Arti kata/frase "objek formal" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/objek-formal

Halaman ini menjelaskan kata atau frase objek formal menurut KBBI Edisi III

objek formal: aspek atau sudut pandang suatu ilmu dl melihat objek ilmu dsb

Lebih lanjut mengenai objek formal

objek formal terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 209 kata terkait yakni sebagai berikut:

objek ob.jek [n] (1) hal, perkara, atau orang yg menjadi pokok pembicaraan; (2) Kim benda, hal, dsb yg dijadikan sasaran untuk diteliti, diperhatikan, dsb: -- penelitian ini adalah tata kehidupan suku terasing di Riau; (3) Ling nomina yg melengkapi verba transitif dl klausa, msl teh manis dl kalimat Kiki minum teh manis; (4) hal atau benda yg menjadi sasaran usaha sambilan: berdagang kain menjadi salah satu -- orang- orang di kota itu; (5) Fis titik atau himpunan yg bertindak sbg sumber cahaya bagi suatu lensa, cermin, atau bagi suatu sistem lensa; -- afektif objek langsung yg dikenai oleh perbuatan yang terdapat dalam predikat verbal, tetapi tidak merupakan hasil perbuatan itu (berlainan dng objek efektif); msl buku dl mereka membaca buku, jalan dl anak-anak sedang menyeberang jalan
formal for.mal [a] (1) sesuai dng peraturan yg sah; menurut adat kebiasaan yg berlaku: permohonan itu harus diajukan secara -- , tidak cukup dng telepon; (2) resmi: pendidikan -- yg ditempuhnya hanya sekolah teknik menengah
objek alam objek wisata yg daya tariknya bersumber pd keindahan dan kekayaan alam
objek budaya objek wisata yg daya tariknya bersumber pd objek kebudayaan, spt peninggalan sejarah, museum, atau atraksi kesenian; -- efektif Ling objek langsung yg ditimbulkan sbg hasil perbuatan yg terdapat dl predikat verbal, msl rumah dl mereka membayar rumah, sumur dl para pekerja menggali sumur, nasi dl ibunya menanak nasi
objek faktitif objek efektif
objek pengenal objek yg menjadi tanda khas suatu ilmu atau cabang ilmu
objek wisata budaya objek budaya
objek wisata tirta objek wisata yg menggunakan kawasan perairan, baik untuk rekreasi maupun kegiatan olahraga air, spt menyelam, berselancar, atau memancing
objek formal aspek atau sudut pandang suatu ilmu dl melihat objek ilmu dsb
objek hukum [Huk] objek atau kepentingan yg dilindungi dl hukum
objek langsung [Ling] nomina atau kelompok nominal yg melengkapi verba transitif dl frasa verbal dan yg sifatnya sangat erat dng verba tsb, dl beberapa bahasa tertentu ditandai dng kasus akusatif, msl adik dl kakak memukul adik adalah objek langsung
objek material benda atau hal yg menjadi objek atau bidang ilmu
objek preposisional [Ling] objek yg didahului oleh preposisi yg dapat menjadi subjek dl klausa pasif
objek primer [Ling] objek langsung
objek sekunder [Ling] objek taklangsung; -- taklangsung Ling nomina atau kelompok nominal yg menyertai verba transitif, dan merupakan bagian dr frasa verbal tsb, msl kata Tuti dalam Ibu membuatkan Tuti baju
objektivisme ob.jek.ti.vis.me [n] paham atau aliran yg menerima segala sesuatu secara objektif
objektivitas ob.jek.ti.vi.tas [n] sikap jujur, tidak dipengaruhi pendapat dan pertimbangan pribadi atau golongan dl mengambil putusan atau tindakan; keobjektifan
formalin for.ma.lin [n] larutan bening berbau menyengat, mengandung sedikit metanol untuk bahan pengawet dan pembunuh kuman
formalistis for.ma.lis.tis [a] sangat ketat berpegang pd peraturan dan tata cara yg berlaku
formalitas for.ma.li.tas [n] (1) bentuk (peraturan, tata cara, prosedur, kebiasaan) yg berlaku: tanpa -- dia langsung menerima kedatangan istri camat yg mendapat musibah itu; (2) sekadar mengikuti tata cara; basa-basi: penyambutan itu hanya --
objek hukum pajak pajak yg harus dibayar oleh wajib pajak
objek wisata perwujudan ciptaan manusia, tata hidup, seni budaya, sejarah bangsa, dan keadaan alam yg mempunyai daya tarik untuk dikunjungi wisatawan
objek wisata alam sumber daya alam yg berpotensi serta mempunyai daya tarik bagi wisatawan, baik yg alami maupun yg sudah dibudidayakan
objekan ob.jek.an [n] hal, perkara, atau benda yg dijadikan sasaran usaha sambilan untuk menambah penghasilan: -- di kota-kota besar biasanya berupa jual beli tanah, rumah, mobil, dsb
objektif ob.jek.tif [a] mengenai keadaan yg sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi [n Fis] kanta (lensa) pd peralatan optis yg terletak paling dekat dng benda yg diamati
nomor wisata objek wisata
hubungan formal hu.bung.an formal hubungan resmi
hubungan informal hu.bung.an informal hubungan di antara orang-orang dl organisasi yg tidak diatur dl dasar hukum pendirian organisasi
karangan objektif ka.rang.an objektif karangan yg terbentuk berdasarkan pembagian logis dr pokok karangan atau hal-hal utama dl karangan
latihan formal la.tih.an formal latihan yg berdasarkan satu jenis bahan atau situasi untuk mengembangkan kemampuan umum, keterampilan, atau sifat tertentu
negara hukum formal negara yg segala tindakannya didasarkan hanya atas hukum tertulis, yg secara formal tercantum dl peraturan perundang-undangan
pendidikan formal pen.di.dik.an formal segenap bentuk pendidikan atau pelatihan yg diberikan secara terorganisasi dan berjenjang, baik yg bersifat umum maupun yg bersifat khusus
pendidikan informal pen.di.dik.an informal pendidikan atau pelatihan yg terdapat di dl keluarga atau masyarakat dl bentuk yg tidak terorganisasi
pendidikan nonformal pen.di.dik.an nonformal segenap bentuk pelatihan yg diberikan secara terorganisasi di luar pendidikan formal, msl kursus keterampilan
pengobjek peng.ob.jek [n] orang yg suka mengobjek
pengobjekan peng.ob.jek.an [n] proses, cara, perbuatan mengobjek(kan)
penilaian formal pe.ni.lai.an formal seseorang atau komite yg mempunyai wewenang secara formal untuk menilai bawahannya di dl ataupun di luar pekerjaan dan berhak menetapkan kebijakan selanjutnya thd karyawan itu
penilaian informal pe.ni.lai.an informal seseorang yg melakukan penilaian tt kualitas kerja dan pelayanan yang diberikan tiap karyawan
sektor formal lingkungan suatu usaha resmi yg dapat menampung tenaga kerja; -- informal 1 lingkungan usaha tidak resmi; lapangan pekerjaan yg diciptakan dan diusahakan sendiri oleh pencari kerja (spt wiraswasta): usaha yg paling menguntungkan dr -- informal adalah membuka rumah makan di tempat-tempat yg ramai; (2) unit usaha kecil yg melakukan kegiatan produksi dan/atau distribusi barang dan jasa untuk menciptakan lapangan kerja dan penghasilan bagi mereka yg terlibat unit tsb bekerja dng keterbatasan, baik modal, fisik, tenaga, maupun keahlian
ujian objektif uji.an objektif ujian yg dibuat sedemikian rupa sehingga pertanyaan dan jawabannya sudah disiapkan dan murid tinggal memilih jawaban itu
demokrasi formal corak pemerintahan yg semata-mata dilihat dr ada atau tidaknya lembaga politik demokrasi spt perwakilan rakyat
hukum formal sistem hukum yg didasarkan atas logika hukum, tanpa pertimbangan
hukum objektif keseluruhan kaidah yg dapat diterapkan secara umum thd semua warga masyarakat selama mereka tunduk pd suatu sistem hukum umum
hukum perdata formal hukum perdata materiil
hukum pidana formal hukum pidana yg mengatur tata cara penyelesaian perkara pidana melalui peradilan; hukum acara pidana
informal in.for.mal [a] tidak resmi: para kiai adalah pemimpin -- dl masyarakat
kasus objektif [Ling] istilah untuk bentuk kasus miring (nonnominatif), dipertentangkan dng kasus subjektif
kelompok formal [Sos] kelompok yg mempunyai struktur organisasi dan peraturan yg tegas dan dng sengaja diciptakan oleh anggotanya untuk mengatur hubungan antaranggotanya
kelompok informal [Sos] kelompok orang yg tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu atau yg pasti
komunikasi formal komunikasi yg memperhitungkan tingkat ketepatan, keringkasan, dan kecepatan komunikasi
kumulasi objektif [Huk] seorang penggugat mengajukan lebih dr satu gugatan thd tergugat yg sama
logika formal metodologi berpikir yg berkenaan dng struktur atau bentuk logika melalui abstraksi isi pemikiran yg merumuskan hukum dan asas yg disyaratkan untuk mencapai hasil yg berlaku dl mendapatkan pengetahuan melalui penarikan kesimpulan yg bagian-bagiannya dipertalikan dng isi tsb
mengobjek meng.ob.jek [v ki] mengerjakan usaha sambilan secara tidak tetap untuk menambah penghasilan: pagi hari dia menjadi guru, sore hari dia -
mengobjekkan meng.ob.jek.kan [v] menjadikan sesuatu sbg usaha sambilan: ia -- sepeda motornya siang hari setelah selesai mengajar
nonformal non.for.mal [a] (1) tidak resmi: kegiatan -- sangat membantu dl meningkatkan keterampilan anak; (2) bersifat di luar kegiatan resmi sekolah: pendidikan -- , pendidikan di luar jalur sekolah
perdata formal yg mengatur hak, harta benda, dan hubungan antara orang atas dasar logika
akomodasi ako.mo.da.si [n] (1) sesuatu yg disediakan untuk memenuhi kebutuhan, msl tempat menginap atau tempat tinggal sementara bagi orang yg bepergian: dia bertugas menyiapkan -- bagi para tamu yg datang dr luar daerah; (2) Bio penyesuaian mata untuk menerima bayangan yg jelas dr objek yg berbeda; (3) Antr penyesuaian manusia dl kesatuan sosial untuk menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan konflik; (4) Sos penyesuaian sosial dl interaksi antara pribadi dan kelompok manusia untuk meredakan pertentangan; (5) Lay kamar atau ruang tempat tinggal awak kapal atau penumpang kapal
akta mengajar [Dik] ijazah yg menyatakan bahwa pemiliknya mempunyai kewenangan mengajar pd jenjang tertentu dl pendidikan formal
akusatif aku.sa.tif [n Ling] kasus yg menunjukkan fungsi sbg objek langsung atau objek berpreposisi dl kalimat
amatan amat.an [n Mil] hasil mengamati (mendengarkan, mewawancarai, ataupun mengadakan percobaan) yg berupa kumpulan keterangan untuk satu tujuan melalui kontak langsung dng orang atau objek yg diteliti
amplifikasi am.pli.fi.ka.si [n] (1) pembesaran, perluasan, atau pengembangan (tt jumlah, kepentingan, dsb); (2) Filol pengembangan naskah berupa uraian, penjelasan, atau penggunaan banyak kata oleh penyalin (pembaca), kemudian masuk ke salinan naskah berikutnya; (3) Ling sarana dl bahasa yg digunakan untuk memperluas, memperbesar, atau memberi tekanan pd suatu objek
ancang intrinsik [Sas] pendekatan thd karya sastra yg bertolak dr unsur-unsur dl karya sastra itu sendiri, yg objek kajiannya semata-mata unsur dl karya sastra itu
antipati an.ti.pa.ti [n] (1) Pol penolakan atau perasaan tidak suka yg kuat; (2) perasaan menentang objek tertentu yg bersifat persona dan abstrak
apologi apo.lo.gi [n] tulisan atau pembicaraan formal yg digunakan untuk mempertahankan gagasan, kepercayaan, dsb; pembelaan
bahasa aglutinatif tipe bahasa yg pembentukan katanya melalui proses pengimbuhan pd akar kata; -- akusatif tipe bahasa yg mempunyai penanda eksplisit untuk objek langsung, msl bahasa Inggris yg mempunyai kalimat spt They kill him, kata him adalah bentuk akusatif dr kata he
bahasa asing bahasa milik bangsa lain yg dikuasai, biasanya melalui pendidikan formal dan yg secara sosiokultural tidak dianggap sbg bahasa sendiri
bertujuan ber.tu.ju.an [v] (1) berhaluan; mempunyai tujuan; ada yg dituju (dimaksudkan dsb); (2) memakai tujuan (objek): kata kerja ~ , kata kerja yg berpelengkap penderita (transitif)
buku panduan wisata buku petunjuk, khusus diterbitkan dng bentuk dan teknik penyajian isi yg praktis, terutama memuat berbagai macam keterangan mengenai objek wisata, sarana wisata, dsb
cermin balik [Graf] cermin datar yg dipasang pd susunan objektif dan digunakan untuk mendapat bayangan terbaca (dilihat dr bayangan emulsi) dr hasil pemotretan
citra wisata ekspresi, gambaran, atau bayangan semua yg diketahui secara objektif, kesan, praduga perseorangan atau kelompok mengenai tempat tujuan wisata tt kebudayaan, keindahan alam, dan hasil kerajinan daerah wisata tertentu
daerah tujuan wisata daerah yg memiliki objek wisata yg ditunjang oleh masyarakat dan prasarana pariwisata; (2) tempat yang menjadi sasaran kunjungan wisata; (3) daerah yang berdasarkan kesiapan prasarana dan sarana dinyatakan siap menerima kunjungan wisatawan
darmawisata dar.ma.wi.sa.ta [n] perjalanan atau kunjungan singkat dng tujuan bersenang-senang dsb; perjalanan yg dilakukan untuk tujuan rekreasi sambil mengenal baik objek wisata dan lingkungannya
data primer data yg diperoleh seorang peneliti langsung dr objeknya
data sekunder data yg diperoleh seorang peneliti secara tidak langsung dr objeknya, tetapi melalui sumber lain, baik lisan maupun tulis
datif da.tif [n Ling] kata yg menduduki fungsi sbg objek tidak langsung dr kata kerja (msl saya memberikan buku kepa danya; kepadanya adalah datif)
definisi demonstratif definisi yg berupa penunjukan objek, benda, atau peristiwa konkretnya
denotasi de.no.ta.si [n Ling] makna kata atau kelompok kata yg didasarkan atas penunjukan yg lugas pd sesuatu di luar bahasa atau yg didasarkan atas konvensi tertentu dan bersifat objektif
diasistem di.a.sis.tem [n Ling] (1) jaringan hubungan formal yg memperlihatkan sistem bahasa bersama yg dianggap mendasari dua dialek atau lebih, dirumuskan sbg kerangka untuk menjelaskan perbedaan struktural; (2) fenomena dua sistem atau lebih yg bekerja secara berdampingan yg mungkin mempengaruhi perkembangan sistem itu, msl sistem fonem yg berbeda dr dialek yg berdekatan dl satu bahasa
difraksi dif.rak.si [n Fis] pengagihan (distribusi kembali di dl ruang intensitas gelombang sbg akibat kehadiran objek atau benda yg menyebabkan variasi baik dl amplitudo gelombang maupun dl fasenya); lenturan
diorama di.o.ra.ma [n] (1) sajian pemandangan dl ukuran kecil yg dilengkapi dng patung dan perincian lingkungan spt aslinya serta dipadukan dng latar yg berwarna alami; pola atau corak tiga dimensi suatu adegan atau pemandangan yg dihasilkan dng menempatkan objek dan tokoh di depan latar belakang dng perspektif yg sebenarnya sehingga dapat menggambarkan keadaan yg sebenarnya; (2) pameran spesimen satwa liar atau pemandangan dl ukuran aslinya yg dilengkapi dng lingkungan alam asli dan latar yg bercat
disiplin di.sip.lin [n] (1) tata tertib (di sekolah, kemiliteran, dsb); (2) ketaatan (kepatuhan) kpd peraturan (tata tertib dsb); (3) bidang studi yg memiliki objek, sistem, dan metode tertentu
ditransitif di.tran.si.tif [n Ling] verba yg menghendaki dua objek gramatikal, satu objek langsung dan satu objek taklangsung
dualisme semantis [Ling] teori dl semantik yg menganggap adanya hubungan timbal balik antara lambang (unsur bahasa) dan objek atau konsep yg ditunjuknya
ekoturisme eko.tu.ris.me [n] wisata yg dilaksanakan di hutan atau di mana saja dng memanfaatkan lingkungan alam sbg objeknya; bagian dari alam semesta yg dapat dimanfaatkan oleh para turis; wisata alam
ekspose eks.po.se [n] (1) pernyataan (pengungkapan, penyingkapan) secara formal tt suatu kenyataan; (2) penyingkapan (pengungkapan) sesuatu yg dapat mengurangi kepercayaan atau martabat
fokus fo.kus [n] (1) Fis titik atau daerah kecil tempat berkas cahaya mengumpul atau menyebar setelah berkas cahaya itu menimpa sebuah cermin atau lensa, berkas cahaya yg datang berada dl keadaan paralel dng sumbu cermin atau lensa itu; titik api: tempatkan objek itu dl -- kalau menginginkan hasil pemotretan yg bagus; (2) pusat: -- perhatian dunia internasional tertuju ke kejuaraan sepak bola dunia di Prancis; (3) Ling (a) unsur yg menonjolkan suatu bagian kalimat sehingga perhatian pendengar (pembaca) tertarik pd bagian itu; (b) ciri predikat verbal yg menentukan hubungan semantis predikat verbal itu dng subjek, biasanya ditandai oleh afiks verbal
frasa verbal frasa endosentris berinduk satu yg induknya verba dan modifikatornya berupa partikel modal; (2) bagian dr kalimat yg berupa verba dng atau tanpa objek dan/atau keterangan dl kaidah struktur frasa dan yg berfungsi sbg predikat
futurisme fu.tur.is.me [n] (1) aliran dl seni, musik, atau sastra (yg dimulai di Italia kira-kira pd tahun 1909) yg ditandai, terutama, oleh usaha memberikan pernyataan formal kpd kekuatan dinamis dan gerak proses mekanis; (2) pandangan yg lebih mementingkan pemenuhan arti masa depan
gas lembap gas yg secara formal kimiawi tidak aktif khususnya dl pembakaran (spt nitrogen atau karbon dioksida)
hak bersama hak yg dimiliki oleh beberapa orang terhadap suatu objek
hukum acara perdata hukum acara yg melaksanakan dan mempertahankan hukum perdata materiil atau hukum perdata formal
hukum acara pidana hukum pidana formal
hukum pidana subjektif hak negara untuk menghukum orang yg melanggar peraturan hukum pidana objektif
humanis hu.ma.nis [n] (1) orang yg mendambakan dan memperjuangkan terwujudnya pergaulan hidup yg lebih baik, berdasarkan asas perikemanusiaan; pengabdi kepentingan sesama umat manusia; (2) penganut paham yg menganggap manusia sbg objek terpenting; (3) penganut humanisme
humanisme hu.ma.nis.me [n] (1) aliran yg bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yg lebih baik; (2) paham yg menganggap manusia sbg objek studi terpenting; (3) aliran zaman Renaissance yg menjadikan sastra klasik (dl bahasa Latin dan Yunani) sbg dasar seluruh peradaban manusia; (4) kemanusiaan
ikonometer iko.no.me.ter [n] alat untuk memperkirakan ukuran dan jarak suatu objek
implikasi im.pli.ka.si [n] (1) keterlibatan atau keadaan terlibat: -- manusia sbg objek percobaan atau penelitian semakin terasa manfaat dan kepentingannya; (2) yg termasuk atau tersimpul; yg disugestikan, tetapi tidak dinyatakan: apakah ada -- dl pertanyaan itu?
intransitif in.tran.si.tif [a Ling] tanpa objek langsung atau pelengkap penderita (tt verba) spt pd kata loncat, terjun, jatuh
jabatan struktural ja.bat.an struktural jabatan yg terdapat dl struktur organisasi (komunitas) secara formal sehingga tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak pejabat atau pegawai bersangkutan sudah diatur
jebolan je.bol.an [n cak] keluaran (lulusan; tamatan) lembaga pendidikan formal
jukstaposisi juk.sta.po.si.si [n] penempatan dua objek secara berdampingan
kalimat dwitransitif [Ling] kalimat yg mempunyai objek dan pelengkap atau keterangan yg wajib
kamera ka.me.ra [n] kotak kedap sinar yg dipasang dng lensa yg menyambung pd lubang lensa tempat gambar (objek) yg direkam dl alat yg pekat cahaya; alat potret
kamera televisi kamera yg digunakan untuk mengambil objek-objek yg akan disiarkan melalui televisi
kamerawan ka.me.ra.wan [n] orang yg tugasnya menggunakan kamera untuk merekam gambar (objek) film atau televisi
karyawisata kar.ya.wi.sa.ta [n] kunjungan ke suatu objek dl rangka memperluas pengetahuan dl hubungan dng pekerjaan seseorang atau sekelompok orang: seminar itu ditutup dng -- ke beberapa daerah industri
kasus akusatif [Ling] kasus yg menandai nomina atau yg sejenisnya sbg objek langsung
kasus datif [Ling] kasus yg menandai bahwa nomina adalah penerima suatu perbuatan atau objek tak langsung
kasus ergatif [Ling] bentuk kasus dr subjek atau pelaku dr verba transitifnya dl bahasa tertentu spt bahasa Baska, Hindi, yg subjek dr verba intransitifnya mempunyai bentuk kasus yg sama dng objek atau penderita dr verba transitif
kasus tujuan [Ling] hubungan kasus yg menandai objek atau keadaan (tujuan) sbg akibat perbuatan atau keadaan yg dinyatakan oleh verba
kekuasaan politik ke.ku.a.sa.an politik hubungan psikologis antara subjek dan objek, yg membuat subjek mampu mempengaruhi pikiran dan tingkah laku objek dng tiga alasan utama, yaitu mengharapkan manfaat yg lebih besar, mengatasi kemungkinan yg tak diharapkan, dan melakukannya demi rasa hormat, ambisi perseorangan, atau lembaga tertentu
kelugasan ke.lu.gas.an [n] (1) hal mengenai yg pokok (yg penting, yg perlu): pembicaraan dilakukan dng bertolak dr asas kehematan, ~ , dan keefisienan; (2) kesederhanaan; keluguan; kepolosan: ~ dl sikap dan dl berpakaian merupakan daya tarik tersendiri; (3) perihal tidak berbelit-belit (tt bahasa, kalimat): ~ setiap kalimat yg diutarakannya memudahkan pemahaman bagi yg mendengarkannya; (4) tidak bersifat pendapat pribadi; keobjektifan
keterkaitan ke.ter.ka.it.an [n] (1) hal (perbuatan) terkait; (2) keadaan (seseorang, badan, dsb) yg belum dapat mandiri, ketergantungan: sektor ekonomi yg tumbuh pesat dan padat modal itu ternyata hanya memiliki ~ yg kecil sekali dng sektor tradisional dan sektor informal
kinematograf ki.ne.ma.to.graf [n] alat untuk menunjukkan gambar-gambar objek dl gerakan
klausa bebas klausa yg secara potensial dapat menjadi kalimat bebas; -- intransitif klausa yg predikat verbanya tidak disertai objek, msl gaji sudah datang
klausa terikat klausa yg tidak dapat berdiri sendiri sbg kalimat tunggal mandiri, menjadi bagian klausa lain atau bagian dr kalimat majemuk bertingkat; -- transitif klausa yg verbanya selalu disertai objek, msl mereka memilih perempuan
klik [n] kelompok kecil orang tanpa struktur formal yg mempunyai pandangan atau kepentingan bersama: kalau bukan -- nya, tidak akan dilayani dng cepat [n Ling] bunyi letup yg dihasilkan dng sentuhan lidah yg tersentak dilepaskan sehingga timbullah penghirupan udara
koleksi ko.lek.si [n] (1) kumpulan (gambar, benda bersejarah, lukisan, dsb) yg sering dikaitkan dng minat atau hobi objek (yg lengkap); (2) kumpulan yg berhubungan dng studi penelitian; (3) cara dsb mengumpulkan gambar, benda bersejarah, lukisan, objek penelitian, dsb
konsep kon.sep [n] (1) rancangan atau buram surat dsb; (2) ide atau pengertian yg diabstrakkan dr peristiwa konkret: satu istilah dapat mengandung dua -- yg berbeda; (3) Ling gambaran mental dari objek, proses, atau apa pun yg ada di luar bahasa, yg digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain
konstanta kon.stan.ta [n Mat] lambang untuk menyatakan objek yg sama dl keseluruhan operasi matematika
konstruksi absolut [Ling] frasa atau klausa yg diselipkan yg tidak mempunyai hubungan formal dng klausa matriks
konstruksi antipasif [Ling] konstruksi verba transitif yg disertai objek miring (bukan objek langsung): msl berbicara tt x (berlainan dr membicarakan x yg nonantipasif krn dapat dipasifkan secara biasa)
konstruksi nonantipasif [Ling] konstruksi verba transitif yg disertai objek langsung; -- predikatif Ling konstruksi ekosentris yg terjadi dr subjek dan predikat yg membentuk klausa, msl mereka berbunyi
kontekstualisme kon.teks.tu.al.is.me [n Ling] aliran yg menyelidiki makna dl bahasa dng metode probabilitas dan memusatkan diri pd distribusi formal bentuk bahasa, ujaran, dan hubungan antara ujaran atau wacana dan lingkungan fisik dan sosial
laporan administrasi la.por.an administrasi pemberian bahan atau keterangan secara objektif dan berdasarkan kenyataan di bidang personel, material, keuangan, dan tata kantor
legitimas le.gi.ti.mas [n Huk] pengakuan secara formal (hukum)
logika matematik penggunaan metode matematik dan suatu bahasa istimewa berupa lambang dan rumus di bidang logika formal
lugas lu.gas [a] (1) mengenai yg pokok-pokok (yg perlu-perlu) saja: pembicaraannya selalu -- , tidak pernah menyimpang ke sana-sini; (2) bersifat spt apa adanya; lugu; serba bersahaja; serba sederhana: cara berdandannya -- , tidak mencolok; (3) tidak berbelit-belit: kalimatnya -- , tidak berbunga-bunga; (4) tidak bersifat pribadi; objektif: masalah itu dapat diselesaikan secara --
lunasan lu.nas.an [n Huk] objek hukum yg harus diserahkan oleh debitur kpd kreditur
makna ekstensi [Ling] makna yg mencakupi semua objek yg dapat dirujuk dng kata itu
makna referensial [Ling] makna unsur bahasa yg sangat dekat hubungannya dng dunia di luar bahasa (objek atau gagasan), dan dapat dijelaskan oleh analisis komponen; makna denotasi
mencita-citakan men.ci.ta-ci.ta.kan [v] (1) menginginkan (menghendaki) dng sungguh-sungguh: sikap kritis objektif sangat diperlukan dl masyarakat yg ~ demokrasi; (2) membayangkan sesuatu kpd: mereka selalu ~ dunia baru yg segala-galanya aman dan senang; (3) menjadikan sbg tujuan (akhir): rakyat ~ masyarakat adil dan makmur segera terjelma
mencopoti men.co.poti [v] (1) mencopot berulang-ulang; (2) mencopot beberapa objek
mendapati men.da.pati [v] (1) memperoleh; menemukan: di toko itu engkau tidak akan ~ apa yg hendak kaubeli; (2) menemui; menjumpai: di negeri ini kita ~ banyak objek pariwisata; (3) mengalami: mereka tidak ~ kesulitan yg berarti dl pendakian gunung itu; (4) mengetahui (kenyataan adanya bukti, kesalahan, dsb): setelah memeriksa dng teliti, polisi ~ racun dl makanan korban; (5) melihat: tadi malam Ayah ~ jendela samping terbuka
mentifakta men.ti.fak.ta [n] fakta dl dokumen yg merupakan hasil gambaran dr pembuatnya sehingga berbeda dng fakta yg objektif
mentransformasikan men.trans.for.ma.si.kan [v] (1) mengubah rupa (bentuk, sifat, fungsi, dsb); mengalihkan: Pemerintah berhasil ~ benteng itu menjadi objek pariwisata; (2) Ling mengubah struktur dasar menjadi struktur lahir dng menerapkan kaidah transformasi
metode asosiasi penyajian pesan yg dihubungkan dng suatu peristiwa atau objek yg populer dan menarik perhatian khalayak
mikrograf mik.ro.graf [n] (1) rekaman grafik dr gambar suatu objek yg dibentuk oleh mikroskop; (2) alat untuk menghasilkan salinan, tulisan, cetakan, atau ukiran yg sangat kecil; (3) alat untuk membuat tulisan atau rekaman yg sangat kecil
mikrometri mik.ro.met.ri [n] pengukuran objek yg sangat kecil dng mikrometer
mob [n Pol] sekelompok orang (tanpa dukungan masyarakat) yg dng marah menyerang dan berusaha melukai atau merusak suatu objek tanpa mengindahkan norma sosial dan hanya berpegang pd pertimbangan yg sederhana
modus indikatif modus yg menyatakan sikap objektif atau netral
naturalisme na.tu.ra.lis.me [n] (1) usaha untuk menerapkan pandangan ilmiah tt dunia alamiah pd filsafat dan seni; (2) aliran dl seni yg menggambarkan sesuatu sebagaimana adanya; (3) karya seni rupa yg memiliki sifat kebenaran fisik dr alam; (4) ajaran yg tidak mengakui adanya kekuatan lain selain alam; (5) teknik atau cara menampilkan pandangan objektif tt manusia secara teliti dan jujur (baik atau buruk)
nomenklatur no.men.kla.tur [n] (1) penamaan yg dipakai dl bidang atau ilmu tertentu; tata nama; (2) pembentukan (sering kali atas dasar kesepakatan internasional) tata susunan dan aturan pemberian nama objek studi bagi cabang ilmu pengetahuan
nomina no.mi.na [n Ling] kelas kata yg dl bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dng kata tidak, msl rumah adalah nomina krn tidak mungkin dikatakan tidak rumah, biasanya dapat berfungsi sbg subjek atau objek dr klausa
nomina abstrak [Ling] nomina yg biasanya berasal dr adjektiva atau verba, yg tidak menunjuk pd sebuah objek tetapi pd suatu kejadian atau pd suatu abstraksi; -- atributif Ling nomina yg mewatasi nomina lain, msl hutan dl anjing hutan
obyek ob.yek /obyEk/ ? objek
obyektif ob.yek.tif /obyEktif/ ? objektif
obyektivisme ob.yek.ti.vis.me /obyEktivisme/ ? objektivisme
obyektivitas ob.yek.ti.vi.tas /obyEktivitas/ ? objektivitas
ortopedagogik or.to.pe.da.go.gik [n] ilmu mendidik yg bertujuan menyembuhkan kelainan psikis, objek didiknya, terutama yg terbelakang mental
pajak bumi dan bangunan (PBB) jenis pajak yg dikenakan thd objek pajak, berupa bumi dan/atau bangunan; pajak perponding
pariwisata bahari pariwisata yg objeknya adalah laut dan isinya (berperahu, berselancar, menyelam, dsb)
pariwisata purbakala pariwisata yg objeknya adalah peninggalan purbakala, msl museum
pariwisata wana pariwisata yg objeknya adalah hutan dng segala isinya
partisipasi observasi kegiatan dl riset, berupa pengamatan yg aktif dan turut serta dl kehidupan lapangan atau objek yg diamati
pedisel pe.di.sel [n] tangkai atau penyuluran yg berfungsi sbg alat yg melekat pd suatu objek
pelengkap penderita pe.leng.kap penderita objek langsung
pelengkap penyerta pe.leng.kap penyerta objek tak langsung
pendidikan konservasi pen.di.dik.an konservasi upaya secara sadar dan berencana, baik melalui pendidikan formal maupun informal, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat thd bidang konservasi alam, terutama kesadaran pada pengunjung kawasan konservasi
pendidikan medis pen.di.dik.an medis kegiatan yg secara formal bertujuan mendidik serta mengembangkan pengetahuan yg berhubungan dng masalah kedokteran
pendidikan menengah pen.di.dik.an menengah jenjang pendidikan formal setelah pendidikan dasar
pendidikan terbuka pen.di.dik.an terbuka pendidikan melalui lembaga formal yg peserta didiknya tidak dibatasi oleh usia, jumlah, dan tempat
pendidikan tinggi pen.di.dik.an tinggi jenjang pendidikan formal setelah pendidikan menengah (pd akademi atau universitas)
penelitian pe.ne.li.ti.an [n] (1) pemeriksaan yg teliti; penyelidikan; (2) kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yg dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum
penganalisis peng.a.na.li.sis [n] orang yg melakukan analisis: sbg ~ Saudara harus objektif
pengindraan jauh peng.in.dra.an jauh teknik mendeteksi dan mempelajari objek dr jauh tanpa adanya kontak fisik dng objek atau sasaran tsb
penjepretan ganda pen.jep.ret.an ganda pemotretan dua objek sekaligus untuk disajikan sbg gambar dng kedua objek tsb
penjepretan jauh pen.jep.ret.an jauh pemotretan suatu objek dr jarak yg jauh
penyangkal pe.nyang.kal [n] orang yg menyangkal; pembantah; penyanggah: sbg -, ia harus bersikap objektif thd pendapat yg dibantahnya
perseptif per.sep.tif [a] (1) mempunyai kesadaran yg tajam; tajam tilik; cepat mengerti; cerdik; (2) berhubungan dng pengertian: dl politik, realitalah yg penting krn realita bisa objektif, bisa subjektif, dan bisa pula --
perspektivisme per.spek.tiv.is.me [n] (1) mazhab yg menganggap bahwa ilmu itu selalu bersifat relatif; (2) aliran filsafat yg mengajarkan bahwa setiap pengetahuan pd hakikatnya adalah suatu interpretasi belaka yg bergantung pd "keadaan tempat berdirinya" seseorang thd objek yg diketahuinya
pilot studi [Ek] objek utama yg akan diteliti
pintas pin.tas [v] me.min.tas v (1) mengambil jalan pintas; menempuh jalan yg terdekat; memotong jalan: supaya lekas sampai lebih baik kita ~ dusun ini; jalan ~ , jalan langsung (terdekat); (2) memenggal atau menyelang perkataan orang: suka benar ia memintas perkataan orang; (3) memotong perjalanan (tt orang, pesawat, dsb); memegat: barisan itu diberhentikan krn ~ iring-iringan mobil pejabat; (4) menadah (orang yg hanyut dsb): jika kamu hanyut, dialah yg akan ~ mu; (5) melintasi; melalui; melewati: kereta api itu ~ pesawahan di desa itu; (6) Kom memotong secara tiba-tiba proses pengambilan gambar suatu objek oleh kamera televisi atau film
pintu terbuka resepsi informal di sebuah rumah dng tamu yg bebas datang dan pergi; (2) waktu yg disediakan secara terbuka untuk kunjungan ke sekolah, lembaga, dsb untuk kegiatan spt inspeksi dan observasi
psikopatologi psi.ko.pa.to.lo.gi [n] bagian psikologi yg menjadikan gejala kejiwaan sbg objeknya
publikasi pub.li.ka.si [n] (1) pengumuman; (2) penerbitan: -- tt objek-objek pariwisata janganlah diremehkan
pugar pu.gar [v] , me.mu.gar v memperbaiki kembali; membaharui; memulihkan: pemerintah daerah telah menyediakan biaya untuk ~ objek pariwisata di daerahnya [Mk v] , me.mu.gar v melakukan dng sungguh-sungguh
resmi res.mi [a] (1) sah (dr pemerintah atau dr yg berwajib); ditetapkan (diumumkan, disahkan) oleh pemerintah atau instansi yg bersangkutan: penjelasan -- akan diberikan oleh Presiden; (2) formal: pakaian --
simpel sim.pel [a cak] (1) mudah dikerjakan atau dimengerti (tidak berbelit-belit); sederhana: berikan contoh yg -- saja; (2) tunggal (tt kalimat yg terdiri atas satu subjek, predikat, dan atau tanpa objek): kalimat --
sinektika si.nek.ti.ka [n] teori atau sistem tt pernyataan persoalan dan pemecahannya berdasarkan pemikiran kreatif dng menerapkan analogi dan majas dl pertemuan atau diskusi ti-dak formal di antara sejumlah kecil peserta dr berbagai bidang dan keahlian
sinestesia si.nes.te.sia [n Ling] metafora berupa ungkapan yg bersangkutan dng indria yg dipakai untuk objek atau konsep tertentu, biasanya disangkutkan dng indria lain, msl sayur itu pedas untuk kata-kata sangat pedas
sistem merit mutasi karyawan yg didasarkan atas landasan yg bersifat ilmiah, objektif, dan prestasi kerjanya
sonar so.nar [n Lay] (1) peranti untuk mengamati (mendeteksi, menyidik) keberadaan dan lokasi benda di bawah permukaan laut dng menggunakan gelombang suara yg dikirim dr peranti itu dan dipantulkan kembali oleh benda (objek) yg diamati; (2) alat yg menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menemukan benda dan menentukan letaknya di bawah permukaan air
sorot belakang pencahayaan secara langsung ataupun tidak langsung dr belakang sebuah objek yg dibidik ke arah kamera guna memperjelas keberadaan objek dan menempatkan objek tersebut terpisah dr luar
sorot iringan jenis lampu yg sinarnya mengikuti objek yg bergerak
strukturalisme struk.tu.ral.is.me [n Ling] gerakan linguistik yg berpandangan bahwa hubungan antara unsur bahasa lebih penting dp unsur itu sendiri, satu-satunya objek bahasa adalah sistem bahasa, dan penelitian bahasa dapat dilakukan secara sinkronis
subjek sub.jek [n] (1) pokok pembicaraan; pokok bahasan; (2) Ling bagian klausa yg menandai apa yg dikatakan oleh pembicara; pokok kalimat; (3) pelaku: dl pengkajian itu manusia dapat berperan sbg -- di samping sbg objek pengkajian; (4) mata pelajaran: bahasa Indonesia merupakan -- pokok di sekolah; (5) orang, tempat, atau benda yg diamati dl rangka pembuntutan sbg sasaran
subjektif sub.jek.tif [a] mengenai atau menurut pandangan (perasaan) sendiri, tidak langsung mengenai pokok atau halnya: segala sesuatu hendaklah dibahas secara objektif, jangan secara --
tagih ta.gih [v] , me.na.gih v(1) meminta (memperingatkan, mendesak) supaya membayar (utang, pajak, iuran, dsb): belum tanggal satu ia sudah ~ uang langganan koran; (2) menuntut atau menggugat supaya melaksanakan janji (pernyataan dsb): kami ~ janji Ayah untuk pergi sekeluarga ke Taman Mini Indonesia Indah; (3) Huk objek hukum yg harus diterima kreditor dr debitur
takimeter ta.ki.me.ter [n] alat ukur untuk menentukan jarak suatu objek secara cepat, terutama dl penelitian
taksonomi tak.so.no.mi [n] (1) klasifikasi bidang ilmu; kaidah dan prinsip yg meliputi pengklasifikasian objek; (2) cabang biologi yg menelaah penamaan, perincian, dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan pembedaan sifatnya; (3) Ling klasifikasi unsur bahasa menurut hubungan hierarkis; urutan satuan fonologis atau gramatikal yg dimungkinkan dl satuan bahasa
tantangan tan.tang.an [n] (1) ajakan berkelahi (berperang dsb); (2) hal atau objek yg menggugah tekad untuk meningkatkan kemampuan mengatasi masalah; rangsangan (untuk bekerja lebih giat dsb): kesulitan itu merupakan ~ untuk lebih giat bekerja; (3) hal atau objek yg perlu ditanggulangi
tata bahasa baku kumpulan kaidah tt struktur gramatikal bahasa ragam formal yg menjadi patokan pemakaian bahasa; (2) buku yg berisikan kaidah bahasa yg krn wibawanya digunakan sbg acuan karya yg sejenis
tata rias pengaturan susunan hiasan thd objek yg akan dipertunjukkan
teknik penelitian penjabaran metode penelitian; sistem atau metode penelitian dng meneliti langsung objeknya
tes pilihan berganda tes objektif yg mempunyai beberapa alternatif jawaban untuk dipilih satu jawaban yg benar
transitif tran.si.tif [a Ling] bersangkutan dng kata kerja yg memerlukan objek
urutan urut.an [n] (1) nomor urut: gilirannya jatuh pd ~ ketiga; (2) deretan; rentetan; hal berurut: ~ kata dl kalimat; (3) susunan: ~ nama pasien itu tidak menurut abjad; (4) Ling kumpulan unsur-unsur bahasa berstruktur yg secara teoretis terletak berderetan dl suatu hubungan formal
verba intransitif verba yg tidak menggunakan objek
verba komposit verba yg terdiri atas dua bagian yg dl struktur kalimat dipisahkan oleh objek dr verba itu
verba performatif verba dl kalimat dng kala kini dng "saya" sbg subjek dng atau tanpa "Anda" sbg objek taklangsung, yg secara langsung menyatakan pertuturan yg dibuat pembicara pd waktu mengujarkan kalimat
tinjau tin.jau [v] me.nin.jau v (1) melihat sesuatu yg jauh dr ketinggian: orang membuat pos di atas bukit untuk ~ kapal-kapal musuh; (2) (datang, pergi) melihat-lihat (menengok, memeriksa, mengamati, dsb): Menteri Dalam Negeri akan ke Sulawesi untuk ~ objek-objek pembangunan; (3) mengintai; menyelidiki: pesawat capung boleh digunakan untuk ~ gerak-gerik musuh; (4) melihat (memeriksa); menilik; mempertimbangkan kembali: kami harap beliau akan ~ kembali aturan-aturan itu; (5) mempelajari dng cermat; memeriksa (untuk memahami dsb): sebelum mengambil keputusan, dia perlu ~ dahulu setiap usul yg masuk; (6) menduga (hati, perasaan, pikiran, dsb): ia pandai ~ hati orang [n] -- belukar n (1) pohon yg tumbuh tegak lurus, tingginya mencapai 35 m, dan kayunya dapat dijadikan papan; Greenia corymbosa; (2) kayu tinjau belukar [n] , -- karang anjung di haluan perahu
verba transitif verba yg memiliki objek
vokalis vo.ka.lis [n] (1) penyanyi (tunggal); (2) Ling oposisi ciri pembeda yg secara akustis ditandai oleh adanya lawan dan tiadanya struktur formal yg jelas, secara artikulasi ditandai oleh bergetar tidaknya selaput suara dan ada tidaknya hambatan dl saluran suara
wisata alam perjalanan yg memanfaatkan potensi sumber daya alam dan tata lingkungannya sbg objek tujuan wisata
wisata bahari bepergian menikmati alam laut; -- budaya bepergian bersama-sama dng tujuan mengenali hasil kebudayaan setempat: untuk memajukan kepariwisataan di Indonesia, objek -- budaya harus digalakkan
wisata buru kegiatan wisata yg memanfaatkan satwa sbg objek kegiatan berburu
wisata kesehatan gerak atau kegiatan wisata yg dirangsang oleh adanya objek atau fasilitas yg diperlukan untuk mengembalikan kesehatan di daerah tujuan wisata, msl tempat sejuk yg lengkap dng tempat peristirahatan dan terdapat sumber air panas
wisata nusantara wisata domestik; -- puri Bl wisata yg objeknya adalah puri (istana) dng segala isi dan kegiatannya: Pemda Tabanan mengembangkan objek -- puri

Jika informasi mengenai "objek formal" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas