Arti kata/frase "obat kampung" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/obat-kampung

Halaman ini menjelaskan kata atau frase obat kampung menurut KBBI Edisi III

obat kampung: obat dr tumbuh-tumbuhan dsb yg diramu sendiri atau oleh dukun (bukan dr apotek atau dr pabrik farmasi)

Lebih lanjut mengenai obat kampung

obat kampung terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1068 kata terkait yakni sebagai berikut:

kampung kam.pung [n] kelompok rumah yg merupakan bagian kota (biasanya dihuni orang berpenghasilan rendah); (2) n desa; dusun; (3) n kesatuan administrasi terkecil yg menempati wilayah tertentu, terletak di bawah kecamatan; (4) a terkebelakang (belum modern); berkaitan dng kebiasaan di kampung; kolot
obat [n] (1) Far bahan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit, atau menyembuhkan seseorang dr penyakit: daun ketepeng sering dibuat -- pencahar; (2) Kim bahan kimia (untuk pelbagai keperluan): hendak mencuci potret, tetapi tidak ada -- nya; (3) ki mesiu; peluru: membuang -- , menembak ke atas (hanya untuk menakut-nakuti dsb); (4) ki guna-guna: dia jadi penurut spt orang kena --
obat kampung obat dr tumbuh-tumbuhan dsb yg diramu sendiri atau oleh dukun (bukan dr apotek atau dr pabrik farmasi)
obat tradisional obat yg diramu dr berbagai macam akar, kulit pohon, batang, bunga, buah, dan daun untuk berbagai macam penyakit; obat kampung
obat adiktif obat yg dapat menyebabkan ketergantungan bagi pemakainya
obat angin obat oles atau gosok (berupa minyak, cairan, dsb) untuk menghilangkan masuk angin
obat basah obat yg dicampur dng air (spt boreh); (2) ki kabar yg tidak dipercayai orang
obat batuk obat untuk menghilangkan batuk
obat bius obat yg menyebabkan orang tidak sadarkan diri dan sekaligus menghilangkan rasa nyeri
obat cacing obat pembunuh cacing di dl perut
obat daftar G obat yg hanya bisa dibeli dng menggunakan resep dokter, msl antibiotik (biasanya ditandai dng lingkaran warna biru tua bergaris tepi hitam dan tanda peringatan pd kemasannya); -- dahaga ki penghilang rasa dahaga (haus): segelas air putih cukuplah sbg -- dahaga
obat dalam obat untuk diminum atau ditelan
obat dokter obat yg diberikan oleh dokter; -- esensial obat umum tanpa merek dagang, biasanya dikonsumsikan untuk unit pelayanan kesehatan dsb: para dokter seharusnya memelopori penggunaan -- esensial, mengingat harganya murah dan khasiatnya sama
obat generik obat yg penamaannya didasarkan pd zat aktif yg terdapat dl obat tsb dan tidak menggunakan merek dagang
obat haus obat penawar dahaga; -- jerih 1 uang lelah; upah; persen: pekerjaan begitu berat, cuma diberi -- jerih lima ratus rupiah; (2) buah hati; yg dicintai; pelerai demam
obat kuat obat untuk memperkuat daya kemampuan tubuh; (2) obat untuk menambah daya vitalitas seksual
obat lali obat bius
obat lelah obat jerih
obat luar obat yg dioleskan atau diteteskan untuk menyembuhkan penyakit luar (spt kudis, panu) dan bukan untuk diminum atau ditelan
obat mata obat untuk menyembuhkan penyakit mata
obat merah obat berwarna merah yg dibuat dr yodium yg dilarutkan dl alkohol untuk mengobati luka baru (goresan dsb)
obat nyamuk obat (ramuan) pembasmi (pengusir) nyamuk (berupa cairan yg disemprotkan atau benda padat pipih yg dibakar)
obat paten obat yg menggunakan merek atau nama dagang tertentu
obat pencahar obat untuk memudahkan buang air besar; obat untuk membersihkan perut; obat cuci perut; urus-urus
obat penenang obat untuk menenangkan (meredakan ketegangan) jiwa dsb
obat perangsang obat untuk merangsang nafsu seks dsb
obat rumah obat-obatan yg disediakan untuk keluarga di rumah
obat sinse obat yg diramu dan dikeluarkan oleh sinse (tabib Cina)
obat telekap obat yg pemakaiannya ditempelkan pd bagian tubuh yg sakit; koyok
obat tidur obat yg menyebabkan dapat tidur bagi orang yg susah tidur
obat-obatan obat-obat.an [n] berbagai macam obat; ramuan obat
kampungan kam.pung.an [a] (1) ki berkaitan dng kebiasaan di kampung; terbelakang (belum modern); kolot; (2) ki tidak tahu sopan santun; tidak terdidik; kurang ajar
obat bebas golongan obat yg tidak bersifat racun dan tidak mempunyai interaksi dng bahan makanan sehingga dapat dibeli bebas (biasanya ditandai dng warna lingkaran hijau dng garis tepi hitam)
obat jalan berobat tanpa dirawat di rumah sakit (klinik dsb), tetapi menjalani pengobatan secara teratur
obat kimiawi penggunaan senyawa kimia untuk mengobati tanaman yg terserang penyakit; terapi kimiawi
kampung halaman daerah atau desa tempat kelahiran
obat bedil mesiu; peluru
obat guna guna-guna; pekasih
obat hati [ki] penghibur hati
obat jauh penyakit hampir [pb] dl kesusahan sukar mendapatkan pertolongan; berada dl kesukaran
obat jerih pelerai demam [ki] buah hati; anak dsb yg disayangi
obat pekasih guna-guna yg dapat membuat orang jatuh cinta
obat pengasih pekasih
beras kencur obat tradisional yg terbuat dr beras dan kencur ditumbuk halus (dapat diminum atau dioles) untuk obat pegal-pegal
keramas kutu obat pembersih kutu kepala
minyak angin obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dsb) yg dibuat dr campuran beberapa bahan
mengobatkan meng.o.bat.kan [v] (1) memakai sesuatu untuk obat atau untuk mengobati: daun ini dapat dipakai untuk -- penyakit kulit; (2) membawa berobat: orang kampung masih banyak yg -- orang yg sakit ke dukun
acang-acang (dl) kampung orang yg dipercayai oleh orang sekampung; para cerdik pandai dl kampung
aerobatik ae.ro.ba.tik [n] ketangkasan atau kecakapan berakrobat di udara
ahli obat orang yg ahli dl hal obat-obatan
akrobatik ak.ro.ba.tik [n] (1) pertunjukan atau peragaan yg dilakukan seorang pemain akrobat: permainan --; (2) pertunjukan hebat dan mengagumkan berkenaan dng ketangkasan
anggur obat air perahan buah anggur dng ramuan yg diminum sbg obat
arak obat arak yg biasa diminum untuk obat penat
beraerobatik ber.ae.ro.ba.tik [v] melakukan pertunjukan aerobatik
berakrobat ber.ak.ro.bat [v] bermain akrobat
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
ilmu obat pengetahuan mengenai berbagai obat (khasiatnya, takaran pemakaiannya, dsb); farmakologi
isi kampung penduduk kampung (negeri, pulau)
kepala kampung orang yg mengepalai kampung
korong kampung lingkungan kampung
mengobati meng.o.bati [v] memberi obat (kpd); menyembuhkan dng obat: siapa yg -- lukamu?
menobatkan me.no.bat.kan [v] menaikkan ke takhta kerajaan; melantik menjadi raja: Baginda ~ putra sulungnya menjadi raja menggantikan beliau [v] (1) menjadikan (menyebabkan) orang bertobat (menyesalkan dosanya dan kembali kpd Tuhan); (2) cak menjerakan; mengapokkan
menyobat me.nyo.bat [v] (1) menjadikan sobat baik; (2) ki mengambil hati orang; mendekati: ia suka -- siapa saja yg kaya
menyobati me.nyo.bati [v] menyobat
naik nobat [Mk] (1) menjadi pengantin; kawin; (2) dinobatkan menjadi raja
nobat no.bat [kl n] (1) gendang besar; (2) gamelan Melayu yg hanya dibunyikan pd waktu upacara penobatan raja: pukul -- tiup nafiri, hendak tabal raja di Keling [v] keluar dr penghadapan; dihadap: maka empat puluh hari baginda tiada --
orang kampung orang atau penduduk yg tinggal di kampung (bukan di kota)
pandai berkorong kampung [ki] pandai menyesuaikan diri dng adat kebiasaan dl lingkungan kampung
pasak kampung penduduk kampung yg tetap menetap (tidak pernah pindah ke mana-mana); (2) ki orang udik; orang dusun
pengobat peng.o.bat [n] sesuatu yg dipakai untuk mengobati; orang yg mengobati
pengobatan peng.o.bat.an [n] proses, cara, perbuatan mengobati
penobatan pe.no.bat.an [n] proses, cara, perbuatan menobatkan; (2) pelantikan menjadi raja
perkampungan per.kam.pung.an [n] (1) kelompok rumah yg merupakan kampung: kumpulan gubuk yg tampak dr sini adalah ~ nelayan; (2) tempat berkampung (berkumpul); (3) kelompok kampung; (4) sekelompok; sekumpulan
persobatan per.so.bat.an [n] hal (perihal) bersobat; persahabatan
pertobatan per.to.bat.an [n] (1) perihal bertobat; (2) perihal tobat
politik kampung daya upaya mencapai tujuan dng sasaran masyarakat di kampung-kampung
rumah obat toko yg menjual obat-obatan; apotek
rumah sakit ketergantungan obat rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita yg tergantung pd obat-obat terlarang
serbuk obat tepung obat
terobat ter.o.bat [v] (1) dapat diobati: penyakitnya sudah tidak -- lagi; (2) ki terhibur: hatinya yg sedih agak -- oleh kata-kata sahabatnya
terobati ter.o.bati [v] terobat
tiang kampung [ki] orang yg tertua dl kampung: kakek tua yg masih tegap itu adalah -- kampung
tua kampung kepala kampung; lurah
akrobat ak.ro.bat [n] kemahiran dl melakukan berbagai ketangkasan (spt berjalan di atas tali, naik sepeda beroda satu, menerbangkan pesawat udara)
akrobat hukum putusan yg berubah-ubah secara mendadak dl persoalan yg sama dan sering terjadi cabut-mencabut atau ralat-meralat suatu putusan atau kebijakan
akrobat politik pernyataan yg dikeluarkan hari ini, bisa bertentangan dng pernyataan beberapa saat kemudian; (2) kader politik yg menyeberang ke partai lain
aman [a] (1) bebas dr bahaya: rakyat mengungsi ke tempat yg --; (2) bebas dr gangguan (pencuri, hama, dsb): kampungku akhir-akhir ini tidak --; (3) terlindung atau tersembunyi; tidak dapat diambil orang: simpanlah barang berharga ini di tempat yg --; (4) pasti; tidak meragukan; tidak mengandung risiko: membeli obat di apotek lebih -- dp membeli di warung; (5) tenteram; tidak merasa takut atau khawatir: tindakan sewenang-wenang akan membuat rakyat tidak merasa --
anak obat anak (orang) sakit yg sedang dl perawatan dokter; pasien
anjing kampung anjing yg tidak dipiara secara khusus
ayam kampung ayam yg secara alami berasal dr daerah tertentu yg dipiara orang (lawan ayam negeri, ayam ras)
balai pengobatan balai kesehatan
berbelian ber.be.li.an [v] memanggil dukun untuk mengobati orang sakit: orang kampung masih suka -- untuk mengobati penyakitnya
berkampung ber.kam.pung [kl v] berkumpul; berhimpun: sekalian orang pun ~ dulu sebelum berangkat
bersobat ber.so.bat [v] bersahabat dng; berteman baik dng
bertobat ber.to.bat [v] (1) menyesal dan berniat hendak memperbaiki (perbuatan yg salah dsb): sekarang ia sudah ~; (2) kembali kpd Tuhan atau agama (jalan) yg benar
bijak akrobatik kebijakan yg bertentangan 180o satu sama lain dl sekejap
bobato bo.ba.to [n] kepala desa yg warganya beragama Islam (di Ternate)
buang obat membuang tembakan
isobat iso.bat [n Geo] garis pd peta yg menghubungkan tempat yg sama kedalaman lautnya
kerobat ke.ro.bat, ke.ro.bat-ke.ra.bit [n] kerobak-kerobek
lain sakit lain diobat [pb] jawab yg berlainan dng apa yg dinyatakan; yg diberikan berlainan dng yg diminta
makbul mak.bul [Ar v] (1) diluluskan (tt permintaan, doa); terkabul: mudah-mudahan doa Ananda --; (2) berhasil; tercapai (tt maksud): selama cita-citanya belum -- , ia tidak akan pulang ke kampung; (3) manjur (tt obat, guna-guna, dsb): semoga obatnya --
menawari me.na.wari [v] (1) mengobati dng air yg sudah dimantrai dsb; memantrai; menjampi: Ayah ~ orang yg kesambet dng jampi-jampi; (2) ki membujuk (perempuan): hamba laki-laki yg ~ tunangan atau istri tuannya dihukum cambuk; (3) meredakan hati orang (yg marah, sedih): seorang yg berpengalaman lagi bijaksana tahu ~ hati orang yg sedang marah; (4) membuang racunnya atau bisanya: ia akan ~ gadung itu sebelum memasaknya [v] mengunjukkan seseorang akan sesuatu (dng maksud supaya dibeli, dipakai, dsb): siapa yg ~ mu rumah di kampung itu?
robat-rabit ro.bat-ra.bit [a ] sobek-sobek; robak-rabik
rukun kampung rukun warga
sobat so.bat [n cak] sahabat (yg karib): kelihatannya mereka sbg -- lama yg baru bertemu
sobat kental sahabat karib; teman baik (akrab)
spt gajah masuk kampung [pb] orang yg berkuasa dapat berbuat sekehendak hati di dl lingkungan orang yg lemah
spt rusa masuk kampung [pb] tercengang-cengang keheranan
tanah kampung pekarangan; (2) tanah yg bukan untuk persawahan (perladangan, perkebunan, dsb)
teh kampung teh hutan
tentangan ten.tang.an [p cak] dr hal: ~ menghilangnya pemuda itu dr kampung tidak seorang pun yg mengetahuinya; (2) n imbangan; padanan: kalau aku kalah, rumahkulah ~ nya; (3) n sesuatu yg menjadi bandingan (tanggungan): untuk uang pinjaman ini rumah yg menjadi ~ nya; (4) n perlawanan; penolakan; sanggahan: teorinya mendapat ~ hebat dr para ahli lain; (5) n seberang; hadapan: hampir tiba saatnya bagi saya di ~ Tuhan krn penyakit yg kuderita tidak mungkin terobati lagi
tobat to.bat [v] sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yg salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan: sekarang ia sudah -- dr kejahatan yg pernah dilakukan; (2) v kembali kpd agama (jalan, hal) yg benar: setelah mendengar khotbah itu banyak orang yg -- kembali ke jalan yg sesuai dng ajaran Tuhan; (3) v merasa tidak sanggup lagi: -- aku mengajar anakmu; (4) p menyatakan rasa heran, kesal, atau sebal: -- ! -- !, bengal betul anak itu!; (5) v cak jera (tidak akan berbuat lagi): ia sudah -- tidak akan mengisap ganja lagi
tupai kampung tupai yg biasa makan daging kelapa, Sciurus notatus
abiseka abi.se.ka [n Hin] upacara yg dilakukan dng cara mandi dng air suci (tt penobatan raja atau pejabat tinggi)
aboi [n] (1) sebutan bagi pembesar orang Cina; (2) kepala kampung orang Cina pd sebuah luak (msl di Kalimantan Barat)
abortiva abor.ti.va [n] obat-obatan yg dapat menggugurkan kandungan
acerang ace.rang [Jk n] tumbuhan, daunnya untuk obat; Caleus amboinecus
adas [n] tumbuhan bergetah yg tingginya kira-kira 1,5 m, bijinya dijadikan minyak untuk obat; Foeniculum vulgare
adas manis tumbuhan palawija yg buahnya dipakai sbg obat serta rasa dan baunya sedap; Pimpinella anisum
adjuvan ad.ju.van [n Far] obat yg bekerja membantu berkhasiatnya obat lain
adsorben ad.sor.ben [n Kim] zat yg sifatnya dapat menyerap zat lain sehingga menempel pd permukaannya tanpa reaksi kimia (digunakan untuk obat menceret atau penawar racun)
aeroterapia ae.ro.te.ra.pia [n Bio] pengobatan dng udara dan dl alam terbuka
afrodisiak af.ro.di.si.ak [n] (1) Kim zat kimia yg digunakan untuk merangsang daya seksual, spt yohimbina; (2) Dok obat perangsang kegiatan seksual
air tepung tawar air yg telah dimantrai (untuk obat dsb)
akar [n] (1) bagian tumbuhan yg biasanya tertanam di dl tanah sbg penguat dan pengisap air serta zat makanan: ~ pohon ini dapat dibuat obat; (2) ki asal mula; pokok; pangkal; yg menjadi sebab(-sebabnya): yg perlu dibasmi adalah -- segala kejahatan; (3) Ling unsur yg menjadi dasar pembentukan kata (spt graf pd grafik, biografi, apektrograf); (4) Mat suatu operasi aljabar, yg biasanya dinyatakan dng simbol ?, msl (akar a sama dng b), berarti; b2 = a, jadi (akar pangkat n dr a sama dng c), berarti cn = a, jadi
akar beluru tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya dapat dibuat obat; Entada phaseoloides
akar kucing tumbuhan merambat, panjang 2-20 m, beraroma pahit dan tajam, digunakan sbg bumbu, obat mag, obat penurun panas; Toddalia aculeata
akar kuning tumbuhan merambat, tinggi 5-15 m, tumbuh di hutan liar atau hutan bambu, daunnya mengandung alkali dan dapat dipakai sbg obat sakit kepala; Fibraurea chloroleuca
akar pahit akar yg dipakai untuk obat penyakit sesak napas atau asma; Cyclea laxiflora
akar sentagi tumbuhan menjalar yg akarnya digunakan sbg obat
akar sepulih tumbuhan yg dibuat obat; Ophioxylon serpentinum
akar seruntun tumbuhan yg dapat dipakai sbg obat; bratawali yg pahit rasanya; Tinospora tuberculata; -- sulung tumbuhan memanjat, Gynochtodes sublanceolata
akar teriba tumbuhan yg akarnya digunakan untuk mengobati kurap, Rhinacanthus nasuta; -- tikus tumbuhan tropis yg banyak tumbuh di Asia Tenggara, akarnya dibuat obat, Rauwolfia serpentina
akupunktur aku.punk.tur [n ] pengobatan atau pemeriksaan orang sakit dng tusuk jarum (cara pengobatan Cina); tusuk jarum: pengobatan dng -- sudah populer di Indonesia
akupunkturis aku.punk.tu.ris [n] ahli pengobatan tusuk jarum
akur [a] (1) mufakat; setuju; seia sekata; bersatu hati: saya -- saja dng usulmu; rupanya orang-orang di kampung ini kurang --; (2) cocok; sesuai: salinan itu sudah -- dng aslinya
alang-alang [n] rumput yg tinggi, umumnya tumbuh di dataran rendah, berguna sbg makanan ternak, penahan erosi, akarnya dapat dijadikan obat tradisional; ilalang; Imperata cylindrica
alat suntik perkakas untuk menyuntik (semacam pompa kecil berujungkan jarum suntik untuk memasukkan obat ke dalam tubuh pasien)
alim [a] (1) berilmu (terutama dl hal agama Islam): ia seorang -- yg sangat disegani di kampung ini; (2) saleh: kelihatannya ia sangat -- dan tidak pernah meninggalkan salat [n] pegawai urusan agama di Banten atau Madura
alkaloid al.ka.lo.id [n Kim] kelompok senyawa organik bersifat basa yg mengandung nitrogen, diperoleh dr tumbuhan dan hewan, banyak berkhasiat sbg obat
alkalometri al.ka.lo.met.ri [n Kim] (1) penetapan alkaloid; (2) penggunaan alkaloid untuk tujuan pengobatan
alkimia al.ki.mia [n Kim] kimia abad pertengahan yg mendambakan obat kekekalan hidup dan mengubah logam merah menjadi emas
alkohol al.ko.hol [n Kim] (1) cairan tidak berwarna yg mudah menguap, mudah terbakar, dipakai dl industri dan pengobatan, merupakan unsur ramuan yg memabukkan dl kebanyakan minuman keras; C2H5OH; etanol; (2) senyawa organik dng gugus OH pd atom karbon jenuh
alteratif al.te.ra.tif [n Far] obat pemacu fungsi nutrisi tubuh
alu [n] (1) alat untuk menumbuk padi dsb yg dibuat dr kayu; antan; (2) pengaduk yg terbuat dr porselen yg berujung membesar, untuk menggerus, mencampur, dan meracik sediaan obat di dl lumpang [Lihat {elu}]
ambung-ambung am.bung-am.bung [n] tumbuhan yg biasanya hidup di pantai, batangnya keras dan daunnya digunakan sbg obat; Scaevola frutescens
amfetamin am.fe.ta.min [n Far] kelompok obat perangsang yg mengimbas perasaan bugar
amonia amo.nia [n Kim] gas tidak berwarna, baunya menusuk, terdiri atas unsur nitrogen dan hidrogen, mudah sekali larut dl air, senyawaannya banyak dipakai dl pupuk, obat-obatan, dsb
ampisilin am.pi.si.lin [n Far] salah satu obat antibiotik: daftar itu menambahkan tiga antibiotik utama, yakni -- , tetrasiklin, dan trisulfa
ampo am.po [n] tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; napal
ampul am.pul , meng.am.pul v menjadi besar; mengembang (spt kacang direndam) [n Dok] tempat obat suntik dr kaca berbentuk tabung kecil [n] tempat air dan anggur yg dipakai pd waktu misa
anak gahara anak raja dr permaisuri; -- gedongan anak orang kaya (yg rumahnya gedung): -- gedongan itu mau juga bermain dng anak kampung
analeptik ana.lep.tik [n] obat untuk memulihkan kesehatan
analgesik anal.ge.sik [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
anestesi anes.te.si [n Dok] hilangnya rasa pd tubuh yg disebabkan oleh pengaruh obat bius; mati rasa: tanpa -- pembedahan tentu sangat menyiksa pasien
angsana ang.sa.na [n] pohon yg bunganya berwarna kuning dan berbau jeruk, kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat, kayunya digunakan untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, bahan bangunan, kerajinan tangan, dsb; Pterocarpus indica
anilina ani.li.na [n Kim] zat cair berminyak tidak berwarna dng bau yg khas yg berubah menjadi cokelat pd waktu oksidasi dan mudah menguap dl air, digunakan untuk membuat zat warna, obat-obatan, dan plastik; C6H4NH2
anis [n] (1) tanaman yg banyak tumbuh di kawasan Laut Tengah, buahnya kecil-kecil dan berbau harum, dipakai sbg obat atau rempah-rempah; (2) minuman keras dibuat dr biji anis
anjang-anjang an.jang-an.jang [n] ikan laut, Scolopsis ghanam [n] ketam laut [n] pohon berdahan rendah, daunnya dipakai sbg obat penyakit sifilis; Elaeorpus grandiflora [Jw n] rangka kayu (bambu, besi, kawat) berbentuk anyaman atau kisi-kisi tempat menjalarnya tumbuhan hias
anodin ano.din [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri (msl candu)
antagonis an.ta.go.nis [n] (1) orang yg suka menentang (melawan dsb); (2) Dok dua macam obat atau racun yg mempunyai khasiat berlawanan sehingga dapat menghilangkan atau mengurangi khasiat masing-masing; (3) Sas tokoh dl karya sastra yg merupakan penentang dr tokoh utama; tokoh lawan
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antasid an.ta.sid [n Far] zat atau obat yg menetralkan keasaman yg berlebihan dl saluran pencernaan makanan; penawar asam
antelmintik an.tel.min.tik [n Far] obat yg digunakan untuk memusnahkan cacing perut
anti- an.ti- [bentuk terikat] melawan, menentang, memusuhi: gerakan antipolusi; obat antialergi
antianemia an.ti.a.ne.mia [n] obat untuk mencegah atau memperbaiki keadaan kesehatan tubuh krn anemia
antiartritik an.ti.ar.tri.tik [n ] obat untuk meredakan (mencegah) radang selaput sendi
antidepresan an.ti.dep.re.san [n] obat yg berkhasiat mengurangi atau menghilangkan depresi mental: penggalian pengetahuan lebih banyak untuk mengatasi depresi dng obat-obat --
antidiuretik an.ti.di.u.re.tik [n] obat yg menghambat pembentukan air seni
antidot an.ti.dot [n] racun; obat penawar racun (bisa)
antihistamin an.ti.his.ta.min [n] obat yg digunakan untuk mengurangi atau mencegah reaksi histamin (msl alergi)
antipiretik an.ti.pi.re.tik [n] obat penurun demam
antipruritik an.ti.pru.ri.tik [n Far] obat yg berkhasiat menghilangkan rasa gatal
apel [v Huk] naik banding pd pengadilan yg lebih tinggi; permohonan pemeriksaan ulang pd pengadilan tingkat kedua (pengadilan tinggi) thd keputusan pengadilan tingkat pertama (pengadilan negeri) /apEl/ (1) v Mil wajib hadir dl suatu upacara resmi (bersifat kemiliteran) untuk diketahui hadir tidaknya atau untuk mendengar amanat; (2) n upacara [n] kepala kampung (di bawah kepala desa) [n] (1) pohon yg buahnya bundar, berdaging tebal dan mengandung air serta berkulit lunak yg warnanya merah (kemerah-merahan) atau kuning (kekuning-kuningan), jika matang rasanya manis kemasam-masaman; Pyrus malus; (2) buah pohon apel
apomorfin apo.mor.fin [n] alkaloid kristal yg dibuat dr morfin yg dikeringkan untuk dijadikan sbg obat perangsang muntah
apotek apo.tek [n] toko tempat meramu dan menjual obat berdasarkan resep dokter serta memperdagangkan barang medis; rumah obat
apotek hidup sebagian tanah yg ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari
apoteker apo.te.ker [n] ahli dl ilmu obat-obatan; yg berwenang membuat obat untuk dijual
asam suberat [Kim] asam berbasa dua, mula-mula ditemukan sbg hasil reaksi asam nitrat pd gabus, pd pemanasan tinggi mengeluarkan uap yg menyesakkan, digunakan sbg zat antara pd pembuatan obat, zat celup, dan polimer; HOOC(CH2)6COHH
asi [kl n] perhatian [Mk a] benar; sah: keputusan itu tidak -- , asi.an a (1) bernasib baik; beroleh untung; mujur dl berdagang; (2) manjur (tt obat)
asisten apoteker orang yg ahli dl pembuatan obat-obatan, setingkat di bawah apoteker
aspirin as.pi.rin [n] obat sakit kepala (pilek, demam), berupa puyer atau tablet berwarna putih; asam asetilsalisilat
astringen as.trin.gen [n Far] zat yg menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi (dipakai sbg obat luar untuk merawat kulit)
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
ayam buras ayam bukan ras, ayam kampung yg diternakkan
ayam hutan ayam liar yg hidup di hutan (biasanya lebih gesit dp ayam kampung)
ayam lokal ayam kampung
ayam ras ayam kampung
ayang-ayang [n ] (1) tumbuhan yg biasa dijadikan ramuan obat-obatan; Lasianthus longifalius; (2) obat yg dibuat dr ramuan tanam-tanaman
bablas bab.las [Jw v] (1) terus; (2) ki lenyap (hilang): uangnya -- dilarikan orang; (3) ki mati: jika kebanyakan makan obat tidur bisa --
badai ba.dai [n] angin kencang yg menyertai cuaca buruk (yg datang dng tiba-tiba) berkecepatan sekitar 64-72 knot; topan: kampung nelayan itu hancur diserang -- , ter.ba.dai v (1) terbaring menelentang; tersadai: telah lama Baginda -- di peraduannya; (2) terdampar; terserampang: perahu itu -- di muara
bagai ikan kena tuba [pb] banyak orang sakit atau mati dl sebuah kampung (negeri)
bagai unta menyerahkan diri [pb] amat patuh menurut perintah; mengaku salah dan bertobat; menyerah dan menurut
bah [n] air yg meluap, mengalir deras, dan menggenangi sawah (perkampungan, kota, dsb); banjir [p] (1) kata seru yg menyatakan penolakan, rasa muak (jijik, jemu, dsb) biasa dipakai pd permulaan kalimat: -- , lagi-lagi dia yg muncul; (2) Bt kata seru yg menyatakan keintiman, biasa dipakai pd akhir kalimat: silakan duduk -- !
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
bajetah ba.je.tah [Sd n] perdu yg termasuk suku Rutaceae, daunnya berbentuk lonjong, berkhasiat sbg obat demam dan untuk merangsang selera makan anak; daun tikusan, Clausea excavata
bakat ba.kat [n] (1) alamat (tanda-tanda bahwa sesuatu akan terjadi): -- hujan; (2) dasar (kepandaian, sifat, dan pembawaan) yg dibawa sejak lahir: ia memiliki -- melukis (menyanyi dsb); (3) bekas; kesan; tanda-tanda (luka dsb): -- banjir yg melanda kampung itu masih tampak jelas; -- pasang di pantai
balai etek tempat yg digunakan untuk menjaga kampung
balai kesehatan klinik (rumah tempat berobat); balai pengobatan
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
balsam bal.sam [n] minyak kental yg mengandung minyak damar dan minyak asiri, terasa panas jika digosokkan pd kulit sbg obat sakit kepala, masuk angin, dsb
balur ba.lur [n] batu spt kaca; kristal gunung; hablur [n] (1) kulit yg tebal dan keras (di tengkuk kerbau dsb); (2) dendeng (daging atau ikan yg dikeringkan) [n] obat luar yg pemakaiannya dng cara mengoleskan (melumurkan) [Jw n] jalur merah-merah bekas kena cambuk, pukul, dsb
baluran ba.lur.an [n] (1) obat (minyak dsb) yg dibalurkan (dioleskan, dilumurkan); (2) hasil membalur
banar babi tumbuhan, daunnya digunakan sbg obat; Smilax helferi
bangle bang.le [n] umbi-umbian untuk obat tradisional (jamu); Zingiber cassummunar
banjar huma tempat tinggal atau perkampungan dekat ladang yg letaknya jauh dr kampung induk
bapak ba.pak [n] (1) orang tua laki-laki; ayah; (2) orang laki-laki yg dl pertalian kekeluargaan boleh dianggap sama dng ayah (spt saudara laki-laki ibu atau saudara laki-laki bapak): -- kecil; -- tiri; (3) orang yg dipandang sbg orang tua atau orang yg dihormati (spt guru, kepala kampung); (4) panggilan kpd orang laki-laki yg lebih tua dr yg memanggil; (5) orang yg menjadi pelindung (pemimpin, perintis jalan, dsb yg banyak penganutnya): Ki Hadjar Dewantara dipandang sbg -- Pendidikan Nasional; (6) cak pejabat: biaya menghibur dan menjamu makan -- dianggap mengurangi laba kotor perusahaan
barbiton bar.bi.ton [n] obat tidur; veronal
barbiturat bar.bi.tu.rat [n Kim] turunan asam barbiturat yg menghasilkan penekanan pd sistem saraf pusat yg mengakibatkan tidur, digunakan untuk hipnotis dan anastetis, mempunyai khasiat sbg obat tidur
bawa ba.wa [v] , mem.ba.wa v (1) memegang atau mengangkat sesuatu sambil berjalan atau bergerak dr satu tempat ke tempat lain: ia -- oleh-oleh untuk adiknya; hari ini ia tidak -- uang sepeser pun; (2) mengangkut; memuat; memindahkan; mengirimkan: kami menyewa kendaraan untuk -- belanjaan kami ke rumah; (3) mengajak pergi; pergi bersama-sama; memimpin: sewaktu pembantunya pulang ke kampung, ia terpaksa -- anaknya ke pasar; pemimpin-pemimpin kita berusaha -- kita ke kemakmuran; (4) mendatangkan; mengakibatkan; menyebabkan: kopor seberat ini tidak akan -- oleh anak itu; (5) menarik atau melibatkan (dl urusan, perkara, dsb): dl urusan itu, kamu jangan sampai -- nama keluargamu
bayam ba.yam n tumbuhan sayuran daun, bentuk daunnya bulat telur dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak (banyak macamnya, ada yg dibuat sayur, ada yg untuk obat); Amarantus
bayam duri bayam yg berduri, hidupnya liar, biasa digunakan untuk obat bengkak; Amarantus spinosus
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
bayaran ba.yar.an [n] (1) uang yg dibayarkan; biaya; ongkos: orang dapat juga berobat dng -- murah; (2) orang yg dibayar: dia adalah pemain -; (3) upah; gaji: ia mendapat -- sebesar Rp250.000,00 sebulan
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
bedah be.dah [n] pengobatan penyakit dng jalan memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; operasi [Jw a] sobek besar (tt kain dsb); rusak (tt tambak, bendungan, dsb); bobol; robek
bedak be.dak [n] serbuk halus untuk mempercantik muka atau untuk obat kulit; pupur
bek [ark n] kepala kampung (pd zaman penjajahan Belanda) [n] pemain belakang dl permainan sepak bola yg bertugas menghalangi agar bola tidak mendekat ke gawang
belerang be.le.rang [n] benda bukan logam yg berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, banyak dipakai untuk bahan obat dan industri, terdapat di daerah (di kawah) gunung berapi; sulfur
beluntas be.lun.tas [n] tumbuhan semak yg sering dibuat pagar, daunnya kecil agak bulat berbau langu, dapat dimakan dan untuk obat; Pluchea indica
beluru be.lu.ru [n] tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya biasa dibuat obat; Entada phaseoloides [n] ikan laut jenis tamban
benzedrin ben.zed.rin [n] obat perangsang saraf dan lazim digunakan dl obat semprot hidung
benzena ben.ze.na [n Kim] (1) zat cair tanpa warna, mudah terbakar, berbau harum, dipergunakan untuk membuat zat warna, bahan peledak, obat, minyak wangi, lak, dan sbg pelarut organik; C6H6; (2) benzol
berada ber.a.da [v] (1) ada (di): ketika itu ia ~ di luar negeri; (2) berpunya (tidak kekurangan): orang tuanya tergolong orang yg ~ di kampungnya
berantas be.ran.tas [v] mem.be.ran.tas v membasmi; memusnahkan: obat ini disediakan untuk -- penyakit malaria
berat be.rat [a] besar ukurannya (di antara jenisnya atau benda-benda yg serupa): alat-alat -- , mobil derek, traktor, dsb; (2) a besar tekanannya (timbangannya): peti -- itu tidak dapat diangkat oleh tiga orang; (3) a payah; parah (tt luka penyakit dsb): akibat kecelakaan itu dia menderita luka --; kalau penyakit sudah -- susah diobati; (4) a sulit (susah, sukar) melakukannya; melebihi ukuran (kekuatan, kemampuan, kesanggupan, dsb): kematian ibunya merupakan cobaan -- bagi gadis itu; (5) a sukar digerakkan, seakan-akan ditindih atau ditekan (tt anggota badan dsb): kepala terasa -- dan pusing; mata terasa -- , mengantuk; (6) a kuat merangsang saraf; keras (tt rokok, obat, dsb): ia suka rokok yg --; (7) a memihak; cenderung: hatinya lebih -- kpd kekasihnya dp kpd orang tuanya; (8) ki v hamil: istrinya sedang dl --; (9) a sangat keras (perkiraan, dugaan, dsb): -- dugaanku bahwa dia yg salah; (10) n besarnya tekanan suatu benda apabila diangkat, ditimbang, dsb; bobot; timbangan: akibat sakit, -- nya berkurang 7 kg; (11) n Fis gaya tarikan yg diderita suatu benda krn massanya dan keberadaannya di dalam, di sekitar, ataupun pd suatu sistem massa; bobot; (12) ki a susah; celaka: wah, kalau ketahuan, -- kita
berbatuan ber.ba.tu.an [a] penuh dng batu: kampung kelahiranku hanya dapat ditempuh dng kendaraan darat yg tahan banting di tanah -
bercacar ber.ca.car [v] (1) bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar): ibu-ibu membawa bayinya ~ di balai pengobatan; (2) (sudah) disuntik cacar: agar tidak sakit, kita harus ~ v berlari-lari saja (tt kuda yg masih liar): kuda itu ~ , tidak mau diam
berdukun ber.du.kun [v] (1) berobat atau meminta pertolongan kpd dukun; (2) melakukan pekerjaan sbg dukun
bergiat ber.gi.at [v] berusaha dng sungguh-sungguh: penduduk kampung itu ~ mengumpulkan dana untuk mendirikan sekolah
berhajat ber.ha.jat [v] (1) bermaksud; berniat akan: setelah selesai ujian, ia ~ menengok orang tuanya di kampung; (2) berharap; membutuhkan; memerlukan: rakyat ~ akan pemerintahan yg adil dan bijak
beri tahu be.ri ta.hu [v] mem.be.ri ta.hu v menjadikan supaya tahu (mengerti): saya akan -- orang tuanya di kampung tt keadaan anak itu
berindikasi ber.in.di.ka.si [v] mempunyai indikasi; mempunyai petunjuk (tanda-tanda): pemuda itu ~ tersangkut peristiwa peram-pokan di kampungnya
berita be.ri.ta [n] (1) cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yg hangat; kabar: semalam dia mendengar -- bahwa kampungnya dilanda banjir; (2) laporan: ia bertugas membuat -- harian; (3) pemberitahuan; pengumuman: -- redaksi
berkat ber.kat [n] karunia Tuhan yg membawa kebaikan dl hidup manusia: semoga Tuhan melimpahkan -- Nya kpd kita; (2) n doa restu dan pengaruh baik (yg mendatangkan selamat dan bahagia) dr orang yg dihormati atau dianggap suci (keramat), spt orang tua, guru, pemuka agama: sebelum berangkat meninggalkan kampung halaman, dia memohon -- kpd gurunya; (3) n makanan dsb yg dibawa pulang sehabis kenduri: undangan itu masing-masing pulang dng membawa -- ke rumahnya; (4) v cak mendatangkan kebaikan; bermanfaat; berkah: uangnya banyak, tetapi tidak -- [p] karena; akibat dr: -- bantuannyalah kami dapat selamat kembali ke kampung
berkeluarga ber.ke.lu.ar.ga [v] (1) berumah tangga; mempunyai keluarga: bagi orang yg sudah ~ penghasilan sebanyak itu tidak akan cukup; (2) bersanak saudara (dng); berkerabat (dng): ia masih ~ dng kepala kampung; (3) menikah; mempunyai istri (suami): ia akan ~ kalau sudah menjadi sarjana
berkeyakinan ber.ke.ya.kin.an [v] mempunyai keyakinan; percaya benar: ia ~ suatu ketika anaknya yg merantau akan kembali ke kampungnya
berkhalwat ber.khal.wat [v] (1) mengasingkan diri di tempat yg sunyi untuk bertafakur, beribadah, dsb: selama bulan Ramadan ulama itu ~ di kampung yg terpencil; (2) berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan yg bukan muhrim di tempat sunyi atau tersembunyi
berlapang-lapang ber.la.pang-la.pang [a] leluasa; bebas: kembalilah ke kampung, kau dapat hidup ~ di sana
bermacam ber.ma.cam [a] berbagai(-bagai): -- obat telah dicobanya, tetapi ia belum juga sembuh
bermaksud ber.mak.sud [v] (1) mempunyai maksud (tujuan, kehendak): ia -- mempererat persahabatan dng teman-teman sekota; (2) berniat (hendak): setelah sembuh dr sakit, ia -- pulang ke kampung; (3) mengandung arti (makna): jangan disangka pujian yg muluk-muluk itu tidak -- lain
bermi ber.mi [n] tumbuhan menjalar yg hidup di air, daunnya biasa dipakai sbg obat perut kembung dng jalan mengunyahnya sbg lalap; Herpestis monnieria
bersambang ber.sam.bang [v] (1) berjaga malam; meronda: giliran saya -- kampung adalah malam Minggu; (2) berkunjung; bertandang: kami sudah lama tidak -- ke rumahnya
berseluk-beluk ber.se.luk-be.luk [v] (1) bersangkut-paut (kekeluargaan dsb); ada sangkut pautnya (dng): mereka itu -- krn sekampung; (2) berbelit-belit (berjalin-jalin) dng: pekerjaan yg senantiasa -- dng pelbagai rahasia; (3) banyak seluk-beluknya; sulit; ruwet: masalah yg -- tidak keruan
bersenjatakan ber.sen.ja.ta.kan [v] memakai senjata tertentu; menggunakan sbg senjata: mereka dikejar oleh beratus-ratus orang kampung yg -- tombak dan keris
bertanya-tanya 1 ber.ta.nya-ta.nya 1 [v] bertanya ke mana-mana; berkali-kali bertanya (meminta keterangan dsb): ia masuk ke kampung, lalu ~ barangkali ada orang yg tahu; (2) a dl kebimbangan atau heran (seakan-akan bertanya di hati): ia pun tertegun ~ dl hati, apakah sebabnya hal itu terjadi
bertetangga ber.te.tang.ga [v] (1) menjadi tetangga: sekarang ia ~ dng saya; (2) mempunyai tetangga: di kampung baru itu ia belum ~
beruas be.ru.as [n] pohon manggis hutan, buahnya tidak enak dimakan, akarnya biasa dijadikan obat sesak napas; Garcinia hombroniana
beruras ber.u.ras [v] (1) diobati (dilumasi) dng uras; (2) ki disembuhkan (dipersenang hatinya dsb)
besaran be.sar.an [n] pohon, daunnya dapat dijadikan obat, dan digunakan untuk makanan ulat sutra; Morus alba
bestral bes.tral, pem.bes.tral.an [n ] pengobatan dng sinar-X
betah be.tah [a] (1) tahan mengalami suatu penderitaan (keadaan yg tidak menyenangkan); tabah; (2) merasa senang (berdiam atau tinggal di suatu tempat): mereka sudah -- tinggal di sini dan tidak ingin kembali ke kampungnya; (3) kl sembuh: -- dr gering
bintan bin.tan [n] pohon kayu yg biasanya tumbuh di sepanjang tepi sungai, akarnya sering dicampur dng pinang untuk obat cuci perut; Cerbera mangkas
bismut bis.mut [n] (1) logam yg dipakai untuk mengobati sakit usus, perut, dsb; (2) Kim logam getas berwarna putih perak; unsur dng nomor atom 83, berlambang Bi, dan bobot atom 208,9804
bius bi.us [n] (1) obat untuk membuat orang kehilangan rasa kesadarannya (spt pd waktu akan dioperasi supaya tidak merasa sakit); (2) ki politik (kebudayaan, ajaran, dsb) yg membuat orang lain tidak insaf akan keadaan dirinya atau keadaan yg sebenarnya [n] masyarakat wilayah yg besar di daerah Samosir, Sumatra Utara
blok [n] (1) gulungan (cita dsb): dibelinya kain putih dua --; (2) deretan beberapa buah rumah yg tidak terpisah-pisah: rumah -- A disediakan untuk para perwira menengah; (3) bagian dr kampung yg besar yg dibatasi oleh jalan: Kebayoran Baru dibagi menjadi beberapa --; (4) persatuan beberapa negara (partai politik dsb) untuk memperkuat kedudukannya: partai-partai kanan merupakan -- penyokong pemerintah; (5) Olr pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dl olahraga tenis)
bobok bo.bok [v cak] tidur (untuk anak-anak): -- lah anakku, hari sudah larut malam [v] , mem.bo.bok v membuat lubang (pd tembok dsb) [Jw n] daun, umbi-umbian, dsb yg dilumatkan (dng batu penggiling dsb) dipakai sbg obat luar dng cara menempelkannya pd bagian yg sakit
botol infus botol berisi cairan makanan, obat, dsb yg dialirkan ke tubuh pasien melalui selang dan jarum: sejak dioperasi dia tidak boleh berpisah dng -- infus
bratawali bra.ta.wa.li [n] tumbuhan merambat, daunnya spt bentuk hati, bertangkai panjang, batangnya berkutil-kutil, besarnya sejari kelingking, batangnya pahit rasanya dan dipakai untuk obat; Tinuspora terculata
bubur Bordeaux [Tan] campuran 1 kg terusi dan 1 kg kapur dl 115 liter air yg digunakan sbg obat semprot pemberantas penyakit tanaman krn serangan jamur
bubur Burgundi [Tan] obat semprot spt bubur Bordeaux, tetapi dibuat dng mencampur 1 kg terusi dng 1 kg natrium karbonat dl 115 liter air
bulangan bu.lang.an [n] pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat mejan; Gmelina asiatica
bunga bu.nga [n] (1) bagian tumbuhan yg akan menjadi buah, biasanya elok warnanya dan harum baunya; kembang: -- mangga; -- rambutan; (2) jenis untuk berbagai-bagai bunga; -- melati; -- mawar; (3) gambar hiasan (pd kain, pamor ukiran, dsb); (4) tambahan untuk memperindah: ceritanya itu sudah banyak -- nya; (5) tanda-tanda baik: sudah tampak -- nya bahwa tuntutan kita akan berhasil; (6) ki sesuatu yg dianggap elok (cantik) spt bunga: gadis itu adalah -- di kampungnya [n Ek] (1) imbalan jasa untuk penggunaan uang atau modal yg dibayar pd waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan, umumnya dinyatakan sbg persentase dr modal pokok; (2) pendapatan atas setiap investasi modal
bunga landak tumbuh-tumbuhan yg berduri, akar dan daunnya dijadikan obat; Barleria prionitis
bunga manila tanaman hias; rebusan akarnya dapat digunakan sbg obat menceret; Tebernaemontana diviricata
bunglai bung.lai [n] tumbuhan yg akarnya dibuat obat, Zingiber cassumunar
buras bu.ras [n] omongan; cakap; obrolan [n] penganan dibuat dr beras dan santan, dibungkus dng daun pisang, dan dikukus; lontong bersantan , mem.bu.ras ark v menghapus; menghapuskan [n] persengketaan atau perselisihan yg tidak dapat diselesaikan; proses peradilan yg tidak memenangkan salah satu pihak yg berperkara [n] penyakit kulit yg berupa bercak-bercak putih [n] ayam kampung; ayam lokal (bukan ayam ras atau ayam negeri)
calir jerawat calir yg digunakan untuk mengobati jerawat
camau ca.mau [n] (1) pohon yg akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit kencing nanah; Dracaena angustifolia; (2) akar camau
cangar ca.ngar, men.ca.ngar [Jw n] membuka mulut (anak kecil) dng paksa (dng memencet hidungnya) untuk meminumkan obat dsb
cangkring cang.kring [n] (1) pohon yg batangnya berduri dan akarnya dapat dipakai sbg obat penyakit beri-beri; Erythrina fusca; (2) akar cangkring
cangkuk cang.kuk [Lihat {cangkok}] [n] benda yg melengkung yg merupakan kait (spt gancu, angkus, sangkutan kelambu) [n] obat yg dibuat dr bunga yg dikeringkan [Mk n] pekasam ikan
capa ca.pa [n] (1) tumbuhan yg akar dan daunnya dapat dibuat sbg obat; sembung; Blumea balsamifera; (2) daun sembung; (3) akar sembung [ark n ] permainan judi (dng taruhan uang)
cekaman ce.kam.an [n] (1) pegangan atau genggaman dng cakar (kuku) atau tangan; cengkeraman; cengkaman: ayam itu meronta-ronta, berusaha melepaskan diri dr ~ elang; (2) ki genggaman (kekuasaan, tekanan): mereka terpaksa meninggalkan kampung halamannya krn ~ keganasan gerombolan; ia dapat melepaskan diri dr ~ maut
cekok ce.kok [n] obat tradisional yg dibuat dr ramuan rempah-rempah yg digiling dan dibungkus kain untuk diminumkan secara paksa dng memeraskannya ke dl mulut (biasanya untuk anak kecil)
cekokan ce.kok.an [n] (1) obat cekok; (2) ki ajaran atau penerangan yg diterima begitu saja secara terus-menerus: pandangan hidup yg keliru ini adalah sisa-sisa ~ zaman penjajahan dahulu
ceku ce.ku [ark v] men.ce.ku v (1) menekan (melukai dsb) dng kuku; membenamkan barang-barang kecil yg tajam: ia ~ dng kukunya; (2) hendak muntah: anak itu ~ oleh pahitnya obat itu
cekur ce.kur [n] (1) tumbuhan yg umbinya untuk bahan obat-obatan, daunnya tumbuh rapat di atas tanah, bunganya putih, baunya wangi; Kaempferia galanga; (2) umbi cekur
cemekian ce.me.ki.an [n] (1) tumbuhan yg bijinya dibuat obat pencuci perut atau pencahar; Croton Tiglium; (2) biji cemekian
cenderai cen.de.rai [n] jenis pohon (daunnya digunakan sbg obat): Grewia paniculata
ceraka ce.ra.ka [n] pengukup pakaian dsb (dibuat dr rotan dsb) [n] tumbuhan yg akarnya dapat dipakai sbg obat; jarak; Plumbago zeylanica
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
cerek ce.rek [n] (1) tempat air minum yg bercerat, dibuat dr loyang dsb; (2) alat untuk menjerang air, rupanya spt cerek, dibuat dr tembaga, kaleng, dsb; (3) alat untuk menyiram bunga yg berbentuk spt cerek yg besar; embrat; gembor [n] tumbuhan kecil (semak-semak) yg daunnya dapat dipakai sbg obat; Clausena excavata
ceria ce.ria [a] (1) bersih; suci; murni; (2) berseri-seri (tt air muka, wajah); bersinar; cerah [ark n] (1) perkataan tertentu (spt mantra) yg dibacakan ketika penobatan raja; (2) aturan-aturan dan adat kebiasaan thd raja (semacam pernyataan setia)
cespleng ces.pleng [a cak] manjur (mujarab) sekali (tt obat-obatan dsb): obat ini betul-betul -- , sekali diminum penyakit akan hilang
cikal ci.kal [Jw n] pohon kelapa yg masih kecil; tunas kelapa; -- bakal 1 orang (sesepuh) yg mula-mula mendirikan desa atau negara; pendiri: dialah -- bakal di kampung ini, krn itu ia diangkat menjadi sesepuh; (2) orang yg menurunkan; nenek moyang: Palembang merupakan kota pelabuhan Sriwijaya dan negeri asal -- bakal orang Sriwijaya
ciri ci.ri [n Sas] mantra (doa) yg dibacakan pd waktu penobatan raja; ceria: setelah orang yg hendak diberi gelar itu datang, dibacalah -- [n] (1) tanda khas yg membedakan sesuatu dr yg lain: apa -- anak yg hilang itu?; (2) Ikn tanda pd organisme yg merupakan interaksi antargen atau antargen dan lingkungan; (3) Ling tanda atau sifat suatu bentuk kebahasaan
cuca cu.ca [kl n] men.cu.ca v mencerca; mengumpat [kl n] mantra (jampi) untuk menawar bisa, mengobati luka, mengebalkan tubuh, dsb
cuci perut membersihkan perut dng memakan obat pencahar (urus-urus)
culan cu.lan [n] (1) pohon perdu, biasanya dipergunakan untuk pagar hidup, bunganya harum, daunnya dipergunakan obat; pacar cina; Aglaia odorata; (2) daun culan
cuma-cuma cu.ma-cu.ma [adv] (1) tidak ada gunanya; sia-sia: ~ dia bersekolah, niat belajarnya saja tidak ada; (2) tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis: obat-obatan diberikan dng ~; sekalian orang boleh menonton acara itu dng ~
cunam hidup alat yg berbentuk spt catut untuk menjepit hidung sapi atau kerbau agar mudah dikendalikan dan tidak berontak jika dipegang atau diperiksa untuk diobati
dadah da.dah [n] (1) berbagai obat yg tersedia (sudah terkemas, siap pakai); (2) bahan narkotik (spt ganja, heroin) yg membius, meracuni, dan membinasakan orang yg menggunakannya secara berlebihan [p cak] mengatakan dah (untuk memberi salam pertemuan atau perpisahan)
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
daerah kumuh daerah atau perkampungan yg miskin dan kotor
damai da.mai [n] tidak ada perang; tidak ada kerusuhan; aman: dl masa -- perindustrian maju pesat; (2) a tenteram; tenang: betapa -- hati kami; (3) n keadaan tidak bermusuhan; rukun: penduduk kampung itu selalu hidup dng --; semuanya dapat diselesaikan secara --
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
datu da.tu [n] (1) Sas raja; ratu; (2) Mk orang yg pandai tt ramuan-ramuan obat; dukun; (3) orang yg keramat; orang yg telah meninggal
daun bangun-bangun tanaman untuk bumbu masak atau obat; Coleus amboinicuas
daun encok tumbuhan perdu (semak) yg tingginya mencapai 2,5 m, tumbuh tegak, daunnya tumbuh berseling, berwarna hijau, dapat digunakan sbg obat encok; Plumbago zeylanica
daun kepialu daun pohon lakum, biasanya dipakai untuk mengobati penyakit demam; Vitis trifolia
daun sendok tumbuhan herba yg daunnya berbentuk lonjong, buah lonjong, bijinya hitam, akar dan daun dapat digunakan untuk obat batuk; Plantago major; -- sepenuh tumbuhan, Eurycles amboinesis
daun sipat tumbuhan yg bisa dipakai untuk obat
daun swanggi daun yg digunakan untuk obat pencegah kehamilan (di Irian Jaya); Eclipta Alba
degenerasi de.ge.ne.ra.si [n] (1) kemunduran atau kemerosotan generasi (tidak sebaik generasi sebelumnya): penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat mengakibatkan --; (2) Dok kemunduran, perubahan menjadi sesuatu yg rusak
demabrasi de.mab.ra.si [n Dok] pengobatan dng pengikisan atau pengelupasan kulit
dengan de.ngan [p] (1) beserta; bersama-sama: ia pergi -- anak istrinya; (2) dan: Saman -- Simin tinggal sekampung; (3) memakai (menggunakan) suatu alat: melempar -- batu; menusuk -- belati; melukis -- cat; (4) kata penghubung menyatakan hubungan kata kerja dng pelengkap atau keterangannya: bermain -- temannya; (5) kata penghubung untuk menerangkan cara (bagaimana terjadinya atau berlakunya); sambil; seraya: ia menjawab -- tersenyum; harus datang sendiri -- membawa ijazah; (6) kata penghubung menerangkan (sifat): diperhatikan -- sungguh-sungguh; gawangnya dijaga -- ketat; menyerang -- gagah berani; (7) oleh; karena: lemarinya penuh -- buku; (8) atas: -- kemauan sendiri; (9) penghubung untuk menyatakan keselarasan (kesamaan, kesesuaian): menyesuaikan -- keadaan lingkungan; mukanya mirip -- ibunya; -- sendirinya sendiri (dng arti yg lebih kuat); otomatis: bergerak -- sendirinya [kl n] (1) sahabat; (2) Mk hamba tebusan; budak: Datuk Bendahara itu banyak sekali -- nya; (3) saya; aku
depot de.pot [n] (1) tempat menyimpan barang (dagangan dsb); (2) rumah kecil tempat berjualan es, rokok, obat, dsb
dermatologi der.ma.to.lo.gi [n] ilmu penyakit kulit dan pengobatannya
dermawan der.ma.wan [n] pemurah hati; orang yg suka berderma (beramal, bersedekah): dia terkenal sbg seorang -- di kampung ini
derum de.rum [v] men.de.rum v berlutut dng kedua kaki depan atau dng keempat kakinya (tt binatang besar spt lembu, kerbau): kerbau ~ di dalam kandangnya [n] tiruan bunyi guruh (iringan mobil dsb) yg kedengaran dr jauh: penghuni kampung itu bersiap-siap mengungsi ketika mendengar -- konvoi musuh
diaforetik di.a.fo.re.tik [n Dok] obat yg merangsang pengeluaran keringat
diatermi di.a.ter.mi [n Dok] pemanasan jaringan bagian tubuh dng mengalirkan listrik bertekanan tinggi untuk pengobatan tumor ganas
digitalis di.gi.ta.lis [n] obat kuat yg diramu dr daun, Digitalis purpurea
disinfektan dis.in.fek.tan [n] bahan kimia (spt lisol, kreolin) yg digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik; obat untuk membasmi kuman penyakit
disolventia di.sol.ven.tia [n Dok] obat pelarut yg menambah kadar zat cair badan dan membuat getah-buang lebih encer atau membuat batu, tumor, dsb larut
diuretik di.u.re.tik [n] obat pendorong produksi air seni
dokter dok.ter [n] lulusan pendidikan kedokteran yg ahli dl hal penyakit dan pengobatannya
dokter gigi dokter yg mempunyai keahlian dl pengobatan gigi
dokter praktik umum dokter yg memiliki kemampuan mengobati berbagai penyakit dan melakukan praktik medis untuk umum
dongkrok dong.krok [n] perkampungan yg kumuh
dosis do.sis [n Dok] (1) takaran obat untuk sekali pakai (dimakan, diminum, disuntikkan, dsb) dl jangka waktu tertentu: pasien itu pingsan krn menelan pil melebihi -- yg ditentukan oleh dokter; (2) ukuran pengobatan yg harus diberikan untuk jangka waktu tertentu (tt radiasi atau penyinaran pd daerah atau bagian tubuh tertentu); (3) Fis jumlah energi atau tenaga yg diberikan oleh zarah pengion kpd suatu satuan massa bahan yg disinari atau diradiasi pd tempat yg diselidiki atau diminati
dukuh du.kuh [n] dusun atau kampung kecil; bagian dr desa [n] orang yg pekerjaannya menyembelih ternak (di Bali, Lombok)
dukun du.kun [n] orang yg mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dsb)
dukun japa dukun yg mengandalkan mantra sbg sarana pengobatan
dukun susuk dukun yg mempunyai keahlian khusus mengobati penyakit dng menusukkan jarum emas pd bagian bawah kulit
dukun tiban orang yg dl waktu terbatas mempunyai kemampuan mengobati suatu penyakit krn adanya kekuatan gaib akibat kerasukan roh
dusun du.sun [n] kampung; desa; dukuh [n] -- pengasihan Huk sebagian tanah pusaka di Ambon yg diberikan kpd orang lain krn jasa-jasanya atau untuk melunasi utang
duwet du.wet [n] (1) pohon termasuk suku Myrtaceae, berwarna ungu kemerahan, agak masam manis rasanya, berbentuk bulat panjang dan kecil (sebesar ibu jari orang dewasa), kulit batangnya yg keras berwarna abu-abu biasa digunakan sbg obat diabetes; jamblang; Syzygium cuminii; (2) buah duwet
edar /Edar/, ber.e.dar v (1) berjalan berkeliling (hingga sampai ke tempat permulaan): bumi ~ pd ekliptika yg tetap; (2) berpindah-pindah dr tangan ke tangan atau dr tempat satu ke tempat lain; berputar: daftar pemungutan derma ini sudah ~ di kampung saya; (3) berlaku dl masyarakat: uang kertas baru mulai ~ pd permulaan bulan depan
efedrina efed.ri.na [n] (1) Kim alkaloid putih, menyerupai kristal yg larut dl air, terdapat dl berbagai jenis Ephreda, yg juga dibuat secara sintetis, C10H15NO; (2) Far obat untuk mengobati tekanan darah yg terlalu rendah
efektif efek.tif [a] (1) ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); (2) manjur atau mujarab (tt obat); (3) dapat membawa hasil; berhasil guna (tt usaha, tindakan); mangkus; (4) mulai berlaku (tt undang-undang, peraturan)
eksipien ek.si.pi.en [n Far] zat yg digunakan dl farmasi untuk mencampur obat supaya memperoleh bentuk yg lebih mudah digunakan
eksodus ek.so.dus [n] bagian kedua dr Alkitab [n] perbuatan meninggalkan tempat asal (kampung halaman, kota, negeri) oleh penduduk secara besar-besaran
ekspektoran ek.spek.to.ran [n] obat pelancar dahak krn menghasilkan air liur yg lebih banyak
eliksir elik.sir [n] (1) zat cair yg oleh para ahli zaman dahulu (abad pertengahan) diharapkan dapat mengubah logam menjadi emas dan dapat memperpanjang kehidupan tanpa batas (usia); (2) obat yg serbaguna (untuk menyembuhkan segala penyakit); (3) Far ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (spt larutan dng gula, etanol, atau bahan lain); yg memberi rasa enak
emetik eme.tik [n Far] obat penyebab muntah
endon en.don [Jk] , meng.en.don v pergi dan tinggal beberapa waktu di suatu tempat: sudah seminggu dia ~ di kampung itu
engkak eng.kak [Jw n] burung hitam kecil, gagak kampung; Corvus enca [n] ikan laut kecil [n] kue pai dng isi selai, agar-agar, atau setup buah
ergasiofit er.ga.si.o.fit [n Bio] tumbuh-tumbuhan yg dibudidayakan untuk keperluan bahan makanan, makanan ternak, obat-obatan, dan tanaman hias
ergosterol er.gos.te.rol [n] (1) Kim hablur sterol nabati yg penting sbg sumber vitamin D2; (2) Far zat untuk obat yg dapat diekstrak dr jamur yg menyerang padi-padian
esens [n] sari; ekstrak; bibit; biang: obat itu mengandung -- permen; sirop ini menggunakan -- nanas (jeruk, pisang ambon)
euforian eu.fo.ri.an [n] obat yg digunakan untuk menghilangkan depresi dan merangsang rasa nyaman
farmakodinamika far.ma.ko.di.na.mi.ka [n] cabang farmasi tt reaksi antara obat dan sistem kehidupan
farmakokinetika far.ma.ko.ki.ne.ti.ka [n] studi tt absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi obat dl tubuh
farmakologi far.ma.ko.lo.gi [n] ilmu tt interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan, dan pengobatan penyakit
farmakope far.ma.ko.pe [n Far] buku standar obat yg dikeluarkan oleh badan resmi pemerintah yg menguraikan bahan obat-obatan, bahan kimia dl obat dan sifatnya, khasiat obat dan dosis yg dilazimkan
farmasi far.ma.si [n] cara dan teknologi pembuatan obat serta cara penyimpanan, penyediaan, dan penyalurannya
fetor fe.tor [n] (di Nusa Tenggara) (1) kepala kampung; (2) kepala kelompok suku
fisioterapi fi.si.o.te.ra.pi [n Dok] pengobatan thd penderita yg mengalami kelumpuhan atau gangguan otot dng tujuan melatih otot tubuh agar dapat berfungsi secara normal
flakon fla.kon [n] botol kecil yg berbentuk mungil, biasanya diberi hiasan dan tertutup rapat, untuk tempat minuman keras, minyak wangi, dan obat suntik
folklor bukan lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan tidak dl bentuk lisan (arsitektur rakyat, kerajinan tangan rakyat, pakaian dan perhiasan tradisional, obat-obatan tradisional, makanan dan minuman tradisional, bunyi isyarat, dan musik tradisional)
formula for.mu.la [n] susunan atau bentuk tetap; rumus: dng -- istimewa obat itu dapat melindungi gigi dr segala kerusakan
gabungan ga.bung.an [n] (1) ikatan; berkas: ~ kacang panjang ini kecil- kecil; ~ surat berharga itu harus disimpan baik-baik; (2) beberapa macam barang yg dijual atau dibeli; seperangkat (tidak satu-satu): gelas, piring, dan mangkuk ini dijual ~; (3) himpunan atau perserikatan yg terjadi atas beberapa perkumpulan: ~ mahasiswa itu mengadakan gotong royong membersihkan kampung; (4) campuran dua zat atau lebih, membentuk sebuah zat baru; (5) reaksi kimia pd dua unsur yg bersatu dan membentuk senyawa biner atau senyawa biner bergabung dan membentuk senyawa kompleks
gaduk cina tumbuhan rimpang, akarnya direbus dan diminum sbg obat penyakit sifilis dsb; gadung sebrang; Smilax china
gahar ga.har [v] meng.ga.har v menggosok kuat-kuat supaya bersih: orang di kampung itu ~ gigi dng pasir halus
gambir gam.bir [n] (1) tumbuhan membelit, berbatang keras, bertangkai pendek dng daun berwarna hijau muda, pd ketiak daun terdapat bunga berbongkol bulat berwarna putih kecil-kecil, dipakai sbg obat batuk dan bahan penyamak, ditanam dng cara menyetek; Uncaria gambir; (2) endapan rebusan daun gambir yg airnya diuapkan, dicetak bulat atau persegi, dipakai sbg campuran makan sirih
gambir hutan tumbuhan memanjat, panjangnya mencapai 10 m, ditanam sbg pohon hias atau sbg bahan obat tradisional (jamu); melati hutan; pancasuda; Jasminum pubescons atau Trigonopleura malayana
gandapura gan.da.pu.ra [n] tumbuhan perdu, daunnya dipakai sbg campuran obat gosok (minyak -- ); Abelmoschus moschatus
gandarusa gan.da.ru.sa [n] tumbuhan yg tingginya 1-1,5 m dan daunnya dapat dibuat obat untuk mengeluarkan keringat; Yusticia gendarussa
gang [n] jalan kecil (di kampung-kampung dl kota); lorong
garam ga.ram [n] (1) senyawa kristalin NaCl yg merupakan klorida dan sodium, dapat larut dl air, dan asin rasanya; (2) Kim hasil reaksi asam dng basa, yaitu satu atau lebih atom hidrogen pd asam diganti oleh satu atau lebih kation suatu basa; (3) cak pupuk (obat dsb) yg rupanya spt garam
garam inggris [Dok] obat untuk membersihkan perut (rupanya spt gula pasir)
gelinggang ge.ling.gang [n] tumbuhan perdu besar, tingginya mencapai 5 m, daunnya lonjong (bulat telur), biasa digunakan untuk obat kadas, berbuah polong; ketepeng; Cassia alata
gemi ge.mi [n] ikan laut yg tulangnya dapat dipakai untuk obat, biasa hidup menempel pd ikan hiu dewasa, berukuran panjang mencapai 60 cm, mempunyai pengisap pd ubun-ubun kepala; Echeneis naucratus [Jw a] hemat; sangat hati-hati
gerombolan ge.rom.bol.an [n] (1) kelompok; kawanan; (2) kawanan pengacau (perusuh dsb): pd suatu subuh ~ menyerbu kampung itu
ginseng gin.seng [n] tumbuhan yg berasal dr Asia Timur, dijadikan ramuan obat-obatan dan berkhasiat membangkitkan nafsu syahwat; Pandare aralia ginseng
gliserol gli.se.rol [n] cairan kental tidak berwarna dan tidak berbau, rasanya manis dapat bercampur dng air dan alkohol yg diperoleh dr lemak hewani atau nabati atau dr fermentasi glukosa, digunakan sbg bahan kosmetik, pengawet obat-obatan, pelembap buah-buahan atau tembakau
gurah gu.rah [v] ber.gu.rah v berkumur (membersihkan mulut dng air): ia ~ dng air yg dicampur getah angsana krn gusinya sakit [n] pohon yg buahnya dapat dipakai untuk menuba ikan; Sapium indicum [n] pengobatan tradisional untuk mengeluarkan lendir dr dl tubuh dng ramuan cairan srigunggu yg diteteskan melalui hidung
gusti gus.ti [Jw n] (1) sebutan bangsawan: ke mana pun -- pergi hamba akan ikut; (2) sebutan untuk Tuhan (atau yg dianggap Tuhan): aduh -- , saya mohon ampun, saya bertobat [kl v] ber.gus.ti v bergelut; bergumul
hartal har.tal [n] bedak kuning dr berangan yg dicampur belerang, dipakai untuk bahan obat (boreh dsb), lulur pengantin, dan pemain wayang orang [n] pemogokan umum (salah satu cara perjuangan Gandhi melawan Inggris di India sebelum kemerdekaan)
hasil ha.sil [n] sesuatu yg diadakan (dibuat, dijadikan, dsb) oleh usaha (tanam-tanaman, sawah, tanah, ladang, hutan, dsb): kemerdekaan kita ini adalah -- perjuangan rakyat; -- sawahnya cukup untuk hidup setahun; barang-barang -- industri dalam negeri sudah banyak yg diekspor ke luar negeri; obat suntik ini -- penyelidikan yg dilakukan bertahun-tahun; (2) n pendapatan; perolehan; buah: hingga kini, usaha kita belum tampak -- nya; rumahmu ini kalau disewakan lumayan juga -- nya; (3) n akibat; kesudahan (dr pertandingan, ujian, dsb): demikianlah -- perbuatanmu yg tidak bertanggung jawab itu; -- pertandingan itu ialah 2-0 untuk kemenangan kesebelasan kita; (4) n pajak; sewa tanah; (5) cak v berhasil; mendapat hasil; tidak gagal: berkat kekerasan hatinya -- juga maksudnya
helioterapi he.li.o.te.ra.pi [n] pengobatan dng berjemur di bawah panas atau sinar matahari (mandi sinar matahari untuk menyembuhkan penyakit)
hemostatik he.mo.sta.tik [n Far] obat atau bahan lain yg apabila digunakan (sbg obat luar) akan menghentikan atau memperlambat aliran darah dng mempercepat pembekuan (pd luka)
hidroterapi hid.ro.te.ra.pi [n] pengobatan luar dng menggunakan air (panas atau dingin)
hiosiamina hi.o.si.a.mi.na [n Kim] alkaloid beracun untuk obat
hiosin hi.o.sin [n Kim] alkaloid bersifat racun yg digunakan untuk obat hipnosis dan penekan saraf
ilat-ilatan ilat-ilat.an [n] pohon yg tingginya dapat mencapai 27 m, tumbuh liar di tanah datar dan pegunungan rendah, getah kulit batangnya dapat digunakan untuk obat bisul (supaya lekas pecah); pangsar; Ficus callosa
ilmu kedokteran ilmu tt penyakit pd organisme manusia atau hewan, serta cara dan metode pengobatannya
ilmu kiat kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi
ilmu putih ilmu batin yg digunakan untuk melawan ilmu hitam (untuk mengobati orang sakit, orang kena guna-guna, mengusir setan, dsb)
ilmu serum pengetahuan tt hal, sifat, dan reaksi serum darah serta cara mengobati penyakit dng berbagai serum
ilmu tib ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu kedokteran
imbauan im.bau.an [n] panggilan; permintaan (seruan); ajakan: tiap bulan ia pulang kampung krn ~ sanak saudara dan alam tempat ia dilahirkan
inas [n] bisul pd tengkuk: minumlah jamu cuci darah untuk mengobati -- mu itu
infus in.fus [n] pemasukan obat dsb (berupa cairan) tanpa tekanan istimewa melalui pembuluh darah atau rongga badan
inggu ing.gu [n] (1) getah tumbuhan yg dikentalkan, baunya tidak sedap, dibuat obat; Asa foetida; (2) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap; Ruta angustifolia [n] ikan poleng; Holacanthus atau Amphiphrion
insektisida in.sek.ti.si.da [n] senyawa kimia yg digunakan untuk membunuh serangga (biasanya dng mengusapkan atau menyemprotkannya); obat pembunuh serangga
intramuskuler in.tra.mus.ku.ler [a Dok] mengenai pemasuk-an (tt suntikan) ke dl otot: obat suntik tidak dimasukkan secara intravena, melainkan --
intravena in.tra.ve.na [a Dok] mengenai pemasukan (tt suntikan ke dl pembuluh darah: dia kemudian mendapat obat suntik yg diberikan secara --
isi negeri isi kampung
isi pulau isi kampung
jadam ja.dam [n] (1) pati kayu gaharu berwarna hitam, biasa dipakai untuk obat perut dsb; (2) nama campuran logam berwarna biru tua, untuk melapis dan menghitamkan perak dsb
jago ja.go [n] (1) ayam jantan (yg berumur lebih dr 12 bulan): ia memiara -- yg bagus sekali untuk pejantan bagi ayam-ayam betina piaraannya; (2) calon utama (dl suatu pemilihan): ia diajukan sbg -- dl pemilihan lurah di desanya; (3) orang yg terkemuka; pemuka; penganjur: dialah -- dl pergerakan rakyat melawan penjajah; (4) juara; kampiun: ia -- bulutangkis di kampungnya; (5) yg diharapkan jadi pemenang: -- saya dl pacuan kuda itu adalah kuda cokelat berbelang putih
jaha ja.ha [n] (1) pohon rimba yg besar, buahnya yg masak biasa digunakan sbg obat, bahan untuk mengecat atau menyamak kulit, bahan untuk membuat tinta, dan zat warna; Terminalia belerica; (2) buah jaha
jahe ja.he [n] (1) tumbuhan berakar tunggang (umbinya pedas rasanya, dipakai sbg aromatik, bumbu dapur, atau obat), berdaun lonjong dan lancip, bunganya berbulir; halia; Zingiber officinale; (2) umbi jahe
jaja ja.ja [v] ber.ja.ja v pergi berkeliling membawa dan menawarkan barang dagangan (supaya dibeli orang): ~ kue sekeliling kampung
jalan lingkungan jalan di dl kampung
jamah ja.mah [v] men.ja.mah 1 v menyentuh dng jari; meraba; memegang: ia ~ tubuh orang itu; (2) ki meniduri; menodai: pemuda itu telah ~ gadis kampung itu
jampi jam.pi [n] kata-kata atau kalimat yg dibaca atau diucapkan, dapat mendatangkan daya gaib (untuk mengobati penyakit dsb); mantra
jamu ja.mu [n] obat yg dibuat dr akar-akaran, daun-daunan, dsb [n] orang yg datang berkunjung (bertandang, melawat, dsb); (te)tamu
jamur brama jamur berbentuk kerang, berbatang pendek, untuk obat sakit perut, obat kencing nanah, dan obat gosok tulang linu; cendawan merah; Boletus sanguineus; -- karat jamur yg tergolong jenis Pucciniales
jarum suntik peranti kedokteran yg bentuknya spt jarum, berlubang di dalamnya untuk memasukkan cairan obat ke dl badan melalui pembuluh darah
jatuh ja.tuh [v] (1) (terlepas dan) turun atau meluncur ke bawah dng cepat karena gravitasi bumi (baik ketika masih dl gerakan turun maupun sesudah sampai ke tanah dsb): tabung kaca itu -- dan hancur; (2) turun banyak (harga, nilai, dsb); merosot: harga mobil di pasar bebas --; (3) sampai ke ...; tiba di ...; kena pd ...; tembus ke ...; ditujukan ke: jalan kecil ini -- ke Kampung Ambon; teranglah sindiran itu kpd saya -- nya; (4) bertepatan dng; berbetulan dng; tepat pd: perayaan triwindu -- pd hari Selasa, tanggal 15 bulan Maret; (5) berhenti memegang kekuasaan (tt pemerintah, kabinet, dsb): (6) bangkrut (tt toko, kongsi, dsb); (7) kalah atau dirampas musuh (kota, benteng, dsb); (8) tidak lulus (dl ujian); gagal (dl usaha); sangat menderita (rugi, sengsara, dsb); (9) tidak tahan lagi (oleh godaan, penderitaan, cobaan, dsb); (10) menjadi (sakit, miskin, cinta, dsb): -- miskin
jelang je.lang [v] , men.je.lang v (1) mengunjungi; menengok; menjenguk; menghadap: sudah lama ia tidak ~ ibunya; (2) dialamatkan kpd; ditujukan kpd (pd alamat surat): ~ karibku Polan, Jalan Lembang, Jakarta Pusat; (3) menghadap; menyongsong: ~ tahun baru kita memperbaharui tekad untuk maju; (4) hampir: ~ tengah hari baru ia sampai ke kampung halamannya; (5) melihat; memandangi: ~ bulan purnama [Mk a] cair; encer (tt susu dsb)
jemputan jem.put.an [n] (1) undangan; ajakan; (2) Mk peminangan kpd orang laki-laki untuk dijadikan menantu: bangsawan itu telah menerima lima ~ dr dara-dara sekampungnya; (3) Mk uang atau barang yg akan diserahkan kpd pihak calon pengantin laki-laki; (4) (kendaraan) yg dipakai menjemput: mobil ~; (5) tindak menjemput: saya tidak perlu ~ oleh siapa pun
jengkol jeng.kol [n] (1) pohon yg tingginya sampai 25 m, daunnya rimbun, buahnya gepeng bundar polong, rumpunnya berbelit, biasanya berisi 5-7 biji yg berbau tidak sedap, dan dapat menyebabkan sakit (bila kencing) jika terlalu banyak dimakan; jering; Pithecellobium lobatum; (2) buah jengkol
jenu je.nu [Jw n] obat untuk meracuni ikan; tuba
jerangau je.ra.ngau [n] (1) tumbuhan tahunan yg umbinya dapat digunakan sbg obat atau campuran beberapa jenis minuman keras, akarnya dapat digunakan sbg bahan ramuan obat, bumbu dapur, dan insektisida; Acorus calamus; (2) akar (umbi) jerangau
jeruk kingkit perdu yg tingginya 1,55-2,2 m ditanam sbg pagar, buahnya mengandung zat lengket, untuk lem, bijinya direbus untuk obat batuk; Trikasia aurantifolia
jinsom jin.som [n] akar untuk ramuan obat kuat
jintan jin.tan [n] (1) tumbuhan menjalar yg bijinya dapat dipakai untuk rempah-rempah dan untuk obat-obatan; Carum roxburghianum; (2) biji-bijian berbentuk agak pipih lembut, berwarna kuning kecokelat-cokelatan, berbau sedap, dipakai untuk rempah-rempah atau ramuan obat
jintan hitam semak rendah, daunnya berbau segar, bijinya mengandung minyak asiri dan lemak, digunakan untuk rempah-rempah dan campuran obat-obatan, msl untuk obat sakit perut; Nigella sativa; -- putih Cuminum cyminum
jodoh jo.doh [n] orang yg cocok menjadi suami atau istri; pasangan hidup; imbangan: berhati-hatilah dl memilih --; (2) n sesuatu yg cocok sehingga menjadi sepasang; pasangan: mana -- sepatu ini; (3) a cocok; tepat: ia telah meminum obat itu, tetapi tidak --
johar jo.har [Jw n] (1) pohon yg tumbuh di daerah tropis, tingginya mencapai 20 m, biasa ditanam sbg pohon peneduh atau tanaman pagar, berbunga sepanjang tahun, bunganya malai, kuntumnya berwarna kuning, buahnya polong pipih dan panjang berwarna cokelat, daunnya dipergunakan sbg ramuan obat sakit malaria; Cassia siamea; (2) daun johar [n] intan; jauhar
jukut ju.kut [n] (1) rumput (untuk ramuan obat demam atau obat sakit panas); (2) ulam
julab ju.lab [n] obat pencuci perut; pencahar
jumeneng ju.me.neng, ju.me.neng.an [Jw n] (1) upacara penobatan raja atau ratu; (2) peringatan peristiwa penobatan raja atau ratu yg sedang memerintah
juru resep orang yg menangani resep obat; orang yg paham tt resep obat
kalomel ka.lo.mel [n] obat pencuci perut; urus-urus
kambing kam.bing [n] binatang pemamah biak dan pemakan rumput (daun-daunan), berkuku genap, tanduknya bergeronggang, biasanya dipelihara sbg hewan ternak untuk diambil daging, susu, kadang-kadang bulunya; Capra [n] rumput -- tanaman untuk mengobati luka [n] ikan -- , Pomacanthus annuliris
kamis putih [Kris] hari Kamis menjelang hari raya Paskah sbg peringatan hari wafatnya Isa Almasih, diisi dng kegiatan ibadat pertobatan atau penyucian diri
kamomil ka.mo.mil [n ] (1) tumbuhan berbau keras, ekstrak bunga dan daunnya untuk obat; (2) daun kamomil; (3) bunga kamomil
kamper kam.per [n] kristal (hablur) yg mudah menguap, terbuat dr getah pohon kapur barus, digunakan sbg bahan antihama atau untuk campuran obat-obatan; kapur barus [n] (1) pohon asli dr Cina, termasuk suku medang, tinggi pohon antara 20-30 m, daun bertulang utama tiga, buahnya bulat panjang, berdaging, jika masak berwarna hitam, tumbuh pd tanah lempung berpasir di daerah pegunungan dng ketinggian 600-1.500 m di atas permukaan laut; Cinnamomum comphon; (2) kayu kamper
kanang ka.nang [n] (1) pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat kudis atau sering dijadikan makanan ayam sabung (supaya kuat dan galak dl bersabung), kulit rantingnya dipakai untuk tali, dan buahnya dipergunakan untuk perekat; (2) daun kanang; (3) kulit kanang; (4) buah kanang
kandang kan.dang [n] (1) bangunan tempat tinggal binatang; ruang berpagar tempat memelihara binatang: kucing tidak pernah dipelihara dl --; (2) ruang yg diberi pagar atau batas dsb; garis dsb pd tepi halaman buku; kalangan; (3) cak garasi; (4) ki tempat tinggal; kampung; negeri: dia menang bertanding di -- sendiri
kandang jepit kandang untuk memeriksa dan mengobati ternak yg sakit (biasanya terbuat dr kayu atau bambu)
kaolin ka.o.lin [n] tanah liat lunak, halus, dan putih, terjadi dr pelapukan batuan granit, dijadikan bahan untuk membuat porselen atau untuk bahan campuran membuat kain tenun (kertas, karet, obat-obatan, dsb); tanah liat cina: bahan mineral -- telah ditemukan di daerah pegunungan itu
kapsul kap.sul [n] (1) pembungkus kecil dr sejenis agar-agar tempat obat yg harus ditelan; (2) ruang khusus yg bertekanan udara tertentu yg digunakan oleh penerbang ruang angkasa (astronaut) dl penerbangan ke angkasa luar: para astronaut bersiap-siap masuk ke dl -- setelah persiapan untuk melakukan penerbangan selesai
kapur ka.pur [n] bahan serbuk yg putih warnanya, diperoleh dr batu putih (sisa-sisa organisme laut) yg dibakar, digunakan sbg campuran makan sirih, pemutih dinding, bahan obat-obatan, dsb [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai untuk bahan membuat kayu lapis dsb; (2) kayu kapur
kardamunggu kar.da.mung.gu [n] tanaman tropis yg berdaun hijau lebar dan berbulu, bijinya dipakai sbg rempah-rempah dan obat; Elettaria cardamomum
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
kasai ka.sai [n] (1) bau-bauan untuk mencuci rambut: saya membuat -- dr sari air mawar; (2) bedak basah yg harum baunya untuk melulur dan mengharumkan kulit tubuh; bedak wangi: di mana kamu membeli -- ini? [n] tumbuhan yg pohon kayunya untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat sakit kepala, daunnya untuk obat demam; Pometia pinnata [n] nama ikan laut; -- janggut, Setipinnataty; -- minyak, Thrissoeles mystax
kastroli kas.tro.li [n] obat pencuci perut yg dibuat dr minyak jarak: selain garam inggris, -- pun dapat pula digunakan sbg obat pencuci perut
kasuarina ka.su.a.ri.na [n] pohon yg hidup di daratan atau pantai, kayunya berukuran besar dan berat, kulit pohonnya dapat digunakan sbg obat diare, disentri, dsb; Cassuarina equiaetifolia
katarsis ka.tar.sis [n] (1) Kris penyucian diri yg membawa pembaruan rohani dan pelepasan dr ketegangan; (2) Psi cara pengobatan orang yg berpenyakit saraf dng membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dng bebas; (3) Sas kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis
katartik ka.tar.tik [n Far] obat yg menyebabkan keluarnya tinja
kawin ka.win [v] membentuk keluarga dng lawan jenis; bersuami atau beristri; menikah: ia -- dng anak kepala kampung; (2) v melakukan hubungan kelamin; berkelamin (untuk hewan); (3) v cak bersetubuh: -- sudah, menikah belum; (4) n perkawinan [kl v] , me.nga.win v memegang ayam pd kedua kaki dan kedua sayapnya dsb untuk disembelih
kayu angin tumbuhan yg menempel pd kulit pohon spt halnya benalu, bentuknya mirip benang berwarna hijau kelabu dan dapat mencapai tinggi 30 cm, posisinya menjuntai, berkhasiat untuk obat batuk dan menolak angin, (umumnya terdapat di daerah berhawa dingin atau di pegunungan); Usnea misaminensis
kayu rapat tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; Parameria barbara; (2) kulit kayu rapat
kayu sepat pohon, buah, dan daunnya dibuat obat sakit buang-buang air; Macaranya triloba; (2) buah kayu sepat; (3) daun kayu sepat
kayu timur kulit kayu (dr pohon Peltophorum pterocarpum) yg dibuat obat-obatan; -- ular pohon, Strychos lingustrina; -- urang pohon, kayunya keras, Erythroxylon cuneatum
keampuhan ke.am.puh.an [n] (1) kekuatan (yg luar biasa); kesaktian; (2) kemanjuran (tt obat dsb); (3) daya pengaruh yg luar biasa [n] kebanjiran
kebencian ke.ben.ci.an [n] (1) perasaan benci; sifat-sifat benci: motif pemberontakan itu ialah -- thd kaum penjajah; (2) sesuatu yg dibenci: judi merupakan -- orang dl kampung itu
kebilangan ke.bi.lang.an [n] kenamaan (termasyhur, terkemuka, dsb): beliau termasuk orang -- di kampungnya
kecibeling ke.ci.be.ling [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat untuk menghancurkan batu ginjal; Strobilanthes crispus; (2) daun kecibeling
kedangkai ke.dang.kai [n] tumbuhan yg tingginya mencapai 10 m, besar 20-30 cm, kulitnya dapat dibuat tali, daunnya dibuat obat; Glochidion molle
kedaung ke.da.ung [n] (1) pohon kayu besar yg berbuah polong (spt buah petai), dapat dibuat obat, bijinya berwarna hitam dan tidak berbau; Parkia roxburghii; (2) biji kedaung
kedekai ke.de.kai [n] (1) pohon yg buahnya untuk ramuan obat; Terminalis chebula; (2) buah dr pohon kedekai
kedekik ke.de.kik [Lihat {kedekai}] [n] obat semacam garam yg berwarna hijau untuk mencegah kerusakan gigi: ia setiap hari menggosok gigi dng -- supaya giginya tidak mudah rusak [v] ke.de.kak-ke.de.kik v bekerja membanting tulang
kedokteran ke.dok.ter.an [n] segala sesuatu yg berhubungan dng dokter atau pengobatan penyakit
keefektifan ke.e.fek.tif.an [n] (1) keadaan berpengaruh; hal berkesan; (2) kemanjuran; kemujaraban (tt obat); (3) keberhasilan (tt usaha, tindakan); kemangkusan; (4) hal mulai berlakunya (tt undang- undang, peraturan)
kejamas ke.ja.mas [n] ramuan atau obat tradisional untuk mencuci rambut; langir
kekikiran ke.ki.kir.an [n] perihal (sifat) kikir: ~ lintah darat itu terkenal di seluruh kampung
kelabat ke.la.bat [n] (1) tumbuhan yg dibudidayakan, bijinya dibuat campuran param atau digunakan sbg rempah, akarnya dapat dibuat obat-obatan; halba; Trigonella foenumgraecum; (2) biji kelabat; (3) akar kelabat
kelakanji ke.la.kan.ji [n] (1) tumbuhan yg berbatang ramping, tumbuh di sela-sela rumput, berkhasiat untuk obat disentri; (2) daun kela kanji
kelapa hijau kelapa yg sabut mudanya, apabila dikupas, berwarna ungu, berguna untuk obat
kelasi ke.la.si [n] (1) awak kapal dng pangkat yg terendah; matros; (2) golongan pangkat paling rendah dl angkatan laut, mencakupi kelasi kepala, kelasi satu, dan kelasi dua [n] kera yg berhidung panjang; Hylobates leuciscus
kelemayuh ke.le.ma.yuh [n] (1) pohon, kulit batangnya dapat dibuat obat; (2) kulit kelemayuh [n] penyakit yg disebabkan oleh matinya jaringan tubuh; gangraena
kelentit ke.len.tit [n] daging atau gumpal jaringan kecil yg terdapat pd ujung lubang vulva (lubang pukas); klitoris; coles feminimus [n] tumbuhan rumput, biasa digunakan untuk obat; Clitoria ternatea
kelinci percobaan kelinci yg dipelihara untuk mencobakan obat-obat, bahan kimia, dsb, yg masih dl penyelidikan; (2) ki orang yg pertama-tama dimanfaatkan sbg percobaan
kelor ke.lor [n] (1) pohon merunggai, daunnya dibuat sayur atau obat; Moringa oleifera; (2) daun kelor; kelentang
kemanjuran ke.man.jur.an [n] keadaan (hal, sifat) manjur: -- obat itu telah terbukti
kembang semangkok pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut, Scaphium affinis
kemejan ke.me.jan [n] jenis hiu kia-kia; Zhinobatidae
kemopsikiatri ke.mo.psi.ki.a.tri [n Dok] penggunaan obat dl pengobatan gangguan mental dan emosional; psikofarmakologi
kempunan kem.pu.nan [n] (1) hal sangat ingin (akan); keadaan selalu ingat krn sangat ingin (akan): setelah sepuluh tahun di perantauan, ia pun -- pulang ke kampung; (2) dl kesukaran (kebingungan, kebimbangan, serba salah, merugi, dsb); (3) keadaan merasa sangat celaka (krn kecewa sekali dsb): konon takkan lepas dr -- hidup sebatang kara di negeri orang
kemukus ke.mu.kus [n] tumbuhan merambat (asli Indonesia) termasuk suku lada-ladaan, daun berbentuk bulat telur dng ujung meruncing dan berbulu pd bagian bawah, bunga berupa butir, buah berbentuk bundar merah digunakan sbg obat penyakit kelamin, desentri, penyakit saluran kencing, dan bronkitis; lada berekor; Piper cubeba [n] bintang berekor; komet
kemunting ke.mun.ting [n] (1) tumbuhan perdu, daunnya dapat dimakan, berasa sepat, biasa digunakan untuk ramuan obat sakit perut; Rhodomyrtus tomentosa; (2) daun kemunting; -- bukit tumbuhan melata, Anplectrum divaricatum
kemutul ke.mu.tul [n] (1) pohon yg kayunya keras dan liat, getahnya biasa dipakai untuk obat kudis, Cratoxylon formosum; (2) kayu kemutul
kena sembur kena jampi-jampi (kunyahan obat-obatan dsb yg disemprotkan dr mulut); (2) cak kena marah; dimaki-maki
kencur ken.cur [n] (1) tanaman yg mempunyai akar batang yg tertanam di dl tanah, biasa dipakai untuk bahan rempah-rempah dan ramuan obat; cekur; Kaempferia galanga; (2) umbi kencur; (3) ki belum banyak pengalaman; belum banyak mengetahui dunia luar: anak itu masih -- belum tahu liku-liku dunia ini; (4) ki belum dewasa; di bawah umur: anak masih bau -- sudah berpacaran
kenidai ke.ni.dai [n] (1) pohon yg tingginya antara 8-20 m, tumbuh di daerah tropis dan subtropis di pesisir pantai, daunnya dapat dijadikan obat perut; Bridelia (bermacam-macam jenisnya spt -- babi, Bridelia stipularis; -- hutan, Bridelia pustalata; (2) daun kenidai
kentut ken.tut, ken.tut.an [n] (1) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan untuk obat sakit perut dsb; Paederia foetida; (2) daun kentutan
kepuh ke.puh , me.nge.puh v melembung (menggelembung) krn penuh berisi angin atau kena angin (tt layar dsb) [n] (1) pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah sbg obat untuk menghentikan perdarahan pd hidung, bijinya hitam dapat digunakan sbg obat batuk, mengandung minyak yg biasa digunakan sbg minyak goreng atau minyak lampu; Sterculia foetida; (2) biji kepuh , ke.puh-ke.puh n selepa tempat gambir, pinang, tembakau, dsb untuk makan sirih
kepulaga ke.pu.la.ga [n] (1) tumbuhan, bijinya dibuat obat dsb, berbau harum; Amomum cardamomum; (2) biji kepulaga
keramunting ke.ra.mun.ting [n] (1) tumbuhan yg tingginya antara 0,5 m-1,25 m, bunganya indah berwarna merah hijau, buahnya bulat berwarna merah kecokelat-cokelatan dan enak dimakan, daunnya dapat digunakan sbg obat luka; kemunting; Rhodomyrtus tomentosa; (2) buah keramunting
keras tulang tumbuhan yg akarnya dapat dibuat menjadi kapur barus, daunnya dibuat obat, Chilorantus officinalis; (2) ki kuat
kermak ker.mak [n] (1) tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat sakit kepala; Alternanthera sessilis; (2) daun kermak
kermak jantan tumbuhan obat; Eclipta alba
keroyok ke.ro.yok [v] , me.nge.ro.yok v menyerang beramai-ramai (orang banyak): orang kampung serentak ~ dan memukuli pencopet yg tertangkap basah itu
kerubut ke.ru.but [v] , me.nge.ru.buti v (1) datang banyak-banyak hendak melihat, membeli, dsb; mengerubungi: pagi-pagi anak-anak sudah ~ tukang es; (2) mengeroyok: para pemuda sudah siap ~ penjahat yg akan mengganggu kampungnya [n] benalu yg banyak bunganya; ambai-ambai; Rafflesia hasseltii
kesimbukan ke.sim.bu.kan [n] (1) tumbuhan, daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan sbg obat sakit perut atau dimasak bersama parutan kelapa muda, sbg botok; Saprosma arboreum; (2) daun kesimbukan
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
ketua ke.tua [n] (1) orang yg tertua dan banyak pengalamannya (dl suatu kampung dsb); (2) orang yg mengepalai atau memimpin (rapat, dewan, perkumpulan, dsb)
ketumpang ke.tum.pang [n] (1) tumbuhan perdu, tumbuh di tempat lembap, digunakan sbg campuran obat kejang perut; (2) daun ketumpang
kewarasan ke.wa.ras.an [n cak] kesehatan jasmani dan rohani: setelah dibawa ke dokter dan diobati, ~ anak itu bertambah baik
khasiat kha.si.at [n] faedah (kegunaan) yg bersifat khas; kekuatan (kegunaan, faedah) yg istimewa (tt obat, azimat, dsb): sekarang sedang diselidiki -- obat-obatan Indonesia asli
kias ki.as [n] (1) perbandingan (persamaan); ibarat; contoh yg telah ada (terjadi): berita itu hendaklah diambil -- nya saja; (2) sindiran: ia sama sekali tidak merasakan -- temannya itu; (3) contoh (model) yg telah ada; analogi: kata "pemuda-pemudi" sebenarnya mengambil -- kata "putra-putri"; (4) alasan (hukum) yg berdasarkan perbandingan atau persamaan dng hal yg telah terjadi (dl hukum Islam) [n] kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi; ilmu kias, ilmu sihir
kijang-kijang ki.jang-ki.jang [n] karang berduri, warnanya merah, dan dipakai sbg obat
kimia farmasi cabang kimia tt susunan, pembuatan, dan pengujian obat-obatan
kina ki.na [n] (1) pohon yg termasuk genus Cinchona, rasa kulit batangnya sangat pahit, digunakan sbg obat antimalaria; Chinchona succirubra; (2) kulit kina
kinine ki.ni.ne [n] obat berupa pil dibuat dr kulit pohon kina; obat (pil) antimalaria
kirap ki.rap [v] me.ngi.rap v (1) ark mengepak-ngepakkan (sayap); (2) menangkis-nangkiskan (perisai) naik turun; (3) lenyap; hilang: lambat laun peristiwa itu ~ dr ingatannya; ~ sayap ki pergi meninggalkan kampung halaman; merantau: dia harus ~ sayap untuk menghidupi keluarganya
kiris ki.ris [n] (1) pohon kayu, akarnya dipakai untuk ramuan obat dan buahnya dapat dimakan, Belamcanda chinensis; (2) akar kiris; (3) buah kiris
klenik kle.nik [n cak] kegiatan perdukunan (pengobatan dsb) dng cara-cara yg sangat rahasia dan tidak masuk akal, tetapi dipercayai oleh banyak orang
klinik kli.nik [n Dok] (1) (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran melakukan pengamatan thd kasus penyakit yg diderita para pasien; (2) balai pengobatan khusus: -- keluarga berencana; -- penyakit paru-paru; (3) organisasi kesehatan yg bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya thd satu macam gangguan kesehatan
klinisi kli.ni.si [n] orang yg berkecimpung dl bidang pengembangan ilmu kedokteran: dng susah payah, para -- berusaha menemukan obat penyakit kanker
kloral klo.ral [n Kim] zat cair spt minyak tanpa warna (CCL3CHO) terbentuk dr klor dan alkohol dan dapat merangsang rasa mengantuk (kadang-kadang digunakan sbg obat tidur)
klorokuin klo.ro.ku.in [n Far] obat penyakit malaria (biasanya berupa tablet); C18H26ClN3
kocok ko.cok [v] guncang (tt obat dl botol dsb): -- dulu obat itu sebelum diminum
kodein ko.de.in [n Dok] alkaloid bersifat narkotik lembut, terbuat dr candu, biasanya untuk mengobati batuk berat; C18H21NO
kokaina ko.ka.i.na [n] (1) Far zat dr daun koka, dipakai sbg obat pembiusan setempat sehingga tidak berasa sakit; (2) Kim zat tanpa warna, sangat sukar larut dl air, larut dl 10 bagian etanol, diperoleh dr daun koka; Erythroxylium coca dan Erythroxylium truxillense; C17H21NO4
kokainisasi ko.ka.i.ni.sa.si [n Dok] pembiusan atau pengobatan dng kokaina
kola ko.la [n] (1) Bot tumbuhan yg termasuk keluarga Sterculiaceae, bijinya mengandung kafeina, dapat dipakai sbg obat penyegar (antara lain, dicampurkan ke dl minuman dingin); (2) biji kola
kolesom ko.le.som [n Far] akar yg dibuat obat kuat; ginseng
komidi ko.mi.di [n] (1) pertunjukan berbagai kepandaian gerak badan (menjengkolet, meniti kawat, dsb); akrobat; (2) pertunjukan keterampilan: -- kuda
konsultasi medis perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan yg bertujuan mencari penyebab timbulnya penyakit dan menentukan cara pengobatannya
kontrasepsi kon.tra.sep.si [n] cara untuk mencegah kehamilan (dng menggunakan alat atau obat pencegah kehamilan, spt spiral, kondom, pil antihamil)
kontraseptif kon.tra.sep.tif [a] bersifat mencegah kehamilan: harus dipertimbangkan juga akibat sampingan dr penggunaan obat --
konvulsan kon.vul.san [n Far] obat yg menyebabkan kenyang
kopaiba ko.pa.i.ba [n Kim] resin aromatik yg digunakan untuk obat
korano ko.ra.no [n] kepala kampung (di Irian)
koreng ko.reng [a] loreng; coreng; belang: anjing -- [n] luka yg bernanah dan membusuk; borok: salep ini sangat manjur untuk mengobati --
korong ko.rong [n] daerah (bagian) yg termasuk dl lingkungan kampung; lingkungan kampung: saya dilahirkan dan dibesarkan dl -- kampung yg masih mempertahankan adat istiadat
korosif ko.ro.sif [n] (1) Far obat yg mengikis jaringan organ secara kimia atau secara peradangan; (2) bahan yg menyebabkan pengikisan
kosmetik kos.me.tik /kosmEtik/ (1) a berhubungan dng kecantikan (tt corak kulit); (2) n obat (bahan) untuk mempercantik wajah, kulit, rambut, dsb (spt bedak, pemerah bibir)
koyok ko.yok [n] anjing yg tidak dipiara orang; anjing liar [n] obat tempel (spt plester) yg berkhasiat menyembuhkan rematik, keseleo, dan masuk angin
kulim ku.lim [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 25 m, tumbuh di hutan dataran rendah, kulit pohonnya menghasilkan tanin, buahnya untuk obat, kayunya kuat dan tahan lama, dapat dijadikan bahan bangunan, bantalan kereta api, tiang listrik (telepon), bahan industri, kayu lapis, dan bahan pembuat kapal; Scorodocarpus borneensis; (2) buah kulim; (3) kayu kulim
kulit lawang pohon, kulitnya dibuat rempah-rempah dan minyaknya dibuat obat; Cinnamomun culilawan
kulit manis pohon yg kulitnya manis (banyak dijadikan bahan rempah-rempah dan bahan obat); Cinnamomun burmani
kumis kucing ku.mis ku.cing [n] (1) tumbuhan, bunganya menyerupai kumis kucing, daunnya direbus untuk obat penyakit ginjal; Orthosiphon grandiflorus; (2) bunga kumis kucing; (3) daun kumis kucing
kumpul kum.pul [v] ber.kum.pul v (1) bersama-sama menjadi satu kesatuan atau kelompok (tidak terpisah-pisah): karyawan ~ di halaman kantor untuk mengadakan upacara; (2) berhimpun; berkampung; berapat (bersidang): mahasiswa diminta ~ di auditorium untuk mendengarkan ceramah; (3) berkerumun: setiap hari banyak orang ~ di ujung jalan itu
kumuh ku.muh [a] cemar (tt wilayah, kampung, dsb); kotor: ia terpaksa tinggal di daerah --
kungki kung.ki [n] (1) pohon yg kayunya dibuat lesung dsb, kulitnya dibuat obat luka yg bernanah, Pametia pinnata; (2) ark kayu kungki; (3) kulit kungki
kunyit ku.nyit [n] (1) tumbuhan, suku Zingiberaceae, marga Curcuma, banyak digunakan dl masakan, msl sbg bumbu penyedap, pemberi warna kuning, dan dapat membuat makanan lebih awet, dapat juga digunakan sbg obat; Curcuma domestica atau Curcuma longa; (2) umbi kunyit
kuping menjangan tumbuhan yg akar dan daunnya digunakan sbg obat batuk, Plantago major
kupur ku.pur [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat batuk, akarnya direbus untuk obat disentri; Rubus moluccanus; (2) daun kupur; (3) akar kupur
kuratif ku.ra.tif [a] (dapat) menolong menyembuhkan (penyakit dsb); mempunyai daya untuk mengobati: daya -- dr sinar matahari dan air laut telah lama dikenal orang
label la.bel [n] (1) sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; (2) etiket; merek dagang; (3) petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; (4) petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; (5) catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb
ladan la.dan [n] (1) pohon yg menghasilkan damar untuk perabot atau ramuan obat; (2) perekat yg dibuat dr damar
laksatif lak.sa.tif [n Far] obat untuk mengeluarkan tinja dr saluran pencernaan makanan (spt kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
lamdukpai lam.duk.pai [n] tumbuhan melilit, akarnya dipakai untuk obat penyakit cacar; empis musang
landas lan.das [n] alas; tumpuan [n] , -- bukit 1 pohon kecil, kayunya yg putih dan lunak untuk gagang pisau, getahnya untuk lem, rebusan daun dan buahnya untuk obat buang-buang air; Macaranga triloba; (2) kayu, daun, getah landas bukit
langir antiketombe cairan sabun pencuci rambut yg mengandung obat penghilang ketombe
langlang lang.lang [n] orang-orang yg meronda; penjaga keamanan kampung
lanolin la.no.lin [n Kim] zat mirip lilin yg diperoleh dr lemak bulu domba, digunakan sbg bahan dasar untuk obat luar dan kosmetik
larai la.rai [v] me.la.rai v (1) memisahkan; menceraikan: ia berusaha untuk ~ orang yg berhantam itu; (2) menghindarkan; membuang; menawarkan: obat ini dapat ~ penyakit malaria
larat la.rat [v] (1) hanyut dan tidak menyangkut: sauh kapal itu -- hingga tidak dapat mengait dasar laut; (2) bertambah jauh (panjang, luas, mendalam, dsb): sakitnya bertambah --; kalau tidak kuat, -- jadi penyakit; (3) pergi jauh meninggalkan kampung halaman; mengembara; merantau: kita telah lama -- ke negeri orang untuk mencari peruntungan; (4) ki sedih sekali; melantur-lantur (tt perasaan dan pikiran): -- pikirannya; (5) ki terharu (tt perasaan); iba: -- hatinya mendengar perkataan anak itu [ark a] dapat; mampu; sanggup [n] anggrek, Dendrobium phalaenopsis
lebai le.bai [n] pegawai masjid atau orang yg mengurus suatu pekerjaan yg bertalian dng agama Islam di dusun (kampung)
leban le.ban [n] (1) pohon yg kayunya putih kekuning-kuningan, kulit dan daunnya (yg lebih besar dp daun kenari) biasa digunakan untuk obat; Vilex pubescens (ada beberapa jenisnya, spt -- bunga, -- kunyit); (2) kulit (daun) leban
lebur le.bur [a] (1) luluh atau hancur mencair (tt logam yg dipanaskan): baik besi maupun baja -- apabila dipanaskan dl suhu yg tinggi; (2) ki rusak binasa; punah sama sekali: seluruh kampung -- oleh gempa yg dahsyat itu [n] ke.le.bur.an ark n lubang yg dalam (untuk menangkap binatang besar dsb); pelubang [Lihat {debur}]
leluing le.lu.ing [n] (1) pohon kayu yg buahnya, jika dicampur dedak, baik untuk makanan itik petelur, dapat juga ditumbuk halus dicampur dng bawang merah, daun turi putih dan adas sbg obat kutil; Ficus hispida; (2) buah dr pohon leluing ? luing
lembur lem.bur [n] pekerjaan dinas yg dikerjakan di luar jam (waktu) dinas: hari ini tidak ada -- , semua karyawan boleh pulang spt biasa [Lihat {lambur}] [Lihat {limbur}] [Sd n] bagian kampung yg merupakan kesatuan
lempuyang lem.pu.yang [n] (1) tumbuhan menyerupai jahe, umbinya dipakai untuk obat pelancar peredaran darah, pegal, linu, dsb; Zingiber; (2) umbi lempuyang
lempuyang emprit lempuyang pahit, berimpang kecil, berwarna kuning, berasa pedas dan pahit, baunya tidak merangsang, tumbuh liar di hutan dan menyukai tempat lembap, tumbuhan muda berguna untuk aroma penyedap masakan dan lalap, rimpang tua untuk bahan jamu, dapat menghasilkan minyak asiri; Zingiber americanas; -- gajah lempuyang besar, mempunyai rimpang besar, berwarna kuning, berbau wangi, berbunga putih kekuning-kuningan, ditanam di kebun, rimpang muda untuk lalap, air rebusannya untuk obat berbagai macam penyakit, Zingiber zerumbeth
lempuyang pahit lempuyang emprit; -- wangi lempuyang berimpang harum, berasa pahit, pedas, berserat banyak, ditanam di pekarangan dan untuk obat campuran param, Zingiber aromaticum
lenggundi leng.gun.di [n] (1) tumbuhan perdu, berbatang segi empat, banyak cabangnya, bunganya berwarna ungu kebiru-biruan, buahnya bulat berwarna hitam, kulitnya keras, daunnya berbau harum dan berkhasiat sbg obat; Vitex trifolia; (2) daun lenggundi
lengket leng.ket [a] lekat /lEngkEt/, leng.ket-leng.ket n tumbuhan yg dapat digunakan untuk pupuk hijau, rambatannya 0,5-1,5 m, tumbuh di daerah tropis, daunnya untuk obat bisul; Clitoria Laurifolia
lengkuas leng.ku.as [n] tanaman berumbi, umbinya berserat kasar agak keras, berwarna putih kecokelat-cokelatan atau kekuning- ku; ningan, dipakai untuk bumbu atau obat; laos; Alpinia galanga
lengkuas merah lengkuas yg banyak digunakan sbg obat tradisional, aneka ragam serta pengobatan ternak
leproseri lep.ro.se.ri [n] perkampungan atau barak khusus untuk penderita penyakit kusta: pemerintah membuatkan -- untuk tempat penampungan penderita kusta
lidah ayam tumbuhan terna, dijumpai di berbagai tempat di Indonesia, tingginya mencapai 0,80 m, batang bagian atas berbulu, daun berbentuk pita, tajam, lonjong atau jorong, perbungaan berupa tandan yg normal muncul dr ketiak daun, buah agak bersayap, perbanyakan dng biji, daun dan akar untuk obat asma, bronkitis, atau sbg tonik, juga mengandung saponin, Polygala glomerata; (2) pisau kecil
lidah buaya tumbuhan, termasuk famili Liliaceae, daunnya panjang spt pedang, tebal, berdaging lembek dan berlendir yg biasa digunakan untuk obat pencuci rambut; Aloevera
limau nipis limau, berbuah agak lonjong berkulit agak tebal, halus, dan berkilat, berasa masam, dapat dipakai sbg penyedap masakan, campuran obat tradisional, dan sbg minuman penyegar; Citrus aurantifolia
limau purut limau yg buahnya berkulit kasar berkerut-kerut, tidak untuk dimakan, tetapi dipakai sbg penyedap makanan, campuran obat tradisional, dan untuk berkeramas; Citrus hystrix
luar lu.ar [n] (1) daerah, tempat, dsb yg tidak merupakan bagian dr sesuatu itu sendiri: ia berdiri di -- gedung; lima tahun ia tinggal di -- negeri; (2) bukan dr lingkungan (keluarga, negeri, daerah, dsb) sendiri; asing: meskipun ia orang -- , tetapi sudah spt keluarga sendiri; (3) bagian (sisi, permukaan, dsb) yg tidak di dalam: merk kecap itu tertempel di -- botol; obat -- , obat untuk mengobati bagian luar tubuh (kulit dsb)
lurus lu.rus [a] (1) memanjang hanya dl satu arah, tanpa belokan atau lengkungan (tt garis, jalan, dsb); lempeng: kampung A dan kampung B dihubungkan oleh sebuah jalan yg --; batang pohon ini --; (2) tegak benar: berdiri --; garis yg tegak --; (3) ki jujur; polos: jarang benar orang yg -- spt dia; (4) baik (tt budi dsb); tidak sesat: anak itu cantik dan -- budi; ikutilah petunjuk-petunjuk yg --; jalan hidupnya tidak --; (5) tepat benar; betul; (6) kata demi kata (tt terjemahan); (7) kejur; tidak ikal (tt rambut): rambutnya -- dan hitam; (8) sejajar (tt garis): buatlah garis yg -- dng garis A-B
maja ma.ja [n] (1) pohon yg berkembang biak dng biji, tingginya dapat mencapai 15 m, cabangnya berduri, berdaun majemuk, berbunga harum, kulit batangnya kalau diiris mengeluarkan getah berwarna putih, yg jika dibiarkan dl udara terbuka, warnanya berubah menjadi kuning jernih spt batu permata, kulit akarnya dapat dijadikan obat penyakit mulut dan kuku pd lembu; (ada berbagai jenis, spt -- batu, -- ingus); Aegle marmelos; (2) buah maja, bentuknya bulat atau agak lonjong, dagingnya berwarna jingga, rasanya pahit, dapat digunakan sbg obat diare, kolera, disentri
majakane ma.ja.ka.ne [n] buah keras untuk ramuan obat, jamu, atau dijadikan arang untuk menghitamkan gigi, mengandung tanin yg berkhasiat sbg bahan kesat; Quercus lusitanica
majakeling ma.ja.ke.ling [n] buah yg dikeringkan dr pohon Terminalia arborea, dipakai sbg campuran obat untuk penyakit keputihan pd wanita
majun ma.jun [n] potongan sisa bahan (bukan kain bekas) yg digunakan untuk lap [n] jamu atau obat kuat untuk lelaki yg dibuat dr bermacam-macam ramuan, yg membuat badan menjadi terasa hangat, sehat, kuat, dan bersemangat muda
malah ma.lah [adv] (1) bahkan; semakin (bertambah): setelah minum obat itu, ia tidak menjadi baik -- bertambah sakitnya; (2) bahkan sebaliknya: disuruh duduk, -- berdiri; (3) justru: -- kamu yg harus datang, bukan orang tuamu
malapari ma.la.pa.ri [n] pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata
maleo ma.leo [n] burung yg besarnya tidak lebih dr seekor ayam kampung, berwarna hitam, pd bagian dada warna bulunya putih bersih, paruhnya abu-abu, jambulnya berwarna kuning, panjang telurnya 10 cm dan lima kali lebih besar dp telur ayam; Macrocephalus maleo
mali-mali ma.li-ma.li [n] perdu merambat bertangkai kecil-kecil, daunnya direbus untuk obat seriawan; Abrus precatorius
mali-mali hantu perdu atau pohon kecil, daunnya yg muda digerus, digunakan sbg obat sakit kepala; Leea indica
mamang ma.mang [a] (1) kabur matanya (krn hendak pingsan dsb); (2) bingung; ketakutan [n] tumbuhan terna suku Capparidaceae, daunnya dibuat asinan dan sbg pewangi nasi, air remasan daun dipakai untuk obat masuk angin; Cleome gynandra [Mk n] peribahasa yg mengandung nasihat
mamano ma.ma.no [n] semak yg berbau enak, sering dipakai untuk wangi-wangian dan obat pd masyarakat Waropen di Irian Jaya
mampu mam.pu [a] (1) kuasa (bisa, sanggup) melakukan sesuatu; dapat: ia tidak -- membayar biaya pengobatan anaknya; kakeknya tidak -- berdiri lagi krn sangat tua; (2) berada; kaya; mempunyai harta berlebih: mereka cukup -- untuk menyekolahkan anaknya ke luar negeri
mangkat mang.kat [v hor] meninggal (tt raja): setelah raja itu -- , putra mahkota dinobatkan sbg raja
manjur man.jur [a] (1) dapat menyembuhkan (tt obat dsb); mustajab; mujarab: obat ini -- sekali, sekali minum terus sembuh; (2) benar-benar besar dayanya (tt doa, mantra, dsb); sakti: mantranya untuk menolak hujan sangat --; (3) benar-benar dapat lekas mematikan (tt bisa, racun, dsb): ular yg sangat -- bisanya
mantra penawar mantra pengobatan
marimu ma.ri.mu [n] sebutan bagi pembantu kepala kampung (di Pulau Seram)
masase ma.sa.se [n] pemijatan, pengurutan, dsb pd bagian badan ter-tentu dng tangan atau alat-alat khusus untuk melancarkan peredaran darah sbg cara pengobatan atau untuk menghilangkan rasa capai
masoi ma.soi [n] mesiu [n] pohon, kulitnya untuk obat bermacam-macam penyakit, msl keputihan; Massoia aromatica
masuk ma.suk [v] (1) datang (pergi) ke dl (ruangan, kamar, lingkungan, dsb): ia -- ke kamarnya kemudian menguncinya dr dalam; (2) datang (pergi) ke tempat bekerja (sekolah dsb): ia -- agak siang krn harus pergi berobat ke rumah sakit; hari ini ia tidak -- kerja, tidak datang di tempat ia bekerja; (3) tergolong; terhitung; terbilang; tercantum: ia -- dl penilaian ibu rumah tangga teladan; hal itu tidak -- dl acara rapat; (4) menjadi (anggota perkumpulan, prajurit, penganut agama, warga negara, dsb): -- Islam (Kristen, Buddha, Hindu, dsb); -- warga negara Indonesia; (5) turut serta, mengikuti; turut campur: -- perang; -- ujian; (6) diterima; didapat: uang yg -- bulan ini lebih kecil dp bulan yg lalu; surat-surat yg -- harus segera dicatat dan dijawab
medikamentosa me.di.ka.men.to.sa [a Dok] berkenaan dng obat-obatan dl pengobatan atau perawatan penyakit
medikasi me.di.ka.si [n Dok] terapi dng pemberian obat medula
medisinal me.di.si.nal [a] (1) bersifat menyembuhkan; (2) sbg obat
melampiaskan me.lam.pi.as.kan [v] (1) menjadikan supaya lampias: obat untuk ~ air seni; (2) tidak menahan-nahan; memuaskan: ~ amarah; ~ hawa nafsu
melanggar me.lang.gar [v] (1) menubruk; menabrak; menumbuk: mobilnya rusak krn ~ pohon; (2) menyalahi; melawan: mencuri adalah perbuatan yg ~ hukum; (3) melewati; melalui (secara tidak sah): dia dihukum krn ~ tapal batas negara lain; (4) menyerang; melanda: banjir besar ~ kampung itu yg mengakibatkan rumah-rumah hanyut
melarutkan me.la.rut.kan [v] menjadikan larut: Ibu ~ obat dng air sebelum Adik menelannya
melawan me.la.wan [v] (1) menghadapi (berperang, bertinju, bergulat, dsb): mereka tidak sanggup ~ musuh sebanyak itu; (2) menentang; menyalahi: siapa yg berani ~ perintahnya berarti ~ hukum; (3) bersaing lebih murah dp yg lain: harga-harga di toko itu ~; (4) melayani; mengajak: saya kurang suka berbicara ~ dia; (5) mencegah; menghilangkan; menjauhkan: obat ini gunanya untuk ~ bibit penyakit
melebarkan me.le.bar.kan [v] menjadikan lebar; meluaskan: mereka akan bergotong-royong ~ jalan-jalan sempit di kampungnya
melegenda me.le.gen.da [v] menjadi legenda: kisah kepahlawanan pejuang itu ~ di kampung halamannya
melekatkan me.le.kat.kan [v] (1) menempelkan supaya melekat: ia berusaha ~ kembali lembaran pengumuman yg sudah lepas itu; (2) mengenakan (pakaian, topi); memakai: ia ~ sapu tangan pd hidungnya; (3) menanam (modal, uang, dsb): ia ~ modalnya pd perusahaan film itu; (4) memakai untuk membeli barang: ia ~ uangnya pd barang-barang perhiasan; (5) memukulkan (tangan, kaki, tinju, dsb): tak segan-segan ia ~ tangan dan ka; kinya pd anak itu; (6) mengarahkan (pandangan, perhatian): ia ~ pandangannya pd wanita yg anggun itu; (7) menggunakan (obat, guna-guna): ia sudah berusaha ~ berbagai obat, tetapi tidak menolong juga
meluahkan me.lu.ah.kan [v] memuntahkan: adik ~ obat itu krn terlalu pahit
meluntur me.lun.tur [v] menjadi luntur atau berkurang (tt rasa cinta, warna, dsb) [v] minum obat supaya gampang buang air (untuk cuci perut dsb)
memajalkan me.ma.jal.kan [v] menumpulkan: obat-obatan terlarang itu dapat -- otak pemakainya
memalamkan me.ma.lam.kan [v] membiarkan (menahan) bermalam; menaruh (obat, mayat, dsb) semalam
memalangi me.ma.langi [v] (1) merintangi jalan; terletak malang pd; meng-halangi: sebatang pohon kenari tua telah roboh dan -- jalan; (2) menyegani; menghormati: orang sekampung -- orang tua yg arif itu [v] (1) memasang palang pd; (2) merintangi
membantar demam mem.ban.tar demam pencegah demam (spt obat pahit)
membencah mem.ben.cah [v] menjadi berair dan berlumpur; menjadi bencah; menjadi becek: pd musim hujan jalan-jalan di kampung itu --
membongkar mem.bong.kar [v] (1) mengangkat ke atas: -- sauh; (2) menurunkan muatan dr kapal (kereta api): kuli-kuli kapal itu telah selesai -- muatan; (3) merusak; merobohkan: petugas keamanan berhasil -- rumah (bangunan) liar; (4) menceraikan bagian-bagian mesin: montir sedang -- mesin mobil; (5) membuka dng paksa: kita terpaksa -- peti itu krn kuncinya hilang; (6) mencuri dng merusak pintu (jendela dsb): pencuri itu berhasil -- gudang obat; (7) membuka rahasia: pihak yg berwajib berhasil -- usaha pemalsuan ijazah
meminumkan me.mi.num.kan [v] (1) memberi minum sesuatu kpd: ia -- obat itu kpd anaknya; (2) menyuruh (meminta dsb) minum: ia hendak -- kerbaunya ke danau
mempan mem.pan [v] (1) dapat dikenai (oleh senjata dsb); dapat terbakar (oleh api): berkali-kali ia ditembak, tetapi tidak pernah --; coba bakar, -- atau tidak; (2) dapat menyembuhkan penyakit (tt obat): segala macam obat sudah diminumnya, tetapi tidak -- juga; (3) ki dapat menerima nasihat (kritik dsb): seseorang yg keras kepala yg tidak -- kritik dan teguran
memperbinikan mem.per.bi.ni.kan [v] (1) menjadikan bini; mengawini (tt laki-laki): setelah tidak berhasil -- gadis itu, ia pergi meninggalkan kampungnya; (2) mengawinkan (anak laki-laki) dng: ia bermaksud -- anak laki-lakinya dng anak kepala desa
mempergaulkan mem.per.ga.ul.kan [v] mencampurkan; menggaulkan; mempertemankan: ayahnya ~ anaknya dng anak-anak di kampungnya
mempersangat mem.per.sa.ngat [v] menjadikan lebih hebat (keras, parah, dsb); menyebabkan bertambah sangat; memperhebat: penghinaannya yg berulang kali -- kebencianku kepadanya; obat itu -- penyakitnya, bukan mengurangi
mempertalikan mem.per.ta.li.kan [v] (1) mengikat menjadi satu: mereka ~ semua tawanan itu sebelum diseret ke markas; (2) menjalin-jalinkan; memperhubungkan: jangan ~ perkara itu dng urusan pribadimu; (3) menghubungkan: urat saraf yg ~ otak dng mata; dilaluinya kampung yg ~ Kota Serang dng Pandeglang; (4) menjodohkan: ia hendak ~ anak gadisnya dng pemuda itu; (5)menjadikan bertali
memprakarsai mem.pra.kar.sai [v] memelopori; mengikhtiarkan; mengusahakan (untuk pertama kalinya sebelum orang lain melakukan): para ibu ~ gerakan pemberantasan buta huruf di kampung itu
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
memujikan me.mu.ji.kan [v] (1) memuji untuk orang lain; (2) mengatakan atau menganjurkan bahwa hal itu baik (untuk dipakai dsb): para guru ~ penggunaan buku itu; para dokter ~ pemakaian obat ini
memulung me.mu.lung [v] (1) membuat menjadi berbutir-butir (bulat kecil); menggentel (obat dsb): (2) melinting (rokok dsb)
memutah me.mu.tah [n] pohon, akarnya dapat dibuat obat, kayunya ringan, tetapi kuat; Excoecaria agallocha
menabalkan me.na.bal.kan [v] mengumumkan penobatan raja; menobatkan
menaga me.na.ga [n] pohon, daun dan kulitnya dapat dibuat obat; Calophyllum inophyllum
menambak me.nam.bak [v] (1) menimbun-nimbun tanah supaya tinggi; membumbun tanah (pd tanaman dsb); (2) menampali pematang dsb dng tanah (untuk memperbaiki pematang itu); (3) membuat tambak; (4) ki melepakan, menempelkan (obat dsb) pada: ~ luka; ~ bengkak; (5) ki membendung; menahan: peraturan itu dimaksudkan untuk ~ mengalirnya benda-benda purbakala ke luar negeri
menambari me.nam.bari [v] mengobati; menawari (penyakit)
mencampurkan men.cam.pur.kan [v] menjadikan bercampur: sebelumnya ia ~ sedikit obat bius pd minuman itu
mencekokkan men.ce.kok.kan [v] (1) meminumkan dng paksa: setiap waktu yg telah ditentukan dia ~ obat ini kpd anaknya; (2) ki mengajarkan atau memberikan pengetahuan (ajaran, paham, dsb) terus-menerus: tokoh-tokoh partai telah berhasil ~ paham politik partainya kpd anggotanya
mencengkam men.ceng.kam [v] (1) memegang erat-erat dng cakar (kuku); mencengkeram: cakar ayam itu ~ batang jambu supaya tidak jatuh; (2) menjepit (mengapit) erat-erat: tangannya ~ merih, mencekik tenggorok; (3) ki menguasai: lintah darat itu berhasil ~ kehidupan beberapa warga kampung
menciumkan men.ci.um.kan [v] membiarkan dicium: dokter ~ obat bius kpd si sakit
mencuci men.cu.ci [v] membersihkan dng memakai air atau barang cair, biasanya dng sabun: orang kampung ~ pakaiannya di sungai
mencukupi men.cu.kupi [v] (1) memenuhi keperluan (keinginan dsb): gajinya tidak ~ kebutuhan biaya hidup sebulan; ia terpaksa menjual perhiasan emasnya untuk ~ biaya berobat; (2) memadai atau dapat memenuhi (kebutuhan, syarat, permintaan, dsb); tidak kurang: hasil padi di daerah itu tidak ~ kebutuhan penduduk; (3) menambah supaya lengkap (tidak kurang dsb): ia harus bekerja keras untuk ~ kekurangan pendapatannya; (4) ark membalas (menyambut): ~ surat Tuan tanggal 16 Juli 1989, saya ...
mendirikan men.di.ri.kan [v] (1) memasang (meletakkan) berdiri; mene gakkan: ~ tiang listrik (telepon, bendera); (2) membuat atau membangun (rumah, pabrik, dsb): pemerintah ~ pasar darurat untuk menampung pedagang kaki lima; (3) mengadakan (perkumpulan, yayasan, koperasi, dsb): mereka berhasil ~ koperasi di kampungnya; (4) menjalankan; melaksanakan; mengerjakan (kewajiban dsb): sesudah ~ salat, ia membaca ayat-ayat suci Alquran
menebus dosa me.ne.bus dosa melepaskan diri dr dosa; bertobat
menelap me.ne.lap [v] makan pd (tt senjata); melukai; mengena (tt senjata): pisau itu tiada ~; obat apa jua tidak akan ~
menempatkan me.nem.pat.kan [v] (1) menaruh; meletakkan; memasang (di): Ibu sedang ~ barang ukiran di ruang tamu; (2) memberikan tempat (bekas): petugas apotek sibuk ~ obat di dl kaleng; (3) memberi tempat (duduk, bermalam, bekerja); menentukan tempatnya: untuk sementara waktu ia ~ mereka di asrama; kepala personel belum berani ~ pegawai baru pd bagian penting
menempeli me.nem.peli [v] (1) melekati: ia sedang ~ biliknya dng kertas koran; (2) menyogok; (3) ki menumpang (tinggal, makan, dsb); (4) ki menyobat; mendekati (dng maksud mengajak bergendak, mencari untung, dsb): krn pandai ~ direkturnya, ia sering ditugasi ke luar negeri; (5) menyuap: saudagar-saudagar besar biasanya tidak sayang-sayang membuang uang untuk ~ orang-orang yg berpengaruh
menengkel me.neng.kel [v] (1) menjadi butir-butir; membutir: bahan obat itu setelah diolah dng mesin, akhirnya ~ dng sendirinya; (2) melekat; berlekat-lekat: manisan cermai itu ~
menetap me.ne.tap [v] bertempat tinggal tetap (di); bermukim di: banyak orang asing ~ di kota dagang itu; ada yg pulang ke kampung halamannya, ada pula yg ~ di kota-kota
mengabar meng.a.bar [v] (1) mengurangi (ketegangan, penderitaan): obat ini dapat ~ penderitaan si sakit; (2) menghambat; menahan; mengerem
mengawatkan me.nga.wat.kan [v] mengabarkan dng telegram: ia sudah ~ kelahiran anak pertamanya kpd orang tuanya di kampung
mengembunkan meng.em.bun.kan [v] (1) menjadikan embun; melakukan proses pengembunan; (2) menaruh di luar rumah (pd malam hari) supaya kena embun: ia biasa ~ air bersih segelas dan meminumnya sbg obat
mengempu meng.em.pu [v] (1) menghormati; memuliakan: semua orang di kampung ini ~ orang tua itu; (2) mengasuh; membimbing: puluhan tahun beliau ~ kami agar menjadi orang berguna;
mengepalakan me.nge.pa.la.kan [v] (1) menganggap sbg kepala (pemimpin); menjadikan kepala (pemimpin): orang kampung itu ~ ayah saya; (2) kl mengendarai (mengemudikan): ~ gajah
mengepung me.nge.pung [v] mengelilingi sesuatu sehingga yg dikelilingi atau yg ada di dalamnya tidak dapat meloloskan diri: penduduk kampung ~ pencuri itu; pasukan pemberontak telah ~ kota
mengetesi me.nge.tesi [v] menitikkan (air dsb) pd: ibu ~ obat mata pd mata adik
menggentarkan meng.gen.tar.kan [v] (1) menggerakkan hingga bergetar: ledakan bom itu ~ tanah; (2) menimbulkan rasa gelisah (takut dsb): perampok bersenjata itu ~ orang sekampung; (3) merusuhkan; mengacau: pengacau yg ~ daerah ini telah tertangkap
menggerenik meng.ge.re.nik [kl v] membunyikan: maka orang pun ~ nobat
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
menggiatkan meng.gi.at.kan [v] (1) membuat menjadi giat (aktif, bergairah, dan bersemangat); mengaktifkan; (2) mendorong (memberi atau membangkitkan semangat dsb) supaya menjadi lebih giat; menggalakkan; memperhebat: marilah kita bersama ~ orang kampung untuk menabung
menggila meng.gi.la [v] (1) menjadi spt gila (tt sikap dan perbuatan): kini dia sedang ~ , semua orang dipersalahkannya; (2) menjadi-jadi; menghebat: kericuhan di kampung itu semakin ~; (3) melonjak; meningkat (tt harga): rakyat tidak dapat hidup tenteram krn ~ nya biaya hidup yg terus-menerus
menggosok meng.go.sok [v] (1) melicinkan (membersihkan, menggilapkan, dsb) dng tangan atau barang yg digeser-geserkan: pemuda itu ~ punggungnya dng obat gosok; kakak sedang ~ sepatu dng semir supaya berkilap; (2) menggesek: ~ biola; (3) mengasah (menggilapkan) batu permata dsb: ~ intan; (4) ki menghasut; membangkit-bangkit marah: kalau tidak ada yg ~ , masakan ia marah
menghadapi meng.ha.dapi [v] (1) duduk dsb berhadapan dng: anak itu sedang asyik ~ mainannya; (2) bertemu muka dng; berjumpa dng: bagaimana perasaanmu ketika ~ mantan istrimu; (3) menjumpai; mengalami (bahaya, musibah, kesulitan, dsb): tahun ini kita tidak ~ kesulitan air; (4) menjelang (menyongsong): para petani sudah bersiap-siap ~ panen; (5) melawan; bertanding dng: minggu depan kesebelasan A ~ kesebelasan B; di kampung ini belum ada yg berani ~ jago silat itu; (6) menyambut: mereka sudah siap ~ Lebaran
mengharukan meng.ha.ru.kan [v] (1) merawankan hati: kematiannya sangat ~; (2) memesonakan; mengesankan: dialah satu-satunya pembaca Alquran yg amat ~ [v] mengacaukan; merusuhkan: gerombolan itu datang ~ kampung halaman kami
menghirukkan meng.hi.ruk.kan [v] menggemparkan; menggaduhkan: ia ~ orang sekampung dng beritanya itu
menghitamkan meng.hi.tam.kan [v] (1) menjadikan berwarna hitam: di manakah dijual obat untuk ~ kumis?; (2) ki memburuk-burukkan (nama dsb): ia biasa ~ nama orang yg tidak disukainya
menghitamputihkan meng.hi.tam.pu.tih.kan [v] menentukan (memperlakukan) dng sekehendak hatinya; menguasai: aku mengerti, engkaulah yg ~ kampung kita ini
mengiklankan meng.ik.lan.kan [v] memberitahukan atau memperkenalkan sesuatu kpd umum melalui iklan: pabrik obat itu ~ hasil pabriknya melalui siaran televisi
mengilatkan me.ngi.lat.kan [v] (1) berkilat; (2) menggosok (menjadikan) supaya berkilat; mengilapkan: di pasar banyak beredar obat-obatan untuk ~ barang kuningan; (3) membayangkan (kehendaknya, isi hatinya, dsb); menyampaikan secara tidak langsung; menyindirkan: kata-katanya ~ keinginannya yg kuat
mengingati meng.i.ngati [v] mengingat akan; tidak melupakan: penduduk kampung itu selalu ~ jasa-jasanya
menginjeksi meng.in.jek.si [v] (1) memasukkan obat dsb dng jarum (sem-prot); memberi injeksi; menyuntik; (2) ki menambah (dana, modal, bantuan, dsb)
mengkudu meng.ku.du [n] pohon yg banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yg masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sbg obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sbg obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yg dipakai dl pembatikan; pace; kemudu; Morinda citrifolia
mengoleskan meng.o.les.kan [v] melumurkan; melumaskan: perawat itu -- obat pd bagian tubuh pasien yg sakit
mengoperasi meng.o.pe.ra.si [v Dok] membedah; membedel (untuk mengobati): dokter itu sedang -- seorang pasien korban kecelakaan lalu lintas
menguatkan me.ngu.at.kan [v] (1) menjadikan kuat (dl berbagai arti); mengukuhkan: obat ini untuk ~ badan; tiba-tiba ia ~ pelukannya kepadaku; (2) meneguhkan (dugaan, pendapat, alasan, keputusan, dsb): saksi kedua ~ keterangan saksi pertama; contoh ini dimaksudkan untuk ~ pendapatnya; (3) mengeraskan (suara, tekanan): ia terpaksa ~ suaranya supaya terdengar jelas oleh yg duduk di kursi paling belakang; (4) menyangatkan: partikel "lah" dipakai untuk ~ arti saja
mengubangkan me.ngu.bang.kan [v] memandikan ternak dl kubangan yg airnya sudah dicampuri obat pembasmi kutu atau caplak
mengurasi meng.u.rasi [v] (1) melumas (membasahi) badan dng param dsb; mengobati; (2) menyembuhkan
menguraskan meng.u.ras.kan [v] melumaskan obat; memakai sesuatu untuk mengobati (menyembuhkan): ia ~ param pd kedua kakinya yg pegal-pegal
menilik me.ni.lik [v] (1) melihat dng sungguh-sungguh; mengamat-amati: lama ia ~ foto-foto dr zaman remajanya; (2) mengawasi; memeriksa: panitia khusus itu bertugas ~ pemakaian uang kas; (3) melihat (mengamati) dng mata hati (thd nasib orang); meramal; (4) memandang; menganggap: ia selalu ~ peristiwa yg terjadi itu sbg pelajaran baginya; (5) melihat (meninjau) dr: jika kita ~ silsilah keluarganya, jelaslah bahwa dia masih keturunan bangsawan; (6) menjenguk: ia pulang ke kampung untuk ~ orang tuanya [v] menenung; meneluh
meniran me.nir.an [n] tumbuhan terna, daunnya mirip daun asam, tangkainya bersegi-segi dan halus berwarna hijau, air perasan batang dan akarnya digunakan untuk mengobati sakit batuk dan melancarkan air kencing; Phyllanthus urinaria [Jw n] nama makanan yg dibuat dr adonan beras menir dan santan, diberi daun pandan, dan garam dibungkus dng daun pisang dan dikukus
meninggalkan me.ning.gal.kan [v] (1) membiarkan tinggal (tetap ada, tidak dibawa pergi, dsb): pamanku ~ anak-anak yg sudah dewasa; malam itu rombongan dr Jakarta ~ desa kami; (2) menyisakan: ia hanya ~ uang seribu rupiah untuk belanja besok; (3) pergi dr; menghindar dr: hari ini ia hendak ~ kota Jakarta; banyak orang ~ kampung halamannya; (4) membiarkan lepas (lewat, tetap demikian halnya, dsb); melepaskan (cita-cita, niat, dsb): sudah lama ia ~ cita-citanya yg semula; (5) sudah mendahului (melewati, melampaui, melebihi, dsb): dl hal ini, bangsa Barat sudah jauh ~ kita; (6) tidak memasukkan dl perhitungan (acara, pembicaraan, dsb); mengesampingkan: ia hanya menyebut masalah-masalah besar dan ~ yg kurang penting; (7) membuang (adat, kebiasaan buruk, keyakinan, dsb): ~ adatnya yg buruk; ~ ideologi yg bertentangan dng Pancasila; (8) mengalpakan; melalaikan: ~ kewajiban; ~ syariat
menjadi men.ja.di [v] (1) (diangkat, dipilih) sbg: ia diangkat (dipilih) ~ wakil presiden; (2) (dibuat) untuk: daun kumis kucing dapat diramu ~ obat penyakit kencing batu; (3) berubah keadaan (wujud, barang) lain; menjelma sbg: orang itu dapat mengubah dirinya ~ harimau; (4) menjabat pekerjaan (sbg): ayahnya ~ guru
menjaga men.ja.ga [v] (1) menunggui (supaya selamat atau tidak ada gangguan): mereka selalu ~ kampungnya dng baik; (2) mengiringi untuk melindungi dr bahaya; mengawal: ajudan itu selalu ~ atasannya; (3) mengasuh (mengawasi anak kecil); (4) mengawasi sesuatu supaya tidak mendatangkan bahaya; mencegah (bahaya, kesukaran, kerugian): tugas mereka ialah ~ bahaya api; (5) mempertahankan keselamatan (orang, barang, dsb): pemerintah memperkuat pasukan yg ~ pantai; (6) mengikhtiarkan (supaya); mengurus (supaya): kita harus ~ agar pemasukan tidak lebih besar dp pengeluaran; (7) memeliharakan; merawat: ia ~ baik-baik neneknya yg sakit
menjalar men.ja.lar [v] (1) berjalan melata (tt binatang yg panjang spt ular): ular itu ~ di sela-sela akar pepohonan; (2) merambat (tt tumbuhan yg berpokok panjang spt rotan): pohon rotan itu ~ ke mana-mana; (3) menular (tt penyakit): penyakit kolera telah ~ ke seluruh kampung; (4) merembet (tt api): api ~ dr satu bangunan ke bangunan lain di sekitarnya; (5) meluas; merata: berita itu sudah ~ ke seluruh pelosok kota
menjengkeli men.jeng.keli [v] merasa (menaruh) kesal pd: kebanyakan orang kampung ~ nya krn tingkah lakunya yg angkuh dan serakah
menokoh me.no.koh [v] (1) menipu; mengecoh: sarjana gadungan itu berhasil ~ orang-orang kampung; (2) memperolok-olokkan; mempermainkan: si pandai suka sekali ~ si bingung sehingga teman-temannya tertawa
menolong me.no.long [v] (1) membantu untuk meringankan beban (penderitaan, kesukaran, dsb): saya mencari badan atau yayasan yg sudi ~ penderitaan saya; (2) membantu supaya dapat melakukan sesuatu: kalau Anda tidak mau ~ (ku), tidak akan selesai pekerjaanku ini; (3) melepaskan diri dr (bahaya, bencana, dsb); menyelamatkan: dialah yg ~ jiwaku sehingga aku terlepas dr bahaya maut; (4) dapat meringankan (penderitaan dsb); dapat menyembuhkan (penyakit dsb); dapat melepaskan dr (bahaya dsb): berbagai obat diminumnya, tetapi tidak ~ juga
mental men.tal [v] (1) terpelanting; terpental; (2) terlempar kembali; berbalik arah [Sd a] ada gunanya, ada pengaruhnya (tt obat, nasihat, dsb) /mEntal/ (1) a bersangkutan dng batin dan watak manusia, yg bukan bersifat badan atau tenaga: bukan hanya pembangunan fisik yg diperhatikan, melainkan juga pembangunan --; (2) n batin dan watak
mentaus men.ta.us [n] pohon, kayunya halus berwarna putih dan awet, disukai untuk dibuat barang ukiran, msl wayang golek, getahnya dapat dipakai untuk mengobati sakit mata; Wrightia javanica
mentol men.tol [n] terna tahunan, suku Lamiaceae yg membentuk stolon, bagian tanaman seluruhnya mengandung minyak asiri yg berbau harum dan dapat diekstrak dng penyulingan, setelah didinginkan menghasilkan mentol; Mentha arvensis [n Kim] alkohol, C10H20O, yg diperoleh dr pelbagai kristal, digunakan sbg bahan pengharum dan penyedap pd kembang gula, minuman keras, pasta gigi, dan obat-obatan
menuakan me.nua.kan [v] menjadikan lebih tua: di kampung orang-orang ~ pamanku
menukarkan me.nu.kar.kan [v] memberikan sesuatu supaya diganti dng yg lain: ia terpaksa ~ obat itu ke apotek
menukas me.nu.kas [v] mengulang lagi (permintaan, jawab, minum obat, panggilan, dsb)
menurun me.nu.run [v] (1) makin depan makin ke bawah; landai: setelah jalan mendaki, kemudian ~; (2) pergi ke bawah: tiap-tiap pagi penduduk kampung itu ~ menjual hasil ladangnya; (3) berangsur-angsur turun (berkurang, surut): harga emas mulai ~; (4) berpindah: penyakit orang tuanya ~ pd anaknya; (5) ki melemah (tt kondisi tubuh): akibat penyakit yg dideritanya, kondisi tubuhnya semakin lama semakin ~; (6) mendekati hari-hari terakhir: puasanya ~
menutulkan me.nu.tul.kan [v] mencelupkan (sedikit) ke dl (kuah, kecap, tinta, dsb): cara mengobatinya cukup dng ~ ramuan pd luka itu; ia ~ pena ke dl tinta
menyalep me.nya.lep [v] mengobati dng salep; mengoleskan salep: Ibu sedang -- luka Adik
menyembuhkan me.nyem.buh.kan [v] menjadikan sembuh; mengobati dsb supaya sembuh: ia menjadi terkenal krn dapat -- orang sakit secara gaib
menyembunyikan me.nyem.bu.nyi.kan [v] (1) menyimpan (menutup dsb) supaya jangan (tidak) terlihat: setelah peristiwa itu, ia selalu -- diri; (2) sengaja tidak memperlihatkan (memberitahukan dsb); merahasiakan: mengapa Ibu selalu -- berita dr kampung?
menyembur me.nyem.bur [v] (1) memancar atau menyemprot ke luar cepat-cepat: Gunung Agung meletus dng dahsyat, asap hitam -- ke udara; (2) memancarkan sesuatu (pd); menyemburi: ia sedang -- air ke halaman; (3) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): ia siuman setelah dukun itu -nya dng air putih; (4) cak mengeluarkan kata-kata yg tidak patut (spt memaki-maki, marah-marah); (5) ki memancar ke luar dng tiba-tiba (tt warna air muka): darah -- ke mukanya, mukanya menjadi merah krn sangat marah (terkejut dsb)
menyemburi me.nyem.buri [v] (1) memancarkan sesuatu (pd); menyemprotkan sesuatu (pd): ia sedang asyik -- kaca mobil yg akan dibersihkan; (2) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): pergilah dukun itu setelah selesai -- orang yg kerasukan setan itu
menyeret me.nye.ret [v] (1) menghela, menarik maju (barang yg dihela bergeser di tanah atau di air); menarik: -- bambu; -- bangkai buaya; (2) ki memaksa ikut (turut); menarik dng paksa; membawa (orang) dng paksa: pemuda kampung itu berhasil -- pencopet yg tertangkap basah itu ke kantor polisi; (3) ki menghadapkan ke pengadilan: polisi berusaha -- para pengedar narkoba ke meja hijau
menyerum me.nye.rum [v] mengobati dng (menginjeksikan) serum
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
menyuntikkan me.nyun.tik.kan [v] (1) memasukkan cairan obat dsb dng jarum: untuk mengatasi wabah itu dokter -- serum ke dl tubuh sapi yg sakit; (2) ki memberikan petunjuk (hasutan dsb): sebelum menuju medan perang, komandan mengumpulkan anak buahnya untuk -- keberanian; (3) ki menambah sesuatu (dana dsb) sbg bantuan: -- dana
menyuruh me.nyu.ruh [v] (1) memerintah (supaya melakukan sesuatu): dia -- peragawati itu duduk dl berbagai pose; (2) memerintah supaya pergi ke ... (untuk melakukan sesuatu); mengutus: ia -- anaknya membelikan obat
merakan me.ra.kan [n] (1) rumput tinggi, batangnya keras, terdiri atas tangkai dan daun spt sereh, warna daun hitam atau cokelat tua; Andropogon amboinicus; (2) terna tahunan, termasuk suku Poaceae, berbatang kecil, tegak, berwarna ungu berkilap, daunnya berbentuk pita dan berbulu, digunakan sbg obat sakit pinggang; Themedia arguens
meramu me.ra.mu [v] (1) mencari dan mengumpulkan bahan-bahan (akar-akaran, kayu-kayuan) yg diperlukan; (2) meracik: dia ~ akar-akar dan daun-daunan untuk membuat obat
merasa me.ra.sa [v] (1) mengalami rangsangan yg mengenai (menyentuh) indra (spt yg dialami lidah, kulit, atau badan): setelah ~ pahit, obat itu diludahkanya; (2) mengalami rasa dl hati (batin): ~ terhina
meremajakan me.re.ma.ja.kan [v] (1) memudakan (menjadikan muda); mengganti dng (tenaga) yg muda: ~ pegawai negeri; (2) ki memugar; memperbaharui: penduduk Jakarta sedang giat ~ kotanya dng melebarkan jalan-jalan kampung
merkurokrom mer.ku.ro.krom [n] cairan yg tersusun dr kepingan hablur yg mengandung 26% air raksa yg terikat, warnanya merah tua hampir hitam, digunakan sbg bahan pemusnah hama pd luka; obat merah
meruang me.ru.ang [v] menyucikan mayat (dng jalan mengeluarkan kotoran dr dl perut); membersihkan: di kampung kami hanya ada dua orang yg biasa memandikan dan ~ mayat; setiap minggu prajurit itu ~ senjata
merumahsakitkan me.ru.mah.sa.kit.kan [v] membawa ke rumah sakit untuk berobat; membawa berobat ke rumah sakit: untuk menghindarkan wabah penyakit, dinas kesehatan selalu menganjurkan agar masyarakat segera ~ orang yg terkena penyakit menular, spt demam berdarah
merusaki me.ru.saki [v] menjadikan rusak (berkali-kali): segerombolan gajah sering masuk kampung dan ~ tanaman petani
miana mi.a.na [n] tumbuhan terna, bunganya berwarna ungu dan bertangkai panjang, akarnya dapat dibuat obat sakit perut, pembiakannya dng cara menyetek; Coleus atropurpureus
mindi min.di [n] perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung, tumbuh pd ketiak daun dan berbau harum, buahnya berbentuk bulat lonjong, warnanya kuning berisi biji yg keras, kayunya ringan dan kuat, baik untuk pembuatan perkakas rumah tangga, hampir semua bagian tanaman, spt kulit batang, akar, daun, dan bunga berguna sbg bahan obat, bijinya banyak mengandung minyak; Melia azedarach
minuman mi.num.an [n] barang yg diminum: di depot itu dijual -, rokok, dan obat-obatan
minyak asiri minyak yg terdapat pd tumbuhan aromatik, mudah menguap, digunakan dl minyak wangi, bumbu, dan obat-obatan
minyak avokad minyak dr daging buah avokad yg mengandung vitamin A, D, dan E dan fitosterol serta lesitin, digunakan dl ramuan obat untuk melembutkan kulit
minyak bunga cengkih minyak yg diekstraksi dng bunga kering beraroma dr pohon cengkih, digunakan dl pengobatan
minyak ikan minyak yg mula-mula diambil dr lemak ikan paus, tetapi kemudian juga dr ikan dan binatang laut lainnya, digunakan dl pengobatan krn mengandung vitamin A dan D berkadar tinggi
minyak kayu putih minyak asiri yg dibuat dr daun pohon kayu putih, digunakan sbg obat
minyak medis minyak hasil pengolahan yg bermutu tinggi, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, berasal dr minyak bumi dan digunakan sbg obat
miotik mi.o.tik [a Dok] berkenaan dng mitosis; (2) n Far obat yg menyebabkan miosis
modin mo.din [n] (1) juru azan; muazin; (2) pegawai masjid; (3) lebai di kampung: dipanggilnya Pak -- untuk membacakan doa
morfin mor.fin [n] zat yg diekstrasi dr opium dng proses maserasi opium dl air kemudian diendapkan dng amonia, digunakan sbg obat penghilang rasa nyeri dan penenteram, digunakan dng takaran besar berkhasiat sbg obat bius dan bila sering dipakai takarannya makin lama terpaksa makin diperbanyak sehingga mengakibatkan kecanduan
mota mo.ta [n] rumput yg batangnya agak besar dan liat, umbinya dibuat obat; Cyperus rotundus [n] kain tenunan kasar (untuk tenda, layar, dsb)
mual mu.al [a] (1) hendak muntah: jika perut terasa -- minumlah obat ini, supaya tidak muntah; (2) ki merasa bosan sekali; merasa jijik: kita -- mendengar ucapannya yg bombastis dan sikapnya yg sinis itu
muat mu.at [v] ada ruang untuk diisi, ditempati, dimasuki, dipakai, dsb; dapat berisi: kamar itu -- empat orang; (2) ada di dalamnya, berisi, mengandung: surat kabar ini -- iklan obat-obatan
muazin mu.a.zin [n] (1) orang yg menyerukan azan; juru azan; (2) lebai di kampung; modin
mudah mu.dah [a] (1) tidak memerlukan banyak tenaga atau pikiran dl mengerjakan; tidak sukar; tidak berat; gampang: soal ujian itu --; (2) lekas sekali (menjadi, menderita, dsb): anak kecil -- ketularan penyakit; isi pensil ini -- patah; (3) cak tidak teguh imannya (gampang terbujuk atau gampang diajak berzina dsb) , mu.dah-mu.dah.an adv (1) moga-moga; semoga; diharapkan supaya: -- Anda selamat sampai ke tempat tujuan; ia sudah berobat pd dokter ahli, -- dapat sembuh dr penyakitnya; (2) dng harapan supaya: ia belajar sungguh-sungguh -- dapat maju dl ujian akhir; (3) (pd akhir kalimat atau uraian) demikianlah hendaknya: dikabulkan Tuhanlah kiranya maksud kita ini --
mudik mu.dik [v] (1) (berlayar, pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman): dr Palembang -- sampai ke Sakayu; (2) cak pulang ke kampung halaman: seminggu menjelang Lebaran sudah banyak orang yg --
mujarab mu.ja.rab [a] manjur; mustajab: obat yg --
mulas mu.las [a] sakit spt diremas-remas (tt perut): perutnya terasa -- [n] tumbuhan terna, daunnya dapat dibuat sbg obat sakit perut, Desmodium triflorum
mungsi mung.si [n] tumbuhan terna yg buahnya dapat dibuat obat sakit perut kembung atau mulas (dicampur dng jintan, jemuju, dsb); Carum copticum
muntah mun.tah [v] keluar kembali makanan (minuman dsb) yg telah masuk ke dl mulut atau perut: begitu tercium bau busuk, -- lah ia; (2) n barang yg dimuntahkan; muntahan: setelah diperiksa , -- itu mengandung alkohol dan larutan obat penenang; (3) v cak luntur (tt warna): baju ini sekali dicuci sudah --; (4) v ki lepas dr: tendangan bola yg keras itu -- dr tangan penjaga gawang
mustajab mus.ta.jab [a] dapat dng mudah (lekas) menyembuhkan; manjur; mujarab: obat ini sangat -- untuk menyembuhkan penyakit malaria
mutah mu.tah [n] pohon yg tumbuh di sepanjang pantai, akarnya dapat dibuat obat bengkak-bengkak pd tangan dan kaki, kayunya ringan dan tidak awet, digunakan untuk membuat tusuk gigi; Exocecaria agollocha
naftalena naf.ta.le.na [n Kim] hidrokarbon diperoleh dr ter batu bara, berupa zat padat kristal putih dng bau menusuk, digunakan dl pembuatan zat celup organik; obat pemusnah ngengat; C10H8
nagari na.ga.ri [Mk n] wilayah atau sekumpulan kampung yg dipimpin (dikepalai) oleh seorang penghulu; distrik
naik bertabal mengumumkan penobatan raja; menobatkan
naik takhta (dinobatkan) menjadi raja
napal na.pal [n] (1) tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; ampo; (2) Geo batuan yg terdiri atas lempung dan kalium-karbonat
narkose nar.ko.se [n] (obat) pembius
narkosis nar.ko.sis [n] keadaan mati rasa seluruh badan krn pengaruh obat bius (narkotik dsb)
narkotik nar.ko.tik [n] obat untuk menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa mengantuk, atau merangsang (spt opium, ganja)
nasi-nasi na.si-na.si [n] (1) tumbuhan, akarnya direbus untuk obat sakit perut; Callicarpa longifolia; (2) akar nasi-nasi
nasihat genetika upaya seseorang atau lembaga untuk memberikan nasihat tt sifat dan cara penurunan suatu kebakaan dr suatu generasi ke generasi berikutnya, terutama berkaitan dng penyakit atau kelainan fisik agar diketahui cara pencegahan atau pengobatan sehingga tidak menurun
naturopatis na.tu.ro.pa.tis [a] berkaitan dng pengobatan yg dilakukan dng menggunakan bahan yg diperoleh dr alam, spt air, udara, dan sinar matahari
negeri ne.ge.ri [n] (1) tanah tempat tinggal suatu bangsa: ia melanjutkan sekolah ke -- Belanda; (2) kampung halaman; tempat kelahiran: -- nya yg asli bukanlah Makassar; (3) negara; pemerintah (lawan kata swasta): krn ia bersekolah di SMU -- , biayanya pun tidak begitu besar; (4) nagari
nekara ne.ka.ra [n Antr] gendang besar terbuat dr perunggu berhiaskan ukiran orang menari (perahu, topeng, dsb), peninggalan dr Zaman Perunggu, dipergunakan dl upacara keagamaan; kobah; nobat
nekat ne.kat [a] (1) berkeras hati; dng keras atau kuat kemauan: meskipun sudah dilarang oleh polisi, mereka -- masuk; seorang demonstran -- melemparkan diri pd kawat berduri; (2) terlalu berani (dng tidak berpikir panjang lagi): sekarang banyak penodong yg --; (3) tidak mempedulikan apa-apa lagi (krn putus harap, hilang akal, malu sekali, dsb): krn sangat malu, ia -- meninggalkan kampung halaman dan keluarganya; (4) tetap tidak mau (mengalah, menurut, menyerah, dsb); bersikeras; mengotot: sebenarnya ia sudah kalah, tetapi masih -- saja
netralisasi net.ra.li.sa.si [n] (1) hal menjadikan netral (tt negara, daerah); hal menjadikan tidak terikat (bebas); penetralan: -- wilayah yg menjadi sengketa; (2) hal menawarkan (racun, bisa, dsb); hal melenyapkan (pengaruh, bau, dsb): obat untuk -- bau badan; (3) Ling (a) kondisi hilangnya kontras antara dua fonem dl lingkungan fonologis tertentu, msl dl bahasa Indonesia hilangnya kontras antara /d/ dan /t/ pd posisi akhir; (b) kondisi hilangnya kontras semantis antara beberapa unsur dl konteks tertentu, msl aktor yg dapat dinetralisasi untuk menyatakan laki-laki ataupun perempuan
nikotin ni.ko.tin [n] zat racun yg terdapat dl tembakau, digunakan dl perobatan dan untuk insektisida
nistatin nis.ta.tin [n Far] antibiotika untuk mengobati penyakit krn jamur
nonmedis non.me.dis [a] tidak berhubungan dng ilmu pengobatan (kedokteran): rumah sakit masih memerlukan tenaga -- untuk mengurus administrasi
norak no.rak [a cak] (1) merasa heran atau takjub melihat sesuatu; (2) sangat berlebih-lebihan; kurang serasi (tt dandanan dsb); kampungan: pakaianmu -- , pantas saja banyak orang tertawa
norit no.rit [n] bubuk halus arang murni, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa, dipakai sbg obat penyakit perut (pd keracunan, perut kembung, dsb)
nostrum nos.trum [n Far] obat dng susunan yg dirahasiakan yg dikatakan sangat mujarab, tetapi belum dibuktikan secara ilmiah; obat rahasia
novokaina no.vo.ka.i.na [n Dok] obat pemati rasa setempat
nyalang nya.lang [a] terbuka lebar (tt mata); tajam (memandang): matanya -- memandang ke kampungnya
nyambing nyam.bing [n] (1) tumbuhan tegak berduri, berdaun spt tombak, yg masih muda dapat dimakan sbg lalap, hidup di paya-paya, akarnya untuk obat sakit perut; Lasia spinosa; (2) daun nyambing
nyamplung nyam.plung [n] (1) pohon yg hidup di pesisir yg berpasir dan berbatu karang, kulit pohonnya dapat digunakan untuk obat, kayunya keras, digunakan untuk bahan pembuat perahu dan tiang kapal; Calophyllum inophyllum; (2) kayu nyamplung; (3) kulit nyamplung
nyarang nya.rang [ark n] (1) tumbuhan liar, merambat, daunnya dapat diramu untuk obat sakit panas dan kejang-kejang (untuk anak-anak); Achyranthes aspera; (2) daun nyarang
ogok , meng.o.gok.kan v memperlihatkan barang dsb dng maksud menawarkan supaya dibeli , meng.o.gok-o.gok v berjalan dng lambat; tertatih-tatih (krn lelah atau baru sembuh dr sakit dsb) , meng.o.gok v berhenti bekerja; mogok: karyawan pabrik itu -- menuntut kenaikan upah [a] kikir: orang -- itu tidak mau ikut menyumbang untuk pembangunan masjid di kampungnya
oksitetrasiklin ok.si.tet.ra.sik.lin [n Far] antibiotik yg digunakan dl pengobatan (sering dicampurkan pd makanan ternak)
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
onkologi on.ko.lo.gi [n Dok] ilmu tt tumor (penyebab, pertumbuhan, sifat, dan pengobatannya)
operasi ope.ra.si [n] (1) Dok bedah; bedel (untuk mengobati penyakit): penyakit ginjal yg belum parah dapat disembuhkan tanpa --; (2) Mil tindakan atau gerakan militer: perwira muda itulah yg memimpin -- penumpasan pemberontakan itu; (3) pelaksanaan rencana yg telah dikembangkan
oplos op.los, meng.op.los [v] mencampur obat dsb: ia tengah -- cat yg berlainan warna
oral [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan
oralit ora.lit [n] obat berupa bubuk garam untuk dicairkan sbg pengganti mineral dan cairan yg keluar akibat penyakit muntah berak
orang darat bongkong [ki] orang hulu yg jarang keluar dr kampungnya sehingga masih sederhana
orang tua ayah ibu kandung; (2) (orang tua) orang yg dianggap tua (cerdik pandai, ahli, dsb); orang-orang yg dihormati (disegani) di kampung; tetua
orang-aring [n] (1) tumbuhan yg batangnya berbulu kasar kemerah-merahan, panjangnya 30 cm, daunnya berbentuk taji (lonjong), dapat dipakai untuk obat panas dsb, berkhasiat menyuburkan rambut, juga dipakai sbg makanan ternak; Eclipta alba; (2) daun orang-aring; (3) minyak orang-aring
overdosis over.do.sis [Bld n] ukuran (obat dsb) yg berlebihan
pala pa.la [n] (1) pohon besar yg tingginya mencapai 20 m, bercabang banyak, bentuk pohonnya spt kerucut; Myristica fragrans; (2) buah batu yg berdaging kuning muda kehijau-hijauan untuk dibuat manisan, berbentuk bulat lonjong dan beralur memanjang, bijinya dibuat bumbu penyedap atau ramuan obat , se.pa.la-pa.la adv (1) (jika hendak atau terpaksa benar) sesempurna-sempurnanya sama sekali: ~ mencuri jangan tanggung-tanggung; (2) krn sudah terlanjur: ~ mandi biar basah ( ~ berdawat biar hitam)
paliatif pa.li.a.tif [n] (1) cara, ikhtiar yg melunakkan, meringankan, mengurangi penderitaan; (2) obat yg dapat meredakan rasa sakit
panasea pa.na.sea [n] remedi bagi semua penyakit atau kesulitan; obat (mujarab);
pancabicara pan.ca.bi.ca.ra [kl n] (1) campuran lima macam bau-bauan (bunga dsb); (2) alat kerajaan zaman dahulu berbentuk lima jari dibuat dr emas (dipakai bila raja dinobatkan, dinikahkan, dsb)
pandai pan.dai [a] cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu; pintar; cerdas: anak itu -- , rajin, dan jujur; (2) a mahir; cakap; terampil: karyawan itu -- lagi cekatan; ia -- berbahasa Inggris; (3) v dapat; sanggup: anak itu sudah -- membaca; (4) a berilmu: banyak orang -- di daerah ini [n] (1) tukang tempa: -- besi; (2) juru (tukang) ramu: -- obat
pandangan pan.dang.an [n] (1) hasil perbuatan memandang (memperhatikan, melihat, dsb): laporan ~ mata; (2) benda atau orang yg dipandang (disegani, dihormati, dsb): hanya dialah ~ orang di kampungku; (3) ki pengetahuan: meluaskan ~ nya; (4) ki pendapat: menurut ~ saya, gagasan itu realistis
panti husada balai atau tempat berobat; balai kesehatan
paraldehida pa.ral.de.hi.da [n] cairan bening tanpa warna dng rumus kimia (C2H4O3), trimer asetaldehida, digunakan sbg obat penenang dan hipnotis
param pa.ram [n] obat pelumur spt bedak basah yg dilumurkan pd bagian tubuh untuk menghilangkan rasa pegal (ketegangan urat) atau terkilir
parasetamol pa.ra.se.ta.mol [n] obat yg bersifat menghilangkan rasa nyeri dan menurunkan panas
pasak bumi tumbuhan hutan (di Kalimantan) yg akarnya dapat dijadikan obat penambah tenaga
pasilan kelapa tumbuhan benalu yg dapat dibuat obat; Drynaria rigidula
pasta pas.ta [n] (1) zat perekat yg lengket; (2) bahan farmasi berupa salep (bubur) setengah padat pd umumnya dibungkus dl kemasan tabung pipih, mengandung antiseptik untuk obat luar; (3) bahan beracun untuk membasmi kutu atau tikus [n] bahan makanan yg dibuat dr terigu dicampur air dan telur, bentuknya bermacam-macam, ada yg pipih panjang spt lembaran dan ada yg bulat panjang spt pipa
pastiles pas.ti.les [n] jenis gula-gula, biasanya berbentuk butiran kecil, mengandung obat untuk melegakan pernapasan, menyegarkan mulut, menyembuhkan sakit kerongkongan, batuk, dsb
patah kemudi tumbuhan yg dapat dibuat obat; Senecio sonchifolius
patah tulang tulangnya patah; (2) ki tidak dapat menolak permintaan orang lagi; (3) pohon yg daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pd ujung cabang yg masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit; Euphorbia tirucalli
pedadah pe.da.dah [n] peti tempat menyimpan ramuan obat-obatan; cerakin
pedih pe.dih [a] berasa sakit, spt luka dicuci dng sublimat: lukanya terasa -- kena obat
pedukuhan pe.du.kuh.an [n] beberapa kelompok rumah yg membentuk perkampungan; kelompok dukuh
pegagang pe.ga.gang [n] (1) tumbuhan menjalar, mempunyai sulur yg berakar, daunnya spt ginjal, melekat pd tangkai yg panjang dan menggerombol menjadi satu di seputar batang, tangkai daun yg agak melebar di bagian bawah kadang-kadang berwarna kemerah-merahan, daunnya untuk obat; Centella asiatica; (2) daun pegagang
pekojan pe.ko.jan [n] kampung yg pada mulanya ditempati oleh orang Koja yg berasal dr India Selatan, tetapi kemudian dikenal sbg kampung orang Arab
pelangsing pe.lang.sing [n] obat untuk membuat langsing; obat ~
pelawan pe.la.wan [n] (1) orang yg suka (melawan, menentang, membantah); orang yg tidak suka menurut (nasihat, ajaran, dsb); (2) pencegah; penangkal: dokter sudah dapat menemukan obat ~ penyakit itu
pelayanan medis pe.la.yan.an medis [Dok] pelayanan yg diterima seseorang dl hubungannya dng pencegahan, diagnosis, dan pengobatan suatu gangguan kesehatan tertentu
peluntur pe.lun.tur [n] alat atau sesuatu untuk melunturkan [n] (1) obat untuk cuci perut (memudahkan buang air); (2) cak obat untuk melancarkan haid: jamu ~
peluru pe.lu.ru [n] (1) barang tajam (dr timah, besi, dsb) pengisi patrun atau yg dilepaskan dng senjata api; obat bedil; pelor: kena --; dimakan -- , kena tembak; (2) Olr bola besi yg harus dilempar dng tolakan tangan; bola peluru
peluruh pe.lu.ruh [n] sesuatu yg meluruhkan; sesuatu yg menggugurkan [n] obat (yg diminum) untuk membangkitkan muntah
peluruh kencing pe.lu.ruh kencing obat yg digunakan untuk meluruhkan batu ginjal agar dapat keluar bersama air kemih
pembenci pem.ben.ci [n] (1) orang yg membenci; (2) sesuatu yg membuat orang merasa benci: obat -
pembius pem.bi.us [n] (1) orang yg membius; (2) alat atau obat untuk membius
pemudik pe.mu.dik [n] orang yg pulang ke kampung halaman (udik): sekitar 80% -- ke Yogyakarta adalah orang Wonosobo
pemutih pe.mu.tih [n] (1) orang yg memutihkan; (2) bahan atau obat yg dapat menjadikan kain (cucian) tampak cemerlang atau putih bersih; (3) yg dipakai untuk memutihkan atau menjadikan berwarna putih
penabalan pe.na.bal.an [n] pengumuman penobatan raja; penobatan
penambul pe.nam.bul [n] pemain komidi (akrobat, sulap, dsb)
penawar pe.na.war [n] (1) obat dsb untuk menghilangkan daya kekuatan bisa (racun, penyakit, dsb); (2) mantra (jampi) untuk menawar, menawari, atau menawarkan [n] orang yg menawar
pencahar pen.ca.har [n] obat pencuci perut; obat urus-urus (spt kastroli, garam inggris)
pencuci darah pen.cu.ci darah obat untuk membersihkan darah
pencuci perut pen.cu.ci perut obat pencahar; obat urus-urus
pencuci rambut pen.cu.ci rambut obat untuk membersihkan rambut (spt ramuan daun lidah buaya dan urang-aring); sampo: ~ tangan 1 alat untuk membasuh tangan; (2) obat untuk mencuci tangan
pendadah pen.da.dah [n] (1) peti tempat menyimpan dadah; (2) orang yg mempunyai ketergantungan pd obat atau bahan narkotik spt ganja, heroin
pendatang pen.da.tang [n] (1) orang datang; orang asing (bukan penduduk asli): daya pesona Pulau Bali menarik ~ untuk berkunjung ke Indonesia; kampung itu sebagian besar penduduknya ~; (2) tiang (penyangga) tambahan untuk memperkuat; (3) perasaan yg timbul dl hati sebelum terjadi sesuatu; firasat
penduduk pen.du.duk [n] orang atau orang-orang yg mendiami suatu tempat (kampung, negeri, pulau, dsb): tahun 1970 ~ Jakarta masih berjumlah sekitar 5 juta orang
penduduk asli pen.du.duk asli orang-orang yg turun-temurun tinggal di suatu daerah (kampung dsb)
pengawawarna peng.a.wa.war.na [n] obat atau bahan penghilang warna
penggawa peng.ga.wa [kl n] (1) kepala pasukan; hulubalang; (2) kepala desa: orang kampung mengadukan masalahnya ke -- desa
penghidupan peng.hi.dup.an [n] pemeliharaan hidup; pencaharian: ~ orang kampung adalah bercocok tanam
penghulu peng.hu.lu [kl n] (1) kepala; ketua: -- kampung; -- negeri; -- kawal; (2) kepala adat; (3) kepala urusan agama Islam di kabupaten atau kota madya; (4) penasihat urusan agama Islam di pengadilan negeri; kadi
penidur pe.ni.dur [n] (1) cak tukang tidur; orang yg suka tidur (mudah sekali tidur): sambil duduk pun ~ itu dapat tidur lelap walaupun keadaan di sekelilingnya sangat bising; (2) (obat dsb) untuk memudahkan atau menyebabkan tidur nyenyak: obat ~; hikmat ~
peningkatan pe.ning.kat.an [n] proses, cara, perbuatan meningkatkan (usaha, kegiatan, dsb): kini telah diadakan ~ di bidang pendidikan; Menteri Kesehatan menentukan perlunya ~ pengawasan thd usaha perdagangan eceran obat
penisilin pe.ni.si.lin [n Dok] antibiotik yg dihasilkan oleh beberapa jenis jamur, Penicillium notatum dan Penicillin chrysogenum, sangat mujarab untuk mengobati beberapa penyakit menular yg disebabkan oleh bakteri
pentotal pen.to.tal [n Dok] obat pemati rasa yg lazim disuntikkan
penurun pe.nu.run [n] (1) seseorang atau sesuatu yg menurunkan (mengurangi dsb); (2) alat untuk menurunkan: obat ~ panas
penyedia pe.nye.di.a [n] orang (badan dsb) yg menyediakan: -- obat
penyembuh pe.nyem.buh [n] (1) Tuhan yg menyembuhkan; Tuhan yg memberikan kesembuhan; (2) orang yg menyembuhkan; (3) bahan (obat dsb) yg menyembuhkan: telur madu adalah -- seriawan
penyembuhan pe.nyem.buh.an [n] proses, cara, perbuatan menyembuhkan; pemulihan: air suci itu disalahgunakan sbg obat -
penyembur pe.nyem.bur [n] (1) orang yg menyemburkan; (2) obat-obatan dsb yg disemburkan; (3) alat untuk menyemburkan
penyemprotan pe.nyem.prot.an [n] proses, cara, perbuatan menyemprot atau menyemprotkan: -- obat antihama dilakukan setengah tahun sekali
penyuci hama pe.nyu.ci ha.ma [n] alat atau obat untuk menyucihamakan
perangsang pe.rang.sang [n] (1) sesuatu yg dapat membangkitkan perasaan (hawa nafsu dsb); pembangkit perasaan: obat ~; (2) pembangkit gairah (marah, sedih, dsb): ia rajin setelah menerima uang ~ [n] yg merangsang; penyerbu; penggempur
perawas pe.ra.was [n] pohon jambu biji, daunnya yg dikeringkan dipakai sbg obat; Litsea odorifera
pergocohan per.go.coh.an [n] perihal bergocoh (bertinju): mereka sering terlibat ~ dng pemuda-pemuda kampung itu
perkolator per.ko.la.tor [n] (1) alat untuk memasak kopi dng tempat kopi yg berlubang, yg menyebabkan air panas dapat masuk ke dalamnya dan mengisap sari kopi itu; (2)Kim bejana kaca panjang berbentuk kerucut dng dasar dikecilkan, spt tabung untuk mengekstrak obat
permintaan per.min.ta.an [n] (1) perbuatan (hal dsb) meminta: ia pulang ke kampung atas -- orang tuanya; (2) apa yg diminta: sampai sekarang -nya belum dikabulkan oleh ibunya
peronda pe.ron.da [n] orang yg berjalan berkeliling untuk menjaga keamanan di kampung-kampung
perubalsem pe.ru.bal.sem [n] obat berupa salep yg baunya agak enak (berbau sirop), berwarna cokelat kekuning-kuningan
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
petirahan pe.ti.rah.an [n] tempat beristirahat (untuk berobat atau untuk memulihkan kesehatan); sanatorium
picis pi.cis [ark n] uang yg bernilai sepuluh sen; ketip [n] pi.cis.an n tumbuhan merambat, berbatang kecil menyerupai akar, hidup liar pd batang pohon, berdaun bundar tebal, air perasan daunnya dapat dibuat obat batuk, burut, susah buang air besar; sisik naga; pakis duwitan; Drymoglossum heterophyllum
pil [n] obat dl bentuk butiran kecil padat; gentel; tablet; -- pahit, ki kekalahan yg mencolok; kerugian; kekecewaan: semangat tanding tanpa kelincahan dan keuletan membuat kesebelasan itu menelan -- pahit terus-menerus
pilis pi.lis [n] (1) obat tradisional (berwarna agak hitam) yg dipaliskan atau dilekatkan di dahi dan di pelipis (untuk sakit kepala,; wanita yg baru melahirkan, dsb); (2) garis silang di dahi untukmenangkal penyakit (berdasarkan kepercayaan)
pintasan pin.tas.an [n] (1) jalan yg dipintas; jalan yg terdekat; (2) penyeberangan jalan: ~ jalan ke kampung kami sudah selesai dikerjakan
piretrum pi.ret.rum [n ] tumbuhan marga Compositae yg menghasilkan insektisida untuk obat nyamuk bakar
platina pla.ti.na [n] logam berwarna putih keabu-abuan (lazim disebut juga emas putih): dl bidang pengobatan tradisional banyak digunakan jarum -- atau jarum emas
plong [a] berasa lega; berasa bebas (dr beban pikiran dsb): hidungnya yg tersumbat dan berlendir itu menjadi -- setelah menggunakan obat ini
podemporem po.dem.po.rem [n cak] tepung berwarna kuning serta tajam baunya (persenyawaan dr yodium, hidrogen, dan karbon) untuk obat koreng, kudis, dsb; Far yodoform
poliklinik po.li.kli.nik [n] balai pengobatan umum (tidak untuk perawatan atau pasien menginap)
posologi po.so.lo.gi [n Dok] kajian tt dosis obat
preparat pre.pa.rat [n] (1) bahan yg disiapkan secara kimiawi; sediaan: dng ditemukannya penisilin pd tahun 1929, maka berkembang pulalah industri farmakologi -- obat-obat antibiotika
preskripsi pres.krip.si [n] (1)apa yg diharuskan; ketentuan (petunjuk) peraturan; (2) petunjuk tt penggunaan obat
propaganda pro.pa.gan.da [n] (1) penerangan (paham, pendapat, dsb) yg benar atau salah yg dikembangkan dng tujuan meyakinkan orang agar menganut suatu aliran, sikap, atau arah tindakan tertentu: -- biasanya disertai dng janji yg muluk-muluk; (2) cak reklame (spt menawarkan obat, barang dagangan, dsb): perusahaan itu giat melakukan -- produknya
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
psikofarmakologi psi.ko.far.ma.ko.lo.gi [n] (1) ilmu tt kerja obat pd pelbagai fungsi psikologis dan status kejiwaan; (2) penggunaan obat-obatan untuk mengubah fungsi psikologis dan status kejiwaan
psikoterapi psi.ko.te.ra.pi [n] cara pengobatan dng mempergunakan pengaruh (kekuatan batin) dokter atas jiwa (rohani) penderita, dng cara tidak mempergunakan obat-obatan, tetapi dng metode sugesti, nasihat, hiburan, hipnosis, dsb
psikotropika psi.ko.tro.pi.ka [n] (1) segala yg dapat mempengaruhi aktivitas pikiran spt opium, ganja, obat bius; (2) Dok zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis dan bukan narkotika yg dapat menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan perilaku; obat yg dapat mempengaruhi atau mengubah cara berbicara ataupun tingkah laku seseorang
pucuk pu.cuk [n] (1) daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): -- merunggai; -- enau; (2) ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): -- api; -- jala; -- ombak; (3) yg tertinggi: -- bulat; (4) penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): sepucuk surat; dua -- senapan; (5) bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan [n] akar tumbuhan yg dikeringkan untuk obat
puder pu.der [n] (1) bubuk; tepung; (2) bedak berupa tepung; pupur; (3) (obat) mesiu: ditaburi -- halus khusus dan disapu dng kuas halus
pulai pu.lai [n] pohon yg batangnya ringan, kulit pohonnya bergetah, sering dibuat obat; Alstonia scholaris
pulai pundak tumbuhan yg akarnya digunakan obat penyakit tekanan darah tinggi; Rauwolfia serpentina
pulasari pu.la.sa.ri [n] tumbuhan melilit, daunnya tipis, kulitnya harum, dipakai untuk obat; Alyxia stellata
pulut-pulut sapi pu.lut-pu.lut sapi pohon kecil, buahnya lekat; Urena lobata
pupuk pu.puk [n] penyubur tanaman yg ditambahkan ke tanah untuk menyediakan senyawaan unsur yg diperlukan oleh tanaman [n] obat dr tumbuh-tumbuhan (daun-daunan dsb) yg digiling lumat-lumat, dilekatkan di dahi sebelah atas, dekat pd ubun-ubun
puyer pu.yer [n] bubukan; tepung; serbuk (tt obat)
rabak ra.bak [a] terlepas, terputus, terpisah dr jahitannya, atau tenunannya secara memanjang atau melebar; koyak (robek) panjang atau lebar: bajunya ditarik sampai --; biarkan ia berteriak-teriak, sampai mulutnya -- [v] te.ra.bak v terbakar: kampung itu ~ sampai habis
rabun ra.bun [a] kurang jelas; kurang awas; kabur (tt penglihatan): orang tua itu sudah -- matanya [n] asap (dr daun-daunan, dupa yg dibakar) untuk mengasapi rumah, mengobati orang sakit
racik ra.cik [v] , me.ra.cik v mengiris (mengerat) tipis-tipis; merajang: ia ~ mentimun hingga menjadi potongan yg tipis-tipis; ~ tembakau [n] jerat (dr ijuk, rambut kuda) untuk menangkap burung [v] me.ra.cik v mencampur bahan-bahan untuk dijadikan jamu (obat ): ~ jamu; ~ obat
radiasi ra.di.a.si [n] (1) Fis pemancaran dan kerambatan gelombang yg membawa tenaga melalui ruang atau zantara, msl pemancaran dan perambatan gelombang elektromagnetik, gelombang bunyi, gelombang lenting, penyinaran; (2)Fis tenaga yg dipancarkan gelombang melalui ruang dan zantara; tenaga sinaran; (3) Dok pengobatan dng zat radioaktif
radiologi ra.di.o.lo.gi [n] (1) ilmu pengobatan yg menggunakan sinar X atau sinar radioaktif untuk mengetahui penyakit; (2) ilmu tt radioaktif
radioterapi ra.di.o.te.ra.pi [n] pengobatan penyakit dng radiasi
ragam ra.gam [n] (1) tingkah; laku; ulah: lain orang lain -- nya; (2) macam; jenis: di toko itu banyak -- permainan; (3) lagu langgam; (4) warna; corak; ragi: kain yg bagus -- nya; (5) Ling laras (tt bahasa) [a] bersatu hati; rukun: penduduk kampung itu kurang -- rupanya
ramai a ra.mai a riuh rendah (tt suara, bunyi): -- benar suara tembakan itu; (2) riang gembira; meriah: perjamuan itu -- sekali; (3) serba giat; sibuk (tt pasar, perdagangan): belakangan ini pasar itu -- kembali; (4) banyak (penduduk, orang): kampung itu agak --; (5) banyak kendaraan berlalu-lalang: lalu lintas mulai -- menjelang lebaran
ramuan ra.mu.an [n] hasil meramu; bahan-bahan untuk membuat sesuatu (kayu-kayuan untuk rumah, daun-daunan untuk obat) hasil meramu
rantau ran.tau [n] (1) pantai sepanjang teluk (sungai); pesisir (lawan darat): berlayar sepanjang --; (2) daerah (negeri) di luar daerah (negeri) sendiri atau daerah (negeri) di luar kampung halaman; negeri asing
rapat ra.pat [a] (1) hampir tidak berantara; dekat sekali (tidak renggang): rumah-rumah di kota -- sekali; (2) kerap (tt tanaman, anyaman, dsb): padi jangan ditanam terlalu --; (3) tertutup benar-benar hingga tidak bercelah: ia menutup pintu dng --; (4) berhampiran sekali; dekat benar: kapal dapat berlabuh -- pd pangkalan; (5) karib; erat (tt persahabatan): teman --; menambah -- persahabatan [n] pertemuan (kumpulan) untuk membicarakan se suatu; sidang; majelis [n] (1) tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; kayu rapat; Parameria barbata; (2) kulit dr kayu rapat
rasa komunitas [Antr] realitas pd masyarakat kampung yg menganggap diri mereka sbg kesatuan dan hidup begitu dekat satu sama lain sehingga mereka hampir tidak dapat menghindar dr fungsi kesatuan
ratusan ra.tus.an [num] (1) bilangan seratus: satuan dikumpulkan dng satuan, puluhan dng puluhan, ~ dng ~; (2) cak beratus-ratus: setiap hari ~ orang berobat ke rumah sakit itu
rawat jalan perawatan pasien dng cara berobat jalan
reaksi re.ak.si [n] (1) kegiatan (aksi, protes) yg timbul akibat suatu gejala atau suatu peristiwa: putusan rektor telah menimbulkan -- mahasiswa yg berupa pemasangan tulisan yg mengecam putusan itu; (2) tanggapan (respons) thd suatu aksi: dia tidak memberikan -- apa-apa ketika dimarahi ayahnya; (3) perubahan yg terjadi krn bekerjanya suatu unsur (obat)
rebutan re.but.an [n] (1) hasil merebut; (2) yg direbut atau yg diperebutkan: ia seorang gadis cantik yg menjadi ~ pemuda di kampungnya; (3) perayaan (Cina) dng mengadakan sedekah yg diperebutkan orang banyak; (4) perlombaan memanjat batang (batang pinang) yg dilumasi lemak untuk memperoleh barang-barang yg digantungkan pd puncaknya; (5) cak berebutan
rejasa re.ja.sa [n] timah [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 26 m, batangnya tidak lurus sehingga tidak digunakan untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat borok (luka lama), daunnya untuk obat lesu; Elacocarpus grandiflora; (2) kulit pohon rejasa; (3) daun rejasa
rekam medis rekaman mengenai hasil pengobatan thd pasien
rempah ratus bermacam-macam rempah (obat)
rempenai rem.pe.nai [n] (1) pohon yg tidak terlalu tinggi, daunnya dibuat obat kudis; Ardisia humilis; (2) daun rempenai
remujung re.mu.jung [n] tumbuhan yg daunnya dapat digunakan sbg obat penyakit kencing manis; kumis kucing; Orthosiphon grandiflorus; (2) daun remujung
remunggai re.mung.gai [n] (1) pohon yg daunnya dapat dimakan untuk obat dsb; kelor; Moringa oleifera (2) daun remunggai
renkinang ren.ki.nang [n ] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, dapat digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap makanan; tempawat; kemesu; Elaeocarpus floribunda; (2) kayu renkinang
resek re.sek [cak v] usil; mencampuri urusan orang lain /rEsEk/, me.re.sek-re.sek v (1) mencari dng meraba- raba: dl gelap itu kedua orang itu pun ~ tempat tidur masing- masing; (2) mencari keterangan; mengusut; menyelidiki: polisi ~ penduduk kampung yg dicurigai
resep re.sep [n] (1) keterangan dokter tt obat serta takarannya, yg harus dipakai oleh si sakit dan dapat ditukar dng obat di apotek; (2) keterangan tt bahan dan cara memasak obat (makanan)
resinol re.si.nol [n Far] antiseptik yg digunakan untuk mengobati penyakit kulit
resorsinol re.sor.si.nol [n] senyawa pembuat obat atau zat warna dng rumus kimia C6H4 (OH)2
respons res.pons [n] tanggapan; reaksi; jawaban: -- masyarakat thd rencana perbaikan kampung sangat baik
restitusi res.ti.tu.si [n] (1) ganti kerugian; pembayaran kembali: pegawai berhak memperoleh -- pengobatan; (2) penyerahan bagian pembayaran yg masih bersisa: -- kenaikan gaji bulan Maret akan dibayar bersama-sama dng gaji bulan April; (3) Dok penyesuaian spontan kepala bayi dng badannya sesudah kepala keluar dr rahim ibu
rindu rin.du [a] (1) sangat ingin dan berharap benar thd sesuatu: ia -- akan kemerdekaan; (2) memiliki keinginan yg kuat untuk bertemu (hendak pulang ke kampung halaman) : ia -- benar kpd anak-istrinya
ring [n] tiruan bunyi spt bel, 'ring-ring' [n] (1)cincin; gelang-gelang; (2) alat untuk melakukan berbagai bentuk gerakan (dl senam ketangkasan atau akrobatik); lingkaran dr besi yg digantungan pd palang yg kuat (palang besi) [n] arena adu tinju; gelanggang tinju: dia berhasil mendesak lawannya ke sudut --
rotan jernang besar rotan jernang, bermutu rendah, buahnya untuk mengilatkan kayu dan campuran obat tradisional, panjangnya mencapai 15 m; Daemonotops draco
ruak ru.ak [v] me.ru.ak v (1) merata ke mana-mana; meluas (tt api dsb): api telah ~ menghabiskan rumah-rumah petak di dekat rumahku; (2) bertambah lebar; meroyak (tt kudis): luka pd kakinya ~ krn tidak diobati; (3) terbuka dan menjadi lebar; mengembang (tt gulungan tikar, bibir yg terkatup, gulungan ular): di luar dugaannya ~ lah gulungan ular dekat tempat duduknya [n] ru.ak-ru.ak n burung yg tinggal di rawa-rawa; Amaurornis phoenicuras
rubung ru.bung [v] me.ru.bung v mengerumuni; mengelilingi: orang-orang ~ tukang jual obat di kaki lima
rukun ru.kun [n] (1) yg harus dipenuhi untuk sahnya suatu pekerjaan: tidak sah salat yg tidak cukup syarat dan -- nya; (2) asas; dasar; sendi: semuanya terlaksana dng baik, tidak suatu pun yg menyimpang dr -- nya [a] (1) baik dan damai; tidak bertengkar (tt pertalian persahabatan dsb): "Ibu berharap kamu berdua dapat hidup -- "; (2) bersatu hati; bersepakat: penduduk kampung ini -- sekali
rukun warga perkumpulan antara kampung yg berdekatan (bertetangga) dl suatu kelurahan
rumah sakit kanker rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit kanker
rumah sakit khusus rumah sakit yg memberikan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan satu macam penyakit
rumah sakit mata rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit mata
rumah sakit umum rumah sakit yg memberikan layanan, pengobatan, perawatan bagi penderita berbagai penyakit yg dilengkapi dng dokter ahli: -- umum akan dapat melayani berbagai pasien yg mengidap penyakit yg beraneka macam
rumput perimping rumput raksasa yg tingginya mencapai 3 m, daunnya tersusun rapi spt kipas, bagian tepinya tajam, tunasnya yg muda dimakan sbg lalap krn rasanya manis; Themeda villosa; -- siak-siak tumbuhan yg akarnya dibuat obat cacing dsb, Dianella ensifolia; -- telur ikan nama rumput, Panicum trigonum
sahi sa.hi [ark a] alpa; lalai; lupa: sifat manusia sekali-kali suka -- juga [ark n] air teh yg pekat dan harum: teh -- dapat juga diminum sbg obat untuk menghilangkan sakit perut; baki berisi juadah dan piala berisi -- [n] ikan pari
sakramen sak.ra.men [n Kat] upacara suci dan resmi untuk bertemu dng Tuhan dan untuk menerima rahmat Tuhan lewat tanda-tanda (ada 7 sakramen, yaitu baptis, mahakudus, penguatan, tobat, perkawinan, imamat, dan perminyakan)
salah urus tidak cakap mengurus (menata, membenahi, membereskan); sesuatu; -- wesel cak (1) salah alamat: kiriman obat-obatan ini harus sampai di tangan rakyat yg memerlukan jangan sampai -- wesel; (2) salah paham (pengertian): krn -- wesel ia memberikan penafsiran yg berbeda dng apa yg kumaksudkan
salep sa.lep [n] (1) obat luar yg terbuat dr campuran obat dng zat yg berkonsistensi, spt mentega, untuk dioleskan pd kulit (untuk kudis, luka, borok, dsb): untuk mengobati lukamu itu pakailah -- ini; (2) minyak kental atau vaselin untuk campuran bahan obat luar, pomade, dsb
salvarsan sal.var.san [n Far] obat semacan penisilin untuk mengobati penderita sifilis dsb
sambang sam.bang, sambang darah [n] perdu yg bercabang kuat, berbunga kuning, ujung daunnya berwarna hijau dan bagian bawahnya cokelat, akarnya dapat dibuat obat setelah disimpan dan dikeringkan; Excoecaria cochinchinensis
sambiloto sam.bi.lo.to [n] terna yg daunnya berasa pahit, digunakan sbg obat dan tonikum; Andrographis paniculata
sanatogen sa.na.to.gen [n] obat dl bentuk cairan untuk penguat darah
santonin san.to.nin [n] (1) Kim hablur tanpa warna yg diperoleh dr bunga Artemisia cina yg belum berkembang; C15H18O3; (2) obat yg digunakan untuk membasmi cacing perut
saparantu sa.pa.ran.tu [n] bahan obat-obatan berasal dr pohon Sindora sumatrana
sarean sa.re.an [ark n] (1) sersan; (2) pegawai kepala kampung; (3) kepala kelasi
sarirah sa.ri.rah [n] pohon atau perdu yg tingginya 3-10 m, daun dan akarnya dapat dibuat obat, daun yg muda dapat dijadikan lalap; Acronychia laurifolia
saudara sau.da.ra [n] (1) orang yg seibu seayah (atau hanya seibu atau seayah saja); adik atau kakak; (2) orang yg bertalian keluarga; sanak: ia mempunyai banyak -- di sini, baik dr ibu maupun dr ayahnya; (3) orang yg segolongan (sepaham, seagama, sederajat, dsb); kawan; teman: dl mengerjakan tugas ini, kita akan dibantu oleh -- kita di kampung ini; (4) sapaan kpd orang yg diajak berbicara (pengganti orang kedua): coba -- pikirkan masak-masak; (5) ki segala sesuatu yg hampir serupa (sejenis dsb): serigala merupakan -- anjing; (6) ki tembuni: -- nya baru keluar, padahal bayinya telah lama lahir
sawang sa.wang [n] -- langit ruang antara langit dan bumi; awang-awang: Sang Merah Putih naik menjulang -- langit [Mk n] , rimba -- rimba yg amat luas [n] (1) sarang laba-laba; (2) kotoran yg melekat di langit-langit rumah dsb: rumah tua itu penuh dng -- [n] tumbuhan untuk obat kurap, Cordyline fruticosa [n] burung jenis punai: punai --
sayur sa.yur [n] (1) daun-daunan (spt sawi), tumbuh-tumbuhan (taoge), polong atau bijian (kapri, buncis) dsb yg dapat dimasak; (2) masakan yg berkuah (spt gulai, sup): -- asam; -- bening [n] -- babi tumbuhan yg daunnya untuk obat luka; Borreria ocimoides
seburu se.bu.ru [n] pohon yg kayunya keras, baik untuk bahan membuat perahu, sari akar dan daunnya dapat digunakan sbg obat disentri; Ouratea sumatrana
seburut se.bu.rut [n] tumbuhan semak, bunganya berwarna ungu merah, akarnya terkenal sbg obat kuat (tonikum); Thottea grandiflora
sedatif se.da.tif [n Far] zat alami atau zat sintetis yg dapat meredakan keaktifan dan kegembiraan; obat penenang
sedingin se.di.ngin [n] tumbuhan yg daunnya untuk obat penyakit demam; Bryophyllum calycinum
sedini-dininya se.di.ni-di.ni.nya [adv] seawal mungkin; selekas-lekasnya: diagnosis ~ penting sekali dl pengobatan penderita kanker
seduayah se.du.a.yah [n] tumbuhan jenis rumput yg digunakan sbg obat; Woodfordia floribunda
segala se.ga.la [num] (1) sekalian (tidak ada kecualinya); semua: sebelum pindah, ia berusaha melunasi -- utangnya; -- sesuatu sudah; selesai; (2) seluruh; segenap: -- isi dunia; (3) sama sekali; serba: anak-anak sekolah berpakaian -- putih; kita -- salah; (4) kl para (untuk menyatakan banyak): hikayat -- rasul; (5) kas (untuk memaki) terlalu; benar-benar: dikatakannya saya ini -- udiklah, kampunganlah; masa, tidak apa-apa dikatakan bajingan --
segeger se.ge.ger [n] tumbuhan pakis, dapat dibuat obat; Lycopodium cernuum
sehat masyarakat kesehatan jasmani bagi rakyat: Pusat -- Masyarakat (Puskesmas), balai pengobatan (poliklinik) di tingkat kecamatan yg diselenggarakan oleh Pemerintah
sekeduduk se.ke.du.duk [n] tumbuhan yg tingginya kira-kira 1 m, bercabang banyak, daun dan buahnya berwarna ungu, buahnya sebesar butir jagung, digunakan untuk obat; Melastoma polyanthum
selang waktu antara dr pemberian obat pertama ke pemberian berikutnya untuk memperoleh daya pengobatan yg efektif
selasih se.la.sih [n] terna yg tingginya lebih kurang 1 m dan berumur pendek, batangnya bersegi empat, daunnya berbentuk bundar telur, bunganya tersusun dl tanda yg tegak, daun mahkotanya putih atau ungu, bijinya mengembang menjadi massa yg menyerupai agar-agar, biasanya dicampur dl minuman dingin, daunnya mengandung minyak asiri, digunakan dl obat-obatan tradisional, juga sbg disinfektan; Ocimum basilicum
seleguri se.le.gu.ri [n] tumbuhan perdu, bunganya kuning, akarnya dijadikan obat; Sida rhombifolia
selibut se.li.but , ber.se.li.but v mengadakan kerusuhan (keributan): berandalan itu -- di kampungnya
seluru se.lu.ru [n] sulur-suluran, daunnya dibuat obat; Percampylus glaucus
semangkok se.mang.kok [n] pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut; kembang semangkok; Scaphium affinis
sembung sem.bung [n] tumbuhan yg dapat dibuat bermacam-macam obat (akarnya untuk obat pembangkit selera, melancarkan kencing, dsb, daunnya juga untuk berbagai-bagai obat); Blumea balsamifera [n] alat bunyi-bunyian dr kerang
sembur sem.bur [n] apa yg dipancarkan (disemprotkan) dr mulut (spt kunyahan obat-obatan untuk mengobati orang sakit atau untuk mengusir roh jahat) [Lihat {sembul}]
semenda-menyemenda se.men.da-me.nye.men.da [v] saling bersemenda: di sanalah orang Minangkabau membentuk daerah baru, berlorong-berkampung, bersawah-berladang, -- dng orang yg mereka sukai
semilat se.mi.lat [n] tanaman merambat, daun dan akarnya digunakan sbg obat sakit perut; Rourea fulgens
sempit sem.pit [a] (1) kurang dr ukuran luas (besar) yg diperlukan: rumah ini terlalu -- untuk ukuran kita; kalau saja aku agak kurus sedikit, baju ini tentu tidak terasa -- lagi; (2) ki picik (tt buah pikiran, pandangan, pengetahuan, dsb): krn kurang bergaul, ia mempunyai pandangan yg -- sekali; (3) penuh sesak (tt kampung dsb): Jakarta dirasakan semakin -- krn penduduknya semakin bertambah; (4) ki serba sedikit atau hampir kurang (tt uang, pendapatan, dsb): rasanya uang sekian itu -- sekali untuk membiayai perayaan ini; (5) ki lekas marah; tidak sabar (tt sifat seseorang): -- hati; -- pikiran; (6) mepet (tt waktu): krn -- nya waktu, ia tidak sempat pamit pd sanak saudaranya; (7) susah (tt hidup): di daerah gersang ini banyak orang yg -- hidupnya
semprit sem.prit [n] (1) peluit kecil, terbuat dr logam atau buluh bambu yg kecil; (2) alat untuk memasukkan obat ke dl tubuh; semprot kecil [n] kue kering (bakaran oven) yg dicetak dr adonan tepung terigu, gula, telur, dsb yg dicetak dng menekannya ke luar dr corong yg ujungnya berkembang-kembang
semprot sem.prot [n] (1) alat semacam pompa untuk menyemburkan air, api, cat, dsb; (2) Dok alat untuk menyuntik (memasukkan obat ke dl tubuh); (3) ki cercaan; celaan; dampratan
senam lantai senam yg terdiri atas berbagai gerakan mirip balet dan berjungkir balik biasanya dilakukan tanpa alat bantu; senam yg memeragakan gerakan akrobatik dan jungkir balik dng mengikuti irama lagu, di lantai empuk berukuran 12 x 12 m, mengutamakan keseimbangan, kekuatan, kelenturan, dan ketajaman antara 50-70 detik (bagi pria), serta keluwesan, irama, dan kelenturan antara 70-90 detik (bagi wanita)
senamaki se.na.ma.ki [n] pohon yg daunnya dibuat untuk obat cuci perut; Cassia angustifolia
senduduk sen.du.duk ? sekeduduk [n] tumbuhan belukar, daunnya untuk obat mencret; Melastoma polyanthum
senggeruk seng.ge.ruk [Jw n] (1) tembakau untuk dicium-cium; (2) obat bius untuk orang yg akan dibedah
senggugu seng.gu.gu [n] tumbuhan yg daun dan akarnya untuk obat sakit perut; Clerodendron serratum [n] jenis udang kecil-kecil; geragau
sentosa sen.to.sa [a] bebas dr segala kesukaran dan bencana; aman dan tenteram; sejahtera: dng penghasilan yg cukup dan lingkungan yg aman, ia hidup dng -- bersama keluarganya di kampung
sepenuh se.pe.nuh [a] (1) seluruh isi (penghuni); semua(nya): berita itu menggoncangkan orang ~ kampung; (2) segenap; sebesar-besarnya; selengkap: dng ~ perhatian; mendapat bantuan ~ nya lihat daun
seperantu se.pe.ran.tu [n] bahan untuk obat-obatan yg berasal dr pohon; tampar hantu; Sindora sumatrana
seputar se.pu.tar [n] sekeliling; sekitar: ~ kampung
sergap ser.gap [v] , me.nyer.gap v (1) menyerang atau menyerbu dng tiba-tiba: sesudah -- truk barang itu, mereka melarikan diri ke arah perkampungan; (2) mendatangi dng mendadak untuk menangkap; menggerebek: polisi berhasil -- tempat per-judian itu; (3) menyergah: katanya dng --
serunai se.ru.nai [n] alat musik tiup jenis klarinet yg dibuat dr kayu [n] , -- laut n tumbuhan yg hidup di pantai (laut) yg bunganya berwarna kuning, akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit keputihan; Wedelia biflora
setawar se.ta.war [n] tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat, banyak macamnya, spt -- betina, -- gajah, -- gunung, -- padang
setinggi-tinggi bangau terbang [pb] sejauh-jauh orang merantau, akhirnya kembali ke tempat asalnya (kampung halamannya) juga
setinggi-tinggi melambung setinggi-tinggi me.lam.bung , surutnya ke tanah juga [pb] biar ke mana pun perginya, akhirnya pulang ke kampung halaman juga
setuil se.tu.il [n] (1) tumbuhan memanjat yg daunnya dapat dibuat obat penyembuh penyakit kulit; (2) daun setuil
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
siak si.ak [n] (1) orang (santri) penjaga atau perawat masjid; (2) orang yg biasanya tinggal di masjid dan mendapat rezeki dr sedekah orang [n] burung elang malam, berbunyi "rak, rak"; burung siak [n] (1) tumbuhan yg akarnya dapat dibuat sbg obat cacing dsb; rumput siak-siak; Dianelle ensifolia; (2) akar siak
sesuai se.su.ai lihat suai [a] (1) pas; sedang (tt ukuran): ukuran baju (celana-) nya --; ukuran sepatunya --; (2) cocok (pas dl ukuran sbg pasangannya): carilah anak kunci yg -- dng lubang kunci lemari; (3) serasi (tt pasangan): pengantin itu benar-benar --; (4) sepadan; setaraf: ia akan diberi pekerjaan yg -- dng kecakapannya; ia merasa bahwa gajinya belum -- dng kedudukannya; (5) seimbang: hasilnya tidak -- dng kedudukannya; (6) selaras; seirama; berpatutan; bersamaan: suku kata terakhir pd baris kedua dan keempat harus -- bunyinya; (7) semufakat; setuju: rundingan antara majikan dan wakil buruh sudah --; (8) sama; sejalan; sependapat (tt buah pikiran): pendapat mereka -- dng pikiran saya; (9) sama; tidak bertentangan: keputusan hakim itu -- dng tuntutan jaksa; (10) cocok; kena benar: bermacam-macam obat yg diminumnya tidak ada yg --; (11) baik sekali: tanah dan hawanya -- untuk menanam sayur-mayur; (12) bergantung pd; berpadanan: hadiahnya -- dng besar kecilnya jasa masing-masing; (13) sejalan: -- dng in-struksi Gubernur, rumah yg tidak memiliki izin mendirikan bangunan harus dibongkar
sialit si.a.lit [n] tumbuhan untuk obat penyakit kencing nanah; Scleria sumatrensis
siap pakai (tt tamatan sekolah dsb) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dsb) yg telah di siapkan sebelumnya jika sewaktu-waktu diperlukan
sibusuk si.bu.suk [n] (1) pohon yg kayunya biasa untuk bahan rumah dsb, akarnya untuk obat pencuci pakaian; Cassia nodosa; (2) kayu sibusuk
sicerek si.ce.rek [n] (1) pohon kecil, daunnya biasa dibuat obat; Clausena excavata; (2) daun sicerek
sintuk sin.tuk [n] pohon Cinnmomum, kulitnya dipakai sbg obat-obatan dan pencuci (pembersih) rambut [v] ber.sin.tuk v bergosok (badan): mandi -
sirkus sir.kus [n] pertunjukan hiburan yg mempertontonkan keterampilan berbagai binatang dan kemahiran pemain akrobat: pemain -- itu mampu berayun-ayun pd ketinggian 10 m dr tanah;
sirop si.rop [n] (1) air gula agak kental, terkadang diberi esens dan diwarnai; setrup; (2) obat berbentuk cairan berasa manis: tersedia obat dl bentuk -- untuk anak-anak di apotek itu
soporifik so.po.ri.fik [n Far] obat tidur
streptomisin strep.to.mi.sin [n Kim] antibiotik yg dapat larut dl air, dihasilkan oleh kapang Streptomyces griseus, terutama digunakan dl pengobatan penyakit tuberkulosis; C21H39N7O12
suduayah su.du.a.yah [n] tumbuhan hias berbentuk perdu, bunganya berwarna putih, jika direbus dapat digunakan sbg obat, daunnya beracun dan dapat digunakan sbg pencegah serangan gegat dng menempelkannya di antara barang-barang yg perlu diamankan atau dijaga; Nerium oleander
sukan su.kan [n] tumbuhan perdu, daunnya tebal berbentuk jantung dan beraroma, digunakan sbg obat luka, dapat pula sbg sayur, terutama untuk dimakan oleh wanita sehabis bersalin; Coleus aromaticus
sulfanilamida sul.fa.ni.la.mi.da [n] senyawa organik yg mengandung belerang dan nitrogen berupa hablur tanpa warna, dipergunakan dl pengobatan untuk mengobati infeksi serta radang saluran kencing
sulfonamida sul.fo.na.mi.da [n Kim] nama kelompok obat penyembuh radang bakteri, molekulnya mengandung gugus -SO2N
sulit su.lit [a] (1) sukar sekali; susah (diselesaikan, dikerjakan, dsb): pekerjaan yg -- diselesaikan; rasanya -- baginya untuk memberitahukan hal itu kepadamu; (2) susah dicari; jarang terdapat: obat semacam itu -- didapat; (3) dirahasiakan (sukar diketahui dsb); tersembunyi: tempat -- pun ia tahu; ia dapat mengetahui hal yg --; (4) gelap (rahasia, tidak terang-terangan): apa yg mereka lakukan itu merupakan perbuatan yg --; (5) dl keadaan yg sukar (genting, gawat, dsb): penghidupan yg -- itu kita hadapi dng sabar dan tawakal; keadaan ekonomi yg semakin --
sumpek sum.pek [a] (1) sesak; sempit: kampung itu semakin -- krn kebanyakan penduduk; (2) pengap: kamarnya kecil dan --; (3) merasa tidak enak (melihat dsb) sesuatu: saya -- kalau melihat pakaian kotor bergelantungan; (4) resah, risau (tt hati dsb): yg penting saya ingin bercerita supaya hati saya tidak --
sungsang sung.sang [a] (1) terbalik (yg di atas menjadi di bawah, yg di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dsb): dl pertunjukan akrobat itu anak-anak senang melihat orang berjalan --; orang tua itu bertapa --; (2) kaki di bawah, kepala di atas (tt kedudukan bayi yg hendak lahir: tidak sedikit anak yg lahir -- lihat kembang
sunti sun.ti [n] umbi-umbian yg dapat dibuat obat atau rempah-rempah, dsb
suntik sun.tik [v] , me.nyun.tik v (1) mengorek (duri dl kulit) dng jarum dsb: ia -- duri dr dl kulit dng menggunakan jarum berkarat; (2) memasukkan cairan obat ke dl badan dng jarum; menjarum; menginjeksi: dokter telah -- saya; (3) mencocok dng jarum; mengukir (nama dsb) pd logam dng benda tajam: di toko ini ongkos -- bak arloji tidak mahal; (4) memasukkan benih penyakit yg sudah dilemahkan ke dl tubuh untuk memperoleh kekebalan thd penyakit; menyerum: tim dokter sedang sibuk -- cacar di desa yg terjangkit wabah itu; (5) cak membangkit hati (memberanikan, menghasut, dsb); memberi petunjuk (ajaran, nasihat, dsb) sebelum terjadi sesuatu: kalau tidak ada yg -, masakan ia berani menentang usul saya
supaya su.pa.ya [p] kata penghubung untuk menandai tujuan atau harapan; mudah-mudahan sampai pd maksudnya; hendaknya; agar: dijemur -- kering; ia minum obat -- lekas sembuh
susu su.su [n] (1) organ tubuh yg terletak di bagian dada; (2) organ tubuh yg terletak di dada wanita yg dapat menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; buah dada; payu dara; tetek; (3) organ tubuh yg terletak di bagian perut atau dada (binatang) yg menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; (4) air yg keluar dr buah dada, susu binatang; (5) bahan minuman, berupa cairan atau bubuk [n] -- perada tumbuhan terna yg tingginya mencapai 65 cm, bunga tumbuh di ujung batang, rimpangnya membesar menjadi umbi, daunnya digunakan sbg obat; Globba atrosanguinea
tabal ta.bal [kl n] tabuh (beduk) yg dipalu ketika meresmikan penobatan raja
tabar-tabar ta.bar-ta.bar [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat; setawar; Costus speciosus; (2) daun tabar-tabar
tabib ta.bib [n] (1) orang yg pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional, spt dukun; (2) dokter
tablet tab.let [n] (1) obat dl bentuk butiran atau pipih; gentel (obat padat); pil; (2) lempeng tanah liat; (3) bidang papan kayu
tahunan ta.hun.an [n] (1) (yg terjadi) tiap-tiap tahun atau setahun sekali: rapat ~; laporan ~; (2) bertahun-tahun; lama sekali: sudah ~ lamanya ia meninggalkan kampung halaman
taib ta.ib [Ar n] orang yg bertobat
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
tajur ta.jur [a] tampak memanjang (menganjur) [n] (1) tumbuhan, daunnya dapat dijadikan obat sakit perut; Clorodendron buchanani; (2) daun tajur
takhayul ta.kha.yul [n] (1) (sesuatu yg) hanya ada dl khayal belaka: banyak orang kampung yg masih percaya kpd --; (2) kepercayaan kpd sesuatu yg dianggap ada atau sakti, tetapi sebenarnya tidak ada atau tidak sakti: beliau membersihkan hati umat dr segala --
talk [n] (1) bedak halus yg mengandung zat tertentu untuk menjaga kesehatan kulit; talek; (2) Far serbuk kristal yg halus, berwarna putih atau agak keabu-abuan, bahan pelicin pd pembuatan tablet dan sebagai bahan bermacam-macam serbuk obat
tambak bukit tam.bak bu.kit [n] (1) tumbuhan rumput yg akarnya untuk obat batuk atau obat menceret; sembung hutan; Vernonia cinerea; (2) akar tambak bukit
tambar tam.bar [n] obat; penawar
tambul tam.bul [n] (1) kue yg dihidangkan sbg teman minuman; (2) minuman untuk dihidangkan (untuk menyegarkan badan) [v] ber.tam.bul v bermain komidi (akrobat, sulap, dsb)
tampon tam.pon [n] sumbat dr kain kasa, dng atau tanpa obat untuk menghentikan perdarahan
tanah tumpah darah tanah tempat kelahiran; kampung halaman
tangan dingin sifat selalu membawa hasil (terutama dl usaha pertanian, pengobatan, dsb)
tangkah tang.kah, tang.kah.an [n] tempat menjemur ikan (di perkampungan nelayan tradisional)
tapak kuda ta.pak ku.da [n] tumbuhan yg rebusannya dapat dibuat obat, yakni sbg pencuci kaki penderita beri-beri; Ipomoea pescaprae
tapak liman ta.pak li.man [n] (1) tumbuhan yg disebut juga tutup bumi, berdaun hijau tua berlekuk-lekuk, tepinya bergerigi, daun dan akarnya dapat digunakan sbg obat; Elephantopus scaber; (2) daun tapak liman; (3) akar tapak liman
tapal ta.pal [n] obat dl bentuk cairan kental atau bubur (biasanya dilumaskan pd kulit perut); pasta [n] -- kuda ladam; kasut besi [n] pancang (patok) terbuat dr kayu, semen, dsb sbg tanda batas
taraksasin ta.rak.sa.sin [n] zat pahit dr akar dan rimpang rumput berbunga kuning, digunakan sbg tonikum dan obat pencahar; Tara- xacum officinale
tari kejang tari yg merupakan perpaduan antara olahraga dan pantomim yg disertai gerakan akrobatis
tasak ta.sak [n] obat untuk menghentikan darah yg keluar dr tubuh manusia atau hewan (penawar jampi, daun capa, dsb)
taubat tau.bat [Lihat {tobat}]
tegak-tegak te.gak-te.gak [a] (1) selalu tegak (berdiri); berdiri asal berdiri saja: meskipun tidak ada bunga kampung, ~ juga mereka itu di muka kedai; (2) lurus-lurus (berdiri, duduk): disuruhnya berdiri ~; (3) ki dng begitu saja; hidup-hidup; mentah-mentah: tidak benar dikatakannya bahwa dia akan dijual ~ oleh saudaranya; saya ditipunya ~
teguk te.guk [v] me.ne.guk v meminum (air, obat): ia ~ obat; beliau menantikanku sambil ~ air teh sedikit-sedikit [a] tegar; keras kepala
teh hutan tanaman perdu yg tajuknya rapat, padat, dan kuat, biasanya dipakai sbg pagar atau tanaman hias dng membentuknya menjadi pola-pola tertentu, daunnya dapat dimanfaatkan sbg obat penurun panas, penyakit usus, dan gangguan ginjal; Acalyoha siamensis; teh-tehan
teh pahit minuman yg dibuat dr akar-akaran direbus untuk obat kuat; (2) teh tanpa gula
teja te.ja [n] (1) cahaya (awan) yg merah kekuning-kuningan kelihatan di kaki langit sebelah barat (ketika matahari terbenam); (2) pelangi [n] -- badak tumbuhan yg akar dan daunnya dibuat obat, Cinnamomum iners
tekah te.kah [n] kera yg berekor panjang, Nylobates leuciscus
teknik kateterisasi [Dok] cara pengobatan dng menggunakan kateter
teknologi medis ilmu kedokteran yg menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk membantu menemukan penyebab penyakit serta membantu pengobatannya
teler te.ler [a] keadaan tubuh tidak normal, lemas tidak berdaya (tt kesadaran syaraf) krn pengaruh obat, msl alkohol
telur kodok biji kecil-kecil berwarna cokelat, digunakan sbg obat pendingin yg ditaruh di atas kepala si penderita
temas te.mas [v] , te.mas-te.mas v (1) mengobati orang sakit yg diganggu oleh orang halus (setan); (2) menenung atau meramal orang dng memakai kunyit
tembakau hutan tumbuhan yg daun dan akarnya dibuat obat; Solanum verbascifolium
tempat tem.pat [n] (1) sesuatu yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, meletakkan, dsb); wadah; bekas: -- obat; -- tinta; (2) ruang (bidang, rumah, dsb) yg tersedia untuk melakukan sesuatu: -- belajar; -- duduk; (3) ruang (bidang dsb) yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, mengumpulkan, dsb): -- pembuangan sampah
tempawak tem.pa.wak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap masakan; Elaeocarpus floribundua; (2) buah tempawak
tempuyung tem.pu.yung [n] tumbuhan, dibuat obat, Nasturtium indicum
temu te.mu [v] sua; jumpa: upacara -- kedua mempelai telah berlangsung dng selamat [n] tumbuh-tumbuhan yg umbinya untuk ramuan obat dsb, sebangsa Curcuma, spt -- giring, Curcuma heyneana
tengkawang teng.ka.wang [n] (1) pohon yg bijinya mengandung lemak nabati bernilai gizi sbg minyak goreng, digunakan dl industri makanan, sabun, obat-obatan, dan kosmetik; Dipterocarpaceae; (2) biji tengkawang
tentu ten.tu [a] pasti; tidak berubah lagi: -- ia dapat menepati janjinya; (2) a terang; positif; tegas: kabar kematian suaminya masih belum --; (3) adv niscaya; mesti; tidak boleh tidak: minumlah obat ini, -- penyakitmu cepat sembuh
teragak ter.a.gak [v] (1) rindu; ingin benar (akan bertemu dsb): ia ~ benar ke kampungnya; (2) terkira; tersangka: tidak ~ perihnya
terajam te.ra.jam [v] menanggung siksaan badan; tersiksa; sudah dirajam; sudah menanggung hukuman badan [n] pohon yg akarnya digunakan sbg ramuan obat; akar terajam
terancam ter.an.cam [v] (1) diancam oleh: dl musim hujan kampung itu ~ bahaya banjir; (2) dl keadaan bahaya: jiwanya ~
terapi te.ra.pi [n Dok] usaha untuk memulihkan kesehatan orang yg sedang sakit; pengobatan penyakit; perawatan penyakit: mula-mula tim dokter mempelajari gejala-gejala penyakitnya kemudian menentukan -- nya yg tepat
terapi bahasa [Dok] pengobatan dan perawatan untuk mengurangi atau menghilangkan kelainan wicara dan bahasa
terapi kimiawi pengobatan kimiawi
terbang ter.bang [v] (1) bergerak atau melayang di udara dng tenaga sayap (tt burung dsb) atau dng tenaga mesin (tt pesawat terbang dsb): burung itu sanggup -- jauh sampai ke pantai; dng lincahnya pesawat kecil itu -- berakrobat di udara; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, daun-daunan, dsb): seng dan atap rumah -- ditiup angin puyuh; pekerja itu mengenakan topeng muka untuk menghindarkan mata dr pasir yg --; (3) Fis mudah menjadi uap (gas); mudah menguap: minyak --; zat --; (4) ki hilang lenyap (dicuri orang): sepuluh peti berisi suku cadang mobil -- dr gudang pelabuhan; (5) ki berlari cepat; (6) melarikan diri; kabur: mobil yg menabrak anak itu -- dan menghilang; (7) ki naik pesawat terbang; bepergian dng pesawat terbang: pagi ini rombongan perutusan -- ke Bali [n] rebana
terbawa ter.ba.wa [v] (1) sudah dibawa; (2) tidak sengaja dibawa serta: pakaian-pakaian yg tidak perlu -- juga; (3) terlibat (dl perkara, urusan, dsb); tersangkut; terseret; terbawa-bawa: kepala kampung itu pun -- juga dl perkara penjualan tanah yg tidak sah itu; (4) dapat dibawa: kopor seberat ini tidak akan -- oleh anak itu; (5) disebabkan oleh: hal ini -- oleh keadaan masyarakat
terbenam ter.be.nam [v] (1) masuk dalam-dalam sehingga tidak kelihatan: pakunya -- sehingga sukar dicabut; (2) masuk (krn terperosok dsb) turun ke dl air serta tidak muncul-muncul lagi; tenggelam: dia mati -- krn tidak pandai berenang; (3) tenggelam (tt matahari): matahari -- pukul enam sore; (4) ki tersembunyi: kampung itu -- di sela-sela bukit; (5) masuk ke dalam (keadaan yg buruk, kesengsaraan, dsb); terpendam: -- dl utang; -- dl kesedihan; (6) ki tidak diurus; beku (tt perkara): perkara yg telah lama --
terbilang ter.bi.lang [v] (1) dapat dihitung: tamu yg datang tidak -- banyaknya; (2) termasuk dl hitungan (golongan, lingkungan, dsb): Bapak -- orang alim di kampung kami; (3) terpandang; terkemuka
terefleksikan te.re.flek.si.kan [v] dapat direfleksikan: suasana perkampungan di Yogyakarta pd masa kolonial ~ dl arsitektur tradisional di paviliun itu
terjaring ter.ja.ring [v] (1) kena jaring; (2) tertangkap secara tiba-tiba: lima pemuda pengedar obat terlarang ~ petugas ketika operasi kamtibmas dilancarkan
terkaya ter.ka.ya [a] paling kaya: dialah orang yg ~ di kampung itu
terkenal ter.ke.nal [v] dikenal atau diketahui umum; termasyhur; tersohor: kemanjuran obat ini telah ~ di seluruh dunia
terkibuli ter.ki.buli [v] tertipu: pulanglah ia dng hati kesal krn merasa ~ oleh penjual obat di pinggir jalan
terluput ter.lu.put [v] terhindar (dr); terlepas (dr); bebas (dr): tidak seorang pun ~ dr tuntutan hukum; baru saja kampung itu ~ dr bahaya banjir, sekarang terancam penyakit menular
terniat ter.ni.at [v] (1) sudah diniatkan; termaksud: kepergiannya ~ sejak dulu; (2) timbul niat: telah lama ~ olehnya akan mengunjungi ibunya di kampung
teroka te.ro.ka [v] , me.ne.ro.ka v membuka daerah atau tanah baru (untuk sawah, ladang, dsb); merintis; menjelajahi: para transmigran ~ hutan belantara untuk dijadikan kampung
terpandang ter.pan.dang [v] (1) terlihat; kelihatan: bakteri itu tidak ~ oleh mata; (2) teringat kpd; hanya memperhatikan: ~ kpd gaji dan pangkat; (3) disegani; dihormati: ia masuk orang ~ di kampungnya; (4) tiba-tiba atau tidak sengaja memandang: di rumah makan itu ~ lah ia kpd seseorang yg pernah dikenalnya
terpencil ter.pen.cil [v] tersendiri; terasing; jauh dr yg lain: beliau lahir di sebuah kampung ~
tersangai ter.sa.ngai [v] (1) sudah disangai; sudah dipanaskan: nasi yg sudah -- hendaknya disimpan di lemari supaya jangan dihinggapi lalat; (2) ki tidak laku (tt gadis): gadis tua itu dianggap -- oleh penduduk sekampungnya krn terlalu bertingkah
terusi te.ru.si [n] benda yg kebiru-biruan warnanya, berasal dr tembaga untuk obat puru; CuSO45H2O
tetes te.tes [n] benda cair (air dsb) yg jatuh menitik krn berat; titik: beberapa -- air matanya menitik dr kedua kelopak matanya; takaran obat itu sekali minum lima -- [n] cairan sisa penghabluran gula; ceng: -- dapat dibuat alkohol
tiap ti.ap [a] (1) satu ...: -- anak menerima lima ribu rupiah; -- rumah dihuni oleh satu keluarga inti dng dua orang anak asuh; (2) saban: -- menit; -- tahun [n] (1) sekali makan atau minum (tt obat); dosis; (2) uang kunci (untuk menyewa rumah)
tib [n] (1) ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu tib; ilmu kedokteran; (2) kitab mengenai jampi-jampi atau mantra; kitab tib
tidak pun meskipun tidak: -- pun ia berobat, meskipun ia tidak berobat
tidur ti.dur [v] (1) dl keadaan berhenti (mengaso) badan dan kesadarannya (biasanya dng memejamkan mata): siang untuk bekerja, malam untuk istirahat dan --; obat -- (penidur), obat bius (obat yg menyebabkan dapat tidur nyenyak); (2) (masuk --; pergi -- ) hendak (mulai) mengistirahatkan badan dan kesadarannya: biar aku saja yg menyudahkan pekerjaan ini, engkau boleh pergi --; tempat -- , tempat untuk tidur; ranjang; (3) berbaring; terbaring (tidak berdiri): bubu --
tikim ti.kim [n] tanaman merambat, daunnya dapat dimakan dan dibuat obat radang kulit; Hydrocotyle sibthorpioides
tintir tin.tir [n] lampu minyak tanah; pelita [n cak] obat merah; merkurokrom
tinggal ting.gal [v] (1) masih tetap di tempatnya dsb; masih selalu ada (sedang yg lain sudah hilang, pergi, dsb): saya disuruh -- di rumah; selamat --; (2) sisanya ialah ...; bersisa ...; tersisa ...; yg masih ada hanyalah ...: delapan dikurangi dua -- enam; uangnya -- dua puluh rupiah; tubuhnya kurus kering -- kulit pembalut tulang; ia disuruh menyelesaikan pekerjaannya yg --; (3) ada di belakang; terbelakang: pelajaran apa yg -- dr sekolah lain; (4) tidak naik kelas (tt murid sekolah): di kelas kami yg -- dua orang; (5) sudah lewat (lalu; lampau): masa yg gilang-gemilang itu sudah --; (6) diam (di): berapa tahun Saudara -- di Medan; saya -- di kampung; (7) selalu; tetap (demikian halnya): saudara -- saudara, uang -- uang; kita tidak -- diam, tetapi terus berusaha menolongmu; (8) melupakan: jangan -- adat; tidak -- memberi nasihat; (9) tidak usah berbuat apa-apa selain dr ...: semuanya sudah beres -- berangkat saja; kita -- menentukan betul atau salah; (10) bergantung kpd; terserah kpd; terpulang kpd: baik buruknya -- pd tuan; perkara ini -- tuan berhak memutuskannya; (11) (sbg keterangan pd kata majemuk berarti) (a) yg didiami: rumah --; tempat --; (b) yg ditinggalkan (dikosongkan dsb): ladang --; tanah --
tirakatan ti.ra.kat.an [v] melakukan tirakat: malam itu ia tidak hadir dl acara ~ di kampungnya
tokcer tok.cer [a cak] (1) baik; bagus (tt mesin, mobil, dsb): mobilnya selalu dipelihara, mesinnya --; (2) manjur; mujarab: kini sudah ditemukan obat yg -- untuk penyakit malaria; (3) ki subur (mudah hamil)
tonggak tong.gak [n] (1) balok (kayu, batu, dsb) yg dipasang tegak; (2) tiang (rumah, jembatan, dsb); (3) pal (ukuran jauh 1.500 m); (4) tunggul (pangkal batang kayu yg masih tegak); sisa batang kayu yg sudah dipotong (yg ada di dl air dsb); (5) pokok; asal; (6) ki orang yg sangat pendiam [v] me.nong.gak v menuangkan (air dsb) ke mulut dr cerek, kendi, botol, dsb; menuangkan (obat, tepung, dsb) ke mulut
tonikum to.ni.kum [n Dok] obat berupa minuman berwarna dan berasa anggur, dipakai untuk memulihkan atau menambah tenaga (kekuatan) bagi orang yg kondisi badannya lemah, kurang darah, dsb
tontonan ton.ton.an [n] pertunjukan (gambar hidup, wayang orang, dsb); yg ditonton: akrobat itu merupakan ~ yg menyenangkan
trampolin tram.po.lin [n] kerangka ulet dan lentur yg digunakan oleh seorang akrobat untuk meloncat-loncat
transfusi trans.fu.si [n] pemindahan atau pemasukan obat atau darah dsb kpd orang yg memerlukan: untuk menolong penderita yg mengalami pendarahan, cara yg paling baik adalah dng memberikan -- darah
tuidi tu.i.di [ark n] wakil lurah pd setiap kampung
tumbal tum.bal [Jw n] (1) sesuatu yg dipakai untuk menolak (penyakit dsb); tolak bala: putra raja Sibayak mengembara di kampung-kampung, sebab dibuang keluarganya sbg --; (2) kurban (persembahan dsb) untuk memperoleh sesuatu (yg lebih baik): mereka yg gugur itu merupakan -- negara dan -- bangsa
tupai kelapa tupai kampung; -- kerawak tupai yg besar, Sciurus bicolor
tusuk jarum cara mengobati penyakit dng jalan menusukkan jarum pd tempat-tempat tertentu; akupunktur (berasal dr Cina)
tutup bumi tumbuhan obat-obatan, akarnya untuk obat malaria, daunnya dapat untuk menurunkan panas dng menumbuknya lalu melekatkan kening dan perut
ubat ubat, uba.tan [Lihat {hobat(an)}]
ubel , ubel-ubel Jw n (1) kain yg dililitkan pd kepala; sorban (spt yg dipakai oleh orang Sikh); (2) ark ki tentara Inggris asal India: kampung Tanah Tinggi pernah digeledah beberapa kali oleh si ~
udani uda.ni [n] (1) tumbuhan merambat, daunnya dibuat obat cacing; akar puntianak; Quisqualis indica; (2) daun udani
udik [n] sungai yg sebelah atas (arah dekat sumber); (daerah) di hulu sungai: perahu yg ke -- harus didayung; (2) n desa; dusun; kampung (lawan kota): setiap Lebaran banyak orang Jakarta pulang ke --; (3) a ki kurang tahu sopan santun; canggung (kaku) tingkah lakunya; bodoh: masih -- benar orang ini
uduh [Lihat {odoh}] [Mk n] ramuan obat yg dipakai sbg penangkal (dipasang di kebun dsb supaya pencuri tidak dapat masuk)
ujung atap [Bot] pohon kecil, kayunya kuat, kokoh, berwarna merah tua, daunnya dapat direbus untuk obat demam dan lelah; Baeckea frutescens
ungka ung.ka [n] kera yg tangannya panjang dan tidak berekor, berbulu abu-abu atau hitam; wawa; Hylobates lar (agilis)
untal un.tal [n] gentel (obat); pel; gelintir; butir (biji) [Jw v] meng.un.tal v menelan (secara utuh) tanpa dikunyah dulu: ular ~ katak
uras [n] param (bedak) yg mengandung obat; air obat; (2) v sembuh; waras
urus [v] rawat; piara; pelihara; atur: tidak -- , cak tidak terpelihara; tidak terurus , urus-urus 1 n obat pencahar; obat pencuci perut (untuk menguras isi perut): ~ nya berupa manisan cokelat; (2) v cak membersihkan isi perut dng minum obat pencahar
usada usa.da [n] (1) obat; (2) ilmu pengobatan
valeria va.le.ria [n] perdu menahun dng bunga berkelompok merah atau putih yg akarnya dapat dijadikan obat
valium va.li.um [n] (1)obat penenang; (2) merek dagang obat penenang (dng huruf awal kapital)
verkoper ver.ko.per [n] pegawai perusahaan yg bertugas berkeliling menawarkan barang hasil perusahaan itu (spt obat-obatan dan tekstil); penjaja keliling
veronal ve.ro.nal [n Kim] obat penenang barbiturat
wafat wa.fat [v] meninggal dunia (biasanya untuk raja, orang-orang besar ternama): putra mahkota dinobatkan sebelum raja --
wai [p] kata seru untuk menyatakan terkejut, heran, dsb: anakku, -- apa yg harus kita lakukan sekarang? [n] sungai; kali: -- Sekampung terletak di Lampung
wajah wa.jah [n] (1) bagian depan dr kepala; roman muka; muka: ketika aku datang tampak -- ibunya berseri-seri; (2) tokoh (pemain dsb): -- baru; (3) ki apa-apa yg tampak lebih dulu: Jakarta adalah -- Indonesia; (4) gambaran; corak: -- remaja sekarang tidak menggembirakan, apalagi dng banyak yg terlibat penggunaan obat terlarang
warga war.ga [n] (1) anggota (keluarga, perkumpulan, dsb): ia pulang ke kampung untuk menengok -- nya yg sakit keras; (2) ark tingkatan dl masyarakat; kasta: Brahmana adalah -- pertama dl agama Hindu
wawa wa.wa [n] kera yg bertangan panjang tetapi tidak berekor, biasa mengeluarkan suara "wau wau" dng keras; wak-wak; ungka; Hylobateslar (agilis)
wijayakusuma wi.ja.ya.ku.su.ma [n] (1) pohon berukuran sedang, batangnya bengkang-bengkok, rantingnya tebal, daunnya besar melonjong sampai membulat telur, berwarna hijau muda, bunganya kecil-kecil wangi, tumbuh di pantai berbatu di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Jawa, dl mitologi Jawa dianggap pohon sakti dan dapat menghidupkan orang mati, dahulu dipakai dl upacara penobatan raja-raja Surakarta; Pisonia grandis; (2) (digunakan secara salah) sejenis kaktus berdaun pipih yg didatangkan dr Brazil yg berbunga besar, harum, dan mekar pd tengah malam; Epiphyllum oxypetalum
yodium yo.di.um [n] unsur kimia bukan logam, biasanya berbentuk kristal, digunakan untuk obat dl fotografi dsb; iodin
yohimbina yo.him.bi.na [n Kim] alkaloid beracun yg diperoleh dr kulit pohon Corynanthe yohimbe yg tumbuh di Afrika sebelah barat, digunakan sbg afrodisiak untuk mengobati impotensi; C21H26N2O3

Jika informasi mengenai "obat kampung" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas