Arti kata/frase "objek wisata tirta" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/objek-wisata-tirta

Halaman ini menjelaskan kata atau frase objek wisata tirta menurut KBBI Edisi III

objek wisata tirta: objek wisata yg menggunakan kawasan perairan, baik untuk rekreasi maupun kegiatan olahraga air, spt menyelam, berselancar, atau memancing

Lebih lanjut mengenai objek wisata tirta

objek wisata tirta terdiri dari 3 suku kata. Kata tersebut mempunyai 250 kata terkait yakni sebagai berikut:

objek ob.jek [n] (1) hal, perkara, atau orang yg menjadi pokok pembicaraan; (2) Kim benda, hal, dsb yg dijadikan sasaran untuk diteliti, diperhatikan, dsb: -- penelitian ini adalah tata kehidupan suku terasing di Riau; (3) Ling nomina yg melengkapi verba transitif dl klausa, msl teh manis dl kalimat Kiki minum teh manis; (4) hal atau benda yg menjadi sasaran usaha sambilan: berdagang kain menjadi salah satu -- orang- orang di kota itu; (5) Fis titik atau himpunan yg bertindak sbg sumber cahaya bagi suatu lensa, cermin, atau bagi suatu sistem lensa; -- afektif objek langsung yg dikenai oleh perbuatan yang terdapat dalam predikat verbal, tetapi tidak merupakan hasil perbuatan itu (berlainan dng objek efektif); msl buku dl mereka membaca buku, jalan dl anak-anak sedang menyeberang jalan
tirta tir.ta [Skt n] air
wisata wi.sa.ta [v] (1) bepergian bersama-sama (untuk memperluas pengetahuan, bersenang-senang, dsb); bertamasya; (2) piknik
objek wisata tirta objek wisata yg menggunakan kawasan perairan, baik untuk rekreasi maupun kegiatan olahraga air, spt menyelam, berselancar, atau memancing
objek wisata budaya objek budaya
objek alam objek wisata yg daya tariknya bersumber pd keindahan dan kekayaan alam
objek budaya objek wisata yg daya tariknya bersumber pd objek kebudayaan, spt peninggalan sejarah, museum, atau atraksi kesenian; -- efektif Ling objek langsung yg ditimbulkan sbg hasil perbuatan yg terdapat dl predikat verbal, msl rumah dl mereka membayar rumah, sumur dl para pekerja menggali sumur, nasi dl ibunya menanak nasi
wisata nusantara wisata domestik; -- puri Bl wisata yg objeknya adalah puri (istana) dng segala isi dan kegiatannya: Pemda Tabanan mengembangkan objek -- puri
objek faktitif objek efektif
objek pengenal objek yg menjadi tanda khas suatu ilmu atau cabang ilmu
wisata domestik wisata di dl negeri sendiri; -- karya kunjungan kerja; tur: para peserta kursus administrasi sedang mengadakan -- ke daerah Riau
wisatawan asing wisatawan yg berasal dr luar negeri; wisatawan mancanegara
wisatawan domestik wisatawan nusantara
wisatawan nusantara wisatawan yg berasal dr negeri sendiri; wisatawan dalam negeri
objek wisata perwujudan ciptaan manusia, tata hidup, seni budaya, sejarah bangsa, dan keadaan alam yg mempunyai daya tarik untuk dikunjungi wisatawan
objek wisata alam sumber daya alam yg berpotensi serta mempunyai daya tarik bagi wisatawan, baik yg alami maupun yg sudah dibudidayakan
wisata tirta kegiatan wisata yg berhubungan langsung dng air atau dilakukan di perairan pantai, danau, dsb
wisata alam perjalanan yg memanfaatkan potensi sumber daya alam dan tata lingkungannya sbg objek tujuan wisata
wisata bahari bepergian menikmati alam laut; -- budaya bepergian bersama-sama dng tujuan mengenali hasil kebudayaan setempat: untuk memajukan kepariwisataan di Indonesia, objek -- budaya harus digalakkan
wisata buru kegiatan wisata yg memanfaatkan satwa sbg objek kegiatan berburu
wisata kesehatan gerak atau kegiatan wisata yg dirangsang oleh adanya objek atau fasilitas yg diperlukan untuk mengembalikan kesehatan di daerah tujuan wisata, msl tempat sejuk yg lengkap dng tempat peristirahatan dan terdapat sumber air panas
objek formal aspek atau sudut pandang suatu ilmu dl melihat objek ilmu dsb
objek hukum [Huk] objek atau kepentingan yg dilindungi dl hukum
objek langsung [Ling] nomina atau kelompok nominal yg melengkapi verba transitif dl frasa verbal dan yg sifatnya sangat erat dng verba tsb, dl beberapa bahasa tertentu ditandai dng kasus akusatif, msl adik dl kakak memukul adik adalah objek langsung
objek material benda atau hal yg menjadi objek atau bidang ilmu
objek preposisional [Ling] objek yg didahului oleh preposisi yg dapat menjadi subjek dl klausa pasif
objek primer [Ling] objek langsung
objek sekunder [Ling] objek taklangsung; -- taklangsung Ling nomina atau kelompok nominal yg menyertai verba transitif, dan merupakan bagian dr frasa verbal tsb, msl kata Tuti dalam Ibu membuatkan Tuti baju
objektivisme ob.jek.ti.vis.me [n] paham atau aliran yg menerima segala sesuatu secara objektif
objektivitas ob.jek.ti.vi.tas [n] sikap jujur, tidak dipengaruhi pendapat dan pertimbangan pribadi atau golongan dl mengambil putusan atau tindakan; keobjektifan
wisata remaja kegiatan wisata kaum remaja yg dipengaruhi oleh faktor yg bermotif sosial, berwujud darmawisata, karyawisata, atau widyawisata
wisata studi melakukan perjalanan wisata sambil belajar
wisatawan wi.sa.ta.wan [n] orang yg berwisata; pelancong; turis: Pemerintah berusaha menarik lebih banyak arus -- luar negeri dng memperkenalkan tempat-tempat yg indah dan menarik
objek hukum pajak pajak yg harus dibayar oleh wajib pajak
objekan ob.jek.an [n] hal, perkara, atau benda yg dijadikan sasaran usaha sambilan untuk menambah penghasilan: -- di kota-kota besar biasanya berupa jual beli tanah, rumah, mobil, dsb
objektif ob.jek.tif [a] mengenai keadaan yg sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi [n Fis] kanta (lensa) pd peralatan optis yg terletak paling dekat dng benda yg diamati
tirta amarta air kehidupan
nomor wisata objek wisata
turis asing wisatawan dr luar negeri
turis domestik wisatawan dalam negeri (bukan wisatawan asing)
buku panduan wisata buku petunjuk, khusus diterbitkan dng bentuk dan teknik penyajian isi yg praktis, terutama memuat berbagai macam keterangan mengenai objek wisata, sarana wisata, dsb
citra wisata ekspresi, gambaran, atau bayangan semua yg diketahui secara objektif, kesan, praduga perseorangan atau kelompok mengenai tempat tujuan wisata tt kebudayaan, keindahan alam, dan hasil kerajinan daerah wisata tertentu
daerah tujuan wisata daerah yg memiliki objek wisata yg ditunjang oleh masyarakat dan prasarana pariwisata; (2) tempat yang menjadi sasaran kunjungan wisata; (3) daerah yang berdasarkan kesiapan prasarana dan sarana dinyatakan siap menerima kunjungan wisatawan
darmawisata dar.ma.wi.sa.ta [n] perjalanan atau kunjungan singkat dng tujuan bersenang-senang dsb; perjalanan yg dilakukan untuk tujuan rekreasi sambil mengenal baik objek wisata dan lingkungannya
pariwisata bahari pariwisata yg objeknya adalah laut dan isinya (berperahu, berselancar, menyelam, dsb)
pariwisata purbakala pariwisata yg objeknya adalah peninggalan purbakala, msl museum
pariwisata wana pariwisata yg objeknya adalah hutan dng segala isinya
agrowisata ag.ro.wi.sa.ta [n] wisata yg sasarannya adalah pertanian (perkebunan, kehutanan, dsb)
atraksi wisata seni, budaya, warisan sejarah, tradisi, kekayaan alam, atau hiburan, yg merupakan daya tarik wisatawan di daerah tujuan wisata
berwisata ber.wi.sa.ta [v] melakukan perjalanan wisata
bursa wisata tempat yg dijadikan ajang pameran, sumber informasi, dsb (tt kepariwisataan)
bus wisata bus yg digunakan khusus untuk melayani perjalanan wisata
defisit wisatawan kondisi peredaran uang wisatawan yg pergi ke luar negeri lebih banyak jumlahnya dp uang wisatawan yg masuk
dialog wisata dialog antara kelompok negara penerima wisatawan dan kelompok industri pengirim wisatawan untuk membicarakan perdagangan wisata di antara mereka
gerbang wisata tempat awal memasuki daerah wisata atau tempat akhir keluar meninggalkan daerah wisata
hutan wisata kawasan hutan yg dibina dan dipelihara secara khusus guna kepentingan pariwisata dan wisata buru
industri pariwisata usaha di bidang pariwisata (spt hotel, biro perjalanan, restoran)
industri wisata kegiatan usaha dng penyediaan atau penyelenggaraan fasilitas perjalanan, akomodasi, makanan, rekreasi dan hiburan, atraksi kebudayaan, serta fasilitas lain yg diperlukan wisatawan
karangan objektif ka.rang.an objektif karangan yg terbentuk berdasarkan pembagian logis dr pokok karangan atau hal-hal utama dl karangan
karyawisata kar.ya.wi.sa.ta [n] kunjungan ke suatu objek dl rangka memperluas pengetahuan dl hubungan dng pekerjaan seseorang atau sekelompok orang: seminar itu ditutup dng -- ke beberapa daerah industri
kepariwisataan ke.pa.ri.wi.sa.ta.an [n] perihal atau yg berhubungan dng pariwisata
layanan wisata la.yan.an wisata kegiatan yg bertujuan memberikan kemudahan, kenyamanan, atau keselamatan kpd pengunjung selama tinggal dan dl setiap acara kunjungannya di kawasan pelestarian
lokawisata lo.ka.wi.sa.ta [n] daerah (tempat) wisata
mandala wisata tempat yg disediakan untuk kunjungan kepariwisataan
paket wisata satuan acara dl perjalanan wisata
pariwisata lokal kegiatan kepariwisataan yg ruang lingkupnya terbatas pd tempat tertentu saja, msl kepariwisataan di Pulau Bali
pariwisata massa kegiatan kepariwisataan yg meliputi jumlah orang yg banyak dr berbagai tingkat sosial ekonomi
pariwisata remaja pariwisata yg mengaktifkan kalangan remaja
pasar konvensi pariwisata pasar yg dapat mendatangkan wisatawan yg akan berkongres atau mengikuti rapat
pemandu wisata pe.man.du wisata orang yg pekerjaannya mendampingi wisatawan dng mengatur perjalanan dan memberi penjelasan tt tempat yg dikunjungi; orang yg bertugas memandu wisatawan; pramuwisata
pengobjek peng.ob.jek [n] orang yg suka mengobjek
pengobjekan peng.ob.jek.an [n] proses, cara, perbuatan mengobjek(kan)
pintu gerbang wisata terminal keluar terakhir bagi wisatawan yg akan berangkat ke suatu negara atau terminal pertama bagi wisatawan dr suatu negara
pondok wisata usaha perseorangan yg menggunakan sebagian rumah tinggalnya untuk menginap wisatawan dng perhitungan pembayaran
pramuwisata pra.mu.wi.sa.ta [n] petugas pariwisata yg berkewajiban memberi petunjuk dan informasi yg diperlukan wisatawan; pemandu wisata
sadar wisata kesadaran untuk mematangkan serta mengarahkan sikap dan pengertian masyarakat yg positif thd perkembangan kepariwisataan
taman wisata hutan wisata yg memiliki keindahan alam, baik keindahan nabati, hewani, maupun alam itu sendiri yg mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan
ujian objektif uji.an objektif ujian yg dibuat sedemikian rupa sehingga pertanyaan dan jawabannya sudah disiapkan dan murid tinggal memilih jawaban itu
visa wisatawan vi.sa wisatawan visa yg diberikan untuk bertamasya ke sebuah negara dan pemegang visa itu harus dapat membuktikan bahwa dia mempunyai cek wisata dan tiket pulang
wanawisata wa.na.wi.sa.ta [n] wisata yg tujuan atau sasarannya adalah hutan
berdarmawisata ber.dar.ma.wi.sa.ta [v] mengadakan kunjungan atau perjalanan untuk menghibur diri, bersenang-senang, dsb: kami akan ~ ke Danau Toba bulan depan
berpariwisata ber.pa.ri.wi.sa.ta [v] melancong; bertamasya
darmatirta dar.ma.tir.ta [n] organisasi masyarakat tani yg anggotanya terdiri atas para petani dan penggarap sawah, yg merupakan penasihat dan pembantu kepala desa dl menyelenggarakan usaha-usaha pertanian dan pengairan
ekoturisme eko.tu.ris.me [n] wisata yg dilaksanakan di hutan atau di mana saja dng memanfaatkan lingkungan alam sbg objeknya; bagian dari alam semesta yg dapat dimanfaatkan oleh para turis; wisata alam
hukum objektif keseluruhan kaidah yg dapat diterapkan secara umum thd semua warga masyarakat selama mereka tunduk pd suatu sistem hukum umum
kasus objektif [Ling] istilah untuk bentuk kasus miring (nonnominatif), dipertentangkan dng kasus subjektif
kumulasi objektif [Huk] seorang penggugat mengajukan lebih dr satu gugatan thd tergugat yg sama
mendapati men.da.pati [v] (1) memperoleh; menemukan: di toko itu engkau tidak akan ~ apa yg hendak kaubeli; (2) menemui; menjumpai: di negeri ini kita ~ banyak objek pariwisata; (3) mengalami: mereka tidak ~ kesulitan yg berarti dl pendakian gunung itu; (4) mengetahui (kenyataan adanya bukti, kesalahan, dsb): setelah memeriksa dng teliti, polisi ~ racun dl makanan korban; (5) melihat: tadi malam Ayah ~ jendela samping terbuka
mengobjek meng.ob.jek [v ki] mengerjakan usaha sambilan secara tidak tetap untuk menambah penghasilan: pagi hari dia menjadi guru, sore hari dia -
mengobjekkan meng.ob.jek.kan [v] menjadikan sesuatu sbg usaha sambilan: ia -- sepeda motornya siang hari setelah selesai mengajar
mentransformasikan men.trans.for.ma.si.kan [v] (1) mengubah rupa (bentuk, sifat, fungsi, dsb); mengalihkan: Pemerintah berhasil ~ benteng itu menjadi objek pariwisata; (2) Ling mengubah struktur dasar menjadi struktur lahir dng menerapkan kaidah transformasi
pariwisata pa.ri.wi.sa.ta [n] yg berhubungan dng perjalanan untuk rekreasi; pelancongan; turisme
publikasi pub.li.ka.si [n] (1) pengumuman; (2) penerbitan: -- tt objek-objek pariwisata janganlah diremehkan
pugar pu.gar [v] , me.mu.gar v memperbaiki kembali; membaharui; memulihkan: pemerintah daerah telah menyediakan biaya untuk ~ objek pariwisata di daerahnya [Mk v] , me.mu.gar v melakukan dng sungguh-sungguh
tarif wisata tarif yg dikenakan kpd seseorang yg melakukan kunjungan singkat, biasanya kunjungan untuk bersenang-senang
widyawisata wid.ya.wi.sa.ta [n] perjalanan ke luar (daerah, kampus, dsb) dl rangka kunjungan studi (biasanya berombongan); kunjungan dl rangka menambah ilmu pengetahuan: peserta kursus mengadakan -- ke pabrik farmasi di Ciawi
aferesis afe.re.sis [n Ling] penanggalan huruf awal atau suku awal kata (msl: tirta marta dr tirta amarta, kan dr bukan atau akan)
akomodasi ako.mo.da.si [n] (1) sesuatu yg disediakan untuk memenuhi kebutuhan, msl tempat menginap atau tempat tinggal sementara bagi orang yg bepergian: dia bertugas menyiapkan -- bagi para tamu yg datang dr luar daerah; (2) Bio penyesuaian mata untuk menerima bayangan yg jelas dr objek yg berbeda; (3) Antr penyesuaian manusia dl kesatuan sosial untuk menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan konflik; (4) Sos penyesuaian sosial dl interaksi antara pribadi dan kelompok manusia untuk meredakan pertentangan; (5) Lay kamar atau ruang tempat tinggal awak kapal atau penumpang kapal
akusatif aku.sa.tif [n Ling] kasus yg menunjukkan fungsi sbg objek langsung atau objek berpreposisi dl kalimat
amatan amat.an [n Mil] hasil mengamati (mendengarkan, mewawancarai, ataupun mengadakan percobaan) yg berupa kumpulan keterangan untuk satu tujuan melalui kontak langsung dng orang atau objek yg diteliti
amplifikasi am.pli.fi.ka.si [n] (1) pembesaran, perluasan, atau pengembangan (tt jumlah, kepentingan, dsb); (2) Filol pengembangan naskah berupa uraian, penjelasan, atau penggunaan banyak kata oleh penyalin (pembaca), kemudian masuk ke salinan naskah berikutnya; (3) Ling sarana dl bahasa yg digunakan untuk memperluas, memperbesar, atau memberi tekanan pd suatu objek
ancang intrinsik [Sas] pendekatan thd karya sastra yg bertolak dr unsur-unsur dl karya sastra itu sendiri, yg objek kajiannya semata-mata unsur dl karya sastra itu
antipati an.ti.pa.ti [n] (1) Pol penolakan atau perasaan tidak suka yg kuat; (2) perasaan menentang objek tertentu yg bersifat persona dan abstrak
asing [a] (1) aneh; tidak biasa: hal itu sangat -- bagiku; (2) belum biasa; kaku: bagiku masih terasa -- kalau bergaul dng mereka; (3) datang dr luar (negeri, daerah, lingkungan): Pulau Bali banyak dikunjungi wisatawan --; (4) tersendiri; terpisah sendiri; terpencil: ia merasa -- di daerah yg baru itu; (5) lain; berlainan; berbeda
bahasa aglutinatif tipe bahasa yg pembentukan katanya melalui proses pengimbuhan pd akar kata; -- akusatif tipe bahasa yg mempunyai penanda eksplisit untuk objek langsung, msl bahasa Inggris yg mempunyai kalimat spt They kill him, kata him adalah bentuk akusatif dr kata he
barang pribadi barang milik sendiri; (2) barang bawaan wisatawan dsb yg biasanya tidak dikenakan ketentuan pelarangan oleh suatu negara
berekskursi ber.eks.kur.si [v] berpiknik; berdarmawisata: anak-anak kelas 5 akan ~ ke Bandung
berpaspor ber.pas.por [v] memiliki (mempunyai) paspor: lima orang wisatawan asing ditangkap krn ~ palsu
bertamasya ber.ta.ma.sya [v] pergi menikmati perjalanan yg menyenangkan; pergi bersenang-senang hati (melihat-lihat) keindahan alam dsb): para wisatawan ~ ke Candi Borobudur
bertujuan ber.tu.ju.an [v] (1) berhaluan; mempunyai tujuan; ada yg dituju (dimaksudkan dsb); (2) memakai tujuan (objek): kata kerja ~ , kata kerja yg berpelengkap penderita (transitif)
bisnis bis.nis [n] usaha komersial dl dunia perdagangan; bidang usaha; usaha dagang: bekerja di bidang -- kepariwisataan; -- akuakultur usaha budi daya air: para pengusaha yg berminat mengembangkan -- akuakultur di Indonesia menuntut berbagai kemudahan kpd pemerintah
cermin balik [Graf] cermin datar yg dipasang pd susunan objektif dan digunakan untuk mendapat bayangan terbaca (dilihat dr bayangan emulsi) dr hasil pemotretan
data primer data yg diperoleh seorang peneliti langsung dr objeknya
data sekunder data yg diperoleh seorang peneliti secara tidak langsung dr objeknya, tetapi melalui sumber lain, baik lisan maupun tulis
datif da.tif [n Ling] kata yg menduduki fungsi sbg objek tidak langsung dr kata kerja (msl saya memberikan buku kepa danya; kepadanya adalah datif)
definisi demonstratif definisi yg berupa penunjukan objek, benda, atau peristiwa konkretnya
denotasi de.no.ta.si [n Ling] makna kata atau kelompok kata yg didasarkan atas penunjukan yg lugas pd sesuatu di luar bahasa atau yg didasarkan atas konvensi tertentu dan bersifat objektif
difraksi dif.rak.si [n Fis] pengagihan (distribusi kembali di dl ruang intensitas gelombang sbg akibat kehadiran objek atau benda yg menyebabkan variasi baik dl amplitudo gelombang maupun dl fasenya); lenturan
diorama di.o.ra.ma [n] (1) sajian pemandangan dl ukuran kecil yg dilengkapi dng patung dan perincian lingkungan spt aslinya serta dipadukan dng latar yg berwarna alami; pola atau corak tiga dimensi suatu adegan atau pemandangan yg dihasilkan dng menempatkan objek dan tokoh di depan latar belakang dng perspektif yg sebenarnya sehingga dapat menggambarkan keadaan yg sebenarnya; (2) pameran spesimen satwa liar atau pemandangan dl ukuran aslinya yg dilengkapi dng lingkungan alam asli dan latar yg bercat
disiplin di.sip.lin [n] (1) tata tertib (di sekolah, kemiliteran, dsb); (2) ketaatan (kepatuhan) kpd peraturan (tata tertib dsb); (3) bidang studi yg memiliki objek, sistem, dan metode tertentu
ditransitif di.tran.si.tif [n Ling] verba yg menghendaki dua objek gramatikal, satu objek langsung dan satu objek taklangsung
domestik do.mes.tik [a] (1) berhubungan dng atau mengenai permasalahan dl negeri: lapangan terbang itu khusus untuk melayani penerbangan --; wisatawan --; (2) mengenai (bersifat) rumah tangga: membicarakan persoalan-persoalan --; (3) piaraan (tt binatang); jinak: kuda sbg binatang -- sudah lama dipelihara orang untuk alat pengangkutan
dualisme semantis [Ling] teori dl semantik yg menganggap adanya hubungan timbal balik antara lambang (unsur bahasa) dan objek atau konsep yg ditunjuknya
ekskursi eks.kur.si [n] (1) perjalanan untuk bersenang-senang; piknik; darmawisata; (2) penyimpangan dr arah yg pasti
fokus fo.kus [n] (1) Fis titik atau daerah kecil tempat berkas cahaya mengumpul atau menyebar setelah berkas cahaya itu menimpa sebuah cermin atau lensa, berkas cahaya yg datang berada dl keadaan paralel dng sumbu cermin atau lensa itu; titik api: tempatkan objek itu dl -- kalau menginginkan hasil pemotretan yg bagus; (2) pusat: -- perhatian dunia internasional tertuju ke kejuaraan sepak bola dunia di Prancis; (3) Ling (a) unsur yg menonjolkan suatu bagian kalimat sehingga perhatian pendengar (pembaca) tertarik pd bagian itu; (b) ciri predikat verbal yg menentukan hubungan semantis predikat verbal itu dng subjek, biasanya ditandai oleh afiks verbal
frasa verbal frasa endosentris berinduk satu yg induknya verba dan modifikatornya berupa partikel modal; (2) bagian dr kalimat yg berupa verba dng atau tanpa objek dan/atau keterangan dl kaidah struktur frasa dan yg berfungsi sbg predikat
hak bersama hak yg dimiliki oleh beberapa orang terhadap suatu objek
hotel kota hotel yg terletak di pusat kota dan kebanyakan pengunjungnya wisatawan; -- melati hotel dng tarif sederhana: biaya penginapan di -- melati terjangkau oleh masyarakat ekonomi lemah
hukum pidana subjektif hak negara untuk menghukum orang yg melanggar peraturan hukum pidana objektif
humanis hu.ma.nis [n] (1) orang yg mendambakan dan memperjuangkan terwujudnya pergaulan hidup yg lebih baik, berdasarkan asas perikemanusiaan; pengabdi kepentingan sesama umat manusia; (2) penganut paham yg menganggap manusia sbg objek terpenting; (3) penganut humanisme
humanisme hu.ma.nis.me [n] (1) aliran yg bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yg lebih baik; (2) paham yg menganggap manusia sbg objek studi terpenting; (3) aliran zaman Renaissance yg menjadikan sastra klasik (dl bahasa Latin dan Yunani) sbg dasar seluruh peradaban manusia; (4) kemanusiaan
ikonometer iko.no.me.ter [n] alat untuk memperkirakan ukuran dan jarak suatu objek
implikasi im.pli.ka.si [n] (1) keterlibatan atau keadaan terlibat: -- manusia sbg objek percobaan atau penelitian semakin terasa manfaat dan kepentingannya; (2) yg termasuk atau tersimpul; yg disugestikan, tetapi tidak dinyatakan: apakah ada -- dl pertanyaan itu?
industri jasa industri dl bidang jasa (spt perhotelan, perjalanan wisata, dsb)
intransitif in.tran.si.tif [a Ling] tanpa objek langsung atau pelengkap penderita (tt verba) spt pd kata loncat, terjun, jatuh
invasi in.va.si [n] (1) hal atau perbuatan memasuki wilayah negara lain dng mengerahkan angkatan bersenjata dng maksud menye-rang atau menguasai negara tsb; penyerbuan ke dl wilayah negara lain: mereka menuduh seakan-akan kita melakukan -- militer ke daerah itu; (2) ki hal berbondong-bondong mema-suki suatu daerah, tempat, atau negeri: -- para wisatawan asing ke Pulau Bali mendapat perhatian khusus dr Pemerintah Daerah Bali
jukstaposisi juk.sta.po.si.si [n] penempatan dua objek secara berdampingan
kalimat dwitransitif [Ling] kalimat yg mempunyai objek dan pelengkap atau keterangan yg wajib
kamera ka.me.ra [n] kotak kedap sinar yg dipasang dng lensa yg menyambung pd lubang lensa tempat gambar (objek) yg direkam dl alat yg pekat cahaya; alat potret
kamera televisi kamera yg digunakan untuk mengambil objek-objek yg akan disiarkan melalui televisi
kamerawan ka.me.ra.wan [n] orang yg tugasnya menggunakan kamera untuk merekam gambar (objek) film atau televisi
kapal pesiar kapal untuk berpesiar (bertamasya); kapal untuk berpariwisata
kasus akusatif [Ling] kasus yg menandai nomina atau yg sejenisnya sbg objek langsung
kasus datif [Ling] kasus yg menandai bahwa nomina adalah penerima suatu perbuatan atau objek tak langsung
kasus ergatif [Ling] bentuk kasus dr subjek atau pelaku dr verba transitifnya dl bahasa tertentu spt bahasa Baska, Hindi, yg subjek dr verba intransitifnya mempunyai bentuk kasus yg sama dng objek atau penderita dr verba transitif
kasus tujuan [Ling] hubungan kasus yg menandai objek atau keadaan (tujuan) sbg akibat perbuatan atau keadaan yg dinyatakan oleh verba
kekhasan ke.khas.an [n] hal (sifat) khusus yg tidak dimiliki oleh yg lain; kekhususan: berbagai ~ daerah itu telah mampu menarik wisatawan
kekuasaan politik ke.ku.a.sa.an politik hubungan psikologis antara subjek dan objek, yg membuat subjek mampu mempengaruhi pikiran dan tingkah laku objek dng tiga alasan utama, yaitu mengharapkan manfaat yg lebih besar, mengatasi kemungkinan yg tak diharapkan, dan melakukannya demi rasa hormat, ambisi perseorangan, atau lembaga tertentu
kelautan ke.la.ut.an [n] perihal yg berhubungan dng laut: seminar ~ dan pekan wisata bahari yg berlangsung di Ambon dijadwalkan berlangsung seminggu
kelugasan ke.lu.gas.an [n] (1) hal mengenai yg pokok (yg penting, yg perlu): pembicaraan dilakukan dng bertolak dr asas kehematan, ~ , dan keefisienan; (2) kesederhanaan; keluguan; kepolosan: ~ dl sikap dan dl berpakaian merupakan daya tarik tersendiri; (3) perihal tidak berbelit-belit (tt bahasa, kalimat): ~ setiap kalimat yg diutarakannya memudahkan pemahaman bagi yg mendengarkannya; (4) tidak bersifat pendapat pribadi; keobjektifan
kenangan ke.nang.an [n] (1) sesuatu yg membekas dl ingatan; kesan: ~ manis telah berlalu; banyak ~ indah saya alami selama saya melakukan widyawisata ke Pulau Bali; (2) kesan dl ingatan (pikiran); ingatan: ~ nya cukup tajam mengenai peristiwa itu
kinematograf ki.ne.ma.to.graf [n] alat untuk menunjukkan gambar-gambar objek dl gerakan
klausa bebas klausa yg secara potensial dapat menjadi kalimat bebas; -- intransitif klausa yg predikat verbanya tidak disertai objek, msl gaji sudah datang
klausa terikat klausa yg tidak dapat berdiri sendiri sbg kalimat tunggal mandiri, menjadi bagian klausa lain atau bagian dr kalimat majemuk bertingkat; -- transitif klausa yg verbanya selalu disertai objek, msl mereka memilih perempuan
koleksi ko.lek.si [n] (1) kumpulan (gambar, benda bersejarah, lukisan, dsb) yg sering dikaitkan dng minat atau hobi objek (yg lengkap); (2) kumpulan yg berhubungan dng studi penelitian; (3) cara dsb mengumpulkan gambar, benda bersejarah, lukisan, objek penelitian, dsb
konsep kon.sep [n] (1) rancangan atau buram surat dsb; (2) ide atau pengertian yg diabstrakkan dr peristiwa konkret: satu istilah dapat mengandung dua -- yg berbeda; (3) Ling gambaran mental dari objek, proses, atau apa pun yg ada di luar bahasa, yg digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain
konstanta kon.stan.ta [n Mat] lambang untuk menyatakan objek yg sama dl keseluruhan operasi matematika
konstruksi antipasif [Ling] konstruksi verba transitif yg disertai objek miring (bukan objek langsung): msl berbicara tt x (berlainan dr membicarakan x yg nonantipasif krn dapat dipasifkan secara biasa)
konstruksi nonantipasif [Ling] konstruksi verba transitif yg disertai objek langsung; -- predikatif Ling konstruksi ekosentris yg terjadi dr subjek dan predikat yg membentuk klausa, msl mereka berbunyi
kunjung kun.jung [v] ber.kun.jung v (1) pergi (datang) untuk menengok (menjumpai dsb): pada hari Minggu kami ~ ke rumah paman; (2) bepergian: rombongan wisatawan itu akan ~ ke Pulau Bali; (3) melawat: Presiden akan ~ ke Papua Nugini [a] lekas; pernah: dian yg tidak -- padam
laporan administrasi la.por.an administrasi pemberian bahan atau keterangan secara objektif dan berdasarkan kenyataan di bidang personel, material, keuangan, dan tata kantor
lugas lu.gas [a] (1) mengenai yg pokok-pokok (yg perlu-perlu) saja: pembicaraannya selalu -- , tidak pernah menyimpang ke sana-sini; (2) bersifat spt apa adanya; lugu; serba bersahaja; serba sederhana: cara berdandannya -- , tidak mencolok; (3) tidak berbelit-belit: kalimatnya -- , tidak berbunga-bunga; (4) tidak bersifat pribadi; objektif: masalah itu dapat diselesaikan secara --
lunasan lu.nas.an [n Huk] objek hukum yg harus diserahkan oleh debitur kpd kreditur
makna ekstensi [Ling] makna yg mencakupi semua objek yg dapat dirujuk dng kata itu
makna referensial [Ling] makna unsur bahasa yg sangat dekat hubungannya dng dunia di luar bahasa (objek atau gagasan), dan dapat dijelaskan oleh analisis komponen; makna denotasi
manufakturing ma.nu.fak.tu.ring [n] hal-hal yg berkaitan dng manufaktur; usaha manufaktur: kami bergerak dl berbagai usaha, spt konstruksi, -- , pariwisata
memasukkan me.ma.suk.kan [v] (1) membawa (menyuruh, membiarkan, dsb) masuk: sopir sudah -- mobil ke dl garasi; ia -- orang yg belum dikenalnya; (2) mendaftarkan: ia telah -- nama temannya sbg peserta darmawisata; (3) menyampaikan: karyawan pabrik itu -- surat permohonan cuti kpd atasannya; (4) menempatkan; mencantumkan: ketua panitia setuju -- peragaan busana daerah dl acara itu; (5) menaruh uang dl perusahaan dsb; menanam modal: ia berminat -- modalnya dl perusahaan itu
meminati me.mi.nati [v] (1) menaruh minat (pd); memperhatikan; menginginkan: para wisatawan banyak yg -- barang kerajinan Indonesia; (2) menyayangi; menyukai: ia sangat -- penggembala yg rajin itu
mencita-citakan men.ci.ta-ci.ta.kan [v] (1) menginginkan (menghendaki) dng sungguh-sungguh: sikap kritis objektif sangat diperlukan dl masyarakat yg ~ demokrasi; (2) membayangkan sesuatu kpd: mereka selalu ~ dunia baru yg segala-galanya aman dan senang; (3) menjadikan sbg tujuan (akhir): rakyat ~ masyarakat adil dan makmur segera terjelma
mencopoti men.co.poti [v] (1) mencopot berulang-ulang; (2) mencopot beberapa objek
menganjuri meng.an.juri [v] (1) berjalan mendahului: seorang penunjuk jalan ~ rombongan wisatawan; (2) memelopori: Kartini ~ perjuangan emansipasi wanita
mentifakta men.ti.fak.ta [n] fakta dl dokumen yg merupakan hasil gambaran dr pembuatnya sehingga berbeda dng fakta yg objektif
merehab me.re.hab [v] merehabilitasi: ia tidak merasakan ada yg salah dng proposal PT Agrowisata Nasional yg akan ~ kawasan seluas 700 ha
metode asosiasi penyajian pesan yg dihubungkan dng suatu peristiwa atau objek yg populer dan menarik perhatian khalayak
mikrograf mik.ro.graf [n] (1) rekaman grafik dr gambar suatu objek yg dibentuk oleh mikroskop; (2) alat untuk menghasilkan salinan, tulisan, cetakan, atau ukiran yg sangat kecil; (3) alat untuk membuat tulisan atau rekaman yg sangat kecil
mikrometri mik.ro.met.ri [n] pengukuran objek yg sangat kecil dng mikrometer
mob [n Pol] sekelompok orang (tanpa dukungan masyarakat) yg dng marah menyerang dan berusaha melukai atau merusak suatu objek tanpa mengindahkan norma sosial dan hanya berpegang pd pertimbangan yg sederhana
modus indikatif modus yg menyatakan sikap objektif atau netral
muzawir mu.za.wir [n] (1) Isl orang yg membimbing ibadah haji; pembimbing ibadah haji; (2) pemandu wisata
naturalisme na.tu.ra.lis.me [n] (1) usaha untuk menerapkan pandangan ilmiah tt dunia alamiah pd filsafat dan seni; (2) aliran dl seni yg menggambarkan sesuatu sebagaimana adanya; (3) karya seni rupa yg memiliki sifat kebenaran fisik dr alam; (4) ajaran yg tidak mengakui adanya kekuatan lain selain alam; (5) teknik atau cara menampilkan pandangan objektif tt manusia secara teliti dan jujur (baik atau buruk)
nomenklatur no.men.kla.tur [n] (1) penamaan yg dipakai dl bidang atau ilmu tertentu; tata nama; (2) pembentukan (sering kali atas dasar kesepakatan internasional) tata susunan dan aturan pemberian nama objek studi bagi cabang ilmu pengetahuan
nomina no.mi.na [n Ling] kelas kata yg dl bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dng kata tidak, msl rumah adalah nomina krn tidak mungkin dikatakan tidak rumah, biasanya dapat berfungsi sbg subjek atau objek dr klausa
nomina abstrak [Ling] nomina yg biasanya berasal dr adjektiva atau verba, yg tidak menunjuk pd sebuah objek tetapi pd suatu kejadian atau pd suatu abstraksi; -- atributif Ling nomina yg mewatasi nomina lain, msl hutan dl anjing hutan
obyek ob.yek /obyEk/ ? objek
obyektif ob.yek.tif /obyEktif/ ? objektif
obyektivisme ob.yek.ti.vis.me /obyEktivisme/ ? objektivisme
obyektivitas ob.yek.ti.vi.tas /obyEktivitas/ ? objektivitas
ortopedagogik or.to.pe.da.go.gik [n] ilmu mendidik yg bertujuan menyembuhkan kelainan psikis, objek didiknya, terutama yg terbelakang mental
pajak bumi dan bangunan (PBB) jenis pajak yg dikenakan thd objek pajak, berupa bumi dan/atau bangunan; pajak perponding
partisipasi observasi kegiatan dl riset, berupa pengamatan yg aktif dan turut serta dl kehidupan lapangan atau objek yg diamati
pedisel pe.di.sel [n] tangkai atau penyuluran yg berfungsi sbg alat yg melekat pd suatu objek
pelancong pe.lan.cong [n] orang yg pergi melancong; wisatawan; turis
pelancongan pe.lan.cong.an [n] perjalanan untuk bersenang-senang, melihat-lihat, dsb; wisata; turisme
pelengkap penderita pe.leng.kap penderita objek langsung
pelengkap penyerta pe.leng.kap penyerta objek tak langsung
penelitian pe.ne.li.ti.an [n] (1) pemeriksaan yg teliti; penyelidikan; (2) kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yg dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum
penganalisis peng.a.na.li.sis [n] orang yg melakukan analisis: sbg ~ Saudara harus objektif
pengindraan jauh peng.in.dra.an jauh teknik mendeteksi dan mempelajari objek dr jauh tanpa adanya kontak fisik dng objek atau sasaran tsb
pengutusan peng.u.tus.an [n] proses, cara, perbuatan mengutus: -- duta wisata ke manca negara dimaksudkan untuk memperkenalkan budaya kita sehingga wisatawan manca negara tertarik ke Indonesia
penjepretan ganda pen.jep.ret.an ganda pemotretan dua objek sekaligus untuk disajikan sbg gambar dng kedua objek tsb
penjepretan jauh pen.jep.ret.an jauh pemotretan suatu objek dr jarak yg jauh
penyangkal pe.nyang.kal [n] orang yg menyangkal; pembantah; penyanggah: sbg -, ia harus bersikap objektif thd pendapat yg dibantahnya
perjalanan insentif per.ja.lan.an insentif perjalanan wisata yg ditawarkan oleh suatu perusahaan kpd pegawai perusahaan sbg imbalan atas suatu usaha yg berhasil
perkenan per.ke.nan [n] izin; persetujuan: dng senang hati ayah telah memberi ~ kpd kami untuk berdarmawisata ke Pulau Bali
perseptif per.sep.tif [a] (1) mempunyai kesadaran yg tajam; tajam tilik; cepat mengerti; cerdik; (2) berhubungan dng pengertian: dl politik, realitalah yg penting krn realita bisa objektif, bisa subjektif, dan bisa pula --
perspektivisme per.spek.tiv.is.me [n] (1) mazhab yg menganggap bahwa ilmu itu selalu bersifat relatif; (2) aliran filsafat yg mengajarkan bahwa setiap pengetahuan pd hakikatnya adalah suatu interpretasi belaka yg bergantung pd "keadaan tempat berdirinya" seseorang thd objek yg diketahuinya
perusahaan jasa per.u.sa.ha.an jasa perusahaan yg membantu kelancaran pengaliran barang dr produsen kpd konsumen; (2) perusahaan yg produk usahanya berupa jasa (bukan barang), msl pariwisata, pelayanan, dsb
pilot studi [Ek] objek utama yg akan diteliti
pintas pin.tas [v] me.min.tas v (1) mengambil jalan pintas; menempuh jalan yg terdekat; memotong jalan: supaya lekas sampai lebih baik kita ~ dusun ini; jalan ~ , jalan langsung (terdekat); (2) memenggal atau menyelang perkataan orang: suka benar ia memintas perkataan orang; (3) memotong perjalanan (tt orang, pesawat, dsb); memegat: barisan itu diberhentikan krn ~ iring-iringan mobil pejabat; (4) menadah (orang yg hanyut dsb): jika kamu hanyut, dialah yg akan ~ mu; (5) melintasi; melalui; melewati: kereta api itu ~ pesawahan di desa itu; (6) Kom memotong secara tiba-tiba proses pengambilan gambar suatu objek oleh kamera televisi atau film
promosi pro.mo.si [n] (1) kenaikan pangkat (tingkat); naik pangkat (tingkat); (2) hal memperoleh gelar doktor; (3) pemberian gelar doktor yg dilakukan dng upacara khusus: promovendus diuji lagi dl upacara --; (4) perkenalan (dl rangka memajukan usaha, dagang, dsb); reklame: -- pariwisata hendaknya dilakukan secara intensif dan terus-menerus
promosi domestik promosi untuk meningkatkan arus wisatawan dl negeri
psikopatologi psi.ko.pa.to.lo.gi [n] bagian psikologi yg menjadikan gejala kejiwaan sbg objeknya
rihlah rih.lah [n] perlawatan; perjalanan; pelancongan; darmawisata: berkerut dahinya oleh panjangnya -- yg berkesinambungan
safari sa.fa.ri [n] perjalanan atau pertualangan jarak jauh dl suatu kegiatan ekspedisi (penyelidikan, penelitian, wisata, dsb)
sanggraloka sang.gra.lo.ka [n] tempat untuk orang berlibur, beristirahat, atau berwisata
saptapesona sap.ta.pe.so.na [num] tujuh macam usaha pemerintah yg meliputi aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah-tamah, dan kenangan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Indonesia
simpel sim.pel [a cak] (1) mudah dikerjakan atau dimengerti (tidak berbelit-belit); sederhana: berikan contoh yg -- saja; (2) tunggal (tt kalimat yg terdiri atas satu subjek, predikat, dan atau tanpa objek): kalimat --
sinestesia si.nes.te.sia [n Ling] metafora berupa ungkapan yg bersangkutan dng indria yg dipakai untuk objek atau konsep tertentu, biasanya disangkutkan dng indria lain, msl sayur itu pedas untuk kata-kata sangat pedas
sistem merit mutasi karyawan yg didasarkan atas landasan yg bersifat ilmiah, objektif, dan prestasi kerjanya
sonar so.nar [n Lay] (1) peranti untuk mengamati (mendeteksi, menyidik) keberadaan dan lokasi benda di bawah permukaan laut dng menggunakan gelombang suara yg dikirim dr peranti itu dan dipantulkan kembali oleh benda (objek) yg diamati; (2) alat yg menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menemukan benda dan menentukan letaknya di bawah permukaan air
sorot belakang pencahayaan secara langsung ataupun tidak langsung dr belakang sebuah objek yg dibidik ke arah kamera guna memperjelas keberadaan objek dan menempatkan objek tersebut terpisah dr luar
sorot iringan jenis lampu yg sinarnya mengikuti objek yg bergerak
spesialisasi spe.si.a.li.sa.si [n] (1) pengahlian dl suatu cabang ilmu, pekerjaan, kesenian, dsb: Pemerintah sedang melaksanakan -- dl bidang kepariwisataan; (2) penggunaan sumber daya produksi tertentu khusus untuk pembuatan ja-jaran produk yg terbatas
strukturalisme struk.tu.ral.is.me [n Ling] gerakan linguistik yg berpandangan bahwa hubungan antara unsur bahasa lebih penting dp unsur itu sendiri, satu-satunya objek bahasa adalah sistem bahasa, dan penelitian bahasa dapat dilakukan secara sinkronis
subjek sub.jek [n] (1) pokok pembicaraan; pokok bahasan; (2) Ling bagian klausa yg menandai apa yg dikatakan oleh pembicara; pokok kalimat; (3) pelaku: dl pengkajian itu manusia dapat berperan sbg -- di samping sbg objek pengkajian; (4) mata pelajaran: bahasa Indonesia merupakan -- pokok di sekolah; (5) orang, tempat, atau benda yg diamati dl rangka pembuntutan sbg sasaran
subjektif sub.jek.tif [a] mengenai atau menurut pandangan (perasaan) sendiri, tidak langsung mengenai pokok atau halnya: segala sesuatu hendaklah dibahas secara objektif, jangan secara --
suvenir su.ve.nir [n] tanda mata; kenang-kenangan; cenderamata: toko ini menjual -- untuk wisatawan
tagih ta.gih [v] , me.na.gih v(1) meminta (memperingatkan, mendesak) supaya membayar (utang, pajak, iuran, dsb): belum tanggal satu ia sudah ~ uang langganan koran; (2) menuntut atau menggugat supaya melaksanakan janji (pernyataan dsb): kami ~ janji Ayah untuk pergi sekeluarga ke Taman Mini Indonesia Indah; (3) Huk objek hukum yg harus diterima kreditor dr debitur
takimeter ta.ki.me.ter [n] alat ukur untuk menentukan jarak suatu objek secara cepat, terutama dl penelitian
takjub tak.jub [a] kagum; heran (akan kehebatan, keindahan, keelokan seseorang atau sesuatu): kami -- akan kegesitan gerak petinju itu; wisatawan asing -- akan keindahan
taksonomi tak.so.no.mi [n] (1) klasifikasi bidang ilmu; kaidah dan prinsip yg meliputi pengklasifikasian objek; (2) cabang biologi yg menelaah penamaan, perincian, dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan pembedaan sifatnya; (3) Ling klasifikasi unsur bahasa menurut hubungan hierarkis; urutan satuan fonologis atau gramatikal yg dimungkinkan dl satuan bahasa
taman buru hutan wisata yg di dalamnya terdapat satwa buru yg memungkinkan diselenggarakannya perburuan yg teratur bagi kepentingan rekreasi
taman hutan raya kawasan pelestarian alam, terutama dimanfaatkan untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa alami atau buatan untuk tujuan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, budaya, pariwisata, dan rekreasi
taman laut taman (daerah) di dl laut yg penuh dng kerang, rumah binatang, koral berwarna-warni, dan beraneka ragam ikan; (2) wilayah lautan yg memiliki ciri khas berupa keindahan alam, bermanfaat bagi kepentingan pariwisata, rekreasi, dan pendidikan
taman nasional kawasan pelestarian alam yg dikelola, dimanfaatkan untuk kegiatan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, serta rekreasi dan pariwisata
tantangan tan.tang.an [n] (1) ajakan berkelahi (berperang dsb); (2) hal atau objek yg menggugah tekad untuk meningkatkan kemampuan mengatasi masalah; rangsangan (untuk bekerja lebih giat dsb): kesulitan itu merupakan ~ untuk lebih giat bekerja; (3) hal atau objek yg perlu ditanggulangi
tarif konfidensial tarif perjalanan wisata yg terdapat di dl buku pedoman harga yg dikeluarkan secara periodik (biasanya setahun sekali) oleh suatu operator perjalanan wisata secara standar dan tetap
tata rias pengaturan susunan hiasan thd objek yg akan dipertunjukkan
teknik penelitian penjabaran metode penelitian; sistem atau metode penelitian dng meneliti langsung objeknya
terobosan te.ro.bos.an [n] (1) hasil menerobos; (2) perbuatan menerobos: beberapa strategi ~ di bidang pariwisata sedang dipersiapkan untuk lebih menarik wisatawan
tertantang ter.tan.tang [v] (1) merasa berkewajiban krn dapat tantangan untuk melakukan sesuatu: saya memang senang dan merasa ~ untuk mengembangkan wisata bahari; (2) sudah ditantang; (3) mendapat tantangan
tes pilihan berganda tes objektif yg mempunyai beberapa alternatif jawaban untuk dipilih satu jawaban yg benar
transitif tran.si.tif [a Ling] bersangkutan dng kata kerja yg memerlukan objek
turis tu.ris , me.nu.ris v (1) menggores (menoreh, menakik) tidak berapa dalam; (2) mencacar (imunisasi thd penyakit cacar) [n] pelancong; wisatawan
tinjau tin.jau [v] me.nin.jau v (1) melihat sesuatu yg jauh dr ketinggian: orang membuat pos di atas bukit untuk ~ kapal-kapal musuh; (2) (datang, pergi) melihat-lihat (menengok, memeriksa, mengamati, dsb): Menteri Dalam Negeri akan ke Sulawesi untuk ~ objek-objek pembangunan; (3) mengintai; menyelidiki: pesawat capung boleh digunakan untuk ~ gerak-gerik musuh; (4) melihat (memeriksa); menilik; mempertimbangkan kembali: kami harap beliau akan ~ kembali aturan-aturan itu; (5) mempelajari dng cermat; memeriksa (untuk memahami dsb): sebelum mengambil keputusan, dia perlu ~ dahulu setiap usul yg masuk; (6) menduga (hati, perasaan, pikiran, dsb): ia pandai ~ hati orang [n] -- belukar n (1) pohon yg tumbuh tegak lurus, tingginya mencapai 35 m, dan kayunya dapat dijadikan papan; Greenia corymbosa; (2) kayu tinjau belukar [n] , -- karang anjung di haluan perahu
turisme tu.ris.me [n] perihal perpelancongan; kepariwisataan
verba intransitif verba yg tidak menggunakan objek
verba komposit verba yg terdiri atas dua bagian yg dl struktur kalimat dipisahkan oleh objek dr verba itu
verba performatif verba dl kalimat dng kala kini dng "saya" sbg subjek dng atau tanpa "Anda" sbg objek taklangsung, yg secara langsung menyatakan pertuturan yg dibuat pembicara pd waktu mengujarkan kalimat
verba transitif verba yg memiliki objek

Jika informasi mengenai "objek wisata tirta" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas