Arti kata/frase "masa menganggur" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/masa-menganggur

Halaman ini menjelaskan kata atau frase masa menganggur menurut KBBI Edisi III

masa menganggur: masa senggang

Lebih lanjut mengenai masa menganggur

masa menganggur terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1440 kata terkait yakni sebagai berikut:

masa ma.sa [n] (1) waktu; ketika; saat: -- tanam padi telah tiba; bila -- saja, sewaktu-waktu [adv] kata untuk menyatakan ketidakpercayaan dan sifatnya retoris: -- , dia sudah pergi? [kl n] , ter.ma.sa n tamasya [n Ark] satuan ukuran berat untuk emas dan perak (dl prasasti disingkat ma, 1 ma = 2,412 g)
menganggur meng.ang.gur [v] (1) mengerat cabang (batang) untuk ditanam: ia ~ batang mawar untuk ditanam di kebunnya; (2) menanam (ubi kayu dsb) dng setek: Paman sedang ~ ubi kayu di ladang; (3) menganjak atau memindahkan tanaman: kita harus ~ anak pohon pisang itu
masa menganggur masa senggang
masa anak-anak masa kehidupan antara dua tahun sampai pubertas; -- bakti masa menunaikan tugas; masa untuk mengabdi: dia terpilih kembali untuk -- bakti lima tahun
masa dewasa masa seseorang menginjak usia kawin dan krn itu dianggap sudah dapat berdiri sendiri dl menanggung hidupnya, lepas dr asuhan dan bantuan orang tua
masa emosional masa seorang individu memiliki emosi yg matang, yaitu dl arti stabil, serta dapat diterima oleh masyarakat
masa inkubasi masa mulai saat penyebab penyakit masuk ke dl tubuh (saat penularan) sampai saat timbulnya penyakit; masa tunas
masa intelektual masa seorang individu telah menguasai pengetahuan yg dapat berguna dl hal menanggapi dan menanggulangi segala masalah hidup
masa kini masa yg terbaru (paling akhir); mutakhir
masa lalu masa yg telah lewat; masa terdahulu
masa laten masa dl perkembangan seksual antara umur 4-5 tahun dan permulaan masa remaja ketika terjadi peralihan dr masa seksual kanak-kanak menjadi seks dl arti dewasa
masa menentang masa seseorang dapat melihat peningkatan dl tingkah laku yg ditandai oleh reaksi motorik dan perasaan yg bertahan kuat thd orang atau barang
masa pancaroba masa anak memasuki masa remaja, umumnya menunjukkan tingkah laku yg sangat berbeda dng ketika ia masih anak-anak sehingga sering merupakan masalah, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang tua, guru, dan masyarakat, msl anak menjadi sukar dikendalikan, ada kecenderungan melawan, dan ingin berdiri sendiri
masa peka masa yg dialami seseorang, baik dl perkembangan aspek emosinya maupun krn pengaruh kelenjar tubuhnya, msl masa menjelang menstruasi atau menopause; (2) saat ketika anak sangat mudah menerima rangsangan untuk tumbuh berkembang secara cepat
masa perlindungan masa berlakunya hak cipta
masa puber masa (kehidupan) usia remaja
masa remaja masa antara 12-18 tahun dl proses pertumbuhan seorang individu sesudah meninggalkan masa anak-anak menjelang masa dewasa, tetapi belum mencapai kematangan jiwa; masa puber
masa reses masa tidak adanya kegiatan sidang (tt DPR)
masa sangkal masa perkembangan anak, biasanya kira-kira usia tiga tahun yg anak selalu menyangkal atau bertingkah laku kebalikan dr yg diharapkan dr dirinya
masa sidang Dewan Perwakilan Rakyat masa kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yg terutama dilakukan dl gedung DPR
masa subur masa yg besar kemungkinannya bagi seorang wanita untuk hamil; masa yg besar kemungkinannya untuk terjadinya pembuahan
masa senggang [Tan] keadaan petani yg tidak mempunyai pekerjaan di bidang pertanian setelah selesai pemeliharaan tanaman sampai masa panen; masa menganggur
masa kawin [Tern] jarak waktu antara perkawinan pertama sampai perkawinan terakhir pd masa bunting
masa lia [Antr] masa tertentu yg harus ditaati oleh setiap calon ibu atau bapak, suami atau istri thd beberapa pantangan
masa tunas [Dok] masa antara waktu terjadinya infeksi dan timbulnya gejala-gejala penyakit; masa inkubasi
masak ma.sak [a] sudah tua dan sampai waktunya untuk dipetik, dimakan, dsb (tt buah-buahan): durian ini -- di pohon bukan -- krn diperam; jangan memetik mangga yg belum --; (2) a sudah matang (empuk, jadi) dan sampai waktunya untuk di-ambil, diangkat, dsb (tt makanan): nasi sudah -- , makanlah dulu; adonan ini belum --; (3) a ki sudah selesai dikerjakan (dididik dsb); sudah dipikirkan (dipertimbangkan) baik-baik; sudah diputuskan (disetujui) bersama; sudah sempurna; sudah pd tingkatan yg terbaik (terakhir): dia pemuda yg sudah -- sehingga dapat berpikir (bekerja) secara baik; perkara yg sudah -- jangan diulang-ulang lagi; (4) a matang (dl berpikir); (5) v cak memasak [adv cak] mana boleh; masa
masak lum [ark] masak sekali; ranum (tt buah-buahan)
masakan ma.sa.kan [adv] masak
masa berahi lama waktu hewan betina berahi
masa bodoh ma.sa bo.doh [a] kata afektif untuk menyatakan tidak senang hati; terserahlah; sesukamulah: begini tidak mau, begitu tidak mau, --; (2) v tidak peduli apa-apa; tidak memperhatikan sama sekali; acuh tak acuh: tt pendidikan anaknya ia -- saja
masa bunting [Tern] lama waktu bunting, yaitu dr saat terjadinya pembuahan sampai hewan beranak
masa gencat bagian waktu yg tidak digunakan karyawan untuk bekerja walau tersedia pekerjaan
masa gencat mesin waktu bagi mesin yg tersedia untuk produksi atau pekerjaan sampingan yg tidak dimanfaatkan krn kekurangan pekerjaan, bahan, atau karyawan, termasuk di dalamnya waktu pabrik tidak dl keseimbangan
masa kanak-kanak waktu seorang individu dl pertumbuhannya masih kecil
masa kering [Tern] jangka waktu (biasanya sekitar 60 hari) sejak sapi perah tidak berproduksi sampai saatnya diperah kembali
masa kerja jangka waktu orang sudah bekerja (pd suatu kantor, badan, dsb)
masa kosong waktu tidak hamil (bunting); jarak waktu antara beranak dan hamil (bunting) lagi
masa laku visa izin yg diberikan kpd pemilik visa untuk tinggal di suatu negara dl jangka waktu tertentu
masa menyusu [Tern] waktu selama anak menyusu pd induk
masa pajak jangka waktu untuk menghitung jumlah pajak yg harus dibayar
masa penyerahan jarak waktu antara pemesanan dan penerimaan barang jika dipandang dr pihak penjual; (2) jarak waktu antara penerimaan pesanan dan pengiriman barang jika dipandang dr pihak pembeli
masa peralihan jangka waktu selama proses berpindah dr satu keadaan ke keadaan yg lain
masa percobaan [Huk] tenggang waktu yg ditentukan oleh hakim, dl waktu itu terpidana tidak boleh melanggar syarat yg ditentukan oleh hakim
masa pertunangan jangka waktu antara saat upacara yg mengikatkan pria dan wanita dl suatu perjanjian akad nikah dan saat upacara pernikahan
masa pertunjukan jumlah pertunjukan atau lamanya pementasan drama dsb
masa pinjaman jangka waktu yg diizinkan bagi pembaca yg meminjam buku untuk dibaca di luar perpustakaan
masa tenggang waktu penanggungan pengembalian pokok pinjaman dan/atau bunga selama jangka waktu tertentu, guna mencapai akselerasi penanaman modal
masa tua waktu dl hidup seorang individu sesudah fungsinya sbg warga masyarakat mulai berkembang
masai ma.sai lihat kusut
masak air sempurna dan baik
masak ajar cukup mendapat didikan; tahu adat (sopan santun)
masak akal sudah mantap cara berpikirnya; dapat berpikir dng baik dan bijaksana
masak buah rumbia [pb] perkara yg mustahil terjadi, atau yg tidak mungkin diperoleh
masak di luar mentah di dalam [pb] orang yg kelihatan baik pd lahirnya, tetapi hatinya jahat; mulut manis tetapi hati busuk
masak dini [Tern] sifat ternak yg berkelamin cepat dewasa
masak kelamin [Tern] dewasa kelamin yg ditandai dng terjadinya berahi pertama atau bertelur pertama
masak lambat [Tern] sifat ternak yg lambat dewasa kelamin
masak malam [pb] suatu hal yg telah putus (sudah jadi), tetapi tidak lama kemudian berubah
masak masai sudah berpengalaman; ulung
masak niat niatnya sudah tidak dapat digoyah lagi; sudah mantap pendiriannya atau maksudnya
masak sekolah sudah pandai
masak tangan kerap kali kena pukul dng tangan
masak timbangan telah dikaji benar-benar buruk baiknya
masak-masak ma.sak-ma.sak [adv] secara baik (tt buah pikiran): semua putusan yg diambilnya telah dipikirkan -
masakat ma.sa.kat [n] masyakah
masal ma.sal [Lihat {massal}]
masala ma.sa.la [n Isl] lapik (tikar dsb) tempat salat
masalah ma.sa.lah [n] sesuatu yg harus diselesaikan (dipecahkan); soal; persoalan: -- keluarga hendaknya diselesaikan oleh keluarga itu sendiri; rapat itu harus memecahkan -- yg paling rumit [p cak] masya Allah
masalah warga negara [Pol] segala sesuatu yg menyangkut kehidupan warga negara dl kehidupan sehari-hari sbg warga negara
masam ma.sam [a] (1) asam (rasa spt rasa cuka atau buah asam): buah ini -- rasanya; (2) ki bersungut; merengut, tidak ramah (tt muka) krn marah dsb: mukanya -- saja krn diolok-olok
masap ma.sap [v] me.ma.sap v menguap; meruap
masarakat ma.sa.ra.kat [Lihat {masyarakat}]
masase ma.sa.se [n] pemijatan, pengurutan, dsb pd bagian badan ter-tentu dng tangan atau alat-alat khusus untuk melancarkan peredaran darah sbg cara pengobatan atau untuk menghilangkan rasa capai
masayu ma.sa.yu [n] panggilan kehormatan untuk wanita keturunan bangsawan Palembang
abad keemasan masa kegemilangan dan kejayaan yg dialami suatu bangsa atau negara dl sejarahnya; zaman keemasan
pokok masalah masalah yg utama
abad modern masa atau zaman yg ditandai dng kemajuan peradaban manusia (penemuan baru bidang teknologi dsb)
ayam panggang masakan dr ayam yg dipanggang
babi guling masakan babi yg dipanggang secara utuh (tidak dipotong-potong lebih dahulu) setelah dikeluarkan isi perutnya dan diganti (diisi) dng bumbu
babi kecap masakan daging babi yg dimasak dng kecap tanpa diberi bumbu
belakang hari masa yg akan datang; kemudian hari; kelak
bulan madu masa pengantin baru menikmati perkawinannya (msl dng berlibur atau bepergian berdua ke tempat lain); saat-saat awal dl kehidupan berumah tangga
dahulu kala masa (zaman) yg sudah lampau; zaman dahulu
daur besar masa peredaran yg lamanya 120 tahun
era bonanza minyak masa ketika minyak memberikan keuntungan besar: dng berakhirnya -- bonanza minyak pd tahun 1984, industri otomotif anjlok
hari depan masa yg akan datang: -- depan negara terletak di tangan pemuda
hari esok masa yg akan datang: kita harus mewujudkan -- esok yg lebih cerah
hari tua masa ketika orang telah tua
periode teknik masa atau zaman bidang teknologi memegang peranan penting
purwa kala masa permulaan sekali; dahulu kala
siklus estrus masa kehidupan berkelamin yg terbatas dan timbul secara periodik pd mamalia
stadium infeksi masa penyakit mulai menjalar
tahap oral masa waktu anak kecil (sampai berumur enam bulan) ingin memasukkan sesuatu yg dapat dipegang ke dl mulutnya
tahun jagung masa usia jagung, yaitu masa selama 3-4 bulan
taoge goreng masakan dari taoge, oncom, dsb yg diberi bumbu taoco
umur panen masa tumbuhan ditanam sampai dipanen (tt padi, jagung, dsb)
umur subur masa orang (hewan) berkemampuan (besar kemungkinannya) mempunyai anak: wanita Indonesia yg termasuk kelompok -- subur berusia antara 15-44 tahun
usia reproduksi masa di antara pubertas dan menopause yg pembuahannya sering kali jadi (positif)
zaman Belanda masa ketika Pemerintah Belanda menguasai Indonesia
zaman dahulu masa yg telah lama lampau
zaman kini masa sekarang ini
zaman Pendudukan Jepang masa ketika Indonesia diduduki Jepang
zaman tandun masa dahulu kala
audit pemasaran penilaian strategi pemasaran, jasa, fungsi, dan hasilnya
babu masak babu yg pekerjaannya memasak makanan
baik berjagung-jagung sementara padi belum masak baik ber.ja.gung-ja.gung sementara padi belum masak [pb] lebih baik dipakai dulu yg ada sementara yg baru belum didapatkan
juru masak tukang memasak makanan dsb; koki
kemasabodohan ke.ma.sa.bo.doh.an [n] perihal masa bodoh
kemasakan ke.ma.sak.an [n] hal (keadaan) masak (yg sebenarnya atau kiasan); (2) a terlalu masak; lebih dr masak (tt masakan, buah, dsb): jika merebus sayuran jangan -; (3) n kematangan jiwa seseorang dl proses perkembangan ke arah dewasa
kemasam-masaman ke.ma.sam-ma.sam.an [a] agak masam
limau masak sebelah [pb] aturan (hukum dsb) yg tidak adil, membeda-bedakan golongan, kedudukan, dsb, tidak sama rata: spt -- masak seulas, pb (orang) yg menonjol di antara saudara-saudaranya (lebih pandai, kaya, dsb)
limau masak seulas limau masak se.u.las [ki] kepandaian seseorang yg melebihi kepandaian saudara-saudaranya yg lain
manajemen pemasaran manajemen dng sistem berpegang pd hakikat saling berhubungan antara semua bidang fungsional sbg dasar pengambilan putusan di bidang pemasaran
memasak me.ma.sak [v] membuat (mengolah) penganan, makanan, gulai, dsb: ibu -- di dapur [v] memasang pasak; memaku dng pasak: ~ tiang
memasak-masak me.ma.sak-ma.sak [v] (1) mengolah (membuat) berbagai macam penganan, lauk-pauk, dsb; (2) cara (aturan hal) memasak berbagai macam penganan, lauk-pauk, dsb
memasakkan me.ma.sak.kan [v] (1) memasak untuk: bibi -- kami opor ayam; (2) membuat supaya masak: pedagang pisang itu selalu berusaha -- pisang dagangannya dng cara memeramnya di dl tanah [v] (1) memakai sesuatu untuk pasak: ~ sepotong kayu ke dl lubang; (2) ki menerangkan (menasihatkan dsb) benar-benar: dr dahulu Ayah telah ~ hal itu kepadamu
memasalahkan me.ma.sa.lah.kan [v] menjadikan sbg masalah: pemerintah selalu -- perlunya tempat baru bagi pelaksanaan trans-migrasi
memasam me.ma.sam [v] menjadi masam: gulai ini sudah mulai -
memasangkan me.ma.sang.kan [v] menjadikan sepasang (dng); menjodohkan [v] (1) memasang sesuatu untuk orang lain: Ayah ~ bendera tetangga; (2) mengenakan sesuatu pd: nona itu ~ sepatu adiknya
mempermasalahkan mem.per.ma.sa.lah.kan [v] menjadikan sesuatu sbg permasalahan; menjadikan sesuatu sbg masalah
pemasak pe.ma.sak [n] (1) orang yg pekerjaannya memasak; juru masak; (2) (alat) yg dipakai untuk memasak: sekarang sudah dijual berbagai -- listrik; (3) bumbu; rempah-rempah
pemasakan pe.ma.sak.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memasak; (2) Kim perubahan kompleks yg terjadi dl struktur krim dan pembentukan hablur selama waktu penyimpanan suatu bahan
pemasang pe.ma.sang [n] orang yg memasang
pemasangan pe.ma.sang.an [n] proses, cara, perbuatan memasang
pemasar pe.ma.sar [n] orang atau badan yg memasarkan barang dagangan
pemasaran pe.ma.sar.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memasarkan suatu barang dagangan: jika transportasi kurang lancar, ~ hasil bumi penduduk akan sulit; (2) perihal menyebarluaskan ke tengah-tengah masyarakat: ~ olahraga sehat ke tengah-tengah masyarakat mendapat dukungan sepenuhnya dr pemerintah
pemecah masalah pe.me.cah masalah pemimpin politik yg pragmatis, modern, dan cenderung bersifat birokratis-teknokratis dl memecahkan persoalan
perkemasan per.ke.mas.an [n] (1) hal berkemas-kemas; (2) perihal kemasan
permasalahan per.ma.sa.lah.an [n] hal yg menjadikan masalah; hal yg dimasalahkan; persoalan
sambil berdiang nasi masak sambil ber.di.ang nasi masak [pb] sekali menggarap suatu tugas, dua tiga maksud sekaligus tercapai
semasa se.ma.sa [n] (1) sewaktu; ketika: -- gurunya keluar, murid yg terlambat datang itu menyelinap ke dalam kelas; (2) sama masa dng; pd ketika yg sama: kakeknya hidup -- dng pujangga terkenal itu
atap limasan atap rumah berbentuk limas milik keluarga yg menganggap dirinya keturunan penduduk asli atau yg berasal dr lapisan masyarakat paling atas
bermasak-masak ber.ma.sak-ma.sak [v] sedang mengolah (membuat) bermacam-macam penganan (gulai dsb)
bersikap masa bodoh [pb] tidak peduli apa-apa; tidak ikut memikirkan perkara orang lain
biaya semasa [Man] jumlah pengeluaran yg tidak langsung dibebankan pd produk, tetapi biasanya dihitung berdasarkan suatu periode yg mencakupi biaya umum, biaya penjualan, dan biaya administrasi
bilamasa bi.la.ma.sa [ark pron] bilamana; bila; kapan
bimasakti bi.ma.sak.ti [n Astron] gugusan bintang yg beribu-ribu banyaknya sehingga kelihatan sbg lajur cahaya di langit
gelagat masa gelagat zaman
juru kemasan orang yg pekerjaannya membuat perhiasan dr emas dan intan
kecemasan ke.ce.mas.an [n] perihal cemas: ~ yg diungkapkan tidak beralasan; (2) a terlampau cemas: ia gemetar krn ~ menunggui istrinya akan melahirkan
keemasan ke.e.mas.an [n] (1) serba emas; yg dibuat (dilapisi, disalut, dsb) dng emas; (2) berwarna kuning mengkilap spt emas: tangkai bunga itu hijau, sedangkan bunganya kuning ~; (3) ki kegemilangan; kejayaan: zaman ~ Kerajaan Sriwijaya sudah berakhir
kegemasan ke.ge.mas.an [n] kemarahan; kejengkelan (dl hati): demikianlah dia melepas ~ nya
kehumasan ke.hu.mas.an [n] perihal hubungan masyarakat: penjualan jasa ~ ini sesungguhnya sudah dirintisnya sejak dia bekerja di sebuah biro iklan
kemasan ke.mas.an [n] (1) hasil mengemas; (2) bungkus pelindung barang dagangan (niaga)
krim masase krim pijat
kusut masai kusut kasau
limasan li.mas.an [v] berbentuk limas (tt atap)
makan masak mentah [pb] tidak membedakan halal dan haram
memasabodohkan me.ma.sa.bo.doh.kan [v] bersikap tidak peduli: dia agak -- persoalan di sekelilingnya
memasakkan ke telinga me.ma.sak.kan ke telinga menasihatkan benar-benar
memasang me.ma.sang [v] menembakkan (pistol, meriam): ia ~ meriam
memasang badan me.ma.sang badan mengalami hukuman di penjara
memasang kuda-kuda me.ma.sang kuda-kuda [ki] bersiap sedia; bersiaga
memasang mata me.ma.sang mata mengawasi baik-baik
memasang pelita tengah hari [pb] menerangkan apa-apa yg sudah tidak perlu diterangkan lagi
memasang telinga me.ma.sang telinga mendengarkan baik-baik; (2) ki mendengar-dengarkan (kabar dsb)
memasarkan me.ma.sar.kan [v] (1) menjual ke tengah-tengah masyarakat, msl di pasar: petani ~ hasil kebunnya ke kota; (2) menyebarluaskan, msl ke tengah-tengah masyarakat: dia berusaha ~ penemuannya ke lingkungan ilmuwan
merah masak merah sekali
minyak dng air adakah (bolehkah) bercampur? ( minyak dan air masa sama) [pb] orang yg bermusuhan atau yg tidak sehaluan mustahil dapat dicampurkan jadi satu
muka masam wajah yg tidak menarik; (2) wajah yg cemberut, merengut, dsb (krn merasa tidak senang dsb)
mulamasah mu.la.ma.sah [n] penjualan kain tanpa dilihat, tetapi diraba-raba saja sehingga terjadi keharusan jual beli
musuh masah berbagai-bagai musuh
padi masak [pb] keuntungan yg diperoleh dng berlipat ganda
padmasana pad.ma.sa.na [n] (1) takhta; singgasana; kursi kerajaan; (2) bangunan dl pura (Bali) untuk tempat bersembahyang: warga desa itu sedang membangun --; (3) Ark tempat duduk yg berupa bunga teratai; (4) Ark sikap duduk dng cara menyilangkan kedua kaki di atas paha (bersila)
paramasastra pa.ra.ma.sas.tra [n] tata bahasa
pasang-memasang pa.sang-me.ma.sang [v] berpasang-pasangan;
pemasaran jauh pe.ma.sar.an jauh cara penawaran dan penjualan produk atau jasa melalui teknologi siaran televisi atau telepon
penganakemasan peng.a.nak.e.mas.an [n] proses, cara, perbuatan menganakemaskan
pengangguran peng.ang.gur.an [n] hal atau keadaan menganggur: masa setelah perang biasanya menimbulkan banyak ~; ~ terbuka pengangguran yg ditunjukkan oleh adanya jumlah penganggur yg nyata (yg mudah dilihat dan dapat dihitung): intensifikasi tambak udang itu menimbulkan ~ terbuka di kalangan petambak
pengemasan pe.nge.mas.an [n] proses, cara, perbuatan mengemasi: perusahaan ini dapat menemukan desain ~ untuk menembus pasar dunia
peremasan per.e.mas.an [kl n] (1) barang-barang yg dibuat dr emas; (2) lapisan emas
perhumasan per.hu.mas.an [n] (1) perihal humas; (2) tempat mendapatkan informasi
permasan per.ma.san [kl n] bangsawan; kaum ningrat
pinang masak buah pinang yg sudah tua berwarna kuning kemerah-merahan
salur pemasaran [Ek] orang atau badan yg terlibat dl pengalihan, pemilikan, dan penyampaian barang dr produsen kpd konsumen
semasa-masa se.ma.sa-ma.sa [n adv] sewaktu-waktu
serbakeemasan ser.ba.ke.e.mas.an [a] semuanya berwarna spt warna emas
sirih masak sirih selengkapnya (dng kapur, pinang, gambir, tembakau, dsb) untuk dikunyah
spt buah bemban masak [pb] air mata yg jatuh berderai-derai
strategi pemasaran rencana untuk memperbesar pengaruh thd pasar, baik dl jangka pendek maupun dl jangka panjang, yg didasarkan pd riset pasar, penilaian, perencanaan produk, promosi dan perencanaan penjualan, serta distribusi
temasa te.ma.sa [Lihat {tamasya}]
uang masak uang yg diberikan para penari kpd pemukul gong, pemain gendang, dan ronggeng (apabila sudah selesai pertunjukan)
usaha perkemasan usaha pengangkutan barang-barang dl peti kemas
abad [n] (1) masa seratus tahun: bangunan itu diperkirakan dapat bertahan satu --; (2) jangka waktu yg lamanya seratus tahun: -- ke-20 mulai pd tahun 1901 sampai tahun 2000; (3) zaman (yg lamanya tidak tentu); (4) masa yg kekal, tidak berkesudahan
abuk [n] serbuk (tt barang yg lumat halus spt tepung) [n] rambut: -- kaki; -- nya kusut masai [v] , meng.a.buk v mengambil atau mengakui barang orang lain sbg miliknya
ada-ada saja ada-ada sa.ja [v cak] selalu mempunyai sesuatu untuk dikatakan (diminta dsb): ~ kamu ini, masak ada kuda yg bertanduk
adakan ada.kan [p] mana ada; masakan: -- ayam berkaki empat
adat bilokal [Antr] pola menetap setelah menikah, untuk masa tertentu suami istri tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat suami dan untuk masa tertentu pula harus tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat istri
adat huma hukum adat mengenai masalah agraris
adiboga adi.bo.ga [n] seni memasak tingkat tinggi (dikerjakan, dimasak, dan dihidangkan dng cita rasa seni)
adolesens ado.le.sens [n] masa remaja
adven ad.ven [n Kris] (1) kedatangan Kristus dl inkarnasinya (kedatangannya yg kedua); (2) masa yg dimulai empat minggu sebelum Natal dan diisi dng acara kebaktian dan puasa; (3) (ditulis dng huruf kapital) nama sebuah sekte dl agama Kristen
agenda agen.da [n] (1) buku catatan yg bertanggal untuk satu tahun: acara rapat itu telah dicatat dl --; (2) acara (yg akan dibicarakan dl rapat): hal itu tercantum juga dl -- rapat; -- politik tema yg akan dibicarakan dl rapat politik: perebutan kursi DPR dan jabatan dl pemerintahan sudah tidak akan ada lagi dl -- politik di masa datang
air emas metal cairan logam berwarna keemasan untuk melapisi perhiasan, benda seni atau benda lainnya agar tampak lebih indah; lapis emas; tinta emas; (2) benang emas
air jeruk minuman dr sari buah sitrun yg masam rasanya; kuas
air purwa [Hid] air yg tersekap di dl batuan reservoir atau air laut yg terperangkap di dl pori batuan sedimen selama masa sedimentasi
aksentuasi ak.sen.tu.a.si [n] (1) Ling pemberian tekanan suara pd suku kata atau kata; (2) pengutamaan; penitikberatan; penekanan: -- Rencana Pembangunan Lima Tahun adalah pd masalah pertanian; (3) Mus penempatan tekanan yg pas pd perangkat musik
aktivisme ak.ti.vis.me [n] (1) kegiatan (para) aktivis; (2) Pol doktrin yg menekankan perlunya tindakan kekerasan untuk mencapai tujuan politik; (3) Sen aliran ekspresionisme yg berpandangan bahwa drama harus dapat mencari pemecahan realistis mengenai masalah sosial
akun laba rugi ikhtisar penerimaan dan pengeluaran dl masa tertentu
akuntan umum akuntan yg menggarap setiap jenis masalah akuntansi dl perusahaan
akut [a] (1) timbul secara mendadak dan cepat memburuk (tt penyakit); (2) memerlukan pemecahan segera; mendesak (tt keadaan atau hal); gawat: penyediaan air bersih menjadi masalah yg --; (3) kurang dr 90o (tt sudut): sudut --
alaf [num] seribu; (2) Mal n masa seribu tahun; milenium
alat listrik [Tek] perlengkapan pemasangan (instalasi) listrik (spt kabel, sakelar, stopkontak, sekring, transformator)
algoritme al.go.rit.me [n] (1) prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dl langkah-langkah terbatas: pd sistem FM ini osilator dirangkaikan menurut pola modulasi frekuensi yg disebut --; (2) Man urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah
alimiah ali.mi.ah [n ] (masa, zaman) pengetahuan
alot [Jw a] (1) tidak mudah putus; liat; (2) ki tidak lancar; sukar menemukan pemecahan (tt perundingan dsb): perundingan mengenai masalah Kamboja ternyata berjalan --
amnesia / am.ne.sia / amnEsia/ n Dok kehilangan daya ingat, terutama tt masa lalu atau tt apa yg terjadi sebelumnya krn penyakit cacat atau cedera pd otak
amprung am.prung, am.prung-am.prung.an [Jk a] (1) selalu tidak sungguh-sungguh; (2) selalu masa bodoh; (3) kurang bertanggung jawab
analog ana.log [a] bersangkutan dg analogi; sama; serupa: masalah suku terasing di Indonesia -- dng masalah suku terasing di Filipina dan Hawaii
anamnesis anam.ne.sis [n] (1) Psi keterangan tt kehidupan seseorang (klien) yg diperoleh melalui wawancara dsb; (2) Dok riwayat orang sakit dan penyakitnya pd masa lampau
anggal ang.gal [a] (1) ringan (tt penyakit, perasaan hati, dsb): sakitnya --; (2) senggang (tidak banyak kerja): masa yg --; (3) tidak tenang krn kurang muatan; sedikit muatan; sedikit muatannya: perahu itu --
anggit ang.git [v] , meng.ang.git v (1) menyusun (lalang, bilah, dsb) berangkai-rangkai dng dicocok tali, rotan, dsb: ia ~ lalang untuk dijadikan atap; (2) memasang kulit (pd gendang, rebana, dsb): ~ gendang; (3) menggubah; mengarang: ia ~ gending asmarandana
angka reproduksi [Dem] banyaknya bayi perempuan yg akan menggantikan ibunya dl satu generasi pd masa yg akan datang
angket ang.ket [n] (1) daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu dng ruang untuk jawaban bagi setiap pertanyaan; (2) Huk pemeriksaan saksi dl persidangan perkara perdata, baik yg diajukan oleh penggugat maupun oleh tergugat; (3) penyelidikan oleh lembaga perwakilan rakyat thd kegiatan pemerintah
ani [n] pemidangan dr kayu tempat memasang lungsin (pd perkakas tenun); anian
antediluvium an.te.di.lu.vi.um [n Geo] masa sebelum diluvium (zaman pleistosen)
anteseden an.te.se.den [n] (1) hal ihwal yg terjadi dahulu (terutama tt riwayat hidup atau masa lampau seseorang); (2) Ling informasi dl ingatan atau konteks yg ditunjukkan oleh suatu ungkapan, msl dl kalimat anaknya berapa?, bentuk -nya menunjuk anteseden tertentu; (3) Ling unsur terdahulu yg ditunjuk oleh ungkapan dl suatu klausa atau kalimat, msl Ani cantik, tetapi kelakuannya jelek, bentuk -nya menunjuk anteseden Ani
antropologi an.tro.po.lo.gi [n] ilmu tt manusia, khususnya tt asal-usul, aneka warna bentuk fisik, adat istiadat, dan kepercayaannya pd masa lampau
apam [n] kue yg dibuat dr tepung beras, diberi ragi, santan, dan gula, bentuknya bulat, dimasak di wajan kecil di atas api, bara arang, atau kayu bakar yg relatif tidak panas
apati apa.ti [n] ketiadaan perasaan, emosi, minat; sikap tidak acuh; sikap masa bodoh
apatis apa.tis [a] acuh tidak acuh; tidak peduli; masa bodoh: kita tidak boleh bersikap -- thd usaha pembangunan Pemerintah
apel [v Huk] naik banding pd pengadilan yg lebih tinggi; permohonan pemeriksaan ulang pd pengadilan tingkat kedua (pengadilan tinggi) thd keputusan pengadilan tingkat pertama (pengadilan negeri) /apEl/ (1) v Mil wajib hadir dl suatu upacara resmi (bersifat kemiliteran) untuk diketahui hadir tidaknya atau untuk mendengar amanat; (2) n upacara [n] kepala kampung (di bawah kepala desa) [n] (1) pohon yg buahnya bundar, berdaging tebal dan mengandung air serta berkulit lunak yg warnanya merah (kemerah-merahan) atau kuning (kekuning-kuningan), jika matang rasanya manis kemasam-masaman; Pyrus malus; (2) buah pohon apel
angkatan ang.kat.an [n] (1) pendapatan mengangkat: ia keluar sbg juara angkat besi dng ~ 246 pon; (2) bala tentara (segenap tentara dng senjatanya): ~ bersenjata; (3) pasukan (armada dsb) yg dikirim untuk berperang: dua kali ~ ke wilayah itu patah di tengah jalan; (4) turunan: saya rasa sekurang-kurangnya sudah tiga ~ meminum air di sini; (5) yg diangkat (jabatan, pangkat): ditegaskannya bahwa jabatan wali kota bukan pilihan, melainkan ~; (6) cak suka diangkat (dipuji-puji): orang ~ spt dia mudah dilayani; (7) kl selengkap: pakaian ~; (8) Sas kelompok sastrawan yg bertindak sbg kesatuan yg berpengaruh pd masa tertentu dan secara umum menganut prinsip yg sama untuk mendasari karya sastra: ~ Balai Pustaka; (9) ark ketetapan atau penetapan menjadi pegawai (naik pangkat dsb): ~ nya sbg duta besar disetujui negara yg bersangkutan; (10) pengangkatan; keangkatan
api unggun api yg menyala dr tumpukan kayu yg terbakar; (2) acara (biasanya pd malam penutupan masa perkenalan anggota baru) dng membuat api unggun (msl dl kepramukaan)
arang para jelaga di para-para (di dapur) yg berasal dr asap bekas memasak
arkais ar.ka.is [a] (1) berhubungan dng masa dahulu atau berciri kuno, tua; (2) tidak lazim dipakai lagi (tt kata); ketinggalan zaman
asam [n] pohon yg besar batangnya, daunnya kecil-kecil, buahnya berpolong-polong, dan masam rasanya; Tamarindus indica; (2) n (a) Kim zat yg dapat memberikan proton; (b) zat yg dapat membentuk ikatan kovalen dng menerima sepasangan elektron; (3) a masam spt rasa cuka (buah mangga muda dsb): -- benar limau ini; (4) a ki tidak cerah; cemberut; masam: mukanya -- saja sejak pagi; (5) n buah asam
asam jawa buah asam, yg keras dan diawetkan, dipakai sbg bumbu untuk memasak
asam sitrat [Kim] asam organik berbentuk hablur dan berwarna putih dng rasa masam (terdapat dl buah-buahan, spt limau, sitrun)
ase [n] masakan yg terdiri atas daging cincang dng bawang merah dan cuka
aspek as.pek [n] (1) tanda: linguis dapat mencatat dng baik ucapan-ucapan yg mempunyai -- fonemis; (2) sudut pandangan: mempertimbangkan sesuatu hendaknya dr berbagai --; (3) pemunculan atau penginterpretasian gagasan, masalah, situasi, dsb sbg pertimbangan yg dilihat dr sudut pandang tertentu; (4) Ling kategori gramatikal verba yg menunjukkan lama dan jenis perbuatan
aspirasi as.pi.ra.si [n] (1) harapan dan tujuan untuk keberhasilan pd masa yg akan datang: Garis-Garis Besar Haluan Negara pd hakikatnya adalah -- bangsa; (2) ilham yg timbul dl mencipta [n Ling] artikulasi konsonan hambat yg disertai letupan napas yg cukup keras sehingga dapat didengar
atas [n] (1) bagian (tempat) yg lebih tinggi: dr -- bukit kita dapat menikmati pemandangan yg indah; bagian -- dan bagian bawah; (2) sehubungan dng; akan: kami ucapkan terima kasih -- kemurahan hati Saudara; (3) berdasarkan; menurut; sesuai dng: rencana itu harus disusun -- dasar bahan-bahan yg benar; (4) dari: buku itu terdiri -- beberapa bab; (5) dengan: -- kemauan sendiri; -- nama Tuhan; -- usahanya sendiri; (6) karena; disebabkan oleh: -- pertolongan gurunya, ia mendapat pekerjaan; (7) menjadi: barang-barang ini dibagi -- dua golongan; (8) tentang; terhadap: ia berlagak tidak mengerti -- masalah itu
atensi aten.si [n] perhatian; minat: dia menunjukkan -- yg besar thd masalah sosial
awak [n] (1) tubuh; badan: -- sakit, badan menimbun; (2) cak diri kita sendiri: masalah kemajuan perekonomian janganlah diserahkan kpd bangsa lain, -- lah yg bertanggung jawab; (3) sebutan bagi orang Minangkabau: orang --; (4) saya: -- tidak tahu apa yg harus -- lakukan; (5) engkau; kamu: ke mana aku hendak -- bawa; (6) orang yg menjadi anak buah pesawat terbang (kapal dsb)
ayam potong bersih ayam potong yg sudah bersih tanpa jeroan, kaki, leher, dan kepala, siap untuk dimasak
azal [a Isl] kekal (kekekalan) dl masa lampau; tidak bermula [kl n] (1) sejak dahulu kala; sejak permulaan zaman: demikianlah gerangan suratan -- kita; (2) wujud yg abadi dan tidak ada permulaannya; adanya bukan krn diciptakan atau krn suatu sebab
bab [n] (1) bagian isi buku, adakalanya dibagi atas: buku ini dibagi dl lima -- yang masing-masing terdiri atas beberapa subbab; (2) hal; masalah: -- itu tidak perlu dipersoalkan lagi [Ar n] pintu; gapura
badan judikatif badan yg menentukan atau menangani masalah (bidang) hukum
badan Kepegawaian Nasional (BKN) badan yg mengelola seluruh permasalahan kepegawaian secara nasional, dr pengangkatan, kenaikan pangkat, mutasi, pemberhentian, pensiun, dst
bagai rupa orang terkena beragih [pb] bermuka masam krn rugi dsb (dl perdagangan)
bahan pembicaraan bahan yg akan dibicarakan; pokok masalah yg akan dibincangkan
bahas ba.has , mem.ba.has v mempertemukan atau memasang papan dng memakai baji atau gandar [v] selidik; periksa
bahasa kedua bahasa yg dikuasai oleh bahasawan bersama bahasa ibu pd masa awal hidupnya dan secara sosiokultural dianggap sbg bahasa sendiri
bakar ba.kar [v] , mem.ba.kar v menghanguskan (menyalakan, merusakkan) dng api: -- kayu; -- sampah; (2) memanggang (memanaskan) supaya masak: -- satai; (3) membuat sesuatu dng memanggangnya (memanaskannya) dng api: -- bata; (4) ki memanaskan; meradangkan: -- hati; -- perasaan; (5) ki membuat supaya berapi-api; mengobarkan (tt semangat): -- semangat perjuangan pemuda; (6) Olr mematikan (dl permainan bola bakar) pemukul atau pelari sebelum menginjak tempat singgah
bakteri bak.te.ri [n] (1) makhluk hidup terkecil bersel tunggal, terdapat di mana-mana, dapat berkembang biak dng kecepatan luar biasa dng jalan membelah diri, ada yg berbahaya dan ada yg tidak, dapat menyebabkan peragian, pembusukan, dan penyakit; (2) cak benih penyakit: air mentah banyak mengandung -- , sebelum diminum harus dimasak dulu
balai bahasa lembaga yg mengurus masalah bahasa (termasuk sastra) di daerah sbg bagian Pusat Bahasa
balut wanita pembalut yg dipakai wanita pd masa haid
bandasrayan ban.das.ra.yan [n Sos] harta benda milik bersama suami istri selama masa perkawinan; harta gana-gini
bangun dunia ikhtiar untuk mengubah keadaan dunia masa lampau yg tidak sesuai dng cita-cita kehidupan manusia lahir maupun batin dng tujuan agar dapat mewariskan masa depan yg membahagiakan bagi generasi yg akan datang
banjaran ban.ja.ran [n] cerita wayang yg mengisahkan tokoh wayang sejak masa kejayaan hingga akhir atau gugur
bantat ban.tat [a] belum masak benar dan keras (tt roti dsb)
barang tahan lama barang industri ataupun konsumsi dng masa penggunaan lebih lama (biasanya lebih dr tiga tahun) yg tidak habis terpakai serta tidak mengalami pengolahan lebih lanjut oleh pembelinya
bas [n cak] (1) kepala pekerja (mandor); (2) pemborong pekerjaan: mereka mencari seorang -- yg biasa memborong pekerjaan memasang ubin; (3) kepala; pembesar: ia meminta izin kpd -- nya [n] (1) nada yg besar dan rendah (tt musik dan lagu); (2) alat musik yg mempunyai nada terendah
basi ba.si [a] (1) mulai berbau tidak sedap atau berasa masam krn sudah mengalami proses pembusukan (tt makanan): nasi itu sudah -- , jangan dimakan; (2) tidak baru lagi; sudah lama diketahui atau dibicarakan orang: malas rasanya mendengarkan cerita yg sudah --; (3) tidak manjur (tt mantra): segala mantranya -- belaka [n] (1) uang yg ditambahkan (untuk cadangan atau persediaan); (2) tambahan (tugas, pekerjaan); (3) uang potongan (yg diambil ketika menukarkan uang besar dng uang kecil); (4) potongan harga (jika membeli barang banyak) [n] pinggan besar [n] wadah yg bentuknya menyerupai buah semangka, terbuat dr tanah liat, mempunyai tutup dan pegangan
batu kenong batu peninggalan masa prasejarah yg berbentuk silinder dng tonjolan di puncaknya
batu tungku batu dsb yg dipasang untuk perapian (dapur) atau tempat tumpuan periuk dsb waktu memasak; dapur (perapian) terbuat dr baja dsb untuk menjerang atau memasak sesuatu
bawang perei bawang yg daunnya panjang-panjang dan dapat dijadikan sayuran untuk masak
becermin be.cer.min [v] (1) melihat muka atau diri sendiri dl cermin (air dsb): sebentar-sebentar ia ~ mengamati sanggulnya; (2) ada cerminnya; memakai cermin: almari pakaiannya tidak ~; (3) ki mengambil pelajaran (contoh, teladan) kpd: kita dapat ~ pd pengalaman-pengalaman masa lalu; (4) ki memeriksa dng teliti; meneliti: jika tiap orang mau ~ dl hati sendiri, pasti diketahuinya bahwa dirinya pun tidak bersih dr cacat dan cela
begana be.ga.na [n] nasi campur (waktu memasaknya nasi dicampur dng lauk-pauk)
bekakak be.ka.kak [n] ayam yg dimasak atau dipanggang secara utuh (tanpa dipotong-potong), biasanya untuk selamatan
bekel be.kel [ark n] (1) pamong desa pd zaman dahulu (setingkat di bawah lurah); (2) pengurus sawah milik bangsawan pd masa raja-raja masih memerintah Pulau Jawa
belacan be.la.can [n] bumbu masakan yg terbuat dr udang atau ikan kecil-kecil yg ditumbuk halus, digunakan untuk sambal atau untuk menyedapkan makanan; terasi [n] kucing hutan
belenggu be.leng.gu [n] (1) alat untuk mengikat kaki atau tangan; borgol: polisi memasang -- pd tangan pencuri yg baru ditangkap itu; (2) ki ikatan (sehingga tidak bebas lagi): negara kita sudah terlepas dr -- penjajahan
belimbing wuluh belimbing yg buahnya kecil-kecil, rasanya sangat masam; Averrhoa belimbi)
benang emas benang halus berwarna kuning keemasan (untuk menyulam dsb)
bendari ben.da.ri ? bendahari [n] tukang masak di kapal
berada-ada ber.a.da-a.da [v] ada sesuatu (sebab, maksud) yg tersembunyi: kalau tidak ~ masakan ia mau menanggung rugi
berahi majemuk berahi yg timbul secara berkala dl masa setahun
beralasan ber.a.las.an [v] berdasar; ada alasannya; dng alasan: kecemasan yg tidak ~
berbahasan ber.ba.has.an [v] berbicara dan berdebat tt suatu masalah bersama-sama: kedua penyair itu -- tt falsafah hidup
berbelit-belit ber.be.lit-be.lit [v] (1) melilit-lilit: suluran-suluran itu -- pd pohon-pohon besar; (2) berkelok-kelok dan berlingkar-lingkar: jalan ke puncak gunung itu --; (3) berjalin-jalin; bertali-tali (dng); bersangkut paut (dng); kusut atau rumit sekali: masalah korupsi adalah masalah yg -- dan melibatkan orang banyak
bercabang-cabang ber.ca.bang-ca.bang [v] (1) banyak tumbuh cabang (tt pohon); (2) bersimpang-simpang (tt jalan, sungai); (3) terpecah-pecah atau terbagi-bagi (tt hati, perhatian, pikiran, dsb) thd beberapa masalah; tidak terpusat pd satu masalah (tt pikiran, hati)
berdaya guna ber.da.ya gu.na [v] (1) berkemampuan mendatangkan hasil dan manfaat; bertepat guna; efisien: cara yg paling ~ untuk membasmi parasit ialah dng mengadakan penyemprotan masal; (2) berkemampuan menjalankan tugas dng baik: tujuan penertiban aparatur negara ialah agar pegawai negeri dapat bekerja secara ~ dan berhasil guna
berengsaan be.reng.sa.an [v] kelesuan; kelemasan; keengganan: ~ menenggelamkan kesadarannya
berfokus ber.fo.kus [v] berpusat: ceramahnya ~ pd masalah usaha peningkatan hasil pertanian
bergandengan ber.gan.deng.an [v] (1) berpegangan (tangan); berangkaian; (2) berhubungan (dng); bertalian (dng): masalah keluarga berencana ~ dng masalah kependudukan; (3) bekerja sama: Indonesia harus ~ dng negara-negara Asia
bergendang lutut ber.gen.dang lutut [ki] menganggur, tidak ada yg dikerjakannya
berhura-hura ber.hu.ra-hu.ra [v] bersenang-senang; bergembira ria: masa remaja bukanlah masa untuk ~ saja, tetapi juga masa untuk menuntut ilmu
beriani be.ri.a.ni [n] nasi yg dimasak bersama daging atau ayam, sayuran, dan bumbu
berita khas berita yg berisi masalah khusus, msl perkosaan atau pelacuran yg disajikan dng cara tertentu
berjelaga ber.je.la.ga [v] menimbulkan sulang asap berwarna hitam: kompor gas memiliki daya pemanasan yg cukup tinggi, masakan cepat matang, dan tidak ~
berkacau ber.ka.cau [v] (1) bercampur aduk tidak keruan; sudah campur betul: aduklah telur dan tepung itu hingga ~ betul, kemudian masukkan gula ke dalamnya; (2) bercampur aduk (tidak dibeda-bedakan; bertukar-tukar dng; keliru dng): banyak masalah pribadi yg ~ dng masalah politik
berkala-kala ber.ka.la-ka.la [v] (1) dr masa ke masa; (2) terkadang-kadang
berketentuan ber.ke.ten.tu.an [v] mempunyai kepastian; berkepastian: masa depannya tidak ~
berkonsultasi ber.kon.sul.ta.si [v] (1) bertukar pikiran atau meminta pertimbangan dl memutuskan sesuatu (tt usaha dagang dsb): tokoh-tokoh bank berkumpul di Jakarta dan saling ~ untuk memecahkan masalah perkreditan; (2) meminta nasihat (tt kesehatan, pendidikan, dsb)
berkubur ber.ku.bur [v] (1) dimakamkan (tt mayat); mempunyai kubur: pd masa peperangan banyak orang mati tidak ~; (2) (sudah) mati: orang yg sudah ~ jangan dibicarakan lagi
berkukus ber.ku.kus [v] (1) mengeluarkan kukus (uap); beruap: air yg dijerang itu mulai ~; (2) dimasak dsb dng ditaruh di atas air mendidih: bukan nasi bertanak, melainkan nasi ~; (3) dijadikan barang cair dr uap; barang cair yg dipanaskan (dng jalan disuling): ciu ialah semacam air tapai ~
berlaku ber.la.ku [v] (1) masih berjalan (sedang dikerjakan dsb); berlangsung; terjadi: jam malam ~ dr pukul 18.00 sampai pukul 06.00 WIB; penahanan para sandera masih ~; peraturan itu sudah dinyatakan tidak ~ lagi; (2) berbuat; bertindak: ia suka ~ kasar thd istrinya; (3) bertindak menjadi; menjalankan tugas menjadi: dl pemilihan umum, presiden pun ~ sbg warga negara biasa; (4) boleh dipakai (tt surat, uang, dsb); sah: surat keterangan Saudara tidak ~ lagi krn sudah habis masa ~ nya; (5) dikenakan untuk atau pd: aturan ini ~ bagi sekalian warga negara Indonesia; peraturan lalu lintas itu ~ bagi semua pemakai jalan
berlebih ber.le.bih [v] ada lebihnya; bersisa: masakan uang sebanyak itu tidak ~; (2) a terlampau banyak: kelas ini sudah ~ muridnya
bermalam ber.ma.lam [v] (1) menumpang tidur; menginap: krn hotel sudah penuh, saya -- di stasiun; (2) telah dimasak kemarin; sudah basi (tidak segar atau baru lagi): sayur yg sudah -- jangan dihidangkan kpd tamu
bermuram ber.mu.ram [v] , -- durja bermasam muka (krn sedih); tidak jernih mukanya
bernalam ber.na.lam [v] membaca puisi atau bercerita dng lagu; bersajak (bersyair): sekali-kali ia ~ krn ingat masa mudanya
bernostalgia ber.nos.tal.gia [v] (1) melepaskan rindu setelah lama tidak bertemu; (2) mengingat peristiwa-peristiwa manis yg pernah dialami pd masa lalu
berpenampilan ber.pe.nam.pil.an [v] mempunyai penampilan; gaya penampilan; tampil dng ...: hilangnya masa kanak-kanak dapat membuat seorang anak ~ spt orang dewasa
bersangkut paut ber.sang.kut pa.ut [v] (1) berhubungan; berkaitan; mempunyai pertalian: masalah itu tidak -- dng kegiatan politik; (2) berkepentingan: yg -- dng urusan keuangan supaya berhubungan dng bendahara
berseluk-beluk ber.se.luk-be.luk [v] (1) bersangkut-paut (kekeluargaan dsb); ada sangkut pautnya (dng): mereka itu -- krn sekampung; (2) berbelit-belit (berjalin-jalin) dng: pekerjaan yg senantiasa -- dng pelbagai rahasia; (3) banyak seluk-beluknya; sulit; ruwet: masalah yg -- tidak keruan
bersemboyan ber.sem.bo.yan [v] memakai semboyan; ada semboyannya: perjuangan pemuda pd masa itu -- "merdeka atau mati"
bersentuhan ber.sen.tuh.an [v] (1) bersinggungan sedikit; bersenggolan: kulitku gatal rasanya -- dng baju bulu ini; (2) kontak (berkaitan) dng: apabila kedua kawat itu -- timbullah percikan api; (3) ki ada sangkut pautnya (dng): usul yg diajukannya tidak -- sedikit pun dng masalah yg sedang dibicarakan
bersikap ber.si.kap [v] (1) berdiri tegak (bersiap): setelah sampai di hadapan komandan, mereka -; (2) mengambil sikap (pendirian): -- masa bodoh, berbuat tidak peduli thd apa yg akan terjadi menimpa dirinya dsb
bertali-tali ber.ta.li-ta.li [v] (1) bersambung-sambung; sambung-menyambung; terus-menerus; beruntun-runtun: kata-kata keji ~ keluar dr mulutnya; bukit-bukit itu ~ dr utara ke selatan sepanjang 1.000 km; (2) berjalin-jalin; berlibat-libat; berbelit-belit: banyak hal yg ~ dng masalah kenakalan remaja
bertaruh ber.ta.ruh [v] (1) (bermain dsb) dng taruhan; memasang taruh (spt dl perjudian): mereka bermain ceki hanya untuk bersenang-senang, tidak untuk ~; dl pacuan kuda itu hampir semua penonton ~; (2) mengatakan sesuatu dng memberi taruh (bahwa yg dikatakan itu benar): aku berani ~ bahwa pertandingan bulu tangkis dunia akan dimenangkan oleh regu kita
bertaruhan ber.ta.ruh.an [v] (1) bertaruh (dng); memasang taruh (dng): ada yg ~ uangnya dan ada pula yg ~ pakaiannya; (2) menyuruh simpan (rawat); menitipkan: maka bendahara pun ~ anak raja kpd saudagar itu
bertelau-telau ber.te.lau-te.lau [v] (1) berbelang-belang dng warna lebih muda atau terang: ibarat (laksana) celupan nila, kalau lama ~; (2) ki belum rata masaknya (tt padi dsb)
bertumbuk ber.tum.buk [v] (1) berlanggaran (dng); bertubrukan (dng): tadi pagi terjadi kecelakaan yg hebat, bus penumpang ~ dng truk; (2) terlanggar; tertubruk; terbentur: kepalanya berdarah ~ mobil; (3) bergocoh (tinju-meninju): kedua orang pemuda itu ~ krn masalah rokok; (4) berjumpa atau terjumpa (dng): yg pasti orang hidup ini suatu ketika akan ~ dng kesulitan-kesulitan; (5) bertepatan waktunya (dng): tahun 1977 Hari Pendidikan Nasional ~ dng Pemilu
bertumis ber.tu.mis [v] (1) dimasak (direbus) tumis: di rumahnya, saya dijamu makan dng kangkung ~; (2) menumis
berungut be.ru.ngut , mem.be.ru.ngut v bersungut-sungut; bermuka masam; merengut: rupanya dia tidak puas thd keputusan Bapak dan terus - [v] bersungut; memberengut; merungut
berwawanrembuk ber.wa.wan.rem.buk [v] berbincang-bincang; bertukar pikiran: pd saat ~ dng penduduk desa kita sering mendengar adanya masalah yg tidak terselesaikan
beta be.ta [pron] saya (digunakan orang-orang besar pd zaman dahulu dl cerita klasik Melayu, penyair dl karya sastra masa kemudian, atau masyarakat di Maluku [n] nama huruf ke-2 abjad Yunani
biaya penjualan pengeluaran yg langsung berhubungan dng usaha pemasaran produk
biaya usaha biaya yg dikeluarkan untuk menghasilkan dan memasarkan barang serta biaya administrasi umum
bibliografi primer bibliografi yg luas atau umum yg memuat buku yg masalahnya tidak saling berhubungan; (2) bibliografi yg merupakan catatan asli dr seluruh atau sebagian dr suatu terbitan
bidang bi.dang [n] permukaan (yg) rata dan tentu batasnya: kubus itu mempunyai enam --; (2) n ukuran panjang (5 hasta) untuk mengukur panjang (tikar, layar, kulit, dsb): berapa -- tikar ini; (3) n lapangan (dl arti lingkungan pekerjaan, pengetahuan, dsb): -- perburuhan; (4) n segi pandangan; aspek: masalah itu harus ditinjau dr -- ilmu ketatanegaraan; (5) p kata penggolong bagi barang-barang yg luas spt tanah, sawah, ladang: dua -- tanahnya ditanami sayur-sayuran; (6) a lebar: dadanya --; (7) kolom yg terdapat pd kartu berlubang untuk menuliskan informasi khusus; (8) bagian tertentu dl rekaman komputer, msl dl rekaman bibliografi, pengarang, atau tanggal publikasi dokumen
bimbing massal [Sos] sistem penyuluhan pertanian secara masal yg bertujuan meningkatkan produksi pertanian
bintang bin.tang [n] (1) benda langit terdiri atas gas menyala spt matahari, terutama tampak pd malam hari: pd malam itu tampak -- bertaburan di langit; (2) planet atau gugusan planet yg menjadi pegangan dl astrologi untuk menentukan nasib seseorang; rasi; (3) nasib; peruntungan; untung malang: -- nya mulai terang nasibnya mulai baik (mudah mencari rezeki); -- nya gelap buruk nasibnya (sial, tidak beruntung); (4) tanda jasa yg berupa medali emas (perak dsb): krn jasanya beliau dianugerahi -- emas; (5) tanda pangkat perwira militer berbentuk spt bintang, berwarna keemasan; (6) tanda yg menyerupai bintang, spt tanda (*); (7) pemain yg terkemuka (dl film, sandiwara); (8) orang yg terbaik (terpandai dl suatu lingkungan)
bintang tanjung tanda pangkat dl kemiliteran berbentuk spt bintang berwarna keemasan
biofilm bi.o.film [n] cabang ilmu yg bersangkutan dng penerapan metode dl masalah film: -- selalu hadir di dalam alam komposisi dan potensi yg bermacam-macam
biofisika bi.o.fi.si.ka [n] ilmu yg berkaitan dng penerapan prinsip (hukum) dan metode fisika dl masalah biologi
biro hukum unit kerja di suatu instansi yg mengurusi masalah yg berkaitan dng aspek hukum
biro iklan perusahaan jasa dl bidang periklanan (antara lain mencakupi kegiatan kampanye, pengiklanan, dan pemasaran)
biro keuangan unit kerja di suatu instansi yg mengurusi masalah keuangan
biro perencanaan unit kerja di suatu instansi yg mengurusi masalah perencanaan di instansi tsb
biro perlengkapan unit kerja di suatu instansi yg mengurusi masalah perlengkapan instansi tsb;
bobotok bo.bo.tok [Mk n] lauk-pauk yg dicampur kelapa yg berbumbu dan dibungkus dng daun singkong, kemudian dimasak (dipepes)
bodoh bo.doh [a] (1) tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak dapat (mengerjakan dsb): anak ini -- benar, masakan menghitung lima tambah lima saja tidak dapat; (2) tidak memiliki pengetahuan (pendidikan, pengalaman): penjajah sengaja membiarkan rakyat -- agar mudah diperintah; (3) cak terserah (kepadamu): kalau tidak menurut nasihatku, --
boga bo.ga [n] makanan; masakan; hidangan; santapan
bohemian bo.he.mi.an [n] orang yg hidup bebas spt kebanyakan seniman; orang yg hidup mengembara dan tidak teratur serta tidak memikirkan masa depannya: krn kecewa akhirnya pemuda itu bergabung pd kelompok --
boneka bo.ne.ka [n] (1) tiruan anak untuk permainan; anak-anakan; (2) ki orang (negara dsb) yg hanya menjadi mainan orang (negara dsb) lain: negara Pasundan, Sumatra Timur, Indonesia Timur adalah negara -- buatan pemerintah kolonial Belanda pd masa itu
bongkar pasang mengangkat atau menurunkan mesin mobil untuk diperbaiki dsb sekaligus memasangnya kembali
borongan bo.rong.an [n] (1) penjualan (pembelian, lelang, dsb) secara keseluruhan (tidak satu-satu atau ketengan): anak ayam ras itu akan dijual --; (2) pekerjaan dsb yg diborongkan: instalatur itu menerima pekerjaan -- pemasangan instalasi listrik
broiler bro.i.ler [n] (1) alat untuk memanggang daging atau ayam; (2) ayam pedaging muda yg besarnya cocok untuk dimasak pd pemanggangan; (3) ayam yg cepat pertumbuhannya yg dipiara khusus sbg ayam potong; ayam pedaging
brokoli bro.ko.li [n] sayuran bunga spt kembang kol, berwarna hijau tua agak keputih-putihan (biasanya digunakan untuk masakan Eropa dan Cina); Brassica oleraceavar bortrytis
brosur bro.sur [n] (1) bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yg disusun secara bersistem; (2) cetakan yg hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid; (3) Man selebaran cetakan yg berisi keterangan singkat, tetapi lengkap (tt perusahaan atau organisasi)
buah beraksa anak timbangan (yg dipakai pd masa lalu)
buah meja buah yg disediakan untuk dimakan setelah makan, berupa buah masak tanpa diolah
buang aksi memasang aksi
bubuh bu.buh , mem.bu.buh v menaruh (meletakkan) sesuatu pd; memasang (memasukkan) pd; menambahkan (huruf, koma, titik, tanda tangan, dsb)
bujet bu.jet [n] (1) anggaran pemasukan dan pengeluaran uang; anggaran belanja; (2) Ek rencana anggaran terperinci sbg pedoman untuk menjalankan operasi pd masa yg akan datang dan juga digunakan sbg dasar untuk melakukan penilaian atas pelaksanaan
buklet buk.let [n] buku kecil yg berfungsi sbg selebaran: -- itu berisikan cara memasak dan menu untuk lebaran
buku biru buku yg memuat nama-nama orang terkemuka; (2) buku yg memuat saran, pertimbangan, dan usulan tt suatu masalah: laporan berbentuk -- biru itu menyatakan bahwa roket pelambung harus diuji coba dl kedudukan horizontal; (3) buku laporan pemerintah
buku laris buku yg sangat laku terjual pd masa tertentu
bulan bu.lan [n] (1) benda langit yg mengitari bumi, bersinar pd malam hari krn pantulan sinar matahari: pesawat antariksa Apollo berhasil mendarat di --; bumi bermandikan cahaya --; (2) masa atau jangka waktu perputaran bulan mengitari bumi dr mulai tampaknya bulan sampai hilang kembali (29 atau 30 hari); masa yg lamanya 1/12 tahun: penataran itu berlangsung selama dua --; istrinya sedang hamil empat -- lihat ikan
bumbu bum.bu [n] berbagai jenis hasil tanaman yg berbau harum atau sedap, spt jahe, kunyit, lengkuas, pala, merica yg digunakan untuk menyedapkan masakan
bumper bum.per [n] (1) batang besi atau plastik yg melintang pd bagian muka dan belakang mobil (untuk menahan benturan); (2) pagar besi pd sisi kapal dan perahu (untuk menahan benturan); (3) ki penahan pukulan (serangan, hantaman, dsb); orang yg menjadi sasaran pengganti: kalau masalahnya untuk menghadapi pihak luar, jadikan saya -- , biar saya yg diserang
buni bu.ni [n] (1) pohon yg buahnya kecil-kecil dan masam rasanya; Antidesma bunius ; (2) buah buni [v] sembunyi; (2) n rahasia
bunting muda kehamilan dr masa permulaan sampai sekitar 5 bulan
bushido bus.hi.do [n] (1) jalan ksatria; (2) kode etik prajurit Jepang pd masa feodal yg menekankan kesatriaan dan ketaatan para prajurit (samurai) tanpa syarat kpd tuannya
ca [n] masakan terbuat dr campuran daging (udang) dan sayur-mayur (jamur, petai, brokoli, rebung, kembang kol), sedikit kaldu dan tepung kanji: -- udang
cacat tubuh kerusakan pd tubuh seseorang, baik badan maupun anggota badan, baik kehilangan fisik, ketidaknormalan bentuk maupun berkurangnya fungsi krn bawaan sejak lahir atau krn penyakit dan gangguan lain semasa hidupnya sehingga timbul keterbatasan yg nyata untuk melaksanakan tugas hidup dan penyesuaian diri
cah [p] kata seru untuk menyatakan perasaan tidak suka, menghina, terkejut, dsb [Cn n] masakan sayur (sawi, jamur, udang, hati ayam, dsb) yg berkuah sedikit
Cakrabirawa Cak.ra.bi.ra.wa [n] resimen yg merupakan pasukan gabungan dr Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Kepolisian Republik Indonesia yg bertugas khusus menjaga keamanan Presiden Republik Indonesia (pd masa pemerintahan Presiden Soekarno)
capcai cap.cai [Cn n] (1) masakan yg terdiri atas sayur (wortel, sawi hijau, bunga kol, dsb) ditambah bakso, kembang tahu, udang dsb, dan diberi bumbu tertentu; (2) cak campur aduk
catatan anekdot ca.tat.an anekdot catatan tt kejadian yg bertalian dng masalah yg sedang menjadi pusat perhatian pengamat, terutama catatan tt tingkah laku individu yg bersifat khas
cecap ce.cap [v] , men.ce.cap v (1) menjilat dan mengecap makanan untuk mengetahui rasanya: setelah selesai memasak, ia lalu ~ gulai itu; (2) ki merasai; menikmati: ~ kebahagiaan hidup [n] burung kecil yg biasa mengisap sari bunga
ceduk ce.duk [kl a] cekung; caung (tt pipi, mata) [Mk v] timbul: -- seleraku melihat makanan yg masam-masam itu
cekat ce.kat, ce.kat.an [a] (1) cepat mengerti; pintar; cerdik: ia memang anak yg ~ , selalu siap menghadapi masalah; (2) cepat dan mahir melakukan sesuatu; gapah; tangkas: sekarang ia menjadi tukang pangkas yg ~
celemek ce.le.mek [Jw n] (1) kain kecil penutup baju pd dada anak kecil sbg alat untuk menjaga kebersihan (dr ingus, makanan, dsb); (2) kain penutup baju dr dada atau pinggang sampai ke lutut sbg alat untuk menjaga kebersihan (dipakai pd waktu memasak, membersihkan rumah, dsb): para pelayan wanita mengenakan gaun biru dng ~ putih
cemberut cem.be.rut [a] masam mukanya: saat menjalankan tugasnya, pramugari harus ramah, tidak boleh --; seharian ini dia -- saja krn keinginannya tidak terpenuhi
cempe lahir dini [Tern] anak domba yg lahir dr induk domba yg dikawinkan pd masa menjelang atau permulaan musim kawin
cemplang cem.plang [Jw a] (1) kurang berasa (kurang asin, kurang sedap tt makanan); hambar: masakan yg kurang garam ini -- rasanya; (2) ki kurang menarik; kurang dapat dinikmati krn menyimpang dr kebiasaan dsb: pertunjukan wayang kulit dl bahasa Indonesia rasanya -- sebab tidak biasa
cermai cer.mai [n] (1) pohon yg batangnya lurus bercabang-cabang, kayunya mudah patah, daunnya sejajar, buahnya kecil-kecil, bentuknya bulat kecil dan beralur, berwarna kuning, dan rasanya masam; Phyllanthus acidus; (2) buah cermai
compoh com.poh [Cn n] juru masak (di kapal)
cuci tangan membasuh tangan dng air; (2) ki tidak turut campur dl suatu masalah walaupun mengetahuinya; (3) ki tidak mau terlibat dl kesalahan yg dibuat orang lain
cucuh cu.cuh [v] , men.cu.cuh v menyalakan; menyundut; memasang: ~ pelita; ~ meriam
cudang cu.dang [Lp n] tabung bambu tempat menyimpan air yg telah dimasak untuk dibawa ke ladang
cuek cu.ek [a cak] masa bodoh; tidak acuh
cuka cu.ka [n] (1) cairan yg masam rasanya, dibuat dr nira dsb; (2) Kim zat cair yg mengandung 3-6% asam asetat, diperoleh pd oksidasi etanol krn tindakan bakterium pd anggur; bir
cupu cu.pu [n] (1) cepu; (2) lubang pd lesung; (3) lubang tempat memasang tiang
cuti di luar tanggungan negara cuti yg diberikan kpd pegawai negeri atau karyawan untuk bepergian ke luar negeri atau melanjutkan studi dng biaya sendiri selama 3 tahun (dapat diperpanjang 1 tahun), tidak mendapat gaji, dan masa kerja selama ia bercuti tidak dihitung
dahulu da.hu.lu [n] (1) (waktu) yg telah lalu; (masa) lampau: lain -- lain sekarang; (2) lebih awal; paling depan: -- bajak dp jawi; (3) yg mula-mula (dikerjakan, diperbuat, dsb); dulu: -- membaca, lalu menulis; silakan duduk --; (4) lebih awal; sebelum: terlebih -- saya ucapkan terima kasih; -- dp itu
dalu da.lu [Jw a] (1) ranum; terlampau masak (tt buah-buahan); (2) larut malam; jauh malam
damai da.mai [n] tidak ada perang; tidak ada kerusuhan; aman: dl masa -- perindustrian maju pesat; (2) a tenteram; tenang: betapa -- hati kami; (3) n keadaan tidak bermusuhan; rukun: penduduk kampung itu selalu hidup dng --; semuanya dapat diselesaikan secara --
dangkal dang.kal [a] (1) tidak dalam (tt sungai dsb); tohor; cetek: perahu itu kandas di bagian sungai yg --; (2) ki belum paham atau belum mendalam benar (tt pengetahuan dsb); belum meresap benar: pengetahuannya tt kebudayaan bangsanya sendiri masih --; mendangkal v menjadi dangkal [Jk a] (1) keras dan tidak baik masaknya (tt buah-buahan); (2) tidak berair dan tidak subur (tt tanaman); (3) ki tebal hati tidak lemah lembut; (4) ki terbengkalai; tanggung-tanggung (tt pekerjaan)
dapur da.pur [n] (1) ruang tempat memasak; (2) tempat membakar batu bata, batu kapur, dsb; (3) tungku; perapian (pd lokomotif dsb) [n Ark] masyarakat desa dl prasasti Jawa Kuno
datang da.tang [v] tiba di tempat yg dituju: ia -- pukul 08.00; (2) v berasal: mereka -- dr desa; dr mana -- nya cinta, dr mata turun ke hati; (3) v hadir; muncul: ia tidak -- krn sakit; tiba-tiba ia -- di tengah-tengah kita; (4) n kelak kemudian; nanti: masa --
daun bangun-bangun tanaman untuk bumbu masak atau obat; Coleus amboinicuas
daur da.ur [n] (1) peredaran masa atau tahun; (2) Fis sistem keadaan (fase) yg keadaannya sekarang dapat berulang pd suatu saat di masa mendatang; (3) sistem fase yg melalui zat kerja di dl mesin pemampat (kompresor), pompa, turbin, atau sistem penyejuk
daur hidup [Bio ] rangkaian penahapan yg dilalui oleh suatu makhluk hidup, mulai dr masa remaja, dewasa, sampai terjadinya spora (biji atau telur yg dibuahi lagi); siklus hidup
daur kecil peredaran masa yg lamanya 8 tahun; windu
dasar da.sar [n] (1) tanah yg ada di bawah air (tt kali, laut, dsb): ia berhasil menyelam sampai ke -- laut; (2) bagian yg terbawah (tt kuali, botol, dsb) yg di sebelah dalam ataupun yg di sebelah luar: isi botol itu tinggal 1 cm dr -- nya; (3) lantai: rumah papan -- nya ubin; (4) latar (warna yg menjadi alas gambar dsb): gambar bulan sabit putih pd -- warna hijau; (5) lapisan yg paling bawah: meni dipakai sbg cat --; (6) bakat atau pembawaan sejak lahir: tidak ada -- dagang padanya; (7) alas; fondasi: gotong royong adalah -- masyarakat Indonesia; (8) pokok atau pangkal suatu pendapat (ajaran, aturan); asas: apa yg akan dijadikan -- pembicaraan kita nanti; tindakan itu bertentangan dng -- demokrasi yg sebenarnya; (9) cak memang begitu (tt adat, tabiat, kelakuan, dsb): -- pencuri, di mana pun tetap juga mencuri; -- miliknya, walaupun sudah dua hari hilang akhirnya ditemukan juga; (10) Ling bentuk gramatikal yg menjadi asal dr suatu bentukan [p] memang: -- bandel biar sudah diberi tahu masih bersikap masa bodoh
daur ulang da.ur ulang [n] (1) peredaran ulang suatu masa; (2) Kim pemrosesan kembali bahan yg pernah dipakai, msl serat, kertas, dan air untuk mendapatkan produk baru
daya dukung jumlah maksimum populasi yg mendukung kelangsungan kehidupan di alam; (2) Ikn jumlah maksimum ikan yg hidup di suatu perairan selama masa tertentu
dekade de.ka.de [n] masa 10 tahun; dasawarsa
delima de.li.ma [n] (1) tumbuhan perdu dng cabang yg rendah dan berduri jarang, daunnya kecil-kecil agak kaku berwarna hijau berkilap, buahnya berkulit kekuning-kuningan sampai merah tua, dapat dimakan, kalau masak merekah; Punica granatum; (2) buah pohon delima; cempaka tanjung
demobilisan de.mo.bi.li.san [n] anggota tentara (yg dikerahkan dl masa perang) yg telah dibebaskan dr tugas militer setelah perang selesai
demobilisasi de.mo.bi.li.sa.si [n] pembebasan dr tugas militer bagi tentara (yg dikerahkan pd masa perang) setelah perang selesai
dengar de.ngar [v] , -- pendapat pertemuan yg diadakan untuk mendengarkan penjelasan atau pendapat seseorang yg berwenang mengenai pelaksanaan kegiatan dsb yg ada dl batas tugas dan kewenangannya (anggota masyarakat, lembaga atau badan pemerintah, dsb): DPR telah mengadakan -- pendapat dng Menteri Pendidikan Nasional tt masalah wajib belajar
denominasi de.no.mi.na.si [n Ek] harga surat berharga (sertifikat bank dsb) yg tercantum di dl surat itu: ide memasyarakatkan sertifikat Bank Indonesia itu bagus, masalahnya -- terkecil senilai 25 juta rupiah ini rasanya terlalu besar untuk masyarakat Indonesia
deposito berjangka [Man ] simpanan di bank yg penarikannya dapat dilakukan setelah masa tertentu yg diperjanjikan atau setelah pemberitahuan sebelumnya
dewasa de.wa.sa [a] (1) sampai umur; akil balig (bukan kanak-kanak atau remaja lagi): tarif pangkas rambut untuk orang -- berbeda dng tarif untuk anak-anak; (2) Tern telah mencapai kematangan kelamin; (3) ki matang (tt pikiran, pandangan, dsb): cara berpikirnya sudah -- [n] waktu, masa (akhir-akhir ini): -- ini pembangunan dilakukan di seluruh pelosok tanah air
dialektika di.a.lek.ti.ka [n] (1) hal berbahasa dan bernalar dng dialog sbg cara untuk menyelidiki suatu masalah; (2) ajaran Hegel yg menyatakan bahwa segala sesuatu yg terdapat di alam semesta itu terjadi dr hasil pertentangan antara dua hal dan yg menimbulkan hal lain lagi
dialogis di.a.lo.gis [a] bersifat terbuka dan komunikatif: kita membutuhkan penjelasan yg -- untuk masalah ini
diaspora di.as.po.ra [n Pol] masa tercerai-berainya suatu bangsa yg tersebar di berbagai penjuru dunia dan bangsa tsb tidak memiliki negara, msl bangsa Yahudi sebelum negara Israel berdiri pd tahun 1948
didaktik di.dak.tik [n] ilmu tt masalah mengajar dan belajar secara efektif; ilmu mendidik
digresi dig.re.si [n Sas] (1) peristiwa yg menyimpang dr pokok masalah yg sedang dihadapi dl karya sastra; (2) bagian yg tidak langsung bertalian dng tema dan alur karya sastra
dilematik di.le.ma.tik [a] berkenaan dng dilema; bersifat dilema: menikah atau melanjutkan studinya merupakan masalah -- bagi Aminah
dipanggang di.pang.gang [v] dimasak (dipanaskan)
diskusi dis.ku.si [n] pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah: -- tt peranan pemuda dl pembangunan
dispersi kelompok sejarah perpindahan sekelompok hewan dr masa lampau hingga sekarang
distribusi dis.tri.bu.si [n] (1) penyaluran (pembagian, pengiriman) kpd beberapa orang atau ke beberapa tempat; (2) pembagian barang keperluan sehari-hari (terutama dl masa darurat) oleh pemerintah kpd pegawai negeri, penduduk, dsb; (3) Ling semua posisi yg ditempati oleh unsur bahasa; (4) ark persebaran benda dl suatu wilayah geografi tertentu
dng sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga dp dng cuka sesendok [pb] dng mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh sahabat (kawan) dp dng perkataan yg tajam dan muka yg masam
domestik do.mes.tik [a] (1) berhubungan dng atau mengenai permasalahan dl negeri: lapangan terbang itu khusus untuk melayani penerbangan --; wisatawan --; (2) mengenai (bersifat) rumah tangga: membicarakan persoalan-persoalan --; (3) piaraan (tt binatang); jinak: kuda sbg binatang -- sudah lama dipelihara orang untuk alat pengangkutan
doni do.ni [n Huk] utang seseorang yg dapat diwariskan apabila belum dilunasi semasa hidupnya
drama tendens [Sas] drama yg berisi masalah sosial, spt kepincangan yg terjadi dl masyarakat
drop [v cak] , me.nge.drop v (1) memberikan (dr pejabat, atasan, dsb kpd masyarakat, bawahan, dsb): gubernur telah ~ biaya sebesar 16 juta rupiah untuk pembangunan jembatan itu; (2) mengirimkan atau menempatkan: pemerintah akan ~ 500 orang guru dr Jawa untuk Kalimantan Tengah; pemerintah ~ 1.000 orang transmigran di Sulawesi Selatan; (3) menyediakan; memasarkan: Bulog akan ~ daging untuk keperluan Lebaran
dublir dub.lir [v] , men.dub.lir v mengulangi: pd masa kanak-kanak, ia diketahui sbg murid terbelakang yg harus ~ kelas enam di sekolah dasar
durja dur.ja [kl n] muka: bermuram -- , bermuka masam (krn sedih, kecewa, dsb); tidak berseri (tt muka)
duwet du.wet [n] (1) pohon termasuk suku Myrtaceae, berwarna ungu kemerahan, agak masam manis rasanya, berbentuk bulat panjang dan kecil (sebesar ibu jari orang dewasa), kulit batangnya yg keras berwarna abu-abu biasa digunakan sbg obat diabetes; jamblang; Syzygium cuminii; (2) buah duwet
dwidasawarsa dwi.da.sa.war.sa [n] masa (jangka waktu, periode) dua puluh tahun: memperingati -- Paguyuban Warga Sejahtera
dwifungsi ABRI fungsi rangkap yg dijalankan ABRI pd masa Orde Baru, yaitu sbg kekuatan pertahanan dan keamanan dan sbg kekuatan sosial
edisi khusus edisi surat kabar, majalah, atau buku yg khusus diterbitkan dl rangka memperingati suatu peristiwa atau membicarakan suatu masalah
editorial edi.to.ri.al [Kom] (1) a mengenai atau berhubungan dng editor atau pengeditan: pekerjaan --; (2) n artikel dl surat kabar atau majalah yg mengungkapkan pendirian editor atau pimpinan surat kabar (majalah) tsb mengenai beberapa pokok masalah; tajuk rencana
eidetik ei.de.tik [a Psi] berkenaan dng kemampuan melihat kembali secara jelas hal-hal yg dialami pd masa lampau
ekonomi bermatra tunggal perekonomian suatu bangsa atau kawasan yg sangat bergantung hanya pd suatu kegiatan sehingga sangat peka thd perubahan yg mempengaruhi produksi dan pemasaran komoditasnya (msl negara-negara OPEC yg bergantung pd minyak)
ekonomi pasar ekonomi yg sebagian besar dr produksi adalah untuk tujuan pemasaran atau pertukaran
ekspirasi eks.pi.ra.si [n] (1) pengembusan napas ke luar; (2) penghabisan; (3) masa jatuh tempo
eksplosi eks.plo.si [n] (1) bunyi keras disebabkan oleh desakan keluar yg keras dan secara tiba-tiba; ledakan; letusan: -- gunung berapi (bom, granat, dsb); (2) ki pertambahan (penduduk dsb) secara cepat dan besar-besaran: -- penduduk ibu kota menimbulkan berbagai masalah
ekstensi eks.ten.si [n] (1) perpanjangan waktu, spt masa berlakunya visa; (2) perluasan: alat merupakan -- tangan manusia; (3) Ling hal-hal yg ditunjukkan oleh ungkapan
ekstranei ek.stra.nei [n] calon-calon luar, khususnya peserta ujian suatu jenjang pendidikan yg sama, msl peserta ujian akhir SMA swasta mengikuti ujian akhir SMA negeri (pd masa yg lalu)
ekstremis ek.stre.mis [n] (1) orang yg ekstrem; (2) orang yg melampaui batas kebiasaan (hukum dsb) dl membela atau menuntut sesuatu; (3) cak pejuang pd masa perang kemerdekaan melawan Belanda
elektrifikasi elek.tri.fi.ka.si [n] (1) pemakaian atau penggantian dng listrik (sebelumnya tidak digunakan listrik): dl waktu dekat ini akan diresmikan -- desa ini; (2) pemasangan atau pemberian tenaga listrik (pd mesin-mesin kereta api dsb)
embacang em.ba.cang [n] (1) tumbuhan jenis mangga, kulit batangnya berwarna abu-abu dan pecah-pecah, pd bagian kulit yg pecah keluar getah yg membentuk damar berwarna jernih, daunnya kasar dan rapuh, bunganya berbentuk malai dan harum, buahnya besar berbentuk bulat telur dan berbiji besar, daging buahnya berserat, rasanya masam agak manis, biasa digunakan untuk campuran minuman dingin; Mangifera foetida; (2) buah embacang
embalase em.ba.la.se [n] (1) pengemasan atau pengepakan barang (untuk dikirim); (2) bahan dsb yg digunakan untuk pengemasan atau pengepakan barang
emping em.ping [n] (1) penganan yg dibuat dr padi yg belum masak benar atau dr biji-bijian (ditumbuk lalu disangrai); (2) penganan yg dibuat dr buah melinjo, biji-bijian, dsb ditumbuk, dibentuk bundar tipis-tipis, dikeringkan, dan digoreng spt kerupuk
engkah eng.kah [n] getah (untuk melekatkan kayu); perekat; lem [a] eng.kah-eng.kah a (1) belum empuk (setengah masak tt sesuatu yg direbus); (2) mengkal; belum masak benar (tt buah-buahan dr pohonnya)
ensiklik en.sik.lik [n Kat] surat edaran atau pesan tertulis dr Paus kpd semua uskup yg sifatnya umum, berisi masalah penting dl bidang keagamaan atau bidang sosial: -- Rerum Novarum, edaran Paus Leo XIII tt kedudukan buruh dan majikan
eolit eo.lit [n] pecahan batu yg digunakan sbg alat oleh manusia pd masa paleolitik awal
epifisis epi.fi.sis [n Zool] tulang yg terpisah dr tulang panjang oleh tulang rawan yg terdapat pd masa pertumbuhan, tetapi kemudian menjadi bagian dr tulang panjang itu
era [n] kurun waktu dl sejarah; sejumlah tahun dl jangka waktu antara beberapa peristiwa penting dl sejarah; masa
esai [n] karangan prosa yg membahas suatu masalah secara sepintas lalu dr sudut pandang pribadi penulisnya
estrus es.trus [n Zool] masa aktivitas seks pd binatang, timbul secara periodik pd waktu-waktu tertentu; masa berahi
etiket eti.ket [n] carik kertas yg ditempelkan pd kemasan barang (dagangan) yg memuat keterangan (msl nama, sifat, isi, asal) mengenai barang tsb [n] tata cara (adat sopan santun, dsb) dl masyarakat beradab dl memelihara hubungan baik antara sesama manusianya
etnologi et.no.lo.gi [n] ilmu tt unsur atau masalah kebudayaan suku bangsa dan masyarakat penduduk suatu daerah di seluruh dunia secara komparatif dng tujuan mendapat pengertian tt sejarah dan proses evolusi serta penyebaran kebudayaan umat manusia di muka bumi
fase fa.se [n] tingkatan masa (perubahan, perkembangan, dsb): -- demi -- dl perjuangan kemerdekaan selalu kita hadapi dng ketabahan; tiap -- perkembangan manusia dianggap sbg suatu peralihan
fatwa fat.wa [n] (1) jawab (keputusan, pendapat) yg diberikan oleh mufti tt suatu masalah; (2) ki nasihat orang alim; pelajaran baik; petuah
fimbria fim.bria [n] saluran indung telur tempat pembuahan terjadi: masalah yg dihadapi metode bayi tabung adalah kesulitan menyamai sifat alami -- dan rahim
fiting fi.ting [n] (1) tempat memasang bola lampu listrik yg menghubungkan kabel listrik dng lampu; (2) alat untuk membagi aliran listrik tiga arah atau lebih dr satu titik lampu
fitogeografi fi.to.ge.o.gra.fi [n] ilmu tt masalah penyebaran tumbuhan
forensik fo.ren.sik [n] (1) cabang ilmu kedokteran yg berhubungan dng penerapan fakta-fakta medis pd masalah-masalah hukum; (2) ilmu bedah yg berkaitan dng penentuan identitas mayat seseorang yg ada kaitannya dng kehakiman dan peradilan: polisi belum bisa menjelaskan identitas korban krn masih menunggu hasil pemeriksaan yg diselidiki oleh tim --
furuk fu.ruk [n Isl] hukum tt kewajiban agama yg tidak pokok yg dijabarkan (bersumber) dr hukum dasar; hukum tambahan: perbedaan pendapat tt jumlah rakaat dl salat Tarawih itu bukanlah mengenai ajaran pokok, melainkan mengenai masalah --
futur fu.tur [Ar v] makan pagi [n Ling] kala nanti; masa depan
futurisme fu.tur.is.me [n] (1) aliran dl seni, musik, atau sastra (yg dimulai di Italia kira-kira pd tahun 1909) yg ditandai, terutama, oleh usaha memberikan pernyataan formal kpd kekuatan dinamis dan gerak proses mekanis; (2) pandangan yg lebih mementingkan pemenuhan arti masa depan
futuristis fu.tu.ris.tis [a] (1) terarah, tertuju ke masa depan: Expo di Osaka dapat dinamakan pekan raya tipe pertokoan yg --; (2) berkenaan dng futur, futurisme, atau futurologi; (3) modern sekali
futurologi fu.tu.ro.lo.gi [n] ilmu tt masa depan
futurologis fu.tu.ro.lo.gis [a] bersifat (berdasarkan) perhitungan masa depan
gadon ga.don [n] masakan yg dibuat dr campuran daging cincang, telur, dan santan yg dibumbui dan dibungkus dng daun pisang
galu-galu ga.lu-ga.lu [Mk n] padi yg hampir masak dan isinya masih lembek (baik dibuat emping)
gambar kerja unsur karya seni (berupa foto atau gambar) yg disusun di atas karton dan siap difoto untuk dijadikan bahan cetakan, msl iklan cetak, poster, dan kemasan
gambaran gam.bar.an [n] (1) hasil menggambar; lukisan; (2) bayangan: ~ masa depannya sangat suram; (3) uraian; keterangan; penjelasan: kami tidak bermaksud memberikan ~ lengkap mengenai keseluruhan dunia persuratkabaran
gamit ga.mit [v] , ber.ga.mit v(1) saling menyentuh dng jari (saling memberi isyarat): dua remaja itu ~ dan bertukar kerling; (2) ki berlambaian: daun pokok kayu ~; (3) ki merangkul; mendekati: Presiden ~ dng salah satu partai di tengah silang pendapat tt kebangkitan partai itu pd masa datang
gandaria gan.da.ria [n] (1) tanaman yg menyerupai pohon mangga, tingginya dapat mencapai 20 m, buahnya berbentuk bulat lonjong dan berukuran kecil, berwarna kuning atau merah muda dan berair, daging buahnya tebal, yg muda masam rasanya, dibuat asinan, pencampur sambal, dsb, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan dan sarung keris; Bouea macrophylla; (2) buah gandaria
ganggu gugat gang.gu gu.gat [v] , meng.gang.gu gu.gat v mempermasalahkan dan memperkarakan: kita tidak dapat ~ dewan juri
garam dapur garam untuk campuran bumbu masak; natrium klorida; NaCl
garam meja garam yg digunakan (disediakan) di meja makan, tidak digunakan untuk memasak
garang ga.rang [a] (1) pemarah lagi bengis; galak; ganas: bininya sangat --; (2) Mk kuat (hebat, gemar) sekali: -- bekerja; (3) terik (tt panas matahari) [v] , meng.ga.rang v memanaskan (mengeringkan, memasak) di atas bara api; memanggang; mengganggang
garis besar pokok-pokok masalah; hal-hal yg penting
gelendo ge.len.do [Jk n] air ampas masakan gula
generasi ge.ne.ra.si [n] (1) sekalian orang yg kira-kira sama waktu hidupnya; angkatan; turunan; (2) masa orang-orang satu angkatan hidup: kira-kira dua -- lagi bangsa Indonesia sudah dapat berbahasa nasional dng baik dan benar
geomorfologi ge.o.mor.fo.lo.gi [n] ilmu tt bentuk permukaan bumi masa kini dan proses yg mengakibatkan bentuk itu
geoteknik ge.o.tek.nik [n] penerapan asas teknik secara ilmiah dl memperoleh, menafsirkan, dan menggunakan pengetahuan tt kerak bumi untuk penyelesaian permasalahan teknik sipil
gerabah ge.ra.bah [Jw n] alat-alat dapur (untuk masak-memasak dsb) yg dibuat dr tanah liat yg kemudian dibakar (msl kendi, belanga)
gerau ge.rau [kl n] juru masak di istana
gerbang gersul terurai dan kusut masai
gila gi.la [a] sakit ingatan (kurang beres ingatannya); sakit jiwa (sarafnya terganggu atau pikirannya tidak normal): ia menjadi -- krn menderita tekanan batin yg sangat berat; (2) a tidak biasa; tidak sebagaimana mestinya; berbuat yg bukan-bukan (tidak masuk akal): benar-benar -- , masakan dia dapat melompat setinggi itu; (3) a cak terlalu; kurang ajar (dipakai sbg kata seru, kata afektif); ungkapan kagum (hebat); (4) v terlanda perasaan sangat suka (gemar, asyik, cinta, kasih sayang): ia -- membaca buku roman; tidak sedang -- asmara; (5) a tidak masuk akal: menurut pendapat mereka, ide itu adalah ide yg --
goblok gob.lok [a] (1) bodoh sekali: -- engkau! masa lima ditambah lima saja tidak tahu; (2) Sd kas tuli
godot go.dot [v] meng.go.dot v mengiris; mengerat; memotong: pelayan itu ~ daging ayam yg akan dimasak
gohok go.hok [n] tumbuhan yg buahnya bulat, ungu, dan masam rasanya; gowok; Eugenia polycephalata
gol [n] gawang pd permainan bola: bola itu melambung tinggi melampaui mistar --; (2) n masuknya bola ke dl gawang: wasit memutuskan -- kedua tidak sah; (3) v cak tercapai maksudnya (tujuan); berhasil (tt mosi, rancangan, dsb): kenaikan upah yg dituntut oleh buruh telah --; kalau RUU itu -- , hak cipta para pengarang akan terlindungi secara hukum; -- emas Olr gol yg dihasilkan pd masa perpanjangan waktu bertanding yg menjadi penentu kemenangan bagi sebuah kesebelasan: -- emas dihasilkan pd 30 menit perpanjangan waktu permainan
goreng go.reng [v] meng.go.reng v memasak kering-kering di wajan (kuali) dng minyak: ~ kerupuk; ~ pisang
gowok go.wok [n] (1) pohon yg tingginya dapat mencapai 12 m, buahnya berbentuk bulat sebesar gundu, yg masih muda berwarna hijau dan masam rasanya, sedangkan yg tua berwarna ungu kehitam-hitaman dan manis, daunnya lebar, tumbuh berhadapan yg satu dng lainnya pd ranting daun; Syzigium polycephalum; (2) buah gowok
gubernemen gu.ber.ne.men [n] pemerintah (dl masa penjajahan Belanda)
gudeg gu.deg [n] masakan yg dibuat dr buah nangka muda diberi bumbu bersantan (masakan khas Yogyakarta)
gugur gu.gur [v] (1) jatuh sebelum masak (tt buah-buahan); lahir sebelum waktunya (tt bayi); runtuh (tt tanah); (2) batal; tidak jadi; tidak berlaku lagi: calon yg tidak datang dinyatakan -- sbg peserta; (3) mati dl pertempuran: dua orang prajurit -- dl pertempuran itu; (4) kalah; rontok: petinju harapan kita -- pd ronde kedua
guling gu.ling [n] bantal yg bentuknya bulat panjang [v] ber.gu.ling v bergulung (berputar) berbolak-balik: rumah ini roboh tertimpa batu besar yg ~ dr lereng gunung [n] masakan (berupa kambing dsb) yg dipanggang sepenuhnya [n Fis] gerak benda pd suatu permukaan secara translasi dan rotasi sekaligus
haid ha.id [n Dok] peristiwa fisiologis dan siklis pd wanita dl masa reproduksi dng keluarnya darah dr rahim sbg akibat pelepasan selaput lendir rahim; menstruasi; (2) v keluar darah dr rahim wanita dewasa setiap bulan sbg bagian dr siklus hidup biologisnya; datang bulan; mendapat kain kotor: wanita yg sedang -- tidak diizinkan melakukan salat; (3) n periode datang bulan; periode menstruasi
haid pertama tanggal atau umur yg menyatakan awal dr masa reproduksi seorang wanita dan pd umumnya terjadi antara umur 10-14 tahun
hak inisiatif hak para anggota DPR untuk mengajukan undang-undang mengenai masalah tertentu kpd pemerintah
hak memilih hak untuk memberi suara dl pemilihan umum; (2) hak untuk memberi suara dl masalah politik, khususnya hak atau kekuasaan untuk berperan serta dl memilih atau menolak rencana undang-undang
hal [n] (1) keadaan; peristiwa; kejadian (sesuatu yg terjadi): -- spt itu tidak boleh terjadi lagi; (2) perkara, urusan, soal; masalah: pemuda itu mengadukan -- nya kpd polisi; ia ahli dl -- koperasi; lima -- yg menjadi pokok pertikaian; (3) sebab: apa pula -- nya maka jadi begitu; (4) tentang; mengenai: ceramah -- keluarga berencana [n cak] besi tipis berlapis seng
hal ihwal berbagai-bagai hal (kejadian, peristiwa, masalah, dsb): mereka akan membicarakan -- ihwal organisasi
halkah hal.kah [n] (1) gelang (kaki); (2) gelang-gelang pintu; (3) gelang-gelang untuk sasaran menembak dsb; (4) Isl diskusi, pengajian yg pesertanya duduk membentuk lingkaran untuk membahas masalah keislaman (biasanya di dl masjid, musala)
haminte ha.min.te [ark n] pemerintahan kotapraja pd masa pendudukan Belanda
hangat ha.ngat [a] (1) agak panas: masakannya masih --; (2) sedikit lebih dp timbangan (bobot) yg sebenarnya: gula itu -- timbangannya; (3) gembira: kedatangan Menteri Pertanian disambut -- oleh masyarakat tani setempat; (4) genting; tegang: suasana politik -- kembali; (5) baru saja terjadi; masih baru (tt peristiwa, kabar): surat kabar itu selalu memuat berita-berita yg --
hati ha.ti [n] (1) Anat organ badan yg berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dl darah dan menghasilkan empedu; (2) daging dr hati sbg bahan makanan (terutama hati dr binatang sembelihan): masakan sambal goreng --; (3) jantung: -- nya berdebar-debar; (4) sesuatu yg ada di dl tubuh manusia yg dianggap sbg tempat segala perasaan batin dan tempat menyimpan pengertian (perasaan dsb): segala sesuatunya disimpan di dl --; membaca dalam -- , membaca dalam batin (tidak dilisankan) , ha.ti-ha.ti adv ingat-ingat; hemat-hemat; waspada
hematite he.ma.ti.te [n Ark] batu merah (krn banyak mengandung zat besi) yg ditumbuk untuk ditaburkan di atas kuburan pd masa mesolitikum
heterosfer he.te.ro.sfer [n] bagian atmosfer bumi di atas 80-100 km yg komposisi udaranya berubah-ubah, baik macam molekulnya maupun masa jenis rata-ratanya
hibah tergantung pemberian semasa hidup yg kemudian digugat oleh ahli waris; wasiat pemberian dng menggugat wasiat yg baru mempunyai kekuatan hukum setelah pembuat wasiat meninggal
hidrometeorologi hid.ro.me.te.o.ro.lo.gi [n] cabang meteorologi yg berhubungan dng penggunaannya dl hidrologi, msl dng masalah banjir, hidroelektrik, irigasi, dan masalah sumber tenaga air
hipomnesia hi.pom.ne.sia /hipomnEsia/ kelemahan dl daya ingat; kerusakan dl kemampuan mengingat kejadian di masa lampau
hipotesis operasional rumusan mengenai langkah-langkah yg perlu diambil dl menanggapi permasalahan tertentu
historis his.to.ris [a] (1) berkenaan dng sejarah; bertalian atau ada hubungannya dng masa lampau; (2) bersejarah
hitung punya kalau dihitung-hitung betul ...; (2) setelah dihitung-hitung (dipertimbangkan masak- masak) ...
holisme ho.lis.me [n ] cara pendekatan thd suatu masalah atau gejala, dng memandang masalah atau gejala itu sbg suatu kesatuan yg utuh
holoplankton ho.lo.plank.ton [n] organisme yg seluruh masa hidupnya berlangsung planktonis
homo Sapiens manusia yg hidup di bumi pd masa kini; manusia yg berpikir
homofon ho.mo.fon [n Ling] kata yg sama lafalnya dng kata lain, tetapi berbeda ejaan dan maknanya (spt masa dan massa, sangsi dan sanksi)
horoskop ho.ro.skop [n] (1) pengamatan posisi bintang-bintang pd waktu tertentu, spt pd hari lahir seseorang, dng tujuan meramalkan masa depannya; (2) peta bintang kelahiran seseorang, yg memperlihatkan posisi bintang-bintang tsb
hukuman percobaan hu.kum.an percobaan hukuman penjara yg tidak dijalani di lembaga pemasyarakatan, tetapi selama dl masa percobaan itu terpidana tidak boleh melakukan hal-hal yg bertentangan dng hukum, apabila dl masa percobaan itu terpidana melawan hukum, hukuman yg diterimanya harus dijalani di lembaga pemasyarakatan
humus gembur gambut yg bersifat lebih gembur, biasanya kurang masak dan lebih subur
idah [kl n] pemberian untuk mengikat tali percintaan antara perempuan dan laki-laki [n Isl] masa tunggu (belum boleh menikah) bagi wanita yg berpisah dng suami, baik krn ditalak maupun bercerai mati: wanita yg ditalak oleh suaminya harus menjalani -- selama tiga kali suci dr menstruasi
ihdad ih.dad [Ar v] menahan diri selama masa idah dr berhias dan memakai wangi-wangian bagi istri yg kematian suami
ijon [n] (1) pembelian padi dsb sebelum masak dan diambil oleh pembeli sesudah masak; (2) Ek kredit yg diberikan kpd petani, nelayan, atau pengusaha kecil, yg pembayarannya dilakukan dng hasil panen atau produksi berdasarkan harga jual yg rendah
ikan emas ikan air tawar, dipelihara dl tambak, berasal dr negeri Cina, kulit atau sisiknya kuning keemasan; Carassius auratus
ikan kancera domas ikan mas yg bersisik kecil-kecil, sisik sebelah bawah berwarna perak, sebelah atas cokelat tua keemas-emasan, dan pd kiri kanan badannya terdapat garis lurus yg membatasi warna sisik bawah dan atas tsb; -- kapas ikan laut, Gerres
ikan koki ikan hias yg hidup di laut, bermata besar melotot, berkulit keemas-emasan
ikan lakustrin ikan yg secara normal menjalani seluruh masa hidupnya di kolam atau di danau
iklim kuarterner iklim yg terdapat dl zaman gletser (zaman es) pd masa geologi
ikram ik.ram [n] penghormatan; pemuliaan: sbg tanda -- thd tamunya, dipotongnya kambing untuk dimasak
ilahiah ila.hi.ah [Ar n] ketuhanan: contoh peristiwa -- ialah pertumbuhan bayi dl kandungan ibu, buah-buahan ada yg masam dan ada yg manis, dsb
ilmu administrasi ilmu tt berbagai hasil pengalaman yg berhubungan dng masalah pemerintahan, baik negara maupun swasta
ilmu ekonomi ilmu tt produksi, distribusi, dan konsumsi barang, serta berbagai masalah yg bersangkutan dng itu, spt tenaga kerja, pembiayaan, dan keuangan; (2) ilmu pengetahuan tt kegiatan sosial manusia dl memenuhi kebutuhan hidupnya yg diperoleh dr lingkungannya
ilmu kewarganegaraan cabang ilmu pengetahuan, khususnya bidang ilmu politik, mengenai hubungan antarwarga negara dan hubungan umum yg menyangkut masalah hak dan kewajiban warga negara thd negara dan sebaliknya
ilmu sejarah cabang ilmu pengetahuan sosial tt penelitian dan penyelidikan secara bersistem keseluruhan peristiwa dan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau dng maksud untuk dinilai secara kritis seluruh hasil penelitian dan penyelidikan tsb agar dapat dijadikan perbendaharaan bagi penilaian dan penentuan masa sekarang serta arah kemajuan masa depan
ilmu terapan ilmu tt cara menerapkan prinsip umum untuk memecahkan masalah yg terjadi dl alam semesta dan masyarakat manusia
inding in.ding [v] meng.in.ding v memandang dng penuh harapan (untuk memperoleh pemberian dsb); memasang telinga untuk mendengarkan percakapan orang lain
infantilisasi in.fan.ti.li.sa.si [n] proses, cara, perbuatan membuat seseorang menjadi spt kanak-kanak: masalah yg belum diatasi adalah -- mahasiswa
informasi pekerjaan keterangan yg mengacu kpd jenis pekerjaan, persyaratan pendidikan, dan sifat-sifat pribadi yg dipentingkan pd pekerjaan, prospek masa depan, tempat pekerjaan, dan hal-hal lain yg berupa keuntungan yg akan diperoleh
inkubasi in.ku.ba.si [n] (1) Dok masa dr saat penyebab penyakit masuk ke dl tubuh (saat penularan) sampai ke saat timbulnya penyakit itu; masa tunas: penyakit rabies mempunyai masa -- kira-kira sepuluh hari; (2) Bio penetasan telur (dng pengeraman atau pemanasan buatan)
inlander in.lan.der [n] sebutan ejekan bagi penduduk asli di Indonesia oleh orang Belanda pd masa penjajahan Belanda; pribumi
inovatif ino.va.tif [a] bersifat memperkenalkan sesuatu yg baru; ber-sifat pembaruan (kreasi baru): kita mencoba memecahkan masalah pendidikan yg kronis dng cara-cara --
instalatur in.sta.la.tur [n] orang yg bekerja atau ahli memasang instalasi
instalatur air orang (perusahaan) yg memasang perlengkapan air bersih ke rumah konsumen
instalatur listrik orang (perusahaan) yg memasang perlengkapan aliran listrik di rumah konsumen
instan in.stan [a] langsung (tanpa dimasak lama) dapat diminum atau dimakan (tt mi, sup, kopi, susu bubuk): susu -- , susu yg begitu dicampur dng gula dan air (panas atau hangat) langsung dapat diminum
integral in.teg.ral [a] (1) mengenai keseluruhannya; meliputi seluruh bagian yg perlu untuk menjadikan lengkap; utuh; bulat; sempurna: masalah itu akan diselesaikan secara -- , tidak secara sebagian-sebagian; (2) tidak terpisahkan; terpadu: Bimbingan Penyuluhan merupakan bagian -- dr pendidikan
interegnum in.te.reg.num [n Pol] masa peralihan dr satu pemerintahan ke pemerintahan lain dl satu negeri
interval in.ter.val [n] (1) masa antara dua kejadian yg bertalian (dl drama, pertunjukan, dsb); (2) Mus perbedaan ketinggian antara dua nada; jangka nada; (3) Mat jarak yg terletak antara dua nilai yg diketahui; (4) Olr jangka waktu untuk istirahat antara dua latihan yg berkaitan
inzar in.zar [v] berusaha menumbuhkan kesadaran dan keinsafan orang banyak agar menggunakan masa hidupnya untuk kebaikan dan menjauhi semua larangan
iseng [a] (1) merasa menganggur (tidak ada yg perlu segera dikerjakan); (2) (berbuat atau mengerjakan sesuatu supaya jangan menganggur) sbg perintang-rintang waktu; (3) tidak mau menganggur (rewel, suka mengganggu, suka omong, suka makan apa saja, dsb): krn tangan anak-anak yg -- , dinding sekolah itu penuh corat-coret; (4) sekadar main-main; tidak bersungguh-sungguh; iseng-iseng a sekadar main-main saja (dp menganggur) untuk perintang-rintang waktu
isu [n] (1) masalah yg dikedepankan (untuk ditanggapi dsb); (2) cak kabar yg tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; desas-desus
jaha ja.ha [n] (1) pohon rimba yg besar, buahnya yg masak biasa digunakan sbg obat, bahan untuk mengecat atau menyamak kulit, bahan untuk membuat tinta, dan zat warna; Terminalia belerica; (2) buah jaha
jajak ja.jak [v] men.ja.jaki v menduga; menelaah; mengajuk: pemerintah akan ~ kemungkinan pemasaran produksi Indonesia ke negeri tsb
jalan buntu jalan yg tidak ada terusannya (buntu atau tertutup) pd ujungnya; (2) ki masalah yg tidak dapat dipecahkan atau diteruskan hingga selesai (tt perundingan atau rapat yg tidak mendapat persesuaian pendapat); keadaan tanpa adanya pemecahan; (3) Pol keadaan yg memaksa pihak yg bertentangan berhenti (krn mempunyai kekuatan seimbang) pd suatu titik tertentu sebab kedua belah pihak sudah tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur
jalin ja.lin [v] , ber.ja.lin v (1) berangkai; bergandeng satu dng yg lain: kerai itu terbuat dr bilah-bilah bambu ~; (2) berhubungan; bertautan: kedua masalah itu saling ~; (3) beranyam: tempat duduk kursi ukir-ukiran itu terbuat dr rotan ~
jaminan hari tua ja.min.an hari tua sesuatu yg disedikan untuk biaya hidup pd masa tua (setelah tidak bekerja lagi)
jaring ja.ring [n] (1) alat penangkap ikan, burung, dsb yg berupa siratan (rajutan) tali (benang) yg membentuk mata jala; (2) Olr net (dl tenis, badminton); (3) ki jebakan; perangkap: saya akan memasang -- untuk menangkap burung itu
jaring angkat tetap jaring angkat yg cara pemasangannya tetap di satu tempat, yaitu dekat pantai atau di tempat yg dangkal
jaring hanyut jaring insang yg pemasangannya dibiarkan hanyut mengikuti arus
jelita je.li.ta [a] (1) cantik sekali; elok (tt wajah): pd masa mudanya dia merupakan seorang gadis --; (2) ki indah; manis (tt kota, pemandangan alam, dsb): Jakarta, dng hiasan lampu-lampu jalanan, tampak -- di malam hari
jemeki je.me.ki [ark n] perhiasan yg terdapat pd tepi selendang dan berwarna keemasan; loberci; kida-kida
jeriau je.ri.au [n] kayu (bambu dsb) yg dipasang melintang pd kasau untuk memasang atap atau pd rasuk (balok) untuk memasang lantai (pd rumah panggung)
jerjak jer.jak [n] (1) kisi-kisi (terali) pd jendela dsb; (2) bilah-bilah yg dipasang tegak (pd bakul, keranjang, dsb); (3) tiang kecil-kecil (untuk memasang dinding rumah); (4) rusuk (tt tulang): tulang -- nya patah satu; (5) tiang-tiang besi dsb yg dipasang berjajar agak renggang sbg pagar (jembatan dsb): -- jembatan sungai itu hampir ambruk
jorjoran jor.jor.an [Jw v] bertindak unggul-mengungguli (lebih banyak bersifat negatif): pd malam tahun baru mereka -- memasang petasan
jumpa jum.pa [v] -- muka berpandangan; bertemu muka; bersua; menghadap: kami ingin -- muka dng Bapak Menteri untuk membicarakan masalah tsb
jura ju.ra [ark v] men.ju.ra v membungkuk dng menangkupkan kedua tangan (dng maksud menghormat) [n Geo] zaman kedua dl masa Mesozoikum (antara 180 dan 185 juta tahun yg lalu)
juru pangalasan kepala penjaga keamanan jurutama masak
juru runding orang yg menjadi perantara dl perundingan antara dua pihak; (2) Pol pejabat pemerintah yg pekerjaannya merundingkan masalah negara, msl perdamaian dan perang dng negara lain
juru tanak tukang masak
juru tinggi awak perahu yg tugasnya memasang layar pd tiang layar
juvenil ju.ve.nil [a] (1) muda, masuk golongan pemuda; terjadinya semasa masih muda; (2) Psi berkaitan dng orang muda, biasanya di bawah umur yg masih dl wajib belajar
kaca benggala cermin yg tebal (besar); -- buram ki bayangan suram; ingatan buruk: kenangan-kenangan kecil yg kurang baik di masa lalu menjadi -- buram ketika aku membaca puisi-puisinya
kadim ka.dim [ark a] (1) terdahulu dr tiap-tiap permulaan; awal dr segala permulaan yg tidak terbatas oleh masa: Allah sbg pencipta makhluk bersifat --; (2) pasti, tentu (tt perkara atau janji): hanya Allah yg bersifat -- [Ar n] waktu yg akan datang; kemudian hari; kelak [Ar n] saudara dekat; kerabat
kafetaria ka.fe.ta.ria [n] restoran yg menyajikan aneka masakan, makanan, dan minuman di gerai dng sistem swalayan bagi para pengunjung
kaktus bola emas kaktus yg berasal dr Meksiko, bentuknya spt gentong besar, berduri-duri besar, kuat, dan tajam, berwarna kuning keemasan; Echinocactus grusoni
kala ka.la [n] (1) waktu; ketika; masa; (2) Ling perbedaan bentuk verba untuk menyatakan perbedaan waktu [n] (1) binatang jenis laba-laba, tetapi bersengat (banyak macamnya spt -- bangkang, -- pisang); (2) Scorpio lihat bintang [ark n] jerat: untuk menangkap harimau pengganggu ketenteraman desa itu digunakan -- [kl n] sutra [ark v] kada
kalio ka.lio [Mk n] masakan dr daging dsb yg diberi santan dan bumbu, dimasak hampir kering; rendang basah
kambrium kam.bri.um [n Geo] zaman geologi tertua dl masa Paleozoikum (550-600 juta tahun yg lalu)
kamper kam.per [n] kristal (hablur) yg mudah menguap, terbuat dr getah pohon kapur barus, digunakan sbg bahan antihama atau untuk campuran obat-obatan; kapur barus [n] (1) pohon asli dr Cina, termasuk suku medang, tinggi pohon antara 20-30 m, daun bertulang utama tiga, buahnya bulat panjang, berdaging, jika masak berwarna hitam, tumbuh pd tanah lempung berpasir di daerah pegunungan dng ketinggian 600-1.500 m di atas permukaan laut; Cinnamomum comphon; (2) kayu kamper
kamus ka.mus [n] (1) buku acuan yg memuat kata dan ungkapan, biasanya disusun menurut abjad berikut keterangan tt makna, pemakaian, atau terjemahannya; (2) buku yg memuat kumpulan istilah atau nama yg disusun menurut abjad beserta penjelasan tt makna dan pemakaiannya; (3) ki diri, pikiran: tak ada istilah "takut" dl -- saya [Jw n] kulit yg sudah dimasak; samak
kan [ark n] langkan (pd perahu) [kp] bukan [kp] akan [n] tempat memasak air teh; morong; teko
kanak-kanak ka.nak-ka.nak [n] periode perkembangan anak masa prasekolah (usia antara 2-6 tahun)
kandis kan.dis [n] mangga hutan yg buahnya sangat masam, biasa diiris-iris, kemudian dijemur untuk bumbu masak sbg pengganti jeruk [ark a] manis
kapak penetak kapak yg digunakan pd masa paleolitikum awal (hanya ditemukan di kawasan Asia, sezaman dng kebudayaan kapak genggam di Eropa
kapak persegi kapak yg berasal dr masa kebudayaan neolitikum (di Indonesia bagian barat)
kapak sepatu kapak yg berasal dr masa kebudayaan perunggu besi di Indonesia, berongga di bagian dalamnya, dan pemasangan tangkainya spt cara memakai sepatu, yaitu memasukkan tangkai kapak ke dl rongga
kapal kabel kapal yg dilengkapi dng peralatan untuk memasang kabel di laut
kapal perambuan kapal khusus untuk memasang dan merawat rambu-rambu laut
kasdu kas.du [Jw ark v] sudi; suka (akan); berkenan; mau: barang siapa yg -- silakan mencicipi masakan itu
kasturi kas.tu.ri [n] (1) pohon (di Kalimantan Selatan) yg tumbuh besar, rindang, bijinya mudah tumbuh, berbuah setiap tahun sekali (pd bulan Oktober-November), buahnya sebesar telur itik, rasanya lezat, manis, berwarna cokelat tua apabila masak; Tapeinochilus ananassae; (2) buah kasturi; (3) bunga kasturi
kawista ka.wis.ta [n] (1) pohon yg termasuk suku Rotaceae, tingginya 10-15 m, batangnya berduri, daunnya kecil berwarna hijau tua, buahnya mengelompok 5-9 buah pd setiap tangkai, kulit buah licin berkilap dan keras spt botol, bijinya kecil, pipih, berwarna kuning sampai hijau muda, buah yg masak dibuat sirop; (2) buah kawista
keadaan darurat ke.a.da.an darurat tingkat keamanan yg paling buruk sehingga diperlukan pengumuman tt ketentuan khusus yg mengatur tata kehidupan warga, spt dl masa perang
kebatinan ke.ba.tin.an [n] (1) keadaan batin (dl hati); segala sesuatu yg mengenai batin; (2) ajaran atau kepercayaan bahwa pengetahuan kpd kebenaran dan ketuhanan dapat dicapai dng penglihatan batin; (3) ilmu yg mengajarkan jalan menuju ke kesempurnaan batin; suluk; tasawuf; (4) ilmu yg menyangkut masalah batin; mistik
kebendaan ke.ben.da.an [n] sesuatu yg berhubungan dng benda; sesuatu yg berupa atau bersifat benda: di samping masalah -, perlu kita pikirkan pula masalah kerohanian
keberanjakan ke.ber.an.jak.an [n] perihal beranjak: upacara tsb merupakan ~ seseorang dr masa anak-anak ke masa dewasa
keberjayaan ke.ber.ja.ya.an [n] perihal berjaya: kesejahteraan anak masa kini merupakan penentu ~ bangsa di kemudian hari
kebimbangan ke.bim.bang.an [n] (1) keragu-raguan; kesangsian; (2) kecemasan; kekhawatiran
kecapi ke.ca.pi [n] alat musik petik tradisional yg berdawai (bersenar) tiga, lima, enam dsb, tidak bergaris nada, dan dimainkan dng jari [n] (1) tumbuhan yg batangnya tumbuh tegak dan lurus, tingginya mencapai 25-30 m, berdaun majemuk dan beranak daun tiga, buahnya bulat, kulit buahnya tebal berwarna kuning kehijau-hijauan, daging buahnya berwarna putih lunak, masam, dan dapat dimakan; Sandoricum koecape; (2) buah kecapi
kecut ke.cut [a] (1) kedut; kerut; lisut; (2) berkerut (tt kulit tubuh dsb); (3) ki takut; merasa ngeri; gentar (tt hati, perasaan, dsb): ketika melihat Pangeran ikut ambil bagian dl sayembara itu, semua putra mahkota yg datang bertanding merasa -- dan putus asa [a] (1) masam (spt rasa cuka): gulai ini enak sekali, terasa benar -- pedasnya; (2) ki cemberut; keruh (tt muka dsb): -- saja air mukanya pagi ini
kedang ke.dang [a] terentang atau terulurkan lurus (tt tangan dsb) [v] me.nge.dang v membuang air nasi di periuk supaya nasinya lekas kering dan cepat masak
kedangsa ke.dang.sa [n] limau yg selalu hijau warna kulit buahnya walaupun sudah masak, manis rasanya; Citrus Medica
kedondong ke.don.dong [n] (1) pohon yg buahnya bulat telur, rasanya masam-masam manis, dan bijinya keras berserabut; Spondias dulcis; (2) buah kedondong
keduduk ke.du.duk [n] (1) tumbuhan yg buahnya setelah masak berwarna ungu, rasanya manis; senduduk; sekeduduk; Melastoma malabathricum; (2) buah keduduk
kefasihan ke.fa.sih.an [n] perihal fasih (dl berbahasa, berbicara, dsb): pd masa kampanye para pemimpin partai memperdengarkan ~ lidah mereka dl berpidato
kegamblangan ke.gam.blang.an [n] keadaan gamblang; kejelasan: ~ masalah itu tidak diragukan lagi
kegelisahan ke.ge.li.sah.an [n] perasaan gelisah; kekhawatiran; kecemasan: berita penggusuran selalu menimbulkan ~ masyarakat
kegeraman ke.ge.ram.an [n] kemarahan; kegemasan
keguruan ke.gu.ru.an [n] perihal (yg menyangkut) pengajaran, pendidikan, dan metode pengajaran: pd pendidikan tinggi diberikan latihan tt masalah ~
kehambaran ke.ham.bar.an [n] (1) hal yg tidak berasa (tt masakan); (2) ki kurang bergairah
keibodan ke.i.bo.dan [Jp n] laskar penjaga keamanan rakyat (pd masa pendudukan Jepang)
keilmuan ke.il.mu.an [n] barang apa yg berkenaan dng pengetahuan; secara ilmu pengetahuan: dl masalah ~ , janganlah ragu-ragu bertanya kpd beliau
kekhawatiran ke.kha.wa.tir.an [n] perasaan khawatir; kecemasan: timbul ~ dl dirinya, kalau-kalau ia tidak lulus ujian
kelayu ke.la.yu [n] (1) pohon yg buahnya berasa masam; Erioglossum rubiginosum; (2) buah kelayu
kelengahan ke.le.ngah.an [n] (1) kelalaian; kealpaan: kebakaran itu akibat ~ penjaga malam; (2) keadaan menganggur (tidak berbuat apa-apa): ~ merupakan pangkal segala kejahatan
kelompok ke.lom.pok [n] (1) kumpulan (tt orang, binatang, dsb); (2) golongan (tt profesi, aliran, lapisan masyarakat, dsb); (3) gugusan (tt bintang, pulau, dsb); (4) Antr kumpulan manusia yg merupakan kesatuan beridentitas dng adat-istiadat dan sistem norma yg mengatur pola-pola interaksi antara manusia itu; (5) Pol kumpulan orang yg memiliki beberapa atribut sama atau hubungan dng pihak yg sama; (6) Kim kuantitas zat yg akan dimasak atau diolah dl satu waktu
kelontang-kelantung ke.lon.tang-ke.lan.tung [v] hanya berjalan ke sana sini saja krn tidak punya mata pencaharian; luntang-lantung: pemuda yg pernah enam bulan duduk di bangku kuliah itu, sekarang menganggur dan --
keluak ke.lu.ak [n] buah pohon kepayang, bijinya direbus sampai masak dan diperami dalam abu selama satu bulan, biasa dipakai untuk bumbu masak rawon; Pangiun edule
kelubi ke.lu.bi [n] (1) tumbuhan spt salak, buahnya masam; Zlacca conferta; (2) buah kelubi
kelulusan ke.lu.lus.an [n] (1) keguguran (melahirkan anak sebelum masanya); (2) hal (keadaan) lulus (ujian dsb): ibu sangat gembira mendengar berita ~ anaknya itu
keluyuk ke.lu.yuk [n] masakan Cina yg terbuat dr daging babi, gula, dsb
kemangi ke.ma.ngi [n] (1) tumbuhan yg daunnya berbau wangi, digunakan sbg lalapan atau penambah bau harum pd masakan ikan, daging, dsb; Ocimum sanctum; (2) daun kemangi
kemaritiman ke.ma.ri.tim.an [n] hal-hal yg menyangkut masalah maritim: sifat -- kepulauan Indonesia
kembang pala kulit pembungkus biji pala (fuli), dipakai untuk bumbu masakan (sbg rempah-rempah)
kembang tahu bahan makanan yg dibuat dr bubur kedelai yg dikeringkan, digunakan sbg bahan campuran masakan, spt capcai
kemlaka kem.la.ka [n] pohon, kayunya dibuat orang, buahnya yg masam dibuat asinan; malaka; Phyllanthus emblica
kempuh kem.puh [Mk a] (1) empuk (tt makanan); (2) masak (krn dimasak, dipanggang, dsb); (3) ranum (tt buah-buahan); (4) busuk (rusak)
kemuning ke.mu.ning [n] (1) tumbuhan perdu, termasuk suku Rutaciae, tingginya mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dng ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sbg tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris; Murraya paniculata; (2) kayu pohon kemuning [a] merah keemasan
kenang ke.nang [v] me.nge.nang v (selalu) membangkitkan kembali dl ingatan; mengingat-ingat; membayangkan: tidak perlulah kita selalu ~ kisah sedih pd masa lalu
kendang ken.dang [Jw n] gendang [n] kemasan kertas berisi antara 480-500 helai; rim [n] ken.dang-ken.dang n yg dipakai sehari-hari (tt kain dan selendang)
kendayakan ken.da.ya.kan [n] pohon yg tumbuh di sela-sela hutan jati, serat kulitnya dipakai sbg tali, daunnya yg muda berasa masam dimakan sbg lalap, dipakai untuk penghijauan; Baukimia malabirica
kentang rendang kentang berukuran kecil, berbentuk bulat, merupakan kentang sisa panen terdahulu atau yg memang sengaja ditanam, kentang ini baik untuk campuran masakan rendang atau digoreng untuk teman makan bistik
kenyam ke.nyam [v] , me.nge.nyam v (1) mengecap (makan dsb): saya belum pernah ~ masakan Eropa; (2) merasai; menikmati: sejak kecil ia belum ~ kebahagiaan spt yg dirasakan orang lain
kepanikan ke.pa.nik.an [n] kegugupan (kebingungan dan ketakutan); kecemasan: kebakaran tadi malam sempat menimbulkan ~ di kalangan penduduk
kepeningan ke.pe.ning.an [a] menderita pening (pusing): anak itu ~ setelah merokok terlalu banyak; (2) n perihal pening: ~ nya disebabkan oleh banyaknya masalah yg harus dipecahkan
kepik emas kepik berbentuk spt kura-kura sebesar kuku ibu jari tangan dng sayap spt perisai yg lebar berwarna keemas-emasan; Aspidomorpha miliaris
kepundung ke.pun.dung [n] (1) pohon, buahnya spt langsat, tetapi masam berkulit tebal, daging buah bersatu dng biji; Andropogon Nardus; (2) buah kepundung
keran ke.ran [n] tempat menyalakan api untuk memasak; perapian; anglo [n] cerat pancuran (air leding), yg dapat dibuka dan ditutup dng tutup berulir
kerja sama rahasia [Ek] kerja sama antara para pedagang untuk tidak bersaing tt harga dl pemasaran hasil produksi
kertas kerja karangan tertulis yg membahas masalah tertentu yg dikemukakan dl suatu seminar untuk mendapat pembahasan lebih lanjut; makalah
kesimbukan ke.sim.bu.kan [n] (1) tumbuhan, daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan sbg obat sakit perut atau dimasak bersama parutan kelapa muda, sbg botok; Saprosma arboreum; (2) daun kesimbukan
ketan ke.tan [n] beras pulut, kalau dimasak biasanya menjadi lengket atau lekat; Oryza sativa
keterkutukan ke.ter.ku.tuk.an [n] perihal terkutuk: ibu tidak mungkin menggelimangi masa depanmu dng ~ terus-menerus
ketumbar ke.tum.bar [n] (1) tumbuhan perdu, daunnya bercuping, bunganya berbentuk payung majemuk dng warna putih atau merah jambu, buahnya bulat kecil berwarna cokelat kekuning-kuningan, biasa digunakan untuk bumbu; Coriandrum sativum; (2) bumbu masak dr buah ketumbar, sebesar merica, tetapi lebih lunak, baunya agak wangi
kingking king.king [n] jeruk yg buahnya kecil-kecil, rasanya masam sekali; Triphasia aurantiola
kipang ki.pang [Mk n] penganan dibuat dr kacang tanah (bijan) dimasak dng gula; tenteng
kits [n Sen] komersial; populer; berorientasi masa kini: kesenian tradisional cenderung dikemas sbg seni --
klimakterium kli.mak.te.ri.um [n] (1) masa kritis dl kehidupan manusia; (2) akhir masa produktif pd wanita, biasanya antara umur 45-50 tahun; (3) berkurangnya aktivitas kelamin (seksual) pd pria
kocar-kacir ko.car-ka.cir [a] (1) cerai-berai tidak keruan: setelah dibom, pihak musuh lari --; (2) porak-poranda; kusut masai (tt pekerjaan dsb); tidak beraturan (tidak beres dsb)
koki ko.ki [n] juru masak; ahli dl seni boga
kolosom ko.lo.som [n Kim] bagian jaringan ikat yg terdiri atas albumin dan merupakan zat organik utama tulang, kalau dimasak akan menghasilkan semacam perekat
kompleks kom.pleks [n] himpunan kesatuan; kelompok: -- perumahan rakyat [a] (1) mengandung beberapa unsur yg pelik, rumit, sulit, dan saling berhubungan: masalah yg dihadapinya sangat -- dan sulit dipecahkan; (2) sistem gagasan yg tertekan atau dikuasai oleh emosi sehingga dapat menimbulkan tingkah laku yg tidak wajar
kompor kom.por [n] perapian untuk memasak yg menggunakan minyak tanah, gas, atau listrik sbg bahan bakar
kondrin kon.drin [n Zool] bahan pembentuk tulang rawan yg diperoleh dng cara memasak tulang rawan
konferensi kon.fe.ren.si [n] rapat atau pertemuan untuk berunding atau bertukar pendapat mengenai suatu masalah yg dihadapi bersama; permusyawaratan; muktamar: -- Wartawan Asia Afrika akan segera diselenggarakan
kongres kong.res [n] (1) pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai pelbagai masalah; muktamar; rapat besar; (2) pertemuan wakil-wakil negara untuk membicarakan satu masalah; (3) Pol dewan legislatif yg terdiri atas senat dan dewan perwakilan di Amerika Serikat, yg pd dasarnya bertugas mengawasi dan mencocokkan kegiatan pemerintah
konjungter kon.jung.ter [n] keadaan atau kejadian sehari-hari yg mungkin terjadi dl usaha perdagangan, baik masa menurun maupun masa menanjak atau menguntungkan
konosemen bersih konosemen tanpa penjelasan (mengenai kemasan barang-barangnya dsb)
konosemen kotor konosemen dng penjelasan bahwa kemasannya rusak
konseling kon.se.ling [n] (1) pemberian bimbingan oleh yg ahli kpd seseorang dng menggunakan metode psikologis dsb; pengarahan; (2) pemberian bantuan oleh konselor kpd konseli sedemikian rupa sehingga pemahaman thd kemampuan diri sendiri meningkat dl memecahkan berbagai masalah; penyuluhan
kontemporer kon.tem.po.rer [a] pd waktu yg sama; semasa; sewaktu; pd masa kini; dewasa ini: di samping tarian klasik disuguhkan juga tarian --; bulan ini diadakan pameran seni lukis -- di Taman Ismail Marzuki, Jakarta
koran tembok surat kabar tempel yg banyak digunakan sbg aktivitas publikasi semasa revolusi kebudayaan di Republik Rakyat Cina
korpus kor.pus [n] (1) badan (manusia atau binatang yg mati); (2) Sas himpunan karangan dng tema, masalah, pengarang, atau bentuk yg sama; (3) Ling kumpulan ujaran yg tertulis atau lisan yg digunakan untuk menyokong atau menguji hipotesis tt struktur bahasa
korpus data data yg dipakai sbg sumber bahan penelitian; -- luteum massa jaringan kuning di dl ovarium yg dibentuk oleh sebuah faliker ovarium yg telah masak dan mengeluarkan ovumnya
kota mara ko.ta ma.ra [n] (1) dinding di kapal untuk melindungi orang yg memasang meriam; (2) teras atau dinding di atas benteng tempat meriam
kritik naskah metode dl filologi yg menyelidiki naskah dr masa lampau dng tujuan menyusun kembali naskah yg dianggap asli dng cara membanding-bandingkan naskah yg termasuk dl satu jenis asal-usul, lalu menentukan naskah yg paling tinggi kadar keasliannya, kemudian mengembalikannya pd bentuk yg asli atau yg mendekati aslinya
kuali ku.a.li [n] (1) belanga (dr tanah atau dr besi) tempat memasak; (2) tempat menggoreng, bertelinga sbg pegangan, terbuat dr besi atau aluminium
kuasar ku.a.sar [n Astron] sumber radiasi elektromagnetik kuat yg terletak di luar bimasakti
kucur ku.cur, ku.cur.an [n] (1) cucuran; (2) ki bantuan; pertolongan; sokongan: masalah ekonomi ini tidak bisa diselesaikan hanya dng ~ dana dr IMF
kue mangkuk kue dr tepung beras atau terigu yg dimasak (dikukus) dl mangkuk kecil
kuini ku.i.ni [n] (1) pohon berbatang tegak, tingginya mencapai 20-30 m, kulit batangnya pecah-pecah berwarna abu-abu, daunnya berbentuk bulat telur, bunganya terdapat pd malai yg tumbuh pd ujung ranting, berbau harum menusuk, buahnya berbentuk bulat panjang, berdaging tebal, berwarna kuning dan berserat, rasanya masam manis, kulit buahnya berwarna hijau kekuning-kuningan; kebembem; Mangifera odorata griff; (2) buah kuini
kuliah umum ceramah tt masalah tertentu yg boleh dihadiri oleh mahasiswa dr berbagai jurusan
kulit mentah kulit yg diawetkan dng cara penggaraman dan penjemuran, bulunya masih melekat dan belum dimasak; kulit yg belum disamak
kulit samak kulit ternak yg telah diproses secara kimia dng cara memasaknya dng campuran bahan batu tawas, krom, lemak, dan zat pewarna untuk bahan pakaian, sepatu, tas, dsb
kumbang buah kumbang yg bertelur dl buah yg muda, jika buah itu masak, telurnya menetas dan memakan buah yg masak itu
kunci kun.ci [n] (1) alat untuk mengancing pintu, peti, dsb, terdiri atas anak kunci dan induk kunci; (2) alat yg dibuat dr logam untuk membuka atau mengancing pintu dng cara memasukkannya ke dl lubang yg ada pd induk kunci; anak kunci; (3) pengancing pintu, peti, dsb yg terpasang pd pintu, peti, dsb; (4) alat yg digunakan untuk membuka dan memasang sekrup dsb; (5) alat untuk menghidupkan atau menjalankan mesin (mobil dsb); (6) sendi (pertemuan) tulang; (7) ki jawaban yg disediakan atas pertanyaan ujian dsb; (8) ki kedudukan (tempat) yg sangat penting untuk menguasai sesuatu atau untuk mengenakan pengaruh; (9) Mus runtunan nada yg berhubungan satu dan lainnya, berdasar pd suatu nada utama; (10) Mus lambang yg digunakan untuk menunjukkan letak not tertentu pd balok not, spt kunci G menunjukkan letak not g' pd garis kedua balok not; (11) ki alat untuk mencapai suatu maksud (spt membongkar rahasia, memecahkan masalah, menentukan kalah menang, atau berhasil tidaknya sesuatu)
kunyit ku.nyit [n] (1) tumbuhan, suku Zingiberaceae, marga Curcuma, banyak digunakan dl masakan, msl sbg bumbu penyedap, pemberi warna kuning, dan dapat membuat makanan lebih awet, dapat juga digunakan sbg obat; Curcuma domestica atau Curcuma longa; (2) umbi kunyit
kupa ku.pa [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 12 m, berdaun rimbun, daunnya berbentuk lebar, buahnya tumbuh secara bergerombol pd tangkai buahnya, bentuknya bulat spt gundu, buah yg masak berwarna ungu kehitam-hitaman, rasanya masam-masam manis, dibuat campuran rujak, juga dapat dibuat selai; gowok; Syzygium polycephalum; (2) buah kupa
kurang ku.rang [adv] (1) belum atau tidak cukup (sampai, genap, lengkap, tepat, dsb): uangnya masih -- untuk membayar uang sekolah anaknya; (2) (untuk menyatakan bilangan, ukuran, dsb yg) sedikit (satu, dua, dsb) lagi menjadi bilangan bulat: seribu -- sepuluh (990); pukul tujuh -- lima menit (pukul 06.55); (3) belum atau tidak sama dng yg seharusnya: masakan ini -- garam; adukan ini -- semen; (4) (dl perbandingan menyatakan) tidak lebih dr: peserta lomba deklamasi tahun ini -- dr tahun yg lalu; (5) tidak berapa; sedikit: mereka bekerja keras, tetapi penghasilannya --; (6) sesuatu yg tidak ada (yg menyebabkan tidak lengkap, tidak genap, tidak cukup, tidak sempurna, dsb); cacat; cela: kami sekeluarga di sini sehat-sehat saja, tidak -- suatu apa
kurikulum inti kurikulum yg program belajarnya disusun dl bentuk masalah inti tertentu
kurikulum terpadu kurikulum yg memadukan semua mata pelajaran ke dl bentuk permasalahan
kurun ku.run [n] peredaran tahun atau masa; daur; abad
kurun zaman (seperedaran) masa; zaman
laba perang keuntungan yg diperoleh dl masa perang (dr pemungutan pajak)
labu kuning tanaman semusim yg biasanya ditanam sbg tanaman tumpang sari, bentuk buahnya macam-macam (bulat, bulat pipih, lonjong, atau berbentuk spt botol), mempunyai daya awet sangat tinggi, dimasak sbg sayur, dibuat dodol, manisan, selai, juga dapat dijadikan tepung, bijinya dibuat kuaci; waluh; Cucurbita pepo
lada putih tumbuhan merambat, termasuk suku Piperaceae, buahnya berwarna merah, bijinya pedas, dikeringkan untuk bumbu masakan; -- sulah lada putih, Piper retrofractum
lahir mati kematian yg terjadi pd bayi yg dilahirkan (cukup masanya dl kandungan) tanpa ada tanda-tanda kehidupan
lain dulu [ki] tiap-tiap waktu (masa) ada adatnya sendiri; berbeda hal dahulu dng sekarang
lais la.is [v] me.la.is v menolak (air dng dayung dsb) [n] ikan sungai berwarna kuning keemas-emasan, bagian kepala dan dada berbintik hitam kecil, kepala dan perut agak pipih, tubuh memanjang, bersisik halus, dan tidak bersirip punggung, makanannya plankton, ganggang, dan hewan air; Cyptopterus cryptopterus dan Ceratoglanis scleronema [n] bengkuang, Pacchyrhirus erosus
laktasi lak.ta.si [n] (1) pengeluaran susu dr kelenjar susu; (2) Tern masa ternak (sapi, kerbau, kambing) sedang berproduksi susu
lakum la.kum [n] tumbuhan semak yg merambat, tingginya mencapai 10 m, dapat dimasak sbg sayur; galing-galing; kapialu; Vitis trifolia
lampau lam.pau [a] (1) lalu; lewat: masa yg --; masa jayanya telah --; (2) adv lebih (banyak, berat, dsb); sangat: ia -- keras bekerja
lampeni lam.pe.ni [n] (1) pohon yg banyak dahannya, tingginya sekitar 2 m, bentuk daunnya bujur telur, buahnya yg muda berasa masam dan berwarna merah, sedangkan yg sudah tua berasa manis dan berwarna merah tua, kalau dimakan menyebabkan bibir dan lidah menjadi ungu; Ardisia humilis; (2) buah lampeni
lamur la.mur [a] tidak terang penglihatan; rabun [n] daging yg banyak lemaknya: jika memasak sayur dng menggunakan -- , bakarlah sepotong jahe dan memarkan, lalu campurkan pd masakan itu
langkah lang.kah [n] (1) gerakan kaki (ke depan, ke belakang, ke kiri, ke kanan) waktu berjalan: dia masuk dng -- gontai; (2) jarak antara kedua kaki waktu melangkah ke muka (waktu berjalan): jalannya cepat dan -- nya panjang-panjang; (3) sikap; tindak-tanduk; perbuatan: kita harus mengambil -- tegas dl menghadapi masalah ini; (4) tahap; bagian: marilah kita telusuri -- demi -- cara berjualan jeruk
lanjut pikiran pandai mengatasi masalah; banyak akal; cerdik
lantung lan.tung , lon.tang-lan.tung v (1) berjalan melenggang dng tangan kosong; (2) ki menganggur (tidak ada pekerjaan tetap) [n] (1) bunyi yg hingar-bingar (spt barang yg meletup); (2) bau yg menyengat menusuk hidung (spt bau bangkai yg hancur membusuk)
lating la.ting [n] pemantik api berupa sepotong besi yg dipantikkan pd batu sehingga mengeluarkan bunga-bunga api: untuk memasang rokoknya, Sutan memasang api dng -- , me.la.ting v membingkas; mengambul: setelah rentangan tali busur dilepas, dng cepat anak panah ~
layas la.yas [v] me.la.yas v menolak; mengabaikan [ark n] bilah (kayu) tempat memasang atap
lemari es lemari berisi udara dingin (ada yg dapat dipakai membuat es batu), tempat menyimpan makanan dan minuman agar tidak cepat rusak (masam, busuk, dsb); lemari pendingin; kulkas
lembaga internasional badan yg mengurus masalah dunia, msl Perserikatan Bangsa-Bangsa
lembaran hitam lem.bar.an hitam [ki] masa-masa suram (tidak menyenangkan, kurang baik): masa remajanya yg penuh dng perbuatan terkutuk merupakan ~ hitam baginya
lemidi le.mi.di [n] tanaman sejenis pakis, daun mudanya dapat dimasak untuk sayur; Stenochlaena palustris
lempaung lem.pa.ung [n] (1) pohon yg buahnya masam, tumbuh di daerah pedalaman, kayunya untuk tiang-tiang rumah; Baccaurea laceolata; (2) buah lempaung
lempuyang emprit lempuyang pahit, berimpang kecil, berwarna kuning, berasa pedas dan pahit, baunya tidak merangsang, tumbuh liar di hutan dan menyukai tempat lembap, tumbuhan muda berguna untuk aroma penyedap masakan dan lalap, rimpang tua untuk bahan jamu, dapat menghasilkan minyak asiri; Zingiber americanas; -- gajah lempuyang besar, mempunyai rimpang besar, berwarna kuning, berbau wangi, berbunga putih kekuning-kuningan, ditanam di kebun, rimpang muda untuk lalap, air rebusannya untuk obat berbagai macam penyakit, Zingiber zerumbeth
lengkuas putih lengkuas yg daun dan rimpangnya digunakan sbg bumbu masak
liburan li.bur.an [n] masa libur; vakansi
lignosulfonat lig.no.sul.fo.nat [n Kim] bahan yg dihasilkan dr reaksi lignin dng senyawa belerang dl cairan pemasak
lilin paskah lilin besar yg diberkati pd upacara malam Paskah, dan dinyalakan sbg lambang Kristus yg bangkit dr kematian selama masa Paskah, ditempatkan di samping meja altar dinyalakan pd setiap upacara liturgi sesudah hari raya Pantekosta yg merupakan penutup masa Paskah, dipadamkan setelah pembacaan Injil dl masa terakhir hari tsb
limau betawi limau, berbuah bulat, bagian bawahnya rata, berkulit agak kasar berwarna hijau kekuning-kuningan, berasa masam atau manis; Citrus grandis
limau nipis limau, berbuah agak lonjong berkulit agak tebal, halus, dan berkilat, berasa masam, dapat dipakai sbg penyedap masakan, campuran obat tradisional, dan sbg minuman penyegar; Citrus aurantifolia
linau li.nau [n] (1) tumbuhan sebangsa palem, batangnya berduri lebat, kulit luar batang berwarna cokelat tua kehitam-hitaman, umbut (isi batang) dan daunnya dapat dimasak untuk lauk, daunnya digunakan untuk atap rumah; Oncosperma filamentosum; (2) umbut linau; (3) daun linau
lingkaran setan ling.kar.an setan keadaan atau masalah yg seolah-olah tidak berujung pangkal, sulit dicari penyelesaiannya; proses atau lingkaran tidak berujung pangkal
linguistik historis-komparatif [Ling] bidang linguistik yg menyelidiki perkembangan bahasa dr satu masa ke masa yg lain, serta menyelidiki perkembangan satu bahasa dng bahasa lain
lintasan hidup individu lin.tas.an hidup individu [Antr] tahap kehidupan yg dilewati oleh setiap orang yg hidup, mulai dr pembuahan, kelahiran, masa anak-anak, dewasa, kawin, beranak, menjadi tua, dan akhirnya mati
liput li.put [v] me.li.put v membuat berita atau laporan secara terperinci tt suatu masalah atau peristiwa: wartawan TVRI ~ upacara Hari Kemerdekaan
liwet li.wet v memasak (nasi) dng direbus
lobi-lobi lo.bi-lo.bi [n] (1) pohon yg tingginya 5-15 m, daunnya berbentuk bulat telur, daun mudanya berwarna merah muda, buahnya dapat dimakan; Flacourtia inermis; (2) buah berukuran kecil, bentuknya agak bundar, yg masak berwarna merah tua, rasanya masam atau manis, dapat dibuat rujak, sirup, selai, buah kalengan, asinan, atau manisan
loji lo.ji [n] (1) gedung besar; (2) kantor atau benteng kompeni masa penjajahan Belanda di Indonesia
lokakarya lo.ka.kar.ya [n] pertemuan antara para ahli (pakar) untuk membahas masalah praktis atau yg bersangkutan dng pelaksanaan dl bidang keahliannya; sanggar kerja
lokia lo.kia [n Dok] cairan yg keluar dr rahim setelah bersalin hingga kira-kira empat minggu (pd masa nifas)
lompong lom.pong [a] (1) kosong; hampa; (2) ki bodoh [n] -- sagu kue dibuat dr sagu dan pisang masak yg dibungkus dng daun rumbia, kemudian dipanggang [Jw n] talas
longitudinal lo.ngi.tu.di.nal [n] metode penelitian yg didasarkan pd masa tertentu yg relatif lama untuk mengetahui karakter tertentu
loyang lo.yang [n] tembaga kuning (kuningan); gangsa: tempat sirih itu dibuat dr -- [Jw n] (1) talam besar (dr kuningan atau gangsa): barang-barang --; (2) talam yg terbuat dr seng atau aluminium tempat adonan kue yg akan dimasak
lugas lu.gas [a] (1) mengenai yg pokok-pokok (yg perlu-perlu) saja: pembicaraannya selalu -- , tidak pernah menyimpang ke sana-sini; (2) bersifat spt apa adanya; lugu; serba bersahaja; serba sederhana: cara berdandannya -- , tidak mencolok; (3) tidak berbelit-belit: kalimatnya -- , tidak berbunga-bunga; (4) tidak bersifat pribadi; objektif: masalah itu dapat diselesaikan secara --
lum lihat 1masak
lumbung pangan tempat atau bangunan untuk menyimpan padi atau bahan makanan lain untuk menghadapi masa paceklik
luntang-lantung lun.tang-lan.tung [a] (1)berkeliaran ke sana-sini; bertualang; (2) menganggur (tidak bekerja), hanya berjalan ke sana-sini
lustrum lus.trum [n] masa lima tahun (tt perguruan tinggi); pancawarsa: usia 15 tahun disebut -- ke-3
madat ma.dat [n] candu (yg telah dimasak dan siap untuk diisap): mukanya pucat krn mengisap --; (2) v cak mengisap candu: kesukaannya minum dan -- [n] menara tempat orang berjaga (berkawal dsb); din-ding atau tembok di atap atau di menara, diberi lubang-lubang untuk mengintai atau menembak
magang ma.gang [n] (1) calon pegawai (yg belum diangkat secara tetap serta belum menerima gaji atau upah krn dianggap masih dl taraf belajar): (2) calon ahli: ia sudah cukup lama menjadi -- di kantor itu [a] (1) terlalu masak (tt buah-buahan); ranum; (2) hampir masam (tt nira)
magel ma.gel [a] (1) setengah masak (belum matang benar); mengkal: ketela ini masih -- , belum masak benar; (2) ki belum pandai benar; belum sempurna pengetahuannya, dsb
magi ma.gi [n] sesuatu atau cara tertentu yg diyakini dapat menimbulkan kekuatan gaib dan dapat menguasai alam sekitar, termasuk alam pikiran dan tingkah laku manusia [n] golongan iman dr zaman Parsi Kuno [n] penyedap masakan, dibuat dr ekstrak daging dl bentuk cairan setengah kental atau padat, berbentuk dadu
mahajana ma.ha.ja.na [ark n] orang yg amat ternama; orang besar [ark n] masyarakat; umum; di -- , di depan umum: jangan pula diajarkan segala masalah yg sulit-sulit di -- sekaliannya
main-main ma.in-ma.in [v] (1) cak bermain-main; bersenang-senang dng melakukan sesuatu: kami -- di pasir dng membuat lubang sumur-sumuran dan gua-guaan; (2) tidak dng sungguh-sungguh; hanya berkelakar; bermain-main saja: engkau jangan -, ini masalah penting; (3) ki berbuat serong: belum sebulan kawin dia telah -- dng perempuan lain
majalah budaya terbitan secara berkala yg isinya khusus mengenai masalah kebudayaan
majalah keagamaan terbitan yg khususnya berisi masalah keagamaan, pendidikan budi pekerti, dsb
majalah remaja terbitan yg khusus mengenai masalah remaja
majalah sastra terbitan khas secara berkala dan khusus membicarakan masalah sastra, resensi, buku (novel) kontemporer, atau kegiatan dl bidang seni sastra
majalah wanita terbitan khusus mengenai dunia wanita, dr masalah mode, resep makanan, kekeluargaan, dsb, biasanya dilengkapi dng foto
majedub ma.je.dub [n] (1) manusia pilihan Tuhan yg merasa bahwa Tuhan selalu berada di sisinya (dl ilmu tasawuf); (2) orang yg sakit ingatan krn terlalu berat memikirkan masalah agama (suluk dsb)
majelis syura dewan penasihat; -- taklim 1 lembaga (organisasi) sbg wadah pengajian: ibu-ibu di kelurahan itu mendirikan -- taklim; (2) sidang pengajian: dl -- taklim itu dibahas masalah air wudu; (3) tempat pengajian: mereka biasa pergi ke -- taklim di dekat rumah saya
makaroni ma.ka.ro.ni [n] makanan dasar yg dibuat dr tepung terigu, berbentuk buluh pita, yg diolah menjadi berbagai macam masakan
makrohistori mak.ro.his.to.ri [n] penulisan sejarah dr masalah yg luas menuju masalah yg lebih terperinci
malaka ma.la.ka [n] pohon, kayunya dibuat arang, buahnya yg masam dibuat asinan; Phyllanthus emblica
malu ma.lu [a] (1) merasa sangat tidak enak hati (hina, rendah, dsb) krn berbuat sesuatu yg kurang baik (kurang benar, berbeda dng kebiasaan, mempunyai cacat atau kekurangan, dsb): ia -- krn kedapatan sedang mencuri uang; aku -- menemui tamu krn belum mandi; (2) segan melakukan sesuatu krn ada rasa hormat, agak takut, dsb: murid yg merasa bersalah itu -- menemui gurunya; tidak usah -- untuk menanyakan masalah itu kpd ulama; (3) kurang senang (rendah, hina, dsb): ia berasa -- berada di tengah-tengah orang penting itu
mamang ma.mang [a] (1) kabur matanya (krn hendak pingsan dsb); (2) bingung; ketakutan [n] tumbuhan terna suku Capparidaceae, daunnya dibuat asinan dan sbg pewangi nasi, air remasan daun dipakai untuk obat masuk angin; Cleome gynandra [Mk n] peribahasa yg mengandung nasihat
mambo mam.bo [n] irama musik dan tarian yg berasal dr Kuba [n] jenis barang yg pd masa lalu dianggap baru (modern), spt baju --; es -- , sandal --
manajer produk eksekutif bidang pemasaran yg bertanggung jawab atas keefektifan pemasaran produk atau jajaran produk tertentu
manggis mang.gis [n] tumbuhan yg tingginya mencapai 25 m, buahnya berbentuk bulat, setelah masak berwarna ungu kemerah- merahan, daging buah berulas-ulas berwarna putih, rasanya manis; Garcinia mangostana
mangsai mang.sai [Lihat {masai}]
marsose mar.so.se [n] (1) korps polisi militer pd masa pemerintahan Hindia Belanda; (2) korps bukan militer yg dibentuk oleh Pemerintah Hindia Belanda pd tahun 1890 untuk menangani tugas kepolisian dan jika perlu juga membantu dl tugas kemiliteran
matang ma.tang [a] (1) sudah tua dan sudah sampai waktunya untuk dipetik, dimakan, dsb (tt buah-buahan); masak: mangganya dibiarkan -- di pohon; (2) sudah empuk (kering dsb) dan sudah sampai waktunya untuk diambil, diangkat, dsb (tt makanan); masak: ubi yg direbus itu sudah --; (3) sudah dipikirkan (dipertimbangkan) baik-baik; sudah diputuskan (disetujui bersama); sudah sempurna atau sudah pd tingkatan yg terbaik (terakhir): memerlukan pertimbangan yg --; rencana yg --; (4) mulai dewasa (tt perkembangan manusia secara fisik dan psikologis); (5) ki sudah selesai dikerjakan (dididik, disiapkan, dsb)
matematika ma.te.ma.ti.ka [n] ilmu tt bilangan, hubungan antara bilangan, dan prosedur operasional yg digunakan dl penyelesaian masalah mengenai bilangan
mati haid batas akhir masa reproduksi seorang wanita ditandai dng berhentinya menstruasi; menopause
mati ibu kematian ibu yg disebabkan oleh proses reproduksi (krn kehamilan, persalinan, dan masa nifas atau komplikasinya) yg terjadi di antara penduduk selama satu tahun
mau zaman menurut keadaan umum yg berlaku atau terjadi pd suatu masa
medis me.dis [a] termasuk atau berhubungan dng bidang kedokteran: kita masih memerlukan banyak tenaga -- untuk menangani masalah kesehatan di daerah
megalit me.ga.lit [n] batu besar peninggalan masa prasejarah
megaproyek me.ga.pro.yek [n] (1) pekerjaan besar dng sasaran khusus dan dng tenggang masa yg jelas: kelompok usaha Bimantara bermaksud membangun -- di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta; (2) proyek yg besar
megat me.gat [n] gelar bangsawan Melayu (ayahnya orang kebanyakan, ibunya keturunan raja) [a] masyhur; terkenal: sultan dan raja pd masa itu sangat -- dan megah [a] berpusing (pd gasing); mejam; ligat
melabuhkan me.la.buh.kan [v] (1) menurunkan (kelambu, tirai, layar panggung, dsb): ~ tirai; (2) memberhentikan (perahu, kapal, dsb di pelabuhan dsb); (3) membuang atau mencampakkan ke air (laut dsb); (4) menyalurkan: ia ~ tenaga kreatifnya setelah memasuki masa pensiun; (5) menjerumuskan: ia ~ tubuh tuanya ke dl pekerjaan yg berat
melambungi me.lam.bungi [v] (1) memasang papan dsb pd lambung perahu; (2) berlayar di samping (kapal lain dsb)
melampini me.lam.pini [v] (1) memasang lampin pd bayi; (2) mengalas tangan dng kain, kertas, dsb ketika memegang barang yg panas
melantai me.lan.tai [v] memasang lantai: sebelum ~ , bangunan harus diberi atap dahulu; (2) v berdansa: acara ~ merupakan acara rutin pd pesta muda-mudi; (3) a rata dan datar (menyerupai lantai): pd beberapa tempat kelihatan bentuk karang yg ~ krn kikisan air laut
melase me.la.se [n] bagian dr gula yg tidak mengering setelah dimasak krn banyaknya campuran tambahan sehingga gula tidak dapat menghablur lebih lanjut, dimanfaatkan dl pembuatan sirop, arak, spiritus, atau sbg campuran pakan ternak
melekapkan me.le.kap.kan [v] (1) melekatkan; menempelkan: Ayah ~ gambar pd dinding; (2) merapatkan hingga menempel; melengketkan: ia ~ perutnya ke bantal krn teramat sakitnya; (3) ki memasang; mengenakan: orang itu ~ telinga pd pembicaraan orang lain
melemang me.le.mang [v] memasak lemang
melengat me.le.ngat [v] memasak nasi tim
melewatkan me.le.wat.kan [v] (1) menjadikan terlewat; (2) membiarkan supaya lewat: penambahan oksigen dng ~ gelembung udara ke dl air; (3) ki menghabiskan: ~ masa tua di desa
melibatkan me.li.bat.kan [v] menjadikan turut terlibat (tersangkut, terbawa) dl suatu masalah: jangan kau ~ diri dl kegiatan sindikat narkotik
melintangkan me.lin.tang.kan [v] meletakkan (menaruh, memasang, dsb) melintang: kaum pemberontak ~ barikade di jalan yg menuju ke markas mereka
memagar me.ma.gar [v] (1) memasang (membuat) pagar; (2) spt pagar
memagari me.ma.gari [v] (1) memasangi pagar: ia ~ pekarangannya dng bambu; (2) ki melindungi (supaya jangan diganggu, diserang, dsb): pasukan keamanan ~ tamu agung
memagarkan me.ma.gar.kan [v] (1) menggunakan (sesuatu) untuk pagar: tukang kebun ~ pohon kemuning di halaman depan rumah itu; (2) memasangkan pagar: anak-anak sedang ~ kebun sayur-sayuran Paman
memakani me.ma.kani [v] (1) memberi pakan (untuk binatang); (2) memakan berkali-kali atau banyak: kawanan burung gelatik -- padi yg sedang dijemur; musang itu -- buah kopi yg masak
memalang me.ma.lang [v] memasang palang; menegakkan (menyangga dsb) dng palang: ~ pintu; ~ tiang
memalangi me.ma.langi [v] (1) merintangi jalan; terletak malang pd; meng-halangi: sebatang pohon kenari tua telah roboh dan -- jalan; (2) menyegani; menghormati: orang sekampung -- orang tua yg arif itu [v] (1) memasang palang pd; (2) merintangi
memampas me.mam.pas [v] (1) mengganti rugi; (2) membayar denda (krn melukai, merusak, dsb): mencencang tidak ~ , membunuh tidak membangun; negara itu telah ~ segala barang yg telah dihancurkan pd masa perang
memancang me.man.cang [v] (1) memasang pancang: ~ persil (tanah); (2) menyerupai pancang (berdiri tegak, tetap tidak berubah, tetap teguh, mencuar, dsb): menara mercu suar ~ di pulau kecil itu
memancangkan me.man.cang.kan [v] (1) memasang (menancapkan) pancang (tiang dsb) ke tanah: para petugas PLN itu sedang ~ tiang listrik; (2) ki memasang (iklan, pengumuman, dsb di surat kabar dsb): perguruan tinggi swasta itu ~ iklan di surat kabar; (3) ki menanamkan (kekuasaan, pengaruh, dsb di suatu negeri): negara itu ~ kekuasaan di daerah jajahannya
memandaikan me.man.dai.kan [kl v] menjadikan pandai: tugas seorang guru ialah ~ muridnya [kl v] membuatkan: maka disuruh oleh Putri segala orang utas ~ sebuah mahligai keemasan
memanggang me.mang.gang [v] memasak (memanaskan) di atas bara api; mengganggang; ~ ikan; ~ roti
memantek me.man.tek [v] melekatkan (kayu, bambu, dsb) dng pantek; memasak
memapan me.ma.pan [v] memasang papan (untuk lantai, dinding, dsb)
memastikan me.mas.ti.kan [v] mengatakan dng pasti; menentukan; menetapkan dng sungguh hati: kami sudah mempertimbangkan masak-masak sebelum ~ akan memungut seorang anak laki-laki
memasung me.ma.sung [v] (1) membelenggu seseorang dng pasung; memasang pasung pd...; (2) memasukkan ke dl kurungan (penjara); (3) ki membatasi (menghambat) ruang gerak: peraturan itu ~ kreativitas anak-anak
memasyarakat me.ma.sya.ra.kat [v] menjadi anggota masyarakat; menjadi persoalan masyarakat; meluas (menyebar) ke masyarakat: manusia itu makhluk yg selalu -; pd masa ini olahraga lari pagi sudah -
memating me.ma.ting [v] memasang pating pd: dia ~ pohon randu
membakat mem.ba.kat [v] (1) menjadi bakat: menipu itu sudah -- baginya; (2) meningggalkan bakat (kesan, bekas): buih air laut yg -- di pantai; jejaknya masih -, ia masih belum lama pergi; (3) memberi alamat akan terjadinya sesuatu; menandakan: yg -- adalah tibanya sinar seminar keemasan sang Dewi Matahari
membaksi mem.bak.si [v] memasang baksi
membaurkan mem.ba.ur.kan [v] (1) mencampurkan: ia -- madu sesendok teh ke dl susu segelas; (2) mencampuradukkan: jangan -- beberapa masalah sekaligus supaya dapat dipecahkan satu-satu; (3) membiarkan bergaul; menyatu: Pemerintah berusaha -- warga negara asing dng pribumi melalui kegiatan kebudayaan; (4) ki mengawinkan: orang tua itu ingin -- anak gadisnya dng laki-laki pilihannya
membedil mem.be.dil [v] menembak dng bedil; memasang bedil
membelam mem.be.lam [v ] memasang palang agar pintu tidak dapat dibuka
membenderai mem.ben.de.rai [v] memasang bendera (pd); menghiasi dng bendera: penduduk -- kotanya untuk merayakan peristiwa bersejarah itu
membesarkan mem.be.sar.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan, menambah) besar; memperbanyak: hal itu akan -- biaya saja; ia selalu berusaha -- modal; (2) memuliakan: kita -- sejarah masa lampau; (3) mengasuh (hingga besar): ayah bundaku berusaha keras untuk -- aku hingga menjadi dewasa dan dapat mencari nafkah sendiri; (4) memasang (menyalakan) lampu, api, dsb hingga besar; (5) membuat lebih nyaring (tt suara)
membingkaikan mem.bing.kai.kan [v] memberi bingkai; memasang bingkai pd
membingungkan mem.bi.ngung.kan [v] (1) menyebabkan bingung (hilang akal dsb): peraturan ini sangat -- sebab saling bertentangan; (2) merasa bingung (kurang jelas, kurang mengerti, dsb) tt sesuatu: mengapa engkau -- masalah yg begitu sederhana?
membolak-balikkan mem.bo.lak-ba.lik.kan [v] (1) membalik-balikkan: kita tidak boleh -- urutan kata dl kalimat itu; (2) memutarbalikkan (perkataan dsb): akhirnya yg bengkok tetap bengkok juga meskipun dia berusaha -- masalahnya;
membuat titian berakuk membuat ti.ti.an berakuk [pb] memasang tipu muslihat untuk mencelakakan orang
membubur mem.bu.bur [v] (1) memasak bubur; (2) menjadi lembek sbg bubur
membulang mem.bu.lang [v] (1) mengikatkan kain dsb pd kepala: ia -- kain pd kepalanya; (2) mengikatkan tali pd kaki ayam sabungan untuk memasang taji: mereka sudah -- ayam sabungnya
memecahkan me.me.cah.kan [v] (1) merusakkan dsb hingga pecah: siapa yg ~ piring itu; (2) mengatasi; menyelesaikan: kita harus berusaha untuk ~ setiap masalah yg kita hadapi; (3) membuat menjadi tidak bersatu; mencerai-beraikan: mereka selalu berusaha ~ persatuan kita; (4) membagi-bagi: kita perlu ~ kelompok kerja ini menjadi dua bagian; (5) menyiarkan (kabar, rahasia): siapa yg ~ kabar itu; (6) ki memusingkan (kepala): masalah itu betul-betul ~ kepala, tidak sanggup rasanya aku mengatasinya; (7) ki memekakkan (telinga): suaranya keras dan ~ telinga orang yg mendengarkannya; (8) ki mengungguli (prestasi yg pernah dicapai): ia berhasil ~ rekor dunia dl kejuaraan lempar lembing
memekikkan me.me.kik.kan [v] (1) meneriakkan: ia membuka mulutnya hendak ~ segala kecemasannya; (2) ki menggembor-gemborkan; menyeru-nyerukan
memengat me.me.ngat [v] memasak pengat
memepes me.me.pes [v] memasak (membuat) pepes
memercayai me.mer.ca.yai [v] (1) menganggap benar atau nyata; mengakui benar atau nyata: ia tiada ~ segala kata dan keterangan saksi itu; (2) mengharapkan benar atau memastikan (bahwa akan dapat memenuhi harapannya dsb): ia ~ anak buahnya untuk membayar biaya pemasangan telepon
memerintah me.me.rin.tah [v] (1) memberi perintah; menyuruh melakukan sesuatu: tidak ada seorang pun berani ~ dia; (2) menguasai dan mengurus (negara, daerah, dsb): tidak salah jika dikatakan bahwa Gajah Mada yg ~ Majapahit pd masa itu
memfokuskan mem.fo.kus.kan [v] memusatkan (perhatian, pembicaraan, pandangan, sasaran, dsb): mereka ~ pembicaraan pd masalah pencalonan presiden dan wakil presiden
memiang me.mi.ang [v] memasak piang
memoar me.mo.ar [n] (1) kenang-kenangan sejarah atau catatan peristiwa masa lampau menyerupai autobiografi yg ditulis dng menekankan pendapat, kesan, dan tanggapan pencerita atas peristiwa yg dialami dan tt tokoh yg berhubungan dengannya; (2) catatan atau rekaman tt pengalaman hidup seseorang
memondong me.mon.dong [v] memasang pondong; memberi pondong
memori me.mo.ri [n] (1) kesadaran akan pengalaman masa lampau yg hidup kembali; ingatan; (2) catatan yg berisi penjelasan; (3) peringatan; keterangan: -- jawaban Pemerintah; (4) peranti komputer yg dapat menyimpan dan merekam informasi
memperaman mem.per.a.man [v] menjadikan lebih aman: ia ~ rumahnya dng memasang kawat berduri di atas pagar temboknya
mempersetan mem.per.se.tan [v] (1) menyumpah dng mengucapkan setan: orang tuanya -- anaknya; (2) tidak mengindahkan; memasabodohkan: ia -- nasihat orangtuanya
mempertenggangkan mem.per.teng.gang.kan [v] (1) mengingat akan; mempertimbangkan; memikirkan (sesuatu dng baik): kita harus dapat ~ masalahnya sebelum memberikan putusan; (2) menghematkan (uang belanja dsb); menyesuaikan pendapatan dng pengeluaran: hendaklah kita dapat ~ gaji yg kecil ini agar cukup untuk belanja satu bulan; (3) menjaga agar jangan menyinggung perasaan orang: kita harus dapat ~ perasaan anak gadis yg malang itu
memproyeksikan mem.pro.yek.si.kan [v] (1) memberikan gambar suatu benda yg dibuat rata (mendatar) atau berupa garis-garis pd bidang datar; (2) memberi perkiraan (perhitungan) mengenai keadaan pada masa mendatang dng menggunakan data yg ada (sekarang)
memuatkan me.mu.at.kan [v] (1) memasukkan (barang) ke kapal (kereta api, truk, dsb) untuk diangkut: buruh itu -- beras di kapal; (2) memasang, menempatkan (di surat kabar): pengusaha itu -- iklan di surat kabar
memutar me.mu.tar [v] (1) menggerakkan supaya berputar (berpusing); memusing: ~ arloji; ~ sekrup; (2) mengalihkan (tt perhatian, pandangan, arah): ~ haluan; ~ pandangan; (3) menjalankan uang di dl perniagaan: ia ~ uangnya dng usaha kecil-kecilan; (4) mengarau, mengaduk: ~ adonan hingga mengembang; (5) cak menyetel atau memasang supaya hidup atau berbunyi (tt radio, televisi, kaset): ia ~ kaset sepanjang hari; (6) cak membelokkan hingga arah menjadi berlawanan: ia ~ mobilnya
menabiri me.na.biri [v] (1) memberi bertabir; memasang tabir pada; (2) ki menutupi; menyelubungi; menyelimuti: tindakan itu hanya untuk ~ maksud jahatnya
menahan alir me.na.han alir memasang tali alir (umpan alir)
menambahi me.nam.bahi [v] menjadikan lebih banyak (supaya cukup, lengkap, sesuai dng yg diperlukan): masakan ini terasa hambar, kita harus ~ garam dan merica
menampung me.nam.pung [v] menampal; memasang (menyambung dsb) perca dsb untuk mengganti yg koyak (sobek): perca itu digunakan untuk ~ baju yg koyak-koyak
menanak me.na.nak [v] (1) memasak nasi (dl periuk, dng direbus saja tidak dikukus); (2) memasak dng merebus atau mengukus
menanak minyak me.na.nak minyak memasak minyak (membuat minyak dr santan kepala)
menangkuptelentangkan me.nang.kup.te.len.tang.kan [v] (1) membolak-balikkan; (2) ki mempertimbangkan (menelaah dsb) secara masak-masak
menapak tilas me.na.pak ti.las [v] berjalan kaki dng menelusuri jalan yg pernah dilalui oleh seseorang, pasukan, dsb untuk mengenang perjalanan pd masa perang dan atau sejarah masa lalu: tokoh masyarakat akan meneliti dan ~ kembali hari jadi Kota Garut
menara gading tempat atau kedudukan yg serba mulia, enak, dan menyenangkan; (2) tempat untuk menyendiri, msl tempat studi, yg memberi kesempatan untuk bersikap masa bodoh thd hal-hal yg terjadi di sekitarnya
menarik layar me.na.rik layar memasang (membabar layar)
menaruhi me.na.ruhi [v] (1) meletakkan (menempatkan dsb) di: dia ~ kamarnya dng bermacam-macam kaligrafi; (2) memasang taruhan untuk: pd pertandingan itu saya akan ~ regu kita
menarupi me.na.rupi [v] memasang (mendirikan) tarup: krn pesta akan berlangsung dua hari lagi, pemuda-pemuda ~ sekitar rumah pengantin
menaruh me.na.ruh [v] (1) meletakkan; menempatkan: ia ~ buku itu di atas meja; (2) membubuh (cap, nama, dsb); menambah (rempah-rempah, garam, dst); mengenakan (memberi dsb) sesuatu pd: Ibu ~ garam dan gula pd sayur asam itu; (3) mencantumkan atau menentukan (harga dsb): pedagang itu ~ harga terlampau tinggi sehingga barangnya tidak laku; (4) memasang taruhan: barang siapa ~ Rp50.000,00, kalau menang mendapat Rp250.000,00; (5) menitipkan; menyimpan; menabung; menanam (modal): dia ~ uangnya dl bank supaya mendapat bunga enam persen setahun; (6) menyimpan (dl hati): ia ~ nasihat ayahnya itu dl hati; (7) mempunyai; memelihara (binatang, gundik, dsb): kakeknya ~ dua ekor lembu di kandang; (8) mengandung perasaan (cinta, kasih, sayang, harapan, dendam, dsb); mempunyai (minat, perhatian, kepercayaan, dsb): dia ~ kepercayaan kpd pembantunya
menatah me.na.tah [v] memahat [v] memberi permata (intan dsb); memasang permata: tukang emas itu ~ kalung permaisuri dng intan [v] melatih berjalan (kanak-kanak dsb); menatih
menawari me.na.wari [v] (1) mengobati dng air yg sudah dimantrai dsb; memantrai; menjampi: Ayah ~ orang yg kesambet dng jampi-jampi; (2) ki membujuk (perempuan): hamba laki-laki yg ~ tunangan atau istri tuannya dihukum cambuk; (3) meredakan hati orang (yg marah, sedih): seorang yg berpengalaman lagi bijaksana tahu ~ hati orang yg sedang marah; (4) membuang racunnya atau bisanya: ia akan ~ gadung itu sebelum memasaknya [v] mengunjukkan seseorang akan sesuatu (dng maksud supaya dibeli, dipakai, dsb): siapa yg ~ mu rumah di kampung itu?
menawarkan me.na.war.kan [v] (1) menyebabkan (menjadikan) tawar: zat kimia tertentu dapat ~ vitamin C sehingga rasa masamnya hilang; (2) menjadikan tawar hatinya [v] (1) mengunjukkan sesuatu kpd (dng maksud supaya dibeli, dikontrak, diambil, dipakai ): dia ~ rumahnya kpd saya untuk dikontrakkan; (2) memasang harga (mengemukakan harga yg diminta): dia ~ tanahnya Rp500.000,00 per m3
mencekal men.ce.kal [v] mencegah dan menangkal sehingga tidak dapat bepergian (terutama ke luar negeri): pihak Imigrasi ~ beberapa pengusaha yg bermasalah
mencoba men.co.ba [v] (1) mengerjakan (berbuat) sesuatu untuk mengetahui keadaannya dsb: ia ~ sepeda yg baru dibelinya itu; (2) mengenakan (baju, sepatu) untuk mengetahui pas tidaknya: ~ baju baru; (3) berusaha melakukan (berbuat) sesuatu: dua orang tahanan ~ melarikan diri; (4) mencicipi (makanan): aku disuruh ~ masakannya; (5) menguji (kepandaian, kesetiaan, dsb): ~ kekuatan musuh
mendaging ayam men.da.ging ayam [ki] sudah masak benar (tt durian)
mendalam men.da.lam [v] (1) meresap (masuk) ke dalam (spt lebih paham, lebih mengerti): pengaruh peradaban Barat telah ~ di kota-kota besar; (2) makin sangat; bertambah parah (tt kemiskinan, penyakit): kemiskinan rakyat telah ~; penyakitnya semakin ~; (3) ki akrab (intim, mesra) sekali: hubungan antara kedua sejoli itu sudah ~; (4) luas (sampai hal yg sekecil-kecilnya): pengetahuannya dl bidang musik cukup ~; (5) berurat berakar (tt kebencian, dendam): kebenciannya telah ~; (6) sungguh-sungguh; benar-benar: kedua kepala negara itu menyatakan harapan yg ~ agar penyelesaian secara damai dapat tercapai; (7) intensif: akan diadakan penelitian (penyelidikan, pengusutan, pemeriksaan) yg lebih ~; (8) terperinci; matang: masalah itu akan dibahas secara ~
mendandani men.dan.dani [v] (1) mengenakan pakaian dsb kpd; merias: ~ pengantin; (2) memperlengkapi: ~ kapal sebelum berlayar; (3) memperbaiki [v] memasang dandan pd perahu
mendemobilisasi men.de.mo.bi.li.sa.si [v] membubarkan anggota tentara (yg dikerahkan pd masa perang) setelah perang selesai
mendengarkan men.de.ngar.kan [v] (1) mendengar akan sesuatu dng sungguh-sungguh; memasang telinga baik-baik untuk mendengar: Bapak sedang ~ warta berita; (2) memperhatikan; mengindahkan; menurut (nasihat, bujukan, dsb): kita tidak usah ~ desas-desus yg belum tentu benar tidaknya
mendindingi men.din.dingi [v] (1) memberi berdinding; memasang dinding pd: ayah membeli batu untuk ~ kamar mandi; (2) menghalangi; merintangi; menahan: uang jaminan bagi penduduk baru DKI dimaksudkan untuk ~ urbanisasi
mendirikan men.di.ri.kan [v] (1) memasang (meletakkan) berdiri; mene gakkan: ~ tiang listrik (telepon, bendera); (2) membuat atau membangun (rumah, pabrik, dsb): pemerintah ~ pasar darurat untuk menampung pedagang kaki lima; (3) mengadakan (perkumpulan, yayasan, koperasi, dsb): mereka berhasil ~ koperasi di kampungnya; (4) menjalankan; melaksanakan; mengerjakan (kewajiban dsb): sesudah ~ salat, ia membaca ayat-ayat suci Alquran
mendiskusikan men.dis.ku.si.kan [v] membicarakan sesuatu dl diskusi: para peserta seminar sedang ~ masalah pembinaan generasi muda
menegakkan me.ne.gak.kan [v] (1) mendirikan (dr arti kiasan juga): ~ tiang; ~ perkumpulan; ia ~ rumah; (2) menaruh (meletakkan, memasang) tegak lurus: ibarat ~ benang basah; (3) menjadikan (menyebabkan) tegak: ~ telinga; ~ bulu roma; (4) mengusahakan supaya tetap berdiri; mempertahankan (negara, keadilan, keyakinan, dsb); memelihara dan mempertahankan (kemerdekaan, tata tertib, hukum, dsb); mewujudkan atau melaksanakan (cita-cita): berjuang untuk ~ kemerdekaan; ~ syariat Nabi Muhammad saw.; (5) memegang teguh atau mempertahankan (pendapat, pendirian, dsb)
menekang me.ne.kang [v] memberi bertekang; memasang tekang
menempatkan me.nem.pat.kan [v] (1) menaruh; meletakkan; memasang (di): Ibu sedang ~ barang ukiran di ruang tamu; (2) memberikan tempat (bekas): petugas apotek sibuk ~ obat di dl kaleng; (3) memberi tempat (duduk, bermalam, bekerja); menentukan tempatnya: untuk sementara waktu ia ~ mereka di asrama; kepala personel belum berani ~ pegawai baru pd bagian penting
menemui me.ne.mui [v] (1) menjumpai; bertemu dng: aku berani bertaruh bahwa ia akan dapat juga ~ anaknya; ~ masalah baru yg sukar dipecahkan; (2) mendapatkan; pergi hendak bertemu dng; mengunjungi: baru sekarang aku sempat ~ nenek; sesampai di Jakarta, ia hendak ~ para pemimpin partai dan pemimpin gerakan sosial; (3) mendapat; mendapati: polisi ~ mayat itu di semak dekat kebun; (4) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu; ~ kegagalan; (5) memenuhi (panggilan dsb): semalam saya tidak sempat datang ~ panggilanmu
menenggang me.neng.gang [v] mengindahkan kepentingan orang lain atau menimbang perasaan orang lain: orang tua harus pandai ~ perasaan anak muda masa kini
menengkarkan me.neng.kar.kan [v] memperbantahkan; memperdebatkan: agak lama juga suami istri itu ~ masalah anaknya yg kawin lagi
menerap me.ne.rap [v] menangkap burung dng getah pohon terap [v] (1) memasang permata pd cincin, keris, dsb; mengikat permata pd tempat ikatannya; (2) memasang ubin (lantai); (3) memasang mesin dsb
mengalunkan meng.a.lun.kan [v] menyanyikan: ~ lagu kenangan pd masa mudanya
mengambi me.ngam.bi [v] memberi berkambi; memasang kambi: beliau ingin ~ semua pintu dan jendela dng kayu berukir
mengancang meng.an.cang [v] membuat rencana untuk sesuatu: Indonesia ~ masa depannya dng usaha-usaha industrialisasi dsb
mengani meng.a.ni [v] memasang lungsin (pd perkakas tenun)
mengapi meng.a.pi [v] (1) menjadi (ber)api; mengeluarkan api: ranting-ranting kering yg bergesek tertiup angin mulai (tampak) ~; (2) menyerupai api; (3) ki menyala-nyala (berkobar-kobar) menyerupai api: semangat yg ~ dr para pemuda supaya dimanfaatkan demi masa depan yg gemilang
mengasamkan meng.a.sam.kan [v] merendam dl cuka dsb supaya masam
mengasapi meng.a.sapi [v] (1) memberi asap kpd: ia ~ mata orang itu dng asap rokoknya; (2) memasak (mengeringkan, membersihkan, mengharumkan, dsb) dng asap
mengatap meng.a.tap [v] mengerjakan atau memasang atap: ia sedang ~ rumahnya
mengatapi meng.a.tapi [v] memasang atap pd; memberi atap: rumahnya hampir selesai, tinggal ~ saja
mengecoh me.nge.coh [v] menipu, mengakali (terutama dng cara-cara yg kurang baik); membohongi (dng maksud menipu): percayalah, kain ini tidak luntur, masakan saya hendak ~ Saudara
mengegungkan gung pesuk me.nge.gung.kan gung pesuk [pb] membanggakan kekayaan (kemuliaan) masa lampau
mengelektrifikasi meng.e.lek.tri.fi.ka.si [v] memasang (melengkapi) sesuatu dng tenaga listrik untuk menggantikan tenaga yg lain
mengeluani me.nge.lu.ani [v] memasang keluan (msl pd hidung kerbau atau lembu)
mengempos meng.em.pos [v] (1) mengembus; meniup; (2) memeram buah-buahan (pisang, sawo, dsb) dng mengembuskan asap, karbit, dsb ke dl lubang pemeramannya (supaya lekas masak)
mengemudiankan me.nge.mu.di.an.kan [v] (1) menaruh (menempatkan) di belakang; mengerjakan (membicarakan dsb) di bagian akhir: kita harus mendahulukan hal-hal yg perlu segera diselesaikan dan ~ hal-hal kurang penting; (2) mengundurkan; menunda; menangguhkan: kita sudah sepakat untuk ~ pembicaraan mengenai masalah yg belum terpecahkan dl pertemuan ini
mengemuka me.nge.mu.ka [v] menjadi ke muka; muncul ke muka (permukaan): dr ribut-ribut itu dua masalah inti -
mengenakkan meng.e.nak.kan [v] (1) menjadikan enak; menyedapkan: ia menambahkan sedikit bumbu masak untuk ~ masakannya; (2) menyenangkan: suaranya tidak ~ telinga; (3) menyatakan (berpura-pura) enak: ia ~ hidangan itu meskipun sebenarnya tidak menyukainya
mengendapkan meng.en.dap.kan [v] (1) membiarkan atau mendiamkan supaya mengendap: ia ~ air kopinya sebelum meminumnya; (2) ki menggelapkan; menyembunyikan; tidak meneruskan (tt surat): dia dituduh ~ surat permohonan orang itu; (3) ki menunda untuk dipikirkan (dipertimbangkan) dalam-dalam: sebaiknya kita ~ masalah ini dulu, besok kita bicarakan lagi [v] menyembunyikan atau menggelapkan (uang dsb)
mengesol me.nge.sol [v] (1) memasang sol (pd sepatu dsb): dia sedang -- sepatu yg telah rusak itu; (2) cak mengecat bagian-bagian yg perlu dicat saja agar tampak mulus lagi (tt mobil)
mengesolkan me.nge.sol.kan [v] menyuruh memasang sol atau menyuruh memperbaiki sepatu dsb
mengganggang meng.gang.gang [v] menaruh di atas api (supaya panas, kering, masak); memanggang: mereka sedang ~ opak di dapur [v] menjadi bercelah atau renggang: papan kayu ~
menggelimangi meng.ge.li.mangi [v] mengotori: Ibu tidak mungkin ~ masa depanmu dng keterkutukan yg terus-menerus
menggelitik meng.ge.li.tik [v] (1) menggilik-gilik (supaya geli): ia ~ orang yg tidur itu supaya bangun; (2) ki menghasut; memberanikan: laporan itu cukup ~ kita untuk meninjau kembali putusan yg lalu; tentu ada yg ~ , sebab kalau tidak, masakan ia berani; (3) berdebar-debar (tt hati): ~ hatinya membaca surat itu; (4) tergerak (tt hati): hatinya pun ~ lah hendak pergi melihat peristiwa itu
menggosok meng.go.sok [v] (1) melicinkan (membersihkan, menggilapkan, dsb) dng tangan atau barang yg digeser-geserkan: pemuda itu ~ punggungnya dng obat gosok; kakak sedang ~ sepatu dng semir supaya berkilap; (2) menggesek: ~ biola; (3) mengasah (menggilapkan) batu permata dsb: ~ intan; (4) ki menghasut; membangkit-bangkit marah: kalau tidak ada yg ~ , masakan ia marah
menggulai meng.gu.lai [v] membubuh(i) gula; memberi bergula [v] memasak gulai; membuat gulai
menghubungkan meng.hu.bung.kan [v] (1) menjadikan berhubungan (bersambungan); menyambungkan: garis itu ~ titik A dng titik B; (2) mempertalikan (dng); menyangkutpautkan (dng): ia ~ pertanyaannya dng masalah yg baru saja dibahas; (3) mempertemukan (dng); menjadikan satu (dng); menggabungkan (dng): ia telah ~ calon pembeli mobil itu dng penjualnya; (4) mengadakan hubungan (perhubungan): kapal tambang itu ~ beberapa pulau
mengibarkan me.ngi.bar.kan [v] membentangkan (memasang) supaya berkibar-kibar: pd tanggal 17 Agustus orang ~ bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing
mengijing me.ngi.jing [v] membuatkan (memasang) kijing pd makam
mengilas me.ngi.las [v] (1) memasang kilas; mengencangkan ikatan (tali) dng pengukil; (2) menggulung kain di pinggang (ketika memakainya atau memasangnya)
mengirikan me.ngi.ri.kan [v] (1) membawa (mengarahkan, menempatkan, dsb) ke sebelah kiri: ~ perahunya ke sebuah pulau; (2) mengesampingkan; tidak berapa mementingkan; membuangkan dr (golongan dsb); menyingkirkan (dr kumpulan dsb): jangan ~ masalah yg sangat penting itu
mengkal meng.kal [Jk a] (1) baru masak di dalam (belum seluruhnya matang); setengah matang (tt buah): buah mangga yg masih -- enak untuk dirujak; (2) berasa keras dl perut: -- rasa perutku; (3) kesal dl hati; marah dl hati; berasa dongkol: hatinya sangat -- krn yg ditunggu tidak kunjung datang
mengkrisis meng.kri.sis [v] mengkhawatirkan (tt ekonomi, moral, dsb); membahayakan: sebagian besar masalah yg ~ dapat dihindari seandainya pengawasan serta kontrol oleh lembaga-lembaga yg berwenang diselenggarakan dng baik
mengkudu meng.ku.du [n] pohon yg banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yg masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sbg obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sbg obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yg dipakai dl pembatikan; pace; kemudu; Morinda citrifolia
mengolah kue meng.o.lah kue memasak kue (membuat kue)
mengolak me.ngo.lak [v] memasak kolak
mengongkong me.ngong.kong [v] (1) memasang kongkong pd; membelenggu dng kongkong: ia sedang ~ orang gila itu supaya jangan mengamuk; (2) meliputi; mencakup (tt ilmu dsb): ilmu filsafat ~ ilmu metafisika, logika, dsb; (3) ki mengurung; mengepung: kompi B ~ kubu-kubu musuh [v] menyalak keras; menggonggong
menguapkan meng.u.ap.kan [v] (1) memasakkan (memanaskan dsb) di atas uap air panas; menguapi; mengukus: ia tidak menggoreng ikan itu, tetapi hanya ~ nya; (2) menjadikan menguap; mengeluarkan uapnya: perkakas itu gunanya untuk ~ air laut hingga tinggal garamnya saja
mengubui me.ngu.bui [v] memasang kubu pd: kita harus segera ~ daerah itu
mengukur jalan meng.u.kur jalan [ki] berjalan ke sana kemari tanpa tujuan; menganggur
mengukus me.ngu.kus [v] (1) memasak (menanak dsb) dng uap air yg mendidih: ia ~ nasi; (2) memanaskan barang cair (spt air tapai) hingga menguap dan uapnya didinginkan sehingga menjadi cair kembali; menyuling
mengumpankan meng.um.pan.kan [v] memasang sesuatu sbg umpan: ia ~ cacing itu pd pancing
mengungkit-ungkit meng.ung.kit-ung.kit [v] membangkit-bangkit perkara yg sudah-sudah: ia tidak ~ masalah yg lain krn sudah menemukan masalah yg dicarinya
mengungkung me.ngung.kung [v] (1) memasang kungkung pd; membelenggu; (2) ki mengelilingi; meliputi: pd waktu penyakit itu sudah ~ badannya, barulah dia mendekati Allah; (3) ki mengurung; melingkung; mengepung: ~ kubu-kubu musuh
menguning me.ngu.ning [v] (1) menjadi kuning: kertas itu sudah ~ krn terlalu lama disimpan; (2) sudah mulai masak (tt padi): padi telah ~ , petani pun mulai riang gembira
mengunyai meng.u.nyai [v] mengerjakan (memasak, merebus, dsb) lambat-lambat (dng mengecilkan nyala api)
mengurung me.ngu.rung [v] (1) memasukkan ke dl kurungan (penjara dsb); (2) membiarkan ada di dl rumah saja: pd masa remajanya ia lebih banyak ~ diri dl kamar belajar; (3) mengepung (musuh dsb) supaya jangan lolos: pasukan kita berhasil ~ pasukan musuh; (4) memberi bertanda kurung (pd angka dl hitungan atau pd kata dl kalimat)
mengusik meng.u.sik [v] (1) mengganggu; menggodai: anak muda itu suka mabuk-mabukan dan sering ~ anak gadis yg lewat; (2) menyentuh-nyentuh; menyinggung-nyinggung: sudah hampir dua tahun pihak berwajib tidak ~ kasus pembunuhan itu; (3) mencela; mengkritik: pd masa itu tidak ada yg berani ~ tindakannya; (4) ki mencampuri (urusan orang lain): ia tidak berani ~ perkara itu
menikam me.ni.kam [Lihat {manikam}] [v] (1) menusuk dng senjata tajam: ia berhasil ~ lambung lawannya; (2) ki melukai (hati, perasaan): ucapannya itu benar-benar ~ hatiku [v] memasang petaruh (dl permainan tebak-tebakan, tombola, dsb); memasang lotre; membeli kupon undian
meningkat me.ning.kat [v] (1) menginjak (tangga dsb) untuk naik; menaiki (kuda, sepeda, dsb); memanjat (pohon dsb): ~ tangga sampai ke lantai; ~ pohon yg tinggi; (2) naik (dl berbagai-bagai arti, spt meninggi, mengatas, membumbung): harga emas terus ~; panas tubuhnya ~; dr SLTP ~ ke SLTA; (3) beralih pd keadaan (peristiwa, masa, bulan, dsb) yg lain; berubah menjadi: percekcokan mulut ~ menjadi perkelahian yg sengit; sudah mulai ~ usia dewasa; November telah lewat, kini ~ permulaan Desember; (4) menjadi bertambah banyak (hebat, sangat, genting, dsb): produksi beras ~ hingga melebihi produksi sebelum perang; kejahatan dl kota semakin ~
menjadi pikiran men.ja.di pikiran menjadi masalah yg harus dipikirkan
menjalani men.ja.lani [v] (1) menempuh (jalan dsb); melalui: ia ~ jarak 60 km dng berkendaraan sepeda dl 2 jam; (2) melakukan atau mengalami (hukuman dsb): ia telah ~ hukumannya dng penuh ketabahan; (3) melalui (masa, waktu, keadaan, dsb): mereka telah ~ masa percobaan
menjelajahi men.je.la.jahi [v] (1) menelusuri (suatu daerah) sampai ke pelosok-pelosok: ia telah ~ seluruh kota itu; (2) ki meneliti; mengamati: kita harus ~ dulu masalah itu agar memperoleh gambaran yg jelas
meninggalkan me.ning.gal.kan [v] (1) membiarkan tinggal (tetap ada, tidak dibawa pergi, dsb): pamanku ~ anak-anak yg sudah dewasa; malam itu rombongan dr Jakarta ~ desa kami; (2) menyisakan: ia hanya ~ uang seribu rupiah untuk belanja besok; (3) pergi dr; menghindar dr: hari ini ia hendak ~ kota Jakarta; banyak orang ~ kampung halamannya; (4) membiarkan lepas (lewat, tetap demikian halnya, dsb); melepaskan (cita-cita, niat, dsb): sudah lama ia ~ cita-citanya yg semula; (5) sudah mendahului (melewati, melampaui, melebihi, dsb): dl hal ini, bangsa Barat sudah jauh ~ kita; (6) tidak memasukkan dl perhitungan (acara, pembicaraan, dsb); mengesampingkan: ia hanya menyebut masalah-masalah besar dan ~ yg kurang penting; (7) membuang (adat, kebiasaan buruk, keyakinan, dsb): ~ adatnya yg buruk; ~ ideologi yg bertentangan dng Pancasila; (8) mengalpakan; melalaikan: ~ kewajiban; ~ syariat
menjembatani men.jem.ba.tani [v] (1) memasang jembatan di atas ...: penduduk setempat telah berhasil ~ sungai yg besar itu; (2) ki menghubungkan; menjadi perantara: kita harus mampu ~ alam pikiran generasi muda dng alam pikiran generasi tua
menjemput bola men.jem.put bola [ki] proaktif untuk menyelesaikan (tt masalah)
menjeriau men.je.ri.au [v] memasang jeriau
menjual petai hampa men.ju.al petai hampa [ki] membual; omong kosong; telah dijual, maka dibeli, pb pikirkan dahulu masak-masak sebelum sesuatu dikerjakan
menjumputi men.jum.puti [v] (1) memunguti (mengambil sedikit demi sedikit dng dua ujung jari); (2) ki mengungkapkan (mengenang) kembali satu per satu (tt kesan-kesan yg dialami): bapaknya suka ~ kisah perjuangannya di masa silam
menongkah me.nong.kah [v] (1) memasang papan di tempat yg becek dsb untuk titian (tumpuan) berjalan; (2) berjalan (meniti) di papan; (3) menyongsong (menempuh) arus dsb: ~ arus; ~ pasang (surut); (4) melawan: dia tidak berani ~ perkataan ayahnya
menstandarkan men.stan.dar.kan [v] memasang standar (alat penopang): ia -- sepedanya di tepi jalan [v] menjadikan standar; membakukan
mentah men.tah [a] (1) belum masak; belum waktunya untuk dipetik, diambil hasilnya dsb (spt buah-buahan): buahnya masih -- . rasanya asam dan sepat; (2) belum matang; belum selesai diolah untuk dimakan (tt makanan): nasi itu perlu ditanak lagi krn sebagian masih --; (3) belum mantap benar; belum sempurna; belum putus: perundingan itu masih -- , masih perlu dilanjutkan lagi
mentah-mentah men.tah-men.tah [adv] (1) tidak dng dimasak (diolah): sayuran itu dimakannya -- dng sambal; (2) begitu saja; tidak dng syarat apa-apa; sama sekali: usulnya ditolak -
mentega men.te.ga [n] lemak kental, lunak, terbuat dr susu (biasa dipakai untuk membuat kue, memasak, atau sbg kelengkapan makan roti): rotinya diolesi dng -- , lalu dipanggang [n] pohon kecil yg ditanam sbg pohon hi-as, kayunya keras, buahnya dapat dimakan, berbau merangsang; Diospyros discolor
menteng men.teng [n] pohon yg tingginya 15-25 m, garis tengah batangnya 25-70 cm, suku Euphorbiaceae, bunganya berbentuk malai, buahnya berbentuk bulat, kulit buah agak berbulu, berwarna hijau kekuning-kuningan, daging buah berwarna putih kekuning-kuningan, rasanya masam manis; Baccaurea racemosa
menukar selera me.nu.kar selera mengecap masakan lain dr yg biasa dimakan; sehari-hari
menumbang me.num.bang [v] memasak tumbang (keladi, ubi, pisang)
menumis me.nu.mis [v] memasak (membuat) tumis: saya yg memotong dan mencuci sayuran itu, kemudian ibu yg ~ nya
menusuk hidung me.nu.suk hidung merangsang penciuman sehingga menimbulkan selera (tt masakan); menyesakkan hidung (tt bau yg keras)
menusuk-nusuk me.nu.suk-nu.suk [v ki] memanaskan hati orang; menghasut: tentu ada orang yg ~ , kalau tidak masa ia marah kpd saya
menyamak me.nya.mak [v] memasak atau memproses kulit binatang agar menjadi berwarna, tahan lama, dan halus: pencaharian orang itu -- kulit; kulit pohon dipergunakan sbg bahan untuk -- kulit sapi, kerbau, atau kulit kambing [v] menggelas benang layang-layang: anak itu sedang -- benang layang-layangnya
menyampak me.nyam.pak [v] memasang sampak; memberi sampak [v] melempar; membuang
menyandari me.nyan.dari [v] (1) memasang sesuatu untuk bersandar; menyangga; (2) bersandar pd: ia merokok dng -- tembok
menyangkutkan me.nyang.kut.kan [v] melibatkan; mengaitkan; memperhubungkan: kami tidak berniat -- masalah pribadi dng tugas yg harus diembannya
menyantung me.nyan.tung [v] memasang santung
menyaringkan telinga me.nya.ring.kan telinga [ki] memasang telinga baik-baik; mendengarkan baik-baik
menyasar teliti me.nya.sar teliti sasaran atau bangunan yg memerlukan pemasangan bom atau pengarahan tembakan secara teliti
menyawar me.nya.war [v] merintangi dng sawar; memasang sawar
menyayur me.nya.yur [v] memasak sayur (sup dsb)
menyedapkan me.nye.dap.kan [v] menjadikan sedap: kata-katanya sangat tidak -; daun pandan wangi biasa untuk -- masakan
menyekrup me.nyek.rup [v] memasang sekrup pd; melekatkan dsb dng sekrup
menyeluruh me.nye.lu.ruh [v] (1) merata: berita itu sudah -- di desa kami; (2) bulat utuh: masalah itu dibahas secara -
menyemprit me.nyem.prit [v] (1) membunyikan peluit kecil; (2) memasang semprit
menyengkang me.nyeng.kang [v] (1) memasang sengkang pd (pintu, tiang, dsb); (2) menyokong atau menopang dng sengkang (supaya tetap tegak); (3) meletakkan kayu dsb pd mulut (binatang) agar tetap terbuka (supaya tidak menggigit dsb): ia -- mulut ular itu dng sebatang kayu agar terhindar dr gigitannya; (4) menyangkut melintang dl kerongkongan (duri, tulang, dsb)
menyengkela me.nyeng.ke.la [v] memasang sengkela kaki; membelenggu (kaki); memasung
menyentak-nyentak me.nyen.tak-nyen.tak [v] marah-marah disertai bentakan atau hardikan; membentak-bentak; menghardik-hardik: kalau ada masalah di kantor, ia selalu -- anak dan istrinya yg tidak bersalah
menyepatui me.nye.pa.tui [v] memasangkan sepatu pd
menyelesaikan me.nye.le.sai.kan [v] (1) menyudahkan (menyiapkan) pekerjaan dsb; menyempurnakan (kalimat dsb): ia -- kalimat itu dng cepat; (2) menjadikan berakhir; menamatkan: krn suatu hal, ia tidak dapat -- pelajarannya di Eropa; (3) membereskan atau melunasi (utang dsb): ia dipanggil ke kantor bank untuk -- utang piutang almarhum ayahnya; (4) memutuskan atau membereskan (perkara, harga, dsb): terpaksa ia harus -- pembayaran tunggakan pajak itu; (5) mengatur (rambut) rapi-rapi atau mengurai supaya jangan kusut; menyisir; membenahi: -- rambut yg kusut; anak-anak -- tempat tidur masing-masing; (6) menguraikan suatu hal yg kusut; memecahkan (soal, masalah, dsb): ia dapat -- perkara yg sulit itu; (7) memperdamaikan (perselisihan, pertengkaran, dsb): mereka mencoba -- pertikaian kedua negara itu; (8) mengurus dan mengatur sesuatu hingga baik: walaupun sibuk bekerja, ia dapat -- rumah tangganya
menyepelekan me.nye.pe.le.kan [v] menganggap sepele: kita tidak boleh -- masalah yg penting itu
menyeret-nyeret me.nye.ret-nye.ret [v] (1) menyeret berkali-kali; (2) menyeret barang yg banyak; (3) ki membawa-bawa atau melibatkan (ke dl suatu perkara atau masalah): perilakunya yg buruk itu -- nama orang tuanya
menyervis me.nyer.vis [v] (1) memperbaiki barang yg rusak atau usang; merawat secara khusus suatu barang yg masa penggunaannya telah melampaui batas waktu tertentu: ia seorang wiraswasta yg menjual dan -- barang elektronik berikut pemasangan instalasinya; (2) memberikan layanan yg menyenangkan
menyetel-nyetel me.nye.tel-nye.tel [v] (1) memasang-masang; mencocok-cocokkan: ia sedang -- kursi di ruang tamu
menyetum me.nye.tum [v] memasak dsb dng uap; mengukus
menyiangi me.nyi.angi [v] (1) mencabuti rumput, semak, dsb; menebangi dahan kayu di kebun dsb supaya bersih: -- sawah; -- semak-semak; (2) membersihkan (ikan dsb) sebelum dimasak; (3) mencabuti. menyingkirkan, menghilangkan gulma
menyiasat me.nyi.a.sat [v] (1) memeriksa; menyelidiki; mengusut: baik kita teruskan -nya; ia -- siapa yg salah; (2) mengupas (suatu masalah dsb): untuk mengerti isi sajak, tidak perlu orang -- tiap-tiap susunan kata atau kalimat; (3) mengadakan muslihat (taktik); (4) menanyai (untuk mengetahui sesuatu): kalau aku susah, siapa akan -- [v] menyiksa; menganiaya; menghukum
menyisik me.nyi.sik [v] (1) membuang sisiknya (tt ikan sebelum dimasak); (2) meraut (bambu, pensil, lidi, dsb); (3) membersihkan pohon atau batang dr duri-durinya; (4) memeriksa baik buruknya ayam sabung dng menilik sisik pd kaki ayam itu; (5) Mk menangkap ikan dng menyebarkan sisik ikan ke aliran air selokan dan menunggu ikan dng tangguk
menyosok me.nyo.sok [v] (1) memasang rangka (perahu, rumah, dsb); (2) Mk memulai (membuat, mendirikan)
menyulut me.nyu.lut [v] memasang (api dsb); menyalakan: ia -- pelita; anak itu -- petasan ; orang itu -- rokok
menyungga me.nyung.ga [v] (1) memasang suda; (2) memacu
menyungguhi me.nyung.guhi [Mk v] melakukan sesuatu dng sungguh-sungguh (dng segala usaha): pemuka masyarakat itu -- mempelajari masalah sosial yg timbul di desa itu
merah merang merah masak
merajut me.ra.jut [v] (1) menyirat jaring-jaring; (2) membuat rajut; (3) memasang rajut; menjaring (burung dsb) dng rajut
merapatkan me.ra.pat.kan [v] (1) menjadikan rapat; mengerapkan: ~ anyaman tikar; (2) mendekatkan kpd: ~ duduknya kpd adiknya; (3) mempererat: ~ persahabatannya [v] membahas sesuatu dl rapat; memasukkan sbg acara rapat; mengajak berapat untuk membicarakan sesuatu: mereka sedang ~ suatu masalah
merawai me.ra.wai [v] menangkap ikan dng rawai; memasang rawai
merekamkan me.re.kam.kan [v] (1) mengecapkan; mencetakkan; menerangkan; menggambarkan garis-garis berwarna pd kain dsb; (2) memasangkan gambar pd majalah (surat kabar dsb); (3) menyulamkan; menyujikan; (4) memindahkan suara ke pita rekaman, piringan hitam dsb); (5) ki melekatkan (menyiratkan) ke dl hati
merendai me.ren.dai [v] memberi berenda pd; memasang renda: ia sedang ~ baju barunya
merendang me.ren.dang [v] memasak rendang
merentangkan me.ren.tang.kan [v] (1) mengulurkan (menarik, memasang) tali (kawat dsb) tegang-tegang: ~ tali; ~ rantai
merenteng me.ren.teng [v] memasang seuntai-seuntai (tidak satu-satu): ~ mercon
merica hitam merica yg diperoleh dr buah yg belum masak, dijemur di panas matahari atau dl rumah asap sampai ber-warna hitam, berbentuk butiran hitam berkeriput
merica putih merica yg diperoleh dr buah yg sudah masak berwarna merah, setelah tangkainya dibuang, buah direndam dl air mengalir hingga sebagian kulitnya rusak dan dapat dikupas, kemudian dijemur
merintangkan me.rin.tang.kan [v] memasang sesuatu untuk mengalang- alangi: ~ batang-batang kayu di tengah jalan
meromantisisme me.ro.man.tis.is.me [v] menganut aliran atau gagasan romantisisme: teknologi pascamodern yg ~ kepahlawanan masa lampau dl dunia fragmentasi masa kini;
merpati mer.pa.ti [n] (1) burung, termasuk bangsa Columbiformes, spt tekukur, perkutut, dl kepercayaan dan kebudayaan melambangkan perdamaian; burung dara; (2) ki muda-mudi yg sedang dl masa bercinta-cintaan (pacaran): sepasang -- sedang duduk bermesraan di pinggir danau
merwatin mer.wa.tin [v Sos] melakukan musyawarah di antara pemuka adat mengenai masalah adat dan hukum adat (di Lampung)
mesolitikum me.so.li.ti.kum [n Geo] masa peralihan dl zaman batu (prasejarah) antara Paleolitikum (zaman batu tua) dan Neolitikum (zaman batu baru)
metode transaksi metode pembukuan yg lebih banyak memperlihatkan pendapatan selama masa jual beli terjadi
mi [n] bahan makanan dr tepung terigu, bentuknya spt tali, biasanya dimasak dng cara digoreng atau direbus, diberi daging, udang, sayuran, bumbu, dsb [n] nada yg ketiga pd urutan tangga nada musik
mi ayam mi yg dimasak, berkaldu dan dihidangkan dng potongan daging ayam dan daun sawi hijau
mi bakso mi yg dimasak, berkaldu dan dihidangkan dng bakso dan daun sawi hijau
mi dadak mi yg setelah dimasak sekejap sudah siap untuk dimakan
mi kocok mi rebus yg cara memasaknya dikocok dng telur dan sayuran
mi pangsit mi yg dimasak, berkaldu, dan dihidangkan dng pangsit
milenium mi.le.ni.um [n] (1) masa atau jangka waktu seribu tahun; alaf; (2) peringatan atau perayaan yg ke-1.000; hari ulang tahun ke-1.000
milisi mi.li.si [n] (1) kewajiban masuk tentara untuk masa tertentu; (2) orang yg menjadi prajurit krn memenuhi wajib militer
minyak bilas minyak untuk membersihkan saluran pelumasan dan bagian yg bergerak dl motor yg dilalui sistem jaringan pelumasan
mobilisasi mo.bi.li.sa.si [n] (1) pengerahan orang untuk dijadikan tentara: dl keadaan perang Pemerintah dapat mengundangkan -- bagi pemuda-pemudinya; (2) gerak yg mudah (cepat); perputaran: kecilnya modal perusahaan itu membatasi -- dana dan kemampuan pemasaran
moderator mo.de.ra.tor [n] (1) orang yg bertindak sbg penengah (hakim, wasit, dsb); (2) pemimpin sidang (rapat, diskusi) yg menjadi pengarah pd acara pembicaraan atau pendiskusian masalah: pemimpin diskusi itu hanya bertindak sbg -- , bukan sbg orang yg memberikan penilaian akhir; (3) Tek alat pd mesin yg mengatur atau mengontrol aliran bahan bakar atau sumber tenaga
modernisasi mo.der.ni.sa.si [n] proses pergeseran sikap dan mentalitas sbg warga masyarakat untuk dapat hidup sesuai dng tuntutan masa kini; pemodernan: penemuan listrik mempercepat -- dl kehidupan
modul lengkap modul tt suatu masalah yg disusun untuk melengkapi modul pokok tt masalah itu
monografi mo.no.gra.fi [n] tulisan (karangan, uraian) mengenai satu bagian dr suatu ilmu atau mengenai suatu masalah tertentu
monopolistik mo.no.po.lis.tik [a] bersifat monopoli: perekonomian pd masa Orde Baru cenderung --
montir mon.tir [n] orang yg pekerjaannya memasang, memperbaiki, dsb mesin kendaraan bermotor, dsb yg rusak
muasir mu.a.sir [a] modern: dr ulama salaf sampai kpd ulama -- , masalah itu selalu menjadi topik pembahasan
muat cair [Kap] segala cairan yg dapat diangkut dl bentuk curah (tidak terbungkus dl kemasan spt kotak)
muat curah [Kap] muatan homogen yg diangkut dl bentuk curah di dl ruang muatan dan dl keadaan tidak terbungkus dl kemasan spt kotak, peti, dan karung
muda mu.da [a] (1) belum sampai setengah umur: istrinya masih --; (2) belum sampai masak (tt buah-buahan); (3) belum cukup umur (tt tumbuhan, binatang); (4) belum sampai waktunya untuk dipetik (dituai dsb): buah nangka ini masih terlalu -- untuk dipetik; (5) belum lama ada (berdiri dsb): organisasi kita ini masih -- krn baru berusia dua tahun; (6) kurang gelap, agak pucat (tt warna): warnanya biru --; (7) yg kedua (menurut tingkat kedudukannya): istri --
mufti muf.ti [n Isl] pemberi fatwa untuk memutuskan masalah yg berhubungan dng hukum Islam
muka kecut muka masam
mukim mu.kim [n] (1) orang yg tetap tinggal di Mekah (lebih dr satu masa haji); penduduk tetap; (2) tempat tinggal; kediaman; (3) daerah (dl lingkungan suatu masjid); (4) kawasan
mundu mun.du [n] pohon berbatang tegak, buahnya bulat, berwarna kuning, halus, dan berkulit tipis, daging buah berwarna kuning, berair, rasanya manis-manis masam, berbiji satu sampai empat, kulit batang digunakan sbg bahan pewarna tikar; Garcinia dulcis
murang mu.rang [kl n] tali api-api untuk memasang meriam [Jw n] , -- sarak orang yg nakal, yg bandel
murbei mur.bei [n] tumbuhan perdu, daunnya mirip daun kembang sepatu, dijadikan makanan ulat sutra, buahnya agak masam, dapat dimakan atau dibuat bahan sirop; Morus alba
mus [n] (1) makanan ringan yg dibuat dr agar-agar, putih telur, krim busa, perencah, dsb, biasanya dihidangkan sbg makanan pencuci mulut; (2) masakan yg dibuat dr sayuran yg dicacah lembut atau buah-buahan yg dimasak sehingga menjadi spt bubur
museum Satrya Mandala museum tempat memamerkan benda-benda yg pernah dipergunakan oleh ABRI dl perang masa lampau
museum Sumpah Pemuda museum bekas gedung tempat dicetuskannya ikrar pemuda pd tanggal 28 Oktober 1928, koleksinya terdiri atas benda-benda pd masa itu
musim mu.sim [n] (1) waktu tertentu yg bertalian dng keadaan iklim: di Indonesia terdapat dua -- , yaitu -- hujan dan -- kemarau; (2) bilangan waktu tertentu (tiga bulan, empat bulan, dsb ketika pohon buah-buahan, palawija, dsb banyak menghasilkan): hasil -- panen tahun ini memuaskan; -- durian tahun lalu cukup baik; (3) masa; waktu (ketika ada suatu peristiwa): anak perempuannya hilang ketika -- gerombolan pengacau masuk desa; -- cacar; (4) waktu atau masa ketika sesuatu (kegiatan, permainan, dsb) banyak terjadi atau sering berlangsung: -- layang-layang
musyawarah mu.sya.wa.rah [n] pembahasan bersama dng maksud mencapai keputusan atas penyelesaian masalah; perundingan; perembukan
mutlak mut.lak [a] (1) mengenai segenapnya (segalanya); seutuhnya: menyerah secara --; (2) tiada terbatas; penuh: ia diberi kuasa -- untuk menangani masalah itu; (3) tidak boleh tidak; harus ada: hal itu merupakan syarat --
muzakarah mu.za.ka.rah [n] (1) pertukaran pikiran tt suatu masalah: kemudian baginda pun meneruskan -- tt mazhab Syafii; -- alim ulama seluruh Indonesia akan diadakan bulan Syakban ini; (2) pengulangan pelajaran secara bersama-sama
namnam nam.nam [n] (1) pohon yg batangnya berbenjol-benjol, mencapai tinggi 12 m, buahnya melekat pd pohon berbentuk spt ginjal, berlekuk-lekuk, berwarna hijau kecokelat-cokelatan, dagingnya putih kekuning-kuningan, dan rasanya masam; Cynometra cauliflora; (2) buah namnam; buah anjing-anjing
nangka nang.ka [n] (1) pohon yg mencapai tinggi 10-15 m, kayunya berwarna kuning dan berkulit hitam, daunnya kaku agak bundar sebesar tapak tangan orang dewasa dan berwarna hijau tua, kulit buahnya penuh duri yg tidak tajam dan bergetah, buah yg muda untuk sayur, sedangkan yg masak dimakan sbg buah; Artocarpus heterophyllus; (2) buah nangka; (3) daging buah nangka, berbiji, kalau masak berwarna kuning tua
nas [n] (1) perkataan atau kalimat dr Alquran atau hadis yg dipakai sbg alasan atau dasar untuk memutuskan suatu masalah (sbg pegangan dl hukum syarak): saya dapat mengubah pendirian ini kalau saya diberi -- yg sahih; (2) teks
nasi na.si [n] (1) beras yg sudah dimasak (dng cara ditanak atau dikukus): ia tidak mau makan --; (2) ki rezeki: mencari -- di negeri orang; mencari sesuap --
nasi detus nasi setengah masak (kalau dikunyah berbunyi "tus, tus")
nasi gurih nasi yg dimasak dng santan dan bumbu
nasi jaha nasi santan yg dimasak dng tabung bambu (di Ternate dan Sulawesi)
nasi kebuli nasi yg dimasak sekaligus dng daging (bisanya daging kambing) dan diberi bumbu
nasi kunyit nasi yg dimasak dng santan dan diberi air kunyit supaya kuning
nasi lemang beras ketan dng santan yg dimasak dl tabung bambu
nasi liwet nasi yg ditanak saja (tanpa dikukus); (2) nasi yg dimasak (direbus) dng santan
nasi samin nasi yg dimasak dng minyak samin
nasi sega nasi yg dimasak dng bumbu dan agak kering
nasi tim nasi lembek yg dimasak dng cara ditim (ditaruh dl mangkuk yg direbus di kuali atau panci bertutup)
nasi uduk nasi yg dimasak dng santan dan diberi bumbu; nasi gurih
negarawan ne.ga.ra.wan [n] ahli dl kenegaraan; ahli dl menjalankan negara (pemerintahan); pemimpin politik yg secara taat asas menyusun kebijakan negara dng suatu pandangan ke depan atau mengelola masalah negara dng kebijaksanaan dan kewibawaan: beliau merupakan pahlawan besar dan -- agung
nekromansi nek.ro.man.si [n Antr] kemampuan meramalkan masa depan dng mengadakan hubungan dng arwah orang yg telah meninggal
neodarwinisme ne.o.dar.win.is.me [n] teori evolusi masa kini, didasarkan atas darwinisme yg mengatakan bahwa evolusi tumbuh-tumbuhan dan hewan berdasarkan adanya variasi keturunan yg timbul krn mutasi dan rekombinasi gen
niat ni.at [n] (1) maksud atau tujuan suatu perbuatan: mudah-mudahan -- baik Anda terwujud; (2) kehendak (keinginan dl hati) akan melakukan sesuatu: timbul lagi -- nya untuk menyelesaikan studinya yg terhenti itu; -- nya hendak berziarah ke Tanah Suci tahun ini, sudah bulat; (3) janji untuk melakukan sesuatu jika cita-cita atau harapan terkabul; kaul; nazar: janji ditepati, -- harus dibayar; memasang -- , berkaul; bernazar
nifas ni.fas [n] (1) darah yg keluar dr rahim wanita sesudah melahirkan (lamanya 40-60 hari); (2) masa sejak melahirkan sampai dng pulihnya alat-alat dan anggota badan
nikmat nik.mat [a] enak; lezat: masakannya memang --; (2) a merasa puas; senang: -- rasanya tidur di kamar sebagus ini; (3) n pemberian atau karunia (dr Allah): Allah telah memberi -- kpd manusia
nilai budaya konsep abstrak mengenai masalah dasar yg sangat penting dan bernilai dl kehidupan manusia
nilai keagamaan konsep mengenai penghargaan tinggi yg diberikan oleh warga masyarakat pd beberapa masalah pokok dl kehidupan keagamaan yg bersifat suci sehingga menjadikan pedoman bagi tingkah laku keagamaan warga masyarakat bersangkutan
nilai residu nilai buku suatu aktiva pd akhir masa manfaatnya; -- semantis Ling kemampuan unsur bahasa untuk membedakan makna leksikal, msl fonem /r/ dan /l/ membedakan kata rata dan lata
nipis ni.pis [n] (1) pohon jeruk yg buahnya kecil (kira-kira sebesar telur ayam), kulitnya agak halus, rasanya masam, dipakai untuk minuman dsb; Citrus medica; (2) buah jeruk nipis
nonkooperatif non.ko.o.pe.ra.tif [a] bersifat (bersikap) tidak bekerja sama: pd masa penjajahan Belanda organisasi yg bersikap -- thd pemerintah penjajahan pasti akan ditekan dan dipersulit
nostalgia nos.tal.gia [n] (1) kerinduan (kadang-kadang berlebihan) pd sesuatu yg sangat jauh letaknya atau yg sudah tidak ada sekarang; (2) kenangan manis pd masa yg telah lama silam
obat daftar G obat yg hanya bisa dibeli dng menggunakan resep dokter, msl antibiotik (biasanya ditandai dng lingkaran warna biru tua bergaris tepi hitam dan tanda peringatan pd kemasannya); -- dahaga ki penghilang rasa dahaga (haus): segelas air putih cukuplah sbg -- dahaga
oksidan ok.si.dan [n Kim] zat yg memasak oksigen dl suatu proses oksidasi
olah [n] (1) laku; ulah; cara (melakukan sesuatu); akal (daya upaya, tipu daya): berbagai macam -- dilakukannya untuk mencapai maksudnya; (2) perbuatan: hal itu terjadi krn -- nya juga; bukan -- , bukan buatan; bukan main; (3) tingkah; canda: orang itu sudah tua, tetapi masih banyak -- nya [v] , meng.o.lah v memasak (mengerjakan, mengusahakan) sesuatu (barang dsb) supaya menjadi lain atau menjadi lebih sempurna
omzet om.zet [n] jumlah uang hasil penjualan barang (dagangan) tertentu selama suatu masa jual: para pedagang banyak mengeluh krn -- semakin menurun
opium opi.um [n] getah buah Papaver sommiferum yg belum masak yg dikeringkan (mempunyai daya memabukkan dan membius, biasanya dimakan atau diisap dng pipa); candu; madat
opor [n] gulai ayam (itik dsb) berkuah santan kental, biasanya berwarna putih atau kekuning-kuningan, yg dimasak dng rempah-rempah
orak-arik [a] (1) campur aduk; kacau balau: mengapa barang-barangku menjadi -- begini?; (2) masakan kol yg diiris-iris halus dicampur dng telur kocok, dicampur dng daging cacah atau udang
orde lama tata pemerintahan pd masa sebelum orde baru
organisasi kesehatan organisasi sosial yg mengoordinasi segala aktivitas untuk memecahkan berbagai masalah kesehatan
organisasi politik institusi atau seperangkat tatanan yg dipakai masyarakat umum untuk mengatur berbagai masalah bersama
ovenan o.ven.an [a cak] dimasak, dibakar, dipanggang dl oven: anak saya lebih suka kue basah dr pd kue --
oyong [a] goyang; goyah; [n] tumbuhan menjalar, batang dan daunnya berbulu, berbentuk lonjong dng buahnya bulat panjang berbentuk belimbing, dimasak sbg sayur; gambas; Luffa acutangula
paceklik pa.cek.lik [n] (1) musim kekurangan bahan makanan; (2) masa sepi (tt perdagangan, kegiatan, dsb); (3) masa sulit
padi jawi padi biasa, berasnya biasa dimasak sbg nasi (bukan padi pulut)
padi pulut tanaman padi yg berasnya lekat atau pulut setelah dimasak; Oryza sativa
paganisme pa.gan.is.me [n] perihal (keadaan) tidak beragama; paham pd masa sebelum adanya (datangnya, masuknya) agama (Kristen, Islam, dsb)
pahlawan kesiangan orang yg baru mau bekerja (berjuang) setelah peperangan (masa sulit) berakhir; (2) orang yg ketika masa perjuangan tidak melakukan apa-apa, tetapi setelah peperangan selesai menyatakan diri pejuang
pak [cak kp] bapak [n] (1) bungkusan dr pabrik berisi barang dl jumlah tertentu (tt rokok, teh, garam, dsb); (2) peti berisi barang-barang; kemasan barang; bandela [n] hak mengusahakan milik (tanah dsb) orang atau memborong sesuatu yg mendatangkan hasil dng membayar sewa (pajak) setiap tahun
paleoklimatologi pa.le.o.kli.ma.to.lo.gi [n] ilmu tt iklim masa lampau
paleolitik pa.le.o.li.tik [a] berhubungan dng penamaan tingkat tradisi kebudayaan atas dasar teknik pembuatan alat batu dari masa berburu dan mengumpulkan makanan
pampan pam.pan [n Lay] lubang pd dinding haluan kapal tempat memasangkan rantai sauh
pampang pam.pang [v] , me.mam.pang v memasang; memuat (dl bentuk gambar, tulisan): majalah wanita itu ~ gambar Ratih pd halaman sampul
panci pan.ci [n] peranti masak, terbuat dr logam (alumunium, baja, dsb), bertelinga pd kedua sisinya, berbentuk silinder atau mengecil pd bagian bawahnya, biasanya digunakan untuk memasak air, sayur berkuah, dsb
pandai hidup pandai mengatasi masalah kehidupan sehari-hari sehingga tidak kekurangan, tidak berutang, dsb; (2) pandai menempatkan diri dl pergaulan
pandangan distopia pan.dang.an distopia perasaan pesimistis, ketakutan, dan kecemasan yg berlebihan menghadapi kemajuan ilmu dan teknologi yg menakjubkan krn ilmu dan teknologi tsb dianggapnya sbg sumber bencana kemanusiaan di masa depan
pandangan hidup pan.dang.an hidup konsep yg dimiliki seseorang atau golongan dl masyarakat yg bermaksud menanggapi dan menerangkan segala masalah di dunia ini
panggang pang.gang [v] dipanaskan (dimasak) di atas bara api: ayam --; ikan --
pangkat pang.kat [k l n] (1) tingkat (pd tangga atau sesuatu yg bersusun spt mahkota); (2) lantai yg ketinggian (pd pancapersada); (3) lenggek (rumah dsb) [n] (1) tingkatan dl jabatan kepegawaian (ketentaraan dsb): ia sudah naik -- dr kapten menjadi mayor; (2) kedudukan atau derajat kebangsawanan dl masyarakat; martabat: masih ada kaum ningrat yg mempertahankan -- nya spt pd masa lampau; (3) kelas (di sekolah, gedung pertunjukan, dsb): buku berhitung untuk murid -- tiga; -- dua sudah penuh [n Mat] eksponen
pangreh praja pang.reh pra.ja [ark n] penguasa lokal pd masa pemerintahan kolonial Belanda untuk menangani daerah jajahannya; pamong praja
pankronis pan.kro.nis [a Ling] bersangkutan dng cara memandang peristiwa bahasa sbg sesuatu yg telah terjadi pd suatu masa ataupun sbg hasil perkembangan historis; kombinasi sinkronis dan diakronis
pantang berkala pantang melakukan sanggama selama saat-saat pengeluaran sel telur atau masa subur untuk menghindari kehamilan
parah pa.rah [a] (1) berat (tt luka): lukanya cukup -- , harus segera dibawa ke rumah sakit; (2) payah (tt penyakit): sakitnya sudah -- , sudah tidak ada harapan lagi; (3) dl keadaan kesulitan yg sangat: akibat kehilangan pekerjaan, kehidupannya sangat --; (4) sukar diatasi: masalah kenakalan remaja akhir-akhir ini semakin --
paras pa.ras [n] rupa muka; wajah: -- nya tidak secantik dulu semasa ia masih muda [a] sejajar dng permukaan; sama rata; rata [ark n] batu atau lapisan tanah keras yg berupa pasir padat; batu paras
pasangan pa.sang.an [n] (1) yg selalu dipakai bersama-sama sehingga menjadi sepasang: mana ~ sepatu ini?; (2) seorang perempuan bagi seorang laki-laki atau seekor binatang betina bagi seekor jantan atau sebaliknya: mana ~ menarimu?; (3) salah satu dr dua organ tubuh yg berpasangan; (4) yg merupakan pelengkap bagi yg lain: mana ~ baju ini?; (5) Ling huruf penanda konsonan yg ditulis untuk menutup konsonan lain di depannya [n] (1) barang apa yg dipasang; (2) petaruh (dl perjudian); (3) hasil memasang; (4) kayu yg diletakkan di tengkuk lembu untuk menarik pedati; (5) yg menjadi padanannya (jodohnya, teman bermainnya, dsb); partner
pascakrisis pas.ca.kri.sis [a] berkenaan dng keadaan sesudah masa krisis: kalangan kampus merupakan salah satu pilar dl penanggulangan --
pascalikuidasi pas.ca.li.ku.i.da.si [a] berhubungan dng masa sesudah likuidasi
pascamodern pas.ca.mo.dern [a] berhubungan dng masa sesudah zaman modern: isi buku itu menggambarkan keadaan negara berkembang pd masa teknologi dan ekonomi --
pascapanen pas.ca.pa.nen [a] berhubungan dng masa sesudah panen (masa sesudah pengambilan hasil sawah atau ladang): penanaman kedelai -- memberi manfaat ganda;
pascaproduksi pas.ca.pro.duk.si [a] berhubungan dng masa selesai memproduksi sesuatu
pascayuwana pas.ca.yu.wa.na [a] sesudah atau berakhirnya masa kanak-kanak
pasta pas.ta [n] (1) zat perekat yg lengket; (2) bahan farmasi berupa salep (bubur) setengah padat pd umumnya dibungkus dl kemasan tabung pipih, mengandung antiseptik untuk obat luar; (3) bahan beracun untuk membasmi kutu atau tikus [n] bahan makanan yg dibuat dr terigu dicampur air dan telur, bentuknya bermacam-macam, ada yg pipih panjang spt lembaran dan ada yg bulat panjang spt pipa
payah pa.yah [a] (1) lelah; penat: kalau sudah -- , boleh beristirahat sebentar; (2) sukar; susah: masalah ini -- juga dipecahkan; (3) dl kesulitan (kesukaran, bahaya, dsb): kemajuan perkumpulan itu sekarang agak --; (4) sangat atau berat (tt sakit): anaknya sakit --; (5) usah: keputusan itu diterima baik dng tidak -- diperiksa lagi
pedalaman pe.da.lam.an [n] (1) daerah yg letaknya jauh dr pantai; (2) daerah terpencil yg terletak jauh dr kota dan kurang berhubungan dng dunia luar: pd masa perang, rakyat mengungsi ke ~
pedepokan pe.de.pok.an [n] (1) tempat persemadian (pengasingan diri) raja-raja di Jawa pd masa yg lalu; (2) sanggar seni tari
pektin pek.tin [n] zat bermolekul berat yg terdapat di dl buah yg masak
pelek pe.lek [n] lingkar (bingkai) roda, tempat meletakkan (memasangkan) ban; gading-gading roda
pelenturan pe.len.tur.an [n] proses, cara, perbuatan melenturkan; proses pelemasan (menekuk atau melipat) suatu garis, kurva, permukaan, atau benda
peliputan pe.li.put.an [n] proses, cara, perbuatan meliput: ~ upacara pernikahan itu berjalan lancar [n] proses, cara, perbuatan membuat berita atau laporan tt masalah atau peristiwa: pengamanan acara kunjungan pejabat itu sangat ketat, bahkan tertutup bagi ~ wartawan
pelobian pe.lo.bi.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menghubungi atau melakukan pendekatan (thd pejabat pemerintah atau pemimpin politik) untuk mempengaruhi keputusan atau masalah yg dapat menguntungkan sejumlah orang; usaha untuk mempengaruhi pihak lain dl memutuskan suatu perkara atau soal, biasanya dng berunding secara tidak resmi atau secara pribadi; (2) Pol bentuk partisipasi politik yg mencakup usaha individu atau kelompok untuk menghubungi para pejabat pemerintah atau pemimpin politik dng tujuan mempengaruhi keputusan atau masalah yg dapat menguntungkan sejumlah orang
pembantu pem.ban.tu [n] (1) orang (alat dsb) yg membantu; penolong; (2) orang upahan, pekerjaannya (membantu) mengurus pekerjaan rumah tangga (memasak, mencuci, menyapu, dsb)
pembikangan pem.bi.kang.an [n] acuan atau cetakan untuk memasak bikang
pemipaan pe.mi.pa.an [n] pemasangan pipa: dng sistem ~ kotoran disalurkan ke tempat penampungan yg terpusat
pemudi pe.mu.di [n] orang muda perempuan; remaja putri; gadis: pd masa revolusi para -- juga ikut mengangkat senjata
penanggahan pe.nang.gah.an [kl n] dapur (tempat memasak) [n] (1) bagian rumah antara dapur dan tengah rumah; (2) kl dapur (tempat memasak)
pencandraan pen.can.dra.an [n] (1) penggambaran: ~ peristiwa sampai garis-garis kecil itu dimaksudkan untuk menegaskan warna keadaan setempat atau semasa; (2) proses, cara, perbuatan menggambarkan
pendapat umum pen.da.pat umum kepercayaan dan sikap orang yg umumnya berkisar pd masalah yg berhubungan dng fakta dan keinginan; pendapat sebagian besar masyarakat; opini publik
pendekatan pen.de.kat.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mendekati (hendak berdamai, bersahabat, dsb): ~ yg telah dilakukannya selama ini tampaknya tidak berhasil; (2) Antr usaha dl rangka aktivitas penelitian untuk mengadakan hubungan dng orang yg diteliti, metode untuk mencapai pengertian tt masalah penelitian; acangan
pendekatan ilmiah pen.de.kat.an ilmiah penggunaan teori suatu bidang ilmu ntuk mendekati suatu masalah
pendekatan sejarah pen.de.kat.an sejarah [Pol] studi tt peristiwa masa lampau dl tenggang waktu tertentu dng pengelompokan dan penafsiran berbagai keterangan secara kronologis
pendidikan medis pen.di.dik.an medis kegiatan yg secara formal bertujuan mendidik serta mengembangkan pengetahuan yg berhubungan dng masalah kedokteran
pending pen.ding [n] hiasan dada atau ikat pinggang dibuat dr lempeng emas (perak) berkerawang, dsb: ketua panitia memasangkan -- emas kpd pemenang
penegak hukum pe.ne.gak hukum petugas yg berhubungan dng masalah peradilan
peneonan pe.ne.on.an [n] pemasangan neon: ~ jalan-jalan protokol di ibu kota sudah hampir selesai
penerangan pe.ne.rang.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menerangkan (memberikan penjelasan); (2) alat-alat untuk menerangi (spt lampu dsb): saluran air sudah ada, tetapi ~ listrik belum; (3)pekerjaan dsb yg memberi penjelasan (petunjuk dsb): tanyakan saja hal itu kpd bagian ~; (4) penjelasan (petunjuk dsb): memberi ~ tt masalah kependudukan kpd penduduk desa
penerapan pe.ne.rap.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menerapkan; (2) pemasangan: ~ mesin pembangkit tenaga listrik itu dilaksanakan oleh teknisi Indonesia; (3) pemanfaatan; perihal mempraktikkan: ~ teori sosiologi pedesaan hendaklah dilakukan untuk pembinaan desa transmigrasi
penetasan pe.ne.tas.an [n] proses, cara, perbuatan menetaskan: masa ~ nya berlangsung kira-kira tiga minggu setelah telur dierami
pengalaman peng.a.lam.an [n] yg pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dsb): ia suka menceritakan ~ nya semasa revolusi fisik
pengamusan pe.nga.mus.an [n] proses, cara, perbuatan menyamak kulit; penyamakan; pemasakan kulit
penganggur peng.ang.gur [n] orang yg menganggur (yg tidak mempunyai pekerjaan): selama jadi ~ harta bendanya habis dijual untuk makan
pengarang periboga pe.nga.rang periboga pengarang yg menulis masalah makanan
pengarih pe.nga.rih [n] perkakas dapur yg dibuat dr kayu, berbentuk spt centong yg panjang dan pipih, dipakai untuk mengarih atau mengaduk makanan yg dimasak
pengat pe.ngat [n] masakan yg tidak berkuah, ada yg dibuat dr buah-buahan dng santan, ada pula yg dr ikan
pengatapan peng.a.tap.an [n] pemberian (pemasangan) atap
pengembang pe.ngem.bang [n] (1) orang yg mengembangkan; (2) perusahaan yg melakukan kegiatan pengadaan dan pengolahan tanah serta pengadaan bangunan dan/atau sarana dan prasarana dng maksud dijual atau disewakan: beberapa ~ mencoba untuk bertahan pd masa krisis ini
pengenalan pe.nge.nal.an [n] proses, cara, perbuatan mengenal atau mengenali: ~ nya tt masalah kehidupan kurang sempurna
pengetim pe.nge.tim [n] (1) orang yg mengetim; (2) alat untuk mengetim (memasak nasi tim)
penggawa peng.ga.wa [kl n] (1) kepala pasukan; hulubalang; (2) kepala desa: orang kampung mengadukan masalahnya ke -- desa
penggojlokan peng.goj.lok.an [n] proses, cara, perbuatan menggojlok: semasa ~ , mereka dilatih agar mempunyai ketahanan mental, sabar, dan tabah
pengiklan peng.ik.lan [n] (1) orang (perusahaan dsb) yg mengiklankan; orang (perusahaan dsb) yg memasang iklan: banyak ~ yg berminat memasang iklannya di majalah yg baru terbit itu; (2) (bagian) perusahaan yg mengurus iklan: karyawan yg bekerja di bagian ~ tidak masuk
pengiklanan peng.ik.lan.an [n] proses, cara, perbuatan, mengiklankan: rapat kerja ~ juga membahas pemanfaatan bus kota untuk tempat pemasangan iklan
pengrawit peng.ra.wit [Jw n] orang yg menabuh gamelan (msl pd pertunjukan wayang): sekarang ini tidak mudah bagi seorang ~ dr luar untuk dapat ikut bermain pd kelompok seorang dalang yg pd masa dulu sangat dimungkinkan
pengulosan peng.u.los.an [n] pemberian dan pemasangan ulos pd seseorang sbg tanda penghormatan atau persahabatan: selesai acara, dilakukan ~ dan tukar-menukar cendera mata
pengupahan peng.u.pah.an [n] proses, cara, perbuatan memberi upah: masalah ~ buruh wanita menuntut perhatian lebih dalam
pensiun pen.si.un /pEnsiun/ (1) v tidak bekerja lagi krn masa tugasnya sudah selesai; (2) n uang tunjangan yg diterima tiap-tiap bulan oleh karyawan sesudah ia berhenti bekerja atau oleh istri (suami) dan anak-anaknya yg belum dewasa kalau ia meninggal dunia
pentas pen.tas [n] (1) lantai yg agak tinggi di gedung pertunjukan tempat memainkan sandiwara dsb; panggung; (2) lantai yg agak tinggi di rumah (untuk tempat tidur) atau di dapur (tempat memasak)
penyadap pe.nya.dap [n] (1) orang yg menyadap; (2) alat untuk menyadap; perekam: agen federasi itu memasang alat -- di kantornya
penyamak pe.nya.mak [n] orang yg pekerjaannya menyamak kulit; tukang memasak kulit: penghasilannya sbg -- ternyata cukup untuk membiayai hidupnya
penyamakan pe.nya.mak.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyamak: -- kulit pd masa lalu masih dikerjakan dng tangan; (2)tempat (perusahaan) menyamak: ia bekerja di pabrik -- kulit [n] proses, cara, perbuatan menyamak: -- benang layang-layang ini sangat baik dan halus sehingga membuat benangnya menjadi kaku
penyelisikan pe.nye.li.sik.an [n] proses, cara, perbuatan menyelisik: dr hasil -- terdapat beberapa model permasalahan izin yg terjadi dl pembangunan lapangan golf yg meresahkan masyarakat itu
penyimpanan pe.nyim.pan.an [n] (1) tempat menyimpan (mengumpulkan dsb); (2) proses, cara, perbuatan menyimpan; (3) Ek kegiatan pemasaran yg bersangkutan dng menahan dan menyimpan produk sejak dihasilkan sampai waktu dijual
peram pe.ram , me.me.ram v mendekut (tt burung merpati) [v] me.me.ram v (1) menyimpan buah-buahan (dng membungkusnya dsb) supaya lekas masak; (2) menyimpan (rahasia, perasaan, dsb); menyembunyikan: ~ perasaannya dl hati [v] ber.pe.ram v tetap tinggal di rumah saja; tidak keluar-keluar (dr rumah, sarang, dsb): sepanjang hari dia ~ saja di rumah
perambuan pe.ram.bu.an [n] (1) pemasangan rambu (jalan); (2) hal rambu (jalan)
perat pe.rat [ark a] (1) tengik (spt bau minyak kelapa yg sudah lama disimpan); (2) masam (spt rasa cuka); (3) kelat; sepat (spt rasa pinang)
perbahasan per.ba.has.an [n] perdebatan; pertukaran pikiran; perbantahan (tt suatu masalah)
perbandingan per.ban.ding.an [n] (1) perbedaan (selisih) kesamaan: -- pasukan musuh dng pasukan kita adalah lima lawan dua; (2) persamaan; ibarat: -- bulan dng putri malam kurang tepat; (3) pedoman pertimbangan: pengalaman dapat dijadikan -- dl memecahkan masalah rumah tangga
perei pe.rei [n] bawang yg daunnya panjang-panjang, dapat dimasak; Allium fistulosum
perengut pe.re.ngut [v] me.me.re.ngut v bermuka masam; cemberut [n] orang yg biasanya merengut; pencomel; perengus
pergusuran per.gu.sur.an [n] perihal menggusur: pagi ini sidang akan membahas masalah ~ bangunan pabrik yg dibangun di daerah pemukiman
periferalis pe.ri.fe.ra.lis [n Psi] orang yg menekankan masalah sumbangan dan pengaruh reseptor-efektor thd tingkah laku
peringis pe.ri.ngis, me.me.ri.ngis [v] (1) menyeringai: orang itu berolok-olok sambil ~; (2) bermasam muka krn kecewa dsb
periode pe.ri.o.de [n] (1) kurun waktu; lingkaran waktu (masa): -- 1945-1950 merupakan masa revolusi; -- Kerajaan Majapahit; (2) kelompok bilangan yg selalu berulang dl pecahan; (3) Kim baris mendatar dr unsur-unsur dl tabel periodik
periode kompensasi [Bio] waktu yg diperlukan tumbuhan untuk mencapai titik kompensasi sesudah melewati masa benda dl keadaan gelap; tumbuhan teduhan yg memiliki periode kompensasi lebih pendek dibandingkan dng tumbuhan matahari krn tumbuhan tsb mampu menggunakan cahaya lebur
periodisasi pe.ri.o.di.sa.si [n] pembagian menurut zamannya; penzamanan; pembabakan: masalah -- sejarah perjuangan bangsa Indonesia masih terus mendapat perhatian para ahli
periuk belanga berbagai-bagai alat masak, spt periuk, belanga, pasu, dan kuali
perkakas dapur perkakas yg diperlukan di dapur untuk masak-memasak (belanga, periuk)
perkara per.ka.ra [n] (1) masalah; persoalan: ini hanya -- kecil saja; (2) urusan (yg perlu diselesaikan atau dibereskan): ia tersangkut -- polisi; masalah itu adalah -- saya, bukan urusanmu; (3) tindak pidana: kedua saudagar besar itu tersangkut dl -- penyelundupan; (4) tentang; mengenai: sudahlah, -- uang jangan kaurisaukan; (5) cak karena: perkelahian itu hanya -- uang seribu rupiah
perkaretan per.ka.ret.an [n] hal yg berhubungan dng karet: masalah ~ di Indonesia perlu segera ditangani oleh Pemerintah
perkedel jagung perkedel yg dibuat dr jagung muda sbg pengganti kentang, diberi bumbu serta dimasak, sama spt perkedel
perkedel tahu perkedel yg dibuat dr tahu sbg pengganti kentang, diberi bumbu serta dimasak, sama spt perkedel
perkeretaapian per.ke.re.ta.a.pi.an [n] hal-hal yg berkaitan dng masalah kereta api
perkolator per.ko.la.tor [n] (1) alat untuk memasak kopi dng tempat kopi yg berlubang, yg menyebabkan air panas dapat masuk ke dalamnya dan mengisap sari kopi itu; (2)Kim bejana kaca panjang berbentuk kerucut dng dasar dikecilkan, spt tabung untuk mengekstrak obat
perkopian per.ko.pi.an [n] perihal kopi; hal yg berhubungan dng kopi: ~ pd masa sekarang memberikan angin segar bagi pemasukan devisa negara
perlintasan per.lin.tas.an [n] (1) peralihan (tt masa, pemerintahan, dsb); (2) pemberian kpd kakak (abang) pengantin perempuan
permasjidan per.mas.jid.an [n] segala sesuatu yg berhubungan dng masjid: satu lembaga yg menangani masalah -- adalah Departemen Agama
perparkiran per.par.kir.an [n] perihal parkir: dl rapat itu didiskusikan masalah kemacetan lalu lintas dan ~
persebaran per.se.bar.an [n] (1) hal bersebar; (2) Dag tersebarnya barang dan jasa oleh penjual melalui aktivitas pemasaran
persetan per.se.tan [p] (1) jahanam: -- , aku tidak peduli larangan itu; (2) kata seru untuk menyatakan tidak mau tahu lagi; masa bodoh; tidak peduli: -- kata teman-teman mahasiswa bahwa aku ini banci
persoalan per.so.al.an [n] (1) perbahasan; perdebatan; perbincangan; (2) hal-hal; perkara; masalah; problem: kini -nya ditangani oleh pihak yg berwajib; kita menyingkiri -- moral yg memang peka
pertama-tama per.ta.ma-ta.ma [adv] (1) mula-mula; paling awal: yg ~ harus kita ingat ialah bahwa kita ini sebangsa dan setanah air; (2) terutama; terpenting: aku belajar giat ~ demi masa depanku; (3) terlebih dahulu: ~ kami ucapkan terima kasih atas kehadiran ibu-ibu dan bapak-bapak
pertinjuan per.tin.ju.an [n] (1) perkelahian tinju-meninju; (2) segala sesuatu yg berkenaan dng tinju: nasib ~ kita untuk masa depan cerah
perumpamaan per.um.pa.ma.an [n] (1) perbandingan; ibarat: masak ibumu kauumpamakan parasit, keterlaluan ~ mu itu; (2) peribahasa yg berupa perbandingan: ~ nya adalah bagai anak ayam kehilangan induk
perwira geladak perwira yg membantu nakhoda dl navigasi pd waktu kapal berlayar dan mengurus bongkar muat semasa kapal berada di pelabuhan
pesta kritik perayaan untuk bebas mengkritik suatu masalah yg berkaitan dng (politik, ekonomi, hukum, dsb)
peterseli pe.ter.se.li [n] tanaman perdu, sejenis seledri, batangnya berbentuk persegi, daunnya keriting berwarna hijau muda, digunakan sbg bumbu dapur dan penghias masakan; Petroselinum crispum
petuah pe.tu.ah [n] (1) keputusan atau pendapat mufti (tt masalah agama Islam); fatwa; (2) nasihat orang alim; pelajaran (nasihat) yg baik: dl pertemuan itu diharapkan nasihat dan -- orang-orang tua
piagam pi.a.gam [n] (1) surat (tulisan pd batu, tembaga, dsb) resmi yg berisi pernyataan pemberian hak, tanah, dsb atau berisi pernyataan dan peneguhan mengenai suatu hal (tt ikrar dsb): -- itu ditandatangani oleh Presiden; -- yg mengingatkan kita kpd bukti sejarah masa lalu; (2) ijazah; diploma: kepala sekolah menyerahkan -- kpd siswa yg lulus
piala bergilir [Olr] piala yg diperebutkan dl pertandingan yg diadakan setahun sekali atau lebih dan diberikan secara bergilir kpd pemenang selama masa pertandingan yg satu ke pertandingan berikutnya (jika pd pertandingan berikutnya pemenang terdahulu kalah, ia harus melepaskan piala itu)
picung pi.cung [n] keluih yg masih muda dan mentah, biasanya dimasak sbg sayur, daging buah berwarna putih; keluih muda
pikiran buntu pi.kir.an buntu tidak dapat berpikir lebih lanjut; tidak dapat menemukan jalan pemecahan masalah
pinjaman bersyarat pin.jam.an bersyarat pinjaman kpd perusahaan untuk masa tertentu, biasanya 1-10 tahun dng pengembaliannya secara diangsur
piong pi.ong [n] makanan tradisional yg dibuat dr beras dan daging babi, dimasak bersama di dl tabung bambu (di Toraja)
pisang raja pisang yg berkulit tebal, kalau tua berwarna kuning, dagingnya tebal agak merah, dapat dimakan tanpa dimasak atau dijadikan bahan olahan lain (pisang goreng, keripik, dsb)
pita ranjau pita putih dr kain yg dapat digunakan sbg alat penolong dl pemasangan atau pembongkaran medan ranjau
platform plat.form [n] (1) rencana kerja; program; (2) pernyataan sekelompok orang atau partai tt prinsip atau kebijakan; (3) tempat yg tinggi; panggung; pentas; mimbar: masalah penciptaan adalah masalah yg dibahas dl -- ilmu sastra; (4) beranda stasiun: saya lihat beliau keluar dr -- Tugu langsung menuju tempat kendaraannya
pleiogami plei.o.ga.mi [n Bot] waktu tidak serentak masaknya atau terjadinya penyerbukan bunga meskipun bunga-bunga tsb terdapat dl satu perbungaan
pluvial plu.vi.al [a] (1) curah hujan tinggi yg menandai bagian kala pleistosen; (2) n masa hujan yg panjang
pokok po.kok [n] (1) segala tumbuhan yg berbatang keras dan besar; pokok kayu: -- beringin; (2) batang kayu dr pangkal ke atas; pokok kayu: pd -- pohon karet itu terdapat banyak torehan; (3) uang yg dipakai sbg induk dl berniaga; modal: -- perusahaan itu lima juta; (4) harga pembelian: kain ini dijual di bawah harga --; (5) lantaran; sebab: itulah yg menjadi -- perselisihan; (6) asas; dasar; inti sari: -- pikiran; pd -- nya, dasarnya; (7) pusat (yg menjadi titik perhatian dsb); -- pembicaraannya ialah masalah remaja; (8) tergantung; terserah: jadi atau tidak, -- nya kpd tuan; (9) ki yg terutama; yg sangat penting: makanan --; pelaku --; perkara --; soal --; syarat --
pol [n cak] (1) penuh: bus jurusan Medan itu sudah --; (2) batas yg paling tinggi atau paling banyak (tt masa kerja, gaji, dsb): akhir tahun ini gajinya sudah -- [n] pengumpulan pendapat umum melalui media massa: bisakah -- dijadikan tolok ukur gejala yg hidup dl masyarakat [Lihat {pul}]
polemik po.le.mik [n] perdebatan mengenai suatu masalah yg dikemukakan secara terbuka dl media massa
polemik sastra tukar pikiran antara dua pihak yg berbeda paham tt masalah sastra, jika berbentuk tulisan disebut (perang pena)
polisiklis po.li.sik.lis [a] (1) berhubungan dng banyak masa peredaran atau putaran; (2) bersifat lebih dr satu unsur siklus
politbiro po.lit.bi.ro [n] bagian dr partai komunis yg mengurus dan memutuskan masalah politik
politik po.li.tik [n] (1) (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (spt tt sistem pemerintahan, dasar pemerintahan): bersekolah di akademi --; (2) segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb) mengenai pemerintahan negara atau thd negara lain: -- dl dan luar negeri; kedua negara itu bekerja sama dl bidang -- , ekonomi, dan kebudayaan; partai --; organisasi --; (3) cara bertindak (dl menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan: -- dagang; -- bahasa nasional
politik bahasa nasional kebijakan nasional yg berisi perencanaan, pengarahan, dan ketentuan yg dapat dipakai sbg dasar bagi pengolahan keseluruhan masalah bahasa
politik burung unta hal tindakan dng sengaja dng menutup mata thd bahaya atau masalah yg mungkin ada
politik fiskal [Pol] tindakan atau kebijakan pemerintah di pusat dan di daerah yg berhubungan dng masalah perpajakan
politik moneter tindakan atau kebijakan yg diambil oleh pemerintah yg berhubungan dng masalah keuangan negara, spt tindakan mengadakan devaluasi
pondoh pon.doh [n] nama salak yg daging buahnya empuk, spt embut, rasanya tidak sepet dan tidak masam
populasi po.pu.la.si [n] (1) seluruh jumlah orang atau penduduk di suatu daerah; (2) jumlah orang atau pribadi yg mempunyai ciri-ciri yg sama; (3) jumlah penghuni, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya pd suatu satuan ruang tertentu; (4) sekelompok orang, benda, atau hal yg menjadi sumber pengambilan sampel; suatu kumpulan yg memenuhi syarat tertentu yg berkaitan dng masalah penelitian
potong paruh [Tern] memotong ujung paruh unggas, -- tahanan mendapat pengurangan waktu hukuman penjara bagi tersangka yg menjalani masa penahanan selama proses pengadilan berlangsung
pragmatisme prag.ma.tis.me [n] (1) kepercayaan bahwa kebenaran atau nilai suatu ajaran (paham, doktrin, gagasan, pernyataan, ucapan, dsb), bergantung pd penerapannya bagi kepentingan manusia; (2) paham yg menyatakan bahwa segala sesuatu tidak tetap, melainkan tumbuh dan berubah terus; (3) pandangan yg memberi penjelasan yg berguna tt suatu permasalahan dng melihat sebab akibat berdasarkan kenyataan untuk tujuan praktis
pralahir pra.la.hir [a] tt atau berkenaan dng bayi pd masa menjelang kelahiran; pranatal
pramenstruasi pra.men.stru.a.si [n] masa menjelang menstruasi datang: gejala sindrom -- , antara lain ketegangan payudara, sakit kepala, tekanan darah naik, dan pemarah
pranatal pra.na.tal [n Kat] (1) upacara dan kebaktian yg dilakukan menjelang Natal dan sbg persiapan menyambutnya; (2) masa sebelum lahir; pralahir; prenatal: makanan selama -- berpengaruh thd kesehatan bayi
prapubertas pra.pu.ber.tas [n] periode perkembangan anak menjelang pubertas (masa remaja)
prematur pre.ma.tur [a ] belum (waktunya) masak (matang); sebelum waktunya; belum cukup bulan; pradini: anak yg lahir -- harus mendapat perawatan khusus di rumah sakit
preseden pre.se.den [n] hal yg telah terjadi lebih dahulu dan dapat dipakai sbg contoh: inilah saatnya menciptakan langkah-langkah yg adil sbg -- untuk masa depan
primordialisme pri.mor.di.al.is.me [n] perasaan kesukuan yg berlebihan: ia melihat beberapa kelompok masyarakat masih menganalisis permasalahan yg dihadapi dr sudut -- dan nilai ajaran lain
problem prob.lem [n] masalah; persoalan: para pemimpin harus peka thd -- masyarakat
problematik pro.ble.ma.tik /problEmatik/ (1) a masih menimbulkan masalah; (2) n hal yg masih belum dapat dipecahkan; permasalahan
profesional pro.fe.si.o.nal [a] (1) bersangkutan dng profesi; (2) memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya: ia seorang juru masak --; (3) mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya (lawan amatir): pertandingan tinju --
proporsional pro.por.si.o.nal [a] sesuai dng proporsi; sebanding; seimbang; berimbang: program dapat disusun secara rapi sehingga masalahnya dapat ditangani secara --
prosedur pro.se.dur [n] (1) tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas; (2) metode langkah demi langkah secara pasti dl memecahkan suatu masalah
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
proyeksi pro.yek.si [n] (1) gambar suatu benda yg dibuat rata (mendatar) atau berupa garis pd bidang datar; (2) perkiraan tt keadaan masa yg akan datang dng menggunakan data yg ada (sekarang)
proyeksi penduduk [Dem] perhitungan matematis jumlah penduduk masa yg akan datang berdasarkan jumlah penduduk sekarang
puber pu.ber [n] jenjang usia remaja: sikap itu umumnya terdapat pd para gadis, terutama pd masa --
pubertas pu.ber.tas [n] masa akil balig; masa remaja: -- seorang gadis lebih tampak (nyata) dp seorang perjaka
pugas pu.gas [v] , me.mu.gas v menambahkan sesuatu supaya sempurna (msl menambahkan krim buih di atas masakan atau hidangan); menyelesaikan; menyempurnakan
pulan pu.lan [a] (1) belum masak benar (tt nasi, ubi yg direbus, dsb): orang yg belum pandai bertanak kalau bertanak kerap kali -- nasinya; (2) mengkal (tt buah): buah itu masih -- , sebaiknya diperam dulu [a] empuk dan enak (tt nasi, ketela, dsb); pulen
pulen pu.len [a] empuk dan enak (tt nasi, ketela yg masak, dsb); pulan
pulsar pul.sar [n Met] bintang berdenyut di Bimasakti, sbg sumber isyarat radio yg berdenyut
pulut pu.lut [n] getah (dr tumbuhan yg dipulaskan pd ranting kayu untuk menangkap burung) [n] (1) padi yg berasnya menjadi lengket dan kenyal jika dimasak; beras ketan, Oryza sativa; (2) penganan yg dibuat dr beras ketan spt -- kinca, -- panggang, -- udang, -- urap [n] , pu.lut-pu.lut n semak yg sering tumbuh di tepi jalan; Triumfetta rhomboideas
pulut lemak pulut yg dimasak dng santan dan dicampur dng gula
pupuan pu.pu.an [n] daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu disertai ruang jawaban dr setiap pertanyaan; angket
purba pur.ba [a] dahulu (tt zaman yg ribuan atau jutaan tahun yg lalu): masa (zaman) --
purbasangka pur.ba.sang.ka [n] prasangka: setelah ia menjelaskan masalah itu, -- yg negatif thd dirinya menjadi hilang
purnabakti pur.na.bak.ti [a] pensiun (setelah berakhir masa bakti): sepuluh perwira Polri dilepas untuk memasuki masa --
purnakaryawan pur.na.kar.ya.wan [n] karyawan yg mulai pensiun: pd kesempatan itu akan diserahkan cendera mata kpd para -- yg memasuki masa pensiun
purnatugas pur.na.tu.gas [a] berkenaan dng keadaan setelah berakhir masa tugas
puyonghai pu.yong.hai [n] masakan Cina berupa telur dadar yg bahannya dr sayuran, udang cincang, telur, dikocok dng garam, dibumbui dng lada dan vetsin serta diberi saus
raka ra.ka [n] (1) Jw kakak laki-laki; (2) sebutan kpd mahasiswa senior pd masa perploncoan [a] retak hampir patah atau hampir pecah (piring, kayu, titian)
rakanita ra.ka.ni.ta [n] sebutan kpd mahasiswi senior pd masa perploncoan
rakawira ra.ka.wi.ra [n] sebutan kpd mahasiswa senior pd masa perploncoan
rakit kembang [Lay] rakit penolong lipat yg dibungkus dl kemasan yg dapat mengembang secara otomatis
rakit penolong otomatis [Kap] rakit lipat terbuat dr bahan tahan air yg dibungkus dl kemasan, dapat menggelembung secara otomatis apabila dijatuhkan ke laut (digunakan pd waktu kapal dl keadaan darurat)
rakut ra.kut , me.ra.kut v (1) memasang jaring; memasang sarang (tt laba-laba); (2) ki memperdayakan; menipu
ramania ra.ma.nia [n] tumbuhan berbatang lurus dan bulat, berdaun kenyal, buahnya jika masak berwarna kuning oranye dan berbiji ungu kebiru-biruan, rasanya ada yg manis dan ada pula yg masam, bunganya kecil melekat pd ketiak daun yg telah gugur; pohon gandaria; Bonea macroplylla
rambai ram.bai [n] pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, buahnya spt langsat, tersusun dl bentuk malai, kulitnya tipis berwarna kuning gading, isinya merah muda dan rasanya agak masam; Baccaurea motleyana [n] (1) bulu yg halus dan panjang (pd leher dan ekor ayam, dsb); bulu panjang (pd janggut biri-biri dsb); (2) akar-akar halus, panjang, dan berumbai-umbai (pd beberapa jenis pohon)
rambutan ram.but.an [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, bercabang banyak dan rindang, bunganya hijau kekuning-kuningan, buahnya bulat lonjong berambut, jika masih muda buahnya berwarna hijau dan kalau sudah matang berwarna merah (kuning), isinya putih dan rasanya manis atau masam; Nephelium lappaceum; (2) buah rambutan
ransum pembibit ransum makanan yg disusun untuk bibit petelur selama masa bertelur, kandungan zat makanannya lebih tinggi dp ransum komersial petelur
ransum penumbuh ransum yg diberikan kpd ayam setelah masa pertumbuhan murni sampai dng menjelang produksi
ransum petelur ransum makanan yg disusun untuk ayam petelur dr masa awal produksi hingga masa akhir produksi
ranum ra.num [a] sangat masak (tt buah-buahan): pisang itu sudah --
rapat kerja sidang untuk membahas masalah yg berkenaan dng bidang pekerjaan yg dihadapi; (2) pertemuan staf untuk membahas hal-hal yg berhubungan dng pelaksanaan tugas suatu instansi
rapat paripurna luar biasa rapat paripurna yg diadakan dl masa reses
rasa ra.sa [n] (1) tanggapan indra thd rangsangan saraf, spt manis, pahit, masam thd indra pengecap, atau panas, dingin, nyeri thd indra perasa); (2) apa yg dialami oleh badan: -- pedih dan nyeri di perut merupakan gejala sakit lambung; (3) sifat rasa suatu benda: gula -- nya manis; (4) tanggapan hati thd sesuatu (indra): -- sedih (bimbang, takut); (5) pendapat (pertimbangan) mengenai baik atau buruk, salah atau benar: -- adil [n] , air -- air raksa
rawon ra.won [n] masakan (lauk) berkuah dibuat dr irisan daging dng bumbu utamanya keluak, ditambah rempah-rempah lain
reaksi re.ak.si [n] (1) kegiatan (aksi, protes) yg timbul akibat suatu gejala atau suatu peristiwa: putusan rektor telah menimbulkan -- mahasiswa yg berupa pemasangan tulisan yg mengecam putusan itu; (2) tanggapan (respons) thd suatu aksi: dia tidak memberikan -- apa-apa ketika dimarahi ayahnya; (3) perubahan yg terjadi krn bekerjanya suatu unsur (obat)
reaktor re.ak.tor [n] (1) suatu (seorang) yg mengadakan reaksi; (2) sarana atau alat pembangkit tenaga (spt atom dan nuklir): kebocoran -- nuklir di Chernobyl telah mengingatkan dunia akan kemungkinan adanya bahaya yg serupa pd masa yg akan datang
rebat re.bat [v] me.re.bat v menutup jalan dng rintangan (kayu, duri, dsb); memasang duri (dng melilitkannya pd pohon supaya tidak dapat dipanjat); memagar (kebun) dng pohon-pohon dsb supaya tidak dapat dimasuki orang atau tidak dimasuki binatang
rebus re.bus [v] me.re.bus v memasak sesuatu dng air atau memasak sesuatu dl air mendidih: ~ ubi; ~ sayur
referendum re.fe.ren.dum [n] penyerahan suatu masalah kpd orang banyak supaya mereka yg menentukannya (jadi, tidak diputuskan oleh rapat atau oleh parlemen); penyerahan suatu persoalan supaya diputuskan dng pemungutan suara umum (semua anggota suatu perkumpulan atau segenap rakyat): akan diadakan -- di daerah jajahan itu bulan Maret yg akan datang
rekan re.kan [n] (1) teman (sekerja); (2) kawan sepersekutuan; samasama anggota perseroan [ark n] tempat orang berjual beli bermacam-macam barang dagangan (spt hasil bumi, timah, kerajinan tangan); pekan: lokasi ini sangat baik untuk --
reminisensi re.mi.ni.sen.si [n] (1) kenang-kenangan; (2) tindakan mengenang; pengenangan; (3) hal berpikir dan bercerita tt pengalaman atau kejadian masa lampau; (4) halaman atau ruang dl sebuah buku yg dapat digunakan untuk membangkitkan ingatan seseorang akan tulisan orang lain
renaisans re.nai.sans [n] masa peralihan dr abad pertengahan ke abad modern di Eropa (abad ke-14-ke-17) yg ditandai oleh perhatian kembali kpd kesusastraan klasik, berkembangnya kesenian dan kesusastraan baru, dan tumbuhnya ilmu pengetahuan modern
rengus re.ngus , me.re.ngus a masam mukanya; tampak geram (marah); serba keras dan kasar kata-katanya (krn marah)
rengut re.ngut , me.re.ngut v (1) bersungut-sungut; mencomel; (2) tampak keruh (masam) mukanya
renkinang ren.ki.nang [n ] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, dapat digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap makanan; tempawat; kemesu; Elaeocarpus floribunda; (2) kayu renkinang
resep re.sep [n] (1) keterangan dokter tt obat serta takarannya, yg harus dipakai oleh si sakit dan dapat ditukar dng obat di apotek; (2) keterangan tt bahan dan cara memasak obat (makanan)
reses re.ses [n] masa perhentian sidang (parlemen); masa istirahat dr kegiatan bersidang
responsif res.pon.sif [a] cepat (suka) merespons; bersifat menanggapi; tergugah hati; bersifat memberi tanggapan (tidak masa bodoh)
retardasi mental gangguan perkembangan inteligensi, disebabkan oleh gangguan sejak dl kandungan sampai masa perkembangan dini sekitar lima tahun
rica-rica ri.ca-ri.ca [n] masakan khas Manado yg bumbunya diberi cabai, tomat
rileks ri.leks [v cak] (1) bersenang-senang: ia sering dilihat orang -- di kelab malam; (2) berjalan-jalan untuk melihat lihat pemandangan alam; berekreasi: masa cutinya dipergunakan untuk -- ke Singapura dan Bangkok; (3) beristirahat; mengaso: ia sedang -- dl kamarnya; (4) tidak resmi; tidak kaku; santai
ringis ri.ngis [v] , me.ri.ngis v (1) menyeringai: orang itu berolok- olok sambil ~; (2) muka masam krn kecewa dsb
risalah ri.sa.lah [Ar n] (1) yg dikirimkan (surat dsb); (2) surat edaran (selebaran); (3) karangan ringkas mengenai suatu masalah dl ilmu pengetahuan; (4) laporan rapat; notula
riset ri.set [n] penyelidikan (penelitian) suatu masalah secara bersistem, kritis, dan ilmiah untuk meningkatkan pengetahuan dan pengertian, mendapatkan fakta yg baru, atau melakukan penafsiran yg lebih baik
ritul ri.tul [v] , me.ri.tul v (1) mengadakan perubahan; merombak; (2) memecat atau memberhentikan dr jabatan dan mengganti dng pegawai lain: dl masa satu tahun pemimpin perusahaan itu telah ~ lima orang karyawannya
rubing ru.bing [n] dinding tambahan sementara untuk meninggikan pinggir perahu (dibuat dr anyaman, kain mota, dsb): awak perahu sedang sibuk memasang -- [n] tebing; tepi: hati-hatilah pesiar ke pegunungan, banyak -- yg curam
rujuk ru.juk [v] (1) kembalinya suami kpd istrinya yg ditalak, talak satu atau talak dua, ketika istri masih dl masa idah: setelah diberi nasihat oleh saudaranya, ia -- dng istrinya; (2) ki kembali bersatu (bersahabat dsb): kedua partai yg sudah -- itu ikut dl kabinet baru [n] , -- silang 1 cara untuk mengacu ke kata entri (lema) yg dicantumkan di tempat lain (dl kamus atau ensiklopedia) yg telah diberi definisi atau penjelasan; (2) apa yg ditunjuk kembali
rumah sakit ru.mah sa.kit [n] (1) gedung tempat merawat orang sakit; (2) gedung tempat menyediakan dan memberikan pelayanan kesehatan yg meliputi berbagai masalah kesehatan; -- bersalin rumah sakit yg khusus melayani pemeriksaan ibu hamil, ibu yg akan melahirkan, dan kesehatan anak di bawah usia lima tahun: dl rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak dibangunlah -- bersalin; -- jiwa rumah sakit yg khusus merawat orang yg sakit jiwa: orang gila zaman dahulu banyak yg dipasung, tetapi sekarang telah banyak yg dibawa ke -- jiwa
sakhsi sakh.si [Ar ark a] bersifat perseorangan; individual: selain membicarakan organisasi, sekretaris yayasan itu membicarakan juga masalah keluarga dan masalah -- lainnya dng ketua
saksang sak.sang [n] masakan yg dibuat dr daging diberi bumbu dan dicampur darah
saksi kunci saksi yg sangat penting, yg dianggap mengetahui permasalahan dan dapat membantu dl persidangan
salam sa.lam [n] (1) damai; (2) pernyataan hormat; tabik: sampaikan -- saya kepadanya; (3) ucapan assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh [n] (1) tanaman termasuk suku Myartaceae, pohonnya bertajuk libat, tingginya mencapai 25 m, daunnya berbentuk bulat telur atau lonjong, berbau harum, biasanya digunakan sbg bumbu masak; Syzygium polyanthum; (2) daun salam
samak sa.mak [n] (1) tumbuhan yg menghasilkan bahan (zat) untuk memasak kulit binatang agar menjadi berwarna dan tahan lama (banyak macamnya, spt -- paya, -- pulut, pasir, dan -- serai); (2)zat (bahan) untuk memasak kulit binatang [n] bahan gelasan benang layang-layang [Mk a ] susah; gundah: tampak pemuda itu -- krn ditinggalkan kekasihnya
saran sa.ran [n] pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yg dikemukakan untuk dipertimbangkan: untuk mengatasi masalah itu, anak-anak meminta -- dr gurunya
sarasehan sa.ra.seh.an [n] pertemuan yg diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat (prasaran) para ahli mengenai suatu masalah dl bidang tertentu; simposium: Pak Camat, Pak Lurah, dan pemuka masyarakat di daerah pinggiran kota mengadakan --
sastra erotik sastra yg tema pokoknya masalah cinta berahi
sastra kontemporer sastra yg hidup pd masa kini atau dl waktu yg sama; (2) sastra yg berusaha bergerak mendahului keadaan zamannya
sastrawi sas.tra.wi [a] mengenai sastra; bersifat sastra: data -- yg terkumpul itu mengungkapkan perasaan wanita pd masa itu
saudara sau.da.ra [n] (1) orang yg seibu seayah (atau hanya seibu atau seayah saja); adik atau kakak; (2) orang yg bertalian keluarga; sanak: ia mempunyai banyak -- di sini, baik dr ibu maupun dr ayahnya; (3) orang yg segolongan (sepaham, seagama, sederajat, dsb); kawan; teman: dl mengerjakan tugas ini, kita akan dibantu oleh -- kita di kampung ini; (4) sapaan kpd orang yg diajak berbicara (pengganti orang kedua): coba -- pikirkan masak-masak; (5) ki segala sesuatu yg hampir serupa (sejenis dsb): serigala merupakan -- anjing; (6) ki tembuni: -- nya baru keluar, padahal bayinya telah lama lahir
sawut sa.wut [n] makanan yg dibuat dr singkong yg diparut kasar, kemudian dikukus sampai masak, dimakan dng kelapa parut dsb
sayur sa.yur [n] (1) daun-daunan (spt sawi), tumbuh-tumbuhan (taoge), polong atau bijian (kapri, buncis) dsb yg dapat dimasak; (2) masakan yg berkuah (spt gulai, sup): -- asam; -- bening [n] -- babi tumbuhan yg daunnya untuk obat luka; Borreria ocimoides
sebut se.but [v] me.nye.but v (1) memberi nama (kpd); menyatakan nama sesuatu; menamakan: orang -- batu yg mengapung dng nama batu timbul; (2) mengucapkan nama (benda, orang, dsb); memanggil nama: orang yg sakit itu disuruhnya -- nama Tuhan; (3) melisankan (kata dsb); mengucapkan; melafalkan: mereka disuruh -- kata-kata yg tertulis itu satu per satu; (4) memperkatakan (menceritakan dsb); mengatakan: supaya aman, engkau lebih baik tidak -- masalah itu lagi kepadanya
sedangkan bah kapal tak hanyut [pb] sedangkan waktu berpencaharian tidak tercapai maksudnya, apalagi waktu menganggur
sedap se.dap [a] (1) enak (nyaman, senang) tt perasaan pd umumnya: bersih,rapi, dan -- dipandang mata; lagunya tidak -- didengar; tidak -- hatinya; (2) harum: -- baunya; (3) lezat: masakan yg dihidangkan -- sekali
segala se.ga.la [num] (1) sekalian (tidak ada kecualinya); semua: sebelum pindah, ia berusaha melunasi -- utangnya; -- sesuatu sudah; selesai; (2) seluruh; segenap: -- isi dunia; (3) sama sekali; serba: anak-anak sekolah berpakaian -- putih; kita -- salah; (4) kl para (untuk menyatakan banyak): hikayat -- rasul; (5) kas (untuk memaki) terlalu; benar-benar: dikatakannya saya ini -- udiklah, kampunganlah; masa, tidak apa-apa dikatakan bajingan --
segi pandangan cara bagaimana atau pandangan thd suatu hal (masalah dsb); aspek: penelitian ini harus ditinjau dr; segala -- pandangan
sejarah se.ja.rah [n] (1) asal-usul (keturunan) silsilah; (2) kejadian dan peristiwa yg benar-benar terjadi pd masa lampau; riwayat; tambo: cerita --; (3)pengetahuan atau uraian tt peristiwa dan kejadian yg benar-benar terjadi dl masa lampau; ilmu sejarah
sekarang se.ka.rang [n] waktu (masa, saat) ini; kini: lain dulu lain --
sekaut se.ka.ut [ark n] kepala polisi (masa penjajahan Belanda)
selagi se.la.gi [adv] (1) selama (masih, belum); sementara (masih, belum): ~ hayat dikandung badan, tidak akan lupa; (2) ketika; pd masa; semasa: pd malam hari, ~ orang tidur, ia keluar dr tempat persembunyiannya lihat lagi
selai se.lai [n] bubur dr buah-buahan yg dimasak dng gula sampai kental (biasanya dioleskan pd roti, kue, dsb); -- nanas; -- stroberi
selama se.la.ma [n] segenap waktu; semasa: ~ aku berada di luar negeri, ia rajin mengirim kabar kepadaku; ~ hayat dikandung badan budi baiknya tidak akan terlupakan
selama-lamanya se.la.ma-la.ma.nya [adv] (1) paling lama: ia dapat dijatuhi hukuman penjara ~ dua tahun; (2) tidak habis-habisnya; sepanjang masa; kekal: semoga aman dan sentosa ~
semawar se.ma.war [n] kompor terbuat dr logam yg perapiannya menggunakan minyak dan angin yg dipompakan: ia masak air dng --
sembam sem.bam [Mk] me.nyem.bam v (1) memasak dl abu panas; membembam; (2) memanggang setengah masak: -- ikan [ark] sungkur -- tersembam [a] sembap; tembam; balut bengkak (mukanya)
semur se.mur [n] masakan (daging, ayam, hati, jengkol) berkuah yg dibumbui lada, kecap, dsb
sendi sen.di [n] (1) hubungan yg terbentuk antara tulang; sendi tulang; tulang sendi: ia berasa ngilu pd tulang -- nya; (2) tempat bersambung (perhubungan) antara dua bagian barang; sekeri (pintu, peti, dsb): tukang sedang memasang -- pintu; (3) simpai (bingkai) sbg penyalut: tongkat itu diberi -- emas; (4) Ling peralihan bermakna dr satu segmen fonologis ke segmen fonologis yg lain atau segmen fonologis ke kesenyapan, baik yg terbuka maupun yg tertutup [n] (1) batu pengalas atau pengganjal tiang rumah dsb: memasang batu --; (2) ki alas; dasar; asas; fundamen: Pancasila menjadi -- kehidupan bangsa kita
sengit se.ngit [a] berbau tidak enak spt bau makanan (kain, rambut, dsb) hangus terbakar; angit: bau -- ini rupanya berasal dr masakan nasi yg hangus [a] (1) tajam, keras, dan sangat menyakiti hati (tt perkataan); pedas (tt kata-kata): dng -- ia menyatakan penolakannya atas usul saya; (2) hebat dan dahsyat (tt perkelahian dsb): mereka bertarung dng -- mempertaruhkan nama kelompok masing-masing dl pertandingan tsb; (3) bengis (tt roman muka, perbuatan, dsb): mukanya tampak -- jika sedang marah
sengsara seng.sa.ra [n] kesulitan dan kesusahan hidup; penderitaan: ia telah menanggung berbagai -- dan derita; (2) a menderita kesusahan, kesukaran, dsb: hidupnya akan -- apabila ia mengikuti suami yg menganggur dan suka mabuk itu
senjang terbang menurunnya kondisi fisik dan psikologik secara temporer sbg akibat terbang secara cepat melintasi beberapa zona waktu sekaligus: dng pesawat penumpang bermesin jet, apalagi dng pesawat supersonik, masalah -- terbang kian dirasakan orang
sensitif sen.si.tif [a] (1) cepat menerima rangsangan; peka: alat perekam itu -- sekali; (2) ki mudah membangkitkan emosi: tiap konflik antarsuku yg timbul harus segera diatasi krn masalah kesukuan sangat --
sentul sen.tul [n] (1) pohon, buahnya dapat dimakan, masam rasanya, kayunya dibuat papan; kecapi; Sandoricum koetjape; (2) buah sentul; (3) kayu sentul
sepelarian se.pe.la.ri.an [n] (1) sejauh berlari (tt jarak): jaraknya ~ kuda; (2) sama-sama menjadi pengungsi: ia ~ dng saya pd masa revolusi
sepele se.pe.le [a] remeh; enteng; tidak penting: masalah --; banyak penduduk yg menganggap -- thd KTP
serabi se.ra.bi [n] penganan berbentuk bundar pipih berpori-pori, dibuat dr adonan tepung beras (gandum), air kelapa (santan dsb), ragi dsb, sebelum dimasak dibiarkan mengembang, dimakan dng kuah gula jawa bercampur santan
serai se.rai [n] tanaman tahunan termasuk suku Gramineae, membentuk rumpun yg padat, batangnya kaku dan pendek, bentuk daunnya spt pita yg meruncing ke ujung, menghasilkan minyak serai, bonggol batang yg muda digunakan sbg penyedap berbagai masakan; Andropogon nardus
sero se.ro [n] pancang-pancang yg merupakan pagar yg dipasang di tepi laut untuk menahan dan menggiring ikan supaya masuk ke dl tempat yg terkurung: para nelayan menangkap ikan dng perahu kecil dan jaring tradisional, atau memasang -- [n Dag] saham (dl perkongsian) [n] binatang buas yg moncong dan kepalanya spt anjing, pandai menyelam mencari ikan dan ketam sbg mangsanya; anjing air; berang-berang
serundeng se.run.deng [n] lauk (masakan) yg dibuat dr kelapa yg dikukur (diparut), diberi bumbu, dan disangrai hingga kering berwarna cokelat
sesal (pikir) dahulu pendapatan [pb] pikir dulu masak-masak (baik-baik) sebelum berbuat sesuatu (agar tidak menyesal kelak)
sesal dahulu yg bertuah [pb] setiap perbuatan hendaklah ditimbang masak-masak agar tidak menyesal
setahun jagung se.ta.hun jagung selama masa 3-4 bulan; (2) ki seumur jagung; tidak lama
setahun padi se.ta.hun padi selama masa 5-6 bulan
setel se.tel [n] (1) dua benda atau lebih yg selalu dipakai bersama-sama, yg satu menjadi pelengkap yg lain; perangkat (alat makan dsb); (2) selengkap (pakaian dsb): satu -- pakaian [v] , me.nye.tel v (1) memutar untuk menyesuaikan jarum jam (tt arloji); (2) memasang (membunyikan) radio dng menepatkan gelombangnya; (3) memasang (mengatur dsb) roda, mesin, dsb; (4) mencocokkan supaya sesuai
setengah se.te.ngah [num] (1) seperdua; separuh: anak laki-laki itu mendapat ~ dr harta warisan ayahnya; (2) sebagian; sejumlah: ~ dr jumlah penduduk desa masih hidup di bawah garis kemiskinan; (3) belum sempurna: nasi itu ~ masak; (4) ki agak gila; kurang waras (pikiran, otak, akal): ia masih berbicara melantur, tidak berpendirian, tetap spt orang ~ saja
setengah tiang se.te.ngah tiang dl keadaan ikut berduka cita (tt pemasangan bendera)
setup se.tup [n] buah-buahan dsb yg dimasak dng dikukus atau direbus dan dibubuhi gula
sewingit se.wi.ngit [a] sama angkernya dng: dewasa ini hutan-hutan tepi pantai tidak ~ masa silam
siakon si.a.kon , ber.si.a.kon v berselisih antara dua pihak mengenai masalah hak milik
siap potong kondisi ternak yg sudah menggambarkan perlemakan pd bagian-bagian tubuh tertentu sehingga ternak tsb siap dipotong; -- santap siap untuk segera dimasak dl waktu singkat dan langsung disajikan untuk dimakan: bisnis restoran tampaknya dan menjanjikan keuntungan besar dng aneka ragamnya makanan -- santap
sidang kelompok sidang yg dilakukan dl suatu kelompok untuk membicarakan masalah yg lebih khusus atau satu bidang
sidang umum majelis sidang yg diadakan pd permulaan masa jabatan keanggotaan majelis (dl MPR)
sidang umum tahunan sidang umum (MPR) yg diadakan setahun sekali untuk membahas laporan presiden dan masalah lain yg timbul dl tahun yg telah berjalan
silam si.lam [a] (1) gelap; kelam; redup: hari sudah --; (2) sudah tenggelam (tt matahari): pd -- matahari, pd waktu senja; (3) lenyap; hilang: ia terus saja mengenang kejayaan dan kebesaran nenek moyangnya yg telah --; (4) sudah lampau (tt masa dsb): masa -- , masa lalu; zaman dahulu
silengah si.le.ngah [Mk a] ber.si.le.ngah a bersifat masa bodoh; lengah; tidak perduli apa-apa
simpai sim.pai [n] lingkar atau gelang-gelang dr rotan atau logam (pengikat bingkai dsb) untuk mengeratkan atau menegangkan: Paman sedang sibuk memasang -- beduk [n] kera yg warna bulunya kekuning-kuningan; Semnopithecus melalophos
sinkronis sin.kro.nis [a] bersangkutan dng peristiwa yg terjadi dl suatu masa yg terbatas
sirsak sir.sak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 8 m, kulit buahnya berduri-duri pendek dan lunak, isinya berwarna putih serta berbiji banyak, berwarna hitam, rasanya masam-masam ma-nis; nangka belanda; Annona muricata; (2) buah sirsak
sisip si.sip [v] me.nyi.sip v (1) menyelip (di antara dua benda atau di sela-sela sesuatu): surat itu -- dl buku catatannya; uang kertas palsu itu -- di antara lembaran uang kertas yg asli; (2) memasang genting baru di sela-sela yg lama untuk mengganti yg pecah; menanam tanaman baru sbg pengganti yg mati atau kurang baik di sela-sela jajaran tanaman: -- tanaman padi; -- tanaman kopi; (3) menisik(i) kain, kaus, jaring, dsb yg sobek atau bolong; (4) Ling memberi sisipan pd suatu kata
sistem senioritas mutasi yg didasarkan atas landasan masa kerja, usia, dan pengalaman kerja dr karyawan yg bersangkutan
sistem tertutup [Ikn] pengendalian air dl sistem akuakultur secara terus-menerus selama masa pemeliharaan
situasional si.tu.a.si.o.nal [a] sesuai (mengenai) situasi yg tepat: suatu masalah kadang-kadang dapat dipecahkan dr metode yg bersifat --
slof [n] kemasan rokok berisi 5, 10, atau 20 bungkus: ia mampu menghabiskan lima -- rokok dl sebulan
soal so.al [n] (1) apa yg menuntut jawaban dsb (pertanyaan dl hitungan dsb): sekalian -- tt keuangan supaya dikumpulkan, nanti akan dijawab satu per satu; ia tidak dapat mengerjakan -- nomor lima; (2) hal yg harus dipecahkan; masalah: -- banjir di Jakarta semakin mengkhawatirkan; (3) hal; perkara; urusan: pembicaraan kami melantur ke -- yg dikhawatirkannya
solusi so.lu.si [n] penyelesaian; pemecahan (masalah dsb); jalan keluar: -- persoalan pembangunan desa akan segera diseminarkan
sondanco son.dan.co [n] komandan peleton ketentaraan Jepang semasa Perang Dunia II
sorogan so.rog.an [n] hasil menjolok: durian -- itu jatuh, bukan krn masak di pohon
sosiodemokrasi so.si.o.de.mok.ra.si [n] segala sesuatu yg berkenaan dng masalah sosial dan demokrasi
sosiodrama so.si.o.dra.ma [n] (1) drama yg bertujuan memberikan informasi kpd masyarakat tt masalah sosial politik; (2) Dik metode bel-ajar yg memakai drama kemasyarakatan sbg media
sosiologi perdesaan cabang sosiologi tt masalah kehidupan, ekonomi, sosial, dan politik dl masyarakat desa
sosionasional so.si.o.na.si.o.nal [a] berkenaan dng masalah sosial dan na-sional
soto so.to [n] masakan yg kuahnya dimasak tersendiri dan rangkaian isinya antara lain daging, kentang, bawang goreng yg dimasukkan kemudian, pd waktu akan dihidangkan
sputnik sput.nik [n] satelit bumi buatan yg pertama kali diluncurkan oleh Uni Soviet, masa hidupnya 93 hari: sebuah pesawat -- berkali-kali mengitari bumi
stadium sta.di.um [n] (1) tingkatan dl daur hidup atau perkembangan suatu proses; (2) tingkatan masa (penyakit): usaha penyembuhan thd kanker pd -- awal lebih mudah dilakukan
statistik sta.tis.tik [n] (1) catatan angka-angka (bilangan); perangkaan; (2) data yg berupa angka yg dikumpulkan, ditabulasi, digolong-golongkan sehingga dapat memberi informasi yg berarti mengenai suatu masalah atau gejala
strata satu tingkat pendidikan yg memberikan gelar sarjana setelah empat sampai lima tahun masa pendidikan; S1
strategi nasional seni dan ilmu mengembangkan dan menggunakan berbagai kekuatan nasional, baik dl masa damai maupun dl masa perang, untuk mendukung pencapaian tujuan yg ditetapkan oleh politik nasional
suara rakyat pendapat orang banyak; -- remang-remang ki suara sumbang: fatwa itu dikeluarkan krn timbul -- remang-remang dl masalah penggunaan hak pilih
suasana su.a.sa.na [n] (1) hawa; udara: -- meliputi bumi; (2) keadaan sekitar sesuatu atau dl lingkungan sesuatu: -- pedusunan berlainan dng -- perkotaan; (3) keadaan suatu peristiwa: politik luar negeri disesuaikan dng -- internasional masa kini
substansi sub.stan.si [n] (1) watak yg sebenarnya dr sesuatu; isi; pokok; inti; (2) unsur; zat: pembakaran terjadi sbg hasil persenyawaan sebuah -- dng oksigen; dl konferensi akan dihimpun -- masalah yg akan kita bicarakan dl pertemuan tingkat tinggi mendatang; (3) kekayaan; harta: pikiran itu merupakan -- yg tidak kelihatan; (4) Ling medium yg dipakai untuk mengungkapkan bahasa
subur su.bur [a] (1) dapat tumbuh dng baik (lekas besar); tidak merana (tt tumbuhan): tanam-tanaman di lereng gunung itu tampak --; (2) baik dan sehat (tt badan): meskipun makan banyak, badannya tidak dapat --; (3) gemuk (tt tanah, yaitu banyak mengandung zat yg baik untuk tumbuhan): tanah di lereng gunung berapi biasanya --; (4) hidup dng baik (berkembang biak, bertambah maju, besar, kuat, dsb): perseroan ekspor- impor sangat -- , benar-benar mengalami zaman keemasan; (5) cak senang hidupnya (mudah mencari rezeki dsb): siapa yg sabar, tentu --
sumber hukum segala sesuatu yg berupa tulisan, dokumen, naskah, dsb yg digunakan oleh suatu bangsa sbg pedoman hidupnya pd masa tertentu
sumengit su.me.ngit [a] mudah tersinggung (marah); galak: anak remaja yg sedang mengalami masa puber sering menjadi anak yg -- [n] tumbuhan yg banyak tumbuh sbg gulma di tegalan atau di pematang sawah, berdaun kecil dng perbungaan berbau sangit; Hyptis suaveolens
sumping sum.ping [Jw n] perhiasan telinga (bentuknya spt gambar sayap terbuat dr kulit dsb) yg dicat dng warna keemasan
suntik sun.tik [v] , me.nyun.tik v (1) mengorek (duri dl kulit) dng jarum dsb: ia -- duri dr dl kulit dng menggunakan jarum berkarat; (2) memasukkan cairan obat ke dl badan dng jarum; menjarum; menginjeksi: dokter telah -- saya; (3) mencocok dng jarum; mengukir (nama dsb) pd logam dng benda tajam: di toko ini ongkos -- bak arloji tidak mahal; (4) memasukkan benih penyakit yg sudah dilemahkan ke dl tubuh untuk memperoleh kekebalan thd penyakit; menyerum: tim dokter sedang sibuk -- cacar di desa yg terjangkit wabah itu; (5) cak membangkit hati (memberanikan, menghasut, dsb); memberi petunjuk (ajaran, nasihat, dsb) sebelum terjadi sesuatu: kalau tidak ada yg -, masakan ia berani menentang usul saya
sunting sun.ting [n] hiasan (bunga dsb) yg dicocokkan di rambut atau di belakang telinga [v] me.nyun.ting v (1) menyiapkan naskah siap cetak atau siap terbit dng memperhatikan segi sistematika penyajian, isi, dan bahasa (menyangkut ejaan, diksi, dan struktur kalimat); mengedit: pekerjaan -- naskah yg betul-betul menjadi naskah yg siap untuk dicetak memerlukan keterampilan khusus; (2) merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah); (3) menyusun atau merakit (film, pita rekaman) dng cara memotong-motong dan memasang kembali
sunu su.nu [Mk v] me.nyu.nu v memasang (api); membakar; menyulut; menunu
sup [n] masakan berkuah dr kaldu yg diberi bumbu pala, lada, dsb, ada berbagai macam, spt -- sayuran, -- jagung, -- buntut
suram su.ram [a] (1) kurang terang (tt cahaya); kurang kuat cahayanya: bulan pun -- seakan-akan ikut bersedih; (2) redup, berawan, mendung (tt cuaca): hari pun --; (3) kusam atau kuyu (tt mata): matanya sangat -- , seakan-akan sudah lepas nyawa dr tubuhnya; (4) muram tidak berseri-seri (tt muka): -- saja mukanya sehari ini; (5) tidak bening (tt kaca, intan, dsb); tidak berkilauan (tt emas, perak, dsb); buram; (6) ki susah (tt kehidupan); tidak tentu (tt nasib, masa depan, dsb): hidupnya semakin hari semakin --; masa depannya --; (7) ki tidak nyata dl ingatan atau pikiran: ingatan kpd tunangannya makin lama makin --
surga jannah alam akhirat tempat jiwa (roh) manusia mengenyam kebahagiaan sbg pahala perbuatan baiknya semasa hidup di dunia; surga jannat
susah su.sah [a] (1) rasa tidak senang (krn sukar, sulit, berat, dsb): -- benar memenuhi permintaannya; (2) merasa tidak aman (dl hati); selalu gelisah dan khawatir; sedih: bukan main -- hatinya menerima kenyataan pahit itu; (3) sukar: masalah itu -- sekali mengatasinya; (4) tidak mudah (mendapat, mencari, dsb): -- mendapat pembantu serajin dia; (5) kekurangan; miskin: hidupnya kini serba --
susuk licin [Lay] penataan pemasangan pedoman dng menggunakan beberapa sendi sehingga ketel pedoman bebas bergoyang ke segala arah
sutradara sut.ra.da.ra [n] orang yg memberi pengarahan dan bertanggung jawab atas masalah artistik dan teknis dl pementasan drama, pembuatan film, dsb
swike swi.ke [Cn n] masakan yg dibuat dr daging katak hijau
tabak ta.bak [n] talam (tetampan) besar tempat menghidangkan makanan; dulang , me.na.bak v menyanyikan lagu-lagu lama [n] kuali (belanga) tempat memasak nasi
tabun ta.bun [v] me.na.bun v (1) membubung berkepul-kepul (tt asap): berdentum bedil berbunyi, asap naik ~; (2) membakar timbunan sampah dsb; memasang api unggun
tabung gas tabung tempat menyimpan gas (untuk memasak atau mengelas)
tahan ta.han [a] (1) tetap keadaannya (kedudukannya dsb) meskipun mengalami berbagai-bagai hal; tidak lekas rusak (berubah, kalah, luntur, dsb): kayu spt ini tidak -- kena panas matahari; (2) kuat atau sanggup menderita (menanggung) sesuatu: petapa harus -- lapar dan -- menderita; (3) dapat menyabarkan (menguasai) diri; betah: ia tidak -- tinggal di asrama; (4) sanggup dan tidak lekas merasa jijik (kasihan dsb): dia tidak -- melihat mayat korban pembunuhan itu; saya tidak -- mendengar rintihan anak itu; (5) cukup (sampai atau hingga): sediaan air hanya -- untuk lima hari [v] me.na.han.kan v memasang jerat (bubu, belat, dsb)
tahu bacem tahu yg dimasak dng cara dibacem
tahu kupat makanan yg terbuat dr tahu goreng, ketupat, dan taoge, diberi kuah berbumbu bawang putih, cabai, gula merah, cuka, rasanya masam-masam manis
tahun ta.hun [n] (1) masa yg lamanya dua belas bulan: ia pernah bekerja di luar negeri selama dua --; (2) bilangan yg menyatakan tarikh: ia dilahirkan -- 1940; (3) masa dua belas bulan yg ke ...: majalah Tempo -- II Nomor 6; (4) masa dua belas bulan untuk ...; (5) musim (dl arti masa selama tanaman atau tumbuh-tumbuhan hidup): -- jagung (3 atau 4 bulan) [v] , ber.ta.hun v bertanam padi
tahun ajaran tingkatan masa siswa belajar; masa belajar dl tahun tertentu
tahun fiskal jangka waktu selama dua belas bulan yg digunakan oleh dunia usaha atau pemerintah untuk pembukuan dan masa dsb tidak perlu sama dng tahun takwim
tak acuh (acuh tak acuh) tidak peduli; tidak mau tahu; masa bodoh; tidak menaruh perhatian
talang ta.lang [n] ikan laut; seliap; Chorinemus lysan [n] saluran air (dr buluh, seng, dsb) pd cucuran atap [n] perantara dl jual beli; makelar [n] buluh tipis yg banyak mengandung air, biasanya untuk tabung memasak lemang; Schizostachyum brachycladum [n] dusun kecil dekat hutan (di peladangan)
tali api tali dr sabut dsb yg dipakai sbg api-api; tali kain yg dibakar apabila memasang rokok orang besar pd zaman dahulu
tamban tam.ban [n] ikan yg hidup dl kawanan besar di permukaan laut, durinya sangat mudah lepas dr badannya apabila sudah dimasak; ikan tembang; Clupea (banyak macamnya spt, -- beluru, -- bulat, -- sinatan)
tanak ta.nak [v] ber.ta.nak v (1) (sedang) memasak nasi: menumbuk di lesung ~ di periuk; (2) (yg) ditanak: nasi ~
tanak-tanakan ta.nak-ta.nak.an [v] bermain masak-masakan
tanaman keras ta.nam.an keras tanaman usaha perkebunan dan mempunyai masa manfaat 20 tahun atau lebih, msl kelapa sawit, karet, dan cokelat
tandun tan.dun [n] masa dahulu kala
tandur tan.dur [v] tanam padi: pd musim -- para petani menghadapi masa paceklik
tantangan tan.tang.an [n] (1) ajakan berkelahi (berperang dsb); (2) hal atau objek yg menggugah tekad untuk meningkatkan kemampuan mengatasi masalah; rangsangan (untuk bekerja lebih giat dsb): kesulitan itu merupakan ~ untuk lebih giat bekerja; (3) hal atau objek yg perlu ditanggulangi
taoco ta.o.co [n] makanan terbuat dr kedelai, yg setelah direbus diawetkan dng garam, biasanya dimasak untuk dijadikan lauk-pauk
tapung ta.pung [v] me.na.pung v memasak nasi dng cara memasukkan beras atau nasi setengah masak ke dl kukusan atau dandang [Lihat {tepung}] [n] baju (Bugis) yg panjang dan sempit
taraf ta.raf [n] (1) tingkat(an); derajat; mutu (dl arti tinggi rendahnya, baik buruknya, dsb): bangsa yg telah tinggi -- peradabannya; (2) kedudukan; martabat: negeri itu telah diberi -- berpe- merintahan sendiri; (3) tingkatan masa; batas (sempadan) waktu; stadium: rencana kerja sama kedua negara itu masih dl -- penjajakan
tartir tar.tir [n] zat asam yg terdapat dl buah-buahan yg masam (limau dsb) [a cak] sedikit-sedikit: kalau membeli minyak tanah jangan -- , lebih baik sekaligus sekaleng
tas [n] (1) kemasan atau wadah berbentuk persegi dsb, biasanya bertali, dipakai untuk menaruh, menyimpan, atau membawa sesuatu [n] (1) tiruan bunyi letusan (senapan dsb); detas; das; (2) bunyi lembut sekali [adv cak] segera; lantas [n] pohon yg menurut kepercayaan orang sbg penangkal harimau, buahnya dapat dimakan; Kurrimia paniculata
tata kota pola tata perencanaan yg terorganisasi untuk sebuah kota dl membangun, msl jalan, taman, tempat usaha, dan tempat tinggal agar kota itu tampak apik, nyaman, indah, berlingkungan sehat, dan terarah perluasannya pd masa depan
tayang ta.yang [v] -- bincang menayangkan suatu perbincangan mengenai masalah tertentu di televisi [v] me.na.yang.kan v mempertunjukkan (film dsb)
tegerbang-gerbang te.ger.bang-ger.bang [v] terurai-urai dan kusut masai (tt rambut dsb)
tekad te.kad [v] kemauan (kehendak) yg pasti; kebulatan hati; iktikad: memasang --; sudah bulat -- nya; membarui -- nya
teknisi tek.ni.si [n] ahli teknik: para -- Jepang mengerjakan pemasangan pintu bendungan itu; para -- akhirnya menggunakan tiang pancang yg terbaik untuk bangunan itu
telah dijual telah di.ju.al , maka dibeli [pb] pikirkan masak-masak sebelum mengerjakan sesuatu
telang te.lang [n] buluh yg tipis sekali, biasa dipakai untuk memasak lemang dan biasa dianyam menjadi dinding [n] (bunga -- ) tumbuhan merambat, daunnya berwarna biru; Clitoria ternatea , ber.te.lang-te.lang v bergaris-garis spt kulit harimau
telepon tidur telepon yg tidak diaktifkan sehingga hanya membayar biaya pemasangan
tempawak tem.pa.wak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap masakan; Elaeocarpus floribundua; (2) buah tempawak
tempo tem.po [n] (1) waktu; masa: dl -- singkat terbongkarlah kedoknya; (2) ketika; saat: -- itu ia tidak ada; ada -- , ada kalanya; (3) kesempatan: setiap hari, bila ada -- dia selalu saya desak; (4) kelonggaran (untuk berpikir dsb); penundaan waktu: diberi -- 12 jam untuk menanggapi ultimatum itu; (5) batas waktu; janji (waktu yg dijanjikan): sudah habis (sampai) -- nya; kalau lewat -- nya, akan didenda Rp500.000,00
tempoyak tem.po.yak [n] daging durian yg digarami dan diasamkan: ikan dimasak dng -- merupakan salah satu jenis makanan yg lezat sbg teman nasi
temu niaga pertemuan antara produsen dan pengusaha untuk membicarakan niaga di antara mereka: untuk mengatasi permasalahan industri kecil dan kerajinan, diadakan -- niaga
temu usaha pertemuan para pengusaha untuk membicarakan masalah perdagangan, produksi, dsb: pengusaha harus sering melakukan -- usaha
tenda ten.da [n] (1) kemah: pramuka mendirikan -- di lembah hijau yg indah itu; (2) kain mota untuk kemah (di kapal, perahu, dsb): anak perahu sibuk memasang -- perahunya; (3) langit-langit (pd tempat tidur, kereta, becak, dsb): -- tempat tidur itu sudah tua sehingga perlu segera diganti; (4) kap mobil: kain terpal banyak dipakai untuk -- jip
tengguli teng.gu.li [n] (1) pohon yg daunnya dapat menyebabkan orang mabuk, Cassia fistula; (2) daun tengguli [n] (1) air gula; (2) air tebu yg sudah dimasak; (gula); tetes
tengkoh teng.koh [Cn n] madat atau candu yg sudah dimasak, siap untuk diisap atau ditelan
tengteng teng.teng [n] penganan (kue) dr kacang tanah, wijen, dsb yg diaduk dan dimasak dng gula, dikeringkan, kemudian dipotong-potong; ting-ting /tEngtEng/ ? 1tenteng
tentang ten.tang [p] (1) hal; perihal: ia tidak tahu apa-apa -- perkara itu; (2) terhadap: sikapnya -- pembentukan lembaga itu masih belum jelas; (3) dekat di depan (muka); berhadapan dng; tepat berseberangan: ia berdiri di -- jendela; (4) tepat (lurus) di atas: matahari sekarang berada -- kepala kita; (5) kira-kira (pd); kira-kira (di): kain panjangnya diikat di -- pinggang di luar kebayanya; (6) mengenai: pendapatnya -- masalah itu belum diumumkan
tenunan te.nun.an [n] hasil menenun; barang-barang yg ditenun: ia mengenakan kain ~ yg dibuat semasa ia masih gadis; gadis itu mengenakan sarung ~ ibunya
teolog te.o.log [n] ahli ilmu ketuhanan: semua golongan menyibukkan diri dl masalah pembangunan, termasuk para filosof dan --
teralih ter.a.lih [v] berpindah (secara tidak sengaja): pikirannya ~ kembali ke masa lampau
teranja-anja ter.an.ja-an.ja [a] selalu dimanjakan: masa kecil ~ , sudah besar terbawa-bawa, lalu tua berubah tidak
teranyar ter.a.nyar terbaru: masalah ~ adalah likuidasi (pencabutan izin) 16 bank swasta yg diumumkan Pemerintah akhir pekan lalu
terasi te.ra.si [n] bumbu penyedap masakan yg dibuat dr ikan kecil-kecil atau udang yg dilumatkan halus-halus; belacan
terefleksikan te.re.flek.si.kan [v] dapat direfleksikan: suasana perkampungan di Yogyakarta pd masa kolonial ~ dl arsitektur tradisional di paviliun itu
terin te.rin [n] mangkuk yg terbuat dr tanah liat, biasanya bertutup, digunakan untuk mengolah masakan atau sbg tempat menyajikan sup
terkait ter.ka.it [v] (1) sudah dikait; tidak sengaja mengait; (2) dapat dikaitkan: masalah itu ~ dng pembahasan sebelumnya; (3) bersangkut paut (dng); berhubungan (dng): kerusuhan itu ~ dng langkanya sebelum bahan pokok; (4) ada kaitannya; ada hubungannya: instansi yg ~ diundang dl seminar itu
terlampau ter.lam.pau [adv] terlalu; teramat sangat; terlebih-lebih: harganya ~ tinggi, tidak terjangkau oleh daya beli rakyat; (2) v terlampaui; terlewati; sudah lalu; sudah dilalui: terowongan itu telah ~; masa genting penuh bahaya telah ~
terlibat ter.li.bat [v] (1) turut terbawa-bawa (dl suatu masalah); tersangkut: ia ~ perkara pembunuhan itu; (2) terbelit; terbebat: lehernya ~ kain putih
terna ter.na [n] tumbuhan dng batang lunak tidak berkayu atau hanya mengandung jaringan kayu sedikit sekali sehingga pd akhir masa tumbuhnya mati sampai ke pangkalnya tanpa ada bagian batang yg tertinggal di atas tanah
teroksidasi ter.ok.si.da.si [v] terkena proses oksidasi: bercak hitam (di) sekeliling botol kemasan timbul krn saus pd daerah tsb -
terpaku ter.pa.ku [v] (1) sudah dipaku: peti-peti barang yg akan dikirimkan semuanya ~; (2) ki diam berdiri di tempat, tidak sempat bereaksi: penjaga gawang itu ~ ketika tendangan bola lawan mendadak membobolkan gawangnya; (3) ki berdiri (duduk) tidak bergerak-gerak: ia duduk ~ sambil memikirkan nasibnya; (4) ki melekat; tertanam: pesan ibunya sudah ~ di sanubarinya; (5) ki terhenti; terbenam; tertuju: perhatiannya ~ pd masalah yg satu itu saja
terpentin ter.pen.tin [n] (1) minyak (damar yg cair) untuk memasak cat dsb; (2) zat yg berasal dr tumbuhan pinus dsb berupa cairan untuk mengencerkan cat, tinta, dsb
terpikir ter.pi.kir [v] (1) (sudah) terkandung dl ingatan; dipikirkan; teringat: tidak ~ olehnya akan bahaya yg mengancamnya; (2) timbul dl ingatan: tiba-tiba -- olehnya bahwa kartu penduduknya harus diperpanjang masa berlakunya
terserah ter.se.rah [v] sudah diserahkan (kpd); pulang maklum (kpd); tinggal bergantung (kpd): hal itu -- kpd Anda; (2) a masa bodoh: usul saya ini diterima atau tidak, -
tertangani ter.ta.ngani [v] dapat ditangani; dapat diselesaikan; dapat digarap: sampai sekarang masalah itu belum ~
tertera ter.te.ra [v] (1) tercap; tercetak: apa yg sudah ~ di dl SIM, sukar diubah; (2) tercantum; termuat: masalah itu sudah ~ pd halaman 10 buku karangannya
tertimpa ter.tim.pa [v] (1) kejatuhan sesuatu yg berat; tertindih atau menderita sesuatu yg menyusahkan: banyak orang ~ musibah di desa itu; (2) terkena: berwarna keemasan bila ~ sinar matahari; (3) terpukul dsb; dicuri (dirampok dsb)
terwadahi ter.wa.dahi [v] tertampung (dl wadah): masalah kebahasaan lainnya harus sudah mulai ~ dl ketentuan Politik Bahasa Nasional
tetapi te.ta.pi [p] kata penghubung intrakalimat untuk menyatakan hal yg bertentangan atau tidak selaras: orang itu kaya, -- kikir; rumah ini besar, -- sudah rusak; akan -- , penghubung antarkalimat atau antarparagraf untuk menyatakan hal yg bertentangan atau tidak selaras: akan -- , masalahnya tidak semudah itu
tetas te.tas [v] me.ne.tas v (1) pecah dan terbuka kulitnya (tt telur yg akan menjadi binatang): sesudah dua puluh hari dierami ~ lah telur itu; (2) keluar dr telur: ayamnya sudah ~; (3) memecahkan (membelah dsb) supaya terbuka; meretas: pencuri itu ~ dinding; setelah ~ kisa itu tampaklah sebuah nangka yg masak menguning
tetek te.tek [n] susu; payudara: babu -- , inang [n] (masalah) yg kecil-kecil dan yg remeh-remeh (kurang penting, kurang berguna, dsb): masalah -- dl keluarga perlu juga diselesaikan; mulai dr soal-soal yg penting sampai pd masalah -- dibicarakan dl rapat itu
tiba ti.ba [v] (1) datang; sampai (di): kami yg -- lebih dahulu di terminal bus itu; rombongan -- di Bandung pukul sepuluh pagi; (2) sudah datang (tt masa, waktu); mulai (musim hujan dsb): bunyi beduk panjang itu menandakan bahwa bulan suci sudah --; musim kemarau telah --
tike ti.ke [n] tanaman, umbinya dapat dimakan (direbus dan dibuat emping), Heleocharis plantaginoidea [Jw n] candu madat yg sudah dimasak
tilas ti.las [n] bekas dr sesuatu pd masa lampau (bangunan dsb)
tilikan ti.lik.an [n] (1) hasil menilik: -- nya ke daerah itu membuktikan bahwa masalah kesehatan penduduknya perlu ditangani dng sungguh-sungguh; (2) pandangan; pendapat: pd ~ saya ia pantas diangkat menjadi kepala desa; (3) ramalan
tim [n] kelompok; regu: -- peneliti pengawetan bambu telah tiba di desa itu [v] me.nge.tim v (1) memasak nasi tim (beras yg sudah dicampur sedikit garam atau bumbu dsb, ditaruh di mangkuk lalu diletakkan dl panci yg berair kemudian direbus); (2) merebus (daging ayam, burung dara, dsb) sampai lunak [Lihat {tin}]
tingkat ting.kat [n] (1) susunan yg berlapis-lapis atau berlenggek-lenggek spt lenggek rumah, tumpuan pd tangga (jenjang): rumah tiga --; tangga lima belas --; (2) tinggi rendah martabat (kedudukan, jabatan, kemajuan, peradaban, dsb); pangkat; derajat; taraf; kelas: duta besar sama -- nya dng menteri; pangkatnya lebih tinggi dua -- dp sersan, tidak memandang -- dan golongan; (3) batas waktu (masa); sempadan suatu peristiwa (proses, kejadian, dsb); babak(an); tahap: perundingan sudah sampai pd -- yg terakhir
tipograf ti.po.graf [n] pemasang huruf cetak
titimangsa ti.ti.mang.sa [Jw n] masa; waktu
toko penyalur toko, agen, dsb yg menyalurkan atau memasarkan produk
tomat to.mat [n] (1) tanaman sayuran, batang dan daunnya berbulu halus, buahnya agak bulat, yg muda berwarna hijau, yg sudah masak (tua) berwarna merah, ada yg berbiji banyak, ada yg tidak berbiji, digunakan sbg sayur atau dimakan sbg buah; terung bali; ranti merah; Solanum Iycopersicum; (2) buah tomat
tongseng tong.seng [n] masakan terbuat dr daging (kambing) dicampur dng kuah gulai, kecap, dan kubis
topik to.pik [n] (1) pokok pembicaraan dl diskusi, ceramah, karangan, dsb; bahan diskusi: masalah yg akan menjadi -- sidang DPA ke-4 tahun itu ialah "Pemerataan dl Pembangunan Regional dan Pedesaan"; (2) hal yg menarik perhatian umum pd waktu akhir-akhir ini; bahan pembicaraan
tinggal ting.gal [v] (1) masih tetap di tempatnya dsb; masih selalu ada (sedang yg lain sudah hilang, pergi, dsb): saya disuruh -- di rumah; selamat --; (2) sisanya ialah ...; bersisa ...; tersisa ...; yg masih ada hanyalah ...: delapan dikurangi dua -- enam; uangnya -- dua puluh rupiah; tubuhnya kurus kering -- kulit pembalut tulang; ia disuruh menyelesaikan pekerjaannya yg --; (3) ada di belakang; terbelakang: pelajaran apa yg -- dr sekolah lain; (4) tidak naik kelas (tt murid sekolah): di kelas kami yg -- dua orang; (5) sudah lewat (lalu; lampau): masa yg gilang-gemilang itu sudah --; (6) diam (di): berapa tahun Saudara -- di Medan; saya -- di kampung; (7) selalu; tetap (demikian halnya): saudara -- saudara, uang -- uang; kita tidak -- diam, tetapi terus berusaha menolongmu; (8) melupakan: jangan -- adat; tidak -- memberi nasihat; (9) tidak usah berbuat apa-apa selain dr ...: semuanya sudah beres -- berangkat saja; kita -- menentukan betul atau salah; (10) bergantung kpd; terserah kpd; terpulang kpd: baik buruknya -- pd tuan; perkara ini -- tuan berhak memutuskannya; (11) (sbg keterangan pd kata majemuk berarti) (a) yg didiami: rumah --; tempat --; (b) yg ditinggalkan (dikosongkan dsb): ladang --; tanah --
transisi tran.si.si [n] peralihan dr keadaan (tempat, tindakan, dsb) pd yg lain: masa -- , masa peralihan; masa pancaroba: pd masa -- , pd umumnya keadaan belum stabil
tribologi tri.bo.lo.gi [n] pengkajian gaya gesek dan pelumasan
tribunal tri.bu.nal [n] tempat mengadili suatu perkara; pengadilan: perusahaan itu mengajukan masalah tsb ke badan --
truk peti kemas truk pengangkut barang dl kemasan besar berukuran berat, dng tonase di atas lima belas ton
tua [a] (1) sudah lama hidup; lanjut usia (tidak muda lagi): ia lebih -- dua tahun dp saya; neneknya sudah --; pd hari (masa) -- nya, pd masa (ketika) tua; (2) sudah lama (lawan baru); sudah termasuk dl waktu yg lampau; kuno: barang-barang -- , barang-barang bekas (sudah tidak dipakai)
tugal tu.gal [n] tongkat kayu dsb yg runcing untuk membuat lubang di tanah yg akan ditanami benih; (2) v membuat lubang benih di tengah dng tongkat yg runcing: hutan kayu atau belukar ditebas, lalu dibakar menjelang masa -- awal musim penghujan
tukang tu.kang [n] (1) orang yg mempunyai kepandaian dl suatu pekerjaan tangan (dng alat atau bahan yg tertentu): -- batu, -- besi, -- kayu; (2) orang yg pekerjaannya membuat (menjual, memperbaiki, dsb) sesuatu yg tentu: -- daging (sayur, susu); -- arloji; -- pedati (gerobak, becak); (3) orang yg pekerjaannya melakukan sesuatu secara tetap: -- pangkas (cukur); -- las; -- jahit; -- masak; -- cetak; (4) orang yg biasa suka melakukan sesuatu (yg kurang baik): -- mabuk; -- serobot; -- copet; -- tadah; -- catut; (5) cak ahli (untuk mencemoohkan): -- menciptakan sajak; -- pidato
tum [n] tiruan bunyi meriam dsb; dentum; lentum [Jw] , me.nge.tum v (1) memasak atau mengukus dng dibungkus daun (tt daging atau ikan); (2) membungkus (makanan) dng daun (dan disemati) [n cak] tali kekang
tumang tu.mang [n] pancang kecil (untuk menyangga, tambatan tali kemah, dsb) , me.nu.mang v (1) menampik; menolak: tidak ~ kerja; tidak ~ lawan; apa saja bolehlah, ia tidak akan ~; (2) takut akan; gentar akan; khawatir akan: saya sangat heran, badannya jadi amat kurus hanya krn ~ hal yg remeh itu; (3) membiarkan; meninggalkan: masakan kami ~ Tuan
tumis tu.mis [n] masakan (dr sayuran dsb) yg digoreng sebentar (supaya lemas), lalu direbus bersama minyak dan bumbunya: -- kangkung
tungku tung.ku [n] (1) batu dsb yg dipasang untuk perapian (dapur); (2) tempat tumpuan periuk dsb waktu memasak; (3) dapur (perapian) terbuat dr baja dsb untuk menjerangkan atau memasak sesuatu; batu tungku [ark n] tuanku; tengku
ujian susulan uji.an susulan ujian yg disusulkan sesudah masa ujian berakhir (biasanya bagi calon yg sakit atau yg memperoleh izin khusus)
ukuran zaman ukur.an zaman penilaian menurut keadaan waktu atau masa tertentu
ulama khalaf ulama yg hidup pd masa sekarang
umur [n] (1) lama waktu hidup atau ada (sejak dilahirkan atau diadakan); usia: -- ku 22 tahun; dl -- tuanya, dl masa ia sudah tua; (2) ki hidup; nyawa: ada -- , ada rezeki, selama masih hidup tentu mendapatkan rezeki
ungkai ung.kai , meng.ung.kai v (1) menguraikan simpulan (tali, ikatan, dsb); (2) membuka (belenggu, borgol, dsb); (3) menanggalkan (baju); mengorak; (4) membongkar atau merombak (rumah, mesin, dsb); (5) membatalkan (janji, jual beli, dsb); (6) ki membongkar-bongkar untuk menyelidiki atau membangkit-bangkit perkara lama: untuk menggali sejarah, kita harus ~ bahan-bahan masa lampau
ungkat ung.kat [Jw] meng.ung.kat-ung.kat v selalu membangkitkan perkara (keburukan, kesalahan, dsb) lama; mengungkit-ungkit: tidak usahlah engkau ~ sejarah masa lampau mereka
unit desa [Adm] kesatuan agroekonomis dr masyarakat desa dl satu wilayah yg memiliki fungsi penyuluhan pertanian, penyaluran sarana produksi, pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian, yg dibentuk dan dibina dl rangka program peningkatan produksi pertanian melalui usaha intensifikasi dan pengembangan perekonomian masyarakat desa yg diorganisasi secara koperasi
unti un.ti [n] kelapa parut dicampur dng gula putih atau merah yg dimasak dan diberi daun pandan atau panili yg dibuat sbg isi penganan spt mendut, kue bugis, dadar gulung
upacara bendera upacara resmi secara militer yg dilakukan oleh instansi pemerintah pd setiap tanggal 17 dan pada hari-hari nasional, disertai penaikan bendera Sang Merah Putih (pd masa pemerintahan Orde Baru)
upacara inisiasi upacara perayaan saat seorang anak meninggalkan masa muda dan menginjak masa dewasa
urung [v] batal; tidak jadi: ada kecemasan di kalangan calon haji kalau-kalau -- naik haji krn adanya penipuan [ark] ber.u.rung v berkerumun: didapatinya langau ~ sepenuh tudung saji itu
urusan urus.an [n] (1) sesuatu yg diurus: ada ~ penting; (2) perkara; masalah; hal ihwal; persoalan: untuk ~ ini, polisi telah menahan orang yg dicurigai; ~ politik adalah tanggung jawab kita juga; itu ~ mu, bukan ~ ku; (3) sesuatu yg berhubungan atau ada sangkut-pautnya dng: setelah ~ pabean selesai, kita masih berurusan dng calo-calo taksi; (4) bagian pekerjaan (jawatan, dinas, dsb) yg mengurus sesuatu: jawatan ~ pajak; bagian ~ pegawai; kantor ~ pegawai; (5) cara mengurus (merawat, menyelenggarakan, dsb): kurang beres ~ nya
usia kehamilan taksiran usia janin yg dihitung dr hari pertama masa haid normal
usia lanjut tahap masa tua dl perkembangan individu (usia 60 tahun ke atas)
ventilasi bantu sistem pengaturan perputaran atau peredaran udara dng pemasangan kipas angin bantu untuk suatu lokasi (msl dl tambang bawah tanah)
vetsin vet.sin [n] bumbu tambahan untuk menyedapkan masakan berupa serbuk berwana putih bersih yg bahannya ialah monosodium glutamat: masakan Cina akan terasa lebih sedap jika dibubuhi -- secukupnya
waktu luncur [Olr] masa badan perenang meluncur di air akibat tarikan lengan atau tendangan kaki
waralaba wa.ra.la.ba [n] (1) kerja sama dl bidang usaha dng bagi hasil sesuai dng kesepakatan; (2) hak kelola; hak pemasaran
wesel tagih janji tertulis yg tidak bersyarat, dibuat oleh pihak yg satu untuk pihak yg lain, ditandatangani oleh pihak pembuatnya, untuk membayar sejumlah uang atas permintaan atau pd suatu tanggal yg ditetapkan pd masa yg akan datang kpd pihak yg memerintahkan atau membawanya
wingit wi.ngit [a] (1) suci dan keramat; (2) angker: untuk masa yg panjang hutan Lodaya terkenal sbg hutan -- yg sukar ditaklukkan
wiraswasta wi.ra.swas.ta [n] orang yg pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya
wiweka wi.we.ka [ark] (1) a sangat berhati-hati; (2) n sikap berhati-hati (thd segala masalah)
wulan wu.lan [n] bulan (Januari dsb): catur -- pertama, masa 4 bulan pertama dl tahun ajaran (di sekolah dasar)
yakitori ya.ki.to.ri [n] masakan Jepang yg terbuat dr daging ayam yg ditusuk dan dipanggang, biasanya tidak bertulang dan dihidangkan dng saus kacang kedelai
yuvenil yu.ve.nil [a] muda, masuk golongan pemuda; terjadinya semasa masih muda
zaman za.man [n] (1) jangka waktu yg panjang atau pendek yg menandai sesuatu; masa: -- kekuasaan Nazi di Jerman; (2) kala; waktu: akhir -- , penghabisan masa kehidupan kita
zaman malaise zaman ketika perekonomian dunia mengalami kesulitan; zaman serba sukar (biasanya dikatakan tt masa sekitar tahun 1930)

Jika informasi mengenai "masa menganggur" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas