Arti kata/frase "mengukur jalan" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/mengukur-jalan

Halaman ini menjelaskan kata atau frase mengukur jalan menurut KBBI Edisi III

mengukur jalan: meng.u.kur jalan [ki] berjalan ke sana kemari tanpa tujuan; menganggur

Lebih lanjut mengenai mengukur jalan

mengukur jalan terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1940 kata terkait yakni sebagai berikut:

jalan ja.lan [n] tempat untuk lalu lintas orang (kendaraan dsb): mobil kami melewati -- yg sempit dan berbelok-belok; (2) n perlintasan (dr suatu tempat ke tempat lain): -- ke Bandung lewat Puncak selalu macet; (3) n yg dilalui atau dipakai untuk keluar masuk: -- masuk ke Tugu Monumen Nasional melalui lorong di bawah tanah; (4) n lintasan; orbit (tt benda di ruang angkasa): satelit itu berputar mengelilingi bumi melalui -- nya; (5) n gerak maju atau mundur (tt kendaraan): mobil itu sangat laju -- nya; (6) n putaran jarum: arloji itu kurang baik -- nya; (7) n perkembangan atau berlangsungnya (tt perundingan, rapat, cerita, dsb) dr awal sampai akhir: -- ceritanya kurang lancar; (8) n cara (akal, syarat, ikhtiar, dsb) untuk melakukan (mengerjakan, mencapai, mencari) sesuatu: rasanya tidak ada -- lain, kita harus segera mengambil keputusan; (9) n kesempatan (untuk mengerjakan sesuatu): tidak perlu khawatir, -- masih terbuka untuk Anda; (10) n lantaran; perantara (yg menjadi alat atau jalan penghubung): segala itu sudah ditakdirkan Tuhan, kejadian itu hanya sbg --; (11) v cak berjalan: kita tidak boleh -- di atas rumput taman; (12) v melangkahkan kaki: sekali -- , dua tiga maksud tercapai; (13) n kelangsungan hidup (tt organisasi, perkumpulan, dsb): dng begini, -- nya organisasi lebih susah; (14) a dapat dipahami; benar: kalimatnya sudah --
mengukur me.ngu.kur [v] (1) menggaruk-garuk atau mengorek kelapa (memarut dng kukur): ibu ~ kelapa lalu diperasnya menjadi santan; (2) menggaruk-garuk (krn gatal dsb): ia ~ tangannya yg digigit nyamuk [v] berbunyi "kur, kur" (tt tekukur): balam di sangkar itu belum ~
jalan angan-angan jalan pikiran
jalan arteri jalan utama, dipakai untuk memperlancar perhubungan
jalan bebas hambatan jalan besar yg tidak ada hambatan (msl tidak dihambat oleh lampu lalu lintas di perempatan); jalan tol
jalan belakang jalan untuk mencapai sesuatu yg tidak melalui saluran atau prosedur yg sebenarnya (tt melamar pekerjaan, masuk sekolah, dsb)
jalan bentar jalan (lintas) searah, biasanya mengelilingi (mengitari) kota
jalan buntu jalan yg tidak ada terusannya (buntu atau tertutup) pd ujungnya; (2) ki masalah yg tidak dapat dipecahkan atau diteruskan hingga selesai (tt perundingan atau rapat yg tidak mendapat persesuaian pendapat); keadaan tanpa adanya pemecahan; (3) Pol keadaan yg memaksa pihak yg bertentangan berhenti (krn mempunyai kekuatan seimbang) pd suatu titik tertentu sebab kedua belah pihak sudah tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur
jalan butulan jalan tembus (dr samping atau dr belakang)
jalan gelap jalan atau cara yg sesat (yg tidak diridai Allah)
jalan kerucut jalan berbentuk kerucut yg berpagar pinggir untuk menggiring ternak masuk kandang atau ke suatu tempat
jalan kompromi jalan damai
jalan layang jalan raya yg dibangun di atas tiang pancang (beberapa meter di atas jalan biasa)
jalan lepas jalan keluar (dr kesulitan dsb); -- lingkar jalan yg melingkari kota (menghindari pusat kota) untuk mengurangi kemacetan lalu lintas: di Jakarta dibangun -- lingkar yg mengelilingi kota yg panjangnya puluhan kilometer
jalan lingkungan jalan di dl kampung
jalan masuk jalan yg khusus dibuat untuk jalur pengangkutan menuju suatu lokasi atau tempat kerja; (2) jalan (lubang) yg menghubungkan tambang bawah tanah dng permukaan, merupakan jalan pengangkutan ataupun jalan aliran udara (ventilasi)
jalan mati jalan yg tidak dipakai lagi
jalan memintas jalan pintas
jalan pendekat jalan yg mungkin ditempuh untuk mencapai sasaran
jalan pintas jalan yg lebih dekat (untuk sampai ke tempat tujuan); (2) ki cara bertindak yg tidak mengikuti aturan (hukum); terobosan
jalan protokol jalan utama di kota-kota besar; jalan yg menjadi pusat keramaian lalu lintas
jalan raya jalan besar dan lebar, biasanya beraspal, dapat dilalui kendaraan besar (truk, bus) dr dua arah berlawanan
jalan samping jalan di samping rumah; (2) jalan kecil yg searah dng jalan yg besar; (3) ki perbuatan tidak menurut cara yg benar
jalan serong jalan yg tidak lurus; (2) ki perbuatan yg tidak sebagaimana mestinya (curang, tidak jujur, dsb)
jalan setapak jalan kecil, sempit (dl hutan dsb) yg hanya dapat dilalui dng berjalan kaki
jalan simpang jalan yg menyimpang dr jalan utama
jalan simpang susun jalan (lintas) searah yg dibangun bersimpang dan bersusun (sehingga jalannya kendaraan tidak terganggu oleh kendaraan lain yg datang dr arah kiri atau kanan, atau di depan yg mau berbelok)
jalan tengah jalan yg ditempuh atau keputusan yg diambil oleh yg berselisih pendapat; jalan kompromi; jalan damai
jalan tikus jalan yg kecil-kecil (di pedusunan, pegunungan, dsb)
jalan tol jalan bebas hambatan
jalan umum jalan untuk umum (orang, kendaraan)
jalan utama jalan besar yg menjadi pangkal dr jalan yg lain
mengukur jalan meng.u.kur jalan [ki] berjalan ke sana kemari tanpa tujuan; menganggur
jalan air sungai, kanal, atau saluran lainnya yg dapat dilayari sbg jalan dl usaha pengangkutan; (2) saluran (pipa dsb) bagi aliran air
jalan air internasional laut, sungai, danau, kanal, atau saluran lainnya yg dapat dijadikan jalan dl usaha pengangkutan antarnegara
jalan darat berjalan melalui darat (tidak naik kapal laut atau kapal terbang)
jalan keluar pintu keluar; (2) ki jalan pemecahan (untuk mengatasi suatu persoalan)
jalan lintas pemandangan satwa liar sarana jalan bagi para pengunjung kawasan konservasi untuk dapat menyaksikan atraksi satwa liar yg ada di dl kawasan itu
jalan pedalaman sungai, danau, kanal, atau saluran lainnya yg dijadikan jalan dl usaha pengangkutan di daerah pedalaman
jalan salib rangkaian lukisan (masing- masing disertai salib) berjumlah 14, yg diatur secara berurutan di dinding gereja untuk memperingati 14 tahap perjalanan Jesus ke tiang penyaliban; (2) kebaktian yg terdiri atas 14 doa yg berhubungan dng setiap tahap perjalanan Jesus ke tiang penyaliban
jalanan ja.lan.an [n cak] jalan; lorong; (2) a berkaitan dng sepanjang jalan (tanpa tempat yg tentu); bermutu rendah: musik ~; pelukis ~
jalan angin lubang di dinding tempat angin berlalu (keluar masuk)
jalan bahasa tata bahasa; tata pemakaian bahasa
jalan cepat [Olr] bagian atau nomor (dl cabang olahraga atletik): perlombaan -- cepat (5 km, 10 km, 20 km, 50 km) yg sebagian telapak kakinya harus menyentuh tanah
jalan damai cara yg ditempuh atau keputusan yg diambil oleh yg berselisih pendapat secara mufakat (tanpa melalui pengadilan, tanpa kekerasan)
jalan hidup cara menempuh (mempertahankan) kehidupan yg bertalian dng penentuan nasib hidup
jalan naik kesempatan untuk maju
jalan napas buluh-buluh tempat napas keluar masuk paru-paru
jalan parkir udara bagian lapangan terbang yg mendapat pengerasan lebih dr yg biasa, tempat lalu lintas pesawat dl mengadakan persiapan lepas landas atau setelah melakukan pendaratan
jalan pikiran cara berpikir (dl memecahkan atau mengatasi suatu persoalan)
jalan terang [ki] cara yg jujur (menurut peraturan, dsb)
jalan terbuka kesempatan
jalan udara saluran, dapat berupa pipa, terowongan, atau sumuran, yg berfungsi melewatkan udara
jalan yg lurus [ki] cara yg jujur (benar, menurut peraturan)
jalang ja.lang [a] (1) tidak dipelihara orang (tt binatang); liar: di daerah itu masih terdapat kerbau --; (2) nakal (tt perbuatan yg melanggar susila): perempuan -- , pelacur [v] men.ja.lang Mk v berkunjung; pergi ke: keluarga pengantin wanita ~ besannya
jalangkote ja.lang.ko.te [n] penganan yg dibuat dr tepung terigu di dalamnya diisi dng taoge dan mi
jalangkung ja.lang.kung [n] permainan dng memanggil roh orang yg sudah meninggal (orang halus)
mengukur baju di badan sendiri [pb] menentukan baik buruknya sesuatu menurut perasaan diri sendiri
rusuk jalan jalan (kecil) di tepi jalan besar
terowongan jalan jalan yg dibuat dng cara menembus gunung (bukit) atau yg berada di bawah permukaan tanah atau air yg kedua ujungnya berhubungan langsung dng udara luar
jalur lambat jalan yg diperuntukkan bagi kendaraan yg dikemudikan dng kecepatan rendah
silang empat jalan simpang empat
aspal jalan aspal padat atau aspal encer yg dng kualitas dan konsistensinya siap digunakan untuk pembuatan jalan
ban berjalan lingkar ban terbuat dr kanvas (karet, baja, dsb) yg dijalankan oleh mesin, dipakai di pabrik untuk mengangkut barang yg diproses oleh pabrik itu, dr bagian yg satu ke bagian yg lain dl suatu sistem produksi; (2) sistem kerja yg menghubungkan bagian yg satu ke bagian yg lain, dr awal sampai akhir dan kembali ke bagian awal
berjalan di atas rel ber.ja.lan di atas rel [ki] bertindak menurut aturan yg berlaku; bertindak di jalan yg benar
berjalan kaki ber.ja.lan kaki berjalan dng kaki (tidak berkendaraan)
berjalan mencakah ber.ja.lan mencakah berjalan dng langkah panjang-panjang
berjalan mengempar ber.ja.lan mengempar berjalan dng kaki terbuang ke luar
berjalan-jalan ber.ja.lan-ja.lan [v] bersenang-senang dng berjalan kaki (untuk melepas ketegangan otot, pikiran, dsb): banyak orang ~ pd pagi hari untuk menghirup udara segar
bertukar jalan ber.tu.kar jalan berlainan jalan; (2) berselisih jalan; menempuh jalan masing-masing
biro perjalanan perusahaan yg mengurus perjalanan (penyediaan tiket, penginapan, paspor, dsb)
cagak jalan simpang jalan
cek jalan [Ek] cek yg dikeluarkan oleh bank untuk keperluan perjalanan
gerak jalan olahraga dl bentuk berjalan bersama-sama menurut aturan tertentu
kasih ibu sepanjang jalan kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang peng.gal.an [pb] cinta kasih anak kpd ibu tidak sebanyak cinta kasih ibu kpd anak
laik jalan memenuhi persyaratan yg ditentukan serta aman untuk dikendarai di jalan (tt truk, bus, mobil, dsb)
mandor jalan mandor yg mengurus perbaikan jalan; (2) cak penganggur; orang yg berkeluyuran
mata jalan pengintai; peninjau (sebelum orang lain berjalan ke suatu tempat); penunjuk jalan; pandu; (2) persimpangan jalan
melicinkan jalan me.li.cin.kan jalan mempermudah atau melancarkan berlangsungnya atau terjadinya sesuatu
membawa jalan mem.ba.wa jalan menunjukkan jalan
memugar berjalan me.mu.gar berjalan berjalan cepat-cepat
mengambil jalan meng.am.bil jalan menempuh jalan
menjalani men.ja.lani [v] (1) menempuh (jalan dsb); melalui: ia ~ jarak 60 km dng berkendaraan sepeda dl 2 jam; (2) melakukan atau mengalami (hukuman dsb): ia telah ~ hukumannya dng penuh ketabahan; (3) melalui (masa, waktu, keadaan, dsb): mereka telah ~ masa percobaan
meratakan jalan me.ra.ta.kan jalan [ki] membuka jalan; memberikan peluang
minyak siram jalan residu minyak atau minyak bumi yg langsung dapat disiramkan pd permukaan jalan
obat jalan berobat tanpa dirawat di rumah sakit (klinik dsb), tetapi menjalani pengobatan secara teratur
palang jalan batang kayu (bambu, besi, dsb) perintang jalan
palang jalan kereta api penutup (jalan raya) yg dilintasi kereta api
pejalan pe.ja.lan [n] (1) orang yg suka atau biasa berjalan; (2) orang yg berjalan kaki
pematang jalan gili-gili pd tepi jalan; trotoar
pematung jalanan pe.ma.tung jalanan pematung yg bakatnya berdasarkan bakat alam (nonakademik)
pengempang jalan peng.em.pang jalan palang jalan
penunjuk jalan pe.nun.juk jalan orang yg menunjukkan jalan; (2) rambu-rambu (tanda) yg ada di pinggir jalan sbg bentuk jalan, arah jalan, kecepatan kendaraan yg harus dijalankan, dsb; (3) mualim; pemandu
perambah jalan pe.ram.bah jalan perintis jalan, pembuka jalan
perjalanan per.ja.lan.an [n] (1) perihal (cara, gerakan, dsb) berjalan: krn kakinya cacat, ~ nya tidak sempurna; (2) kepergian (perihal bepergian) dr suatu tempat dsb ke tempat dsb yg lain: ia mendapat kecelakaan dl ~ ke Jakarta; (3) jarak (jauh) yg dicapai dng berjalan dl waktu yg tertentu: jauhnya kira-kira dua jam ~; (4) perbuatan; kelakuan; tingkah laku: ia bertanya kpd saya bagaimana ~ pegawai baru itu sebelum bekerja di sini
perjalanan insentif per.ja.lan.an insentif perjalanan wisata yg ditawarkan oleh suatu perusahaan kpd pegawai perusahaan sbg imbalan atas suatu usaha yg berhasil
perjalanan kebudayaan per.ja.lan.an kebudayaan perjalanan yg diadakan dng tujuan mempelajari atau memperdalam seni budaya; (2) perjalanan yg bertujuan melihat atau menyaksikan hal-hal yg berhubungan dng kebudayaan, msl benda kuno, peninggalan sejarah, atau perikehidupan masyarakat
petak jalan bagian jalan kereta api yg terletak di antara dua stasiun yg bersebelahan
rawat jalan perawatan pasien dng cara berobat jalan
salah jalan tersesat; (2) ki menempuh jalan yg tidak seharusnya
searah bertukar jalan se.a.rah bertukar jalan [pb] sama maksudnya, tetapi berlainan cara mencapainya
seberang pejalan lajur dng tanda setrip putih pd jalan tempat pejalan kaki menyeberang jalan
seiring bertukar jalan seiring ber.tu.kar jalan, seia ber.tu.kar sebut [pb] kedua pihak semaksud dan sepaham, tetapi berlain cara melaksanakannya
seiring bertukar jalan (sekandang tidak sebau se.i.ring bertukar jalan (sekandang tidak sebau, seia bertukar sebut) [pb] berlainan pendapat (caranya) meskipun maksudnya sama
sejalan se.ja.lan [n] (1) sama jalannya (arahnya, tujuannya); setujuan; seiring setujuan (tt pikiran, kemauan, tujuan); (2) sejajar (tt garis): dua garis ~
selamat jalan mudah-mudahan selamat dl perjalanan
serentang perjalanan se.ren.tang perjalanan sejauh perjalanan
sibak jalan berpisah menempuh jalan masing-masing
simpang jalan berlainan jurusan; (2) ki menempuh jalan (arah) masing-masing
uang jalan uang untuk biaya perjalanan (ongkos kendaraan, biaya menginap, makan, dsb) diberikan kpd karyawan yg bertugas ke luar kota
adat sepanjang jalan [pb] segala sesuatu ada tata caranya
agen perjalanan agen pelawatan
anggung-anggip bagai rumput tengah jalan [pb] hidup yg serba susah (sakit, miskin, dsb)
babi jalang [ki] berzina; bermukah
bagai sambau di tengah jalan (yg rebah bangun krn terinjak) [ki] kehidupan orang yg turun naik, tidak menentu
berjalan ber.ja.lan [v] (1) melangkahkan kaki bergerak maju: anak itu belum bisa ~ , meskipun umurnya sudah setahun lebih; (2) bergerak maju dr suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain: matahari itu seakan-akan ~ dr timur ke barat; (3) menggelinding atau berputar (tt sesuatu yg bundar spt roda); (4) bepergian: kalau hendak ~ jauh, persiapkan segala sesuatunya lebih dahulu; (5) berlangsung; dilangsungkan (tt perundingan, rapat, dsb): perundingan utara-selatan terus ~ meskipun ada perang dingin antara kedua belah pihak; (6) berlaku; ditaati (tt peraturan, undang-undang, hukum, dsb): tata tertib semacam ini masih ~ di sekolah kami; perusahaan ini baru ~ lima tahun
berjalan darat ber.ja.lan darat bepergian melalui darat (tidak naik kapal laut atau kapal terbang)
berjalan peliharakan kaki [pb] ingat-ingat selalu dl berbuat sesuatu
berjalan pincang ber.ja.lan pincang tidak seimbang
berjalan sampai ke batas [pb] segala usaha hendaknya sampai kpd maksudnya
berjalan selangkah [pb] selalu ingat akan hari kemudian (tidak hanya memikirkan waktu sekarang saja)
berjalan selangkah menghadap surut ber.ja.lan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan [pb] selalu ingat-ingat (hati-hati) dl melakukan pekerjaan apa pun
buka jalan perintis; pelopor
dadih jalang [Mk] (air) susu encer
diagram tali gambar yg disusun dng menggunakan tali untuk mengikuti dan mengukur jalan yg dilalui
ganjalan gan.jal.an [n] (1) benda yg dipakai untuk mengganjal; pengganjal; (2) ki yg mengganggu pikiran dsb: mereka tidak mungkin dapat berbaik lagi krn ada ~ batin di antara keduanya
ikan-ikan [n Lay] alat untuk mengukur kecepatan jalan kapal, diikat dng tali, lalu dilepaskan di belakang kapal
ikhtiar menjalani untung menyudahi [pb] orang harus berusaha, jika ingin mencapai suatu maksud (tercapai atau tidaknya bergantung kpd nasib)
jauh berjalan banyak dilihat jauh ber.ja.lan banyak dilihat [pb] kalau bepergian ke mana-mana akan memperoleh banyak pengalaman
keanjalan ke.an.jal.an [n] perihal anjal
kejalangan ke.ja.lang.an [n] keliaran; kebuasan
kekang jalan sepotong tali kekang yg ditambatkan bebas (dng cincin pd ujungnya) pd seutas tali panjang
kepejalan ke.pe.jal.an [n] keadaan padat keras dan tidak berongga; keadaan pejal
kerbau jalang kerbau hutan (tidak dipiara orang)
kesejalanan ke.se.ja.lan.an [n Mat] pembandingan dua hal atau lebih yg menunjukkan segi-segi yg mirip
ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul [pb] orang yg memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan spt yg dinasihatkannya itu
malu bertanya sesat di jalan ( malu berdayung perahu hanyut; malu makan perut lapar) [pb] kalau tidak mau berikhtiar, tidak akan mendapat kemajuan
markah jalan tanda yg berupa garis-garis penunjuk
menapak me.na.pak [v] (1) memijakkan (mengenakan) telapak kaki pd; (2) berjalan tanpa alas kaki; (3) berjalan dng mengikuti jejak; (4) mengukur dng tapak (kaki atau tangan): tukang gali ~ tanah yg akan digali untuk mengetahui panjang dan lebarnya
menjalang men.ja.lang [v] menjadi liar; membuas
menjalankan men.ja.lan.kan [v] (1) melakukan (tugas, kewajiban, pekerjaan)
menjalankan jarum halus men.ja.lan.kan jarum halus [pb] mengenakan tipu muslihat yg lain
minta jalan mengharap agar diizinkan lewat
pasar jalan krn diturut [pb] orang dapat mahir sesudah kerap kali mengerjakan sesuatu
pasien jalan pasien luar
pedometer pe.do.me.ter [n] alat berupa jam yg biasanya dipakai untuk mengukur jarak yg telah ditempuh (dng berjalan kaki dng cara mencatat setiap langkah pejalan kaki itu)
penjejalan pen.je.jal.an [n] proses, perbuatan, cara menjejalkan atau menjejali
perempuan jalan pelacur
perempuan jalang perempuan yg nakal dan liar yg suka melacurkan diri; (2) pelacur; wanita tuna susila
radio telepon jalan alat penerima dan pengirim radio dng baterai yg mudah dibawa-bawa
saudara sejalan sejadi saudara seibu seayah; saudara (se)kandung yg seibu dan seayah
sedepa jalan ke muka [pb] (1) maju terus untuk menyampaikan maksud; (2) segala apa pun harus selalu diperhitungkan untung ruginya
sudu-sudu di tepi jalan dipanjat kena durinya [pb Mk] orang yg tidak dapat dikalahkan
sumur (di) tepi jalan [ki] perempuan yg lacur
surat jalan surat keterangan bepergian
surih jalan mencarikan akal (daya upaya); memberi petunjuk
tahun berjalan waktu menurut perhitungan tahun yg sedang berlangsung; tahun yg belum habis hari bulannya
tangga berjalan tangga yg digerakkan turun naik oleh daya listrik; eskalator
ulat jengkal ulat yg berjalan spt gerak tangan ketika mengukur jengkal demi jengkal, yakni dng cara menggulung ujung belakang tubuhnya ditarik ke bagian ujung depan, kemudian ujung depan maju (bergerak demikian krn tidak berkaki pd bagian tengah tubuhnya), jika diganggu berposisi turus spt rentang; Geometridae
-an [sufiks pembentuk nomina] (1) hasil tindakan: buatan; catatan; didikan; (2) yg biasa dikenai tindakan; yg di-: makanan; bacaan; (3) tempat; lokasi: kubangan; pangkalan; tepian; awalan; (4) alat untuk mengukur atau menghitung: meteran; timbangan; (5) hal atau cara: tembakan [sufiks pembentuk nomina] (1) kumpulan; gugusan: puluhan; ribuan; sayuran; daratan; lautan; (2) yg mempunyai atau mengandung: durian; rambutan; (3) cak yg menyerupai: gunungan; piringan [sufiks pembentuk adjektiva] (1) sesuatu yg mempunyai sifat: manisan; asinan; (2) cak intensitas: tinggian; besaran [cak sufiks pembentuk verba] melakukan sesuatu yg pelaku atau tindakannya banyak (saling): jualan; pacaran; (2) sufiks pembentuk nomina kegiatan yg berkenaan dng pelaku atau tindakan yg banyak: lebaran; natalan; syukuran
-i [sufiks pembentuk verba] (1) memberikan: sampuli; selimuti; pagari; (2) berulang-ulang: lempari; pukuli; sirami; (3) di; pada: jalani; turuni; naiki; kirimi
-kan [sufiks pembentuk verba] (1) menjadikan: jalankan; datangkan; hitamkan; (2) sungguh-sungguh: dengarkan; camkan; (3) untuk; kpd orang lain: sewakan; bacakan; jualkan
abang [n] (1) kakak laki-laki; saudara laki-laki yg lebih tua: -- nya tiga tahun lebih tua; (2) panggilan kpd orang laki-laki yg lebih tua atau tidak dikenal: tahukah -- jalan ke kantor pos?; (3) panggilan istri kpd suami: sudah dua hari -- tidak pulang; (4) sebutan untuk penjual sayur, penjual ikan, pengemudi becak, dsb: ia biasa belanja pd -- sayur yg lewat di depan rumahnya [Jw a] merah
ablasi ab.la.si [n] (1) hal terlepasnya sesuatu dr sesuatu; (2) Bio penghilangan dng jalan pembedahan jaringan atau organ tubuh; (3) Geo pemindahan bahan yg telah lapuk dr batuan induknya oleh arus air; (4) Geo pengikisan oleh tiupan angin; (5) Hid penggabungan (sublimasi, peleburan, penguapan, dsb) yg memindahkan salju atau es dr permukaan gletser atau medan salju; kikisan
absorpsiometer ab.sorp.si.o.me.ter [n Kim] alat untuk mengukur absorpsi gas oleh cairan
aco , meng.a.co v (1) berkata tidak keruan; memberi keterangan asal berkata saja; (2) mengigau; (3) berjalan tidak betul (tt mesin arloji dsb): sudah beberapa hari ini arlojiku ~ saja
acuan sepatu acu.an sepatu alat untuk mengukur bentuk sepatu
adang [v] , meng.a.dang v (1) menghalangi (merintangi orang berjalan dsb) dng cara mendepang: jangan engkau ~ orang itu, biarkan dia lewat; (2) menunggu di tempat yg sunyi (biasanya dng maksud jahat, spt membunuh, merampok, menyamun); mencegat: gerombolan bersenjata ~ iring-iringan mobil; (3) menuju; memaksudkan; menghadapi; (4) menempuh (menantang) bahaya (kesukaran dsb): mereka berani ~ bahaya maut; adang-adang n penyekat, kerai, dsb untuk penahan angin (hujan, panas matahari, dsb) [Jw v] menanak nasi dng menggunakan dandang [n] (1) saudara tua dr ibu (biasanya wanita); kakak ibu; (2) nama atau gelar kehormatan; dang
adaptometer adap.to.me.ter [n ] peranti untuk mengukur penyesuaian indra
adat [n] (1) aturan (perbuatan dsb) yg lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala: menurut -- daerah ini, laki-lakilah yg berhak sbg ahli waris; (2) cara (kelakuan dsb) yg sudah menjadi kebiasaan; kebiasaan: demikianlah -- nya apabila ia marah; (pd) -- nya; (3) wujud gagasan kebudayaan yg terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan yg satu dng lainnya berkaitan menjadi suatu sistem; (4) kl cukai menurut peraturan yg berlaku (di pelabuhan dsb) [Jk] meng.a.dat v (1) mogok, tidak mau jalan (tt kendaraan): krn sudah tua, mobil itu sering ~; (2) merajuk dan menangis: anak kecil itu manja dan sering ~;
adat diisi janji dilabuh [pb] adat harus dijalankan, persetujuan harus ditepati
adimarga adi.mar.ga [n] jalan raya yg lebar, biasanya dng deretan pohon di kiri-kanannya; bulevar
aerobika ae.ro.bi.ka [n] sistem pemeliharaan jasmani yg dirancang untuk meningkatkan fungsi pernapasan dan peredaran darah melalui latihan, spt lari-lari, berjalan kaki, berenang yg menaikkan penggunaan oksigen
aerometer ae.ro.me.ter [n ] alat untuk mengukur bobot atau kerapatan udara atau gas lain
aeromovel ae.ro.mo.vel [n] kereta api yg dijalankan dng tenaga magnet di bagian bawahnya
agen pelawatan agen yg mengatur dan merundingkan jadwal penerbangan, perjalanan dsb untuk para pelancong
ahli ah.li [n] orang yg mahir, paham sekali dl suatu ilmu (kepandaian); (2) a mahir benar: dia seorang yg -- menjalankan mesin itu [n] anggota; orang(-orang) yg termasuk dl suatu golongan; keluarga atau kaum
ahli ibadah orang yg taat menjalankan kewajiban agama (Islam dsb)
ahli mesin kapal [Lay] perwira bagian mesin kapal niaga yg tugasnya menjalankan, merawat, dan memperbaiki semua mesin di kapal
akal [n] (1) daya pikir (untuk memahami sesuatu dsb); pikiran; ingatan: makhluk Tuhan yg mempunyai -- ialah manusia; (2) jalan atau cara melakukan sesuatu; daya upaya; ikhtiar: minta -- (kpd); (3) tipu daya; muslihat; kecerdikan; kelicikan: penipu tidak akan kekurangan --; (4) Antr kemampuan melihat cara memahami lingkungan
akreditasi ak.re.di.ta.si [n ] (1) pengakuan thd lembaga pendidikan yg diberikan oleh badan yg berwenang setelah dinilai bahwa lembaga itu memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu; (2) pengakuan oleh suatu jawatan tt adanya wewenang seseorang untuk melaksanakan atau menjalankan tugasnya
akrobat ak.ro.bat [n] kemahiran dl melakukan berbagai ketangkasan (spt berjalan di atas tali, naik sepeda beroda satu, menerbangkan pesawat udara)
akrometer ak.ro.me.ter [n Tek] alat untuk mengukur kerapatan minyak
akselerometer ak.se.le.ro.me.ter [n] alat untuk mengukur percepatan
akses ak.ses [n] jalan masuk: seluruh pembangunan -- ini dibiayai oleh dana obligasi [n El] pencapaian berkas di disket untuk penulisan atau pembacaan data
aksi ak.si [n] gerakan: -- pengumpulan dana; (2) n tindakan: -- pem-balasan; (3) n sikap (gerak-gerak, tingkah laku) yg dibuat-buat: ia berjalan mondar-mandir dng -- nya; (4) a cak elok sekali (tt pakaian, tingkah laku, dsb): dasinya -- benar
aktinometer ak.ti.no.me.ter [n Geo] instrumen (alat) untuk mengukur intensitas radiasi, khususnya radiasi matahari
alam [n] (1) segala yg ada di langit dan di bumi (spt bumi, bintang, kekuatan): -- sekeliling; (2) lingkungan kehidupan: -- akhirat; (3) segala sesuatu yg termasuk dl satu lingkungan (golongan dsb) dan dianggap sbg satu keutuhan: -- pikiran; -- tumbuh-tumbuhan; (4) segala daya (gaya, kekuatan, dsb) yg menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yg ada di dunia ini: hukum --; ilmu --; (5) yg bukan buatan manusia: karet --; (6) dunia: -- semesta; syah --; (7) kerajaan; daerah; negeri: -- Minangkabau , meng.a.lami v merasai (menjalani, menanggung) suatu peristiwa dsb: selama di rantau ia ~ banyak kesulitan [n] bendera (panji-panji) sbg tanda (pd pasukan dsb)
alangan alang.an [n] (1) balok (kayu dsb) yg (dipasang) melintang untuk merintangi jalan (sungai, dsb); busung pasir yg melintang di muara: segala ~ di jalan telah disingkirkan; (2) rintangan; aral: jika tidak ada ~ , ia hendak datang kemari dl minggu ini
alap [kl a] bagus; elok: berjalan -- santun, berjalan perlahan-lahan dng eloknya [v] meng.a.lap v mengambil (menjolok) buah yg berada pd tempat yg lebih tinggi
alat kekuasaan instansi (organisasi) yg menjalankan kekuasaan negara (spt kepolisian, kejaksaan, pengadilan)
alat negara golongan warga negara yg bertugas menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara)
alat pemerintahan pegawai, pejabat, atau badan (instansi, lembaga, departemen, dsb) yg menjalankan roda pemerintahan, spt lurah, camat, bupati, gubernur, menteri
alat perum alat untuk mengukur kedalaman perairan atau laut
alat uji alat untuk menguji (mengukur) kualitas
alat ukur perkakas untuk mengukur (mencocokkan atau mengetahui jarak, bobot, luas, panas, getaran, kecepatan, tegangan, tekanan, volume, dsb)
alat ukur hujan [Tan] alat untuk mengukur banyaknya hujan yg jatuh di suatu tempat pd waktu tertentu
albedometer al.be.do.me.ter [n ] alat untuk mengukur albedo
algometer al.go.me.ter [n Dok] peranti untuk mengukur kepekaan thd rasa nyeri
alkalimeter al.ka.li.me.ter [n ] alat untuk mengukur jumlah zat alkali
alkoholometer al.ko.ho.lo.me.ter [n Far] radas untuk mengukur kandungan alkohol, (etanol) dl suatu cairan
alot [Jw a] (1) tidak mudah putus; liat; (2) ki tidak lancar; sukar menemukan pemecahan (tt perundingan dsb): perundingan mengenai masalah Kamboja ternyata berjalan --
altimeter al.ti.me.ter [n] alat untuk mengukur ketinggian atau tinggi suatu tempat dari permukaan bumi berdasarkan tekanan udara (biasa digunakan dl pesawat terbang)
alur [n] (1) lekuk memanjang (di tanah, kayu, sungai, bagian tubuh, dsb); (2) jalan (aturan, adat) yg benar; (3) Sas rangkaian peristiwa yg direka dan dijalin dng saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian; (4) Sas jalinan peristiwa dl karya sastra untuk mencapai efek tertentu (pautannya dapat diwujudkan oleh hubungan temporal atau waktu dan oleh hubungan kausal atau sebab-akibat)
alat [n] (1) benda yg dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an): -- pertanian; -- tukang kayu; (2) yg dipakai untuk mencapai maksud: pelaksanaan keluarga berencana adalah -- untuk menurunkan angka kelahiran dan menaikkan taraf hidup rakyat; (3) ki orang yg dipakai untuk mencapai suatu maksud: mereka itu hanya dipakai sbg -- untuk melemahkan semangat rakyat; (4) bagian tubuh (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) yg menjalankan fungsi sesuatu: -- pencium ; -- perasa; (5) yg dipakai untuk menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara): -- negara; (6) perlengkapan: -- kebesaran untuk upacara raja-raja, spt mahkota, tongkat, payung, pedang, tunggul, bendera, dan umbul-umbul; (7) Antr benda budaya yg dikembangkan manusia dl usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sbg penyambung keterbatasan organismenya [Mk n] (1) jamu (tamu); (2) perjamuan
aluran adat alur.an adat jalan adat yg betul
amal saleh [Isl] perbuatan yg sungguh-sungguh dl menjalankan ibadah atau menunaikan kewajiban agama spt perbuatan baik thd sesama manusia
ambai-ambai am.bai-am.bai [n] tumbuhan (benalu), Rafflesia hasseltii [n] ketam yg hidup di pantai, jalannya cepat
ambulatori am.bu.la.to.ri [a] selalu berpindah; berjalan dr satu tempat ke tempat lain
amfibi am.fi.bi [n] (1) binatang berdarah dingin yg dapat hidup di air dan di darat, msl katak; (2) benda yg dapat berfungsi di air dan di darat: tank -- , tank yg dapat berjalan di darat dan di atas permukaan air; (3) pesawat yg dapat lepas landas dan mendarat, baik di darat maupun di air: pesawat --
ammeter am.me.ter [n Fis] alat untuk mengukur besarnya arus listrik
ampere am.pe.re [n] (1) satuan ukuran arus listrik; (2) cak alat untuk mengukur (kekuatan) arus listrik
amperemeter am.pe.re.me.ter [n] alat untuk mengukur (kekuatan) arus listrik
amprok am.prok [Jk v] bersua secara tiba-tiba di tengah jalan atau di tempat lain
anak dapat anak yg didapat di jalan dsb
analis ana.lis [n] (1) orang yg menganalisis atau melakukan analisis; (2) ahli ilmu kimia yg bekerja di laboratorium (menjalankan penyelidikan dsb); (3) Ek orang yg mencari dan mengumpulkan data untuk penilaian kekayaan atau kemampuan perusahaan demi kepentingan pemodal
anemometer ane.mo.me.ter [n] alat untuk mengukur satu komponen atau lebih kecepatan aliran udara
aneroid ane.ro.id /anEroid/ (1) a berisi bukan cairan atau dioperasikan tanpa menggunakan cairan (tt barometer); (2) n Fis barometer yg mengukur tekanan udara dng perpindahan tutup yg luwes dr kotak logam yang hampir hampa; (3) n Fis tidak mengandung atau tidak menggunakan cairan
angin buritan [Lay] gerakan udara yg bertiup dr belakang, sejalan dng arah perahu
angkatan ang.kat.an [n] (1) pendapatan mengangkat: ia keluar sbg juara angkat besi dng ~ 246 pon; (2) bala tentara (segenap tentara dng senjatanya): ~ bersenjata; (3) pasukan (armada dsb) yg dikirim untuk berperang: dua kali ~ ke wilayah itu patah di tengah jalan; (4) turunan: saya rasa sekurang-kurangnya sudah tiga ~ meminum air di sini; (5) yg diangkat (jabatan, pangkat): ditegaskannya bahwa jabatan wali kota bukan pilihan, melainkan ~; (6) cak suka diangkat (dipuji-puji): orang ~ spt dia mudah dilayani; (7) kl selengkap: pakaian ~; (8) Sas kelompok sastrawan yg bertindak sbg kesatuan yg berpengaruh pd masa tertentu dan secara umum menganut prinsip yg sama untuk mendasari karya sastra: ~ Balai Pustaka; (9) ark ketetapan atau penetapan menjadi pegawai (naik pangkat dsb): ~ nya sbg duta besar disetujui negara yg bersangkutan; (10) pengangkatan; keangkatan
anjur an.jur [v] , meng.an.jur v menjorok ke depan; menonjol ke muka; melampaui leret, jajaran, atau batas: tanjung adalah daratan yg ~ ke laut; pohon itu ~ ke pekarangan tetangga [v] , ber.an.jur v mulai melangkah (berjalan dsb) [v] tarik; hela; ganjur
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antrasian an.tra.si.an [n Tek] metode pengaturan jadwal perjalanan alat dl tambang
antropoda an.tro.po.da [n] kera tidak berekor dan berjalan agak tegak, dr keluarga primata (simpanse, gorila, orang utan, atau gibon)
antropometer an.tro.po.me.ter [n] alat untuk mengukur tubuh manusia dan bagian-bagiannya
apa boleh buat sudah tidak ada jalan lain lagi; biarlah krn tidak dapat berbuat lain lagi
arak [n] (1) minuman keras, biasanya dibuat dr beras yg difermentasikan; (2) zat cair mengandung alkohol (spt wiski, brendi, rum) yg diperoleh dr penyulingan anggur serta zat cair lain dng kadar etanol rendah [v] ber.a.rak v (1) berjalan bersama-sama dng beriring-iring: para pelajar ~ menuju stadion; (2) berjalan (bergerak) beriring-iring: mega ~ alap santun [Jk] ber.a.rak v berserakan; berantakan; tidak teratur
areometer are.o.me.ter [n ] alat untuk mengukur bobot jenis cairan berdasarkan gaya apung
arkade ar.ka.de [n] lorong pejalan kaki yg beratap dng deretan di kedua sisinya
arkati ar.ka.ti [n] penunjuk jalan di laut bagi kapal yg hendak masuk atau keluar pelabuhan; pandu laut: -- membimbing kapal yg hendak berlabuh
arteri ar.te.ri [n] (1) Dok pembuluh darah yg mengalirkan darah dr jantung ke seluruh bagian badan; nadi; (2) ki tempat penyaluran transportasi atau komunikasi yg utama: jalan --
arung arung, meng.a.rung [v] (1) berjalan menyeberang (sungai dsb): hati-hati ~ sungai itu; (2) menjelajah: ~ samudra luas; (3) berjalan melintas (rimba): (4) ki menempuh (kesukaran dsb): dng tabah ia ~ berbagai kesukaran hidup
arus lalu lintas keadaan hilir mudiknya kendaraan dsb di jalan
arus manusia keadaan hilir mudiknya orang yg berjalan atau lewat
arus searah [El] arus listrik yg jalannya searah, dr kutub yg satu ke kutub yg lain (spt arus listrik pd aki)
asetimeter ase.ti.me.ter [n ] alat untuk mengukur kadar asam cuka dl larutan air
antara an.ta.ra [n] jarak (ruang, jauh) di sela-sela dua benda: tiang yg satu dng yg lain -- nya 4 m; (2) n waktu yg menyelang dua saat atau peristiwa; selang: tidak berapa lama -- nya, berangkatlah ia; (3) n di tengah dua benda (orang, tempat, batas, dsb): ia berjalan di -- dua orang pengawal; (4) n di tengah-tengah dua waktu (peristiwa, bilangan, bobot): kerajaan itu ditaklukkan -- tahun 1774 dan 1778; (5) n dl kelompok (himpunan, golongan): ada beberapa orang di -- mereka yg terlibat dl peristiwa pembunuhan itu; hal itu sebaiknya dibicarakan -- kita saja; (6) p sementara; dl pada itu: ingat -- belum kena; -- itu insaflah ia; (7) n tengah-tengah atau pertengahan dua waktu (peristiwa); (8) a tidak jauh dr; dekat dng: ia pun sampailah pd -- pasar; (9) p cak lebih kurang; kira-kira: -- seratus orang residivis telah diamankan
asidimeter asi.di.me.ter [n ] alat untuk menentukan jumlah zat asam dl suatu zat cair; alat untuk mengukur keasaman
asket as.ket [n] orang yg menjalani asketisisme; pertapa; aulia
aspal as.pal [n] (1) campuran hidrokarbon alam yg amorf, berwarna cokelat hitam dan berupa zat padat atau setengah padat yg dihasilkan dr minyak bumi dng suhu pembakaran tinggi; (2) bahan pelapis jalan yg rupanya spt ter
astrolab as.tro.lab [n] alat untuk mengukur ketinggian benda langit
atletik at.le.tik [n] cabang olahraga (terutama yg dilakukan di luar dan memerlukan kekuatan, ketangkasan, dan kecepatan), terdiri atas nomor-nomor lari, jalan, lompat, dan lempar
atmometer at.mo.me.ter [n] alat untuk mengukur penguapan udara
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
audiometer au.di.o.me.ter [n] alat untuk mengukur ketajaman pendengaran
auksanometer auk.sa.no.me.ter [n] alat untuk mengukur pertumbuhan tanaman
autopsi au.top.si [n Dok] pemeriksaan tubuh mayat dng jalan pembedahan untuk mengetahui penyebab kematian, penyakit, dsb; bedah mayat
awan berarak awan yg bergerak (berjalan) beriring-iring
ayak ayak, meng.a.yak [v] menapis dng pengayak: ibu ~ tepung [v] berjalan bergoyang-goyang: dia ~ spt itik
babi jadi-jadian babi yg sebenarnya merupakan perubahan perwujudan dr manusia sbg jalan mencari kekayaan dsb
badan eksekutif badan pelaksana undang-undang yg menjalankan roda pemerintahan (sehari-hari)
bagai air ditarik sungsang [pb] melakukan sesuatu yg menjadi sukar krn salah jalan
bagai itik pulang petang [pb] sangat lambat (jalannya)
bagai serangkak tertimbakan [pb] berjalan miring krn cacat pd tubuhnya
bagan arus bagan yg terdiri atas garis dan panah yg menggambarkan jalannya suatu proses
bagan arus data [Man] gambar urutan operasi yg dijalankan dl mengolah data dan menunjukkan data yg diolah setiap tahap, biasanya menggambarkan seluruh sistem olah data
bahaya ba.ha.ya [n] yg (mungkin) mendatangkan kecelakaan (bencana, kesengsaraan, kerugian, dsb): menempuh jalan yg tidak ada -- nya
bahenol ba.he.nol [a cak] montok dan menggairahkan: perempuan bertubuh -- itu berjalan melenggang-lenggok
baik-baik ba.ik-ba.ik [a] (1) tidak jahat; terhormat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: dia bukan orang jahat, melainkan orang -; dia ingin agar anaknya kawin dng keturunan orang -; kau harus jadi orang -, jangan suka menipu; (2) hati-hati: -- membawa diri di perantauan; -- di jalan; (3) dng sungguh-sungguh; dng kesungguhan hati: belajarlah -- agar tidak menyesal nanti
bajing loncat [ki ] pencoleng yg mencuri barang muatan dr atas kendaraan (spt truk, bus) yg sedang berjalan
baju biru [ki] orang hukuman (tahanan) yg menjalani hukuman penjara
bakteri bak.te.ri [n] (1) makhluk hidup terkecil bersel tunggal, terdapat di mana-mana, dapat berkembang biak dng kecepatan luar biasa dng jalan membelah diri, ada yg berbahaya dan ada yg tidak, dapat menyebabkan peragian, pembusukan, dan penyakit; (2) cak benih penyakit: air mentah banyak mengandung -- , sebelum diminum harus dimasak dulu
bakterin bak.te.rin [n] vaksin bakteri (yg sudah dilemahkan racunnya), digunakan untuk menghasilkan kekebalan dng jalan merangsang pembentukan antitoksin dl tubuh
baling ba.ling [n] , ba.ling-ba.ling n (1) kitiran bilah-bilah dr kayu dsb yg dapat berkisar apabila kena angin; (2) kitiran untuk menjalankan kapal atau pesawat terbang; propeler; (3) penunjuk arah angin; (4) Olr gerak meroda dl olahraga senam; gerakan berputar ke yg meroda dng bertumpu bergantian samping pd kedua telapak tangan dan kaki secara terus-menerus
ban [n] (1) benda bulat dr karet yg dipasang melingkar pd roda (sepeda, mobil, dsb); (2) secarik pita (kain dsb) yg dibalutkan pd lengan; (3) lingkar tenunan benang tebal berbentuk pita lebar tanpa ujung dipakai untuk memutar roda mesin pabrik; (4) ikat pinggang; sabuk; (5) sampul buku, biasanya dr kertas, dibuat terpisah dr blok buku [n] (1) jalan atau jalur (kereta api dsb); (2)landasan terbang (bagi pesawat terbang) di pelabuhan udara; (3) lapangan tenis (bulu tangkis dsb); (4) ikat pinggang; sabuk; (5) Olr tanda yg menunjukkan tingkatan kemahiran (putih, kuning, hijau, biru, cokelat, hitam) dl olahraga karate, yudo, dsb; (6) Olr lintasan (untuk lari, berenang) [n] panjang gelombang atau frekuensi pd radio
bangun prasarana pembangunan dasar kehidupan politik, ekonomi, dan sosial untuk mendorong masyarakat berusaha mencapai modernisasi, meliputi perubahan institusional untuk mendukung usaha nasional dl mengembangkan kemudahan, spt jalan, komunikasi, pengairan, dan sistem perhubungan
bantalan ban.tal.an [n] (1) barang yg menyerupai bantal (spt balok ganjal rel kereta api, bantal kecil tempat jarum, peniti); (2) alat atau tempat yg digunakan untuk menumpu poros benda, berputar sedemikian rupa hingga perputaran poros itu berjalan lancar
bantu teknik bantuan yg direncanakan untuk menyebarkan pengetahuan dan keahlian ke negara penerima dng jalan mengirimkan orang ahli dl bidang tertentu dr negara industri untuk memberikan nasihat teknis
bapak ba.pak [n] (1) orang tua laki-laki; ayah; (2) orang laki-laki yg dl pertalian kekeluargaan boleh dianggap sama dng ayah (spt saudara laki-laki ibu atau saudara laki-laki bapak): -- kecil; -- tiri; (3) orang yg dipandang sbg orang tua atau orang yg dihormati (spt guru, kepala kampung); (4) panggilan kpd orang laki-laki yg lebih tua dr yg memanggil; (5) orang yg menjadi pelindung (pemimpin, perintis jalan, dsb yg banyak penganutnya): Ki Hadjar Dewantara dipandang sbg -- Pendidikan Nasional; (6) cak pejabat: biaya menghibur dan menjamu makan -- dianggap mengurangi laba kotor perusahaan
barang berkat barang yg diperoleh dng jalan halal
barkometer bar.ko.me.ter [n ] alat yg digunakan untuk mengukur kepekatan atau kekuatan cairan dl pengolahan kulit
barometer ba.ro.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur tekanan udara, dipakai untuk meramalkan keadaan cuaca dan mengetahui ketinggian suatu tempat dr permukaan laut; (2) ki tolok ukur; ukuran (baik buruk dsb): keamanan di Jakarta merupakan -- keamanan di Indonesia
barometer air raksa alat untuk mengukur tekanan udara yg menggunakan tinggi air raksa di dl kolom pipa sbg ukuran
barometer baku mutlak barometer yg mengukur tekanan udara mutlak tanpa kalibrasi
barometer gunung barometer dng skala yg diatur sedemikian rupa sehingga mampu mengukur tekanan atmosfer dr tekanan rendah sampai dng tekanan tinggi
baroskop ba.ro.skop [n] peranti untuk mengukur tekanan atmosfer
barotermograf ba.ro.ter.mo.graf [n] alat untuk mengukur tekanan dan suhu udara yg dapat merekam atau mencatat sendiri (terdiri atas barograf dan termograf yg disatukan)
batangan ba.tang.an [a] berbentuk batang: emas -; (2) n kayu balok dsb pengalang muara (sungai, jalan) ke pelabuhan
batas impor cara (perihal) membatasi masuknya barang-barang impor dng jalan mengadakan pembatasan tarif dan kuota (untuk memperbaiki neraca pembayaran)
batimetri ba.ti.met.ri [n] alat untuk mengukur kedalaman laut
batin ba.tin [n] (1) sesuatu yg terdapat di dl hati; sesuatu yg menyangkut jiwa (perasaan hati dsb): ia menceritakan apa yg terasa dl -- nya; (2) sesuatu yg tersembunyi (gaib, tidak kelihatan): sukar mengetahui (mengukur) -- seseorang; mohon maaf lahir dan --; (3) semangat; hakikat: lahirnya menolong, -- nya menggolong, kelihatannya spt hendak menolong, tetapi hakikatnya merugikan [n] penghulu adat; kepala (daerah, negeri): maka sekonyong-konyong keluarlah -- Singapura
batu duga batu (timah) bertali untuk mengukur kedalaman laut (sungai dsb)
batu loncatan 1 batu tumpuan melompat (meloncat); (2) ki sarana (jalan, usaha) untuk maju atau untuk memperoleh kedudukan (pekerjaan) yg lebih baik; (3) pangkalan untuk menyerang musuh
batu telinga batu berbentuk oval dan merupakan endapan bahan kapur yg sejalan dng pertumbuhannya, sering digunakan untuk menentukan umur ikan yg tidak bersisik
batuk ba.tuk [n] penyakit pd jalan pernapasan atau paru-paru yg kerap kali menimbulkan rasa gatal pd tenggorok sehingga merangsang penderita mengeluarkan bunyi yg keras spt menyalak (ada banyak macam namanya): sudah sebulan lamanya ia menderita sakit --; (2) v mengeluarkan bunyi yg keras spt menyalak yg disebabkan oleh penyakit pd jalan pernapasan atau paru-paru: kalau -- , tutuplah mulutmu
bawa ba.wa [v] , mem.ba.wa v (1) memegang atau mengangkat sesuatu sambil berjalan atau bergerak dr satu tempat ke tempat lain: ia -- oleh-oleh untuk adiknya; hari ini ia tidak -- uang sepeser pun; (2) mengangkut; memuat; memindahkan; mengirimkan: kami menyewa kendaraan untuk -- belanjaan kami ke rumah; (3) mengajak pergi; pergi bersama-sama; memimpin: sewaktu pembantunya pulang ke kampung, ia terpaksa -- anaknya ke pasar; pemimpin-pemimpin kita berusaha -- kita ke kemakmuran; (4) mendatangkan; mengakibatkan; menyebabkan: kopor seberat ini tidak akan -- oleh anak itu; (5) menarik atau melibatkan (dl urusan, perkara, dsb): dl urusan itu, kamu jangan sampai -- nama keluargamu
bebas hambatan terbebas dr kemacetan (di jalan raya, jalan tol)
becek be.cek [a] berair dan berlumpur: kalau hujan, jalan ke rumahnya --
bedah be.dah [n] pengobatan penyakit dng jalan memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; operasi [Jw a] sobek besar (tt kain dsb); rusak (tt tambak, bendungan, dsb); bobol; robek
bekal be.kal [n] (1) sesuatu yg disediakan (spt makanan, uang) untuk digunakan dl perjalanan: mereka membawa -- dl perjalanan; (2) ki sesuatu yg dapat digunakan kelak apabila perlu: ilmu pengetahuan adalah -- untuk hari tua; (3) cak modal: -- saya dl menempuh hidup hanyalah keberanian dan kejujuran
belatuk be.la.tuk [n] burung pemakan serangga yg membuat sarangnya pd kayu yg dilubanginya (dng jalan mematukinya); Picidae (banyak macamnya spt -- batu, -- bawang, Tiga Javanensis, -- lalat, -- hutan)
belengkokan be.leng.kok.an [n] belokan (jalan); tikungan (jalan) [a] keluk jalan; pengkalan
beliku be.li.ku [n] kelok (sungai, jalan, dsb): sungai itu mengalir menempuh -- nya yg telah tertentu
belintang be.lin.tang , ber.be.lin.tang v terletak melintang: mereka melangkahi batang-batang pohon yg -- di tengah jalan
belit be.lit [n] (1) lilit (spt lingkaran tali atau benang pd kumparan); (2) kelok-kelok (sungai, jalan, dsb)
belokan be.lok.an [n] hasil membelok; tikungan; kelok (jalan)
benang makao benang emas yg berpilin atau yg tidak; -- merah ki sesuatu yg menghubungkan beberapa hal (faktor) sehingga menjadi satu kesatuan: kalau disimak, perjalanan para alumni sekolah kejuruan ini mempunyai satu -- merah, yaitu semua dapat berdiri tegak mendapat tempat terhormat di masyarakat
bendung ben.dung [n] (1) pengempang untuk menahan air di sungai (tepi laut dsb); tanggul; (2) Tan rintangan yg bersifat kontinu dan padat, letaknya tidak selalu melintangi sebuah sungai, tujuannya untuk mengalihkan, mengawasi, dan mengukur aliran air
bentar ben.tar [a] belah: candi -- , bangunan gapura menyerupai belahan gunung yg simetri; (2) n Ark bangunan kuno berupa gapura atau gerbang yg tidak mempunyai atap , se.ben.tar a (1) dl waktu yg singkat; tidak lama: tunggulah -, saya mau salat dulu; (2) nanti: -- Ibu datang; (3) kadang-kadang: ia -- pergi, -- tidak [v] ber.ben.tar v berjalan (berlari) berkitar (berkeliling); berbegar: mengambil jalan -, menempuh jalan yg tidak langsung (memutar) ke arah tempat yg dituju
bentok ben.tok [v] ke.ben.tok v cak tertumbuk; terlanggar (pd): hati-hati berjalan, nanti kepalamu -- tiang
bepergian be.per.gi.an [v] berjalan jauh: tiap hari Minggu banyak orang ~ ke luar kota
beradat ber.a.dat [v] (1) mempunyai adat; (2) menurut atau melakukan secara adat; (3) menjalankan perhelatan dsb menurut adat; (4) tahu sopan santun
beradu be.ra.du [v] (1) berhenti : mobil itu ~ di tepi jalan krn mogok; (2) beristirahat: mereka ~ barang sebentar untuk melepas lelah; (3) hor tidur: Sang Raja dan Permaisuri sedang ~ di peraduan
beramai-ramai be.ra.mai-ra.mai [v] (secara) bersama-sama; (dl jumlah banyak): orang datang ~ ke tempat kecelakaan itu sehingga lalu lintas terhenti sejenak; mereka ~ menyingkirkan kayu besar itu dr jalan raya
berangkat be.rang.kat [v] (1) mulai berjalan (pergi, bepergian): kereta akan segera -- , mari kita naik; (2) mulai menjadi (besar, akil balig); beranjak: anak itu sudah -- dewasa
berantara ber.an.ta.ra [v] (1) ada antaranya (selangnya, selanya); berselang: pohon-pohon peneduh di pinggir jalan itu ~ 5 m; (2) tidak langsung; tidak sekaligus (setapak demi setapak): rumah itu dibangun secara ~
beraspal ber.as.pal [v] (1) mengandung aspal; ada aspalnya; (2) sudah dilapisi aspal; sudah diaspal: jalan-jalan ~ merupakan prasarana yg baik bagi kelancaran perputaran ekonomi
berbakti ber.bak.ti [v] berbuat bakti (kpd); setia (kpd): -- kpd Tuhan Yang Maha Esa dng jalan melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya
berbatu-batu ber.ba.tu-ba.tu [num] (1) penuh batu; banyak batunya: jalan menuju ke sana --; (2) banyak batu jaraknya: ia terpaksa berjalan -- sebelum sampai di desanya
berbega ber.be.ga [v] berkeliling (berjalan, terbang); berputar; begar: elang itu terbang -
berbelit-belit ber.be.lit-be.lit [v] (1) melilit-lilit: suluran-suluran itu -- pd pohon-pohon besar; (2) berkelok-kelok dan berlingkar-lingkar: jalan ke puncak gunung itu --; (3) berjalin-jalin; bertali-tali (dng); bersangkut paut (dng); kusut atau rumit sekali: masalah korupsi adalah masalah yg -- dan melibatkan orang banyak
berbelok-belok ber.be.lok-be.lok [v] (1) berkelok-kelok; berkeluk-keluk (tidak lurus): jalan ke puncak gunung dibuat --; (2) sebentar-sebentar berbelok: ia berlari --
berbelulang ber.be.lu.lang [v ] berkulit keras; kapalan: telapak kaki saya -- krn banyak berjalan tanpa alas kaki
berbentrokan ber.ben.trok.an [v] (1) bertubrukan: jalanan macet, rupanya ada mobil -; (2) berselisih (paham)
berbisul ber.bi.sul [v] ada bisulnya: telapak kakinya -- sehingga ia tidak dapat berjalan dng baik
bercabang ber.ca.bang [v] (1) mempunyai cabang (tt batang pohon, tanduk, lembaga, atau kantor): tanduk rusa itu ~; di desa itu ada pohon nyiur yg ~; (2) terpecah; tidak terpusat pd satu saja (tt hati, pikiran, dsb); mendua; bimbang (tt hati, pikiran): hatinya sudah ~ sehingga sulit dipercaya; (3) berbelah cabang (tt jalan, sungai); bersimpang: jalan (sungai) itu ~ dua; (4) ki tidak dapat dipercaya (tt perkataan): lidahnya ~
bercabang-cabang ber.ca.bang-ca.bang [v] (1) banyak tumbuh cabang (tt pohon); (2) bersimpang-simpang (tt jalan, sungai); (3) terpecah-pecah atau terbagi-bagi (tt hati, perhatian, pikiran, dsb) thd beberapa masalah; tidak terpusat pd satu masalah (tt pikiran, hati)
berceloteh ber.ce.lo.teh [v] bercakap-cakap tidak keruan; mengobrol; mengoceh: sepanjang perjalanan ia tidak mau diam, ~ saja kerjanya
bercelur ber.ce.lur [v] ~ tangan menjalankan sumpah celur
bercengkerama ber.ceng.ke.ra.ma [v] (1) bercakap-cakap dng senang; bersenda gurau: kedua anak muda itu terus duduk ~; (2) kl berjalan-jalan untuk bersenang-senang (bermain-main, bertamasya, dsb): baginda pun ~ ke taman bunga
berdarmawisata ber.dar.ma.wi.sa.ta [v] mengadakan kunjungan atau perjalanan untuk menghibur diri, bersenang-senang, dsb: kami akan ~ ke Danau Toba bulan depan
berdaya guna ber.da.ya gu.na [v] (1) berkemampuan mendatangkan hasil dan manfaat; bertepat guna; efisien: cara yg paling ~ untuk membasmi parasit ialah dng mengadakan penyemprotan masal; (2) berkemampuan menjalankan tugas dng baik: tujuan penertiban aparatur negara ialah agar pegawai negeri dapat bekerja secara ~ dan berhasil guna
berderap ber.de.rap [v] berbunyi spt bunyi kaki orang berjalan [v] (1) berlari cepat (tt kuda dsb); (2) melangkah cepat; bergerak laju: pembangunan daerah dewasa ini ~ dng sangat menggembirakan
berderet ber.de.ret [v] (1) bersusun (dl bentuk garis lurus) teratur: pembeli karcis ~ di depan loket; (2) merupakan deret yg panjang (berjajar atau beruntun-runtun): pohon asam ~ di sepanjang jalan
berdesak-desakan ber.de.sak-de.sak.an [v] berjejal-jejalan; sesak-menyesak (berebut tempat); dorong-mendorong: jangan ~ , kita harus antre dan masuk satu per satu
berdinas ber.di.nas [v] bekerja pd pemerintah dsb; menjalani dinas (tugas): sesudah ~ 30 tahun, ia mengajukan permohonan pensiun
berdua-dua ber.du.a-dua [v] selalu berdua; membentuk kelompok terdiri atas dua orang: selesai membentuk lingkaran, para penari berjalan ~ menuju ke depan panggung
berduli ber.du.li [v] (1) berdebu; (2) berjalan kaki; pergi (ke)
beregu be.re.gu [v] berupa regu; berkelompok yg terdiri atas beberapa orang: balap sepeda ~ diadakan di jalan raya bebas hambatan;
berekonomi ber.e.ko.no.mi [v] (1) menjalankan suatu usaha (perdagangan, perindustrian) berdasarkan teori-teori ekonomi; (2) (berusaha); menghindari pemborosan uang, tenaga, waktu; berhemat
berembuk be.rem.buk [v] berunding; berbincang-bincang: wakil kelompok yg sedang bersengketa itu sedang ~ mencari jalan damai
berfungsi ber.fung.si [v] (1) berkedudukan atau bertugas (sbg): kepala kantor wilayah ~ sbg menteri di daerah; (2) berguna; menjalankan tugasnya: akibat banjir, jalan yg menghubungkan Jakarta -- Cirebon tidak ~ lagi
bergalah ber.ga.lah [v] memakai galah; menjalankan perahu dng galah (satang)
bergandeng tangan ber.gan.deng tangan saling berpegangan tangan: pengantin baru itu berjalan sambil ~ tangan
bergontai ber.gon.tai [a] perlahan-lahan dan agak terhuyung-huyung (tt berjalan): si Belang pun meringkik sambil lari ~
bergoyang-goyang ber.go.yang-go.yang [v] kerap kali bergoyang: mobil itu ~ krn jalan yg berlubang-lubang
bergulung ber.gu.lung [v] (1) berlipat melingkar: lengan bajunya ~ sebatas siku; (2) bergerak (berjalan) spt berguling (tt ombak dsb): ombak ~ dan memecah di pantai
berhenti ber.hen.ti [v] (1) tidak bergerak (berjalan, bekerja, dsb) lagi; tidak meneruskan lagi; mandek: jantungnya ~ berdenyut; (2) berakhir; selesai; tamat: siaran televisi ~ pd pukul dua puluh tiga; (3) mengaso; beristirahat; berjeda: maka ~ lah ia sebentar, beristirahat di bawah pohon; (4) meletakkan jabatan (pekerjaan dsb) lagi: Pak Lurah akan ~ pd akhir bulan ini
berhujan-hujan ber.hu.jan-hu.jan [v] sengaja berjalan (mandi dsb) pd waktu hujan; membiarkan diri kena hujan
beribadah ber.i.ba.dah [v] menjalankan ibadah; menunaikan segala kewajiban yg diperintahkan Allah
berimbang ber.im.bang [v] (1) sama berat (kuat, kuasa, banyak, dsb); setimbang; sebanding: pertandingan tidak berjalan lancar krn kedua kesebelasan itu tidak ~ kekuatannya; (2) ber-padanan (dng); berbanding (dng): hadiah yg diberikan ~ dng jasa yg dibuatnya
berimpit-impit ber.im.pit-im.pit [v] berdesak-desak; sesak-menyesak: orang ~ di tepi jalan hendak melihat tamu agung itu
beriring-iring ber.i.ring-i.ring [v] berjalan berturut-turut atau berjajar-jajar: tampak pelajar yg berpakaian seragam putih-putih ~
berjajar ber.ja.jar [v] merupakan baris (banjar, deret); membentuk jajaran (banjar, dsb): penduduk berdiri ~ sepanjang jalan yg dilalui pawai pembangunan
berjengkot ber.jeng.kot [v] berjalan timpang (kaki yg sebelah seakan-akan menggantung)
berjihad ber.ji.had [v] berperang (di jalan Allah); berjuang
berjual ber.ju.al [v] (1) berjualan; berdagang (sesuatu): abangnya ~ rokok di tepi jalan; (2) (akan atau sudah) dijual: kambingnya sudah ~
berkayuh ber.ka.yuh [v] (1) menjalankan perahu dng pengayuh: nelayan itu masih juga ~ untuk mencari sesuap nasi
berkedai ber.ke.dai [v] (1) membuka kedai; berdagang kecil-kecilan: banyak orang ~ di tepi jalan; (2) berbelanja di kedai: ia hendak ~ ke pasar
berkeliling ber.ke.li.ling [v] (1) bergerak mengitari: anak-anak berlari pagi ~ Monas; (2) berjalan (naik mobil dsb) berputar-putar: para tamu bertamasya ~ kota
berkelok ber.ke.lok [v] (1) melengkung (tt garis); berkeluk; (2) berbelok atau bertukar arah, ke kanan atau ke kiri (tt alur jalan dsb)
berkelok-kelok ber.ke.lok-ke.lok [v] banyak keloknya; berkeluk-keluk; berliku-liku: melalui jalan ~
berkendara ber.ken.da.ra [v] (1) duduk di atas sesuatu yg dinaiki, ditunggangi, dsb (spt kuda atau kereta): pangeran datang ~ seekor kuda putih; (2) menaiki (menumpang) suatu alat tunggangan (tumpangan dsb): aturan ~ perlu dipatuhi untuk keselamatan penumpang; (3) menjalankan kendaraan, mobil
berkilo-kilo ber.ki.lo-ki.lo [num] beberapa kilogram: ~ daging sapi dibelinya [num] beberapa kilometer: ~ jauhnya dia berjalan kaki
berkompromi ber.kom.pro.mi [v] bersetuju dng jalan damai (saling mengurangi tuntutan); melakukan kompromi
berkoperasi ber.ko.pe.ra.si [v] berusaha (bekerja) dng jalan koperasi (bekerja sama)
berkukus ber.ku.kus [v] (1) mengeluarkan kukus (uap); beruap: air yg dijerang itu mulai ~; (2) dimasak dsb dng ditaruh di atas air mendidih: bukan nasi bertanak, melainkan nasi ~; (3) dijadikan barang cair dr uap; barang cair yg dipanaskan (dng jalan disuling): ciu ialah semacam air tapai ~
berlakon ber.la.kon [v] menjalankan (memainkan) lakon (drama, teater, film): ungkapannya dl ~ sangat berlebihan
berlaku ber.la.ku [v] (1) masih berjalan (sedang dikerjakan dsb); berlangsung; terjadi: jam malam ~ dr pukul 18.00 sampai pukul 06.00 WIB; penahanan para sandera masih ~; peraturan itu sudah dinyatakan tidak ~ lagi; (2) berbuat; bertindak: ia suka ~ kasar thd istrinya; (3) bertindak menjadi; menjalankan tugas menjadi: dl pemilihan umum, presiden pun ~ sbg warga negara biasa; (4) boleh dipakai (tt surat, uang, dsb); sah: surat keterangan Saudara tidak ~ lagi krn sudah habis masa ~ nya; (5) dikenakan untuk atau pd: aturan ini ~ bagi sekalian warga negara Indonesia; peraturan lalu lintas itu ~ bagi semua pemakai jalan
berlangkah ber.lang.kah [v] berangkat; berjalan
berlari ber.la.ri [v] berjalan kencang: mereka ~ mengejar bus
berlawalata ber.la.wa.la.ta [v] berjalan kaki menempuh jarak jauh (spt Lawalata)
berlayar bernakhoda ber.la.yar bernakhoda, berjalan dng yg tua [pb] setiap mengerjakan sesuatu hendaklah menuruti nasihat (petunjuk) orang yg ahli atau yg berpengalaman
berlayar menentang (mengadang [pb] setiap usaha harus ada tujuannya: berlayar sampai ke -- , berjalan sampai ke batas, pb segala usaha hendaklah diselesaikan sampai tercapai maksudnya
berlelewa ber.le.le.wa [v] bertingkah; berlagak: jalannya sangat ~
berlenggok-lenggok ber.leng.gok-leng.gok [v] bergerak meliuk-liuk ke kiri ke kanan (tt gerakan badan ketika berjalan atau gerakan leher dan kepala ketika menari dsb); oleng spt cupak hanyut
berlewatan ber.le.wat.an [v] banyak yg lewat; lalu-lalang: mobil-mobil ~ di jalan raya
berliku-liku ber.li.ku-li.ku [v] (1) banyak tikungan; berkelok-kelok: balapan mobil itu menempuh jalan yg ~; (2) ki berbelit-belit: urusan itu menjadi panjang dan ~ sukar menyelesaikannya
berlonggok ber.long.gok [v] bertimbun (bertumpuk dsb): sampah yg ~ di tepi jalan mengundang lalat dan langau
berlopak-lopak ber.lo.pak-lo.pak [v] berlekuk-lekuk (berlubang-lubang) dan berisi air: jalan ke desa itu ~ dan becek
berlubang ber.lu.bang [v] (1) ada lubangnya: kelapa itu ~ digerek tupai; (2) berlekuk (tt tanah dsb): jalan yg baru selesai dibangun itu sudah ~ krn air hujan
bermacam-macam ber.ma.cam-ma.cam [a] berbagai-bagai; berjenis-jenis; beruparupa: -- usaha telah dijalankan untuk mencukupi keperluan hidup sehari-hari; hasil industri rumah itu meliputi -- barang keperluan sehari-hari
bermi ber.mi [n] tumbuhan menjalar yg hidup di air, daunnya biasa dipakai sbg obat perut kembung dng jalan mengunyahnya sbg lalap; Herpestis monnieria
bermodalkan ber.mo.dal.kan [v] menggunakan sbg modal; menggunakan sesuatu sbg modal: jalan itu dibangun dng -- penghasilan desa yg berupa iuran hasil pertanian
bermufakat ber.mu.fa.kat [v] bertemu, berbincang-bincang, dsb untuk mencari kesepakatan; berunding (dng); bermusyawarah: mereka -- untuk membangun jalan desa
bernegara ber.ne.ga.ra [v] (1) mempunyai negara; (2) menjalankan pemerintahan negara: berjuang krn ingin ~
berodi be.ro.di [v] bekerja rodi: mereka disuruh ~ memperbaiki jalan
beroleh ber.o.leh [v] (1) mendapat; menerima: -- manfaat daripadanya; (2) kl boleh; dapat: mudah-mudahan anakmu -- selamat di jalan
beronggok-onggok ber.ong.gok-ong.gok [v] berlonggok-longgok; bertumpuk-tumpuk; bertimbun-timbun: -- buah-buahan dan sayur-sayuran dijual di tepi jalan
berpanas-panas ber.pa.nas-pa.nas [v] berjalan (bekerja, bermain, dsb) di tempat yg panas
berpandu ber.pan.du [v] memakai penunjuk jalan; bermualim
berpasang-pasang ber.pa.sang-pa.sang [num] (1) beberapa pasang (jodoh, set, perangkat): ~ sandal; ~ pakaian; (2) berdua-dua; sepasang-pasang: menari ~; berjalan ~
berpecah ber.pe.cah [v] terbagi menjadi beberapa kelompok (golongan dsb): di tengah jalan pasukan ~ dua, yg satu ke jurusan utara, yg lain ke jurusan selatan
berpelukan ber.pe.luk.an [v] saling berpeluk (memeluk, merangkul): mereka berdua berjalan ~ menuju pantai
berpesiar ber.pe.si.ar [v] mengadakan perjalanan keliling kota dsb; mengadakan tamasya; berpelesir: ia sering ~ bersama keluarganya untuk menyenangkan hati
berpirau-pirau ber.pi.rau-pi.rau [v] berjalan menyerong-nyerong (berpirai-pirai, berpal-pal)
berpoligami ber.po.li.ga.mi [v] menjalankan (melakukan) poligami
berpolitik ber.po.li.tik [v] menjalankan (menganut paham) politik; ikut serta dl urusan politik
berpusing-pusing ber.pu.sing-pu.sing [v] (1) berputar-putar; berkeliling-keliling: setengah jam lamanya pesawat itu ~ di atas kota; (2) berjalan-jalan
berputar kayun ber.pu.tar kayun [cak] berjalan-jalan keliling; melancong ke sana-sini
berputar-putar ber.pu.tar-pu.tar [v] (1) berpusing-pusing: baling-baling itu ~ dng kencangnya; (2) berjalan (terbang dsb) berkeliling: ia ~ di lapangan itu beberapa kali; (3) tidak langsung menuju tempat dsb yg dituju; tidak langsung pd sasaran yg dituju; tidak langsung menyatakan maksud yg sebenarnya (tidak berterus terang): untuk mengakui bahwa dia salah, mengapa dia harus ~ spt itu; (4) berjalan-jalan berkeliling mencari angin: sore ini ia ~ dl kota
bersalip-salipan ber.sa.lip-sa.lip.an [v] kejar-mengejar untuk mendahului; dahulu-mendahului; saling mendahului: mereka -- terus dl perjalanan
bersamaan ber.sa.ma.an [v] (1) berbarengan; bertepatan: hari ulang tahunnya yg ke-25 -- dng hari pernikahannya; (2)sejenis; seragam; serupa: pakaian mereka ~ , semuanya mengenakan baju putih dan celana abu-abu; sifat kedua perkara yg diterima pengadilan hampir -; (3)sejalan; sesuai: anggaran rumah tangga harus -- dng anggaran dasarnya; (4)setara; sama; sebanding: kuasa bendahara itu -- dng kuasa raja muda
bersampingan ber.sam.ping.an [v] berdampingan (bersama-sama); bersisian: kami berjalan --; (2) bersebelahan: kami berjalan --
bersarang ber.sa.rang [v] (1) membuat sarang: burung pipit -- di pohon kemuning; (2) bertempat (berkediaman, bersembunyi, dsb): gerombolan bersenjata -- di lereng gunung; (3) mengenai (tt pukulan dsb); masuk (tt tikaman, peluru, dsb): pisau itu -- di lambungnya; (4) ki masuk ke dl gawang (gol): penjaga gawang itu gagal meraih bola yg akan -- di jalanya
bersat ber.sat [ark v] (1) salah masuk (spt makanan masuk ke liang napas atau ke hidung); (2) tersesat; salah jalan
berseberangan ber.se.be.rang.an [v] (1) berhadapan duduknya atau letaknya: pd waktu makan malam ibunya selalu duduk -- dng bapaknya; (2) terletak di seberang jalan (sungai dsb), yg satu di seberang sana dan yg satu lagi di seberang sini: rumah kami -- jalan; (3) berada pd pandangan, pendirian, dsb yg berbeda: tokoh muda itu -- dng pemerintah
berselisih ber.se.li.sih [v] berbeda; ada selisihnya: jumlahnya -- Rp5.000,00; (2) adv berlainan pendapat dsb; bertikai; berbantah; bersengketa: mereka selalu hidup rukun, tidak pernah -; -- jalan berpapasan bertemu di jalan, tetapi masing-masing menempuh jalannya sendiri: jembatan bambu yg sempit itu hanya dapat dilalui oleh dua orang -- jalan
bersesat ber.se.sat [a] dl keadaan salah jalan; kesasar
bersetelan ber.se.tel.an [v] memakai setelan: seorang pemuda -- dan berdasai berjalan dng angkuhnya
bersibak ber.si.bak [v] (1) bercerai (ke kanan dan ke kiri); berbelah (ke kanan dan ke kiri spt air laut dibelah kapal): rambutnya -; airnya -- dan membuih ke kiri dan ke kanan; (2) menghindari (menyisi, menepi); memberi jalan dng menyisi ke kanan dan ke kiri: maka -lah mereka itu meluangkan jalan sambil membuka tudung masing-masing
bersijengket ber.si.jeng.ket [v] berjalan dng mengangkat tumit dan hanya ujung jari kaki yg berjejak
bersikudidi ber.si.ku.di.di [v] berjengkek-jengkek (melompat-lompat spt kedidi sedang berjalan)
bersilang ber.si.lang [v] (1) saling memotong (memalang) antara dua garis dsb: membuat tanda dua garis -; tangannya -- di dada; (2) ki berselisih jalan dsb; berpapasan: -- jalan [v] berselang: perkataan keji keluar -
bersimpang ber.sim.pang [v] (1) berbelah menjadi berbelok dr yg lurus; bercabang: jalan -- dua; (2) ki berlainan pendapat; tidak sejalan
bersimpangan ber.sim.pang.an [v] (1) bersilang jalan; berselisih jalan; (2) bertemu, tetapi masing-masing menyimpang
bersisian ber.si.si.an [v] berdampingan: mereka berjalan -
bersongsong ber.song.song [v] berjalan (bergerak maju) menghadapi ...; bertemu (berlawanan arah); berpapasan (dng): ia dapat melihat seorang berkuda yg rupa-rupanya -- dng dia
bersuluh ber.su.luh [v] memakai suluh: ia -- di jalan yg gelap
bertahan-tahan ber.ta.han-ta.han [v] berhenti-henti; tidak sekaligus; ~ larat sedikit demi sedikit mengurangi kesukaran; mempertahankan lebih lama lagi (dng jalan berhemat dsb): uang sebegitu cukup juga untuk ~ larat
bertakwa ber.tak.wa [v] menjalankan takwa
bertamasya ber.ta.ma.sya [v] pergi menikmati perjalanan yg menyenangkan; pergi bersenang-senang hati (melihat-lihat) keindahan alam dsb): para wisatawan ~ ke Candi Borobudur
bertanjak ber.tan.jak [v] berjalan (berdiri) dng mengangkat tumit; berjengket
bertapa ber.ta.pa [v] (1) mengasingkan diri dr keramaian dunia dng menahan hawa nafsu (makan, minum, tidur, birahi) untuk mencari ketenangan batin; (2) cak ki menjalani hukuman penjara: sbg ganjaran yg diterima dr perbuatannya itu, ia terpaksa ~ selama dua tahun dl penjara
bertasawuf ber.ta.sa.wuf [v] menjalankan tasawuf
berteguh-teguh janji ber.te.guh-te.guh janji berjanji akan menepati apa yg dikatakan: setelah kedua sahabat itu ~ janji, berpisahlah mereka meneruskan perjalanan masing-masing
bertempap ber.tem.pap [v] mengukur dng tempap
bertemu ber.te.mu [v] (1) ditemukan; diperoleh; terdapat di; kedapatan di: batu permata seelok ini tidak akan ~ di negara ini; (2) berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; (3) mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; (4) berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; (5) menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb: dua sungai itu ~ di dekat laut; tepi langit ~ dng permukaan laut; (6) sesuai atau cocok (perkataan dng perbuatan, teori dng praktik, dsb); janjinya tidak pernah ~; teori yg tidak ~ dl praktik; (7) benar-benar terjadi (tt ramalan, dugaan, dsb); (8) sampai atau tercapai (tt harapan, cita-cita, dsb): apa yg kuimpikan seminggu yg lalu, ~ juga pd hari ini; (9) dapat atau kena (bahaya, bencana, dsb): ~ dng bahaya maut; ~ muka dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai)
bertimbal ber.tim.bal [v] (1) bertimbang; berbanding; kedua belah pihak sama (derajatnya dsb): dilihat dr keturunan dan kekayaan kedua mempelai itu ~ juga; (2) pd kedua belah sisi (pihak): terdapat pohon bungur ~ jalan
bertindih ber.tin.dih [v] (1) menghimpit (bertumpuk) yg satu di atas yg lain: kursi itu disusun ~; (2) bersaf-saf (berlapis-lapis) rapat: berjalan ~
bertobat ber.to.bat [v] (1) menyesal dan berniat hendak memperbaiki (perbuatan yg salah dsb): sekarang ia sudah ~; (2) kembali kpd Tuhan atau agama (jalan) yg benar
bertokok ber.to.kok [v] (1) mendapat tambahan sedikit (dl beratnya, panjangnya, dsb ketika mengukur sesuatu); (2) bertambah (lagi): ia mengidap penyakit ginjal dan ~ pula dng sakit kuning
bertongkat tebu ber.tong.kat tebu [ki] berjalan bersama-sama dng istri atau kekasih
bertugas ber.tu.gas [v] (sedang) menjalankan tugas; ada tugas; mempunyai tugas: anggota tentara ~ dng penuh tanggung jawab
bertunda-tunda ber.tun.da-tun.da [kl v] berduyun-duyun; banyak sekali: ~ orang datang ke jalan besar itu
berturut-turut ber.tu.rut-tu.rut [v] (1) beruntun; bersambung; terus-menerus dng teratur: berjalan ~; roman yg diterbitkan ~; tiga hari ~; (2) berulang-ulang; bertubi-tubi: dipukulnya ~
berunggun ber.ung.gun [v] bertumpuk; beronggok; bertimbun: sampah ~ di tepi jalan; (2) v sedang membakar kayu yg bertimbun; mengadakan api unggun; (3) a masih berapi (tt timbunan sampah dsb yg dibakar)
berurutan ber.u.rut.an [v] berjalan sesuai dng urutannya; berturut-turut
berwaspada ber.was.pa.da [v] berada dl keadaan waspada: ~ lah kalau menyeberang jalan krn kadang-kadang ada kendaraan yg datang dng tiba-tiba
berwisata ber.wi.sa.ta [v] melakukan perjalanan wisata
beton aspal lapisan permukaan jalan yg dibuat dr campuran kerikil berukuran tertentu dan aspal
betonisasi be.to.ni.sa.si [n] pembetonan (jalan)
betul be.tul [a] (1) benar; sesungguhnya; tidak bohong: -- , dia adalah kemenakan saya; (2) benar; tidak salah; tidak keliru: pendapatan hitungan ini --; (3) sejati; bukan tiruan; bukan campuran; tulen: perhiasan yg dipakainya spt emas --; (4) tepat; persis: tembakannya -- mengenai jantungnya; (5) langsung (tidak serong): rumahku dng rumahmu berhadapan --; (6) lurus (tegak) benar: jalan yg --; berdiri --
bidang bi.dang [n] permukaan (yg) rata dan tentu batasnya: kubus itu mempunyai enam --; (2) n ukuran panjang (5 hasta) untuk mengukur panjang (tikar, layar, kulit, dsb): berapa -- tikar ini; (3) n lapangan (dl arti lingkungan pekerjaan, pengetahuan, dsb): -- perburuhan; (4) n segi pandangan; aspek: masalah itu harus ditinjau dr -- ilmu ketatanegaraan; (5) p kata penggolong bagi barang-barang yg luas spt tanah, sawah, ladang: dua -- tanahnya ditanami sayur-sayuran; (6) a lebar: dadanya --; (7) kolom yg terdapat pd kartu berlubang untuk menuliskan informasi khusus; (8) bagian tertentu dl rekaman komputer, msl dl rekaman bibliografi, pengarang, atau tanggal publikasi dokumen
bingung bi.ngung [a] (1) hilang akal (tidak tahu yg harus dilakukan): ia -- ketika disuruh menceritakan pengalamannya; (2) tidak tahu arah (mana barat mana timur dsb); tidak tahu jalan: ketika sampai di Pasar Senen, saya menjadi -- dan tidak tahu ke mana jalan ke Gambir; (3) gugup tidak keruan: ketika tersiar berita bahwa musuh mulai menyerang, penduduk menjadi --; (4) bodoh; tolol: yg -- makanan yg cerdik, yg tidur makanan yg jaga; (5) (merasa) kurang jelas (tt sesuatu); kurang mengerti: saya sebenarnya -- , yg mana kakaknya
bini lari istri yg diperoleh dng jalan kawin lari
birokrasi bi.ro.kra.si [n] (1) sistem pemerintahan yg dijalankan oleh pegawai pemerintah krn telah berpegang pd hierarki dan jenjang jabatan; (2) cara bekerja atau susunan pekerjaan yg serba lamban, serta menurut tata aturan (adat dsb) yg banyak liku-likunya dsb
birokratisasi bi.ro.kra.ti.sa.si [n] sistem pemerintahan yg dijalankan oleh pegawai bayaran yg tidak dipilih rakyat; cara pemerintahan yg sangat dikuasai oleh pegawai negeri; pembirokrasian: terjadi -- yg lebih hebat dl tempo yg relatif cepat
bis [n] (1) kotak kecil (di tepi jalan, di depan kantor pos), milik kantor pos, tempat memasukkan surat yg akan dikirimkan melalui jasa kantor pos; kotak kecil di depan rumah (kantor), tempat meletakkan surat yg terkirim melalui jasa kantor pos; kotak surat: memasukkan surat ke dl --; (2) Olr tempat hinggap (dl permainan spt sofbol dan bisbol) pemukul atau pelari yg diletakkan di tiap sudut lapangan, biasanya terbuat dr kain terpal berbentuk segi empat spt bantal tipis [Lihat {bus}] [adv cak] (1) dua kali lagi; sekali lagi; diulang atau ditambah lagi (dl nyanyian dsb): penonton berseru gemuruh, " -- ! -- !"; (2) tambahan atau susulan pd pasal undang-undang: Pasal 161 -- (pasal yg ditambahkan pd Pasal 161) [n] (1) pipa dr besi atau semen, cor, plastik untuk got dsb; (2) pembuluh [n] kain (pita) untuk hiasan pd bagian tepi baju dsb; pelisir
bising bi.sing [a] (1) ramai (spt berdengung-dengung, berdesir-desir, berdesing-desing) hingga menyebabkan telinga spt pekak (tt suara atau bunyi): bunyi kapal terbang yg akan berangkat sangat --; (2) hiruk-pikuk; gempar: jangan -- , Bapak sedang tidur; (3) berasa pd telinga seakan-akan pekak (krn mendengar bunyi yg tidak keruan): -- telingaku mendengar deru mobil di jalan
blok [n] (1) gulungan (cita dsb): dibelinya kain putih dua --; (2) deretan beberapa buah rumah yg tidak terpisah-pisah: rumah -- A disediakan untuk para perwira menengah; (3) bagian dr kampung yg besar yg dibatasi oleh jalan: Kebayoran Baru dibagi menjadi beberapa --; (4) persatuan beberapa negara (partai politik dsb) untuk memperkuat kedudukannya: partai-partai kanan merupakan -- penyokong pemerintah; (5) Olr pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dl olahraga tenis)
boks [n] (1) tempat tidur bayi atau tempat menaruh anak-anak (sebelum dapat berjalan), berbentuk segi empat, berpagar pd sisi-sisinya; (2) bak bertutup pd mobil (truk), berbentuk kotak besar untuk mengangkut barang; (3) kotak; ruang kecil yg menyerupai kotak: -- telepon umum
bolometer bo.lo.me.ter [n] alat untuk mengukur tenaga radiasi elektromagnetik dl selang riak gelombang tertentu dng memanfaatkan perubahan hambatan dr penghantar tipis yg terkena pengaruh pemanasan radiasi dsb
bopeng bo.peng /bopEng/ (1) a cacat yg berupa lubang-lubang (lekuk-lekuk) kecil pd kulit; burik; capuk: orang itu mukanya -- akibat penyakit cacar yg pernah dideritanya; (2) v ki berlubang-lubang: jalan baru itu sekarang sudah --
buang langkah berjalan-jalan; berlari; (2) melangkahkan kaki ke belakang (dl pencak)
buang tangan mengayunkan tangan ketika berjalan; menggerakkan tangan untuk memukul dsb (spt dl silat)
buang tingkah berjalan dsb dng tingkah (sikap) yg dibuat-buat; membuang sikap
bujet bu.jet [n] (1) anggaran pemasukan dan pengeluaran uang; anggaran belanja; (2) Ek rencana anggaran terperinci sbg pedoman untuk menjalankan operasi pd masa yg akan datang dan juga digunakan sbg dasar untuk melakukan penilaian atas pelaksanaan
buka bu.ka [v] (1) ark jarak; antara; lebar: jalan yg -- nya 5 m; (2) cak membuka; terbuka: tak berani -- mulut; (3) berjualan atau bekerja: kantor pemerintah mulai -- pukul 08.00, tutup pukul 15.00 [v Isl] minum atau makan pd petang hari sesudah berpuasa
buku petunjuk buku yg berisikan keterangan dan petunjuk praktis untuk melakukan (melaksanakan, menjalankan) sesuatu
bulevar bu.le.var [n] jalan raya yg lebar, biasanya dng deretan pohon di kiri kanannya; adimarga
buntu bun.tu [v] tertutup (tidak dapat terus tt pintu, jalan, pipa, dsb); tertutup salah satu ujungnya (jalan, pipa, dsb); terhalang (oleh sekatan dsb); tersekat; tersuntuk (tt akal, pikiran, dsb): gang --; menghadapi jalan --
bunyi letupan [Ling] bunyi bahasa yg dihasilkan dng cara jalan udara keluar mulut ditutup rapat-rapat kemudian dng tiba-tiba udara dilepas sehingga terjadi semacam letupan, msl bunyi /b/, /p/, /k/, /d/; hentian
buret bu.ret [n Kim] tabung kaca panjang berskala dan dilengkapi dng keran untuk mengatur kecepatan tetesan (aliran) cairan, yg digunakan untuk mengukur dng cermat volume sejumlah cairan yg ditambahkan ke dl suatu wadah, msl dl titrasi
bus cepat bus yg melayani secara cepat angkutan penumpang antara satu tempat (kota) dan tempat (kota) lain, tanpa berhenti dan tidak menaikkan penumpang di tengah jalan
bus wisata bus yg digunakan khusus untuk melayani perjalanan wisata
bushido bus.hi.do [n] (1) jalan ksatria; (2) kode etik prajurit Jepang pd masa feodal yg menekankan kesatriaan dan ketaatan para prajurit (samurai) tanpa syarat kpd tuannya
busur bu.sur [n] (1) bilah kayu, bambu, dsb yg direntangkan dng tali untuk melepaskan anak panah; (2) alat (perkakas) untuk membersihkan kapas (kapuk) yg bentuknya spt busur; (3) alat berbentuk setengah lingkaran untuk mengukur derajat (dl matematika) [n] hak milik atas tanah perkebunan kopi (di Jawa Timur)
butulan bu.tul.an [n] pintu (jalan) tembus dr samping atau dr belakang rumah atau halaman
cabang ca.bang [n] (1) bagian batang kayu yg tumbuh dr pokok atau dahan (cabang yg besar disebut dahan dan cabang yg kecil disebut ranting): pohon ini tidak banyak -- nya; (2) galah (tongkat dsb) yg ujungnya berbelah menjadi sudut (Y); canggah; cagak: pohon itu ditopang dng --; (3) bagian yg terpecah atau terbelah dr pokoknya: -- jalan; -- sungai; (4) satuan usaha (kedai, toko), lembaga, perkumpulan, kantor, dsb yg merupakan bagian dr satuan yg lebih besar; filial: kantor --; perguruan itu mempunyai beratus-ratus -- di seluruh tanah air
cagak ca.gak [n] (1) tongkat (galah dsb) yg ujungnya bercabang (untuk penopang, penahan, penyangga); cabang (kayu); (2) tiang (listrik, telepon, dsb); kaki atau penyangga (perkakas potret, senapan mesin, dsb); (3) simpang; cabang (tt jalan); (4) ki tunjangan
campin cam.pin [a] (1) cekatan; gapah; tangkas: peranan yg penting itu dijalankan oleh pemain dng cukup --; (2) cakap; pandai; mahir: ia seorang pokrol bambu yg --
canai ca.nai [n] batu asah berbentuk bundar, dijalankan dng cara memutarnya, digunakan untuk menajamkan atau menghaluskan sesuatu; gerinda
cangking cang.king [v] , men.cang.king v (1) memegang dng dua belah tangan lalu diangkat ke atas: ~ anak; (2) Jk membawa sesuatu di tangan (pd waktu berjalan); menjinjing; (3) cak mengajak (pergi, serta); mengikutsertakan [v] cang.king.an n gelar kepala adat yg diperoleh krn warisan
cangkingan cang.king.an [n] sesuatu yg dibawa (sewaktu berjalan); bawaan
cara ca.ra [n] (1) jalan (aturan, sistem) melakukan (berbuat dsb) sesuatu: begitulah -- orang membuat tapai; bagaimana -- menulis huruf ini; (2) gaya; ragam (spt bentuk, corak): ia mempunyai baju -- Cina; ia pandai menari -- Sunda, Jawa, dan Bali; (3) adat kebiasaan; perbuatan (kelakuan) yg sudah menjadi kebiasaan: jika berada di negeri orang, jangan membawa -- mu sendiri; perkawinan -- Barat tidak sama dng -- kita; (4) bahasa; logat (dialek): ia menjawab -- Cina; -- Jakarta disebut "tampek", -- Jawa "gabak", dan -- Melayu "campak"; (5) jalan yg harus ditempuh: ia sedang memikirkan satu -- untuk membebaskan dirinya dr cengkeraman lawannya; (6) usaha; ikhtiar: hal itu adalah suatu -- untuk memupuk rasa nasionalisme
cegah ce.gah [v] , -- dan tangkal dicegah dan ditangkal untuk melakukan kegiatan perjalanan ke luar negeri, dsb; dikenai larangan
cegat ce.gat [v] men.ce.gat v menantikan di jalan dsb yg akan dilalui: mereka ~ iring-iringan mobil yg akan lewat di rumah mereka
cekang ce.kang [kl a] tegang; kaku: mayat itu sudah -- , sukar untuk dirapikan posisi tangannya [a] sempit: jalan itu -- , hanya cukup untuk berjalan satu mobil
celedang-celedok ce.le.dang-ce.le.dok [ark v] berayun-ayun lenggangnya; melenggang-lenggok: peragawati itu berjalan ~ di depan hadirin
cemberut cem.be.rut [a] masam mukanya: saat menjalankan tugasnya, pramugari harus ramah, tidak boleh --; seharian ini dia -- saja krn keinginannya tidak terpenuhi
cemburu cem.bu.ru [a] (1) merasa tidak atau kurang senang melihat orang lain beruntung dsb; sirik: ia -- melihat madunya berjalan berduaan dng suaminya; (2) kurang percaya; curiga (krn iri hati): istrinya selalu -- kalau suaminya pulang terlambat
cempelung cem.pe.lung [n] perahu yg dijalankan dng dayung [Lihat {cemplung}]
cencang dua segerai [pb] sekali jalan dua pekerjaan selesai
cendekia cen.de.kia [a] (1) tajam pikiran; lekas mengerti (kalau diberi tahu sesuatu); cerdas; pandai; (2) cepat mengerti situasi dan pandai mencari jalan keluar (pandai menggunakan kesempatan); cerdik; (3) terpelajar; cerdik pandai; cerdik cendekia: kaum cerdik --
cengkerama ceng.ke.ra.ma [n] (1) percakapan untuk menggembirakan hati; senda gurau; (2) perjalanan untuk bersenang-senang (bertamasya dsb)
cepat ce.pat [a] (1) dl waktu singkat dapat menempuh jarak cukup jauh (perjalanan, gerakan, kejadian, dsb); laju; deras: ia berlari --; kejadian berlalu dng --; (2) cekatan; tangkas: dia berhasil menangkap bola dng --; (3) terdahulu (tt arloji, jam) maju; mendahului: arloji itu -- sepuluh menit; (4) dl waktu singkat; lekas; segera: siapa -- dia dapat, siapa yg lekas-lekas datang akan mendapat; penyakitnya -- baik
cerepu ce.re.pu [n] alas kaki dr kulit yg tidak disamak: untuk berjalan kaki sejauh itu, Kakek lebih suka mengenakan -- dp sandal biasa
ceruk ce.ruk [n] (1) relung yg masuk ke dinding (tembok, tanah, dsb); lekuk, lubang; (2) lombong (dl tambang); (3) gua (di gunung); (4) ruang berpetak-petak (di lemari dsb); (5) sudut (pojok) di dapur (kamar, rumah, dsb); (6) lekuk (di geladak kapal dsb); (7) rongga (sela-sela dl timbunan barang dsb); (8) serokan; teluk kecil; (9) sudut jalan; jalan kecil (simpangan dsb)
cewek ce.wek [n cak] sebutan kpd wanita atau perempuan yg masih muda (gadis): mayat -- berambut hitam ditemukan pejalan kaki di tepi hutan
cincin penyetel [Tek] alat untuk mengukur atau menyetel kedudukan cincin pd piston
concong con.cong [ark] men.con.cong a berjalan terus dng tidak menoleh ke kanan atau ke kiri: semuanya berjalan ~ spt orang tergopoh-gopoh
copak-capik co.pak-ca.pik [a] (1) terpincang-pincang (berjalan dng tidak teratur): jalannya --; (2) bergerak-gerak terus (tt mulut yg mengunyah): mulutnya selalu --
dada da.da [n] (1) bagian tubuh sebelah depan di antara perut dan leher: ia memukul -- nya; (2) rongga tubuh tempat letak jantung dan paru-paru: ia akan menjalani operasi -- krn jantungnya sakit
dahak da.hak [n] lendir yg keluar dr kerongkongan atau dr jalan pernapasan
daki da.ki [n] kotoran sisa debu bercampur keringat yg melekat pd tubuh (terutama pd kaki, lengan, leher) [v] , men.da.ki v (1) memanjat; menaiki (gunung, bukit, dsb): ~ bukit, menuruni lurah; (2) menanjak naik: jalannya berliku-liku, menurun, dan ~; (3) naik (tt matahari): matahari mulai ~
dalal da.lal [Ar n] (1) perantara jual beli; makelar; pialang: jangan dibiasakan membeli barang (tanah, rumah, dsb) melalui seorang --; (2) wakil penjual; agen: ia adalah -- sepeda dan mesin jahit di kota itu; (3) potongan keuntungan untuk agen; (4) perantara dl penyelesaian pertikaian: kedua belah pihak ingin berdamai dng perantaraan --; (5) penunjuk jalan
dalalah da.la.lah [Ar n] (1) perempuan yg memperhubungkan laki-laki dan perempuan dng memperoleh uang jasa; induk semang perempuan lacur; nenek kabayan; comblang; pinang muda; muncikari; jaruman; barua; (2) penunjuk jalan wanita [Ar n] petunjuk yg benar mengenai makna isi Alquran
darmawisata dar.ma.wi.sa.ta [n] perjalanan atau kunjungan singkat dng tujuan bersenang-senang dsb; perjalanan yg dilakukan untuk tujuan rekreasi sambil mengenal baik objek wisata dan lingkungannya
darwis dar.wis [n Isl] penganut sufi yg sengaja hidup miskin (sbg jalan untuk mencapai kesempurnaan jiwa)
daya bertelur kemampuan menghasilkan telur; -- cengkeram kemampuan berjalan secara mantap di atas jalan (tt roda kendaraaan): roda yg lebar dan baik kembangnya mempunyai -- cengkeram yg sempurna; -- cerap daya serap; persepsi: ia menekankan pentingnya mengetahui dan memperhitungkan daya tangkap dan -- cerap khalayak yg menjadi sasaran kalender
daya guna da.ya gu.na [n] (1) kemampuan mendatangkan hasil dan manfaat; efisien; tepat guna; sangkil: para petani berusaha meningkatkan -- tanah mereka; (2) kemampuan menjalankan tugas dng baik (tt orang): dl pengangkatan pegawai, -- yg tinggi harus menjadi unsur pertimbangan pokok; (3) angka persen yg menunjukkan perbandingan antara tenaga (energi) yg diperoleh dan tenaga yg diperlukan
daya kuda [Fis] satuan tenaga (untuk mengukur mesin dsb) yg sama dng tenaga angkat 75 kg barang setinggi 1 m per detik (1 DK = 0,3736 kilowatt)
dayung da.yung [n] (1) tongkat besar yg pipih dan lebar pd ujungnya untuk mengayuh (menjalankan, menggerakkan) perahu; pengayuh; (2) injak-injak pd sepeda (untuk menjalankannya); pedal; (3) sirip pd dada ikan sbg alat untuk berenang [n Olr] olahraga air dng menggunakan perahu
debus de.bus [n] tiruan bunyi embusan angin bertiup ? dabus [a] tidak dapat atau tidak kena (tt jala ikan): kadang-kadang jalanya lekat, kadang-kadang --
dedai de.dai [a] , ber.de.dai-de.dai a (1) berduyun-duyun tidak beraturan (tt berjalan); (2) berderai-derai
dedikatif de.di.ka.tif [a] bersifat pengabdian: dia orang yg sangat -- , tidak pernah menyusahkan orang, dan siap menjalankan program
deklarasi dek.la.ra.si [n] (1) pernyataan ringkas dan jelas (tt suatu hal): konferensi itu telah menghasilkan -- yg terdiri atas sepuluh pasal; (2) keterangan lengkap tt uang, biaya perjalanan, barang yg masuk, dsb; -- nasional deklarasi yg diumumkan secara nasional: sikap kelompok ketiga ini tercermin di dl -- nasional yg dinyatakan oleh ketuanya
deklinometer dek.li.no.me.ter [n] alat untuk mengukur keanekaan posisi jarum magnetik
dekorasi de.ko.ra.si [n] (1) setiap bagian dr perlengkapan dekor panggung teater; (2) hiasan atau perhiasan sementara dr ruangan, gedung, jalan, dsb
dekremeter dek.re.me.ter [n] alat untuk mengukur peredaman gerak ayunan
demah de.mah [n] barang yg panas (spt abu panas, daun-daunan yg dipanaskan, batu panas) untuk menyembuhkan bagian tubuh yg sakit (dng jalan ditekankan di atasnya); tuam
demokrasi perwakilan [Pol] bentuk demokrasi dng kekuasaan tertinggi yg dijalankan melalui sistem perwakilan
dempam dem.pam [n] tiruan bunyi anak kecil (yg baru pandai berjalan) jatuh
denah de.nah [n] (1) gambar yg menunjukkan letak kota, jalan, dsb; peta; (2) gambar rancangan (rumah, bangunan, dsb) [n] , -- jahat kl hantu yg menyebabkan kaki menjadi bengkak
densimeter den.si.me.ter [n] alat untuk mengukur zat cair
densitometer den.si.to.me.ter [n] alat untuk mengukur kepekatan warna hitam atau nilai nuansa warna (sbg ganti penilaian dng mata)
depak de.pak [n] tiruan bunyi kuda berjalan atau bunyi buku jatuh di lantai
depan de.pan [n] hadapan; muka: rumahnya di -- rumahku; anak-anak berjalan di -- , yg besar berjalan di belakang
depang de.pang [v] men.de.pang v (1) merentangkan kedua belah tangan ke kanan ke kiri; (2) menghadang (merintangi dsb) dng kedua belah tangan direntangkan ke kanan dan ke kiri: di ujung jalan berdiri seorang polisi ~ setiap kendaraan yg melanggar peraturan
derai de.rai [n] tiruan bunyi titik-titik air hujan yg jatuh di kaca dsb: -- gerimis mulai terdengar [Mk n] butir-butir (tanah, emas, dsb) [v] ber.de.rai-de.rai v (1) berduyun-duyun (tidak beraturan): para demonstran ~ sepanjang jalan; (2) jatuh berguguran banyak-banyak (tt daun-daunan dsb); (3) berlanjutan atau berpanjangan tidak teratur
derap de.rap [n] tiruan bunyi kaki orang berjalan cepat [n] (1) gerak lari cepat (tt kuda dsb); (2) kecepatan langkah; laju gerak: rakyat tidak apatis thd -- pembangunan yg tengah berjalan sekarang
derap langkah bunyi langkah orang berbaris, kuda berjalan atau berlari, dsb; (2) ki kecepatan langkah; laju gerak: kita hendaknya menyesuaikan -- langkah pembangunan kita dng kemajuan dunia luar
desak de.sak [v] ber.de.sak v penuh berjejal-jejalan; tolak-menolak (krn kurang tempat dsb): anak-anak duduk ~ dl kelas yg sempit [n] tiruan bunyi kertas diremas-remas dsb
desibel de.si.bel [n] (1) satuan ukuran untuk mengukur kerasnya suara; satuan ukuran untuk mengukur ketajaman pendengaran; (2) Fis satuan untuk mengukur rasio dua daya atau intensitas, atau rasio antara suatu daya dan daya acuan; satuan yg sama dng 10 kali logaritme rasio tsb; (3) Ling satuan untuk menyatakan intensitas bunyi relatif pd skala dr 0 untuk rata-rata bunyi yg dapat didengar sampai 130 untuk rata-rata bunyi pd ambang pendengaran tertinggi
despot des.pot [n] penguasa tunggal yg berbuat sekehendak hati; kepala negara atau raja yg menjalankan kekuasaan dng sewenang-wenang
detasemen de.ta.se.men [n Mil] satuan tentara atau polisi yg berada di suatu tempat untuk menjalankan tugas yg bersifat sementara
dewan de.wan [n] (1) majelis atau badan yg terdiri atas beberapa orang anggota yg pekerjaannya memberi nasihat, memutuskan suatu hal, dsb dng jalan berunding; (2) mahkamah (tinggi)
dewan pemerintah daerah unsur pemerintah daerah yg bertugas menjalankan pemerintahan daerah
diagnosis di.ag.no.sis [n] (1) penentuan jenis penyakit dng cara meneliti (memeriksa) gejala-gejalanya; (2) Sos pemeriksaan thd suatu hal
diagometer di.a.go.me.ter [n El] alat untuk mengukur kekuatan penghantar listrik
diagram arus [Man] gambar yg memperlihatkan jalannya pelaksanaan kegiatan
diferensial di.fe.ren.si.al [a] bersangkutan dng, menunjukkan, atau menghasilkan perbedaan; -- semantis Ling alat yg dikembangkan oleh para ahli psikologi untuk mengukur makna yg diberikan oleh seorang informan kpd sebuah kata, msl si informan mendengar kata musik dan kemudian mencatat tanggapannya pd perangsang ini dng memilih satu di antara adjektiva yg berlawanan, spt gembira-sedih, keras-lembut, cepat-lambat
dilatometer di.la.to.me.ter [n] alat untuk mengukur pengembangan (pemuaian)
dinas di.nas [n] bagian kantor pemerintah yg mengurus pekerjaan tertentu; jawatan: -- Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya; (2) n segala sesuatu yg bersangkutan dng jawatan (pemerintah), bukan swasta: surat --; pekerjaan --; (3) v cak bertugas, bekerja (dl jawatan pemerintah): di mana kau -- sekarang?
dingklang ding.klang [Jw a] pincang, timpang (tt cara berjalan)
disapa hantu [ki] demam sepulang berjalan-jalan (sesudah mandi di sungai) atau sesudah bermain-main di panas matahari
disekuilibrium dis.e.ku.i.lib.ri.um [n] ketakseimbangan: adanya -- sosial budaya dapat mengganggu jalannya pembangunan
dokter pribadi dokter yg menjalankan praktik bagi perseorangan (keluarga) tertentu
domplengan dom.pleng.an [n] (1) yg didomplengkan pd sesuatu (seseorang) yg sudah lebih dulu ada: lagu ~ itu akan diorbitkan dng jalan diikutsertakan dl acara yg dibawakan pemusik kenamaan; (2) tempat mendompleng
dongbret dong.bret [n] wanita penari jalanan (di Indramayu)
dualisme du.a.lis.me [n] (1) Fis paham bahwa dl kehidupan ini ada dua prinsip yg saling bertentangan (spt ada kebaikan ada pula kejahatan, ada terang ada gelap); (2) keadaan bermuka dua, yaitu satu sama lain saling bertentangan atau tidak sejalan: ada -- pimpinan dl pengurus itu
dudu du.du [v] men.du.du v (1) berjalan (berenang, berlari, dsb) mengikuti dr belakang: itik-itik betina itu ~ itik jantannya saja; (2) berjalan (berlari, berenang, dsb) terus saja tanpa menoleh ke kiri kanan: orang itu ~ saja; (3) terpaksa menurut: dia ~ krn diancam
duga du.ga [v] men.du.ga v (1) mengukur dalamnya laut (sungai dsb): kami harus ~ lebih dulu dalamnya muara sungai itu; (2) menyangka; memperkirakan (akan terjadi sesuatu): saya ~ dia akan marah; mereka ~ bahwa kita buta akan kecurangan-kecurangan mereka; (3) hendak mengetahui (isi hati dsb): berbagai pertanyaan kuajukan untuk ~ isi hatinya
dugas du.gas [v] men.du.gas v berjalan tergopoh-gopoh; bergegas; terburu-buru: ketika didengarnya anaknya menjerit, ia pun ~ ke kamar anak itu
duli du.li [kl n] (1) debu (tanah) yg melekat pd kaki; (2) kaki: bercemar -- , berjalan kaki; pergi [kl n] kata kehormatan yg dipakai apabila berkata kpd raja atau berbicara tt raja; baginda (spt -- Syah Alam; -- Tuanku
dunia bebas negara-negara demokrasi; negara-negara nonkomunis; (2) ki tengah-tengah masyarakat; masyarakat luas: setelah lima tahun ia menjalani hukuman, kini ia kembali ke -- bebas
durometer du.ro.me.ter [n] alat untuk mengukur kekerasan benda
dwifungsi dwi.fung.si [n] fungsi ganda (rangkap): ternyata -- ini, sbg istri dan sbg wanita karier, dapat dijalaninya dng baik
dwifungsi ABRI fungsi rangkap yg dijalankan ABRI pd masa Orde Baru, yaitu sbg kekuatan pertahanan dan keamanan dan sbg kekuatan sosial
edar /Edar/, ber.e.dar v (1) berjalan berkeliling (hingga sampai ke tempat permulaan): bumi ~ pd ekliptika yg tetap; (2) berpindah-pindah dr tangan ke tangan atau dr tempat satu ke tempat lain; berputar: daftar pemungutan derma ini sudah ~ di kampung saya; (3) berlaku dl masyarakat: uang kertas baru mulai ~ pd permulaan bulan depan
edaran edar.an [n] (1) sesuatu yg diedarkan: surat ~; (2) Fis lintasan tertutup yg dijalani oleh zarah yg dikenai gaya memusat; orbit
efisien efi.si.en [a] (1) tepat atau sesuai untuk mengerjakan (menghasilkan) sesuatu (dng tidak membuang-buang waktu, tenaga, biaya); (2) mampu menjalankan tugas dng tepat dan cermat; berdaya guna; bertepat guna; sangkil
efisiensi efi.si.en.si [n] (1) ketepatan cara (usaha, kerja) dl menjalankan sesuatu (dng tidak membuang waktu, tenaga, biaya); kedayagunaan; ketepatgunaan; kesangkilan; (2) kemampuan menjalankan tugas dng baik dan tepat (dng tidak membuang waktu, tenaga, biaya)
egah [v] meng.e.gah v berjalan (melangkah) sambil mengangkat bahu ke depan (kiri dan kanan berganti-ganti)
ekliptika ek.lip.ti.ka [n Astron] orbit atau lingkaran yg seakan-akan dilalui oleh matahari jika dilihat dr bumi; jalan peredaran matahari dl waktu satu tahun
eksekusi ek.se.ku.si [n Huk] (1) pelaksanaan putusan hakim; pelaksanaan hukuman badan peradilan, khususnya hukuman mati: yg terhukum sudah menjalani -- nya; (2) penjualan harta orang krn berdasarkan penyitaan
eksekutif ek.se.ku.tif /Eksekutif/ (1) a berkenaan dng pengurusan (pengelolaan, pemerintahan) atau penyelenggaraan sesuatu; (2) n Huk kekuasaan menjalankan undang-undang; (3) n Man pejabat tingkat tinggi yg bertanggung jawab kpd direktur utama atau pemimpin tertinggi dl perusahaan atau organisasi
ekskursi eks.kur.si [n] (1) perjalanan untuk bersenang-senang; piknik; darmawisata; (2) penyimpangan dr arah yg pasti
ekspedisi ek.spe.di.si [n] (1) pengiriman surat, barang, dsb; (2) perusahaan pengangkutan barang; (3) Huk salinan yg sama bunyinya (tt vonis atau akta); (4) perjalanan penyelidikan ilmiah di suatu daerah yg kurang dikenal; (5) Mil pengiriman tentara untuk memerangi (menyerang, menaklukkan) musuh di suatu daerah yg jauh letaknya
ekspeditor ek.spe.di.tor [n] (1) badan atau perusahaan yg bergerak dl bidang pengangkutan atau pengiriman barang; (2) orang yg pekerjaannya menyelenggarakan pengangkutan barang-barang melalui darat, laut, atau udara; (3) orang yg menjelajah (melakukan perjalanan) untuk keperluan penyelidikan ilmiah
eksplorasi eks.plo.ra.si /Eksplorasi/ (1) n penjelajahan lapangan dng tujuan memperoleh pengetahuan lebih banyak (tt keadaan), terutama sumber-sumber alam yg terdapat di tempat itu; penyelidikan; penjajakan: -- sumber minyak di daerah lepas pantai sedang giat dilakukan; (2) Dik kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dr situasi yg baru; (3) Pet penyelidikan dan penjajakan daerah yg diperkirakan mengandung mineral berharga dng jalan survei geologi, survei geofisika, atau pengeboran untuk menemukan deposit dan mengetahui luas wilayahnya
ekstensifikasi eks.ten.si.fi.ka.si [n] (1) perluasan (tt tanah, ruang, dsb); (2) perpanjangan; pemanjangan (tt jalan, waktu, dsb)
elektrokardiogram elek.tro.kar.di.o.gram [n Dok] rekaman yg mencatat impuls elektrik yg dihasilkan oleh jantung pd setiap denyut: dia menjalani pemeriksaan tes darah dan --
elipsometri elip.so.met.ri [n Fis] teknik untuk mengukur derajat eliptisitas cahaya terpolarisasi
eliptis elip.tis [a] (1) berbentuk bundar lonjong spt elips (garis perjalanan atau orbit planet, bentuk daun meja makan, dsb); (2) Ling bersifat atau bersangkutan dng elipsis: kalimat --
empar em.par /Empar/, meng.em.par v (1) hanyut menyimpang dr tujuan (tt perahu dsb); miring atau menyerong ke luar; (2) terbuang ke luar ujung kakinya ketika berjalan
emplek em.plek [n] warung di pinggir jalan yg menggunakan terpal
endap en.dap , en.dap-en.dap n sesuatu yg bercampur dng air atau cairan lainnya yg turun ke bawah dan tertimbun di dasar: agar air selokan mengalir dng lancar ~ nya harus diangkat , meng.en.dap v membungkuk (menyeluduk dsb) supaya tidak kelihatan; menyembunyikan diri (dng maksud hendak mengintai, menyerang, dsb): ketika dilihatnya ada orang berjalan, segeralah pencuri itu ~ di rumpun tebu
enggok eng.gok [Jw] , eng.gok.an n keluk (jalan, sungai, dsb); belokan
engkang eng.kang /Engkang/, meng.eng.kang v berjalan dsb dng kaki terkangkang
engsel eng.sel [n] (1) sendi-sendi yg biasanya terbuat dr besi yg menghubungkan daun pintu (jendela) dng jejenangnya atau yg menghubungkan tutup peti dng petinya dsb; (2) wesel pd rel (jalan kereta api)
enjin en.jin [n] mesin; pesawat (yg dijalankan dng uap dsb)
entre en.tre [n] (1) jalan masuk; (2) cak uang pangkal untuk masuk menjadi anggota perkumpulan dsb
eram eram, meng.e.ram v 1 duduk mendekam untuk memanaskan telur agar menetas (tt ayam, burung): beberapa ekor ayamnya sedang eram; selama enggang eram [ki] lama sekali; (2) duduk menderum; mendekam: harimau ~ hendak menerkam mangsanya; (3) turun; lengkung (tt lantai, tanah, jalan); (4) cak tinggal dl rumah (tidak pernah pergi ke luar rumah); mengurung diri di rumah: mari kita berjalan-jalan, jangan ~ saja
ergonomis er.go.no.mis [a] bersifat ergonomi: tempat duduk yg -- mampu menjamin kenyamanan sepanjang jalan
es puter es krim yg massanya sedikit kasar, tidak begitu lembut dibuat dng jalan diputar
eskalator es.ka.la.tor [n] tangga dng anak-anak tangga yg bergerak naik atau turun, merupakan bagian dr rangkaian rantai angkut tidak berujung yg bergerak terus-menerus dng motor listrik, biasanya diperlengkapi dng pegangan yg turut bergerak (terdapat di hotel-hotel besar, toko serba ada, stasiun, bandar udara); tangga berjalan
estafet es.ta.fet [n] (1) Olr lomba (lari atau renang) beregu dng cara pembagian jarak tempuh di antara para peserta, pd akhir bagiannya masing-masing menyerahkan benda (msl tongkat, bendera) pd peserta berikutnya; (2) cak perjalanan yg dilakukan dng berganti-ganti kendaraan
evaporimeter eva.po.ri.me.ter [n ] alat untuk mengukur besarnya penguapan
fardu ain kewajiban perseorangan (untuk menjalankan salat dsb)
fasilitas umum fasilitas yg disediakan untuk kepentingan umum, spt jalan dan alat penerangan umum
fatometer fa.to.me.ter [n] alat untuk mengukur kedalaman laut dng cara mengukur waktu yg dicapai oleh gelombang suara untuk mencapai dasar laut dan kembali
firma fir.ma [n] perserikatan dagang yg didirikan untuk menjalankan usaha dagang bersama di bawah satu nama yg setiap pesertanya turut bertanggung jawab: perserikatan dagang ada yg berbentuk -- dan ada pula yg berbentuk perseroan
fitometer fi.to.me.ter [n] tumbuhan yg dapat digunakan untuk mengukur faktor fisik habitat
fokstrot fok.strot [n] cara berdansa dng langkah-langkah dl tempo dua-dua atau dua-empat, termasuk langkah-langkah jalan perlahan, cepat, dsb
fotometer fo.to.me.ter [n] alat untuk mengukur cahaya (untuk pemotretan)
fragmentasi frag.men.ta.si [n] (1) pencuplikan (cerita dsb); (2) Zool pembiakan aseksual dng jalan membelah menjadi beberapa bagian, setiap belahan dapat berkembang menjadi organisme baru
frigorimeter fri.go.ri.me.ter [n Met] alat untuk mengukur daya pendingin udara dl daerah suhu sekitar 36,5oC
fungsionalisme fung.si.o.nal.is.me [n] (1) Antr teori yg menekankan bahwa unsur-unsur di dl suatu masyarakat atau kebudayaan itu saling bergantung dan menjadi kesatuan yg berfungsi; doktrin atau ajaran yg menekankan manfaat kepraktisan atau hubungan fungsional; (2) Ling gerakan linguistik yg beranggapan bahwa struktur fonologis, gramatikal, dan semantis ditentukan oleh fungsi yg dijalankan dl masyarakat, dan bahwa bahasa itu sendiri mempunyai fungsi yg beraneka ragam
fusuk fu.suk [n] perbuatan yg menyimpang dr jalan yg benar menurut agama
gaflah gaf.lah [Ar v] (1) terputus ingatan kpd Allah krn terpengaruh oleh hal-hal yg bersifat materi; lalai; (2) terlena dr jalan kebenaran krn pengaruh keduniaan
gajah ga.jah [n] (1) binatang menyusui berbelalai, bergading, berkaki besar, berkulit tebal, berbulu abu-abu (ada juga yg putih), berdaun telinga lebar, dan hidupnya menggerombol di hutan (terdapat di Asia dan Afrika); Elephas maximus; (2) nama buah catur yg jalannya selalu menyerong (disebut juga menteri); (3) ki segala sesuatu yg berukuran besar: anak itu menangkap kupu-kupu --
galvanometer gal.va.no.me.ter [n] alat untuk mengukur (menentukan) arah dan besarnya kekuatan arus listrik dl suatu konduktor: apabila sakelar dihubungkan, jarum -- akan bergerak ke luar
gang [n] jalan kecil (di kampung-kampung dl kota); lorong
ganggu gang.gu [v] , meng.gang.gu v (1) menggoda; mengusik: pemuda itu suka ~ gadis yg lewat; (2) merintangi; menyebabkan tidak berjalan sebagaimana mestinya (tt keadaan umum, kesehatan badan, dsb): pawai yg tidak teratur dapat ~ kelancaran lalu lintas; asap knalpot dapat ~ kesehatan badan; (3) merisaukan (tt hati, pikiran): kepergian gadis itu telah ~ hatinya; (4) merusak suasana: kehadirannya yg tidak diharapkan itu telah ~ pertemuan yg semula penuh tawa riang; (5) mendatangkan kekacauan (kerusuhan dsb): gerombolan penjahat itu sering ~ keamanan kota
gapura ga.pu.ra [n] pintu besar untuk masuk pekarangan rumah (jalan, taman, dsb); pintu gerbang
gardu gar.du [n] (1) rumah jaga (tempat berkawal); (2) rumah kecil di tepi jalan (tempat menjual es batu, dsb); depot; (3) bangunan kecil (tempat distribusi listrik): -- listrik
garis langit [Tek] garis pemisah antara atap gedung bertingkat dan langit jika dilihat dr jalan
garis lunak [ki] strategi dan taktik untuk memperjuangkan paham dsb dng jalan damai
garis roi garis yg menentukan batas jalan umum atau batas tanah yg di atasnya dapat atau tidak dapat didirikan bangunan; garis cadang; sempadan
garis sempadan [Tek] garis batas gedung yg diberi izin untuk dibangun paling dekat dng jalan
garuk ga.ruk [v] , ber.ga.ruk-ga.ruk v (1) (sedang) mengukur-ngukur (kepala, badan yg gatal); (2) (sedang) mencakar-cakar (tanah dsb): aku terkejut, kukira ada apa, rupanya anjing ~ di tanah
gasometer ga.so.me.ter [n ] alat untuk mengukur jumlah gas yg dihasilkan atau dipakai
gawar-gawar ga.war-ga.war [n] tali dr rotan dsb yg diberi berumbai-rumbai daun nyiur dsb sbg tanda bahwa orang dilarang datang atau dilarang berjalan di situ (krn adanya penyakit menular dsb)
gedung arca nama julukan untuk museum di Jalan Merdeka Barat, Jakarta; gedung gajah
gegala petroleum aspal yg diperoleh dr hasil penyulingan minyak bumi hampir padat (dipergunakan untuk membuat jalan)
gegas ge.gas [v] , ber.ge.gas v (1) bercepat-cepat: diambilnya ember lalu ~ menuju ke tepian; (2) cepat-cepat: ia ~ pulang krn takut kehujanan di jalan; (3) tergesa-gesa, terburu-buru: apa sebab engkau tampak ~ ?
geladak ge.la.dak [n] (1) lantai kapal atau lantai perahu; dek: penumpang --; (2) rumah (tempat) menginap kuli (terbuat dr papan) [a] (1) liar: anjing --; (2) kas jalang: perempuan --
gelandang ge.lan.dang [v] ber.ge.lan.dang.an v berjalan ke sana sini tidak tentu tujuannya; berkeliaran (untuk orang); bertualangan: yg berani ~ di jalan raya akan diusir oleh petugas keamanan [Jw v] , meng.ge.lan.dang v menyeret orang (dng paksa) [n Olr] pemain sepak bola pd bagian tengah
geleng spt patung kenyang [pb] berjalan dng sombong; congkak
geletak ge.le.tak /gelEtak/, meng.ge.le.tak v (1) menelentangkan (diri): krn lelah dan mengantuk, ia ~ begitu saja di pinggir jalan; (2) terkapar; terletak begitu saja: orang yg terserempet mobil itu masih ~ di tepi jalan, belum ada yg mengurusinya
gelincuh ge.lin.cuh , ter.ge.lin.cuh v tersaruk atau tersandung (kakinya): ia ~ dan jatuh terjerembap di atas jalan berbatu
gema duga cara mengukur kedalaman laut dng gema
gembira ria senang hati; bersuka cita; riang ria: perjalanan ke bawah dilanjutkan dng -- ria
gemeresik ge.me.re.sik [v] berbunyi "kersik-kersik" spt bunyi sepatu orang berjalan di atas kersik kering atau batu kerikil: tiba-tiba ada suara -- lembut yg terdengar
gempor gem.por [a] timpang; pincang; hampir tidak dapat berjalan krn sebelah kakinya sakit
genegin ge.ne.gin [n Kim] minuman beralkohol dng jalan menyuling ekstrak fermentasi biji-bijian
genting gen.ting [a] (1) kecil (tipis, sempit) pd bagian tengah: pinggangnya --; (2) hampir putus (tt tali dsb): tali ini --; (3) tegang; berbahaya (tt keadaan yg mungkin segera menimbulkan bencana perang dsb): setelah perundingan menemui jalan buntu, keadaan bertambah -- [n] tutup atap rumah yg terbuat dr tanah liat yg dicetak dan dibakar, bermacam-macam bentuknya
genyot ge.nyot [a] tidak sejalan (tt garis dsb); erot
geodesi ge.o.de.si [n] (1) cabang geologi yg menyelidiki ukuran dan bangun bumi; (2) ilmu mengukur tanah
geofisika ge.o.fi.si.ka [n] ilmu tt sifat-sifat alami bumi (panas, magnetisme, dsb) dan gejala-gejalanya (mencakupi bidang-bidang meteorologi, oseanografi, seismologi, vulkanologi, magnetisme, dan geodesi)
geostasioner ge.o.sta.si.o.ner [a] berhubungan dng atau mengenai satelit buatan yg berjalan mengelilingi khatulistiwa yg sama cepatnya dng rotasi bumi sehingga satelit itu kelihatan tetap di satu tempat
geotermometer ge.o.ter.mo.me.ter [n] termometer yg dipakai untuk mengukur panas pd tempat yg sangat dalam di bawah permukaan (msl dl tambang-tambang)
gerempang ge.rem.pang [n] perempuan jalang; perempuan nakal; pelacur
gerumit ge.ru.mit [Lihat {gerupis}] [Jk] , meng.ge.ru.mit a lambat sekali (jalannya); menggeremet: orang yg sudah tua sekali jalannya ~
gibang gi.bang [Jk v] , meng.gi.bang v menghalangi jalan orang
gila-gilaan gi.la-gi.la.an [v] bertingkah laku spt orang gila; pura-pura gila dsb; (2) v berbuat dng sekehendak hati (seenak hati, asal-asalan saja): usul yg ~; ia menjalankan mobilnya dng ~; (3) a kurang ajar (berbuat yg melanggar kesopanan); keterlaluan: sikap dan perbuatannya sungguh ~ thd gadis itu; (4)a nekat (membangkang thd larangan): semakin dilarang semakin ~ dia melarikan motornya
gili-gili gi.li-gi.li [n] (1) tambak; tanggul; pematang; (2) tempat yg ditinggikan di tepi jalan untuk pejalan kaki; trotoar
giling gi.ling [v] , meng.gi.ling v (1) melumatkan (memipihkan) sesuatu dng anak batu giling dan batu giling; (2) melumatkan dng mesin giling (tt kopi dsb); (3) mengupas kulit dng mesin penggiling (tt padi); (4) memerah dng mesin giling (tt tebu dsb); (5) meratakan dan memadatkan dng mesin giling (tt jalan dsb); (6) menggulung (tt rokok)
giling-giling gi.ling-gi.ling [n] besi (batu) yg berbentuk silinder untuk memadatkan dan meratakan jalan (tanah dsb); penggiling jalan
giliran gi.lir.an [n] (1) waktu (saat) atau kesempatan untuk mengerjakan (menjalankan) atau menerima sesuatu: sekarang tibalah ~ ku untuk menyanyi; kapal-kapal sedang menunggu ~ dibongkar muatannya; (2) pertukaran (pergantian) dng teratur (tt sesuatu yg beredar atau yg berlaku berganti-ganti); (3) hasil menggilir
gin [n Tan] mesin untuk memisahkan serat-serat kapas dr bijinya [n Kim] minuman beralkohol dng jalan menyuling ekstrak fermentasi bijian
gokar go.kar [n] (1) pedati kecil atau kereta kecil (untuk anak-anak) yg didorong atau ditarik; (2) rangka kecil di atas roda-roda untuk menolong anak belajar berjalan; (3) mobil balap kecil yg tidak bertenda: pembalap -- adu cepat di arena balap mobil
golongan fungsional go.long.an fungsional potensi nasional dl masyarakat Indonesia yg tumbuh dan bergerak secara dinamis yg ikut di dl perwakilan secara efektif guna kelancaran jalannya roda pemerintahan dan stabilitas politik
gompal gom.pal [a] (1) rompes; sompek: krn dipakai menetak tulang, mata pisau itu --; (2) rekah-rekah (tt tembok, jalan, dsb): lantainya -- dan berlubang-lubang
gondola gon.do.la [n] (1) perahu kecil yg dasarnya ceper dng satu atau lebih kabin (kamar) di tengah-tengahnya dan kedua bagian ujungnya (haluan dan buritan) lancip menjulang ke atas, digunakan untuk berpesiar di jalan-jalan air di kota Venesia; (2) kabin yg bergantung pd balon untuk penumpang atau alat-alat; (3) kabin tempat penumpang pd kereta gantung
gosok go.sok [n Kim] proses mengeluarkan komponen suatu campuran gas dng jalan melewatkan ke arah atas yg berlawanan dng aliran zat cair yg mampu menyerap komponen yg diingini secara memilih; (2) v geser; sentuh; gesek
gotong royong go.tong ro.yong [v] bekerja bersama-sama (tolong- menolong, bantu-membantu): masyarakat berhasil membangun sebuah masjid yg megah secara --; pasir, batu kali, dan material lainnya untuk membuat jalan itu dikumpulkan secara -- oleh warga desa
gravimeter gra.vi.me.ter [n Geo] alat untuk mengukur daya tarik bumi
gual gu.al, gu.al-ga.il [a] (1) terhuyung-huyung berjalan; (2) ki tidak serius; kurang memikirkan; kurang pertimbangan [a] goyang akan lepas atau tanggal: beberapa hari sebelum lepas, kaki depan kursi itu memang sudah --; giginya --
gulut gu.lut , ber.gu.lut a tergesa-gesa; tergopoh-gopoh: ia berjalan dng ~
gumpalan gum.pal.an [n] sesuatu yg menggumpal: ~ tanah berceceran di sepanjang jalan
habis beralur maka beralu-alu habis ber.a.lur maka beralu-alu [pb] jika dng jalan musyawarah tidak dicapai kata sepakat, maka barulah dng jalan kekerasan
haji laut jemaah haji yg melakukan perjalanan dng kapal laut
haji udara jemaah haji yg melakukan perjalanan dng kapal udara
halang ha.lang [v] meng.ha.lang v melintang; merintang: tiang yg rebah itu ~ di tengah jalan
haluan ha.lu.an [n] (1) bagian perahu (kapal) yg sebelah muka: sepucuk meriam dipasang di -- kapal; (2) yg terdahulu atau terdepan: -- barisan lomba gerak jalan itu sudah mencapai garis finis; (3) arah; tujuan: tiba-tiba pesawat terbang itu mengubah --; dialah yg mula-mula memutar -- percakapan; (4) ki pedoman (tt ajaran dsb): sbg warga negara kita mempunyai --
hambat ham.bat [v] , meng.ham.bat v membuat sesuatu (perjalanan, pekerjaan, dsb) menjadi lambat atau tidak lancar; menahan: jembatan yg rusak itu ~ perjalanan kereta api; kekurangan gizi dapat ~ pertumbuhan anak [v] , meng.ham.bat v (1) mengejar (hendak menangkap, menyerang, dsb): harimau itu ~ patik; (2) menawan (menarik): ia pandai ~ hati orang
hambatan ham.bat.an [n] (1) halangan; rintangan; (2) kayu penghalang (pengempang jalan dsb)
hambur ham.bur , ber.ham.bur.an v (1) (keluar) bertaburan ke sana-sini: berasnya ~ dr karung yg berlubang itu; (2) berserak-serak di sana-sini: mereka mencari batu karang yg ~ di sepanjang pantai; (3) berjalan (pergi, lari, dsb) ke berbagai arah: anak-anak ~ keluar dr halaman sekolah; (4) berjalan (pergi, lari, dsb) beramai-ramai (bersamaan waktu dsb): anak-anak ~ terjun ke sungai; (5) ki bercucuran; bertitik-titik (tt air mata): air matanya ~ spt mutiara putus karangan
hantar han.tar , ber.han.tar.an v terletak di sana-sini: korban tabrakan bus itu ~ di jalan [v] , ber.han.tar v ada yg menemani berjalan (mengawani, menerima)
harum semerbak mengandung mala [pb] perbuatan (jasa dsb) yg dipuji-puji, tetapi jasa tsb diperbuat dng jalan yg tidak baik
heliometer he.li.o.me.ter [n] alat astronomi untuk mengukur garis tengah matahari, menurut ukuran garis lengkung pengukur matahari
helioskop he.lio.skop [n] teropong untuk melihat matahari; teropong matahari (untuk mengukur derajat)
hidrometer hid.ro.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur kecepatan arus air yg mengalir; (2) timbangan air; alat untuk menimbang berat air, biasanya berupa batang kaca berongga dan berskala, yg akan terbenam sebagian dl cairan; (3) alat untuk mengukur berat jenis atau kepekatan air
hidup hi.dup [v] (1) masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya (tt manusia, binatang, tumbuhan, dsb): kakeknya masih -- , tetapi neneknya telah lama meninggal; (2) bertempat tinggal (diam): -- di desa lebih tenang dp di kota besar; (3) mengalami kehidupan dl keadaan atau dng cara tertentu: dulu dia -- mewah, sekarang merana; kita harus -- dng hemat; (4) beroleh (mendapat) rezeki dng jalan sesuatu: penduduk di sekitar pelabuhan itu -- dr berniaga; (5) berlangsung (ada) krn sesuatu: yayasan itu dapat -- krn uang sumbangan para dermawan; (6) tetap ada (tidak hilang): peristiwa indah itu masih -- dl ingatannya; (7) masih berjalan (tt perusahaan, perkumpulan, dsb): walaupun jumlah anggotanya tidak lagi sebanyak dahulu, perkumpulan itu tetap -- juga; (8) tetap menyala (tt lampu, radio, api): dia sudah tertidur, tetapi lampu di sampingnya masih saja --; tetap bergerak terus: arloji saya masih -- juga walaupun jatuh ke lantai; (9) masih tetap dipakai (tt bahasa, adat, sumur, dsb): adat itu masih tetap -- dl masyarakat; (10) ramai (tidak sepi dsb): menjelang Lebaran perdagangan kain dan makanan -- sekali; (11) seakan-akan bernyawa atau benar-benar tampak spt keadaan sesungguhnya (tt lukisan, gambar): lukisan itu sangat --; (12) spt sungguh-sungguh terjadi atau dialami (tt cerita): cerita dan gaya bahasanya segar lagi --; (13) seruan yg menyatakan harapan mudah-mudahan tetap selamat
higrometer hig.ro.me.ter [n] alat untuk mengukur kelembapan relatif dr uap di udara
higrometer rambut higrometer yg menggunakan rambut sbg alat untuk mengukur kelembapan, ukuran panjang rambut dapat berubah-ubah sesuai dng besar kecilnya tingkat kelembapan udara
higrometer titik embun higrometer untuk mengukur tinggi rendahnya titik embun
hipofisis hi.po.fi.sis [n Dok] kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg mengeluarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar-kelenjar lainnya
histeria his.te.ria [n Psi] gangguan pd gerak-gerik jiwa dan rasa dng gejala luapan emosi yg sering tidak terkendali spt tiba-tiba berteriak-teriak, menangis, tertawa, mati rasa, lumpuh, dan berjalan dl keadaan sedang tidur
hotel ho.tel [n] bangunan berkamar banyak yg disewakan sbg tempat untuk menginap dan tempat makan orang yg sedang dl perjalanan; bentuk akomodasi yg dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, makan dan minum
hotel apung bentuk penginapan yg terdapat di daerah tepi sungai, terusan, atau laut, dng ciri khusus, spt menggunakan perahu atau kapal laut yg berlayar dr satu tempat ke tempat lain dan memiliki jumlah tamu tertentu selama perjalanan yg sudah ditentukan
hukum jemur hukuman yg dilaksanakan dng jalan menjemur terhukum di terik matahari
hukuman mati hu.kum.an mati hukuman yg dijalankan dng membunuh (menembak, menggantung) orang yg bersalah
hukuman percobaan hu.kum.an percobaan hukuman penjara yg tidak dijalani di lembaga pemasyarakatan, tetapi selama dl masa percobaan itu terpidana tidak boleh melakukan hal-hal yg bertentangan dng hukum, apabila dl masa percobaan itu terpidana melawan hukum, hukuman yg diterimanya harus dijalani di lembaga pemasyarakatan
hukuman rotan hu.kum.an rotan hukuman yg dijalankan dng menyebat orang yg bersalah dng rotan
huyung [v] ter.hu.yung v (berjalan dsb) bergoyang-goyang ke kiri kanan spt orang mabuk: nenek berjalan ~ menyambut kedatanganku
idah [kl n] pemberian untuk mengikat tali percintaan antara perempuan dan laki-laki [n Isl] masa tunggu (belum boleh menikah) bagi wanita yg berpisah dng suami, baik krn ditalak maupun bercerai mati: wanita yg ditalak oleh suaminya harus menjalani -- selama tiga kali suci dr menstruasi
Idulfitri Idul.fit.ri [n] hari raya umat Islam yg jatuh pd tanggal 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama sebulan
ikan glodok ikan yg hidup dl air dan lumpur, atau di antara daun dan dahan di hutan bakau yg lebat, dapat berjalan dan meloncat di darat
ikan lakustrin ikan yg secara normal menjalani seluruh masa hidupnya di kolam atau di danau
ikan ovipar ikan yg berkembang biak dng jalan bertelur dan telurnya menetas di luar tubuh induknya
ikan ovovivipar ikan yg berkembang biak dng jalan bertelur dan telurnya menetas sebelum dikeluarkan dr tubuh induknya
ikhtiar ikh.ti.ar [n] (1) alat, syarat untuk mencapai maksud; daya upaya: segala -- sudah kujalankan, tetapi tidak berhasil juga; mencari -- , mencari daya upaya; (2) pilihan (pertimbangan, kehendak, pendapat, dsb) bebas: hal itu terserah kpd -- masing-masing
ikut [v] (1) menyertai orang bepergian (berjalan, bekerja, dsb); turut; serta; (2) melakukan sesuatu sebagaimana dikerjakan orang lain: ia pergi ke Bogor -- bermain bola dng teman-temannya
ilak [Mk n] alat untuk mengukur lebar kain yg akan ditenun
ilmu bangun pengetahuan ukur-mengukur ruang dsb
ilmu ukur ruang pengetahuan ukur-mengukur benda (spt kerucut, limas)
ilmu ukur sudut pengetahuan ukur-mengukur yg berdasarkan perhitungan sudut
imbal beli interaksi antara penjual dan pembeli dng jalan saling mem-beli produk dng jumlah yg imbang: hampir semua negara Eropa Timur menganut sistem perdagangan -- beli
impase im.pa.se [n] kesulitan yg seolah-olah tidak terpecahkan; jalan buntu: dunia perburuhan, dl keadaan ekonomi spt sekarang ini, sedang dihadapkan kpd semacam --
imperialis im.pe.ri.a.lis [n] bangsa (negara) yg menjalankan politik menjajah bangsa (negara) lain; negara yg memperluas daerah jajahannya untuk kepentingan industri dan modal: perasaan dendam kpd -- meluap-luap di dada para pahlawan kemerdekaan kita
indik in.dik [v] meng.in.dik v mendekati dng berjalan membungkuk atau merangkak supaya tidak diketahui (mengagetkan) yg didekati; mengendap: lucu sekali kelihatannya kucing yg sedang ~ burung dara itu
indikasi in.di.ka.si [n] tanda-tanda yg menarik perhatian; petunjuk: siap siaganya pasukan keamanan yg bersenjata lengkap di setiap perempatan jalan dan panser yg berderet merupakan -- adanya kerawanan di daerah itu
induk in.duk [n] (1) ibu (terutama tt binatang); emak: -- ayam; (2) Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; (3) ki yg terutama; yg menjadi pokok atau pangkal yg menjadi asal: -- keributan itu adalah diganggunya gadis Minah oleh pemuda B; (4) ki inti; pati; bibit; biang: -- cuka; -- karbol; (5) ki pusat (yg menjadi penyatu bagian, cabang, dsb): -- per-usahaan; -- organisasi
industri jasa industri dl bidang jasa (spt perhotelan, perjalanan wisata, dsb)
industri pariwisata usaha di bidang pariwisata (spt hotel, biro perjalanan, restoran)
industri wisata kegiatan usaha dng penyediaan atau penyelenggaraan fasilitas perjalanan, akomodasi, makanan, rekreasi dan hiburan, atraksi kebudayaan, serta fasilitas lain yg diperlukan wisatawan
infanteri in.fan.te.ri [n Mil] angkatan bersenjata yg termasuk dl kesatuan pasukan berjalan kaki
ingat sebelum kena ingat sebelum kena, ber.he.mat sebelum habis [pb] ikhtiar harus dijalankan sebelum terlambat
inisiasi ini.si.a.si [n] upacara atau ujian yg harus dijalani orang yg akan menjadi anggota suatu perkumpulan, suku, kelompok umur, dsb
inklinometer in.kli.no.me.ter [n] bagian kompas geologi untuk mengukur kemiringan suatu bidang
interferometer in.ter.fe.ro.me.ter [n] alat yg digunakan untuk mengukur perubahan indeks bias udara (cahaya)
intrakurikuler in.tra.ku.ri.ku.ler [n] kegiatan siswa di seko-lah atau mahasiswa di kampus yg sesuai atau sejalan dng komponen kurikulum
inventori in.ven.to.ri [n] daftar kemampuan untuk mengukur karakteristik kepribadian atau keterampilan seseorang
inventoriminat in.ven.to.ri.mi.nat [n] instrumen yg diguna-kan untuk mengukur minat atau kegemaran seseorang dl berbagai kegiatan
iring [v] ber.i.ring v (1) berjalan berturut-turut: pawai itu sbg semut ~; (2) bersama-sama (dng); diikuti (dng): percobaan yg pertama ~ dng berbagai kesukaran
isokronisme iso.kro.nis.me [n Ling] ciri bahasa bertempo tekanan yg memiliki suku bertekanan dng jarak waktu yg lebih kurang sama, dng akibat suku tak bertekanan berkurang temponya sejalan dng banyaknya yg terdapat di antara dua suku ber-tekanan
isra is.ra [n Isl] perjalanan Nabi Muhammad saw. pd malam hari dr Masjidilharam di Mekah ke Masjidilaksa di Baitulmukadas dng kendaraan burak
isra Mikraj [Isl] peristiwa perjalanan Nabi Muhammad saw. dr Masjidil haram ke Masjidilaksa, langsung ke Sidratul-muntaha pd malam hari untuk menerima perintah salat lima waktu
izin mengemudi izin untuk menjalankan kendaraan bermotor
jajah ja.jah [v] men.ja.jah v (1) bepergian keluar masuk suatu daerah (negeri dsb) dr kota ke kota, dr desa ke desa: ia melakukan perjalanan ~ Pulau Sumatra; (2) menguasai dan memerintah suatu negeri (daerah dsb): Belanda ~ negeri kita lebih kurang 350 tahun lamanya
jalur cepat bagian jalan yg diperuntukkan bagi kendaraan yg dikemudikan dng kecepatan tinggi
jam [n] (1) alat untuk mengukur waktu (spt arloji, lonceng dinding); (2) waktu yg lamanya 1/24 hari (dr sehari semalam); (3) saat tertentu, pd arloji jarumnya yg pendek menunjuk angka tertentu dan jarum panjang menunjuk angka 12 (pd lonceng disertai dng dentang suara bandul memukul logam atau bel); pukul: ia bangun -- lima pagi; (4) waktu; saat: -- berangkat kereta api senja ke Yogyakarta ialah pukul enam sore [Lihat {jem}]
jam kerja waktu yg dijadwalkan untuk perangkat peralatan yg dioperasikan (spt pengisian bahan bakar, perjalanan); (2) waktu yg dijadwalkan bagi pegawai dsb untuk bekerja
jam pasir tabung kaca untuk mengukur waktu, berdasarkan mengalirnya suatu bahan berupa pasir dsb (pd zaman dahulu)
jambret jam.bret [v] men.jamb.ret v merenggut atau merebut (barang milik orang lain yg sedang dipakai atau dibawa): seorang pemuda berkendaraan sepeda motor ~ kalung emas seorang ibu yg sedang berjalan kaki
jangan-jangan ja.ngan-ja.ngan [adv] barangkali; mungkin: dia tidak datang, ~ ada halangan di jalan
jangankan ja.ngan.kan [p] apalagi; usahkan: ~ berjalan, duduk pun dia belum bisa
jangka jang.ka [n] alat untuk membuat bulatan (lingkaran, mengukur jarak pd peta, dsb), berupa benda yg berkaki dua yg dapat dilebarkan dan disempitkan langkahnya atau ukurannya: dl pelajaran ilmu ukur murid-murid harus menyediakan pensil, penggaris, dan -- [n] ukuran waktu tertentu: pekerjaan itu harus selesai dl -- tiga bulan [kl n] niat; tujuan (yg dituntut): menyampaikan -- nya
jangka lengkung alat untuk mengukur diameter benda bulat, tabung, atau mengukur jarak
jarak waktu lamanya waktu antara dua peristiwa: -- waktu kelahiran kedua anak kembar hanya beberapa menit; (2) waktu yg diperlukan oleh tiap kendaraan atau perseorangan untuk berjalan di antara dua titik tertentu
jaringan ja.ring.an [n] (1) barang siratan yg serupa jaring; jala-jala: (2) susunan sel-sel khusus yg sama pd tubuh dan bersatu dl menjalankan fungsi biologis tertentu
jatuh ja.tuh [v] (1) (terlepas dan) turun atau meluncur ke bawah dng cepat karena gravitasi bumi (baik ketika masih dl gerakan turun maupun sesudah sampai ke tanah dsb): tabung kaca itu -- dan hancur; (2) turun banyak (harga, nilai, dsb); merosot: harga mobil di pasar bebas --; (3) sampai ke ...; tiba di ...; kena pd ...; tembus ke ...; ditujukan ke: jalan kecil ini -- ke Kampung Ambon; teranglah sindiran itu kpd saya -- nya; (4) bertepatan dng; berbetulan dng; tepat pd: perayaan triwindu -- pd hari Selasa, tanggal 15 bulan Maret; (5) berhenti memegang kekuasaan (tt pemerintah, kabinet, dsb): (6) bangkrut (tt toko, kongsi, dsb); (7) kalah atau dirampas musuh (kota, benteng, dsb); (8) tidak lulus (dl ujian); gagal (dl usaha); sangat menderita (rugi, sengsara, dsb); (9) tidak tahan lagi (oleh godaan, penderitaan, cobaan, dsb); (10) menjadi (sakit, miskin, cinta, dsb): -- miskin
jelang je.lang [v] , men.je.lang v (1) mengunjungi; menengok; menjenguk; menghadap: sudah lama ia tidak ~ ibunya; (2) dialamatkan kpd; ditujukan kpd (pd alamat surat): ~ karibku Polan, Jalan Lembang, Jakarta Pusat; (3) menghadap; menyongsong: ~ tahun baru kita memperbaharui tekad untuk maju; (4) hampir: ~ tengah hari baru ia sampai ke kampung halamannya; (5) melihat; memandangi: ~ bulan purnama [Mk a] cair; encer (tt susu dsb)
jelimpat je.lim.pat [ark v] men.je.lim.pat v menyimpang dr arahnya (tt jalan)
jelita je.li.ta [a] (1) cantik sekali; elok (tt wajah): pd masa mudanya dia merupakan seorang gadis --; (2) ki indah; manis (tt kota, pemandangan alam, dsb): Jakarta, dng hiasan lampu-lampu jalanan, tampak -- di malam hari
jembatan jem.ba.tan [n] (1) jalan (dr bambu, kayu, beton, dsb) yg direntangkan di atas sungai (jurang, tepi pangkalan, dsb); titian besar; (2) ki perantara; penghubung
jembatan emas [ki] jalan atau cara terbaik untuk mencapai atau memperoleh sesuatu
jembatan Wheatstone [Fis] suatu rangkaian yg digunakan untuk mengukur tahanan listrik
jenak je.nak [n] , se.je.nak n sebentar; sejurus; beberapa saat: ia beristirahat ~ sebelum meneruskan perjalanan; ia termangu ~ setelah mendengar kabar itu [ark v] men.je.naki v melihat [a ] nyenyak; pulas (tt tidur)
jengkeng jeng.keng [v] , ber.jeng.keng v (1) berjalan dng ujung jari kaki; berjengket; (2) berjongkok dng tumit terangkat [v] , ber.jeng.keng v berjalan (dng) tidak keruan arahnya
jengket jeng.ket [v] , ber.jeng.ket v berjalan (berdiri) dng mengangkat tumit dan hanya ujung jari kaki yg berjejak
jentera jen.te.ra [n] (1) barang yg bundar berupa lingkaran, bersumbu, dan dpt berputar (untuk memutar benda yg lain, menaikkan air, dsb); roda; (2) roda-roda yg dijalankan dng per, tali, dsb untuk menggerakkan sesuatu (spt perkakas arloji); pesawat; mesin; (3) roda pemintal benang (kincir)
jernih jer.nih [a] (1) terlihat terang (tt air); bening; bersih; tidak keruh: air itu --; (2) ki berseri (tt muka); tidak muram: mukanya -- pertanda hatinya bersih; (3) ki tidak kacau; runtut (tt jalan pikiran dsb)
jerunuk je.ru.nuk , ter.je.ru.nuk v jatuh tertelungkup; jatuh tersungkur: anak itu ~ krn kakinya tersangkut kayu yg melintang di tengah jalan
jibaku ji.ba.ku [v] ber.ji.ba.ku v (1) menyerang musuh dng jalan menubrukkan dirinya (yg sudah dipersenjatai dng bom atau alat peledak lainnya) pd musuh; (2) cak bertindak nekad: dl keadaan kapal terbakar begini, tiada pilihan lain selain harus ~ terjun ke lautan ganas ini
jihad fi sabilillah jihad pd jalan Allah, (untuk kemajuan agama Islam atau untuk mempertahankan kebenaran)
jingkat jing.kat [v] ber.jing.kat v (1) berjalan timpang krn kaki pendek sebelah; pincang; (2) berdiri atau berjalan dng ujung jari (kaki) yg berjejak; berjengket: pencuri masuk kamar dng ~ supaya tidak menimbulkan suara; (3) melompat atau berdiri secara tiba-tiba (krn terkejut); (4) Olr lompat bertumpu dan mendarat dng kaki yg sama (dl cabang olahraga atletik) pd nomor lompat jangkit; lompatan pertama pd lompat jangkit
jingkik jing.kik [v] , ber.jing.kik v berjalan meloncat-loncat
jinjit jin.jit [v] , ber.jin.jit v berdiri atau berjalan dng ujung jari kaki saja yg berjejak; berjengket [v] , men.jin.jit v (1) menarik sesuatu yg dapat mulur: ~ karet; (2) menjewer: ia ~ telinga adiknya
joging jo.ging [v] berlari pelan (antara lari dan berjalan) untuk kesehatan
jolor jo.lor [Mk v] men.jo.lor v (1) merayap; menjalar (spt ular); (2) beringsut ke depan di atas perutnya (spt anak kecil yg belum dapat berjalan)
judek ju.dek [Jw a] tidak tahu jalan ke luar; buntu pikiran: ia -- sekali memikirkan ulah anaknya yg bengal itu
julur ju.lur , men.ju.lur v keluar memanjang (spt lidah ular, cecak): lidah cecak ~ menangkap nyamuk [Mk] men.ju.lur v merayap; beringsut ke depan dng berjalan menggunakan perut (tt bayi) , ju.lur-ju.lur v keluar masuk ke mana-mana; mondar-mandir: jangan engkau ~ saja di rumah ini
kadastral ka.das.tral [a] sesuai dng batas-batas tanah yg ditentukan oleh badan pencatat tanah milik: tanah yg dibebaskan untuk proyek jalan lingkar Jakarta langsung dipatok secara --
kain rentang kain yg direntangkan, bertuliskan slogan (propaganda dsb), biasanya dipasang melintang di atas jalan agar masyarakat cepat mengetahui; spanduk
kaki ka.ki [n] (1) anggota badan yg menopang tubuh dan dipakai untuk berjalan (dr pangkal paha ke bawah); (2) bagian tungkai (kaki) yg paling di bawah: -- nya tidak dapat menapak lagi; (3) bagian suatu benda yg menjadi penopang (penyangga) yg berfungsi sbg kaki: -- meja; -- kursi itu patah satu; (4) bagian yg bawah: -- bukit (gunung); -- rumah (dasar rumah); (5) kata penggolong bilangan bagi payung: se -- payung; (6) ukuran panjang, 12 inci (= ? 0.3048 m): gunung setinggi 4.000 -- dr permukaan laut dapat didakinya juga; (7) bagian kaki unggas yg kasar dan bersisik [n] kakek; aki
kaki lima lantai diberi beratap sbg penghubung rumah dng rumah; (2) serambi muka (emper) toko di pinggir jalan (biasanya berukuran lima kaki, biasanya dipakai sbg tempat berjualan); (3) (lantai di) tepi jalan
kakostokrasi ka.ko.stok.ra.si [n Pol] pemerintahan yg dijalankan oleh orang-orang yg beriktikad paling buruk
kalau kena tampar [pb] jika diberi malu oleh perempuan, lebih baik oleh perempuan baik-baik dp oleh perempuan jalang
kaliper ka.li.per [n Graf] (1) ketebalan selembar kertas yg diukur pd kondisi yg sudah dispesifikasikan; (2) alat pengukur ketebalan kertas semacam mikrometer [n] alat berbentuk lengkung atau lurus, biasanya dipakai untuk mengukur lebar dada, lebar pinggul, dsb
kalorimeter ka.lo.ri.me.ter [n] alat yg digunakan untuk mengukur jumlah kalor yg dibutuhkan atau dikeluarkan dl suatu proses atau benda
kampanye bisik gerakan untuk melawan (mengadakan aksi) serentak dng jalan menyiarkan kabar angin
kandar kan.dar [Jw] me.ngan.dar v mengendarai; menjalankan (mobil, beca, dsb) [Lihat {gandar}]
kandas kan.das [v] (1) terlanggar (terantuk) pd dasar laut, sungai, dsb: kapal itu -- di muka pelabuhan; (2) ki gagal; tidak berhasil; terhenti: segala usahanya --; rencana dan harapannya -- di tengah jalan
kanguru ka.ngu.ru [n] binatang mirip kelinci, tetapi jauh lebih besar, jalannya meloncat-loncat, kaki belakang lebih besar, panjang, dan lebih kuat dp kaki depan, yg betina berkantong di perut luarnya untuk membawa anaknya yg masih kecil; Marcropus gigantea
kanker kan.ker [n] penyakit yg disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yg mengakibatkan tumbuhnya daging pd jaringan tubuh yg normal; tumor ganas
kansel kan.sel [v cak] , me.ngan.sel v membatalkan: dia ~ perjalanannya ke luar kota krn ada keperluan mendadak
kapal bantalan udara kapal yg dapat berjalan di atas bantalan udara yg diembuskan oleh mesin pd kapal itu (baik melalui air maupun daratan)
kapal kelotok kapal kecil untuk kendaraan di sungai yg dijalankan dng mesin kecil
kapal layar kapal yg dijalankan dng layar (biasanya untuk pelayaran pantai atau perlombaan mengarungi selat dsb)
kapal motor kapal yg dijalankan oleh motor (biasanya kapal kecil bermotor)
kapal pandu kapal penunjuk jalan di pelabuhan; kapal mualim; kapal tunda
kapal pemburu kapal perang yg sangat laju jalannya (digunakan untuk memburu dan mengusir kapal perang musuh)
kapal penjelajah kapal perang yg sedang besarnya, tetapi sangat laju jalannya dan dapat menjelajahi segala medan
kapal tunda kapal yg digunakan untuk mengantarkan kapal dagang atau kapal besar masuk atau keluar pelabuhan: kapal niaga itu berjalan mengikuti -- tunda masuk ke pelabuhan
kapstan kap.stan [n Lay] perangkat kapal yg ditempatkan di haluan dan di buritan kapal yg digunakan untuk menarik atau mengukur tros atau dadung kapal, biasanya digerakkan oleh tenaga listrik atau uap
karat putih [Mik] penyakit yg gejalanya sepintas lalu menyerupai serangan jamur karat berwarna putih, Pucciniales, dan penyebabnya adalah Albuginaceae
karavan ka.ra.van [n] (1) kereta bertutup yg berfungsi sbg tempat tinggal (bagi pengembara atau orang yg berlibur); (2) rombongan orang (haji, peziarah, pedagang) yg melakukan perjalanan bersama demi keselamatan
karyasiswa kar.ya.sis.wa [n] siswa (pegawai) yg sedang menjalani pelatihan untuk memperdalam (meningkatkan) pengetahuannya
kasar ka.sar [a] (1) agak besar; tidak halus: pasir -- cocok untuk menutup jalan berlubang itu; (2) bertingkah laku tidak lemah lembut: sambil memaki-maki dng -- , dia bersumpah; (3) kasap; kesat; tidak halus waktu diraba: kertas ini -- benar; (4) tidak baik buatannya; gabas: bajunya merah tua, sarungnya tenun -- , dan destarnya kain hitam; (5) hanya dl garis-garis besarnya (tidak dng saksama, tidak dng perincian yg teliti, hanya perkara yg besar-besar): paling sedikit rencana itu sudah diwujudkan dl bentuk -- menurut kebutuhan atau pesanan; (6) dapat diraba (dilihat dsb); (7) mentah; belum dibersihkan [Lihat {qasar}]
katarak ka.ta.rak [n Dok] pengaburan lensa mata dan membran transparan di sekitarnya yg menghalangi jalan masuknya cahaya; bular mata [n Geo] (1) rangkaian beberapa air terjun pd sebuah sungai; (2) air terjun besar
katetometer ka.te.to.me.ter [n] alat untuk mengukur jarak vertikal yg kecil
kausatif kau.sa.tif [n Ling] bentuk verba yg menyatakan sebab atau menjadikan (msl dl kalimat para pekerja melebarkan jalan, kata melebarkan mengandung pengertian kausatif, artinya menjadikan lebar)
kawin suntik [Tern] pembenihan dng jalan memasukkan benih jantan (sperma) ke dl vagina dng menggunakan (dng bantuan) alat suntik (tidak melalui hubungan seksual); inseminasi
kebaikan ke.ba.ik.an [n] (1) sifat baik; perbuatan baik: terima kasih atas -- dan kemurahan hati Anda; (2) kegunaan: peristiwa itu akhirnya mempunyai -- pula bagi jalan hidupnya; (3) sifat manusia yg dianggap baik menurut sistem norma dan pandangan umum yg berlaku
kebatinan ke.ba.tin.an [n] (1) keadaan batin (dl hati); segala sesuatu yg mengenai batin; (2) ajaran atau kepercayaan bahwa pengetahuan kpd kebenaran dan ketuhanan dapat dicapai dng penglihatan batin; (3) ilmu yg mengajarkan jalan menuju ke kesempurnaan batin; suluk; tasawuf; (4) ilmu yg menyangkut masalah batin; mistik
keberangkatan ke.be.rang.kat.an [n] perihal berangkat: krn surat jalan belum lengkap, -nya ditunda
kebut ke.but [v] me.nge.but v menghilangkan debu (nyamuk dsb) dng memakai bulu ayam, sapu, dsb: setiap pagi pembantu kami ~ kursi [v cak] me.nge.but v (1) menjalankan kendaraan dng kecepatan tinggi: sebelum diadakan penertiban, banyak bus kota yg ~ di jalan dan saling menyusul; (2) cak mengerjakan sesuatu dng cepat
kebut-kebutan ke.but-ke.but.an [v] beradu kecepatan (kendaraan dsb): ~ di jalan-jalan dl kota yg ramai sangat berbahaya
kecam ke.cam [v] me.nge.cam v (1) menyelidiki (mengamat-amati) dng teliti; mencamkan; (2) mengkritik; mencela: jangan hanya ~ , tunjukkanlah jalan keluarnya
kecapaian ke.ca.pai.an [a] (1) merasa sangat capai (lelah, letih); kelelahan; keletihan: mereka menggeletak ~ krn terlalu lama berjalan; (2) perasaan sangat capai
keciut ke.ci.ut [n] (1) tiruan bunyi desing peluru yg ditembakkan; (2) tiruan bunyi ban mobil yg sangat keras bergeser dng aspal (msl ketika mobil sedang berjalan cepat lalu direm mendadak)
kedap nyamuk dl keadaan tertutup rapat sehingga tidak ada celah untuk jalan masuk bagi nyamuk; -- suara tidak dapat dimasuki suara; dapat meredam suara: suara roda kereta yg berisik tidak akan terdengar krn gerbong ini sudah dibuat -- suara
kedek ke.dek /kEdEk/, ke.dek-ke.dek v berjalan tergoyang-goyang: krn gemuk, orang itu berjalan ~
kedidi ke.di.di [n] burung rawa yg jalannya melompat-lompat, ekornya selalu menjungkit-jungkit; terinil
kegelapan ke.ge.lap.an [v] tertimpa (mengalami) gelap (malam); kemalaman: krn kendaraannya mogok, terpaksa ia pulang ~; (2) n tempat dsb yg gelap: berbahaya berjalan sendiri di ~; (3) n ki kericuhan; kesulitan mencari jalan pemecahan; (4) a cak terlalu gelap (tt warna)
kehel ke.hel [a] ter.ke.hel a (1) terkeluk (tidak lurus lagi); (2) tergeliat (tt tulang, kaki, dsb); (3) menyimpang dr jalan yg lurus (tt perahu dsb)
kejang laring kejang pd otot-otot pangkal tenggorok akibat menyempitnya jalan napas
kekuasaan eksekutif ke.ku.a.sa.an eksekutif [Huk] kekuasaan (wewenang) untuk menjalankan undang-undang
kelana ke.la.na [n] mengadakan perjalanan ke mana-mana tanpa tujuan tertentu; kembara
kelang-kelok ke.lang-ke.lok [a] berkelok-kelok; berliku-liku; banyak keluk-keluknya: jalan yg --
kelar ke.lar [n] (1) takik (pd batang pohon yg hendak ditebang dsb); (2) sayatan yg tidak dalam (pd ikan yg hendak digarami, dsb); (3) alur-alur (ringgit-ringgit) pd tanduk; (4) gelang-gelang pd jalan napas, pd tubuh lipan, kumbang, dsb; (5) gelang-gelang dr rotan dsb tempat mengikatkan tali dsb [a cak] selesai; siap
kelemban ke.lem.ban [v] ber.ke.lem.ban v berjalan memutar tidak memintas: mereka ~ mengelilingi unggun
kelenjar hipofinis kelenjar kecil di sebelah bawah otak yg menge-luarkan getah, menghasilkan bermacam-macam hormon yg perlu sekali untuk pertumbuhan badan dan perjalanan kelenjar lainnya
keliar ke.li.ar , ber.ke.li.ar.an v berjalan (terbang dsb) ke mana-mana; bertualang; merayau: banyak pencopet ~ di pasar itu
kelihaian ke.li.hai.an [n] kepintaran; kecekatan: untuk melalui jalan yg curam dan berliku-liku itu, sangat dibutuhkan ~ mengemudi
kelindan ke.lin.dan [ark n] (1) benang yg baru dipintal; (2) benang untuk pemutar kincir; (3) benang berpilin untuk menjalankan jentera; (4) benang yg sudah dimasukkan ke dalam lubang jarum (untuk menjahit) [n] penggulung benang; gelendong [n] , ber.ke.lin.dan v ki erat menjadi satu: ajaran Hindu di India terjalin ~ dng Sungai Gangga yg suci itu
kelintar ke.lin.tar [v] ber.ke.lin.tar.an, ke.lin.tar.an v berjalan berkeliling; berjalan hilir mudik (di suatu tempat)
kelola ke.lo.la , me.nge.lo.la v (1) mengendalikan; menyelenggarakan (pemerintahan dsb); (2) mengurus (perusahaan, proyek, dsb); menjalankan: sudah 45 tahun beliau ~ yayasan yg bergerak dl bidang pendidikan itu
kelontang-kelantung ke.lon.tang-ke.lan.tung [v] hanya berjalan ke sana sini saja krn tidak punya mata pencaharian; luntang-lantung: pemuda yg pernah enam bulan duduk di bangku kuliah itu, sekarang menganggur dan --
kemalaman ke.ma.lam.an [v] kena malam (hingga waktu malam datang): kami -- di tengah jalan
kempa air apitan yg dijalankan dng kekuatan air
kemudi ke.mu.di [n] (1) perkakas pd kendaraan (mobil, pesawat terbang, kapal, dsb) yg gunanya untuk mengatur arah perjalanan; (2) ki pemimpin (pengurus, pengatur arah) pd perserikatan, pemerintahan, dsb; (3) ark pusar-pusar bulu (pd kuda)
kemut ke.mut [v] me.nge.mut v (1) bergerak naik turun (spt mulut orang ketika mengunyah): nenek sedang makan sirih, mulutnya ~; (2) berjalan perlahan-lahan (lambat-lambat) hampir-hampir terjatuh; terhuyung-huyung: pemabuk itu berjalan ~ memaksakan diri pulang; (3) cak menahan makanan di dl mulut (kadang-kadang dng mengunyah-ngunyah atau mengisap-isap, tidak segera menelannya); mengulum: anak kecil senang ~ gula-gula
kencang ken.cang [a] (1) tegang; tidak kendur: rentangkan tali yg biru itu kencang-kencang; (2) laju; cepat: mobil itu terlalu -- jalannya; ia berlari -- dng kecepatan maksimal; (3) erat-erat; erat dan kuat: ia berpegang -- pd tiang kapal ketika ombak besar menggoncangkan kapal yg ditumpanginya [n] ken.cang-ken.cung n tiruan bunyi "cang, cing, cung"
kendara ken.da.ra [n] , -- terbang konstruksi atau kendaraan yg dirancang untuk perjalanan melalui udara, ada yg lebih berat dp udara dan ada yg lebih ringan
kendaraan bermotor ken.da.ra.an bermotor kendaraan yg memakai mesin (motor) untuk menjalankannya
kepengurusan ke.peng.u.rus.an [n] (1) seluk-beluk yg berhubungan dng tugas pengurus: akhirnya tercapai kesepakatan tt ~ partai itu; (2) hal-hal yg bersangkut-paut dng cara mengurus sesuatu: diciptakan ~ yg sejalan dng hasil kongres
keplastisan ke.plas.tis.an [n] perihal plaslis: plastomeneter digunakan untuk mengukur ~ bahan dng menentukan waktu alirannya melalui pertambahan berturut-turut jarak pada rambut
kepot ke.pot [a] erot; gumal; berkerut-kerut [v] me.nge.pot v cak (1) berjalan cepat tanpa menghiraukan keadaan sekeliling; (2) melarikan (mengendarai) kendaraan di tikungan dng kecepatan tinggi; menikung dng kecepatan tinggi (tt kendaraan)
keputusan ke.pu.tus.an [n] (1) perihal yg berkaitan dng putusan; segala putusan yg telah ditetapkan (sesudah dipertimbangkan, dipikirkan, dsb): jaksa itu sulit menerima ~ hakim; (2) ketetapan; sikap terakhir (langkah yg harus dijalankan): ia tidak berani segera mengambil ~; (3) kesimpulan (tt pendapat): dr catatan itu diambil ~ bahwa dia memberi kesempatan kpd pegawainya untuk melakukan perbuatan pidana; (4) hasil pemeriksaan (tt ujian): ~ ujian akan diumumkan melalui surat kabar; (5) cak kehabisan (tt uang, makanan, dsb): banyak pedagang yg ~ modal; (6) cak menderita kekurangan: pd waktu itu saya ~ benar-benar
kerajaan absolut ke.ra.ja.an absolut kerajaan yg rajanya berkuasa secara mutlak, memegang dan menjalankan kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif
kerang ke.rang [n Bio] binatang lunak yg hidup di air (laut) keluarga tiram, berinsang pipih, cangkangnya terdiri atas sepasang katup yg dihubungkan dng engsel hingga dapat dibuka atau ditutup, bermacam-macam jenisnya spt -- batu [n] ke.rang-ke.rang.an n batu dsb yg diatur berderet-deret untuk tumpuan berjalan (di tempat yg becek) [a] ke.rang-ke.rung v berbunyi gaduh [a] ke.rang-ke.ruk a kacau balau; tidak teratur (letaknya)
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kereta api ke.re.ta a.pi [n] kereta yg terdiri atas rangkaian gerbong (kereta) yg ditarik oleh lokomotif, dijalankan dng tenaga uap (atau listrik), berjalan di atas rel (rentangan baja dsb)
kereta api listrik kereta api yg dijalankan atau digerakkan oleh tenaga listrik
kerja bakti kerja bergotong-royong tanpa upah (untuk kepentingan bersama); (2) cak kerja tanpa imbalan jasa: seluruh warga desa ikut -- bakti memperbaiki jalan
kerongkongan ke.rong.kong.an lihat rongkong [n] (1) saluran napas (dl leher); tenggorok: kemarin ia tidak masuk krn sakit ~; (2) jalan makanan dr mulut ke perut: melalui ~ makanan masuk ke dl perut
kertas penapis kertas bersarang-sarang untuk memisahkan zat yg terdapat di dl cairan dng jalan penyaringan
kesaktian ke.sak.ti.an [n] (1) kepandaian (kemampuan) berbuat sesuatu yg bersifat gaib (melampaui kodrat alam): -- itu diperolehnya dng jalan bertapa di puncak gunung; (2) kekuasaan gaib: krn -- yg dimilikinya, ia pun dapat menolak setiap guna-guna yg ditujukan kpd dirinya
kesalehan ke.sa.leh.an [n] ketaatan (kepatuhan) dl menjalankan ibadah; kesungguhan menunaikan ajaran agama: -nya tercermin pd sikap hidupnya
kesasar ke.sa.sar [v] tersesat; salah jalan [v cak] tersesat
kesembuhan ke.sem.buh.an [n] perihal (yg bersifat) sembuh: pecandu itu sedang menjalani pantangan untuk mencapai --
kesesatan ke.se.sat.an [n] (1) kebingungan; (2) ki kesalahan jalan atau pikiran; kekeliruan; sesuatu yg sesat
kesot ke.sot [v] ber.ke.sot v maju berangsur-angsur dng menggeserkan pantat (spt anak yg belum pandai berjalan, orang lumpuh)
ketatalaksanaan ke.ta.ta.lak.sa.na.an [n] hal (mengenai) tata laksana: penyempurnaan ~ administrasi pengadilan tinggi di provinsi itu berjalan lancar
ketiplak ke.tip.lak [n] tiruan bunyi orang berjalan memakai bakiak (sandal dr kayu): kami pulang bersama-sama sambil menikmati irama -- bakiak kami dl gelap
keusangan ke.u.sang.an [n] hal (sifat, keadaan) usang: ~ mesin mobil akan berpengaruh thd jalan mobil
kewalahan ke.wa.lah.an [v] menderita putus asa krn tidak sanggup lagi menjalankan tugas dsb; tidak sanggup lagi memenuhi tugas, pekerjaan, dsb
kilah ki.lah [n] (1) tipu daya; tipu muslihat: segala -- yg dijalankannya tidak memberi hasil yg diharapkan; (2) dalih; alasan (yg dibuat-buat): itu semua hanya -- [n] siput laut yg bertanduk
kilat roket kilat yg tampak berurutan dng cepat, baik pd jalan utama maupun pd cabangnya
kincir kin.cir [n] (1) jentera yg dijalankan dng angin atau air; (2) jentera pemintal (penggulung); rahat
kincir air jentera (roda) bertangguk untuk mengangkat air dr bandar (sungai) yg akan dialirkan ke sawah dsb; (2) jentera (roda) yg diputarkan dng pertolongan air untuk menjalankan mesin
kincir angin jentera (roda) besar yg dijalankan dng pertolongan angin (untuk menggiling gandum dsb); (2) baling-baling
kincir padi penggilingan padi yg dijalankan dng tenaga air
kinesimeter ki.ne.si.me.ter [n] (1) alat untuk menyelidiki permukaan tubuh untuk mengetes kepekaan kulit; (2) alat untuk mengukur banyaknya (kuantitas) gerakan
kintil kin.til [Jw v] ikut dl perjalanan
kipas angin kipas yg dijalankan dng listrik atau batu baterai untuk menyejukkan ruangan dsb
kirab ki.rab [n] perjalanan bersama-sama atau beriring-iring secara teratur dan berurutan dr muka ke belakang dl suatu rangkaian upacara (adat, keagamaan, dsb); pawai: untuk menyongsong tahun baru 1 Sura, sebagian masyarakat melakukan --
kisruh kis.ruh [a] (1) tidak sesuai dng rencana (aturan dsb); tidak lancar: jalannya pertunjukan agak --; (2) kacau; kalut: keadaan rumah tangganya sekarang sedang --
klimoskop kli.mo.skop [n] alat untuk mengukur paralisis (layuh, kelumpuhan) dr (putaran) bola mata
klin [n Bio] (1) landaian ciri yg dinyatakan dng variasi bersinambungan melalui sederhana populasi yg berjajar berdampingan; (2) landaian perubahan frekuensi fenotipe dan jalan genotipe sepanjang suatu transek kisaran populasi
klinometer kli.no.me.ter [n Geo] alat untuk mengukur ketinggian atau kemiringan lereng gunung, bagian bangunan, dsb
kloridimeter klo.ri.di.me.ter [n] alat untuk mengukur kandungan klorida dl suatu cairan
kocak ko.cak [n] gerak bolak-balik (kanan-kiri) yg cepat (tt benda cair); guncang [a] lucu; jenaka: dialah seorang pelawak yg sangat -- [a] gagah; bagus sekali; serba baik: berjalan dng -- nya [a] sombong; congkak: makin menjadi-jadi -- nya
kode etik kedokteran norma dan asas yg berlaku bagi para dokter sbg landasan dl menjalankan profesinya
koefisien arah ukuran inklinasi suatu jalan tol; (2) kecepatan perubahan suatu variabel dng mengikuti koordinat ruang; gradien
koil ko.il [n Tek] gulungan kawat yg mengatur arus tegangan listrik yg berasal dr sumbernya (spt aki, magnet): tegangan tinggi dr -- diteruskan ke distributor sehingga mobil itu berjalan dng normal
kolateral ko.la.te.ral [a] (1) sejalan; berdampingan; sejajar; (2) Bio mempunyai asal-usul yg sama atau berasal dr satu keturunan (tt garis kefamilian)
kolorimeter ko.lo.ri.me.ter [n ] alat untuk mengukur warna dng cara menentukan intensitas tiga warna utama yg membentuk warna itu
komanditer ko.man.di.ter [n] peserta persekutuan dagang dsb dng memberikan sebagian modal saja tanpa turut menjalankan perusahaan itu
komisi ko.mi.si [n] (1) sekelompok orang yg ditunjuk (diberi wewenang) oleh pemerintah, rapat, dsb untuk menjalankan fungsi (tugas) tertentu: ia menjadi anggota -- khusus untuk menyelidiki kecelakaan kapal terbang tsb; (2) imbalan (uang) atau persentase tertentu yg dibayarkan krn jasa yg diberikan dl jual beli dsb; (3) barang dagangan yg dititipkan untuk dijualkan kpd seseorang [v cak] memeriksa suatu tempat; memeriksa suatu hal: bulan ini ia akan pergi -- ke Aceh
kompromi kom.pro.mi [n] persetujuan dng jalan damai atau saling mengurangi tuntutan (tt persengketaan dsb): kedua kelompok yg berselisih itu diusahakan berdamai dng jalan --
komputer kom.pu.ter [n] alat elektronik otomatis yg dapat menghitung atau mengolah data secara cermat menurut yg diinstruksikan, dan memberikan hasil pengolahan, serta dapat menjalankan sistem multimedia (film, musik, televisi, faksimile, dsb), biasanya terdiri atas unit pemasukan, unit pengeluaran, unit penyimpanan, serta unit pengontrolan
kondisi ekonomi keadaan baik atau lancar dan tersendatnya perjalanan ekonomi
konduktimeter kon.duk.ti.me.ter [n] alat untuk mengukur konduktivitas (tenaga untuk menghantar) listrik dr zat-zat terutama zat cair
konservasi kon.ser.va.si [n] (1) pemeliharaan dan perlindungan sesuatu secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dng jalan mengawetkan; pengawetan; pelestarian; (2) proses menyaput bagian dalam badan mobil, kapal, dsb untuk mencegah karat
konsistensi kon.sis.ten.si [n] (1) ketetapan dan kemantapan (dl bertindak); ketaatasasan: kebijakan pemerintah mencerminkan suatu -- dl menghadapi pembangunan yg sedang kita laksanakan; (2) kekentalan: -- agar-agar; (3) kepadatan, kepejalan, atau ketetalan jaringan yg menyusun bagian tubuh buah; (4) Geo (a) ketahanan suatu material terhadap perubahan bentuk atau perpecahan; (b) derajat kohesi atau adhesi massa tanah
kontraktor kon.trak.tor [n] pemborong: pembangunan jalan raya itu dilaksanakan oleh -- asing
konveyor kon.ve.yor [n] (1) alat mekanis untuk membawa (mengangkut dsb) barang dr suatu tempat ke tempat lain (dng ban atau rantai berjalan); (2) pembawa; pengantar
konvoi kon.voi [n] (1) iring-iringan mobil (kapal) dng pengawalan bersenjata; (2) iring-iringan kendaraan (dl suatu perjalanan bersama)
kooperatif ko.o.pe.ra.tif [a] (1) bersifat kerja sama: rakyat dilarang bersikap -- dng kaum penjajah; (2) bersedia membantu: pengusutan tt korupsi berjalan lancar krn terdakwa sangat --
koper ko.per [n] peti yg terbuat dr kulit (kaleng dsb) tempat menyimpan pakaian yg dapat dibawa dl perjalanan
kopet ko.pet [a] sempit (tt lubang, jalan, dsb)
koridor ko.ri.dor [n] (1) lorong dl rumah; lorong yg menghubungkan gedung yg satu dng gedung yg lain; (2) tanah (jalan) sempit yg menghubungkan daerah terkurung: beberapa traktor dikerahkan untuk membuat -- yg akan dilalui pasukan; (3) tanah yg menghubungkan dua bagian negara; (4) jalur lalu lintas yg dimiliki suatu negara yg memintas negara lain
korporasi kor.po.ra.si [n] (1) badan usaha yg sah; badan hukum; (2) perusahaan atau badan usaha yg sangat besar atau beberapa perusahaan yg dikelola dan dijalankan sbg satu perusahaan besar
korvet kor.vet [n] kapal perang berukuran kecil, kelasnya di bawah kapal kelas fregat, laju jalannya, berfungsi sbg kapal pemburu atau kapal perusak: dua buah -- Indonesia itu bernama Hang Tuah dan Pati Unus
kraniometri kra.ni.o.met.ri [n Antr] ilmu (cabang antropologi) ragawi yg mengukur tengkorak
krisis kebudayaan keadaan suatu kebudayaan tidak mampu lagi mencari jalan keluar dr kesulitan yg melibatnya
kronometer kro.no.me.ter [n] alat untuk mengukur waktu yg sangat tepat dan teliti (umumnya digunakan dl pelayaran sbg penentu meridian di laut)
kronoskop kro.no.skop [n] alat untuk mengukur waktu yg sangat pendek, dipakai pd pemeriksaan psikologi untuk mengukur waktu yg terpakai atau diperlukan oleh satu reaksi
kruk [n] penyangga kaki (patah, buntung, dsb) waktu berjalan
kuadran ku.ad.ran [n] (1) Mat seperempat lingkaran; setiap dr empat bagian suatu bidang datar yg terbagi oleh suatu sumbu silang; (2) alat kuno untuk mengukur sudut
kuar ku.ar [v] me.ngu.ar.kan v mengulurkan (tongkat dsb) untuk meraba-raba: orang buta itu ~ tongkatnya untuk mencari jalan [n] burung yg keluar dr persembunyiannya pd malam hari; kuak [kl a] diperoleh dr hubungan yg tidak sah (tt anak); haram jadah: anak -- [n] lingsa yg baru menetas
kucar-kacir ku.car-ka.cir [Jw a] terserak-serak tidak keruan; kocar-kacir: beras yg diangkutnya -- di jalan; porak poranda; berantakan: segala usahanya --; rumah tangganya -- semenjak kematian istrinya
kukuk ku.kuk [Lihat {kokok}] [n Lay] bangunan kecil atau rumah-rumahan yg digunakan sbg jalan keluar masuk atau lubang dr geladak cuaca ke ruangan di bawahnya
kukur ku.kur [n] alat untuk mengukur (menggaruk, memarut, mengorek) kelapa dsb [n] tiruan bunyi burung tekukur (balam)
kukuran ku.kur.an [n] hasil mengukur (memarut)
kumpul kum.pul [v] ber.kum.pul v (1) bersama-sama menjadi satu kesatuan atau kelompok (tidak terpisah-pisah): karyawan ~ di halaman kantor untuk mengadakan upacara; (2) berhimpun; berkampung; berapat (bersidang): mahasiswa diminta ~ di auditorium untuk mendengarkan ceramah; (3) berkerumun: setiap hari banyak orang ~ di ujung jalan itu
kunci kun.ci [n] (1) alat untuk mengancing pintu, peti, dsb, terdiri atas anak kunci dan induk kunci; (2) alat yg dibuat dr logam untuk membuka atau mengancing pintu dng cara memasukkannya ke dl lubang yg ada pd induk kunci; anak kunci; (3) pengancing pintu, peti, dsb yg terpasang pd pintu, peti, dsb; (4) alat yg digunakan untuk membuka dan memasang sekrup dsb; (5) alat untuk menghidupkan atau menjalankan mesin (mobil dsb); (6) sendi (pertemuan) tulang; (7) ki jawaban yg disediakan atas pertanyaan ujian dsb; (8) ki kedudukan (tempat) yg sangat penting untuk menguasai sesuatu atau untuk mengenakan pengaruh; (9) Mus runtunan nada yg berhubungan satu dan lainnya, berdasar pd suatu nada utama; (10) Mus lambang yg digunakan untuk menunjukkan letak not tertentu pd balok not, spt kunci G menunjukkan letak not g' pd garis kedua balok not; (11) ki alat untuk mencapai suatu maksud (spt membongkar rahasia, memecahkan masalah, menentukan kalah menang, atau berhasil tidaknya sesuatu)
kunci mati rahasia yg sangat tertutup; (2) jalan buntu
kunci sakelar sakelar listrik untuk menjalankan mesin dan juga berfungsi sbg kunci
kusir ku.sir [n] orang yg menjalankan kereta kuda (dokar, andong, dsb); sais
labang la.bang [Mk v] me.la.bang v menempa besi dsb supaya lebar [v] me.la.bang v berjalan tidak tentu arah; mengembara
labirin la.bi.rin [n] (1) tempat yg penuh dng jalan dan lorong yg berliku-liku dan simpang siur; (2) sesuatu yg sangat rumit dan berbelit-belit (tt susunan, aturan, dsb); (3) sistem rongga atau saluran yg berhubungan
laktometer lak.to.me.ter [n ] alat untuk mengukur kualitas air susu
laku la.ku [n] perbuatan; gerak-gerik; tindakan; cara menjalankan atau berbuat: -- nya sangat menjengkelkan; (2) a laris (tt barang dagangan); sudah terjual: dagangannya -- sekali; -- berapa sepeda motormu?; (3) a boleh dipakai (tt uang, karcis, dsb); sah: uang kertas ini sudah tidak --
lalu la.lu [v] berjalan lewat: dilarang -- di jalan ini; (2) v berkata (langsung) semaunya: ia berbicara asal -- saja; (3) v sudah lewat; sudah lampau: tahun yg --; (4) v habis; selesai: pertandingan telah --; peperangan telah --; (5) v lintas (dapat masuk terus); lulus; (6) p kemudian; lantas; (7) v tidak boleh ditebus kembali (tt barang gadaian): empat hari lagi gadaianku --; (8) v berlangsung; berlanjut: pertunjukan tidak dapat -- krn hujan turun
lalu lintas la.lu lin.tas [v] (berjalan) bolak-balik; hilir mudik: banyak kendaraan -- di jalan raya; (2) n perihal perjalanan di jalan dsb: pedagang-pedagang di tepi jalan sangat mengganggu --; (3) n perhubungan antara sebuah tempat dng tempat yang lain (dng jalan pelayaran, kereta api, dsb): -- di Kalimantan banyak dilakukan melalui sungai
lalu-lalang la.lu-la.lang [v] (1) berkali-kali lalu (berjalan dsb); keluar masuk (pintu, rumah, dsb): jangan suka -- di rumah orang; (2) tidak keruan; tidak teratur rapi: susunlah baik-baik buku-bukumu itu, jangan -- begitu
lambat lam.bat [a] (1) perlahan-lahan (geraknya, jalannya, dsb); tidak cepat: orang buta -- jalannya; (2) memerlukan waktu banyak: ia bekerja sangat --; biar -- asal selamat; (3) tidak tepat pd waktunya; ketinggalan: arlojiku -- lima menit; ia biasa pulang --
lampu hijau lampu lalu lintas yg berwarna hijau, mengisyaratkan kendaraan boleh jalan; (2) ki isyarat (izin) untuk mejalankan suatu rencana dsb
lampu lalu lintas lampu berwarna merah, kuning, dan hijau yg dipasang di perempatan atau persimpangan jalan untuk mengatur lalu lintas
lampu merah lampu lalu lintas yg berwarna merah, mengisyaratkan kendaraan tidak boleh jalan; (2) isyarat ada bahaya; (3) ki isyarat untuk menghentikan kegiatan
lampu petromaks lampu yg menggunakan kaus lampu (bukan sumbu), nyalanya terang benderang, menggunakan bahan bakar minyak tanah, dihidupkan dng jalan dipompa; lampu tekan
lancar lan.car [a] (1) tidak tersangkut-sangkut; tidak terputus-putus: roda itu berputar dng --; (2) tidak tersendat-sendat; fasih: anak sekecil ini sudah dapat membaca dng --; (3) tidak tertunda-tunda; (berlangsung) dng baik: pelaksanaan pembangunan berjalan dng -- [n] pe.lan.car n balok penghubung tiang rumah
lancaran lan.car.an [n] perahu yg laju (lancar) jalannya
landasan gelinding lan.das.an gelinding jalan pesawat terbang untuk berhenti menunggu giliran terbang sebelum masuk ke landasan pacu
langkah lang.kah [n] (1) gerakan kaki (ke depan, ke belakang, ke kiri, ke kanan) waktu berjalan: dia masuk dng -- gontai; (2) jarak antara kedua kaki waktu melangkah ke muka (waktu berjalan): jalannya cepat dan -- nya panjang-panjang; (3) sikap; tindak-tanduk; perbuatan: kita harus mengambil -- tegas dl menghadapi masalah ini; (4) tahap; bagian: marilah kita telusuri -- demi -- cara berjualan jeruk
langsam lang.sam [a cak] lambat; pelan-pelan: jalan mobil itu -- saja krn jalan buruk
langsar lang.sar [a] kecil (sempit) panjang; panjang ramping: badannya -- [v] me.lang.sar v menjalar memanjang; beringsut-ingsut: kereta api yg sarat dng muatan itu ~ kepayahan pd jalan yg agak menanjak [Mk a] beruntung; berbahagia
langsir lang.sir [v] me.lang.sir v (1) mengatur sambil menggandeng-gandengkan gerbong kereta api; (2) cak berjalan mondar-mandir (bolak-balik) [ark n] serdadu (pasukan) bertombak [Mk a] kurus
lantung lan.tung , lon.tang-lan.tung v (1) berjalan melenggang dng tangan kosong; (2) ki menganggur (tidak ada pekerjaan tetap) [n] (1) bunyi yg hingar-bingar (spt barang yg meletup); (2) bau yg menyengat menusuk hidung (spt bau bangkai yg hancur membusuk)
larang la.rang [v] me.la.rang v memerintahkan supaya tidak melakukan sesuatu; tidak memperbolehkan berbuat sesuatu: tiada seorang pun berani ~ aku berjalan di sini [Mk a] jarang: Paman -- sekali mengunjungi Nenek;
lata la.ta , me.la.ta v berjalan dng menempelkan perut ke tanah: ular (cacing dsb) termasuk hewan ~ [a] buruk; kotor; hina [n Lay] selisih antara air terendah
latis la.tis [v] me.la.tis v (1) menebas semak-semak; (2) merintis jalan di hutan dsb (dng menyingkirkan belukar)
latisan la.tis.an [n] rintisan untuk jalan dsb dl hutan
lawa la.wa [ark n] (1) papan yg dipasang melintang sbg galang (palang) pd perahu dsb; (2) rintangan; (3) palang jalan [a] menarik hati, indah: bentuk mukanya lebih -- dp kawannya
Lawalata La.wa.la.ta [n] orang Indonesia pertama yg mengelilingi dunia dng berjalan kaki
lawazim la.wa.zim [n Isl] kewajiban yg harus dilaksanakan (berupa amar makruf, nahi munkar, dan berjuang di jalan Allah)
layak la.yak [a] (1) wajar; pantas; patut: berikanlah mereka kehidupan yg --; (2) mulia; terhormat: krn jasanya, dia mendapat kedudukan yg --; -- huni pantas untuk dihuni atau ditempati: pemerintah sedang giat membangun rumah sederhana yg -- huni; -- kutip wajar untuk dikutip: setelah lima tahun berjalan, keuntungan perusahaan itu sudah -- kutip [n] ikan yg dibelah memanjang dr ekor ke kepala, lalu dikeringkan tanpa diberi garam
layar la.yar [n] (1) kain tebal yg dibentangkan untuk menadah angin agar perahu (kapal) dapat berjalan (laju); (2) tabir (tirai) penutup jendela (pintu); (3) tirai; kelir (dipakai pd pertunjukan gambar hidup, drama, wayang kulit, dsb); (4) bidang (berupa kain, papan, kaca) tempat menayangkan gambar (film, televisi, dsb) [n] ikan laut besar, berbentuk bulat panjang, bermoncong panjang membentuk tombak bulat, bersirip punggung panjang dan besar (bila ditegakkan waktu berenang tampak spt perahu layar); ikan layar; Istiphorus gladius
leak le.ak [Bl n] hantu jadi-jadian, konon berupa binatang (kera, burung hantu, dsb) yg diciptakan seseorang dng jalan memantrai diri
lebar le.bar /lEbar/ (1) a lapang; tidak sempit: jalan yg akan dibangun, cukup --; (2) n lintang suatu bidang: panjang kebun itu 60 m, -- nya 40 m; (3) a luas: padang itu -- sekali; dunia masih --
Lebaran Le.ba.ran [n] hari raya umat Islam yg jatuh pd tgl 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama sebulan; Idulfitri
lebuh le.buh [Mk n] jalan besar
ledang le.dang [kl a] putih kekuning-kuningan; bercahaya (spt awan kena sinar matahari) /lEdang/, me.le.dang v memperagakan diri (berjalan-jalan) supaya dilihat orang
legak-legok le.gak-le.gok [Jk a] lekak-lekuk; tidak rata (tt jalan, jembatan, dsb): jalan ke desanya --
legat le.gat [a] lurus arahnya (jalannya, pandangannya, dsb)
leher botol bagian botol yg kecil di sebelah atas; (2) ki jalan raya yg menyempit
lekak-lekuk le.kak-le.kuk [a] bergelombang, ada yg melekuk dan ada yg membukit tt jalan (tidak lurus; berbelok-belok)
lelakon le.la.kon [n] perjalanan nasib [Lihat {lakon}]
lembaga pemasyarakatan tempat orang-orang menjalani hukuman pidana; penjara
lempeng lem.peng [a] (1) lurus betul (tidak bengkok): jalan ini -- , tidak berbelok-belok; (2) cak bulat (tt jumlah uang)
lena le.na [a] (1) nyenyak; (2) tidak sadar; lengah; lali; (3) lama: tidak -- antaranya; (4) lambat-lambat: meminta (bermohon) berjalan --
lenggok leng.gok [n] (1) gerak meliuk ke kiri dan ke kanan (ketika berjalan, menari, dsb); (2) gerakan leher dan kepala yg elok (spt pd waktu menari); (3) Fis yg tetap berpusing pd poros yg telah berubah arahnya dan berputar mengelilingi sumbunya semula, spt sebagian gerakan gasing presesi
lengkungan leng.kung.an [n] (1) bidang (sisi, garis) yg melengkung: bagian atas pintu itu berbentuk ~; jalan peluru itu merupakan ~; (2) hasil melengkungkan; yg dilengkungkan
lenteng laut lampu yg dipasang di laut atau di pantai untuk menjadi petunjuk jalan lalu lintas di laut; mercu suar
lentok kulai terayun-ayun ke kiri dan ke kanan (keadaan kepala pd waktu berjalan)
lepai le.pai [Mk a] lemah hampir lumpuh (tt kaki yg jika berjalan terseret-seret saja)
leptoskop lep.tos.kop [n] alat optik untuk mengukur ketebalan selaput sel
lepas le.pas [a] (1) dapat bergerak (lari) ke mana-mana; tidak tertambat: kuda itu -- sehingga pemiliknya sulit menangkapnya; (2) bebas dr ikatan; tidak terikat lagi: anjingnya --; (3) lolos dr kandang (kurungan, kerangkeng, dsb): burung piaraannya -- dan terbang entah ke mana; (4) melarikan diri: tahanan yg -- itu sudah tertangkap kembali; (5) bebas dr hukuman: baru saja seminggu -- dr penjara, ia sudah melakukan penodongan lagi; (6) tidak ada sangkut-pautnya lagi; tidak ada ikatan lagi: ia sudah -- , kontraknya sudah habis; (7) copot; tidak pd tempatnya la; gi: sekrupnya --; (8) tanggal (tt gigi): giginya sudah banyak yg --; (9) bebas; berdiri sendiri: negara itu sudah -- dr cengkeraman penjajah; (10) tidak melekat lagi; hilang: kejadian itu tidak pernah -- dr ingatannya; (11) sesudah; sehabis: -- salat subuh, kami selalu berjalan-jalan
lerot le.rot /lErot/, ber.le.rot Jk v berjalan beriringan: murid-murid ~ menuju kelas
lesung kincir lesung untuk menumbuk padi yg alunya dijalankan oleh kincir air
letih letah sangat lelah krn bekerja atau berjalan
leukoma leu.ko.ma [n Dok] parut pd kornea, berwarna putih, tanpa ada tanda radang, dan kekeruhan itu menyebabkan ketajaman penglihatan terganggu, jalan masuk sinar ke dl mata terganggu krn permukaan selaput bening mata tidak rata, tetapi dapat diperbaiki dng pencangkokan selaput bening mata
liang li.ang [n] lubang kecil , li.ang-li.uk v berkelok-kelok tubuhnya (spt ular berjalan); berjalan berliuk-liuk (spt orang mabuk) [n] satuan ukuran berat 37,5 g: satu kati tulang sotong digongseng dng campuran cuka sebanyak dua --
liang semut lubang kecil tempat semut berjalan keluar masuk dr dan ke tempat persembunyiannya atau sarangnya; lubang semut
licin li.cin [a] (1) berminyak atau berlendir (spt belut); tidak kasar; halus: ia tergelincir krn jalannya --; (2) tidak ditumbuhi apa-apa (kepala yg botak, betis yg tidak berbulu); (3) tidak berkerut (tt pakaian): pakaiannya -- krn disetrika; (4) ki habis sama sekali (tt harta dsb); (5) ki pandai menipu (memutarbalikkan perkataan dsb); licik; (6) ki tidak mudah tertangkap: pencuri yg --
liku li.ku [Mk n] kelok; lekuk; lengkong: jalan di daerah pegunungan banyak -- nya
lilin parafin lilin yg diperoleh dr sulingan parafin dng jalan pendinginan dan penyaringan bertekanan
limbai lim.bai , me.lim.bai v mengayunkan tangan dsb (ke depan); (2) mengayunkan tangan (selendang dsb) ketika menari (berjalan dsb)
limban lim.ban [n] jembatan kecil untuk pejalan kaki; titian
limbang lim.bang [v] me.lim.bang v mencuci (emas, intan, beras, dsb) dng cara mengayak dl nyiru: banyak orang ~ intan di tepi sungai , me.lim.bang v pergi (berjalan) ke mana-mana; mengembara [n] cahaya tengah hari; rembang
limpau lim.pau , me.lim.paui v menghindari: dl perjalanan mereka ~ daerah itu krn sangat berbahaya
lintas alam olahraga jalan kaki, jalan cepat atau lari yg melewati pedesaan, sawah, gunung, sungai, hutan, dsb
lintasan lin.tas.an [n] (1) gerakan melintas; (2) jalan yg dilintasi atau dilalui; (3) tempat penyeberangan; pelintasan; (4) Fis tempat kedudukan titik-titik yg dilewati zarah atau sistem zarah yg bergerak; (5) Olr daerah sepanjang kolam renang yg dibatasi dng tali sbg pemisah dr lintasan lain
lipat kajang kelok (jalan, sungai) yg berbentuk sudut tajam; (2) lipat rangkap
lisimeter li.si.me.ter [n] alat untuk mengukur keseimbangan air alamiah di dl tanah pd sebidang tanah yg ditumbuhi tanaman, dikitari suatu penahan sehingga tidak terjadi hubungan hidrologis dng lingkungan sekitarnya, bagian bawahnya dilengkapi lubang penyaluran sehingga air yg merembes dr tanah dapat ditampung, perubahan dl kelembapan bidang tanah tsb dapat dihitung dr jumlah air yg hilang krn penguapan dan yg lenyap krn transpirasi
listrik lis.trik [n] daya atau kekuatan yg ditimbulkan oleh adanya pergesekan atau melalui proses kimia, dapat digunakan untuk menghasilkan panas atau cahaya, atau untuk menjalankan mesin
liut li.ut [a] liat , li.at-li.ut a berbelok-belok; berliku-liku (tt jalan)
logika lo.gi.ka [n] (1) pengetahuan tt kaidah berpikir; (2) jalan pikiran yg masuk akal: keterangan saksi tidak ada -- nya
lolos lo.los [v] (1) lucut lalu lepas (spt cincin dr jari): jam tangannya -- di jalan; (2) terlepas lari (dr kurungan, kepungan, dsb): narapidana itu -- dr penjara; -- sensor lolos dr pengawasan dan pemeriksaan yg berwenang sehingga layak disiarkan, diterbitkan, atau ditayangkan (tt berita, majalah, film, dsb): film impor itu telah dinyatakan -- sensor
lompat jangkit [Olr] nomor lompat dl cabang atletik (melompat dng jalan tingkat-langkah-lompat); lompat tiga
lonco lon.co , me.lon.co-lon.co Jk v berjalan-jalan melancong: dia sedang ~ bersama istrinya
longmars long.mars [n] gerak jalan jarak jauh
longok lo.ngok [v] me.lo.ngok v (1) melihat dng mengeluarkan kepala (melalui jendela dsb): ia ~ ke jalan; (2) Jk menjenguk orang sakit dsb; (3) Jk menoleh
lonte lon.te [n kas] perempuan jalang; wanita tunasusila; pelacur; sundal
loran lo.ran [n Lay] sistem navigasi elektronik yg menghasilkan garis posisi hiperbola dng mengukur selisih waktu penerimaan sinyal pulsa yg dibuat selaras
lori lo.ri [n] (1) gerobak yg berjalan di atas rel; (2) mobil pengangkut barang [n] burung yg mirip dng burung nuri
lorong lo.rong [n] jalan kecil (terutama yg ada rumah kiri-kanannya): di sepanjang -- itu banyak orang berjualan , ber.lo.rong v berpenghasilan tetap; mempunyai mata pencaharian yg tetap: dia sekarang tidak ~ [Mk p] tentang; mengenai
lorong giring [Tern] lorong sempit berpagar untuk jalan ternak dr atau ke suatu tempat
lorong samping [Tern] lorong di samping kandang yg disediakan sbg jalan untuk membersihkan kandang atau memberi makan dan minum ternak
los [n] rumah besar panjang (pasar dsb); bangsal: -- pasar [n] kapal mualim (penunjuk jalan di pelabuhan); kapal pandu [a cak] lepas; bebas
loyong lo.yong , me.lo.yong v (1) jatuh melayang-layang (layang-layang putus dsb); (2) berjalan terhuyung-huyung
lubang hidung dua lubang yg ada di bagian bawah hidung untuk bernapas, mencium bau, dan jalan keluar lendir; -- jarum ki bahaya; malapetaka: dng melalui perjanjian yg berat, akhirnya dia lolos dr -- jarum
lumpuh lum.puh [a] (1) lemah dan tidak bertenaga atau tidak dapat bergerak lagi (tt anggota badan, terutama kaki): kakinya -- setelah menderita sakit panas yg lama; (2) ki tidak berjalan (berlangsung) sebagaimana mestinya: akibat perang saudara yg berlarut-larut perekonomian negara itu -- sama sekali
luntang-lantung lun.tang-lan.tung [a] (1)berkeliaran ke sana-sini; bertualang; (2) menganggur (tidak bekerja), hanya berjalan ke sana-sini
lurus lu.rus [a] (1) memanjang hanya dl satu arah, tanpa belokan atau lengkungan (tt garis, jalan, dsb); lempeng: kampung A dan kampung B dihubungkan oleh sebuah jalan yg --; batang pohon ini --; (2) tegak benar: berdiri --; garis yg tegak --; (3) ki jujur; polos: jarang benar orang yg -- spt dia; (4) baik (tt budi dsb); tidak sesat: anak itu cantik dan -- budi; ikutilah petunjuk-petunjuk yg --; jalan hidupnya tidak --; (5) tepat benar; betul; (6) kata demi kata (tt terjemahan); (7) kejur; tidak ikal (tt rambut): rambutnya -- dan hitam; (8) sejajar (tt garis): buatlah garis yg -- dng garis A-B
mabriuk mab.ri.uk [Bld v] bergotong royong untuk membuat jalan, selokan, dsb
mabuk darat terasa mabuk dl perjalanan di darat (dng mobil, kereta api, dsb) dng tanda-tanda kepala pening, perut mual, disertai muntah-muntah
magnetometer mag.ne.to.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur atau menentukan tempat bahan galian besi, bahan besi yg ada di dl tanah yg dapat mengubah jarum kompas dng tiba-tiba; (2) alat untuk mengukur kuat medan magnet bumi
magun ma.gun [n Lay] (1) atap pelindung atau rumah-rumahan pd perahu; rumah tempat mengatur perjalanan: pd sampan itu dibuat -- yg baik; (2) yg tetap (tt kajang, tingkap, dsb)
mahdi mah.di [n] penunjuk jalan; pemimpin: imam -- adalah pemimpin (yg dianggap suci) yg akan datang ke dunia apabila hari kiamat hampir tiba
mahoni ma.ho.ni [n] pohon tropis yg tingginya mencapai 30 m, biasa-nya ditanam sbg pohon peneduh di tepi jalan, kayunya digunakan sbg bahan bangunan, perabot rumah tangga, papan dinding, lantai, industri kayu lapis, kerajinan tangan, dsb, meliputi beberapa jenis, antara lain, Swietenia macrophylla, Swietenia mahagoni
mahwu mah.wu [n Tas] usaha meninggalkan hal-hal duniawi dng jalan memfanakan diri dng menyebut nama Tuhan sehingga segala perbuatan tidak lagi didasari pertimbangan akalnya
main ma.in [v] (1) melakukan permainan untuk menyenangkan hati (dng menggunakan alat-alat tertentu atau tidak): -- bola; -- kelereng; -- cari-carian; (2) cak melakukan perbuatan untuk bersenang-senang (dng alat-alat tertentu atau tidak): anak-anak sedang -- di halaman; (3) berjudi: sepanjang hari kerjanya hanya -- domino; (4) dl keadaan berlangsung atau mempertunjukkan (tontonan dsb): filmnya sudah --; (5) bertindak sbg pelaku dl sandiwara (film, musik, dsb): dia sering ikut -- dl pementasan drama di sekolah; (6) berbuat serong: saya benci kpd laki-laki yg suka -- dng perempuan lain; (7) bekerja, bergerak, berputar, dsb secara sepatutnya (tt mesin dsb): jarum jamnya sudah tidak -- lagi; (8) cak berbuat sesuatu dng sesuka hati; berbuat asal berbuat saja: jangan -- pinjam saja, pikirkan juga bagaimana cara mengembalikannya; kalau sudah marah, ia suka -- pukul saja; (9) cak menjalankan usaha (taksi, becak, dsb); mencari nafkah dng: dulu -- becak, sekarang -- taksi; (10) cak selalu menggunakan (memakai): sekarang dia sudah tidak mau naik bus, -- taksi melulu
main kong kalingkong [pb] menjalankan akal jahat untuk kepentingan diri sendiri; tidak jujur
majas ma.jas [n Ling] cara melukiskan sesuatu dng jalan menyamakannya dng sesuatu yg lain; kiasan
maju ma.ju [v] berjalan (bergerak) ke muka; tampil ke muka: ia melangkah -- menuju ruang duduk; seorang murid diminta -- ke depan kelas untuk membacakan sajak itu; (2) v mendesak ke depan (tt pasukan); pergi atau keluar ke medan perang: -- ke medan perang; (3) v menjadi lebih baik (laku, pandai, dsb); berkembang: perusahaannya -- dng pesat; (4) v lulus (dl ujian): ia telah -- dl ujian akhirnya; (5) a telah mencapai atau berada pd tingkat peradaban yg tinggi: bangsa yg telah --; negara --; (6) a cerdas; berkembang pikirannya; berpikir dng baik: pria itu berpikiran --
makadam ma.ka.dam [n] pengerasan jalan dng cara memberi dua macam lapisan batu-batuan, kasar dan halus, pd lapisan dasar batu sungai (batu kali): sarana jalan ke perkebunan itu baru sebagian kecil yg beraspal, selebihnya masih berupa jalan --
makam ma.kam [n] (1) kubur: mengantarkan jenazah ke --; (2) pekuburan [ark n] tempat tinggal; kediaman [n Tas] jalan panjang yg berisi tingkatan yg harus ditempuh oleh seorang sufi, yg penuh dng berbagai kesulitan dan memerlukan usaha yg sungguh-sungguh sehingga tercapai keadaan yg tetap menjadi milik pribadi orang sufi [n] , -- Ibrahim pahatan bekas telapak kaki Nabi Ibrahim a.s. ketika membangun Kakbah, terdapat dl Masjidilharam [n] kedudukan mulia (tinggi): ia mengakui belum sampai pd -- untuk bisa memahami konsep ulama besar itu secara rasional
makan angin [ki] (1) berjalan-jalan untuk mencari hawa bersih; (2) diam, duduk-duduk, dsb sekadar menghabiskan waktu
makan duit [ki ] menerima uang untuk melicinkan jalannya suatu urusan
makan keringat orang [ki] mengecap kesenangan dsb dng jalan mempekerjakan orang lain [ki] mengambil keuntungan dr hasil kerja keras orang lain
makan pena [ki] mencari nafkah dng jalan karang-mengarang (dl majalah dsb)
makan suap [ki ] menerima uang (barang dsb) sbg pelicin jalannya suatu urusan
makan uang [ki] (1) menerima suap sbg pelicin jalannya suatu urusan; (2) menggunakan uang (kantor dsb) secara tidak sah
mal [n] (1) kepala atau bagian atas (dr tiang batu, kaki meja, dsb); (2) ganja (tt keris); (3) dasar atau bagian pd pangkal (tt bilah senjata) [n] (1) harta benda (uang, barang); khazanah; (2) dana [n] cetakan jambangan keramik yg terbuat dr kayu atau seng yg tebal [n] gedung atau kelompok gedung yg berisi macam-macam toko dng dihubungkan oleh lorong (jalan penghubung)
malang ma.lang [a] (1) terletak melintang: sehabis badai itu batang dan dahan kayu -- melintang di jalan; (2) bernasib buruk; celaka; sial: ia menerima nasibnya yg -- itu dng penuh kesabaran
malim ma.lim [n] (1) orang alim; ulama; guru agama Islam; (2) pemimpin; penunjuk jalan; (3) pawang
mampir mam.pir [v] singgah: dl perjalanan pulang ke Tanah Air ia -- di Singapura
mana ma.na [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan salah seorang atau salah satu benda atau hal dr suatu kelompok (kumpulan): rumah -- yg kosong?; (2) (di belakang di, dari, ke) kata tanya untuk menanyakan tempat: di -- buku saya?; engkau dr -- ?; orang -- , orang berasal dr mana; (3) kata untuk menanyakan keadaan atau cara sesuatu: macam -- , spt apa keadaannya (caranya); bagaimana; (4) kata ganti untuk menyatakan tempat yg tidak tentu: di -- ada asap, di situ ada api; di -- mungkin (perlu), kalau mungkin (perlu) [n] tenaga hidup yg tidak berpribadi dan ada pd manusia, binatang, tumbuhan, dan segala macam benda, biasanya untuk jimat atau fetis, serta membawa keberuntungan bagi pemiliknya, tetapi akan menimbulkan kerugian bagi orang yg tidak menghiraukannya (menurut pandangan orang Melanesia) [n] (1) keuntungan atau manfaat yg datang tiba-tiba; (2) makanan yg diterima orang Israel dl perjalanan mereka di padang gurun (dl Kitab Perjanjian Lama)
manajemen ma.na.je.men [n Man] (1) penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran; (2) pimpinan yg bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi
mandataris man.da.ta.ris [n] orang yg menerima (diserahi, menjalankan) mandat: Presiden adalah -- MPR
mandek man.dek [v] (1) berhenti: mobil itu -- di tengah jembatan; (2) terhambat; terhenti; tertahan; macet: lalu lintas -- beberapa jam; (3) menemui jalan buntu: soal itulah yg menyebabkan perundingan --
mandat man.dat [n] (1) perintah atau arahan yg diberikan oleh orang banyak (rakyat, perkumpulan, dsb) kpd seseorang (beberapa orang) untuk dilaksanakan sesuai dng kehendak orang banyak itu: kongres memberikan -- kpd pengurus lama untuk meneruskan tugasnya; (2) kekuasaan untuk melakukan kewenangan kekuasaan dr suatu badan atau organ kekuasaan atas nama badan atau organ kekuasaan tsb: MPR memberikan -- kpd Presiden untuk menjalankan kekuasaan tertinggi negara; (3) instruksi atau wewenang yg diberikan oleh organisasi (perkumpulan dsb) kpd wakilnya untuk melakukan sesuatu dl perundingan, dewan, dsb: organisasi itu telah memberikan -- kpd ketua untuk ikut berunding; (4) surat perintah bayar: pegawai belum dapat menerima gaji krn -- nya belum ditandatangani oleh pejabat yg berwenang; (5) perwakilan atas suatu wilayah yg diberikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa; pemberian kekuasaan: Jepang diberi -- untuk mengurus kepulauan bekas jajahan Jerman di Pasifik
mantri ukur pegawai yg pekerjaannya mengukur luas tanah
mara ma.ra [n] bencana; bahaya: sesungguhnya banyak -- di jalan, tetapi beratus-ratus orang Malaka datang juga ke selat [v] (1) tampil ke hadapan; maju: ia -- tiga langkah ke depan; pasukan itu -- ke arah pertahanan musuh; (2) datang (ke suatu tempat) [n] (1) kota mara; (2) sangga mara
marga mar.ga [kl n] binatang liar (tidak diternakkan atau dipelihara) [n Antr] (1) kelompok kekerabatan yg eksogam dan unilinear, baik secara matrilineal maupun patrilineal; (2) bagian daerah (sekumpulan dusun) yg agak luas (di Sumatra Selatan) [n] jalan; dasar (yg dipakai sbg pegangan hidup, bekerja, dsb) [n Bio] satuan taksonomi di antara suku dan jenis, serta merupakan wadah yg mempersatukan jenis-jenis yg erat hubungannya, huruf depan nama marga ditulis dng huruf kapital dan selalu tercantum dl nama jenis
mars [n] (1) gerakan yg teratur dan tetap, spt tentara berbaris; (2) perjalanan jauh dr satu tempat ke tempat lain dng berjalan kaki; (3) irama musik dng tempo setengah atau seperempat untuk mengiringi tentara berbaris: barisan musik Angkatan Laut itu memperdengarkan lagu-lagu --
masinis ma.si.nis [n] orang yg menjalankan atau melayani mesin (di kapal, lokomotif, dsb); juru mesin
maskanat mas.ka.nat [Ar n] kemiskinan (sbg jalan ke kesempurnaan batin)
maslahat mas.la.hat [Ar n] sesuatu yg mendatangkan kebaikan (keselamatan dsb); faedah; guna: pelebaran jalan itu membawa -- bagi penduduk
masukan ma.suk.an [n] (1) hasil memasukkan; apa yg dimasukkan: -- itu sedang diolah di dl komputer; (2) pengaruh yg membawa akibat thd jalannya fungsi suatu sistem politik
mat-matan mat-mat.an [v] berpuas-puas; (hal untuk) dinikmati: menjalani hidup ini hendaknya jangan terlampau --
mati berdawat biar hitam (- mandi biar basah) [pb] tiap-tiap pekerjaan janganlah dilakukan kepalang tanggung, janganlah diusahakan separuh jalan melainkan dikerjakan sampai pd kesudahannya
mati syahid mati di jalan Allah atau krn Allah (msl mati membela agama atau kebenaran hakiki)
mati-mati minyak biar licin [pb] setiap pekerjaan janganlah kepalang, jangan diusahakan separuh jalan, tetapi dikerjakan sampai selesai
megal-megol me.gal-me.gol [v] berlenggak-lenggok menggerakkan pinggul ke kanan ke kiri: jalannya -- untuk menarik perhatian orang
megaproyek me.ga.pro.yek [n] (1) pekerjaan besar dng sasaran khusus dan dng tenggang masa yg jelas: kelompok usaha Bimantara bermaksud membangun -- di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta; (2) proyek yg besar
mekar me.kar [v] (1) (mulai) berkembang; menjadi terbuka; mengurai: mawar itu -- disinari matahari pagi; mayang --; (2) menjadi besar dan gembung; menjadi banyak: adonan roti ini telah --; (3) menjadi bertambah luas (besar, ramai, bagus, dsb): jalan sudah makin besar, kota juga tambah --; (4) ki (mulai) timbul dan berkembang: di hatinya mulai -- perasaan cinta
melakoni me.la.koni [v] (1) menjalani; (2) bertirakat
melaksanakan me.lak.sa.na.kan [v] (1) memperbandingkan; menyamakan dng: ia ~ lukisannya dng lukisan gurunya; (2) melakukan; menjalankan; mengerjakan (rancangan, keputusan, dsb): ia mengetahui teorinya, tetapi tidak dapat ~ nya; ia ~ tugasnya dng baik
melakukan me.la.ku.kan [v] (1) mengerjakan (menjalankan dsb): ia gugur dl ~ tugasnya; (2) mengadakan (suatu perbuatan, tindakan, dsb): ~ pendaratan darurat; ~ demonstrasi; (3) melaksanakan; mempraktikkan; menunaikan: Pemerintah akan ~ tindakan tegas thd setiap penyelewengan yg terjadi; (4) melazimkan (kebiasaan, cara, dsb): kepala sekolah bermaksud ~ "Senam Pagi Indonesia" di sekolahnya; (5) menjadikan (membuat dsb) berlaku; menjadikan laku: ~ uang palsu adalah perbuatan yg melanggar hukum; (6) berbuat sesuatu thd (suatu hal, orang, dsb): ia ~ anak yatim itu sbg anaknya sendiri; (7) mengabulkan (permintaan, doa, dsb); meluluskan: orang tuanya selalu ~ permintaan anak itu
mati ma.ti [v] (1) sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi: anak yg tertabrak mobil itu -- seketika itu juga; pohon jeruk itu sudah -- , akarnya pun sudah busuk; (2) tidak bernyawa; tidak pernah hidup: batu ialah benda --; (3) tidak berair (tt mata air, sumur, dsb); (4) tidak berasa lagi (tt kulit dsb); (5) padam (tt lampu, api, dsb); (6) tidak terus; buntu (tt jalan, pikiran, dsb): krn pikirannya sudah -- , ia tidak dapat berbuat apa-apa; (7) tidak dapat berubah lagi; tetap (tt harga, simpul, dsb); (8) sudah tidak dipergunakan lagi (tt bahasa dsb); (9) ki tidak ada gerak atau kegiatan, spt bubar (tt perkumpulan dsb): kalau tidak diurus, koperasi itu akan --; (10) diam atau berhenti (tt angin dsb): perahu layar itu terombang-ambing di tengah laut krn angin --; (11) tidak ramai (tt pasar, perdagangan, dsb): setelah ada pasar swalayan, pasar ini --; (12) tidak bergerak (tt mesin, arloji, dsb): saya terlambat krn jam saya ternyata --
melalui me.la.lui [v] (1) menempuh (jalan, ujian, percobaan, dsb); melintasi: untuk sampai di sana, kita dapat ~ jalan darat dan jalan sungai; (2) melewati: kemelut politik kedua negara itu dapat diatasi ~ berbagai saluran diplomatik; (3) melanggar; tidak mengindahkan (nasihat, perintah, dsb): jangan coba-coba ~ perintah atasanmu; (4) melampaui; melangkahi; melangkaui: kalau berani menjajah negeri ini, kaum penjajah harus ~ mayat para patriot bangsa
melalukan me.la.lu.kan [v] (1) membiarkan lalu (berjalan, masuk, dsb): oknum pejabat duane itu diketahui telah ~ penyelundupan dr Singapura; (2) melakukan; menjalankan: tentara itu ~ serangan udara thd lapangan udara musuh; (3) meneruskan; melangsungkan: ia ingin segera ~ maksudnya meminang perempuan yg dicintainya; ia akan singgah di Jakarta sebelum ~ perjalanannya ke luar negeri
melancarkan me.lan.car.kan [v] (1) membuat supaya lancar; menjalankan (memajukan) dng cepat: ia tidak dapat ~ kendaraannya krn jalan rusak; (2) menujukan; melakukan (serangan, kritik, protes, propaganda, dsb): pasukan gerilya ~ serangan mendadak
melangkah me.lang.kah [v] (1) mengayunkan (menggerakkan) kaki (pd waktu berjalan dsb): aku berat ~ krn kakiku terbenam dl lumpur; (2) berangkat; berjalan; (3) melalui; mengarungi: ~ lautan; (4) bertindak; bekerja
melangkahkan me.lang.kah.kan [v] (1) mengayunkan kaki ke depan; (2) mulai menjalankan perahu dsb
melangsamkan me.lang.sam.kan [v] menjalankan pelan-pelan; melambatkan
melantaskan me.lan.tas.kan [v] (1) menembuskan (tombak, bor, dsb); (2) menyampaikan (niat, maksud, angan, dsb); (3) melangsungkan (perjalanan, hubungan, dsb)
melarikan me.la.ri.kan [v] (1) membawa lari: dia ditangkap krn ~ gadis di bawah umur; (2) menjalankan kencang-kencang: dilarang ~ mobil kencang-kencang di tengah kota; (3) membawa cepat-cepat: mereka berusaha ~ semua miliknya sebelum musuh tiba
melatamkan me.la.tam.kan [v] memadatkan dan meratakan: ~ jalan
melayarkan me.la.yar.kan [v] (1) menjalankan (kapal, perahu,); (2) mengangkut dng kapal (perahu dsb): mereka sedang ~ beras impor dr Amerika ke Indonesia; (3) membiarkan hanyut atau melantur (tt pikiran); melamun: sudah menjadi kebiasaannya ~ pikiran entah ke mana pd waktu belajar di kelas
melebarkan me.le.bar.kan [v] menjadikan lebar; meluaskan: mereka akan bergotong-royong ~ jalan-jalan sempit di kampungnya
melebuhkan me.le.buh.kan [v] membuka jalan untuk sesuatu
melelangkan me.le.lang.kan [v] (1) menjual dng jalan lelang: ia akan ~ barang itu besok pagi; (2) memberikan barang untuk dijual dng jalan lelang: ia ~ barangnya kpd kantor lelang; (3) memborongkan pekerjaan (ransum makanan orang penjara dsb): mereka ~ pekerjaan membuat balai desa
melepas me.le.pas [v] (1) menjadikan lepas; membiarkan (lalu, pergi, berangkat, berlayar, dibeli, dsb): berat hatinya ~ ku pulang; Ayah tiada hendak ~ aku kemari; (2) mengantarkan orang (berjalan, berangkat, dsb): kami ~ Ayah ke stasiun; (3) memberhentikan (dr pekerjaan); memecat: ia memperingatkan para karyawannya bahwa ia akan ~ pekerja yg malas
melewati me.le.wati [v] (1) lewat dr; melampaui: jangan bekerja ~ batas kemampuan; (2) lewat di; menempuh; melalui: ~ jalan yg berliku-liku
meliliti me.li.liti [v] (1) melilit pd: kara dan kecipir ~ pagar pekarangan; (2) cak mengitari; mengelilingi (tt jalan): mereka melalui jalan yg ~ bukit itu
melintang me.lin.tang [v] (1) (terletak) menurut lintang suatu bidang; malang: truk yg mogok ~ di jalan itu membuat lalu lintas macet; (2) ki menghalangi: semoga jangan ada aral ~
melintangi me.lin.tangi [v] (1) menghalangi; merintangi; menghambat: hutan yg sangat lebat dan berpaya-paya itu ~ perjalanan kami; (2) membantah: jangan sekali-sekali ~ nasihat orang tua
melintangkan me.lin.tang.kan [v] meletakkan (menaruh, memasang, dsb) melintang: kaum pemberontak ~ barikade di jalan yg menuju ke markas mereka
melintas me.lin.tas [v] berlalu dng cepat: tiba-tiba seekor ular ~ di hadapannya; (2) menempuh jalan yg tersingkat; memintas; (3) menyeberang (jalan dsb); (4) tampak (terbayang, teringat, dsb) sekejap: terkadang bayangan wajah ibunya yg telah tiada ~ dl ingatannya
melintasi me.lin.tasi [v] (1) melewati (sawah, ladang, hutan belantara, dsb); melalui; (2) menyeberangi (jalan, sungai, dsb); (3) mengatasi (kesulitan dsb)
melonggari me.long.gari [v] melakukan sesuatu supaya longgar: dng hati-hati ia ~ bagian lengan baju yg sempit itu; Ibu selalu ~ ongkos perjalanan saya ke sekolah
melorongkan me.lo.rong.kan [v] (1) membukakan atau menunjukkan jalan: Tuhan jualah yg ~ kami kemari; (2) mengabulkan (permintaan dsb): semoga Allah sudi ~ kehendak-Nya
melumpuhkan me.lum.puh.kan [v] menyebabkan lumpuh (tidak bertenaga lagi, tidak dapat berjalan atau berfungsi lagi, dsb): pemberontakan itu telah ~ roda pemerintahan
meluncuri me.lun.curi [v] meluncur di; bergerak cepat di: sebuah kereta ~ jalan yg sepi itu
meluncurkan me.lun.cur.kan [v] (1) melancarkan turun: akhirnya berhasil juga mereka ~ perahu itu ke laut; (2) menjalankan (kereta, mobil, dsb) dng cepat; (3) meresmikan; mengeluarkan pertama kali: mantan menteri itu ~ bukunya pd hari ulang tahunnya ke-70
memadati me.ma.dati [v] memenuhi hingga padat; merapati: manusia ~ jalan-jalan yg akan dilalui sang juara
memajukan me.ma.ju.kan [v] (1) menggerakkan (menjalankan, memindahkan) ke depan: ia -- meja itu sedikit; (2) membawa ke dl keadaan yg lebih baik (sempurna dsb); menjadikan berkembang: -- perekonomian rakyat; (3) mengemukakan (usul, permohonan, pendapat, dsb): -- usul; -- calon yg mendapat nilai rata-rata tujuh
memalak me.ma.lak [v] (1) menyusahkan; mengganggu; (2) meminta secara paksa; memeras: pemuda itu ~ pejalan kaki
memalangi me.ma.langi [v] (1) merintangi jalan; terletak malang pd; meng-halangi: sebatang pohon kenari tua telah roboh dan -- jalan; (2) menyegani; menghormati: orang sekampung -- orang tua yg arif itu [v] (1) memasang palang pd; (2) merintangi
memalangkan me.ma.lang.kan [v] (1) meletakkan dng posisi melintang; memakai sesuatu sbg palang: para demonstran ~ drum-drum aspal di jalan raya; (2) mempertaruhkan nyawa supaya perkara berakhir sebagaimana yg dikehendaki; menyalibkan
memandekkan me.man.dek.kan [v] menyebabkan terhenti (tertahan, terhambat, dsb): puasa tidak boleh -- kegiatan sehari-hari; penggalian untuk menanam kabel telepon di jalan itu telah -- lalu lintas
memandukan me.man.du.kan [v] (1) menunjukkan jalan; (2) memimpin (kapal) masuk ke pelabuhan: sebuah kapal kecil ~ kapal tanker masuk pelabuhan
memapah me.ma.pah [v] menolong orang berjalan dng menyangga tangan orang itu: perawat itu ~ pasien yg akan diperiksa dokter
memarut me.ma.rut [v] mengukur kelapa dsb dng parut: ia sedang ~ kelapa
membaris mem.ba.ris [kl v] (1) berjalan berbaris; (2) merupakan baris (banjar, jajar, deret)
membariskan mem.ba.ris.kan [v] (1) menjajarkan; menderetkan; (2) menyuruh berbaris; mengatur (melatih) berjalan berjajar-jajar: setiap pagi guru -- murid-murid sebelum masuk kelas
membasuh najis dng malu [pb] membuang malu dng jalan yg lebih hina
membatui mem.ba.tui [v] membubuhi batu (di jalan, di kuburan, dsb)
membegal mem.be.gal [v] merampas di jalan; menyamun
membelitkan mem.be.lit.kan [v] (1) membalutkan berlingkar-lingkar; melilitkan: gajah itu -- belalainya pd batang pohon yg akan ditumbangkannya; (2) menjadikan kusut dan rumit dng jalan menyangkutkannya ke dl perkara lain; menjadikan berbelit-belit: dia sengaja -- perkara itu
membelokkan mem.be.lok.kan [v] (1) mengganti arah; mengubah haluan; mengelokkan: ia -- mobilnya ke arah jalan raya; (2) ki memindahkan; mengalihkan (pembicaraan, perhatian, dsb)
membencah mem.ben.cah [v] menjadi berair dan berlumpur; menjadi bencah; menjadi becek: pd musim hujan jalan-jalan di kampung itu --
membentang mem.ben.tang [v] tampak terhampar; terbuka luas: sepanjang jalan tampak sawah -
membentari mem.ben.tari [v] berjalan (berlari) mengitari: mereka menari -- kurban yg akan mereka persembahkan kpd dewanya
membentarkan mem.ben.tar.kan [v] menjalankan (melarikan) berkitar (berkeliling) di suatu tempat (tt kuda dsb)
membersihkan mem.ber.sih.kan [v] (1) membuat supaya bersih (dng jalan mencuci, menyapu, menggosok, dsb); (2) ki membinasakan; melenyapkan: -- sisa-sisa gerombolan; (3) memulihkan; mengembalikan (nama baik): -- nama dr tuduhan palsu
membiarkan mem.bi.ar.kan [v] (1) tidak melarang (menegahkan): polisi -- saja anak-anak mengebut di jalan; jangan -- anak-anak bermain dng benda-benda tajam; (2) tidak menghiraukan; tidak memelihara baik-baik: jangan -- anak-anak itu hidup terlantar
membimbing mem.bim.bing [v] (1) memegang tangan untuk menuntun; memimpin: ia berjalan sambil -- kakeknya yg buta; (2) ki memberi petunjuk (pelajaran dsb); mengasuh: terutama orang tualah yg berkewajiban -- anak-anaknya ke jalan yg benar; (3) ki memberi penjelasan lebih dulu (tt sesuatu yg akan dirundingkan dsb): ia -- anak-anak memahami isi buku ini
membobos mem.bo.bos [v] menembus (dng membuat lubang besar dsb sbg jalan masuk); masuk terus
memborong mem.bo.rong [v] (1) membeli semuanya (seluruhnya); membeli banyak-banyak: tengkulak itu -- hasil bumi untuk dijual di kota; (2) menangani suatu pekerjaan seluruhnya sampai selesai sambil menyediakan semua bahan dan peralatannya sekalian: kontraktor itu -- pembuatan jalan utama Surabaya-Malang; (3) merangkap berbagai jabatan; melakukan berbagai pekerjaan seorang diri
membuang mem.bu.ang [v] (1) melepaskan (melemparkan) sesuatu yg tak berguna lagi dng sengaja dr tangan; melemparkan; mencampakkan: jangan -- sampah ke lantai, masukkan ke dl keranjang sampah; (2) menghilangkan; menghapuskan: -- daging yg tumbuh liar melalui operasi; (3) menyia-nyiakan (waktu, uang, dsb); memboroskan: pekerjaan spt itu hanya -- tenaga; (4) menghukum dng jalan mengasingkan ke tempat jauh atau terpencil: Pemerintah Belanda telah -- beliau ke Digul; (5) membelokkan (tt arah, haluan, dsb); memutar: ia -- setir mobilnya ke kiri
membuka mem.bu.ka [v] (1) menjadikan tidak tertutup atau tidak bertutup (spt menyingkap penutupnya, tudungnya, pagarnya): setiap pukul 05.00 pagi ia sudah -- jendela; jika -- lemari jangan lupa menutupnya kembali; (2) menanggalkan: -- baju; (3) mengangkat: -- topi; (4) membentangkan; mengembangkan: -- tangan; -- layar; (5) mengurai; meretas: -- tali; -- simpul; (6) merintis: -- jalan ; (7) membuat: -jembatan; (8) mengadakan atau memberi (kesempatan): -- kesempatan belajar; (9) memulai; mengusahakan; menyelenggarakan: -- bicara; -- sidang; (10) mengembangkan: -- pikiran; -- hati; (11) mengungkapkan; memperlihatkan: -- rahasia; -- warna
memegang me.me.gang [v] (1) memaut dng tangan; menggenggam (uang dsb): tangan kanannya ~ seikat bunga; (2) mempunyai (uang dsb); (3) mengemudi (menyetir): dia tidak berani ~ setir mobil di jalan yg berbelok-belok; (4) menangkap (pencuri); (5) memakai (mempergunakan, mempunyai) senjata dsb: siapa yg ~ senjata tanpa izin dihukum; (6) menguasai; mengurus atau memimpin (perusahaan, pemerintahan, dsb); memangku (jabatan dsb); menjabat (pangkat, pekerjaan, dsb): ~ daerah yg luas; ~ pemerintahan negeri; ~ jabatan penting; (7) menjalankan (aturan, janji, dsb): tetap ~ perintah dan aturan
memegang kewajiban me.me.gang kewajiban menjalankan kewajiban
memegang peranan me.me.gang peranan menjalankan peran
memegang teguh me.me.gang teguh menjalankan dng patuh; menaati
memelopori me.me.lo.pori [v] (1) berjalan mendahului: beberapa buah tank ~ perjalanan pasukan itu; (2) memimpin (memberi contoh atau teladan): ia bermasud hendak ~ rakyat ke jurusan koperasi; (3) merintis jalan: merekalah yg ~ perjuangan kemerdekaan
memenuhi me.me.nuhi [v] (1) mengisi hingga penuh atau hampir penuh: ~ kolam dng air; beribu-ribu penonton ~ gedung olahraga; (2) mencukupi: ~ syarat; ~ kebutuhan; (3) meluluskan (permintaan, harapan, dsb); mengabulkan: ~ permintaan anggota-anggotanya; beliau ~ permohonan rakyat; (4) memuaskan: hasil pekerjaannya tidak ~ harapanku; (5) menunaikan atau menjalankan (kewajiban dsb): ~ kewajibannya; (6) menepati (janji); melaksanakan (nazar): ~ kata yg sudah terkatakan; baru sekarang ia bisa ~ nazarnya
memimpin me.mim.pin [v] (1) mengetuai atau mengepalai (rapat, perkumpulan, dsb): ia diserahi tugas ~ rapat itu; (2) memenangkan paling banyak: Singapura ~ kejuaraan renang pelajar internasional; (3) memegang tangan seseorang sambil berjalan (untuk menuntun, menunjukkan jalan, dsb); membimbing: ia berjalan sambil ~ anaknya; (4) memandu: mualim ~ kapal asing itu masuk ke pelabuhan; (5) melatih (mendidik, mengajari, dsb) supaya dapat mengerjakan sendiri: ia ditugasi atasannya untuk ~ para calon pegawai negeri
meminggir me.ming.gir [v] menepi: dia ~ memberi kesempatan kpd kawannya untuk maju ke depan; mereka berjalan ~ sungai
memintasi me.min.tasi [v ki] (1) mengatasi: itulah jalan satu-satunya untuk ~ kesukaran ini; (2) mencegah (keinginan dsb): dia ~ keinginan anaknya menjadi tentara
memotong me.mo.tong [v] (1) memutuskan dng barang tajam; mengerat; memenggal: ia ~ tali itu dng gunting; ia ~ tebu dng pisaunya yg tajam; (2) mengiris (tt roti, daging, dsb); (3) menyembelih: ~ ayam; ~ kambing; (4) menebang (tt kayu, pohon, dsb): ~ kayu di hutan; (5) memangkas (tt rambut): ~ rambut; (6) menggunting sesuai dng ukuran (tt bahan pakaian dsb); (7) menuai (tt padi dsb); (8) mengurangi (tt upah, gaji, pendapatan, dsb); (9) memendekkan (tt kata, kalimat, nama dsb); (10) memintas (tt jalan, perjalanan); (11) menyelang atau memenggal (tt perkataan orang dsb); (12) memepat (tt kuku): ia sedang ~ kuku
mempercepat mem.per.ce.pat [v] menjalankan lebih cepat
mempergembirakan mem.per.gem.bi.ra.kan [v] menjadikan bergembira; menjadikan bersenang hati: sekadar ~ diri, ia bersiul-siul sambil berjalan-jalan
mempergontai mem.per.gon.tai [v] memperlambat (tt berjalan)
memperhitungkan mem.per.hi.tung.kan [v] (1) mengira-ngira dan menghitung-hitung berapa banyak (biaya pengeluaran dsb): pemborong itu harus ~ dulu biaya pembangunan gedung baru itu; (2) menghitung utang-piutang (pembayarannya dsb) dihubungkan dng urusan uang yg lain: pengurus koperasi ~ pengambilan barang pegawai dng gaji bulan depan; (3) mengingat akan; memasukkan dl pertimbangan: dl penentuan harga rumah sederhana itu panitia ~ daya beli masyarakat; (4) mempertimbangkan; merundingkan: kami sedang ~ bekal yg perlu dibawa dl perjalanan itu
mempermulus mem.per.mu.lus [v] menjadikan lebih mulus (halus, lancar): pemerintah daerah berusaha -- jalan dalam kota
mempertimbangkan mem.per.tim.bang.kan [v] (1) memikirkan baik-baik untuk menentukan (memutuskan dsb): semua pihak yg bermusuhan dapat ~ jalan yg terbaik untuk mencapai perdamaian; (2) memintakan pertimbangan kpd; menyerahkan sesuatu supaya dipertimbangkan: Dewan Keamanan PBB akan ~ sengketa itu
mempertumbuhkan mem.per.tum.buh.kan [v] menambah cepat (lancar) jalannya pertumbuhan: pemerintah memperkembangkan dan ~ kehidupan grafika pers yg sehat
memudikkan me.mu.dik.kan [v] menjalankan (perahu dsb) ke arah hulu: para nelayan itu -- perahunya ke daerah pedalaman
memutar me.mu.tar [v] (1) menggerakkan supaya berputar (berpusing); memusing: ~ arloji; ~ sekrup; (2) mengalihkan (tt perhatian, pandangan, arah): ~ haluan; ~ pandangan; (3) menjalankan uang di dl perniagaan: ia ~ uangnya dng usaha kecil-kecilan; (4) mengarau, mengaduk: ~ adonan hingga mengembang; (5) cak menyetel atau memasang supaya hidup atau berbunyi (tt radio, televisi, kaset): ia ~ kaset sepanjang hari; (6) cak membelokkan hingga arah menjadi berlawanan: ia ~ mobilnya
memutarkan me.mu.tar.kan [v] (1) membuat (sesuatu) agar bergerak berpusing; memusingkan; (2) memutar untuk orang lain; (3) mengedarkan barang (dagangan dsb); (4) menjalankan uang (modal) untuk berdagang
memutus me.mu.tus [v] (1) memotong hingga putus: ~ kawat (benang, tali); (2) menghentikan (tt arus): ~ aliran listrik; (3) menghalangi; merusakkan (tt jalan): mereka ~ jalan menuju ke kota; (4) memintas; memotong (tt jalan): mereka ~ jalan supaya cepat sampai; (5) menyela (tt perkataan orang): ia suka sekali ~ pembicaraan orang; (6) membatalkan; mengurungkan (tt janji, hubungan kasih): ia ~ janjinya; (7) menyudahi; mengakhiri (tt yg sebenarnya belum berakhir): mereka sudah ~ pembicaraan sebelum mencapai kesepakatan; (8) mencabut (tt nyawa): ~ nyawa; (9) membunuh; mematikan (tt hidup atau nyawa, umur): ~ hidupnya
menaati me.na.ati [v] mematuhi; menurut (perintah, aturan, dsb): setiap pemakai jalan harus ~ peraturan lalu lintas
menakar me.na.kar [v] (1) mengukur banyaknya barang cair, beras, dsb: ~ minyak dng literan; (2) membatasi jumlah: kita harus ~ jatah mereka dng adil
menambang me.nam.bang [v] menggali (mengambil) barang tambang dr dl tanah [v] (1) menggunakan sampan (mobil dsb) sbg tambang; (2) mengangkut penumpang dng kendaraan tambang; menyeberangkan dng perahu tambang; (3) bekerja (sbg mata pencaharian) dng menjalankan kendaraan tambang [v] (1) mengikat dng tambang; menambat; (2) ki tidak mau mengurus istri (tetapi tidak mau pula menceraikannya)
menandakan me.nan.da.kan [v] (1) menyatakan atau menunjukkan (bahwa): angka rapornya yg baik ~ kerajinan dan kecerdasan otaknya; (2) menjadi tanda (alamat); memberi alamat (bahwa ...): tidak dibalasnya suratmu itu ~ bahwa dia benci kepadamu; (3) menerangkan atau memberitahukan dng tanda (isyarat): tanda panah itu ~ arah jalan yg harus kita tempuh; (4) membuktikan (dng tanda): ia harus ~ bahwa ia benar-benar suami yg sah dr wanita itu
menanjak me.nan.jak [v] menganjur ke atas: layarnya dipasang ~; (2) v mendaki; memanjat: mobil tua itu tidak kuat ~ dan melewati jalan yg berkelok-kelok itu; (3) a naik agak miring (tt jalan): jalannya agak ~ sedikit; (4) v menjadi lebih tinggi (tt karier dsb); meningkat
menantikan me.nan.ti.kan [v] menunggu kedatangan orang atau sesuatu yg akan datang: lama ia ~ ibunya; bus itu ~ calon penumpangnya yg masih harus menyeberang jalan
menapak tilas me.na.pak ti.las [v] berjalan kaki dng menelusuri jalan yg pernah dilalui oleh seseorang, pasukan, dsb untuk mengenang perjalanan pd masa perang dan atau sejarah masa lalu: tokoh masyarakat akan meneliti dan ~ kembali hari jadi Kota Garut
menara anemometer alat perlengkapan tempat berdiri anemometer agar anemometer itu dapat mengukur kecepatan angin pd ketinggian yg dikehendaki
menarik becak me.na.rik becak mengemudikan atau menjalankan becak
menatah me.na.tah [v] memahat [v] memberi permata (intan dsb); memasang permata: tukang emas itu ~ kalung permaisuri dng intan [v] melatih berjalan (kanak-kanak dsb); menatih
menatah tanah me.na.tah tanah belajar berjalan (anak-anak)
menatih me.na.tih [v] memimpin (biasanya kanak-kanak) untuk belajar berjalan
mencair men.ca.ir [v] (1) menjadi cair (encer): larutan yg mengental itu kini telah ~ kembali krn panas; (2) ki luluh; baik kembali (tidak marah lagi): hati istrinya telah ~ dan pelan-pelan ia menghampiri suaminya; (3) ki berubah menjadi bentuk lain: perang dingin kini ~ menjadi gugatan lisan; (4) ki pulih menjadi baik; tidak tegang lagi (tt hubungan persahabatan): betulkah hubungan kedua negara itu sekarang sudah ~ ?; (5) ki memperoleh pemecahan atau jalan keluar (tt perundingan yg hampir menemui jalan buntu)
mencatut men.ca.tut [v] (1) mencabut dng catut; (2) memperdagangkan (sesuatu) dng cara yg tidak sewajarnya dan mengambil untung sebanyak-banyaknya (spt memperdagangkan karcis bioskop dng harga lebih dp harga resmi); (3) mencari keuntungan dng jalan tidak sah (msl dng cara menipu atau mengakali): ia hendak ~ saya tetapi gagal; (4) menyalahgunakan (kekuasaan, nama orang, jabatan, dsb) untuk mencari untung: banyak orang yg ~ nama pejabat untuk kepentingan pribadi
mencepatkan men.ce.pat.kan [v] (1) menjalankan (mengerjakan dsb) lebih cepat; mengencangkan: ia ~ larinya; (2) memajukan waktu dsb; memperlekas: situasi dan kondisi sangat membantu ~ kemerdekaan
mencungap men.cu.ngap [v] ternganga (mengap-mengap dsb): ia ~ krn terlalu letih berjalan
mendahului men.da.hu.lui [v] (berjalan, berangkat, mengerjakan, dsb) lebih dahulu dp; lebih maju dp; menganjuri: jangan ~ waktu yg telah ditentukan
mendarat men.da.rat [v] (1) turun dr kapal (perahu) dan naik ke darat: sepasukan marinir ~ di Pantai Cilacap; (2) turun ke tanah (tt pesawat terbang): pesawat terbang itu tidak dapat ~ krn kabut sangat tebal; (3) menuju daerah pedalaman: dr Pontianak mereka terus ~; (4) ki mengenai: sebuah pukulan keras ~ di pelipis Muhammad Ali; (5) Mk berjalan di darat: lebih aman kita ~ saja dp naik perahu
mendatar men.da.tar [v] (1) bersifat datar (tidak turun naik dsb): melalui jalan yg ~; (2) sejalan dng kaki langit; horizontal: garis ~
mendayagunakan men.da.ya.gu.na.kan [v] (1) mengusahakan agar mampu mendatangkan hasil dan manfaat: dl rangka ~ potensi pedesaan, Pemerintah memberikan bimbingan, arahan, dan pembinaan; (2) mengusahakan agar mampu menjalankan tugas dng baik: Pemerintah berusaha memperbaiki dan ~ aparatur negara
mendayungkan men.da.yung.kan [v] (1) mengayuhkan dayung; (2) menjalankan perahu dng dayung: ia ~ perahunya menuju ke Pulau Seribu; (3) menjalankan (tt sepeda)
mendengungkan men.de.ngung.kan [v] (1) mengeluarkan suara (bunyi) dengung: gong yg dipukul bertalu-talu itu ~ bunyi yg memekakkan telinga; (2) menyuarakan: Radio Republik Indonesia ~ lagu Indonesia Raya; (3) ki memperdengarkan suara nyaring; menggembar-gemborkan; menyebarluaskan berita: mereka selalu ~ perdamaian, tetapi di balik itu mereka terus menjalankan teror thd bangsa lain
mendepa men.de.pa [v] mengukur dng kedua belah tangan yg didepangkan
menderas men.de.ras [v] (1) mengalir (berjalan dsb) dng deras; (2) ki giat sekali
menderek men.de.rek [v] mengangkat (menaikkan, menurunkan, menarik) dng derek: ~ mobil yg mogok di jalan utama
mendiagnosis men.di.ag.no.sis [v] menentukan jenis penyakit dng cara meneliti atau memeriksa gejalanya
mending men.ding [a cak] (1) lebih baik (dp yg lain); agak baik; lumayan: film ini -- dp yg dipertunjukkan sebelumnya; (2) lebih baik kalau ...: mengapa beli rokok, -- beli gado-gado; -- digaji dua bulan dp diberi ongkos jalan
mendirikan men.di.ri.kan [v] (1) memasang (meletakkan) berdiri; mene gakkan: ~ tiang listrik (telepon, bendera); (2) membuat atau membangun (rumah, pabrik, dsb): pemerintah ~ pasar darurat untuk menampung pedagang kaki lima; (3) mengadakan (perkumpulan, yayasan, koperasi, dsb): mereka berhasil ~ koperasi di kampungnya; (4) menjalankan; melaksanakan; mengerjakan (kewajiban dsb): sesudah ~ salat, ia membaca ayat-ayat suci Alquran
mendukung men.du.kung [v] (1) membawa sesuatu atau seseorang di atas punggung; menggendong: Pak Abu berjalan sambil ~ anaknya yg kecil; (2) ki menyokong; membantu; menunjang: rakyat tidak mau ~ pemimpin yg ditunjuk dr atas
menebas hutan me.ne.bas hutan menebang pohon-pohonan di hutan; membuka hutan untuk ditanami: ~ jalan meretas (membuat) jalan di hutan
menelempap me.ne.lem.pap [v] mengukur dng telempap
menemui me.ne.mui [v] (1) menjumpai; bertemu dng: aku berani bertaruh bahwa ia akan dapat juga ~ anaknya; ~ masalah baru yg sukar dipecahkan; (2) mendapatkan; pergi hendak bertemu dng; mengunjungi: baru sekarang aku sempat ~ nenek; sesampai di Jakarta, ia hendak ~ para pemimpin partai dan pemimpin gerakan sosial; (3) mendapat; mendapati: polisi ~ mayat itu di semak dekat kebun; (4) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu; ~ kegagalan; (5) memenuhi (panggilan dsb): semalam saya tidak sempat datang ~ panggilanmu
menemukan me.ne.mu.kan [v] (1) mendapatkan sesuatu yg belum ada sebelumnya; mendapatkan; mendapati: siapa yg ~ pesawat radio; baru malam harinya ia ~ cara itu; (2) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu
menenggara me.neng.ga.ra [v] (1) menuju arah tenggara: musafir itu berjalan ~; (2) menghadap ke arah tenggara: arah rumahnya ~
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
menentu me.nen.tu [v] teratur; menjadi rapi; menjadi pasti: setiap tujuan usaha harus ~ agar segalanya dapat berjalan dng baik
menepat me.ne.pat [v] (1) langsung menuju; terus arah ke ...: ditempuhnya jalan yg ~ ke pos yg terdekat; (2) terus datang ke (rumah orang dsb untuk bermalam, menumpang, dsb): orang yg datang dr Padang biasanya ~ ke rumah beliau; rombongan kami ~ rumah peristirahatan
menerangi me.ne.rangi [v] (1) memberi terang (dng lampu dsb); menyuluhi; menyinari (hingga menjadi terang): petromaks itu ~ barang kelontong yg akan diobral; lampu-lampu itu ~ jalan-jalan utama pd malam hari; (2) membersihkan tumbuhan yg tidak berguna; menyiangi (thd semak-semak, kebun, dsb): hari Minggu adalah suatu kesempatan baik untuk ~ kebun; (3) mencari (minta) : tidak lain maksudnya hanya akan ~ saja; (4) ki memberi terang (pd hati, pikiran, dsb): semoga Yang Maha Esa ~ hati kita dan menunjukkan jalan yg benar
menetapi me.ne.tapi [v] (1) menepati (janji dsb); menunaikan (nazar, niat, dsb): ia ~ janjinya; (2) memenuhi (kewajiban dsb): menjalankan (apa-apa yg tersebut dl aturan dsb): para pegawai hendaknya ~ kewajiban masing-masing
mengadangi meng.a.dangi [v] menghalangi (supaya tidak dapat lewat atau meneruskan perjalanan); merintangi
mengadangkan meng.a.dang.kan [v] mendepangkan tangan untuk menghalangi atau merintangi (supaya tidak dapat lewat atau meneruskan perjalanan)
mengait me.nga.it [v] (1) menarik (meraih dsb) dng kait (atau barang yg menyerupai kait): ~ buah; ~ perahu dng gancu; (2) melukai dng barang yg spt kait: dia ~ kaki binatang itu dng galah bergancu; (3) ki menarik uang (untung dsb) dng jalan kurang halal: ia berhasil ~ beberapa ribu rupiah dr perseroan itu
mengaji tasawuf me.nga.ji tasawuf belajar atau melatih diri dl menjalankan tasawuf
mengajun meng.a.jun [v] (1) bermaksud hendak (berbuat, berjalan, dsb); (2) memulai (perundingan dsb)
mengalangi meng.a.langi [v] merintangi; menahan atau menyukarkan (orang berjalan dsb): banyak faktor yg ~ kemajuan
mengambil meng.am.bil [v] (1) memegang sesuatu lalu dibawa (diangkat, digunakan, disimpan, dsb); memungut: ia ~ buku dr lemari; (2) mengurangi: ~ empat dr sepuluh, bersisa enam; (3) memiliki; merebut: ia dipersalahkan ~ istri orang lain; (4) menjemput: ia ~ adiknya di sekolah; (5) menganggap sbg; memungut: ~ anak; (6) mengutip: ia ~ beberapa kalimat dr karangan itu; (7) memetik: Ibu sedang ~ bunga di kebun; (8) menerima; mempekerjakan: untuk sementara perusahaan itu tidak ~ pegawai baru; (9) menjalani: ia sedang ~ cuti tahunan; (10) membuat cedera (dl pertandingan sepak bola): pemain yg ~ lawannya itu diberi kartu kuning; (11) memberikan; mempertunjukkan: ia ~ contoh yg lain
mengambil angin meng.am.bil angin menghirup udara bersih (sejuk) dng berjalan-jalan
menganan me.nga.nan [v] (1) mengarah ke sebelah kanan: setelah melewati jembatan, kita harus ~ menyusuri jalan setapak; (2) Pol berpindah haluan ke partai kanan; (3) Hidm (a) perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam (msl dr selatan ke barat daya atau barat) di kedua belahan bumi; (b) perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam di belahan bumi utara, berlawanan dng arah jarum jam di belahan bumi selatan
mengangkang me.ngang.kang [v] berdiri (duduk, tidur, berjalan) dng kaki terbuka lebar: duduklah yg baik, jangan ~ spt itu
menganju meng.an.ju [v] mencoba, memulai (hendak berjalan, melangkah, dsb)
menganjuri meng.an.juri [v] (1) berjalan mendahului: seorang penunjuk jalan ~ rombongan wisatawan; (2) memelopori: Kartini ~ perjuangan emansipasi wanita
menganjurkan meng.an.jur.kan [v] (1) memajukan; mendorongkan (menjorokkan, mengulurkan) ke depan: ia ~ tangannya; (2) mengunjukkan; memberikan: ia ~ bungkusan kpd pengemis itu; (3) mengemukakan sesuatu supaya diturut (dilakukan, dilaksanakan, dsb); mengajukan usul (saran dsb): ia sering kali ~ supaya rumah tua ini kujual saja; (4) memberi nasihat (bantuan dsb) supaya menjalankan suatu usaha atau melakukan suatu perbuatan: guru itu ~ agar murid yg pandai itu melanjutkan studinya; (5) mempropagandakan: Pemerintah ~ pelestarian lingkungan hidup
mengantar meng.an.tar [v] (1) menemani (membawa) orang berjalan atau pergi: ia ~ adiknya ke sekolah; (2) mengirimkan (membawa) ke: ia disuruh gurunya ~ surat ke kantor pos
mengasyikkan meng.a.syik.kan [v] menyenangkan: sekalipun jauh dan melelahkan, tetapi perjalanan itu sangat ~
mengawang meng.a.wang [v] (1) naik tinggi-tinggi; berjalan di awang-awang; melangit: balon gas itu lenyap ~; (2) merambang; merawak; mengawur: bidik baik-baik, jangan ~ saja
mengayuhkan me.nga.yuh.kan [v] menjalankan (mendayung) perahu: ia ~ perahunya ke tepi
mengayunkan langkah meng.a.yun.kan langkah mulai melangkah (berjalan)
mengebiri me.nge.bi.ri [v] (1) menghilangkan kelenjar testis agar tidak memproduksi mani (pd hewan jantan) atau memotong ovariumnya (pd hewan betina); menjadikan mandul; (2) cak meniadakan, menghilangkan, atau mengurangi dng jalan licik: mandor itu ~ upah kuli-kuli sebanyak sepuluh persen
mengecilkan me.nge.cil.kan [v] (1) menjadikan kecil (sempit, kurang, dsb): pelebaran jalan itu berarti ~ pekarangan kami; (2) memandang atau menganggap kecil (hina, rendah); meremehkan: jangan ~ sesama teman
mengedari meng.e.dari [v] (1) berjalan mengelilingi; mengitari: bulan ~ bumi; bumi ~ matahari; mereka ~ candi Borobudur; (2) menjelajah: ~ dunia
mengedik me.nge.dik [v] melentik sedikit ke belakang sehingga dada agak terangkat: jika kuda berjalan menurun, orang duduk ~ di atas kuda
mengelilingi me.nge.li.lingi [v] (1) ada (bergerak, berjalan, terbang) di sekitar sesuatu (tempat dsb); melingkari; mengitari: pagar tembok tinggi dan pagar kawat berduri dibangun ~ penjara; (2) menjelajah: rombongan misi kesenian Indonesia akan mengadakan perjalanan ~ negara ASEAN
mengeluarkan me.nge.lu.ar.kan [v] (1) membawa (menyebabkan dsb) keluar; memindahkan sesuatu dr sebelah dalam ke sebelah luar: ia ~ rokok dr kantongnya; (2) melahirkan perasaan (pendapat dsb): ia merasa lega dapat ~ isi hatinya; (3) memberikan perintah (surat keputusan dsb): Jaksa Agung ~ perintah penangkapan; (4) membelanjakan: ia sudah ~ uang banyak untuk pesta itu; (5) menerbitkan (buku dsb): Pusat Bahasa telah ~ Kamus Besar Bahasa Indonesia; (6) mengadakan atau menyediakan (uang dsb): apabila Anda bersedia menjalankan perusahaan itu, saya akan ~ modalnya; (7) mengirimkan ke luar negeri; mengekspor: Indonesia banyak ~ karet dan timah ke Eropa; (8) memecat (melepas) pegawai (murid dsb); memberhentikan dr pekerjaan (sekolah, dsb): perusahaan itu terpaksa ~ beberapa karyawannya; (9) menghasilkan (barang, bahan, dsb): pabrik itu baru saja ~ produk terbarunya
mengemaskan me.nge.mas.kan [v] (1) membereskan; merapikan; menjadikan ringkas (dng jalan dibungkus dsb); (2) menyelesaikan; menghabiskan
mengempang meng.em.pang [v] (1) melintangkan sesuatu untuk menahan; menebat; membendung: ~ sungai; (2) terletak dsb melintang (hingga menahan atau mengganggu lalu lintas): lalu lintas terhenti krn ada sebuah mobil mogok dan ~ jalan; (3) ki menahan; mencegah; membendung: langkah-langkah telah diambil untuk ~ pemasukan barang-barang selundupan
mengemudikan me.nge.mu.di.kan [v] (1) memegang kemudi (untuk mengatur arah perjalanan perahu, mobil, pesawat terbang, dsb): pilot ~ pesawat terbang; (2) memimpin (organisasi, perusahaan, pemerintahan, dsb); mengurus (rumah tangga): pengurus harus dapat ~ organisasi; kepala keluarga harus pandai ~ rumah tangga
mengenakan me.nge.na.kan [v] (1) memakai (pakaian, topi, dsb): ia selalu ~ pakaian barunya apabila datang ke pesta; ia ~ topi kesayangannya; (2) menggunakan (tipu muslihat, teori, guna-guna, dsb): untuk mencapai tujuan itu, ia ~ tipu dayanya secara baik; (3) menipu; memperdayakan: mereka selalu berusaha ~ kita agar mau menerima usul-usulnya; (4) menjalankan atau melaksanakan (aturan, pajak, denda, dsb): ia selalu ~ ketentuan yg berlaku dl urusan perpajakan; (5) mengarahkan (bidikan, tembakan) pd sasaran: pemburu itu ~ bidikannya dng tepat pd sasarannya
mengencangkan me.ngen.cang.kan [v] (1) menegangkan: ia ~ tali kecapinya; (2) mencepatkan (jalan mobil dsb); (3) melancarkan (perundingan dsb); (4) mengeratkan (ikatan dsb)
mengerakali me.nge.ra.kali [v] melapisi jalan dng kerakal; memberi batu kerakal
mengeraskan me.nge.ras.kan [v] (1) menjadikan keras: batu dan aspal dapat ~ permukaan jalan; (2) ki menyangatkan (tt arti kata): fungsi kata "pun" dl kalimat itu ialah ~ arti; (3) ki menguatkan: itulah yg ~ dugaanku; (4) ki menggiatkan; menegarkan: ~ hatinya; (5) ark memaksa: ~ dia untuk segera melunasi utangnya
mengerikil me.nge.ri.kil [v] melapis dsb dng kerikil: beberapa orang buruh sedang ~ jalan yg terkikis oleh banjir
mengerjakan me.nger.ja.kan [v] (1) melakukan; melaksanakan; menjalankan; berbuat sesuatu: ia selalu ~ tugasnya dng baik; (2) mengusahakan; memperbuat sesuatu: untuk ~ pemukiman baru diperlukan biaya yg tidak sedikit; (3) melaksanakan; menjalankan; menyelesaikan: tim penelitian itu akan ~ tugasnya dl waktu dekat ini
menggalahkan meng.ga.lah.kan [v] menolak (menjalankan) perahu dng galah: ~ perahu
menggandeng meng.gan.deng [v] (1) memegang (membimbing) tangan: ia berjalan sambil ~ anaknya; (2) menarik (barang yg ditarik itu diikatkan di samping): tampak sebuah barkas ~ dua buah perahu; (3) menghela atau menyeret (barang yg dihela berada di belakang yg menghela): traktor itu dapat ~ tiga atau empat mobil
mengganduli meng.gan.duli [v] (1) bergantung pd; menggantung pd: anak itu ~ truk yg sedang berjalan lambat; (2) berpegang pd: anak itu merengek sambil ~ tangan ibunya; (3) memberi bandul: ia ~ ujung bambu pengerek timbanya dng batu
menggaruk meng.ga.ruk [v] (1) mengukur (kepala, badan, dsb krn gatal); (2) menggaru tanah dsb; (3) mengerok (menyikat) kuda dsb; (4) mencakar (dng kuku); (5) ki menangkapi (orang-orang gelandangan, pengemis, dsb); (6) mengeruk (mengambil) sebanyak-banyaknya: ia berusaha mendekati hartawan itu krn ingin ~ kekayaannya
menggaruk-garuk meng.ga.ruk-ga.ruk [v] (1) mengukur-ngukur (kepala, badan, dsb krn gatal, kecewa, kesal); (2) mencakar-cakar
menggelar meng.ge.lar [v] (1) menghamparkan; membentangkan (tikar dsb); (2) mengatur terhampar: pedagang-pedagang kaki lima itu ~ dagangannya di pinggir-pinggir jalan; (3) ki memperagakan; mempertontonkan; memperkenalkan (kpd umum)
menggergaji meng.ger.ga.ji [v] (1) memotong dng gergaji; (2) ki berlayar (berjalan) menyerong ke kanan dan ke kiri
menggontai meng.gon.tai [v] melakukan sesuatu (berjalan, bekerja, dsb) lambat-lambat
menghamparkan meng.ham.par.kan [v] (1) membentangkan merata; menggelar: pedagang kaki lima ~ tikar di pinggir jalan; (2) ki menerangkan panjang lebar, memaparkan; membentangkan: ia ~ kesulitan yg dihadapinya di daerah terpencil itu
menghantar meng.han.tar [v] meletakkan di tanah dsb dng sembarang letak; menggeletakkan: mereka biasa ~ barang-barang yg tidak dipakai lagi di pinggir jalan [v] membawa (ke); meneruskan; menghantarkan; menyalurkan
menghasta meng.has.ta [v] mengukur dng hasta
menghiliri meng.hi.liri [v] berjalan atau berlayar menuju hilir sungai
mengibaratkan meng.i.ba.rat.kan [v] (1) mengatakan sesuatu dng ibarat (perumpamaan, perbandingan, dsb); mengumpamakan; menyamakan; membandingkan dng; (2) menganggap: ia ~ anak itu anak kandungnya; (3) memberi nasihat dng berbagai-bagai ibarat: ia selalu ~ anak-anaknya supaya jangan menempuh jalan sesat
mengidah meng.i.dah [v] mengikat cinta kasih dng jalan memberi idah
mengikuti meng.i.kuti [v] (1) menurutkan (sesuatu yg berjalan di depan, yg telah ada); mengiringi; menyertai: akhirnya tahulah dia bahwa yg ~ sejak tadi adalah seorang reserse; (2) turut belajar atau mendengarkan (dl kursus, kuliah, latihan, dsb): lebih dr seminggu ia tidak ~ kuliah krn sakit; (3) memperhatikan (mendengarkan, melihat, membaca, dsb) baik-baik: pemerintah selalu ~ perkembangan politik di luar negeri
mengilan me.ngi.lan [v] mengukur dng kilan; menjengkal: ia ~ baju
mengimpal me.ngim.pal [v] (1) menempa (emas dsb); (2) menyambung besi dsb dng jalan memanaskan dan memukul-mukulnya
mengindra meng.in.dra [v] (1) berbuat untuk merasakan sesuatu; (2) Geo mengukur berbagai sifat fisik benda dng cara tidak menyentuhnya
menginjak tanah meng.in.jak tanah bagian upacara perkawinan yg melambangkan bahwa mempelai laki-laki dan perempuan harus mengikuti jalan hidup yg sama
mengisas me.ngi.sas [v] menjalankan kisas; menuntut balas atas suatu pembunuhan dsb
mengongkoki meng.ong.koki [v] mendekati dng berjalan membungkuk-bungkuk (spt hendak menyerang)
mengorbitkan meng.or.bit.kan [v] (1) meluncurkan satelit dsb ke angkasa luar sehingga masuk ke dl orbit suatu benda langit: beberapa negara besar telah -- satelit bumi; (2) ki mendorong seseorang untuk tampil sbg jalan untuk membuat orang itu cepat terkenal (di bidang sosial, politik, dsb)
mengotorkan me.ngo.tor.kan [v] membuat jadi kotor: sering kali sampah beterbangan dr bak yg tidak tertutup itu dan selalu ~ jalan raya
menguakkan me.ngu.ak.kan [v] (1) membuka dng menolakkan (menarik) ke kiri ke kanan: ~ kedua daun pintu itu; (2) menembus dng menolakkan ke kiri dan ke kanan (tt kerumunan orang atau barisan); (3) menyibakkan (tt kerimbunan semak dan lalang): ia ~ lalang yg merintangi jalan yg akan dilaluinya; (4) merobohkan: ~ pagar
mengudian me.ngu.di.an [v] (1) berjalan di belakang; tinggal di belakang; (2) ke belakang
mengular meng.u.lar [v ] (1) memanjang spt ular: antrean orang membeli karcis ~; (2) berkelok-kelok spt ular (berjalan): dr atas tampak sungai itu ~
mengundurkan meng.un.dur.kan [v] (1) menjalankan (menggerakkan) mundur (ke belakang): ~ mobil untuk membelok; (2) menarik mundur; menyuruh mundur: komandan terpaksa harus ~ pasukannya sampai ke garis belakang; (3) menarik diri; berhenti dr jabatan dsb; meninggalkan; pergi dr: ia ~ diri dr jabatannya sbg ketua; mendapat lawan yg lebih kuat itu, mereka ~ diri; (4) menunda; menangguhkan: Presiden minta kpd panitia agar ~ muktamar itu; (5) melambatkan (mengembalikan) waktu: ia khawatir datang terlambat krn anaknya tadi ~ jamnya
mengungkapi meng.ung.kapi [v] membuka-buka; meneliti (agar menjadi jelas): setelah ~ kembali jalan hidupku selama ini, tahulah aku akan kekuranganku
mengunting meng.un.ting [v] mengukur tegak lurusnya tiang dsb dng unting-unting
mengupayakan meng.u.pa.ya.kan [v] mengusahakan; mengikhtiarkan; melakukan sesuatu untuk mencari akal (jalan keluar dsb): Amerika Serikat bersedia ~ perundingan untuk perdamaian dunia
menguruk meng.u.ruk [v] menimbuni (dng tanah dsb): para pekerja sedang ~ jalan itu dng puing supaya lebih keras
mengusahakan meng.u.sa.ha.kan [v] (1) mencarikan daya upaya; mengikhtiarkan: ia mencoba ~ persatuan, tetapi gagal; beliau ~ kemajuan organisasinya; (2) mengerjakan (sawah, tanah, dsb); menyelenggarakan atau menjalankan kegiatan di bidang perdagangan (perusahaan oleh): para petani sedang mencoba ~ tanah gersang untuk dapat ditanami palawija; mereka hanya mampu ~ toko kecil dan warung kecil; (3) menyelenggarakan (dl arti mengurus dan mengatur): mereka bermaksud ~ kursus kejuruan; (4) membuat; mengerjakan; menjalankan: Pemerintah sudah ~ paket buku
mengutara meng.u.ta.ra [v] menuju arah utara; berjalan ke utara: yg dilaluinya adalah jalan Setiabudi terus ~
menihilkan me.ni.hil.kan [v] menjadikan nihil; meniadakan: perlakuan yg ~ eksistensi anak-anak jalanan
menimbang me.nim.bang [v] (1) mengukur (menentukan) berat benda (dng neraca dsb): setelah ia ~ beras yg dibelinya, ternyata berat berasnya berkurang 1 ons; (2) memikirkan baik-baik untuk menentukan baik buruknya, salah tidaknya, dsb; (3) mengingat (akan); mengindahkan: segala-galanya dilakukan dng ~ kekuatan yg ada; tidak ~ hati orang, tidak mengingat perasaan hati orang
menimpang me.nim.pang [v] berjalan timpang; menjadi timpang
menimpangkan me.nim.pang.kan [v] berbuat (berlaku) seakan-akan timpang; berpura-pura timpang: ia berjalan ~ kakinya
menindakkan me.nin.dak.kan [v] melakukan; menjalankan: ~ kekerasan; ~ aturan
menindan me.nin.dan [v] menimbun; melonggok: ia ~ bambu di tepi jalan
menjalar men.ja.lar [v] (1) berjalan melata (tt binatang yg panjang spt ular): ular itu ~ di sela-sela akar pepohonan; (2) merambat (tt tumbuhan yg berpokok panjang spt rotan): pohon rotan itu ~ ke mana-mana; (3) menular (tt penyakit): penyakit kolera telah ~ ke seluruh kampung; (4) merembet (tt api): api ~ dr satu bangunan ke bangunan lain di sekitarnya; (5) meluas; merata: berita itu sudah ~ ke seluruh pelosok kota
menjangka men.jang.ka [v] mengukur (menentukan dsb) dng jangka
menjangkang men.jang.kang [v] (berjalan) dng kaki terbuka lebar-lebar
menjauh men.ja.uh [v] (1) pergi (berjalan) ke arah yg (lebih) jauh; menghindar jauh: kalau aku diam, dia mendekat, kalau kudekati ia ~; (2) menjadi jauh; semakin jauh
menjemput men.jem.put [v] (1) pergi mendapatkan orang yg akan diajak pergi (berjalan bersama): sebelum pergi ia harus ~ adiknya di rumah nenek; (2) menyambut; menyongsong (kedatangan orang): ketua panitia ~ tamunya di pintu gerbang; (3) Mk menjadikan seorang laki-laki sbg menantu; (4) mendatangi dan mengantarkan ke suatu tempat
menjengkal men.jeng.kal [v] mengukur dng jengkal
menjuak men.ju.ak [v] (1) memberanikan ayam sabungan (dng jalan menghadapkan ayam lain pd ayam sabungan itu) agar mau bertanding; (2) ki menghasut (supaya berkelahi, berperang, dsb)
menjunjung uban men.jun.jung uban sudah tua; (2) sudah lama sekali menjalankan suatu pekerjaan
menongkah me.nong.kah [v] (1) memasang papan di tempat yg becek dsb untuk titian (tumpuan) berjalan; (2) berjalan (meniti) di papan; (3) menyongsong (menempuh) arus dsb: ~ arus; ~ pasang (surut); (4) melawan: dia tidak berani ~ perkataan ayahnya
menstandarkan men.stan.dar.kan [v] memasang standar (alat penopang): ia -- sepedanya di tepi jalan [v] menjadikan standar; membakukan
mentok men.tok [Jk v] terantuk (pd); tidak dapat terus (tt jalan dsb); buntu
menuai me.nu.ai [v] (1) memotong padi (dng ani-ani); mengetam padi; (2) menjalankan panen; memanen; memetik hasil; (3) ki menanggung akibat perbuatan sendiri
menukar me.nu.kar [v] (1) mengganti (dng yg lain); menyilih; mengubah (nama dsb); memindahkan (tempat dsb): Pemerintah berusaha ~ nama jalan yg ada dng nama pahlawan; ~ mobil lama dng mobil baru; (2) Mk berbelanja; membeli-beli: ia hendak ~ ke pasar
menumbuk me.num.buk [v] (1) melantak (memukul dsb) supaya halus (hancur, terkupas, dsb): ~ lada, ~ padi; (2) menggocoh (meninju dng ujung tinju): anak itu ~ lawannya sampai rebah; (3) melanggar; menubruk; membentur: mobil yg ~ anak itu terus kabur; (4) berjalan kaki: kalau tidak ada kendaraan, baiklah kita ~ saja
menumpang me.num.pang [v] (1) ada (terletak, tertaruh) di atas sesuatu: gumpalan awan hitam sbg kepala raksasa ~ di atas puncak gunung; (2) naik (kereta, kapal, dsb): kalau masih ada tempat saya mau ~ kereta senja saja; (3) ikut serta (bepergian dsb); turut tinggal (bermalam dsb) di rumah orang; membonceng (kereta, mobil, dsb); turut (makan, membaca, dsb): berapa orang yg ~ di rumahmu?; (4) minta supaya diizinkan (berjalan, bertanya, dsb): aku ingin ~ bicara sedikit; ~ bertanya di mana rumah Pak Lurah?
menunjukkan me.nun.juk.kan [v] (1) memperlihatkan; menyatakan; menerangkan (dng bukti dsb); menandakan (bahwa ...): ~ kekuasaannya; (2) memberi tahu (tt sesuatu): mudah-mudahan Tuhan ~ jalan yg benar
menuntun me.nun.tun [v] (1) membimbing (dng menggandeng tangan): dng sabar perawat itu ~ pasien itu dan mengantarkannya sampai ke pintu taksi; (2) menunjuk (mengarahkan) ke jalan yg benar: ia ~ kuda itu ke jalan yg menuju ke perkebunan; dng cinta kasih dia mampu ~ anaknya ke jalan yg benar [v] menutup mata (muka) dng sapu tangan dsb; bertuntun
menurun me.nu.run [v] (1) makin depan makin ke bawah; landai: setelah jalan mendaki, kemudian ~; (2) pergi ke bawah: tiap-tiap pagi penduduk kampung itu ~ menjual hasil ladangnya; (3) berangsur-angsur turun (berkurang, surut): harga emas mulai ~; (4) berpindah: penyakit orang tuanya ~ pd anaknya; (5) ki melemah (tt kondisi tubuh): akibat penyakit yg dideritanya, kondisi tubuhnya semakin lama semakin ~; (6) mendekati hari-hari terakhir: puasanya ~
menurutkan me.nu.rut.kan [v] mengikut di belakang sesuatu: semuanya berjalan ~ kereta jenazah tadi
menurut me.nu.rut [v] berjalan dsb melalui atau mengikuti (jalan, garis, jejak, dipakai juga dl arti kiasan, dsb): kereta api berjalan ~ rel; ~ garis yg telah ditentukan; (2) v meniru; mencontoh; meneladan: anak-anak disuruhnya menggambar ~ contoh di papan tulis; (3) v melakukan apa yg diperintahkan (disetujui, dikatakan, dsb); tidak melawan (membantah atau menentang); mengindahkan (nasihat, petunjuk, ajaran, dsb); patuh kpd: apa jadinya kalau ia tidak ~ kpd ajaran orang tuanya; (4) v memenuhi (syarat, ketentuan, harapan, permintaan, dsb); (5) v ikut: si bungsu itu selalu ~ ibunya, ke mana pun ibunya pergi; (6) p berdasar; sepanjang (kabar, pendapat, dsb): ~ berita radio pagi ini, Presiden akan meninjau daerah pertanian di Sulawesi; (7) v sesuai dng (tidak melanggar, tidak bertentangan dng); selaras dng: tindakan itu sudah ~ pd peraturan yg berlaku
menutup me.nu.tup [v] (1) menjadikan tidak terbuka (spt mengatupkan, mengunci, merapatkan): ~ buku; ~ jendela; ~ mata; ~ pintu; (2) memberi bertutup (dng) menudungi; menyelubungi dsb; (3) menyekat (menyumbat, menimbun, dsb) supaya buntu; menyatakan tidak boleh dilalui atau dimasuki (tt jalan dsb); (4) mengurung; memasukkan ke dl penjara; (5) mencukupi (ongkos, kekurangan, dsb); (6) menyudahi (rapat, pembicaraan, dsb); mengakhiri; (7) ki menyembunyikan; merahasiakan; (8) ki melunasi (tt utang); melengkapi (apa yg kurang): ~ utang; ~ kekurangan
menyampingkan me.nyam.ping.kan [v] (1) menyingkirkan ke arah sisi (pinggir); membersihkan: petugas itu -- runtuhan pohon yg merintangi jalan; (2)mengabaikan; meremehkan; menyepelekan; tidak menghiraukan: pejabat itu -- pendapat yg baik dr bawahannya
menyampukkan me.nyam.puk.kan [v] melanggarkan; menumbuhkan; membenturkan: untuk menghindari tabrakan dng kendaraan lain, sopir itu -- mobilnya ke pagar jalan
menyamuni me.nya.muni [v] menyamun: di jalan itu ia -- setiap orang yg lewat
menyeberang me.nye.be.rang [v] (1) berjalan dsb ke seberang sana: hati-hati kalau -- jalan; (2) mengarungi (sungai, jalan, dsb); (3) berpindah ke sebelah: bola yg sulit itu akhirnya -- dng baik; (4) menyeberangi; (5) cak membelot (ke pihak musuh)
menyeberangi me.nye.be.rangi [v] (1) mengarungi; melintasi; melalui (kali, jalan, dsb); (2) ki menempuh kesukaran (kesulitan dsb): ia -- hidupnya yg pahit
menyejajarkan me.nye.ja.jar.kan [v] (1) menjadikan sejajar: ~ garis sempadan dng jalan; (2) menyamakan tingkat atau derajat: kita dapat ~ pangkat senior super intenden di kepolisian dng kolonel di TNI
menyemut me.nye.mut [v ki] berkerumun (berduyun-duyun dsb) banyak sekali bagaikan semut; sangat banyak: orang -- di jalan-jalan yg akan dilalui pawai
menyenangkan me.nye.nang.kan [v] (1) menjadikan senang; membuat bersuka hati: ia menyayangi adiknya dan selalu berusaha -- hatinya; (2) membangkitkan rasa senang hati; memuaskan; menarik (hati): semoga perjalanan ini -- Tuan; (3) merasa senang (puas dsb) akan; menyukai
menyerong me.nye.rong [v] mencong arahnya (tt menggunting, menggaris, berjalan, dsb)
menyesatkan me.nye.sat.kan [v] (1) membawa ke jalan yg salah; menyebabkan sesat (salah jalan): mereka memang sengaja -- kita; (2) ki menyebabkan keliru (salah) dsb: -- pandangan; -- pikiran
menyimpang me.nyim.pang [v] (1) membelok menempuh jalan yg lain atau jalan simpangan: sampai ke perempatan, kita -- ke kiri; (2) membelok supaya jangan melanggar atau terlanggar (oleh kendaraan dsb); menghindar: jika tidak -- ke kanan, tentu ia akan tertabrak mobil; (3) tidak menurut apa yg sudah ditentukan; tidak sesuai dng rencana dsb: usahakan jangan sampai -- dr rencana; (4) menyalahi (kebiasaan dsb): tindakannya -- dr adat di negeri itu; (5) menyeleweng (dr hukum, kebenaran, agama, dsb): ajarannya -- jauh dr agama
menyinggahi me.nying.gahi [v] (1) singgah di: jalur pelayaran itu -- kota-kota Surabaya, Bali, Makassar, dan Ambon; (2) berhenti di suatu tempat untuk menjemput (mengambil dsb): tiap pagi ia lalu di sini -- temannya yg tinggal di ujung jalan itu; (3) Mk mengambil barang titipan (barang yg sedang diperbaiki)
menyinggahkan me.nying.gah.kan [v] (1) menghentikan kapal (pesawat terbang dsb) ketika dl perjalanan: pilot itu -- kapal di Makassar; (2) berhenti sebentar ketika dl perjalanan untuk menurunkan atau memberikan sesuatu: kapal itu -- barang-barang pos di Ampenan; (3) menyilakan singgah (mampir): kemarin ia -- kawannya di rumah
menyingkirkan me.nying.kir.kan [v] (1) menjauhkan (sesuatu dr); menghindarkan; memindahkan dsb (supaya tidak menghalangi, membahayakan, dsb): -- balok-balok kayu yg melintang di jalan; (2) mengesampingkan; tidak membicarakan (memikirkan dsb) untuk sementara waktu
menyipat me.nyi.pat [v] mengukur (untuk mengetahui lurus tidaknya) dng tali sipat [v] membubuh sipat (pd bulu mata)
menyipatkan me.nyi.pat.kan [v] mengukurkan (untuk orang lain) dng tali sipat
menyisi me.nyi.si [v] (1) menuju sisi; menepi; pergi ke pinggir: -lah engkau sedikit; (2) berjalan dsb sepanjang tepi; menyusur: langkahnya kecil-kecil -- jalan yg basah
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
menyopiri me.nyo.piri [v] menjadi sopir pd (mobil dsb); mengendarai; mengemudikan; menjalankan
menyoroti me.nyo.roti [v] (1) menerangi; menyinari; menyuluhi: ia -- jalan setapak di hadapannya dng senter agar tidak terperosok ke lumpur; (2) mengawasi; mengamati (tingkah laku dsb): atasan selalu -- segala pekerjaan bawahannya
menyulap me.nyu.lap [v] (1) mengubah rupa barang dsb dng cara yg ajaib; bermain sulap: sejak umur dua belas tahun, ia sudah belajar -; ia -- kertas menjadi saputangan; (2) cak mengubah sesuatu dng cepat: pengusaha itu -- 25 ha tanah kering menjadi kebun cengkih; (3) cak menggelapkan (uang, barang, dsb): ia telah yg -- uang perkumpulan kita; (4) cak memalsukan: ia -- surat jalan
menyurvei me.nyur.vei [v] (1) memeriksa; menyelidiki; meninjau: pihak kontraktor telah menyatakan kesediaannya -- daerah yg akan dipakai untuk mendirikan pabrik makanan kaleng itu; (2) mengukur (tanah)
menyusur me.nyu.sur [v] berjalan (berlayar dsb) sepanjang susur; menu ruti bagian tepi ...: nelayan itu berlayar -- pantai; mereka melangkah - [v] mengulum susur (tembakau): -- itu bervariasi, ada yg diselipkan di dl sebelah pipi, ada pula yg diselipkan di antara gigi dan bibir
merambah me.ram.bah [v] (1) membabat; menebang; memangkas (tumbuh-tumbuhan): mereka ~ pohon-pohon kecil; (2) membuka atau menebang (tt hutan): para transmigran sedang ~ hutan untuk permukiman; (3) merintis (jalan): mereka harus lebih dahulu ~ jalan agar dapat lewat; (4) memarang (menembaki, memukul banyak-banyak sekaligus): dng senapan mesin kami berhasil ~ pasukan musuh itu; 4 menjelajah
merampas me.ram.pas [v] (1) mengambil dng paksa (dng kekerasan); merebut: pencopet ~ kalungnya sewaktu ia turun dr bus; (2) menyamun; membegal; menyabot: ia ~ uang dan kopor orang itu di jalan; (3) menyita: Pemerintah terpaksa ~ harta benda orang itu sbg pembayar utangnya kpd negara
merandat me.ran.dat [v] berjalan (bergerak) perlahan-lahan
merandatkan me.ran.dat.kan [v] menggerakkan (menjalankan) perlahan-lahan
merasai me.ra.sai [v] (1) mengecap (makanan ); mencicipi: ~ minum sejuk setelah lama berjalan dl panas matahari; (2) mengalami (mendapat) kesenangan dsb: ~ kebahagiaan; (3) meraba dng tangan dan kaki untuk mendapatkan sesuatu; (4) ki menduga (mengajuk) hati orang dsb
meraun me.ra.un [v] berjalan (berkendaraan) berkeliling; berjalan berputar-putar; meronda; berpatroli: mereka ~ dng mobil
meraung-raung me.ra.ung-ra.ung [v] (1) menangis dan memekik keras-keras; menggerung-gerung: anak itu ~ sambil berguling-guling di tanah; (2) berkali-kali meraung: sirene mobil polisi ~ sepanjang jalan yg didahului
merawat me.ra.wat [v] memelihara; menjaga; mengurus; membela (orang sakit): mereka mendapat pelatihan cara berjalan dan cara ~ badan dan muka
mereaksi me.re.ak.si [v] mengadakan reaksi: dl perjalanan sejarah selalu ada dialektika, yg satu muncul ~ thd yg ada sebelumnya
meredakan me.re.da.kan [v] menjadikan atau menyebabkan reda; menenangkan: ia berjalan-jalan sebentar untuk ~ ketegangan otaknya
mereka me.re.ka [pron] dia dng yg lain; orang-orang yg dibicarakan: Toto bertemu dng Amir di jalan, lalu -- pergi bersama-sama ke sekolah
meremajakan me.re.ma.ja.kan [v] (1) memudakan (menjadikan muda); mengganti dng (tenaga) yg muda: ~ pegawai negeri; (2) ki memugar; memperbaharui: penduduk Jakarta sedang giat ~ kotanya dng melebarkan jalan-jalan kampung
merembet me.rem.bet [v] menyebabkan tidak dapat berjalan (bergerak) dng leluasa; mengganggu; merintangi
merenangi me.re.nangi [v] (1) berenang di (ke): ~ laut lepas tidaklah mudah; (2) ki menjalani; mengalami; melakukan: ~ liku-liku kehidupan
merentangi me.ren.tangi [v] (1) merentang (tali) pd: ~ jalan dng kawat berduri; (2) merintangi; menghalangi: tidak sedikit kesukaran yg ~ perjalanan kita menuju kemerdekaan nusa dan bangsa
meretas me.re.tas [v] (1) memutuskan benang-benang pd jahitan: ~ kelim; (2) membuka (surat) dng pisau; (3) membedah atau membelah kulit (karung dsb): krn putus asa, ia ~ perutnya sendiri dng sebilah pisau; (4) menebangi pohon untuk membuat jalan; merintis; merentas; (5) menembus dng merusak dinding dsb: pencuri itu lolos setelah ~ dinding kamarku
merintangi me.rin.tangi [v] (1) mengalangi; mengalang-alangi: pohon yg tumbang di jalan itu ~ kendaraan yg akan lewat; (2) mengganggu; mengusik: jangan ~ orang yg sedang bekerja
merintangkan me.rin.tang.kan [v] memasang sesuatu untuk mengalang- alangi: ~ batang-batang kayu di tengah jalan
merintis me.rin.tis [v] (1) membuka jalan kecil (setapak) dng menebangi kayu-kayu di hutan: beberapa hari lamanya mereka ~ hutan; (2) membuat batas-batas (pancang dsb) di tanah yg akan dipakai untuk jalan: pekerjaan ~ jalan kereta api itu memerlukan banyak tenaga dan biaya; (3) memelopori (mengerjakan untuk pertama kali): Ibu Kartini telah ~ jalan untuk memajukan kaum wanita
merombak me.rom.bak [v] (1) mengganti dng jalan membongkar (merusakkan) yg lama: dl waktu dekat ini pemerintah akan ~ gedung tua itu; (2) mengatur (menyusun) kembali dng mengubah (sebagian) atau membongkar semuanya: ~ susunan kabinet
meruang me.ru.ang [v] menyucikan mayat (dng jalan mengeluarkan kotoran dr dl perut); membersihkan: di kampung kami hanya ada dua orang yg biasa memandikan dan ~ mayat; setiap minggu prajurit itu ~ senjata
merumbu me.rum.bu [v] (1) berlaku tidak senonoh; (2) berjalan (berkeliaran) ke mana-mana
merusuk me.ru.suk [v] (1) menohok (menikam) dr sisi atau pd lambung tubuh: ia ~ penunggang kuda itu dng tombak; (2) menurut sisi; menepi; menyusur (tepi); mendekat dr samping: berjalan ~; (3) bertekankan tulang rusuk (msl merebahkan diri miring): berbaring ~ di atas tempat tidur; orang sakit itu tidur ~
mesin me.sin [n] perkakas untuk menggerakkan atau membuat sesuatu yg dijalankan dng roda, digerakkan oleh tenaga manusia atau motor penggerak, menggunakan bahan bakar minyak atau tenaga alam
mesin giling alat (pesawat, kendaraan, dsb) yg beroda besi berat berbentuk silinder untuk memadatkan dan meratakan jalan (tanah dsb); (2) alat untuk menggiling beras; (3) alat untuk mendatarkan atau membengkokkan pelat besi
mesin hidraulik mesin yg dijalankan dng tekanan cairan, spt air, yg dipakai sbg sumber tenaga mesin
mesin perum alat mekanik di kapal untuk mengukur kedalaman laut atau perairan pd waktu kapal berlayar dng kecepatan normal
mesin tumbuk mesin (peralatan berat) untuk meratakan dan mengeraskan jalan, tanah, dsb
meter arus alat untuk menentukan kecepatan aliran; cairan atau gas; (2) alat untuk mengukur kekuatan arus listrik
meter gas alat untuk mengukur konsentrasi gas di dl ruang pd waktu dan suhu tertentu
meteran me.ter.an [n] (1) meter; (2) alat untuk mengukur air, listrik, dsb
metode kelompok metode untuk mengubah pandangan dan sikap seseorang dng jalan memasukkan orang itu ke dl kelompok
metode langsung metode dl pengajaran bahasa dng jalan memberikan pelajaran langsung dl bahasa yg dipelajari tanpa menggunakan bahasa itu
metro met.ro [n] jaringan jalan kereta api di bawah tanah: pembangunan -- sbg transportasi umum bawah tanah merupakan usaha mengurangi kepadatan lalu lintas [kp] metropolitan
meyakinkan me.ya.kin.kan [v] menyaksikan sendiri supaya yakin; memastikan: supaya tidak salah mengambil putusan, baiklah kita ~ sendiri kebenarannya; (2) v menjadikan (menyebabkan dsb) yakin: ia berusaha ~ ayahnya bahwa uang itu benar didapat di jalan, bukan hasil curian; (3) v melakukan sesuatu dng sungguh: ~ pengajiannya; (4) a sungguh-sungguh (dapat dipercaya, dapat diandalkan, dsb): bagaimana kita tidak terpikat, perkataannya begitu ~
mikraj mik.raj [n Isl] perjalanan yg dilakukan Nabi Muhammad saw. dr Masjidilaksa ke Sidratulmuntaha pd malam hari yg intinya menerima perintah salat lima waktu
mikrometer mik.ro.me.ter [n] alat untuk mengukur jarak yg amat kecil yg digunakan bersama-sama dng teleskop atau mikroskop
mimikri mi.mik.ri [n] (1) tindakan menirukan (msl menirukan suara kera, jalannya katak); (2) Bio penyesuaian diri (dng mengubah warna dsb) sesuai dng alam sekitarnya untuk melindungi diri dr bahaya (msl pd bunglon)
minhaj min.haj [Ar n] (1) jalan; (2) cara; metode
mirat bawah mirat yg biasanya timbul di atas bentangan air, permukaan tanah, pantai, atau jalan yg mengalami pemanasan kuat, gambar bayangan tampak di bawah letak benda yg sebenarnya
mode mo.de [n] ragam (cara, bentuk) yg terbaru pd suatu waktu tertentu (tt pakaian, potongan rambut, corak hiasan, dsb): ia selalu berpakaian mengikuti --; atelir -- , tempat membuat pakaian yg dilengkapi dng ruangan khusus untuk mencoba pakaian, mengukur pakaian, serta perlengkapan lain
moderat mo.de.rat [a] (1) selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yg ekstrem; (2) berkecenderungan ke arah dimensi atau jalan tengah: pandangannya cukup -- , ia mau mempertimbangkan pandangan pihak lain
modul mo.dul [n] (1) standar atau satuan pengukur; (2) satuan standar yg bersama-sama dng yg lain digunakan secara bersama; (3) satuan bebas yg merupakan bagian dr struktur keseluruhan; (4) komponen dr suatu sistem yg berdiri sendiri, tetapi menunjang program dr sistem itu; (5) unit kecil dr satu pelajaran yg dapat beroperasi sendiri; (6) Dik kegiatan program belajar-mengajar yg dapat dipelajari oleh murid dng bantuan yg minimal dr guru pembimbing, meliputi perencanaan tujuan yg akan dicapai secara jelas, penyediaan materi pelajaran, alat yg dibutuhkan, serta alat untuk penilai, mengukur keberhasilan murid dl penyelesaian pelajaran
mogok mo.gok [v] (1) tidak dapat berjalan (bekerja) sebagaimana biasanya (tt kendaraan): mobil yg -- di tengah jalan akan diderek; (2) tidak mau bekerja (berbuat) sebagaimana biasanya (tt orang): pekerja pelabuhan serentak --
mondar-mandir mon.dar-man.dir [v] berjalan ke sana kemari; kian-kemari; hilir mudik: kerjanya hanya -- di daerah pertokoan
monokrasi mo.no.kra.si [n Pol] pemerintahan yg dijalankan oleh seorang penguasa
monorel mo.no.rel [n] kereta api yg berjalan di atas rel tunggal
motor mo.tor [n] (1) mesin yg menjadi tenaga penggerak: pompa air itu digerakkan oleh -- listrik; (2) cak sepeda motor; (3) ki orang yg memegang peranan penting atas jalannya organisasi dsb: dialah yg menjadi -- perkumpulan itu
motor tempel motor yg dipasang menempel pd buritan perahu dan dipakai untuk menjalankannya
motoris mo.to.ris [n] orang yg menjalankan motor (pd kereta listrik dsb)
mualim mu.a.lim [n] (1) (orang) ahli agama; guru agama; (2) penunjuk jalan [n] perwira kapal berijazah pelayaran niaga nautika
muat beku muatan yg sudah dibekukan sebelum dikapalkan dan tetap dijaga dl keadaan beku selama perjalanan dng suhu antara 10oF sampai 18oF
muhsin muh.sin [Ar n] yg baik hati, akhlak, dan amalnya; yg baik perjalanan hidupnya; yg saleh
mukalaf mu.ka.laf [n Isl] orang dewasa yg wajib menjalankan hukum agama
mukmin muk.min [n Isl] orang yg beriman (percaya) kpd Allah: seorang -- yg taat akan selalu menjalankan perintah agama
multimeter mul.ti.me.ter [n] alat ukur listrik yg mempunyai beberapa jangkauan dan dapat disetel untuk mengukur tegangan, arus, dan hambatan listrik
mulus mu.lus [a] (1) (putih) bersih: ayam putih --; (2) halus; tanpa cacat: tangannya -- dng jari-jari tanpa warna merah di kukunya; (3) lancar; tidak ada halangan: hubungan mereka berlangsung --; (4) dapat berjalan baik: mobil sedan itu masih dl keadaan --; (5) ki jujur; suci hati; tulus: orangnya jujur, hatinya --
mumi mu.mi [n] mayat yg diawetkan dng jalan pembalseman (spt pd orang Mesir Kuno) [n Tan] buah kering yg mengerut krn suatu penyakit (merupakan sumber penularan pd musim berikutnya)
mundur mun.dur [v] (1) berjalan (bergerak) ke belakang: melangkah --; (2) ki berkurang (mutu, kecakapan, dsb); menjadi buruk (kurang sehat, kurang baik, dsb): setelah kecelakaan itu kepandaiannya --; hasil panen tahun ini --; kesehatannya semakin --; (3) kurang maju laku, ramai, dsb (tt perdagangan dsb): selama resesi ekonomi dunia, usahanya menjadi --
mundur maju bergerak (berjalan) mundur dan maju; (2) ki ragu-ragu; tidak tetap hati
munggur mung.gur [Jw n] pohon rindang, cepat tumbuh, ditanam sbg peneduh jalan, daunnya biasa untuk makanan ternak; Enterolobium saman [Lihat {mungkur}]
mursyid mur.syid [Ar n] (1) orang yg menunjukkan jalan yg benar; guru agama; (2) yg baik hidupnya; yg berbakti kpd Tuhan
musafirin mu.sa.fi.rin [Ar n] para musafir; sekelompok orang yg bepergian: sebagian -- menempuh perjalanan dua bulan melalui jalan darat
nafsu lawamah dorongan batin untuk mengikuti jalan kebaikan dan kebenaran
naga na.ga [n] (1) ular yg besar (dl cerita dan dl beberapa kata majemuk), spt -- berapi, -- bura, -- gentala, -- umbang; (2) kl ular besar (menurut kepercayaan) penunggu mata angin (ada yg berpindah tiap hari, ada yg tiap tahun, spt -- hari, -- tahun) [n] bekas hitam pd bagian tubuh sejak lahir dan mempunyai pengaruh thd jalan hidup seseorang
nah [p] kata seru untuk menyudahi (menukas, menyimpulkan, dsb) perkataan atau jalan pikiran: -- , kalau begitu, siapa orangnya; -- , krn itulah, aku tidak mau berhenti bekerja
naik na.ik [v] (1) bergerak ke atas atau ke tempat yg lebih tinggi: anaknya segera -- ke tempat tidur; layang-layangku tidak dapat --; (2) timbul (tt matahari): matahari --; (3) mendaki; menanjak; memanjat: olahraga -- gunung; jalan ini -- terus; -- pohon jambu; (4) masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dsb): "silakan -- !", dng ramah sopir mempersilakan penumpangnya; (5) mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dsb): ia tidak -- sepeda; -- unta; -- pesawat terbang; (6) bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dsb); meningkat: harga barang-barang terus --; gaji pegawai belum juga --; hasil padi tahun ini -- dibandingkan dng hasil tahun lalu; pangkatnya -- setingkat; (7) menjadi: tidak ada seorang pun yg mau -- saksi; (8) pergi ke: -- darat
naik haji menunaikan ibadah haji, merupakan rukun Islam yg kelima; menjalankan ibadah haji
naik tidur pergi (berjalan) untuk tidur; menuju ke suatu tempat untuk tidur
narapidana na.ra.pi.da.na [n] orang hukuman (orang yg sedang menjalani hukuman krn tindak pidana); terhukum
navigasi na.vi.ga.si [n] (1) ilmu tt cara menjalankan kapal laut atau kapal terbang; (2) tindakan menempatkan haluan kapal atau arah terbang: kecelakaan pesawat itu disebabkan oleh kesalahan --; (3) pelayaran; penerbangan: salah satu unsur keselamatan pelayaran adalah sarana -- yg baik
nefoskop ne.fos.kop [n] alat untuk mengukur arah dan kecepatan awan
negara polisi negara yg bertujuan memelihara kekuasaan dng jalan mengawasi, menjaga, dan mencampuri lapangan kehidupan rakyat dng alat kekuasaan
negarawan ne.ga.ra.wan [n] ahli dl kenegaraan; ahli dl menjalankan negara (pemerintahan); pemimpin politik yg secara taat asas menyusun kebijakan negara dng suatu pandangan ke depan atau mengelola masalah negara dng kebijaksanaan dan kewibawaan: beliau merupakan pahlawan besar dan -- agung
negosiasi ne.go.si.a.si [n] (1) proses tawar-menawar dng jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yg lain; (2) penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yg bersengketa
neraca ne.ra.ca [n] (1) alat untuk mengukur berat (terutama yg berukuran kecil), biasanya berupa batang lurus dng dua mangkuk yg digantungkan pd kedua ujungnya untuk tempat anak timbangan dan benda yg ditimbang, spt alat yg dipakai untuk menimbang emas; (2) Dag catatan perbandingan untung rugi, utang-piutang, pemasukan dan pengeluaran, dsb: tiap akhir tahun perusahaan harus membuat --; (3) perimbangan (politik, kekuatan, dsb): -- politik di Vietnam bergeser ke kiri; (4) Fis peranti untuk menimbang massa benda
nisbah neraca [Ek] perbandingan angka yg diambil dr neraca untuk mengukur keadaan keuangan perusahaan
nokturnal nok.tur.nal [a] (1) berhubungan dng malam hari: perjalanan --; (2) beraktivitas hidup (tt hewan) pd malam hari; (3) Bot keadaan bunga yg mekar pd malam hari dan menutup pd siang hari; (4) Zool keadaan hewan yg sifatnya atau kebiasaannya aktif terutama pd malam hari
nonaktif non.ak.tif [a] tidak menjalankan pekerjaan (tugas) lagi (sbg pegawai, pekerja, tentara): ia adalah anggota TNI dng pangkat sersan yg sudah --
nonius no.ni.us [n] alat untuk mengukur sudut (derajat, panjang) yg sangat saksama
notula no.tu.la [n] catatan singkat mengenai jalannya persidangan (rapat) serta hal yg dibicarakan dan diputuskan: -- rapat merupakan dokumentasi penting
nyeri saraf rasa sakit yg timbul sepanjang jalan saraf
objek ob.jek [n] (1) hal, perkara, atau orang yg menjadi pokok pembicaraan; (2) Kim benda, hal, dsb yg dijadikan sasaran untuk diteliti, diperhatikan, dsb: -- penelitian ini adalah tata kehidupan suku terasing di Riau; (3) Ling nomina yg melengkapi verba transitif dl klausa, msl teh manis dl kalimat Kiki minum teh manis; (4) hal atau benda yg menjadi sasaran usaha sambilan: berdagang kain menjadi salah satu -- orang- orang di kota itu; (5) Fis titik atau himpunan yg bertindak sbg sumber cahaya bagi suatu lensa, cermin, atau bagi suatu sistem lensa; -- afektif objek langsung yg dikenai oleh perbuatan yang terdapat dalam predikat verbal, tetapi tidak merupakan hasil perbuatan itu (berlainan dng objek efektif); msl buku dl mereka membaca buku, jalan dl anak-anak sedang menyeberang jalan
obsesi ob.se.si [n Psi] gangguan jiwa berupa pikiran yg selalu menggoda seseorang dan sangat sukar dihilangkan: mencari jalan ke Kepulauan Nusantara merupakan -- bagi orang Eropa pd abad ke-15
odinometer o.di.no.me.ter [n] alat untuk mengukur nyeri
odometer odo.me.ter [n] alat untuk mengukur jarak yg ditempuh oleh kendaraan (mobil dsb)
ogok , meng.o.gok.kan v memperlihatkan barang dsb dng maksud menawarkan supaya dibeli , meng.o.gok-o.gok v berjalan dng lambat; tertatih-tatih (krn lelah atau baru sembuh dr sakit dsb) , meng.o.gok v berhenti bekerja; mogok: karyawan pabrik itu -- menuntut kenaikan upah [a] kikir: orang -- itu tidak mau ikut menyumbang untuk pembangunan masjid di kampungnya
ohmmeter ohm.me.ter [n] alat untuk mengukur hambatan listrik
ojok [Mk] meng.o.jok v berjalan lambat-lambat dng membungkuk-bungkuk (krn kelelahan dsb)
oklusi ok.lu.si [n Ling] udara yg keluar dr jalan pernapasan mendapat hambatan penuh ketika suara di daerah artikulasi akan keluar
oleometer ole.o.me.ter [n] alat untuk mengukur kerapatan nisbi minyak
oligarki oli.gar.ki [n Pol] pemerintahan yg dijalankan oleh beberapa orang yg berkuasa dr golongan atau kelompok tertentu
ongahangih ongah.a.ngih [a] goyah-goyah; goyang-goyang (krn tidak kuat): jalannya -- spt angsa
onggokan ong.gok.an [n] longgokan; tumpukan; timbunan: mobilnya terbalik krn melanggar -- batu di tepi jalan
ongkang ong.kang , ong.kang-ong.kang v(1) duduk dng kaki berjuntai; (2) ki tidak berbuat apa-apa; berpangku tangan: rezeki tidak akan datang dng -- saja [Mk] meng.ong.kang-ong.kang v berjalan dng langkah panjang
ongkok ong.kok [Mk] meng.ong.kok-ong.kok v berjalan membungkuk-bungkuk
operator ope.ra.tor [n] orang yg bertugas menjaga, melayani, dan menjalankan suatu peralatan, mesin, telepon, radio, dsb
opisometer opi.so.me.ter [n] peranti untuk mengukur jarak pd peta
orang tua angkat pria dan wanita yg menjadi ayah dan ibu seseorang berdasarkan adat atau hukum yg berlaku; -- tua asuh orang yg membiayai (sekolah dsb) anak yg bukan anaknya sendiri atas dasar kemanusiaan: penyaluran dana -- asuh berjalan lancar
orbit or.bit [n] jalan yg dilalui oleh benda langit dl peredarannya mengelilingi benda langit lain yg lebih besar gaya gravitasinya: -- bumi mengelilingi matahari
ordi or.di [n] (1) perintah; (2) kewajiban bekerja (spt memperbaiki jalan) tidak dng upah; kerja paksa
osmometer os.mo.me.ter [n] alat untuk mengukur tekanan osmosis
oto [n] kendaraan (kereta) yg dijalankan dng motor; mobil; otomobil [n] kain penutup dada dan perut yg bertali ujungnya sbg pengikat pd leher dan perut (untuk anak di bawah usia lima tahun)
otoritas oto.ri.tas [n] (1) kekuasaan yg sah yg diberikan kpd lembaga dl masyarakat yg memungkinkan para pejabatnya menjalankan fungsinya; (2) hak untuk bertindak; (3) kekuasaan; wewenang; (4) hak melakukan tindakan atau hak membuat peraturan untuk memerintah orang lain
oviduk ovi.duk [n] saluran perjalanan telur pd waktu keluar meninggalkan indung telur; saluran telur
ozonometer ozo.no.me.ter [n] alat untuk mengukur kadar ozon di udara
pacet pa.cet [n] binatang pengisap darah, sekerabat dng cacing tanah, berbadan langsing mengecil ke depan, berwarna cokelat kekuning-kuningan sampai kehitam-hitaman, panjangnya sampai 50 mm, pd kepala terdapat lima pasang mata dan sebuah alat sbg pengisap, di ujung belakang terdapat alat sbg pelekat, berjalan spt ulat jengkol, dapat memipihkan tubuh sampai sekecil benang; Haemadipsa teylandica
pada pa.da [p] (1) kata depan yg dipakai untuk menunjukkan posisi di atas atau di dl hubungan dng, searti dng di (dipakai di depan kata benda, kata ganti orang, keterangan waktu) atau ke: -- dasarnya; ada -- nya (ku, mu); -- keesokan harinya; (2) menurut ...: -- sangkanya [a] (1) cukup (tidak kurang, tetapi tidak lebih); lumayan: asal ada, kecil pun --; sekian itu belum -- juga; (2) puas: belum -- hatinya [adv cak] sama-sama (untuk menyatakan bahwa yg melakukan banyak): mereka belum -- datang [n Ling] (1) satuan pola tekanan yg dipakai untuk mengukur struktur persajakan; (2) satuan fonologis yg terjadi dr sekelompok suku kata bertekanan dan/atau tidak bertekanan
padat acara penuh dng acara, perjalanan
pahit getir [ki] berbagai kesulitan dan kesusahan (tt perjalanan hidup)
pajang pa.jang [v] , me.ma.jang v (1) menghiasi dng bunga-bunga, daun-daunan, kain, kertas, lampu warna-warni, bendera, panji-panji, umbul-umbul, dsb untuk memperindah; (2) menempatkan (mengatur) secara rapi untuk dipamerkan; (3) cak memamerkan diri: anak gadis diharapkan tidak ~ di pinggir jalan
pajangan pa.jang.an [n] (1) sesuatu yg digunakan untuk menghiasi gedung (jalan, kota, dsb); (2) barang dagangan yg dipamerkan di etalase; (3) pelaminan; puadai
paket wisata satuan acara dl perjalanan wisata
palang pa.lang [n] batang kayu (bambu, besi, dsb) yg dipasang melintang pd jalan, pintu, dsb
paling pa.ling , ber.pa.ling v (1) menoleh (ke kiri dan ke kanan, atau ke belakang): ia berjalan sambil ~ ke kiri dan ke kanan; (2) ki beralih atau bertukar (perhatian dsb): kita harus ~ kpd barang produksi dalam negeri; (3) ki meninggalkan agama; murtad: ia telah ~ dr agama yg dianutnya [adv] ter-; teramat: anaknya yg -- besar duduk di kelas 3 SMU
palpasi pal.pa.si [n Dok] pemeriksaan (biasanya kehamilan) dng jalan meraba
pancamarga pan.ca.mar.ga [n] lima jalan (untuk kepemimpinan)
pandu pan.du [n] (1) penunjuk jalan; perintis jalan; (2) mualim (di kapal); (3) kapal penunjuk jalan (dl pelabuhan); (4) anggota perkumpulan pemuda yg berpakaian seragam khusus, bertujuan mendidik anggotanya supaya menjadi orang yg berjiwa kesatria, gagah berani, dan suka menolong sesama makhluk [v] , me.man.du kl v mencoba; menguji [n Komp] tanda di jendela tampilan tempat kegiatan komputer terjadi atau ditampilkan
panduan pan.du.an [n] (1) penunjuk jalan; pengiring; (2) (buku) petunjuk
panjang pan.jang [a] berjarak jauh (dr ujung ke ujung): jalan yg -- itu akan ditempuhnya dl 30 menit; (2) n jarak membujur dr ujung ke ujung: -- rumah itu 10 m dan lebarnya 7 m; (3) a lama (waktu): libur --; rencana jangka --
papah pa.pah [v] , ber.pa.pah v (berjalan dng) bersandar atau menumpukan tangan pd bahu orang lain: kakek itu berjalan -- pd bahu cucunya [Jw n] pelepah (nyiur, pisang, dsb)
papak pa.pak [a] papar; tidak lancip; rata; tidak merunjung (tt atap dsb): rumah -- , rumah yg atapnya rata (tidak merunjung) [v] , ber.pa.pak.an v bertemu (di jalan dsb) dr dua arah yg berlawanan; berpapasan [n] minuman keras; tuak
papas pa.pas , me.ma.pas v melucuti atau menanggalkan (pakaian, kemah, kajang, gambar-gambar di dinding, dsb); (2) mengambili msl untuk dibawa pergi; menyerobot: perampok itu telah ~ perhiasan dan barang-barang berharga korban [v] ber.pa.pas.an v bertemu bersebelah jalan atau dr dua arah yg berlawanan: mobil dokter itu ~ dng sebuah ambulans di pintu gerbang rumah sakit
papasan pa.pas.an [n] pertemuan, perjumpaan, persilangan jalan: ~ semu antara dua benda angkasa
parados pa.ra.dos [n Sas] (1) kedua bagian kiri dan kanan teater Yunani yg merupakan jalan masuk penonton dan pemain; (2) lagu pertama yg dinyanyikan paduan suara sambil berjalan menuju orkestra
pariwisata pa.ri.wi.sa.ta [n] yg berhubungan dng perjalanan untuk rekreasi; pelancongan; turisme
parut pa.rut [n] (1) alat untuk mengukur kelapa, keju, wortel, dsb dibuat dr papan, logam, dsb berpaku kawat banyak; kukur; (2) bekas luka pd kulit (krn tergores dsb); barut
pas [n] surat keterangan yg menyatakan boleh berjalan (masuk) ke daerah lain atau ke tempat terlarang, msl pelabuhan: mereka harus membawa -- apabila memasuki daerah itu; surat pas [a cak] (1) kena benar; tepat: tembakannya -- benar; (2) tidak lebih tidak kurang (tt jumlah): bayarlah dng uang --; (3) cocok; tidak longgar; tidak sempit (tt pakaian): -- benar baju itu di badanmu [kp] opas; sapaan kpd opas [n] jalan pintas sempit di daerah pegunungan: Puncak -- [Mal v] lulus (dl ujian)
pasah pa.sah ? fasakh , ter.pa.sah v sampai (tiba) ke tempat yg bukan menjadi tujuan suatu perjalanan: ia ~ ke rumah sahabatnya yg tinggal sekota dng saya
pasar pa.sar [n] tempat orang berjual beli; pekan: Ibu pergi ke -- untuk berbelanja; (2) Ek kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yg ingin menukar barang atau jasa dng uang, dan pembeli yg ingin menukar uang dng barang atau jasa; (3) a Ling dipakai dl pergaulan sehari-hari (tt bahasa yg kurang baik tata bahasanya, pilihan katanya, dsb): bahasa --; bahasa Melayu [Mk a] licin (mati rumputnya tt jalan yg kerap kali dilalui)
pascabedah pas.ca.be.dah [a] berhubungan dng sesudah menjalani operasi: saat -- pasien ditempatkan di ruangan khusus
paspor pas.por [n] surat keterangan yg dikeluarkan oleh pemerintah untuk seorang warga negara yg akan mengadakan perjalanan ke luar negeri
pecut pe.cut [n] cambuk: dng -- di tangan sais menjalankan kereta kudanya
pedagang asongan pe.da.gang asongan pedagang yg menjajakan buah-buahan dsb (di dl kendaraan umum, di perempatan jalan, dsb)
pedagang kaki lima pe.da.gang kaki lima pedagang yg berjualan di serambi muka (emper) toko atau di lantai tepi jalan
pedestrian pe.des.tri.an [n] pejalan kaki: jalan khusus -- memang dibuat bersusun dua
pedoman pe.do.man [n] (1) alat untuk menunjukkan arah atau mata angin (biasanya spt jam yg berjarum besi berani); kompas: sebelum ada -- , orang menggunakan bintang untuk menentukan arah perjalanan perahu; (2) kumpulan ketentuan dasar yg memberi arah bagaimana sesuatu harus dilakukan; (3) hal (pokok) yg menjadi dasar (pegangan, petunjuk, dsb) untuk menentukan atau melaksanakan sesuatu: di samping syarat-syarat yg lain, para penyunting perlu menguasai -- ejaan; (4) pemimpin (yg menerangkan cara menjalankan atau mengurus perkumpulan): surat edaran dr -- besar
pegat pe.gat [v] me.me.gat v (1) menahan (menghadang dsb) di jalan; mencegat: polisi ~ mobil perampok itu di tengah jalan; (2) memutuskan (perhubungan dsb): maksud negara itu hendak ~ pertalian Indonesia dng luar negeri
pekerja kasar pe.ker.ja kasar buruh yg melakukan pekerjaannya dng tenaga fisik (spt pemikul barang, kuli bangunan, pekerja perbaikan jalan); kuli
pelaksanaan pe.lak.sa.na.an [n] proses, cara, perbuatan melaksanakan (rancangan, keputusan, dsb): beliau meninjau ~ pembangunan jalan di wilayahnya; kegiatan ini merupakan salah satu ~ Garis-Garis Besar Haluan Negara
pelampung pe.lam.pung [n] benda ringan untuk alat mengapung (pd tali pancing, penunjuk jalan di laut, pegangan bagi orang yg berenang, dsb) [n] barang yg ringan terapung (yg dapat menahan supaya tidak tenggelam): -- kail; -- renang [n] tumbuhan ambung-ambung, Scaevola frutescens
pelan-pelan pe.lan-pe.lan [v] (1) cak perlahan-lahan; lambat-lambat: ia berjalan ~ menuju ke jembatan itu; (2) tidak keras (tt suara, pukulan, dsb): kubisikkan namanya ~ dan dia membuka matanya
pelancar pe.lan.car [v] alat untuk melancarkan (jalannya sesuatu) [n] kayu (balok) yg dipasang membujur untuk menyangga rusuk (kayu palang penyangga lantai pd rumah panggung)
pelancongan pe.lan.cong.an [n] perjalanan untuk bersenang-senang, melihat-lihat, dsb; wisata; turisme
pelangkahan pe.lang.kah.an [n] (1) proses, cara, perbuatan melangkahi atau melangkahkan; (2) permulaan melakukan sesuatu (pekerjaan, perjalanan, dsb): baik ~ , saat yg baik untuk memulai sesuatu (pekerjaan dsb)
pelanting pe.lan.ting , ter.pe.lan.ting v jatuh (terpental dab) terguling-guling; terpental jauh-jauh: mobil itu menabrak tiang telepon dan empat orang penumpangnya ~ ke jalan
pelatuk pe.la.tuk [n] (1) burung pemakan serangga yg membuat sarangnya pd kayu yg dilubanginya (dng jalan mematukinya); belatuk; (2) Bot bagian ujung kulit kacang tanah dsb yg berbentuk spt paruh burung [n] bagian bedil yg digunakan untuk menggerakkan picu (dapat dijangkau dan digerakkan oleh jari telunjuk)
pelautan pe.la.ut.an [n] perihal memasukkan ke laut; pembuangan ke laut; pemusnahan dng jalan menenggelamkan ke laut: baru-baru ini dilakukan ~ ribuan becak hasil razia
pelayaran pe.la.yar.an [n] (1) perjalanan melalui laut; (2) segala sesuatu yg menyangkut perihal berlayar (spt ilmu ~ , sekolah ~ )
pelebaran pe.le.bar.an [n] proses, cara, perbuatan melebarkan: ~ jalan it; u tidak sesuai dng rencana tata kota
pelesir pe.le.sir , ber.pe.le.sir v (1) bersenang-senang; mencari kesenangan (kesukaan dsb): dia mendapat penyakit raja singa krn suka -- ke tempat wanita nakal; (2) berjalan-jalan untuk bersenang-senang; bertamasya; berpesiar: sebulan sekali ia mengajak keluarganya -- ke luar kota
pelintas pe.lin.tas [n] orang yg melintas; orang yg lalu (berjalan): para ~ dapat menggunakan jembatan yg selesai dibangun
pelintasan pe.lin.tas.an [n] tempat melintas; tempat menyeberang di jalan dsb; lintasan
pelipir pe.li.pir [n] pinggir (tt jalan): ia langsung ke -- jalan dan menunggu taksi lewat
peliputan pe.li.put.an [n] proses, cara, perbuatan meliput: ~ upacara pernikahan itu berjalan lancar [n] proses, cara, perbuatan membuat berita atau laporan tt masalah atau peristiwa: pengamanan acara kunjungan pejabat itu sangat ketat, bahkan tertutup bagi ~ wartawan
pelopor pe.lo.por [n] (1) yg berjalan terdahulu; yg berjalan di depan tt perarakan dsb; (2) perintis jalan; pembuka jalan; pionir: dia dipandang orang sbg -- dl dunia pendidikan wanita; (3) pasukan perintis (yg terdepan) gerak pembaharuan (tanpa memperhitungkan risiko yg mungkin dialami)
pelumas pe.lu.mas [n] minyak kental yg digunakan untuk melicinkan (melancarkan) jalannya mesin mobil dsb; minyak pelicin
peluncuran pe.lun.cur.an [n] (1) jalan (tempat) untuk meluncur; (2) proses, cara, perbuatan meluncurkan; (3) peresmian beredarnya (buku, film, kaset, dsb) yg baru terbit, dipasarkan: ~ kamus itu dilakukan oleh menteri
pemadatan pe.ma.dat.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memakai madat; (2) cak perihal melakukan atau berbuat sesuatu yg kurang baik [n] proses, cara, perbuatan memadatkan: ~ jalan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum
pemair pe.ma.ir [n] (1) perahu peronda (penjelajah); (2) penjaga keamanan (peronda) di laut (perairan) [n] orang yg ahli mengukur tanah; mantri ukur
pemandu pe.man.du [n] (1) penunjuk jalan (di hutan); (2) orang yg memandu sesuatu (dl diskusi dsb); moderator; ~ acara orang yg memandu atau memimpin acara: tugasnya sbg ~ acara itu diterima mendadak
pemandu wisata pe.man.du wisata orang yg pekerjaannya mendampingi wisatawan dng mengatur perjalanan dan memberi penjelasan tt tempat yg dikunjungi; orang yg bertugas memandu wisatawan; pramuwisata
pemandulan pe.man.dul.an [n] (1) proses, cara perbuatan memandulkan; (2) kegiatan operasi yg dijalani oleh pasangan tertentu agar tidak hamil lagi
pemantauan pe.man.tau.an [n] proses, cara, perbuatan memantau; pengamatan; pencatatan; pemonitoran: dr hasil ~ perjalanan haji diketahui bahwa suhu udara yg sangat panas menjadi penyebab sakitnya jemaah
pematang pe.ma.tang [n] (1) jalan kecil yg agak ditinggikan (di sawah, di tempat yg berpaya-paya, dsb); (2) Ark bagian tanah di sisi kotak penggalian yg dibiarkan sehingga tempat yg digali tampak dan dapat terus diteliti
pematang lebuh pematang jalan; -- sawah tambak (tanggul) kecil untuk batas atau jalan di sawah; galengan: ia berjalan di -- sawah
pematung tradisional pe.ma.tung tradisional pematung jalanan
pembegalan pem.be.gal.an [n] proses, cara, perbuatan membegal; perampasan di jalan; penyamunan: -- sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani memakai perhiasan kalau bepergian
pembuatan pem.bu.at.an [n] proses, cara, perbuatan membuat: biaya -- jalan itu cukup besar
pemencaran aktif pe.men.car.an aktif pemencaran makhluk dr satu tempat ke tempat lain krn hasil proses fisiologi (berjalan, berenang, terbang)
pemeran pe.me.ran [n] (1) orang yg memerankan sesuatu dl film, sandiwara; (2) orang yg menjalankan peranan tertentu dl suatu peristiwa
pemimpi pe.mim.pi [n] (1) orang yg suka bermimpi meskipun tidak tidur; (2) ki orang yg suka mengkhayal: lotere dianggap sbg jalan pintas bagi -- untuk cepat kaya
pemulung pe.mu.lung [n] orang yg mencari nafkah dng jalan mencari dan memungut serta memanfaatkan barang bekas (spt puntung rokok) dng menjualnya kpd pengusaha yg akan mengolahnya kembali menjadi barang komoditas; orang yg memulung
penakar hujan pe.na.kar hujan alat untuk mengukur dalamnya curah hujan yg dianggap terbagi rata di atas permukaan mendatar
pencacahan pen.ca.cah.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mencacah; (2) pemberian tanda pd ternak dng jalan mencacah kulitnya dng besi panas
pencegatan pen.ce.gat.an [n] proses, cara, perbuatan mencegat: polisi akan melakukan ~ thd sebuah mobil buronannya yg diperkirakan akan melewati jalan itu
pendayagunaan pen.da.ya.gu.na.an [n] (1) pengusahaan agar mampu mendatangkan hasil dan manfaat; (2) pengusahaan (tenaga dsb) agar mampu menjalankan tugas dng baik
penduga pen.du.ga [n] (1) alat untuk menduga (mengukur dalamnya laut dsb); (2) orang yg menduga
pemerintah pe.me.rin.tah [n] (1) sistem menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagiannya; (2) sekelompok orang yg secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasaan; (3) penguasa suatu negara (bagian negara): ~ negeri dimisalkan pengemudi negara; negara memerlukan ~ yg kuat dan bijaksana; (4) badan tertinggi yg memerintah suatu negara (spt kabinet merupakan suatu pemerintah): beberapa anggota DPR meminta supaya ~ segera menyerahkan rancangan undang-undang itu ke DPR; jawaban ~ dibacakan oleh Menteri Dalam Negeri; (5) negara atau negeri (sbg lawan partikelir atau swasta): baik sekolah ~ maupun sekolah partikelir harus dibangun tiga tingkat; (6) pengurus; pengelola: ~ perkebunan dan tambang
peneonan pe.ne.on.an [n] pemasangan neon: ~ jalan-jalan protokol di ibu kota sudah hampir selesai
penerang pe.ne.rang [n] sesuatu yg memberikan terang (sinar); yg menerangi: hanya lampu kecil inilah satu-satunya ~ di jalan yg sepi ini
penerbangan pe.ner.bang.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menerbangkan; (2) perjalanan dng pesawat terbang; lalu lintas dng pesawat terbang; (3) segala sesuatu yg bertalian dng lalu lintas udara: keberangkatan kapal dapat dilihat pd jadwal ~; (4) perihal terbang dng pesawat terbang: ~ yg dialaminya cukup menyenangkan
penerobosan pe.ne.ro.bos.an [n] proses, cara, perbuatan menerobos; penembusan; pematahan (kepungan dsb): ~ bukit terpaksa dilakukan untuk membuat jalan tembus yg akan menghubungkan dua desa yg terpencil itu
peneroka pe.ne.ro.ka [n] pembuka daerah atau tanah baru; pembuka jalan; perintis
penertiban pe.ner.tib.an [n] proses, cara, perbuatan menertibkan: dl tindakan ~ pedagang kaki lima itu kios-kios di sepanjang jalan protokol dibongkar dan dipindahkan ke tempat usaha yg baru; dl ~ itu semua kendaraan umum diperiksa surat tanda kir kendaraan dan izin trayeknya
pengadang peng.a.dang [n] (1) orang yg menghalangi (merintangi); (2) penghalang (di jalan dsb); perintang; (3) penahan; adang-adang
pengadangan peng.a.dang.an [n] (1) tempat untuk mengadang; (2) proses, cara, perbuatan mengadang; (3) serangan mendadak (di tengah perjalanan)
pengakuan de facto peng.a.ku.an de facto [Lt Pol] pengakuan thd suatu pemerintahan yg secara nyata menjalankan kekuasaan efektif pd suatu negara atau wilayah
pengalaman peng.a.lam.an [n] yg pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dsb): ia suka menceritakan ~ nya semasa revolusi fisik
pengandar pe.ngan.dar [n] orang yg mengendarai atau menjalankan (mobil, sepeda, dsb)
penganjur peng.an.jur [n] (1) yg berjalan terdepan atau mendahului: pasukan perintis sbg ~ telah melintasi garis demarkasi; (2) orang yg menganjurkan (spt pemimpin, promotor): ia adalah seorang ~ gerakan kemerdekaan
pengaspalan peng.as.pal.an [n] proses, cara, perbuatan mengaspal atau melapisi jalan dng aspal
pengasramaan peng.as.ra.ma.an [n] proses, cara, perbuatan mengasramakan: ~ anak-anak yatim piatu berjalan lancar
pengatur peng.a.tur [n] orang (badan dsb) yg mengatur; alat untuk mengatur: persimpangan jalan yg ramai dilengkapi dng lampu ~ lalu lintas
pengawasan peng.a.was.an [n] (1) penilikan dan penjagaan: ~ atas barang impor harus diperketat; negara itu berada di bawah ~ organisasi dunia, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB); (2) Adm penilikan dan pengarahan kebijakan jalannya perusahaan
pengejaran pe.nge.jar.an [n] proses, cara, perbuatan mengejar; penguberan; pemburuan: ~ sisa-sisa penjahat masih berjalan terus
pengeliling pe.nge.li.ling [n] orang yg berjalan dsb mengelilingi sesuatu: ia adalah ~ dunia yg pertama
pengembunan bertingkat peng.em.bun.an bertingkat [Kim] metode pemisahan campuran gas dng jalan menurunkan suhu atau menaikkan tekanan sehingga salah satu dr campuran gas itu mengembun (menjadi titik-titik air)
pengempaan pe.ngem.pa.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengempa; (2) perihal menggunakan perkakas untuk memeras, menekan: di pabrik gula ~ tebu berjalan secara mekanis
pengencingan pe.ngen.cing.an [n] (1) organ tubuh tempat menampung air kencing sebelum dikeluarkan; kandung kencing; pundi-pundi kencing; (2) jalan air kencing dl kemaluan; (3) proses, cara, perbuatan mengencingi; (4) tempat kencing
pengeritingan pe.nge.ri.ting.an [n] proses, cara, perbuatan mengeriting atau mengeritingkan: ~ rambut anak itu berjalan lambat
penggabungan peng.ga.bung.an [n] proses, cara, perbuatan menggabungkan:; ~ partai-partai politik itu berjalan lancar
penghinaan thd pengadilan peng.hi.na.an thd pengadilan [Kom] publikasi pemberitaan atau komentar dl surat kabar yg dapat merintangi jalannya pengadilan yg sedang berlangsung
penghubung peng.hu.bung [n] (1) yg menghubungkan: "dan", "karena", "tetapi", adalah kata ~; (2) alat dsb yg menghubungkan dua tempat yg terpisah: jalan ini merupakan ~ lalu lintas antara kota Trenggalek dan kota-kota lain di sekitarnya; (3) orang yg bertindak sbg perantara (makelar, calo, muncikari, dsb)
pengiriman pe.ngi.rim.an [n] proses, cara, perbuatan mengirimkan: ~ bantuan bahan pangan berjalan lancar
pengkol peng.kol [a] belok; tikung; keluk; tidak lurus (tt jalan)
pengkolan peng.kol.an [n] tikungan atau keluk (jalan dsb)
penguin pe.ngu.in [n] burung laut yg tidak dapat terbang, terdapat di daerah kutub selatan dng sayap yg dapat digunakan untuk berenang, kaki berselaput renang, di darat berjalan tegak lurus; Sphenisciformes
pengukur peng.u.kur [n] (1) orang yg mengukur: pegawai ~ tanah; (2) alat untuk mengukur: perkakas ~ panas
pengukur kadar air peng.u.kur kadar air alat yg digunakan untuk mengukur kadar air suatu bahan atau suatu hasil pertanian
pengukur suhu peng.u.kur suhu alat untuk mengukur suhu badan dsb; termometer
pengukuran peng.u.kur.an [n] proses, cara, perbuatan mengukur
penjabalan pen.ja.bal.an [n] perampasan; pembegalan; penyamunan: ~ sering terjadi di jalan yg sepi
penjelajah pen.je.la.jah [n] (1) orang yg menjelajah: ia adalah seorang ~ samudra; (2) kapal perang berukuran sedang dan sangat laju jalannya: kapal ~
penongkat pe.nong.kat [n] alat untuk dijadikan tongkat; penunjang: dia kujadikan ~ dl menempuh jalan sulit itu
penuaan pe.nua.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menjadi tua: gudang yg bersejarah itu saat ini mulai banyak mengalami kerusakan krn ~; (2) Bio proses kemunduran fungsi tubuh yg tidak terelakkan sejalan dng peningkatan usia
penunjuk pe.nun.juk [n] (1) alat untuk menunjuk(kan): mercu suar sbg ~ arah bagi kapal laut di tengah-tengah kegelapan; (2) orang yg menunjuk(kan): ~ jalan
penurunan pe.nu.run.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menurun, menuruni, atau menurunkan; penyusutan; pengurangan (harga dsb); pembongkaran (muatan dsb); (2) cak lereng (jalan dsb) yg menurun
penyamaan pe.nya.ma.an [n] proses, cara, perbuatan menyamakan: usaha -- tanda-tanda lalu lintas di seluruh dunia sedang dijalankan
penyampah pe.nyam.pah [n] orang yg menyebabkan adanya sampah; orang yg mengotori jalan (rumah dsb) dng sampah: hendaknya kita jangan menjadi -- jalan
penyeragaman pe.nye.ra.gam.an [n] proses, cara, perbuatan menyeragamkan atau membuat seragam: hendaklah ada ~ dl pengajaran bahasa [n] proses, cara, perbuatan menyeragamkan: Presiden menyetujui -- rambu jalan raya
penyodomi pe.nyo.do.mi [n] orang yg melakukan sodomi: dua tersangka -- thd bocah jalanan telah ditangkap polisi
penyuluh pe.nyu.luh [n] (1) pemberi penerangan; penunjuk jalan; (2) kl pengintai; mata-mata
pepet pe.pet [n Ling] tanda "u" untuk menyatakan bunyi /? / dl kata spt segar, lekas [Jw a] (1) buntu; tertutup; (2) ki hilang akal; tidak bisa mencari jalan lain [v] me.me.pet v (1) mengimpit; (2) mendesak (ke sudut atau pinggir); (3) merapat
perah orang lain pe.rah orang lain , ki mencari untung dr orang lain dng jalan tidak halal
perah santan di kuku pe.rah santan di kuku [pb] mencari keuntungan dng jalan yg sukar sekali
perambuan pe.ram.bu.an [n] (1) pemasangan rambu (jalan); (2) hal rambu (jalan)
perang Candu perang yg terjadi antara Cina dan Inggris pd tahun 1839-1842 krn Inggris menghendaki agar Cina membuka pelabuhan untuk perdagangan luar negeri dan menjalankan siasat candu
perang sabil perang yg bertujuan membela agama Islam; perang di jalan Allah
perantaraan per.an.ta.ra.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menghubungkan orang (negara dsb) yg satu dng yg lain: Mesir menerima ~ Amerika Serikat dl perundingannya dng Israel; (2) perihal menggunakan jalan; perihal memakai; perihal melalui: paket itu dikirimkan dng ~ kurir; hasil penarikan undian diumumkan dng ~ surat kabar
perawis pe.ra.wis [kl n] segala macam bahan yg perlu untuk sesuatu; perbekalan: ia menyediakan -- untuk perjalanannya
percabangan per.ca.bang.an [n] (1) simpang; persimpangan (tt jalan, sungai); (2) perihal cabang; (3) tempat tumbuhnya cabang (pd pohon); (4) Anat pembagian menjadi struktur yg lebih halus: ~ ranting pembuluh darah hati
perdu per.du [n] (1) tumbuhan berkayu yg bercabang-cabang, tumbuh rendah dekat dng permukaan tanah, dan tidak mempunyai batang yg tegak (spt kembang merak, puring): tepi jalan itu ditanami dng --; (2) tumbuhan yg tidak berbatang besar, kadang-kadang berdaun lebar, ada juga jenis rumput-rumputan (3) Bot rumpun (bambu dsb)
peredaran per.e.dar.an [n] (1) gerakan (perjalanan dsb) berkeliling (berputar); keadaan beredar: ~ bumi dan bulan; (2) peralihan (pergantian) dr keadaan yg satu ke keadaan yg lain yang berulang- ulang seakan-akan merupakan suatu lingkaran: harus kita akui bahwa ~ hidup manusia memang tidak tetap; (3) perputaran (uang) dl masyarakat: uang kertas Rp1.000,00 yg lama ditarik dr ~
pereli pe.re.li [n] orang yg mengikuti perlombaan kendaraan (sepeda, mobil) di jalan umum; peserta reli; pembalap: banyak ~ yg terpaksa berhenti di perjalanan krn mobilnya rusak
perempatan per.em.pat.an [n] (1) bagian yg terdiri atas satu dibagi empat dr seutuhnya; (2) jalan simpang empat (dr empat arah): di setiap ~ perlu dipasang lampu tanda lalu lintas
peretas pe.re.tas [n] (1) orang yg meretas jalan dsb; (2) alat yg dipakai untuk meretas sesuatu
pergi per.gi [v] (1) berjalan (bergerak) maju: ia -- ke kamar mandi; ia -- ke pasar; (2) meninggalkan (suatu tempat): ia sudah -- dr sini; (3) berangkat: setelah mengunci pintu rumah, dia -- ke tempat kerjanya; pukul lima pagi ia -- ke stasiun
pergola per.go.la [n] jalan untuk pejalan kaki, di atasnya terdapat para-para untuk tanaman merambat sbg peneduh yg ditopang oleh deretan tiang di kanan kiri jalan
perhubungan per.hu.bung.an [n] (1) hubungan; (2) segala yg bertalian dng lalu lintas dan telekomunikasi (spt jalan, pelayaran, penerbangan, pos): ~ udara antara kedua kota itu telah pulih kembali; (3) cara orang, negara, dsb berhubungan satu dng yg lain: kedua negara itu akan meningkatkan ~ dagang mereka
perintang pe.rin.tang [n] (1) alat dsb untuk merintangi: singkirkan dulu ~ itu sebelum dia lewat; (2) orang yg merintangi [n] sesuatu yg dilakukan untuk merintang atau merintang-rintang: ia berjalan-jalan sbg ~ hatinya yg gelisah
perintis pe.rin.tis [n] (1) orang yg memulai mengerjakan sesuatu; pelopor: para ~ kemerdekaan mendapat penghargaan dr Pemerintah; (2) usaha pertama atau permulaan; pembuka jalan: penerbangan ~ ke daerah-daerah terpencil; (3) pasukan polisi (tentara) yg melakukan serangan pendahuluan; (4) penduduk yg mula-mula membuka daerah baru
perlahan per.la.han [a] (1) lambat-lambat; tidak tergesa-gesa; tidak cepat: ia berjalan --; (2) lembut; tidak nyaring: ia berkata --
perlanggaran per.lang.gar.an [n] perihal saling melanggar (menabrak); tabrakan; tubrukan: ~ antara mobil dan motor di persimpangan jalan ini mengakibatkan pengendara mobil luka parah
perlelangan per.le.lang.an [n] penjualan dsb dng jalan lelang
perlina per.li.na [kl a] hilang; tidak kelihatan: aku ini datang dr sebuah negeri yg sudah -- , hendak mencari jalan lepas
perlucutan senjata sepihak per.lu.cut.an senjata sepihak [Pol] taktik yg dipakai oleh pemimpin negara perunding untuk mengatasi jalan buntu dl perundingan perlucutan senjata dng berusaha mengambil jalan keluar secara sepihak, dng tujuan bahwa, kalau satu pihak menghentikan pembuatan senjata, pihak lain diharapkan akan berbuat yg sama
pernah per.nah [adv] (1) sudah menjalani (mengalami dsb): ia sendiri -- dihukum; belum (tidak) -- , belum sekali pun mengalami dsb; (2) ada kalanya: -- juga orang yg tidak bersalah pun dihukum
peroksidase pe.rok.si.da.se [n] (1) Kim enzim yg mengatalisasi suatu oksidasi substrat dng hidrogen peroksida sbg akseptor elektron; (2) Bio enzim yg memacu reaksi oksidasi dl tubuh makhluk hidup dng jalan memindahkan atom hidrogen dr senyawa yg dioksidasi ke peroksida
peronda pe.ron.da [n] orang yg berjalan berkeliling untuk menjaga keamanan di kampung-kampung
perondaan pe.ron.da.an [n] perjalanan berkeliling untuk menjaga keamanan: ~ malam ini dipimpin langsung oleh komandan hansip
perosok pe.ro.sok , ter.pe.ro.sok v (1) terjatuh masuk ke dl lubang; teperlus: anak itu ~ ke dl lubang di jalan; (2) ki terjatuh ke dl keadaan yg sukar; (3) ki terjebak (dl perangkap atau jebakan musuh)
perpisahan per.pi.sah.an [v] (1) perceraian; (2) hal berpisah: ia tampil ke depan dan mengucapkan kata sambutan pd acara ~ dng teman-temannya; malam ~ , pertemuan (perjamuan) pd malam hari untuk memberi ucapan selamat jalan
perputaran per.pu.tar.an [n] (1) hal berputar: ~ keempat baling-baling itu sama cepatnya; (2) perubahan (pertukaran, pergantian) keadaan dsb: saat itu terjadi ~ nasib yg tidak disangka-sangka; (3) peredaran (tt uang): ~ uang semakin lancar; (4) peristiwa (tt kehidupan dsb) yg seakan-akan merupakan lingkaran; (5) jalan perdagangan atau perniagaan (spt bahan dijadikan barang, barang dijual jadi uang dibelikan bahan, lalu dijadikan barang lagi
persabungan per.sa.bung.an [n] (1) tempat menyabung ayam: sekitar -- penuh dng orang-orang yg ingin melihat jalannya perkelahian kedua ayam yg dipertaruhkan; (2) menyabung (hal) bersabung: sebaiknya -- ayam diadakan hanya untuk memeriahkan upacara tertent; (3) pertempuran; perjuangan: dl -- itu dr pihak musuh banyak yg tewas
persahabatan per.sa.ha.bat.an [n] perihal bersahabat; perhubungan selaku sahabat: -- kedua orang itu telah berjalan bertahun-tahun
persembahan per.sem.bah.an [n] (1) hadiah; pemberian (kpd orang yg terhormat): berjalan sambil menjunjung -- yg terdiri atas buah-buahan; (2) pemberitahuan (dng hormat); (3) yg dihidangkan atau dipertunjukkan (spt permainan, film): film kenang-kenangan -- Perusahaan Film Negara
persilangan per.si.lang.an [n] (1) hal bersilang; (2) pertemuan atau persimpangan jalan dsb [n Bio] usaha yg menyebabkan terjadinya perkawinan antara dua individu yg berbeda galur, ras, atau jenisnya
persimpangan per.sim.pang.an [n] (1) perihal simpang; (2) tempat (jalan dsb) yg berbelok atau bercabang
persinggahan per.sing.gah.an [n] (1) tempat berhenti (beristirahat) sebentar ketika dl perjalanan; (2) tempat berlabuh (bagi kapal dsb)
perteduhan per.te.duh.an [n] tempat perhentian sebentar di tengah jalan; tempat perlindungan: rumah itu pd saat terjadi peristiwa bentrokan menjadi ~
pertigaan per.ti.ga.an [n] (1) hasil dr sesuatu yg dibagi tiga; (2) simpang tiga (tt jalan): ia naik taksi dan berhenti di pompa bensin dekat ~ itu
perum gema alat yg digunakan untuk mengukur kedalaman perairan atau laut dng bantuan gema
perwira upacara perwira yg berkewajiban mengurus suatu rencana pelaksanaan upacara militer untuk mengendalikan jalannya upacara
pesawangan pe.sa.wang.an [n] tempat yg sunyi antara dusun-dusun; tanah yg luas (yg tidak didiami orang): mereka tengah terkatung-katung dl perjalanan di -- yg sunyi sepi
pesawat pe.sa.wat [n] (1) alat perkakas; mesin: motor itu dijalankan dng --; (2) kapal terbang: naik -- [n] tali (rotan, kulit, dsb) untuk menjalankan jentera, roda, perangkap, dsb: tali -- , tali (kulit) untuk menjalankan jentera (roda)
pesiar pe.si.ar [v] berkeliling kota dsb dng kendaraan; berjalan-jalan; bertamasya; pelesir: sejam setengah kita boleh -- keliling kota [n] orang yg berjalan-jalan; pelancong
peta angin peta yg menggambarkan peredaran atau perjalanan angin
peta detail peta topografi yg cukup besar untuk dapat menemukan data yg diperlukan, spt jalan pendekat, pelindung dingin
petunjuk pelaksanaan pe.tun.juk pelaksanaan ketentuan yg patut diturut dl melaksanakan (menjalankan) sesuatu
piezometer pi.e.zo.me.ter [n] alat untuk mengukur tekanan udara pd saat kompresi
piket pi.ket /pikEt/ (1) n kelompok atau regu yg melakukan tugas jaga siang atau malam hari (biasanya dl kesatuan militer, rumah sakit, kantor, dsb); (2) menjalankan tugas piket
pikiran buntu pi.kir.an buntu tidak dapat berpikir lebih lanjut; tidak dapat menemukan jalan pemecahan masalah
piknometer pik.no.me.ter [n] bejana yg dilengkapi dng termometer untuk mengukur dan membandingkan berat jenis zat cair atau zat padat
pilihan pi.lih.an [n] (1) yg dipilih atau hasil memilih: ~ orang tuanya itu ditolaknya; (2) yg terpilih (terbaik, terkemuka, dsb): yg diundang hanya orang-orang ~; (3) jalan, upaya dsb yg dapat dilakukan: tidak ada lagi ~ lain, kita harus pergi sekarang
pincang pin.cang [a] (1) timpang kakinya atau timpang jalannya (krn pembawaan sejak lahir, krn terkilir, kena beling, dsb): anak itu berjalan -- krn terjatuh dari kursi; (2) tidak seimbang; tidak sebanding; ada kurangnya (cacatnya dsb); tidak sebagaimana mestinya (tt keadaan): pembangunan di daerah terasa -- jika dibandingkan dng pembangunan di kota-kota besar; (3) tidak tetap peraturan bunyinya atau jalannya (tt arloji, mesin mobil, dsb): suara mesin mobilnya masih terdengar -- [Jk] , se.pin.cang ark num satu setengah sen
pinggir ping.gir [n] tepi; sisi: -- jalan; -- kota; -- laut; -- pantai
pintas pin.tas [v] me.min.tas v (1) mengambil jalan pintas; menempuh jalan yg terdekat; memotong jalan: supaya lekas sampai lebih baik kita ~ dusun ini; jalan ~ , jalan langsung (terdekat); (2) memenggal atau menyelang perkataan orang: suka benar ia memintas perkataan orang; (3) memotong perjalanan (tt orang, pesawat, dsb); memegat: barisan itu diberhentikan krn ~ iring-iringan mobil pejabat; (4) menadah (orang yg hanyut dsb): jika kamu hanyut, dialah yg akan ~ mu; (5) melintasi; melalui; melewati: kereta api itu ~ pesawahan di desa itu; (6) Kom memotong secara tiba-tiba proses pengambilan gambar suatu objek oleh kamera televisi atau film
pintasan pin.tas.an [n] (1) jalan yg dipintas; jalan yg terdekat; (2) penyeberangan jalan: ~ jalan ke kampung kami sudah selesai dikerjakan
pintu pin.tu [n] (1) tempat untuk masuk dan keluar: di -- lubang tikus dipasang perangkap; jangan duduk di --; (2) (papan dsb) penutup (pintu): Ibu membukakan -- untuk tamunya; (3) penggolong benda bagi rumah: rumah petaknya yg berjumlah 15 -- habis dimakan api; (4) palang (pd) jalan: rumah kira-kira 50 m dr -- kereta api; (5) ki jalan (ke ...); yg menjadi lantaran (untuk mendapat dsb): -- ke arah penyelesaian peristiwa itu masih terbuka
pintu kubu pintu pd kubu-kubu kapal yg digunakan sbg jalan lewat dr geladak kapal menuju ke tangga akomodasi atau sebaliknya
pintu samping [ki] jalan atau cara yg tidak sewajarnya dl mendapatkan sesuatu; jalan belakang
pintu selubung kamar mesin pintu yg dipasang pd selubung (ambang) kamar mesin sbg jalan lewat masuk dan keluar kamar mesin
pintu udara pintu yg dipasang di jalan utama untuk mencegah lewatnya udara yg tidak dikehendaki
pionir pi.o.nir [n cak] penganjur; pelopor; perintis jalan; pembuka jalan: dialah -- pertama dl pembangunan pendidikan
pipa duga pipa tangki yg berdiri tegak mulai dr alas kapal sampai ke geladak atas yg digunakan untuk mengukur tinggi air atau cairan yg terdapat di dl tangki, diduga melalui batang penduga yg diikat dng tali dan diturunkan ke dl tangki melalui pipa duga
piranometer pi.ra.no.me.ter [n] alat untuk mengukur radiasi matahari dng menggunakan tutup tertentu; solarimeter
pirometer pi.ro.me.ter [n] alat untuk mengukur suhu tinggi
pitometer pi.to.me.ter [n] alat yg digunakan untuk mengukur kecepatan dan jarak yg ditempuh kapal, didasarkan pd kecepatan aliran air di sekitar kapal
pitot pi.tot [n Fis] tabung untuk mengukur kecepatan aliran zat-alir atau kecepatan pesawat terbang
planimeter pla.ni.me.ter [n] alat untuk mengukur luas bidang datar
plasenta pla.sen.ta [n Dok] organ berbentuk cakram yg menghubungkan janin dng dinding rahim yg menjadi jalan perantara bagi pernapasan, pemberian makanan, dan pertukaran zat buangan antara janin dan darah ibu, keluar dr rahim mengikuti janin yg baru lahir; ari-ari; tembuni
plastometer plas.to.me.ter [n ] (1) alat untuk mengukur kekerasan karet dng menentukan dalamnya tusukan suatu jasad keras; (2) rekaan untuk mengukur keplastisan bahan dng menentukan waktu alirannya melalui pertambahan berturut-turut jarak pipa rambut
plot [n Sas] jalan (alur) cerita (dl novel, sandiwara, dsb)
pluviometer plu.vi.o.me.ter [n] alat untuk mengukur curah hujan
poligraf po.li.graf [n] alat untuk mengukur bentuk reaksi yg bersamaan
polisi militer anggota tentara yg menjalankan tugas selaku polisi untuk menjaga ketertiban atau disiplin anggota tentara yg lain
polisi tidur [cak] bagian permukaan jalan yg ditinggikan secara melintang untuk menghambat laju kendaraan
polones po.lo.nes [n] dansa berjalan bersama, berpasangan laki-laki dan perempuan sebelum acara dansa dimulai
portal por.tal [n] (1) pintu gerbang; gapura; (2) jalan (pintu) masuk ke dl tambang bawah tanah, terowongan, jembatan, dsb; (3) gang (beranda dsb) lebar di depan kamar-kamar dl rumah, gedung, dsb; (4) cak tonggak atau palang yg dipasang di ujung gang (jalan) untuk menghalangi masuknya kendaraan tertentu
potensiometer po.ten.si.o.me.ter [n ] alat untuk mengukur potensial listrik dng cara pengimbalan
potong kompas [cak] memintas jalan
potong kuku [Tern] merapikan kuku hewan dng jalan memotong, dan menghilangkan lapisan kuku, terutama pd sapi perah krn hidupnya di kandang saja sehingga kuku cepat panjang
potong paruh [Tern] memotong ujung paruh unggas, -- tahanan mendapat pengurangan waktu hukuman penjara bagi tersangka yg menjalani masa penahanan selama proses pengadilan berlangsung
praktis prak.tis [a] (1) berdasarkan praktik; (2) mudah dan senang memakainya (menjalankan dsb): wanita sekarang ingin yg -- saja; plastik sangat -- untuk membungkus barang-barang
prapatan pra.pat.an [n cak] persilangan jalan; simpang empat; perempatan
prasarana pra.sa.ra.na [n] segala sesuatu yg merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, proyek, dsb): jalan dan angkutan merupakan -- penting bagi pembangunan suatu daerah
prasawya pra.sa.wya [n] upacara keagamaan yg diselenggarakan dng berjalan berkeliling menurut arah yg berlawanan dng jalan jarum jam
primbon prim.bon [n] kitab yg berisikan ramalan (perhitungan hari baik, hari nahas, dsb); buku yg menghimpun berbagai pengetahuan kejawaan, berisi rumus ilmu gaib (rajah, mantra, doa, tafsir mimpi), sistem bilangan yg pelik untuk menghitung hari mujur untuk mengadakan selamatan, mendirikan rumah, memulai perjalanan dan mengurus segala macam kegiatan yg penting, baik bagi perorangan maupun masyarakat
profesional pro.fe.si.o.nal [a] (1) bersangkutan dng profesi; (2) memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya: ia seorang juru masak --; (3) mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya (lawan amatir): pertandingan tinju --
program prog.ram [n] (1) rancangan mengenai asas serta usaha (dl ketatanegaraan, perekonomian, dsb) yg akan dijalankan: beberapa partai menyetujui -- pemerintah; (2) Komp urutan perintah yg diberikan pd komputer untuk membuat fungsi atau tugas tertentu
promenade pro.me.na.de [n] tempat untuk berjalan-jalan
proses pro.ses [n] (1) runtunan perubahan (peristiwa) dl perkembangan sesuatu: -- kemajuan sosial berjalan terus
prostat pros.tat [n Anat] kelenjar alat benih kelamin laki-laki yg letaknya melingkari bagian atas aliran kandung kemih, dan berfungsi sbg pengatur jalan antara air seni dan air mani (pd laki-laki tua kelenjar ini sering membesar sehingga menghambat pengeluaran air seni)
protofon pro.to.fon [n] radio-telepon jalan
protokol pro.to.kol [n] (1) surat-surat resmi yg memuat hasil perundingan (persetujuan dsb); (2) peraturan upacara di istana kepala negara atau berkenaan dng penyambutan tamu-tamu negara dsb; (3) tata cara (upacara dsb) yg secara internasional berlaku dl hubungan diplomatik; (4) cak orang yg bertugas mengatur jalannya upacara
psikrometer psi.kro.me.ter [n] alat untuk mengukur kelembapan udara, spt higrometer, tetapi dng dua termometer, satu di antaranya dibasahi supaya dapat digunakan untuk mengukur keringnya atmosfer
puadai pu.a.dai [kl n] hamparan (kasur, tikar, dsb) tempat berjalan atau tempat duduk para pembesar, pengantin (ketika bersanding)
puasa pati geni puasa dng jalan menghindari melihat sinar (cahaya), tidak makan, minum, dan tidak tidur
pukauan pu.kau.an [n] pesona; pukau: ~ alam pegunungan sungguh menambat hati, manakala kita berjalan-jalan santai menikmati panorama alam sekitar
pulang nama yg pulang hanya namanya (meninggal di perantauan, di perjalanan, atau di medan perang)
pulut pu.lut [n] getah (dr tumbuhan yg dipulaskan pd ranting kayu untuk menangkap burung) [n] (1) padi yg berasnya menjadi lengket dan kenyal jika dimasak; beras ketan, Oryza sativa; (2) penganan yg dibuat dr beras ketan spt -- kinca, -- panggang, -- udang, -- urap [n] , pu.lut-pu.lut n semak yg sering tumbuh di tepi jalan; Triumfetta rhomboideas
pun [p] (1) juga atau demikian juga: jika Anda pergi, saya -- hendak pergi; (2) meski; biar; kendati: mahal -- dibelinya juga; (3) saja ...: berdiri -- tidak dapat, apalagi berjalan; apa -- dimakannya (jua)
purifikasi pu.ri.fi.ka.si [n] penyucian; pembersihan: aku mengenalnya setelah ia menjalani --
putar-putar pu.tar-pu.tar [v cak] (1) berkeliling-keliling; (2) berjalan-jalan berkeliling mencari angin: hari ini saya tidak mempunyai rencana ~ kota krn badan kurang sehat
radak ra.dak [v] tohok (dr arah bawah, biasanya dng tombak); tusuk [Mk] , me.ra.dak v (1) berjalan melanggar; (2) menerobos; menyerang; mendobrak
radiolokasi ra.di.o.lo.ka.si [n] pelacakan atau penentuan posisi dan jalannya benda-benda berjarak jauh dng radar
radiometer ra.di.o.me.ter [n] alat untuk menandai dan mengukur intensitas energi radiasi
raksasa rak.sa.sa [n] makhluk yg menyerupai manusia, konon berbadan tinggi besar; gergasi; buta; (2) n ki sesuatu yg sangat besar, sangat terkenal di bidang tertentu, dsb: -- bulu tangkis akan bertarung dl kejuaraan ini; (3) a ki besar sekali (melebihi ukuran biasa): truk-truk -- telah menghancurkan jalan yg baru dibuat itu
rancap ran.cap [n] hal memuaskan nafsu syahwat dng jalan tidak wajar (dng tangan dsb) [Jw a] tajam sekali (tt senjata); runcing; rancung
randa-rondo ran.da-ron.do [v] berjalan membungkuk dng melihat ke sana kemari
randai ran.dai [Mk v] , me.ran.dai v berjalan melalui (menyeberangi); mengarungi (sungai, lalang, dsb) [Mk n] tarian yg dibawakan oleh sekelompok orang yg berkeliling membentuk lingkaran sambil bernyanyi dan bertepuk tangan, merupakan medium cerita "kaba"
randak ran.dak, me.ran.dak [v] berjalan perlahan-lahan di landasan (tt pesawat terbang)
ranjau ran.jau [n] (1) pancang kecil-kecil dan tajam (dr besi, buluh, dsb) yg ditancapkan di tanah untuk melukai kaki orang atau untuk membunuh binatang: jalan itu penuh dng --; (2) alat peledak yg ditanam di tanah atau ditempatkan di laut: kapal itu tenggelam krn melanggar -- laut; (3) ki sesuatu yg sengaja dibuat untuk mencelakakan orang; tipu muslihat
rapah ra.pah [v] , me.ra.pah v (1) berjalan menginjak-injak (tanaman); (2) menjelajah; mengembara; (3) menyiangi (sawah)
rasyid ra.syid [n] (1) orang yg menempuh jalan yg benar; orang yg adil dan ikhlas dl tingkah laku dan perbuatan; (2) keadilan; kebijaksanaan
raun-raun ra.un-ra.un [v] berjalan-jalan berkeliling
raya ra.ya [a] besar (terbatas pemakaiannya); alam (jagat) --; badak --; hari --; jalan --; purnama --; rimba --
rayapan ra.yap.an [n] (1) gerakan (jalan) perlahan-lahan; (2) gerakan (geseran) tanah yg berlangsung secara perlahan-lahan
rayau ra.yau [v] , me.ra.yau 1 meraba-raba untuk mencari sesuatu; (2) berjalan berkeliling untuk mencari sesuatu (berkeliaran untuk mencari mangsa dsb); mengembara; (3) mondar-mandir krn gelisah
rebat re.bat [v] me.re.bat v menutup jalan dng rintangan (kayu, duri, dsb); memasang duri (dng melilitkannya pd pohon supaya tidak dapat dipanjat); memagar (kebun) dng pohon-pohon dsb supaya tidak dapat dimasuki orang atau tidak dimasuki binatang
reflektor berkas laser alat untuk memantulkan berkas laser yg dipancarkan melalui teleskop di bumi untuk mengukur waktu;
refraktometer re.frak.to.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur indeks refraksi; (2) pengukur indeks pembiasan pd cairan yg dapat digunakan untuk mengukur kadar garam
regat re.gat , me.re.gat v menyeberangi (jalan, sungai, dsb) luruslurus, memintas; melalui jalan (cara) yg sependek-pendeknya (sesingkat-singkatnya)
rejah re.jah [v] , me.re.jah v berjalan menempuh (melanggar, melanda) dng tidak mempedulikan apa pun
reka re.ka /rEka/, me.re.ka v (1) menyusun (mengatur, mengarang) baik-baik: ~ sajak yg elok bentuknya dan dalam isinya; (2) mencari akal (ikhtiar, daya upaya): ia tidak jemu-jemunya ~ jalan yg manakah yg harus ditempuhnya kelak; (3) memikirkan (sesuatu); merancang; merencanakan: ~ undang-undang baru untuk menggantikan undangundang yg tidak sesuai lagi dng keadaan masyarakat itu; (4) membayangkan (dl angan-angan); mencita-citakan: ~ apa yg akan terjadi; (5) menduga; mengira-ngirakan: kami sudah ~ bahwa ia akan terpilih menjadi presiden
rekonstruksi re.kon.struk.si [n] (1) pengembalian spt semula: akan dilaksanakan -- dan pembangunan jalan baru di Jakarta, Bogor, Ciawi; (2) penyusunan (penggambaran) kembali: dl pemeriksaan pendahuluan telah dibuatkan -- mengenai peristiwa terjadinya pembunuhan itu
rel [n] (1) besi batang untuk landasan jalan kereta api (trem dsb); (2) ki sesuatu yg lurus (baik dsb); aturan (kebiasaan umum): tingkah lakunya sudah di luar --; -- gerigi rel kereta api bergigi (terletak di antara sepasang rel yg biasa) untuk jalan yg sangat menanjak: sepanjang 8 km antara stasiun Jambu-Semarang dipasang -- gerigi
relban rel.ban [n] jalan kereta api
reli re.li [n] (1) perlombaan kendaraan (mobil, sepeda, dsb) di jalan umum dan biasanya tunduk pd peraturan lalu lintas dl menetapkan kecepatan rata-rata: -- mobil Jawa-Sumatra itu melibatkan pembalap kawakan dalam dan luar negeri; (2) berjalan (berkendaraan) berbanyak di jalan-jalan untuk menunjukkan kekuatan massa, unjuk rasa
rem [n] (1) alat untuk menahan gerakan atau mekanisme dng jalan gesekan; alat untuk memperlambat atau untuk menghentikan gerakan atau putaran, msl pd roda mobil, roda sepeda: -- mobil; -- sepeda; (2) ki penghambat; penghalang; pengekang
rembet rem.bet [a] tidak dapat berjalan (bergerak) dng leluasa (krn banyak pekerjaan, banyak diikuti orang) /rEmbEt/, me.rem.bet v (1) merambat, menjalar (tt api, wabah): dng cepat api ~ ke toko tekstil itu; (2) menyangkut-nyangkut atau membawa-bawa orang (perkara) lain-lain: bukan anak-anak saja yg dicaci-makinya, melainkan ~ kpd orang tua mereka; (3) melibatkan; menyangkutkan; memasukkan dl perkara: jangan kau ~ namaku dl perkaramu; (4) ki maju (bergerak) perlahan (tersendat-sendat); merangkak: sesekali terdengar suara mobil ~ di jalan berbatu itu
rembukan rem.buk.an [n] hasil merembukkan: melalui ~ yg berjalan dng lancar, akhirnya ia terpilih sbg ketua umum; (2) v berembuk
remiling re.mi.ling [n] pengolahan ulang dng jalan menggiling (tt karet)
rempuh rem.puh [v] , me.rem.puh v menempuh (mencari jalan dsb) dng paksa; menyerbu: pasukan kita serentak ~ kubu pertahanan musuh
rencah ren.cah [v] , me.ren.cah v (1) berjalan melalui lumpur (bencah dsb); menginjak-injak: ia tidak mau ~ lumpur jalan itu; (2) menggemburkan tanah di sawah dng membiarkan kerbau menginjak-injak tanah itu hingga spt dibajak); melunyah sawah; (3) ki menempuh (bahaya dsb): ~ bahaya [v] , me.ren.cah v (1) tidak tetap pendirian (pekerjaan dsb); (2) mengerjakan berbagai pekerjaan bersama-sama (tetapi tidak ada yg selesai) [n] campuran bumbu (rempah) untuk menyedapkan makanan: ~ gulai
renjul ren.jul [a] tidak licin (banyak tonjol-tonjolan); benjol-benjol: jalan desa -- tidak teratur
rentas , me.ren.tas v (1) meretas; memintas; (2) merintis: ~ jalan
repihan re.pih.an [n ] potongan-potongan kecil; serpihan: ~ kaca berserakan di jalan krn baru saja terjadi tabrakan
rerot re.rot [Jk] , be.re.rot v berjalan beriring-iring (berduyun-duyun)
retribusi ret.ri.bu.si [n] pungutan uang oleh pemerintah (kota praja dsb) sbg balas jasa: akan ditarik -- dr setiap kendaraan yg lewat jalan itu
rewel re.wel [a] (1) banyak bicara (suka membantah, tidak mudah menurut, ada-ada saja yg diminta); (2) sukar (tidak mudah mengerjakannya); tidak berjalan lancar (tt mesin)
rezim militer sistem pengelola pemerintahan yg dijalankan oleh militer
rihlah rih.lah [n] perlawatan; perjalanan; pelancongan; darmawisata: berkerut dahinya oleh panjangnya -- yg berkesinambungan
rileks ri.leks [v cak] (1) bersenang-senang: ia sering dilihat orang -- di kelab malam; (2) berjalan-jalan untuk melihat lihat pemandangan alam; berekreasi: masa cutinya dipergunakan untuk -- ke Singapura dan Bangkok; (3) beristirahat; mengaso: ia sedang -- dl kamarnya; (4) tidak resmi; tidak kaku; santai
rintas rin.tas [v] , me.rin.tas v (1) memintas; melintas: setelah ~ jalan kereta api, dia membelok ke kiri
rintis rin.tis [n] jalan kecil (setapak) yg baru dibuat di hutan; rintisan
rintisan rin.tis.an [n] (1) jalan kecil (setapak) yg baru saja dibuat di dl hutan; (2) jalan kecil sbg batas antara hutan cadangan dan hutan yg diusahakan; (3) ki usaha yg mula-mula sekali: kemajuan kaum wanita berkat ~ Ibu Kartini
riol ri.ol [n] saluran pembuangan air (di tepi jalan dsb)
rit [n] perjalanan bolak-balik (tt kendaraan umum spt bus, bemo) dl satu trayek: setiap -- harus terjual 100 karcis
ritmis rit.mis [a] ada ritmenya; berirama: dng langkah yg -- berjalanlah pasukan itu mengiringi pasukan pengawal bendera
riwayat hidup uraian tt segala sesuatu yg telah dialami (dijalankan) seseorang; biografi: telah diuraikan beberapa -- hidup orang-orang yg saleh
robok ro.bok [v] , me.ro.bok v terluka di bagian dalam saja, di luar tidak tampak [v] , ber.si.ro.bok v (1) saling berpapasan; saling bertemu: tanpa sengaja mereka ~ di tikungan jalan; (2) saling bertemu pandang: ketika tatapan itu ~ , kedua kepala itu tertunduk [v] , me.ro.bok v menggelegak (spt botol kosong dsb yg dibenamkan ke dl air)
roda gila [Tek] roda berat yg berputar pd porosnya untuk mengatur bekerjanya mesin; roda penggerak mesin secara terus-menerus (melalui palang-palang yg menghubungkan roda-roda) -- jalan Tek roda kecil tunggal sebelah belakang dl lokomotif yg tidak turut dl rangkaian roda gerak lokomotif
roda lambung kapal yg dijalankan dng roda di belakang atau lambung
rodi ro.di [n] (1) kewajiban bekerja (spt memperbaiki jalan) tidak dng upah; kerja paksa; (2) perintah; ordi
rodong ro.dong [a] karib (tt persahabatan dsb): sahabat -- , teman dl perjalanan; (2) n sahabat karib [v] me.ro.dong v mengembara ke mana-mana
rojeng ro.jeng [v] me.ro.jeng v mencuri padi di sawah dng jalan menyabitnya
ronda ron.da [v] , me.ron.da v berjalan berkeliling untuk menjaga keamanan; berpatroli: malam itu ia harus ~
rongkok rong.kok [v] me.rong.kok v (1) berjalan (duduk) membungkuk; (2) meringkuk
rua [ark a] banyak makan tempat; tidak ringkas; lebar: kalau ruangan luas, belilah alat rumah tangga yg -- [n] jalan: tanpa tujuan, ia menyusuri -- di kota dingin ini
ruas ru.as [n] (1) bagian antara buku dan buku atau antara sendi dan sendi (pd jari, bambu, tebu, dsb): -- tebu itu panjang-panjang; (2) bagian antara satu tempat (kota) dan tempat (kota) yg lain (tt jalan): -- jalan Jakarta-Cikampek sudah licin
rudu ru.du [ark a] ruyup; luyut: dng wajah -- ia datang bersama kawan karibnya [v] me.ru.du v (berjalan) membungkuk: nenekku jalannya ~ krn umurnya sudah hampir delapan puluh tahun [v] me.ru.du v melancar maju (spt angsa berenang); berlari menuju atau mengarah (spt itik)
rukhsah rukh.sah [n Isl] kemudahan yg diberikan Allah Swt. kpd seseorang krn suatu sebab tidak dapat melaksanakan (menunaikan) ibadah wajib (salat dan puasa secara sempurna) sehingga dapat dilaksanakan (ditunaikan) dng cara menjamak atau mengkasar salat dl perjalanan dan mengkada puasa di luar bulan Ramadan
rumbu rum.bu [ark n] bubu [a] (1) tidak senonoh (kelakuan); (2) tidak tentu arah tujuan (perjalanan) [v] , me.rum.bu v penuh melimpah (tt cairan)
rumpil rum.pil [Jw a] sukar dijalani (ditempuh); sulit; susah
rumus pengukuran persamaan matematika yg mengukur bentuk-bentuk datar, bulat, kubik
runtuh run.tuh [v] (1) roboh krn rusak dsb (tt bangunan); jatuh ke bawah atau terban krn rusak (tt barang yg berat-berat): gedung yg megah itu -- krn gempa bumi; (2) jatuh; gugur (tt buah): mendapat durian --; (3) gugur atau longsor (tt tanah, lereng gunung): lereng gunung itu -- dan menutupi jalan raya; (4) ki rusak atau hancur sama sekali (tt kekuasaan, pertahanan, dsb): kekuasaan negara-negara kolonial telah --
runut ru.nut [n] jejak (bekas tapak kaki dsb): -- orang yg masuk ke halaman rumah masih jelas kelihatan ; putus -- , kehilangan jejak; (2) alur di tanah (bekas roda pedati dsb): -- roda pedati dan sapi membekas di sepanjang jalan desa
runyam ru.nyam [a] (1) susah menjalankannya; rumit; sulit: kalau terjadi kecelakaan di jalan raya, urusannya cukup --; (2) gagal; tidak berhasil (jadi); kalut: kalau begitu, tentu akan -- usaha kita
rusak ru.sak [a] (1) sudah tidak sempurna (baik, utuh) lagi: banyak rumah yg -- krn gempa; (2) ki luka-luka; bercalar-calar; calar balar: pemain kesebelasan kita banyak yg -- dl pertandingan final itu; (3) ki busuk: ditemukan mayat yg sudah --; (4) ki tidak dapat berjalan lagi (tt mobil, mesin): mobil saya -- lagi hari ini; (5) ki tidak beraturan lagi (tt bahasa, adat): adat yg sudah --; dng bahasa yg -- orang asing itu menanyakan alamat hotel yg ditujunya; (6) ki tidak utuh lagi (perkawinan): perkawinannya sudah lama --; (7) ki terganggu (ingatannya): -- ingatannya krn gegar otak itu; (8) hancur; binasa: -- negeri itu krn pengeboman yg dahsyat; (9) ki tidak baik: namanya sudah -- di mata masyarakat
rute ru.te [n] (1) jarak atau arah yg harus diturut (ditempuh, dilalui): menempuh -- itu dl waktu 12 jam; (2) jalan yg ditempuh (dilalui): reli itu akan menempuh -- Jakarta-Surabaya; (3) jalur angkutan yg menghubungkan dua tempat
sabar sa.bar [a] (1) tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati); tabah: ia menerima nasibnya dng --; hidup ini dihadapinya dng --; (2) tenang; tidak tergesa-gesa; tidak terburu nafsu: segala usahanya dijalankannya dng --
sabil sa.bil [Ar n] (1) jalan; (2) suci
sabilillah sa.bi.lil.lah [Ar n] jalan Allah
safar sa.far [n] perjalanan
safari sa.fa.ri [n] perjalanan atau pertualangan jarak jauh dl suatu kegiatan ekspedisi (penyelidikan, penelitian, wisata, dsb)
saharah sa.ha.rah [ark n] (1) besar-besar bertutup (tempat beras dsb); seharah; (2) peti berisi bekal bahan makanan dan perlengkapan perjalanan
sahur sa.hur [v Isl] makan pd dini hari (disunahkan menjelang fajar sebelum subuh) bagi orang-orang yg akan menjalankan ibadah puasa: biasanya kami -- sekitar pukul tiga
sai [v Isl] berjalan dan berlari-lari kecil pulang pergi tujuh kali dr Safa ke Marwa pd waktu melaksanakan ibadah haji atau umrah [kp cak] sayang (digunakan sbg sapaan)
saing sa.ing, ber.sa.ing [v] berlayar (berjalan) seiring atau searah (tt perahu, kapal, dsb): ia memberi tanda kpd perahu yg -
sakarimeter sa.ka.ri.me.ter [n] alat untuk mengukur banyaknya kadar gula dl larutan
sakramentalia sak.ra.men.ta.lia [n Kat] barang yg dimiliki atau perbuatan yg dilakukan untuk memperoleh pahala rohani, spt jalan salib, air suci, lilin, rosario
sakti sak.ti [a] (1) mampu (kuasa) berbuat sesuatu yg melampaui kodrat alam; mempunyai kesaktian: pendeta -- itu dapat berjalan di atas air; (2) mempunyai kuasa gaib; bertuah: umumnya masyarakat menganggap benda-benda peninggalan Wali Songo itu --; (3) keramat
salah sa.lah [a] (1) tidak benar; tidak betul: ia membetulkan hitungannya yg --; (2) keliru; khilaf: ia -- menafsirkan ayat itu; (3) menyimpang dr yg seharusnya: mereka -- jalan; (4) luput; tidak mengenai sasaran; gagal: dua kali tembakannya -- dan baru yg ketigalah ia berhasil; (5) cela; cacat: meskipun sudah tua, tidak ada -- nya jika engkau mau belajar lagi; (6) kekeliruan: bukan -- ku jika ia tidak menepati janjinya
salat Jamak salat yg dilaksanakan dng mengumpulkan dua salat wajib dl satu waktu, spt salat Zuhur dng Asar dan salat Magrib dng salat Isya (khusus dl perjalanan)
salat Qasar salat yg dilaksanakan dng memendekkan jumlah rakaat, yaitu empat rakaat menjadi dua rakaat (khusus dl perjalanan)
salat Safar salat dl perjalanan jauh (yg bukan dng tujuan maksiat) dapat berupa salat jamak, salat qasar, atau gabungan kedua-duanya
saleh sa.leh [a] (1) taat dan sungguh-sungguh menjalankan ibadah; (2) suci dan beriman: mudah-mudahan ia akan menjadi anak yg -- [ark v] (1) datang: silakan Tuanku -- kembali esok pagi; (2) pergi: -- berlancang
sali sa.li [a] teguh; kuat: untuk menjalankan tugas yg berat itu, diperlukan hati yg --; kekuatan kedua ayam aduan itu sama --
salinometer sa.li.no.me.ter [n] alat untuk mengukur kadar garam dl benda cair (spt air laut)
salip sa.lip [v cak] , me.nya.lip v mendahului (dl perjalanan): tiba-tiba dng kencang ia -- kendaraan kami sehingga kendaraannya melaju tidak terkendalikan dan akhirnya terperosok masuk jurang
sambil lalu sam.bil la.lu [adv ] (1) tidak secara khusus; sepintas lalu: dia bekerja di kantor itu hanya -- , sebelum mendapatkan pekerjaan yg lebih baik; (2)sembari lewat (berjalan): -- disapanya gadis itu dng ramah
sangkutan sang.kut.an [n] (1) gantungan; kaitan: taruh bajumu pd -- yg ada di belakang pintu itu; (2) halangan; rintangan; hambatan; ganjalan: dia belum dapat memaafkan temannya itu krn masih ada -- akibat peristiwa dulu; (3) utang: dia masih mempunyai -- pd saya; (4) pertalian; hubungan: kepala kantor itu masih mempunyai -- keluarga dng sekretarisnya
sangon sa.ngon [n] (1) bekal untuk di perjalanan (spt makanan dan minuman); (2) pesangon
saptamarga sap.ta.mar.ga [n] jalan yg tujuh (tujuh pasal yg harus ditaati oleh anggota TNI)
sasar sa.sar [a] kurang pikir; tidak beres ingatan; setengah gila [Jw v] me.nya.sar v sesat; salah jalan: arah tembakannya -- mengenai orang yg sedang berjalan [v] me.nya.sar v membidik; menuju; mengarah (kpd) [Mk n] sa.sar.an n (1) tempat berlatih (belajar, menembak, mengaji, bersilat, dsb); gelanggang: -- perang; -- tenis; (2) sasarannya
satang sa.tang [n] galah (untuk menjalankan perahu)
satu-satunya sa.tu-sa.tu.nya [a] hanya satu, tiada yg lain: ia adalah -- murid yg tidak lulus ujian; ini adalah -- jalan ke lokasi penelitian
saturometer sa.tu.ro.me.ter [n] alat untuk mengukur gas yg terlarut dl air
seberang se.be.rang [n] (1) sisi di sebelah sana (sungai, jalan, laut, dsb): rumahnya di -- jalan itu; (2) tempat yg berhadapan dng tempat kita: ia duduk di -- saya
secampin se.cam.pin [a] sama cekatan (gagah, tangkas) dng: tidak banyak orang kita yg ~ mereka dl menjalankan modal
secara se.ca.ra [p] (1) sebagai; selaku: hendaklah kamu bertindak ~ laki-laki; (2) menurut (tt adat, kebiasaan, dsb): perkawinan akan dilangsungkan ~ adat keraton; (3) dng cara; dng jalan: perselisihan itu akan diselesaikan ~ damai; ia diperlakukan ~ tidak adil; (4) dengan: hal itu diuraikan ~ ringkas; serangan itu dilakukan ~ besar-besaran
sedak se.dak , ter.se.dak v (1) tersesat atau salah jalan (tt air dsb yg diminum hingga orang terbatuk); (2) ki sebu hidungnya (krn kemasukan air dsb)
segan se.gan [a] (1) malas (berbuat sesuatu); enggan; tidak sudi; tidak mau; tidak suka: yg -- bertanya akan sesat di jalan; yg -- bekerja akan susah hidupnya; (2) merasa malu (takut, dan hormat) kpd: semua murid -- kpd guru itu
sehat se.hat [a] (1) baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dr sakit); waras: sampai tua ia tetap -- krn rajin berolahraga; (2) (yg) mendatangkan kebaikan pd badan: makanan dan lingkungan yg -- diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak; (3) sembuh dr sakit: dokter yg merawatnya menyatakan ia telah -- dan boleh pulang segera; (4) ki baik dan normal (tt pikiran); (5) boleh dipercaya atau masuk akal (tt pendapat, usul, alasan, dsb); (6) berjalan dng baik atau sebagaimana mestinya (tt keadaan keuangan, ekonomi, dsb); (7) dijalankan dng hati-hati dan baik-baik (tt politik dsb)
seirama se.i.ra.ma [n] (1) satu irama; senada; (2) ki sejalan dng: per-kembangan bahasa Indonesia ~ dng perkembangan kebu-dayaan Indonesia
seiring se.i.ring [n] (1) bersama-sama berjalan; seperjalanan: kawan ~; (2) bersamaan (dng): ~ dng pencabutan undang-undang darurat perang itu, dikeluarkan pula undang-undang baru yg melarang kegiatan serikat buruh
seismometer se.is.mo.me.ter [n] alat untuk mengukur (merekam) getaran gempa bumi tt kekuatan, lama, arah, dan jaraknya
sejajar se.ja.jar [n] (1) sebaris; seleret: pohon-pohon karet itu berdiri ~; (2) sejalan (sama arah dan jaraknya); paralel: garis AB tidak ~ dng garis BC; (3) sama derajat (tingkat dsb): kedudukan wakil Republik Indonesia di PBB ~ dng duta besar
sejingkat se.jing.kat [v] ber.se.jing.kat v berjalan bertumpu pd ujung jari kaki; berjengket; berjinjit
sekalian se.ka.li.an [adv] sekali jalan; sambil (melakukan dsb): kalau pergi ke pasar, ~ belikan saya tembakau; (2) num semuanya (tidak ada kecualinya): Saudara ~ , marilah kita lanjutkan pembicaraan kita [num] semua; (2) a bersama-sama; serentak
sekring sek.ring [n] alat untuk mengukur atau mengamankan arus listrik (supaya jangan melampaui batas maksimum sehingga terjadi korsleting); sepotong kawat yg menghubungkan rangkaian arus listrik, apabila arus listrik bertambah, kawat melebur dan putus sehingga hubungan rangkaian arus listrik juga terputus (hubung singkat)
seksi sek.si [n] (1) bagian dr kesatuan (dr dewan, rapat, dsb) yg bertugas mengurus sesuatu; bagian dr daerah (kepolisian dsb); bagian jalan trem (kereta api dsb); (2) (dl ketentaraan) setengah peleton [n Dok] tindakan memotong (mengiris); pemotongan; pengirisan [a] merangsang rasa berahi (tt bentuk badan, pakaian, dsb)
sekstan sek.stan [n] alat untuk mengukur sudut astronomis yg meliputi seperenam lingkaran (60o) untuk menentukan posisi kapal di laut
sekuasa-kuasanya se.ku.a.sa-ku.a.sa.nya [adv] sedapat-dapatnya; seboleh-bolehnya; sedaya-upayanya: dia berusaha tegak dan berjalan tertatih-tatih ~ menuju pos kesehatan
selaju se.la.ju , ber.se.la.ju v (1) bermain (berjalan) meluncur dng sekeping papan di atas air; berselancar; (2) bermain (berjalan) meluncur dng sepatu sekat dsb di atas es (air beku)
selamat se.la.mat [a] terbebas dr bahaya, malapetaka, bencana; terhindar dr bahaya, malapetaka; bencana; tidak kurang suatu apa; tidak mendapat gangguan; kerusakan, dsb: ia -- dr pembunuhan; (2) a sehat; (3) a tercapai maksud; tidak gagal; (4) n doa (ucapan, pernyataan, dsb) yg mengandung harapan supaya sejahtera (beruntung, tidak kurang suatu apa, dsb): ketika ia kawin, banyak handai tolannya yg memberi ucapan -- kepadanya; (5) n pemberian salam mudah-mudahan dl keadaan baik (sejahtera, sehat dan afiat, dsb): -- datang; -- jalan; -- malam (pagi, siang); -- tahun baru; -- tinggal
selekoh se.le.koh [n] (1) kelok (jalan dsb); liku; (2) sudut atau penjuru yg menjorok keluar pd benteng (kubu); selekoh kota
seleweng se.le.weng /selEwEng/, me.nye.le.weng v menyimpang dr jalan yg benar (dl arti kiasan spt menyimpang dr tujuan atau maksud, tidak menurut perintah, menyalahi aturan, memberontak, berzina)
selimpang se.lim.pang [Lihat {selempang}] , me.nye.lim.pang v menyimpang dr jalan yg benar
selip se.lip [v] me.nye.lip v menyelinap; menyusup [v] (1) tergelincir (tt mobil dsb); (2) cak berselisih jalan [ark v] , me.nye.lip v mengasah; menggosok
selisih laku berselisih jalan
selisih pendapat berbeda pendapat; tidak sejalan pendapat atau pikiran
selisir se.li.sir , me.nye.li.sir v berjalan di tepi; berjalan (berlayar) sepanjang tepi (pantai dsb); menyisir [n Sen] komposisi tembang yg sering dipakai untuk cakapan atau teks tembang, gending, tiap bait terdiri atas 4 baris yg masing-masing berisi 8 suku kata
seliwer se.li.wer , (ber.)se.li.wer.an v berjalan kian kemari; berjalan mondar-mandir (bolak-balik)
selonong se.lo.nong , me.nye.lo.nong v cak masuk dng tiba-tiba (krn salah jalan dsb); terseret masuk dsb; menyasar
seluncur se.lun.cur [n] olahraga di atas es dng cara berjalan atau meluncur dng menggunakan sepatu berpisau di bagian bawahnya
sempoyong sem.po.yong, sem.po.yong.an [a] terhuyung-huyung hendak jatuh: pemabuk itu berjalan -- menuju rumahnya
semu daya daya upaya untuk mengelabui; tipuan; muslihat yg halus; tipu daya: segala -- daya dijalankan untuk memikat hatinya
semut se.mut [n] (1) serangga kecil yg berjalan merayap, hidup secara bergerombol, termasuk suku Formicidae, terdiri atas bermacam jenis; (2) ki sesuatu yg tidak berarti: walaupun pukulannya keras, lawannya menganggap spt -- saja
semut dipijak tidak mati [pb] perihal cara berjalan seorang perempuan yg baik lagi teratur (tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat)
senapas se.na.pas [n ki] sejalan (mempunyai pikiran, teori) yg sama: semua pendapatnya ~ dng teori Kant
sendat sen.dat [a] (1) sempit (tt cincin dsb); ketat; tidak longgar: cincin kawin itu -- di jari manisnya; (2) tidak lancar (tt berlangsungnya sesuatu, msl lalu lintas dan upacara); tidak licin: lalu lintas di Jalan Sudirman tiap pagi selalu -- krn banyaknya kendaraan yg lalu di sana; (3) terhenti atau tertahan (di dl liang, pipa, dsb)
sengkilit seng.ki.lit [Jk v] me.nyeng.ki.lit v (1) membelit atau mengangkat kaki orang (yg sedang berjalan) agar jatuh; (2) ki menipu; mengakali
senyampang se.nyam.pang [p] (1) kebetulan; selagi: -- ia ada, mintalah saran; (2) mujurlah; untunglah: -- bertemu dng paman saya ini, saya dapat pertolongan; (3) kalau-kalau; sekiranya: bawalah payung, -- hujan di jalan; (4) mentang-mentang: -- ia berkuasa, bukan main sombongnya; sebaiknya kita berangkat sekarang -- ada teman; (5) jika; sekiranya; kalau: hatinya sangat rusuh krn -- ia meninggal dunia tidak ada orang yg dapat mengurus hartanya
seok se.ok /sEok/, ter.se.ok-se.ok v berasa berat untuk melangkah sehingga tidak dapat menumpu badan dng baik; berjalan dng kaki diseret-seret krn merasa berat; terantuk-antuk (kakinya) krn lelah dsb: penjudi yg sedang sial itu terpaksa pulang ke rumahnya dng -; jalannya -- krn lelah dan kepanasan sepanjang hari
sepanjang se.pan.jang [n] (1) sejauh; menurut panjang: ~ jalan; (2) selama; seluruh (waktu): ~ hari; ~ tahun; (3) sesuai dng; menurut: ~ pengetahuan saya
sepeda se.pe.da [n] kendaraan beroda dua atau tiga, mempunyai setang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yg digerakkan kaki untuk menjalankannya; kereta angin
sepeda motor sepeda besar yg dijalankan dng motor
serak se.rak [a] (1) parau (tt suara krn banyak berkata-kata dsb): semalaman ia menangis hingga suaranya --; (2) sendat jalan suaranya; (3) sendat jalan pernapasannya (krn berlendir dsb): jangan minum es, nanti -- [n] burung elang malam (atau burung hantu) yg bunyinya serak (spt suara orang yg serak) [n] -- serik tiruan bunyi yg terdengar ketika orang menggosok lantai dsb [v] , ber.se.rak v tersebar di mana-mana: buku itu -- di mana-mana
serbausaha ser.ba.u.sa.ha [a] dapat menjalankan segala macam usaha
serimpet se.rim.pet [Jw v] me.nye.rim.pet v menyangkut dan membelit kaki (tt tali, rotan, dsb), biasanya ketika berjalan
serobot se.ro.bot [v] , me.nye.ro.bot v (1) mengambil hak atau harta dng sewenang-wenang atau dng tidak mengindahkan hukum dan aturan (spt mencuri, merampas, menempati tanah atau rumah orang lain yg bukan haknya, menculik): ia berbuat secara nekat -- sepeda orang; ia dipersalahkan -- kekuasaan pembesarnya; ia yg -- rumah kosong itu; (2) menyerang (melanggar, menubruk) secara nekat atau dng diam-diam: ia berhasil -- bola itu dr belakang sewaktu bola itu akan kuoperkan; kucing besar itu suka -- anak ayam; (3) melakukan perbuatan (spt masuk ke rumah orang, menyela perkataan orang, dsb) dng cara yg nekat atau menyimpang dr aturan: meskipun dijaga keras, masih ada juga yg -- masuk ke stasiun; kalau hendak mendebat, boleh, tetapi jangan -- saja; (4) menggunakan jalan semau-maunya tanpa mengindahkan aturan (tt kendaraan): kalau tidak ada polisi lalu lintas, banyak becak yg -- berjalan di jalan mobil
serong se.rong [a] (1) tidak lurus (tt arah); menyimpang dr garis (arah) yg lurus; menyudut (tidak merupakan siku-siku); mencong: tulisannya -- sedikit; (2) tidak sebagaimana mestinya; menyimpang dr arah yg lurus: berjalan --; (3) ki curang; tidak lurus hati; tidak jujur: berbuat (berlaku) --; siapa yg -- ketahuan juga akhirnya; (4) ki tidak setia; tidak tulus hati: berbuat -- dl perkawinan adalah perbuatan yg tidak terpuji
seroyong se.ro.yong [a] sempoyongan; terhuyung-huyung (tt berjalan)
seruak se.ru.ak , me.nye.ru.ak v (1) berjalan menyusup dng menguakkan (menyibakkan) sesuatu yg menghalanginya ke kiri dan kanan (dl kerumunan orang, semak-semak, tempat yg sempit, dsb): ia masuk -- orang banyak; (2) menjorok masuk: dagu-nya bercelah, dan matanya yg biru -- ke dalam; (3) ki menembus (tt tatapan mata): tatapan matanya tajam --
seruduk se.ru.duk [v] me.nye.ru.duk v (1) menyeluduk; menyuruk; menyusup: ia -- ke dl belukar; (2) membungkuk dan menyundul; menanduk: kerbau itu -- orang kemarin; (3) melanggar; menabrak (dng gerakan maju): sebuah mobil sedan -- dr belakang sebuah truk yg sedang parkir di tepi jalan
seruh se.ruh [ark a] kempis; tidak membengkak (tt bisul, bengkak, dsb); lisut [n] tiruan bunyi orang berjalan dng menggeserkan kakinya: -- serah ia berjalan [ark a] seru; sengit
sesak se.sak [a] (1) sempit sekali (tidak lapang; tidak longgar, tidak lega): bajunya --; kamarnya --; (2) penuh berasak-asak (berjejal-jejal) hingga tidak ada tempat terluang: jalan penuh -- dng kendaraan; (3) sendat atau senak; sukar bernapas (tt dada, napas); mengah-mengah; berasa sesak dl dada sehingga tidak dapat bernapas dng lega (msl krn marah sekali): -- dada; (4) ki susah dan sukar; tidak leluasa; terjepit (tt kehidupan): ia dl keadaan -- hidupnya; (5) ki terimpit (dl kesulitan, kesukaran); terdesak: itulah gunanya pelajaran ilmu itu, apabila -- dapat dipakai
sesat se.sat [a] (1) tidak melalui jalan yg benar; salah jalan: malu bertanya -- di jalan; mati --; (2) ki salah (keliru) benar; berbuat yg tidak senonoh; menyimpang dr kebenaran (tt agama dsb): ajaran yg --
sesat barat salah jalan sama sekali
sesat lalu menempuh jalan yg salah
sesuai se.su.ai lihat suai [a] (1) pas; sedang (tt ukuran): ukuran baju (celana-) nya --; ukuran sepatunya --; (2) cocok (pas dl ukuran sbg pasangannya): carilah anak kunci yg -- dng lubang kunci lemari; (3) serasi (tt pasangan): pengantin itu benar-benar --; (4) sepadan; setaraf: ia akan diberi pekerjaan yg -- dng kecakapannya; ia merasa bahwa gajinya belum -- dng kedudukannya; (5) seimbang: hasilnya tidak -- dng kedudukannya; (6) selaras; seirama; berpatutan; bersamaan: suku kata terakhir pd baris kedua dan keempat harus -- bunyinya; (7) semufakat; setuju: rundingan antara majikan dan wakil buruh sudah --; (8) sama; sejalan; sependapat (tt buah pikiran): pendapat mereka -- dng pikiran saya; (9) sama; tidak bertentangan: keputusan hakim itu -- dng tuntutan jaksa; (10) cocok; kena benar: bermacam-macam obat yg diminumnya tidak ada yg --; (11) baik sekali: tanah dan hawanya -- untuk menanam sayur-mayur; (12) bergantung pd; berpadanan: hadiahnya -- dng besar kecilnya jasa masing-masing; (13) sejalan: -- dng in-struksi Gubernur, rumah yg tidak memiliki izin mendirikan bangunan harus dibongkar
setapak se.ta.pak [n] beranda di rusuk rumah [num] (1) selebar tapak tangan; (2) sepanjang tapak kaki: jalan ~; (3) selangkah: ~ demi ~ , selangkah demi selangkah
setek se.tek [n] (1) sepotong batang yg akan ditanam; (2) cara menanam pohon (jarak, singkong, dsb) dng jalan memotong batang yg akan ditanam
setia se.tia [a] (1) berpegang teguh (pd janji, pendirian, dsb); patuh; taat: bagaimanapun berat tugas yg harus dijalankannya, ia tetap -- melaksanakannya; ia tetap -- memenuhi janjinya; (2) tetap dan teguh hati (dl persahabatan dsb): telah sekian lama suaminya merantau, ia tetap -- menunggu; (3) berpegang teguh (dl pendirian, janji, dsb): walau hujan turun dng lebatnya, ia tetap -- memenuhi janji pergi ke rumah kawannya
setopan se.top.an [n] (1) tempat berhenti (bus dsb); penghentian (kendaraan); (2) lampu lalu-lintas (merah, hijau, kuning) yg dapat menandai kendaraan yg lewat harus berhenti atau berjalan lagi
setrat set.rat [n cak] jalan raya
setum barkas kapal kecil yg dijalankan dng uap air
setum wales [cak] mesin perata jalan yg menggunakan uap
sferometer sfe.ro.me.ter [n] alat untuk mengukur kelengkung- an permukaan lensa atau cermin
sfigmomanometer sfig.mo.ma.no.me.ter [n] alat untuk mengukur tekanan darah dl pembuluh nadi
siah si.ah [a] -- layah 1 tergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri (spt daun lalang tertiup angin); (2) ki terhuyung-huyung ke kanan dan ke kiri (spt orang mabuk, anak yg baru berjalan) [v] ber.si.ah v (1) menghindar ke sisi (ke tepi); menepi (krn ada kendaraan lalu dsb); menyisi; (2) berlari cepat-cepat dan tidak keruan arahnya: waktu berpapasan jalan denganku, dia -- seolah-olah takut terkena najis
sianometer si.a.no.me.ter [n] alat untuk mengukur kebiruan langit
siap si.ap [v] (1) sudah disediakan (tinggal memakai atau menggunakan saja); sudah sedia: makanan sudah --; segala alat perkakasnya sudah -- semuanya; (2) sudah selesai (dibuat atau dikerjakan): akhir bulan ini gedung itu -- semuanya; rumah makan buat pekerja sudah hampir --; (3) sudah bersedia (untuk): anak-anak kita sudah -- untuk menempuh ujian; Tentara Nasional Indonesia -- sedia menghadapi segala kemungkinan; (4) (dl aba-aba berarti) berdiri tegak dan mengambil sikap pd waktu berbaris: -- ! maju ... jalan!; (5) jaga baik-baik: kedengaran bunyi kentungan dan teriakan " -- !"; (6) Olr aba-aba atau seruan kpd para pelari dsb bahwa pemberangkatan akan segera dimulai (dl perlombaan lari atau jalan kaki)
siap pakai (tt tamatan sekolah dsb) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dsb) yg telah di siapkan sebelumnya jika sewaktu-waktu diperlukan
siar si.ar [v] me.nyi.ar.kan v (1) meratakan ke mana-mana: darah -- sari makanan ke seluruh tubuh; (2) memberitahukan kpd umum (melalui radio, surat kabar, dsb); mengumumkan (berita dsb): ia hendak -- pertunangannya; (3) menyebarkan atau mempropagandakan (pendapat, paham, agama, dsb): siapa yg mula-mula -- ajaran agama Islam di Indonesia?; (4) menerbitkan dan menjual (buku, gambar, foto, dsb): satu-satunya penerbit yg -- foto-foto perang; (5) memancarkan (cahaya, terang, dsb): matahari mulai -- cahayanya; (6) mengirimkan (lagu-lagu, musik, pidato, dsb) melalui radio: sebulan sekali RRI Yogyakarta -- wayang kulit semalam suntuk [v] ber.si.ar v berjalan-jalan: aku membawanya -- ke taman bunga [Mk n] -- bakar perkara pembakaran (rumah dsb) [n] penyambung atau perekat antara batu bata yg satu dng batu bata yg lain lihat daun
sibuk si.buk [a] (1) banyak yg dikerjakan: ayah tidak dapat hadir krn beliau sedang -- hari ini; (2) giat dan rajin (mengerjakan sesuatu): dia sedang -- mengatur perjalanannya; (3) penuh dng kegiatan (msl orang yg lalu-lalang, mobil-mobil bersimpang siur): pasar itu -- sekali; jalan raya sedang -- [Mk v] me.nyi.buk v mengawasi dr kejauhan dsb; mengintai; mengintip
sidang umum tahunan sidang umum (MPR) yg diadakan setahun sekali untuk membahas laporan presiden dan masalah lain yg timbul dl tahun yg telah berjalan
siksaan sik.sa.an [n] (1) hasil menyiksa; (2) penderitaan (kesengsaraan) sbg hukuman: -- batin; -- dunia; (3) perlakuan yg sewenang-wenang (spt menyakiti, menganiaya, dsb): dl sel itu dia menjalani -- yg berat
siku si.ku [n] (1) sendi tangan antara lengan atas dan lengan bawah; (2) gagang (bedil); popor; (3) sudut yg terjadi dr pertemuan dua garis yg tegak lurus satu sama lain; sudut 90o; (4) perkakas tukang kayu yg berupa sudut 90o (berbentuk L dan T) untuk menentukan apakah bangunan dsb berdiri tegak lurus; siku- siku; (5) belokan (kelokan) jalan yg merupakan sudut
silometer si.lo.me.ter [Hidm n] alat otomatis untuk mengukur ketinggian dasar awan
simpang sim.pang [n] (1) sesuatu yg memisah (membelok, bercabang, melencong, dsb) dr yg lurus (induknya); (2) tempat berbelok atau bercabang dr yg lurus (tt jalan): -- jalan; -- tiga (empat dsb)
simpang siur sim.pang si.ur [v] (1) silang-menyilang tidak keruan (tt jalan, garis); (2) lilit-melilit tidak keruan (tt sulur, pita, dsb); (3) sangat rapat dan silang-menyilang (spt kawat telepon di kota-kota besar); (4) banyak seluk-beluknya (liku-likunya dsb)
simpang tiga (empat dsb) persimpangan tiga (empat dsb) jalan
simpangan sim.pang.an [n cak] jalan yg menyimpang
simpat sim.pat [Jk] ke.sim.pat.an v tersedak (terbatuk-batuk dsb) krn ada makanan atau minuman yg masuk ke dl tenggorok (jalan pernapasan)
simpuk sim.puk [ark v] me.nyim.puk v (1) melanggar (membentur) orang dsb ketika berjalan; (2) ki merusakkan nama orang (menuduh orang dng tidak beralasan)
singgah sing.gah [v] berhenti sebentar di suatu tempat ketika dl perjalanan; mampir: kami tidak terus ke Bedugul, tetapi -- dahulu di Kintamani
singkir sing.kir [v] me.nying.kir v (1) menyisih supaya tidak terbentur (tertabrak, tertumbuk, dsb) oleh orang (kendaraan dsb); mengelak: kalau tidak lekas-lekas -, dia pasti terserempet mobil itu; (2) menjauh dr (perbuatan jahat dsb); meninggalkan: kalau mau selamat, engkau harus -- dr jalan hidup yg sesat itu; (3) menyelamatkan diri (dr peperangan dsb); mengungsi: beratus-ratus rakyat -- ke luar kota; (4) mengedari sambil berjalan berjengkek-jengkek (spt ayam jantan mengedari betinanya): sbg ayam jantan -(kan) betinanya
sinkron sin.kron [a] (1) (terjadi atau berlaku) pd waktu yg sama; serentak: pertumbuhan badan tidak terjadi secara -- atau dl kecepatan yg sama di seluruh badan; (2) sejalan (dng); sejajar; sesuai; selaras: program tsb tampaknya kurang -- dng kebijakan pemerintah pusat; pembangunan harus -- dng kebutuhan rakyat
siratalmustakim si.ra.tal.mus.ta.kim [n Isl] (1) jalan yg lurus; jalan yg benar; (2) titian di neraka sebesar rambut dibelah tujuh dan tajam sekali
sirkuit sir.ku.it [n] (1) lingkaran; (2) jalan yg melingkar atau berbentuk lingkaran, dipakai untuk berbagai perlombaan: kita belum memiliki -- khusus untuk mobil; (3) rangkaian arus listrik
sisir si.sir [n] (1) alat untuk merapikan atau mengatur rambut, terbuat dr tanduk, plastik, atau logam, bergerigi tipis dan rapat; (2) penggaruk tanah dsb; garu; (3) gugus pisang (bagian dr tandan); (4) suri pd alat tenun; (5) Lay tempat dadung atau tros kapal lewat sewaktu ditarik atau diukur, dimaksudkan untuk mengurangi gesekan yg terjadi; gelendong pd pagar kapal, cok, rol [v] me.nyi.sir v (1) menyusur (pantai dsb); berjalan dsb sepanjang tepi: mereka berjalan -- semenanjung; (2) menyerempet: peluru hanya -- lengannya [Mk v] ke.si.sir.an v tertusuk duri; kesisipan: terbuang -- merasa lega
skala ska.la [n] (1) garis atau titik tanda yg berderet-deret dsb yg sama jarak antaranya, dipakai untuk mengukur, spt pd termometer, gelas pengukur barang cair; (2) lajur yg dipakai untuk menentukan tingkatan atau banyaknya sesuatu (spt pd peraturan gaji dan pd daftar bunga uang); (3) perbandingan ukuran besarnya gambar dsb dng keadaan yg sebenarnya: peta -- 1:10.000 (maksudnya 1 cm pd peta itu dl keadaan yg sebenarnya 10.000 x 1 cm)
skiameter ski.a.me.ter [n Dok] alat untuk mengukur intensitas sinar Roentgen untuk menentukan berapa lama paparan yg diperlukan
skleroterapi skle.ro.te.ra.pi [n] penyembuhan penyakit bawasir dng jalan menyuntik lubang pelepasan untuk menghentikan perdarahan dan mengempiskan luka agar pembuluh darah menjadi kaku dan keras
skopometer sko.po.me.ter [n Dok] alat untuk mengukur warna, kekeruhan, dan fenomena optik lainnya dr cairan tanpa menggunakan standar perbandingan
sobok langkah bertemu di jalan bersobok langkah
solinometer so.li.no.me.ter [n] alat untuk mengukur kadar garam air laut
solusi so.lu.si [n] penyelesaian; pemecahan (masalah dsb); jalan keluar: -- persoalan pembangunan desa akan segera diseminarkan
somnambulis som.nam.bu.lis [n] orang yg berjalan tidur
somnambulisme som.nam.bu.lis.me [n Dok] perbuatan dan tindakan yg dilakukan dl keadaan sadar spt dl tidur; hal berjalan dl tidur
spidometer spi.do.me.ter [n] alat untuk mengukur kecepatan (kendaraan dsb): dia terus menancap gas lebih dalam sehingga jarum -- naik terus
spirometer spi.ro.me.ter [n] alat untuk mengukur napas (untuk mengetahui berapa banyak udara di dl paru-paru)
spt lonjak alu penumbuk padi [pb] berjalan dng langkah yg gagah, tetapi sombong
stabil sta.bil [a] (1) mantap; kukuh; tidak goyah (tt bangunan, pemerintah, dsb): situasi politik dl negeri kita --; (2) tetap jalannya; tenang; tidak goyang (tt kendaraan, kapal, dsb): setelah barang-barang dibuang ke laut, kapal -- kembali; (3) tidak berubah-ubah; tetap; tidak naik turun (tt harga barang, nilai uang, dsb): harga kopra sekarang mulai --
stagnasi stag.na.si [n] (1) keadaan terhenti (tidak bergerak, tidak aktif, tidak jalan); kemacetan: perbaikan jalan sering menimbulkan -- lalu lintas; (2) keadaan tidak maju atau maju, tetapi pd tingkat yg sangat lambat; (3) keadaan tidak mengalir (mengarus)
start [v] (1) memulai (melakukan sesuatu): jarak garis -- dng garis finis lebih kurang 500 m; (2) berangkat (melakukan suatu perjalanan): kita harus -- pagi-pagi benar supaya tidak ketinggalan kereta api; (3) Olr sikap permulaan pd waktu akan melakukan jalan atau lari (terutama dl perlombaan) dng kaki atau tangan tidak boleh menyentuh garis batas (harus berada di belakang garis batas)
starter star.ter [n] alat pd mobil dsb untuk memulai menghidupkan mesin [n Olr] orang yg mengatur dan menguasai sepenuhnya perlombaan, dr awal sampai selesainya perlombaan: memang berat tugas -- dl pertandingan bertaraf internasional krn harus memimpin jalannya pertandingan sampai sukses
sua [v] ber.sua v (1) datang saling mendekati (berdekat-dekatan): sbg dua ekor burung merpati -- di atas bubungan; (2) bertemu; berjumpa: di tengah perjalanan ia -- dng seorang sahabat lama yg kemudian membantunya mencapai tempat tujuan; di hutan itu ia -- binatang aneh; (3) bertemu (dl arti mendapat, memperoleh): lain yg dicari, lain pula yg -; (4) kedapatan; terdapat; ada; tersua: di tempat itu -- pula beberapa keping emas; (5) terjadi (atas); terlaksana (tt harapan dsb); benar-benar terjadi (tt ramalan dsb): apa yg dialaminya itu -- pula pd diri ibunya berpuluh tahun yg lalu lihat bulu
sudu su.du [n] (1) paruh yg lebar (spt paruh itik, angsa): -- itik; (2 a) sendok besar (dr tempurung, kaleng, dsb); (b) alat untuk menyedot (dr daun pisang dsb): ia makan dng menggunakan --; (3) El daun mekanis dr suatu roda gerak turbin yg dijalankan oleh air, uap, atau angin
suluk su.luk [n] (1) jalan ke arah kesempurnaan batin; tasawuf; tarekat; mistik: ilmu --; (2) pengasingan diri; khalwat [Jw n] nyanyian (tembang) dalang yg dilakukan ketika akan memulai suatu adegan (babak) dl pertunjukan wayang: upacara pembukaan pekan wayang didahului dng --
sumbu sum.bu [n] (1) benang (kapas dsb) yg berfungsi sbg jalan peresapan minyak dsb ke bagian yg disulut (tt lampu, kompor, dsb): -- pelita; menyembulkan --; (2) tunam (pd petasan, meriam kuno, dsb); murang: -- meriam; -- mercon [n] (1) gandar roda; poros: pedati itu patah --; (2) garis lurus yg di sekelilingnya terdapat simetri: -- torak; (3) Ling bagian frasa eksosentrik yg berupa kata, frasa, atau klausa, spt frasa atau klausa yg mengikuti preposisi atau konjungtor [n] -- badak cula badak
sumpitan sum.pit.an [n] pembuluh (dr buluh, logam, dsb) untuk melepaskan damak sbg jalan ditiup
sunah su.nah [n] (1) jalan yg biasa ditempuh; kebiasaan; (2) Isl aturan agama yg didasarkan atas segala apa yg dinukilkan dr Nabi Muhammad saw., baik perbuatan, perkataan, sikap, maupun kebiasaan yg tidak pernah ditinggalkannya; hadis; (3) perbuatan yg apabila dilakukan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa: ia rajin berpuasa -- setiap hari Senin dan Kamis
sunatullah su.na.tul.lah hukum Allah yg disampaikan kpd umat manusia melalui para rasul; (2) undang-undang keagamaan yg ditetapkan oleh Allah yg termaktub di dl Alquran; (3) hukum (kejadian dsb) alam yg berjalan secara tetap dan otomatis
sundal sun.dal [a] buruk kelakuan (tt perempuan); lacur; jalang; (2) n perempuan jalang; pelacur [n] , -- bolong hantu dsb berwujud perempuan cantik yg punggungnya bolong (berlubang); puntianak; langsuir [n] , -- malam pohon yg bunganya harum pd malam hari; Polianthes tuberosa
sungkup sung.kup [n] barang yg berongga di dalamnya, dipakai untuk menutup dng jalan ditelungkupkan (spt tudung saji)
sungsang sung.sang [a] (1) terbalik (yg di atas menjadi di bawah, yg di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dsb): dl pertunjukan akrobat itu anak-anak senang melihat orang berjalan --; orang tua itu bertapa --; (2) kaki di bawah, kepala di atas (tt kedudukan bayi yg hendak lahir: tidak sedikit anak yg lahir -- lihat kembang
sunyi su.nyi [a] (1) tidak ada bunyi atau suara apa pun; hening; senyap: malam yg --; (2) kosong (tt rumah dsb); tidak ada orang; lengang; sepi: baru pukul 22.00 jalanan sudah --; rumah itu -- sekali; (3) tidak banyak transaksi (persetujuan jual beli); tidak banyak pembeli (dl perdagangan): pasar uang mulai --; (4) bebas (lepas, lekang, terhindar): tiada manusia yg -- dr kesalahan
superblok su.per.blok [Ing n] (1) deretan beberapa gedung bertingkat dl suatu kawasan atau area: sebuah -- termodern di Jakarta akan dibangun di atas tanah seluas 17 ha; (2) blok hunian atau blok komersial yg sangat besar yg tertutup untuk lalu lintas, tersedia jalan untuk pejalan kaki, jalan masuk, dan jalur hijau
surat tugas surat yg menerangkan bahwa orang yg diberi surat itu diperintahkan atau diberi tugas untuk menjalankan sesuatu; surat perintah
swabela swa.be.la [n] kemampuan untuk mengurus atau membela diri sendiri: dng moto sadar, solider, dan -- , sampai kini yayasan itu sudah membantu 500 anak jalanan
swadarma swa.dar.ma [n] hukum, hak, atau kewajiban sendiri: masing-masing berusaha menjalankan -- dng baik
syahriah syah.ri.ah [a] bulanan: pengajian -- di musala kami setiap hari Ahad berjalan lancar
syirik syi.rik [n] penyekutuan Allah dng yg lain, msl pengakuan kemampuan ilmu dp kemampuan dan kekuatan Allah, pengabdian selain kpd Allah Taala dng menyembah patung, tempat keramat, dan kuburan, dan kepercayaan thd keampuhan peninggalan nenek moyang yg diyakini akan menentukan dan mempengaruhi jalan kehidupan
syur [ark a] (1) sangat menarik hati: jalannya dibuat-buat supaya -- bagi yg memandangnya; (2) sangat tertarik hatinya; sangat suka (akan) [n] saran; nasihat; anjuran: jangan sia-siakan -- orang tuamu
tahun kamariah tahun Islam yg berdasarkan perjalanan bulan mengelilingi bumi, lamanya 354 atau 355 hari
tahun Syamsiah tahun Masehi yg berdasarkan perjalanan bumi mengelilingi matahari, lamanya 365 hari
takometer ta.ko.me.ter [n Met] alat untuk mengukur banyaknya putaran per detik atau kecepatan sudut poros yg berputar
tamasya ta.ma.sya [n] perjalanan untuk menikmati pemandangan, keindahan alam, dsb: pd libur sekolah banyak sekolah yg mengadakan -- ke luar kota
tambur tam.bur [n] alat musik pukul, berbentuk bundar, dibuat dr kulit yg diberi berbingkai; genderang: barisan pemukul -- berjalan paling depan
tanazul ta.na.zul [n Tas] pengenalan Allah Swt. melalui hati yg langsung terbuka untuk mengenalnya: manusia bisa mengenal Allah melalui berbagai jalan, antara lain, dng --
tancap tan.cap [v] ~ gas cak (1) menginjak pedal gas (mobil) untuk menjalankan mobil kencang-kencang; (2) mempercepat bekerja (belajar dsb) untuk menutupi ketinggalan
tanjak tan.jak [a] menganjur ke atas (tt jalan, destar, layar, dsb)
tanjakan tan.jak.an [n] bagian yg menanjak; jalan yg mendaki
tapak tilas ta.pak ti.las bekas jejak; (2) bekas jalan yg pernah dilalui
taraqi ta.ra.qi [n Tas] proses pengenalan Allah Swt. melalui belajar dan latihan: menurutnya, manusia dapat mengenal Allah melalui dua jalan, yakni -- dan tanazul
tarekat ta.re.kat [n Isl] (1) jalan; (2) jalan menuju kebenaran (dl tasawuf): ilmu -- , ilmu tasawuf; (3) cara atau aturan hidup (dl keagamaan atau ilmu kebatinan); (4) persekutuan para penuntut ilmu tasawuf
tarif konfidensial tarif perjalanan wisata yg terdapat di dl buku pedoman harga yg dikeluarkan secara periodik (biasanya setahun sekali) oleh suatu operator perjalanan wisata secara standar dan tetap
tata hidup pola (cara, sistem ) dl menghadapi (menjalani) kehidupan; adat istiadat (kebiasaan) hidup
tata kota pola tata perencanaan yg terorganisasi untuk sebuah kota dl membangun, msl jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal agar kota itu tampak apik, nyaman, indah, berlingkungan sehat, dan terarah perluasannya pd masa depan
tajam ta.jam [a] (1) bermata tipis, halus, dan mudah mengiris, melukai, dsb (tt pisau, pedang, dsb): -- spt pisau cukur; (2) runcing; berujung lancip: tongkat yg berujung --; sudut yg --; kelok jalan yg --; (3) lekas dapat melakukan sesuatu (melihat, mendengar, mencium bau, merasa, dsb): kucing itu -- penglihatannya; (4) kelihatan galak (tt pandangan): matanya memandang dng -- nya; (5) pedas atau keras (tt perkataan, kritik, dsb): mendapat kritik yg sangat --; (6) mudah menangkap atau mengerti (tt akal, pikiran, dsb): kurang -- otaknya; (7) mudah dapat melukai atau menyakiti: air sabun ini -- benar, barangkali banyak sodanya; (8) (sangat) nyata, jelas, dsb: terdapat perbedaan pendapat yg -- antara mereka; gambar di layar televisi itu kurang --; (9) cerdas (tt pikiran): pikirannya --
tampung tam.pung [v] me.nam.pung v (1) menadah sesuatu (yg jatuh bertitik, tercurah, dsb) dr atas: ~ air hujan; ~ getah; (2) menerima dan mengumpulkan (barang-barang hasil dr suatu daerah, hasil-hasil yg berlebih, dsb): pelabuhan ini tidak mampu lagi ~ barang-barang dr sekian banyak pulau; (3) mencegat (menyambut) dan melawan (pasukan, pesawat terbang, dsb yg sedang dl perjalanan menyerang): kapal-kapal terbang kita mampu ~ serangan angkatan udara musuh; (4) ki memuat; menerbitkan: majalah itu mau ~ cerpen remaja; (5) ki menerima dan mengurus (anak yatim piatu, anak putus sekolah, pengungsi, dsb): perusahaan itu dapat ~ ratusan kaum penganggur [n] perca dsb yg ditampalkan atau disambungkan sbg pengganti kain yg koyak atau rusak [ark v] me.nam.pung v menampar (muka); menempeleng
tata laksana ta.ta lak.sa.na [n] cara mengurus (menjalankan) perusahaan dsb
tatah ta.tah [n] pahat [v] ber.ta.tah v diberi permata (intan dsb) [v] mulai dapat berjalan (tt kanak-kanak ); tatih [ark n] ta.tah-ta.tah n desas-desus; kabar angin
tatih ta.tih [v] ber.ta.tih-ta.tih v berjalan dng langkah yg lamban dan agak terhuyung-huyung (spt anak kecil yg mulai dapat berjalan)
tawaf ta.waf [v Isl] (bentuk ibadah dng) berjalan mengelilingi Kakbah tujuh kali (arahnya berlawanan dng jarum jam atau Kakbah ada di sebelah kiri kita) sambil berdoa: jutaan kaum muslimin melakukan -- dan sai
tebus te.bus [v] me.ne.bus v (1) membayar dng uang untuk mengambil kembali barang yg tergadai: ia ~ gelang itu dr pegadaian; (2) membayar dng uang dsb untuk membebaskan (tawanan, sandera, budak belian, dsb): penculik akan melepaskan anak itu jika orang tuanya mau ~ nya dng sejumlah uang; (3) membeli kembali: ~ talak; (4) menguangkan wesel (cek) ke bank: ia ~ wesel ke kantor pos; (5) mengambil barang pembagian (distribusi dsb) dng bon (kupon dsb) dan dng membayarnya dng uang: saya dapat pembagian sepeda, tetapi tidak dapat ~ nya [v] me.ne.bus v (1) memperbaiki kesalahan (dosa dsb) dng berbuat jasa, kebaikan: dng sengaja ia hidup miskin untuk ~ segala dosanya; (2) memulihkan kekalahan (kerugian); memulihkan kehormatan (nama baik); menghapus (malu): dikerahkan sepuluh divisi untuk ~ kekalahannya dl serangannya yg gagal itu; ia bersedia berbuat apa pun untuk ~ kehormatan keluarganya; (3) membalas (jasa, kebaikan, karunia) yg sudah diterima: ia ~ karunia yg dilimpahkan kepadanya; (4) menepati atau menunaikan (janji, perkataan, cita-cita, nazar) yg telah terucapkan: malu rasanya kalau tidak dapat ~ janjiku [v] me.ne.bus v (1) menyelamatkan (jiwa, hidup) orang lain: dng jalan demikian, saya dapat ~ nyawa sahabatku itu; (2) memperoleh sesuatu dng pengorbanan (jiwa, harta, benda): ~ kemerdekaan dng air mata dan darah [Lihat {tembus}]
teduh te.duh [a] (1) reda (tt angin ribut, ombak); berhenti (tt hujan): mereka bersenda gurau sambil menanti hujan --; (2) terlindung atau tidak kena panas matahari; lindap: setelah bermain-main, anak-anak beristirahat di tempat yg --; mereka berhenti di tepi jalan yg --; (3) tidak turun hujan (tt hari); redup atau tidak memancarkan sinar yg terik (tt matahari): sudah beberapa hari ini matahari --; (4) ki tenang; aman: Lautan -- , Samudra Pasifik
tegak te.gak [a] (1) berdiri: -- bulu kuduknya; (2) sigap (tidak lemas): ia -- duduk saja; jalannya -- spt maharani yg angkuh; (3) lurus arah ke atas (tt sikap badan, garis, dsb): badannya -- , berdiri --; garis --; (4)setinggi orang berdiri; sependiri; setinggi tegak: dua -- tingginya, dua kali tinggi orang berdiri; (5) ki tetap teguh; tetap tidak berubah: dl penderitaan yg amat berat itu ia tetap --
tekanan sosial te.kan.an sosial paksaan yg dipakai oleh masyarakat untuk mengendalikan tingkah laku warga agar mereka seirama (sejalan) dng norma-norma yg berlaku
tekidanto te.ki.dan.to [Jp n] senjata pelempar bom tangan; mortir pelempar granat: kami temukan banyak lubang bekas granat -- di sekitar jalan itu
teklok tek.lok [a cak] lunglai (lemah, lelah) sekali (krn berjalan jauh, berenang): ia ingin melanjutkan perjalanannya, tetapi kuda sudah --
teknokrasi tek.no.kra.si [n] (1) pemerintahan yg dijalankan oleh teknokrat; (2) pengelolaan kehidupan masyarakat yg dilakukan oleh teknisi
telemetri te.le.met.ri [n El] cara mengukur dr jauh, biasanya dng bantuan peranti komunikasi
telusur te.lu.sur [v] me.ne.lu.suri v (1) berjalan sepanjang tepi (sungai, jalan): ia ~ sungai itu sampai ke hulu; (2) menelaah; menjajaki; mengusut: polisi sedang ~ peristiwa pembunuhan itu
teman te.man [n] (1) kawan; sahabat: hanya -- dekat yg akan kuundang; (2) orang yg bersama-sama bekerja (berbuat, berjalan); lawan (bercakap-cakap): -- seperjalanan; ia -- ku bekerja; (3) yg menjadi pelengkap (pasangan) atau yg dipakai (dimakan dsb) bersama-sama: ada jenis lumut yg biasa dimakan untuk -- nasi
tembok tem.bok [n] (1) dinding dr bata, batako, adonan semen: di -- bergantungan lukisan-lukisan modern, terutama dr aliran neo-impresionisme; (2) tambak (bendung) dr batu (batu bata dsb) [Jw v] , me.nem.bok v membatik dng melekatkan lilin pd bagian kain yg akan dibiarkan putih [v] , me.nem.bok v menyejukkan air panas dng jalan mengacaunya sampai dingin: ia ~ air kopi itu krn hendak diminumnya
tembusan tem.bus.an [n] (1) jalan (sungai dsb) yg tembus; (2) terusan; terowongan; (3) rekaman surat (surat dsb yg ditulis dng kertas karbon yg diketik); tindasan
tempan tem.pan [n] kayu panjang sbg penutup pintu atau jalan; sengkang
tempat makanan otomatis alat yg berisi partikel makanan yg mengeluarkan makanan dl waktu tertentu, biasanya dijalankan oleh listrik
tempat semenda kaum atau keluarga yg anggotanya dikawini; -- sirih wadah untuk menyimpan sirih: kepuasannya tampak sekali apabila dia duduk menghadapi -- sirihnya; -- tinggal rumah (bidang dsb) tempat orang diam (tinggal): rumah yg didatanginya ternyata bukan rumah -- tinggal; -- tujuan rumah (bidang, daerah, dsb) yg dituju: tibalah aku kini ke -- tujuan perjalananku
tempelan tem.pel.an [n] (1) tempat menempelkan (iklan dsb); (2) barang yg ditempelkan; (3) orang yg ditempeli (ditumpangi dsb); (4) cukai pasar (dng carik kertas kecil yg ditempelkan); (5) hasil menempel; (6) derma dng jalan membeli bunga dsb yg dicantumkan di baju dsb (di pasar malam amal dsb); (7) tempat substrat di lingkungan tempat perlindungan larva tiram atau kerang ketika mereka meninggalkan komunitas plankton
tenaga profesional orang yg ahli menjalankan tugasnya dl suatu profesi tertentu
tendangan pisang ten.dang.an pisang [Olr] sepakan yg mengakibatkan arah bola berjalan melengkung spt pisang; tendangan melengkung
tengah te.ngah [n] (1) tempat (arah, titik) di antara dua tepi (batas): letakkan tempat bunga itu di -- meja; (2) daerah yg bukan pinggiran; pusat: rumahnya terletak di -- kota; (3) tempat atau wilayah yg jauh dr tepi: perahu itu meluncur ke -- laut; (4) sela-sela; antara (orang banyak, kumpulan, dsb): ia menyelinap di -- penonton; (5) paruh; perdua: -- pertama tahun ini hujan terus turun [adv] sedang: seorang anak yg -- berdiri di tepi jalan, tiba-tiba terjatuh krn terserempet mobil; (2) p ketika; sementara: -- ia termenung, tiba-tiba tersentak hatinya krn teringat kakeknya yg telah meninggal dunia
tenjet ten.jet [ark v] ber.ten.jet v berjalan dng ujung jari kaki; berjengket: agar tidak mengotori lantai yg baru saja dipel dan masih basah, terpaksa ia ~ pd waktu masuk ke dl rumah
tepat te.pat [a] (1) betul atau lurus (arah, jurusan); berbetulan benar: gang ini -- menuju rumah guruku; matahari -- di atas kepala kita; rumah kami letaknya -- di muka apotek; (2) kena benar (pd sasaran, tujuan, maksud, dsb): tembakan itu -- mengenai jantungnya; jurusan yg dipilihnya sudah --; (3) tidak ada selisih sedikit pun; tidak kurang dan tidak lebih; persis: -- di tengah jalan; -- sama dng wajah adiknya; pukul 08.00 -- kami berangkat; jumlah yg -- baru diketahui sesudah diadakan sensus; tengah hari --; (4) betul atau cocok (tt dugaan, ramalan, dsb): perhitungannya kurang --; alasan itu mungkin -- juga; (5) jitu (tt tindakan, aturan, kritik, dsb): segera diambil tindakan yg tegas dan --; (6) betul atau mengena tt perkataan, jawaban, dsb: isilah titik-titik di bawah ini dng kata-kata yg --; semua pertanyaan dijawabnya dng --
tepi te.pi [n] (1) bagian bidang (permukaan) yg di luar sekali; pinggir: -- hutan (ladang, sawah); -- jalan raya; -- layar; bola jatuh di -- lapangan; (2) birai atau sesuatu yg dipasang di pinggir baju (kain dsb): -- kain (lengan baju dsb); (3) tempat di pinggir laut (sungai dsb): -- pantai, pesisir
tepukan te.puk.an [n] (1) suara hasil tamparan tapak tangan pd tapak tangan yg lain: terdengar teriakan dan ~ dr seberang jalan; (2) perbuatan menepuk atau menepak: ~ lembut pd bahunya sbg tanda sayang
tepung kena ragi [pb] sudah terjadi (berjalan baik-baik)
teralang ter.a.lang [v] terhambat; mendapat rintangan: perjalanannya ~ oleh air bah yg melanda daerah itu
teras te.ras [n] (1) bagian kayu yg keras; inti kayu: pd irisan penampang kelihatan -- yg dikelilingi lingkaran-lingkaran kayu yg dapat menunjukkan umurnya; (2) ki intisari; isi yg terutama; sesuatu yg terbaik; sesuatu yg terpenting: pasukan --; pejabat -- [n] (1) semen yg dibuat dr serbuk tanah yg keras (tanah cadas); (2) batuan berbentuk silinder yg dipotong dng mata bor khusus, untuk mempelajari formasi tempat batuan itu diambil; batu inti; (3) Geo tanah yg berasal dr letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yg dicampur dng kapur [n] (1) bidang tanah datar yg miring; bidang tanah yg lebih tinggi dp yg lain (biasanya ditumbuhi rumput): pd -- yg lebih tinggi berdiri istana, sedangkan pd -- di bawahnya terbentang taman yg luas; (2) tanah atau lantai yg agak ketinggian di depan rumah: -- di bagian muka gedung itu dipenuhi dng pot-pot bunga yg indah; -- untuk tempat mimbar pemimpin upacara; (3) atap rumah yg datar (biasanya diberi pagar di pinggirnya); (4) landasan yg lebih tinggi dp tanah sekelilingnya untuk landasan candi (tempat berjalan-jalan atau tempat duduk-duduk); (5) bagian dr gili-gili di muka restoran yg diisi dng kursi untuk duduk-duduk; (6)keadaan tanah persawahan dsb yg bertangga-tangga dr atas ke bawah
terbelintang ter.be.lin.tang [v] terletak melintang: lalu lintas terhalang krn ada pohon kenari tumbang -- di tengah jalan
terbungkuk-bungkuk ter.bung.kuk-bung.kuk [v] dng membungkuk-bungkuk: ia berjalan -- menahan sakit perut
tercelentang ter.ce.len.tang [v] dl keadaan telentang (tt jatuh dsb): ia jatuh ~ , kepala dan bagian belakangnya terbentur aspal jalan
tergagau-gagau ter.ga.gau-ga.gau [v] (berjalan) meraba-raba (krn gelap, buta, dsb)
terganggu ter.gang.gu [v] (1) terhalang; mendapat rintangan: perjalanan sedikit ~ krn adanya peristiwa kecelakaan di jalan; (2) tergoda: hatinya ~ oleh rayuan asmara; (3) kurang sehat; tidak normal (tt kesehatan, pikiran, jiwa): pikirannya ~; (4) tidak lancar; terhenti (untuk sementara): sekolahnya ~ krn ketiadaan biaya
tergeleng-geleng ter.ge.leng-ge.leng [v] (1) tergoyang-goyang (kepala); (2) ki terheran-heran: tidak jarang seniman ~ mengikuti jalan pikiran kritikus
tergeletak ter.ge.le.tak [v] tertelentang; terkapar; terletak begitu saja: ia melihat seorang laki-laki tua ~ di pinggir jalan
tergelincir ter.ge.lin.cir [v] (1) terpeleset: krn jalan itu licin, ia jatuh ~; (2) terlanjur terkatakan: kutukan telah ~ keluar dr mulutnya; (3) terjerumus (ke dl dosa, kesalahan, kemusyrikan): kalau tidak waspada, engkau akan ~ ke dunia kemusyrikan; (4) mulai bergeser turun: beberapa menit dr pukul 12.00, matahari ~; (5) cak kalah: dl babak semifinal, ia telah ~
tergerus ter.ge.rus [v] terhancurkan sedikit demi sedikit: jalan kereta api ~ sepanjang satu kilometer
tergontai-gontai ter.gon.tai-gon.tai [v] perlahan-lahan dan agak terhuyung- huyung (tt berjalan)
tergusur ter.gu.sur [v] (1) tergeser dr tempat semula: satu-satunya jalan bagi rakyat yg ~ ialah mencari tanah tempat tinggal yg baru di luar kota; (2) terpaksa dipindahkan dr tempatnya: penampungan bagi mereka yg ~ telah disediakan oleh pemerintah
terhambat-hambat ter.ham.bat-ham.bat [v] tersendat-sendat; tidak lancar: krn kerusakan pd mesinnya, jalan mobil itu menjadi ~
terhambur ter.ham.bur [v] tersebar; tertabur; terserak-serak: uangnya ~ di jalan ketika ia jatuh dr sepeda motornya
terhenti ter.hen.ti [v] tidak berjalan (berputar, bergerak, dsb) lagi; tidak berlanjut; tertahan; terputus: sekolahnya ~
terincut-incut ter.in.cut-in.cut [v] berjalan timpang (krn kaki pendek se-belah)
terintang te.rin.tang [v] teralang; terganggu: perjalanan kami ~ oleh cuaca yg buruk
terjal ter.jal [a] curam hampir tegak lurus (tt jurang, lereng gunung, tebing): lereng Gunung Bromo tidak begitu --; jalan yg kami lalui di bukit itu --
terkapar ter.ka.par [v ki] terbaring tidak diperhatikan atau tidak beraturan; terhantar: korban yg ditabrak truk itu ~ di tengah jalan
terkayai ter.ka.yai [a] mampu; kuasa: ia tidak ~ berjalan
terkelola ter.ke.lo.la [v] dikendalikan (diselenggarakan, dijalankan, diurus) dng baik (tt perusahaan, pemerintahan, dsb)
terkibuli ter.ki.buli [v] tertipu: pulanglah ia dng hati kesal krn merasa ~ oleh penjual obat di pinggir jalan
terlantung-lantung ter.lan.tung-lan.tung [v] tersentuh berulang-ulang; berantukkan: genta yg ~ itu memecah kesunyian di sepanjang perjalanan kami
terlewati ter.le.wati [v] (1) terlampaui; terlalui; terlangkaui (tidak turut serta dibaca): halaman 10-15 ~ , tidak terbaca olehku; (2) sudah (dapat) ditempuh (dijalani): semua kepahitan hidupnya telah ~
terlonggok ter.long.gok [v] terhimpun; tertumpuk tidak teratur: bertonton bawang merah ~ di tepi jalan pengangkutan dng truk
terobos te.ro.bos [v] me.ne.ro.bos v (1) menembus; mendobrak (barisan dsb); melantas: mereka berusaha ~ pertahanan kita; pasukan itu berhasil ~ kepungan musuh; (2) memintas (jalan): kalau mau cepat, kita ~ lewat kuburan saja
terowongan te.ro.wong.an [n] tembusan dl tanah atau gunung (untuk jalan kereta api dsb)
terpaksa ter.pak.sa [v] berbuat di luar kemauan sendiri krn terdesak oleh keadaan; mau tidak mau harus; tidak boleh tidak: kami ~ menerimanya krn tidak ada jalan lain
terpeleset ter.pe.le.set [v] tergelincir: ia jatuh ~ krn jalan sangat licin
tersaruk-saruk ter.sa.ruk-sa.ruk [v] tersandung berkali-kali: berjalan dng -- di dl rimba
tersesat ter.se.sat [v] salah jalan; kesasar: mudah- mudahan ia tidak -- di tengah jalan
tersomplok ter.som.plok [v] (1) terbentur; terlanggar: sepedanya ringsek -- mobil; (2) tersompok; tiba-tiba berjumpa (dng): ketika berbelok ke jalan kecil, -- dng polisi;
tertegun ter.te.gun [v] (tiba-tiba) berdiri tegak (tidak bergerak, tercengang, dsb): orang desa itu ~ melihat mobil bersimpang siur di jalan raya; (2) terhenti; (sekonyong-konyong) berhenti atau terdiam: tiba-tiba ia berhenti dan ~ melihat orang datang menghampirinya
tertendang-tendang ter.ten.dang-ten.dang [v] tidak sengaja terkena tendangan berkali-kali: bola itu ~ para pejalan kaki yg lewat di dekat lapangan
tertib lalu lintas aturan yg berkaitan dng lalu lintas jalan raya
tertumpuk ter.tum.puk [v] tersusun bertumpang-tindih; terkumpulkan banyak-banyak: kita jangan membiarkan batu-batu dan pasir ~ di tepi jalan
terus te.rus [v] (1) lurus menuju ...; langsung pd (arah ke); lantas: kami tidak -- ke kota, tetapi singgah dahulu di perkebunan karet; permohonan itu disampaikan -- kpd kepala kantor; (2) tetap berlanjut: pertempuran itu -- menghebat hingga tengah malam; (3) tidak berhenti-henti: ia berjalan -- siang malam; (4) lanjut: bagaimana -- cerita itu; (5) tidak putus-putus; selalu: harga barang -- membubung; sampai pd hari ini, wajah almarhum yg tenang itu kuingat --; (6) tembus; menembus; melantas: peluru itu masuk -- sampai ke tulang belikat; jalan setapak ini -- ke terowongan yg menuju gudang mesiu; (7) langsung ...; lalu ...: sampai di rumah ia -- tidur; sekali tembak gajah itu -- mati [a] tulen (tidak bercampur atau tidak berlapis): gelang ini emas --
tes [n] (1) ujian tertulis, lisan, atau wawancara untuk mengetahui pengetahuan, kemampuan, bakat, dan kepribadian seseorang; (2) percobaan untuk menguji kelaikan jalan suatu kendaraan bermotor umum; uji: berdasarkan -- yg dilakukan di balai pengujian kendaraan bermotor kendaraan jenis itu cukup baik untuk angkutan penumpang dan barang
tiga satu penumpang mobil pribadi dsb paling sedikit berjumlah tiga orang dl satu mobil apabila melalui jalan tertentu pd jam-jam tertentu di Jakarta (kecuali taksi dan kendaraan umum)
timbel tim.bel [n Kim] logam lunak berwarna abu-abu, dipakai untuk paduan membuat huruf (pd percetakan); plumbum; unsur dng nomor atom 82, lambang Pb dan berbobot atom 207,21 [Sd n] bekal berupa nasi dan lauk-pauknya yg dibawa dl perjalanan dsb: dia biasanya membawa -- ke sawah
timpang tim.pang [a] (1) pincang yg tetap (krn salah satu kakinya tidak sama panjang): kakinya --; meja itu -- kakinya; (2) incang-incut: berjalan -- (tertimpang); (3) ki tidak seimbang; ada kekurangan (ada cela); berat sebelah: perjanjian itu dianggapnya --
tiran ti.ran [n] raja atau penguasa yg lalim dan sewenang-wenang (biasanya memperoleh kekuasaan dng jalan kekerasan): tidak seorang rakyat pun merasa tenteram di bawah kekuasaan seorang --
titar ti.tar [v] ber.ti.tar-ti.tar v bergerak (berjalan dsb) kian kemari dng cepat: maka ia pun segera bangkit, lalu berdiri ~ di sekeliling taman sari
titi ti.ti [v] , me.ni.ti v (1) berjalan di titian; (2) berjalan di jalan dsb yg sempit dan panjang: dia ~ di atas bandar dan berjalan di atas pematang; (3) menjalani; menapaki: ia ~ jenjang karier sbg penyanyi sejak umur 15 tahun [Jw a] cermat; teliti
titian ti.ti.an [n] (1) jembatan kecil (sebatang kayu, papan, dsb yg dilintangkan di atas sungai dsb): mereka terpaksa menyeberang melalui ~ itu krn jembatan rusak; (2) jalan yg sempit (terutama yg diberi tumpuan papan, batu, dsb)
tituler ti.tu.ler [a] berkaitan dng pangkat atau gelar kehormatan yg diperoleh tanpa menjalankan tugas jabatan sbg yg tersebut pd gelarnya: mayor -- , berpangkat mayor tetapi tidak menjalankan tugas sbg mayor dl kemiliteran
tobat to.bat [v] sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yg salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan: sekarang ia sudah -- dr kejahatan yg pernah dilakukan; (2) v kembali kpd agama (jalan, hal) yg benar: setelah mendengar khotbah itu banyak orang yg -- kembali ke jalan yg sesuai dng ajaran Tuhan; (3) v merasa tidak sanggup lagi: -- aku mengajar anakmu; (4) p menyatakan rasa heran, kesal, atau sebal: -- ! -- !, bengal betul anak itu!; (5) v cak jera (tidak akan berbuat lagi): ia sudah -- tidak akan mengisap ganja lagi
tokok to.kok [n] tambahan sedikit (ketika menimbang, mengukur, dsb) [n] pemukul; martil
tol [n] (1) pajak untuk memasuki jalan tertentu (msl jalan bebas hambatan, jalan layang); (2) jalan yg mengenakan bea bagi pemakainya; (3) bea masuk kendaraan dan barang impor lain; (4) pintu cukai; gerbang cukai
tolok ukur sesuatu yg dipakai sbg dasar mengukur (menilai, dsb); patokan; standar
tombol tom.bol [n] (1) alat (knop) pd mesin dsb, yg gerak tekan atau gerak tariknya dapat menjalankan, menghentikan, atau mengubah gerak pd mesin; (2) tonjolan pd kulit (orang, binatang, kayu, dsb)
tonggek tong.gek [a] tidak lurus punggungnya dan pantatnya terkedik; tunggik: krn cacat, ia berjalan agak --
tongkat tong.kat [n] sepotong bambu (rotan, kayu, dsb) yg agak panjang (untuk menopang atau pegangan ketika berjalan, menyokong, dsb)
tonometer to.no.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur penyaringan atau penghasil data dng penyaringan tertentu; (2) alat untuk mengukur tekanan bola mata: pemeriksaan tekanan bola mata dapat dilakukan dng --
tradisi tra.di.si [n] (1) adat kebiasaan turun-temurun (dr nenek moyang) yg masih dijalankan dl masyarakat; (2) penilaian atau anggapan bahwa cara-cara yg telah ada merupakan yg paling baik dan benar: perayaan hari besar agama itu janganlah hanya merupakan -- , haruslah dihayati maknanya
traktor trak.tor [n] kendaraan yg dijalankan dng bensin atau motor diesel, dipakai untuk menarik benda yg berat atau membajak (meratakan) tanah
trayek tra.yek [n] jalan yg dilalui; jarak perjalanan yg ditempuh: -- Jakarta-Bandung
trek [n] (1) pemindahan orang dsb dr daerah atau negeri; (2) Olr pemindahan bola dr pemain sayap ke tengah untuk diteruskan ke gawang lawan; (3) Olr jalur atau jalan yg dipakai untuk arena balap; (4) El jalur pd disk dan disket tempat informasi direkam; lintas
trem [n] kereta yg dijalankan oleh tenaga listrik atau lokomotif kecil, biasanya digunakan sbg angkutan penumpang dalam kota
trem listrik trem yg dijalankan dng tenaga listrik
trilomba juang trilomba dl cabang atletik yg berupa perlombaan jalan 8 km, l7 km, dan 45 km, diadakan 5 tahun sekali untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI, diikuti oleh tim-tim dr setiap provinsi
trip [n] (1) perjalanan jauh: menyelesaikan -- pertama mengelilingi Pulau Bali; (2) rombongan (yg bepergian): calon jemaah haji -- pertama berangkat dng kapal Cut Nyak Dien
trotoar tro.to.ar [n] tepi jalan besar yg sedikit lebih tinggi dp jalan tsb, tempat orang berjalan kaki
tuan tu.an [n] (1) orang tempat mengabdi, sbg lawan kata hamba, abdi, budak: anjing itu sangat setia kpd -- nya; (2) orang yg memberi pekerjaan; majikan; kepala (perusahaan dsb); pemilik atau yg empunya (toko dsb): hari ini -- saya tidak ada di kantor; (3) orang laki-laki (yg patut dihormati): ada seorang -- datang kemari; sepeda -- , sepeda untuk orang laki-laki; (4) sebutan kpd orang laki-laki bangsa asing atau sebutan kpd orang laki-laki yg patut dihormati: -- haji; -- sayid; (5) sebutan bagi wanita bangsawan (putri raja dsb): -- putri; (6 a) persona orang kedua laki-laki (engkau atau -mu yg takzim): -- hendak ke mana? inilah sepeda --; (b) persona orang kedua perempuan (engkau atau -mu yg takzim): tidak sampai hati Kakanda melepaskan -- berjalan seorang diri
tugas tu.gas [n] (1) yg wajib dikerjakan atau yg ditentukan untuk dilakukan; pekerjaan yg menjadi tanggung jawab seseorang; pekerjaan yg dibebankan: pegawai hendaklah menjalankan -- masing-masing dng baik; kerjakan -- Saudara baik-baik; (2) suruhan (perintah) untuk melakukan sesuatu: beliau diberi -- menyelidiki keadaan rakyat di pulau itu; surat -- , surat perintah; (3) Ling fungsi (jabatan): terangkan -- akhiran "-lah" pd kata "minumlah" dl kalimat itu; (4) Huk fungsi yg boleh tidak dikerjakan [Lihat {tukas}]
tukang kebut penjaga garis pd pertandingan sepak bola (yg biasa mengebutkan bendera bila ada pelanggaran); (2) orang, motor, dsb yg suka mengebut (menjalankan mobil dng kecepatan tinggi)
tukang sampah orang yg pekerjaannya membersihkan jalan (menyapu dan membuang sampah)
tumpukan tum.puk.an [n] barang yg ditumpuk; timbunan; onggokan: di tepi jalan itu kita melihat ~ bekas pagar tembok
tunggang hilang berani mati [pb] tidak gentar menjalankan kewajiban (terutama yg mengenai bangsa dan negara) [pb] tidak takut apa pun
tunggang-tunggit tung.gang-tung.git [v] (1) berjendul-jendul; berlekak-lekuk (tidak rata tt jalan dsb); (2) tergerak-gerak turun naik (orang berjalan dsb); terumbang-ambing turun naik (tt perahu)
tunggul tung.gul [n] (1) pangkal pohon yg masih tinggal tertanam di dl tanah sehabis ditebang; (2) pokok batang yg masih tertinggal sehabis dituai, disabit, dsb: -- padi; -- jagung; (3) tonggak (untuk menambatkan perahu dsb) [n] bendera; panji-panji: dua orang pembawa -- berjalan kaki di belakang pasukan [ark] me.nung.gul v memberi tanda bahwa sudah tertakluk; memberi (membayar) sesuatu krn kalah dl berperang; tungkul
tuntun tun.tun [v] ber.tun.tun v (1) berjalan dng memegang tangan atau menggandeng tangan orang lain; berbimbing: keluar masuk kamar, nenek itu harus ~ , kalau tidak ia pasti jatuh; kedua orang buta itu berjalan sambil ~ tangan; (2) menggunakan pedoman untuk melakukan sesuatu: melakukan pekerjaan yg pelik harus ~ [Mk n] sesuatu yg digunakan untuk penutup mata (muka)
tuntut tun.tut [v] , me.nun.tut v (1) meminta dng keras (setengah mengharuskan supaya dipenuhi): pihak keluarga ~ tanggung jawabnya atas keselamatan anak istrinya; (2) menagih (utang dsb): ~ utang yg telah lampau; (3) menggugat (untuk dijadikan perkara); membawa atau mengadu ke pengadilan: pihak yg dirugikan telah ~ penipu itu; (4) berusaha keras untuk mendapat (hak atas sesuatu): orang itu ~ hak atas warisan orang tuanya; (5) berusaha atau berdaya upaya mencapai (mendapat dsb) suatu tujuan dsb: buruh pabrik itu ~ perbaikan nasib; para pemuda ~ kemerdekaan; (6) berusaha supaya mendapat pengetahuan (ilmu dsb); mempelajari: ~ ilmu; ~ pelajaran; (7) menuju: berjalanlah mereka itu dng bergurauan dan jenaka akan ~ kota harapan
tur [n cak] perjalanan untuk bertamasya dsb: karyawan perusahaan itu mengadakan -- ke daerah pegunungan
tusuk biku tusukan yg jalan benangnya berbiku-biku
turun tu.run [v] (1) bergerak ke arah bawah; bergerak ke tempat yg lebih rendah dp tempat semula: -- dr gunung; -- ke jurang; (2) bergerak (berjalan dsb) dr hulu (udik) ke hilir; menghilir (dr atas angin) ke bawah angin; datang dr (dr suatu tempat atau daerah yg jauh ke tempat sendiri): ia menumpang perahu yg -- ke Palembang; ia baru saja -- dr Mekah; (3) mengendap (tt ampas dsb): ampasnya sudah --; (4) surut (tt air): air laut mulai --; (5) reda (tt marah, nafsu, dsb); (6) mengayun atau mendaki kaki langit (tt matahari, bulan): matahari (tengah) -- , petang hari kira-kira pukul tiga; (7) meninggalkan atau keluar dr kendaraan (kapal, kereta, dsb) ke bawah; pergi (naik) dr darat ke kapal; keluar dr rumah; pergi atau pulang (tt tamu): penumpang bus itu disuruhnya --; (8) menjadi kurang (rendah, susut, sedikit, dsb); (9) jatuh atau merosot (tt harga, nilai, dsb): hasil panen -- 10%; (10) datang ke (dr sesuatu yg dianggap tinggi atau di atas); berpindah ke (dr orang tua, nenek moyang, dsb); masuk ke (memasuki, tt roh halus, setan, dsb): spt bidadari -- ke bumi; (11) jatuh (tt hujan, salju, dsb); datang menimpa (tt tulah, siksa, dsb); (12) menjadi lemah (tt kondisi tubuh); (13) cak sampai di tangan; diterima (tt surat dr atasan dsb): perintah dr atasan belum --; (14) cak melantai; berdansa [Jw v] me.nu.run v (1) menyalin (tulisan, surat, dsb); (2) mencontoh atau meniru (pekerjaan orang lain)
tusuk jarum cara mengobati penyakit dng jalan menusukkan jarum pd tempat-tempat tertentu; akupunktur (berasal dr Cina)
tutup tu.tup [n] benda yg menjadi alat untuk membatasi suatu tempat sehingga tidak terlihat isinya, tidak dapat dilewati, terjaga keamanannya, dsb; tudung; sahap; sangai: -- jalan ke kebun itu dirusak pencuri; -- periuk itu telah hilang; (2) v menutup
uang karun uang yg termasuk harta karun; (2) uang yg diperoleh dng jalan yg tidak halal
uang panas uang pinjaman dng bunga yg tinggi: -- panas tidak membawa berkah; (2) uang yg diperoleh dng mudah atau dng jalan yg tidak sah; (3) cak uang yg banyak tersedia dl peredaran: pemerintah bermaksud menyedot -- panas yg beredar di masyarakat
uang saksi uang yg diberikan kpd saksi pd pengadilan untuk ongkos jalan dsb
uang tunggu uang tunjangan kpd pegawai (negeri) yg sudah tidak lagi menjalankan pekerjaannya, tetapi belum diberhentikan secara resmi atau dipensiun
ubek-ubekan ubek-ubek.an [n] hasil mengubek-ubek; (2) v berputar-putar (krn salah jalan atau tidak tahu jalan): saya tadi ~ di hutan bambu dan akhirnya berhasil menemukan jalan keluar
udara uda.ra [n] (1) campuran berbagai gas yg tidak berwarna dan tidak berbau (spt oksigen dan nitrogen) yg memenuhi ruang di atas bumi spt yg kita hirup apabila kita bernapas; hawa: berjalan-jalan menghirup -- segar; (2) ruang di atas bumi yg berisi hawa; angkasa: asap hitam mengepul ke --; (3) keadaan hawa (cuaca, hari): -- dl bulan ini sangat panas; (4) segala sesuatu yg berhubungan dng penerbangan: hubungan -- antara Jakarta dan kota-kota besar di seluruh Indonesia sudah lancar; pelabuhan --; pos --; (5) suasana: -- desa itu sedang tegang menjelang pemilihan lurah
udara awal udara tekan yg digunakan untuk menjalankan motor diesel
ugal-ugalan ugal-ugal.an [a] kurang senonoh (kasar) dl bertingkah laku; kurang ajar; nakal: banyak pengendara sepeda motor yg suka -- di jalan umum
uji rasa pencobaan rasa makanan (minuman) dng jalan mencicipinya
ujian kepandaian uji.an kepandaian bentuk ujian atau pertanyaan untuk mengukur kecakapan murid sbg hasil proses belajar-mengajar
ujung [n] bagian penghabisan dr suatu benda (yg panjang): serangga itu merusakkan -- akar anggrek; berbelok di -- jalan; (2) bagian barang yg diruncingkan (lancip, tajam, dsb); puncak: -- hidung; -- jari; -- tombak; (3) bagian darat yg menjorok (jauh) ke laut; (4) (bagian) akhir (pembicaraan, percakapan, tahun, dsb): -- pembicaraan baginda masih thd hal itu jua; gajinya tidak cukup sampai ke -- bulan; (5) ki maksud dan tujuan (perkataan dsb): saya maklum akan -- perkataannya itu [n] , -- atap tanaman semak; Baeckea frutescens
ukur tanah perihal mengukur tanah
ukuran ukur.an [n] (1) hasil mengukur; (2) panjang, lebar, luas, besar sesuatu; format: kertas dng ~ 34 x 22 cm; (3) bilangan yg menunjukkan besar satuan ukuran suatu benda; (4) cak alat untuk mengukur, msl penggaris, meteran, jengkal: ~ nya hanya menggunakan jengkal; (5) ki norma: bertindak tanpa ~
umur kronologis umur menurut kalender (biasa dipakai untuk mengukur taraf perkembangan kognitif seseorang)
uncang un.cang [n] pundi-pundi dr kain untuk tempat barang-barang yg perlu dibawa dl perjalanan
undak-undakan un.dak-un.dak.an [Jw n] tangga atau tempat yg bertingkat-tingkat (spt yg ada di muka pintu): untuk memasuki rumah itu orang harus berjalan melalui ~ sepuluh tingkat
undur un.dur [v] (1) mundur; surut; (berjalan) ke belakang: marahnya tidak -- sedikit pun ketika itu; (2) menjauhkan diri (dr); pergi (dr): -- dr gelanggang
undur-undur un.dur-un.dur [n] (1) binatang kecil yg suka membuat lubang spt kawah di tanah berdebu untuk menjebak (msl semut), kalau berjalan selalu mundur; (2) penyu-penyuan (sebangsa ketam kecil di pantai)
ungti ung.ti [Cn n] orang-orangan (boneka) yg besar sekali (di dalamnya ada orang yg menjalankan dan menggerakkannya); ondel-ondel
unifikasi uni.fi.ka.si [n] hal menyatukan; penyatuan; hal menjadikan seragam: penyempurnaan pembinaan hukum nasional dilakukan antara lain dng jalan pembaharuan, kodifikasi, dan -- hukum
unit [n] (1) bagian terkecil dr sesuatu yg dapat berdiri sendiri; satuan: keluarga merupakan -- sosial yg paling kecil; desa sbg -- kelompok hidup masyarakat; (2) kadar yg digunakan untuk mengukur (menilai dsb) sesuatu; dasar ukuran; (3) kata penggolong untuk barang selengkapnya dng bagian-bagiannya (kendaraan, komputer, dsb): 30 -- mobil
unting un.ting [num] kata penggolong untuk tali, malai padi, dsb atau barang-barang yg terikat; untai; berkas: se -- benang emas [n] un.ting-un.ting n perkakas tukang batu berupa tali yg berbandul timah (atau besi) untuk mengukur ketegaklurusan tiang, kerataan tepi (bidang) tembok, dsb
untung un.tung [n] sesuatu (keadaan) yg telah digariskan oleh Tuhan Yang Mahakuasa bagi perjalanan hidup seseorang; nasib: kalau ada -- di badan bolehlah kita bertemu lagi; (2) a mujur; bahagia: -- lah saat-saat demikian mereka dapat menyelamatkan diri; (3) n laba yg diperoleh dl berdagang dsb: kita bukan pedagang yg dapat membeli sayur di desa dan menjualnya dng -- besar di kota; (4) n guna; manfaat; faedah: apa -- nya menakut-nakuti orang
upaya upa.ya [n] usaha; ikhtiar (untuk mencapai suatu maksud, memecahkan persoalan, mencari jalan keluar, dsb); daya upaya: -- menegakkan keamanan patut dibanggakan
urat nadi pembuluh darah pd pergelangan tangan; (2) pembuluh darah yg mengalirkan darah dr jantung; urat darah yg besar: pisau yg menembus lehernya memutuskan -- nadi sehingga ia mati seketika; (3) ki jalan raya atau alur lalu lintas (yg digunakan untuk menghubungkan satu tempat dng tempat lain): jalan raya adalah -- nadi perekonomian yg penting
urinometer uri.no.me.ter [n] alat untuk mengukur berat jenis urine
usahawan usa.ha.wan [n] orang yg menjalankan bagian usaha (memimpin) perusahaan; pengusaha: pengadaan modal merupakan hal yg menyulitkan para --
vakum va.kum [a] (1) hampa udara: supaya benda yg akan ditaruh di ruang bola kaca itu tidak cepat rusak, ruang itu harus --; (2) kosong (tidak ada petugasnya, pejabatnya, dsb): supaya tidak -- , pengurus lama tetap menjalankan tugasnya sehari-hari sampai terbentuk pengurus baru
ventilasi tambang pekerjaan pengaturan peredaran udara pd jaringan jalan dl tambang bawah tanah yg berhubungan dng, baik persoalan kuantitas maupun kualitas udaranya
verbalisme ver.bal.is.me [n Dik] ajaran (pandangan) dl dunia pendidikan (pengajaran) yg mendidik anak untuk banyak menghafal: sifat -- sejauh mungkin dihindari dng jalan menanamkan sifat kritis pd anak-anak
vernis ver.nis [n] minyak yg telah dikentalkan dng jalan pemanasan atau dng penambahan getah, arpus, dan bahan lain
viaduk vi.a.duk [n] jembatan atau jalan di atas jalan raya, jalan kereta api, di atas lembah atau sungai yg lebar
visa transit vi.sa transit visa untuk berdiam sementara di darat (kota) bagi orang asing yg datang ke sebuah negara dng menumpang kapal, mereka melihat-lihat kota dan akan meneruskan perjalanannya dng kapal itu juga
viskometer vis.ko.me.ter [n] alat untuk mengukur kekentalan cairan
vista vis.ta [n] (1) pemandangan (dr ujung jalan yg kanan kirinya berpohon); (2) rangkaian kejadian (pemandangan dsb)
vital vi.tal [a] sangat penting (untuk kehidupan dsb): jalan ini -- bagi kelancaran perekonomian daerah; komunikasi merupakan faktor yg -- dl masyarakat sekarang
voltameter vol.ta.me.ter [n El] alat untuk mengukur arus listrik dl satuan volt
volumeter vo.lu.me.ter [n] alat untuk mengukur volume gas atau larutan
wajib militer kewajiban masuk dinas militer bagi setiap warga negara apabila diperlukan oleh negara: dia pernah dipenjarakan krn tidak mau menjalani -- militer
walau wa.lau [p] (1) dan jika: -- harus menembus bumi, tetap akan Kanda jalani; (2) kendati; meski: -- hujan lebat, ia tetap datang ke rumah pacarnya
waswas was.was [a] (1) ragu-ragu; kurang yakin; (2) khawatir: dng agak -- dia melangkah di jalan yg sepi itu; (3) curiga
wesel we.sel [n] (1) surat pos untuk mengirimkan uang; (2) surat pembayaran yg dapat diuangkan ke bank oleh pemegangnya [n] konstruksi batang-batang rel kereta api yg bercabang (bersimpangan) tempat memindahkan arah jalan kereta api
widyawisata wid.ya.wi.sa.ta [n] perjalanan ke luar (daerah, kampus, dsb) dl rangka kunjungan studi (biasanya berombongan); kunjungan dl rangka menambah ilmu pengetahuan: peserta kursus mengadakan -- ke pabrik farmasi di Ciawi
wilayah kerja daerah yg menjadi kekuasaan dl menjalankan tugas: kecamatan yg terpencil itu masih termasuk -- kerja kabupaten ini
wira-wiri wi.ra-wi.ri [v] berjalan hilir mudik; mondar-mandir: begitu Pak Minan sampai di rumah kawannya, ia melihat kawannya itu sedang repot --
wisata alam perjalanan yg memanfaatkan potensi sumber daya alam dan tata lingkungannya sbg objek tujuan wisata
wisata studi melakukan perjalanan wisata sambil belajar
yayasan prayuwana yayasan untuk memberi perlindungan, asuhan, dan bimbingan kpd anak-anak dan mengusahakan pemulihan bagi anak-anak yg menyimpang dr jalan yg baik

Jika informasi mengenai "mengukur jalan" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas