Arti kata/frase "obat mata" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/obat-mata

Halaman ini menjelaskan kata atau frase obat mata menurut KBBI Edisi III

obat mata: obat untuk menyembuhkan penyakit mata

Lebih lanjut mengenai obat mata

obat mata terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 2726 kata terkait yakni sebagai berikut:

mata ma.ta [n] (1) indra untuk melihat; indra penglihat; (2) sesuatu yg menyerupai mata (spt lubang kecil, jala): nenek mencoba memasukkan benang ke -- jarum; (3) bagian yg tajam pd alat pemotong (pd pisau, kapak, dsb): -- pisau itu perlu dikikir supaya tajam; (4) sela antara dua baris (pd mistar, derajat, dsb); (5) tempat tumbuh tunas (pd dahan, ubi, dsb); (6) ki sesuatu yg menjadi pusat; yg di tengah-tengah benar: (7) yg terpenting (sumbu, pokok, dsb): -- pencaharian penduduk desa itu bertani [n] satuan ukuran berat untuk candu
obat [n] (1) Far bahan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit, atau menyembuhkan seseorang dr penyakit: daun ketepeng sering dibuat -- pencahar; (2) Kim bahan kimia (untuk pelbagai keperluan): hendak mencuci potret, tetapi tidak ada -- nya; (3) ki mesiu; peluru: membuang -- , menembak ke atas (hanya untuk menakut-nakuti dsb); (4) ki guna-guna: dia jadi penurut spt orang kena --
obat mata obat untuk menyembuhkan penyakit mata
mata air mineral mata air yg mengandung sejumlah larutan bahan mineral
mata buatan mata yg bukan asli (terbuat dr kaca, plastik, dsb)
mata bugil mata yg sewajarnya (tidak memakai kaca mata atau alat bantu lain)
mata cempering mata yg merah warnanya
mata jaring mata jala
mata kemung mata yg besar
mata kepala mata yg sebenarnya (yaitu mata yg terdapat pd kepala)
mata lipas mata yg tidak berwarna (spt mata kuda dsb); (2) mata yg suram
mata pancing mata kail
mata penghidupan mata pencaharian
mata perdagangan mata dagangan
mata sabun mata putih (tt kucing)
mata sipit mata yg mengecil krn lipatan pd kelopak mata (spt orang Cina)
mata telanjang mata bugil
mata tersuruk mata yg seakan-akan terbenam
matahari mati matahari masuk
matahari miring matahari beralih
matahari sudah condong matahari berayun
obat adiktif obat yg dapat menyebabkan ketergantungan bagi pemakainya
obat angin obat oles atau gosok (berupa minyak, cairan, dsb) untuk menghilangkan masuk angin
obat basah obat yg dicampur dng air (spt boreh); (2) ki kabar yg tidak dipercayai orang
obat batuk obat untuk menghilangkan batuk
obat bius obat yg menyebabkan orang tidak sadarkan diri dan sekaligus menghilangkan rasa nyeri
obat cacing obat pembunuh cacing di dl perut
obat daftar G obat yg hanya bisa dibeli dng menggunakan resep dokter, msl antibiotik (biasanya ditandai dng lingkaran warna biru tua bergaris tepi hitam dan tanda peringatan pd kemasannya); -- dahaga ki penghilang rasa dahaga (haus): segelas air putih cukuplah sbg -- dahaga
obat dalam obat untuk diminum atau ditelan
obat dokter obat yg diberikan oleh dokter; -- esensial obat umum tanpa merek dagang, biasanya dikonsumsikan untuk unit pelayanan kesehatan dsb: para dokter seharusnya memelopori penggunaan -- esensial, mengingat harganya murah dan khasiatnya sama
obat generik obat yg penamaannya didasarkan pd zat aktif yg terdapat dl obat tsb dan tidak menggunakan merek dagang
obat haus obat penawar dahaga; -- jerih 1 uang lelah; upah; persen: pekerjaan begitu berat, cuma diberi -- jerih lima ratus rupiah; (2) buah hati; yg dicintai; pelerai demam
obat kampung obat dr tumbuh-tumbuhan dsb yg diramu sendiri atau oleh dukun (bukan dr apotek atau dr pabrik farmasi)
obat kuat obat untuk memperkuat daya kemampuan tubuh; (2) obat untuk menambah daya vitalitas seksual
obat lali obat bius
obat lelah obat jerih
obat luar obat yg dioleskan atau diteteskan untuk menyembuhkan penyakit luar (spt kudis, panu) dan bukan untuk diminum atau ditelan
obat merah obat berwarna merah yg dibuat dr yodium yg dilarutkan dl alkohol untuk mengobati luka baru (goresan dsb)
obat nyamuk obat (ramuan) pembasmi (pengusir) nyamuk (berupa cairan yg disemprotkan atau benda padat pipih yg dibakar)
obat paten obat yg menggunakan merek atau nama dagang tertentu
obat pencahar obat untuk memudahkan buang air besar; obat untuk membersihkan perut; obat cuci perut; urus-urus
obat penenang obat untuk menenangkan (meredakan ketegangan) jiwa dsb
obat perangsang obat untuk merangsang nafsu seks dsb
obat rumah obat-obatan yg disediakan untuk keluarga di rumah
obat sinse obat yg diramu dan dikeluarkan oleh sinse (tabib Cina)
obat telekap obat yg pemakaiannya ditempelkan pd bagian tubuh yg sakit; koyok
obat tidur obat yg menyebabkan dapat tidur bagi orang yg susah tidur
obat tradisional obat yg diramu dr berbagai macam akar, kulit pohon, batang, bunga, buah, dan daun untuk berbagai macam penyakit; obat kampung
obat-obatan obat-obat.an [n] berbagai macam obat; ramuan obat
mata cincin permata (intan dsb) pd cincin
mata gelap tidak dapat berpikir terang; mengamuk (krn marah sekali); gelap mata
mata kail jarum yg tajam pd ujung kail (yaitu tempat menaruh umpan); mata pancing
mata kucing batu permata; (2) damar yg jernih warnanya; (3) pohon, kayunya dibuat meja dan perabot lainnya, buahnya berbentuk spt kelengkeng, rasanya manis; Nephelium malaiense; (4) lampu kecil berwarna hijau pd pesawat radio untuk menentukan tepatnya gelombang; (5) kuarsa transparan berwarna kehijauan dng garis-garis warna sutra krn tercampur dng serat asbes, digunakan sbg batu perhiasan; (6) Dok kelainan mata yg ditandai suatu refleks atau massa putih di belakang manik mata yg merupakan kekeruhan lensa, kekeruhan badan kaca, radang dl mata, atau tumor selaput jala mata
mata lelah gejala pd mata yg menunjukkan mata cepat merasa lelah dan sakit sehingga menimbulkan gangguan dl daya penglihatan; astenopia
mata pedoman jarum pedoman; mata angin pd pedoman
mata wayang tunggal (tt anak); hanya satu-satunya; semata wayang [ki] hanya satu-satunya
matahari biru gejala yg ditimbulkan oleh adanya sejumlah partikel dl atmosfer yg memilih gelombang cahaya dr matahari sehingga gelombang biru menjadi relatif lebih banyak dp gelombang cahaya lainnya: -- masuk 1 sebelah barat; (2) tempat matahari terbenam
matan ma.tan [Mk n] mata kayu; teras (inti) kayu [n] (1) arti (maksud) kalimat; (2) naskah asli; teks (pidato dsb)
matang jiwa kematangan atau kedewasaan dl cara berpikir dan bertindak
obat bebas golongan obat yg tidak bersifat racun dan tidak mempunyai interaksi dng bahan makanan sehingga dapat dibeli bebas (biasanya ditandai dng warna lingkaran hijau dng garis tepi hitam)
obat jalan berobat tanpa dirawat di rumah sakit (klinik dsb), tetapi menjalani pengobatan secara teratur
obat kimiawi penggunaan senyawa kimia untuk mengobati tanaman yg terserang penyakit; terapi kimiawi
mata acara bagian dr acara (yg akan dibicarakan, dipertunjukkan, dsb)
mata air tempat air yg mengalir dr batuan atau tanah ke permukaan tanah secara alamiah; sumber air
mata alamat sasaran; tujuan
mata anggaran bagian tertentu pd anggaran belanja (yg menunjukkan untuk apa uang tertentu kelak dibelanjakan)
mata angin arah jarum pedoman; asal angin datang (yaitu utara, timur, selatan, barat)
mata ayak [Tek] lubang yg terdapat pd (alat) pengayak
mata bajak besi tajam pd baja yg masuk ke dl tanah; nayam
mata batin bagian batin yg paling dalam; perasaan dl hati
mata bedil butir-butir pd pemitar bedil (untuk memastikan arah); pejera
mata beliung bagian yg tajam pd beliung
mata benda barang-barang yg berharga
mata betung buta huruf; bodoh
mata bisul lubang bisul; bagian pusat (ujung) bisul
mata bor [Tek] bagian gurdi yg berfungsi untuk memotong
mata buku ruas pd jari dsb
mata cangkul besi cangkul yg dihunjamkan ke tanah
mata dacing garis pd dacing yg menunjukkan jumlah berat barang yg ditimbang
mata dagangan barang-barang yg didagangkan; barang dagangan; komoditas
mata dekat hanya dapat melihat pd jarak dekat; tidak dapat melihat benda yg jauh letaknya; rabun jauh
mata duitan loba akan uang; serakah akan uang; yg penting hanyalah duit
mata dunia pandangan orang-orang di dunia
mata gawai pembantu
mata gunting bagian yg tajam pd gunting
mata hati perasaan yg dalam
mata hidup pekerjaan yg utama (yg dikerjakan untuk hidup sehari-hari)
mata huruf huruf satu per satu
mata ikan penyakit kulit spt jerawat yg berinti keras di bagian atas jari kaki, sering juga pada telapak kaki dan tumit; (2) bagian yg sangat tipis (berbentuk bundar kecil) pd balon karet
mata itik alat dr kaleng berbentuk bulat, dimasukkan pd lubang ikat pinggang dsb
mata jala lubang-lubang pd jala (jaring) ikan
mata jalan pengintai; peninjau (sebelum orang lain berjalan ke suatu tempat); penunjuk jalan; pandu; (2) persimpangan jalan
mata jauh hanya dapat melihat pd jarak jauh; rabun dekat
mata kain corak kain; ragi atau gambar pd kain
mata kakap lubang kecil pd lunas perahu untuk mengeluarkan air yg masuk ke dl perahu
mata kaki tulang yg menonjol kiri kanan pd kaki bagian bawah (pergelangan kaki)
mata kayu hitam-hitam (bagian yg sangat keras) pd kayu bekas dahan atau cabang; teras (inti) kayu; (2) cak buta huruf
mata keranjang sifat selalu merasa birahi apabila melihat lawan jenisnya; sangat suka pd perempuan
mata kerek bulatan pd kerek
mata kuliah satuan pelajaran yg diajarkan di tingkat perguruan tinggi
mata listrik tabung radio yg sebagian di sebelah dalamnya dilapisi bahan yg mampu mengubah berkas cahaya, yg menimpa bahan itu, menjadi arus listrik
mata luka lubang luka
mata memandang apa hendak sakit [pb] berapa jua susah orang melihat suatu penderitaan yg ditanggung oleh orang lain, terlebih susah jua orang yg menanggungnya
mata nurani hati nurani; rasa hati yg paling dalam
mata pajak sesuatu yg menjadi sasaran pajak
mata panah bagian yg runcing dan tajam pd anak panah
mata pedang bagian yg tajam pd pedang
mata pelajaran pelajaran yg harus diajarkan (dipelajari) untuk sekolah dasar atau sekolah lanjutan
mata pencaharian pekerjaan atau pencaharian utama (yg dikerjakan untuk biaya sehari-hari)
mata petir kilat; halilintar
mata piano bilah-bilah piano yg ditekan-tekan (diketuk-ketuk), biasanya berwarna putih atau kuning dan hitam
mata pisau bagian yg tajam pd pisau
mata pukat lubang pd pukat
mata rantai gelang-gelang pd rantai; (2) ki kejadian (peristiwa, hal, dsb) yg saling berkaitan
mata sangkur bayonet
mata sapi [ki] telur yg digoreng tanpa diaduk sebelumnya (biasanya diusahakan agar kuning telurnya tidak pecah)
mata surat tulisan (huruf) pd surat
mata susu puting (bintil) susu (yaitu bagian ujung pd susu yg berbentuk bintil)
mata telinga [ki] kaki tangan; cecunguk (orang yg menjadi alat bagi orang lain untuk mencapai tujuan tertentu)
mata tidur [pb] seorang istri yg berlaku serong ketika suaminya sangat percaya akan kelurusannya
mata timbangan garis-garis pd timbangan yg menentukan berat
mata tombak bagian ujung tombak yg runcing
mata uang uang dr logam; (2) satuan harga uang; (3) satuan uang suatu negara
mata-mata ma.ta-ma.ta [n] orang yg ditugasi menyelidiki secara diam- diam; polisi rahasia
matador ma.ta.dor [n] orang yg berkelahi dng banteng dan kemudian membunuhnya (dl suatu pertandingan di arena)
matahari ma.ta.ha.ri [n] benda angkasa, titik pusat tata surya berupa bola berisi gas yg mendatangkan terang dan panas pd bumi pd siang hari
matahari beralih lebih kurang pukul 17.00
matahari berayun lebih kurang pukul 16.00
matahari itu bolehkah ditutup dng nyiru [pb] suatu kebenaran yg nyata itu dapatkah dilindungkan atau disembunyikan
matakao ma.ta.kao [n] gambar binatang yg digantungkan dan diletakkan di tengah-tengah tanaman tertentu sbg penolak secara gaib thd hewan yg sebenarnya (kebiasaan di Pulau Mentawai)
matalamat ma.ta.la.mat [n] (1) tujuan; sasaran; (2) kambing hitam; bulan-bulanan
mataliur ma.ta.li.ur [Lihat {mitraliur}]
matang ma.tang [a] (1) sudah tua dan sudah sampai waktunya untuk dipetik, dimakan, dsb (tt buah-buahan); masak: mangganya dibiarkan -- di pohon; (2) sudah empuk (kering dsb) dan sudah sampai waktunya untuk diambil, diangkat, dsb (tt makanan); masak: ubi yg direbus itu sudah --; (3) sudah dipikirkan (dipertimbangkan) baik-baik; sudah diputuskan (disetujui bersama); sudah sempurna atau sudah pd tingkatan yg terbaik (terakhir): memerlukan pertimbangan yg --; rencana yg --; (4) mulai dewasa (tt perkembangan manusia secara fisik dan psikologis); (5) ki sudah selesai dikerjakan (dididik, disiapkan, dsb)
matang seksual keadaan anak yg secara biologis telah mampu melakukan reproduksi dan berketurunan
matang sosial perkembangan seseorang yg terlihat dr adanya perasaan penilaian diri dan adanya kemampuan untuk membawakan diri secara wajar dl kelompok atau lingkungan sosial yg berbeda;
obat bedil mesiu; peluru
obat guna guna-guna; pekasih
obat hati [ki] penghibur hati
obat jauh penyakit hampir [pb] dl kesusahan sukar mendapatkan pertolongan; berada dl kesukaran
obat jerih pelerai demam [ki] buah hati; anak dsb yg disayangi
obat pekasih guna-guna yg dapat membuat orang jatuh cinta
obat pengasih pekasih
agen siasat mata-mata; penyelidik
barat daya mata angin yg arahnya antara barat dan selatan
barat laut mata angin yg arahnya antara barat dan utara
beras kencur obat tradisional yg terbuat dr beras dan kencur ditumbuk halus (dapat diminum atau dioles) untuk obat pegal-pegal
gelang rantai mata rantai; (2) gelang yg berbentuk spt rantai
gila uang mata duitan
keramas kutu obat pembersih kutu kepala
lembaga bisul mata bisul
minyak angin obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dsb) yg dibuat dr campuran beberapa bahan
rupiah sikah mata uang lama India
timur laut mata angin antara timur dan utara
tinggi hari matahari telah tinggi
uang sen mata uang senilai 1/100 rupiah (pd zaman Hindia Belanda)
rumah sakit mata rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit mata
aerobatik ae.ro.ba.tik [n] ketangkasan atau kecakapan berakrobat di udara
ahli obat orang yg ahli dl hal obat-obatan
air mata air yg meleleh dr mata (ketika menangis dsb)
akrobatik ak.ro.ba.tik [n] (1) pertunjukan atau peragaan yg dilakukan seorang pemain akrobat: permainan --; (2) pertunjukan hebat dan mengagumkan berkenaan dng ketangkasan
anak mata bulatan kecil di tengah-tengah bola mata
anggota kehormatan anggota yg diangkat oleh perkumpulan sbg tanda kehormatan krn besar jasanya dsb
anggur obat air perahan buah anggur dng ramuan yg diminum sbg obat
arak obat arak yg biasa diminum untuk obat penat
bank mata lembaga yg menghimpun kornea mata yg disumbangkan guna kepentingan kemanusiaan bagi mereka yg memerlukan penggantian kornea mata akibat suatu penyakit atau kecelakaan
beraerobatik ber.ae.ro.ba.tik [v] melakukan pertunjukan aerobatik
berakrobat ber.ak.ro.bat [v] bermain akrobat
bergelanggang di mata orang banyak ber.ge.lang.gang di mata orang banyak [ki] nyata atau terang sekali
berjauhan mata ber.ja.uh.an mata berpisah jauh sekali
berkacamata ber.ka.ca.ma.ta [v] memakai kacamata
berkuah air mata ber.ku.ah air mata selalu menderita susah
berladung air mata ber.la.dung air mata basah oleh air mata; bersiram air mata
bermata ber.ma.ta [v] mempunyai mata; ada matanya
bermatakan ber.ma.ta.kan [v] mempunyai mata; bermata: cincin emas -- intan
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
berpandangan mata ber.pan.dang.an mata bertatapan mata (dng)
berpematang ber.pe.ma.tang [v] mempunyai pematang
berselamatan ber.se.la.mat.an [v] (1) berkenduri; mengadakan selamatan; (2) saling memberi selamat
berulam air mata ber.u.lam air mata merasa sedih
berulat mata melihat ber.u.lat mata melihat [ki] timbul rasa benci kalau melihat
berurai air mata ber.u.rai air mata bercucuran air matanya; (2) ki sedih yg tidak tertahan
berutas permata ber.u.tas permata beruntai permata
biji mata bulatan (dl rongga mata); (2) ki yg tercinta (anak dsb); kekasih
bola mata bagian mata yg menyerupai bola dan dapat bergerak-gerak; -- muntah bola yg lepas kembali dr tangkapan penjaga gawang: ia memanfaatkan -- muntah sehingga membuka kemenangan bagi kesebelasannya
buah mata biji mata; (2) kekasih yg tercinta
bular mata penat mata (krn terlalu lama memandang, membaca, dsb)
bulat mata bola mata
bulu mata rambut pd tepi kelopak mata; idep
cahaya mata sinar mata; (2) ki kekasih; pelita hati
cermin mata kaca mata
cincin mata [Tern] kulit berbentuk cincin yg melingkar di sekeliling mata ayam
cucuran air mata cu.cur.an air mata tetesan air mata; tangisan
daerah mata air daerah yg mendapat air dr satu mata air
di bibir mata [ki] di depan mata; dekat sekali
dokter mata dokter yg ahli dl penyakit mata
gandar mata garis sumbu mata
gas air mata gas yg menyebabkan mata menjadi perih dan berair; (2) Kim senyawa sintetis halogen yg merangsang pengeluaran air dr kelenjar air mata atau yg menyebabkan iritasi pd selaput lendir mata
gejolak matahari peningkatan intensitas, pemancaran proton, elektron, dan pancaran lain secara mendadak di dekat daerah noda matahari
gelanggang mata warna kebiru-biruan di sekeliling mata
gelanggang matahari lingkaran yg mengelilingi matahari (kalangan matahari)
gerhana matahari saat bulan terletak di tengah-tengah jarak antara bumi dan matahari sehingga bayangan bulan jatuh ke permukaan bumi
halo matahari halo yg terlihat di sekitar matahari
hari matahari hari yg panjangnya ditentukan oleh matahari
hitam mata bagian mata yg hitam
hujan air mata banyak air mata yg dicucurkan; banyak orang menangis
ikat permata emas dsb tempat permata dipasang
ilmu obat pengetahuan mengenai berbagai obat (khasiatnya, takaran pemakaiannya, dsb); farmakologi
kacamata ka.ca.ma.ta [n] (1) lensa tipis untuk mata guna menormalkan dan mempertajam penglihatan (ada yg berangka dan ada yg tidak); (2) sepasang kaca yg berangka, berfungsi sbg pelindung lensa mata; (3) ki pandangan seseorang thd suatu hal yg ditinjau dr sudut (segi) tertentu; sudut pandang: tindakan itu salah jika dilihat dr -- agama
kacamata baca kacamata plus
kacamata minus kacamata dng lensa cekung yg khusus untuk membantu penglihatan jarak jauh
kacamata plus kacamata dng lensa cembung yg khusus untuk membantu penglihatan jarak dekat spt ketika membaca
kacamata riben kacamata yg berwarna gelap (hitam dsb) untuk melindungi mata dr sinar matahari atau debu
kacamata surya kacamata berwarna gelap (hitam, cokelat, dsb) untuk melindungi mata dr sinar matahari
kandung air mata kantong yg berisi air mata yg ditimbun sebelum dikeluarkan melalui saluran air mata
kecermatan ke.cer.mat.an [n] (1) ketelitian; kesaksamaan; (2) kehematan; perihal hati-hati
kejap mata kedip mata
kekeramatan ke.ke.ra.mat.an [n] perihal (bersifat, berciri) keramat: ~ dan kesucian air Sungai Gangga tidak akan lenyap di mata penganut agama Hindu
kelengar matahari [Dok] pingsan krn panas matahari
kelenjar air mata kelenjar yg terletak pd tepi sebelah atas lekuk mata, yg mengeluarkan air mata dng teratur sehingga selaput bening senantiasa basah; glandula lacrimalis
kelopak mata kulit penutup mata; pelupuk mata
kematangan ke.ma.tang.an [n] hal matang: penelitian tt -- anak untuk bersekolah; (2) a terlampau matang: durian itu jatuh krn -; (3) n keadaan individu dl perkembangan sepenuhnya yg ditandai oleh kemampuan aktual dl membuat pertimbangan secara dewasa
ketua kehormatan ketua (perkumpulan dsb) yg diangkat sbg penghormatan
lekuk mata rongga tempat mata
liang mata bagian yg cekung tempat bola mata melekat; lekuk mata
main mata mengerling-ngerlingkan mata; (2) memberi isyarat dng mata; (3) ki mengadakan kontak dng pihak lain untuk tujuan yg menguntungkan pihak tertentu: terdakwa itu -- mata dng hakim
melepaskan mata me.le.pas.kan mata melihat-lihat
memasang mata me.ma.sang mata mengawasi baik-baik
mematangkan me.ma.tang.kan [v] menjadikan matang; memantapkan: rencana itu sudah selesai dibicarakan, tinggal -- saja
memelihara mata me.me.li.ha.ra mata menjaga mata agar tidak melihat barang yg diharamkan oleh agama
memeremkan (mata) me.me.rem.kan (mata) [v] memejamkan (mata)
memutihkan mata me.mu.tih.kan mata [ki] (1) menyebabkan (membuat) malu; memalukan; (2) menyakiti hati; menjadikan tidak senang
menadah matahari me.na.dah matahari [ki] melawan orang yg berkuasa
menanggang mata me.nang.gang mata berjaga (tidak tidur) pd malam hari; bertanggang malam
mencocok mata men.co.cok mata mencolok mata
mendebik mata parang men.de.bik mata parang [pb] menentang orang yg berkuasa
menebus kehormatan me.ne.bus kehormatan membela nama baik
menepik mata pedang me.ne.pik mata pedang [ki] melawan orang yg berkuasa
mengeceng mata me.nge.ceng mata memejamkan mata sebelah (spt ketika membidik)
mengecengkan mata me.nge.ceng.kan mata mengeceng mata
mengobati meng.o.bati [v] memberi obat (kpd); menyembuhkan dng obat: siapa yg -- lukamu?
mengobatkan meng.o.bat.kan [v] (1) memakai sesuatu untuk obat atau untuk mengobati: daun ini dapat dipakai untuk -- penyakit kulit; (2) membawa berobat: orang kampung masih banyak yg -- orang yg sakit ke dukun
menjaga mata men.ja.ga mata bertindak hati-hati dng tidak memperhatikan hal-hal yg tidak patut dilihat
menobatkan me.no.bat.kan [v] menaikkan ke takhta kerajaan; melantik menjadi raja: Baginda ~ putra sulungnya menjadi raja menggantikan beliau [v] (1) menjadikan (menyebabkan) orang bertobat (menyesalkan dosanya dan kembali kpd Tuhan); (2) cak menjerakan; mengapokkan
menutup mata me.nu.tup mata memejamkan mata; (2) menaruh sesuatu di mata supaya tidak dapat melihat; (3) sengaja tidak mau tahu tt apa pun yg terjadi
menyobat me.nyo.bat [v] (1) menjadikan sobat baik; (2) ki mengambil hati orang; mendekati: ia suka -- siapa saja yg kaya
menyobati me.nyo.bati [v] menyobat
merintang mata me.rin.tang mata mempersenang mata dng melihat-lihat barang yg indah
meruyupkan (mata) me.ru.yup.kan (mata) [v] memejamkan mata
naik nobat [Mk] (1) menjadi pengantin; kawin; (2) dinobatkan menjadi raja
nobat no.bat [kl n] (1) gendang besar; (2) gamelan Melayu yg hanya dibunyikan pd waktu upacara penobatan raja: pukul -- tiup nafiri, hendak tabal raja di Keling [v] keluar dr penghadapan; dihadap: maka empat puluh hari baginda tiada --
orang mata bagian yg hitam pd mata
panah matahari sinar matahari yg menyengat pd tengah hari
panas matahari panas yg diperoleh dr sinar matahari
pangkal mata sudut mata dekat hidung
pedang kehormatan pedang yg berstatus sbg pusaka dan dipakai dl ucapara dan parade, diberikan kpd para perwira sbg lambang kehormatan dan kebanggaan pribadi
pemata-mataan pe.ma.ta-ma.ta.an [n] proses, cara, perbuatan memata-matai
pematah pe.ma.tah [n] (1) orang yg mematahkan; (2) alat untuk mematahkan ? pepatah
pematahan pe.ma.tah.an [n] proses, cara, perbuatan mematahkan
pematang lebuh pematang jalan; -- sawah tambak (tanggul) kecil untuk batas atau jalan di sawah; galengan: ia berjalan di -- sawah
pematangan pe.ma.tang.an [n] proses, cara, perbuatan mematangkan: perlu -- rencana terlebih dahulu sebelum suatu pekerjaan dilaksanakan
pengamatan udara atas peng.a.mat.an udara atas [Met] pengamatan meteorologi yg dilakukan di atmosfer bebas secara langsung dng pesawat terbang roket dsb atau secara tidak langsung dng melepaskan alat ke dalamnya
pengawal kehormatan pe.nga.wal kehormatan pegawai khusus atau pengawal yg diadakan sbg pernyataan hormat (kpd tamu agung, orang besar, dsb)
pengobat peng.o.bat [n] sesuatu yg dipakai untuk mengobati; orang yg mengobati
pengobatan peng.o.bat.an [n] proses, cara, perbuatan mengobati
penobatan pe.no.bat.an [n] proses, cara, perbuatan menobatkan; (2) pelantikan menjadi raja
perona mata pe.ro.na mata kosmetik untuk meronai kelopak mata, berbentuk padat, krim, cair, atau batang, bermacam-macam warnanya; pulas mata
persobatan per.so.bat.an [n] hal (perihal) bersobat; persahabatan
pertobatan per.to.bat.an [n] (1) perihal bertobat; (2) perihal tobat
pohon mata sudut mata sebelah dalam (dekat hidung)
radiasi matahari radiasi yg asalnya dr matahari
rambang mata [ki] suka bermain perempuan atau suka kawin; mata keranjang
rongga mata lekuk tempat mata
rumah obat toko yg menjual obat-obatan; apotek
rumah sakit ketergantungan obat rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita yg tergantung pd obat-obat terlarang
sabung mata (pandang) [ki] bertemu pandang (mata); pandang-memandang: kedua remaja itu -- mata spt tertarik besi berani
sececah mata se.ce.cah mata selayang pandang; sekilas mata memandang; sekejap
secercah mata se.cer.cah mata sebentar sekali; sekejap mata; selayang pandang; sececah mata
sekejap mata se.ke.jap mata sekejap
sekelap (mata) se.ke.lap (ma.ta) [n] sekejap (mata)
sekelebat mata se.ke.le.bat mata sekelebat
selaput mata selaput tipis pembungkus biji mata; conjuctiva
semata se.ma.ta [n] (1) satu mata; (2) semata-mata; (3) ki satu-satunya [adv] semata-mata
sendi kaca mata engsel yg terdapat pd kaca mata, biasanya terdapat di kedua sisi kiri dan kanan pd bagian pelipis
sepenjulat mata se.pen.ju.lat mata sejauh mata memandang
serbuk obat tepung obat
seukur mata dng telinga se.u.kur mata dng telinga [pb] seturut penglihatan dan pendengaran
stasiun pengamatan badai guntur stasiun meteorologi tambahan yg mengamati hasil-hasil yg berhubungan dng badai guntur, pengamatan ini biasanya dilakukan secara sukarela oleh pengamat sukarela
stasiun pengamatan meteorologi tempat dilakukannya pengamatan meteorologi yg telah diakui oleh badan yg berwenang
sudut mata sudut yg dibentuk oleh pertemuan tepi kelopak mata
sumbu mata poros mata
tahi mata kotoran pd mata
tanda mata cenderamata
tata rias mata sediaan yg digunakan untuk memperindah penampilan bentuk mata
tenaga matahari sumber penggerak yg berasal dr radiasi matahari
tepian mata te.pi.an mata [ki] kekasih
tercocok mata ter.co.cok mata tercocok hidung
terkalang di mata ter.ka.lang di mata, terasa di hati [pb] ada sesuatu yg akan dikemukakan, tetapi belum tersampaikan (terkatakan)
terobat ter.o.bat [v] (1) dapat diobati: penyakitnya sudah tidak -- lagi; (2) ki terhibur: hatinya yg sedih agak -- oleh kata-kata sahabatnya
terobati ter.o.bati [v] terobat
tiang cahaya matahari berkas sinar berwarna putih dan berbentuk pilar yg terpancar dr matahari
tidur bertilam air mata tidur ber.ti.lam air mata [pb] sangat sedih krn merindukan kekasih
tinggi mata [Lay] ketinggian mata orang yg sedang mengamati benda, msl benda di darat atau di angkasa, biasanya untuk membaringkan atau menentukan posisi kapal
tirai matahari tirai yg terbuat dr bahan tebal, digunakan untuk menahan panas matahari, biasanya dipasang di teras, di depan jendela, dsb
ujung mata sudut mata bagian luar
air mata duyung air jampi-jampi untuk memikat hati orang
akrobat ak.ro.bat [n] kemahiran dl melakukan berbagai ketangkasan (spt berjalan di atas tali, naik sepeda beroda satu, menerbangkan pesawat udara)
akrobat hukum putusan yg berubah-ubah secara mendadak dl persoalan yg sama dan sering terjadi cabut-mencabut atau ralat-meralat suatu putusan atau kebijakan
akrobat politik pernyataan yg dikeluarkan hari ini, bisa bertentangan dng pernyataan beberapa saat kemudian; (2) kader politik yg menyeberang ke partai lain
amatan amat.an [n Mil] hasil mengamati (mendengarkan, mewawancarai, ataupun mengadakan percobaan) yg berupa kumpulan keterangan untuk satu tujuan melalui kontak langsung dng orang atau objek yg diteliti
anak obat anak (orang) sakit yg sedang dl perawatan dokter; pasien
angka kecermatan [Adm] angka yg merupakan presentasi yg diperoleh dr perbandingan antara jumlah surat yg ditemukan dan yg tidak ditemukan
bagai bulan dng matahari [pb] sebanding; sesuai
bagai menentang matahari [pb] melawan atau menyanggah kekuatan atau kekuasaan yg jauh lebih tinggi dp kuasa atau kekuatan penyanggah itu tentu akan binasa
bala keselamatan organisasi penderma agama Protestan, didirikan di Inggris oleh William Booth tahun 1865 dng tujuan meningkatkan harkat orang-orang yg sengsara secara keagamaan dan sosial
balai pengobatan balai kesehatan
balik mata bermufakat jahat; membiarkan orang berbuat jahat (dng pura-pura tidak tahu dsb) terlampau lama melihat (menunggu dsb)
baris kehormatan [Mil] barisan (tentara) yg khusus disiapkan untuk menghormati tamu agung atau dl upacara peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan
berapa berat mata memandang [pb] betapapun menderita orang melihat, lebih menderita orang yg mengalami (kesusahan dsb)
berat mata (lekas) mengantuk
berat pd mata orang lain [ki] disegani (dihormati) orang
bersobat ber.so.bat [v] bersahabat dng; berteman baik dng
bersua baji dng matan (tahan baji oleh kelidai) [pb] keras (berani, kuat) lawan keras (berani, kuat)
bertobat ber.to.bat [v] (1) menyesal dan berniat hendak memperbaiki (perbuatan yg salah dsb): sekarang ia sudah ~; (2) kembali kpd Tuhan atau agama (jalan) yg benar
bijak akrobatik kebijakan yg bertentangan 180o satu sama lain dl sekejap
bilakmata bi.lak.ma.ta [n] pohon maja; Aegle marmelos
bobato bo.ba.to [n] kepala desa yg warganya beragama Islam (di Ternate)
buah hati cahaya mata [pb] dikatakan tt anak yg sangat disayang
buang mata melayangkan pandang; memandang-mandang
buang obat membuang tembakan
bulu mata bagai seraut jatuh [pb] alis yg melengkung, runcing bentuknya dan bagus
bulu mata melihat [ki] merasa benci (jijik, tidak suka) melihat; kepala sama -, pendapat berlain-lainan, pb setiap orang berlainan pendapatnya
berat be.rat [a] besar ukurannya (di antara jenisnya atau benda-benda yg serupa): alat-alat -- , mobil derek, traktor, dsb; (2) a besar tekanannya (timbangannya): peti -- itu tidak dapat diangkat oleh tiga orang; (3) a payah; parah (tt luka penyakit dsb): akibat kecelakaan itu dia menderita luka --; kalau penyakit sudah -- susah diobati; (4) a sulit (susah, sukar) melakukannya; melebihi ukuran (kekuatan, kemampuan, kesanggupan, dsb): kematian ibunya merupakan cobaan -- bagi gadis itu; (5) a sukar digerakkan, seakan-akan ditindih atau ditekan (tt anggota badan dsb): kepala terasa -- dan pusing; mata terasa -- , mengantuk; (6) a kuat merangsang saraf; keras (tt rokok, obat, dsb): ia suka rokok yg --; (7) a memihak; cenderung: hatinya lebih -- kpd kekasihnya dp kpd orang tuanya; (8) ki v hamil: istrinya sedang dl --; (9) a sangat keras (perkiraan, dugaan, dsb): -- dugaanku bahwa dia yg salah; (10) n besarnya tekanan suatu benda apabila diangkat, ditimbang, dsb; bobot; timbangan: akibat sakit, -- nya berkurang 7 kg; (11) n Fis gaya tarikan yg diderita suatu benda krn massanya dan keberadaannya di dalam, di sekitar, ataupun pd suatu sistem massa; bobot; (12) ki a susah; celaka: wah, kalau ketahuan, -- kita
cuci mata [ki] bersenang-senang dng melihat sesuatu yg indah
damar mata kucing damar gemerlap; (2) suluh yg memakai damar; (3) lampu; pelita
doa pematah lidah mantra untuk membungkam musuh
energi matahari sumber utama energi atmosfer yg penyebarannya di seluruh muka bumi merupakan pengendalian yg besar thd cuaca dr iklim, selain berpengaruh thd tanaman dan binatang
gapura kehormatan gapura (pintu gerbang) yg dibuat sbg tanda atau pernyataan hormat (untuk menghormati tamu, peristiwa penting, dsb)
gelap mata sangat marah sehingga menjadi lupa dan mengamuk
gelar kehormatan gelar (sebutan) sbg pernyataan hormat
halwa mata tontonan
hati gatal mata digaruk [pb] sangat ingin, tetapi tidak kuasa menyampaikan keinginannya itu; menyalahkan orang yg tidak bersalah
helioterapi he.li.o.te.ra.pi [n] pengobatan dng berjemur di bawah panas atau sinar matahari (mandi sinar matahari untuk menyembuhkan penyakit)
hilang di mata di hati jangan [pb] biarpun telah pergi jauh, jangan melupakan orang yg ditinggalkan
hilang dr mata tidak tampak lagi
hitam mata itu mana boleh bercerai dng putihnya [pb] orang yg sedang bercinta tidak mudah dipisahkan
isobat iso.bat [n Geo] garis pd peta yg menghubungkan tempat yg sama kedalaman lautnya
jadi mata telinga (jadi kaki tangan) [pb] seseorang yg menjadi harapan atau kepercayaan, yg selalu memberi pertolongan
jangan ditentang matahari condong [pb] hendaklah kita selalu ingat dan cermat, jangan teperdaya atau tergoda akan sesuatu yg elok, tetapi mungkin mendatangkan bahaya
jauh di mata [pb] bertempat tinggal tidak berdekatan, tetapi jiwa (hati) selalu merasa dekat
jauh di mata di hati jangan [pb] biarpun tempat berjauhan, jangan lupa-melupakan
jerat semata anak tunggal yg sangat dicintai; kesayangan
jerat semata bunda kandung [pb] anak tunggal yg menjadi buah hati
jual mata melihat ke sana-sini (padahal tidak perlu)
jumatan ju.mat.an [n cak] salat Jumat
kasatmata ka.sat.ma.ta [a] dapat dilihat; nyata; konkret: kalau pekerjaan yg -- saja, dapat saya lakukan
kecamatan ke.ca.mat.an [n] (1) daerah bagian kabupaten (kota) yg membawahkan beberapa kelurahan, dikepalai oleh seorang camat; (2) bagian pemerintahan daerah yg dikepalai seorang camat; (3) kantor camat
kehematan ke.he.mat.an [n] perihal hemat: ~ nya perlu kita tiru
kehormatan ke.hor.mat.an [n] (1) pernyataan hormat; penghargaan: ia mendapat ~ untuk memimpin sidang itu; barisan (pengawal) ~ , barisan (pengawal) yg khusus sbg pernyataan hormat (kpd tamu agung, orang besar, dsb); doktor ~ , gelar doktor yg diberikan sbg tanda pernyataan hormat; doktor honoris causa
kekhidmatan ke.khid.mat.an [n] (1) suasana (keadaan) hormat atau takzim; (2) perihal khidmat; perihal setia: dr tadi kita berbicara tt ~ , tetapi arti kata "khidmat" itu sendiri kita tidak tahu
kena pedang bermata dua [pb] amat sakit hatinya
kenikmatan ke.nik.mat.an [n] keadaan yg nikmat; keenakan; kesedapan; kesenangan: mengecap ~ peradaban modern
kerobat ke.ro.bat, ke.ro.bat-ke.ra.bit [n] kerobak-kerobek
keselamatan ke.se.la.mat.an [n] perihal (keadaan dsb) selamat; kesejahteraan; kebahagiaan dsb: -- keluarga adalah tanggung jawab yg paling berat bagi seorang suami
keumatan ke.u.mat.an [n] segala sesuatu yg berkaitan dng umat; perihal umat
klinik kli.nik [n Dok] (1) (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran melakukan pengamatan thd kasus penyakit yg diderita para pasien; (2) balai pengobatan khusus: -- keluarga berencana; -- penyakit paru-paru; (3) organisasi kesehatan yg bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya thd satu macam gangguan kesehatan
krn mata buta [pb] orang yg menurutkan hawa nafsunya akhirnya binasa
kulit sawo matang kulit berwarna cokelat; (2) sebutan bagi bangsa atau orang yg berkulit cokelat (spt orang Indonesia)
kuratif ku.ra.tif [a] (dapat) menolong menyembuhkan (penyakit dsb); mempunyai daya untuk mengobati: daya -- dr sinar matahari dan air laut telah lama dikenal orang
lain sakit lain diobat [pb] jawab yg berlainan dng apa yg dinyatakan; yg diberikan berlainan dng yg diminta
lumatan lu.mat.an [n] hasil melumatkan
maja ma.ja [n] (1) pohon yg berkembang biak dng biji, tingginya dapat mencapai 15 m, cabangnya berduri, berdaun majemuk, berbunga harum, kulit batangnya kalau diiris mengeluarkan getah berwarna putih, yg jika dibiarkan dl udara terbuka, warnanya berubah menjadi kuning jernih spt batu permata, kulit akarnya dapat dijadikan obat penyakit mulut dan kuku pd lembu; (ada berbagai jenis, spt -- batu, -- ingus); Aegle marmelos; (2) buah maja, bentuknya bulat atau agak lonjong, dagingnya berwarna jingga, rasanya pahit, dapat digunakan sbg obat diare, kolera, disentri
malu mata segan; hormat
mamang ma.mang [a] (1) kabur matanya (krn hendak pingsan dsb); (2) bingung; ketakutan [n] tumbuhan terna suku Capparidaceae, daunnya dibuat asinan dan sbg pewangi nasi, air remasan daun dipakai untuk obat masuk angin; Cleome gynandra [Mk n] peribahasa yg mengandung nasihat
mantra keselamatan mantra untuk menjaga diri dr bahaya
mat-matan mat-mat.an [v] berpuas-puas; (hal untuk) dinikmati: menjalani hidup ini hendaknya jangan terlampau --
memata-matai me.ma.ta-ma.tai [v] mengamat-amati dng cara diam-diam: -- kekuatan musuh; ada orang yg -- gerak-geriknya
mematah-matah me.ma.tah-ma.tah [v] menarik-narik dan melipat-lipat jari hingga berbunyi
mematahkan me.ma.tah.kan [v] (1) menjadikan (membuat dsb) patah: ~ dahan tempat berpijak; (2) menghilangkan (semangat keberanian dsb): pemerintah kolonial berusaha ~ semangat nasional bangsa itu; (3) menggagalkan atau mengalahkan (serangan, musuh, dsb): dng gagah berani tentara kita dapat ~ serangan musuh; (4) ki menyela: ~ perkataan orang
mematar me.ma.tar [v] menggosok dsb dng patar supaya licin: ~ kayu
menambak me.nam.bak [v] (1) menimbun-nimbun tanah supaya tinggi; membumbun tanah (pd tanaman dsb); (2) menampali pematang dsb dng tanah (untuk memperbaiki pematang itu); (3) membuat tambak; (4) ki melepakan, menempelkan (obat dsb) pada: ~ luka; ~ bengkak; (5) ki membendung; menahan: peraturan itu dimaksudkan untuk ~ mengalirnya benda-benda purbakala ke luar negeri
mengetesi me.nge.tesi [v] menitikkan (air dsb) pd: ibu ~ obat mata pd mata adik
menggosok meng.go.sok [v] (1) melicinkan (membersihkan, menggilapkan, dsb) dng tangan atau barang yg digeser-geserkan: pemuda itu ~ punggungnya dng obat gosok; kakak sedang ~ sepatu dng semir supaya berkilap; (2) menggesek: ~ biola; (3) mengasah (menggilapkan) batu permata dsb: ~ intan; (4) ki menghasut; membangkit-bangkit marah: kalau tidak ada yg ~ , masakan ia marah
mentaus men.ta.us [n] pohon, kayunya halus berwarna putih dan awet, disukai untuk dibuat barang ukiran, msl wayang golek, getahnya dapat dipakai untuk mengobati sakit mata; Wrightia javanica
menyinggung mata bisul orang [pb] mengenai apa yg paling sakit (peka) bagi seseorang
mujur sepanjang hari malang sekejap mata [pb] jika malang akan menimpa dl sesaat saja mungkin terjadi, tetapi tidak mendapat
mulut manis mematahkan tulang [pb] perkataan yg lemah lembut dapat menyebabkan orang lain tunduk (menurut)
namatad na.ma.tad [n] tumbuhan selokan
naturopatis na.tu.ro.pa.tis [a] berkaitan dng pengobatan yg dilakukan dng menggunakan bahan yg diperoleh dr alam, spt air, udara, dan sinar matahari
negeri matahari terbit negeri sakura
nilai kenikmatan nilai untuk manusia sbg subjek vital-sensitif, msl rasa enak
panjang mata [ki] lacur (tt perempuan)
pematang pe.ma.tang [n] (1) jalan kecil yg agak ditinggikan (di sawah, di tempat yg berpaya-paya, dsb); (2) Ark bagian tanah di sisi kotak penggalian yg dibiarkan sehingga tempat yg digali tampak dan dapat terus diteliti
pematang jalan gili-gili pd tepi jalan; trotoar
pengamatan peng.a.mat.an [n] (1) pengawasan thd perbuatan (kegiatan, keadaan) orang lain; perbuatan mengamati dng penuh; penelitian: si sakit masih tetap berada di bawah ~ dokter; (2) Psi kesadaran yg tertuju kpd peristiwa atau fakta tertentu sbg metode dl penelitian
pengamatan tindak tanduk peng.a.mat.an tindak tanduk teknik riset yg mengamati gejala yg tampak pd responden
penghematan peng.he.mat.an [n] proses, cara, perbuatan menghemat: Pemerintah menganjurkan ~ dl pemakaian listrik
penghormatan peng.hor.mat.an [n] proses, cara, perbuatan menghormati; pemberian hormat: ~ yg berlebih-lebihan dapat berubah sifatnya menjadi pemujaan
penikmatan pe.nik.mat.an [n] proses, cara, perbuatan menikmati; pengecapan
penyelamatan pe.nye.la.mat.an [n] proses, cara, perbuatan menyelamatkan: -- para korban kecelakaan; -- uang negara
penyematan pe.nye.mat.an [n] proses, cara, perbuatan menyematkan; pencantuman
permata per.ma.ta [n] batu berharga yg berwarna indah (spt intan, berlian, nilam)
permata lekat di pangkur [pb] tidak pd tempatnya
primata pri.ma.ta [n] bangsa mamalia yg meliputi kera, monyet, dan juga manusia
putih mata pu.tih ma.ta [n] , ber.pu.tih ma.ta v ki (1) mendapat malu; (2) kurang senang atau sakit hati (melihat perbuatan yg kurang senonoh atau krn menanti lama-lama)
rabun ra.bun [a] kurang jelas; kurang awas; kabur (tt penglihatan): orang tua itu sudah -- matanya [n] asap (dr daun-daunan, dupa yg dibakar) untuk mengasapi rumah, mengobati orang sakit
renkinang ren.ki.nang [n ] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, dapat digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap makanan; tempawat; kemesu; Elaeocarpus floribunda; (2) kayu renkinang
rezeki mata segala sesuatu yg sedap dipandang
rimata ri.ma.ta [n] pendeta atau dukun keluarga pd suku bangsa Mentawai
robat-rabit ro.bat-ra.bit [a ] sobek-sobek; robak-rabik
sakit mata [ki] tidak enak dilihat
saksi mata orang yg melihat sendiri akan suatu kejadian
salah mata kurang awas; salah lihat
sawah berpematang (berpiring) ladang berbintalak [pb] segala sesuatu ada batasnya
sawo matang cokelat kemarah-merahan
sedap mata (sesuatu yg) enak dipandang, dilihat, dsb
sehat masyarakat kesehatan jasmani bagi rakyat: Pusat -- Masyarakat (Puskesmas), balai pengobatan (poliklinik) di tingkat kecamatan yg diselenggarakan oleh Pemerintah
sekang mata [ki] (sesuatu yg) tidak menyenangkan hati (menyusahkan, mendongkolkan, dsb)
sekretaris kehormatan orang yg melaksanakan tugas sekretariat suatu klub, organisasi, dsb tanpa dibayar
selamatan se.la.mat.an [n] kenduri untuk meminta selamat dsb
selaput bening mata [Anat] kornea
semata-mata se.ma.ta-ma.ta [adv ki] (1) hanya; melulu; cuma; (2) belaka; sama sekali [adv] (1) hanya; melulu; cuma; (2) belaka; sama sekali
sematan se.mat.an [n] (1) benda yg disematkan; (2) hasil menyemat atau menyematkan; (3) keterangan tambahan; lampiran
sempit mata kurang luas pandangan; picik
senam keselamatan senam yg dilakukan secara sistematik dng menggunakan metode individual, bertujuan menghindari penyimpangan, menyembuhkan penyakit
sepenggalah matahari naik [pb] alamat waktu, kira-kira pukul 08.00 atau 09.00
siap pakai (tt tamatan sekolah dsb) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dsb) yg telah di siapkan sebelumnya jika sewaktu-waktu diperlukan
silap mata salah penglihatan; (2) silau; (3) tidak sadar; (4) kurang hati-hati; (5) sulap
silap mata pecah kepala [pb] kalau kurang waspada dl suatu pekerjaanya akhirnya akan binasa [pb] kalau kurang penjagaan dl suatu pekerjaan yg berbahaya, binasalah akhirnya
silih mata sesuatu yg dipakai untuk pandangan (pamer) saja (spt memberi maskawin banyak, tetapi akhirnya dikembalikan)
sobat so.bat [n cak] sahabat (yg karib): kelihatannya mereka sbg -- lama yg baru bertemu
sobat kental sahabat karib; teman baik (akrab)
spt cincin dng permata [pb] cocok sekali [pb] sesuai benar
spt gergaji dua mata [pb] memperoleh keuntungan dr dua belah pihak
spt parang bermata dua [pb] mendapat keuntungan dr kedua belah pihak
spt pikat kehilangan mata [pb] bingung tidak keruan; kehilangan akal
stigmata stig.ma.ta [n Dok] keistimewaan pd tubuh yg menandakan suatu penyakit atau kemerosotan kesehatan
stomata sto.ma.ta [n Bio] celah-celah pd epidermis tumbuhan, biasanya terdapat dl jumlah yg banyak, terutama pd daun
sudah di depan mata [pb] sudah dekat (hampir datang)
sutan di mata beraja di hati [pb] orang yg suka berbuat sesuka hati dan sewenang-wenang
tahu mata huruf dapat membaca dan menulis
tahun matahari tahun syamsiah
tajam mata awas
tamatan ta.mat.an [n] yg sudah tamat belajar; lulusan; keluaran: ~ perguruan tinggi
tanah matang tanah yg telah mengalami penyelesaian untuk urusan permohonan hak pemilikan, surat balik nama, dsb; tanah yg sudah siap dipakai untuk mendirikan bangunan, dsb
taraf kematangan taraf masuknya seseorang dl proses perkembangannya
tegar pelupuk mata pemberani
teja te.ja [n] (1) cahaya (awan) yg merah kekuning-kuningan kelihatan di kaki langit sebelah barat (ketika matahari terbenam); (2) pelangi [n] -- badak tumbuhan yg akar dan daunnya dibuat obat, Cinnamomum iners
telur mata sapi telur ayam (itik) yg digoreng tanpa diaduk dahulu (kuning telurnya masih utuh)
tempawak tem.pa.wak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap masakan; Elaeocarpus floribundua; (2) buah tempawak
tentang mata dng mata (antara empat mata ) [pb] berhadap-hadapan dua orang saja
teralang-alang bagaikan sampah dl mata [pb] hinaan dsb yg selalu teringat dan terasa di dl hati
termata-mata ter.ma.ta-ma.ta [a] nyata sekali kelihatan
terus mata tajam tiliknya; dapat mengetahui barang yg tersembunyi atau yg akan terjadi
tetes te.tes [n] benda cair (air dsb) yg jatuh menitik krn berat; titik: beberapa -- air matanya menitik dr kedua kelopak matanya; takaran obat itu sekali minum lima -- [n] cairan sisa penghabluran gula; ceng: -- dapat dibuat alkohol
tidur ti.dur [v] (1) dl keadaan berhenti (mengaso) badan dan kesadarannya (biasanya dng memejamkan mata): siang untuk bekerja, malam untuk istirahat dan --; obat -- (penidur), obat bius (obat yg menyebabkan dapat tidur nyenyak); (2) (masuk --; pergi -- ) hendak (mulai) mengistirahatkan badan dan kesadarannya: biar aku saja yg menyudahkan pekerjaan ini, engkau boleh pergi --; tempat -- , tempat untuk tidur; ranjang; (3) berbaring; terbaring (tidak berdiri): bubu --
titik mata titik yg menjadi pusat segenap penglihatan (pd gambar pemandangan); (2) sesuatu yg menarik perhatian orang banyak; pusat perhatian (minat)
terbang ter.bang [v] (1) bergerak atau melayang di udara dng tenaga sayap (tt burung dsb) atau dng tenaga mesin (tt pesawat terbang dsb): burung itu sanggup -- jauh sampai ke pantai; dng lincahnya pesawat kecil itu -- berakrobat di udara; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, daun-daunan, dsb): seng dan atap rumah -- ditiup angin puyuh; pekerja itu mengenakan topeng muka untuk menghindarkan mata dr pasir yg --; (3) Fis mudah menjadi uap (gas); mudah menguap: minyak --; zat --; (4) ki hilang lenyap (dicuri orang): sepuluh peti berisi suku cadang mobil -- dr gudang pelabuhan; (5) ki berlari cepat; (6) melarikan diri; kabur: mobil yg menabrak anak itu -- dan menghilang; (7) ki naik pesawat terbang; bepergian dng pesawat terbang: pagi ini rombongan perutusan -- ke Bali [n] rebana
tobat to.bat [v] sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yg salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan: sekarang ia sudah -- dr kejahatan yg pernah dilakukan; (2) v kembali kpd agama (jalan, hal) yg benar: setelah mendengar khotbah itu banyak orang yg -- kembali ke jalan yg sesuai dng ajaran Tuhan; (3) v merasa tidak sanggup lagi: -- aku mengajar anakmu; (4) p menyatakan rasa heran, kesal, atau sebal: -- ! -- !, bengal betul anak itu!; (5) v cak jera (tidak akan berbuat lagi): ia sudah -- tidak akan mengisap ganja lagi
warna sawo matang cokelat kemerah-merahan; merah kehitam-hitaman
abiseka abi.se.ka [n Hin] upacara yg dilakukan dng cara mandi dng air suci (tt penobatan raja atau pejabat tinggi)
abortiva abor.ti.va [n] obat-obatan yg dapat menggugurkan kandungan
abus [n] (1) mata uang timah yg terkecil zaman dahulu, harganya sepersepuluh duit; (2) ki tidak berharga; sedikit sekali [v kas] mampus: -- lah kamu sekalian
acerang ace.rang [Jk n] tumbuhan, daunnya untuk obat; Caleus amboinecus
adang [v] , meng.a.dang v (1) menghalangi (merintangi orang berjalan dsb) dng cara mendepang: jangan engkau ~ orang itu, biarkan dia lewat; (2) menunggu di tempat yg sunyi (biasanya dng maksud jahat, spt membunuh, merampok, menyamun); mencegat: gerombolan bersenjata ~ iring-iringan mobil; (3) menuju; memaksudkan; menghadapi; (4) menempuh (menantang) bahaya (kesukaran dsb): mereka berani ~ bahaya maut; adang-adang n penyekat, kerai, dsb untuk penahan angin (hujan, panas matahari, dsb) [Jw v] menanak nasi dng menggunakan dandang [n] (1) saudara tua dr ibu (biasanya wanita); kakak ibu; (2) nama atau gelar kehormatan; dang
adaptasi cahaya [Dok] penyesuaian pupil mata thd cahaya yg meningkat, msl sehabis menonton film yg langsung mendapat cahaya terang
adas [n] tumbuhan bergetah yg tingginya kira-kira 1,5 m, bijinya dijadikan minyak untuk obat; Foeniculum vulgare
adas manis tumbuhan palawija yg buahnya dipakai sbg obat serta rasa dan baunya sedap; Pimpinella anisum
adiratna adi.rat.na [n] (1) permata yg mulia; (2) ki perempuan yg cantik
adjuvan ad.ju.van [n Far] obat yg bekerja membantu berkhasiatnya obat lain
adsorben ad.sor.ben [n Kim] zat yg sifatnya dapat menyerap zat lain sehingga menempel pd permukaannya tanpa reaksi kimia (digunakan untuk obat menceret atau penawar racun)
aduhai adu.hai [p] kata seru untuk menyatakan rasa duka, kagum, dsb yg lebih mendalam dp aduh: -- biji mata Bunda, sampai hatikah Ananda meninggalkan Bunda; -- sungguh indah permata itu; (2) a cak hebat; luar biasa: selain pecatur yg -- , ia juga seorang pemain pingpong yg baik
aeroterapia ae.ro.te.ra.pia [n Bio] pengobatan dng udara dan dl alam terbuka
afrodisiak af.ro.di.si.ak [n] (1) Kim zat kimia yg digunakan untuk merangsang daya seksual, spt yohimbina; (2) Dok obat perangsang kegiatan seksual
agen [n] (1) Ek orang atau perusahaan perantara yg meng-usahakan penjualan bagi perusahaan lain atas nama peng-usaha; perwakilan; (2) cak kaki tangan atau mata-mata negara asing; (3) Adm wakil pengusaha yg merundingkan, memberi-kan jasa layanan, atau menutup perjanjian asuransi dng ketentuan yg ada
agen rahasia seseorang yg ditugasi oleh orang atau negara tertentu untuk memata-matai dan menyelidiki pihak lawan agar memperoleh informasi yg diperlukan
ain [n] (1) mata; (2) mata air; (3) sari; pati; inti sari [n] nama huruf ke-18 abjad Arab
ainunjariah ai.nun.ja.ri.ah [Ar n] mata air yg mengalir; kali yg mengalir
air tanah limpasan hujan [Tan] bagian hujan yg telah meresap ke dl tanah menjadi air tanah dan masuk ke sungai sbg mata air
air tepung tawar air yg telah dimantrai (untuk obat dsb)
aji [a] (1) berharga sekali dan dianggap bertuah (tt benda keramat); (2) tidak ternilai kehormatan dan kedudukannya sehingga orang merasa wajib mengagungkan dan menghormati [n] baginda; raja: sang --
akar [n] (1) bagian tumbuhan yg biasanya tertanam di dl tanah sbg penguat dan pengisap air serta zat makanan: ~ pohon ini dapat dibuat obat; (2) ki asal mula; pokok; pangkal; yg menjadi sebab(-sebabnya): yg perlu dibasmi adalah -- segala kejahatan; (3) Ling unsur yg menjadi dasar pembentukan kata (spt graf pd grafik, biografi, apektrograf); (4) Mat suatu operasi aljabar, yg biasanya dinyatakan dng simbol ?, msl (akar a sama dng b), berarti; b2 = a, jadi (akar pangkat n dr a sama dng c), berarti cn = a, jadi
akar beluru tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya dapat dibuat obat; Entada phaseoloides
akar kucing tumbuhan merambat, panjang 2-20 m, beraroma pahit dan tajam, digunakan sbg bumbu, obat mag, obat penurun panas; Toddalia aculeata
akar kuning tumbuhan merambat, tinggi 5-15 m, tumbuh di hutan liar atau hutan bambu, daunnya mengandung alkali dan dapat dipakai sbg obat sakit kepala; Fibraurea chloroleuca
akar pahit akar yg dipakai untuk obat penyakit sesak napas atau asma; Cyclea laxiflora
akar sentagi tumbuhan menjalar yg akarnya digunakan sbg obat
akar sepulih tumbuhan yg dibuat obat; Ophioxylon serpentinum
akar seruntun tumbuhan yg dapat dipakai sbg obat; bratawali yg pahit rasanya; Tinospora tuberculata; -- sulung tumbuhan memanjat, Gynochtodes sublanceolata
akar teriba tumbuhan yg akarnya digunakan untuk mengobati kurap, Rhinacanthus nasuta; -- tikus tumbuhan tropis yg banyak tumbuh di Asia Tenggara, akarnya dibuat obat, Rauwolfia serpentina
akene ake.ne [n Bot] buah kering yg hanya berbiji satu, setelah matang kulit buahnya tetap tidak terbuka; buah padi-padian
akik [n] (1) batu berwarna yg dijadikan permata cincin dsb: batu --; (2) Geo batuan kalsedon (SiO2) yg tersusun berlapis-lapis dan berbagai warna
akomodasi ako.mo.da.si [n] (1) sesuatu yg disediakan untuk memenuhi kebutuhan, msl tempat menginap atau tempat tinggal sementara bagi orang yg bepergian: dia bertugas menyiapkan -- bagi para tamu yg datang dr luar daerah; (2) Bio penyesuaian mata untuk menerima bayangan yg jelas dr objek yg berbeda; (3) Antr penyesuaian manusia dl kesatuan sosial untuk menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan konflik; (4) Sos penyesuaian sosial dl interaksi antara pribadi dan kelompok manusia untuk meredakan pertentangan; (5) Lay kamar atau ruang tempat tinggal awak kapal atau penumpang kapal
aktinik ak.ti.nik [a Kim] dihasilkan oleh kerja kimiawi cahaya matahari atau sinar ultraviolet yg serupa
aktinokimia ak.ti.no.ki.mia [n] cabang ilmu kimia tt perubahan kimia oleh cahaya matahari atau cahaya serupa
aktinometer ak.ti.no.me.ter [n Geo] instrumen (alat) untuk mengukur intensitas radiasi, khususnya radiasi matahari
akupunktur aku.punk.tur [n ] pengobatan atau pemeriksaan orang sakit dng tusuk jarum (cara pengobatan Cina); tusuk jarum: pengobatan dng -- sudah populer di Indonesia
akupunkturis aku.punk.tu.ris [n] ahli pengobatan tusuk jarum
akurasi aku.ra.si [n] kecermatan; ketelitian; ketepatan: -- pilihan kata pd laporan itu kurang baik
alah main [pb] biarpun kalah main asal kehormatan diri terpelihara
alakrima alak.ri.ma [a Dok] kurang atau tidak mempunyai sekresi air mata
alang-alang [n] rumput yg tinggi, umumnya tumbuh di dataran rendah, berguna sbg makanan ternak, penahan erosi, akarnya dapat dijadikan obat tradisional; ilalang; Imperata cylindrica
alat kecantikan bahan atau ramuan yg dipakai untuk memperindah wajah, kulit, mata, dsb (spt bedak, cat bibir, cat kuku, maskara)
alat penglihatan [Bio] organ tubuh untuk melihat; mata
alat suntik perkakas untuk menyuntik (semacam pompa kecil berujungkan jarum suntik untuk memasukkan obat ke dalam tubuh pasien)
albino al.bi.no [n] organisme (makhluk hidup, terutama manusia dan binatang) yg memperlihatkan keadaan kekurangan pigmen, umumnya ditandai dng kebulaian (warna kulit dan rambut putih, serta mata kemerah-merahan)
albuginea al.bu.gi.nea [n Kim] zat serat putih dr bola mata dan organ lain
alir , meng.a.lir v (1) bergerak maju (tt air, barang cair, udara, dsb): air sungai ~ ke laut; (2) meleleh (tt air mata, peluh, dsb): air matanya ~ membasahi pipinya; (3) ki berpindah tempat secara beramai-ramai: penduduk dr daerah yg tidak aman banyak ~ ke kota besar [n] pancing dng umpan hidup untuk menangkap buaya; tali alir; umpan alir [Mk a] licin (permukaan)
alis [n] bulu di dahi di atas mata; kening: -- nya indah spt semut beriring
alkaloid al.ka.lo.id [n Kim] kelompok senyawa organik bersifat basa yg mengandung nitrogen, diperoleh dr tumbuhan dan hewan, banyak berkhasiat sbg obat
alkalometri al.ka.lo.met.ri [n Kim] (1) penetapan alkaloid; (2) penggunaan alkaloid untuk tujuan pengobatan
alkimia al.ki.mia [n Kim] kimia abad pertengahan yg mendambakan obat kekekalan hidup dan mengubah logam merah menjadi emas
alkohol al.ko.hol [n Kim] (1) cairan tidak berwarna yg mudah menguap, mudah terbakar, dipakai dl industri dan pengobatan, merupakan unsur ramuan yg memabukkan dl kebanyakan minuman keras; C2H5OH; etanol; (2) senyawa organik dng gugus OH pd atom karbon jenuh
almanak pelayaran almanak untuk pelayaran yg berisi catatan tt kejadian astronomi, spt posisi matahari, bulan, planet, dan bintang setiap saat, siang dan malam sepanjang tahun
alteratif al.te.ra.tif [n Far] obat pemacu fungsi nutrisi tubuh
altostratus al.to.stra.tus [n Met] awan berbentuk lapisan-lapisan berwarna keabu-abuan dan termasuk awan tengah yg tingginya sekitar 3-6 km sehingga matahari atau bulan yg terletak di belakangnya tampak spt di belakang kaca tembus cahaya, tetapi tidak menyebabkan perubahan lingkar matahari atau lingkar bulan
alu [n] (1) alat untuk menumbuk padi dsb yg dibuat dr kayu; antan; (2) pengaduk yg terbuat dr porselen yg berujung membesar, untuk menggerus, mencampur, dan meracik sediaan obat di dl lumpang [Lihat {elu}]
alung [n] barang (gundu, mata uang, bola kecil, atau keping logam) yg dilemparkan pd sasaran dl permainan anak-anak
aman [a] (1) bebas dr bahaya: rakyat mengungsi ke tempat yg --; (2) bebas dr gangguan (pencuri, hama, dsb): kampungku akhir-akhir ini tidak --; (3) terlindung atau tersembunyi; tidak dapat diambil orang: simpanlah barang berharga ini di tempat yg --; (4) pasti; tidak meragukan; tidak mengandung risiko: membeli obat di apotek lebih -- dp membeli di warung; (5) tenteram; tidak merasa takut atau khawatir: tindakan sewenang-wenang akan membuat rakyat tidak merasa --
amatirisme ama.tir.is.me [n] paham bahwa suatu kegiatan dilaksanakan semata-mata sbg kesenangan, dan bukan untuk mencari uang
ambai am.bai, ber.am.bai-am.bai [v] bercucuran; tepercik-percik: ia pergi dng air mata ~
ambal am.bal [n] permadani [kl v] , ber.am.bal-am.bal.an v berarak-arak [Mk v] , meng.am.bal v membumbun (tanah); menambak [v] , meng.am.bal v melihat dng sudut mata; melirik; menjeling
ambliobia am.bli.o.bia [n Dok] kelainan pd mata yg menyebabkan ketajaman daya lihat menjadi kurang normal: jika tidak segera ditanggulangi, penyakit itu akan mengakibatkan --
ambung-ambung am.bung-am.bung [n] tumbuhan yg biasanya hidup di pantai, batangnya keras dan daunnya digunakan sbg obat; Scaevola frutescens
ametis ame.tis [n Geo] batu permata kuarsa yg tembus cahaya dng warna yg beraneka, spt ungu, merah, biru
ametropia amet.ro.pia [n Dok] kehilangan kemampuan untuk memfokuskan bayangan pd retina krn ketidaksesuaian antara ukuran dan daya refraksi mata
amfetamin am.fe.ta.min [n Far] kelompok obat perangsang yg mengimbas perasaan bugar
amonia amo.nia [n Kim] gas tidak berwarna, baunya menusuk, terdiri atas unsur nitrogen dan hidrogen, mudah sekali larut dl air, senyawaannya banyak dipakai dl pupuk, obat-obatan, dsb
ampang am.pang [a] gampang; mudah; ringan [n] pematang dsb penahan air; bendungan [n] keranjang besar
ampisilin am.pi.si.lin [n Far] salah satu obat antibiotik: daftar itu menambahkan tiga antibiotik utama, yakni -- , tetrasiklin, dan trisulfa
ampo am.po [n] tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; napal
ampul am.pul , meng.am.pul v menjadi besar; mengembang (spt kacang direndam) [n Dok] tempat obat suntik dr kaca berbentuk tabung kecil [n] tempat air dan anggur yg dipakai pd waktu misa
anak Allah [Kris] gelar untuk Yesus Kristus yg menyatakan bahwa Ia berasal dr Allah dan melakukan penyelamatan manusia
analeptik ana.lep.tik [n] obat untuk memulihkan kesehatan
analgesik anal.ge.sik [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
analisis sistem prosedur atau proses sistematis yg memungkinkan pengombinasian pertimbangan para pakar dr berbagai bidang ilmu sehingga diperoleh hasil yg sempurna dr kegunaan tiap disiplin; (2) pengamatan mengenai suatu kegiatan, metode, prosedur, atau teknik untuk menentukan manfaat kegiatan tsb dan cara terbaik untuk memperolehnya
ancang intrinsik [Sas] pendekatan thd karya sastra yg bertolak dr unsur-unsur dl karya sastra itu sendiri, yg objek kajiannya semata-mata unsur dl karya sastra itu
andika an.di.ka [kl] (1) n kehormatan tertinggi yg diberikan atau dimiliki raja atau penguasa dr zaman pra-Islam: -- Betara Majapahit; (2) pron sapaan hormat orang kedua; Tuanku
anestesi anes.te.si [n Dok] hilangnya rasa pd tubuh yg disebabkan oleh pengaruh obat bius; mati rasa: tanpa -- pembedahan tentu sangat menyiksa pasien
anggota honorer anggota kehormatan
angin gunung [Met] angin katabatik yg bertiup pd malam hari dan pd jam-jam pertama setelah matahari terbit, dr arah lereng gunung menuju lembah dan dataran rendah
angin termal angin yg arah geraknya ke atas, disebabkan oleh permukaan bumi yg panas krn mendapat sinar matahari
angsana ang.sa.na [n] pohon yg bunganya berwarna kuning dan berbau jeruk, kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat, kayunya digunakan untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, bahan bangunan, kerajinan tangan, dsb; Pterocarpus indica
anilina ani.li.na [n Kim] zat cair berminyak tidak berwarna dng bau yg khas yg berubah menjadi cokelat pd waktu oksidasi dan mudah menguap dl air, digunakan untuk membuat zat warna, obat-obatan, dan plastik; C6H4NH2
aniridia an.i.ri.dia [a Dok] keadaan tidak adanya iris sebagian atau seluruhnya pd mata
anis [n] (1) tanaman yg banyak tumbuh di kawasan Laut Tengah, buahnya kecil-kecil dan berbau harum, dipakai sbg obat atau rempah-rempah; (2) minuman keras dibuat dr biji anis
aniseikonia an.i.sei.ko.nia [n Dok] kerusakan pd lensa mata yg menyebabkan tidak samanya bentuk dan ukuran bayangan benda pd retina kedua mata
anisokoria an.i.so.ko.ria [n Dok] keadaan tidak samanya diameter kedua pupil; manik mata yg tidak sama besar
anjang-anjang an.jang-an.jang [n] ikan laut, Scolopsis ghanam [n] ketam laut [n] pohon berdahan rendah, daunnya dipakai sbg obat penyakit sifilis; Elaeorpus grandiflora [Jw n] rangka kayu (bambu, besi, kawat) berbentuk anyaman atau kisi-kisi tempat menjalarnya tumbuhan hias
anodin ano.din [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri (msl candu)
anoftalmus anof.tal.mus [n Dok] keadaan tidak bermata sejak lahir (sebuah atau keduanya)
antagonis an.ta.go.nis [n] (1) orang yg suka menentang (melawan dsb); (2) Dok dua macam obat atau racun yg mempunyai khasiat berlawanan sehingga dapat menghilangkan atau mengurangi khasiat masing-masing; (3) Sas tokoh dl karya sastra yg merupakan penentang dr tokoh utama; tokoh lawan
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antasid an.ta.sid [n Far] zat atau obat yg menetralkan keasaman yg berlebihan dl saluran pencernaan makanan; penawar asam
antelmintik an.tel.min.tik [n Far] obat yg digunakan untuk memusnahkan cacing perut
anti- an.ti- [bentuk terikat] melawan, menentang, memusuhi: gerakan antipolusi; obat antialergi
antianemia an.ti.a.ne.mia [n] obat untuk mencegah atau memperbaiki keadaan kesehatan tubuh krn anemia
antiartritik an.ti.ar.tri.tik [n ] obat untuk meredakan (mencegah) radang selaput sendi
antidepresan an.ti.dep.re.san [n] obat yg berkhasiat mengurangi atau menghilangkan depresi mental: penggalian pengetahuan lebih banyak untuk mengatasi depresi dng obat-obat --
antidiuretik an.ti.di.u.re.tik [n] obat yg menghambat pembentukan air seni
antidot an.ti.dot [n] racun; obat penawar racun (bisa)
antihistamin an.ti.his.ta.min [n] obat yg digunakan untuk mengurangi atau mencegah reaksi histamin (msl alergi)
antipiretik an.ti.pi.re.tik [n] obat penurun demam
antipruritik an.ti.pru.ri.tik [n Far] obat yg berkhasiat menghilangkan rasa gatal
antropoda an.tro.po.da [n] kera tidak berekor dan berjalan agak tegak, dr keluarga primata (simpanse, gorila, orang utan, atau gibon)
apel [v Huk] naik banding pd pengadilan yg lebih tinggi; permohonan pemeriksaan ulang pd pengadilan tingkat kedua (pengadilan tinggi) thd keputusan pengadilan tingkat pertama (pengadilan negeri) /apEl/ (1) v Mil wajib hadir dl suatu upacara resmi (bersifat kemiliteran) untuk diketahui hadir tidaknya atau untuk mendengar amanat; (2) n upacara [n] kepala kampung (di bawah kepala desa) [n] (1) pohon yg buahnya bundar, berdaging tebal dan mengandung air serta berkulit lunak yg warnanya merah (kemerah-merahan) atau kuning (kekuning-kuningan), jika matang rasanya manis kemasam-masaman; Pyrus malus; (2) buah pohon apel
apersepsi aper.sep.si [n Psi] pengamatan secara sadar (penghayatan) tt segala sesuatu dl jiwanya (dirinya) sendiri yg menjadi dasar perbandingan serta landasan untuk menerima ide baru
aphelion ap.he.li.on [n Astron] titik pd garis edar suatu planet yg terjauh dr matahari
apheliotropisme ap.he.li.o.tro.pis.me [n Astron] sifat menjauhi matahari (pd beberapa tumbuhan)
apomorfin apo.mor.fin [n] alkaloid kristal yg dibuat dr morfin yg dikeringkan untuk dijadikan sbg obat perangsang muntah
apotek apo.tek [n] toko tempat meramu dan menjual obat berdasarkan resep dokter serta memperdagangkan barang medis; rumah obat
apotek hidup sebagian tanah yg ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari
apoteker apo.te.ker [n] ahli dl ilmu obat-obatan; yg berwenang membuat obat untuk dijual
areola are.o.la [n Dok] lingkaran berwarna merah, hitam, atau cokelat yg mengelilingi suatu titik sentral (spt pupil mata atau puting susu)
aring [n] jebakan untuk menangkap kijang [a] berbau spt air kencing; pesing [n] ukiran pd pangkal mata keris [Lihat {urang-aring}]
aron [Jk a] setengah matang (tt nasi dan ketan)
aronan aron.an [n] beras yg sudah direbus setengah matang yg siap untuk dikukus; hasil mengaron: krn sangat lapar, dimakannya ~ itu
arzak ar.zak [n] permata yg indah warnanya
asahan asah.an [n] (1) hasil mengasah: permata ini ~ nya kurang halus; (2) yg sudah diasah: intan ~
asam kawak hasil olahan asam jawa agar dapat bertahan lama, dibuat dr asam yg matang di pohon, dikupas, dibuang serat dan isinya kemudian dijemur, diberi campuran garam dan gula merah lalu dikukus dan didinginkan serta dikemas rapi untuk menghindarkan kotoran
asam nitrat [Kim] zat cair tidak berwarna yg jika kena sinar matahari terjadi penguraian (warnanya berubah menjadi kuning hingga merah); asam sendawa; HNO3
asam suberat [Kim] asam berbasa dua, mula-mula ditemukan sbg hasil reaksi asam nitrat pd gabus, pd pemanasan tinggi mengeluarkan uap yg menyesakkan, digunakan sbg zat antara pd pembuatan obat, zat celup, dan polimer; HOOC(CH2)6COHH
asar [n] (1) waktu petang hari: pertemuan itu dilangsungkan pd waktu --; (2) waktu salat wajib pd petang hari antara habis waktu zuhur dan terbenam matahari; (3) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pd petang hari [n] bekas (tt sisa kenangan): kenangan itu tiada -- nya lagi
asar rendah petang hari ketika matahari sudah rendah (sekitar pukul 16.00)
asar tinggi petang hari ketika matahari masih tinggi (sekitar pukul 15.00)
asetilena ase.ti.le.na [n Kim] gas tanpa warna yg mudah terbakar, berbau eter apabila murni, dan digunakan untuk mempercepat proses kematangan buah-buahan
asi [kl n] perhatian [Mk a] benar; sah: keputusan itu tidak -- , asi.an a (1) bernasib baik; beroleh untung; mujur dl berdagang; (2) manjur (tt obat)
asimilasi asi.mi.la.si [n] (1) Sas penyesuaian (peleburan) sifat asli yg dimiliki dng sifat lingkungan sekitar; (2) Ling perubahan bunyi konsonan akibat pengaruh konsonan yg berdekatan; (3) Bot pengolahan zat pd tumbuh-tumbuhan yg mengandung butir hijau daun dng pertolongan sinar matahari; pengubahan zat bertenaga rendah menjadi zat bertenaga tinggi yg diproses oleh tumbuhan
asisten apoteker orang yg ahli dl pembuatan obat-obatan, setingkat di bawah apoteker
asma as.ma [n hor] nama (bagi Tuhan): kami berbuat baik thd siapa pun semata-mata untuk meluhurkan -- Tuhan [n] gangguan pernapasan yg sering bersifat alergis, ditandai dng sulit bernapas dan rasa sesak dl dada; penyakit sesak napas; bengek; asthma bronchiale
asparagus as.pa.ra.gus [n] tumbuhan keluarga Liliaceae, ujung akar tunggalnya (rebung) untuk sayur, terutama yg belum kena sinar matahari, berwarna putih, lunak, dan gemuk; Asparagus officinalis [n] asparaga
aspirin as.pi.rin [n] obat sakit kepala (pilek, demam), berupa puyer atau tablet berwarna putih; asam asetilsalisilat
asri as.ri [a] indah dan sedap dipandang mata: pertamanan itu menambah -- nya kota
assalamualaikum as.sa.la.mu.a.la.i.kum [n] keselamatan (kesejahteraan, kedamaian) untukmu (biasanya diucapkan pd awal dan akhir pidato, saat bertemu dng seseorang, dsb)
astadikpala as.ta.dik.pa.la [n ] kelompok dewa penjaga arah mata angin (dl mitologi agama Hindu)
astenopia as.te.no.pia [n Dok] kelemahan otot mata dan ketajaman pandangan, kadang-kadang disertai nyeri dan sakit kepala
astigmatis astig.ma.tis [n Anat] kesalahan yg terjadi pd penglihatan jika kornea tidak merata kecembungannya sehingga sinar yg masuk ke mata tidak merata pembiasannya
astringen as.trin.gen [n Far] zat yg menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi (dipakai sbg obat luar untuk merawat kulit)
astronomi as.tro.no.mi [n] ilmu tt matahari, bulan, bintang, dan planet-planet lainnya; ilmu falak
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
au [n Astron] satuan jarak astronomis dl perbintangan yg sama besar dng jarak bumi ke matahari, yaitu 149.599.000 km
aubade au.ba.de [n] (1) nyanyian atau musik (untuk) penghormatan pd pagi hari; (2) nyanyian cinta pd pagi hari; (3) pujian yg disampaikan dl bentuk nyanyian atau permainan oleh sekelompok orang: -- anak sekolah di depan Istana Merdeka pd peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
audiensi au.di.en.si [n] (1) kunjungan kehormatan; (2) pengunjung atau pendengar suatu ceramah dsb
awas [v] (1) dapat melihat baik-baik; tajam penglihatan: ia sudah tua, tetapi matanya masih --; (2) tajam tiliknya; dapat mengetahui (melihat) segala yg gaib (rahasia dsb): ia mencari dukun yg --; (3) memperhatikan dng baik; waspada: kita harus tetap -- thd gerak-gerik musuh; (4) hati-hati; ingat: -- ada ular; -- copet
ayam tedung ayam sabungan yg merah tua warna bulunya, hitam warna mata dan kakinya; ayam-ayam n (1) tiruan ayam (untuk permainan dsb); (2) unggas yg serupa ayam, berkaki panjang, biasa hidup di tambak atau di rawa-rawa (tidak kuat terbang); Gallierex cinerea
ayang-ayang [n ] (1) tumbuhan yg biasa dijadikan ramuan obat-obatan; Lasianthus longifalius; (2) obat yg dibuat dr ramuan tanam-tanaman
ayat kauniah bukti yg ada dl alam nyata atau maujud (spt binatang, bulan, matahari); (2) (pd zaman Nabi Muhammad saw.) keadaan sekeliling Nabi Muhammad saw. atau dl diri kita masing-masing
ayun-temayun ayun-te.ma.yun [v ki] (1) berayun-ayun; berbuai; (2) mulai turun (tt matahari): matahari ~ , mulai petang hari
bablas bab.las [Jw v] (1) terus; (2) ki lenyap (hilang): uangnya -- dilarikan orang; (3) ki mati: jika kebanyakan makan obat tidur bisa --
badar ba.dar [n] ikan kecil-kecil (spt teri) [kl n] nama lauk-pauk [Ar a ] (1)purnama (tt bulan); (2)ki sangat cantik: mukanya spt bulan -- waktu malam [n] batu hablur untuk permata cincin (batu dr Badar, tempat Nabi Muhammad saw. memperoleh kemenangan besar) [kl n] , -- sila kain putih yg halus; raja badar
badik ba.dik [n] alat yg berbentuk pisau belati bermata satu [v] , mem.ba.dik v menyerobot dan menyepak bola dr belakang lawan [n] putik
bagai ba.gai [kl n] jenis; macam: permata sembilan --; (2) n sama; persamaan; banding: tidak ada -- nya; (3) p kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana: -- kucing dan anjing
bagai manik putus talinya (pengarang) [pb] perihal air mata yg bercucuran
bagai unta menyerahkan diri [pb] amat patuh menurut perintah; mengaku salah dan bertobat; menyerah dan menurut
baiduri bai.du.ri [n] batu permata yg berwarna dan banyak macamnya spt -- bulan, -- pandan, -- sepah
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
bajetah ba.je.tah [Sd n] perdu yg termasuk suku Rutaceae, daunnya berbentuk lonjong, berkhasiat sbg obat demam dan untuk merangsang selera makan anak; daun tikusan, Clausea excavata
bajik ba.jik [n] , ke.ba.jik.an n sesuatu yg mendatangkan kebaikan (keselamatan, keberuntungan, dsb); perbuatan baik: kita wajib berbuat -- kpd sesama manusia
bakam ba.kam [n] batu permata (mirip dng batu delima)
bakup ba.kup [a] tampak tebal atau cembung (krn bengkak): matanya -- sehabis menangis; mukanya bengkak -- dan hidungnya berdarah akibat berkelahi
balai kesehatan klinik (rumah tempat berobat); balai pengobatan
balar ba.lar [a] (1) putih krn bulai (tt kerbau); (2) keputih-putihan (tt mata): matanya --
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
balsam bal.sam [n] minyak kental yg mengandung minyak damar dan minyak asiri, terasa panas jika digosokkan pd kulit sbg obat sakit kepala, masuk angin, dsb
balur ba.lur [n] batu spt kaca; kristal gunung; hablur [n] (1) kulit yg tebal dan keras (di tengkuk kerbau dsb); (2) dendeng (daging atau ikan yg dikeringkan) [n] obat luar yg pemakaiannya dng cara mengoleskan (melumurkan) [Jw n] jalur merah-merah bekas kena cambuk, pukul, dsb
baluran ba.lur.an [n] (1) obat (minyak dsb) yg dibalurkan (dioleskan, dilumurkan); (2) hasil membalur
balut ba.lut [n] (1) (kain dsb) pengikat atau pembebat luka; barut; pembungkus; (2) pembungkus pegangan atau gagang stik dl olahraga hoki [a] tebal spt bengkak (tt pelupuk mata): matanya -- krn menangis
balut bahasa bengkak sedikit sehingga tambah memaniskan (tt mata)
banar babi tumbuhan, daunnya digunakan sbg obat; Smilax helferi
bancak ban.cak, ban.cak.an [n] (1) selamatan; kenduri; (2) hidangan yg disediakan dl selamatan; (3) selamatan bagi anak-anak dl merayakan ulang tahun atau memperingati hari kelahiran disertai pembagian makanan atau kue-kue
bancut ban.cut , ter.ban.cut ark v tersembul (tt mata); menonjol ke luar [Mk a] kerdil
bangle bang.le [n] umbi-umbian untuk obat tradisional (jamu); Zingiber cassummunar
bank plecit sebutan bagi lembaga bukan bank atau perseorangan yg meminjamkan uang, biasanya dng bunga tinggi dan penagihannya dilakukan setiap hari -- sentral bank yg tugas pokoknya membantu pemerintah dl hal mengatur, menjaga, dan memelihara kestabilan nilai mata uang negara, serta mendorong kelancaran produksi dan pembangunan, serta memperluas kesempatan kerja
barat ba.rat [n] (1) nama mata angin yg arahnya berlawanan dng timur; arah tempat matahari terbenam: matahari terbenam di sebelah --; (2) (huruf pertama kapital) orang, bangsa, negara Eropa dan Amerika: bangsa --; kebudayaan --
barbiton bar.bi.ton [n] obat tidur; veronal
barbiturat bar.bi.tu.rat [n Kim] turunan asam barbiturat yg menghasilkan penekanan pd sistem saraf pusat yg mengakibatkan tidur, digunakan untuk hipnotis dan anastetis, mempunyai khasiat sbg obat tidur
barjad bar.jad [n cak] kristal yg dipakai untuk batu permata
basalioma ba.sa.li.o.ma [n Dok] tumor kulit, terutama menyerang orang yg sering terkena sinar matahari, biasanya terdapat pd hidung, dahi, dan pipi yg mudah berdarah sehingga menjadi luka
basir ba.sir [a Isl] (1) terang dan tajam pengamatannya (tt Allah): Albasir, Yang Mahatahu; (2) ark jelas terlihat; terang: cahaya pelita itu kurang --
basirah ba.si.rah [n] pandangan yg sungguh-sungguh dng mata hati: lihatlah dng -- tanda-tanda kekuasaan Allah
baskara bas.ka.ra [n] matahari
basuh dusun [ark] selamatan membersihkan dusun dng menyembelih kerbau
batisfer ba.tis.fer [n] bola berongga untuk pengamatan di dasar laut yg dalam
batu ba.tu [n] (1) benda keras dan padat yg berasal dr bumi atau planet lain, tetapi bukan logam; (2) akik (untuk mata cincin dsb); (3) intan buatan (untuk melicinkan poros-poros pd arloji): ia membeli jam tangan yg tujuh belas --; (4) baja kecil sbg pencetus api (pd geretan dsb): geretan ini telah habis -- nya; (5) baterai (pd lampu senter dsb): lampu senter dua --; (6) buah (dl permainan catur dsb): kami tidak dapat bermain catur krn beberapa -- catur hilang; (7) kata penggolong bagi gigi: gigi dua --; (8) tonggak (pal, mil): jauh dr sini ke kota itu dua --; (9) ki keras spt batu: berhati --
batu badar batu hablur untuk permata cincin
batu delima permata yg warnanya merah muda spt warna buah delima merah
batu kecubung permata (akik) yg warnanya ungu atau biru
batu petir batu yg menyerupai mata kapak
batu pirus batu permata yg warnanya kebiru-biruan
batu topas permata yg berwarna kuning; topas
bawah ba.wah [n] tempat (letak, sisi, bagian, arah) yg lebih rendah: -- duli (kadam, kaus, cerpu), kata penghormatan thd raja
bawat ba.wat [n] payung kebesaran (bertangkai panjang dan warnanya sesuai dng pangkat pembesar yg memakainya) [a] (1) tergantung ke bawah (spt tali-temali di perahu, pakaian di sampaian, rumbai-rumbai pd pakaian, sulur pd beringin); (2) ki hampir tidak dapat dibuka lagi krn sangat mengantuk (tt mata)
bayam ba.yam n tumbuhan sayuran daun, bentuk daunnya bulat telur dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak (banyak macamnya, ada yg dibuat sayur, ada yg untuk obat); Amarantus
bayam duri bayam yg berduri, hidupnya liar, biasa digunakan untuk obat bengkak; Amarantus spinosus
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
bayaran ba.yar.an [n] (1) uang yg dibayarkan; biaya; ongkos: orang dapat juga berobat dng -- murah; (2) orang yg dibayar: dia adalah pemain -; (3) upah; gaji: ia mendapat -- sebesar Rp250.000,00 sebulan
bebas bidan selamatan pd hari keempat puluh setelah melahirkan
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
bedah be.dah [n] pengobatan penyakit dng jalan memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; operasi [Jw a] sobek besar (tt kain dsb); rusak (tt tambak, bendungan, dsb); bobol; robek
bedak be.dak [n] serbuk halus untuk mempercantik muka atau untuk obat kulit; pupur
bedak dingin bedak untuk menyejukkan muka supaya kulit tidak cepat rusak krn sinar matahari (biasa dipakai pd waktu malam)
bedeng be.deng [n] rumah darurat (sementara) bagi para pekerja [n] (1) tanah gembur yg ditinggikan sbg pematang di sawah (kadang-kadang ditanami sayuran); (2) Tan bidang tanah yg digunakan untuk perkecambahan biji di persemaian; (3) tanggul
bekakak be.ka.kak [n] ayam yg dimasak atau dipanggang secara utuh (tanpa dipotong-potong), biasanya untuk selamatan
belaka be.la.ka [adv] (1) semuanya (tiada kecualinya): penghuni rumah itu perempuan --; (2) seluruhnya; sama sekali (tidak bercampur dng yg lain); semata-mata: perkataannya bohong --
belalak be.la.lak [a] , mem.be.la.lak v terbuka lebar-lebar (tt mata) sehingga kelihatan membesar
belalakan be.la.lak.an [n] pandangan dng mata membelalak
belau be.lau [n] (1) tepung berwarna biru sbg bahan pencampur air pembilas cucian agar warna pakaian menjadi kebiru-biruan, biasanya untuk pakaian berwarna putih; (2) cak warna biru [n] ikan laut; selangat belau; Dorosoma nasus [Mk] ber.be.lau-be.lau.an v mengaburkan mata (tt warna dsb); membuat pemandangan berkunang-kunang
belelang be.le.lang [v] ter.be.le.lang v terbelalak; terbeliak (tt mata) [n] ikan laut yg lebar dan pipih badannya, ekornya panjang spt ekor tikus; ikan pari; Hypotremata
belencong be.len.cong [Jw n] lampu besar yg digantungkan di muka kelir pertunjukan wayang kulit [n] cangkul penggali atau pembelah, berukuran tebal dan bermata dua, ujung yg satu bermata runcing dan yg satu lagi bermata tajam; gancu
belengset be.leng.set [a] terlipat keluar (tt pelupuk mata yg sebelah bawah)
belerang be.le.rang [n] benda bukan logam yg berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, banyak dipakai untuk bahan obat dan industri, terdapat di daerah (di kawah) gunung berapi; sulfur
beliak be.li.ak , mem.be.li.ak v membuka lebar-lebar (tt mata): krn terkejut, matanya -
belik be.lik [n] mata air kecil
beliung be.li.ung [n] perkakas tukang kayu, rupanya spt kapak dng mata melintang (tidak searah dng tangkainya)
belodok be.lo.dok [a] keluar dr lubangnya (tt mata); terbersil (mata kepiting dsb) [n] ikan, wujudnya spt katak dan dapat memanjat (disebut juga ikan tembakul); Periaphthalmus schlosseri
belok be.lok [a] becek; berlumpur; (2) n tanah becek, tetapi agak keras sehingga melekat jika diinjak [a] besar dan lebar (tt mata) [n] (1) kerek besar; kapi; (2) pasung (kayu untuk membelenggu kaki) [v] berkelok; berlekuk; bengkok
beludak be.lu.dak [Jw n] ular berbisa yg dapat menggembungkan lehernya (tengkuknya); ular sendok; ular tedung; Naiasptatrix [v] , mem.be.lu.dak v (1) mengalir atau meluap krn terlalu penuh: air dl bak itu sudah -; (2) ki banyak sekali; melebihi jumlah yg normal: tamatan siswa SMU tahun ini --
beluntas be.lun.tas [n] tumbuhan semak yg sering dibuat pagar, daunnya kecil agak bulat berbau langu, dapat dimakan dan untuk obat; Pluchea indica
beluru be.lu.ru [n] tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya biasa dibuat obat; Entada phaseoloides [n] ikan laut jenis tamban
bembam bem.bam [v] , mem.bem.bam v mematangkan (ubi, talas, dsb) dng membenamkannya dl abu hangat
benak be.nak [n] (1) isi tulang berupa bahan lunak terdiri atas sel lemak dan butir darah yg sudah matang sbg persediaan pengganti sel dan butir darah yg rusak; sumsum; (2) isi kepala; otak; (3) ki pikiran; belum terbayang dl -- saya, bagaimana memecahkan persoalan itu [a] (1) berbunyi tidak nyaring atau tidak jernih (tt mata uang); bengap; (2) ki sukar mengerti; bodoh
bencana ben.ca.na [n] (1) sesuatu yg menyebabkan (menimbulkan) kesusahan, kerugian, atau penderitaan; kecelakaan; bahaya: pemimpin yg tidak jujur akan menimbulkan -- bagi negara dan bangsa; dl -- , dl bahaya; dl kecelakaan; (2) ark gangguan; godaan: mereka mengadakan selamatan untuk menolak -- roh jahat
benda langit benda-benda, spt matahari, bulan, bintang, dan planet yg berada di ruang angkasa
bengap be.ngap [a] (1) berasa pekak dl telinga (krn air masuk ke dl telinga, pilek, dsb); (2) tidak nyaring atau jernih (tt bunyi gendang, mata uang, dsb); (3) sukar mengeluarkan perkataan (krn takut, malu, dsb); gagap [a] bimbang
benggol beng.gol [a] benjol; bincul [n] mata uang tembaga bernilai 21/2 sen (dipakai pd zaman penjajahan Belanda); gobang [n] beng.gol.an n cak kepala penjahat (perampok dsb); (2) tokoh terkemuka (dl partai); gembong
benggolan beng.gol.an [n] mata uang benggol
bengul be.ngul [Jk a] balut (tt mata yg baru habis menangis)
benian be.ni.an [n] peti kecil (koper kecil) tempat menyimpan barang-barang berharga (spt emas atau permata)
bening be.ning [a] (1) bersih, putih, dan tidak bercampur tanah dsb (tt air); jernih: air kolam itu -- hingga kelihatan dasarnya; langit -- tidak berawan; (2) bersih dan berkilau (tt mata, kaca, dsb) [v] , mem.be.ning v berpanas-panas di bawah sinar matahari
bentuk makro semua medium, baik yg tembus cahaya maupun yg tidak, yg menghasilkan bayangan yg cukup besar sehingga mudah dibaca dng mata telanjang
benur be.nur [n] (1) benih udang yg hampir tidak kasatmata; (2) anak udang windu
benzedrin ben.zed.rin [n] obat perangsang saraf dan lazim digunakan dl obat semprot hidung
benzena ben.ze.na [n Kim] (1) zat cair tanpa warna, mudah terbakar, berbau harum, dipergunakan untuk membuat zat warna, bahan peledak, obat, minyak wangi, lak, dan sbg pelarut organik; C6H6; (2) benzol
berabun-rabun be.ra.bun-ra.bun [v] bermain bercari-carian dng mata tertutup
beraja di hati be.ra.ja di hati, bersultan di mata, ( be.ra.ja di mata, bersultan di hati) [pb] menurutkan kemauan sendiri
berantas be.ran.tas [v] mem.be.ran.tas v membasmi; memusnahkan: obat ini disediakan untuk -- penyakit malaria
berbelian ber.be.li.an [v] memanggil dukun untuk mengobati orang sakit: orang kampung masih suka -- untuk mengobati penyakitnya
berbinar-binar ber.bi.nar-bi.nar [v] (1) bersinar-sinar; bercahaya-cahaya: matanya -- menandakan kegembiraan hatinya; (2) berkunang-kunang: penglihatannya --
berbintang-bintang ber.bin.tang-bin.tang [v] (1) ada banyak bintang; tampak berkilauan: malam ini langit bersih -; (2) ki berkunang-kunang (mata atau penglihatan): mata -- dan kepala pusing; (3) ki berlubang-lubang pd dinding (atap) sehingga cahaya matahari masuk: dinding rumahnya dr bambu dan telah -
berbuntang ber.bun.tang [v] terbeliak tegang (tt mata)
bercacar ber.ca.car [v] (1) bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar): ibu-ibu membawa bayinya ~ di balai pengobatan; (2) (sudah) disuntik cacar: agar tidak sakit, kita harus ~ v berlari-lari saja (tt kuda yg masih liar): kuda itu ~ , tidak mau diam
bercahaya ber.ca.ha.ya [v] (1) memancarkan cahaya; bersinar (tt lampu, matahari): malam itu gelap gulita, tidak satu bintang pun ~; (2) berkilau (tt mata, permata): matanya ~ bagai intan; (3) berseri (tt wajah atau air muka): ia tersenyum simpul dan wajahnya tampak ~
bercucuran ber.cu.cur.an [v] berpancaran turun; mengalir turun: air matanya ~; peluhnya ~
berderai ber.de.rai [v] berbunyi "tik, tik" spt bunyi titik-titik air hujan jatuh di kaca [v] (1) berbutir-butir, menjadi butir-butir kecil; gembur (tt tanah); (2) bertitik-titik: air matanya jatuh ~ membasahi pipinya
berdukun ber.du.kun [v] (1) berobat atau meminta pertolongan kpd dukun; (2) melakukan pekerjaan sbg dukun
berebes be.re.bes [Jw v] -- mili berlinang air mata
berenggil be.reng.gil [ark a] menonjol (tersembul) ke luar (spt mata kepiting, biji jambu monyet)
berhiliran ber.hi.lir.an [v] selalu mengalir; mengalir ke sana ke sini: ~ keringatnya; ~ air matanya
berhulu ber.hu.lu [v] (1) memakai pegangan atau hulu (tt pedang, keris, pisau): keris ~ gading; (2) bermata air: sungai itu ~ di Gunung Semeru
beri-memberi be.ri-mem.be.ri [v] saling memberi: kedua sahabat itu -- cendera mata
beriak be.ri.ak [v] bergerak mengombak (tt air, udara): udara yg tenang mulia ~ , silau mata memandangnya [v] berdahak; mengeluarkan dahak
beringas be.ri.ngas [a] liar (tt pandangan mata): penjahat itu mengamuk dng pandangan yg --
beringsang be.ring.sang [a] panas (tt suhu udara): udara -- krn matahari bersinar terik
berjalan ber.ja.lan [v] (1) melangkahkan kaki bergerak maju: anak itu belum bisa ~ , meskipun umurnya sudah setahun lebih; (2) bergerak maju dr suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain: matahari itu seakan-akan ~ dr timur ke barat; (3) menggelinding atau berputar (tt sesuatu yg bundar spt roda); (4) bepergian: kalau hendak ~ jauh, persiapkan segala sesuatunya lebih dahulu; (5) berlangsung; dilangsungkan (tt perundingan, rapat, dsb): perundingan utara-selatan terus ~ meskipun ada perang dingin antara kedua belah pihak; (6) berlaku; ditaati (tt peraturan, undang-undang, hukum, dsb): tata tertib semacam ini masih ~ di sekolah kami; perusahaan ini baru ~ lima tahun
berjelaga ber.je.la.ga [v] menimbulkan sulang asap berwarna hitam: kompor gas memiliki daya pemanasan yg cukup tinggi, masakan cepat matang, dan tidak ~
berjual beli ber.ju.al be.li [v] bermata pencaharian menjual dan membeli barang-barang; berdagang
berkaca-kaca ber.ka.ca-ka.ca [a] (1) berkilau spt kaca; (2) ki berlinang-linang (tt mata): tampak matanya ~ krn dilanda rasa haru
berkampuh ber.kam.puh [v] (1) memakai kampuh (bertudung, berselimut, dsb dng kampuh): permaisuri ~ kain dewangga yg bertepikan emas perada Siam; (2) berjahit (tt barang tipis yg terdiri atas dua helai): sarung ~; (3) ki bermata dua (tt keris dsb): keris ~
berkarang ber.ka.rang [v] (1) ada karangnya; (2) mencari karang di laut: mata pencahariannya ~; (3) ki sudah lama dan berurat berakar (tt penyakit dsb): kegemaran berjudi merupakan penyakit yg sudah ~ dl hidupnya
berkawal ber.ka.wal [v] (1) berjaga; sedang menjaga (keselamatan dsb): siang malam anggota pasukan itu ~ dng tidak mengenal letih dan payah; (2) ada yg menjaga; berpengawal: ketika seorang penjahat mencoba membunuhnya beliau sedang tidak ~
berkedip ber.ke.dip [v] (1) bergerak membuka dan menutup berganti-ganti (tt kelopak mata); berkejap: mata orang itu ~ sebentar sebelum mengangguk setuju; (2) tampak seolah-olah bernyala dan padam berganti-ganti (tt nyala lampu, dian, dsb); berkelip(-kelip)
berkelijak ber.ke.li.jak [v] (1) berbulu mata; (2) berbulu spt bulu mata (tt daun); (3) berbulu getar (tt binatang air)
berkelip ber.ke.lip [v] (1) mengeluarkan cahaya kecil yg terputus-putus; (2) terbuka dan tertutup berganti-ganti dng cepat; berkedip-kedip: matanya ~
berkendara ber.ken.da.ra [v] (1) duduk di atas sesuatu yg dinaiki, ditunggangi, dsb (spt kuda atau kereta): pangeran datang ~ seekor kuda putih; (2) menaiki (menumpang) suatu alat tunggangan (tumpangan dsb): aturan ~ perlu dipatuhi untuk keselamatan penumpang; (3) menjalankan kendaraan, mobil
berkilauan ber.ki.lau.an [a] gemerlap (seolah-olah sinarnya memantul-mantul): putri itu mengenakan permata yg ~
berkisaran ber.ki.sar.an [v] berputar (terus-menerus); beputaran: matanya ~ dng liar, spt mata orang mabuk
berkocak ber.ko.cak [v] (1) berguncang (tt benda cair); (2) berpalu (tt ombak di pantai dsb): ombak ~ pd batu karang; (3) menjadi keruh atau tidak berseri-seri (tt mata); menjadi rusuh (gelisah): matanya (hatinya) ~
berkunang-kunang ber.ku.nang-ku.nang [v] (1) berpendar-pendar; berkelip-kelip: air kelihatan ~ kena cahaya bulan; (2) seakan-akan melihat cahaya berkilap-kilap pd mata (ketika kepala pening, akan pingsan, dsb): tangannya gemetar dan matanya terasa sakit, kadang-kadang ~
berkurik-kurik ber.ku.rik-ku.rik [v] berbintik-bintik: pisang itu ~ krn sudah matang sekali
berladung ber.la.dung [v] dipenuhi oleh (air mata dsb); dibasahi
berlomba ber.lom.ba [v] (1) beradu kecepatan: para atlet itu ~ mencapai garis finis; (2) beradu kecakapan (kemampuan dsb): para siswa tamatan SLTA ~ untuk dapat diterima di perguruan tinggi negeri
bermacam ber.ma.cam [a] berbagai(-bagai): -- obat telah dicobanya, tetapi ia belum juga sembuh
bermalaikan ber.ma.lai.kan [v] mengenakan (memakai) malai: -- emas berpermata dikarang
bermegah-megah ber.me.gah-me.gah [v] membanggakan (membesarkan, menyombongkan) diri; berlaku ingin lebih megah dp yg lain: ia membeli perabot rumah tangga dan perhiasan yg semata-mata untuk -
bermi ber.mi [n] tumbuhan menjalar yg hidup di air, daunnya biasa dipakai sbg obat perut kembung dng jalan mengunyahnya sbg lalap; Herpestis monnieria
bermiripan ber.mi.rip.an [v] mempunyai kemiripan: menurut para saksi mata, dan bentuk tubuh para perampok itu juga --
bernilai ber.ni.lai [v] (1) mempunyai nilai (harga uang dsb): mata uang yg ~ seratus rupiah; (2) bermutu; berharga: ia berhasil menciptakan tarian baru yg ~ tinggi
berolah ber.o.lah [v] (1) bertingkah; bercanda; (2) berbuat sesuatu untuk mengelabui mata (mengenakan tipu muslihat dsb)
berotasi be.ro.ta.si [v] berputar; beredar: di ekuator matahari akan ~ lebih cepat sedikit dp di dekat kutub
berpalit ber.pa.lit [v] memakai palit (celak mata, cat alis, dsb)
berpanas ber.pa.nas [v] duduk (berbaring dsb) di panas matahari; berjemur
berpendar-pendar ber.pen.dar-pen.dar [v] (1) berkelip-kelip (mengeluarkan pendar): tampak kunang-kunang ~ di kejauhan; (2) berkunang-kunang (tt mata): matanya ~ dan kepalanya pening
berpicing ber.pi.cing [v] memejam(kan) mata
berpikir ber.pi.kir [v] menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu; menimbang-nimbang dl ingatan: lama ia ~ sebelum menjawab pertanyaan itu; pengalaman pd zaman lalu telah membuat ia matang ~
berpondong ber.pon.dong [v] memakai pondong; memakai pelindung dr panas matahari atau hujan dng pondong (untuk tanaman yg baru tumbuh): pohon-pohon jeruk yg masih ~ pun habis dicuri orang
bersedekah ber.se.de.kah [v] (1) memberi sedekah; berderma; (2) berkenduri; berselamatan
bersembahyang ber.sem.bah.yang [v] (1) melakukan sembahyang (salat): mereka- hari raya di lapangan dekat masjid Al-Azhar; (2) berdoa (memohon) kpd Tuhan: -- di gereja; (3) upacara selamatan untuk menghormati (memuliakan) para leluhur dsb: -- Tahun Baru
bersinar ber.si.nar [v] memancar (tt sinar); bercahaya: ruangan itu terang oleh lampu yg -; matanya -
bertaburkan ber.ta.bur.kan [v] (1) dihambur dng: duduk di hamparan yg ~ bunga aneka warna; langit ~ bintang; (2) diberi atau dipasangi (permata) banyak-banyak: di dadanya tersemat bros yg ~ intan berlian
bertakhta ber.takh.ta [v] (1) menjadi raja; memerintah (negeri); berkuasa: siapa yg ~ di kerajaan itu pertama kali?; (2) bersemayam: pd waktu itu raja Mataram ~ di Kartasura
bertasyakur ber.ta.sya.kur [v] selamatan untuk berterima kasih kpd Allah (krn cita-citanya terlaksana dsb): ia mengadakan ~ krn anaknya telah lulus ujian
bertatapan ber.ta.tap.an [v] saling melihat atau saling mengamati: kedua pemuda itu ~ dng pandangan mata menyala-nyala
bertegak nama ber.te.gak nama mengadakan selamatan untuk memberi nama
bertemu ber.te.mu [v] (1) ditemukan; diperoleh; terdapat di; kedapatan di: batu permata seelok ini tidak akan ~ di negara ini; (2) berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; (3) mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; (4) berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; (5) menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb: dua sungai itu ~ di dekat laut; tepi langit ~ dng permukaan laut; (6) sesuai atau cocok (perkataan dng perbuatan, teori dng praktik, dsb); janjinya tidak pernah ~; teori yg tidak ~ dl praktik; (7) benar-benar terjadi (tt ramalan, dugaan, dsb); (8) sampai atau tercapai (tt harapan, cita-cita, dsb): apa yg kuimpikan seminggu yg lalu, ~ juga pd hari ini; (9) dapat atau kena (bahaya, bencana, dsb): ~ dng bahaya maut; ~ muka dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai)
bertopi ber.to.pi [v] memakai topi: pelaku utama dl lakon detektif itu selalu -- dan berkacamata hitam
bertuah ber.tu.ah [v] (1) mempunyai tuah; (2) sakti; keramat; mendatangkan untung (keselamatan dsb): keris ~ , keris sakti; (3) kena tuah (kesaktian) orang; terpesona
bertuntun ber.tun.tun [v] menutup mata (muka) dng tuntun (dng sapu tangan dsb); memakai tuntun
beruas be.ru.as [n] pohon manggis hutan, buahnya tidak enak dimakan, akarnya biasa dijadikan obat sesak napas; Garcinia hombroniana
beruras ber.u.ras [v] (1) diobati (dilumasi) dng uras; (2) ki disembuhkan (dipersenang hatinya dsb)
besaran be.sar.an [n] pohon, daunnya dapat dijadikan obat, dan digunakan untuk makanan ulat sutra; Morus alba
bestral bes.tral, pem.bes.tral.an [n ] pengobatan dng sinar-X
biaya akanan [Man] mata neraca untuk utang yg telah bertambah secara berkala yg akan dibayar pd waktu tertentu
bibit unggul bibit yg memiliki sifat tahan thd serangan hama (penyakit), cepat berbuah, banyak hasilnya, dan dapat digunakan secara meluas (biasanya diambil dr buah atau bagian tanaman yg subur dan matang yg siap untuk ditanam lagi dan dr ternak diambil pejantan yg baik)
bidang studi pengelompokan sejumlah mata pelajaran yg sejenis atau memiliki ciri yg sama (mata pelajaran yg telah berkorelasi satu dng yg lain)
bidikan bi.dik.an [n] (1) hasil membidik; (2) cak pandangan mata: ketika bertemu dng pejabat tsb, ia bukan hanya mendapat kemudahan, tetapi juga -- asmara
biji bi.ji [n] (1) isi buah (yg apabila ditanam dapat tumbuh): -- nangka; -- mangga; (2) butir buah yg kecil-kecil (spt butir padi dan jagung): -- kacang; -- kedelai; (3) kata penggolong bagi bermacam-macam benda sbg pengganti butir, buah, batang, dsb: ia makan mangga lima --; ia mempunyai lima -- mata pena [n] angka yg menunjukkan hasil belajar (kepandaian); nilai; ponten: -- enam untuk bahasa Indonesia
biji ratap [ki] titik-titik air mata (waktu menangis); (2) buah ratap; isi ratap
bilis bi.lis [a] sakit dan merah warnanya (tt mata) [n] ikan kecil yg biasa dijadikan ikan peda; teri; Archoviella indica
bimbing kejuruan layanan bimbingan dan penyuluhan serta bimbingan karier kejuruan yg diberikan oleh sekolah menengah kejuruan kpd calon siswa dan tamatannya
binar bi.nar [n] sinar: dia tetap membisu, hanya -- matanya kian redup
bingkai bing.kai [n] bilah (papan, rotan) yg dipasang di sekeliling suatu benda supaya kuat; simpai (roda); lis (pigura dsb); rangka (kacamata): -- batu tulis
binokular bi.no.ku.lar [num] satu sistem penglihatan untuk dua mata; (2) a berkaitan dng dua mata: rancangan permukaan lensa varilux yg asimetris menjamin penglihatan -- yg seimbang dan nyaman
bintan bin.tan [n] pohon kayu yg biasanya tumbuh di sepanjang tepi sungai, akarnya sering dicampur dng pinang untuk obat cuci perut; Cerbera mangkas
bintang bin.tang [n] (1) benda langit terdiri atas gas menyala spt matahari, terutama tampak pd malam hari: pd malam itu tampak -- bertaburan di langit; (2) planet atau gugusan planet yg menjadi pegangan dl astrologi untuk menentukan nasib seseorang; rasi; (3) nasib; peruntungan; untung malang: -- nya mulai terang nasibnya mulai baik (mudah mencari rezeki); -- nya gelap buruk nasibnya (sial, tidak beruntung); (4) tanda jasa yg berupa medali emas (perak dsb): krn jasanya beliau dianugerahi -- emas; (5) tanda pangkat perwira militer berbentuk spt bintang, berwarna keemasan; (6) tanda yg menyerupai bintang, spt tanda (*); (7) pemain yg terkemuka (dl film, sandiwara); (8) orang yg terbaik (terpandai dl suatu lingkungan)
bintang beredar planet yg beredar mengelilingi matahari spt Zohrah (Venus), Marikh (Mars), Mustari (Yupiter)
bintang siarah planet yg mengitari matahari dan mendapat cahayanya, spt Marikh (Mars), Mustari (Yupiter); Zohrah (Venus)
bintang timur planet Venus yg biasa kelihatan besar dan terang di sebelah timur pd dini hari; (2) dikatakan tt mata yg bagus (besar dan bercahaya)
bintangan bin.tang.an [n] (1) (gambar) tiruan bintang; (2) ark gugus bintang; (3) bintik putih di tengah mata
bintit bin.tit [n] bintil (terutama di pinggir kelopak mata)
biologi perikanan biologi terapan perikanan dl kaitannya dng biologi hewan (ikan), msl hubungan panjang dan berat, kematangan telur, dan pola makan
biro klasifikasi [Lay] badan usaha jasa untuk menetapkan klasifikasi kapal, terutama yg menyangkut keselamatan konstruksi kapal
biru bulan gejala di atmosfer yg ditimbulkan oleh jumlah bahan atau partikel tertentu yg mempunyai sifat menyaring cahaya matahari sehingga cahaya biru dan merah lebih banyak dp gelombang cahaya hijau
bismut bis.mut [n] (1) logam yg dipakai untuk mengobati sakit usus, perut, dsb; (2) Kim logam getas berwarna putih perak; unsur dng nomor atom 83, berlambang Bi, dan bobot atom 208,9804
bisul bi.sul [n] (1) bintil yg membengkak pd kulit yg berisi nanah dan bermata; barah; (2) ki sesuatu yg menyusahkan (menyulitkan): kehadirannya merupakan -- dl kehidupan rumah tangga adikku
biuku bi.u.ku [n] kura-kura yg sudut matanya bergaris kuning sehingga pandangan matanya tampak suram (tidak berseri-seri); Notochelys platynota
bius bi.us [n] (1) obat untuk membuat orang kehilangan rasa kesadarannya (spt pd waktu akan dioperasi supaya tidak merasa sakit); (2) ki politik (kebudayaan, ajaran, dsb) yg membuat orang lain tidak insaf akan keadaan dirinya atau keadaan yg sebenarnya [n] masyarakat wilayah yg besar di daerah Samosir, Sumatra Utara
bobok bo.bok [v cak] tidur (untuk anak-anak): -- lah anakku, hari sudah larut malam [v] , mem.bo.bok v membuat lubang (pd tembok dsb) [Jw n] daun, umbi-umbian, dsb yg dilumatkan (dng batu penggiling dsb) dipakai sbg obat luar dng cara menempelkannya pd bagian yg sakit
bokong bo.kong [n] (1) pantat; (2) Jk belakang; pinggul [Mk a] bengkak; balut (tt mata); kembung; berjendul
bolpoin bol.po.in [n] pena yg bermata bulat (tumpul) yg dilengkapi dng tinta kental dl tabung; pena bola
bor linggis alat pengebor yg digerakkan dng udara tekan yg mempunyai mata bor berbentuk linggis
bor putar alat pengebor yg menggunakan gerak perputaran batang dan mata bor untuk menembus batuan
bor tumbuk pengeboran yg menggunakan prinsip tumbukan batang bor dng mata bornya pd batuan
botol infus botol berisi cairan makanan, obat, dsb yg dialirkan ke tubuh pasien melalui selang dan jarum: sejak dioperasi dia tidak boleh berpisah dng -- infus
bratawali bra.ta.wa.li [n] tumbuhan merambat, daunnya spt bentuk hati, bertangkai panjang, batangnya berkutil-kutil, besarnya sejari kelingking, batangnya pahit rasanya dan dipakai untuk obat; Tinuspora terculata
bros [n] perhiasan terbuat dr emas, perak, dsb, bermata intan (berlian, mutiara, dsb) yg disematkan pd pakaian (biasanya di bagian dada)
bual bu.al [n] (1) luapan (pancaran) air yg keluar (spt air mendidih, air dr mata air): mereka melihat -- mata air panas itu; (2) kepulan asap yg bergolong-golong (spt pd asap rokok yg dikeluarkan dr mulut pengisap rokok) [n] omong kosong; cakap besar (kesombongan): geli hatiku mendengar -- mereka
buang pandang membuang mata
buang sial berbuat sesuatu spt selamatan dsb supaya kesialan hilang; menghilangkan sial
buang sipat melukai orang sehingga cacat (pd mata, kaki, dsb)
buari bu.a.ri [ark n] daging yg dijemur di panas matahari; dendeng
bubur Bordeaux [Tan] campuran 1 kg terusi dan 1 kg kapur dl 115 liter air yg digunakan sbg obat semprot pemberantas penyakit tanaman krn serangan jamur
bubur Burgundi [Tan] obat semprot spt bubur Bordeaux, tetapi dibuat dng mencampur 1 kg terusi dng 1 kg natrium karbonat dl 115 liter air
budaya agraris kebudayaan yg hidup dl masyarakat yg mempunyai pertanian sbg mata pencaharian pokok
budur bu.dur [v] , ter.bu.dur v tersembul ke luar: matanya menjadi -- melihat kejadian yg tidak disangka-sangka itu
buku rapor buku yg berisi nilai yg diperoleh oleh anak sekolah dl setiap mata pelajaran
bulan bu.lan [n] (1) benda langit yg mengitari bumi, bersinar pd malam hari krn pantulan sinar matahari: pesawat antariksa Apollo berhasil mendarat di --; bumi bermandikan cahaya --; (2) masa atau jangka waktu perputaran bulan mengitari bumi dr mulai tampaknya bulan sampai hilang kembali (29 atau 30 hari); masa yg lamanya 1/12 tahun: penataran itu berlangsung selama dua --; istrinya sedang hamil empat -- lihat ikan
bulan purnama keadaan bulan pd saat berada di arah yg bertentangan dng matahari (tanggal 14 dan 15) sehingga bagian yg kena sinar dapat terlihat sepenuhnya; bulan penuh
bulangan bu.lang.an [n] pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat mejan; Gmelina asiatica
bular bu.lar [n] warna keputih-putihan pd bagian mata yg hitam
bumi bu.mi [n] (1) planet tempat manusia hidup; dunia; jagat: sampai sekarang orang berpendapat bahwa manusia hanya terdapat di --; (2) planet ke-3 dr matahari; (3) permukaan dunia; tanah: kakinya seolah-olah tidak berpijak di --
bunga landak tumbuh-tumbuhan yg berduri, akar dan daunnya dijadikan obat; Barleria prionitis
bunga manila tanaman hias; rebusan akarnya dapat digunakan sbg obat menceret; Tebernaemontana diviricata
bunglai bung.lai [n] tumbuhan yg akarnya dibuat obat, Zingiber cassumunar
buntang bun.tang [a] terbuka lebar tidak berkedip (tt mata); melotot; terbeliak [Mk n] bangkai [n] bagian alat tenun
buntar bayang-bayang tengah hari benar ketika matahari tepat di atas kepala sehingga bayang-bayang kelihatan bundar
burung hantu burung yg mencari makan pd malam hari dan bermata tajam spt celepuk; Strigidae
busik bu.sik [a] burik-burik pd kaki atau tangan yg disebabkan kulit pecah-pecah (akibat panas matahari dsb)
buta bu.ta [a] (1) tidak dapat melihat krn rusak matanya; tunanetra: Braille telah berhasil menciptakan huruf untuk anak-anak --; (2) ki tidak tahu (mengerti) sedikit pun tt sesuatu: ia -- akan keadaan negeri itu [Jw n] raksasa
cadar awan [Geo] hamparan awan tipis tembus cahaya, yg menutupi matahari atau bulan
cadok ca.dok [Jw a] tidak dapat melihat jauh; rabun (tt mata): dia cantik, tetapi --
cahaya ca.ha.ya [n] (1) sinar atau terang (dr sesuatu yg bersinar spt matahari, bulan, lampu) yg memungkinkan mata menangkap bayangan benda-benda di sekitarnya; (2) kilau gemerlap (dr emas, berlian): -- nya berkilau bagai intan; (3) kejernihan yg terpancar dr air muka: -- mukanya berseri-seri; (4) Fis bentuk gelombang elektromagnetik dl kurun frekuensi getar tertentu yg dapat ditangkap dng mata manusia
cahaya awan cahaya yg ditimbulkan oleh sebaran atau pantulan partikel awan thd cahaya yg berasal dr matahari atau bulan yg mengenai awan itu
cahaya kutub cahaya yg terlihat di daerah kutub pd ketinggian antara 50-100 km di udara sbg akibat masuknya partikel matahari berenergi tinggi yg membentur molekul serta atom udara
cahaya lembayung sinar redup berwarna ungu yg terlihat ketika hari cerah di langit sebelah barat sesudah matahari terbenam
cakra cak.ra [n] (1) roda; (2) besi bundar, pipih, dan tajam (untuk senjata); (3) nama senjata sakti Dewa Wisnu yg berupa panah dng mata senjata yg bulat spt roda bergerigi yg dapat mengakhiri segala yg hidup (dl pewayangan)
calir jerawat calir yg digunakan untuk mengobati jerawat
calit ca.lit [n] cairan atau bubuk yg biasa ditempelkan untuk rias muka spt celak mata, cat alis, cat bibir; palit
camat ca.mat [n] kepala pemerintahan daerah di bawah bupati (wali kota) yg mengepalai kecamatan
camau ca.mau [n] (1) pohon yg akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit kencing nanah; Dracaena angustifolia; (2) akar camau
canda can.da [n] (1) tingkah; (2) kelakar; senda gurau; seloroh; (3) Mk rupa; -- gurau senda gurau: di kala matahari terbenam, mereka segera menghentikan -- gurau krn harus melaksanakan salat Magrib [kl n] tombak pendek [ark a] , tak -- , tidak peduli; tidak ambil pusing [ark adv] rupanya: hari -- akan hujan; ia -- tidak suka makanan itu [n] , -- kemudi kayu tempat mengikatkan kemudi
cangar ca.ngar, men.ca.ngar [Jw n] membuka mulut (anak kecil) dng paksa (dng memencet hidungnya) untuk meminumkan obat dsb
cangkring cang.kring [n] (1) pohon yg batangnya berduri dan akarnya dapat dipakai sbg obat penyakit beri-beri; Erythrina fusca; (2) akar cangkring
cangkuk cang.kuk [Lihat {cangkok}] [n] benda yg melengkung yg merupakan kait (spt gancu, angkus, sangkutan kelambu) [n] obat yg dibuat dr bunga yg dikeringkan [Mk n] pekasam ikan
caos ca.os [Jw v] , -- bekti tanda penghormatan (kpd raja); mempersembahkan sesuatu kpd raja sbg tanda hormat dan bakti [v] menjaga; berjaga-jaga; melindungi
cap mohor [kl] tera (cap) kerajaan; cap pd mata uang
capa ca.pa [n] (1) tumbuhan yg akar dan daunnya dapat dibuat sbg obat; sembung; Blumea balsamifera; (2) daun sembung; (3) akar sembung [ark n ] permainan judi (dng taruhan uang)
caping gunung caping yg besar dan lebar sbg penutup kepala dr terik matahari atau hujan (dibuat dr anyaman bambu atau daun pandan)
carak ca.rak [v] men.ca.rak v (1) meneguk (air) dng mencucurkannya ke mulut; (2) mengisap (telur ayam mentah); (3) mengambil secara berlebihan (untung dsb) [v] men.ca.rak v (1) mulai kelihatan (tt matahari); (2) membuka dan melihat (kartu)
caren ca.ren [n Ikn] palung di dasar tambak yg gunanya untuk mempermudah penangkapan ikan dan sbg tempat perlindungan ikan dr terik matahari
cecunguk ce.cu.nguk [n] (1) lipas; (2) cak mata-mata; sersi (pd zaman penjajahan); (3) cak penjahat (pencuri) kecil-kecilan (kelas teri)
ceduk ce.duk [kl a] cekung; caung (tt pipi, mata) [Mk v] timbul: -- seleraku melihat makanan yg masam-masam itu
cekok ce.kok [n] obat tradisional yg dibuat dr ramuan rempah-rempah yg digiling dan dibungkus kain untuk diminumkan secara paksa dng memeraskannya ke dl mulut (biasanya untuk anak kecil)
cekokan ce.kok.an [n] (1) obat cekok; (2) ki ajaran atau penerangan yg diterima begitu saja secara terus-menerus: pandangan hidup yg keliru ini adalah sisa-sisa ~ zaman penjajahan dahulu
ceku ce.ku [ark v] men.ce.ku v (1) menekan (melukai dsb) dng kuku; membenamkan barang-barang kecil yg tajam: ia ~ dng kukunya; (2) hendak muntah: anak itu ~ oleh pahitnya obat itu
cekung ce.kung [a] (1) berlekuk (tt mata, pipi) krn kurus, ompong dsb: pipinya tampak -- krn giginya sudah banyak yg tanggal; (2) melengkung ke dalam, tidak cembung (tt lensa): dng memakai lensa -- ia dapat melihat jarak jauh
cekur ce.kur [n] (1) tumbuhan yg umbinya untuk bahan obat-obatan, daunnya tumbuh rapat di atas tanah, bunganya putih, baunya wangi; Kaempferia galanga; (2) umbi cekur
celak ce.lak [n] bubukan (hitam, biru, dsb) untuk memalit kening (bulu mata) atau disapukan di sekeliling mata: mata sipit akan terlihat lebih lebar dan menarik apabila pd pinggir mata itu diberi --
celana ce.la.na [n] (1) pakaian luar yg menutup pinggang sampai mata kaki, kadang-kadang hanya sampai lutut, yg membungkus batang kaki secara terpisah, terutama merupakan pakaian lelaki; (2) cak cawat
celana panjang celana yg panjang (sampai mata kaki)
celang ce.lang, men.ce.lang [v] mendelik (terbuka lebar matanya): mayat itu ~ matanya
celek ce.lek [Mk a] buta mata sebelah
celi ce.li [a] (1) Sd teliti; (2) Jk tajam matanya (penglihatannya); (3) tajam intuisinya sehingga pandai memilih yg baik; jeli
celik ce.lik [v] (1) terbuka (tt mata): matanya sudah --; (2) mampu melihat; tidak buta; (3) ki sadar; insaf: baru sekaranglah orang Indonesia -- akan kejahatan penyelundupan itu
celung ce.lung [a] cekung (tt pipi, mata) [n] tiruan bunyi angklung dsb [n] kandang gajah atau kerbau yg sempit
celurut ce.lu.rut [n] tikus kecil yg berbau tidak sedap, hidup di tanah, pemakan serangga, bermoncong panjang, berbulu cokelat keabu-abuan, matanya kecil dan sipit; tikus kesturi; Suncus murinus linnacus
cemeh ce.meh [a] (1) buta mata sebelah; celek; (2) buta dng mata melek spt orang normal (tidak pejam matanya); cemer [a ki] tidak penting; tidak berharga; remeh [Jk n] permainan judi dng kartu kecil
cemekian ce.me.ki.an [n] (1) tumbuhan yg bijinya dibuat obat pencuci perut atau pencahar; Croton Tiglium; (2) biji cemekian
cemer ce.mer [a] buta yg tidak pejam matanya
cempaka cem.pa.ka [n] (1) pohon yg bunganya berbau harum, berwarna putih kekuning-kuningan atau kuning (ada bermacam-macam, spt -- ambon; Michelia figo [n] batu permata yg warnanya kuning muda
cempelik cem.pe.lik [ark n] permainan judi dng dua keping mata uang yg dilemparkan ke atas
cemperling cem.per.ling [n] burung perling (nuri) yg merah matanya; Aplonis strigatus
cendera cen.de.ra [Lihat {candra}] [n] , -- mata 1 pemberian (sbg kenang- kenangan, sbg pertanda ingat, dsb); tanda mata; (2) kekasih; jantung hati [kl a] nyenyak (tt tidur): Baginda sedang tidur dng --
cenderai cen.de.rai [n] jenis pohon (daunnya digunakan sbg obat): Grewia paniculata
cengkung ceng.kung [a] cekung (tt mata, pipi, dsb) [n] bunyi keras besar (spt bunyi anjing menyalak) , ber.ceng.kung v duduk dng lutut terangkat ke atas (spt berjongkok); bertinggung; mencangkung
cepengan ce.peng.an [n] mata uang setengah sen [n] tempat pelacuran kelas rendah
cerabah ce.ra.bah [a] tidak sedap dipandang mata (krn tidak rapi dsb); ceroboh: dia seorang yg -- , rambut dan bajunya sama kusutnya
ceraka ce.ra.ka [n] pengukup pakaian dsb (dibuat dr rotan dsb) [n] tumbuhan yg akarnya dapat dipakai sbg obat; jarak; Plumbago zeylanica
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
cercah cer.cah [n] sinar yg dapat ditangkap mata [v] , men.cer.cah v memotong kecil-kecil
cerek ce.rek [n] (1) tempat air minum yg bercerat, dibuat dr loyang dsb; (2) alat untuk menjerang air, rupanya spt cerek, dibuat dr tembaga, kaleng, dsb; (3) alat untuk menyiram bunga yg berbentuk spt cerek yg besar; embrat; gembor [n] tumbuhan kecil (semak-semak) yg daunnya dapat dipakai sbg obat; Clausena excavata
ceria ce.ria [a] (1) bersih; suci; murni; (2) berseri-seri (tt air muka, wajah); bersinar; cerah [ark n] (1) perkataan tertentu (spt mantra) yg dibacakan ketika penobatan raja; (2) aturan-aturan dan adat kebiasaan thd raja (semacam pernyataan setia)
cespleng ces.pleng [a cak] manjur (mujarab) sekali (tt obat-obatan dsb): obat ini betul-betul -- , sekali diminum penyakit akan hilang
cicil ci.cil [v] men.ci.cil v membayar dsb sedikit demi sedikit; mengangsur: ia harus ~ pembayaran pembelian tanah itu selama setahun [v] , men.ci.cil v melihat dng mata menyalang (membelalang)
cilukba ci.luk.ba [n] permainan anak kecil dng cara menutup dan membuka mata
cincin cin.cin [n] (1) perhiasan berupa lingkaran kecil yg dipakai di jari, ada yg berpermata, ada yg tidak; (2) segala sesuatu yg berbentuk lingkaran (spt gelang-gelang kecil pd tombak atau mata rantai)
cincin belah rotan cincin yg tidak berpermata, yg bulat di luar dan datar di dalamnya (spt belahan rotan)
cincin berapit cincin berpermata tiga, satu permata besar diapit oleh dua permata kecil
cincin delima cincin yg memakai batu delima (permata yg warnanya merah muda spt delima)
cincin kawin cincin polos, biasanya tidak berpermata yg pd bagian dalamnya ada nama suami atau istri sbg tanda sudah menikah
cincin polos cincin yg bentuknya polos dan tidak berpermata
cincin rantai cincin (tidak berpermata) yg berbentuk rantai yg dilingkarkan
cincin uskup [Met] lingkaran cahaya keputih-putihan yg mengelilingi matahari atau bulan dng jari-jari sudut kurang lebih 22o
cindur cin.dur [n] , -- mata 1 tanda mata; pemberian; cenderamata; (2) ki kekasih
ciri ci.ri [n Sas] mantra (doa) yg dibacakan pd waktu penobatan raja; ceria: setelah orang yg hendak diberi gelar itu datang, dibacalah -- [n] (1) tanda khas yg membedakan sesuatu dr yg lain: apa -- anak yg hilang itu?; (2) Ikn tanda pd organisme yg merupakan interaksi antargen atau antargen dan lingkungan; (3) Ling tanda atau sifat suatu bentuk kebahasaan
citra cit.ra [kl n] (1) rupa; gambar; gambaran; (2) Man gambaran yg dimiliki orang banyak mengenai pribadi, perusahaan, organisasi, atau produk; (3) Sas kesan mental atau bayangan visual yg ditimbulkan oleh sebuah kata, frasa, atau kalimat, dan merupakan unsur dasar yg khas dl karya prosa dan puisi; (4) Hut data atau informasi dr potret udara untuk bahan evaluasi; -- perbankan gambaran mengenai dunia perbankan: kejadian spt itu jelas tidak menguntungkan dl upaya meningkatkan -- perbankan kita di mata internasional
cokelat co.ke.lat [n] (1) pohon yg termasuk jenis tanaman daerah panas, tingginya antara 5-6 m, berbunga dan berbuah sepanjang tahun, buahnya berwarna ungu atau kuning bergantungan pd batang yg besar, bentuknya lonjong, panjangnya antara 15-20 cm, mengandung biji spt kacang-kacangan antara 50-100 biji, biasa diolah menjadi bubuk atau kristal, dibuat minuman atau makanan lezat lainnya; Theobroma cacao; (2) bubuk tepung dr biji cokelat; (3) gula-gula yg dibuat dr bubuk cokelat [n] warna merah kehitam-hitaman spt sawo matang
colok co.lok [n] (1) suluh yg dibuat dr kain usang dsb yg terpilin dan dicelupkan ke dl minyak; (2) lidi dsb yg diberi berdamar atau berbelerang untuk pelita (pengganti gores api dsb); (3) belang putih pd anjing yg hitam [Mk n] (1) celupan; (2) ki derajat (kedudukan dsb): jatuh (turun) -- nya v, men.co.lok v (1) mencocok (menusuk) mata; (2) ki mudah kelihatan; sangat nyata kelihatan; jelas benar: gambar iklan selalu dibuat dng warna dan bentuk yg ~ untuk menarik perhatian orang banyak; pertambahan penduduk Jakarta sangat ~ setiap tahun; (3) ki membangkitkan rangsangan orang yg melihat krn terlalu berlebih-lebihan (tt pakaian, kelakuan, dsb): ibu itu marah melihat dandanan anaknya yg sangat ~ itu; (4) menusuk; mencoblos: ~ tanda gambar (pd pemilihan umum)
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
condong con.dong [a] miring (tt barang yg tegak): tiang itu -- sedikit; (2) v bergeser dr titik kulminasi (tt matahari): matahari sudah -- ke barat; (3) v cenderung (kpd); memihak (kpd); suka atau tertarik hatinya (kpd): hatinya -- kpd gadis itu
coplok cop.lok [v] tidak melekat lagi; tanggal; terlepas (spt permata dr ikatannya); copot
cuaca cu.a.ca [n] keadaan udara (tt temperatur, cahaya matahari kelembapan, kecepatan angin, dsb) pd satu tempat tertentu dng jangka waktu terbatas: pd waktu -- buruk tidak dapat dilakukan penerbangan; hari ini -- terang
cuca cu.ca [kl n] men.cu.ca v mencerca; mengumpat [kl n] mantra (jampi) untuk menawar bisa, mengobati luka, mengebalkan tubuh, dsb
cuci perut membersihkan perut dng memakan obat pencahar (urus-urus)
cucur cu.cur [n] pancaran menurun (tt air mata dsb) [n Lay] (1) bagian perahu sebelah depan yg menganjur panjang; jungur; (2) layar segitiga (dipasang pd tiang terdepan) pd perahu; jib [n] penganan, dibuat dr adonan tepung beras dan gula (merah), kemudian digoreng
cucut cu.cut [n] hiu, Pleurotremata [v] , men.cu.cut v mencucup; mengucup
culan cu.lan [n] (1) pohon perdu, biasanya dipergunakan untuk pagar hidup, bunganya harum, daunnya dipergunakan obat; pacar cina; Aglaia odorata; (2) daun culan
cuma-cuma cu.ma-cu.ma [adv] (1) tidak ada gunanya; sia-sia: ~ dia bersekolah, niat belajarnya saja tidak ada; (2) tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis: obat-obatan diberikan dng ~; sekalian orang boleh menonton acara itu dng ~
cumi-cumi cu.mi-cu.mi [n] (1) ikan laut, termasuk golongan binatang lunak (Mullusca), kelas Cephalopoda, tidak bertulang belakang, menggunakan kepala sbg alat untuk bergerak, mempunyai sepuluh belalai di sekeliling mulut dan kantong tinta yg terdapat di atas usus besar dan bermuara di dekat anus, yg berkontraksi dan mengeluarkan cairan hitam bila ada serangan, dagingnya kenyal berwarna putih; ikan mangsi; ikan tinta; Ommastreephes sloani pacificies; (2) ki penjahat; mata-mata musuh; pengkhianat
cunam hidup alat yg berbentuk spt catut untuk menjepit hidung sapi atau kerbau agar mudah dikendalikan dan tidak berontak jika dipegang atau diperiksa untuk diobati
dadah da.dah [n] (1) berbagai obat yg tersedia (sudah terkemas, siap pakai); (2) bahan narkotik (spt ganja, heroin) yg membius, meracuni, dan membinasakan orang yg menggunakannya secara berlebihan [p cak] mengatakan dah (untuk memberi salam pertemuan atau perpisahan)
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
dadu da.du [n] (1) kubus kecil bersisi enam (biasanya terbuat dr kayu, tulang, gading, atau plastik), pd keenam sisinya diberi bermata satu sampai enam yg diatur sedemikian rupa sehingga dua sisi yg saling berhadapan selalu berjumlah tujuh (digunakan dl permainan, berjudi, dsb); (2) benda berbentuk persegi empat yg mempunyai enam permukaan; kubus [a] (warna) merah muda: pipinya yg dulu biasa berwarna -- sekarang menjadi pucat
dafnah daf.nah [n] pohon yg selalu berwarna hijau, tingginya 2-8 m, terdapat di Eropa Selatan, karangan daunnya biasa dipakai sbg tanda kehormatan bagi para olahragawan di gelanggang Olimpiade; Laurus nobilis
dahi da.hi [n] (1) bagian wajah di atas mata; bagian kepala sebelah depan atas antara rambut dan alis; kening; (2) ki bagian benda sebelah depan yg dianggap sbg dahi
daki da.ki [n] kotoran sisa debu bercampur keringat yg melekat pd tubuh (terutama pd kaki, lengan, leher) [v] , men.da.ki v (1) memanjat; menaiki (gunung, bukit, dsb): ~ bukit, menuruni lurah; (2) menanjak naik: jalannya berliku-liku, menurun, dan ~; (3) naik (tt matahari): matahari mulai ~
damping dam.ping [a] dekat; karib; rapat (tt persaudaraan dsb): jauh di mata -- di hati ? dampeng [Lihat {dumping}]
data kualitatif data tidak berbentuk angka yg diperoleh dr rekaman, pengamatan, wawancara, atau bahan tertulis
datang da.tang [v] tiba di tempat yg dituju: ia -- pukul 08.00; (2) v berasal: mereka -- dr desa; dr mana -- nya cinta, dr mata turun ke hati; (3) v hadir; muncul: ia tidak -- krn sakit; tiba-tiba ia -- di tengah-tengah kita; (4) n kelak kemudian; nanti: masa --
datu da.tu [n] (1) Sas raja; ratu; (2) Mk orang yg pandai tt ramuan-ramuan obat; dukun; (3) orang yg keramat; orang yg telah meninggal
datuk da.tuk [n] (1) bapak dr orang tua kita; kakek; aki: orang tua itu bukan ayahnya, melainkan -- nya; (2) orang yg tertua dl keluarga; (3) gelar kehormatan bagi orang yg dituakan (berpangkat tinggi, tinggi martabatnya): -- Bendahara; -- Tumenggung; (4) Mk penghulu adat; (5) jin atau hantu penunggu (suatu tempat dsb); (6) berhala; toapekong; (7) kl harimau: hati-hati kalau bertemu dng -- di hutan itu
daun bangun-bangun tanaman untuk bumbu masak atau obat; Coleus amboinicuas
daun encok tumbuhan perdu (semak) yg tingginya mencapai 2,5 m, tumbuh tegak, daunnya tumbuh berseling, berwarna hijau, dapat digunakan sbg obat encok; Plumbago zeylanica
daun kepialu daun pohon lakum, biasanya dipakai untuk mengobati penyakit demam; Vitis trifolia
daun sendok tumbuhan herba yg daunnya berbentuk lonjong, buah lonjong, bijinya hitam, akar dan daun dapat digunakan untuk obat batuk; Plantago major; -- sepenuh tumbuhan, Eurycles amboinesis
daun sipat tumbuhan yg bisa dipakai untuk obat
daun swanggi daun yg digunakan untuk obat pencegah kehamilan (di Irian Jaya); Eclipta Alba
daya suai kemampuan menyesuaikan diri; daya adaptasi; (2) Fis kemampuan mata membias sinar; akomodasi
deflasi def.la.si [n] (1) Ek penambahan nilai mata uang, antara lain, dng pengurangan jumlah uang kertas yg beredar dng tujuan mengembalikan daya beli uang yg nilainya menurun; gejala perekonomian yg merupakan akibat keadaan tsb, spt penurunan produksi, langkanya lapangan kerja, rendahnya daya beli masyarakat; (2) Geo pemindahan atau pengangkutan bahan (pasir, abu) oleh angin
degen de.gen [n Olr] pedang, baik dng satu mata maupun dua mata (digunakan dl olahraga anggar)
degenerasi de.ge.ne.ra.si [n] (1) kemunduran atau kemerosotan generasi (tidak sebaik generasi sebelumnya): penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat mengakibatkan --; (2) Dok kemunduran, perubahan menjadi sesuatu yg rusak
delik de.lik [n] pohon yg tingginya mencapai 20 m, berbatang besar, bercabang banyak dan tidak lurus; temberos; Memecylon caloneuron , men.de.lik v terbuka lebar-lebar (tt mata); membelalak; memelotot [n Huk] perbuatan yg dapat dikenakan hukuman krn merupakan pelanggaran thd undang-undang; tindak pidana
delong de.long [ark a] , men.de.long a lekuk (tt mata); cekung
demabrasi de.mab.ra.si [n Dok] pengobatan dng pengikisan atau pengelupasan kulit
demokrasi formal corak pemerintahan yg semata-mata dilihat dr ada atau tidaknya lembaga politik demokrasi spt perwakilan rakyat
dendeng ikan ikan olahan yg dibuat dng cara mengeringkannya di bawah sinar matahari, setelah ikan itu dibubuhi bumbu, msl campuran garam dan ketumbar
dengkel deng.kel [a] tidak berair (tt buah-buahan); kering [n] penyakit kaku atau bengkak pd mata kaki
densitometer den.si.to.me.ter [n] alat untuk mengukur kepekatan warna hitam atau nilai nuansa warna (sbg ganti penilaian dng mata)
depot de.pot [n] (1) tempat menyimpan barang (dagangan dsb); (2) rumah kecil tempat berjualan es, rokok, obat, dsb
depresiasi dep.re.si.a.si [n] turunnya nilai, penyusutan nilai (spt mata uang)
deraian de.rai.an [n] tetesan; cucuran: dng diiringi ~ air mata, ia menceritakan musibah itu
dermatologi der.ma.to.lo.gi [n] ilmu penyakit kulit dan pengobatannya
deviasi searah [Dok] penyimpangan sikap kedua bola mata ke satu arah
devosi de.vo.si [n Kat] kebaktian yg tidak resmi, msl doa rosario, penghormatan kpd santo
dewa de.wa [kl n] (1) roh yg dianggap atau dipercayai sbg manusia halus yg berkuasa atas alam dan manusia: Batara Surya ialah -- matahari; (2) ki orang atau sesuatu yg sangat dipuja; (3) Bl gelar kasta (golongan) Brahmana
dewasa de.wa.sa [a] (1) sampai umur; akil balig (bukan kanak-kanak atau remaja lagi): tarif pangkas rambut untuk orang -- berbeda dng tarif untuk anak-anak; (2) Tern telah mencapai kematangan kelamin; (3) ki matang (tt pikiran, pandangan, dsb): cara berpikirnya sudah -- [n] waktu, masa (akhir-akhir ini): -- ini pembangunan dilakukan di seluruh pelosok tanah air
di [p] (1) kata depan untuk menandai tempat: bapak saya bekerja -- kantor; semalam ia tidur -- rumah temannya; (2) cak kata depan untuk menandai waktu: -- hari itu ia tidak datang; (3) Mk akan, kepada: tidak tahu -- jerih orang; (4) Mk dari: jauh -- mata [kp] adi, msl dipati adipati; diraja adiraja
diaforetik di.a.fo.re.tik [n Dok] obat yg merangsang pengeluaran keringat
diatermi di.a.ter.mi [n Dok] pemanasan jaringan bagian tubuh dng mengalirkan listrik bertekanan tinggi untuk pengobatan tumor ganas
digitalis di.gi.ta.lis [n] obat kuat yg diramu dr daun, Digitalis purpurea
dinar di.nar [kl n] (1) mata uang emas lama; (2) satuan mata uang Aljazair, Bahrain spt Irak, Kuwait, Tunisia, Yaman Selatan, Yordania (lihat lampiran)
dirham dir.ham [n] (1) kl mata uang emas atau perak; (2) satuan mata uang Maroko dan Uni Emirat Arab
disagio di.sa.gio [a] perbedaan kurs mata uang yg mengakibatkan kerugian
disapa hantu [ki] demam sepulang berjalan-jalan (sesudah mandi di sungai) atau sesudah bermain-main di panas matahari
disinfektan dis.in.fek.tan [n] bahan kimia (spt lisol, kreolin) yg digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik; obat untuk membasmi kuman penyakit
diskiasis dis.ki.a.sis [n Bio] tumbuhnya bulu mata baris yg kedua dan melengkung ke arah mata
disolventia di.sol.ven.tia [n Dok] obat pelarut yg menambah kadar zat cair badan dan membuat getah-buang lebih encer atau membuat batu, tumor, dsb larut
distikiasis dis.ti.ki.a.sis [n Dok] tumbuhnya baris bulu mata ganda pd satu kelopak mata, yg satu atau keduanya melengkung ke arah bola mata
diuretik di.u.re.tik [n] obat pendorong produksi air seni
dokter dok.ter [n] lulusan pendidikan kedokteran yg ahli dl hal penyakit dan pengobatannya
dokter gigi dokter yg mempunyai keahlian dl pengobatan gigi
dokter praktik umum dokter yg memiliki kemampuan mengobati berbagai penyakit dan melakukan praktik medis untuk umum
doktor dok.tor [n] gelar kesarjanaan tertinggi yg diberikan oleh perguruan tinggi kpd seorang sarjana yg telah menulis dan mempertahankan disertasinya; -- kehormatan gelar doktor yg diberikan kpd seseorang oleh perguruan tinggi sbg penghormatan atas jasa-jasanya yg luar biasa dl bidang ilmu atau dl bidang kemasyarakatan; doktor honoris causa
dolar do.lar [n] mata uang, spt Amerika Serikat, Hongkong, Australia, Singapura (lihat lampiran)
domino do.mi.no [n] permainan dng 28 kartu (kayu, tulang, dsb) yg bermata (bertitik besar), tiap kartu dibagi menjadi dua bidang, tiap bidang berisi 0-6 titik
dongkok dong.kok, pen.dong.kok [n] cincin logam pd keris yg terletak antara tangkai dan mata keris
dorongan nafsu mempertahankan diri do.rong.an nafsu mempertahankan diri dorongan yg menyebabkan manusia menjaga keselamatan dirinya
dosis do.sis [n Dok] (1) takaran obat untuk sekali pakai (dimakan, diminum, disuntikkan, dsb) dl jangka waktu tertentu: pasien itu pingsan krn menelan pil melebihi -- yg ditentukan oleh dokter; (2) ukuran pengobatan yg harus diberikan untuk jangka waktu tertentu (tt radiasi atau penyinaran pd daerah atau bagian tubuh tertentu); (3) Fis jumlah energi atau tenaga yg diberikan oleh zarah pengion kpd suatu satuan massa bahan yg disinari atau diradiasi pd tempat yg diselidiki atau diminati
duit du.it [n] (1) satuan mata uang tembaga zaman dulu (120 duit = satu rupiah); (2) cak uang; alat pembayaran: sekarang susah mencari --
dukat du.kat [kl n] (satuan) mata uang emas atau perak (yg nilainya berbeda)
dukun du.kun [n] orang yg mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dsb)
dukun japa dukun yg mengandalkan mantra sbg sarana pengobatan
dukun susuk dukun yg mempunyai keahlian khusus mengobati penyakit dng menusukkan jarum emas pd bagian bawah kulit
dukun tiban orang yg dl waktu terbatas mempunyai kemampuan mengobati suatu penyakit krn adanya kekuatan gaib akibat kerasukan roh
duli du.li [kl n] (1) debu (tanah) yg melekat pd kaki; (2) kaki: bercemar -- , berjalan kaki; pergi [kl n] kata kehormatan yg dipakai apabila berkata kpd raja atau berbicara tt raja; baginda (spt -- Syah Alam; -- Tuanku
duta du.ta [n] (1) orang yg diutus oleh pemerintah (raja dsb) untuk melakukan tugas khusus, biasanya ke luar negeri; utusan; misi: Raja akan mengirimkan -- penjemput yg dikawal oleh satuan kehormatan; (2) orang yg mewakili suatu negara di negara lain untuk mengurus kepentingan negara yg diwakilinya, membantu dan melindungi warga negaranya yg tinggal di negara itu, dsb
duwet du.wet [n] (1) pohon termasuk suku Myrtaceae, berwarna ungu kemerahan, agak masam manis rasanya, berbentuk bulat panjang dan kecil (sebesar ibu jari orang dewasa), kulit batangnya yg keras berwarna abu-abu biasa digunakan sbg obat diabetes; jamblang; Syzygium cuminii; (2) buah duwet
ebek [n] tabir (anyaman bambu dsb) penutup jendela (pintu dsb) untuk menahan sinar matahari
efedrina efed.ri.na [n] (1) Kim alkaloid putih, menyerupai kristal yg larut dl air, terdapat dl berbagai jenis Ephreda, yg juga dibuat secara sintetis, C10H15NO; (2) Far obat untuk mengobati tekanan darah yg terlalu rendah
efek erupsi gangguan kecil pd medan magnet bumi krn masuknya sejumlah sinar ultraviolet yg dipancarkan matahari pd saat tertentu
efek halo [Psi] kecenderungan menilai terlalu tinggi seseorang berdasarkan prestasi tertentu; (2) kesalahan yg terjadi pd saat mengadakan pencatatan hasil pengamatan yg disebabkan oleh adanya sesuatu yg mempengaruhi pencatat
efektif efek.tif [a] (1) ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); (2) manjur atau mujarab (tt obat); (3) dapat membawa hasil; berhasil guna (tt usaha, tindakan); mangkus; (4) mulai berlaku (tt undang-undang, peraturan)
efelis efe.lis [n] bintik hitam cokelat dng pigmen yg berlebihan yg disebabkan oleh sinar matahari
eklips ek.lips [n Astron] penutupan sebagian atau seluruh sinar matahari apabila dilihat dr bumi (apabila bulan berada pd garis antara matahari dan bumi) atau penutupan sebagian atau seluruh pantulan sinar bulan dilihat dr bumi (apabila bumi berada di antara matahari dan bulan); gerhana
ekliptika ek.lip.ti.ka [n Astron] orbit atau lingkaran yg seakan-akan dilalui oleh matahari jika dilihat dr bumi; jalan peredaran matahari dl waktu satu tahun
ekonom senior ahli ekonomi yg lebih matang dl pengalaman dan kemampuan
ekor kuning ikan laut yg hidup di atas karang, punggungnya berwarna biru, perut merah jambu, sirip punggung jingga kuning, ekornya kuning, sisip perut merah jambu, matanya merah; Caesio kuning
eksipien ek.si.pi.en [n Far] zat yg digunakan dl farmasi untuk mencampur obat supaya memperoleh bentuk yg lebih mudah digunakan
ekspektoran ek.spek.to.ran [n] obat pelancar dahak krn menghasilkan air liur yg lebih banyak
ekstrinsik eks.trin.sik [a] berasal dr luar (tt nilai mata uang, sifat manusia, atau nilai suatu peristiwa); bukan merupakan bagian yg tidak terpisahkan dr sesuatu; tidak termasuk intinya
ekuinoks eku.i.noks [n] saat matahari melintasi ekuator sehingga siang dan malam bagi tempat-tempat di lintang Oo sama panjang; saat busur siang dan busur malam matahari sama panjang bagi semua tempat di bumi, diperkirakan pd tanggal 21 Maret dan 23 September
elektif elek.tif [n] bersifat pilihan (tt mata pelajaran di sekolah)
elektromiografi elek.tro.mi.o.gra.fi [n Ling] pengamatan dan pengukuran otot pd waktu wicara dng menusukkan elektrode atau menempelkan plester pd pelbagai bagian alat ucap
eliksir elik.sir [n] (1) zat cair yg oleh para ahli zaman dahulu (abad pertengahan) diharapkan dapat mengubah logam menjadi emas dan dapat memperpanjang kehidupan tanpa batas (usia); (2) obat yg serbaguna (untuk menyembuhkan segala penyakit); (3) Far ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (spt larutan dng gula, etanol, atau bahan lain); yg memberi rasa enak
elongasi elo.nga.si [n Astron] sudut antara dua benda langit dilihat dr bumi, terutama sudut antara bulan dan matahari
emas [n] (1) logam mulia berwarna kuning yg dapat ditempa dan dibentuk, biasa dibuat perhiasan spt cincin, kalung (lambangnya Au, nomor atomnya 79, bobot atomnya 196,9665); logam adi; aurum: ia memakai cincin -- bermata mutiara; (2) ki uang; harta duniawi; (3) ki uang suap
embarau em.ba.rau [n] pagar kayu atau tembok batu yg kuat dipasang di tepi laut atau di tepi sungai (untuk menahan luapan air); pematang yg besar dan kuat; tanggul
emetik eme.tik [n Far] obat penyebab muntah
emisi emi.si [n] (1) pancaran; (2) Fis pemancaran cahaya, panas, atau elektron dr suatu permukaan benda padat atau cair; pemancaran; (3) Ek pengeluaran (surat berharga spt saham, obligasi) oleh perusahaan pd saat perusahaan yg bersangkutan memerlukan tambahan modal; (4) Keu pengeluaran mata uang logam atau kertas oleh bank sentral
empang em.pang [n] (1) pematang penahan air; bendungan; tebat; (2) kolam tempat memelihara ikan; tambak
empangan em.pang.an [n] pematang dsb penahan air: sebelum musim hujan tiba, ~ perlu diperbaiki dan diperkokoh
empat likur [kl] dua puluh empat; -- mata ki berdua saja: saya ingin berbicara -- mata dng kamu
empiri em.pi.ri [n] pengalaman (yg ditemui dr alam ini) sbg sumber pengetahuan: sumber pengetahuan ialah pengamatan dan pengalaman atau --
empiris em.pi.ris [a] berdasarkan pengalaman (terutama yg diperoleh dr penemuan, percobaan, pengamatan yg telah dilakukan)
empu em.pu [kl n] (1) gelar kehormatan yg berarti "tuan"; (2) orang yg sangat ahli (terutama ahli membuat keris) [n] hulu; kepala
energi ener.gi [n Fis] kemampuan untuk melakukan kerja (msl untuk energi listrik dan mekanika); daya (kekuatan) yg dapat digunakan untuk melakukan berbagai proses kegiatan, msl dapat merupakan bagian suatu bahan atau tidak terikat pd bahan (spt sinar matahari); tenaga
engget eng.get [v] , meng.eng.get v mengambil buah-buahan, daun pisang, dsb dng galah yg diberi pisau pd ujungnya (mata pisau menghadap ke bawah)
epidiaskop epi.di.a.skop [n Fis] sistem proyeksi optis yg dapat dipakai untuk memproyeksikan gambar, baik dr benda tembus cahaya (spt film) maupun yg tidak tembus cahaya (spt mata uang, gambar) ke atas sebuah layar putih
epikuris epi.ku.ris [n] orang yg mempunyai paham bahwa kenikmatan rohaniah lebih tinggi dp kenikmatan jasmaniah
ergasiofit er.ga.si.o.fit [n Bio] tumbuh-tumbuhan yg dibudidayakan untuk keperluan bahan makanan, makanan ternak, obat-obatan, dan tanaman hias
ergosterol er.gos.te.rol [n] (1) Kim hablur sterol nabati yg penting sbg sumber vitamin D2; (2) Far zat untuk obat yg dapat diekstrak dr jamur yg menyerang padi-padian
esens [n] sari; ekstrak; bibit; biang: obat itu mengandung -- permen; sirop ini menggunakan -- nanas (jeruk, pisang ambon)
etilena eti.le.na [n] gas tidak berwarna dng berasa manis, digunakan sbg pembius dan untuk mengeluarkan bau limau, serta dapat mematangkan buah; CH2==CH2
euforian eu.fo.ri.an [n] obat yg digunakan untuk menghilangkan depresi dan merangsang rasa nyaman
eviserasi evi.se.ra.si [n Dok] tindakan mengeluarkan dalaman spt isi perut, atau mengeluarkan bola mata
fajar fa.jar [n] cahaya kemerah-merahan di langit sebelah timur pd menjelang matahari terbit
fajar senja cahaya lemah yg bertambah kuat menjelang matahari terbit dan makin melemah setelah matahari terbenam
fajar senja astronomi [Met] (1) fajar pd waktu pagi hari yg dimulai sejak pusat bulatan matahari berada pd posisi 18o di bawah ufuk sampai pd saat matahari terbit; (2) fajar pd waktu senja hari yg dimulai sejak matahari terbenam sampai pusat bulatan matahari berada pd 18o di bawah ufuk
fajar senja nyata [Met] (1) fajar pd waktu pagi hari yg dimulai pd saat pusat bulatan matahari berada pd posisi 6o di bawah ufuk sampai pada saat matahari terbit; (2) fajar pd waktu senja hari yg dimulai pd waktu matahari terbenam sampai pusat bulatan matahari berada pd 6o di bawah horizon
fajar sidik fajar kedua setelah fajar kizib yg tampak menjelang terbit matahari; fajar yg sebenarnya (bagi orang Islam merupakan awal waktu salat Subuh dan imsak bagi yg berpuasa)
farmakodinamika far.ma.ko.di.na.mi.ka [n] cabang farmasi tt reaksi antara obat dan sistem kehidupan
farmakokinetika far.ma.ko.ki.ne.ti.ka [n] studi tt absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi obat dl tubuh
farmakologi far.ma.ko.lo.gi [n] ilmu tt interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan, dan pengobatan penyakit
farmakope far.ma.ko.pe [n Far] buku standar obat yg dikeluarkan oleh badan resmi pemerintah yg menguraikan bahan obat-obatan, bahan kimia dl obat dan sifatnya, khasiat obat dan dosis yg dilazimkan
farmasi far.ma.si [n] cara dan teknologi pembuatan obat serta cara penyimpanan, penyediaan, dan penyalurannya
faset fa.set [n] (1) permukaan yg tergosok rata (pd permata, kaca, dsb); (2) segi atau bagian (dr suatu pembicaraan)
fenakit fe.na.kit [n Kim] mineral bening spt kaca yg tidak berwarna atau berwarna putih, kuning anggur, merah jambu, biru, dan cokelat, umum dipakai sbg batu permata; Be2SiO4
firasat fi.ra.sat [n] (1) keadaan yg dirasakan (diketahui) akan terjadi sesudah melihat gelagat: rupanya dia sudah mendapat -- bahwa tidak lama lagi polisi akan membekuknya; (2) kecakapan mengetahui (meramalkan) sesuatu dng melihat keadaan (muka dsb): menurut -- ku, ia adalah orang yg bijaksana; (3) pengetahuan tt tanda-tanda pd badan (tangan dsb) untuk mengetahui tabiat (untung malang dsb) orang: setengah orang percaya benar kpd ilmu --; (4) keadaan muka (mata, bibir, dsb) yg dihubung-hubungkan dng tabiat orangnya (untuk mengetahui tabiat orang): menilik -- nya orang itu keras hati sebab rambutnya tebal dan kaku
fisioterapi fi.si.o.te.ra.pi [n Dok] pengobatan thd penderita yg mengalami kelumpuhan atau gangguan otot dng tujuan melatih otot tubuh agar dapat berfungsi secara normal
fitnah fit.nah [n] perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yg disebarkan dng maksud menjelekkan orang (spt menodai nama baik, merugikan kehormatan orang): -- adalah perbuatan yg tidak terpuji
flakon fla.kon [n] botol kecil yg berbentuk mungil, biasanya diberi hiasan dan tertutup rapat, untuk tempat minuman keras, minyak wangi, dan obat suntik
floret flo.ret [n Olr] pedang penusuk untuk bermain anggar; pedang anggar [n] bunga kecil yang merupakan bagian dr bunga majemuk (spt pd bunga matahari)
folklor bukan lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan tidak dl bentuk lisan (arsitektur rakyat, kerajinan tangan rakyat, pakaian dan perhiasan tradisional, obat-obatan tradisional, makanan dan minuman tradisional, bunyi isyarat, dan musik tradisional)
formula for.mu.la [n] susunan atau bentuk tetap; rumus: dng -- istimewa obat itu dapat melindungi gigi dr segala kerusakan
fotosfer fo.to.sfer [n] lapisan luar matahari atau bintang yg tampak bulat putih berpijar dan sinarnya sangat menyilaukan
fotosintesis fo.to.sin.te.sis [n Kim] pemanfaatan energi cahaya matahari (cahaya matahari buatan) oleh tumbuhan berhijau daun atau bakteri untuk mengubah karbondioksida dan air menjadi karbohidrat
fovea fo.vea [n Bio] bagian kecil yg melekuk pd retina mata yg menghasilkan penglihatan yg tajam
fovea sentral [Bio] bagian kecil yg terletak di tengah-tengah retina mata
gaduk cina tumbuhan rimpang, akarnya direbus dan diminum sbg obat penyakit sifilis dsb; gadung sebrang; Smilax china
galang ga.lang [n] barang yg dipasang melintang (spt bantal, penyangga, ganjal, landasan dr kayu, balok); kayu dsb penunjang atau penopang supaya tinggi atau supaya tidak rebah; kalang , meng.ga.lang v melintang: jika tiada aral ~ , kami akan datang besok [n] ga.lang.an n pematang sawah; galeng
galeng ga.leng [n] , ga.leng.an n pematang sawah
gambir gam.bir [n] (1) tumbuhan membelit, berbatang keras, bertangkai pendek dng daun berwarna hijau muda, pd ketiak daun terdapat bunga berbongkol bulat berwarna putih kecil-kecil, dipakai sbg obat batuk dan bahan penyamak, ditanam dng cara menyetek; Uncaria gambir; (2) endapan rebusan daun gambir yg airnya diuapkan, dicetak bulat atau persegi, dipakai sbg campuran makan sirih
gambir hutan tumbuhan memanjat, panjangnya mencapai 10 m, ditanam sbg pohon hias atau sbg bahan obat tradisional (jamu); melati hutan; pancasuda; Jasminum pubescons atau Trigonopleura malayana
gamet ga.met [n Bio] sel sperma atau telur, terutama yg matang dan sudah berfungsi dl pembiakan secara seksual
gancu gan.cu [n] galah yg berpengait pd ujungnya; pengait [n] cangkul penggali atau pembelah, berukuran tebal dan bermata dua, ujung yg satu bermata runcing, dan ujung yg satu lagi bermata tajam; belencong
gandapura gan.da.pu.ra [n] tumbuhan perdu, daunnya dipakai sbg campuran obat gosok (minyak -- ); Abelmoschus moschatus
gandarusa gan.da.ru.sa [n] tumbuhan yg tingginya 1-1,5 m dan daunnya dapat dibuat obat untuk mengeluarkan keringat; Yusticia gendarussa
garam ga.ram [n] (1) senyawa kristalin NaCl yg merupakan klorida dan sodium, dapat larut dl air, dan asin rasanya; (2) Kim hasil reaksi asam dng basa, yaitu satu atau lebih atom hidrogen pd asam diganti oleh satu atau lebih kation suatu basa; (3) cak pupuk (obat dsb) yg rupanya spt garam
garam inggris [Dok] obat untuk membersihkan perut (rupanya spt gula pasir)
garang ga.rang [a] (1) pemarah lagi bengis; galak; ganas: bininya sangat --; (2) Mk kuat (hebat, gemar) sekali: -- bekerja; (3) terik (tt panas matahari) [v] , meng.ga.rang v memanaskan (mengeringkan, memasak) di atas bara api; memanggang; mengganggang
garis balik selatan [Geo ] garis 23,5o lintang selatan yg merupakan batas yg paling selatan lintasan semu matahari
garis balik utara garis 23,5o lintang utara yg merupakan batas paling utara lintasan semu matahari
garis posisi angkasa [Lay] garis posisi yg didapat dr pengamatan suatu benda angkasa
garis tinggi [Mat] garis tegak lurus pd segitiga (yg ditarik dr titik puncak ke garis dasar); (2) Lay garis letak posisi kapal pd salah satu titik, yg didapat dr pengamatan benda angkasa
garit ga.rit [n] gores [Mk n] gerak [n] (1) garis memanjang hasil torehan benda tajam; (2) ki gundukan tanah yg memanjang menyerupai pematang yg akan ditanami: benih kacang panjang itu harus ditanam di atas ~
geiser gei.ser [n] mata air panas yg mengeluarkan uap air atau gas yg disemburkan ke udara
gelanggang ge.lang.gang [n] (1) ruang atau lapangan tempat menyabung ayam, bertinju, berpacu (kuda), berolahraga, dsb; (2) medan perang (pertempuran, perjuangan); (3) lingkaran yg mengelilingi (bulan, matahari, dsb)
gelar ge.lar [n] (1) sebutan kehormatan, kebangsawanan, atau kesarjanaan yg biasanya ditambahkan pada nama orang spt raden, tengku, doktor, sarjana ekonomi; (2) nama tambahan sesudah nikah atau setelah tua (sbg kehormatan): ia diberi -- "Sutan" ; (3) sebutan (julukan) yg berhubungan dng keadaan atau tabiat orang; sebutan: krn gendut, ia mendapat -- si gendut; ia mendapat -- "Srikandi" dr kawan-kawannya [v] , -- wicara acara bincang-bincang di televisi atau radio yg dilakukan dl suatu panel yg terdiri atas beberapa tokoh dan dipandu oleh pembawa acara
gelenang ge.le.nang , ter.ge.le.nang v tergenang (tt air mata); menggenang: tampak air mata ~ di matanya
gelinggang ge.ling.gang [n] tumbuhan perdu besar, tingginya mencapai 5 m, daunnya lonjong (bulat telur), biasa digunakan untuk obat kadas, berbuah polong; ketepeng; Cassia alata
gelingsir ge.ling.sir , ber.ge.ling.sir v beringsut turun atau maju; turun (tt matahari); menggelingsir
gembala gem.ba.la [n] (1) penjaga atau pemiara binatang (ternak); (2) penjaga keselamatan orang banyak: dia menjadi -- kaum Nasrani
gemi ge.mi [n] ikan laut yg tulangnya dapat dipakai untuk obat, biasa hidup menempel pd ikan hiu dewasa, berukuran panjang mencapai 60 cm, mempunyai pengisap pd ubun-ubun kepala; Echeneis naucratus [Jw a] hemat; sangat hati-hati
genang ge.nang , ber.ge.nang v (1) terhenti mengalir (tt air); (2) berlinang-linang di mata (tt air mata): ~ air matanya mendengar cerita sedih itu; (3) tertutup atau terendam air (yg tidak mengalir): tanaman padi menjadi busuk krn ~ berhari-hari
generalisasi empiris tesis, hukum, atau hipotesis berdasarkan pengamatan thd kenyataan tertentu dan spesifik
gengsi geng.si [n] (1) sanak keluarga (orang-orang yg masih ada hubungan keturunan); asal turunan: tidak ada -- nya yg tinggal di sini; ia terlalu membanggakan ketinggian -- nya; (2) kehormatan dan pengaruh; harga diri; martabat: tindakannya hanya untuk menjaga -- nya
geomansi ge.o.man.si [n] ilmu meramal yg berdasarkan pengamatan pd garis-garis atau gambar-gambar
gerabak ge.ra.bak [Lihat {gerabang}] , meng.ge.ra.bak v bercucuran (tt air mata dsb): air matanya ~ , ge.ra.bak-ge.ru.buk a (1) berbunyi ramai; gaduh (spt kursi jatuh); (2) berbuat sesuatu dng tergesa-gesa, tidak keruan
gerak ge.rak [n] (1) peralihan tempat atau kedudukan, baik hanya sekali maupun berkali-kali: tiap-tiap -- tentu ada sebab; (2) dorongan (batin, perasaan, dsb): jangan selalu kauperturutkan -- hatimu; (3) denyut-denyut atau kedut-kedut (pd mata, bibir, dsb) yg dianggap sbg firasat atau gelagat: ia risau akan -- pd matanya
gerhana ger.ha.na [n] bulan (matahari) gelap sebagian atau seluruhnya dilihat dr bumi; eklips; (2) a ki dl kesulitan (kesusahan)
gerhana bulan cahaya bulan tidak sampai ke bumi krn titik pusat geometri bulan, bumi, dan matahari terletak pd satu garis dan bumi berada di tengahnya
gerhana sebagian gerhana bulan atau gerhana matahari sebagian
gerhana total gerhana bulan atau gerhana matahari total
geriap ge.ri.ap , meng.ge.ri.ap v menjadi kecil (tt mata krn mengantuk, atau tt lampu krn kekurangan minyak, dsb) , meng.ge.ri.ap Jk v (1) berdiri bulu roma krn terkejut; (2) terurai lepas (tt rambut)
gerigis ge.ri.gis [a] bergigi atau bertakik-takik tajam (spt mata pisau yg rusak, kikir)
gila harta terlalu mengejar-ngejar kekayaan; (2) mata duitan
gili-gili gi.li-gi.li [n] (1) tambak; tanggul; pematang; (2) tempat yg ditinggikan di tepi jalan untuk pejalan kaki; trotoar
ginseng gin.seng [n] tumbuhan yg berasal dr Asia Timur, dijadikan ramuan obat-obatan dan berkhasiat membangkitkan nafsu syahwat; Pandare aralia ginseng
girah gi.rah [a Isl] cemburu thd musuh agama dsb: ia berpandangan tajam, jernih, fanatik, dan -- thd keselamatan dakwah [n] pohon, Ellipeia nervosa
glabela gla.be.la [n] dahi di antara alis mata kiri dan alis mata kanan
glaukoma glau.ko.ma [n] bular hijau pd mata krn tekanan di dl mata bertambah tinggi akibat cairan bening kornea dan lensa mata tertahan: -- sering menimbulkan nyeri pd mata
gliserol gli.se.rol [n] cairan kental tidak berwarna dan tidak berbau, rasanya manis dapat bercampur dng air dan alkohol yg diperoleh dr lemak hewani atau nabati atau dr fermentasi glukosa, digunakan sbg bahan kosmetik, pengawet obat-obatan, pelembap buah-buahan atau tembakau
gnomon gno.mon [n] (1) Astron instrumen kuno untuk menentukan tinggi matahari; (2 a) Mat bilangan yg ditambahkan pd bilangan kuadrat untuk mendapatkan bilangan kuadrat yg baru; (b) bentuk yg harus ditambahkan pd bentuk tertentu untuk mendapatkan bentuk yg baru
godok go.dok [v] meng.go.dok v (1) merebus: menjelang Idulfitri ham pir setiap ibu rumah tangga ~ ketupat; (2) ki mematangkan: mengolah: Pemerintah saat ini sedang ~ suatu ide pembinaan kesehatan pedesaan
gompal gom.pal [a] (1) rompes; sompek: krn dipakai menetak tulang, mata pisau itu --; (2) rekah-rekah (tt tembok, jalan, dsb): lantainya -- dan berlubang-lubang
gongli gong.li [n] gadis yg melacurkan dirinya untuk kesenangan semata-mata tanpa memerlukan uang bayaran
gravitasi semesta gaya tarik-menarik antara matahari dan anggota tata surya yg lain
gurah gu.rah [v] ber.gu.rah v berkumur (membersihkan mulut dng air): ia ~ dng air yg dicampur getah angsana krn gusinya sakit [n] pohon yg buahnya dapat dipakai untuk menuba ikan; Sapium indicum [n] pengobatan tradisional untuk mengeluarkan lendir dr dl tubuh dng ramuan cairan srigunggu yg diteteskan melalui hidung
guru gu.ru [n] orang yg pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar
guru agama guru yg mengajarkan mata pelajaran agama
gusti gus.ti [Jw n] (1) sebutan bangsawan: ke mana pun -- pergi hamba akan ikut; (2) sebutan untuk Tuhan (atau yg dianggap Tuhan): aduh -- , saya mohon ampun, saya bertobat [kl v] ber.gus.ti v bergelut; bergumul
hablur hab.lur [n] (1) benda keras yg bening spt kaca; kristal; (2) Kim bentuk padat yg homogen dan bersudut dr suatu zat; (3) ki sesuatu yg tampak bening berkilau (tt mata); bersinar-sinar: gadis itu bermata --
hadiah ha.di.ah [n] (1) pemberian (kenang-kenangan, penghargaan, penghormatan): ia menerima bermacam-macam -- pd perayaan ulang tahunnya kemarin; (2) ganjaran (krn memenangkan suatu perlombaan): panitia menyediakan -- uang dan piala bagi pemenang pertama; (3) tanda kenang-kenangan (tt perpisahan); cendera mata: pd pesta perpisahan itu, kami menyampaikan -- untuk yg pergi
hajat ha.jat [n] (1) maksud; keinginan; kehendak: apa -- mu datang ke sini?; (2) kebutuhan atau keperluan: aku merasa diberi -- hidup yg melimpah dan nikmat; (3) selamatan: semua kenalan akan kami undang dl -- itu; (4) kotoran; tinja: siapa yg membuang -- di kebun?
hajatan ha.jat.an [n] acara (spt resepsi dan selamatan): dl bulan Maulid ini banyak orang mengadakan ~
hak kepribadian hak untuk menggunakan harkat martabat manusia (jiwa, tubuh, kehormatan) dng leluasa
halilintar ha.li.lin.tar [n] kilat; mata petir
halo ha.lo [p] (1) kata yg digunakan untuk mengawali percakapan melalui telepon; (2) kata seru untuk menarik perhatian (seseorang); (3) ucapan salam untuk menyapa (seseorang) [n] lingkaran atau berkas sinar sekeliling suatu benda angkasa yg berkilauan (matahari, bulan, dsb), sbg akibat dr pantulan atau pembiasan sumber cahaya itu sendiri
halo besar halo di sekitar matahari atau bulan yg berjari-jari sudut 45o, yg bagian dalamnya berwarna merah dan bagian luarnya berwarna biru
hambur ham.bur , ber.ham.bur.an v (1) (keluar) bertaburan ke sana-sini: berasnya ~ dr karung yg berlubang itu; (2) berserak-serak di sana-sini: mereka mencari batu karang yg ~ di sepanjang pantai; (3) berjalan (pergi, lari, dsb) ke berbagai arah: anak-anak ~ keluar dr halaman sekolah; (4) berjalan (pergi, lari, dsb) beramai-ramai (bersamaan waktu dsb): anak-anak ~ terjun ke sungai; (5) ki bercucuran; bertitik-titik (tt air mata): air matanya ~ spt mutiara putus karangan
harga har.ga [n] (1) nilai barang yg ditentukan atau dirupakan dng uang: mobil ini sangat mahal -- nya; (2) jumlah uang atau alat tukar lain yg senilai, yg harus dibayarkan untuk produk atau jasa, pd waktu tertentu dan di pasar tertentu; (3) ki kehormatan (diri): tahu akan -- dirinya; (4) ki guna (arti, kepentingan, kabar, dsb): saran itu dianggap tidak ada -- nya untuk diperhatikan
hari ha.ri [n] (1) waktu dr pagi sampai pagi lagi (yaitu satu edaran bumi pd sumbunya, 24 jam): seminggu ada tujuh --; (2) waktu selama matahari menerangi tempat kita (dr matahari terbit sampai matahari terbenam): sesudah berlayar satu -- tibalah kami di pulau itu; (3) keadaan (udara, alam, dsb) yg terjadi dl waktu 24 jam: kalau -- mendung, saya tidak datang; -- baru pukul enam petang; (4) waktu selama jam kerja berlangsung: pekerjaan ini diselesaikan dl waktu lima --
hari bersalju hari dng adanya salju paling sedikit di atas separuh permukaan tanah yg terlihat dr stasiun pengamatan
hari takwim waktu selama 24 jam, dimulai dr pukul 00.00-24.00; (2) sepertiga ratus enam puluh lima bagian dr satu tahun matahari yg dinyatakan dl hari dng satu periode bumi mengelilingi matahari
hartal har.tal [n] bedak kuning dr berangan yg dicampur belerang, dipakai untuk bahan obat (boreh dsb), lulur pengantin, dan pemain wayang orang [n] pemogokan umum (salah satu cara perjuangan Gandhi melawan Inggris di India sebelum kemerdekaan)
hasil ha.sil [n] sesuatu yg diadakan (dibuat, dijadikan, dsb) oleh usaha (tanam-tanaman, sawah, tanah, ladang, hutan, dsb): kemerdekaan kita ini adalah -- perjuangan rakyat; -- sawahnya cukup untuk hidup setahun; barang-barang -- industri dalam negeri sudah banyak yg diekspor ke luar negeri; obat suntik ini -- penyelidikan yg dilakukan bertahun-tahun; (2) n pendapatan; perolehan; buah: hingga kini, usaha kita belum tampak -- nya; rumahmu ini kalau disewakan lumayan juga -- nya; (3) n akibat; kesudahan (dr pertandingan, ujian, dsb): demikianlah -- perbuatanmu yg tidak bertanggung jawab itu; -- pertandingan itu ialah 2-0 untuk kemenangan kesebelasan kita; (4) n pajak; sewa tanah; (5) cak v berhasil; mendapat hasil; tidak gagal: berkat kekerasan hatinya -- juga maksudnya
haul ha.ul [Ar n] kekuasaan; kekuatan [a Isl ] cukup waktu satu tahun bagi pemilikan harta kekayaan, spt perniagaan, emas, ternak sbg batas kewajiban membayar zakat: perniagaan cukup -- (boleh dikenakan zakat krn sudah dimiliki oleh pemiliknya selama satu tahun) [n] peringatan hari wafat seseorang yg diadakan setahun sekali (biasanya disertai selamatan arwah): semua keluarga diundang untuk menghadiri -- mendiang neneknya
hedonisme he.do.nis.me [n] pandangan yg menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sbg tujuan utama dl hidup
heliofit he.li.o.fit [n Bio] tanaman yg akan tumbuh dng subur pd tempat yg mendapat sinar matahari langsung
heliofobi he.li.o.fo.bi [n] sifat makhluk yg selalu berusaha menjauhi sinar matahari
heliograf he.li.o.graf [n] (1) alat perekam penyinaran matahari yg merekam lamanya penyinaran dan memberikan ukuran jumlah penyinaran secara kualitatif; (2) alat untuk membuat isyarat dng pertolongan sinar matahari dan cermin yg dapat diputar-putar
heliometer he.li.o.me.ter [n] alat astronomi untuk mengukur garis tengah matahari, menurut ukuran garis lengkung pengukur matahari
heliosentrik he.li.o.sen.trik [n Astron] teori yg menganggap matahari sbg pusat peredaran benda ruang angkasa
helioskop he.lio.skop [n] teropong untuk melihat matahari; teropong matahari (untuk mengukur derajat)
heliotaksis he.li.o.tak.sis [n Bio] reaksi positif atau negatif yg diberikan suatu organisme thd rangsangan yg berasal dr sinar matahari
heliotrop he.li.o.trop [n] alat yg memantulkan sinar matahari ke sebuah titik yg jauh (pd pengukuran derajat untuk memberi isyarat) [n] (1) tumbuhan yg mengarahkan dirinya ke matahari; (2) tanaman hias berbunga kecil-kecil berwarna putih atau kebiru-biruan; Heliotropium peruvianum [n] batu permata hijau dng bercak-bercak merah [a] ungu kemerah-merahan
heliotropisme he.li.o.trop.is.me [n] sifat bagian tumbuhan yg tumbuh ke arah datangnya sinar matahari
hemostatik he.mo.sta.tik [n Far] obat atau bahan lain yg apabila digunakan (sbg obat luar) akan menghentikan atau memperlambat aliran darah dng mempercepat pembekuan (pd luka)
hendak mulia bertabur urai [pb] jika orang ingin mendapatkan kemuliaan atau ingin mulia di mata orang lain, hendaklah berani mengeluarkan uang, jangan kikir
hesperidin hes.pe.ri.din [n Kim] glikosida yg diperoleh dr jeruk manis (Citrus aurantium) yg tidak matang, melarut dl air dan etanol; C28H34O15
hewan mentari hewan bersel satu, bangsa Helizoa, berkaki semu banyak yg langsing dan kaku, membentuk jari-jari dr bagian tengah serta terlihat spt matahari
hidroterapi hid.ro.te.ra.pi [n] pengobatan luar dng menggunakan air (panas atau dingin)
hidup dua muara [pb] mempunyai dua macam mata pencaharian [pb] hidup dng dua mata pencaharian
higrograf hig.ro.graf [n] higrometer yg mampu mengadakan pengamatan kelembapan udara terus-menerus secara tercatat
hijrah hij.rah [n] perpindahan Nabi Muhammad saw. bersama sebagian pengikutnya dr Mekah ke Medinah untuk menyelamatkan diri dsb dr tekanan kaum kafir Quraisy, Mekah; (2) v berpindah atau menyingkir untuk sementara waktu dr suatu tempat ke tempat lain yg lebih baik dng alasan tertentu (keselamatan, kebaikan, dsb)
hingga hing.ga [n] batas penghabisan; batas: tidak ada -- nya; (2) p sampai: terasa sakit dr kaki -- perut; ia menunggu di rumah -- petang hari; (3) p sampai menjadi (atau sampai pd keadaan ...): ia menangis sepanjang malam -- bengkak kedua matanya
hiosiamina hi.o.si.a.mi.na [n Kim] alkaloid beracun untuk obat
hiosin hi.o.sin [n Kim] alkaloid bersifat racun yg digunakan untuk obat hipnosis dan penekan saraf
hirap hi.rap [v] hilang: rasa gembiranya lenyap bagai kabut -- diburu sinar matahari pagi
hobi ho.bi [n] kegemaran; kesenangan istimewa pd waktu senggang, bukan pekerjaan utama: melukis itu sbg -- saja, bukan sbg mata pencahariannya
honorer ho.no.rer [a] (1) bersifat sbg kehormatan: anggota -- , wasit --; (2) bersifat menerima honorarium (bukan gaji tetap): guru -- , pegawai --
honorifik ho.no.ri.fik [a Ling] berkenaan dng penggunaan ungkapan penghormatan dl bahasa untuk menyapa orang tertentu
horoskop ho.ro.skop [n] (1) pengamatan posisi bintang-bintang pd waktu tertentu, spt pd hari lahir seseorang, dng tujuan meramalkan masa depannya; (2) peta bintang kelahiran seseorang, yg memperlihatkan posisi bintang-bintang tsb
hubungan analogi hu.bung.an analogi [Ling] tersubstitusikannya satu konstituen dng konstituen lain dl konstruksi penyematan
hubungan seks hu.bung.an seks kontak jasmaniah antarmanusia untuk kenikmatan
hukum jemur hukuman yg dilaksanakan dng jalan menjemur terhukum di terik matahari
ibarat iba.rat [n] perkataan atau cerita yg dipakai sbg perumpamaan (perbandingan, lambang, kiasan): dl kesusastraan lama banyak terdapat cerita --; (2) n isi (maksud, ajaran) yg terkandung dl suatu perumpamaan (cerita dsb): ia pun tahu juga akan -- perkataan itu; (3) p seumpama: aku ini -- balam dl sangkar, mata lepas badan terkurung; (4) n perbandingan antara orang atau benda dan hal-hal yg lain dng menggunakan kata-kata bagai, seperti: -- anjing dan kucing
idep [Jw n] bulu mata
igau-igauan igau-igau.an [a] dl keadaan mengigau; sudah bangun dr tidur tetapi masih mengantuk: ~ berdirilah Masri sambil menggosok-gosok matanya [a] ramai sekali; riuh rendah: kuda itu tidak mau lari krn mendengar suara ~
ijtimak ij.ti.mak [n] saat berakhirnya bulan lalu dan munculnya bulan baru dl penanggalan Hijriah; perihal bertemunya posisi bulan dan matahari dalam satu garis edar: -- akhir Ramadan
ikan koki ikan hias yg hidup di laut, bermata besar melotot, berkulit keemas-emasan
ikan pipih ikan yg bentuk tubuhnya simetris dng kedua mata pd tiap sisi kepala, termasuk subkelas Pelacopterygii, kelas Astcichtyes
ikan sebelah ikan yg berbadan gepeng, kedua belah matanya terletak di atas dan berdekatan krn yg satu telah berubah tempat, pindah ke sebelah atas juga; -- selar ikan kembung kecil, jenisnya bermacam-macam, spt -- selar ayam, -- selar bagat, -- selar bantal
iklim ik.lim [n] (1) keadaan hawa (suhu, kelembapan, awan, hujan, dan sinar matahari) pd suatu daerah dl jangka waktu yg agak lama (30 tahun) di suatu daerah: -- sangat mempengaruhi kesuburan suatu daerah; (2) ki suasana; keadaan: kita meng-usahakan stabilitas ekonomi agar tercapai -- kerja yg baik
iklim gunung iklim yg dikuasai oleh faktor ketinggian, ditandai oleh rendahnya tekanan udara dan kuatnya radiasi matahari yg banyak mengandung sinar ultraviolet
ikram ik.ram [n] penghormatan; pemuliaan: sbg tanda -- thd tamunya, dipotongnya kambing untuk dimasak
ilat [Ar ] (1) n kerugian; kecelakaan; kemalangan; kesakitan: turutlah nasihat orang tua, supaya terhindar dr --; (2) p sebab; lantaran: kematiannya, bukan -- apa-apa, melainkan krn ajal semata; (3) a Dok tidak dapat bekerja lagi krn anggota badannya rusak (krn kecelakaan, akibat peperangan, dsb): dia termasuk veteran --
ilat-ilatan ilat-ilat.an [n] pohon yg tingginya dapat mencapai 27 m, tumbuh liar di tanah datar dan pegunungan rendah, getah kulit batangnya dapat digunakan untuk obat bisul (supaya lekas pecah); pangsar; Ficus callosa
ilmu eksakta ilmu yg berdasarkan ketepatan dan kecermatan dl metode penelitian dan analisis
ilmu kedokteran ilmu tt penyakit pd organisme manusia atau hewan, serta cara dan metode pengobatannya
ilmu kiat kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi
ilmu pengetahuan sosial ilmu pengetahuan yg merupakan fusi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial (spt sejarah, ekonomi, geografi)
ilmu putih ilmu batin yg digunakan untuk melawan ilmu hitam (untuk mengobati orang sakit, orang kena guna-guna, mengusir setan, dsb)
ilmu serum pengetahuan tt hal, sifat, dan reaksi serum darah serta cara mengobati penyakit dng berbagai serum
ilmu tib ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu kedokteran
iluminasi ilu.mi.na.si [n] penerangan (dng sinar matahari atau sinar buatan, spt lampu hias)
ilusi ilu.si [n] sesuatu yg hanya dl angan-angan; khayalan; (2) n pengamatan yg tidak sesuai dng pengindraan; (3) a tidak dapat dipercaya; palsu
importasi im.por.ta.si [n] pemasukan barang-barang dsb dr luar negeri; pengimporan: dl rangka penghematan devisa -- barang-barang mewah harus dikurangi
impresi im.pre.si [n] (1) kesan: saya mempunyai -- bahwa ia bukan orang yg dapat dipercaya; (2) efek pd indra: -- visual (melalui mata); (3) ki efek atau pengaruh yg dalam thd pikiran atau perasaan: pidatonya memberikan -- yg dalam pd hadirin [n Anat] lekukan pd suatu struktur krn adanya tekanan struktur lain
inas [n] bisul pd tengkuk: minumlah jamu cuci darah untuk mengobati -- mu itu
indra penglihat alat untuk melihat (mata)
infus in.fus [n] pemasukan obat dsb (berupa cairan) tanpa tekanan istimewa melalui pembuluh darah atau rongga badan
inggu ing.gu [n] (1) getah tumbuhan yg dikentalkan, baunya tidak sedap, dibuat obat; Asa foetida; (2) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap; Ruta angustifolia [n] ikan poleng; Holacanthus atau Amphiphrion
ingkir ing.kir [n] hewan kecil nokturnal pemakan serangga, termasuk suku kera tanggung, bermata besar dan bulat, hidup di pohon, di ujung jari kaki ada pengisap sehingga mudah melekat di dahan-dahan, terdapat di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Filipina; Tarsius
insektisida in.sek.ti.si.da [n] senyawa kimia yg digunakan untuk membunuh serangga (biasanya dng mengusapkan atau menyemprotkannya); obat pembunuh serangga
instruksional in.struk.si.o.nal [a] tt atau bersifat pengajaran; mengandung pelajaran (petunjuk, penerangan): sbg mata pelajaran tambahan perlu diwajibkan bagi pelajar menonton film --
intan in.tan [n] (1) batu permata yg berkilauan berasal dr karbon murni dl bentuk kristal (zat yg terkenal paling keras, dipakai untuk permata cincin, gelang, kalung, giwang, bros, dsb); (2) kristal karbon murni yg dipakai sbg alat pemotong kaca, jarum gramofon, dsb; karbonado
intramuskuler in.tra.mus.ku.ler [a Dok] mengenai pemasuk-an (tt suntikan) ke dl otot: obat suntik tidak dimasukkan secara intravena, melainkan --
intravena in.tra.ve.na [a Dok] mengenai pemasukan (tt suntikan ke dl pembuluh darah: dia kemudian mendapat obat suntik yg diberikan secara --
intrinsik in.trin.sik [a] terkandung di dalamnya (tt kadar logam mulia dl mata uang, harkat seseorang, atau suatu peristiwa): nilai -- mata uang, nilai logam yg terkandung di dalamnya, biasanya kurang dr nilai yg tertera di atasnya
ionosfer io.no.sfer [n] (1) Geo lapisan atmosfer bumi, pd ke-tinggian l00 km di atas lapisan stratosfer, mengandung ion dan elektron bebas yg dihasilkan oleh radiasi matahari; (2) Fis lapisan atmosfer bumi yg tingginya mulai dr 50-1.000 km yg merupakan lapisan yg terdiri atas ion-ion
iram [a] menjadi pucat, berubah warnanya (tt warna kain dsb); luntur: kain itu -- krn dijemur di panas matahari
iris [n Anat] selaput bola mata yg ada di belakang kornea mata, membentuk batas pupil yg memberikan warna khusus; selaput pelangi [n] penggal kecil; kerat; potong: ia sarapan roti dua --
isohel iso.hel [n Met] garis lengkung yg menghubungkan tempat yg mengalami lama penyinaran matahari yg sama dl jangka waktu tertentu
isyarat isya.rat [n] segala sesuatu (gerakan tangan, anggukan kepala, dsb) yg dipakai sbg tanda atau alamat: ia memberikan -- tanda setuju dng kedipan matanya
isyarat cermin [Kap] isyarat yg dikirimkan pd waktu siang hari dng meng-gunakan pantulan cahaya matahari melalui cermin
isytiak isy.ti.ak [a Isl] perasaan tertarik hati seorang hamba kpd Allah ketika berkomunikasi dengan-Nya untuk mendapatkan kenikmatan
izah [Ar n] kehormatan; harga diri; kekuasaan
Jabariah Ja.ba.ri.ah [n Isl] aliran dl ilmu kalam yg berpandangan bahwa segala yg wujud di alam semesta, termasuk manusia, terikat pd kodrat dan iradat Allah Swt. semata
jadam ja.dam [n] (1) pati kayu gaharu berwarna hitam, biasa dipakai untuk obat perut dsb; (2) nama campuran logam berwarna biru tua, untuk melapis dan menghitamkan perak dsb
jaha ja.ha [n] (1) pohon rimba yg besar, buahnya yg masak biasa digunakan sbg obat, bahan untuk mengecat atau menyamak kulit, bahan untuk membuat tinta, dan zat warna; Terminalia belerica; (2) buah jaha
jahe ja.he [n] (1) tumbuhan berakar tunggang (umbinya pedas rasanya, dipakai sbg aromatik, bumbu dapur, atau obat), berdaun lonjong dan lancip, bunganya berbulir; halia; Zingiber officinale; (2) umbi jahe
jala rambang jala yg lebar-lebar matanya
jam sinoptik [Met] waktu (waktu Greenwich) sesuai dng perjanjian internasional, atau saat yg harus dilakukannya pengamatan meteorologi secara serentak di seluruh negara atau dunia
jamin ja.min [v] , men.ja.min v (1) menanggung (tt keselamatan, ketulenan, kebenaran dr orang, barang, harta benda, dsb): pemerintah berkewajiban ~ keselamatan jiwa dan harta benda warga negara; (2) berjanji akan memenuhi kewajiban (membayar utang dsb) orang lain yg membuat perjanjian apabila perjanjian itu tidak ditepati: aku yakin, ia pasti bersedia ~ utang istrinya; (3) cak menyediakan kebutuhan hidup: yayasan itu ~ anak-anak yatim piatu
jampi jam.pi [n] kata-kata atau kalimat yg dibaca atau diucapkan, dapat mendatangkan daya gaib (untuk mengobati penyakit dsb); mantra
jamu ja.mu [n] obat yg dibuat dr akar-akaran, daun-daunan, dsb [n] orang yg datang berkunjung (bertandang, melawat, dsb); (te)tamu
jamur brama jamur berbentuk kerang, berbatang pendek, untuk obat sakit perut, obat kencing nanah, dan obat gosok tulang linu; cendawan merah; Boletus sanguineus; -- karat jamur yg tergolong jenis Pucciniales
jamur supa kincir jamur yg banyak terdapat pd batang kayu yg telah lapuk, dapat dimakan, air rebusan jamur ini biasa untuk tetes mata; Polyporus arcularius
janggal jang.gal [a] (1) tidak sedap dipandang mata (krn letaknya atau susunannya tidak tepat dsb): tampak -- kalau vas bunga itu kauletakkan di atas lemari; (2) tidak sedap didengar (krn iramanya, bunyinya tidak harmonis, dsb): lagu-lagu mars yg dibawakan dng irama keroncong -- kedengarannya; (3) tidak biasanya; tidak menurut kebiasaan (tt tingkah laku): tingkah lakunya -- benar hari ini; (4) canggung: saya merasa -- menghadapi orang itu
jaring ja.ring [n] (1) alat penangkap ikan, burung, dsb yg berupa siratan (rajutan) tali (benang) yg membentuk mata jala; (2) Olr net (dl tenis, badminton); (3) ki jebakan; perangkap: saya akan memasang -- untuk menangkap burung itu
jaring insang jaring berbentuk persegi empat panjang yg dilengkapi dng pemberat di bagian bawah dan pelampung di bagian atas, dipasang menghadang arah gerak ikan sehingga ikan tertangkap krn insangnya tersangkut pd mata jaring; (2) jaring ikan yg dipasang melingkar pd waktu penangkapan ikan
jarum suntik peranti kedokteran yg bentuknya spt jarum, berlubang di dalamnya untuk memasukkan cairan obat ke dl badan melalui pembuluh darah
jasus ja.sus [Ar n] orang yg bertugas menyelidiki keadaan musuh; mata-mata
jebolan je.bol.an [n cak] keluaran (lulusan; tamatan) lembaga pendidikan formal
jegil je.gil [v] , men.je.gil v menyalang; membeliak; melotot (tt mata): matanya ~
jelalat je.la.lat, je.la.lat.an [v] melihat ke mana-mana dng liar: matanya ~ spt ada yg sedang dicari
jelek je.lek [a] (1) tidak enak dipandang mata; buruk (tt wajah); (2) tidak menyenangkan (tidak menenteramkan, tidak membahagiakan, dsb); jahat; tidak baik (tt watak): -- benar tabiatmu; (3) ki tercemar: krn ia melakukan korupsi, namanya jadi --
jeli je.li [a] (1) elok dan bercahaya (tt mata): gadis itu bermata --; (2) awas; tajam (tt penglihatan): pihak yg berwajib tentunya perlu lebih --
jembiah jem.bi.ah [n] kerambit (golok pendek bermata dua)
jemur je.mur [v] ber.je.mur v memanaskan badan dng panas matahari: setiap pagi ia ~ selama setengah jam
jendela langit jendela berupa lubang di atas langit-langit dsb untuk meneruskan cahaya matahari dan mengalirkan udara ke dl ruangan di bawahnya
jengkol jeng.kol [n] (1) pohon yg tingginya sampai 25 m, daunnya rimbun, buahnya gepeng bundar polong, rumpunnya berbelit, biasanya berisi 5-7 biji yg berbau tidak sedap, dan dapat menyebabkan sakit (bila kencing) jika terlalu banyak dimakan; jering; Pithecellobium lobatum; (2) buah jengkol
jenu je.nu [Jw n] obat untuk meracuni ikan; tuba
jerangau je.ra.ngau [n] (1) tumbuhan tahunan yg umbinya dapat digunakan sbg obat atau campuran beberapa jenis minuman keras, akarnya dapat digunakan sbg bahan ramuan obat, bumbu dapur, dan insektisida; Acorus calamus; (2) akar (umbi) jerangau
jereket je.re.ket [a] dl keadaan melekat (spt pisang sale, pelupuk mata ketika mengantuk); lengket
jerepet je.re.pet /jerEpEt/ (1) a dl keadaan berangkaian paut-memaut (spt mata rantai); (2) v tumbuh melekat (spt jari); lekat; lengket
jeruk kingkit perdu yg tingginya 1,55-2,2 m ditanam sbg pagar, buahnya mengandung zat lengket, untuk lem, bijinya direbus untuk obat batuk; Trikasia aurantifolia
jinsom jin.som [n] akar untuk ramuan obat kuat
jintan jin.tan [n] (1) tumbuhan menjalar yg bijinya dapat dipakai untuk rempah-rempah dan untuk obat-obatan; Carum roxburghianum; (2) biji-bijian berbentuk agak pipih lembut, berwarna kuning kecokelat-cokelatan, berbau sedap, dipakai untuk rempah-rempah atau ramuan obat
jintan hitam semak rendah, daunnya berbau segar, bijinya mengandung minyak asiri dan lemak, digunakan untuk rempah-rempah dan campuran obat-obatan, msl untuk obat sakit perut; Nigella sativa; -- putih Cuminum cyminum
jodoh jo.doh [n] orang yg cocok menjadi suami atau istri; pasangan hidup; imbangan: berhati-hatilah dl memilih --; (2) n sesuatu yg cocok sehingga menjadi sepasang; pasangan: mana -- sepatu ini; (3) a cocok; tepat: ia telah meminum obat itu, tetapi tidak --
johar jo.har [Jw n] (1) pohon yg tumbuh di daerah tropis, tingginya mencapai 20 m, biasa ditanam sbg pohon peneduh atau tanaman pagar, berbunga sepanjang tahun, bunganya malai, kuntumnya berwarna kuning, buahnya polong pipih dan panjang berwarna cokelat, daunnya dipergunakan sbg ramuan obat sakit malaria; Cassia siamea; (2) daun johar [n] intan; jauhar
jojol jo.jol [n] tiang (pancang, cerocok) yg ditancapkan di sungai untuk membendung air dsb , men.jo.jol v menganjur ke luar, menonjol ke luar; tersembul (tt mata)
jotosan jo.tos.an [v] saling menjotos (meninju); (2) n hasil menjotos; pukulan: ~ juara tinju itu dapat melukai mata lawannya
jukut ju.kut [n] (1) rumput (untuk ramuan obat demam atau obat sakit panas); (2) ulam
julab ju.lab [n] obat pencuci perut; pencahar
juling ju.ling [a] miring (tt letak hitam mata yg tidak di tengah-tengah benar)
julir ju.lir [ark n] tombak pendek bermata dua yg dipakai untuk menangkap ikan yg besar-besar; piarit; tempuling
julukan ju.luk.an [n] (1) nama yg diberikan sehubungan dng keistimewaannya dsb; gelar kehormatan: Bunda Kandung adalah ~ raja perempuan; (2) nama sindiran; nama ejekan: krn gendutnya, ia diberi ~ si Gendut
jumeneng ju.me.neng, ju.me.neng.an [Jw n] (1) upacara penobatan raja atau ratu; (2) peringatan peristiwa penobatan raja atau ratu yg sedang memerintah
juru ju.ru [n] orang yg pandai dl suatu pekerjaan yg memerlukan latihan, kecakapan dan kecermatan (keterampilan) [ark] men.ju.ru v menjorok; menganjur , pen.ju.ru n arah; ~ angin mata angin; arah datangnya angin: dr delapan ~ angin berdatanganlah tamu-tamu Baginda Raja [n] pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan I/c, satu tingkat di bawah juru tingkat satu, satu tingkat di atas juru muda tingkat satu
juru resep orang yg menangani resep obat; orang yg paham tt resep obat
kabupaten ka.bu.pa.ten [n] (1) daerah swatantra tingkat II yg dikepalai oleh bupati, setingkat dng kota madya, merupakan bagian langsung dr provinsi yg terdiri atas beberapa kecamatan; (2) kantor tempat kerja bupati; (3) rumah tempat tinggal bupati
kabur ka.bur [a] (1) tidak dapat melihat sesuatu dng jelas (tt mata): matanya telah -- dimakan umur; (2) kurang terang (tt pemandangan); kurang nyata (tt lukisan); kurang jernih (tt kaca); kurang jelas (tt pertanyaan dsb); (3) Met yg tampak berkabut akibat adanya partikel yg sangat kecil dan kering yg cukup banyak terdapat di dalamnya (tt atmosfer) [v] (1) berlari cepat-cepat; melarikan diri: pengebut -- dikejar Polantas; (2) ki meninggalkan tugas (pekerjaan, keluarga, dsb) tanpa pamit; menghilang [n] kumbang kelapa
kabus ka.bus [n] kabut; (2) a kabur; tidak nyata kelihatan (seakan-akan tertutup kabut krn jauh dsb); (3) a tidak jernih (tt mata, kaca, dsb seakan-akan berkabut)
kaca pembakar lensa yg dapat menumpukkan sinar matahari pd satu fokus sehingga timbul panas dan dapat membakar
kadang ka.dang , ka.dang-ka.dang adv adakalanya; sekali-sekali: tangannya gemetar dan matanya terasa sakit, ~ berkunang-kunang [Mk v] , me.nga.dang v mengeringkan (membuang) air nasi dr periuk (supaya lekas kering) [Jw n] keluarga; sanak saudara (ada pertalian darah): lakon ini dimulai dr kekalahan pasukan Astinapura dl perang besar -- Bharata
kafir harbi orang kafir yg mengganggu dan mengacau keselamatan Islam sehingga wajib diperangi
kalomel ka.lo.mel [n] obat pencuci perut; urus-urus
kambing kam.bing [n] binatang pemamah biak dan pemakan rumput (daun-daunan), berkuku genap, tanduknya bergeronggang, biasanya dipelihara sbg hewan ternak untuk diambil daging, susu, kadang-kadang bulunya; Capra [n] rumput -- tanaman untuk mengobati luka [n] ikan -- , Pomacanthus annuliris
kamis putih [Kris] hari Kamis menjelang hari raya Paskah sbg peringatan hari wafatnya Isa Almasih, diisi dng kegiatan ibadat pertobatan atau penyucian diri
kamomil ka.mo.mil [n ] (1) tumbuhan berbau keras, ekstrak bunga dan daunnya untuk obat; (2) daun kamomil; (3) bunga kamomil
kamper kam.per [n] kristal (hablur) yg mudah menguap, terbuat dr getah pohon kapur barus, digunakan sbg bahan antihama atau untuk campuran obat-obatan; kapur barus [n] (1) pohon asli dr Cina, termasuk suku medang, tinggi pohon antara 20-30 m, daun bertulang utama tiga, buahnya bulat panjang, berdaging, jika masak berwarna hitam, tumbuh pd tanah lempung berpasir di daerah pegunungan dng ketinggian 600-1.500 m di atas permukaan laut; Cinnamomum comphon; (2) kayu kamper
kampung kam.pung [n] kelompok rumah yg merupakan bagian kota (biasanya dihuni orang berpenghasilan rendah); (2) n desa; dusun; (3) n kesatuan administrasi terkecil yg menempati wilayah tertentu, terletak di bawah kecamatan; (4) a terkebelakang (belum modern); berkaitan dng kebiasaan di kampung; kolot
kanang ka.nang [n] (1) pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat kudis atau sering dijadikan makanan ayam sabung (supaya kuat dan galak dl bersabung), kulit rantingnya dipakai untuk tali, dan buahnya dipergunakan untuk perekat; (2) daun kanang; (3) kulit kanang; (4) buah kanang
kandang jepit kandang untuk memeriksa dan mengobati ternak yg sakit (biasanya terbuat dr kayu atau bambu)
kanigara ka.ni.ga.ra [n] tumbuhan yg bunganya besar dan bundar, berwarna kuning, bijinya dapat dibuat mentega; bunga matahari; Helianthus annuus
kanselir kan.se.lir [n] (1) perdana menteri di Jerman atau Austria; (2) ketua perwakilan atau kedutaan; (3) sekretaris raja atau bangsawan; (4) rektor kehormatan dr sebuah universitas
kantor dinas perwakilan suatu departemen pd tingkat kecamatan
kaolin ka.o.lin [n] tanah liat lunak, halus, dan putih, terjadi dr pelapukan batuan granit, dijadikan bahan untuk membuat porselen atau untuk bahan campuran membuat kain tenun (kertas, karet, obat-obatan, dsb); tanah liat cina: bahan mineral -- telah ditemukan di daerah pegunungan itu
kapak ka.pak [n] alat terbuat dr logam, bermata, dan bertangkai panjang; beliung besar untuk menebang pohon (membelah kayu dsb) [Mk n] kepak; sayap [n] ikan laut, Pellona
kapang ka.pang [n ] jenis kerang laut yg melubangi kayu atau papan yg terbenam di dl air sehingga dapat merusak kulit kapal kayu atau perahu; Toredo navalis [n] ber.ka.pang v bercendawan; bulukan [v] ka.pang.an n gerhana bulan (matahari)
kapsul kap.sul [n] (1) pembungkus kecil dr sejenis agar-agar tempat obat yg harus ditelan; (2) ruang khusus yg bertekanan udara tertentu yg digunakan oleh penerbang ruang angkasa (astronaut) dl penerbangan ke angkasa luar: para astronaut bersiap-siap masuk ke dl -- setelah persiapan untuk melakukan penerbangan selesai
kapur ka.pur [n] bahan serbuk yg putih warnanya, diperoleh dr batu putih (sisa-sisa organisme laut) yg dibakar, digunakan sbg campuran makan sirih, pemutih dinding, bahan obat-obatan, dsb [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai untuk bahan membuat kayu lapis dsb; (2) kayu kapur
karang ka.rang [n] (1) batu kapur di laut yg terjadi dr zat yg dikeluarkan oleh binatang kecil jenis anthozoa (tidak bertulang punggung); batuan organik sbg tempat tinggal binatang karang; koral; (2) pulau (gunung, batu) di laut yg terjadi dr tumpukan karang yg sudah membatu; (3) tumbuhan laut yg menyerupai atau spt karang [v] me.nga.rang v (1) menyusun, merangkai bunga dsb: ada perlombaan ~ bunga; (2) mencocokkan atau mengikat permata dan intan: pandai emas itu sedang ~ intan pd cincin; (3) menulis dan menyusun sebuah cerita, buku, sajak, dsb: ia sedang sibuk ~ buku cerita kanak-kanak; siapa yg ~ lagu dan syair yg berjudul "Damai tapi Gersang"? , pe.ka.rang.an n (1) tanah sekitar rumah; halaman rumah: tiba-tiba kedengaran suara mobil berhenti di ~ rumah; (2) tanah yg disiapkan untuk tempat tinggal: kami sudah mempunyai ~ untuk mendirikan rumah [n] tempat kediaman; tempat berkumpul
karavan ka.ra.van [n] (1) kereta bertutup yg berfungsi sbg tempat tinggal (bagi pengembara atau orang yg berlibur); (2) rombongan orang (haji, peziarah, pedagang) yg melakukan perjalanan bersama demi keselamatan
karbonado kar.bo.na.do [n Geo] intan yg berwarna hitam (dipakai untuk memotong kaca atau sbg mata bor); intan hitam; intan karbon
kardamunggu kar.da.mung.gu [n] tanaman tropis yg berdaun hijau lebar dan berbulu, bijinya dipakai sbg rempah-rempah dan obat; Elettaria cardamomum
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
kartu as kartu truf; (2) ki senjata ampuh untuk menjatuhkan atau mematahkan lawan: dia siap ke pengadilan krn dia memegang -- as yg dapat memojokkan lawannya itu
kartu rencana studi kartu yg memuat daftar kode, nama mata kuliah, dan jumlah satuan kredit semester yg direncanakan oleh setiap mahasiswa untuk program satu semester, disahkan oleh penasihat akademik dan ketua jurusan pada setiap awal semester sebelum dimulainya perkuliahan
kasai ka.sai [n] (1) bau-bauan untuk mencuci rambut: saya membuat -- dr sari air mawar; (2) bedak basah yg harum baunya untuk melulur dan mengharumkan kulit tubuh; bedak wangi: di mana kamu membeli -- ini? [n] tumbuhan yg pohon kayunya untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat sakit kepala, daunnya untuk obat demam; Pometia pinnata [n] nama ikan laut; -- janggut, Setipinnataty; -- minyak, Thrissoeles mystax
kasiku ka.si.ku [Jw a] kena kutuk; kualat: menurut kepercayaannya, orang yg tidak mengadakan selamatan akan -- oleh para dewa
kastroli kas.tro.li [n] obat pencuci perut yg dibuat dr minyak jarak: selain garam inggris, -- pun dapat pula digunakan sbg obat pencuci perut
kasuarina ka.su.a.ri.na [n] pohon yg hidup di daratan atau pantai, kayunya berukuran besar dan berat, kulit pohonnya dapat digunakan sbg obat diare, disentri, dsb; Cassuarina equiaetifolia
katarak ka.ta.rak [n Dok] pengaburan lensa mata dan membran transparan di sekitarnya yg menghalangi jalan masuknya cahaya; bular mata [n Geo] (1) rangkaian beberapa air terjun pd sebuah sungai; (2) air terjun besar
katarsis ka.tar.sis [n] (1) Kris penyucian diri yg membawa pembaruan rohani dan pelepasan dr ketegangan; (2) Psi cara pengobatan orang yg berpenyakit saraf dng membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dng bebas; (3) Sas kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis
katartik ka.tar.tik [n Far] obat yg menyebabkan keluarnya tinja
kaukasoid kau.ka.so.id [n Antr] golongan manusia yg mempunyai ciri-ciri fisik tertentu, yaitu kulit pucat, tinggi badan sedang sampai jangkung, rambut lurus sampai berombak, badan biasanya berbulu, mata biru muda sampai cokelat tua, hidung biasanya mancung
kaul ka.ul [Ar n] (1) ujaran; perkataan; (2) niat yg diucapkan sbg janji untuk melakukan sesuatu jika permintaanya dikabulkan dsb; nazar: ia mengadakan selamatan untuk membayar (melepas) --; (3) ark janji yg diikrarkan teguh-teguh; (4) Isl fatwa [n] bulu atau miang halus yg terdapat pd pelepah pohon enau; rabuk
kayu angin tumbuhan yg menempel pd kulit pohon spt halnya benalu, bentuknya mirip benang berwarna hijau kelabu dan dapat mencapai tinggi 30 cm, posisinya menjuntai, berkhasiat untuk obat batuk dan menolak angin, (umumnya terdapat di daerah berhawa dingin atau di pegunungan); Usnea misaminensis
kayu rapat tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; Parameria barbara; (2) kulit kayu rapat
kayu sepat pohon, buah, dan daunnya dibuat obat sakit buang-buang air; Macaranya triloba; (2) buah kayu sepat; (3) daun kayu sepat
kayu timur kulit kayu (dr pohon Peltophorum pterocarpum) yg dibuat obat-obatan; -- ular pohon, Strychos lingustrina; -- urang pohon, kayunya keras, Erythroxylon cuneatum
ke bawah duli baginda [ki] kata kehormatan thd baginda
keampuhan ke.am.puh.an [n] (1) kekuatan (yg luar biasa); kesaktian; (2) kemanjuran (tt obat dsb); (3) daya pengaruh yg luar biasa [n] kebanjiran
keceng ke.ceng [a] dl keadaan tertutup sebelah (tt mata)
kecibeling ke.ci.be.ling [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat untuk menghancurkan batu ginjal; Strobilanthes crispus; (2) daun kecibeling
kecokelat-cokelatan ke.co.ke.lat-co.ke.lat.an [a] agak cokelat (tt warna): matanya berwarna ~; air sungai ini berwarna ~
kecolongan ke.co.long.an [v] (1) kecurian; kemalingan: ia ~ selembar uang lima ribuan; (2) terjadi di luar pengawasan dan pengamatan
keculasan ke.cu.las.an [n] kecurangan; ketidakjujuran; kepalsuan ~ laki-laki itu tampak dr pandangan matanya yg tidak menyenangkan
kedangkai ke.dang.kai [n] tumbuhan yg tingginya mencapai 10 m, besar 20-30 cm, kulitnya dapat dibuat tali, daunnya dibuat obat; Glochidion molle
kedaung ke.da.ung [n] (1) pohon kayu besar yg berbuah polong (spt buah petai), dapat dibuat obat, bijinya berwarna hitam dan tidak berbau; Parkia roxburghii; (2) biji kedaung
kedekai ke.de.kai [n] (1) pohon yg buahnya untuk ramuan obat; Terminalis chebula; (2) buah dr pohon kedekai
kedekik ke.de.kik [Lihat {kedekai}] [n] obat semacam garam yg berwarna hijau untuk mencegah kerusakan gigi: ia setiap hari menggosok gigi dng -- supaya giginya tidak mudah rusak [v] ke.de.kak-ke.de.kik v bekerja membanting tulang
kedip ke.dip [n] (1) gerak kelopak mata (membuka dan menutup berganti-ganti); kejap: ia memberi isyarat dng -- mata; (2) gerak nyala api dsb yg kecil (sebentar kelihatan padam, sebentar menyala lagi); kelip
kedokteran ke.dok.ter.an [n] segala sesuatu yg berhubungan dng dokter atau pengobatan penyakit
kedudukan ke.du.duk.an [n] (1) tempat kediaman; (2) tempat pegawai (pengurus perkumpulan dsb) tinggal untuk melakukan pekerjaan atau jabatannya; (3) letak atau tempat suatu benda: gerhana matahari terjadi pd waktu ~ bulan tepat di antara bumi dan matahari; (4) tingkatan atau martabat: ~ duta besar sama dng menteri; (5) keadaan yg sebenarnya (tt perkara dsb): hingga sekarang ~ perkara manipulasi uang proyek itu masih gelap; (6) status (keadaan atau tingkatan orang, badan atau negara, dsb): di sana ~ Saudara sbg apa?
keduk ke.duk [v] -- teplok memperdalam saluran dan petakan tambak yg sekaligus memperbaiki pematangnya
kedutan ke.dut.an [n] lipatan (pd kulit, kain, dsb); kedut [v] bergetarnya urat-urat pd kelompok mata dsb (yg dianggap sbg alamat atau pertanda)
keefektifan ke.e.fek.tif.an [n] (1) keadaan berpengaruh; hal berkesan; (2) kemanjuran; kemujaraban (tt obat); (3) keberhasilan (tt usaha, tindakan); kemangkusan; (4) hal mulai berlakunya (tt undang- undang, peraturan)
keekonomisan ke.e.ko.no.mis.an [n] kehematan
kegelap-gelapan ke.ge.lap-ge.lap.an [a] (1) agak gelap; (2) menjadi gelap mata; kegelapan
kehitam-hitaman ke.hi.tam-hi.tam.an [a] agak hitam: kulitnya tampak ~ krn terbakar sinar matahari
kejam ke.jam [a] (1) tidak menaruh belas kasihan; bengis; zalim: ketika berkuasa, ia sangat -- thd rakyatnya; (2) sangat kikir: majikan itu sangat -- , tidak mau menaikkan upah buruhnya barang sedikit juga [v] tertutup rapat (tt mata); pejam: sungguhpun matanya -- , ia tidak tidur
kejamas ke.ja.mas [n] ramuan atau obat tradisional untuk mencuci rambut; langir
kejapan ke.jap.an [n] gerakan mata ketika mengejap
kejelian ke.je.li.an [n] ketajaman (tt penglihatan): berkat ~ matanya dl sekejap ia dapat menemukan apa yg dicarinya
kejen ke.jen [Jk n] mata bajak
kekeba ke.ke.ba [Jk n] upacara selamatan menujuhbulani kehamilan pertama
kekuningan ke.ku.ning.an [a cak] agak kuning; bercampur dng warna kuning: dibelinya anggur yg ~ warnanya; di sudut matanya ada benda lembek ~; (2) n barang-barang yg berwarna kuning (tanda kebesaran raja); (3) a terlalu kuning: jangan terlalu banyak memberi kunyit pd sayur itu nanti ~ warnanya
kelabat ke.la.bat [n] (1) tumbuhan yg dibudidayakan, bijinya dibuat campuran param atau digunakan sbg rempah, akarnya dapat dibuat obat-obatan; halba; Trigonella foenumgraecum; (2) biji kelabat; (3) akar kelabat
kelakanji ke.la.kan.ji [n] (1) tumbuhan yg berbatang ramping, tumbuh di sela-sela rumput, berkhasiat untuk obat disentri; (2) daun kela kanji
kelalaian ke.la.lai.an [n] sifat (keadaan, perbuatan, dsb) lalai: kesalahan itu bukan krn kebodohan, melainkan krn ~ semata-mata
kelantang ke.lan.tang [v] , me.nge.lan.tang v menjemur (kain dsb) di bawah terik matahari (sesudah disabun atau direndam dl air sabun supaya putih bersih): ibu ~ seprai
kelap-kelip ke.lap-ke.lip [v] (1) berkelip-kelip (tt lampu, bintang, kunang-kunang, dsb); (2) berkedip-kedip (tt mata); (3) sekejap-sekejap
kelapa hijau kelapa yg sabut mudanya, apabila dikupas, berwarna ungu, berguna untuk obat
kelas kapal [Lay] kriteria kualifikasi kapal menurut ketentuan biro klasifikasi yg didasarkan atas konstruksi kapal ditinjau dr aspek keselamatan, dan dijadikan patokan nilai premi asuransi dan nilai asuransi
kelasi ke.la.si [n] (1) awak kapal dng pangkat yg terendah; matros; (2) golongan pangkat paling rendah dl angkatan laut, mencakupi kelasi kepala, kelasi satu, dan kelasi dua [n] kera yg berhidung panjang; Hylobates leuciscus
kelat ke.lat [n] (1) tali penarik layar perahu; (2) tali untuk menarik pohon yg ditebang supaya roboh [a] sepat (berasa spt rasa pinang, salak mentah, pisang mentah) [n] (1) pohon yg keras kayunya; (banyak macamnya spt -- api, -- kuning, -- merah); Eugenia; (2) kayu kelat [ark a] lekat: setelah mata mereka mulai -- , barulah berhenti berbual , -- bahu n gelang yg dipakai pd lengan atas, terutama pd waktu menari
keledar ke.le.dar [ark v] ber.ke.le.dar v bersiap-siap menghadapi bahaya (mempertahankan diri dsb) [n] sabuk (tali pinggang) yg dipakai untuk keselamatan (di dl mobil dsb); sabuk pengaman
kelemayuh ke.le.ma.yuh [n] (1) pohon, kulit batangnya dapat dibuat obat; (2) kulit kelemayuh [n] penyakit yg disebabkan oleh matinya jaringan tubuh; gangraena
kelenaan ke.le.na.an [n] lengah mata; dl keadaan spt tidur
kelenjar Meibom [Bio] kelenjar lemak yg terdapat pd pangkal pelupuk mata
kelentit ke.len.tit [n] daging atau gumpal jaringan kecil yg terdapat pd ujung lubang vulva (lubang pukas); klitoris; coles feminimus [n] tumbuhan rumput, biasa digunakan untuk obat; Clitoria ternatea
kelih ke.lih [a] terbuka (mata); dapat melihat; awas; tidak buta; celik
kelijak ke.li.jak [n] (1) bulu mata; (2) bulu getar (tt binatang air)
kelilip ke.li.lip [n] benda yg kecil sekali (spt abu, agas) yg masuk ke dalam mata sehingga mata menjadi sakit
kelilipan ke.li.lip.an [v] kemasukan kelilip (tt mata): anak itu ~ saat naik sepeda
kelimpanan ke.lim.pa.nan [Mk v] mata yg kemasukan oleh benda kecil (spt debu, gas) sehingga mata menjadi sakit; kena; kelilip
kelinci percobaan kelinci yg dipelihara untuk mencobakan obat-obat, bahan kimia, dsb, yg masih dl penyelidikan; (2) ki orang yg pertama-tama dimanfaatkan sbg percobaan
kelontang-kelantung ke.lon.tang-ke.lan.tung [v] hanya berjalan ke sana sini saja krn tidak punya mata pencaharian; luntang-lantung: pemuda yg pernah enam bulan duduk di bangku kuliah itu, sekarang menganggur dan --
kelor ke.lor [n] (1) pohon merunggai, daunnya dibuat sayur atau obat; Moringa oleifera; (2) daun kelor; kelentang
kelugasan ke.lu.gas.an [n] (1) hal mengenai yg pokok (yg penting, yg perlu): pembicaraan dilakukan dng bertolak dr asas kehematan, ~ , dan keefisienan; (2) kesederhanaan; keluguan; kepolosan: ~ dl sikap dan dl berpakaian merupakan daya tarik tersendiri; (3) perihal tidak berbelit-belit (tt bahasa, kalimat): ~ setiap kalimat yg diutarakannya memudahkan pemahaman bagi yg mendengarkannya; (4) tidak bersifat pendapat pribadi; keobjektifan
kemanjuran ke.man.jur.an [n] keadaan (hal, sifat) manjur: -- obat itu telah terbukti
kemasakan ke.ma.sak.an [n] hal (keadaan) masak (yg sebenarnya atau kiasan); (2) a terlalu masak; lebih dr masak (tt masakan, buah, dsb): jika merebus sayuran jangan -; (3) n kematangan jiwa seseorang dl proses perkembangan ke arah dewasa
kemasukan ke.ma.suk.an [v] (1) dimasuki (dirasuki) roh halus (setan, hantu, dsb): matanya tampak merah membeliak spt orang yg -; (2) dimasuki (oleh); ada sesuatu yg masuk: telinganya -- air; rumahnya -- pencuri
kembang semangkok pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut, Scaphium affinis
kembeng kem.beng [Jk v] me.ngem.beng berlinang-linang air mata
kemejan ke.me.jan [n] jenis hiu kia-kia; Zhinobatidae
kemopsikiatri ke.mo.psi.ki.a.tri [n Dok] penggunaan obat dl pengobatan gangguan mental dan emosional; psikofarmakologi
kemukus ke.mu.kus [n] tumbuhan merambat (asli Indonesia) termasuk suku lada-ladaan, daun berbentuk bulat telur dng ujung meruncing dan berbulu pd bagian bawah, bunga berupa butir, buah berbentuk bundar merah digunakan sbg obat penyakit kelamin, desentri, penyakit saluran kencing, dan bronkitis; lada berekor; Piper cubeba [n] bintang berekor; komet
kemuliaan ke.mu.li.a.an [n] hal (keadaan) mulia; keluhuran; keagungan; kehormatan: terpujilah -Mu, ya Tuhan
kemunting ke.mun.ting [n] (1) tumbuhan perdu, daunnya dapat dimakan, berasa sepat, biasa digunakan untuk ramuan obat sakit perut; Rhodomyrtus tomentosa; (2) daun kemunting; -- bukit tumbuhan melata, Anplectrum divaricatum
kemusnahan ke.mus.nah.an [n] perihal musnah; kebinasaan; kelenyapan: penyelamatan hewan langka dr --
kemutul ke.mu.tul [n] (1) pohon yg kayunya keras dan liat, getahnya biasa dipakai untuk obat kudis, Cratoxylon formosum; (2) kayu kemutul
kena sembur kena jampi-jampi (kunyahan obat-obatan dsb yg disemprotkan dr mulut); (2) cak kena marah; dimaki-maki
kenan ke.nan , ber.ke.nan v (1) merasa senang (suka, sudi, setuju): kami mohon Bapak ~ memimpin sidang pd pertemuan kita nanti; (2) dng segala senang hati (dipakai sbg kata penghormatan kpd orang besar): rombongan Presiden ~ mengunjungi daerah yg tertimpa malapetaka itu [n] noda pd kulit yg merupakan bawaan sejak lahir (msl tahi lalat): anak yg hilang itu mempunyai -- berupa warna merah pd pelipis kanannya
kenang-kenangan ke.nang-ke.nang.an [n] (1) sesuatu yg menjadi kenangan (tetap dl ingatan): peristiwa itu merupakan ~ yg tidak akan terlupakan selama hidupku; (2) sesuatu yg diberikan sbg tanda mata; cendera mata: cincin itu kuberikan sbg ~ untukmu; (3) sesuatu yg dimaksudkan agar dikenangkan; cita-cita: apakah ~ mu setelah kembali dr Eropa?
kencing darah kencing yg bercampur darah atau semata-mata darah (krn sakit ginjal, sakit kandung kemih, dsb); haematuria
kencur ken.cur [n] (1) tanaman yg mempunyai akar batang yg tertanam di dl tanah, biasa dipakai untuk bahan rempah-rempah dan ramuan obat; cekur; Kaempferia galanga; (2) umbi kencur; (3) ki belum banyak pengalaman; belum banyak mengetahui dunia luar: anak itu masih -- belum tahu liku-liku dunia ini; (4) ki belum dewasa; di bawah umur: anak masih bau -- sudah berpacaran
kenduri ken.du.ri [n] perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, minta berkat, dsb; selamatan: mereka mengadakan -- untuk menujuh hari neneknya
kenduri arwah selamatan memperingati atau mendoakan roh (jiwa) orang yg telah meninggal
kenidai ke.ni.dai [n] (1) pohon yg tingginya antara 8-20 m, tumbuh di daerah tropis dan subtropis di pesisir pantai, daunnya dapat dijadikan obat perut; Bridelia (bermacam-macam jenisnya spt -- babi, Bridelia stipularis; -- hutan, Bridelia pustalata; (2) daun kenidai
kening ke.ning [n] (1) bulu di atas mata (di dahi sebelah bawah); alis; (2) dahi: mendengar jawaban yg tidak memuaskan itu -- nya berkerut
kentut ken.tut, ken.tut.an [n] (1) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan untuk obat sakit perut dsb; Paederia foetida; (2) daun kentutan
kenyit ke.nyit , me.nge.nyit v mengerutkan alis (mengejapkan mata) untuk memberi isyarat; mengerling
kenyitan ke.nyit.an [n] kerling mata; kelipan; kedipan (mata): dng ~ ibu berisyarat supaya saya menyuguhkan hidangan
kepam ke.pam [a] (1) lembap dan mudah robek krn lama tersimpan atau tertutup rapat (tt kain, sengkelat, dsb); (2) lembap dan susah dinyalakan (tt mesiu dsb); (3) kusam; hilang cahaya atau warnanya (krn panas matahari)
kepanasan ke.pa.nas.an [n] perihal (keadaan) panas; (2) n keadaan merasa panas; (3) v kena panas matahari; (4) a terlampau panas
kepeng ke.peng [n] (1) nama mata uang zaman dahulu (1/2 duit); (2) cak uang
keperempuanan ke.pe.rem.pu.an.an [n] (1) perihal perempuan; (2) kehormatan sbg perempuan: banyak tentara pendudukan yg melanggar ~ wanita desa
keperihan ke.pe.rih.an [n] (1) kepedihan; kesakitan: merintih menahan ~ perut; matanya ~ krn terkena tetesan air sabun; (2) perasaan tidak senang (tidak gembira dsb); kepahitan; kepedihan (perasaan): paman dapat merasakan ~ yg mencekam hati kemenakannya itu
kepiting raja kepiting jenis Krustasca, terdapat di Samudra Pasifik Utara dan diperjualbelikan; (2) kepiting tapal kuda yg terdapat di sepanjang pesisir Atlantik dan lautan di Kepulauan Indonesia, jenis Acaknid primitif kelas Merostomata
kepuh ke.puh , me.nge.puh v melembung (menggelembung) krn penuh berisi angin atau kena angin (tt layar dsb) [n] (1) pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah sbg obat untuk menghentikan perdarahan pd hidung, bijinya hitam dapat digunakan sbg obat batuk, mengandung minyak yg biasa digunakan sbg minyak goreng atau minyak lampu; Sterculia foetida; (2) biji kepuh , ke.puh-ke.puh n selepa tempat gambir, pinang, tembakau, dsb untuk makan sirih
kepulaga ke.pu.la.ga [n] (1) tumbuhan, bijinya dibuat obat dsb, berbau harum; Amomum cardamomum; (2) biji kepulaga
kepungan ke.pung.an [n] (1) hasil mengepung: lima ekor rusa ~ pemburu itu, tertangkap; (2) hal (perbuatan dsb) mengepung: mereka berusaha melepaskan diri dr ~ musuh; (3) upacara makan bersama; selamatan
kerambit ke.ram.bit [n] sabit kecil atau jembiah yg melengkung matanya; golok pendek; beladau
keramunting ke.ra.mun.ting [n] (1) tumbuhan yg tingginya antara 0,5 m-1,25 m, bunganya indah berwarna merah hijau, buahnya bulat berwarna merah kecokelat-cokelatan dan enak dimakan, daunnya dapat digunakan sbg obat luka; kemunting; Rhodomyrtus tomentosa; (2) buah keramunting
keras tulang tumbuhan yg akarnya dapat dibuat menjadi kapur barus, daunnya dibuat obat, Chilorantus officinalis; (2) ki kuat
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
keratitis ke.ra.ti.tis [n Dok] peradangan pd selaput bening mata
kercing ker.cing , me.nger.cing.kan v memicingkan (mata)
kercit ker.cit , me.nger.cit.kan v (1) mengedipkan; mengejapkan (mata); (2) mengerutkan (kening atau alis)
kereceng ke.re.ceng [v] me.nge.re.ceng.kan (mata) v mengejap-ngejapkan (mata)
kering embun waktu sekitar pukul 08.00-09.00 (ketika embun sudah hilang oleh sinar matahari)
keris ke.ris [n] senjata tajam bersarung, berujung tajam, dan bermata dua (bilahnya ada yg lurus, ada yg berkeluk- keluk)
keris sempana keris yg berkeluk tiga, lima, atau tujuh dan dipercaya dapat mendatangkan keselamatan kpd pemiliknya
kerja ker.ja [n] kegiatan melakukan sesuatu; yg dilakukan (diperbuat): -- nya makan dan minum saja; (2) n sesuatu yg dilakukan untuk mencari nafkah; mata pencaharian: selama lima tahun -- nya berdagang; (3) n perayaan yg berhubungan dng perkawinan, khitanan, dsb; pesta perjamuan: -- nikah akan dilaksanakan pd tanggal 10 Syawal; (4) n cak pekerjaan: menguli adalah -- yg memerlukan tenaga fisik; (5) v cak bekerja: hari ini ia tidak -- krn sakit
kerja lapangan [Man] penelitian keadaan pasar melalui cara pengamatan atau penanyaan lewat wawancara, isian daftar kuesioner, dsb
kerjap ker.jap [v] , me.nger.jap v mengejapkan; mengerdip (tt mata)
kerling ker.ling [n] pandangan mata ke sebelah kanan atau kiri tanpa menggerakkan kepala, hanya menggerakkan bola mata ke arah sudut mata sebelah kanan atau kiri: -- matanya membangkitkan berahi , me.nger.ling a gemerlap
kerlingan ker.ling.an [n] pandangan mata melirik; lirikan: ~ matanya yg lembut membuat hatiku terpesona
kerlip ker.lip [n] cahaya kecil yg sinarnya tampak terputus-putus (sebentar terang, sebentar redup); kelip (tt cahaya, mata): suasana hening, sepi, dan gelap, tiada suara dan -- lampu [v cak] jatuh cinta; perlip
kermak ker.mak [n] (1) tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat sakit kepala; Alternanthera sessilis; (2) daun kermak
kermak jantan tumbuhan obat; Eclipta alba
kero ke.ro [n] tempat tidur dr pipa besi [Jw a] juling (tt mata)
kerupuk ke.ru.puk [n] makanan yg dibuat dr adonan tepung dicampur dng lumatan udang atau ikan, setelah dikukus disayat-sayat tipis atau dibentuk dng alat cetak dijemur agar mudah digoreng [Jk a] ke.ru.puk.an a kebingungan; tergopoh-gopoh; gugup
kesaksamaan ke.sak.sa.ma.an [n] kecermatan; ketelitian
kesap-kesip ke.sap-ke.sip [v] kedip-kedip (tt mata)
kesederhanaan ke.se.der.ha.na.an [n] (1) hal (keadaan, sifat) sederhana; (2) Ling syarat pemerian kebahasaan yg didasarkan atas pendekatan uraian (dng ketuntasan dan kehematan)
kesejahteraan ke.se.jah.te.ra.an [n] hal atau keadaan sejahtera; keamanan, keselamatan, ketenteraman
kesentosaan ke.sen.to.sa.an [n] keadaan sentosa; keamanan; keselamatan; ketenteraman: semua orang menginginkan -- dl hidupnya
kesia-siaan ke.si.a-si.a.an [n] perihal (yg bersifat) sia-sia: tindakan yg tanpa dipikirkan akhirnya akan menjadi -- semata
kesimbukan ke.sim.bu.kan [n] (1) tumbuhan, daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan sbg obat sakit perut atau dimasak bersama parutan kelapa muda, sbg botok; Saprosma arboreum; (2) daun kesimbukan
kesusupan ke.su.sup.an [v cak] berhasil disusupi; kemasukan; kesisipan: mereka sangat kecewa telah -- mata-mata di daerahnya; kakinya -- duri
kesyahduan ke.syah.du.an [n] kekhidmatan
ketam ke.tam [a] terkatup rapat-rapat (kuat-kuat) [n] pisau kecil tidak berhulu, melainkan berlandas kayu (untuk menuai padi); ani-ani [n] alat untuk melicinkan kayu; serut [n] kepiting berkaki enam dan bersepit, hidup di lumpur di tepi pantai, sungai, parit, atau di pematang sawah [v] me.nge.tam v mengerat, memotong (kuku): ibu ~ kuku adik , me.nge.tam v berangsur menciut: bulan ~ turun
ketap-ketap ke.tap-ke.tap [v] ber.ke.tap-ke.tap v berkedip-kedip: setelah dimarahi ayah, ia menunduk dng mata ~
ketap-ketip ke.tap-ke.tip [v] kedap-kedip (tt mata): waktu dimarahi anak itu menunduk saja sambil ~
ketapakan ke.ta.pak.an [kl n] tempat kehormatan dl balai penghadapan
ketelitian ke.te.li.ti.an [n] kesaksamaan; kecermatan
ketimbis ke.tim.bis [n] bisul kecil di tepi pelupuk mata; timbil
ketinggian permukaan laut ke.ting.gi.an permukaan laut ketinggian rata-rata permukaan air laut yg dihitung atas dasar hasil pengamatan tinggi permukaan air laut tiap jam
ketip ke.tip [n] gigitan binatang kecil (spt agas, nyamuk) [ark n] mata uang yg nilainya sama dng sepersepuluh rupiah atau sepuluh sen; picis [n] kelip yg berlangsung cepat (tt benda yg kecil); kedip
ketuat ke.tu.at [n] bintil (daging yg kecil dan keras) pd kulit; kutil; mata ikan
ketumbit ke.tum.bit [n] (1) tumbuhan yg perasan air daunnya untuk mencuci mata; Leucas zeylanica; (2) daun ketumbit
ketumpang ke.tum.pang [n] (1) tumbuhan perdu, tumbuh di tempat lembap, digunakan sbg campuran obat kejang perut; (2) daun ketumpang
ketumpangtindihan ke.tum.pang.tin.dih.an [n] perihal (keadaan) tumpang tindih: sejumlah mata pelajaran kini sedang diteliti seberapa jauh ~ nya
kewarasan ke.wa.ras.an [n cak] kesehatan jasmani dan rohani: setelah dibawa ke dokter dan diobati, ~ anak itu bertambah baik
khanjar khan.jar [n] golok besar bermata dua, berpangkal lebar, makin ke ujung makin tirus dan sedikit melengkung
khasiat kha.si.at [n] faedah (kegunaan) yg bersifat khas; kekuatan (kegunaan, faedah) yg istimewa (tt obat, azimat, dsb): sekarang sedang diselidiki -- obat-obatan Indonesia asli
khawas kha.was [n Isl ] golongan mukmin yg beramal semata-mata krn Allah Swt.
khazanah kha.za.nah [n] (1) barang milik; harta benda; kekayaan; (2) kumpulan barang; perbendaharaan: lumba-lumba yg ditemukan di Selat Karimata melengkapi -- jenis lumba-lumba di Ancol; (3) tempat menyimpan harta benda (kitab-kitab, barang berharga, dsb)
kian ki.an [n] sebegitu; sebanyak itu (ini): sepuluh -- sekalipun kulawan juga, sepuluh kali sebanyak itu; (2) adv makin bertambah: matahari -- lama -- tinggi [p] sana; situ
kiar ki.ar [n] uap atau cairan yg dikeluarkan oleh kulit limau (jika kena mata sangat pedih)
kias ki.as [n] (1) perbandingan (persamaan); ibarat; contoh yg telah ada (terjadi): berita itu hendaklah diambil -- nya saja; (2) sindiran: ia sama sekali tidak merasakan -- temannya itu; (3) contoh (model) yg telah ada; analogi: kata "pemuda-pemudi" sebenarnya mengambil -- kata "putra-putri"; (4) alasan (hukum) yg berdasarkan perbandingan atau persamaan dng hal yg telah terjadi (dl hukum Islam) [n] kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi; ilmu kias, ilmu sihir
kiblat kib.lat [n] (1) arah ke Kakbah di Mekah (pd waktu salat); (2) arah; jurusan; mata angin
kijang-kijang ki.jang-ki.jang [n] karang berduri, warnanya merah, dan dipakai sbg obat
kikir ki.kir [n] alat dr besi baja yg bergerigi, dipakai untuk meratakan (menajamkan dsb) sesuatu: Ayah mengambil -- untuk menajamkan mata gergaji [a] terlampau hemat memakai harta bendanya; pelit; lokek; kedekut: orang yg -- tidak banyak sahabat
kimia farmasi cabang kimia tt susunan, pembuatan, dan pengujian obat-obatan
kina ki.na [n] (1) pohon yg termasuk genus Cinchona, rasa kulit batangnya sangat pahit, digunakan sbg obat antimalaria; Chinchona succirubra; (2) kulit kina
kinine ki.ni.ne [n] obat berupa pil dibuat dr kulit pohon kina; obat (pil) antimalaria
kinyang ki.nyang [n] hablur atau kristal (tt batu permata dsb)
kiris ki.ris [n] (1) pohon kayu, akarnya dipakai untuk ramuan obat dan buahnya dapat dimakan, Belamcanda chinensis; (2) akar kiris; (3) buah kiris
kisahan ki.sah.an [n] wacana yg bersifat cerita, baik berdasarkan pengamatan maupun berdasarkan rekaan; narasi
klenik kle.nik [n cak] kegiatan perdukunan (pengobatan dsb) dng cara-cara yg sangat rahasia dan tidak masuk akal, tetapi dipercayai oleh banyak orang
klimoskop kli.mo.skop [n] alat untuk mengukur paralisis (layuh, kelumpuhan) dr (putaran) bola mata
klinis kli.nis [a] bersangkutan atau berdasarkan pengamatan klinik
klinisi kli.ni.si [n] orang yg berkecimpung dl bidang pengembangan ilmu kedokteran: dng susah payah, para -- berusaha menemukan obat penyakit kanker
kloral klo.ral [n Kim] zat cair spt minyak tanpa warna (CCL3CHO) terbentuk dr klor dan alkohol dan dapat merangsang rasa mengantuk (kadang-kadang digunakan sbg obat tidur)
klorokuin klo.ro.ku.in [n Far] obat penyakit malaria (biasanya berupa tablet); C18H26ClN3
kocok ko.cok [v] guncang (tt obat dl botol dsb): -- dulu obat itu sebelum diminum
kodein ko.de.in [n Dok] alkaloid bersifat narkotik lembut, terbuat dr candu, biasanya untuk mengobati batuk berat; C18H21NO
kohol ko.hol [ark n] sipat (celak) mata
koin ko.in [n] mata uang logam
kokaina ko.ka.i.na [n] (1) Far zat dr daun koka, dipakai sbg obat pembiusan setempat sehingga tidak berasa sakit; (2) Kim zat tanpa warna, sangat sukar larut dl air, larut dl 10 bagian etanol, diperoleh dr daun koka; Erythroxylium coca dan Erythroxylium truxillense; C17H21NO4
kokainisasi ko.ka.i.ni.sa.si [n Dok] pembiusan atau pengobatan dng kokaina
kola ko.la [n] (1) Bot tumbuhan yg termasuk keluarga Sterculiaceae, bijinya mengandung kafeina, dapat dipakai sbg obat penyegar (antara lain, dicampurkan ke dl minuman dingin); (2) biji kola
kolesom ko.le.som [n Far] akar yg dibuat obat kuat; ginseng
koloid ko.lo.id [n] (1) zat yg berpencar dl zat pelarut sbg butir yg lebih besar dp molekul, tetapi tidak dapat dilihat dng mata (harus dng mikroskop); (2) Bio zat yg lekat spt getah atau lem
komet ko.met [n Astrol] benda angkasa yg beredar mengelilingi matahari, bercahaya spt bintang, bagian tengahnya bercahaya terang, dan berekor panjang menyerupai kabut
komidi ko.mi.di [n] (1) pertunjukan berbagai kepandaian gerak badan (menjengkolet, meniti kawat, dsb); akrobat; (2) pertunjukan keterampilan: -- kuda
kompas kom.pas [n] (1) alat untuk mengetahui arah mata angin (biasanya berbentuk spt jam yg berjarum besi berani yg menunjuk arah utara dan selatan); (2) pedoman arah [v] me.ngom.pas v cak meminta uang (barang dsb) dng ancaman atau kekerasan; memeras: ia dikenal sering ~ sejumlah penghuni asrama
konjungtiva kon.jung.ti.va [n Anat] selaput lendir yg menutupi kelopak mata, melipat kembali pd bola mata, dan menutupi permukaan depan bola mata
konjungtivitis kon.jung.ti.vi.tis [n Dok] peradangan selaput lendir pd kelopak mata
konsultasi medis perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan yg bertujuan mencari penyebab timbulnya penyakit dan menentukan cara pengobatannya
kontrasepsi kon.tra.sep.si [n] cara untuk mencegah kehamilan (dng menggunakan alat atau obat pencegah kehamilan, spt spiral, kondom, pil antihamil)
kontraseptif kon.tra.sep.tif [a] bersifat mencegah kehamilan: harus dipertimbangkan juga akibat sampingan dr penggunaan obat --
konvulsan kon.vul.san [n Far] obat yg menyebabkan kenyang
kopaiba ko.pa.i.ba [n Kim] resin aromatik yg digunakan untuk obat
koran desa surat kabar yg diterbitkan semata-mata bagi lingkungan kecil masyarakat dan wilayahnya
koreng ko.reng [a] loreng; coreng; belang: anjing -- [n] luka yg bernanah dan membusuk; borok: salep ini sangat manjur untuk mengobati --
kornea kor.nea [n Anat] selaput mata yg tembus cahaya yg terdapat di bagian depan mata; selaput bening mata
koroid ko.ro.id [n Anat] selaput yg banyak mengandung pembuluh darah pd mata
korona ko.ro.na [n] (1) Astron cahaya semu di sekitar matahari, bulan, atau sumber cahaya yg terjadi krn penyebaran cahaya oleh titik-titik atau bagian kecil benda dl atmosfer; (2) lingkaran sinar yg mengelilingi matahari; (3) Fis lapisan gas tipis di bagian luar matahari; (4) mahkota; (5) struktur spt mahkota
korosif ko.ro.sif [n] (1) Far obat yg mengikis jaringan organ secara kimia atau secara peradangan; (2) bahan yg menyebabkan pengikisan
kosmetik kos.me.tik /kosmEtik/ (1) a berhubungan dng kecantikan (tt corak kulit); (2) n obat (bahan) untuk mempercantik wajah, kulit, rambut, dsb (spt bedak, pemerah bibir)
kosmologi kos.mo.lo.gi [n] (1) ilmu (cabang astronomi yg menyelidiki asal-usul, struktur, dan hubungan ruang waktu dr alam semesta; (2) ilmu tt asal-usul kejadian bumi, hubungannya dng sistem matahari, serta hubungan sistem matahari dng jagat raya; (3) ilmu (cabang dr metafisika) yg menyelidiki alam semesta sbg sistem yg beraturan
koyok ko.yok [n] anjing yg tidak dipiara orang; anjing liar [n] obat tempel (spt plester) yg berkhasiat menyembuhkan rematik, keseleo, dan masuk angin
kredibilitas kre.di.bi.li.tas [n] perihal dapat dipercaya: ketidaksediaan Pemerintah untuk memberikan bantuan kpd bank akan mempengaruhi -- bank di mata umum
kredit kre.dit [n] (1) cara menjual barang dng pembayaran secara tidak tunai (pembayaran ditangguhkan atau diangsur); (2) pinjaman uang dng pembayaran pengembalian secara mengangsur; (3) penambahan saldo rekening, sisa utang, modal, dan pendataan bagi penabung; (4) pinjaman sampai batas jumlah tertentu yg diizinkan oleh bank atau badan lain; (5) sisi kanan neraca (di Indonesia) [n] (1) harga atau nilai untuk suatu tindakan (yg baik): pengabdian masyarakat merupakan -- tersendiri bagi seorang dosen; (2) nilai suatu mata pelajaran dl satu semester: mata pelajaran itu bernilai dua --
kredit sementara [Dik] satuan beban perkuliahan dl satu semester yg diberikan pd mata kuliah tertentu untuk dosen dan untuk mahasiswa yg mengambil mata kuliah tsb
krisoberil kri.so.be.ril [n Geo] batu permata hijau kekuningan dng susunan kimia berilium silikat
krisolit kri.so.lit [n Kim] mineral silikat dl bentuk batu kuning untuk permata
kromosfer kro.mo.sfer [n Astron] lapisan gas tebal yg mengelilingi matahari dan tampak sbg pinggiran yg bercahaya atau berwarna merah muda (tampak terang apabila terjadi gerhana matahari)
kubil ku.bil [Jk a] membengkak, menjadi besar (tt bagian badan, terutama mata)
kucek ku.cek [v] me.ngu.cek-ngu.cek v (1) menggosok-gosok mata dng tangan; (2) menggosok-gosok cucian (supaya bersih) dng tangan
kuda air tenuk, Tapirus matayanus
kujang ku.jang [n] senjata tajam dibuat dr besi, panjangnya 30 cm, lebar 5 cm, pd matanya terdapat satu sampai lima lubang (di Jawa Barat)
kuli tinta [cak] wartawan; (2) orang yg memperoleh penghasilan (bermata pencaharian) dr menulis karangan (artikel, buku, dsb)
kulim ku.lim [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 25 m, tumbuh di hutan dataran rendah, kulit pohonnya menghasilkan tanin, buahnya untuk obat, kayunya kuat dan tahan lama, dapat dijadikan bahan bangunan, bantalan kereta api, tiang listrik (telepon), bahan industri, kayu lapis, dan bahan pembuat kapal; Scorodocarpus borneensis; (2) buah kulim; (3) kayu kulim
kulit berwarna kulit yg berwarna kuning, hitam, sawo matang, dsb dan bukan kulit putih (tt orang atau bangsa); (2) Antr ciri ras pd manusia yg tergolong bukan ras Eropa (bukan berkulit putih)
kulit lawang pohon, kulitnya dibuat rempah-rempah dan minyaknya dibuat obat; Cinnamomun culilawan
kulit manis pohon yg kulitnya manis (banyak dijadikan bahan rempah-rempah dan bahan obat); Cinnamomun burmani
kulminasi kul.mi.na.si [n] (1) puncak tertinggi; tingkatan tertinggi; (2) titik tertinggi yg dicapai suatu benda langit dl peredaran (semunya) mengelilingi bumi (spt matahari mencapai titik kulminasi pukul 12.00)
kulon ku.lon [n] barat (arah mata angin)
kultur ekstensif [Ikn] pembudidayaan dng intensitas rendah, spt yg dilakukan petani ikan kecil, sekadar mata pencaharian
kultus kul.tus [n] (1) penghormatan resmi dl agama; upacara keagamaan; ibadat; (2) sistem kepercayaan; (3) penghormatan secara berlebih-lebihan kpd orang, paham, atau benda
kultus individu penghormatan secara berlebihan kpd seseorang
kumis kucing ku.mis ku.cing [n] (1) tumbuhan, bunganya menyerupai kumis kucing, daunnya direbus untuk obat penyakit ginjal; Orthosiphon grandiflorus; (2) bunga kumis kucing; (3) daun kumis kucing
kunang-kunang sekebun cincin yg mempunyai satu permata besar dikelilingi intan kecil-kecil
kungki kung.ki [n] (1) pohon yg kayunya dibuat lesung dsb, kulitnya dibuat obat luka yg bernanah, Pametia pinnata; (2) ark kayu kungki; (3) kulit kungki
kunyit ku.nyit [n] (1) tumbuhan, suku Zingiberaceae, marga Curcuma, banyak digunakan dl masakan, msl sbg bumbu penyedap, pemberi warna kuning, dan dapat membuat makanan lebih awet, dapat juga digunakan sbg obat; Curcuma domestica atau Curcuma longa; (2) umbi kunyit
kupang ku.pang [n] (1) mata uang zaman dahulu yg nilainya berbeda-beda berdasarkan daerah sirkulasinya, msl di Penang 10 sen, di Kelantan 121/2 sen, di Padang 50 sen, di Agam 30 sen, di Payakumbuh 40 sen; (2) satuan ukuran berat emas (sekitar 1/2 real = 10 g) [n] siput laut yg dahulu digunakan sbg mata uang, Mytilus [n] gelinggang
kuping menjangan tumbuhan yg akar dan daunnya digunakan sbg obat batuk, Plantago major
kupur ku.pur [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat batuk, akarnya direbus untuk obat disentri; Rubus moluccanus; (2) daun kupur; (3) akar kupur
kurikulum ku.ri.ku.lum [n] (1) perangkat mata pelajaran yg diajarkan pd lembaga pendidikan; (2) perangkat mata kuliah mengenai bidang keahlian khusus
kurikulum cakupan kurikulum yg berisikan uraian bidang studi yg terdiri atas beberapa macam mata pelajaran yg disajikan secara kait-berkait
kurikulum kegiatan luar sekolah pemisahan atau sebagian ruang lingkup pelajaran yg diberikan di perguruan tinggi atau pendidikan menengah dan tidak merupakan bagian integral dr mata pelajaran yg sudah ditetapkan dl kurikulum
kurikulum muatan lokal kurikulum yg berisi mata pelajaran yg disesuaikan dng kepentingan daerah
kurikulum terpadu kurikulum yg memadukan semua mata pelajaran ke dl bentuk permasalahan
kurikulum terpisah kurikulum yg menitikberatkan kpd sejumlah mata pelajaran yg terpisah-pisah
kurs [n] nilai mata uang suatu negara yg dinyatakan dng nilai mata uang negara yg lain
kuskus kus.kus [n] binatang memanjat, berekor panjang, berbulu lebat, bermata bundar, bertelinga kecil, banyak terdapat di Australia, di Indonesia terdapat di Sulawesi, Timor, Seram; Phalanger ursinus
kusuf ku.suf [n] gerhana matahari
label la.bel [n] (1) sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; (2) etiket; merek dagang; (3) petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; (4) petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; (5) catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb
ladan la.dan [n] (1) pohon yg menghasilkan damar untuk perabot atau ramuan obat; (2) perekat yg dibuat dr damar
lading la.ding [n] parang yg pendek dan agak lebar di tengah-tengah, matanya yg tajam lengkung ke luar [Bld n ] muatan kapal [Geo n] abu panas gunung api yg dibawa angin yg membahayakan kehidupan yg dilaluinya
lakab la.kab [n] gelar (sbg kehormatan atau ejekan)
lakrimator lak.ri.ma.tor [n Dok] zat yg menyebabkan mata mengeluarkan cairan
laksatif lak.sa.tif [n Far] obat untuk mengeluarkan tinja dr saluran pencernaan makanan (spt kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
lamdukpai lam.duk.pai [n] tumbuhan melilit, akarnya dipakai untuk obat penyakit cacar; empis musang
landas lan.das [n] alas; tumpuan [n] , -- bukit 1 pohon kecil, kayunya yg putih dan lunak untuk gagang pisau, getahnya untuk lem, rebusan daun dan buahnya untuk obat buang-buang air; Macaranga triloba; (2) kayu, daun, getah landas bukit
langir antiketombe cairan sabun pencuci rambut yg mengandung obat penghilang ketombe
langit la.ngit [n] ruang luas yg terbentang di atas bumi, tempat beradanya bulan, bintang, matahari, dan planet yg lain
langkas lang.kas [a] tangkas; giat; cerdas; rajin [v] (1) gugur krn sudah cukup matang (tt buah-buahan dsb); (2) berakhir musim buah-buahan
lanjam lan.jam [n] mata bajak
lanolin la.no.lin [n Kim] zat mirip lilin yg diperoleh dr lemak bulu domba, digunakan sbg bahan dasar untuk obat luar dan kosmetik
lanset lan.set [n] pisau pembelah kecil, ujungnya bermata dua dan dapat digerakkan pd tangkainya
laporan cuaca la.por.an cuaca laporan yg memuat hasil pengamatan meteorologi
larai la.rai [v] me.la.rai v (1) memisahkan; menceraikan: ia berusaha untuk ~ orang yg berhantam itu; (2) menghindarkan; membuang; menawarkan: obat ini dapat ~ penyakit malaria
lawan la.wan [n] imbangan; bandingan; tandingan: permata seindah ini payah dicari -- nya; (2) n pasangan; teman: wanita -- nya mengibing terus mendampinginya semalaman; (3) n musuh; seteru: krn marahnya, dia mengamuk tanpa membedakan kawan dan --; (4) n kebalikan; yg bertentangan: -- kata 'kaya' ialah 'miskin'; (5) v menentang; menghadapi; berbanding: usul itu diterima dng 20 suara -- 3 suara
layanan wisata la.yan.an wisata kegiatan yg bertujuan memberikan kemudahan, kenyamanan, atau keselamatan kpd pengunjung selama tinggal dan dl setiap acara kunjungannya di kawasan pelestarian
layap la.yap , ke.la.yap.an v (1) bepergian dng tidak tentu arah dan tujuan; keluyuran; (2) menatap ke sana ke mari (tt pandangan mata) [a] rendah dekat tanah atau air (tt burung terbang, perahu, rumah, dsb) [Jk] me.la.yap v mulai hendak tidur; tidur-tidur ayam; di antara jaga dan tidur
layuh la.yuh [Mk a] (1) lumpuh; tepok (tt tubuh, kaki, dsb); (2) sangat lemah; tidak bersinar (tt mata): mata si sakit sudah -- dan tenaganya sudah hampir habis
layung la.yung [Sd n] warna kuning kemerah-merahan di langit pd saat matahari akan terbenam; mambang kuning
layur la.yur [Mk] me.la.yur v (1) memanaskan di atas (dekat) api (supaya kering, layu, hangat, dsb); memanggang: ia sedang ~ ikan (daging) di atas bara; (2) membakar (dng sinar matahari): sinar matahari ~ kulitnya sampai hitam [n] ikan laut yg bentuk tubuhnya pipih dan panjang; selayur
lazuardi la.zu.ar.di [n] (1) batu permata berwarna biru kemerah-merahan; (2) warna biru muda (spt warna langit)
leban le.ban [n] (1) pohon yg kayunya putih kekuning-kuningan, kulit dan daunnya (yg lebih besar dp daun kenari) biasa digunakan untuk obat; Vilex pubescens (ada beberapa jenisnya, spt -- bunga, -- kunyit); (2) kulit (daun) leban
ledang le.dang [kl a] putih kekuning-kuningan; bercahaya (spt awan kena sinar matahari) /lEdang/, me.le.dang v memperagakan diri (berjalan-jalan) supaya dilihat orang
ledre led.re [n] penganan terbuat dr tepung pisang (atau adonan tepung terigu dan lumatan pisang) berbentuk pipih cetakan: pisang juga diolah menjadi tepung dijadikan makanan iseng spt keripik, -- , dsb
lekang le.kang [a] (1) belah (spt tanah kepanasan); retak: musim kemarau panjang menyebabkan sawah menjadi kering dan -- tanahnya; (2) lepas (spt cat kena panas); tercerai (dr): pakaian yg satu itu tidak -- dr badan, tetapi selalu dipakainya; matanya menatap lembut dan tidak -- memperhatikan wajah gadis pujaannya
lekung le.kung [n] lekuk; cekung: matanya sangat -- sepulang dr rumah sakit
lelatu le.la.tu [n] bunga api; kilatan api: sakit matanya melihat -- las itu
leluing le.lu.ing [n] (1) pohon kayu yg buahnya, jika dicampur dedak, baik untuk makanan itik petelur, dapat juga ditumbuk halus dicampur dng bawang merah, daun turi putih dan adas sbg obat kutil; Ficus hispida; (2) buah dr pohon leluing ? luing
lembaga lem.ba.ga [n] (1) asal mula (yg akan menjadi sesuatu); bakal (binatang, manusia, atau tumbuhan); (2) bentuk (rupa, wujud) yg asli; (3) acuan; ikatan (tt mata cincin dsb); (4) badan (organisasi) yg tujuannya melakukan suatu penyelidikan keilmuan atau melakukan suatu usaha; (5) ark kepala suku (di Negeri Sembilan); (6) pola perilaku manusia yg mapan, terdiri atas interaksi sosial berstruktur dl suatu kerangka nilai yg relevan
lempuyang lem.pu.yang [n] (1) tumbuhan menyerupai jahe, umbinya dipakai untuk obat pelancar peredaran darah, pegal, linu, dsb; Zingiber; (2) umbi lempuyang
lempuyang emprit lempuyang pahit, berimpang kecil, berwarna kuning, berasa pedas dan pahit, baunya tidak merangsang, tumbuh liar di hutan dan menyukai tempat lembap, tumbuhan muda berguna untuk aroma penyedap masakan dan lalap, rimpang tua untuk bahan jamu, dapat menghasilkan minyak asiri; Zingiber americanas; -- gajah lempuyang besar, mempunyai rimpang besar, berwarna kuning, berbau wangi, berbunga putih kekuning-kuningan, ditanam di kebun, rimpang muda untuk lalap, air rebusannya untuk obat berbagai macam penyakit, Zingiber zerumbeth
lempuyang pahit lempuyang emprit; -- wangi lempuyang berimpang harum, berasa pahit, pedas, berserat banyak, ditanam di pekarangan dan untuk obat campuran param, Zingiber aromaticum
lenggundi leng.gun.di [n] (1) tumbuhan perdu, berbatang segi empat, banyak cabangnya, bunganya berwarna ungu kebiru-biruan, buahnya bulat berwarna hitam, kulitnya keras, daunnya berbau harum dan berkhasiat sbg obat; Vitex trifolia; (2) daun lenggundi
lengkang leng.kang [ark a] menjadi lebar (tt cincin, gelang, kail, tangkai kacamata, dsb): mata kail itu --
lengket leng.ket [a] lekat /lEngkEt/, leng.ket-leng.ket n tumbuhan yg dapat digunakan untuk pupuk hijau, rambatannya 0,5-1,5 m, tumbuh di daerah tropis, daunnya untuk obat bisul; Clitoria Laurifolia
lengkuas leng.ku.as [n] tanaman berumbi, umbinya berserat kasar agak keras, berwarna putih kecokelat-cokelatan atau kekuning- ku; ningan, dipakai untuk bumbu atau obat; laos; Alpinia galanga
lengkuas merah lengkuas yg banyak digunakan sbg obat tradisional, aneka ragam serta pengobatan ternak
lengser leng.ser [v] me.leng.ser v (1) turun dr jabatan: mantan Presiden kedua RI -- setelah mendapat tekanan dr berbagai pihak, terutama mahasiswa; (2) menggelincir ke bawah atau ke sisi; meluncur: matahari telah ~; sarangnya ~; [v] me.leng.ser v mengoles (dng); menyapukan sesuatu pd: ia ~ daun pisang dng minyak supaya kue bugis yg dibungkus tidak lekat pd daun
lengset leng.set [v] be.leng.set v terlipatnya tepi kelopak mata (krn sakit trakoma dsb)
lensa kontak [Fis] lensa tipis yg dirancang secara khusus agar dapat melekat pd kornea mata
lensa progresif lensa kacamata yg terbagi tiga tanpa pembatas, bagian atas untuk membantu melihat benda jarak jauh, bagian tengah untuk membantu melihat benda jarak sedang, dan bagian bawah untuk membantu melihat benda jarak dekat
lentik len.tik [a] (1) lengkung ke atas atau ke belakang (pangkal dan ujungnya mengarah ke atas atau ke belakang, sedangkan bagian tengahnya lendut spt rumah Minangkabau): bulu matanya panjang dan --; (2) berkeluk ke atas sedikit pd ujungnya (spt haluan perahu) [a] berkenaan dng air yg diam (tidak mengalir) spt danau, empang, dan rawa
lepasan le.pas.an [n] (1) yg telah dilepas(kan); (2) tamatan atau lulusan (sekolah dsb): ~ sekolah teknik; (3) bekas: dia adalah ~ serdadu
lepu le.pu [n] ikan laut berkulit keras yg memiliki banyak duri tajam, bahkan duri berbisa pd siripnya, ruji tulang di bawah mata yg memanjang melintasi pipi untuk berhubungan dng tulang tutup insang bagian depan, melahirkan anak; Scorpaenidal
leukemia leu.ke.mia [n] penyakit akut atau menahun krn adanya satu tipe leukosit tidak matang yg berkembang biak secara ganas di dl sumsum tulang atau kelenjar limfa, yg kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya; kanker darah
leukoma leu.ko.ma [n Dok] parut pd kornea, berwarna putih, tanpa ada tanda radang, dan kekeruhan itu menyebabkan ketajaman penglihatan terganggu, jalan masuk sinar ke dl mata terganggu krn permukaan selaput bening mata tidak rata, tetapi dapat diperbaiki dng pencangkokan selaput bening mata
lewat lembayung terlampau ungu (tt warna dr cahaya matahari)
liang jarum lubang pd pangkal jarum tempat memasukkan benang jahit; mata (lubang) jarum
liar li.ar [a] (1) tidak ada yg memelihara; tidak dipiara orang (tt binatang): binatang ini (binatang) --; (2) tidak (belum) jinak: ayam (burung) ini masih --; (3) tidak tenang (tt pandangan mata); buas; ganas: matanya -- memandang ke kiri kanan; pandangannya -- spt harimau akan menerkam mangsanya; (4) tidak teratur; tidak menurut aturan (hukum): sikap dan tingkahnya --; (5) belum beradab: orang --; (6) tidak resmi ditunjuk atau diakui oleh yg berwenang; tanpa izin resmi dr yg berwenang; tidak memiliki izin usaha, mendirikan, atau membangun, dsb: tukang parkir --; bangunan (rumah) --
lidah ayam tumbuhan terna, dijumpai di berbagai tempat di Indonesia, tingginya mencapai 0,80 m, batang bagian atas berbulu, daun berbentuk pita, tajam, lonjong atau jorong, perbungaan berupa tandan yg normal muncul dr ketiak daun, buah agak bersayap, perbanyakan dng biji, daun dan akar untuk obat asma, bronkitis, atau sbg tonik, juga mengandung saponin, Polygala glomerata; (2) pisau kecil
lidah buaya tumbuhan, termasuk famili Liliaceae, daunnya panjang spt pedang, tebal, berdaging lembek dan berlendir yg biasa digunakan untuk obat pencuci rambut; Aloevera
lidah-lidah li.dah-li.dah [n] tumbuhan, Alangium ebenaceum [n] ikan yg hidup di dasar air laut hangat dan berciri memiliki bentuk badan sangat pipih, sirip punggung, sirip anus dan sirip ekornya bersatu membentuk sirip tunggal yg mengelilingi tubuh dan tidak mempunyai sirip pinggul, bertaring pd sisi kanan, dan matanya terletak di sisi kiri; Cynoglossidae
lihat li.hat [v] me.li.hat v (1) menggunakan mata untuk memandang; (memperhatikan): kepala desa ~ rakyat membersihkan selokan; (2) menonton: nanti malam kami akan ~ pertandingan tinju; (3) mengetahui; membuktikan: saya ingin ~ sampai di mana kemampuannya; (4) menilik: ~ gelagatnya, kedatangan mereka mempunyai maksud yg kurang baik; (5) meramalkan: seorang ahli nujum atau astrolog dapat ~ nasib seseorang; (6) menengok (orang sakit); menjenguk: kami merencanakan untuk ~ kakek di rumah sakit
limau li.mau [n] (1) tanaman berbuah bulat atau lonjong, berujung agak lancip, jika matang berwarna kuning, isinya berulas-ulas, umumnya tidak dimakan langsung, tetapi airnya dibuat minuman penyegar; Citrus limon; (2) buah limau
limau nipis limau, berbuah agak lonjong berkulit agak tebal, halus, dan berkilat, berasa masam, dapat dipakai sbg penyedap masakan, campuran obat tradisional, dan sbg minuman penyegar; Citrus aurantifolia
limau purut limau yg buahnya berkulit kasar berkerut-kerut, tidak untuk dimakan, tetapi dipakai sbg penyedap makanan, campuran obat tradisional, dan untuk berkeramas; Citrus hystrix
limpung lim.pung [kl n] tombak pendek dng mata di kedua ujungnya
linang li.nang , ber.li.nang v (1) meleleh (tt air mata): air matanya ~; (2) tampak berkilap; berkilau-kilauan: rambutnya ~ krn digosok dng minyak
lingar li.ngar [a] , me.li.ngar v liar; beringas (tt pandangan mata)
linglung ling.lung [a] lupa segala-galanya (krn bingung atau terlalu asyik memikirkan sesuatu): orang tua yg -- itu mencari kacamata yg sedang dipakainya
lingsir ling.sir [v] terbenam; turun (tt matahari): matahari pun telah --
liontin li.on.tin [n] perhiasan (spt berlian, batu permata) yg digantungkan pd rantai kalung
lipiodol li.pi.o.dol [n] sekelompok bahan kontras rontgen mirip minyak, dng kadar iodium tinggi untuk menunjukkan saluran kelenjar ludah kelenjar air mata, rongga sampingan hidung, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa
lira li.ra [n] satuan mata uang Italia [n] alat musik Yunani Kuno dng rangka berbentuk huruf U dan berdawai, dianggap sbg pendahulu biola, dimainkan dng berbagai cara, yakni diletakkan di bahu (da spalla), diletakkan di lengan (lira dabraccio), model yg lebih besar dng 9-15 dawai yg diletakkan di antara lutut (da gamba), lira senor (lira iomperfetta), lira bas (lira perfecta) [n] burung mirip ayam hutan, kicauannya indah dan dapat menirukan suara burung lain; Menuridae
lister lis.ter [n] bajak ganda yg mata bajaknya membalik tanah ke dl arah yg berlawanan, membuat serangkaian gundukan dan alur bajak berselang-seling, benihnya ditaburkan di dasar alur bajak atau puncak gundukan sewaktu terbuka
litoral li.to.ral [n] (1) daerah pantai yg terletak antara pasang tertinggi dan surut terendah; (2) vegetasi yg tumbuh di lingkungan atau kedalaman laut antara garis pandang mata
longdres long.dres [n] gaun panjang sampai menutupi mata kaki, biasa dipakai pd kesempatan yg resmi, dsb
lontong lon.tong [n] makanan yg dibuat dr beras dibungkus dng daun pisang, kemudian direbus sampai matang
lornyet lor.nyet [n] kacamata jepit (tidak bertangkai)
lorong lo.rong [n] jalan kecil (terutama yg ada rumah kiri-kanannya): di sepanjang -- itu banyak orang berjualan , ber.lo.rong v berpenghasilan tetap; mempunyai mata pencaharian yg tetap: dia sekarang tidak ~ [Mk p] tentang; mengenai
luar lu.ar [n] (1) daerah, tempat, dsb yg tidak merupakan bagian dr sesuatu itu sendiri: ia berdiri di -- gedung; lima tahun ia tinggal di -- negeri; (2) bukan dr lingkungan (keluarga, negeri, daerah, dsb) sendiri; asing: meskipun ia orang -- , tetapi sudah spt keluarga sendiri; (3) bagian (sisi, permukaan, dsb) yg tidak di dalam: merk kecap itu tertempel di -- botol; obat -- , obat untuk mengobati bagian luar tubuh (kulit dsb)
lubuk lu.buk [n] bagian yg dalam di sungai (laut, danau, dsb): menangkap ikan di --; (2) n berlekuk dalam; jeluk: piring --; pinggan --; (3) a Hid daerah hidrosfer yg kedalamannya dapat mencapai 6.000 kaki atau lebih di lautan dan 1.000 kaki atau lebih di danau dan yg tidak tertembus oleh cahaya matahari
luluk lu.luk [Mk n] lumpur [kl n] mata-mata; pelupuk
lulusan lu.lus.an [n] yg sudah lulus dr ujian; tamatan: ~ SMU
luput lu.put [v] (1) hilang; lepas (dr): -- di mata (dr mata), tidak kelihatan lagi
luyu lu.yu [a] kelihatan sangat mengantuk (tt mata); ruyup: matanya -- krn semalam suntuk menjaga si sakit
mabuk ma.buk [a] (1) berasa pening atau hilang kesadaran (krn terlalu banyak minum minuman keras, makan gadung, dsb); (2) berbuat di luar kesadaran; lupa diri: rupa-rupanya dia sudah -- , tergoda rayuan sehingga lupa bahwa dia sudah berkeluarga; (3) ki sangat gemar (suka): dia sedang -- berhias; (4) ki tergila-gila; sangat berahi: bentuk wajah yg mungil dng sinar mata yg lembut itulah yg membuat aku -- kepadanya
madang ma.dang [a] tidak patuh thd adat (Dayak-Matan)
magel ma.gel [a] (1) setengah masak (belum matang benar); mengkal: ketela ini masih -- , belum masak benar; (2) ki belum pandai benar; belum sempurna pengetahuannya, dsb
magrib mag.rib [n] (1) barat arah matahari terbenam; (2) waktu matahari terbenam: ia tiba di Jakarta menjelang --; (3) waktu salat wajib menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat; (4) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak tiga rakaat pd waktu menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat
main gila berbuat kurang sopan; bertindak semau-maunya; -- hakim sendiri menghakimi orang lain tanpa mempedulikan hukum yg ada (biasanya dilakukan dng pemukulan, penyiksaan, pembakaran, dsb): ia menjadi korban pengeroyokan belasan pemuda mata gelap yg -- hakim sendiri
majakane ma.ja.ka.ne [n] buah keras untuk ramuan obat, jamu, atau dijadikan arang untuk menghitamkan gigi, mengandung tanin yg berkhasiat sbg bahan kesat; Quercus lusitanica
majakaya ma.ja.ka.ya [a] tidak bersambung (tt tiang dsb): keris -- , keris yg mata dan hulunya terbuat dr satu kerat besi
majakeling ma.ja.ke.ling [n] buah yg dikeringkan dr pohon Terminalia arborea, dipakai sbg campuran obat untuk penyakit keputihan pd wanita
majun ma.jun [n] potongan sisa bahan (bukan kain bekas) yg digunakan untuk lap [n] jamu atau obat kuat untuk lelaki yg dibuat dr bermacam-macam ramuan, yg membuat badan menjadi terasa hangat, sehat, kuat, dan bersemangat muda
makan arwah selamatan memperingati orang yg telah meninggal
makbul mak.bul [Ar v] (1) diluluskan (tt permintaan, doa); terkabul: mudah-mudahan doa Ananda --; (2) berhasil; tercapai (tt maksud): selama cita-citanya belum -- , ia tidak akan pulang ke kampung; (3) manjur (tt obat, guna-guna, dsb): semoga obatnya --
makramat mak.ra.mat [Ar n] kehormatan; kemurahan hati
makroftalmus mak.rof.tal.mus [n Dok] pembesaran tidak normal dr bola mata
makroskopis mak.ro.sko.pis [a] dapat dilihat dng mata telanjang tanpa bantuan mikroskop
maksi mak.si [a cak] berukuran sampai menutupi mata kaki (tt gaun): ia lebih suka memakai baju -- dp baju mini
makula ma.ku.la [n] bintik-bintik yg terdapat pd struktur, msl bintik kuning pd mata, bercak pd kulit berupa perubahan warna
malah ma.lah [adv] (1) bahkan; semakin (bertambah): setelah minum obat itu, ia tidak menjadi baik -- bertambah sakitnya; (2) bahkan sebaliknya: disuruh duduk, -- berdiri; (3) justru: -- kamu yg harus datang, bukan orang tuamu
malam ma.lam [n] waktu setelah matahari terbenam hingga matahari terbit [n] lilin (dipakai untuk membatik): pedagang itu menjual -- , nila, dan benang [n] massa plastis amorf yg berasal dr mineral, tumbuhan, dan hewan
malam syukuran selamatan (pd malam hari) untuk mengucapkan atau menyatakan rasa syukur atas suatu peristiwa
malapari ma.la.pa.ri [n] pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata
maleman ma.lem.an [n] selamatan atau kenduri pd malam tanggal ganjil pd bulan Puasa (Ramadan) tanggal 20 tibanya Lebaran: pd waktu yg disebut -- itu penduduk banyak yg mengadakan kenduri
mali-mali ma.li-ma.li [n] perdu merambat bertangkai kecil-kecil, daunnya direbus untuk obat seriawan; Abrus precatorius
mali-mali hantu perdu atau pohon kecil, daunnya yg muda digerus, digunakan sbg obat sakit kepala; Leea indica
mamano ma.ma.no [n] semak yg berbau enak, sering dipakai untuk wangi-wangian dan obat pd masyarakat Waropen di Irian Jaya
mambang mam.bang [n] makhluk halus yg menurut kepercayaan sebagian orang membinasakan manusia (bermacam-macam warnanya, ada yg kuning, merah, hitam, dsb dan disebut juga menurut tempatnya): -- segara; -- tali arus [n] -- kuning warna kuning kemerah-merahan di sebelah barat ketika matahari mulai terbenam
mampu mam.pu [a] (1) kuasa (bisa, sanggup) melakukan sesuatu; dapat: ia tidak -- membayar biaya pengobatan anaknya; kakeknya tidak -- berdiri lagi krn sangat tua; (2) berada; kaya; mempunyai harta berlebih: mereka cukup -- untuk menyekolahkan anaknya ke luar negeri
manakib ma.na.kib [n Tas] kisah kekeramatan para wali (manakib Syekh Abdul Kadir Jailani)
mangkat mang.kat [v hor] meninggal (tt raja): setelah raja itu -- , putra mahkota dinobatkan sbg raja
manikam ma.ni.kam [n] (1) intan; batu permata; (2) ark mani
manjur man.jur [a] (1) dapat menyembuhkan (tt obat dsb); mustajab; mujarab: obat ini -- sekali, sekali minum terus sembuh; (2) benar-benar besar dayanya (tt doa, mantra, dsb); sakti: mantranya untuk menolak hujan sangat --; (3) benar-benar dapat lekas mematikan (tt bisa, racun, dsb): ular yg sangat -- bisanya
mantra penawar mantra pengobatan
Marikh Ma.rikh [n] bintang beredar yg mengelilingi matahari; bintang siarah; Mars
mark [n] satuan mata uang Jerman (lihat lampiran)
markah lambung timbul [Kap] tanda pd lambung kiri dan kanan kapal yg berupa lingkaran dan garis-garis serta huruf-huruf untuk menunjukkan garis muat maksimum yg diizinkan menurut peraturan keselamatan
markis mar.kis [n] bidai lipat yg dipasang di atas jendela atau pintu sbg penahan sinar matahari [n] batu mulia yg diasah berbentuk oval
Mars [n] (1) dewa perang bagi bangsa Romawi; (2) planet ke-4 dr matahari; Marikh
masa emosional masa seorang individu memiliki emosi yg matang, yaitu dl arti stabil, serta dapat diterima oleh masyarakat
masa remaja masa antara 12-18 tahun dl proses pertumbuhan seorang individu sesudah meninggalkan masa anak-anak menjelang masa dewasa, tetapi belum mencapai kematangan jiwa; masa puber
masak ma.sak [a] sudah tua dan sampai waktunya untuk dipetik, dimakan, dsb (tt buah-buahan): durian ini -- di pohon bukan -- krn diperam; jangan memetik mangga yg belum --; (2) a sudah matang (empuk, jadi) dan sampai waktunya untuk di-ambil, diangkat, dsb (tt makanan): nasi sudah -- , makanlah dulu; adonan ini belum --; (3) a ki sudah selesai dikerjakan (dididik dsb); sudah dipikirkan (dipertimbangkan) baik-baik; sudah diputuskan (disetujui) bersama; sudah sempurna; sudah pd tingkatan yg terbaik (terakhir): dia pemuda yg sudah -- sehingga dapat berpikir (bekerja) secara baik; perkara yg sudah -- jangan diulang-ulang lagi; (4) a matang (dl berpikir); (5) v cak memasak [adv cak] mana boleh; masa
masase ma.sa.se [n] pemijatan, pengurutan, dsb pd bagian badan ter-tentu dng tangan atau alat-alat khusus untuk melancarkan peredaran darah sbg cara pengobatan atau untuk menghilangkan rasa capai
masayu ma.sa.yu [n] panggilan kehormatan untuk wanita keturunan bangsawan Palembang
maskara mas.ka.ra [n] kosmetik berupa cairan berwarna dsb untuk mewarnai bulu mata dan alis mata
maskot mas.kot [n] orang, binatang, atau benda yg diperlakukan oleh suatu kelompok sbg lambang pembawa keberuntungan atau keselamatan
maslahat mas.la.hat [Ar n] sesuatu yg mendatangkan kebaikan (keselamatan dsb); faedah; guna: pelebaran jalan itu membawa -- bagi penduduk
masoi ma.soi [n] mesiu [n] pohon, kulitnya untuk obat bermacam-macam penyakit, msl keputihan; Massoia aromatica
masuk ma.suk [v] (1) datang (pergi) ke dl (ruangan, kamar, lingkungan, dsb): ia -- ke kamarnya kemudian menguncinya dr dalam; (2) datang (pergi) ke tempat bekerja (sekolah dsb): ia -- agak siang krn harus pergi berobat ke rumah sakit; hari ini ia tidak -- kerja, tidak datang di tempat ia bekerja; (3) tergolong; terhitung; terbilang; tercantum: ia -- dl penilaian ibu rumah tangga teladan; hal itu tidak -- dl acara rapat; (4) menjadi (anggota perkumpulan, prajurit, penganut agama, warga negara, dsb): -- Islam (Kristen, Buddha, Hindu, dsb); -- warga negara Indonesia; (5) turut serta, mengikuti; turut campur: -- perang; -- ujian; (6) diterima; didapat: uang yg -- bulan ini lebih kecil dp bulan yg lalu; surat-surat yg -- harus segera dicatat dan dijawab
masyarakat desa masyarakat yg penduduknya mempunyai mata pencaharian utama dl sektor bercocok tanam, perikanan, peternakan, atau gabungan dr kesemuanya itu, dan yg sistem budaya dan sistem sosialnya mendukung mata pencaharian itu
masyarakat kota masyarakat yg penduduknya mempunyai mata pencaharian dl sektor perdagangan dan industri, atau yg bekerja dl sektor administrasi pemerintah
mateng ma.teng [Lihat {matang}]
materialisme ma.te.ri.al.is.me [n] pandangan hidup yg men-cari dasar segala sesuatu yg termasuk kehidupan manusia di dl alam kebendaan semata-mata dng mengesampingkan segala sesuatu yg mengatasi alam indra
mati semu kelihatan spt mati jasadnya, sedangkan matanya masih berkedip-kedip
matlak mat.lak [Ar n] daerah tempat terbit matahari, terbit fajar, atau terbit bulan
maturasi ma.tu.ra.si [n] proses menjadi dewasa (matang)
maturitas ma.tu.ri.tas [n] kematangan; kedewasaan
maulana mau.la.na [n] (1) Isl gelar kehormatan untuk Tuhan (sbg pelindung penolong); gelar kehormatan untuk para nabi (sbg pembimbing umat); (2) gelar kehormatan bagi ulama besar atau sufi; (3) tuan kita: pakaian anak raja --
medikamentosa me.di.ka.men.to.sa [a Dok] berkenaan dng obat-obatan dl pengobatan atau perawatan penyakit
medikasi me.di.ka.si [n Dok] terapi dng pemberian obat medula
medisinal me.di.si.nal [a] (1) bersifat menyembuhkan; (2) sbg obat
Medusa Me.du.sa [n] makhluk wanita mengerikan, dl mitologi Yunani, yg dng sinar matanya dapat menjadikan orang yg memandangnya menjadi batu
mekar me.kar [v] (1) (mulai) berkembang; menjadi terbuka; mengurai: mawar itu -- disinari matahari pagi; mayang --; (2) menjadi besar dan gembung; menjadi banyak: adonan roti ini telah --; (3) menjadi bertambah luas (besar, ramai, bagus, dsb): jalan sudah makin besar, kota juga tambah --; (4) ki (mulai) timbul dan berkembang: di hatinya mulai -- perasaan cinta
mati ma.ti [v] (1) sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi: anak yg tertabrak mobil itu -- seketika itu juga; pohon jeruk itu sudah -- , akarnya pun sudah busuk; (2) tidak bernyawa; tidak pernah hidup: batu ialah benda --; (3) tidak berair (tt mata air, sumur, dsb); (4) tidak berasa lagi (tt kulit dsb); (5) padam (tt lampu, api, dsb); (6) tidak terus; buntu (tt jalan, pikiran, dsb): krn pikirannya sudah -- , ia tidak dapat berbuat apa-apa; (7) tidak dapat berubah lagi; tetap (tt harga, simpul, dsb); (8) sudah tidak dipergunakan lagi (tt bahasa dsb); (9) ki tidak ada gerak atau kegiatan, spt bubar (tt perkumpulan dsb): kalau tidak diurus, koperasi itu akan --; (10) diam atau berhenti (tt angin dsb): perahu layar itu terombang-ambing di tengah laut krn angin --; (11) tidak ramai (tt pasar, perdagangan, dsb): setelah ada pasar swalayan, pasar ini --; (12) tidak bergerak (tt mesin, arloji, dsb): saya terlambat krn jam saya ternyata --
melakonkan me.la.kon.kan [v] (1) memainkan lakon (sandiwara): pertunjukan ketoprak itu ~ "Bende Mataram"; (2) mengarang (menyadur) cerita menjadi lakon sandiwara: dia ~ cerita Sandyakalaning Majapahit; (3) memainkan sebuah cerita sbg sandiwara: murid-murid kelas tiga ~ cerita yg terdapat dl buku bacaan itu; (4) menceritakan: film itu ~ seorang gadis Yahudi yg berusaha menyelamatkan diri dr pengejaran tentara Nazi
melampiaskan me.lam.pi.as.kan [v] (1) menjadikan supaya lampias: obat untuk ~ air seni; (2) tidak menahan-nahan; memuaskan: ~ amarah; ~ hawa nafsu
melanin me.la.nin [n] pigmen atau zat warna yg ditemukan dl kulit, rambut, bulu, dan mata
melapisi me.la.pisi [v] memberi lapisan: pandai besi itu ~ mata pisau dng baja
melarutkan me.la.rut.kan [v] menjadikan larut: Ibu ~ obat dng air sebelum Adik menelannya
melasma me.las.ma [n] bercak hiperpigmentasi, terutama pd bagian yg terkena sinar matahari (msl dahi, pipi, dan bagian bawah hidung)
melawan me.la.wan [v] (1) menghadapi (berperang, bertinju, bergulat, dsb): mereka tidak sanggup ~ musuh sebanyak itu; (2) menentang; menyalahi: siapa yg berani ~ perintahnya berarti ~ hukum; (3) bersaing lebih murah dp yg lain: harga-harga di toko itu ~; (4) melayani; mengajak: saya kurang suka berbicara ~ dia; (5) mencegah; menghilangkan; menjauhkan: obat ini gunanya untuk ~ bibit penyakit
melek me.lek /melEk/ (1) v tidak tidur; jaga: sepanjang malam ia -- untuk menyelesaikan pekerjaannya; (2) a cak celik mata; dapat melihat; (3) v cak insaf; mengerti
melekat me.le.kat [v] menempel benar-benar (sehingga tidak mudah lepas): daki ini sudah ~ benar sehingga sukar dibersihkan; (2) a ki karib sekali (tt persahabatan): persahabatan mereka ~ benar; (3) v ki tertanam (tt modal): banyak modal asing yg ~ di negara ini; (4) v terpakai (tt pakaian, topi): tinggal sehelai kain yg ~ pd tubuhnya; (5) a ki tetap terpaku pd (tt pandangan mata): pandangan matanya ~ pd wajah gadis; (6) a ki terpaut: pandangan hidupnya masih ~ pd adat kuno
melekatkan me.le.kat.kan [v] (1) menempelkan supaya melekat: ia berusaha ~ kembali lembaran pengumuman yg sudah lepas itu; (2) mengenakan (pakaian, topi); memakai: ia ~ sapu tangan pd hidungnya; (3) menanam (modal, uang, dsb): ia ~ modalnya pd perusahaan film itu; (4) memakai untuk membeli barang: ia ~ uangnya pd barang-barang perhiasan; (5) memukulkan (tangan, kaki, tinju, dsb): tak segan-segan ia ~ tangan dan ka; kinya pd anak itu; (6) mengarahkan (pandangan, perhatian): ia ~ pandangannya pd wanita yg anggun itu; (7) menggunakan (obat, guna-guna): ia sudah berusaha ~ berbagai obat, tetapi tidak menolong juga
meleleh me.le.leh [v] mengalir perlahan-lahan (spt air mata, getah): air matanya ~ di pipinya
melelehkan me.le.leh.kan [v] membuat menjadi meleleh; mengalirkan (air mata, peluh, dsb); mencairkan (salju dsb)
melihat arus me.li.hat arus menyesuaikan diri dng situasi (politik, pendapat, dsb) untuk keselamatan diri
melimpahi me.lim.pahi [v] (1) melimpah ke(pd): gelas itu diisi terlalu penuh hingga ~ meja; (2) memberi banyak-banyak; menganugerahi (dng penuh kemurahan): Tuhan ~ hamba-Nya dng kenikmatan lahir dan batin
melimpahkan me.lim.pah.kan [v] (1) mencucurkan (tt air mata); (2) memberikan (mengirimkan) banyak-banyak; menganugerahkan: semoga Tuhan ~ rahmat-Nya kpd kita; Jepang ~ barang-barang hasil industrinya ke berbagai negara; (3) memindahkan hak (wewenang dsb): wewenang untuk ~ tanggung jawab ini telah diatur dl peraturan pemerintah
melingkari me.ling.kari [v] (1) melingkar pd; melingkar di: kalung untaian mutiara ~ lehernya; (2) mengelilingi; mengitari: pelangi ~ matahari
meluahkan me.lu.ah.kan [v] memuntahkan: adik ~ obat itu krn terlalu pahit
melulu me.lu.lu [adv] tiada lain hanya; hanya; semata-mata: kamar ini -- untuk para tamu; kerjanya tidur --
meluluk me.lu.luk [v] memata-matai; mengintai (musuh): ~ musuh
melunak me.lu.nak [v] menjadi lunak; menjadi lembut (hati, sikap, dsb): matanya yg garang menyala itu lambat laun ~ kembali
meluntur me.lun.tur [v] menjadi luntur atau berkurang (tt rasa cinta, warna, dsb) [v] minum obat supaya gampang buang air (untuk cuci perut dsb)
memajalkan me.ma.jal.kan [v] menumpulkan: obat-obatan terlarang itu dapat -- otak pemakainya
memalamkan me.ma.lam.kan [v] membiarkan (menahan) bermalam; menaruh (obat, mayat, dsb) semalam
memalit me.ma.lit [v] menggunakan palit untuk menyapukan celak mata, cat alis, dsb
memanasi me.ma.nasi [v] (1) memberi atau memberikan panas pd; memanaskan: matahari ~ bumi; (2) ki memanas-manasi
memancarkan me.man.car.kan [v] (1) memancurkan (menyemburkan) air dsb deras-deras: di sini terdapat sumber yg ~ air hangat yg mengandung belerang; (2) mengeluarkan sinar (cahaya): matahari mulai ~ cahayanya di ufuk timur; (3) menyiarkan (radio): RRI ~ siarannya ke seluruh pelosok tanah air; (4) melahirkan; memperanakkan (menurunkan): Brawijaya ~ raja-raja Majapahit
memandang me.man.dang [v] (1) melihat dan memperhatikan (biasanya arah dan jaraknya tetap): jika engkau ~ nya lebih lama, makin jelas kecantikannya; sejauh-jauh mata ~; (2) menganggap; memperlakukan (sbg): kami ~ dia sbg anggota keluarga; ~ enteng (ringan, gampang); (3) mempedulikan; memperhatikan; mengingat (akan): tidak ~ bangsa (bulu, orang); (4) menyegani; menghargai: masyarakat ~ dia krn budi, amal, dan jasanya
memantai me.man.tai [v] (1) menuju pantai; (2) turun (tt matahari)
memarginalkan me.mar.gi.nal.kan [v] meminggirkan, memojokkan: sistem pembangunan ekonomi yg semata-mata mengacu pd pertumbuhan akan semakin -- masyarakat miskin
membaca bahasa mem.ba.ca bahasa (jenis mata pelajaran) membaca sambil mempelajari makna kata dr bahan bacaan
membaca teknis mem.ba.ca teknis (sbg mata pelajaran) membaca nyaring dng memperhatikan nada, dinamika, dan tempo
membahayakan mem.ba.ha.ya.kan [v] (1) mengancam keselamatan; mendatangkan bahaya (kpd): letusan gunung itu -- daerah sekitarnya; (2) mempertaruhkan (nyawanya, kedudukannya): ia bersedia -- kedudukannya demi keadilan
membakat mem.ba.kat [v] (1) menjadi bakat: menipu itu sudah -- baginya; (2) meningggalkan bakat (kesan, bekas): buih air laut yg -- di pantai; jejaknya masih -, ia masih belum lama pergi; (3) memberi alamat akan terjadinya sesuatu; menandakan: yg -- adalah tibanya sinar seminar keemasan sang Dewi Matahari
membalik mem.ba.lik [v] (1) berbalik kembali arahnya (berputar arah): bumerang itu kalau dilemparkan akan --; (2) berubah letaknya (menelungkup menjadi menelentang dsb): adikku sudah pandai --; (3) memutar ke arah yg berlawanan: krn silau oleh sinar matahari, ia -- menghadap ke barat
membantai mem.ban.tai [v] (1) menyembelih; memotong: ia -- seekor lembu untuk selamatan tujuh hari ayahnya; (2) merusakkan: air bah telah -- habis padi yg sedang menguning di sawah; (3) memukuli kuat-kuat: ia telah -- kepala pencuri itu dng tongkat ruyungnya; (4) ki membunuh secara kejam dng korban lebih dr seorang: para gerilyawan -- semua laki-laki di desa itu
membantar demam mem.ban.tar demam pencegah demam (spt obat pahit)
membelalakkan mem.be.la.lak.kan [n] membuka mata lebar-lebar sehingga biji mata kelihatan besar: dia menghardik kami sambil -- mata
membelalangkan mem.be.la.lang.kan [v] membelalakkan (mata)
membeliakkan mem.be.li.ak.kan [v] membuka (mata) lebar-lebar: ia -- matanya untuk menakuti anak-anak
memberkati mem.ber.kati [v] (1) memberi berkat (tt Tuhan): semoga Allah -- usaha kita; (2) mendoakan supaya Tuhan mendatangkan berkah: penghulu itu -- kedua pengantin; (3) mendatangkan kebaikan, keselamatan, dsb: barang curian tidak akan -
membongkar mem.bong.kar [v] (1) mengangkat ke atas: -- sauh; (2) menurunkan muatan dr kapal (kereta api): kuli-kuli kapal itu telah selesai -- muatan; (3) merusak; merobohkan: petugas keamanan berhasil -- rumah (bangunan) liar; (4) menceraikan bagian-bagian mesin: montir sedang -- mesin mobil; (5) membuka dng paksa: kita terpaksa -- peti itu krn kuncinya hilang; (6) mencuri dng merusak pintu (jendela dsb): pencuri itu berhasil -- gudang obat; (7) membuka rahasia: pihak yg berwajib berhasil -- usaha pemalsuan ijazah
membuntang mem.bun.tang [v] (1) membeliak (terbeliak) tegang (tt mata); (2) timbul di permukaan air (tt ikan dsb)
membutakan mem.bu.ta.kan [v] menjadikan (menyebabkan) buta: infeksilah yg telah -- matanya
memedihkan me.me.dih.kan [v] menyebabkan pedih: asap api itu ~ mata; ia mengeluarkan kata-kata yg ~ hati
memejamkan me.me.jam.kan [v] menutup (mata): ia ~ mata
memelototi me.me.lo.toti [v] melihat sesuatu (seseorang) dng membelalakkan mata krn marah
memendam diri me.men.dam diri menyembunyikan diri; tidak keluar rumah; tidak menampakkan diri di tengah khalayak ramai: setelah dua tahun ~ diri ia kelihatan semakin matang
memeriksa me.me.rik.sa [v] (1) melihat dng teliti untuk mengetahui keadaan (baik tidaknya, salah benarnya, dsb): lama ia ~ karangan murid-muridnya; (2) menyelidiki untuk mengetahui sesuatu (untuk mempelajari, mencari pengetahuan, dsb); menelaah (suatu hal, peristiwa, dsb): ia dapat memastikan bahwa darah itu adalah darah manusia setelah ia ~ nya; (3) menanyai orang untuk mengetahui salah tidaknya dsb; mengusut (perkara); mempertimbangkan dan mengadili (perkara): lima orang polisi diberi tugas untuk ~ perkara itu; (4) mengontrol; mengawasi; mengamati: tamu agung itu turun dr pesawat terbang lalu ~ barisan kehormatan
memeriksakan me.me.rik.sa.kan [v] (1) memeriksa untuk orang lain; (2) membiarkan supaya diperiksa; minta (menyuruh) supaya diperiksa: ia pergi ke rumah sakit hendak ~ matanya
memfitnah mem.fit.nah [v] menjelekkan nama orang (menodai nama baik, merugikan kehormatan, dsb)
memicing me.mi.cing [v] (1) memejam(kan) (mata); (2) tidur: semalam-malaman aku tidak dapat ~ mata sedikit pun
meminumkan me.mi.num.kan [v] (1) memberi minum sesuatu kpd: ia -- obat itu kpd anaknya; (2) menyuruh (meminta dsb) minum: ia hendak -- kerbaunya ke danau
memisahkan me.mi.sah.kan [v] (1) menceraikan; meleraikan (orang berkelahi dsb): dng tidak ~ mata dr, selalu memandang (melihat); (2) mengasingkan (dr yg lain): juru rawat terpaksa ~ orang yg terjangkit kolera itu ke ruangan yg terasing; (3) membedakan: antara kartun dan karikatur sulit ~ nya; (4) membatasi: pagar ~ rumah pengusaha itu dng rumahku
mempan mem.pan [v] (1) dapat dikenai (oleh senjata dsb); dapat terbakar (oleh api): berkali-kali ia ditembak, tetapi tidak pernah --; coba bakar, -- atau tidak; (2) dapat menyembuhkan penyakit (tt obat): segala macam obat sudah diminumnya, tetapi tidak -- juga; (3) ki dapat menerima nasihat (kritik dsb): seseorang yg keras kepala yg tidak -- kritik dan teguran
memperingati mem.per.i.ngati [v] (1) mengadakan suatu kegiatan (spt pe-rayaan, selamatan) untuk mengenangkan atau memuliakan suatu peristiwa: didirikan sebuah tugu untuk ~ jasa-jasa para pahlawan; (2) mencatat (dl buku catatan): dia selalu ~ kata-kata yg sukar dl buku yg khusus itu; (3) memberi peringatan (teguran, nasihat) supaya ingat akan kewajiban dsb: Ibu ~ pesan Ayah kpd anak-anaknya untuk berdoa sebelum tidur
memperlawankan mem.per.la.wan.kan [v] membuat jadi lawan; memperlagakan; mempertarungkan: promotor itu berusaha ~ petinju kita dng juara tinju itu; (2) mempertentangkan: jangan ~ rasa harga diri dng kehormatan
mempersangat mem.per.sa.ngat [v] menjadikan lebih hebat (keras, parah, dsb); menyebabkan bertambah sangat; memperhebat: penghinaannya yg berulang kali -- kebencianku kepadanya; obat itu -- penyakitnya, bukan mengurangi
mempertalikan mem.per.ta.li.kan [v] (1) mengikat menjadi satu: mereka ~ semua tawanan itu sebelum diseret ke markas; (2) menjalin-jalinkan; memperhubungkan: jangan ~ perkara itu dng urusan pribadimu; (3) menghubungkan: urat saraf yg ~ otak dng mata; dilaluinya kampung yg ~ Kota Serang dng Pandeglang; (4) menjodohkan: ia hendak ~ anak gadisnya dng pemuda itu; (5)menjadikan bertali
memprediksi mem.pre.dik.si [v] meramal: dia ~ bahwa mata uang rupiah akan terus menguat
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
memudar me.mu.dar [v] menjadi pudar; menjadi suram: warna baju ini telah ~ krn sering dicuci dan dijemur di terik matahari
memujikan me.mu.ji.kan [v] (1) memuji untuk orang lain; (2) mengatakan atau menganjurkan bahwa hal itu baik (untuk dipakai dsb): para guru ~ penggunaan buku itu; para dokter ~ pemakaian obat ini
memulung me.mu.lung [v] (1) membuat menjadi berbutir-butir (bulat kecil); menggentel (obat dsb): (2) melinting (rokok dsb)
memunggal me.mung.gal [v] memotong atau mematahkan (ujung, pucuk, dsb)
memutah me.mu.tah [n] pohon, akarnya dapat dibuat obat, kayunya ringan, tetapi kuat; Excoecaria agallocha
menabalkan me.na.bal.kan [v] mengumumkan penobatan raja; menobatkan
menaga me.na.ga [n] pohon, daun dan kulitnya dapat dibuat obat; Calophyllum inophyllum
menambang me.nam.bang [v] menggali (mengambil) barang tambang dr dl tanah [v] (1) menggunakan sampan (mobil dsb) sbg tambang; (2) mengangkut penumpang dng kendaraan tambang; menyeberangkan dng perahu tambang; (3) bekerja (sbg mata pencaharian) dng menjalankan kendaraan tambang [v] (1) mengikat dng tambang; menambat; (2) ki tidak mau mengurus istri (tetapi tidak mau pula menceraikannya)
menambari me.nam.bari [v] mengobati; menawari (penyakit)
menanap me.na.nap [v] memandang dng mata terbeliak; melihat dng teliti: hatinya sedih dan geram ~ seluruh ruangan yg sudah diacak-acak pencuri
menang RSC [Olr] menang krn wasit menghentikan pertandingan; keputusan wasit yg menetapkan seorang pemenang krn menurut pengamatannya lawan sudah tidak berdaya atau menderita cedera
menangis me.na.ngis [v] melahirkan perasaan sedih (kecewa, menyesal, dsb) dng mencucurkan air mata serta mengeluarkan suara (tersedu-sedu, menjerit-jerit): ibu itu ~ terharu; anak itu ~ kesakitan
menatah me.na.tah [v] memahat [v] memberi permata (intan dsb); memasang permata: tukang emas itu ~ kalung permaisuri dng intan [v] melatih berjalan (kanak-kanak dsb); menatih
menawari me.na.wari [v] (1) mengobati dng air yg sudah dimantrai dsb; memantrai; menjampi: Ayah ~ orang yg kesambet dng jampi-jampi; (2) ki membujuk (perempuan): hamba laki-laki yg ~ tunangan atau istri tuannya dihukum cambuk; (3) meredakan hati orang (yg marah, sedih): seorang yg berpengalaman lagi bijaksana tahu ~ hati orang yg sedang marah; (4) membuang racunnya atau bisanya: ia akan ~ gadung itu sebelum memasaknya [v] mengunjukkan seseorang akan sesuatu (dng maksud supaya dibeli, dipakai, dsb): siapa yg ~ mu rumah di kampung itu?
mencabuli men.ca.buli [v] (1) mencemari (kehormatan perempuan); (2) cak memperkosa atau melanggar hak (kedaulatan dsb): tindakannya telah ~ kebebasan politik negara lain
mencampurkan men.cam.pur.kan [v] menjadikan bercampur: sebelumnya ia ~ sedikit obat bius pd minuman itu
mencekokkan men.ce.kok.kan [v] (1) meminumkan dng paksa: setiap waktu yg telah ditentukan dia ~ obat ini kpd anaknya; (2) ki mengajarkan atau memberikan pengetahuan (ajaran, paham, dsb) terus-menerus: tokoh-tokoh partai telah berhasil ~ paham politik partainya kpd anggotanya
mencelak men.ce.lak [v] (1) menghitamkan atau mewarnai kening, bulu mata, sekeliling mata dng celak: para wanita suka sekali ~ matanya; (2) ki mengasah: serdadu itu ~ pedangnya
mencelikkan men.ce.lik.kan [v] (1) membuka (mata); (2) ki menjadikan melihat; (3) ki membukakan (menyadarkan, menginsafkan): sudah tiba saatnya petugas pemerintah ~ narapidana dng ajaran agama
menciumkan men.ci.um.kan [v] membiarkan dicium: dokter ~ obat bius kpd si sakit
mencorong men.co.rong [v] (1) bercahaya terang sekali (tt bulan, matahari, lampu, dsb); bersinar; (2) menyinari (menerangi) dng lampu corong
mencucurkan men.cu.cur.kan [v] mengucurkan; memancurkan; mengalirkan turun: ~ air mata, menangis
mencukupi men.cu.kupi [v] (1) memenuhi keperluan (keinginan dsb): gajinya tidak ~ kebutuhan biaya hidup sebulan; ia terpaksa menjual perhiasan emasnya untuk ~ biaya berobat; (2) memadai atau dapat memenuhi (kebutuhan, syarat, permintaan, dsb); tidak kurang: hasil padi di daerah itu tidak ~ kebutuhan penduduk; (3) menambah supaya lengkap (tidak kurang dsb): ia harus bekerja keras untuk ~ kekurangan pendapatannya; (4) ark membalas (menyambut): ~ surat Tuan tanggal 16 Juli 1989, saya ...
mendak men.dak [v] mengendap (tt badan); tunduk [Jw v] melaksanakan selamatan tahunan untuk memperingati orang yang telah meninggal
mendalam men.da.lam [v] (1) meresap (masuk) ke dalam (spt lebih paham, lebih mengerti): pengaruh peradaban Barat telah ~ di kota-kota besar; (2) makin sangat; bertambah parah (tt kemiskinan, penyakit): kemiskinan rakyat telah ~; penyakitnya semakin ~; (3) ki akrab (intim, mesra) sekali: hubungan antara kedua sejoli itu sudah ~; (4) luas (sampai hal yg sekecil-kecilnya): pengetahuannya dl bidang musik cukup ~; (5) berurat berakar (tt kebencian, dendam): kebenciannya telah ~; (6) sungguh-sungguh; benar-benar: kedua kepala negara itu menyatakan harapan yg ~ agar penyelesaian secara damai dapat tercapai; (7) intensif: akan diadakan penelitian (penyelidikan, pengusutan, pemeriksaan) yg lebih ~; (8) terperinci; matang: masalah itu akan dibahas secara ~
mendaulat men.dau.lat [v cak] merebut hak (jabatan, kekuasaan) dng tidak sah; menyerobot: mereka ~ tanah-tanah perkebunan dan menanaminya dng palawija; (2) v memecat dng paksa (yg dilakukan oleh orang yg tidak berhak): ~ kepala negara dan mengusirnya ke luar negeri; (3) kl n kehormatan tertinggi yg dimiliki atau diberikan kpd raja atau pangeran yg beragama Islam
mendevaluasi men.de.va.lu.a.si [v] menurunkan nilai uang (thd uang luar negeri atau thd emas): Pemerintah mengambil langkah untuk ~ mata uang sebesar 12%
mendinding men.din.ding [v] (1) menjadi dinding (penyekat, pelindung, dsb) sbg dinding: bukti-bukti itu ~ sekeliling kita; (2) menghalangi; melindungi: ia ~ matanya dng kacamata hitam supaya tidak silau
mendoan men.do.an [Jw n] tempe yg dipotong tipis lebar, dicelupkan ke dl adonan tepung berbumbu, kemudian digoreng setengah matang
mendolarkan men.do.lar.kan [v] menukarkan mata uang lain menjadi dolar
mendung men.dung [n] awan yg mengandung hujan: -- hitam sudah merata di langit, sebentar lagi turun hujan; (2) a dl keadaan langit yg agak gelap, tidak ada sinar matahari (krn tertutup awan): cucian tidak kering krn sepanjang hari udara --
mendunia men.du.nia [a] terkenal (meluas) ke seluruh dunia; menjadi milik dunia: tokoh ini sudah ~ di mata kanak-kanak
menebus dosa me.ne.bus dosa melepaskan diri dr dosa; bertobat
meneduhkan me.ne.duh.kan [v] (1) meredakan; menenangkan; menghentikan (hujan); (2) melindungi dr panas matahari dsb; (3) membawa ke tempat yg teduh
menekapkan me.ne.kap.kan [v] menutupkan sesuatu pd: ia ~ tangan pd mulutnya; perlahan-lahan dr belakang ia ~ tangannya pd kedua mata temannya
menelap me.ne.lap [v] makan pd (tt senjata); melukai; mengena (tt senjata): pisau itu tiada ~; obat apa jua tidak akan ~
menelik me.ne.lik [v] memata-matai; mengintai
menempatkan me.nem.pat.kan [v] (1) menaruh; meletakkan; memasang (di): Ibu sedang ~ barang ukiran di ruang tamu; (2) memberikan tempat (bekas): petugas apotek sibuk ~ obat di dl kaleng; (3) memberi tempat (duduk, bermalam, bekerja); menentukan tempatnya: untuk sementara waktu ia ~ mereka di asrama; kepala personel belum berani ~ pegawai baru pd bagian penting
menempeli me.nem.peli [v] (1) melekati: ia sedang ~ biliknya dng kertas koran; (2) menyogok; (3) ki menumpang (tinggal, makan, dsb); (4) ki menyobat; mendekati (dng maksud mengajak bergendak, mencari untung, dsb): krn pandai ~ direkturnya, ia sering ditugasi ke luar negeri; (5) menyuap: saudagar-saudagar besar biasanya tidak sayang-sayang membuang uang untuk ~ orang-orang yg berpengaruh
menemu me.ne.mu [v] mendapat: aku juga ~ ajal di cerlang cahaya matamu
menengkel me.neng.kel [v] (1) menjadi butir-butir; membutir: bahan obat itu setelah diolah dng mesin, akhirnya ~ dng sendirinya; (2) melekat; berlekat-lekat: manisan cermai itu ~
menerap me.ne.rap [v] menangkap burung dng getah pohon terap [v] (1) memasang permata pd cincin, keris, dsb; mengikat permata pd tempat ikatannya; (2) memasang ubin (lantai); (3) memasang mesin dsb
menerawang me.ne.ra.wang [v] (1) membuat terawang (pd saputangan, taplak meja, dsb): adikku sudah diajar merenda dan ~; (2) menembuk; menembus; melubangi kecil-kecil: ngengat sering ~ pakaian yg disimpan dl lemari; (3) melihat dr celah-celah kaca; (4) ki melihat dng mata batin (untuk melihat keadaan seseorang dr jarak jauh atau untuk meramal nasib seseorang); (5) melamun: pikirannya ~ ke sana-sini; ~ langit, ki mengangan-angankan yg mustahil (yg bukan-bukan dsb); melayangkan pikiran jauh-jauh: batinnya ~ langit mengangan-angankan lotre yg belum pasti diperolehnya
menetes me.ne.tes [v] jatuh menitik: dr atap gua itu ~ air yg berasal dr akar pohon besar; air mataku mulai ~
mengabar meng.a.bar [v] (1) mengurangi (ketegangan, penderitaan): obat ini dapat ~ penderitaan si sakit; (2) menghambat; menahan; mengerem
mengabui meng.a.bui [v] (1) menaburkan abu pd; memberi abu: ia ~ benih itu sebelum menanamnya; (2) menyesatkan pandangan; mengelabui; menipu: sikap yg manis itu hanya untuk ~ mata
mengaca me.nga.ca [v] (1) berkaca; becermin; (2) ki tampak berlinang; menjadi berkaca-kaca (tt mata)
mengagah meng.a.gah [v] (1) memandangi muka (anak kecil untuk diajak tertawa dsb); (2) menentang mata (mengajak berkelahi); (3) memperhadapkan (supaya berkelahi): ~ ayam sabungan
mengalimantang me.nga.li.man.tang [v] (1) bercahaya putih memanjang (tampak dl gelap): lampu mobil ~ dl gelap; (2) bermacam-macam warnanya atau warna cahayanya (sbg warna pelangi): ketika matahari akan tenggelam, tampak cahaya yg ~ di batas langit sebelah barat
mengalit meng.a.lit [v] mencelak (mata) [v] (1) mengikat erat-erat: Bibi ~ perut dng ikat pinggang; (2) membelitkan; (3) menekan
mengamputasi meng.am.pu.ta.si [v] memotong anggota badan, terutama kaki dan tangan, untuk menyelamatkan jiwa seseorang: tim dokter bedah terpaksa ~ tangan pasien demi keselamatan jiwanya dr serangan lepra
mengamuk meng.a.muk [v] (1) menyerang dng membabi buta (krn marah, mata gelap, dsb): ternyata orang yg ~ itu kurang beres pikirannya; (2) ki berkecamuk; menjadi-jadi: badai ~; (3) ki; melanda: penyakit pes ~ di daerah itu
mengapresiasi meng.ap.re.si.a.si [v] melakukan pengamatan, penilaian, dan penghargaan (msl thd karya seni)
mengarbida me.ngar.bi.da [v] menghangatkan dng gas karbid (tt buah-buahan) supaya lebih cepat matang
mengaron meng.a.ron [v] merebus beras setengah matang untuk kemudian dikukus
mengarwahkan meng.ar.wah.kan [v] mengadakan selamatan (kenduri, doa, pengajian) untuk memperingati orang yg telah meninggal
mengasah meng.a.sah [v] (1) menggosok pisau dsb pd benda keras (batu dsb) supaya tajam atau runcing; (2) mendabung; memepat; meratakan (gigi dsb); (3) menghaluskan dan mengilapkan (intan, permata, dsb); menyerudi; (4) ki mempertajam (dng latihan) pikiran dsb supaya memiliki kemampuan: mari kita mengisi teka-teki silang ini untuk ~ otak
mengasapi meng.a.sapi [v] (1) memberi asap kpd: ia ~ mata orang itu dng asap rokoknya; (2) memasak (mengeringkan, membersihkan, mengharumkan, dsb) dng asap
mengawal me.nga.wal [v] menjaga (keselamatan dsb); mengiring untuk menjaga (keselamatan dsb): yg ~ komandan itu adalah seorang kopral
mengawaskan meng.a.was.kan [v] memperhatikan dng baik; menajamkan (penglihatan): di tempat yg gelap itu ia ~ matanya agar dapat menemukan benda yg dicarinya
mengayun meng.a.yun [v] (1) berayun; bergoyang; berbuai-buai: ranting-ranting kayu pun ~ bagaikan tangan melambai; (2) turun (tt matahari): matahari telah ~; (3) menggerakkan supaya berayun: ~ lenggang
mengecap me.nge.cap [v] (1) membubuhkan cap; memberikan cap; menstempel: ada petugas khusus yg bertugas ~ surat-surat dinas; (2) mencetak (buku, kain, dsb): kami sanggup ~ buku dan majalah, pekerjaan ditanggung rapi; (3) memberi bermerek (bertanda): ia ~ semua sapinya dng besi panas; (4) ki menganggap sbg; menyatakan bahwa (buruk, baik, cakap, dsb); menamai: satu orang berbuat yg tidak senonoh, orang akan ~ seluruh keluarga itu kurang baik [v] (1) mengatup-ngatupkan mulut hingga terdengar bunyi kecap atau cap-cap (spt pd ketika makan); (2) mencoba (merasai) rasa (makanan dsb); mencicipi; (3) menikmati; mengenyam; merasai: ~ kenikmatan hidup
mengedari meng.e.dari [v] (1) berjalan mengelilingi; mengitari: bulan ~ bumi; bumi ~ matahari; mereka ~ candi Borobudur; (2) menjelajah: ~ dunia
mengedipkan me.nge.dip.kan [v] menggerakkan kelopak mata (membuka dan menutup berganti-ganti); mengejapkan: ia berkata sambil ~ mata
mengejam me.nge.jam [v] memejamkan mata
mengejap me.nge.jap [v] (1) mengedip (tt mata); (2) menyala sesaat (lampu, kilat, dsb)
mengejapkan me.nge.jap.kan [v] mengedipkan: ia ~ matanya memberikan isyarat kepadaku
mengelapkan me.nge.lap.kan [v] mengejapkan (mata); memejamkan (mata)
mengelih me.nge.lih [v] melihat; mengawasi: tuan mempunyai mata, tetapi tidak pandai ~
mengembunkan meng.em.bun.kan [v] (1) menjadikan embun; melakukan proses pengembunan; (2) menaruh di luar rumah (pd malam hari) supaya kena embun: ia biasa ~ air bersih segelas dan meminumnya sbg obat
mengempat puluh hari meng.em.pat pu.luh ha.ri [v] bersedekah (selamatan) pd hari yg keempat puluh sesudah seseorang meninggal dunia
mengerepas me.nge.re.pas [v] memejamkan; mengejapkan (tt mata)
mengerjap-ngerjap me.nger.jap-nger.jap [v] mengejap-ngejapkan; mengerdip-ngerdipkan (tt mata)
mengerling me.nger.ling [v] melihat dng pandangan mata ke sebelah kanan atau kiri; menjeling
mengerling-ngerling me.nger.ling-nger.ling [v] berulang-ulang mengerling, melihat pandangan mata ke sebelah kiri atau kanan
mengetanahkan me.nge.ta.nah.kan [v] (1) membawa (menurunkan) ke tanah; (2) mengebumikan (menguburkan); (3) ki menurunkan derajat (kehormatan dsb): hamba bersumpah tidak akan ~ nama kaum kesatria
menggabak meng.ga.bak [v] (1) menjadi suram; menjadi redup; (2) bercucuran; berlinang: air matanya ~
menggapai meng.ga.pai [v] (1) mengulurkan tangan hendak mencapai (memegang, mencari pegangan, dsb) menggapai-gapai: anak itu berusaha ~ meja dng tangan kirinya; (2) ki meraih, menyampaikan (maksud, cita-cita, dsb): berkali-kali gagal tidaklah mematahkan semangatnya untuk ~ cita-citanya
menggelanggang meng.ge.lang.gang [v] (1) mengadakan (menyelenggarakan) gelanggang penyabungan (ayam dsb): mereka hendak ~ tujuh hari lamanya sambil memotong kerbau tujuh ekor; (2) ki menggenang: air matanya ~ mendengar riwayat orang tuanya
menggelap meng.ge.lap [v] (1) menjadi gelap; (2) menghilang; (3) mengamuk (menjadi mata gelap)
menggeletakkan meng.ge.le.tak.kan [v] menaruh (membiarkan) tergeletak: ia ~ anaknya di bawah sinar matahari pagi
menggerenik meng.ge.re.nik [kl v] membunyikan: maka orang pun ~ nobat
menghablur meng.hab.lur [v] (1) menjadi hablur; mengkristal; (2) ki menjadi (tampak) bersinar-sinar (tt mata)
menghalusi meng.ha.lusi [v] (1) memperlakukan dsb tidak dng kekerasan: guru itu selalu ~ murid-muridnya; (2) mengakali dng tipu muslihat yg licin: Pemerintah Belanda ~ Pangeran Diponegoro untuk mematahkan perlawanannya; (3) menyelidiki dalam-dalam: polisi ~ peristiwa pembunuhan itu
menghitamkan meng.hi.tam.kan [v] (1) menjadikan berwarna hitam: di manakah dijual obat untuk ~ kumis?; (2) ki memburuk-burukkan (nama dsb): ia biasa ~ nama orang yg tidak disukainya
mengiklankan meng.ik.lan.kan [v] memberitahukan atau memperkenalkan sesuatu kpd umum melalui iklan: pabrik obat itu ~ hasil pabriknya melalui siaran televisi
mengilatkan me.ngi.lat.kan [v] (1) berkilat; (2) menggosok (menjadikan) supaya berkilat; mengilapkan: di pasar banyak beredar obat-obatan untuk ~ barang kuningan; (3) membayangkan (kehendaknya, isi hatinya, dsb); menyampaikan secara tidak langsung; menyindirkan: kata-katanya ~ keinginannya yg kuat
mengimbangkan meng.im.bang.kan [v] menjadikan supaya berimbang (se-timbang, sebanding): untuk ~ pemasukan dan pengeluaran uang, harus diadakan penghematan
mengincar meng.in.car [v] (1) melihat sasaran dng memicingkan sebelah mata; membidik: ia bergaya di depan lensa seakan-akan sedang ~ harimau dng senapan; (2) ki melihat dan mem-perhatikan (mengawasi) dr jauh (dng maksud tidak baik, hendak mencuri, dsb): semalam tertangkaplah seorang pencuri ketika sedang ~ toko emas itu; (3) ki sangat meng-inginkan; sangat menghendaki (kedudukan, barang, dsb): ia ~ kedudukan wakil ketua [v] membuat lubang (pd kayu, besi) dng incar
menginjeksi meng.in.jek.si [v] (1) memasukkan obat dsb dng jarum (sem-prot); memberi injeksi; menyuntik; (2) ki menambah (dana, modal, bantuan, dsb)
mengintaikan meng.in.tai.kan [v] memata-matai: polisi sedang ~ agen sindikat narkotik yg beroperasi di kota ini
mengkal meng.kal [Jk a] (1) baru masak di dalam (belum seluruhnya matang); setengah matang (tt buah): buah mangga yg masih -- enak untuk dirujak; (2) berasa keras dl perut: -- rasa perutku; (3) kesal dl hati; marah dl hati; berasa dongkol: hatinya sangat -- krn yg ditunggu tidak kunjung datang
mengkudu meng.ku.du [n] pohon yg banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yg masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sbg obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sbg obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yg dipakai dl pembatikan; pace; kemudu; Morinda citrifolia
mengojek meng.o.jek [v] menjadi tukang ojek; mencari nafkah dng ojek: mata pencahariannya adalah -
mengoleskan meng.o.les.kan [v] melumurkan; melumaskan: perawat itu -- obat pd bagian tubuh pasien yg sakit
mengopak me.ngo.pak [v] (1) memetik; mematahkan: ~ tangkai bunga; (2) merusakkan: ~ engsel pintu
mengoperasi meng.o.pe.ra.si [v Dok] membedah; membedel (untuk mengobati): dokter itu sedang -- seorang pasien korban kecelakaan lalu lintas
menguat me.ngu.at [v] menjadi kuat (tt nilai mata uang dsb): yen ~ thd dolar Amerika Serikat
menguatkan me.ngu.at.kan [v] (1) menjadikan kuat (dl berbagai arti); mengukuhkan: obat ini untuk ~ badan; tiba-tiba ia ~ pelukannya kepadaku; (2) meneguhkan (dugaan, pendapat, alasan, keputusan, dsb): saksi kedua ~ keterangan saksi pertama; contoh ini dimaksudkan untuk ~ pendapatnya; (3) mengeraskan (suara, tekanan): ia terpaksa ~ suaranya supaya terdengar jelas oleh yg duduk di kursi paling belakang; (4) menyangatkan: partikel "lah" dipakai untuk ~ arti saja
mengubangkan me.ngu.bang.kan [v] memandikan ternak dl kubangan yg airnya sudah dicampuri obat pembasmi kutu atau caplak
mengucek-ucek meng.u.cek-u.cek [v] menggosok-gosok (tt mata): dia ~ matanya krn gatal
mengupa-upa meng.u.pa-u.pa [v] memberi hadiah; mengadakan selamatan: di Tapanuli dikenal upacara ~ yg harus diadakan oleh seseorang yg melakukan kesalahan dsb
mengupak me.ngu.pak [v] mematah(kan); merusakkan; membejatkan: pencuri masuk dng cara ~ jendela nako
mengurangi me.ngu.rangi [v] (1) mengambil (memotong) sebagian: pemerintah tidak akan ~ jatah beras pegawai; (2) menjadikan berkurang: kita tidak akan ~ kewaspadaan kita; (3) menurunkan; menjadikan kurang: skandal itu telah ~ harga diri dan kehormatannya
mengurasi meng.u.rasi [v] (1) melumas (membasahi) badan dng param dsb; mengobati; (2) menyembuhkan
menguraskan meng.u.ras.kan [v] melumaskan obat; memakai sesuatu untuk mengobati (menyembuhkan): ia ~ param pd kedua kakinya yg pegal-pegal
meniga hari me.ni.ga hari mengadakan selamatan pd hari yg ke-3 sesudah seseorang meninggal
menilik me.ni.lik [v] (1) melihat dng sungguh-sungguh; mengamat-amati: lama ia ~ foto-foto dr zaman remajanya; (2) mengawasi; memeriksa: panitia khusus itu bertugas ~ pemakaian uang kas; (3) melihat (mengamati) dng mata hati (thd nasib orang); meramal; (4) memandang; menganggap: ia selalu ~ peristiwa yg terjadi itu sbg pelajaran baginya; (5) melihat (meninjau) dr: jika kita ~ silsilah keluarganya, jelaslah bahwa dia masih keturunan bangsawan; (6) menjenguk: ia pulang ke kampung untuk ~ orang tuanya [v] menenung; meneluh
menimbang-nimbang me.nim.bang-nim.bang [v] memikirkan matang-matang: ia ~ apakah tawaran itu akan diterimanya
meniran me.nir.an [n] tumbuhan terna, daunnya mirip daun asam, tangkainya bersegi-segi dan halus berwarna hijau, air perasan batang dan akarnya digunakan untuk mengobati sakit batuk dan melancarkan air kencing; Phyllanthus urinaria [Jw n] nama makanan yg dibuat dr adonan beras menir dan santan, diberi daun pandan, dan garam dibungkus dng daun pisang dan dikukus
menitikkan me.ni.tik.kan [v] menitiskan (air dsb): tanpa disadarinya, ia telah ~ air mata mendengar kisah yg menyedihkan itu
menjadi men.ja.di [v] (1) (diangkat, dipilih) sbg: ia diangkat (dipilih) ~ wakil presiden; (2) (dibuat) untuk: daun kumis kucing dapat diramu ~ obat penyakit kencing batu; (3) berubah keadaan (wujud, barang) lain; menjelma sbg: orang itu dapat mengubah dirinya ~ harimau; (4) menjabat pekerjaan (sbg): ayahnya ~ guru
menjaga men.ja.ga [v] (1) menunggui (supaya selamat atau tidak ada gangguan): mereka selalu ~ kampungnya dng baik; (2) mengiringi untuk melindungi dr bahaya; mengawal: ajudan itu selalu ~ atasannya; (3) mengasuh (mengawasi anak kecil); (4) mengawasi sesuatu supaya tidak mendatangkan bahaya; mencegah (bahaya, kesukaran, kerugian): tugas mereka ialah ~ bahaya api; (5) mempertahankan keselamatan (orang, barang, dsb): pemerintah memperkuat pasukan yg ~ pantai; (6) mengikhtiarkan (supaya); mengurus (supaya): kita harus ~ agar pemasukan tidak lebih besar dp pengeluaran; (7) memeliharakan; merawat: ia ~ baik-baik neneknya yg sakit
menjemur men.je.mur [v] memanaskan (mengeringkan) di bawah sinar panas matahari: ibu sedang ~ pakaian
menjinakkan men.ji.nak.kan [v] (1) melatih supaya jinak: ~ harimau; (2) ki menaklukkan (musuh, perempuan); menanggulangi (bencana spt banjir, bom atau bahan peledak): rakyat kecamatan itu sedang giat berusaha ~ sungai yg sering menimbulkan banjir
menolong me.no.long [v] (1) membantu untuk meringankan beban (penderitaan, kesukaran, dsb): saya mencari badan atau yayasan yg sudi ~ penderitaan saya; (2) membantu supaya dapat melakukan sesuatu: kalau Anda tidak mau ~ (ku), tidak akan selesai pekerjaanku ini; (3) melepaskan diri dr (bahaya, bencana, dsb); menyelamatkan: dialah yg ~ jiwaku sehingga aku terlepas dr bahaya maut; (4) dapat meringankan (penderitaan dsb); dapat menyembuhkan (penyakit dsb); dapat melepaskan dr (bahaya dsb): berbagai obat diminumnya, tetapi tidak ~ juga
menonjol me.non.jol [v] (1) berjendul; merupakan tonjol; menjorok: bibirnya ~ krn terantuk ke dinding; (2) menyembul; menganjur (menjorok) ke luar: kepalanya ~ dr jendela; semuanya harus rata, jangan ada yg ~; (3) kelihatan nyata; mencolok mata: tampak kesalahan besar yg ~ dl karangan itu; (4) lebih banyak atau sering: pd musim dan kawasan tertentu, beberapa jenis penyakit tampak ~
menspion men.spi.on [v] mencoba memperoleh informasi (dr pihak lawan) secara sembunyi-sembunyi; memata-matai
mentah men.tah [a] (1) belum masak; belum waktunya untuk dipetik, diambil hasilnya dsb (spt buah-buahan): buahnya masih -- . rasanya asam dan sepat; (2) belum matang; belum selesai diolah untuk dimakan (tt makanan): nasi itu perlu ditanak lagi krn sebagian masih --; (3) belum mantap benar; belum sempurna; belum putus: perundingan itu masih -- , masih perlu dilanjutkan lagi
mental men.tal [v] (1) terpelanting; terpental; (2) terlempar kembali; berbalik arah [Sd a] ada gunanya, ada pengaruhnya (tt obat, nasihat, dsb) /mEntal/ (1) a bersangkutan dng batin dan watak manusia, yg bukan bersifat badan atau tenaga: bukan hanya pembangunan fisik yg diperhatikan, melainkan juga pembangunan --; (2) n batin dan watak
mentari men.ta.ri [kl n] matahari
menteleng men.te.leng [Jw v] membuka mata lebar-lebar; membelalakkan mata: ketika ditanya hakim terdakwa diam saja, matanya -- , sampai hakim menegurnya
mentol men.tol [n] terna tahunan, suku Lamiaceae yg membentuk stolon, bagian tanaman seluruhnya mengandung minyak asiri yg berbau harum dan dapat diekstrak dng penyulingan, setelah didinginkan menghasilkan mentol; Mentha arvensis [n Kim] alkohol, C10H20O, yg diperoleh dr pelbagai kristal, digunakan sbg bahan pengharum dan penyedap pd kembang gula, minuman keras, pasta gigi, dan obat-obatan
mentul men.tul [n] perhiasan yg dipasang pd rambut atau sanggul, berupa tusuk sanggul bertangkai panjang dng hiasan kuntum bunga bermata (intan, berlian, atau permata imitasi) pd bagian atasnya dan dapat bergerak berayun-ayun (berangguk-angguk)
menujuhbulani me.nu.juh.bu.lani [v] mengupacarai (dng selamatan dsb) seorang ibu yg mengandung tujuh bulan
menukarkan me.nu.kar.kan [v] memberikan sesuatu supaya diganti dng yg lain: ia terpaksa ~ obat itu ke apotek
menukas me.nu.kas [v] mengulang lagi (permintaan, jawab, minum obat, panggilan, dsb)
menuntun me.nun.tun [v] (1) membimbing (dng menggandeng tangan): dng sabar perawat itu ~ pasien itu dan mengantarkannya sampai ke pintu taksi; (2) menunjuk (mengarahkan) ke jalan yg benar: ia ~ kuda itu ke jalan yg menuju ke perkebunan; dng cinta kasih dia mampu ~ anaknya ke jalan yg benar [v] menutup mata (muka) dng sapu tangan dsb; bertuntun
menuruskan me.nu.rus.kan [v] mengikat (seseorang dsb) di turus (sbg hukuman): baginda memerintahkan prajuritnya untuk ~ keempat penjahat itu di bawah terik matahari
menutulkan me.nu.tul.kan [v] mencelupkan (sedikit) ke dl (kuah, kecap, tinta, dsb): cara mengobatinya cukup dng ~ ramuan pd luka itu; ia ~ pena ke dl tinta
menutup me.nu.tup [v] (1) menjadikan tidak terbuka (spt mengatupkan, mengunci, merapatkan): ~ buku; ~ jendela; ~ mata; ~ pintu; (2) memberi bertutup (dng) menudungi; menyelubungi dsb; (3) menyekat (menyumbat, menimbun, dsb) supaya buntu; menyatakan tidak boleh dilalui atau dimasuki (tt jalan dsb); (4) mengurung; memasukkan ke dl penjara; (5) mencukupi (ongkos, kekurangan, dsb); (6) menyudahi (rapat, pembicaraan, dsb); mengakhiri; (7) ki menyembunyikan; merahasiakan; (8) ki melunasi (tt utang); melengkapi (apa yg kurang): ~ utang; ~ kekurangan
menyadar me.nya.dar [v] - arwah mengingat arwah (selamatan, biasanya pd bulan Syakban)
menyala me.nya.la [v] (1) tampak atau keluar nyalanya: lampu-lampu ~ serentak ketika tombol ditekan; (2) tampak mempunyai nyala; terang sekali: merah ~; (3) tampak bersinar; cemerlang: cat baru akan membuat kendaraan ~; (4) bersinar (menyorot) tajam (tt mata ketika sedang marah dsb): dia memandang musuhnya dng mata ~; (5) cak cantik menarik: Anda tampak lebih ~ dl pakaian yg berpotongan sederhana
menyalangkan me.nya.lang.kan [v] membelalakkan (mata); membuka (mata) lebar-lebar; memandang dng sinar mata yg tajam: orang itu membentak seraya ~ matanya
menyalep me.nya.lep [v] mengobati dng salep; mengoleskan salep: Ibu sedang -- luka Adik
menyamar me.nya.mar [v] (1) mengubah rupa (tidak memperlihatkan keadaan yg sebenarnya); menyaru; mengelirukan; menjadikan diri sbg: mata-mata musuh itu -- sbg kuli; (2) menyusup; menyelinap: dng cepatnya ia -- ke tengah-tengah keramaian itu
menyapu-nyapu me.nya.pu-nya.pu [v] menggosok-gosok (mata dsb) dng tangan; mengusap-usap (membelai-belai): ia -- matanya untuk menahan tangis; ia -- kepala anaknya dng haru
menyedekahi me.nye.de.kahi [v] (1) memberi sedekah kpd; menderma: tiap hari Jumat Ibu selalu -- para pengemis; (2) mengadakan selamatan untuk: uang itu disediakan untuk -- anaknya
menyelamati me.nye.la.mati [v] (1) mengadakan kenduri (selamatan) untuk; menyedekahi: -- anaknya supaya lekas sembuh; (2) memberikan ucapan selamat: -- kawannya yg lulus ujian
menyelidik me.nye.li.dik [v] (1) memeriksa dng teliti; mengusut dng cermat: tim petugas dikirim untuk -- penyebab kebakaran hutan itu; (2) menelaah (mempelajari) dng sungguh-sungguh: bertahun-tahun lamanya ia -- bahasa dan adat istiadat suku Toraja; (3) memata-matai; meluluk; mengintai: rasanya ada juga anasir-anasir asing yg -- kekuatan dan kemampuan tentara kita; (4) menggeledah (untuk mengetahui sesuatu): petugas pabean itu -- seluruh barang penumpang
menyelip iklan me.nye.lip iklan selipan atau jeda dl sebuah mata acara yg digunakan untuk menyiarkan iklan; selipan niaga
menyelundupkan me.nye.lun.dup.kan [v] (1) menyeludukkan; menyurukkan: dia -- kepalanya ke dl belukar; (2) memasukkan dng sembunyi-sembunyi atau secara gelap: kapal patroli ALRI dapat menangkap beberapa buah perahu yg hendak -- barang-barang ke Sulawesi; (3) menyusupkan: yg -- mata-mata musuh itu ternyata orang dalam
menyembah me.nyem.bah [v] (1) menghormati dng mengangkat sembah: setelah -- tiga kali di pintu depan, ia lalu masuk; (2) memuja (sesuatu sbg Tuhan atau dewa): -- Tuhan; -- berhala; -- matahari; -- patung; (3) ki mengaku di bawah perintah; takluk: -- ke Majapahit; -- ke Siam
menyembuhkan me.nyem.buh.kan [v] menjadikan sembuh; mengobati dsb supaya sembuh: ia menjadi terkenal krn dapat -- orang sakit secara gaib
menyembur me.nyem.bur [v] (1) memancar atau menyemprot ke luar cepat-cepat: Gunung Agung meletus dng dahsyat, asap hitam -- ke udara; (2) memancarkan sesuatu (pd); menyemburi: ia sedang -- air ke halaman; (3) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): ia siuman setelah dukun itu -nya dng air putih; (4) cak mengeluarkan kata-kata yg tidak patut (spt memaki-maki, marah-marah); (5) ki memancar ke luar dng tiba-tiba (tt warna air muka): darah -- ke mukanya, mukanya menjadi merah krn sangat marah (terkejut dsb)
menyemburi me.nyem.buri [v] (1) memancarkan sesuatu (pd); menyemprotkan sesuatu (pd): ia sedang asyik -- kaca mobil yg akan dibersihkan; (2) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): pergilah dukun itu setelah selesai -- orang yg kerasukan setan itu
menyempal me.nyem.pal [v] mematahkan (cabang kayu, lengan, dsb)
menyengat me.nye.ngat [v] (1) menusuk dng sengat; mengantup: seekor kalajengking -- dng ekornya; (2) ki memberikan rasa spt tertusuk: sinar matahari -- kulit; (3) ki menusuk; tajam (tt kata-kata, sindiran, dsb): kata-katanya -- telingaku
menyeribu (hari) me.nye.ri.bu (hari) [v] mengadakan selamatan untuk memperingati dan mendoakan roh orang yg meninggal pd hari yg keseribu
menyerkah me.nyer.kah [v] (1) menyentak, mematahkan, dsb hingga serkah: -- cabang kayu; (2) ki memecahkan; membelah: -- kepala
menyerum me.nye.rum [v] mengobati dng (menginjeksikan) serum
menyilamkan me.nyi.lam.kan [v] (1) menggelapkan (mata); mengelamkan; (2) menenggelamkan; menyelamkan
menyilap me.nyi.lap [v] (1) menyebabkan silap (salah penglihatan); (2) ki mengelabui mata; menipu
menyinggung me.nying.gung [v] (1) menyodok (mendesak, menolak, dsb) dng siku: petinju itu -- perut lawannya hingga jatuh; (2) menyentuh; menjamah; menyenggol: beliaulah yg -- gelas itu hingga pecah; (3) mengenai (sedikit); membicarakan (sedikit): bab pendahuluan telah -- soal itu; (4) melanggar (kehormatan, kekuasaan, dsb): tulisannya dianggap -- kehormatan Bapak Gubernur; (5) ki menyakiti (melukai) hati (perasaan): kata-katanya -- perasaan
menyipat me.nyi.pat [v] mengukur (untuk mengetahui lurus tidaknya) dng tali sipat [v] membubuh sipat (pd bulu mata)
menyipitkan me.nyi.pit.kan [v] menjadikan sipit (tt mata); sedikit atau setengah memejamkan (mata): ia -- matanya menahan cahaya matahari yg menyilaukan
menyirnakan me.nyir.na.kan [v] menghilangkan; melenyapkan; membinasakan: munculnya matahari telah -- tetes embun di dedaunan; kelemahlembutan dapat -- kemarahan
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
menyuakakan me.nyu.a.ka.kan [v] memberikan perlindungan thd orang (tumbuh-tumbuhan, binatang) yg terancam keselamatannya
menyuluh me.nyu.luh [v] (1) menerangi (dng suluh): ia -- lorong yg gelap itu dng lampu senter; (2) mencari ikan (lebah dsb) dng suluh: -- ikan; -- lebah; (3) kl mencari keterangan; menyelidiki; memata-matai: -- keadaan musuh; (4) memberi petunjuk, penjelasan, penggunaan, dsb (tt bahasa, hukum, dsb) dl waktu tertentu, dan diakhiri dng tes: ia -- di Sekretariat DPR
menyuntikkan me.nyun.tik.kan [v] (1) memasukkan cairan obat dsb dng jarum: untuk mengatasi wabah itu dokter -- serum ke dl tubuh sapi yg sakit; (2) ki memberikan petunjuk (hasutan dsb): sebelum menuju medan perang, komandan mengumpulkan anak buahnya untuk -- keberanian; (3) ki menambah sesuatu (dana dsb) sbg bantuan: -- dana
menyuruh me.nyu.ruh [v] (1) memerintah (supaya melakukan sesuatu): dia -- peragawati itu duduk dl berbagai pose; (2) memerintah supaya pergi ke ... (untuk melakukan sesuatu); mengutus: ia -- anaknya membelikan obat
menyusupkan me.nyu.sup.kan [v] (1) memasukkan ke bawah sesuatu: ia -- dompetnya di bawah bantal; (2) merembeskan masuk; menyelundupkan: ia -- barang terlarang melalui petugas pelabuhan; pihak musuh terbukti telah -- mata-matanya
merabas me.ra.bas [v] bertitikan (tt air, air mata, dsb); berjatuhan (buah-buahan)
merakan me.ra.kan [n] (1) rumput tinggi, batangnya keras, terdiri atas tangkai dan daun spt sereh, warna daun hitam atau cokelat tua; Andropogon amboinicus; (2) terna tahunan, termasuk suku Poaceae, berbatang kecil, tegak, berwarna ungu berkilap, daunnya berbentuk pita dan berbulu, digunakan sbg obat sakit pinggang; Themedia arguens
meramu me.ra.mu [v] (1) mencari dan mengumpulkan bahan-bahan (akar-akaran, kayu-kayuan) yg diperlukan; (2) meracik: dia ~ akar-akar dan daun-daunan untuk membuat obat
merasa me.ra.sa [v] (1) mengalami rangsangan yg mengenai (menyentuh) indra (spt yg dialami lidah, kulit, atau badan): setelah ~ pahit, obat itu diludahkanya; (2) mengalami rasa dl hati (batin): ~ terhina
merasai me.ra.sai [v] (1) mengecap (makanan ); mencicipi: ~ minum sejuk setelah lama berjalan dl panas matahari; (2) mengalami (mendapat) kesenangan dsb: ~ kebahagiaan; (3) meraba dng tangan dan kaki untuk mendapatkan sesuatu; (4) ki menduga (mengajuk) hati orang dsb
merehabilitasi me.re.ha.bi.li.ta.si [v] (1) melakukan rehabilitasi; memulihkan kpd (keadaan) yg dahulu (semula); (2) memulihkan kehormatan (nama baik): pengadilan ~ nama tertuduh yg tidak terbukti kesalahannya
merek air huruf, lukisan, garis, dsb pd kertas yg tampak jelas apabila kertas itu dilihat sambil menghadapkannya ke sinar matahari atau lampu (sbg tanda pengaman pd kertas-kertas berharga, spt uang, cek, wesel, untuk menghindari pemalsuan)
merem me.rem [n cak] menutup mata
merem melek menutup dan membuka mata; berkedip-kedip
merica hitam merica yg diperoleh dr buah yg belum masak, dijemur di panas matahari atau dl rumah asap sampai ber-warna hitam, berbentuk butiran hitam berkeriput
merikarp me.ri.karp [n Bio] bagian buah yg seakan-akan matang sbg buah terpisah
Merkurius Mer.ku.ri.us [n] (1) dewa dagang dan keuntungan bagi bangsa Romawi; (2) planet pertama dr matahari, berjarak 36 juta mil
merkurokrom mer.ku.ro.krom [n] cairan yg tersusun dr kepingan hablur yg mengandung 26% air raksa yg terikat, warnanya merah tua hampir hitam, digunakan sbg bahan pemusnah hama pd luka; obat merah
merumahsakitkan me.ru.mah.sa.kit.kan [v] membawa ke rumah sakit untuk berobat; membawa berobat ke rumah sakit: untuk menghindarkan wabah penyakit, dinas kesehatan selalu menganjurkan agar masyarakat segera ~ orang yg terkena penyakit menular, spt demam berdarah
mestika mes.ti.ka [n] (1) batu hablur yg sakti (terdapat dl kepala ular, teripang, dsb); (2) batu permata yg berharga (spt intan); (3) ki yg terelok; yg tercantik: elok sekali spt -- gamat
mestika gamat permata yg terdapat di dl teripang yg amat indah
metari me.ta.ri [kl n] matahari
miana mi.a.na [n] tumbuhan terna, bunganya berwarna ungu dan bertangkai panjang, akarnya dapat dibuat obat sakit perut, pembiakannya dng cara menyetek; Coleus atropurpureus
mikrolit mik.ro.lit [n] (1) artefak batu kecil dan tipis zaman prasejarah (mesolitikum), msl mata anak panah, pisau, yg dibuat dr batu-batuan yg mudah dibelah; (2) alat batu kecil yg berbentuk geometris (segitiga, trapesium, atau setengah lingkaran) yg sisinya tidak tajam bergerigi
mikroskop mik.ro.skop [n] alat untuk melihat benda yg tidak dapat dilihat dng mata biasa (spt kuman-kuman); kaca pembesar
mikroskopis mik.ro.sko.pis [a] (1) bersangkutan dng mikroskop; (2) sifat ukuran yg sangat kecil dan tidak dapat dilihat dng mata telanjang sehingga diperlukan mikroskop untuk dapat melihatnya dng jelas
mindi min.di [n] perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung, tumbuh pd ketiak daun dan berbau harum, buahnya berbentuk bulat lonjong, warnanya kuning berisi biji yg keras, kayunya ringan dan kuat, baik untuk pembuatan perkakas rumah tangga, hampir semua bagian tanaman, spt kulit batang, akar, daun, dan bunga berguna sbg bahan obat, bijinya banyak mengandung minyak; Melia azedarach
minor mi.nor [n Mus] kecil (digunakan untuk selang, tangga nada, dan akor): selang nada sekon -- , tangga nada A -- , dan akor C --; (2) a kecil; kurang penting: ia membawakan peran -- dl drama itu; (3) a belum dewasa (tt orang); (4)a tambahan (tt mata pelajaran, mata kuliah)
minuman mi.num.an [n] barang yg diminum: di depot itu dijual -, rokok, dan obat-obatan
minyak asiri minyak yg terdapat pd tumbuhan aromatik, mudah menguap, digunakan dl minyak wangi, bumbu, dan obat-obatan
minyak avokad minyak dr daging buah avokad yg mengandung vitamin A, D, dan E dan fitosterol serta lesitin, digunakan dl ramuan obat untuk melembutkan kulit
minyak bunga cengkih minyak yg diekstraksi dng bunga kering beraroma dr pohon cengkih, digunakan dl pengobatan
minyak ikan minyak yg mula-mula diambil dr lemak ikan paus, tetapi kemudian juga dr ikan dan binatang laut lainnya, digunakan dl pengobatan krn mengandung vitamin A dan D berkadar tinggi
minyak kayu putih minyak asiri yg dibuat dr daun pohon kayu putih, digunakan sbg obat
minyak medis minyak hasil pengolahan yg bermutu tinggi, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, berasal dr minyak bumi dan digunakan sbg obat
miopia mi.o.pia [n Dok] keadaan mata yg dapat melihat dr jarak dekat lebih baik dp jarak jauh; cadok; rabun jauh
miosis mi.o.sis [n Dok] penyempitan pupil mata
miotik mi.o.tik [a Dok] berkenaan dng mitosis; (2) n Far obat yg menyebabkan miosis
mirah mi.rah [n] batu permata yg berwarna merah
modal fisis pemodalan berdasarkan pengamatan dan pengukuran
modal matematik permodalan berdasarkan pengamatan, pengu kuran, dan pengolahan data, berturut-turut digunakan untuk melukiskan gejala alam atau perilaku sistem yg dimodalkan
mongolisme mo.ngo.lis.me [n] keterbelakangan mental yg gejala fisiknya memperlihatkan ciri-ciri fisik orang Mongol (spt mata sipit miring ke atas); penyakit mongoloid
mongoloid mo.ngo.lo.id [a] berhubungan dng karakteristik yg dimiliki oleh orang-orang ras Mongol [n Dok] penyakit bawaan dng gejala kepala kecil, mata sipit miring ke atas samping, lidah tebal, dan retardasi mental; mongolisme; sindrom Down; facies mongoloides
monokel mo.no.kel [n] kacamata untuk satu mata (kacamata satu sisi)
monsinyur mon.si.nyur [n Kat] gelar dan sebutan untuk semua wali gereja dl agama Kristen Katolik, umumnya bagi anggota rumah tangga kepausan yg dahulu merupakan gelar jabatan, tetapi sekarang sbg gelar kehormatan
monsun mon.sun [n] iklim yg ditandai oleh pergantian arah angin dan musim hujan atau kemarau selang lebih kurang enam bulan, mengikuti posisi matahari pd bulan Juni dan Desember, terdapat di daerah tropis dan subtropis yg diapit oleh benua dan samudra
morfin mor.fin [n] zat yg diekstrasi dr opium dng proses maserasi opium dl air kemudian diendapkan dng amonia, digunakan sbg obat penghilang rasa nyeri dan penenteram, digunakan dng takaran besar berkhasiat sbg obat bius dan bila sering dipakai takarannya makin lama terpaksa makin diperbanyak sehingga mengakibatkan kecanduan
mota mo.ta [n] rumput yg batangnya agak besar dan liat, umbinya dibuat obat; Cyperus rotundus [n] kain tenunan kasar (untuk tenda, layar, dsb)
mual mu.al [a] (1) hendak muntah: jika perut terasa -- minumlah obat ini, supaya tidak muntah; (2) ki merasa bosan sekali; merasa jijik: kita -- mendengar ucapannya yg bombastis dan sikapnya yg sinis itu
muat mu.at [v] ada ruang untuk diisi, ditempati, dimasuki, dipakai, dsb; dapat berisi: kamar itu -- empat orang; (2) ada di dalamnya, berisi, mengandung: surat kabar ini -- iklan obat-obatan
mudah mu.dah [a] (1) tidak memerlukan banyak tenaga atau pikiran dl mengerjakan; tidak sukar; tidak berat; gampang: soal ujian itu --; (2) lekas sekali (menjadi, menderita, dsb): anak kecil -- ketularan penyakit; isi pensil ini -- patah; (3) cak tidak teguh imannya (gampang terbujuk atau gampang diajak berzina dsb) , mu.dah-mu.dah.an adv (1) moga-moga; semoga; diharapkan supaya: -- Anda selamat sampai ke tempat tujuan; ia sudah berobat pd dokter ahli, -- dapat sembuh dr penyakitnya; (2) dng harapan supaya: ia belajar sungguh-sungguh -- dapat maju dl ujian akhir; (3) (pd akhir kalimat atau uraian) demikianlah hendaknya: dikabulkan Tuhanlah kiranya maksud kita ini --
mujarab mu.ja.rab [a] manjur; mustajab: obat yg --
muka sabak muka seakan-akan mau menangis, tetapi belum mencucurkan air mata
mulas mu.las [a] sakit spt diremas-remas (tt perut): perutnya terasa -- [n] tumbuhan terna, daunnya dapat dibuat sbg obat sakit perut, Desmodium triflorum
mulut kamu [pb] keselamatan dan harga diri kita bergantung pd perkataan kita sendiri
muncul mun.cul [v] (1) menyembul; keluar menampakkan diri: matahari -- dr balik awan; (2) timbul; terbit: ia selalu menjawab pertanyaan yg -- kemudian
mungsi mung.si [n] tumbuhan terna yg buahnya dapat dibuat obat sakit perut kembung atau mulas (dicampur dng jintan, jemuju, dsb); Carum copticum
muntah mun.tah [v] keluar kembali makanan (minuman dsb) yg telah masuk ke dl mulut atau perut: begitu tercium bau busuk, -- lah ia; (2) n barang yg dimuntahkan; muntahan: setelah diperiksa , -- itu mengandung alkohol dan larutan obat penenang; (3) v cak luntur (tt warna): baju ini sekali dicuci sudah --; (4) v ki lepas dr: tendangan bola yg keras itu -- dr tangan penjaga gawang
muruah mu.ru.ah [n] kehormatan diri; harga diri; nama baik
museum Purna Bhakti Pertiwi museum tempat menyimpan, mengoleksi, dan memamerkan cenderamata yg diterima oleh mantan Presiden Soeharto dr negara sahabat selama menjabat Presiden
mustajab mus.ta.jab [a] dapat dng mudah (lekas) menyembuhkan; manjur; mujarab: obat ini sangat -- untuk menyembuhkan penyakit malaria
musuh mu.suh [n] (1) lawan (berkelahi, bertengkar, berperang, berjudi, bertanding, dsb); seteru: walaupun tubuhnya kecil, ia dapat mengalahkan -- nya yg tinggi besar; dahulu -- , sekarang menjadi kawan; (2) bandingan, imbangan, tandingan: barang ini tidak ada -- nya; (3) sesuatu yg mengancam (kesehatan, keselamatan); yg merusakkan: penyakit itu merupakan -- rakyat di daerah ini; hama wereng merupakan -- tanaman padi
mutah mu.tah [n] pohon yg tumbuh di sepanjang pantai, akarnya dapat dibuat obat bengkak-bengkak pd tangan dan kaki, kayunya ringan dan tidak awet, digunakan untuk membuat tusuk gigi; Exocecaria agollocha
mutiara mu.ti.a.ra [n] (1) permata berbentuk bulat dan keras, berasal dr kulit kerang mutiara, terbentuk krn ada benda atau pasir yg masuk ke dl tubuh kerang itu kemudian diselubungi oleh kulit ari; (2) ki air mata: -- bening mencair di sudut-sudut matanya; (3) ki sesuatu yg sangat berharga (dihargai dsb): sopan santun adalah -- bagi wanita; anak-anak yg saleh merupakan -- bagi rumah tangga
naftalena naf.ta.le.na [n Kim] hidrokarbon diperoleh dr ter batu bara, berupa zat padat kristal putih dng bau menusuk, digunakan dl pembuatan zat celup organik; obat pemusnah ngengat; C10H8
naga na.ga [n] (1) ular yg besar (dl cerita dan dl beberapa kata majemuk), spt -- berapi, -- bura, -- gentala, -- umbang; (2) kl ular besar (menurut kepercayaan) penunggu mata angin (ada yg berpindah tiap hari, ada yg tiap tahun, spt -- hari, -- tahun) [n] bekas hitam pd bagian tubuh sejak lahir dan mempunyai pengaruh thd jalan hidup seseorang
naga hari [kl] naga penunggu mata angin yg tiap hari berpindah tempat
naga tahun [kl] naga penunggu mata angin yg setiap tahun berpindah tempat
naik bertabal mengumumkan penobatan raja; menobatkan
naik na.ik [v] (1) bergerak ke atas atau ke tempat yg lebih tinggi: anaknya segera -- ke tempat tidur; layang-layangku tidak dapat --; (2) timbul (tt matahari): matahari --; (3) mendaki; menanjak; memanjat: olahraga -- gunung; jalan ini -- terus; -- pohon jambu; (4) masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dsb): "silakan -- !", dng ramah sopir mempersilakan penumpangnya; (5) mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dsb): ia tidak -- sepeda; -- unta; -- pesawat terbang; (6) bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dsb); meningkat: harga barang-barang terus --; gaji pegawai belum juga --; hasil padi tahun ini -- dibandingkan dng hasil tahun lalu; pangkatnya -- setingkat; (7) menjadi: tidak ada seorang pun yg mau -- saksi; (8) pergi ke: -- darat
naik merek [cak] bertambah tinggi kehormatan; bertambah tinggi martabat
naik takhta (dinobatkan) menjadi raja
nama na.ma [n] (1) kata untuk menyebut atau memanggil orang (tempat, barang, binatang, dsb): -- anjing itu Miki; (2) gelar; sebutan: dikaruniai -- Adipati; -- nya saja pegawai tinggi, tetapi kekuasaannya tidak ada; (3) kemasyhuran; kebaikan (keunggulan); kehormatan: ia beroleh (mendapat) --
nan [p Sas] yang: kekasihku -- jauh di mata
nanap na.nap [v] (1) terbuka lebar-lebar (tt mata); melihat dng mata tidak berkedip; terbeliak: matanya sedang -- menatap ke depan; perempuan tua itu menatap anaknya yg pingsan dng -- dan bersimbah air mata; (2) Jk terkejut: dia -- dr tidurnya
nanar na.nar [a] (1) berasa pusing (krn mabuk, kena pukul, dsb): pertimbangan itu akhirnya sampai juga ke otakku yg telah --; (2)agak hilang akal (krn kekalahan dsb) bingung; tercengang-cengang; : -- memandang kegersangan alam di hadapannya; (3) marah sekali (mata gelap); garang
nanas na.nas [n] (1) tanaman tropis dan subtropis, buahnya berbentuk bulat panjang, kira-kira sebesar kepala orang, kulit buahnya bersusun sisik, berbiji mata banyak, daunnya panjang, berserat, dan berduri pd kedua belah sisinya; Ananas comosus; (2) buah nanas
napal na.pal [n] (1) tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; ampo; (2) Geo batuan yg terdiri atas lempung dan kalium-karbonat
narator na.ra.tor [n] orang yg bercerita; pencerita: kesan sadis terasa ketika -- nya menggambarkan gadis yg dicekik itu matanya melotot dan lidahnya terjulur keluar
narkose nar.ko.se [n] (obat) pembius
narkosis nar.ko.sis [n] keadaan mati rasa seluruh badan krn pengaruh obat bius (narkotik dsb)
narkotik nar.ko.tik [n] obat untuk menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa mengantuk, atau merangsang (spt opium, ganja)
nasi tumpeng nasi yg dibentuk spt kerucut atau gunung (untuk selamatan dsb), di tengah atau di pinggirnya dihias dng sayur dan lauk-pauk
nasi-nasi na.si-na.si [n] (1) tumbuhan, akarnya direbus untuk obat sakit perut; Callicarpa longifolia; (2) akar nasi-nasi
nasihat genetika upaya seseorang atau lembaga untuk memberikan nasihat tt sifat dan cara penurunan suatu kebakaan dr suatu generasi ke generasi berikutnya, terutama berkaitan dng penyakit atau kelainan fisik agar diketahui cara pencegahan atau pengobatan sehingga tidak menurun
navigasi na.vi.ga.si [n] (1) ilmu tt cara menjalankan kapal laut atau kapal terbang; (2) tindakan menempatkan haluan kapal atau arah terbang: kecelakaan pesawat itu disebabkan oleh kesalahan --; (3) pelayaran; penerbangan: salah satu unsur keselamatan pelayaran adalah sarana -- yg baik
nayam na.yam [n] mata tenggala; mata bajak
nazar na.zar [n] janji (pd diri sendiri) hendak berbuat sesuatu jika maksud tercapai; kaul: ia mempunyai -- , kalau anaknya lulus, ia akan mengadakan selamatan
negara kekuasaan negara yg bertujuan memelihara dan mempertahankan kekuasaan semata-mata
nekara ne.ka.ra [n Antr] gendang besar terbuat dr perunggu berhiaskan ukiran orang menari (perahu, topeng, dsb), peninggalan dr Zaman Perunggu, dipergunakan dl upacara keagamaan; kobah; nobat
nektar nek.tar [n] (1) minuman para dewa (Yunani dan Romawi); (2) minuman yg dapat memberikan kenikmatan; (3) Bot cairan manis yg terdapat pd bunga yg biasa diserap lebah, merupakan bahan utama untuk madu
nelayan ne.la.yan [n] orang yg mata pencaharian utamanya adalah menangkap ikan (di laut)
neoprena ne.o.pre.na [n Kim ] nama generik untuk karet sintetik yg terbuat dr polimerisasi kloroprena yg tahan thd minyak, gemuk, zat kimia, panas, sinar matahari, dan ozon
Neptunus Nep.tu.nus [n] (1) dewa penguasa lautan bagi bangsa Romawi; (2) planet ke-8 dr matahari
netra net.ra [n] mata
netralisasi net.ra.li.sa.si [n] (1) hal menjadikan netral (tt negara, daerah); hal menjadikan tidak terikat (bebas); penetralan: -- wilayah yg menjadi sengketa; (2) hal menawarkan (racun, bisa, dsb); hal melenyapkan (pengaruh, bau, dsb): obat untuk -- bau badan; (3) Ling (a) kondisi hilangnya kontras antara dua fonem dl lingkungan fonologis tertentu, msl dl bahasa Indonesia hilangnya kontras antara /d/ dan /t/ pd posisi akhir; (b) kondisi hilangnya kontras semantis antara beberapa unsur dl konteks tertentu, msl aktor yg dapat dinetralisasi untuk menyatakan laki-laki ataupun perempuan
nikotin ni.ko.tin [n] zat racun yg terdapat dl tembakau, digunakan dl perobatan dan untuk insektisida
nila ni.la [n] tumbuhan perdu, tegak, tingginya 1-2 m, bercabang sedikit, berdaun majemuk menyirip ganjil, mengandung indikan yg menghasilkan zat warna indigo (nila), digunakan untuk mewarnai tekstil; tarum; Indigofera suffruticosa; (2) n bahan cat (pewarna) biru yg dibuat dr daun tarum; (3) a biru: berwarna -- [ark n] batu permata nilam
nilai ni.lai [n] (1) harga (dl arti taksiran harga): sebenarnya tidak ada ukuran yg pasti untuk menentukan -- intan; (2) harga uang (dibandingkan dng harga uang yg lain): -- rupiah terus menurun; (3) angka kepandaian; biji; ponten: rata-rata -- mata pelajarannya adalah sembilan; sekurang-kurangnya -- tujuh untuk ilmu pasti baru dapat diterima di akademi teknik itu; (4) banyak sedikitnya isi; kadar; mutu: -- gizi berbagai jeruk hampir sama; suatu karya sastra yg tinggi -- nya; (5) sifat-sifat (hal-hal) yg penting atau berguna bagi kemanusiaan: -- tradisional yg dapat mendorong pembangunan perlu kita kembangkan; (6) sesuatu yg menyempurnakan manusia sesuai dng hakikatnya: etika dan -- berhubungan erat
nilam ni.lam [n] ketilang [n] (1) tumbuhan, daunnya berbau harum, Pogostemon cablin; (2) daun nilam [n] batu permata transparan yg berwarna biru; nila; safir
nimbostratus nim.bos.tra.tus [n Geo] lapisan awan yg keabu-abuan, sering gelap diiringi hujan air atau salju yg terus-menerus dan umumnya sampai ke permukaan tanah, lapisan ini cukup tebal sehingga menutupi matahari
nistagmus nis.tag.mus [n Dok] gerakan bola mata yg cepat tanpa disengaja (di luar kemampuan)
nistatin nis.ta.tin [n Far] antibiotika untuk mengobati penyakit krn jamur
nonmedis non.me.dis [a] tidak berhubungan dng ilmu pengobatan (kedokteran): rumah sakit masih memerlukan tenaga -- untuk mengurus administrasi
norit no.rit [n] bubuk halus arang murni, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa, dipakai sbg obat penyakit perut (pd keracunan, perut kembung, dsb)
nostrum nos.trum [n Far] obat dng susunan yg dirahasiakan yg dikatakan sangat mujarab, tetapi belum dibuktikan secara ilmiah; obat rahasia
novokaina no.vo.ka.i.na [n Dok] obat pemati rasa setempat
numismatika nu.mis.ma.ti.ka [n] telaah tt pengumpulan mata uang atau tanda jasa (medali dsb)
nyalang nya.lang [a] terbuka lebar (tt mata); tajam (memandang): matanya -- memandang ke kampungnya
nyaman nya.man [a] (1) segar; sehat: badannya berasa -- disinari matahari pagi; (2) sedap; sejuk; enak: suaranya merdu, -- didengar
nyambing nyam.bing [n] (1) tumbuhan tegak berduri, berdaun spt tombak, yg masih muda dapat dimakan sbg lalap, hidup di paya-paya, akarnya untuk obat sakit perut; Lasia spinosa; (2) daun nyambing
nyamplung nyam.plung [n] (1) pohon yg hidup di pesisir yg berpasir dan berbatu karang, kulit pohonnya dapat digunakan untuk obat, kayunya keras, digunakan untuk bahan pembuat perahu dan tiang kapal; Calophyllum inophyllum; (2) kayu nyamplung; (3) kulit nyamplung
nyarang nya.rang [ark n] (1) tumbuhan liar, merambat, daunnya dapat diramu untuk obat sakit panas dan kejang-kejang (untuk anak-anak); Achyranthes aspera; (2) daun nyarang
nyureng nyu.reng [v cak] melihat dng mata dikecilkan krn silau
observatorium ob.ser.va.to.ri.um [n] gedung yg dilengkapi alat-alat (teleskop, teropong bintang, dsb) untuk keperluan pengamatan dan penelitian ilmiah tt bintang dsb
oftalmia of.tal.mia [n Dok] radang pd mata atau pd selaput yg melapisi permukaan dl kelopak mata dan bola mata
oftalmoskop of.tal.mo.skop [n] alat untuk memeriksa bagian dalam mata
oksitetrasiklin ok.si.tet.ra.sik.lin [n Far] antibiotik yg digunakan dl pengobatan (sering dicampurkan pd makanan ternak)
okulasi oku.la.si [n Tan] cara meningkatkan mutu tumbuhan dng menempelkan sepotong kulit pohon yg bermata dr batang atas pd suatu irisan pd kulit pohon lain dr batang bawah sehingga tumbuh bersatu menjadi tanaman baru
okuler oku.ler [a Fis] tt lensa atau sistem lensa dr alat optik (spt mikroskop atau teleskop) yg paling dekat (menghadap ke) mata pengamat
okulis oku.lis [n Dok] dokter mata; ahli penyakit mata
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
onderdistrik on.der.dis.trik [ark n] daerah kecamatan
oniks [n] batu permata kuarts tembus cahaya yg berlapis-lapis, beraneka warna
onkologi on.ko.lo.gi [n Dok] ilmu tt tumor (penyebab, pertumbuhan, sifat, dan pengobatannya)
operasi ope.ra.si [n] (1) Dok bedah; bedel (untuk mengobati penyakit): penyakit ginjal yg belum parah dapat disembuhkan tanpa --; (2) Mil tindakan atau gerakan militer: perwira muda itulah yg memimpin -- penumpasan pemberontakan itu; (3) pelaksanaan rencana yg telah dikembangkan
oplos op.los, meng.op.los [v] mencampur obat dsb: ia tengah -- cat yg berlainan warna
oportunisme opor.tu.nis.me [n] paham yg semata-mata hendak mengambil keuntungan untuk diri sendiri dr kesempatan yg ada tanpa berpegang pd prinsip tertentu
optik op.tik [a Fis] berkenaan dng penglihatan (cahaya, lensa mata, dsb); (2) n toko peralatan optik (kacamata dsb)
optis op.tis [a Fis] berkenaan atau bertalian dng optik (penglihatan, lensa mata, dsb)
optisien op.ti.si.en [n] orang yg ahli dl alat-alat optik, terutama kacamata
optometri op.to.met.ri [n] pengukuran penglihatan dan penentuan kacamata yg cocok untuk memperbaiki ketajamannya
optometris op.to.met.ris [n] orang yg memeriksa dan menguji ketajaman pandangan mata
oral [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan
oralit ora.lit [n] obat berupa bubuk garam untuk dicairkan sbg pengganti mineral dan cairan yg keluar akibat penyakit muntah berak
orang-aring [n] (1) tumbuhan yg batangnya berbulu kasar kemerah-merahan, panjangnya 30 cm, daunnya berbentuk taji (lonjong), dapat dipakai untuk obat panas dsb, berkhasiat menyuburkan rambut, juga dipakai sbg makanan ternak; Eclipta alba; (2) daun orang-aring; (3) minyak orang-aring
orbit or.bit [n] jalan yg dilalui oleh benda langit dl peredarannya mengelilingi benda langit lain yg lebih besar gaya gravitasinya: -- bumi mengelilingi matahari
orbita or.bi.ta [n] lekuk mata, rongga tempat beradanya bola mata
orgasme or.gas.me [n] puncak kenikmatan seksual, khususnya dialami pd akhir sanggama
otot riolin bagian otot lingkar bola mata yg serabutnya tersebar sampai ke tepi pelupuk mata
overdosis over.do.sis [Bld n] ukuran (obat dsb) yg berlebihan
ozon [n] (1) Kim lapisan udara yg terdapat di atmosfer berasal dr oksigen yg mengalami perubahan akibat adanya aliran listrik setelah petir dan guruh silih berganti atau krn pengaruh sinar ultraviolet matahari; O3; (2) udara murni
pacet pa.cet [n] binatang pengisap darah, sekerabat dng cacing tanah, berbadan langsing mengecil ke depan, berwarna cokelat kekuning-kuningan sampai kehitam-hitaman, panjangnya sampai 50 mm, pd kepala terdapat lima pasang mata dan sebuah alat sbg pengisap, di ujung belakang terdapat alat sbg pelekat, berjalan spt ulat jengkol, dapat memipihkan tubuh sampai sekecil benang; Haemadipsa teylandica
paduka pa.du.ka [n] (1) sebutan kehormatan kpd orang-orang mulia (pembesar, bangsawan, raja); (2) sepatu; lapik kaki
pagi pa.gi [n] (1) bagian awal dr hari: ia bangun pukul 05.00 --; (2) waktu setelah matahari terbit hingga menjelang siang hari: ia bekerja keras dr -- hingga petang; (3) ki awal; cepat: engkau terlalu -- memberi komentar tt hal itu
pagi buta pagi-pagi benar (sebelum matahari terbit)
pagi-pagi pa.gi-pa.gi [n] (1) pagi sekali (sebelum matahari terbit); dini hari: pd hari Lebaran anak-anak bangun ~; (2) masih awal (belum waktunya); lekas-lekas: pd hari itu ia pulang ~
pala pa.la [n] (1) pohon besar yg tingginya mencapai 20 m, bercabang banyak, bentuk pohonnya spt kerucut; Myristica fragrans; (2) buah batu yg berdaging kuning muda kehijau-hijauan untuk dibuat manisan, berbentuk bulat lonjong dan beralur memanjang, bijinya dibuat bumbu penyedap atau ramuan obat , se.pa.la-pa.la adv (1) (jika hendak atau terpaksa benar) sesempurna-sempurnanya sama sekali: ~ mencuri jangan tanggung-tanggung; (2) krn sudah terlanjur: ~ mandi biar basah ( ~ berdawat biar hitam)
paliatif pa.li.a.tif [n] (1) cara, ikhtiar yg melunakkan, meringankan, mengurangi penderitaan; (2) obat yg dapat meredakan rasa sakit
palit pa.lit [n] (1) alat yg dipakai untuk menyapukan celak mata, cat alis, cat bibir, dsb; (2) cairan atau bubuk yg biasa ditempelkan untuk rias muka, spt celak mata, cat alis, dan cat bibir ? pailit
panasea pa.na.sea [n] remedi bagi semua penyakit atau kesulitan; obat (mujarab);
panasnya belah benak [ki] panas sekali (tt matahari)
pancabicara pan.ca.bi.ca.ra [kl n] (1) campuran lima macam bau-bauan (bunga dsb); (2) alat kerajaan zaman dahulu berbentuk lima jari dibuat dr emas (dipakai bila raja dinobatkan, dinikahkan, dsb)
pandai pan.dai [a] cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu; pintar; cerdas: anak itu -- , rajin, dan jujur; (2) a mahir; cakap; terampil: karyawan itu -- lagi cekatan; ia -- berbahasa Inggris; (3) v dapat; sanggup: anak itu sudah -- membaca; (4) a berilmu: banyak orang -- di daerah ini [n] (1) tukang tempa: -- besi; (2) juru (tukang) ramu: -- obat
pandangan pan.dang.an [n] (1) hasil perbuatan memandang (memperhatikan, melihat, dsb): laporan ~ mata; (2) benda atau orang yg dipandang (disegani, dihormati, dsb): hanya dialah ~ orang di kampungku; (3) ki pengetahuan: meluaskan ~ nya; (4) ki pendapat: menurut ~ saya, gagasan itu realistis
panembrama pa.nem.bra.ma [Jw n] nyanyian penghormatan untuk menyambut kedatangan tamu kehormatan
pangkal hidung bagian hidung sebelah atas, di antara dua mata
pantalon pan.ta.lon [n] celana yg panjangnya sampai ke mata kaki
panti husada balai atau tempat berobat; balai kesehatan
pantulan pan.tul.an [n] (1) gerakan berbalik (arahnya): ~ peluru nyasar; (2) yg dipantulkan: ~ sinar matahari
paraldehida pa.ral.de.hi.da [n] cairan bening tanpa warna dng rumus kimia (C2H4O3), trimer asetaldehida, digunakan sbg obat penenang dan hipnotis
param pa.ram [n] obat pelumur spt bedak basah yg dilumurkan pd bagian tubuh untuk menghilangkan rasa pegal (ketegangan urat) atau terkilir
parapsikolog pa.ra.psi.ko.log [n] ahli kejiwaan yg menitikberatkan pd hal-hal yg tidak kasatmata: seorang -- sempat menangkap tuyul
parasetamol pa.ra.se.ta.mol [n] obat yg bersifat menghilangkan rasa nyeri dan menurunkan panas
parhelion par.he.li.on [n Fis] noda yg sangat cemerlang dl kalang (halo) matahari
partisipasi observasi kegiatan dl riset, berupa pengamatan yg aktif dan turut serta dl kehidupan lapangan atau objek yg diamati
pasak bumi tumbuhan hutan (di Kalimantan) yg akarnya dapat dijadikan obat penambah tenaga
pasang perbani pasang yg terjadi pd saat kedudukan bulan tegak lurus thd matahari; pasang besar
pasang purnama naik (tt air laut atau sungai) pd bulan burnama; pasang yg terjadi pd saat matahari, bulan, dan bumi berada pd satu garis lurus
pasang pa.sang [n] (1) dua orang, laki-laki perempuan atau dua binatang, jantan betina: paman membeli dua -- burung dara; (2) dua benda yg kembar atau yg saling melengkapi: Adik mendapat kiriman tiga -- sepatu dr Bibi; (3) dua organ tubuh yg adanya (munculnya) bersama-sama, spt paru-paru, mata, dan telinga; (4) set; perangkat: Ibu membeli dua -- meja kursi sekaligus; (5) dua orang (pemain dsb) yg merupakan satu satuan: ada tiga -- pemain ganda yg disiapkan untuk Piala Thomas [v] (1) naik (tt air laut atau sungai); (2) ki sedang baik (tt peruntungan); untung: nasib pedagang ada -- surutnya; (3) ki sedang bangkit (menyerang) (tt penyakit): penyakit -- [v] , ber.pa.sang-pa.sang.an v tembak-menembak [v] , me.ma.sang v (1) memakaikan; mengenakan; memberi (berpakaian, berbaju, dsb): ketua umum ~ jaket pd anggota baru itu; (2) menempatkan: ~ mata-mata; ~ penjaga di depan rumahnya; (3) memuatkan; mencantumkan (tt tulisan, gambar, iklan, dsb): ~ iklan di surat kabar; (4) menyematkan; melekatkan: ~ bintang emas di dada; ~ kancing; (5) mengibarkan: ~ layar (bendera); (6) menentukan (harga): ~ harga; (7) menahan (jerat, bubu, dsb): ~ jaring; (8) menyediakan (membuat, mengatur): ~ jembatan
pasang surut atmosfer perubahan atmosfer yg disebabkan oleh perubahan gravitasi bulan dan perubahan gravitasi matahari
pasang surut ionosfer gerak naik turun ionosfer yg disebabkan oleh gaya tarik bulan dan matahari;
pasilan kelapa tumbuhan benalu yg dapat dibuat obat; Drynaria rigidula
pasit pa.sit [a] melengket (tt pelupuk mata): mata yg masih -- itu terpaksa dibuka lebar-lebar ketika mendengar tangis anaknya
pasta pas.ta [n] (1) zat perekat yg lengket; (2) bahan farmasi berupa salep (bubur) setengah padat pd umumnya dibungkus dl kemasan tabung pipih, mengandung antiseptik untuk obat luar; (3) bahan beracun untuk membasmi kutu atau tikus [n] bahan makanan yg dibuat dr terigu dicampur air dan telur, bentuknya bermacam-macam, ada yg pipih panjang spt lembaran dan ada yg bulat panjang spt pipa
pastiles pas.ti.les [n] jenis gula-gula, biasanya berbentuk butiran kecil, mengandung obat untuk melegakan pernapasan, menyegarkan mulut, menyembuhkan sakit kerongkongan, batuk, dsb
patah kemudi tumbuhan yg dapat dibuat obat; Senecio sonchifolius
patah tulang tulangnya patah; (2) ki tidak dapat menolak permintaan orang lagi; (3) pohon yg daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pd ujung cabang yg masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit; Euphorbia tirucalli
pati pa.ti [n] (1) tepung halus dari endapan ubi, singkong, dsb yg diparut; hati batang sagu dsb setelah diremas-remas dng air: ia membuat -- singkong; -- sagu; (2) ki yg terpenting atau yg terutama; pokok isi; inti sari: -- pembicaraan; -- kata bukanlah hanya peribahasa semata-mata [n] kematian: denda -- , denda krn membunuh orang
paun pa.un [n cak] (1) satuan mata uang Inggris (pound); (2) uang ringgit emas (untuk perhiasan, bandul kalung, dsb)
pawai senjata bagian upacara penghormatan kpd inspektur upacara dng memamerkan kekuatan senjata dl pawai
payung pa.yung [n] (1) alat pelindung badan supaya tidak terkena panas matahari atau hujan, biasanya dibuat dr kain atau kertas diberi bertangkai dan dapat dilipat-lipat, dan ada juga yg dipakai sbg tanda kebesaran (spt -- bawat, -- ubur-ubur, -- iram-iram); (2) kain berbentuk setengah bulatan diberi bertali pd tepinya, dipakai untuk terjun dr pesawat terbang atau balon; parasut; payung udara; (3) ki barang apa yg melindungi (di atas kepala); pelindung dsb; (4) ki orang yg melindungi; pelindung
pecak pe.cak [a] (1) pesuk; pipih: bola --; buah --; (2) buta (sebelah mata) yg bola matanya rusak sama sekali: matanya -- sebelah
pece pe.ce [Jw a] keadaan mata yg satu (sebelah) tidak dapat melihat krn rusak dsb; buta sebelah mata; pecak
pecicilan pe.ci.cil.an [adv cak] dng mata terbelalak melihat ke mana-mana
pedadah pe.da.dah [n] peti tempat menyimpan ramuan obat-obatan; cerakin
pedang setiabu pedang yg bermata tiga; (2) sangkur bedil
pedemo pe.de.mo [n] orang yg berdemonstrasi: aparat memata-matai gerak-gerik ~
pedih pe.dih [a] berasa sakit, spt luka dicuci dng sublimat: lukanya terasa -- kena obat
pedoman pe.do.man [n] (1) alat untuk menunjukkan arah atau mata angin (biasanya spt jam yg berjarum besi berani); kompas: sebelum ada -- , orang menggunakan bintang untuk menentukan arah perjalanan perahu; (2) kumpulan ketentuan dasar yg memberi arah bagaimana sesuatu harus dilakukan; (3) hal (pokok) yg menjadi dasar (pegangan, petunjuk, dsb) untuk menentukan atau melaksanakan sesuatu: di samping syarat-syarat yg lain, para penyunting perlu menguasai -- ejaan; (4) pemimpin (yg menerangkan cara menjalankan atau mengurus perkumpulan): surat edaran dr -- besar
pegagang pe.ga.gang [n] (1) tumbuhan menjalar, mempunyai sulur yg berakar, daunnya spt ginjal, melekat pd tangkai yg panjang dan menggerombol menjadi satu di seputar batang, tangkai daun yg agak melebar di bagian bawah kadang-kadang berwarna kemerah-merahan, daunnya untuk obat; Centella asiatica; (2) daun pegagang
pegar pe.gar [n] burung kuau kecil; burung merah mata; Lephura rufa
pejam pe.jam [v] tertutup (tt mata); tidak terbuka: matanya --
peladangan pe.la.dang.an [n] (1) petani yg hidup dr bercocok tanam dng cara berpindah-pindah dr satu ladang ke ladang yg baru sbg mata pencaharian hidupnya; (2) sistem bercocok tanam berpindah-pindah dr satu bidang tanah (ladang) ke bidang tanah yg lain, biasanya dibuka dng menebang dan membakar sebagian hutan
pelan-pelan pe.lan-pe.lan [v] (1) cak perlahan-lahan; lambat-lambat: ia berjalan ~ menuju ke jembatan itu; (2) tidak keras (tt suara, pukulan, dsb): kubisikkan namanya ~ dan dia membuka matanya
pelangi pe.la.ngi [n] (1) lengkung spektrum warna di langit, tampak krn pembiasan sinar matahari oleh titik-titik hujan atau embun; bianglala; (2) ki warna yg beraneka macam; (3) kain atau selendang yg bermacam-macam warnanya; (4) ikan hias yg bermacam-macam warna sisiknya
pelangsing pe.lang.sing [n] obat untuk membuat langsing; obat ~
pelarian pe.la.ri.an [n] (1) perihal berlari; perihal melarikan diri: matanya liar memperhatikan sekeliling spt mata pencuri dl ~; (2) pengungsi; (3) tempat berlari
pelawan pe.la.wan [n] (1) orang yg suka (melawan, menentang, membantah); orang yg tidak suka menurut (nasihat, ajaran, dsb); (2) pencegah; penangkal: dokter sudah dapat menemukan obat ~ penyakit itu
pelayanan medis pe.la.yan.an medis [Dok] pelayanan yg diterima seseorang dl hubungannya dng pencegahan, diagnosis, dan pengobatan suatu gangguan kesehatan tertentu
pelipis pe.li.pis [n] bagian kepala di ujung kiri kanan dahi di antara mata dan telinga
pelotot pe.lo.tot , me.me.lo.tot v terbuka lebar-lebar (tt mata); membelalak
peluluk pe.lu.luk [n] orang yg memata-matai atau mengintai (musuh dsb) [ark n] pohon aren; Arenga pinnata
peluntur pe.lun.tur [n] alat atau sesuatu untuk melunturkan [n] (1) obat untuk cuci perut (memudahkan buang air); (2) cak obat untuk melancarkan haid: jamu ~
pelupuk pe.lu.puk [n] kelopak mata
peluru pe.lu.ru [n] (1) barang tajam (dr timah, besi, dsb) pengisi patrun atau yg dilepaskan dng senjata api; obat bedil; pelor: kena --; dimakan -- , kena tembak; (2) Olr bola besi yg harus dilempar dng tolakan tangan; bola peluru
peluruh pe.lu.ruh [n] sesuatu yg meluruhkan; sesuatu yg menggugurkan [n] obat (yg diminum) untuk membangkitkan muntah
peluruh kencing pe.lu.ruh kencing obat yg digunakan untuk meluruhkan batu ginjal agar dapat keluar bersama air kemih
pemalsuan uang pe.mal.su.an uang upaya atau tindakan memalsukan mata uang dng mencetak uang yg mirip dng aslinya
pemantauan pe.man.tau.an [n] proses, cara, perbuatan memantau; pengamatan; pencatatan; pemonitoran: dr hasil ~ perjalanan haji diketahui bahwa suhu udara yg sangat panas menjadi penyebab sakitnya jemaah
pembenci pem.ben.ci [n] (1) orang yg membenci; (2) sesuatu yg membuat orang merasa benci: obat -
pembius pem.bi.us [n] (1) orang yg membius; (2) alat atau obat untuk membius
pemeliharaan pe.me.li.ha.ra.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memelihara(kan); penjagaan; perawatan; (2) pendidikan, peternakan (tt binatang); (3) penyelamatan; penghindaran (dr bahaya dsb); (4) penjagaan harta kekayaan, terutama alat produksi tahan lama dl perusahaan agar tetap dl kondisi yg baik
pemesong pe.me.song [n] alat untuk memesong atau memesongkan: kanta ~ sinar matahari
pemutih pe.mu.tih [n] (1) orang yg memutihkan; (2) bahan atau obat yg dapat menjadikan kain (cucian) tampak cemerlang atau putih bersih; (3) yg dipakai untuk memutihkan atau menjadikan berwarna putih
penabalan pe.na.bal.an [n] pengumuman penobatan raja; penobatan
penambul pe.nam.bul [n] pemain komidi (akrobat, sulap, dsb)
penatapan pe.na.tap.an [n] tatapan: menjadi ~ mata, dipandang (diperhatikan) orang banyak
penawar pe.na.war [n] (1) obat dsb untuk menghilangkan daya kekuatan bisa (racun, penyakit, dsb); (2) mantra (jampi) untuk menawar, menawari, atau menawarkan [n] orang yg menawar
pencahar pen.ca.har [n] obat pencuci perut; obat urus-urus (spt kastroli, garam inggris)
pencaharian pen.ca.ha.ri.an [n] pekerjaan dsb yg menjadi pokok penghidupan: mata ~
pencalang pen.ca.lang [ark n] perahu besar peninjau (pengintai musuh) [kl n] perahu besar untuk mengangkut barang dagangan (sering dipakai untuk memata-matai musuh dng memakai sifat dagangnya itu)
pencuci darah pen.cu.ci darah obat untuk membersihkan darah
pencuci perut pen.cu.ci perut obat pencahar; obat urus-urus
pencuci rambut pen.cu.ci rambut obat untuk membersihkan rambut (spt ramuan daun lidah buaya dan urang-aring); sampo: ~ tangan 1 alat untuk membasuh tangan; (2) obat untuk mencuci tangan
pendadah pen.da.dah [n] (1) peti tempat menyimpan dadah; (2) orang yg mempunyai ketergantungan pd obat atau bahan narkotik spt ganja, heroin
penderes pen.de.res [n] penyadap: sebagian besar warga desa itu bermata pencaharian sbg ~
pendidikan menengah umum pen.di.dik.an menengah umum pendidikan yg mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik; ~ moral pendidikan budi pekerti spt mengajarkan etika dan akhlak (di sekolah dsb): ~ moral itu, antara lain, tercakup dl mata pelajaran Agama
penelik pe.ne.lik [n] mata-mata
penerobosan pe.ne.ro.bos.an [n] proses, cara, perbuatan menerobos; penembusan; pematahan (kepungan dsb): ~ bukit terpaksa dilakukan untuk membuat jalan tembus yg akan menghubungkan dua desa yg terpencil itu
pengampu peng.am.pu [n] (1) penyangga; penyokong; penopang: panggung darurat itu roboh krn ~ nya patah; (2) (orang) yg memerintah (negeri, kerajaan, dsb); (3) orang yg menjaga keselamatan orang lain; wali; orang tua; pembimbing; (4) ki orang yg mengangkat-angkat (suka menyanjung) seseorang
pengangglapan peng.ang.glap.an [n Huk] pembelian barang tanpa membayar, dilakukan sbg kebiasaan atau mata pencaharian
pengawal pe.nga.wal [n] (1) penjaga (keselamatan dsb); (2) cak seorang laki-laki yg menjadi pacar (tunangan)
pengawalan pe.nga.wal.an [n] penjagaan (keselamatan); pengawasan dsb: ~ orang hukuman yg sedang bekerja di lapangan dilakukan dng dekat
pengawawarna peng.a.wa.war.na [n] obat atau bahan penghilang warna
pengenal pe.nge.nal [n] (1) tanda-tanda (ciri-ciri) untuk mengetahui: tahi lalat yg tumbuh di pelupuk matanya merupakan ~ bagi anak itu; (2) Mk ingatan; (3) orang yg memperkenalkan
pengeringan buatan pe.nge.ring.an buatan pengeringan dng mesin pengering (tidak melalui sinar matahari atau api)
pengetahuan pe.nge.ta.hu.an [n] (1) segala sesuatu yg diketahui; kepandaian: dia mempunyai ~ dl bidang teknik; (2) segala sesuatu yg diketahui berkenaan dng hal (mata pelajaran): di sekolah kami diajarkan ~ jahit-menjahit
penggerogotan peng.ge.ro.got.an [n] proses, cara, perbuatan menggerogoti: yg dinamakan keadilan oleh orang Belanda cuma ~ sisa-sisa wibawa Mataram
penghargaan peng.har.ga.an [n] perbuatan (hal dsb) menghargai; penghormatan: terimalah ini sbg tanda ~ kami kpd Tuan
pengiritan peng.i.rit.an [n] penghematan: pemerintah menganjurkan ~ bahan bakar
pengulosan peng.u.los.an [n] pemberian dan pemasangan ulos pd seseorang sbg tanda penghormatan atau persahabatan: selesai acara, dilakukan ~ dan tukar-menukar cendera mata
penidur pe.ni.dur [n] (1) cak tukang tidur; orang yg suka tidur (mudah sekali tidur): sambil duduk pun ~ itu dapat tidur lelap walaupun keadaan di sekelilingnya sangat bising; (2) (obat dsb) untuk memudahkan atau menyebabkan tidur nyenyak: obat ~; hikmat ~
peningkatan pe.ning.kat.an [n] proses, cara, perbuatan meningkatkan (usaha, kegiatan, dsb): kini telah diadakan ~ di bidang pendidikan; Menteri Kesehatan menentukan perlunya ~ pengawasan thd usaha perdagangan eceran obat
penisilin pe.ni.si.lin [n Dok] antibiotik yg dihasilkan oleh beberapa jenis jamur, Penicillium notatum dan Penicillin chrysogenum, sangat mujarab untuk mengobati beberapa penyakit menular yg disebabkan oleh bakteri
penjahit pen.ja.hit [n] (1) orang yg mata pencahariannya menjahit pakaian, tas, dsb: menjelang Lebaran para ~ sangat sibuk; (2) jarum (untuk menjahit)
penjemuran pen.je.mur.an [n] (1) proses, cara, perbuatan, menjemur; (2) tempat untuk menjemur; (3) alat (perkakas) untuk menjemur; (4) pengeringan secara alamiah dng menggunakan (energi) sinar matahari
penjulukan pen.ju.luk.an [n] pemberian julukan (nama sindiran, gelar kehormatan)
pensil alis pensil yg digunakan untuk mempertebal alis mata dan untuk mengubah bentuk alis
pentotal pen.to.tal [n Dok] obat pemati rasa yg lazim disuntikkan
penukar pe.nu.kar [n] (1) orang yg menukar(kan): ~ uang, orang yg menukar(kan) uang; (2) alat untuk menukar: mata uang peso merupakan ~ yg sah di Filipina
penurun pe.nu.run [n] (1) seseorang atau sesuatu yg menurunkan (mengurangi dsb); (2) alat untuk menurunkan: obat ~ panas
penyantun pe.nyan.tun [n] (1) orang yg baik budi bahasa dan tingkah lakunya; orang yg sopan; (2) orang yg suka menaruh belas kasihan; (3) orang yg suka menolong (membantu, memperhatikan kepentingan orang lain, dsb); (4) pelindung dan pengarah suatu perguruan tinggi: dewan -- Universitas Mataram
penyedia pe.nye.di.a [n] orang (badan dsb) yg menyediakan: -- obat
penyelidik pe.nye.li.dik [n] (1) orang yg menyelidiki sesuatu; pengusut; (2) mata-mata; pengintai; peluluk; pelacak
penyembuh pe.nyem.buh [n] (1) Tuhan yg menyembuhkan; Tuhan yg memberikan kesembuhan; (2) orang yg menyembuhkan; (3) bahan (obat dsb) yg menyembuhkan: telur madu adalah -- seriawan
penyembuhan pe.nyem.buh.an [n] proses, cara, perbuatan menyembuhkan; pemulihan: air suci itu disalahgunakan sbg obat -
penyembur pe.nyem.bur [n] (1) orang yg menyemburkan; (2) obat-obatan dsb yg disemburkan; (3) alat untuk menyemburkan
penyemprotan pe.nyem.prot.an [n] proses, cara, perbuatan menyemprot atau menyemprotkan: -- obat antihama dilakukan setengah tahun sekali
penyerapan pe.nye.rap.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyerap (mengisap melalui liang-liang renik); (2) penerimaan energi sinar matahari oleh zat-zat tertentu dan diubah menjadi energi lainnya; (3) peristiwa penyerapan suatu unsur ke dl unsur lain sehingga bercampur atau menggantikan unsur yg lama
penyigi pe.nyi.gi [n] orang yg menyigi (menyelidiki dng teliti): tentu data geologis itu tidak hanya dilihat dr hasil pengamatan indra --
penyingkiran pe.nying.kir.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyingkir atau menyingkirkan; penghindaran; (2) penyelamatan diri; pengungsian
penyuci hama pe.nyu.ci ha.ma [n] alat atau obat untuk menyucihamakan
penyuluh pe.nyu.luh [n] (1) pemberi penerangan; penunjuk jalan; (2) kl pengintai; mata-mata
pepas pe.pas [n] kail; mata kail
pepatah pe.pa.tah [n] peribahasa yg mengandung nasihat atau ajaran dr orang tua-tua (biasanya dipakai atau diucapkan untuk mematahkan lawan bicara), spt tong kosong nyaring bunyinya, orang yg tidak berilmu banyak bualnya
perangsang pe.rang.sang [n] (1) sesuatu yg dapat membangkitkan perasaan (hawa nafsu dsb); pembangkit perasaan: obat ~; (2) pembangkit gairah (marah, sedih, dsb): ia rajin setelah menerima uang ~ [n] yg merangsang; penyerbu; penggempur
perawas pe.ra.was [n] pohon jambu biji, daunnya yg dikeringkan dipakai sbg obat; Litsea odorifera
pergam gunung pergam yg tubuhnya panjang (45 cm atau lebih), berbadan gemuk, bulu badan, sayap, dan ekornya beraneka warna, matanya putih atau merah, hidup di hutan pegunungan, suaranya dalam, berkumandang jauh di dl hutan dan lembah pegunungan; Ducula badia
pergelangan kaki per.ge.lang.an kaki bagian kaki yg terletak di dekat mata kaki
perhelatan per.he.lat.an [n] (1) pesta atau kenduri selamatan; (2) pesta perkawinan: mereka selalu bergotong-royong dl segala hal, juga waktu ada ~ perkawinan
perihelion pe.ri.he.li.on [n Astron] titik pd garis edar suatu benda langit yg terdekat ke matahari
periode kompensasi [Bio] waktu yg diperlukan tumbuhan untuk mencapai titik kompensasi sesudah melewati masa benda dl keadaan gelap; tumbuhan teduhan yg memiliki periode kompensasi lebih pendek dibandingkan dng tumbuhan matahari krn tumbuhan tsb mampu menggunakan cahaya lebur
peristerit pe.ris.te.rit [n Kim] batu permata dr albit (An2-An24) yg menyerupai batu bulan, berwarna biru berkilat atau biru putih yg menunjukkan pemantulan dl warna biru, hijau, atau kuning
perkolator per.ko.la.tor [n] (1) alat untuk memasak kopi dng tempat kopi yg berlubang, yg menyebabkan air panas dapat masuk ke dalamnya dan mengisap sari kopi itu; (2)Kim bejana kaca panjang berbentuk kerucut dng dasar dikecilkan, spt tabung untuk mengekstrak obat
perling per.ling [n] cemperling [v] te.per.ling v berkilat (mata)
persekat per.se.kat [n] (1) Geo lapisan, formasi, atau kelompok formasi yg jenuh, yg melepaskan sedikit air ke selokan, sumur, mata air, dan rembesan
perseptivitas per.sep.ti.vi.tas [n] daya pemahaman atau pengamatan
perslah per.slah [n cak] (1) uraian atau keterangan tt peristiwa (hal, perkara, rapat, dsb); laporan: mengirimkan -- kpd surat-surat kabar; (2) siaran radio yg menceritakan keadaan suatu peristiwa (spt sepak bola, upacara di istana, yg langsung disiarkan dr tempat peristiwa): -- pandangan mata
perspektif per.spek.tif [n] (1) cara melukiskan suatu benda pd permukaan yg mendatar sebagaimana yg terlihat oleh mata dng tiga dimensi (panjang, lebar, dan tingginya); (2) sudut pandang; pandangan
perubalsem pe.ru.bal.sem [n] obat berupa salep yg baunya agak enak (berbau sirop), berwarna cokelat kekuning-kuningan
perumahan pe.ru.mah.an [n] (1) kumpulan beberapa buah rumah; rumah-rumah tempat tinggal: pemerintah sedang mendirikan ~ untuk golongan menengah; (2) proses, cara, perbuatan menyediakan rumah: kesukaran ~ di kota besar semakin memuncak; (3) tanah kosong (untuk mendirikan rumah): disediakan tanah ~ , luasnya 20 ha di tepi kota; (4) kayu tempat mata ketam (serut); (5) ki pendirian; maksud: ~ mu sudah jelas kini
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
perwakilan per.wa.kil.an [n] (1) segala sesuatu tt wakil: tt ~ daerah dibicarakan dl sidang itu; (2) kumpulan atau tempat wakil-wakil: parlemen adalah ~ rakyat; (3) (kantor, urusan, dsb) wakil suatu negara sebelum ada duta: ~ Indonesia di Filipina; (4) (tempat atau kantor) wakil usaha: ~ surat kabar Matahari; (5) seseorang atau kelompok yg mempunyai kemampuan atau kewajiban bicara dan bertindak atas nama kelompok yg lebih besar
perwira pengawas keamanan perwira, bintara tertinggi, atau seorang pejabat sipil yg bertanggung jawab dl tiap pimpinan atau badan, yg ditunjuk untuk mengadakan pengawasan atas keselamatan keterangan rahasia mengenai pertahanan negara
pesan pe.san [n] (1) perintah, nasihat, permintaan, amanat yg disampaikan lewat orang lain: apa -- ayahmu ketika beliau berangkat ke Bandung?; (2) perkataan (nasihat, wasiat) yg terakhir (dr orang yg akan meninggal dunia): aku teringat -- ayahku tatkala ia akan menutup mata; (3) cak pesanan: banyak -- yg tidak dapat dilayani krn kekurangan tenaga dan bahan [n] lipan yg sangat berbisa
pesek pe.sek [a] penyek; pipih (tt hidung): hidungnya -- , matanya sipit
petak pe.tak [n] (1) bagian ruang yg bersekat; kotak: ruang perahu itu ada delapan --; (2) bilik kamar; kamar kecil: rumahnya disekat-sekat menjadi lima --; (3) piring (sebidang sawah yg dibatasi oleh pematang): sawahnya sepuluh --; (4) bedeng (persemaian yg akan ditanami): tanah ladang itu dijadikan beberapa -- [Jw n] (1) belang pd kepala; (2) belang putih pd dahi kuda: kuda -- , kuda yg berdahi belang putih [Jk n] -- kadal permainan anak-anak dng bilah bambu
petal pe.tal [Jw v] me.me.tal.kan v menekankan (pd): dokter itu sedang ~ kapas pd mata luka
petambak pe.tam.bak [n] orang yg pekerjaannya (mata pencahariannya) bertambak: ~ udang
petang pe.tang [n] waktu sesudah tengah hari (kira-kira dr pukul tiga sampai matahari terbenam); sore: pukul lima --; besok -- , (besok petangnya), petang sesudah hari ini [kl n] ke.pe.tang.an 1 n mata-mata; spion: beberapa orang ~ dan prajurit dibunuhnya; (2) a pandai mengenakan tipu muslihat; cerdik; licik: ada seorang prajurit terlalu amat ~ dan saktinya
petik pe.tik [v] me.me.tik v (1) mengambil dng mematahkan tangkainya (bunga, buah, dsb)
petirahan pe.ti.rah.an [n] tempat beristirahat (untuk berobat atau untuk memulihkan kesehatan); sanatorium
piarit pi.a.rit [n] serampang (seruit) yg bermata dua
piaster pi.as.ter [n] nama mata uang di beberapa negara, spt Siria
picis pi.cis [ark n] uang yg bernilai sepuluh sen; ketip [n] pi.cis.an n tumbuhan merambat, berbatang kecil menyerupai akar, hidup liar pd batang pohon, berdaun bundar tebal, air perasan daunnya dapat dibuat obat batuk, burut, susah buang air besar; sisik naga; pakis duwitan; Drymoglossum heterophyllum
pigmentasi pig.men.ta.si [n] pembentukan pigmen; kejadian pigmen: sinar matahari dapat menyebabkan -- yg berlebihan pd kulit
pil [n] obat dl bentuk butiran kecil padat; gentel; tablet; -- pahit, ki kekalahan yg mencolok; kerugian; kekecewaan: semangat tanding tanpa kelincahan dan keuletan membuat kesebelasan itu menelan -- pahit terus-menerus
pileh pi.leh [a] warna kaki, paruh, dan matanya putih (tt ayam)
pilis pi.lis [n] (1) obat tradisional (berwarna agak hitam) yg dipaliskan atau dilekatkan di dahi dan di pelipis (untuk sakit kepala,; wanita yg baru melahirkan, dsb); (2) garis silang di dahi untukmenangkal penyakit (berdasarkan kepercayaan)
piranograf pi.ra.no.graf [n] alat untuk mencatat atau merekam data hasil pengukuran radiasi matahari
piranometer pi.ra.no.me.ter [n] alat untuk mengukur radiasi matahari dng menggunakan tutup tertentu; solarimeter
piretrum pi.ret.rum [n ] tumbuhan marga Compositae yg menghasilkan insektisida untuk obat nyamuk bakar
piromania pi.ro.ma.nia [n] kelainan jiwa yg menyebabkan orang selalu ingin membakar rumah dsb krn dng demikian dapat merasakan kenikmatan seksual; gila api
pirus pi.rus [n] batu permata yg berwarna hijau kebiru-biruan atau biru kehijau-hijauan
pisang barangan (buah) pisang yg tumbuh di Sumatra Utara yg dapat langsung dimakan apabila sudah matang
pisau lipat pisau yg matanya bersama tangkainya dapat dilipat
planet pla.net [n] benda langit (spt Mars, Venus) yg tidak mengeluarkan panas ataupun cahaya dan bergerak mengelilingi matahari secara tetap; bintang siarah
planetoid pla.ne.to.id [n] planet kecil yg jumlahnya puluhan ribu, beredar mengelilingi matahari, letaknya di antara orbit Mars dan Yupiter
platelet pla.te.let [n Dok] partikel renik berbentuk kepingan mata uang, msl butiran lemak dl darah yg cenderung menggumpal
platina pla.ti.na [n] logam berwarna putih keabu-abuan (lazim disebut juga emas putih): dl bidang pengobatan tradisional banyak digunakan jarum -- atau jarum emas
plong [a] berasa lega; berasa bebas (dr beban pikiran dsb): hidungnya yg tersumbat dan berlendir itu menjadi -- setelah menggunakan obat ini
Pluto Plu.to [n] (1) dewa para penjahat bagi bangsa Romawi; (2) planet ke-9 dr matahari
podemporem po.dem.po.rem [n cak] tepung berwarna kuning serta tajam baunya (persenyawaan dr yodium, hidrogen, dan karbon) untuk obat koreng, kudis, dsb; Far yodoform
pokok pekerjaan pekerjaan utama; mata pencaharian utama
pokrol bambu pembela perkara (dl pengadilan) yg bukan tamatan sekolah tinggi; pokrol yg tidak terdaftar secara resmi
polarisasi atmosfer [Met] polarisasi cahaya matahari krn pembiasan atmosfer bumi
poliklinik po.li.kli.nik [n] balai pengobatan umum (tidak untuk perawatan atau pasien menginap)
polisi lalu lintas polisi yg memelihara keamanan dan keselamatan lalu lintas
politik burung unta hal tindakan dng sengaja dng menutup mata thd bahaya atau masalah yg mungkin ada
pondong pon.dong [n] atap atau para-para pelindung (tanaman yg baru tumbuh dr panas matahari atau hujan) [v] , me.mon.dong v membawa anak, seseorang, atau sesuatu dng meletakkannya di atas kedua belah tangan di depan dada
popok po.pok [n] kain alas bayi; lampin [n] , po.pok.an n hantu; momok [n] kemaluan anak perempuan [Jw] me.mo.pok v menempel, melepa dng lumpur, lempung, dsb: ~ pematang
pornografi por.no.gra.fi [n] (1) penggambaran tingkah laku secara erotis dng lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; (2) bahan bacaan yg dng sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dl seks
pos [n] (1) jawatan yg menyelenggarakan kirim-mengirim barang, surat, uang, dsb: pegawai --; dikirim melalui --; (2) kantor tempat kirim-mengirim surat, uang, dsb; kantor pos: ia pergi ke (kantor) -- untuk membeli perangko; (3) surat-surat dsb yg dikirim dng perantaraan pos: kartu (surat, warkat) --; tukang (pengantar) -- , pegawai pos yg mengantarkan surat-surat; (4) ark kereta (kuda) pengangkut surat dsb (pd zaman dahulu); kereta pos; kuda pos: kami menumpang kereta -- dr Semarang; (5) ark tempat perhentian kereta pos (pd zaman dahulu): tiba di -- , kusir kereta pos mengganti kudanya dng yg masih segar; (6) cak perhentian (kereta api, trem dsb): rumah mereka di belakang -- lama [n] (1) tempat penjagaan (tentara, polisi, pengamat gunung berapi, dsb): dua regu ditempatkan di -- terdepan; (2) tempat kedudukan (orang yg melakukan tugas dsb): dokter-dokter harus selalu siap di -- masing-masing; (3) cak tempat berkumpul; tempat anggota sekelompok [n] (1) jumlah uang yg disediakan untuk suatu keperluan (jawatan dsb); (2) bagian mata anggaran belanja
positivisme po.si.tiv.is.me [n] aliran filsafat yg beranggapan bahwa pengetahuan itu semata-mata berdasarkan pengalaman dan ilmu yg pasti
posologi po.so.lo.gi [n Dok] kajian tt dosis obat
potong leher memenggal leher; (2) ki dng sengaja menghilangkan mata pencaharian sendiri
prakarya pra.kar.ya [n] pekerjaan tangan (pelatihan di sekolah): menjahit dan bertukang merupakan mata pelajaran -- di sekolah menengah
prasasti pra.sas.ti [n] piagam (yg tertulis pd batu, tembaga, dsb): dua buah -- di pendapa Kraton Mataram menarik perhatian para pengunjung
predikat pre.di.kat [n] (1) Ling bagian kalimat yg menandai apa yg dikatakan oleh pembicara tt subjek; sebutan (dl kalimat); (2) nama, gelar kehormatan, dsb (yg dikenakan pd); (3) jenjang penilaian (dl ujian dsb) yg dinyatakan secara kualitatif: dia lulus dng -- sangat memuaskan
prematur pre.ma.tur [a ] belum (waktunya) masak (matang); sebelum waktunya; belum cukup bulan; pradini: anak yg lahir -- harus mendapat perawatan khusus di rumah sakit
preparat pre.pa.rat [n] (1) bahan yg disiapkan secara kimiawi; sediaan: dng ditemukannya penisilin pd tahun 1929, maka berkembang pulalah industri farmakologi -- obat-obat antibiotika
presbiopia pres.bi.o.pia [n] cacat mata yg disebabkan oleh usia tua
preskripsi pres.krip.si [n] (1)apa yg diharuskan; ketentuan (petunjuk) peraturan; (2) petunjuk tt penggunaan obat
prestasi belajar penguasaan pengetahuan atau keterampilan yg dikembangkan melalui mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dng nilai tes atau angka nilai yg diberikan oleh guru
prestise pres.ti.se [n] wibawa (perbawa) yg berkenaan dng prestasi atau kemampuan seseorang: korupsi yg telah membudaya ini sangat memalukan dan menjatuhkan -- bangsa di mata internasional
primbon prim.bon [n] kitab yg berisikan ramalan (perhitungan hari baik, hari nahas, dsb); buku yg menghimpun berbagai pengetahuan kejawaan, berisi rumus ilmu gaib (rajah, mantra, doa, tafsir mimpi), sistem bilangan yg pelik untuk menghitung hari mujur untuk mengadakan selamatan, mendirikan rumah, memulai perjalanan dan mengurus segala macam kegiatan yg penting, baik bagi perorangan maupun masyarakat
program akademik program dl sistem persekolahan yg hanya mempersiapkan sejumlah mata pelajaran yg diperuntukkan bagi siswa yg ingin melanjutkan studi
propaganda pro.pa.gan.da [n] (1) penerangan (paham, pendapat, dsb) yg benar atau salah yg dikembangkan dng tujuan meyakinkan orang agar menganut suatu aliran, sikap, atau arah tindakan tertentu: -- biasanya disertai dng janji yg muluk-muluk; (2) cak reklame (spt menawarkan obat, barang dagangan, dsb): perusahaan itu giat melakukan -- produknya
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
protese pro.te.se [n Dok] (1) penggantian alat tubuh yg rusak dan hilang; (2) alat buatan, msl mata, gigi, anggota badan
psikofarmakologi psi.ko.far.ma.ko.lo.gi [n] (1) ilmu tt kerja obat pd pelbagai fungsi psikologis dan status kejiwaan; (2) penggunaan obat-obatan untuk mengubah fungsi psikologis dan status kejiwaan
psikoterapi psi.ko.te.ra.pi [n] cara pengobatan dng mempergunakan pengaruh (kekuatan batin) dokter atas jiwa (rohani) penderita, dng cara tidak mempergunakan obat-obatan, tetapi dng metode sugesti, nasihat, hiburan, hipnosis, dsb
psikotropika psi.ko.tro.pi.ka [n] (1) segala yg dapat mempengaruhi aktivitas pikiran spt opium, ganja, obat bius; (2) Dok zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis dan bukan narkotika yg dapat menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan perilaku; obat yg dapat mempengaruhi atau mengubah cara berbicara ataupun tingkah laku seseorang
puasa pu.a.sa [v] menghindari makan, minum, dsb dng sengaja (terutama bertalian dng keagamaan); (2) n Isl salah satu rukun Islam berupa ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yg membatalkannya mulai terbit fajar sampai terbenam matahari; saum
pucuk pu.cuk [n] (1) daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): -- merunggai; -- enau; (2) ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): -- api; -- jala; -- ombak; (3) yg tertinggi: -- bulat; (4) penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): sepucuk surat; dua -- senapan; (5) bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan [n] akar tumbuhan yg dikeringkan untuk obat
pudar pu.dar [a] (1) suram (tidak bercahaya, tidak berseri-seri); (2) pucat (tt warna); kurang terang atau kabur (tt gambar, potret, dsb); sayu, tidak berseri-seri (tt mata); (3) tidak bersemangat lagi; agak kendur atau tidak keras lagi (tt ajaran agama dsb); kurang manjur (tt kesakitan dsb); (4) buyar (inspirasi, ilham, dsb); (5) ki tidak berkuasa lagi; tidak berpengaruh lagi
puder pu.der [n] (1) bubuk; tepung; (2) bedak berupa tepung; pupur; (3) (obat) mesiu: ditaburi -- halus khusus dan disapu dng kuas halus
puja pu.ja [n] upacara penghormatan kpd dewa-dewa (berhala dsb)
pulai pu.lai [n] pohon yg batangnya ringan, kulit pohonnya bergetah, sering dibuat obat; Alstonia scholaris
pulai pundak tumbuhan yg akarnya digunakan obat penyakit tekanan darah tinggi; Rauwolfia serpentina
pulang pohon selamatan setahun (dua tahun dsb) sesudah orang meninggal
pulas pu.las [a] nyenyak (tt tidur): anak-anak sudah --; sesudah itu, dia pun -- mendengkur [v] , me.mu.las v (1) memutar (sekrup, kunci, leher, telinga, dsb): enak saja engkau ~ telinga orang; (2) memilin atau memiuh (cucian, saputangan, tali, dsb): ia ~ kain itu kuat-kuat; (3) ki memutarbalikkan (perkataan, kebenaran, dsb): ia pandai ~ perkataan; (4) ki berasa sakit spt terpilin-pilin (tt perut): perutnya ~ [v] , -- mata perona mata
pulasari pu.la.sa.ri [n] tumbuhan melilit, daunnya tipis, kulitnya harum, dipakai untuk obat; Alyxia stellata
pulut-pulut sapi pu.lut-pu.lut sapi pohon kecil, buahnya lekat; Urena lobata
punat pu.nat [n] (1) mata atau pusat bintil (bengkak dsb); benih (bisul dsb); (2) ki akar segala kejahatan
pupil pu.pil [n] manik mata; biji mata
pupuk pu.puk [n] penyubur tanaman yg ditambahkan ke tanah untuk menyediakan senyawaan unsur yg diperlukan oleh tanaman [n] obat dr tumbuh-tumbuhan (daun-daunan dsb) yg digiling lumat-lumat, dilekatkan di dahi sebelah atas, dekat pd ubun-ubun
purnakaryawan pur.na.kar.ya.wan [n] karyawan yg mulai pensiun: pd kesempatan itu akan diserahkan cendera mata kpd para -- yg memasuki masa pensiun
puskesmas pus.kes.mas [akr] pusat kesehatan masyarakat; poliklinik di tingkat kecamatan tempat rakyat menerima pelayanan kesehatan dan penyuluhan mengenai keluarga berencana
puskesmas induk puskesmas kecamatan
puter pu.ter [n] burung piaraan yg bagus suaranya, panjang badan berikut paruh dan ekornya mencapai 29 cm, pd kalung lehernya terdapat dua warna, yaitu warna putih di atas dan warna hitam di bawah, warna sayap bagian bulu penutupnya cokelat muda merata, bulu umumnya berwarna cokelat muda atau semu kelabu, warna kaki merah, paruh hitam, mata berwarna cokelat kemerah-merahan; Streptopelia bitorquata [v] , me.mu.ter v Tan mengiris tanah dan mengangkat tanaman di atasnya tanpa merusak dan memberantakkan susunan akar beserta tanah yg meliputi akar-akar itu
putus rezeki ke hilangan mata pencaharian
puyer pu.yer [n] bubukan; tepung; serbuk (tt obat)
puyu pu.yu [Lihat {puyuh}] [n] semacam ikan betok, tetapi tajam siripnya dan kesat sisiknya [Mk v] me.mu.yu-mu.yu v menggosok-gosok (tt mata)
racik ra.cik [v] , me.ra.cik v mengiris (mengerat) tipis-tipis; merajang: ia ~ mentimun hingga menjadi potongan yg tipis-tipis; ~ tembakau [n] jerat (dr ijuk, rambut kuda) untuk menangkap burung [v] me.ra.cik v mencampur bahan-bahan untuk dijadikan jamu (obat ): ~ jamu; ~ obat
radiasi ra.di.a.si [n] (1) Fis pemancaran dan kerambatan gelombang yg membawa tenaga melalui ruang atau zantara, msl pemancaran dan perambatan gelombang elektromagnetik, gelombang bunyi, gelombang lenting, penyinaran; (2)Fis tenaga yg dipancarkan gelombang melalui ruang dan zantara; tenaga sinaran; (3) Dok pengobatan dng zat radioaktif
radiasi global [Met] (1) radiasi surya langsung ke bawah; (2) radiasi surya yg datang dr piringan matahari dng sudut utuh yg tidak terhambur dan tidak terpantul oleh atmosfer atau benda-benda lain di dl atmosfer
radiasi surya radiasi matahari
radiasi surya pantul [Met] radiasi matahari dng arah ke atas krn dipantulkan serta disebarkan oleh permukaan bumi dl atmosfer
radiasi total [Met] jumlah keseluruhan radiasi matahari, radiasi atmosfer, dan radiasi bumi
radiologi ra.di.o.lo.gi [n] (1) ilmu pengobatan yg menggunakan sinar X atau sinar radioaktif untuk mengetahui penyakit; (2) ilmu tt radioaktif
radioterapi ra.di.o.te.ra.pi [n] pengobatan penyakit dng radiasi
rahu ra.hu [kl n] raksasa (konon hanya tinggal kepala saja) yg dapat menelan bulan atau matahari sehingga menyebabkan gerhana
rakit penolong [Lay] rakit yg digunakan untuk penyelamatan jiwa di laut dl keadaan darurat
rambang ram.bang [a] (1) tidak tetap hati (tujuan); ragu-ragu; (2) seadanya saja; acak; umum: contoh-contoh itu diambil secara -- [Jk] , me.ram.bang v membersihkan mata dng merendamnya di dl air pencuci mata [Lihat {rembang}]
rambutan ram.but.an [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, bercabang banyak dan rindang, bunganya hijau kekuning-kuningan, buahnya bulat lonjong berambut, jika masih muda buahnya berwarna hijau dan kalau sudah matang berwarna merah (kuning), isinya putih dan rasanya manis atau masam; Nephelium lappaceum; (2) buah rambutan
rampok ram.pok [n] (1) orang yg mengambil dng paksa dan kekerasan barang milik orang; (2) nama sejenis pancing yg memakai 4-5 mata kail yg dijadikan satu: selain memancing dng cara biasa, ada istilah --
ramuan ra.mu.an [n] hasil meramu; bahan-bahan untuk membuat sesuatu (kayu-kayuan untuk rumah, daun-daunan untuk obat) hasil meramu
rantai ikat balok [Kap] rantai yg digunakan untuk mengikat balok-balok, biasanya terdiri atas mata rantai tanpa sengkang
rapat ra.pat [a] (1) hampir tidak berantara; dekat sekali (tidak renggang): rumah-rumah di kota -- sekali; (2) kerap (tt tanaman, anyaman, dsb): padi jangan ditanam terlalu --; (3) tertutup benar-benar hingga tidak bercelah: ia menutup pintu dng --; (4) berhampiran sekali; dekat benar: kapal dapat berlabuh -- pd pangkalan; (5) karib; erat (tt persahabatan): teman --; menambah -- persahabatan [n] pertemuan (kumpulan) untuk membicarakan se suatu; sidang; majelis [n] (1) tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; kayu rapat; Parameria barbata; (2) kulit dr kayu rapat
rasionalisasi ra.si.o.na.li.sa.si [n] (1) proses, cara, perbuatan menjadikan bersifat rasional; proses, cara, perbuatan merasionalkan (sesuatu yg mungkin semula tidak rasional): untuk mempertahankan kebijakan politiknya, pejabat itu telah melakukan -- yg lemah; (2) proses, cara, perbuatan yg rasional (menurut rasio) atau menjadikan nisbahnya patut (baik); (3) Ek perbaikan dl perusahaan dng menghemat tenaga kerja dan biaya serta mempertinggi produksi; perbaikan nisbah antara berbagai komponen dl perusahaan sehingga perusahaan menjadi sehat: komite -- perusahaan itu mengambil langkah penghematan biaya dan pengefisienan kerja; pengurangan karyawan itu dilakukan dl rangka -- perusahaan
ratna rat.na [n] (1) ki batu mulia; intan; permata; (2) ki putri (gadis) yg cantik
ratna cempaka intan (manikam) yg berwarna kuning; batu setengah permata; ratna kencana
ratna mutu manikam bermacam-macam permata
ratusan ra.tus.an [num] (1) bilangan seratus: satuan dikumpulkan dng satuan, puluhan dng puluhan, ~ dng ~; (2) cak beratus-ratus: setiap hari ~ orang berobat ke rumah sakit itu
rawat jalan perawatan pasien dng cara berobat jalan
rawi ra.wi [n] (1) orang yg meriwayatkan hadis Nabi Muhammad saw.; (2) orang yg bercerita; pengarang cerita (sahibulhikayat, yg empunya cerita) [kl n] matahari
reaksi re.ak.si [n] (1) kegiatan (aksi, protes) yg timbul akibat suatu gejala atau suatu peristiwa: putusan rektor telah menimbulkan -- mahasiswa yg berupa pemasangan tulisan yg mengecam putusan itu; (2) tanggapan (respons) thd suatu aksi: dia tidak memberikan -- apa-apa ketika dimarahi ayahnya; (3) perubahan yg terjadi krn bekerjanya suatu unsur (obat)
rebak re.bak [a] robek panjang (kain, layar, dsb); luka dalam (kena pisau dsb) [v] , me.re.bak v (1) menjalar atau menular (tt penyakit); tersebar atau tersiar (tt kabar dsb); (2) meluas atau merembet (tt api, perang): ajakan itu dikumandangkan berkaitan dng ~ nya penggunaan kekerasan [v] , me.re.bak v meleleh (air mata): air matanya ~ mendengar kabar itu
rebas re.bas [v] bertitikan; berjatuhan (air, air mata ); rabas
rebek re.bek [n] kotoran mata: -- nya masih ada (belum mandi atau belum cuci muka) sudah minta makan
rebekan re.bek.an [n] kotor (tt mata), belum cuci muka (mandi): matanya masih ~ sudah minta uang
redup re.dup a (1) berawan (langit); tidak terang (cuaca); mendung; (2) agak gelap krn terlindung awan; tidak panas: matahari --; (3) suram: lampu itu makin lama makin -- krn kekurangan minyak; (4) berkurang; merosot (kekayaan, kemegahan); (5) mulai berhenti; reda (badai, cinta kasih, dsb); (6) sayup-sayup; redam (suara, bunyi); (7) ki tidak gembira: ia menyahut dng --
reduplikasi idiomatis reduplikasi yg maknanya tidak dapat dijabarkan dr bentuk yg diulang (msl mata-mata artinya ?detektif?, tidak ada hubungannya dng mata)
rejasa re.ja.sa [n] timah [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 26 m, batangnya tidak lurus sehingga tidak digunakan untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat borok (luka lama), daunnya untuk obat lesu; Elacocarpus grandiflora; (2) kulit pohon rejasa; (3) daun rejasa
rejeh re.jeh [a] merah dan berair pd pelupuk mata bagian dalam; belengset
reka-reka re.ka-re.ka [n] (1) aturan tindakan: mengambil ~ untuk menyelamatkan keluarganya; (2) sesuatu yg dibuat-buat atau diakal-akalkan; karangan: rupanya kabar itu ~ semata-mata; (3) akal (daya upaya tipu muslihat): orang banyak ~ nya untuk mencari uang
rekam medis rekaman mengenai hasil pengobatan thd pasien
relai re.lai [n] siput mutiara [a] rusak berpisah-pisah (tt kayu) krn lapuk dan busuk [v] , me.re.lai v (1) memancarkan balik (tt siaran televisi radio): stasiun televisi di daerah ~ siaran TVRI pusat; (2) cak menyiarkan: siaran radio RRI Jakarta akan ~ siaran pandangan mata pertandingan sepak bola itu
relevansi re.le.van.si [n] hubungan; kaitan: setiap mata pelajaran harus ada -- nya dng keseluruhan tujuan pendidikan
remang re.mang [n] bulu halus di tubuh; bulu roma [ark] , me.re.mang v meleleh (air mata); bersimbah (peluh) , re.mang-re.mang a agak gelap (kelam)
rembah rem.bah , me.rem.bah v meleleh (air mata) [a] tidak teratur rapi, miring tt ujung kain sarung yg dipakai
rembah-rembih rem.bah-rem.bih [v] bercucuran (air mata)
rembang rem.bang [a] (1) setinggi-tingginya (tt matahari, bulan); titik di langit; (2) kl tepat benar (waktunya): segala takwin kitab dibuka, -- lah saat dng ketika
rembih rem.bih , me.rem.bih v meleleh (tt air mata)
rempah ratus bermacam-macam rempah (obat)
rempenai rem.pe.nai [n] (1) pohon yg tidak terlalu tinggi, daunnya dibuat obat kudis; Ardisia humilis; (2) daun rempenai
remujung re.mu.jung [n] tumbuhan yg daunnya dapat digunakan sbg obat penyakit kencing manis; kumis kucing; Orthosiphon grandiflorus; (2) daun remujung
remunggai re.mung.gai [n] (1) pohon yg daunnya dapat dimakan untuk obat dsb; kelor; Moringa oleifera (2) daun remunggai
rencam ren.cam , me.ren.cam a tidak nyata atau tidak jelas kelihatan; mengaburkan mata (krn terlampau banyak atau krn halus sekali)
renung re.nung , me.re.nung v (1) memandang; menatap: ia tiada berani menentang mata A yg selalu ~ nya; (2) menjenguk: ia ~ ke luar jendela , me.re.nung v diam memikirkan sesuatu; termenung; termangu: lama ia duduk ~
reportase re.por.ta.se [n] (1) pemberitaan; pelaporan: teknik -- diajarkan kpd wartawan; (2) laporan kejadian (berdasarkan pengamatan atau sumber tulisan)
resap re.sap , me.re.sap v (1) masuk pelan-pelan ke dl lubang- lubang kecil atau lembut (terutama tt barang cair): air itu pun lekas ~ ke dl tanah; (2) merembes (masuk atau keluar); menetes (tt keringat): peluh dingin ~ membasahi tubuhnya; (3) hilang lenyap (dr pandangan): apabila matahari terbit, kabut pun ~ lah; (4) masuk dan melekat benar (ke dl hati dsb): ajaran itu ~ benar ke dl hatinya
resep re.sep [n] (1) keterangan dokter tt obat serta takarannya, yg harus dipakai oleh si sakit dan dapat ditukar dng obat di apotek; (2) keterangan tt bahan dan cara memasak obat (makanan)
resinol re.si.nol [n Far] antiseptik yg digunakan untuk mengobati penyakit kulit
resorsinol re.sor.si.nol [n] senyawa pembuat obat atau zat warna dng rumus kimia C6H4 (OH)2
respek res.pek [n] rasa hormat; kehormatan: menaruh -- atas perbuatan yg mulia
restitusi res.ti.tu.si [n] (1) ganti kerugian; pembayaran kembali: pegawai berhak memperoleh -- pengobatan; (2) penyerahan bagian pembayaran yg masih bersisa: -- kenaikan gaji bulan Maret akan dibayar bersama-sama dng gaji bulan April; (3) Dok penyesuaian spontan kepala bayi dng badannya sesudah kepala keluar dr rahim ibu
retina re.ti.na [n] selaput jala mata; dinding mata sebelah dalam
retinitis re.ti.ni.tis [n Dok] radang selaput jala mata
revaluasi re.va.lu.a.si [n] penilaian kembali (tt harga atau nilai mata uang); pemberian nilai baru: berkenaan dng krisis moneter, Pemerintah akan mengadakan -- thd mata uang rupiah
revolusi re.vo.lu.si [n] (1) perubahan ketatanegaraan (pemerintahan atau keadaan sosial) yg dilakukan dng kekerasan (spt dng perlawanan bersenjata); (2) perubahan yg cukup mendasar dl suatu bidang: dialah pelopor -- dl bidang arsitektur bangunan bertingkat; (3) peredaran bumi dan planet-planet lain dl mengelilingi matahari
riak ri.ak [n] (1) gerakan mengombak di permukaan air; ombak kecil; gerakan air yg merupakan lingkaran (spt bila kita menjatuhkan batu ke air): kedengaran -- air gemercik; (2) getaran (udara): pd tempat yg kepanasan itu tampak -- udara; (3) gelagat; gerak-gerik yg menjadi alamat bahwa ada sesuatu yg terkandung di dl hati: dr -- matanya tampak ia sangat berang kepadaku [n] lendir yg keluar dr tenggorok pd saat terserang batuk; dahak [a] ria
rial ri.al [Ar n] (1) nama mata uang pd zaman dulu: jika tiada -- di pinggang, saudara yg rapat menjadi renggang; (2) ki uang; (3) lihat Lampiran Mata Uang [n] satuan ukuran berat 0,5 tail atau 20 g
riben ri.ben [n cak] (1) kaca kusam tembus cahaya yg bersifat meneduhkan atau meredupkan cahaya matahari; (2) kacamata yg dibuat dr bahan kaca kusam tembus cahaya untuk melindungi mata dr sinar matahari yg menyilaukan
ring [n] tiruan bunyi spt bel, 'ring-ring' [n] (1)cincin; gelang-gelang; (2) alat untuk melakukan berbagai bentuk gerakan (dl senam ketangkasan atau akrobatik); lingkaran dr besi yg digantungan pd palang yg kuat (palang besi) [n] arena adu tinju; gelanggang tinju: dia berhasil mendesak lawannya ke sudut --
ringgit ring.git [n] (1) kl mata uang dr perak yg harganya Rp2,50; (2) lihat Lampiran Mata Uang [n] rigi-rigi (spt pd lereng roda geretan)
riwayat ri.wa.yat [n] (1) cerita yg turun-temurun; (2) sejarah; tambo: -- berdirinya Kerajaan Mataram
rok maksi rok yg panjangnya hampir sampai ke mata kaki: rok midi dan -- maksi sangat mendominasi busana 1986
rotan jernang besar rotan jernang, bermutu rendah, buahnya untuk mengilatkan kayu dan campuran obat tradisional, panjangnya mencapai 15 m; Daemonotops draco
ruak ru.ak [v] me.ru.ak v (1) merata ke mana-mana; meluas (tt api dsb): api telah ~ menghabiskan rumah-rumah petak di dekat rumahku; (2) bertambah lebar; meroyak (tt kudis): luka pd kakinya ~ krn tidak diobati; (3) terbuka dan menjadi lebar; mengembang (tt gulungan tikar, bibir yg terkatup, gulungan ular): di luar dugaannya ~ lah gulungan ular dekat tempat duduknya [n] ru.ak-ru.ak n burung yg tinggal di rawa-rawa; Amaurornis phoenicuras
ruang retrobulbar [Anat] ruang dl cekung mata yg terletak di belakang bola mata yg biasanya dipenuhi oleh jaringan lemak
rubel ru.bel lihat Lampiran Mata Uang
rubin ru.bin [n] permata yg berwarna merah
rubung ru.bung [v] me.ru.bung v mengerumuni; mengelilingi: orang-orang ~ tukang jual obat di kaki lima
rukyat ruk.yat [Ar n] (1) perihal melihat bulan tanggal satu untuk menentukan hari permulaan dan penghabisan puasa Ramadan; (2) penglihatan; pengamatan
rumah kaca rumah tertutup dng atap dan berdinding kaca untuk menanam tumbuh-tumbuhan (spt sayuran dan buah-buahan) pd derajat panas dan kelembapan yg dapat diatur sehingga tidak terpengaruh oleh musim; (2) rumah yg mempunyai sifat meneruskan energi matahari yg berupa gelombang pendek ke permukaan bumi sehingga memanaskan permukaan bumi
rumah sakit kanker rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit kanker
rumah sakit khusus rumah sakit yg memberikan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan satu macam penyakit
rumah sakit umum rumah sakit yg memberikan layanan, pengobatan, perawatan bagi penderita berbagai penyakit yg dilengkapi dng dokter ahli: -- umum akan dapat melayani berbagai pasien yg mengidap penyakit yg beraneka macam
rumput golf rumput yg tumbuh membentuk lempengan lunak, daunnya halus berukuran panjang 3-5 mm, tanaman yg tahan matahari ini cepat tumbuhnya dan biasa ditanam untuk lapangan golf; Poa protensis; -- jarem tumbuhan berbatang ramping, tumbuh di sela-sela rumput, Desmodium triflorum
rumput perimping rumput raksasa yg tingginya mencapai 3 m, daunnya tersusun rapi spt kipas, bagian tepinya tajam, tunasnya yg muda dimakan sbg lalap krn rasanya manis; Themeda villosa; -- siak-siak tumbuhan yg akarnya dibuat obat cacing dsb, Dianella ensifolia; -- telur ikan nama rumput, Panicum trigonum
rungau ru.ngau [ark a] kurang tidur: seakan-akan mata masih --
runggas rung.gas [v] , me.rung.gas v merenggut; menyentak [n] , be.rung.gas-rung.gas v banyak permatanya: cincin yg ~
rupee ru.pee [n] lihat Lampiran Mata Uang
rupiah ru.pi.ah [n] (1) satuan mata uang Republik Indonesia yg bernilai 100 sen; (2) lihat Lampiran Mata Uang
rusak ru.sak [a] (1) sudah tidak sempurna (baik, utuh) lagi: banyak rumah yg -- krn gempa; (2) ki luka-luka; bercalar-calar; calar balar: pemain kesebelasan kita banyak yg -- dl pertandingan final itu; (3) ki busuk: ditemukan mayat yg sudah --; (4) ki tidak dapat berjalan lagi (tt mobil, mesin): mobil saya -- lagi hari ini; (5) ki tidak beraturan lagi (tt bahasa, adat): adat yg sudah --; dng bahasa yg -- orang asing itu menanyakan alamat hotel yg ditujunya; (6) ki tidak utuh lagi (perkawinan): perkawinannya sudah lama --; (7) ki terganggu (ingatannya): -- ingatannya krn gegar otak itu; (8) hancur; binasa: -- negeri itu krn pengeboman yg dahsyat; (9) ki tidak baik: namanya sudah -- di mata masyarakat
ruyap ru.yap [n] penglihatan; pengamatan
ruyup ru.yup [a] (1) berasa mengantuk atau tampak sangat mengantuk; (2) turun atau masuk (tt matahari): matahari belum ~ benar
sabak sa.bak [Mk a] (1)muram; suram: mukanya -- spt sedang dirundung kesusahan; matanya --; (2) redup (tt cuaca); mendung: hari --; (3) berlinang (tt air mata) [v] me.nya.bak v merebus nira untuk dibuat gula: ia hidup dr -- nira [n] batu tulis (alat tulis yg dibuat dr batu berbentuk papan tipis diberi bingkai untuk ditulisi): pd zaman (penjajahan) Jepang kebanyakan murid menulis di atas -- [Lihat {sebak}]
sadar wisata kesadaran untuk mematangkan serta mengarahkan sikap dan pengertian masyarakat yg positif thd perkembangan kepariwisataan
safir sa.fir [n] batu permata berwarna biru tembus pandang
sagu hati [ki] pemberian (tanda mata, hadiah, dsb) sbg hiburan (tanda penghargaan, kenang-kenangan, dsb)
sahi sa.hi [ark a] alpa; lalai; lupa: sifat manusia sekali-kali suka -- juga [ark n] air teh yg pekat dan harum: teh -- dapat juga diminum sbg obat untuk menghilangkan sakit perut; baki berisi juadah dan piala berisi -- [n] ikan pari
sahmura sah.mu.ra [kl n] batu permata
saja sa.ja [adv] (1) melulu (tiada lain hanya; semata-mata): barang ini untuk contoh -- , tidak untuk dijual; (2) juga; pun (untuk menyatakan tidak tentu): asal bermaksud baik siapa -- boleh datang ke rumahku; (3) selalu; terus menerus: mengapa semalaman anakmu menangis -- ?; (4) seenaknya; sesuka hati: tanpa diperiksa lebih dahulu, dibawa -- orang itu ke kantor polisi; (5) lebih baik (sbg anjuran): sudahlah, pulang -- , tidak usah ikut menjaga adikmu di rumah sakit; (6) sekali (sbg penegas): perkara itu dapat diselesaikannya dng mudah --
sakit Bang [Tern] penyakit yg disebabkan oleh infeksi kuman Brucella abortus Bang, yg menyerang baik hewan jantan maupun hewan betina, umumnya pd alat-alat reproduksi sehingga mengakibatkan keguguran pd betina, cara penularannya dapat melalui mulut, mata, hidung, atau luka pd kulit
sakramen sak.ra.men [n Kat] upacara suci dan resmi untuk bertemu dng Tuhan dan untuk menerima rahmat Tuhan lewat tanda-tanda (ada 7 sakramen, yaitu baptis, mahakudus, penguatan, tobat, perkawinan, imamat, dan perminyakan)
salah urus tidak cakap mengurus (menata, membenahi, membereskan); sesuatu; -- wesel cak (1) salah alamat: kiriman obat-obatan ini harus sampai di tangan rakyat yg memerlukan jangan sampai -- wesel; (2) salah paham (pengertian): krn -- wesel ia memberikan penafsiran yg berbeda dng apa yg kumaksudkan
salai sa.lai [n] (1) ikan yg dikeringkan di atas api (dipanggang atau diasapi); (2) pisang yg dikeringkan dng panas matahari atau di atas api (dipanggang atau diasapi)
salat Kusuf salat sunah krn terjadinya gerhana matahari
salep sa.lep [n] (1) obat luar yg terbuat dr campuran obat dng zat yg berkonsistensi, spt mentega, untuk dioleskan pd kulit (untuk kudis, luka, borok, dsb): untuk mengobati lukamu itu pakailah -- ini; (2) minyak kental atau vaselin untuk campuran bahan obat luar, pomade, dsb
salina sa.li.na [n] rawa-rawa, danau, atau mata air yg airnya asin
salut sa.lut [n] sampul; sarung; pembungkus; selongsong: -- giginya dr emas [n] hormat; penghormatan: kita memberi -- kpd para petani yg telah menyumbangkan padi mereka untuk rakyat Afrika yg kelaparan
salvarsan sal.var.san [n Far] obat semacan penisilin untuk mengobati penderita sifilis dsb
salvo sal.vo [n] tembakan serentak sejumlah senapan atau meriam sbg tanda penghormatan militer (pd upacara kenegaraan, pemakaman, dsb: upacara pemakaman pahlawan itu didahului dng -- tujuh kali
sama sa.ma [a] (1) serupa (halnya, keadaannya, dsb), tidak berbeda; tidak berlainan: pd umumnya, mata pencaharian penduduk desa itu -- saja; kedua soal itu -- sulitnya; (2)berbarengan; bertepatan: kedua tamu itu datang pd waktu yg --; (3)sepadan; seimbang; sebanding; setara: sbg calon istri, pendidikan gadis itu tidak -- dng pendidikanmu [p cak] (1) dengan: anak itu ikut -- ayahnya ke kebun; (2)oleh: sekolahnya dibiayai -- pamannya; (3) pada (untuk menyatakan pelakunya banyak): penduduk -- meninggalkan desanya
sambang sam.bang, sambang darah [n] perdu yg bercabang kuat, berbunga kuning, ujung daunnya berwarna hijau dan bagian bawahnya cokelat, akarnya dapat dibuat obat setelah disimpan dan dikeringkan; Excoecaria cochinchinensis
sambiloto sam.bi.lo.to [n] terna yg daunnya berasa pahit, digunakan sbg obat dan tonikum; Andrographis paniculata
samir sa.mir [n] daun pisang yg digunting berbentuk bulat dng aneka ukuran, biasa digunakan sbg alas nasi untuk selamatan [kl n ] selampai sutra kuning (dipakai untuk menutup barang-barang yg akan dipersembahkan kpd raja atau sultan): persembahan itu ditutup dng --
samplok sam.plok [v] , ber.sam.plok v (1) bersenggolan (tt bagian anggota badan spt tangan): tanpa disengaja ia -- dng gadis itu; (2) ki beradu pandang: mata mereka --
sanatogen sa.na.to.gen [n] obat dl bentuk cairan untuk penguat darah
sandiwara san.di.wa.ra [n] (1) pertunjukan lakon atau cerita (yg dimainkan oleh orang); drama; teater; tonil: umumnya -- modern tidak memakai layar sbg dekorasi; (2) perkumpulan drama (teater, tonil): banyak remaja yg menjadi anggota --; (3) ki kejadian (politik dsb) yg hanya dipertunjukkan untuk mengelabui mata, tidak sungguh-sungguh: penahanan thd orang itu hanya -- belaka
sangkar meteorologi bangunan tempat meletakkan alat-alat meteorologi sehingga alat-alat itu aman terlindung, baik dr sinar matahari langsung maupun dr gangguan lain
sangkar termometer bangunan untuk melindungi alat-alat, msl termometer dan psikrometer agar tidak terkena radiasi langsung dr matahari
sanjungan san.jung.an [n] (1) kata pujian yg diucapkan sbg pernyataan kagum atau senang thd orang lain; pujian; penghormatan: berkat keberhasilannya, ia mendapat -- dr masyarakat luas; (2) (orang yg) suka dipuji-puji: sifat -nya itu menyebabkan ia dijauhi teman-temannya
santonin san.to.nin [n] (1) Kim hablur tanpa warna yg diperoleh dr bunga Artemisia cina yg belum berkembang; C15H18O3; (2) obat yg digunakan untuk membasmi cacing perut
saparantu sa.pa.ran.tu [n] bahan obat-obatan berasal dr pohon Sindora sumatrana
sarang macan [ki] tempat yg penuh bahaya (bagi keselamatan seseorang)
sarirah sa.ri.rah [n] pohon atau perdu yg tingginya 3-10 m, daun dan akarnya dapat dibuat obat, daun yg muda dapat dijadikan lalap; Acronychia laurifolia
sasmita sas.mi.ta [n] (1) gerakan bagian tubuh, spt tangan, lengan, bahu, kepala, mata, dsb, yg mempunyai isyarat tertentu; isyarat tubuh; (2) Sas gerakan bagian tubuh, spt tangan, lengan, bahu kepala, atau muka dl pergelaran drama
Saturnus Sa.tur.nus [n ] (1) dewa pertanian bagi bangsa Romawi; (2) planet ke-6 dr matahari; Zohal
saujana sau.ja.na [n] -- mata (memandang) sejauh mata memandang; sepemandangan mata jauhnya
sauvinistis sau.vi.nis.tis [a] bersifat atau berkenaan dng kepahlawanan yg berlebih-lebihan: kami tidak ingin bangsa lain mendahului kita dan kami pun tidak ingin -- dan menutup mata pd kemajuan bangsa lain
sawang sa.wang [n] -- langit ruang antara langit dan bumi; awang-awang: Sang Merah Putih naik menjulang -- langit [Mk n] , rimba -- rimba yg amat luas [n] (1) sarang laba-laba; (2) kotoran yg melekat di langit-langit rumah dsb: rumah tua itu penuh dng -- [n] tumbuhan untuk obat kurap, Cordyline fruticosa [n] burung jenis punai: punai --
sayu sa.yu [a] (1) sangat sedih dan terharu (tt perasaan hati); sayu rayu; sayu rawan; iba: -- hatiku mendengar tangis anak yatim itu; (2) kuyu; suram (tt mata); tidak jernih dan kurang nyaring (tt suara, bunyi): mukanya pucat, matanya --; genderang perang itu -- bunyinya
sayup sampai hampir atau kurang sedikit tercapai (tt mencapai, menjangkau, dsb): tangannya diulurkannya -- sampai (pd buah itu); (2) kurang sedikit sampai pd mata atau telinga (kurang nyata kelihatan atau kurang nyata kedengaran krn terlalu jauh): kedengaran azan -- sampai, antara ada dng tiada
sayup-sayup sa.yup-sa.yup [adv] (1) hanya hampir cukup (agak kurang tt uang belanja dsb): belanja sehari-hari sudah -; (2) kurang sedikit sampai (pd mata dan telinga): terdengar suara -- sampai
sayur sa.yur [n] (1) daun-daunan (spt sawi), tumbuh-tumbuhan (taoge), polong atau bijian (kapri, buncis) dsb yg dapat dimasak; (2) masakan yg berkuah (spt gulai, sup): -- asam; -- bening [n] -- babi tumbuhan yg daunnya untuk obat luka; Borreria ocimoides
sebak se.bak [a] (1) penuh dan banyak airnya, hampir meluber (banjir); tergenang airnya (tidak dapat mengalir): air --; sungai --; (2) penuh dg air mata (tt mata); hampir meleleh (air mata): matanya -- krn menangis
sebelah se.be.lah [n] (1) setengah; separuh: dia membagi sama kue itu, -- untuknya dan -- untuk adiknya; (2) bagian (yg lain) dr suatu pasangan: sepatunya hilang -; matanya rusak -; (3) (di) samping; (di) sisi; (di) dekat: ia duduk di -- saya; tetangga -; (4) jurusan; arah: mereka menuju ke -- timur lihat belah
sebun se.bun [a] (1) tidak habis-habisnya; terbengkalai (tt pekerjaan); (2) tidak lekas bermata (tt bisul): bisulnya --
seburu se.bu.ru [n] pohon yg kayunya keras, baik untuk bahan membuat perahu, sari akar dan daunnya dapat digunakan sbg obat disentri; Ouratea sumatrana
seburut se.bu.rut [n] tumbuhan semak, bunganya berwarna ungu merah, akarnya terkenal sbg obat kuat (tonikum); Thottea grandiflora
sedap se.dap [a] (1) enak (nyaman, senang) tt perasaan pd umumnya: bersih,rapi, dan -- dipandang mata; lagunya tidak -- didengar; tidak -- hatinya; (2) harum: -- baunya; (3) lezat: masakan yg dihidangkan -- sekali
sedatif se.da.tif [n Far] zat alami atau zat sintetis yg dapat meredakan keaktifan dan kegembiraan; obat penenang
sedekah se.de.kah [n] (1) pemberian sesuatu kpd fakir miskin atau yg berhak menerimanya, di luar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dng kemampuan pemberi; derma; (2) selamatan; kenduri: -- arwah; -- kubur; (3) makanan (bunga-bunga dsb) yg disajikan kpd orang halus (roh penunggu dsb)
sedekah bumi selamatan yg diadakan sesudah panen (memotong padi) sbg tanda bersyukur
sedekah kubur selamatan pd ketika menguburkan mayat
sedikitnya se.di.kit.nya [adv] (1) sekurang-kurangnya; setidak-tidaknya; paling sedikit: -- lima keluarga kehilangan tempat tinggal krn peristiwa kebakaran itu; (2) meski sedikit, tetapi ...: walaupun hanya tamatan sekolah dasar, -- engkau telah berpendidikan juga; (3) jumlahnya sedikit: banyak --, banyaknya (jumlahnya, bilangannya)
sedingin se.di.ngin [n] tumbuhan yg daunnya untuk obat penyakit demam; Bryophyllum calycinum
sedini-dininya se.di.ni-di.ni.nya [adv] seawal mungkin; selekas-lekasnya: diagnosis ~ penting sekali dl pengobatan penderita kanker
seduayah se.du.a.yah [n] tumbuhan jenis rumput yg digunakan sbg obat; Woodfordia floribunda
segeger se.ge.ger [n] tumbuhan pakis, dapat dibuat obat; Lycopodium cernuum
sehamparan se.ham.par.an [n] (1) satu hamparan; (2) ki sejauh mata memandang
sejelalat se.je.la.lat [n] sekejap (mata); sekilas pandang
sekeceng se.ke.ceng [n] sekejap: ~ mata pun, ia tidak tidur
sekeduduk se.ke.du.duk [n] tumbuhan yg tingginya kira-kira 1 m, bercabang banyak, daun dan buahnya berwarna ungu, buahnya sebesar butir jagung, digunakan untuk obat; Melastoma polyanthum
sekerlip se.ker.lip [n] sekejap (mata); sesaat
sekilap se.ki.lap [n] sekejap mata; sekilap mata; seketika: dng ~ mata saja uang itu telah lenyap
sekilas se.ki.las [n] sekejap mata; selayang pandang: saya tidak ingat lagi wajah orang itu krn saya melihatnya hanya ~
seko se.ko [n] peninjau; mata-mata
sekoci penolong [Kap] sekoci yg dibawa oleh kapal, terbuat dr kayu, serat atau logam, mempunyai tangki udara yg kedap air untuk menambah daya apung dan dirancang serta dilengkapi dng peralatan untuk penyelamatan jiwa di laut dl keadaan darurat
sekurang-kurangnya se.ku.rang-ku.rang.nya [adv] setidak-tidaknya; serendah-rendahnya: ~ tamatan sekolah menengah atas
sela se.la [kl n] pelana [n] batu [Mk a] juling (tt mata) /sEla/ ? 2sila [n] (1) tempat (ruang) di antara dua benda (barang): terletak di -- gunung; (2) celah: ia melihat dr -- dinding; (3) sesuatu yg tersisip (terletak) di antara benda-benda dsb; selang: nanas boleh juga digunakan sbg tanaman -- di antara tanaman rambutan
selang waktu antara dr pemberian obat pertama ke pemberian berikutnya untuk memperoleh daya pengobatan yg efektif
selaput jala [Anat] selaput dalam mata (tempat saraf penglihatan); retina
selaput pelangi bagian yg berbentuk lingkaran pd mata yg mengandung pigmen, letaknya antara kornea dan lensa; iris
selasih se.la.sih [n] terna yg tingginya lebih kurang 1 m dan berumur pendek, batangnya bersegi empat, daunnya berbentuk bundar telur, bunganya tersusun dl tanda yg tegak, daun mahkotanya putih atau ungu, bijinya mengembang menjadi massa yg menyerupai agar-agar, biasanya dicampur dl minuman dingin, daunnya mengandung minyak asiri, digunakan dl obat-obatan tradisional, juga sbg disinfektan; Ocimum basilicum
Selatan Se.la.tan [n] mata angin yg arahnya berlawanan dng utara; mata angin yg arahnya sebelah kanan jika kita menghadap ke timur (matahari terbit)
seleguri se.le.gu.ri [n] tumbuhan perdu, bunganya kuning, akarnya dijadikan obat; Sida rhombifolia
selepas-lepas se.le.pas-le.pas [adv] (1) sejauh-jauh: ~ mata memandang; (2) sebebas-bebas; sesuka-suka: ~ hati; (3) sekuat-kuat; sekeras-keras (tt suara): ~ suara
seligi tajam bertimbal seligi yg kedua belah ujungnya tajam; (2) ki orang yg mempunyai dua mata pencaharian
selirik se.li.rik [n] sekejap mata
seluru se.lu.ru [n] sulur-suluran, daunnya dibuat obat; Percampylus glaucus
semah negeri menyajikan kepala kerbau dsb untuk keselamatan negeri
semangkok se.mang.kok [n] pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut; kembang semangkok; Scaphium affinis
sembah sujud hormat dan khidmat; penghormatan
sembap sem.bap [a] bengkak; balut: mukanya -- krn pukulan itu; matanya -- krn menangis sepanjang hari; kakinya -- krn menderita beri-beri
sembul sem.bul , me.nyem.bul v (1) keluar dr liang atau permukaan air dsb: dng tiba-tiba kepala ular itu -- dr liang; (2) menganjur atau mencuat ke luar (ujungnya dsb); membersil: matahari -- dr segumpal awan hitam; (3) menampakkan diri; muncul; timbul: pd sangkanya ada sebuah bayangan -- dr balik pohon pisang [n Geo] bongkaran kerak bumi yg terangkat (bentuknya memanjang yg pd sisinya dibatasi sesaran)
sembung sem.bung [n] tumbuhan yg dapat dibuat bermacam-macam obat (akarnya untuk obat pembangkit selera, melancarkan kencing, dsb, daunnya juga untuk berbagai-bagai obat); Blumea balsamifera [n] alat bunyi-bunyian dr kerang
sembur sem.bur [n] apa yg dipancarkan (disemprotkan) dr mulut (spt kunyahan obat-obatan untuk mengobati orang sakit atau untuk mengusir roh jahat) [Lihat {sembul}]
semilat se.mi.lat [n] tanaman merambat, daun dan akarnya digunakan sbg obat sakit perut; Rourea fulgens
semprit sem.prit [n] (1) peluit kecil, terbuat dr logam atau buluh bambu yg kecil; (2) alat untuk memasukkan obat ke dl tubuh; semprot kecil [n] kue kering (bakaran oven) yg dicetak dr adonan tepung terigu, gula, telur, dsb yg dicetak dng menekannya ke luar dr corong yg ujungnya berkembang-kembang
semprot sem.prot [n] (1) alat semacam pompa untuk menyemburkan air, api, cat, dsb; (2) Dok alat untuk menyuntik (memasukkan obat ke dl tubuh); (3) ki cercaan; celaan; dampratan
semua se.mua [num] (1) segala; sekalian: -- orang menangisi kepergiannya; krn kelalaiannya -- penghuni asrama itu kena marah; (2) sekaliannya; semuanya: -- memuji tindakannya; (3) belaka; semata: perhiasan ini dibuat dr emas --; (4) segenap; seluruh: ke mana mata memandang -- tempat menghijau
semula se.mu.la [n] (seperti) yg dahulu; yg mula-mula; sediakala: kembali ke tempat -; (2) n yg mula pertama; yg pertama sekali: jumlah uang yg dikeluarkan melampaui perkiraan -; (3) n sebelum keadaan sekarang: -- ia adalah mantri polisi kecamatan; (4) adv (sejak, dari) mula-mula sekali: sejak -- sudah dilarang, tetapi ia berbuat nekat; (5) adv diulang sekali lagi (dr mula): bacalah -- supaya lebih paham
sen /sEn/ (1) satuan mata uang senilai 1/100 rupiah; (2) satuan uang senilai 1/100 dr nilai satuannya, spt dolar Amerika, dolar Australia, ringgit Malaysia /sEn/ ? sein
senam lantai senam yg terdiri atas berbagai gerakan mirip balet dan berjungkir balik biasanya dilakukan tanpa alat bantu; senam yg memeragakan gerakan akrobatik dan jungkir balik dng mengikuti irama lagu, di lantai empuk berukuran 12 x 12 m, mengutamakan keseimbangan, kekuatan, kelenturan, dan ketajaman antara 50-70 detik (bagi pria), serta keluwesan, irama, dan kelenturan antara 70-90 detik (bagi wanita)
senamaki se.na.ma.ki [n] pohon yg daunnya dibuat untuk obat cuci perut; Cassia angustifolia
sendang sen.dang [Jw n] kolam di pegunungan dsb yg airnya berasal dr mata air yg ada di dalamnya, biasanya dipakai untuk mandi dan mencuci, airnya jernih krn mengalir terus; sumber air: gadis-gadis desa tiap pagi pergi ke -- untuk mengambil air minum di sana
sendeng sen.deng [a] (1) tinggi sebelah senget; condong; tidak rata (bahu); miring letaknya (kopiah di kepala); (2) juling (mata); (3) kurang ingatan; agak gila
senduduk sen.du.duk ? sekeduduk [n] tumbuhan belukar, daunnya untuk obat mencret; Melastoma polyanthum
sengatan se.ngat.an [n] (1) hasil perbuatan menyengat; sesuatu yg disengat: ia menjadi demam krn -- lipan; -- lebah itu menimbulkan bengkak pd tangannya; (2) ki sentuhan sinar yg panasnya menyengat (tt panas matahari)
senggeruk seng.ge.ruk [Jw n] (1) tembakau untuk dicium-cium; (2) obat bius untuk orang yg akan dibedah
senggugu seng.gu.gu [n] tumbuhan yg daun dan akarnya untuk obat sakit perut; Clerodendron serratum [n] jenis udang kecil-kecil; geragau
senior se.ni.or [a] (1) lebih tinggi dl pangkat dan jabatan kedinasan (pegawai, karyawan, dsb): seorang diplomat -- diangkat menjadi duta besar; (2) lebih matang dl pengalaman dan kemampuan; (3) berada dl tingkat sarjana bagi mahasiswa dan kelas terakhir bagi pelajar SMU dan SLTP; (4) lebih tua dl usia bagi dua orang (ayah dan anak) yg sama namanya (nama famili)
senja sen.ja [n] waktu (hari) setengah gelap sesudah matahari terbenam: hari sudah --; lepas -- , kami akan berangkat; berebut -- , hari mulai malam
sensibel sen.si.bel [a] (1) sadar akan yg baik dan yg buruk; bijak: pendidikan umum bertujuan agar manusia itu menjadi terampil dan --; (2) peka: mata sangat -- thd sinar yg terang menyilaukan
sensual sen.su.al [a] berhubungan dng kenikmatan yg bersifat naluri
sepah se.pah [n] ampas sesuatu yg sudah dikunyah dan diisap air atau sarinya [n] -- raja cenderawasih [n] pohon yg kayunya sangat keras, getahnya dapat dibuat lilin; Irvingia malayana [n] nama batu permata (di dalamnya terdapat gambar akar kayu) /sEpah/, ber.se.pah v terserak-serak tidak keruan; berantakan
sepat mutiara ikan yg bentuk badannya memanjang pipih, berwarna sawo matang dng hiasan bintik-bintik kelabu atau hijau kebiru-biruan; Trichogaster luri
sepemandangan se.pe.man.dang.an [n] sejauh mata memandang: ~ mata jauhnya
sepembawa se.pem.ba.wa [n] (1) arah ke mana saja dibawa oleh: tidak semua keputusan yg mereka ambil berdasarkan rasio semata, mereka lebih senang melangkah -- intuisi; (2) sebanyak yg dapat dibawa
sepenggalah se.peng.ga.lah [n] (1) sepanjang (setinggi) galah; (2) ki sekitar pukul 07.00 atau 08.00 (tt waktu yg berkaitan dng ketinggian matahari)
seperantu se.pe.ran.tu [n] bahan untuk obat-obatan yg berasal dr pohon; tampar hantu; Sindora sumatrana
sepet se.pet [a cak] (1) rasa kelat spt rasa buah salak yg masih mentah; sepat; (2) rasa spt melekat atau tidak enak (tt mata)
seram se.ram [a] (1) berdiri bulu roma (krn ketakutan dsb); meremang: mendengar cerita orang tua itu, menjadi -- perasaan saya; (2) berasa berkerut dan senyar (tt kulit tubuh krn ketakutan dsb): -- rasanya lewat di bawah pohon beringin itu; (3) menyebabkan ngeri (takut dsb); dahsyat; menakutkan: terdengar suara yg --; (4) kelihatan bengis (kejam, membahayakan): mukanya kelihatan --; matanya --
serembah-serembih se.rem.bah-se.rem.bih [a] berlelehan (tt air mata): ia merenung dng air mata yg --
serlah ser.lah [v] me.nyer.lah v tampak nyata (krn tidak tertutup awan dsb); tampak nyata bercahaya (tt bulan, matahari)
seruak se.ru.ak , me.nye.ru.ak v (1) berjalan menyusup dng menguakkan (menyibakkan) sesuatu yg menghalanginya ke kiri dan kanan (dl kerumunan orang, semak-semak, tempat yg sempit, dsb): ia masuk -- orang banyak; (2) menjorok masuk: dagu-nya bercelah, dan matanya yg biru -- ke dalam; (3) ki menembus (tt tatapan mata): tatapan matanya tajam --
seruit se.ru.it [n] tempuling yg bermata satu (untuk menangkap kura-kura)
serunai se.ru.nai [n] alat musik tiup jenis klarinet yg dibuat dr kayu [n] , -- laut n tumbuhan yg hidup di pantai (laut) yg bunganya berwarna kuning, akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit keputihan; Wedelia biflora
sesayup-sayup se.sa.yup-sa.yup [adv] , -- mata sejauh mata memandang
setawar se.ta.war [n] tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat, banyak macamnya, spt -- betina, -- gajah, -- gunung, -- padang
setuil se.tu.il [n] (1) tumbuhan memanjat yg daunnya dapat dibuat obat penyembuh penyakit kulit; (2) daun setuil
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
sesuai se.su.ai lihat suai [a] (1) pas; sedang (tt ukuran): ukuran baju (celana-) nya --; ukuran sepatunya --; (2) cocok (pas dl ukuran sbg pasangannya): carilah anak kunci yg -- dng lubang kunci lemari; (3) serasi (tt pasangan): pengantin itu benar-benar --; (4) sepadan; setaraf: ia akan diberi pekerjaan yg -- dng kecakapannya; ia merasa bahwa gajinya belum -- dng kedudukannya; (5) seimbang: hasilnya tidak -- dng kedudukannya; (6) selaras; seirama; berpatutan; bersamaan: suku kata terakhir pd baris kedua dan keempat harus -- bunyinya; (7) semufakat; setuju: rundingan antara majikan dan wakil buruh sudah --; (8) sama; sejalan; sependapat (tt buah pikiran): pendapat mereka -- dng pikiran saya; (9) sama; tidak bertentangan: keputusan hakim itu -- dng tuntutan jaksa; (10) cocok; kena benar: bermacam-macam obat yg diminumnya tidak ada yg --; (11) baik sekali: tanah dan hawanya -- untuk menanam sayur-mayur; (12) bergantung pd; berpadanan: hadiahnya -- dng besar kecilnya jasa masing-masing; (13) sejalan: -- dng in-struksi Gubernur, rumah yg tidak memiliki izin mendirikan bangunan harus dibongkar
siak si.ak [n] (1) orang (santri) penjaga atau perawat masjid; (2) orang yg biasanya tinggal di masjid dan mendapat rezeki dr sedekah orang [n] burung elang malam, berbunyi "rak, rak"; burung siak [n] (1) tumbuhan yg akarnya dapat dibuat sbg obat cacing dsb; rumput siak-siak; Dianelle ensifolia; (2) akar siak
sialit si.a.lit [n] tumbuhan untuk obat penyakit kencing nanah; Scleria sumatrensis
siang si.ang [n] (1) bagian hari yg terang (yaitu dr matahari terbit sampai terbenam): -- kita bekerja, malam kita tidur; buta -- , penglihatan yg kurang awas pd siang hari atau apabila terlampau terang; nyctalopia; (2) waktu antara pagi dng petang (kira-kira pukul 11.00-14.00): ia berangkat pukul 11.00, pulang lebih kurang pukul 13.00 --; (3) sudah lepas pagi atau hampir tengah hari; sudah lepas tengah hari atau hampir petang: ia datang -- ketika kantor hampir ditutup; lekas berangkat ke sekolah, hari sudah -- [a] terang (dl arti bersih, tidak ada rumputnya dsb)
siang bolong [ki] tengah hari ketika matahari sedang panas-panasnya
sianosis si.a.no.sis [n] kebiruan yg terjadi pd bibir dan selaput mata krn hemoglobin dl darah kapiler susut
siar si.ar [v] me.nyi.ar.kan v (1) meratakan ke mana-mana: darah -- sari makanan ke seluruh tubuh; (2) memberitahukan kpd umum (melalui radio, surat kabar, dsb); mengumumkan (berita dsb): ia hendak -- pertunangannya; (3) menyebarkan atau mempropagandakan (pendapat, paham, agama, dsb): siapa yg mula-mula -- ajaran agama Islam di Indonesia?; (4) menerbitkan dan menjual (buku, gambar, foto, dsb): satu-satunya penerbit yg -- foto-foto perang; (5) memancarkan (cahaya, terang, dsb): matahari mulai -- cahayanya; (6) mengirimkan (lagu-lagu, musik, pidato, dsb) melalui radio: sebulan sekali RRI Yogyakarta -- wayang kulit semalam suntuk [v] ber.si.ar v berjalan-jalan: aku membawanya -- ke taman bunga [Mk n] -- bakar perkara pembakaran (rumah dsb) [n] penyambung atau perekat antara batu bata yg satu dng batu bata yg lain lihat daun
siarah si.a.rah [n] planet yg mengitari matahari dan mendapat cahayanya; bintang beredar
sibusuk si.bu.suk [n] (1) pohon yg kayunya biasa untuk bahan rumah dsb, akarnya untuk obat pencuci pakaian; Cassia nodosa; (2) kayu sibusuk
sicerek si.ce.rek [n] (1) pohon kecil, daunnya biasa dibuat obat; Clausena excavata; (2) daun sicerek
siger si.ger [n] perhiasan kepala, terbuat dr logam dng permata batu-batuan
silam si.lam [a] (1) gelap; kelam; redup: hari sudah --; (2) sudah tenggelam (tt matahari): pd -- matahari, pd waktu senja; (3) lenyap; hilang: ia terus saja mengenang kejayaan dan kebesaran nenek moyangnya yg telah --; (4) sudah lampau (tt masa dsb): masa -- , masa lalu; zaman dahulu
silap si.lap [a] (1) salah penglihatan (penglihatan atau perasaannya berlainan dng keadaan sebenarnya); (2) kl silap mata; sulap
silau si.lau [a] (1) berkilau-kilau pandangannya, tidak dapat melihat nyata krn terlampau terang cahayanya: -- mata apabila memandang matahari; (2) ki sangat kagum (tertarik, terpesona) sehingga tidak dapat melihat kenyataan (yg sebenarnya): dia -- dng kekayaannya hingga mau saja dikawini [kl v] me.nyi.lau v meninjau (sesuatu yg jauh letaknya); mengunjungi: dan juru batu pun -- ke laut, tampaklah ular-ular di tiang bendera
silet si.let [n] pisau berupa lempengan baja kecil dan tipis, biasanya bermata dua (tanpa pegangan): pisau --
silium si.li.um [n Zool] (1) penjuluran halus dr sitoplasma sel, spt bentuk rambut yg bergetar menurut irama; (2) bulu mata; (3) bulu getar
silok si.lok [Mk v] belum terbuka atau belum awas benar (tt mata, spt baru saja bangun tidur)
sinar si.nar [n] (1) pancaran terang (cahaya): -- bulan; -- lampu; -- matahari; (2) cahaya (kelip) mata (sangat tajam pd ketika marah); sorot mata lihat daun
sintuk sin.tuk [n] pohon Cinnmomum, kulitnya dipakai sbg obat-obatan dan pencuci (pembersih) rambut [v] ber.sin.tuk v bergosok (badan): mandi -
sipat si.pat [n] arah: tali -- , tali untuk mengetahui lurus tidaknya; tali pengukur [Jw n] , -- kuping kencang sekali (tt lari) tanpa menoleh ke kiri dan ke kanan (krn ketakutan dsb); pontang-panting [n] celak: -- mata lihat daun
sipit si.pit [a] tidak lebar atau bulat (tt mata): orang Jepang pd umumnya bermata --
sirat si.rat [n] simpul tali yg membentuk mata jala [n] celah; sela (antara gigi dan gigi dsb) [Ar n] jembatan
siratan si.rat.an [n] (1) hasil menyirat (merajut) tali jala; (2) simpul-simpul tali jala yg membentuk mata jala
siriasis si.ri.a.sis [n Dok] penyakit yg disebabkan oleh panas matahari (tersengat matahari)
sirih pinang barang-barang yg dibawa kpd seseorang sbg tanda penghormatan
sirkus sir.kus [n] pertunjukan hiburan yg mempertontonkan keterampilan berbagai binatang dan kemahiran pemain akrobat: pemain -- itu mampu berayun-ayun pd ketinggian 10 m dr tanah;
sirop si.rop [n] (1) air gula agak kental, terkadang diberi esens dan diwarnai; setrup; (2) obat berbentuk cairan berasa manis: tersedia obat dl bentuk -- untuk anak-anak di apotek itu
sirostratus si.ro.stra.tus [n Met] awan bening keputih-putihan berbentuk serabut halus yg menutupi langit dan menimbulkan lingkaran cahaya di sekitar bulan atau matahari
sistem lakunar [Zool] sistem yg terdiri atas ruang yg saling berhubungan dan berfungsi sbg tempat peredaran darah (pd filu echinodermata)
sistem moneter kebijakan dan tindakan yg mempengaruhi mata uang suatu negara tertentu
siwer si.wer [Jw a] (1) hitam kebiruan (tt warna mata); (2) kurang awas
solar so.lar [n] bahan bakar minyak untuk mesin diesel, lebih kental dp minyak tanah [a] berkenaan dng matahari
soporifik so.po.ri.fik [n Far] obat tidur
sorotan so.rot.an [n] (1) pancaran sinar (cahaya): -- lampu itu menyilaukan matanya; (2) tanggapan (atas ucapan, gagasan, dsb): ucapan pemimpin yg kontroversial itu selalu menimbulkan banyak -- dr kalangan pemuka masyarakat
span sekrup [Lay] alat untuk mengencangkan tali yg dihubungkan dng alat ini, terdiri atas dua baut mata dan sebuah selongsong
spektakuler spek.ta.ku.ler [a] menarik perhatian; mencolok mata: tidak ada hasil yg -- dr kunjungan delegasi itu
spermatogenesis sper.ma.to.ge.ne.sis [n Bio] (1) sel sperma yg matang dl spesies jantan; (2) proses pembentukan mani
spion spi.on [n] (1) orang yg berusaha mendapatkan keterangan secara rahasia, terutama rahasia militer negara lain; mata-mata; (2) petugas kepolisian yg mengadakan pengusutan secara rahasia thd orang-orang yg dicurigai; agen polisi rahasia; detektif: penjagaan itu dimaksudkan untuk mempertahankan rahasia pabrik thd -- dr pabrik lain
spionase spi.o.na.se [n] penyelidikan secara rahasia thd data kemiliteran dan data ekonomi negara lain; segala sesuatu yg berhubungan dng seluk-beluk spion; pemata-mataan: penangkapan dua orang wakil atase militer itu atas tuduhan --
spt buah bemban masak [pb] air mata yg jatuh berderai-derai
sri [p] (gelar kehormatan bagi raja atau orang besar dsb) yg mulia: -- Paduka; -- Sultan
srikaya sri.ka.ya [n] perdu yg tingginya 2-7 m, buahnya berbentuk bundar, kulit luarnya kasar bermata banyak dan berwarna hijau keputih-putihan, daging buahnya berwarna putih, kasar, berbiji banyak, dan manis rasanya; Anona squamosa [Lihat {serikaya}]
stabilitas sta.bi.li.tas [n] kemantapan; kestabilan; keseimbangan: menciptakan suatu -- nasional yg dinamis bukanlah semata-mata tugas pemerintah dan aparatnya, melainkan tugas segenap anggota masyarakat juga
stasiun cuaca laut stasiun cuaca di kapal laut yg tetap di suatu tempat di laut dan melakukan pengamatan serta tukar-menukar data pengamatan tertentu
stasiun cuaca mobil stasiun meteorologi yg dipasang dl kendaraan khusus dan tidak merupakan stasiun tetap, melakukan pengamatan cuaca dan melaporkan hasil pengamatannya untuk keperluan tukar menukar secara internasional
stasiun hujan stasiun tempat pengamatan curah hujan
stasiun kapal bergerak stasiun pengamatan meteorologi pd kapal laut yg berlayar
stasiun klimatologi rujukan stasiun klimatologi yg mempunyai pengamatan yg homogen paling sedikit selama tiga tahun
stasiun klimatologi utama stasiun klimatologi yg melakukan pencatatan data setiap jam atau melakukan pengamatan sekurang-kurangnya tiga kali dl sehari sbg tambahan data yg diperoleh perekam
stasiun meteorologi stasiun yg terdiri atas bangunan, tanah, peralatan, dan perlengkapan lain untuk keperluan pengamatan meteorologi
strabotomi stra.bo.to.mi [n Dok] operasi pemotongan otot penyebab mata juling atau mata berkedip
streptomisin strep.to.mi.sin [n Kim] antibiotik yg dapat larut dl air, dihasilkan oleh kapang Streptomyces griseus, terutama digunakan dl pengobatan penyakit tuberkulosis; C21H39N7O12
suang-suang su.ang-su.ang [adv] , tak -- 1 tidak mudah; tidak lekas: daging yg direbus itu tak -- menjadi empuk; (2) tidak putus-putus; senantiasa: ibu itu tak -- mendoakan keselamatan anaknya
subang su.bang [n] (1) perhiasan cuping telinga wanita yg biasanya berbentuk bundar pipih, terbuat dr emas dsb, ada yg bermata berlian dsb; (2) potongan kecil-kecil dan pendek-pendek dr daun tebu, daun lontar, dsb yg dimasukkan dl cuping telinga sbg perhiasan [n Bot] dasar batang yg membesar, pejal, berdaging, beruas pendek-pendek yg dikelilingi lapisan sisik atau daun
subjek sub.jek [n] (1) pokok pembicaraan; pokok bahasan; (2) Ling bagian klausa yg menandai apa yg dikatakan oleh pembicara; pokok kalimat; (3) pelaku: dl pengkajian itu manusia dapat berperan sbg -- di samping sbg objek pengkajian; (4) mata pelajaran: bahasa Indonesia merupakan -- pokok di sekolah; (5) orang, tempat, atau benda yg diamati dl rangka pembuntutan sbg sasaran
subuh su.buh [n] (1) waktu antara terbit fajar dan menjelang terbit matahari; waktu subuh; (2) waktu salat wajib setelah terbit fajar sampai menjelang matahari terbit; (3) Isl (huruf awal ditulis kapital) salat wajib sebanyak dua rakaat pd waktu antara terbit fajar dan menjelang terbit matahari
suduayah su.du.a.yah [n] tumbuhan hias berbentuk perdu, bunganya berwarna putih, jika direbus dapat digunakan sbg obat, daunnya beracun dan dapat digunakan sbg pencegah serangan gegat dng menempelkannya di antara barang-barang yg perlu diamankan atau dijaga; Nerium oleander
sudut su.dut [n] (1) penjuru; pojok: -- bilik; -- mata; (2) Mat bangun yg dibuat oleh dua garis yg berpotongan di sekitar titik po tongnya: -- tumpul; -- siku-siku; (3) tempat yg jauh-jauh dan tidak mudah dikunjungi; pelosok: bendera merah putih berkibar sampai ke -- kota; (4) segi (arah pandangan, pokok, atau dasar pandangan yg tentu): ditinjau dr -- keamanan, daerah itu boleh dijadikan permukiman
sujud syukur [Isl] sujud ketika memperoleh kenikmatan, keberhasilan, kegembiraan atau terlepas dr kesu-litan atau musibah
sukan su.kan [n] tumbuhan perdu, daunnya tebal berbentuk jantung dan beraroma, digunakan sbg obat luka, dapat pula sbg sayur, terutama untuk dimakan oleh wanita sehabis bersalin; Coleus aromaticus
sulap su.lap [n] pertunjukan berbuat sesuatu yg menakjubkan (spt saputangan diubah menjadi burung merpati); silap mata [ark a] salah cara menenunnya (tt kain tenun)
sulfanilamida sul.fa.ni.la.mi.da [n] senyawa organik yg mengandung belerang dan nitrogen berupa hablur tanpa warna, dipergunakan dl pengobatan untuk mengobati infeksi serta radang saluran kencing
sulfonamida sul.fo.na.mi.da [n Kim] nama kelompok obat penyembuh radang bakteri, molekulnya mengandung gugus -SO2N
sulit su.lit [a] (1) sukar sekali; susah (diselesaikan, dikerjakan, dsb): pekerjaan yg -- diselesaikan; rasanya -- baginya untuk memberitahukan hal itu kepadamu; (2) susah dicari; jarang terdapat: obat semacam itu -- didapat; (3) dirahasiakan (sukar diketahui dsb); tersembunyi: tempat -- pun ia tahu; ia dapat mengetahui hal yg --; (4) gelap (rahasia, tidak terang-terangan): apa yg mereka lakukan itu merupakan perbuatan yg --; (5) dl keadaan yg sukar (genting, gawat, dsb): penghidupan yg -- itu kita hadapi dng sabar dan tawakal; keadaan ekonomi yg semakin --
suluh su.luh [n] (1) barang yg dipakai untuk menerangi (biasa dibuat dr daun kelapa yg kering atau damar); obor; (2) kl pengintai; penyelidik; mata-mata; penyuluh
sumengit su.me.ngit [a] mudah tersinggung (marah); galak: anak remaja yg sedang mengalami masa puber sering menjadi anak yg -- [n] tumbuhan yg banyak tumbuh sbg gulma di tegalan atau di pematang sawah, berdaun kecil dng perbungaan berbau sangit; Hyptis suaveolens
sumirat su.mi.rat [Jw a] bersinar; bercahaya: -- matahari sudah hampir habis, tetapi cahaya senja di ufuk masih meninggalkan merah spt bara
sungkal sung.kal, sungkal bajak mata bajak (besi tajam pd bajak); nayam
sungsang sung.sang [a] (1) terbalik (yg di atas menjadi di bawah, yg di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dsb): dl pertunjukan akrobat itu anak-anak senang melihat orang berjalan --; orang tua itu bertapa --; (2) kaki di bawah, kepala di atas (tt kedudukan bayi yg hendak lahir: tidak sedikit anak yg lahir -- lihat kembang
sunti sun.ti [n] umbi-umbian yg dapat dibuat obat atau rempah-rempah, dsb
suntik sun.tik [v] , me.nyun.tik v (1) mengorek (duri dl kulit) dng jarum dsb: ia -- duri dr dl kulit dng menggunakan jarum berkarat; (2) memasukkan cairan obat ke dl badan dng jarum; menjarum; menginjeksi: dokter telah -- saya; (3) mencocok dng jarum; mengukir (nama dsb) pd logam dng benda tajam: di toko ini ongkos -- bak arloji tidak mahal; (4) memasukkan benih penyakit yg sudah dilemahkan ke dl tubuh untuk memperoleh kekebalan thd penyakit; menyerum: tim dokter sedang sibuk -- cacar di desa yg terjangkit wabah itu; (5) cak membangkit hati (memberanikan, menghasut, dsb); memberi petunjuk (ajaran, nasihat, dsb) sebelum terjadi sesuatu: kalau tidak ada yg -, masakan ia berani menentang usul saya
supaya su.pa.ya [p] kata penghubung untuk menandai tujuan atau harapan; mudah-mudahan sampai pd maksudnya; hendaknya; agar: dijemur -- kering; ia minum obat -- lekas sembuh
suram su.ram [a] (1) kurang terang (tt cahaya); kurang kuat cahayanya: bulan pun -- seakan-akan ikut bersedih; (2) redup, berawan, mendung (tt cuaca): hari pun --; (3) kusam atau kuyu (tt mata): matanya sangat -- , seakan-akan sudah lepas nyawa dr tubuhnya; (4) muram tidak berseri-seri (tt muka): -- saja mukanya sehari ini; (5) tidak bening (tt kaca, intan, dsb); tidak berkilauan (tt emas, perak, dsb); buram; (6) ki susah (tt kehidupan); tidak tentu (tt nasib, masa depan, dsb): hidupnya semakin hari semakin --; masa depannya --; (7) ki tidak nyata dl ingatan atau pikiran: ingatan kpd tunangannya makin lama makin --
surga dunia kenikmatan (kesenangan, kebahagiaan) yg diperoleh hanya selama masih hidup di dunia; kenikmatan duniawi
surya sur.ya [n] matahari
susu su.su [n] (1) organ tubuh yg terletak di bagian dada; (2) organ tubuh yg terletak di dada wanita yg dapat menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; buah dada; payu dara; tetek; (3) organ tubuh yg terletak di bagian perut atau dada (binatang) yg menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; (4) air yg keluar dr buah dada, susu binatang; (5) bahan minuman, berupa cairan atau bubuk [n] -- perada tumbuhan terna yg tingginya mencapai 65 cm, bunga tumbuh di ujung batang, rimpangnya membesar menjadi umbi, daunnya digunakan sbg obat; Globba atrosanguinea
suvenir su.ve.nir [n] tanda mata; kenang-kenangan; cenderamata: toko ini menjual -- untuk wisatawan
swastika swas.ti.ka [n] (1) simbol atau ornamen dng bentuk yg menyeru- pai salib dng silang-silang membengkok dl sudut siku-siku, umumnya diartikan sbg lambang peredaran semesta, matahari, dsb; (2) lambang keagamaan umat Hindu Dharma di Bali; (3) simbol yg digunakan partai Nazi di Jerman
syamsi syam.si [Ar n] matahari
syamsiah syam.si.ah [a] berkenaan dng matahari: tahun --
syamsu syam.su [Ar n] matahari
syukuran syu.kur.an [n] ucapan syukur; (2) v mengadakan selamatan untuk bersyukur kpd Tuhan (krn terhindar dr maut, sembuh dr penyakit, dsb): ibu membagikan tumpeng untuk -- putrinya yg baru sembuh
syuruk syu.ruk [Ar n] waktu terbit matahari (batas waktu subuh): -- pd tanggal 1 Ramadan tahun itu adalah pukul 05.50
tabal ta.bal [kl n] tabuh (beduk) yg dipalu ketika meresmikan penobatan raja
tabar-tabar ta.bar-ta.bar [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat; setawar; Costus speciosus; (2) daun tabar-tabar
tabaruk ta.ba.ruk [Ar n] keberkatan; keselamatan; kesentosaan
tabib ta.bib [n] (1) orang yg pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional, spt dukun; (2) dokter
tabir surya ramuan (cairan dsb) untuk menghalangi pengaruh cahaya matahari yg merusak kulit
tablet tab.let [n] (1) obat dl bentuk butiran atau pipih; gentel (obat padat); pil; (2) lempeng tanah liat; (3) bidang papan kayu
tabulasi ta.bu.la.si [n] penyusunan menurut lajur yg telah tersedia; penyajian data dl bentuk tabel atau daftar untuk memudahkan pengamatan dan evaluasi
tahan ta.han [a] (1) tetap keadaannya (kedudukannya dsb) meskipun mengalami berbagai-bagai hal; tidak lekas rusak (berubah, kalah, luntur, dsb): kayu spt ini tidak -- kena panas matahari; (2) kuat atau sanggup menderita (menanggung) sesuatu: petapa harus -- lapar dan -- menderita; (3) dapat menyabarkan (menguasai) diri; betah: ia tidak -- tinggal di asrama; (4) sanggup dan tidak lekas merasa jijik (kasihan dsb): dia tidak -- melihat mayat korban pembunuhan itu; saya tidak -- mendengar rintihan anak itu; (5) cukup (sampai atau hingga): sediaan air hanya -- untuk lima hari [v] me.na.han.kan v memasang jerat (bubu, belat, dsb)
tahun Geofisika Internasional periode (1 Juli 1957-31 Desember 1958) yg ditetapkan oleh Himpunan Geodesi dan Geofisika Internasional sbg periode dilakukannya program pengamatan geofisika secara luas oleh seluruh stasiun geofisika di dunia
tahun kutub internasional periode tahun 1882-1883 dan tahun 1932-1933 yg ditetapkan berdasarkan persetujuan internasional sbg periode dilakukannya pengamatan geofisika secara luas di stasiun geofisika, terutama di daerah kutub
tahun Syamsiah tahun Masehi yg berdasarkan perjalanan bumi mengelilingi matahari, lamanya 365 hari
taib ta.ib [Ar n] orang yg bertobat
tajam ta.jam [a] (1) bermata tipis, halus, dan mudah mengiris, melukai, dsb (tt pisau, pedang, dsb): -- spt pisau cukur; (2) runcing; berujung lancip: tongkat yg berujung --; sudut yg --; kelok jalan yg --; (3) lekas dapat melakukan sesuatu (melihat, mendengar, mencium bau, merasa, dsb): kucing itu -- penglihatannya; (4) kelihatan galak (tt pandangan): matanya memandang dng -- nya; (5) pedas atau keras (tt perkataan, kritik, dsb): mendapat kritik yg sangat --; (6) mudah menangkap atau mengerti (tt akal, pikiran, dsb): kurang -- otaknya; (7) mudah dapat melukai atau menyakiti: air sabun ini -- benar, barangkali banyak sodanya; (8) (sangat) nyata, jelas, dsb: terdapat perbedaan pendapat yg -- antara mereka; gambar di layar televisi itu kurang --; (9) cerdas (tt pikiran): pikirannya --
tajarud ta.ja.rud [Ar n] hal berbuat krn semata-mata prinsip
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
tajur ta.jur [a] tampak memanjang (menganjur) [n] (1) tumbuhan, daunnya dapat dijadikan obat sakit perut; Clorodendron buchanani; (2) daun tajur
takrim tak.rim [Ar n] (1) penghormatan; (2) penghargaan
talen ta.len [n] mata uang (uang logam) bernilai 25 sen (pd zaman Hindia Belanda) /talEn/ ? talenta
tali kail tali untuk menggantungkan mata kail
talk [n] (1) bedak halus yg mengandung zat tertentu untuk menjaga kesehatan kulit; talek; (2) Far serbuk kristal yg halus, berwarna putih atau agak keabu-abuan, bahan pelicin pd pembuatan tablet dan sebagai bahan bermacam-macam serbuk obat
taman reakreasi kawasan khusus, biasanya tertutup sehingga untuk memasukinya perlu membayar, pengunjung dapat bersantai dan menghibur diri dng memanfaatkan beraneka ragam fasilitas hiburan, pertunjukan, permainan, restoran, atau toko cendera mata
tambak tam.bak [n] (1) pematang untuk menahan air; gili-gili; tanggul; bendung; (2) kolam di tepi laut yg diberi berpematang untuk memelihara ikan (terutama ikan bandeng; udang); tebat [n] ikan laut, Luncanus vaiqiensis
tambak bukit tam.bak bu.kit [n] (1) tumbuhan rumput yg akarnya untuk obat batuk atau obat menceret; sembung hutan; Vernonia cinerea; (2) akar tambak bukit
tambar tam.bar [n] obat; penawar
tambul tam.bul [n] (1) kue yg dihidangkan sbg teman minuman; (2) minuman untuk dihidangkan (untuk menyegarkan badan) [v] ber.tam.bul v bermain komidi (akrobat, sulap, dsb)
tampon tam.pon [n] sumbat dr kain kasa, dng atau tanpa obat untuk menghentikan perdarahan
tanai ta.nai [v] tatang; tating: hamba junjung bagai matahari, hamba -- bagai mahkota
tanda hayat tanda mata
tanda hidup tanda adanya kehidupan (pd suatu tempat dsb); (2) tanda mata
tangan dingin sifat selalu membawa hasil (terutama dl usaha pertanian, pengobatan, dsb)
tanggul tang.gul [n] tambak (pematang besar) di tepi sungai dsb untuk menahan air
tanggungan tang.gung.an [n] (1) beban yg menjadi tanggung jawab: mencerdaskan bangsa merupakan ~ kita; (2) garansi; jaminan: toko itu menjual barang elektronik dng ~ satu tahun; (3) orang yg keselamatannya (kehidupannya) harus ditanggung: anak yg belum dewasa masih menjadi ~ orang tua; (4) akibat dr perbuatan dsb yg harus ditanggung: risiko: piring, gelas, dsb yg pecah atau hilang menjadi ~ penyewa; (5) barang yg dijadikan jaminan: ia meminjam uang di bank dng ~ sebidang tanah; (6) hasil menanggung; (7) beban (dl arti kiasan): jangan memperberat ~ rakyat
tangis ta.ngis [n] ungkapan perasaan sedih (kecewa, menyesal, dsb) dng mencucurkan air mata dan mengeluarkan suara (tersedu-sedu, menjerit-jerit, dsb): melihat keadaan anaknya, -- ibu itu makin menjadi-jadi
tani ta.ni [n] (1) mata pencaharian dl bentuk bercocok tanam; mata pencarian dl bentuk mengusahakan tanah dng tanam-menanam [ark n] tali-temali di perahu untuk meneguhkan tiang; temberang [kl n] pintu gerbang sebelah luar istana
tanwujud tan.wu.jud [v] tidak dapat terlihat oleh mata telanjang; tidak berwujud
tapak kuda ta.pak ku.da [n] tumbuhan yg rebusannya dapat dibuat obat, yakni sbg pencuci kaki penderita beri-beri; Ipomoea pescaprae
tapak liman ta.pak li.man [n] (1) tumbuhan yg disebut juga tutup bumi, berdaun hijau tua berlekuk-lekuk, tepinya bergerigi, daun dan akarnya dapat digunakan sbg obat; Elephantopus scaber; (2) daun tapak liman; (3) akar tapak liman
tapal ta.pal [n] obat dl bentuk cairan kental atau bubur (biasanya dilumaskan pd kulit perut); pasta [n] -- kuda ladam; kasut besi [n] pancang (patok) terbuat dr kayu, semen, dsb sbg tanda batas
taraksasin ta.rak.sa.sin [n] zat pahit dr akar dan rimpang rumput berbunga kuning, digunakan sbg tonikum dan obat pencahar; Tara- xacum officinale
tari kejang tari yg merupakan perpaduan antara olahraga dan pantomim yg disertai gerakan akrobatis
tarikan ta.rik.an [n] (1) hasil menarik; (2) mata pencaharian dr menarik (mengemudikan) beca, mobil, dsb); (3) apa-apa yg ditarik; (4) kekuatan gerak pd langkah pertama (tt sepeda motor, mobil dsb): ~ motor balap berbeda dng motor biasa
tarsus tar.sus [n] (1) tulang pangkal kaki; (2) bagian belakang kaki; (3) tulang rawan kelopak mata
tasak ta.sak [n] obat untuk menghentikan darah yg keluar dr tubuh manusia atau hewan (penawar jampi, daun capa, dsb)
tata surya tatanan yg terdiri atas matahari sbg pusat peredaran sembilan planet, membentuk suatu fisik krn gravitasi matahari
tatah ta.tah [n] pahat [v] ber.ta.tah v diberi permata (intan dsb) [v] mulai dapat berjalan (tt kanak-kanak ); tatih [ark n] ta.tah-ta.tah n desas-desus; kabar angin
taubat tau.bat [Lihat {tobat}]
taut ta.ut [v] ber.ta.ut 1 menutup (berkatup) kembali; menjadi rapat (tt sesuatu yg renggang, bercerai, luka, dsb): luka itu berangsur kering dan ~; (2) berpaut (pd, dng); jalin-menjalin: belukar kecil yg bertemu dan ~ daun dan rantingnya; (3)berpegangan (bergandengan, berjabatan) tangan; (4) tumbuh serta melekat menjadi satu berlekatan (pd, dng): kelopak bunga yg terdiri atas empat atau lima helai itu, ada yg bercerai-berai dan ada pula yg ~; (5) bertemu (spt sungai dng sungai, garis dng garis, dsb): air dan langit keduanya ~ pd satu titik pandang; (6) ki melekat kpd (dl arti ditujukan atau dipusatkan kpd); tertuju kpd; terpusat kpd: matanya ~ pd gadis itu; (7) ki berhubungan (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): pendidikan Pancasila ~ dng pendidikan moral [n] tali yg diberi berkail (untuk menangkap ikan): anak-anak membuat -- untuk memancing ikan
tayum ta.yum [ark n] ta.yum-te.ma.yum n waktu matahari terbenam
tebeng te.beng [n] pendinding (dr kajang, layar, tikar, dsb) untuk menolak panas matahari: -- jendela; -- pintu [Jk v] me.ne.beng v menumpang (makan, merokok, membaca surat kabar, dsb) tanpa membayar: ia membawa mobil dan kami ikut ~ keliling kota [v] ber.te.beng v bergunting rambut: sebulan sekali dia ~ di salon dekat rumahnya
tebersit te.ber.sit [v] (1) terpancar samar-samar: dr matanya -- kerinduan; (2) cak tersiar (tt kabar dsb secara samar-samar): -- berita bahwa dia akan menikahi bekas istrinya
tebus te.bus [v] me.ne.bus v (1) membayar dng uang untuk mengambil kembali barang yg tergadai: ia ~ gelang itu dr pegadaian; (2) membayar dng uang dsb untuk membebaskan (tawanan, sandera, budak belian, dsb): penculik akan melepaskan anak itu jika orang tuanya mau ~ nya dng sejumlah uang; (3) membeli kembali: ~ talak; (4) menguangkan wesel (cek) ke bank: ia ~ wesel ke kantor pos; (5) mengambil barang pembagian (distribusi dsb) dng bon (kupon dsb) dan dng membayarnya dng uang: saya dapat pembagian sepeda, tetapi tidak dapat ~ nya [v] me.ne.bus v (1) memperbaiki kesalahan (dosa dsb) dng berbuat jasa, kebaikan: dng sengaja ia hidup miskin untuk ~ segala dosanya; (2) memulihkan kekalahan (kerugian); memulihkan kehormatan (nama baik); menghapus (malu): dikerahkan sepuluh divisi untuk ~ kekalahannya dl serangannya yg gagal itu; ia bersedia berbuat apa pun untuk ~ kehormatan keluarganya; (3) membalas (jasa, kebaikan, karunia) yg sudah diterima: ia ~ karunia yg dilimpahkan kepadanya; (4) menepati atau menunaikan (janji, perkataan, cita-cita, nazar) yg telah terucapkan: malu rasanya kalau tidak dapat ~ janjiku [v] me.ne.bus v (1) menyelamatkan (jiwa, hidup) orang lain: dng jalan demikian, saya dapat ~ nyawa sahabatku itu; (2) memperoleh sesuatu dng pengorbanan (jiwa, harta, benda): ~ kemerdekaan dng air mata dan darah [Lihat {tembus}]
teduh te.duh [a] (1) reda (tt angin ribut, ombak); berhenti (tt hujan): mereka bersenda gurau sambil menanti hujan --; (2) terlindung atau tidak kena panas matahari; lindap: setelah bermain-main, anak-anak beristirahat di tempat yg --; mereka berhenti di tepi jalan yg --; (3) tidak turun hujan (tt hari); redup atau tidak memancarkan sinar yg terik (tt matahari): sudah beberapa hari ini matahari --; (4) ki tenang; aman: Lautan -- , Samudra Pasifik
teguk te.guk [v] me.ne.guk v meminum (air, obat): ia ~ obat; beliau menantikanku sambil ~ air teh sedikit-sedikit [a] tegar; keras kepala
teh hutan tanaman perdu yg tajuknya rapat, padat, dan kuat, biasanya dipakai sbg pagar atau tanaman hias dng membentuknya menjadi pola-pola tertentu, daunnya dapat dimanfaatkan sbg obat penurun panas, penyakit usus, dan gangguan ginjal; Acalyoha siamensis; teh-tehan
teh pahit minuman yg dibuat dr akar-akaran direbus untuk obat kuat; (2) teh tanpa gula
tekah te.kah [n] kera yg berekor panjang, Nylobates leuciscus
teknik kateterisasi [Dok] cara pengobatan dng menggunakan kateter
teknik proyeksi teknik penelitian yg menggunakan pengamatan jiwa responden melalui apa yg dinyatakan responden dl pencerminan dirinya, msl dl tingkah laku, minat, atau gambar
teknologi medis ilmu kedokteran yg menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk membantu menemukan penyebab penyakit serta membantu pengobatannya
telau te.lau [n] (1) belang yg berwarna lebih muda atau lebih terang pd dasar warna yg tua atau gelap (spt sinar matahari yg menembus daun-daunan terus ke tanah); (2) belang yg bertumpuk-tumpuk
teler te.ler [a] keadaan tubuh tidak normal, lemas tidak berdaya (tt kesadaran syaraf) krn pengaruh obat, msl alkohol
telur ceplok telur mata sapi
telur kodok biji kecil-kecil berwarna cokelat, digunakan sbg obat pendingin yg ditaruh di atas kepala si penderita
temas te.mas [v] , te.mas-te.mas v (1) mengobati orang sakit yg diganggu oleh orang halus (setan); (2) menenung atau meramal orang dng memakai kunyit
tembakau hutan tumbuhan yg daun dan akarnya dibuat obat; Solanum verbascifolium
tempat tem.pat [n] (1) sesuatu yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, meletakkan, dsb); wadah; bekas: -- obat; -- tinta; (2) ruang (bidang, rumah, dsb) yg tersedia untuk melakukan sesuatu: -- belajar; -- duduk; (3) ruang (bidang dsb) yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, mengumpulkan, dsb): -- pembuangan sampah
tempuyung tem.pu.yung [n] tumbuhan, dibuat obat, Nasturtium indicum
temu te.mu [v] sua; jumpa: upacara -- kedua mempelai telah berlangsung dng selamat [n] tumbuh-tumbuhan yg umbinya untuk ramuan obat dsb, sebangsa Curcuma, spt -- giring, Curcuma heyneana
tenam te.nam [n] tumbuhan (pokok), damar mata kucing, mersawah merah; Anisophyllea costata
tengah hari waktu siang hari ketika posisi matahari mencapai titik kulminasi
tengah naik mulai naik kira-kira pukul 09.00 (tt matahari); (2) berumur sekitar 14-15 tahun (tt anak-anak)
tenggara teng.ga.ra [n] mata angin yg arahnya antara timur dan selatan
tenggelam teng.ge.lam [v] (1) masuk terbenam ke dl air; (2) karam (tt perahu, kapal): perahu nelayan itu -- setelah diserang topan; (3) terbenam (tt matahari): matahari -- di ufuk barat; (4) ki jatuh ke dl kesengsaraan (kesusahan dsb): hidupnya kini tidak menentu lagi setelah ia -- dl utang-utangnya yg bertumpuk; (5) ki hilang; lenyap: banyak perusahaan kecil yg -- akibat krisis ekonomi; (6) ki asyik: dia sedang -- dl lamunannya, tidak mendengar panggilan temannya; hidupmu jangan kaubawa -- dl penyesalan terus-menerus
tengkang teng.kang [n] sela antara kedua belah mata
tengkawang teng.ka.wang [n] (1) pohon yg bijinya mengandung lemak nabati bernilai gizi sbg minyak goreng, digunakan dl industri makanan, sabun, obat-obatan, dan kosmetik; Dipterocarpaceae; (2) biji tengkawang
tentamen ten.ta.men [n] ujian mata kuliah tertentu sebelum dapat menempuh ujian akhir (untuk mencapai tingkat studi tertentu): dia termasuk mahasiswa yg pandai sehingga tidak pernah gagal dl setiap --
tentang ten.tang [p] (1) hal; perihal: ia tidak tahu apa-apa -- perkara itu; (2) terhadap: sikapnya -- pembentukan lembaga itu masih belum jelas; (3) dekat di depan (muka); berhadapan dng; tepat berseberangan: ia berdiri di -- jendela; (4) tepat (lurus) di atas: matahari sekarang berada -- kepala kita; (5) kira-kira (pd); kira-kira (di): kain panjangnya diikat di -- pinggang di luar kebayanya; (6) mengenai: pendapatnya -- masalah itu belum diumumkan
tentangan ten.tang.an [p cak] dr hal: ~ menghilangnya pemuda itu dr kampung tidak seorang pun yg mengetahuinya; (2) n imbangan; padanan: kalau aku kalah, rumahkulah ~ nya; (3) n sesuatu yg menjadi bandingan (tanggungan): untuk uang pinjaman ini rumah yg menjadi ~ nya; (4) n perlawanan; penolakan; sanggahan: teorinya mendapat ~ hebat dr para ahli lain; (5) n seberang; hadapan: hampir tiba saatnya bagi saya di ~ Tuhan krn penyakit yg kuderita tidak mungkin terobati lagi
tentu ten.tu [a] pasti; tidak berubah lagi: -- ia dapat menepati janjinya; (2) a terang; positif; tegas: kabar kematian suaminya masih belum --; (3) adv niscaya; mesti; tidak boleh tidak: minumlah obat ini, -- penyakitmu cepat sembuh
teori heliosentris teori yg menyatakan bahwa bumi ini berbentuk bulat serta berputar mengelilingi sumbunya, beserta planet lainnya beredar mengelilingi matahari
tepat te.pat [a] (1) betul atau lurus (arah, jurusan); berbetulan benar: gang ini -- menuju rumah guruku; matahari -- di atas kepala kita; rumah kami letaknya -- di muka apotek; (2) kena benar (pd sasaran, tujuan, maksud, dsb): tembakan itu -- mengenai jantungnya; jurusan yg dipilihnya sudah --; (3) tidak ada selisih sedikit pun; tidak kurang dan tidak lebih; persis: -- di tengah jalan; -- sama dng wajah adiknya; pukul 08.00 -- kami berangkat; jumlah yg -- baru diketahui sesudah diadakan sensus; tengah hari --; (4) betul atau cocok (tt dugaan, ramalan, dsb): perhitungannya kurang --; alasan itu mungkin -- juga; (5) jitu (tt tindakan, aturan, kritik, dsb): segera diambil tindakan yg tegas dan --; (6) betul atau mengena tt perkataan, jawaban, dsb: isilah titik-titik di bawah ini dng kata-kata yg --; semua pertanyaan dijawabnya dng --
terajam te.ra.jam [v] menanggung siksaan badan; tersiksa; sudah dirajam; sudah menanggung hukuman badan [n] pohon yg akarnya digunakan sbg ramuan obat; akar terajam
terang te.rang [a] (1) dl keadaan dapat dilihat (didengar); nyata; jelas: terdengar suara lagu yg cukup -- dr arah timur; berita yg disampaikan melalui telepon itu kurang -- terdengar; naskahnya sudah tua, tulisannya tidak -- lagi; (2) cerah; bersinar: stadion Senayan pd malam pertandingan final sepak bola tampak bagaikan siang; bintangnya -- , ki nasibnya baik; mujur; (3) siang hari: krn bangunnya sudah -- , ia terlambat datang di sekolah; (4) bersih (tt halaman atau kebun) krn dibersihkan (disiangi, ditebangi, dsb): pekarangan itu tampak -- sesudah pohon-pohon yg rimbun ditebangi; (5) jernih; bersih (tt udara, langit): malam ini langit -- , kelihatan bintang-bintang bertaburan berkelap-kelip mengelilingi bulan purnama; (6) sah (tt bukti, barang-barang, dsb); sudah tidak meragukan (menyangsikan lagi): mengajukan bukti-bukti yg -- , agar dapat memperkuat gugatan; (7) terbukti (kebenarannya, kesalahannya, dsb): sekarang barulah -- apa kesalahannya; (8) cahaya; sinar: -- matahari; -- lampu
terapi te.ra.pi [n Dok] usaha untuk memulihkan kesehatan orang yg sedang sakit; pengobatan penyakit; perawatan penyakit: mula-mula tim dokter mempelajari gejala-gejala penyakitnya kemudian menentukan -- nya yg tepat
terapi bahasa [Dok] pengobatan dan perawatan untuk mengurangi atau menghilangkan kelainan wicara dan bahasa
terapi kimiawi pengobatan kimiawi
terbantut ter.ban.tut [v] (1) terlarang; terhambat (sehingga gagal, tidak jadi, tidak selesai, dsb); (2) tidak dapat menjadi besar (tt buah-buahan, tanaman, dsb): mataku sudah -, ki tak mau tidur (terpejam) lagi
terbeliak ter.be.li.ak [v] terbuka lebar-lebar (tt mata); membeliak
terbenam ter.be.nam [v] (1) masuk dalam-dalam sehingga tidak kelihatan: pakunya -- sehingga sukar dicabut; (2) masuk (krn terperosok dsb) turun ke dl air serta tidak muncul-muncul lagi; tenggelam: dia mati -- krn tidak pandai berenang; (3) tenggelam (tt matahari): matahari -- pukul enam sore; (4) ki tersembunyi: kampung itu -- di sela-sela bukit; (5) masuk ke dalam (keadaan yg buruk, kesengsaraan, dsb); terpendam: -- dl utang; -- dl kesedihan; (6) ki tidak diurus; beku (tt perkara): perkara yg telah lama --
terbit ter.bit [v] (1) timbul, naik, keluar (tt bulan, matahari): matahari -- di sebelah timur; (2) bangkit (tt perasaan dsb): -- marahnya setelah mengetahui bahwa kopernya tidak ada dl kamar tempat ia menginap; -- pikiran jahatnya; (3) keluar untuk diedarkan (tt surat kabar, buku, dsb): mingguan itu -- tiap-tiap Kamis; cetakan kedua akan segera --; (4) mulai memancar (tt mata air dsb): dr celah batu-batu padas itu -- mata air panas yg mengandung belerang; (5) mulai keluar (tt air mata, peluh, dsb): keringat dingin selalu -- selama ia menderita sakit perut itu; (6) mulai timbul atau datang (dr): wabah kolera -- di daerah-daerah yg terkena banjir
terbuka ter.bu.ka [v] (1) tidak sengaja dibuka; tidak tertutup; tersingkap: matanya -- lebar krn keheranan; (2) tidak terbatas pd orang tertentu saja; tidak dirahasiakan: rapat --
tercegah ter.ce.gah [v] dapat dicegah: Abas mengambil sapu tangan untuk menyeka air mata yg tidak ~ mengalir di pipinya
teras te.ras [n] (1) bagian kayu yg keras; inti kayu: pd irisan penampang kelihatan -- yg dikelilingi lingkaran-lingkaran kayu yg dapat menunjukkan umurnya; (2) ki intisari; isi yg terutama; sesuatu yg terbaik; sesuatu yg terpenting: pasukan --; pejabat -- [n] (1) semen yg dibuat dr serbuk tanah yg keras (tanah cadas); (2) batuan berbentuk silinder yg dipotong dng mata bor khusus, untuk mempelajari formasi tempat batuan itu diambil; batu inti; (3) Geo tanah yg berasal dr letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yg dicampur dng kapur [n] (1) bidang tanah datar yg miring; bidang tanah yg lebih tinggi dp yg lain (biasanya ditumbuhi rumput): pd -- yg lebih tinggi berdiri istana, sedangkan pd -- di bawahnya terbentang taman yg luas; (2) tanah atau lantai yg agak ketinggian di depan rumah: -- di bagian muka gedung itu dipenuhi dng pot-pot bunga yg indah; -- untuk tempat mimbar pemimpin upacara; (3) atap rumah yg datar (biasanya diberi pagar di pinggirnya); (4) landasan yg lebih tinggi dp tanah sekelilingnya untuk landasan candi (tempat berjalan-jalan atau tempat duduk-duduk); (5) bagian dr gili-gili di muka restoran yg diisi dng kursi untuk duduk-duduk; (6)keadaan tanah persawahan dsb yg bertangga-tangga dr atas ke bawah
tergelincir ter.ge.lin.cir [v] (1) terpeleset: krn jalan itu licin, ia jatuh ~; (2) terlanjur terkatakan: kutukan telah ~ keluar dr mulutnya; (3) terjerumus (ke dl dosa, kesalahan, kemusyrikan): kalau tidak waspada, engkau akan ~ ke dunia kemusyrikan; (4) mulai bergeser turun: beberapa menit dr pukul 12.00, matahari ~; (5) cak kalah: dl babak semifinal, ia telah ~
terik te.rik [a] (1) amat; sangat (tt panas matahari): panas -- , panas sekali; (2) sempit dan tegang mengikat (tt seluar, ikatan, dsb): ikatan kotak sabun itu sangat -- sehingga susah membukanya; (3) penuh padat (tt sesuatu yg dijejal, diasak, dsb): tali itu diikatnya dng --
terjaga ter.ja.ga [v] (1) terbangun dr tidur: tengah malam aku ~ krn mendengar lolong anjing yg sangat menyayat itu; (2) terpelihara; terawat: kebun itu ~ dng baik; (3) dapat (dipertahankan): daerah strategis itu tidak ~ lagi oleh pasukan yg kecil jumlahnya; (4) terlindungi: bibit tanaman itu ~ dr panas matahari
terjamin ter.ja.min [v] (1) ditanggung (keselamatannya, keamanannya, dsb): keselamatan dirimu tidak ~ kalau engkau bermalam di tengah hutan ini; (2) serba cukup (tt segala kebutuhan hidup): hidupnya ~ tidak kurang suatu apa
terjaring ter.ja.ring [v] (1) kena jaring; (2) tertangkap secara tiba-tiba: lima pemuda pengedar obat terlarang ~ petugas ketika operasi kamtibmas dilancarkan
terjegil ter.je.gil [v] tersembul (tt mata)
terjemur ter.je.mur [v] kena panas matahari
terkalang ter.ka.lang [v] tergalang; terganjal: "Apa yg terasa di hati Ibu dan apa yg ~ di mata Ibu, ceritakanlah"
terkedip ter.ke.dip [v] (1) tergerak (bergerak) membuka menutup berganti-ganti (tt kelopak mata); terkejap: (2) tampak seolah-olah sebentar menyala dan sebentar padam (tt nyala api, dian, lampu, dsb); terkelip
terkejam ter.ke.jam [v] tertutup rapat (tt mata); terpejam
terkelap ter.ke.lap [v] terpejam (matanya) sekejap tidur sejenak; terkejap
terkenal ter.ke.nal [v] dikenal atau diketahui umum; termasyhur; tersohor: kemanjuran obat ini telah ~ di seluruh dunia
terkibuli ter.ki.buli [v] tertipu: pulanglah ia dng hati kesal krn merasa ~ oleh penjual obat di pinggir jalan
terkilan di hati ter.ki.lan di hati, terkalang di mata [pb] terasa (terbayang) dl hati dan sulit dihilangkan
terkitar-kitar ter.ki.tar-ki.tar [v] berputar-putar; berpusing-pusing: matanya ~ , lidahnya terulur-ulur dan mulutnya ternganga-nganga
terlayang ter.la.yang [v] tertidur; terpejam: tiada berapa lama, matanya pun ~
termanifestasi ter.ma.ni.fes.ta.si [v] terwujud (dapat dilihat dng mata)
terpandang ter.pan.dang [v] (1) terlihat; kelihatan: bakteri itu tidak ~ oleh mata; (2) teringat kpd; hanya memperhatikan: ~ kpd gaji dan pangkat; (3) disegani; dihormati: ia masuk orang ~ di kampungnya; (4) tiba-tiba atau tidak sengaja memandang: di rumah makan itu ~ lah ia kpd seseorang yg pernah dikenalnya
terpandang-pandang ter.pan.dang-pan.dang [v] seakan-akan tampak di mata; terbayang-bayang
terpejam ter.pe.jam [v] tertutup (matanya): mata tukang sulap ~ ketika melempar dan menangkap bola
terpicing ter.pi.cing [v] (1) terpejam (matanya): krn lelahnya, mataku ~; (2) tertidur
terpuruk ter.pu.ruk [v] (1) terbenam; tenggelam: matahari baru ~ di balik pegunungan; (2) terperosok: kakinya ~ ke dl lubang; (3) ki mundur; merosot; menjadi parah: ekonomi kita makin --
tersengih ter.se.ngih [v] terbuka sedikit (tt mulut, bibir, kelopak mata, dsb)
tersier ter.si.er [n] (1) yg ketiga; (2) Ant primata yg berasal dr zaman paleosen dan eosen dan yg kini masih dapat ditemukan di Indonesia dan daerah lain di Asia Tenggara
tersingkap ter.sing.kap [v] (1) terbuka; terselak; (2) merekah (matahari): sudah -- hari siang; (3) ki terbongkar rahasia dsb: -- rahasianya
tersuruk ter.su.ruk [v] tersembunyi; mata -, mata yg seakan-akan terbenam
tertembus ter.tem.bus [v] dapat ditembus: dia menuju ke gang-gang batu sempit yg tidak ~ sinar matahari
tertimpa ter.tim.pa [v] (1) kejatuhan sesuatu yg berat; tertindih atau menderita sesuatu yg menyusahkan: banyak orang ~ musibah di desa itu; (2) terkena: berwarna keemasan bila ~ sinar matahari; (3) terpukul dsb; dicuri (dirampok dsb)
terulur ter.u.lur [v] (sudah) diulur(kan); dapat diulur(kan): ia memejamkan matanya setiap kali melihat tangan orang itu ~ ke arah dirinya; (2) a dl keadaan menjulur (memanjang): lubang buluh itu ~ ke atas rumahnya
terupa te.ru.pa [v] dapat dirupakan (diwujudkan); dapat dibayangkan (diangan-angankan): ~ di matanya wajah anaknya yg hilang itu
terus pandang terus mata
terus penglihatan terus mata
terusi te.ru.si [n] benda yg kebiru-biruan warnanya, berasal dr tembaga untuk obat puru; CuSO45H2O
tes diagnostik tes untuk mengetahui kelemahan khusus yg dimiliki oleh peserta didik yg tidak berhasil, juga untuk mengetahui kesulitan (kelemahan) dan kekuatan peserta didik itu dl suatu mata pelajaran
tesmak tes.mak [n] kacamata
tetap te.tap [v] selalu berada (tinggal, berdiri, dsb) di tempatnya: orang tuanya -- tinggal di dusun; (2) a tidak berubah (keadaannya, kedudukannya, dsb): kalimat itu terbentuk menurut pola-pola -- dan tertentu; (3) v tidak berpindah-pindah; tidak beranjak: bertiup angin timur yg -- arahnya; (4) adv selalu demikian halnya (tt keadaan, perbuatan, dsb): sampai kini ia masih -- menjadi bupati; sekali merdeka -- merdeka; (5) adv tidak putus-putusnya; selalu; terus: matanya -- melihat pd satu tempat saja; biar bagaimanapun ia -- hendak mempertahankan haknya; (6) adv untuk selamanya (tidak untuk sementara): bangunan --; pegawai --; pembantu --; (7) a kekal selama-lamanya; lestari: di dunia ini tiada sesuatu pun yg --; mudah-mudahan persahabatan kita -- hingga akhir zaman; (8) a sudah pasti (tentu): tempat dan harinya sudah --; pajaknya sudah --; pekerjaannya tidak -- , tidak tentu [v] me.ne.tap v mengesat atau mengeringkan (sesuatu yg basah, spt tulisan tinta dsb) dng cara menekankan barang yg dapat mengisap (spt kertas kembang dan kain): ia ~ air matanya dng saputangan; ia segera ~ tinta pd tulisannya supaya cepat kering
tiap ti.ap [a] (1) satu ...: -- anak menerima lima ribu rupiah; -- rumah dihuni oleh satu keluarga inti dng dua orang anak asuh; (2) saban: -- menit; -- tahun [n] (1) sekali makan atau minum (tt obat); dosis; (2) uang kunci (untuk menyewa rumah)
tib [n] (1) ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu tib; ilmu kedokteran; (2) kitab mengenai jampi-jampi atau mantra; kitab tib
tidak pun meskipun tidak: -- pun ia berobat, meskipun ia tidak berobat
tidur-tidur ti.dur-ti.dur [v] berbaring-baring (untuk melepaskan lelah dsb): ia ~ di pematang seraya berlagu
tikim ti.kim [n] tanaman merambat, daunnya dapat dimakan dan dibuat obat radang kulit; Hydrocotyle sibthorpioides
tilik ti.lik [n] (1) penglihatan yg teliti (terutama penglihatan dng mata batin): ia memiliki daya -- yg baik dan tajam; (2) sinar (pandangan) mata: orang itu jahat -- nya [n] tenung; teluh
timbil tim.bil [n] bisul kecil pd tepi pelupuk mata; ketimbis
timbul tim.bul [v] (1) naik dan keluar ke atas (dr dl air, tanah, dsb): setelah lama menyelam lalu -- lagi; (2) menyembul sedikit dr permukaan yg rata: ia memesan kartu undangan dng huruf --; (3 a) terbit (bulan, matahari, dsb): sebelum matahari --; ia sudah berangkat ke tempat pekerjaannya; bulan --; (b) terbit (tt penyakit, pertikaian, perasaan, pikiran, dsb): di mana-mana -- bencana kelaparan; dl hatinya -- perasaan takut; lalu -- hausnya dan berhentilah sebentar minum es avokad; melihat kuda yg bagus itu -- lah keinginannya untuk membeli; (4) ki tampak; muncul; keluar (dr semak-semak, hutan, dsb): pujangga muda yg baru --; tunas itu mulai -- [n] pe.nim.bul n mantra atau jampi-jampi untuk mengebalkan orang [n] (1) pohon keluih, buahnya dapat disayur; Artocarpus communis; (2) buah keluih
timur ti.mur [n] (1) mata angin yg arahnya berlawanan dng barat; asal matahari terbit: matahari terbit di sebelah --; (2) orang, bangsa, benua di bagian timur dunia; khususnya di benua Asia: filsafat dan kebudayaan --; -- Dekat; -- Jauh; -- Tengah; (3) blok timur
tinggi ting.gi [a] (1) jauh jaraknya dr posisi sebelah bawah: gunung itu --; burung itu terbang --; pohon itu seratus meter -- nya; (2) panjang (tt badan): dia lebih -- dp saya; -- nya, 1,35 m; (3) sudah agak jauh ke atas (tt matahari); sudah hampir tengah hari: matahari telah --; bangunlah, hari sudah --; (4) luhur; mulia: cita-cita yg --; -- budinya; (5) yg sebelah atas (tt tingkatan, pangkat, derajat, mutu, dsb): kelas --; pegawai --; perwira --; perguruan --; sekolah --; (6) sudah lanjut (tt umur); banyak atau mahal (tt harga, nilai, dsb): mencapai usia yg --; ongkos penghidupan di Jakarta sangat --; harga bahan makanan semakin --; (7) sudah maju (tt kecerdasan, peradaban, dsb); sudah jauh pd tingkatan atas (tt pengetahuan, pelajaran, dsb): peradaban yg --; -- kajinya; (8) sombong (tt perkataan, tabiat, dsb): selalu -- cakapnya
tingkah laku kelakuan; perangai: terbayang di ruang mata hamba wajahnya, tubuhnya, dan -- lakunya; -- lakunya sangat terpuji
tingkeb ting.keb [n] ting.keb.an Jw n upacara selamatan tujuh bulan untuk wanita yg sedang hamil
tintir tin.tir [n] lampu minyak tanah; pelita [n cak] obat merah; merkurokrom
tirus ti.rus [a] makin ke ujung makin kecil: keris ini mempunyai mata yg panjang serta --
titi ti.ti [v] , me.ni.ti v (1) berjalan di titian; (2) berjalan di jalan dsb yg sempit dan panjang: dia ~ di atas bandar dan berjalan di atas pematang; (3) menjalani; menapaki: ia ~ jenjang karier sbg penyanyi sejak umur 15 tahun [Jw a] cermat; teliti
titik api [Fis] pusat pertemuan sinar yg dibalikkan di kaca yg cekung atau yg sudah dipecah oleh lensa (suryakanta): matahari terletak pd salah satu -- api elips lintasan bumi
titis ti.tis [n] titik (air dsb): air matanya jatuh beberapa -- [v] me.ni.tis v pindah (beralih) ke tubuh manusia (binatang dsb); menjelma: kata orang, arwah neneknya ~ kepadanya
tituler ti.tu.ler [a] berkaitan dng pangkat atau gelar kehormatan yg diperoleh tanpa menjalankan tugas jabatan sbg yg tersebut pd gelarnya: mayor -- , berpangkat mayor tetapi tidak menjalankan tugas sbg mayor dl kemiliteran
toas to.as [n] minum bersama sbg penghormatan kpd seseorang (tamu dsb): pd pesta yg meriah itu diadakan -- sbg penghormatan kpd tamu
tokcer tok.cer [a cak] (1) baik; bagus (tt mesin, mobil, dsb): mobilnya selalu dipelihara, mesinnya --; (2) manjur; mujarab: kini sudah ditemukan obat yg -- untuk penyakit malaria; (3) ki subur (mudah hamil)
tombak tom.bak [n] (1) senjata tajam dan runcing, bermata dua, bertangkai panjang, untuk menusuk dr jarak dekat atau jauh (dng cara melemparkannya); ada bermacam-macam
tombak benderang tombak kerajaan yg dibawa oleh pembawa tombak yg berada di kiri kanan raja; tombak yg tangkai dekat mata tombak dihiasi dng bulu kambing dsb
tonggak tong.gak [n] (1) balok (kayu, batu, dsb) yg dipasang tegak; (2) tiang (rumah, jembatan, dsb); (3) pal (ukuran jauh 1.500 m); (4) tunggul (pangkal batang kayu yg masih tegak); sisa batang kayu yg sudah dipotong (yg ada di dl air dsb); (5) pokok; asal; (6) ki orang yg sangat pendiam [v] me.nong.gak v menuangkan (air dsb) ke mulut dr cerek, kendi, botol, dsb; menuangkan (obat, tepung, dsb) ke mulut
tonikum to.ni.kum [n Dok] obat berupa minuman berwarna dan berasa anggur, dipakai untuk memulihkan atau menambah tenaga (kekuatan) bagi orang yg kondisi badannya lemah, kurang darah, dsb
tonometer to.no.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur penyaringan atau penghasil data dng penyaringan tertentu; (2) alat untuk mengukur tekanan bola mata: pemeriksaan tekanan bola mata dapat dilakukan dng --
tontonan ton.ton.an [n] pertunjukan (gambar hidup, wayang orang, dsb); yg ditonton: akrobat itu merupakan ~ yg menyenangkan
topas to.pas [n] (1) batu permata berwarna macam-macam (kuning, cokelat, kemerah-merahan, tidak berwarna, dsb); (2) Kim aluminium silikat dng berbagai campuran; Al2(S1O4) (OH,F)2 [n Lay] awak kapal yg tugasnya melayani kebutuhan makan dan tempat tinggal awak kapal bawahan yg lain
total to.tal [cak] (1) n jumlah; (2) a menyeluruh; sepenuh-penuhnya; semesta; (3) a sama sekali: gerhana matahari -- diperkirakan akan terjadi pd tanggal 20 Juni; kota itu mengalami kerusakan -- selama Perang Dunia II
trakom tra.kom [n] penyakit mata yg disebabkan oleh virus yg mengakibatkan selaput mata berbintik-bintik merah dan dapat menular
traktat trak.tat [n] bercak putih pd kulit yg tidak merata akibat sengatan sinar matahari [n] perjanjian antarbangsa (spt perjanjian persahabatan, perjanjian perdamaian)
trampolin tram.po.lin [n] kerangka ulet dan lentur yg digunakan oleh seorang akrobat untuk meloncat-loncat
transek tran.sek [n Bio] garis atau jalur sempit untuk keperluan survei persebaran, keterdapatan makhluk sepanjang suatu daerah atau percobaan dan pengamatan lain
transfusi trans.fu.si [n] pemindahan atau pemasukan obat atau darah dsb kpd orang yg memerlukan: untuk menolong penderita yg mengalami pendarahan, cara yg paling baik adalah dng memberikan -- darah
transplantasi kornea pencangkokan selaput bening mata
trisula tri.su.la [n] tombak bermata tiga
tritunggal tri.tung.gal [n] (1) kesatuan dr tiga hal (orang): -- kecamatan ialah camat, polisi, dan anggota angkatan darat; (2) trinitas
tropisme tro.pis.me [n] kecenderungan tumbuhan, binatang, atau bagiannya untuk bergerak atau berputar sbg reaksi atas rangsangan dr luar krn tertarik atau tertolak, spt bunga matahari yg berputar ke arah matahari
tuah tu.ah [n] (1) sakti; keramat; berkat (pengaruh) yg mendatangkan keuntungan (kebahagiaan, keselamatan, dsb): ada juga yg percaya pd -- azimat; keris ini mahal harganya, bukan krn gunanya, tetapi krn -- nya; (2) untung (yg bukan sewajarnya); bahagia: mengadu -- , mengadu untung (dl perjudian dsb): untung ada, -- tiada, bekerja baik-baik akan ada juga hasilnya, tetapi tidak menjadi kaya; ada kekayaan, tetapi tidak terkenal namanya
tuding tu.ding [a] (1) miring arah ke bawah (tt menikam, menembak, menunjukkan ke lereng, dsb); (2) meruncing tajam (lancip), tetapi merupakan sudut tumpul (tt mata pisau, mata pahat, dsb) [v] tunjuk; menunjuk
tuhfah tuh.fah [Ar n] pemberian yg berharga; tanda mata
tuhfahtulajnas tuh.fah.tul.aj.nas [Ar n] berbagai-bagai pemberian (bingkisan, tanda mata) yg berharga
tujuan kurikuler tu.ju.an kurikuler tujuan atau kualifikasi yg diharapkan dimiliki murid setelah dia menyelesaikan program mata pelajaran tertentu
tujuh bulan tu.juh bu.lan , me.nu.juh bu.lan v mengadakan upacara (selamatan dsb) pd saat seorang ibu mengandung tujuh bulan
tujuh bulanan tu.juh bu.lan.an [n] upacara (selamatan) untuk ibu yg mengandung tujuh bulan
tujuh hari tu.juh ha.ri [n] , me.nu.juh ha.ri v mengadakan selamatan pd hari ketujuh sesudah seseorang meninggal
tukang pukul [cak] orang yg pekerjaannya menjaga keselamatan majikannya (dng menghalalkan berbagai cara)
tumbuhan hari panjang tum.buh.an hari panjang tumbuhan yg waktu berbunganya baru akan terjadi apabila mendapat penyinaran matahari lebih dr 12 jam
tumbuhan hari pendek tum.buh.an hari pendek tumbuhan yg waktu mulai berbunganya dipercepat oleh penyinaran matahari kurang dr 12 jam
tumit tu.mit [n] (1) Bio bagian telapak kaki sebelah belakang, di bawah mata kaki; (2) bagian sesuatu yg rupanya atau letaknya spt tumit: -- kelom; -- sepatu
tumpeng tum.peng [n] nasi yg dihidangkan dl bentuk spt kerucut (untuk selamatan dsb)
tumpengan tum.peng.an [n] selamatan dng menyajikan (nasi) tumpeng sbg makanan utamanya: ia mengadakan acara ~ pd hari ulang tahun ibunya
tunak tu.nak [kl v] tidak henti-hentinya (bekerja dsb); tetap patuh; betah: matanya -- memandang ke lantai; hamba sahayanya -- kepadanya
tunakarya tu.na.kar.ya [a] tidak mempunyai pekerjaan; tidak bermata pencaharian
tunggang gunung petang hari ketika matahari di atas punggung gunung (mulai gelap): -- gunung ia baru pulang bekerja; (2) lanjut usia; tua: orang tuanya sudah -- gunung
tuntas tun.tas [a] (1) habis (setelah dicurahkan); tidak mengalir lagi: krn kesedihannya itu, air matanya terkuras --; (2) selesai secara menyeluruh; sempurna (sama sekali): melintas -- , melintas sama sekali
tuntun tun.tun [v] ber.tun.tun v (1) berjalan dng memegang tangan atau menggandeng tangan orang lain; berbimbing: keluar masuk kamar, nenek itu harus ~ , kalau tidak ia pasti jatuh; kedua orang buta itu berjalan sambil ~ tangan; (2) menggunakan pedoman untuk melakukan sesuatu: melakukan pekerjaan yg pelik harus ~ [Mk n] sesuatu yg digunakan untuk penutup mata (muka)
tuntut tun.tut [v] , me.nun.tut v (1) meminta dng keras (setengah mengharuskan supaya dipenuhi): pihak keluarga ~ tanggung jawabnya atas keselamatan anak istrinya; (2) menagih (utang dsb): ~ utang yg telah lampau; (3) menggugat (untuk dijadikan perkara); membawa atau mengadu ke pengadilan: pihak yg dirugikan telah ~ penipu itu; (4) berusaha keras untuk mendapat (hak atas sesuatu): orang itu ~ hak atas warisan orang tuanya; (5) berusaha atau berdaya upaya mencapai (mendapat dsb) suatu tujuan dsb: buruh pabrik itu ~ perbaikan nasib; para pemuda ~ kemerdekaan; (6) berusaha supaya mendapat pengetahuan (ilmu dsb); mempelajari: ~ ilmu; ~ pelajaran; (7) menuju: berjalanlah mereka itu dng bergurauan dan jenaka akan ~ kota harapan
turang jala tambahan mata jala (supaya terbuka baik-baik atau bertambah lebar mulutnya bila ditebarkan)
turinisasi tu.ri.ni.sa.si [n] penghijauan dng pohon turi: -- dianjurkan di desa itu untuk menghijaukan pematang-pematang sawah atau tegalan
turmalin tur.ma.lin [n] mineral yg dipakai sbg batu permata, warnanya bermacam-macam
turun tu.run [v] (1) bergerak ke arah bawah; bergerak ke tempat yg lebih rendah dp tempat semula: -- dr gunung; -- ke jurang; (2) bergerak (berjalan dsb) dr hulu (udik) ke hilir; menghilir (dr atas angin) ke bawah angin; datang dr (dr suatu tempat atau daerah yg jauh ke tempat sendiri): ia menumpang perahu yg -- ke Palembang; ia baru saja -- dr Mekah; (3) mengendap (tt ampas dsb): ampasnya sudah --; (4) surut (tt air): air laut mulai --; (5) reda (tt marah, nafsu, dsb); (6) mengayun atau mendaki kaki langit (tt matahari, bulan): matahari (tengah) -- , petang hari kira-kira pukul tiga; (7) meninggalkan atau keluar dr kendaraan (kapal, kereta, dsb) ke bawah; pergi (naik) dr darat ke kapal; keluar dr rumah; pergi atau pulang (tt tamu): penumpang bus itu disuruhnya --; (8) menjadi kurang (rendah, susut, sedikit, dsb); (9) jatuh atau merosot (tt harga, nilai, dsb): hasil panen -- 10%; (10) datang ke (dr sesuatu yg dianggap tinggi atau di atas); berpindah ke (dr orang tua, nenek moyang, dsb); masuk ke (memasuki, tt roh halus, setan, dsb): spt bidadari -- ke bumi; (11) jatuh (tt hujan, salju, dsb); datang menimpa (tt tulah, siksa, dsb); (12) menjadi lemah (tt kondisi tubuh); (13) cak sampai di tangan; diterima (tt surat dr atasan dsb): perintah dr atasan belum --; (14) cak melantai; berdansa [Jw v] me.nu.run v (1) menyalin (tulisan, surat, dsb); (2) mencontoh atau meniru (pekerjaan orang lain)
tusuk jarum cara mengobati penyakit dng jalan menusukkan jarum pd tempat-tempat tertentu; akupunktur (berasal dr Cina)
tutup bumi tumbuhan obat-obatan, akarnya untuk obat malaria, daunnya dapat untuk menurunkan panas dng menumbuknya lalu melekatkan kening dan perut
uang selawat uang yg diberikan sbg upah kpd orang yg membacakan doa (pd waktu selamatan dsb)
uang-uangan uang-uang.an n tiruan mata uang (dl permainan dsb): digunting-guntingnya kertas itu untuk dijadikan ~
ubat ubat, uba.tan [Lihat {hobat(an)}]
udani uda.ni [n] (1) tumbuhan merambat, daunnya dibuat obat cacing; akar puntianak; Quisqualis indica; (2) daun udani
uduh [Lihat {odoh}] [Mk n] ramuan obat yg dipakai sbg penangkal (dipasang di kebun dsb supaya pencuri tidak dapat masuk)
uhu [n] burung hantu, termasuk ordo Strigiformes, memiliki jambul di telinga, bermata kuning besar, keduanya mengarah ke depan; Bubo
ujung atap [Bot] pohon kecil, kayunya kuat, kokoh, berwarna merah tua, daunnya dapat direbus untuk obat demam dan lelah; Baeckea frutescens
ulangan umum ulang.an umum ulangan untuk semua mata pelajaran; tes hasil belajar
ulap-ulap [n] bubur atau kolak dng santan, keladi, dan pisang dicampur gula [Jk v] (1) melambaikan tangan untuk memanggil; (2) memainkan tangan ke depan mata seakan-akan melihat jauh (tt gerak tari)
ular gadung ular yg berwarna hijau polos, kadang-kadang ada warna merah muda pd ekornya, bagian bawah berwarna putih pucat, sisik kepala dan badan kecil-kecil, di antara mata dan hidung terdapat ceruk yg berfungsi sbg indra peka suhu untuk mengetahui mangsanya, panjangnya mencapai 1,5 m; Trimeresurus albolabris
ular kawat ular yg mirip cacing, panjangnya antara 10-20 cm, badannya bersisik kecil-kecil, berwarna hitam mengilap, matanya tersembunyi di bawah sisik kepala, ekornya sangat pendek, ujungnya runcing mirip kepala; Typhlops braminus
ular siput ular pemakan siput, tubuhnya berwarna cokelat dng gelang-gelang hitam yg samar-samar, kepala bulat dan tebal, matanya besar spt mata kucing, geraknya lamban dan lemah lembut; Pareas carinatus
umbra um.bra [n] (1) bagian tergelap di belakang benda tidak tembus cahaya yg terkena sinar; bayang-bayang inti; (2) bagian yg paling gelap pd roda matahari
umpan balik hasil atau akibat yg berbalik mengenai (berguna bagi) kita sbg rangsangan (dorongan dsb) untuk bertindak lebih lanjut; balikan: ulangan murid dapat juga menjadi -- balik bagi guru, yaitu untuk menilai apakah guru berhasil mengajar atau tidak; (2) bahan yg diperoleh kembali dr penerapan sesuatu untuk unsur perbaikan dl tindak lanjut; (3) tanggapan langsung dr pengamatan sbg hasil kelakuan individu thd individu lain
umur fisik taraf kematangan (kesiapan) bagian-bagian tubuh seseorang
undung-undung un.dung-un.dung [Mk n] kain penutup kepala (supaya jangan terkena panas matahari atau hujan): wanita itu pun mengambil -- nya lalu pergi ke pasar , ber.un.dung-un.dung a terisak-isak; tersedu-sedu (menangis)
ungka ung.ka [n] kera yg tangannya panjang dan tidak berekor, berbulu abu-abu atau hitam; wawa; Hylobates lar (agilis)
ungkapan ung.kap.an [n] (1) apa-apa yg diungkapkan: ~ kedua saksi itu benar adanya; (2) Ling kelompok kata atau gabungan kata yg menyatakan makna khusus (makna unsur-unsurnya sering kali menjadi kabur); (3) gerak mata (tangan dsb), perubahan air muka yg menyatakan perasaan hati
untal un.tal [n] gentel (obat); pel; gelintir; butir (biji) [Jw v] meng.un.tal v menelan (secara utuh) tanpa dikunyah dulu: ular ~ katak
upaboga upa.bo.ga [n] (1) kenikmatan; kelezatan; (2) makanan; (3) mata pencaharian; upajiwa
upajiwa upa.ji.wa [n] mata pencaharian; nafkah
Uranus Ura.nus [n] (1) perwujudan dr langit atau cakrawala; (2) planet ke-7 dr matahari
uras [n] param (bedak) yg mengandung obat; air obat; (2) v sembuh; waras
urus [v] rawat; piara; pelihara; atur: tidak -- , cak tidak terpelihara; tidak terurus , urus-urus 1 n obat pencahar; obat pencuci perut (untuk menguras isi perut): ~ nya berupa manisan cokelat; (2) v cak membersihkan isi perut dng minum obat pencahar
usada usa.da [n] (1) obat; (2) ilmu pengobatan
usap [v] meng.u.sap v (1) menghapus; menyeka; menyapu (keringat, air mata, dsb): ia ~ lukanya sambil mengingat nasibnya yg sial; (2) mengelus-elus; membelai: ingin sekali aku memeluk kepalanya dan ~ rambutnya; (3) menyapu (mengecat, memulas, dsb) di bagian luarnya saja: ia ~ dindingnya dng cat biru muda
usul menunjukkan asal [pb] kelakuan (budi bahasa) seseorang menunjukkan asal keturunannya; -- mula mula-mula sekali; keadaan (sebab-sebab dsb) yg semula: -- mula pertikaian itu krn salah paham saja; -- usul 1 asal keturunan; silsilah; susur galur: kalau dilihat dr ~ nya, dia masih keturunan Raja Mataram; (2) cerita (secara urut dr awal sampai terjadinya suatu peristiwa); riwayat; (3) yg menjadi sebab-sebabnya (tt suatu peristiwa atau kejadian); sebab mulanya [pb] dr tingkah laku (tabiat) dapat kita ketahui asalnya (tinggi rendahnya derajat dsb)
vak [n] (1) mata pelajaran; mata kuliah: dl kurikulum itu -- agama juga tercantum; (2) kepandaian khusus tt suatu hal (keterampilan dsb): setiap kali melamar pekerjaan, ia selalu ditanya -- nya apa; (3) sekolah yg mendidik murid-muridnya dl penguasaan keterampilan khusus; kejuruan: sekolah --
valeria va.le.ria [n] perdu menahun dng bunga berkelompok merah atau putih yg akarnya dapat dijadikan obat
valium va.li.um [n] (1)obat penenang; (2) merek dagang obat penenang (dng huruf awal kapital)
Venus Ve.nus [n] (1) dewi cinta dan kecantikan, lambang daya cipta yg menopang segala kehidupan bagi bangsa Romawi; (2) planet ke-2 dr matahari; bintang barat; bintang fajar; bintang kejora; bintang timur; bintang zohrah
verkoper ver.ko.per [n] pegawai perusahaan yg bertugas berkeliling menawarkan barang hasil perusahaan itu (spt obat-obatan dan tekstil); penjaja keliling
veronal ve.ro.nal [n Kim] obat penenang barbiturat
visi vi.si [n] (1) kemampuan untuk melihat pd inti persoalan; (2) pandangan atau wawasan ke depan: seluruh rakyat mempunyai -- yg sama mengenai perjuangan bangsa; (3) kemampuan untuk merasakan sesuatu yg tidak tampak melalui kehalusan jiwa dan ketajaman penglihatan; (4) apa yg tampak dl khayalan; (5) penglihatan; pengamatan
visual vi.su.al [a] dapat dilihat dng indra penglihat (mata); berdasarkan penglihatan: bentuk -- sebuah metode pengajaran bahasa
vitamin D vitamin yg larut dl lemak, terdapat dl minyak ikan, kuning telur, susu, mentega, dsb, diproduksi dl tubuh ketika badan terkena sinar matahari
wafat wa.fat [v] meninggal dunia (biasanya untuk raja, orang-orang besar ternama): putra mahkota dinobatkan sebelum raja --
wajah wa.jah [n] (1) bagian depan dr kepala; roman muka; muka: ketika aku datang tampak -- ibunya berseri-seri; (2) tokoh (pemain dsb): -- baru; (3) ki apa-apa yg tampak lebih dulu: Jakarta adalah -- Indonesia; (4) gambaran; corak: -- remaja sekarang tidak menggembirakan, apalagi dng banyak yg terlibat penggunaan obat terlarang
warna war.na [n] (1) kesan yg diperoleh mata dr cahaya yg dipantulkan oleh benda-benda yg dikenainya; corak rupa, spt biru dan hijau: dia sering memakai baju yg biru -- nya; (2) kl kasta; golongan; tingkatan (dl masyarakat): masyarakat Hindu membagi manusia menjadi empat --; (3) corak; ragam (sifat sesuatu): usaha partai itu tidak jelas -- nya
wasit honorer wasit kehormatan
wawa wa.wa [n] kera yg bertangan panjang tetapi tidak berekor, biasa mengeluarkan suara "wau wau" dng keras; wak-wak; ungka; Hylobateslar (agilis)
westernis wes.ter.nis [a] berkiblat ke Barat; berhaluan ke Barat; terkena pengaruh Barat: menurut pengamatannya, sastra Indonesia modern adalah sastra --
wijayakusuma wi.ja.ya.ku.su.ma [n] (1) pohon berukuran sedang, batangnya bengkang-bengkok, rantingnya tebal, daunnya besar melonjong sampai membulat telur, berwarna hijau muda, bunganya kecil-kecil wangi, tumbuh di pantai berbatu di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Jawa, dl mitologi Jawa dianggap pohon sakti dan dapat menghidupkan orang mati, dahulu dipakai dl upacara penobatan raja-raja Surakarta; Pisonia grandis; (2) (digunakan secara salah) sejenis kaktus berdaun pipih yg didatangkan dr Brazil yg berbunga besar, harum, dan mekar pd tengah malam; Epiphyllum oxypetalum
wilayah wi.la.yah [n] daerah (kekuasaan, pemerintahan, pengawasan, dsb); lingkungan daerah (provinsi, kabupaten, kecamatan)
wilayah kerja daerah yg menjadi kekuasaan dl menjalankan tugas: kecamatan yg terpencil itu masih termasuk -- kerja kabupaten ini
wisal wi.sal [n Tas] hal memandang Allah dng mata hatinya di dunia dan dng mata kepala di akhirat
won lihat Lampiran Mata Uang
wukuf wu.kuf [n Isl] salah satu upacara menunaikan ibadah haji dng berdiam (hadir) di Arafah ketika mulai waktu tergelincir sampai terbenam matahari tanggal 9 Zulhijah
xeroftalmia xe.rof.tal.mia [n Dok] penyakit mata krn kekurangan vitamin A (konjungtiva dan kornea mata menjadi kering)
yakut ya.kut [n] batu permata berwarna biru atau hijau
yen /yEn/ lihat Lampiran Mata Uang
yodium yo.di.um [n] unsur kimia bukan logam, biasanya berbentuk kristal, digunakan untuk obat dl fotografi dsb; iodin
yohimbina yo.him.bi.na [n Kim] alkaloid beracun yg diperoleh dr kulit pohon Corynanthe yohimbe yg tumbuh di Afrika sebelah barat, digunakan sbg afrodisiak untuk mengobati impotensi; C21H26N2O3
yojana yo.ja.na [kl n] (1) satuan ukuran panjang 9 mil; (2) jarak: se -- mata, sejauh mata memandang
Yupiter Yu.pi.ter [n] (1) pimpinan dewa, dewa penerang langit dan udara bagi bangsa Romawi; (2) planet ke-5 dr matahari
zabarjad za.bar.jad [Ar n] kristal yg dipakai untuk batu permata
zamrud zam.rud [n] batu permata yg berwarna hijau spt lumut, sbg mineral terdapat terutama di lapisan-lapisan kapur di Kolombia
zamzam zam.zam [n] (1) mata air di Mekah di Masjidilharam yg muncul pd zaman Nabi Ibrahim; (2) air dr mata air zamzam
zona fotik lapisan permukaan air yg terkena sinar matahari
zuhur zu.hur [n] (1) waktu tengah hari; (2) waktu salat wajib setelah matahari tergelincir sampai menjelang petang; (3) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pd waktu tengah hari sampai menjelang petang

Jika informasi mengenai "obat mata" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait