Arti kata/frase "obat dalam" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/obat-dalam

Halaman ini menjelaskan kata atau frase obat dalam menurut KBBI Edisi III

obat dalam: obat untuk diminum atau ditelan

Lebih lanjut mengenai obat dalam

obat dalam terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1508 kata terkait yakni sebagai berikut:

dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
obat [n] (1) Far bahan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit, atau menyembuhkan seseorang dr penyakit: daun ketepeng sering dibuat -- pencahar; (2) Kim bahan kimia (untuk pelbagai keperluan): hendak mencuci potret, tetapi tidak ada -- nya; (3) ki mesiu; peluru: membuang -- , menembak ke atas (hanya untuk menakut-nakuti dsb); (4) ki guna-guna: dia jadi penurut spt orang kena --
obat dalam obat untuk diminum atau ditelan
dalam laut boleh diajuk dalam laut boleh di.a.juk , dalam hati siapa tahu [pb] apa yg tersembunyi di dl hati seseorang tidak dapat kita ketahui
obat adiktif obat yg dapat menyebabkan ketergantungan bagi pemakainya
obat angin obat oles atau gosok (berupa minyak, cairan, dsb) untuk menghilangkan masuk angin
obat basah obat yg dicampur dng air (spt boreh); (2) ki kabar yg tidak dipercayai orang
obat batuk obat untuk menghilangkan batuk
obat bius obat yg menyebabkan orang tidak sadarkan diri dan sekaligus menghilangkan rasa nyeri
obat cacing obat pembunuh cacing di dl perut
obat daftar G obat yg hanya bisa dibeli dng menggunakan resep dokter, msl antibiotik (biasanya ditandai dng lingkaran warna biru tua bergaris tepi hitam dan tanda peringatan pd kemasannya); -- dahaga ki penghilang rasa dahaga (haus): segelas air putih cukuplah sbg -- dahaga
obat dokter obat yg diberikan oleh dokter; -- esensial obat umum tanpa merek dagang, biasanya dikonsumsikan untuk unit pelayanan kesehatan dsb: para dokter seharusnya memelopori penggunaan -- esensial, mengingat harganya murah dan khasiatnya sama
obat generik obat yg penamaannya didasarkan pd zat aktif yg terdapat dl obat tsb dan tidak menggunakan merek dagang
obat haus obat penawar dahaga; -- jerih 1 uang lelah; upah; persen: pekerjaan begitu berat, cuma diberi -- jerih lima ratus rupiah; (2) buah hati; yg dicintai; pelerai demam
obat kampung obat dr tumbuh-tumbuhan dsb yg diramu sendiri atau oleh dukun (bukan dr apotek atau dr pabrik farmasi)
obat kuat obat untuk memperkuat daya kemampuan tubuh; (2) obat untuk menambah daya vitalitas seksual
obat lali obat bius
obat lelah obat jerih
obat luar obat yg dioleskan atau diteteskan untuk menyembuhkan penyakit luar (spt kudis, panu) dan bukan untuk diminum atau ditelan
obat mata obat untuk menyembuhkan penyakit mata
obat merah obat berwarna merah yg dibuat dr yodium yg dilarutkan dl alkohol untuk mengobati luka baru (goresan dsb)
obat nyamuk obat (ramuan) pembasmi (pengusir) nyamuk (berupa cairan yg disemprotkan atau benda padat pipih yg dibakar)
obat paten obat yg menggunakan merek atau nama dagang tertentu
obat pencahar obat untuk memudahkan buang air besar; obat untuk membersihkan perut; obat cuci perut; urus-urus
obat penenang obat untuk menenangkan (meredakan ketegangan) jiwa dsb
obat perangsang obat untuk merangsang nafsu seks dsb
obat rumah obat-obatan yg disediakan untuk keluarga di rumah
obat sinse obat yg diramu dan dikeluarkan oleh sinse (tabib Cina)
obat telekap obat yg pemakaiannya ditempelkan pd bagian tubuh yg sakit; koyok
obat tidur obat yg menyebabkan dapat tidur bagi orang yg susah tidur
obat tradisional obat yg diramu dr berbagai macam akar, kulit pohon, batang, bunga, buah, dan daun untuk berbagai macam penyakit; obat kampung
obat-obatan obat-obat.an [n] berbagai macam obat; ramuan obat
obat bebas golongan obat yg tidak bersifat racun dan tidak mempunyai interaksi dng bahan makanan sehingga dapat dibeli bebas (biasanya ditandai dng warna lingkaran hijau dng garis tepi hitam)
obat jalan berobat tanpa dirawat di rumah sakit (klinik dsb), tetapi menjalani pengobatan secara teratur
obat kimiawi penggunaan senyawa kimia untuk mengobati tanaman yg terserang penyakit; terapi kimiawi
dalam negeri lingkungan negeri sendiri
dalam peninggal pd ketika (ayahnya dsb) tidak ada
dalam-dalam da.lam-da.lam [adv] (1) banyak-banyak: mengambil napas ~; (2) ki jauh ke lubuk hati (sehingga betul-betul dapat dihayatinya): nasihat ibunya diresapi se ~ nya sehingga menjelma di segala langkahnya
dalaman da.lam.an [n] semua yg ada dl perut atau bagian perut (spt babat, usus, paru-paru, hati); jeroan
obat bedil mesiu; peluru
obat guna guna-guna; pekasih
obat hati [ki] penghibur hati
obat jauh penyakit hampir [pb] dl kesusahan sukar mendapatkan pertolongan; berada dl kesukaran
obat jerih pelerai demam [ki] buah hati; anak dsb yg disayangi
obat pekasih guna-guna yg dapat membuat orang jatuh cinta
obat pengasih pekasih
beras kencur obat tradisional yg terbuat dr beras dan kencur ditumbuk halus (dapat diminum atau dioles) untuk obat pegal-pegal
keramas kutu obat pembersih kutu kepala
minyak angin obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dsb) yg dibuat dr campuran beberapa bahan
aerobatik ae.ro.ba.tik [n] ketangkasan atau kecakapan berakrobat di udara
ahli obat orang yg ahli dl hal obat-obatan
air beriak tanda tak dalam air be.ri.ak tanda tak dalam [pb] orang yg sombong, besar cakap, biasanya tidak berisi
akrobatik ak.ro.ba.tik [n] (1) pertunjukan atau peragaan yg dilakukan seorang pemain akrobat: permainan --; (2) pertunjukan hebat dan mengagumkan berkenaan dng ketangkasan
alas dalam [Lay] pelat yg menutup sisi dalam dasar berganda dr kapal
anggur obat air perahan buah anggur dng ramuan yg diminum sbg obat
arak obat arak yg biasa diminum untuk obat penat
bagi laut dalam bagian air laut yg menutupi dasar perairan dr kedalaman 200 m sampai dng daerah paling dalam
baju dalam baju yg dipakai di bagian dalam (tertutup oleh baju lain); anak baju
ban dalam ban sebelah dalam yg lebih tipis, tempat udara dipompakan
beraerobatik ber.ae.ro.ba.tik [v] melakukan pertunjukan aerobatik
berakrobat ber.ak.ro.bat [v] bermain akrobat
berdalam-dalam ber.da.lam-da.lam [v] makin menjadi dalam; makin menjadi-jadi: pertentangan antara golongan kiri dan golongan kanan di negara itu telah ~
beriak tanda tak dalam [pb] orang yg suka menyombong pertanda kurang dalam pengetahuannya
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
berteras ke dalam ber.te.ras ke dalam [ki] berilmu (mempunyai ilmu); memiliki kekayaan, yg tidak kelihatan: ~ ke luar (bagai pimping), ki spt mempunyai ilmu, kekayaan, ketampanan, dsb padahal sebenarnya tidak: ~ ke rusuk, ki dikuasai oleh kaum keluarganya
celana dalam pakaian dalam yg berupa celana sbg penutup kemaluan (biasanya dibuat dr bahan yg tipis dan menyerap keringat); cawat
ilmu obat pengetahuan mengenai berbagai obat (khasiatnya, takaran pemakaiannya, dsb); farmakologi
isobat iso.bat [n Geo] garis pd peta yg menghubungkan tempat yg sama kedalaman lautnya
jalan pedalaman sungai, danau, kanal, atau saluran lainnya yg dijadikan jalan dl usaha pengangkutan di daerah pedalaman
kedalaman ke.da.lam.an [n] jarak dr permukaan sampai ke dasar; dalamnya: ~ laut itu kira-kira 100 m; (2) n ki kemampuan penguasaan (tt ilmu): saya akan menguji ~ ilmunya; (3) a cak terlalu dalam; lebih dalam dp yg seharusnya: hati-hati, jangan ~ , dua meter cukup
loncatan ke dalam lon.cat.an ke dalam [Olr] loncatan ke belakang pd sikap tubuh membelakangi kolam dan membalikkan badan ke arah yg berlawanan dng arah loncatan
luar dalam lahir batin; (2) bagian luar dan bagian dalam
memperdalam mem.per.da.lam [v] (1) membuat menjadi lebih dalam: mereka berusaha ~ sumur itu sampai dua puluh meter; (2) ki menambah penguasaan dan kemampuan: ia mendapat kesempatan ~ ilmunya di luar negeri
mendalam men.da.lam [v] (1) meresap (masuk) ke dalam (spt lebih paham, lebih mengerti): pengaruh peradaban Barat telah ~ di kota-kota besar; (2) makin sangat; bertambah parah (tt kemiskinan, penyakit): kemiskinan rakyat telah ~; penyakitnya semakin ~; (3) ki akrab (intim, mesra) sekali: hubungan antara kedua sejoli itu sudah ~; (4) luas (sampai hal yg sekecil-kecilnya): pengetahuannya dl bidang musik cukup ~; (5) berurat berakar (tt kebencian, dendam): kebenciannya telah ~; (6) sungguh-sungguh; benar-benar: kedua kepala negara itu menyatakan harapan yg ~ agar penyelesaian secara damai dapat tercapai; (7) intensif: akan diadakan penelitian (penyelidikan, pengusutan, pemeriksaan) yg lebih ~; (8) terperinci; matang: masalah itu akan dibahas secara ~
mendalami men.da.lami [v] meresapi; menyelami; mempelajari (menelaah, menyelidiki) dalam-dalam: ia hendak ~ agamanya; mahasiswa asing itu sedang ~ seni tari tradisional
mendalamkan men.da.lam.kan [v] menjadikan lebih dalam; memperdalam: kami bermaksud ~ selokan itu
mengobati meng.o.bati [v] memberi obat (kpd); menyembuhkan dng obat: siapa yg -- lukamu?
mengobatkan meng.o.bat.kan [v] (1) memakai sesuatu untuk obat atau untuk mengobati: daun ini dapat dipakai untuk -- penyakit kulit; (2) membawa berobat: orang kampung masih banyak yg -- orang yg sakit ke dukun
menobatkan me.no.bat.kan [v] menaikkan ke takhta kerajaan; melantik menjadi raja: Baginda ~ putra sulungnya menjadi raja menggantikan beliau [v] (1) menjadikan (menyebabkan) orang bertobat (menyesalkan dosanya dan kembali kpd Tuhan); (2) cak menjerakan; mengapokkan
menyasar dalam me.nya.sar dalam sasaran yg mempunyai kedalaman
menyobat me.nyo.bat [v] (1) menjadikan sobat baik; (2) ki mengambil hati orang; mendekati: ia suka -- siapa saja yg kaya
menyobati me.nyo.bati [v] menyobat
naik nobat [Mk] (1) menjadi pengantin; kawin; (2) dinobatkan menjadi raja
nobat no.bat [kl n] (1) gendang besar; (2) gamelan Melayu yg hanya dibunyikan pd waktu upacara penobatan raja: pukul -- tiup nafiri, hendak tabal raja di Keling [v] keluar dr penghadapan; dihadap: maka empat puluh hari baginda tiada --
pakaian dalam pa.kai.an dalam pakaian yg khusus dikenakan pd bagian dalam, tertutup oleh baju dan celana, spt kaus dalam, singlet, celana dalam, kutang
penanaman modal dalam negeri pe.na.nam.an modal dalam negeri investasi yg dibiayai oleh modal dalam negeri
pendalaman pen.da.lam.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mendalamkan: ~ selokan dan parit dilakukan untuk mencegah bahaya banjir; (2) proses, cara, perbuatan mendalami: ~ ilmu silat
pengobat peng.o.bat [n] sesuatu yg dipakai untuk mengobati; orang yg mengobati
pengobatan peng.o.bat.an [n] proses, cara, perbuatan mengobati
penobatan pe.no.bat.an [n] proses, cara, perbuatan menobatkan; (2) pelantikan menjadi raja
perdarahan dalam (luar) per.da.rah.an dalam (luar) pengeluaran darah di dalam (di luar) tubuh
persobatan per.so.bat.an [n] hal (perihal) bersobat; persahabatan
pertobatan per.to.bat.an [n] (1) perihal bertobat; (2) perihal tobat
rumah obat toko yg menjual obat-obatan; apotek
rumah sakit ketergantungan obat rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita yg tergantung pd obat-obat terlarang
sedalam-dalamnya se.da.lam-da.lam.nya [adv] (1) sungguh-sungguh: menyatakan turut berduka cita ~; (2) sedalam mungkin; sampai yg paling dalam: galilah sumur itu ~
serbuk obat tepung obat
terobat ter.o.bat [v] (1) dapat diobati: penyakitnya sudah tidak -- lagi; (2) ki terhibur: hatinya yg sedih agak -- oleh kata-kata sahabatnya
terobati ter.o.bati [v] terobat
titik kedalaman kedudukan titik yg telah dihitung kedalamannya
akrobat ak.ro.bat [n] kemahiran dl melakukan berbagai ketangkasan (spt berjalan di atas tali, naik sepeda beroda satu, menerbangkan pesawat udara)
akrobat hukum putusan yg berubah-ubah secara mendadak dl persoalan yg sama dan sering terjadi cabut-mencabut atau ralat-meralat suatu putusan atau kebijakan
akrobat politik pernyataan yg dikeluarkan hari ini, bisa bertentangan dng pernyataan beberapa saat kemudian; (2) kader politik yg menyeberang ke partai lain
alat suntik perkakas untuk menyuntik (semacam pompa kecil berujungkan jarum suntik untuk memasukkan obat ke dalam tubuh pasien)
anak obat anak (orang) sakit yg sedang dl perawatan dokter; pasien
babu dalam babu yg pekerjaannya membersihkan rumah dan merapikan kamar
balai pengobatan balai kesehatan
bangsawan dalam bangsawan yg tinggal di lingkungan istana raja
bank dalam bank kegiatan oknum karyawan bank yg mencari kredit dan meminjamkan hasil kredit itu kpd nasabah umum tanpa melalui administrasi bank
bentara dalam [kl] bentara yg bertugas hanya di dl istana; abdi dalem
berat be.rat [a] besar ukurannya (di antara jenisnya atau benda-benda yg serupa): alat-alat -- , mobil derek, traktor, dsb; (2) a besar tekanannya (timbangannya): peti -- itu tidak dapat diangkat oleh tiga orang; (3) a payah; parah (tt luka penyakit dsb): akibat kecelakaan itu dia menderita luka --; kalau penyakit sudah -- susah diobati; (4) a sulit (susah, sukar) melakukannya; melebihi ukuran (kekuatan, kemampuan, kesanggupan, dsb): kematian ibunya merupakan cobaan -- bagi gadis itu; (5) a sukar digerakkan, seakan-akan ditindih atau ditekan (tt anggota badan dsb): kepala terasa -- dan pusing; mata terasa -- , mengantuk; (6) a kuat merangsang saraf; keras (tt rokok, obat, dsb): ia suka rokok yg --; (7) a memihak; cenderung: hatinya lebih -- kpd kekasihnya dp kpd orang tuanya; (8) ki v hamil: istrinya sedang dl --; (9) a sangat keras (perkiraan, dugaan, dsb): -- dugaanku bahwa dia yg salah; (10) n besarnya tekanan suatu benda apabila diangkat, ditimbang, dsb; bobot; timbangan: akibat sakit, -- nya berkurang 7 kg; (11) n Fis gaya tarikan yg diderita suatu benda krn massanya dan keberadaannya di dalam, di sekitar, ataupun pd suatu sistem massa; bobot; (12) ki a susah; celaka: wah, kalau ketahuan, -- kita
bersobat ber.so.bat [v] bersahabat dng; berteman baik dng
bertobat ber.to.bat [v] (1) menyesal dan berniat hendak memperbaiki (perbuatan yg salah dsb): sekarang ia sudah ~; (2) kembali kpd Tuhan atau agama (jalan) yg benar
biak dalam galur [Ikn] sistem pengembangbiakan dng menggunakan sejumlah genotipe yg telah mantap supaya menghasilkan varietas yg diharapkan
bijak akrobatik kebijakan yg bertentangan 180o satu sama lain dl sekejap
bobato bo.ba.to [n] kepala desa yg warganya beragama Islam (di Ternate)
buah manis berulat di dalamnya [pb] perkataan yg manis-manis biasanya mengandung maksud yg kurang baik
buang obat membuang tembakan
budak dalam budak istana
budi daya dalam reservoar pemeliharaan ikan secara buatan dl wadah
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
cetak dalam [Graf] sistem cetak dng pelat, bagian yg gambarnya dietsa ada di bawah permukaan
daerah pedalaman daerah yg terletak jauh dr kota atau dr pantai
di luar merah di dalam pahit [pb] kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya
jarum suntik peranti kedokteran yg bentuknya spt jarum, berlubang di dalamnya untuk memasukkan cairan obat ke dl badan melalui pembuluh darah
kanan dalam [Olr] pemain depan dl permainan sepak bola yg bermain di sebelah kanan penyerang tengah atau antara sayap kanan dan penyerang tengah
hasil ha.sil [n] sesuatu yg diadakan (dibuat, dijadikan, dsb) oleh usaha (tanam-tanaman, sawah, tanah, ladang, hutan, dsb): kemerdekaan kita ini adalah -- perjuangan rakyat; -- sawahnya cukup untuk hidup setahun; barang-barang -- industri dalam negeri sudah banyak yg diekspor ke luar negeri; obat suntik ini -- penyelidikan yg dilakukan bertahun-tahun; (2) n pendapatan; perolehan; buah: hingga kini, usaha kita belum tampak -- nya; rumahmu ini kalau disewakan lumayan juga -- nya; (3) n akibat; kesudahan (dr pertandingan, ujian, dsb): demikianlah -- perbuatanmu yg tidak bertanggung jawab itu; -- pertandingan itu ialah 2-0 untuk kemenangan kesebelasan kita; (4) n pajak; sewa tanah; (5) cak v berhasil; mendapat hasil; tidak gagal: berkat kekerasan hatinya -- juga maksudnya
kemendalam ke.men.da.lam [kl n] buyung tempat air
kerobat ke.ro.bat, ke.ro.bat-ke.ra.bit [n] kerobak-kerobek
kilat di dalam kilau [pb] ada maksud tertentu yg terselubung dl perkataan (gerak-gerik dsb)
kiri dalam [Olr] pemain depan sepak bola yg menduduki posisi sebelah kiri tengah
klinik kli.nik [n Dok] (1) (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran melakukan pengamatan thd kasus penyakit yg diderita para pasien; (2) balai pengobatan khusus: -- keluarga berencana; -- penyakit paru-paru; (3) organisasi kesehatan yg bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya thd satu macam gangguan kesehatan
lain sakit lain diobat [pb] jawab yg berlainan dng apa yg dinyatakan; yg diberikan berlainan dng yg diminta
laut pedalaman semua sungai, danau, selat, terusan dan bagian laut dr suatu negara yg tidak termasuk laut teritorial
luar lu.ar [n] (1) daerah, tempat, dsb yg tidak merupakan bagian dr sesuatu itu sendiri: ia berdiri di -- gedung; lima tahun ia tinggal di -- negeri; (2) bukan dr lingkungan (keluarga, negeri, daerah, dsb) sendiri; asing: meskipun ia orang -- , tetapi sudah spt keluarga sendiri; (3) bagian (sisi, permukaan, dsb) yg tidak di dalam: merk kecap itu tertempel di -- botol; obat -- , obat untuk mengobati bagian luar tubuh (kulit dsb)
lubuk dalam [pb] setiap orang berkuasa di lingkungan sendiri
manis manis gula ada pasir di dalamnya (manis-manis gula berpasir jua [pb] bujuk rayu yg lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yg keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri
masak di luar mentah di dalam [pb] orang yg kelihatan baik pd lahirnya, tetapi hatinya jahat; mulut manis tetapi hati busuk
masuk ma.suk [v] (1) datang (pergi) ke dl (ruangan, kamar, lingkungan, dsb): ia -- ke kamarnya kemudian menguncinya dr dalam; (2) datang (pergi) ke tempat bekerja (sekolah dsb): ia -- agak siang krn harus pergi berobat ke rumah sakit; hari ini ia tidak -- kerja, tidak datang di tempat ia bekerja; (3) tergolong; terhitung; terbilang; tercantum: ia -- dl penilaian ibu rumah tangga teladan; hal itu tidak -- dl acara rapat; (4) menjadi (anggota perkumpulan, prajurit, penganut agama, warga negara, dsb): -- Islam (Kristen, Buddha, Hindu, dsb); -- warga negara Indonesia; (5) turut serta, mengikuti; turut campur: -- perang; -- ujian; (6) diterima; didapat: uang yg -- bulan ini lebih kecil dp bulan yg lalu; surat-surat yg -- harus segera dicatat dan dijawab
muat mu.at [v] ada ruang untuk diisi, ditempati, dimasuki, dipakai, dsb; dapat berisi: kamar itu -- empat orang; (2) ada di dalamnya, berisi, mengandung: surat kabar ini -- iklan obat-obatan
orang dalam orang yg ada di dl satu lingkungan (pekerjaan, golongan, dsb)
padi dalam padi berat
pasien dalam pasien yg memperoleh pelayanan tinggal atau dirawat pd suatu unit pelayanan kesehatan tertentu; pasien yg dirawat di rumah sakit
pedalaman pe.da.lam.an [n] (1) daerah yg letaknya jauh dr pantai; (2) daerah terpencil yg terletak jauh dr kota dan kurang berhubungan dng dunia luar: pd masa perang, rakyat mengungsi ke ~
pengkar dalam pengkar yg berbentuk O
perkolator per.ko.la.tor [n] (1) alat untuk memasak kopi dng tempat kopi yg berlubang, yg menyebabkan air panas dapat masuk ke dalamnya dan mengisap sari kopi itu; (2)Kim bejana kaca panjang berbentuk kerucut dng dasar dikecilkan, spt tabung untuk mengekstrak obat
rima dalam rima antara dua kata atau lebih dl satu larik sajak
robat-rabit ro.bat-ra.bit [a ] sobek-sobek; robak-rabik
silang dalam [Bio] perkawinan antara individu-individu yg masih memiliki pertalian keluarga yg dekat yg dapat meningkatkan jumlah ras tanaman atau hewan
sobat so.bat [n cak] sahabat (yg karib): kelihatannya mereka sbg -- lama yg baru bertemu
sobat kental sahabat karib; teman baik (akrab)
teluknya dalam [pb] tidak mudah dikalahkan
tenaga dalam kekuatan yg dahsyat atau hebat pd seseorang yg bersumber dr jiwa; kekuatan batin; tenaga batin
tobat to.bat [v] sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yg salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan: sekarang ia sudah -- dr kejahatan yg pernah dilakukan; (2) v kembali kpd agama (jalan, hal) yg benar: setelah mendengar khotbah itu banyak orang yg -- kembali ke jalan yg sesuai dng ajaran Tuhan; (3) v merasa tidak sanggup lagi: -- aku mengajar anakmu; (4) p menyatakan rasa heran, kesal, atau sebal: -- ! -- !, bengal betul anak itu!; (5) v cak jera (tidak akan berbuat lagi): ia sudah -- tidak akan mengisap ganja lagi
warga dalam keluarga keraton; keluarga sunan; keluarga sultan
-is [sufiks pembentuk adjektiva] berkaitan dng: astronomis; psikologis; strategis [sufiks pembentuk nomina] orang yg bergerak atau ahli dalam (insani): jurnalis; kartunis; linguis
abis [n Geo] bagian yg paling dalam dr lautan yg mempunyai kedalaman lebih dr 400 m
abisal abi.sal [n] (1) endapan lumpur atau tanah dr dasar laut pd kedalaman 2.200-5.500 m; (2) teluk atau palung (lembah) yg sangat dalam
abiseka abi.se.ka [n Hin] upacara yg dilakukan dng cara mandi dng air suci (tt penobatan raja atau pejabat tinggi)
abortiva abor.ti.va [n] obat-obatan yg dapat menggugurkan kandungan
absorpsi aktif [Bio] absorpsi air oleh tumbuhan dr dalam tanah dng menggunakan energi metabolik
acap [a] (1) kerap; sering; (2) segera; lekas; acap-acap adv (1) kerap kali; sering kali; (2) lekas-lekas; cepat-cepat [v] (1) masuk dalam-dalam: keris itu pun -- lah; kakinya -- ke lumpur; (2) tergenang (oleh air); terendam (dl air); penuh berisi air: dua hari dua malam -- lah desa itu
acerang ace.rang [Jk n] tumbuhan, daunnya untuk obat; Caleus amboinecus
adas [n] tumbuhan bergetah yg tingginya kira-kira 1,5 m, bijinya dijadikan minyak untuk obat; Foeniculum vulgare
adas manis tumbuhan palawija yg buahnya dipakai sbg obat serta rasa dan baunya sedap; Pimpinella anisum
adjuvan ad.ju.van [n Far] obat yg bekerja membantu berkhasiatnya obat lain
adsorben ad.sor.ben [n Kim] zat yg sifatnya dapat menyerap zat lain sehingga menempel pd permukaannya tanpa reaksi kimia (digunakan untuk obat menceret atau penawar racun)
aduhai adu.hai [p] kata seru untuk menyatakan rasa duka, kagum, dsb yg lebih mendalam dp aduh: -- biji mata Bunda, sampai hatikah Ananda meninggalkan Bunda; -- sungguh indah permata itu; (2) a cak hebat; luar biasa: selain pecatur yg -- , ia juga seorang pemain pingpong yg baik
aeroterapia ae.ro.te.ra.pia [n Bio] pengobatan dng udara dan dl alam terbuka
afotik afo.tik [a] tanpa sinar (msl daerah laut yg dalam atau gua)
afrodisiak af.ro.di.si.ak [n] (1) Kim zat kimia yg digunakan untuk merangsang daya seksual, spt yohimbina; (2) Dok obat perangsang kegiatan seksual
ahli agama orang yg mendalami ilmu agama dan ketuhanan; ulama; alim
air tepung tawar air yg telah dimantrai (untuk obat dsb)
ajuk [v] , meng.a.juk v (1) menduga (kedalaman laut dsb); (2) memeriksa atau hendak mengetahui (isi hati, perasaan, atau pikiran orang) [v] , meng.a.juk v meniru tingkah laku orang (dng maksud mengejek dsb)
akar [n] (1) bagian tumbuhan yg biasanya tertanam di dl tanah sbg penguat dan pengisap air serta zat makanan: ~ pohon ini dapat dibuat obat; (2) ki asal mula; pokok; pangkal; yg menjadi sebab(-sebabnya): yg perlu dibasmi adalah -- segala kejahatan; (3) Ling unsur yg menjadi dasar pembentukan kata (spt graf pd grafik, biografi, apektrograf); (4) Mat suatu operasi aljabar, yg biasanya dinyatakan dng simbol ?, msl (akar a sama dng b), berarti; b2 = a, jadi (akar pangkat n dr a sama dng c), berarti cn = a, jadi
akar beluru tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya dapat dibuat obat; Entada phaseoloides
akar kucing tumbuhan merambat, panjang 2-20 m, beraroma pahit dan tajam, digunakan sbg bumbu, obat mag, obat penurun panas; Toddalia aculeata
akar kuning tumbuhan merambat, tinggi 5-15 m, tumbuh di hutan liar atau hutan bambu, daunnya mengandung alkali dan dapat dipakai sbg obat sakit kepala; Fibraurea chloroleuca
akar pahit akar yg dipakai untuk obat penyakit sesak napas atau asma; Cyclea laxiflora
akar sentagi tumbuhan menjalar yg akarnya digunakan sbg obat
akar sepulih tumbuhan yg dibuat obat; Ophioxylon serpentinum
akar seruntun tumbuhan yg dapat dipakai sbg obat; bratawali yg pahit rasanya; Tinospora tuberculata; -- sulung tumbuhan memanjat, Gynochtodes sublanceolata
akar teriba tumbuhan yg akarnya digunakan untuk mengobati kurap, Rhinacanthus nasuta; -- tikus tumbuhan tropis yg banyak tumbuh di Asia Tenggara, akarnya dibuat obat, Rauwolfia serpentina
akupunktur aku.punk.tur [n ] pengobatan atau pemeriksaan orang sakit dng tusuk jarum (cara pengobatan Cina); tusuk jarum: pengobatan dng -- sudah populer di Indonesia
akupunkturis aku.punk.tu.ris [n] ahli pengobatan tusuk jarum
alang-alang [n] rumput yg tinggi, umumnya tumbuh di dataran rendah, berguna sbg makanan ternak, penahan erosi, akarnya dapat dijadikan obat tradisional; ilalang; Imperata cylindrica
alat perum alat untuk mengukur kedalaman perairan atau laut
alinea ali.nea [n] bagian wacana yg mengungkapkan satu pikiran yg lengkap atau satu tema yg dl ragam tulis ditandai oleh baris pertama yg menjorok ke dalam atau jarak spasi yg lebih; paragraf
alkaloid al.ka.lo.id [n Kim] kelompok senyawa organik bersifat basa yg mengandung nitrogen, diperoleh dr tumbuhan dan hewan, banyak berkhasiat sbg obat
alkalometri al.ka.lo.met.ri [n Kim] (1) penetapan alkaloid; (2) penggunaan alkaloid untuk tujuan pengobatan
alkimia al.ki.mia [n Kim] kimia abad pertengahan yg mendambakan obat kekekalan hidup dan mengubah logam merah menjadi emas
alkohol al.ko.hol [n Kim] (1) cairan tidak berwarna yg mudah menguap, mudah terbakar, dipakai dl industri dan pengobatan, merupakan unsur ramuan yg memabukkan dl kebanyakan minuman keras; C2H5OH; etanol; (2) senyawa organik dng gugus OH pd atom karbon jenuh
alosu alo.su [n] alat bunyi-bunyian berupa kotak bertangkai dr anyaman daun kelapa, di dalamnya diberi biji yang apabila digoyang-goyang akan mengeluarkan bunyi tertentu (dr Sulawesi Selatan)
alteratif al.te.ra.tif [n Far] obat pemacu fungsi nutrisi tubuh
alu [n] (1) alat untuk menumbuk padi dsb yg dibuat dr kayu; antan; (2) pengaduk yg terbuat dr porselen yg berujung membesar, untuk menggerus, mencampur, dan meracik sediaan obat di dl lumpang [Lihat {elu}]
alur sungai dasar sungai yg lekuknya dalam dan memanjang
aluvial alu.vi.al [a] berhubungan dng (terdiri atas atau terdapat di dalam) aluvium (spt tanah -- , berlian -- )
aman [a] (1) bebas dr bahaya: rakyat mengungsi ke tempat yg --; (2) bebas dr gangguan (pencuri, hama, dsb): kampungku akhir-akhir ini tidak --; (3) terlindung atau tersembunyi; tidak dapat diambil orang: simpanlah barang berharga ini di tempat yg --; (4) pasti; tidak meragukan; tidak mengandung risiko: membeli obat di apotek lebih -- dp membeli di warung; (5) tenteram; tidak merasa takut atau khawatir: tindakan sewenang-wenang akan membuat rakyat tidak merasa --
ambung-ambung am.bung-am.bung [n] tumbuhan yg biasanya hidup di pantai, batangnya keras dan daunnya digunakan sbg obat; Scaevola frutescens
amfetamin am.fe.ta.min [n Far] kelompok obat perangsang yg mengimbas perasaan bugar
amnion am.ni.on [n Dok] selaput paling dalam yg mengelilingi janin sebelum kelahiran dan berisi cairan atau ketuban; selaput ketuban
amonia amo.nia [n Kim] gas tidak berwarna, baunya menusuk, terdiri atas unsur nitrogen dan hidrogen, mudah sekali larut dl air, senyawaannya banyak dipakai dl pupuk, obat-obatan, dsb
ampisilin am.pi.si.lin [n Far] salah satu obat antibiotik: daftar itu menambahkan tiga antibiotik utama, yakni -- , tetrasiklin, dan trisulfa
ampo am.po [n] tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; napal
ampul am.pul , meng.am.pul v menjadi besar; mengembang (spt kacang direndam) [n Dok] tempat obat suntik dr kaca berbentuk tabung kecil [n] tempat air dan anggur yg dipakai pd waktu misa
anak baju baju dalam
analeptik ana.lep.tik [n] obat untuk memulihkan kesehatan
analgesik anal.ge.sik [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
analisis pekerjaan penelaahan secara mendalam dan sistematis thd suatu pekerjaan, yg dapat memberikan keterangan tt tugas, tanggung jawab, dan sifat pekerjaan, untuk dapat melaksanakan pekerjaan tsb dng baik
anatomi ana.to.mi [n] (1) ilmu yg melukiskan letak dan hubungan bagian-bagian tubuh manusia, binatang, atau tumbuh-tumbuhan; (2) uraian yg mendalam tt sesuatu: -- revolusi
andilau an.di.lau [Mk n] pohon tinggi, berbatang tebal, baik untuk reboisasi, kayunya ringan dan kering, bagian dalam kayunya baik untuk pagar rumah; Commersonia bartramia
anestesi anes.te.si [n Dok] hilangnya rasa pd tubuh yg disebabkan oleh pengaruh obat bius; mati rasa: tanpa -- pembedahan tentu sangat menyiksa pasien
angsana ang.sa.na [n] pohon yg bunganya berwarna kuning dan berbau jeruk, kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat, kayunya digunakan untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, bahan bangunan, kerajinan tangan, dsb; Pterocarpus indica
anilina ani.li.na [n Kim] zat cair berminyak tidak berwarna dng bau yg khas yg berubah menjadi cokelat pd waktu oksidasi dan mudah menguap dl air, digunakan untuk membuat zat warna, obat-obatan, dan plastik; C6H4NH2
anis [n] (1) tanaman yg banyak tumbuh di kawasan Laut Tengah, buahnya kecil-kecil dan berbau harum, dipakai sbg obat atau rempah-rempah; (2) minuman keras dibuat dr biji anis
anjang-anjang an.jang-an.jang [n] ikan laut, Scolopsis ghanam [n] ketam laut [n] pohon berdahan rendah, daunnya dipakai sbg obat penyakit sifilis; Elaeorpus grandiflora [Jw n] rangka kayu (bambu, besi, kawat) berbentuk anyaman atau kisi-kisi tempat menjalarnya tumbuhan hias
anoa [n Zool] kerbau kecil yg tingginya sekitar 1 m, hidup di pedalaman atau di hutan kecil di Sulawesi; Bubalus depresicornis
anodin ano.din [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri (msl candu)
antagonis an.ta.go.nis [n] (1) orang yg suka menentang (melawan dsb); (2) Dok dua macam obat atau racun yg mempunyai khasiat berlawanan sehingga dapat menghilangkan atau mengurangi khasiat masing-masing; (3) Sas tokoh dl karya sastra yg merupakan penentang dr tokoh utama; tokoh lawan
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antasid an.ta.sid [n Far] zat atau obat yg menetralkan keasaman yg berlebihan dl saluran pencernaan makanan; penawar asam
anteliks an.te.liks [n Anat] tonjolan memanjang dan melengkung di sebelah dalam daun telinga
antelmintik an.tel.min.tik [n Far] obat yg digunakan untuk memusnahkan cacing perut
anti- an.ti- [bentuk terikat] melawan, menentang, memusuhi: gerakan antipolusi; obat antialergi
antianemia an.ti.a.ne.mia [n] obat untuk mencegah atau memperbaiki keadaan kesehatan tubuh krn anemia
antiartritik an.ti.ar.tri.tik [n ] obat untuk meredakan (mencegah) radang selaput sendi
antidepresan an.ti.dep.re.san [n] obat yg berkhasiat mengurangi atau menghilangkan depresi mental: penggalian pengetahuan lebih banyak untuk mengatasi depresi dng obat-obat --
antidiuretik an.ti.di.u.re.tik [n] obat yg menghambat pembentukan air seni
antidot an.ti.dot [n] racun; obat penawar racun (bisa)
antihistamin an.ti.his.ta.min [n] obat yg digunakan untuk mengurangi atau mencegah reaksi histamin (msl alergi)
antipiretik an.ti.pi.re.tik [n] obat penurun demam
antipruritik an.ti.pru.ri.tik [n Far] obat yg berkhasiat menghilangkan rasa gatal
antisiklon panas [Met] antisiklon yg suhu di dalamnya lebih tinggi
antitesis an.ti.te.sis [n] (1) pertentangan yg benar-benar; (2) pengungkapan gagasan yg bertentangan dalam susunan kata yg sejajar, spt dl semboyan "Merdeka atau Mati"
antoi an.toi [n] pohon yg kayunya berwarna keputih-putihan, digunakan untuk pembuatan rumah sementara krn cepat lapuk, kulit kayunya yg sebelah dalam sangat kuat dan dapat dibuat tali; Cyathocalyx bancanus
apomorfin apo.mor.fin [n] alkaloid kristal yg dibuat dr morfin yg dikeringkan untuk dijadikan sbg obat perangsang muntah
apotek apo.tek [n] toko tempat meramu dan menjual obat berdasarkan resep dokter serta memperdagangkan barang medis; rumah obat
apotek hidup sebagian tanah yg ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari
apoteker apo.te.ker [n] ahli dl ilmu obat-obatan; yg berwenang membuat obat untuk dijual
apu-apu [n] tumbuhan apung, biasanya terdapat di perairan tenang yg tidak dalam, pd umumnya ditanam di kolam ikan sbg peneduh dan bahan makanan yg baik untuk ikan; Pistia strationes linnaeus
asam suberat [Kim] asam berbasa dua, mula-mula ditemukan sbg hasil reaksi asam nitrat pd gabus, pd pemanasan tinggi mengeluarkan uap yg menyesakkan, digunakan sbg zat antara pd pembuatan obat, zat celup, dan polimer; HOOC(CH2)6COHH
asi [kl n] perhatian [Mk a] benar; sah: keputusan itu tidak -- , asi.an a (1) bernasib baik; beroleh untung; mujur dl berdagang; (2) manjur (tt obat)
asisten apoteker orang yg ahli dl pembuatan obat-obatan, setingkat di bawah apoteker
aspirin as.pi.rin [n] obat sakit kepala (pilek, demam), berupa puyer atau tablet berwarna putih; asam asetilsalisilat
astringen as.trin.gen [n Far] zat yg menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi (dipakai sbg obat luar untuk merawat kulit)
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
auskultasi aus.kul.ta.si [n] tindakan mendengarkan suara bagian dalam tubuh untuk suatu diagnosis, lazimnya dng stetoskop
aven [n Geo] lubang tertentu di daerah kapur, dalamnya dapat mencapai 198 m (di Prancis)
aviari avi.a.ri [n] bangunan berukuran besar tempat memiara berbagai jenis burung agar burung itu dapat terbang bebas dan leluasa di dalamnya
ayang-ayang [n ] (1) tumbuhan yg biasa dijadikan ramuan obat-obatan; Lasianthus longifalius; (2) obat yg dibuat dr ramuan tanam-tanaman
bablas bab.las [Jw v] (1) terus; (2) ki lenyap (hilang): uangnya -- dilarikan orang; (3) ki mati: jika kebanyakan makan obat tidur bisa --
bagai unta menyerahkan diri [pb] amat patuh menurut perintah; mengaku salah dan bertobat; menyerah dan menurut
bahasa dagang ragam bahasa yg lazim dipakai dl dunia perdagangan; -- dalam kata yg lazim dipakai di istana, raja spt beradu, bersiram, gering, mangkat, santap
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
bajetah ba.je.tah [Sd n] perdu yg termasuk suku Rutaceae, daunnya berbentuk lonjong, berkhasiat sbg obat demam dan untuk merangsang selera makan anak; daun tikusan, Clausea excavata
baju anggerka baju dalam yg panjang dan berkancing (model India) untuk pria
baju antari baju dalam yg panjang dan di luarnya dikenakan jubah model Arab yg bentuknya spt baju anggerka; (2) baju panjang yg dipakai oleh orang yg naik haji
bakal buah bagian pangkal putik, biasanya menggembung, di dalamnya terdapat bakal biji dan terdiri atas satu atau beberapa daun buah yg bersatu
balai kesehatan klinik (rumah tempat berobat); balai pengobatan
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
baliu ba.liu [v Huk] memenggal kepala (di pedalaman Kalimantan)
balsam bal.sam [n] minyak kental yg mengandung minyak damar dan minyak asiri, terasa panas jika digosokkan pd kulit sbg obat sakit kepala, masuk angin, dsb
balur ba.lur [n] batu spt kaca; kristal gunung; hablur [n] (1) kulit yg tebal dan keras (di tengkuk kerbau dsb); (2) dendeng (daging atau ikan yg dikeringkan) [n] obat luar yg pemakaiannya dng cara mengoleskan (melumurkan) [Jw n] jalur merah-merah bekas kena cambuk, pukul, dsb
baluran ba.lur.an [n] (1) obat (minyak dsb) yg dibalurkan (dioleskan, dilumurkan); (2) hasil membalur
ban luar ban sebelah luar yg tebal dan keras sbg lapis penutup (pelindung) ban dalam
ban mati ban yg tidak berongga di dalamnya
banar babi tumbuhan, daunnya digunakan sbg obat; Smilax helferi
bangle bang.le [n] umbi-umbian untuk obat tradisional (jamu); Zingiber cassummunar
bango tolak ba.ngo to.lak [n ] motif kain batik yg berupa kombinasi dua warna, yaitu hitam dan putih, warna hitam di sebelah luar memberi batas pd warna putih sebelah dalam
barbiton bar.bi.ton [n] obat tidur; veronal
barbiturat bar.bi.tu.rat [n Kim] turunan asam barbiturat yg menghasilkan penekanan pd sistem saraf pusat yg mengakibatkan tidur, digunakan untuk hipnotis dan anastetis, mempunyai khasiat sbg obat tidur
baris kolom deretan huruf yg menjorok ke dalam 5,5 titik lajur surat kabar dan iklan
barometer Fortin barometer air raksa dng kotak air raksa yg dibuat sedemikian rupa sehingga air raksa di dalamnya dapat berubah-ubah sampai ke kedudukan tertentu apabila terjadi perubahan tekanan udara
barongan ba.rong.an [Jw n] seni pertunjukan rakyat yg berupa tiruan binatang buas (singa dsb) yg digerak-gerakkan oleh orang yg berada di dalamnya
bata api bata yg khusus dibuat sbg pelapis bagian dalam dapur, tungku, atau tanur
batas ba.tas [n] (1) garis (sisi) yg menjadi perhinggaan suatu bidang (ruang, daerah, dsb); pemisah antara dua bidang (ruang, daerah, dsb); sempadan: mana -- kebun ini?; sungai ini menjadi -- Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah; (2) ketentuan yg tidak boleh dilampaui: pembentukan kabinet diberi -- waktu seminggu; tindakan itu dianggap orang telah melampaui -- kekuasaannya; (3) perhinggaan: air sungai itu tidak dalam, hanya sampai -- lutut
batimetri ba.ti.met.ri [n] alat untuk mengukur kedalaman laut
batiplankton ba.ti.plank.ton [n ] plankton yg hidup di daerah kedalaman
batisfer ba.tis.fer [n] bola berongga untuk pengamatan di dasar laut yg dalam
batu ambar getah damar yg membatu yg di dalamnya kerap kali mengandung serangga atau jasad lainnya, biasanya terdapat di muara sungai (dapat dibuat sbg pipa rokok dsb)
batu duga batu (timah) bertali untuk mengukur kedalaman laut (sungai dsb)
batu kedap batuan yg tidak berpori dan tidak memungkinkan air meresap ke dalam (msl batuan granit)
batu perum batu penduga untuk mengetahui dalamnya laut dsb
bayam ba.yam n tumbuhan sayuran daun, bentuk daunnya bulat telur dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak (banyak macamnya, ada yg dibuat sayur, ada yg untuk obat); Amarantus
bayam duri bayam yg berduri, hidupnya liar, biasa digunakan untuk obat bengkak; Amarantus spinosus
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
bayaran ba.yar.an [n] (1) uang yg dibayarkan; biaya; ongkos: orang dapat juga berobat dng -- murah; (2) orang yg dibayar: dia adalah pemain -; (3) upah; gaji: ia mendapat -- sebesar Rp250.000,00 sebulan
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
bedah be.dah [n] pengobatan penyakit dng jalan memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; operasi [Jw a] sobek besar (tt kain dsb); rusak (tt tambak, bendungan, dsb); bobol; robek
bedak be.dak [n] serbuk halus untuk mempercantik muka atau untuk obat kulit; pupur
bel [n] (1) alat yg terbuat dr logam berongga, berbentuk setengah bulatan (atau kerucut) yg dapat bergetar dan menghasilkan bunyi dering kalau dipukul atau terpukul oleh pemukul (bandul) yg ada di dalamnya; lonceng: di puncak menara gereja itu ada -- nya; (2) alat yg dapat mengeluarkan bunyi dering krn bagiannya dapat digerakkan oleh listrik atau udara; (3) bunyi yg dihasilkan oleh alat tsb, digunakan sbg tanda: terdengar -- sbg tanda masuk kerja; -- masuk; -- istirahat [n Fis] satuan perbandingan daya dl skala logaritma berbasis sepuluh, biasa digunakan pd suara
belek be.lek [n] kaleng [v] mem.be.lek v meretas panjang dan dalam dng benda tajam sehingga kelihatan bagian dalamnya (isinya); membelah; membedah: Ibu sedang -- perut ikan
belerang be.le.rang [n] benda bukan logam yg berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, banyak dipakai untuk bahan obat dan industri, terdapat di daerah (di kawah) gunung berapi; sulfur
beluntas be.lun.tas [n] tumbuhan semak yg sering dibuat pagar, daunnya kecil agak bulat berbau langu, dapat dimakan dan untuk obat; Pluchea indica
beluru be.lu.ru [n] tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya biasa dibuat obat; Entada phaseoloides [n] ikan laut jenis tamban
benda ben.da [n] (1) segala yg ada dl alam yg berwujud atau berjasad (bukan roh); zat (msl air, minyak); (2) barang yg berharga (sbg kekayaan); harta; (3) barang: rumah itu terbakar bersama -- yg ada di dalamnya
benda hitam [Fis] benda ideal yg menyerap semua radiasi yg jatuh padanya atau yg masuk ke dalamnya
benteng ben.teng [n] (1) bangunan tempat berlindung atau bertahan (dr serangan musuh): hanya yg sempat berlindung di dalam -- lah yg selamat; (2) dinding (tembok) untuk menahan serangan; (3) Olr nama salah satu buah catur yg penempatannya pd posisi awal permainan di kotak sudut paling kiri dan sudut paling kanan; (4) ki sesuatu yg dipakai untuk memperkuat atau mempertahankan kedudukan dsb: agama adalah -- pribadi yg akan melindungi diri dr serangan nafsu
benzedrin ben.zed.rin [n] obat perangsang saraf dan lazim digunakan dl obat semprot hidung
benzena ben.ze.na [n Kim] (1) zat cair tanpa warna, mudah terbakar, berbau harum, dipergunakan untuk membuat zat warna, bahan peledak, obat, minyak wangi, lak, dan sbg pelarut organik; C6H6; (2) benzol
berakar ber.a.kar [v] (1) ada akarnya; keluar akarnya; (2) ki mendalam benar; berpegang teguh: nasihat orang tuanya telah ~ dl sanubarinya; (3) ki sudah beranak cucu; (4) lama benar menetap di suatu tempat: ia sudah ~ di Lampung
berantas be.ran.tas [v] mem.be.ran.tas v membasmi; memusnahkan: obat ini disediakan untuk -- penyakit malaria
berbau ber.bau [v] (1) mempunyai bau; mengeluarkan bau (harum, busuk, dsb): ketika ditemukan, mayat itu sudah -- busuk; (2) baunya spt bau ...: baju ini telah -- keringat; (3) mendapat bau; tercium: -- cat yg masih baru; (4) terkandung di dalamnya (sesuatu yg lain): bantuan yg -- politik; (5)ki telah mulai diketahui sedikit-sedikit (tt rahasia dsb): telah -- oleh polisi dr mana datangnya komplotan penjahat itu; bakar tidak -, pb maksud jahat yg tersembunyi
berbelian ber.be.li.an [v] memanggil dukun untuk mengobati orang sakit: orang kampung masih suka -- untuk mengobati penyakitnya
bercacar ber.ca.car [v] (1) bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar): ibu-ibu membawa bayinya ~ di balai pengobatan; (2) (sudah) disuntik cacar: agar tidak sakit, kita harus ~ v berlari-lari saja (tt kuda yg masih liar): kuda itu ~ , tidak mau diam
berdukun ber.du.kun [v] (1) berobat atau meminta pertolongan kpd dukun; (2) melakukan pekerjaan sbg dukun
berfalsafah ber.fal.sa.fah [v] (1) memikirkan dalam-dalam (tt sesuatu); (2) mengungkapkan pemikiran-pemikiran yg dalam yg dijadikan sbg pandangan hidup
berhubungan ber.hu.bung.an [v] (1) bersangkutan (dng); ada sangkut pautnya (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): penahanan itu ~ dng peristiwa pembunuhan baru-baru ini; (2) bertemu (dng); mengadakan hubungan (dng): ia sudah ~ langsung dng kepala kantor; (3) bersambung: bejana-bejana itu ~ sehingga tinggi permukaan air yg ada di dalamnya sama; (4) tukar-menukar atau beri-memberi (kabar, pikiran, dsb) dng perantaraan telepon, surat-menyurat, dsb: sekarang kita sudah dapat ~ langsung dng sanak saudara kita di Eropa
berjeluk ber.je.luk [v] agak dalam; ada jeluknya (berkenaan dng mangkuk, pinggan)
berkacau ber.ka.cau [v] (1) bercampur aduk tidak keruan; sudah campur betul: aduklah telur dan tepung itu hingga ~ betul, kemudian masukkan gula ke dalamnya; (2) bercampur aduk (tidak dibeda-bedakan; bertukar-tukar dng; keliru dng): banyak masalah pribadi yg ~ dng masalah politik
berkayu ber.ka.yu [v] (1) ada kayunya; mengandung kayu di dalamnya: pohon yg ~ keras; (2) mencari kayu (di hutan): pergi ~ ke hutan
berlurah ber.lu.rah [v] ada lurahnya; mempunyai lurah: bukit itu ~ dalam sekali
bermacam ber.ma.cam [a] berbagai(-bagai): -- obat telah dicobanya, tetapi ia belum juga sembuh
bermakna ber.mak.na [v] berarti; mempunyai (mengandung) arti penting (dalam): kalimat itu -- rangkap
bermakrifat ber.mak.ri.fat [v] (1) memikirkan dalam-dalam; bertafakur; (2) tahu benar
bermi ber.mi [n] tumbuhan menjalar yg hidup di air, daunnya biasa dipakai sbg obat perut kembung dng jalan mengunyahnya sbg lalap; Herpestis monnieria
berprestasi ber.pres.ta.si [v] mempunyai prestasi dl suatu hal (dr yg telah dilakukan, dikerjakan, dsb): kotamadya itu ~ baik dalam bidang pembangunan
berpusar ber.pu.sar [v] berkisar; berputar (tt olakan air, kisaran angin, dsb); air ~ pd bagian sungai yg dalam
bersekat-sekat ber.se.kat-se.kat [v] berbagi-bagi atau terpisah-pisah dng sekat (hingga berpetak-petak): beberapa keluarga tinggal di rumah besar yg -- di dalamnya
berspesialisasi ber.spe.si.a.li.sa.si [v] mempunyai spesialisasi: perusahaan yg -- dalam makanan bayi
bersuluk ber.su.luk [v] mengasingkan diri; berkhalwat: lima tahun lamanya beliau -- dan mendalami ilmu tasawuf
bertukar sepah [ki] tanda percintaan yg mendalam antara dua orang kekasih
beruas be.ru.as [n] pohon manggis hutan, buahnya tidak enak dimakan, akarnya biasa dijadikan obat sesak napas; Garcinia hombroniana
berundak-undak ber.un.dak-un.dak [v] bertingkat-tingkat spt undakan; berlenggek-lenggek: susunan bata Candi Borobudur yg ~ itu menyebabkan air masuk ke dalam teras
beruras ber.u.ras [v] (1) diobati (dilumasi) dng uras; (2) ki disembuhkan (dipersenang hatinya dsb)
berurat umbi ber.u.rat umbi sudah mendalam benar-benar (dl hati); sudah mengakar benar-benar (dl hati); (2) sudah lama menetap dan beranak-pinak di suatu tempat;
besaran be.sar.an [n] pohon, daunnya dapat dijadikan obat, dan digunakan untuk makanan ulat sutra; Morus alba
bestari bes.ta.ri [kl a] luas dan dalam pengetahuannya; berpendidikan baik; baik budi pekerti
bestral bes.tral, pem.bes.tral.an [n ] pengobatan dng sinar-X
beton bertulang beton yg di dalamnya terdapat kerangka besi (baja) supaya kuat
bibliografi beranotasi bibliografi dng keterangan singkat pd tiap karangan, buku, atau karya yg judulnya terdaftar di dalamnya
bikini bi.ki.ni [n] pakaian (renang) wanita yg hanya terdiri atas celana dalam dan kutang (kain) penutup buah dada: ia menutupi tubuhnya dng --
bikonkaf bi.kon.kaf [a] cekung pd kedua sisinya (tt lensa atau kaca); mencekung ke dalam
bilah bi.lah [n] (1) belahan bambu (kayu dsb) yg tipis dan panjang: pagar dr -- buluh; (2) sesuatu yg menyerupai bilah (terutama pisau, pedang, dsb): didapatnya -- keris tua di dalam gua itu; (3) kata penggolong bagi sesuatu yg tipis dan panjang: dua -- pedang; dua -- papan [v] mem.bi.lah-bi.lah v memisahkan (membelah dsb) sesuatu menjadi beberapa bagian: mereka tidak pernah -- kekuatan, baik dl menyerang maupun bertahan [n] bagian buldoser yg berfungsi sbg alat gali dan dorong
bintan bin.tan [n] pohon kayu yg biasanya tumbuh di sepanjang tepi sungai, akarnya sering dicampur dng pinang untuk obat cuci perut; Cerbera mangkas
biofilm bi.o.film [n] cabang ilmu yg bersangkutan dng penerapan metode dl masalah film: -- selalu hadir di dalam alam komposisi dan potensi yg bermacam-macam
bismut bis.mut [n] (1) logam yg dipakai untuk mengobati sakit usus, perut, dsb; (2) Kim logam getas berwarna putih perak; unsur dng nomor atom 83, berlambang Bi, dan bobot atom 208,9804
bius bi.us [n] (1) obat untuk membuat orang kehilangan rasa kesadarannya (spt pd waktu akan dioperasi supaya tidak merasa sakit); (2) ki politik (kebudayaan, ajaran, dsb) yg membuat orang lain tidak insaf akan keadaan dirinya atau keadaan yg sebenarnya [n] masyarakat wilayah yg besar di daerah Samosir, Sumatra Utara
bobok bo.bok [v cak] tidur (untuk anak-anak): -- lah anakku, hari sudah larut malam [v] , mem.bo.bok v membuat lubang (pd tembok dsb) [Jw n] daun, umbi-umbian, dsb yg dilumatkan (dng batu penggiling dsb) dipakai sbg obat luar dng cara menempelkannya pd bagian yg sakit
botol infus botol berisi cairan makanan, obat, dsb yg dialirkan ke tubuh pasien melalui selang dan jarum: sejak dioperasi dia tidak boleh berpisah dng -- infus
bratawali bra.ta.wa.li [n] tumbuhan merambat, daunnya spt bentuk hati, bertangkai panjang, batangnya berkutil-kutil, besarnya sejari kelingking, batangnya pahit rasanya dan dipakai untuk obat; Tinuspora terculata
bubur Bordeaux [Tan] campuran 1 kg terusi dan 1 kg kapur dl 115 liter air yg digunakan sbg obat semprot pemberantas penyakit tanaman krn serangan jamur
bubur Burgundi [Tan] obat semprot spt bubur Bordeaux, tetapi dibuat dng mencampur 1 kg terusi dng 1 kg natrium karbonat dl 115 liter air
bueng bu.eng [n] daerah berpaya yg dapat ditanami padi krn tidak terlalu dalam (di Aceh)
bulangan bu.lang.an [n] pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat mejan; Gmelina asiatica
bunga landak tumbuh-tumbuhan yg berduri, akar dan daunnya dijadikan obat; Barleria prionitis
bunga manila tanaman hias; rebusan akarnya dapat digunakan sbg obat menceret; Tebernaemontana diviricata
bunglai bung.lai [n] tumbuhan yg akarnya dibuat obat, Zingiber cassumunar
burai bu.rai , ber.bu.rai v (1) keluar bertaburan (cerai-berai dsb spt usus dr dalam perut): -- isi perutnya; (2) terurai (ke luar) dan kusut: rambutnya -- diembus angin; (3) ki bocor dan tersiar ke mana-mana (tt rahasia dsb): hubungan gelap antara mereka itu akhirnya -- juga
cagar alam [Huk] daerah yg kelestarian hidup tumbuh-tumbuhan dan binatang (flora dan fauna) yg terdapat di dalamnya dilindungi oleh undang-undang dr bahaya kepunahan; suaka alam
cakup-mencakup ca.kup-men.ca.kup [v] saling mencakup (termasuk di dalamnya): bahasa dan kesusastraan ~ satu sama lain
calir jerawat calir yg digunakan untuk mengobati jerawat
camau ca.mau [n] (1) pohon yg akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit kencing nanah; Dracaena angustifolia; (2) akar camau
cangar ca.ngar, men.ca.ngar [Jw n] membuka mulut (anak kecil) dng paksa (dng memencet hidungnya) untuk meminumkan obat dsb
cangkat cang.kat [a] (1) agak tinggi dan melereng (tt tanah); (2) dangkal; cetek; tidak dalam (tt air)
cangkring cang.kring [n] (1) pohon yg batangnya berduri dan akarnya dapat dipakai sbg obat penyakit beri-beri; Erythrina fusca; (2) akar cangkring
cangkuk cang.kuk [Lihat {cangkok}] [n] benda yg melengkung yg merupakan kait (spt gancu, angkus, sangkutan kelambu) [n] obat yg dibuat dr bunga yg dikeringkan [Mk n] pekasam ikan
capa ca.pa [n] (1) tumbuhan yg akar dan daunnya dapat dibuat sbg obat; sembung; Blumea balsamifera; (2) daun sembung; (3) akar sembung [ark n ] permainan judi (dng taruhan uang)
cekok ce.kok [n] obat tradisional yg dibuat dr ramuan rempah-rempah yg digiling dan dibungkus kain untuk diminumkan secara paksa dng memeraskannya ke dl mulut (biasanya untuk anak kecil)
cekokan ce.kok.an [n] (1) obat cekok; (2) ki ajaran atau penerangan yg diterima begitu saja secara terus-menerus: pandangan hidup yg keliru ini adalah sisa-sisa ~ zaman penjajahan dahulu
ceku ce.ku [ark v] men.ce.ku v (1) menekan (melukai dsb) dng kuku; membenamkan barang-barang kecil yg tajam: ia ~ dng kukunya; (2) hendak muntah: anak itu ~ oleh pahitnya obat itu
cekung ce.kung [a] (1) berlekuk (tt mata, pipi) krn kurus, ompong dsb: pipinya tampak -- krn giginya sudah banyak yg tanggal; (2) melengkung ke dalam, tidak cembung (tt lensa): dng memakai lensa -- ia dapat melihat jarak jauh
cekur ce.kur [n] (1) tumbuhan yg umbinya untuk bahan obat-obatan, daunnya tumbuh rapat di atas tanah, bunganya putih, baunya wangi; Kaempferia galanga; (2) umbi cekur
celana kolor celana (dalam) yg berkolor pd bagian pinggang
cemekian ce.me.ki.an [n] (1) tumbuhan yg bijinya dibuat obat pencuci perut atau pencahar; Croton Tiglium; (2) biji cemekian
cenderai cen.de.rai [n] jenis pohon (daunnya digunakan sbg obat): Grewia paniculata
cengkerung ceng.ke.rung [ark n] teluk yg dalam; cekung; cengkuk: dinding penuh --
cenung ce.nung , ter.ce.nung a (duduk dsb) diam-diam tafakaur krn memikirkan sesuatu dalam-dalam; termenung-menung; termangu-mangu: dia ~ saja di mulut pintu sejak kepergian suaminya pagi tadi
ceraka ce.ra.ka [n] pengukup pakaian dsb (dibuat dr rotan dsb) [n] tumbuhan yg akarnya dapat dipakai sbg obat; jarak; Plumbago zeylanica
cercak cer.cak [n] burik (bopeng) yg tidak berapa dalam; bercak ? ceracap
cerek ce.rek [n] (1) tempat air minum yg bercerat, dibuat dr loyang dsb; (2) alat untuk menjerang air, rupanya spt cerek, dibuat dr tembaga, kaleng, dsb; (3) alat untuk menyiram bunga yg berbentuk spt cerek yg besar; embrat; gembor [n] tumbuhan kecil (semak-semak) yg daunnya dapat dipakai sbg obat; Clausena excavata
ceria ce.ria [a] (1) bersih; suci; murni; (2) berseri-seri (tt air muka, wajah); bersinar; cerah [ark n] (1) perkataan tertentu (spt mantra) yg dibacakan ketika penobatan raja; (2) aturan-aturan dan adat kebiasaan thd raja (semacam pernyataan setia)
cerita berantai [Sas] rangkaian cerita yg cerita pertamanya membuahkan cerita kedua dan selanjutnya; -- berbingkai Sas cerita yg di dalamnya mengandung cerita lain (pelaku atau peran dl cerita itu bercerita): Panca Tantra adalah -- berbingkai yg di dalamnya terdapat beberapa cerita lagi
cermin cekung [Fis] cermin yg permukaannya lengkung dan bagian yg berkilap berada di sisi dalam
cespleng ces.pleng [a cak] manjur (mujarab) sekali (tt obat-obatan dsb): obat ini betul-betul -- , sekali diminum penyakit akan hilang
cetakan awal ce.tak.an awal buku yg baru selesai dicetak dan dikirimkan oleh percetakan kpd penerbit sebelum oplah seluruhnya diserahkan: ~ dalam cetak dalam
cetek ce.tek [Jk a] (1) tidak jauh jaraknya dr permukaan ke dasar (tt sungai, sumur, dsb); dangkal; tohor; (2) ki tidak mendalam (tt pengetahuan dsb)
cincin belah rotan cincin yg tidak berpermata, yg bulat di luar dan datar di dalamnya (spt belahan rotan)
cincin kawin cincin polos, biasanya tidak berpermata yg pd bagian dalamnya ada nama suami atau istri sbg tanda sudah menikah
ciri ci.ri [n Sas] mantra (doa) yg dibacakan pd waktu penobatan raja; ceria: setelah orang yg hendak diberi gelar itu datang, dibacalah -- [n] (1) tanda khas yg membedakan sesuatu dr yg lain: apa -- anak yg hilang itu?; (2) Ikn tanda pd organisme yg merupakan interaksi antargen atau antargen dan lingkungan; (3) Ling tanda atau sifat suatu bentuk kebahasaan
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
comro com.ro [Sd n] penganan dr singkong yg diparut, dibentuk bulat panjang, di dalamnya diisi oncom yg dibumbui, kemudian digoreng
cuca cu.ca [kl n] men.cu.ca v mencerca; mengumpat [kl n] mantra (jampi) untuk menawar bisa, mengobati luka, mengebalkan tubuh, dsb
cuci perut membersihkan perut dng memakan obat pencahar (urus-urus)
culan cu.lan [n] (1) pohon perdu, biasanya dipergunakan untuk pagar hidup, bunganya harum, daunnya dipergunakan obat; pacar cina; Aglaia odorata; (2) daun culan
cuma-cuma cu.ma-cu.ma [adv] (1) tidak ada gunanya; sia-sia: ~ dia bersekolah, niat belajarnya saja tidak ada; (2) tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis: obat-obatan diberikan dng ~; sekalian orang boleh menonton acara itu dng ~
cunam hidup alat yg berbentuk spt catut untuk menjepit hidung sapi atau kerbau agar mudah dikendalikan dan tidak berontak jika dipegang atau diperiksa untuk diobati
curam cu.ram [a] terjal dan dalam: jurang yg --; tebing yg --
dadah da.dah [n] (1) berbagai obat yg tersedia (sudah terkemas, siap pakai); (2) bahan narkotik (spt ganja, heroin) yg membius, meracuni, dan membinasakan orang yg menggunakannya secara berlebihan [p cak] mengatakan dah (untuk memberi salam pertemuan atau perpisahan)
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
daerah haram daerah suci sekitar Mekah dan Medinah yg mempunyai batasan tertentu, di dalamnya orang dilarang menumpahkan darah dsb
daerah sublitoral daerah pantai yg biasanya mempunyai kedalaman kurang dr 200 m; (2) daerah pantai yg mencakup permukaan air sampai ke batas terendah tempat tanaman dapat tumbuh
dakhil da.khil [Ar n] (1) yg di dalam; yg mengenai batin; (2) ark yg telah karib benar
dangkal dang.kal [a] (1) tidak dalam (tt sungai dsb); tohor; cetek: perahu itu kandas di bagian sungai yg --; (2) ki belum paham atau belum mendalam benar (tt pengetahuan dsb); belum meresap benar: pengetahuannya tt kebudayaan bangsanya sendiri masih --; mendangkal v menjadi dangkal [Jk a] (1) keras dan tidak baik masaknya (tt buah-buahan); (2) tidak berair dan tidak subur (tt tanaman); (3) ki tebal hati tidak lemah lembut; (4) ki terbengkalai; tanggung-tanggung (tt pekerjaan)
dangkal telah keseberangan dangkal telah keseberangan, dalam telah ke.a.juk.an [pb] telah diketahui benar bagaimana isi hatinya (perangainya)
darat da.rat [n] (1) bagian permukaan bumi yg padat; tanah yg tidak digenangi air (sbg lawan dr laut atau air): bukan main senangnya hati kami naik ke -- setelah lima hari terapung-apung di laut; (2) tanah atau bumi (sbg lawan dr angkasa): beberapa detik sebelum tiba di -- , payungnya baru mengembang; (3) tanah yg tinggi (sbg lawan dr tanah yg rendah di pantai, biasanya berpaya-paya atau sbg lawan tanah persawahan dan rawa-rawa): b bagian terdiri atas rawa-rawa dan 1/3 bagian adalah tanah --; (4) daerah pedalaman (sbg lawan dr daerah pantai): ia bekerja di pelabuhan, padahal rumahnya jauh di --
dasar laut bagian laut mulai dr batas pasang tertinggi sampai daerah yg paling dalam
dataran abisal da.tar.an abisal [Geo] bagian dasar samudra yg datar, lerengnya kurang dr 1 km dng kedalaman antara 3.000-6.000 m, dan ditempati oleh sedimen tidak padat; dataran lubuk
datu da.tu [n] (1) Sas raja; ratu; (2) Mk orang yg pandai tt ramuan-ramuan obat; dukun; (3) orang yg keramat; orang yg telah meninggal
daun bangun-bangun tanaman untuk bumbu masak atau obat; Coleus amboinicuas
daun encok tumbuhan perdu (semak) yg tingginya mencapai 2,5 m, tumbuh tegak, daunnya tumbuh berseling, berwarna hijau, dapat digunakan sbg obat encok; Plumbago zeylanica
daun kepialu daun pohon lakum, biasanya dipakai untuk mengobati penyakit demam; Vitis trifolia
daun sendok tumbuhan herba yg daunnya berbentuk lonjong, buah lonjong, bijinya hitam, akar dan daun dapat digunakan untuk obat batuk; Plantago major; -- sepenuh tumbuhan, Eurycles amboinesis
daun sipat tumbuhan yg bisa dipakai untuk obat
daun swanggi daun yg digunakan untuk obat pencegah kehamilan (di Irian Jaya); Eclipta Alba
degenerasi de.ge.ne.ra.si [n] (1) kemunduran atau kemerosotan generasi (tidak sebaik generasi sebelumnya): penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat mengakibatkan --; (2) Dok kemunduran, perubahan menjadi sesuatu yg rusak
deideologisasi de.i.de.o.lo.gi.sa.si [n] berhentinya proses pendalaman (penyebaran) ideologi: negara itu dl melaksanakan politik luar negerinya sekarang tidak akan melakukan --
deislamisasi de.is.la.mi.sa.si [n] penghilangan harkat Islam: mereka berusaha merusak ajaran Islam dr dalam dng menggerogoti nilai-nilai Islam yg disebut --
dasar da.sar [n] (1) tanah yg ada di bawah air (tt kali, laut, dsb): ia berhasil menyelam sampai ke -- laut; (2) bagian yg terbawah (tt kuali, botol, dsb) yg di sebelah dalam ataupun yg di sebelah luar: isi botol itu tinggal 1 cm dr -- nya; (3) lantai: rumah papan -- nya ubin; (4) latar (warna yg menjadi alas gambar dsb): gambar bulan sabit putih pd -- warna hijau; (5) lapisan yg paling bawah: meni dipakai sbg cat --; (6) bakat atau pembawaan sejak lahir: tidak ada -- dagang padanya; (7) alas; fondasi: gotong royong adalah -- masyarakat Indonesia; (8) pokok atau pangkal suatu pendapat (ajaran, aturan); asas: apa yg akan dijadikan -- pembicaraan kita nanti; tindakan itu bertentangan dng -- demokrasi yg sebenarnya; (9) cak memang begitu (tt adat, tabiat, kelakuan, dsb): -- pencuri, di mana pun tetap juga mencuri; -- miliknya, walaupun sudah dua hari hilang akhirnya ditemukan juga; (10) Ling bentuk gramatikal yg menjadi asal dr suatu bentukan [p] memang: -- bandel biar sudah diberi tahu masih bersikap masa bodoh
dekam de.kam [v] ber.de.kam v (1) merendahkan tubuh dalam-dalam sambil berlutut dan menunduk (spt ayam yg sedang mengeram, harimau yg hendak menerkam mangsanya, maling yg sedang bersembunyi); (2) selalu tinggal di rumah saja; lama tinggal di suatu tempat (tidak berpindah-pindah); meringkuk: terpaksa ia harus ~ di rumah sakit untuk perawatan tulangnya yg patah; (3) cak selalu melekat dl ingatan: sukar melenyapkan cita-cita yg sudah lama ~ di hatiku
demabrasi de.mab.ra.si [n Dok] pengobatan dng pengikisan atau pengelupasan kulit
dendam kesumat rasa dendam dan benci yg sangat mendalam
depot de.pot [n] (1) tempat menyimpan barang (dagangan dsb); (2) rumah kecil tempat berjualan es, rokok, obat, dsb
dermatologi der.ma.to.lo.gi [n] ilmu penyakit kulit dan pengobatannya
derum de.rum [v] men.de.rum v berlutut dng kedua kaki depan atau dng keempat kakinya (tt binatang besar spt lembu, kerbau): kerbau ~ di dalam kandangnya [n] tiruan bunyi guruh (iringan mobil dsb) yg kedengaran dr jauh: penghuni kampung itu bersiap-siap mengungsi ketika mendengar -- konvoi musuh
desa de.sa [n] (1) kesatuan wilayah yg dihuni oleh sejumlah keluarga yg mempunyai sistem pemerintahan sendiri (dikepalai oleh seorang kepala desa); (2) kelompok rumah di luar kota yg merupakan kesatuan: di -- itu belum ada listrik; (3) udik atau dusun (dl arti daerah pedalaman sbg lawan kota): ia hidup tenteram di -- terpencil di kaki gunung; (4) kl tanah; tempat; daerah
diaforetik di.a.fo.re.tik [n Dok] obat yg merangsang pengeluaran keringat
diagram balok diagram yg dinyatakan dl tiga dimensi, lebar, tinggi, dan dalam; (2) Geo gambar sketsa untuk menjelaskan sesuatu dng melukiskan bagiannya, cara kerjanya, dsb
diatermi di.a.ter.mi [n Dok] pemanasan jaringan bagian tubuh dng mengalirkan listrik bertekanan tinggi untuk pengobatan tumor ganas
digitalis di.gi.ta.lis [n] obat kuat yg diramu dr daun, Digitalis purpurea
dikandung di.kan.dung [v] dimuat; termuat di dalamnya
diletan di.le.tan [n] pencinta atau penggemar seni; orang yg mempelajari suatu cabang seni (melukis, musik, sastra, dsb) dng tidak penuh minat dan tanpa mendalaminya benar-benar
dinamika di.na.mi.ka [n] (1) Fis bagian ilmu fisika yg berhubungan dng benda yg bergerak dan tenaga yg menggerakkan; (2) gerak (dr dalam); tenaga yg menggerakkan; semangat
dingin menyumsum perasaan dingin yg mendalam sekali, seakan-akan sampai ke tulang sumsum
diplo dip.lo [n Anat] jaringan tulang bentuk spons yg diapit oleh lapisan luar dan lapisan dalam dr tulang pipih, spt pd susunan tulang tengkorak
disinfektan dis.in.fek.tan [n] bahan kimia (spt lisol, kreolin) yg digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik; obat untuk membasmi kuman penyakit
disolventia di.sol.ven.tia [n Dok] obat pelarut yg menambah kadar zat cair badan dan membuat getah-buang lebih encer atau membuat batu, tumor, dsb larut
diuretik di.u.re.tik [n] obat pendorong produksi air seni
dokter dok.ter [n] lulusan pendidikan kedokteran yg ahli dl hal penyakit dan pengobatannya
dokter gigi dokter yg mempunyai keahlian dl pengobatan gigi
dokter praktik umum dokter yg memiliki kemampuan mengobati berbagai penyakit dan melakukan praktik medis untuk umum
dokter umum dokter yg belum mendalami keahlian pd jenis penyakit tertentu (bukan spesialis): krn Puskesmas itu ditangani oleh -- umum, pasien yg mengidap penyakit jantung harus dikirim ke ahli jantung
dopis do.pis [n cak] mesiu pd persumbuan senapan kuno untuk meledakkan mesiu yg di dalamnya; penggalak senapan
dosis do.sis [n Dok] (1) takaran obat untuk sekali pakai (dimakan, diminum, disuntikkan, dsb) dl jangka waktu tertentu: pasien itu pingsan krn menelan pil melebihi -- yg ditentukan oleh dokter; (2) ukuran pengobatan yg harus diberikan untuk jangka waktu tertentu (tt radiasi atau penyinaran pd daerah atau bagian tubuh tertentu); (3) Fis jumlah energi atau tenaga yg diberikan oleh zarah pengion kpd suatu satuan massa bahan yg disinari atau diradiasi pd tempat yg diselidiki atau diminati
drama ria [Sen] drama ringan yg sifatnya menghibur walaupun selorohan di dalamnya dapat bersifat menyindir dan berakhir dng kebahagiaan; komedi
dropsi drop.si [n Anat] pembengkakan organ bagian dalam yg biasanya disebabkan oleh bakteri
duga du.ga [v] men.du.ga v (1) mengukur dalamnya laut (sungai dsb): kami harus ~ lebih dulu dalamnya muara sungai itu; (2) menyangka; memperkirakan (akan terjadi sesuatu): saya ~ dia akan marah; mereka ~ bahwa kita buta akan kecurangan-kecurangan mereka; (3) hendak mengetahui (isi hati dsb): berbagai pertanyaan kuajukan untuk ~ isi hatinya
dukun du.kun [n] orang yg mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dsb)
dukun japa dukun yg mengandalkan mantra sbg sarana pengobatan
dukun susuk dukun yg mempunyai keahlian khusus mengobati penyakit dng menusukkan jarum emas pd bagian bawah kulit
dukun tiban orang yg dl waktu terbatas mempunyai kemampuan mengobati suatu penyakit krn adanya kekuatan gaib akibat kerasukan roh
duwet du.wet [n] (1) pohon termasuk suku Myrtaceae, berwarna ungu kemerahan, agak masam manis rasanya, berbentuk bulat panjang dan kecil (sebesar ibu jari orang dewasa), kulit batangnya yg keras berwarna abu-abu biasa digunakan sbg obat diabetes; jamblang; Syzygium cuminii; (2) buah duwet
dwisegi dwi.se.gi [n] beraspek dua; dwimuka: pandangan ekasegi dr kedua metode ditinggalkan, diganti dng pandangan -- , dr dalam dan dr luar
efedrina efed.ri.na [n] (1) Kim alkaloid putih, menyerupai kristal yg larut dl air, terdapat dl berbagai jenis Ephreda, yg juga dibuat secara sintetis, C10H15NO; (2) Far obat untuk mengobati tekanan darah yg terlalu rendah
efektif efek.tif [a] (1) ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); (2) manjur atau mujarab (tt obat); (3) dapat membawa hasil; berhasil guna (tt usaha, tindakan); mangkus; (4) mulai berlaku (tt undang-undang, peraturan)
ekografi eko.gra.fi [n] bagian ekologi yg mendalami pertelaan atau pencirian
eksipien ek.si.pi.en [n Far] zat yg digunakan dl farmasi untuk mencampur obat supaya memperoleh bentuk yg lebih mudah digunakan
ekspektoran ek.spek.to.ran [n] obat pelancar dahak krn menghasilkan air liur yg lebih banyak
elaborasi ela.bo.ra.si [n] (1) penggarapan secara tekun dan cermat: nilai filsafat antropologi modern terletak dl -- dan pendalaman pengetahuan historis tt manusia; (2) Bio pembentukan zat-zat kompleks yg merupakan bagian dr tumbuh-tumbuhan atau hewan dr zat-zat yg lebih sederhana (tidak kompleks)
elastik elas.tik [n] (1) karet; (2) tali atau pita yg dibuat lentur (mulur, kenyal) dng diberi bahan dr karet di dalamnya
elektrokoagulasi elek.tro.ko.a.gu.la.si [n Dok] perusakan jaringan dng mengalirkan arus listrik ke dalamnya
eliksir elik.sir [n] (1) zat cair yg oleh para ahli zaman dahulu (abad pertengahan) diharapkan dapat mengubah logam menjadi emas dan dapat memperpanjang kehidupan tanpa batas (usia); (2) obat yg serbaguna (untuk menyembuhkan segala penyakit); (3) Far ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (spt larutan dng gula, etanol, atau bahan lain); yg memberi rasa enak
elipsis elip.sis [n Ling] tanda berupa tiga titik yg diapit spasi (...), menggambarkan kalimat yg terputus-putus atau menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yg dihilangkan
emetik eme.tik [n Far] obat penyebab muntah
empos em.pos [v] embus; tiup: kena -- tenaga dalamnya saja, kita sudah terjengkang
emposan em.pos.an [n] (1) embusan; tiupan: ia memberikan pukulan ~ tenaga dalam; (2) hasil mengempos (msl buah-buahan): pisang ~ ini rasanya kurang enak; (3) lubang tempat memeram
empulur em.pu.lur [n] batang yg lunak dl batang tumbuh-tumbuhan jenis palem (kelapa, pinang, dsb); bagian yg di dalam sekali (tt buah-buahan), spt cempedak, nangka
en- (em-) [bentuk terikat] (1) di dalam: ensefalon; (2) ke dalam: embargo
endapan abisal en.dap.an abisal [Geo] lapisan lumpur atau tanah di dasar laut pd kedalaman 2.200-5.500 m
endodermis en.do.der.mis [n Bio] lapisan terdalam pembuluh kayu, biasanya berisi lapisan zat tepung
endogen en.do.gen [a] (1) Geo berasal dr dalam; bersumber dr kekuatan di dl bumi, spt pembentukan gunung api; (2) Dok berasal atau terbentuk di dl organisme atau salah satu bagiannya
endoplasma en.do.plas.ma [n Bio] bagian dalam sitoplasma
entoderm en.to.derm [n Bio] lapisan terdalam dr tiga lapisan sel embrio pd hewan, yg kemudian berkembang menjadi lapisan selaput saluran pencernaan, saluran tenggorok, paru-paru, hati, dan pankreas; endoderm; hipoblas
episentrum epi.sen.trum [n] titik pd permukaan bumi yg terletak tegak lurus di atas pusat gempa yg ada di dalam bumi
ergasiofit er.ga.si.o.fit [n Bio] tumbuh-tumbuhan yg dibudidayakan untuk keperluan bahan makanan, makanan ternak, obat-obatan, dan tanaman hias
ergosterol er.gos.te.rol [n] (1) Kim hablur sterol nabati yg penting sbg sumber vitamin D2; (2) Far zat untuk obat yg dapat diekstrak dr jamur yg menyerang padi-padian
esens [n] sari; ekstrak; bibit; biang: obat itu mengandung -- permen; sirop ini menggunakan -- nanas (jeruk, pisang ambon)
euforian eu.fo.ri.an [n] obat yg digunakan untuk menghilangkan depresi dan merangsang rasa nyaman
eviserasi evi.se.ra.si [n Dok] tindakan mengeluarkan dalaman spt isi perut, atau mengeluarkan bola mata
faktor intrinsik [Bio] (1) faktor atau pengaruh yg datang dr dalam; (2) zat yg dihasilkan oleh lambung yg mempermudah penyerapan vitamin B12 oleh tubuh
farmakodinamika far.ma.ko.di.na.mi.ka [n] cabang farmasi tt reaksi antara obat dan sistem kehidupan
farmakokinetika far.ma.ko.ki.ne.ti.ka [n] studi tt absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi obat dl tubuh
farmakologi far.ma.ko.lo.gi [n] ilmu tt interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan, dan pengobatan penyakit
farmakope far.ma.ko.pe [n Far] buku standar obat yg dikeluarkan oleh badan resmi pemerintah yg menguraikan bahan obat-obatan, bahan kimia dl obat dan sifatnya, khasiat obat dan dosis yg dilazimkan
farmasi far.ma.si [n] cara dan teknologi pembuatan obat serta cara penyimpanan, penyediaan, dan penyalurannya
fatometer fa.to.me.ter [n] alat untuk mengukur kedalaman laut dng cara mengukur waktu yg dicapai oleh gelombang suara untuk mencapai dasar laut dan kembali
federalisme fe.de.ral.is.me [n] paham yg menganjurkan pembagian negara atas bagian-bagian yg berotonomi penuh mengenai urusan dalam negeri (spt di negara Amerika Serikat)
fisioterapi fi.si.o.te.ra.pi [n Dok] pengobatan thd penderita yg mengalami kelumpuhan atau gangguan otot dng tujuan melatih otot tubuh agar dapat berfungsi secara normal
fitologi fi.to.lo.gi [n] cabang biologi yg mendalami tumbuhan; botani
flakon fla.kon [n] botol kecil yg berbentuk mungil, biasanya diberi hiasan dan tertutup rapat, untuk tempat minuman keras, minyak wangi, dan obat suntik
flamingo fla.mi.ngo [n Zool] burung yg hidup di daerah tropis (di Afrika dan Amerika Selatan), berkaki dan berleher panjang, berparuh lengkung, tepi paruhnya bagian dalam bergerigi spt paruh itik, berbulu putih dng sayap hitam yg pangkalnya ditutupi bulu halus berwarna merah anggur; Phoenicopteridae
folklor bukan lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan tidak dl bentuk lisan (arsitektur rakyat, kerajinan tangan rakyat, pakaian dan perhiasan tradisional, obat-obatan tradisional, makanan dan minuman tradisional, bunyi isyarat, dan musik tradisional)
formula for.mu.la [n] susunan atau bentuk tetap; rumus: dng -- istimewa obat itu dapat melindungi gigi dr segala kerusakan
gaduk cina tumbuhan rimpang, akarnya direbus dan diminum sbg obat penyakit sifilis dsb; gadung sebrang; Smilax china
gait ga.it v, meng.ga.it v (1) menarik (mengambil dsb) dng benda yg berkait: mereka sedang ~ ember dr dalam sumur; (2) mengambil uang orang dng tipu daya: pemalas itu kerjanya hanya minta-minta, ~ kantong orang, atau mencuri
gali ga.li [v] meng.ga.li v(1) membuat lubang di tanah dsb: mereka ~ sumur sedalam 12 m; (2) mengambil (mengeluarkan) sesuatu dr dl tanah dng membuat lubang: anak-anak itu ~ ubi jalar [n] kapal perang yg panjang [n akr] gabungan anak liar; pencoleng; penodong; perampok
gambir gam.bir [n] (1) tumbuhan membelit, berbatang keras, bertangkai pendek dng daun berwarna hijau muda, pd ketiak daun terdapat bunga berbongkol bulat berwarna putih kecil-kecil, dipakai sbg obat batuk dan bahan penyamak, ditanam dng cara menyetek; Uncaria gambir; (2) endapan rebusan daun gambir yg airnya diuapkan, dicetak bulat atau persegi, dipakai sbg campuran makan sirih
gambir hutan tumbuhan memanjat, panjangnya mencapai 10 m, ditanam sbg pohon hias atau sbg bahan obat tradisional (jamu); melati hutan; pancasuda; Jasminum pubescons atau Trigonopleura malayana
gametangium ga.me.ta.ngi.um [n Bio] sel, struktur, atau organ yg membentuk gamet di dalamnya
gandapura gan.da.pu.ra [n] tumbuhan perdu, daunnya dipakai sbg campuran obat gosok (minyak -- ); Abelmoschus moschatus
gandarusa gan.da.ru.sa [n] tumbuhan yg tingginya 1-1,5 m dan daunnya dapat dibuat obat untuk mengeluarkan keringat; Yusticia gendarussa
garam ga.ram [n] (1) senyawa kristalin NaCl yg merupakan klorida dan sodium, dapat larut dl air, dan asin rasanya; (2) Kim hasil reaksi asam dng basa, yaitu satu atau lebih atom hidrogen pd asam diganti oleh satu atau lebih kation suatu basa; (3) cak pupuk (obat dsb) yg rupanya spt garam
garam inggris [Dok] obat untuk membersihkan perut (rupanya spt gula pasir)
garau ga.rau [a] besar dan dalam (tt suara); parau
gas bumi semua jenis hidrokarbon berupa gas yg dihasilkan dr sumur, yg mencakup gas tambang basah, gas kering, gas pipa selubung, gas residu setelah ekstraksi hidrokarbon cair dan gas basah, dan gas nonhidrokarbon yg tercampur di dalamnya secara alamiah; (2) percampuran gas dan uap hidrokarbon yg terjadi secara alamiah, yg komponen terpentingnya adalah metana, etana, propana, butana, pentana, dan heksana
gelang ge.lang [n] tumbuhan menjalar, batangnya berair, enak dimakan; Portulaca oleracea [a] , ter.ge.lang-ge.lang a gilang-gemilang [n] (1) barang yg berbentuk lingkaran atau cincin besar; (2) perhiasan (dr emas, perak, dsb) berbentuk lingkaran yg dipakai di lengan atau di kaki; (3) Bio sisa cadar dalam yg melingkari tangkai cendawan tertentu, tudungnya mekar
gelinggang ge.ling.gang [n] tumbuhan perdu besar, tingginya mencapai 5 m, daunnya lonjong (bulat telur), biasa digunakan untuk obat kadas, berbuah polong; ketepeng; Cassia alata
gema duga cara mengukur kedalaman laut dng gema
gemi ge.mi [n] ikan laut yg tulangnya dapat dipakai untuk obat, biasa hidup menempel pd ikan hiu dewasa, berukuran panjang mencapai 60 cm, mempunyai pengisap pd ubun-ubun kepala; Echeneis naucratus [Jw a] hemat; sangat hati-hati
gempa gem.pa [n] (1) guncangan; gerakan (bumi); (2) Geo peristiwa alam berupa getaran atau gerakan bergelombang pd kulit bumi yg ditimbulkan oleh tenaga asal dalam; gempa bumi
gendang gen.dang [n] alat bunyi-bunyian berupa kayu bulat panjang, di dalamnya ada rongga dan salah satu lubangnya atau kedua-duanya diberi berkulit (untuk dipukul) [n] gulung (untuk kertas) lihat gendis
genta gen.ta [n] (1) alat bunyi-bunyian yg terbuat dr logam berbentuk cangkir terbalik dng sebuah pemukul yg tergantung tepat di poros dalamnya, apabila pemukul itu mengenai dinding cangkir, cangkir tsb akan menghasilkan bunyi-bunyian; (2) lonceng besar (dipasang di menara gereja dsb); (3) giring-giring (dipasang pd leher lembu dsb)
gentat gen.tat [a] lekuk atau bengkok ke dalam
geokimia ge.o.ki.mia [n] cabang ilmu kimia tt susunan bumi dan penggolongan unsur-unsur yg terdapat di dalam bumi
geotermometer ge.o.ter.mo.me.ter [n] termometer yg dipakai untuk mengukur panas pd tempat yg sangat dalam di bawah permukaan (msl dl tambang-tambang)
geronggang ge.rong.gang [n] lubang di dalam; rongga (di dl batu, kayu, dsb): selama hujan itu ia duduk dl -- itu [n] pohon, kayunya baik untuk dibuat perkakas rumah dsb; Cratoxylon cuncatum
gerowong ge.ro.wong [a] berongga di dalam (tt kayu dsb): tiang kayu rumah sudah mulai --; syukurlah pd saat ini masih belum banyak pohon-pohon yg -- krn tua
ginkang gin.kang [Cn n] penguasaan gerakan badan dl permainan silat melalui tenaga dalam
ginseng gin.seng [n] tumbuhan yg berasal dr Asia Timur, dijadikan ramuan obat-obatan dan berkhasiat membangkitkan nafsu syahwat; Pandare aralia ginseng
gliserol gli.se.rol [n] cairan kental tidak berwarna dan tidak berbau, rasanya manis dapat bercampur dng air dan alkohol yg diperoleh dr lemak hewani atau nabati atau dr fermentasi glukosa, digunakan sbg bahan kosmetik, pengawet obat-obatan, pelembap buah-buahan atau tembakau
gombang di lebuh [pb] (1) congkak; (2) elok di luar di dalamnya tidak
gonad go.nad [n Bio] organ hewan yg menghasilkan gamet-gamet; kelenjar kelamin: ~ lele dumbo pejantan itu tersembunyi cukup dalam sehingga sulit untuk diambil spermanya
guntang gun.tang [ark n] pelampung pd pancing [n] bagian perkakas tenun yg berbentuk torak yg di dalamnya berisi benang
gunung api gunung yg di dalamnya terdapat lahar panas
gurah gu.rah [v] ber.gu.rah v berkumur (membersihkan mulut dng air): ia ~ dng air yg dicampur getah angsana krn gusinya sakit [n] pohon yg buahnya dapat dipakai untuk menuba ikan; Sapium indicum [n] pengobatan tradisional untuk mengeluarkan lendir dr dl tubuh dng ramuan cairan srigunggu yg diteteskan melalui hidung
gurat gu.rat [n] gores (garis, coret) yg dalam
gusti gus.ti [Jw n] (1) sebutan bangsawan: ke mana pun -- pergi hamba akan ikut; (2) sebutan untuk Tuhan (atau yg dianggap Tuhan): aduh -- , saya mohon ampun, saya bertobat [kl v] ber.gus.ti v bergelut; bergumul
hadis ha.dis [n Isl] (1) sabda, perbuatan, takrir (ketetapan) Nabi Muhammad saw. yg diriwayatkan atau diceritakan oleh sahabat untuk menjelaskan dan menentukan hukum Islam: -- itu diriwayatkan oleh sahabat Nabi terdekat; (2) sumber ajaran Islam yg kedua setelah Alquran: untuk lebih mendalami Islam, ia sangat tekun membaca -- Nabi Muhammad saw. di samping menghafal ayat-ayat Alquran
hak guna ruang angkasa hak untuk menggunakan tenaga dan unsur-unsur dl ruang angkasa guna memelihara dan memperkembangkan kesuburan bumi, air, serta kekayaan alam yg terkandung di dalamnya dan hal lain yg berkaitan dng itu
halo besar halo di sekitar matahari atau bulan yg berjari-jari sudut 45o, yg bagian dalamnya berwarna merah dan bagian luarnya berwarna biru
harta sesan harta atau bawaan istri yg dibawa oleh istri itu ke dalam perkawinan
hartal har.tal [n] bedak kuning dr berangan yg dicampur belerang, dipakai untuk bahan obat (boreh dsb), lulur pengantin, dan pemain wayang orang [n] pemogokan umum (salah satu cara perjuangan Gandhi melawan Inggris di India sebelum kemerdekaan)
hati ha.ti [n] (1) Anat organ badan yg berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dl darah dan menghasilkan empedu; (2) daging dr hati sbg bahan makanan (terutama hati dr binatang sembelihan): masakan sambal goreng --; (3) jantung: -- nya berdebar-debar; (4) sesuatu yg ada di dl tubuh manusia yg dianggap sbg tempat segala perasaan batin dan tempat menyimpan pengertian (perasaan dsb): segala sesuatunya disimpan di dl --; membaca dalam -- , membaca dalam batin (tidak dilisankan) , ha.ti-ha.ti adv ingat-ingat; hemat-hemat; waspada
hati kedondong bagian dalam buah kedondong yg keras dan bercabang-cabang; (2) ki tidak punya rasa belas kasihan thd sesama manusia; jahat
hati nurani hati yg telah mendapat cahaya Tuhan; (2) perasaan hati yg murni dan yg sedalam-dalamnya
helioterapi he.li.o.te.ra.pi [n] pengobatan dng berjemur di bawah panas atau sinar matahari (mandi sinar matahari untuk menyembuhkan penyakit)
hemostatik he.mo.sta.tik [n Far] obat atau bahan lain yg apabila digunakan (sbg obat luar) akan menghentikan atau memperlambat aliran darah dng mempercepat pembekuan (pd luka)
hempap hem.pap , meng.hem.pap v menindih: rumah yg roboh itu telah ~ beberapa orang yg berada di dalamnya
hidronan hid.ro.nan [n] pelopor penyelidik kedalaman lautan
hidroterapi hid.ro.te.ra.pi [n] pengobatan luar dng menggunakan air (panas atau dingin)
hikmah hik.mah [n] (1) kebijaksanaan (dr Allah): kita memohon -- dr Allah Swt.; (2) sakti; kesaktian: -- kata-kata; (3) arti atau makna yg dalam; manfaat: wejangan yg penuh --
hiosiamina hi.o.si.a.mi.na [n Kim] alkaloid beracun untuk obat
hiosin hi.o.sin [n Kim] alkaloid bersifat racun yg digunakan untuk obat hipnosis dan penekan saraf
holobentos ho.lo.ben.tos [n Bio] organisme yg hidup di dasar laut pd kedalaman tertentu sepanjang hidupnya
honae ho.nae [n] rumah bulat di pedalaman Irian Jaya
hunjam hun.jam , meng.hun.jam v (1) menukik lurus-lurus ke bawah: burung itu sebentar-sebentar ~ , kemudian melayang; (2) masuk (menancap) lurus-lurus dan dalam (ke tanah dsb): ia mencabuti pancang-pancang yg ~ di tanah pekarangannya; (3) ki telah mendalam benar (meresap dl hati sanubari): hal itu sudah ~ benar dl hati sanubarinya; (4) ki menusuk hati atau perasaan (tt perkataan): kata-katanya yg pedas ~ perasaan wanita tua itu
ibu jari jari yg paling besar, terletak di bagian dalam kalau kedua tangan atau kaki dijajarkan tertelungkup; empu jari; jempol
ijtimak ij.ti.mak [n] saat berakhirnya bulan lalu dan munculnya bulan baru dl penanggalan Hijriah; perihal bertemunya posisi bulan dan matahari dalam satu garis edar: -- akhir Ramadan
ikan abisial ikan yg hanya hidup di laut yg sangat dalam
ikan batipelagis ikan yg hidup di antara samudra dalam dan ujung landaian benua
ikan belalang ikan laut, panjangnya mencapai 50 cm, sirip dalamnya amat panjang krn itu dapat melompat beberapa saat di atas air (umpamanya kalau dikejar ikan besar); ikan terbang
ikan enjel ikan yg terdapat di bagian laut yg dalam sekitar Lautan Pasifik, bentuk tubuh khas oval memanjang berukuran 12 cm, bersifat teritorial
ilat-ilatan ilat-ilat.an [n] pohon yg tingginya dapat mencapai 27 m, tumbuh liar di tanah datar dan pegunungan rendah, getah kulit batangnya dapat digunakan untuk obat bisul (supaya lekas pecah); pangsar; Ficus callosa
ilmu kedokteran ilmu tt penyakit pd organisme manusia atau hewan, serta cara dan metode pengobatannya
ilmu kiat kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi
ilmu praktis ilmu tt kebenaran sebab-akibat untuk diterapkan ke dalam dunia nyata
ilmu putih ilmu batin yg digunakan untuk melawan ilmu hitam (untuk mengobati orang sakit, orang kena guna-guna, mengusir setan, dsb)
ilmu serum pengetahuan tt hal, sifat, dan reaksi serum darah serta cara mengobati penyakit dng berbagai serum
ilmu tib ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu kedokteran
implisit im.pli.sit [a] (1) termasuk (terkandung) di dalamnya (meskipun tidak dinyatakan secara jelas atau terang-terangan); tersimpul di dalamnya; terkandung halus; tersirat; (2) mutlak tanpa ragu-ragu; secara tulus (tt kepercayaan, dukungan, kepatuhan, dsb)
impresi im.pre.si [n] (1) kesan: saya mempunyai -- bahwa ia bukan orang yg dapat dipercaya; (2) efek pd indra: -- visual (melalui mata); (3) ki efek atau pengaruh yg dalam thd pikiran atau perasaan: pidatonya memberikan -- yg dalam pd hadirin [n Anat] lekukan pd suatu struktur krn adanya tekanan struktur lain
impresif im.pre.sif [a] (1) dapat memberi atau meninggalkan kesan yg dalam; mengharukan; mengesankan; (2) dapat mem-pengaruhi perbuatan atau tindakan: warna-warna dipilih dl komposisi yg --
inas [n] bisul pd tengkuk: minumlah jamu cuci darah untuk mengobati -- mu itu
indoktrinasi in.dok.tri.na.si [n] pemberian ajaran secara mendalam (tanpa kritik) atau penggemblengan mengenai suatu paham atau doktrin tertentu dng melihat suatu kebenaran dr arah tertentu saja
infiltrometer in.fil.tro.me.ter [n] alat ukur kecepatan cairan yg menembus bahan berpori-pori (msl penembusan air ke dalam tanah)
infus in.fus [n] pemasukan obat dsb (berupa cairan) tanpa tekanan istimewa melalui pembuluh darah atau rongga badan
inggu ing.gu [n] (1) getah tumbuhan yg dikentalkan, baunya tidak sedap, dibuat obat; Asa foetida; (2) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap; Ruta angustifolia [n] ikan poleng; Holacanthus atau Amphiphrion
insektisida in.sek.ti.si.da [n] senyawa kimia yg digunakan untuk membunuh serangga (biasanya dng mengusapkan atau menyemprotkannya); obat pembunuh serangga
interior in.te.ri.or [n] (1) bagian dalam gedung (ruang dsb); (2) tatanan perabot (hiasan dsb) di dl ruang dalam gedung dsb
intern in.tern [a] sebelah dalam; di kalangan sendiri; dl lingkungan sendiri: sebaiknya kita jangan mencampuri urusan -- keluarga (organisasi, negara, dsb) lain
internal in.ter.nal [a] (1) menyangkut bagian dalam (tubuh, diri, mobil, dsb); (2) dalam (negeri)
internalisasi in.ter.na.li.sa.si [n] (1) penghayatan: proses -- falsafah negara secara mendalam berlangsung lewat penyuluhan, penatar-an, dsb; (2) Pol penghayatan thd suatu ajaran, doktrin, atau nilai sehingga merupakan keyakinan dan kesadaran akan kebenaran doktrin atau nilai yg diwujudkan dl sikap dan perilaku
internis in.ter.nis [n] dokter ahli penyakit dalam
intervensionisme in.ter.ven.si.o.nis.me [n] campur tangan atas urusan dalam negeri suatu negara
intima in.ti.ma [n Anat] lapisan terdalam dinding pembuluh darah yg terdiri atas endotel dan jaringan ikat halus di bawahnya
intra- in.tra- [bentuk terikat] di dalam; bagian dalam: intrakardiak
intramuskuler in.tra.mus.ku.ler [a Dok] mengenai pemasuk-an (tt suntikan) ke dl otot: obat suntik tidak dimasukkan secara intravena, melainkan --
intravena in.tra.ve.na [a Dok] mengenai pemasukan (tt suntikan ke dl pembuluh darah: dia kemudian mendapat obat suntik yg diberikan secara --
intrinsik in.trin.sik [a] terkandung di dalamnya (tt kadar logam mulia dl mata uang, harkat seseorang, atau suatu peristiwa): nilai -- mata uang, nilai logam yg terkandung di dalamnya, biasanya kurang dr nilai yg tertera di atasnya
intro- in.tro- [bentuk terikat] di dalam; ke dalam: introspeksi
introver in.tro.ver [a] (1) bersifat suka memendam rasa dan pikiran sendiri dan tidak mengutarakannya kpd orang lain; bersifat tertutup; (2) Zool (struktur yg) melekuk ke dalam, spt struktur hewan bertulang belakang
involusi konflik kemerosotan yg terjadi dl suatu negara yg disebabkan oleh peristiwa yg terjadi di dalam dan di luar negara itu
isi [n] (1) sesuatu yg ada (termuat, terkandung, dsb) di dl suatu benda dsb: -- gudang itu pupuk dan alat-alat pertanian; (2) besarnya suatu ruangan; volume: -- kaleng itu 20 liter; (3) apa yg tertulis di dalamnya (tt buku, surat, dsb); (4) inti atau bagian yg pokok dr suatu wejangan (pidato, pem-bicaraan, dsb)
jadam ja.dam [n] (1) pati kayu gaharu berwarna hitam, biasa dipakai untuk obat perut dsb; (2) nama campuran logam berwarna biru tua, untuk melapis dan menghitamkan perak dsb
jagang ja.gang [n] tiang penopang [n] parit yg dalam (di sekeliling benteng dsb): rumah Adipati Jipang diperkuat dng -- di sekelilingnya
jaha ja.ha [n] (1) pohon rimba yg besar, buahnya yg masak biasa digunakan sbg obat, bahan untuk mengecat atau menyamak kulit, bahan untuk membuat tinta, dan zat warna; Terminalia belerica; (2) buah jaha
jahe ja.he [n] (1) tumbuhan berakar tunggang (umbinya pedas rasanya, dipakai sbg aromatik, bumbu dapur, atau obat), berdaun lonjong dan lancip, bunganya berbulir; halia; Zingiber officinale; (2) umbi jahe
jalangkote ja.lang.ko.te [n] penganan yg dibuat dr tepung terigu di dalamnya diisi dng taoge dan mi
jambu biji jambu yg dagingnya tidak terlalu berair, warnanya ada yg putih dan ada yg merah, berbiji kecil-kecil terletak di bagian dalam, bentuknya biasanya hampir bundar, batang pohonnya liat; Psidium guajava
jampi jam.pi [n] kata-kata atau kalimat yg dibaca atau diucapkan, dapat mendatangkan daya gaib (untuk mengobati penyakit dsb); mantra
jamu ja.mu [n] obat yg dibuat dr akar-akaran, daun-daunan, dsb [n] orang yg datang berkunjung (bertandang, melawat, dsb); (te)tamu
jamu gendong jamu tradisional berupa minuman dl botol yg dijajakan di dalam bakul yg digendong
jamur brama jamur berbentuk kerang, berbatang pendek, untuk obat sakit perut, obat kencing nanah, dan obat gosok tulang linu; cendawan merah; Boletus sanguineus; -- karat jamur yg tergolong jenis Pucciniales
jati diri ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas; (2) inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dr dalam; spiritualitas: mencari -- diri pembangunan nasional
jeluk je.luk [a] dalam (tt mangkuk, pinggan, piring, dsb)
jengkol jeng.kol [n] (1) pohon yg tingginya sampai 25 m, daunnya rimbun, buahnya gepeng bundar polong, rumpunnya berbelit, biasanya berisi 5-7 biji yg berbau tidak sedap, dan dapat menyebabkan sakit (bila kencing) jika terlalu banyak dimakan; jering; Pithecellobium lobatum; (2) buah jengkol
jenu je.nu [Jw n] obat untuk meracuni ikan; tuba
jerangau je.ra.ngau [n] (1) tumbuhan tahunan yg umbinya dapat digunakan sbg obat atau campuran beberapa jenis minuman keras, akarnya dapat digunakan sbg bahan ramuan obat, bumbu dapur, dan insektisida; Acorus calamus; (2) akar (umbi) jerangau
jeroan je.ro.an [n] isi perut (babat, usus, limpa, dsb); dalaman
jeruk kingkit perdu yg tingginya 1,55-2,2 m ditanam sbg pagar, buahnya mengandung zat lengket, untuk lem, bijinya direbus untuk obat batuk; Trikasia aurantifolia
jinem ji.nem [Jw n] , -- keraton ruangan dalam istana
jinsom jin.som [n] akar untuk ramuan obat kuat
jintan jin.tan [n] (1) tumbuhan menjalar yg bijinya dapat dipakai untuk rempah-rempah dan untuk obat-obatan; Carum roxburghianum; (2) biji-bijian berbentuk agak pipih lembut, berwarna kuning kecokelat-cokelatan, berbau sedap, dipakai untuk rempah-rempah atau ramuan obat
jintan hitam semak rendah, daunnya berbau segar, bijinya mengandung minyak asiri dan lemak, digunakan untuk rempah-rempah dan campuran obat-obatan, msl untuk obat sakit perut; Nigella sativa; -- putih Cuminum cyminum
jodoh jo.doh [n] orang yg cocok menjadi suami atau istri; pasangan hidup; imbangan: berhati-hatilah dl memilih --; (2) n sesuatu yg cocok sehingga menjadi sepasang; pasangan: mana -- sepatu ini; (3) a cocok; tepat: ia telah meminum obat itu, tetapi tidak --
johar jo.har [Jw n] (1) pohon yg tumbuh di daerah tropis, tingginya mencapai 20 m, biasa ditanam sbg pohon peneduh atau tanaman pagar, berbunga sepanjang tahun, bunganya malai, kuntumnya berwarna kuning, buahnya polong pipih dan panjang berwarna cokelat, daunnya dipergunakan sbg ramuan obat sakit malaria; Cassia siamea; (2) daun johar [n] intan; jauhar
jorok jo.rok [Mk] men.jo.rok v menganjur (ke luar atau ke dalam): tanah yg ~ ke laut [a] (1) kotor; (2) cemar; (3) ki cabul
jukut ju.kut [n] (1) rumput (untuk ramuan obat demam atau obat sakit panas); (2) ulam
julab ju.lab [n] obat pencuci perut; pencahar
jumeneng ju.me.neng, ju.me.neng.an [Jw n] (1) upacara penobatan raja atau ratu; (2) peringatan peristiwa penobatan raja atau ratu yg sedang memerintah
jurang ju.rang [n] lembah yg dalam dan sempit, serta curam dindingnya; lurah: kendaraan itu jatuh ke -- yg dalam
juru resep orang yg menangani resep obat; orang yg paham tt resep obat
kabur ka.bur [a] (1) tidak dapat melihat sesuatu dng jelas (tt mata): matanya telah -- dimakan umur; (2) kurang terang (tt pemandangan); kurang nyata (tt lukisan); kurang jernih (tt kaca); kurang jelas (tt pertanyaan dsb); (3) Met yg tampak berkabut akibat adanya partikel yg sangat kecil dan kering yg cukup banyak terdapat di dalamnya (tt atmosfer) [v] (1) berlari cepat-cepat; melarikan diri: pengebut -- dikejar Polantas; (2) ki meninggalkan tugas (pekerjaan, keluarga, dsb) tanpa pamit; menghilang [n] kumbang kelapa
kabut radiasi kabut yg terjadi krn pendinginan permukaan bumi sehingga udara di dekatnya cukup dingin untuk mengembunkan uap air yg terdapat di dalamnya
kain triko kain rajutan mesin, biasanya digunakan sbg bahan pakaian dalam atau baju santai
kakaktua ka.kak.tua [n] catut besar, ujungnya menyerupai paruh burung kakaktua, biasanya dipakai untuk mencabut paku yg tertancap dalam-dalam [n] (1) burung panjat, paruhnya kuat dan bagian atasnya melengkung ke bawah, berwarna putih, bisa diajar berbicara; Cacatua [n] ikan laut, Callyodon
kaki sajak dua atau tiga suku kata yg tidak bertekanan lalu diikuti oleh suku kata yg bertekanan (di dalam puisi)
kaktus astrafitum kaktus yg bentuknya menyerupai bintang, bersegi-segi dng lekukan yg dalam menyerupai buah belimbing
kaleidoskop ka.lei.dos.kop [n] (1) alat optik yg bentuk luarnya spt keker, dilengkapi dng dua kaca persegi panjang yg dipasang pd lapisan dalam pd salah satu ujungnya sehingga dapat memperlihatkan pelbagai gambaran yg indah dan simetris dr kepingan barang berwarna yg diletakkan di antaranya apabila dilihat dr ujung yg lain; (2) aneka peristiwa yg telah terjadi yg disajikan secara singkat
kalomel ka.lo.mel [n] obat pencuci perut; urus-urus
kambing kam.bing [n] binatang pemamah biak dan pemakan rumput (daun-daunan), berkuku genap, tanduknya bergeronggang, biasanya dipelihara sbg hewan ternak untuk diambil daging, susu, kadang-kadang bulunya; Capra [n] rumput -- tanaman untuk mengobati luka [n] ikan -- , Pomacanthus annuliris
kambium kam.bi.um [n Bot] lapisan sel hidup pd tumbuhan berkeping dua, terletak di kulit dan di kayu, yg membuat jaringan kayu baru ke sebelah dalam dan jaringan kulit baru ke sebelah luar
kamis putih [Kris] hari Kamis menjelang hari raya Paskah sbg peringatan hari wafatnya Isa Almasih, diisi dng kegiatan ibadat pertobatan atau penyucian diri
kamisol ka.mi.sol [n] baju tanpa lengan, spt kutang yg sudah dimodifikasi, baik bahan, model, maupun warnanya, dipakai sbg baju dalam atau baju luar
kamomil ka.mo.mil [n ] (1) tumbuhan berbau keras, ekstrak bunga dan daunnya untuk obat; (2) daun kamomil; (3) bunga kamomil
kamper kam.per [n] kristal (hablur) yg mudah menguap, terbuat dr getah pohon kapur barus, digunakan sbg bahan antihama atau untuk campuran obat-obatan; kapur barus [n] (1) pohon asli dr Cina, termasuk suku medang, tinggi pohon antara 20-30 m, daun bertulang utama tiga, buahnya bulat panjang, berdaging, jika masak berwarna hitam, tumbuh pd tanah lempung berpasir di daerah pegunungan dng ketinggian 600-1.500 m di atas permukaan laut; Cinnamomum comphon; (2) kayu kamper
kanal semisirkuler [Dok] kanal setengah lingkaran pd telinga bagian dalam
kanan ka.nan [n] (1) arah, pihak, atau sisi bagian badan kita yg tidak berisi jantung; sisi (pihak) yg merupakan lawan dr kiri; (2) Pol partai atau golongan yg berhaluan moderat, yaitu berdasarkan asas keagamaan, kebangsaan, atau tradisi yg sudah ada di dl percaturan politik dalam negeri sbg lawan golongan kiri yg berhaluan keras dan berdasar pd sosialisme
kanang ka.nang [n] (1) pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat kudis atau sering dijadikan makanan ayam sabung (supaya kuat dan galak dl bersabung), kulit rantingnya dipakai untuk tali, dan buahnya dipergunakan untuk perekat; (2) daun kanang; (3) kulit kanang; (4) buah kanang
kancut kan.cut [n] kain penutup kemaluan; celana dalam
kandang jepit kandang untuk memeriksa dan mengobati ternak yg sakit (biasanya terbuat dr kayu atau bambu)
kandungan kan.dung.an [n] (1) barang yg terkandung (termuat, tercantum di dalamnya); (2) yg tersimpan dl hati; isi hati: sekarang barulah aku tahu ~ hatinya; (3) kantong peranakan di dl perut wanita: bayi itu telah meninggal ketika masih berada dl ~; (4) janin yg masih di dl perut wanita: menggugurkan ~ itu berdosa dan dapat dihukum; (5) kantong; pundi-pundi
kanopi ka.no.pi [n] tirai atau langit-langit dr terpal, kain, logam dsb: pd teras terdapat -- bertiang sbg pemisah halaman dng bagian dalam rumah
kantong ketuban [Dok] bentuk spt kantong yg di dalamnya terdapat cairan ketuban dan janin
kanyon ka.nyon [n] lembah yg sempit dan dalam dng tepi yg terjal, biasanya ada sungai yg mengalir di dasarnya; jurang
kaolin ka.o.lin [n] tanah liat lunak, halus, dan putih, terjadi dr pelapukan batuan granit, dijadikan bahan untuk membuat porselen atau untuk bahan campuran membuat kain tenun (kertas, karet, obat-obatan, dsb); tanah liat cina: bahan mineral -- telah ditemukan di daerah pegunungan itu
kapak sepatu kapak yg berasal dr masa kebudayaan perunggu besi di Indonesia, berongga di bagian dalamnya, dan pemasangan tangkainya spt cara memakai sepatu, yaitu memasukkan tangkai kapak ke dl rongga
kapsul kap.sul [n] (1) pembungkus kecil dr sejenis agar-agar tempat obat yg harus ditelan; (2) ruang khusus yg bertekanan udara tertentu yg digunakan oleh penerbang ruang angkasa (astronaut) dl penerbangan ke angkasa luar: para astronaut bersiap-siap masuk ke dl -- setelah persiapan untuk melakukan penerbangan selesai
kapur ka.pur [n] bahan serbuk yg putih warnanya, diperoleh dr batu putih (sisa-sisa organisme laut) yg dibakar, digunakan sbg campuran makan sirih, pemutih dinding, bahan obat-obatan, dsb [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai untuk bahan membuat kayu lapis dsb; (2) kayu kapur
kardamunggu kar.da.mung.gu [n] tanaman tropis yg berdaun hijau lebar dan berbulu, bijinya dipakai sbg rempah-rempah dan obat; Elettaria cardamomum
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
karyasiswa kar.ya.sis.wa [n] siswa (pegawai) yg sedang menjalani pelatihan untuk memperdalam (meningkatkan) pengetahuannya
kasai ka.sai [n] (1) bau-bauan untuk mencuci rambut: saya membuat -- dr sari air mawar; (2) bedak basah yg harum baunya untuk melulur dan mengharumkan kulit tubuh; bedak wangi: di mana kamu membeli -- ini? [n] tumbuhan yg pohon kayunya untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat sakit kepala, daunnya untuk obat demam; Pometia pinnata [n] nama ikan laut; -- janggut, Setipinnataty; -- minyak, Thrissoeles mystax
kastroli kas.tro.li [n] obat pencuci perut yg dibuat dr minyak jarak: selain garam inggris, -- pun dapat pula digunakan sbg obat pencuci perut
kasuarina ka.su.a.ri.na [n] pohon yg hidup di daratan atau pantai, kayunya berukuran besar dan berat, kulit pohonnya dapat digunakan sbg obat diare, disentri, dsb; Cassuarina equiaetifolia
kasus inesif [Ling] kasus yg menandai makna 'dalam' pd nomina atau sejenisnya
katarsis ka.tar.sis [n] (1) Kris penyucian diri yg membawa pembaruan rohani dan pelepasan dr ketegangan; (2) Psi cara pengobatan orang yg berpenyakit saraf dng membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dng bebas; (3) Sas kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis
katartik ka.tar.tik [n Far] obat yg menyebabkan keluarnya tinja
kateter ka.te.ter [n] (1) Dok slang kecil yg dapat dimasukkan ke dl alat berongga atau saluran; (2) pipa karet yg biasa dimasukkan ke dalam saluran kandung kencing untuk penyembuhan
katup ka.tup [n] (1) penutup (biasanya hanya dpt terbuka ke satu arah saja) yg dibuat (diciptakan) pas dengan lubangnya sehingga tidak bocor; klep (pd pompa dsb); (2) alat untuk membuka atau menutup saluran sehingga fluida yg mengalir di dalamnya dapat diteruskan atau dihentikan
kaum ka.um [n] (1) suku bangsa: dahulu perang antar -- sering terjadi di pedalaman; (2) sanak saudara; kerabat; keluarga: ia hidup terasing dr -- nya; (3) golongan (orang yg sekerja, sepaham, sepangkat, dsb): -- terpelajar; (4) ark lebai; modin: perbatin, penggawa, atau -- hanya berhenti sebab mati; (5) keluarga garis matrilineal
kayu angin tumbuhan yg menempel pd kulit pohon spt halnya benalu, bentuknya mirip benang berwarna hijau kelabu dan dapat mencapai tinggi 30 cm, posisinya menjuntai, berkhasiat untuk obat batuk dan menolak angin, (umumnya terdapat di daerah berhawa dingin atau di pegunungan); Usnea misaminensis
kayu rapat tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; Parameria barbara; (2) kulit kayu rapat
kayu sepat pohon, buah, dan daunnya dibuat obat sakit buang-buang air; Macaranya triloba; (2) buah kayu sepat; (3) daun kayu sepat
kayu timur kulit kayu (dr pohon Peltophorum pterocarpum) yg dibuat obat-obatan; -- ular pohon, Strychos lingustrina; -- urang pohon, kayunya keras, Erythroxylon cuneatum
keajukan ke.a.juk.an [n] ketahuan dalamnya (isi hatinya, perangainya):
keampuhan ke.am.puh.an [n] (1) kekuatan (yg luar biasa); kesaktian; (2) kemanjuran (tt obat dsb); (3) daya pengaruh yg luar biasa [n] kebanjiran
kecibeling ke.ci.be.ling [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat untuk menghancurkan batu ginjal; Strobilanthes crispus; (2) daun kecibeling
kedangkai ke.dang.kai [n] tumbuhan yg tingginya mencapai 10 m, besar 20-30 cm, kulitnya dapat dibuat tali, daunnya dibuat obat; Glochidion molle
kedaung ke.da.ung [n] (1) pohon kayu besar yg berbuah polong (spt buah petai), dapat dibuat obat, bijinya berwarna hitam dan tidak berbau; Parkia roxburghii; (2) biji kedaung
kedekai ke.de.kai [n] (1) pohon yg buahnya untuk ramuan obat; Terminalis chebula; (2) buah dr pohon kedekai
kedekik ke.de.kik [Lihat {kedekai}] [n] obat semacam garam yg berwarna hijau untuk mencegah kerusakan gigi: ia setiap hari menggosok gigi dng -- supaya giginya tidak mudah rusak [v] ke.de.kak-ke.de.kik v bekerja membanting tulang
kedokteran ke.dok.ter.an [n] segala sesuatu yg berhubungan dng dokter atau pengobatan penyakit
keduk ke.duk [v] -- teplok memperdalam saluran dan petakan tambak yg sekaligus memperbaiki pematangnya
keefektifan ke.e.fek.tif.an [n] (1) keadaan berpengaruh; hal berkesan; (2) kemanjuran; kemujaraban (tt obat); (3) keberhasilan (tt usaha, tindakan); kemangkusan; (4) hal mulai berlakunya (tt undang- undang, peraturan)
keinsafan ke.in.saf.an [n] kesadaran, keyakinan; pengertian yg dalam: hendaklah ditanamkan ~ pd mereka bahwa hidup itu adalah perjuangan untuk mencapai cita-cita
kejamas ke.ja.mas [n] ramuan atau obat tradisional untuk mencuci rambut; langir
kelabat ke.la.bat [n] (1) tumbuhan yg dibudidayakan, bijinya dibuat campuran param atau digunakan sbg rempah, akarnya dapat dibuat obat-obatan; halba; Trigonella foenumgraecum; (2) biji kelabat; (3) akar kelabat
kelakanji ke.la.kan.ji [n] (1) tumbuhan yg berbatang ramping, tumbuh di sela-sela rumput, berkhasiat untuk obat disentri; (2) daun kela kanji
kelapa ke.la.pa [n] (1) tumbuhan palem yg berbatang tinggi, buahnya tertutup sabut dan tempurung yg keras, di dalamnya terdapat daging yg mengandung santan dan air, merupakan tumbuhan serba guna; Cocos nucifera; (2) buah kelapa
kelapa hijau kelapa yg sabut mudanya, apabila dikupas, berwarna ungu, berguna untuk obat
kelar ke.lar [n] (1) takik (pd batang pohon yg hendak ditebang dsb); (2) sayatan yg tidak dalam (pd ikan yg hendak digarami, dsb); (3) alur-alur (ringgit-ringgit) pd tanduk; (4) gelang-gelang pd jalan napas, pd tubuh lipan, kumbang, dsb; (5) gelang-gelang dr rotan dsb tempat mengikatkan tali dsb [a cak] selesai; siap
kelasi ke.la.si [n] (1) awak kapal dng pangkat yg terendah; matros; (2) golongan pangkat paling rendah dl angkatan laut, mencakupi kelasi kepala, kelasi satu, dan kelasi dua [n] kera yg berhidung panjang; Hylobates leuciscus
kelemayuh ke.le.ma.yuh [n] (1) pohon, kulit batangnya dapat dibuat obat; (2) kulit kelemayuh [n] penyakit yg disebabkan oleh matinya jaringan tubuh; gangraena
kelenjar endokrin [Bio] kelenjar tanpa saluran yg mensekresi hormon langsung ke dalam darah
kelentit ke.len.tit [n] daging atau gumpal jaringan kecil yg terdapat pd ujung lubang vulva (lubang pukas); klitoris; coles feminimus [n] tumbuhan rumput, biasa digunakan untuk obat; Clitoria ternatea
kelilip ke.li.lip [n] benda yg kecil sekali (spt abu, agas) yg masuk ke dalam mata sehingga mata menjadi sakit
kelinci percobaan kelinci yg dipelihara untuk mencobakan obat-obat, bahan kimia, dsb, yg masih dl penyelidikan; (2) ki orang yg pertama-tama dimanfaatkan sbg percobaan
kelindan ke.lin.dan [ark n] (1) benang yg baru dipintal; (2) benang untuk pemutar kincir; (3) benang berpilin untuk menjalankan jentera; (4) benang yg sudah dimasukkan ke dalam lubang jarum (untuk menjahit) [n] penggulung benang; gelendong [n] , ber.ke.lin.dan v ki erat menjadi satu: ajaran Hindu di India terjalin ~ dng Sungai Gangga yg suci itu
kelong ke.long [n] belat besar yg di dalamnya memakai sekatan (kurung): ikan-ikan yg masuk ke dalam -- itu terperangkap di dalamnya [n Sas] pantun Bugis
kelopak ke.lo.pak [n] (1) sesuatu yg tipis yg menjadi penutup atau pembalut; (2) Bio bagian bunga yg berada pd lingkaran terluar, terdiri atas bagian yg umumnya berwarna hijau dan bentuknya menyerupai daun yg lazim disebut sepal, bagian ini melindungi bagian bunga lainnya yg ada pd lingkaran sebelah dalam pd waktu bunga belum mekar
kelor ke.lor [n] (1) pohon merunggai, daunnya dibuat sayur atau obat; Moringa oleifera; (2) daun kelor; kelentang
keluak ke.lu.ak [n] buah pohon kepayang, bijinya direbus sampai masak dan diperami dalam abu selama satu bulan, biasa dipakai untuk bumbu masak rawon; Pangiun edule
keluar ke.lu.ar [v] (1) bergerak dr sebelah dalam ke sebelah luar: murid-murid disuruh -- dr kelas untuk berolahraga di lapangan sekolah; (2) tersembul: bunga teratai itu -- dr permukaan air; (3) menampakkan diri; timbul; muncul: pencuri itu -- dr tempat persembunyiannya; (4) terbit: surat kabar tidak -- hari ini; (5) terlahir: kata-kata yg -- dr hati nurani; (6) pergi ke luar (rumah dsb): ia baru saja --; (7) diumumkan: hasil ujian sudah --; (8) berhenti dr perkumpulan (pekerjaan, sekolah, dsb): ia sudah -- dr perusahaan itu; (9) muncul sbg pemenang pertandingan dsb: ia -- sbg pemenang pertama dl lomba cipta puisi untuk tahun ini
kelung ke.lung [n] (1) lengkung di tengah-tengah; (2) lekuk dalam (tt piring dsb)
kemam ke.mam [v] (1) menahan (makanan, air, perkataan) di dalam mulut; (2) mengunyah dng mulut terkatup (tembakau, sirih, permen); (3) berkumur dan menyemprotkan air ke luar mulut
kemanjuran ke.man.jur.an [n] keadaan (hal, sifat) manjur: -- obat itu telah terbukti
kemantapan ke.man.tap.an [n] (1) hal (keadaan) mantap (stabil, aman, teguh hati, tetap tidak berubah): Pemerintah menjamin -- harga barang menjelang Lebaran; (2) Antr keadaan suatu hal, gejala, atau masyarakat yg seimbang dan tidak banyak berubah krn pengaruh, baik dr dalam maupun dr luar
kembang semangkok pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut, Scaphium affinis
kemejan ke.me.jan [n] jenis hiu kia-kia; Zhinobatidae
kemopsikiatri ke.mo.psi.ki.a.tri [n Dok] penggunaan obat dl pengobatan gangguan mental dan emosional; psikofarmakologi
kempal kem.pal [a] berpadu padat (tidak berongga di dalamnya); tidak gembur (tt tanah)
kemukus ke.mu.kus [n] tumbuhan merambat (asli Indonesia) termasuk suku lada-ladaan, daun berbentuk bulat telur dng ujung meruncing dan berbulu pd bagian bawah, bunga berupa butir, buah berbentuk bundar merah digunakan sbg obat penyakit kelamin, desentri, penyakit saluran kencing, dan bronkitis; lada berekor; Piper cubeba [n] bintang berekor; komet
kemunting ke.mun.ting [n] (1) tumbuhan perdu, daunnya dapat dimakan, berasa sepat, biasa digunakan untuk ramuan obat sakit perut; Rhodomyrtus tomentosa; (2) daun kemunting; -- bukit tumbuhan melata, Anplectrum divaricatum
kemutul ke.mu.tul [n] (1) pohon yg kayunya keras dan liat, getahnya biasa dipakai untuk obat kudis, Cratoxylon formosum; (2) kayu kemutul
kena sembur kena jampi-jampi (kunyahan obat-obatan dsb yg disemprotkan dr mulut); (2) cak kena marah; dimaki-maki
kencur ken.cur [n] (1) tanaman yg mempunyai akar batang yg tertanam di dl tanah, biasa dipakai untuk bahan rempah-rempah dan ramuan obat; cekur; Kaempferia galanga; (2) umbi kencur; (3) ki belum banyak pengalaman; belum banyak mengetahui dunia luar: anak itu masih -- belum tahu liku-liku dunia ini; (4) ki belum dewasa; di bawah umur: anak masih bau -- sudah berpacaran
kenidai ke.ni.dai [n] (1) pohon yg tingginya antara 8-20 m, tumbuh di daerah tropis dan subtropis di pesisir pantai, daunnya dapat dijadikan obat perut; Bridelia (bermacam-macam jenisnya spt -- babi, Bridelia stipularis; -- hutan, Bridelia pustalata; (2) daun kenidai
kentut ken.tut, ken.tut.an [n] (1) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan untuk obat sakit perut dsb; Paederia foetida; (2) daun kentutan
kepek ke.pek /kepEk/ ? kempek /kepEk/ (1) a pipih; pesek; (2) n lekuk yg tidak dalam
keprihatinan ke.pri.ha.tin.an [n] kesedihan yg mendalam: kehidupan rakyat jelata, sehari-hari penuh dng ~
kepuh ke.puh , me.nge.puh v melembung (menggelembung) krn penuh berisi angin atau kena angin (tt layar dsb) [n] (1) pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah sbg obat untuk menghentikan perdarahan pd hidung, bijinya hitam dapat digunakan sbg obat batuk, mengandung minyak yg biasa digunakan sbg minyak goreng atau minyak lampu; Sterculia foetida; (2) biji kepuh , ke.puh-ke.puh n selepa tempat gambir, pinang, tembakau, dsb untuk makan sirih
kepulaga ke.pu.la.ga [n] (1) tumbuhan, bijinya dibuat obat dsb, berbau harum; Amomum cardamomum; (2) biji kepulaga
keramunting ke.ra.mun.ting [n] (1) tumbuhan yg tingginya antara 0,5 m-1,25 m, bunganya indah berwarna merah hijau, buahnya bulat berwarna merah kecokelat-cokelatan dan enak dimakan, daunnya dapat digunakan sbg obat luka; kemunting; Rhodomyrtus tomentosa; (2) buah keramunting
keras tulang tumbuhan yg akarnya dapat dibuat menjadi kapur barus, daunnya dibuat obat, Chilorantus officinalis; (2) ki kuat
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kermak ker.mak [n] (1) tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat sakit kepala; Alternanthera sessilis; (2) daun kermak
kermak jantan tumbuhan obat; Eclipta alba
keroncong ke.ron.cong [n] (1) bunyi spt bunyi giring-giring; (2) ki tiruan bunyi perut yg lapar [n] (1) alat musik petik berupa gitar kecil berdawai empat atau lima; (2) irama (langgam) musik yg ciri khasnya terletak pd permainan alat musik keroncong, yaitu kendang, selo, dan gitar melodi yg dimainkan secara beruntun; (3) jenis orkes yg terdiri atas biola, seruling, gitar, ukulele, banyo, selo, dan bas [n] , ke.ron.cong.an n tumbuhan polong semacam orok-orok, dapat dibuat pupuk hijau; Crotalaria striata [n] bilik-bilik (bagian) bubu sebelah dalam
keropos ke.ro.pos [a] (1) tidak ada isinya (tt kelapa dsb); tidak bernas (tt padi, biji-bijian); (2) lapuk di dalam (tt kayu); (3) lapuk krn berkarat (tt besi, logam, dsb); (4) ki bodoh; tidak mempunyai pikiran; lemah; keropok
kesan ke.san [n] (1) bekas (kaki dsb); jejak: di belakang rumah ditemukan -- kaki pencuri; (2) yg terasa (terpikir) sesudah melihat (mendengar) sesuatu: peristiwa itu menimbulkan -- yg sangat dalam pd dirinya
kesimbukan ke.sim.bu.kan [n] (1) tumbuhan, daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan sbg obat sakit perut atau dimasak bersama parutan kelapa muda, sbg botok; Saprosma arboreum; (2) daun kesimbukan
ketahanan nasional ke.ta.han.an nasional kekuatan, kemampuan, daya tahan, dan keuletan yg menjadi tujuan suatu bangsa untuk menghadapi tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yg datang dr luar ataupun dr dalam, yg secara langsung atau tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara
ketetapan MPR ke.te.tap.an MPR keputusan MPR yg mempunyai kekuatan hukum ke luar dan ke dalam MPR
ketolongan ke.to.long.an [v] tertolong; mendapat pertolongan: engkau jangan memilih sungai yg dalam dan air yg deras krn bila hanyut tidak akan ~
ketumpang ke.tum.pang [n] (1) tumbuhan perdu, tumbuh di tempat lembap, digunakan sbg campuran obat kejang perut; (2) daun ketumpang
kewarasan ke.wa.ras.an [n cak] kesehatan jasmani dan rohani: setelah dibawa ke dokter dan diobati, ~ anak itu bertambah baik
khasiat kha.si.at [n] faedah (kegunaan) yg bersifat khas; kekuatan (kegunaan, faedah) yg istimewa (tt obat, azimat, dsb): sekarang sedang diselidiki -- obat-obatan Indonesia asli
kia [ark n] jahitan tangan yg menyerupai jahitan mesin jahit (sama luar dalamnya); setik
kias ki.as [n] (1) perbandingan (persamaan); ibarat; contoh yg telah ada (terjadi): berita itu hendaklah diambil -- nya saja; (2) sindiran: ia sama sekali tidak merasakan -- temannya itu; (3) contoh (model) yg telah ada; analogi: kata "pemuda-pemudi" sebenarnya mengambil -- kata "putra-putri"; (4) alasan (hukum) yg berdasarkan perbandingan atau persamaan dng hal yg telah terjadi (dl hukum Islam) [n] kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi; ilmu kias, ilmu sihir
kijang-kijang ki.jang-ki.jang [n] karang berduri, warnanya merah, dan dipakai sbg obat
kikisan ki.kis.an [n] hasil (akibat) mengikis; kerikan: lembah itu semakin dalam akibat ~ air sungai
kimia farmasi cabang kimia tt susunan, pembuatan, dan pengujian obat-obatan
kimpal kim.pal [a] padat (tidak berongga di dalamnya)
kina ki.na [n] (1) pohon yg termasuk genus Cinchona, rasa kulit batangnya sangat pahit, digunakan sbg obat antimalaria; Chinchona succirubra; (2) kulit kina
kinine ki.ni.ne [n] obat berupa pil dibuat dr kulit pohon kina; obat (pil) antimalaria
kiris ki.ris [n] (1) pohon kayu, akarnya dipakai untuk ramuan obat dan buahnya dapat dimakan, Belamcanda chinensis; (2) akar kiris; (3) buah kiris
kista kis.ta [n Dok] (1) pembengkakan pd jaringan tubuh yg di dalamnya berongga dan berisi cairan kental menyerupai bubur; (2) selaput yg membentuk kantong tertutup, berisi kuman, tumbuh secara tidak normal dl suatu jaringan atau rongga badan
klenik kle.nik [n cak] kegiatan perdukunan (pengobatan dsb) dng cara-cara yg sangat rahasia dan tidak masuk akal, tetapi dipercayai oleh banyak orang
klinisi kli.ni.si [n] orang yg berkecimpung dl bidang pengembangan ilmu kedokteran: dng susah payah, para -- berusaha menemukan obat penyakit kanker
klitik kli.tik [n Ling] bentuk yg terikat secara fonologis, tetapi berstatus kata krn dapat mengisi gatra pd tingkat frasa atau klausa, msl bentuk -nya dalam bukunya
kloral klo.ral [n Kim] zat cair spt minyak tanpa warna (CCL3CHO) terbentuk dr klor dan alkohol dan dapat merangsang rasa mengantuk (kadang-kadang digunakan sbg obat tidur)
klorokuin klo.ro.ku.in [n Far] obat penyakit malaria (biasanya berupa tablet); C18H26ClN3
kobak ko.bak ? kubak [n] (1) permainan anak-anak dng cara melemparkan karet dsb ke dalam lubang di tanah; (2) permainan judi dng melemparkan uang (logam) ke dalam lubang di tanah
kobok kiri golongan yg berpihak kpd rakyat, yaitu yg mempertahankan hak rakyat di dalam dewan perwakilan rakyat; pihak kiri
kocok ko.cok [v] guncang (tt obat dl botol dsb): -- dulu obat itu sebelum diminum
kodein ko.de.in [n Dok] alkaloid bersifat narkotik lembut, terbuat dr candu, biasanya untuk mengobati batuk berat; C18H21NO
koefisien ko.e.fi.si.en [n Mat] bagian suku yg berupa bilangan atau konstan, biasanya dituliskan sebelum lambang peubah, spt angka 2 dalam 2 x atau dalam 2 (x + y)
koherensi ko.he.ren.si [n] (1) tersusunnya uraian atau pandangan sehingga bagian-bagiannya berkaitan satu dng yg lain; (2) Sas keselarasan yg mendalam antara bentuk dan isi karya sastra; (3) Ling hubungan logis antara bagian karangan atau antara kalimat dl satu paragraf; (4) Kim daya tarik antara molekul untuk menghindarkan terpisahnya bagian apabila ada kekuatan dr luar
kokaina ko.ka.i.na [n] (1) Far zat dr daun koka, dipakai sbg obat pembiusan setempat sehingga tidak berasa sakit; (2) Kim zat tanpa warna, sangat sukar larut dl air, larut dl 10 bagian etanol, diperoleh dr daun koka; Erythroxylium coca dan Erythroxylium truxillense; C17H21NO4
kokainisasi ko.ka.i.ni.sa.si [n Dok] pembiusan atau pengobatan dng kokaina
koklea kok.lea [n Anat] saluran tulang yg melingkar dan berbentuk kerucut, yg membentuk sebagian telinga bagian dalam dan di dalamnya terdapat sel indra pendengar
kola ko.la [n] (1) Bot tumbuhan yg termasuk keluarga Sterculiaceae, bijinya mengandung kafeina, dapat dipakai sbg obat penyegar (antara lain, dicampurkan ke dl minuman dingin); (2) biji kola
kolam ko.lam [n] (1) ceruk di tanah yg agak luas dan dalam berisi air (untuk memiara ikan dsb); (2) bak tempat air
kolesom ko.le.som [n Far] akar yg dibuat obat kuat; ginseng
komidi ko.mi.di [n] (1) pertunjukan berbagai kepandaian gerak badan (menjengkolet, meniti kawat, dsb); akrobat; (2) pertunjukan keterampilan: -- kuda
konservasi kon.ser.va.si [n] (1) pemeliharaan dan perlindungan sesuatu secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dng jalan mengawetkan; pengawetan; pelestarian; (2) proses menyaput bagian dalam badan mobil, kapal, dsb untuk mencegah karat
konstruksi sintaktis [Ling] pengelompokan satuan yg sesuai dng kaidah sintaktis suatu bahasa, msl rumah makan (dan bukan makan rumah); sepeda ini (dan bukan ini sepeda); -- subordinatif Ling konstruksi endosentris dng konstituen, yg disebut induk, yg dimodifikasikan oleh konstituen lain, msl dalam konstruksi enak sekali, induk enak dimodifikasikan oleh sekali
konsultasi medis perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan yg bertujuan mencari penyebab timbulnya penyakit dan menentukan cara pengobatannya
kontak fatis [Ling] hubungan antara pembicara dan kawan bicara yg berlangsung sangat singkat yg dinyatakan dng perbuatan atau ungkapan yg tidak berisi informasi mendalam
kontrasepsi kon.tra.sep.si [n] cara untuk mencegah kehamilan (dng menggunakan alat atau obat pencegah kehamilan, spt spiral, kondom, pil antihamil)
kontraseptif kon.tra.sep.tif [a] bersifat mencegah kehamilan: harus dipertimbangkan juga akibat sampingan dr penggunaan obat --
konvulsan kon.vul.san [n Far] obat yg menyebabkan kenyang
kopaiba ko.pa.i.ba [n Kim] resin aromatik yg digunakan untuk obat
koreng ko.reng [a] loreng; coreng; belang: anjing -- [n] luka yg bernanah dan membusuk; borok: salep ini sangat manjur untuk mengobati --
korosif ko.ro.sif [n] (1) Far obat yg mengikis jaringan organ secara kimia atau secara peradangan; (2) bahan yg menyebabkan pengikisan
kosmetik kos.me.tik /kosmEtik/ (1) a berhubungan dng kecantikan (tt corak kulit); (2) n obat (bahan) untuk mempercantik wajah, kulit, rambut, dsb (spt bedak, pemerah bibir)
kosong ko.song [a] (1) tidak berisi: peti -- itu rupanya menjadi sarang tikus; (2) tidak berpenghuni: rumah itu sudah lama --; (3) hampa; berongga: batang kangkung itu -- di dalamnya; (4) tidak mengandung arti: dia menerima tangan saya dng sikap dingin dan pandangan yg --; (5) tidak bergairah: sejak suaminya meninggal, hidupnya serasa --; (6) tidak ada yg menjabatnya; terluang: sudah tiga bulan jabatan kepala dinas itu -- dan belum ada yg menggantikannya; (7) tidak ada sesuatu yg berharga (penting): pidato yg berjam-jam itu -- belaka; (8) tidak ada muatannya: perahu itu --; (9) ki tidak pandai; tidak cerdas: otaknya --; (10) cak nol
kotak ko.tak [n] (1) peti kecil tempat barang perhiasan, barang kecil, dsb; (2) petak: setelah panen, -- sawah itu ditaburi dng benih ikan; (3) Olr tingkatan atau tempat yg tiada masuk dl hitungan: dl babak penyisihan kesebelasan itu sudah masuk --; (4) cak ruang (bidang) empat persegi: di dalamnya terdapat dua kolam renang, satu berbentuk lingkaran dan satunya lagi berbentuk --
koyok ko.yok [n] anjing yg tidak dipiara orang; anjing liar [n] obat tempel (spt plester) yg berkhasiat menyembuhkan rematik, keseleo, dan masuk angin
kroket kro.ket [n] penganan yg dibuat dr kentang yg dihaluskan, diisi daging di dalamnya, dibentuk lonjong, lalu digoreng
kuantifikasi ku.an.ti.fi.ka.si [n Ek] pernyataan jumlah satuan dalam angka; perihal penjumlahan
kulim ku.lim [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 25 m, tumbuh di hutan dataran rendah, kulit pohonnya menghasilkan tanin, buahnya untuk obat, kayunya kuat dan tahan lama, dapat dijadikan bahan bangunan, bantalan kereta api, tiang listrik (telepon), bahan industri, kayu lapis, dan bahan pembuat kapal; Scorodocarpus borneensis; (2) buah kulim; (3) kayu kulim
kulit belakang sampul belakang dr majalah (dl dunia periklanan biasanya dikenakan tarif yg lebih tinggi, harga khusus hanya berlaku untuk bagian dalam dan sampul belakang sebelah luar)
kulit lawang pohon, kulitnya dibuat rempah-rempah dan minyaknya dibuat obat; Cinnamomun culilawan
kulit manis pohon yg kulitnya manis (banyak dijadikan bahan rempah-rempah dan bahan obat); Cinnamomun burmani
kumis kucing ku.mis ku.cing [n] (1) tumbuhan, bunganya menyerupai kumis kucing, daunnya direbus untuk obat penyakit ginjal; Orthosiphon grandiflorus; (2) bunga kumis kucing; (3) daun kumis kucing
kunci sok kunci berbentuk silinder yg dapat disambung dng tangkai yg letaknya jauh atau di dalam
kungki kung.ki [n] (1) pohon yg kayunya dibuat lesung dsb, kulitnya dibuat obat luka yg bernanah, Pametia pinnata; (2) ark kayu kungki; (3) kulit kungki
kunyit ku.nyit [n] (1) tumbuhan, suku Zingiberaceae, marga Curcuma, banyak digunakan dl masakan, msl sbg bumbu penyedap, pemberi warna kuning, dan dapat membuat makanan lebih awet, dapat juga digunakan sbg obat; Curcuma domestica atau Curcuma longa; (2) umbi kunyit
kuping menjangan tumbuhan yg akar dan daunnya digunakan sbg obat batuk, Plantago major
kupur ku.pur [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat batuk, akarnya direbus untuk obat disentri; Rubus moluccanus; (2) daun kupur; (3) akar kupur
kuratif ku.ra.tif [a] (dapat) menolong menyembuhkan (penyakit dsb); mempunyai daya untuk mengobati: daya -- dr sinar matahari dan air laut telah lama dikenal orang
kutang ku.tang [n] (1) pakaian dalam wanita untuk menutupi payudara; (2) baju tanpa lengan: bajunya terdedah sehingga tampaklah kaus -- baru yg dikenakannya
label la.bel [n] (1) sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; (2) etiket; merek dagang; (3) petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; (4) petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; (5) catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb
labirin akustik [Anat] telinga bagian dalam yg terdiri atas rumah siput dan saluran setengah lingkaran
labirin menyelaput [Anat] bagian yg menyerupai selaput pd telinga dalam
labur la.bur [v] me.la.bur v menyapu (mengoles, mengecat) dng kapur tembok: ia sedang ~ tembok [v] me.la.bur v memberi makanan atau uang makan kpd pekerja; memberi perbekalan (modal dsb) [n] ke.la.bur.an n lubang yg dalam (untuk menangkap binatang)
ladan la.dan [n] (1) pohon yg menghasilkan damar untuk perabot atau ramuan obat; (2) perekat yg dibuat dr damar
laksatif lak.sa.tif [n Far] obat untuk mengeluarkan tinja dr saluran pencernaan makanan (spt kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
lamdukpai lam.duk.pai [n] tumbuhan melilit, akarnya dipakai untuk obat penyakit cacar; empis musang
landas lan.das [n] alas; tumpuan [n] , -- bukit 1 pohon kecil, kayunya yg putih dan lunak untuk gagang pisau, getahnya untuk lem, rebusan daun dan buahnya untuk obat buang-buang air; Macaranga triloba; (2) kayu, daun, getah landas bukit
langgah lang.gah [n Geo] lubang dalam di daerah kapur tempat air masuk ke bawah permukaan daerah kapur itu; ponor
langir antiketombe cairan sabun pencuci rambut yg mengandung obat penghilang ketombe
lanjut lan.jut [a] (1) tua; berumur: usianya sudah -- , anak cucunya sudah banyak; (2) panjang (perundingan, pembicaraan, dsb): saya jemu mengikuti pembicaraan yg -- spt itu; (3) tidak tanggung; terus: dia berusaha agar sekolah anaknya --; (4) lama; usang: bangunan itu sudah --; (5) tinggi; dalam: ilmunya sudah --
lanolin la.no.lin [n Kim] zat mirip lilin yg diperoleh dr lemak bulu domba, digunakan sbg bahan dasar untuk obat luar dan kosmetik
lapangan tertutup la.pang.an tertutup lapangan olahraga di dalam gedung beratap
laparoskopi la.pa.ro.sko.pi [n Dok] pemeriksaan rongga perut dng peneropongan memakai alat melalui sayatan pd dinding perut, setelah lebih dahulu dilakukan pengisian dng udara atau gas ke dalamnya
lapis mutiara lapisan terdalam dr cangkang (kerang, dsb) yg dibentuk oleh sel-sel mantel dan sebagian besar terdiri atas kalsium karbonat
lapisan bahang la.pis.an bahang [Fis] lapisan yg berbeda-beda suhunya di dalam badan air
lapisan Henle la.pis.an Henle lapisan luar selubung akar bagian dalam dr rambut
lapisan Huxley la.pis.an Huxley lapisan dalam selubung akar bagian dalam rambut
larai la.rai [v] me.la.rai v (1) memisahkan; menceraikan: ia berusaha untuk ~ orang yg berhantam itu; (2) menghindarkan; membuang; menawarkan: obat ini dapat ~ penyakit malaria
larat la.rat [v] (1) hanyut dan tidak menyangkut: sauh kapal itu -- hingga tidak dapat mengait dasar laut; (2) bertambah jauh (panjang, luas, mendalam, dsb): sakitnya bertambah --; kalau tidak kuat, -- jadi penyakit; (3) pergi jauh meninggalkan kampung halaman; mengembara; merantau: kita telah lama -- ke negeri orang untuk mencari peruntungan; (4) ki sedih sekali; melantur-lantur (tt perasaan dan pikiran): -- pikirannya; (5) ki terharu (tt perasaan); iba: -- hatinya mendengar perkataan anak itu [ark a] dapat; mampu; sanggup [n] anggrek, Dendrobium phalaenopsis
laut bebas perairan laut yg tidak termasuk, baik laut teritorial maupun laut pedalaman dr suatu negara
laut ingresi [Geo] laut yg terjadi krn gerakan tektonik (sehingga ada bagian-bagian yg turun yg membuat laut menjadi lebih dalam)
lebak le.bak [n] tiruan bunyi orang menampar; debak [n Ark] bagian tanah yg rendah di antara ranah atau di antara ranah dan talang [n] tempat air yg tergenang dan di dalamnya terdapat lumpur yg dalam
leban le.ban [n] (1) pohon yg kayunya putih kekuning-kuningan, kulit dan daunnya (yg lebih besar dp daun kenari) biasa digunakan untuk obat; Vilex pubescens (ada beberapa jenisnya, spt -- bunga, -- kunyit); (2) kulit (daun) leban
lebar bersih [Kap] lebar kapal terbesar diukur pd tiang tengah kapal dr sisi dalam ke sisi kulit kapal, diukur dr sisi luar ke sisi kapal (bagi kulit kapal yg terbuat dr kayu atau bukan logam)
lebur le.bur [a] (1) luluh atau hancur mencair (tt logam yg dipanaskan): baik besi maupun baja -- apabila dipanaskan dl suhu yg tinggi; (2) ki rusak binasa; punah sama sekali: seluruh kampung -- oleh gempa yg dahsyat itu [n] ke.le.bur.an ark n lubang yg dalam (untuk menangkap binatang besar dsb); pelubang [Lihat {debur}]
legok le.gok [a] (1) lekuk; cekung; (2) lebih dalam atau rendah dp tempat lain (tt tanah, lembah)
lekuk le.kuk [a] (1) berongga lekung atau jeluk (spt tanah yg digali); (2) lepih spt topi yg ditekan; (3) berlekuk ke dalam (spt lensa)
leluing le.lu.ing [n] (1) pohon kayu yg buahnya, jika dicampur dedak, baik untuk makanan itik petelur, dapat juga ditumbuk halus dicampur dng bawang merah, daun turi putih dan adas sbg obat kutil; Ficus hispida; (2) buah dr pohon leluing ? luing
lemak manis jangan ditelan [pb] suatu perundingan, jikalau baik sekalipun jangan terus diterima dan jika kurang baik jangan pula terus ditolak, hendaklah dipikirkan dalam-dalam dan ditimbang baik-baik dahulu baik jeleknya
lembaga Pemilihan Umum badan yg dibentuk oleh Presiden untuk melaksanakan pemilihan umum yg diketuai oleh Menteri Dalam Negeri
lembang lem.bang [a] (1) lekuk (tt tanah, dahi, dsb): tanah ini -- krn tertimpa durian jatuh; (2) menjadi rendah dan dalam (spt tanah tempat air lalu); (3) lembah; tanah rendah , me.lem.bang v bercakap dng lemah lembut; membujuk
lemo le.mo [n] buah tidak merekah jenis buni, berkulit luar tebal menjangat dan berkulit dalam bersekat-sekat spt marga jeruk; Litsea Cubela pers
lempaung lem.pa.ung [n] (1) pohon yg buahnya masam, tumbuh di daerah pedalaman, kayunya untuk tiang-tiang rumah; Baccaurea laceolata; (2) buah lempaung
lemper lem.per [n] penganan dibuat dr nasi pulut, di dalamnya diisi daging cincang (dibungkus dng daun pisang)
lempuyang lem.pu.yang [n] (1) tumbuhan menyerupai jahe, umbinya dipakai untuk obat pelancar peredaran darah, pegal, linu, dsb; Zingiber; (2) umbi lempuyang
lempuyang emprit lempuyang pahit, berimpang kecil, berwarna kuning, berasa pedas dan pahit, baunya tidak merangsang, tumbuh liar di hutan dan menyukai tempat lembap, tumbuhan muda berguna untuk aroma penyedap masakan dan lalap, rimpang tua untuk bahan jamu, dapat menghasilkan minyak asiri; Zingiber americanas; -- gajah lempuyang besar, mempunyai rimpang besar, berwarna kuning, berbau wangi, berbunga putih kekuning-kuningan, ditanam di kebun, rimpang muda untuk lalap, air rebusannya untuk obat berbagai macam penyakit, Zingiber zerumbeth
lempuyang pahit lempuyang emprit; -- wangi lempuyang berimpang harum, berasa pahit, pedas, berserat banyak, ditanam di pekarangan dan untuk obat campuran param, Zingiber aromaticum
lenggundi leng.gun.di [n] (1) tumbuhan perdu, berbatang segi empat, banyak cabangnya, bunganya berwarna ungu kebiru-biruan, buahnya bulat berwarna hitam, kulitnya keras, daunnya berbau harum dan berkhasiat sbg obat; Vitex trifolia; (2) daun lenggundi
lengket leng.ket [a] lekat /lEngkEt/, leng.ket-leng.ket n tumbuhan yg dapat digunakan untuk pupuk hijau, rambatannya 0,5-1,5 m, tumbuh di daerah tropis, daunnya untuk obat bisul; Clitoria Laurifolia
lengkuas leng.ku.as [n] tanaman berumbi, umbinya berserat kasar agak keras, berwarna putih kecokelat-cokelatan atau kekuning- ku; ningan, dipakai untuk bumbu atau obat; laos; Alpinia galanga
lengkuas merah lengkuas yg banyak digunakan sbg obat tradisional, aneka ragam serta pengobatan ternak
lepih le.pih [v] terlipat tepi atau ujungnya ke dalam (spt tikar, sapu- tangan)
lereng kritis sudut antara garis horizontal (mendatar) dan lereng maksimum suatu tanah krn proses alami (dl tanah); (2) lereng yg akan memelihara keseragaman aliran pd kedalaman kritis di suatu saluran (dl hidrolika)
leukoplakia leu.ko.pla.kia [n] penebalan lapisan tanduk selaput lendir mulut, terdapat pd lidah atau pipi bagian dalam yg batasnya tidak teratur, berwarna abu-abu dan banyak dijumpai pd orang lanjut usia
lidah ayam tumbuhan terna, dijumpai di berbagai tempat di Indonesia, tingginya mencapai 0,80 m, batang bagian atas berbulu, daun berbentuk pita, tajam, lonjong atau jorong, perbungaan berupa tandan yg normal muncul dr ketiak daun, buah agak bersayap, perbanyakan dng biji, daun dan akar untuk obat asma, bronkitis, atau sbg tonik, juga mengandung saponin, Polygala glomerata; (2) pisau kecil
lidah buaya tumbuhan, termasuk famili Liliaceae, daunnya panjang spt pedang, tebal, berdaging lembek dan berlendir yg biasa digunakan untuk obat pencuci rambut; Aloevera
limau nipis limau, berbuah agak lonjong berkulit agak tebal, halus, dan berkilat, berasa masam, dapat dipakai sbg penyedap masakan, campuran obat tradisional, dan sbg minuman penyegar; Citrus aurantifolia
limau purut limau yg buahnya berkulit kasar berkerut-kerut, tidak untuk dimakan, tetapi dipakai sbg penyedap makanan, campuran obat tradisional, dan untuk berkeramas; Citrus hystrix
limnetik lim.ne.tik [n] perairan terbuka (yg tidak dibatasi tepian danau atau kolam) dr permukaan air sampai ke pedalaman tempat intensitas cahaya mencapai nilai yg menjadikan fotosintesis seimbang dng respirasi
limnologi lim.no.lo.gi [n] ilmu yg mendalami tanah, kolam, dan air tawar menggenang lain beserta biola yg terkait dengannya
lingga alam daerah (hutan, pulau, dsb) yg sengaja dilestarikan (untuk melindungi tumbuhan dan binatang yg hidup di dalamnya supaya tidak punah dan tetap keadaannya); cagar alam; -- api semak, belukar, Dysoxylum dumosum
lingkungan ling.kung.an [n] (1) daerah (kawasan dsb) yg termasuk di dalamnya; (2) bagian wilayah dl kelurahan yg merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa; (3) golongan; kalangan: ia berasal dr ~ bangsawan; (4) semua yg mempengaruhi pertumbuhan manusia atau hewan: kita harus mencegah pencemaran ~
linsang lin.sang [n] binatang sejenis musang, berkaki pendek atau panjang, ramping, cakarnya waktu istirahat ditarik ke dalam, cakar kaki depan terkatup spt pd kucing, sedangkan yg belakang dilindungi suatu lipatan kulit, berbulu perak, warna dasar putih atau abu-abu kecokelat-cokelatan, ada enam pita lebar tidak teratur berwarna hitam kecokelat-cokelatan di atas punggung, kedua sisi tengkuk, dan di badannya, pemakan serangga, burung, kadal, dan binatang menyusui yg kecil; Prionodon gracilis
lintir lin.tir , me.lin.tir a tergulung ke dalam lihat pelintir
lipas kudung jenis lipas yg hidup di dalam rumah; Periplaneta orientalis
litoral li.to.ral [n] (1) daerah pantai yg terletak antara pasang tertinggi dan surut terendah; (2) vegetasi yg tumbuh di lingkungan atau kedalaman laut antara garis pandang mata
liwan li.wan [n] bagian dr bangunan (masjid, istana) dng pintu muka yg melengkung dan pd satu sisi terbuka ke istana dalam
lombong lom.bong [n] jeluk; dalam (tt mangkuk, pinggan, dsb) [n] tambang: -- timah
lubuk lu.buk [n] bagian yg dalam di sungai (laut, danau, dsb): menangkap ikan di --; (2) n berlekuk dalam; jeluk: piring --; pinggan --; (3) a Hid daerah hidrosfer yg kedalamannya dapat mencapai 6.000 kaki atau lebih di lautan dan 1.000 kaki atau lebih di danau dan yg tidak tertembus oleh cahaya matahari
lubuk hati perasaan hati yg paling dalam; lubuk jiwa; (2) bawah sadar
lucup lu.cup [v] masuk ke dalam (terbenam) spt paku ke dl papan, duri ke dl daging, atau menyelam ke dl air
luka lu.ka [n] belah (pecah, cedera, lecet, dsb) pd kulit krn kena barang yg tajam dsb: -- nya dalam dan mengeluarkan banyak darah; (2) v menderita luka: kakinya -- kena peluru
lukah lu.kah [n] alat untuk menangkap ikan (spt bubu) yg dipasang di dl air yg tidak berapa dalam
lulus lu.lus [v] (1) dapat masuk atau lalu (ke dalam atau dr lubang dsb): benang sebesar itu tidak dapat -- ke lubang jarum yg kecil itu; (2) dapat lepas atau lucut (spt gelang dr tangan atau cincin dr jari): setelah dibasahi dng air sabun, cincin itu dapat -- dr jarinya; (3) terperosok masuk (spt kaki ke dl lantai bambu dsb); (4) berhasil (dl ujian); dapat melalui dng baik (dl menghadapi segala cobaan): dl ujian itu tiga orang dinyatakan --; (5) diperkenankan; terkabul (tt permohonan, permintaan, dsb): permintaannya sudah --; (6) hilang lenyap: rumahnya -- tertimbun tanah longsor; (7) lelap, tidak dapat ditebus lagi (tt barang gadai): cincin yg digadaikan sudah --
lunas dada bagian badan hewan yg di dalamnya terdapat tulang dada
lurah lu.rah [n] (1) kepala pemerintahan tingkat terendah; kepala desa; (2) kepala atau pimpinan suatu bagian pekerjaan [n] (1) lembah; jurang; (2) alur (lekuk memanjang) di tepi papan: -- papan ini tidak dalam
lut [kl a] dapat terluka oleh senjata; tidak kebal terhadap senjata; lelap; mempan: orang itu tidak -- oleh senjata tajam [a cak] batu (timah dsb) yg digantungkan pd tali untuk menduga kedalaman laut dsb; batu anting; batu duga
luweng lu.weng [Jw n] (1) sumur yg sangat dalam yg terdapat di dl gua (di pegunungan); (2) lubang yg dalam; (3) balong pd tempat pembakaran kapur; (4) keran (dapur) besar yg terbuat dr bata atau tanah
madu satu tong [pb] jika baik asalnya, turunannya pun baik juga: dalam -- berisi empedu, pb dl perkataan yg manis-manis biasanya berisi tipu daya yg tidak baik
mahkota mah.ko.ta [n] (1) hiasan kepala atau songkok kebesaran bagi raja atau ratu: Sri Ratu mengenakan -- emas bertatahkan berlian; (2) ki yg menguasai; raja; (3) ki kekuasaan (atas kerajaan): raja menyerahkan -- kpd putra beliau; (4) gelar orang besar: Datuk Raja --; (5) yg dihargai atau yg dijunjung tinggi: rambut adalah -- wanita; (6) yg dicintai: -- jiwa [n] bagian hiasan bunga yg merupakan lingkaran dalam, berwarna-warni, dan menentukan corak warna bunga, dapat terbagi atas daun mahkota (bersifat polipetal) atau bertautan (bersifat gamopetal atau simpetal)
maja ma.ja [n] (1) pohon yg berkembang biak dng biji, tingginya dapat mencapai 15 m, cabangnya berduri, berdaun majemuk, berbunga harum, kulit batangnya kalau diiris mengeluarkan getah berwarna putih, yg jika dibiarkan dl udara terbuka, warnanya berubah menjadi kuning jernih spt batu permata, kulit akarnya dapat dijadikan obat penyakit mulut dan kuku pd lembu; (ada berbagai jenis, spt -- batu, -- ingus); Aegle marmelos; (2) buah maja, bentuknya bulat atau agak lonjong, dagingnya berwarna jingga, rasanya pahit, dapat digunakan sbg obat diare, kolera, disentri
majakane ma.ja.ka.ne [n] buah keras untuk ramuan obat, jamu, atau dijadikan arang untuk menghitamkan gigi, mengandung tanin yg berkhasiat sbg bahan kesat; Quercus lusitanica
majakeling ma.ja.ke.ling [n] buah yg dikeringkan dr pohon Terminalia arborea, dipakai sbg campuran obat untuk penyakit keputihan pd wanita
majun ma.jun [n] potongan sisa bahan (bukan kain bekas) yg digunakan untuk lap [n] jamu atau obat kuat untuk lelaki yg dibuat dr bermacam-macam ramuan, yg membuat badan menjadi terasa hangat, sehat, kuat, dan bersemangat muda
makan daging hewan yg pakannya daging, termasuk di dalamnya hewan predator (hewan pemakan hewan lain)
makbul mak.bul [Ar v] (1) diluluskan (tt permintaan, doa); terkabul: mudah-mudahan doa Ananda --; (2) berhasil; tercapai (tt maksud): selama cita-citanya belum -- , ia tidak akan pulang ke kampung; (3) manjur (tt obat, guna-guna, dsb): semoga obatnya --
makroekonomi mak.ro.e.ko.no.mi [n] bagian dr teori ekonomi yg mendalami hubungan antara kumpulan besaran ekonomi, spt pembelanjaan, penanaman modal, pendapatan nasional, impor ekspor
malah ma.lah [adv] (1) bahkan; semakin (bertambah): setelah minum obat itu, ia tidak menjadi baik -- bertambah sakitnya; (2) bahkan sebaliknya: disuruh duduk, -- berdiri; (3) justru: -- kamu yg harus datang, bukan orang tuamu
malapari ma.la.pa.ri [n] pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata
mali-mali ma.li-ma.li [n] perdu merambat bertangkai kecil-kecil, daunnya direbus untuk obat seriawan; Abrus precatorius
mali-mali hantu perdu atau pohon kecil, daunnya yg muda digerus, digunakan sbg obat sakit kepala; Leea indica
mamang ma.mang [a] (1) kabur matanya (krn hendak pingsan dsb); (2) bingung; ketakutan [n] tumbuhan terna suku Capparidaceae, daunnya dibuat asinan dan sbg pewangi nasi, air remasan daun dipakai untuk obat masuk angin; Cleome gynandra [Mk n] peribahasa yg mengandung nasihat
mamano ma.ma.no [n] semak yg berbau enak, sering dipakai untuk wangi-wangian dan obat pd masyarakat Waropen di Irian Jaya
mambung mam.bung [a] kering dan kosong di dalamnya (tt buah-buahan dsb); mampung
mampu mam.pu [a] (1) kuasa (bisa, sanggup) melakukan sesuatu; dapat: ia tidak -- membayar biaya pengobatan anaknya; kakeknya tidak -- berdiri lagi krn sangat tua; (2) berada; kaya; mempunyai harta berlebih: mereka cukup -- untuk menyekolahkan anaknya ke luar negeri
mangkat mang.kat [v hor] meninggal (tt raja): setelah raja itu -- , putra mahkota dinobatkan sbg raja
manis mulut nya bercakap spt sa-utan manisan [pb] mulut manis (perkataan yg manis-manis) biasanya berisi tipu semu di dalamnya
manjur man.jur [a] (1) dapat menyembuhkan (tt obat dsb); mustajab; mujarab: obat ini -- sekali, sekali minum terus sembuh; (2) benar-benar besar dayanya (tt doa, mantra, dsb); sakti: mantranya untuk menolak hujan sangat --; (3) benar-benar dapat lekas mematikan (tt bisa, racun, dsb): ular yg sangat -- bisanya
mantra penawar mantra pengobatan
masa gencat mesin waktu bagi mesin yg tersedia untuk produksi atau pekerjaan sampingan yg tidak dimanfaatkan krn kekurangan pekerjaan, bahan, atau karyawan, termasuk di dalamnya waktu pabrik tidak dl keseimbangan
masase ma.sa.se [n] pemijatan, pengurutan, dsb pd bagian badan ter-tentu dng tangan atau alat-alat khusus untuk melancarkan peredaran darah sbg cara pengobatan atau untuk menghilangkan rasa capai
masif ma.sif [a] (1) utuh dan padat, di dalamnya tidak berongga (tt batu dsb); (2) kuat; kukuh: gedung itu tampak sangat --; (3) murni (tt logam mulia): ia memakai cincin emas -- di jari manisnya
maskumambang mas.ku.mam.bang [Jw n] bentuk komposisi tembang macapat, biasanya dipakai untuk melukiskan kisah sedih atau keprihatinan yg mendalam, mempunyai bait lagu yg terdiri atas empat baris, baris pertama mempunyai 12 suku kata yg berakhir dng bunyi i (12 i), kemudian berturut-turut 6 a, 8 i, dan 8 a
masoi ma.soi [n] mesiu [n] pohon, kulitnya untuk obat bermacam-macam penyakit, msl keputihan; Massoia aromatica
masuk ke sarang laba-laba [ki] masuk ke dalam perangkap musuh
mata batin bagian batin yg paling dalam; perasaan dl hati
mata hati perasaan yg dalam
mata listrik tabung radio yg sebagian di sebelah dalamnya dilapisi bahan yg mampu mengubah berkas cahaya, yg menimpa bahan itu, menjadi arus listrik
mata nurani hati nurani; rasa hati yg paling dalam
medikamentosa me.di.ka.men.to.sa [a Dok] berkenaan dng obat-obatan dl pengobatan atau perawatan penyakit
medikasi me.di.ka.si [n Dok] terapi dng pemberian obat medula
medisinal me.di.si.nal [a] (1) bersifat menyembuhkan; (2) sbg obat
medula me.du.la [n] bagian tengah (terdalam) sesuatu, msl sumsum (pd tulang), empulur (pd batang tumbuhan)
megatruh me.gat.ruh [n Sen] bentuk komposisi tembang macapat, biasanya dipakai untuk melukiskan perasaan kecewa atau kesedihan yg mendalam, mempunyai bait lagu yg terdiri atas lima baris, baris pertama mempunyai dua belas suku kata yg berakhir bunyi n (12 n), kemudian berturut-turut 8 i, 8 i, dan 8 o
melampiaskan me.lam.pi.as.kan [v] (1) menjadikan supaya lampias: obat untuk ~ air seni; (2) tidak menahan-nahan; memuaskan: ~ amarah; ~ hawa nafsu
melantakkan me.lan.tak.kan [v] memukul kuat-kuat supaya masuk (terbenam) dalam-dalam (tt paku, pancang, dsb)
melarutkan me.la.rut.kan [v] menjadikan larut: Ibu ~ obat dng air sebelum Adik menelannya
melawan me.la.wan [v] (1) menghadapi (berperang, bertinju, bergulat, dsb): mereka tidak sanggup ~ musuh sebanyak itu; (2) menentang; menyalahi: siapa yg berani ~ perintahnya berarti ~ hukum; (3) bersaing lebih murah dp yg lain: harga-harga di toko itu ~; (4) melayani; mengajak: saya kurang suka berbicara ~ dia; (5) mencegah; menghilangkan; menjauhkan: obat ini gunanya untuk ~ bibit penyakit
melekatkan me.le.kat.kan [v] (1) menempelkan supaya melekat: ia berusaha ~ kembali lembaran pengumuman yg sudah lepas itu; (2) mengenakan (pakaian, topi); memakai: ia ~ sapu tangan pd hidungnya; (3) menanam (modal, uang, dsb): ia ~ modalnya pd perusahaan film itu; (4) memakai untuk membeli barang: ia ~ uangnya pd barang-barang perhiasan; (5) memukulkan (tangan, kaki, tinju, dsb): tak segan-segan ia ~ tangan dan ka; kinya pd anak itu; (6) mengarahkan (pandangan, perhatian): ia ~ pandangannya pd wanita yg anggun itu; (7) menggunakan (obat, guna-guna): ia sudah berusaha ~ berbagai obat, tetapi tidak menolong juga
melingkungi me.ling.kungi [v] (1) mengelilingi; melingkari: hutan lebat ~ tempat pengasingan itu; (2) memasukkan ke dalamnya; melingkupi: ASEAN, antara lain, ~ Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam
meluahkan me.lu.ah.kan [v] memuntahkan: adik ~ obat itu krn terlalu pahit
melucup me.lu.cup [v] hilang masuk ke dalam: ikan itu ~ setelah meloncat ke udara; duri itu ~ ke dl betisnya
meluntur me.lun.tur [v] menjadi luntur atau berkurang (tt rasa cinta, warna, dsb) [v] minum obat supaya gampang buang air (untuk cuci perut dsb)
memajalkan me.ma.jal.kan [v] menumpulkan: obat-obatan terlarang itu dapat -- otak pemakainya
memalamkan me.ma.lam.kan [v] membiarkan (menahan) bermalam; menaruh (obat, mayat, dsb) semalam
memamerkan me.ma.mer.kan [v] (1) mempertunjukkan dan membanggakan (kekayaan, kehebatan, dsb): dl pertemuan arisan itu banyak ibu yg suka ~ kekayaannya; (2) mempertunjukkan (hasil karya seni, hasil produksi, dsb): pelukis itu ~ lukisannya; (3) memeragakan: peragawati itu ~ hasil produksi dalam negeri
memantakkan me.man.tak.kan [v] memukulkan (paku dsb) hingga masuk dalam-dalam
memar me.mar [a] rusak atau remuk di sebelah dalam, tetapi dr luar tidak tampak: mempelam itu -- krn jatuh; krn pukulan itu, ia menderita luka --
memasuki me.ma.suki [v] (1) masuk ke dalam: mereka harus -- gua untuk mendapatkan sarang burung itu; tersesat -- daerah terlarang; (2) mencampuri urusan orang lain: ia terkenal suka -- urusan orang lain; (3) mengikuti (kursus, kuliah, dsb): ia berniat -- kursus komputer
membantar demam mem.ban.tar demam pencegah demam (spt obat pahit)
membenamkan mem.be.nam.kan [v] (1) menyelamkan ke dl air atau lumpur; menenggelamkan: ia berusaha -- korbannya ke dl sungai; (2) ki memasukkan dalam-dalam: krn kedinginan, ia -- tangannya ke dl kantong mantelnya; (3) ki menghilangkan (membekukan, menyembunyikan, atau mendiamkan) perkara, urusan, dsb: mereka mencoba -- perkara korupsi di instansi itu; (4) ki memasukkan (menjebloskan) ke dl penjara dsb: yg berwajib telah -- penjahat itu ke dl penjara selama lima tahun; (5) ki menekan (kesedihan, kemarahan, dsb): ia berusaha -- kesedihannya dgn menyibukkan diri
membongkar mem.bong.kar [v] (1) mengangkat ke atas: -- sauh; (2) menurunkan muatan dr kapal (kereta api): kuli-kuli kapal itu telah selesai -- muatan; (3) merusak; merobohkan: petugas keamanan berhasil -- rumah (bangunan) liar; (4) menceraikan bagian-bagian mesin: montir sedang -- mesin mobil; (5) membuka dng paksa: kita terpaksa -- peti itu krn kuncinya hilang; (6) mencuri dng merusak pintu (jendela dsb): pencuri itu berhasil -- gudang obat; (7) membuka rahasia: pihak yg berwajib berhasil -- usaha pemalsuan ijazah
memenungkan me.me.nung.kan [v] memikirkan dalam-dalam: masih berat bagi kita untuk -- isi buku filsafat itu
memerum me.me.rum [v] membuang perum; menduga dalamnya (laut dsb)
memikir-mikir me.mi.kir-mi.kir [v] berpikir-pikir tt sesuatu; memikirkan sesuatu secara mendalam
meminumkan me.mi.num.kan [v] (1) memberi minum sesuatu kpd: ia -- obat itu kpd anaknya; (2) menyuruh (meminta dsb) minum: ia hendak -- kerbaunya ke danau
mempan mem.pan [v] (1) dapat dikenai (oleh senjata dsb); dapat terbakar (oleh api): berkali-kali ia ditembak, tetapi tidak pernah --; coba bakar, -- atau tidak; (2) dapat menyembuhkan penyakit (tt obat): segala macam obat sudah diminumnya, tetapi tidak -- juga; (3) ki dapat menerima nasihat (kritik dsb): seseorang yg keras kepala yg tidak -- kritik dan teguran
mempelajari mem.pel.a.jari [v] (1) belajar (sesuatu) dng sungguh-sungguh; mendalami (sesuatu): saya akan ~ ilmu akupuntur; (2) menelaah; menyelidiki: kami sedang ~ rancangan anggaran dasar
memperimpit mem.per.im.pit [v] menaruh (menumpuk dsb) berimpit-impit: siapa yg ~ gelas-gelas di dalam kotak ini?
mempermulus mem.per.mu.lus [v] menjadikan lebih mulus (halus, lancar): pemerintah daerah berusaha -- jalan dalam kota
mempersangat mem.per.sa.ngat [v] menjadikan lebih hebat (keras, parah, dsb); menyebabkan bertambah sangat; memperhebat: penghinaannya yg berulang kali -- kebencianku kepadanya; obat itu -- penyakitnya, bukan mengurangi
mempertinggi tempat jatuh mem.per.ting.gi tempat jatuh, memperdalam tempat kena [pb] sengaja membesar-besarkan kesalahan sendiri sehingga mendapat hukuman (kerugian) yg berat
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
memudikkan me.mu.dik.kan [v] menjalankan (perahu dsb) ke arah hulu: para nelayan itu -- perahunya ke daerah pedalaman
memujikan me.mu.ji.kan [v] (1) memuji untuk orang lain; (2) mengatakan atau menganjurkan bahwa hal itu baik (untuk dipakai dsb): para guru ~ penggunaan buku itu; para dokter ~ pemakaian obat ini
memulung me.mu.lung [v] (1) membuat menjadi berbutir-butir (bulat kecil); menggentel (obat dsb): (2) melinting (rokok dsb)
memutah me.mu.tah [n] pohon, akarnya dapat dibuat obat, kayunya ringan, tetapi kuat; Excoecaria agallocha
menabalkan me.na.bal.kan [v] mengumumkan penobatan raja; menobatkan
menaga me.na.ga [n] pohon, daun dan kulitnya dapat dibuat obat; Calophyllum inophyllum
menambak me.nam.bak [v] (1) menimbun-nimbun tanah supaya tinggi; membumbun tanah (pd tanaman dsb); (2) menampali pematang dsb dng tanah (untuk memperbaiki pematang itu); (3) membuat tambak; (4) ki melepakan, menempelkan (obat dsb) pada: ~ luka; ~ bengkak; (5) ki membendung; menahan: peraturan itu dimaksudkan untuk ~ mengalirnya benda-benda purbakala ke luar negeri
menambari me.nam.bari [v] mengobati; menawari (penyakit)
menawari me.na.wari [v] (1) mengobati dng air yg sudah dimantrai dsb; memantrai; menjampi: Ayah ~ orang yg kesambet dng jampi-jampi; (2) ki membujuk (perempuan): hamba laki-laki yg ~ tunangan atau istri tuannya dihukum cambuk; (3) meredakan hati orang (yg marah, sedih): seorang yg berpengalaman lagi bijaksana tahu ~ hati orang yg sedang marah; (4) membuang racunnya atau bisanya: ia akan ~ gadung itu sebelum memasaknya [v] mengunjukkan seseorang akan sesuatu (dng maksud supaya dibeli, dipakai, dsb): siapa yg ~ mu rumah di kampung itu?
mencampurkan men.cam.pur.kan [v] menjadikan bercampur: sebelumnya ia ~ sedikit obat bius pd minuman itu
mencekokkan men.ce.kok.kan [v] (1) meminumkan dng paksa: setiap waktu yg telah ditentukan dia ~ obat ini kpd anaknya; (2) ki mengajarkan atau memberikan pengetahuan (ajaran, paham, dsb) terus-menerus: tokoh-tokoh partai telah berhasil ~ paham politik partainya kpd anggotanya
mencelung men.ce.lung [v] memasukkan ke dalam celung
menciumkan men.ci.um.kan [v] membiarkan dicium: dokter ~ obat bius kpd si sakit
mencukupi men.cu.kupi [v] (1) memenuhi keperluan (keinginan dsb): gajinya tidak ~ kebutuhan biaya hidup sebulan; ia terpaksa menjual perhiasan emasnya untuk ~ biaya berobat; (2) memadai atau dapat memenuhi (kebutuhan, syarat, permintaan, dsb); tidak kurang: hasil padi di daerah itu tidak ~ kebutuhan penduduk; (3) menambah supaya lengkap (tidak kurang dsb): ia harus bekerja keras untuk ~ kekurangan pendapatannya; (4) ark membalas (menyambut): ~ surat Tuan tanggal 16 Juli 1989, saya ...
mendarat men.da.rat [v] (1) turun dr kapal (perahu) dan naik ke darat: sepasukan marinir ~ di Pantai Cilacap; (2) turun ke tanah (tt pesawat terbang): pesawat terbang itu tidak dapat ~ krn kabut sangat tebal; (3) menuju daerah pedalaman: dr Pontianak mereka terus ~; (4) ki mengenai: sebuah pukulan keras ~ di pelipis Muhammad Ali; (5) Mk berjalan di darat: lebih aman kita ~ saja dp naik perahu
menduduki men.du.duki [v] (1) duduk di: jangan ~ bangku orang lain; (2) mendiami atau tinggal di: suku terasing ~ daerah pedalaman; (3) menempati jabatan dsb: ia ~ jabatan penting di luar negeri; (4) merebut dan menempati atau menguasai (negeri, daerah, dsb): dl waktu singkat Jepang dapat ~ Singapura
menebus dosa me.ne.bus dosa melepaskan diri dr dosa; bertobat
menelap me.ne.lap [v] makan pd (tt senjata); melukai; mengena (tt senjata): pisau itu tiada ~; obat apa jua tidak akan ~
menempatkan me.nem.pat.kan [v] (1) menaruh; meletakkan; memasang (di): Ibu sedang ~ barang ukiran di ruang tamu; (2) memberikan tempat (bekas): petugas apotek sibuk ~ obat di dl kaleng; (3) memberi tempat (duduk, bermalam, bekerja); menentukan tempatnya: untuk sementara waktu ia ~ mereka di asrama; kepala personel belum berani ~ pegawai baru pd bagian penting
menempeli me.nem.peli [v] (1) melekati: ia sedang ~ biliknya dng kertas koran; (2) menyogok; (3) ki menumpang (tinggal, makan, dsb); (4) ki menyobat; mendekati (dng maksud mengajak bergendak, mencari untung, dsb): krn pandai ~ direkturnya, ia sering ditugasi ke luar negeri; (5) menyuap: saudagar-saudagar besar biasanya tidak sayang-sayang membuang uang untuk ~ orang-orang yg berpengaruh
menengkel me.neng.kel [v] (1) menjadi butir-butir; membutir: bahan obat itu setelah diolah dng mesin, akhirnya ~ dng sendirinya; (2) melekat; berlekat-lekat: manisan cermai itu ~
menerjuni me.ner.juni [v] (1) terjun ke (di); (2) terjun untuk mengambil (mengejar, menolong, dsb): serombongan pasukan katak kemarin telah ~ kapal yg tenggelam; (3) ki menyelami; menyelidiki (mempelajari) dalam-dalam; mengikuti (perintah dsb); mengeluarkan uang untuk mengurangi kerugian yg diderita dsb: dng niat yg bulat ia ~ soal yg rumit itu
mengabar meng.a.bar [v] (1) mengurangi (ketegangan, penderitaan): obat ini dapat ~ penderitaan si sakit; (2) menghambat; menahan; mengerem
mengakar meng.a.kar [v] (1) menjadi akar; (2) menyerupai akar; (3) ki mendalam atau menyatu benar di dl hati, pikiran, dsb (tt ajaran, adat, dsb)
mengandung me.ngan.dung [v] (1) membawa sesuatu yg ditaruh di dl angkin (dl perut, dl saku, dsb): ia tidak ~ uang sesen pun; (2) tercantum di dalamnya; memuat; berisi: makanan kaleng pd umumnya ~ bahan pengawet; (3) hamil: istrinya sedang ~ tua
mengelar me.nge.lar [v] menakik (menetak) tidak dalam
mengembunkan meng.em.bun.kan [v] (1) menjadikan embun; melakukan proses pengembunan; (2) menaruh di luar rumah (pd malam hari) supaya kena embun: ia biasa ~ air bersih segelas dan meminumnya sbg obat
mengenap meng.e.nap [v] memikirkan (mempertimbangkan) dalam-dalam
mengendapkan meng.en.dap.kan [v] (1) membiarkan atau mendiamkan supaya mengendap: ia ~ air kopinya sebelum meminumnya; (2) ki menggelapkan; menyembunyikan; tidak meneruskan (tt surat): dia dituduh ~ surat permohonan orang itu; (3) ki menunda untuk dipikirkan (dipertimbangkan) dalam-dalam: sebaiknya kita ~ masalah ini dulu, besok kita bicarakan lagi [v] menyembunyikan atau menggelapkan (uang dsb)
mengepung me.nge.pung [v] mengelilingi sesuatu sehingga yg dikelilingi atau yg ada di dalamnya tidak dapat meloloskan diri: penduduk kampung ~ pencuri itu; pasukan pemberontak telah ~ kota
mengerukkan me.nge.ruk.kan [v] menggarukkan (mengorekkan) tangan; memasukkan tangan (ke dalam): ~ tangannya ke pasir
mengerumukkan me.nge.ru.muk.kan [v] merenyukkan; meremas-remas: ~ kertas ke dalam keranjang sampah
mengeluarkan me.nge.lu.ar.kan [v] (1) membawa (menyebabkan dsb) keluar; memindahkan sesuatu dr sebelah dalam ke sebelah luar: ia ~ rokok dr kantongnya; (2) melahirkan perasaan (pendapat dsb): ia merasa lega dapat ~ isi hatinya; (3) memberikan perintah (surat keputusan dsb): Jaksa Agung ~ perintah penangkapan; (4) membelanjakan: ia sudah ~ uang banyak untuk pesta itu; (5) menerbitkan (buku dsb): Pusat Bahasa telah ~ Kamus Besar Bahasa Indonesia; (6) mengadakan atau menyediakan (uang dsb): apabila Anda bersedia menjalankan perusahaan itu, saya akan ~ modalnya; (7) mengirimkan ke luar negeri; mengekspor: Indonesia banyak ~ karet dan timah ke Eropa; (8) memecat (melepas) pegawai (murid dsb); memberhentikan dr pekerjaan (sekolah, dsb): perusahaan itu terpaksa ~ beberapa karyawannya; (9) menghasilkan (barang, bahan, dsb): pabrik itu baru saja ~ produk terbarunya
mengetesi me.nge.tesi [v] menitikkan (air dsb) pd: ibu ~ obat mata pd mata adik
menggeluti meng.ge.luti [v] (1) menggumuli; menggulati; memeluki: kedua anak itu ~ bapaknya; (2) ki mendalami (tt ilmu dsb); menekuni (tt pekerjaan dsb)
menggerenik meng.ge.re.nik [kl v] membunyikan: maka orang pun ~ nobat
menggosok meng.go.sok [v] (1) melicinkan (membersihkan, menggilapkan, dsb) dng tangan atau barang yg digeser-geserkan: pemuda itu ~ punggungnya dng obat gosok; kakak sedang ~ sepatu dng semir supaya berkilap; (2) menggesek: ~ biola; (3) mengasah (menggilapkan) batu permata dsb: ~ intan; (4) ki menghasut; membangkit-bangkit marah: kalau tidak ada yg ~ , masakan ia marah
menggumuli meng.gu.muli [v ki] memperdalam; mempelajari sebaik- baiknya: kini dia sedang ~ filsafat eksistensialisme
menggurat meng.gu.rat [v] menggores (menggaris, mencoret) dalam-dalam; (2) a ki sangat membekas: semangat mencipta yg ~ dr sastrawan-sastrawan pd zaman kemerdekaan perlu dipertahankan
menghalusi meng.ha.lusi [v] (1) memperlakukan dsb tidak dng kekerasan: guru itu selalu ~ murid-muridnya; (2) mengakali dng tipu muslihat yg licin: Pemerintah Belanda ~ Pangeran Diponegoro untuk mematahkan perlawanannya; (3) menyelidiki dalam-dalam: polisi ~ peristiwa pembunuhan itu
menghancurkan meng.han.cur.kan [v] (1) menjadikan kacau; meremukkan: para pekerja ~ batu besar dng dinamit; (2) meluluhkan; melarutkan: ia ~ garam di dalam air; (3) ki merusakkan; membinasakan: sebuah bom nuklir dapat ~ beberapa kota
menghelakan meng.he.la.kan [v] (1) menarik sesuatu supaya terseret (ikut dsb): ia ~ anaknya dr tempat orang yg berkerumun itu; (2) mengarahkan; menujukan: ~ senjata; ~ mukanya ke dalam
menghitamkan meng.hi.tam.kan [v] (1) menjadikan berwarna hitam: di manakah dijual obat untuk ~ kumis?; (2) ki memburuk-burukkan (nama dsb): ia biasa ~ nama orang yg tidak disukainya
mengiklankan meng.ik.lan.kan [v] memberitahukan atau memperkenalkan sesuatu kpd umum melalui iklan: pabrik obat itu ~ hasil pabriknya melalui siaran televisi
mengilatkan me.ngi.lat.kan [v] (1) berkilat; (2) menggosok (menjadikan) supaya berkilat; mengilapkan: di pasar banyak beredar obat-obatan untuk ~ barang kuningan; (3) membayangkan (kehendaknya, isi hatinya, dsb); menyampaikan secara tidak langsung; menyindirkan: kata-katanya ~ keinginannya yg kuat
mengimplisitkan meng.im.pli.sit.kan [v] menjadikan terkandung di dalamnya, tetapi tidak dinyatakan secara jelas; membuat tersirat
menginjeksi meng.in.jek.si [v] (1) memasukkan obat dsb dng jarum (sem-prot); memberi injeksi; menyuntik; (2) ki menambah (dana, modal, bantuan, dsb)
mengisi meng.i.si [v] memberi isi; memasukkan sesuatu ke dalam: kakak ~ termos dng air panas
mengisikan meng.i.si.kan [v] memasukkan sesuatu ke dalam: ia ~ uang logam ke dl celengan
mengkal meng.kal [Jk a] (1) baru masak di dalam (belum seluruhnya matang); setengah matang (tt buah): buah mangga yg masih -- enak untuk dirujak; (2) berasa keras dl perut: -- rasa perutku; (3) kesal dl hati; marah dl hati; berasa dongkol: hatinya sangat -- krn yg ditunggu tidak kunjung datang
mengkudu meng.ku.du [n] pohon yg banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yg masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sbg obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sbg obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yg dipakai dl pembatikan; pace; kemudu; Morinda citrifolia
mengobok me.ngo.bok [v] (1) memasukkan tangan ke dalam tempat yg berisi air; (2) mengambil nasi berkuah atau makan dng tangan (tidak memakai sendok)
mengoleskan meng.o.les.kan [v] melumurkan; melumaskan: perawat itu -- obat pd bagian tubuh pasien yg sakit
mengoperasi meng.o.pe.ra.si [v Dok] membedah; membedel (untuk mengobati): dokter itu sedang -- seorang pasien korban kecelakaan lalu lintas
mengorkestrasikan meng.or.kes.tra.si.kan [v] membuat suatu orkestrasi: mereka bersedia membantu kami -- lagu-lagu itu ke dalam jaz orkestra
menguatkan me.ngu.at.kan [v] (1) menjadikan kuat (dl berbagai arti); mengukuhkan: obat ini untuk ~ badan; tiba-tiba ia ~ pelukannya kepadaku; (2) meneguhkan (dugaan, pendapat, alasan, keputusan, dsb): saksi kedua ~ keterangan saksi pertama; contoh ini dimaksudkan untuk ~ pendapatnya; (3) mengeraskan (suara, tekanan): ia terpaksa ~ suaranya supaya terdengar jelas oleh yg duduk di kursi paling belakang; (4) menyangatkan: partikel "lah" dipakai untuk ~ arti saja
mengubangkan me.ngu.bang.kan [v] memandikan ternak dl kubangan yg airnya sudah dicampuri obat pembasmi kutu atau caplak
mengubur me.ngu.bur [v] (1) memakamkan ke dl kubur; menanamkan mayat; mengebumikan; (2) ki menyimpan baik-baik supaya tidak diketahui; menyembunyikan: ia ~ rahasia hidupnya dalam-dalam
mengurasi meng.u.rasi [v] (1) melumas (membasahi) badan dng param dsb; mengobati; (2) menyembuhkan
menguraskan meng.u.ras.kan [v] melumaskan obat; memakai sesuatu untuk mengobati (menyembuhkan): ia ~ param pd kedua kakinya yg pegal-pegal
meniran me.nir.an [n] tumbuhan terna, daunnya mirip daun asam, tangkainya bersegi-segi dan halus berwarna hijau, air perasan batang dan akarnya digunakan untuk mengobati sakit batuk dan melancarkan air kencing; Phyllanthus urinaria [Jw n] nama makanan yg dibuat dr adonan beras menir dan santan, diberi daun pandan, dan garam dibungkus dng daun pisang dan dikukus
menjadi men.ja.di [v] (1) (diangkat, dipilih) sbg: ia diangkat (dipilih) ~ wakil presiden; (2) (dibuat) untuk: daun kumis kucing dapat diramu ~ obat penyakit kencing batu; (3) berubah keadaan (wujud, barang) lain; menjelma sbg: orang itu dapat mengubah dirinya ~ harimau; (4) menjabat pekerjaan (sbg): ayahnya ~ guru
menjejalkan men.je.jal.kan [v] mengisikan (ke lubang, mulut, dsb) banyak-banyak; menyuapkan banyak-banyak: tidak berguna ~ beribu-ribu kata usang ke dalam sebuah kamus modern
menolong me.no.long [v] (1) membantu untuk meringankan beban (penderitaan, kesukaran, dsb): saya mencari badan atau yayasan yg sudi ~ penderitaan saya; (2) membantu supaya dapat melakukan sesuatu: kalau Anda tidak mau ~ (ku), tidak akan selesai pekerjaanku ini; (3) melepaskan diri dr (bahaya, bencana, dsb); menyelamatkan: dialah yg ~ jiwaku sehingga aku terlepas dr bahaya maut; (4) dapat meringankan (penderitaan dsb); dapat menyembuhkan (penyakit dsb); dapat melepaskan dr (bahaya dsb): berbagai obat diminumnya, tetapi tidak ~ juga
mental men.tal [v] (1) terpelanting; terpental; (2) terlempar kembali; berbalik arah [Sd a] ada gunanya, ada pengaruhnya (tt obat, nasihat, dsb) /mEntal/ (1) a bersangkutan dng batin dan watak manusia, yg bukan bersifat badan atau tenaga: bukan hanya pembangunan fisik yg diperhatikan, melainkan juga pembangunan --; (2) n batin dan watak
mentaus men.ta.us [n] pohon, kayunya halus berwarna putih dan awet, disukai untuk dibuat barang ukiran, msl wayang golek, getahnya dapat dipakai untuk mengobati sakit mata; Wrightia javanica
mentol men.tol [n] terna tahunan, suku Lamiaceae yg membentuk stolon, bagian tanaman seluruhnya mengandung minyak asiri yg berbau harum dan dapat diekstrak dng penyulingan, setelah didinginkan menghasilkan mentol; Mentha arvensis [n Kim] alkohol, C10H20O, yg diperoleh dr pelbagai kristal, digunakan sbg bahan pengharum dan penyedap pd kembang gula, minuman keras, pasta gigi, dan obat-obatan
menukarkan me.nu.kar.kan [v] memberikan sesuatu supaya diganti dng yg lain: ia terpaksa ~ obat itu ke apotek
menukas me.nu.kas [v] mengulang lagi (permintaan, jawab, minum obat, panggilan, dsb)
menung me.nung , ber.me.nung v diam sambil berpikir dalam-dalam; tepekur: dia duduk -- memikirkan rencana kepergiannya ke tanah suci
menungkup menelentang me.nung.kup menelentang [ki] menimbang (meneliti) dng sungguh-sungguh (dalam-dalam)
menutulkan me.nu.tul.kan [v] mencelupkan (sedikit) ke dl (kuah, kecap, tinta, dsb): cara mengobatinya cukup dng ~ ramuan pd luka itu; ia ~ pena ke dl tinta
menyalep me.nya.lep [v] mengobati dng salep; mengoleskan salep: Ibu sedang -- luka Adik
menyangsikan me.nyang.si.kan [v] (1) menaruh syak (akan); meragukan: mereka masih juga -- kebenaran berita itu; (2) menimbulkan kebimbangan (keraguan): ucapan-ucapannya itu -; (3) masih ada syak di dalamnya; belum nyata benar; belum tentu benar: tindakan mereka masih -
menyasar luas me.nya.sar luas sasaran yg tidak dapat tertutup tembakan, baik dng cara penembakan sasaran lebar maupun dng cara penembakan sasaran dalam
menyasar titik me.nya.sar titik sasaran yg kelebaran dan kedalamannya tidak lebih dp garis perkenaan
menyelam me.nye.lam [v] (1) masuk ke dl air: ikan paus itu tidak tahan lama -- dl air; (2) ki masuk dalam-dalam; membenam; menghunjam; menyuruk; menyeluduk: ia mencabut pisau yg -- ke dl dada musuhnya; (3) menyelam untuk mencari sesuatu [v] (1) masuk ke dl air: ikan paus itu tidak tahan lama -- dl air; (2) ki masuk dalam-dalam; membenam; menghunjam; menyuruk; menyeluduk: ia mencabut pisau yg -- ke dl dada musuhnya; (3) menyelam untuk mencari sesuatu
menyelami me.nye.lami [v] (1) menyelam ke dl (air, laut, dsb): tidak ada orang yg berani -- lubuk itu; (2) menyelam untuk mencari (mengambil dsb) sesuatu: penyelam itu -- kapal yg tenggelam di Selat Malaka; (3) menduga atau mengajuk (isi hati, batin, dsb): aku ingin -- isi hatinya; (4) memeriksa (menyelidiki, mempelajari) dalam-dalam: maksudnya hendak -- sejarah filsafat Barat; (5) memahami (merasai, mengetahui) dng sungguh-sungguh: ia tidak dapat -- pendirian (ideologi) kawan barunya itu; (6) mengarungi: tidak sedikit penderitaan yg dialaminya dl -- kehidupan dunia ini [v] (1) menyelam ke dl (air, laut, dsb): tidak ada orang yg berani -- lubuk itu; (2) menyelam untuk mencari (mengambil dsb) sesuatu: penyelam itu -- kapal yg tenggelam di Selat Malaka; (3) menduga atau mengajuk (isi hati, batin, dsb): aku ingin -- isi hatinya; (4) memeriksa (menyelidiki, mempelajari) dalam-dalam: maksudnya hendak -- sejarah filsafat Barat; (5) memahami (merasai, mengetahui) dng sungguh-sungguh: ia tidak dapat -- pendirian (ideologi) kawan barunya itu; (6) mengarungi: tidak sedikit penderitaan yg dialaminya dl -- kehidupan dunia ini
menyelundupkan me.nye.lun.dup.kan [v] (1) menyeludukkan; menyurukkan: dia -- kepalanya ke dl belukar; (2) memasukkan dng sembunyi-sembunyi atau secara gelap: kapal patroli ALRI dapat menangkap beberapa buah perahu yg hendak -- barang-barang ke Sulawesi; (3) menyusupkan: yg -- mata-mata musuh itu ternyata orang dalam
menyembuhkan me.nyem.buh.kan [v] menjadikan sembuh; mengobati dsb supaya sembuh: ia menjadi terkenal krn dapat -- orang sakit secara gaib
menyembur me.nyem.bur [v] (1) memancar atau menyemprot ke luar cepat-cepat: Gunung Agung meletus dng dahsyat, asap hitam -- ke udara; (2) memancarkan sesuatu (pd); menyemburi: ia sedang -- air ke halaman; (3) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): ia siuman setelah dukun itu -nya dng air putih; (4) cak mengeluarkan kata-kata yg tidak patut (spt memaki-maki, marah-marah); (5) ki memancar ke luar dng tiba-tiba (tt warna air muka): darah -- ke mukanya, mukanya menjadi merah krn sangat marah (terkejut dsb)
menyemburi me.nyem.buri [v] (1) memancarkan sesuatu (pd); menyemprotkan sesuatu (pd): ia sedang asyik -- kaca mobil yg akan dibersihkan; (2) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): pergilah dukun itu setelah selesai -- orang yg kerasukan setan itu
menyerum me.nye.rum [v] mengobati dng (menginjeksikan) serum
menyibukkan me.nyi.buk.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) sibuk: kelakuan anak-anak berandal itu -- polisi; (2) menghiraukan; mengacuhkan (memikirkan dalam-dalam dsb): ia sama sekali tidak -- perkara itu
menyumsum me.nyum.sum [v] sampai ke tulang sumsum; mendalam sekali (tt perasaan dingin dsb): udaranya dingin --
menyuntikkan me.nyun.tik.kan [v] (1) memasukkan cairan obat dsb dng jarum: untuk mengatasi wabah itu dokter -- serum ke dl tubuh sapi yg sakit; (2) ki memberikan petunjuk (hasutan dsb): sebelum menuju medan perang, komandan mengumpulkan anak buahnya untuk -- keberanian; (3) ki menambah sesuatu (dana dsb) sbg bantuan: -- dana
menyuruh me.nyu.ruh [v] (1) memerintah (supaya melakukan sesuatu): dia -- peragawati itu duduk dl berbagai pose; (2) memerintah supaya pergi ke ... (untuk melakukan sesuatu); mengutus: ia -- anaknya membelikan obat
merakan me.ra.kan [n] (1) rumput tinggi, batangnya keras, terdiri atas tangkai dan daun spt sereh, warna daun hitam atau cokelat tua; Andropogon amboinicus; (2) terna tahunan, termasuk suku Poaceae, berbatang kecil, tegak, berwarna ungu berkilap, daunnya berbentuk pita dan berbulu, digunakan sbg obat sakit pinggang; Themedia arguens
meramu me.ra.mu [v] (1) mencari dan mengumpulkan bahan-bahan (akar-akaran, kayu-kayuan) yg diperlukan; (2) meracik: dia ~ akar-akar dan daun-daunan untuk membuat obat
merasa me.ra.sa [v] (1) mengalami rangsangan yg mengenai (menyentuh) indra (spt yg dialami lidah, kulit, atau badan): setelah ~ pahit, obat itu diludahkanya; (2) mengalami rasa dl hati (batin): ~ terhina
merendamkan me.ren.dam.kan [v] memasukkan sesuatu ke dl air agar terendam; merendam; menggenangkan: ia ~ baju kotornya ke dalam air
merenungkan me.re.nung.kan [v] memikirkan atau mempertimbang(kan) dalam-dalam: ia sering ~ nasihat kedua orang tuanya yg telah tiada
meresapkan me.re.sap.kan [v] memasukkan ke dl bidang atau sesuatu dng rata sehingga semua bidang atau sesuatu itu mendapat bagian yg sama; menjadikan meresap; memasukkan dalam-dalam (dl hati): guru itu berusaha ~ nasihat ke dl hati anak-anak
merkurokrom mer.ku.ro.krom [n] cairan yg tersusun dr kepingan hablur yg mengandung 26% air raksa yg terikat, warnanya merah tua hampir hitam, digunakan sbg bahan pemusnah hama pd luka; obat merah
merumahsakitkan me.ru.mah.sa.kit.kan [v] membawa ke rumah sakit untuk berobat; membawa berobat ke rumah sakit: untuk menghindarkan wabah penyakit, dinas kesehatan selalu menganjurkan agar masyarakat segera ~ orang yg terkena penyakit menular, spt demam berdarah
mesin perum alat mekanik di kapal untuk mengukur kedalaman laut atau perairan pd waktu kapal berlayar dng kecepatan normal
mesra mes.ra [a] (1) lekat (terpadu dsb) benar; merasuk: saat itu saya tidak dapat lagi membedakan yg baik dan buruk krn iblis sudah -- kpd hatiku; hal itu telah -- di dl hati; (2) sangat erat; karib; mendalam (tt hubungan persahabatan dsb): hubungan cintanya sudah terlalu --; pertalian batin yg --
meteorologi percobaan meteorologi tt proses atmosfer dan gejala di dalamnya melalui percobaan laboratorium dan percobaan lapangan
mewisuda me.wi.su.da [v] meresmikan atau melantik dng upacara khidmat: Menteri Dalam Negeri Rabu pagi ~ 47 orang sarjana muda lulusan akademi itu
miana mi.a.na [n] tumbuhan terna, bunganya berwarna ungu dan bertangkai panjang, akarnya dapat dibuat obat sakit perut, pembiakannya dng cara menyetek; Coleus atropurpureus
mikologiwan mi.ko.lo.gi.wan [n] orang yg mempelajari, meneliti, dan mempunyai pengetahuan mendalam tt kehidupan jamur
mikrolinguistik mik.ro.lin.gu.is.tik [n] bidang linguistik yg mempelajari bahasa dr dalamnya (mempelajari struktur bahasa itu atau mempel-ajari bahan bahasa secara langsung)
mikroskop elektron perkakas optik elektron yg di dalamnya sorotan elektron diarahkan pd layar pijar atau pelat fotografis dng menggunakan lensa elektron untuk menghasilkan gambar benda kecil yg diperbesar
mindi min.di [n] perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung, tumbuh pd ketiak daun dan berbau harum, buahnya berbentuk bulat lonjong, warnanya kuning berisi biji yg keras, kayunya ringan dan kuat, baik untuk pembuatan perkakas rumah tangga, hampir semua bagian tanaman, spt kulit batang, akar, daun, dan bunga berguna sbg bahan obat, bijinya banyak mengandung minyak; Melia azedarach
minuman mi.num.an [n] barang yg diminum: di depot itu dijual -, rokok, dan obat-obatan
minyak asiri minyak yg terdapat pd tumbuhan aromatik, mudah menguap, digunakan dl minyak wangi, bumbu, dan obat-obatan
minyak avokad minyak dr daging buah avokad yg mengandung vitamin A, D, dan E dan fitosterol serta lesitin, digunakan dl ramuan obat untuk melembutkan kulit
minyak bunga cengkih minyak yg diekstraksi dng bunga kering beraroma dr pohon cengkih, digunakan dl pengobatan
minyak ikan minyak yg mula-mula diambil dr lemak ikan paus, tetapi kemudian juga dr ikan dan binatang laut lainnya, digunakan dl pengobatan krn mengandung vitamin A dan D berkadar tinggi
minyak kayu putih minyak asiri yg dibuat dr daun pohon kayu putih, digunakan sbg obat
minyak medis minyak hasil pengolahan yg bermutu tinggi, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, berasal dr minyak bumi dan digunakan sbg obat
miotik mi.o.tik [a Dok] berkenaan dng mitosis; (2) n Far obat yg menyebabkan miosis
misa mi.sa [n Kat] upacara ibadat utama dl Gereja Katolik, yg di dalamnya roti dan anggur yg dikurbankan berubah zatnya menjadi kehadiran Kristus
mitos mi.tos [n] (1) cerita suatu bangsa tt dewa dan pahlawan zaman dahulu, mengandung penafsiran tt asal-usul semesta alam, manusia, dan bangsa tsb mengandung arti mendalam yg diungkapkan dng cara gaib
monsun musim panas monsun yg berasal dr samudra dan bertiup dalam musim panas
morfin mor.fin [n] zat yg diekstrasi dr opium dng proses maserasi opium dl air kemudian diendapkan dng amonia, digunakan sbg obat penghilang rasa nyeri dan penenteram, digunakan dng takaran besar berkhasiat sbg obat bius dan bila sering dipakai takarannya makin lama terpaksa makin diperbanyak sehingga mengakibatkan kecanduan
mota mo.ta [n] rumput yg batangnya agak besar dan liat, umbinya dibuat obat; Cyperus rotundus [n] kain tenunan kasar (untuk tenda, layar, dsb)
mual mu.al [a] (1) hendak muntah: jika perut terasa -- minumlah obat ini, supaya tidak muntah; (2) ki merasa bosan sekali; merasa jijik: kita -- mendengar ucapannya yg bombastis dan sikapnya yg sinis itu
mudah mu.dah [a] (1) tidak memerlukan banyak tenaga atau pikiran dl mengerjakan; tidak sukar; tidak berat; gampang: soal ujian itu --; (2) lekas sekali (menjadi, menderita, dsb): anak kecil -- ketularan penyakit; isi pensil ini -- patah; (3) cak tidak teguh imannya (gampang terbujuk atau gampang diajak berzina dsb) , mu.dah-mu.dah.an adv (1) moga-moga; semoga; diharapkan supaya: -- Anda selamat sampai ke tempat tujuan; ia sudah berobat pd dokter ahli, -- dapat sembuh dr penyakitnya; (2) dng harapan supaya: ia belajar sungguh-sungguh -- dapat maju dl ujian akhir; (3) (pd akhir kalimat atau uraian) demikianlah hendaknya: dikabulkan Tuhanlah kiranya maksud kita ini --
mudik mu.dik [v] (1) (berlayar, pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman): dr Palembang -- sampai ke Sakayu; (2) cak pulang ke kampung halaman: seminggu menjelang Lebaran sudah banyak orang yg --
mujarab mu.ja.rab [a] manjur; mustajab: obat yg --
mulas mu.las [a] sakit spt diremas-remas (tt perut): perutnya terasa -- [n] tumbuhan terna, daunnya dapat dibuat sbg obat sakit perut, Desmodium triflorum
mungsi mung.si [n] tumbuhan terna yg buahnya dapat dibuat obat sakit perut kembung atau mulas (dicampur dng jintan, jemuju, dsb); Carum copticum
muntah mun.tah [v] keluar kembali makanan (minuman dsb) yg telah masuk ke dl mulut atau perut: begitu tercium bau busuk, -- lah ia; (2) n barang yg dimuntahkan; muntahan: setelah diperiksa , -- itu mengandung alkohol dan larutan obat penenang; (3) v cak luntur (tt warna): baju ini sekali dicuci sudah --; (4) v ki lepas dr: tendangan bola yg keras itu -- dr tangan penjaga gawang
mustajab mus.ta.jab [a] dapat dng mudah (lekas) menyembuhkan; manjur; mujarab: obat ini sangat -- untuk menyembuhkan penyakit malaria
mutah mu.tah [n] pohon yg tumbuh di sepanjang pantai, akarnya dapat dibuat obat bengkak-bengkak pd tangan dan kaki, kayunya ringan dan tidak awet, digunakan untuk membuat tusuk gigi; Exocecaria agollocha
naftalena naf.ta.le.na [n Kim] hidrokarbon diperoleh dr ter batu bara, berupa zat padat kristal putih dng bau menusuk, digunakan dl pembuatan zat celup organik; obat pemusnah ngengat; C10H8
naik bertabal mengumumkan penobatan raja; menobatkan
naik takhta (dinobatkan) menjadi raja
nanang na.nang [a] memikirkan sesuatu dalam-dalam; merenung; tafakur
napal na.pal [n] (1) tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; ampo; (2) Geo batuan yg terdiri atas lempung dan kalium-karbonat
narkose nar.ko.se [n] (obat) pembius
narkosis nar.ko.sis [n] keadaan mati rasa seluruh badan krn pengaruh obat bius (narkotik dsb)
narkotik nar.ko.tik [n] obat untuk menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa mengantuk, atau merangsang (spt opium, ganja)
nasi-nasi na.si-na.si [n] (1) tumbuhan, akarnya direbus untuk obat sakit perut; Callicarpa longifolia; (2) akar nasi-nasi
nasihat genetika upaya seseorang atau lembaga untuk memberikan nasihat tt sifat dan cara penurunan suatu kebakaan dr suatu generasi ke generasi berikutnya, terutama berkaitan dng penyakit atau kelainan fisik agar diketahui cara pencegahan atau pengobatan sehingga tidak menurun
naturopatis na.tu.ro.pa.tis [a] berkaitan dng pengobatan yg dilakukan dng menggunakan bahan yg diperoleh dr alam, spt air, udara, dan sinar matahari
negara kesatuan negara yg kedaulatan ke luar dan ke dalam dan kekuasaan untuk mengatur dan memimpin seluruh daerah negara berada pd pemerintah pusat
nekara ne.ka.ra [n Antr] gendang besar terbuat dr perunggu berhiaskan ukiran orang menari (perahu, topeng, dsb), peninggalan dr Zaman Perunggu, dipergunakan dl upacara keagamaan; kobah; nobat
netralisasi net.ra.li.sa.si [n] (1) hal menjadikan netral (tt negara, daerah); hal menjadikan tidak terikat (bebas); penetralan: -- wilayah yg menjadi sengketa; (2) hal menawarkan (racun, bisa, dsb); hal melenyapkan (pengaruh, bau, dsb): obat untuk -- bau badan; (3) Ling (a) kondisi hilangnya kontras antara dua fonem dl lingkungan fonologis tertentu, msl dl bahasa Indonesia hilangnya kontras antara /d/ dan /t/ pd posisi akhir; (b) kondisi hilangnya kontras semantis antara beberapa unsur dl konteks tertentu, msl aktor yg dapat dinetralisasi untuk menyatakan laki-laki ataupun perempuan
ngarai nga.rai [n] lembah (jurang) yg dalam dan luas di antara dua tebing yg curam; lembah sungai berdinding terjal yg terjadi krn erosi sisi pd batuan yg mudah gugur
nikotin ni.ko.tin [n] zat racun yg terdapat dl tembakau, digunakan dl perobatan dan untuk insektisida
nistatin nis.ta.tin [n Far] antibiotika untuk mengobati penyakit krn jamur
nondepartemental non.de.par.te.men.tal [a] bersifat nondepartemen; bersifat tidak termasuk dl suatu departemen: undang-undang itu tidak hanya berlaku bagi Departemen Dalam Negeri, tetapi juga berlaku bagi lembaga yg --
nonmedis non.me.dis [a] tidak berhubungan dng ilmu pengobatan (kedokteran): rumah sakit masih memerlukan tenaga -- untuk mengurus administrasi
norit no.rit [n] bubuk halus arang murni, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa, dipakai sbg obat penyakit perut (pd keracunan, perut kembung, dsb)
nostrum nos.trum [n Far] obat dng susunan yg dirahasiakan yg dikatakan sangat mujarab, tetapi belum dibuktikan secara ilmiah; obat rahasia
novokaina no.vo.ka.i.na [n Dok] obat pemati rasa setempat
nurani nu.ra.ni [a] berkenaan dng atau sifat cahaya (sinar dsb): hati -- , perasaan hati yg murni yg sedalam-dalamnya; (2) n lubuk hati yg paling dalam: -- kita tidak dapat menerima pemberian yg bersumber dr harta curian
nyambing nyam.bing [n] (1) tumbuhan tegak berduri, berdaun spt tombak, yg masih muda dapat dimakan sbg lalap, hidup di paya-paya, akarnya untuk obat sakit perut; Lasia spinosa; (2) daun nyambing
nyamplung nyam.plung [n] (1) pohon yg hidup di pesisir yg berpasir dan berbatu karang, kulit pohonnya dapat digunakan untuk obat, kayunya keras, digunakan untuk bahan pembuat perahu dan tiang kapal; Calophyllum inophyllum; (2) kayu nyamplung; (3) kulit nyamplung
nyarang nya.rang [ark n] (1) tumbuhan liar, merambat, daunnya dapat diramu untuk obat sakit panas dan kejang-kejang (untuk anak-anak); Achyranthes aspera; (2) daun nyarang
nyatuh nya.tuh [n] , -- beringin 1 pohon yg tingginya mencapai 38 m terdapat di bagian barat kepulauan Indonesia (di pedalaman), menghasilkan getah perca, kayunya berwarna cokelat muda, keras, dan kuat, digunakan sbg bahan perabot rumah tangga; Payena lavilandii; (2) kayu nyatuh beringin
nyeri alih [Dok] nyeri di permukaan akibat gangguan alat dalam
objek ob.jek [n] (1) hal, perkara, atau orang yg menjadi pokok pembicaraan; (2) Kim benda, hal, dsb yg dijadikan sasaran untuk diteliti, diperhatikan, dsb: -- penelitian ini adalah tata kehidupan suku terasing di Riau; (3) Ling nomina yg melengkapi verba transitif dl klausa, msl teh manis dl kalimat Kiki minum teh manis; (4) hal atau benda yg menjadi sasaran usaha sambilan: berdagang kain menjadi salah satu -- orang- orang di kota itu; (5) Fis titik atau himpunan yg bertindak sbg sumber cahaya bagi suatu lensa, cermin, atau bagi suatu sistem lensa; -- afektif objek langsung yg dikenai oleh perbuatan yang terdapat dalam predikat verbal, tetapi tidak merupakan hasil perbuatan itu (berlainan dng objek efektif); msl buku dl mereka membaca buku, jalan dl anak-anak sedang menyeberang jalan
objek sekunder [Ling] objek taklangsung; -- taklangsung Ling nomina atau kelompok nominal yg menyertai verba transitif, dan merupakan bagian dr frasa verbal tsb, msl kata Tuti dalam Ibu membuatkan Tuti baju
oftalmoskop of.tal.mo.skop [n] alat untuk memeriksa bagian dalam mata
oksitetrasiklin ok.si.tet.ra.sik.lin [n Far] antibiotik yg digunakan dl pengobatan (sering dicampurkan pd makanan ternak)
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
ondel-ondel on.del-on.del [Jk n] orang-orangan dl ukuran besar terbuat dr bahan ringan yg digerak-gerakkan oleh orang yg berada di dalamnya (biasanya digunakan dl arak-arakan pengantin, pawai, dsb)
onderok on.de.rok [Bld n] rok dalam
onkologi on.ko.lo.gi [n Dok] ilmu tt tumor (penyebab, pertumbuhan, sifat, dan pengobatannya)
operasi ope.ra.si [n] (1) Dok bedah; bedel (untuk mengobati penyakit): penyakit ginjal yg belum parah dapat disembuhkan tanpa --; (2) Mil tindakan atau gerakan militer: perwira muda itulah yg memimpin -- penumpasan pemberontakan itu; (3) pelaksanaan rencana yg telah dikembangkan
oplos op.los, meng.op.los [v] mencampur obat dsb: ia tengah -- cat yg berlainan warna
oral [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan
oralit ora.lit [n] obat berupa bubuk garam untuk dicairkan sbg pengganti mineral dan cairan yg keluar akibat penyakit muntah berak
orang hulu orang (penduduk) yg tinggal di sebelah hulu sungai (di pedalaman)
orang-aring [n] (1) tumbuhan yg batangnya berbulu kasar kemerah-merahan, panjangnya 30 cm, daunnya berbentuk taji (lonjong), dapat dipakai untuk obat panas dsb, berkhasiat menyuburkan rambut, juga dipakai sbg makanan ternak; Eclipta alba; (2) daun orang-aring; (3) minyak orang-aring
oskulum os.ku.lum [n] lubang besar pd ujung bunga karang tempat air keluar dr dalam tubuh
otak besar [Anat] bagian depan otak manusia yg berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu, yg membentuk bagian terbesar dr sistem saraf pusat; serebrum
otak kecil [Anat] bagian belakang otak manusia, yg terletak membelakangi bagian otak besar yg berlekuk-lekuk dalam, merupakan bagian dr sistem saraf pusat yg berkaitan dng gerakan otot refleks, bentuk tubuh, dan keseimbangan tubuh serebrum
ovarium ova.ri.um [n Dok] alat kelamin dalam yg membentuk sel telur pd wanita; indung telur
overdosis over.do.sis [Bld n] ukuran (obat dsb) yg berlebihan
padang perahu di lautan [pb] demikian luas hati itu, berapa banyak pikiran masuk di dalamnya tidak akan penuh
pala pa.la [n] (1) pohon besar yg tingginya mencapai 20 m, bercabang banyak, bentuk pohonnya spt kerucut; Myristica fragrans; (2) buah batu yg berdaging kuning muda kehijau-hijauan untuk dibuat manisan, berbentuk bulat lonjong dan beralur memanjang, bijinya dibuat bumbu penyedap atau ramuan obat , se.pa.la-pa.la adv (1) (jika hendak atau terpaksa benar) sesempurna-sempurnanya sama sekali: ~ mencuri jangan tanggung-tanggung; (2) krn sudah terlanjur: ~ mandi biar basah ( ~ berdawat biar hitam)
palem wregu palem yg tumbuh berumpun, daunnya berwarna hijau tua dan berbentuk kipas dng 5-10 torehan yg dalam, ukuran daunnya 15-50 cm, batang spt bambu yg beruas-ruas sbg tempat duduk daun, pd batangnya terdapat bulu-bulu halus yg menyelimuti batang; Rhapis exelse
paliatif pa.li.a.tif [n] (1) cara, ikhtiar yg melunakkan, meringankan, mengurangi penderitaan; (2) obat yg dapat meredakan rasa sakit
paling pa.ling , ber.pa.ling v (1) menoleh (ke kiri dan ke kanan, atau ke belakang): ia berjalan sambil ~ ke kiri dan ke kanan; (2) ki beralih atau bertukar (perhatian dsb): kita harus ~ kpd barang produksi dalam negeri; (3) ki meninggalkan agama; murtad: ia telah ~ dr agama yg dianutnya [adv] ter-; teramat: anaknya yg -- besar duduk di kelas 3 SMU
palung pa.lung [n] (1) tanah yg berlekuk dalam dan berisi air; paluh; (2) Met daerah yg terletak di antara dua daerah tekanan tinggi dan mempunyai tekanan udara lebih rendah dp tekanan udara di sekitarnya
palung laut bagian dasar laut yg terdalam, bentuknya spt jurang memanjang dng tebing yg terjal
pameran pa.mer.an [n] pertunjukan (hasil karya seni, barang hasil produksi, dsb): di Pekan Raya Jakarta diselenggarakan ~ berbagai barang hasil produksi dalam negeri
panasea pa.na.sea [n] remedi bagi semua penyakit atau kesulitan; obat (mujarab);
pancabicara pan.ca.bi.ca.ra [kl n] (1) campuran lima macam bau-bauan (bunga dsb); (2) alat kerajaan zaman dahulu berbentuk lima jari dibuat dr emas (dipakai bila raja dinobatkan, dinikahkan, dsb)
Pancasila Pan.ca.si.la [n] dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yg terdiri atas lima sila, yaitu (1) Ketuhanan Yang Maha Esa, (2) Kemanusiaan yang adil dan beradab, (3) Persatuan Indonesia, (4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan (5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
pandai pan.dai [a] cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu; pintar; cerdas: anak itu -- , rajin, dan jujur; (2) a mahir; cakap; terampil: karyawan itu -- lagi cekatan; ia -- berbahasa Inggris; (3) v dapat; sanggup: anak itu sudah -- membaca; (4) a berilmu: banyak orang -- di daerah ini [n] (1) tukang tempa: -- besi; (2) juru (tukang) ramu: -- obat
pantak pan.tak [v] , me.man.tak v menekan (menurunkan) supaya menancap (masuk) dalam-dalam (tt paku, pasak, dsb): ia ~ sebuah tonggak ke dl tanah
panteon pan.te.on [n] (1) kuil (candi) tempat pemujaan dewa; (2) bangunan makam yg di dalamnya terdapat tanda peringatan mengenang orang kenamaan yg telah meninggal (spt monumen, patung); (3) dewa-dewa suatu bangsa, terutama dewa yg diakui secara resmi; (4) sekelompok orang termasyhur
panti husada balai atau tempat berobat; balai kesehatan
paraldehida pa.ral.de.hi.da [n] cairan bening tanpa warna dng rumus kimia (C2H4O3), trimer asetaldehida, digunakan sbg obat penenang dan hipnotis
param pa.ram [n] obat pelumur spt bedak basah yg dilumurkan pd bagian tubuh untuk menghilangkan rasa pegal (ketegangan urat) atau terkilir
parasetamol pa.ra.se.ta.mol [n] obat yg bersifat menghilangkan rasa nyeri dan menurunkan panas
partikel par.ti.kel [n] (1) unsur butir (dasar) benda atau bagian benda yg sangat kecil dan berdimensi; materi yg sangat kecil, spt butir pasir, elektron, atom, atau molekul; zarah; (2) Ling kata yg biasanya tidak dapat diderivasikan atau diinfleksikan, mengandung makna gramatikal dan tidak mengandung makna leksikal, termasuk di dalamnya artikel, preposisi, konjungsi, dan interjeksi; -- ingkar bentuk yg dipakai untuk mengubah klausa menjadi klausa ingkar, msl bunyi tak
pasak bumi tumbuhan hutan (di Kalimantan) yg akarnya dapat dijadikan obat penambah tenaga
pasien rawat inap pasien opname; pasien dalam
pasilan kelapa tumbuhan benalu yg dapat dibuat obat; Drynaria rigidula
pasta pas.ta [n] (1) zat perekat yg lengket; (2) bahan farmasi berupa salep (bubur) setengah padat pd umumnya dibungkus dl kemasan tabung pipih, mengandung antiseptik untuk obat luar; (3) bahan beracun untuk membasmi kutu atau tikus [n] bahan makanan yg dibuat dr terigu dicampur air dan telur, bentuknya bermacam-macam, ada yg pipih panjang spt lembaran dan ada yg bulat panjang spt pipa
pastel pas.tel [n] penganan yg dibuat dr tepung terigu, bentuknya spt kerang atau bulat panjang, di dalamnya diisi dng daging dsb (biasanya digoreng atau dipanggang) [n] (1) kapur berwarna untuk menggambar; (2) gambar atau sketsa yg dibuat dng kapur berwarna; (3) warna lembut polos
pastiles pas.ti.les [n] jenis gula-gula, biasanya berbentuk butiran kecil, mengandung obat untuk melegakan pernapasan, menyegarkan mulut, menyembuhkan sakit kerongkongan, batuk, dsb
patah kemudi tumbuhan yg dapat dibuat obat; Senecio sonchifolius
patah tulang tulangnya patah; (2) ki tidak dapat menolak permintaan orang lagi; (3) pohon yg daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pd ujung cabang yg masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit; Euphorbia tirucalli
pedadah pe.da.dah [n] peti tempat menyimpan ramuan obat-obatan; cerakin
pedih pe.dih [a] berasa sakit, spt luka dicuci dng sublimat: lukanya terasa -- kena obat
pegagang pe.ga.gang [n] (1) tumbuhan menjalar, mempunyai sulur yg berakar, daunnya spt ginjal, melekat pd tangkai yg panjang dan menggerombol menjadi satu di seputar batang, tangkai daun yg agak melebar di bagian bawah kadang-kadang berwarna kemerah-merahan, daunnya untuk obat; Centella asiatica; (2) daun pegagang
pelangsing pe.lang.sing [n] obat untuk membuat langsing; obat ~
pelapis pe.la.pis [n] bahan untuk melapisi sesuatu (dr kain, kulit, dsb): ~ bagian dalam tas itu terbuat dr kain satin
pelarut mengionkan pe.la.rut mengionkan pelarut yg di dalamnya suatu elektrolit akan terionkan
pelawan pe.la.wan [n] (1) orang yg suka (melawan, menentang, membantah); orang yg tidak suka menurut (nasihat, ajaran, dsb); (2) pencegah; penangkal: dokter sudah dapat menemukan obat ~ penyakit itu
pelayanan medis pe.la.yan.an medis [Dok] pelayanan yg diterima seseorang dl hubungannya dng pencegahan, diagnosis, dan pengobatan suatu gangguan kesehatan tertentu
peluntur pe.lun.tur [n] alat atau sesuatu untuk melunturkan [n] (1) obat untuk cuci perut (memudahkan buang air); (2) cak obat untuk melancarkan haid: jamu ~
peluru pe.lu.ru [n] (1) barang tajam (dr timah, besi, dsb) pengisi patrun atau yg dilepaskan dng senjata api; obat bedil; pelor: kena --; dimakan -- , kena tembak; (2) Olr bola besi yg harus dilempar dng tolakan tangan; bola peluru
peluru demdem peluru yg di bagian depannya diberi retakan silang yg agak dalam sehingga apabila mengenai sasarannya dapat mengakibatkan lubang tembakan ke luar yg besar sekali
peluruh pe.lu.ruh [n] sesuatu yg meluruhkan; sesuatu yg menggugurkan [n] obat (yg diminum) untuk membangkitkan muntah
peluruh kencing pe.lu.ruh kencing obat yg digunakan untuk meluruhkan batu ginjal agar dapat keluar bersama air kemih
pemandangan pe.man.dang.an [n] (1) penglihatan: tajam ~ nya; (2) proses, cara, perbuatan memandang: laporan ini berdasarkan ~ sepihak; (3) keadaan alam yg indah dipandang: di pantai Senggigi, lombok banyak ~ yg indah; (4) pengetahuan (dl arti apa-apa yg diketahui); pendapat: ia hendak meluaskan ~ nya ke luar negeri; (5) ikhtisar, uraian, atau pembicaraan mengenai suatu hal: ~ dalam dan luar negeri
pembenci pem.ben.ci [n] (1) orang yg membenci; (2) sesuatu yg membuat orang merasa benci: obat -
pembius pem.bi.us [n] (1) orang yg membius; (2) alat atau obat untuk membius
pembuktian pem.buk.ti.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membuktikan; (2) usaha menunjukkan benar atau salahnya si terdakwa dalam sidang pengadilan
pemerintah pe.me.rin.tah [n] (1) sistem menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagiannya; (2) sekelompok orang yg secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasaan; (3) penguasa suatu negara (bagian negara): ~ negeri dimisalkan pengemudi negara; negara memerlukan ~ yg kuat dan bijaksana; (4) badan tertinggi yg memerintah suatu negara (spt kabinet merupakan suatu pemerintah): beberapa anggota DPR meminta supaya ~ segera menyerahkan rancangan undang-undang itu ke DPR; jawaban ~ dibacakan oleh Menteri Dalam Negeri; (5) negara atau negeri (sbg lawan partikelir atau swasta): baik sekolah ~ maupun sekolah partikelir harus dibangun tiga tingkat; (6) pengurus; pengelola: ~ perkebunan dan tambang
pempek kapal selam pempek dl ukuran lebih besar, biasanya di dalamnya diisi telur rebus
pemutih pe.mu.tih [n] (1) orang yg memutihkan; (2) bahan atau obat yg dapat menjadikan kain (cucian) tampak cemerlang atau putih bersih; (3) yg dipakai untuk memutihkan atau menjadikan berwarna putih
penabalan pe.na.bal.an [n] pengumuman penobatan raja; penobatan
penakar hujan pe.na.kar hujan alat untuk mengukur dalamnya curah hujan yg dianggap terbagi rata di atas permukaan mendatar
penambul pe.nam.bul [n] pemain komidi (akrobat, sulap, dsb)
penawar pe.na.war [n] (1) obat dsb untuk menghilangkan daya kekuatan bisa (racun, penyakit, dsb); (2) mantra (jampi) untuk menawar, menawari, atau menawarkan [n] orang yg menawar
pencahar pen.ca.har [n] obat pencuci perut; obat urus-urus (spt kastroli, garam inggris)
pencuci darah pen.cu.ci darah obat untuk membersihkan darah
pencuci perut pen.cu.ci perut obat pencahar; obat urus-urus
pencuci rambut pen.cu.ci rambut obat untuk membersihkan rambut (spt ramuan daun lidah buaya dan urang-aring); sampo: ~ tangan 1 alat untuk membasuh tangan; (2) obat untuk mencuci tangan
pendadah pen.da.dah [n] (1) peti tempat menyimpan dadah; (2) orang yg mempunyai ketergantungan pd obat atau bahan narkotik spt ganja, heroin
penduga pen.du.ga [n] (1) alat untuk menduga (mengukur dalamnya laut dsb); (2) orang yg menduga
pengamatan udara atas peng.a.mat.an udara atas [Met] pengamatan meteorologi yg dilakukan di atmosfer bebas secara langsung dng pesawat terbang roket dsb atau secara tidak langsung dng melepaskan alat ke dalamnya
pengawawarna peng.a.wa.war.na [n] obat atau bahan penghilang warna
penghuluan peng.hu.lu.an [n] daerah hulu sungai; daerah pedalaman: ia bertugas di ~ Kalimantan Barat selama sepuluh tahun
pengkajian peng.ka.ji.an [n] proses, cara, perbuatan mengkaji; penyelidikan (pelajaran yg mendalam); penelaahan: mengadakan eksplorasi dan ~ dl bentuk proyek utama untuk membangun koperasi
pengkar peng.kar [a] bengkok (tt kaki, ada yg ke luar, ada yg ke dalam)
pengupahan peng.u.pah.an [n] proses, cara, perbuatan memberi upah: masalah ~ buruh wanita menuntut perhatian lebih dalam
penidur pe.ni.dur [n] (1) cak tukang tidur; orang yg suka tidur (mudah sekali tidur): sambil duduk pun ~ itu dapat tidur lelap walaupun keadaan di sekelilingnya sangat bising; (2) (obat dsb) untuk memudahkan atau menyebabkan tidur nyenyak: obat ~; hikmat ~
peningkatan pe.ning.kat.an [n] proses, cara, perbuatan meningkatkan (usaha, kegiatan, dsb): kini telah diadakan ~ di bidang pendidikan; Menteri Kesehatan menentukan perlunya ~ pengawasan thd usaha perdagangan eceran obat
penisilin pe.ni.si.lin [n Dok] antibiotik yg dihasilkan oleh beberapa jenis jamur, Penicillium notatum dan Penicillin chrysogenum, sangat mujarab untuk mengobati beberapa penyakit menular yg disebabkan oleh bakteri
penjaga garis pen.ja.ga garis [Olr] orang yg ditugasi mengawasi apakah bola jatuh di dalam atau di luar garis permainan
pentotal pen.to.tal [n Dok] obat pemati rasa yg lazim disuntikkan
penurun pe.nu.run [n] (1) seseorang atau sesuatu yg menurunkan (mengurangi dsb); (2) alat untuk menurunkan: obat ~ panas
penyedia pe.nye.di.a [n] orang (badan dsb) yg menyediakan: -- obat
penyembuh pe.nyem.buh [n] (1) Tuhan yg menyembuhkan; Tuhan yg memberikan kesembuhan; (2) orang yg menyembuhkan; (3) bahan (obat dsb) yg menyembuhkan: telur madu adalah -- seriawan
penyembuhan pe.nyem.buh.an [n] proses, cara, perbuatan menyembuhkan; pemulihan: air suci itu disalahgunakan sbg obat -
penyembur pe.nyem.bur [n] (1) orang yg menyemburkan; (2) obat-obatan dsb yg disemburkan; (3) alat untuk menyemburkan
penyemprotan pe.nyem.prot.an [n] proses, cara, perbuatan menyemprot atau menyemprotkan: -- obat antihama dilakukan setengah tahun sekali
penyuci hama pe.nyu.ci ha.ma [n] alat atau obat untuk menyucihamakan
perangsang pe.rang.sang [n] (1) sesuatu yg dapat membangkitkan perasaan (hawa nafsu dsb); pembangkit perasaan: obat ~; (2) pembangkit gairah (marah, sedih, dsb): ia rajin setelah menerima uang ~ [n] yg merangsang; penyerbu; penggempur
perawas pe.ra.was [n] pohon jambu biji, daunnya yg dikeringkan dipakai sbg obat; Litsea odorifera
pergam gunung pergam yg tubuhnya panjang (45 cm atau lebih), berbadan gemuk, bulu badan, sayap, dan ekornya beraneka warna, matanya putih atau merah, hidup di hutan pegunungan, suaranya dalam, berkumandang jauh di dl hutan dan lembah pegunungan; Ducula badia
periksa pe.rik.sa [v] lihat dng teliti: tolong -- lemari itu kalau-kalau ada yg aneh di dalamnya
perimpin pe.rim.pin [n] (1) tali seluar; tali kolor (pd celana dalam); (2) tali di tepi layar
perjalanan kebudayaan per.ja.lan.an kebudayaan perjalanan yg diadakan dng tujuan mempelajari atau memperdalam seni budaya; (2) perjalanan yg bertujuan melihat atau menyaksikan hal-hal yg berhubungan dng kebudayaan, msl benda kuno, peninggalan sejarah, atau perikehidupan masyarakat
perubalsem pe.ru.bal.sem [n] obat berupa salep yg baunya agak enak (berbau sirop), berwarna cokelat kekuning-kuningan
perum pe.rum [n Lay] batu penduga untuk mengetahui dalamnya laut dsb
perum gema alat yg digunakan untuk mengukur kedalaman perairan atau laut dng bantuan gema
perum tangan alat pengukur kedalaman laut dng tali perum secara manual
perunjung pe.run.jung [n] satuan ukuran tinggi (atau dalam) sepanjang antara kaki dan ujung jari tangan yg diulurkan ke atas
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
perusahaan nasional per.u.sa.ha.an nasional [Ek] perusahaan yg sekurang-kurangnya 51% dr modal dl negeri yg ditanam di dalamnya dimiliki oleh negara dan/atau swasta nasional
perut pe.rut [n] (1) bagian tubuh di bawah rongga dada: mandi lenggang -- (melenggang -- ) upacara mandi ketika hamil tujuh bulan; (2) alat pecernaan makanan di dl rongga, di bawah rongga dada (terutama yg berupa kantung tempat mencernakan makanan dan usus): -- nya mulas; -- nya sudah kosong; (3) kas makanan (rezeki, nafkah): sebenarnya bukan urusan politik lagi, melainkan urusan --; (4) bagian yg terdapat di tengah atau di dl suatu benda: tak berkelipat -- , ki tidak dapat menyimpan rahasia; (5) ki kandungan (rahim): pd waktu itu engkau masih di dalam -- ibumu; (6) ki barang apa yg yg rupanya atau bentuknya menyerupai perut 1 atau 2 [n] gulungan kecil: benang yg diurai itu digulung kecil-kecil seperut-seperut
perut jala perut hewan pemamah biak yg dinding dalamnya berbentuk spt jala
perut laut bagian laut yg kedalamannya melebihi bagian (laut) yg lain
petikut pe.ti.kut [n] rok dalam perempuan (dipakai sbg pelapis rok luar, biasanya terbuat dr bahan tipis dan berenda)
petirahan pe.ti.rah.an [n] tempat beristirahat (untuk berobat atau untuk memulihkan kesehatan); sanatorium
pianola pi.a.no.la [n] piano yg dapat main sendiri (di dalamnya terdapat mekanik khusus)
pias tengah margin bagian dalam sebuah buku atau majalah
picik pi.cik [a] (1) tidak luas (tt pandangan, pengetahuan, pikiran, dsb): pandangannya sangat --; (2) hemat: dia -- memakai uangnya; (3) tidak lebar (luas); sempit: jurang itu -- lagi dalam
picis pi.cis [ark n] uang yg bernilai sepuluh sen; ketip [n] pi.cis.an n tumbuhan merambat, berbatang kecil menyerupai akar, hidup liar pd batang pohon, berdaun bundar tebal, air perasan daunnya dapat dibuat obat batuk, burut, susah buang air besar; sisik naga; pakis duwitan; Drymoglossum heterophyllum
pijin pi.jin [n] alat komunikasi sosial dalam kontak yg singkat (msl dl perdagangan) antara orang-orang yg berlainan bahasanya dan tidak merupakan bahasa ibu para pemakainya
pil [n] obat dl bentuk butiran kecil padat; gentel; tablet; -- pahit, ki kekalahan yg mencolok; kerugian; kekecewaan: semangat tanding tanpa kelincahan dan keuletan membuat kesebelasan itu menelan -- pahit terus-menerus
pilis pi.lis [n] (1) obat tradisional (berwarna agak hitam) yg dipaliskan atau dilekatkan di dahi dan di pelipis (untuk sakit kepala,; wanita yg baru melahirkan, dsb); (2) garis silang di dahi untukmenangkal penyakit (berdasarkan kepercayaan)
pinggan ceper pinggan yg lekuknya tidak dalam (rata)
pintur pin.tur [n] perangkap berbentuk bundar yg diberi jaring dan umpan di dalamnya serta bandul yg dapat mengapung di permukaan air dan digunakan untuk menangkap kepiting
piretrum pi.ret.rum [n ] tumbuhan marga Compositae yg menghasilkan insektisida untuk obat nyamuk bakar
pita duga alat pengukur kedalaman (ketinggian) cairan di dl tangki-tangki kapal, terdiri atas pita ukuran terbuat dr logam yg dapat digulung dan bandul pemberat ujungnya
plastometer plas.to.me.ter [n ] (1) alat untuk mengukur kekerasan karet dng menentukan dalamnya tusukan suatu jasad keras; (2) rekaan untuk mengukur keplastisan bahan dng menentukan waktu alirannya melalui pertambahan berturut-turut jarak pipa rambut
platina pla.ti.na [n] logam berwarna putih keabu-abuan (lazim disebut juga emas putih): dl bidang pengobatan tradisional banyak digunakan jarum -- atau jarum emas
plong [a] berasa lega; berasa bebas (dr beban pikiran dsb): hidungnya yg tersumbat dan berlendir itu menjadi -- setelah menggunakan obat ini
podemporem po.dem.po.rem [n cak] tepung berwarna kuning serta tajam baunya (persenyawaan dr yodium, hidrogen, dan karbon) untuk obat koreng, kudis, dsb; Far yodoform
pohon mata sudut mata sebelah dalam (dekat hidung)
pola pengeboran pola untuk tujuan peledakan yg menunjukkan jumlah lubang bor, kedalaman, dan arah lubang
poliklinik po.li.kli.nik [n] balai pengobatan umum (tidak untuk perawatan atau pasien menginap)
politik dagang hal-hal yg berhubungan dng pemerintahan, lembaga dan proses politik yg berlaku dl perdagangan, baik dalam negeri maupun luar negeri, berdasarkan undang-undang yg berlaku
posologi po.so.lo.gi [n Dok] kajian tt dosis obat
preparat pre.pa.rat [n] (1) bahan yg disiapkan secara kimiawi; sediaan: dng ditemukannya penisilin pd tahun 1929, maka berkembang pulalah industri farmakologi -- obat-obat antibiotika
pres ban penambalan ban dalam dng cara pemanasan dan penekanan (pembebanan) pd bagian tambalan
preskripsi pres.krip.si [n] (1)apa yg diharuskan; ketentuan (petunjuk) peraturan; (2) petunjuk tt penggunaan obat
propaganda pro.pa.gan.da [n] (1) penerangan (paham, pendapat, dsb) yg benar atau salah yg dikembangkan dng tujuan meyakinkan orang agar menganut suatu aliran, sikap, atau arah tindakan tertentu: -- biasanya disertai dng janji yg muluk-muluk; (2) cak reklame (spt menawarkan obat, barang dagangan, dsb): perusahaan itu giat melakukan -- produknya
proposisi pro.po.si.si [n] (1) rancangan usulan; (2) Ling ungkapan yg dapat dipercaya, disangsikan, disangkal, atau dibuktikan benar-tidaknya; -- eksklusif proposisi yg di dalamnya terdapat kata-kata hanya, sendiri, tak lain, tak satu pun, kecuali
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
psikofarmakologi psi.ko.far.ma.ko.lo.gi [n] (1) ilmu tt kerja obat pd pelbagai fungsi psikologis dan status kejiwaan; (2) penggunaan obat-obatan untuk mengubah fungsi psikologis dan status kejiwaan
psikoterapi psi.ko.te.ra.pi [n] cara pengobatan dng mempergunakan pengaruh (kekuatan batin) dokter atas jiwa (rohani) penderita, dng cara tidak mempergunakan obat-obatan, tetapi dng metode sugesti, nasihat, hiburan, hipnosis, dsb
psikotropika psi.ko.tro.pi.ka [n] (1) segala yg dapat mempengaruhi aktivitas pikiran spt opium, ganja, obat bius; (2) Dok zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis dan bukan narkotika yg dapat menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan perilaku; obat yg dapat mempengaruhi atau mengubah cara berbicara ataupun tingkah laku seseorang
pucuk pu.cuk [n] (1) daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): -- merunggai; -- enau; (2) ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): -- api; -- jala; -- ombak; (3) yg tertinggi: -- bulat; (4) penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): sepucuk surat; dua -- senapan; (5) bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan [n] akar tumbuhan yg dikeringkan untuk obat
puder pu.der [n] (1) bubuk; tepung; (2) bedak berupa tepung; pupur; (3) (obat) mesiu: ditaburi -- halus khusus dan disapu dng kuas halus
pujangga gereja orang kudus (baik pria maupun wanita segala zaman, yg dihargai secara khusus krn ajaran yg dikemukakan benar, mendalam, dan sangat bijaksana)
pukat tahan pukat yg ditahan atau dipasang pd suatu tempat di antara karang-karang di laut, lalu ikan dihalau atau digiring ke dalamnya dng memukul-mukul air atau dng bersorak-sorak
pukat tangguk pukat (jala) yg diberi berbingkai sekelilingnya sehingga dapat ditahan dl selokan dan ikan dihalau ke dalamnya
pulai pu.lai [n] pohon yg batangnya ringan, kulit pohonnya bergetah, sering dibuat obat; Alstonia scholaris
pulai pundak tumbuhan yg akarnya digunakan obat penyakit tekanan darah tinggi; Rauwolfia serpentina
pulasari pu.la.sa.ri [n] tumbuhan melilit, daunnya tipis, kulitnya harum, dipakai untuk obat; Alyxia stellata
pulut-pulut sapi pu.lut-pu.lut sapi pohon kecil, buahnya lekat; Urena lobata
pupuk pu.puk [n] penyubur tanaman yg ditambahkan ke tanah untuk menyediakan senyawaan unsur yg diperlukan oleh tanaman [n] obat dr tumbuh-tumbuhan (daun-daunan dsb) yg digiling lumat-lumat, dilekatkan di dahi sebelah atas, dekat pd ubun-ubun
puruk pu.ruk [Mk v] me.mu.ruk.kan v (1) membenamkan; memerosokkan: ia ~ kakinya ke dl lumpur; (2) memasukkan (ke dalam, ke bawah); menyusupkan; menjejalkan: ia ~ badannya ke bawah longgokan kain
puyer pu.yer [n] bubukan; tepung; serbuk (tt obat)
rabun ra.bun [a] kurang jelas; kurang awas; kabur (tt penglihatan): orang tua itu sudah -- matanya [n] asap (dr daun-daunan, dupa yg dibakar) untuk mengasapi rumah, mengobati orang sakit
racik ra.cik [v] , me.ra.cik v mengiris (mengerat) tipis-tipis; merajang: ia ~ mentimun hingga menjadi potongan yg tipis-tipis; ~ tembakau [n] jerat (dr ijuk, rambut kuda) untuk menangkap burung [v] me.ra.cik v mencampur bahan-bahan untuk dijadikan jamu (obat ): ~ jamu; ~ obat
radiasi ra.di.a.si [n] (1) Fis pemancaran dan kerambatan gelombang yg membawa tenaga melalui ruang atau zantara, msl pemancaran dan perambatan gelombang elektromagnetik, gelombang bunyi, gelombang lenting, penyinaran; (2)Fis tenaga yg dipancarkan gelombang melalui ruang dan zantara; tenaga sinaran; (3) Dok pengobatan dng zat radioaktif
radiologi ra.di.o.lo.gi [n] (1) ilmu pengobatan yg menggunakan sinar X atau sinar radioaktif untuk mengetahui penyakit; (2) ilmu tt radioaktif
radioterapi ra.di.o.te.ra.pi [n] pengobatan penyakit dng radiasi
ramuan ra.mu.an [n] hasil meramu; bahan-bahan untuk membuat sesuatu (kayu-kayuan untuk rumah, daun-daunan untuk obat) hasil meramu
rapat ra.pat [a] (1) hampir tidak berantara; dekat sekali (tidak renggang): rumah-rumah di kota -- sekali; (2) kerap (tt tanaman, anyaman, dsb): padi jangan ditanam terlalu --; (3) tertutup benar-benar hingga tidak bercelah: ia menutup pintu dng --; (4) berhampiran sekali; dekat benar: kapal dapat berlabuh -- pd pangkalan; (5) karib; erat (tt persahabatan): teman --; menambah -- persahabatan [n] pertemuan (kumpulan) untuk membicarakan se suatu; sidang; majelis [n] (1) tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; kayu rapat; Parameria barbata; (2) kulit dr kayu rapat
rasuk ra.suk [n] balok palang yg dipasang di antara tiang rumah untuk penahan atau penopang lantai (pd rumah panggung) [v] me.ra.suk v (1) memasuki tubuh manusia (tt roh jahat dsb): mereka terus menari sampai suatu kekuatan gaib ~ dan membuat mereka gagah berani; (2) mendalam; meresap benar; berkesan benar: adat yg bercampur agama telah lama ~ di sini; (3) bercampur-baur; bergaul: ia lebih banyak bergaul dan ~ di tengah-tengah masyarakat
ratusan ra.tus.an [num] (1) bilangan seratus: satuan dikumpulkan dng satuan, puluhan dng puluhan, ~ dng ~; (2) cak beratus-ratus: setiap hari ~ orang berobat ke rumah sakit itu
rawat jalan perawatan pasien dng cara berobat jalan
reaksi re.ak.si [n] (1) kegiatan (aksi, protes) yg timbul akibat suatu gejala atau suatu peristiwa: putusan rektor telah menimbulkan -- mahasiswa yg berupa pemasangan tulisan yg mengecam putusan itu; (2) tanggapan (respons) thd suatu aksi: dia tidak memberikan -- apa-apa ketika dimarahi ayahnya; (3) perubahan yg terjadi krn bekerjanya suatu unsur (obat)
rebak re.bak [a] robek panjang (kain, layar, dsb); luka dalam (kena pisau dsb) [v] , me.re.bak v (1) menjalar atau menular (tt penyakit); tersebar atau tersiar (tt kabar dsb); (2) meluas atau merembet (tt api, perang): ajakan itu dikumandangkan berkaitan dng ~ nya penggunaan kekerasan [v] , me.re.bak v meleleh (air mata): air matanya ~ mendengar kabar itu
recak re.cak [n] burik yg tidak dalam; bopeng; bercak [kl n] beras recak [Mk v] , me.re.cak v menaiki; menunggangi (binatang, sepeda, dsb)
rejasa re.ja.sa [n] timah [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 26 m, batangnya tidak lurus sehingga tidak digunakan untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat borok (luka lama), daunnya untuk obat lesu; Elacocarpus grandiflora; (2) kulit pohon rejasa; (3) daun rejasa
rejeh re.jeh [a] merah dan berair pd pelupuk mata bagian dalam; belengset
reka re.ka /rEka/, me.re.ka v (1) menyusun (mengatur, mengarang) baik-baik: ~ sajak yg elok bentuknya dan dalam isinya; (2) mencari akal (ikhtiar, daya upaya): ia tidak jemu-jemunya ~ jalan yg manakah yg harus ditempuhnya kelak; (3) memikirkan (sesuatu); merancang; merencanakan: ~ undang-undang baru untuk menggantikan undangundang yg tidak sesuai lagi dng keadaan masyarakat itu; (4) membayangkan (dl angan-angan); mencita-citakan: ~ apa yg akan terjadi; (5) menduga; mengira-ngirakan: kami sudah ~ bahwa ia akan terpilih menjadi presiden
rekam medis rekaman mengenai hasil pengobatan thd pasien
rekayasa internal [Man] rekayasa yg menyangkut bagian dalam
reli re.li [n] (1) perlombaan kendaraan (mobil, sepeda, dsb) di jalan umum dan biasanya tunduk pd peraturan lalu lintas dl menetapkan kecepatan rata-rata: -- mobil Jawa-Sumatra itu melibatkan pembalap kawakan dalam dan luar negeri; (2) berjalan (berkendaraan) berbanyak di jalan-jalan untuk menunjukkan kekuatan massa, unjuk rasa
relung hati lubuk hati; dalam hati
rempah ratus bermacam-macam rempah (obat)
rempenai rem.pe.nai [n] (1) pohon yg tidak terlalu tinggi, daunnya dibuat obat kudis; Ardisia humilis; (2) daun rempenai
remujung re.mu.jung [n] tumbuhan yg daunnya dapat digunakan sbg obat penyakit kencing manis; kumis kucing; Orthosiphon grandiflorus; (2) daun remujung
remunggai re.mung.gai [n] (1) pohon yg daunnya dapat dimakan untuk obat dsb; kelor; Moringa oleifera (2) daun remunggai
renkinang ren.ki.nang [n ] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, dapat digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap makanan; tempawat; kemesu; Elaeocarpus floribunda; (2) kayu renkinang
reorientasi re.o.ri.en.ta.si [n] peninjauan kembali wawasan (untuk menentukan sikap dsb): pemerintah negara itu mengadakan -- dl politik luar negeri dan dalam negeri
repolarisasi re.po.la.ri.sa.si [n] proses polarisasi kembali dr membran, sel atau serabut, dng muatan positif di permukaan luar dan muatan negatif di dalam
resep re.sep [n] (1) keterangan dokter tt obat serta takarannya, yg harus dipakai oleh si sakit dan dapat ditukar dng obat di apotek; (2) keterangan tt bahan dan cara memasak obat (makanan)
resinol re.si.nol [n Far] antiseptik yg digunakan untuk mengobati penyakit kulit
resorsinol re.sor.si.nol [n] senyawa pembuat obat atau zat warna dng rumus kimia C6H4 (OH)2
restitusi res.ti.tu.si [n] (1) ganti kerugian; pembayaran kembali: pegawai berhak memperoleh -- pengobatan; (2) penyerahan bagian pembayaran yg masih bersisa: -- kenaikan gaji bulan Maret akan dibayar bersama-sama dng gaji bulan April; (3) Dok penyesuaian spontan kepala bayi dng badannya sesudah kepala keluar dr rahim ibu
retina re.ti.na [n] selaput jala mata; dinding mata sebelah dalam
retreatisme ret.re.a.tis.me [n Sos] proses yg terjadi apabila nilai-nilai yg berlaku tidak dapat dicapai melalui cara yg telah melembaga, tetapi warga masyarakat mempunyai kepercayaan yg mendalam sehingga mereka tidak mau menyimpang dr kaidah yg telah melembaga
ring [n] tiruan bunyi spt bel, 'ring-ring' [n] (1)cincin; gelang-gelang; (2) alat untuk melakukan berbagai bentuk gerakan (dl senam ketangkasan atau akrobatik); lingkaran dr besi yg digantungan pd palang yg kuat (palang besi) [n] arena adu tinju; gelanggang tinju: dia berhasil mendesak lawannya ke sudut --
robok ro.bok [v] , me.ro.bok v terluka di bagian dalam saja, di luar tidak tampak [v] , ber.si.ro.bok v (1) saling berpapasan; saling bertemu: tanpa sengaja mereka ~ di tikungan jalan; (2) saling bertemu pandang: ketika tatapan itu ~ , kedua kepala itu tertunduk [v] , me.ro.bok v menggelegak (spt botol kosong dsb yg dibenamkan ke dl air)
rotan jernang besar rotan jernang, bermutu rendah, buahnya untuk mengilatkan kayu dan campuran obat tradisional, panjangnya mencapai 15 m; Daemonotops draco
ruak ru.ak [v] me.ru.ak v (1) merata ke mana-mana; meluas (tt api dsb): api telah ~ menghabiskan rumah-rumah petak di dekat rumahku; (2) bertambah lebar; meroyak (tt kudis): luka pd kakinya ~ krn tidak diobati; (3) terbuka dan menjadi lebar; mengembang (tt gulungan tikar, bibir yg terkatup, gulungan ular): di luar dugaannya ~ lah gulungan ular dekat tempat duduknya [n] ru.ak-ru.ak n burung yg tinggal di rawa-rawa; Amaurornis phoenicuras
rubung ru.bung [v] me.ru.bung v mengerumuni; mengelilingi: orang-orang ~ tukang jual obat di kaki lima
rumah sakit kanker rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit kanker
rumah sakit khusus rumah sakit yg memberikan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan satu macam penyakit
rumah sakit mata rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit mata
rumah sakit umum rumah sakit yg memberikan layanan, pengobatan, perawatan bagi penderita berbagai penyakit yg dilengkapi dng dokter ahli: -- umum akan dapat melayani berbagai pasien yg mengidap penyakit yg beraneka macam
rumput perimping rumput raksasa yg tingginya mencapai 3 m, daunnya tersusun rapi spt kipas, bagian tepinya tajam, tunasnya yg muda dimakan sbg lalap krn rasanya manis; Themeda villosa; -- siak-siak tumbuhan yg akarnya dibuat obat cacing dsb, Dianella ensifolia; -- telur ikan nama rumput, Panicum trigonum
runding run.ding [n] (1) kl perhitungan; perkiraan; (2) pembicaraan yg sungguh-sungguh lagi mendalam (tt suatu hal): berbanyak -- , banyak bicara
sadar lingkungan kesadaran untuk mengarahkan sikap dan pengertian masyarakat thd pentingnya lingkungan yg bersih, sehat, dsb pengertian yg mendalam pd orang seorang atau sekelompok orang yg terwujud dl pemikiran, sikap, dan tingkah laku yg mendukung pengembangan lingkungan
sahi sa.hi [ark a] alpa; lalai; lupa: sifat manusia sekali-kali suka -- juga [ark n] air teh yg pekat dan harum: teh -- dapat juga diminum sbg obat untuk menghilangkan sakit perut; baki berisi juadah dan piala berisi -- [n] ikan pari
sains sa.ins [n] (1) ilmu pengetahuan pd umumnya; (2) pengetahuan sistematis tt alam dan dunia fisik, termasuk di dalamnya, botani, fisika, kimia, geologi, zoologi, dsb; ilmu pengetahuan alam; (3) pengetahuan sistematis yg diperoleh dr sesuatu observasi, penelitian, dan uji coba yg mengarah pd penentuan sifat dasar atau prinsip sesuatu yg sedang diselidiki, dipelajari, dsb
sajak prosa sajak yg digubah dl bentuk prosa, tetapi tetap dicirikan oleh unsur-unsur puisi, spt irama yg teratur, majas, rima (dalam), asonansi, konsonansi, dan citraan
sakramen sak.ra.men [n Kat] upacara suci dan resmi untuk bertemu dng Tuhan dan untuk menerima rahmat Tuhan lewat tanda-tanda (ada 7 sakramen, yaitu baptis, mahakudus, penguatan, tobat, perkawinan, imamat, dan perminyakan)
salah urus tidak cakap mengurus (menata, membenahi, membereskan); sesuatu; -- wesel cak (1) salah alamat: kiriman obat-obatan ini harus sampai di tangan rakyat yg memerlukan jangan sampai -- wesel; (2) salah paham (pengertian): krn -- wesel ia memberikan penafsiran yg berbeda dng apa yg kumaksudkan
salep sa.lep [n] (1) obat luar yg terbuat dr campuran obat dng zat yg berkonsistensi, spt mentega, untuk dioleskan pd kulit (untuk kudis, luka, borok, dsb): untuk mengobati lukamu itu pakailah -- ini; (2) minyak kental atau vaselin untuk campuran bahan obat luar, pomade, dsb
salvarsan sal.var.san [n Far] obat semacan penisilin untuk mengobati penderita sifilis dsb
sambang sam.bang, sambang darah [n] perdu yg bercabang kuat, berbunga kuning, ujung daunnya berwarna hijau dan bagian bawahnya cokelat, akarnya dapat dibuat obat setelah disimpan dan dikeringkan; Excoecaria cochinchinensis
sambiloto sam.bi.lo.to [n] terna yg daunnya berasa pahit, digunakan sbg obat dan tonikum; Andrographis paniculata
sampai sam.pai [v] (1) mencapai; datang; tiba: setelah berjuang melawan badai, akhimya perahu kami -- di pantai dng selamat; kami -- di Bandung malam hari; (2) berbatas: kedalaman sungai hanya -- lutut; (3) terlaksana (tt cita-cita, harapan, niat, dsb); tercapai: mudah-mudahan cita-citamu --; (4)cukup: gaji kami tidak -- untuk hidup satu bulan; (5)lebih dr: harganya tidak -- seratus rupiah; (6)hingga: buku itu dibacanya -- tamat; perjanjian itu berlaku -- tahun depan; (7) mencapai tujuan; tamat: sekolahnya tidak -- [v] , me.nyam.pai.kan v menyampirkan; menggantungkan: Ibu -- cucian basah pd tali jemuran
sampai ke sumsum sangat mendalam (tt perasaan, dingin, dsb)
sanatogen sa.na.to.gen [n] obat dl bentuk cairan untuk penguat darah
sandang san.dang [n] bahan pakaian: mutu -- dalam negeri tidak kalah dng buatan luar negeri [n] (1) tali (dr kulit, kain, rotan, dsb) yg dipakai untuk membawa sesuatu dng disampirkan di bahu atau disilangkan di dada: bedil itu diikat dng -- kulit; (2) selendang; selempang: -- merah yg menggantung di bahunya menambah cantik pemakainya
santonin san.to.nin [n] (1) Kim hablur tanpa warna yg diperoleh dr bunga Artemisia cina yg belum berkembang; C15H18O3; (2) obat yg digunakan untuk membasmi cacing perut
santri san.tri [n] (1) orang yg mendalami agama Islam; (2) orang yg beribadat dng sungguh-sungguh; orang yg saleh
saparantu sa.pa.ran.tu [n] bahan obat-obatan berasal dr pohon Sindora sumatrana
sarirah sa.ri.rah [n] pohon atau perdu yg tingginya 3-10 m, daun dan akarnya dapat dibuat obat, daun yg muda dapat dijadikan lalap; Acronychia laurifolia
sauk kering-kering [pb] jika menyelidiki (menuntut ilmu dsb), hendaknya sedalam-dalamnya
sawang sa.wang [n] -- langit ruang antara langit dan bumi; awang-awang: Sang Merah Putih naik menjulang -- langit [Mk n] , rimba -- rimba yg amat luas [n] (1) sarang laba-laba; (2) kotoran yg melekat di langit-langit rumah dsb: rumah tua itu penuh dng -- [n] tumbuhan untuk obat kurap, Cordyline fruticosa [n] burung jenis punai: punai --
sayur sa.yur [n] (1) daun-daunan (spt sawi), tumbuh-tumbuhan (taoge), polong atau bijian (kapri, buncis) dsb yg dapat dimasak; (2) masakan yg berkuah (spt gulai, sup): -- asam; -- bening [n] -- babi tumbuhan yg daunnya untuk obat luka; Borreria ocimoides
seburu se.bu.ru [n] pohon yg kayunya keras, baik untuk bahan membuat perahu, sari akar dan daunnya dapat digunakan sbg obat disentri; Ouratea sumatrana
seburut se.bu.rut [n] tumbuhan semak, bunganya berwarna ungu merah, akarnya terkenal sbg obat kuat (tonikum); Thottea grandiflora
sedatif se.da.tif [n Far] zat alami atau zat sintetis yg dapat meredakan keaktifan dan kegembiraan; obat penenang
sedemikian se.de.mi.ki.an [pron] sebegitu: air danau itu ~ jernihnya sehingga dapat terlihat ikan-ikan yg berenang di dalamnya
sedingin se.di.ngin [n] tumbuhan yg daunnya untuk obat penyakit demam; Bryophyllum calycinum
sedini-dininya se.di.ni-di.ni.nya [adv] seawal mungkin; selekas-lekasnya: diagnosis ~ penting sekali dl pengobatan penderita kanker
seduayah se.du.a.yah [n] tumbuhan jenis rumput yg digunakan sbg obat; Woodfordia floribunda
segeger se.ge.ger [n] tumbuhan pakis, dapat dibuat obat; Lycopodium cernuum
sehat masyarakat kesehatan jasmani bagi rakyat: Pusat -- Masyarakat (Puskesmas), balai pengobatan (poliklinik) di tingkat kecamatan yg diselenggarakan oleh Pemerintah
sekeduduk se.ke.du.duk [n] tumbuhan yg tingginya kira-kira 1 m, bercabang banyak, daun dan buahnya berwarna ungu, buahnya sebesar butir jagung, digunakan untuk obat; Melastoma polyanthum
sekosong-kosongnya se.ko.song-ko.song.nya [adv] sangat kosong; paling kosong: ~ dompetku, masih ada seribu rupiah di dalamnya
selam se.lam [v] (perihal) masuk ke dl air: juru --; kapal --; (2) n Olr cabang olahraga renang yg masuk ke dl air sampai ke kedalaman yg jauh dr permukaan air [v] (perihal) masuk ke dl air: juru --; kapal --; (2) n Olr cabang olahraga renang yg masuk ke dl air sampai ke kedalaman yg jauh dr permukaan air
selang waktu antara dr pemberian obat pertama ke pemberian berikutnya untuk memperoleh daya pengobatan yg efektif
selaput jala [Anat] selaput dalam mata (tempat saraf penglihatan); retina
selaput jantung [Anat ] selaput yg mengeluarkan lendir, yg melapisi jantung sebelah dalam
selaput jantung luar [Anat] lapisan terdalam kantong luar jantung
selaput lendir selaput yg membentuk dinding lumen alat dalam
selaput lunak otak selaput lunak otak yg paling dalam
selaput paru selaput yg melapisi dinding dada sebelah dalam dan melapisi paru sebelah luar; pleura
selaput sega selaput licin yg menyalut sendi di sebelah dalam
selasih se.la.sih [n] terna yg tingginya lebih kurang 1 m dan berumur pendek, batangnya bersegi empat, daunnya berbentuk bundar telur, bunganya tersusun dl tanda yg tegak, daun mahkotanya putih atau ungu, bijinya mengembang menjadi massa yg menyerupai agar-agar, biasanya dicampur dl minuman dingin, daunnya mengandung minyak asiri, digunakan dl obat-obatan tradisional, juga sbg disinfektan; Ocimum basilicum
seleguri se.le.gu.ri [n] tumbuhan perdu, bunganya kuning, akarnya dijadikan obat; Sida rhombifolia
selinap se.li.nap , me.nye.li.nap v (1) menyuruk (menyusup, menyelundup, dsb) lekas-lekas: ular -- ke dl semak-semak; (2) melantas ke dalam; masuk meresap; masuk terus: nasihat itu -- ke dl hati sanubari; (3) menghindarkan diri dng segera; mengendap (menyembunyikan diri dsb): buru-buru mereka -- dan bersembunyi , me.nye.li.nap v menyiangi (ikan dsb); membersihkan (ayam yg disembelih dsb)
selom se.lom [n Zool] rongga tubuh pd metazoa yg berisi alat pencernaan, jantung, dan organ dalam lainnya
seluru se.lu.ru [n] sulur-suluran, daunnya dibuat obat; Percampylus glaucus
semangkok se.mang.kok [n] pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut; kembang semangkok; Scaphium affinis
semasa se.ma.sa [n] (1) sewaktu; ketika: -- gurunya keluar, murid yg terlambat datang itu menyelinap ke dalam kelas; (2) sama masa dng; pd ketika yg sama: kakeknya hidup -- dng pujangga terkenal itu
sembung sem.bung [n] tumbuhan yg dapat dibuat bermacam-macam obat (akarnya untuk obat pembangkit selera, melancarkan kencing, dsb, daunnya juga untuk berbagai-bagai obat); Blumea balsamifera [n] alat bunyi-bunyian dr kerang
sembur sem.bur [n] apa yg dipancarkan (disemprotkan) dr mulut (spt kunyahan obat-obatan untuk mengobati orang sakit atau untuk mengusir roh jahat) [Lihat {sembul}]
semilat se.mi.lat [n] tanaman merambat, daun dan akarnya digunakan sbg obat sakit perut; Rourea fulgens
semprit sem.prit [n] (1) peluit kecil, terbuat dr logam atau buluh bambu yg kecil; (2) alat untuk memasukkan obat ke dl tubuh; semprot kecil [n] kue kering (bakaran oven) yg dicetak dr adonan tepung terigu, gula, telur, dsb yg dicetak dng menekannya ke luar dr corong yg ujungnya berkembang-kembang
semprot sem.prot [n] (1) alat semacam pompa untuk menyemburkan air, api, cat, dsb; (2) Dok alat untuk menyuntik (memasukkan obat ke dl tubuh); (3) ki cercaan; celaan; dampratan
senam lantai senam yg terdiri atas berbagai gerakan mirip balet dan berjungkir balik biasanya dilakukan tanpa alat bantu; senam yg memeragakan gerakan akrobatik dan jungkir balik dng mengikuti irama lagu, di lantai empuk berukuran 12 x 12 m, mengutamakan keseimbangan, kekuatan, kelenturan, dan ketajaman antara 50-70 detik (bagi pria), serta keluwesan, irama, dan kelenturan antara 70-90 detik (bagi wanita)
senamaki se.na.ma.ki [n] pohon yg daunnya dibuat untuk obat cuci perut; Cassia angustifolia
senandika se.nan.di.ka [n] wacana seorang tokoh dl karya susastra dng dirinya sendiri di dl drama yg dipakai untuk mengungkapkan perasaan, firasat, konflik batin yg paling dalam dr tokoh tsb, atau untuk menyajikan informasi yg diperlukan pembaca atau pendengar
sendang sen.dang [Jw n] kolam di pegunungan dsb yg airnya berasal dr mata air yg ada di dalamnya, biasanya dipakai untuk mandi dan mencuci, airnya jernih krn mengalir terus; sumber air: gadis-gadis desa tiap pagi pergi ke -- untuk mengambil air minum di sana
senduduk sen.du.duk ? sekeduduk [n] tumbuhan belukar, daunnya untuk obat mencret; Melastoma polyanthum
senggeruk seng.ge.ruk [Jw n] (1) tembakau untuk dicium-cium; (2) obat bius untuk orang yg akan dibedah
senggugu seng.gu.gu [n] tumbuhan yg daun dan akarnya untuk obat sakit perut; Clerodendron serratum [n] jenis udang kecil-kecil; geragau
sensibilitas sen.si.bi.li.tas [n] kemampuan untuk menafsirkan rangsangan dr luar atau dr dalam tubuh; kepekaan
sepah se.pah [n] ampas sesuatu yg sudah dikunyah dan diisap air atau sarinya [n] -- raja cenderawasih [n] pohon yg kayunya sangat keras, getahnya dapat dibuat lilin; Irvingia malayana [n] nama batu permata (di dalamnya terdapat gambar akar kayu) /sEpah/, ber.se.pah v terserak-serak tidak keruan; berantakan
sepak sila tendangan dng kaki sebelah dalam
seperantu se.pe.ran.tu [n] bahan untuk obat-obatan yg berasal dr pohon; tampar hantu; Sindora sumatrana
serap se.rap [v] -- mesra sangat mesra; mendalam benar-benar
seriawan se.ri.a.wan [n] penyakit pd gusi, bibir bagian dalam, langit-langit mulut, atau lidah (tampak merah atau putih dan melepuh)
seruak se.ru.ak , me.nye.ru.ak v (1) berjalan menyusup dng menguakkan (menyibakkan) sesuatu yg menghalanginya ke kiri dan kanan (dl kerumunan orang, semak-semak, tempat yg sempit, dsb): ia masuk -- orang banyak; (2) menjorok masuk: dagu-nya bercelah, dan matanya yg biru -- ke dalam; (3) ki menembus (tt tatapan mata): tatapan matanya tajam --
serunai se.ru.nai [n] alat musik tiup jenis klarinet yg dibuat dr kayu [n] , -- laut n tumbuhan yg hidup di pantai (laut) yg bunganya berwarna kuning, akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit keputihan; Wedelia biflora
sesuai se.su.ai lihat suai [a] (1) pas; sedang (tt ukuran): ukuran baju (celana-) nya --; ukuran sepatunya --; (2) cocok (pas dl ukuran sbg pasangannya): carilah anak kunci yg -- dng lubang kunci lemari; (3) serasi (tt pasangan): pengantin itu benar-benar --; (4) sepadan; setaraf: ia akan diberi pekerjaan yg -- dng kecakapannya; ia merasa bahwa gajinya belum -- dng kedudukannya; (5) seimbang: hasilnya tidak -- dng kedudukannya; (6) selaras; seirama; berpatutan; bersamaan: suku kata terakhir pd baris kedua dan keempat harus -- bunyinya; (7) semufakat; setuju: rundingan antara majikan dan wakil buruh sudah --; (8) sama; sejalan; sependapat (tt buah pikiran): pendapat mereka -- dng pikiran saya; (9) sama; tidak bertentangan: keputusan hakim itu -- dng tuntutan jaksa; (10) cocok; kena benar: bermacam-macam obat yg diminumnya tidak ada yg --; (11) baik sekali: tanah dan hawanya -- untuk menanam sayur-mayur; (12) bergantung pd; berpadanan: hadiahnya -- dng besar kecilnya jasa masing-masing; (13) sejalan: -- dng in-struksi Gubernur, rumah yg tidak memiliki izin mendirikan bangunan harus dibongkar
setawar se.ta.war [n] tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat, banyak macamnya, spt -- betina, -- gajah, -- gunung, -- padang
setuil se.tu.il [n] (1) tumbuhan memanjat yg daunnya dapat dibuat obat penyembuh penyakit kulit; (2) daun setuil
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
siak si.ak [n] (1) orang (santri) penjaga atau perawat masjid; (2) orang yg biasanya tinggal di masjid dan mendapat rezeki dr sedekah orang [n] burung elang malam, berbunyi "rak, rak"; burung siak [n] (1) tumbuhan yg akarnya dapat dibuat sbg obat cacing dsb; rumput siak-siak; Dianelle ensifolia; (2) akar siak
sialit si.a.lit [n] tumbuhan untuk obat penyakit kencing nanah; Scleria sumatrensis
siang-siang si.ang-si.ang [a] agak lebih awal (tidak kasip, tidak terlambat, belum waktunya): datanglah -- supaya jangan kehabisan tempat; banyak orang yg -- sudah mengungsi ke pedalaman
siap pakai (tt tamatan sekolah dsb) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dsb) yg telah di siapkan sebelumnya jika sewaktu-waktu diperlukan
sibusuk si.bu.suk [n] (1) pohon yg kayunya biasa untuk bahan rumah dsb, akarnya untuk obat pencuci pakaian; Cassia nodosa; (2) kayu sibusuk
sicerek si.ce.rek [n] (1) pohon kecil, daunnya biasa dibuat obat; Clausena excavata; (2) daun sicerek
siklus sik.lus [n] putaran waktu yg di dalamnya terdapat rangkaian kejadian yg berulang-ulang secara tetap dan teratur; daur
sila si.la [v] si.la.kan v sudilah kiranya (kata perintah yg halus): -- duduk [v] duduk dng kaki berlipat dan bersilang: mengorak -- , bangkit dr duduknya [n] (1) aturan yg melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; (2) kelakuan atau perbuatan yg menurut adab (sopan santun); (3) dasar; adab; akhlak; moral: -- dalam Pancasila saling terkait
silvika sil.vi.ka [n] ilmu yg mendalami pohon-pohon hutan
simpan sim.pan [v] me.nyim.pan v (1) menaruh di tempat yg aman supaya jangan rusak, hilang, dsb: -- surat di lemari; (2) menabung (uang): kami -- uang di bank; (3) memegang (rahasia) teguh-teguh; menyembunyikan: -- rahasia baik-baik; -- perasaan dl hati; (4) mempunyai (ilmu, kesaktian, dsb): rupanya ia juga -- kesaktian; (5) mengandung; ada sesuatu di dalamnya: gelang akar bahar itu -- berbagai-bagai khasiat [kl a] (1) singkat; pendek (tt cerita, pembicaraan, dsb); ringkas: risalah yg --; mengambil -- , meringkaskan; (2) terkemas (tt barang dagangan dsb); beres
sinepleks si.ne.pleks [n] kompleks sinema (terdapat dl satu bangunan); gedung yg didalamnya terdapat beberapa ruangan (tiga atau lebih) yg dibangun sbg bioskop
singkang sing.kang [n] tenaga dalam (yg bersumber pd api) dl permainan silat dsb: tenaga -- mu sukar kulawan
singlet sing.let [n] baju dalam laki-laki, tidak berlengan dan tidak berleher, dibuat dr bahan kaus dsb: dia biasa memakai --
sintuk sin.tuk [n] pohon Cinnmomum, kulitnya dipakai sbg obat-obatan dan pencuci (pembersih) rambut [v] ber.sin.tuk v bergosok (badan): mandi -
sirkus sir.kus [n] pertunjukan hiburan yg mempertontonkan keterampilan berbagai binatang dan kemahiran pemain akrobat: pemain -- itu mampu berayun-ayun pd ketinggian 10 m dr tanah;
sirop si.rop [n] (1) air gula agak kental, terkadang diberi esens dan diwarnai; setrup; (2) obat berbentuk cairan berasa manis: tersedia obat dl bentuk -- untuk anak-anak di apotek itu
soket so.ket [n] (1) lubang pd suatu bagian alat tempat melekat sesuatu; (2) penyambung pipa yg berulir dr dalamnya
sondase son.da.se [n Ark] parit dalam yg sengaja digali pd suatu situs dng maksud untuk mengetahui stratigrafinya
soporifik so.po.ri.fik [n Far] obat tidur
spekulatif spe.ku.la.tif [a] (1) dng pemikiran dalam-dalam secara teori; (2) bersifat spekulasi (untung-untungan)
spidometer spi.do.me.ter [n] alat untuk mengukur kecepatan (kendaraan dsb): dia terus menancap gas lebih dalam sehingga jarum -- naik terus
sporangium spo.ra.ngi.um [n] sel, struktur, atau organ yg membentuk spora di dalamnya
stoper sto.per [n Lay] alat yg berfungsi sbg penahan gerak ke dalam atau ke luar dr rantai jangkar atau tros
streptomisin strep.to.mi.sin [n Kim] antibiotik yg dapat larut dl air, dihasilkan oleh kapang Streptomyces griseus, terutama digunakan dl pengobatan penyakit tuberkulosis; C21H39N7O12
studi kasus pendekatan untuk meneliti gejala sosial dng menganalisis satu kasus secara mendalam dan utuh
suaka margasatwa cagar alam yg secara khusus digunakan untuk melindungi binatang liar di dalamnya
suduayah su.du.a.yah [n] tumbuhan hias berbentuk perdu, bunganya berwarna putih, jika direbus dapat digunakan sbg obat, daunnya beracun dan dapat digunakan sbg pencegah serangan gegat dng menempelkannya di antara barang-barang yg perlu diamankan atau dijaga; Nerium oleander
sukan su.kan [n] tumbuhan perdu, daunnya tebal berbentuk jantung dan beraroma, digunakan sbg obat luka, dapat pula sbg sayur, terutama untuk dimakan oleh wanita sehabis bersalin; Coleus aromaticus
sukar su.kar [a] (1) susah; sulit dipecahkan atau diselesaikan: hitungan ini -- benar; (2) musykil; tidak mudah: -- melafalkan huruf ini; (3) tidak mudah mendapat; jarang ada: sekarang ini sedang -- mencari pekerjaan; -- bandingannya; (4) ki dalam kekurangan; miskin: hidupnya selalu --; (5) tidak mudah sembuh (tt penyakit): penyakitnya terlalu --
sukar kaji pd orang alim [pb] orang pandai biasanya baru mau memutuskan suatu persoalan apabila sudah dipertimbangkan dalam-dalam; orang kaya baru mau mengeluarkan uang kalau ada untungnya
sulfanilamida sul.fa.ni.la.mi.da [n] senyawa organik yg mengandung belerang dan nitrogen berupa hablur tanpa warna, dipergunakan dl pengobatan untuk mengobati infeksi serta radang saluran kencing
sulfonamida sul.fo.na.mi.da [n Kim] nama kelompok obat penyembuh radang bakteri, molekulnya mengandung gugus -SO2N
sulit su.lit [a] (1) sukar sekali; susah (diselesaikan, dikerjakan, dsb): pekerjaan yg -- diselesaikan; rasanya -- baginya untuk memberitahukan hal itu kepadamu; (2) susah dicari; jarang terdapat: obat semacam itu -- didapat; (3) dirahasiakan (sukar diketahui dsb); tersembunyi: tempat -- pun ia tahu; ia dapat mengetahui hal yg --; (4) gelap (rahasia, tidak terang-terangan): apa yg mereka lakukan itu merupakan perbuatan yg --; (5) dl keadaan yg sukar (genting, gawat, dsb): penghidupan yg -- itu kita hadapi dng sabar dan tawakal; keadaan ekonomi yg semakin --
sumbing sum.bing [a] (1) rompes pd tepi atau pd bagian yg tajam (tt pisau dsb); sompek: pisau yg --; (2) cabik yg dalam; terbelah (tt bibir): bibir --; (3) ki tidak sewajarnya; dibuat-buat: gelak (tertawa, tersenyum) --
sungai su.ngai [n] aliran air yg besar (biasanya buatan alam); kali: -- itu dapat dilayari sampai ke pedalaman
sungkup sung.kup [n] barang yg berongga di dalamnya, dipakai untuk menutup dng jalan ditelungkupkan (spt tudung saji)
sungsang sung.sang [a] (1) terbalik (yg di atas menjadi di bawah, yg di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dsb): dl pertunjukan akrobat itu anak-anak senang melihat orang berjalan --; orang tua itu bertapa --; (2) kaki di bawah, kepala di atas (tt kedudukan bayi yg hendak lahir: tidak sedikit anak yg lahir -- lihat kembang
sunti sun.ti [n] umbi-umbian yg dapat dibuat obat atau rempah-rempah, dsb
suntik sun.tik [v] , me.nyun.tik v (1) mengorek (duri dl kulit) dng jarum dsb: ia -- duri dr dl kulit dng menggunakan jarum berkarat; (2) memasukkan cairan obat ke dl badan dng jarum; menjarum; menginjeksi: dokter telah -- saya; (3) mencocok dng jarum; mengukir (nama dsb) pd logam dng benda tajam: di toko ini ongkos -- bak arloji tidak mahal; (4) memasukkan benih penyakit yg sudah dilemahkan ke dl tubuh untuk memperoleh kekebalan thd penyakit; menyerum: tim dokter sedang sibuk -- cacar di desa yg terjangkit wabah itu; (5) cak membangkit hati (memberanikan, menghasut, dsb); memberi petunjuk (ajaran, nasihat, dsb) sebelum terjadi sesuatu: kalau tidak ada yg -, masakan ia berani menentang usul saya
supaya su.pa.ya [p] kata penghubung untuk menandai tujuan atau harapan; mudah-mudahan sampai pd maksudnya; hendaknya; agar: dijemur -- kering; ia minum obat -- lekas sembuh
surga sur.ga [n] (1) alam akhirat yg membahagiakan roh manusia yg hendak tinggal di dalamnya (dl keabadian); (2) kayangan tempat kediaman Batara Guru (Siwa); Surgaloka
susu su.su [n] (1) organ tubuh yg terletak di bagian dada; (2) organ tubuh yg terletak di dada wanita yg dapat menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; buah dada; payu dara; tetek; (3) organ tubuh yg terletak di bagian perut atau dada (binatang) yg menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; (4) air yg keluar dr buah dada, susu binatang; (5) bahan minuman, berupa cairan atau bubuk [n] -- perada tumbuhan terna yg tingginya mencapai 65 cm, bunga tumbuh di ujung batang, rimpangnya membesar menjadi umbi, daunnya digunakan sbg obat; Globba atrosanguinea
tabal ta.bal [kl n] tabuh (beduk) yg dipalu ketika meresmikan penobatan raja
tabar-tabar ta.bar-ta.bar [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat; setawar; Costus speciosus; (2) daun tabar-tabar
tabib ta.bib [n] (1) orang yg pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional, spt dukun; (2) dokter
tablet tab.let [n] (1) obat dl bentuk butiran atau pipih; gentel (obat padat); pil; (2) lempeng tanah liat; (3) bidang papan kayu
tabung takaran tabung pengukur bahan yg tembus sinar, diberi guratan yg menunjukkan volume cairan yg diisikan ke dalamnya
tadah keringat kain (cita) yg dirangkapkan pd punggung baju sebelah dalam
tahi bintang benda langit yg tampak berkilauan spt bintang dan melayang di angkasa untuk beberapa saat; bintang beralih; (2) kaki seribu, sebesar lidi, panjangnya sekitar 20 mm, berwarna hitam, kakinya cokelat, aktif malam hari mencari makan, bersembunyi di bawah tanah sedalam 3-4 cm atau pd tempat lembap; Orthomorpha gracilis
tahu pong tahu goreng yg di dalamnya berongga, berbentuk segi empat
tahu sumedang tahu yg berasal dr Sumedang, apabila digoreng, terdapat rongga di dalamnya, rasanya gurih
taib ta.ib [Ar n] orang yg bertobat
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
tajur ta.jur [a] tampak memanjang (menganjur) [n] (1) tumbuhan, daunnya dapat dijadikan obat sakit perut; Clorodendron buchanani; (2) daun tajur
tak ada guruh bagi orang pekak [pb] bagi orang yg sangat bodoh pidato yg bagus dan dalam isinya tidak ada faedahnya
takat ta.kat [p] se.ta.kat p hingga; sampai: sungai ini ~ pinggang dalamnya [Jw a] tahan menderita sakit (tidak mudah atau tidak lekas mati)
takik ta.kik [n] (1) torehan yg agak dalam pd batang pohon untuk memudahkan pijakan orang memanjat; takuk kecil; gubang; (2) torehan pd kulit pohon (untuk mendapatkan getah)
takrir tak.rir [n] peneguhan kebenaran dng alasan: guru itu -- nya banyak lagi dalam [n] pengulangan hafalan atau pelajaran
takuk ta.kuk [n] takik yg agak dalam (pd pohon nyiur dsb), tempat tumpuan kaki ketika memanjat: -- takak, bermacam-macam takik dan takuk
tali duga tali untuk menentukan dalamnya laut
talk [n] (1) bedak halus yg mengandung zat tertentu untuk menjaga kesehatan kulit; talek; (2) Far serbuk kristal yg halus, berwarna putih atau agak keabu-abuan, bahan pelicin pd pembuatan tablet dan sebagai bahan bermacam-macam serbuk obat
taman buru hutan wisata yg di dalamnya terdapat satwa buru yg memungkinkan diselenggarakannya perburuan yg teratur bagi kepentingan rekreasi
tambak bukit tam.bak bu.kit [n] (1) tumbuhan rumput yg akarnya untuk obat batuk atau obat menceret; sembung hutan; Vernonia cinerea; (2) akar tambak bukit
tambar tam.bar [n] obat; penawar
tambul tam.bul [n] (1) kue yg dihidangkan sbg teman minuman; (2) minuman untuk dihidangkan (untuk menyegarkan badan) [v] ber.tam.bul v bermain komidi (akrobat, sulap, dsb)
tampon tam.pon [n] sumbat dr kain kasa, dng atau tanpa obat untuk menghentikan perdarahan
tanah ledok dataran rendah; (2) tanah yg dalam dan bulat bentuknya
tangan dingin sifat selalu membawa hasil (terutama dl usaha pertanian, pengobatan, dsb)
tapak kuda ta.pak ku.da [n] tumbuhan yg rebusannya dapat dibuat obat, yakni sbg pencuci kaki penderita beri-beri; Ipomoea pescaprae
tapak liman ta.pak li.man [n] (1) tumbuhan yg disebut juga tutup bumi, berdaun hijau tua berlekuk-lekuk, tepinya bergerigi, daun dan akarnya dapat digunakan sbg obat; Elephantopus scaber; (2) daun tapak liman; (3) akar tapak liman
tapal ta.pal [n] obat dl bentuk cairan kental atau bubur (biasanya dilumaskan pd kulit perut); pasta [n] -- kuda ladam; kasut besi [n] pancang (patok) terbuat dr kayu, semen, dsb sbg tanda batas
taraksasin ta.rak.sa.sin [n] zat pahit dr akar dan rimpang rumput berbunga kuning, digunakan sbg tonikum dan obat pencahar; Tara- xacum officinale
tari kejang tari yg merupakan perpaduan antara olahraga dan pantomim yg disertai gerakan akrobatis
tasak ta.sak [n] obat untuk menghentikan darah yg keluar dr tubuh manusia atau hewan (penawar jampi, daun capa, dsb)
taubat tau.bat [Lihat {tobat}]
teguk te.guk [v] me.ne.guk v meminum (air, obat): ia ~ obat; beliau menantikanku sambil ~ air teh sedikit-sedikit [a] tegar; keras kepala
teh hutan tanaman perdu yg tajuknya rapat, padat, dan kuat, biasanya dipakai sbg pagar atau tanaman hias dng membentuknya menjadi pola-pola tertentu, daunnya dapat dimanfaatkan sbg obat penurun panas, penyakit usus, dan gangguan ginjal; Acalyoha siamensis; teh-tehan
teh pahit minuman yg dibuat dr akar-akaran direbus untuk obat kuat; (2) teh tanpa gula
teja te.ja [n] (1) cahaya (awan) yg merah kekuning-kuningan kelihatan di kaki langit sebelah barat (ketika matahari terbenam); (2) pelangi [n] -- badak tumbuhan yg akar dan daunnya dibuat obat, Cinnamomum iners
tekah te.kah [n] kera yg berekor panjang, Nylobates leuciscus
teknik kateterisasi [Dok] cara pengobatan dng menggunakan kateter
teknologi medis ilmu kedokteran yg menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk membantu menemukan penyebab penyakit serta membantu pengobatannya
teler te.ler [a] keadaan tubuh tidak normal, lemas tidak berdaya (tt kesadaran syaraf) krn pengaruh obat, msl alkohol
telur bungkus telur yg tidak menetas krn anaknya mati di dalam; telur busuk
telur kodok biji kecil-kecil berwarna cokelat, digunakan sbg obat pendingin yg ditaruh di atas kepala si penderita
telusuk te.lu.suk , me.ne.lu.suk v masuk dalam-dalam
temas te.mas [v] , te.mas-te.mas v (1) mengobati orang sakit yg diganggu oleh orang halus (setan); (2) menenung atau meramal orang dng memakai kunyit
tembakau hutan tumbuhan yg daun dan akarnya dibuat obat; Solanum verbascifolium
tempat tem.pat [n] (1) sesuatu yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, meletakkan, dsb); wadah; bekas: -- obat; -- tinta; (2) ruang (bidang, rumah, dsb) yg tersedia untuk melakukan sesuatu: -- belajar; -- duduk; (3) ruang (bidang dsb) yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, mengumpulkan, dsb): -- pembuangan sampah
tempawak tem.pa.wak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap masakan; Elaeocarpus floribundua; (2) buah tempawak
tempuyung tem.pu.yung [n] tumbuhan, dibuat obat, Nasturtium indicum
temu te.mu [v] sua; jumpa: upacara -- kedua mempelai telah berlangsung dng selamat [n] tumbuh-tumbuhan yg umbinya untuk ramuan obat dsb, sebangsa Curcuma, spt -- giring, Curcuma heyneana
tenaga kerja te.na.ga ker.ja [n] (1) orang yg bekerja atau mengerjakan sesuatu; pekerja, pegawai, dsb: proyek itu masih memerlukan ratusan --; (2) orang yg mampu melakukan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja
tengadah te.nga.dah [v] (1) melihat ke atas; memandang ke atas; (2) ki berpikir dalam-dalam; bekerja keras
tengar te.ngar [n] (1) bakau yg tumbuh di rawa-rawa di bagian dalam hutan bakau, kulit kayunya banyak dipakai sebagai pewarna batik atau penyamak jala, Ceriops tagal; (2) kulit kayu tengar
tenggadai teng.ga.dai [n] bakau yg tumbuh di rawa-rawa di bagian dalam hutan bakau; Ceriops decandra
tengkarah teng.ka.rah [Mk n] perselisihan pendapat; pertengkaran yg mendalam: itu bukan lagi bergurau, tetapi sudah -- krn disertai ejek-mengejek yg melampaui batas
tengkawang teng.ka.wang [n] (1) pohon yg bijinya mengandung lemak nabati bernilai gizi sbg minyak goreng, digunakan dl industri makanan, sabun, obat-obatan, dan kosmetik; Dipterocarpaceae; (2) biji tengkawang
tentangan ten.tang.an [p cak] dr hal: ~ menghilangnya pemuda itu dr kampung tidak seorang pun yg mengetahuinya; (2) n imbangan; padanan: kalau aku kalah, rumahkulah ~ nya; (3) n sesuatu yg menjadi bandingan (tanggungan): untuk uang pinjaman ini rumah yg menjadi ~ nya; (4) n perlawanan; penolakan; sanggahan: teorinya mendapat ~ hebat dr para ahli lain; (5) n seberang; hadapan: hampir tiba saatnya bagi saya di ~ Tuhan krn penyakit yg kuderita tidak mungkin terobati lagi
tentu ten.tu [a] pasti; tidak berubah lagi: -- ia dapat menepati janjinya; (2) a terang; positif; tegas: kabar kematian suaminya masih belum --; (3) adv niscaya; mesti; tidak boleh tidak: minumlah obat ini, -- penyakitmu cepat sembuh
terajam te.ra.jam [v] menanggung siksaan badan; tersiksa; sudah dirajam; sudah menanggung hukuman badan [n] pohon yg akarnya digunakan sbg ramuan obat; akar terajam
terapi te.ra.pi [n Dok] usaha untuk memulihkan kesehatan orang yg sedang sakit; pengobatan penyakit; perawatan penyakit: mula-mula tim dokter mempelajari gejala-gejala penyakitnya kemudian menentukan -- nya yg tepat
terapi bahasa [Dok] pengobatan dan perawatan untuk mengurangi atau menghilangkan kelainan wicara dan bahasa
terapi kimiawi pengobatan kimiawi
terbalik ter.ba.lik [v] tidak sengaja membalik; sudah membalik; (2) a dl keadaan atau berkedudukan berlawanan dr yg biasa (yg di bawah menjadi di atas, yg di belakang menjadi di depan, yg di dalam menjadi di luar, dsb)
terbang ter.bang [v] (1) bergerak atau melayang di udara dng tenaga sayap (tt burung dsb) atau dng tenaga mesin (tt pesawat terbang dsb): burung itu sanggup -- jauh sampai ke pantai; dng lincahnya pesawat kecil itu -- berakrobat di udara; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, daun-daunan, dsb): seng dan atap rumah -- ditiup angin puyuh; pekerja itu mengenakan topeng muka untuk menghindarkan mata dr pasir yg --; (3) Fis mudah menjadi uap (gas); mudah menguap: minyak --; zat --; (4) ki hilang lenyap (dicuri orang): sepuluh peti berisi suku cadang mobil -- dr gudang pelabuhan; (5) ki berlari cepat; (6) melarikan diri; kabur: mobil yg menabrak anak itu -- dan menghilang; (7) ki naik pesawat terbang; bepergian dng pesawat terbang: pagi ini rombongan perutusan -- ke Bali [n] rebana
terbenam ter.be.nam [v] (1) masuk dalam-dalam sehingga tidak kelihatan: pakunya -- sehingga sukar dicabut; (2) masuk (krn terperosok dsb) turun ke dl air serta tidak muncul-muncul lagi; tenggelam: dia mati -- krn tidak pandai berenang; (3) tenggelam (tt matahari): matahari -- pukul enam sore; (4) ki tersembunyi: kampung itu -- di sela-sela bukit; (5) masuk ke dalam (keadaan yg buruk, kesengsaraan, dsb); terpendam: -- dl utang; -- dl kesedihan; (6) ki tidak diurus; beku (tt perkara): perkara yg telah lama --
tercakup ter.ca.kup [v] (1) kena cakup; sudah dicakup; (2) ki termasuk (di dalam); terangkum (di dalam)
tercemplung ter.cem.plung [v cak] (1) tidak sengaja masuk (jatuh) ke dl air (sumur dsb): ember timba itu ~ ke dl sumur; krn lengah sepedanya ~ ke dl selokan; (2) ki terlibat dl suatu perkara (krisis, perdebatan, dsb) tanpa disengaja (disadari): meninggalnya Raja Faisal dapat mengakibatkan organisasi minyak Eropa ~ ke dalam suatu krisis
terisolasi ter.i.so.la.si [a] terasing; terpencil: penduduk daerah pedalaman itu hidupnya ~ dr dunia luar
terjaring ter.ja.ring [v] (1) kena jaring; (2) tertangkap secara tiba-tiba: lima pemuda pengedar obat terlarang ~ petugas ketika operasi kamtibmas dilancarkan
terkandung ter.kan.dung [v] termuat; tercantum (di dalamnya): mencurahkan apa-apa yg ~ di dalam hatinya
terkenal ter.ke.nal [v] dikenal atau diketahui umum; termasyhur; tersohor: kemanjuran obat ini telah ~ di seluruh dunia
terkibuli ter.ki.buli [v] tertipu: pulanglah ia dng hati kesal krn merasa ~ oleh penjual obat di pinggir jalan
terlantas ter.lan.tas [v] termasuk (terlangsung) ke dalam dsb
terlingkup ter.ling.kup [v] (1) dilingkupi; tertutup; terselubung; (2) termasuk (di dalamnya); tercakup
terlukiskan ter.lu.kis.kan [v ki] terceritakan: sakit hatinya demikian mendalam sehingga tidak ~ dng kata-kata, melainkan hanya dapat dirasakan
tersembunyi ter.sem.bu.nyi [v] dirahasiakan; terselip (di dalamnya dsb)
tersimpan ter.sim.pan [v] (1) sudah ditaruh di tempat yg aman: bajunya -- rapi di lemari; (2) dirahasiakan; disembunyikan baik-baik: -- dl hati; (3) terkandung di dalamnya; tercantum
tersimpul ter.sim.pul [v] (1) sudah disimpulkan (diikatkan): tali yg (sudah) -; (2) tercantum (termuat) di dalamnya: dl pujian itu -- nasihat kpd bangsanya sendiri; (3) ki tersungging: -- senyum manis di bibirnya
tersirat ter.si.rat [v] (1) tersimpul (tt tali-tali jala); (2) ki terkandung; tersembunyi (di dalamnya): entah apa yg -- di dl hati sanubarinya; kita dapat memahami apa yg -- dl penjelasan Presiden;
tersisip ter.si.sip [v] (1) termasuk atau termuat di dalamnya; terselip; terselit; terkandung: di dl tanggapannya -- kritik dan saran kpd pemerintah; dl sebuah kalimat kadang-kadang -- sebuah kalimat lain; (2) sudah disisip(kan)
terusi te.ru.si [n] benda yg kebiru-biruan warnanya, berasal dr tembaga untuk obat puru; CuSO45H2O
tetes te.tes [n] benda cair (air dsb) yg jatuh menitik krn berat; titik: beberapa -- air matanya menitik dr kedua kelopak matanya; takaran obat itu sekali minum lima -- [n] cairan sisa penghabluran gula; ceng: -- dapat dibuat alkohol
tiap ti.ap [a] (1) satu ...: -- anak menerima lima ribu rupiah; -- rumah dihuni oleh satu keluarga inti dng dua orang anak asuh; (2) saban: -- menit; -- tahun [n] (1) sekali makan atau minum (tt obat); dosis; (2) uang kunci (untuk menyewa rumah)
tib [n] (1) ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu tib; ilmu kedokteran; (2) kitab mengenai jampi-jampi atau mantra; kitab tib
tidak pun meskipun tidak: -- pun ia berobat, meskipun ia tidak berobat
tidur ti.dur [v] (1) dl keadaan berhenti (mengaso) badan dan kesadarannya (biasanya dng memejamkan mata): siang untuk bekerja, malam untuk istirahat dan --; obat -- (penidur), obat bius (obat yg menyebabkan dapat tidur nyenyak); (2) (masuk --; pergi -- ) hendak (mulai) mengistirahatkan badan dan kesadarannya: biar aku saja yg menyudahkan pekerjaan ini, engkau boleh pergi --; tempat -- , tempat untuk tidur; ranjang; (3) berbaring; terbaring (tidak berdiri): bubu --
tikim ti.kim [n] tanaman merambat, daunnya dapat dimakan dan dibuat obat radang kulit; Hydrocotyle sibthorpioides
tikung ti.kung [v] me.ni.kung v membelok; berkelok: mobil itu ~ tajam kemudian masuk ke dalam jurang
tinjau tin.jau [v] me.nin.jau v (1) melihat sesuatu yg jauh dr ketinggian: orang membuat pos di atas bukit untuk ~ kapal-kapal musuh; (2) (datang, pergi) melihat-lihat (menengok, memeriksa, mengamati, dsb): Menteri Dalam Negeri akan ke Sulawesi untuk ~ objek-objek pembangunan; (3) mengintai; menyelidiki: pesawat capung boleh digunakan untuk ~ gerak-gerik musuh; (4) melihat (memeriksa); menilik; mempertimbangkan kembali: kami harap beliau akan ~ kembali aturan-aturan itu; (5) mempelajari dng cermat; memeriksa (untuk memahami dsb): sebelum mengambil keputusan, dia perlu ~ dahulu setiap usul yg masuk; (6) menduga (hati, perasaan, pikiran, dsb): ia pandai ~ hati orang [n] -- belukar n (1) pohon yg tumbuh tegak lurus, tingginya mencapai 35 m, dan kayunya dapat dijadikan papan; Greenia corymbosa; (2) kayu tinjau belukar [n] , -- karang anjung di haluan perahu
tintir tin.tir [n] lampu minyak tanah; pelita [n cak] obat merah; merkurokrom
tokcer tok.cer [a cak] (1) baik; bagus (tt mesin, mobil, dsb): mobilnya selalu dipelihara, mesinnya --; (2) manjur; mujarab: kini sudah ditemukan obat yg -- untuk penyakit malaria; (3) ki subur (mudah hamil)
tonggak tong.gak [n] (1) balok (kayu, batu, dsb) yg dipasang tegak; (2) tiang (rumah, jembatan, dsb); (3) pal (ukuran jauh 1.500 m); (4) tunggul (pangkal batang kayu yg masih tegak); sisa batang kayu yg sudah dipotong (yg ada di dl air dsb); (5) pokok; asal; (6) ki orang yg sangat pendiam [v] me.nong.gak v menuangkan (air dsb) ke mulut dr cerek, kendi, botol, dsb; menuangkan (obat, tepung, dsb) ke mulut
tonikum to.ni.kum [n Dok] obat berupa minuman berwarna dan berasa anggur, dipakai untuk memulihkan atau menambah tenaga (kekuatan) bagi orang yg kondisi badannya lemah, kurang darah, dsb
tontonan ton.ton.an [n] pertunjukan (gambar hidup, wayang orang, dsb); yg ditonton: akrobat itu merupakan ~ yg menyenangkan
topi gabus topi yg bagian dalamnya berlapis gabus, biasanya berbentuk lonjong
torak to.rak [n] (1) alat tenun berupa tabung kecil yg dalamnya berisi kumparan benang pakan: batang -- , tangkai torak; (2) El bagian dr mesin atau motor yg bergerak mondar-mandir dl suatu silinder krn tenaga uap atau krn pembakaran bahan bakar
toreh to.reh [v] me.no.reh v (1) mengiris tidak terlalu dalam (pd kulit kayu dsb); menggores: ~ kulit kayu; (2) mengiris (meretas) supaya terbuka; membelek: ~ perut ikan; ~ bantal
trampolin tram.po.lin [n] kerangka ulet dan lentur yg digunakan oleh seorang akrobat untuk meloncat-loncat
transfusi trans.fu.si [n] pemindahan atau pemasukan obat atau darah dsb kpd orang yg memerlukan: untuk menolong penderita yg mengalami pendarahan, cara yg paling baik adalah dng memberikan -- darah
transliterasi trans.li.te.ra.si [n] penyalinan dng penggantian huruf dr abjad yg satu ke abjad yg lain: untuk mengetahui sastra Melayu Klasik lebih mendalam, perlu dilakukan -- dr tulisan Arab Melayu ke dl tulisan Latin
transmutasi trans.mu.ta.si [n] (1) pemindahan; (2) Ling penggunaan kata dl kalimat dng kategori yg berbeda tanpa mengubah bentuknya, spt kata untung dalam untung dia cepat datang dan dia bekerja tanpa memikirkan untung rugi; (3) El proses nuklir yg mengubah suatu inti menjadi inti unsur lain
trem [n] kereta yg dijalankan oleh tenaga listrik atau lokomotif kecil, biasanya digunakan sbg angkutan penumpang dalam kota
tubir tu.bir [n] (1) tebing (jurang dsb) yg curam; (2) tepi sesuatu yg dalam (spt tepi jurang, tepi kawah, tepi sungai); (3) tempat yg dekat sekali dng tepi sesuatu yg dalam (spt tepi jurang); (4) tempat yg dalam sekali (di laut dsb); (5) ki keadaan yg hampir pd sesuatu yg sangat berbahaya (mati dsb)
tunduk tengadah [ki] berpikir dalam-dalam
turis tu.ris , me.nu.ris v (1) menggores (menoreh, menakik) tidak berapa dalam; (2) mencacar (imunisasi thd penyakit cacar) [n] pelancong; wisatawan
turis domestik wisatawan dalam negeri (bukan wisatawan asing)
turut tu.rut [v] (pergi dsb) bersama di dalam atau ke; ikut
tusuk jarum cara mengobati penyakit dng jalan menusukkan jarum pd tempat-tempat tertentu; akupunktur (berasal dr Cina)
tutup bumi tumbuhan obat-obatan, akarnya untuk obat malaria, daunnya dapat untuk menurunkan panas dng menumbuknya lalu melekatkan kening dan perut
ubat ubat, uba.tan [Lihat {hobat(an)}]
udani uda.ni [n] (1) tumbuhan merambat, daunnya dibuat obat cacing; akar puntianak; Quisqualis indica; (2) daun udani
uduh [Lihat {odoh}] [Mk n] ramuan obat yg dipakai sbg penangkal (dipasang di kebun dsb supaya pencuri tidak dapat masuk)
ujung atap [Bot] pohon kecil, kayunya kuat, kokoh, berwarna merah tua, daunnya dapat direbus untuk obat demam dan lelah; Baeckea frutescens
ungka ung.ka [n] kera yg tangannya panjang dan tidak berekor, berbulu abu-abu atau hitam; wawa; Hylobates lar (agilis)
ungti ung.ti [Cn n] orang-orangan (boneka) yg besar sekali (di dalamnya ada orang yg menjalankan dan menggerakkannya); ondel-ondel
untal un.tal [n] gentel (obat); pel; gelintir; butir (biji) [Jw v] meng.un.tal v menelan (secara utuh) tanpa dikunyah dulu: ular ~ katak
uras [n] param (bedak) yg mengandung obat; air obat; (2) v sembuh; waras
ureter ure.ter [n Dok] saluran kemih bagian dalam yg mengalirkan air kencing dr ginjal ke kandung kemih
urine uri.ne [n Dok] zat cair buangan yg terhimpun di dl kandung kemih dan dikeluarkan dr dalam tubuh melalui saluran kemih; air kemih; air seni
urus [v] rawat; piara; pelihara; atur: tidak -- , cak tidak terpelihara; tidak terurus , urus-urus 1 n obat pencahar; obat pencuci perut (untuk menguras isi perut): ~ nya berupa manisan cokelat; (2) v cak membersihkan isi perut dng minum obat pencahar
usada usa.da [n] (1) obat; (2) ilmu pengobatan
valeria va.le.ria [n] perdu menahun dng bunga berkelompok merah atau putih yg akarnya dapat dijadikan obat
valium va.li.um [n] (1)obat penenang; (2) merek dagang obat penenang (dng huruf awal kapital)
veem [Bld n] (1) perseroan pemelihara gudang beserta barang-barang yg tersimpan di dalamnya; (2) gudang besar untuk menyimpan barang
verkoper ver.ko.per [n] pegawai perusahaan yg bertugas berkeliling menawarkan barang hasil perusahaan itu (spt obat-obatan dan tekstil); penjaja keliling
veronal ve.ro.nal [n Kim] obat penenang barbiturat
vigia vi.gia [n] bahaya yg biasanya terjadi di laut dalam yg posisinya tidak tentu
visera vi.se.ra [n Anat] organ tubuh yg terdapat dl rongga dada dan rongga perut; dalaman; jeroan
vuring vu.ring [n cak] kain pelapis baju sebelah dalam
wafat wa.fat [v] meninggal dunia (biasanya untuk raja, orang-orang besar ternama): putra mahkota dinobatkan sebelum raja --
waitankung wai.tan.kung [n] olahraga senam berasal dr Cina dng 12 jurus gerakan yg sederhana agar lima organ tubuh bagian dalam (paru-paru, jantung, ginjal, hati, dan limpa) selalu dl keadaan baik sekali
wajah wa.jah [n] (1) bagian depan dr kepala; roman muka; muka: ketika aku datang tampak -- ibunya berseri-seri; (2) tokoh (pemain dsb): -- baru; (3) ki apa-apa yg tampak lebih dulu: Jakarta adalah -- Indonesia; (4) gambaran; corak: -- remaja sekarang tidak menggembirakan, apalagi dng banyak yg terlibat penggunaan obat terlarang
wajah buku apa yg tampak dr dalam dan dr luar sebuah buku (rupa, warna, bentuk, ukuran, tata huruf, gambar, dsb); (2) sampul luar buku
waru wa.ru [n] pohon yg tumbuh di tempat yg lembap, warnanya biru keabu-abuan, ukurannya tidak besar, dipakai sbg pohon peneduh, kulit bagian dalam sangat ulet, baik dipakai untuk bahan tali; Hibiscus tiliaceus
wawa wa.wa [n] kera yg bertangan panjang tetapi tidak berekor, biasa mengeluarkan suara "wau wau" dng keras; wak-wak; ungka; Hylobateslar (agilis)
wawas wa.was [Jw v] , me.wa.was v meneliti; meninjau; memandang; mengamati: politik negara kita selama ini lebih banyak digunakan untuk ~ ke dalam
wijayakusuma wi.ja.ya.ku.su.ma [n] (1) pohon berukuran sedang, batangnya bengkang-bengkok, rantingnya tebal, daunnya besar melonjong sampai membulat telur, berwarna hijau muda, bunganya kecil-kecil wangi, tumbuh di pantai berbatu di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Jawa, dl mitologi Jawa dianggap pohon sakti dan dapat menghidupkan orang mati, dahulu dipakai dl upacara penobatan raja-raja Surakarta; Pisonia grandis; (2) (digunakan secara salah) sejenis kaktus berdaun pipih yg didatangkan dr Brazil yg berbunga besar, harum, dan mekar pd tengah malam; Epiphyllum oxypetalum
wilayah antar wilayah yg ada dalam batas antar suatu kantor pos
wisatawan nusantara wisatawan yg berasal dr negeri sendiri; wisatawan dalam negeri
yodium yo.di.um [n] unsur kimia bukan logam, biasanya berbentuk kristal, digunakan untuk obat dl fotografi dsb; iodin
yohimbina yo.him.bi.na [n Kim] alkaloid beracun yg diperoleh dr kulit pohon Corynanthe yohimbe yg tumbuh di Afrika sebelah barat, digunakan sbg afrodisiak untuk mengobati impotensi; C21H26N2O3
zantara zan.ta.ra [n Fis] zat yg di dalamnya terdapat besaran-besaran fisika dan terjadi gejala fisika, spt diteruskannya gaya atau tenaga; zat antara; medium
zat hara zat yg meliputi unsur fosfat, amonium, dan nitrat yg mempengaruhi kesuburan perairan (yg menentukan jenis hewan dan tumbuhan yg hidup di dalamnya)
zona litoral daerah pantai yg dangkal, biasanya sampai batas kedalaman sekitar 365 m

Jika informasi mengenai "obat dalam" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas