Arti kata/frase "olak angin" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/olak-angin

Halaman ini menjelaskan kata atau frase olak angin menurut KBBI Edisi III

olak angin: kisaran angin

Lebih lanjut mengenai olak angin

olak angin terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 854 kata terkait yakni sebagai berikut:

angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
angin badai angin yg datang dr satu jurusan hingga beberapa waktu lamanya
angin beralih angin yg berganti arah
angin besar angin ribut
angin bohorok angin kencang tipe fohn yg panas dan kering, terdapat di dataran Deli, Sumatra Utara, yg dapat menimbulkan kerusakan pd tumbuh-tumbuhan, khususnya tembakau
angin buritan ekuivalen angin membujur ekuivalen yg datang dr arah belakang tt pesawat terbang dsb
angin fohn angin yg bertiup kencang sepanjang lereng gunung atau pegunungan dng suhu tinggi dan kelembapan rendah
angin gila angin yg berubah-ubah arahnya
angin gletser angin yg bertiup ke bawah sepanjang lereng gletser, pd siang dan malam hari
angin hulu timur angin yg bertiup tepat dr arah timur
angin jahat angin yg buruk membuat orang mudah sakit, spt angin yg sangat dingin, angin pd musim pancaroba
angin jatuh angin fohn
angin kelambu menunggal angin utara yg membawa hujan
angin kelambu sebelah angin utara yg tidak membawa hujan
angin kepala angin utara timur laut
angin langkisau angin puting beliung
angin laut angin yg bertiup dr arah laut ke darat yg terjadi pd siang hari
angin lembah angin anabatik -- limbubu angin puyuh
angin membakat angin dr buritan dng ombak yg tinggi
angin menebing angin membakat
angin menumbuk kurung angin membakat
angin musim angin yg datang menurut musim tiap-tiap tahun
angin palsu angin yg masuk ke dl saluran minyak rem sehingga berakibat rem mobil blong
angin pancaroba angin yg berembus dng aliran tetap di antara garis balik utara dan garis balik selatan menuju khatulistiwa dan kembali menuju garis balik utara dan selatan
angin pengarak pagi angin pd waktu dini hari
angin puyuh angin puting beliung; kisaran angin; (2) angin topan di daerah tropis
angin salah angin yg tidak baik
angin sapu-sapu angin sepoi-sepoi
angin sepoi-sepoi angin yg bertiup lemah dan lembut
angin si sapai-sapai angin sepoi-sepoi
angin sorong buritan angin buritan
angin temberang buritan (haluan) angin sorong dr buritan (haluan)
angin termal angin yg arah geraknya ke atas, disebabkan oleh permukaan bumi yg panas krn mendapat sinar matahari
angin topan angin puting beliung
angin tukus angin tikus
angin tumbuk kurung angin membakat
angin turutan angin buritan
angin yahum angin membakat
angin-anginan angin-angin.an [a] (1) lekas marah; baran; (2) ki tergantung pd perasaan hati; tidak tetap (dikatakan tt orang yg kadang-kadang baik hati dan suka menolong, kadang-kadang sombong tidak mau kenal orang dsb)
olakan olak.an [n] hasil berolak; gerakan berkisar (berpusing, berputar, berpusar); pusaran; kisaran
olak angin kisaran angin
angin alobar [Met] komponen angin yg secara teoretis dinyatakan sbg akibat perubahan tekanan thd waktu yg tidak seragam
angin anabatik [Met] angin lokal yg bertiup mendaki lereng lembah dan pegunungan pd siang hari; angin lembah
angin atas [Met] angin dl atmosfer yg tidak dekat dng permukaan bumi
angin barat khatulistiwa [Met] angin barat yg sering terdapat di daerah palung khatulistiwa
angin darat [Lay] angin yg bertiup dr darat ke laut yg terjadi pd malam hari
angin duduk [ki] penyakit masuk angin yg tetap
angin ekor duyung [Lay] angin yg bertiup dr berbagai arah
angin gending [Met] angin kencang tipe fohn yg berembus pd musim kemarau dan sifatnya panas serta kering, dapat merusak tanaman terdapat di daerah Pasuruan, Jawa Timur
angin gunung [Met] angin katabatik yg bertiup pd malam hari dan pd jam-jam pertama setelah matahari terbit, dr arah lereng gunung menuju lembah dan dataran rendah
angin haluan [Lay] angin yg bertiup dr arah depan berlawanan dng arah gerakan perahu; angin sakal
angin haluan ekuivalen [Met] angin membujur ekuivalen yg bertiup dr depan pesawat terbang dsb
angin indera bayu [kl] angin ribut
angin katabatik [Met] angin lokal yg berembus pd malam hari dr lereng gunung atau pegunungan ke lembah
angin kumbang [Met] angin kencang tipe fohn yg sifatnya panas dan kering, dapat menimbulkan kerusakan pd tanaman, spt tebu, terdapat di daerah Cirebon, Jawa Barat
angin lokal [Met] (1) angin yg bertiup dl daerah terbatas yg disebabkan oleh keadaan setempat; (2) gerakan udara yg untuk sementara waktu memperoleh sifat tertentu yg disebabkan oleh keadaan setempat
angin membujur ekuivalen [Met] gerakan angin yg arahnya sejajar dng arah pesawat terbang dsb
angin menganan [Met] perubahan arah angin mengikuti jarum jam di kedua belahan bumi
angin permukaan [Met] angin yg bertiup di dekat permukaan bumi, pd dasarnya diukur pd ketinggian 10 m dr permukaan tanah di lapangan terbuka
angin pilin [Met] angin yg berputar dl ukuran kecil; lesus
angin puting beliung gerakan udara (angin) yg berpusing; angin puyuh
angin sakal [Lay ] angin haluan
angin sendalu [Lay] angin yg sedang, yg tidak terlalu kencang
angin tikus gerakan udara pd awal angin tenggara
angin timba ruang [Lay] angin kencang dr arah sisi perahu
angin timuran [Met] angin timur
angin umum [Met] gerakan udara di suatu tempat yg arahnya mempunyai frekuensi paling tinggi jika dibandingkan dng arah angin yg lain
olak-alik [v] (1) selalu kembali; berulang-ulang; bolak-balik; (2) ki panjang lanjut (tt perkataan dsb); tidak tetap; berubah-ubah (tt pendirian dsb): orang yg -- itu tidak dapat dipegang perkataannya
angin barat [Met] gerakan udara yg bertiup dr arah barat secara tetap dan kuat
angin berputar ombak bersabung [pb] sangat sulit (tt perkara)
angin buritan [Lay] gerakan udara yg bertiup dr belakang, sejalan dng arah perahu
angin gunung-gunungan [Lay] gerakan udara yg besar
angin kencang [Met] gerakan udara yg mempunyai kecepatan antara 22-26 knot (mil per jam)
angin lalu [ki] (1) sesuatu yg bersifat sementara; (2) kabar yg belum pasti (hanya kata orang); (3) sesuatu yg tidak perlu didengar (diperhatikan); sesuatu yg remeh
angin paksa [Lay] gerakan udara yg baik untuk berlayar
angin pusar gerakan udara yg berputar dng cepat
angin ribut gerakan udara yg kecepatannya antara 32-37 knot (mil per jam)
angin semu gerakan udara yg kecepatannya diukur thd benda yg bergerak
angin tak dapat ditangkap [pb] rahasia tidak selamanya dapat disembunyikan, akhirnya akan terbuka juga
angin tenang gerakan udara yg kecepatannya lebih kecil dp dua knot
angin tenggara [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr tenggara
angin tenggara mandi [Met] gerakan udara kencang dr tenggara disertai kabut yg ditimbulkan oleh bergeloranya gelombang laut
angin timur [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr sebelah timur
angin utara [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr sebelah utara
angin-angin [n ki] kabar yg belum tentu kebenarannya; gelagat yg menyatakan bahwa sesuatu akan terjadi: ada ~ bahwa ia akan mengundurkan diri; (2) a tidak tetap pendiriannya: orang tidak bisa percaya pd orang yg ~ ini
angina angi.na [n Dok] penyakit radang di dl rongga hulu kerongkongan
angina pektoris rasa kejang pd jantung
olak air pusaran air
olak-olak [n] itik laut; dendang laut; Sula leucogaster plotus
anak angin angin sepoi-sepoi; angin lembut
bunga angin angin sepoi-sepoi yg mendahului angin besar atau angin ribut
kayu angin tumbuhan yg menempel pd kulit pohon spt halnya benalu, bentuknya mirip benang berwarna hijau kelabu dan dapat mencapai tinggi 30 cm, posisinya menjuntai, berkhasiat untuk obat batuk dan menolak angin, (umumnya terdapat di daerah berhawa dingin atau di pegunungan); Usnea misaminensis
aliran bergolak alir.an bergolak [Fis] aliran yg kecepatan zat alirnya, di titik-titik yg tetap letaknya, bergejolak dng waktu secara hampir rambang atau acak; turbulen
anjung peranginan anjung tempat berangin-angin
arus angin barat [Geo] arus dingin yg mengalir dekat kutub selatan yg terjadi krn angin barat bertiup terus-menerus akibat perputaran bumi
balai angin balai peranginan
baling-baling angin ba.ling-ba.ling angin baling-baling untuk mengadakan angin; kipas angin
bawah angin [kl] sebutan untuk negeri-negeri yg tidak termasuk di dl kawasan negeri atas angin
berangin ber.a.ngin [v] (1) ada angin bertiup: hari ini tidak ~; (2) ki ada sedikit-sedikit: akhirnya perkara pembunuhan itu ~ juga
berangin-angin ber.a.ngin-a.ngin [v] duduk-duduk dsb di tempat yg ada angin (supaya sejuk): mari kita ~ di bawah pohon itu
berlayar atas angin ber.la.yar atas angin [pb] mendapat bantuan atau sokongan orang lain
berpangkal tolak ber.pang.kal to.lak [v] mempunyai pangkal tolak; berawal dr: pernyataan tt Pancasila sbg ideologi terbuka ~ pd pemahaman yg tepat tt ideologi nasional kita itu
bertolak-tolakan ber.to.lak-to.lak.an [v] saling menolak; dorong-mendorong; sorong-menyorong(kan)
colak co.lak, colak caling [ark a] tidak teratur; tidak keruan; colang-caling
curahan golakan cu.rah.an golakan [Hidm] curahan yg ditimbulkan oleh gerak golakan dl atmosfer
erosi angin pelepasan, pemindahan, dan pengendapan tanah oleh angin
garis ingsut angin [Hid] jalur sempit tempat berubahnya arah angin secara mendadak
gaya angin [Met] (1) angka atau skala angin yg berhubungan dng laju angin, msl skala Beaufort; (2) gaya yg ditimbulkan oleh angin
golak go.lak [v] ber.go.lak v (1) menggelegak; mendidih berbual-bual: rebuslah kentang dan telur itu ke dl air panas yg ~ selama lima menit; (2) bergelora keras; tidak tenang (tt keadaan politik dsb); terjadi kerusuhan (huru-hara dsb): daerah yg ~ di benua itu makin meluas; (3) rusuh hati (gelisah): hatinya ~ mendengar berita bahwa lamarannya ditolak
hak tolak hak wartawan untuk menolak memberitahukan sumber berita
hujan angin hu.jan a.ngin, meng.hu.jan.a.ngin.kan [v] membiarkan kehujanan dan keanginan
inversi angin pasat [Met] inversi suhu yg terjadi di daerah angin
jalan angin lubang di dinding tempat angin berlalu (keluar masuk)
kabut atas angin kabut yg terbentuk di bagian depan bukit atau di bagian bukit yg menghadap ke arah datangnya angin
keanginan ke.a.ngin.an [v] (1) kena angin; tertiup angin; (2) telah tersiar (tt kabar); (3) kena sakit (tt anak kecil)
kejolak ke.jo.lak [Lihat {gejolak}]
kilang angin alat jentera yg digerakkan dng tenaga angin
kincir angin jentera (roda) besar yg dijalankan dng pertolongan angin (untuk menggiling gandum dsb); (2) baling-baling
lubang angin lubang di atas pintu atau tingkap untuk keluar masuknya angin
mandi angin kena angin banyak-banyak
mata angin arah jarum pedoman; asal angin datang (yaitu utara, timur, selatan, barat)
mati angin tidak ada angin sama sekali; (2) ki tidak berdaya lagi
melihat angin me.li.hat angin mengikut saja pendapat orang banyak; tidak berpendirian
memperanginkan mem.per.a.ngin.kan [v] menganginkan
menampar angin me.nam.par angin memukul, tetapi tidak mengenai sasaran
menangkap angin me.nang.kap angin [ki] sudah bekerja keras, tetapi tidak ada hasilnya
mendapat angin men.da.pat angin mendapat kesempatan atau kemungkinan untuk melakukan sesuatu yg menguntungkan
mengambil angin meng.am.bil angin menghirup udara bersih (sejuk) dng berjalan-jalan
mengangin meng.a.ngin [v] (1) menjadi angin (hilang lenyap); (2) bertiup angin; (3) menumpah-numpahkan gabah dr nyiru supaya yg hampa tertiup angin (jadi terpisah dr yg bernas)
mengangin-anginkan meng.a.ngin-a.ngin.kan [v] menganginkan
mengangini meng.a.ngini [v] memberi berangin; memasukkan (meniupkan dsb) angin
menganginkan meng.a.ngin.kan [v] (1) menaruh di tempat yg berangin (supaya kering): petani itu sedang ~ tembakau; (2) menawarkan atau mengusulkan sesuatu dng tidak terus terang (hanya dibayang-bayangkan saja): orang itu ~ uang sogokan yg dikehendakinya
menggejolak meng.ge.jo.lak [v] menjadi bergejolak (menyala-nyala): semangat mudanya ~ setelah menonton film perjuangan itu
mengolak me.ngo.lak [v] memasak kolak
mengolak-alik meng.o.lak-a.lik [v] (1) ki memutarbalikkan: dia -- hasil pembicaraan kita kemarin; (2) membolak-balikkan: jangan -- keranjang sampah itu di sini; (3) mempermain-mainkan: dng mudah kucingku -- tikus kecil itu
mengolak-alikkan meng.o.lak-a.lik.kan [v] mengolak-alik
menjaring angin men.ja.ring angin [pb] perbuatan yg sia-sia belaka
menjolak men.jo.lak [v] berjolak
menunggu angin lalu me.nung.gu angin lalu [pb] menunggu dng sia-sia
obat angin obat oles atau gosok (berupa minyak, cairan, dsb) untuk menghilangkan masuk angin
palang angin sesuatu yg dipasang (di jendela, pintu, dsb) untuk menahan embusan angin
penolak pe.no.lak [n] (1) alat untuk menolak; penangkal; penangkis; pencegah; (2) orang yg menolak
penolak bala pe.no.lak bala tolak bala
penolakan pe.no.lak.an [n] proses, cara, perbuatan menolak
peranginan per.a.ngin.an [n] (1) tempat berangin-angin atau bersejuk-sejuk; (2) rumah di luar kota untuk beristirahat
perasa angin pe.ra.sa angin mudah tersinggung
perolakan per.o.lak.an [n] perputaran; perkisaran (air, angin, dsb)
peta angin peta yg menggambarkan peredaran atau perjalanan angin
petunjuk arah angin pe.tun.juk arah angin alat berbentuk anak panah, bersirip, dan dapat berputar pd sumbu yg tegak lurus pd batang anak panah itu, untuk mengetahui arah angin
pusaran angin pu.sar.an angin angin yg bertiup; kisaran angin
putaran angin pu.tar.an angin kisaran angin; pergantian angin
roda angin sepeda; kereta angin; roda dua
sarung angin alat untuk menunjukkan arah angin di lapangan terbang, terdiri atas logam berbentuk cincin, diberi selubung kain mirip kerucut, dapat melambai serta berputar apabila ditiup angin
skala angin Beaufort [Met] klasifikasi serta daftar kekuatan angin yg memuat nama, kekuatan, serta kecepatan angin -- gaya angin Met skala yg menyatakan tingkatan gaya angin yg ditandai dng makin besar nilai skalanya makin besar pula gaya anginnya
tahi angin awan tipis yg dibawa angin; (2) gerimis kecil; (3) cak omong kosong; (4) benalu berbentuk sulur dan berwarna kuning
terangin ter.a.ngin [v] (1) kena angin: baru ~ sedikit saja, dia sudah pusing; (2) tampak gelagatnya: sudah ~ bahwa harga barang-barang akan naik
terangin-angin ter.a.ngin-a.ngin [v] tersiar kabar angin; tersiar desas-desus: ~ bahwa sang Putri Candrakirana telah meninggalkan istana
tertolak ter.to.lak [v] (1) telah ditolak; (2) tidak sengaja ditolak; tersorong; terdorong
titik tolak titik pangkal; (2) ki pokok kesepakatan: kedua kubu belum mencapai -- tolak dl perundingan itu
tolak angsur saling menuruti (memberi); tolak raih
tolak bahara tolak bara
tolak peluru olahraga dng menolakkan peluru (alat yg bundar spt bola yg terbuat dr besi atau kuningan beratnya untuk putri 4 kg, untuk putra 71/4 kg)
tolak raih saling menuruti (memberi); tolak angsur
tolak sumpah hiasan kalung (dokoh); -- tarik saling menolak dan menarik: jauh sebelum muktamar berlangsung, terdengar -- tarik yg cukup keras antara kalangan intelektual dan birokrat
tolak-menolak to.lak-me.no.lak [v] bertolak-tolakan; saling menolak
tolakan to.lak.an [n] (1) desakan ke depan (ke samping); sorongan; dorongan; (2) sesuatu yg sudah ditolak; tampikan; (3) potongan (harga dsb)
tunggul angin awan bertumpuk-tumpuk di kaki langit; pokok angin
ada angin ada pohon nya (hujan berpohon [pb] segala hal ada asal mulanya (sebab-sebabnya)
adakah buaya menolak bangkai [pb] orang jahat akan berbuat jahat kalau ada kesempatan
air tolak bala air untuk menjauhkan penyakit dsb
air tolak bara air balas; air penyeimbang beban
anak tolakan [Psi] anak yg tidak diterima orang tua (orang tua bersikap tidak memberi kasih sayang, perhatian, dsb)
arus bolak-balik [El] arus listrik yg tegangan dan arahnya berganti-ganti secara berkala, msl seratus kaki per detik
arus olakan arus yg berputar (berpusing)
balai peranginan [kl] rumah tempat beristirahat (bersenang-senang menghirup udara segar)
ban angin ban hidup
bango tolak ba.ngo to.lak [n ] motif kain batik yg berupa kombinasi dua warna, yaitu hitam dan putih, warna hitam di sebelah luar memberi batas pd warna putih sebelah dalam
belanja angin uang yg diberikan kpd pengantin perempuan untuk biaya pesta perkawinan
berangin-angin ke telinga ber.a.ngin-a.ngin ke telinga [ki] kedengaran (tt desas-desus dsb)
berbolak-balik ber.bo.lak-ba.lik [v] berbalik-balik
bergejolak ber.ge.jo.lak [v] (1) meluap-luap (tt air); (2) berkobar; menyala-nyala (tt jiwa, perasaan, hawa nafsu)
bergolak-golak ber.go.lak-go.lak [v] bergelora keras: arus yg ~ itu telah menghanyutkan perahu-perahu nelayan
berolak ber.o.lak [v] berputar; berpusing; berkisar: bumi -- pd porosnya
berpusar ber.pu.sar [v] berkisar; berputar (tt olakan air, kisaran angin, dsb); air ~ pd bagian sungai yg dalam
bertolak ber.to.lak [v] (1) berangkat berlayar: kapal pesiar itu ~ dr Pelabuhan Tanjung Priok; (2) berangkat; pergi meninggalkan (menghindar dr): dia telah ~ menuju Jakarta; (3) berpangkal: ~ dr keyakinan itu, saya berusaha belajar lagi
bertolak angsur ber.to.lak angsur berkompromi
bertolak belakang ber.to.lak belakang berpisah saling membelakangi (msl seorang ke barat, seorang lagi ke timur); (2) ki sangat berbeda (tt pendapat, kebiasaan, keinginan, sifat, dsb)
bertolak pinggang ber.to.lak pinggang menaruh kedua belah tangan pd pinggang; kedua tangan bertumpu pd pinggang; bercekak pinggang
bertolak punggung ber.to.lak punggung berangkat
bertolak-tolak ber.to.lak-to.lak [v] saling menyorongkan (melepaskan) tanggung jawab dsb
bolak bo.lak [kl a] salah; keliru; tidak kena: tak -- lagi; jawabnya -- belaka
bolak-balik bo.lak-ba.lik [v] berulang-aling pergi dan pulang; berulang kali bergerak dr satu arah ke arah lain; (2) a berkenaan dng kedua sisi kertas dsb: KTP itu difotokopi -- agar menghemat kertas; (3) v berputar balik (tt perkataan): katakan terus terang jangan --
buang angin kentut
cakap angin cakap yg tidak ada isinya atau tidak benar; omong kosong
dolak-dalik do.lak-da.lik [a] selalu berubah-ubah; selalu berpindah-pindah; tidak tetap; tidak teguh pendiriannya
fiolaks fi.o.laks [n Kim] kaca bebas alkali yg tahan thd perubahan suhu
gejolak ge.jo.lak [n] (1) luapan (bualan) air spt pd waktu mendidih; (2) nyala api yg berkobar-kobar; (3) ki gerakan (pemberontakan dsb); huru-hara
gejolak jiwa [ki] gerak jiwa
gejolak matahari peningkatan intensitas, pemancaran proton, elektron, dan pancaran lain secara mendadak di dekat daerah noda matahari
golak-galik go.lak-ga.lik [v] berbalik-balik; berjungkir balik; berputar balik
golakan go.lak.an [n] gerakan memusar; pusaran
hantu angin hantu yg dapat mengaramkan kapal
isi tolak [Lay] berat benaman
jolak jo.lak [] ber.jo.lak v menyala berkobar-kobar (tt api): api ~
jolakan jo.lak.an [n] kobaran api (yg sedang menyala)
kabar angin kabar yg belum jelas kebenarannya; desas-desus; kabar burung
kalau tak ada angin [pb] jika tak ada sebab, tidak akan sesuatu terjadi
ke gunung tak dapat angin [pb] akan mendapat keuntungan tetapi gagal
ke mana angin yg deras ke situ condongnya [pb] tidak teguh pendirian
kepala angin [cak] bodoh; tidak berakal
kereta angin sepeda
kipas angin kipas yg dijalankan dng listrik atau batu baterai untuk menyejukkan ruangan dsb
kolak ko.lak [n] makanan yg dibuat dr pisang, ubi, dsb yg direbus dng gula dan santan [n] sepotong kayu yg bengkok dan bulat pd ujungnya, dipakai untuk menggiling lada atau rempah-rempah pd cobek [ark n] takaran beras sebanyak empat gantang atau dua puluh kati (= ? 125 ons = ? 12,5 kg)
kunci tolak anak kunci yg cocok dng berbagai-bagai kunci
lepas angin sia-sia belaka
lolak lo.lak [n] tiram laut, Trochus niloticus
magun angin jendela tempat memasukkan udara atau cahaya
main angin selalu berubah ucapannya (pendiriannya dsb)
makan angin [ki] (1) berjalan-jalan untuk mencari hawa bersih; (2) diam, duduk-duduk, dsb sekadar menghabiskan waktu
malang tak boleh ditolak [pb] nasib buruk tidak dapat dicari-cari
malim angin juru mudi; mualim
masuk angin sakit meriang
mayang menolak seludang [pb] melupakan orang yg telah memelihara sejak kecil
membolak-balikkan mem.bo.lak-ba.lik.kan [v] (1) membalik-balikkan: kita tidak boleh -- urutan kata dl kalimat itu; (2) memutarbalikkan (perkataan dsb): akhirnya yg bengkok tetap bengkok juga meskipun dia berusaha -- masalahnya;
menentang me.nen.tang [v] (1) memandang; menatap: pd saat itu tiada seorang pun dr bawahannya yg berani ~ muka atasannya yg sedang marah; (2) mengarahkan pandangan kpd: berbaring di balai-balai sambil ~ langit-langit; (3) menuju; mengarah: berlayar ~ pulau; (4) menyongsong: berlayar ~ ombak (angin); (5) melawan; memerangi: tidak boleh ~ orang tua; (6) menolak (perintah, pendapat, usul, dsb); menampik; membangkang; menyanggah: banyak anggota yg ~ usul mosi itu; (7) menyalahi (aturan dsb): kita tidak boleh ~ aturan permainan yg telah ditentukan pemerintah; (8) menempuh (bahaya, bencana, dsb): demi kemerdekaan, rakyat Indonesia berani ~ maut
menggolak-galikkan meng.go.lak-ga.lik.kan [v] membalik-balikkan; memutarbalikkan: berpuluh-puluh ekor singa laut ~ badannya di atas pasir putih
mengidolakan meng.i.do.la.kan [v] menjadikan sesuatu sbg idola: ia mengaku sudah ~ sang kakak sejak masih kecil
menolak me.no.lak [v] (1) mendorong; menyorongkan; mendesak ke depan (ke samping): ia ~ temannya sehingga jatuh terjungkal; (2) mencegah (bahaya dsb); menangkal (penyakit dsb); mengelakkan atau menangkis (serangan dsb): ~ hujan; ~ penyakit cacar; ~ serangan musuh; (3) tidak menerima (memberi, meluluskan, mengabulkan); menampik: dia tidak pernah ~ permintaan anak kesayangannya; (4) tidak membenarkan (pendapat): guru itu ~ protes yg diajukan oleh muridnya; (5) mengusir; menghalau: akhirnya negara itu berhasil ~ penjajah; (6) mengurangi; memotong: tokoh itu ~ harga barang sebesar 10% selama bulan ini
menolakkan me.no.lak.kan [v] (1) mendesak (mendorong) ke depan; menyorongkan; mendorongkan; (2) menyodorkan (pekerjaan dsb) kpd; (3) menimpakan (kesalahan dsb) kpd: diharapkan para anggota tidak ~ kesalahan kpd pengurus; (4) mengusir; menghalau: akhirnya bangsa kita berhasil ~ penjajah
minyak angin obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dsb) yg dibuat dr campuran beberapa bahan
negeri kincir angin sebutan untuk negeri Belanda
pangkal tolak pang.kal to.lak [n] sesuatu yg menjadi dasar (berpikir, bertindak, dsb)
perangin pe.ra.ngin [n] nama tingkap
percaya angin percaya yg sia-sia
pergolakan per.go.lak.an [n] keadaan tidak tenang; kekeruhan dl lapangan politik; huru-hara dsb; perjuangan hidup: pd tahun itu terjadi ~ besar-besaran antara pengikut kaisar melawan kaum bangsawan; waktu ~ merebut kemerdekaan, ia ikut berjuang sbg tentara pelajar
pers di atas angin [cak] pers besar dan maju
pers di bawah angin pers yg kecil dan tidak maju
pistol angin pistol yg melepaskan mimisnya dng tekanan udara
pokok angin awan atau mendung yg bergumpal-gumpal di kaki langit tanda hujan badai akan datang
pompa angin pompa untuk memasukkan udara ke dl ban sepeda, mobil, dsb
punca pun.ca [n] (1) ujung (tali, benang, obor, dsb); ujung atau sudut kain (selendang, sebai, dsb) yg lepas atau terjulai; (2) tingkat permulaan (tt pengetahuan); pengantar (ilmu pengetahuan dsb): buku -- bahasa Jepang; (3) pangkal (asal mula, lantaran); pokok (pembicaraan dsb): -- perselisihan yg sukar diselesaikan; (4) sumber (berita, penghidupan, dsb): kabar-kabar kita peroleh dr -- yg layak dipercaya [n] -- beliung angin puting beliung; olakan angin: tiba-tiba turun angin -- beliung
rangin ra.ngin [n] perisai panjang (biasa dipakai untuk menari)
rangina ra.ngi.na [n] panganan yg dibuat dr daging buah kurma
rem angin rem yg menggunakan kekuatan tekanan udara yg hampa
seangin se.a.ngin [n] sekelumit; sedikit saja
seludang menolakkan mayang [pb] memperlihatkan atau kelihatan kecantikannya (isi hatinya, kesombongannya, dsb)
senangin se.na.ngin [n] ikan laut yg enak rasanya; Eletheroma tetradactylum
senapan angin senapan yg tidak memakai mesiu, ditembakkan dng kekuatan tekanan udara, biasanya untuk menembak burung
sermangin ser.ma.ngin [n] gendang serama
sia-sia menjaring angin [pb] jangan mengharapkan sesuatu yg bukan-bukan supaya tidak kecewa
solak so.lak [ark a] suka; menyukai: tuan tidak -- , saya tak sudi
spt elang menyongsong angin [pb] tidak gentar menghadapi musuh
sudah masuk angin [pb] perihal suatu perkara yg sudah dicampuri orang lain sehingga tidak benar lagi
tahu angin bertiup tahu ke mana arah perkataan (pikiran dsb) orang; tahu
tahu di angin berkisar [pb] tahu akan perubahan hati seseorang tahu akan perubahan hati (maksud, keinginan) seseorang
tahu di angin turun naik [pb] tahu akan gelagat sesuatu yg akan terjadi
tengkolak teng.ko.lak [Lihat {tengkulak}]
tiada raja menolak sembah [pb] tidak ada orang yg tidak suka dihormati
tolak to.lak [v] sorong; dorong
tolak bala penangkal bencana (bahaya, penyakit, dsb) dng mantra (kenduri dsb)
tolak balik pergi pulang
tolak bara [Lay] pemberat yg terdiri atas cairan yg dimuat di kapal, ditempatkan di bagian dasar kapal dan bagian lain untuk tujuan stabilitas kapal dan balas atau rem kapal
tolak senjata uang dsb yg diberikan penduduk kpd musuh (supaya tidak diserang dsb)
tolak tangga berayun kaki [pb] membuang kehidupan yg sudah enak
tornado tor.na.do [n] angin berolak (berpusar) berbentuk spiral, disertai turunnya gumpalan awan yg berbentuk corong dan dapat menimbulkan kerusakan
uang tolak uang yg diberikan untuk melancarkan penyelesaian suatu urusan; uang sogok
ulakan ulak.an [n] pusar (air, angin); ulak-ulak; olakan
wau melawan angin [pb] perbuatan yg sia-sia
ablasi ab.la.si [n] (1) hal terlepasnya sesuatu dr sesuatu; (2) Bio penghilangan dng jalan pembedahan jaringan atau organ tubuh; (3) Geo pemindahan bahan yg telah lapuk dr batuan induknya oleh arus air; (4) Geo pengikisan oleh tiupan angin; (5) Hid penggabungan (sublimasi, peleburan, penguapan, dsb) yg memindahkan salju atau es dr permukaan gletser atau medan salju; kikisan
abrasi ab.ra.si [n] (1) Geo pengikisan batuan oleh air, es, atau angin yg mengandung dan mengangkut hancuran bahan; (2) Dok (a) luka lecet atau jejas krn pengikisan kulit oleh benda kasar; (b) pengikisan selaput lendir (dl membersihkan rahim dsb)
adang [v] , meng.a.dang v (1) menghalangi (merintangi orang berjalan dsb) dng cara mendepang: jangan engkau ~ orang itu, biarkan dia lewat; (2) menunggu di tempat yg sunyi (biasanya dng maksud jahat, spt membunuh, merampok, menyamun); mencegat: gerombolan bersenjata ~ iring-iringan mobil; (3) menuju; memaksudkan; menghadapi; (4) menempuh (menantang) bahaya (kesukaran dsb): mereka berani ~ bahaya maut; adang-adang n penyekat, kerai, dsb untuk penahan angin (hujan, panas matahari, dsb) [Jw v] menanak nasi dng menggunakan dandang [n] (1) saudara tua dr ibu (biasanya wanita); kakak ibu; (2) nama atau gelar kehormatan; dang
adaptor adap.tor [n] (1) alat untuk menghubungkan dua bagian benda, msl yg berbeda diameternya; (2) alat listrik yg memungkinkan sesuatu dapat dipakai untuk tujuan tertentu yg berbeda dr tujuan yg dirancang semula, msl alat yg mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah untuk pemanfaatan listrik tertentu; (3) Fis (a) alat yg dapat menyesuaikan jenis dan besar tegangan listrik untuk suatu alat lain; (b) alat berbentuk tabung yg menyempit pd salah satu ujungnya dan dibengkokkan; (c) alat atau peranti yg dipasang pd kamera sehingga kamera itu dapat dipakai untuk keperluan lain
admitans ad.mi.tans [n Fis] ukuran kemudahan arus bolak-balik (rangga) untuk mengalir dl suatu untai listrik (kebalikan dr impedans, biasanya dilambangkan dng huruf y)
aeolus ae.o.lus [n] dewa angin dl mitologi Yunani
aeroplankton ae.ro.plank.ton [n Bio] makhluk, plankton, zarah hidup spt spora, bakteri, dan serbuk sari yg melayang di udara dan dipencarkan oleh angin
afirmasi afir.ma.si [n] (1) penetapan yg positif; penegasan; peneguhan; (2) pernyataan atau pengakuan yg sungguh-sungguh (di bawah ancaman hukum) oleh orang yg menolak melakukan sumpah; pengakuan
air bad [ark kl] di bawah angin
air bakat air yg berolak (berkisar)
air balas [Lay] air laut atau air tawar yg diisikan ke kapal untuk tujuan keseimbangan kapal; air tolak bara
akulturasi akul.tu.ra.si [n] (1) percampuran dua kebudayaan atau lebih yg saling bertemu dan saling mempengaruhi: candi-candi yg ada sekarang merupakan bukti adanya -- antara kebudayaan Indonesia dan kebudayaan India; (2) Antr proses masuknya pengaruh kebudayaan asing dl suatu masyarakat, sebagian menyerap secara selektif sedikit atau banyak unsur kebudayaan asing itu, dan sebagian berusaha menolak pengaruh itu; (3) Ling proses atau hasil pertemuan kebudayaan atau bahasa di antara anggota dua masyarakat bahasa, ditandai oleh peminjaman atau bilingualisme
alas gurun lapisan kerikil atau batu yg ditinggalkan di atas permukaan di daerah gurun pasir setelah mineral yg halus dilenyapkan oleh erosi angin
alas perut makanan yg pertama sekali dimakan pd pagi hari sekadar pencegah masuk angin
alasan alas.an [n] (1) dasar; asas; hakikat: rasa kebangsaan adalah ~ yg kuat untuk menegakkan negara; (2) dasar bukti (keterangan) yg dipakai untuk menguatkan pendapat (sangkalan, perkiraan, dsb): tidak ada ~ yg kuat untuk menolak usul itu; (3) yg menjadi pendorong (untuk berbuat): apa ~ nya sehingga dia berbuat demikian; (4) yg membenarkan perlakuan tindak pidana dan menghilangkan kesalahan terdakwa
alimbubu alim.bu.bu [n] pusaran angin
alobar alo.bar lihat angin
alternator al.ter.na.tor [n] (1) generator elektris yg digunakan untuk menghasilkan arus bolak-balik; dinamo: sarana penerangan daerah itu menggunakan alat diesel yg berjenis --; (2) Fis peranti mekanis, elektris, atau elektromekanis yg memasok arus bolak-balik (rangga)
ampai am.pai [a] panjang (tinggi) dan ramping; lampai: badannya -- , meng.am.pai v (1) bergantung spt disampirkan; menyampai: bangkai ular itu ~ di dahan; (2) memperanginkan supaya kering (pakaian, tembakau, dsb); menjemur: ~ tembakau [v] , ber.am.pai v pukul-memukul
anasir ana.sir [n] (1) sesuatu (orang, paham, sifat, dsb) yg menjadi bagian dr atau termasuk dl keseluruhan (suasana, perkumpulan, gerakan, dsb): dl pergerakan itu terdapat -- yg kurang baik; (2) (menurut pendapat ahli pikir zaman dulu) zat pokok yg merupakan bagian dr segala benda: orang memperkirakan bumi ini ada -- nya, yaitu air, api, tanah, dan hawa; (3) segala yg ada di dunia; makhluk: daun-daun pun tiada bergerak sebab angin tiada bertiup sedikit jua, seolah-olah segala -- sama-sama menghormati hari yg mulia itu; (4) unsur
ancang intrinsik [Sas] pendekatan thd karya sastra yg bertolak dr unsur-unsur dl karya sastra itu sendiri, yg objek kajiannya semata-mata unsur dl karya sastra itu
ancang-ancang an.cang-an.cang [n] (1) persiapan hendak berbuat sesuatu; langkah akan melompat dsb; anju; (2) Olr gerakan permulaan untuk mendapat kecepatan pd waktu akan melakukan suatu bentuk gerakan (lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, lempar cakram, menendang bola, dsb)
andak an.dak [v] , meng.an.dak v(1) Lay menggulung (layar) sebagian supaya lebih kecil sedikit: ia terpaksa ~ layarnya ketika angin mulai kencang; (2) menyusutkan atau mengurangi (uang belanja): kami harus ~ uang belanja dl bulan ini
anemofili ane.mo.fi.li [n Tan] penyerbukan dng bantuan angin
anemograf ane.mo.graf [n] alat untuk merekam arah dan kekuatan angin
anemogram ane.mo.gram [n] catatan tt arah dan kecepatan angin
antipati an.ti.pa.ti [n] (1) Pol penolakan atau perasaan tidak suka yg kuat; (2) perasaan menentang objek tertentu yg bersifat persona dan abstrak
antroposentris an.tro.po.sen.tris [a] berpusat kpd manusia: humanisme Barat menolak dewa, memutuskan hubungan dng surga, lalu menjadi makhluk --
apkir ap.kir [v cak] ditolak; ditampik; tidak dapat dipakai
argumen ar.gu.men [n] (1) alasan yg dapat dipakai untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan; (2) Ling nomina atau frasa nominal yg bersama-sama predikator membentuk proposisi
argumentasi ar.gu.men.ta.si [n] alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan
arus horizontal arus air akibat tiupan angin, biasanya sesuai dng bentuk garis pantai dan formasi dasar perairan
arus informasi [Geo] gerakan udara di stratosfer daerah lintang sedang pd sepanjang jalur arus tertentu, kecepatan angin dapat sangat tinggi (1400 km per jam) dan bergerak dr barat ke timur
arus laut [Geo] arus yg ditimbulkan oleh perpindahan air laut akibat perbedaan kadar garam atau oleh embusan angin pd permukaan laut
astadikpala as.ta.dik.pa.la [n ] kelompok dewa penjaga arah mata angin (dl mitologi agama Hindu)
atrisi at.ri.si [n Geo] proses saling mengikis antara sesama pecahan batuan ketika terangkut oleh air, es, atau angin
awan fohn awan yg terbentuk akibat angin fohn (pd umumnya terjadi di belakang dan sejajar dng punggung gunung)
awan puncak awan yg tidak bergerak yg terdapat atau sedikit di atas, atau di bawah angin pd punggung gunung
bad [ark n] angin: bala -- , zir --
badai ba.dai [n] angin kencang yg menyertai cuaca buruk (yg datang dng tiba-tiba) berkecepatan sekitar 64-72 knot; topan: kampung nelayan itu hancur diserang -- , ter.ba.dai v (1) terbaring menelentang; tersadai: telah lama Baginda -- di peraduannya; (2) terdampar; terserampang: perahu itu -- di muara
badai salju badai yg kadang-kadang bercampur kristal es yg diterbangkan angin dan yg mengakibatkan pemandangan menjadi terhalang
bagas ba.gas [a] (1) tetap kuat (tt badan); (2) kuat dan kencang (tt angin) [n] sisa batang tebu setelah diperas sarinya
bah [n] air yg meluap, mengalir deras, dan menggenangi sawah (perkampungan, kota, dsb); banjir [p] (1) kata seru yg menyatakan penolakan, rasa muak (jijik, jemu, dsb) biasa dipakai pd permulaan kalimat: -- , lagi-lagi dia yg muncul; (2) Bt kata seru yg menyatakan keintiman, biasa dipakai pd akhir kalimat: silakan duduk -- !
bahasa ba.ha.sa [n] (1) Ling sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri; (2) percakapan (perkataan) yg baik; tingkah laku yg baik; sopan santun: baik budi -- nya [Mk p] kata yg digunakan untuk menghubungkan bagian ujaran: dia menerangkan -- dia berasal dr keluarga baik-baik [a] sedikit: angin berembus sepoi-sepoi -- (perlahan-lahan dan silir-semilir); rambutnya kusut-kusut -- (agak kusut)
bais ba.is [n Tas] tenaga pendorong dl hati manusia yg diperlukan untuk mendapatkan manfaat dan menolak kemudaratan
bala ba.la [n] pasukan; prajurit [n] malapetaka; kemalangan; cobaan: kena --; mendapat --; menolak --
balabad ba.la.bad [ark n] (1) atas angin; (2) angin darat; angin pegunungan
balai bayu balai angin; balai peranginan
balas ba.las [v] (1) jawaban; reaksi; (2) ganjaran; hukuman [n] (1) tolak bahara; pengimbang kapal; pemberat; (2) ki beban yg tidak berguna, tetapi sangat memberatkan
baling ba.ling [n] , ba.ling-ba.ling n (1) kitiran bilah-bilah dr kayu dsb yg dapat berkisar apabila kena angin; (2) kitiran untuk menjalankan kapal atau pesawat terbang; propeler; (3) penunjuk arah angin; (4) Olr gerak meroda dl olahraga senam; gerakan berputar ke yg meroda dng bertumpu bergantian samping pd kedua telapak tangan dan kaki secara terus-menerus
balsam bal.sam [n] minyak kental yg mengandung minyak damar dan minyak asiri, terasa panas jika digosokkan pd kulit sbg obat sakit kepala, masuk angin, dsb
bantar ban.tar [ark v] mem.ban.tar v menolak (mencegah) penyakit dsb
barat ba.rat [n] (1) nama mata angin yg arahnya berlawanan dng timur; arah tempat matahari terbenam: matahari terbenam di sebelah --; (2) (huruf pertama kapital) orang, bangsa, negara Eropa dan Amerika: bangsa --; kebudayaan --
barat daya mata angin yg arahnya antara barat dan selatan
barat laut mata angin yg arahnya antara barat dan utara
baratan ba.rat.an [n Met] daerah yg terletak di antara lintang 35o dan 65o di belahan bumi utara, di atas daerah ini angin utamanya adalah angin barat
bayu ba.yu [n] angin: perahu layar itu melaju dipuput sang -- [a] berubah rasa krn telah basi (tt makanan, minuman, dsb) [kl n] hamba; sahaya
belatuk be.la.tuk [n] burung pemakan serangga yg membuat sarangnya pd kayu yg dilubanginya (dng jalan mematukinya); Picidae (banyak macamnya spt -- batu, -- bawang, Tiga Javanensis, -- lalat, -- hutan)
benalu be.na.lu [n] (1) tumbuhan yg menumpang pd tanaman lain dan mengisap makanan dr tanaman yg ditumpanginya; pasilan; (2) ki orang yg menumpang hidup pd orang lain
bencana ben.ca.na [n] (1) sesuatu yg menyebabkan (menimbulkan) kesusahan, kerugian, atau penderitaan; kecelakaan; bahaya: pemimpin yg tidak jujur akan menimbulkan -- bagi negara dan bangsa; dl -- , dl bahaya; dl kecelakaan; (2) ark gangguan; godaan: mereka mengadakan selamatan untuk menolak -- roh jahat
bencana alam bencana yg disebabkan oleh alam (spt gempa bumi, angin besar, dan banjir)
bentuk ben.tuk [n] (1) lengkung; lentur: -- taji; -- kuku; -- busur; (2) bangun; gambaran: benarkah setan itu -- nya spt manusia?; (3) rupa; wujud: -- rumah adat Palembang hampir sama dng rumah adat di Jawa Tengah; (4) sistem; susunan (pemerintahan, perserikatan, dsb): -- pemerintahan negara itu adalah republik; (5) wujud yg ditampilkan (tampak): menolak penjajahan dl segala -- nya; (6) acuan atau susunan kalimat: -- tunggal; -- (kalimat) pasif; (7) kata penggolong bagi benda yg berkeluk (cincin, gelang, dsb): ia membeli dua -- cincin emas
benua be.nua [n] (1) bagian bumi berupa tanah atau daratan yg sangat luas sehingga bagian tengah benua itu tidak mendapat pengaruh langsung dari angin laut (spt Eropa, Australia, Amerika, Afrika, dan Asia); (2) kl negeri; kerajaan: -- Cina; -- Keling; -- Parsi
beranda be.ran.da [n] (1) ruang beratap yg terbuka (tidak berdinding) di bagian samping atau depan rumah (biasa dipakai untuk tempat duduk santai sambil makan angin dsb); teras; langkan: pd sore hari Bapak sering duduk di -- sambil membaca koran; (2) ark bilik di perahu
berargumen ber.ar.gu.men [v] berdebat dng saling mempertahankan atau menolak alasan masing-masing
berargumentasi ber.ar.gu.men.ta.si [v] memberikan alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat: sistem dan tradisi mahkamah peradilan kita hendaknya banyak memberikan kesempatan ~
berbasiskan ber.ba.sis.kan [v] menjadikan sesuatu sbg basis: selain partai -- Islam, banyak pula partai lain yg menolak usul yg berbau SARA itu
berbelakang-belakangan ber.be.la.kang-be.la.kang.an [v] saling membelakangi; saling menghadapi ke arah yg berlawanan: letak rumah mereka -; mereka duduk -, bertolak belakang
bercacar ber.ca.car [v] (1) bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar): ibu-ibu membawa bayinya ~ di balai pengobatan; (2) (sudah) disuntik cacar: agar tidak sakit, kita harus ~ v berlari-lari saja (tt kuda yg masih liar): kuda itu ~ , tidak mau diam
bercekak pinggang ber.ce.kak pinggang berdiri dng kedua tangan dicekakkan pd pinggang; bertolak pinggang
berderau ber.de.rau [v] berbunyi spt gemuruh hujan dibawa angin
berderus-derus ber.de.rus-de.rus [v] berbunyi spt bunyi barang bergeser dsb: tadi malam atap rumahku ~ ditiup angin
berdesau ber.de.sau [v] berbunyi spt bunyi air dicurahkan dsb: angin malam yg ~ mendinginkan jasmani dan segala perasaan cintaku
berdesir ber.de.sir [v] mengeluarkan bunyi spt bunyi pasir tertiup angin dsb
bergaduk diri ber.ga.duk diri, saku-saku diterbangkan angin [pb] banyak membual, tetapi kantongnya kosong
bergelora ber.ge.lo.ra [v] bergolak hebat; bergejolak hebat (tt perasaan)
bergoyang ber.go.yang [v] goyang; berayun(-ayun): daun-daun kemboja ~ ditiup angin
berguguran ber.gu.gur.an [v] banyak yg gugur: bunga flamboyan jatuh ~ ditiup angin kencang
berjatuhan ber.ja.tuh.an [v] banyak yg jatuh: buah mangga itu ~ ditiup angin kencang
berjompakan ber.jom.pak.an [v] (1) berloncat-loncat dng kaki depan terangkat ke atas; (2) ki bergolak spt air dikarau baling-baling kapal
berkeringat dingin ber.ke.ri.ngat dingin berpeluh bukan krn bekerja, hawa panas, dsb, melainkan krn takut, masuk angin, dsb; (2) ki gemetar tidak keruan (krn takut, perasaan cemas)
berkicut ber.ki.cut [v] berbunyi "cut, cut": daun jendela ~ ditiup angin
berlawanan ber.la.wan.an [v] (1) menjadi lawan (dr); bertentangan; bermusuhan: kami tidak pernah cocok, sehingga selalu ~ pendapat; (2) saling menjadi lawan; (saling) bertolak belakang; (saling) berbalikan (arah, arti): kedua mobil yg bertubrukan itu datang dr arah yg ~
berlayapan ber.la.yap.an [v] (1) beterbangan (berdatangan) banyak sekali dekat permukaan tanah atau air (tt burung, ikan, dsb); (2) meliuk-liuk (berayun-ayun) ditiup angin (tt pohon, tumbuhan, dsb)
berpadu ber.pa.du [v] (1) menjadi satu benar; luluh dan bercampur menjadi satu: angin laut dan desir ombak ~ suara; (2) beku dan menjadi keras (tt darah, air gula, dsb): darahnya ~; (3) kukuh krn telah disatukan: partai-partai politik ~ dl satu asas, Pancasila; (4) bercampur (dng): suka dan duka ~ mengharu hati
berpair-pair ber.pa.ir-pa.ir [v] berlayar bolak-balik (untuk meronda dsb)
berpiuh ber.pi.uh [v] berpilin; berpulas (dipelintir); berputar: rambutnya ~ sedikit pd ujungnya; sebuah tong telah diterbangkan oleh angin ~ itu
berpuput ber.pu.put [v] (1) bertiup; berhembus: hujan mulai teduh dan angin sejuk pun ~; (2) meniup puput
berputar-putar ber.pu.tar-pu.tar [v] (1) berpusing-pusing: baling-baling itu ~ dng kencangnya; (2) berjalan (terbang dsb) berkeliling: ia ~ di lapangan itu beberapa kali; (3) tidak langsung menuju tempat dsb yg dituju; tidak langsung pd sasaran yg dituju; tidak langsung menyatakan maksud yg sebenarnya (tidak berterus terang): untuk mengakui bahwa dia salah, mengapa dia harus ~ spt itu; (4) berjalan-jalan berkeliling mencari angin: sore ini ia ~ dl kota
bersegera ber.se.ge.ra [v] lekas-lekas; bergegas: mereka -- menyiapkan perlengkapannya, lalu bertolak
berseluk ber.se.luk [v] (1) belit-membelit (spt dua tiga akar dsb); berbelit: akarnya -; (2) dibelitkan; dililitkan: berselendang sutra merah jambu -- di leher; (3) berbelok; berkelok: tahu di karang nan melintang, tahu di angin nan -- ; (4) silang-siur; simpang-siur: di sana-sini -- berbagai-bagai kendaraan
bersendengan ber.sen.deng.an [v] agak miring (senget dsb) letaknya: ketika angin kencang layar perahu --
bersilir-silir ber.si.lir-si.lir [v] bertiup perlahan-lahan (tt angin)
bersoal ber.so.al [v] (1) bertanya; memajukan soal: -- jawab; (2) mempunyai soal; (3) ki beralasan (mengajukan alasan untuk menolak dsb): kalau tidak mau, katakan saja tidak mau, jangan -- juga
bertiup ber.ti.up [v] (1) bergerak mengalir dng cepat (tt angin, udara); berembus: angin ~ dr sebelah barat; (2) ki merebak (tt kabar angin dsb); tersiar: dng segera berita yg ~ kencang itu disampaikannya kpd ketuanya; (3) Mk berkerumun (untuk melihat dsb): ~ orang melihat mobil itu
bertumpu ber.tum.pu [v] (kaki, tangan, dsb) bertekan pd; berjejak pd: ketika berbicara, kedua sikunya ~ di meja; rupanya ia sedang mencari-cari tempat ~; (2) v menolakkan (menekankan) telapak kaki pd sesuatu (ketika hendak melompat, terbang, dsb): ia pun ~ hendak melompat; (3) v ki berdasar teguh-teguh (pd); sudah berurat berakar (pd): ajaran yg tidak ~ pd kebenaran, tidak mudah diterima oleh orang-orang pandai; (4) adv ki dng mengerahkan segenap tenaga; dng betul-betul berusaha dsb: paham yg selama ini ~ dibelanya
beterbangan be.ter.bang.an [v] (1) terbang ke mana-mana (banyak yg terbang): burung-burung ~ keluar dr sangkar raksasa itu; daun-daun ~ ditiup angin; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, kapuk, dsb)
bodong bo.dong [Jw a] tersembul pusatnya; bujal [ark n] angin kencang
bohorok bo.ho.rok [n Geo] angin kencang yg terdapat di dataran Sumatra Utara selama musim timur laut, yg dapat menimbulkan kerusakan pd tumbuh-tumbuhan, khususnya tembakau
boikot boi.kot [v] , mem.boi.kot v bersekongkol menolak untuk bekerja sama (berurusan dagang, berbicara, ikut serta, dsb): wakil partai itu tetap akan -- pembicaraan undang-undang itu dl parlemen; sudah tiga bulan mereka -ku
bora bo.ra [n Met] angin dingin yg bertiup turun dr pegunungan, yg pd waktu mencapai dataran rendah berubah menjadi panas
buang pal [Lay] berlayar serong-menyerong menyongsong angin
bukit pasir onggokan pasir di gurun atau di pantai yg terjadi krn diendapkan oleh angin
bulat bu.lat [a] (1) berbentuk sbg bola: bumi ini -- bentuknya; (2) berbentuk lingkaran; bundar (tanpa bersudut): meja -- yg besar itu cocok untuk meja makan; (3) tidak terpecah; utuh: bilangan --; (4) tanpa kecuali: usul itu diterima rapat dng suara --; (5) seia sekata; sepenuhnya: rapat secara -- menolak usul itu
buluh perindu alat bunyi-bunyian yg menghasilkan bunyi jika ditiup, terbuat dr bambu tipis; (2) buluh yg dapat menimbulkan bunyi sedih dan sayu jika tertiup angin
burai bu.rai , ber.bu.rai v (1) keluar bertaburan (cerai-berai dsb spt usus dr dalam perut): -- isi perutnya; (2) terurai (ke luar) dan kusut: rambutnya -- diembus angin; (3) ki bocor dan tersiar ke mana-mana (tt rahasia dsb): hubungan gelap antara mereka itu akhirnya -- juga
bus [n] kendaraan bermotor angkutan umum yg besar, beroda empat atau lebih, yg dapat memuat penumpang banyak [n] tiruan bunyi angin berembus
cakap kosong cakap angin
camil ca.mil , ca.mil.an n makanan kecil (kue, kolak, dsb); makanan yg dimakan di antara dua waktu makan; kudapan: untuk ~ disediakan buah segar, kacang- kacangan, dsb
cempera cem.pe.ra [ark v] , ber.cem.pe.ra v berhamburan; bercerai-berai: penjudi-penjudi itu pun ~ krn ada polisi yg mendatanginya
ciut ci.ut [a] (1) sempit; picik; (2) menjadi sempit; menyusut; mengerut: ruang gerak perusahaannya semakin --; (3) ki tawar; takut (tt hati, perasaan): mendengar itu hatiku bertambah -- [n] tiruan bunyi pohon ditempuh angin, pintu terbuka, dsb
colang-caling co.lang-ca.ling [ark a] colak-caling
cuaca cu.a.ca [n] keadaan udara (tt temperatur, cahaya matahari kelembapan, kecepatan angin, dsb) pd satu tempat tertentu dng jangka waktu terbatas: pd waktu -- buruk tidak dapat dilakukan penerbangan; hari ini -- terang
cuaca laik [Met] keadaan cuaca di lapangan udara atau di sepanjang jalur penerbangan yg memungkinkan pesawat terbang dapat diizinkan terbang; -- laut keadaan udara di laut dan sekelilingnya (tt temperatur, kelembapan, kecepatan angin, dsb): setelah tinggal sementara waktu di sebuah kota pantai, kesehatannya membaik berkat -- laut
curahan konvektif cu.rah.an konvektif [Met] hujan atau curahan dr golakan awan di dl atmosfer
dadaisme da.da.is.me [n Sen] aliran seni lukis dan sastra (muncul sekitar tahun l913 di Swiss) yg menolak segala aliran seni yg telah ada serta menanggalkan nilai tradisional dan memperjuangkan dikembalikannya seni kpd bentuknya yg paling primitif
daging kering daging yg diawetkan dng cara diasap, dijemur, atau dianginkan; dendeng
dasalomba da.sa.lom.ba [n] perlombaan pd cabang olahraga atletik yg terdiri atas sepuluh nomor (lari 100 m, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi, lari 400 m, lari 110 m gawang, lempar cakram, lompat tinggi galah, lempar lembing, lari 1.500 m) yg dilakukan oleh seorang atau setiap atlet
debu de.bu [n] serbuk halus (dr tanah dsb); abu; duli; lebu: angin bertiup dan -- beterbangan ke udara
debu layang debu atau pasir yg naik ke udara permukaan bumi krn terbawa oleh angin
debus de.bus [n] tiruan bunyi embusan angin bertiup ? dabus [a] tidak dapat atau tidak kena (tt jala ikan): kadang-kadang jalanya lekat, kadang-kadang --
deflasi def.la.si [n] (1) Ek penambahan nilai mata uang, antara lain, dng pengurangan jumlah uang kertas yg beredar dng tujuan mengembalikan daya beli uang yg nilainya menurun; gejala perekonomian yg merupakan akibat keadaan tsb, spt penurunan produksi, langkanya lapangan kerja, rendahnya daya beli masyarakat; (2) Geo pemindahan atau pengangkutan bahan (pasir, abu) oleh angin
defleksi def.lek.si [n] (1) penyimpangan arah, msl penyimpangan arah angin yg disebabkan oleh rotasi bumi; (2) Ling hilangnya infleksi, msl bila dua akhiran kasus bergabung menjadi satu; (3) Ling terjadinya pergantian morfem inflektif oleh unsur lain
denudasi de.nu.da.si [n] (1) Geo pengikisan lapisan atas permukaan tanah yg disebabkan oleh hujan, angin, dan salju sehingga kesuburan tanah menjadi hilang; (2) Hut reduksi permukaan tanah karena fenomena alam
daerah da.e.rah [n] (1) bagian permukaan bumi dl kaitannya dng keadaan alam dsb yg khusus: -- khatulistiwa (kutub, padang pasir, pantai, pegunungan, dsb); (2) lingkungan pemerintah; wilayah: -- kabupaten (provinsi, negara, dsb); (3) selingkungan tempat yg dipakai untuk tujuan khusus; kawasan: -- industri (perkantoran, pertokoan, dsb); (4) tempat sekeliling atau yg termasuk dl lingkungan suatu kota (wilayah dsb): -- Jakarta dan sekitarnya; (5) tempat dl satu lingkungan yg sama keadaannya (iklimnya, hasilnya, dsb): -- tropis; -- penghasil kopra; (6) tempat yg terkena peristiwa yg sama: -- banjir (bergolak, pertempuran, wabah, dsb); (7) bagian permukaan tubuh: -- payudara (pergelangan kaki, perut, dsb); -- aliran sungai daerah sekitar sungai, yg melebar sampai ke punggung bukit (gunung) yg merupakan daerah sumber air, tempat semua curahan air hujan yg jatuh di atasnya mengalir ke dl sungai: -- aliran sungai yg gundul itu harus dihutankan kembali dan dilestarikan
depresi tropis [Geo] (1) depresi yg berasal dr daerah tropis; (2) gangguan tropis yg kecepatan anginnya lebih rendah dr 34 knot
depus de.pus [n] tiruan bunyi embusan angin
derau de.rau [n] (1) tiruan bunyi gemuruh hujan dibawa angin; (2) Fis bunyi yg gelombangnya tidak teratur; (3) Dirg gangguan yg terjadi dl sistem transmisi telekomunikasi yg mempengaruhi kualitas informasi
dersik der.sik [n] desir (bunyi angin dsb)
deru de.ru [n] tiruan bunyi angin ribut (mesin mobil dsb): dr jauh terdengar -- mobil
desak de.sak [v] ber.de.sak v penuh berjejal-jejalan; tolak-menolak (krn kurang tempat dsb): anak-anak duduk ~ dl kelas yg sempit [n] tiruan bunyi kertas diremas-remas dsb
desakan de.sak.an [n] (1) dorongan (tolakan) yg keras: anak itu jatuh dr bus krn ~ para penumpang yg berebut hendak turun; (2) tekanan yg keras: ~ udara akibat ledakan bom itu memecahkan kaca-kaca pintu dan jendela; (3) permintaan (anjuran dsb) yg menekan keras: atas ~ masyarakat sekitarnya, persabungan itu akan segera ditutup
desas-desus de.sas-de.sus [n] (1) suara orang berbisik-bisik: di ruang itu kedengaran ada --; (2) percakapan orang banyak (yg belum tentu benar dan tidak diketahui sumbernya); kabar angin: ada -- yg mengatakan bahwa pejabat itu terlibat gerakan subversi
desik de.sik [n] tiruan bunyi daun-daunan kecil beradu krn tertiup angin
desing de.sing [n] tiruan bunyi peluru yg ditembakkan, tiupan angin, dsb
desir de.sir [n] tiruan tiupan bunyi angin, bunyi uap yg keluar dr cerek, dsb
desut de.sut [n] tiruan bunyi orang meniup, angin kencang, dsb
difluensi dif.lu.en.si [n Mat] bentuk garis angin atau isobar yg memancar
dimuntahkan di.mun.tah.kan [v] dikeluarkan apa-apa yg sudah masuk ke dl perut; manis jangan lekas ditelan, pahit jangan lekas -, pb segala sesuatu hendaknya ditimbang baik-baik dahulu sebelum diterima atau ditolak
doldrum dol.drum [n Met] daerah bertekanan rendah (minimum) di sekitar khatulistiwa, tempat udara panas selalu naik dan agak jarang angin; daerah tenang khatulistiwa; daerah angin mati
dorong do.rong [v] men.do.rong v (1) menolak dr bagian belakang atau bagian depan; menyorong: mereka beramai-ramai ~ mobil yg mogok; (2) menganjur (ke depan); bergerak dng kuat ke arah depan: seseorang di antara para demonstran itu ~ ke depan khalayak; (3) ki mendesak atau memaksa supaya berbuat sesuatu: kejadian ini ~ kami agar segera bertindak
dorongan do.rong.an [n] (1) tolakan; sorongan: ~ lawannya yg keras itu menyebabkan ia terhuyung-huyung; (2) desakan; anjuran yg keras: krn ~ ibunya, akhirnya ia mau juga mengawini gadis itu; (3) Fis kakas (gaya) yg merupakan reaksi terhadap semburan gas dr roket atau pesawat pancar gas
efek kulit kecenderungan arus bolak-balik untuk mengalir dekat permukaan penghantar, terutama pd frekuensi tinggi, sehingga menghasilkan efek kenaikan hambatan
eksepsi ek.sep.si [n] (1) pengecualian; (2) Huk tangkisan atau pembelaan yg tidak menyinggung isi surat tuduhan (gugatan), tetapi berisi permohonan agar pengadilan menolak perkara yg diajukan oleh penggugat krn tidak memenuhi persyaratan hukum: dl perkara itu pembela mengajukan -- kpd jaksa krn terdakwa menderita penyakit jiwa
eluvium elu.vi.um [n Geo] (1) sisa-sisa batuan yg ditimbulkan oleh kerapuhan batu di tempat; (2) pasir atau tanah halus yg diendapkan oleh angin
embus em.bus [v cak] enyah; pergi: -- kau dr sini , ber.em.bus v (1) bertiup (angin dsb): angin pagi mulai ~; (2) keluar ditiupkan (tt napas, udara dr mulut, dsb): napasnya sudah tidak ~ lagi
embusan em.bus.an [n] gerak udara yg bertiup; tiupan: ~ angin itu keras sekali sehingga banyak pohon yg tumbang karenanya
emfisema em.fi.se.ma [n] (1) Dok pembengkakan jaringan atau bagian tubuh krn adanya udara, msl gelembung paru-paru terus mengembang dan tidak menguncup lagi (spt pd penyanyi, peniup gelas); (2) cak busung angin
epifit epi.fit [n Bio] tumbuhan yg menumpang pd tumbuhan lain, tetapi tidak mengambil unsur baru secara langsung dr tumbuhan yg ditumpanginya itu
erosi ero.si [n] (1) hal menjadi aus (berlubang) krn geseran air (tt batu); (2) Geo pengikisan permukaan bumi oleh tenaga yg melibatkan pengangkatan benda-benda, spt air mengalir, es, angin, dan gelombang atau arus; (3) Dok luka pd kulit yg sangat dangkal, hanya mengenai lapisan kulit luar dan mengeluarkan serum; (4) ki pengikisan; penyusutan; penipisan: -- nasionalisme
erosi pertanian erosi yg disebabkan oleh peningkatan aliran permukaan, angin, penebangan hutan, pembakaran tanaman penutup tanah; penggembalaan liar, dan gangguan pd sistem drainase alamiah
erosi tanah perusakan dan pemindahan tanah sebagian atau seluruhnya, terutama di daerah yg banyak turun hujan dan banyak musim kering; (2) proses perpindahan atau pergerakan tanah dr permukaan bumi krn angin atau aliran air
filter fil.ter [n] (1) alat untuk menyaring; penyaring; penapis: -- pd ujung rokok itu dimaksudkan untuk menyaring nikotin; -- dipasangkan pd ujung pipa untuk menjaring lumpur; (2) Fis alat untuk meloloskan cahaya dr frekuensi atau selang frekuensi tertentu; (3) rangkaian listrik yg dapat meloloskan listrik arus rongga (bolak-balik) dr frekuensi atau selang frekuensi tertentu; tapis
fon [n Ling] bunyi ujar yg dihasilkan oleh alat-alat ucap; bunyi bahasa [n Met] angin turun yg panas dan kering, biasanya terjadi di daerah pegunungan
gada-gada ga.da-ga.da [n Lay] bendera kecil atau baling-baling yg dipasang pd puncak tiang perahu untuk menunjukkan arah angin
galah ga.lah [n] (1) tongkat yg panjang (dr bambu atau kayu dsb untuk menjolok buah-buahan, menolak perahu, menjemur pakaian, dsb); (2) tombak (untuk memburu babi hutan dsb)
ganteng gan.teng [a] elok dan gagah (tt perawakan dan wajah, khusus untuk laki-laki); tampan: ia sangat -- lagi baik budi sehingga banyak orang yg menyenanginya
garis sentakan [Met] garis yg dibuat dl suatu daerah yg menyatakan bahwa di sepanjang garis itu terdapat perubahan kecepatan angin yg besar
gaya magnet [Tek] besarnya gaya untuk menarik atau menolak besi dr suatu magnet
gelebar ge.le.bar , ter.ge.le.bar v terserak (spt buah-buahan tumpah dr bakul); bertaburan (spt sobekan kertas kecil tertiup angin)
geleng kepala gerak kepala ke kiri dan ke kanan sbg tanda menolak (tidak setuju, tidak tahu, tidak mau)
gelojak ge.lo.jak [Lihat {gejolak}]
gelombang laut gerakan pd permukaan air yg tampak bagaikan padi di sawah luas tertiup angin
gelombang pasat gelombang yg berpindah-pindah yg merupakan gangguan pd angin timur tropis
gelora ge.lo.ra [n] (1) gerakan gelombang yg hebat spt dikarau; banjir besar: perahu kami pecah dipontang-pantingkan --; (2) hujan dan badai: pd musim -- pelayaran sangat berbahaya; (3) ki perasaan yg seakan-akan bergolak hebat: tenanglah jangan kauturutkan -- hatimu; (4) ki gejolak: tidak seorang pun yg dapat menentang -- semangat pemuda memberantas pemberontakan itu
gembung gem.bung [v] menjadi besar krn berisi udara, air, dsb; kembung; melembung: perutnya ~ krn masuk angin [n] ikan kembung
gemerusuk ge.me.ru.suk [v] berbunyi "kerusuk, kerusuk" spt bunyi daun-daun kering ditiup angin
gerah ge.rah [a] berasa panas badan (krn hari hendak hujan, tidak ada angin, dsb); palak
gerak jiwa gejolak jiwa
golongan putih go.long.an putih [Pol] (1) warga negara yg menolak memberikan suara dl pemilihan umum sbg tanda protes; (2) golongan muslim: ~ putih berhasil menghalau golongan merah dl konflik itu
guling gu.ling [n] bantal yg bentuknya bulat panjang [v] ber.gu.ling v bergulung (berputar) berbolak-balik: rumah ini roboh tertimpa batu besar yg ~ dr lereng gunung [n] masakan (berupa kambing dsb) yg dipanggang sepenuhnya [n Fis] gerak benda pd suatu permukaan secara translasi dan rotasi sekaligus
gulung-menggulung gu.lung-meng.gu.lung [v] bergulung-gulung: angin ribut menderu-deru, ombak datang ~
hak memilih hak untuk memberi suara dl pemilihan umum; (2) hak untuk memberi suara dl masalah politik, khususnya hak atau kekuasaan untuk berperan serta dl memilih atau menolak rencana undang-undang
hak veto hak yg dimiliki seseorang atau badan tertentu untuk menolak suatu keputusan
halimbubu ha.lim.bu.bu [Mk n] pusaran angin: ia mengejar bagai topan --
harmonium har.mo.ni.um [n] (1) alat musik gamit spt orgel kamar, dibunyikan dng menekan tombol pembuka lidah-lidah yg bergetar krn angin yg dipompa (pedal kaki), banyak dipakai sbg alat musik pengiring di gereja; (2) alat musik spt orgel kecil: orang Jakarta menggemari lagu berirama India dan Melayu dng iringan --
hawa ha.wa [n] (1) campuran berbagai-bagai gas yg meliputi bumi; udara: angin terjadi krn gerakan --; bukalah jendela itu supaya -- masuk; (2) keadaan udara pd suatu tempat; iklim: -- bersih; -- panas; -- dingin; (3) keadaan udara (bukan suhu, cuaca, dll): di pagi hari -- masih sejuk dan segar [n] keinginan; nafsu [n] (1) Siti Hawa, istri Nabi Adam a.s.; (2) cak perempuan: kaum --
hilir mudik ke sana kemari; bolak-balik; mondar-mandir
hipolimnion hi.po.lim.ni.on [n] lapisan dl air danau yg bagian permukaannya tidak terpengaruh sehingga tidak teraduk oleh angin dan mempunyai kadar oksigen yg rendah
hukum Coulomb [Fis] hukum yg menyatakan bahwa gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dng muatannya dan berbanding terbalik dng kuadrat jarak antara muatan serta bergantung pd medium muatan itu
hukum Ferrel [Hid] hukum tt hubungan antara rotasi bumi dan gerakan angin serta arus laut
hurikan hu.ri.kan [n] angin pusar dng kecepatan yg luar biasa di daerah tropis
induksi in.duk.si [n] (1) metode pemikiran yg bertolak dr kaidah (hal-hal atau peristiwa) khusus untuk menentukan hukum (kaidah) yg umum; penarikan kesimpulan berdasarkan keadaan yg khusus untuk diperlakukan secara umum; penentuan kaidah umum berdasarkan kaidah khusus; (2) proses pembangkitan tenaga listrik (elektrik) di dl sirkulasi tertutup oleh arus (gerak) magnetik melalui gerak putar
isis [a] terasa segar (krn embusan angin dsb): dng potongan rambut pendek spt ini, saya merasa lebih enak dan --
isogon iso.gon [n] (1) Met garis pd peta yg menghubungkan tempat yg mempunyai arah angin yg sama; (2) Mat bangun yg sudutnya sama besar
isotah iso.tah [n Met] garis yg menghubungkan tempat yg mempunyai kecepatan angin yg sama
isu [n] (1) masalah yg dikedepankan (untuk ditanggapi dsb); (2) cak kabar yg tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; desas-desus
jaket ja.ket [n] (1) baju luar (untuk penahan dingin atau angin); (2) sampul luar buku
jaket bulu baju luar untuk penahan dingin atau angin terbuat dr bulu binatang
jalur pelindung deretan tanaman pelindung yg dapat mengurangi arus kecepatan angin dan dapat menangkap butir-butir tanah yg ada di udara sehingga dapat terkumpul di daerah itu
jangkar jang.kar [n] (1) pemberat pd kapal atau perahu, terbuat dr besi, diturunkan ke dl air pd waktu berhenti agar kapal (perahu) tidak oleng; sauh: mengangkat -- , bertolak; berangkat (tt kapal, perahu): membuang -- , berhenti; berlabuh (tt kapal, perahu); (2) Fis bahan feromagnetik tanpa lilitan yg secara permanen menghubungkan dua teras magnet atau lebih untuk menjadi untai magnetik yg lengkap [n] akar yg bercabang-cabang di atas tanah spt akar pd pokok pandan (bakau dsb) [Jw v] men.jang.kar v memanggil seseorang dng nama kecilnya saja
jangkar buritan jangkar tanpa tongkat yg ditempatkan di buritan, digunakan pd waktu kapal mengolah gerak atau berlabuh di perairan dng ruang gerak yg terbatas sehingga kapal tidak dapat terputar oleh arus atau angin
jeluk penetrasi [Fis] ketebalan lapisan yg dipanaskan pd sebuah penghantar akibat imbasan arus bolak balik padanya dan diukur dr permukaan penghantar itu
jembak jem.bak , men.jem.bak v mengurai dan berkibar (spt rambut panjang yg terurai ditiup angin)
jendela jen.de.la [n] (1) lubang yg dapat diberi tutup dan berfungsi sbg tempat keluar masuk udara; tingkap; (2) lubang angin
jetsam jet.sam [n Lay] muatan kapal yg sewaktu-waktu dapat dilemparkan ke laut untuk meringankan beban kapal (msl pd waktu angin ribut)
julang ju.lang , men.ju.lang v (1) tampak menyembul tinggi; membubung tinggi (tt api dsb): ombak ~ di permukaan laut; api berjolak ~ ke angkasa; (2) membawa (mendukung) anak dsb di atas bahu; (3) ki menjunjung tinggi; menghormati: rakyat ~ pemimpinnya yg jujur dan penuh pengabdian itu [v] , -- hulu ukuran tekanan fluida yg dinyatakan dng tingginya kolam air
juru ju.ru [n] orang yg pandai dl suatu pekerjaan yg memerlukan latihan, kecakapan dan kecermatan (keterampilan) [ark] men.ju.ru v menjorok; menganjur , pen.ju.ru n arah; ~ angin mata angin; arah datangnya angin: dr delapan ~ angin berdatanganlah tamu-tamu Baginda Raja [n] pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan I/c, satu tingkat di bawah juru tingkat satu, satu tingkat di atas juru muda tingkat satu
kabar burung kabar angin
kabar selentingan kabar angin
kamikaze ka.mi.ka.ze [Jp n] (1) angin yg datang mendadak yg menyelamatkan bangsa Jepang dl suatu peperangan antara Jepang dan Tiongkok pd abad ke-18; (2) pasukan udara Jepang yg dl Perang Dunia II bersedia mati bersama pesawat terbang yg mereka tumpangi dng menumbukkannya pd sasaran
kampanye bisik gerakan untuk melawan (mengadakan aksi) serentak dng jalan menyiarkan kabar angin
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
kasino ka.si.no [n] (1) gedung atau kamar yg digunakan untuk berdansa, berjudi, dsb: di -- biasanya ada lintah darat yg siap menutupi kekurangan uang para penjudi; (2) rumah peranginan
kawat kasa anyaman kawat halus untuk menutup lubang angin, bagian belakang lemari makan, dsb
keberlarut-larutan ke.ber.la.rut-la.rut.an [n] perihal berlarut-larut: karya tari yg ditampilkan itu menolak ~ yg menandai susunan klasik dr tari Jawa
kecak pinggang ke.cak ping.gang , ber.ke.cak ping.gang v menumpukan tangan di pinggang; bercekak pinggang; bertolak pinggang
kedap cuaca tidak dapat ditembus oleh cuaca (ombak, angin, dsb)
kedok gas penutup muka untuk menolak gas beracun
kekenesan ke.ke.nes.an [n] (1) kegenitan: ~ yg berlebihan dapat menjurus pd hal-hal yg negatif; (2) kemegahan diri: ~ nya menghalanginya untuk melakukan pekerjaan yg dianggapnya dapat menurunkan martabatnya
kelepik ke.le.pik [n] (1) tiruan bunyi benda kecil jatuh; (2) tiruan bunyi bendera berkibar-kibar jika ditiup angin kencang
kelepit ke.le.pit [n] tiruan bunyi ranting yg terkulai jika ditiup angin kencang
kelugasan ke.lu.gas.an [n] (1) hal mengenai yg pokok (yg penting, yg perlu): pembicaraan dilakukan dng bertolak dr asas kehematan, ~ , dan keefisienan; (2) kesederhanaan; keluguan; kepolosan: ~ dl sikap dan dl berpakaian merupakan daya tarik tersendiri; (3) perihal tidak berbelit-belit (tt bahasa, kalimat): ~ setiap kalimat yg diutarakannya memudahkan pemahaman bagi yg mendengarkannya; (4) tidak bersifat pendapat pribadi; keobjektifan
kematian ke.ma.ti.an [n] perihal mati: -- itu disebabkan oleh penyakit disentri; (2) v menderita krn salah seorang meninggal: ia belum lama ini -- anak sulungnya; (3) v ki menderita krn sesuatu yg mati: perahu -- angin
kembung kem.bung [a] (1) menjadi gembung; melembung (krn kemasukan angin); (2) senak dan terasa spt berisi angin (tt perut); (3) Dok hal perut membesar krn berisi gas hasil fermentasi yg tidak dapat dikeluarkan melalui mulut [n] ikan laut yg banyak dagingnya, biasa dikeringkan; Scomber kanagurta (jantan), Scomber negluctus (betina) [n] lumbung: -- padi
kembur kem.bur [ark] ber.kem.bur v mengobrol; bercakap angin; membual
kempis kem.pis [a] (1) menjadi pipih (kendur dsb) krn hilang atau kurang isinya (tidak gembung lagi): pipinya sudah -- , tidak bengkak lagi; (2) menjadi keluar atau habis anginnya (tt ban): ban mobilnya -- krn tertusuk paku [n] botol yg dibebat dng anyaman rotan (untuk tempat air minum dsb)
kencang ken.cang [a] (1) tegang; tidak kendur: rentangkan tali yg biru itu kencang-kencang; (2) laju; cepat: mobil itu terlalu -- jalannya; ia berlari -- dng kecepatan maksimal; (3) erat-erat; erat dan kuat: ia berpegang -- pd tiang kapal ketika ombak besar menggoncangkan kapal yg ditumpanginya [n] ken.cang-ken.cung n tiruan bunyi "cang, cing, cung"
kepuh ke.puh , me.nge.puh v melembung (menggelembung) krn penuh berisi angin atau kena angin (tt layar dsb) [n] (1) pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah sbg obat untuk menghentikan perdarahan pd hidung, bijinya hitam dapat digunakan sbg obat batuk, mengandung minyak yg biasa digunakan sbg minyak goreng atau minyak lampu; Sterculia foetida; (2) biji kepuh , ke.puh-ke.puh n selepa tempat gambir, pinang, tembakau, dsb untuk makan sirih
keriang-keriut ke.ri.ang-ke.ri.ut [n] tiruan bunyi "kiat-kiut", spt bunyi pohon bambu bergesek ditiup angin
keringat dingin peluh yg menyebabkan berasa dingin pd tubuh (krn masuk angin)
keriut ke.ri.ut [n] bunyi "kiut-kiut", spt bunyi gesekan pohon bambu ditiup angin
kerokan ke.rok.an [n] hal atau perbuatan mengerok (menggaruk-garuk bagian tubuh, punggung, leher) orang yg masuk angin dng uang logam dsb agar cepat sembuh
kesaktian ke.sak.ti.an [n] (1) kepandaian (kemampuan) berbuat sesuatu yg bersifat gaib (melampaui kodrat alam): -- itu diperolehnya dng jalan bertapa di puncak gunung; (2) kekuasaan gaib: krn -- yg dimilikinya, ia pun dapat menolak setiap guna-guna yg ditujukan kpd dirinya
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kesejukan ke.se.juk.an [n] perihal (keadaan dsb) sejuk; (2) v kena sejuk (masuk angin); menjadi terlalu sejuk
kesiur ke.si.ur [v] ber.ke.si.ur v bersiul; berbunyi (spt seruling, peluit): angin ~ , awan menyelonong berendengan
kesuk-kesik ke.suk-ke.sik [n] bunyi spt rumput kering diinjak, daun-daunan tertiup angin
khamsin kham.sin [n Hidm] angin gurun yg kering, berdebu, umumnya panas (di Mesir dan di atas Laut Merah)
kibar ki.bar [v] , ber.ki.bar v (1) bergerak-gerak mengombak krn ditiup angin (tt bendera dsb): Sang Merah Putih ~ ditiup angin; (2) ki menjadi masyhur: namanya sbg sutradara makin ~ setelah filmnya berhasil memikat puluhan ribu penonton
kiblat kib.lat [n] (1) arah ke Kakbah di Mekah (pd waktu salat); (2) arah; jurusan; mata angin
kincir kin.cir [n] (1) jentera yg dijalankan dng angin atau air; (2) jentera pemintal (penggulung); rahat
kipas ki.pas [n] (1) alat untuk mengibas-ngibas (supaya mendapat angin sejuk dsb); (2) baling-baling pd pesawat (kapal, mobil, dsb)
kisaran ki.sar.an [n] (1) putaran (roda dsb); (2) pusaran (air, angin, dsb); (3) (peng)gilingan: ~ padi; (4) peralihan; pergantian: ~ zaman
kitar ki.tar [v] ber.ki.tar v berpusing (yg berpusat pd sumbu); berputar mengelilingi; berkisar; beredar [Mk v] me.ngi.tar.kan v menolakkan atau mendesakkan ke sisi (dng lengan dsb): ia ~ orang yg ingin menghadangnya [n] bilangan yg menunjukkan jumlah kegiatan yg dapat dilakukan oleh suatu sarana angkutan dari satu titik mula per satuan waktu
kocak ko.cak [n] gerak bolak-balik (kanan-kiri) yg cepat (tt benda cair); guncang [a] lucu; jenaka: dialah seorang pelawak yg sangat -- [a] gagah; bagus sekali; serba baik: berjalan dng -- nya [a] sombong; congkak: makin menjadi-jadi -- nya
kolang-kaling ko.lang-ka.ling [n] buah enau (yg sudah dikupas), bentuknya kecil agak bulat, berwarna putih bening, untuk bahan campuran kolak, es campur, dsb [v] (1) pulang pergi; ulang alik; (2) (bergerak) naik turun
kolik ko.lik [n Dok] rasa nyeri yg amat sangat yg hilang dan timbul di daerah usus atau sekitarnya, spt kolik batu empedu, kolik krn masuk angin, dan kolik bawasir
komersialisasi ko.mer.si.a.li.sa.si [n] perbuatan menjadikan sesuatu sbg barang dagangan: seminar menolak setiap bentuk -- dr setiap misi kesenian ke luar negeri
kompas kom.pas [n] (1) alat untuk mengetahui arah mata angin (biasanya berbentuk spt jam yg berjarum besi berani yg menunjuk arah utara dan selatan); (2) pedoman arah [v] me.ngom.pas v cak meminta uang (barang dsb) dng ancaman atau kekerasan; memeras: ia dikenal sering ~ sejumlah penghuni asrama
konsinyasi kon.si.nya.si [n] (1) larangan bagi tentara untuk meninggalkan kesatrian (dl keadaan siaga); (2) larangan meninggalkan tempat kerja krn harus siap bertugas sewaktu-waktu atau harus menyelesaikan tugas yg mendesak; (3) berkumpulnya sejumlah petugas di suatu tempat untuk menggarap pekerjaan secara intensif serta tidak dibenarkan meninggalkan tempat kerja selama kegiatan berlangsung; (4) Huk penitipan uang kpd pengadilan (msl apabila penagih utang menolak menerima pembayaran); (5) Dag penitipan barang dagangan kpd agen atau orang untuk dijualkan dng pembayaran kemudian; jual titip
konstruktivisme kon.struk.ti.vis.me [n] aliran pementasan drama yg menolak pemakaian latar lukisan dan bentuk dekorasi realistik agar diganti dng konstruksi lain, spt tangga dsb
koyok ko.yok [n] anjing yg tidak dipiara orang; anjing liar [n] obat tempel (spt plester) yg berkhasiat menyembuhkan rematik, keseleo, dan masuk angin
kulai ku.lai , ber.ku.lai v bergantung lemah (spt cabang kayu patah, atau bendera yg tidak berkibar): dahan kayu itu ~ ditiup angin kencang [n] siput mutiara, Turbo marmoratus
kulon ku.lon [n] barat (arah mata angin)
kumbang kum.bang [n] (1) serangga yg besar dan hitam berkilap warnanya (spt -- madu); (2) serangga yg berkepak dua pasang, kepak depan menebal keras menutupi tubuhnya, kepak belakang tipis (spt -- bertanduk, -- daun, -- gajah, -- hijau, -- nyiur); (3) ki hitam dan mengilat spt warna sayap kumbang [n] angin fohn yg sewaktu-waktu berembus di Pulau Jawa (pantai utara Jawa Tengah), sering merusak tanaman tembakau
lading la.ding [n] parang yg pendek dan agak lebar di tengah-tengah, matanya yg tajam lengkung ke luar [Bld n ] muatan kapal [Geo n] abu panas gunung api yg dibawa angin yg membahayakan kehidupan yg dilaluinya
ladu la.du [n] kue bulat-bulat yg dibuat dr tepung beras [n Geo] abu panas gunung api yg dibawa angin, dan membahayakan bagi kehidupan yg dilaluinya; awan panas; lahar
lais la.is [v] me.la.is v menolak (air dng dayung dsb) [n] ikan sungai berwarna kuning keemas-emasan, bagian kepala dan dada berbintik hitam kecil, kepala dan perut agak pipih, tubuh memanjang, bersisik halus, dan tidak bersirip punggung, makanannya plankton, ganggang, dan hewan air; Cyptopterus cryptopterus dan Ceratoglanis scleronema [n] bengkuang, Pacchyrhirus erosus
kuat ku.at [a] (1) banyak tenaganya (gayanya, dayanya); mampu mengangkat (mengangkut dsb) banyak: meskipun kurus, lembu itu sangat --; (2) tahan (tidak mudah patah, rusak, putus, dsb); awet: meskipun murah, sepatu ini -- sekali; (3) tidak mudah goyah (terpengaruh); teguh (tt iman, pendirian, kemauan, dsb): kemauannya -- sekali; imannya --; (4) ketat (tt pertahanan, penjagaan, dsb): penjagaan di daerah itu sangat --; (5) tahan (menderita sakit dsb): beliau merasa tidak -- lagi menahan sakitnya; (6) kencang (tt angin): bertiup angin yg -- dr arah buritan sehingga perahu dapat melaju; (7) berat (tekanannya): sangat -- tekanannya; (8) keras; nyaring: teriakannya sangat -- hingga memekakkan telinga; (9) erat (tt ikatan): kurang -- ikatannya sehingga mudah terlepas; (10) mampu dan kuasa (berbuat sesuatu): anak-anak muda biasanya -- makan dan -- pula bekerja; (11) mempunyai keunggulan (kecakapan dsb) dl suatu pengetahuan (kecakapan): ia -- di bidang bahasa dan -- pula di bidang fisika
laku dramatis [Sas] laku yg sesuai dng kehendak perwatakan dan didasarkan pd pergolakan yg terjadi dl jiwa pelaku
lalang es [Geo] gerakan badan (gugus) es dl danau atau waduk, yg disebabkan oleh angin atau arus
lalu lintas la.lu lin.tas [v] (berjalan) bolak-balik; hilir mudik: banyak kendaraan -- di jalan raya; (2) n perihal perjalanan di jalan dsb: pedagang-pedagang di tepi jalan sangat mengganggu --; (3) n perhubungan antara sebuah tempat dng tempat yang lain (dng jalan pelayaran, kereta api, dsb): -- di Kalimantan banyak dilakukan melalui sungai
lamaran la.mar.an [n] (1) pinangan; permintaan untuk meminang: ia bersedih krn ~ nya ditolak; (2) permintaan pekerjaan: ia sudah mengajukan ~ untuk menjadi calon pegawai negeri
lambai lam.bai , ber.lam.bai-lam.bai v berayun(-ayun) turun naik (spt daun tertiup angin)
lamun la.mun , me.la.mun v termenung sambil pikiran melayang ke mana-mana [ark p] (1) tetapi; namun: biarpun sukar, -- tugas itu harus diselesaikan juga; (2) biarpun; meskipun: angin ribut melanda perahu kami, -- demikian kami masih dapat selamat; (3) asal(kan); jikalau: ia hendak datang menghadap, -- Tuanku panggil akan dia [Mk v] me.la.mun v (1) menumpukkan (melonggokkan) tidak beraturan: ~ barang bekas di gudang; (2) menggenangi; meliputi (spt air menutupi karang)
langkan lang.kan [n] serambi atas tempat meninjau; anjung peranginan; balkon [Jk n] pagar berupa kisi-kisi (pd jembatan dsb)
langkisan lang.ki.san [n] angin kencang yg arahnya tidak tetap
langsir lang.sir [v] me.lang.sir v (1) mengatur sambil menggandeng-gandengkan gerbong kereta api; (2) cak berjalan mondar-mandir (bolak-balik) [ark n] serdadu (pasukan) bertombak [Mk a] kurus
layah la.yah , me.la.yah v meliuk (condong) ke kiri ke kanan, ke muka ke belakang (spt pohon kayu tertiup angin, orang menari) [n] tudung penutup muka; berguk , me.la.yah v melayang (terbang) rendah dekat permukaan tanah (air) [a] ceper (tt piring, talam, dsb)
layar la.yar [n] (1) kain tebal yg dibentangkan untuk menadah angin agar perahu (kapal) dapat berjalan (laju); (2) tabir (tirai) penutup jendela (pintu); (3) tirai; kelir (dipakai pd pertunjukan gambar hidup, drama, wayang kulit, dsb); (4) bidang (berupa kain, papan, kaca) tempat menayangkan gambar (film, televisi, dsb) [n] ikan laut besar, berbentuk bulat panjang, bermoncong panjang membentuk tombak bulat, bersirip punggung panjang dan besar (bila ditegakkan waktu berenang tampak spt perahu layar); ikan layar; Istiphorus gladius
layar padan [Lay] layar yg terbuat dr kain kanvas yg sangat kuat dng ukuran lebih kecil dp layar biasa, digunakan ketika cuaca buruk (pd waktu angin ribut)
layas la.yas [v] me.la.yas v menolak; mengabaikan [ark n] bilah (kayu) tempat memasang atap
leler le.ler [a] leleh [kl a] nakal; kurang ajar /lElEr/, ke.le.ler.an v telantar; tidak terpelihara [a] mulai berhenti atau berkurang (nafsu, angin ribut); reda
lemak manis jangan ditelan [pb] suatu perundingan, jikalau baik sekalipun jangan terus diterima dan jika kurang baik jangan pula terus ditolak, hendaklah dipikirkan dalam-dalam dan ditimbang baik-baik dahulu baik jeleknya
lembang tropis [Met] gangguan di daerah tropis berupa pusaran angin kencang yg kecepatan maksimumnya lebih dr 34 knot (mil/jam)
lempar peluru tolak peluru; -- tangan ki menyerahkan tanggung jawab kpd orang lain sehingga yg bersangkutan seolah-olah bebas dr tanggung jawab: insiden yg telah mencuat menjadi isu nasional itu, kini menimbulkan kesan adanya saling -- tangan di antara para pejabat pemerintah
lesus le.sus [Lihat {desus}] [n] angin puyuh; angin topan
lidah tergalang lidah ter.ga.lang [ki] tidak dapat berkata-kata lagi (tidak dapat menolak permintaan dsb)
limbubu lim.bu.bu [n] angin puting beliung; angin puyuh
lindung lin.dung , ber.lin.dung v (1) menempatkan dirinya di bawah (di balik, di belakang) sesuatu supaya tidak terlihat atau tidak kena angin, panas, dsb; bersembunyi: prajurit itu ~ di balik timbunan karung berisi pasir; perahu nelayan ~ di balik pulau; (2) bersembunyi (berada) di tempat yg aman supaya terlindung; (3) minta pertolongan kpd Tuhan Yang Mahakuasa supaya selamat atau terhindar dr godaan, bencana, dosa: melainkan Tuhan jualah tempat kita ~ [n] belut
lisus li.sus [n] angin yg berpusing; angin puyuh; angin lisus
lompat jauh [Olr] melompat ke depan dng bertolak pd satu kaki untuk mencapai suatu kejauhan yg dapat dijangkau, jarak loncatan diukur mulai dr titik tumpuan loncatan sampai dng jejak pertama di kotak pasir sesudah melompat; (2) ki naik (pangkat dsb) tidak secara berurutan, melampaui beberapa tingkatan
loncat tinggi meloncat ke atas dng bertolak pd satu kaki untuk mencapai ketinggian tertentu
lus [n] bahan yg diangkut dan diendapkan oleh angin dan terdiri atas partikel yg lebih banyak berukuran debu
malim kapal malim angin
mamang ma.mang [a] (1) kabur matanya (krn hendak pingsan dsb); (2) bingung; ketakutan [n] tumbuhan terna suku Capparidaceae, daunnya dibuat asinan dan sbg pewangi nasi, air remasan daun dipakai untuk obat masuk angin; Cleome gynandra [Mk n] peribahasa yg mengandung nasihat
manjur man.jur [a] (1) dapat menyembuhkan (tt obat dsb); mustajab; mujarab: obat ini -- sekali, sekali minum terus sembuh; (2) benar-benar besar dayanya (tt doa, mantra, dsb); sakti: mantranya untuk menolak hujan sangat --; (3) benar-benar dapat lekas mematikan (tt bisa, racun, dsb): ular yg sangat -- bisanya
makan ma.kan [v] memasukkan makanan pokok ke dl mulut serta mengunyah dan menelannya: mereka -- tiga kali sehari; (2) v memasukkan sesuatu ke dl mulut, kemudian mengunyah dan menelannya: ia sedang -- pisang; (3) v memasukkan sesuatu ke dl mulut dan mengunyah-ngunyahnya: Nenek sedang -- sirih; (4) v memasukkan sesuatu ke dl mulut dan menelannya: pasien harus -- pil; (5) v mengisap: -- candu; (6) v memakai; memerlukan; menghabiskan (waktu, biaya, dsb): pembangunan jembatan ini -- waktu lama; upacara adat itu -- ongkos besar; (7) v menyerang, mematikan, mengambil (dl permainan catur): gajah -- bidak putih; (8) v bekerja sebagaimana mestinya (tt rem, gigi roda, dsb); (9) v melukai: air keras itu -- kulit; (10) v mengenai; menembus: ditembaknya tiga kali, tetapi tidak --; (11) v memperoleh sesuatu; mencapai sesuatu: layarnya tidak -- , tidak memperoleh angin [n] tempat berlindungnya hati dan kesehatan jasmani, lenyapnya keragu-raguan yg disebabkan oleh kesibukan kerja jasmani
manumpak ma.num.pak [n] upacara adat pd pesta perkawinan masyarakat Simalungun, para undangan datang dng membawa sumbangan secara sukarela, biasanya nasi dng hidangan daging yg dibentuk sehingga mirip hewan (babi, ayam) hidup, disuguhkan kpd kedua mempelai yg tidak boleh menolaknya
mardud mar.dud [Isl v] (1) ditolak krn diragukan kebenarannya (tt hadis); (2) ditolak krn kemusyrikan (tt iman)
mata pedoman jarum pedoman; mata angin pd pedoman
matakao ma.ta.kao [n] gambar binatang yg digantungkan dan diletakkan di tengah-tengah tanaman tertentu sbg penolak secara gaib thd hewan yg sebenarnya (kebiasaan di Pulau Mentawai)
mati ma.ti [v] (1) sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi: anak yg tertabrak mobil itu -- seketika itu juga; pohon jeruk itu sudah -- , akarnya pun sudah busuk; (2) tidak bernyawa; tidak pernah hidup: batu ialah benda --; (3) tidak berair (tt mata air, sumur, dsb); (4) tidak berasa lagi (tt kulit dsb); (5) padam (tt lampu, api, dsb); (6) tidak terus; buntu (tt jalan, pikiran, dsb): krn pikirannya sudah -- , ia tidak dapat berbuat apa-apa; (7) tidak dapat berubah lagi; tetap (tt harga, simpul, dsb); (8) sudah tidak dipergunakan lagi (tt bahasa dsb); (9) ki tidak ada gerak atau kegiatan, spt bubar (tt perkumpulan dsb): kalau tidak diurus, koperasi itu akan --; (10) diam atau berhenti (tt angin dsb): perahu layar itu terombang-ambing di tengah laut krn angin --; (11) tidak ramai (tt pasar, perdagangan, dsb): setelah ada pasar swalayan, pasar ini --; (12) tidak bergerak (tt mesin, arloji, dsb): saya terlambat krn jam saya ternyata --
mati raga memperteguh hati dng menolak segala macam kesenangan diri; menahan hawa nafsu
mega me.ga [n] awan (di langit): angin bertiup, -- berarak
melambai me.lam.bai [v] (1) mengayun-ayun turun naik (spt daun-daunan tertiup angin): pohon nyiur ~ di sepanjang pantai; (2) menggerak(-gerak)kan tangan turun naik (untuk memanggil dsb): tangannya ~ dr tangga pesawat; (3) berkibar-kibar: Sang Saka ~ megah ditiup angin
melayang me.la.yang [v] (1) terbang (dng sayap tidak bergerak): pesawat terbang ~ rendah di atas kepala kami; (2) terbang krn dihembus angin: atap rumah banyak yg ~ oleh angin ribut; (3) ki tidak menentu; tidak terarah (tt pikiran, tembakan, perhatian, dsb): dng tidak disadarinya pikirannya ~ entah ke mana
melayap me.la.yap [v] pergi tanpa arah dan tujuan [v] (1) terbang rendah sekali: burung-burung laut terbang ~ di atas air yg bergulung; (2) merambat terbawa oleh angin (tt suara)
melayapkan me.la.yap.kan [v] membuat terliuk-liuk; membuat tergoyang-goyang krn ditiup angin (tt pohon, daun kelapa, dsb)
melesapkan me.le.sap.kan [v] menghilangkan; melenyapkan: angin itu ~ embun
melindungi me.lin.dungi [v] (1) menutupi supaya tidak terlihat atau tampak, tidak kena panas, angin, atau udara dingin, dsb: anak itu ~ dirinya dng daun pisang supaya tidak kehujanan; (2) menjaga; merawat; memelihara: pemerintah ~ binatang yg hampir punah; (3) menyelamatkan (memberi pertolongan dsb) supaya terhindar dr mara bahaya: induk ayam itu ~ anaknya thd serangan burung elang
meluruhkan me.lu.ruh.kan [v] menyebabkan luruh; menggugurkan; merontokkan: angin ~ daun-daun tua
memapas me.ma.pas [v] menyongsong; menentang (arah angin, arus air): mereka berlayar ~ angin
membadai mem.ba.dai [v] (1) bertiup kencang (tt angin): angin -- semalaman; (2) bagaikan badai; menghebat: serangan yg -- telah mengobrak-abrik pertahanan lawan; (3) kl terbang tinggi: -- burung atas langit, merendah diharap jangan
membeli siaga mem.be.li siaga [Ek] pembeli saham yg baru masuk ketika pemegang yg lama menolak memanfaatkan hak belinya
membias mem.bi.as [v] (1) berbelok dr arah (spt perahu yg dilanggar ombak, hujan yg tertiup angin); (2) Fis berbelok arah dr garis tempuhan krn menembus benda bening yg lain (spt cahaya yg menembus kaca, bayangan yg berada dl air); (3) ki menyimpang (tt nilai, ukuran) dr yg sebenarnya
membusukkan mem.bu.suk.kan [v] (1) membuat (menjadikan) busuk: ada bakteri yg berfungsi membantu -- daun-daun dsb yg berguguran sehingga menjadi pupuk; (2) (tt nama dsb) menyebabkan orang lain mengangggap busuk (buruk); memburukkan; menjelekkan; memfitnah: ia suka -- nama orang lain yg tidak disenanginya
memperkitarkan mem.per.ki.tar.kan [v] menolakkan atau mendesakkan ke sisi; mengitarkan
memunggungkan me.mung.gung.kan [v ki] menolak suatu kehadiran: ia ~ diriku di sidang itu
memungkiri me.mung.kiri [v] (1) mengingkari; tidak membenarkan: kita tidak -- bahwa perjuangan memerlukan pengorbanan; (2) tidak mau mengakui; menolak (tuduhan); tidak menepati (janji): -- janji
memveto mem.ve.to [v] menggunakan hak veto thd; membatalkan (menolak) keputusan: Amerika Serikat -- resolusi PBB untuk pencabutan embargo thd Irak
menadbirkan me.nad.bir.kan [v] (1) mengurus dan mengatur; memerintah; mengelolakan: ia ~ negeri itu selama dua puluh tahun; (2) memutuskan: manusia mengikhtiarkan, Allah ~
menafikan me.na.fi.kan [v] menolak; menampik; mengingkari; menyangkal: kita harus menolak atau ~ iktikad yg meragukan
menaharkan me.na.har.kan [v] melayarkan terus (dl angin ribut dsb): ia ~ perahu
menangkuptelentangkan me.nang.kup.te.len.tang.kan [v] (1) membolak-balikkan; (2) ki mempertimbangkan (menelaah dsb) secara masak-masak
menara anemometer alat perlengkapan tempat berdiri anemometer agar anemometer itu dapat mengukur kecepatan angin pd ketinggian yg dikehendaki
menayang me.na.yang [v] (1) membawa (di telapak tangan); menatang; menating; (2) ki membawa: angin laut ~ suara seruling nelayan yg sayup-sayup sampai
mendegil men.de.gil [v] menolak nasihat orang
menderu men.de.ru [v] berbunyi keras gemuruh spt bunyi angin ribut (gelombang besar, mesin, dsb)
mendesas-desuskan men.de.sas-de.sus.kan [v] menyiarkan kabar angin
mendesut men.de.sut [v] berbunyi spt orang meniup (angin kencang dsb)
mendinginkan men.di.ngin.kan [v] (1) menjadikan dingin; menyejukkan: pilot ~ mesin pesawat terbangnya tidak dng air, tetapi dng angin; (2) membiarkan supaya dingin (air, adonan, kue, dsb); (3) ki menjadikan tawar (reda, tenang): perkataannya dapat ~ hatiku
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
mengakrabi meng.ak.rabi [v] berusaha akrab dng: menari adalah cabang seni yg disenanginya sebelum ~ dunia tarik suara
menganan me.nga.nan [v] (1) mengarah ke sebelah kanan: setelah melewati jembatan, kita harus ~ menyusuri jalan setapak; (2) Pol berpindah haluan ke partai kanan; (3) Hidm (a) perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam (msl dr selatan ke barat daya atau barat) di kedua belahan bumi; (b) perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam di belahan bumi utara, berlawanan dng arah jarum jam di belahan bumi selatan
mengapi meng.a.pi [v] (1) menjadi (ber)api; mengeluarkan api: ranting-ranting kering yg bergesek tertiup angin mulai (tampak) ~; (2) menyerupai api; (3) ki menyala-nyala (berkobar-kobar) menyerupai api: semangat yg ~ dr para pemuda supaya dimanfaatkan demi masa depan yg gemilang
mengapkir meng.ap.kir [v] menolak; menampik
mengapung meng.a.pung [v] (1) mengambang; terkatung-katung di permukaan air (tidak tenggelam); (2) mengawang (di udara): awan putih ~ di udara tertiup angin
mengarangkan meng.a.rang.kan [v] menjadikan arang: pekerja membolak-balik bara tempurung sebelum ~ nya
mengarau me.nga.rau [v] mengaduk supaya bercampur: ia sedang ~ kolak
mengembus meng.em.bus [v cak] kabur; lari: semua penjahat habis ~ [v] meniup; bertiup: angin pun ~ dr sebelah barat
mengemohi meng.e.mohi [v] menolak: kita sudah ~ eksistensi PKI di Indonesia
mengeringkan me.nge.ring.kan [v] membuat (menjemur) supaya kering: ia berangin-angin ~ keringat; mereka ~ padi itu di atas hamparan tikar
mengerok me.nge.rok [v] (1) membersihkan bulu kuda dsb dng kerok; (2) menggaruk (menggosok badan dng alat kerok spt uang logam) untuk menyembuhkan masuk angin
menggalahkan meng.ga.lah.kan [v] menolak (menjalankan) perahu dng galah: ~ perahu
menggeleng meng.ge.leng [v] (1) menggoyangkan kepala ke kiri kanan; (2) ki menolak: ditawari makanan apa pun, ia tetap ~
mengharamkan meng.ha.ram.kan [v] (1) menyatakan atau menganggap haram; melarang: Islam ~ perkawinan antara saudara kandung; (2) mencegah; menolak: rakyat ~ pemerintahan diktator; (3) berteguh hati untuk tidak melakukannya
mengimbang meng.im.bang [v] menolak ( tt permintaan): sukar ~ per-mintaan tetangga yg sudah spt saudara sendiri
mengipas-ngipas me.ngi.pas-ngi.pas [v] (1) menggerak-gerakkan sesuatu (kipas dsb) untuk mendapatkan embusan angin (supaya sejuk atau lekas dingin); (2) bergerak-gerak spt gerakan kipas (tt telinga gajah dsb)
mengipasi me.ngi.pasi [v] menyejukkan (menganginkan dsb) dng kipas: ~ nasi supaya lekas dingin
mengipaskan me.ngi.pas.kan [v] (1) mengibaskan (ekor, telinga, dsb); (2) menangkis dng sayap (tangan dsb): ia ~ tangan orang yg akan menghalanginya itu
mengiri me.ngi.ri [v] (1) menuju (membelok, menepi, dsb) ke kiri: akibat kecelakaan itu, kaca belakang mobil pecah, pintunya rusak, sedangkan setirnya selalu ~; (2) Hidm perubahan arah angin yg melawan arah jarum jam (ke kiri) di kedua belahan bumi
menguakkan me.ngu.ak.kan [v] (1) membuka dng menolakkan (menarik) ke kiri ke kanan: ~ kedua daun pintu itu; (2) menembus dng menolakkan ke kiri dan ke kanan (tt kerumunan orang atau barisan); (3) menyibakkan (tt kerimbunan semak dan lalang): ia ~ lalang yg merintangi jalan yg akan dilaluinya; (4) merobohkan: ~ pagar
mengububi meng.u.bubi [v] (1) memberi embusan angin dng ubub; (2) ki memanas-manasi agar makin menjadi-jadi
menimpa me.nim.pa [v] (1) jatuh menindih (mengenai) sesuatu: bandela itu jatuh ~ dua orang kelasi yg sedang bekerja di geladak; (2) menjatuhi atau mengenai (terutama tt sesuatu yg tidak menyenangkan, spt penyakit, bencana, dsb): musibah kedua telah ~ hidup saya; angin ~ nya serta melecut tangan dan mukanya dng sambaran dingin air hujan; (3) memukul; mengenakan senjata kpd; (4) mencuri; menyerobot: pencoleng yg kerap kali ~ barang-barang di atas truk, dirazia oleh polisi
menindih me.nin.dih [v] (1) menaruh sesuatu yg berat di atas ...: ia ~ kertas itu dng batu supaya tidak diterbangkan angin; (2) menekan ke bawah; menghimpit: terasa ada sesuatu yg ~ tubuhnya; (3) menindas (dl berbagai-bagai arti): tidak sanggup ~ perasaan hatinya; tertawa sejenak membuat orang lupa sebentar akan kesukaran hidup yg ~ perasaan
menjilat muntah sendiri [ki] apa yg telah ditolak atau dicatat, (terpaksa) diterima lagi
mentah-mentah men.tah-men.tah [adv] (1) tidak dng dimasak (diolah): sayuran itu dimakannya -- dng sambal; (2) begitu saja; tidak dng syarat apa-apa; sama sekali: usulnya ditolak -
menumpukan me.num.pu.kan [v] (1) menekan (telapak kaki) pd; menjejakkan: ia ~ kakinya di batu; (2) menolak(kan): ayah ~ permintaan; (3) mendasarkan pd: ia ~ pendapat-pendapatnya pd hasil-hasil penyelidikan; (4) ki menyokong; menunjang: ia memperkuat barisan belakang untuk ~ barisan depan; (5) ki memusatkan atau mengerahkan (minat, tenaga, dsb) pd: ia ~ segenap usahanya pd usaha pembangunan; (6) ki meninggalkan: ~ tanah tumpah darahnya
menyadaikan me.nya.dai.kan [v] menaruh (perahu) di darat: pd musim angin barat kebanyakan nelayan -- perahunya
menyangkal me.nyang.kal [v] (1) mengingkari; tidak mengakui; tidak membenarkan: ia telah -- segala tuduhan; (2) membantah; melawan; menentang; menyanggah: sekarang ada murid yg berani -- perintah gurunya; (3) menolak: ia -- permintaan atasannya untuk memegang jabatan yg tidak sesuai dng pendidikannya
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyengal me.nye.ngal [v] menyebabkan sesak napas: panas yg --, panas yg rasanya menekan krn tidak ada angin dan langit berawan
menyerang hari me.nye.rang hari [Mk] menolak hujan; menangkal
menyertifikatkan me.nyer.ti.fi.kat.kan [v] mencatatkan (tanah, sawah, dsb) dl bentuk sertifikat; membuat sertifikat untuk: ketika pendatang berbondong-bondong -- tanahnya, lurah menolaknya
menyiah me.nyi.ah [v] mengelakkan (menggeserkan, menolakkan) ke sisi: -- kelambu; -- rambut
menyinggung me.nying.gung [v] (1) menyodok (mendesak, menolak, dsb) dng siku: petinju itu -- perut lawannya hingga jatuh; (2) menyentuh; menjamah; menyenggol: beliaulah yg -- gelas itu hingga pecah; (3) mengenai (sedikit); membicarakan (sedikit): bab pendahuluan telah -- soal itu; (4) melanggar (kehormatan, kekuasaan, dsb): tulisannya dianggap -- kehormatan Bapak Gubernur; (5) ki menyakiti (melukai) hati (perasaan): kata-katanya -- perasaan
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
menyorong me.nyo.rong [v] (1) menolak(kan) ke muka; mendorong (mendesak) maju: -- mobil mogok; (2) menyogok; memberi suap: tidak ada sedikit juga ingatan hendak -- pegawai pabean itu; (3) menganjurkan (mengajak, mengusulkan); mengunjukkan (memberikan): negara yg kalah itu -- damai; (4) menyodorkan: orang selalu -- kegiatannya kepadanya, padahal bukan timbul dr hatinya; (5) cak menyetubuhi
merdinah mer.di.nah [n] pohon yg keras kayunya, sbg bahan minyak poo, minyak angin; Mentha merdinah
meriang me.ri.ang [a] berasa tidak enak badan krn kurang sehat; terasa agak demam (msl krn masuk angin atau terserang influenza): badannya -- , lidahnya terasa pahit
minta min.ta v (1) berkata-kata supaya diberi atau mendapat sesuatu; mohon: anak itu merengek-rengek -- dibelikan mainan; (2) mempersilakan: panitia -- para pengunjung mengisi daftar tamu; (3) cak beli: dia -- dua porsi nasi rames; (4) meminang; melamar: sudah banyak pemuda yg -- gadis itu, tetapi ia selalu menolaknya; (5) memerlukan: kenakalan remaja akhir-akhir ini -- perhatian kita semua; (6) membawa; menimbulkan: bencana tanah longsor itu ternyata -- banyak korban jiwa
miswat mis.wat [Ar n] setan yg tugasnya menyiarkan desas-desus, fitnah, kabar angin, dan pidato dusta sehingga masyarakat kacau dan berita bohong menjadi tolok ukur
mohon mo.hon [v] (1) minta dng hormat; berharap supaya mendapat sesuatu: ia -- agar permintaannya dikabulkan; (2) ampunlah (untuk menyatakan maksud menolak atau mengingkari, jadi berarti tidak mau): -- , hamba membunuh saudara hamba
monsun mon.sun [n] iklim yg ditandai oleh pergantian arah angin dan musim hujan atau kemarau selang lebih kurang enam bulan, mengikuti posisi matahari pd bulan Juni dan Desember, terdapat di daerah tropis dan subtropis yg diapit oleh benua dan samudra
muat listrik muatan yg tolak-menolak; muatan yg tidak tarik-menarik dng gaya yg besarnya ditentukan dng hukum Coulomb
mufakat mu.fa.kat [a] setuju; seia sekata; sepakat: semuanya sudah -- , tidak seorang pun yg menolak usul itu; (2) n persetujuan; kata sepakat: telah tercapai -- antara kedua belah pihak; kebulatan -- , persetujuan bulat
multivalensi mul.ti.va.len.si [n] sisi banyak: -- dl tiap nilai budaya memungkinkan suatu nilai diterima, diabaikan, atau ditolak
mungkir mung.kir [v] (1) tidak mengaku(i); tidak mengiakan: ia tetap -- atas tuduhan yg ditimpakan kepadanya; (2) tidak setia; tidak menepati (janji); menolak; menyangkal: -- akan janjinya
nafi na.fi [n] penolakan; penampikan; pengingkaran; (2) a sifat negatif; (3) v tidak mau; tidak menurut
naga na.ga [n] (1) ular yg besar (dl cerita dan dl beberapa kata majemuk), spt -- berapi, -- bura, -- gentala, -- umbang; (2) kl ular besar (menurut kepercayaan) penunggu mata angin (ada yg berpindah tiap hari, ada yg tiap tahun, spt -- hari, -- tahun) [n] bekas hitam pd bagian tubuh sejak lahir dan mempunyai pengaruh thd jalan hidup seseorang
naga hari [kl] naga penunggu mata angin yg tiap hari berpindah tempat
naga tahun [kl] naga penunggu mata angin yg setiap tahun berpindah tempat
naik benang mendapat angin; mendapat hati; mendapat kesempatan berkembang: ketika pamannya menjadi ketua, partainya -- benang
nasionalistis na.si.o.na.lis.tis [a] selalu bertolak dr pemikiran yg bersifat nasional; bersifat nasional: pendidikan yg --
nativisme na.ti.vis.me [n] sikap atau paham suatu negara atau masyarakat thd kebudayaan sendiri berupa gerakan yg menolak pengaruh, gagasan, atau kaum pendatang
nativistik na.ti.vis.tik [a] bersifat menghidupkan kembali kebudayaan murni masyarakat untuk menolak serbuan kebudayaan asing
negativisme ne.ga.ti.vis.me [n] (1) sikap batin atau pandangan yg bersifat acuh tak acuh; (2) Psi sifat atau kecenderungan untuk menolak, menentang, atau mengingkari
neraka ne.ra.ka [n] (1) alam akhirat tempat orang kafir dan orang durhaka mengalami siksaan dan kesengsaraan; (2) sial; celaka: -- , nyah dr sini; (3) cak keadaan atau tempat yg menyengsarakan (kemiskinan, penyakit parah): negara yg selalu bergolak merupakan -- bagi penduduknya
nonkooperasi non.ko.o.pe.ra.si [n] hal tidak bekerja sama; hal menolak untuk bekerja sama
notifikasi no.ti.fi.ka.si [n] (1) pemberitahuan atau kabar tt penawaran barang dsb; (2) pemberitahuan oleh pemegang surat wesel kpd penarik tt adanya penolakan pembayaran
omong kosong cakap angin; bual
osilasi osi.la.si [n] (1) gerakan (goyangan) ke kiri dan ke kanan atau ke atas dan ke bawah atau ke depan dan ke belakang; ayunan; getaran; (2) Fis setiap peristiwa yg berubah secara berkala atau bolak-balik antara dua nilai
padam pa.dam [a] (1) mati (tt api); tidak menyala atau tidak berkobar lagi: api kebakaran itu sudah --; (2) reda (tt kemarahan); tenang kembali (tt hawa nafsu, berahi, dsb): seketika itu juga -- lah murka baginda; (3) aman kembali (tt huru hara, kerusuhan, dsb): pergolakan di negara itu belum juga --; (4) menjadi lemah (tt semangat): semangat juang mereka tidak pernah -- lihat merah
pal [n] tonggak batu sbg tanda jarak, antara satu tonggak dan tonggak yg lain berjarak 1,5 km , berpal-pal v berlayar serong-menyerong menyongsong angin (tt perahu); berlayar menggergaji; membuang pal [n cak] faal
paluh pa.luh [n] pusaran air; olakan
pancalomba pan.ca.lom.ba [n Olr] perlombaan gabungan (dl cabang atletik), untuk wanita meliputi nomor tolak peluru, loncat tinggi, lari 200 m, lari 100 m gawang, lompat jauh, untuk putra meliputi nomor lari 200 m, tolak peluru, lontar jauh, lempar lembing, lari 1500 m (dilaksanakan dl satu hari):
pancaroba pan.ca.ro.ba [n] (1) peralihan musim (ditandai oleh keadaan udara tidak menentu, banyak angin besar, dsb); peralihan antara musim kemarau dan musim hujan; (2) ki keadaan yg tidak menentu (serba kalut dsb)
panco pan.co [v] , ber.pan.co v beradu kekuatan tangan (tolak-menolak atau roboh-merobohkan tangan); main panco
parka par.ka [n] (1) Olr jaket pendaki gunung yg berkancing di depan dan menutupi paha, dilengkapi dng penutup kepala, lengan jaket di pergelangan dan di bagian pinggang dilengkapi dng tali pengikat, gunanya untuk menahan angin dan air (hujan); (2) baju luar terbuat dr bulu sbg penahan dingin atau angin
pasat pa.sat [n] angin yg berembus di antara garis balik utara dan garis balik selatan yg tetap alirannya (dr sebelah selatan atau utara ke khatulistiwa lalu kembali)
pasir embus pasir yg dibawa angin naik ke udara sehingga terlihat spt awan atau lembaran-lembaran
pasir layang pasir yg terangkat (melayang) beberapa sentimeter atau beberapa meter dr permukaan krn embusan angin
patah siku [ki] sudut siku-siku; (2) ki tidak dapat menolak permintaan orang (krn sudah berutang budi dsb); tidak dapat melawan (membantah dsb) lagi; tidak berdaya lagi
patah tulang tulangnya patah; (2) ki tidak dapat menolak permintaan orang lagi; (3) pohon yg daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pd ujung cabang yg masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit; Euphorbia tirucalli
pawana pa.wa.na [kl n] angin
pawang hujan orang yg pandai menolak hujan
pawang laut pawang yg melakukan pekerjaan yg berhubungan dng laut, msl mengenai cuaca, angin, gelombang di laut
pedoman pe.do.man [n] (1) alat untuk menunjukkan arah atau mata angin (biasanya spt jam yg berjarum besi berani); kompas: sebelum ada -- , orang menggunakan bintang untuk menentukan arah perjalanan perahu; (2) kumpulan ketentuan dasar yg memberi arah bagaimana sesuatu harus dilakukan; (3) hal (pokok) yg menjadi dasar (pegangan, petunjuk, dsb) untuk menentukan atau melaksanakan sesuatu: di samping syarat-syarat yg lain, para penyunting perlu menguasai -- ejaan; (4) pemimpin (yg menerangkan cara menjalankan atau mengurus perkumpulan): surat edaran dr -- besar
pelatuk pe.la.tuk [n] (1) burung pemakan serangga yg membuat sarangnya pd kayu yg dilubanginya (dng jalan mematukinya); belatuk; (2) Bot bagian ujung kulit kacang tanah dsb yg berbentuk spt paruh burung [n] bagian bedil yg digunakan untuk menggerakkan picu (dapat dijangkau dan digerakkan oleh jari telunjuk)
peluang pe.lu.ang [n] ruang gerak, baik yg konkret maupun yg abstrak, yg memberikan kemungkinan bagi suatu kegiatan untuk memanfaatkannya dl usaha mencapai tujuan; kesempatan: kaum wanita kini lebih mempunyai ~ untuk maju; ~ emas kesempatan yg sangat baik: tim kita mempunyai ~ emas untuk memenangkan pertandingan [n] kesempatan: -- yg baik jangan disia-siakan; (2) a terhenti atau senggang (tt angin, pekerjaan, dsb): musim -- , musim tidak ada angin
peluh dingin keringat dingin (pd waktu masuk angin, sakit, atau ketakutan)
peluru pe.lu.ru [n] (1) barang tajam (dr timah, besi, dsb) pengisi patrun atau yg dilepaskan dng senjata api; obat bedil; pelor: kena --; dimakan -- , kena tembak; (2) Olr bola besi yg harus dilempar dng tolakan tangan; bola peluru
pembenih pem.be.nih [n] orang atau pengusaha yg menyediakan (mengadakan) benih: pihak -- beralasan menolak permintaan itu krn permintaan sudah melebihi persediaan
pemberat pem.be.rat [n] benda yg dipakai untuk memberati atau memberatkan, spt tolak bara
pemberian pem.be.ri.an [n] (1) sesuatu yg diberikan: anak itu menolak -- orang asing itu; (2) sesuatu yg didapat dr orang lain (krn diberi): barang ini bukannya kami beli, melainkan -- Paman; (3) proses, cara, perbuatan memberi atau memberikan: -- ampun
pembonceng pem.bon.ceng [n] (1) orang yg membonceng; (2) pihak yg ikut ambil bagian dl suatu pergolakan (gerakan, peristiwa, dsb) yg diprakarsai dan dilaksanakan oleh pihak lain yg dianggap menguntungkan pihaknya; (3) orang atau golongan yg memanfaatkan kekuasaan (pengaruh, wibawa, popularitas, dsb) orang lain untuk mencapai tujuannya
pemencaran pasir pe.men.car.an pasir pasir yg memencar dr satu tempat ke tempat lain krn pengaruh faktor luar (krn terbawa aliran air, angin, dsb)
penangkal pe.nang.kal [n] penolak bala (penyakit, roh jahat, dsb); pencegah bahaya (bencana dsb)
penangkal racun pe.nang.kal racun penolak racun
penangkalan pe.nang.kal.an [n] proses, cara, perbuatan menangkal; penolakan; pencegahan
pencegahan pen.ce.gah.an [n] proses, cara, perbuatan mencegah; penegahan; penolakan: usaha ~ kemusnahan bahasa daerah sedang diseminarkan; sedapat mungkin dilakukan ~ thd faktor yg dapat menimbulkan komplikasi
pendekatan intrinsik pen.de.kat.an intrinsik pendekatan karya sastra dng menerapkan teori dan kaidah sastra yg penelaahannya bertolak dr karya sastra itu sendiri
pendukung pen.du.kung [n] (1) orang yg mendukung; (2) penyokong; pembantu; penunjang; (3) El tiang listrik yg mendukung gaya vertikal dan gaya horizontal akibat angin pd kawat
penentang pe.nen.tang [n] orang yg menentang (melawan, menolak, dsb): ia adalah salah seorang ~ pendapat baru itu
penentangan pe.nen.tang.an [n] proses, cara, perbuatan menentang; penolakan: pasukan itu tidak mendapatkan ~ yg berarti dr lawannya
pengangkutan peng.ang.kut.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengangkut: ~ jemaah haji dr Indonesia dilakukan dng pesawat udara; (2) usaha membawa, mengantar, atau memindahkan orang atau barang dr suatu tempat ke tempat lain; (3) Geo pemindahan bahan lepas batuan oleh air sungai, angin, gletser, air laut, dan gaya berat
pengarak peng.a.rak [n] (1) orang yg mengarak; (2) yg mendahului: awan ~ angin; (3) penggiring bola
pengarak pagi peng.a.rak pagi angin yg terjadi pd pagi hari
pengendapan peng.en.dap.an [n Geo] peletakan bahan padat yg terbawa dr tempat jauh oleh sungai, angin, gletser, air laut
pengepuh pe.nge.puh [n] layar persegi yg dipasang pd bagian paling atas sbg penadah angin
pengidolaan peng.i.do.la.an [n] proses, cara, perbuatan mengidolakan
penjelmaan pen.jel.ma.an [n] (1) perwujudan: Rama dianggap sbg ~ Wisnu; (2) penerapan; pelaksanaan: rakyat Indonesia menolak segala ~ sistem penjajahan ke dl sistem pemerintahan demokrasi
penumpang pe.num.pang [n] (1) orang yg menumpang atau orang yg naik (kereta, kapal, dsb): ~ kereta api senja itu penuh sesak; (2) orang yg tinggal atau bermalam di rumah orang: tadi malam ~ di rumah sebelah telah melarikan mobil orang yg ditumpanginya
penyearah pe.nye.a.rah [n El] alat listrik yg mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah
penyusupan pe.nyu.sup.an [n] proses, cara, perbuatan menyusup atau menyusupkan: kita menolak semua -- kebudayaan asing yg merusak generasi muda
perahu layar motor perahu layar tradisional yg dilengkapi dng motor penggerak bantu untuk menggerakkan baling-baling, digunakan pd waktu tidak ada angin atau pd waktu yg dipandang perlu
perang terbatas perselisihan bersenjata yg dilakukan untuk tujuan politik terbatas dng pembatasan thd penggunaan kekuatan yg dilibatkan serta pembatasan wilayah pergolakannya
pergi datang ada yg datang dan ada yg pergi; bolak-balik; hilir mudik
perkopian per.ko.pi.an [n] perihal kopi; hal yg berhubungan dng kopi: ~ pd masa sekarang memberikan angin segar bagi pemasukan devisa negara
piezoelektrik pi.e.zo.e.lek.trik [n Fis] berkenaan dng terjadinya arus listrik dl jenis kristal tertentu apabila diberi tekanan mekanis atau sebaliknya, dan apabila kristal ini dilalui arus listrik bolak-balik, kristalnya bergetar
pilihan pi.lih.an [n] (1) yg dipilih atau hasil memilih: ~ orang tuanya itu ditolaknya; (2) yg terpilih (terbaik, terkemuka, dsb): yg diundang hanya orang-orang ~; (3) jalan, upaya dsb yg dapat dilakukan: tidak ada lagi ~ lain, kita harus pergi sekarang
pinangan pi.nang.an [n] (1) permintaan hendak memperistri: ~ nya ditolak oleh orang tua gadis itu; (2) lamaran (pekerjaan dsb)
pokok ribut awan (mendung) pd waktu angin ribut
polang po.lang, po.lang-pa.ling [v] berpusing-pusing tidak tetap arah (tt angin) [v] terbang berputar-putar; terbang berguling-guling
polifase po.li.fa.se [n El] dua arus listrik bolak-balik atau lebih yg sama frekuensinya, tetapi berbeda fasenya
polong po.long [n] (1) hantu atau roh jahat yg suka mengganggu orang (menyebabkan penyakit dsb); (2) penyakit saraf yg disebabkan oleh guna-guna [n] bentuk biji tumbuhan yg bulat atau agak pipih, terdapat dl kelopak yg lunak atau agak keras, dl satu kelopak biasanya terdapat beberapa biji (spt pd kara, ercis); kacang polong [n] -- angin bintil-bintil pd kulit [n] bunga lawang (cengkih) [Mk n] , po.long.an n saluran air; pipa (air dsb); berumbung
prahara pra.ha.ra [Jw n] angin ribut; angin topan; badai
predisposisi pre.dis.po.si.si [n] (1) kecenderungan khusus ke arah suatu keadaan atau perkembangan tertentu; (2) kecenderungan untuk menerima atau menolak sesuatu berdasarkan pengalaman dan norma yg dimilikinya; (3) Dok keadaan mudah terjangkit oleh penyakit
pihak pi.hak [n] (1) sisi (yg sebelah); bagian: -- atas; -- bawah; -- kanan; -- kiri; (2) arah; jurusan: seakan-akan angin datang dr segala --; (3) satu dr golongan (partai, orang) yg bertentangan atau berlawanan (dl perang, permainan, politik, perjanjian, dsb): dl perang ini -- yg menang dan -- yg kalah sama-sama menderita kerusakan; saya yakin dia akan melindungi -- yg benar; kedua (belah) -- , kedua-duanya (tt dua golongan atau dua orang yg bertentangan); (4) (pd -- ) dl hal; mengenai: pd -- agama, mereka itu bersikap netral; (5) orang yg termasuk dl satu lingkungan dan kepentingan; kalangan: lurah melaporkan hal tsb kpd -- berwajib; -- kejaksaan belum mengetahui tt ditangkap-nya penjahat itu; (6) orang; golongan: korban bencana alam itu memerlukan uluran tangan dr semua --
psikosastra psi.ko.sas.tra [n] pendekatan sastra yg bertolak dr psikologi
pulang paling bolak-balik; ke sana kemari; hilir mudik
puputan pu.put.an [n] (1) tiupan (angin): ~ angin; (2) embusan: ~ bayu yg menyegarkan
pusu pu.su [n] timbunan (longgok); busut [Mk ark n] kelompok [Mk a] kusut atau beterbangan tidak teratur (tt kapuk, rambut, dsb): menyapu-nyapu rambut anaknya yg -- krn angin; lari berpusu-pusu, lari ke mana-mana tidak keruan
pusung pu.sung [Mk a] tolol; bodoh: -- , engkau percaya kpd kabar angin
putar balik pu.tar ba.lik [v] bolak-balik; berbelit-belit (tt perkataan dsb); (2) n mantra untuk membalikkan orang yg pergi
putar-putar pu.tar-pu.tar [v cak] (1) berkeliling-keliling; (2) berjalan-jalan berkeliling mencari angin: hari ini saya tidak mempunyai rencana ~ kota krn badan kurang sehat
putaran air pu.tar.an air olakan air
puyuh pu.yuh [n] burung yg tidak berekor dan tidak dapat terbang tinggi, dan dapat diadu (jenisnya ada bermacam-macam, spt -- benggala, -- lekir, -- rimba) [n] bintang tujuh [n] angin yg berkisar (berpusing-pusing)
rajah ra.jah [n] (1) suratan (gambaran, tanda, dsb) yg dipakai sbg azimat (untuk penolak penyakit dsb); (2) garis pd tapak tangan; guratan tangan; retak tangan; (3) coreng-coreng (cacahan) pd tubuh yg dibuat dng barang tajam; tato [v] , me.ra.jah kl v menusuk dng benda tajam (lembing, tombak); merodok
ranap ra.nap [a] (hampir) rata dng tanah (krn tumbang, roboh, dsb): rumah itu -- dilanda angin puting beliung [Mk a] sunyi: daerah terpencil itu sangat --
rasau ra.sau [n] pandan yg tumbuh di tepi sungai, bunganya harum; Pandanus helicopus [ark n] tiruan bunyi daun-daunan atau pohon-pohonan yg ditiup angin kencang; desau
rawin ra.win [n Met] peralatan untuk mengobservasi arah dan kecepatan angin di atmosfer dng mengikuti balon yg membawa alat pemancar radio
reaktans re.ak.tans [n El] komponen impedans dl rangkaian arus bolak-balik
reaktansi re.ak.tan.si [n] (1) perlawanan terhadap arus bolakbalik; (2) El bagian impedans yg disebabkan oleh kapasitor
realisme re.al.is.me [n] (1) paham atau ajaran yg selalu bertolak dr kenyataan; (2) aliran kesenian yg berusaha melukiskan (menceritakan sesuatu sebagaimana kenyataannya)
rebah re.bah [v] bergerak dr posisi berdiri ke posisi jatuh dan terbaring (spt orang, pohon); terletak berbaring; roboh; tumbang: banyak pohon yg -- ditiup angin kencang itu; membawa (memberi) -- , menggagalkan (menjatuhkan)
reda re.da [v] (1) mulai berkurang; hampir berhenti (tt hujan, angin ribut, dsb): hujan lebat mulai --; (2) tenang kembali; tidak menghebat lagi (hawa nafsu dsb); (3) berkurang; surut (tt panas penyakit, kemarahan, kerusuhan ): panas badannya mulai --; kemarahannya belum --
reduplikasi re.du.pli.ka.si [n Ling] proses atau hasil perulangan kata atau unsur kata, spt kata rumah-rumah, tetamu, bolak-balik
reduplikasi sintaksis pengulangan morfem krn tuntutan kaidah sintaksis, spt pembentukan keterangan (msl jauh-jauh, didatanginya = walaupun jauh, didatanginya)
rekonvensi re.kon.ven.si [n Huk] tuntutan imbal: penggugat tetap menuntut ganti kerugian kpd tergugat sepuluh juta rupiah dan menolak -- dr tergugat
resensor re.sen.sor [n cak] pengawasan dan pemeriksaan kembali tt surat-surat atau sesuatu yg akan disiarkan: apabila hasil -- masih juga dirasakan tidak baik, kita tolak saja film itu beredar
ribut ri.but [a] (1) sibuk sekali; banyak pekerjaan: menjelang Lebaran orang -- membeli barang, terutama pakaian dan bahan makanan; (2) recok; gaduh; ingar; ramai (rusuh) tidak keruan; marah-marah (mengamuk): kelas itu sangat -- , mungkin gurunya belum datang; (3) bertengkar mulut: seringkali ia -- dng suaminya [a] kencang, gemuruh, dan tidak tentu arahnya (tt angin)
risik ri.sik , me.ri.sik v meraba-raba (ke dl saku dsb): dia ~ sakunya ketika melihat seorang pengemis , me.ri.sik v (1) melakukan penyelidikan pendahuluan (dng sembunyi-sembunyi): sebelum meminang, kami ~ terlebih dulu; (2) menyelidiki berhasil tidaknya pinangan; menyuruh orang menyampaikan pinangan , me.ri.sik v (1) menggerisik (berbunyi spt daun tertiup angin); (2) berbisik-bisik
rit [n] perjalanan bolak-balik (tt kendaraan umum spt bus, bemo) dl satu trayek: setiap -- harus terjual 100 karcis
roboh ro.boh [v ] (1) runtuh (tt bangunan yg besar, spt rumah, tembok): gedung-gedung -- akibat gempa bumi yg hebat; (2) rebah; tumbang (tt pohon, tanaman): hujan dan angin ribut semalam menyebabkan pohon --; (3) ki jatuh (dl berbagai-bagai arti spt bangkrut, kalah, tidak dapat bertahan lagi, luntur imannya): pd ronde kedua petinju terkenal itu -- krn mendapat pukulan keras pd pelipisnya
roda gerak [Tek] roda turbin yg mendapat tenaga geraknya dr air, uap, atau angin melalui sudu-sudunya
rontok ron.tok [v] (1) jatuh atau gugur dl jumlah yg banyak (tt buah-buahan, daun-daunan): angin kencang dan kemarau panjang telah membuat daun pepohonan --; (2) luruh (tt bulu, rambut, dsb): rambutnya jadi -- setelah ia melahirkan anaknya yg kelima; (3) lepas; mengelupas (tt cat, bedak): cat tembok itu sudah --; (4) banyak tanggal (tt gigi): giginya -- akibat kecelakaan; (5) ki kalah: para pemain kita -- di semi final
rundukan run.duk.an [n] yg merunduk (tunduk) spt pucuk pohon padi, rumput: kelihatan ~ pucuk padi bergoyang-goyang ditiup angin
sakal sa.kal [n ] (1) pukulan; benturan: pencuri itu kena -- bertubi-tubi; (2) angin yg bertiup dr arah haluan kapal (berlawanan dng arah kapal): krn adanya -- yg kuat, kapal itu pun tidak dapat maju dng laju
salju embus salju yg terangkat oleh angin dr permukaan bumi ke dl udara sampai setinggi enam kaki atau lebih sehingga mengurangi jarak pandang
salju layang partikel salju yg ditiup angin sampai mencapai suatu ketinggian di atas permukaan bumi
saltasi sal.ta.si [n Tan] gerakan kencang butir-butir (tanah dan batu-batuan) yg sesuai dng arah angin
sambau sam.bau [n] rumput pakan ternak, Eleusine indica [Mk a] kembung (tt perut krn masuk angin terlalu banyak minum air): perutnya -- spt orang sedang hamil
samum sa.mum [n] angin panas (di padang pasir)
sangkak sang.kak [Mk n] (1) cabang kayu; dahan: katapel itu dibuat dr -- kayu; (2) tempat bertelur ayam yg dibuat dr anyaman bambu berbentuk kerucut terbalik; sarang ayam; petarangan: pakailah jerami itu untuk pelapis -- ayam , me.nyang.kak v (1) merinding (berdiri bulu roma krn takut, terkejut, dsb): -- bulu romanya mendengar cerita yg menyeramkan itu; (2) marah; mendongkol: -- hatinya mendengar olok-olok itu [v] me.nyang.kak v (1) merintangi; menegah; mencegah: ia berusaha -- niatnya yg buruk itu; (2) menentang; melawan: perahu itu -- angin
sapai sa.pai [a] , sa.pai-sa.pai a sepoi-sepoi: angin ti --
sar [n] tiruan bunyi angin kencang dsb
satyagraha sat.ya.gra.ha [n] gerakan dl rangka perjuangan di India, dipelopori oleh Mahatma Gandhi, dng prinsip bahwa manusia harus memegang teguh kebenaran dan menolak segala yg tidak benar
sekenyang-kenyangnya se.ke.nyang-ke.nyang.nya [adv] sampai kenyang benar: makanlah ~ supaya tidak masuk angin
sekesel se.ke.sel [n] (1) sekat (dinding) yg dapat dipindah-pindahkan; (2) palang angin
sektor awan [Met] bagian angin yg tertutup awan tertentu
selarik se.la.rik [n] (1) sederet; sebaris; (2) seberkas: ~ angin dingin menerpa tubuhnya
Selatan Se.la.tan [n] mata angin yg arahnya berlawanan dng utara; mata angin yg arahnya sebelah kanan jika kita menghadap ke timur (matahari terbit)
selembana se.lem.ba.na , me.nye.lem.ba.na v Lay menghadapkan haluan perahu ke arah angin datang agar perahu berhenti
selenting se.len.ting , me.nye.len.ting Jw v menyiarkan kabar angin
selentingan se.len.ting.an [Jw n] kabar angin; desas-desus
seliwer se.li.wer , (ber.)se.li.wer.an v berjalan kian kemari; berjalan mondar-mandir (bolak-balik)
semawar se.ma.war [n] kompor terbuat dr logam yg perapiannya menggunakan minyak dan angin yg dipompakan: ia masak air dng --
semerbak se.mer.bak [a] harum; merata (tt bau yg harum): apabila angin berembus, bunga-bungaan -- baunya
senak se.nak [a] (1) berasa sesak dl perut atau dada (krn terlalu kenyang, masuk angin, dsb): -- rasa dadanya sesudah berlari kencang; (2) ki sedih; susah (tt perasaan atau pikiran): -- rasa hatinya memikirkan anaknya itu; (3) tergenang dan menjadi penuh (air) krn tidak dapat mengalir: selokan yg -- airnya menyebabkan banyak nyamuk
sendalu sen.da.lu lihat angin
sendirinya sen.di.ri.nya, dng sendiri [adv] secara otomatis: dng -- aku menolak krn tuduhannya tidak benar
sengit se.ngit [a] berbau tidak enak spt bau makanan (kain, rambut, dsb) hangus terbakar; angit: bau -- ini rupanya berasal dr masakan nasi yg hangus [a] (1) tajam, keras, dan sangat menyakiti hati (tt perkataan); pedas (tt kata-kata): dng -- ia menyatakan penolakannya atas usul saya; (2) hebat dan dahsyat (tt perkelahian dsb): mereka bertarung dng -- mempertaruhkan nama kelompok masing-masing dl pertandingan tsb; (3) bengis (tt roman muka, perbuatan, dsb): mukanya tampak -- jika sedang marah
sengkak seng.kak [v] me.nyeng.kak v mengurut perut ke atas untuk mengeluarkan angin, mengembalikan usus yg turun, dsb [Mk] me.nyeng.kak a seram; menakutkan; menyengkak
sengkayan seng.ka.yan [n] air berputar yg terangkat ke atas oleh angin puyuh
sepeda se.pe.da [n] kendaraan beroda dua atau tiga, mempunyai setang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yg digerakkan kaki untuk menjalankannya; kereta angin
sepoi se.poi [a] se.poi-se.poi (basa) a perlahan-lahan dan silir-semilir (tt angin): lagu cintanya dibawa angin malam yg -; asap arang -- mengalun [Lihat {sipahi}]
serdawa ser.da.wa [n] bunyi yg keluar dr kerongkongan (biasanya apabila masuk angin atau sesudah makan kenyang)
serenyuk se.re.nyuk [n] satu sentakan (yg kuat lagi cepat): tiba-tiba angin bertiup ~
seruak se.ru.ak , me.nye.ru.ak v (1) berjalan menyusup dng menguakkan (menyibakkan) sesuatu yg menghalanginya ke kiri dan kanan (dl kerumunan orang, semak-semak, tempat yg sempit, dsb): ia masuk -- orang banyak; (2) menjorok masuk: dagu-nya bercelah, dan matanya yg biru -- ke dalam; (3) ki menembus (tt tatapan mata): tatapan matanya tajam --
serum se.rum [n Dok] (1) barang yg serupa air yg terdapat di dl cairan tubuh (spt dl darah, limfa) yg menjadi kental; (2) air darah binatang (atau zat cair yg diambil dr darah binatang) yg telah dibuat kebal thd suatu penyakit (untuk menolak penyakit menular); (3) cairan darah yg terpisah setelah darah membeku
setinggi se.ting.gi [n cak] bagian layar yg dapat digulung (untuk mengurangi angin)
siah si.ah [a] -- layah 1 tergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri (spt daun lalang tertiup angin); (2) ki terhuyung-huyung ke kanan dan ke kiri (spt orang mabuk, anak yg baru berjalan) [v] ber.si.ah v (1) menghindar ke sisi (ke tepi); menepi (krn ada kendaraan lalu dsb); menyisi; (2) berlari cepat-cepat dan tidak keruan arahnya: waktu berpapasan jalan denganku, dia -- seolah-olah takut terkena najis
sidai si.dai [v] , me.nyi.dai v menggantungkan (menjemur, mengangin-anginkan) supaya kering
siklon sik.lon [n] (1) angin ribut yg berpusar dan bergerak dng keras mengelilingi suatu pusat; angin puting beliung; (2) bagian atmosfer yg tekanannya relatif rendah jika dibandingkan dng tekanan di sekitarnya pd permukiman yg sama; pusat tekanan rendah
siklon tropis siklon yg sumbernya berada di daerah tropis dng tekanan udara yg sangat rendah disertai angin kencang dan hujan, kadang-kadang disertai badai guntur
silalatu si.la.la.tu [Sd n] benda-benda ringan berasal dr benda yg terbakar dan beterbangan bila tertiup angin
silir si.lir [a] sejuk krn ada angin yg bertiup perlahan-lahan [n] -- bawang kulit tipis; selaput lihat kemeja
siliran si.lir.an [n] tiupan angin yg lemah lembut: angin -, angin yg lemah lembut
simplistis sim.plis.tis [a] bersifat terlalu disederhanakan (sehingga tidak wajar): usul yg -- itu langsung ditolak rapat
siru si.ru [Mk] ber.si.ru v berubah atau beralih (berbalik) arah (tt angin dsb): angin -, ombak bersambung
sis [n] tiruan bunyi desis (tt angin berembus dsb)
siur si.ur [Lihat {simpang (simpang siur)}] [v] ber.ke.si.ur.an v mendesing-desing (tt angin): bulan tetap bersinar terang, angin tetap --
skeptisisme skep.tis.is.me [n] aliran (paham) yg memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan): kesulitan itu telah banyak menimbulkan -- thd kesanggupan dl menanggapi gejolak hubungan internasional
sodok so.dok [n] sekop; tajak [v] me.nyo.dok v (1) menolak; mendorong; menyorong (becak dsb); (2) menumbuk (menekan) dng tangan terkepal atau dng benda bulat panjang (di perut dsb); menggocok; (3) kas menyetubuhi; (4) cak mendahului kendaraan lain dng melarikan kendaraan sendiri cepat-cepat (dl suatu antrean kendaraan dsb); menyalib dng mengebut
sohar so.har [n] perahu yg dibuat dr papan yg dijalin menjadi satu dng tali sabut kelapa: -- terapung-apung di daerah yg tidak berangin
sorong so.rong [v] bergeser maju: kotak --; pintu --; (2) v tolak; dorong: air -- buih, air pasang turun
spora spo.ra [n Bio] alat perbanyakan yg terdiri atas satu atau beberapa sel yg dihasilkan dng berbagai cara pd tumbuhan rendah, Cryptogamae, berukuran sangat halus, mudah tersebar oleh angin, air, binatang dsb, dan dapat tumbuh langsung pd kapang (bakteri dsb) atau tidak langsung pd paku-pakuan menjadi individu baru
spt panji-panji spt pan.ji-pan.ji , ditiup angin berkibar-kibaran [pb] tidak tetap pendirian, ikut pihak yg kuat
stori sto.ri [n cak] (1) dongeng; kisah; cerita; (2) kabar angin; desas-desus
sualak su.a.lak [Lihat {solak}]
sudu su.du [n] (1) paruh yg lebar (spt paruh itik, angsa): -- itik; (2 a) sendok besar (dr tempurung, kaleng, dsb); (b) alat untuk menyedot (dr daun pisang dsb): ia makan dng menggunakan --; (3) El daun mekanis dr suatu roda gerak turbin yg dijalankan oleh air, uap, atau angin
sumilir su.mi.lir [Jw a] sepoi-sepoi (tt angin)
sundari sun.da.ri [n] alat bunyi-bunyian terbuat dr sepotong bambu yg dipasang pd layang-layang, merpati, dsb yg berbunyi apabila tertiup angin
suspensi sus.pen.si [n] (1) pelaksanaan penundaan atau penangguhan sesuatu untuk sementara; (2) pemecatan (dr jabatan, pekerjaan) untuk sementara waktu; (3) Kim sistem koloid zat padat yg terserak dl zat cair, partikelnya tidak mudah mengendap krn kecil ukurannya dan tidak mudah menggumpal krn sering menolak; (4) Tek sistem penggantungan roda mobil
tagal ta.gal [n] batu-batu besar yg dilemparkan ombak ke tepi pantai pd waktu datang angin ribut dan gelombang besar mengempas ke pantai: orang-orang itu mengangkuti -- dr pantai untuk bahan bangunan
tahar ta.har [v] ber.ta.har v Lay berlayar terus (dl angin ribut dsb)
tali bawat [Lay] tali yg diikatkan pd palang layar untuk menggerakkan layar supaya mendapat angin
tampik tam.pik [v] me.nam.pik v menolak (pinangan, pemberian, dsb); tidak bersedia (mau) menerima (memakai dsb): gadis itu ~ pemuda yg datang melamarnya; jangan ~ pemberian orang
tampikan tam.pik.an [n] (1) barang yg sudah ditampik; (2) tolakan
tangan jahil orang yg suka iseng spt corat-coret, colak-colek
tangkal tang.kal [v] me.nang.kal v menolak (bala, roh halus, penyakit, dsb); mencegah bencana dsb: ~ hantu; ~ penyakit sampar; ~ bencana banjir
tangkis tang.kis [v] me.nang.kis v (1) menolak atau menahan (pukulan atau serangan dng senjata dsb) dng menggunakan tangan, perisai, dsb): tangannya terluka ketika ~ serangan golok perampok; (2) menghadapi, melawan, dan menggagalkan (serangan dsb): satuan pertahanan pantai berhasil ~ serangan dr laut; (3) menahan dan memukul kembali: pesilat itu dng tangkas ~ serangan lawannya; (4) menjawab; menanggapi (kecaman, tuduhan, dsb): terdakwa ~ segala tuduhan terhadapnya
tangkisan tang.kis.an [n] (1) perbuatan (gerakan dsb) menangkis; perlawanan; penolakan; (2) hasil menangkis
tangkup telentang tang.kup te.len.tang [v] bolak-balik menghadap ke atas dan ke bawah, bergilir tengkurap dan telentang
tatah ta.tah [n] pahat [v] ber.ta.tah v diberi permata (intan dsb) [v] mulai dapat berjalan (tt kanak-kanak ); tatih [ark n] ta.tah-ta.tah n desas-desus; kabar angin
tebeng te.beng [n] pendinding (dr kajang, layar, tikar, dsb) untuk menolak panas matahari: -- jendela; -- pintu [Jk v] me.ne.beng v menumpang (makan, merokok, membaca surat kabar, dsb) tanpa membayar: ia membawa mobil dan kami ikut ~ keliling kota [v] ber.te.beng v bergunting rambut: sebulan sekali dia ~ di salon dekat rumahnya
teduh te.duh [a] (1) reda (tt angin ribut, ombak); berhenti (tt hujan): mereka bersenda gurau sambil menanti hujan --; (2) terlindung atau tidak kena panas matahari; lindap: setelah bermain-main, anak-anak beristirahat di tempat yg --; mereka berhenti di tepi jalan yg --; (3) tidak turun hujan (tt hari); redup atau tidak memancarkan sinar yg terik (tt matahari): sudah beberapa hari ini matahari --; (4) ki tenang; aman: Lautan -- , Samudra Pasifik
tegang te.gang [a] (1) kencang (regang, spt tali yg ditarik atau direntangkan); tidak lembap, regang (tt gendang dsb); rata tidak kendur (tt kulit tubuh): tarik tali ini supaya --; kalau angin kencang layar perahu --; (2) kaku (tt rambut, urat, dsb): rambutnya -- kepirangan; (3)keras dan liat (tt daging): rasanya otot perutku mulai mengeras dan --; (4) terasa mencekam (tt perasaan, jiwa): dl saat yg kritis itu, semua menunggu dng perasaan --; (5) ki bertentangan keras (tt perhubungan diplomatik, pertalian, dsb): hubungan politik kedua negara itu semakin --; (6) sangat berbahaya (tt perselisihan dsb); (7) Ling ciri pembeda yg ditandai dng penegangan otot dl artikulasi, msl [e] adalah tegang, [a] adalah kendur
tegas te.gas [a] (1) jelas dan terang benar; nyata: tanda-tanda lalu lintas itu tidak berapa -- kelihatan pd malam hari; ia berkata dng suara yg -- dan jelas; (2) tentu dan pasti (tidak ragu-ragu lagi, tidak samar-samar): dng -- permintaan saya ditolaknya; jawablah dng -- , ya atau tidak; (3) tandas: perbuatan kedua orang itu tidak ada sangkut pautnya, -- nya masing-masing berbuat menurut kehendak dan kemauan sendiri
tempat semenda kaum atau keluarga yg anggotanya dikawini; -- sirih wadah untuk menyimpan sirih: kepuasannya tampak sekali apabila dia duduk menghadapi -- sirihnya; -- tinggal rumah (bidang dsb) tempat orang diam (tinggal): rumah yg didatanginya ternyata bukan rumah -- tinggal; -- tujuan rumah (bidang, daerah, dsb) yg dituju: tibalah aku kini ke -- tujuan perjalananku
tempong tem.pong [v] me.nem.pong v melemparkan sesuatu menuju sasarannya [v] me.nem.pong v menolak perahu (dr tebing dng galah): ia ~ perahu, menggunakan kaki atau galah untuk menolakkan perahu dr tebing atau dr perahu lain
temu wicara pertemuan yg diselenggarakan untuk membicarakan bidang tertentu (biasanya tt hambatan dan cara menanggulanginya)
tenggara teng.ga.ra [n] mata angin yg arahnya antara timur dan selatan
tenok te.nok [ark v] me.ne.nok v membidik: dng senapan anginnya ia mencoba ~ burung yg bertengger di dahan
tentangan ten.tang.an [p cak] dr hal: ~ menghilangnya pemuda itu dr kampung tidak seorang pun yg mengetahuinya; (2) n imbangan; padanan: kalau aku kalah, rumahkulah ~ nya; (3) n sesuatu yg menjadi bandingan (tanggungan): untuk uang pinjaman ini rumah yg menjadi ~ nya; (4) n perlawanan; penolakan; sanggahan: teorinya mendapat ~ hebat dr para ahli lain; (5) n seberang; hadapan: hampir tiba saatnya bagi saya di ~ Tuhan krn penyakit yg kuderita tidak mungkin terobati lagi
tepis te.pis [v] me.ne.pis v menangkis (mengelakkan, menolak) dng belakang tangan: pendekar itu mencoba ~ pukulan lawannya [v] me.ne.pis v melayang (melayap dsb) menyisir tanah (air dsb); berjejak (kena) sedikit: camar melayang ~ buih; iringan itu ~ sepanjang tembok luar istana sebelum menemukan pintu masuk
terbabas ter.ba.bas [v] hanyut dan kehilangan arah (krn diserang ombak, angin ribut); terkatung-katung: krn diserang badai, perahunya --
terbang ter.bang [v] (1) bergerak atau melayang di udara dng tenaga sayap (tt burung dsb) atau dng tenaga mesin (tt pesawat terbang dsb): burung itu sanggup -- jauh sampai ke pantai; dng lincahnya pesawat kecil itu -- berakrobat di udara; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, daun-daunan, dsb): seng dan atap rumah -- ditiup angin puyuh; pekerja itu mengenakan topeng muka untuk menghindarkan mata dr pasir yg --; (3) Fis mudah menjadi uap (gas); mudah menguap: minyak --; zat --; (4) ki hilang lenyap (dicuri orang): sepuluh peti berisi suku cadang mobil -- dr gudang pelabuhan; (5) ki berlari cepat; (6) melarikan diri; kabur: mobil yg menabrak anak itu -- dan menghilang; (7) ki naik pesawat terbang; bepergian dng pesawat terbang: pagi ini rombongan perutusan -- ke Bali [n] rebana
terbuncang ter.bun.cang [v] (1) menjadi goyang; oleng: kapal mereka -- oleh angin kencang; (2) terpisah (jauh): kepala orang yg tergilas kereta api itu -- jauh dr tubuhnya
tercampak ter.cam.pak [v] (1) terlempar (jauh); terbuang; terpelanting: ranting kecil itu patah dan ~ ke tanah oleh angin yg besar; (2) terbanting; terhempas: ia jatuh dan ~ ke atas batu; (3) ki sampai (terdampar) ke tempat yg jauh dan terasing: mereka ~ di sebuah pulau yg kosong
terdorong ter.do.rong [v] (1) tertolak ke depan atau ke belakang; tersorong; (2) teranjur; terlebih ke depan; (3) terdesak (terpaksa) hingga mau berbuat sesuatu: ia berbuat itu krn ~ oleh keadaan; ~ oleh keinginan yg kuat untuk maju, ia bekerja keras tidak mengenal waktu
tergerai-gerai ter.ge.rai-ge.rai [v] tergerai: rambutnya yg panjang ~ ditiup angin
terkalang lidah ter.ka.lang lidah tidak berani membantah (menjawab, menolak)
terkancing ter.kan.cing [v] terkunci; tertutup erat: tiba-tiba saja pintu itu ~ akibat tiupan angin keras
terlindung ter.lin.dung [v] (1) tertutup oleh sesuatu sehingga tidak kelihatan (tidak kena panas, angin, dsb); (2) tersembunyi (di balik sesuatu); (3) diselamatkan (dr bencana dsb)
terliuk-liuk ter.li.uk-li.uk [v] bergerak meliuk-liuk (spt pohon ditiup angin besar dsb)
terpaan ter.pa.an [n] serangan, terkaman, dsb: mereka telah sering menghadapi ~ angin badai
tertangkal ter.tang.kal [v] dapat ditolak (dicegah)
tertiup ter.ti.up [v] (telah) ditiup: kertas di meja itu berantakan ~ angin
tertumpu ter.tum.pu [v] telah ditumpukan; ditolak: ia sangat kecewa krn permintaannya ~
tidak ti.dak [adv] partikel untuk menyatakan pengingkaran, penolakan, penyangkalan, dsb; tiada: tempat kerjanya -- jauh dr rumahnya; apa yg dikatakannya itu -- benar
timur ti.mur [n] (1) mata angin yg arahnya berlawanan dng barat; asal matahari terbit: matahari terbit di sebelah --; (2) orang, bangsa, benua di bagian timur dunia; khususnya di benua Asia: filsafat dan kebudayaan --; -- Dekat; -- Jauh; -- Tengah; (3) blok timur
timur laut mata angin antara timur dan utara
tingkap ting.kap [n] jendela di atap (di dinding dsb); ada bermacam-macam rupa dan namanya, spt -- kipas, -- mangun, -- panjang, -- perangin dsb
tingkapan ting.kap.an [n] tingkap kecil; pintu (lubang) angin
tiupan ti.up.an [n] (1) embusan angin (udara); (2) cak semburan (jampi-jampi)
tohok raja tidak dapat dielakkan [pb] sukar menolak kehendak orang yg berkuasa
tonggara tong.ga.ra [Hidm] angin tenggara yg kabur dan terdapat di Selat Makasar
topan to.pan [n] angin ribut; badai
topdal top.dal [n Lay] buku catatan harian yg memuat segala yg terjadi dl pelayaran (keadaan cuaca, angin, kecepatan kapal, dsb)
transformator trans.for.ma.tor [n] alat untuk mengubah tegangan listrik atau arus listrik bolak-balik
transportasi trans.por.ta.si [n] (1) pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dng kemajuan teknologi; (2) perihal (seluk- beluk) transpor; (3) pemindahan bahan lepas hasil pelapukan dan erosi oleh air, angin, dan es
tetap te.tap [v] selalu berada (tinggal, berdiri, dsb) di tempatnya: orang tuanya -- tinggal di dusun; (2) a tidak berubah (keadaannya, kedudukannya, dsb): kalimat itu terbentuk menurut pola-pola -- dan tertentu; (3) v tidak berpindah-pindah; tidak beranjak: bertiup angin timur yg -- arahnya; (4) adv selalu demikian halnya (tt keadaan, perbuatan, dsb): sampai kini ia masih -- menjadi bupati; sekali merdeka -- merdeka; (5) adv tidak putus-putusnya; selalu; terus: matanya -- melihat pd satu tempat saja; biar bagaimanapun ia -- hendak mempertahankan haknya; (6) adv untuk selamanya (tidak untuk sementara): bangunan --; pegawai --; pembantu --; (7) a kekal selama-lamanya; lestari: di dunia ini tiada sesuatu pun yg --; mudah-mudahan persahabatan kita -- hingga akhir zaman; (8) a sudah pasti (tentu): tempat dan harinya sudah --; pajaknya sudah --; pekerjaannya tidak -- , tidak tentu [v] me.ne.tap v mengesat atau mengeringkan (sesuatu yg basah, spt tulisan tinta dsb) dng cara menekankan barang yg dapat mengisap (spt kertas kembang dan kain): ia ~ air matanya dng saputangan; ia segera ~ tinta pd tulisannya supaya cepat kering
tropisme tro.pis.me [n] kecenderungan tumbuhan, binatang, atau bagiannya untuk bergerak atau berputar sbg reaksi atas rangsangan dr luar krn tertarik atau tertolak, spt bunga matahari yg berputar ke arah matahari
tuku tu.ku [n] , -- takal tanaman perdu, daunnya digunakan sbg penolak roh jahat, biasanya digantung pd pintu; Baaccaurea wallichii [Lihat {tengku}]
tumang tu.mang [n] pancang kecil (untuk menyangga, tambatan tali kemah, dsb) , me.nu.mang v (1) menampik; menolak: tidak ~ kerja; tidak ~ lawan; apa saja bolehlah, ia tidak akan ~; (2) takut akan; gentar akan; khawatir akan: saya sangat heran, badannya jadi amat kurus hanya krn ~ hal yg remeh itu; (3) membiarkan; meninggalkan: masakan kami ~ Tuan
tumbal tum.bal [Jw n] (1) sesuatu yg dipakai untuk menolak (penyakit dsb); tolak bala: putra raja Sibayak mengembara di kampung-kampung, sebab dibuang keluarganya sbg --; (2) kurban (persembahan dsb) untuk memperoleh sesuatu (yg lebih baik): mereka yg gugur itu merupakan -- negara dan -- bangsa
tumbang tum.bang [v] (1) rebah (tt kayu besar yg terangkat akarnya dsb): pohon satu-satunya tempat bernaung -- krn hujan yg disertai angin kencang itu; (2) ki jatuh; runtuh (tt negara, kekuasaan, dsb): kekuasaan imperialis di Timur Tengah telah -- [Mk n] keladi (pisang, ubi) yg direbus, ditumbuk halus dan dicampur dng gula dan parutan kelapa
tunda tun.da [n] sesuatu yg ditarik di belakang perahu dng tali [v] me.nun.da v menghentikan dan akan dilangsungkan lain kali (lain waktu); mengundurkan waktu pelaksanaan; menangguhkan: dng adanya peristiwa itu, ketua ~ rapat pengurus yg sudah direncanakan [Mk] ber.tun.da v bertolak: katakan segala pesan Ibu, kapal akan segera ~
turbulensi tur.bu.len.si [n Fis] gerak bergolak tidak teratur yg merupakan ciri gerak zat alir
turun tu.run [v] (1) bergerak ke arah bawah; bergerak ke tempat yg lebih rendah dp tempat semula: -- dr gunung; -- ke jurang; (2) bergerak (berjalan dsb) dr hulu (udik) ke hilir; menghilir (dr atas angin) ke bawah angin; datang dr (dr suatu tempat atau daerah yg jauh ke tempat sendiri): ia menumpang perahu yg -- ke Palembang; ia baru saja -- dr Mekah; (3) mengendap (tt ampas dsb): ampasnya sudah --; (4) surut (tt air): air laut mulai --; (5) reda (tt marah, nafsu, dsb); (6) mengayun atau mendaki kaki langit (tt matahari, bulan): matahari (tengah) -- , petang hari kira-kira pukul tiga; (7) meninggalkan atau keluar dr kendaraan (kapal, kereta, dsb) ke bawah; pergi (naik) dr darat ke kapal; keluar dr rumah; pergi atau pulang (tt tamu): penumpang bus itu disuruhnya --; (8) menjadi kurang (rendah, susut, sedikit, dsb); (9) jatuh atau merosot (tt harga, nilai, dsb): hasil panen -- 10%; (10) datang ke (dr sesuatu yg dianggap tinggi atau di atas); berpindah ke (dr orang tua, nenek moyang, dsb); masuk ke (memasuki, tt roh halus, setan, dsb): spt bidadari -- ke bumi; (11) jatuh (tt hujan, salju, dsb); datang menimpa (tt tulah, siksa, dsb); (12) menjadi lemah (tt kondisi tubuh); (13) cak sampai di tangan; diterima (tt surat dr atasan dsb): perintah dr atasan belum --; (14) cak melantai; berdansa [Jw v] me.nu.run v (1) menyalin (tulisan, surat, dsb); (2) mencontoh atau meniru (pekerjaan orang lain)
ulak , ulak-ulak Mk n lekuk (di atas pinggang): ~ pinggang [n] , ulak-ulak n pusaran (air, angin) yg kuat sekali: ~ air [Lihat {ulek}]
ulang-alik [v] (1) pulang pergi; bolak-balik; mondar-mandir: penerbangan -- Jakarta-Surabaya; (2) mondar-mandir ke sana-sini
ulap-ulap [n] bubur atau kolak dng santan, keladi, dan pisang dicampur gula [Jk v] (1) melambaikan tangan untuk memanggil; (2) memainkan tangan ke depan mata seakan-akan melihat jauh (tt gerak tari)
umbang-ambing um.bang-am.bing [v] meng.um.bang-am.bing.kan v (1) mengapung-apungkan turun naik dl air: angin bertambah kencang dan laut yg bergelombang itu mampu ~ kapal yg cukup besar; (2) ki tidak memberikan kepastian; menjadikan bingung (tidak tenteram hati dsb): perusahaan itu telah ~ nasib buruhnya
undak un.dak , meng.un.dak v (menyebabkan) terkatung-katung tidak dapat maju (tt perahu): maka datanglah angin dua muka ~ biduk ke laut lepas [n] , -- usuk Ling sistem ragam bahasa menurut hubungan antara pembicara, terjadi dr bahasa cakap, bahasa kasar, bahasa menengah, bahasa sedang, bahasa luwes
unsur meteorologi variabel atau gejala yg menyatakan keadaan cuaca di suatu tempat pd suatu waktu, antara lain, suhu, tekanan, angin, kelembapan, dan hujan
ventilasi bantu sistem pengaturan perputaran atau peredaran udara dng pemasangan kipas angin bantu untuk suatu lokasi (msl dl tambang bawah tanah)
ventilator ven.ti.la.tor [n] peralatan mekanik untuk menghasilkan putaran udara, dapat berupa kipas angin tiup atau isap
veto ve.to [n] (1) hak konstitusional penguasa (pemegang pemerintahan dsb) untuk mencegah, menyatakan, menolak, atau membatalkan keputusan: Kongres memperdebatkan -- yg diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat thd keputusan Kongres; (2) hak membatalkan (melarang secara mutlak): kita mempunyai hak -- dl setiap pembicaraan keluarga
wambrau wam.brau [n] angin yg kering dan panas (biasanya terjadi di Irian Jaya): angin -- di Eropa disebut angin Fohn
zirbad zir.bad [kl n] negeri bawah angin (spt Indonesia, menurut pandangan orang Persia)

Jika informasi mengenai "olak angin" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas