap, peternakan, dan pembuatan tembikar
neurolinguistik neu.ro.li.ngu.is.tik [n] ilmu tt hubungan antara bahasa dan saraf otak
oolit oo.lit [n] batuan yg terdiri atas butiran bulat kecil, biasanya dr gabungan kalsium karbonat
organisasi politik institusi atau seperangkat tatanan yg dipakai masyarakat umum untuk mengatur berbagai masalah bersama
otot riolin bagian otot lingkar bola mata yg serabutnya tersebar sampai ke tepi pelupuk mata
paleolitik pa.le.o.li.tik [a] berhubungan dng penamaan tingkat tradisi kebudayaan atas dasar teknik pembuatan alat batu dari masa berburu dan mengumpulkan makanan
paleolitikum pa.le.o.li.ti.kum [n Geo] zaman purba yg berlangsung dr 750.000 tahun sampai 15.000 tahun yg lalu, ditandai oleh pemakaian alat-alat serpih; zaman batu tua
parasitopolis pa.ra.si.to.po.lis [n] kota yg penduduknya dipengaruhi oleh sikap hidup parasit yg tidak bekerja
patolopolis pa.to.lo.po.lis [n] kota yg penduduknya menunjukkan banyak dihinggapi penyakit mental, msl bersikap keras dan menunjukkan demoralisasi
pirolisis pi.ro.li.sis [n] perubahan secara kimiawi yg terjadi krn panas
poliandri po.li.an.dri [n] sistem perkawinan yg membolehkan seorang wanita mempunyai suami lebih dr satu orang dl waktu yg bersamaan
poliantus po.li.an.tus [n Bot] tanaman hias
polifagia po.li.fa.gia [n] selera makan yg berlebihan
polifase po.li.fa.se [n El] dua arus listrik bolak-balik atau lebih yg sama frekuensinya, tetapi berbeda fasenya
polifoni po.li.fo.ni [n Mus] gaya komposisi musik yg menggabungkan dua suara atau lebih
poligami po.li.ga.mi [n] sistem perkawinan yg salah satu pihak memiliki atau mengawini beberapa lawan jenisnya dl waktu yg bersamaan
poligini po.li.gi.ni [n] sistem perkawinan yg membolehkan seorang pria memiliki beberapa wanita sbg istrinya dl waktu yg bersamaan
poliglot po.li.glot [a] dapat mengetahui, menggunakan, dan menulis dl banyak bahasa; (2) n orang yg pandai dl berbagai bahasa
poliglotisme po.li.glot.is.me [n] penggunaan beberapa bahasa (tt kemampuan berbicara)
poligon po.li.gon [n Mat] segi banyak (bidang rata yg sudut atau sisinya lebih dr empat)
poligraf po.li.graf [n] alat untuk mengukur bentuk reaksi yg bersamaan
polihalin po.li.ha.lin [n] perairan yg mempunyai kadar garam antara 10-17 per mil
polikel po.li.kel [n] Zool (1) membran tipis; selaput; (2) lapis permulaan protoplasma pd berbagai protozoa
poliket po.li.ket [n] yg mempunyai banyak bulu (rambut): cacing laut --
poliklinik po.li.kli.nik [n] balai pengobatan umum (tidak untuk perawatan atau pasien menginap)
polikrom po.li.krom [n] lukisan atau benda bercat dng warna-warni
polikultur po.li.kul.tur [n] (1) Tan sistem penanaman pd sebidang tanah dng berbagai jenis tanaman (padi, palawija, tebu, dsb) berdasarkan pola urutan musim; (2) Ikn pemeliharaan dua atau lebih spesies ikan yg tidak bersaing dl satu wadah pemeliharaan
polinia po.li.nia [n] daerah air berbentuk lonjong yg terkurung di dl es, luas daerah air ini tetap
polip po.lip [n Zool] (1) binatang laut yg berbentuk tabung pendek dng ujung tertutup yg hidup melekat pd benda lain (karang, batu, dsb); (2) Dok tumor bertangkai yg melekat pd selaput lendir (pd hidung, kadang-kadang juga pd kulit, plasenta, dsb)
polipetal po.li.pe.tal [a Bot] sifat mahkota bunga yg daun-daun mahkotanya tidak saling melekat atau tidak menjadi satu (lawannya gamopetal)
poliploid po.li.plo.id [n] organisme yg mempunyai lebih dr dua pasang (perangkat) dasar kromosom, yaitu monoploid, triploid, tetraploid, dan macam-macam aneuploid
polis po.lis [n] surat perjanjian antara orang yg ikut asuransi dan maskapai asuransi [Lihat {poles}]
polis asuransi kontrak tertulis antara maskapai asuransi dan pihak yg dijamin yg memuat persyaratan dan ketentuan perjanjian
polisakarida po.li.sa.ka.ri.da [n Kim] karbohidrat yg dibentuk oleh penggabungan molekul monosakarida yg banyak, msl: pati dan selulosa
polisemi po.li.se.mi [n Ling] bentuk bahasa (kata, frasa, dsb) yg mempunyai makna lebih dr satu
polisentrisme po.li.sen.tris.me [n Pol] anggapan bahwa pusat komunisme tidak terbatas pd satu tempat saja, tetapi terdapat di negara komunis masing-masing
polisepal po.li.se.pal [a Bot] keadaan kelopak bunga yg terbagi menjadi daun kelopak
polisi po.li.si [n] (1) badan pemerintah yg bertugas memelihara keamanan dan ketertiban umum (menangkap orang yg melanggar undang-undang dsb); (2) anggota badan pemerintah (pegawai negara yg bertugas menjaga keamanan dsb)
polisi tidur [cak] bagian permukaan jalan yg ditinggikan secara melintang untuk menghambat laju kendaraan
polisiklis po.li.sik.lis [a] (1) berhubungan dng banyak masa peredaran atau putaran; (2) bersifat lebih dr satu unsur siklus
polisilogisme po.li.si.lo.gis.me [n] sederetan silogisme yg dihubung-hubungkan sbg simpulan yg ditarik dr suatu silogisme, berfungsi sbg premis silogisme berikutnya
polisindeton po.li.sin.de.ton [n Ling] pemakaian konjungsi beberapa kali, msl kata dan dl kami tidak mempunyai dana dan tenaga dan sarana dan kemampuan
polispermi po.li.sper.mi [n] masuknya beberapa sperma ke dl satu sel telur
politeisme po.li.te.is.me [n] kepercayaan atau pemujaan kpd lebih dr satu Tuhan
politeknik po.li.tek.nik [n] hal-hal yg bersangkutan dng pengajaran keterampilan dan ilmu-ilmu terapan
politena po.li.te.na [n Kim] bahan plastik ulet, luwes, dan tahan panas
politik po.li.tik [n] (1) (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (spt tt sistem pemerintahan, dasar pemerintahan): bersekolah di akademi --; (2) segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb) mengenai pemerintahan negara atau thd negara lain: -- dl dan luar negeri; kedua negara itu bekerja sama dl bidang -- , ekonomi, dan kebudayaan; partai --; organisasi --; (3) cara bertindak (dl menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan: -- dagang; -- bahasa nasional
politik bahasa nasional kebijakan nasional yg berisi perencanaan, pengarahan, dan ketentuan yg dapat dipakai sbg dasar bagi pengolahan keseluruhan masalah bahasa
politik buka keran kebijaksanaan untuk menyediakan segala kebutuhan hidup sebanyak-banyaknya
politik burung unta hal tindakan dng sengaja dng menutup mata thd bahaya atau masalah yg mungkin ada
politik fiskal [Pol] tindakan atau kebijakan pemerintah di pusat dan di daerah yg berhubungan dng masalah perpajakan
politik kampung daya upaya mencapai tujuan dng sasaran masyarakat di kampung-kampung
politik moneter tindakan atau kebijakan yg diambil oleh pemerintah yg berhubungan dng masalah keuangan negara, spt tindakan mengadakan devaluasi
politik nasional asas, haluan, usaha, tindakan serta kebijakan tindakan negara tt pembinaan serta penggunaan secara menyeluruh potensi nasional, baik yg potensial maupun yg efektif, untuk tujuan nasional
polizoa po.li.zoa [n] hewan lumut yg hidup sendiri, berkoloni, dan tergolong filum Ectoprocta
portofolio por.to.fo.lio [n] (1) tas untuk surat-surat; sampul kulit; (2) dompet; (3) ki pimpinan departemen
proliferasi pro.li.fe.ra.si [n Bio] (1) pembiakan yg subur; (2) perbanyakan bentuk yg sama, terutama sel dan kista yg abnormal; (3) pertumbuhan dan pertambahan sel yg sangat cepat (dl keadaan abnormal)
proteolisis pro.te.o.li.sis [n Kim] penguraian protein biasanya atas kerja suatu enzim
proteolitik pro.te.o.li.tik [a Kim] mampu menguraikan protein
protolisis pro.to.li.sis [n Kim] reaksi krn perpindahan proton dr asam ke basa
protolitik pro.to.li.tik [a] berkaitan dng periode awal mengenai zaman prasejarah yg ditandai dng penggunaan batu dl segala hal
psamolitoral psa.mo.li.to.ral [n Tan] daerah berpasir di suatu perairan yg tempatnya tidak tertentu sampai suatu tempat beberapa meter di atas batas/ujung air (ke daratan)
psikolinguistik psi.ko.li.ngu.is.tik [n Ling] ilmu tt hubungan antara bahasa dan perilaku dan akal budi manusia; ilmu interdisipliner linguistik dng psikologi
radiolisis ra.di.o.li.sis [n Kim] disosiasi molekul oleh penyinaran, msl kuantitas kecil air dl teras reaktor berurai ke dl hidrogen dan oksigen selama penyinaran
retrolingual ret.ro.li.ngu.al [a] terletak di belakang lidah
rodolit ro.do.lit [n Min] varietas akik garnet yg berwarna merah jambu
simbolis sim.bo.lis [a] sbg lambang; menjadi lambang; mengenai lambang: lukisan --
simbolisme sim.bol.is.me [n] perihal pemakaian simbol (lambang) untuk mengekspresikan ide-ide (msl sastra, seni)
sistolik sis.to.lik [a] berkenaan dng sistole
sitolisis si.to.li.sis [n Dok] perusakan atau pelarutan sel hidup
solid so.lid [a] (1) kuat; kukuh; berbobot: organisasi itu terkenal sbg organisasi yg --; (2) padat; berisi: anak laki-laki sangat -- tubuhnya
solider so.li.der [a] bersifat mempunyai atau memperlihatkan perasaan bersatu (senasib, sehina, semalu, dsb); (rasa) setia kawan: serikat buruh itu menyatakan perasaan -- thd pemogokan buruh pelabuhan itu
solilokui so.li.lo.kui [n] senandika
solinometer so.li.no.me.ter [n] alat untuk mengukur kadar garam air laut
solipsisme so.lip.sis.me [n] teori bahwa satu-satunya pengetahuan yg mungkin adalah pengetahuan diri sendiri
solis so.lis [n] penyanyi tunggal (yg bernyanyi seorang diri); penyanyi solo: ia bertindak sbg -- pd pergelaran orkes simfoni itu
soliter so.li.ter [a] secara menyendiri atau sepasang-sepasang, tidak secara kelompok (tt pola hidup organisme di alam)
sosiolinguistik so.si.o.li.ngu.is.tik [n] (1) ilmu tt bahasa yg digunakan di dl interaksi sosial; (2) cabang linguistik tt hubungan dan saling pengaruh antara perilaku bahasa dan perilaku sosial
sosiologi politik ilmu tt asas-asas sosial dr kekuasaan dl segala pranata yg ada di masyarakat
stoliditas sto.li.di.tas [n] ketakacuhan
teodolit te.o.do.lit [n] alat ukur sudut tengah dan mendatar dl menentukan jarak dan tinggi sesuatu (yg dipakai oleh juru ukur tanah)
teori poligenesis [Ling] teori yg menyatakan bahwa bahasa-bahasa dunia tumbuh dr pelbagai sumber dan tidak dr satu bahasa induk
termolisis ter.mo.li.sis [n Kim] penguraian zat kimia krn pemanasan
termolistrik ter.mo.lis.trik [n Fis] termoelektrisitas
trampolin tram.po.lin [n] kerangka ulet dan lentur yg digunakan oleh seorang akrobat untuk meloncat-loncat
trias politika tri.as po.li.ti.ka [n Pol] pengelompokan kekuasaan negara atas kekuasaan legislatif (kekuasaan membuat undang-undang), kekuasaan eksekutif (kekuasaan melaksanakan undang-undang), dan kekuasaan yudikatif (kekuasaan mengadili)
trifoliat tri.fo.li.at [a] berdaun tiga; (2) n benda berdaun tiga
troli tro.li [n cak] kereta dorong
uskup metropolit uskup agung
vikaris apostolik vikaris yg memiliki kuasa jabatan sama spt uskup, tetapi terbatas pd bidang atas wilayah tertentu
violin vi.o.lin [n] biola kecil, yg wilayah nadanya dr G bawah ke tengah C, ke atas lebih dr 41/2 oktaf
violinis vi.o.li.nis [n] pemain biola (yg berusia muda atau yg masih kanak-kanak)
violis vi.o.lis [n] pemain bola: -- itu memainkan lagu-lagu ciptaan Ismail Marzuki dng sangat memukau
voli vo.li [n] permainan olahraga bola, terdiri atas dua regu yg masing-masing beranggotakan enam orang, bola dipukul dng (kedua) tangan ke arah lawan (dibatasi jaring tinggi) dng tidak membiarkan bola jatuh ke tanah
xenolit xe.no.lit [n Geo] potongan batuan di dl batuan jenis lain
zeolit ze.o.lit [n] mineral dr kelas silikat alami yg memiliki sifat pelunak air
zimolisis zi.mo.li.sis [n Kim] peragian oleh suatu enzim
-isme [sufiks pembentuk nomina] sistem kepercayaan berda-sarkan politik, sosial, atau ekonomi: terorisme; liberalisme; komunisme
absorpsi aktif [Bio] absorpsi air oleh tumbuhan dr dalam tanah dng menggunakan energi metabolik
agen asuransi wakil perusahaan asuransi yg mencari, mengum-pulkan, dan melayani pemegang polis
agenda agen.da [n] (1) buku catatan yg bertanggal untuk satu tahun: acara rapat itu telah dicatat dl --; (2) acara (yg akan dibicarakan dl rapat): hal itu tercantum juga dl -- rapat; -- politik tema yg akan dibicarakan dl rapat politik: perebutan kursi DPR dan jabatan dl pemerintahan sudah tidak akan ada lagi dl -- politik di masa datang
agitasi agi.ta.si [n] (1) hasutan kpd orang banyak (untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dsb), biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik; (2) pidato yg berapi-api untuk mempengaruhi massa
aglikon ag.li.kon [n Kim] senyawa organik (spt fenol atau alkohol) yg bersenyawa dng bagian glikosida yg bergula; bagian bukan gula dr senyawa glikosida yg dapat dibebaskan dng proses hidrolisis
agresif ofensif [a] bersifat maju dan menyerang dl suatu kegiatan (ekonomi, politik, olahraga, dsb)
air aki larutan elektrolit untuk sel (aki), dibuat dr 220 cm3 sulfat pekat yg ditambahkan 750 cm3 air suling samkel diaduk, lalu diencerkan sampai volumenya 1 dm3
ajun [Mk a] menyimpang jauh dr sasaran (tujuan) [n] maksud [n] (1) pembantu (dl jabatan): -- jaksa; (2) kelompok pangkat golongan bintara tinggi dl kepolisian di bawah perwira pertama dan di atas bintara, yang mencakupi ajun inspektur polisi satu dan ajun inspektur polisi dua
akar dagun tumbuhan, Gnetum temi folium; -- embun tumbuhan memanjat, Leoinanthus erubescens; -- gambir perdu memanjat keluarga Combretaceae
akar lupuk tumbuhan membelit, Adenia acuminata; -- lutut akar atau bagian akar yg tumbuh ke udara, membengkok, dan masuk lagi ke dl tanah (sehingga membentuk gambaran spt lutut) serta berfungsi untuk pernapasan, terdapat pd tumbuhan yg hidup di daerah payau spt pd Bruguiera parvifolia
akrilik ak.ri.lik [a Kim] (1) berkaitan dgn atau terbuat dr polimer ester poliakrilat; (2) mengandung asam akrilat, CH2=CHCOOH, yg bersifat merangsang
aktivis ak.ti.vis [n] (1) orang (terutama anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yg bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dl organisasinya; (2) Pol seseorang yg menggerakkan (demonstrasi dsb)
aktivisme ak.ti.vis.me [n] (1) kegiatan (para) aktivis; (2) Pol doktrin yg menekankan perlunya tindakan kekerasan untuk mencapai tujuan politik; (3) Sen aliran ekspresionisme yg berpandangan bahwa drama harus dapat mencari pemecahan realistis mengenai masalah sosial
alat kekuasaan instansi (organisasi) yg menjalankan kekuasaan negara (spt kepolisian, kejaksaan, pengadilan)
alat musuh orang (golongan, organisasi, partai politik) yg diperalat oleh pihak lain untuk mengkhianati golongan, bangsa, atau negara sendiri
alat negara golongan warga negara yg bertugas menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara)
aliansi ali.an.si [n Pol] ikatan antara dua negara atau lebih dng tujuan politik
aliran alir.an [n] (1) sesuatu yg mengalir (tt hawa, air, listrik, dsb): ~ hawa; ~ listrik; (2) sungai kecil; selokan: di daerah pegunungan itu banyak ~ yg jernih; (3) saluran untuk benda cair yg mengalir (spt pipa air): gas ini patah ~ nya; (4) haluan; pendapat; paham (politik, pandangan hidup, dsb): ~ politik; ~ falsafah modern; (5) Fis gerakan maju zat alir (fluida), msl gas, uap, atau cairan secara berkesinambungan
alat [n] (1) benda yg dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an): -- pertanian; -- tukang kayu; (2) yg dipakai untuk mencapai maksud: pelaksanaan keluarga berencana adalah -- untuk menurunkan angka kelahiran dan menaikkan taraf hidup rakyat; (3) ki orang yg dipakai untuk mencapai suatu maksud: mereka itu hanya dipakai sbg -- untuk melemahkan semangat rakyat; (4) bagian tubuh (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) yg menjalankan fungsi sesuatu: -- pencium ; -- perasa; (5) yg dipakai untuk menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara): -- negara; (6) perlengkapan: -- kebesaran untuk upacara raja-raja, spt mahkota, tongkat, payung, pedang, tunggul, bendera, dan umbul-umbul; (7) Antr benda budaya yg dikembangkan manusia dl usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sbg penyambung keterbatasan organismenya [Mk n] (1) jamu (tamu); (2) perjamuan
aliran kepercayaan alir.an kepercayaan paham yg mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa, tetapi tidak termasuk atau tidak berdasarkan ajaran salah satu dr kelima agama yg resmi (Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Buddha)
altar al.tar [n] (1) meja tempat kurban misa (di gereja Katolik); (2) mazbah (tempat mempersembahkan kurban); (3) Lay tangga pd dok gali yg digunakan untuk naik turun ke dan dr lantai dok
ameba ame.ba [n n Zool] binatang bersel satu tanpa bentuk tetap, menyerupai lendir yg bergerak, memiliki sifat kehidupan spt pertumbuhan, pembiakan, metabolisme, daya gerak
anak balam sepasang (seorang laki-laki dan perempuan); sejoli
anak pinak anak cucu; keturunan; (2) tumbuhan memanjat, Ventilago oblongifolia
analsit anal.sit [n Kim] mineral zeolit yg awawarna atau yg berwarna abu-abu kehijau-hijauan, putih kekuning-kuningan, atau putih kemerah-merahan, kekuning-kuningan, kemerah-merahan, atau keputih-putihan; Na2O.Al2O3.4SiO2.2H2O
anarkisme anar.kis.me [n] ajaran (paham) yg menentang setiap kekuatan negara; teori politik yg tidak menyukai adanya pemerintahan dan undang-undang
ancaman an.cam.an [n] (1) sesuatu yg diancamkan: pengusaha itu menganggap sepi ~ itu; (2)perbuatan (hal dsb) mengancam: ~ akan pembongkaran daerah itulah yg menggelisahkan penduduk; (3) Pol usaha yg dilaksanakan secara konsepsional melalui tindak politik dan/atau kejahatan yg diperkirakan dapat membahayakan tatanan serta kepentingan negara dan bangsa
angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
angkatan enam puluh enam (66) ang.kat.an enam puluh enam (66) [Pol] kelompok pemuda Indonesia yg bekerja sama dng ABRI menumbangkan Orde Lama dan menegakkan Orde Baru; ~ kelima ark angkatan bersenjata yg terdiri dr rakyat, di samping empat angkatan yg sudah ada, yaitu angkatan darat, laut, udara, dan kepolisian (dl paham komunisme): ~ kelima itu melibatkan pemuda, tani, dan wanita
anion an.i.on [n Kim] ion yg bermuatan negatif, dapat ditarik oleh elektrode positif di dl peristiwa elektrolisis, msl Cl-
anut [v] meng.a.nut v mengikut(i); menurut (haluan politik, ajaran, aliran, dsb); memeluk (agama): ia ~ paham sosialisme; sebagian besar rakyat Birma ~ agama Buddha
apartheid apart.heid [Bld n ] politik diskriminasi warna kulit yg diterapkan (dahulu) oleh negara Afrika Selatan antara keturunan dr Eropa (kulit putih) thd penduduk kulit berwarna: dahulu politik -- Afrika Selatan mendapat kritikan dr berbagai negara
apokrifa apo.kri.fa [n] (1) yg diragukan keasliannya; tidak dapat dipercaya (tt asal usul naskah); (2) Kris bagian-bagian Alkitab yg diakui Gereja Katolik, tetapi tidak diakui oleh Gereja Protestan dan Yahudi
arena are.na [n] (1) gelanggang: -- tinju itu penuh sesak oleh penonton; (2) ki bidang (yg menjadi tempat bersaing, berjuang, dsb): terjun di -- politik
articok ar.ti.cok [n] perdu yg agak tinggi dng daun yg tirus, pucuk bunganya dapat dimakan; Cynara Scolimus
asam suberat [Kim] asam berbasa dua, mula-mula ditemukan sbg hasil reaksi asam nitrat pd gabus, pd pemanasan tinggi mengeluarkan uap yg menyesakkan, digunakan sbg zat antara pd pembuatan obat, zat celup, dan polimer; HOOC(CH2)6COHH
asisten superintenden pangkat perwira menengah peringkat ketiga dl kepolisian, satu tingkat di bawah superintenden, satu tingkat di atas senior inspektur polisi (tanda pangkatnya sekuntum bunga melati emas yg ditempatkan di bahu baju)
asuransi perusahaan asuransi atas jiwa seorang direktur perusahaan, pekerja, atau pejabat penting yg polisnya dapat dibayarkan kpd perusahaan yg mempekerjakan orang itu
asuransi ternak asuransi atas jiwa ternak yg polisnya dapat dibayarkan kpd pemilik ternak
babi kurus pohon yg amat keras kayunya, Eurycoma longifolia
bahasa buatan bahasa yg direka dng tujuan khusus untuk memperbaiki komunikasi internasional; (2) sistem kode berupa lambang abstrak, spt yg dipakai dl pemrograman komputer; (3) bahasa yg dibuat orang untuk pemakaian tertentu, msl bahasa Esperanto dan bahasa yg dipakai dl logika simbolis atau penggunaan komputer
bahasa persatuan bahasa yg digunakan dl masyarakat bahasa yg mempersatukan bangsa secara politis, kultural, dan ekonomi
bahasa purba [Ling] bahasa hipotetis yg dianggap menurunkan beberapa bahasa yg nyata-nyata ada, msl bahasa proto-Austronesia adalah bahasa purba dr bahasa-bahasa Filipina, bahasa-bahasa Indonesia, bahasa-bahasa Polinesia
balon percobaan [Kom] berita yg disiarkan secara sengaja untuk memancing reaksi atau pemberitaan lebih jauh, pd umumnya bersifat politik
bangsawan sosial [Antr] golongan sosial dl masyarakat yg memiliki hak paling banyak dl lapangan kehidupan ekonomi, sosial, dan politik berdasarkan hukum waris
bangun prasarana pembangunan dasar kehidupan politik, ekonomi, dan sosial untuk mendorong masyarakat berusaha mencapai modernisasi, meliputi perubahan institusional untuk mendukung usaha nasional dl mengembangkan kemudahan, spt jalan, komunikasi, pengairan, dan sistem perhubungan
bantun ban.tun [v] , mem.ban.tun v menarik supaya lepas; mencabut: -- tanaman; -- paku; -- rambut [n] se.ban.tun n pohon kecil, Toxotrophis ilicifolia
bapa Suci sebutan bagi pemimpin tertinggi umat Katolik; Sri Paus di Roma
barak ba.rak [n] (1) sebuah atau sekumpulan gedung tempat tinggal tentara; asrama (tentara) polisi; (2) bangsal khusus tempat merawat orang sakit (menular); (3) bangunan yg bersifat sementara bagi pekerja
baru ba.ru [a] belum pernah ada (dilihat) sebelumnya: tidak jauh dr dusun itu terdapat sebuah pabrik --; (2) a belum pernah didengar (ada) sebelumnya: pd hari ini tidak ada berita -- mengenai perubahan kabinet; (3) a belum lama selesai (dibuat, diberikan): ia membeli rumah -- di kompleks perumahan itu; (4) a belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai: pagi tadi ia memakai baju --; kemarin ia mengendarai sepeda -- hadiah dr orang tuanya; (5) a segar (belum lama dipetik atau ditangkap): buah-buahan ini masih --; ikan ini masih --; (6) a belum lama menikah: dua sejoli itu adalah pengantin --; (7) a belum lama bekerja: dia adalah pegawai -- di kantor ini; (8) a awal: selamat dan sejahteralah mulai tahun -- 2000 ini; (9) a modern: zaman --; sastra --; (10) adv belum lama antaranya: mereka berdua -- saja berada di sini; dia -- saja pergi; (11) adv kemudian; setelah itu: setelah diingatkan berkali-kali, -- ia sadar akan kesalahannya; sesudah dipukul -- ia mengaku; (12) adv cak sedang; lagi: ayah -- tidur; jangan ribut saja adikmu -- tidur [n] pohon yg serat kulitnya dapat dibuat tali; Hisbiscus tiliaceus
bawah tanah di dl tanah; (2) ki gelap atau rahasia (tt gerakan dsb): gerakan -- tanah para penyelundup telah digulung polisi sampai ke akar-akarnya
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
beatifikasi be.a.ti.fi.ka.si [n] tahap pertama proses untuk menjadikan seseorang yg telah mati menjadi orang suci dl Gereja Katolik
bebas aktif sikap politik luar negeri Indonesia yg tidak terikat oleh suatu ideologi, tidak masuk blok negara asing tertentu dan dng aktif ikut mengambil prakarsa dl mengembangkan persahabatan dan kerja sama internasional
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
bekuk be.kuk [v] , mem.be.kuk v (1) membengkokkan atau melipat benda yg keras: -- tongkat besi; (2) ki menangkap (pencuri); mengalahkan (musuh): polisi berhasil -- batang leher pencuri mobil itu; (3) cak menipu; mengakali
belenggu be.leng.gu [n] (1) alat untuk mengikat kaki atau tangan; borgol: polisi memasang -- pd tangan pencuri yg baru ditangkap itu; (2) ki ikatan (sehingga tidak bebas lagi): negara kita sudah terlepas dr -- penjajahan
beperkara be.per.ka.ra [v] mempunyai perkara atau urusan; berurusan: pd waktu ini ia sedang ~ dng polisi
berabe be.ra.be [Jk a] susah (repot) mengerjakannya (mengurusnya): kalau kita ketahuan polisi, akan -- jadinya
berafiliasi ber.a.fi.li.a.si [v] mempunyai pertalian dan berhubungan sbg anggota atau cabang: organisasi pemuda itu sama sekali tidak ~ dng partai politik itu
beragah-agah ber.a.gah-a.gah [v] (1) berpandangan muka (hendak berkelahi): yg bertabrakan itu sedang ~ ketika polisi datang; (2) bersabung (tt ayam): ayam ~
berbau ber.bau [v] (1) mempunyai bau; mengeluarkan bau (harum, busuk, dsb): ketika ditemukan, mayat itu sudah -- busuk; (2) baunya spt bau ...: baju ini telah -- keringat; (3) mendapat bau; tercium: -- cat yg masih baru; (4) terkandung di dalamnya (sesuatu yg lain): bantuan yg -- politik; (5)ki telah mulai diketahui sedikit-sedikit (tt rahasia dsb): telah -- oleh polisi dr mana datangnya komplotan penjahat itu; bakar tidak -, pb maksud jahat yg tersembunyi
berbisu ber.bi.su [v] diam tidak mau berkata-kata; bersikap membisu: pencuri itu tetap -- ketika ditanyai oleh polisi yg memeriksanya
bercorak ber.co.rak [v] (1) mempunyai corak; beragi; bergambar (tt kain dsb): bahan yg ~ kecil-kecil lebih cocok untukmu; kain ~ batik Pekalongan; (2) berwarna (pd dasar): pelangi ~ tujuh; kain putih ~ hitam; (3) ki bersifat; berupa (berpaham dsb): perkumpulan ini tidak ~ politik
berdiam ber.di.am [v] (1) tidak berkata apa-apa: ia hanya ~ diri ketika polisi menginterogasinya; (2) tidak berbuat apa-apa: ia masih ~ saja walaupun orang sudah mengingat- kannya
berfusi ber.fu.si [v] bergabung; meleburkan diri: kedua partai politik itu telah ~
bergerak ber.ge.rak [v] (1) berpindah dr tempat atau kedudukan (tidak diam saja): pasukan telah ~; (2) (mulai) melakukan suatu usaha; mengadakan aksi; berusaha giat (dl lapangan politik, sosial): mereka ~ untuk memperbaiki nasib
berita acara catatan laporan yg dibuat (oleh polisi) mengenai waktu terjadi, tempat, keterangan, dan petunjuk lain tt suatu perkara atau peristiwa
berita kriminal berita atau laporan tt kejahatan yg diperoleh dr polisi
berjarum ber.ja.rum [v] (1) ada jarumnya; memakai jarum: alat pengukur gas itu ~ merah; (2) (sedang) disuntik; diinjeksi: anak-anak sedang ~ TCD di poliklinik
berkacau ber.ka.cau [v] (1) bercampur aduk tidak keruan; sudah campur betul: aduklah telur dan tepung itu hingga ~ betul, kemudian masukkan gula ke dalamnya; (2) bercampur aduk (tidak dibeda-bedakan; bertukar-tukar dng; keliru dng): banyak masalah pribadi yg ~ dng masalah politik
berkiprah ber.kip.rah [v] melakukan kegiatan dng semangat tinggi; bergerak (di bidang); berusaha giat dl bidang (politik dsb): kita sedang ~ untuk melaksanakan pembangunan di segala bidang
berlagak ber.la.gak [v] (1) menyombongkan diri: baru jadi anggota Hansip, ia sudah ~ , apalagi jadi tentara; (2) berlaku spt (pemberani, orang pandai, dsb); berpura-pura: ketika ditanya polisi, ia ~ tidak tahu-menahu
berorasi ber.o.ra.si [v] berpidato; berkhotbah: sebelum acara dimulai, sejumlah reformis -; para politisi dilarang keras -- di kampus-kampus
berpadu ber.pa.du [v] (1) menjadi satu benar; luluh dan bercampur menjadi satu: angin laut dan desir ombak ~ suara; (2) beku dan menjadi keras (tt darah, air gula, dsb): darahnya ~; (3) kukuh krn telah disatukan: partai-partai politik ~ dl satu asas, Pancasila; (4) bercampur (dng): suka dan duka ~ mengharu hati
berpartai ber.par.tai [v] menjadi pengikut (anggota) salah satu partai politik
berpimpin jari ber.pim.pin jari berpegangan (bergandengan) tangan: dua sejoli itu turun dr mobil ~ tangan
bersangkut paut ber.sang.kut pa.ut [v] (1) berhubungan; berkaitan; mempunyai pertalian: masalah itu tidak -- dng kegiatan politik; (2) berkepentingan: yg -- dng urusan keuangan supaya berhubungan dng bendahara
bersangkutan ber.sang.kut.an [v] (1) berhubungan; bertalian: persoalan yg tidak -- dng usaha kita perlu dibicarakan dl rapat ini; (2) terlibat (dl suatu perkara, persoalan, dsb): beberapa orang yg -- dl perkara itu sudah ditahan polisi; (3) berkepentingan: mereka yg -- dapat berhubungan langsung dng kepala kantor
berselimut ber.se.li.mut [v] (1) memakai selimut; berselubung: tidur --; (2) ki menggunakan sesuatu untuk menyembunyikan maksud jahat dsb: banyak anasir jahat yg -- gerakan politik dan agama
berseragam ber.se.ra.gam [v] memakai pakaian seragam: tamunya -- polisi
bertanding ber.tan.ding [v] (1) berlawanan (dl berlomba, beradu tenaga, dsb): regu voli A ~ dng regu B di babak final; (2) seorang lawan seorang: mereka tidak berani ~ , beraninya main keroyokan; (3) ada bandingnya (imbangannya, lawannya): kecantikannya tiada ~ di seluruh negeri; (4) melawan; menyaingi; menyamai: pemain muda berbakat itu sekarang sudah sanggup ~ dng pemain kawakan yg sudah punya nama
bertemu ber.te.mu [v] (1) ditemukan; diperoleh; terdapat di; kedapatan di: batu permata seelok ini tidak akan ~ di negara ini; (2) berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; (3) mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; (4) berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; (5) menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb: dua sungai itu ~ di dekat laut; tepi langit ~ dng permukaan laut; (6) sesuai atau cocok (perkataan dng perbuatan, teori dng praktik, dsb); janjinya tidak pernah ~; teori yg tidak ~ dl praktik; (7) benar-benar terjadi (tt ramalan, dugaan, dsb); (8) sampai atau tercapai (tt harapan, cita-cita, dsb): apa yg kuimpikan seminggu yg lalu, ~ juga pd hari ini; (9) dapat atau kena (bahaya, bencana, dsb): ~ dng bahaya maut; ~ muka dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai)
bertentangan ber.ten.tang.an [v] (1) berhadapan; berhadap-hadapan: rumah saya ~ dng rumah Pak Camat; (2) berlawanan; tidak selaras: perasaan tidak selamanya ~ dng pikiran; (3) bersalahan (dng); tidak sesuai (tidak selaras, tidak cocok) dng: tindakan pemecatan buruh itu ~ dng jiwa Pancasila; (4) berselisih pendapat (paham dsb); bermusuhan; tidak sepaham (sependapat): sekarang partai politik tidak lagi ~ dl soal penghayatan dan pengamalan Pancasila
berurusan ber.u.rus.an [v] (1) ada urusan (dng); berhubungan (dng): saya tidak mau ~ dng dia lagi; (2) tersangkut dl suatu hal (perkara kepolisian dsb): krn tidak mau membayar utang, ia harus ~ dng polisi
beslah bes.lah [ark v] mem.bes.lah v menyita: krn tidak dapat membayar utangnya, mereka -- rumah dan seluruh harta bendanya; polisi -- semua barang hasil curian itu
bhayangkara bha.yang.ka.ra [n] pangkat golongan tamtama dl kepolisian di bawah bintara yang mencakupi bhayangkara utama satu, bhayangkara utama dua, bhayangkara utama muda, bhayangkara kepala, bhayangkara satu, dan bhayangkara dua
bhayangkara dua pangkat tamtama peringkat terendah dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara satu (tanda pangkatnya satu balok lurus mendatar berwarna merah ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara kepala pangkat tamtama peringkat keempat dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara utama muda, satu tingkat di atas bhayangkara satu (tanda pangkatnya tiga balok lurus mendatar merah yg ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara satu pangkat tamtama peringkat kelima dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara kepala, satu tingkat di atas bhayangkara dua (tanda pangkatnya dua balok lurus mendatar berwarna merah ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara utama dua pangkat tamtama peringkat kedua dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara utama satu, satu tingkat di atas bhayangkara utama muda (tanda pangkatnya dua bengkok merah menyerupai huruf V yg ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara utama muda pangkat tamtama peringkat ketiga dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara utama dua, satu tingkat di atas bhayangkara kepala (tanda pangkatnya satu bengkok merah menyerupai huruf V yg ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara utama satu pangkat tamtama peringkat pertama dl kepolisian, satu tingkat di bawah sersan dua polisi, satu tingkat di atas bhayangkara utama dua (tanda pangkatnya tiga bengkok merah menyerupai huruf V yg ditempatkan di lengan baju);
bidara bi.da.ra [n] pohon yg banyak tumbuh di tepi laut, Zizyphus rotundifolia (banyak macamnya, spt -- cina, Zizyphus jujuba
bidara laut Eurycoma longifolia
bingkas bing.kas , mem.bing.kas v (1) mengganjal atau melenting dng cepat; terlepas meloncat: jebakannya --; (2) bangkit (berdiri, meloncat, dsb) dng cepat: penjahat itu segera -- dr duduknya ketika melihat polisi datang
bintara bin.ta.ra [n] (1) kelompok pangkat dl ketentaraan, satu tingkat di bawah kelompok perwira pertama dan satu tingkat di atas kelompok tamtama, meliputi pembantu letnan satu, pembantu letnan dua, sersan mayor, sersan kepala, sersan satu, dan sersan dua; (2) kelompok pangkat dl kepolisian, satu tingkat di bawah kelompok bintara tinggi dan satu tingkat di atas kelompok tamtama, meliputi sersan mayor polisi, sersan kepala polisi, sersan satu polisi, dan sersan dua polisi
bintara tinggi kelompok pangkat dl kepolisian, satu tingkat di bawah kelompok perwira pertama dan satu tingkat di atas kelompok bintara, meliputi ajun inspektur polisi satu dan ajun inspektur polisi dua
birah bi.rah [n] talas yg besar dan gatal, umbinya enak setelah direbus dsb; Alocasia indica (ada bermacam-macam, spt -- air, Aglonema marantifolium, -- hitam, Alocasia danudata); (2) a ki gatal
birit bi.rit [n] pantat , ter.bi.rit-bi.rit v berlari cepat-cepat (krn ketakutan dsb): dia -- menuju kantor polisi
bius bi.us [n] (1) obat untuk membuat orang kehilangan rasa kesadarannya (spt pd waktu akan dioperasi supaya tidak merasa sakit); (2) ki politik (kebudayaan, ajaran, dsb) yg membuat orang lain tidak insaf akan keadaan dirinya atau keadaan yg sebenarnya [n] masyarakat wilayah yg besar di daerah Samosir, Sumatra Utara
blastostil blas.tos.til [n Zool] polip yg telah berubah bentuk dan berfungsi membentuk ubur-ubur
blok [n] (1) gulungan (cita dsb): dibelinya kain putih dua --; (2) deretan beberapa buah rumah yg tidak terpisah-pisah: rumah -- A disediakan untuk para perwira menengah; (3) bagian dr kampung yg besar yg dibatasi oleh jalan: Kebayoran Baru dibagi menjadi beberapa --; (4) persatuan beberapa negara (partai politik dsb) untuk memperkuat kedudukannya: partai-partai kanan merupakan -- penyokong pemerintah; (5) Olr pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dl olahraga tenis)
bola gelinding boling
bom laut bom yg dilemparkan ke dl laut (untuk menghancurkan kapal selam); -- molotov bom bakar sederhana berisi kerosin: para demonstran melempari polisi dng -- molotov
bonet bo.net [n] (1) kopiah atau topi kecil terbuat dr kain halus dan tanpa pinggiran; (2) Kat tutup kepala bersudut tiga atau empat yg dipakai rohaniwan Katolik (untuk pastor berwarna hitam, untuk uskup berwarna ungu, untuk kardinal berwarna merah, dan untuk paus berwarna putih)
borkol bor.kol [Lihat {brokoli}]
brigadir bri.ga.dir [n] , -- jenderal polisi pangkat perwira tinggi peringkat keempat dl kepolisian, satu tingkat di bawah inspektur jenderal polisi, satu tingkat di atas senior superintenden (tanda pangkatnya satu bintang emas yg ditempatkan di bahu baju)
bubuhan bu.buh.an [n] (1) sesuatu yg dibubuhkan; (2) Ling imbuhan [ark n] anggota partai politik (di Banjarmasin)
buron bu.ron [n] orang yg (sedang) diburu (oleh polisi); orang yg melarikan diri (krn dicari polisi)
buruan bu.ru.an [n] (1) binatang yg diburu; (2) orang atau penjahat yg dicari polisi untuk ditangkap; buron
ca [n] masakan terbuat dr campuran daging (udang) dan sayur-mayur (jamur, petai, brokoli, rebung, kembang kol), sedikit kaldu dan tepung kanji: -- udang
cacing palolo cacing poliket yg hidup di pantai Lautan Teduh bagian selatan; Eunice aphroditois
Cakrabirawa Cak.ra.bi.ra.wa [n] resimen yg merupakan pasukan gabungan dr Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Kepolisian Republik Indonesia yg bertugas khusus menjaga keamanan Presiden Republik Indonesia (pd masa pemerintahan Presiden Soekarno)
camau ca.mau [n] (1) pohon yg akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit kencing nanah; Dracaena angustifolia; (2) akar camau
catur ca.tur [n Olr] (1) permainan oleh dua orang, dilengkapi dng buah catur sebanyak 16 buah berwarna hitam dan 16 buah lagi berwarna putih, masing-masing terdiri atas 8 bidak (pion), 2 benteng, 2 gajah (menteri), 2 kuda, 1 permaisuri atau wazir, dan 1 raja; (2) sekak dan papan catur yg berpetak-petak (64 petak) hitam putih atau kuning putih [n] , per.ca.tur.an n (1) perbincangan; pembicaraan; perdebatan: ia berlagak bodoh atas semua ~ ini; (2) ki siasat politik; perjuangan politik: ~ internasional; ~ uang
caturwangsa ca.tur.wang.sa [n] empat unsur gabungan badan pemerintah ygmencakupi kepolisian, kejaksaan, kehakiman, dan Bakorstanas
cemara ce.ma.ra [n] (1) secekak bulu kuda (lembu, kerbau, dsb) yg dipakai sbg hiasan pd tombak dsb, (2) secekak bulu ekor kuda dsb yg diberi tangkai untuk berkipas, mengusir lalat, dsb; (3) secekak rambut yg dipakai untuk memperbesar konde atau sanggul; (4) benda yg rupanya spt bulu ekor kuda atau lembu (msl bulu pd buah jagung) [n] pohon yg berbatang tinggi lurus spt tiang, daunnya kecil-kecil spt lidi; eru; Casuarina eqnisetifolia
cempera cem.pe.ra [ark v] , ber.cem.pe.ra v berhamburan; bercerai-berai: penjudi-penjudi itu pun ~ krn ada polisi yg mendatanginya
cendana kering cendana yg sudah tidak berbau harum lagi; (2) ki orang yg sudah tidak berguna lagi; -- kuning cendana yg kayunya berwarna kuning, -- semut Exocarpus latifolia
cengkering ceng.ke.ring [n] pohon yg berduri besar dan berdaun kecil, sebangsa dedap; Erythrina ovalifolia
cerdik cer.dik [a] (1) cepat mengerti (tt situasi dsb) dan pandai mencari pemecahannya dsb; panjang akal: jika jadi pedagang, selain harus pandai berdagang, harus -- pula; (2) banyak akalnya (tipu muslihatnya); licik; licin: dia seorang penipu yg -- , lima kali berhasil lolos dr penangkapan polisi
cirit pedet [Tern] penyakit yg sangat menular pd anak sapi yg ditandai menceret terus-menerus, dapat menyebabkan kematian pd anak sapi yg berumur sepuluh hari, pd umumnya disebabkan oleh bakteri; Escherichia coli
corak co.rak [n] (1) bunga atau gambar (ada yg berwarna-warna) pd kain (tenunan, anyaman, dsb): -- kain sarung ini kurang bagus; besar-besar -- kain batik itu; (2) berjenis-jenis warna pd warna dasar (tt kain, bendera, dsb): dasarnya putih, -- nya merah; (3) ki sifat (paham, macam, bentuk) tertentu: perkumpulan itu tidak tentu -- nya; -- politiknya tidak tegas
culi cu.li [Lihat {coli}]
daerah serang daerah untuk mulai melakukan serangan bagi para pemain baris depan dl permainan voli
dafnah daf.nah [n] pohon yg selalu berwarna hijau, tingginya 2-8 m, terdapat di Eropa Selatan, karangan daunnya biasa dipakai sbg tanda kehormatan bagi para olahragawan di gelanggang Olimpiade; Laurus nobilis
daftar muatan [Lay] daftar yg memuat jenis barang, jumlah, dan berat koli, pelabuhan yg akan dituju dan muatan yg akan dikapalkan
dagang sapi [ki] permufakatan politik di antara partai untuk memenuhi keinginan masing-masing; perihal tawar-menawar dl pembentukan kabinet parlementer di antara partai politik
dakron dak.ron [n] nama niaga untuk serat tekstil poliester
darah rendah keadaan tekanan darah yg berada di bawah normal, tekanan sistolik kurang dr 100 mm Hg; (2) penyakit yg disebabkan oleh tekanan darah yg menurun secara tidak normal
darah tinggi keadaan tekanan darah yg berada di atas normal, tekanan sistolik lebih tinggi dr 160 mm Hg; (2) penyakit yg disebabkan oleh tekanan darah yg naik secara tidak normal
daun kelopak [Bot] satuan atau unsur kelopak yg bersifat polisepal; sepal
daun kepialu daun pohon lakum, biasanya dipakai untuk mengobati penyakit demam; Vitis trifolia
daun mahkota [Bot] satuan atau unsur mahkota yg bersifat polipetal; petal
deideologisasi de.i.de.o.lo.gi.sa.si [n] berhentinya proses pendalaman (penyebaran) ideologi: negara itu dl melaksanakan politik luar negerinya sekarang tidak akan melakukan --
demografi de.mo.gra.fi [n] ilmu tt susunan, jumlah, dan perkembangan penduduk; ilmu yg memberikan uraian atau gambaran statistik mengenai suatu bangsa dilihat dr sudut sosial politik; ilmu kependudukan
demokrasi formal corak pemerintahan yg semata-mata dilihat dr ada atau tidaknya lembaga politik demokrasi spt perwakilan rakyat
demokrasi langsung corak pemerintahan demokrasi yg dilakukan secara langsung oleh semua warga negara, msl dl membuat keputusan politik
demokrasi liberal sistem politik dng banyak partai, kekuasaan politik berada di tangan politisi sipil yg berpusat di parlemen; demokrasi parlementer
demokrasi tidak langsung corak pemerintahan demokrasi yg dilakukan melalui badan perwakilan rakyat yg dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kpd rakyat (warga negara diberi hak turut serta menentukan keputusan politik melalui badan perwakilan rakyat)
denawa de.na.wa [Lihat {danawa}] [ark n] pegawai polisi desa; pesuruh desa
depang de.pang [v] men.de.pang v (1) merentangkan kedua belah tangan ke kanan ke kiri; (2) menghadang (merintangi dsb) dng kedua belah tangan direntangkan ke kanan dan ke kiri: di ujung jalan berdiri seorang polisi ~ setiap kendaraan yg melanggar peraturan
detasemen de.ta.se.men [n Mil] satuan tentara atau polisi yg berada di suatu tempat untuk menjalankan tugas yg bersifat sementara
detektif de.tek.tif [n] polisi rahasia; reserse
detente de.ten.te [n] peredaan ketegangan (dl hubungan antarnegara dsb): semoga politik -- antara kedua negara itu dapat dipertahankan
Deuterokanonika Deu.te.ro.ka.no.ni.ka [n Kat] Kitab Perjanjian Lama yg aslinya ditulis dl bahasa Yunani, dan diakui sbg bagian Perjanjian Lama oleh gereja Katolik
diabetes melitus [Dok] gangguan metabolisme karbohidrat krn kelenjar pankreas tidak mampu menyekresi insulin yg cukup dng gejala adanya gula dl urine, turunnya bobot badan, selalu haus dan lapar, dan banyak kencing; keadaan kekurangan insulin dng akibat glukosa tidak dapat diolah oleh badan sehingga kadar glukosa dl darah meninggi dan dikeluarkan dl urine
dinas intelijen [Pol] dinas dl angkatan bersenjata atau badan khusus negara yg menyelidiki segala aliran politik di dl negeri dan kegiatan politik oleh agen dr negara lain
dioses di.o.ses [n] wilayah keuskupan Katolik
disimilasi di.si.mi.la.si [n] (1) tindakan atau hal membuat berbeda; (2) Kim proses yg mengakibatkan penguraian senyawa atau zat organik; (3) Bio katabolisme; (4) Ling proses yg mengakibatkan dua hal yg sama menjadi tidak sama, msl pasangan bunyi r dan r dihindarkan dan menjadi l dan r, spt kata belajar (dr berajar), telantar (dr terantar)
disinfektan dis.in.fek.tan [n] bahan kimia (spt lisol, kreolin) yg digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik; obat untuk membasmi kuman penyakit
doktrin dok.trin [n] (1) ajaran (tt asas suatu aliran politik, keagamaan; (2) pendirian segolongan ahli ilmu pengetahuan, keagamaan, ketatanegaraan) secara bersistem, khususnya dl penyusunan kebijakan negara: dl sejarah Amerika kita kenal -- Monroe
dominasi do.mi.na.si [n] (1) penguasaan oleh pihak yg lebih kuat thd yg lebih lemah (dl bidang politik, militer, ekonomi, perdagangan, olahraga, dsb); (2) Ling hal tergantungnya suatu konstituen sintaktis pd simpai di atasnya
ekabahasa eka.ba.ha.sa [a] hanya memahami dan menggunakan satu bahasa; bersifat monolingual
ekologi bahasa penyelidikan tt interaksi antara bahasa dan lingkungannya, spt yg terdapat dl etnolinguistik dan sosiolinguistik
eksistensi ek.sis.ten.si [n] hal berada; keberadaan: partai-partai yg -- nya memang tidak dapat dipertahankan lagi, dipersilakan mundur dr percaturan politik
ekskresi eks.kre.si [n Bio] pengeluaran atau pembuangan ampas hasil metabolisme yg tidak dibutuhkan oleh tubuh
ekspansi ek.span.si [n] (1) perluasan wilayah suatu negara dng menduduki (sebagian atau seluruhnya) wilayah negara lain; perluasan daerah: dl Perang Dunia II beberapa negara Asia Tenggara telah menjadi sasaran politik -- Jepang; (2) Fis pemuaian (khususnya gas dan uap): -- gas terjadi apabila gas itu kita panaskan; (3) Ek perluasan peredaran uang ke dl sirkulasi
ekspansionisme ek.span.si.o.nis.me [n] politik atau tindakan melakukan ekspansi, terutama ekspansi wilayah, oleh suatu bangsa
ekstra eks.tra [n] (1) tambahan di luar yg resmi: gaji --; (2) sangat; luar biasa: rute tsb tergolong -- berat krn melewati rimba belantara; -- hati-hati hati-hati sekali: usaha menjinakkan bom itu harus dilakukan secara -- hati-hati; -- keras lebih dr keras: polisi harus bekerja -- keras mengungkap kasus pembunuhan itu
ekstraparlementer eks.tra.par.le.men.ter [a] di luar parlemen, asal mula pembentukan partai politik berdasarkan prakarsa orang-orang yg berada di luar parlemen
elektrode elek.tro.de [n] (1) dua kutub (anode, katode) dr baterai listrik; (2) lempeng logam atau kawat untuk mengalirkan arus listrik dl elektrolit
elektrometalurgi elek.tro.me.ta.lur.gi [n Metal] cabang metalurgi yg berkaitan dng penggunaan aliran listrik untuk proses elektrolit atau sbg sumber panas
eminensi emi.nen.si [n] (1) keunggulan; kedudukan tinggi: ia mencapai -- sbg olahragawan bulu tangkis; (2) orang yg unggul, ternama, dsb; orang yg berkedudukan tinggi; (3) gelar bagi para kardinal gereja Katolik
endus en.dus [Jk v] meng.en.dus v (1) mencium (bau): kami ~ bau yg tidak enak; (2) ki mulai mengetahui (sadar dsb): polisi sudah ~ jejak pencuri itu
epoksi epok.si [Kim] (1) a mengandung atom oksigen dl lingkar organik; (2) n plastik hasil polimerisasi senyawa epoksi
eru [n] pohon cemara; Casuarina equisetifolia
etnografi komunikasi [Ling] bidang etnolinguistik atau sosiolinguistik tt bahasa dl hubungannya dng semua variabel di luar bahasa
faksi fak.si [n Pol] kelompok di dl suatu partai politik, yg umumnya anggotanya para politisi yg mencoba menonjolkan diri dng cara-cara oportunistis atau dng cara mendorong perpecahan di dl partai politiknya, bahkan di dl negara secara keseluruhan
fanatik fa.na.tik [a] teramat kuat kepercayaan (keyakinan) thd ajaran (politik, agama, dsb): tokoh partai itu berada di tengah-tengah pengikutnya yg --
fanatisme fa.na.tis.me [n] keyakinan (kepercayaan) yg terlalu kuat thd ajaran (politik, agama, dsb)
farmakokinetika far.ma.ko.ki.ne.ti.ka [n] studi tt absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi obat dl tubuh
febrin fe.brin [n Kim] protein darah yg tidak dapat beku, yg dihasilkan dr hidrolisis fibrinogen oleh kerja trombin
feodalisme fe.o.dal.is.me [n] (1) sistem sosial atau politik yg memberikan kekuasaan yg besar kpd golongan bangsawan; (2) sistem sosial yg mengagung-agungkan jabatan atau pangkat dan bukan mengagung-agungkan prestasi kerja; (3) sistem sosial di Eropa pd Abad Pertengahan yg ditandai oleh kekuasaan yg besar di tangan tuan tanah
fermentasi fer.men.ta.si [n] (1) peragian; (2) Kim penguraian metabolik senyawa organik oleh mikroorganisme yg menghasilkan energi yg pd umumnya berlangsung dng kondisi anaerobik dan dng pembebasan gas
filamen fi.la.men [n] (1) benda yg berbentuk spt benang yg tipis; (2) Bot tangkai sari; -- poliester bahan untuk membuat kain celana: -- poliester digunakan pabrik tekstil sbg bahan baku
firasat fi.ra.sat [n] (1) keadaan yg dirasakan (diketahui) akan terjadi sesudah melihat gelagat: rupanya dia sudah mendapat -- bahwa tidak lama lagi polisi akan membekuknya; (2) kecakapan mengetahui (meramalkan) sesuatu dng melihat keadaan (muka dsb): menurut -- ku, ia adalah orang yg bijaksana; (3) pengetahuan tt tanda-tanda pd badan (tangan dsb) untuk mengetahui tabiat (untung malang dsb) orang: setengah orang percaya benar kpd ilmu --; (4) keadaan muka (mata, bibir, dsb) yg dihubung-hubungkan dng tabiat orangnya (untuk mengetahui tabiat orang): menilik -- nya orang itu keras hati sebab rambutnya tebal dan kaku
flop [n Olr] gaya lompat tinggi dng gerak jungkir balik di udara dan menyentak-nyentakkan kaki: Fosbury Flop atlet dr Amerika Serikat pd Olimpiade ke XIX di Meksiko tahun 1968 melakukan untuk pertama kali teknik lompat tinggi -- [Bld n] kegagalan
forensik fo.ren.sik [n] (1) cabang ilmu kedokteran yg berhubungan dng penerapan fakta-fakta medis pd masalah-masalah hukum; (2) ilmu bedah yg berkaitan dng penentuan identitas mayat seseorang yg ada kaitannya dng kehakiman dan peradilan: polisi belum bisa menjelaskan identitas korban krn masih menunggu hasil pemeriksaan yg diselidiki oleh tim --
front [n] (1) bagian terdepan; garis depan; (2) medan pertempuran; (3) gerakan kesatuan atau gerakan bersama dl mencapai suatu tujuan politik atau ideologi
gaduh ga.duh [a] rusuh dan gempar krn perkelahian (percekcokan dsb); ribut; huru-hara: yg membuat -- telah ditahan polisi [n] sistem bagi hasil dl usaha pertanian atau peternakan (biasanya separuh atau sepertiga dr hasil untuk penggaduh)
gadungan ga.dung.an [a] (1) palsu; bukan yg sebenarnya (tt orang yg menyamar sbg polisi, pemimpin, dsb); (2) jadi-jadian (tt manusia yg menjadi harimau dsb): harimau --
galing-galing ga.ling-ga.ling [n] tumbuhan yg kayunya biasa dibuat tajuk perahu; kepialu; Vitis trifolia
gambus gam.bus [n] (1) alat musik petik mirip kecapi (mandolin) berasal dr Arab, biasanya diiringi gendang; (2) orkes dng gambus sbg alat musik utamanya
garis serang garis yg membatasi daerah serang dng daerah belakang dl permainan bola voli
gel [n Kim] larutan koloid setengah padat, terbentuk dr zat polimer yg tidak larut dl air, msl larutan pati dl air yg menyerupai lem
gendarmeri gen.dar.me.ri [n] (1) pasukan polisi militer; (2) korps polisi militer; (3) asrama korps polisi militer
gerakan ge.rak.an [n] (1) perbuatan atau keadaan bergerak (air, laut, mesin); (2) pergerakan, usaha, atau kegiatan dl lapangan sosial (politik dsb): ~ kaum buruh
gerantang ge.ran.tang [n] (1) bunyi (suara) ramai tidak keruan; (2) ki suara keras untuk menakut-nakuti; gertak [Bl n] alat musik sejenis calung dng beberapa bumbung yg panjangnya berbeda-beda dan tersusun pd sebuah rak, dimainkan dng dua pemukul, digunakan dl gamelan kolintang dan angklung
gerebek ge.re.bek [Lihat {garebek}] [Jk v] , meng.ge.re.bek v mendatangi dng tiba-tiba untuk menangkap (menggeledah, menyergap, dsb) yg dilakukan orang banyak: polisi ~ orang yg sedang bermain judi itu
gereja ge.re.ja [n] (1) gedung (rumah) tempat berdoa dan melakukan upacara agama Kristen: di situ ada -- yg besar; (2) badan (organisasi) umat Kristen yg sama kepercayaan, ajaran, dan tata cara ibadahnya ( -- Katolik, -- Protestan, dsb)
gerpol ger.pol [n akr] gerakan politik: mereka melancarkan -- untuk mempengaruhi penduduk
ginjal gin.jal [n] (sepasang) organ tubuh (berbentuk spt biji kacang merah, terletak di dekat tulang belakang), berfungsi mengeluarkan atau memisahkan produk buangan metabolisme dr darah; buah pinggang
giring gi.ring [v] meng.gi.ring v (1) menghalau binatang ke suatu tempat: ia ~ lembu ke kandang; (2) mengantarkan (membawa) penjahat dsb ke suatu tempat: polisi itu ~ para penjahat ke rumah tahanan; (3) cak membawa lari bola dng kaki: ia mendapat bola dan terus ~ nya ke mulut gawang lawan [n] tumbuhan yg boleh dipakai untuk pupuk hijau; Crotalaria [a] jinak dan dapat pulang masuk kandang sendiri (tt merpati): burung merpati yg sudah -- dan sudah cukup umur untuk mulai bertelur harganya lebih mahal;
glasnos glas.nos [n] keterbukaan, baik ucapan maupun kebijaksanaan dan kemauan politik yg dilaksanakan secara berani serta konsekuen (di Uni Soviet dahulu)
glikosida gli.ko.si.da [n Kim] senyawa asal gula dng zat yg dapat terhidrolisis menjadi penyusunnya
globalisme glo.bal.is.me [n] paham kebijakan nasional yg memperlakukan seluruh dunia sbg lingkungan yg layak diperhitungkan, terutama untuk bidang ekonomi dan politik: masyarakat dunia kini sedang menghadapi tujuan-tujuan baru, -- yg memukau, tetapi juga mengkhawatirkan
golak go.lak [v] ber.go.lak v (1) menggelegak; mendidih berbual-bual: rebuslah kentang dan telur itu ke dl air panas yg ~ selama lima menit; (2) bergelora keras; tidak tenang (tt keadaan politik dsb); terjadi kerusuhan (huru-hara dsb): daerah yg ~ di benua itu makin meluas; (3) rusuh hati (gelisah): hatinya ~ mendengar berita bahwa lamarannya ditolak
golongan fungsional go.long.an fungsional potensi nasional dl masyarakat Indonesia yg tumbuh dan bergerak secara dinamis yg ikut di dl perwakilan secara efektif guna kelancaran jalannya roda pemerintahan dan stabilitas politik
golongan karya go.long.an karya golongan fungsional; (2) (huruf pertama ditulis dng huruf kapital) partai politik berlambang pohon beringin, disingkat Golkar
guram gu.ram [a] suram; muram; tidak bercahaya: betapa sepi dan -- nya hidup saya tahun-tahun terakhir ini [Jw] (1) n kutu pd ayam yg sedang mengeram dsb; (2) a ki kecil dan tidak bermutu: dl percaturan politik partai-partai -- biasanya tersisihkan
guyon gu.yon [Jw v] bergurau: jenderal polisi yg tampak angker dan seram itu ternyata suka --
hak memilih hak untuk memberi suara dl pemilihan umum; (2) hak untuk memberi suara dl masalah politik, khususnya hak atau kekuasaan untuk berperan serta dl memilih atau menolak rencana undang-undang
hal [n] (1) keadaan; peristiwa; kejadian (sesuatu yg terjadi): -- spt itu tidak boleh terjadi lagi; (2) perkara, urusan, soal; masalah: pemuda itu mengadukan -- nya kpd polisi; ia ahli dl -- koperasi; lima -- yg menjadi pokok pertikaian; (3) sebab: apa pula -- nya maka jadi begitu; (4) tentang; mengenai: ceramah -- keluarga berencana [n cak] besi tipis berlapis seng
haluan negara arah, tujuan, pedoman, atau petunjuk resmi politik suatu negara
hamba hukum petugas hukum; pelaksana hukum; polisi
hangat ha.ngat [a] (1) agak panas: masakannya masih --; (2) sedikit lebih dp timbangan (bobot) yg sebenarnya: gula itu -- timbangannya; (3) gembira: kedatangan Menteri Pertanian disambut -- oleh masyarakat tani setempat; (4) genting; tegang: suasana politik -- kembali; (5) baru saja terjadi; masih baru (tt peristiwa, kabar): surat kabar itu selalu memuat berita-berita yg --
harakah ha.ra.kah [Ar n] pergerakan kegiatan dl lapangan sosial (politik dsb)
hasut ha.sut [v] meng.ha.sut v (1) membangkitkan hati orang supaya marah (melawan, memberontak, dsb): ia ditangkap polisi krn ~ rakyat; (2) menggalakkan (anjing): mudah sekali ~ anjing itu
hematite he.ma.ti.te [n Ark] batu merah (krn banyak mengandung zat besi) yg ditumbuk untuk ditaburkan di atas kuburan pd masa mesolitikum
hiperlipemia hi.per.li.pe.mia [n Dok] keadaan patologis akibat kelainan metabolisme lemak darah yg ditandai oleh meningginya kadar kolesterol darah
holmium hol.mi.um [n Kim] logam tanah langka yg terdapat dl gadolinit, ditemukan oleh Soret pd tahun 1879; unsur dng nomor atom 67, berlambang Ho, dan bobot atom 164,9303
hopagen hop.a.gen [Bld n] (1) agen polisi; (2) agen utama
hulubalang hu.lu.ba.lang [n] (1) kepala laskar; pemimpin pasukan; (2) kepala negeri (distrik); (3) prajurit pengawal; (4) polisi desa; dubalang
human hu.man [a] (1) bersifat manusiawi (spt manusia yg dibedakan dr binatang, jin, malaikat); (2) berperikemanusiaan (baik budi, luhur budi, dsb): anggota polisi diharapkan menjadi petugas hukum yg --
identitas iden.ti.tas [n] ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang; jati diri: -- pembunuh itu sudah diketahui polisi
ideologi ide.o.lo.gi [n] (1) kumpulan konsep bersistem yg dijadikan asas pendapat (kejadian) yg memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup: dl pertemuan itu penatar menjelaskan dasar -- negara; (2) cara berpikir seseorang atau suatu golongan: hal itu menjadi makanan empuk bagi -- asing yg ingin menginfiltrasi kita; (3)paham, teori, dan tujuan yg merupakan satu program sosial politik: -- komunis menjadi pegangan bagi negara-negara yg selama ini disebut Blok Timur
ikan jarang-jarang gigi ikan laut, Otolithus
ilmu kewarganegaraan cabang ilmu pengetahuan, khususnya bidang ilmu politik, mengenai hubungan antarwarga negara dan hubungan umum yg menyangkut masalah hak dan kewajiban warga negara thd negara dan sebaliknya
imbibisi im.bi.bi.si [n Bio] penyerapan air ke dl rongga jaringan melalui pori-pori secara pasif, terutama krn daya serap senyawa polisakarida, spt hemiselulosa, pati, dan selulosa
imperialis im.pe.ri.a.lis [n] bangsa (negara) yg menjalankan politik menjajah bangsa (negara) lain; negara yg memperluas daerah jajahannya untuk kepentingan industri dan modal: perasaan dendam kpd -- meluap-luap di dada para pahlawan kemerdekaan kita
imperialisme im.pe.ri.a.lis.me [n] sistem politik yg bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan yg lebih besar
informan in.for.man [n] (1) orang yg memberi informasi: dia adalah -- polisi; (2) orang yg menjadi sumber data dl penelitian; nara-sumber
inggu ing.gu [n] (1) getah tumbuhan yg dikentalkan, baunya tidak sedap, dibuat obat; Asa foetida; (2) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap; Ruta angustifolia [n] ikan poleng; Holacanthus atau Amphiphrion
inspektur in.spek.tur [n] (1) pejabat pemerintah yg bertugas melakukan pemeriksaan; pemeriksa; penilik; pengawas (pendidikan, pajak, perburuhan, dsb); (2) nama pangkat dl kepolisian
inspektur jenderal pejabat pemerintah yg memimpin inspektorat jenderal; (2) nama pangkat dl kepolisian
instabilitas in.sta.bi.li.tas [n] keadaan tidak stabil; ketidakstabilan; ke-tidakmantapan; keadaan goyah; keadaan labil; keadaan rawan (tt keamanan, politik, ekonomi, keadaan mental, dsb): adanya keresahan di kalangan rakyat dapat menimbulkan -- politik
instalasi in.sta.la.si [n El] perangkat peralatan teknik beserta perleng-kapannya yg dipasang pd posisinya dan siap dipergunakan (generator, mesin diesel, bangunan pabrik, dsb): rombongan tamu negara menuju Dumai meninjau -- minyak; -- rehabilitasi lokasi tahanan politik: tempat tahanan politik itu diubah namanya menjadi -- rehabilitasi
integrasi wilayah [Pol] pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat atas unit-unit atau wilayah politik yg lebih kecil yg mungkin beranggotakan kelompok budaya atau sosial tertentu
interetnik in.ter.et.nik [a] hubungan antara etnik (suku, bangsa, ras) yg satu dng etnik yg lain; antaretnik: solidaritas baru -- tidak dapat dibendung lagi krn mobilitas semakin pesat
jala ja.la [n] (1) alat untuk menangkap ikan yg berupa jaring bulat (penggunaannya dng cara menebarkan atau mencampakkan ke air); (2) Olr alat untuk batas pd suatu permainan (dl bola voli, tenis meja, tenis, bulu tangkis) yg berupa jaring atau net yg dipasang pd dua buah tiang sbg pembatas antara dua belah lapangan dan dua pemain atau regu yg bertanding supaya tidak bersentuhan
jalur ja.lur [n] (1) kolom yg lurus; garis lebar; setrip lebar; (2) ruang di antara dua garis pd permukaan yg luas; (3) ruang memanjang di antara dua deret tanaman; (4) rel; (5) Olr ruang memanjang antara dua garis batas lurus; ruang antara garis permainan tunggal dan garis permainan ganda; (6) Kim suatu tahapan atau deret tahapan suatu proses metabolisme [kl n] sampan kecil yg dibuat dr sebatang pohon; perahu belongkang
jalur degradatif jalur metabolisme yg cenderung ke arah degradasi
jawi ja.wi [n] lembu; sapi [n Sas] Melayu: bahasa --; huruf -- [n] beringin yg banyak sekali akar tunjangnya dan banyak tumbuh di tepi sungai atau telaga; Ficus rhododendrifolia
jenderal jen.de.ral [n] (1) kelompok pangkat perwira tinggi dl angkatan darat yg meliputi jenderal besar TNI, jenderal TNI, letnan jenderal TNI, mayor jenderal TNI, dan brigadir jenderal TNI; (2) kelompok pangkat perwira tinggi dl kepolisian yg meliputi jenderal polisi, komisaris jenderal polisi, inspektur jenderal polisi, dan brigadir jenderal polisi; (3) cak orang yg paling berpengaruh (menentukan dsb) dl organisasi
jeruju je.ru.ju [n] tumbuhan semak yg batang dan daunnya berduri-duri melengkung dan tajam; Acanthus ilicifolius
jeruk kingkit perdu yg tingginya 1,55-2,2 m ditanam sbg pagar, buahnya mengandung zat lengket, untuk lem, bijinya direbus untuk obat batuk; Trikasia aurantifolia
jeruk nipis jeruk yg bercabang banyak, buahnya bulat telur, berwarna hijau sampai kuning, kulit buah yg tipis mengandung banyak minyak asiri; Citrus aurantium (aurantifolia)
jori jo.ri [n] pasangan (tt kuda yg dipasang di muka kereta); joli
juru ulas orang yg mengulas soal-soal politik dsb dl surat kabar; komentator; (2) penulis atau penyiar (radio, televisi) yg memberikan ulasan tt suatu peristiwa berdasarkan pandangan dan pendapatnya sendiri
kabinet ekstra parlementer kabinet yg biasanya terbentuk apabila formatur tidak berhasil menyusun kabinet parlementer krn tidak mendapat persesuaian paham dr partai-partai politik besar di dl parlemen
kacang kara kacang yg pohonnya merambat, buahnya buah polong (sekitar 5-7 cm), lebar dan kurang berdaging, kalau sudah tua berwarna hijau keputih-putihan; Dolichos lablab
kakap ka.kap [n] ikan laut yg buas, berbadan lebar dan pipih berwarna putih atau merah, panjangnya dapat mencapai satu meter, dagingnya enak, hidupnya di laut dekat pantai, kadang-kadang masuk sungai; Lates calcarifer; (2) a ki berukuran besar atau tinggi secara fisik atau kualitas (tt penjahat, perusahaan, dsb); penting (tt berita dsb): pengusaha --; koruptor -- [n] (1) perahu yg sempit dan rendah; (2) kapal perang lama, bentuknya spt kakap [v] , me.nga.kap v meronda (berpatroli); mengintai-intai (musuh) [n] daun sirih yg di bawah, kasar dan kaku; sirih kerakap [Mk v] pegang
kampanye kam.pa.nye [n] (1) gerakan (tindakan) serentak (untuk melawan, mengadakan aksi, dsb); (2) kegiatan yg dilaksanakan oleh organisasi politik atau calon yg bersaing memperebutkan kedudukan dl parlemen dsb untuk mendapat dukungan massa pemilih dl suatu pemungutan suara
kanan ka.nan [n] (1) arah, pihak, atau sisi bagian badan kita yg tidak berisi jantung; sisi (pihak) yg merupakan lawan dr kiri; (2) Pol partai atau golongan yg berhaluan moderat, yaitu berdasarkan asas keagamaan, kebangsaan, atau tradisi yg sudah ada di dl percaturan politik dalam negeri sbg lawan golongan kiri yg berhaluan keras dan berdasar pd sosialisme
kandang monyet bangunan kecil tempat jaga (di muka markas polisi, tentara, dsb); rumah monyet
kapak genggam kapak yg digunakan pd zaman paleolitikum dng cara digenggam
kapak lonjong kapak yg berpenampang lonjong, berasal dr kebudayaan neolitikum
kapak penetak kapak yg digunakan pd masa paleolitikum awal (hanya ditemukan di kawasan Asia, sezaman dng kebudayaan kapak genggam di Eropa
kapak persegi kapak yg berasal dr masa kebudayaan neolitikum (di Indonesia bagian barat)
kapas benggala Gossypium vitifolium
kapitalis birokrat [Pol] orang yg mempunyai kedudukan di dl lembaga pemerintah atau di dl organisasi politik yg menyalahgunakan kekuasaan dan kedudukan untuk memperkaya golongan atau diri sendiri
kara ka.ra [n] tumbuhan berbuah polongan, pohonnya merambat, buahnya sepanjang 5-7 cm, lebar dan kurang berdaging, kalau sudah tua berwarna hijau keputih-putihan; Dolichos lablab
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
kartu kuning [Olr] kartu yg dikeluarkan wasit sbg tanda peringatan thd pemain atau pelatih (sepak bola atau voli) krn pelanggaran yang dilakukan; (2) ki tanda peringatan
kartu merah kar.tu me.rah [n Olr] kartu yg dikeluarkan oleh wasit kpd pemain atau pelatih (dl sepak bola atau voli) sbg tanda pengusiran ke luar lapangan krn pelanggaran yg dilakukan sehingga pemain harus meninggalkan lapangan dan tidak dapat bertanding pd putaran berikutnya, sedangkan pelatih tidak dapat mendampingi pemain selama pertandingan berlangsung
kartun kar.tun [n] (1) film yg menciptakan khayalan gerak sbg hasil pemotretan rangkaian gambar yg melukiskan perubahan posisi; (2) gambar dng penampilan yg lucu, berkaitan dng keadaan yg sedang berlaku (terutama mengenai politik)
kasabandiah ka.sa.ban.di.ah [n] mayat yg tetap utuh meskipun sudah dikubur bertahun-tahun: kasus pencurian mayat -- telah dibongkar polisi
kaset video alat elektrolitik perekam gambar dan suara
kasuarina ka.su.a.ri.na [n] pohon yg hidup di daratan atau pantai, kayunya berukuran besar dan berat, kulit pohonnya dapat digunakan sbg obat diare, disentri, dsb; Cassuarina equiaetifolia
kata- ka.ta- [bentuk terikat] (1) turun; menurun: katabolisme; (2) bawah: katakomba
kataklisme ka.tak.lis.me [n] (1) banjir besar; (2) huru-hara hebat; (3) perubahan sosiopolitik yg membawa malapetaka
katode ka.to.de [n] (1) El kutub negatif dr sel elektrolit; (2) El kutub positif sel primer atau baterai penyimpan (basah) yg mengalirkan arus; (3) Fis elektrode yg bermuatan elektrik negatif
katwal kat.wal [ark n] (1) pegawai polisi; (2) komisaris polisi
kaukus kau.kus [n] pertemuan tertutup antartokoh partai politik untuk merencanakan strategi, kebijakan, ataupun program yg akan dikemukakan dl pertemuan terbuka partai
kaum konfederasi kelompok yg pro perbudakan, bahkan menghendaki pemerintahan sendiri yg lepas dr pemerintah pusat (di Amerika Serikat); -- mapan kelompok orang yg sudah mapan dl hal sosial, ekonomi, dan politik (biasanya kalangan eksekutif): bagi ~ mapan, pergaulan tidak saja sekadar hubungan sosial, tetapi sudah diidentikkan dng hubungan bisnis
kawal sambang peronda; patroli
kayu samidra pohon yg kayunya biasa dibuat arang; Acronyclua laurifolia
keamanan ke.a.man.an [n] keadaan aman; ketenteraman: polisi bertugas menjaga (memelihara) ~ dan ketertiban
kebel ke.bel [n] pohon yg tumbuh di pantai, Eurycoma longifolia
keekabahasaan ke.e.ka.ba.ha.sa.an [n] keadaan ekabahasa; monolingualisme
keempat-empatnya ke.em.pat-em.pat.nya [n] seluruhnya yg terdiri atas empat (orang dsb): kawanan perampok itu ~ sudah dapat ditangkap polisi
kekisruhan ke.kis.ruh.an [n] keadaan (perihal) kisruh; ketidakberesan (krn adanya penyimpangan dr peraturan, perkiraan, dsb); kekacauan: ~ politik dapat diselesaikan secara damai
kelas baru [Pol] sekelompok orang yg memiliki hak istimewa dl bidang politik dan ekonomi krn monopoli administratif yg dipegangnya
kelas penguasa [Pol] sekelompok kecil orang dl masyarakat yg melakukan semua fungsi politik, monopoli kekuasaan, dan memperoleh hak-hak istimewa
kelembahang ke.lem.ba.hang [n] (1) tumbuhan terna yg daunnya menyebabkan gatal pd kulit apabila tersentuh; jelatang; Alocasia ovalifolia; (2) daun kelembahang
kelenjar gondok [Dok] kelenjar endokrin pd manusia yg terdapat pd leher dan menghasilkan hormon tiroksin yg berfungsi untuk mengatur kecepatan metabolisme di dl tubuh; tiroid
kelompok pendesak [Antr] kelompok yg mempunyai kekuatan tertentu sehingga dipakai oleh suatu kelompok untuk mempengaruhi kelompok lain dl percaturan politik
kelompok sekepentingan [Antr] kelompok yg warganya terikat krn perhatian dan kepentingan yg sama dl kehidupan ekonomi, sosial, politik, agama, atau kesenian
keluarga berantakan keluarga yg integritas, hubungan akrab, dan solidaritasnya telah rusak oleh ketegangan dan konflik
kelunak ke.lu.nak [n] ubi yg kasar dagingnya; Dioscorea oppositifolia
kemelut ke.me.lut [n] (1) keadaan yg berbahaya (tt menderita penyakit, terutama penyakit demam); (2) keadaan genting (berbahaya, kritis): negara-negara itu menghadapi -- politik baru
kemendur ke.men.dur [kl n] (1) orang yg memegang pimpinan pasukan; perwira tinggi; (2) syahbandar; pembesar pelabuhan; (3) kepala atau pengawas pekerja; mandor; (4) pejabat pamong praja pd zaman penjajahan Belanda, tugasnya sbg pengawas; kontrolir
kemenyan ke.me.nyan [n] dupa dr tumbuhan Styrax benzoin, yg harum baunya ketika dibakar; (ada beberapa jenis spt -- arab, -- hantu, -- hitam, -- serani); luban jawi [n] tumbuhan memanjat, Dioscorea pyrifolia [n] ikan hiu
kemiri turki pohon peluruh yg berdaun menyirip, bunga jantan dan betina tumbuh pd pohon yg sama, biji buah keras dan lezat, kayunya keras dan indah untuk perabot; Pterocarya rhoifolia
kempetai kem.pe.tai [n] polisi tentara Jepang, yg sangat terkenal kekejamannya (pd Perang Dunia II)
kencing batu pembentukan batu dl saluran kemih; (2) keadaan sakit yg dihubungkan dng adanya batu dr saluran kemih; urolitiasis
kenegatifan ke.ne.ga.tif.an [n] keadaan negatif (kurang baik, kurang pasti, dsb): berbagai ~ dapat disebabkan oleh sejarah politik
keonaran ke.o.nar.an [n] kegemparan; kerusuhan; keributan: -- itu baru dapat diatasi setelah polisi bertindak
kesamaptaan ke.sa.map.ta.an [n] perihal samapta; kesiapsiagaan: baru-baru ini telah diadakan suatu pelatihan -- dan operasi kepolisian dl rangka pengamanan Pemilu
ketatanegaraan ke.ta.ta.ne.ga.ra.an [n] ihwal tata negara (politik dsb)
ketawa ke.ta.wa ? tertawa , -- udang n tumbuhan, Buchanania sesifolia [v cak] tertawa
ketiga ke.ti.ga [num] (1) tingkatan sesudah yg ke-2; urutan yg ke-3; yg nomor tiga: edisi ~; jilid yg ~; (2) kumpulan yg berjumlah tiga: ~ orang itu segera dibawa ke kantor polisi
kewargaan ke.war.ga.an [n] hal yg berhubungan dng warga; keanggotaan: ia telah keluar dr ~ partai politik
kiri ki.ri [n] arah, pihak, atau sisi bagian badan kita yg berisi jantung; (2) a selalu berbuat (bekerja) dng tangan kiri; kidal: orang -- itu jika bekerja kelihatan janggal; (3) n Pol sebutan kpd partai (golongan) berhaluan sosialisme yg lama yg menghendaki perubahan secara radikal (tt politik, partai, dsb): orang-orang -- biasanya condong ke paham komunis; (4) a ki sial, tidak mujur: langkah --
kloroprena klo.ro.pre.na [n Kim] cairan tidak berwarna C4H5C1 yg digunakan terutama untuk pembuatan neoprena dng polimerisasi
koalisi ko.a.li.si [n Pol] kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh kelebihan suara dl parlemen: kabinet -- itu didukung oleh tiga partai politik yg besar
koeksistensi ko.ek.sis.ten.si [n Pol] keadaan hidup berdampingan secara damai antara dua negara (bangsa) atau lebih yg berbeda atau bertentangan pandangan politiknya
kohesi ko.he.si [n] (1) Fis gaya (kakas) tarik-menarik di antara molekul sejenis dl suatu benda; (2) hubungan yg erat; perpaduan yg kokoh: keangkuhan dapat mengancam rasa solidaritas sosial, -- , dan kekurangan masyarakat; (3) Ling keterikatan antarunsur dl struktur sintaksis atau struktur wacana yg ditandai antara lain konjungsi, pengulangan, penyulihan, dan pelesapan, spt dia tetap belajar meskipun sudah mengantuk
kokas minyak bumi sisa padat yg merupakan hasil akhir proses kondensasi dl perengkahan dan terdiri atas hidrokarbon polisiklis tinggi dng kadar hidrogen yg sangat rendah; (2) sisa (residu) yg tinggal setelah penyulingan tuntas minyak bumi
komandan ko.man.dan [n] (1) kepala (pemimpin) pasukan (di suatu daerah, kota, atau benteng); (2) kepala (pemimpin) sekelompok pasukan: -- kompi, -- peleton, -- regu; (3) kepala pasukan polisi: ayahnya menjabat sbg -- kepolisian di kota itu
komendur ko.men.dur [n] (1) kepala pasukan; (2) pembesar pelabuhan; syahbandar; (3) kepala daerah (kontrolir)
komisar ko.mi.sar [n] (1) kepala urusan pemerintahan di Rusia; (2) petugas politik partai komunis Rusia yg mendampingi komandan satuan militer
komisariat ko.mi.sa.ri.at [n] (1) jabatan atau kantor komisaris; (2) kantor kepala polisi di suatu daerah (zaman dulu; sekarang disebut wilayah kepolisian); (3) kantor anak cabang suatu organisasi
komisaris ko.mi.sa.ris [n] (1) orang yg ditunjuk oleh anggota (pemegang saham dsb) untuk melakukan suatu tugas, terutama menjadi anggota pengurus perkumpulan, perusahaan perseroan, dsb: sesudah memilih ketua, penulis, dan bendahara, lalu rapat itu memilih lima orang --; (2) pejabat pemerintah yg ditunjuk dan ditugasi sbg wakil pemerintah suatu negara menjadi anggota persatuan antarnegara; (3) Pol petugas partai politik pd tingkatan desa
komisi Pemilihan Umum lembaga atau badan yg dibentuk oleh presiden yg terdiri atas wakil pemerintah dan partai politik untuk melaksanakan pemilihan umum, dipimpin oleh seorang ketua dr salah satu wakil tsb
komunisme ko.mun.is.me [n] paham atau ideologi (dl bidang politik) yg menganut ajaran Karl Marx dan Fredrich Engels, yg hendak menghapuskan hak milik perseorangan dan menggantikannya dng hak milik bersama yg dikontrol oleh negara
kongregasi kong.re.ga.si [n Kat] perkumpulan para biarawan, biarawati, rohaniwan, atau rohaniwati Katolik dari satu kesatuan khusus
kongres kong.res [n] (1) pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai pelbagai masalah; muktamar; rapat besar; (2) pertemuan wakil-wakil negara untuk membicarakan satu masalah; (3) Pol dewan legislatif yg terdiri atas senat dan dewan perwakilan di Amerika Serikat, yg pd dasarnya bertugas mengawasi dan mencocokkan kegiatan pemerintah
konklaf kon.klaf [n] (1) pertemuan para kardinal gereja Katolik yg diadakan untuk memilih Paus yg baru; (2) ruang tempat para kardinal bersidang untuk memilih Paus yg baru
konservatisme kon.ser.va.tis.me [n] paham politik yg ingin mempertahankan tradisi dan stabilitas sosial, melestarikan pranata yg sudah ada, menghendaki perkembangan setapak demi setapak, serta menentang perubahan yg radikal
konsili kon.si.li [n ] musyawarah besar pemuka gereja Katolik Roma
konstabel kon.sta.bel [n] polisi penjaga keamanan
konstelasi kon.ste.la.si [n] (1) kumpulan orang, sifat, atau benda yg berhubungan; (2) keadaan, tatanan: -- politik di Eropa; (3) bangun; bentuk; susunan; kaitan; (4) gambaran; keadaan yg dibayangkan: dl negara demokratis, pemerintah sedapat mungkin mencerminkan -- kekuatan yg ada dl masyarakat
kontak kon.tak [n] hubungan satu dng yg lain: sejak berpisah kami kehilangan -- satu sama lain; (2) n cak sambungan arus listrik: walaupun kabelnya dipasang, jika belum ada -- nya, lampu listrik itu belum juga bisa menyala; (3) v cak bertemu (dng); tembak-menembak: patroli kita -- dng musuh di dekat pelabuhan
kontra revolusi perlawanan terorganisasi thd gerakan politik revolusioner, dilakukan oleh orang yg menginginkan terjaganya kestabilan
konvensi kon.ven.si [n] (1) permufakatan atau kesepakatan (terutama mengenai adat, tradisi, dsb): berdasarkan -- , sudah sewajarnya pria melindungi wanita; (2) perjanjian antarnegara, para penguasa pemerintahan, dsb: -- Hukum Laut telah disetujui oleh negara sedang berkembang; (3) konferensi tokoh masyarakat atau partai politik dng tujuan khusus (memilih calon untuk pemilihan anggota DPR dsb)
korps [n] himpunan orang (badan, organisasi) yg merupakan satu kesatuan: seluruh -- polisi harus menegakkan hukum dan melindungi rakyat
kota pinggiran kota kecil atau komunitas yg berdekatan dng kota metropolitan yg sangat bergantung padanya di bidang ekonomi
kota satelit kota baru yg dibangun di dekat atau di pinggir sebuah kota besar dl rangka peluasan kota; (2) kota yg terletak di pinggir atau berdekatan dng kota besar, yg secara ekonomis, sosial, administratif, dan politis tergantung pd kota besar itu
kotoran ko.tor.an [n] (1) tahi (binatang atau manusia); (2) sesuatu yg menyebabkan kotor, berupa noda, bintik-bintik, daki, dsb: dia membersihkan ~ yg melekat pd kaca jendela; (3) Dok sisa pencernaan dan metabolisme yg dikeluarkan dr tubuh, berupa tinja dan air kencing
krisis kabinet kegentingan politik yg terjadi di Dewan Perwakilan Rakyat sehingga kabinet meletakkan jabatan
kronisme kro.nis.me [n] sikap atau tindakan yg memperlihatkan keberpihakan dl memilih, merekrut, dsb teman dekat tanpa melihat atau mempertimbangkan kualifikasinya (dl bidang politik): pejabat di daerah itu dituduh melakukan -- dl susunan pemerintahannya
krusial kru.si.al [a] (1) gawat; genting; (2) menentukan: kepincangan yg tampak, baik pd ketenagakerjaan maupun pendidikan dasar, merupakan aspek yg -- pd pembangunan sosial sehingga akan mempengaruhi sektor perekonomian; (3) rumit, sulit sekali: percaturan politik di negara itu menjadi -- krn ulah negara adikuasa; (4) berkenaan dng kehancuran perusahaan
kucing-kucingan ku.cing-ku.cing.an [v] kucing-kucing; (2) v berlaku (bersifat) spt kucing (satu pihak mengejar, pihak lain bersembunyi, apabila si pengejar sedang lengah, yg dikejar muncul dan berkeliaran untuk kemudian bersembunyi kembali): para pengemudi becak tsb ~ dng polisi lalu lintas; (3) v main sembunyi-sembunyian (tt permainan anak-anak); (4) n mainan (boneka) yg menyerupai kucing; bukan kucing sebenarnya; kucing tiruan
kulintang ku.lin.tang [Lihat {kolintang}]
kumbang pisang kumbang yg merusak pohon pisang, terutama pd bagian upihnya; Cosmopolites sondidus
lahir la.hir [v] keluar dr kandungan: ia -- di Jakarta pd tahun 1951; (2) v muncul di dunia (masyarakat): setelah itu, -- lah beberapa organisasi politik yg lain; (3) n yg tampak dr luar: -- nya amat peramah, tetapi batinnya siapa tahu; (4) n berupa benda yg kelihatan; keduniaan; jasmani: kemuliaan --; pengetahuan --; pendidikan --
lakon la.kon [n Sas] (1) peristiwa atau karangan yg disampaikan kembali dng tindak tanduk melalui benda perantara hidup (manusia) atau suatu (boneka, wayang) sbg pemain: pertunjukan wayang kulit dng -- Baratayuda; (2) peran utama; (3) karangan yg berupa cerita sandiwara (dng gaya percakapan langsung): cerita itu sudah dijadikan -- untuk dipentaskan; (4) ki perbuatan; kejadian; peristiwa: demikianlah kesudahannya -- seorang petualang politik
laksatif lak.sa.tif [n Far] obat untuk mengeluarkan tinja dr saluran pencernaan makanan (spt kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
laktase lak.ta.se [n] enzim dl cairan pencernaan yg menghidrolisis laktosa menjadi dektrosa dan galaktosa
lakum la.kum [n] tumbuhan semak yg merambat, tingginya mencapai 10 m, dapat dimasak sbg sayur; galing-galing; kapialu; Vitis trifolia
lana la.na [n] tumbuhan memanjat; rumput melian, Thunbergin laurifolia
langkap lang.kap [n] (1) pohon palem hutan, daunnya dapat dianyam untuk nyiru, tampi, dsb; Arenga obtusifolia; (2) daun langkap [n] tepak tempat sirih, pinang, tembakau, dsb [n] lalat; langau
lapang la.pang [a] (1) lebar (tt ruangan, kamar, dsb); luas; (2) lega; senang: hatinya --; -- pikiran; (3) tidak sibuk; tidak repot; senggang: waktu --; saat --; (4) longgar; tidak sempit: baju anak perlu dibuat -- krn dia cepat besar [n] tumbuhan memanjat, Bauhinia comifolia
lapangan la.pang.an [n] (1) tempat atau tanah yg luas (biasanya rata); alun-alun; medan: ~ bola; ~ hijau; ~ perang; ~ terbang; (2) tempat (gelanggang) pertandingan (bulutangkis, bola voli, bola basket): beberapa kali pukulannya salah dan bola keluar ~; (3) bidang (pekerjaan, pengetahuan, dsb): bekerja di ~ pendidikan
lari la.ri , la.ri-la.ri n rumput yg tingginya mencapai 90 cm, akarnya sangat kuat; Spinifex squarrosus [v] melangkah dng kecepaatn tinggi: setelah ketahuan, pencuri itu -- pontang-panting; (2) v hilang; lenyap: -- semangatnya ; (3) v pergi (keluar) tidak dng cara sah (baik-baik); kabur: banyak tahanan yg -- dr penjara; (4) v pergi (berpindah) untuk menyelamatkan diri: krn takut ditangkap, pencuri itu -- ke luar kota; (5) n arah; tujuan: polisi membuntuti ke mana -- nya penjahat itu; (6) n cak panjang suatu bidang: ruang itu -- nya empat meter; (7) v bergeser: pasangan ubinnya -- 1 cm
lavendel la.ven.del [n] tumbuhan yg bunganya harum, dapat dibuat minyak wangi, Lavandula angustifolia
lawar la.war [n] sayatan (keratan) daging atau ikan , -- putih n (1) pohon yg kayunya baik digunakan untuk bahan rumah; Elaeocarpus parvefolius; (2) kayu dr pohon lawar
lebih le.bih [a] (1) lewat dr semestinya (tt ukuran, banyaknya, besarnya, dsb): sudah kuberi Rp10.000,00 -- dr uang sekolahnya; ia merasa -- dr kawan-kawannya; panjangnya -- dr 3 cm; (2) (ber)sisa; ada sisanya: kalau kaubayar Rp5.000,00, -- nya tinggal Rp2.000,00; (3) (dl perbandingan menyatakan) sangat (dp): di sini saya -- senang (dp di sana); -- baik membaca dp mengobrol; (4) kira-kira sekian bertambah sedikit: ia pernah ditahan polisi seminggu --; sudah kuberi seribu rupiah --; (5) bertambah; semakin: kesehatannya sudah -- baik; harganya menjadi -- mahal
legio le.gio [n Kat] nama organisasi kerasulan awam dl Gereja Katolik
lenggundi leng.gun.di [n] (1) tumbuhan perdu, berbatang segi empat, banyak cabangnya, bunganya berwarna ungu kebiru-biruan, buahnya bulat berwarna hitam, kulitnya keras, daunnya berbau harum dan berkhasiat sbg obat; Vitex trifolia; (2) daun lenggundi
lengket leng.ket [a] lekat /lEngkEt/, leng.ket-leng.ket n tumbuhan yg dapat digunakan untuk pupuk hijau, rambatannya 0,5-1,5 m, tumbuh di daerah tropis, daunnya untuk obat bisul; Clitoria Laurifolia
lereng kritis sudut antara garis horizontal (mendatar) dan lereng maksimum suatu tanah krn proses alami (dl tanah); (2) lereng yg akan memelihara keseragaman aliran pd kedalaman kritis di suatu saluran (dl hidrolika)
leting le.ting [n] tiruan bunyi dawai gitar atau mandolin yg dipetik , me.le.ting v meloncat-loncat (spt ikan dl bakul)
lidah badak tumbuhan memanjat, berbatang keras, sebesar ibu jari tangan, menempel di pohon aren, biasa digunakan untuk mengikat; Pothos latifolius
lidah gajah birah air, Aglaonema oblongifolium
lidah kucing tumbuhan, Anplectrum divaricatum (Turnera ulmifolia); (2) kue kering yg berbentuk lidah kucing, dibuat dr terigu, gula pasir, putih telur
lignin lig.nin [n Bio] bahan polimer tidak berbentuk yg bersama-sama dijumpai di antara sel dan dinding sel tumbuhan, berfungsi sbg pembentuk kayu
limau kapas limau berbuah kecil; Citrus auratifolia
limau nipis limau, berbuah agak lonjong berkulit agak tebal, halus, dan berkilat, berasa masam, dapat dipakai sbg penyedap masakan, campuran obat tradisional, dan sbg minuman penyegar; Citrus aurantifolia
lintabung lin.ta.bung [n] rumput yg berdaun lebar dan bertangkai daun keras; Panicum palmi folium
lobi lo.bi [n] (1) ruang teras di dekat pintu masuk hotel (bioskop dsb), yg dilengkapi dng perangkat meja kursi, yg berfungsi sbg ruang duduk atau ruang tunggu; (2) kegiatan yg dilakukan seseorang untuk mempengaruhi orang lain dl kaitannya dng pemungutan suara menjelang pemilihan ketua suatu organisasi, spt parlemen dan partai politik
lokap lo.kap [ark n] bilik tempat tahanan (di kantor polisi)
magnesium mag.ne.si.um [n Kim] unsur logam berwarna putih perak yg diperoleh dr elektrolisis; unsur dng nomor atom 12, lambang Mg, dan bobot atom 24,305
mahkota mah.ko.ta [n] (1) hiasan kepala atau songkok kebesaran bagi raja atau ratu: Sri Ratu mengenakan -- emas bertatahkan berlian; (2) ki yg menguasai; raja; (3) ki kekuasaan (atas kerajaan): raja menyerahkan -- kpd putra beliau; (4) gelar orang besar: Datuk Raja --; (5) yg dihargai atau yg dijunjung tinggi: rambut adalah -- wanita; (6) yg dicintai: -- jiwa [n] bagian hiasan bunga yg merupakan lingkaran dalam, berwarna-warni, dan menentukan corak warna bunga, dapat terbagi atas daun mahkota (bersifat polipetal) atau bertautan (bersifat gamopetal atau simpetal)
majizat ma.ji.zat [ark n] pegawai tinggi kepolisian
maltosa mal.to.sa [n Kim] (1) gula kristal yg dapat memuai, terbuat dr pati; (2) disakarida hablur putih yg terbentuk bila kanji dihidrolisis oleh amilase; C12H22O11.H2O
manifesto ma.ni.fes.to [n] pernyataan terbuka tt tujuan dan pandangan seseorang atau suatu kelompok: -- politik; -- komunis
manipol ma.ni.pol [n akr] Manifesto Politik, nama garis-garis besar haluan negara yg diambil dr amanat Presiden Soekarno, tanggal 17 Agustus 1959, berjudul "Penemuan kembali Revolusi Kita"
marhaenisme mar.ha.en.is.me [n Pol] (1) paham yg bertujuan memperjuangkan nasib kaum kecil untuk mendapatkan kebahagiaan hidup; (2) ideologi politik yg tumbuh dan berkembang di Indonesia berdasarkan keadaan dan keinginan masyarakat Indonesia dng asas sosionasional, sosiodemokrasi, gotong royong, kebangsaan, kemerdekaan beragama, dan kerakyatan
marinyo ma.ri.nyo [kl n] polisi militer
marsose mar.so.se [n] (1) korps polisi militer pd masa pemerintahan Hindia Belanda; (2) korps bukan militer yg dibentuk oleh Pemerintah Hindia Belanda pd tahun 1890 untuk menangani tugas kepolisian dan jika perlu juga membantu dl tugas kemiliteran
massa mengambang massa yg tidak tahu arah politik, biasanya massa ini mudah terbawa arus politik
masukan ma.suk.an [n] (1) hasil memasukkan; apa yg dimasukkan: -- itu sedang diolah di dl komputer; (2) pengaruh yg membawa akibat thd jalannya fungsi suatu sistem politik
mata-mata ma.ta-ma.ta [n] orang yg ditugasi menyelidiki secara diam- diam; polisi rahasia
mel [v cak] memberitahukan; menyebutkan (nama, alamat, dsb); melaporkan diri: sebelum masuk harus -- dulu kpd penjaga pintu; setelah bebas ia harus -- dua kali seminggu ke kantor polisi
melalui me.la.lui [v] (1) menempuh (jalan, ujian, percobaan, dsb); melintasi: untuk sampai di sana, kita dapat ~ jalan darat dan jalan sungai; (2) melewati: kemelut politik kedua negara itu dapat diatasi ~ berbagai saluran diplomatik; (3) melanggar; tidak mengindahkan (nasihat, perintah, dsb): jangan coba-coba ~ perintah atasanmu; (4) melampaui; melangkahi; melangkaui: kalau berani menjajah negeri ini, kaum penjajah harus ~ mayat para patriot bangsa
melati me.la.ti [n] (1) tumbuhan perdu suku Rubiaceae, sering ditanam di halaman rumah, warna bunganya putih berbentuk bintang, terletak pd tandan kecil, berbau sangat harum, sering digunakan dl berbagai upacara adat, spt perkawinan, juga pd waktu ada kematian; Jasminum sambac; (2) tanda pangkat perwira menengah dl ketentaraan dan kepolisian
melebur me.le.bur [v] (1) menjadikan lebur (luluh); menjadi cair (tt logam): timah ~ pd 332oC; (2) membubarkan diri kemudian bergabung dng yg lain (tt perkumpulan): beberapa partai politik telah ~ menjadi satu
meletakkan batu pertama me.le.tak.kan batu pertama menempatkan batu yg mula-mula sekali pd waktu mendirikan bangunan (suatu kebiasaan yg bersifat simbolis)
melihat arus me.li.hat arus menyesuaikan diri dng situasi (politik, pendapat, dsb) untuk keselamatan diri
melipat me.li.pat [v] (1) melepit menjadi rangkap: ia ~ celana yg telah disetrika; (2) ki membekuk, meringkus, menggulung (perampok, penjahat, dsb): polisi telah berhasil ~ komplotan penyelundup senjata; (3) cak menjadi berlipat: sesudah perang, harga barang ~ dua; (4) ki menggelapkan: ia dituduh ~ uang kas; (5) ki menjual sesuatu untuk menutupi kebutuhan hidup: ia terpaksa ~ meja kursinya untuk membayar utang; (6) ki tidak mengindahkan; mengabaikan: ~ perintah atasan; (7) menghabiskan, menyikat (makanan dsb): ia ~ semua makanan yg terhidang di hadapannya
melokap me.lo.kap [v] menahan (di kantor polisi)
memalaki me.ma.laki [v cak] memalak berulang-kali: preman yg suka ~ pedagang di pasar itu diringkus polisi
memancing me.man.cing [v] (1) menangkap ikan dng pancing; mengail; (2) ki memberikan sesuatu untuk memikat orang lain sehingga dapat memperoleh apa yg diinginkannya: kupon berhadiah yg dikeluarkan itu bertujuan ~ pembeli; (3) ki mengadakan provokasi supaya terjadi perkelahian (pertempuran, permusuhan, dsb): ~ perkelahian; (4) ki menuangi air (bensin) pd pompa supaya air (bensin) dapat keluar: ~ pompa air; (5) ki mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan keterangan atau data yg diperlukan: polisi ~ tertuduh dng pertanyaan-pertanyaan; (6) ki menjebak dng umpan untuk mendapatkan keuntungan bagi pihaknya: untuk menyelamatkan posisi raja yg terancam dl permainan catur itu, ia ~ lawan dng mengorbankan sebuah kudanya
membayangi mem.ba.yangi [v] (1) menutupi (melindungi) dng bayang-bayang: pd pagi hari gunung yg tinggi itu selalu -- dusun itu sehingga menyebabkannya hampir tidak kelihatan; (2) merintangi: lawannya selalu -nya jika ia hendak menembakkan bola; (3) mengikuti terus jejaknya sampai dapat ditangkap: polisi sangat ahli dl tugas -- penjahat
membelenggu mem.be.leng.gu [v] (1) mengenakan belenggu pd: polisi telah -- kaki dan tangan penjahat itu supaya jangan lari; (2) ki mengikat; menyebabkan tidak bebas: perkawinan ini dirasakan -nya
membentengi mem.ben.tengi [v] (1) membuatkan benteng pd: raja-raja dulu -- istananya dng dinding batu yg kukuh; (2) melindungi: untuk -- diri thd lawan politiknya, dia berusaha mengambil hati rakyat banyak
memberkaskan mem.ber.kas.kan [v] membuat berkas perkara untuk diajukan ke kejaksaan: polisi tidak kunjung rampung -- perkara itu
membiarkan mem.bi.ar.kan [v] (1) tidak melarang (menegahkan): polisi -- saja anak-anak mengebut di jalan; jangan -- anak-anak bermain dng benda-benda tajam; (2) tidak menghiraukan; tidak memelihara baik-baik: jangan -- anak-anak itu hidup terlantar
membimbangkan mem.bim.bang.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) tidak tetap hati (kurang percaya, ragu-ragu): desas-desus itu sangat -- hatiku; kabar-kabar yg -; (2) cemas kpd; khawatir kpd: beliau sangat -- nasib anaknya yg ditahan polisi
membodohkan mem.bo.doh.kan [v] (1) membiarkan bodoh (tidak berpengetahuan dsb): penjajah sengaja -- rakyat supaya dapat diperalat untuk kepentingan mereka; (2) menganggap (memandang) bodoh: ia sering -- teman sejawatnya; (3) menipu; mengakali: polisi gadungan itu telah berhasil -- beberapa toko
membubarkan mem.bu.bar.kan [v] (1) menyuruh bubar; mencerai-beraikan: polisi -- para demonstran itu; (2) menghentikan: -- panitia; (3) meniadakan; menghapuskan: yayasan -- perseroan itu krn rugi
mementing me.men.ting [v] membunyikan "ting" (memetik gitar, celempung, melemparkan uang logam, dsb): ~ mandolin dng lagu yg merdu; ~ uang logam di lantai
memepetkan me.me.pet.kan [v] (1) merapatkan: polisi berhasil ~ sepeda motornya ke mobil itu dan memaksanya berhenti; (2) ki membawa (menyebabkan seseorang berada) dl keadaan kacau atau sukar; menyudutkan (tt menghadapi persoalan)
memeriksa me.me.rik.sa [v] (1) melihat dng teliti untuk mengetahui keadaan (baik tidaknya, salah benarnya, dsb): lama ia ~ karangan murid-muridnya; (2) menyelidiki untuk mengetahui sesuatu (untuk mempelajari, mencari pengetahuan, dsb); menelaah (suatu hal, peristiwa, dsb): ia dapat memastikan bahwa darah itu adalah darah manusia setelah ia ~ nya; (3) menanyai orang untuk mengetahui salah tidaknya dsb; mengusut (perkara); mempertimbangkan dan mengadili (perkara): lima orang polisi diberi tugas untuk ~ perkara itu; (4) mengontrol; mengawasi; mengamati: tamu agung itu turun dr pesawat terbang lalu ~ barisan kehormatan
memersekusi me.mer.se.ku.si [v] menyiksa, menganiaya: tanpa memikirkan lagi keadilan atau kemanusiaan, mereka ~ lawan politiknya bagai iblis
memesumi me.me.sumi [v] melakukan perbuatan mesum kpd; mencabuli: orang yg -- anak kecil itu telah ditangkap polisi
meminggirkan me.ming.gir.kan [v] (1) menjadikan ke pinggir; menepikan: supir itu berusaha ~ mobilnya; (2) ki menggeser (mengganti, memindahkan) pangkat, jabatan, dsb; menyisihkan (dr kegiatan dsb): secara diam-diam pemerintah berhasil ~ tokoh penting itu dr arena politik
memisah me.mi.sah [v] (1) menjauhkan diri (dr); mengasingkan diri; tidak mau bersatu (dng): ia sengaja ~ dr teman-temannya; gerakan ~ , gerakan politik yg merupakan sempalan dr organisasi induknya; (2) melerai
memperkeras mem.per.ke.ras [v] menjadikan lebih keras (tegas, kuat): polisi ~ penjagaan di tempat itu
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
menangkap me.nang.kap [v] (1) memegang (sesuatu yg bergerak cepat, lepas, dsb); memegang (binatang, pencuri, penjahat, dsb) dng tangan atau alat: nelayan itu ~ ikan dng jala; polisi telah berhasil ~ para penjahat; (2) menerkam: harimau liar itu ~ kambing penduduk; (3) menadah (menyambut, menampung) barang yg dilemparkan: penjaga gawang ~ bola dng menjatuhkan diri; (4) mendapati (orang berbuat jahat, kesalahan, rahasia, dsb): guru itu ~ beberapa pelajar yg merokok di dl kelas; (5) menerima (suara, siaran radio, dsb): pesawat radio ini dapat ~ siaran dr luar negeri; (6) dapat memahami (mengetahui dsb): aku tidak dapat ~ isi pembicaraan mereka krn mereka menggunakan kata-kata sandi; (7) mencerap; menerima (dng pancaindra): pemimpin rakyat harus dapat ~ aspirasi rakyatnya; (8) makan atau mengena (tt pancing dsb): sudah sejam lebih pancingnya belum juga ~
menangkap basah me.nang.kap basah [ki] memergoki dan menangkap (orang yg sedang melakukan kejahatan atau perbuatan terlarang): polisi ~ seorang morfinis yg sedang mengisap ganja
menanyai me.na.nyai [v] bertanya kpd; hendak mengetahui dng bertanya; memeriksa (dng bertanya): polisi sedang ~ tersangka pembunuhan itu
menapaki me.na.paki [v] menjejaki; menyelidiki; mengusut (perkara): polisi masih terus ~ perkara pembunuhan itu
mencabuli men.ca.buli [v] (1) mencemari (kehormatan perempuan); (2) cak memperkosa atau melanggar hak (kedaulatan dsb): tindakannya telah ~ kebebasan politik negara lain
mencekokkan men.ce.kok.kan [v] (1) meminumkan dng paksa: setiap waktu yg telah ditentukan dia ~ obat ini kpd anaknya; (2) ki mengajarkan atau memberikan pengetahuan (ajaran, paham, dsb) terus-menerus: tokoh-tokoh partai telah berhasil ~ paham politik partainya kpd anggotanya
mencela men.ce.la [v] mengatakan bahwa ada celanya; mencacat; mengecam; mengkritik; menghina: dng terang-terangan ia ~ politik luar negeri kita; engkau harus berdiam diri walaupun ia ~ mu
menciduk men.ci.duk [v] (1) mengambil dng ciduk (gayung, sendok, dsb); mencedok; (2) ki mengambil untuk ditahan (tt alat negara, polisi): polisi telah ~ dua gembong penjahat itu
mendalam men.da.lam [v] (1) meresap (masuk) ke dalam (spt lebih paham, lebih mengerti): pengaruh peradaban Barat telah ~ di kota-kota besar; (2) makin sangat; bertambah parah (tt kemiskinan, penyakit): kemiskinan rakyat telah ~; penyakitnya semakin ~; (3) ki akrab (intim, mesra) sekali: hubungan antara kedua sejoli itu sudah ~; (4) luas (sampai hal yg sekecil-kecilnya): pengetahuannya dl bidang musik cukup ~; (5) berurat berakar (tt kebencian, dendam): kebenciannya telah ~; (6) sungguh-sungguh; benar-benar: kedua kepala negara itu menyatakan harapan yg ~ agar penyelesaian secara damai dapat tercapai; (7) intensif: akan diadakan penelitian (penyelidikan, pengusutan, pemeriksaan) yg lebih ~; (8) terperinci; matang: masalah itu akan dibahas secara ~
mendapati men.da.pati [v] (1) memperoleh; menemukan: di toko itu engkau tidak akan ~ apa yg hendak kaubeli; (2) menemui; menjumpai: di negeri ini kita ~ banyak objek pariwisata; (3) mengalami: mereka tidak ~ kesulitan yg berarti dl pendakian gunung itu; (4) mengetahui (kenyataan adanya bukti, kesalahan, dsb): setelah memeriksa dng teliti, polisi ~ racun dl makanan korban; (5) melihat: tadi malam Ayah ~ jendela samping terbuka
mendatangi men.da.tangi [v] (1) datang di; mengunjungi; menyinggahi; menghampiri: polisi ~ toko yg dibobol pencuri; (2) datang untuk menyerang: pasukan musuh ~ negeri itu
menekuk me.ne.kuk [v] (1) melipat (tt barang yg agak kaku); membongkokkan: ~ rotan; ~ tali; (2) ki membekuk (leher) telah menangkap: polisi telah ~ batang leher pemeras itu
menemui me.ne.mui [v] (1) menjumpai; bertemu dng: aku berani bertaruh bahwa ia akan dapat juga ~ anaknya; ~ masalah baru yg sukar dipecahkan; (2) mendapatkan; pergi hendak bertemu dng; mengunjungi: baru sekarang aku sempat ~ nenek; sesampai di Jakarta, ia hendak ~ para pemimpin partai dan pemimpin gerakan sosial; (3) mendapat; mendapati: polisi ~ mayat itu di semak dekat kebun; (4) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu; ~ kegagalan; (5) memenuhi (panggilan dsb): semalam saya tidak sempat datang ~ panggilanmu
mengagitasi meng.a.gi.ta.si [v] menghasut orang banyak untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dsb biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik, ormas, dsb
mengalirkan meng.a.lir.kan [v] (1) menyalurkan (air dsb) ke ...; menyebab- kan mengalir: ~ air sungai ke sawah; (2) mengarahkan cita-cita (politik dsb): gubernur itu berusaha ~ pendapat yg beraneka ragam dr anggota masyarakat ke arah pembangunan
mengamankan meng.a.man.kan [v] (1) menjadikan tidak berbahaya, tidak rusuh (kacau, kemelut, dsb): alat negara telah berhasil ~ daerah yg dilanda kerusuhan; (2) menjadikan tenteram (hati); (3) melindungi; menyelamatkan: penutupan perairan Maluku dimaksudkan untuk ~ kekayaan laut di sekitar kepulauan tsb; (4) menjinakkan (ranjau, granat, meriam); (5) menyimpan atau menyembunyikan supaya tidak diambil orang; (6) menahan orang yg melanggar hukum demi keamanan umum dan keamanan orang itu dr kemungkinan tindakan main hakim sendiri: polisi ~ penjambret itu
mengamat-amati meng.a.mat-a.mati [v] terus mengawasi dan memperhatikan dng saksama: polisi ~ gerak-gerik si tersangka dr jauh
mengambil panjang meng.am.bil panjang menjadikan urusan yg panjang (spt mengadukan kpd polisi dsb); (2) tidak memaafkan kesalahan
mengangkat meng.ang.kat [v] (1) membawa ke atas; menaikkan; meninggikan: sang juara ~ piala yg telah berhasil diraihnya tinggi-tinggi; (2) membawa pergi; membawa dr satu tempat ke tempat yg lain: ia menyuruh anaknya ~ jemuran; (3) (mulai) melakukan (menyatakan): ~ sumpah; (4) menaikkan (pangkat dsb); menetapkan menjadi (pegawai dsb): tahun ini Pemerintah ~ empat orang duta besar; (5) mengambil, menjadikan, mengakui sbg (anak, saudara, dsb): mereka telah ~ anak itu sbg anak sendiri; (6) cak menangkap atau mengambil orang di rumahnya untuk dibawa ke kantor polisi dsb: polisi telah menemukan dan ~ penjahat itu di sebuah warung
mengapit meng.a.pit [v] (1) menjepit; menghimpit; (2) mengempa; menindih (menekan dsb) dng benda yg berat; (3) menempatkan (menaruh dsb) di antara dua benda (orang dsb): dua orang polisi ~ tahanan itu
mengebalkan me.nge.bal.kan [v] menjadikan kebal: vaksinasi yg diberikan itu bertujuan ~ bayi thd penyakit polio
mengebon me.nge.bon [v] (1) mengambil atau meminjam barang atau uang yg akan dikembalikan atau dibayar kemudian dng menyerahkan surat berisi keterangan pengambilan atau peminjaman; (2) Olr mengambil atau meminjam pemain (sepak bola dsb) dr perkumpulan lain; (3) cak mengambil (meminjam) terdakwa (tersangka) untuk dimintai keterangan dsb: pengacara -- tersangka dr pihak kepolisian
mengeliminasi meng.e.li.mi.na.si [v] (1) menghapuskan; menghilangkan: dokter berusaha ~ racun itu dr tubuh korban; (2) menyingkirkan; membuang; mengasingkan: pemerintah negara itu telah ~ para tahanan politik ke sebuah pulau terpencil; (3) menyisihkan
menggagalkan meng.ga.gal.kan [v] menjadikan gagal: polisi berhasil ~ usaha penculikan itu
menggeledahi meng.ge.le.dahi [v] menggeledah atau memeriksa pd: polisi ~ kantong celana penjahat
menggerpol meng.ger.pol [v] mengadakan gerpol (gerakan politik): mereka masih sering ~ penduduk
menggeser meng.ge.ser [v] (1) menggesel; menggesek; menggosok: mobil itu rusak pintunya krn ~ tembok; (2) memindahkan; mendorong (menarik dsb) supaya bergeser (beralih): ia ~ meja itu ke depan; (3) ki memencilkan: pemerintah negara itu berusaha ~ tokoh oposisi itu dr dunia politik
menggulung meng.gu.lung [v] (1) melipat benda berbentuk lembaran menjadi berbentuk bulat panjang atau pendek: nelayan itu ~ layar perahunya; (2) membelit-belit (tali, benang, dsb) pd kumparan (gelendong dsb): anak itu ~ benang layang-layang; (3) ki mendesak (mengejar) dan mengalahkan (menangkap dsb): polisi belum berhasil ~ kawanan perampok kelas kakap itu
menghalangi meng.ha.langi [v] (1) merintangi: polisi ~ orang-orang yg akan berdemonstrasi; (2) menutupi: kabut tebal ~ pemandangan
menghalusi meng.ha.lusi [v] (1) memperlakukan dsb tidak dng kekerasan: guru itu selalu ~ murid-muridnya; (2) mengakali dng tipu muslihat yg licin: Pemerintah Belanda ~ Pangeran Diponegoro untuk mematahkan perlawanannya; (3) menyelidiki dalam-dalam: polisi ~ peristiwa pembunuhan itu
menghangat meng.ha.ngat [v] menjadi hangat: menjelang pemilihan umum suasana politik ~
menghapuskan meng.ha.pus.kan [v] (1) menghilangkan (tulisan, noda, dsb) dng digosok dsb: mereka ~ tulisan yg mengotori tembok; (2) ki menyatakan telah tidak berlaku lagi; menghilangkan; meniadakan: Dewan ~ peraturan yg tidak sesuai lagi; polisi ~ jam malam; (3) menganggap telah hapus (telah tidak ada); menganggap telah lunas (tt utang); mengampuni dosa dsb
mengikuti meng.i.kuti [v] (1) menurutkan (sesuatu yg berjalan di depan, yg telah ada); mengiringi; menyertai: akhirnya tahulah dia bahwa yg ~ sejak tadi adalah seorang reserse; (2) turut belajar atau mendengarkan (dl kursus, kuliah, latihan, dsb): lebih dr seminggu ia tidak ~ kuliah krn sakit; (3) memperhatikan (mendengarkan, melihat, membaca, dsb) baik-baik: pemerintah selalu ~ perkembangan politik di luar negeri
mengikutkan meng.i.kut.kan [v] menyertakan; membiarkan ikut; memasukkan supaya ikut: kami ~ satu regu voli putri di Pekan Olahraga Nasional
menginfiltrasikan meng.in.fil.tra.si.kan [v] menyusupkan: partai berhaluan kiri ~ kadernya ke semua organisasi massa dan partai politik
mengintaikan meng.in.tai.kan [v] memata-matai: polisi sedang ~ agen sindikat narkotik yg beroperasi di kota ini
menginterogasi meng.in.te.ro.ga.si [v] (1) mengajukan pertanyaan; (2) meme-riksa: inspektur polisi sendiri yg ~ orang yg diduga terlibat dl peristiwa penculikan dan pembunuhan itu
mengklaim meng.klaim [v] (1) meminta atau menuntut pengakuan atas suatu fakta bahwa seseorang (suatu organisasi, perkumpulan, negara, dsb) berhak memiliki atau mempunyai hak atas sesuatu: ada negara lain yg ~ kepulauan itu; (2) menyatakan suatu fakta atau kebenaran sesuatu: pemerintah baru ~ bahwa tokoh politik itu meninggal krn bunuh diri
mengkudu meng.ku.du [n] pohon yg banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yg masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sbg obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sbg obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yg dipakai dl pembatikan; pace; kemudu; Morinda citrifolia
mengontak me.ngon.tak [v] menghubungi pihak lain: ~ polisi
mengorbitkan meng.or.bit.kan [v] (1) meluncurkan satelit dsb ke angkasa luar sehingga masuk ke dl orbit suatu benda langit: beberapa negara besar telah -- satelit bumi; (2) ki mendorong seseorang untuk tampil sbg jalan untuk membuat orang itu cepat terkenal (di bidang sosial, politik, dsb)
mengorek me.ngo.rek [v] (1) mengeluarkan sesuatu dr lubang atau dr tempatnya; mencungkil: tidak baik ~ tahi hidung di depan orang banyak; (2) menggerek (melubangi): tikus ~ peti hingga berlubang; (3) mengais: ayam ~ sampah untuk mencari makan; (4) menggaruk supaya keluar: adik sedang asyik ~ kerak nasi; (5) mengeruk: petugas perlu ~ dasar sungai untuk mencegah banjir; (6) mengambil banyak-banyak (keuntungan, uang, dsb): koruptor banyak ~ uang negara; (7) mencari-cari untuk menemukan (kesalahan, perbuatan jahat, dsb): polisi berusaha ~ pengakuan dr tersangka
menguntiti me.ngun.titi [v] mengikuti: polisi terus ~ penjahat itu
mengurai meng.u.rai [v] (1) menjadi lepas terbuka (tidak terikat dsb): di depan jendela gadis itu ~ rambut; (2) mekar terbuka (tt mayang, padi, dsb); (3) melonggarkan; menguraikan: polisi lalu lintas dikerahkan untuk ~ pusat kemacetan lalu lintas
mengusul meng.u.sul [v] memeriksa; menyelidiki; mengusut: polisi akan ~ lebih lanjut perkara itu
menimpa me.nim.pa [v] (1) jatuh menindih (mengenai) sesuatu: bandela itu jatuh ~ dua orang kelasi yg sedang bekerja di geladak; (2) menjatuhi atau mengenai (terutama tt sesuatu yg tidak menyenangkan, spt penyakit, bencana, dsb): musibah kedua telah ~ hidup saya; angin ~ nya serta melecut tangan dan mukanya dng sambaran dingin air hujan; (3) memukul; mengenakan senjata kpd; (4) mencuri; menyerobot: pencoleng yg kerap kali ~ barang-barang di atas truk, dirazia oleh polisi
menjejaki men.je.jaki [v] (1) menginjak; (2) ki mengikuti jejak seseorang; menyelidiki: polisi sedang ~ komplotan itu
menubruk me.nub.ruk [v] (1) melompat hendak menangkap (menerkam dsb); menerpa: adik ~ bola; kucing ~ tikus; (2) melanggar; menabrak: mobil ~ becak; truk ~ tiang telepon; (3) cak menangkap (pencuri); menggerebek: polisi ~ perampok itu ketika ia berada di rumah kawannya
menunggang me.nung.gang [v] (1) menaiki; mengendarai dng duduk kaki mengangkangi (punggung kuda dsb): ~ kuda; ~ sepeda; (2) ki menggunakan (gerakan, perkumpulan, dsb) untuk kepentingan sendiri: salah satu partai politik sempat ~ gerakan buruh di kota A
menyaman me.nya.man [v] (1) menuntut; mendakwa: jaksa -- orang itu atas kesalahan melakukan pencurian dan penipuan; (2) menyita: polisi telah -- senjata dan pisau milik telah sbg barang bukti
menyambangi me.nyam.bangi [v] (1) mengelilingi (untuk menjaga keamanan); merondai: setiap malam polisi -- daerah ini; (2) mengunjungi: kami sering -- kenalan lama
menyangka me.nyang.ka [v] (1) menduga; mengira: kami -- dia orang Belanda, nyatanya orang Jerman; (2) mencurigai; menaruh syak: polisi -- pemuda itu terlibat dl penyalahgunaan narkotik
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyejajarkan me.nye.ja.jar.kan [v] (1) menjadikan sejajar: ~ garis sempadan dng jalan; (2) menyamakan tingkat atau derajat: kita dapat ~ pangkat senior super intenden di kepolisian dng kolonel di TNI
menyelundupkan me.nye.lun.dup.kan [v] (1) menyeludukkan; menyurukkan: dia -- kepalanya ke dl belukar; (2) memasukkan dng sembunyi-sembunyi atau secara gelap: kapal patroli ALRI dapat menangkap beberapa buah perahu yg hendak -- barang-barang ke Sulawesi; (3) menyusupkan: yg -- mata-mata musuh itu ternyata orang dalam
menyeret me.nye.ret [v] (1) menghela, menarik maju (barang yg dihela bergeser di tanah atau di air); menarik: -- bambu; -- bangkai buaya; (2) ki memaksa ikut (turut); menarik dng paksa; membawa (orang) dng paksa: pemuda kampung itu berhasil -- pencopet yg tertangkap basah itu ke kantor polisi; (3) ki menghadapkan ke pengadilan: polisi berusaha -- para pengedar narkoba ke meja hijau
menyibukkan me.nyi.buk.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) sibuk: kelakuan anak-anak berandal itu -- polisi; (2) menghiraukan; mengacuhkan (memikirkan dalam-dalam dsb): ia sama sekali tidak -- perkara itu
menyingkapkan me.nying.kap.kan [v] (1) membuka (selubung, buku, pintu, dsb); menyelak atau membuka sedikit (pakaian dsb); menyingsingkan (lengan baju); (2) ki membuka; membongkar (rahasia dsb): pihak kepolisian berhasil -- rahasia kandasnya kapal itu
menyita me.nyi.ta [v] (1) mengambil, merampas, dan menahan barang, dilakukan oleh alat negara (polisi dsb) sesuai dng putusan hakim; membeslah: jaksa menuntut agar negara -- barang bukti seharga dua ratus juta rupiah; (2) cak mengambil; merampas: melukis telah -- sebagian besar waktuku
menyubordinasikan me.nyub.or.di.na.si.kan [v] menjadikan subordinasi: ke-kuatan-kekuatan politik yg saling bertarung -- lembaga-lembaga agama yg sebelumnya otonom
merahasiakan me.ra.ha.si.a.kan [v] menjadikan rahasia; tidak mengumumkan; menyembunyikan: untuk kepentingan penyelidikan, polisi ~ nama-nama penyelundup
merantai me.ran.tai [v] mengikat dng rantai; membelenggu: polisi ~ pencuri itu dan menggiringnya ke kantor polisi
meraun me.ra.un [v] berjalan (berkendaraan) berkeliling; berjalan berputar-putar; meronda; berpatroli: mereka ~ dng mobil
meraung-raung me.ra.ung-ra.ung [v] (1) menangis dan memekik keras-keras; menggerung-gerung: anak itu ~ sambil berguling-guling di tanah; (2) berkali-kali meraung: sirene mobil polisi ~ sepanjang jalan yg didahului
merekonstruksi me.re.kon.struk.si [v] melakukan rekonstruksi: polisi menyuruh kedua penjahat itu ~ perbuatannya
merkantilisme mer.kan.ti.lis.me [n Ek] sistem ekonomi untuk menyatukan dan meningkatkan kekayaan keuangan suatu bangsa dng pengaturan seluruh ekonomi nasional oleh pemerintah dng kebijaksanaan yg bertujuan mengumpulkan cadangan emas, memperoleh neraca perdagangan yg baik, mengembangkan pertanian dan industri, dan memegang monopoli atas perdagangan luar negeri
merunut me.ru.nut [v] (1) mengikuti jejak: mereka ~ jejak itu sampai ke hilir sungai; (2) ki mengusut perkara; menyelidiki; mencari pencuri (keterangan): polisi ~ perkara pembunuhan; (3) menelusuri kembali (asal bentuk bahasa dsb)
metro met.ro [n] jaringan jalan kereta api di bawah tanah: pembangunan -- sbg transportasi umum bawah tanah merupakan usaha mengurangi kepadatan lalu lintas [kp] metropolitan
mineral mi.ne.ral [n] (1) benda padat homogen bersifat takorganis yg terbentuk secara alamiah dan mempunyai komposisi kimia tertentu, jumlahnya sangat banyak, msl tembaga, emas, intan; barang tambang; pelikan; (2) zat organik yg dl jumlah tertentu diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme normal yg diperoleh melalui makanan sehari-hari
minyak kastor minyak jarak; kastroli
minyak lavender [Kim] minyak bauan yg diperoleh dr pucuk bunga jenis Lavendula latifolia, digunakan dl wangi-wangian
minyak mengering [Kim] minyak yg menyerap oksigen atau yg berpolimer menjadi massa padat dng adanya oksigen, digunakan dl cat untuk membentuk lapisan keras yg melekat
misa mi.sa [n Kat] upacara ibadat utama dl Gereja Katolik, yg di dalamnya roti dan anggur yg dikurbankan berubah zatnya menjadi kehadiran Kristus
misdinar mis.di.nar [n] pemuda atau pemudi yg melayani pastor dl upacara gereja Katolik; pelayanan misa
misi mi.si [n] (1) perutusan yg dikirimkan oleh suatu negara ke negara lain untuk melakukan tugas khusus dl bidang diplomatik, politik, perdagangan, kesenian, dsb: -- perdagangan kita akan mengadakan kunjungan ke luar negeri; (2) tugas yg dirasakan orang sbg suatu kewajiban untuk melakukannya demi agama, ideologi, patriotisme, dsb; (3) Kris kegiatan menyebarkan Kabar Gembira (Injil) dan mendirikan jemaat setempat, dilakukan atas dasar pengutusan sbg kelanjutan misi Kristus;
misionaris mi.si.o.na.ris [n Kris] (1) orang yg melakukan penyebaran warta Injil kpd orang lain yg belum mengenal Kristus; (2) imam Kristen (Katolik) yg melakukan kegiatan misi
mola mo.la [n Dok] gumpalan darah yg keluar dr rahim ketika wanita mengalami keguguran; mudigah yg tidak jadi (gugur) [n] ikan suku Cyprinidae, hidup di air tawar, berbadan panjang agak pipih dng sisik sangat kecil, makanannya plankton; Hypopthalmichthys molitrix
mongoloid mo.ngo.lo.id [a] berhubungan dng karakteristik yg dimiliki oleh orang-orang ras Mongol [n Dok] penyakit bawaan dng gejala kepala kecil, mata sipit miring ke atas samping, lidah tebal, dan retardasi mental; mongolisme; sindrom Down; facies mongoloides
mono- mo.no- [bentuk terikat] tunggal; sendiri; satu; satu-satunya: monopoli; monoteisme
monomer mo.no.mer [n] (1) kelompok kecil molekul yg dapat dirangkaikan dan disebut polimer; (2) senyawa kimia yg dapat dipolimerisasi
monopsoni mo.no.pso.ni [n Ek] keadaan pasar secara tidak seimbang yg dipengaruhi oleh seorang pembeli; oligopsoni yg terbatas pd seorang pembeli
monsinyur mon.si.nyur [n Kat] gelar dan sebutan untuk semua wali gereja dl agama Kristen Katolik, umumnya bagi anggota rumah tangga kepausan yg dahulu merupakan gelar jabatan, tetapi sekarang sbg gelar kehormatan
motif mo.tif [n] (1) pola; corak: ia menyukai kain batik dng -- parang; (2) salah satu dr antara gagasan yg dominan di dl karya sastra, yg dapat berupa peran, citra yg berulang, atau pola pemakaian kata; (3) alasan (sebab) seseorang melakukan sesuatu: polisi belum menemukan -- pembunuhan itu
nafta petroleum fraksi petroleum dl selang gasolin
nasi-nasi na.si-na.si [n] (1) tumbuhan, akarnya direbus untuk obat sakit perut; Callicarpa longifolia; (2) akar nasi-nasi
negara ne.ga.ra [n] (1) organisasi dl suatu wilayah yg mempunyai kekuasaan tertinggi yg sah dan ditaati oleh rakyat; (2) kelompok sosial yg menduduki wilayah atau daerah tertentu yg diorganisasi di bawah lembaga politik dan pemerintah yg efektif, mempunyai kesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya: kepentingan -- lebih penting dp kepentingan perseorangan
negara Islam negara yg setiap perilaku politiknya didasarkan atas nilai-nilai atau ajaran agama Islam yg bersumber pd Alquran dan hadis Nabi Muhammad saw.
negara sekular negara yg memisahkan agama politik negara
negara totaliter negara yg menggunakan segala-galanya (manusia dan benda) untuk kepentingan negara; negara yg menguasai segenap kehidupan sosial, ekonomi, dan politik para warganya
negarawan ne.ga.ra.wan [n] ahli dl kenegaraan; ahli dl menjalankan negara (pemerintahan); pemimpin politik yg secara taat asas menyusun kebijakan negara dng suatu pandangan ke depan atau mengelola masalah negara dng kebijaksanaan dan kewibawaan: beliau merupakan pahlawan besar dan -- agung
nekat ne.kat [a] (1) berkeras hati; dng keras atau kuat kemauan: meskipun sudah dilarang oleh polisi, mereka -- masuk; seorang demonstran -- melemparkan diri pd kawat berduri; (2) terlalu berani (dng tidak berpikir panjang lagi): sekarang banyak penodong yg --; (3) tidak mempedulikan apa-apa lagi (krn putus harap, hilang akal, malu sekali, dsb): krn sangat malu, ia -- meninggalkan kampung halaman dan keluarganya; (4) tetap tidak mau (mengalah, menurut, menyerah, dsb); bersikeras; mengotot: sebenarnya ia sudah kalah, tetapi masih -- saja
neoprena ne.o.pre.na [n Kim ] nama generik untuk karet sintetik yg terbuat dr polimerisasi kloroprena yg tahan thd minyak, gemuk, zat kimia, panas, sinar matahari, dan ozon
neraca ne.ra.ca [n] (1) alat untuk mengukur berat (terutama yg berukuran kecil), biasanya berupa batang lurus dng dua mangkuk yg digantungkan pd kedua ujungnya untuk tempat anak timbangan dan benda yg ditimbang, spt alat yg dipakai untuk menimbang emas; (2) Dag catatan perbandingan untung rugi, utang-piutang, pemasukan dan pengeluaran, dsb: tiap akhir tahun perusahaan harus membuat --; (3) perimbangan (politik, kekuatan, dsb): -- politik di Vietnam bergeser ke kiri; (4) Fis peranti untuk menimbang massa benda
nominal no.mi.nal [a] (1) hanya namanya: ia hanya secara -- sbg presiden, sedangkan yg menentukan haluan politik adalah orang lain; (2) menurut yg tercatat atau apa yg tertulis saja: harga --; nilai -- [a Ling] bersangkutan dng nomina
nonblok non.blok [a] tidak bergabung dl satu blok tertentu (tt negara, partai politik, dsb); netral: negara itu telah menyatakan kesediaannya untuk mengambil bagian dl Konferensi Negara-Negara -- tahun ini
notabene no.ta.be.ne [n] (1) (tanda peringatan, disingkat pd bagian akhir surat dsb yg berarti) perhatian; catatan tambahan; (2) sekaligus juga ...; di samping ... juga ...: yg saya panggil adalah juru potret yg -- wartawan; tugas polisi adalah melindungi hukum dr pelanggar hukum yg -- anggota masyarakat
nyali nya.li [n] (1) empedu; (2) ki perasaan: tidak punya -- orang yg memukuli anak kecil itu; (3) ki keberanian: pecah -- nya, hilang keberaniannya; (4) Bio proliferasi lokal jaringan tumbuhan yg menghasilkan pembengkakan dng bentuk khas dan amat berbeda dng organ normal lain, biasa terbentuk sbg responsi thd serangan patogen
obstruksi ob.struk.si [n] (1) sumbatan, rintangan (cairan yg tidak dapat mengalir atau bergerak dl saluran, spt adanya batu dl empedu, adanya lumpur dl pipa air); (2) Pol penghambatan yg dilakukan oleh golongan politik tertentu untuk menghalangi diterimanya suatu undang-undang atau peraturan oleh Dewan Perwakilan Rakyat
oknum ok.num [n] (1) penyebut diri Tuhan dl agama Katolik; pribadi: kesatuan antara Bapak, Anak, dan Roh Kudus sbg tiga -- keesaan Tuhan; (2) orang seorang; perseorangan; (3) orang atau anasir (dng arti yg kurang baik): -- yg bertindak sewenang-wenang itu sudah ditahan
onomasiologi ono.ma.si.o.lo.gi [n Ling] penyelidikan tt hubungan semantis antara lambang bahasa dan hal-hal yg diartikannya, termasuk dl hal ini penyelidikan mengenai polisemi dan sinonimi
opas [ark n] (1) penjaga kantor; (2) agen polisi
oposisi opo.si.si [n] (1) Pol partai penentang di dewan perwakilan dsb yg menentang dan mengkritik pendapat atau kebijaksanaan politik golongan yg berkuasa; (2) Ling pertentangan antara dua unsur bahasa untuk memperlihatkan perbedaan arti
pace pa.ce [Jw n] mengkudu, Morinda citrifolia
padri pad.ri [n] (1) pendeta Katolik; pastor; (2) pendeta Kristen
palsu pal.su [a] (1) tidak tulen; tidak sah; lancung (tt ijazah, surat keterangan, uang, dsb); (2) tiruan (tt gigi, kunci, dsb); (3) gadungan (tt polisi, tentara, wartawan, dsb); (4) curang; tidak jujur (tt permainan dsb); (5) sumbang (tt suara dsb)
panel pa.nel [n] (1) bagian dr permukaan pintu (dinding, langit-langit, dsb) berupa papan tipis dsb, biasanya berbentuk persegi panjang, dipasang di dl bingkai, terletak lebih rendah atau lebih tinggi dp permukaan sekitarnya; (2) potongan bahan dr jenis atau warna yg berbeda yg disisipkan pd pakaian; (3) lembaran tipis (dr papan atau logam) tempat melekatkan alat (peranti) pengontrol: di dekat kemudi ada -- berisi tombol-tombol untuk mengontrol lampu dan oli; (4) Graf papan peraga untuk pameran, berbentuk persegi panjang, terbuat dr papan lapis, logam, atau bahan lain, digunakan untuk menempelkan foto, gambar, teks yg dipamerkan [n] kelompok pembicara yg dipilih untuk berbicara dl diskusi dan menjawab pertanyaan di depan hadirin (penonton, pendengar)
panglima tertinggi pemimpin yg paling tinggi kedudukan dan kewenangannya dl angkatan bersenjata dan kepolisian
pantas pan.tas [a] (1) patut; layak: ia memang sudah -- menjadi juara, permainannya mengagumkan; (2) sesuai; sepadan: ia -- menjadi pemain voli krn tubuhnya tinggi dan kekar; (3) kena benar; cocok: gadis itu -- mengenakan kebaya merah itu; (4) tidak mengherankan: -- anak itu tidak naik kelas, ternyata dia malas; (5) tampak elok (bagus, cantik, tampan): orang itu tidak -- memakai kumis dan janggut [kl a] cepat; tangkas; cekatan: kuda ini sangat --
papi pa.pi [n cak] (1) ayah; bapak; (2) panggilan (sapaan) kpd orang tua laki-laki [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai sbg bahan industri, Exocarpus latifolia; (2) kayu papi
paramiliter pa.ra.mi.li.ter [a] berkaitan dng pasukan keamanan yg disusun, spt pasukan militer dan berfungsi sbg unsur pembantu tentara: ratusan polisi dan pasukan -- mengepung tempat persembunyian pemimpin pemberontak itu
paratiroid pa.ra.ti.ro.id [n Dok] kelenjar yg terletak di daerah kelenjar gondok, berfungsi dl metabolisme kalsium dan fosfor
paroki pa.ro.ki [n Kat] daerah (kawasan) penggembalaan umat Katolik yg dikepalai oleh pastor atau imam
parokial pa.ro.ki.al [a] (1) bersifat paroki; (2) ki terbatas; sempit; picik (tt pandangan politik dsb)
paronomasia pa.ro.no.ma.sia [n Ling] permainan kata-kata dng memanfaatkan polisemi atau homonimi
partai par.tai [n] (1) perkumpulan (segolongan orang) yg seasas, sehaluan, dan setujuan (terutama di bidang politik); (2) penggolongan pemain dl bulu tangkis dsb: -- ganda; -- tunggal; (3) kumpulan barang dagangan yg tidak tentu banyaknya: dijual satu -- kain sarung; kita boleh membeli -- besar atau -- kecil
partai kader struktur kepartaian yg dimonopoli oleh sekelompok anggota partai yg terkemuka
partai massa partai politik yg mengutamakan kekuatan berdasarkan keunggulan jumlah anggota
partai oposisi partai politik yg tidak ikut serta dl kabinet
partai pemerintah partai politik yg mendukung pemerintah yg sedang berkuasa
partai revolusioner partai yg bertujuan meruntuhkan atau merombak sistem politik yg ada
partikularisme par.ti.ku.la.ris.me [n] (1) sistem yg mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum; (2) aliran politik, ekonomi, kebudayaan yg mementingkan daerah atau kelompok khusus; sukuisme
pasukan anjing pa.suk.an anjing pasukan (polisi dsb) yg dilengkapi dng anjing pelacak
patah kemudi tumbuhan yg dapat dibuat obat; Senecio sonchifolius
paus pa.us [n] ikan laut yg besar, tidak bernapas dng insang, tetapi dng paru-paru, termasuk binatang menyusui; ikan lodan; ikan gajah mina [n] pemimpin tertinggi agama Katolik (berkedudukan di Roma)
pegat pe.gat [v] me.me.gat v (1) menahan (menghadang dsb) di jalan; mencegat: polisi ~ mobil perampok itu di tengah jalan; (2) memutuskan (perhubungan dsb): maksud negara itu hendak ~ pertalian Indonesia dng luar negeri
pegawai negeri pegawai pemerintah yg berada di luar politik, bertugas melaksanakan administrasi pemerintahan berdasarkan perundang-undangan yg telah ditetapkan
pelarut mengionkan pe.la.rut mengionkan pelarut yg di dalamnya suatu elektrolit akan terionkan
pelobian pe.lo.bi.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menghubungi atau melakukan pendekatan (thd pejabat pemerintah atau pemimpin politik) untuk mempengaruhi keputusan atau masalah yg dapat menguntungkan sejumlah orang; usaha untuk mempengaruhi pihak lain dl memutuskan suatu perkara atau soal, biasanya dng berunding secara tidak resmi atau secara pribadi; (2) Pol bentuk partisipasi politik yg mencakup usaha individu atau kelompok untuk menghubungi para pejabat pemerintah atau pemimpin politik dng tujuan mempengaruhi keputusan atau masalah yg dapat menguntungkan sejumlah orang
pemanggilan kembali pe.mang.gil.an kembali tindakan memanggil yg dilakukan oleh suatu partai politik atau golongan thd wakilnya agar keluar dr keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat
pemasyarakatan pe.ma.sya.ra.kat.an [n] proses, cara, perbuatan memasyarakatkan (memasukkan ke dl masyarakat, menjadikan sbg anggota masyarakat, dsb): tahap -- tahanan politik sudah selesai
pembakuan pem.ba.ku.an [n] proses, cara, perbuatan membakukan: salah satu tujuan politik bahasa nasional ialah -- bahasa Indonesia
pembelokan pem.be.lok.an [n] proses, cara, perbuatan membelok [n] (1) proses, cara, perbuatan membelok atau membelokkan: -- politik luar negeri ke arah perdamaian dan persahabatan mendapat dukungan luas; (2) tempat berbelok; tikungan
pemecah masalah pe.me.cah masalah pemimpin politik yg pragmatis, modern, dan cenderung bersifat birokratis-teknokratis dl memecahkan persoalan
pemerintah pe.me.rin.tah [n] (1) sistem menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagiannya; (2) sekelompok orang yg secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasaan; (3) penguasa suatu negara (bagian negara): ~ negeri dimisalkan pengemudi negara; negara memerlukan ~ yg kuat dan bijaksana; (4) badan tertinggi yg memerintah suatu negara (spt kabinet merupakan suatu pemerintah): beberapa anggota DPR meminta supaya ~ segera menyerahkan rancangan undang-undang itu ke DPR; jawaban ~ dibacakan oleh Menteri Dalam Negeri; (5) negara atau negeri (sbg lawan partikelir atau swasta): baik sekolah ~ maupun sekolah partikelir harus dibangun tiga tingkat; (6) pengurus; pengelola: ~ perkebunan dan tambang
pemerintah kesatuan pe.me.rin.tah kesatuan sistem politik dl seluruh kekuasaan yg dipusatkan pd pemerintah nasional
pemusatan pe.mu.sat.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memusatkan: ~ tenaga dan pikiran; ~ kapal perang pd tempat-tempat yg strategis; (2) Pol perubahan kekuasaan politik dr badan-badan pemeritah daerah ke pemerintah pusat; (3) Pol penyerahan kekuasaan dr pembuat undang-undang kpd anggota eksekutif
pemusnahan pe.mus.nah.an [n] proses, cara, perbuatan memusnahkan; pembinasaan; pelenyapan: polisi tidak berhak melakukan -- barang bukti
pencahar pen.ca.har [n] obat pencuci perut; obat urus-urus (spt kastroli, garam inggris)
pencarian pen.ca.ri.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mencari: ~ buron yg dilakukan pihak polisi itu mengalami kegagalan; (2) pekerjaan dsb yg menjadi pokok penghidupan: ~ nya berdagang
pencegatan pen.ce.gat.an [n] proses, cara, perbuatan mencegat: polisi akan melakukan ~ thd sebuah mobil buronannya yg diperkirakan akan melewati jalan itu
pengadu peng.a.du [n] (1) orang yg suka mengadu: anak itu ~ benar; (2) orang yg mengadukan: tiba-tiba saja perkara itu sudah di tangan polisi, siapa gerangan ~ nya; (3) Huk orang yg membuat pengaduan dng mengajukan permohonan untuk penuntutan atas diri seseorang melalui prosedur hukum
pengakap pe.nga.kap [n] (1) (pasukan) peronda; patroli; (2) pandu
pengakuan negara peng.a.ku.an negara [Pol] proses yg menjadikan suatu kesatuan politik menjadi anggota hukum internasional dan diterima sbg anggota baru masyarakat internasional
pengamuk peng.a.muk [n] orang yg mengamuk: akhirnya ~ itu dapat dilumpuhkan polisi
pengancam peng.an.cam [n] orang yg mengancam: ~ nya sudah ditangkap polisi
penganut peng.a.nut [n] pengikut (aliran politik); pemeluk (agama, kepercayaan): ia seorang ~ agama yg taat
pengasingan peng.a.sing.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengasingkan; (2) tempat mengasingkan orang (lawan politik); interniran
pengecekan pe.nge.cek.an [n] proses, cara, perbuatan mengecek; pemeriksaan; penelitian: menurut ~ polisi, perkelahian itu hanya gara-gara soal sepele
pengeroyokan pe.nge.ro.yok.an [n] proses, cara, perbuatan mengeroyok: para pelaku dl ~ itu sudah ditangkap polisi
penggabungan peng.ga.bung.an [n] proses, cara, perbuatan menggabungkan:; ~ partai-partai politik itu berjalan lancar
penghujat peng.hu.jat [n] orang yg menghujat: pejabat itu mengajukan ~ dirinya kpd kepolisian
penipuan pe.ni.pu.an [n] proses, cara, perbuatan menipu; perkara menipu (mengecoh): berbagai-bagai cerita tt ~ telah dilaporkan kpd polisi
penjagaan pen.ja.ga.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menjaga; (2) pemeliharaan: ~ tanaman itu dilakukan dng sungguh-sungguh; (3) pengawasan: ~ daerah pantai dilakukan oleh satuan polisi perairan
penyederhanaan pe.nye.der.ha.na.an [n] proses, cara, perbuatan menyederhanakan: -- partai politik dilakukan menjelang pemilihan umum
penyidik pe.nyi.dik [n] pejabat polisi Republik Indonesia atau pejabat pegawai negeri sipil tertentu yg diberi kewenangan khusus oleh undang-undang untuk melakukan penyidikan
penyodomi pe.nyo.do.mi [n] orang yg melakukan sodomi: dua tersangka -- thd bocah jalanan telah ditangkap polisi
peptida pep.ti.da [n] amida yg berasal dr beberapa asam amino dan diperoleh dng hidrolisis atas protein
pepton pep.ton [n] (1) hasil hidrolisis dr protein yg dapat larut dl air; (2) makanan yg telah dicerna atau dihancurkan oleh pepsin
peracunan pe.ra.cun.an [n] proses, cara, perbuatan meracun atau meracuni: perkara ~ itu sudah di tangan polisi
perampokan pe.ram.pok.an [n] (1) proses, cara, perbuatan merampok; (2) perkara merampok: ~ itu telah ditangani oleh polisi
perang terbatas perselisihan bersenjata yg dilakukan untuk tujuan politik terbatas dng pembatasan thd penggunaan kekuatan yg dilibatkan serta pembatasan wilayah pergolakannya
perbatasan per.ba.tas.an [n] (1) batas; (2) daerah atau jalur pemisah antara unit-unit politik (negara); daerah dekat batas: daerah -- Indonesia di wilayah Kalimantan Barat meminta perhatian khusus
perestroika pe.res.tro.i.ka [n] pembaruan dl berbagai bidang politik, ekonomi, sosial
pergolakan per.go.lak.an [n] keadaan tidak tenang; kekeruhan dl lapangan politik; huru-hara dsb; perjuangan hidup: pd tahun itu terjadi ~ besar-besaran antara pengikut kaisar melawan kaum bangsawan; waktu ~ merebut kemerdekaan, ia ikut berjuang sbg tentara pelajar
perintis pe.rin.tis [n] (1) orang yg memulai mengerjakan sesuatu; pelopor: para ~ kemerdekaan mendapat penghargaan dr Pemerintah; (2) usaha pertama atau permulaan; pembuka jalan: penerbangan ~ ke daerah-daerah terpencil; (3) pasukan polisi (tentara) yg melakukan serangan pendahuluan; (4) penduduk yg mula-mula membuka daerah baru
perkara per.ka.ra [n] (1) masalah; persoalan: ini hanya -- kecil saja; (2) urusan (yg perlu diselesaikan atau dibereskan): ia tersangkut -- polisi; masalah itu adalah -- saya, bukan urusanmu; (3) tindak pidana: kedua saudagar besar itu tersangkut dl -- penyelundupan; (4) tentang; mengenai: sudahlah, -- uang jangan kaurisaukan; (5) cak karena: perkelahian itu hanya -- uang seribu rupiah
permaduan per.ma.du.an [n] poligami (hal perkawinan seorang laki-laki dng perempuan lebih dr seorang)
pers opini pers yg dng tegas membela dan mengemukakan doktrin dan gagasan sbg bagian politik pemberitaannya: -- perjuangan surat kabar yg terbit pd zaman Hindia Belanda, bercorak nasional dan menyuarakan kepentingan kaum pergerakan
perseptif per.sep.tif [a] (1) mempunyai kesadaran yg tajam; tajam tilik; cepat mengerti; cerdik; (2) berhubungan dng pengertian: dl politik, realitalah yg penting krn realita bisa objektif, bisa subjektif, dan bisa pula --
persona nongrata per.so.na non.gra.ta [n] (1) orang yg tidak disukai (disenangi); (2) sikap politik yg dilaksanakan oleh pemerintah thd (seseorang) warga negara asing yg berada di wilayah negara tsb dan mempunyai kekebalan diplomatik
pertentangan per.ten.tang.an [n] (1) perihal bertentangan; perlawanan: ~ di antara partai politik tidak lagi sehebat dulu; (2) perselisihan; pertikaian: kedua negara itu memang mempunyai ~ politik
pertepel per.te.pel lihat portofolio
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
perut pe.rut [n] (1) bagian tubuh di bawah rongga dada: mandi lenggang -- (melenggang -- ) upacara mandi ketika hamil tujuh bulan; (2) alat pecernaan makanan di dl rongga, di bawah rongga dada (terutama yg berupa kantung tempat mencernakan makanan dan usus): -- nya mulas; -- nya sudah kosong; (3) kas makanan (rezeki, nafkah): sebenarnya bukan urusan politik lagi, melainkan urusan --; (4) bagian yg terdapat di tengah atau di dl suatu benda: tak berkelipat -- , ki tidak dapat menyimpan rahasia; (5) ki kandungan (rahim): pd waktu itu engkau masih di dalam -- ibumu; (6) ki barang apa yg yg rupanya atau bentuknya menyerupai perut 1 atau 2 [n] gulungan kecil: benang yg diurai itu digulung kecil-kecil seperut-seperut
perwira menengah kelompok pangkat dl ketentaraan, satu tingkat di bawah kelompok perwira tinggi dan satu tingkat di atas kelompok perwira pertama, meliputi kolonel, letnan kolonel, dan mayor; (2) kelompok pangkat dl kepolisian, satu tingkat di bawah kelompok perwira tinggi dan satu tingkat di atas kelompok perwira pertama, meliputi senior superintenden, superintenden, dan aisten superintenden
perwira pertama kelompok pangkat dl ketentaraan, satu tingkat di bawah kelompok perwira menengah dan satu tingkat di atas kelompok bintara, meliputi kapten, letnan satu, dan letnan dua; (2) kelompok pangkat dl kepolisian, satu tingkat di bawah kelompok perwira menengah dan satu tingkat di atas kelompok bintara tinggi, meliputi senior inspektur polisi, inspektur polisi satu, dan inspektur polisi dua
pesta kritik perayaan untuk bebas mengkritik suatu masalah yg berkaitan dng (politik, ekonomi, hukum, dsb)
pintar pin.tar [a] (1) pandai; cakap: ia termasuk anak yg -- di kelasnya; (2) cerdik; banyak akal: rupanya pencuri itu lebih -- dp polisi; (3) mahir (melakukan atau mengerjakan sesuatu): mereka sudah -- membuat baju sendiri
pisit pi.sit [Lihat {pisik}] [v] me.mi.sit v (1) memijit; menekan (2) ki menanyai dng teliti atau dng ancaman (supaya mengaku, membuka rahasia, dsb): dng cara ~ pencuri itu, polisi memperoleh keterangan tt peristiwa pencurian itu
pitam otak keadaan yg disebabkan oleh jejas akut pd pembentuk darah otak, spt perdarahan, emboli, dan ditandai dng pingsan mati, biasanya diikuti dng kelumpuhan; apoplexicerebri
piung pi.ung [kl n] pegawai polisi: -- dan marinyo pun menangkap orang-orang yg mabuk
pluralisme plu.ra.lis.me [n] keadaan masyarakat yg majemuk (bersangkutan dng sistem sosial dan politiknya)
plutokrasi plu.to.kra.si [n Pol] sistem politik yg dikuasai oleh kaum kaya atau kaum pemilik modal (kapitalis)
perwira tinggi kelompok pangkat tertinggi dl angkatan darat, satu tingkat di atas kelompok perwira menengah, meliputi jenderal besar, jenderal, letnan jenderal, mayor jenderal, dan brigadir jenderal; (2) kelompok pangkat tertinggi dl angkatan laut, satu tingkat di atas kelompok perwira menengah, meliputi laksamana besar, laksamana, laksamana madya, laksamana muda, dan laksamana pertama; (3) kelompok pangkat tertinggi dl angkatan udara, satu tingkat di atas kelompok perwira menengah, meliputi marsekal besar, marsekal, marsekal madya, marsekal muda, dan marsekal pertama; (4)kelompok pangkat tertinggi dl kepolisian, satu tingkat di atas kelompok perwira menengah, meliputi jenderal polisi, komisaris jenderal polisi, inspektur jenderal polisi, dan brigadir jenderal polisi
pihak pi.hak [n] (1) sisi (yg sebelah); bagian: -- atas; -- bawah; -- kanan; -- kiri; (2) arah; jurusan: seakan-akan angin datang dr segala --; (3) satu dr golongan (partai, orang) yg bertentangan atau berlawanan (dl perang, permainan, politik, perjanjian, dsb): dl perang ini -- yg menang dan -- yg kalah sama-sama menderita kerusakan; saya yakin dia akan melindungi -- yg benar; kedua (belah) -- , kedua-duanya (tt dua golongan atau dua orang yg bertentangan); (4) (pd -- ) dl hal; mengenai: pd -- agama, mereka itu bersikap netral; (5) orang yg termasuk dl satu lingkungan dan kepentingan; kalangan: lurah melaporkan hal tsb kpd -- berwajib; -- kejaksaan belum mengetahui tt ditangkap-nya penjahat itu; (6) orang; golongan: korban bencana alam itu memerlukan uluran tangan dr semua --
pohon keben pohon yg berasal dr Asia Tenggara, termasuk keluarga Hecythidaceae, biasanya tumbuh di sepanjang pantai yg berpasir dan berbatu, bunganya spt sikat berwarna putih dan bertangkai panjang, buahnya apabila diperas akan mengeluarkan minyak berwarna merah, digunakan sbg bahan bakar krn mengandung oli/lemak dng kadar 3%; pohon perdamaian
porfiria por.fi.ria [n Dok] penyakit metabolisme yg langka yg menyebabkan nyeri perut dan kekacauan mental [n Geo] batuan beku terdiri atas kristal ukuran sedang atau besar yg tertata dl matriks butiran halus
portepel por.te.pel [n] portofolio
pos [n] (1) jawatan yg menyelenggarakan kirim-mengirim barang, surat, uang, dsb: pegawai --; dikirim melalui --; (2) kantor tempat kirim-mengirim surat, uang, dsb; kantor pos: ia pergi ke (kantor) -- untuk membeli perangko; (3) surat-surat dsb yg dikirim dng perantaraan pos: kartu (surat, warkat) --; tukang (pengantar) -- , pegawai pos yg mengantarkan surat-surat; (4) ark kereta (kuda) pengangkut surat dsb (pd zaman dahulu); kereta pos; kuda pos: kami menumpang kereta -- dr Semarang; (5) ark tempat perhentian kereta pos (pd zaman dahulu): tiba di -- , kusir kereta pos mengganti kudanya dng yg masih segar; (6) cak perhentian (kereta api, trem dsb): rumah mereka di belakang -- lama [n] (1) tempat penjagaan (tentara, polisi, pengamat gunung berapi, dsb): dua regu ditempatkan di -- terdepan; (2) tempat kedudukan (orang yg melakukan tugas dsb): dokter-dokter harus selalu siap di -- masing-masing; (3) cak tempat berkumpul; tempat anggota sekelompok [n] (1) jumlah uang yg disediakan untuk suatu keperluan (jawatan dsb); (2) bagian mata anggaran belanja
prakondisi pra.kon.di.si [n] kondisi yg menjadi (dapat dijadikan) landasan bagi suatu proses (usaha, pelaksanaan) pembangunan, perdamaian, revolusi, pemberontakan, dsb; prasyarat: stabilitas politik dan keamanan sangat diperlukan sbg -- pembangunan ekonomi
prekursor pre.kur.sor [n Kim] senyawa yg mendahului senyawa lain dl jalur metabolisme
produksi kotor jumlah keseluruhan bahan organik yg terbentuk dl satu waktu tertentu, termasuk yg langsung digunakan untuk proses metabolisme
progresif prog.re.sif [a] (1) ke arah kemajuan; (2) berhaluan ke arah perbaikan keadaan sekarang (tt politk); (3) bertingkat-tingkat naik (tt aturan pemungutan pajak dsb)
Protestantisme Pro.tes.tan.tis.me [n] aliran dl agama Kristen yg terpisah dr gereja Katolik Roma pd zaman reformasi (abad ke-16), yg dipelopori oleh Martin Luther
proto- (prot-) pro.to- (prot-) [bentuk terikat] (1) yg paling dasar atau bawah; yg pertama; yg terdahulu: protolitik; (2) derajat pertama sebuah senyawa
provos pro.vos [n] satuan yg bertugas sbg polisi dl kesatuan sendiri: polisi yg menyalahgunakan senjata api itu telah ditahan oleh --
puskesmas pus.kes.mas [akr] pusat kesehatan masyarakat; poliklinik di tingkat kecamatan tempat rakyat menerima pelayanan kesehatan dan penyuluhan mengenai keluarga berencana
radikalisme ra.di.kal.is.me [n] (1) paham atau aliran yg radikal dl politik; (2) paham atau aliran yg menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dng cara kekerasan atau drastis; (3) sikap ekstrem dl aliran politik
rasialis ra.si.a.lis [n] yg mempertahankan perbedaan (dl politik, sosial, ekonomi) ras, suku, bangsa, hak suku-suku bangsa; orang yg menganut paham rasialisme
rasionalisasi ra.si.o.na.li.sa.si [n] (1) proses, cara, perbuatan menjadikan bersifat rasional; proses, cara, perbuatan merasionalkan (sesuatu yg mungkin semula tidak rasional): untuk mempertahankan kebijakan politiknya, pejabat itu telah melakukan -- yg lemah; (2) proses, cara, perbuatan yg rasional (menurut rasio) atau menjadikan nisbahnya patut (baik); (3) Ek perbaikan dl perusahaan dng menghemat tenaga kerja dan biaya serta mempertinggi produksi; perbaikan nisbah antara berbagai komponen dl perusahaan sehingga perusahaan menjadi sehat: komite -- perusahaan itu mengambil langkah penghematan biaya dan pengefisienan kerja; pengurangan karyawan itu dilakukan dl rangka -- perusahaan
raun ra.un [v cak] berkeliling; ronda; patroli
reformasi re.for.ma.si [n] perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dl suatu masyarakat atau negara; -- ekonomi perubahan secara drastis untuk perbaikan ekonomi dl suatu masyarakat atau negara: perdana menteri yg baru telah menyapu kalangan oposisi dan memberikan serangan telak dng -- ekonomi
regi re.gi [n] (pengurus) perusahaan monopoli pemerintah
regionalisme re.gi.o.nal.is.me [n] (1) paham atau kecenderungan untuk mengadakan kerja sama yg erat antarnegara dl satu kawasan: ASEAN adalah suatu bentuk -- yg mulai diperhitungkan dl percaturan politik internasional; (2) ilmu pengetahuan daerah (kedaerahan)
reksa rek.sa [n] (1) ark polisi; (2) Olr penjaga
rengadean re.nga.de.an [n] (1) pohon yg berwarna merah tua, kayunya sangat keras, dapat dipakai untuk bahan rumah; Ploiarum Alternifolium; (2) kayu rengadean
reorientasi re.o.ri.en.ta.si [n] peninjauan kembali wawasan (untuk menentukan sikap dsb): pemerintah negara itu mengadakan -- dl politik luar negeri dan dalam negeri
resek re.sek [cak v] usil; mencampuri urusan orang lain /rEsEk/, me.re.sek-re.sek v (1) mencari dng meraba- raba: dl gelap itu kedua orang itu pun ~ tempat tidur masing- masing; (2) mencari keterangan; mengusut; menyelidiki: polisi ~ penduduk kampung yg dicurigai
reserse re.ser.se [n] polisi yg bertugas mencari informasi yg rahasia; polisi rahasia
reserse kriminal polisi rahasia pengusut
resor re.sor [n] (1) daerah kecil; (2) daerah kuasa: ia menjabat komandan -- kepolisian; (3) lingkungan kerja: tenaga kerja yg terdaftar pd kantor -- adalah tenaga kerja yg belum dapat disalurkan
retro- re.tro- [bentuk terikat] belakang; ke belakang; terletak di belakang: retrogresi; retrolingual
riang-riang ri.ang-ri.ang [n] gangsir [n] pohon yg kayunya keras, Ploiarum alternifolium
ringkus ring.kus [v] , me.ring.kus v (1) mengikat kaki dan tangan (atau kaki binatang yg akan disembelih): pagi-pagi benar para jagal sudah ~ kaki sapi yg akan dipotong; (2) cak menangkap; membekuk (pencuri): polisi berhasil ~ penjahat itu
Romawi Ro.ma.wi [a] (1) berkaitan dng kebudayaan, politik, bahasa, dsb dari kota Roma Kuno; (2) berkaitan dng huruf Latin; (3) berkaitan dng angka yg berasal dari daerah Mediterania (dipertentangkan dng angka Arab, spt 1, 2, 3, 4, 5,...): angka I, II, III... adalah angka --
ronda ron.da [v] , me.ron.da v berjalan berkeliling untuk menjaga keamanan; berpatroli: malam itu ia harus ~
rumah monyet pos penjagaan (polisi, tentara)
rumah pasung [ark] (1) kantor polisi; (2) rumah tempat menahan orang
rumput melian lana; Thumbergin folio
rumput perimping rumput raksasa yg tingginya mencapai 3 m, daunnya tersusun rapi spt kipas, bagian tepinya tajam, tunasnya yg muda dimakan sbg lalap krn rasanya manis; Themeda villosa; -- siak-siak tumbuhan yg akarnya dibuat obat cacing dsb, Dianella ensifolia; -- telur ikan nama rumput, Panicum trigonum
ruwet ru.wet [a] kusut; kalut; sulit; rumit: keadaan politik semakin --
saja sa.ja [adv] (1) melulu (tiada lain hanya; semata-mata): barang ini untuk contoh -- , tidak untuk dijual; (2) juga; pun (untuk menyatakan tidak tentu): asal bermaksud baik siapa -- boleh datang ke rumahku; (3) selalu; terus menerus: mengapa semalaman anakmu menangis -- ?; (4) seenaknya; sesuka hati: tanpa diperiksa lebih dahulu, dibawa -- orang itu ke kantor polisi; (5) lebih baik (sbg anjuran): sudahlah, pulang -- , tidak usah ikut menjaga adikmu di rumah sakit; (6) sekali (sbg penegas): perkara itu dapat diselesaikannya dng mudah --
saji sa.ji , ber.sa.ji v mempersembahkan sajian berupa makanan dan benda lain dl upacara keagamaan yg dilakukan secara simbolis dng tujuan berkomunikasi dng kekuatan gaib
samaran sa.mar.an [n] (1) yg disamarkan (disembunyikan, dirahasiakan): -- berhasil dng baik sehingga tidak seorang pun mengenali dirinya; (2)pengganti; palsu: ia menggunakan nama -; (3) alat untuk menyamar: pakaian preman dikenakan oleh polisi itu sbg -
sampuk sam.puk [v] me.nyam.puk v (1) melanggar; menabrak; menumbuk; membentur: kepalanya -- tiang besi; (2) menyambut (pukulan dsb); menangkis: pendekar silat itu berhasil -- serangan lawannya; (3) menepis tangan (yg sedang memegang senjata dsb): polisi -- tangan penodong yg bersenjata itu; (4) memotong (pembicaraan orang); menyelang: kurang sopan kalau kita -- perkataan orang lain; (5) mencampuri (urusan orang dsb)
sandiwara san.di.wa.ra [n] (1) pertunjukan lakon atau cerita (yg dimainkan oleh orang); drama; teater; tonil: umumnya -- modern tidak memakai layar sbg dekorasi; (2) perkumpulan drama (teater, tonil): banyak remaja yg menjadi anggota --; (3) ki kejadian (politik dsb) yg hanya dipertunjukkan untuk mengelabui mata, tidak sungguh-sungguh: penahanan thd orang itu hanya -- belaka
sarirah sa.ri.rah [n] pohon atau perdu yg tingginya 3-10 m, daun dan akarnya dapat dibuat obat, daun yg muda dapat dijadikan lalap; Acronychia laurifolia
saru sa.ru [a] tidak nyata kelihatan (kedengaran); tidak terbedakan rupanya (suaranya dsb) krn bercampur atau tidak terbedakan antara yg satu dan yg lainnya; samar: bunyinya -- dng bunyi meriam [Jw a] tidak senonoh; tidak semenggah (tt perkataan atau perbuatan) [ark n] pohon cemara (eru); Casuarina equsetifolia [Lihat {seru}]
sastra protes sastra yg berisi protes (sosial, politik, ekonomi)
sayang sa.yang [a] kasih sayang (kpd); cinta (kpd); kasih (kpd); (2) v sayang akan (kpd); amat suka akan (kpd); mengasihi; mencintai: tiada Ibu yg tidak -- kpd anaknya; (3) n cak kekasih; jantung hatiku: aduhai, -- [a] (1) kasihan; (2) (terasa) menyesal: -- benar, Anda tidak dapat mengunjungi rapat itu; -- nya, perkara itu tidak dilaporkan kpd polisi; (3) terasa rugi (tidak rela dsb) kalau ...: dimakan mabuk, dibuang --; ayam ini -- kalau disembelih; (4) tidak rela (akan); tidak ikhlas (akan): krn -- akan hartanya, ia tidak mau mengungsi ke tempat yg lebih aman
sedap malam tumbuhan terna berumpun, berdaun banyak, berbentuk pedang, tinggi kira-kira 30 cm, bunganya berwarna putih, bersusun, baunya harum (terutama pd waktu malam); Polianthes tuberosa
sehat se.hat [a] (1) baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dr sakit); waras: sampai tua ia tetap -- krn rajin berolahraga; (2) (yg) mendatangkan kebaikan pd badan: makanan dan lingkungan yg -- diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak; (3) sembuh dr sakit: dokter yg merawatnya menyatakan ia telah -- dan boleh pulang segera; (4) ki baik dan normal (tt pikiran); (5) boleh dipercaya atau masuk akal (tt pendapat, usul, alasan, dsb); (6) berjalan dng baik atau sebagaimana mestinya (tt keadaan keuangan, ekonomi, dsb); (7) dijalankan dng hati-hati dan baik-baik (tt politik dsb)
sehat masyarakat kesehatan jasmani bagi rakyat: Pusat -- Masyarakat (Puskesmas), balai pengobatan (poliklinik) di tingkat kecamatan yg diselenggarakan oleh Pemerintah
sekap se.kap [v] me.nye.kap v (1) menaruh di tempat yg tertutup; memeram buah-buahan (ditutup rapat-rapat dng daun pisang dsb): -- pisang; (2) mengurung (menutup, memingit) dl kamar dsb: para pembajak -- sanderanya selama delapan jam di pesawat itu; (3) menahan (dl penjara); memenjarakan: polisi -- tahanannya di penjara
sekaut se.ka.ut [ark n] kepala polisi (masa penjajahan Belanda)
sekongkolan se.kong.kol.an [n] persekongkolan: adanya -- penjahat di kota ini sudah diketahui polisi
seksi sek.si [n] (1) bagian dr kesatuan (dr dewan, rapat, dsb) yg bertugas mengurus sesuatu; bagian dr daerah (kepolisian dsb); bagian jalan trem (kereta api dsb); (2) (dl ketentaraan) setengah peleton [n Dok] tindakan memotong (mengiris); pemotongan; pengirisan [a] merangsang rasa berahi (tt bentuk badan, pakaian, dsb)
sektarianisme sek.ta.ri.an.is.me [n] (1) semangat membela suatu sekte atau mazhab, kepercayaan, atau pandangan agama yg berbeda dr pandangan agama yg lebih lazim diterima oleh para penganut agama tsb; (2) aliran dl politik yg antikomunikasi, reaksioner, amat emosional, tidak kritis, angkuh, dan antidialog
sel [n] bagian atau bentuk terkecil dr organisme, terdiri atas satu atau lebih inti, protoplasma, dan zat-zat mati yg dikelilingi oleh selaput sel [n] bilik kecil dan sempit (di penjara, biara, tempat perlindungan, dsb) [n] petak pd alat penghasil tenaga listrik dng reaksi kimia, biasanya pd baterai; tempat yg memuat elektrolit yg dapat menghasilkan arus listrik atau digunakan dl elektrolisis
selampai se.lam.pai [n] (1) kain sutra berbentuk pita panjang yg lebarnya 4 cm, dikalungkan di leher atau disampirkan di bahu (pd waktu membawa alat-alat kerajaan); (2) saputangan [n] ikan laut, Pseudociaena discanthus; dan Otolithoides biauritus
selebran se.leb.ran [n] imam yg memimpin upacara misa (dl agama Katolik): maka mulailah upacara perecikan tembok luar kapel dilakukan oleh -- utama
seleguri se.le.gu.ri [n] tumbuhan perdu, bunganya kuning, akarnya dijadikan obat; Sida rhombifolia
selibat se.li.bat [n] pranata yg menentukan bahwa orang-orang dl kedudukan tertentu tidak boleh kawin (dl gereja Katolik Roma, para rohaniwan yg telah ditahbiskan harus hidup membujang, tidak boleh kawin)
selulosa se.lu.lo.sa [n Bio] polisakarida yg dihasilkan oleh sitoplasma sel tanaman yg membentuk dinding sel
selundup se.lun.dup , me.nye.lun.dup v (1) menyeluduk; menyuruk: ada yg -- ke kolong tempat tidur dan ada pula yg bersembunyi di balik pintu; (2) masuk dng sembunyi-sembunyi atau secara gelap (tidak sah): kadang-kadang ada juga perahu-perahu yg membawa barang-barang gelap -- ke Toli-Toli; (3) menyusup; merembes: satu kompi dapat -- sampai ke tepi Sungai Han; (4) menukik; menghunjam: pesawat pemburu itu -- sambil memuntahkan pelurunya
sembayan sem.ba.yan [n] madu (tt poligami)
seminari se.mi.na.ri [n] lembaga pendidikan bagi para calon pendeta (padri, pastor) Katolik Roma
semitisme se.mit.is.me [n] politik yg cenderung menguntungkan orang Yahudi
semula se.mu.la [n] (seperti) yg dahulu; yg mula-mula; sediakala: kembali ke tempat -; (2) n yg mula pertama; yg pertama sekali: jumlah uang yg dikeluarkan melampaui perkiraan -; (3) n sebelum keadaan sekarang: -- ia adalah mantri polisi kecamatan; (4) adv (sejak, dari) mula-mula sekali: sejak -- sudah dilarang, tetapi ia berbuat nekat; (5) adv diulang sekali lagi (dr mula): bacalah -- supaya lebih paham
senamaki se.na.ma.ki [n] pohon yg daunnya dibuat untuk obat cuci perut; Cassia angustifolia
senior superintenden pangkat perwira menengah peringkat pertama dl kepolisian, satu tingkat di bawah brigadir jenderal polisi, satu tingkat di atas superintenden (tanda pangkatnya tiga bunga melati emas yg ditempatkan di bahu baju)
senjata gelap senjata api yg digunakan (disimpan) tanpa izin polisi
sentada sen.ta.da [n] (1) pohon, spt pohon cemara, tumbuh di tepi laut, kayunya baik dan kuat untuk perahu dan rumah; Podocarpus neriifolia; (2) kayu sentada [n] jenis semut dan ketam: semut -- , ketam --
sentadu sen.ta.du [n] belalang berwarna hijau, berkaki panjang, dan suka mengangguk-anggukkan kepala; Tenodera aridifolia [n] ulat besar berwarna hijau
serampangan se.ram.pang.an [a] (1) sembarangan saja; seenaknya saja; asal saja (tt bekerja, berkata-kata): pikir dahulu baik-baik, jangan berkata -; (2) merawak; membabi buta; tanpa ada perhitungan (tt sikap, perbuatan, dsb): pengeboman itu dilakukannya dng -- saja; (3) dng semau-maunya; sewenang-wenang: polisi tidak boleh -- menangkap dan menahan tersangka; (4) sepintas lintas; tidak dng cermat (teliti); asal saja: ia membaca -
serang se.rang [v] me.nye.rang v (1) mendatangi untuk melawan (melukai, memerangi, dsb); menyerbu: penjahat yg -- polisi itu sudah tertangkap; (2) melanda; melanggar; menimpa (tt bencana, penyakit, dsb): banjir bandang baru-baru ini telah -- kota itu; (3) menentang (spt melancarkan kritik): ada yg membela, dan ada pula yg -- kebijakan pemerintah [Mk] ber.se.rang v bertambah: rusuh hati makin -- [n Lay] mandor di kapal; kepala kelasi
serbu ser.bu [v] me.nyer.bu v (1) mendatangi dng maksud melawan (melukai, memerangi); menyerang: gerombolan bersenjata -- pos polisi; (2) mendatangi beramai-ramai atau memasuki: peminta-peminta itu -- seseorang yg membagi-bagikan uang; (3) mendatangi (mendekati) beramai-ramai untuk mendapat berita atau memotret: baru saja beliau turun dr pesawat terbang, para wartawan sudah -nya
serdang ser.dang [n] tumbuhan palem yg hidup di tanah bencah dan daunnya dapat dibuat atap; Pholidocarpus sumatrana
sergap ser.gap [v] , me.nyer.gap v (1) menyerang atau menyerbu dng tiba-tiba: sesudah -- truk barang itu, mereka melarikan diri ke arah perkampungan; (2) mendatangi dng mendadak untuk menangkap; menggerebek: polisi berhasil -- tempat per-judian itu; (3) menyergah: katanya dng --
seribulan se.ri.bu.lan [n] pohon jenis beringin; Phyllagathis rotundifolia
sersi ser.si [n] polisi rahasia; reserse [n] kain tipis yg dibuat dr bulu domba
servis ser.vis [n] pelayanan; layanan [n Olr] pukulan permulaan untuk memainkan bola (dl permainan bola voli, tenis, tenis meja, bulu tangkis) [n] seperangkat perabot (makan, minum)
servis apung servis dng bola yg melayang spt gelombang (dl permainan voli)
sesenap se.se.nap [n] tumbuhan untuk makanan binatang ternak; Alysicarpus nummularifolius
sesira se.si.ra [n] pohon kecil, Acronychia laurifolia
serobot se.ro.bot [v] , me.nye.ro.bot v (1) mengambil hak atau harta dng sewenang-wenang atau dng tidak mengindahkan hukum dan aturan (spt mencuri, merampas, menempati tanah atau rumah orang lain yg bukan haknya, menculik): ia berbuat secara nekat -- sepeda orang; ia dipersalahkan -- kekuasaan pembesarnya; ia yg -- rumah kosong itu; (2) menyerang (melanggar, menubruk) secara nekat atau dng diam-diam: ia berhasil -- bola itu dr belakang sewaktu bola itu akan kuoperkan; kucing besar itu suka -- anak ayam; (3) melakukan perbuatan (spt masuk ke rumah orang, menyela perkataan orang, dsb) dng cara yg nekat atau menyimpang dr aturan: meskipun dijaga keras, masih ada juga yg -- masuk ke stasiun; kalau hendak mendebat, boleh, tetapi jangan -- saja; (4) menggunakan jalan semau-maunya tanpa mengindahkan aturan (tt kendaraan): kalau tidak ada polisi lalu lintas, banyak becak yg -- berjalan di jalan mobil
setia kawan se.ti.a ka.wan [n] perasaan bersatu; sependapat dan sekepentingan; solider
setia kawan sosial nasional solidaritas, tenggang rasa yg sanggup merasakan dan ditunjukkan dl bentuk toleransi kpd orang lain, serta bersedia mengulurkan tangan apabila diperlukan
siak si.ak [n] (1) orang (santri) penjaga atau perawat masjid; (2) orang yg biasanya tinggal di masjid dan mendapat rezeki dr sedekah orang [n] burung elang malam, berbunyi "rak, rak"; burung siak [n] (1) tumbuhan yg akarnya dapat dibuat sbg obat cacing dsb; rumput siak-siak; Dianelle ensifolia; (2) akar siak
siasat si.a.sat [n] (1) periksa; pemeriksaan yg teliti; penyelidikan: jangan Kakanda kurang -- , kurang periksa; (2) pertanyaan (yg bermaksud menyelidiki dsb): panjang dan dl benar -- nya; sudi -- , pemeriksaan dng mengajukan pertanyaan-pertanyaan; (3) teliti; saksama: ia amat perkasa dan -- memerintah rakyat; (4) kecaman; kritik; teguran; celaan: atas -- pembaca yg bermaksud memperbaiki buku ini, lebih dahulu saya ucapkan terima kasih; (5) politik (muslihat, taktik, tindakan, kebijakan, akal) untuk mencapai suatu maksud: tiap-tiap partai mempunyai -- untuk melaksanakan cita-citanya dl ketatanegaraan; -- pemerintah untuk mengembalikan keamanan dl negeri disetujui oleh parlemen; (6) muslihat dan cara berperang: Angkatan Laut kita harus mengatur -- dl menghadapi serangan-serangan kapal selam lawan; (7) cara bekerja; cara melakukan sesuatu; metode: -- pekerjaan; -- mengajar membaca yg mula-mula sekali [kl n] siksa; aniaya; hukuman
siasat dunia politik dunia
siasat luar negeri politik luar negeri
sidik pembantu pejabat kepolisian Republik Indonesia yg diberi kewenangan tertentu untuk melakukan tugas penyidikan, diatur dl Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana
sifat si.fat [n] (1) rupa dan keadaan yg tampak pd suatu benda; tanda lahiriah: kalau menilik -- nya, tentulah ini sejenis serangga; tidak tentu -- nya, kadang-kadang bulat panjang; (2) peri keadaan yg menurut kodratnya ada pd sesuatu (benda, orang, dsb): salah satu -- anjing adalah setia kpd tuannya; (3) ciri khas yg ada pd sesuatu (untuk membedakan dr yg lain): -- puisi lain dp -- prosa; -- perawakan anak itu sudah dicatat polisi; (4) dasar watak (dibawa sejak lahir); tabiat: ia tidak mempunyai -- kesatria
sikas si.kas [n] pohon yg batangnya mirip pakis, daunnya mirip palem, tetapi lebih kaku dan mengumpul tegak pd ujung batang; Cycas revolita
silikona si.li.ko.na [n Kim] polimer hidrokarbon bersilikon yg digunakan dl pelumas, pemoles, dan lak
simpatisan sim.pa.ti.san [n] orang yg bersimpati (kpd partai politik dsb)
simpur sim.pur [n] nama jenis pohon, spt -- hutan (jantan), Dillenia meliosmifolia; -- paya, Dillenia pulchella
sindikat kriminal gabungan (kerja sama) beberapa orang (perusahaan dsb) yg bergerak dl bidang usaha yg melanggar hukum, spt penyelundupan emas atau penjualan ganja; -- politik gabungan (kerja sama) beberapa orang (perusahaan dsb) yg bergerak dl bidang politik (pemerintahan): susunan kabinet itu telah dipaketkan dl -- politik yg bertugas mempertahankan kepentingan golongan berkuasa
sinis si.nis [a] (1) bersifat mengejek atau memandang rendah: ia tersenyum -- melihat orang itu; (2) tidak melihat suatu kebaikan apa pun dan meragukan sifat baik yg ada pd sesuatu: dia sangat -- melihat perkembangan politik dewasa ini
sirus si.rus [n] (1) Zool struktur spt benang tipis atau filamen; (2) Zool silium yg telah bersatu pd protozoa tertentu; (3) Zool rambut pd antena atau kaki serangga tertentu; (4) Zool penjuluran pd parapodium yg terdapat pd cacing poliket; (5) Zool penjuluran pd tudung ikan lanset atau di sekitar muka ikan; (6) Bot penjuluran spt lingkaran daun pd batang lili laut; (7) Zool alat kopulator pd cacing pipih; (8) Met awan terpisah-pisah yg mempunyai bentuk serabut halus berwarna putih perca-perca atau jalur-jalur sempit dng warna putih
sisik si.sik [n] (1) lapisan kulit yg keras dng keping-keping (pd ikan, ular, kaki ayam, dsb); (2) Bot dedaunan kecil dan tidak hijau spt terlihat pd kuncup atau batang termodifikasi [Jk n] sugi (tembakau): tembakau -- [n] -- bentuk jenis rumput, digunakan sbg pakan ternak; Desmodium triflorum [Jw n] , -- melik tanda-tanda yg memberikan petunjuk (barang) bukti; jejak: polisi masih mempunyai waktu dan kesempatan untuk mencari -- melik kejahatan itu
sita si.ta [n] (1) tuntutan pengadilan; (2) perihal mengambil dan menahan barang menurut keputusan pengadilan oleh alat negara (polisi dsb); pembeslahan [kl a] putih bersih: tanahnya perak -- sumarak
slip [n] tergelincir; selip [n] carik kertas (biasanya berukuran seperempat folio) [n Ark] bahan tanah liat halus yg digunakan untuk melapisi permukaan gerabah yg belum dibakar
slogan slo.gan [n] (1) perkataan atau kalimat pendek yg menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu: negara ASEAN berpegang pd -- untuk tetap hidup berdampingan secara damai; (2) perkataan atau kalimat pendek yg menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dsb: usaha peningkatan kesejahteraan rakyat tetap merupakan -- yg selalu memikat
sonokeling so.no.ke.ling [n] pohon, kayunya keras, Dalbergia latifolia
sosialisme so.si.a.lis.me [n] ajaran atau paham kenegaraan dan ekonomi yg berusaha supaya harta benda, industri, dan perusahaan menjadi milik negara: berkecimpung dng tokoh-tokoh politik --
sosiodrama so.si.o.dra.ma [n] (1) drama yg bertujuan memberikan informasi kpd masyarakat tt masalah sosial politik; (2) Dik metode bel-ajar yg memakai drama kemasyarakatan sbg media
sosiologi perdesaan cabang sosiologi tt masalah kehidupan, ekonomi, sosial, dan politik dl masyarakat desa
sosiologi sastra sastra karya para kritikus dan sejarawan yg terutama mengungkapkan pengarang yg dipengaruhi oleh status lapisan masyarakat tempat ia berasal, ideologi politik dan sosialnya, kondisi ekonomi serta khalayak yg ditujunya
spektakel spek.ta.kel [n] pertunjukan; tontonan : penonton terpukau oleh segala macam -- politik di negara tercinta ini
spesialistis spe.si.a.lis.tis [a] bersifat keahlian dl keterampilan atau suatu cabang ilmu: dunia polisi terikat pd zamannya krn pd hakikatnya dia mengacu pd bentuk pekerjaan yg semakin berstruktur rasional dan --
spion spi.on [n] (1) orang yg berusaha mendapatkan keterangan secara rahasia, terutama rahasia militer negara lain; mata-mata; (2) petugas kepolisian yg mengadakan pengusutan secara rahasia thd orang-orang yg dicurigai; agen polisi rahasia; detektif: penjagaan itu dimaksudkan untuk mempertahankan rahasia pabrik thd -- dr pabrik lain
stabil sta.bil [a] (1) mantap; kukuh; tidak goyah (tt bangunan, pemerintah, dsb): situasi politik dl negeri kita --; (2) tetap jalannya; tenang; tidak goyang (tt kendaraan, kapal, dsb): setelah barang-barang dibuang ke laut, kapal -- kembali; (3) tidak berubah-ubah; tetap; tidak naik turun (tt harga barang, nilai uang, dsb): harga kopra sekarang mulai --
sterol ste.rol [n Kim] alkohol tidak jenuh, ditemukan dl alam pd setiap hewan dan sel tumbuhan (kecuali sel bakteri) yg memainkan peranan penting dl metabolisme
stirena sti.re.na [n Kim] cairan toksik tidak berwarna dng bau aromatik kuat, tidak larut dl air, tetapi larut dl alkohol dan eter, digunakan untuk membuat polimer, plastik, dan karet sintetik
strategi nasional seni dan ilmu mengembangkan dan menggunakan berbagai kekuatan nasional, baik dl masa damai maupun dl masa perang, untuk mendukung pencapaian tujuan yg ditetapkan oleh politik nasional
suasana su.a.sa.na [n] (1) hawa; udara: -- meliputi bumi; (2) keadaan sekitar sesuatu atau dl lingkungan sesuatu: -- pedusunan berlainan dng -- perkotaan; (3) keadaan suatu peristiwa: politik luar negeri disesuaikan dng -- internasional masa kini
sundal sun.dal [a] buruk kelakuan (tt perempuan); lacur; jalang; (2) n perempuan jalang; pelacur [n] , -- bolong hantu dsb berwujud perempuan cantik yg punggungnya bolong (berlubang); puntianak; langsuir [n] , -- malam pohon yg bunganya harum pd malam hari; Polianthes tuberosa
superintenden su.per.in.ten.den [n] pangkat perwira menengah peringkat kedua dl kepolisian, satu tingkat di bawah senior superintenden, satu tingkat di atas asisten superintenden (tanda pangkatnya dua bunga melati emas yg ditempatkan di bahu baju)
supranasional su.pra.na.si.o.nal [a] sifat kegiatan atau organisasi dng sasaran yg melebihi jangkauan kepentingan yg dibatasi oleh batas politis dan geografis
surat sita surat perintah yg dikeluarkan oleh pengadilan (polisi dsb) untuk menahan (mengambil dsb) barang-barang dsb
swabela swa.be.la [n] kemampuan untuk mengurus atau membela diri sendiri: dng moto sadar, solider, dan -- , sampai kini yayasan itu sudah membantu 500 anak jalanan
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
tamtama tam.ta.ma [n] tingkat kelompok pangkat paling rendah dl ketentaraan dan kepolisian, satu tingkat di bawah bintara
tanda gambar gambar yg dipakai sbg tanda atau lambang suatu partai politik atau golongan masyarakat yg tampil sbg kontestan dl pemilihan umum
tangkapan tang.kap.an [n] (1) sesuatu yg ditangkap; hasil menangkap; mangsa (yg ditangkap untuk dimakan); (2) orang yg dl keadaan tertangkap; tahanan (yg ditangkap oleh polisi dsb)
tangsi tang.si [n] (1) asrama (tentara, polisi); barak; (2) cak penjara
tegang te.gang [a] (1) kencang (regang, spt tali yg ditarik atau direntangkan); tidak lembap, regang (tt gendang dsb); rata tidak kendur (tt kulit tubuh): tarik tali ini supaya --; kalau angin kencang layar perahu --; (2) kaku (tt rambut, urat, dsb): rambutnya -- kepirangan; (3)keras dan liat (tt daging): rasanya otot perutku mulai mengeras dan --; (4) terasa mencekam (tt perasaan, jiwa): dl saat yg kritis itu, semua menunggu dng perasaan --; (5) ki bertentangan keras (tt perhubungan diplomatik, pertalian, dsb): hubungan politik kedua negara itu semakin --; (6) sangat berbahaya (tt perselisihan dsb); (7) Ling ciri pembeda yg ditandai dng penegangan otot dl artikulasi, msl [e] adalah tegang, [a] adalah kendur
teja betina tanaman yg kayunya baik untuk perkakas rumah, Neolitsea zeylanica
tele te.le [v] , ber.te.le-te.le v bercakap-cakap tidak jelas ujung pangkalnya; melantur-lantur; berlarut-larut: penjelasan tersangka ~ ketika ia diinterogasi polisi /tElE/, ber.te.le-te.le a bodoh; kurang akal [n] kain kelambu (tule)
telinak te.li.nak [n] tumbuhan memanjat, Gnetum tenuifolium
telur buaya bunga perisau, Homalium longifolium; bunga tanjung hutan
telusur te.lu.sur [v] me.ne.lu.suri v (1) berjalan sepanjang tepi (sungai, jalan): ia ~ sungai itu sampai ke hulu; (2) menelaah; menjajaki; mengusut: polisi sedang ~ peristiwa pembunuhan itu
tembak-menembak tem.bak-me.nem.bak [v] saling menembak; baku tembak: pasukan patroli terlibat ~ dng pengacau keamanan
tembakau hutan tumbuhan yg daun dan akarnya dibuat obat; Solanum verbascifolium
tempur tem.pur [v] ber.tem.pur v (1) berlanggar; berlaga: ombak ~ dng karang; sbg ombak ~ bunyinya; (2) berkelahi; berjuang; berperang: sebab-musabab anak-anak itu ~ sedang diselidiki polisi; kita harus ingat kpd tentara kita yg sedang ~ di medan perang [n] tem.pur.an n tempat bertemu dua aliran sungai: hingga kini banyak di antara pengunjung yg memerlukan mandi di ~ sungai tempat pangeran itu pernah mandi [Jw v] me.nem.pur v membeli beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari; ia terpaksa ~ 5 kg dulu krn sediaan beras di rumah sudah habis
teori domino teori ilmu politik yg beranggapan bahwa jatuhnya salah satu negara di Asia Tenggara ke tangan komunis akan menimbulkan serangkaian reaksi kemenangan komunis di negara lain
teraling te.ra.ling [n] pialing, Psitacula incerta [n] (1) pohon yg kayunya dibuat roda pedati, ramuan rumah, dsb; (2) kayu teraling; Tarrietia simplicifolia
tercium ter.ci.um [v] (1) (sudah) dicium; tidak sengaja dicium; (2) terhirup (mendapat) bau: ~ lah bau busuk dr tempat sampah itu; (3) ki terdengar kabar dsb; didapat keterangan tentangnya; diketahui (gelagatnya): kejahatan itu sudah ~ oleh polisi
terdekat ter.de.kat [a] paling dekat: pencurian itu dilaporkannya kpd pos polisi yg ~
terentang te.ren.tang [v] (1) sudah direntangkan; terbentang; (2) teralang [n] nama pohon, ada bermacam-macam, spt: -- ayam, Buchaninia arborescens; -- burung, Buchanania sessilifolia; -- putih, Compnosperma auriculatum
terjungkal ter.jung.kal [v] (1) terguling; terjatuh; (2) tersisih; kalah (dl pertandingan, percaturan politik, dsb): tim sepak bola itu ~ melawan kesebelasan yg lebih tangguh
terkuak ter.ku.ak [v] (1) terbuka (ke kiri ke kanan); (2) menjadi lebar (tt lubang, barang yg sobek, dsb); (3) menjadi renggang bercelah-celah; (4) menghindar (ke kiri ke kanan); menyisih: orang yg mengerumuni pencuri itu segera ~ setelah polisi datang; (5) terpisah; tersibak: mega yg menghitam itu pun ~ lah krn perubahan cuaca
termoelektrisitas ter.mo.e.lek.tri.si.tas [n Fis] arus listrik yg dihasilkan jika hubungan antara dua logam yg berbeda dipanaskan; termolistrik
teroris te.ro.ris [n] orang yg menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut, biasanya untuk tujuan politik: gerombolan -- telah mengganas dng membakar rumah penduduk dan merampas hasil panen
terorisme te.ror.is.me [n] penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dl usaha mencapai tujuan (terutama tujuan politik); praktik tindakan teror; -- seks penggunaan kekerasan seksual untuk menimbulkan ketakutan dl usaha untuk mencapai tujuan (terutama tujuan politik): -- seks thd perempuan terjadi pd pertengahan bulan Mei di Jakarta
tersomplok ter.som.plok [v] (1) terbentur; terlanggar: sepedanya ringsek -- mobil; (2) tersompok; tiba-tiba berjumpa (dng): ketika berbelok ke jalan kecil, -- dng polisi;
tertanggung ter.tang.gung [v] terpikul: beban berat itu tidak ~ olehnya; (2) v terderita: rasa nyeri lukanya tidak ~; (3) n orang yg ditanggung; (4) n Ek orang yg mengalihkan risiko kpd pihak lain berdasarkan polis dng membayar premi
tertinggal ter.ting.gal [v] ditinggalkan; tercecer: ia melapor kpd polisi tt nasib anaknya yg ~ oleh rombongan teman-temannya di puncak gunung; waktu turun dr taksi tasnya ~
terwadahi ter.wa.dahi [v] tertampung (dl wadah): masalah kebahasaan lainnya harus sudah mulai ~ dl ketentuan Politik Bahasa Nasional
teter te.ter [n] tembakau hutan, Solanum verbascifolium
tetrahidron te.tra.hid.ron [n] zat padat yg dibentuk oleh permukaan bidang (polihidron) yg memiliki empat permukaan
tiroksin ti.rok.sin [n Dok] hormon kelenjar gondok, yg mengandung yodium, yg mempengaruhi metabolisme tubuh
tobang to.bang [n] pesuruh tentara atau polisi yg bertugas membelikan rokok, menyiapkan makanan, dan membersihkan perlengkapan militer
tokoh to.koh [n] (1) rupa (wujud dan keadaan); macam atau jenis: -- bulat spt uang ringgit; pesawat terbang yg baru dibeli itu sama -- nya dng B-25; (2) bentuk badan; perawakan: melihat -- badannya, banyak orang menyangka ia adalah seorang pegulat; (3) ki orang yg terkemuka dan kenamaan (dl bidang politik, kebudayaan, dsb): ia adalah seorang -- politik yg disegani; (4) Sas pemegang peran (peran utama) dl roman atau drama [n] tipu; kecoh
tribrata tri.bra.ta [n] tiga asas kewajiban Kepolisian Negara RI yg dilambangkan dng bintang
trinitas tri.ni.tas [n Kat] tritunggal, keesaan dr tiga bentuk ketuhanan (bapak, putra, dan Roh Kudus dl agama Kristen Katolik)
tritunggal tri.tung.gal [n] (1) kesatuan dr tiga hal (orang): -- kecamatan ialah camat, polisi, dan anggota angkatan darat; (2) trinitas
uang bandar uang yg dipertaruhkan dl perjudian: penjudi beserta -- bandarnya dibawa polisi
ubah [v] , ber.u.bah v (1) menjadi lain (berbeda) dr semula: wajahnya agak ~ ketika dirasanya sambutanku tidak begitu hangat; dunia rupanya sudah ~ , wanita sekarang berambut pendek; (2) bertukar (beralih, berganti) menjadi sesuatu yg lain: ia bersemadi, lalu badannya ~ menjadi raksasa; paham politik partai itu ~; (3) berganti (tt arah): ~ arahnya
urusan urus.an [n] (1) sesuatu yg diurus: ada ~ penting; (2) perkara; masalah; hal ihwal; persoalan: untuk ~ ini, polisi telah menahan orang yg dicurigai; ~ politik adalah tanggung jawab kita juga; itu ~ mu, bukan ~ ku; (3) sesuatu yg berhubungan atau ada sangkut-pautnya dng: setelah ~ pabean selesai, kita masih berurusan dng calo-calo taksi; (4) bagian pekerjaan (jawatan, dinas, dsb) yg mengurus sesuatu: jawatan ~ pajak; bagian ~ pegawai; kantor ~ pegawai; (5) cara mengurus (merawat, menyelenggarakan, dsb): kurang beres ~ nya
usia formatif usia yg kritis (usia antara l7-25 tahun) bagi pembentukan sikap dan pandangan politik seseorang
uskup us.kup [n Kat] rohaniwan Katolik, Anglikan, Lutheran, atau Yunani Ortodoks yg kedudukannya lebih tinggi dp imam, yg mempunyai hak memberi sakramen penguatan dan menahbiskan imam, dan yg bertugas mengorganisasi pekerjaan dan tugas gereja dl wilayah tertentu; biskop
uskup agung [Kat] ketua provinsi gerejani; uskup metropolit
usut [Jk] meng.u.sut v meraba-raba; merabai [v] meng.u.sut v memeriksa (menyelidiki) perkara (hal dsb) yg belum terang; mencari (meminta) keterangan tt suatu perkara (hal dsb): polisi sedang ~ kejahatan pembunuhan tsb
utopia uto.pia [n] sistem sosial politik yg sempurna yg hanya ada dl bayangan (khayalan) dan sulit atau tidak mungkin diwujudkan dl kenyataan: kita tidak menghendaki --
utopis uto.pis [a] berupa khayal; bersifat khayal; (2) n orang yg memimpikan suatu tata masyarakat dan tata politik yg hanya bagus dl gambaran, tetapi sulit untuk diwujudkan: masyarakat adab dan susila tanpa polisi susila hanya terdapat dl impian kaum --
utopisme uto.pis.me [n] ajaran yg memberi gambaran tt tata masyarakat dan tata politik sempurna, bagus dl gambaran (angan-angan), tetapi sulit untuk diwujudkan
vanili va.ni.li [n] (1) tanaman menjalar yg buahnya berbentuk polong, berisi biji harum yg dikeringkan sbg pengharum makanan; Vanilla planifolia; (2) biji vanili; (3) serbuk (hablur) berwarna putih yg dibuat dr biji vanili sbg pengharum makanan
verifikasi ve.ri.fi.ka.si [n] pemeriksaan tt kebenaran laporan, pernyataan, perhitungan uang, dsb: pihak kepolisian telah mengadakan -- thd pernyataan salah seorang anggota partai tt adanya keterlibatan purnawirawan TNI dl kasus pemalsuan uang
versi ver.si [n] (1) bentuk terjemahan cerita, buku, dsb dl bahasa lain: Shakespeare -- Prancis; (2) model; menurut cara: film "Romeo and Juliet" -- India; (3) anggapan (pelukisan, penggambaran, dsb) tt sesuatu dr seseorang atau suatu sudut pandang: tt perkara pemerkosaan itu, -- polisi tidak sama dng -- saksi
vopo vo.po [n] polisi (Jerman Timur dulu): melintasi Tembok Berlin pd saat itu sama saja dng menjual nyawa pd --
vulgata vul.ga.ta [n Kat] versi resmi Alkitab dl bahasa Latin untuk gereja Katolik
wasit wa.sit [n] (1) penengah; perantara (dagang dsb); (2) penentu; pemimpin (dl pertandingan sepak bola, bola voli, dsb); (3) pemisah; pelerai; pendamai (antara yg berselisih dsb)
wawas wa.was [Jw v] , me.wa.was v meneliti; meninjau; memandang; mengamati: politik negara kita selama ini lebih banyak digunakan untuk ~ ke dalam
zaman batu baru neolitikum
zaman batu tua paleolitikum
zeoponik ze.o.po.nik [n] cara bertanam tanpa tanah, tetapi menggunakan media tanam batu zeolit
zionisme zi.on.is.me [n] gerakan (politik dsb) bangsa Yahudi yg ingin mendirikan negara sendiri yg merdeka dan berdaulat di Palestina

Jika informasi mengenai "oli" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas