Arti kata/frase "olah" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/olah

Halaman ini menjelaskan kata atau frase olah menurut KBBI Edisi III

olah: [n] (1) laku; ulah; cara (melakukan sesuatu); akal (daya upaya, tipu daya): berbagai macam -- dilakukannya untuk mencapai maksudnya; (2) perbuatan: hal itu terjadi krn -- nya juga; bukan -- , bukan buatan; bukan main; (3) tingkah; canda: orang itu sudah tua, tetapi masih banyak -- nya [v] , meng.o.lah v memasak (mengerjakan, mengusahakan) sesuatu (barang dsb) supaya menjadi lain atau menjadi lebih sempurna

Lebih lanjut mengenai olah

olah terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 755 kata terkait yakni sebagai berikut:

olah [n] (1) laku; ulah; cara (melakukan sesuatu); akal (daya upaya, tipu daya): berbagai macam -- dilakukannya untuk mencapai maksudnya; (2) perbuatan: hal itu terjadi krn -- nya juga; bukan -- , bukan buatan; bukan main; (3) tingkah; canda: orang itu sudah tua, tetapi masih banyak -- nya [v] , meng.o.lah v memasak (mengerjakan, mengusahakan) sesuatu (barang dsb) supaya menjadi lain atau menjadi lebih sempurna
olah gerak olah ge.rak [n Lay] rangkaian kegiatan aktif dan pasif dl mengarahkan gerakan kapal di laut dan pelabuhan, msl sewaktu akan merapat di dermaga; manuver
olah tubuh olah tu.buh [Lihat {olahraga}]
olahan olah.an [a] suka bertingkah [n] (1) hasil mengolah: cerita pendek itu merupakan -- dr cerita lama; (2) tatanan mengolah siaran berita (radio, televisi) setelah pengambilan peristiwa
olahraga olah.ra.ga [n] gerak badan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh (spt sepak bola, berenang, lempar lembing)
olahraga tarung olahraga adu kekuatan dng tujuan berusaha menjatuhkan lawan ke tanah dng pegangan dan gerakan tertentu
olahragawan olah.ra.ga.wan [n] orang yg suka berolahraga (yg banyak melakukan atau mengambil bagian dl olahraga)
olah data 1 orang yg mengolah data; (2) alat (mesin, komputer) yg mengolah data
olah-olah [n] , bukan -- bukan buatan; bukan main; bukan olah
olah napas melatih napas untuk menguatkan tenaga batin (kekuatan yg bersumber dr jiwa)
olahraga memanah panahan
gerak badan olahraga
gerak jalan olahraga dl bentuk berjalan bersama-sama menurut aturan tertentu
kelana alam olahraga dng berkelana masuk keluar hutan, naik gunung turun gunung, biasanya untuk kesenangan atau sbg latihan
lempar cakram olahraga melempar cakram
lempar lembing olahraga melempar lembing
lintas alam olahraga jalan kaki, jalan cepat atau lari yg melewati pedesaan, sawah, gunung, sungai, hutan, dsb
ski air olah raga ski yg dilakukan diatas air (laut, danau, dsb) dng ditarik perahu motor; selancar
tolak peluru olahraga dng menolakkan peluru (alat yg bundar spt bola yg terbuat dr besi atau kuningan beratnya untuk putri 4 kg, untuk putra 71/4 kg)
anak prasekolah [Dik] anak yg berumur 4-5 tahun; murid taman kanak-kanak; anak yg berumur sebelum umur masuk sekolah dasar
anak sekolah anak (orang) yg masih menuntut ilmu melalui pendidikan sekolah; murid; siswa
bersekolah ber.se.ko.lah [v] (1) belajar di sekolah; pergi ke sekolah; (2) mendapat pendidikan atau pengajaran di sekolah; berpelajaran; (3) cak belajar (pd); berguru (pd)
bujang sekolah pesuruh atau penjaga sekolah
bus sekolah bus yg khusus melayani angkutan murid-murid sekolah
daya olah [Tan] mudah tidaknya tanah diolah dan menjadi hancur -- penurunan Tern kemampuan ternak menurunkan sifat-sifatnya kpd generasi berikutnya
guru sekolah guru yg mengajar di sekolah
hari sekolah hari waktu anak-anak masuk sekolah (tidak libur)
ikan olahan ikan yg telah diolah, msl ikan asin, pindang, atau ikan kaleng
jurnal olahraga catatan mengenai olahraga
keluar sekolah sudah tidak belajar di sekolah
keolahragaan ke.o.lah.ra.ga.an [n] hal atau segala sesuatu yg berhubungan dng olahraga
kepala sekolah orang (guru) yg memimpin suatu sekolah; guru kepala
klub olahraga perkumpulan yg menyelenggarakan kegiatan dl bidang olahraga bagi para anggotanya
makan sekolah [cak] mendapat pendidikan di sekolah; berpelajaran
masuk sekolah pergi ke sekolah (untuk belajar); (2) menjadi murid (di sekolah)
memberolahragakan mem.ber.o.lah.ra.ga.kan [v] menjadikan gemar berolahraga: selama tiga bulan ini, rencana kami masih dl rangka -- karyawan
menamatkan sekolah me.na.mat.kan sekolah menyelesaikan sampai tingkat akhir
mengolah meng.o.lah [v] berolah
mengolah data meng.o.lah data orang yg mengolah data; (2) alat (mesin, komputer) yg mengolah data proses, cara, perbuatan mengolah data
menyekolahkan me.nye.ko.lah.kan [v] (1) memasukkan ke sekolah; mengirimkan ke sekolah (untuk belajar); (2) menyuruh belajar ke sekolah; memberikan biaya sekolah
pangan olahan makanan jadi (penganan, kue, saus, dsb) yg diolah untuk diperdagangkan
pengolah peng.o.lah [n] alat (orang) yg mengolah
pengolahan peng.o.lah.an [n] proses, cara, perbuatan mengolah
persekolahan per.se.ko.lah.an [n] segala sesuatu mengenai sekolah
pesta olahraga perayaan olahraga dng mengadakan pertandingan berbagai cabang olahraga
prasekolah pra.se.ko.lah [n] jenjang (tingkat) sekolah sebelum sekolah dasar; taman kanak-kanak
putus sekolah belum sampai tamat sekolahnya sudah keluar
redaktur olahraga anggota redaksi yg ditugasi mengurus berita-berita olahraga
rumah sekolah gedung sekolah
sekolah se.ko.lah [n] (1) bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran (menurut tingkatannya, ada) -- dasar, -- lanjutan, -- tinggi; (menurut jurusannya, ada) -- dagang, -- guru, -- teknik, -- pertanian, dsb: keluar -- , sudah tidak belajar di sekolah lagi
sekolah agama sekolah yg memberi pendidikan dl hal keagamaan
sekolah ambah sekolah pertukangan pd zaman Hindia Belanda
sekolah dagang sekolah tempat orang belajar dan mengajarkan ilmu dagang (niaga)
sekolah dasar sekolah tempat memperoleh pendidikan sbg dasar pengetahuan untuk melanjutkan ke sekolah yg lebih tinggi
sekolah kejuruan sekolah tempat belajar bidang tertentu, spt ekonomi, pertanian, dan teknik
sekolah kesenian sekolah yg memberi pendidikan dl suatu cabang kesenian -- laboratorium sekolah (dasar dan menengah) yg langsung di bawah pengawasan suatu lembaga pendidikan guru untuk mengadakan latihan praktik, peragaan, dsb
sekolah lanjutan sekolah selepas sekolah dasar, sebelum perguruan tinggi
sekolah lanjutan tingkat atas sekolah menengah tingkat atas
sekolah lanjutan tingkat pertama sekolah menengah tingkat pertama
sekolah menengah sekolah lanjutan
sekolah menengah atas sekolah umum selepas sekolah menengah pertama sebelum perguruan tinggi
sekolah menengah kejuruan sekolah menengah setingkat sekolah menengah umum
sekolah menengah pertama sekolah umum selepas sekolah dasar, sebelum sekolah menengah umum
sekolah menengah tingkat atas sekolah umum atau kejuruan selepas sekolah menengah tingkat pertama, sebelum perguruan tinggi
sekolah menengah tingkat pertama sekolah umum atau kejuruan selepas sekolah dasar sebelum sekolah menengah tingkat atas
sekolah menengah umum sekolah umum selepas sekolah menengah tingkat pertama sebelum perguruan tinggi
sekolah penerbangan sekolah tempat belajar seluk-beluk ilmu penerbangan (tt hal terbang, pesawat terbang)
sekolah pertukangan sekolah tempat belajar berbagai kepandaian bertukang
sekolah raja [ark] sekolah guru
sekolahan se.ko.lah.an [n] (1) gedung sekolah; (2) sekolah
seolah-olah se.o.lah-o.lah [n] selaku; seakan-akan: gayanya -- tidak ada orang yg menyamainya [adv] selaku; sepertinya; seakan-akan: dia bersikap -- tak ada orang pandai selain dia lihat 1olah
sistem olah data perangkat mesin dan prosedur penggunaannya dl pelaksanaan tugas mengolah data
tata bahasa sekolah tata bahasa yg disusun berdasarkan pertimbangan pedagogis, digunakan sbg acuan dan pedoman bagi pengajaran bahasa di sekolah
tata olah instruksi pd komputer yg memuat tata cara pengolahan data; program
uang sekolah uang pembayaran biaya pendidikan di sekolah
ujian sekolah uji.an sekolah pemeriksaan kepandaian yg diadakan oleh sekolah, bukan oleh negara
usia sekolah usia yg dianggap cocok bagi anak secara fisik dan mental untuk masuk sekolah
beras setengah olah beras giling yg setelah penggilingan direndam dl air, dikukus, kemudian dikeringkan untuk ditanak kembali
berolah ber.o.lah [v] (1) bertingkah; bercanda; (2) berbuat sesuatu untuk mengelabui mata (mengenakan tipu muslihat dsb)
berolahraga ber.o.lah.ra.ga [v] melakukan gerak badan (berenang, bermain bola, dsb)
gedung sekolah gedung tempat belajar dan mengajar
kolah ko.lah [Lihat {kulah}]
kurikulum kegiatan luar sekolah pemisahan atau sebagian ruang lingkup pelajaran yg diberikan di perguruan tinggi atau pendidikan menengah dan tidak merupakan bagian integral dr mata pelajaran yg sudah ditetapkan dl kurikulum
masak sekolah sudah pandai
memperolahkan mem.per.o.lah.kan [v] (1) mempermainkan; memperolok-olokkan; (2) memperdayakan
mengolah bahan mentah meng.o.lah bahan mentah mengusahakan bahan mentah menjadi bahan industri dsb
mengolah bola meng.o.lah bola membawa bola dng berkelik: pemain itu mampu -- bola selama tiga menit sebelum memasukkan ke gawang
mengolah kue meng.o.lah kue memasak kue (membuat kue)
mengolah pikir meng.o.lah pikir melatih berpikir untuk mempertajam daya tangkap
mengolah rasa meng.o.lah rasa melatih rasa (batin) untuk menguatkan dan menyehatkan batin serta meningkatkan kemampuan daya tangkap batin
mengolah seni meng.o.lah seni mengadakan latihan seni: panggung atau arena dapat digunakan untuk -- seni
mengolah tanah meng.o.lah tanah menggarap tanah untuk ditanami
mengolah tanaman meng.o.lah tanaman kegiatan atau proses yg terdiri atas proses panen, pengeringan, pembersihan
mengolahragakan meng.o.lah.ra.ga.kan [v] menggerakkan badan atau anggota badan secara sistematis untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh
polah po.lah [Mk] , ber.po.lah-po.lah v bermewah-mewah (terlalu mewah); berlebih-lebihan [Jw n] tingkah laku; perbuatan; perilaku: hanya dia yg tahu apakah -- nya itu dibuatnya krn ia sedang linglung ataukah tidak
polah tingkah perilaku; tingkah laku
sekolah dasar kecil lembaga pendidikan dasar yg didirikan di daerah terpencil dan berpenduduk sedikit, jumlah murid sedikit (minimal tiga orang)
sekolah tinggi perguruan tinggi yg menyelenggarakan pendidikan ilmiah dan/atau pendidikan profesional dl satu disiplin ilmu tertentu
solah so.lah [Jw n] kelakuan; sikap
abad komputer zaman modern yg orang-orangnya memanfaatkan komputer dl menyimpan dan mengolah data
abiturien abi.tu.ri.en [n] lulusan sekolah (terutama sekolah menengah tingkat atas)
absen ab.sen [v] tidak masuk (sekolah, kerja, dsb); tidak hadir
absenteisme ab.sen.te.is.me [n] (1) ketidakhadiran yg terus-menerus (dl perusahaan, sekolah, dsb); (2) Huk pemilikan atau perwalian tanah oleh orang-orang yg tidak hidup di tanah tsb dan tidak mengolah tanah itu sendiri, tetapi mengambil hasilnya melalui penggarapnya
abstain ab.stain [v] tidak memberikan suara (dl pemungutan suara); tidak menentukan sikap; (2) a Olr ragu-ragu: pembantu wasit -- dl memberikan jawaban kpd wasit untuk menentukan kena tidaknya suatu perkenaan dr tusukan yg dilakukan oleh pemain (dl olahraga anggar)
agresif ofensif [a] bersifat maju dan menyerang dl suatu kegiatan (ekonomi, politik, olahraga, dsb)
air laut saniter air laut yg digunakan untuk pengerjaan dan pengolahan ikan yg tidak membahayakan kesehatan
akal-akal a.kal-a.kal [a cak] pura-pura; dibuat-buat: ia sakit -- saja krn malas ke sekolah
akta mengajar dua [Dik] kewenangan mengajar di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama
akta mengajar empat [Dik] kewenangan mengajar di tingkat sekolah menengah atas
akta mengajar satu [Dik] kewenangan mengajar di tingkat sekolah dasar
akta mengajar tiga [Dik] kewenangan untuk mengajar di tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas
aktif ak.tif [a] (1) giat (bekerja, berusaha): ia -- di bidang olahraga; (2) lebih banyak penerimaan dp pengeluaran: neraca pembayaran --; (3) dinamis atau bertenaga (sbg lawan statis atau lembam); (4) mampu beraksi dan bereaksi: nitrogen --; (5) Dok mempunyai kecenderungan menyebar atau berkembang biak (tt penyakit, sel, dsb): dia mengidap penyakit tuberkulosis --
aliah ali.ah [n Dik] tingkat pendidikan menengah atas di bawah koordinasi Departemen Agama yg memberikan materi pelajaran umum dan terutama pelajaran agama Islam: pesantren ini memiliki tingkat sanawiah dan -- dng lama belajar enam tahun; (2) a berkenaan dng pendidikan tingkat atas: madrasah -- , sekolah menengah agama Islam tingkat atas
alokasi alo.ka.si [n Ek] (1) penentuan banyaknya barang yg disediakan untuk suatu tempat (pembeli dsb); penjatahan; (2) penentuan banyaknya uang (biaya) yg disediakan untuk suatu keperluan: Pemerintah memberi -- dana kpd tiap desa untuk membangun gedung sekolah dasar; (3) Sos pembagian pengeluaran dan pendapatan (di suatu departemen, instansi, atau cabang perusahaan), baik dl perencanaan maupun pelaksanaannya; (4) Man penentuan penggunaan sumber daya secara matematis (msl tt tenaga kerja, mesin, dan perlengkapan) demi pencapaian hasil yg optimal
alumni alum.ni [n n] orang-orang yg telah mengikuti atau tamat dr suatu sekolah atau perguruan tinggi
alumnus alum.nus [n] orang yg telah mengikuti atau tamat dr suatu sekolah atau perguruan tinggi
ambah am.bah [ark n] pertukangan: sekolah --
anak berbakat anak (terutama yg masih berada dl usia sekolah) yg diperhitungkan memiliki bakat dan kemampuan yg istimewa
anak mampu didik [Dik] anak yg tingkat kemampuan intelegensinya sekitar 70-80, memungkinkan untuk dididik sampai kelas enam sekolah dasar
anak murid anak sekolah; siswa; anak didik
anasir ana.sir [n] (1) sesuatu (orang, paham, sifat, dsb) yg menjadi bagian dr atau termasuk dl keseluruhan (suasana, perkumpulan, gerakan, dsb): dl pergerakan itu terdapat -- yg kurang baik; (2) (menurut pendapat ahli pikir zaman dulu) zat pokok yg merupakan bagian dr segala benda: orang memperkirakan bumi ini ada -- nya, yaitu air, api, tanah, dan hawa; (3) segala yg ada di dunia; makhluk: daun-daun pun tiada bergerak sebab angin tiada bertiup sedikit jua, seolah-olah segala -- sama-sama menghormati hari yg mulia itu; (4) unsur
andil an.dil [n] (1) bagian modal dl perusahaan; saham; sero: ia mempunyai -- dl perusahaan itu; (2) jasa, usaha, atau bantuan (berupa uang, tenaga, dsb) yg diberikan: ia mempunyai -- besar dl memajukan olahraga nasional
anggar ang.gar , meng.ang.gar adv mengira-ngira; memperhitungkan (belanja, biaya): ~ belanja pesta perkawinan [n] (1) permainan (perkelahian) yg kedua belah pihak menggunakan pedang; (2) Olr cabang olahraga bela diri yg menggunakan alat atau senjata (untuk menusuk, memarang, atau menusuk dan sekaligus memarang) [n] tenggeran burung dl sangkar [v] , ter.ang.gar-ang.gar v terlanggar-langgar
angkat berat [Olr] olahraga yg mempertandingkan adu tenaga atau kekuatan dl mengangkat beban (besi)
angkat besi [Olr] olahraga dng mengangkat halter (besi)
antarmuka an.tar.mu.ka [n Komp] (1) hubungan atau batasan umum antara dua unit atau alat; (2) batasan umum antara sistem pengolahan data otomatis atau bagian suatu sistem tunggal
antrean an.tre.an [n] deretan orang, barang olahan, atau unit yg sedang menunggu giliran untuk dilayani, diolah, dsb
aruk , meng.a.ruk v bersikap spt menari dng keris di tangan seolah-olah menyerang musuh sbg tanda setia kpd raja (adat Bugis pd zaman dahulu)
asam kawak hasil olahan asam jawa agar dapat bertahan lama, dibuat dr asam yg matang di pohon, dikupas, dibuang serat dan isinya kemudian dijemur, diberi campuran garam dan gula merah lalu dikukus dan didinginkan serta dikemas rapi untuk menghindarkan kotoran
asimilasi asi.mi.la.si [n] (1) Sas penyesuaian (peleburan) sifat asli yg dimiliki dng sifat lingkungan sekitar; (2) Ling perubahan bunyi konsonan akibat pengaruh konsonan yg berdekatan; (3) Bot pengolahan zat pd tumbuh-tumbuhan yg mengandung butir hijau daun dng pertolongan sinar matahari; pengubahan zat bertenaga rendah menjadi zat bertenaga tinggi yg diproses oleh tumbuhan
atlet at.let [n] olahragawan, terutama yg mengikuti perlombaan atau pertandingan (kekuatan, ketangkasan, dan kecepatan)
atletik at.le.tik [n] cabang olahraga (terutama yg dilakukan di luar dan memerlukan kekuatan, ketangkasan, dan kecepatan), terdiri atas nomor-nomor lari, jalan, lompat, dan lempar
aubade au.ba.de [n] (1) nyanyian atau musik (untuk) penghormatan pd pagi hari; (2) nyanyian cinta pd pagi hari; (3) pujian yg disampaikan dl bentuk nyanyian atau permainan oleh sekelompok orang: -- anak sekolah di depan Istana Merdeka pd peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
aula au.la [n] ruang besar atau pendapa (di gedung sekolah dsb) untuk berapat, mengadakan upacara, dsb
bagai kena buah malaka [pb] sangat terperanjat seolah-olah kena peluru krn penghinaan yg tidak disangka-sangka
bagan arus data [Man] gambar urutan operasi yg dijalankan dl mengolah data dan menunjukkan data yg diolah setiap tahap, biasanya menggambarkan seluruh sistem olah data
bahan baku bahan untuk diolah melalui proses produksi menjadi barang jadi; bahan kebutuhan pokok untuk membuat sesuatu
bahan berita berita yg masih mentah yg dapat diolah menjadi pemberitaan
bahan dasar bahan untuk diolah melalui proses produksi dan menjadi bagian produk; bahan baku; (2) Zool bahan tidak berbentuk dr jaringan ikat yg terdapat di antara sel yg berfungsi sbg semen
bahan jadi barang hasil pengolahan bahan mentah sampai berbentuk dan sesuai dng keperluan (siap pakai)
bahan mentah bahan yg belum diolah dan dapat digunakan dl proses produksi; bahan baku; bahan dasar
bahasa pengantar bahasa yg dipakai untuk berkomunikasi dl perundingan, pemberian pelajaran di sekolah, dsb
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
bajak singkat pengolah tanah utama yg terdiri atas bagian pemotong, bagian penghancur, dan bagian pembalik; pengolah tanah utama yg (bersifat) membalikkan tanah secara sempurna
baling ba.ling [n] , ba.ling-ba.ling n (1) kitiran bilah-bilah dr kayu dsb yg dapat berkisar apabila kena angin; (2) kitiran untuk menjalankan kapal atau pesawat terbang; propeler; (3) penunjuk arah angin; (4) Olr gerak meroda dl olahraga senam; gerakan berputar ke yg meroda dng bertumpu bergantian samping pd kedua telapak tangan dan kaki secara terus-menerus
balut ba.lut [n] (1) (kain dsb) pengikat atau pembebat luka; barut; pembungkus; (2) pembungkus pegangan atau gagang stik dl olahraga hoki [a] tebal spt bengkak (tt pelupuk mata): matanya -- krn menangis
ban [n] (1) benda bulat dr karet yg dipasang melingkar pd roda (sepeda, mobil, dsb); (2) secarik pita (kain dsb) yg dibalutkan pd lengan; (3) lingkar tenunan benang tebal berbentuk pita lebar tanpa ujung dipakai untuk memutar roda mesin pabrik; (4) ikat pinggang; sabuk; (5) sampul buku, biasanya dr kertas, dibuat terpisah dr blok buku [n] (1) jalan atau jalur (kereta api dsb); (2)landasan terbang (bagi pesawat terbang) di pelabuhan udara; (3) lapangan tenis (bulu tangkis dsb); (4) ikat pinggang; sabuk; (5) Olr tanda yg menunjukkan tingkatan kemahiran (putih, kuning, hijau, biru, cokelat, hitam) dl olahraga karate, yudo, dsb; (6) Olr lintasan (untuk lari, berenang) [n] panjang gelombang atau frekuensi pd radio
bandongan ban.dong.an [n] pengajaran dl bentuk kelas (pd sekolah agama)
bandul ban.dul [n] (1) buaian (lonceng dsb); (2) benda yg digantungkan sbg pemberat; (3) Fis batang tegar atau tali yg satu ujungnya dihubungkan dng bola atau silinder pembobot dng massa tertentu dan ujung lainnya diikatkan pd suatu titik tetap sehingga ujung yg mempunyai pembobot dapat bergantung bebas dan berayun dng kala (periode) tertentu; (4) Fis pembobot yg dapat berayun dr suatu sistem ayunan; (5) Olr pukulan yg diayunkan dr bawah ke atas (terutama dl olahraga pencak silat)
barang kena pajak barang hasil pengolahan yg menurut sifat atau hukumnya dapat berupa barang bergerak atau barang tidak bergerak, semuanya dikenakan pajak pertambahan nilai
barang tahan lama barang industri ataupun konsumsi dng masa penggunaan lebih lama (biasanya lebih dr tiga tahun) yg tidak habis terpakai serta tidak mengalami pengolahan lebih lanjut oleh pembelinya
barbel bar.bel [n Olr] batang besi yg pd kedua ujungnya dibubuhi piringan besi dng berat tertentu yg dapat dilepas, digunakan dl olahraga angkat besi; halter
barkometer bar.ko.me.ter [n ] alat yg digunakan untuk mengukur kepekatan atau kekuatan cairan dl pengolahan kulit
batik ba.tik [n] kain bergambar yg pembuatannya secara khusus dng menuliskan atau menerakan malam pd kain itu, kemudian pengolahannya diproses dng cara tertentu; kain batik
batu alam batu yg terdapat di alam (bukan buatan tangan manusia) yg dipakai sbg bahan bangunan (hanya memerlukan sedikit pengolahan)
belangkin be.lang.kin [n] (1) zat sisa pengolahan minyak tanah; ter; (2) semir sepatu
belongkot be.long.kot, be.long.kot.an [a] masih belum diolah; sebagaimana adanya; utuh: kayu --
benang makao benang emas yg berpilin atau yg tidak; -- merah ki sesuatu yg menghubungkan beberapa hal (faktor) sehingga menjadi satu kesatuan: kalau disimak, perjalanan para alumni sekolah kejuruan ini mempunyai satu -- merah, yaitu semua dapat berdiri tegak mendapat tempat terhormat di masyarakat
bendera sudut bendera yg didirikan pd tiap sudut lapangan dan pd ujung garis tengah dl olahraga hoki
berakan ber.a.kan [v] seakan-akan; seolah-olah
beras setengah tanak beras setengah olah
berburu-buru ber.bu.ru-bu.ru [v] (1) bersama-sama mengejar; berlarian mengejar: anak-anak berteriak-teriak sambil -- layang-layang; (2) tergesa-gesa; lekas-lekas (datang, pergi, dsb): ia -- berangkat ke sekolah krn sudah hampir pukul 07.00
bergaya ber.ga.ya [v] berkekuatan; bertenaga; berdaya: penghuni rumah itu tidak ~ berhadapan dng perampok bersenjata itu [v] (1) mempunyai ragam yg khusus; (2) memakai ragam: hidup ~ kebarat-baratan; (3) mempunyai bentuk khas: candi ~ Hindu; (4) bersikap; bertingkah: ia ~ mencurigakan orang yg melihatnya; (5) memakai sikap (gerakan) tertentu (dl olahraga); (6) bersikap elok (bagus, pantas, dsb): peragawati itu ~ di depan penonton
bergiat ber.gi.at [v] berusaha dng sungguh-sungguh: penduduk kampung itu ~ mengumpulkan dana untuk mendirikan sekolah
berjaga ber.ja.ga [v] (1) bertugas menjaga (menunggui orang sakit dsb): besok malam aku mendapat giliran ~ di rumah sakit; (2) tidak tidur pd malam hari; bergadang: semalaman ia ~ sehingga di sekolah mengantuk; (3) bersiap-siap; waspada: pasukan kita telah siap dan ~ menghadapi segala kemungkinan
berjalan ber.ja.lan [v] (1) melangkahkan kaki bergerak maju: anak itu belum bisa ~ , meskipun umurnya sudah setahun lebih; (2) bergerak maju dr suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain: matahari itu seakan-akan ~ dr timur ke barat; (3) menggelinding atau berputar (tt sesuatu yg bundar spt roda); (4) bepergian: kalau hendak ~ jauh, persiapkan segala sesuatunya lebih dahulu; (5) berlangsung; dilangsungkan (tt perundingan, rapat, dsb): perundingan utara-selatan terus ~ meskipun ada perang dingin antara kedua belah pihak; (6) berlaku; ditaati (tt peraturan, undang-undang, hukum, dsb): tata tertib semacam ini masih ~ di sekolah kami; perusahaan ini baru ~ lima tahun
berkain ber.ka.in [v] memakai kain (panjang dsb): pd peringatan Hari Kartini mereka ~ kebaya ke sekolah
berkedip ber.ke.dip [v] (1) bergerak membuka dan menutup berganti-ganti (tt kelopak mata); berkejap: mata orang itu ~ sebentar sebelum mengangguk setuju; (2) tampak seolah-olah bernyala dan padam berganti-ganti (tt nyala lampu, dian, dsb); berkelip(-kelip)
berkilauan ber.ki.lau.an [a] gemerlap (seolah-olah sinarnya memantul-mantul): putri itu mengenakan permata yg ~
berlaga ber.la.ga [v] (1) berkelahi (tt ayam, kambing, dsb); (2) berlanggaran; bertumbuk (tt ombak, perahu, dsb): gemuruh bunyi ombak ~; (3) bertanding dl olahraga: kedua kesebelasan itu akan ~ berebut tempat di semifinal
berloncatan ber.lon.cat.an [v] meloncat beramai-ramai; meloncat ke sana kemari: anak-anak ~ di halaman sekolah
bermanfaat ber.man.fa.at [v] ada manfaatnya; berguna; berfaedah: olahraga itu -- bagi kesehatan
bermasak-masak ber.ma.sak-ma.sak [v] sedang mengolah (membuat) bermacam-macam penganan (gulai dsb)
bermula ber.mu.la [v] ada mulanya (awalnya): Tuhan yg tiada -- dan tiada berakhir; (2) adv pertama-tama; pertama sekali: beliaulah yg -- mendirikan sekolah partikelir di sini; (3) adv mula-mula; sediakala: tidak lama setelah bertengkar mereka sudah bersahabat lagi spt --; (4) v bersumber; berpenyebab awal; berpangkal (dr): perkelahian itu -- kesalahpahaman kecil belaka; (5) adv pertama-tama yg akan diceritakan; sebermula: -- maka tersebutlah seorang raja besar di negara anu
berniat ber.ni.at [v] bermaksud (akan): ia ~ akan melanjutkan sekolahnya mulai tahun ini
berpacaran ber.pa.car.an [v] bercintaan; berkasih-kasihan: kedua remaja itu sudah ~ sejak mereka duduk di kelas tiga sekolah menengah tingkat atas
berpamitan ber.pa.mit.an [v] minta pamit; minta diri: sebelum berangkat sekolah, dia selalu ~ kpd orang tuanya
berpelajaran ber.pel.a.jar.an [v] mendapat pendidikan di sekolah: istrinya seorang yg ~
berpindah ber.pin.dah [v] (1) beralih (beranjak dsb) ke tempat lain: tamat sekolah dasar, ~ lah ia ke SLTP
berpura-pura ber.pu.ra-pu.ra [v ] tampak berbuat (bekerja, melakukan, dsb), tetapi sebenarnya tidak berbuat atau tidak berniat berbuat; berbuat seolah-olah; berlagak: untuk mengelabuhi musuhnya, dia ~ mati
bersama ber.sa.ma [v] (1) berbareng; serentak: kami berangkat -- ke sekolah; (2)semua; sekalian: kewajiban itu telah dibebankan kpd kita -; (3) seiring dng: -- surat ini, kami sampaikan seberkas laporan tahunan perusahaan
bersantai ber.san.tai [v] (1) beristirahat sambil melakukan acara bebas: pd waktu jeda anak-anak -- di halaman sekolah; (2) omong-omong tidak resmi: Presiden sedang -- dng para perintis kemerdekaan
bersedia ber.se.dia [v] (1) bersiap; bersedia-sedia: murid-murid telah --; menghadapi ujian; (2) ada (siap untuk dipakai): ia sudah -- pakaian olahraga
berseru ber.se.ru [v] (1) memanggil atau menarik perhatian dng suara nyaring: terdengar suara orang -, seolah-olah memanggil kita; (2) berkata atau bersuara nyaring: burung itu mengangguk-angguk sambil -, trilili, lili, lili; (3) mengajak atau menganjurkan: akhirnya, pembicara -- kpd hadirin supaya mem-bantu usahanya
bersetunggang ber.se.tung.gang [v] berjungkir (kaki ke atas, kepala ke bawah): senam pagi adalah olahraga paling ringan, tidak terdapat gerakan badan ~
bersopan-sopan ber.so.pan-so.pan [v] (1) berlaku sangat sopan; (2) berlaku seolah-olah sopan; berlagak sopan
bersubsidi ber.sub.si.di [v] mendapat subsidi; dng subsidi: sekolah --
bertapak ber.ta.pak [v] (1) berjejak; berpijak; melangkah: seolah-olah kakinya tidak ~ ke bumi
bertelekan bangku ber.te.le.kan bangku [Olr] jenis angkatan dl olahraga angkat besi yg dilakukan dng mengangkat barbel sambil tiduran di atas bangku
bertemakan ber.te.ma.kan [v] berdasarkan (berlandaskan) tema: pesta olahraga itu ~ "di dl badan terdapat jiwa yg sehat"
bertiga ber.ti.ga [num] berbilangan tiga; berjumlah tiga sekawan atau sekelompok orang dsb: kita ~ menghadap kepala sekolah
beruji ber.u.ji [v] (1) mengadu kekuatan (kepandaian dsb): pendeknya, kita boleh ~ , siapa yg terkuat di antara kita ini; (2) mengikuti ujian: pd ujian negara, murid sekolah swasta ~ di sekolah negeri
beruntung ber.un.tung [v] (1) berlaba; mendapat laba: bagaimana dapat ~ kalau ongkos angkutnya saja sudah mahal sekali; (2) bernasib baik; mujur; bahagia: yg ~ dapat mengenyam pelajaran di bangku sekolah dng cuma-cuma; (3) berhasil (maksudnya, usahanya, dsb); tidak gagal
biaya bi.a.ya [n] uang yg dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dsb) sesuatu; ongkos; belanja; pengeluaran: -- sekolahnya ditanggung oleh kakaknya; -- hidup di Jakarta sangat tinggi
bijih bi.jih [n] pasir, tanah, atau batuan yg mengandung cukup mineral yg berguna untuk diolah menjadi barang ekonomi spt -- besi; -- timah
bijih besi batuan atau cebakan yg mengandung ikatan besi dl jumlah yg dapat diolah
bimbing kejuruan layanan bimbingan dan penyuluhan serta bimbingan karier kejuruan yg diberikan oleh sekolah menengah kejuruan kpd calon siswa dan tamatannya
binaraga bi.na.ra.ga [n] olahraga yg membangun (membina) bentuk otot agar terwujud bentuk tubuh yg kekar dan ideal: olahraga -- akan membentuk badan yg kuat dng otot yg besar serta indah bentuknya
binaragawan bi.na.ra.ga.wan [n] orang yg melakukan olahraga binaraga: enam -- daerah akan mengikuti seleksi nasional
bintang beralih bintang yg kelihatan seolah-olah berpindah atau jatuh
bisbol bis.bol [n] pohon yg tingginya mencapai 15 m, daunnya rimbun, bentuknya bulat, bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan harum baunya, buahnya bulat agak pipih, kulit buah berwarna merah muda atau kekuning-kuningan dng bulu halus kemerah-merahan, berbau spt mentega; Dyaspyros philipinses [n Olr] permainan olahraga dng menggunakan bola keras kecil (sebesar bola kasti) dan pemukul, dilakukan oleh dua regu yg masing-masing terdiri atas sembilan orang pemain
blok [n] (1) gulungan (cita dsb): dibelinya kain putih dua --; (2) deretan beberapa buah rumah yg tidak terpisah-pisah: rumah -- A disediakan untuk para perwira menengah; (3) bagian dr kampung yg besar yg dibatasi oleh jalan: Kebayoran Baru dibagi menjadi beberapa --; (4) persatuan beberapa negara (partai politik dsb) untuk memperkuat kedudukannya: partai-partai kanan merupakan -- penyokong pemerintah; (5) Olr pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dl olahraga tenis)
bokar bo.kar [ark n] bahan pengolah karet
boksen bok.sen [n cak] tinju; olahraga tinju
bola air cabang olahraga yg berupa permainan bola dng berenang di air; polo air
bola bakar cabang olahraga bola kaki dng bola yg terbakar
bola basket cabang olahraga yg berupa permainan antara dua regu yg masing-masing terdiri atas lima pemain dng memakai bola besar yg ringan, pengumpulan angka dilakukan dng memasukkan bola ke dl keranjang pihak lawan; basket
bola keranjang cabang olahraga yg berupa permainan bola dng dua buah keranjang bertiang, nilai diperoleh apabila dapat memasukkan bola ke keranjang lawan (satu kali masuk nilainya dua)
bola sodok cabang olahraga yg berupa permainan yg menggunakan bola dan tongkat untuk menyodok yg dilakukan di atas meja yg dirancang secara khusus (untuk permainan itu); biliar
bola sudut bola yg harus ditendang dr pojok lapangan dl olahraga sepak bola
bola tampel [cak] cabang olahraga yg berupa permainan bola yg dipukul dng raket; tenis
bola tongkat cabang olahraga berupa permainan bola di lapangan yg bolanya dipukul dng tongkat hoki; -- wasit bola yg dilepas dr tangan wasit dan dinyatakan permainan dimulai lagi: sesudah pertandingan dihentikan beberapa menit, -- wasit dilepaskan
bolehan bo.leh.an [a cak] bagus; bermutu; bernilai: ia berasal dr sekolah yg lebih -- dp kita
boling bo.ling [n] cabang olahraga yg berupa permainan dng menggelindingkan bola khusus untuk merobohkan sejumlah gada yg berderet yg kemudian dapat tertata lagi secara otomatis; bola gelinding: olahraga -- masih langka jika dibandingkan dng cabang olahraga yg lain
bolos bo.los, mem.bo.los [v] (1) tidak masuk bekerja (sekolah dsb): hari ini sebenarnya bukan hari libur, tetapi banyak murid yg -; (2) meloloskan diri; melarikan diri: dua orang tahanan dapat --
bon [n] surat kecil berisi keterangan pengambilan barang, peminjaman uang, dsb [n] gabungan perkumpulan olahraga; perserikatan
buah meja buah yg disediakan untuk dimakan setelah makan, berupa buah masak tanpa diolah
buku bacaan buku untuk pelajaran membaca (bagi anak sekolah); (2) buku yg dibaca sbg pengisi waktu
buku induk buku yg memuat daftar nama beserta jati diri orang yg tercatat sbg anggota suatu organisasi, murid sekolah, warga suatu wilayah: nama pendatang baru itu belum tercantum pd -- induk kelurahan
buku rapor buku yg berisi nilai yg diperoleh oleh anak sekolah dl setiap mata pelajaran
bulu tangkis bu.lu tang.kis [n ] cabang olahraga yg berupa permainan yg dimainkan dng memakai raket dan kok yg dipukul melampaui jaring yg direntangkan di tengah lapangan; badminton
bumi bu.mi [n] (1) planet tempat manusia hidup; dunia; jagat: sampai sekarang orang berpendapat bahwa manusia hanya terdapat di --; (2) planet ke-3 dr matahari; (3) permukaan dunia; tanah: kakinya seolah-olah tidak berpijak di --
cacat ca.cat [n] (1) kekurangan yg menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik atau kurang sempurna (yg terdapat pd badan, benda, batin, atau akhlak): krn -- nya itulah, ia tidak diterima di sekolah guru; (2) lecet (kerusakan, noda) yg menyebabkan keadaannya menjadi kurang baik (kurang sempurna): coba periksa barang itu baik-baik, barangkali ada -- nya; (3) cela; aib: segala yg baik tentu ada -- nya; (4) tidak (kurang) sempurna: akibat kecelakaan itu, sekarang ia menjadi --
cakram cak.ram [n] (1) besi bundar, pipih, dan tajam; cakra; (2) Olr salah satu alat nomor lempar pd cabang olahraga atletik, terbuat dr kayu bundar dan pipih, di pinggirannya dibalut dng besi (beratnya 2 kg untuk putra dan 1 kg untuk putri)
cambuk cam.buk [n] (1) alat untuk melecut binatang (kuda, kerbau, dsb), berupa jalinan tali dr serat tumbuhan, benang, atau kulit yg diikatkan pd sebuah tangkai; cemeti besar; (2) ki sesuatu yg dapat menimbulkan dorongan untuk maju (lebih baik): peristiwa itu menjadi -- baginya untuk belajar lebih tekun [n Olr] (1) gerakan melentingkan badan (pd olahraga senam) dng cara menggerakkan pinggul dan pinggang; (2) gerakan kaki pd olahraga renang
cerdas cer.das [a] (1) sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb); tajam pikiran: sekolah bertujuan mendidik anak agar menjadi orang yg -- lagi baik budi; (2) sempurna pertumbuhan tubuhnya (sehat, kuat): biarpun kecil badannya, tidak kurang -- nya
cokelat co.ke.lat [n] (1) pohon yg termasuk jenis tanaman daerah panas, tingginya antara 5-6 m, berbunga dan berbuah sepanjang tahun, buahnya berwarna ungu atau kuning bergantungan pd batang yg besar, bentuknya lonjong, panjangnya antara 15-20 cm, mengandung biji spt kacang-kacangan antara 50-100 biji, biasa diolah menjadi bubuk atau kristal, dibuat minuman atau makanan lezat lainnya; Theobroma cacao; (2) bubuk tepung dr biji cokelat; (3) gula-gula yg dibuat dr bubuk cokelat [n] warna merah kehitam-hitaman spt sawo matang
cuma-cuma cu.ma-cu.ma [adv] (1) tidak ada gunanya; sia-sia: ~ dia bersekolah, niat belajarnya saja tidak ada; (2) tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis: obat-obatan diberikan dng ~; sekalian orang boleh menonton acara itu dng ~
dafnah daf.nah [n] pohon yg selalu berwarna hijau, tingginya 2-8 m, terdapat di Eropa Selatan, karangan daunnya biasa dipakai sbg tanda kehormatan bagi para olahragawan di gelanggang Olimpiade; Laurus nobilis
daftar kali-kalian daftar hitungan perbanyakan untuk dihafalkan oleh murid sekolah dsb
daging kaleng daging yg telah diolah dan dimasukkan ke dl kaleng tertutup dng tujuan mengawetkan
dana asuransi dana yg diciptakan untuk mengganti kerugian seseorang yg menanggung risiko sendiri; -- bantuan dana (persediaan uang) untuk membantu suatu usaha, terutama dl keadaan darurat: sudah tersedia -- bantuan untuk membangun kembali sekolah dasar yg ambruk itu
dasalomba da.sa.lom.ba [n] perlombaan pd cabang olahraga atletik yg terdiri atas sepuluh nomor (lari 100 m, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi, lari 400 m, lari 110 m gawang, lempar cakram, lompat tinggi galah, lempar lembing, lari 1.500 m) yg dilakukan oleh seorang atau setiap atlet
daun da.un [n] (1) bagian tanaman yg tumbuh berhelai-helai pd ranting (biasanya hijau) sbg alat bernapas dan mengolah zat makanan; (2) bagian barang yg tipis lebar (spt -- dayung; -- jendela; -- pintu); (3) barang yg berhelai-helai spt daun (spt kartu domino, kertas sigaret)
dayung da.yung [n] (1) tongkat besar yg pipih dan lebar pd ujungnya untuk mengayuh (menjalankan, menggerakkan) perahu; pengayuh; (2) injak-injak pd sepeda (untuk menjalankannya); pedal; (3) sirip pd dada ikan sbg alat untuk berenang [n Olr] olahraga air dng menggunakan perahu
degen de.gen [n Olr] pedang, baik dng satu mata maupun dua mata (digunakan dl olahraga anggar)
dendeng ikan ikan olahan yg dibuat dng cara mengeringkannya di bawah sinar matahari, setelah ikan itu dibubuhi bumbu, msl campuran garam dan ketumbar
desegregasi de.seg.re.ga.si [n] penghapusan pemisahan yg bersifat rasial: di sekolah nonpribumi harus diadakan --
diabetes melitus [Dok] gangguan metabolisme karbohidrat krn kelenjar pankreas tidak mampu menyekresi insulin yg cukup dng gejala adanya gula dl urine, turunnya bobot badan, selalu haus dan lapar, dan banyak kencing; keadaan kekurangan insulin dng akibat glukosa tidak dapat diolah oleh badan sehingga kadar glukosa dl darah meninggi dan dikeluarkan dl urine
dinamometer di.na.mo.me.ter [n] (1) alat pengukur tenaga mesin, terutama daya atau kecepatan putarannya; (2) Tan pengukur jejak alat pengolah tanah
diploma dip.lo.ma [n] surat keterangan resmi yg menyatakan telah tamat sekolah (lulus ujian dsb): para pelamar diminta membawa -- asli
direktur di.rek.tur [n] (1) pemimpin tertinggi dl suatu perusahaan; (2) kepala sekolah menengah; (3) kepala direktorat (dl departemen); (4) orang yg bertugas memberikan bimbingan melalui pengarahan, nasihat, bantuan, penerangan, dsb
disiplin di.sip.lin [n] (1) tata tertib (di sekolah, kemiliteran, dsb); (2) ketaatan (kepatuhan) kpd peraturan (tata tertib dsb); (3) bidang studi yg memiliki objek, sistem, dan metode tertentu
diversifikasi vertikal [Tan] usaha memajukan industri pengolahan hasil pertanian
dobel do.bel [a cak] (1) rangkap dua: ikatannya harus -- supaya kuat; (2) lipat dua: penghasilan kami sudah -- dp tahun yg lalu; (3) dua sekaligus: bulan ini uang sekolah harus dibayar --; (4) kembar: saya tidak suka yg -- spt ini, saya ingin dua, tetapi berlainan; (5) Olr bermain berpasangan; bermain ganda: dl pertandingan bulu tangkis hari ini, ia akan bermain -- dng pemain sekota asalnya
dokumentasi do.ku.men.ta.si [n] (1) pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi dl bidang pengetahuan; (2) pemberian atau pengumpulan bukti dan keterangan (spt gambar, kutipan, guntingan koran, dan bahan referensi lain): panitia dilengkapi dng seksi pameran, publikasi, dan --
dominasi do.mi.na.si [n] (1) penguasaan oleh pihak yg lebih kuat thd yg lebih lemah (dl bidang politik, militer, ekonomi, perdagangan, olahraga, dsb); (2) Ling hal tergantungnya suatu konstituen sintaktis pd simpai di atasnya
dublir dub.lir [v] , men.dub.lir v mengulangi: pd masa kanak-kanak, ia diketahui sbg murid terbelakang yg harus ~ kelas enam di sekolah dasar
ekstrusi eks.tru.si [n Geo] hal keluarnya magma atau lava ke permukaan bumi [n] pembuatan makanan ikan yg diolah pd temperatur bertekanan tinggi [n] pemberian bentuk pd logam dng menekan agar logam mengalir dng cepat melalui lubang dng bentuk profil yg diinginkan
elastomer elas.to.mer [n Kim] kumpulan benda yg mempunyai sifat karet asli, karet vulkanisasi, karet olahan ulang, atau karet tiruan yg meregang apabila dl tegangan (berkekuatan meregang) mengerut secara cepat dan pulih ke dimensi semula secara penuh
elektif elek.tif [n] bersifat pilihan (tt mata pelajaran di sekolah)
elu , meng.e.lu.kan v (1) mengeluarkan kepala (dr jendela dsb) hendak melihat sesuatu: ia ~ kepalanya dr jendela sambil memanggil penjual koran yg lewat; (2) menjemput (menyambut) dng meriah kedatangan tamu dsb: anak-anak sekolah ikut ~ tamu negara itu
emas mentah emas yg belum diolah
eminensi emi.nen.si [n] (1) keunggulan; kedudukan tinggi: ia mencapai -- sbg olahragawan bulu tangkis; (2) orang yg unggul, ternama, dsb; orang yg berkedudukan tinggi; (3) gelar bagi para kardinal gereja Katolik
enggan eng.gan [adv] tidak mau; tidak sudi; tidak suka: ia -- mengikuti nasihat pamannya; anak itu -- pergi ke sekolah
fahombe fa.hom.be [n] olahraga lompat batu (di Pulau Nias)
fasilitas sosial fasilitas yg disediakan oleh pemerintah atau swasta untuk masyarakat, spt sekolah, klinik, dan tempat ibadah
fasilitator fa.si.li.ta.tor [n] orang yg menyediakan fasilitas; penyedia: di dl konsep belajar mandiri, guru dan sekolah tidak lagi menjadi titik pusat kegiatan, tetapi lebih bersifat sbg pendukung dan -- kebutuhan murid
fidusia fi.du.sia [n] pendelegasian wewenang pengolahan uang dr pemilik uang kpd pihak yg didelegasi
filial fi.li.al [n] (1) bagian perusahaan yg berkedudukan tersendiri (terutama tt perusahaan perbankan dan pertokoan); anak perusahaan; (2) cabang (perusahaan, sekolah, dsb)
flis [n Tern] (1) bulu domba yg belum diolah menjadi wol; (2) bulu domba yg masih belum dicukur
formal for.mal [a] (1) sesuai dng peraturan yg sah; menurut adat kebiasaan yg berlaku: permohonan itu harus diajukan secara -- , tidak cukup dng telepon; (2) resmi: pendidikan -- yg ditempuhnya hanya sekolah teknik menengah
gandrung gan.drung [a] (1) sangat rindu (kasih) akan; tergila-gila krn asmara; (2) sangat ingin (mendambakan): kita -- akan adanya perpustakaan di tiap-tiap sekolah [n] tumbuhan yg buahnya spt enjelai; Andropogon sorghum
gantole gan.to.le [n] kendara terbang tidak bermesin dan tidak mempunyai ruang, untuk olahraga terbang layang (dr Bugis)
garapan ga.rap.an [n] (1) pekerjaan (apa yg dikerjakan); hasil menggarap: ~ meja ini kurang baik; (2) tanah (yg diolah): luas ~ saya hanya sehektar
gaya ga.ya [n] (1) kesanggupan untuk berbuat dsb; kekuatan: dia terbanting krn kalah -- dr lawannya; (2) kuat: negara yg -- dan jaya; (3) Fis (a) dorongan atau tarikan yg akan menggerakkan benda bebas (tak terikat); (b) besaran yg mempunyai besar dan arah tertentu; (c) suatu interaksi yg bila bekerja sendiri menyebabkan perubahan keadaan gerak benda; (d) kakas [n] sikap; gerakan: tangannya bergerak dng -- seakan-akan ia terlepas dr suatu bahaya; (2) n irama dan lagu (dl nyanyian, musik, dsb): lagu ini hampir sama -- nya dng lagu-lagu Barat; (3) n ragam (cara rupa, bentuk, dsb) yg khusus (mengenai tulisan, karangan, pemakaian bahasa, bangunan rumah, dsb): telah dibangun balai pertemuan dng -- joglo; (4) n cara melakukan gerakan dl olahraga (renang, lompat, dsb): -- permainannya cukup mengesankan; (5) n lagak lagu; tingkah laku: -- nya nyata dibuat-buat; (6) n sikap yg elok; gerak-gerik yg bagus: peragawati itu muncul dng -- yg memesona; (7) a cak elok; bergaya: biar tidak garang, asal lebih --
gaya dolfin [Olr] gaya kupu-kupu (dl olahraga renang) dng kedua tangan spt mau menjangkau sesuatu dan kedua kaki bergerak naik turun ke atas ke bawah; gerakan spt ikan lumba-lumba
gedung ge.dung [n] (1) bangunan tembok dsb yg berukuran besar sbg tempat kegiatan, spt perkantoran, pertemuan, perniagaan, pertunjukan, olahraga, dsb; (2) rumah tembok yg berukuran besar
gelang-gelang ge.lang-ge.lang [n] (1) segala yg berbentuk spt gelang; (2) Olr alat (dl cabang olahraga senam) berbentuk bundar yg terbuat dr besi spt gelang diikat dng tali, digantungkan pd palang besi: untuk melakukan berbagai bentuk gerak senam (msl jungkir-balik, berdiri dng tangan) digunakan ~
gelanggang ge.lang.gang [n] (1) ruang atau lapangan tempat menyabung ayam, bertinju, berpacu (kuda), berolahraga, dsb; (2) medan perang (pertempuran, perjuangan); (3) lingkaran yg mengelilingi (bulan, matahari, dsb)
geng [n cak] (1) kelompok remaja (yg terkenal krn kesamaan latar belakang sosial, sekolah, daerah, dsb); (2) gerombolan
getah keping getah olahan yg berbentuk kepingan
gimnasium gim.na.si.um [n] (1) ruangan besar untuk olahraga; (2) sekolah menengah yg muridnya dipersiapkan untuk masuk perguruan tinggi (sistem pendidikan di Eropa)
gimnastik gim.nas.tik [n] senam; gerak badan; olahraga
godok go.dok [v] meng.go.dok v (1) merebus: menjelang Idulfitri ham pir setiap ibu rumah tangga ~ ketupat; (2) ki mematangkan: mengolah: Pemerintah saat ini sedang ~ suatu ide pembinaan kesehatan pedesaan
godokan go.dok.an [n] (1) rebusan: air ~ daun-daunan dipakainya merendam kaki yg sakit; (2) ki olahan; pertimbangan: sesudah mengalami pelbagai ~ , berita itu akan diteruskan kpd pembaca
golf [n] cabang olahraga dng menggunakan bola kecil untuk dipukul dng tongkat pemukul ke dl tiap-tiap rentetan liang-liang (9 atau 18 liang berturut-turut)
gondang gon.dang [n] pohon yg tinggi besar, kulit batangnya mengeluarkan getah putih yg dapat diolah menjadi lilin untuk membatik; Ficus variegata
gulat gu.lat [n] olahraga bela diri dng cara merangkul dan menjatuh kan lawan atau mengimpitnya
guru baku guru tetap (pd sekolah-sekolah pelatihan guru)
guru bantu guru pembantu pd sekolah rendah (pd zaman penjajahan); guru penolong
guru kepala kepala sekolah
habis ha.bis [v] tidak ada yg tinggal lagi (krn sudah digunakan, dibagikan, dimakan, dsb); tidak bersisa: semua barang dl gudang itu -- terbakar; (2) v selesai: pertunjukan sudah hampir --; (3) v tamat: bacalah buku itu sampai --; (4) v sudah sampai pd batas waktu yg ditentukan: kontraknya telah --; (5) v keluar biaya: untuk pergi ke tempat pekerjaannya, ia -- enam ratus rupiah setiap hari; (6) p sesudah; setelah: -- mandi dan sarapan, anak-anak berangkat ke sekolah; (7) adv kalau begitu (tidak begitu); maka: -- , sampai kapan kita dapat tahan hidup begini; (8) n akhir: ia berjanji akan membayar utangnya -- bulan
hailai hai.lai [n] permainan olahraga yg berasal dr Spanyol, menggunakan bola sebesar bola tenis, dimainkan dl ruangan tertutup oleh dua regu yg memukulkan bola ke tembok dng pemukul khusus sedemikian rupa sehingga lawannya tidak dapat mengembalikannya
halaman ha.la.man [n] pekarangan rumah (sekolah dsb); tanah di sekitar rumah (sekolah dsb): -- rumahnya ditanami cemara [n] muka dr lembaran buku (majalah, surat kabar, dsb); pagina: lihat gambar pd -- 127
halter hal.ter [n] (1) alat olahraga angkat besi berupa batang besi yg pd kedua ujungnya diberi besi pemberat dng ukuran berat tertentu; barbel; (2) Zool alat keseimbangan berbentuk batang dan berpasangan
hambur ham.bur , ber.ham.bur.an v (1) (keluar) bertaburan ke sana-sini: berasnya ~ dr karung yg berlubang itu; (2) berserak-serak di sana-sini: mereka mencari batu karang yg ~ di sepanjang pantai; (3) berjalan (pergi, lari, dsb) ke berbagai arah: anak-anak ~ keluar dr halaman sekolah; (4) berjalan (pergi, lari, dsb) beramai-ramai (bersamaan waktu dsb): anak-anak ~ terjun ke sungai; (5) ki bercucuran; bertitik-titik (tt air mata): air matanya ~ spt mutiara putus karangan
hari krida hari untuk berlatih keterampilan, olahraga, kerajinan tangan, kesenian, dsb
hari libur hari istirahat (tidak bekerja atau bersekolah)
harta usaha sediaan bahan baku, barang olahan dan barang jadi, piutang, dan uang tunai
hidrosiklon hid.ro.sik.lon [n] alat dl pengolahan bahan galian yg menggunakan prinsip siklon
himpun him.pun [v] ber.him.pun v berkumpul: anak-anak ~ di halaman sekolah
hoki ho.ki [n] olahraga lapangan yg dimainkan oleh dua kesebelasan, berupa permainan yg bertujuan memasukkan bola ke dl gawang lawan dng menggunakan tongkat pemukul [Cn n] peruntungan; nasib
hologram ho.lo.gram [n] gambar berwarna yg mempunyai tiga dimensi pd sehelai kertas sehingga tampak seolah-olah timbul
huria hu.ria [n] (1) (daerah) persekutuan umat Kristen Protestan (pd suku Batak): seorang lulusan sekolah teologi harus dapat memimpin suatu --; (2) sidang gereja Protestan (pd suku Batak)
hutan muda hutan yg ditumbuhi pohon baru; hutan yg belum pernah diolah (dimanfaatkan produknya)
ibtidaiah ib.ti.da.i.ah [n] tingkat dasar (tt sekolah agama Islam)
ilusionis ilu.si.o.nis [n] (1) pengkhayal; (2) orang yg dapat mengeluarkan suara tanpa menggerakkan mulut seolah-olah suaranya keluar dr sebuah boneka; (3) tukang sulap
impase im.pa.se [n] kesulitan yg seolah-olah tidak terpecahkan; jalan buntu: dunia perburuhan, dl keadaan ekonomi spt sekarang ini, sedang dihadapkan kpd semacam --
industri in.dus.tri [n] kegiatan memproses atau mengolah barang dng menggunakan sarana dan peralatan, msl mesin
industri dasar industri yg mengolah barang-barang modal spt mesin, bahan kimia, yg akan digunakan dl industri lainnya
industri perdesaan usaha mengolah barang-barang (keperluan hidup) di daerah per-desaan, biasanya dilakukan dng tangan; kerajinan tangan
informasi pen-didikan keterangan tt jenis pendidikan yg tersedia, msl tt syarat memasuki sekolah, lama pendidikan, fasilitas yg ter-sedia, tata tertib, dan kegiatan ekstrakurikuler
ingatan ingat.an [n] (1) apa yg diingat (teringat); apa yg terbayang dl pikiran: sepanjang ~ ku, ia pernah juga mengajar di sekolah guru; (2) alat (daya batin) untuk mengingat atau menyimpan sesuatu yg pernah diketahui (dipahami, dipelajari, dsb): sekarang ~ ku tidak sekuat dulu; (3) pikiran (dl arti angan-angan); kesadaran: ~ nya melayang lagi ke rumah yg baru dikunjunginya; (4) apa yg terbit dl hati (spt niat atau cita-cita): ~ ku hanya satu agar berjumpa dng dia sebelum aku mati
instrumen in.stru.men [n] (1) alat yg dipakai untuk me-ngerjakan sesuatu (spt alat yg dipakai oleh pekerja teknik, alat-alat kedokteran, optik, dan kimia); perkakas; (2) sarana penelitian (berupa seperangkat tes dsb) untuk mengumpul-kan data sbg bahan pengolahan; (3) alat-alat musik (spt piano, biola, gitar, suling, trompet); (4) ki orang yg dipakai sbg alat (diperalat) orang lain (pihak lain); (5) dokumen resmi spt akta, surat obligasi
internat in.ter.nat [n] (1) asrama sekolah; (2) sekolah yg sekaligus me-nyediakan pondokan bagi pelajarnya
inventaris in.ven.ta.ris [n] (1) Adm daftar yg memuat semua barang milik kantor (sekolah, perusahaan, kapal, dsb) yg dipakai dl melaksanakan tugas; (2) Tern daftar ternak yg menyebutkan macam, ukurannya, dsb
inventarisasi in.ven.ta.ri.sa.si [n Adm] (1) pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik kantor, (sekolah, rumah tangga, dsb) yg dipakai dl melaksanakan tugas; (2) pencatat- an atau pengumpulan data (tt kegiatan, hasil yg dicapai, pendapat umum, persuratkabaran, kebudayaan, dsb): seka-rang sedang diadakan -- bahasa daerah di Indonesia; pemerintah mengadakan -- tenaga asing
iseng [a] (1) merasa menganggur (tidak ada yg perlu segera dikerjakan); (2) (berbuat atau mengerjakan sesuatu supaya jangan menganggur) sbg perintang-rintang waktu; (3) tidak mau menganggur (rewel, suka mengganggu, suka omong, suka makan apa saja, dsb): krn tangan anak-anak yg -- , dinding sekolah itu penuh corat-coret; (4) sekadar main-main; tidak bersungguh-sungguh; iseng-iseng a sekadar main-main saja (dp menganggur) untuk perintang-rintang waktu
istimewa is.ti.me.wa [a] (1) khas (untuk tujuan dsb yg tentu); khusus: sekolah -- didirikan untuk anak-anak tunarungu dan tunawicara; (2) lain dp yg lain; luar biasa: di kota itu ia mendapat sambutan --; (3) terutama; lebih-lebih: ia pandai melukis, -- gambar pemandangan
jalan belakang jalan untuk mencapai sesuatu yg tidak melalui saluran atau prosedur yg sebenarnya (tt melamar pekerjaan, masuk sekolah, dsb)
jalan cepat [Olr] bagian atau nomor (dl cabang olahraga atletik): perlombaan -- cepat (5 km, 10 km, 20 km, 50 km) yg sebagian telapak kakinya harus menyentuh tanah
jangkar buritan jangkar tanpa tongkat yg ditempatkan di buritan, digunakan pd waktu kapal mengolah gerak atau berlabuh di perairan dng ruang gerak yg terbatas sehingga kapal tidak dapat terputar oleh arus atau angin
jangkar garuk [Lay] jangkar yg dilabuhkan bukan untuk menahan kapal di tempat, untuk keperluan olah gerak kapal
jarwa jar.wa [n] hasil pengolahan, hasil penyaduran (teks Jawa Kuno ke dl Jawa Baru)
jeda je.da [n] (1) waktu berhenti (mengaso) sebentar; waktu beristirahat di antara dua kegiatan atau dua babak (spt dl olahraga dsb); (2) Ling hentian sebentar dl ujaran (sering terjadi di depan unsur kalimat yg mempunyai isi informasi yg tinggi atau kemungkinan yg rendah)
jingkat jing.kat [v] ber.jing.kat v (1) berjalan timpang krn kaki pendek sebelah; pincang; (2) berdiri atau berjalan dng ujung jari (kaki) yg berjejak; berjengket: pencuri masuk kamar dng ~ supaya tidak menimbulkan suara; (3) melompat atau berdiri secara tiba-tiba (krn terkejut); (4) Olr lompat bertumpu dan mendarat dng kaki yg sama (dl cabang olahraga atletik) pd nomor lompat jangkit; lompatan pertama pd lompat jangkit
jotos samping pukulan yg melambung dr samping dng posisi lengan membentuk siku-siku dl olahraga tinju
judo ju.do [n] olahraga bela diri yg berasal dr jujitsu yg menekankan gerak cepat dan keseimbangan untuk menjatuhkan lawan
jujitsu ju.jit.su [n ] olahraga bela diri yg berasal dr Jepang yg menggunakan pegangan, lemparan, dan pukulan yg melumpuhkan untuk mengalahkan lawan
jurnalistik elektronik [Kom] jurnalistik yg menyangkut alat-alat elektronik sbg media, spt mengolah dan menyiarkan berita melalui radio atau televisi
jurusan ju.rus.an [n] (1) arah; tuju(an): ia memutar haluan ke ~ lain; (2) bagian (pengkajian ilmu): ia mahasiswa ~ bahasa Indonesia; (3) bagian dr suatu fakultas atau sekolah tinggi yg bertanggung jawab untuk mengelola dan mengembangkan suatu bidang studi, msl jurusan akuntansi, jurusan manajemen
kadet ka.det [n] pelajar sekolah calon perwira, taruna [n cak ] pencopet [n] roti tawar kecil-kecil berdempetan, bagian atasnya tidak berkilap, tetapi bertepung
kaki langit batas pandangan secara horizontal yg seolah-olah langit bagian bawah berbatas dng permukaan bumi (laut); horizon; cakrawala
kaldron kal.dron [n] kuali besar tempat api yg dinyalakan besar-besar di arena olahraga: bekas atlet perenang nasional yg berprestasi itu membawa obor mengelilingi stadion menuju --
kanak-kanak ka.nak-ka.nak [n] periode perkembangan anak masa prasekolah (usia antara 2-6 tahun)
kantin kan.tin [n] ruang tempat menjual minuman dan makanan (di sekolah, di kantor, di asrama, dsb): mereka makan siang di -- sekolah
karate ka.ra.te [n ] cabang olahraga bela diri dng menggunakan tangan kosong dan kaki untuk melumpuhkan lawan
karet sintetis karet tiruan yg diperoleh dr hasil pengolahan kimiawi
kasein ka.se.in [n Graf] hasil pengolahan susu yg larut dl larutan alkali dan asam pekat, mengendap dl asam lemak, dan tidak larut dl air, digunakan dl pembuatan kertas sbg bahan perekat dan pengikat pigmen pd permukaan kertas cetak seni atau digunakan dl ofset sbg bahan peka cahaya dl pembuatan pelat
kasti kas.ti [n] permainan olahraga beregu dng satu bola kecil (bola tenis) dan satu alat pemukul
kayang ka.yang [n Olr] sikap melentingkan badan bertumpu pd kedua buah telapak tangan dan kaki hingga menyerupai busur (pd olahraga senam)
kelas ke.las [n] (1) tingkat: ia naik ke -- tiga; (2) ruang tempat belajar di sekolah: gedung sekolah itu terdiri atas enam --; (3) kelompok masyarakat berdasarkan pendidikan, penghasilan, kekuasaan, dsb; (4) golongan, kumpulan (berdasarkan persamaan berbagai sifat tertentu): manusia termasuk di dl -- mamalia; (5) Bio klasifikasi dl biologi sesudah divisi dan sebelum bangsa [kl n] antara pasang dan surut
kelompok ke.lom.pok [n] (1) kumpulan (tt orang, binatang, dsb); (2) golongan (tt profesi, aliran, lapisan masyarakat, dsb); (3) gugusan (tt bintang, pulau, dsb); (4) Antr kumpulan manusia yg merupakan kesatuan beridentitas dng adat-istiadat dan sistem norma yg mengatur pola-pola interaksi antara manusia itu; (5) Pol kumpulan orang yg memiliki beberapa atribut sama atau hubungan dng pihak yg sama; (6) Kim kuantitas zat yg akan dimasak atau diolah dl satu waktu
kelonggaran ke.long.gar.an [n] keleluasaan; kelapangan: tidak ada ~ berbicara; (2) n kesempatan: dia diberi ~ tiga bulan untuk me; lunasi tunggakan pajaknya; (3) n keringanan: dia mendapat ~ dl membayar uang sekolahnya; (4) a cak terlalu longgar (besar): bajunya ~
keluar ke.lu.ar [v] (1) bergerak dr sebelah dalam ke sebelah luar: murid-murid disuruh -- dr kelas untuk berolahraga di lapangan sekolah; (2) tersembul: bunga teratai itu -- dr permukaan air; (3) menampakkan diri; timbul; muncul: pencuri itu -- dr tempat persembunyiannya; (4) terbit: surat kabar tidak -- hari ini; (5) terlahir: kata-kata yg -- dr hati nurani; (6) pergi ke luar (rumah dsb): ia baru saja --; (7) diumumkan: hasil ujian sudah --; (8) berhenti dr perkumpulan (pekerjaan, sekolah, dsb): ia sudah -- dr perusahaan itu; (9) muncul sbg pemenang pertandingan dsb: ia -- sbg pemenang pertama dl lomba cipta puisi untuk tahun ini
keluaran ke.lu.ar.an [n] (1) yg dikeluarkan (dihasilkan, diterbitkan, dsb): buku ini ~ Balai Pustaka; (2) yg berasal dr: batik ~ Yogyakarta; (3) yg telah keluar (tamat, berhenti) dr (sekolah dsb): anak-anak ~ SMP I mengadakan reuni; (4) yg ada di luar (yg tidak turut campur dsb): orang ~ tidak boleh turut campur; (5) kl orang di luar kalangan istana: akan anakanda ini terlalulah baik sekali parasnya pd hati beta tiada patut ia bersuami orang ~; (6) Man hasil kegiatan produksi; (7) Man laju produksi barang yg dihasilkan pabrik, mesin, atau satuan produksi yg lain dl jangka waktu tertentu
kemarin ke.ma.rin [n] hari sebelum hari ini: -- anak-anak tidak masuk sekolah
kematangan ke.ma.tang.an [n] hal matang: penelitian tt -- anak untuk bersekolah; (2) a terlampau matang: durian itu jatuh krn -; (3) n keadaan individu dl perkembangan sepenuhnya yg ditandai oleh kemampuan aktual dl membuat pertimbangan secara dewasa
kemeja silir kemeja yg berkerah rebah (tidak kaku), biasanya kemeja olahraga
ken [kl n] sebutan untuk anak laki-laki dan anak perempuan ( -- Arok, -- Dedes) [n Olr] kepalan; jurus (dl olahraga kempo)
kendo ken.do [n] olahraga anggar tradisional Jepang
keri ke.ri [n] (1) sabit kecil (untuk menyiangi rumput dsb); (2) Olr tendangan (dl olahraga karate, kempo)
kesengajaan ke.se.nga.ja.an [n] perihal (perbuatan) sengaja: seolah-olah ada suatu -- dl peristiwa kebakaran itu
ketetapan ke.te.tap.an [n] (1) hal (keadaan) tetap; ketentuan; kepastian: adat perkawinan di kalangan suku terasing itu banyak yg bertentangan dng ~ hukum agama; (2) keteguhan (hati, niat, dsb); ketabahan (hati); kekerasan (hati, kemauan); (3) keputusan; beslit (pengangkatan dsb): sampai detik ini ~ yg resmi sebagai kepala sekolah belum ada
kevakuman ke.va.kum.an [n] (1) hal (keadaan) hampa udara; (2) kekosongan (tt penguasa, pejabat, dsb yg tidak ada di tempat atau tidak berfungsi): sesudah kabinet sekarang jatuh, seolah-olah terjadi ~ pemerintah
kiai ki.ai [n] (1) sebutan bagi alim ulama (cerdik pandai dl agama Islam): -- Haji Wahid Hasyim; (2) alim ulama: para -- ikut terjun ke kancah peperangan sewaktu melawan penjajah; (3) sebutan bagi guru ilmu gaib (dukun dsb): khabarnya Pak -- bisa menghubungkan orang dng roh nenek moyangnya; (4) kepala distrik (di Kalimantan Selatan): ia menjadi seorang -- di distrik itu; (5) sebutan yg mengawali nama benda yg dianggap bertuah (senjata, gamelan, dsb): tombak -- Plered dr keraton Surakarta, gamelan -- sekati dr Sala; (6) sebutan samaran untuk harimau (jika orang melewati hutan) [n Olr] teriakan yg dikeluarkan melalui kerongkongan (dl olahraga karate)
kilang ki.lang [n] (1) apitan yg berputar; penggilingan: -- getah, apitan karet, kilang tempat membuat getah keping; (2) bangunan (kelompok bangunan) tempat mengolah atau membuat barang-barang; pabrik: -- kopi; -- gula; (3) instalasi industri tempat minyak bumi dimurnikan menjadi produk yg lebih berguna dan yg dapat diperdagangkan: -- minyak [n] air tebu atau nira yg diasamkan sebelum menjadi tuak
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kilat dr awan ke bumi loncatan muatan listrik dr awan ke bumi, biasanya tidak lurus, tetapi dng banyak cabang ke bawah seolah-olah terpancar dr satu induk
kira-kira ki.ra-ki.ra [adv] lebih kurang: ~ 50 orang anak sekolah ikut berlatih kegiatan Palang Merah Remaja; (2) adv agaknya; barangkali; mungkin (hampir pasti): ~ ia tidak akan berani melawan saya; (3) n dugaan; sangka-sangka; agak-agak: jangan ~ saja, katakan setepat-tepatnya; (4) n hitungan; taksiran; rancangan (pengeluaran uang dsb): menurut ~ , dia akan beruntung Rp100.000,00; (5) v timbang-timbang; pikir-pikir dulu: kalau bicara ~ agar tidak menyakiti hati orang lain
klasikal kla.si.kal [a] secara bersama-sama di dl kelas: pelajaran itu belum waktunya diberikan secara -- di sekolah
klub sepak bola perkumpulan yg menyelenggarakan kegiatan olahraga cabang sepak bola
kokurikuler ko.ku.ri.ku.ler [n] rangkaian kegiatan kesiswaan yg berlangsung di sekolah
kolese ko.le.se [n] (1) dewan majelis; (2) sekolah; akademi
kompetisi kom.pe.ti.si [n] (1) persaingan: di antara para siswa harus diciptakan suasana -- yg sehat dl belajar; (2) Olr pertandingan untuk merebut kejuaraan dl gabungan perkumpulan olahraga (sepak bola dsb): klubnya keluar sbg juara -- PSSI wilayah III; (3) sistem pertandingan olahraga yg mengharuskan semua pihak saling bertanding (berhadapan)
komputer kom.pu.ter [n] alat elektronik otomatis yg dapat menghitung atau mengolah data secara cermat menurut yg diinstruksikan, dan memberikan hasil pengolahan, serta dapat menjalankan sistem multimedia (film, musik, televisi, faksimile, dsb), biasanya terdiri atas unit pemasukan, unit pengeluaran, unit penyimpanan, serta unit pengontrolan
komputerisasi kom.pu.te.ri.sa.si [n] penggunaan komputer (dl menghitung, mengolah data, dsb) secara besar-besaran
konsentrat kon.sen.trat [n] mineral berharga yg dipisahkan dr bijih setelah mengalami pengolahan tertentu
konservatorium kon.ser.va.to.ri.um [n] sekolah musik
kontingen kon.ti.ngen [n] rombongan (olahragawan, pramuka, pasukan militer, dsb) yg dikirim untuk bergabung dng kelompok yg lebih besar: -- Garuda VII dr Indonesia sudah bertugas sbg pasukan PBB di Timur Tengah
kontinu kon.ti.nu [a] berkesinambungan; berkelanjutan; terus-menerus: seorang olahragawan harus berlatih secara --
koran dinding lembaran bertulis tangan atau ketikan, berisi berita, dsb, ditempelkan pd papan, dsb yg digantung di dinding (biasanya terdapat di sekolah)
kostum kos.tum [n] pakaian khusus (dapat pula merupakan pakaian seragam) bagi perseorangan, regu olahraga, rombongan, kesatuan, dsb dl upacara, pertunjukan, dsb: kesebelasan tamu memakai -- putih hijau
krida kri.da [n] (1) olah; perbuatan; tindakan; (2) olahraga
kualifikasi ku.a.li.fi.ka.si [n] (1) pendidikan khusus untuk memperoleh suatu keahlian; (2) keahlian yg diperlukan untuk melakukan sesuatu (menduduki jabatan dsb); (3) tingkatan; (4) pembatasan; penyisihan (dl olah raga)
kuantitatif ku.an.ti.ta.tif [a] (1) berdasarkan jumlah atau banyaknya: pembangunan sekolah untuk berbagai tingkat pendidikan, dilihat dr segi -- dapat dianggap maju, tetapi dilihat dr segi kualitatif belum tentu; (2) berdasarkan bagian dari energi yg tidak dapat dibagi lagi
kuasi ku.a.si [a] hampir spt; seolah-olah: kita tidak akan terpengaruh pd alasan yg -- ilmiah
kuasi- ku.a.si- [bentuk terikat] semu; seolah-olah: kuasikontrak; kuasimiliter
kuda-kuda berpelana ku.da-ku.da berpelana [Olr] alat atau perkakas (dl olahraga senam ketangkasan) untuk melakukan berbagai bentuk putaran tubuh dan keseimbangan
kuintet ku.in.tet [n] (1) komposisi musik yg terdiri atas lima instrumen atau lima suara; (2) kelompok atau regu (tt olahraga, musik, dsb) yg terdiri atas lima orang; (3) Sas puisi (sajak) yg setiap baitnya terdiri atas lima larik
kuliah ku.li.ah [n] sekolah tinggi: -- guru; (2) n pelajaran yg diberikan di perguruan tinggi: ia memberikan -- di Fakultas Sastra; (3) v mengikuti pelajaran di perguruan tinggi: ia sedang --; (4) v ceramah: -- subuh, ceramah agama yg disampaikan setelah salat subuh
kultivasi kul.ti.va.si [n] pengolahan lahan pertanian; pengerjaan lahan pertanian
kultivasi parsial pengolahan lahan pertanian secara sebagian di tempat-tempat tertentu yg akan ditanami sbg persiapan tanam
kultivasi total pengolahan lahan pertanian dng membongkar lahan secara menyeluruh
kunjungan rumah kun.jung.an rumah kunjungan guru ke rumah murid untuk mempelajari latar belakang kehidupan murid yg akan mempengaruhi proses dan hasil belajar di sekolah
kurang ku.rang [adv] (1) belum atau tidak cukup (sampai, genap, lengkap, tepat, dsb): uangnya masih -- untuk membayar uang sekolah anaknya; (2) (untuk menyatakan bilangan, ukuran, dsb yg) sedikit (satu, dua, dsb) lagi menjadi bilangan bulat: seribu -- sepuluh (990); pukul tujuh -- lima menit (pukul 06.55); (3) belum atau tidak sama dng yg seharusnya: masakan ini -- garam; adukan ini -- semen; (4) (dl perbandingan menyatakan) tidak lebih dr: peserta lomba deklamasi tahun ini -- dr tahun yg lalu; (5) tidak berapa; sedikit: mereka bekerja keras, tetapi penghasilannya --; (6) sesuatu yg tidak ada (yg menyebabkan tidak lengkap, tidak genap, tidak cukup, tidak sempurna, dsb); cacat; cela: kami sekeluarga di sini sehat-sehat saja, tidak -- suatu apa
kurikulum pelengkap kurikulum yg bertalian dng kegiatan yg mengaitkan siswa dng situasi luar sekolah, tetapi dapat berupa kegiatan pokok di dl kelas dan/atau sesuai dng minat siswa
kursus kur.sus [n] (1) pelajaran tt suatu pengetahuan atau keterampilan, yg diberikan dl waktu singkat: -- bahasa Inggris: -- mengetik; (2) lembaga di luar sekolah yg memberikan pelajaran serta pengetahuan atau keterampilan yg diberikan dl waktu singkat: ia -- di LIA
landas data [El] kumpulan data dl berkas komputer yg dapat digunakan untuk pengolahan data
lanjut lan.jut [a] (1) tua; berumur: usianya sudah -- , anak cucunya sudah banyak; (2) panjang (perundingan, pembicaraan, dsb): saya jemu mengikuti pembicaraan yg -- spt itu; (3) tidak tanggung; terus: dia berusaha agar sekolah anaknya --; (4) lama; usang: bangunan itu sudah --; (5) tinggi; dalam: ilmunya sudah --
lanturan cahaya lan.tur.an cahaya [Fis] pergeseran kedudukan bintang yg seolah-olah terjadi sbg akibat gerak bumi pd edarannya
lapangan tertutup la.pang.an tertutup lapangan olahraga di dalam gedung beratap
layang la.yang [n] , -- gantung cabang olahraga yg menggunakan pesawat layang atau pesawat glider, yg pd waktu terbang mula-mula ditarik oleh pesawat terbang [v] me.la.yang v mengiris; menyayat (mangga dsb) hingga setengah bulatan , pe.la.yang.an n (1) perahu tambang yg digunakan di sungai untuk menyeberangkan orang atau barang: satu-satunya alat penyeberangan di daerah itu ialah ~; (2) tempat menyeberangkan orang atau barang dng perahu tambang
lebih le.bih [a] (1) lewat dr semestinya (tt ukuran, banyaknya, besarnya, dsb): sudah kuberi Rp10.000,00 -- dr uang sekolahnya; ia merasa -- dr kawan-kawannya; panjangnya -- dr 3 cm; (2) (ber)sisa; ada sisanya: kalau kaubayar Rp5.000,00, -- nya tinggal Rp2.000,00; (3) (dl perbandingan menyatakan) sangat (dp): di sini saya -- senang (dp di sana); -- baik membaca dp mengobrol; (4) kira-kira sekian bertambah sedikit: ia pernah ditahan polisi seminggu --; sudah kuberi seribu rupiah --; (5) bertambah; semakin: kesehatannya sudah -- baik; harganya menjadi -- mahal
ledre led.re [n] penganan terbuat dr tepung pisang (atau adonan tepung terigu dan lumatan pisang) berbentuk pipih cetakan: pisang juga diolah menjadi tepung dijadikan makanan iseng spt keripik, -- , dsb
lembing lem.bing [n] (1) tombak pandak (dapat ditohokkan, dapat dilemparkan); (2) tombak kayu atau bambu kecil panjang yg ujungnya berlapis logam yg runcing untuk berolahraga (dng cara melemparkannya jauh-jauh)
lempar batu sembunyi tangan [pb] melakukan sesuatu (kegiatan dsb), tetapi kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu-menahu [pb] berbuat kurang baik kpd orang, lalu berpura-pura tidak tahu
lempar peluru tolak peluru; -- tangan ki menyerahkan tanggung jawab kpd orang lain sehingga yg bersangkutan seolah-olah bebas dr tanggung jawab: insiden yg telah mencuat menjadi isu nasional itu, kini menimbulkan kesan adanya saling -- tangan di antara para pejabat pemerintah
lepasan le.pas.an [n] (1) yg telah dilepas(kan); (2) tamatan atau lulusan (sekolah dsb): ~ sekolah teknik; (3) bekas: dia adalah ~ serdadu
les /lEs/ (1) n cak pelajaran atau pelajaran tambahan di luar jam sekolah: ia memberi -- musik di rumahnya; (2) v cak belajar kpd seseorang di luar jam sekolah: kau -- matematika kpd siapa? ? lis [n] tali kekang; tali kendali
libur li.bur [v] bebas dr bekerja atau masuk sekolah
lifter lif.ter [n] atlet dl olahraga angkat besi
lingkaran setan ling.kar.an setan keadaan atau masalah yg seolah-olah tidak berujung pangkal, sulit dicari penyelesaiannya; proses atau lingkaran tidak berujung pangkal
listeria lis.te.ria [n] bakteri yg berpotensi mematikan yg ditemukan pd daging unggas atau bahan makanan yg berasal dr unggas, sayuran, susu yg tidak melalui pasteur, daging ternak, dan produk olahan
lokal lo.kal [n] ruang yg luas: sekolah itu terdiri atas tujuh --; (2) a terjadi (berlaku, ada, dsb) di satu tempat, tidak merata; setempat: Jawatan Meteorologi dan Geofisika meramalkan bahwa besok akan turun hujan --; (3) a di suatu tempat (tt pembuatan, produksi, tumbuh, hidup, dsb); setempat: kualitas tekstil produksi -- sudah tidak kalah dng produksi luar negeri
luar ruang berlangsung (terjadi) di ruang terbuka atau dimaksudkan untuk digunakan (dipakai) di ruang terbuka: olahraga --; pakaian --
luti lu.ti [a] hampir lusuh (tt pakaian dsb); kumal [n] (penyakit) cacar: anak itu kena -- , jangan dulu bersekolah sebelum sembuh; bekas -- itu tidak dapat hilang dr mukanya
madrasah mad.ra.sah [n] sekolah atau perguruan (biasanya yg berdasarkan agama Islam)
madrasah aliah sekolah agama (Islam) tingkat menengah atas
madrasah ibtidaiah sekolah agama (Islam) tingkat dasar
madrasah sanawiah sekolah agama (Islam) tingkat menengah pertama
mahabintang ma.ha.bin.tang [n ki] orang yg sangat terkenal krn prestasinya (dl olahraga, kesenian, dsb): dia bangga anaknya mendapat julukan -- dl kesebelasan itu
main kayu [cak] berbuat yg keji-keji; berbuat mesum; (2) berbuat curang (dl permainan dsb); (3) main keras yg menjurus menyakiti lawan (dl permainan olahraga dsb); main kasar
majalah ma.ja.lah [n] terbitan berkala yg isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tt topik aktual yg patut diketahui pembaca, dan menurut waktu penerbitannya dibedakan atas majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan, dsb dan menurut pengkhususan isinya dibedakan atas majalah berita, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dsb
main ma.in [v] (1) melakukan permainan untuk menyenangkan hati (dng menggunakan alat-alat tertentu atau tidak): -- bola; -- kelereng; -- cari-carian; (2) cak melakukan perbuatan untuk bersenang-senang (dng alat-alat tertentu atau tidak): anak-anak sedang -- di halaman; (3) berjudi: sepanjang hari kerjanya hanya -- domino; (4) dl keadaan berlangsung atau mempertunjukkan (tontonan dsb): filmnya sudah --; (5) bertindak sbg pelaku dl sandiwara (film, musik, dsb): dia sering ikut -- dl pementasan drama di sekolah; (6) berbuat serong: saya benci kpd laki-laki yg suka -- dng perempuan lain; (7) bekerja, bergerak, berputar, dsb secara sepatutnya (tt mesin dsb): jarum jamnya sudah tidak -- lagi; (8) cak berbuat sesuatu dng sesuka hati; berbuat asal berbuat saja: jangan -- pinjam saja, pikirkan juga bagaimana cara mengembalikannya; kalau sudah marah, ia suka -- pukul saja; (9) cak menjalankan usaha (taksi, becak, dsb); mencari nafkah dng: dulu -- becak, sekarang -- taksi; (10) cak selalu menggunakan (memakai): sekarang dia sudah tidak mau naik bus, -- taksi melulu
makalah ma.ka.lah [n] (1) tulisan resmi tt suatu pokok yg dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum dl suatu persidangan dan yg sering disusun untuk diterbitkan; (2) karya tulis pelajar atau mahasiswa sbg laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi
makan cepat saji makanan yg pengolahannya dan penyajiannya dilakukan dng serba cepat, msl soto mi, tahu acar
makaroni ma.ka.ro.ni [n] makanan dasar yg dibuat dr tepung terigu, berbentuk buluh pita, yg diolah menjadi berbagai macam masakan
makna luas [Ling] makna ujaran yg lebih luas dp makna pusatnya, msl makna sekolah dl kalimat ia bersekolah lagi di Seskoal (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut) yg lebih luas dp makna 'gedung tempat belajar'
maktab mak.tab [Ar n] (1) tempat belajar (menulis dsb); sekolah; (2) kantor; lembaga; biro
mampu mam.pu [a] (1) kuasa (bisa, sanggup) melakukan sesuatu; dapat: ia tidak -- membayar biaya pengobatan anaknya; kakeknya tidak -- berdiri lagi krn sangat tua; (2) berada; kaya; mempunyai harta berlebih: mereka cukup -- untuk menyekolahkan anaknya ke luar negeri
mana lagi tambahan lagi; apalagi; lebih-lebih lagi: -- harga-harga sudah naik, uang sekolah juga ikut naik; sungguh melelahkan, -- panas, -- berdesak-desak
mangkir mang.kir [a cak] tidak datang (ke sekolah, ke tempat kerja, dsb); absen: karyawan itu -- dua hari krn anaknya sakit; muridnya tidak ada yg --
master mas.ter [n] (1) orang yg memimpin orang lain; (2) yg utama, yg paling tinggi (pandai, cakap, dsb) di antara yg lain; juara (olahraga catur): dr sekian puluh jago catur, hanya satu dua orang yg menjadi -- [n] acuan untuk pencetakan lebih lanjut; disket yg menjadi dasar untuk memperbanyak rekaman; [n] magister
masuk ma.suk [v] (1) datang (pergi) ke dl (ruangan, kamar, lingkungan, dsb): ia -- ke kamarnya kemudian menguncinya dr dalam; (2) datang (pergi) ke tempat bekerja (sekolah dsb): ia -- agak siang krn harus pergi berobat ke rumah sakit; hari ini ia tidak -- kerja, tidak datang di tempat ia bekerja; (3) tergolong; terhitung; terbilang; tercantum: ia -- dl penilaian ibu rumah tangga teladan; hal itu tidak -- dl acara rapat; (4) menjadi (anggota perkumpulan, prajurit, penganut agama, warga negara, dsb): -- Islam (Kristen, Buddha, Hindu, dsb); -- warga negara Indonesia; (5) turut serta, mengikuti; turut campur: -- perang; -- ujian; (6) diterima; didapat: uang yg -- bulan ini lebih kecil dp bulan yg lalu; surat-surat yg -- harus segera dicatat dan dijawab
masukan ma.suk.an [n] (1) hasil memasukkan; apa yg dimasukkan: -- itu sedang diolah di dl komputer; (2) pengaruh yg membawa akibat thd jalannya fungsi suatu sistem politik
mata pelajaran pelajaran yg harus diajarkan (dipelajari) untuk sekolah dasar atau sekolah lanjutan
matras mat.ras [n] tabung gelas kimia dng ujung yg sebelah tertutup, badan bulat, dan lehernya panjang [n] (1) kasur tebal dan padat yg diisi dng kapuk (sabut kelapa dsb) untuk alas tempat tidur; bolsak; kasur karet busa; (2) alas lantai untuk olahraga loncat dsb
medali me.da.li [n] tanda jasa (tanda penghargaan, tanda peringatan) dibuat dr logam (emas, perak, perunggu), berbentuk bundar, lonjong, dsb, kadang-kadang diberi tali, spt kalung: ia berhasil meraih -- emas dl pekan olahraga itu [kl n] nama bunyi-bunyian spt seruling
meja putaran keramik mesin pengolah tanah liat, terdiri atas piring datar bersumbu yg dapat bebas berputar dng stabil dan sebuah meja penyangga
melakukan me.la.ku.kan [v] (1) mengerjakan (menjalankan dsb): ia gugur dl ~ tugasnya; (2) mengadakan (suatu perbuatan, tindakan, dsb): ~ pendaratan darurat; ~ demonstrasi; (3) melaksanakan; mempraktikkan; menunaikan: Pemerintah akan ~ tindakan tegas thd setiap penyelewengan yg terjadi; (4) melazimkan (kebiasaan, cara, dsb): kepala sekolah bermaksud ~ "Senam Pagi Indonesia" di sekolahnya; (5) menjadikan (membuat dsb) berlaku; menjadikan laku: ~ uang palsu adalah perbuatan yg melanggar hukum; (6) berbuat sesuatu thd (suatu hal, orang, dsb): ia ~ anak yatim itu sbg anaknya sendiri; (7) mengabulkan (permintaan, doa, dsb); meluluskan: orang tuanya selalu ~ permintaan anak itu
melanjutkan me.lan.jut.kan [v] (1) meneruskan (tt perkataan, perundingan, cerita, dsb); menyambung: mereka akan ~ pembicaraan itu minggu depan; (2) mempertinggi: krn ketiadaan biaya, dia tidak mampu ~ pendidikan anaknya ke sekolah yg lebih tinggi
melayang luncur me.la.yang luncur olahraga udara yg menggunakan parasut, biasanya diluncurkan dr tempat ketinggian tertentu, msl dr gunung yg diliputi salju, agar orangnya dapat melayang-layang beberapa saat di udara
meliburkan me.li.bur.kan [v] membebaskan dr bekerja atau masuk sekolah
melonggari me.long.gari [v] melakukan sesuatu supaya longgar: dng hati-hati ia ~ bagian lengan baju yg sempit itu; Ibu selalu ~ ongkos perjalanan saya ke sekolah
meludahi me.lu.dahi [v] meludah (berludah) pd: aku merasa dihina seolah-olah orang ~ mukaku
melulusi me.lu.lusi [v] menanggalkan (pakaian dsb); melucuti: ~ pakaian anaknya yg baru pulang sekolah
memadan me.ma.dan [v] membanding untuk mengetahui mana yg lebih baik (kuat, besar, dsb): para pengamat olahraga ~ kekuatan regu bulu tangkis Indonesia dan regu bulu tangkis Cina
memasak me.ma.sak [v] membuat (mengolah) penganan, makanan, gulai, dsb: ibu -- di dapur [v] memasang pasak; memaku dng pasak: ~ tiang
memasak-masak me.ma.sak-ma.sak [v] (1) mengolah (membuat) berbagai macam penganan, lauk-pauk, dsb; (2) cara (aturan hal) memasak berbagai macam penganan, lauk-pauk, dsb
memasyarakat me.ma.sya.ra.kat [v] menjadi anggota masyarakat; menjadi persoalan masyarakat; meluas (menyebar) ke masyarakat: manusia itu makhluk yg selalu -; pd masa ini olahraga lari pagi sudah -
memasyarakatkan me.ma.sya.ra.kat.kan [v] (1) menjadikan sbg anggota masyarakat: mereka berusaha -- kembali para bekas narapidana; (2) menjadikan dikenal oleh masyarakat: usaha -- gerakan pramuka itu sudah menunjukkan hasil; Pemerintah berusaha keras -- olahraga kpd segala lapisan masyarakat
membakar semak-semak mem.ba.kar semak-semak [Tan] pembakaran semak belukar atau padang rumput yg kering untuk keperluan pertanaman rumput baru atau untuk memudahkan pengolahan tanah
membelanjai mem.be.lan.jai [v] menanggung belanja seseorang; membiayai: selama sekolah yg -nya adalah pamannya
membina watak mem.bi.na watak pembangunan watak manusia sbg pribadi dan makhluk sosial melalui pendidikan dl keluarga, sekolah, organisasi, pergaulan, ideologi, dan agama
memboncengkan mem.bon.ceng.kan [v] mengikutsertakan naik (kendaraan): tiap hari ia -- adiknya ke sekolah
membuai mem.bu.ai [kl v] (1) mengayun; berayun; (2) mengayun-ayunkan; menggoncangkan hingga terbuai-buai: ibu itu -- anaknya sambil bernyanyi; (3) ki membuat lupa akan hal lain (seolah-olah tertidur): rayuannya telah -- diriku hingga aku terlena dibuatnya
memelihara me.me.li.ha.ra [v] (1) menjaga dan merawat baik-baik: ~ kesehatan badan; ~ orang sakit; ~ anak bini; (2) mengusahakan dan menjaga (supaya tertib, aman, dsb): ~ keamanan dan ketertiban; (3) mengusahakan (mengolah): ~ sawah ladang; ~ tanam-tanaman; (4) menjaga dan mendidik baik-baik: ~ anak-anak yatim; (5) memiara atau menernakkan (tt binatang): ~ ayam, itik; (6) mempunyai: ~ gundik (bujang dsb); (7) membiarkan tumbuh (tt rambut): ~ kumis (cambang dsb); (8) menyelamatkan; melindungi; melepaskan (meluputkan) dr bahaya dsb: ~ negeri dr bencana; ~ hamba rakyatnya
memenuhi me.me.nuhi [v] (1) mengisi hingga penuh atau hampir penuh: ~ kolam dng air; beribu-ribu penonton ~ gedung olahraga; (2) mencukupi: ~ syarat; ~ kebutuhan; (3) meluluskan (permintaan, harapan, dsb); mengabulkan: ~ permintaan anggota-anggotanya; beliau ~ permohonan rakyat; (4) memuaskan: hasil pekerjaannya tidak ~ harapanku; (5) menunaikan atau menjalankan (kewajiban dsb): ~ kewajibannya; (6) menepati (janji); melaksanakan (nazar): ~ kata yg sudah terkatakan; baru sekarang ia bisa ~ nazarnya
memersonifikasi me.mer.so.ni.fi.ka.si [v] mengumpamakan (melambangkan) benda mati seolah-olah hidup sbg manusia: patung itu ~ dirinya sbg pembela hebat kaum miskin
memesrakan me.mes.ra.kan [v] menjadikan (menyebabkan) mesra; menjadikan erat: pimpinan sekolah berusaha keras -- hubungan antara guru dan wali murid
memokokkan me.mo.kok.kan [v] memusatkan kpd; menumpukan pd: dia ~ diri pd pelajaran sekolah; membuat menjadi pokok (modal): dia ~ hasil penjualan sawahnya untuk berdagang
memperingatkan mem.per.i.ngat.kan [v] mengingatkan: kepala sekolah ~ murid-muridnya untuk tidak merokok di sekolah
mempermisikan mem.per.mi.si.kan [v] (1) memintakan izin (tidak masuk bekerja dsb): ia ~ si Amir kpd kepala sekolahnya; (2) mengizinkan
mempersamakan mem.per.sa.ma.kan [v] menyamakan; menjadikan sama (tidak berbeda): Pemerintah -- pakaian seragam anak-anak sekolah
mempertandingkan mem.per.tan.ding.kan [v] menghadapkan untuk bertanding: panitia pekan olahraga nasional akan ~ lima cabang olahraga
memudakan me.mu.da.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) muda: kebiasaan berolahraga -- semangat Anda; (2) menganggap muda: seorang suami biasa -- istrinya dng memanggilnya "adik", walaupun adakalanya usia istrinya lebih tua
memunculkan me.mun.cul.kan [v] (1) menimbulkan; menerbitkan; menjadikan muncul: hal itu -- gambaran seolah-olah negara itu negara netral; (2) menampakkan; menjadikan muncul (mementaskan dsb): dl pagelaran itu ia akan -- kreasi barunya
menabung me.na.bung [v] menyimpan uang (di celengan, pos, bank, dsb): setiap Senin anak-anak ~ di sekolah
menanggungkan me.nang.gung.kan [v] (1) menderita; mengalami (kesukaran, kesusahan, dsb): ia ~ derita hidup sbg istri yg dimadu; (2) memikulkan (kpd); mempercayakan (kpd): setelah pensiun, ia ~ biaya sekolah si bungsu kpd anak-anaknya yg sudah bekerja; (3) menyerahkan barang atau surat berharga sbg jaminan utang
mencontoh men.con.toh [v] (1) berbuat atau membuat sesuatu menurut contoh; meneladan; meniru: murid-murid ~ gambar dr buku; anak-anak biasanya ~ tingkah laku orang tuanya; (2) meniru (menjiplak, menyalin) pekerjaan orang (tt murid sekolah): pikirkan dan kerjakan sendiri, jangan ~ saja
mendayung men.da.yung [v] (1) merengkuh dayung; mengayuh: beberapa orang ~ dan seorang memegang kemudi; (2) naik sepeda; mengendarai sepeda: ia ~ menuju sekolah
menengkel me.neng.kel [v] (1) menjadi butir-butir; membutir: bahan obat itu setelah diolah dng mesin, akhirnya ~ dng sendirinya; (2) melekat; berlekat-lekat: manisan cermai itu ~
menerbitkan me.ner.bit.kan [v] (1) menimbulkan (perselisihan dsb); membangkitkan (amarah dsb): ~ perselisihan; perbuatan itu ~ amarah orang tuanya; (2) mendatangkan (kebakaran, kerugian, bahaya, dsb): bencana itu ~ kerugian yg besar; (3) mengeluarkan (majalah, buku, dsb): sekolah kita akan ~ majalah untuk pelajar
menerimakan me.ne.ri.ma.kan [v] memberikan (menyerahkan) supaya diterima: Kepala Sekolah sendiri yg ~ hadiah sayembara mengarang untuk SD kpd para pemenang
meneruskan me.ne.rus.kan [v] (1) menembuskan; melantaskan; (2) melanjutkan: ia ingin ~ sekolahnya di perguruan tinggi; (3) melangsungkan; menyampaikan (memberikan) terus (kpd); mengirimkan terus (kpd): saya sudah ~ permintaannya kpd kepala bagian saya
mengambil meng.am.bil [v] (1) memegang sesuatu lalu dibawa (diangkat, digunakan, disimpan, dsb); memungut: ia ~ buku dr lemari; (2) mengurangi: ~ empat dr sepuluh, bersisa enam; (3) memiliki; merebut: ia dipersalahkan ~ istri orang lain; (4) menjemput: ia ~ adiknya di sekolah; (5) menganggap sbg; memungut: ~ anak; (6) mengutip: ia ~ beberapa kalimat dr karangan itu; (7) memetik: Ibu sedang ~ bunga di kebun; (8) menerima; mempekerjakan: untuk sementara perusahaan itu tidak ~ pegawai baru; (9) menjalani: ia sedang ~ cuti tahunan; (10) membuat cedera (dl pertandingan sepak bola): pemain yg ~ lawannya itu diberi kartu kuning; (11) memberikan; mempertunjukkan: ia ~ contoh yg lain
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
mengantar meng.an.tar [v] (1) menemani (membawa) orang berjalan atau pergi: ia ~ adiknya ke sekolah; (2) mengirimkan (membawa) ke: ia disuruh gurunya ~ surat ke kantor pos
mengatakan me.nga.ta.kan [v] (1) menyebutkan; menuturkan: dia tidak ~ begitu; (2) menceritakan; memberitahukan: jangan ~ kpd Ibu bahwa saya tidak pergi ke sekolah
mengatrol me.ngat.rol [v] (1) mengangkat dng katrol; (2) ki menaikkan nilai atau angka secara tidak wajar (supaya lulus atau naik kelas): ketua panitia ujian berkeberatan untuk ~ nilai 5 menjadi 7; (3) ki menaikkan pangkat (kedudukan dsb) seseorang (biasanya tanpa memenuhi syarat yg umum atau lazim); (4) membantu menambah (meningkatkan): dana itu dpt ~ semangat pembina olahraga
mengecup me.nge.cup [v] mencium dng melekatkan bibir: ibu selalu ~ pipi adik sebelum berangkat ke sekolah
mengeluarkan me.nge.lu.ar.kan [v] (1) membawa (menyebabkan dsb) keluar; memindahkan sesuatu dr sebelah dalam ke sebelah luar: ia ~ rokok dr kantongnya; (2) melahirkan perasaan (pendapat dsb): ia merasa lega dapat ~ isi hatinya; (3) memberikan perintah (surat keputusan dsb): Jaksa Agung ~ perintah penangkapan; (4) membelanjakan: ia sudah ~ uang banyak untuk pesta itu; (5) menerbitkan (buku dsb): Pusat Bahasa telah ~ Kamus Besar Bahasa Indonesia; (6) mengadakan atau menyediakan (uang dsb): apabila Anda bersedia menjalankan perusahaan itu, saya akan ~ modalnya; (7) mengirimkan ke luar negeri; mengekspor: Indonesia banyak ~ karet dan timah ke Eropa; (8) memecat (melepas) pegawai (murid dsb); memberhentikan dr pekerjaan (sekolah, dsb): perusahaan itu terpaksa ~ beberapa karyawannya; (9) menghasilkan (barang, bahan, dsb): pabrik itu baru saja ~ produk terbarunya
menggamak-gamak meng.ga.mak-ga.mak [v] (1) memegang-megang (hendak mengetahui berapa besar dan beratnya); (2) menaksir (harganya): ia ~ kalung itu, lalu ditawarnya; (3) memegang-megang senjata (seolah-olah hendak mengancam)
menggulingkan meng.gu.ling.kan [v] (1) mendorong (mengungkit dsb) supaya berguling: ~ batu besar ke bawah; (2) ki menjatuhkan; merobohkan; mengalahkan: pemain bulu tangkis junior itu berhasil ~ pemain senior; (3) Olr menggelundung badan ke depan atau ke belakang (dl cabang olahraga senam) bertumpu pd pundak
mengikutkan meng.i.kut.kan [v] menyertakan; membiarkan ikut; memasukkan supaya ikut: kami ~ satu regu voli putri di Pekan Olahraga Nasional
mengontrakkan me.ngon.trak.kan [v] menyewakan (rumah dsb) dl batas waktu tertentu: untuk biaya sekolah anak-anaknya, dia terpaksa ~ rumahnya selama satu tahun
mengotaki meng.o.taki [v] mengatur siasat, memberikan pikiran yg dilakukan secara rahasia (tidak terang-terangan); mendalangi: ia dituduh -- berbagai kegiatan pencurian pd beberapa kantor pemerintah dan sekolah
menindaklanjuti me.nin.dak.lan.juti [v] mengambil tindakan untuk langkah-langkah selanjutnya: ia ingin ~ program pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional
menjagakan men.ja.ga.kan [v] membangunkan (dr tidur): setiap pagi dia ~ adiknya agar tidak kesiangan pergi ke sekolah
mentah men.tah [a] (1) belum masak; belum waktunya untuk dipetik, diambil hasilnya dsb (spt buah-buahan): buahnya masih -- . rasanya asam dan sepat; (2) belum matang; belum selesai diolah untuk dimakan (tt makanan): nasi itu perlu ditanak lagi krn sebagian masih --; (3) belum mantap benar; belum sempurna; belum putus: perundingan itu masih -- , masih perlu dilanjutkan lagi
mentah-mentah men.tah-men.tah [adv] (1) tidak dng dimasak (diolah): sayuran itu dimakannya -- dng sambal; (2) begitu saja; tidak dng syarat apa-apa; sama sekali: usulnya ditolak -
mentega kacang produk makanan berbentuk pasta berwarna kecokelat-cokelatan setengah padat yg diperoleh dr pengolahan kacang tanah melalui penggongsengan dan penggilingan dng atau tanpa penambahan bahan lain yg diizinkan
menunggak me.nung.gak [v] (1) menyisakan pangkal kayu yg ditebang; (2) membiarkan sbg tunggak (pancang, dsb); (3) ki membiarkan, menyisakan pembayaran atau belum membayar (angsuran, iuran pajak, dsb) yg seharusnya sudah dibayar: usahakan tidak ~ uang sekolah anakmu; (4) ki menyisakan pekerjaan (ada sebagian pekerjaan yg belum diselesaikan): sebelum mengambil cuti, selesaikan pekerjaanmu, jangan sampai ~
menyadur me.nya.dur [v] (1) menyepuh (dng emas, perak, dsb): tukang emas telah -- perhiasan itu sehingga tampak spt baru; (2) menyusun kembali cerita secara bebas tanpa merusak garis besar cerita, biasanya dr bahasa lain: pengarang itu suka -- cerita dr bahasa asing ke dl bahasa Indonesia; (3) mengolah (hasil penelitian, laporan, dsb); mengikhtisarkan: mereka sedang -- hasil penelitian mereka untuk dijadikan buku
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyelenggarakan me.nye.leng.ga.ra.kan [v] (1) mengurus dan mengusahakan sesuatu (spt memelihara, memiara, merawat): ia -- sawah ladangnya baik-baik sehingga hasilnya sangat memuaskan; (2) melakukan atau melaksanakan (perintah, undang-undang, rencana, dsb): pemerintah -- pembangunan gedung-gedung sekolah; (3) menunaikan atau menyampaikan (maksud, cita-cita, harapan, tugas kewajiban, dsb): rasa persatuan seluruh bangsa Indonesia adalah modal yg terutama untuk -- cita-cita nasional kita; (4) mengurus dan memperhatikan (kepentingan, usaha, perkara, dsb): pengacara akan -- perkara penuntutan ganti rugi itu; (5) mengadakan, mengatur, dan mengurus (pesta, rapat, pertunjukan, pameran, perusahaan, dsb): panitia yg akan -- Kongres Pemuda seluruh Indonesia tahun ini sudah dibentuk
menyemu me.nye.mu [v] melakukan tipu muslihat kpd; mengakali; memperdayakan: ia dapat membolos dr sekolahnya dng -- gurunya; ada sekelompok orang yg sampai hati -- calon jemaah haji yg sedang dl kesulitan
menyerang kombinasi me.nye.rang kombinasi serangan yg didahului dng bermacam-macam gerakan (dl olahraga anggar)
menyerang langsung me.nye.rang langsung serangan yg dilakukan secara langsung dng meluruskan tangan tanpa didahului dng gerakan lain (dl olahraga anggar)
menyetarafkan me.nye.ta.raf.kan [v] (1) menyamakan (derajatnya) (dng); menyejajarkan (dng): pemerintah ~ sekolah bersubsidi itu dng sekolah negeri; (2) menyepadankan (dng); menyesuaikan (dng): ~ pengeluaran uang dng pendapatan
menyingsetkan me.nying.set.kan [v] (1) mengeratkan: ia sedang -- sabuknya supaya tidak begitu lapar lagi; (2) melangsingkan (badan): olahraga yg teratur dapat -- badan
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
menyusup me.nyu.sup [v] (1) menyuruk (menyeluduk) ke bawah atau ke dl sesuatu: anak-anak -- ke bawah pagar; (2) masuk ke dl (hutan, semak-semak, dsb): rusa adalah binatang yg pandai -- ke semak-semak apabila diburu; (3) masuk secara diam-diam ke daerah musuh; merembes ke daerah musuh: prajurit yg menyamar itu berhasil -- ke daerah musuh; (4) menyerap; meresap: udara sejuk itu seolah-olah -- ke tulang; rupanya nasihat itu -- juga ke dl hatinya; kalau di bawah melompat, lalu di atas -, pb menyesuaikan diri dng adat kebiasaan penduduk tempat tinggalnya
merampingkan me.ram.ping.kan [v] (1) menjadikan (tubuh) ramping; langsing, kecil: salah satu cara ~ tubuh ialah dng melakukan banyak olahraga dan mengurangi makan makanan yg mengandung banyak lemak; (2) ki menjadikan sedikit; menyusutkan
merawan me.ra.wan [n] pohon tinggi besar, termasuk suku Dipterocarpaceae, kayunya digunakan sbg bahan bangunan, mebel, kayu lapis, alat olahraga, alat musik, dsb, kulit kayunya dibuat tali; Hopea mengerawan [v] merasa rawan thd
mereka me.re.ka [pron] dia dng yg lain; orang-orang yg dibicarakan: Toto bertemu dng Amir di jalan, lalu -- pergi bersama-sama ke sekolah
merserisasi mer.se.ri.sa.si [n Kim] pengolahan kapas dng larutan 25% NaOH sehingga kapas itu menyusut dan menjadi lebih berat, kuat, dan tebal, serta mudah diberi warna
merutinkan me.ru.tin.kan [v] menjadikan rutin: kepala sekolah ~ pertemuan para orang tua murid dan guru pd setiap akhir semester pelajaran
mesin pertanian mesin yg dipakai untuk mengolah tanah pertanian
metonimia me.to.ni.mia [n Ling] majas yg berupa pemakaian nama ciri atau nama hal yg ditautkan dng orang, barang, atau hal sbg penggantinya, msl ia menelaah Chairil Anwar (karyanya); olahragawan itu hanya mendapat perunggu (medali perunggu)
mikoprotein mi.ko.pro.te.in [n] jamur yg setelah diolah menghasilkan protein hewani tiruan yg bergizi
mikroprosesor mik.ro.pro.se.sor [n Komp] pengolah elektronika yg dibuat di dl satu cip
minibasket mi.ni.bas.ket [n] permainan basket untuk anak-anak: -- adalah program olahraga bola basket di kalangan anak-anak berusia di bawah dua belas tahun
minimal mi.ni.mal [a] sedikit-dikitnya; sekurang-kurangnya: untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi disyaratkan -- berijazah sekolah lanjutan tingkat atas; panjang makalah -- sepuluh halaman
minus mi.nus [a Mat] kurang; dikurangi: tujuh -- tiga sama dng empat (7 -- 3 = 4); (2) n Mat jumlah yg kurang dr 0: -- sepuluh derajat celcius (-10o C); (3) adv tidak dng; tanpa: ia mengenakan pakaian daerahnya -- ikat kepala; (4) a yg kurang; yg kekurangan (dl hal menghasilkan bahan pangan): permukiman yg gersang itu merupakan daerah --; (5) a kurang dr yg diperlukan (untuk mencukupi keperluan hidup dsb): gajinya selalu --; nilainya -- sehingga ia tidak diterima di sekolah itu
minyak keruh minyak lumas yg diolah dr minyak bumi yg dimurnikan sampai berwarna kuning pucat jika terkena sinar, dapat berupa minyak jadi atau minyak setengah jadi
minyak medis minyak hasil pengolahan yg bermutu tinggi, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, berasal dr minyak bumi dan digunakan sbg obat
minyak mentah minyak bumi yg belum diolah atau belum disuling; (2) campuran rumit mineral hidrokarbon yg diperoleh dr endapan geologi
mirip mi.rip [a] (1) hampir sama atau serupa (dng): mukanya -- muka ibunya; (2) sama halnya (rupanya) dng; seolah-olah: bunga mawar plastik itu -- bunga mawar asli
mitra kerja mitra dl mengadakan pekerjaan; -- latih orang yg bertugas melakukan pelatihan dng olahragawan, spt petinju, selama dl pelatihan: dia menjadi -- latih dl dunia pertinjuan
mitra tanding lawan bertanding dl berlatih olahraga (tinju dsb)
mnemonik mne.mo.nik /mnEmonik/ n (1) Komp sandi untuk mempermudah ingatan menyusun tata olah komputer dl bahasa rakitan; (2) Psi rumus atau ungkapan untuk membantu mengingat-ingat sesuatu
mobil balap mobil khusus untuk olahraga balap
mobil sport mobil untuk keperluan olahraga balap; mobil balap
modal matematik permodalan berdasarkan pengamatan, pengu kuran, dan pengolahan data, berturut-turut digunakan untuk melukiskan gejala alam atau perilaku sistem yg dimodalkan
modeling mo.de.ling [n] (1) hal menjadi (gadis, pria) model: mereka memang pd dasarnya berbakat --; (2) sekolah (kursus) yg mendidik gadis atau pria model: salah satu penyakit para murid -- adalah kurang percaya diri
moster mos.ter [n] penyedap makanan, bentuknya spt krim, berwarna kuning, diolah dr biji moster hitam; Brassica nigra
mulsa tunggul [Tan] sisa tanaman yg ditinggalkan di atas permukaan tanah untuk menutup tanah itu sebelum dan selama persiapan pengolahan tanah
multietnik mul.ti.et.nik [n] aneka suku: dl masyarakat -- , pendidikan sekolah biasanya diatur oleh negara
multiprosesor mul.ti.pro.se.sor [n Komp] sistem pengolah data yg pd saat yg sama dapat mengolah lebih dr satu operasi
murid mu.rid [n] orang (anak) yg sedang berguru (belajar, bersekolah)
naik na.ik [v] (1) bergerak ke atas atau ke tempat yg lebih tinggi: anaknya segera -- ke tempat tidur; layang-layangku tidak dapat --; (2) timbul (tt matahari): matahari --; (3) mendaki; menanjak; memanjat: olahraga -- gunung; jalan ini -- terus; -- pohon jambu; (4) masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dsb): "silakan -- !", dng ramah sopir mempersilakan penumpangnya; (5) mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dsb): ia tidak -- sepeda; -- unta; -- pesawat terbang; (6) bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dsb); meningkat: harga barang-barang terus --; gaji pegawai belum juga --; hasil padi tahun ini -- dibandingkan dng hasil tahun lalu; pangkatnya -- setingkat; (7) menjadi: tidak ada seorang pun yg mau -- saksi; (8) pergi ke: -- darat
nakal-nakalan na.kal-na.kal.an [v] berbuat seolah-olah nakal; berbuat sbg orang nakal: main ~
naskah berita [Kom] lembaran kertas yg berisi laporan mengenai hal atau peristiwa yg terjadi di masyarakat sbg hasil olahan wartawan yg siap dimuat pd media massa cetak atau media massa elektronik
negara berkembang negara yg ciri-cirinya, antara lain, pertanian tradisional merupakan faktor produksi primer, industri belum berkembang, jumlah dan tingkat pertumbuhan penduduk besar, pendapatan per kapita rendah, serta sumber alam belum banyak yg terolah
negara maju negara yg industrinya merupakan tiang utama perekonomian, pendapatan per kapita relatif tinggi, teknologi berkembang, pertumbuhan penduduk relatif kecil, dan sumber alam terolah dan terawat
negara terbelakang negara belum berkembang, pendapatan per kapita sangat rendah, industri besar tidak ada, biasanya banyak utang, sumber alam sama sekali belum terolah
negeri ne.ge.ri [n] (1) tanah tempat tinggal suatu bangsa: ia melanjutkan sekolah ke -- Belanda; (2) kampung halaman; tempat kelahiran: -- nya yg asli bukanlah Makassar; (3) negara; pemerintah (lawan kata swasta): krn ia bersekolah di SMU -- , biayanya pun tidak begitu besar; (4) nagari
net [n] (1) Olr jaring yg dibuat khusus untuk permainan olahraga, spt bulu tangkis dan tenis, dipasang melintang membagi lapangan permainan menjadi dua bagian; (2) rajut untuk pelindung rambut (sanggul dsb)
nilai tambah selisih harga antara bahan baku dan harga barang jadi setelah proses pengolahan
nonformal non.for.mal [a] (1) tidak resmi: kegiatan -- sangat membantu dl meningkatkan keterampilan anak; (2) bersifat di luar kegiatan resmi sekolah: pendidikan -- , pendidikan di luar jalur sekolah
numerik nu.me.rik [a] yg berwujud nomor (angka); yg bersifat angka atau sistem angka: data statistik atau data -- memerlukan pengolahan yg cermat
nutrisi nut.ri.si [n Dok] (1) proses pemasukan dan pengolahan zat makanan oleh tubuh; (2)makanan bergizi; (3) ilmu tt gizi
objek wisata tirta objek wisata yg menggunakan kawasan perairan, baik untuk rekreasi maupun kegiatan olahraga air, spt menyelam, berselancar, atau memancing
observasi ob.ser.va.si [n] peninjauan secara cermat; sebelum praktik mengajar, para calon guru mengadakan -- ke sekolah-sekolah
odol [n] tapal gigi; pasta gigi , meng.o.dol v (1) mengeluarkan biji-bijian dr dl buah; (2) mengolah lebih lanjut (spt membuang biji, mengupas kulit): para petani kapuk tidak dibenarkan -- kapuk hasil tanamannya sendiri
Olimpiade Olim.pi.a.de [n] pertandingan olahraga amatir antarbangsa yg diadakan setiap empat tahun sekali di negeri yg berlainan
opsiner op.si.ner [n] penilik atau pengawas: -- sekolah; -- perkebunan
orang tua angkat pria dan wanita yg menjadi ayah dan ibu seseorang berdasarkan adat atau hukum yg berlaku; -- tua asuh orang yg membiayai (sekolah dsb) anak yg bukan anaknya sendiri atas dasar kemanusiaan: penyaluran dana -- asuh berjalan lancar
orat-oret [n] (1) coret-coret; (2) tulisan tidak beraturan (dng cat dsb): dinding sekolah itu penuh dng --
orkestrasi or.kes.tra.si [n] seni mengolah karya musik sehingga dapat dimainkan oleh orkes, msl musik untuk piano digubah untuk orkes; instrumentasi
pakansi pa.kan.si [n cak] libur (sekolah)
panahan pa.nah.an [n] (1) hasil memanah; (2) cabang olahraga yg memakai panah sbg alat lomba; olahraga memanah
pangkal pang.kal [n] (1) bagian permulaan atau bagian yg dianggap sbg dasar (terutama tt benda yg panjang spt pohon, tongkat, tiang): -- pohon; (2) awal; permulaan; asal; sebab utama: -- perselisihan itu sebenarnya hanya persoalan yg sepele saja; hemat -- kaya; (3) pokok; bagian (isi) yg utama: baiklah kita kembali kpd -- pembicaraan semula; (4) modal; kapital: -- usahanya diperoleh dr kredit bank; (5) Ling morfem, kata, atau frasa yg bergabung dng afiks, msl olah pd mengolah, atau tani pd bertani
pangkat pang.kat [k l n] (1) tingkat (pd tangga atau sesuatu yg bersusun spt mahkota); (2) lantai yg ketinggian (pd pancapersada); (3) lenggek (rumah dsb) [n] (1) tingkatan dl jabatan kepegawaian (ketentaraan dsb): ia sudah naik -- dr kapten menjadi mayor; (2) kedudukan atau derajat kebangsawanan dl masyarakat; martabat: masih ada kaum ningrat yg mempertahankan -- nya spt pd masa lampau; (3) kelas (di sekolah, gedung pertunjukan, dsb): buku berhitung untuk murid -- tiga; -- dua sudah penuh [n Mat] eksponen
panjat pan.jat [v] , -- tebing olahraga memanjat tebing, baik tebing gunung dsb maupun bangunan (tugu) yg tinggi
parade pa.ra.de [n] pawai barisan tentara, kontingen olahraga, dsb (pd upacara atau perayaan)
paradoks pa.ra.doks [n] pernyataan yg seolah-olah bertentangan (berlawanan) dng pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran; bersifat paradoks
paradoksal pa.ra.dok.sal [a] seolah-olah bertentangan (berlawanan) dng pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran
parap pa.rap [n] pukulan yg dilontarkan hanya ke bagian depan, gunanya sbg pembuka serangan, pengganggu, atau sbg pengukur jarak pukul dng lawan dl olahraga tinju [Lihat {paraf}]
partai ganda penggolongan pemain dl olahraga (bulu tangkis, tenis) yg dimainkan secara dua lawan dua
partai tunggal partai satu-satunya yg hidup dan direstui oleh negara, msl Partai Komunis di Republik Rakyat Cina (RRC); (2) penggolongan pemain dl olahraga (bulu tangkis, tenis) yg dimainkan oleh satu lawan satu
partikelir par.ti.ke.lir [a] bukan untuk umum; bukan kepunyaan pemerintah; bukan (milik) dinas; swasta: sekolah --; tanah --
partner part.ner [n] (1) orang (badan usaha dsb) dr dua pihak yg berbeda yg bekerja sama krn saling membutuhkan atau melengkapi (dl suatu kegiatan, usaha dagang, dsb); mitra; pasangan: pengusaha merupakan -- pemerintah dl usaha pembangunan negara; (2) pasangan main (dl olahraga, menari, dsb)
pasukan pa.suk.an [n] (1) kawanan; kumpulan: tampak di hutan itu satu ~ serigala menyerang seekor kuda; (2) kelompok atau golongan prajurit (laskar dsb): ~ berani mati; (3) regu (olahraga): Indonesia mempunyai ~ bulu tangkis yg kuat
pecandu pe.can.du [n] (1) pemadat; pengisap candu; (2) ki penggemar: ~ olahraga sepak bola; ~ olahraga bulu tangkis
pecat pe.cat [v] , me.me.cat v (1) melepaskan (dr jabatan); memberhentikan (dr keanggotaan perkumpulan dsb): bagaimana kita akan ~ nya, dia tidak bersalah; (2) mengeluarkan (dr sekolah dsb); (3) membebaskan dr pekerjaan (jabatan dsb untuk sementara waktu); (4) mengabaikan; tidak mengindahkan
pedayung pe.da.yung [n] atlet olahraga dayung; pemain dayung profesional
pegulat pe.gu.lat [n] atlet dl cabang olahraga gulat
pelajar pel.a.jar [n] anak sekolah (terutama pd sekolah dasar dan sekolah lanjutan); anak didik; murid; siswa
pelana pe.la.na [n] (1) lapik pd punggung kuda dsb; (2) tempat duduk orang yg menunggang (di punggung binatang yg ditunggangi); (3) alat untuk pegangan yg terpasang pd kuda-kuda (dl olahraga senam); sela
pelatih pe.la.tih [n] orang yg melatih (olahraga dsb)
pelayaran pe.la.yar.an [n] (1) perjalanan melalui laut; (2) segala sesuatu yg menyangkut perihal berlayar (spt ilmu ~ , sekolah ~ )
pelempar pe.lem.par [n] (1) orang yg melempar: siapa ~ nya hingga kaca-kaca jendela rumah ini pecah semua; (2) alat untuk melempar: batu ~ anjing; (3) alat untuk melemparkan: pesawat ~ bom; (4) orang yg ikut dl olahraga lempar-melempar (spt melempar lembing, melempar cakram)
pelompat pe.lom.pat [n] atlet dl cabang olahraga lompat jauh
pemanah pe.ma.nah [n] (1) orang yg memanah; (2) Olr atlet memanah; pemain olahraga panahan
pemasaran pe.ma.sar.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memasarkan suatu barang dagangan: jika transportasi kurang lancar, ~ hasil bumi penduduk akan sulit; (2) perihal menyebarluaskan ke tengah-tengah masyarakat: ~ olahraga sehat ke tengah-tengah masyarakat mendapat dukungan sepenuhnya dr pemerintah
pembugaran pem.bu.gar.an [n] proses, cara, perbuatan membugarkan: -- jasmani dapat dilakukan dng olahraga teratur
pemerintah pe.me.rin.tah [n] (1) sistem menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagiannya; (2) sekelompok orang yg secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasaan; (3) penguasa suatu negara (bagian negara): ~ negeri dimisalkan pengemudi negara; negara memerlukan ~ yg kuat dan bijaksana; (4) badan tertinggi yg memerintah suatu negara (spt kabinet merupakan suatu pemerintah): beberapa anggota DPR meminta supaya ~ segera menyerahkan rancangan undang-undang itu ke DPR; jawaban ~ dibacakan oleh Menteri Dalam Negeri; (5) negara atau negeri (sbg lawan partikelir atau swasta): baik sekolah ~ maupun sekolah partikelir harus dibangun tiga tingkat; (6) pengurus; pengelola: ~ perkebunan dan tambang
pemula pe.mu.la [n] (1) orang yg mulai atau mula-mula melakukan sesuatu: bagi seorang -- dl olahraga ski air, meluncur di permukaan air yg berombak akan terasa sulit sekali; (2) anggota pramuka kecil yg baru pd tingkat awal: anak kelas tiga seko-lah dasar menjadi -- tetapi tidak harus memakai baju seragam; (3) sesuatu yg dipakai untuk memulai
pemulung pe.mu.lung [n] orang yg mencari nafkah dng jalan mencari dan memungut serta memanfaatkan barang bekas (spt puntung rokok) dng menjualnya kpd pengusaha yg akan mengolahnya kembali menjadi barang komoditas; orang yg memulung
penaka pe.na.ka [kl p] sebagai; seperti; seolah-olah: bulan bersinar terang -- mentari pagi
penata suara pe.na.ta suara [Sen] orang yg bertanggung jawab dl mengatur pelaksanaan dan pengolahan suara spt dialog, monolog dl sebuah film, drama, dsb
pendaki gunung pen.da.ki gunung orang yg berolahraga dng mendaki gunung
pendidikan menengah umum pen.di.dik.an menengah umum pendidikan yg mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik; ~ moral pendidikan budi pekerti spt mengajarkan etika dan akhlak (di sekolah dsb): ~ moral itu, antara lain, tercakup dl mata pelajaran Agama
pendidikan sosial pen.di.dik.an sosial kegiatan sekolah yg direncanakan dan diarahkan untuk memelihara pembelajaran sosial dan untuk meningkatkan kemampuan sosial
penelitian pe.ne.li.ti.an [n] (1) pemeriksaan yg teliti; penyelidikan; (2) kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yg dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum
penelitian pasar pe.ne.li.ti.an pasar proses pencarian, penemuan, dan pengolahan informasi mengenai suatu produk perdagangan
penerbitan pe.ner.bit.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menerbitkan: ~ majalah dinding di sekolah itu diawasi oleh guru bahasa Indonesia; ~ majalah yg menampung kegiatan para remaja patut mendapat perhatian para pendidik; (2) pemunculan; (3) urusan (pekerjaan dsb) menerbitkan (buku dsb): dl ~ ini sengaja dimuat foto pelajar teladan; dl organisasi yg diterjuninya ia menangani bidang ~
pengembang pe.ngem.bang [n] (1) orang yg mengembangkan; (2) perusahaan yg melakukan kegiatan pengadaan dan pengolahan tanah serta pengadaan bangunan dan/atau sarana dan prasarana dng maksud dijual atau disewakan: beberapa ~ mencoba untuk bertahan pd masa krisis ini
pengerjaan pe.nger.ja.an [n] proses, cara, perbuatan mengerjakan sesuatu; pengolahan
pengetahuan pe.nge.ta.hu.an [n] (1) segala sesuatu yg diketahui; kepandaian: dia mempunyai ~ dl bidang teknik; (2) segala sesuatu yg diketahui berkenaan dng hal (mata pelajaran): di sekolah kami diajarkan ~ jahit-menjahit
penggodokan peng.go.dok.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menggodok; (2) ki tempat menggodok (menggembleng); penggemblengan: setelah ~ dl penataran itu selesai, diharapkan akan lahir wartawan-wartawan yg bermutu; (3) ki pengolahan: film itu masih dl ~
pengharkatan peng.har.kat.an [n] hal menaikkan derajat (kemuliaan): ~ bangsa dapat juga dilakukan melalui bidang olahraga
pengukuran pendidikan peng.u.kur.an pendidikan pengukuran dr segi pendidikan, meliputi proses penilaian dan ujian program sekolah
pengusaha rafinering peng.u.sa.ha rafinering pengusaha pengolahan minyak mentah: sistem perdagangan baru itu lebih memberikan jaminan keuntungan bagi pihak ~ rafinering
penilik pe.ni.lik [n] (1) orang yg menilik atau mengawasi; pengawas (sekolah dsb): kepala sekolah dasar itu diusulkan menjadi ~; (2) orang yg tajam tiliknya (dapat mengetahui sesuatu yg gaib dsb); peramal
penuh pe.nuh [a] (1) sudah berisi seluruhnya (tidak ada yg terluang lagi); (2) banyak memuat: pidato sambutan -- nasihat bagi kaum tua dan remaja; (3) banyak sekali: di lapangan Monas pagi-pagi sudah -- anak berolahraga; (4) ki tidak kurang dr jumlah yg seharusnya: gajinya sudah dibayar --; ia bekerja selama satu bulan --; (5) ki lengkap; sempurna: kita telah memperoleh kemerdekaan yg --
penunjang pe.nun.jang [n] (1) alat untuk menunjang berupa kayu dsb agar tidak roboh; penopang; penahan; (2) pemberi tunjangan (uang dsb) penyokong; (3) dana (sarana) yg akan memperlancar (usaha dsb): lancarnya arus lalu lintas merupakan sarana ~ bagi perwujudan meningkatkan sektor perdagangan; (4) orang yg memihak kpd salah satu pihak yg bertanding (dl pertandingan olahraga dsb); suporter
penyesah pe.nye.sah [n] (1) alat untuk menyesah; (2) Tek alat konsentrasi yg digunakan pd tahap awal pengolahan (tt bahan galian)
perai pe.rai [v] ber.pe.rai-pe.rai v bercerai-berai; berpisah-pisah: kembanglah bunga senduduk, bunga sembung ~; mereka lari ~ [v cak] (1) tidak masuk bekerja, sekolah, dsb; libur: pd hari besar nasional karyawan --; (2) tidak usah membayar; gratis: makan dan tempat tinggal -- [v] , ber.pe.rai-pe.rai v Lay membelokkan (kapal dsb) ke kiri dan ke kanan; membuang perai
perawakan per.a.wak.an [n] bentuk tubuh; sikap badan: olahragawan biasanya mempunyai ~ tegap
percuma per.cu.ma [adv] sia-sia; tidak ada gunanya (hasilnya dsb): ~ saja ia bersekolah, kepandaiannya tidak digunakannya [a] (1) tidak ada gunanya (hasilnya dsb); sia-sia: -- juga kita bekerja keras jika tanpa imbalan yg sesuai; (2) cuma-cuma; gratis
perguruan per.gu.ru.an [n] (1) sekolah; gedung-gedung tempat belajar: ~ Nasional Taman Siswa; (2) pengajaran
perguruan tinggi per.gu.ru.an tinggi tempat pendidikan dan pengajaran tingkat tinggi (spt sekolah tinggi, akademi, universitas)
permainan per.ma.in.an [n] (1) sesuatu yg digunakan untuk bermain; barang atau sesuatu yg dipermainkan; mainan: ia asyik dng -nya yg baru; (2) hal bermain; perbuatan bermain (bulu tangkis dsb): -- bulu tangkis sangat digemari masyarakat; (3) perbuatan yg dilakukan dng tidak sungguh-sungguh (hanya untuk main-main): ia melakukan olahraga itu sbg -- saja; (4) pertunjukan, tontonan, dsb: pemuda itu menggembirakan hati anak-anak dng -- sulapnya; (5) perhiasan yg digantungkan pd kalung dsb, spt medalion; (6) cak perempuan yg diajak untuk bersenang-senang saja (tidak untuk dijadikan istri yg sah)
persetujuan per.se.tu.ju.an [n] (1) pernyataan setuju (atau pernyataan menyetujui); pembenaran (pengesahan, perkenan, dsb): pengeluaran uang dilakukan dng ~ kepala jawatan; untuk menentukan besar dana sukarela yg akan diminta dr setiap murid, kepala sekolah harus meminta ~ orang tua murid; (2) kata sepakat (antara kedua belah pihak); sesuatu (perjanjian dsb) yg telah disetujui oleh kedua belah pihak dsb: mereka tetap menentang ~ perdamaian itu; (3) persesuaian; kecocokan; keselarasan: ~ antara batin dan lahir
pertandingan per.tan.ding.an [n] (1) perlombaan dl olahraga yg menghadapkan dua pemain (atau regu) untuk bertanding: ~ sepak bola; (2) persaingan; perbandingan
pertanian ekstraktif per.ta.ni.an ekstraktif pertanian yg pengusahaannya dng mengambil hasil dr alam dan tanah tanpa usaha menyuburkan kembali tanah dsb untuk keperluan pengambilan pd kemudian hari: ~ generatif pertanian yg memerlukan usaha pembibitan, pengolahan, pemeliharaan, dsb (pd tanaman dan hewan)
pertukangan per.tu.kang.an [n] (1) pekerjaan tukang: sekolah ~ , sekolah untuk melatih orang menjadi tukang (tukang kayu dsb); (2) himpunan para tukang; (3) perihal bertukang
perusahaan per.u.sa.ha.an [n] (1) kegiatan (pekerjaan dsb) yg diselenggarakan dng peralatan atau dng cara teratur dng tujuan mencari keuntungan (dng menghasilkan sesuatu, mengolah atau membuat barang-barang, berdagang, memberikan jasa, dsb); (2) organisasi berbadan hukum yg mengadakan transaksi atau usaha
perwira per.wi.ra [n] anggota tentara yg berpangkat di atas bintara (yaitu dr letnan ke atas); opsir (dl ketentaraan): sekolah untuk mendidik -- angkatan darat
peselam pe.se.lam [n] atlet olahraga selam [n] atlet olahraga selam
pesilat pe.si.lat [n] orang yg bersilat; olahragawan silat
piagam pi.a.gam [n] (1) surat (tulisan pd batu, tembaga, dsb) resmi yg berisi pernyataan pemberian hak, tanah, dsb atau berisi pernyataan dan peneguhan mengenai suatu hal (tt ikrar dsb): -- itu ditandatangani oleh Presiden; -- yg mengingatkan kita kpd bukti sejarah masa lalu; (2) ijazah; diploma: kepala sekolah menyerahkan -- kpd siswa yg lulus
pikiran pi.kir.an [n] (1) hasil berpikir (memikirkan): ia pandai menangkap ~ dan perasaan orang lain; (2) akal; ingatan; (3) akal (dl arti daya upaya): mendapat ~; (4) angan-angan; gagasan: ~ baru; (5) niat; maksud: tidak ada ~ akan berhenti bersekolah
pintu terbuka resepsi informal di sebuah rumah dng tamu yg bebas datang dan pergi; (2) waktu yg disediakan secara terbuka untuk kunjungan ke sekolah, lembaga, dsb untuk kegiatan spt inspeksi dan observasi
pisang raja pisang yg berkulit tebal, kalau tua berwarna kuning, dagingnya tebal agak merah, dapat dimakan tanpa dimasak atau dijadikan bahan olahan lain (pisang goreng, keripik, dsb)
plagiat pla.gi.at [n] pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dsb) sendiri, msl menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan
pokrol bambu pembela perkara (dl pengadilan) yg bukan tamatan sekolah tinggi; pokrol yg tidak terdaftar secara resmi
politik po.li.tik [n] (1) (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (spt tt sistem pemerintahan, dasar pemerintahan): bersekolah di akademi --; (2) segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb) mengenai pemerintahan negara atau thd negara lain: -- dl dan luar negeri; kedua negara itu bekerja sama dl bidang -- , ekonomi, dan kebudayaan; partai --; organisasi --; (3) cara bertindak (dl menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan: -- dagang; -- bahasa nasional
politik bahasa nasional kebijakan nasional yg berisi perencanaan, pengarahan, dan ketentuan yg dapat dipakai sbg dasar bagi pengolahan keseluruhan masalah bahasa
poser po.ser [v] , mem.po.ser v cara pengolahan telur dng mengeluarkan isi telur dr cangkangnya serta merebusnya dl air mendidih
prakarya pra.kar.ya [n] pekerjaan tangan (pelatihan di sekolah): menjahit dan bertukang merupakan mata pelajaran -- di sekolah menengah
prestasi akademis hasil pelajaran yg diperoleh dr kegiatan belajar di sekolah atau perguruan tinggi yg bersifat kognitif dan biasanya ditentukan melalui pengukuran dan penilaian
produk sertaan barang yg dibuat dl jumlah kecil di samping produk utama; produk sampingan; (2) hasil tambahan yg diperoleh dr olahan bahan produk utama dan merupakan produk tersendiri
program akademik program dl sistem persekolahan yg hanya mempersiapkan sejumlah mata pelajaran yg diperuntukkan bagi siswa yg ingin melanjutkan studi
promotor pro.mo.tor [n] (1) orang yg menjadi penganjur atau pendorong suatu usaha (gerakan dsb); (2) guru besar yg memimpin dan mengarahkan orang yg akan mencapai gelar doktor; (3) orang yg bertanggung jawab atas keuangan suatu pertandingan olahraga, termasuk mencari dana, mengadakan kontrak, dsb
prosesor pro.se.sor [n] alat untuk memproses data; pengolah data
pukulan bersih pu.kul.an bersih pukulan yg mendapat nilai (dl olahraga tinju)
pul [n] (1) kelompok bertanding (dl pertandingan olahraga): juara -- A ialah regu Brazil; (2) tempat mengumpulkan atau memusatkan sesuatu: mobil itu mogok persis di depan -- bus PPD
puncak siaga kemampuan berprestasi yg setinggi mungkin (dl bidang olahraga)
pusat data organisasi yg mengumpulkan, menampung, mengolah, dan menyajikan data perlengkapan pengolah data elektronik
rambah ram.bah, ram.bah.an [n] babak untuk setiap jarak (dl olahraga panahan), msl setiap jarak 8 atau 10 rambahan, tiap rambahan dilakukan dng 3 atau 4 anak panah
rapor ra.por [n] laporan resmi (kpd yg wajib menerimanya); lapor [n] buku yg berisi nilai kepandaian dan prestasi belajar murid di sekolah, berfungsi sbg laporan guru kpd orang tua atau wali murid
rasa-rasanya ra.sa-ra.sa.nya [adv v] (1) sekiranya; kira-kira: kalau ~ sangat perlu, belilah secukupnya; (2) seolah-olah (untuk menyatakan bimbang): ~ hendak ditinggalkannya pekerjaannya yg berat itu
rasio ra.sio [n] pemikiran menurut akal sehat; akal budi; nalar [n] hubungan taraf atau bilangan antara dua hal yg mirip; perbandingan antara berbagai gejala yg dapat dinyatakan dng angka; nisbah: di sekolah ini -- murid laki-laki dan perempuan adalah 2:1
regu re.gu [n] (1) rombongan (kelompok) orang bekerja: pekerja di pabrik itu dibagi atas tiga --; (2) kesatuan tentara yg terkecil (12 atau 14 orang); (3) satuan pemain dl satu cabang olahraga (spt kesebelasan dl sepak bola): Indonesia akan mengirimkan -- sepak bola dan bulu tangkis ke Malaysia; (4) Bio golongan jenis: pembagian tumbuh-tumbuhan dl beberapa golongan dan -- menurut jenisnya
reka pangan re.ka pa.ngan [n] pengarahan teknik pengolahan pangan; penemuan baru cara pengolahan bahan makanan
rekor re.kor [n] (1) hasil terbaik (tercepat, tertinggi) dl keolahragaan: -- lari 100 m Indonesia adalah 10,8 detik; dia memegang -- lari 400 m; (2) jumlah terbanyak: menurut laporan Dirjen Urusan Haji, tahun ini merupakan -- naik haji jika dibandingkan dng tahun yg sudah-sudah; (3) terbaik (tertinggi): Pulau Jawa memegang -- produksi sapi dan kerbau
remaja re.ma.ja [a] mulai dewasa; sudah sampai umur untuk kawin: ia sekarang sudah -- , bukan kanak-kanak lagi; (2) a muda: pengantin perempuannya masih -- benar; (3) n pemuda: Pemerintah mendirikan gelanggang -- untuk sarana kegiatan olahraga
remiling re.mi.ling [n] pengolahan ulang dng jalan menggiling (tt karet)
resesi re.se.si [n] kelesuan dl kegiatan dagang, industri, dsb (seolah-olah terhenti); menurunnya (mundurnya, berkurangnya) kegiatan dagang (industri): -- telah menimbulkan pengangguran di negara-negara industri
reuni re.u.ni [n] pertemuan kembali (bekas teman sekolah, kawan seperjuangan, dsb) setelah berpisah cukup lama: tokoh-tokoh tua bulu tangkis akan mengadakan --
revans re.vans [n] penebusan kekalahan (dl permainan, olahraga): ia akan mengadakan -- thd orang yg mengalahkannya
rival ri.val [n] lawan; saingan (dl pertandingan): RRC merupakan -- berat Indonesia dl olahraga
rusa ru.sa [n] binatang menyusui, pemakan tanaman, termasuk famili cervidal, tanduknya panjang dan bercabang-cabang, bulunya berwarna cokelat tua dan bergaris-garis (bintik-bintik putih); Cervus equimus [n Olr] peti lompatan kecil (dl olahraga senam)
sabel sa.bel [n ] (1) pedang; (2) alat atau senjata dl olahraga anggar, terbuat dr besi, berbentuk panjang kecil yg bagian depannya lancip, digunakan untuk menusuk dan memarang dng bidang sasaran terbatas, biasanya hanya untuk putra
sakit sa.kit [a] berasa tidak nyaman di tubuh atau bagian tubuh krn menderita sesuatu (demam, sakit perut, dsb): kemarin anakku tidak masuk sekolah krn --
salah ganda kesalahan dua kali waktu melakukan servis dl olahraga tenis
sama sa.ma [a] (1) serupa (halnya, keadaannya, dsb), tidak berbeda; tidak berlainan: pd umumnya, mata pencaharian penduduk desa itu -- saja; kedua soal itu -- sulitnya; (2)berbarengan; bertepatan: kedua tamu itu datang pd waktu yg --; (3)sepadan; seimbang; sebanding; setara: sbg calon istri, pendidikan gadis itu tidak -- dng pendidikanmu [p cak] (1) dengan: anak itu ikut -- ayahnya ke kebun; (2)oleh: sekolahnya dibiayai -- pamannya; (3) pada (untuk menyatakan pelakunya banyak): penduduk -- meninggalkan desanya
sambal botol sambal olahan pabrik yg dikemas dl botol
sambil sam.bil [p] (1) kata penghubung untuk menandai peristiwa atau perbuatan bersamaan; seraya; sembari: ia berkata -- menyerahkan bungkusan itu; (2)dengan: kita berolahraga -- berlari; (3)sementara: -- bekerja, saya menawarkan barang dagangan kpd kawan-kawan
sampai sam.pai [v] (1) mencapai; datang; tiba: setelah berjuang melawan badai, akhimya perahu kami -- di pantai dng selamat; kami -- di Bandung malam hari; (2) berbatas: kedalaman sungai hanya -- lutut; (3) terlaksana (tt cita-cita, harapan, niat, dsb); tercapai: mudah-mudahan cita-citamu --; (4)cukup: gaji kami tidak -- untuk hidup satu bulan; (5)lebih dr: harganya tidak -- seratus rupiah; (6)hingga: buku itu dibacanya -- tamat; perjanjian itu berlaku -- tahun depan; (7) mencapai tujuan; tamat: sekolahnya tidak -- [v] , me.nyam.pai.kan v menyampirkan; menggantungkan: Ibu -- cucian basah pd tali jemuran
samsiti sam.si.ti [n] sayur-mayur yg diolah atau dibuat dr sayur-mayur diasinkan yg dimakan sbg lalap
sanawiah sa.na.wi.ah [n] tingkat menengah pertama (sekolah agama Islam): pesantren ini memiliki tingkat -- dan aliah dng lama belajar enam tahun
sando san.do [n] alat olahraga dibuat dr per untuk melatih kekuatan otot-otot badan, terutama lengan: setiap pagi ia berolahraga dng --
sanggar kecantikan tempat mempercantik wajah, kulit, rambut, tubuh, dsb; -- kerja pertemuan untuk mengadakan tukar pikiran (pembahasan, pengolahan, dsb) tt suatu bidang ilmu atau bidang kegiatan tertentu: dl -- kerja itu mereka berusaha membahas kelebihan dan kekurangan matematika modern
satu penggiling padi mesin pengolah padi yg dilengkapi dng pemecah kulit padi, pemisah gabah, dan pemutih beras
seakan-akan se.a.kan-a.kan [adv] sama benar halnya dng; seolah-olah; seperti
sebagai se.ba.gai [p] kata depan untuk menyatakan hal yg serupa; sama; semacam (itu): perabot rumah tangga ialah kursi, meja, lemari, dan -- nya; (2) kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; seakan-akan; seolah-olah: kelakuannya -- orang udik masuk kota; (3) adv seharusnya; sepatutnya; sewajarnya; semestinya: ia diperlakukan dng -nya; (4) p jadi (menjadi): ia diangkat -- gubernur; (5) kata depan untuk menyatakan status; berlaku seperti; selaku: -- orang tua, ia harus bertanggung jawab atas anak-anaknya lihat bagai
sebelum se.be.lum [adv] ketika belum terjadi; lebih dahulu dr (suatu pekerjaan, keadaan, dsb); semasih belum: -- tidur periksalah pintu dan jendela; -- saya, Bapak Ahmad yg mengepalai sekolah ini
sedikitnya se.di.kit.nya [adv] (1) sekurang-kurangnya; setidak-tidaknya; paling sedikit: -- lima keluarga kehilangan tempat tinggal krn peristiwa kebakaran itu; (2) meski sedikit, tetapi ...: walaupun hanya tamatan sekolah dasar, -- engkau telah berpendidikan juga; (3) jumlahnya sedikit: banyak --, banyaknya (jumlahnya, bilangannya)
segala se.ga.la [num] (1) sekalian (tidak ada kecualinya); semua: sebelum pindah, ia berusaha melunasi -- utangnya; -- sesuatu sudah; selesai; (2) seluruh; segenap: -- isi dunia; (3) sama sekali; serba: anak-anak sekolah berpakaian -- putih; kita -- salah; (4) kl para (untuk menyatakan banyak): hikayat -- rasul; (5) kas (untuk memaki) terlalu; benar-benar: dikatakannya saya ini -- udiklah, kampunganlah; masa, tidak apa-apa dikatakan bajingan --
sehat se.hat [a] (1) baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dr sakit); waras: sampai tua ia tetap -- krn rajin berolahraga; (2) (yg) mendatangkan kebaikan pd badan: makanan dan lingkungan yg -- diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak; (3) sembuh dr sakit: dokter yg merawatnya menyatakan ia telah -- dan boleh pulang segera; (4) ki baik dan normal (tt pikiran); (5) boleh dipercaya atau masuk akal (tt pendapat, usul, alasan, dsb); (6) berjalan dng baik atau sebagaimana mestinya (tt keadaan keuangan, ekonomi, dsb); (7) dijalankan dng hati-hati dan baik-baik (tt politik dsb)
sekurang-kurangnya se.ku.rang-ku.rang.nya [adv] setidak-tidaknya; serendah-rendahnya: ~ tamatan sekolah menengah atas
selam se.lam [v] (perihal) masuk ke dl air: juru --; kapal --; (2) n Olr cabang olahraga renang yg masuk ke dl air sampai ke kedalaman yg jauh dr permukaan air [v] (perihal) masuk ke dl air: juru --; kapal --; (2) n Olr cabang olahraga renang yg masuk ke dl air sampai ke kedalaman yg jauh dr permukaan air
selancar se.lan.car [n] olahraga yg dilakukan di atas air dng cara berdiri di atas sebilah papan, meluncur sambil melenggok-lenggok seirama dan lajunya ombak
seluncur se.lun.cur [n] olahraga di atas es dng cara berjalan atau meluncur dng menggunakan sepatu berpisau di bagian bawahnya
senam se.nam [n] gerak badan dng gerakan tertentu, spt menggeliat, menggerakkan, dan meregangkan anggota badan; gimnastik: olahraga -- sedang digemari ibu-ibu pd saat ini [n] (1) tarum; (2) warna biru (lebam); biru keungu-unguan spt warna nila; (3) biru pucat (warna muka dsb); (4) warna asli (dr barang-barang yg disepuh)
seni suara seni olah suara atau bunyi (nyanyian, musik, dsb)
sepatu kets sepatu terbuat dr kain tebal (biasanya berwarna putih), beralas karet, dipakai untuk berolahraga
sepeda stasioner sepeda yg bergerak di tempatnya dan khusus untuk berolahraga
seperti se.per.ti [p] (1) serupa dng; sebagai; semacam: kue itu bentuknya -- martabak; rupanya -- ini; (2) sama halnya dng; tidak ubahnya: wajahnya kasar -- tengkorak; -- perahu patah kemudi begitulah halku ini; (3) sebagaimana; sesuai dng; menurut: segala-galanya dilakukan -- perintah tuannya; kerjakan -- kataku tadi; (4) seakan-akan; seolah-olah: -- tidak ada orang lain yg menyamai kepandaiannya; (5) misalnya; umpamanya; (6) adapun yg sbg; akan hal: -- saya ini tidak patut duduk sejajar dng beliau
serasa se.ra.sa [n] spt rasanya dng; seakan-akan; seolah-olah: minum air ~ duri; ~ putus tali jantung, melihat ia menangis [n] sirih: mukanya bujur --
serat sintetis serat hasil olahan manusia bukan dr alam; serat tiruan; serat buatan
serat sintil serat hasil olahan manusia bukan dr alam; serat tiruan; serat buatan
setelah se.te.lah [adv] sesudah: ~ makan, ia langsung berangkat ke sekolah
setrap set.rap [n cak] hukuman (di sekolah)
siah si.ah [a] -- layah 1 tergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri (spt daun lalang tertiup angin); (2) ki terhuyung-huyung ke kanan dan ke kiri (spt orang mabuk, anak yg baru berjalan) [v] ber.si.ah v (1) menghindar ke sisi (ke tepi); menepi (krn ada kendaraan lalu dsb); menyisi; (2) berlari cepat-cepat dan tidak keruan arahnya: waktu berpapasan jalan denganku, dia -- seolah-olah takut terkena najis
siang si.ang [n] (1) bagian hari yg terang (yaitu dr matahari terbit sampai terbenam): -- kita bekerja, malam kita tidur; buta -- , penglihatan yg kurang awas pd siang hari atau apabila terlampau terang; nyctalopia; (2) waktu antara pagi dng petang (kira-kira pukul 11.00-14.00): ia berangkat pukul 11.00, pulang lebih kurang pukul 13.00 --; (3) sudah lepas pagi atau hampir tengah hari; sudah lepas tengah hari atau hampir petang: ia datang -- ketika kantor hampir ditutup; lekas berangkat ke sekolah, hari sudah -- [a] terang (dl arti bersih, tidak ada rumputnya dsb)
siap pakai (tt tamatan sekolah dsb) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dsb) yg telah di siapkan sebelumnya jika sewaktu-waktu diperlukan
silat si.lat [n] olahraga (permainan) yg didasarkan pd ketangkasan menyerang dan membela diri, baik dng menggunakan senjata maupun tidak
sinder sin.der [n] (1) pengawas orang bekerja (di perkebunan, hutan, dsb); (2) ark penilik sekolah
singset sing.set [a] (1) erat: ikatannya sudah --; (2) langsing (tt badan): krn rajin berolahraga, badannya masih kelihatan -- walau umurnya sudah lanjut
sintetis sin.te.tis [a] (1) mengenai sintesis; berdasarkan sintesis (tt hukum, kesimpulan, dsb): pengambilan hukum secara --; (2) Kim tidak diturunkan langsung dr hasil alam; bersifat hasil pengolahan manusia; tiruan: karet -- adalah karet tiruan yg terdiri atas bermacam unsur kimia
siswa sis.wa [n] murid (terutama pd tingkat sekolah dasar dan menengah); pelajar: -- SMU
skiping ski.ping [n] olahraga lompat dng menggunakan tali; lompat tali: lompat tali atau -- menyebabkan saya teringat ketika kecil bermain lompat-lompatan dng tali karet
skuas sku.as [n] cabang olahraga yg menggunakan raket, dimainkan oleh dua orang dl ruangan berdinding dng cara memukulkan bola ke dinding sampai salah satu pemain tidak bisa memukul kembali bola yg melambung dr dinding [n] minuman jus sitrun, bergula, biasanya ditambah air soda
sorot balik [Sas] penyelaan urutan kronologis di dl karya sastra atau lakon dng mengungkapkan peristiwa yg terjadi sebelumnya seolah-olah terjadi saat ini tanpa sepengetahuan pembaca tt apa yg akan terjadi
sport [n cak] olahraga: untuk memelihara kesehatan jasmani dan rohani setiap orang perlu --
spt gerup dng sisir [pb] menunjukkan hubungan yg rapat sekali, seolah-olah tidak dapat bercerai
stadion sta.di.on [n] lapangan olahraga yg dikelilingi tempat duduk
staf [n] (1) Adm sekelompok orang yg bekerja sama membantu seorang ketua dl mengelola sesuatu: -- redaksi majalah dinding di sekolah kami berjumlah lima orang; ia berkedudukan sbg -- pimpinan di kantor itu; (2) sekelompok perwira yg memimpin (mengatur dsb) tentara: ia adalah salah seorang kepala -- dl kesatuan angkatan laut; (3) bagian organisasi yg tidak mempunyai hak memberikan perintah, tetapi mem-punyai hak membantu pimpinan, memberikan nasihat, dsb
stambuk stam.buk [n] buku yg memuat daftar nama, nomor, asal dr orang-orang yg tercatat sbg anggota (msl buku stambuk untuk murid sekolah); buku induk
stamina sta.mi.na [n] (1) kekuatan dan energi fisik seseorang yg memungkinkan dia dapat bertahan dl bekerja atau dl kesehatan tubuh; daya tahan: krn cuaca yg dingin, -- olahragawan kita menurun; (2) ki ketabahan dan ketahanan mental; keuletan
standar stan.dar [n] (1) panji-panji; bendera (sbg lambang): -- Kerajaan Inggris; (2) alat penopang yg berkaki (untuk menaruh bendera, menyangga sepeda, penopang alat potret, dsb) [n] ukuran tertentu yg dipakai sbg patokan: petugas dr instansi itu menguraikan -- gedung sekolah yg baik; (2) n ukuran atau tingkat biaya hidup: -- hidup di kota Medan lebih tinggi dp -- hidup di kota Bandung; (3) n Dag sesuatu yg dianggap tetap nilainya sehingga dapat dipakai sbg ukuran nilai (harga): negara-negara tertentu memakai -- emas; (4) a baku: bahasa yg dipakai pd surat kabar tertentu dapat dianggap telah --
striker stri.ker [n] pemain bagian depan atau ujung tembak dl olahraga (msl sepak bola): -- kesebelasan ini dinilai bermain bagus tanpa terpengaruh cedera lutut yg masih dideritanya
subjek sub.jek [n] (1) pokok pembicaraan; pokok bahasan; (2) Ling bagian klausa yg menandai apa yg dikatakan oleh pembicara; pokok kalimat; (3) pelaku: dl pengkajian itu manusia dapat berperan sbg -- di samping sbg objek pengkajian; (4) mata pelajaran: bahasa Indonesia merupakan -- pokok di sekolah; (5) orang, tempat, atau benda yg diamati dl rangka pembuntutan sbg sasaran
superkomputer su.per.kom.pu.ter [n] jenis komputer berukuran besar yg mempunyai kecepatan olah yg sangat tinggi
susila su.si.la [a] baik budi bahasanya; beradab; sopan: semua orang akan senang melihat remaja yg -- thd orang tua; (2) n adat istiadat yg baik; sopan santun; kesopanan; keadaban; kesusilaan: orang yg merasa terpelajar sudah seharusnyalah mengenal --; (3) n pengetahuan tt adab: di sekolah dasar anak-anak mulai diajar --
susteran sus.ter.an [n] (1) sekolah yg dikelola oleh biarawati; (2) tempat biarawati
susu tepung tanpa lemak susu tepung hasil pengolahan (pengeringan) air susu yg telah diambil lemaknya
susul su.sul [v] me.nyu.sul v (1) mengikuti atau mengejar sesuatu yg di depan: dl perlombaan itu, ia dapat -- lawan-lawannya; (2) datang kemudian; mengikuti: pertanyaan dikirim dahulu, jawaban -- kemudian; berangkatlah kamu dahulu, sebentar lagi saya -- ke sana; (3) memperbaiki suatu keterbelakangan (msl dl pekerjaan, pelajaran, dsb) dng tindakan dan perbuatan spt bekerja atau belajar lebih rajin; mengerjakan sesuatu agar jangan ketinggalan: dng susah payah dapat juga ia -- ketinggalannya dl pelajaran-pelajaran di sekolah yg baru dimasukinya; (4) menurut atau mengikuti (jejak dsb); mengusut (menyelidiki) untuk menemukan sesuatu: sulit sekali -- jejak kelahiran Gajah Mada; (5) menyambung (isi) surat yg terdahulu: surat ini kami kirim -- telegram yg kemarin
swasta swas.ta [a] bukan milik pemerintah; partikelir: sekolah -- banyak yg mendapat subsidi dr pemerintah
tabir besi dinding besi (batas pemisah yg seolah-olah ada untuk memisahkan negara yg sudah masuk blok Rusia dng yg mengikuti blok Barat)
taekwondo ta.ek.won.do [n] olahraga bela diri berasal dr Korea
tahu susu produk olahan dng bahan baku susu skim yg memiliki nilai gizi sangat baik, bentuk dan warnanya menyerupai tahu
taksidermi tak.si.der.mi [n] seni mengolah dan mengawetkan binatang, sehingga tercipta burung, dsb serta mengisinya sehingga berbentuk spt aslinya
taman kanak-kanak jenjang pendidikan prasekolah untuk kanak-kanak (yg berumur 3-6 tahun)
tamasya ta.ma.sya [n] perjalanan untuk menikmati pemandangan, keindahan alam, dsb: pd libur sekolah banyak sekolah yg mengadakan -- ke luar kota
tampung tam.pung [v] me.nam.pung v (1) menadah sesuatu (yg jatuh bertitik, tercurah, dsb) dr atas: ~ air hujan; ~ getah; (2) menerima dan mengumpulkan (barang-barang hasil dr suatu daerah, hasil-hasil yg berlebih, dsb): pelabuhan ini tidak mampu lagi ~ barang-barang dr sekian banyak pulau; (3) mencegat (menyambut) dan melawan (pasukan, pesawat terbang, dsb yg sedang dl perjalanan menyerang): kapal-kapal terbang kita mampu ~ serangan angkatan udara musuh; (4) ki memuat; menerbitkan: majalah itu mau ~ cerpen remaja; (5) ki menerima dan mengurus (anak yatim piatu, anak putus sekolah, pengungsi, dsb): perusahaan itu dapat ~ ratusan kaum penganggur [n] perca dsb yg ditampalkan atau disambungkan sbg pengganti kain yg koyak atau rusak [ark v] me.nam.pung v menampar (muka); menempeleng
tangan bebas tangan yg tidak memegang bed dl olahraga tenis meja
tari kejang tari yg merupakan perpaduan antara olahraga dan pantomim yg disertai gerakan akrobatis
tata bahasa pendidikan tata bahasa sekolah
tata bahasa pengajaran tata bahasa sekolah
tata boga teknik meramu, mengolah, dan menyediakan serta menghidangkan makanan dan minuman
tata gerha tata cara mengelola atau menata akomodasi, bukan hanya sekadar sarana tempat tinggal sementara bagi orang yg sedang bepergian, melainkan sudah berkembang ke arah pemenuhan kebutuhan lain, spt makan, minum, rekreasi, olahraga; tata cara menyelenggarakan rumah tangga
tatami ta.ta.mi [n Olr] tempat bermain, msl untuk judo; bantalan tempat jatuh, msl pd olahraga lompat galah; matras
tebuhar te.bu.har [n] ijuk yg telah diolah dng dibersihkan dan disisir terlebih dahulu sehingga menjadi bahan siap ekspor
teknik tek.nik [n] (1) pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yg berkenaan dng hasil industri (bangunan, mesin): sekolah --; ahli --; (2) cara (kepandaian dsb) membuat atau melakukan sesuatu yg berhubungan dng seni; (3) metode atau sistem mengerjakan sesuatu
tempoh tem.poh [v] (1) berhenti (tidak bekerja lagi dsb): tidak -- (tidak -- nya) tidak ada berhentinya; selalu: tidak -- lagi (dng tidak -- ), dng segera; (2) mengaso; beristirahat: boleh -- sebentar kalau lelah; (3) cak tidak masuk kerja (bersekolah dsb): ia acap kali minta -- kpd atasannya; anak itu ditegur wali kelasnya krn -- lima hari; (4) cak waktu -- (hari -- ) libur; vakansi: sekolah sedang --; waktu -- bulan Puasa yg baru lalu ini mereka ke Bandung; (5) bervakansi; berlibur: maksudnya hendak -- ke tempat dingin
tenggat teng.gat [n] batas waktu: hari ini merupakan -- penyerahan naskah sayembara mengarang tingkat sekolah dasar
tenis te.nis [n] permainan olahraga yg menggunakan bola (sebesar kepalan) sbg benda yg dipukul dan raket sbg pemukulnya, dimainkan oleh dua pemain (dua pasang), di lapangan yg dibatasi oleh jaring setinggi kira-kira satu meter: setiap minggu pagi ayah bermain --; -- meja permainan olahraga yg menggunakan bola pingpong dan bet (berlapis karet) sbg pemukulnya dan meja yg dirancang khusus sbg lapangannya; permainan olahraga dng memukul bola pingpong di atas meja: pemain -- meja kita sekarang sudah lebih maju dibandingkan dng waktu dulu
tercantol ter.can.tol v (1) terkait; tersangkut; (2) ki terpaut hati (pd seseorang yg dicintai): ia sudah ~ kpd anak gadis tetangganya; (3) cak tinggal kelas; tidak naik kelas: selama sekolah ia belum pernah ~ , selalu naik kelas
terganggu ter.gang.gu [v] (1) terhalang; mendapat rintangan: perjalanan sedikit ~ krn adanya peristiwa kecelakaan di jalan; (2) tergoda: hatinya ~ oleh rayuan asmara; (3) kurang sehat; tidak normal (tt kesehatan, pikiran, jiwa): pikirannya ~; (4) tidak lancar; terhenti (untuk sementara): sekolahnya ~ krn ketiadaan biaya
terhantar ter.han.tar [v] (1) terletak di tanah dsb; tergeletak: anak itu menemukan cincin emas yg ~ di halaman sekolah; (2) telantar; tidak terpelihara: panti asuhan itu merawat dan mendidik anak-anak yg ~
terhenti ter.hen.ti [v] tidak berjalan (berputar, bergerak, dsb) lagi; tidak berlanjut; tertahan; terputus: sekolahnya ~
terin te.rin [n] mangkuk yg terbuat dr tanah liat, biasanya bertutup, digunakan untuk mengolah masakan atau sbg tempat menyajikan sup
terang te.rang [a] (1) dl keadaan dapat dilihat (didengar); nyata; jelas: terdengar suara lagu yg cukup -- dr arah timur; berita yg disampaikan melalui telepon itu kurang -- terdengar; naskahnya sudah tua, tulisannya tidak -- lagi; (2) cerah; bersinar: stadion Senayan pd malam pertandingan final sepak bola tampak bagaikan siang; bintangnya -- , ki nasibnya baik; mujur; (3) siang hari: krn bangunnya sudah -- , ia terlambat datang di sekolah; (4) bersih (tt halaman atau kebun) krn dibersihkan (disiangi, ditebangi, dsb): pekarangan itu tampak -- sesudah pohon-pohon yg rimbun ditebangi; (5) jernih; bersih (tt udara, langit): malam ini langit -- , kelihatan bintang-bintang bertaburan berkelap-kelip mengelilingi bulan purnama; (6) sah (tt bukti, barang-barang, dsb); sudah tidak meragukan (menyangsikan lagi): mengajukan bukti-bukti yg -- , agar dapat memperkuat gugatan; (7) terbukti (kebenarannya, kesalahannya, dsb): sekarang barulah -- apa kesalahannya; (8) cahaya; sinar: -- matahari; -- lampu
terkedip ter.ke.dip [v] (1) tergerak (bergerak) membuka menutup berganti-ganti (tt kelopak mata); terkejap: (2) tampak seolah-olah sebentar menyala dan sebentar padam (tt nyala api, dian, lampu, dsb); terkelip
terlayang-layang ter.la.yang-la.yang [v] tidak terpusat; tidak menentu: aku berbaring seolah-olah tidur, tetapi sebenarnya pikiranku ~
terpelajar ter.pel.a.jar [v] telah mendapat pelajaran (di sekolah): perbuatan demikian itu tidak pantas dilakukan oleh orang ~
terpukau ter.pu.kau [v] (1) mabuk krn kena pukau; (2) terpesona; tertarik (hati): hadirin ~ oleh penampilan artis yg anggun itu; (3) ki tertipu: dng gerak tipu dia memasukkan bola, dan kiper pun seolah-olah ~
teruna te.ru.na [n] (1) pemuda; muda: anak -- , muda -- , pemuda, anak muda; (2) pelajar (siswa) sekolah calon perwira; kadet; (3) pria remaja yg masih bujangan
terwakili ter.wa.kili [v] dapat diwakili: belum semua cabang olahraga ~ oleh kontingen Indonesia
tetes tebu sirop yg terbuat dr sisa pengolahan gula
tinggal ting.gal [v] (1) masih tetap di tempatnya dsb; masih selalu ada (sedang yg lain sudah hilang, pergi, dsb): saya disuruh -- di rumah; selamat --; (2) sisanya ialah ...; bersisa ...; tersisa ...; yg masih ada hanyalah ...: delapan dikurangi dua -- enam; uangnya -- dua puluh rupiah; tubuhnya kurus kering -- kulit pembalut tulang; ia disuruh menyelesaikan pekerjaannya yg --; (3) ada di belakang; terbelakang: pelajaran apa yg -- dr sekolah lain; (4) tidak naik kelas (tt murid sekolah): di kelas kami yg -- dua orang; (5) sudah lewat (lalu; lampau): masa yg gilang-gemilang itu sudah --; (6) diam (di): berapa tahun Saudara -- di Medan; saya -- di kampung; (7) selalu; tetap (demikian halnya): saudara -- saudara, uang -- uang; kita tidak -- diam, tetapi terus berusaha menolongmu; (8) melupakan: jangan -- adat; tidak -- memberi nasihat; (9) tidak usah berbuat apa-apa selain dr ...: semuanya sudah beres -- berangkat saja; kita -- menentukan betul atau salah; (10) bergantung kpd; terserah kpd; terpulang kpd: baik buruknya -- pd tuan; perkara ini -- tuan berhak memutuskannya; (11) (sbg keterangan pd kata majemuk berarti) (a) yg didiami: rumah --; tempat --; (b) yg ditinggalkan (dikosongkan dsb): ladang --; tanah --
tinggi ting.gi [a] (1) jauh jaraknya dr posisi sebelah bawah: gunung itu --; burung itu terbang --; pohon itu seratus meter -- nya; (2) panjang (tt badan): dia lebih -- dp saya; -- nya, 1,35 m; (3) sudah agak jauh ke atas (tt matahari); sudah hampir tengah hari: matahari telah --; bangunlah, hari sudah --; (4) luhur; mulia: cita-cita yg --; -- budinya; (5) yg sebelah atas (tt tingkatan, pangkat, derajat, mutu, dsb): kelas --; pegawai --; perwira --; perguruan --; sekolah --; (6) sudah lanjut (tt umur); banyak atau mahal (tt harga, nilai, dsb): mencapai usia yg --; ongkos penghidupan di Jakarta sangat --; harga bahan makanan semakin --; (7) sudah maju (tt kecerdasan, peradaban, dsb); sudah jauh pd tingkatan atas (tt pengetahuan, pelajaran, dsb): peradaban yg --; -- kajinya; (8) sombong (tt perkataan, tabiat, dsb): selalu -- cakapnya
topiari to.pi.a.ri [n] pengolahan tanaman menjadi berbagai bentuk yg berbeda dr bentuk aslinya, spt tanaman yg bentuk aslinya lurus dijadikan bengkok: dng -- tanaman yg semula lurus ke atas bisa dibengkok-bengkokkan menjadi bentuk tertentu
tradisional tra.di.si.o.nal [a] (1) sikap dan cara berpikir serta bertindak yg selalu berpegang teguh pd norma dan adat kebiasaan yg ada secara turun-temurun: daerah itu mempunyai potensi cukup besar dl bidang perikanan, tetapi masih diolah secara --; (2) menurut tradisi (adat): upacara -- , upacara menurut adat
triatlon tri.at.lon [n] lomba yg terdiri atas serangkaian cabang olahraga, yaitu renang, balap sepeda, dan lari yg dilakukan secara berkesinambungan dl satu kesatuan waktu
trilomba tri.lom.ba [n] perlombaan gabungan (dl cabang olahraga atletik)
trofi tro.fi [n] yg diperoleh sbg tanda kenang-kenangan atas kemenangan atau keberhasilan (dl perburuan, olahraga, dsb) dl bentuk piala, patung kecil, dsb; hadiah berupa uang atau barang bagi yg memenangi atau menjuarai turnamen olahraga
tukuk tu.kuk [n] tokok; -- tambah tambahan sedikit: penghasilan dr beternak ayam itu lumayan sbg -- tambah biaya sekolah anak-anaknya
turun main beristirahat (tt anak-anak sekolah); ikut bermain (sepak bola dsb)
tutor tu.tor [n] (1) orang yg memberi pelajaran (membimbing) kpd seseorang atau sejumlah kecil siswa (di rumah, bukan di sekolah); (2) dosen yg membimbing sejumlah mahasiswa dl pelajarannya
uang [n] alat tukar atau standar pengukur nilai (kesatuan hitungan) yg sah, dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara berupa kertas, emas, perak, atau logam lain yg dicetak dng bentuk dan gambar tertentu; (2) n harta; kekayaan: hidupnya seolah-olah hanya mencari --; (3) kl num sepertiga tali (= 8a sen uang zaman Hindia Belanda)
uang bangku uang sumbangan sbg pengganti biaya pembelian bangku bagi calon murid yg akan masuk ke suatu sekolah: -- bangku harus dibayar ketika murid mendaftarkan diri
uang gedung uang sumbangan untuk pembangunan gedung sekolah, diwajibkan bagi calon murid: -- gedung dapat diangsur enam kali, dibayarkan bersama uang sekolah
uang pangkal uang yg harus dibayar dulu ketika mula-mula masuk sekolah, perkumpulan, dsb: tiap murid membayar -- pangkal Rp5.000,00
ujian uji.an [n] (1) hasil menguji; hasil memeriksa; (2) sesuatu yg dipakai untuk menguji mutu sesuatu (kepandaian, kemampuan, hasil belajar, dsb): ~ kenaikan kelas diselenggarakan di sekolah masing-masing; (3) cobaan: musibah ini adalah ~ dr Tuhan
ujian masuk uji.an masuk ujian untuk menentukan diterima atau tidaknya seorang calon yg ingin memasuki suatu sekolah, kantor, perusahaan, dsb
ujian negara uji.an negara ujian yg diselenggarakan oleh negara: pemerintah memutuskan untuk menyelenggarakan ~ negara sbg pengganti ujian sekolah
umpan um.pan [n] (1) makanan atau sesuatu (cacing dsb) yg digunakan untuk memikat atau menangkap binatang: kambing itu akan dipergunakan sbg -- untuk menangkap harimau; sebelum memancing harus sedia --; (2) material, spt bijih, yg dimasukkan ke dl alat atau mesin untuk diolah atau diproses; (3) sasaran yg mudah dijadikan korban; mangsa: bola yg melambung tanggung itu mudah menjadi -- bagi pukulan lawan; (4) ki sesuatu (seseorang) yg dipakai untuk memikat; alat untuk memikat
universiade uni.ver.si.a.de [n] pesta olahraga antaruniversitas sedunia
universitas uni.ver.si.tas [n] perguruan tinggi yg terdiri atas sejumlah fakultas yg menyelenggarakan pendidikan ilmiah dan/atau profesional dl sejumlah disiplin ilmu tertentu: setelah tamat sekolah lanjutan atas, ia berkeinginan melanjutkan ke --
urat bijih urat mineral yg mengandung logam berharga yg dapat diolah dan diambil logamnya dng keadaan teknologi dan ekonomi pd waktu itu; endapan bijih yg bentuknya menyerupai urat
urita uri.ta [ark n] warta: ada pula satu -- yg mengabarkan bahwa ia mengajar di sebuah sekolah
usaha pabrik bentuk usaha yg mengolah atau mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi (produk)
vak [n] (1) mata pelajaran; mata kuliah: dl kurikulum itu -- agama juga tercantum; (2) kepandaian khusus tt suatu hal (keterampilan dsb): setiap kali melamar pekerjaan, ia selalu ditanya -- nya apa; (3) sekolah yg mendidik murid-muridnya dl penguasaan keterampilan khusus; kejuruan: sekolah --
varia va.ria [n] berbagai jenis; -- olah raga; (2) a serba-serbi: -- kebudayaan Sulawesi Selatan
versus ver.sus [p] (me)lawan (dipakai dl pertandingan olahraga, dl perselisihan hukum di pengadilan, dl perdebatan, dsb): pertandingan tinju Muhammad Ali -- George Foreman
vokasional vo.ka.si.o.nal [a] bersangkutan dng (sekolah) kejuruan; bersangkutan dng bimbingan kejuruan
voli vo.li [n] permainan olahraga bola, terdiri atas dua regu yg masing-masing beranggotakan enam orang, bola dipukul dng (kedua) tangan ke arah lawan (dibatasi jaring tinggi) dng tidak membiarkan bola jatuh ke tanah
vulkavit vul.ka.vit [n] bahan keras hasil olahan karet dng belerang
waitankung wai.tan.kung [n] olahraga senam berasal dr Cina dng 12 jurus gerakan yg sederhana agar lima organ tubuh bagian dalam (paru-paru, jantung, ginjal, hati, dan limpa) selalu dl keadaan baik sekali
wali murid orang yg menjamin dan bertanggung jawab thd seorang anak di sekolahnya, spt ibu, bapak, saudara
warna asli warna yg didapat dr alam, bukan buatan atau olahan manusia
wiyata mandala lingkungan pendidikan tempat berlangsung proses belajar-mengajar: sekolah merupakan -- mandala bagi siswa
wulan wu.lan [n] bulan (Januari dsb): catur -- pertama, masa 4 bulan pertama dl tahun ajaran (di sekolah dasar)
yayasan ya.ya.san [n] badan hukum yg tidak mempunyai anggota, dikelola oleh sebuah pengurus dan didirikan untuk tujuan sosial (mengusahakan layanan dan bantuan spt sekolah, rumah sakit)
yuyitsu yu.yit.su [n] olahraga bela diri dr Jepang yg memerlukan pengetahuan tt anatomi dan penerapan prinsip pengumpilan sehingga kekuatan dan berat badan lawan dapat digunakan untuk mengalahkannya

Jika informasi mengenai "olah" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas