Arti kata/frase "obat rumah" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/obat-rumah

Halaman ini menjelaskan kata atau frase obat rumah menurut KBBI Edisi III

obat rumah: obat-obatan yg disediakan untuk keluarga di rumah

Lebih lanjut mengenai obat rumah

obat rumah terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 2144 kata terkait yakni sebagai berikut:

obat [n] (1) Far bahan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit, atau menyembuhkan seseorang dr penyakit: daun ketepeng sering dibuat -- pencahar; (2) Kim bahan kimia (untuk pelbagai keperluan): hendak mencuci potret, tetapi tidak ada -- nya; (3) ki mesiu; peluru: membuang -- , menembak ke atas (hanya untuk menakut-nakuti dsb); (4) ki guna-guna: dia jadi penurut spt orang kena --
rumah ru.mah [n] (1) bangunan untuk tempat tinggal; (2) bangunan pd umumnya (spt gedung)
obat rumah obat-obatan yg disediakan untuk keluarga di rumah
rumah sakit ketergantungan obat rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita yg tergantung pd obat-obat terlarang
rumah sakit kanker rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit kanker
rumah sakit khusus rumah sakit yg memberikan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan satu macam penyakit
rumah sakit mata rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit mata
rumah sakit umum rumah sakit yg memberikan layanan, pengobatan, perawatan bagi penderita berbagai penyakit yg dilengkapi dng dokter ahli: -- umum akan dapat melayani berbagai pasien yg mengidap penyakit yg beraneka macam
obat adiktif obat yg dapat menyebabkan ketergantungan bagi pemakainya
obat angin obat oles atau gosok (berupa minyak, cairan, dsb) untuk menghilangkan masuk angin
obat basah obat yg dicampur dng air (spt boreh); (2) ki kabar yg tidak dipercayai orang
obat batuk obat untuk menghilangkan batuk
obat bius obat yg menyebabkan orang tidak sadarkan diri dan sekaligus menghilangkan rasa nyeri
obat cacing obat pembunuh cacing di dl perut
obat daftar G obat yg hanya bisa dibeli dng menggunakan resep dokter, msl antibiotik (biasanya ditandai dng lingkaran warna biru tua bergaris tepi hitam dan tanda peringatan pd kemasannya); -- dahaga ki penghilang rasa dahaga (haus): segelas air putih cukuplah sbg -- dahaga
obat dalam obat untuk diminum atau ditelan
obat dokter obat yg diberikan oleh dokter; -- esensial obat umum tanpa merek dagang, biasanya dikonsumsikan untuk unit pelayanan kesehatan dsb: para dokter seharusnya memelopori penggunaan -- esensial, mengingat harganya murah dan khasiatnya sama
obat generik obat yg penamaannya didasarkan pd zat aktif yg terdapat dl obat tsb dan tidak menggunakan merek dagang
obat haus obat penawar dahaga; -- jerih 1 uang lelah; upah; persen: pekerjaan begitu berat, cuma diberi -- jerih lima ratus rupiah; (2) buah hati; yg dicintai; pelerai demam
obat kampung obat dr tumbuh-tumbuhan dsb yg diramu sendiri atau oleh dukun (bukan dr apotek atau dr pabrik farmasi)
obat kuat obat untuk memperkuat daya kemampuan tubuh; (2) obat untuk menambah daya vitalitas seksual
obat lali obat bius
obat lelah obat jerih
obat luar obat yg dioleskan atau diteteskan untuk menyembuhkan penyakit luar (spt kudis, panu) dan bukan untuk diminum atau ditelan
obat mata obat untuk menyembuhkan penyakit mata
obat merah obat berwarna merah yg dibuat dr yodium yg dilarutkan dl alkohol untuk mengobati luka baru (goresan dsb)
obat nyamuk obat (ramuan) pembasmi (pengusir) nyamuk (berupa cairan yg disemprotkan atau benda padat pipih yg dibakar)
obat paten obat yg menggunakan merek atau nama dagang tertentu
obat pencahar obat untuk memudahkan buang air besar; obat untuk membersihkan perut; obat cuci perut; urus-urus
obat penenang obat untuk menenangkan (meredakan ketegangan) jiwa dsb
obat perangsang obat untuk merangsang nafsu seks dsb
obat sinse obat yg diramu dan dikeluarkan oleh sinse (tabib Cina)
obat telekap obat yg pemakaiannya ditempelkan pd bagian tubuh yg sakit; koyok
obat tidur obat yg menyebabkan dapat tidur bagi orang yg susah tidur
obat tradisional obat yg diramu dr berbagai macam akar, kulit pohon, batang, bunga, buah, dan daun untuk berbagai macam penyakit; obat kampung
obat-obatan obat-obat.an [n] berbagai macam obat; ramuan obat
rumah (ber)loteng rumah yg bertingkat(-tingkat)
rumah adat rumah tempat diselenggarakan upacara adat istiadat; balairung
rumah asap rumah untuk mengasapi karet lembaran (tembakau) agar menjadi kering
rumah batu rumah yg berdinding batu bata
rumah besar rumah yg pokok; rumah induk
rumah bola rumah biliar
rumah bordil rumah tempat pelacuran
rumah dansa rumah tempat berdansa
rumah dinas rumah instansi
rumah duka rumah tempat orang yg berduka cita krn ada yg meninggal; (2)bangunan tempat jenazah disemayamkan sebelum dikubur krn jenazah itu tidak dibawa pulang
rumah gedang rumah induk (tempat tinggal kaum keluarga)
rumah induk rumah besar (utama), paviliun, biasanya ditempati oleh keluarga
rumah instansi rumah dinas milik jawatan (pemerintah, perusahaan) yg ditempati oleh pegawai (karyawan)
rumah inti rumah (yg dibangun pemerintah) yg terdiri atas ruangan inti rumah, spt ruangan yg terpenting atau hanya atap dan lantai, sedangkan pengembangan selanjutnya diserahkan kpd penghuni
rumah joglo rumah dng gaya bangunan khas Jawa
rumah judi rumah tempat berjudi; petopan
rumah kaca rumah tertutup dng atap dan berdinding kaca untuk menanam tumbuh-tumbuhan (spt sayuran dan buah-buahan) pd derajat panas dan kelembapan yg dapat diatur sehingga tidak terpengaruh oleh musim; (2) rumah yg mempunyai sifat meneruskan energi matahari yg berupa gelombang pendek ke permukaan bumi sehingga memanaskan permukaan bumi
rumah kemanakan rumah keluarga luas
rumah kolong rumah yg didirikan di atas tiang-tiang; rumah panggung
rumah kontrakan rumah yg disewa dng waktu yg ditentukan (msl 1 tahun, 2 tahun)
rumah kopel rumah yg berpasangan (berhimpitan), biasanya satu atap, terdiri atas lebih dr satu rumah; rumah petak
rumah kuning rumah tempat pelacuran
rumah lelang rumah tempat melelang barang-barang
rumah liar rumah yg didirikan tanpa izin instansi yg berwenang
rumah miskin rumah tempat merawat orang miskin
rumah murah rumah yg dijual dng harga yg murah agar orang yg berpenghasilan rendah mampu membelinya (dng angsuran)
rumah panas rumah yg acap kali mendatangkan bencana
rumah panggung rumah yg tinggi (lantainya bertiang); rumah kolong
rumah pangsa rumah tinggal yg dibangun berpetak-petak dan bertingkat
rumah panjang rumah tempat sundal; rumah pelacuran; (2) rumah kediaman suku Iban di Kalimantan, bentuknya panjang
rumah papak rumah yg atapnya datar (tidak merunjung)
rumah pelacuran rumah bordil
rumah pelesiran rumah tempat pelacuran; rumah bordil
rumah pemondokan rumah tempat memondok seseorang; rumah tempat menumpang (menumpang bermalam)
rumah penginapan rumah tempat bermalam; losmen
rumah petak rumah yang disekat-sekat menjadi beberapa petak
rumah piatu rumah tempat mengasuh anak-anak yatim piatu
rumah potong ternak rumah potong
rumah sakit rujukan rumah sakit yg ditetapkan menjadikan rujukan sbg komponen dl sistem pelayanan kesehatan
rumah sewa rumah untuk disewakan
rumah tinggal rumah tempat tinggal
rumah toko rumah yg sekaligus untuk toko (kadang-kadang toko di lantai dasar dan tempat tinggal di lantai kedua); ruko
rumah tumbuh rumah penduduk asli yg terletak di sekitar daerah transmigrasi, yg dipugar oleh pemerintah, disesuaikan dng rumah transmigrasi
rumah tumpangan rumah pemondokan
rumah tutupan rumah tahanan
rumah obat toko yg menjual obat-obatan; apotek
obat jalan berobat tanpa dirawat di rumah sakit (klinik dsb), tetapi menjalani pengobatan secara teratur
obat bebas golongan obat yg tidak bersifat racun dan tidak mempunyai interaksi dng bahan makanan sehingga dapat dibeli bebas (biasanya ditandai dng warna lingkaran hijau dng garis tepi hitam)
obat kimiawi penggunaan senyawa kimia untuk mengobati tanaman yg terserang penyakit; terapi kimiawi
rumah batang lubang tempat memasukkan kancing baju dsb; rumah kancing
rumah geretan kotak geretan; (2) rumah kecil yg sangat sederhana
rumah gila gedung atai rumah tempat merawat orang gila
rumah pasung [ark] (1) kantor polisi; (2) rumah tempat menahan orang
rumah pemalaman [ark] rumah penginapan
rumah prodeo penjara; rumah perai
rumah sakit ru.mah sa.kit [n] (1) gedung tempat merawat orang sakit; (2) gedung tempat menyediakan dan memberikan pelayanan kesehatan yg meliputi berbagai masalah kesehatan; -- bersalin rumah sakit yg khusus melayani pemeriksaan ibu hamil, ibu yg akan melahirkan, dan kesehatan anak di bawah usia lima tahun: dl rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak dibangunlah -- bersalin; -- jiwa rumah sakit yg khusus merawat orang yg sakit jiwa: orang gila zaman dahulu banyak yg dipasung, tetapi sekarang telah banyak yg dibawa ke -- jiwa
rumah tangga ru.mah tang.ga [n] (1) yg berkenaan dng urusan kehidupan dl rumah (spt hal belanja rumah); (2) berkenaan dng keluarga
rumah yatim piatu gedung (rumah) tempat mengasuh, mendidik, menyantuni, dsb anak yatim piatu
rumah-rumahan ru.mah-ru.mah.an [n] yg menyerupai rumah atau boleh disamakan dng rumah; tiruan rumah
obat bedil mesiu; peluru
obat guna guna-guna; pekasih
obat hati [ki] penghibur hati
obat jauh penyakit hampir [pb] dl kesusahan sukar mendapatkan pertolongan; berada dl kesukaran
obat jerih pelerai demam [ki] buah hati; anak dsb yg disayangi
obat pekasih guna-guna yg dapat membuat orang jatuh cinta
obat pengasih pekasih
rumah api menara api; mercu suar
rumah berhala kuil tempat memuja berhala
rumah bicara gedung tempat bermusyawarat
rumah biliar gedung tempat bermain biliar
rumah busana tempat khusus untuk memamerkan dan menjual pakaian jadi
rumah gadai kantor tempat menggadaikan barang-barang
rumah gedang ketirisan [pb] istri yg tidak mampu mendatangkan kebahagiaan kpd suami
rumah ibadat bangunan tempat beribadat (masjid, gereja, kuil, dsb)
rumah jaga gardu tempat pengawal
rumah jompo tempat menyantuni orang jompo; panti jompo
rumah kancing lubang pd pakaian tempat memasukkan kancing
rumah keong gubuk kecil yg amat buruk di pinggir sungai
rumah komidi gedung tempat pertunjukan komidi (sandiwara)
rumah makan kedai tempat makan (menjual makanan)
rumah minum kedai tempat minum-minum
rumah monyet pos penjagaan (polisi, tentara)
rumah perai penjara
rumah potong tempat pembantaian atau penjagalan hewan yg resmi dng perlengkapan secukupnya
rumah produksi tempat memproduksi film atau klip video
rumah Rakyat Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat
rumah sakit terbang tempat perawatan orang yg sakit, berupa pesawat terbang berisi perlengkapan medis lengkap dng dokter dan perawatnya
rumah sekolah gedung sekolah
rumah setan gedung pertemuan bagi anggota perkumpulan yg memperjuangkan persaudaraan dan kebebasaan
rumah siput bagian dl telinga tempat terdapatnya alat pendengar, bentuknya spt huruf S
rumah sudah [pb] memajukan keterangan dsb sesudah perkara diputuskan
rumah susun gedung atau bangunan bertingkat terbagi atas beberapa tempat tinggal (masing-masing untuk satu keluarga); flat
rumah tahanan tempat orang yg ditahan sementara atau dikenakan hukuman kurungan
rumah terbakar tikus habis ke luar [pb] (1) uang habis, tetapi yg dikehendaki tidak diperoleh; (2) apabila terjadi kerusakan di suatu daerah, semua penduduknya berbondong-bondong pindah ke tempat lain
rumah tidak berdapur penjara
induk rumah rumah besar yg menjadi pokok
balai derma rumah yayasan amal (spt tempat merawat anak yatim piatu); (2) kl rumah di luar istana tempat raja memberi sedekah
balai kembang rumah kecil di taman (dekat istana)
beras kencur obat tradisional yg terbuat dr beras dan kencur ditumbuk halus (dapat diminum atau dioles) untuk obat pegal-pegal
gudang senjata rumah (gedung dsb) tempat menyimpan senjata
kamar bola rumah (ruang besar) tempat bersenang-senang; tempat bermain biliar
keramas kutu obat pembersih kutu kepala
koral keras rumah bekas koloni binatang laut yg terbentuk dr kapur
koral lunak rumah bekas koloni binatang yg terbentuk dr zat tanduk
kulit kerang rumah kerang (siput dsb); cangkang
minyak angin obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dsb) yg dibuat dr campuran beberapa bahan
panti asuhan rumah tempat memelihara dan merawat anak yatim atau yatim piatu dsb
panti derma rumah tempat memelihara dan merawat orang jompo, anak yatim atau yatim piatu, orang terlantar, dsb
panti wreda rumah tempat mengurus dan merawat orang jompo
wisma tamu rumah (gedung) khusus untuk tamu yg mungkin bermalam
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
merumahsakitkan me.ru.mah.sa.kit.kan [v] membawa ke rumah sakit untuk berobat; membawa berobat ke rumah sakit: untuk menghindarkan wabah penyakit, dinas kesehatan selalu menganjurkan agar masyarakat segera ~ orang yg terkena penyakit menular, spt demam berdarah
aerobatik ae.ro.ba.tik [n] ketangkasan atau kecakapan berakrobat di udara
ahli obat orang yg ahli dl hal obat-obatan
ahli rumah keluarga seisi rumah
akrobatik ak.ro.ba.tik [n] (1) pertunjukan atau peragaan yg dilakukan seorang pemain akrobat: permainan --; (2) pertunjukan hebat dan mengagumkan berkenaan dng ketangkasan
alas rumah dasar (fondasi) rumah
anggaran rumah tangga ang.gar.an rumah tangga [Man] peraturan pelaksanaan anggaran dasar (bagi perusahaan, perkumpulan, dsb)
anggur obat air perahan buah anggur dng ramuan yg diminum sbg obat
arak obat arak yg biasa diminum untuk obat penat
bantu rumah tangga orang yg membantu dl urusan rumah tangga
beraerobatik ber.ae.ro.ba.tik [v] melakukan pertunjukan aerobatik
berakrobat ber.ak.ro.bat [v] bermain akrobat
bertegak rumah ber.te.gak rumah mendirikan rumah
berumah be.ru.mah [v] (1) mempunyai rumah: ia seorang yg sukses, usianya masih muda, tetapi sudah berkedudukan tinggi dan ~ besar; (2) diam (di); tinggal (di): ia ~ di desa yg jauh dr kota
berumahkan be.ru.mah.kan [v] menjadikan sbg rumah: pengembara itu hanya ~ kemah yg dibuat dr kulit binatang
drama rumah tangga drama yg menggambarkan kehidupan suatu rumah tangga yg realistis
efek rumah kaca efek sinar radiasi gelombang pendek yg dapat menembus atap serta dinding rumah kaca, tetapi tidak tertembus oleh sinar radiasi gelombang panjang
ibu rumah tangga wanita yg mengatur penyelenggaraan berbagai macam pekerjaan rumah tangga, istri (ibu) yg hanya mengurusi berbagai pekerjaan dl rumah tangga (tidak bekerja di kantor)
ilmu obat pengetahuan mengenai berbagai obat (khasiatnya, takaran pemakaiannya, dsb); farmakologi
isi rumah orang-orang yg tinggal serumah; penghuni rumah
kerajinan rumah tangga ke.ra.jin.an rumah tangga usaha kecil-kecilan yg dikerjakan di rumah
kerumahtanggaan ke.ru.mah.tang.ga.an [n] perihal rumah tangga
kunjungan rumah kun.jung.an rumah kunjungan guru ke rumah murid untuk mempelajari latar belakang kehidupan murid yg akan mempengaruhi proses dan hasil belajar di sekolah
limbah rumah tangga limbah yg berasal dr buangan kegiatan rumah tangga dan kegiatan sanitasi manusia yg rutin
mengobati meng.o.bati [v] memberi obat (kpd); menyembuhkan dng obat: siapa yg -- lukamu?
mengobatkan meng.o.bat.kan [v] (1) memakai sesuatu untuk obat atau untuk mengobati: daun ini dapat dipakai untuk -- penyakit kulit; (2) membawa berobat: orang kampung masih banyak yg -- orang yg sakit ke dukun
menobatkan me.no.bat.kan [v] menaikkan ke takhta kerajaan; melantik menjadi raja: Baginda ~ putra sulungnya menjadi raja menggantikan beliau [v] (1) menjadikan (menyebabkan) orang bertobat (menyesalkan dosanya dan kembali kpd Tuhan); (2) cak menjerakan; mengapokkan
menuanrumahi me.nu.an.ru.mahi [v] menjadi tuan rumah pd ...: kakak diminta untuk ~ pesta itu krn paman belum juga kembali dr rumah nenek
menyerumahkan me.nye.ru.mah.kan [v] menempatkan dl satu rumah
menyobat me.nyo.bat [v] (1) menjadikan sobat baik; (2) ki mengambil hati orang; mendekati: ia suka -- siapa saja yg kaya
menyobati me.nyo.bati [v] menyobat
merumahkan me.ru.mah.kan [v ki] mencutikan pegawai (karyawan) dr pekerjaannya; membebaskan pegawai (karyawan) dr pekerjaannya dng cara menyuruh tinggal di rumah saja: dl tahun ini perusahaan itu telah ~ puluhan buruhnya yg tidak disiplin
naik nobat [Mk] (1) menjadi pengantin; kawin; (2) dinobatkan menjadi raja
nobat no.bat [kl n] (1) gendang besar; (2) gamelan Melayu yg hanya dibunyikan pd waktu upacara penobatan raja: pukul -- tiup nafiri, hendak tabal raja di Keling [v] keluar dr penghadapan; dihadap: maka empat puluh hari baginda tiada --
nyonya rumah perempuan (istri) yg empunya rumah
pangkal rumah bagian rumah di atas tangga
pendapatan rumah tangga pen.da.pat.an rumah tangga harta yg diterima oleh sebuah rumah tangga sbg hasil dr seluruh usaha semua warganya
pengembang perumahan pe.ngem.bang perumahan pengusaha yg mempersiapkan lahan dsb untuk perumahan (hunian dsb)
pengobat peng.o.bat [n] sesuatu yg dipakai untuk mengobati; orang yg mengobati
pengobatan peng.o.bat.an [n] proses, cara, perbuatan mengobati
penobatan pe.no.bat.an [n] proses, cara, perbuatan menobatkan; (2) pelantikan menjadi raja
perkakas rumah tangga perkakas yg diperlukan di rumah tangga (meja, kursi, lemari, dsb)
persobatan per.so.bat.an [n] hal (perihal) bersobat; persahabatan
pertobatan per.to.bat.an [n] (1) perihal bertobat; (2) perihal tobat
perumahan pe.ru.mah.an [n] (1) kumpulan beberapa buah rumah; rumah-rumah tempat tinggal: pemerintah sedang mendirikan ~ untuk golongan menengah; (2) proses, cara, perbuatan menyediakan rumah: kesukaran ~ di kota besar semakin memuncak; (3) tanah kosong (untuk mendirikan rumah): disediakan tanah ~ , luasnya 20 ha di tepi kota; (4) kayu tempat mata ketam (serut); (5) ki pendirian; maksud: ~ mu sudah jelas kini
perumahan rakyat pe.ru.mah.an rakyat rumah-rumah yg disediakan bagi golongan masyarakat yg berpenghasilan rendah sampai golongan masyarakat yg berpenghasilan sedang: dl program pembangunan nasional ini Pemerintah berusaha membangun ~ rakyat
serbarumah ser.ba.ru.mah [a] perkakas rumah tangga
serbuk obat tepung obat
serumah se.ru.mah [n] (1) seisi rumah; segenap isi rumah; (2) tinggal di suatu rumah; (3) sudah kawin (beristri atau bersuami)
tahanan rumah ta.han.an rumah penahanan di dl rumah sendiri (yg ditahan tidak boleh meninggalkan rumah)
tapak rumah tanah tempat mendirikan rumah
terobat ter.o.bat [v] (1) dapat diobati: penyakitnya sudah tidak -- lagi; (2) ki terhibur: hatinya yg sedih agak -- oleh kata-kata sahabatnya
terobati ter.o.bati [v] terobat
tikus rumah tikus yg diam di rumah-rumah, dapat menularkan pes; Mus musculus
tua rumah kepala keluarga (yg berkuasa di rumah)
tuan rumah tu.an ru.mah [n] (1) yg empunya rumah; kepala rumah tangga; (2) orang yg mengadakan perjamuan sbg lawan kata tamu; orang yg menerima tamu; (3) yg empunya negeri; penduduk asli: hendaknya kita menjadi -- di negeri sendiri
tumbuhan berumah dua tum.buh.an berumah dua tumbuhan yg bunganya hanya mempunyai benang sari atau putik
tumbuhan berumah satu tum.buh.an berumah satu tumbuhan yg bunganya mempunyai benang sari putik pd tumbuhan yg sama
tungganai rumah mamak yg berkuasa dl rumah adat; kepala keluarga di Minangkabau
akrobat ak.ro.bat [n] kemahiran dl melakukan berbagai ketangkasan (spt berjalan di atas tali, naik sepeda beroda satu, menerbangkan pesawat udara)
akrobat hukum putusan yg berubah-ubah secara mendadak dl persoalan yg sama dan sering terjadi cabut-mencabut atau ralat-meralat suatu putusan atau kebijakan
akrobat politik pernyataan yg dikeluarkan hari ini, bisa bertentangan dng pernyataan beberapa saat kemudian; (2) kader politik yg menyeberang ke partai lain
anak obat anak (orang) sakit yg sedang dl perawatan dokter; pasien
angsana ang.sa.na [n] pohon yg bunganya berwarna kuning dan berbau jeruk, kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat, kayunya digunakan untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, bahan bangunan, kerajinan tangan, dsb; Pterocarpus indica
apotek apo.tek [n] toko tempat meramu dan menjual obat berdasarkan resep dokter serta memperdagangkan barang medis; rumah obat
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
bagai berumah di tepi tebing bagai be.ru.mah di tepi tebing [pb] selalu tidak aman hatinya
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
balai kesehatan klinik (rumah tempat berobat); balai pengobatan
balai pengobatan balai kesehatan
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
bersobat ber.so.bat [v] bersahabat dng; berteman baik dng
bertobat ber.to.bat [v] (1) menyesal dan berniat hendak memperbaiki (perbuatan yg salah dsb): sekarang ia sudah ~; (2) kembali kpd Tuhan atau agama (jalan) yg benar
berumah tangga be.ru.mah tang.ga [v] berkeluarga
bijak akrobatik kebijakan yg bertentangan 180o satu sama lain dl sekejap
bobato bo.ba.to [n] kepala desa yg warganya beragama Islam (di Ternate)
buang obat membuang tembakan
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
depot de.pot [n] (1) tempat menyimpan barang (dagangan dsb); (2) rumah kecil tempat berjualan es, rokok, obat, dsb
dl rumah membuat rumah [pb] mencari keuntungan untuk diri sendiri ketika bekerja pd orang lain
isobat iso.bat [n Geo] garis pd peta yg menghubungkan tempat yg sama kedalaman lautnya
kerobat ke.ro.bat, ke.ro.bat-ke.ra.bit [n] kerobak-kerobek
klinik kli.nik [n Dok] (1) (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran melakukan pengamatan thd kasus penyakit yg diderita para pasien; (2) balai pengobatan khusus: -- keluarga berencana; -- penyakit paru-paru; (3) organisasi kesehatan yg bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya thd satu macam gangguan kesehatan
kompleks perumahan kelompok atau lingkungan bangunan untuk tempat tinggal
lain sakit lain diobat [pb] jawab yg berlainan dng apa yg dinyatakan; yg diberikan berlainan dng yg diminta
mamak rumah seorang dr mamak-mamak yg dituakan
masuk ma.suk [v] (1) datang (pergi) ke dl (ruangan, kamar, lingkungan, dsb): ia -- ke kamarnya kemudian menguncinya dr dalam; (2) datang (pergi) ke tempat bekerja (sekolah dsb): ia -- agak siang krn harus pergi berobat ke rumah sakit; hari ini ia tidak -- kerja, tidak datang di tempat ia bekerja; (3) tergolong; terhitung; terbilang; tercantum: ia -- dl penilaian ibu rumah tangga teladan; hal itu tidak -- dl acara rapat; (4) menjadi (anggota perkumpulan, prajurit, penganut agama, warga negara, dsb): -- Islam (Kristen, Buddha, Hindu, dsb); -- warga negara Indonesia; (5) turut serta, mengikuti; turut campur: -- perang; -- ujian; (6) diterima; didapat: uang yg -- bulan ini lebih kecil dp bulan yg lalu; surat-surat yg -- harus segera dicatat dan dijawab
membongkar mem.bong.kar [v] (1) mengangkat ke atas: -- sauh; (2) menurunkan muatan dr kapal (kereta api): kuli-kuli kapal itu telah selesai -- muatan; (3) merusak; merobohkan: petugas keamanan berhasil -- rumah (bangunan) liar; (4) menceraikan bagian-bagian mesin: montir sedang -- mesin mobil; (5) membuka dng paksa: kita terpaksa -- peti itu krn kuncinya hilang; (6) mencuri dng merusak pintu (jendela dsb): pencuri itu berhasil -- gudang obat; (7) membuka rahasia: pihak yg berwajib berhasil -- usaha pemalsuan ijazah
hasil ha.sil [n] sesuatu yg diadakan (dibuat, dijadikan, dsb) oleh usaha (tanam-tanaman, sawah, tanah, ladang, hutan, dsb): kemerdekaan kita ini adalah -- perjuangan rakyat; -- sawahnya cukup untuk hidup setahun; barang-barang -- industri dalam negeri sudah banyak yg diekspor ke luar negeri; obat suntik ini -- penyelidikan yg dilakukan bertahun-tahun; (2) n pendapatan; perolehan; buah: hingga kini, usaha kita belum tampak -- nya; rumahmu ini kalau disewakan lumayan juga -- nya; (3) n akibat; kesudahan (dr pertandingan, ujian, dsb): demikianlah -- perbuatanmu yg tidak bertanggung jawab itu; -- pertandingan itu ialah 2-0 untuk kemenangan kesebelasan kita; (4) n pajak; sewa tanah; (5) cak v berhasil; mendapat hasil; tidak gagal: berkat kekerasan hatinya -- juga maksudnya
memperumahkan mem.pe.ru.mah.kan [v] mengawinkan (memperistrikan, mempersuamikan): bulan depan ia akan ~ anaknya yg bungsu
menawari me.na.wari [v] (1) mengobati dng air yg sudah dimantrai dsb; memantrai; menjampi: Ayah ~ orang yg kesambet dng jampi-jampi; (2) ki membujuk (perempuan): hamba laki-laki yg ~ tunangan atau istri tuannya dihukum cambuk; (3) meredakan hati orang (yg marah, sedih): seorang yg berpengalaman lagi bijaksana tahu ~ hati orang yg sedang marah; (4) membuang racunnya atau bisanya: ia akan ~ gadung itu sebelum memasaknya [v] mengunjukkan seseorang akan sesuatu (dng maksud supaya dibeli, dipakai, dsb): siapa yg ~ mu rumah di kampung itu?
mengembunkan meng.em.bun.kan [v] (1) menjadikan embun; melakukan proses pengembunan; (2) menaruh di luar rumah (pd malam hari) supaya kena embun: ia biasa ~ air bersih segelas dan meminumnya sbg obat
mindi min.di [n] perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung, tumbuh pd ketiak daun dan berbau harum, buahnya berbentuk bulat lonjong, warnanya kuning berisi biji yg keras, kayunya ringan dan kuat, baik untuk pembuatan perkakas rumah tangga, hampir semua bagian tanaman, spt kulit batang, akar, daun, dan bunga berguna sbg bahan obat, bijinya banyak mengandung minyak; Melia azedarach
nonmedis non.me.dis [a] tidak berhubungan dng ilmu pengobatan (kedokteran): rumah sakit masih memerlukan tenaga -- untuk mengurus administrasi
rabun ra.bun [a] kurang jelas; kurang awas; kabur (tt penglihatan): orang tua itu sudah -- matanya [n] asap (dr daun-daunan, dupa yg dibakar) untuk mengasapi rumah, mengobati orang sakit
ramuan ra.mu.an [n] hasil meramu; bahan-bahan untuk membuat sesuatu (kayu-kayuan untuk rumah, daun-daunan untuk obat) hasil meramu
rapat ra.pat [a] (1) hampir tidak berantara; dekat sekali (tidak renggang): rumah-rumah di kota -- sekali; (2) kerap (tt tanaman, anyaman, dsb): padi jangan ditanam terlalu --; (3) tertutup benar-benar hingga tidak bercelah: ia menutup pintu dng --; (4) berhampiran sekali; dekat benar: kapal dapat berlabuh -- pd pangkalan; (5) karib; erat (tt persahabatan): teman --; menambah -- persahabatan [n] pertemuan (kumpulan) untuk membicarakan se suatu; sidang; majelis [n] (1) tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; kayu rapat; Parameria barbata; (2) kulit dr kayu rapat
ratusan ra.tus.an [num] (1) bilangan seratus: satuan dikumpulkan dng satuan, puluhan dng puluhan, ~ dng ~; (2) cak beratus-ratus: setiap hari ~ orang berobat ke rumah sakit itu
robat-rabit ro.bat-ra.bit [a ] sobek-sobek; robak-rabik
ruak ru.ak [v] me.ru.ak v (1) merata ke mana-mana; meluas (tt api dsb): api telah ~ menghabiskan rumah-rumah petak di dekat rumahku; (2) bertambah lebar; meroyak (tt kudis): luka pd kakinya ~ krn tidak diobati; (3) terbuka dan menjadi lebar; mengembang (tt gulungan tikar, bibir yg terkatup, gulungan ular): di luar dugaannya ~ lah gulungan ular dekat tempat duduknya [n] ru.ak-ru.ak n burung yg tinggal di rawa-rawa; Amaurornis phoenicuras
sawang sa.wang [n] -- langit ruang antara langit dan bumi; awang-awang: Sang Merah Putih naik menjulang -- langit [Mk n] , rimba -- rimba yg amat luas [n] (1) sarang laba-laba; (2) kotoran yg melekat di langit-langit rumah dsb: rumah tua itu penuh dng -- [n] tumbuhan untuk obat kurap, Cordyline fruticosa [n] burung jenis punai: punai --
sbg di rumah induk bako [pb] merasa senang dan aman
sesuai se.su.ai lihat suai [a] (1) pas; sedang (tt ukuran): ukuran baju (celana-) nya --; ukuran sepatunya --; (2) cocok (pas dl ukuran sbg pasangannya): carilah anak kunci yg -- dng lubang kunci lemari; (3) serasi (tt pasangan): pengantin itu benar-benar --; (4) sepadan; setaraf: ia akan diberi pekerjaan yg -- dng kecakapannya; ia merasa bahwa gajinya belum -- dng kedudukannya; (5) seimbang: hasilnya tidak -- dng kedudukannya; (6) selaras; seirama; berpatutan; bersamaan: suku kata terakhir pd baris kedua dan keempat harus -- bunyinya; (7) semufakat; setuju: rundingan antara majikan dan wakil buruh sudah --; (8) sama; sejalan; sependapat (tt buah pikiran): pendapat mereka -- dng pikiran saya; (9) sama; tidak bertentangan: keputusan hakim itu -- dng tuntutan jaksa; (10) cocok; kena benar: bermacam-macam obat yg diminumnya tidak ada yg --; (11) baik sekali: tanah dan hawanya -- untuk menanam sayur-mayur; (12) bergantung pd; berpadanan: hadiahnya -- dng besar kecilnya jasa masing-masing; (13) sejalan: -- dng in-struksi Gubernur, rumah yg tidak memiliki izin mendirikan bangunan harus dibongkar
sibusuk si.bu.suk [n] (1) pohon yg kayunya biasa untuk bahan rumah dsb, akarnya untuk obat pencuci pakaian; Cassia nodosa; (2) kayu sibusuk
sobat so.bat [n cak] sahabat (yg karib): kelihatannya mereka sbg -- lama yg baru bertemu
sobat kental sahabat karib; teman baik (akrab)
spt tikus masuk rumah [pb] orang yg kecewa krn tidak terpenuhi harapannya
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
tempat tem.pat [n] (1) sesuatu yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, meletakkan, dsb); wadah; bekas: -- obat; -- tinta; (2) ruang (bidang, rumah, dsb) yg tersedia untuk melakukan sesuatu: -- belajar; -- duduk; (3) ruang (bidang dsb) yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, mengumpulkan, dsb): -- pembuangan sampah
tentangan ten.tang.an [p cak] dr hal: ~ menghilangnya pemuda itu dr kampung tidak seorang pun yg mengetahuinya; (2) n imbangan; padanan: kalau aku kalah, rumahkulah ~ nya; (3) n sesuatu yg menjadi bandingan (tanggungan): untuk uang pinjaman ini rumah yg menjadi ~ nya; (4) n perlawanan; penolakan; sanggahan: teorinya mendapat ~ hebat dr para ahli lain; (5) n seberang; hadapan: hampir tiba saatnya bagi saya di ~ Tuhan krn penyakit yg kuderita tidak mungkin terobati lagi
terbang ter.bang [v] (1) bergerak atau melayang di udara dng tenaga sayap (tt burung dsb) atau dng tenaga mesin (tt pesawat terbang dsb): burung itu sanggup -- jauh sampai ke pantai; dng lincahnya pesawat kecil itu -- berakrobat di udara; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, daun-daunan, dsb): seng dan atap rumah -- ditiup angin puyuh; pekerja itu mengenakan topeng muka untuk menghindarkan mata dr pasir yg --; (3) Fis mudah menjadi uap (gas); mudah menguap: minyak --; zat --; (4) ki hilang lenyap (dicuri orang): sepuluh peti berisi suku cadang mobil -- dr gudang pelabuhan; (5) ki berlari cepat; (6) melarikan diri; kabur: mobil yg menabrak anak itu -- dan menghilang; (7) ki naik pesawat terbang; bepergian dng pesawat terbang: pagi ini rombongan perutusan -- ke Bali [n] rebana
tiang sendi rumah tiang seri
tiap ti.ap [a] (1) satu ...: -- anak menerima lima ribu rupiah; -- rumah dihuni oleh satu keluarga inti dng dua orang anak asuh; (2) saban: -- menit; -- tahun [n] (1) sekali makan atau minum (tt obat); dosis; (2) uang kunci (untuk menyewa rumah)
tobat to.bat [v] sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yg salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan: sekarang ia sudah -- dr kejahatan yg pernah dilakukan; (2) v kembali kpd agama (jalan, hal) yg benar: setelah mendengar khotbah itu banyak orang yg -- kembali ke jalan yg sesuai dng ajaran Tuhan; (3) v merasa tidak sanggup lagi: -- aku mengajar anakmu; (4) p menyatakan rasa heran, kesal, atau sebal: -- ! -- !, bengal betul anak itu!; (5) v cak jera (tidak akan berbuat lagi): ia sudah -- tidak akan mengisap ganja lagi
tonggak tong.gak [n] (1) balok (kayu, batu, dsb) yg dipasang tegak; (2) tiang (rumah, jembatan, dsb); (3) pal (ukuran jauh 1.500 m); (4) tunggul (pangkal batang kayu yg masih tegak); sisa batang kayu yg sudah dipotong (yg ada di dl air dsb); (5) pokok; asal; (6) ki orang yg sangat pendiam [v] me.nong.gak v menuangkan (air dsb) ke mulut dr cerek, kendi, botol, dsb; menuangkan (obat, tepung, dsb) ke mulut
uar rumah (tenda dsb); di lapangan terbuka: pramuka itu tidur beratapkan langit [ki] di muka bumi
wali rumah tungganai
-nya [bentuk terikat] yg merupakan varian pronomina persona ia/dia dan pronomina benda yg menyatakan milik, pelaku, atau penerima: rumahnya; mengambilnya; memperolehnya
abang [n] (1) kakak laki-laki; saudara laki-laki yg lebih tua: -- nya tiga tahun lebih tua; (2) panggilan kpd orang laki-laki yg lebih tua atau tidak dikenal: tahukah -- jalan ke kantor pos?; (3) panggilan istri kpd suami: sudah dua hari -- tidak pulang; (4) sebutan untuk penjual sayur, penjual ikan, pengemudi becak, dsb: ia biasa belanja pd -- sayur yg lewat di depan rumahnya [Jw a] merah
abangan abang.an [Jw n] golongan masyarakat yg menganut agama Islam, tetapi tidak melaksanakan ajaran secara keseluruhan [n] talang air pd atap rumah dsb
abiotik abi.o.tik [a] tidak memiliki ciri hidup; tidak hidup; (2) a berhubungan dng atau dicirikan oleh tidak adanya organisme hidup; (3) n benda tidak hidup, msl batu-batuan dan bangunan rumah
abiseka abi.se.ka [n Hin] upacara yg dilakukan dng cara mandi dng air suci (tt penobatan raja atau pejabat tinggi)
abortiva abor.ti.va [n] obat-obatan yg dapat menggugurkan kandungan
abrek ab.rek , se.ab.rek n cak sejumlah besar: setiap pulang dr kantor saya masih harus menyelesaikan ~ pekerjaan rumah
abu [n] (1) sisa yg tinggal setelah suatu barang mengalami pembakaran lengkap: -- rokok; rumahnya telah menjadi -- (habis terbakar); (2) debu: bajunya kotor oleh -- [Ar n] bapak; ayah (pd nama orang, msl Abu Talib, Abu Bakar) [v] kalah (dl permainan congkak, gasing)
acala aca.la [n Ark] arca yg tidak dapat dipindah-pindahkan, biasanya dibuat dr batu dan diletakkan di tempat yg paling suci dl rumah perdewaan
acerang ace.rang [Jk n] tumbuhan, daunnya untuk obat; Caleus amboinecus
ad libitum ad li.bi.tum [Lt a] seturut keinginan, sesuai dng cita rasa (dl bersantap, berbusana, menata dekorasi, menata perlengkapan rumah, dsb)
adar adar, meng.a.dar [v] (1) bermalam di rumah orang; (2) bertandang; singgah
adas [n] tumbuhan bergetah yg tingginya kira-kira 1,5 m, bijinya dijadikan minyak untuk obat; Foeniculum vulgare
adas manis tumbuhan palawija yg buahnya dipakai sbg obat serta rasa dan baunya sedap; Pimpinella anisum
adjuvan ad.ju.van [n Far] obat yg bekerja membantu berkhasiatnya obat lain
adsorben ad.sor.ben [n Kim] zat yg sifatnya dapat menyerap zat lain sehingga menempel pd permukaannya tanpa reaksi kimia (digunakan untuk obat menceret atau penawar racun)
aeroterapia ae.ro.te.ra.pia [n Bio] pengobatan dng udara dan dl alam terbuka
afrodisiak af.ro.di.si.ak [n] (1) Kim zat kimia yg digunakan untuk merangsang daya seksual, spt yohimbina; (2) Dok obat perangsang kegiatan seksual
agak [n] perkiraan; persangkaan: -- hati saya ia tidak dapat datang malam ini; (2) adv kira-kira; lebih kurang; barang (dl arti lebih kurang): ia akan pergi -- dua minggu; (3) adv sedikit: -- jauh juga rumahnya
ahli bait sanak keluarga serumah; kerabat terdekat
air tepung tawar air yg telah dimantrai (untuk obat dsb)
akad kredit perjanjian atau kontrak perkreditan: beberapa pemilik rumah tidak mau menempati rumahnya krn belum mendapat kepastian dr pihak bank tt pembayaran ~ kredit
akar [n] (1) bagian tumbuhan yg biasanya tertanam di dl tanah sbg penguat dan pengisap air serta zat makanan: ~ pohon ini dapat dibuat obat; (2) ki asal mula; pokok; pangkal; yg menjadi sebab(-sebabnya): yg perlu dibasmi adalah -- segala kejahatan; (3) Ling unsur yg menjadi dasar pembentukan kata (spt graf pd grafik, biografi, apektrograf); (4) Mat suatu operasi aljabar, yg biasanya dinyatakan dng simbol ?, msl (akar a sama dng b), berarti; b2 = a, jadi (akar pangkat n dr a sama dng c), berarti cn = a, jadi
akar beluru tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya dapat dibuat obat; Entada phaseoloides
akar kucing tumbuhan merambat, panjang 2-20 m, beraroma pahit dan tajam, digunakan sbg bumbu, obat mag, obat penurun panas; Toddalia aculeata
akar kuning tumbuhan merambat, tinggi 5-15 m, tumbuh di hutan liar atau hutan bambu, daunnya mengandung alkali dan dapat dipakai sbg obat sakit kepala; Fibraurea chloroleuca
akar pahit akar yg dipakai untuk obat penyakit sesak napas atau asma; Cyclea laxiflora
akar sentagi tumbuhan menjalar yg akarnya digunakan sbg obat
akar sepulih tumbuhan yg dibuat obat; Ophioxylon serpentinum
akar seruntun tumbuhan yg dapat dipakai sbg obat; bratawali yg pahit rasanya; Tinospora tuberculata; -- sulung tumbuhan memanjat, Gynochtodes sublanceolata
akar teriba tumbuhan yg akarnya digunakan untuk mengobati kurap, Rhinacanthus nasuta; -- tikus tumbuhan tropis yg banyak tumbuh di Asia Tenggara, akarnya dibuat obat, Rauwolfia serpentina
akupunktur aku.punk.tur [n ] pengobatan atau pemeriksaan orang sakit dng tusuk jarum (cara pengobatan Cina); tusuk jarum: pengobatan dng -- sudah populer di Indonesia
akupunkturis aku.punk.tu.ris [n] ahli pengobatan tusuk jarum
alah [a] (1) kalah: tidak diketahui siapa yg -- dan siapa yg menang; (2) ark tewas [v] , meng.a.lah v menebat (mengempang, membendung, mengeringkan) sungai untuk mengambil ikan [p] kata seru untuk menyatakan ketidakpedulian; ah: -- , dia saja tidak pernah datang ke rumah saya
alang [n] (1) sesuatu yg melintang: ditariknya garis --; (2) kayu yg dipasang melintang (di antara dua tiang atau dua dinding perahu): -- muka perahu itu terbuat dr kayu yg kuat; (3) dinding penyekat (bilik dsb): -- kedai; -- balai; -- rumah [a] (1) sedang; (2) tanggung(-tanggung); setengah-setengah; (3) tengah-tengah: saudara yg -- , bukan bungsu bukan sulung [Mk n] hadiah; pemberian
alang-alang [n] rumput yg tinggi, umumnya tumbuh di dataran rendah, berguna sbg makanan ternak, penahan erosi, akarnya dapat dijadikan obat tradisional; ilalang; Imperata cylindrica
alas [n] (1) dasar; fondasi: -- rumah; (2) sarap; lapik: -- cawan [n] hutan; rimba , peng.a.las.an n jabatan hamba raja
alat suntik perkakas untuk menyuntik (semacam pompa kecil berujungkan jarum suntik untuk memasukkan obat ke dalam tubuh pasien)
alkaloid al.ka.lo.id [n Kim] kelompok senyawa organik bersifat basa yg mengandung nitrogen, diperoleh dr tumbuhan dan hewan, banyak berkhasiat sbg obat
alkalometri al.ka.lo.met.ri [n Kim] (1) penetapan alkaloid; (2) penggunaan alkaloid untuk tujuan pengobatan
alkimia al.ki.mia [n Kim] kimia abad pertengahan yg mendambakan obat kekekalan hidup dan mengubah logam merah menjadi emas
alkohol al.ko.hol [n Kim] (1) cairan tidak berwarna yg mudah menguap, mudah terbakar, dipakai dl industri dan pengobatan, merupakan unsur ramuan yg memabukkan dl kebanyakan minuman keras; C2H5OH; etanol; (2) senyawa organik dng gugus OH pd atom karbon jenuh
alteratif al.te.ra.tif [n Far] obat pemacu fungsi nutrisi tubuh
alu [n] (1) alat untuk menumbuk padi dsb yg dibuat dr kayu; antan; (2) pengaduk yg terbuat dr porselen yg berujung membesar, untuk menggerus, mencampur, dan meracik sediaan obat di dl lumpang [Lihat {elu}]
amah [n] orang perempuan (Cina) yg bekerja sbg pembantu rumah tangga; babu [n] rakyat biasa; orang kebanyakan: di hadapan Yang Mahakuasa tidak ada perbedaan antara -- dan bangsawan
aman [a] (1) bebas dr bahaya: rakyat mengungsi ke tempat yg --; (2) bebas dr gangguan (pencuri, hama, dsb): kampungku akhir-akhir ini tidak --; (3) terlindung atau tersembunyi; tidak dapat diambil orang: simpanlah barang berharga ini di tempat yg --; (4) pasti; tidak meragukan; tidak mengandung risiko: membeli obat di apotek lebih -- dp membeli di warung; (5) tenteram; tidak merasa takut atau khawatir: tindakan sewenang-wenang akan membuat rakyat tidak merasa --
ambulans am.bu.lans [n] kendaraan (mobil dsb) yg dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan: korban kecelakaan itu segera diangkut dng -- ke rumah sakit
ambung-ambung am.bung-am.bung [n] tumbuhan yg biasanya hidup di pantai, batangnya keras dan daunnya digunakan sbg obat; Scaevola frutescens
amfetamin am.fe.ta.min [n Far] kelompok obat perangsang yg mengimbas perasaan bugar
amit [n] , peng.a.mit.an n pemberian mempelai laki-laki kpd mertua pd waktu meninggalkan rumah mertuanya [n] izin; permisi (untuk pergi atau lewat)
amonia amo.nia [n Kim] gas tidak berwarna, baunya menusuk, terdiri atas unsur nitrogen dan hidrogen, mudah sekali larut dl air, senyawaannya banyak dipakai dl pupuk, obat-obatan, dsb
ampisilin am.pi.si.lin [n Far] salah satu obat antibiotik: daftar itu menambahkan tiga antibiotik utama, yakni -- , tetrasiklin, dan trisulfa
ampo am.po [n] tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; napal
ampul am.pul , meng.am.pul v menjadi besar; mengembang (spt kacang direndam) [n Dok] tempat obat suntik dr kaca berbentuk tabung kecil [n] tempat air dan anggur yg dipakai pd waktu misa
anafora ana.fo.ra [n Ling] (1) pengulangan bunyi, kata, atau struktur sintaktis pd larik-larik atau kalimat-kalimat yg berturutan untuk memperoleh efek tertentu; (2) hal atau fungsi merujuk kembali pd sesuatu yg telah disebutkan sebelumnya dl wacana (yg disebut anteseden) dng substitusi, msl nya dl Pak Karta rumahnya terbakar, kata nya menunjuk kpd Pak Karta
anai-anai [n] semut putih; rayap: tiang rumah itu hancur dimakan --
anak gahara anak raja dr permaisuri; -- gedongan anak orang kaya (yg rumahnya gedung): -- gedongan itu mau juga bermain dng anak kampung
analeptik ana.lep.tik [n] obat untuk memulihkan kesehatan
analgesik anal.ge.sik [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
andalas an.da.las [n] pohon yg tingginya mencapai 35 m, kayunya kuat dan keras mirip kayu jati, digunakan untuk lantai rumah atau mebel; Morus macroura
andilau an.di.lau [Mk n] pohon tinggi, berbatang tebal, baik untuk reboisasi, kayunya ringan dan kering, bagian dalam kayunya baik untuk pagar rumah; Commersonia bartramia
anemer ane.mer [n] pemborong pekerjaan (membuat rumah dsb); kontraktor: sbg -- dia tahu benar kualitas bahan bangunan
anestesi anes.te.si [n Dok] hilangnya rasa pd tubuh yg disebabkan oleh pengaruh obat bius; mati rasa: tanpa -- pembedahan tentu sangat menyiksa pasien
anggaran keluarga ang.gar.an keluarga [Sos] pengeluaran anggota keluarga yg sudah diperhitungkan sehingga memudahkan untuk membuat perencanaan pengeluaran rumah tangga
angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
angkur ang.kur [n] potongan besi bercagak atau paku besar untuk mengukuhkan berdirinya tiang rumah
anilina ani.li.na [n Kim] zat cair berminyak tidak berwarna dng bau yg khas yg berubah menjadi cokelat pd waktu oksidasi dan mudah menguap dl air, digunakan untuk membuat zat warna, obat-obatan, dan plastik; C6H4NH2
anis [n] (1) tanaman yg banyak tumbuh di kawasan Laut Tengah, buahnya kecil-kecil dan berbau harum, dipakai sbg obat atau rempah-rempah; (2) minuman keras dibuat dr biji anis
anjang-anjang an.jang-an.jang [n] ikan laut, Scolopsis ghanam [n] ketam laut [n] pohon berdahan rendah, daunnya dipakai sbg obat penyakit sifilis; Elaeorpus grandiflora [Jw n] rangka kayu (bambu, besi, kawat) berbentuk anyaman atau kisi-kisi tempat menjalarnya tumbuhan hias
anjangsana an.jang.sa.na [n] (1) kunjungan untuk melepaskan rasa rindu; (2) kunjungan silaturahmi (ke rumah tetangga, saudara, kawan lama, sahabat)
anjing an.jing [n ] binatang menyusui yg biasa dipelihara untuk menjaga rumah, berburu, dsb; Canis familiaris
anjung an.jung [n] bagian rumah (bilik) di sisi atau di tengah rumah yg lantainya lebih tinggi dp lantai rumah
anodin ano.din [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri (msl candu)
antagonis an.ta.go.nis [n] (1) orang yg suka menentang (melawan dsb); (2) Dok dua macam obat atau racun yg mempunyai khasiat berlawanan sehingga dapat menghilangkan atau mengurangi khasiat masing-masing; (3) Sas tokoh dl karya sastra yg merupakan penentang dr tokoh utama; tokoh lawan
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antasid an.ta.sid [n Far] zat atau obat yg menetralkan keasaman yg berlebihan dl saluran pencernaan makanan; penawar asam
antelmintik an.tel.min.tik [n Far] obat yg digunakan untuk memusnahkan cacing perut
anteng an.teng [Jw a] (1) tenang; diam (tidak menangis, rewel, dsb tt anak-anak); (2) tidak banyak tingkah; (3) senang tinggal di rumah (tidak banyak keluar rumah)
anti- an.ti- [bentuk terikat] melawan, menentang, memusuhi: gerakan antipolusi; obat antialergi
antianemia an.ti.a.ne.mia [n] obat untuk mencegah atau memperbaiki keadaan kesehatan tubuh krn anemia
antiartritik an.ti.ar.tri.tik [n ] obat untuk meredakan (mencegah) radang selaput sendi
antidepresan an.ti.dep.re.san [n] obat yg berkhasiat mengurangi atau menghilangkan depresi mental: penggalian pengetahuan lebih banyak untuk mengatasi depresi dng obat-obat --
antidiuretik an.ti.di.u.re.tik [n] obat yg menghambat pembentukan air seni
antidot an.ti.dot [n] racun; obat penawar racun (bisa)
antihistamin an.ti.his.ta.min [n] obat yg digunakan untuk mengurangi atau mencegah reaksi histamin (msl alergi)
antipiretik an.ti.pi.re.tik [n] obat penurun demam
antipruritik an.ti.pru.ri.tik [n Far] obat yg berkhasiat menghilangkan rasa gatal
antoi an.toi [n] pohon yg kayunya berwarna keputih-putihan, digunakan untuk pembuatan rumah sementara krn cepat lapuk, kulit kayunya yg sebelah dalam sangat kuat dan dapat dibuat tali; Cyathocalyx bancanus
apomorfin apo.mor.fin [n] alkaloid kristal yg dibuat dr morfin yg dikeringkan untuk dijadikan sbg obat perangsang muntah
apotek hidup sebagian tanah yg ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari
apoteker apo.te.ker [n] ahli dl ilmu obat-obatan; yg berwenang membuat obat untuk dijual
aren [n] pohon jenis palem yg umbut batangnya mengandung sagu yg dapat dimakan, ijuknya untuk atap rumah dsb, niranya disadap untuk gula; enau; kabung; Arenga pinnata
ares [n] (1) cak hukuman (berupa larangan keluar dr rumah dsb); (2) Huk penangkapan; penahanan; peniadaan kebebasan [n] inti batang pisang (yg sudah berbuah)
arkeologi ar.ke.o.lo.gi [n] ilmu tt kehidupan dan kebudayaan zaman kuno berdasarkan benda peninggalannya, spt patung dan perkakas rumah tangga; ilmu purbakala
asam suberat [Kim] asam berbasa dua, mula-mula ditemukan sbg hasil reaksi asam nitrat pd gabus, pd pemanasan tinggi mengeluarkan uap yg menyesakkan, digunakan sbg zat antara pd pembuatan obat, zat celup, dan polimer; HOOC(CH2)6COHH
asi [kl n] perhatian [Mk a] benar; sah: keputusan itu tidak -- , asi.an a (1) bernasib baik; beroleh untung; mujur dl berdagang; (2) manjur (tt obat)
asil [n] tempat beras [n] tempat pelarian [n] (1) rumah perawatan; (2) rumah sakit gila
asisten apoteker orang yg ahli dl pembuatan obat-obatan, setingkat di bawah apoteker
aspirin as.pi.rin [n] obat sakit kepala (pilek, demam), berupa puyer atau tablet berwarna putih; asam asetilsalisilat
astringen as.trin.gen [n Far] zat yg menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi (dipakai sbg obat luar untuk merawat kulit)
asuransi kebakaran pertanggungan kebakaran (tt rumah dsb yg terbakar)
atap [n] penutup rumah (bangunan) sebelah atas; benda yg dipakai untuk menutup atas rumah: -- rumah itu dr seng
atap joglo atap rumah berbentuk limas terpancung yg biasanya terdapat di Jawa
atap limasan atap rumah berbentuk limas milik keluarga yg menganggap dirinya keturunan penduduk asli atau yg berasal dr lapisan masyarakat paling atas
atap serotong bentuk atap rumah orang kebanyakan atau lapisan masyarakat bawah
ayah [n] (1) orang tua kandung laki-laki; bapak; (2) panggilan kpd orang tua kandung laki-laki [Mal n] orang perempuan (India) yg bekerja sbg pembantu rumah tangga
ayam pelesung pemuda yg biasa datang ke rumah orang tua yg beranak gadis
ayang-ayang [n ] (1) tumbuhan yg biasa dijadikan ramuan obat-obatan; Lasianthus longifalius; (2) obat yg dibuat dr ramuan tanam-tanaman
bablas bab.las [Jw v] (1) terus; (2) ki lenyap (hilang): uangnya -- dilarikan orang; (3) ki mati: jika kebanyakan makan obat tidur bisa --
babu ba.bu [n cak] perempuan yg bekerja sbg pembantu (pelayan) di rumah tangga orang; pembantu rumah tangga
babu dalam babu yg pekerjaannya membersihkan rumah dan merapikan kamar
bacok ba.cok [v] , mem.ba.cok v menetak (membelah dsb) dng barang tajam yg dihunjamkan keras-keras: perampok itu -- penghuni rumah dng golok
bagai unta menyerahkan diri [pb] amat patuh menurut perintah; mengaku salah dan bertobat; menyerah dan menurut
bagan ba.gan [n] (1) ark pangkalan; (2) kerangka rumah yg baru didirikan spt tiang, rusuk, kuda-kuda, bubungan; (3) tiang dan kayu palang pd para-para penjemur ikan dsb; (4) gambar rancangan; skema; (5) Man alat peraga grafik untuk menyajikan data agar mempermudah penafsiran; (6) Antr gambaran secara analisis dan statistik tt proses yg terjadi dl alam, teknologi, dan masyarakat manusia
bahan bangunan barang yg merupakan bakal untuk membangun rumah atau gedung dsb; material
bait ba.it [n] satu kesatuan dl puisi yg terdiri atas beberapa baris, spt pantun yg terdiri atas empat baris [Ar n] rumah
baitulmal bai.tul.mal [n Isl] tempat penyimpanan harta benda; rumah perbendaharaan
Baitulmukadas Bai.tul.mu.ka.das [n Isl] nama masjid yg terkenal yg menjadi tempat persinggahan Nabi Muhammad saw. pd malam Isra dan Mikraj, terletak di Yerusalem (Palestina); rumah suci; Masjidilaksa
bajetah ba.je.tah [Sd n] perdu yg termasuk suku Rutaceae, daunnya berbentuk lonjong, berkhasiat sbg obat demam dan untuk merangsang selera makan anak; daun tikusan, Clausea excavata
bakal ba.kal [n] yg akan dijadikan (dibuat): hutan-hutan yg dirambah itu -- persawahan; (2) n sesuatu yg akan menjadi; calon: -- suaminya seorang pedagang; (3) n barang; bahan: -- rumah; (4) adv akan: lamarannya tidak -- diterima; (5) Jk p untuk; buat: uang itu -- beli apa?
baku ba.ku [n] (1) pokok; utama: beras merupakan bahan makanan -- bagi rakyat Indonesia; (2) tolok ukur yg berlaku untuk kuantitas atau kualitas yg ditetapkan berdasarkan kesepakatan; standar [adv] saling [Jw n] anggota masyarakat desa yg merupakan penduduk inti yg mempunyai lahan pertanian, rumah, dan halamannya
balai ba.lai [n] (1) gedung; rumah (umum); kantor; (2) kl rumah (dl lingkungan istana) [Mk n] pekan
balai bendul [kl] rumah tempat menanti orang-orang yg hendak menghadap raja
balai besar [kl] rumah besar tempat raja dihadap
balai gendang [kl] rumah tempat beduk (tabuh)
balai larangan [kl] rumah di istana tempat tinggal putra-putri kerajaan (keraton)
balai madat [kl] rumah jaga; rumah tempat berkawal; pos penjagaan
balai peranginan [kl] rumah tempat beristirahat (bersenang-senang menghirup udara segar)
balai tengah [kl] rumah tempat menanti raja (di antara kediaman raja); (2) bangunan yg terdiri atas dua ruangan, yg di sebelah timur digunakan sbg tempat kelahiran dan yg di sebelah barat sbg tempat menaruh mayat
balok ba.lok [n] (1) batang kayu yg telah dirimbas, tetapi belum dijadikan papan dsb: tiang-tiang rumah itu dibuat dr --; (2) cak tanda pangkat ketentaraan yg dipasang di pundak: sbg kapten di bahunya terpasang tanda pangkat -- tiga; (3) barang yg menyerupai bentuk balok: es --; (4) Olr papan tumpuan (terutama untuk lompat jauh, lompat jangkit); (5) bagian samping (lambung) perahu yg terlebar [n] satuan ukuran berat candu 1.030 kg
balsam bal.sam [n] minyak kental yg mengandung minyak damar dan minyak asiri, terasa panas jika digosokkan pd kulit sbg obat sakit kepala, masuk angin, dsb
balur ba.lur [n] batu spt kaca; kristal gunung; hablur [n] (1) kulit yg tebal dan keras (di tengkuk kerbau dsb); (2) dendeng (daging atau ikan yg dikeringkan) [n] obat luar yg pemakaiannya dng cara mengoleskan (melumurkan) [Jw n] jalur merah-merah bekas kena cambuk, pukul, dsb
baluran ba.lur.an [n] (1) obat (minyak dsb) yg dibalurkan (dioleskan, dilumurkan); (2) hasil membalur
bambu bam.bu [n] tumbuhan berumpun, berakar serabut yg batangnya bulat berongga, beruas, keras, dan tinggi (antara 10-20 m), digunakan sbg bahan bangunan rumah dan perabot rumah tangga; buluh; aur
bambu ater bambu yg tingginya mencapai 15 m, buluhnya berwarna hijau tua, digunakan untuk pipa air, dinding rumah, dan pagar, rebungnya bisa untuk bahan sayuran; Gigantochloa atter
bambu betung bambu yg batangnya besar dan dapat dijadikan tiang rumah; Dendrocalamus asper
bambu lengka bambu yg tingginya mencapai 12 m, bergaris tengah 2-5 cm, berwarna hijau tua, digunakan untuk pagar, dinding rumah atau dangau di sawah; Gigantochloa nigrociliata; -- lengka tali bambu yg tingginya mencapai 6 m, berwarna hijau tua bergaris tengah 3-5 cm, rebungnya dapat dimakan, Gigantochloa hasskarliana
bambu talang bambu yg tingginya mencapai 15 m, bergaris tengah antara 8-10 cm, banyak digunakan sbg bahan atap, dinding, dan lantai rumah adat Toraja; Schizostachyum brachycladium
banar babi tumbuhan, daunnya digunakan sbg obat; Smilax helferi
bangai ba.ngai , ter.ba.ngai a (1) terbengkalai; tidak diselesaikan (tt pekerjaan); ditinggalkan atau tidak dirawat (rumah, halaman, dsb); (2) ki tidak ada yg meminang (tt gadis): anak gadis itu --
bangle bang.le [n] umbi-umbian untuk obat tradisional (jamu); Zingiber cassummunar
bangsal bang.sal [n] (1) rumah yg dibuat dr kayu (untuk gudang, kandang, dsb); (2) los (di pasar dsb); (3) rumah besar (untuk pertemuan, bersenam, bermain-main, pertunjukan, dsb); (4) bedeng; (5) barak; (6) Jw balai (di istana)
bangunan ba.ngun.an [n] sesuatu yg didirikan; sesuatu yg dibangun (spt rumah, gedung, menara)
banua ba.nua [n Antr] masyarakat hukum adat, baik yg mencakupi rumah yg didiami keluarga virilokal maupun yg mencakupi keluarga, baik batih maupun yg sudah kawin (di Nias)
barang ba.rang [n] (1) benda umum (segala sesuatu yg berwujud atau berjasad): -- cair; -- keras; (2) semua perkakas rumah, perhiasan, dsb: -- nya untuk membayar utang; (3) bagasi; muatan (kereta api dsb); (4) muatan selain manusia atau ternak: truk yg mengangkut -- terguling di tikungan itu [adv] (1) sedikit banyak; sekadar; kira-kira: beri aku nasi -- sesuap; (2) kl mudah-mudahan: -- disampaikan Allah kiranya surat ini kpd anakku; (3) kata yg digunakan untuk menambah ketidakpastian
barang awet keperluan rumah tangga yg tahan lama dibandingkan dng barang konsumen lainnya spt mebel dan radio
barang tetap harta benda yg tidak dapat dipindah-pindahkan (spt rumah, tanah)
barbiton bar.bi.ton [n] obat tidur; veronal
barbiturat bar.bi.tu.rat [n Kim] turunan asam barbiturat yg menghasilkan penekanan pd sistem saraf pusat yg mengakibatkan tidur, digunakan untuk hipnotis dan anastetis, mempunyai khasiat sbg obat tidur
baru ba.ru [a] belum pernah ada (dilihat) sebelumnya: tidak jauh dr dusun itu terdapat sebuah pabrik --; (2) a belum pernah didengar (ada) sebelumnya: pd hari ini tidak ada berita -- mengenai perubahan kabinet; (3) a belum lama selesai (dibuat, diberikan): ia membeli rumah -- di kompleks perumahan itu; (4) a belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai: pagi tadi ia memakai baju --; kemarin ia mengendarai sepeda -- hadiah dr orang tuanya; (5) a segar (belum lama dipetik atau ditangkap): buah-buahan ini masih --; ikan ini masih --; (6) a belum lama menikah: dua sejoli itu adalah pengantin --; (7) a belum lama bekerja: dia adalah pegawai -- di kantor ini; (8) a awal: selamat dan sejahteralah mulai tahun -- 2000 ini; (9) a modern: zaman --; sastra --; (10) adv belum lama antaranya: mereka berdua -- saja berada di sini; dia -- saja pergi; (11) adv kemudian; setelah itu: setelah diingatkan berkali-kali, -- ia sadar akan kesalahannya; sesudah dipukul -- ia mengaku; (12) adv cak sedang; lagi: ayah -- tidur; jangan ribut saja adikmu -- tidur [n] pohon yg serat kulitnya dapat dibuat tali; Hisbiscus tiliaceus
baruje ba.ru.je [n Huk] hak seorang kreditor untuk mengambil ternak, rumah, dan tanah milik debitur yg tidak sanggup membayar atau melunasi utangnya (di Maluku)
barung-barung ba.rung-ba.rung [n] (1) teratak; gubuk; pondok; (2) rumah kecil (untuk berkedai); warung
batih ba.tih [n] orang seisi rumah yg menjadi tanggungan seseorang
batu sendi batu alas (tiang rumah); (2) ki dasar; alas; asas
batu tulis batu tipis untuk tempat menulis; (2) batuan berkristal halus sbg bahan pembuat atap rumah; (3) batu bertulis; batu bersurat
bawa ba.wa [v] , mem.ba.wa v (1) memegang atau mengangkat sesuatu sambil berjalan atau bergerak dr satu tempat ke tempat lain: ia -- oleh-oleh untuk adiknya; hari ini ia tidak -- uang sepeser pun; (2) mengangkut; memuat; memindahkan; mengirimkan: kami menyewa kendaraan untuk -- belanjaan kami ke rumah; (3) mengajak pergi; pergi bersama-sama; memimpin: sewaktu pembantunya pulang ke kampung, ia terpaksa -- anaknya ke pasar; pemimpin-pemimpin kita berusaha -- kita ke kemakmuran; (4) mendatangkan; mengakibatkan; menyebabkan: kopor seberat ini tidak akan -- oleh anak itu; (5) menarik atau melibatkan (dl urusan, perkara, dsb): dl urusan itu, kamu jangan sampai -- nama keluargamu
bayam ba.yam n tumbuhan sayuran daun, bentuk daunnya bulat telur dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak (banyak macamnya, ada yg dibuat sayur, ada yg untuk obat); Amarantus
bayam duri bayam yg berduri, hidupnya liar, biasa digunakan untuk obat bengkak; Amarantus spinosus
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
bayaran ba.yar.an [n] (1) uang yg dibayarkan; biaya; ongkos: orang dapat juga berobat dng -- murah; (2) orang yg dibayar: dia adalah pemain -; (3) upah; gaji: ia mendapat -- sebesar Rp250.000,00 sebulan
bayong ba.yong [v] mem.ba.yong v mengangkat; memanggul: ia terpaksa -- tangga dr rumah mertuanya sampai ke sawah
becek be.cek [a] berair dan berlumpur: kalau hujan, jalan ke rumahnya --
bedah be.dah [n] pengobatan penyakit dng jalan memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; operasi [Jw a] sobek besar (tt kain dsb); rusak (tt tambak, bendungan, dsb); bobol; robek
bedak be.dak [n] serbuk halus untuk mempercantik muka atau untuk obat kulit; pupur
bedeng be.deng [n] rumah darurat (sementara) bagi para pekerja [n] (1) tanah gembur yg ditinggikan sbg pematang di sawah (kadang-kadang ditanami sayuran); (2) Tan bidang tanah yg digunakan untuk perkecambahan biji di persemaian; (3) tanggul
bedinde be.din.de [n cak] orang gajian yg kerjanya membantu mengurus rumah tangga; pembantu rumah tangga; pelayan
bedolan be.dol.an [n] (1) hasil membedol; (2) cak panggilan kpd penghulu (naib) untuk menikahkan calon pengantin di rumah (di luar kantor): jika ingin menikahkan di rumah, ia akan dikenakan tarif -
belaka be.la.ka [adv] (1) semuanya (tiada kecualinya): penghuni rumah itu perempuan --; (2) seluruhnya; sama sekali (tidak bercampur dng yg lain); semata-mata: perkataannya bohong --
belakang be.la.kang [n] (1) bagian tubuh di balik dada atau perut; punggung: ia mendukung anaknya di -- tubuhnya; (2) bagian benda yg dianggap sbg punggung; (3) arah atau bagian yg menjadi lawan muka (depan): ia datang dr --; rumahnya di -- gedung bioskop; (4) (di) balik: anak-anak berlindung di -- pohon; (5) waktu yg akan datang; nanti; kelak: bekerjalah terus, berhasil tidaknya itu urusan --
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
belangir be.la.ngir [n] pohon yg kayunya banyak digunakan sbg bahan rumah spt untuk tiang dan papan; Shorea balangeran
belarak be.la.rak [n] daun kelapa yg sudah kering: ia pun menjebol dinding rumahnya yg terbuat dr gedek dan --
belerang be.le.rang [n] benda bukan logam yg berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, banyak dipakai untuk bahan obat dan industri, terdapat di daerah (di kawah) gunung berapi; sulfur
beluntas be.lun.tas [n] tumbuhan semak yg sering dibuat pagar, daunnya kecil agak bulat berbau langu, dapat dimakan dan untuk obat; Pluchea indica
beluru be.lu.ru [n] tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya biasa dibuat obat; Entada phaseoloides [n] ikan laut jenis tamban
benam be.nam , ber.be.nam v (1) berendam: krn hari panas, kerbau itu -- diri dl lumpur; (2) berkurung (dl rumah dsb krn tidak ingin menampakkan diri): krn malu kpd tetangganya, dia -- saja dl rumahnya
benda ben.da [n] (1) segala yg ada dl alam yg berwujud atau berjasad (bukan roh); zat (msl air, minyak); (2) barang yg berharga (sbg kekayaan); harta; (3) barang: rumah itu terbakar bersama -- yg ada di dalamnya
benda mati benda (barang) yg tidak dapat bergerak sendiri dan tidak bernapas (spt batu, besi, dan rumah)
benderung ben.de.rung [kl n] tanah kosong (halaman) antara dua rumah
bendul ben.dul [n] (1) balok kayu yg dipasang melintang pd tiang rumah untuk menyangga lantai; (2) kl balai di istana tempat raja bermusyawarah tidak resmi; balai bendul
bengku beng.ku [n] (1) pohon yg banyak getahnya, buahnya dibuat minyak (untuk lampu pd zaman dahulu) dan kayunya baik dipakai untuk bahan bangunan rumah; Ganua motleyana; (2) buah bengku
bentan ben.tan [a] jatuh sakit lagi sesudah (agak) sembuh; kambuh: ayahnya sudah sembuh, tetapi tadi pagi -- sehingga terpaksa dibawa ke rumah sakit
bentuk ben.tuk [n] (1) lengkung; lentur: -- taji; -- kuku; -- busur; (2) bangun; gambaran: benarkah setan itu -- nya spt manusia?; (3) rupa; wujud: -- rumah adat Palembang hampir sama dng rumah adat di Jawa Tengah; (4) sistem; susunan (pemerintahan, perserikatan, dsb): -- pemerintahan negara itu adalah republik; (5) wujud yg ditampilkan (tampak): menolak penjajahan dl segala -- nya; (6) acuan atau susunan kalimat: -- tunggal; -- (kalimat) pasif; (7) kata penggolong bagi benda yg berkeluk (cincin, gelang, dsb): ia membeli dua -- cincin emas
benzedrin ben.zed.rin [n] obat perangsang saraf dan lazim digunakan dl obat semprot hidung
benzena ben.ze.na [n Kim] (1) zat cair tanpa warna, mudah terbakar, berbau harum, dipergunakan untuk membuat zat warna, bahan peledak, obat, minyak wangi, lak, dan sbg pelarut organik; C6H6; (2) benzol
beralih ber.a.lih [v] (1) berpindah: acara kita sekarang ~ pd acara bebas; sekarang ia sudah ~ rumah; (2) berganti; bertukar; berubah: dr musim panas ~ ke musim hujan
beranda be.ran.da [n] (1) ruang beratap yg terbuka (tidak berdinding) di bagian samping atau depan rumah (biasa dipakai untuk tempat duduk santai sambil makan angin dsb); teras; langkan: pd sore hari Bapak sering duduk di -- sambil membaca koran; (2) ark bilik di perahu
berantak be.ran.tak , be.ran.tak.an a (1) cerai-berai (berserak-serak); tidak keruan letaknya: sungguh tidak sedap pemandangan di ruangan itu krn segala barang -; (2) tidak terpelihara dng baik: jika rumah tangga -, pendidikan anak-anak akan telantar
berantara ber.an.ta.ra [v] (1) ada antaranya (selangnya, selanya); berselang: pohon-pohon peneduh di pinggir jalan itu ~ 5 m; (2) tidak langsung; tidak sekaligus (setapak demi setapak): rumah itu dibangun secara ~
berantas be.ran.tas [v] mem.be.ran.tas v membasmi; memusnahkan: obat ini disediakan untuk -- penyakit malaria
berasa be.ra.sa [v] (1) mendapat rasa (yg dialami oleh badan): seluruh badannya ~ sakit; (2) mempunyai rasa (pahit, manis, dsb): gulai itu ~ masin, cukup banyak garamnya; (3) Mk dirasa(i); terasa (sbg): rumahku ini tiada ~ rumahku lagi
beratap ber.a.tap [v] mempunyai (memakai) atap: kebanyakan rumah penduduk ~ genting
beratapkan langit [ki] (1) banyak berlubang (tt atap), bocor: rumahnya sudah beratapkan -- , namun ia belum dapat memperbaikinya; (2) di l
berbahasa-bahasa ber.ba.ha.sa-ba.ha.sa [a] malu krn teramat sopan: jangan -- anggaplah spt rumah sendiri
berbalapan ber.ba.lap.an [v] saling berlomba adu cepat; saling berpacu: kedua anak itu -- lari pulang ke rumah
berbelakang-belakangan ber.be.la.kang-be.la.kang.an [v] saling membelakangi; saling menghadapi ke arah yg berlawanan: letak rumah mereka -; mereka duduk -, bertolak belakang
berbelian ber.be.li.an [v] memanggil dukun untuk mengobati orang sakit: orang kampung masih suka -- untuk mengobati penyakitnya
berbintang-bintang ber.bin.tang-bin.tang [v] (1) ada banyak bintang; tampak berkilauan: malam ini langit bersih -; (2) ki berkunang-kunang (mata atau penglihatan): mata -- dan kepala pusing; (3) ki berlubang-lubang pd dinding (atap) sehingga cahaya matahari masuk: dinding rumahnya dr bambu dan telah -
berboncengan ber.bon.ceng.an [v] naik satu kendaraan bersama-sama yg satu membonceng yg lain (dng sepeda, sepeda motor, dsb): mereka pergi -- dng sepeda ke rumah paman
bercacar ber.ca.car [v] (1) bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar): ibu-ibu membawa bayinya ~ di balai pengobatan; (2) (sudah) disuntik cacar: agar tidak sakit, kita harus ~ v berlari-lari saja (tt kuda yg masih liar): kuda itu ~ , tidak mau diam
berat be.rat [a] besar ukurannya (di antara jenisnya atau benda-benda yg serupa): alat-alat -- , mobil derek, traktor, dsb; (2) a besar tekanannya (timbangannya): peti -- itu tidak dapat diangkat oleh tiga orang; (3) a payah; parah (tt luka penyakit dsb): akibat kecelakaan itu dia menderita luka --; kalau penyakit sudah -- susah diobati; (4) a sulit (susah, sukar) melakukannya; melebihi ukuran (kekuatan, kemampuan, kesanggupan, dsb): kematian ibunya merupakan cobaan -- bagi gadis itu; (5) a sukar digerakkan, seakan-akan ditindih atau ditekan (tt anggota badan dsb): kepala terasa -- dan pusing; mata terasa -- , mengantuk; (6) a kuat merangsang saraf; keras (tt rokok, obat, dsb): ia suka rokok yg --; (7) a memihak; cenderung: hatinya lebih -- kpd kekasihnya dp kpd orang tuanya; (8) ki v hamil: istrinya sedang dl --; (9) a sangat keras (perkiraan, dugaan, dsb): -- dugaanku bahwa dia yg salah; (10) n besarnya tekanan suatu benda apabila diangkat, ditimbang, dsb; bobot; timbangan: akibat sakit, -- nya berkurang 7 kg; (11) n Fis gaya tarikan yg diderita suatu benda krn massanya dan keberadaannya di dalam, di sekitar, ataupun pd suatu sistem massa; bobot; (12) ki a susah; celaka: wah, kalau ketahuan, -- kita
bercita-cita ber.ci.ta-ci.ta [v] (1) berkeinginan sungguh-sungguh: ia ~ mendirikan rumah sakit untuk rakyat; (2) mempunyai tujuan yg sempurna: bangsa yg ~ luhur
berderus-derus ber.de.rus-de.rus [v] berbunyi spt bunyi barang bergeser dsb: tadi malam atap rumahku ~ ditiup angin
berdiang di abu dingin [pb] tidak mendapat apa-apa (dr saudara, tuan rumah, dsb)
berdinding ber.din.ding [v] memakai dinding: rumah itu beratap seng dan ~ papan
berdukun ber.du.kun [v] (1) berobat atau meminta pertolongan kpd dukun; (2) melakukan pekerjaan sbg dukun
berembun ber.em.bun [v] (1) ada embunnya; tersaput (oleh) embun: ketika itu daun dan rumput masih ~; (2) tidur di luar rumah dsb (pd malam hari); membiarkan diri kena embun: pd pagi hari lebih baik engkau ~
beres be.res [Mk a] sejuk sekali [a] (1) teratur baik-baik; rapi; tidak kacau: keadaan perabotan di ruangan itu --; rumah tangganya --; (2) selesai; tidak kusut: persoalannya sudah --; (3) lunas (tt utang); habis: utang saya sudah --; (4) cak bagus (terlaksana dng baik): jangan khawatir, pokoknya --
bergadai ber.ga.dai [v] meminjam uang dng menyerahkan barang sbg tanggungan: ia terpaksa ~ untuk membayar kontrak rumahnya
bergaya ber.ga.ya [v] berkekuatan; bertenaga; berdaya: penghuni rumah itu tidak ~ berhadapan dng perampok bersenjata itu [v] (1) mempunyai ragam yg khusus; (2) memakai ragam: hidup ~ kebarat-baratan; (3) mempunyai bentuk khas: candi ~ Hindu; (4) bersikap; bertingkah: ia ~ mencurigakan orang yg melihatnya; (5) memakai sikap (gerakan) tertentu (dl olahraga); (6) bersikap elok (bagus, pantas, dsb): peragawati itu ~ di depan penonton
bergegar ber.ge.gar [v] berguncang; bergoyang: rumahnya ~ ketika gempa yg hebat itu berlangsung
bergeretak ber.ge.re.tak [v] mengeluarkan bunyi "kertak-kertak": rumah ~ krn digoyang gempa
bergonjong ber.gon.jong [v] berbentuk spt tanduk (tt bubungan rumah spt rumah Minangkabau)
berikut ber.i.kut [v] beserta; beriring dng: ~ surat ini saya kirimkan sehelai foto; akan dijual sebuah rumah ~ peka-rangannya; (2) n yg tsb di bawah ini; yg datang sesudah ini; yg menjadi lanjutannya: ~ merupakan tambahan saja
berjaga ber.ja.ga [v] (1) bertugas menjaga (menunggui orang sakit dsb): besok malam aku mendapat giliran ~ di rumah sakit; (2) tidak tidur pd malam hari; bergadang: semalaman ia ~ sehingga di sekolah mengantuk; (3) bersiap-siap; waspada: pasukan kita telah siap dan ~ menghadapi segala kemungkinan
berjamu ber.ja.mu [v] (1) sedang menerima jamu: jangan ribut, ayah sedang ~; (2) berkunjung; bertamu: ia akan ~ ke rumah kakaknya
berjiran ber.ji.ran [v] (1) tinggal berhampiran (berdekatan) dng rumah; bertetangga dng; (2) berkawan dng
berkamar ber.ka.mar [v] mempunyai kamar; ada kamarnya: mereka menempati rumah yg hanya ~ dua
berkat ber.kat [n] karunia Tuhan yg membawa kebaikan dl hidup manusia: semoga Tuhan melimpahkan -- Nya kpd kita; (2) n doa restu dan pengaruh baik (yg mendatangkan selamat dan bahagia) dr orang yg dihormati atau dianggap suci (keramat), spt orang tua, guru, pemuka agama: sebelum berangkat meninggalkan kampung halaman, dia memohon -- kpd gurunya; (3) n makanan dsb yg dibawa pulang sehabis kenduri: undangan itu masing-masing pulang dng membawa -- ke rumahnya; (4) v cak mendatangkan kebaikan; bermanfaat; berkah: uangnya banyak, tetapi tidak -- [p] karena; akibat dr: -- bantuannyalah kami dapat selamat kembali ke kampung
berkeluarga ber.ke.lu.ar.ga [v] (1) berumah tangga; mempunyai keluarga: bagi orang yg sudah ~ penghasilan sebanyak itu tidak akan cukup; (2) bersanak saudara (dng); berkerabat (dng): ia masih ~ dng kepala kampung; (3) menikah; mempunyai istri (suami): ia akan ~ kalau sudah menjadi sarjana
berkurung ber.ku.rung [v] (1) tinggal di rumah saja: siang malam gadis itu ~ di rumahnya; (2) memakai tanda kurung: kata yg ~ itu hendaklah diganti dng kata lain yg bersamaan artinya
berlabuh ber.la.buh [v] (1) tergelantung ke bawah; turun (tt kelambu, tirai, layar panggung, dsb): tirai ~; layar panggung ~; (2) berhenti; menurunkan sauh (tt kapal, perahu): kapal-kapal besar pun dapat ~ di Pelabuhan Cirebon; (3) berteduh, berdiam, dan menghentikan segala kegiatan: rumah adalah tempat ~ dr berbagai kegiatan
berlampu ber.lam.pu [v] memakai lampu; ada lampunya: halaman rumah berdinding bambu itu kelihatan agak gelap krn belum ~
berlantai ber.lan.tai [v] mempunyai lantai: di sebuah rumah yg berukuran sangat minim, berdinding bilik, dan ~ tanah, hidup seorang nenek yg sudah uzur dan tua renta
berlapuk ber.la.puk [v] ada lapuknya (rusak, buruk); bercendawan: rumah ini sampai ~ tidak ada yg mau membelinya
berlima ber.li.ma [num] bersama-sama lima (tt orang dsb): rumah itu mereka diami ~
berlistrik ber.lis.trik [v] mempunyai listrik; ada listriknya: rumah itu belum ~
bermacam ber.ma.cam [a] berbagai(-bagai): -- obat telah dicobanya, tetapi ia belum juga sembuh
bermacam-macam ber.ma.cam-ma.cam [a] berbagai-bagai; berjenis-jenis; beruparupa: -- usaha telah dijalankan untuk mencukupi keperluan hidup sehari-hari; hasil industri rumah itu meliputi -- barang keperluan sehari-hari
bermalam-malam ber.ma.lam-ma.lam [v] (dl) banyak malam; beberapa malam berturut-turut: -- kami menungguinya di rumah bersalin sampai bayi pertamanya lahir
bermalas-malas ber.ma.las-ma.las [v] duduk (tiduran dsb) tanpa berbuat sesuatu (berlengah-lengah): ia sehari-harian -- saja di rumahnya
bermegah-megah ber.me.gah-me.gah [v] membanggakan (membesarkan, menyombongkan) diri; berlaku ingin lebih megah dp yg lain: ia membeli perabot rumah tangga dan perhiasan yg semata-mata untuk -
bermi ber.mi [n] tumbuhan menjalar yg hidup di air, daunnya biasa dipakai sbg obat perut kembung dng jalan mengunyahnya sbg lalap; Herpestis monnieria
bermuwajahah ber.mu.wa.ja.hah [v] bertemu muka; bertatap muka: para warga kompleks perumahan itu -- dng Pak Camat
berpagar ber.pa.gar [v] (1) memakai pagar; ada pagarnya; (2) dipagari: halaman rumahnya ~ besi
berpenerangan ber.pe.ne.rang.an [v] mempunyai penerangan, memakai penerangan: para perampok menggedor dan langsung mendobrak pintu rumah miliknya yg sudah ~ listrik
berpengaruh ber.pe.nga.ruh [v] (1) ada pengaruhnya; mempunyai pengaruh: keadaan rumah tangga sangat ~ thd perkembangan watak anak-anak; (2) berkuasa: ia seorang yg kaya dan sangat ~ di negeri itu
berpenghuni ber.peng.hu.ni [v] ada penghuninya; didiami; ditunggui; berpenduduk: ditemukannya sejumlah alat rumah tangga dan bahan makanan merupakan tanda bahwa daerah itu tadinya ~
berpesan ber.pe.san [v] (1) memberi pesan (kpd); menyuruh (meminta) supaya perkataan dsb dilakukan atau disampaikan kpd orang lain: sebelum berangkat ia ~ kpd istrinya supaya merawat anaknya baik-baik; ia sudah ~ kpd saya kalau ada orang datang agar menunggu sebentar; (2) memberi nasihat (wasiat ketika akan meninggal dunia): orang tua itu ~ kpd anak cucunya agar dia dikuburkan di dekat rumahnya
berpetak ber.pe.tak [v] berkotak-kotak; berbilik-bilik: di samping rumahnya berderet panjang bangunan ~; rumahnya ~; (2) berbidang-bidang (sawah): tidak jauh dr tempat kami terhampar sawah ~
berputusan ber.pu.tus.an [adv] berputus-putus; terputus-putus: senantiasa tiada ~ tamu yg datang ke rumahnya
berpuyan ber.pu.yan [v] (1) ada kotorannya: perkakas rumah tangganya telah ~ dan berdebu; (2) berdaki
bersamaan ber.sa.ma.an [v] (1) berbarengan; bertepatan: hari ulang tahunnya yg ke-25 -- dng hari pernikahannya; (2)sejenis; seragam; serupa: pakaian mereka ~ , semuanya mengenakan baju putih dan celana abu-abu; sifat kedua perkara yg diterima pengadilan hampir -; (3)sejalan; sesuai: anggaran rumah tangga harus -- dng anggaran dasarnya; (4)setara; sama; sebanding: kuasa bendahara itu -- dng kuasa raja muda
bersambang ber.sam.bang [v] (1) berjaga malam; meronda: giliran saya -- kampung adalah malam Minggu; (2) berkunjung; bertandang: kami sudah lama tidak -- ke rumahnya
bersambung ber.sam.bung v (1) diberi tambahan (agar lebih panjang): galah -- itu cukup panjang untuk menjolok mangga; (2) lanjut berturut-turut; ada sambungannya; beruntun: cerita -- itu mengasyikkan; (3)berhubungan; bertalian: rumahnya -- dng rumahku; (4)bersangkut paut; sesuai: jawabannya tidak -- dng pertanyaanku kepadanya
bersantai-santai ber.san.tai-san.tai [v] melakukan sesuatu dng bebas tanpa ketegangan: selama liburan kerjanya hanya -- di rumah
berseberangan ber.se.be.rang.an [v] (1) berhadapan duduknya atau letaknya: pd waktu makan malam ibunya selalu duduk -- dng bapaknya; (2) terletak di seberang jalan (sungai dsb), yg satu di seberang sana dan yg satu lagi di seberang sini: rumah kami -- jalan; (3) berada pd pandangan, pendirian, dsb yg berbeda: tokoh muda itu -- dng pemerintah
bersekat-sekat ber.se.kat-se.kat [v] berbagi-bagi atau terpisah-pisah dng sekat (hingga berpetak-petak): beberapa keluarga tinggal di rumah besar yg -- di dalamnya
bersemenda ber.se.men.da [v] kawin dng: ia akan -- dng gadis di depan rumahnya
berserak-serak ber.se.rak-se.rak [a] (1) cerai-berai tidak keruan: tulang-tulang binatang -- di tepi danau itu; mereka lari -; (2) tersebar di mana-mana: rumahnya -- di setiap kota besar
bersibar ber.si.bar [v] (1) mempunyai sibar; (2) bertambah dng didirikannya rumah di kanan atau di kiri rumah besar: rumahnya --
bersilaturahmi ber.si.la.tu.rah.mi [v] mengikat tali persahabatan (persaudaraan): mereka -- ke rumah sanak saudaranya
bersusuk ber.su.suk [v] (1) berpasak: masih sore pintu rumahnya sudah -- pula; (2) memakai susuk (jarum emas dsb)
bertamu ber.ta.mu [v] datang berkunjung (melawat dsb): ayah sedang ~ ke rumah tetangga
berteduh ber.te.duh [v] (1) berlindung (supaya jangan kehujanan atau kepanasan); bernaung: aku ~ di bawah pohon; (2) dilindungi dr; (3) menumpang tinggal; diam: aku gembira telah memberi tempat ~ di rumahku kpd anak yatim itu
bertempias ber.tem.pi.as [v] bepercikan masuk (tt titik-titik air): gerimis ~ ke dl rumah
bertentang ber.ten.tang [v] (1) berhadapan: mereka duduk ~ satu sama lain; (2) menghadap (ke): rumahnya ~ ke arah selatan
bertentangan ber.ten.tang.an [v] (1) berhadapan; berhadap-hadapan: rumah saya ~ dng rumah Pak Camat; (2) berlawanan; tidak selaras: perasaan tidak selamanya ~ dng pikiran; (3) bersalahan (dng); tidak sesuai (tidak selaras, tidak cocok) dng: tindakan pemecatan buruh itu ~ dng jiwa Pancasila; (4) berselisih pendapat (paham dsb); bermusuhan; tidak sepaham (sependapat): sekarang partai politik tidak lagi ~ dl soal penghayatan dan pengamalan Pancasila
bertimbun ber.tim.bun [v] (1) bersusun hingga merupakan tumpukan; bertumpuk: banyak sampah ~ di depan rumah; (2) ki banyak: ~ lah surat-surat lamaran datang kepadanya
bertiraikan banir [pb] tidak mempunyai rumah
bertualang ber.tu.a.lang [v] (1) mengembara ke mana-mana (tidak tentu tempat tinggalnya); berkeliaran; bergelandangan; (2) selalu pergi ke mana-mana (tidak suka tinggal di rumah); (3) berbuat sesuatu secara menekat (tidak jujur dsb)
bertumis ber.tu.mis [v] (1) dimasak (direbus) tumis: di rumahnya, saya dijamu makan dng kangkung ~; (2) menumis
bertemu ber.te.mu [v] (1) ditemukan; diperoleh; terdapat di; kedapatan di: batu permata seelok ini tidak akan ~ di negara ini; (2) berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; (3) mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; (4) berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; (5) menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb: dua sungai itu ~ di dekat laut; tepi langit ~ dng permukaan laut; (6) sesuai atau cocok (perkataan dng perbuatan, teori dng praktik, dsb); janjinya tidak pernah ~; teori yg tidak ~ dl praktik; (7) benar-benar terjadi (tt ramalan, dugaan, dsb); (8) sampai atau tercapai (tt harapan, cita-cita, dsb): apa yg kuimpikan seminggu yg lalu, ~ juga pd hari ini; (9) dapat atau kena (bahaya, bencana, dsb): ~ dng bahaya maut; ~ muka dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai)
bertumpuk-tumpuk ber.tum.puk-tum.puk [v] (1) bersusun-susun; bertimbun-timbun; bertumpang-tindih: ~ buku yg masih belum laku; (2) berkelompok-kelompok (sekumpulan-sekumpulan): ~ pulau besar dan kecil; rumah makan itu sangat laku, setiap hari yg makan ~; (3) ki banyak sekali, padat sekali, dsb: ~ kendaraan bermotor di Jakarta; kartu lebaran ~ di mejanya; uangnya ~; (4) ki setempat-setempat, tidak rata (tt warna): warna putih ~ pd dasar biru, dimaksudkan sbg awan yg melayang-layang di langit
beruas be.ru.as [n] pohon manggis hutan, buahnya tidak enak dimakan, akarnya biasa dijadikan obat sesak napas; Garcinia hombroniana
beruras ber.u.ras [v] (1) diobati (dilumasi) dng uras; (2) ki disembuhkan (dipersenang hatinya dsb)
besar be.sar [a] (1) lebih dr ukuran sedang; lawan dr kecil: batang kayu ini sangat -- sehingga tidak sanggup tanganku memeluknya; (2) tinggi dan gemuk: badannya --; (3) luas; tidak sempit: rumahnya --; (4) lebar: sungai itu sangat --; (5) ki hebat; mulia; berkuasa: jika menjadi orang -- , jangan suka sombong; (6) banyak; tidak sedikit (tt jumlah): gajinya --; (7) menjadi dewasa: ia lahir di Surakarta, tetapi -- di Jakarta; (8) lebih dewasa dp sebelumnya: sekarang ia sudah --; (9) penting (berguna) sekali: ajaran agama itu -- artinya bagi pembentukan watak
besaran be.sar.an [n] pohon, daunnya dapat dijadikan obat, dan digunakan untuk makanan ulat sutra; Morus alba
beslah bes.lah [ark v] mem.bes.lah v menyita: krn tidak dapat membayar utangnya, mereka -- rumah dan seluruh harta bendanya; polisi -- semua barang hasil curian itu
bestral bes.tral, pem.bes.tral.an [n ] pengobatan dng sinar-X
besuk be.suk [v cak] melakukan kunjungan ke rumah sakit untuk menjenguk orang sakit yg dirawat
betang be.tang [n] rumah panjang khas suku Dayak yg digunakan sbg tempat pertemuan damai
beton be.ton [n] campuran semen, kerikil, dan pasir yg diaduk dng air untuk tiang rumah, pilar, dinding, dsb
betul be.tul [a] (1) benar; sesungguhnya; tidak bohong: -- , dia adalah kemenakan saya; (2) benar; tidak salah; tidak keliru: pendapatan hitungan ini --; (3) sejati; bukan tiruan; bukan campuran; tulen: perhiasan yg dipakainya spt emas --; (4) tepat; persis: tembakannya -- mengenai jantungnya; (5) langsung (tidak serong): rumahku dng rumahmu berhadapan --; (6) lurus (tegak) benar: jalan yg --; berdiri --
biah bi.ah [ark n] (rumah) tempat sembahyang (orang Yahudi); gereja
biara bi.a.ra [n] (1) rumah (asrama) tempat para petapa (rubiah dsb); (2) Kris bangunan tempat tinggal orang-orang laki-laki atau perempuan yg mengkhususkan diri thd pelaksanaan ajaran agama di bawah pimpinan seorang ketua menurut aturan tarikatnya
biasa bi.a.sa [a] (1) lazim; umum: bagi masyarakat sekarang memakai sepatu sudah --; (2) spt sediakala (sbg yg sudah-sudah): ia makan dan bercanda sebagaimana -- , tidak tampak bahwa dia sedang menderita sakit parah; (3) sudah merupakan hal yg tidak terpisahkan dr kehidupan sehari-hari; sudah menjadi adat: setiap pagi dia -- minum kopi; (4) sudah seringkali: dia -- datang ke rumah kami
bibi bi.bi [n] (1) adik (saudara muda) perempuan ayah atau ibu; (2) panggilan kpd perempuan yg agak tua; (3) kl sebutan bagi wanita (setingkat dng nyonya); (4) panggilan kpd perempuan pembantu rumah tangga
bilangan bi.lang.an [n] (1) banyaknya benda dsb; jumlah: tidak diketahui benar -nya; (2) satuan jumlah: satu dan tiga adalah -- ganjil; (3) Mat satuan dl sistem matematis yg abstrak dan dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan; (4) golongan (lingkungan): ia masuk -- orang berada; (5) cak lingkungan daerah: rumahnya di -- Kebayoran Baru; (6) ramalan untung malang, baik buruk, dsb: menurut -- hari itu kurang baik untuk berziarah; (7) nasib dsb yg telah tertentu; takdir: sudah sampai -nya akan meninggal; (8) Mat ide yg bersifat abstrak yg bukan simbol atau lambang, yg memberikan keterangan mengenai banyaknya anggota himpunan
bilik bi.lik [n] (1) anyaman dr bilah bambu (untuk dinding dsb); gedek; tepas; sasak: rumahnya berdinding --; (2) ruangan kecil yg tersekat; kamar: tidurnya di -- samping [n] kesatuan beberapa rumah keluarga yg berpusat pd rumah anak tertua (di Lampung)
binatak bi.na.tak [n Huk] bawaan laki-laki ke rumah istri pd bentuk perkawinan semenda; harta pembujangan (adat Bangka)
bini penunggu istri penghulu adat yg berasal dr lapisan sosial lebih rendah, bertugas mengurus rumah tangga selama belum ada bini ratu
bini ratu istri pertama penghulu adat yg berkedudukan sbg ibu rumah tangga yg sederajat kedudukannya dng suami
bintan bin.tan [n] pohon kayu yg biasanya tumbuh di sepanjang tepi sungai, akarnya sering dicampur dng pinang untuk obat cuci perut; Cerbera mangkas
bismut bis.mut [n] (1) logam yg dipakai untuk mengobati sakit usus, perut, dsb; (2) Kim logam getas berwarna putih perak; unsur dng nomor atom 83, berlambang Bi, dan bobot atom 208,9804
bisul bi.sul [n] (1) bintil yg membengkak pd kulit yg berisi nanah dan bermata; barah; (2) ki sesuatu yg menyusahkan (menyulitkan): kehadirannya merupakan -- dl kehidupan rumah tangga adikku
bius bi.us [n] (1) obat untuk membuat orang kehilangan rasa kesadarannya (spt pd waktu akan dioperasi supaya tidak merasa sakit); (2) ki politik (kebudayaan, ajaran, dsb) yg membuat orang lain tidak insaf akan keadaan dirinya atau keadaan yg sebenarnya [n] masyarakat wilayah yg besar di daerah Samosir, Sumatra Utara
bis [n] (1) kotak kecil (di tepi jalan, di depan kantor pos), milik kantor pos, tempat memasukkan surat yg akan dikirimkan melalui jasa kantor pos; kotak kecil di depan rumah (kantor), tempat meletakkan surat yg terkirim melalui jasa kantor pos; kotak surat: memasukkan surat ke dl --; (2) Olr tempat hinggap (dl permainan spt sofbol dan bisbol) pemukul atau pelari yg diletakkan di tiap sudut lapangan, biasanya terbuat dr kain terpal berbentuk segi empat spt bantal tipis [Lihat {bus}] [adv cak] (1) dua kali lagi; sekali lagi; diulang atau ditambah lagi (dl nyanyian dsb): penonton berseru gemuruh, " -- ! -- !"; (2) tambahan atau susulan pd pasal undang-undang: Pasal 161 -- (pasal yg ditambahkan pd Pasal 161) [n] (1) pipa dr besi atau semen, cor, plastik untuk got dsb; (2) pembuluh [n] kain (pita) untuk hiasan pd bagian tepi baju dsb; pelisir
blok [n] (1) gulungan (cita dsb): dibelinya kain putih dua --; (2) deretan beberapa buah rumah yg tidak terpisah-pisah: rumah -- A disediakan untuk para perwira menengah; (3) bagian dr kampung yg besar yg dibatasi oleh jalan: Kebayoran Baru dibagi menjadi beberapa --; (4) persatuan beberapa negara (partai politik dsb) untuk memperkuat kedudukannya: partai-partai kanan merupakan -- penyokong pemerintah; (5) Olr pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dl olahraga tenis)
bobok bo.bok [v cak] tidur (untuk anak-anak): -- lah anakku, hari sudah larut malam [v] , mem.bo.bok v membuat lubang (pd tembok dsb) [Jw n] daun, umbi-umbian, dsb yg dilumatkan (dng batu penggiling dsb) dipakai sbg obat luar dng cara menempelkannya pd bagian yg sakit
bobrok bob.rok [a] rusak sama sekali; bejat: rumahnya sudah --; masyarakat yg telah -- akhlaknya
bokset bok.set [n Sen] dekorasi rumah di atas pentas, berbentuk tiga sisi tanpa dinding depan sehingga isi rumah akan terlihat oleh penonton
bordil bor.dil [n] (1) rumah panjang terbagi oleh sekat-sekat yg membentuk banyak kamar; (2) rumah pelacuran
botol infus botol berisi cairan makanan, obat, dsb yg dialirkan ke tubuh pasien melalui selang dan jarum: sejak dioperasi dia tidak boleh berpisah dng -- infus
bratawali bra.ta.wa.li [n] tumbuhan merambat, daunnya spt bentuk hati, bertangkai panjang, batangnya berkutil-kutil, besarnya sejari kelingking, batangnya pahit rasanya dan dipakai untuk obat; Tinuspora terculata
bubur Bordeaux [Tan] campuran 1 kg terusi dan 1 kg kapur dl 115 liter air yg digunakan sbg obat semprot pemberantas penyakit tanaman krn serangan jamur
bubur Burgundi [Tan] obat semprot spt bubur Bordeaux, tetapi dibuat dng mencampur 1 kg terusi dng 1 kg natrium karbonat dl 115 liter air
buil bu.il [n] pohon, kayunya baik untuk ramuan rumah
bulan madu masa pengantin baru menikmati perkawinannya (msl dng berlibur atau bepergian berdua ke tempat lain); saat-saat awal dl kehidupan berumah tangga
bulangan bu.lang.an [n] pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat mejan; Gmelina asiatica
bulu-bulu bu.lu-bu.lu [n] pohon yg kayunya berwarna merah, keras, dan berat, tingginya dapat mencapai 25 m, diameter mencapai 60 cm, biasa digunakan untuk pasak rumah; Pallacalyx axillaris
bung [n] abang (panggilan akrab kpd seorang laki-laki): rumah -- Iskandar di mana? [n] bunyi spt bunyi gendang dipukul
bunga landak tumbuh-tumbuhan yg berduri, akar dan daunnya dijadikan obat; Barleria prionitis
bunga manila tanaman hias; rebusan akarnya dapat digunakan sbg obat menceret; Tebernaemontana diviricata
bungalo bu.nga.lo [n] rumah peristirahatan di luar kota (di daerah pegunungan atau di pantai), ada yg dibangun secara permanen, ada juga yg tidak
bunglai bung.lai [n] tumbuhan yg akarnya dibuat obat, Zingiber cassumunar
bungur bu.ngur [n] pohon yg berbunga ungu, merah muda, atau putih, kayunya dipakai untuk tiang rumah dsb; Langerstroemia speciosa
buruk perahu [pb] tidak sudi lagi menginjak rumah bekas istrinya atau tempat bekerja yg telah ditinggalkan
butulan bu.tul.an [n] pintu (jalan) tembus dr samping atau dr belakang rumah atau halaman
buwuh bu.wuh [Jw n] uang atau bahan yg diberikan oleh tamu kpd tuan rumah sbg sumbangan suatu upacara atau pesta
cacah baku perhitungan banyaknya penduduk tetap suatu desa yg mempunyai rumah dan pekarangan
cakela ca.ke.la [ark n] bangunan tempat tinggal yg khusus disediakan untuk pelacuran (kadang-kadang merangkap sbg tempat tinggal si pelacur); rumah pelacuran
cakruk cak.ruk [Jw n] rumah jaga (gardu) di desa
calir jerawat calir yg digunakan untuk mengobati jerawat
camau ca.mau [n] (1) pohon yg akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit kencing nanah; Dracaena angustifolia; (2) akar camau
canak ca.nak [kl v] men.ca.nak v mencuar: menara bubungan rumah kecil besar ~ ke langit biru
cangar ca.ngar, men.ca.ngar [Jw n] membuka mulut (anak kecil) dng paksa (dng memencet hidungnya) untuk meminumkan obat dsb
cangkang cang.kang [n] (1) kulit telur; (2) rumah siput atau kerang; (3) kulit keras yg menutupi badan (pd penyu, kura-kura, dsb) [a] kurang sopan; kurang ajar terutama suka menjawab dng keras apabila dimarahi (dinasihati)
cangkring cang.kring [n] (1) pohon yg batangnya berduri dan akarnya dapat dipakai sbg obat penyakit beri-beri; Erythrina fusca; (2) akar cangkring
cangkuk cang.kuk [Lihat {cangkok}] [n] benda yg melengkung yg merupakan kait (spt gancu, angkus, sangkutan kelambu) [n] obat yg dibuat dr bunga yg dikeringkan [Mk n] pekasam ikan
capa ca.pa [n] (1) tumbuhan yg akar dan daunnya dapat dibuat sbg obat; sembung; Blumea balsamifera; (2) daun sembung; (3) akar sembung [ark n ] permainan judi (dng taruhan uang)
cecak ce.cak [n] binatang merayap, biasa hidup di rumah (pd langit-langit, di dekat lampu), makanannya binatang kecil (nyamuk dsb), sering berbunyi "cek, cek"; cicak; Hemidactylus frenatus [Mk v] , men.ce.cak v (1) mencubit; (2) mencopet [n] (1) bintik-bintik atau belang-belang kecil; (2) berbintik-bintik atau berbelang-belang kecil (tt bulu kucing dsb): ayam --; kucing --
cedok ce.dok [n] perkakas rumah tangga dsb yg cekung dan bertangkai sbg alat untuk menyauk air, nasi, pasir, dsb
cegat ce.gat [v] men.ce.gat v menantikan di jalan dsb yg akan dilalui: mereka ~ iring-iringan mobil yg akan lewat di rumah mereka
cekok ce.kok [n] obat tradisional yg dibuat dr ramuan rempah-rempah yg digiling dan dibungkus kain untuk diminumkan secara paksa dng memeraskannya ke dl mulut (biasanya untuk anak kecil)
cekokan ce.kok.an [n] (1) obat cekok; (2) ki ajaran atau penerangan yg diterima begitu saja secara terus-menerus: pandangan hidup yg keliru ini adalah sisa-sisa ~ zaman penjajahan dahulu
ceku ce.ku [ark v] men.ce.ku v (1) menekan (melukai dsb) dng kuku; membenamkan barang-barang kecil yg tajam: ia ~ dng kukunya; (2) hendak muntah: anak itu ~ oleh pahitnya obat itu
cekur ce.kur [n] (1) tumbuhan yg umbinya untuk bahan obat-obatan, daunnya tumbuh rapat di atas tanah, bunganya putih, baunya wangi; Kaempferia galanga; (2) umbi cekur
celam-celum ce.lam-ce.lum [v] keluar masuk dng bebas (ke dl rumah dsb); (2) a tidak tentu (sebentar di sana, sebentar di sini)
celas-celus ce.las-ce.lus [v] celam-celum [v] keluar masuk (rumah dsb)
celemek ce.le.mek [Jw n] (1) kain kecil penutup baju pd dada anak kecil sbg alat untuk menjaga kebersihan (dr ingus, makanan, dsb); (2) kain penutup baju dr dada atau pinggang sampai ke lutut sbg alat untuk menjaga kebersihan (dipakai pd waktu memasak, membersihkan rumah, dsb): para pelayan wanita mengenakan gaun biru dng ~ putih
cemekian ce.me.ki.an [n] (1) tumbuhan yg bijinya dibuat obat pencuci perut atau pencahar; Croton Tiglium; (2) biji cemekian
cenderai cen.de.rai [n] jenis pohon (daunnya digunakan sbg obat): Grewia paniculata
centeng cen.teng [n] (1) penjaga rumah (pabrik, gudang, dsb) pd waktu malam dsb; penjaga malam; (2) mandor di tanah partikelir; (3) Jk tukang pukul bayaran; (4) ark pengawas pd penjualan candu
ceraka ce.ra.ka [n] pengukup pakaian dsb (dibuat dr rotan dsb) [n] tumbuhan yg akarnya dapat dipakai sbg obat; jarak; Plumbago zeylanica
cerek ce.rek [n] (1) tempat air minum yg bercerat, dibuat dr loyang dsb; (2) alat untuk menjerang air, rupanya spt cerek, dibuat dr tembaga, kaleng, dsb; (3) alat untuk menyiram bunga yg berbentuk spt cerek yg besar; embrat; gembor [n] tumbuhan kecil (semak-semak) yg daunnya dapat dipakai sbg obat; Clausena excavata
cerewet ce.re.wet [a] suka mencela (mengomel, mengata-ngatai, dsb); banyak mulut; nyinyir; bawel: pembantu rumah tangga tidak suka bekerja pd nyonya rumah yg --
ceria ce.ria [a] (1) bersih; suci; murni; (2) berseri-seri (tt air muka, wajah); bersinar; cerah [ark n] (1) perkataan tertentu (spt mantra) yg dibacakan ketika penobatan raja; (2) aturan-aturan dan adat kebiasaan thd raja (semacam pernyataan setia)
ceruk ce.ruk [n] (1) relung yg masuk ke dinding (tembok, tanah, dsb); lekuk, lubang; (2) lombong (dl tambang); (3) gua (di gunung); (4) ruang berpetak-petak (di lemari dsb); (5) sudut (pojok) di dapur (kamar, rumah, dsb); (6) lekuk (di geladak kapal dsb); (7) rongga (sela-sela dl timbunan barang dsb); (8) serokan; teluk kecil; (9) sudut jalan; jalan kecil (simpangan dsb)
cespleng ces.pleng [a cak] manjur (mujarab) sekali (tt obat-obatan dsb): obat ini betul-betul -- , sekali diminum penyakit akan hilang
ciap ci.ap [n] tiruan bunyi anak ayam dsb: dr belakang rumah kudengar -- anak-anak ayam
ciri ci.ri [n Sas] mantra (doa) yg dibacakan pd waktu penobatan raja; ceria: setelah orang yg hendak diberi gelar itu datang, dibacalah -- [n] (1) tanda khas yg membedakan sesuatu dr yg lain: apa -- anak yg hilang itu?; (2) Ikn tanda pd organisme yg merupakan interaksi antargen atau antargen dan lingkungan; (3) Ling tanda atau sifat suatu bentuk kebahasaan
coba co.ba [v] silakan; sudilah; tolong (untuk menghaluskan suruhan atau ajakan): -- lihat kalau-kalau ia ada di rumah; (2) p kata afektif untuk menyatakan perasaan jengkel dsb: -- , orang apa ini, begitu saja tidak dapat; (3) p seandainya; jika: -- tidak kutolong, celaka engkau
cokol co.kol , ber.co.kol v (1) duduk-duduk berkumpul di: sehari-harian mereka ~ saja di depan rumah itu; (2) ki diam di; bertempat tinggal (bersarang tt kawanan penjahat dsb) di: mereka tidak ingin penjajah ~ kembali di Indonesia
congkong cong.kong , men.cong.kong v mencangkung [Mk n] rumah jaga; gardu [n] tarahan kayu; tatal
cuca cu.ca [kl n] men.cu.ca v mencerca; mengumpat [kl n] mantra (jampi) untuk menawar bisa, mengobati luka, mengebalkan tubuh, dsb
cuci perut membersihkan perut dng memakan obat pencahar (urus-urus)
cukupan cu.kup.an [a] (1) sedang-sedang saja; tidak kurang dan tidak berlebih-lebihan: penghasilannya ~ saja; (2) lumayan: untuk sampai ke rumahnya, harus melalui halaman yg ~ luasnya
culan cu.lan [n] (1) pohon perdu, biasanya dipergunakan untuk pagar hidup, bunganya harum, daunnya dipergunakan obat; pacar cina; Aglaia odorata; (2) daun culan
cuma-cuma cu.ma-cu.ma [adv] (1) tidak ada gunanya; sia-sia: ~ dia bersekolah, niat belajarnya saja tidak ada; (2) tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis: obat-obatan diberikan dng ~; sekalian orang boleh menonton acara itu dng ~
cumbu cum.bu [n] (1) kata-kata manis yg dipakai untuk membujuk (waktu berkasih-kasihan dsb): -- rayu diperlukan terus-menerus untuk keutuhan rumah tangga; (2) senda gurau; lelucon (kelakar, olok-olok, dsb): spt -- si tukang lawak
cunam hidup alat yg berbentuk spt catut untuk menjepit hidung sapi atau kerbau agar mudah dikendalikan dan tidak berontak jika dipegang atau diperiksa untuk diobati
cungkup cung.kup [Jw n] bangunan beratap di atas makam sbg pelindung makam; rumah kubur
curi cu.ri [v] , men.cu.ri v mengambil milik orang lain tanpa izin atau dng tidak sah, biasanya dng sembunyi-sembunyi: malam tadi maling masuk ke rumahnya dan ~ sebuah radio
cuti panjang cuti selama 3 bulan yg diberikan kpd pegawai atau karyawan setiap 6 tahun sekali; (2) ki dirumahkan
dadah da.dah [n] (1) berbagai obat yg tersedia (sudah terkemas, siap pakai); (2) bahan narkotik (spt ganja, heroin) yg membius, meracuni, dan membinasakan orang yg menggunakannya secara berlebihan [p cak] mengatakan dah (untuk memberi salam pertemuan atau perpisahan)
contoh con.toh [n] (1) barang atau sebagian dr barang yg rupa, macam, dan keadaannya sama dng semua barang yg ada; barang yg dapat mewakili barang yg lain krn sama sifat-sifatnya: barang-barang dl pameran itu tidak dijual hanya dipajang sbg --; beras ini tidak sesuai dng -- nya; (2) sesuatu yg akan atau yg disediakan untuk ditiru atau diikuti: Nenek memberi -- bagaimana cara merangkai bunga; buku itu berisi berbagai macam -- surat-menyurat; (3) pola (untuk membatik, membuat pakaian, dsb): orang membatik ada yg memakai -- , ada yg tidak; dl majalah wanita selalu dimuat -- menggunting baju; (4) model (rumah, pesawat terbang, dsb dl bentuk kecil untuk memperlihatkan bagaimana rupa rumah, pesawat terbang, dsb sesungguhnya atau yg akan dibuat): kami diajak melihat pameran -- rumah sederhana; (5) teladan (tt kelakuan, perbuatan, dsb); hal (spt peristiwa) yg menjadi teladan: tindak-tanduk guru menjadi -- bagi murid; kegiatannya dl bekerja menjadi -- bagi teman-temannya
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
dalal da.lal [Ar n] (1) perantara jual beli; makelar; pialang: jangan dibiasakan membeli barang (tanah, rumah, dsb) melalui seorang --; (2) wakil penjual; agen: ia adalah -- sepeda dan mesin jahit di kota itu; (3) potongan keuntungan untuk agen; (4) perantara dl penyelesaian pertikaian: kedua belah pihak ingin berdamai dng perantaraan --; (5) penunjuk jalan
dalem da.lem [Jw n] rumah; istana [Jw pron hor] saya
dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
dambin dam.bin [ark] (1) n tiruan bunyi benda berat jatuh; debuk; degum: malam tadi terdengar -- di sebelah rumah; (2) a terlalu gemuk (besar) sehingga serba lamban: lakunya spt seekor kerbau yg --
dangau da.ngau [n] gubuk (rumah kecil) di sawah atau di ladang tempat orang berteduh untuk menjaga tanaman
danyang da.nyang [n] hantu penjaga (rumah, pohon, dsb)
darat da.rat [n] (1) bagian permukaan bumi yg padat; tanah yg tidak digenangi air (sbg lawan dr laut atau air): bukan main senangnya hati kami naik ke -- setelah lima hari terapung-apung di laut; (2) tanah atau bumi (sbg lawan dr angkasa): beberapa detik sebelum tiba di -- , payungnya baru mengembang; (3) tanah yg tinggi (sbg lawan dr tanah yg rendah di pantai, biasanya berpaya-paya atau sbg lawan tanah persawahan dan rawa-rawa): b bagian terdiri atas rawa-rawa dan 1/3 bagian adalah tanah --; (4) daerah pedalaman (sbg lawan dr daerah pantai): ia bekerja di pelabuhan, padahal rumahnya jauh di --
daru-daru da.ru-da.ru [n] pohon, kayunya kuat dan berat, baik untuk bahan rumah; Urandra corniculata
darulaitam da.rul.ai.tam [Ar n] rumah (tempat) pemeliharaan anak yatim; panti asuhan anak yatim
dasar da.sar [n] (1) tanah yg ada di bawah air (tt kali, laut, dsb): ia berhasil menyelam sampai ke -- laut; (2) bagian yg terbawah (tt kuali, botol, dsb) yg di sebelah dalam ataupun yg di sebelah luar: isi botol itu tinggal 1 cm dr -- nya; (3) lantai: rumah papan -- nya ubin; (4) latar (warna yg menjadi alas gambar dsb): gambar bulan sabit putih pd -- warna hijau; (5) lapisan yg paling bawah: meni dipakai sbg cat --; (6) bakat atau pembawaan sejak lahir: tidak ada -- dagang padanya; (7) alas; fondasi: gotong royong adalah -- masyarakat Indonesia; (8) pokok atau pangkal suatu pendapat (ajaran, aturan); asas: apa yg akan dijadikan -- pembicaraan kita nanti; tindakan itu bertentangan dng -- demokrasi yg sebenarnya; (9) cak memang begitu (tt adat, tabiat, kelakuan, dsb): -- pencuri, di mana pun tetap juga mencuri; -- miliknya, walaupun sudah dua hari hilang akhirnya ditemukan juga; (10) Ling bentuk gramatikal yg menjadi asal dr suatu bentukan [p] memang: -- bandel biar sudah diberi tahu masih bersikap masa bodoh
dasin da.sin [Ar n] setan yg pekerjaannya merusak rumah tangga dan keutuhan keluarga
daster das.ter [n] gaun yg sengaja dibuat longgar untuk dipakai di rumah
datang tampak muka [pb] hendaklah selalu bersopan santun apabila datang di rumah orang atau pergi dr rumah orang [pb] datang dan pergi hendaklah memberi tahu
datu da.tu [n] (1) Sas raja; ratu; (2) Mk orang yg pandai tt ramuan-ramuan obat; dukun; (3) orang yg keramat; orang yg telah meninggal
daun bangun-bangun tanaman untuk bumbu masak atau obat; Coleus amboinicuas
daun encok tumbuhan perdu (semak) yg tingginya mencapai 2,5 m, tumbuh tegak, daunnya tumbuh berseling, berwarna hijau, dapat digunakan sbg obat encok; Plumbago zeylanica
daun kepialu daun pohon lakum, biasanya dipakai untuk mengobati penyakit demam; Vitis trifolia
daun sendok tumbuhan herba yg daunnya berbentuk lonjong, buah lonjong, bijinya hitam, akar dan daun dapat digunakan untuk obat batuk; Plantago major; -- sepenuh tumbuhan, Eurycles amboinesis
daun sipat tumbuhan yg bisa dipakai untuk obat
daun swanggi daun yg digunakan untuk obat pencegah kehamilan (di Irian Jaya); Eclipta Alba
daya tahan kemampuan bertahan thd segala pengaruh dr luar yg dapat merugikan (penyakit, serangan musuh, godaan, dsb); -- tampung kemampuan menerima penghuni dsb atau kemampuan ditempati (tt rumah, penginapan, dsb): -- tampung rumah sakit ini sangat kurang
degenerasi de.ge.ne.ra.si [n] (1) kemunduran atau kemerosotan generasi (tidak sebaik generasi sebelumnya): penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat mengakibatkan --; (2) Dok kemunduran, perubahan menjadi sesuatu yg rusak
dekam de.kam [v] ber.de.kam v (1) merendahkan tubuh dalam-dalam sambil berlutut dan menunduk (spt ayam yg sedang mengeram, harimau yg hendak menerkam mangsanya, maling yg sedang bersembunyi); (2) selalu tinggal di rumah saja; lama tinggal di suatu tempat (tidak berpindah-pindah); meringkuk: terpaksa ia harus ~ di rumah sakit untuk perawatan tulangnya yg patah; (3) cak selalu melekat dl ingatan: sukar melenyapkan cita-cita yg sudah lama ~ di hatiku
dekat de.kat [a] (1)pendek, tidak jauh (jarak atau antaranya): tinggalnya -- dr sini; (2) hampir: sudah -- malam; (3) berhampiran (dengan): rumahnya -- rumah saya; (4) akrab; rapat (tt hubungan persahabatan, persaudaraan, dsb): pertemuan itu hanya dihadiri oleh sahabat -- nya; dia itu masih saudara -- saya; (5) menjelang: ia baru pulang -- dinihari
demabrasi de.mab.ra.si [n Dok] pengobatan dng pengikisan atau pengelupasan kulit
dempak dem.pak [a] (1) rendah papak; tidak merunjung (tt rumah, topi, dsb); (2) papak (tt haluan perahu); (3) lebar bilahnya (tt pisau dsb); (4) pendek gemuk (tt tubuh) [v] , ber.dem.pak v bersua; berjumpa; bertemu
dempet dem.pet [a] , ber.dem.pet v (1) berdampingan rapat (berdekatan); berimpit: rumah-rumah di kota umumnya ~ satu sama lain; (2) rapat melekat (dikatakan tt pisang, jari, bayi kembar siam, dsb)
denah de.nah [n] (1) gambar yg menunjukkan letak kota, jalan, dsb; peta; (2) gambar rancangan (rumah, bangunan, dsb) [n] , -- jahat kl hantu yg menyebabkan kaki menjadi bengkak
depan de.pan [n] hadapan; muka: rumahnya di -- rumahku; anak-anak berjalan di -- , yg besar berjalan di belakang
dermatologi der.ma.to.lo.gi [n] ilmu penyakit kulit dan pengobatannya
desa de.sa [n] (1) kesatuan wilayah yg dihuni oleh sejumlah keluarga yg mempunyai sistem pemerintahan sendiri (dikepalai oleh seorang kepala desa); (2) kelompok rumah di luar kota yg merupakan kesatuan: di -- itu belum ada listrik; (3) udik atau dusun (dl arti daerah pedalaman sbg lawan kota): ia hidup tenteram di -- terpencil di kaki gunung; (4) kl tanah; tempat; daerah
desa praja kesatuan masyarakat hukum yg mempunyai batas daerah tertentu, berhak mengurus rumah tangga sendiri, memilih penguasa, dan mempunyai harta benda sendiri
desain bangunan kerangka bentuk suatu bangunan (rumah, taman, dsb); (2) motif bangunan; pola bangunan; corak bangunan
desentralisasi politik pengakuan adanya hak mengurus kepentingan rumah tangga sendiri pd badan politik di daerah yg dipilih oleh rakyat di daerah tertentu
di [p] (1) kata depan untuk menandai tempat: bapak saya bekerja -- kantor; semalam ia tidur -- rumah temannya; (2) cak kata depan untuk menandai waktu: -- hari itu ia tidak datang; (3) Mk akan, kepada: tidak tahu -- jerih orang; (4) Mk dari: jauh -- mata [kp] adi, msl dipati adipati; diraja adiraja
diaforetik di.a.fo.re.tik [n Dok] obat yg merangsang pengeluaran keringat
diam di.am [v] (1) tidak bersuara (berbicara): semuanya -- , tidak ada yg berani mengkritik; (2) tidak bergerak (tetap di tempat): pencuri itu -- saja ketika hendak ditangkap, tidak lari atau mengadakan perlawanan; (3) tidak berbuat (berusaha) apa-apa: ia -- saja walau dicemooh dan dihina [v] ber.di.am v berumah; bertempat tinggal: sudah berapa lama engkau ~ di kota ini?
diatermi di.a.ter.mi [n Dok] pemanasan jaringan bagian tubuh dng mengalirkan listrik bertekanan tinggi untuk pengobatan tumor ganas
digitalis di.gi.ta.lis [n] obat kuat yg diramu dr daun, Digitalis purpurea
diglosia dig.lo.sia [n Ling] situasi kebahasaan dng pembagian fungsional atas variasi bahasa atau bahasa yg ada dl masyarakat (msl ragam atau bahasa A untuk suasana resmi di kantor dan ragam atau bahasa B untuk suasana intim di rumah)
dimakan di.ma.kan [v] (1) ki dimusnahkan; dirusakkan; dihabiskan: rumahnya habis -- api; pagar besinya keropos -- karat; (2) mendapat penyakit: kakinya -- air, mendapat penyakit kulit, terutama di antara jari kaki krn bekerja di sawah; telah habis maka -, pb atau lagi ada jangan -, sudah habis baru -, pb sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu
dinding din.ding [n] penutup sisi samping (penyekat) ruang, rumah, bilik, dsb (dibuat) dr papan, anyaman bambu, tembok, dsb: -- nya terbuat dr papan [n Huk] , men.din.ding n bentuk perkawinan adat Batak yg mengharuskan suami bekerja untuk orang tua istrinya krn tidak sanggup membayar mahar
disinfektan dis.in.fek.tan [n] bahan kimia (spt lisol, kreolin) yg digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik; obat untuk membasmi kuman penyakit
disolventia di.sol.ven.tia [n Dok] obat pelarut yg menambah kadar zat cair badan dan membuat getah-buang lebih encer atau membuat batu, tumor, dsb larut
diuretik di.u.re.tik [n] obat pendorong produksi air seni
dokter dok.ter [n] lulusan pendidikan kedokteran yg ahli dl hal penyakit dan pengobatannya
dokter gigi dokter yg mempunyai keahlian dl pengobatan gigi
dokter praktik umum dokter yg memiliki kemampuan mengobati berbagai penyakit dan melakukan praktik medis untuk umum
domestik do.mes.tik [a] (1) berhubungan dng atau mengenai permasalahan dl negeri: lapangan terbang itu khusus untuk melayani penerbangan --; wisatawan --; (2) mengenai (bersifat) rumah tangga: membicarakan persoalan-persoalan --; (3) piaraan (tt binatang); jinak: kuda sbg binatang -- sudah lama dipelihara orang untuk alat pengangkutan
dompak dom.pak [v] ber.dom.pak v melompat-lompat serta menerjang-nerjang dl berkelahi: mereka ~ di tengah gelanggang [a] ber.dom.pak a terlampau rapat (tt rumah dsb)
dosis do.sis [n Dok] (1) takaran obat untuk sekali pakai (dimakan, diminum, disuntikkan, dsb) dl jangka waktu tertentu: pasien itu pingsan krn menelan pil melebihi -- yg ditentukan oleh dokter; (2) ukuran pengobatan yg harus diberikan untuk jangka waktu tertentu (tt radiasi atau penyinaran pd daerah atau bagian tubuh tertentu); (3) Fis jumlah energi atau tenaga yg diberikan oleh zarah pengion kpd suatu satuan massa bahan yg disinari atau diradiasi pd tempat yg diselidiki atau diminati
doyong do.yong [a] condong; miring; hampir roboh (tt pohon, rumah, dsb)
dukan du.kan [ark n] rumah untuk berjualan; kedai; warung
dukun du.kun [n] orang yg mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dsb)
dukun japa dukun yg mengandalkan mantra sbg sarana pengobatan
dukun susuk dukun yg mempunyai keahlian khusus mengobati penyakit dng menusukkan jarum emas pd bagian bawah kulit
dukun tiban orang yg dl waktu terbatas mempunyai kemampuan mengobati suatu penyakit krn adanya kekuatan gaib akibat kerasukan roh
duwet du.wet [n] (1) pohon termasuk suku Myrtaceae, berwarna ungu kemerahan, agak masam manis rasanya, berbentuk bulat panjang dan kecil (sebesar ibu jari orang dewasa), kulit batangnya yg keras berwarna abu-abu biasa digunakan sbg obat diabetes; jamblang; Syzygium cuminii; (2) buah duwet
efedrina efed.ri.na [n] (1) Kim alkaloid putih, menyerupai kristal yg larut dl air, terdapat dl berbagai jenis Ephreda, yg juga dibuat secara sintetis, C10H15NO; (2) Far obat untuk mengobati tekanan darah yg terlalu rendah
efektif efek.tif [a] (1) ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); (2) manjur atau mujarab (tt obat); (3) dapat membawa hasil; berhasil guna (tt usaha, tindakan); mangkus; (4) mulai berlaku (tt undang-undang, peraturan)
ekonomi eko.no.mi [n Ek] (1) ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (spt hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan); (2) pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dsb yg berharga; (3) tata kehidupan perekonomian (suatu negara); (4) cak urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara)
eksipien ek.si.pi.en [n Far] zat yg digunakan dl farmasi untuk mencampur obat supaya memperoleh bentuk yg lebih mudah digunakan
ekspatriat eks.pat.ri.at [n] (1) orang yg melepaskan kewarganegaraannya; (2) orang yg meninggalkan negeri asalnya; warga negara asing yg menetap di sebuah negara: kompleks perumahan itu banyak dihuni oleh -- Belanda dan Jerman; (3) orang yg terbuang; (4) tenaga kerja asing: perusahaan asing biasanya juga mempekerjakan para --
ekspektoran ek.spek.to.ran [n] obat pelancar dahak krn menghasilkan air liur yg lebih banyak
eksterior eks.te.ri.or [n] bagian luar (rumah, gedung, dsb)
eliksir elik.sir [n] (1) zat cair yg oleh para ahli zaman dahulu (abad pertengahan) diharapkan dapat mengubah logam menjadi emas dan dapat memperpanjang kehidupan tanpa batas (usia); (2) obat yg serbaguna (untuk menyembuhkan segala penyakit); (3) Far ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (spt larutan dng gula, etanol, atau bahan lain); yg memberi rasa enak
embok em.bok [n] (1) sebutan untuk ibu-ibu (dr kalangan rendah di Jawa); (2) panggilan kpd wanita pembantu rumah tangga
emetik eme.tik [n Far] obat penyebab muntah
emper em.per [n] (1) serambi (di samping, di muka, atau di belakang rumah atau bangunan); (2) atap tambahan yg bersambung pd rumah induk; sengkuap
empunya em.pu.nya [kl] (1) n tuannya; pemiliknya; (2) v punya; mempunyai: demikianlah kata yg -- cerita; yg -- rumahlah yg berhak menerima sewa rumah itu
endong en.dong /Endong/, meng.en.dong v bermalam di rumah orang lain
eram eram, meng.e.ram v 1 duduk mendekam untuk memanaskan telur agar menetas (tt ayam, burung): beberapa ekor ayamnya sedang eram; selama enggang eram [ki] lama sekali; (2) duduk menderum; mendekam: harimau ~ hendak menerkam mangsanya; (3) turun; lengkung (tt lantai, tanah, jalan); (4) cak tinggal dl rumah (tidak pernah pergi ke luar rumah); mengurung diri di rumah: mari kita berjalan-jalan, jangan ~ saja
eret [v] meng.e.ret v (1) menyeret; menghela kuat-kuat: ia ~ istrinya dr dl rumah yg mulai terbakar; kulihat dia sedang ~ lembu; (2) memikat hati orang lain dng tujuan menguras uang atau harta benda orang itu sehingga habis; menipu: pernah dia ~ anak orang kaya; ia suka ~ laki-laki
ergasiofit er.ga.si.o.fit [n Bio] tumbuh-tumbuhan yg dibudidayakan untuk keperluan bahan makanan, makanan ternak, obat-obatan, dan tanaman hias
ergosterol er.gos.te.rol [n] (1) Kim hablur sterol nabati yg penting sbg sumber vitamin D2; (2) Far zat untuk obat yg dapat diekstrak dr jamur yg menyerang padi-padian
esens [n] sari; ekstrak; bibit; biang: obat itu mengandung -- permen; sirop ini menggunakan -- nanas (jeruk, pisang ambon)
eternit eter.nit [n] bahan bangunan dibuat dr campuran asbes halus dan semen, dipakai untuk langit-langit rumah
euforian eu.fo.ri.an [n] obat yg digunakan untuk menghilangkan depresi dan merangsang rasa nyaman
farmakodinamika far.ma.ko.di.na.mi.ka [n] cabang farmasi tt reaksi antara obat dan sistem kehidupan
farmakokinetika far.ma.ko.ki.ne.ti.ka [n] studi tt absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi obat dl tubuh
farmakologi far.ma.ko.lo.gi [n] ilmu tt interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan, dan pengobatan penyakit
farmakope far.ma.ko.pe [n Far] buku standar obat yg dikeluarkan oleh badan resmi pemerintah yg menguraikan bahan obat-obatan, bahan kimia dl obat dan sifatnya, khasiat obat dan dosis yg dilazimkan
farmasi far.ma.si [n] cara dan teknologi pembuatan obat serta cara penyimpanan, penyediaan, dan penyalurannya
fengsui feng.sui [Cn n] letak bangunan atau rumah (dng bagian atau isinya) yg dianggap mempunyai pengaruh baik atau buruk pd suatu keluarga
fisioterapi fi.si.o.te.ra.pi [n Dok] pengobatan thd penderita yg mengalami kelumpuhan atau gangguan otot dng tujuan melatih otot tubuh agar dapat berfungsi secara normal
fitotron fi.tot.ron [n Bio] rumah kaca atau laboratorium untuk pembudidayaan tumbuhan secara besar-besaran dl keadaan serba terkontrol
flakon fla.kon [n] botol kecil yg berbentuk mungil, biasanya diberi hiasan dan tertutup rapat, untuk tempat minuman keras, minyak wangi, dan obat suntik
flat [n] (1) tempat tinggal yg terdiri atas ruang duduk, kamar tidur, kamar mandi, dan dapur, dibangun secara berderet-deret (bergandeng-gandeng) pd setiap lantai bangunan bertingkat; apartemen; rumah pangsa; (2) bangunan bertingkat, terbagi dl beberapa tempat tinggal (masing-masing untuk satu keluarga)
folklor bukan lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan tidak dl bentuk lisan (arsitektur rakyat, kerajinan tangan rakyat, pakaian dan perhiasan tradisional, obat-obatan tradisional, makanan dan minuman tradisional, bunyi isyarat, dan musik tradisional)
formula for.mu.la [n] susunan atau bentuk tetap; rumus: dng -- istimewa obat itu dapat melindungi gigi dr segala kerusakan
gaduk cina tumbuhan rimpang, akarnya direbus dan diminum sbg obat penyakit sifilis dsb; gadung sebrang; Smilax china
gajah menyusu sengkuap (atap) yg bersambung dng rumah
gaji pokok komponen dasar penghasilan seseorang yg digunakan sbg patokan untuk menghitung komponen lainnya, spt tunjangan keluarga, tunjangan perumahan, dan insentif; upah dasar (yg belum ditambah dng tunjangan lain)
gambir gam.bir [n] (1) tumbuhan membelit, berbatang keras, bertangkai pendek dng daun berwarna hijau muda, pd ketiak daun terdapat bunga berbongkol bulat berwarna putih kecil-kecil, dipakai sbg obat batuk dan bahan penyamak, ditanam dng cara menyetek; Uncaria gambir; (2) endapan rebusan daun gambir yg airnya diuapkan, dicetak bulat atau persegi, dipakai sbg campuran makan sirih
gambir hutan tumbuhan memanjat, panjangnya mencapai 10 m, ditanam sbg pohon hias atau sbg bahan obat tradisional (jamu); melati hutan; pancasuda; Jasminum pubescons atau Trigonopleura malayana
gana-gini ga.na-gi.ni [n] (1) Huk harta yg berhasil dikumpulkan selama berumah tangga sehingga menjadi hak berdua suami dan istri; (2)Jw anak yg hanya dua bersaudara, laki-laki dan perempuan (dr satu ayah dan satu ibu)
gandapura gan.da.pu.ra [n] tumbuhan perdu, daunnya dipakai sbg campuran obat gosok (minyak -- ); Abelmoschus moschatus
gandarusa gan.da.ru.sa [n] tumbuhan yg tingginya 1-1,5 m dan daunnya dapat dibuat obat untuk mengeluarkan keringat; Yusticia gendarussa
gandok gan.dok [Jw n] (1) bangunan (tempat tinggal) yg menempel di samping kiri atau kanan rumah utama; (2) teras depan
ganja gan.ja [Jw n] bagian keris yg melekat pd bilah [n] tanaman setahun yg mudah tumbuh, merupakan tumbuhan berumah dua (pohon yg satu berbunga jantan, yg satu berbunga betina), pd bunga betina terdapat tudung bulu-bulu runcing mengeluarkan sj damar yg kemudian dikeringkan, damar dan daun mengandung zat narkotik aktif, terutama tetrahidrokanabinol yg dapat memabukkan, sering dijadikan ramuan tembakau untuk rokok; Cannabis sativa
gantung karang tegal yg diberi pagar; pekarangan rumah
gapura ga.pu.ra [n] pintu besar untuk masuk pekarangan rumah (jalan, taman, dsb); pintu gerbang
garam ga.ram [n] (1) senyawa kristalin NaCl yg merupakan klorida dan sodium, dapat larut dl air, dan asin rasanya; (2) Kim hasil reaksi asam dng basa, yaitu satu atau lebih atom hidrogen pd asam diganti oleh satu atau lebih kation suatu basa; (3) cak pupuk (obat dsb) yg rupanya spt garam
garam inggris [Dok] obat untuk membersihkan perut (rupanya spt gula pasir)
garasi ga.ra.si [n] rumah-rumahan atau bagian rumah tempat menyimpan (menaruh) mobil dsb; kandang mobil
gardu gar.du [n] (1) rumah jaga (tempat berkawal); (2) rumah kecil di tepi jalan (tempat menjual es batu, dsb); depot; (3) bangunan kecil (tempat distribusi listrik): -- listrik
gaya ga.ya [n] (1) kesanggupan untuk berbuat dsb; kekuatan: dia terbanting krn kalah -- dr lawannya; (2) kuat: negara yg -- dan jaya; (3) Fis (a) dorongan atau tarikan yg akan menggerakkan benda bebas (tak terikat); (b) besaran yg mempunyai besar dan arah tertentu; (c) suatu interaksi yg bila bekerja sendiri menyebabkan perubahan keadaan gerak benda; (d) kakas [n] sikap; gerakan: tangannya bergerak dng -- seakan-akan ia terlepas dr suatu bahaya; (2) n irama dan lagu (dl nyanyian, musik, dsb): lagu ini hampir sama -- nya dng lagu-lagu Barat; (3) n ragam (cara rupa, bentuk, dsb) yg khusus (mengenai tulisan, karangan, pemakaian bahasa, bangunan rumah, dsb): telah dibangun balai pertemuan dng -- joglo; (4) n cara melakukan gerakan dl olahraga (renang, lompat, dsb): -- permainannya cukup mengesankan; (5) n lagak lagu; tingkah laku: -- nya nyata dibuat-buat; (6) n sikap yg elok; gerak-gerik yg bagus: peragawati itu muncul dng -- yg memesona; (7) a cak elok; bergaya: biar tidak garang, asal lebih --
gedek ge.dek [n] anyaman yg terbuat dr bilah-bilah bambu untuk dinding rumah dsb: dinding rumah sederhana itu terbuat dr --
gedongan ge.dong.an [n] bangunan rumah tempat tinggal yg bagus: orang ~ , orang yg tinggal di gedongan
gedor ge.dor [v] , meng.ge.dor v (1) mengetuk (memukul) pintu keras-keras; (2) ki merampok: ia didakwa ikut ~ rumah haji itu
gedung ge.dung [n] (1) bangunan tembok dsb yg berukuran besar sbg tempat kegiatan, spt perkantoran, pertemuan, perniagaan, pertunjukan, olahraga, dsb; (2) rumah tembok yg berukuran besar
gegai ge.gai [a] mudah lepas dsb; tidak kuat buatannya (tt perahu, rumah, dsb); tidak kukuh
geladak ge.la.dak [n] (1) lantai kapal atau lantai perahu; dek: penumpang --; (2) rumah (tempat) menginap kuli (terbuat dr papan) [a] (1) liar: anjing --; (2) kas jalang: perempuan --
geledah ge.le.dah [v] , meng.ge.le.dah v memeriksa (orang, rumah, dsb) untuk mencari sesuatu (spt barang larangan, barang curian, surat-surat bukti): petugas keamanan ~ kopor yg dicurigai berisi barang-barang terlarang
gelegar ge.le.gar [n] tiruan bunyi gemuruh spt bunyi meriam atau bom [n] kayu (balok) penyangga papan lantai dsb (pd rumah panggung)
gelesot ge.le.sot /gelEsot/, meng.ge.le.sot v (1) duduk (di tanah, lantai, dsb) tanpa alas: ia ~ di tanah sambil meminta-minta; (2) beringsut sambil duduk: pengemis yg buntung kakinya itu ~ dr rumah ke rumah untuk mencari sesuap nasi
gelinggang ge.ling.gang [n] tumbuhan perdu besar, tingginya mencapai 5 m, daunnya lonjong (bulat telur), biasa digunakan untuk obat kadas, berbuah polong; ketepeng; Cassia alata
gelintar ge.lin.tar , meng.ge.lin.tar v berkeliling spt mencari sesuatu: ada orang yg mencurigakan ~ di dekat rumahmu
gelisah ge.li.sah [a] tidak tenteram, selalu merasa khawatir (tt suasana hati); tidak tenang (tt tidur); tidak sabar lagi dl menanti dsb; cemas: semua penduduk -- mendengar desas-desus bahwa rumah mereka akan digusur
gemi ge.mi [n] ikan laut yg tulangnya dapat dipakai untuk obat, biasa hidup menempel pd ikan hiu dewasa, berukuran panjang mencapai 60 cm, mempunyai pengisap pd ubun-ubun kepala; Echeneis naucratus [Jw a] hemat; sangat hati-hati
gempar gem.par [a] (1) geger atau ramai sekali (krn ada kabar buruk, kerusuhan, hal yg ajaib, keributan): mendengar anak-anaknya terlanggar mobil -- lah seisi rumah itu; (2) seru; hebat
genting gen.ting [a] (1) kecil (tipis, sempit) pd bagian tengah: pinggangnya --; (2) hampir putus (tt tali dsb): tali ini --; (3) tegang; berbahaya (tt keadaan yg mungkin segera menimbulkan bencana perang dsb): setelah perundingan menemui jalan buntu, keadaan bertambah -- [n] tutup atap rumah yg terbuat dr tanah liat yg dicetak dan dibakar, bermacam-macam bentuknya
gereja ge.re.ja [n] (1) gedung (rumah) tempat berdoa dan melakukan upacara agama Kristen: di situ ada -- yg besar; (2) badan (organisasi) umat Kristen yg sama kepercayaan, ajaran, dan tata cara ibadahnya ( -- Katolik, -- Protestan, dsb)
gerogol ge.ro.gol [n] (1) rumah di atas rakit; (2) cerocok; sogang
geronggang ge.rong.gang [n] lubang di dalam; rongga (di dl batu, kayu, dsb): selama hujan itu ia duduk dl -- itu [n] pohon, kayunya baik untuk dibuat perkakas rumah dsb; Cratoxylon cuncatum
gerowong ge.ro.wong [a] berongga di dalam (tt kayu dsb): tiang kayu rumah sudah mulai --; syukurlah pd saat ini masih belum banyak pohon-pohon yg -- krn tua
getok ge.tok [Jk v] meng.ge.tok v memukul kepala; mengetuk: perampok itu ~ kepala tuan rumah dng besi [Jw] , -- tular adv dr mulut ke mulut (tt penyebaran berita dsb): barang itu dipromosikan secara -- tular
giam gi.am [n] pohon yg kayunya baik untuk perkakas rumah dsb; Hopea celebia
ginseng gin.seng [n] tumbuhan yg berasal dr Asia Timur, dijadikan ramuan obat-obatan dan berkhasiat membangkitkan nafsu syahwat; Pandare aralia ginseng
gipsi gip.si [n] kelompok pengembara ras Asia di Eropa yg tidak ingin mempunyai rumah dan tempat tinggal yg tetap
giring gi.ring [v] meng.gi.ring v (1) menghalau binatang ke suatu tempat: ia ~ lembu ke kandang; (2) mengantarkan (membawa) penjahat dsb ke suatu tempat: polisi itu ~ para penjahat ke rumah tahanan; (3) cak membawa lari bola dng kaki: ia mendapat bola dan terus ~ nya ke mulut gawang lawan [n] tumbuhan yg boleh dipakai untuk pupuk hijau; Crotalaria [a] jinak dan dapat pulang masuk kandang sendiri (tt merpati): burung merpati yg sudah -- dan sudah cukup umur untuk mulai bertelur harganya lebih mahal;
gliserol gli.se.rol [n] cairan kental tidak berwarna dan tidak berbau, rasanya manis dapat bercampur dng air dan alkohol yg diperoleh dr lemak hewani atau nabati atau dr fermentasi glukosa, digunakan sbg bahan kosmetik, pengawet obat-obatan, pelembap buah-buahan atau tembakau
godok go.dok [v] meng.go.dok v (1) merebus: menjelang Idulfitri ham pir setiap ibu rumah tangga ~ ketupat; (2) ki mematangkan: mengolah: Pemerintah saat ini sedang ~ suatu ide pembinaan kesehatan pedesaan
godong go.dong [n] bagian bawah rumah panggung yg digunakan untuk menyimpan alat-alat dan hasil pertanian dsb: ruang di bawah rumah panggung itu disebut --
gombalan gom.bal.an [n] ucapan yg tidak benar, tidak sesuai dng kenyataan; omongan bohong: ~ developer yg berbahaya adalah beredarnya berbagai brosur yg menawarkan kondominium dan perumahan supermewah
gonggong gong.gong [v] , meng.gong.gong v (1) membawa dng mulut; menggondol: kucing ~ tikus; (2) menyalak: anjing ~ ketika pencuri itu masuk ke halaman rumah itu
gosip go.sip [n] obrolan tt orang-orang lain; cerita negatif tt seseorang; pergunjingan: keretakan rumah tangga itu berasal dr ~ yg sampai ke telinga istrinya dan dipercayainya begitu saja tanpa diteliti lebih dulu
goyang go.yang [v] (1) bergerak berayun-ayun: langit-langit rumah banyak yg runtuh dan lampu gantung -- krn gempa; (2) ki selalu berubah; goncang (tt keadaan): menjelang Lebaran harga- harga --
griya gri.ya [n] (1) bangunan tempat tinggal; rumah; (2) kompleks perumahan; permukiman
gubuk gu.buk [n] (1) rumah kecil (biasanya yg kurang baik dan bersifat sementara): mereka tinggal dl -- pengap beratap daun rumbia, berdinding kardus dan plastik; (2) dangau
gudang gu.dang [n] rumah atau bangsal tempat menyimpan barang- barang
gulambai gu.lam.bai [Mk n ] hantu yg konon dapat menyebabkan rumah terbakar
guling gu.ling [n] bantal yg bentuknya bulat panjang [v] ber.gu.ling v bergulung (berputar) berbolak-balik: rumah ini roboh tertimpa batu besar yg ~ dr lereng gunung [n] masakan (berupa kambing dsb) yg dipanggang sepenuhnya [n Fis] gerak benda pd suatu permukaan secara translasi dan rotasi sekaligus
gurah gu.rah [v] ber.gu.rah v berkumur (membersihkan mulut dng air): ia ~ dng air yg dicampur getah angsana krn gusinya sakit [n] pohon yg buahnya dapat dipakai untuk menuba ikan; Sapium indicum [n] pengobatan tradisional untuk mengeluarkan lendir dr dl tubuh dng ramuan cairan srigunggu yg diteteskan melalui hidung
gusti gus.ti [Jw n] (1) sebutan bangsawan: ke mana pun -- pergi hamba akan ikut; (2) sebutan untuk Tuhan (atau yg dianggap Tuhan): aduh -- , saya mohon ampun, saya bertobat [kl v] ber.gus.ti v bergelut; bergumul
habis-habisan ha.bis-ha.bis.an [adv] (1) hingga habis sama sekali (tidak ada yg tertinggal): rumah orang kaya itu telah dirampok ~; (2) terlampau sangat: krn kesalahan itu, ia dicaci maki ~
hadap ha.dap [n] (1) sisi atau bidang sebelah muka; muka: rumah itu tidak tentu -- belakangnya; (2) arah ke (terutama tt sesuatu yg tidak bergerak): ke mana -- gedung itu
hadapan ha.dap.an [n] (1) muka; depan: ia menunggu di ~ rumah; jangan membuat malu di ~ orang banyak; (2) yg akan datang: pameran itu diselenggarakan bulan ~; (3) pada (pd alamat surat): ke ~ Ayahanda
halaman ha.la.man [n] pekarangan rumah (sekolah dsb); tanah di sekitar rumah (sekolah dsb): -- rumahnya ditanami cemara [n] muka dr lembaran buku (majalah, surat kabar, dsb); pagina: lihat gambar pd -- 127
halotan ha.lo.tan [n Kim] cairan tidak berwarna yg berbau khas, mudah menguap, tidak mudah terbakar atau meledak, yg digunakan di rumah sakit sbg anestetik, diberikan melalui saluran pernapasan
hantai han.tai [ark n] pohon yg kayunya baik untuk dipakai sbg bahan bangunan rumah
hanyut ha.nyut [v] (1) terbawa oleh arus (banjir, ombak, dsb); terbawa mengalir: beberapa rumah telah --; (2) habis; hilang; lenyap: -- harta bendanya; (3) ki terharu: -- hatinya menyaksikan keadaan para pengungsi itu; (4) ki terlalu asyik: ia sedang -- dl lamunannya; (5) ki pergi jauh-jauh; mengembara: lebih baik -- ke negeri orang dp hidup menanggung malu; (6) berhanyut
harem ha.rem [n] (1) bagian rumah terpisah khusus untuk kaum wanita di negeri Arab; (2) kelompok wanita yg dikawini oleh satu pria
hartal har.tal [n] bedak kuning dr berangan yg dicampur belerang, dipakai untuk bahan obat (boreh dsb), lulur pengantin, dan pemain wayang orang [n] pemogokan umum (salah satu cara perjuangan Gandhi melawan Inggris di India sebelum kemerdekaan)
helioterapi he.li.o.te.ra.pi [n] pengobatan dng berjemur di bawah panas atau sinar matahari (mandi sinar matahari untuk menyembuhkan penyakit)
hemostatik he.mo.sta.tik [n Far] obat atau bahan lain yg apabila digunakan (sbg obat luar) akan menghentikan atau memperlambat aliran darah dng mempercepat pembekuan (pd luka)
hempap hem.pap , meng.hem.pap v menindih: rumah yg roboh itu telah ~ beberapa orang yg berada di dalamnya
herder her.der [n] anjing ras gembala dr Jerman, berbadan besar, dan mempunyai kemampuan untuk dilatih sbg penjaga rumah, pelacak, dsb
hiasan hi.as.an [n] (1) barang apa yg dipakai untuk menghiasi sesuatu: ~ dinding; ~ rumah; (2) hasil menghias: para tamu mengagumi ~ ruangan resepsi
hibah hi.bah [n] pemberian (dng sukarela) dng mengalihkan hak atas sesuatu kpd orang lain: rumah ini kami terima sbg -- dr paman
hidroterapi hid.ro.te.ra.pi [n] pengobatan luar dng menggunakan air (panas atau dingin)
hingga hing.ga [n] batas penghabisan; batas: tidak ada -- nya; (2) p sampai: terasa sakit dr kaki -- perut; ia menunggu di rumah -- petang hari; (3) p sampai menjadi (atau sampai pd keadaan ...): ia menangis sepanjang malam -- bengkak kedua matanya
hinggap hing.gap [v] (1) bertengger setelah terbang (tt burung): burung itu terbang, kemudian -- di jendela; (2) ki menimpa (tt penyakit dsb); menjangkit (tt noda, api, cacat, dsb): penyakit kotor yg -- pd mereka; api yg -- pd rumahnya
hiosiamina hi.o.si.a.mi.na [n Kim] alkaloid beracun untuk obat
hiosin hi.o.sin [n Kim] alkaloid bersifat racun yg digunakan untuk obat hipnosis dan penekan saraf
homograf ho.mo.graf [n Ling] kata yg sama ejaannya dng kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya (spt teras 'inti kayu' dan teras /tEras/ 'bagian rumah')
honae ho.nae [n] rumah bulat di pedalaman Irian Jaya
hoskut hos.kut [n cak] gaun panjang dan longgar untuk dipakai di rumah
hospital hos.pi.tal [n cak] rumah sakit
hubung hu.bung , ber.hu.bung 1 v bersambung atau berangkai (yg satu dng yg lain): paviliun itu ~ dng rumah induk; (2) bertalian (dng); berkaitan (dng); bersangkutan (dng): kedatangannya di Jakarta itu ~ dng adanya Kongres Bahasa Indonesia; (3) p cak oleh sebab; karena: ~ hujan, saya tidak jadi ke rumahmu
hukum DM [Ling] konstruksi bahasa Indonesia, baik dl kata majemuk maupun dl kalimat bahwa bagian yg menerangkan (M) selalu terletak di belakang bagian yg diterangkan (D) (msl rumah Ali, rumah diterangkan (D) dan Ali menerangkan (M)
hunian hu.ni.an [n] tempat tinggal; kediaman (yg dihuni): masyarakat mengharapkan perumahan yg nyaman dan aman sbg kawasan ~ mereka
ialah ia.lah [p] penghubung di antara dua penggal kalimat yg menegaskan perincian atau penjelasan atas penggal yg pertama itu: yg perlu dikerjakan sekarang -- membawa korban ke rumah sakit
iglo ig.lo [n] rumah orang Eskimo yg dibuat dr bongkah es
iklim radiasi iklim yg ditentukan oleh keseimbangan radiasi atmosfer (udara) di dl rumah, kantor, atau gedung
ilat-ilatan ilat-ilat.an [n] pohon yg tingginya dapat mencapai 27 m, tumbuh liar di tanah datar dan pegunungan rendah, getah kulit batangnya dapat digunakan untuk obat bisul (supaya lekas pecah); pangsar; Ficus callosa
ilmu bangunan pengetahuan tt membangun (membuat) rumah, gedung, jembatan, dsb
ilmu kedokteran ilmu tt penyakit pd organisme manusia atau hewan, serta cara dan metode pengobatannya
ilmu kiat kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi
ilmu putih ilmu batin yg digunakan untuk melawan ilmu hitam (untuk mengobati orang sakit, orang kena guna-guna, mengusir setan, dsb)
ilmu serum pengetahuan tt hal, sifat, dan reaksi serum darah serta cara mengobati penyakit dng berbagai serum
ilmu tib ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu kedokteran
imbas im.bas [n] (1) gerakan atau aliran udara (ditimbulkan oleh gerakan kipas, benda bergerak, dsb); (2) dorongan; akibat (tanpa disengaja terjadinya); (3) penyakit yg disebabkan oleh hantu yg lewat dsb: kata orang tua-tua, pd waktu magrib janganlah keluar rumah krn dapat terkena -- hantu; (4) Fis perolehan sesuatu sbg akibat pengaruh sesuatu yg lain, msl imbas elektrostatik adalah pemberian muatan listrik statik pd sebuah benda dng cara mendekatkan benda itu (tetapi tidak menyentuh) kpd sebuah benda yg sudah bermuatan listrik statik
inang-inang [n cak] wanita (ibu rumah tangga) yg bekerja sbg pedagang tidak resmi yg memasukkan barang lewat pela-buhan: cukong-cukong di Jakarta dan Singapura memakai ~ sbg penyelundup
inas [n] bisul pd tengkuk: minumlah jamu cuci darah untuk mengobati -- mu itu
indekos in.de.kos [v cak] tinggal di rumah orang lain dng atau tanpa makan (dng membayar setiap bulan); memondok: tetangga saya tidak menerima orang -- , hanya menyewakan kamar
induk semang orang perem-puan yg mengambil orang lain (bukan keluarga) menjadi karib baiknya; (2) orang yg memberi pekerjaan; majikan; (3) orang yg memegang rumah (mengusahakan, menyeleng-garakan) pemondokan
infeksi nosokomial [Dok] infeksi yg terjadi ketika penderita dirawat di rumah sakit
infeksi sosokomial [Dok] infeksi yg terjadi selama penderita dirawat di rumah sakit atau infeksi yg diderita oleh seseorang akibat dirawat di rumah sakit
infus in.fus [n] pemasukan obat dsb (berupa cairan) tanpa tekanan istimewa melalui pembuluh darah atau rongga badan
ingatan ingat.an [n] (1) apa yg diingat (teringat); apa yg terbayang dl pikiran: sepanjang ~ ku, ia pernah juga mengajar di sekolah guru; (2) alat (daya batin) untuk mengingat atau menyimpan sesuatu yg pernah diketahui (dipahami, dipelajari, dsb): sekarang ~ ku tidak sekuat dulu; (3) pikiran (dl arti angan-angan); kesadaran: ~ nya melayang lagi ke rumah yg baru dikunjunginya; (4) apa yg terbit dl hati (spt niat atau cita-cita): ~ ku hanya satu agar berjumpa dng dia sebelum aku mati
inggu ing.gu [n] (1) getah tumbuhan yg dikentalkan, baunya tidak sedap, dibuat obat; Asa foetida; (2) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap; Ruta angustifolia [n] ikan poleng; Holacanthus atau Amphiphrion
insektisida in.sek.ti.si.da [n] senyawa kimia yg digunakan untuk membunuh serangga (biasanya dng mengusapkan atau menyemprotkannya); obat pembunuh serangga
instalatur air orang (perusahaan) yg memasang perlengkapan air bersih ke rumah konsumen
instalatur listrik orang (perusahaan) yg memasang perlengkapan aliran listrik di rumah konsumen
intramuskuler in.tra.mus.ku.ler [a Dok] mengenai pemasuk-an (tt suntikan) ke dl otot: obat suntik tidak dimasukkan secara intravena, melainkan --
intravena in.tra.ve.na [a Dok] mengenai pemasukan (tt suntikan ke dl pembuluh darah: dia kemudian mendapat obat suntik yg diberikan secara --
inventarisasi in.ven.ta.ri.sa.si [n Adm] (1) pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik kantor, (sekolah, rumah tangga, dsb) yg dipakai dl melaksanakan tugas; (2) pencatat- an atau pengumpulan data (tt kegiatan, hasil yg dicapai, pendapat umum, persuratkabaran, kebudayaan, dsb): seka-rang sedang diadakan -- bahasa daerah di Indonesia; pemerintah mengadakan -- tenaga asing
istana is.ta.na [n] rumah kediaman resmi raja (kepala negara, pre-siden) dan keluarganya
itik alabio itik yg dikembangkan di daerah Alabio, Kalimantan Selatan, biasanya dipelihara dl lanting (rumah di atas rawa-rawa), mempunyai produksi telur yg tinggi
jadam ja.dam [n] (1) pati kayu gaharu berwarna hitam, biasa dipakai untuk obat perut dsb; (2) nama campuran logam berwarna biru tua, untuk melapis dan menghitamkan perak dsb
jadi ja.di [v] langsung berlaku (dilakukan, dikerjakan); tidak batal: kemarin ia -- pergi ke Bogor; (2) betul-betul terjadi; menjadi kenyataan (berhasil): barang kehendaknya --; (3) selesai dibuat: rumahnya belum --; (4) lahir; dilahirkan: ketika itu engkau baru --; (5) sudah selesai dibuat; siap pakai: ia membeli pakaian --; (6) baiklah begitu; setuju: kalau begitu --; (7) menjadi [Ar n] Kaprikornus
jagal ja.gal [n] pedagang kecil (di kedai dsb) [n] (1) orang yg bertugas menyembelih (memotong) binatang ternak (spt lembu, kambing, kerbau) di rumah pemotongan hewan; pembantai; (2) orang yg berusaha di bidang potong-memotong hewan atau sbg agen penjual daging hewan; (3) cak pembunuh orang yg tidak bersalah
jagang ja.gang [n] tiang penopang [n] parit yg dalam (di sekeliling benteng dsb): rumah Adipati Jipang diperkuat dng -- di sekelilingnya
jaha ja.ha [n] (1) pohon rimba yg besar, buahnya yg masak biasa digunakan sbg obat, bahan untuk mengecat atau menyamak kulit, bahan untuk membuat tinta, dan zat warna; Terminalia belerica; (2) buah jaha
jahanam ja.ha.nam [a cak] terkutuk; jahat sekali: perempuan -- , enyah dr sini; (2) v celaka; binasa: rumah tanggamu akan -- jika engkau tidak menurut nasihatku; (3) n laut api tempat menyiksa di akhirat: neraka --
jahe ja.he [n] (1) tumbuhan berakar tunggang (umbinya pedas rasanya, dipakai sbg aromatik, bumbu dapur, atau obat), berdaun lonjong dan lancip, bunganya berbulir; halia; Zingiber officinale; (2) umbi jahe
jaka ja.ka [n] anak laki-laki yg telah dewasa, tetapi belum berumah tangga; perjaka; lajang
jalan samping jalan di samping rumah; (2) jalan kecil yg searah dng jalan yg besar; (3) ki perbuatan tidak menurut cara yg benar
jalur hijau daerah (tempat, lapangan) yg ditanami rumput dan tanaman perindang yg berfungsi menyegarkan hawa dl kota, tidak boleh digunakan untuk bangunan, perumahan, dsb
jam malam larangan keluar rumah pd malam hari krn keadaan tidak aman
jambur jam.bur [n] (1) rumah untuk pendatang; (2) rumah untuk para pemuda dan untuk mengadakan rapat atau pertemuan
jaminan ja.min.an [n] (1) tanggungan atas pinjaman yg diterima; agunan: ia meminjam uang kpd bank dng ~ sebuah rumah dan sebidang tanah miliknya; (2) biaya yg ditanggung oleh penjual atas kerusakan barang yg dibeli oleh pembeli untuk jangka waktu tertentu; garansi: ia membeli televisi dng ~ satu tahun; (3) Ek janji seseorang untuk menanggung utang atau kewajiban pihak lain, apabila utang atau kewajiban tsb tidak dipenuhi
jampi jam.pi [n] kata-kata atau kalimat yg dibaca atau diucapkan, dapat mendatangkan daya gaib (untuk mengobati penyakit dsb); mantra
jamu ja.mu [n] obat yg dibuat dr akar-akaran, daun-daunan, dsb [n] orang yg datang berkunjung (bertandang, melawat, dsb); (te)tamu
jamur brama jamur berbentuk kerang, berbatang pendek, untuk obat sakit perut, obat kencing nanah, dan obat gosok tulang linu; cendawan merah; Boletus sanguineus; -- karat jamur yg tergolong jenis Pucciniales
jangkang jang.kang [n] lebar antara dua belah kaki [n] pohon rawa yg berakar tunjang, kayunya kurang baik untuk dipakai sbg bahan bangunan rumah (ada beberapa macam spt: -- betina, -- bukit, -- hutan); Stercula foetida [Mk v kas] mati; meninggal
jangkit jang.kit [v] , ber.jang.kit v (1) menular; mengenai yg lain (tt penyakit): penyakit itu cepat ~ ke desa yg lain; (2) berpindah dan merambat (tt api): api itu ~ ke rumah sebelah [v] jong.kat-jang.kit v berayun-ayun; berungkat-angkit
janji jan.ji [n] (1) ucapan yg menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat (spt hendak memberi, menolong, datang, bertemu): banyak -- , tetapi tidak satu pun yg ditepati; (2) persetujuan antara dua pihak (masing-masing menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu): jangan engkau berdua ingkar akan -- yg telah diteguhkan oleh penghulu; (3) syarat; ketentuan (yg harus dipenuhi): rumah ini diserahkan kpd adiknya tanpa -- apa-apa; (4) penundaan waktu (membayar dsb); penangguhan: kalau boleh, saya minta -- dua bulan; (5) batas waktu (hidup); ajal: sampai -- nya
jarum suntik peranti kedokteran yg bentuknya spt jarum, berlubang di dalamnya untuk memasukkan cairan obat ke dl badan melalui pembuluh darah
jati ja.ti [a] murni; asli [n] (1) pohon yg kayunya keras dan ulet, baik untuk bahan rumah dsb, daunnya besar, bulat, dan kasar pd permukaannya; Tectonia grandis; (2) kayu jati; (3) daun jati
jauh ja.uh [a] (1) panjang antaranya (jaraknya); tidak dekat: rumah kami -- dr pasar; (2) banyak sekali; amat; sangat (tt perbedaan, selisih atau kekurangan): ia berasal dr tempat yg --; anak itu -- lebih besar dp kakaknya; (3) belum sampai kpd yg dimaksudkan (ditetapkan): tawaranmu masih --; (4) sangat kurang: keadaannya masih -- dr sempurna; (5) lanjut (tt usia): sudah -- umur ayah; (6) renggang; tidak rapat (tt persahabatan): sanak saudara yg --
jejaka je.ja.ka [n] anak laki-laki yg telah dewasa (tetapi belum berumah tangga); bujang; perjaka; jaka
jengkol jeng.kol [n] (1) pohon yg tingginya sampai 25 m, daunnya rimbun, buahnya gepeng bundar polong, rumpunnya berbelit, biasanya berisi 5-7 biji yg berbau tidak sedap, dan dapat menyebabkan sakit (bila kencing) jika terlalu banyak dimakan; jering; Pithecellobium lobatum; (2) buah jengkol
jenguk je.nguk [v] , men.je.nguk v (1) melihat dng menjulurkan kepala ke depan atau ke luar atau dng membungkuk: ia ~ tamunya dr jendela; (2) menengok; mengunjungi; mendatangi: orang tua itu ~ anaknya yg dirawat di rumah sakit
jentang jen.tang [n] tikar, permadani, dsb yg terhampar di atas tanah atau di atas lantai rumah
jenu je.nu [Jw n] obat untuk meracuni ikan; tuba
jerambah je.ram.bah [n] lantai yg agak tinggi yg bersambung dng rumah, tetapi tidak beratap (tempat mencuci piring, menjemur pakaian, dsb)
jerangau je.ra.ngau [n] (1) tumbuhan tahunan yg umbinya dapat digunakan sbg obat atau campuran beberapa jenis minuman keras, akarnya dapat digunakan sbg bahan ramuan obat, bumbu dapur, dan insektisida; Acorus calamus; (2) akar (umbi) jerangau
jeriau je.ri.au [n] kayu (bambu dsb) yg dipasang melintang pd kasau untuk memasang atap atau pd rasuk (balok) untuk memasang lantai (pd rumah panggung)
jerit je.rit [n] suara yg keras melengking (dr manusia atau binatang); teriak; pekik: sering terdengar -- lengking dr rumah itu
jerjak jer.jak [n] (1) kisi-kisi (terali) pd jendela dsb; (2) bilah-bilah yg dipasang tegak (pd bakul, keranjang, dsb); (3) tiang kecil-kecil (untuk memasang dinding rumah); (4) rusuk (tt tulang): tulang -- nya patah satu; (5) tiang-tiang besi dsb yg dipasang berjajar agak renggang sbg pagar (jembatan dsb): -- jembatan sungai itu hampir ambruk
jeruk kingkit perdu yg tingginya 1,55-2,2 m ditanam sbg pagar, buahnya mengandung zat lengket, untuk lem, bijinya direbus untuk obat batuk; Trikasia aurantifolia
jinsom jin.som [n] akar untuk ramuan obat kuat
jintan jin.tan [n] (1) tumbuhan menjalar yg bijinya dapat dipakai untuk rempah-rempah dan untuk obat-obatan; Carum roxburghianum; (2) biji-bijian berbentuk agak pipih lembut, berwarna kuning kecokelat-cokelatan, berbau sedap, dipakai untuk rempah-rempah atau ramuan obat
jintan hitam semak rendah, daunnya berbau segar, bijinya mengandung minyak asiri dan lemak, digunakan untuk rempah-rempah dan campuran obat-obatan, msl untuk obat sakit perut; Nigella sativa; -- putih Cuminum cyminum
jiran ji.ran [n] (1) orang yg tinggal sebelah-menyebelah atau dekat (sekitar) rumah; tetangga: -- yg terdekat; (2) negara tetangga, msl Malaysia atau Brunei Darussalam [n Bio] segala yg terjadi di luar pembawaan keturunan atau genotipe organisme
jodoh jo.doh [n] orang yg cocok menjadi suami atau istri; pasangan hidup; imbangan: berhati-hatilah dl memilih --; (2) n sesuatu yg cocok sehingga menjadi sepasang; pasangan: mana -- sepatu ini; (3) a cocok; tepat: ia telah meminum obat itu, tetapi tidak --
johar jo.har [Jw n] (1) pohon yg tumbuh di daerah tropis, tingginya mencapai 20 m, biasa ditanam sbg pohon peneduh atau tanaman pagar, berbunga sepanjang tahun, bunganya malai, kuntumnya berwarna kuning, buahnya polong pipih dan panjang berwarna cokelat, daunnya dipergunakan sbg ramuan obat sakit malaria; Cassia siamea; (2) daun johar [n] intan; jauhar
jongos jo.ngos [n] pembantu rumah tangga (laki-laki); pelayan; bujang
jontrot jon.trot [Jk n] (1) pemikat di rumah makan dsb (berupa wanita cantik) untuk menarik tamu; (2) barang dagangan yg dipajang untuk menarik pembeli
jual sontak [Man] menjual suatu barang dng berkunjung ke rumah calon pembeli secara mendadak tanpa janji untuk menawarkan sebelumnya
jukut ju.kut [n] (1) rumput (untuk ramuan obat demam atau obat sakit panas); (2) ulam
julab ju.lab [n] obat pencuci perut; pencahar
julur ju.lur , men.ju.lur v keluar memanjang (spt lidah ular, cecak): lidah cecak ~ menangkap nyamuk [Mk] men.ju.lur v merayap; beringsut ke depan dng berjalan menggunakan perut (tt bayi) , ju.lur-ju.lur v keluar masuk ke mana-mana; mondar-mandir: jangan engkau ~ saja di rumah ini
jumeneng ju.me.neng, ju.me.neng.an [Jw n] (1) upacara penobatan raja atau ratu; (2) peringatan peristiwa penobatan raja atau ratu yg sedang memerintah
jumputan jum.put.an [n] (1) Mk uang antaran untuk kemenakan laki-laki tertua dr mempelai wanita; (2) Jw cara menabung dng memungut sejumput beras: tradisi ~ ini sudah sejak lama dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga di pedesaan Jawa
juru resep orang yg menangani resep obat; orang yg paham tt resep obat
jurung ju.rung [n] anjungan rumah [n] tempat sirih dari emas, perak, ataupun tembaga
kabupaten ka.bu.pa.ten [n] (1) daerah swatantra tingkat II yg dikepalai oleh bupati, setingkat dng kota madya, merupakan bagian langsung dr provinsi yg terdiri atas beberapa kecamatan; (2) kantor tempat kerja bupati; (3) rumah tempat tinggal bupati
kacapuri ka.ca.pu.ri [n] (1) bagian rumah yg berada di tengah-tengah; induk rumah; (2) pusat istana
kadaster ka.das.ter [n] badan (pemerintah) pencatat tanah milik yg menentukan letak rumah, luas tanah, serta ukuran batasnya untuk menentukan pajak dsb
kadar ka.dar [n] (1) kuasa; kekuatan: ala -- nya, menurut kuasa (kekuatan) masing-masing; (2) ketentuan Tuhan (takdir): percaya kpd -- dan takdir Tuhan bukan berarti kita tidak perlu lagi bekerja keras untuk mencapai cita-cita; segala kepercayaan akan -- dan takdir terbit dr ajaran tauhid; (3) untung-malang; (4) kodrat; sifat bawaan: menyalahi -- hidupnya [n] (1) ukuran untuk menentukan suatu norma: belum ada -- yg pasti dl hal mengatakan salah atau benarnya bukti itu; (2) isi atau bagian yg tulen (tt emas, perak, dsb): emas ini -- nya 0,800, berarti yg tulen 4/5 nya; (3) nilai, harga, taraf (tingkatan): dl pertemuan antara para ahli itulah, baru ia tahu akan -- dirinya; (4) lebih kurang; kira-kira: jumlah anggotanya -- lima ratus orang; (5) Antr jumlah hasil pengukuran dl persentase mengenai gejala tertentu yg terdapat pd populasi tertentu dl keadaan dan jangka waktu tertentu [Jw] me.nga.dar v tidur di luar rumah (halaman dsb) [ark n] kain tenunan sendiri untuk dipakai sendiri
kafaah ka.fa.ah [a] seimbang: kedua laki-laki dan wanita yg akan membentuk rumah tangga sebaiknya -- dl segala-galanya
kaki ka.ki [n] (1) anggota badan yg menopang tubuh dan dipakai untuk berjalan (dr pangkal paha ke bawah); (2) bagian tungkai (kaki) yg paling di bawah: -- nya tidak dapat menapak lagi; (3) bagian suatu benda yg menjadi penopang (penyangga) yg berfungsi sbg kaki: -- meja; -- kursi itu patah satu; (4) bagian yg bawah: -- bukit (gunung); -- rumah (dasar rumah); (5) kata penggolong bilangan bagi payung: se -- payung; (6) ukuran panjang, 12 inci (= ? 0.3048 m): gunung setinggi 4.000 -- dr permukaan laut dapat didakinya juga; (7) bagian kaki unggas yg kasar dan bersisik [n] kakek; aki
kaki lima lantai diberi beratap sbg penghubung rumah dng rumah; (2) serambi muka (emper) toko di pinggir jalan (biasanya berukuran lima kaki, biasanya dipakai sbg tempat berjualan); (3) (lantai di) tepi jalan
kalau ka.lau [p] (1) kata penghubung untuk menandai syarat: -- keluar, harus minta izin dulu; (2) seandainya: -- ia tidak mau membayar utangnya, apa yg akan kauperbuat; (3) bagi; adapun: -- saya, perkara itu mudah saja memecahkannya; -- sentana Mk sekiranya; seandainya: -- sentana kaya, aku akan membeli rumah itu
kalau takut dilimbur pasang kalau takut di.lim.bur pasang, jangan berumah di tepi pantai [pb] kalau takut akan akibatnya, jangan melakukan pekerjaan itu
kali ka.li [n] (1) kata untuk menyatakan kekerapan tindakan: dl satu minggu ini, dia sudah empat -- datang ke rumahku; (2) kata untuk menyatakan kelipatan atau perbandingan (ukuran, harga, dsb): harga barang kebutuhan pokok pd tahun ini dua -- lebih mahal dp harga pd tahun yg lalu; (3) kata untuk menyatakan salah satu waktu terjadinya peristiwa yg merupakan bagian dr rangkaian peristiwa yg pernah dan masih akan terus terjadi: untuk -- ini ia kena batunya; (4) kata untuk menyatakan perbanyakan atau pergandaan: dua -- dua sama dng empat [n] sungai [adv cak] barangkali: -- dia sakit [n] pejabat tinggi di Sulawesi Selatan
kalomel ka.lo.mel [n] obat pencuci perut; urus-urus
kalut ka.lut [a] (1) kusut tidak keruan; kacau: keadaan rumah tangganya --; (2) kacau pikiran dan berkata tidak keruan: krn terlalu tinggi panas badannya, ia --
kamar ka.mar [n] ruang yg bersekat (tertutup) dinding yg menjadi bagian rumah atau bangunan (biasanya disekat atau dibatasi empat dinding); bilik [Ar n] bulan
kamar mati bilik tempat menyimpan mayat (di rumah sakit dsb)
kambing kam.bing [n] binatang pemamah biak dan pemakan rumput (daun-daunan), berkuku genap, tanduknya bergeronggang, biasanya dipelihara sbg hewan ternak untuk diambil daging, susu, kadang-kadang bulunya; Capra [n] rumput -- tanaman untuk mengobati luka [n] ikan -- , Pomacanthus annuliris
kamis putih [Kris] hari Kamis menjelang hari raya Paskah sbg peringatan hari wafatnya Isa Almasih, diisi dng kegiatan ibadat pertobatan atau penyucian diri
kamomil ka.mo.mil [n ] (1) tumbuhan berbau keras, ekstrak bunga dan daunnya untuk obat; (2) daun kamomil; (3) bunga kamomil
kampemen kam.pe.men [n] kelompok rumah militer
kamper kam.per [n] kristal (hablur) yg mudah menguap, terbuat dr getah pohon kapur barus, digunakan sbg bahan antihama atau untuk campuran obat-obatan; kapur barus [n] (1) pohon asli dr Cina, termasuk suku medang, tinggi pohon antara 20-30 m, daun bertulang utama tiga, buahnya bulat panjang, berdaging, jika masak berwarna hitam, tumbuh pd tanah lempung berpasir di daerah pegunungan dng ketinggian 600-1.500 m di atas permukaan laut; Cinnamomum comphon; (2) kayu kamper
kampung kam.pung [n] kelompok rumah yg merupakan bagian kota (biasanya dihuni orang berpenghasilan rendah); (2) n desa; dusun; (3) n kesatuan administrasi terkecil yg menempati wilayah tertentu, terletak di bawah kecamatan; (4) a terkebelakang (belum modern); berkaitan dng kebiasaan di kampung; kolot
kanang ka.nang [n] (1) pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat kudis atau sering dijadikan makanan ayam sabung (supaya kuat dan galak dl bersabung), kulit rantingnya dipakai untuk tali, dan buahnya dipergunakan untuk perekat; (2) daun kanang; (3) kulit kanang; (4) buah kanang
kandang jepit kandang untuk memeriksa dan mengobati ternak yg sakit (biasanya terbuat dr kayu atau bambu)
kandang monyet bangunan kecil tempat jaga (di muka markas polisi, tentara, dsb); rumah monyet
kanopi ka.no.pi [n] tirai atau langit-langit dr terpal, kain, logam dsb: pd teras terdapat -- bertiang sbg pemisah halaman dng bagian dalam rumah
kantor kan.tor [n] (1) balai (gedung, rumah, ruang) tempat mengurus suatu pekerjaan (perusahaan dsb); (2) tempat bekerja
kaolin ka.o.lin [n] tanah liat lunak, halus, dan putih, terjadi dr pelapukan batuan granit, dijadikan bahan untuk membuat porselen atau untuk bahan campuran membuat kain tenun (kertas, karet, obat-obatan, dsb); tanah liat cina: bahan mineral -- telah ditemukan di daerah pegunungan itu
kapiran ka.pi.ran [Jw a] tidak terurus; telantar; tidak beroleh apa-apa; sia-sia: anak-anaknya -- krn ibunya terlalu sibuk dan jarang berada di rumah
kapsul kap.sul [n] (1) pembungkus kecil dr sejenis agar-agar tempat obat yg harus ditelan; (2) ruang khusus yg bertekanan udara tertentu yg digunakan oleh penerbang ruang angkasa (astronaut) dl penerbangan ke angkasa luar: para astronaut bersiap-siap masuk ke dl -- setelah persiapan untuk melakukan penerbangan selesai
kapur ka.pur [n] bahan serbuk yg putih warnanya, diperoleh dr batu putih (sisa-sisa organisme laut) yg dibakar, digunakan sbg campuran makan sirih, pemutih dinding, bahan obat-obatan, dsb [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai untuk bahan membuat kayu lapis dsb; (2) kayu kapur
karang ka.rang [n] (1) batu kapur di laut yg terjadi dr zat yg dikeluarkan oleh binatang kecil jenis anthozoa (tidak bertulang punggung); batuan organik sbg tempat tinggal binatang karang; koral; (2) pulau (gunung, batu) di laut yg terjadi dr tumpukan karang yg sudah membatu; (3) tumbuhan laut yg menyerupai atau spt karang [v] me.nga.rang v (1) menyusun, merangkai bunga dsb: ada perlombaan ~ bunga; (2) mencocokkan atau mengikat permata dan intan: pandai emas itu sedang ~ intan pd cincin; (3) menulis dan menyusun sebuah cerita, buku, sajak, dsb: ia sedang sibuk ~ buku cerita kanak-kanak; siapa yg ~ lagu dan syair yg berjudul "Damai tapi Gersang"? , pe.ka.rang.an n (1) tanah sekitar rumah; halaman rumah: tiba-tiba kedengaran suara mobil berhenti di ~ rumah; (2) tanah yg disiapkan untuk tempat tinggal: kami sudah mempunyai ~ untuk mendirikan rumah [n] tempat kediaman; tempat berkumpul
karangkitri ka.rang.kit.ri [n] tanaman buah-buahan di halaman rumah
kardamunggu kar.da.mung.gu [n] tanaman tropis yg berdaun hijau lebar dan berbulu, bijinya dipakai sbg rempah-rempah dan obat; Elettaria cardamomum
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
kartu nama kartu (kecil) yg bertuliskan nama dan alamat rumah (kantor dsb) seseorang: -- nasabah Ek kartu yg harus diisi dan ditandatangani nasabah pd saat pembukaan rekening
kasai ka.sai [n] (1) bau-bauan untuk mencuci rambut: saya membuat -- dr sari air mawar; (2) bedak basah yg harum baunya untuk melulur dan mengharumkan kulit tubuh; bedak wangi: di mana kamu membeli -- ini? [n] tumbuhan yg pohon kayunya untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat sakit kepala, daunnya untuk obat demam; Pometia pinnata [n] nama ikan laut; -- janggut, Setipinnataty; -- minyak, Thrissoeles mystax
kasau ka.sau [n] kayu (bambu) yg dipasang melintang seakan-akan merupakan tulang rusuk pd atap rumah, jembatan, balai-balai, dsb: kekuatan rumah yg memakai -- bambu lebih tahan dp rumah yg memakai -- kayu biasa
kasino ka.si.no [n] (1) gedung atau kamar yg digunakan untuk berdansa, berjudi, dsb: di -- biasanya ada lintah darat yg siap menutupi kekurangan uang para penjudi; (2) rumah peranginan
kastel kas.tel [n] (1) rumah (benteng) yg dikelilingi parit; (2) istana yg sekaligus dijadikan benteng
kastroli kas.tro.li [n] obat pencuci perut yg dibuat dr minyak jarak: selain garam inggris, -- pun dapat pula digunakan sbg obat pencuci perut
kasuarina ka.su.a.ri.na [n] pohon yg hidup di daratan atau pantai, kayunya berukuran besar dan berat, kulit pohonnya dapat digunakan sbg obat diare, disentri, dsb; Cassuarina equiaetifolia
kata ka.ta [n] (1) unsur bahasa yg diucapkan atau dituliskan yg merupakan perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yg dapat digunakan dl berbahasa; (2) ujar; bicara; (3) Ling (a) morfem atau kombinasi morfem yg oleh bahasawan dianggap sbg satuan terkecil yg dapat diujarkan sbg bentuk yg bebas; (b) satuan bahasa yg dapat berdiri sendiri, terjadi dr morfem tunggal (msl batu, rumah, datang) atau gabungan morfem (msl pejuang, pancasila, mahakuasa)
kata ulang [Ling] kata yg terjadi sbg hasil reduplikasi, spt rumah-rumah, tetamu, dag-dig-dug
katarsis ka.tar.sis [n] (1) Kris penyucian diri yg membawa pembaruan rohani dan pelepasan dr ketegangan; (2) Psi cara pengobatan orang yg berpenyakit saraf dng membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dng bebas; (3) Sas kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis
katartik ka.tar.tik [n Far] obat yg menyebabkan keluarnya tinja
kawin belis perkawinan dng istri pindah ke rumah suami dan menjadi anggota kerabat suaminya
kawin gantung perkawinan yg sudah sah, tetapi suami dan istri belum boleh serumah (masih tinggal di rumah masing-masing); (2) perkawinan yg belum diresmikan penuh (pengesahannya ditunda setelah dewasa)
kawin masuk perkawinan dng suami memasuki rumah tangga keluarga istri
kayu angin tumbuhan yg menempel pd kulit pohon spt halnya benalu, bentuknya mirip benang berwarna hijau kelabu dan dapat mencapai tinggi 30 cm, posisinya menjuntai, berkhasiat untuk obat batuk dan menolak angin, (umumnya terdapat di daerah berhawa dingin atau di pegunungan); Usnea misaminensis
kayu bangunan kayu yg baik untuk bahan bangunan (membuat rumah dsb, spt kayu jati)
kayu rapat tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; Parameria barbara; (2) kulit kayu rapat
kayu sepat pohon, buah, dan daunnya dibuat obat sakit buang-buang air; Macaranya triloba; (2) buah kayu sepat; (3) daun kayu sepat
kayu timur kulit kayu (dr pohon Peltophorum pterocarpum) yg dibuat obat-obatan; -- ular pohon, Strychos lingustrina; -- urang pohon, kayunya keras, Erythroxylon cuneatum
ke [p] kata depan untuk menandai arah atau tujuan: Ibu sedang pergi -- pasar; rumahnya menghadap -- utara
keampuhan ke.am.puh.an [n] (1) kekuatan (yg luar biasa); kesaktian; (2) kemanjuran (tt obat dsb); (3) daya pengaruh yg luar biasa [n] kebanjiran
kebahagiaan ke.ba.ha.gi.a.an [n] kesenangan dan ketenteraman hidup (lahir batin); keberuntungan; kemujuran yg bersifat lahir batin: kehadiran bayi itu mendatangkan -- dl rumah tangganya; saling pengertian antara suami dan istri akan membawa -- dl rumah tangganya
kebakaran ke.ba.kar.an [n] peristiwa terbakarnya sesuatu (rumah, hutan, dsb): -- hutan sering terjadi dl musim kemarau; (2) v cak terbakar; menderita krn terbakar: krn -- itu ia tidak mempunyai tempat berteduh; (3) n bahaya api
kebetulan ke.be.tul.an [n] tidak dng sengaja terjadi (bertemu, tertangkap, dsb): kemarin, secara -- kami bertemu dng dia; penjahat yg sudah lama dicari itu tertangkap dng cara -- saja; (2) adv tepat atau kena benar (dng tidak sengaja): ketika kebakaran itu terjadi, -- ia ada di rumahnya; tendangannya -- mengenai dada musuhnya; (3) n keadaan yg terjadi secara tidak terduga
keburu ke.bu.ru [Jk v] dapat dikejar; sempat: kalau mau naik kereta api yg pukul 02.00 tidak akan -- lagi [Jk v] (1) lebih dahulu: pencuri cepat-cepat lari, takut penghuni rumah -- bangun; (2) belum terlambat: masih --; tidak -- , tidak terkejar; terlambat; ketinggalan; terlanjur; tidak sempat lagi; (3) tergesa-gesa
kecibeling ke.ci.be.ling [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat untuk menghancurkan batu ginjal; Strobilanthes crispus; (2) daun kecibeling
kecil ke.cil [a] (1) kurang besar (keadaannya dsb) dp yg biasa; tidak besar: kursi -- itu dirancang untuk anak-anak usia sekitar lima tahun; (2) muda; (3) sedikit: bagian harta warisanku sangat --; (4) sempit (tidak luas, tidak lebar, dsb): rumah -- itu dibangun untuk pegawai rendah; (5) tidak penting (tidak berharga dsb): saran baik yg disampaikan kepadanya itu dianggap --
kedangkai ke.dang.kai [n] tumbuhan yg tingginya mencapai 10 m, besar 20-30 cm, kulitnya dapat dibuat tali, daunnya dibuat obat; Glochidion molle
kedatangan ke.da.tang.an [n] (1) hal datang; datangnya: ~ delegasi kita disambut dng meriah; (2) cak telah didatangi (diserang, ditimpa, dsb): rumahnya ~ penjahat; negeri itu ~ musuh
kedaung ke.da.ung [n] (1) pohon kayu besar yg berbuah polong (spt buah petai), dapat dibuat obat, bijinya berwarna hitam dan tidak berbau; Parkia roxburghii; (2) biji kedaung
kedekai ke.de.kai [n] (1) pohon yg buahnya untuk ramuan obat; Terminalis chebula; (2) buah dr pohon kedekai
kedekik ke.de.kik [Lihat {kedekai}] [n] obat semacam garam yg berwarna hijau untuk mencegah kerusakan gigi: ia setiap hari menggosok gigi dng -- supaya giginya tidak mudah rusak [v] ke.de.kak-ke.de.kik v bekerja membanting tulang
kediaman ke.di.am.an [n] tempat (rumah) yg ditinggali; tempat tinggal
kedodoran ke.do.do.ran [a] (1) tidak rapi krn terlalu besar dsb (tt pakaian): bajunya rapi, tetapi celananya --; (2) ki tidak mampu melaksanakan sesuatu krn di luar batas kemampuan: kesebelasan tuan rumah ~ menghadapi kesebelasan lawan yg lebih tangguh
kedokteran ke.dok.ter.an [n] segala sesuatu yg berhubungan dng dokter atau pengobatan penyakit
keefektifan ke.e.fek.tif.an [n] (1) keadaan berpengaruh; hal berkesan; (2) kemanjuran; kemujaraban (tt obat); (3) keberhasilan (tt usaha, tindakan); kemangkusan; (4) hal mulai berlakunya (tt undang- undang, peraturan)
kegubernuran ke.gu.ber.nur.an [n] rumah atau kantor gubernur
kehangatan ke.ha.ngat.an [n] (1) perihal hangat; (2) keadaan gembira (senang, suka cita): kasih sayang seorang ibu memberikan ~ dl rumah tangganya; (3) cak kena hangat; terlampau hangat; kepanasan
keharmonisan ke.har.mo.nis.an [n] perihal (keadaan) harmonis; keselarasan; keserasian: ~ dl rumah tangga perlu dijaga
kejamas ke.ja.mas [n] ramuan atau obat tradisional untuk mencuci rambut; langir
kekalutan ke.ka.lut.an [n] (1) keadaan kalut; kekusutan: ~ rumah tangganya disebabkan oleh tekanan ekonomi yg semakin berat; (2) kekacauan; kerusuhan: akibat ~ yg terjadi di daerah hitam kemarin malam, banyak jiwa yg melayang
kelabat ke.la.bat [n] (1) tumbuhan yg dibudidayakan, bijinya dibuat campuran param atau digunakan sbg rempah, akarnya dapat dibuat obat-obatan; halba; Trigonella foenumgraecum; (2) biji kelabat; (3) akar kelabat
kelakanji ke.la.kan.ji [n] (1) tumbuhan yg berbatang ramping, tumbuh di sela-sela rumput, berkhasiat untuk obat disentri; (2) daun kela kanji
kelapa hijau kelapa yg sabut mudanya, apabila dikupas, berwarna ungu, berguna untuk obat
kelasi ke.la.si [n] (1) awak kapal dng pangkat yg terendah; matros; (2) golongan pangkat paling rendah dl angkatan laut, mencakupi kelasi kepala, kelasi satu, dan kelasi dua [n] kera yg berhidung panjang; Hylobates leuciscus
kelder kel.der [n] ruang pd rumah (gedung dsb) yg berada di bawah tanah, biasa dipakai untuk menyimpan barang
keledang ke.le.dang [n] pohon yg kayunya baik, dibuat perkakas rumah, peti mati, dsb; Artocarpus
kelemayuh ke.le.ma.yuh [n] (1) pohon, kulit batangnya dapat dibuat obat; (2) kulit kelemayuh [n] penyakit yg disebabkan oleh matinya jaringan tubuh; gangraena
kelentit ke.len.tit [n] daging atau gumpal jaringan kecil yg terdapat pd ujung lubang vulva (lubang pukas); klitoris; coles feminimus [n] tumbuhan rumput, biasa digunakan untuk obat; Clitoria ternatea
keliling ke.li.ling [n] (1) garis yg membatasi suatu bidang: -- persegi panjang ialah dua kali panjang ditambah dua kali lebar; (2) lingkungan di sekitar sesuatu: kebun di -- rumah itu ditanami pohon buah-buahan
kelinci percobaan kelinci yg dipelihara untuk mencobakan obat-obat, bahan kimia, dsb, yg masih dl penyelidikan; (2) ki orang yg pertama-tama dimanfaatkan sbg percobaan
kelor ke.lor [n] (1) pohon merunggai, daunnya dibuat sayur atau obat; Moringa oleifera; (2) daun kelor; kelentang
keluangan ke.lu.ang.an [n] kelapangan; kesempatan: ia tidak mengusahakan ~ untuk menengok temannya di rumah sakit
keluar ke.lu.ar [v] (1) bergerak dr sebelah dalam ke sebelah luar: murid-murid disuruh -- dr kelas untuk berolahraga di lapangan sekolah; (2) tersembul: bunga teratai itu -- dr permukaan air; (3) menampakkan diri; timbul; muncul: pencuri itu -- dr tempat persembunyiannya; (4) terbit: surat kabar tidak -- hari ini; (5) terlahir: kata-kata yg -- dr hati nurani; (6) pergi ke luar (rumah dsb): ia baru saja --; (7) diumumkan: hasil ujian sudah --; (8) berhenti dr perkumpulan (pekerjaan, sekolah, dsb): ia sudah -- dr perusahaan itu; (9) muncul sbg pemenang pertandingan dsb: ia -- sbg pemenang pertama dl lomba cipta puisi untuk tahun ini
keluarga ke.lu.ar.ga [n] (1) ibu dan bapak beserta anak-anaknya; seisi rumah: seluruh -- nya pindah ke Bandung; (2) orang seisi rumah yg menjadi tanggungan; batih: ia pindah ke Jakarta bersama -- nya; (3) (kaum -- ) sanak saudara; kaum kerabat: ia sering berkunjung ke Jakarta krn banyak -- nya tinggal di sana; (4) satuan kekerabatan yg sangat mendasar dl masyarakat
kelukup ke.lu.kup [n] (1) pohon yg kayunya biasa dipakai untuk bahan rumah, Shorea eximia; (2) kayu kelukup
kelurahan ke.lu.rah.an [n] (1) daerah pemerintahan yg paling bawah yg dipimpin oleh seorang lurah; (2) kantor (rumah) lurah
kelutum ke.lu.tum [n] (1) pohon yg kayunya keras, tingginya mencapai 20 m, berwarna cokelat, dibuat kapal, alat rumah tangga, dsb; Antocarpus altissim; (2) kayu kelutum
kemampuan ke.mam.pu.an [n] (1) kesanggupan; kecakapan; kekuatan: kita berusaha dng -- diri sendiri; (2) kekayaan: krn -nya sudah memadai, ia membeli sebuah rumah baru
kemanjuran ke.man.jur.an [n] keadaan (hal, sifat) manjur: -- obat itu telah terbukti
kemasukan ke.ma.suk.an [v] (1) dimasuki (dirasuki) roh halus (setan, hantu, dsb): matanya tampak merah membeliak spt orang yg -; (2) dimasuki (oleh); ada sesuatu yg masuk: telinganya -- air; rumahnya -- pencuri
kembang semangkok pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut, Scaphium affinis
kemejan ke.me.jan [n] jenis hiu kia-kia; Zhinobatidae
kemopsikiatri ke.mo.psi.ki.a.tri [n Dok] penggunaan obat dl pengobatan gangguan mental dan emosional; psikofarmakologi
kemudaan ke.mu.da.an [n] perihal muda; (2) a keadaan berusia muda: -- selalu mempunyai daya tarik yg ajaib; (3) a cak terlalu muda: mereka nikah -- sehingga rumah tangganya berantakan
kemukus ke.mu.kus [n] tumbuhan merambat (asli Indonesia) termasuk suku lada-ladaan, daun berbentuk bulat telur dng ujung meruncing dan berbulu pd bagian bawah, bunga berupa butir, buah berbentuk bundar merah digunakan sbg obat penyakit kelamin, desentri, penyakit saluran kencing, dan bronkitis; lada berekor; Piper cubeba [n] bintang berekor; komet
kemunting ke.mun.ting [n] (1) tumbuhan perdu, daunnya dapat dimakan, berasa sepat, biasa digunakan untuk ramuan obat sakit perut; Rhodomyrtus tomentosa; (2) daun kemunting; -- bukit tumbuhan melata, Anplectrum divaricatum
kemutul ke.mu.tul [n] (1) pohon yg kayunya keras dan liat, getahnya biasa dipakai untuk obat kudis, Cratoxylon formosum; (2) kayu kemutul
kena sembur kena jampi-jampi (kunyahan obat-obatan dsb yg disemprotkan dr mulut); (2) cak kena marah; dimaki-maki
kencur ken.cur [n] (1) tanaman yg mempunyai akar batang yg tertanam di dl tanah, biasa dipakai untuk bahan rempah-rempah dan ramuan obat; cekur; Kaempferia galanga; (2) umbi kencur; (3) ki belum banyak pengalaman; belum banyak mengetahui dunia luar: anak itu masih -- belum tahu liku-liku dunia ini; (4) ki belum dewasa; di bawah umur: anak masih bau -- sudah berpacaran
kendeka ken.de.ka [n] (1) pohon yg kayunya sangat besar dng garis tengah mencapai 140 cm, dipakai untuk tiang rumah dsb; Avicennia officinalis; (2) kayu kendeka
kenidai ke.ni.dai [n] (1) pohon yg tingginya antara 8-20 m, tumbuh di daerah tropis dan subtropis di pesisir pantai, daunnya dapat dijadikan obat perut; Bridelia (bermacam-macam jenisnya spt -- babi, Bridelia stipularis; -- hutan, Bridelia pustalata; (2) daun kenidai
kentut ken.tut, ken.tut.an [n] (1) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan untuk obat sakit perut dsb; Paederia foetida; (2) daun kentutan
keok ke.ok /kEok/ (1) n tiruan bunyi ayam jika ditangkap atau kesakitan; (2) v cak kalah: dl perundingan itu kesebelasan tuan rumah --
keperluan pokok ke.per.lu.an pokok keperluan utama manusia, spt makanan, perumahan, pakaian, dan pendidikan sbg syarat hidup demi pertahanannya thd lingkungan
kepuh ke.puh , me.nge.puh v melembung (menggelembung) krn penuh berisi angin atau kena angin (tt layar dsb) [n] (1) pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah sbg obat untuk menghentikan perdarahan pd hidung, bijinya hitam dapat digunakan sbg obat batuk, mengandung minyak yg biasa digunakan sbg minyak goreng atau minyak lampu; Sterculia foetida; (2) biji kepuh , ke.puh-ke.puh n selepa tempat gambir, pinang, tembakau, dsb untuk makan sirih
kepulaga ke.pu.la.ga [n] (1) tumbuhan, bijinya dibuat obat dsb, berbau harum; Amomum cardamomum; (2) biji kepulaga
keram ke.ram , me.nge.ram v (1) tinggal saja (di rumah), tidak pergi ke mana-mana: dr pagi dia ~ saja di rumah; (2) ki tinggal terkurung (di penjara): selama dia ~ di penjara, istrinya membuka warung di depan rumahnya
keramunting ke.ra.mun.ting [n] (1) tumbuhan yg tingginya antara 0,5 m-1,25 m, bunganya indah berwarna merah hijau, buahnya bulat berwarna merah kecokelat-cokelatan dan enak dimakan, daunnya dapat digunakan sbg obat luka; kemunting; Rhodomyrtus tomentosa; (2) buah keramunting
kerap ke.rap [a] (1) berkali-kali; berulang kali; sering: ia -- datang ke rumahku; (2) tidak jarang (tt anyaman, tenunan, dsb); rapat: anyamannya --; tapisan yg --; (3) tidak jauh antaranya (tt barang yg berderet-deret): jarak penanaman bibit itu sangat -- [a] , ke.rap-ke.rap v berderit-derit
keras tulang tumbuhan yg akarnya dapat dibuat menjadi kapur barus, daunnya dibuat obat, Chilorantus officinalis; (2) ki kuat
kerasan ke.ra.san [a] merasa senang, nyaman, dan tahan tinggal di suatu tempat; betah: saya -- tinggal di rumah bibi
kerenyahan ke.re.nyah.an [n] keadaan (perihal) renyah: kami siap mengantarkan ~ ayam goreng kami sampai ke depan pintu rumah Anda
keresek ke.re.sek [Jw n] tiruan bunyi daun atau ranting kering terinjak: timbul rasa takutku mendengar -- di belakang rumahku /kerEsEk/ ? kerisik
keresidenan ke.re.si.den.an [n] (1) rumah residen; (2) kantor residen; (3) daerah yg dikepalai oleh residen
kerinjing ke.rin.jing [n] (1) pohon yg kayunya keras, dibuat bahan bangunan rumah dsb; Bischofia javanica; (2) kayu kerinjing
kermak ker.mak [n] (1) tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat sakit kepala; Alternanthera sessilis; (2) daun kermak
kermak jantan tumbuhan obat; Eclipta alba
keropok ke.ro.pok [Mk n] , se.ke.ro.pok n setumpuk; sekelompok: di sana sini kelihatan ~ orang berdiri di muka toko atau di muka rumah [a] (1) tidak ada isinya; kosong; (2) berlubang-lubang (berongga-rongga) krn lapuk dimakan rayap (tt kayu) atau dimakan panas (cuaca); (3) ki lemah; lembek
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kerpus ker.pus [n] kopiah tidur [n] bubungan rumah yg dilepa (diturap) [ark n] rumah tahanan bagi prajurit
kerutinan ke.ru.tin.an [n] perihal (sifat) rutin: ~ dl rumah tangga yg tidak pernah ada variasi merupakan faktor utama penyebab timbulnya kejenuhan tinggal di rumah
keruwetan ke.ru.wet.an [n] kekusutan; kekalutan; kesulitan: dng tabahnya ibu muda itu berusaha mengatasi ~ rumah tangganya
kesan ke.san [n] (1) bekas (kaki dsb); jejak: di belakang rumah ditemukan -- kaki pencuri; (2) yg terasa (terpikir) sesudah melihat (mendengar) sesuatu: peristiwa itu menimbulkan -- yg sangat dalam pd dirinya
kesimbukan ke.sim.bu.kan [n] (1) tumbuhan, daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan sbg obat sakit perut atau dimasak bersama parutan kelapa muda, sbg botok; Saprosma arboreum; (2) daun kesimbukan
ketergesa-gesaan ke.ter.ge.sa-ge.sa.an [n] hal tergesa-gesa; keadaan tergesa-gesa: dl ~ nya ia lupa mengunci rumahnya sebelum berangkat
ketiau ke.ti.au [n] (1) pohon yg kayunya untuk bangunan rumah, bijinya biasa dibuat minyak; Ganua motleyana; (2) biji dr pohon ketiau
ketika ke.ti.ka [n] waktu yg sangat singkat atau yg tertentu; saat: menantikan -- yg baik; rumah yg terbakar itu habis -- itu juga; (2) n waktu atau saat yg bertalian dng nasib dsb (dl perhitungan, primbon, atau tenung); (3) p kata penghubung untuk menandai waktu yg bersamaan; tatkala; pd waktu (yg bersamaan): -- kakak dilahirkan, ayah sedang bertugas di kota
ketinggalan ke.ting.gal.an [n] sisa; kelebihan; tunggakan: ~ nya boleh dibayar bulan depan; (2) v tertinggal (krn lupa dsb): bukunya ~ di rumah; (3) v terbelakang; tercecer: di Jakarta kita dapat menyaksikan segala macam keramaian, tidak spt di sini agak ~ dl hal itu; ia masih ~ jauh dr teman-temannya; (4) v sudah ditinggalkan oleh (kereta api dsb): mari kita berangkat, supaya jangan ~ kereta api; (5) v tidak sesuai dng zaman (waktu dsb): mobil ini sudah ~ zaman; (6) v ada yg kelupaan; ada yg kurang; ada yg terlangkahi: dua hal yg ~ tidak disebutkan dl surat ini; rupanya ada huruf yg ~; (7) v tidak ~ , tidak mau terlambat; tidak lupa; tidak lalai: pujangga pantun pun tidak ~ turut berlomba dl sajak-menyajak baru
ketumpang ke.tum.pang [n] (1) tumbuhan perdu, tumbuh di tempat lembap, digunakan sbg campuran obat kejang perut; (2) daun ketumpang
kewarasan ke.wa.ras.an [n cak] kesehatan jasmani dan rohani: setelah dibawa ke dokter dan diobati, ~ anak itu bertambah baik
kewedanaan ke.we.da.na.an [n] daerah (kantor, rumah) wedana
khasiat kha.si.at [n] faedah (kegunaan) yg bersifat khas; kekuatan (kegunaan, faedah) yg istimewa (tt obat, azimat, dsb): sekarang sedang diselidiki -- obat-obatan Indonesia asli
kiamat ki.a.mat [n] hari kebangkitan sesudah mati (orang yg telah meninggal dihidupkan kembali untuk diadili perbuatannya); (2) n hari akhir zaman (dunia seisinya rusak binasa dan lenyap): sampai -- ia tidak akan dapat mengerjakannya; (3) v berakhir; tidak akan muncul lagi: kekalahan yg beruntun, baik dl perebutan Piala Thomas maupun dl Asian Games baru-baru ini, membuat dunia bulu tangkis Indonesia spt akan --; (4) v ki celaka sekali; bencana besar; rusak binasa: rumah tanggamu akan -- kalau kauceraikan istrimu
kias ki.as [n] (1) perbandingan (persamaan); ibarat; contoh yg telah ada (terjadi): berita itu hendaklah diambil -- nya saja; (2) sindiran: ia sama sekali tidak merasakan -- temannya itu; (3) contoh (model) yg telah ada; analogi: kata "pemuda-pemudi" sebenarnya mengambil -- kata "putra-putri"; (4) alasan (hukum) yg berdasarkan perbandingan atau persamaan dng hal yg telah terjadi (dl hukum Islam) [n] kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi; ilmu kias, ilmu sihir
kijai ki.jai [n] (1) pohon, kayunya dibuat bahan bangunan rumah dsb; Santiria griffithii; (2) pohon yg dapat menghasilkan karet; (3) kayu kijai [v] ter.ki.jai-ki.jai v menggeletar (spt tangan orang tua); mengibas-ngibaskan jari atau tangan (krn kesakitan)
kijang-kijang ki.jang-ki.jang [n] karang berduri, warnanya merah, dan dipakai sbg obat
kimia farmasi cabang kimia tt susunan, pembuatan, dan pengujian obat-obatan
kina ki.na [n] (1) pohon yg termasuk genus Cinchona, rasa kulit batangnya sangat pahit, digunakan sbg obat antimalaria; Chinchona succirubra; (2) kulit kina
kinine ki.ni.ne [n] obat berupa pil dibuat dr kulit pohon kina; obat (pil) antimalaria
kiras ki.ras [n] (1) pohon yg kayunya dapat dijadikan bahan rumah dsb; Carcinis celebica; (2) kayu kiras
kiris ki.ris [n] (1) pohon kayu, akarnya dipakai untuk ramuan obat dan buahnya dapat dimakan, Belamcanda chinensis; (2) akar kiris; (3) buah kiris
kisruh kis.ruh [a] (1) tidak sesuai dng rencana (aturan dsb); tidak lancar: jalannya pertunjukan agak --; (2) kacau; kalut: keadaan rumah tangganya sekarang sedang --
kit [ark n] rumah tempat berjualan madat secara legal [n] (1) perangkat atau perlengkapan untuk keperluan khusus; (2) wadah; (3) seperangkat suku cadang yg akan dirakit menjadi gawai (alat) spt radio, mainan, dsb
klakson klak.son [n] alat (berupa trompet) yg dibunyikan dng listrik pd mobil atau kendaraan bermotor lainnya, digunakan sbg tanda peringatan akan keberadaan kendaraan tsb: jangan membunyikan -- di dekat rumah sakit
klenik kle.nik [n cak] kegiatan perdukunan (pengobatan dsb) dng cara-cara yg sangat rahasia dan tidak masuk akal, tetapi dipercayai oleh banyak orang
klinisi kli.ni.si [n] orang yg berkecimpung dl bidang pengembangan ilmu kedokteran: dng susah payah, para -- berusaha menemukan obat penyakit kanker
kloral klo.ral [n Kim] zat cair spt minyak tanpa warna (CCL3CHO) terbentuk dr klor dan alkohol dan dapat merangsang rasa mengantuk (kadang-kadang digunakan sbg obat tidur)
klorokuin klo.ro.ku.in [n Far] obat penyakit malaria (biasanya berupa tablet); C18H26ClN3
kocok ko.cok [v] guncang (tt obat dl botol dsb): -- dulu obat itu sebelum diminum
kodein ko.de.in [n Dok] alkaloid bersifat narkotik lembut, terbuat dr candu, biasanya untuk mengobati batuk berat; C18H21NO
kohabitasi ko.ha.bi.ta.si [n] perihal tinggal serumah tanpa ikatan perkawinan
kokaina ko.ka.i.na [n] (1) Far zat dr daun koka, dipakai sbg obat pembiusan setempat sehingga tidak berasa sakit; (2) Kim zat tanpa warna, sangat sukar larut dl air, larut dl 10 bagian etanol, diperoleh dr daun koka; Erythroxylium coca dan Erythroxylium truxillense; C17H21NO4
kokainisasi ko.ka.i.ni.sa.si [n Dok] pembiusan atau pengobatan dng kokaina
kol [n] kubis [kp] kolonel [n] kendaraan bermesin di depan berbentuk spt bus atau truk kecil untuk mengangkut penumpang atau barang: dr stasiun Semarang kita naik -- menuju Rumah Sakit Umum Ambarawa [v] me.nge.kol v (1) cak memperhitungkan; memperkirakan (tt ongkos cetak, pengeluaran uang); (2) memeriksa dng mencocokkan (daftar gaji, daftar nama, dsb)
kola ko.la [n] (1) Bot tumbuhan yg termasuk keluarga Sterculiaceae, bijinya mengandung kafeina, dapat dipakai sbg obat penyegar (antara lain, dicampurkan ke dl minuman dingin); (2) biji kola
kolesom ko.le.som [n Far] akar yg dibuat obat kuat; ginseng
kolong ko.long [n] (1) ruang atau rongga (yg lebar) di bawah benda berkaki atau bertiang (spt ranjang, rumah panggung); (2) lubang (tembusan) di dl tanah (tambang); korok [Jk n] ko.long-ko.long n gelang-gelang besar atau lingkaran dr rotan dsb [n] -- layar kain dsb yg bertuliskan semboyan dan direntangkan untuk reklame dsb; kain rentang; spanduk
kolumela ko.lu.me.la [n] (1) bagian tengah rumah siput; (2) massa keping tengah koralit
komidi ko.mi.di [n] (1) pertunjukan berbagai kepandaian gerak badan (menjengkolet, meniti kawat, dsb); akrobat; (2) pertunjukan keterampilan: -- kuda
kompleks kom.pleks [n] himpunan kesatuan; kelompok: -- perumahan rakyat [a] (1) mengandung beberapa unsur yg pelik, rumit, sulit, dan saling berhubungan: masalah yg dihadapinya sangat -- dan sulit dipecahkan; (2) sistem gagasan yg tertekan atau dikuasai oleh emosi sehingga dapat menimbulkan tingkah laku yg tidak wajar
konstruksi kon.struk.si [n] (1) susunan (model, tata letak) suatu bangunan (jembatan, rumah, dsb): rumah itu kokoh krn -- nya beton bertulang; (2) Ling susunan dan hubungan kata dl kalimat atau kelompok kata: makna suatu kata ditentukan oleh -- dl kalimat atau kelompok kata
konstruksi direktif [Ling] konstruksi eksosentris yg konstituennya berupa perangkai dan sumbu, msl di rumah, di adalah perangkai dan rumah adalah sumbu; -- eksosentris Ling konstruksi yg secara keseluruhan tidak berfungsi sama dng salah satu konstituennya, msl frasa preposisi di rumah; -- endosentris Ling konstruksi yang secara sintaksis mempunyai fungsi yg sama dng salah satu konstituennya, msl meja kayu yg berat adalah konstruksi endosentris krn seluruhnya mempunyai fungsi yg sama dng meja
konstruksi sintaktis [Ling] pengelompokan satuan yg sesuai dng kaidah sintaktis suatu bahasa, msl rumah makan (dan bukan makan rumah); sepeda ini (dan bukan ini sepeda); -- subordinatif Ling konstruksi endosentris dng konstituen, yg disebut induk, yg dimodifikasikan oleh konstituen lain, msl dalam konstruksi enak sekali, induk enak dimodifikasikan oleh sekali
konsultasi medis perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan yg bertujuan mencari penyebab timbulnya penyakit dan menentukan cara pengobatannya
kontrakan kon.trak.an [n] (1) yg dikontrak atau disewa (tt rumah dsb); (2) hasil mengontrak
kontrasepsi kon.tra.sep.si [n] cara untuk mencegah kehamilan (dng menggunakan alat atau obat pencegah kehamilan, spt spiral, kondom, pil antihamil)
kontraseptif kon.tra.sep.tif [a] bersifat mencegah kehamilan: harus dipertimbangkan juga akibat sampingan dr penggunaan obat --
konvulsan kon.vul.san [n Far] obat yg menyebabkan kenyang
kopaiba ko.pa.i.ba [n Kim] resin aromatik yg digunakan untuk obat
kopel ko.pel [a] berpasangan; bergandengan (saling berhubungan): rumah -- sederhana itu dapat dihuni oleh keluarga kecil; (2) n sepasang kakas yg sejajar, sama besar, tetapi berlawanan arah; pasangan kakas
koral ko.ral [n] (1) tumbuhan (bunga) karang yg dibangun di dasar laut oleh binatang karang yg berupa jasad renik; (2) rumah bekas koloni binatang laut; (3) cak batu kerakal [n ] ruang kandang atau lapangan terkurung pagar untuk mengandangkan atau menangkap ternak
korban kor.ban [n] (1) pemberian untuk menyatakan kebaktian, kesetiaan, dsb; kurban: jangankan harta, jiwa sekalipun kami berikan sbg --; (2) orang, binatang, dsb yg menjadi menderita (mati dsb) akibat suatu kejadian, perbuatan jahat, dsb: sepuluh orang -- tabrakan itu dirawat di rumah sakit Bogor
koreng ko.reng [a] loreng; coreng; belang: anjing -- [n] luka yg bernanah dan membusuk; borok: salep ini sangat manjur untuk mengobati --
koridor ko.ri.dor [n] (1) lorong dl rumah; lorong yg menghubungkan gedung yg satu dng gedung yg lain; (2) tanah (jalan) sempit yg menghubungkan daerah terkurung: beberapa traktor dikerahkan untuk membuat -- yg akan dilalui pasukan; (3) tanah yg menghubungkan dua bagian negara; (4) jalur lalu lintas yg dimiliki suatu negara yg memintas negara lain
korosif ko.ro.sif [n] (1) Far obat yg mengikis jaringan organ secara kimia atau secara peradangan; (2) bahan yg menyebabkan pengikisan
kosar ko.sar [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk bahan rumah dsb; Artocarpus rigida; (2) kayu kosar
kosbas kos.bas [n cak] pemilik rumah tumpangan (yg menerima orang untuk menumpang tinggal dan makan dng membayar); bapak atau ibu tempat indekos; induk semang: -- nya orang pensiunan
kosmetik kos.me.tik /kosmEtik/ (1) a berhubungan dng kecantikan (tt corak kulit); (2) n obat (bahan) untuk mempercantik wajah, kulit, rambut, dsb (spt bedak, pemerah bibir)
kosong ko.song [a] (1) tidak berisi: peti -- itu rupanya menjadi sarang tikus; (2) tidak berpenghuni: rumah itu sudah lama --; (3) hampa; berongga: batang kangkung itu -- di dalamnya; (4) tidak mengandung arti: dia menerima tangan saya dng sikap dingin dan pandangan yg --; (5) tidak bergairah: sejak suaminya meninggal, hidupnya serasa --; (6) tidak ada yg menjabatnya; terluang: sudah tiga bulan jabatan kepala dinas itu -- dan belum ada yg menggantikannya; (7) tidak ada sesuatu yg berharga (penting): pidato yg berjam-jam itu -- belaka; (8) tidak ada muatannya: perahu itu --; (9) ki tidak pandai; tidak cerdas: otaknya --; (10) cak nol
kota ko.ta [n] (1) daerah permukiman yg terdiri atas bangunan rumah yg merupakan kesatuan tempat tinggal dr berbagai lapisan masyarakat; (2) Dem daerah pemusatan penduduk dng kepadatan tinggi serta fasilitas modern dan sebagian besar penduduknya bekerja di luar pertanian; (3) dinding (tembok) yg mengelilingi tempat pertahanan [ark v] me.ngo.ta.kan v menepati (janji, kata, dsb)
kotak surat kotak tempat surat di depan rumah, surat untuk penghuni rumah dapat dimasukkan ke dl kotak tsb, dan dapat diambil sewaktu-waktu oleh pemiliknya
koyok ko.yok [n] anjing yg tidak dipiara orang; anjing liar [n] obat tempel (spt plester) yg berkhasiat menyembuhkan rematik, keseleo, dan masuk angin
kredit griya sembada kredit untuk membangun rumah sewa
kredit konsumtif kredit untuk pembelian barang yg langsung memenuhi keperluan hidup kita, msl rumah
kredit swagriya kredit pembangunan rumah
kredit upakara kredit untuk perbaikan atau perluasan rumah tinggal yg sifatnya akan menambah nilai rumah
krobongan kro.bo.ngan [Jw n] kamar di tengah rumah, biasanya untuk sesaji dsb
ku [n] (1) bentuk ringkas dr pronomina persona pertama; (2) bentuk klitik aku sbg penunjuk pelaku, pemilik, tujuan: kuambil; rumahku; memukulku [n] nama kue; kue ku
ku- (-ku) [klitik] dr aku (1) pelaku: kuambil; kutangkap; (2) pemilik: rumahku; sepedaku; (3) tujuan: memukulku; menghampiriku
kucar-kacir ku.car-ka.cir [Jw a] terserak-serak tidak keruan; kocar-kacir: beras yg diangkutnya -- di jalan; porak poranda; berantakan: segala usahanya --; rumah tangganya -- semenjak kematian istrinya
kukuk ku.kuk [Lihat {kokok}] [n Lay] bangunan kecil atau rumah-rumahan yg digunakan sbg jalan keluar masuk atau lubang dr geladak cuaca ke ruangan di bawahnya
kulakasar ku.la.ka.sar [n] perabotan rumah tangga
kulan ku.lan [n] (1) pohon yg kayunya dapat digunakan untuk perkakas rumah dsb; Payena ceerii; (2) kayu kulan
kulansing ku.lan.sing [ark n] sirih pemanggil (daun sirih dilipat jadi segi tiga kecil, ditinggalkan di rumah orang yg dipanggil): nan dekat panggilan tiba, nan jauh -- lepas
kulim ku.lim [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 25 m, tumbuh di hutan dataran rendah, kulit pohonnya menghasilkan tanin, buahnya untuk obat, kayunya kuat dan tahan lama, dapat dijadikan bahan bangunan, bantalan kereta api, tiang listrik (telepon), bahan industri, kayu lapis, dan bahan pembuat kapal; Scorodocarpus borneensis; (2) buah kulim; (3) kayu kulim
kulit kayu lapisan luar batang pohon yg sering digunakan untuk bahan pembuat pakaian dan perabot rumah tangga
kulit lawang pohon, kulitnya dibuat rempah-rempah dan minyaknya dibuat obat; Cinnamomun culilawan
kulit manis pohon yg kulitnya manis (banyak dijadikan bahan rempah-rempah dan bahan obat); Cinnamomun burmani
kumis kucing ku.mis ku.cing [n] (1) tumbuhan, bunganya menyerupai kumis kucing, daunnya direbus untuk obat penyakit ginjal; Orthosiphon grandiflorus; (2) bunga kumis kucing; (3) daun kumis kucing
kumus ku.mus [n] (1) pohon besar yg kayunya biasa dibuat tiang rumah, jembatan, dsb; Shorea laevis; (2) kayu kumus
kundang kun.dang [Mk v] me.ngun.dang v selalu membawa ke mana saja [v] kun.dang.an n orang (sesuatu) yg sangat disayangi atau dimanjakan; anak berkundang [kl n] kun.dang.an n budak pengiring (raja); biduanda; juak-juak [n] (1) pohon yg daun dan buahnya dibuat lalap, kayunya dapat dijadikan perkakas rumah, Boueamaerophylla; (2) daun kundangan; (3) buah kundangan; (4) kayu kundangan
kungki kung.ki [n] (1) pohon yg kayunya dibuat lesung dsb, kulitnya dibuat obat luka yg bernanah, Pametia pinnata; (2) ark kayu kungki; (3) kulit kungki
kunjung kun.jung [v] ber.kun.jung v (1) pergi (datang) untuk menengok (menjumpai dsb): pada hari Minggu kami ~ ke rumah paman; (2) bepergian: rombongan wisatawan itu akan ~ ke Pulau Bali; (3) melawat: Presiden akan ~ ke Papua Nugini [a] lekas; pernah: dian yg tidak -- padam
kunjungan kun.jung.an [n] perihal (perbuatan, proses, hasil) mengunjungi atau berkunjung; lawatan: perlu diadakan ~ ke rumah-rumah untuk mengadakan suntikan massal
kunyit ku.nyit [n] (1) tumbuhan, suku Zingiberaceae, marga Curcuma, banyak digunakan dl masakan, msl sbg bumbu penyedap, pemberi warna kuning, dan dapat membuat makanan lebih awet, dapat juga digunakan sbg obat; Curcuma domestica atau Curcuma longa; (2) umbi kunyit
kuping menjangan tumbuhan yg akar dan daunnya digunakan sbg obat batuk, Plantago major
kupur ku.pur [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat batuk, akarnya direbus untuk obat disentri; Rubus moluccanus; (2) daun kupur; (3) akar kupur
kuratif ku.ra.tif [a] (dapat) menolong menyembuhkan (penyakit dsb); mempunyai daya untuk mengobati: daya -- dr sinar matahari dan air laut telah lama dikenal orang
label la.bel [n] (1) sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; (2) etiket; merek dagang; (3) petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; (4) petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; (5) catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb
labirin akustik [Anat] telinga bagian dalam yg terdiri atas rumah siput dan saluran setengah lingkaran
ladan la.dan [n] (1) pohon yg menghasilkan damar untuk perabot atau ramuan obat; (2) perekat yg dibuat dr damar
laksatif lak.sa.tif [n Far] obat untuk mengeluarkan tinja dr saluran pencernaan makanan (spt kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
lalat buah serangga yg bentuknya hampir sama dng lalat rumah, tetapi punggungnya berwarna cokelat kehitam-hitaman dng belang kuning di pundaknya, perutnya berwarna kuning, sayapnya transparan dan terdapat gambaran berwarna cokelat
lalu-lalang la.lu-la.lang [v] (1) berkali-kali lalu (berjalan dsb); keluar masuk (pintu, rumah, dsb): jangan suka -- di rumah orang; (2) tidak keruan; tidak teratur rapi: susunlah baik-baik buku-bukumu itu, jangan -- begitu
lamdukpai lam.duk.pai [n] tumbuhan melilit, akarnya dipakai untuk obat penyakit cacar; empis musang
lamin la.min , me.la.min Mk v menghiasi tempat tidur pengantin [n] bangunan (rumah) kolektif pd suku Dayak Kenyan, bentuknya besar memanjang dan bertingkat
lampu gantung lampu bersemprong yg menggunakan bahan bakar minyak tanah yg digantungkan (pd langit-langit rumah dsb)
lancar lan.car [a] (1) tidak tersangkut-sangkut; tidak terputus-putus: roda itu berputar dng --; (2) tidak tersendat-sendat; fasih: anak sekecil ini sudah dapat membaca dng --; (3) tidak tertunda-tunda; (berlangsung) dng baik: pelaksanaan pembangunan berjalan dng -- [n] pe.lan.car n balok penghubung tiang rumah
landas lan.das [n] alas; tumpuan [n] , -- bukit 1 pohon kecil, kayunya yg putih dan lunak untuk gagang pisau, getahnya untuk lem, rebusan daun dan buahnya untuk obat buang-buang air; Macaranga triloba; (2) kayu, daun, getah landas bukit
langir antiketombe cairan sabun pencuci rambut yg mengandung obat penghilang ketombe
lanolin la.no.lin [n Kim] zat mirip lilin yg diperoleh dr lemak bulu domba, digunakan sbg bahan dasar untuk obat luar dan kosmetik
lantar lan.tar , me.lan.tar.kan v (1) menyebabkan (pertikaian, kerugian, dsb): perlu diselidiki hal yg ~ penderitaan rakyat; (2) menyampaikan (usul, permintaan, dsb): tugas kami hanya ~ usul Saudara [n] pe.lan.tar n (1) bangku atau balai-balai panjang tempat duduk-duduk dsb; (2) bagian rumah yg dibangun agak ketinggian dan tidak diberi beratap untuk tempat menjemur pakaian dsb; (3) tangga berpara-para untuk mengerjakan atau mengecat bangunan yg tinggi; aram-aram
lanting lan.ting [v] me.lan.ting v (1) melempar; (2) terlempar jauh [v] ber.lan.ting v bergerak melonjak-lonjak; bergerak turun naik [Jw v] me.lan.ting v memegang dng tangan yg terulur: Ibu ~ cerek yg berisi air panas itu, kemudian diletakkannya di atas meja [n] rumah di atas rawa-rawa tempat memelihara itik (di Kalimantan Selatan)
lapuk la.puk [a] (1) bercendawan krn sudah lama: keranjang bambu ini sudah --; (2) rusak; busuk (krn sudah tua): rumah ini roboh krn tiang-tiangnya sudah --; (3) berhubungan dng penghancuran bahan yg berasal dr tumbuhan dan binatang oleh aktivitas jamur dan jasad renik lain; (4) ki ketinggalan zaman; usang; kolot: orang tua itu masih menganut paham yg sudah -- [Mk v] ber.la.puk-la.puk v (bunyi) bertepuk tangan
larai la.rai [v] me.la.rai v (1) memisahkan; menceraikan: ia berusaha untuk ~ orang yg berhantam itu; (2) menghindarkan; membuang; menawarkan: obat ini dapat ~ penyakit malaria
lawar la.war [n] sayatan (keratan) daging atau ikan , -- putih n (1) pohon yg kayunya baik digunakan untuk bahan rumah; Elaeocarpus parvefolius; (2) kayu dr pohon lawar
lawe la.we /lawE/ ? lawai /lawE/, peng.la.we ark n kepala dr 25 keluarga (rumah)
layak la.yak [a] (1) wajar; pantas; patut: berikanlah mereka kehidupan yg --; (2) mulia; terhormat: krn jasanya, dia mendapat kedudukan yg --; -- huni pantas untuk dihuni atau ditempati: pemerintah sedang giat membangun rumah sederhana yg -- huni; -- kutip wajar untuk dikutip: setelah lima tahun berjalan, keuntungan perusahaan itu sudah -- kutip [n] ikan yg dibelah memanjang dr ekor ke kepala, lalu dikeringkan tanpa diberi garam
layap la.yap , ke.la.yap.an v (1) bepergian dng tidak tentu arah dan tujuan; keluyuran; (2) menatap ke sana ke mari (tt pandangan mata) [a] rendah dekat tanah atau air (tt burung terbang, perahu, rumah, dsb) [Jk] me.la.yap v mulai hendak tidur; tidur-tidur ayam; di antara jaga dan tidur
layat la.yat [v] me.la.yat v menjenguk (melawat) keluarga orang yg meninggal dng tujuan menghibur dan menyabarkan hatinya: Ibu sedang pergi ~ ke rumah tetangga
leban le.ban [n] (1) pohon yg kayunya putih kekuning-kuningan, kulit dan daunnya (yg lebih besar dp daun kenari) biasa digunakan untuk obat; Vilex pubescens (ada beberapa jenisnya, spt -- bunga, -- kunyit); (2) kulit (daun) leban
lebih-lebih le.bih-le.bih [adv] (1) lagi pula; tambahan lagi; apalagi: orang kaya saja demikian susahnya, ~ orang miskin; (2) teristimewa (pula): makanan di rumah makan ini sedap rasanya, ~ satai kambingnya
lega le.ga [a] (1) lapang; luas; tidak sempit: halaman rumahnya cukup -- untuk tempat bermain keempat anaknya; (2) tidak sesak; kosong: mari kita pindah ke gerbong belakang, di sana --; (3) berasa senang (tenteram); tidak gelisah (khawatir) lagi: saya merasa -- mendengar kabar bahwa istri saya telah melahirkan dng selamat; (4) senggang; tidak sibuk: minggu ini aku agak --
lekung le.kung [n] lekuk; cekung: matanya sangat -- sepulang dr rumah sakit
leluing le.lu.ing [n] (1) pohon kayu yg buahnya, jika dicampur dedak, baik untuk makanan itik petelur, dapat juga ditumbuk halus dicampur dng bawang merah, daun turi putih dan adas sbg obat kutil; Ficus hispida; (2) buah dr pohon leluing ? luing
lembai lem.bai /lEmbai/, me.lem.bai Mk v (1) melambai (tangan, sapu tangan, dsb): anak itu ~ terus meskipun ayahnya sudah menghilang dr pandangannya; (2) menjilat-jilat (tt api): rumah tempat tinggalnya hangus krn api telah ~ membakarnya
lemparan lem.par.an [n] hasil melempar: genting rumah itu banyak pecah krn ~ anak-anak
lempaung lem.pa.ung [n] (1) pohon yg buahnya masam, tumbuh di daerah pedalaman, kayunya untuk tiang-tiang rumah; Baccaurea laceolata; (2) buah lempaung
lempuyang lem.pu.yang [n] (1) tumbuhan menyerupai jahe, umbinya dipakai untuk obat pelancar peredaran darah, pegal, linu, dsb; Zingiber; (2) umbi lempuyang
lempuyang emprit lempuyang pahit, berimpang kecil, berwarna kuning, berasa pedas dan pahit, baunya tidak merangsang, tumbuh liar di hutan dan menyukai tempat lembap, tumbuhan muda berguna untuk aroma penyedap masakan dan lalap, rimpang tua untuk bahan jamu, dapat menghasilkan minyak asiri; Zingiber americanas; -- gajah lempuyang besar, mempunyai rimpang besar, berwarna kuning, berbau wangi, berbunga putih kekuning-kuningan, ditanam di kebun, rimpang muda untuk lalap, air rebusannya untuk obat berbagai macam penyakit, Zingiber zerumbeth
lempuyang pahit lempuyang emprit; -- wangi lempuyang berimpang harum, berasa pahit, pedas, berserat banyak, ditanam di pekarangan dan untuk obat campuran param, Zingiber aromaticum
lengang le.ngang [a] (1) sunyi sepi; tidak ramai; tidak banyak orang (tt dusun, pesta, dsb): -- rasanya kalau anak-anak tidak ada di rumah; (2) sepi; sunyi; tidak sibuk: semua kantor -- pd hari ini; (3) terasa sunyi (krn tidak ada teman, tidak ada pekerjaan, dsb): ia merasa rumah ini -- krn ia tinggal seorang diri di rumah tanpa kesibukan
lenggek leng.gek [n] tingkat; susun: rumah itu dua -- [ark] ber.leng.gek-leng.gek v menangis dng suara yg keras
lenggundi leng.gun.di [n] (1) tumbuhan perdu, berbatang segi empat, banyak cabangnya, bunganya berwarna ungu kebiru-biruan, buahnya bulat berwarna hitam, kulitnya keras, daunnya berbau harum dan berkhasiat sbg obat; Vitex trifolia; (2) daun lenggundi
lengket leng.ket [a] lekat /lEngkEt/, leng.ket-leng.ket n tumbuhan yg dapat digunakan untuk pupuk hijau, rambatannya 0,5-1,5 m, tumbuh di daerah tropis, daunnya untuk obat bisul; Clitoria Laurifolia
lengkuas leng.ku.as [n] tanaman berumbi, umbinya berserat kasar agak keras, berwarna putih kecokelat-cokelatan atau kekuning- ku; ningan, dipakai untuk bumbu atau obat; laos; Alpinia galanga
lengkuas merah lengkuas yg banyak digunakan sbg obat tradisional, aneka ragam serta pengobatan ternak
lentik len.tik [a] (1) lengkung ke atas atau ke belakang (pangkal dan ujungnya mengarah ke atas atau ke belakang, sedangkan bagian tengahnya lendut spt rumah Minangkabau): bulu matanya panjang dan --; (2) berkeluk ke atas sedikit pd ujungnya (spt haluan perahu) [a] berkenaan dng air yg diam (tidak mengalir) spt danau, empang, dan rawa
lepau le.pau [n] (1) warung kecil; kedai nasi; (2) ark beranda di belakang rumah (untuk dapur dsb)
lerak le.rak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 7 m, buahnya berbusa, dapat digunakan sbg sabun; buah lemuran; Sapindus rarak; (2) buah lerak [a] rusak tercerai-cerai (tt rumah, perahu, dsb); sudah lepas (dr ikatan): perahu itu --; tulang-tulang orang yg mati itu kini sudah --
les /lEs/ (1) n cak pelajaran atau pelajaran tambahan di luar jam sekolah: ia memberi -- musik di rumahnya; (2) v cak belajar kpd seseorang di luar jam sekolah: kau -- matematika kpd siapa? ? lis [n] tali kekang; tali kendali
letak le.tak [n] (1) tempat beradanya sesuatu: di mana -- rumahnya; (2) kedudukan; keadaan: coba jelaskan bagaimana -- persoalannya
level le.vel [n cak] tingkat(an); tataran; lapisan: harga rumah murah di Jakarta masih jauh dr jangkauan masyarakat -- menengah
liar li.ar [a] (1) tidak ada yg memelihara; tidak dipiara orang (tt binatang): binatang ini (binatang) --; (2) tidak (belum) jinak: ayam (burung) ini masih --; (3) tidak tenang (tt pandangan mata); buas; ganas: matanya -- memandang ke kiri kanan; pandangannya -- spt harimau akan menerkam mangsanya; (4) tidak teratur; tidak menurut aturan (hukum): sikap dan tingkahnya --; (5) belum beradab: orang --; (6) tidak resmi ditunjuk atau diakui oleh yg berwenang; tanpa izin resmi dr yg berwenang; tidak memiliki izin usaha, mendirikan, atau membangun, dsb: tukang parkir --; bangunan (rumah) --
lidah ayam tumbuhan terna, dijumpai di berbagai tempat di Indonesia, tingginya mencapai 0,80 m, batang bagian atas berbulu, daun berbentuk pita, tajam, lonjong atau jorong, perbungaan berupa tandan yg normal muncul dr ketiak daun, buah agak bersayap, perbanyakan dng biji, daun dan akar untuk obat asma, bronkitis, atau sbg tonik, juga mengandung saponin, Polygala glomerata; (2) pisau kecil
lidah buaya tumbuhan, termasuk famili Liliaceae, daunnya panjang spt pedang, tebal, berdaging lembek dan berlendir yg biasa digunakan untuk obat pencuci rambut; Aloevera
lihat li.hat [v] me.li.hat v (1) menggunakan mata untuk memandang; (memperhatikan): kepala desa ~ rakyat membersihkan selokan; (2) menonton: nanti malam kami akan ~ pertandingan tinju; (3) mengetahui; membuktikan: saya ingin ~ sampai di mana kemampuannya; (4) menilik: ~ gelagatnya, kedatangan mereka mempunyai maksud yg kurang baik; (5) meramalkan: seorang ahli nujum atau astrolog dapat ~ nasib seseorang; (6) menengok (orang sakit); menjenguk: kami merencanakan untuk ~ kakek di rumah sakit
liliput li.li.put [n] (1) sesuatu yg kecil-kecil (tt orang, rumah, dsb); (2) nama negeri (Liliput) dl novel Petualangan Gulliver karya Jonathan Swift, dihuni oleh makhluk setinggi enam inci
limau nipis limau, berbuah agak lonjong berkulit agak tebal, halus, dan berkilat, berasa masam, dapat dipakai sbg penyedap masakan, campuran obat tradisional, dan sbg minuman penyegar; Citrus aurantifolia
limau purut limau yg buahnya berkulit kasar berkerut-kerut, tidak untuk dimakan, tetapi dipakai sbg penyedap makanan, campuran obat tradisional, dan untuk berkeramas; Citrus hystrix
limbah cair air yg membawa sampah (limbah) dr rumah, bisnis, dan industri
linau li.nau [n] (1) tumbuhan sebangsa palem, batangnya berduri lebat, kulit luar batang berwarna cokelat tua kehitam-hitaman, umbut (isi batang) dan daunnya dapat dimasak untuk lauk, daunnya digunakan untuk atap rumah; Oncosperma filamentosum; (2) umbut linau; (3) daun linau
lipas li.pas [n] serangga bersayap lurus, dapat terbang, bersungut panjang, berwarna cokelat, terdapat di rumah, terutama di tempat kotor, di kakus dsb; coro, kecoak; kepuyuk; Blattaria
lipas kudung jenis lipas yg hidup di dalam rumah; Periplaneta orientalis
lokasi hunian lokasi perumahan atau tempat tinggal (bukan per; tokoan)
loneng lo.neng [Jk n] (1) kelek-kelek (pd jembatan dsb); langkan; (2) tembok rendah di depan halaman rumah
longgar long.gar [a] (1) tidak sempit (tt lubang, ruangan, dsb); tidak sesak; lapang: kamarku lebih -- dp kamarnya; (2) tidak tepat benar; besar (tt baju dsb): bajunya --; (3) tidak sendat; tidak ketat (tt paku, sekrup, dsb): sekrup yg -- itu perlu dikencangkan; (4) tidak akrab (tt persahabatan dsb); tidak erat: persahabatan kedua anak itu tampak mulai --; (5) tidak terlalu mengikat (tt aturan, undang-undang, dsb); (6) tidak terlalu terbatas (tt pemakaian uang dsb): anggaran belanja tahun ini lebih -- dp tahun lalu; (7) senggang; tidak sibuk: kalau ada waktu -- , marilah ke rumah; (8) tidak ketat (mudah diterobos dsb tt penjagaan dsb): penjagaan di lembaga pemasyarakatan itu agak --
longsor long.sor [v] gugur dan meluncur ke bawah (tt tanah): rumahnya tertimbun tanah --
lorong lo.rong [n] jalan kecil (terutama yg ada rumah kiri-kanannya): di sepanjang -- itu banyak orang berjualan , ber.lo.rong v berpenghasilan tetap; mempunyai mata pencaharian yg tetap: dia sekarang tidak ~ [Mk p] tentang; mengenai
los [n] rumah besar panjang (pasar dsb); bangsal: -- pasar [n] kapal mualim (penunjuk jalan di pelabuhan); kapal pandu [a cak] lepas; bebas
loteng lo.teng [n] (1) bagian rumah bertingkat yg sebelah atas; tingkat rumah; (2) langit-langit rumah (dr papan)
luar lu.ar [n] (1) daerah, tempat, dsb yg tidak merupakan bagian dr sesuatu itu sendiri: ia berdiri di -- gedung; lima tahun ia tinggal di -- negeri; (2) bukan dr lingkungan (keluarga, negeri, daerah, dsb) sendiri; asing: meskipun ia orang -- , tetapi sudah spt keluarga sendiri; (3) bagian (sisi, permukaan, dsb) yg tidak di dalam: merk kecap itu tertempel di -- botol; obat -- , obat untuk mengobati bagian luar tubuh (kulit dsb)
lulus lu.lus [v] (1) dapat masuk atau lalu (ke dalam atau dr lubang dsb): benang sebesar itu tidak dapat -- ke lubang jarum yg kecil itu; (2) dapat lepas atau lucut (spt gelang dr tangan atau cincin dr jari): setelah dibasahi dng air sabun, cincin itu dapat -- dr jarinya; (3) terperosok masuk (spt kaki ke dl lantai bambu dsb); (4) berhasil (dl ujian); dapat melalui dng baik (dl menghadapi segala cobaan): dl ujian itu tiga orang dinyatakan --; (5) diperkenankan; terkabul (tt permohonan, permintaan, dsb): permintaannya sudah --; (6) hilang lenyap: rumahnya -- tertimbun tanah longsor; (7) lelap, tidak dapat ditebus lagi (tt barang gadai): cincin yg digadaikan sudah --
lumbung lum.bung [n] tempat menyimpan hasil pertanian (umumnya padi), berbentuk rumah panggung dan berdinding anyaman bambu; rangkiang
magersari ma.ger.sa.ri [n] (1) orang yg rumahnya menumpang di pekarangan orang lain; orang yg tinggal di tanah milik negara dan sekaligus mengerjakan tanah itu; (2) pembantu orang yg bertransmigrasi
magun ma.gun [n Lay] (1) atap pelindung atau rumah-rumahan pd perahu; rumah tempat mengatur perjalanan: pd sampan itu dibuat -- yg baik; (2) yg tetap (tt kajang, tingkap, dsb)
mah [a] maha (msl mahraja, maharaja) [p cak] kata untuk menyatakan penegasan ucapan, biasanya digunakan setelah kata ganti orang; sih: dia -- jarang di rumah
mahoni ma.ho.ni [n] pohon tropis yg tingginya mencapai 30 m, biasa-nya ditanam sbg pohon peneduh di tepi jalan, kayunya digunakan sbg bahan bangunan, perabot rumah tangga, papan dinding, lantai, industri kayu lapis, kerajinan tangan, dsb, meliputi beberapa jenis, antara lain, Swietenia macrophylla, Swietenia mahagoni
maja ma.ja [n] (1) pohon yg berkembang biak dng biji, tingginya dapat mencapai 15 m, cabangnya berduri, berdaun majemuk, berbunga harum, kulit batangnya kalau diiris mengeluarkan getah berwarna putih, yg jika dibiarkan dl udara terbuka, warnanya berubah menjadi kuning jernih spt batu permata, kulit akarnya dapat dijadikan obat penyakit mulut dan kuku pd lembu; (ada berbagai jenis, spt -- batu, -- ingus); Aegle marmelos; (2) buah maja, bentuknya bulat atau agak lonjong, dagingnya berwarna jingga, rasanya pahit, dapat digunakan sbg obat diare, kolera, disentri
majakane ma.ja.ka.ne [n] buah keras untuk ramuan obat, jamu, atau dijadikan arang untuk menghitamkan gigi, mengandung tanin yg berkhasiat sbg bahan kesat; Quercus lusitanica
majakeling ma.ja.ke.ling [n] buah yg dikeringkan dr pohon Terminalia arborea, dipakai sbg campuran obat untuk penyakit keputihan pd wanita
majalah keluarga terbitan yg memuat karangan untuk seluruh keluarga, dr yg ringan (bacaan anak-anak) sampai ke soal-soal rumah tangga (resep, mebel, dsb)
majelis syura dewan penasihat; -- taklim 1 lembaga (organisasi) sbg wadah pengajian: ibu-ibu di kelurahan itu mendirikan -- taklim; (2) sidang pengajian: dl -- taklim itu dibahas masalah air wudu; (3) tempat pengajian: mereka biasa pergi ke -- taklim di dekat rumah saya
majun ma.jun [n] potongan sisa bahan (bukan kain bekas) yg digunakan untuk lap [n] jamu atau obat kuat untuk lelaki yg dibuat dr bermacam-macam ramuan, yg membuat badan menjadi terasa hangat, sehat, kuat, dan bersemangat muda
makbul mak.bul [Ar v] (1) diluluskan (tt permintaan, doa); terkabul: mudah-mudahan doa Ananda --; (2) berhasil; tercapai (tt maksud): selama cita-citanya belum -- , ia tidak akan pulang ke kampung; (3) manjur (tt obat, guna-guna, dsb): semoga obatnya --
maket ma.ket [n] bentuk tiruan (gedung, kapal, pesawat terbang, dsb) dl tiga dimensi dan skala kecil, biasanya dibuat dr kayu, kertas, tanah liat, dsb: -- rumah sakit yg akan dibangun itu dipamerkan di ruang pola
makurung ma.ku.rung [Bl n] hukuman berupa tahanan rumah selama 15 hari krn tidak ikut serta dl kerja bakti
malah ma.lah [adv] (1) bahkan; semakin (bertambah): setelah minum obat itu, ia tidak menjadi baik -- bertambah sakitnya; (2) bahkan sebaliknya: disuruh duduk, -- berdiri; (3) justru: -- kamu yg harus datang, bukan orang tuamu
malai ma.lai [n] (1) untaian (bunga, butir padi, gandum, dsb); (2) rangkaian bunga, intan, dsb yg dipakai sbg hiasan kepala, tombak, dsb; (3) perbungaan yg bercabang-cabang, setiap cabang memiliki bunga yg bertangkai, yg mekarnya bergantian dr arah bawah ke atas [n] ma.lai-ma.lai n pohon yg banyak ditanam, kayunya digunakan dl pembuatan rumah, daunnya yg muda digunakan sbg pakan ternak, buahnya dimakan mentah atau dibuat lempuk; Litsea sebifera
malam selimut embun [pb] tidak berumah (miskin sekali)
malapari ma.la.pa.ri [n] pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata
mali-mali ma.li-ma.li [n] perdu merambat bertangkai kecil-kecil, daunnya direbus untuk obat seriawan; Abrus precatorius
mali-mali hantu perdu atau pohon kecil, daunnya yg muda digerus, digunakan sbg obat sakit kepala; Leea indica
maling ma.ling [n] orang yg mengambil milik orang lain secara sembunyi-sembunyi; pencuri (terutama yg mencuri pd malam hari): -- itu dan masuk ke dl rumah melalui jendela
mamang ma.mang [a] (1) kabur matanya (krn hendak pingsan dsb); (2) bingung; ketakutan [n] tumbuhan terna suku Capparidaceae, daunnya dibuat asinan dan sbg pewangi nasi, air remasan daun dipakai untuk obat masuk angin; Cleome gynandra [Mk n] peribahasa yg mengandung nasihat
mamano ma.ma.no [n] semak yg berbau enak, sering dipakai untuk wangi-wangian dan obat pd masyarakat Waropen di Irian Jaya
mampu mam.pu [a] (1) kuasa (bisa, sanggup) melakukan sesuatu; dapat: ia tidak -- membayar biaya pengobatan anaknya; kakeknya tidak -- berdiri lagi krn sangat tua; (2) berada; kaya; mempunyai harta berlebih: mereka cukup -- untuk menyekolahkan anaknya ke luar negeri
mana ma.na [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan salah seorang atau salah satu benda atau hal dr suatu kelompok (kumpulan): rumah -- yg kosong?; (2) (di belakang di, dari, ke) kata tanya untuk menanyakan tempat: di -- buku saya?; engkau dr -- ?; orang -- , orang berasal dr mana; (3) kata untuk menanyakan keadaan atau cara sesuatu: macam -- , spt apa keadaannya (caranya); bagaimana; (4) kata ganti untuk menyatakan tempat yg tidak tentu: di -- ada asap, di situ ada api; di -- mungkin (perlu), kalau mungkin (perlu) [n] tenaga hidup yg tidak berpribadi dan ada pd manusia, binatang, tumbuhan, dan segala macam benda, biasanya untuk jimat atau fetis, serta membawa keberuntungan bagi pemiliknya, tetapi akan menimbulkan kerugian bagi orang yg tidak menghiraukannya (menurut pandangan orang Melanesia) [n] (1) keuntungan atau manfaat yg datang tiba-tiba; (2) makanan yg diterima orang Israel dl perjalanan mereka di padang gurun (dl Kitab Perjanjian Lama)
mangas ma.ngas [n] pohon, kayunya untuk tiang rumah; Memecylon acuminatum
mangkat mang.kat [v hor] meninggal (tt raja): setelah raja itu -- , putra mahkota dinobatkan sbg raja
manjau man.jau [v] ber.man.jau v bertandang (tt anak laki-laki ke rumah gadis)
manjur man.jur [a] (1) dapat menyembuhkan (tt obat dsb); mustajab; mujarab: obat ini -- sekali, sekali minum terus sembuh; (2) benar-benar besar dayanya (tt doa, mantra, dsb); sakti: mantranya untuk menolak hujan sangat --; (3) benar-benar dapat lekas mematikan (tt bisa, racun, dsb): ular yg sangat -- bisanya
mantra penawar mantra pengobatan
manzil man.zil [Ar n] rumah atau tempat perhentian (untuk mengaso, bermalam, dsb)
markusip mar.ku.sip [n Antr] cara berpacaran pd malam hari (dilakukan dng cara berbisik, si wanita di dl rumah, sedangkan yg laki-laki di luar rumah) pd masyarakat Mandailing
martandang mar.tan.dang [v] mengadakan kunjungan bagi pemuda ke rumah gadis ketika menghadapi usia kawin atau pd waktu berpacaran, biasanya dilakukan pd waktu malam dan berlaku di antara beberapa muda-mudi dng senda gurau dan iringan nyanyian dan gitar (di Tapanuli)
masase ma.sa.se [n] pemijatan, pengurutan, dsb pd bagian badan ter-tentu dng tangan atau alat-alat khusus untuk melancarkan peredaran darah sbg cara pengobatan atau untuk menghilangkan rasa capai
masih ma.sih [adv] (1) sedang dl keadaan belum selesai atau sedang berlangsung: pameran itu -- berlangsung, baru akan ditutup seminggu lagi; pintu rumahnya -- terbuka; (2) ada; tinggal; bersisa: uangnya -- seribu rupiah
masjid mas.jid [n] rumah atau bangunan tempat bersembahyang orang Islam: setiap Jumat dilakukan salat bersama di --
masker mas.ker [n] (1) alat untuk menutup muka; topeng; (2) kain penutup mulut dan hidung (spt yg dipakai oleh dokter, perawat di rumah sakit); topeng: -- yg menutup mulutnya bertali ke telinga
masoi ma.soi [n] mesiu [n] pohon, kulitnya untuk obat bermacam-macam penyakit, msl keputihan; Massoia aromatica
material ma.te.ri.al [n] bahan yg akan dipakai untuk membuat barang lain; bahan mentah untuk bangunan (spt pasir, kayu, kapur): pembangunan rumah itu terpaksa berhenti sementara menunggu --
matoa ma.toa [n] (1) pohon, kayunya digunakan sbg bahan bangunan dan perabot rumah tangga; (2) buah pohon matoa, bentuknya lonjong spt kelengkeng, rasanya manis legit; Ponnetia pinniata
mebel me.bel [n] perabot yg diperlukan, berguna, atau disukai, spt barang atau benda yg dapat dipindah-pindah, digunakan untuk melengkapi rumah, kantor, dsb; furnitur
medikamentosa me.di.ka.men.to.sa [a Dok] berkenaan dng obat-obatan dl pengobatan atau perawatan penyakit
medikasi me.di.ka.si [n Dok] terapi dng pemberian obat medula
medisinal me.di.si.nal [a] (1) bersifat menyembuhkan; (2) sbg obat
meja me.ja [n] perkakas (perabot) rumah yg mempunyai bidang datar sbg daun mejanya dan berkaki sbg penyangganya (bermacam-macam bentuk dan gunanya)
melalap me.la.lap [v] (1) memakan lalap; (2) ki menghabiskan: kebakaran yg terjadi Sabtu malam ~ dua puluh rumah penduduk; (3) ki mengalahkan dng mudah (tanpa perlawanan): kesebelasan itu ~ lawannya dng 5:0 langsung; (4) ki memerkosa; menyetubuhi; menggagahi: ia ditangkap krn ~ anak gadis di bawah umur
melampiaskan me.lam.pi.as.kan [v] (1) menjadikan supaya lampias: obat untuk ~ air seni; (2) tidak menahan-nahan; memuaskan: ~ amarah; ~ hawa nafsu
melanggar me.lang.gar [v] (1) menubruk; menabrak; menumbuk: mobilnya rusak krn ~ pohon; (2) menyalahi; melawan: mencuri adalah perbuatan yg ~ hukum; (3) melewati; melalui (secara tidak sah): dia dihukum krn ~ tapal batas negara lain; (4) menyerang; melanda: banjir besar ~ kampung itu yg mengakibatkan rumah-rumah hanyut
melarutkan me.la.rut.kan [v] menjadikan larut: Ibu ~ obat dng air sebelum Adik menelannya
melati me.la.ti [n] (1) tumbuhan perdu suku Rubiaceae, sering ditanam di halaman rumah, warna bunganya putih berbentuk bintang, terletak pd tandan kecil, berbau sangat harum, sering digunakan dl berbagai upacara adat, spt perkawinan, juga pd waktu ada kematian; Jasminum sambac; (2) tanda pangkat perwira menengah dl ketentaraan dan kepolisian
melawa me.la.wa [ark v] menghalangi rombongan pengantin laki-laki pergi ke rumah pengantin perempuan sebelum uang adat dilunasi pihak pengantin laki-laki [v] berhias, melagak: setiap hari kerjanya ~ saja
melawan me.la.wan [v] (1) menghadapi (berperang, bertinju, bergulat, dsb): mereka tidak sanggup ~ musuh sebanyak itu; (2) menentang; menyalahi: siapa yg berani ~ perintahnya berarti ~ hukum; (3) bersaing lebih murah dp yg lain: harga-harga di toko itu ~; (4) melayani; mengajak: saya kurang suka berbicara ~ dia; (5) mencegah; menghilangkan; menjauhkan: obat ini gunanya untuk ~ bibit penyakit
melayang me.la.yang [v] (1) terbang (dng sayap tidak bergerak): pesawat terbang ~ rendah di atas kepala kami; (2) terbang krn dihembus angin: atap rumah banyak yg ~ oleh angin ribut; (3) ki tidak menentu; tidak terarah (tt pikiran, tembakan, perhatian, dsb): dng tidak disadarinya pikirannya ~ entah ke mana
melekatkan me.le.kat.kan [v] (1) menempelkan supaya melekat: ia berusaha ~ kembali lembaran pengumuman yg sudah lepas itu; (2) mengenakan (pakaian, topi); memakai: ia ~ sapu tangan pd hidungnya; (3) menanam (modal, uang, dsb): ia ~ modalnya pd perusahaan film itu; (4) memakai untuk membeli barang: ia ~ uangnya pd barang-barang perhiasan; (5) memukulkan (tangan, kaki, tinju, dsb): tak segan-segan ia ~ tangan dan ka; kinya pd anak itu; (6) mengarahkan (pandangan, perhatian): ia ~ pandangannya pd wanita yg anggun itu; (7) menggunakan (obat, guna-guna): ia sudah berusaha ~ berbagai obat, tetapi tidak menolong juga
melelang me.le.lang [v] menjual dng cara lelang: mereka telah ~ rumahnya
melempar me.lem.par [v] (1) membuang jauh-jauh; (2) melontari (dng): anak itu ~ rumah dng batu
melepa me.le.pa [v] membubuhkan lepa; melekatkan dng lepa; mengoles dng lepa: ia ~ tembok rumahnya
meloneng me.lo.neng [v] duduk-duduk santai (di depan rumah dsb)
meluahkan me.lu.ah.kan [v] memuntahkan: adik ~ obat itu krn terlalu pahit
meluntur me.lun.tur [v] menjadi luntur atau berkurang (tt rasa cinta, warna, dsb) [v] minum obat supaya gampang buang air (untuk cuci perut dsb)
memagarkan me.ma.gar.kan [v] (1) menggunakan (sesuatu) untuk pagar: tukang kebun ~ pohon kemuning di halaman depan rumah itu; (2) memasangkan pagar: anak-anak sedang ~ kebun sayur-sayuran Paman
memajalkan me.ma.jal.kan [v] menumpulkan: obat-obatan terlarang itu dapat -- otak pemakainya
memalami me.ma.lami [Mk v] menunggui (orang sakit dsb) pd waktu malam (dng berjaga-jaga): dia -- anaknya di rumah sakit
memalamkan me.ma.lam.kan [v] membiarkan (menahan) bermalam; menaruh (obat, mayat, dsb) semalam
memanjingkan me.man.jing.kan [v] mempekerjakan di rumah pesirah (bagi orang yg tidak memenuhi kewajiban): pesirah ~ orang itu selama satu bulan krn melalaikan kewajibannya
membabati mem.ba.bati [v] (1) menebasi; merambahi (tumbuhan, semak, rumput, dsb): ia sedang -- alang-alang di halaman rumahnya
membantar demam mem.ban.tar demam pencegah demam (spt obat pahit)
membarui mem.ba.rui [v] (1) memperbaiki supaya menjadi baru: mereka sedang -- rumahnya; (2) mengulang sekali lagi; memulai lagi: mereka diminta -- pertanyaannya; mereka harus -- perkawinannya krn masih dianggap belum sah; (3) mengganti dng yg baru; memodernkan: kita harus -- cara kerja kita; -- sistem pendidikan
membarukan mem.ba.ru.kan [v] menjadikan baru: kami sedang berusaha -- cat rumah ini
membebani mem.be.bani [v] memberi beban (tanggungan dsb): jangan engkau -- orang lain dng kesulitan rumah tanggamu
membengkak mem.beng.kak [v] (1) menjadi bengkak: luka yg kemasukan kotoran atau kuman akan segera -; (2) ki bertambah besar atau banyak (tt biaya, anggaran, dsb): biaya rumah tangganya tiap bulan semakin -- akibat kenaikan harga barang-barang
memberatkan mem.be.rat.kan [v] (1) menjadikan beban (tanggungan dsb) berat: kehadiranku di rumah itu akan -- bebannya; (2) memperkuat (tuduhan, sangkalan, dsb): bukti-bukti yg -- terdakwa cukup banyak; (3) mementingkan; mengutamakan: jika kita ingin maju, kita harus -- sektor pendidikan dr sektor yg lain; (4) menyerahkan (kpd); membebankan (kpd): jangan -- tugas itu hanya kpd seorang saja; (5) mengagung-agungkan; meninggi-ninggikan: di mana pun berada, ia selalu -- dirinya
membetuli mem.be.tuli [v cak] (1) memperbaiki kerusakan: dia sedang -- rumahnya yg bocor; (2) mengatur supaya rapi dsb: gadis itu -- letak selendangnya; (3) sesuai; cocok: keputusannya benar-benar -- permintaan kami; (4) langsung menuju: dl amukan topan dan ombak nakhoda berusaha -- pulau itu
membiayai mem.bi.a.yai [v] mengeluarkan uang untuk biaya; mengongkosi: uang untuk -- pembangunan rumah itu sudah tersedia
membuang pelawa [ki] mempersilakan orang masuk ke rumah atau ke tempat terlarang
memejalkan me.me.jal.kan [v] memadatkan: tukang batu ~ dasar rumah itu
memenangkan me.me.nang.kan [v] (1) menyebabkan (menjadikan) menang: bukan hanya kekuatan senjata, tetapi kekuatan ekonomi juga dapat -- peperangan; (2) menjadikan diri sbg yg menang; menjadikan menang: akhirnya kesebelasan Pelita -- pertandingan itu; (3) menganggap (memutuskan) satu pihak menang; memihak kpd: protes timbul setelah wasit -- kesebelasan tuan rumah
memencet me.men.cet [v] menekan keras-keras (dng ibu jari dsb); memijit: ia ~ bel untuk memanggil tuan rumah
memendam diri me.men.dam diri menyembunyikan diri; tidak keluar rumah; tidak menampakkan diri di tengah khalayak ramai: setelah dua tahun ~ diri ia kelihatan semakin matang
memendamkan me.men.dam.kan [v] memendam (menanam) sesuatu dl tanah untuk orang lain: dialah yg ~ senjata itu di belakang rumah
memerahi me.me.rahi [v] memberi warna merah pd; mewarnai dng warna merah: sebelum keluar rumah, wanita itu selalu -- bibirnya dng lipstik
memeram me.me.ram [v] menyuruh tinggal di rumah saja; menyekap; memingit: ~ anak gadis
memeriksakan me.me.rik.sa.kan [v] (1) memeriksa untuk orang lain; (2) membiarkan supaya diperiksa; minta (menyuruh) supaya diperiksa: ia pergi ke rumah sakit hendak ~ matanya
memestikan me.mes.ti.kan [v] (1) mengharuskan; mewajibkan: guru -- murid-murid menyelesaikan pekerjaan rumah pd waktunya; (2) menentukan: ia belum dapat -- pemberiannya tiap bulan
memetikan me.me.ti.kan [v] memasukkan atau menyimpan dl peti: orang yg akan pindah rumah itu sibuk ~ barang-barangnya
memindah me.min.dah [v cak] (1) memindah-mindah; menular(-nular): orang itu khawatir, jangan-jangan perasaan takutnya ~ ke anaknya; mula-mula anaknya yg tertimpa penyakit, kemudian ~ ke segenap penghuni rumah; (2) memindahkan
memingit me.mi.ngit [v] mengurung dl rumah (kandang, sangkar): zaman modern spt sekarang ini bukan zamannya lagi ~ anak dara; ~ kuda
meminikan me.mi.ni.kan [v] menjadikan mini; menjadikan kecil: kecenderungan di kota-kota besar sekarang ialah -- ukuran rumah
meminumkan me.mi.num.kan [v] (1) memberi minum sesuatu kpd: ia -- obat itu kpd anaknya; (2) menyuruh (meminta dsb) minum: ia hendak -- kerbaunya ke danau
memisahkan me.mi.sah.kan [v] (1) menceraikan; meleraikan (orang berkelahi dsb): dng tidak ~ mata dr, selalu memandang (melihat); (2) mengasingkan (dr yg lain): juru rawat terpaksa ~ orang yg terjangkit kolera itu ke ruangan yg terasing; (3) membedakan: antara kartun dan karikatur sulit ~ nya; (4) membatasi: pagar ~ rumah pengusaha itu dng rumahku
memondok me.mon.dok [v] tinggal menumpang di rumah orang lain
memondokkan me.mon.dok.kan [v] (1) menumpangkan untuk tinggal di rumah orang lain; (2) memberi tumpangan (memberi izin untuk menumpang tinggal): tidak boleh ~ orang yg tidak membawa surat keterangan yg sah
mempan mem.pan [v] (1) dapat dikenai (oleh senjata dsb); dapat terbakar (oleh api): berkali-kali ia ditembak, tetapi tidak pernah --; coba bakar, -- atau tidak; (2) dapat menyembuhkan penyakit (tt obat): segala macam obat sudah diminumnya, tetapi tidak -- juga; (3) ki dapat menerima nasihat (kritik dsb): seseorang yg keras kepala yg tidak -- kritik dan teguran
memperaman mem.per.a.man [v] menjadikan lebih aman: ia ~ rumahnya dng memasang kawat berduri di atas pagar temboknya
memperhitungkan mem.per.hi.tung.kan [v] (1) mengira-ngira dan menghitung-hitung berapa banyak (biaya pengeluaran dsb): pemborong itu harus ~ dulu biaya pembangunan gedung baru itu; (2) menghitung utang-piutang (pembayarannya dsb) dihubungkan dng urusan uang yg lain: pengurus koperasi ~ pengambilan barang pegawai dng gaji bulan depan; (3) mengingat akan; memasukkan dl pertimbangan: dl penentuan harga rumah sederhana itu panitia ~ daya beli masyarakat; (4) mempertimbangkan; merundingkan: kami sedang ~ bekal yg perlu dibawa dl perjalanan itu
mempersangat mem.per.sa.ngat [v] menjadikan lebih hebat (keras, parah, dsb); menyebabkan bertambah sangat; memperhebat: penghinaannya yg berulang kali -- kebencianku kepadanya; obat itu -- penyakitnya, bukan mengurangi
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
memujikan me.mu.ji.kan [v] (1) memuji untuk orang lain; (2) mengatakan atau menganjurkan bahwa hal itu baik (untuk dipakai dsb): para guru ~ penggunaan buku itu; para dokter ~ pemakaian obat ini
memulangi me.mu.langi [v] (1) pulang (lagi) ke; kembali pulang: ~ rumah yg sudah 10 tahun ditinggalkannya; (2) rujuk dng istri yg diceraikan: ia merasa malu kalau ~ bekas istrinya; (3) memperistri (saudara sepupu): saya setuju apabila engkau ~ anak mamakmu
memulangkan me.mu.lang.kan [v] (1) membawa (mengirimkan dsb) pulang (ke tempat asalnya, ke rumah, dsb) mengembalikan: ~ buku ke perpustakaan; (2) memulihkan: ~ napas; mengaso; beristirahat; (3) menyerahkan: ~ persoalan itu kpd orang tua-tua; (4) mengatakan bahwa (yg membuat, melakukan, dsb) itu ...: diantaranya ada yg ~ permainan catur itu kpd bangsa India kuno
memulung me.mu.lung [v] (1) membuat menjadi berbutir-butir (bulat kecil); menggentel (obat dsb): (2) melinting (rokok dsb)
memusokan me.mu.so.kan [v] (1) membiarkan menjadi puso; (2) ki membiarkan rusak dan tidak memberi manfaat: Pemerintah ~ sejumlah rumah di daerah transmigrasi
memutah me.mu.tah [n] pohon, akarnya dapat dibuat obat, kayunya ringan, tetapi kuat; Excoecaria agallocha
menabalkan me.na.bal.kan [v] mengumumkan penobatan raja; menobatkan
menaga me.na.ga [n] pohon, daun dan kulitnya dapat dibuat obat; Calophyllum inophyllum
menaiki me.na.iki [v] (1) naik di; mendaki; memanjat: mereka merangkak ~ tanggul itu; (2) menunggangi; mengendarai: ~ sepeda; (3) masuk (rumah dsb); mendiami (rumah): ia ~ rumahnya yg baru
menambak me.nam.bak [v] (1) menimbun-nimbun tanah supaya tinggi; membumbun tanah (pd tanaman dsb); (2) menampali pematang dsb dng tanah (untuk memperbaiki pematang itu); (3) membuat tambak; (4) ki melepakan, menempelkan (obat dsb) pada: ~ luka; ~ bengkak; (5) ki membendung; menahan: peraturan itu dimaksudkan untuk ~ mengalirnya benda-benda purbakala ke luar negeri
menambari me.nam.bari [v] mengobati; menawari (penyakit)
menanamkan me.na.nam.kan [v] menanam sesuatu di ...: dia ~ beberapa biji salak di kebun belakang rumahnya
menangani me.na.ngani [v] (1) memukuli (menghajar dsb): ia suka ~ anaknya; (2) mengerjakan (menggarap) sendiri: ia ~ segala pekerjaan rumah
menari (merentak) di ladang orang [pb] bersenang-senang memakai harta orang atau di rumah orang lain
menarupi me.na.rupi [v] memasang (mendirikan) tarup: krn pesta akan berlangsung dua hari lagi, pemuda-pemuda ~ sekitar rumah pengantin
menasihatkan me.na.si.hat.kan [v] (1) memberikan nasihat kpd: ibu ~ anak-anaknya supaya belajar tekun dan rajin; (2) menganjurkan: kepala desa ~ agar penduduk desa tetap tinggal di rumah masing-masing
menawar me.na.war [v] menghilangkan daya kekuatan (racun, bisa, mantra): kata orang, air kelapa hijau dapat dipakai untuk ~ racun; dia ~ guna-guna dng mantra [v] (1) negosiasi yg terjadi dl transaksi jual beli; mengemukakan permintaan hendak membeli (menyewa dsb): hingga kini belum ada yg berani ~ rumah ini; (2) meminta pengurangan harga (sewa, tuntutan ): ia pandai ~ sehingga dapat membeli barang dng harga murah; (3) menyebutkan harga "kurang" dr harga (sewa dsb) yg ditetapkan penjual dsb: ~ sedikit, boleh
menawarkan me.na.war.kan [v] (1) menyebabkan (menjadikan) tawar: zat kimia tertentu dapat ~ vitamin C sehingga rasa masamnya hilang; (2) menjadikan tawar hatinya [v] (1) mengunjukkan sesuatu kpd (dng maksud supaya dibeli, dikontrak, diambil, dipakai ): dia ~ rumahnya kpd saya untuk dikontrakkan; (2) memasang harga (mengemukakan harga yg diminta): dia ~ tanahnya Rp500.000,00 per m3
mencadangkan men.ca.dang.kan [v] (1) menjadikan (menyimpan) sesuatu sbg persediaan untuk suatu keperluan (yg akan dipakai apabila diperlukan saja): saya ~ uang ini untuk membayar pajak; (2) mencalonkan: beliau ~ saya untuk menjadi penggantinya; (3) mengemukakan (saran); menganjurkan; mengusulkan: dl rapat itu mereka akan ~ perubahan anggaran rumah tangga; mereka ~ perdamaian yg abadi; (4) mempersiapkan; merancang; merencanakan: panitia yg bertugas ~ perjanjian perdagangan dng Australia sudah dibentuk; (5) menyediakan sesuatu untuk: mereka ~ tanah ini untuk anggota keluarganya
mencampurkan men.cam.pur.kan [v] menjadikan bercampur: sebelumnya ia ~ sedikit obat bius pd minuman itu
mencangkuli men.cang.kuli [v] mencangkul berkali-kali: ia ~ tanah di halaman samping rumahnya
mencecak tonggak men.ce.cak tonggak mulai memahat tiang rumah (disertai upacara adat)
mencekokkan men.ce.kok.kan [v] (1) meminumkan dng paksa: setiap waktu yg telah ditentukan dia ~ obat ini kpd anaknya; (2) ki mengajarkan atau memberikan pengetahuan (ajaran, paham, dsb) terus-menerus: tokoh-tokoh partai telah berhasil ~ paham politik partainya kpd anggotanya
menciumkan men.ci.um.kan [v] membiarkan dicium: dokter ~ obat bius kpd si sakit
menconteng-conteng men.con.teng-con.teng [v] mencoreng-coreng (memalit-malit, mencoret-coret) dng arang (tinta, kapur, dsb): anak itu ~ dinding rumah kami
mencukupi men.cu.kupi [v] (1) memenuhi keperluan (keinginan dsb): gajinya tidak ~ kebutuhan biaya hidup sebulan; ia terpaksa menjual perhiasan emasnya untuk ~ biaya berobat; (2) memadai atau dapat memenuhi (kebutuhan, syarat, permintaan, dsb); tidak kurang: hasil padi di daerah itu tidak ~ kebutuhan penduduk; (3) menambah supaya lengkap (tidak kurang dsb): ia harus bekerja keras untuk ~ kekurangan pendapatannya; (4) ark membalas (menyambut): ~ surat Tuan tanggal 16 Juli 1989, saya ...
mendamaikan men.da.mai.kan [v] (1) mengusahakan agar kedua pihak berbaik kembali: kami akan mencoba ~ pertikaian mereka; (2) merundingkan supaya ada persesuaian: dia datang untuk ~ harga rumah itu dng kita; (3) menenangkan: tidak ada orang yg dapat ~ hatiku, kecuali aku sendiri
mendiami men.di.ami [v] menempati (rumah, tempat tinggal, dsb): ia masih ~ rumah instansi
mendirikan men.di.ri.kan [v] (1) memasang (meletakkan) berdiri; mene gakkan: ~ tiang listrik (telepon, bendera); (2) membuat atau membangun (rumah, pabrik, dsb): pemerintah ~ pasar darurat untuk menampung pedagang kaki lima; (3) mengadakan (perkumpulan, yayasan, koperasi, dsb): mereka berhasil ~ koperasi di kampungnya; (4) menjalankan; melaksanakan; mengerjakan (kewajiban dsb): sesudah ~ salat, ia membaca ayat-ayat suci Alquran
menebus dosa me.ne.bus dosa melepaskan diri dr dosa; bertobat
menegakkan me.ne.gak.kan [v] (1) mendirikan (dr arti kiasan juga): ~ tiang; ~ perkumpulan; ia ~ rumah; (2) menaruh (meletakkan, memasang) tegak lurus: ibarat ~ benang basah; (3) menjadikan (menyebabkan) tegak: ~ telinga; ~ bulu roma; (4) mengusahakan supaya tetap berdiri; mempertahankan (negara, keadilan, keyakinan, dsb); memelihara dan mempertahankan (kemerdekaan, tata tertib, hukum, dsb); mewujudkan atau melaksanakan (cita-cita): berjuang untuk ~ kemerdekaan; ~ syariat Nabi Muhammad saw.; (5) memegang teguh atau mempertahankan (pendapat, pendirian, dsb)
menelap me.ne.lap [v] makan pd (tt senjata); melukai; mengena (tt senjata): pisau itu tiada ~; obat apa jua tidak akan ~
menempati me.nem.pati [v] (1) bertempat di; menduduki; mendiami: yg berhak ~ rumah dinas adalah karyawan yg belum memiliki rumah; (2) memangku jabatan (pangkat, pekerjaan, dsb): lebih lima tahun ia ~ jabatan yg penting itu; (3) memberi tempat: dibawanya pundi-pundi besar untuk ~ uang emas itu
menempatkan me.nem.pat.kan [v] (1) menaruh; meletakkan; memasang (di): Ibu sedang ~ barang ukiran di ruang tamu; (2) memberikan tempat (bekas): petugas apotek sibuk ~ obat di dl kaleng; (3) memberi tempat (duduk, bermalam, bekerja); menentukan tempatnya: untuk sementara waktu ia ~ mereka di asrama; kepala personel belum berani ~ pegawai baru pd bagian penting
menempel me.nem.pel [v] (1) melekat: kalau tidak dilem, tidak akan ~; (2) melekati: ia sedang ~ biliknya dng koran; (3) melekatkan sesuatu: dilarang ~ pengumuman di sini; (4) ki menumpang (tinggal, makan, dsb); menebeng: ia ~ di rumah dermawan itu; (5) ki mendekati (dng maksud mengajak bergendak, mencari untung, dsb): asal pandai ~ kepala kantor, tentu lekas naik pangkat; (6) ki menyogok; menyuap: usahanya kurang berhasil krn kalah bersaing dng pengusaha yg pandai ~ para pejabat
menempeli me.nem.peli [v] (1) melekati: ia sedang ~ biliknya dng kertas koran; (2) menyogok; (3) ki menumpang (tinggal, makan, dsb); (4) ki menyobat; mendekati (dng maksud mengajak bergendak, mencari untung, dsb): krn pandai ~ direkturnya, ia sering ditugasi ke luar negeri; (5) menyuap: saudagar-saudagar besar biasanya tidak sayang-sayang membuang uang untuk ~ orang-orang yg berpengaruh
menenggara me.neng.ga.ra [v] (1) menuju arah tenggara: musafir itu berjalan ~; (2) menghadap ke arah tenggara: arah rumahnya ~
menengkel me.neng.kel [v] (1) menjadi butir-butir; membutir: bahan obat itu setelah diolah dng mesin, akhirnya ~ dng sendirinya; (2) melekat; berlekat-lekat: manisan cermai itu ~
menepat me.ne.pat [v] (1) langsung menuju; terus arah ke ...: ditempuhnya jalan yg ~ ke pos yg terdekat; (2) terus datang ke (rumah orang dsb untuk bermalam, menumpang, dsb): orang yg datang dr Padang biasanya ~ ke rumah beliau; rombongan kami ~ rumah peristirahatan
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
menerindili me.ne.rin.dili [v ki] merampas seluruh pakaian dan harta benda; memereteli: tadi malam perampok ~ barang-barang tuan rumah hingga habis
menetak meramu me.ne.tak meramu menebang kayu-kayuan untuk bahan rumah
mengabar meng.a.bar [v] (1) mengurangi (ketegangan, penderitaan): obat ini dapat ~ penderitaan si sakit; (2) menghambat; menahan; mengerem
mengandangkan me.ngan.dang.kan [v] (1) memasukkan ke dl kandang; (2) ki merumahkan; (3) cak memasukkan ke dl garasi; (4) ki menjadikan tidak berguna lagi; tidak digunakan lagi krn sudah rusak: dia sudah ~ mobil tuanya
mengandaskan me.ngan.das.kan [v] (1) menyebabkan (membuat dsb) kandas (gagal, tidak tercapai maksud, dsb); (2) ki mengalahkan: calon lawan mereka telah ~ pasangan tuan rumah dng angka 6-7, 6-3, 6-3
mengangkat meng.ang.kat [v] (1) membawa ke atas; menaikkan; meninggikan: sang juara ~ piala yg telah berhasil diraihnya tinggi-tinggi; (2) membawa pergi; membawa dr satu tempat ke tempat yg lain: ia menyuruh anaknya ~ jemuran; (3) (mulai) melakukan (menyatakan): ~ sumpah; (4) menaikkan (pangkat dsb); menetapkan menjadi (pegawai dsb): tahun ini Pemerintah ~ empat orang duta besar; (5) mengambil, menjadikan, mengakui sbg (anak, saudara, dsb): mereka telah ~ anak itu sbg anak sendiri; (6) cak menangkap atau mengambil orang di rumahnya untuk dibawa ke kantor polisi dsb: polisi telah menemukan dan ~ penjahat itu di sebuah warung
menganiaya meng.a.ni.a.ya [v] memperlakukan dng sewenang-wenang (spt menyiksa, menyakiti): keluarga itu didakwa ~ pembantu rumah tangganya
menganjurkan meng.an.jur.kan [v] (1) memajukan; mendorongkan (menjorokkan, mengulurkan) ke depan: ia ~ tangannya; (2) mengunjukkan; memberikan: ia ~ bungkusan kpd pengemis itu; (3) mengemukakan sesuatu supaya diturut (dilakukan, dilaksanakan, dsb); mengajukan usul (saran dsb): ia sering kali ~ supaya rumah tua ini kujual saja; (4) memberi nasihat (bantuan dsb) supaya menjalankan suatu usaha atau melakukan suatu perbuatan: guru itu ~ agar murid yg pandai itu melanjutkan studinya; (5) mempropagandakan: Pemerintah ~ pelestarian lingkungan hidup
mengapur me.nga.pur [v] melabur (mengecat) dinding dng kapur agar menjadi putih: ia sedang ~ rumah saya
mengarah meng.a.rah [v] (1) menuju: semua fraksi dl MPR ~ ke terciptanya persatuan nasional; (2) menghadapi: rumahnya ~ ke barat; (3) condong: perbuatan yg ~ ke segala macam bentuk kejahatan dan maksiat harus dijauhkan
mengarungi hidup baru meng.a.rungi hidup baru [ki] berumah tangga
mengasuransikan meng.a.su.ran.si.kan [v] mempertanggungkan (rumah, jiwa, harta benda, dsb) kpd perusahaan asuransi
mengatap meng.a.tap [v] mengerjakan atau memasang atap: ia sedang ~ rumahnya
mengatapi meng.a.tapi [v] memasang atap pd; memberi atap: rumahnya hampir selesai, tinggal ~ saja
mengatur meng.a.tur [v] (1) membuat (menyusun) sesuatu menjadi teratur (rapi); menata: dialah yg ~ ruangan ini; (2) mengurus: siapa yg ~ rumah tanggamu?; (3) merangkai; menyusun (tt bunga): ia ahli dl hal ~ bunga
mengelak me.nge.lak [v] (1) merekatkan dng lak: kita harus ~ amplop surat rahasia; (2) menyegel (supaya tidak dibuka pihak lain): setelah menggeledah dan memeriksanya dng teliti, petugas itu kemudian ~ rumah itu
mengempaskan meng.em.pas.kan [v] membantingkan kuat-kuat; mencampakkan: setiba di rumah ia ~ dirinya ke balai-balai
mengemudikan me.nge.mu.di.kan [v] (1) memegang kemudi (untuk mengatur arah perjalanan perahu, mobil, pesawat terbang, dsb): pilot ~ pesawat terbang; (2) memimpin (organisasi, perusahaan, pemerintahan, dsb); mengurus (rumah tangga): pengurus harus dapat ~ organisasi; kepala keluarga harus pandai ~ rumah tangga
mengencingi me.ngen.cingi [v] (1) mengarahkan air kencing pd: anjing itu sering ~ pohon duku di halaman rumah; (2) kas meniduri
mengetesi me.nge.tesi [v] menitikkan (air dsb) pd: ibu ~ obat mata pd mata adik
menggadai meng.ga.dai [v] menerima barang (sawah, rumah, dsb) sbg tanggungan uang yg dipinjamkan kpd pemilik barang dsb itu: siapa yg ~ sawahmu?
menggangsir meng.gang.sir [v] membuat tembusan dl tanah: pencuri yg ~ rumah itu sudah ditangkap
menggantung meng.gan.tung [v] (1) mengaitkan pd sesuatu yg tinggi sehingga tidak menjejak tanah (dasar, lantai, dsb); membuat menjadi tergantung: ia ~ jasnya pd paku di dinding rumahnya; (2) membunuh dng mengikat leher dng tali yg digantungkan pd tiang dsb: ada tanda-tanda yg menunjukkan ia tidak ~ diri, melainkan digantung orang; (3) ki menahan sesuatu (spt perkara) hingga ada bukti-bukti yg sah: perkara itu masih ~ , belum putus juga
menggarong meng.ga.rong [v] merampok; menjarah: gerombolan itu ~ rumah Pak Lurah
menggelegar meng.ge.le.gar [v] berbunyi gemuruh (spt bunyi meriam, bom): bom yg dijatuhkan itu ~ sehingga menggetarkan rumah-rumah di sekitarnya
menggelisahi meng.ge.li.sahi [v] mengganggu: jangan bertamu sampai larut malam, nanti ~ tuan rumah
menggerenik meng.ge.re.nik [kl v] membunyikan: maka orang pun ~ nobat
menggerodak meng.ge.ro.dak [v] (1) berbunyi "gerodak-gerodak" spt bunyi tikus berlarian dl peti; (2) mendobrak masuk (ke rumah)
menggetarkan meng.ge.tar.kan [v] (1) menggentarkan; menyebabkan bergetar: ledakan itu ~ jendela dan pintu rumah; (2) menimbulkan rasa takut dan gelisah; menggentarkan: kata-katanya tidak ~ saya
menggosok meng.go.sok [v] (1) melicinkan (membersihkan, menggilapkan, dsb) dng tangan atau barang yg digeser-geserkan: pemuda itu ~ punggungnya dng obat gosok; kakak sedang ~ sepatu dng semir supaya berkilap; (2) menggesek: ~ biola; (3) mengasah (menggilapkan) batu permata dsb: ~ intan; (4) ki menghasut; membangkit-bangkit marah: kalau tidak ada yg ~ , masakan ia marah
menggunduli meng.gun.duli [v] (1) mencukur rambut hingga gundul; (2) menebangi pohon-pohon hingga habis: manusia dapat mengurangi bahaya banjir dng tidak ~ hutan-hutan; (3) ki mengalahkan dng tidak memberi angka kpd lawan: kesebelasan tamu berhasil ~ kesebelasan tuan rumah
menghabisi meng.ha.bisi [v] (1) menyudahi; mengakhiri: beliau ~ pidatonya dng harapan agar hadirin dapat membantu usaha itu; (2) ki menghilangkan nyawa; membunuh: perampok telah ~ penghuni rumah itu
menghadap meng.ha.dap [v] (1) menaruh ke (muka atau bagian depannya): rumahnya ~ ke barat; (2) datang bertemu dng; datang men-jumpai: murid yg datang terlambat harus ~ gurunya; (3) datang ke (kantor, pengadilan, dsb): ia sudah menerima panggilan untuk ~ ke pengadilan
menghaki meng.haki [v] menguasai dan menempati: dia kemudian ~ rumah tsb
menghakkan meng.hak.kan [v] memberi hak (untuk menguasai dsb) kpd: pengadilan ~ rumah itu kpd Sdr. Amin
menghangus meng.ha.ngus [v] menjadi hangus: mereka mengais-ngais reruntuhan rumah yg ~ untuk mencari sesuatu yg masih dapat dimanfaatkan
menghanyutkan meng.ha.nyut.kan [v] (1) membawa hanyut; membawa mengalir; menyebabkan hanyut: banjir bandang ~ jembatan dan rumah-rumah penduduk; (2) ki membawa (diri) berangan-angan: ~ diri dl khayalan
menghibahkan meng.hi.bah.kan [v] memberikan sesuatu (rumah, sawah, dsb) sbg hibah kpd seseorang, biasanya diperkuat oleh akta notaris, pemerintah setempat, saksi dsb
menghitamkan meng.hi.tam.kan [v] (1) menjadikan berwarna hitam: di manakah dijual obat untuk ~ kumis?; (2) ki memburuk-burukkan (nama dsb): ia biasa ~ nama orang yg tidak disukainya
menghuni meng.hu.ni [v] mendiami; menempati: selama ini dialah yg ~ rumah baru itu
mengibarkan me.ngi.bar.kan [v] membentangkan (memasang) supaya berkibar-kibar: pd tanggal 17 Agustus orang ~ bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing
mengibuli me.ngi.buli [v ki] membohongi; menipu: penipu itu berhasil ~ beberapa ibu rumah tangga
mengikhlaskan meng.ikh.las.kan [v] memberikan atau menyerahkan dng tulus hati; merelakan: kami telah ~ kepergiannya; dia ~ tanahnya untuk tempat pembangunan rumah sakit
mengiklankan meng.ik.lan.kan [v] memberitahukan atau memperkenalkan sesuatu kpd umum melalui iklan: pabrik obat itu ~ hasil pabriknya melalui siaran televisi
mengikutsertakan meng.i.kut.ser.ta.kan [v] menjadikan agar turut berbuat sesuatu secara bersama: pelayanan kesehatan masyarakat ~ semua rumah sakit, baik negeri maupun swasta
mengilatkan me.ngi.lat.kan [v] (1) berkilat; (2) menggosok (menjadikan) supaya berkilat; mengilapkan: di pasar banyak beredar obat-obatan untuk ~ barang kuningan; (3) membayangkan (kehendaknya, isi hatinya, dsb); menyampaikan secara tidak langsung; menyindirkan: kata-katanya ~ keinginannya yg kuat
menginap meng.i.nap [v] menumpang tidur (di rumah orang, di hotel, dsb); bermalam: krn tidak bersanak keluarga di Jakarta, temanku itu ~ di rumahku
menginapkan meng.i.nap.kan [v] menaruh atau menempatkan untuk ber-malam: sebelum dimakamkan, mereka ~ jenazah itu di rumah duka
menginjak meng.in.jak [v] (1) meletakkan kaki pd; memijak: ketika ber-diri berdesak-desakan, orang itu ~ kakiku; (2) mulai: anak itu sudah ~ dewasa; (3) ki mengunjungi; mendatangi: aku tidak akan ~ rumahmu lagi
menginjeksi meng.in.jek.si [v] (1) memasukkan obat dsb dng jarum (sem-prot); memberi injeksi; menyuntik; (2) ki menambah (dana, modal, bantuan, dsb)
menginventarisasi meng.in.ven.ta.ri.sa.si [v] (1) mencatat atau mendaftar barang-barang milik kantor (perumahan, rumah tangga, dsb); (2) me-ngumpulkan atau mendaftar data: rapat kerja tsb diadakan untuk ~ kegiatan yg telah dilakukan
mengkredit meng.kre.dit [v] meminjam uang, membeli barang, dsb yg dikembalikan atau dibayar secara angsuran: dia ~ rumah selama lima tahun
mengkudu meng.ku.du [n] pohon yg banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yg masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sbg obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sbg obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yg dipakai dl pembatikan; pace; kemudu; Morinda citrifolia
mengoleskan meng.o.les.kan [v] melumurkan; melumaskan: perawat itu -- obat pd bagian tubuh pasien yg sakit
mengontrak me.ngon.trak [v] (1) mengikat dng perjanjian (tt mempekerjakan orang dsb): ia sudah ~ 100 orang pekerja di perkebunannya; (2) menyewa (rumah dsb) untuk batas waktu tertentu: ia ~ rumah di Rawamangun
mengontrakkan me.ngon.trak.kan [v] menyewakan (rumah dsb) dl batas waktu tertentu: untuk biaya sekolah anak-anaknya, dia terpaksa ~ rumahnya selama satu tahun
mengoperasi meng.o.pe.ra.si [v Dok] membedah; membedel (untuk mengobati): dokter itu sedang -- seorang pasien korban kecelakaan lalu lintas
mengosongkan me.ngo.song.kan [v] (1) membuat supaya (menjadi) kosong; menjadikan kosong dng membuang (menghilangkan) isinya: ~ gelas dng membuang isinya; (2) meninggalkan (rumah, kota, daerah, dsb): kami harus sudah ~ rumah ini besok pagi
menguatkan me.ngu.at.kan [v] (1) menjadikan kuat (dl berbagai arti); mengukuhkan: obat ini untuk ~ badan; tiba-tiba ia ~ pelukannya kepadaku; (2) meneguhkan (dugaan, pendapat, alasan, keputusan, dsb): saksi kedua ~ keterangan saksi pertama; contoh ini dimaksudkan untuk ~ pendapatnya; (3) mengeraskan (suara, tekanan): ia terpaksa ~ suaranya supaya terdengar jelas oleh yg duduk di kursi paling belakang; (4) menyangatkan: partikel "lah" dipakai untuk ~ arti saja
mengubangkan me.ngu.bang.kan [v] memandikan ternak dl kubangan yg airnya sudah dicampuri obat pembasmi kutu atau caplak
mengucar-ngacirkan me.ngu.car-nga.cir.kan [v] menyebabkan (menjadikan) kucar-kacir (berantakan): ~ urusan rumah tangga; serbuan yg mendadak itu telah ~ musuh
mengumpamakan meng.um.pa.ma.kan [v] menyamakan (membandingkan) sesuatu dng; mengibaratkan; memisalkan; mengandaikan: ia ~ rumah tangga itu dng sebuah regu sepak bola
mengungsikan meng.ung.si.kan [v] membawa mengungsi; membawa pergi dr tempat yg berbahaya; memindahkan ke tempat yg aman: ia ~ saudara-saudaranya ke rumahnya
mengurasi meng.u.rasi [v] (1) melumas (membasahi) badan dng param dsb; mengobati; (2) menyembuhkan
menguraskan meng.u.ras.kan [v] melumaskan obat; memakai sesuatu untuk mengobati (menyembuhkan): ia ~ param pd kedua kakinya yg pegal-pegal
mengurung me.ngu.rung [v] (1) memasukkan ke dl kurungan (penjara dsb); (2) membiarkan ada di dl rumah saja: pd masa remajanya ia lebih banyak ~ diri dl kamar belajar; (3) mengepung (musuh dsb) supaya jangan lolos: pasukan kita berhasil ~ pasukan musuh; (4) memberi bertanda kurung (pd angka dl hitungan atau pd kata dl kalimat)
mengurusi meng.u.rusi [v] mengatur baik-baik; menjaga dan merawat: keluarga itu berantakan krn suami ataupun istri tidak pernah ~ keadaan rumah tangganya
meniapkan me.ni.ap.kan [v] menyewakan rumah dng meminta uang kunci
menidurkan me.ni.dur.kan [v] (1) membawa tidur; membaringkan (meninabobokan dsb) supaya tidur: ia biasa ~ anaknya dng senandung; (2) merebahkan: setelah di rumah ia langsung ~ dirinya di balai-balai
menilik ketika me.ni.lik ketika meramal waktu (baik atau buruk) yg didasarkan atas perhitungan bilangan waktu (ketika empat, ketika lima, dsb), msl untuk melakukan kegiatan, spt pindah rumah, perkawinan
meninggali me.ning.gali [v] (1) mendiami (rumah dsb): siapa yg ~ rumah ini; (2) meninggalkan sesuatu untuk atau kpd; memberi pusaka (warisan): ayahnya ~ warisan yg tidak sedikit
meniran me.nir.an [n] tumbuhan terna, daunnya mirip daun asam, tangkainya bersegi-segi dan halus berwarna hijau, air perasan batang dan akarnya digunakan untuk mengobati sakit batuk dan melancarkan air kencing; Phyllanthus urinaria [Jw n] nama makanan yg dibuat dr adonan beras menir dan santan, diberi daun pandan, dan garam dibungkus dng daun pisang dan dikukus
menjadi men.ja.di [v] (1) (diangkat, dipilih) sbg: ia diangkat (dipilih) ~ wakil presiden; (2) (dibuat) untuk: daun kumis kucing dapat diramu ~ obat penyakit kencing batu; (3) berubah keadaan (wujud, barang) lain; menjelma sbg: orang itu dapat mengubah dirinya ~ harimau; (4) menjabat pekerjaan (sbg): ayahnya ~ guru
menjadikan men.ja.di.kan [v] (1) membuat sbg; merupakan: ia ~ sakit adiknya sbg alasan untuk tidak pergi kuliah; (2) menyebabkan: hal itu akan ~ orang lain marah-marah; (3) mengangkat (memilih) sbg: rakyat telah ~ dia kepala desa; (4) melaksanakan (rencana, janji, dsb): ia ~ penawarannya untuk membeli rumah itu; (5) menciptakan; mengadakan: Tuhan yg ~ langit dan bumi beserta isinya
menjejakkan men.je.jak.kan [v] menginjakkan (kaki); melangkahkan: baru kali ini ia ~ kaki di rumah saya
menjelangi men.je.langi [v] mengunjungi; mendatangi: setiap hari ia harus ~ adiknya yg sedang dirawat di rumah sakit
menjemput men.jem.put [v] (1) pergi mendapatkan orang yg akan diajak pergi (berjalan bersama): sebelum pergi ia harus ~ adiknya di rumah nenek; (2) menyambut; menyongsong (kedatangan orang): ketua panitia ~ tamunya di pintu gerbang; (3) Mk menjadikan seorang laki-laki sbg menantu; (4) mendatangi dan mengantarkan ke suatu tempat
menjual men.ju.al [v] (1) memberikan sesuatu kpd orang lain untuk memperoleh uang pembayaran atau menerima uang: ia ~ cincinnya seharga Rp350.000,00; (2) ki menggunakan cara-cara jahat untuk kepentingan pribadi: dng cara ~ koperasi kantornya, ia berhasil meminjam uang dr bank untuk membangun rumah; (3) ki mengkhianati: ~ bangsa
menjuali men.ju.ali [v] menjual berkali-kali (krn banyak yg dijual): sebelum pindah rumah, ia ~ koran dan pakaian bekas kpd tukang loak
menolong me.no.long [v] (1) membantu untuk meringankan beban (penderitaan, kesukaran, dsb): saya mencari badan atau yayasan yg sudi ~ penderitaan saya; (2) membantu supaya dapat melakukan sesuatu: kalau Anda tidak mau ~ (ku), tidak akan selesai pekerjaanku ini; (3) melepaskan diri dr (bahaya, bencana, dsb); menyelamatkan: dialah yg ~ jiwaku sehingga aku terlepas dr bahaya maut; (4) dapat meringankan (penderitaan dsb); dapat menyembuhkan (penyakit dsb); dapat melepaskan dr (bahaya dsb): berbagai obat diminumnya, tetapi tidak ~ juga
menongkrongi me.nong.krongi [v kas] menunggui: mulai besok kamu harus ~ rumah saya
mental men.tal [v] (1) terpelanting; terpental; (2) terlempar kembali; berbalik arah [Sd a] ada gunanya, ada pengaruhnya (tt obat, nasihat, dsb) /mEntal/ (1) a bersangkutan dng batin dan watak manusia, yg bukan bersifat badan atau tenaga: bukan hanya pembangunan fisik yg diperhatikan, melainkan juga pembangunan --; (2) n batin dan watak
mentaus men.ta.us [n] pohon, kayunya halus berwarna putih dan awet, disukai untuk dibuat barang ukiran, msl wayang golek, getahnya dapat dipakai untuk mengobati sakit mata; Wrightia javanica
mentereng men.te.reng [a] (serba) baik; mewah; hebat; menimbulkan rasa kagum (krn bagus, elok, dsb): dulu tinggal di rumah kontrakan, sekarang rumahnya --
mentol men.tol [n] terna tahunan, suku Lamiaceae yg membentuk stolon, bagian tanaman seluruhnya mengandung minyak asiri yg berbau harum dan dapat diekstrak dng penyulingan, setelah didinginkan menghasilkan mentol; Mentha arvensis [n Kim] alkohol, C10H20O, yg diperoleh dr pelbagai kristal, digunakan sbg bahan pengharum dan penyedap pd kembang gula, minuman keras, pasta gigi, dan obat-obatan
menubruk me.nub.ruk [v] (1) melompat hendak menangkap (menerkam dsb); menerpa: adik ~ bola; kucing ~ tikus; (2) melanggar; menabrak: mobil ~ becak; truk ~ tiang telepon; (3) cak menangkap (pencuri); menggerebek: polisi ~ perampok itu ketika ia berada di rumah kawannya
menugasi me.nu.gasi [v] memberi seseorang tugas; menyerahi seseorang tugas: beliau ~ saya, memberi saya tugas; kakak ~ saya menjaga anak-anak di rumah
menukarkan me.nu.kar.kan [v] memberikan sesuatu supaya diganti dng yg lain: ia terpaksa ~ obat itu ke apotek
menukas me.nu.kas [v] mengulang lagi (permintaan, jawab, minum obat, panggilan, dsb)
menumpang me.num.pang [v] (1) ada (terletak, tertaruh) di atas sesuatu: gumpalan awan hitam sbg kepala raksasa ~ di atas puncak gunung; (2) naik (kereta, kapal, dsb): kalau masih ada tempat saya mau ~ kereta senja saja; (3) ikut serta (bepergian dsb); turut tinggal (bermalam dsb) di rumah orang; membonceng (kereta, mobil, dsb); turut (makan, membaca, dsb): berapa orang yg ~ di rumahmu?; (4) minta supaya diizinkan (berjalan, bertanya, dsb): aku ingin ~ bicara sedikit; ~ bertanya di mana rumah Pak Lurah?
menumpangi me.num.pangi [v] menumpang pada (di); ikut tinggal dsb di; ikut naik (kereta, kapal, dsb): kami ~ rumah ini selama mengungsi meninggalkan kota
menumpangkan me.num.pang.kan [v] (1) menaruh (meletakkan dsb) di atas sesuatu: orang tua itu ~ tangannya di atas kepalaku sambil membaca mantra; (2) membiarkan supaya menumpang (menyuruh tinggal atau bermalam di; menyuruh menumpang kapal, dsb): ia telah ~ separuh dr anak buahnya di rumah paman; (3) memberikan sesuatu supaya dibawa serta dsb; menyertakan: kalau engkau berkirim surat kpd ayahmu, saya hendak ~ surat; (4) menyerahkan sesuatu (supaya dijaga, diurus, dsb); menitipkan; mengamanatkan: nenek itu sudah tidak menghendaki apa-apa lagi, ia hanya ~ diri kpd Tuhan
menunggu me.nung.gu [v] (1) tinggal beberapa saat di suatu tempat dan mengharap sesuatu akan terjadi (datang): dia ~ ibunya yg sedang ke pasar; (2) tinggal sementara untuk merawat, menjaga (barang-barang, rumah, orang sakit, dsb); menunggui: suami istri itu tinggal ~ dan memetik hasil ladangnya; (3) menantikan (sesuatu yg mesti datang atau terjadi); menunggukan: hidup di dunia hanyalah ~ giliran dipanggil Tuhan; (4) mengharap: sebenarnya sudah lama saya ~ uluran tangan Anda; (5) mendiami; menghuni; menunggui: dialah yg ~ rumah saya selama dua tahun; hantu yg ~ pohon beringin itu sudah dipindahkan
menur me.nur [n] bunga melur; melati susun [n] bagian ujung atas rebab, kadang-kadang dibuat dr gading [n] hiasan pd candi, rumah, pagar tembok, atau bangunan lainnya yg pd umumnya dibuat dr terakota; hiasan puncak
menurbakan me.nur.ba.kan [v] menyuruh turun ke bawah: dia memperoleh data otentik dng cara ~ tiga anak buahnya ke rumah saksi
menutulkan me.nu.tul.kan [v] mencelupkan (sedikit) ke dl (kuah, kecap, tinta, dsb): cara mengobatinya cukup dng ~ ramuan pd luka itu; ia ~ pena ke dl tinta
menyalep me.nya.lep [v] mengobati dng salep; mengoleskan salep: Ibu sedang -- luka Adik
menyambar me.nyam.bar [v] (1) menangkap dng cepat sambil terbang (lari dsb): burung elang itu- anak ayam; (2) menjilat dng cepat (tt api); membakar: kobaran api itu -- rumah di sebelah rumahnya; (3)mengenai: jika tidak kuelakkan, hampir saja pisau itu -- kepalaku; (4) merampas: pencopet itu -- kalung yg sedang dipakai seorang ibu; (5)ki membawa lari; mencuri: pencuri itu -- sepeda motor yg sedang diparkir di depan toko
menyambung me.nyam.bung [v] (1) menambah supaya menjadi lebih panjang: ia -- galah pendek itu dng sebatang bambu; (2)menghubungkan kembali sesuatu yg terputus: -- batang besi yg patah sebaiknya dng cara dilas; (3)memperpanjang; melanjutkan; meneruskan lagi: Ayah telah -- kontrak rumah ini untuk waktu dua tahun; (4) menyatu; menjadi satu: jembatan yg terpisah dr kedua tepi, kini telah -
menyanggrah me.nyang.grah [v] beristirahat; mengaso: para pembesar kerajaan itu -- semalam di rumah lurah
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyarankan me.nya.ran.kan [v] (1) memberikan saran (anjuran dsb); menganjurkan: dokter -- agar si sakit dirawat di rumah sakit; (2) mempropagandakan: ia selalu -- koleksi lukisannya kpd teman-temannya
menyedangkan me.nye.dang.kan [v] mencukupkan; menghemat supaya cukup: para ibu rumah tangga harus pandai -- penghasilan suaminya
menyediakan me.nye.di.a.kan [v] (1) menyiapkan; mempersiapkan: ia sendiri yg -- makan siang untuk suaminya; (2) mengadakan (menyiapkan, mengatur, dsb) sesuatu untuk: suami istri yg baik selalu -- waktu untuk anak-anaknya; (3) mencadangkan: untuk perbaikan rumahnya, ia -- uang sejuta rupiah
menyegel me.nye.gel [v] (1) membubuhkan meterai; (2) membubuhkan cap (dng lak dsb) pd surat rahasia: supaya aman, mereka harus -- surat rahasia itu; (3) menutup rumah (bangunan, barang, dsb) yg disita dng menempelkan segel pd pintu dsb: mereka telah -- bangunan itu krn statusnya tidak jelas
menyekat me.nye.kat [v] (1) memberi bersekat (berdinding) supaya ada batasnya; memisahkan dng sekat; menyekati: kami terpaksa -- ruang duduk untuk orang tua-tua dan untuk kaum muda agar tidak terjadi kegaduhan; (2) menahan (mengempang dsb); merintangi; mengalangi; menyekati: untuk -- air bah orang menumpuk karung pasir di depan pintu rumah; (3) membatasi (diri); mengasingkan (diri); mengekang (diri): sudah lama ia -- diri untuk tidak bergabung dng bekas gerombolannya
menyela me.nye.la [v] (1) terletak (tersisip dsb) di antara dua benda dsb: beberapa rumah model kuno -- di antara gedung-gedung yg modern; (2) menaruh (menyisipkan dsb) sesuatu di antara dua benda dsb: tanaman kacang dapat dimanfaatkan untuk -- pohon cengkih yg belum besar; (3) menyelang: -- percakapan orang lain adalah perbuatan yg kurang sopan
menyemayamkan me.nye.ma.yam.kan [v] (1) mendudukkan (di atas takhta, singgasana); (2) membaringkan; menginapkan (jenazah): pihak keluarga akan membawa jenazah almarhum setelah -nya di rumah duka
menyelesaikan me.nye.le.sai.kan [v] (1) menyudahkan (menyiapkan) pekerjaan dsb; menyempurnakan (kalimat dsb): ia -- kalimat itu dng cepat; (2) menjadikan berakhir; menamatkan: krn suatu hal, ia tidak dapat -- pelajarannya di Eropa; (3) membereskan atau melunasi (utang dsb): ia dipanggil ke kantor bank untuk -- utang piutang almarhum ayahnya; (4) memutuskan atau membereskan (perkara, harga, dsb): terpaksa ia harus -- pembayaran tunggakan pajak itu; (5) mengatur (rambut) rapi-rapi atau mengurai supaya jangan kusut; menyisir; membenahi: -- rambut yg kusut; anak-anak -- tempat tidur masing-masing; (6) menguraikan suatu hal yg kusut; memecahkan (soal, masalah, dsb): ia dapat -- perkara yg sulit itu; (7) memperdamaikan (perselisihan, pertengkaran, dsb): mereka mencoba -- pertikaian kedua negara itu; (8) mengurus dan mengatur sesuatu hingga baik: walaupun sibuk bekerja, ia dapat -- rumah tangganya
menyembuhkan me.nyem.buh.kan [v] menjadikan sembuh; mengobati dsb supaya sembuh: ia menjadi terkenal krn dapat -- orang sakit secara gaib
menyembur me.nyem.bur [v] (1) memancar atau menyemprot ke luar cepat-cepat: Gunung Agung meletus dng dahsyat, asap hitam -- ke udara; (2) memancarkan sesuatu (pd); menyemburi: ia sedang -- air ke halaman; (3) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): ia siuman setelah dukun itu -nya dng air putih; (4) cak mengeluarkan kata-kata yg tidak patut (spt memaki-maki, marah-marah); (5) ki memancar ke luar dng tiba-tiba (tt warna air muka): darah -- ke mukanya, mukanya menjadi merah krn sangat marah (terkejut dsb)
menyemburi me.nyem.buri [v] (1) memancarkan sesuatu (pd); menyemprotkan sesuatu (pd): ia sedang asyik -- kaca mobil yg akan dibersihkan; (2) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): pergilah dukun itu setelah selesai -- orang yg kerasukan setan itu
menyemen me.nye.men [v] memberi bersemen; melengkapi dng semen: tukang bangunan itu sedang -- pagar rumah
menyemprot me.nyem.prot [v] (1) menyembur: minyak mentah itu -- keluar dr tanah; (2) memberi semprotan pd: petugas kesehatan kota datang untuk -- rumah kami agar suci hama; (3) menginjeksi: dokter itu tidak dapat -- pasiennya untuk menyembuhkan sakitnya; (4) ki memberikan kritik keras; memarahi; menggusari; mencela; mendamprat: atasannya selalu -nya apabila ia datang terlambat
menyengaja me.nye.nga.ja [v] melakukan (berbuat) dng sengaja: mereka -- memadamkan lampu agar dikira tidak ada orang di rumah
menyergah me.nyer.gah [v] mengejutkan dng bersuara keras (msl membentak atau menghentakkan kaki): baru saja ia hendak duduk, yg empunya rumah -nya sehingga ia terloncat
menyerum me.nye.rum [v] mengobati dng (menginjeksikan) serum
menyewa me.nye.wa [v] memakai (meminjam, menampung dsb) dng membayar uang sewa: kami terpaksa -- bemo untuk membawa belanjaan ini ke rumah
menyilakan me.nyi.la.kan [v] minta (menyuruh, mengajak, mengundang) dng hormat supaya: tuan rumah -- tamu-tamu masuk [v] melipat dan menyilangkan kaki spt ketika bersila
menyinggahkan me.nying.gah.kan [v] (1) menghentikan kapal (pesawat terbang dsb) ketika dl perjalanan: pilot itu -- kapal di Makassar; (2) berhenti sebentar ketika dl perjalanan untuk menurunkan atau memberikan sesuatu: kapal itu -- barang-barang pos di Ampenan; (3) menyilakan singgah (mampir): kemarin ia -- kawannya di rumah
menyosok me.nyo.sok [v] (1) memasang rangka (perahu, rumah, dsb); (2) Mk memulai (membuat, mendirikan)
menyuntikkan me.nyun.tik.kan [v] (1) memasukkan cairan obat dsb dng jarum: untuk mengatasi wabah itu dokter -- serum ke dl tubuh sapi yg sakit; (2) ki memberikan petunjuk (hasutan dsb): sebelum menuju medan perang, komandan mengumpulkan anak buahnya untuk -- keberanian; (3) ki menambah sesuatu (dana dsb) sbg bantuan: -- dana
menyuruh me.nyu.ruh [v] (1) memerintah (supaya melakukan sesuatu): dia -- peragawati itu duduk dl berbagai pose; (2) memerintah supaya pergi ke ... (untuk melakukan sesuatu); mengutus: ia -- anaknya membelikan obat
mepet me.pet [a] (1) berdekatan satu dng yg lain; dekat sekali sampai menempel; rapat: bangunan rumah penduduk banyak yg -- ke garis pantai; (2) ki mendesak; sempit (tt waktu); (3) ki kecil; (4) ki sangat sedikit labanya (dl perdagangan)
merabuni me.ra.buni [v] mengasapi (rumah, orang sakit) dng asap dupa yg dibakar
meracang me.ra.cang [Jw v] berjualan bumbu dapur, sayuran, serta keperluan rumah tangga sehari-hari
merakan me.ra.kan [n] (1) rumput tinggi, batangnya keras, terdiri atas tangkai dan daun spt sereh, warna daun hitam atau cokelat tua; Andropogon amboinicus; (2) terna tahunan, termasuk suku Poaceae, berbatang kecil, tegak, berwarna ungu berkilap, daunnya berbentuk pita dan berbulu, digunakan sbg obat sakit pinggang; Themedia arguens
meramahi me.ra.mahi [v] memperlakukan dng ramah; bersikap ramah kpd: ia pandai ~ semua tamunya sehingga betah orang bertamu ke rumahnya
meramu me.ra.mu [v] (1) mencari dan mengumpulkan bahan-bahan (akar-akaran, kayu-kayuan) yg diperlukan; (2) meracik: dia ~ akar-akar dan daun-daunan untuk membuat obat
meranti bunga pohon, termasuk suku Dipterocarpaceae, berbatang tinggi dan tegak, sering mengeluarkan damar yg berwarna kuning sampai cokelat, kayunya baik untuk pembuatan perabot rumah tangga, kayu lapis, kertas, papan bangunan untuk lantai atau dinding, dan bahan pembungkus yg merupakan salah satu jenis bahan ekspor; Shorea leprosula
merapati me.ra.pati [v] (1) mendekati dng perlahan-lahan dan berhati-hati; menghampiri: ia ~ rumah itu; (2) meramahi; mengaribi (untuk memperbaiki persahabatan): jika ingin bekerja sama dng mereka, ia harus ~ mereka lebih dahulu
merasa me.ra.sa [v] (1) mengalami rangsangan yg mengenai (menyentuh) indra (spt yg dialami lidah, kulit, atau badan): setelah ~ pahit, obat itu diludahkanya; (2) mengalami rasa dl hati (batin): ~ terhina
merbau pantai pohon yg tinggi lurus, kayu terasnya yg berwarna merah tua digunakan sbg bahan bangunan, alat rumah tangga, bantalan, tiang listrik dan telepon, dipakai dl perkapalan dan pembuatan jembatan, kulit kayunya mengandung tanin dan dimanfaatkan sbg zat warna cokelat untuk kertas dan kain; Intsia bijuga
merembung me.rem.bung [n] pohon, termasuk suku meranti, Dipterocarpaceae, kayunya digunakan sbg bahan konstruksi ringan, bahan pembungkus, kayu lapis, papan, perkakas rumah, dan bahan kertas; Shorea smithiana
merenovasi me.re.no.va.si [v] membaharui (memperbaharui): ibu sangat puas atas hasil karyanya dl ~ dan menata rumah tinggalnya yg besar ini
meriap me.ri.ap [v] tumbuh atau bertambah besar; bertambah banyak: ~ rumput di depan rumahnya
merica hitam merica yg diperoleh dr buah yg belum masak, dijemur di panas matahari atau dl rumah asap sampai ber-warna hitam, berbentuk butiran hitam berkeriput
merimbun me.rim.bun [v] menjadi rimbun: rumah itu terlindung oleh bebungaan yg ~
merkurokrom mer.ku.ro.krom [n] cairan yg tersusun dr kepingan hablur yg mengandung 26% air raksa yg terikat, warnanya merah tua hampir hitam, digunakan sbg bahan pemusnah hama pd luka; obat merah
merobohkan me.ro.boh.kan [v] (1) menyebabkan roboh; meruntuhkan (rumah dsb); (2) menyebabkan tumbang (rebah); merebahkan; menumbangkan (pohon, tanaman, dsb); (3) menjatuhkan (mengalahkan dsb): ia dng mudah ~ lawan-lawannya
merontgen me.ront.gen [v] memotret dng mesin rontgen: tugas ~ di rumah sakit hanya diserahkan kpd yg sudah ahli
merpitis mer.pi.tis [n] pohon, kayunya untuk bahan rumah; mempitis; Cratoxylon formosum
mertapal mer.ta.pal [n] pohon yg tumbuh di rawa-rawa, kayunya baik untuk bangunan rumah atau jembatan; Ochamostachys amentacea
merungguhkan me.rung.guh.kan [v] menyerahkan sesuatu untuk cagaran (jaminan, tanggungan); menggadaikan: ~ rumah
merupai me.ru.pai [v] serupa dng; menyerupai; mirip dng: rumahnya ~ bangunan Itali
mes [n cak] pupuk buatan untuk menyuburkan tanaman: tebunya dipupuk dng -- supaya baik pertumbuhannya [n] rumah tempat bersama yg sifatnya sementara atau sbg tempat menginap tamu (di kalangan militer untuk tempat tinggal perwira yg belum berkeluarga) [n Tek] (1) lubang ayakan berbentuk bujur sangkar; (2) ukuran yg menunjukkan banyaknya lubang yg terdapat pd ayakan setiap satu inci linier
mesin kemudi mesin yg digerakkan dng tenaga uap, listrik, atau hidraulik untuk memutar poros kemudi yg dikendalikan dr rumah kemudi atau anjungan
miana mi.a.na [n] tumbuhan terna, bunganya berwarna ungu dan bertangkai panjang, akarnya dapat dibuat obat sakit perut, pembiakannya dng cara menyetek; Coleus atropurpureus
mikrokomputer mik.ro.kom.pu.ter [n] komputer berukuran kecil, dikenal juga sbg komputer pribadi, komputer rumah, atau komputer meja
minuman mi.num.an [n] barang yg diminum: di depot itu dijual -, rokok, dan obat-obatan
minyak asiri minyak yg terdapat pd tumbuhan aromatik, mudah menguap, digunakan dl minyak wangi, bumbu, dan obat-obatan
minyak avokad minyak dr daging buah avokad yg mengandung vitamin A, D, dan E dan fitosterol serta lesitin, digunakan dl ramuan obat untuk melembutkan kulit
minyak bunga cengkih minyak yg diekstraksi dng bunga kering beraroma dr pohon cengkih, digunakan dl pengobatan
minyak ikan minyak yg mula-mula diambil dr lemak ikan paus, tetapi kemudian juga dr ikan dan binatang laut lainnya, digunakan dl pengobatan krn mengandung vitamin A dan D berkadar tinggi
minyak kayu putih minyak asiri yg dibuat dr daun pohon kayu putih, digunakan sbg obat
minyak medis minyak hasil pengolahan yg bermutu tinggi, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, berasal dr minyak bumi dan digunakan sbg obat
miotik mi.o.tik [a Dok] berkenaan dng mitosis; (2) n Far obat yg menyebabkan miosis
miskin absolut situasi penduduk atau sebagian penduduk yg hanya dapat memenuhi makanan, pakaian, dan perumahan yg sangat diperlukan untuk mempertahankan tingkat kehidupan yg minimum
mistar mis.tar [n] (1) kayu penggaris: digambarnya rumah itu tanpa menggunakan --; (2) kayu lurus pd bagian atas gawang (tt sepak bola dsb): kiper kembali mengambil posisi di bawah --; (3) kayu palang yg dipasang melintang pd dua tiang (tonggak) sbg batas loncatan (pd loncat tinggi): ia gagal meloncat di atas -- setinggi 155 cm; (4) garis; baris [Ar n] (1) bungkus; kulit; (2) perbuatan atau tindakan menutupi
model mo.del [n] (1) pola (contoh, acuan, ragam, dsb) dr sesuatu yg akan dibuat atau dihasilkan: rumahnya dibuat spt -- rumah adat; (2) orang yg dipakai sbg contoh untuk dilukis (difoto): pernah aku menjadi -- lukisan; (3) orang yg (pekerjaannya) memperagakan contoh pakaian yg akan dipasarkan: gadis -- yg cantik-cantik itu memperagakan pakaian dr bahan batik; (4) barang tiruan yg kecil dng bentuk (rupa) persis spt yg ditiru: -- pesawat terbang; -- dasar pola utama: ia menggunakan jenis tari bedaya sbg -- dasar ciptaannya
momong mo.mong [Jw v] mengasuh (anak): seharian ia tinggal di rumah untuk -- anak-anak
monel mo.nel [n] nama dagang untuk paduan logam yg tahan korosi, berwarna putih keperak-perakan, mengandung 67% nikel (Ni), 30% tembaga (Cu), dan sedikit besi, sulfur, atau unsur lain untuk membuat alat-alat dapur, alat-alat rumah sakit, dan alat-alat setrika
monsinyur mon.si.nyur [n Kat] gelar dan sebutan untuk semua wali gereja dl agama Kristen Katolik, umumnya bagi anggota rumah tangga kepausan yg dahulu merupakan gelar jabatan, tetapi sekarang sbg gelar kehormatan
morat-marit mo.rat-ma.rit [a] (1) porak-poranda; cerai-berai; berantakan; kacau-balau: barang-barang yg di dl gudang itu -- , tidak teratur letaknya; (2) tidak beres keadaannya; kocar-kacir: rumah tangganya --
morfin mor.fin [n] zat yg diekstrasi dr opium dng proses maserasi opium dl air kemudian diendapkan dng amonia, digunakan sbg obat penghilang rasa nyeri dan penenteram, digunakan dng takaran besar berkhasiat sbg obat bius dan bila sering dipakai takarannya makin lama terpaksa makin diperbanyak sehingga mengakibatkan kecanduan
mota mo.ta [n] rumput yg batangnya agak besar dan liat, umbinya dibuat obat; Cyperus rotundus [n] kain tenunan kasar (untuk tenda, layar, dsb)
motif hiasan corak hiasan yg indah pd kain, bagian rumah, dsb
muak mu.ak [a] (1) sudah jemu (krn sudah kerap kali makan dsb): tiap hari diberi makan tempe, -- sudah; (2) merasa jijik sampai hendak muntah: -- aku melihat kotoran manusia di rumah sakit itu; (3) merasa bosan atau jijik mendengar atau melihat: aku -- melihat tingkah lakunya
mual mu.al [a] (1) hendak muntah: jika perut terasa -- minumlah obat ini, supaya tidak muntah; (2) ki merasa bosan sekali; merasa jijik: kita -- mendengar ucapannya yg bombastis dan sikapnya yg sinis itu
muat mu.at [v] ada ruang untuk diisi, ditempati, dimasuki, dipakai, dsb; dapat berisi: kamar itu -- empat orang; (2) ada di dalamnya, berisi, mengandung: surat kabar ini -- iklan obat-obatan
mudah mu.dah [a] (1) tidak memerlukan banyak tenaga atau pikiran dl mengerjakan; tidak sukar; tidak berat; gampang: soal ujian itu --; (2) lekas sekali (menjadi, menderita, dsb): anak kecil -- ketularan penyakit; isi pensil ini -- patah; (3) cak tidak teguh imannya (gampang terbujuk atau gampang diajak berzina dsb) , mu.dah-mu.dah.an adv (1) moga-moga; semoga; diharapkan supaya: -- Anda selamat sampai ke tempat tujuan; ia sudah berobat pd dokter ahli, -- dapat sembuh dr penyakitnya; (2) dng harapan supaya: ia belajar sungguh-sungguh -- dapat maju dl ujian akhir; (3) (pd akhir kalimat atau uraian) demikianlah hendaknya: dikabulkan Tuhanlah kiranya maksud kita ini --
mujarab mu.ja.rab [a] manjur; mustajab: obat yg --
muka mu.ka [n] (1) bagian depan kepala, dr dahi atas sampai ke dagu dan antara telinga yg satu dan telinga yg lain: setiap pagi ia membasuh -- nya dng air hangat; (2) wajah; air muka; rupa muka: disambut dng -- manis; (3) orang: pd malam itu kita dikenalkan dng beberapa -- baru; (4) bagian luar sebelah depan; depan; hadapan: mereka menunggu kami di -- kantor; (5) sisi bagian (sebelah depan): bagian -- rumah itu dibuat bergaya Spanyol; (6) halaman (buku); pagina: bagian yg kaucari itu terdapat dl bukumu pd -- 10; (7) bidang rata di atas suatu benda (air, laut, bumi, dsb); permukaan: segala yg ada di -- bumi; (8) yg dahulu; yg terdahulu: di -- sudah saya uraikan tt hal itu; (9) yg akan datang: minggu --; mereka akan menikah pd bulan -- ini
mulas mu.las [a] sakit spt diremas-remas (tt perut): perutnya terasa -- [n] tumbuhan terna, daunnya dapat dibuat sbg obat sakit perut, Desmodium triflorum
mungil mu.ngil [a] (1) kecil elok; molek: rumahnya -- , sangat serasi dng pemiliknya; (2) lucu menarik hati krn eloknya (tt kanak-kanak)
mungsi mung.si [n] tumbuhan terna yg buahnya dapat dibuat obat sakit perut kembung atau mulas (dicampur dng jintan, jemuju, dsb); Carum copticum
muntah mun.tah [v] keluar kembali makanan (minuman dsb) yg telah masuk ke dl mulut atau perut: begitu tercium bau busuk, -- lah ia; (2) n barang yg dimuntahkan; muntahan: setelah diperiksa , -- itu mengandung alkohol dan larutan obat penenang; (3) v cak luntur (tt warna): baju ini sekali dicuci sudah --; (4) v ki lepas dr: tendangan bola yg keras itu -- dr tangan penjaga gawang
musibah mu.si.bah [n] (1) kejadian (peristiwa) menyedihkan yg menimpa: dia mendapat -- yg beruntun, setelah ibunya meninggal, dia sendiri sakit sehingga harus dirawat di rumah sakit; (2) malapetaka; bencana: -- banjir itu datang dng tiba-tiba
mustajab mus.ta.jab [a] dapat dng mudah (lekas) menyembuhkan; manjur; mujarab: obat ini sangat -- untuk menyembuhkan penyakit malaria
mutah mu.tah [n] pohon yg tumbuh di sepanjang pantai, akarnya dapat dibuat obat bengkak-bengkak pd tangan dan kaki, kayunya ringan dan tidak awet, digunakan untuk membuat tusuk gigi; Exocecaria agollocha
mutiara mu.ti.a.ra [n] (1) permata berbentuk bulat dan keras, berasal dr kulit kerang mutiara, terbentuk krn ada benda atau pasir yg masuk ke dl tubuh kerang itu kemudian diselubungi oleh kulit ari; (2) ki air mata: -- bening mencair di sudut-sudut matanya; (3) ki sesuatu yg sangat berharga (dihargai dsb): sopan santun adalah -- bagi wanita; anak-anak yg saleh merupakan -- bagi rumah tangga
naftalena naf.ta.le.na [n Kim] hidrokarbon diperoleh dr ter batu bara, berupa zat padat kristal putih dng bau menusuk, digunakan dl pembuatan zat celup organik; obat pemusnah ngengat; C10H8
naik bertabal mengumumkan penobatan raja; menobatkan
naik na.ik [v] (1) bergerak ke atas atau ke tempat yg lebih tinggi: anaknya segera -- ke tempat tidur; layang-layangku tidak dapat --; (2) timbul (tt matahari): matahari --; (3) mendaki; menanjak; memanjat: olahraga -- gunung; jalan ini -- terus; -- pohon jambu; (4) masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dsb): "silakan -- !", dng ramah sopir mempersilakan penumpangnya; (5) mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dsb): ia tidak -- sepeda; -- unta; -- pesawat terbang; (6) bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dsb); meningkat: harga barang-barang terus --; gaji pegawai belum juga --; hasil padi tahun ini -- dibandingkan dng hasil tahun lalu; pangkatnya -- setingkat; (7) menjadi: tidak ada seorang pun yg mau -- saksi; (8) pergi ke: -- darat
naik takhta (dinobatkan) menjadi raja
napal na.pal [n] (1) tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; ampo; (2) Geo batuan yg terdiri atas lempung dan kalium-karbonat
narkose nar.ko.se [n] (obat) pembius
narkosis nar.ko.sis [n] keadaan mati rasa seluruh badan krn pengaruh obat bius (narkotik dsb)
narkotik nar.ko.tik [n] obat untuk menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa mengantuk, atau merangsang (spt opium, ganja)
nasi-nasi na.si-na.si [n] (1) tumbuhan, akarnya direbus untuk obat sakit perut; Callicarpa longifolia; (2) akar nasi-nasi
nasihat genetika upaya seseorang atau lembaga untuk memberikan nasihat tt sifat dan cara penurunan suatu kebakaan dr suatu generasi ke generasi berikutnya, terutama berkaitan dng penyakit atau kelainan fisik agar diketahui cara pencegahan atau pengobatan sehingga tidak menurun
naturopatis na.tu.ro.pa.tis [a] berkaitan dng pengobatan yg dilakukan dng menggunakan bahan yg diperoleh dr alam, spt air, udara, dan sinar matahari
nekara ne.ka.ra [n Antr] gendang besar terbuat dr perunggu berhiaskan ukiran orang menari (perahu, topeng, dsb), peninggalan dr Zaman Perunggu, dipergunakan dl upacara keagamaan; kobah; nobat
netralisasi net.ra.li.sa.si [n] (1) hal menjadikan netral (tt negara, daerah); hal menjadikan tidak terikat (bebas); penetralan: -- wilayah yg menjadi sengketa; (2) hal menawarkan (racun, bisa, dsb); hal melenyapkan (pengaruh, bau, dsb): obat untuk -- bau badan; (3) Ling (a) kondisi hilangnya kontras antara dua fonem dl lingkungan fonologis tertentu, msl dl bahasa Indonesia hilangnya kontras antara /d/ dan /t/ pd posisi akhir; (b) kondisi hilangnya kontras semantis antara beberapa unsur dl konteks tertentu, msl aktor yg dapat dinetralisasi untuk menyatakan laki-laki ataupun perempuan
nibung ni.bung [n] (1) tumbuhan asli kawasan Asia Tenggara, tinggi pohon mencapai 20 m, batangnya lurus berduri, digunakan untuk bahan bangunan atau lantai rumah, daun yg tua dipakai sbg atap rumah, umbutnya enak dimakan; Caryota rumphiana; (2) kayu nibung; (3) daun nibung
nikah gantung nikah yg dilakukan sesuai dng syarak (terutama dl agama Islam), tetapi belum diresmikan oleh petugas yg berwenang (suami istri belum tinggal serumah)
nikotin ni.ko.tin [n] zat racun yg terdapat dl tembakau, digunakan dl perobatan dan untuk insektisida
nistatin nis.ta.tin [n Far] antibiotika untuk mengobati penyakit krn jamur
nomina no.mi.na [n Ling] kelas kata yg dl bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dng kata tidak, msl rumah adalah nomina krn tidak mungkin dikatakan tidak rumah, biasanya dapat berfungsi sbg subjek atau objek dr klausa
norit no.rit [n] bubuk halus arang murni, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa, dipakai sbg obat penyakit perut (pd keracunan, perut kembung, dsb)
nostrum nos.trum [n Far] obat dng susunan yg dirahasiakan yg dikatakan sangat mujarab, tetapi belum dibuktikan secara ilmiah; obat rahasia
novokaina no.vo.ka.i.na [n Dok] obat pemati rasa setempat
nyala nya.la [n] (1) massa gas yg berpijar yg timbul dr benda yg terbakar: -- api itu masih terus berlangsung; (2) cahaya yg keluar dr api (sesuatu yg terbakar): dr jauh kelihatan kelap-kelip -- lampu di rumah itu
nyambing nyam.bing [n] (1) tumbuhan tegak berduri, berdaun spt tombak, yg masih muda dapat dimakan sbg lalap, hidup di paya-paya, akarnya untuk obat sakit perut; Lasia spinosa; (2) daun nyambing
nyamplung nyam.plung [n] (1) pohon yg hidup di pesisir yg berpasir dan berbatu karang, kulit pohonnya dapat digunakan untuk obat, kayunya keras, digunakan untuk bahan pembuat perahu dan tiang kapal; Calophyllum inophyllum; (2) kayu nyamplung; (3) kulit nyamplung
nyarang nya.rang [ark n] (1) tumbuhan liar, merambat, daunnya dapat diramu untuk obat sakit panas dan kejang-kejang (untuk anak-anak); Achyranthes aspera; (2) daun nyarang
nyatuh nya.tuh [n] , -- beringin 1 pohon yg tingginya mencapai 38 m terdapat di bagian barat kepulauan Indonesia (di pedalaman), menghasilkan getah perca, kayunya berwarna cokelat muda, keras, dan kuat, digunakan sbg bahan perabot rumah tangga; Payena lavilandii; (2) kayu nyatuh beringin
nyiru nyi.ru [n] alat rumah tangga, berbentuk bundar, dibuat dr bambu yg dianyam, gunanya untuk menampi beras dsb
objek budaya objek wisata yg daya tariknya bersumber pd objek kebudayaan, spt peninggalan sejarah, museum, atau atraksi kesenian; -- efektif Ling objek langsung yg ditimbulkan sbg hasil perbuatan yg terdapat dl predikat verbal, msl rumah dl mereka membayar rumah, sumur dl para pekerja menggali sumur, nasi dl ibunya menanak nasi
objekan ob.jek.an [n] hal, perkara, atau benda yg dijadikan sasaran usaha sambilan untuk menambah penghasilan: -- di kota-kota besar biasanya berupa jual beli tanah, rumah, mobil, dsb
oksitetrasiklin ok.si.tet.ra.sik.lin [n Far] antibiotik yg digunakan dl pengobatan (sering dicampurkan pd makanan ternak)
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
oleh [p] (1) kata penghubung untuk menandai pelaku: rumah ini dibeli -- ayahnya bulan lalu; tidak teringat -- ibuku bahwa hari ini hari ulang tahun anaknya; (2) sebab; karena: tidak lapuk -- hujan; binasa -- perbuatannya sendiri; (3) akibat: -- kurang hati-hatinya maka ia jatuh; (4) ark (ke)pada (yg menyatakan hubungan keluarga): ia pun kemenakan juga -- Engku Payo; (5) bagi (untuk): persoalan itu menjadi pikiran -- ku; (6) dengan: pohon itu sarat -- buah
onkologi on.ko.lo.gi [n Dok] ilmu tt tumor (penyebab, pertumbuhan, sifat, dan pengobatannya)
operasi ope.ra.si [n] (1) Dok bedah; bedel (untuk mengobati penyakit): penyakit ginjal yg belum parah dapat disembuhkan tanpa --; (2) Mil tindakan atau gerakan militer: perwira muda itulah yg memimpin -- penumpasan pemberontakan itu; (3) pelaksanaan rencana yg telah dikembangkan
oplos op.los, meng.op.los [v] mencampur obat dsb: ia tengah -- cat yg berlainan warna
opname op.na.me [n Dok] perawatan dng menginap di rumah sakit: uang -- harus dibayar sebelum pasien diperbolehkan pulang [n] pengambilan foto atau film: -- film itu sebagian besar dibuat di luar studio
opseter op.se.ter [Bld n] pegawai yg mengawasi pekerjaan pembangunan (membuat rumah, jembatan, dsb)
oral [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan
oralit ora.lit [n] obat berupa bubuk garam untuk dicairkan sbg pengganti mineral dan cairan yg keluar akibat penyakit muntah berak
orang berdendang di pentas nya [pb] orang laki-laki berkuasa dl rumah tangganya
orang berdendang di pentasnya orang ber.den.dang di pentasnya [pb] orang berkuasa di rumahnya masing-masing
orang pesisir orang yg tinggal di daerah pesisir; -- pintar ki dukun; paranormal: dia terpaksa mendatangkan -- pintar di rumahnya untuk menangkal hal-hal yg tidak diinginkan
orang-aring [n] (1) tumbuhan yg batangnya berbulu kasar kemerah-merahan, panjangnya 30 cm, daunnya berbentuk taji (lonjong), dapat dipakai untuk obat panas dsb, berkhasiat menyuburkan rambut, juga dipakai sbg makanan ternak; Eclipta alba; (2) daun orang-aring; (3) minyak orang-aring
otonomi daerah hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dng peraturan perundang-undangan yg berlaku
overdosis over.do.sis [Bld n] ukuran (obat dsb) yg berlebihan
padanan pa.dan.an [n] (1) keadaan seimbang (sebanding, senilai, seharga, sederajat, sepadan, searti): dl terjemahan yg dicari bukanlah bentuk yg sama, melainkan ~ maknanya; (2) Ling kata atau frasa dl sebuah bahasa yg memiliki kesejajaran makna dng kata atau frasa dl bahasa lain, msl maison dl bahasa Prancis padanannya rumah dl bahasa Indonesia; ekuivalen
pagar pa.gar [n] yg digunakan untuk membatasi (mengelilingi, menyekat) pekarangan, tanah, rumah, kebun, dsb: -- bambu; -- kawat
pagu pa.gu [n] (1) para-para (di dapur); (2) loteng (di rumah, tempat menyimpan barang-barang); (3) langit-langit (rumah); plafon; (4) batas tertinggi (tt anggaran); plafon:
pajak gadai hak untuk mengadakan pegadaian (dng membayar pajak kpd negara); (2) pegadaian; rumah gadai
pala pa.la [n] (1) pohon besar yg tingginya mencapai 20 m, bercabang banyak, bentuk pohonnya spt kerucut; Myristica fragrans; (2) buah batu yg berdaging kuning muda kehijau-hijauan untuk dibuat manisan, berbentuk bulat lonjong dan beralur memanjang, bijinya dibuat bumbu penyedap atau ramuan obat , se.pa.la-pa.la adv (1) (jika hendak atau terpaksa benar) sesempurna-sempurnanya sama sekali: ~ mencuri jangan tanggung-tanggung; (2) krn sudah terlanjur: ~ mandi biar basah ( ~ berdawat biar hitam)
paliatif pa.li.a.tif [n] (1) cara, ikhtiar yg melunakkan, meringankan, mengurangi penderitaan; (2) obat yg dapat meredakan rasa sakit
palis pa.lis , ber.pa.lis v menoleh ke arah lain (ke kiri, ke kanan, dsb) [v] me.ma.lis v menggosok licin-licin: ia telah selesai ~ ubin rumahnya [v] , me.ma.lis v (1) menyapukan (cat, cat bibir, dsb) pd; (2) mencolek (dng ujung jari)
panasea pa.na.sea [n] remedi bagi semua penyakit atau kesulitan; obat (mujarab);
pancabicara pan.ca.bi.ca.ra [kl n] (1) campuran lima macam bau-bauan (bunga dsb); (2) alat kerajaan zaman dahulu berbentuk lima jari dibuat dr emas (dipakai bila raja dinobatkan, dinikahkan, dsb)
pancapersada pan.ca.per.sa.da [ark n] (1) lantai yg ditinggikan bertingkat-tingkat untuk tempat duduk pembesar kerajaan dl upacara resmi; (2) rumah pemandian yg bertingkat-tingkat; (3) rumah bertingkat tempat bersenang-senang
pandai pan.dai [a] cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu; pintar; cerdas: anak itu -- , rajin, dan jujur; (2) a mahir; cakap; terampil: karyawan itu -- lagi cekatan; ia -- berbahasa Inggris; (3) v dapat; sanggup: anak itu sudah -- membaca; (4) a berilmu: banyak orang -- di daerah ini [n] (1) tukang tempa: -- besi; (2) juru (tukang) ramu: -- obat
panggungan pang.gung.an [n] lantai (rumah) yg tinggi dipakai untuk tempat meninjau, menonton, dsb
pangkalan pang.kal.an [n] (1) tempat kapal atau perahu berlabuh; tepi laut (atau tepi sungai) tempat berlabuh; (2) tempat menimbun (mengumpulkan) barang-barang dagangan, hasil bumi, dsb; (3) tempat (pelabuhan, lapangan terbang, dsb) yg dijadikan tumpuan untuk menyerang musuh; (4) tempat tertentu untuk berkedai, menjual material atau bahan bangunan, perhentian taksi, dsb; (5) Mk tuan atau nyonya rumah (penerima tamu): si ~
pangkat pang.kat [k l n] (1) tingkat (pd tangga atau sesuatu yg bersusun spt mahkota); (2) lantai yg ketinggian (pd pancapersada); (3) lenggek (rumah dsb) [n] (1) tingkatan dl jabatan kepegawaian (ketentaraan dsb): ia sudah naik -- dr kapten menjadi mayor; (2) kedudukan atau derajat kebangsawanan dl masyarakat; martabat: masih ada kaum ningrat yg mempertahankan -- nya spt pd masa lampau; (3) kelas (di sekolah, gedung pertunjukan, dsb): buku berhitung untuk murid -- tiga; -- dua sudah penuh [n Mat] eksponen
panjang pan.jang [a] berjarak jauh (dr ujung ke ujung): jalan yg -- itu akan ditempuhnya dl 30 menit; (2) n jarak membujur dr ujung ke ujung: -- rumah itu 10 m dan lebarnya 7 m; (3) a lama (waktu): libur --; rencana jangka --
panjing pan.jing [ark n] hamba di rumah pesirah (untuk wanita yg hamil di luar nikah dan tidak mau memberitahukan siapa yg menghamilinya)
panti pan.ti [n] rumah; tempat (kediaman)
panti husada balai atau tempat berobat; balai kesehatan
panti pijat tempat yg disediakan bagi orang-orang yg ingin dipijat; rumah tempat pijat
papak pa.pak [a] papar; tidak lancip; rata; tidak merunjung (tt atap dsb): rumah -- , rumah yg atapnya rata (tidak merunjung) [v] , ber.pa.pak.an v bertemu (di jalan dsb) dr dua arah yg berlawanan; berpapasan [n] minuman keras; tuak
papan pa.pan [n] (1) kayu (besi, batu, dsb) yg lebar dan tipis: rumah panggung itu lantainya terbuat dr -- (kayu) jati; (2) tempat tinggal; rumah: kita perlu sandang, pangan, dan --
papan atas [ki] kelas utama; kelas tinggi: saat ini makin banyak rumah makan dan restoran -- atas yg kian laris
papan nama papan yg dipasang di depan rumah atau kantor yg bertuliskan nama (orang, organisasi, lembaga, perusahaan, dsb)
papas pa.pas , me.ma.pas v melucuti atau menanggalkan (pakaian, kemah, kajang, gambar-gambar di dinding, dsb); (2) mengambili msl untuk dibawa pergi; menyerobot: perampok itu telah ~ perhiasan dan barang-barang berharga korban [v] ber.pa.pas.an v bertemu bersebelah jalan atau dr dua arah yg berlawanan: mobil dokter itu ~ dng sebuah ambulans di pintu gerbang rumah sakit
parah pa.rah [a] (1) berat (tt luka): lukanya cukup -- , harus segera dibawa ke rumah sakit; (2) payah (tt penyakit): sakitnya sudah -- , sudah tidak ada harapan lagi; (3) dl keadaan kesulitan yg sangat: akibat kehilangan pekerjaan, kehidupannya sangat --; (4) sukar diatasi: masalah kenakalan remaja akhir-akhir ini semakin --
paraldehida pa.ral.de.hi.da [n] cairan bening tanpa warna dng rumus kimia (C2H4O3), trimer asetaldehida, digunakan sbg obat penenang dan hipnotis
param pa.ram [n] obat pelumur spt bedak basah yg dilumurkan pd bagian tubuh untuk menghilangkan rasa pegal (ketegangan urat) atau terkilir
paran pa.ran [Jw n] arah; tujuan: ke mana -- anak panah tadi [Mk n] balok bubungan (rumah)
parasetamol pa.ra.se.ta.mol [n] obat yg bersifat menghilangkan rasa nyeri dan menurunkan panas
pasah pa.sah ? fasakh , ter.pa.sah v sampai (tiba) ke tempat yg bukan menjadi tujuan suatu perjalanan: ia ~ ke rumah sahabatnya yg tinggal sekota dng saya
pasak bumi tumbuhan hutan (di Kalimantan) yg akarnya dapat dijadikan obat penambah tenaga
pasang pa.sang [n] (1) dua orang, laki-laki perempuan atau dua binatang, jantan betina: paman membeli dua -- burung dara; (2) dua benda yg kembar atau yg saling melengkapi: Adik mendapat kiriman tiga -- sepatu dr Bibi; (3) dua organ tubuh yg adanya (munculnya) bersama-sama, spt paru-paru, mata, dan telinga; (4) set; perangkat: Ibu membeli dua -- meja kursi sekaligus; (5) dua orang (pemain dsb) yg merupakan satu satuan: ada tiga -- pemain ganda yg disiapkan untuk Piala Thomas [v] (1) naik (tt air laut atau sungai); (2) ki sedang baik (tt peruntungan); untung: nasib pedagang ada -- surutnya; (3) ki sedang bangkit (menyerang) (tt penyakit): penyakit -- [v] , ber.pa.sang-pa.sang.an v tembak-menembak [v] , me.ma.sang v (1) memakaikan; mengenakan; memberi (berpakaian, berbaju, dsb): ketua umum ~ jaket pd anggota baru itu; (2) menempatkan: ~ mata-mata; ~ penjaga di depan rumahnya; (3) memuatkan; mencantumkan (tt tulisan, gambar, iklan, dsb): ~ iklan di surat kabar; (4) menyematkan; melekatkan: ~ bintang emas di dada; ~ kancing; (5) mengibarkan: ~ layar (bendera); (6) menentukan (harga): ~ harga; (7) menahan (jerat, bubu, dsb): ~ jaring; (8) menyediakan (membuat, mengatur): ~ jembatan
pasar malam pasar yg dibuka pd malam hari; (2) tempat berlangsungnya berbagai-bagai pertunjukan (kedai, rumah makan, dsb), diadakan pd malam hari untuk beberapa hari lamanya dl rangka memperingati (merayakan) sesuatu
pasar swalayan toko makanan dan minuman, barang keperluan rumah tangga, dsb dng sistem pelayanan sendiri
pasaraya pa.sa.ra.ya [n] toko besar penjual berbagai jenis barang (bahan makanan, barang kelontong, peralatan rumah tangga, keperluan sehari-hari, dsb) yg disusun dl bagian terpisah untuk pelayanannya
pasien dalam pasien yg memperoleh pelayanan tinggal atau dirawat pd suatu unit pelayanan kesehatan tertentu; pasien yg dirawat di rumah sakit
pasien opname pasien yg memperoleh pelayanan kesehatan menginap dan dirawat di rumah sakit; pasien rawat inap
pasilan kelapa tumbuhan benalu yg dapat dibuat obat; Drynaria rigidula
pasir karang [Geo] deposit yg terbentuk di sekitar koloni organisme karang, terdiri atas fragmen "rumah" karang
pasta pas.ta [n] (1) zat perekat yg lengket; (2) bahan farmasi berupa salep (bubur) setengah padat pd umumnya dibungkus dl kemasan tabung pipih, mengandung antiseptik untuk obat luar; (3) bahan beracun untuk membasmi kutu atau tikus [n] bahan makanan yg dibuat dr terigu dicampur air dan telur, bentuknya bermacam-macam, ada yg pipih panjang spt lembaran dan ada yg bulat panjang spt pipa
pastiles pas.ti.les [n] jenis gula-gula, biasanya berbentuk butiran kecil, mengandung obat untuk melegakan pernapasan, menyegarkan mulut, menyembuhkan sakit kerongkongan, batuk, dsb
patah kemudi tumbuhan yg dapat dibuat obat; Senecio sonchifolius
patah tulang tulangnya patah; (2) ki tidak dapat menolak permintaan orang lagi; (3) pohon yg daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pd ujung cabang yg masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit; Euphorbia tirucalli
patio pa.tio [n] (1) serambi terbuka di belakang rumah; (2) taman terbuka di dl rumah
patungan pa.tung.an [v] bersama-sama membeli, menyewa, dsb; bersama-sama mengumpulkan uang untuk suatu maksud: mereka ~ menyewa rumah
patut pa.tut [a] (1) baik; layak; pantas; senonoh: perbuatan baik itu -- dipuji; tidak -- seorang anak melawan orang tua; diperlakukan dng --; (2) sesuai benar (dng); sepadan (dng); seimbang (dng): rumahnya kurang -- dng jabatannya yg tinggi itu; (3) masuk akal; wajar: pd hemat saya tuntutan mereka itu tidak boleh dikatakan tidak --; (4) sudah seharusnya (sepantasnya, selayaknya): orang yg berjasa kpd negara -- diberi penghargaan; penjahat itu -- dihukum seumur hidup; (5) tentu saja; sebenarnya: -- ia tidak sanggup membayar utang krn uangnya sudah habis
paviliun pa.vi.li.un [n] rumah (bangunan) tambahan di samping rumah induk
payon pa.yon [Jw n] atap rumah
pecinan pe.ci.nan [n] tempat permukiman orang Cina: pusat-pusat perbelanjaan berdampingan dng rumah-rumah model -- yg sumpek
pedadah pe.da.dah [n] peti tempat menyimpan ramuan obat-obatan; cerakin
pedih pe.dih [a] berasa sakit, spt luka dicuci dng sublimat: lukanya terasa -- kena obat
pedukuhan pe.du.kuh.an [n] beberapa kelompok rumah yg membentuk perkampungan; kelompok dukuh
pegadaian pe.ga.dai.an [n] tempat bergadai; rumah gadai
pegagang pe.ga.gang [n] (1) tumbuhan menjalar, mempunyai sulur yg berakar, daunnya spt ginjal, melekat pd tangkai yg panjang dan menggerombol menjadi satu di seputar batang, tangkai daun yg agak melebar di bagian bawah kadang-kadang berwarna kemerah-merahan, daunnya untuk obat; Centella asiatica; (2) daun pegagang
pejagalan pe.ja.gal.an [n] rumah jagal; penjagalan
pelampang pe.lam.pang [Jk n] rumah sementara beratap kajang dsb (tempat menerima tamu pd waktu ada pesta dsb)
pelancar pe.lan.car [v] alat untuk melancarkan (jalannya sesuatu) [n] kayu (balok) yg dipasang membujur untuk menyangga rusuk (kayu palang penyangga lantai pd rumah panggung)
pelangsing pe.lang.sing [n] obat untuk membuat langsing; obat ~
pelantar pe.lan.tar [n] orang yg melantarkan (menyampaikan dsb); perantara [n] (1) bangku panjang tempat duduk (di pekarangan, lepau, dsb): banyak orang muda duduk di atas sebuah --; (2)lantai yg ketinggian (bersambung dng rumah, tetapi tidak beratap): ia menjemur kain baju di --
pelasah pe.la.sah [n] pakaian sehari-hari yg dipakai di rumah
pelataran pe.la.tar.an [n] (1)halaman rumah; tanah yg sudah diratakan; (2) serambi (pd stasiun kereta api dsb); (3) dasar warna (lukisan dsb): lukisan itu dibuat pd ~ abu-abu; (4) perihal memberi latar
pelawan pe.la.wan [n] (1) orang yg suka (melawan, menentang, membantah); orang yg tidak suka menurut (nasihat, ajaran, dsb); (2) pencegah; penangkal: dokter sudah dapat menemukan obat ~ penyakit itu
pelayanan medis pe.la.yan.an medis [Dok] pelayanan yg diterima seseorang dl hubungannya dng pencegahan, diagnosis, dan pengobatan suatu gangguan kesehatan tertentu
pelempar pe.lem.par [n] (1) orang yg melempar: siapa ~ nya hingga kaca-kaca jendela rumah ini pecah semua; (2) alat untuk melempar: batu ~ anjing; (3) alat untuk melemparkan: pesawat ~ bom; (4) orang yg ikut dl olahraga lempar-melempar (spt melempar lembing, melempar cakram)
pelesit hidung pe.le.sit hidung hantu yg konon dapat mengirimkan kepalanya saja ke rumah orang perempuan yg baru beranak untuk mengisap darah perempuan itu
peluntur pe.lun.tur [n] alat atau sesuatu untuk melunturkan [n] (1) obat untuk cuci perut (memudahkan buang air); (2) cak obat untuk melancarkan haid: jamu ~
peluru pe.lu.ru [n] (1) barang tajam (dr timah, besi, dsb) pengisi patrun atau yg dilepaskan dng senjata api; obat bedil; pelor: kena --; dimakan -- , kena tembak; (2) Olr bola besi yg harus dilempar dng tolakan tangan; bola peluru
peluruh pe.lu.ruh [n] sesuatu yg meluruhkan; sesuatu yg menggugurkan [n] obat (yg diminum) untuk membangkitkan muntah
peluruh kencing pe.lu.ruh kencing obat yg digunakan untuk meluruhkan batu ginjal agar dapat keluar bersama air kemih
pemalaman pe.ma.lam.an [n] rumah dsb tempat bermalam; penginapan
pembantu pem.ban.tu [n] (1) orang (alat dsb) yg membantu; penolong; (2) orang upahan, pekerjaannya (membantu) mengurus pekerjaan rumah tangga (memasak, mencuci, menyapu, dsb)
pembenci pem.ben.ci [n] (1) orang yg membenci; (2) sesuatu yg membuat orang merasa benci: obat -
pembius pem.bi.us [n] (1) orang yg membius; (2) alat atau obat untuk membius
pembongkaran pem.bong.kar.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membongkar (rumah liar oleh pihak yg berwajib, barang-barang dr gudang, dsb); (2) pembukaan rahasia dsb
pemerintah desa pe.me.rin.tah desa pemerintah terendah langsung di bawah pimpinan kepala desa atau lurah yg menyelenggarakan urusan rumah tangga sendiri dan terdiri atas kepala desa dan lembaga musyawarah desa
pemondokan pe.mon.dok.an [n] tempat (rumah dsb) memondokkan seseorang; rumah tempat menumpang (menumpang bermalam); penginapan; pondokan
pemutih pe.mu.tih [n] (1) orang yg memutihkan; (2) bahan atau obat yg dapat menjadikan kain (cucian) tampak cemerlang atau putih bersih; (3) yg dipakai untuk memutihkan atau menjadikan berwarna putih
penabalan pe.na.bal.an [n] pengumuman penobatan raja; penobatan
penambul pe.nam.bul [n] pemain komidi (akrobat, sulap, dsb)
penanggahan pe.nang.gah.an [kl n] dapur (tempat memasak) [n] (1) bagian rumah antara dapur dan tengah rumah; (2) kl dapur (tempat memasak)
penata gerha pe.na.ta gerha pengurus rumah tangga (hotel dsb)
penawar pe.na.war [n] (1) obat dsb untuk menghilangkan daya kekuatan bisa (racun, penyakit, dsb); (2) mantra (jampi) untuk menawar, menawari, atau menawarkan [n] orang yg menawar
pencahar pen.ca.har [n] obat pencuci perut; obat urus-urus (spt kastroli, garam inggris)
pencar pen.car [v] ber.pen.car v (1) berserak-serak di mana-mana (tidak berkumpul atau berkelompok): dr atas kelihatan rumah penduduk yg ~; (2) (pergi, lari, dsb) ke mana-mana (tidak berkelompok): mendengar bunyi tembakan itu, mereka lari ~
pencil pen.cil , me.men.cil v (1) terasing (terpisah) dr yg lain; menyendiri: beliau duduk agak ~; (2) jauh (dr yg lain): sebuah rumah yg ~ di tengah-tengah hutan
pencuci darah pen.cu.ci darah obat untuk membersihkan darah
pencuci perut pen.cu.ci perut obat pencahar; obat urus-urus
pencuci rambut pen.cu.ci rambut obat untuk membersihkan rambut (spt ramuan daun lidah buaya dan urang-aring); sampo: ~ tangan 1 alat untuk membasuh tangan; (2) obat untuk mencuci tangan
pendadah pen.da.dah [n] (1) peti tempat menyimpan dadah; (2) orang yg mempunyai ketergantungan pd obat atau bahan narkotik spt ganja, heroin
pendapa pen.da.pa ? pedapa [n] (1) rumah bagian muka; (2) balai (ruang) besar tempat berapat dsb: rapat itu diadakan di -- kabupaten
pendopo pen.do.po [n] bangunan yg luas terbuka (tanpa batas atau sekat), terletak di bagian depan rumah, disediakan untuk pertemuan, rapat, peralatan, serta keperluan lain yg ada hubungannya dng keperluan masyarakat
pengadilan peng.a.dil.an [n] (1) dewan atau majelis yg mengadili perkara; mahkamah; (2) proses mengadili; (3) keputusan hakim: banyak yg tidak puas akan ~ hakim itu; (4) sidang hakim ketika mengadili perkara: di depan ~ terdakwa memungkiri perbuatannya; (5) rumah (bangunan) tempat mengadili perkara: rumahnya terletak di depan kantor ~ negeri
pengawawarna peng.a.wa.war.na [n] obat atau bahan penghilang warna
penggeledahan peng.ge.le.dah.an [n] proses, cara, perbuatan menggeledah; pemeriksaan (orang, rumah, dsb) untuk mencari sesuatu: ~ dr rumah ke rumah dilakukan terus, tetapi belum ditemukan bukti-buktinya yg nyata
penghuni peng.hu.ni [n] (1) orang yg mendiami (rumah dsb): berapa orangkah ~ rumah petak ini; (2) hantu dsb yg menjaga tempat-tempat yg angker; penunggu; penjaga: pohon rindang itu ada ~ nya
penginapan peng.i.nap.an [n] (1) rumah tempat bermalam; losmen: tidak jauh dr sini ada ~ yg bersih lagi murah; (2) tumpangan (untuk bermalam): siapa yg akan memberi ~ kpd orang yg mengungsi itu?
pengontrak pe.ngon.trak [n] orang yg mengontrak (rumah, toko, dsb): ~ rumah itu sudah dua bulan belum membayar
penidur pe.ni.dur [n] (1) cak tukang tidur; orang yg suka tidur (mudah sekali tidur): sambil duduk pun ~ itu dapat tidur lelap walaupun keadaan di sekelilingnya sangat bising; (2) (obat dsb) untuk memudahkan atau menyebabkan tidur nyenyak: obat ~; hikmat ~
penimbang pe.nim.bang [n] (1) orang yg menimbang; tukang timbang: ~ bayi di rumah sakit itu dua orang; (2) orang yg memberi pertimbangan; penasihat; (3) alat untuk menimbang; timbangan: selain dacin digunakan juga ~ lain di toko itu
peningkatan pe.ning.kat.an [n] proses, cara, perbuatan meningkatkan (usaha, kegiatan, dsb): kini telah diadakan ~ di bidang pendidikan; Menteri Kesehatan menentukan perlunya ~ pengawasan thd usaha perdagangan eceran obat
penisilin pe.ni.si.lin [n Dok] antibiotik yg dihasilkan oleh beberapa jenis jamur, Penicillium notatum dan Penicillin chrysogenum, sangat mujarab untuk mengobati beberapa penyakit menular yg disebabkan oleh bakteri
penjalin pen.ja.lin [Jw n] rotan (biasanya dibuat perabot rumah tangga)
pentas pen.tas [n] (1) lantai yg agak tinggi di gedung pertunjukan tempat memainkan sandiwara dsb; panggung; (2) lantai yg agak tinggi di rumah (untuk tempat tidur) atau di dapur (tempat memasak)
pentotal pen.to.tal [n Dok] obat pemati rasa yg lazim disuntikkan
penumpang pe.num.pang [n] (1) orang yg menumpang atau orang yg naik (kereta, kapal, dsb): ~ kereta api senja itu penuh sesak; (2) orang yg tinggal atau bermalam di rumah orang: tadi malam ~ di rumah sebelah telah melarikan mobil orang yg ditumpanginya
penunggu pe.nung.gu [n] (1) penjaga: ~ gudang; (2) orang yg mendiami; penghuni: ~ rumah; (3) hantu dsb yg mendiami (menghuni): hantu ~ gua
penurun pe.nu.run [n] (1) seseorang atau sesuatu yg menurunkan (mengurangi dsb); (2) alat untuk menurunkan: obat ~ panas
penyalak pe.nya.lak [n] (1) perkakas yg dpt menyalak (mengeluarkan bunyi spt sirene): -- elektronik ini bisa melolong selama 30 jam dan dpt didengar dl radius 700 m; (2) suka menyalak: anjingnya -- apabila ada orang lain lewat di depan rumah pemiliknya
penyampah pe.nyam.pah [n] orang yg menyebabkan adanya sampah; orang yg mengotori jalan (rumah dsb) dng sampah: hendaknya kita jangan menjadi -- jalan
penyedia pe.nye.di.a [n] orang (badan dsb) yg menyediakan: -- obat
penyembuh pe.nyem.buh [n] (1) Tuhan yg menyembuhkan; Tuhan yg memberikan kesembuhan; (2) orang yg menyembuhkan; (3) bahan (obat dsb) yg menyembuhkan: telur madu adalah -- seriawan
penyembuhan pe.nyem.buh.an [n] proses, cara, perbuatan menyembuhkan; pemulihan: air suci itu disalahgunakan sbg obat -
penyembur pe.nyem.bur [n] (1) orang yg menyemburkan; (2) obat-obatan dsb yg disemburkan; (3) alat untuk menyemburkan
penyemenan pe.nye.men.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyemen: -- dinding rumah itu sudah dimulai; (2) kegiatan pengeboran air atau minyak bumi
penyemprotan pe.nyem.prot.an [n] proses, cara, perbuatan menyemprot atau menyemprotkan: -- obat antihama dilakukan setengah tahun sekali
penyewa pe.nye.wa [n] (1) orang yg menyewa: -- rumah ini sedang ke luar kota; (2) uang dsb untuk menyewa: uang yg disediakan untuk -- kios di pasar telah habis
penyewaan pe.nye.wa.an [n] proses, cara, perbuatan menyewa atau menyewakan: kasus -- rumah ini oleh orang itu kpd orang asing sedang diteliti oleh yg berwajib
penyuci hama pe.nyu.ci ha.ma [n] alat atau obat untuk menyucihamakan
perabot pe.ra.bot [n] barang-barang perlengkapan: -- rumah tangga (meja, kursi, dsb); -- tukang kayu (gergaji, pahat, dsb)
perabung panjang pe.ra.bung panjang rumah yg atapnya berbentuk panjang
peram pe.ram , me.me.ram v mendekut (tt burung merpati) [v] me.me.ram v (1) menyimpan buah-buahan (dng membungkusnya dsb) supaya lekas masak; (2) menyimpan (rahasia, perasaan, dsb); menyembunyikan: ~ perasaannya dl hati [v] ber.pe.ram v tetap tinggal di rumah saja; tidak keluar-keluar (dr rumah, sarang, dsb): sepanjang hari dia ~ saja di rumah
peran pe.ran [n] (1) pemain sandiwara (film): -- utama; (2) tukang lawak pd permainan makyong; (3) perangkat tingkah yg diharapkan dimiliki oleh orang yg berkedudukan dl masyarakat [n] balok yg menghubungkan tiang-tiang rumah di sebelah atas, tempat kasau-kasau bertumpu
perancah pe.ran.cah [n] bambu (papan dsb) yg didirikan untuk tumpuan ketika suatu bangunan (rumah dsb) sedang dibangun [Lihat {perencah}]
peranginan per.a.ngin.an [n] (1) tempat berangin-angin atau bersejuk-sejuk; (2) rumah di luar kota untuk beristirahat
perangsang pe.rang.sang [n] (1) sesuatu yg dapat membangkitkan perasaan (hawa nafsu dsb); pembangkit perasaan: obat ~; (2) pembangkit gairah (marah, sedih, dsb): ia rajin setelah menerima uang ~ [n] yg merangsang; penyerbu; penggempur
perawas pe.ra.was [n] pohon jambu biji, daunnya yg dikeringkan dipakai sbg obat; Litsea odorifera
perbandingan per.ban.ding.an [n] (1) perbedaan (selisih) kesamaan: -- pasukan musuh dng pasukan kita adalah lima lawan dua; (2) persamaan; ibarat: -- bulan dng putri malam kurang tepat; (3) pedoman pertimbangan: pengalaman dapat dijadikan -- dl memecahkan masalah rumah tangga
perbedaan per.be.da.an [n] (1) beda; selisih: perpecahan terjadi krn -- paham; (2) perihal yg berbeda; perihal yg membuat berbeda: -- perlakuan thd tamu menyalahi aturan rumah penginapan itu
pergi per.gi [v] (1) berjalan (bergerak) maju: ia -- ke kamar mandi; ia -- ke pasar; (2) meninggalkan (suatu tempat): ia sudah -- dr sini; (3) berangkat: setelah mengunci pintu rumah, dia -- ke tempat kerjanya; pukul lima pagi ia -- ke stasiun
peringgitan pe.ring.git.an [Jw n] serambi di antara rumah belakang dan pendapa
peristirahatan per.is.ti.ra.hat.an [n] tempat (rumah dsb) untuk beristirahat
perjaka per.ja.ka [n] laki-laki yg belum berumah tangga; bujang; jaka
perkampungan per.kam.pung.an [n] (1) kelompok rumah yg merupakan kampung: kumpulan gubuk yg tampak dr sini adalah ~ nelayan; (2) tempat berkampung (berkumpul); (3) kelompok kampung; (4) sekelompok; sekumpulan
perkawinan tempat mati per.ka.win.an tempat mati [pb] perkawinan yg sungguh-sungguh dilakukan sesuai dng cita-cita hidup berumah tangga yg bahagia
perkolator per.ko.la.tor [n] (1) alat untuk memasak kopi dng tempat kopi yg berlubang, yg menyebabkan air panas dapat masuk ke dalamnya dan mengisap sari kopi itu; (2)Kim bejana kaca panjang berbentuk kerucut dng dasar dikecilkan, spt tabung untuk mengekstrak obat
permanjungan per.man.jung.an [n] bilik di sisi atau di tengah rumah yg lantainya lebih tinggi; anjung
persekot per.se.kot [n] (1) uang muka; (uang) panjar: calon penyewa yg akan menempati rumah itu memberi -- sepuluh ribu rupiah; (2) pembayaran tunai di muka atas penyerahan barang atau jasa yg harus dipertanggungjawabkan penerima pd suatu tanggal kemudian; (3) pembayaran atas suatu kontrak sebelum berakhir; (4) pembayaran upah, gaji, atau komisi sebelum waktunya
persiapan per.si.ap.an [n] (1) perlengkapan dan persediaan (untuk se-suatu); (2) perbuatan (hal dsb) bersiap-siap atau mempersiapkan; tindakan (rancangan dsb) untuk sesuatu: -- rumah makan itu sudah hampir selesai; pelajaran -, pelajaran untuk mempersiapkan murid-murid melanjutkan pelajarannya; ujian -, ujian yg pertama kali di perguruan tinggi
persil per.sil , te.per.sil v tersembul; muncul ke luar [n] sebidang tanah dng ukuran tertentu (untuk perkebunan atau perumahan)
perteduhan per.te.duh.an [n] tempat perhentian sebentar di tengah jalan; tempat perlindungan: rumah itu pd saat terjadi peristiwa bentrokan menjadi ~
pertumbuhan per.tum.buh.an [n] hal (keadaan) tumbuh; perkembangan (kemajuan dsb): suasana rumah tangga yg serba harmonis sangat penting bagi ~ jiwa anak; ~ kebudayaan bangsa
perubalsem pe.ru.bal.sem [n] obat berupa salep yg baunya agak enak (berbau sirop), berwarna cokelat kekuning-kuningan
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
pesakin pe.sa.kin [n] kepala rumah tangga (di Jambi)
pesanggrahan pe.sang.grah.an [n] rumah peristirahatan atau penginapan, biasanya milik pemerintah [n] peristirahatan: kami menginap di -- Ujung Kulon selama tiga malam
peta situasi peta yg menggambarkan letak bangunan (kantor, perumahan penduduk satu per satu, dsb) di sebuah kota
petak pe.tak [n] (1) bagian ruang yg bersekat; kotak: ruang perahu itu ada delapan --; (2) bilik kamar; kamar kecil: rumahnya disekat-sekat menjadi lima --; (3) piring (sebidang sawah yg dibatasi oleh pematang): sawahnya sepuluh --; (4) bedeng (persemaian yg akan ditanami): tanah ladang itu dijadikan beberapa -- [Jw n] (1) belang pd kepala; (2) belang putih pd dahi kuda: kuda -- , kuda yg berdahi belang putih [Jk n] -- kadal permainan anak-anak dng bilah bambu
petaling pe.ta.ling [n] (1) pohon, kayunya dibuat bahan bangunan (tiang dan lantai rumah, jembatan dsb), buahnya dapat dimakan, Ochanostachys amentacea; (2) kayu petaling; (3) buah petaling
petanen pe.ta.nen [Jw n] bilik yang ada di tengah-tengah bangunan rumah Jawa
petegian pe.te.gi.an [Bl n] seluruh areal yg digunakan untuk bangunan rumah
petirahan pe.ti.rah.an [n] tempat beristirahat (untuk berobat atau untuk memulihkan kesehatan); sanatorium
piama pi.a.ma [n] pakaian, biasanya terdiri atas dua potong, longgar, dan digunakan di rumah atau untuk tidur
picis pi.cis [ark n] uang yg bernilai sepuluh sen; ketip [n] pi.cis.an n tumbuhan merambat, berbatang kecil menyerupai akar, hidup liar pd batang pohon, berdaun bundar tebal, air perasan daunnya dapat dibuat obat batuk, burut, susah buang air besar; sisik naga; pakis duwitan; Drymoglossum heterophyllum
piket pi.ket /pikEt/ (1) n kelompok atau regu yg melakukan tugas jaga siang atau malam hari (biasanya dl kesatuan militer, rumah sakit, kantor, dsb); (2) menjalankan tugas piket
pil [n] obat dl bentuk butiran kecil padat; gentel; tablet; -- pahit, ki kekalahan yg mencolok; kerugian; kekecewaan: semangat tanding tanpa kelincahan dan keuletan membuat kesebelasan itu menelan -- pahit terus-menerus
pilaster pi.las.ter [n] tiang atau pilar semu dr rumah berbentuk empat persegi panjang yg menjorok ke luar dari tembok
pilis pi.lis [n] (1) obat tradisional (berwarna agak hitam) yg dipaliskan atau dilekatkan di dahi dan di pelipis (untuk sakit kepala,; wanita yg baru melahirkan, dsb); (2) garis silang di dahi untukmenangkal penyakit (berdasarkan kepercayaan)
pingit pi.ngit [v] ber.pi.ngit v berkurung di dl rumah dsb: krn malu ia ~ saja di kamar
pintu pin.tu [n] (1) tempat untuk masuk dan keluar: di -- lubang tikus dipasang perangkap; jangan duduk di --; (2) (papan dsb) penutup (pintu): Ibu membukakan -- untuk tamunya; (3) penggolong benda bagi rumah: rumah petaknya yg berjumlah 15 -- habis dimakan api; (4) palang (pd) jalan: rumah kira-kira 50 m dr -- kereta api; (5) ki jalan (ke ...); yg menjadi lantaran (untuk mendapat dsb): -- ke arah penyelesaian peristiwa itu masih terbuka
pintu belakang pintu yg berada di belakang (rumah, kantor, dsb) (2) ki saluran (prosedur) yg tidak resmi atau tidak wajar
pintu butulan pintu di samping rumah atau halaman bertembok
pintu depan pintu bagian depan rumah, kantor, dsb
pintu maling pintu yg ada di samping (di belakang) rumah
pintu terbuka resepsi informal di sebuah rumah dng tamu yg bebas datang dan pergi; (2) waktu yg disediakan secara terbuka untuk kunjungan ke sekolah, lembaga, dsb untuk kegiatan spt inspeksi dan observasi
pipit pi.pit [n] burung kecil (banyak macamnya spt -- rumah, -- uban) [n] bagian serunai dsb yg dikulum apabila hendak meniupnya: -- serunai [Jw v] , me.mi.pit v mengapit
piretrum pi.ret.rum [n ] tumbuhan marga Compositae yg menghasilkan insektisida untuk obat nyamuk bakar
piromania pi.ro.ma.nia [n] kelainan jiwa yg menyebabkan orang selalu ingin membakar rumah dsb krn dng demikian dapat merasakan kenikmatan seksual; gila api
plafon pla.fon [n] (1) langit-langit rumah: tiba-tiba ia kejatuhan tetesan air dr -- , rupanya ada atap yg bocor; (2) Ek batas tertinggi (biaya, kredit, dsb) yg disediakan; pagu: Pemerintah belum mengumumkan -- kredit nasional yg baru; diharapkan -- subsidi Pusat untuk Provinsi Bali akan meningkat
platina pla.ti.na [n] logam berwarna putih keabu-abuan (lazim disebut juga emas putih): dl bidang pengobatan tradisional banyak digunakan jarum -- atau jarum emas
plong [a] berasa lega; berasa bebas (dr beban pikiran dsb): hidungnya yg tersumbat dan berlendir itu menjadi -- setelah menggunakan obat ini
podemporem po.dem.po.rem [n cak] tepung berwarna kuning serta tajam baunya (persenyawaan dr yodium, hidrogen, dan karbon) untuk obat koreng, kudis, dsb; Far yodoform
poliklinik po.li.kli.nik [n] balai pengobatan umum (tidak untuk perawatan atau pasien menginap)
pondok pon.dok [n] (1) bangunan untuk tempat sementara (spt yg didirikan di ladang, di hutan, dsb); teratak: di tepi hutan yg hendak dibuka itu didirikan beberapa buah --; (2) rumah (sebutan untuk merendahkan diri): jika Anda tidak berkeberatan, silakan singgah sebentar di -- saya; (3) bangunan tempat tinggal yg berpetak-petak yg berdinding bilik dan beratap rumbia (untuk tempat tinggal beberapa keluarga); (4) madrasah dan asrama (tempat mengaji, belajar agama Islam); di daerah itu terdapat beberapa -- yg dikelola secara modern
pondok wisata usaha perseorangan yg menggunakan sebagian rumah tinggalnya untuk menginap wisatawan dng perhitungan pembayaran
pondokan pon.dok.an [n] (1) rumah tempat tinggal menumpang; (2) bangunan bercorak hotel, tetapi dl kategori yg lebih rendah dan biasanya memiliki kamar sedikit
porsi por.si [n] (1) bagian (yg menjadi tanggung jawab atau yg harus dikerjakan dsb); (2) selengkap atau sepiring makanan (di rumah makan)
portal por.tal [n] (1) pintu gerbang; gapura; (2) jalan (pintu) masuk ke dl tambang bawah tanah, terowongan, jembatan, dsb; (3) gang (beranda dsb) lebar di depan kamar-kamar dl rumah, gedung, dsb; (4) cak tonggak atau palang yg dipasang di ujung gang (jalan) untuk menghalangi masuknya kendaraan tertentu
pos [n] (1) jawatan yg menyelenggarakan kirim-mengirim barang, surat, uang, dsb: pegawai --; dikirim melalui --; (2) kantor tempat kirim-mengirim surat, uang, dsb; kantor pos: ia pergi ke (kantor) -- untuk membeli perangko; (3) surat-surat dsb yg dikirim dng perantaraan pos: kartu (surat, warkat) --; tukang (pengantar) -- , pegawai pos yg mengantarkan surat-surat; (4) ark kereta (kuda) pengangkut surat dsb (pd zaman dahulu); kereta pos; kuda pos: kami menumpang kereta -- dr Semarang; (5) ark tempat perhentian kereta pos (pd zaman dahulu): tiba di -- , kusir kereta pos mengganti kudanya dng yg masih segar; (6) cak perhentian (kereta api, trem dsb): rumah mereka di belakang -- lama [n] (1) tempat penjagaan (tentara, polisi, pengamat gunung berapi, dsb): dua regu ditempatkan di -- terdepan; (2) tempat kedudukan (orang yg melakukan tugas dsb): dokter-dokter harus selalu siap di -- masing-masing; (3) cak tempat berkumpul; tempat anggota sekelompok [n] (1) jumlah uang yg disediakan untuk suatu keperluan (jawatan dsb); (2) bagian mata anggaran belanja
posologi po.so.lo.gi [n Dok] kajian tt dosis obat
pot [n] tempat yg terbuat dr tanah, semen, plastik, dsb untuk menanam pohon (bunga), biasanya untuk menghias halaman rumah [n kp] pispot
potongan po.tong.an [n] (1) keratan; penggalan; (2) hasil memotong (memangkas, menggunting, dsb); (3) pengurangan (tt gaji, upah, harga, dsb); (4) kependekan (tt kata, nama); (5) bentuk; model; (tt mobil, rumah, dsb); tampang (tt perawakan, wajah); bentuk; sikap (tt badan); (6) sepotong-sepotong atau satu-satu (tt penjualan barang); (7) pengurangan harga; korting: ia mendapat ~ 10%
prakilang pra.ki.lang [n] rumah atau bangunan yg dibuat dr bagian yg tinggal dipasang; rumah pabrikan
pramuwisma pra.mu.wis.ma [n] pembantu rumah tangga
prematur pre.ma.tur [a ] belum (waktunya) masak (matang); sebelum waktunya; belum cukup bulan; pradini: anak yg lahir -- harus mendapat perawatan khusus di rumah sakit
preparat pre.pa.rat [n] (1) bahan yg disiapkan secara kimiawi; sediaan: dng ditemukannya penisilin pd tahun 1929, maka berkembang pulalah industri farmakologi -- obat-obat antibiotika
preskripsi pres.krip.si [n] (1)apa yg diharuskan; ketentuan (petunjuk) peraturan; (2) petunjuk tt penggunaan obat
primbon prim.bon [n] kitab yg berisikan ramalan (perhitungan hari baik, hari nahas, dsb); buku yg menghimpun berbagai pengetahuan kejawaan, berisi rumus ilmu gaib (rajah, mantra, doa, tafsir mimpi), sistem bilangan yg pelik untuk menghitung hari mujur untuk mengadakan selamatan, mendirikan rumah, memulai perjalanan dan mengurus segala macam kegiatan yg penting, baik bagi perorangan maupun masyarakat
pringgitan pring.git.an [Jw n] ruangan antara pendapa dan bagian rumah utama
proklitik pro.kli.tik [n Ling] klitik yg secara fonologis terikat dng kata yg mengikutinya, msl ke dl ke rumah
propaganda pro.pa.gan.da [n] (1) penerangan (paham, pendapat, dsb) yg benar atau salah yg dikembangkan dng tujuan meyakinkan orang agar menganut suatu aliran, sikap, atau arah tindakan tertentu: -- biasanya disertai dng janji yg muluk-muluk; (2) cak reklame (spt menawarkan obat, barang dagangan, dsb): perusahaan itu giat melakukan -- produknya
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
psikofarmakologi psi.ko.far.ma.ko.lo.gi [n] (1) ilmu tt kerja obat pd pelbagai fungsi psikologis dan status kejiwaan; (2) penggunaan obat-obatan untuk mengubah fungsi psikologis dan status kejiwaan
psikoterapi psi.ko.te.ra.pi [n] cara pengobatan dng mempergunakan pengaruh (kekuatan batin) dokter atas jiwa (rohani) penderita, dng cara tidak mempergunakan obat-obatan, tetapi dng metode sugesti, nasihat, hiburan, hipnosis, dsb
psikotropika psi.ko.tro.pi.ka [n] (1) segala yg dapat mempengaruhi aktivitas pikiran spt opium, ganja, obat bius; (2) Dok zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis dan bukan narkotika yg dapat menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan perilaku; obat yg dapat mempengaruhi atau mengubah cara berbicara ataupun tingkah laku seseorang
pucuk pu.cuk [n] (1) daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): -- merunggai; -- enau; (2) ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): -- api; -- jala; -- ombak; (3) yg tertinggi: -- bulat; (4) penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): sepucuk surat; dua -- senapan; (5) bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan [n] akar tumbuhan yg dikeringkan untuk obat
puder pu.der [n] (1) bubuk; tepung; (2) bedak berupa tepung; pupur; (3) (obat) mesiu: ditaburi -- halus khusus dan disapu dng kuas halus
pukul rata pu.kul ra.ta [a] rata-rata: -- penduduk desa itu mempunyai rumah dan tanah; pendapatannya -- Rp30.000,00 sehari
pulai pu.lai [n] pohon yg batangnya ringan, kulit pohonnya bergetah, sering dibuat obat; Alstonia scholaris
pulai pundak tumbuhan yg akarnya digunakan obat penyakit tekanan darah tinggi; Rauwolfia serpentina
pulang pu.lang [v] pergi ke rumah atau ke tempat asalnya; kembali (ke); balik (ke): bila engkau -- ke Semarang?; sudah tengah malam ia belum juga --
pulasari pu.la.sa.ri [n] tumbuhan melilit, daunnya tipis, kulitnya harum, dipakai untuk obat; Alyxia stellata
pulut-pulut sapi pu.lut-pu.lut sapi pohon kecil, buahnya lekat; Urena lobata
punjung pun.jung [n] (1) anyaman dr bilah, spt para-para atau lengkung, tempat menjalarkan tanaman; (2) rumah kecil (di kebun dsb) yg diberi tanaman menjalar: duduk-duduk di dl -- taman bunga , me.mun.jung v menganjur; membusung (ke depan) [Jw] pun.jung.an n pemberian hadiah, berupa makanan sewaktu punya hajat dsb: ia berterima kasih atas ~ yg diberikan oleh tetangga yg punya kerja itu
punya pu.nya [v] menaruh (dl arti memiliki): ia sudah -- uang pembeli sepeda; (2) v memiliki: siapa yg -- rumah ini; (3) n milik; yg dimiliki: yg hilang -- saya, bukan -- Tuan
pupuk pu.puk [n] penyubur tanaman yg ditambahkan ke tanah untuk menyediakan senyawaan unsur yg diperlukan oleh tanaman [n] obat dr tumbuh-tumbuhan (daun-daunan dsb) yg digiling lumat-lumat, dilekatkan di dahi sebelah atas, dekat pd ubun-ubun
puri pu.ri [kl n] (1) benteng (kota) yg dikelilingi parit; (2) ruang di dl istana; (3) istana; keraton; (4) rumah pemujaan (agama Hindu)
purik pu.rik [v] pergi meninggalkan rumah krn marah (biasanya istri yg marah kpd suami): kabarnya istrinya sedang -- , pulang ke rumah orang tuanya
purus pu.rus [n] puting pd pangkal tiang rumah dsb (msl yg dimasukkan ke dl batu sendi); poros
putar pu.tar [v] pusing [n] pohon yg tumbuh liar, tingginya mencapai 50 m, berbatang tegak lurus, bunganya berupa tandan, banyak benang sarinya, bentuk buah lonjong, kayunya dapat digunakan untuk bahan bangunan, alat-alat rumah tangga; Plenchonia valida
putat pu.tat [n] pohon yg tingginya mencapai 18 m, kayunya digunakan dl pembuatan rumah; Baringtoniaspicata
puyeng pu.yeng [Jk a] sakit kepala; pening: kepalanya terasa -- krn memikirkan kontrak rumahnya yg hampir habis
puyer pu.yer [n] bubukan; tepung; serbuk (tt obat)
rabung ra.bung [n] bubungan (puncak) rumah; perabung; (2) a besar; tinggi (tt cakap, bicara): cakap -- [Mk] pe.ra.bung n (1) bubungan atap rumah; (2) ki makanan kecil selepas makan nasi; pencuci mulut
racik ra.cik [v] , me.ra.cik v mengiris (mengerat) tipis-tipis; merajang: ia ~ mentimun hingga menjadi potongan yg tipis-tipis; ~ tembakau [n] jerat (dr ijuk, rambut kuda) untuk menangkap burung [v] me.ra.cik v mencampur bahan-bahan untuk dijadikan jamu (obat ): ~ jamu; ~ obat
radiasi ra.di.a.si [n] (1) Fis pemancaran dan kerambatan gelombang yg membawa tenaga melalui ruang atau zantara, msl pemancaran dan perambatan gelombang elektromagnetik, gelombang bunyi, gelombang lenting, penyinaran; (2)Fis tenaga yg dipancarkan gelombang melalui ruang dan zantara; tenaga sinaran; (3) Dok pengobatan dng zat radioaktif
radiologi ra.di.o.lo.gi [n] (1) ilmu pengobatan yg menggunakan sinar X atau sinar radioaktif untuk mengetahui penyakit; (2) ilmu tt radioaktif
radioterapi ra.di.o.te.ra.pi [n] pengobatan penyakit dng radiasi
ragas ra.gas , me.ra.gas v (1) mencabut (rambut, rumput, dsb); menyentak; (2) ark memotong rambut; memangkas tanaman dsb , me.ra.gas v merambat; memanjat (tt tumbuh-tumbuhan) [n] tanda bukti; tanda yg didapati: -- nya bahwa ia mencuri ialah barang itu ternyata ada di rumahnya
rambat ram.bat , me.ram.bat v (1) bertambah banyak (tt tumbuhtumbuhan); merambak; (2) meluas; menjalar (tt api ganas); menular (tt penyakit); tersiar (tt kabar, berita); meluas dan berkepanjangan (tt percakapan); (3) menjalar (merayap) naik: tembok itu tidak kelihatan lagi krn tertutup oleh tumbuhan yg ~ [ark n] tempat atau bagian rumah yg lebih tinggi sedikit biasanya untuk tempat menerima tamu
ranap ra.nap [a] (hampir) rata dng tanah (krn tumbang, roboh, dsb): rumah itu -- dilanda angin puting beliung [Mk a] sunyi: daerah terpencil itu sangat --
rangka rang.ka [n] tulang-tulangan (tubuh, barang, rumah, dsb); kerangka: -- layang-layang [n] (1) rancangan; rencana; skema; (dl) kaitan (dng); hubungan: kita menyelenggarakan pembangunan dl -- mencapai tujuan nasional; (2) Tek bentuk dasar tempat mesin atau alat yg berfungsi sbg penyangga atau penguat kedudukan ? rengga
rangkiang rang.ki.ang [Mk n] bangunan bertiang empat, biasanya berbentuk gonjong, berada di depan rumah gadang, tempat menyimpan padi
rangsang rang.sang [n] (1) sesuatu yg dapat mempengaruhi indra (pencium, peraba, perasa, dsb); (2) sesuatu yg dapat membangkitkan perasaan tertentu (kegembiraan, kesedihan, keberanian, kehangatan) [Jw v] , me.rang.sang v menyerbu; menyerang: ~ benteng musuh; (2) membantah (melawan) perkataan dsb; menyanggah: di rumah ia selalu ~ orang tuanya [n] (1) ranting kering (mati) yg telah jatuh; (2) rintangan dr ranting-ranting berduri yg dipasang pd batang pohon (supaya tidak dapat dipanjat orang)
rapi ra.pi [a] (1) baik, teratur, dan bersih; apik: rambutnya selalu disisir --; (2) teratur baik; tertib: deretan rumah itu amat --; (3) serba beres dan menyenangkan (pekerjaan dsb): pekerjaannya ditanggung -- dan memuaskan; (4) siap sedia; siaga: rumah penginapan tamu negara dikawal dng --; (5) sebagaimana mestinya; tidak asal saja: pintu sudah terkunci --
rasuk ra.suk [n] balok palang yg dipasang di antara tiang rumah untuk penahan atau penopang lantai (pd rumah panggung) [v] me.ra.suk v (1) memasuki tubuh manusia (tt roh jahat dsb): mereka terus menari sampai suatu kekuatan gaib ~ dan membuat mereka gagah berani; (2) mendalam; meresap benar; berkesan benar: adat yg bercampur agama telah lama ~ di sini; (3) bercampur-baur; bergaul: ia lebih banyak bergaul dan ~ di tengah-tengah masyarakat
rawat inap perawatan pasien dng menginap (di rumah sakit)
rawat jalan perawatan pasien dng cara berobat jalan
reaksi re.ak.si [n] (1) kegiatan (aksi, protes) yg timbul akibat suatu gejala atau suatu peristiwa: putusan rektor telah menimbulkan -- mahasiswa yg berupa pemasangan tulisan yg mengecam putusan itu; (2) tanggapan (respons) thd suatu aksi: dia tidak memberikan -- apa-apa ketika dimarahi ayahnya; (3) perubahan yg terjadi krn bekerjanya suatu unsur (obat)
reban re.ban [n] kandang ayam atau kandang itik yg terdapat di kolong atau di belakang rumah
reduplikasi re.du.pli.ka.si [n Ling] proses atau hasil perulangan kata atau unsur kata, spt kata rumah-rumah, tetamu, bolak-balik
reduplikasi morfologis pengulangan morfem yg menghasilkan kata (msl rumah-rumah, mengobar-ngobarkan)
rehabilitasi re.ha.bi.li.ta.si [n] (1) pemulihan kpd kedudukan (keadaan, nama baik) yg dahulu (semula); (2) perbaikan anggota tubuh yg cacat dsb atas individu (msl pasien rumah sakit, korban bencana) supaya menjadi manusia yg berguna dan memiliki tempat dl masyarakat
rejasa re.ja.sa [n] timah [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 26 m, batangnya tidak lurus sehingga tidak digunakan untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat borok (luka lama), daunnya untuk obat lesu; Elacocarpus grandiflora; (2) kulit pohon rejasa; (3) daun rejasa
rekam medis rekaman mengenai hasil pengobatan thd pasien
remenia re.me.nia [n] (1) pohon yg buahnya enak dimakan, kayunya dibuat bahan rumah; Bouea burmanica; (2) buah remenia; (3) kayu remenia
rempah ratus bermacam-macam rempah (obat)
rempenai rem.pe.nai [n] (1) pohon yg tidak terlalu tinggi, daunnya dibuat obat kudis; Ardisia humilis; (2) daun rempenai
remujung re.mu.jung [n] tumbuhan yg daunnya dapat digunakan sbg obat penyakit kencing manis; kumis kucing; Orthosiphon grandiflorus; (2) daun remujung
remunggai re.mung.gai [n] (1) pohon yg daunnya dapat dimakan untuk obat dsb; kelor; Moringa oleifera (2) daun remunggai
rengadean re.nga.de.an [n] (1) pohon yg berwarna merah tua, kayunya sangat keras, dapat dipakai untuk bahan rumah; Ploiarum Alternifolium; (2) kayu rengadean
renkinang ren.ki.nang [n ] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, dapat digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap makanan; tempawat; kemesu; Elaeocarpus floribunda; (2) kayu renkinang
resep re.sep [n] (1) keterangan dokter tt obat serta takarannya, yg harus dipakai oleh si sakit dan dapat ditukar dng obat di apotek; (2) keterangan tt bahan dan cara memasak obat (makanan)
resinol re.si.nol [n Far] antiseptik yg digunakan untuk mengobati penyakit kulit
resorsinol re.sor.si.nol [n] senyawa pembuat obat atau zat warna dng rumus kimia C6H4 (OH)2
restitusi res.ti.tu.si [n] (1) ganti kerugian; pembayaran kembali: pegawai berhak memperoleh -- pengobatan; (2) penyerahan bagian pembayaran yg masih bersisa: -- kenaikan gaji bulan Maret akan dibayar bersama-sama dng gaji bulan April; (3) Dok penyesuaian spontan kepala bayi dng badannya sesudah kepala keluar dr rahim ibu
restoran res.to.ran [n] rumah makan
ring [n] tiruan bunyi spt bel, 'ring-ring' [n] (1)cincin; gelang-gelang; (2) alat untuk melakukan berbagai bentuk gerakan (dl senam ketangkasan atau akrobatik); lingkaran dr besi yg digantungan pd palang yg kuat (palang besi) [n] arena adu tinju; gelanggang tinju: dia berhasil mendesak lawannya ke sudut --
roboh ro.boh [v ] (1) runtuh (tt bangunan yg besar, spt rumah, tembok): gedung-gedung -- akibat gempa bumi yg hebat; (2) rebah; tumbang (tt pohon, tanaman): hujan dan angin ribut semalam menyebabkan pohon --; (3) ki jatuh (dl berbagai-bagai arti spt bangkrut, kalah, tidak dapat bertahan lagi, luntur imannya): pd ronde kedua petinju terkenal itu -- krn mendapat pukulan keras pd pelipisnya
rompok rom.pok [Jw n] pondok; rumah
rongseng rong.seng [a] (1) lekas marah; suka mencomel; (2) mendongkol; jengkel: dng perasaan -- , ia meninggalkan rumah tanpa tujuan
rongsokan rong.sok.an [n] yg sudah rusak sama sekali (tt barang); rosokan; rombengan: halaman rumahnya menjadi tempat pembuangan barang ~
rotan jernang besar rotan jernang, bermutu rendah, buahnya untuk mengilatkan kayu dan campuran obat tradisional, panjangnya mencapai 15 m; Daemonotops draco
rotan manau rotan yg berbatang besar dng garis tengah 10-15 cm, digunakan untuk perkakas rumah tangga; Calamus manan
rua [ark a] banyak makan tempat; tidak ringkas; lebar: kalau ruangan luas, belilah alat rumah tangga yg -- [n] jalan: tanpa tujuan, ia menyusuri -- di kota dingin ini
ruang ru.ang [n] (1) sela-sela antara dua (deret) tiang atau sela-sela antara empat tiang (di bawah kolong rumah): rumah itu mempunyai empat buah --; (2) Fis rongga yg berbatas atau terlingkung oleh bidang; (3) Fis rongga yg tidak berbatas, tempat segala yg ada: sejak dulu para ahli pikir kerap memperbincangkan soal -- dan waktu; (4) petak dl buah (durian, petai); pangsa
ruangan ru.ang.an [n] (1) tempat yg lega; kamar (besar); bilik (dl rumah); kelas (tempat belajar); tempat dl kapal (perahu); tempat muatan; palka; (2) lajur; kolom surat kabar; (3) lapangan; lingkungan; kalangan; (4) rubrik dl koran (majalah)
rubung ru.bung [v] me.ru.bung v mengerumuni; mengelilingi: orang-orang ~ tukang jual obat di kaki lima
rudin ru.din [Jk a] miskin sekali: menjadi -- setelah rumah serta harta bendanya terbakar
rumput perimping rumput raksasa yg tingginya mencapai 3 m, daunnya tersusun rapi spt kipas, bagian tepinya tajam, tunasnya yg muda dimakan sbg lalap krn rasanya manis; Themeda villosa; -- siak-siak tumbuhan yg akarnya dibuat obat cacing dsb, Dianella ensifolia; -- telur ikan nama rumput, Panicum trigonum
rungguh rung.guh [n] barang dsb yg diserahkan untuk tanggungan uang yg dipinjam; jaminan (biasanya dng batas waktu, kalau utang tidak dibayar, lalu jadi gadai); cagaran: rumah ~ , rumah gadai [Mk v] , me.rung.guh v bertinggung; berjongkok
rungkup rung.kup [n] tenda (tabir dsb) yg melindungi (menutupi, melingkupi): atap -- , atap yg sangat lebar dan rendah sehingga rumah seakan-akan terlingkup oleh atap itu
runut ru.nut [n] jejak (bekas tapak kaki dsb): -- orang yg masuk ke halaman rumah masih jelas kelihatan ; putus -- , kehilangan jejak; (2) alur di tanah (bekas roda pedati dsb): -- roda pedati dan sapi membekas di sepanjang jalan desa
rusak ru.sak [a] (1) sudah tidak sempurna (baik, utuh) lagi: banyak rumah yg -- krn gempa; (2) ki luka-luka; bercalar-calar; calar balar: pemain kesebelasan kita banyak yg -- dl pertandingan final itu; (3) ki busuk: ditemukan mayat yg sudah --; (4) ki tidak dapat berjalan lagi (tt mobil, mesin): mobil saya -- lagi hari ini; (5) ki tidak beraturan lagi (tt bahasa, adat): adat yg sudah --; dng bahasa yg -- orang asing itu menanyakan alamat hotel yg ditujunya; (6) ki tidak utuh lagi (perkawinan): perkawinannya sudah lama --; (7) ki terganggu (ingatannya): -- ingatannya krn gegar otak itu; (8) hancur; binasa: -- negeri itu krn pengeboman yg dahsyat; (9) ki tidak baik: namanya sudah -- di mata masyarakat
rusuk ru.suk [n] (1) sisi; samping; lambung (sebelah tubuh dsb): kandang kerbau itu bersambung dng -- rumah; (2) tepi; pinggir; (3) iga (tulang-tulang dr tulang belakang ke tulang dada) [n] rumah untuk sementara waktu (di Mentawai) [n Olr] pemain depan yg ditempatkan di bagian samping atau sayap (dl permainan sepak bola): serangan dr -- kanan
saba sa.ba [Jw v] bepergian ke luar rumah
sabur limbur bercampur tidak keruan; (2) agak gelap (antara terang dan gelap sehingga tidak tampak nyata): pd pagi buta waktu masih -- limbur, ia datang ke rumahku
sahi sa.hi [ark a] alpa; lalai; lupa: sifat manusia sekali-kali suka -- juga [ark n] air teh yg pekat dan harum: teh -- dapat juga diminum sbg obat untuk menghilangkan sakit perut; baki berisi juadah dan piala berisi -- [n] ikan pari
sahibulbait sa.hi.bul.ba.it [n] tuan rumah
saja sa.ja [adv] (1) melulu (tiada lain hanya; semata-mata): barang ini untuk contoh -- , tidak untuk dijual; (2) juga; pun (untuk menyatakan tidak tentu): asal bermaksud baik siapa -- boleh datang ke rumahku; (3) selalu; terus menerus: mengapa semalaman anakmu menangis -- ?; (4) seenaknya; sesuka hati: tanpa diperiksa lebih dahulu, dibawa -- orang itu ke kantor polisi; (5) lebih baik (sbg anjuran): sudahlah, pulang -- , tidak usah ikut menjaga adikmu di rumah sakit; (6) sekali (sbg penegas): perkara itu dapat diselesaikannya dng mudah --
saka sa.ka [n] (1) tiang rumah; (2) kp pusaka (bendera): Sang -- Merah Putih, bendera pusaka Merah Putih [Mk n] (1) keluarga dr pihak ibu; (2) pangkat adat dr kaum yg bersifat turun-temurun
saka guru tiang utama rumah; tiang seri: -- guru masjid Demak terbuat dr tatal kayu; (2) ki sesuatu yg menjadi penegak atau pengukuh (negara dsb)
sakinah sa.ki.nah [n] kedamaian; ketenteraman; ketenangan; kebahagiaan: semoga pasangan suami istri itu dapat membina rumah tangga yg penuh dng -- , kecintaan, dan kasih sayang
sakramen sak.ra.men [n Kat] upacara suci dan resmi untuk bertemu dng Tuhan dan untuk menerima rahmat Tuhan lewat tanda-tanda (ada 7 sakramen, yaitu baptis, mahakudus, penguatan, tobat, perkawinan, imamat, dan perminyakan)
sal [Lihat {syal}] [n] ruang besar (di rumah sakit, asrama, dsb); bangsal
salah urus tidak cakap mengurus (menata, membenahi, membereskan); sesuatu; -- wesel cak (1) salah alamat: kiriman obat-obatan ini harus sampai di tangan rakyat yg memerlukan jangan sampai -- wesel; (2) salah paham (pengertian): krn -- wesel ia memberikan penafsiran yg berbeda dng apa yg kumaksudkan
salah-salah sa.lah-sa.lah [p] (1) jangan-jangan: -- kita disangka pencuri krn memasuki pekarangan rumahnya tanpa minta izin lebih dahulu; (2) meskipun salah: kalau sedang senang, -- dibenarkan juga
salat Tarawih salat sunah yg dilakukan pd bulan Ramadan, yg waktunya sesudah salat isya hingga menjelang fajar, dapat dikerjakan sendiri, baik di rumah maupun di masjid, atau dng berjamaah dan tanpa azan atau iqamat
salep sa.lep [n] (1) obat luar yg terbuat dr campuran obat dng zat yg berkonsistensi, spt mentega, untuk dioleskan pd kulit (untuk kudis, luka, borok, dsb): untuk mengobati lukamu itu pakailah -- ini; (2) minyak kental atau vaselin untuk campuran bahan obat luar, pomade, dsb
salur pelanggan [Telekom ] saluran yg menghubungkan kotak pembagi dng rumah pelanggan
salvarsan sal.var.san [n Far] obat semacan penisilin untuk mengobati penderita sifilis dsb
sambang sam.bang, sambang darah [n] perdu yg bercabang kuat, berbunga kuning, ujung daunnya berwarna hijau dan bagian bawahnya cokelat, akarnya dapat dibuat obat setelah disimpan dan dikeringkan; Excoecaria cochinchinensis
sambiloto sam.bi.lo.to [n] terna yg daunnya berasa pahit, digunakan sbg obat dan tonikum; Andrographis paniculata
samping sam.ping [n] (1) sisi; sebelah: di -- kiri rumah kami terdapat kebun bunga; (2)rusuk [n] (1) kain (sarung); (2) kain (sarung) yg dipakai sampai di lutut [n] (1) gendang; (2)tambur buatan orang Keling
samseng sam.seng [Cn v] melayat (orang kematian): Ayah sedang -- ke rumah Babah Gemuk
sanatogen sa.na.to.gen [n] obat dl bentuk cairan untuk penguat darah
sanatorium sa.na.to.ri.um [n] (1) rumah sakit yg juga berfungsi sbg tempat merawat penderita penyakit paru-paru dng kombinasi penyembuhan diet dan senam yg ketat; (2) peristirahatan untuk menyembuhkan orang yg berpenyakit tertentu; (3) tempat penyembuhan orang yg berpenyakit kronis
sangar sa.ngar [a] akan (dapat) mendatangkan bala atau bencana (tt rumah, tanah, dsb); angker: tempat itu terkenal -- sehingga orang-orang tidak berani melewatinya [Mk n] bau yg merangsang, spt bau bawang [a] tidak subur (tt tanah): sawahku -- , harus diberi pupuk supaya subur
sangat sa.ngat [adv] (1) terlebih-lebih (halnya, keadaannya, dsb); amat; terlalu: rumahnya -- jauh dr sini; (2) payah (tt penyakit); teruk: penyakitnya bertambah --; (3) sungguh-sungguh: Bapak diminta dng -- supaya datang di kantor hari ini
sanggah sang.gah [v] me.nyang.gah v (1) tidak mau menerima; membantah; menyangkal: terdakwa itu -- semua tuduhan yg ditujukan kepadanya; (2) melawan; menentang: hulubalang raja itu berusaha -- keputusan raja yg lalim itu; (3) memprotes: rakyat -- keputusan gubernur yg merugikan kepentingannya; (4) mempunyai pendapat lain (berbeda) dng pemrasaran dsb (dl diskusi) [ark n] tempat pemujaan di dl rumah (di Bali)
sanggar sang.gar [Jw n] (1) tempat pemujaan yg terletak di pekarangan rumah; (2) tempat untuk kegiatan seni (tari, lukis, dsb)
sanseviera san.se.vi.e.ra [n] tumbuhan daerah tropis, sering ditanam di halaman rumah sbg tanaman hias, daunnya berbentuk pedang dng ujung yg meruncing tajam, berwarna hijau dng garis-garis kuning; lidah mertua; Sanseviera trifasciata
santai san.tai [a] bebas dr rasa ketegangan; dl keadaan bebas dan senggang: ia duduk dng -- di teras depan rumahnya
santap san.tap [v] , ber.san.tap v hor makan dan minum: sudilah Tuan datang untuk -- di rumah kami nanti malam
santapan san.tap.an [n] makanan (minuman dsb): mereka duduk menikmati -- yg disediakan tuan rumah
santonin san.to.nin [n] (1) Kim hablur tanpa warna yg diperoleh dr bunga Artemisia cina yg belum berkembang; C15H18O3; (2) obat yg digunakan untuk membasmi cacing perut
saparantu sa.pa.ran.tu [n] bahan obat-obatan berasal dr pohon Sindora sumatrana
sarirah sa.ri.rah [n] pohon atau perdu yg tingginya 3-10 m, daun dan akarnya dapat dibuat obat, daun yg muda dapat dijadikan lalap; Acronychia laurifolia
saung sa.ung [n] (1) Mk liang (di dl tanah); korok; gua; (2) Sd bangunan kecil spt rumah di sawah atau di kebun
sayap kanan (kiri) golongan partai kanan (kiri); (2) pemain depan sebelah kanan (kiri) pd permainan sepak bola; (3) barisan sebelah kanan (kiri); (4) bagian sebelah kanan (kiri dr rumah, bangunan, dsb
sayur sa.yur [n] (1) daun-daunan (spt sawi), tumbuh-tumbuhan (taoge), polong atau bijian (kapri, buncis) dsb yg dapat dimasak; (2) masakan yg berkuah (spt gulai, sup): -- asam; -- bening [n] -- babi tumbuhan yg daunnya untuk obat luka; Borreria ocimoides
se- [bentuk terikat] dr esa (1) satu: sekamar; sekelas; serumah; (2) sama: sepandai; setinggi; secerdas [prefiks pembentuk adverbia] dng; seturut; setelah: sepergimu; seizinku
sebagai se.ba.gai [p] kata depan untuk menyatakan hal yg serupa; sama; semacam (itu): perabot rumah tangga ialah kursi, meja, lemari, dan -- nya; (2) kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; seakan-akan; seolah-olah: kelakuannya -- orang udik masuk kota; (3) adv seharusnya; sepatutnya; sewajarnya; semestinya: ia diperlakukan dng -nya; (4) p jadi (menjadi): ia diangkat -- gubernur; (5) kata depan untuk menyatakan status; berlaku seperti; selaku: -- orang tua, ia harus bertanggung jawab atas anak-anaknya lihat bagai
sebaiknya se.ba.ik.nya [adv] sepatutnya; sepantasnya: -- Anda yg datang ke rumahnya; -, cepat-cepat saja berangkat supaya tidak terlambat
sebandung se.ban.dung [n] (1) dua serangkai; dua benda yg dirangkaikan; sepasang: rumah -; (2) kembar (dr satu telur): ayam --
seberang se.be.rang [n] (1) sisi di sebelah sana (sungai, jalan, laut, dsb): rumahnya di -- jalan itu; (2) tempat yg berhadapan dng tempat kita: ia duduk di -- saya
sebura se.bu.ra [n] pohon yg kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan rumah dsb; Adinandra dumosa
seburu se.bu.ru [n] pohon yg kayunya keras, baik untuk bahan membuat perahu, sari akar dan daunnya dapat digunakan sbg obat disentri; Ouratea sumatrana
seburut se.bu.rut [n] tumbuhan semak, bunganya berwarna ungu merah, akarnya terkenal sbg obat kuat (tonikum); Thottea grandiflora
secuil se.cu.il [n] sepotong kecil; sedikit: ~ demi ~ dikunyahnya dan ditelannya kue itu; rumahnya sangat sederhana tanpa hiasan dinding ~ pun
sedatif se.da.tif [n Far] zat alami atau zat sintetis yg dapat meredakan keaktifan dan kegembiraan; obat penenang
sedingin se.di.ngin [n] tumbuhan yg daunnya untuk obat penyakit demam; Bryophyllum calycinum
sedini-dininya se.di.ni-di.ni.nya [adv] seawal mungkin; selekas-lekasnya: diagnosis ~ penting sekali dl pengobatan penderita kanker
seduayah se.du.a.yah [n] tumbuhan jenis rumput yg digunakan sbg obat; Woodfordia floribunda
segeger se.ge.ger [n] tumbuhan pakis, dapat dibuat obat; Lycopodium cernuum
sehat masyarakat kesehatan jasmani bagi rakyat: Pusat -- Masyarakat (Puskesmas), balai pengobatan (poliklinik) di tingkat kecamatan yg diselenggarakan oleh Pemerintah
seisi se.i.si [n] seluruh isi; seluruh penghuni (rumah dsb): ~ rumah
sekali se.ka.li [n] satu kali: baru ~ saya berkunjung ke rumahnya [adv] satu kali: kopor yg berat itu terbawa dng -- angkat; (2) num semuanya; sekaligus: ketiga karcis itu diberikannya -- kpd petugas; (3) kl n suatu waktu: -- peristiwa adalah seorang raja yg bijaksana; (4) adv seluruhnya; tidak ada berkecuali; sama sekali: semua surat-suratnya dibakarnya --; (5) adv amat; sangat: kamus ini murah --; (6) adv cak yg paling: ia mendapat tempat di belakang --
sekat se.kat [n] (1 a) sesuatu spt dinding, kerai, dsb untuk membatasi atau memisahkan ruang (menjadi berpetak-petak): kamar itu tampak makin sempit krn diberi --; (b) Bio pembatas yg memisahkan dua rongga atau massa jaringan, spt pd buah rumah kerang, jantung, dan hidung; (2) rintangan; alangan; sekatan: mereka masih harus melintasi beberapa -- [Mk] ter.se.kat v terhenti (tersangkut dsb); kandas: perahunya -- pd sebuah karang [n] sepatu berpisau pd sol untuk meluncur di atas es; (2) v bermain meluncur di atas es dng sekat
sekeduduk se.ke.du.duk [n] tumbuhan yg tingginya kira-kira 1 m, bercabang banyak, daun dan buahnya berwarna ungu, buahnya sebesar butir jagung, digunakan untuk obat; Melastoma polyanthum
sekepat se.ke.pat [n] rumah bertiang empat (merupakan bangunan khas Lombok)
sektor formal lingkungan suatu usaha resmi yg dapat menampung tenaga kerja; -- informal 1 lingkungan usaha tidak resmi; lapangan pekerjaan yg diciptakan dan diusahakan sendiri oleh pencari kerja (spt wiraswasta): usaha yg paling menguntungkan dr -- informal adalah membuka rumah makan di tempat-tempat yg ramai; (2) unit usaha kecil yg melakukan kegiatan produksi dan/atau distribusi barang dan jasa untuk menciptakan lapangan kerja dan penghasilan bagi mereka yg terlibat unit tsb bekerja dng keterbatasan, baik modal, fisik, tenaga, maupun keahlian
seladang se.la.dang [n] lembu hutan; banteng; Bos gaurus [a] (1) rata dan satu lantai (tt beberapa rumah yg berdampingan); (2) sama besar (tebalnya), spt betis yg sama besar (tidak berperut): paha kedua belahnya bertemu dan betisnya -- , tiada berperut
selalu se.la.lu [adv] (1) senantiasa; selamanya: mereka -- baik thd kami; (2) sering; terus-menerus; tidak pernah tidak: ia -- marah- marah saja kalau di rumah; ia -- mengharapkan kedatangannya; (3) Mk seluruh
selang se.lang [n] (1) antara; sela (waktu, peristiwa, ruang, dsb); lat: -- sebulan; (2) sesuatu yg mengantarai; selangan: tanaman -- [Mk v] pinjam [Mk n] tempat di samping tangga yg masuk ke serambi (tempat membasuh kaki dan meletakkan terompah dsb sebelum masuk ke dl rumah) [adv] sementara; pd waktu; sedang
selang waktu antara dr pemberian obat pertama ke pemberian berikutnya untuk memperoleh daya pengobatan yg efektif
selasih se.la.sih [n] terna yg tingginya lebih kurang 1 m dan berumur pendek, batangnya bersegi empat, daunnya berbentuk bundar telur, bunganya tersusun dl tanda yg tegak, daun mahkotanya putih atau ungu, bijinya mengembang menjadi massa yg menyerupai agar-agar, biasanya dicampur dl minuman dingin, daunnya mengandung minyak asiri, digunakan dl obat-obatan tradisional, juga sbg disinfektan; Ocimum basilicum
seleguri se.le.gu.ri [n] tumbuhan perdu, bunganya kuning, akarnya dijadikan obat; Sida rhombifolia
seleret se.le.ret [n] satu leret /selErEt/ lihat rumah
seluduk se.lu.duk , me.nye.lu.duk v merangkak (membungkuk dsb) hendak menyuruk (di kolong dsb): pencuri itu -- ke bawah rumah
seluru se.lu.ru [n] sulur-suluran, daunnya dibuat obat; Percampylus glaucus
semalam se.ma.lam [n] satu malam: saya menginap di hotel itu -- saja; (2) adv malam kemarin; malam sebelum hari ini; malam tadi: -- ia mengajak tamu asingnya menonton wayang kulit; (3) sepanjang malam: lalu -- itu Hang Tuah pun berhikayat pelbagai cerita; (4) hari sebelum hari ini; kemarin: -- sebelum petang ia sudah sampai di rumah
semampai se.mam.pai [a] langsing; lampai; ramping dan lemas; tidak kaku (tt tubuh dsb): parasnya elok, badannya tinggi --; lenggangnya lemah -- , lemah gemulai [a] berbentuk satu kayu saja; tidak bersambung: balok rumahnya semua --
semangkok se.mang.kok [n] pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut; kembang semangkok; Scaphium affinis
semaput se.ma.put [Jw v] tidak sadar diri; pingsan: seorang korban kecelakaan tergeletak -- di kamar rumah sakit
sembung sem.bung [n] tumbuhan yg dapat dibuat bermacam-macam obat (akarnya untuk obat pembangkit selera, melancarkan kencing, dsb, daunnya juga untuk berbagai-bagai obat); Blumea balsamifera [n] alat bunyi-bunyian dr kerang
sembur sem.bur [n] apa yg dipancarkan (disemprotkan) dr mulut (spt kunyahan obat-obatan untuk mengobati orang sakit atau untuk mengusir roh jahat) [Lihat {sembul}]
sememangnya se.me.mang.nya [adv] (1) sebenarnya; memang: -- bahan itu telah digunakannya sejak kecil; (2) selayaknya; sepatutnya: -- dia tidak perlu berkunjung ke rumah orang itu
semen posolan semen jenis nonkonstruksi yg hanya mempunyai kekuatan dl bangunan rumah biasa dan hanya dapat digunakan untuk campuran pasangan batu bata atau batako untuk dinding, tetapi tidak dapat digunakan untuk beton cor
sementara se.men.ta.ra [p] selama; selagi: -- menunggu kedatangan Ayah, Ibu merenda taplak meja; (2) n beberapa lamanya; tidak selamanya; tidak untuk selama-lamanya: kami tinggal di rumah ini hanya untuk -- saja; (3) num beberapa (di antaranya): orang bekerja, dia duduk membaca koran
semerawang se.me.ra.wang [Jw a] jarang dan tipis (tt tenunan); bening (tt kaca); tembus pandang; menerawang: kain jendela rumahnya dibuat dr bahan putih --
semilat se.mi.lat [n] tanaman merambat, daun dan akarnya digunakan sbg obat sakit perut; Rourea fulgens
sempit sem.pit [a] (1) kurang dr ukuran luas (besar) yg diperlukan: rumah ini terlalu -- untuk ukuran kita; kalau saja aku agak kurus sedikit, baju ini tentu tidak terasa -- lagi; (2) ki picik (tt buah pikiran, pandangan, pengetahuan, dsb): krn kurang bergaul, ia mempunyai pandangan yg -- sekali; (3) penuh sesak (tt kampung dsb): Jakarta dirasakan semakin -- krn penduduknya semakin bertambah; (4) ki serba sedikit atau hampir kurang (tt uang, pendapatan, dsb): rasanya uang sekian itu -- sekali untuk membiayai perayaan ini; (5) ki lekas marah; tidak sabar (tt sifat seseorang): -- hati; -- pikiran; (6) mepet (tt waktu): krn -- nya waktu, ia tidak sempat pamit pd sanak saudaranya; (7) susah (tt hidup): di daerah gersang ini banyak orang yg -- hidupnya
sempoyong sem.po.yong, sem.po.yong.an [a] terhuyung-huyung hendak jatuh: pemabuk itu berjalan -- menuju rumahnya
semprit sem.prit [n] (1) peluit kecil, terbuat dr logam atau buluh bambu yg kecil; (2) alat untuk memasukkan obat ke dl tubuh; semprot kecil [n] kue kering (bakaran oven) yg dicetak dr adonan tepung terigu, gula, telur, dsb yg dicetak dng menekannya ke luar dr corong yg ujungnya berkembang-kembang
semprot sem.prot [n] (1) alat semacam pompa untuk menyemburkan air, api, cat, dsb; (2) Dok alat untuk menyuntik (memasukkan obat ke dl tubuh); (3) ki cercaan; celaan; dampratan
sempur sem.pur [n] pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, kayunya baik untuk bangunan (rumah); Delliaia duria
senam lantai senam yg terdiri atas berbagai gerakan mirip balet dan berjungkir balik biasanya dilakukan tanpa alat bantu; senam yg memeragakan gerakan akrobatik dan jungkir balik dng mengikuti irama lagu, di lantai empuk berukuran 12 x 12 m, mengutamakan keseimbangan, kekuatan, kelenturan, dan ketajaman antara 50-70 detik (bagi pria), serta keluwesan, irama, dan kelenturan antara 70-90 detik (bagi wanita)
senamaki se.na.ma.ki [n] pohon yg daunnya dibuat untuk obat cuci perut; Cassia angustifolia
sendi sen.di [n] (1) hubungan yg terbentuk antara tulang; sendi tulang; tulang sendi: ia berasa ngilu pd tulang -- nya; (2) tempat bersambung (perhubungan) antara dua bagian barang; sekeri (pintu, peti, dsb): tukang sedang memasang -- pintu; (3) simpai (bingkai) sbg penyalut: tongkat itu diberi -- emas; (4) Ling peralihan bermakna dr satu segmen fonologis ke segmen fonologis yg lain atau segmen fonologis ke kesenyapan, baik yg terbuka maupun yg tertutup [n] (1) batu pengalas atau pengganjal tiang rumah dsb: memasang batu --; (2) ki alas; dasar; asas; fundamen: Pancasila menjadi -- kehidupan bangsa kita
sendiri sen.di.ri [adv] (1) a seorang diri; tidak dng orang lain: ia tinggal -- di rumah itu; ia pergi ke Bandung -- saja; (2) a tidak dibantu (dipengaruhi) orang lain: rencana itu adalah hasil pikirannya --; (3) a tidak dibantu alat lain; otomatis: radio yg dapat berhenti --; berdiri -- , tidak diperintah orang lain; (4) n kepunyaan dr yg disebut (yg bersangkutan), bukan kepunyaan orang lain: ia tinggal di rumahnya --; (5) n diri dr yg bersangkutan (bukan wakil atau pengganti); orang yg sesungguhnya (berkepentingan): pelamar harus datang --; dr dia -- saya tidak pernah menerima surat; (6) a terpisah dr yg lain; terasing; sendiri-sendiri: setiap orang diperiksa --; (7) a yg paling: ia selalu mau menang -- , tidak mau menghiraukan pendapat orang lain
senduduk sen.du.duk ? sekeduduk [n] tumbuhan belukar, daunnya untuk obat mencret; Melastoma polyanthum
senggeruk seng.ge.ruk [Jw n] (1) tembakau untuk dicium-cium; (2) obat bius untuk orang yg akan dibedah
senggugu seng.gu.gu [n] tumbuhan yg daun dan akarnya untuk obat sakit perut; Clerodendron serratum [n] jenis udang kecil-kecil; geragau
sengkuap seng.ku.ap [n] atap tambahan di rusuk atau di belakang rumah
sentada sen.ta.da [n] (1) pohon, spt pohon cemara, tumbuh di tepi laut, kayunya baik dan kuat untuk perahu dan rumah; Podocarpus neriifolia; (2) kayu sentada [n] jenis semut dan ketam: semut -- , ketam --
seok se.ok /sEok/, ter.se.ok-se.ok v berasa berat untuk melangkah sehingga tidak dapat menumpu badan dng baik; berjalan dng kaki diseret-seret krn merasa berat; terantuk-antuk (kakinya) krn lelah dsb: penjudi yg sedang sial itu terpaksa pulang ke rumahnya dng -; jalannya -- krn lelah dan kepanasan sepanjang hari
sepada se.pa.da [cak kp] siapa ada (di rumah); kata salam pertama apabila mendatangi (bertamu ke) rumah seseorang
seperantu se.pe.ran.tu [n] bahan untuk obat-obatan yg berasal dr pohon; tampar hantu; Sindora sumatrana
serambi se.ram.bi [n] (1) beranda atau selasar yg agak panjang, bersambung dng induk rumah (biasanya lebih rendah dp induk rumah): sesudah makan malam, ia berbaring di atas balai-balai bambu di -- rumah; (2) peron (untuk stasiun)
serdak ser.dak [n] debu halus (yg melekat pd pakaian, alat-alat rumah tangga, dsb)
serobot se.ro.bot [v] , me.nye.ro.bot v (1) mengambil hak atau harta dng sewenang-wenang atau dng tidak mengindahkan hukum dan aturan (spt mencuri, merampas, menempati tanah atau rumah orang lain yg bukan haknya, menculik): ia berbuat secara nekat -- sepeda orang; ia dipersalahkan -- kekuasaan pembesarnya; ia yg -- rumah kosong itu; (2) menyerang (melanggar, menubruk) secara nekat atau dng diam-diam: ia berhasil -- bola itu dr belakang sewaktu bola itu akan kuoperkan; kucing besar itu suka -- anak ayam; (3) melakukan perbuatan (spt masuk ke rumah orang, menyela perkataan orang, dsb) dng cara yg nekat atau menyimpang dr aturan: meskipun dijaga keras, masih ada juga yg -- masuk ke stasiun; kalau hendak mendebat, boleh, tetapi jangan -- saja; (4) menggunakan jalan semau-maunya tanpa mengindahkan aturan (tt kendaraan): kalau tidak ada polisi lalu lintas, banyak becak yg -- berjalan di jalan mobil
seru se.ru [n] (1) panggilan (untuk memanggil, menarik perhatian, dsb); panggilan dng suara nyaring: "Mat", -- si Jamin; (2) ujaran yg biasa digunakan dng penegasan atau intonasi tinggi spt ketika marah [a] (1) bengis; (2) sengit; hebat: perkelahian yg -- [p] serba: Tuhan -- sekalian alam [n] (1) pohon yg kayunya dapat dijadikan papan dsb untuk bahan bangunan rumah dsb); Schima bancana; (2) kayu seru
seruah se.ru.ah [a] sepemanggil; sejauh suara memanggil: rumahnya tidak jauh dr sini, hanya ~ saja
serunai se.ru.nai [n] alat musik tiup jenis klarinet yg dibuat dr kayu [n] , -- laut n tumbuhan yg hidup di pantai (laut) yg bunganya berwarna kuning, akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit keputihan; Wedelia biflora
serupa se.ru.pa [n] (1) satu rupa (macam, jenis): radionya ~ dng radio saya; (2) sama rupanya (bentuknya, warnanya); semacam; seragam: anak kembar itu memakai pakaian ~ : (3) sama (dng); bersamaan (dng): jawaban ibunya ~ saja dng jawaban ayahnya; (4) selaku; seperti; sebagai: tingkah lakunya ~ orang kaya; (5) sebangun (sama bangunnya atau bentuknya): rumah-rumah itu ~
sesaing se.sa.ing [v] segandeng; kopel: rumah dua -, dua buah rumah yg bergandeng lihat saing
sesuka se.su.ka [a] sekehendak hati; semau-maunya: janganlah ber-buat -- hatimu di rumah ini
setapak se.ta.pak [n] beranda di rusuk rumah [num] (1) selebar tapak tangan; (2) sepanjang tapak kaki: jalan ~; (3) selangkah: ~ demi ~ , selangkah demi selangkah
setawar se.ta.war [n] tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat, banyak macamnya, spt -- betina, -- gajah, -- gunung, -- padang
setia se.tia [a] (1) berpegang teguh (pd janji, pendirian, dsb); patuh; taat: bagaimanapun berat tugas yg harus dijalankannya, ia tetap -- melaksanakannya; ia tetap -- memenuhi janjinya; (2) tetap dan teguh hati (dl persahabatan dsb): telah sekian lama suaminya merantau, ia tetap -- menunggu; (3) berpegang teguh (dl pendirian, janji, dsb): walau hujan turun dng lebatnya, ia tetap -- memenuhi janji pergi ke rumah kawannya
setiba se.ti.ba [v] sesampai; sedatang: ~ nya di rumah, adikku terus saja menghampiri meja makan
setimpal se.tim.pal [a] (1) seimbang; sebanding; sepadan: ia mencarikan anaknya jodoh yg ~ dng derajatnya; semoga engkau mendapatkan pahala yg ~ dr Allah Swt.; hukumannya ~ dng kejahatannya; (2) sesuai; layak: ukuran rumah ini tidak ~ apabila digunakan untuk perkantoran; gajinya sudah ~
setuil se.tu.il [n] (1) tumbuhan memanjat yg daunnya dapat dibuat obat penyembuh penyakit kulit; (2) daun setuil
sewa se.wa [n] (1) pemakaian sesuatu dng membayar uang: penjualan tidak membatalkan --; (2) uang yg dibayarkan krn memakai atau meminjam sesuatu; ongkos; biaya pengangkutan (transpor): -- rumah makin mahal sekarang; kalau kita naik helicak dr sini, -- nya mahal; (3) yg boleh dipakai setelah dibayar dng uang: mereka berekreasi ke kebun binatang dng memakai mobil --
sewa beli membeli secara mencicil (mengangsur), dan sebelum terbayar lunas dianggap sbg menyewa barang bersangkutan: penempatan rumah-rumah di kompleks itu dilakukan dng -- beli atau beli kontan
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
siak si.ak [n] (1) orang (santri) penjaga atau perawat masjid; (2) orang yg biasanya tinggal di masjid dan mendapat rezeki dr sedekah orang [n] burung elang malam, berbunyi "rak, rak"; burung siak [n] (1) tumbuhan yg akarnya dapat dibuat sbg obat cacing dsb; rumput siak-siak; Dianelle ensifolia; (2) akar siak
sialit si.a.lit [n] tumbuhan untuk obat penyakit kencing nanah; Scleria sumatrensis
siang bernapas [pb] sangat miskin (tidak punya rumah)
siap si.ap [v] (1) sudah disediakan (tinggal memakai atau menggunakan saja); sudah sedia: makanan sudah --; segala alat perkakasnya sudah -- semuanya; (2) sudah selesai (dibuat atau dikerjakan): akhir bulan ini gedung itu -- semuanya; rumah makan buat pekerja sudah hampir --; (3) sudah bersedia (untuk): anak-anak kita sudah -- untuk menempuh ujian; Tentara Nasional Indonesia -- sedia menghadapi segala kemungkinan; (4) (dl aba-aba berarti) berdiri tegak dan mengambil sikap pd waktu berbaris: -- ! maju ... jalan!; (5) jaga baik-baik: kedengaran bunyi kentungan dan teriakan " -- !"; (6) Olr aba-aba atau seruan kpd para pelari dsb bahwa pemberangkatan akan segera dimulai (dl perlombaan lari atau jalan kaki)
siap pakai (tt tamatan sekolah dsb) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dsb) yg telah di siapkan sebelumnya jika sewaktu-waktu diperlukan
siar si.ar [v] me.nyi.ar.kan v (1) meratakan ke mana-mana: darah -- sari makanan ke seluruh tubuh; (2) memberitahukan kpd umum (melalui radio, surat kabar, dsb); mengumumkan (berita dsb): ia hendak -- pertunangannya; (3) menyebarkan atau mempropagandakan (pendapat, paham, agama, dsb): siapa yg mula-mula -- ajaran agama Islam di Indonesia?; (4) menerbitkan dan menjual (buku, gambar, foto, dsb): satu-satunya penerbit yg -- foto-foto perang; (5) memancarkan (cahaya, terang, dsb): matahari mulai -- cahayanya; (6) mengirimkan (lagu-lagu, musik, pidato, dsb) melalui radio: sebulan sekali RRI Yogyakarta -- wayang kulit semalam suntuk [v] ber.si.ar v berjalan-jalan: aku membawanya -- ke taman bunga [Mk n] -- bakar perkara pembakaran (rumah dsb) [n] penyambung atau perekat antara batu bata yg satu dng batu bata yg lain lihat daun
sibar si.bar [n] (1) kain dsb yg ditambahkan atau dilapiskan di tepi baju dsb: ia menggunting -- baju; (2) rumah yg ditambahkan di sisi rumah besar [n] capung besar; sibur-sibur [ark a] ber.si.bar a bercucuran; memercik-mercik
sicerek si.ce.rek [n] (1) pohon kecil, daunnya biasa dibuat obat; Clausena excavata; (2) daun sicerek
siduga si.du.ga [Mk v] ber.si.du.ga v berlari dahulu-mendahului; berlomba; adu cepat: anak-anak -- masuk rumah
silik si.lik [v] me.nyi.lik v melihat dng sembunyi-sembunyi; mengintai; mengintip: banyak pula yg -- dr celah-celah dinding rumahnya
sindur sin.dur [Jw n] (1) sabuk dr kain merah muda yg tepinya putih: untuk membedakan dng tamu undangan maka tuan rumah itu memakai --; (2) motif kain batik yg dipakai oleh orang tua pengantin pd upacara perkawinan dng cara dililitkan di pinggang, berwarna merah dan putih, warna merah terdapat pd bagian tengah, warna putih pd bagian pinggir yg berbentuk gelombang
sinrili sin.ri.li [n Sas] tradisi lisan yg berasal dr Gowa, Sulawesi Selatan, berisi cerita kepahlawanan, keagamaan, dan percintaan, dibawakan oleh seorang pesinrili dng diiringi oleh musik instrumental dng gesekan keso-keso (rebab), dimainkan siang hari atau malam hari sesudah sembahyang Isya di anjungan rumah atau tempat terbuka pd waktu-waktu tertentu (perkawinan, syukuran, pesta panen dsb)
sintuk sin.tuk [n] pohon Cinnmomum, kulitnya dipakai sbg obat-obatan dan pencuci (pembersih) rambut [v] ber.sin.tuk v bergosok (badan): mandi -
sintulang sin.tu.lang [n] (1) pohon yg kayunya besar, biasanya dipakai untuk bahan bangunan rumah; Jackia ornata; (2) kayu sintulang
sipangkalan si.pang.kal.an [Mk n] tuan rumah
sirap si.rap [n] kepingan papan tipis-tipis, biasanya dibuat dr kayu besi atau kayu ulin, dipakai untuk atap, dinding rumah, dsb: rumah itu tidak beratap genting, tetapi beratap -- [v] me.nyi.rap.kan v (1) menyingkapkan sedikit; (2) membangkitkan marah
sirkus sir.kus [n] pertunjukan hiburan yg mempertontonkan keterampilan berbagai binatang dan kemahiran pemain akrobat: pemain -- itu mampu berayun-ayun pd ketinggian 10 m dr tanah;
sirop si.rop [n] (1) air gula agak kental, terkadang diberi esens dan diwarnai; setrup; (2) obat berbentuk cairan berasa manis: tersedia obat dl bentuk -- untuk anak-anak di apotek itu
sisi si.si [n] (1) samping (kanan atau kiri); sebelah: kantornya terletak di -- barat gedung besar itu; (2) tepi; pinggir: anak itu sedang mengail di -- danau; : ia tinggal di -- rumahku; (3) rusuk: serangan dilancarkan dr -- kiri; (4) garis lurus yg membatasi suatu bidang; segi: murid itu melukis segi tiga sama --; (5) pihak: ia berada di -- yg benar
sistem rujukan sistem yg memungkinkan pengalihan tanggung jawab satu kasus dr pusat pelayanan ke pusat pelayanan lain yg berbeda kemampuannya: -- sbg studi pelayanan kesehatan mengikutsertakan puskesmas dan rumah sakit baik negeri maupun swasta
somah so.mah [Jw n] keluarga; batih (anak, suami, istri, dsb yg serumah): penduduknya cuma sekitar 500 kepala -- atau kira-kira 2.200 jiwa
soporifik so.po.ri.fik [n Far] obat tidur
sotoh so.toh [n] atap rumah yg rata, dibuat dr tembok batu (spt rumah-rumah di Saudi Arabia)
spaning spa.ning [n] (1) tekanan; tegangan; desakan: bola lampu listrik di rumahku sering terbakar krn -- yg tidak tetap; (2) a ki tegang (tt pikiran, suasana)
streptomisin strep.to.mi.sin [n Kim] antibiotik yg dapat larut dl air, dihasilkan oleh kapang Streptomyces griseus, terutama digunakan dl pengobatan penyakit tuberkulosis; C21H39N7O12
subjek politik pemeran politik; -- psikologis topik suatu kalimat, msl orang itu dl kalimat orang itu rumahnya jauh
suduayah su.du.a.yah [n] tumbuhan hias berbentuk perdu, bunganya berwarna putih, jika direbus dapat digunakan sbg obat, daunnya beracun dan dapat digunakan sbg pencegah serangan gegat dng menempelkannya di antara barang-barang yg perlu diamankan atau dijaga; Nerium oleander
sudung su.dung [n] (1) sengkuap; kapa-kapa; (2) ki rumah (untuk merendahkan diri)
suhian su.hi.an [Cn n] rumah tempat bersuka-suka (spt rumah pelacuran)
sukan su.kan [n] tumbuhan perdu, daunnya tebal berbentuk jantung dan beraroma, digunakan sbg obat luka, dapat pula sbg sayur, terutama untuk dimakan oleh wanita sehabis bersalin; Coleus aromaticus
sulfanilamida sul.fa.ni.la.mi.da [n] senyawa organik yg mengandung belerang dan nitrogen berupa hablur tanpa warna, dipergunakan dl pengobatan untuk mengobati infeksi serta radang saluran kencing
sulfonamida sul.fo.na.mi.da [n Kim] nama kelompok obat penyembuh radang bakteri, molekulnya mengandung gugus -SO2N
sulit su.lit [a] (1) sukar sekali; susah (diselesaikan, dikerjakan, dsb): pekerjaan yg -- diselesaikan; rasanya -- baginya untuk memberitahukan hal itu kepadamu; (2) susah dicari; jarang terdapat: obat semacam itu -- didapat; (3) dirahasiakan (sukar diketahui dsb); tersembunyi: tempat -- pun ia tahu; ia dapat mengetahui hal yg --; (4) gelap (rahasia, tidak terang-terangan): apa yg mereka lakukan itu merupakan perbuatan yg --; (5) dl keadaan yg sukar (genting, gawat, dsb): penghidupan yg -- itu kita hadapi dng sabar dan tawakal; keadaan ekonomi yg semakin --
suluh bulan [ki] tidur di bawah langit; tidak mempunyai rumah
sumbung sum.bung [n] kamar bagi tuan rumah dan anggota keluarga pd rumah orang Toraja Lodan
sungsang sung.sang [a] (1) terbalik (yg di atas menjadi di bawah, yg di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dsb): dl pertunjukan akrobat itu anak-anak senang melihat orang berjalan --; orang tua itu bertapa --; (2) kaki di bawah, kepala di atas (tt kedudukan bayi yg hendak lahir: tidak sedikit anak yg lahir -- lihat kembang
sunti sun.ti [n] umbi-umbian yg dapat dibuat obat atau rempah-rempah, dsb
suntik sun.tik [v] , me.nyun.tik v (1) mengorek (duri dl kulit) dng jarum dsb: ia -- duri dr dl kulit dng menggunakan jarum berkarat; (2) memasukkan cairan obat ke dl badan dng jarum; menjarum; menginjeksi: dokter telah -- saya; (3) mencocok dng jarum; mengukir (nama dsb) pd logam dng benda tajam: di toko ini ongkos -- bak arloji tidak mahal; (4) memasukkan benih penyakit yg sudah dilemahkan ke dl tubuh untuk memperoleh kekebalan thd penyakit; menyerum: tim dokter sedang sibuk -- cacar di desa yg terjangkit wabah itu; (5) cak membangkit hati (memberanikan, menghasut, dsb); memberi petunjuk (ajaran, nasihat, dsb) sebelum terjadi sesuatu: kalau tidak ada yg -, masakan ia berani menentang usul saya
sunyi su.nyi [a] (1) tidak ada bunyi atau suara apa pun; hening; senyap: malam yg --; (2) kosong (tt rumah dsb); tidak ada orang; lengang; sepi: baru pukul 22.00 jalanan sudah --; rumah itu -- sekali; (3) tidak banyak transaksi (persetujuan jual beli); tidak banyak pembeli (dl perdagangan): pasar uang mulai --; (4) bebas (lepas, lekang, terhindar): tiada manusia yg -- dr kesalahan
supaya su.pa.ya [p] kata penghubung untuk menandai tujuan atau harapan; mudah-mudahan sampai pd maksudnya; hendaknya; agar: dijemur -- kering; ia minum obat -- lekas sembuh
superior su.pe.ri.or [n] (1) orang atasan; pemimpin; (2) kepala biara (pembesar) rumah ibadah (wihara dsb)
surat ukur surat yg bergambar tanah pekarangan dan rumah serta ukurannya
surau su.rau [n] tempat (rumah) umat Islam melakukan ibadatnya (mengerjakan salat, mengaji, dsb); langgar
susu su.su [n] (1) organ tubuh yg terletak di bagian dada; (2) organ tubuh yg terletak di dada wanita yg dapat menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; buah dada; payu dara; tetek; (3) organ tubuh yg terletak di bagian perut atau dada (binatang) yg menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; (4) air yg keluar dr buah dada, susu binatang; (5) bahan minuman, berupa cairan atau bubuk [n] -- perada tumbuhan terna yg tingginya mencapai 65 cm, bunga tumbuh di ujung batang, rimpangnya membesar menjadi umbi, daunnya digunakan sbg obat; Globba atrosanguinea
susur tangan tempat berpegang pd jembatan dsb; selusur; -- tangga selusur pd tangga: -- tangga rumah susun yg sudah tua itu sudah rapuh
syeti sye.ti [n] ceti: rumah dan sawah peninggalan orang tuanya telah habis dijual krn terjerat tipuan --
tabal ta.bal [kl n] tabuh (beduk) yg dipalu ketika meresmikan penobatan raja
tabar-tabar ta.bar-ta.bar [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat; setawar; Costus speciosus; (2) daun tabar-tabar
tabib ta.bib [n] (1) orang yg pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional, spt dukun; (2) dokter
tablet tab.let [n] (1) obat dl bentuk butiran atau pipih; gentel (obat padat); pil; (2) lempeng tanah liat; (3) bidang papan kayu
tadinya ta.di.nya [n] (1) pd mulanya: walaupun ~ tidak mau mengaku, akhirnya ia mengaku juga; (2) sedianya: ~ kami bermaksud menemui kakakmu; (3) yg dahulu: ~ rumah ini berlantai tanah, tetapi sekarang sudah ubin
taib ta.ib [Ar n] orang yg bertobat
tajur ta.jur [a] tampak memanjang (menganjur) [n] (1) tumbuhan, daunnya dapat dijadikan obat sakit perut; Clorodendron buchanani; (2) daun tajur
tali dugang [Lay] tali penahan tiang dsb yg dipegang untuk menyeimbangkan perahu dng badan; (2) tali penahan pohon yg akan ditebang agar tidak menimpa rumah, pohon lain, dsb dan jatuhnya diarahkan ke tempat yg diinginkan
talk [n] (1) bedak halus yg mengandung zat tertentu untuk menjaga kesehatan kulit; talek; (2) Far serbuk kristal yg halus, berwarna putih atau agak keabu-abuan, bahan pelicin pd pembuatan tablet dan sebagai bahan bermacam-macam serbuk obat
taman bacaan ruang atau rumah tempat membaca; (2) perpustakaan; bibliotek
taman laut taman (daerah) di dl laut yg penuh dng kerang, rumah binatang, koral berwarna-warni, dan beraneka ragam ikan; (2) wilayah lautan yg memiliki ciri khas berupa keindahan alam, bermanfaat bagi kepentingan pariwisata, rekreasi, dan pendidikan
tambak bukit tam.bak bu.kit [n] (1) tumbuhan rumput yg akarnya untuk obat batuk atau obat menceret; sembung hutan; Vernonia cinerea; (2) akar tambak bukit
tambal tam.bal [v] -- sulam memperbaiki sesuatu (rumah dsb) yg tidak menyeluruh (hanya mengganti bagian yg rusak)
tambar tam.bar [n] obat; penawar
tambul tam.bul [n] (1) kue yg dihidangkan sbg teman minuman; (2) minuman untuk dihidangkan (untuk menyegarkan badan) [v] ber.tam.bul v bermain komidi (akrobat, sulap, dsb)
tampah tam.pah [n] perabot rumah tangga, dibuat dr anyaman bambu dsb, biasanya berbentuk bulat untuk menampi (membersihkan) beras; nyiru; penampan besar [n] satuan ukuran luas tanah
tampon tam.pon [n] sumbat dr kain kasa, dng atau tanpa obat untuk menghentikan perdarahan
tanah wakaf tanah yg dihibahkan untuk sesuatu yg berguna bagi umum (masjid, madrasah, rumah sakit, dsb)
tanaman ta.nam.an [n] (1) tumbuhan yg biasa ditanam orang: ~ sayuran, buah-buahan, dsb; (2) hasil menanam; yg ditanam; pendaman: di rumah kuno itu telah ditemukan ~ harta karun
tanaman pangan ta.nam.an pangan tanaman yg menjadi bahan makanan: ~ papan tanaman yg menghasilkan bahan untuk bangunan, termasuk perabot rumah tangga (msl pohon jati, meranti, kayu kamper, kayu besi)
tandang tan.dang , ber.tan.dang v bertamu (ke, kpd, di); berkunjung (untuk bercakap-cakap); singgah di: ia sedang ~ ke rumah temannya
tandang ke surau tan.dang ke surau [pb] bertamu ke rumah orang dng tidak mendapat jamuan apa-apa
tandu tan.du [n] usungan berupa kursi atau rumah-rumahan kecil, terbuat dr terpal dsb, untuk tempat duduk dsb, disangga atau digantungkan pd pikulan
tangan dingin sifat selalu membawa hasil (terutama dl usaha pertanian, pengobatan, dsb)
tangan jahat orang yg berbuat jahat spt menganiaya, membunuh, membakar rumah
tanggap tang.gap [a] (1) segera mengetahui (keadaan) dan memperhatikan sungguh-sungguh: pemerintah daerah harus -- thd aspirasi masyarakat setempat; (2) cepat dapat mengetahui dan menyadari gejala yg timbul [] me.nang.gap v (1) bertanya untuk meminta penjelasan (keterangan); (2) memanggil ke suatu tempat (ke rumah sendiri dsb) dan menyuruhnya untuk menggelarkan suatu pertunjukan (tontonan) serta membayar semua biaya yg diperlukan: setiap tanggal 1 Asyura, ia selalu ~ wayang kulit di rumahnya
tanggung-tanggung tang.gung-tang.gung [a] (1) setengah-setengah; tidak cukup; kepalang tanggung: jangan ~; (2) ragu-ragu: jangan ~ , datanglah ke rumahnya
tapak kuda ta.pak ku.da [n] tumbuhan yg rebusannya dapat dibuat obat, yakni sbg pencuci kaki penderita beri-beri; Ipomoea pescaprae
tapak liman ta.pak li.man [n] (1) tumbuhan yg disebut juga tutup bumi, berdaun hijau tua berlekuk-lekuk, tepinya bergerigi, daun dan akarnya dapat digunakan sbg obat; Elephantopus scaber; (2) daun tapak liman; (3) akar tapak liman
tapal ta.pal [n] obat dl bentuk cairan kental atau bubur (biasanya dilumaskan pd kulit perut); pasta [n] -- kuda ladam; kasut besi [n] pancang (patok) terbuat dr kayu, semen, dsb sbg tanda batas
tapus ta.pus [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk perkakas rumah; Elateriospermum tapos; (2) kayu tapos [v] me.na.pus v memerah atau memeras: ia sedang ~ santan
taraksasin ta.rak.sa.sin [n] zat pahit dr akar dan rimpang rumput berbunga kuning, digunakan sbg tonikum dan obat pencahar; Tara- xacum officinale
taram ta.ram [n] bulan terang yg berwarna sehingga tampak agak redup; -- temaram suram cahayanya (tt bulan, bintang, muka, dsb); agak redup: rumah itu selalu tampak -- temaram krn hanya diterangi dng bola lampu 15 watt
tari kejang tari yg merupakan perpaduan antara olahraga dan pantomim yg disertai gerakan akrobatis
tasak ta.sak [n] obat untuk menghentikan darah yg keluar dr tubuh manusia atau hewan (penawar jampi, daun capa, dsb)
tata gerha tata cara mengelola atau menata akomodasi, bukan hanya sekadar sarana tempat tinggal sementara bagi orang yg sedang bepergian, melainkan sudah berkembang ke arah pemenuhan kebutuhan lain, spt makan, minum, rekreasi, olahraga; tata cara menyelenggarakan rumah tangga
taubat tau.bat [Lihat {tobat}]
tebar te.bar [v] ber.te.bar.an v bertaburan; berhamburan; tersebar: rumah makan banyak ~ di sekitar tempat itu; pulau-pulau kecil ~ di lautan yg luas [n] -- layar bagian rumah yg berbentuk segitiga yg menutupi ruang antara dua kasau jantan yg bersilang
tebeng te.beng [n] pendinding (dr kajang, layar, tikar, dsb) untuk menolak panas matahari: -- jendela; -- pintu [Jk v] me.ne.beng v menumpang (makan, merokok, membaca surat kabar, dsb) tanpa membayar: ia membawa mobil dan kami ikut ~ keliling kota [v] ber.te.beng v bergunting rambut: sebulan sekali dia ~ di salon dekat rumahnya
teguk te.guk [v] me.ne.guk v meminum (air, obat): ia ~ obat; beliau menantikanku sambil ~ air teh sedikit-sedikit [a] tegar; keras kepala
teh hutan tanaman perdu yg tajuknya rapat, padat, dan kuat, biasanya dipakai sbg pagar atau tanaman hias dng membentuknya menjadi pola-pola tertentu, daunnya dapat dimanfaatkan sbg obat penurun panas, penyakit usus, dan gangguan ginjal; Acalyoha siamensis; teh-tehan
teh pahit minuman yg dibuat dr akar-akaran direbus untuk obat kuat; (2) teh tanpa gula
teja te.ja [n] (1) cahaya (awan) yg merah kekuning-kuningan kelihatan di kaki langit sebelah barat (ketika matahari terbenam); (2) pelangi [n] -- badak tumbuhan yg akar dan daunnya dibuat obat, Cinnamomum iners
teja betina tanaman yg kayunya baik untuk perkakas rumah, Neolitsea zeylanica
tekah te.kah [n] kera yg berekor panjang, Nylobates leuciscus
teknik kateterisasi [Dok] cara pengobatan dng menggunakan kateter
teknologi medis ilmu kedokteran yg menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk membantu menemukan penyebab penyakit serta membantu pengobatannya
tekte tek.te [Cn n] persekot sewa atau beli rumah dsb; uang kunci
tela te.la [n] dapur-dapur pd senapan model kuno; telinga bedil [n] , per.te.la.an n daftar keterangan (perincian dsb) tt suatu hal [a] terang; nyata /tEla/ ? ketela [n] jaringan atau membran tipis yg menyerupai sarang laba-laba [kl n] rumah belakang yg dibangun bersambung dng istana, yg menjadi tempat tinggal wanita
telatah te.la.tah [n] (1) gerak-gerik; tingkah laku; kelakuan (sikap dsb); (2) tanda bukti: televisi yg dicuri itu ditemukan di rumahnya, suatu -- bahwa dialah pencurinya
telepon nirkabel telepon yg disambungkan ke jaringan telepon dng menambahkan perangkat radio di rumah pelanggan
teler te.ler [a] keadaan tubuh tidak normal, lemas tidak berdaya (tt kesadaran syaraf) krn pengaruh obat, msl alkohol
televisi kabel sinyal televisi yg ditransmisikan ke rumah-rumah dng kabel dan dibayar secara berlangganan
telur kodok biji kecil-kecil berwarna cokelat, digunakan sbg obat pendingin yg ditaruh di atas kepala si penderita
temas te.mas [v] , te.mas-te.mas v (1) mengobati orang sakit yg diganggu oleh orang halus (setan); (2) menenung atau meramal orang dng memakai kunyit
tembakau hutan tumbuhan yg daun dan akarnya dibuat obat; Solanum verbascifolium
tembatu tem.ba.tu [ark n] (1) buah yg keras (terutama buah nipah); (2) pisang yg bijinya keras spt batu [n] (1) tumbuhan, Neoscartechinia kingli; (2) tumbuhan, kayunya baik untuk perkakas rumah; Angelisia splensens
tembus cahaya cahaya dapat melintas ke dl: sebagian atap rumahnya diberi genting kaca agar dapat -- cahaya
tempat semenda kaum atau keluarga yg anggotanya dikawini; -- sirih wadah untuk menyimpan sirih: kepuasannya tampak sekali apabila dia duduk menghadapi -- sirihnya; -- tinggal rumah (bidang dsb) tempat orang diam (tinggal): rumah yg didatanginya ternyata bukan rumah -- tinggal; -- tujuan rumah (bidang, daerah, dsb) yg dituju: tibalah aku kini ke -- tujuan perjalananku
tempawak tem.pa.wak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap masakan; Elaeocarpus floribundua; (2) buah tempawak
tempilai tem.pi.lai [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk bahan rumah; Urandra corniculata; (2) kayu tempilai
tempui tem.pui [n] (1) pohon, kayunya baik untuk bahan rumah dsb, buahnya dapat dibuat arah; Baccaurea macrophylla; (2) buah tempui
tempur tem.pur [v] ber.tem.pur v (1) berlanggar; berlaga: ombak ~ dng karang; sbg ombak ~ bunyinya; (2) berkelahi; berjuang; berperang: sebab-musabab anak-anak itu ~ sedang diselidiki polisi; kita harus ingat kpd tentara kita yg sedang ~ di medan perang [n] tem.pur.an n tempat bertemu dua aliran sungai: hingga kini banyak di antara pengunjung yg memerlukan mandi di ~ sungai tempat pangeran itu pernah mandi [Jw v] me.nem.pur v membeli beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari; ia terpaksa ~ 5 kg dulu krn sediaan beras di rumah sudah habis
tempuyung tem.pu.yung [n] tumbuhan, dibuat obat, Nasturtium indicum
temu te.mu [v] sua; jumpa: upacara -- kedua mempelai telah berlangsung dng selamat [n] tumbuh-tumbuhan yg umbinya untuk ramuan obat dsb, sebangsa Curcuma, spt -- giring, Curcuma heyneana
tengah te.ngah [n] (1) tempat (arah, titik) di antara dua tepi (batas): letakkan tempat bunga itu di -- meja; (2) daerah yg bukan pinggiran; pusat: rumahnya terletak di -- kota; (3) tempat atau wilayah yg jauh dr tepi: perahu itu meluncur ke -- laut; (4) sela-sela; antara (orang banyak, kumpulan, dsb): ia menyelinap di -- penonton; (5) paruh; perdua: -- pertama tahun ini hujan terus turun [adv] sedang: seorang anak yg -- berdiri di tepi jalan, tiba-tiba terjatuh krn terserempet mobil; (2) p ketika; sementara: -- ia termenung, tiba-tiba tersentak hatinya krn teringat kakeknya yg telah meninggal dunia
tengkalak teng.ka.lak [n] lukah panjang berbentuk limas; bubu: setiap hari dipasangnya -- di lubuk sungai dekat rumahnya
tengkarap teng.ka.rap [Mk a] rusak sama sekali; binasa: banyak rumah yg -- krn gempa yg dahsyat
tengkawang teng.ka.wang [n] (1) pohon yg bijinya mengandung lemak nabati bernilai gizi sbg minyak goreng, digunakan dl industri makanan, sabun, obat-obatan, dan kosmetik; Dipterocarpaceae; (2) biji tengkawang
tenjet ten.jet [ark v] ber.ten.jet v berjalan dng ujung jari kaki; berjengket: agar tidak mengotori lantai yg baru saja dipel dan masih basah, terpaksa ia ~ pd waktu masuk ke dl rumah
tentu ten.tu [a] pasti; tidak berubah lagi: -- ia dapat menepati janjinya; (2) a terang; positif; tegas: kabar kematian suaminya masih belum --; (3) adv niscaya; mesti; tidak boleh tidak: minumlah obat ini, -- penyakitmu cepat sembuh
tepat te.pat [a] (1) betul atau lurus (arah, jurusan); berbetulan benar: gang ini -- menuju rumah guruku; matahari -- di atas kepala kita; rumah kami letaknya -- di muka apotek; (2) kena benar (pd sasaran, tujuan, maksud, dsb): tembakan itu -- mengenai jantungnya; jurusan yg dipilihnya sudah --; (3) tidak ada selisih sedikit pun; tidak kurang dan tidak lebih; persis: -- di tengah jalan; -- sama dng wajah adiknya; pukul 08.00 -- kami berangkat; jumlah yg -- baru diketahui sesudah diadakan sensus; tengah hari --; (4) betul atau cocok (tt dugaan, ramalan, dsb): perhitungannya kurang --; alasan itu mungkin -- juga; (5) jitu (tt tindakan, aturan, kritik, dsb): segera diambil tindakan yg tegas dan --; (6) betul atau mengena tt perkataan, jawaban, dsb: isilah titik-titik di bawah ini dng kata-kata yg --; semua pertanyaan dijawabnya dng --
tepok te.pok [Jk a] lapuk (tt kayu, dinding, dsb): rumah itu sebagian kayunya sudah -- [Lihat {tepuk}]
terajam te.ra.jam [v] menanggung siksaan badan; tersiksa; sudah dirajam; sudah menanggung hukuman badan [n] pohon yg akarnya digunakan sbg ramuan obat; akar terajam
terali te.ra.li [n] (1) kisi-kisi; jerjak (pd jendela, pintu, sangkar, dsb): pencuri masuk ke rumah dng memotong -- jendela; (2) langkan yg berkisi-kisi (pd beranda, jembatan, dsb); (3) pagar pd tepi kapal: berdiri memegang -- kapal sambil melambai-lambaikan tangan
teraling te.ra.ling [n] pialing, Psitacula incerta [n] (1) pohon yg kayunya dibuat roda pedati, ramuan rumah, dsb; (2) kayu teraling; Tarrietia simplicifolia
terang hati mudah mengerti; mudah belajar; -- kain belum mengerti (ingat) benar: pembicaraan tt rumah murah kemarin masih -- kain bagiku
terap te.rap [n] (1) pohon sukun hutan, daunnya lebar-lebar, kayunya sangat cocok untuk bahan rumah krn tahan rayap; Artocarpus blumei; (2) kayu terap [v] ber.te.rap v berukir
terapi te.ra.pi [n Dok] usaha untuk memulihkan kesehatan orang yg sedang sakit; pengobatan penyakit; perawatan penyakit: mula-mula tim dokter mempelajari gejala-gejala penyakitnya kemudian menentukan -- nya yg tepat
terapi bahasa [Dok] pengobatan dan perawatan untuk mengurangi atau menghilangkan kelainan wicara dan bahasa
terapi kimiawi pengobatan kimiawi
teras te.ras [n] (1) bagian kayu yg keras; inti kayu: pd irisan penampang kelihatan -- yg dikelilingi lingkaran-lingkaran kayu yg dapat menunjukkan umurnya; (2) ki intisari; isi yg terutama; sesuatu yg terbaik; sesuatu yg terpenting: pasukan --; pejabat -- [n] (1) semen yg dibuat dr serbuk tanah yg keras (tanah cadas); (2) batuan berbentuk silinder yg dipotong dng mata bor khusus, untuk mempelajari formasi tempat batuan itu diambil; batu inti; (3) Geo tanah yg berasal dr letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yg dicampur dng kapur [n] (1) bidang tanah datar yg miring; bidang tanah yg lebih tinggi dp yg lain (biasanya ditumbuhi rumput): pd -- yg lebih tinggi berdiri istana, sedangkan pd -- di bawahnya terbentang taman yg luas; (2) tanah atau lantai yg agak ketinggian di depan rumah: -- di bagian muka gedung itu dipenuhi dng pot-pot bunga yg indah; -- untuk tempat mimbar pemimpin upacara; (3) atap rumah yg datar (biasanya diberi pagar di pinggirnya); (4) landasan yg lebih tinggi dp tanah sekelilingnya untuk landasan candi (tempat berjalan-jalan atau tempat duduk-duduk); (5) bagian dr gili-gili di muka restoran yg diisi dng kursi untuk duduk-duduk; (6)keadaan tanah persawahan dsb yg bertangga-tangga dr atas ke bawah
teratak te.ra.tak [n] (1) dangau; gubuk; (2) rumah (untuk merendahkan diri); (3) atap dr tepas (anyaman bambu) diberi bertiang: di bawah -- itu, ia berjual nasi pecel; (4) dusun kecil yg hanya terdiri atas beberapa rumah; (5) panggung pertunjukan
terawat te.ra.wat [v] terpelihara; sudah dirawat; dapat dirawat: semua perabot dl rumah itu ~ dng baik
terendam te.ren.dam [v] (1) sudah direndam; terbenam (tergenang) dl air: tanah itu dibiarkan ~ barang dua malam lamanya; (2) ki tinggal lama: dia ~ di rumah saja; (3) ki asyik: sewaktu kami datang ke rumahnya, ia sedang ~ dng bukunya
terguyur ter.gu.yur [v] tersiram: orang yg lewat itu ~ air sewaktu saya menyiram tanaman di halaman depan rumah
terhalang ter.ha.lang [v] (1) tertahan (sehingga tidak dapat lalu atau tidak dapat melanjutkan); terhenti: lalu lintas ~ krn adanya tanah longsor di daerah itu; (2) tertutup sehingga tidak tampak: rumahnya ~ oleh bangunan bertingkat itu
teritis te.ri.tis [n] tanah atau lantai di sekeliling rumah yg masih beratap di atasnya
terjangkau ter.jang.kau [v] (1) tercapai; terambil: apa-apa yg diletakkan di atas lemari itu takkan ~ oleh anak saya; (2) terbeli; terbayar: harga rumah mewah belum ~ oleh pegawai kecil
terjaring ter.ja.ring [v] (1) kena jaring; (2) tertangkap secara tiba-tiba: lima pemuda pengedar obat terlarang ~ petugas ketika operasi kamtibmas dilancarkan
terjerahap ter.je.ra.hap [v] (1) jatuh tertiarap (tertelungkup); terjerembap; (2) roboh dng atap rata di atas tanah (tt rumah)
terkejar-kejar ter.ke.jar-ke.jar [v] terburu-buru; tergesa-gesa: anak itu lari ~ ingin cepat sampai di rumah
terkenal ter.ke.nal [v] dikenal atau diketahui umum; termasyhur; tersohor: kemanjuran obat ini telah ~ di seluruh dunia
terkerangka ter.ke.rang.ka [v] (1) masih berupa rangka (tt membuat rumah); (2) ki masih tingkatan permulaan
terkibuli ter.ki.buli [v] tertipu: pulanglah ia dng hati kesal krn merasa ~ oleh penjual obat di pinggir jalan
terkobar ter.ko.bar [v] (1) menyala besar tanpa disengaja: api yg ~ itu menjilat atap rumah; (2) ki berkecamuk (tt perang, pemberontakan, dsb); (3) ki tidak sengaja berkobar (tt perasaan): ~ semangat ketika dia mendengar lagu perjuangan itu
terkurung ter.ku.rung [v] tertutup dl ruang (rumah dsb); terpenjara; terkepung: harimau itu ~ dl kerangkeng; markas pemberontak itu sudah ~ oleh pasukan keamanan
terlebih-lebih ter.le.bih-le.bih [adv] teristimewa: semua makanan di rumah makan itu enak, ~ ayam panggangnya
terlengah ter.le.ngah [v] terlalai; terlupa; tidak mengindahkan: ketika ~ sebentar, tasnya disambar pencopet; (2) a sangat asyik melakukan sesuatu hingga terlupa segala-galanya; terleka; terlena: krn ~ bermain kartu, tidak dilihatnya pencuri masuk ke dl rumah
terlukis ter.lu.kis [v] (1) sudah dilukis (digambar); tergambar: semua tanaman hias di rumahnya sudah ~ di dl buku gambarnya; (2) ki terkesan: suka duka yg kualami ~ di hatiku
termakan ter.ma.kan [v] (1) sudah dimakan: padinya habis -- tikus; (2) dapat dimakan: nasi sebanyak itu tidak mungkin -- habis olehnya; (3) tidak sengaja dimakan: kue bagiannya -- temannya; (4) ki dirusakkan; dihabiskan: rumahnya juga -- api; (5) ki dipengaruhi: kita jangan sampai -- oleh berita-berita bohong; (6) ki terserap; masuk: nasihat itu -- di akalnya; pelajaran itu tidak -- olehnya; (7) ki dikenai, dilukai, dsb: dia tidak -- senjata
termodern ter.mo.dern [a] paling modern: rumah sakit ini diperlengkapi dng peralatan -
ternanar ter.na.nar [v] menjadi nanar (bingung, marah, dsb): setiba di rumah aku ~ mengunci diri di kamar
teroris te.ro.ris [n] orang yg menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut, biasanya untuk tujuan politik: gerombolan -- telah mengganas dng membakar rumah penduduk dan merampas hasil panen
terpandang ter.pan.dang [v] (1) terlihat; kelihatan: bakteri itu tidak ~ oleh mata; (2) teringat kpd; hanya memperhatikan: ~ kpd gaji dan pangkat; (3) disegani; dihormati: ia masuk orang ~ di kampungnya; (4) tiba-tiba atau tidak sengaja memandang: di rumah makan itu ~ lah ia kpd seseorang yg pernah dikenalnya
terpepet ter.pe.pet [v] (1) terimpit; terjepit; (2) terdesak (ke pinggir atau sudut); (3) ki berada dl keadaan kacau atau sukar; tersudut (tt menghadapi persoalan): krn ~ utang, ia menjual rumahnya
terperenyak ter.per.e.nyak [v] jatuh terduduk dng tiba-tiba; jatuh duduk; terjelepok: ia duduk ~ di tengah rumah
terpikat ter.pi.kat [v] (1) tertarik (hatinya): hatiku ~ oleh suasana yg menyenangkan di rumah itu; (2) kena pikat; (3) jatuh cinta kpd: hatinya ~ kpd gadis cantik itu
tersadar ter.sa.dar [v] sudah sadar (dr); terjaga; terbangun: saya -- dr tidur krn adanya teriak orang di luar rumah
tersisa ter.si.sa [v] tertinggal (setelah dimakan, diambil, dsb): tanah yg -- setelah penggusuran itu tidak cukup untuk tempat mendirikan rumah
tertegun-tegun ter.te.gun-te.gun [v] terhenti-henti; tertahan-tahan; sebentar-sebentar berhenti: begitu memasuki halaman rumah bekas istrinya, hatinya berdebar-debar dan langkahnya ~; suaranya ~
tertumbuk ter.tum.buk [v] (1) terlanggar; tertubruk; terbentur: pot bunga yg bagus itu pecah ~ sepeda motor yg lewat di depan rumahnya; (2) sudah ditumbuk; sudah dilumatkan, dsb: setelah ~ semua gabah yg di dl gudang itu, barulah lega hatiku; (3) tergocoh; terpukul; tertinju: muka orang yg melerai perkelahian itu ~ beberapa kali; (4) terjumpa (pd, dng); tersuntuk; sampai (pd); jatuh di; timbul (tembus; tersembul) di: ~ akal; ~ pandangan
terulur ter.u.lur [v] (sudah) diulur(kan); dapat diulur(kan): ia memejamkan matanya setiap kali melihat tangan orang itu ~ ke arah dirinya; (2) a dl keadaan menjulur (memanjang): lubang buluh itu ~ ke atas rumahnya
terus te.rus [v] (1) lurus menuju ...; langsung pd (arah ke); lantas: kami tidak -- ke kota, tetapi singgah dahulu di perkebunan karet; permohonan itu disampaikan -- kpd kepala kantor; (2) tetap berlanjut: pertempuran itu -- menghebat hingga tengah malam; (3) tidak berhenti-henti: ia berjalan -- siang malam; (4) lanjut: bagaimana -- cerita itu; (5) tidak putus-putus; selalu: harga barang -- membubung; sampai pd hari ini, wajah almarhum yg tenang itu kuingat --; (6) tembus; menembus; melantas: peluru itu masuk -- sampai ke tulang belikat; jalan setapak ini -- ke terowongan yg menuju gudang mesiu; (7) langsung ...; lalu ...: sampai di rumah ia -- tidur; sekali tembak gajah itu -- mati [a] tulen (tidak bercampur atau tidak berlapis): gelang ini emas --
terusi te.ru.si [n] benda yg kebiru-biruan warnanya, berasal dr tembaga untuk obat puru; CuSO45H2O
tetangga te.tang.ga [n] (1) orang (rumah) yg rumahnya berdekatan atau sebelah-menyebelah; jiran; (2) orang yg tempat tinggalnya (rumahnya) berdekatan
tetapi te.ta.pi [p] kata penghubung intrakalimat untuk menyatakan hal yg bertentangan atau tidak selaras: orang itu kaya, -- kikir; rumah ini besar, -- sudah rusak; akan -- , penghubung antarkalimat atau antarparagraf untuk menyatakan hal yg bertentangan atau tidak selaras: akan -- , masalahnya tidak semudah itu
tetes te.tes [n] benda cair (air dsb) yg jatuh menitik krn berat; titik: beberapa -- air matanya menitik dr kedua kelopak matanya; takaran obat itu sekali minum lima -- [n] cairan sisa penghabluran gula; ceng: -- dapat dibuat alkohol
tiang pancang ti.ang pan.cang [n] (1) tiang utama yg tegak terhunjam ke tanah untuk penguat atau penyangga bangunan (rumah dsb); (2) ki penunjang (yg) utama; sakaguru: bahasa sbg -- kebudayaan
tiang seri tiang yg pertama kali didirikan ketika membangun rumah; tiang rumah yg di tengah-tengah yg mula-mula dipasang ketika mendirikan rumah; tiang tengah; tiang sendi rumah; saka guru rumah
tib [n] (1) ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu tib; ilmu kedokteran; (2) kitab mengenai jampi-jampi atau mantra; kitab tib
tidak ti.dak [adv] partikel untuk menyatakan pengingkaran, penolakan, penyangkalan, dsb; tiada: tempat kerjanya -- jauh dr rumahnya; apa yg dikatakannya itu -- benar
tidak pun meskipun tidak: -- pun ia berobat, meskipun ia tidak berobat
tidur ti.dur [v] (1) dl keadaan berhenti (mengaso) badan dan kesadarannya (biasanya dng memejamkan mata): siang untuk bekerja, malam untuk istirahat dan --; obat -- (penidur), obat bius (obat yg menyebabkan dapat tidur nyenyak); (2) (masuk --; pergi -- ) hendak (mulai) mengistirahatkan badan dan kesadarannya: biar aku saja yg menyudahkan pekerjaan ini, engkau boleh pergi --; tempat -- , tempat untuk tidur; ranjang; (3) berbaring; terbaring (tidak berdiri): bubu --
tikim ti.kim [n] tanaman merambat, daunnya dapat dimakan dan dibuat obat radang kulit; Hydrocotyle sibthorpioides
tikus ti.kus [n] binatang pengerat, termasuk suku Muridae, merupakan hama yg mendatangkan kerugian, baik di rumah maupun di sawah, berbulu, berekor panjang, pd rahangnya terdapat sepasang gigi seri berbentuk pahat, umumnya berwarna hitam dan kelabu, tetapi ada juga yg berwarna putih
timpuk tim.puk [Jk v] me.nim.puk v melempar; melontar: orang yg tidak dikenal itu tiba-tiba ~ kaca rumahku
tinggal ting.gal [v] (1) masih tetap di tempatnya dsb; masih selalu ada (sedang yg lain sudah hilang, pergi, dsb): saya disuruh -- di rumah; selamat --; (2) sisanya ialah ...; bersisa ...; tersisa ...; yg masih ada hanyalah ...: delapan dikurangi dua -- enam; uangnya -- dua puluh rupiah; tubuhnya kurus kering -- kulit pembalut tulang; ia disuruh menyelesaikan pekerjaannya yg --; (3) ada di belakang; terbelakang: pelajaran apa yg -- dr sekolah lain; (4) tidak naik kelas (tt murid sekolah): di kelas kami yg -- dua orang; (5) sudah lewat (lalu; lampau): masa yg gilang-gemilang itu sudah --; (6) diam (di): berapa tahun Saudara -- di Medan; saya -- di kampung; (7) selalu; tetap (demikian halnya): saudara -- saudara, uang -- uang; kita tidak -- diam, tetapi terus berusaha menolongmu; (8) melupakan: jangan -- adat; tidak -- memberi nasihat; (9) tidak usah berbuat apa-apa selain dr ...: semuanya sudah beres -- berangkat saja; kita -- menentukan betul atau salah; (10) bergantung kpd; terserah kpd; terpulang kpd: baik buruknya -- pd tuan; perkara ini -- tuan berhak memutuskannya; (11) (sbg keterangan pd kata majemuk berarti) (a) yg didiami: rumah --; tempat --; (b) yg ditinggalkan (dikosongkan dsb): ladang --; tanah --
tingkat ting.kat [n] (1) susunan yg berlapis-lapis atau berlenggek-lenggek spt lenggek rumah, tumpuan pd tangga (jenjang): rumah tiga --; tangga lima belas --; (2) tinggi rendah martabat (kedudukan, jabatan, kemajuan, peradaban, dsb); pangkat; derajat; taraf; kelas: duta besar sama -- nya dng menteri; pangkatnya lebih tinggi dua -- dp sersan, tidak memandang -- dan golongan; (3) batas waktu (masa); sempadan suatu peristiwa (proses, kejadian, dsb); babak(an); tahap: perundingan sudah sampai pd -- yg terakhir
tintir tin.tir [n] lampu minyak tanah; pelita [n cak] obat merah; merkurokrom
titip ti.tip [v] me.ni.tip v (1) menaruh (barang dsb) supaya disimpan (dirawat, disampaikan kpd orang lain, dsb): untuk sementara saya ~ barang itu di rumahnya; (2) mengamanatkan (untuk disampaikan dsb): Ibu ~ pesan yg harus diingat oleh putra-putrinya; (3) menumpangkan (barang dagangan) supaya dijualkan: itulah warung tempat Ibu ~ kue-kue untuk dijual
todong to.dong [v] me.no.dong v (1) mengarahkan senjata (pistol dsb) sbg ancaman untuk merampok, merampas, dsb: dua orang bersenjata masuk, lalu ~ tuan rumah; (2) ki menyuruh dng serta-merta (tanpa persetujuan sebelumnya): masyarakat desa itu ~ gubernur DKI untuk ikut berjoget di panggung
tokcer tok.cer [a cak] (1) baik; bagus (tt mesin, mobil, dsb): mobilnya selalu dipelihara, mesinnya --; (2) manjur; mujarab: kini sudah ditemukan obat yg -- untuk penyakit malaria; (3) ki subur (mudah hamil)
tokek to.kek [n] binatang merayap, kulitnya kasap berbintik-bintik, suaranya keras, hidup di rumah (pohon dsb) /tokEk/ ? takik (takuk) [n] kudis (borok) di kepala
toko buku bangunan rumah atau ruang tempat penjualan buku
toko serba ada toko yg menjual berbagai macam barang keperluan rumah tangga, spt pakaian jadi, macam-macam kain, barang kelontong, serta perabot rumah tangga, biasanya disusun dl bagian terpisah-pisah untuk promosi, pelayanan, perakunan, dan pengawasan
tong [n] tempat (air, paku, semen, dsb) yg dibuat dr papan kayu, plastik, dsb bentuknya bulat torak; tahang: setiap penduduk diperintahkan menyediakan -- sampah di rumahnya [n] tiruan bunyi kentungan [Jk n kp] entong (panggilan kpd anak laki-laki)
tonggak gantung tiang rumah yg hanya sampai ke permukaan lantai (tidak sampai ke tanah)
tonggak tua tiang rumah utama (yg mula-mula didirikan)
tonikum to.ni.kum [n Dok] obat berupa minuman berwarna dan berasa anggur, dipakai untuk memulihkan atau menambah tenaga (kekuatan) bagi orang yg kondisi badannya lemah, kurang darah, dsb
tontonan ton.ton.an [n] pertunjukan (gambar hidup, wayang orang, dsb); yg ditonton: akrobat itu merupakan ~ yg menyenangkan
totau to.tau [n] upacara adat membuka tanah untuk mendirikan rumah atau membuka hutan untuk dijadikan tanah perkebunan atau pertanian
traktir trak.tir [v] men.trak.tir v membelikan (membayar) makanan dan minuman (di rumah makan dsb) untuk orang lain: dng uang pribadi ia ~ rombongannya
trampolin tram.po.lin [n] kerangka ulet dan lentur yg digunakan oleh seorang akrobat untuk meloncat-loncat
transfusi trans.fu.si [n] pemindahan atau pemasukan obat atau darah dsb kpd orang yg memerlukan: untuk menolong penderita yg mengalami pendarahan, cara yg paling baik adalah dng memberikan -- darah
tuan tamu tuan rumah
tuan tanah pemilik tanah pribadi yg sangat luas; (2) orang yg memiliki tanah, penginapan, pondokan, atau rumah sewaan
tugur tu.gur [Jw v] (1) tetap (menunggu) pd suatu tempat; (2) menjaga (rumah, ladang, dsb): tentara telah -- di balik bukit untuk berjaga-jaga thd segala kemungkinan
tulang-tulangan tu.lang-tu.lang.an [adv] bermacam-macam tulang; (2) n rangka (tubuh dsb); rangka rumah
tumbuk tanak (hal) menumbuk dan menanak; (2) segala pekerjaan rumah tangga
tumpangan tum.pang.an [n] (1) yg ditumpangkan (spt muatan, titipan, kiriman): hampir seluruh perabot yg ada di rumahnya itu barang ~ saja; (2) tempat menumpang (untuk sementara waktu); yg ditumpangi; kesempatan menumpang; pemondokan: kapal ~; rumah ~
tunawisma tu.na.wis.ma [a] tidak mempunyai tempat tinggal (rumah); gelandangan: kaum -- wisma hidup dan tinggal di bantaran sungai;
tundung tun.dung [v] , me.nun.dung v mengusir (keluar dr rumah): sampai hati benar ayahnya ~ nya
turang tu.rang [Mk n] (1) sambungan bubungan atap rumah yg berkeluk ke atas spt bentuk tanduk kerbau; turang atap; (2) tambahan
turun tu.run [v] (1) bergerak ke arah bawah; bergerak ke tempat yg lebih rendah dp tempat semula: -- dr gunung; -- ke jurang; (2) bergerak (berjalan dsb) dr hulu (udik) ke hilir; menghilir (dr atas angin) ke bawah angin; datang dr (dr suatu tempat atau daerah yg jauh ke tempat sendiri): ia menumpang perahu yg -- ke Palembang; ia baru saja -- dr Mekah; (3) mengendap (tt ampas dsb): ampasnya sudah --; (4) surut (tt air): air laut mulai --; (5) reda (tt marah, nafsu, dsb); (6) mengayun atau mendaki kaki langit (tt matahari, bulan): matahari (tengah) -- , petang hari kira-kira pukul tiga; (7) meninggalkan atau keluar dr kendaraan (kapal, kereta, dsb) ke bawah; pergi (naik) dr darat ke kapal; keluar dr rumah; pergi atau pulang (tt tamu): penumpang bus itu disuruhnya --; (8) menjadi kurang (rendah, susut, sedikit, dsb); (9) jatuh atau merosot (tt harga, nilai, dsb): hasil panen -- 10%; (10) datang ke (dr sesuatu yg dianggap tinggi atau di atas); berpindah ke (dr orang tua, nenek moyang, dsb); masuk ke (memasuki, tt roh halus, setan, dsb): spt bidadari -- ke bumi; (11) jatuh (tt hujan, salju, dsb); datang menimpa (tt tulah, siksa, dsb); (12) menjadi lemah (tt kondisi tubuh); (13) cak sampai di tangan; diterima (tt surat dr atasan dsb): perintah dr atasan belum --; (14) cak melantai; berdansa [Jw v] me.nu.run v (1) menyalin (tulisan, surat, dsb); (2) mencontoh atau meniru (pekerjaan orang lain)
tusuk jarum cara mengobati penyakit dng jalan menusukkan jarum pd tempat-tempat tertentu; akupunktur (berasal dr Cina)
tutor tu.tor [n] (1) orang yg memberi pelajaran (membimbing) kpd seseorang atau sejumlah kecil siswa (di rumah, bukan di sekolah); (2) dosen yg membimbing sejumlah mahasiswa dl pelajarannya
tutup bumi tumbuhan obat-obatan, akarnya untuk obat malaria, daunnya dapat untuk menurunkan panas dng menumbuknya lalu melekatkan kening dan perut
uak [n] panggilan thd kakak dr ayah atau ibu [n] tiruan bunyi suara kerbau: pagi-pagi sudah terdengar suara -- dr kandang kerbau di belakang rumah
uang belanja uang yg disediakan atau dikeluarkan untuk belanja sehari-hari: semua gajinya diserahkan kpd istrinya sbg -- belanja selama sebulan; (2) ark gaji; -- buta gaji yg diterima oleh karyawan yg tidak aktif bekerja: sementara menunggu kepindahannya ia tinggal di rumah saja, makan -- buta
uang jaga uang yg diberikan sbg upah berjaga atau menunggu (rumah dsb)
uang kunci uang yg dibayarkan kpd pemilik yg rumahnya akan disewa
uang pesangon uang yg diberikan kpd penghuni rumah (penyewa atau pengontrak) yg disuruh pindah; (2) uang yg diberikan kpd pegawai (buruh, karyawan) yg berhenti atau diberhentikan krn perusahaan (pabrik) tutup dsb; uang lepas: mereka yg diberhentikan mendapat -- pesangon sebesar tiga bulan gaji
uang pintu biaya yg harus dibayar oleh pengunjung rumah makan, kelab malam, dsb di luar makanan dan minuman; uang masuk
ubat ubat, uba.tan [Lihat {hobat(an)}]
ubek [Jw v] meng.u.bek-u.bek v (1) memasukkan dng menggerak-gerakan tangan (jari) ke dl lubang (coakan) berair; (2) mencari sesuatu dng membongkar-bongkar tumpukan barang; (3) mencari terus-menerus; mencari sampai ke segala tempat: ia masih terus ~ kamar-kamar rumahnya untuk mencari dokumen itu
udani uda.ni [n] (1) tumbuhan merambat, daunnya dibuat obat cacing; akar puntianak; Quisqualis indica; (2) daun udani
uduh [Lihat {odoh}] [Mk n] ramuan obat yg dipakai sbg penangkal (dipasang di kebun dsb supaya pencuri tidak dapat masuk)
ujung atap [Bot] pohon kecil, kayunya kuat, kokoh, berwarna merah tua, daunnya dapat direbus untuk obat demam dan lelah; Baeckea frutescens
ukiran bendol ukir.an bendol [ark] ukiran pd bendol pintu rumah gadang
ulin [n] (1) pohon yg tinggi, kayunya berat, kuat dan sangat awet, dipakai untuk bangunan rumah (tiang listrik, telepon, dsb), banyak tumbuh di Sumatra, Malaysia, dan Kalimantan; kayu besi; Eusideroxylon zwageri; (2) kayu ulin
ulos [n] selendang tenunan Batak, biasa dipakai dl upacara adat (pernikahan, memasuki rumah, kematian, dsb)
uma ? huma [n] rumah adat di Mentawai
umpak um.pak [n] alas tiang rumah yg biasanya terbuat dr batu; batu sendi
undak-undakan un.dak-un.dak.an [Jw n] tangga atau tempat yg bertingkat-tingkat (spt yg ada di muka pintu): untuk memasuki rumah itu orang harus berjalan melalui ~ sepuluh tingkat
undang un.dang [v] meng.un.dang v memanggil supaya datang; mempersilakan hadir (dl rapat, perjamuan, dsb): mereka ~ kita makan malam; kami ~ Tuan menginap di rumah kami [n] , un.dang-un.dang n (1) ketentuan dan peraturan negara yg dibuat oleh pemerintah (menteri, badan eksekutif, dsb), disahkan oleh parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat, badan legislatif, dsb), ditandatangani oleh kepala negara (presiden, kepala pemerintah, raja), dan mempunyai kekuatan yg mengikat; (2) aturan yg dibuat oleh orang atau badan yg berkuasa: taat pd ~ partai; (3) hukum (dl arti patokan yg bersifat alamiah atau sesuai dng sifat-sifat alam): ~ untuk membangun kalimat dr tiap-tiap bahasa memang berlainan [ark n] penghulu (kepala suatu daerah di Negeri Sembilan)
unduh un.duh, meng.un.duh mantu upacara menerima pasangan pengantin (oleh orang tua pengantin laki-laki setelah berakhirnya upacara pernikahan di rumah pengantin perempuan)
ungka ung.ka [n] kera yg tangannya panjang dan tidak berekor, berbulu abu-abu atau hitam; wawa; Hylobates lar (agilis)
ungkai ung.kai , meng.ung.kai v (1) menguraikan simpulan (tali, ikatan, dsb); (2) membuka (belenggu, borgol, dsb); (3) menanggalkan (baju); mengorak; (4) membongkar atau merombak (rumah, mesin, dsb); (5) membatalkan (janji, jual beli, dsb); (6) ki membongkar-bongkar untuk menyelidiki atau membangkit-bangkit perkara lama: untuk menggali sejarah, kita harus ~ bahan-bahan masa lampau
ungkul ung.kul [Jk n] ung.kul.an n (1) daya dan kemauan; tenaga; (2) dana: kalau ada ~ , dia akan membangun rumah
unit gawat darurat bagian dr rumah sakit yg menampung dan melayani pasien yg sangat gawat (atau luka parah); -- kerja satuan (regu) kerja: seluruh pelajar dibagi dl -- kerja
untal un.tal [n] gentel (obat); pel; gelintir; butir (biji) [Jw v] meng.un.tal v menelan (secara utuh) tanpa dikunyah dulu: ular ~ katak
untuk un.tuk [p] (1) kata depan untuk menyatakan bagi ...; bagian: ini -- ku, yg itu -- mu; (2) sebab atau alasan: -- kesalahan itu, ia dihukum dua tahun; -- semua itu, ia mau berkorban; (3) tujuan atau maksud; bagi: lemari -- (menyimpan) pakaian; pakaian -- segala usia; (4) penggantian (sbg ganti ...); (disediakan, dipergunakan, dipakai) sbg ...: peti itu dipakai -- meja makan; diberi pisau -- senjata; (5) selama: -- beberapa bulan ia terpaksa istirahat di rumah sakit; (6) sudah: -- ketiga kalinya saya memperingatkan [Mk n] bagian dr milik yg dibagi-bagikan [n] kemaluan perempuan (kata penghalus)
upakara upa.ka.ra [n] pemeliharaan; perawatan: kredit -- , jenis kredit untuk perawatan perluasan rumah
uras [n] param (bedak) yg mengandung obat; air obat; (2) v sembuh; waras
urus [v] rawat; piara; pelihara; atur: tidak -- , cak tidak terpelihara; tidak terurus , urus-urus 1 n obat pencahar; obat pencuci perut (untuk menguras isi perut): ~ nya berupa manisan cokelat; (2) v cak membersihkan isi perut dng minum obat pencahar
usada usa.da [n] (1) obat; (2) ilmu pengobatan
usir [v] meng.u.sir v (1) menyuruh pergi dng paksa; menyuruh (orang lain) meninggalkan tempat; menghalau: ia sudah ~ anak-anak nakal itu dr rumahnya; kami tidak ~ mu, tetapi hanya sekadar memberi tahu; (2) kl mengejar; memburu
usuk [n] kayu panjang atau bambu yg dipasang sbg tulang rusuk atap rumah, membujur dr atas (bubungan) ke bagian tepi atap rusuk-rusuk; kasau
valeria va.le.ria [n] perdu menahun dng bunga berkelompok merah atau putih yg akarnya dapat dijadikan obat
valium va.li.um [n] (1)obat penenang; (2) merek dagang obat penenang (dng huruf awal kapital)
vendor ven.dor [n] orang yg menjual rumah, tanah, dsb; penjual
ventilasi ven.ti.la.si [n] (1) pertukaran udara; perputaran udara secara bebas di dl ruangan: rumah yg cukup -- dan cahaya; (2) (lubang) tempat udara dapat keluar masuk secara bebas: antara dinding dan atap terdapat jeruji besi sbg --
verkoper ver.ko.per [n] pegawai perusahaan yg bertugas berkeliling menawarkan barang hasil perusahaan itu (spt obat-obatan dan tekstil); penjaja keliling
veronal ve.ro.nal [n Kim] obat penenang barbiturat
vila vi.la [n] rumah mungil di luar kota atau di pegunungan; rumah peristirahatan (digunakan hanya pd waktu liburan): pd akhir pekan keluarga itu beristirahat di -- nya di Puncak
wafat wa.fat [v] meninggal dunia (biasanya untuk raja, orang-orang besar ternama): putra mahkota dinobatkan sebelum raja --
wajah wa.jah [n] (1) bagian depan dr kepala; roman muka; muka: ketika aku datang tampak -- ibunya berseri-seri; (2) tokoh (pemain dsb): -- baru; (3) ki apa-apa yg tampak lebih dulu: Jakarta adalah -- Indonesia; (4) gambaran; corak: -- remaja sekarang tidak menggembirakan, apalagi dng banyak yg terlibat penggunaan obat terlarang
walau wa.lau [p] (1) dan jika: -- harus menembus bumi, tetap akan Kanda jalani; (2) kendati; meski: -- hujan lebat, ia tetap datang ke rumah pacarnya
wantilan wan.til.an [n] tempat penggergajian kayu; tempat pemrosesan kayu gelondongan sehingga menjadi papan, kasau, dsb: di rumah -- biasanya banyak terdapat kayu bekas [Bl n] bangunan untuk umum, berbentuk persegi panjang, tidak berdinding, tempat orang berapat atau mengadakan sabungan ayam
waruga wa.ru.ga [Sd n] badan; tubuh; sosok tubuh [n] bentuk kuburan batu yg banyak ditemukan di Minahasa (Sulawesi Utara) berupa peti batu kecil berbentuk kubus dan mempunyai tutup berbentuk atap rumah
wawa wa.wa [n] kera yg bertangan panjang tetapi tidak berekor, biasa mengeluarkan suara "wau wau" dng keras; wak-wak; ungka; Hylobateslar (agilis)
welit we.lit [Jw n] atap (terbuat dr ilalang): rumahku beratap --
wijayakusuma wi.ja.ya.ku.su.ma [n] (1) pohon berukuran sedang, batangnya bengkang-bengkok, rantingnya tebal, daunnya besar melonjong sampai membulat telur, berwarna hijau muda, bunganya kecil-kecil wangi, tumbuh di pantai berbatu di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Jawa, dl mitologi Jawa dianggap pohon sakti dan dapat menghidupkan orang mati, dahulu dipakai dl upacara penobatan raja-raja Surakarta; Pisonia grandis; (2) (digunakan secara salah) sejenis kaktus berdaun pipih yg didatangkan dr Brazil yg berbunga besar, harum, dan mekar pd tengah malam; Epiphyllum oxypetalum
wira-wiri wi.ra-wi.ri [v] berjalan hilir mudik; mondar-mandir: begitu Pak Minan sampai di rumah kawannya, ia melihat kawannya itu sedang repot --
wisma wis.ma [n] (1) bangunan untuk tempat tinggal, kantor, dsb; gerha; (2) kumpulan rumah; kompleks perumahan; permukiman
yayasan ya.ya.san [n] badan hukum yg tidak mempunyai anggota, dikelola oleh sebuah pengurus dan didirikan untuk tujuan sosial (mengusahakan layanan dan bantuan spt sekolah, rumah sakit)
yodium yo.di.um [n] unsur kimia bukan logam, biasanya berbentuk kristal, digunakan untuk obat dl fotografi dsb; iodin
yohimbina yo.him.bi.na [n Kim] alkaloid beracun yg diperoleh dr kulit pohon Corynanthe yohimbe yg tumbuh di Afrika sebelah barat, digunakan sbg afrodisiak untuk mengobati impotensi; C21H26N2O3

Jika informasi mengenai "obat rumah" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas