Arti kata/frase "kayu angin" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/kayu-angin

Halaman ini menjelaskan kata atau frase kayu angin menurut KBBI Edisi III

kayu angin: tumbuhan yg menempel pd kulit pohon spt halnya benalu, bentuknya mirip benang berwarna hijau kelabu dan dapat mencapai tinggi 30 cm, posisinya menjuntai, berkhasiat untuk obat batuk dan menolak angin, (umumnya terdapat di daerah berhawa dingin atau di pegunungan); Usnea misaminensis

Lebih lanjut mengenai kayu angin

kayu angin terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1662 kata terkait yakni sebagai berikut:

angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
kayu ka.yu [n] (1) pohon yg batangnya keras; (2) bagian batang (cabang, dahan, dsb) pokok yg keras (yg biasa dipakai untuk bahan bangunan, dsb) [n] gulungan (geblokan) kain putih, cita, dsb: membeli kain putih dua -- , ka.yu-ka.yu n cak (1) orang yg dijadikan alat oleh orang lain (spt orang yg disuruh membeli tanah atas namanya, tetapi sebenarnya yg memiliki tanah itu orang yg menyuruhnya); (2) laki-laki yg seakan-akan dipergundik oleh orang perempuan
angin badai angin yg datang dr satu jurusan hingga beberapa waktu lamanya
angin beralih angin yg berganti arah
angin besar angin ribut
angin bohorok angin kencang tipe fohn yg panas dan kering, terdapat di dataran Deli, Sumatra Utara, yg dapat menimbulkan kerusakan pd tumbuh-tumbuhan, khususnya tembakau
angin buritan ekuivalen angin membujur ekuivalen yg datang dr arah belakang tt pesawat terbang dsb
angin fohn angin yg bertiup kencang sepanjang lereng gunung atau pegunungan dng suhu tinggi dan kelembapan rendah
angin gila angin yg berubah-ubah arahnya
angin gletser angin yg bertiup ke bawah sepanjang lereng gletser, pd siang dan malam hari
angin hulu timur angin yg bertiup tepat dr arah timur
angin jahat angin yg buruk membuat orang mudah sakit, spt angin yg sangat dingin, angin pd musim pancaroba
angin jatuh angin fohn
angin kelambu menunggal angin utara yg membawa hujan
angin kelambu sebelah angin utara yg tidak membawa hujan
angin kepala angin utara timur laut
angin langkisau angin puting beliung
angin laut angin yg bertiup dr arah laut ke darat yg terjadi pd siang hari
angin lembah angin anabatik -- limbubu angin puyuh
angin membakat angin dr buritan dng ombak yg tinggi
angin menebing angin membakat
angin menumbuk kurung angin membakat
angin musim angin yg datang menurut musim tiap-tiap tahun
angin palsu angin yg masuk ke dl saluran minyak rem sehingga berakibat rem mobil blong
angin pancaroba angin yg berembus dng aliran tetap di antara garis balik utara dan garis balik selatan menuju khatulistiwa dan kembali menuju garis balik utara dan selatan
angin pengarak pagi angin pd waktu dini hari
angin puyuh angin puting beliung; kisaran angin; (2) angin topan di daerah tropis
angin salah angin yg tidak baik
angin sapu-sapu angin sepoi-sepoi
angin sepoi-sepoi angin yg bertiup lemah dan lembut
angin si sapai-sapai angin sepoi-sepoi
angin sorong buritan angin buritan
angin temberang buritan (haluan) angin sorong dr buritan (haluan)
angin termal angin yg arah geraknya ke atas, disebabkan oleh permukaan bumi yg panas krn mendapat sinar matahari
angin topan angin puting beliung
angin tukus angin tikus
angin tumbuk kurung angin membakat
angin turutan angin buritan
angin yahum angin membakat
angin-anginan angin-angin.an [a] (1) lekas marah; baran; (2) ki tergantung pd perasaan hati; tidak tetap (dikatakan tt orang yg kadang-kadang baik hati dan suka menolong, kadang-kadang sombong tidak mau kenal orang dsb)
kayu api kayu yg dipakai untuk bahan bakar
kayu arang kayu yg keras, biasanya untuk membuat arang
kayu bakar kayu untuk bahan bakar (antara lain kayu api)
kayu bangunan kayu yg baik untuk bahan bangunan (membuat rumah dsb, spt kayu jati)
kayu basung kayu yg ringan spt gabus
kayu besi kayu yg keras, berat, dan makin kuat apabila terendam air; Eusideroxylon zwageri
kayu bintang kayu yg mempunyai mutu yg sangat baik
kayu bulat kayu gelondongan
kayu celup kayu yg menghasilkan materi pewarna pd ekstraksi; -- cendana lihat cendana, Santalum album
kayu daun kayu keras
kayu dowel kayu bulat; kayu tiang layar
kayu gelondong(an) kayu yg masih utuh spt ketika dipotong dr pohonnya (belum dipotong dan dibelah secara vertikal dr aslinya); kayu log; kayu bundar
kayu gergajian kayu yg sudah dipotong-potong dan siap untuk dipakai sbg bahan bangunan (usuk, reng)
kayu hitam kayu eboni
kayu jarum kayu lunak
kayu keras kayu-kayuan yg padat, tidak lunak, yg umumnya berasal dr pohon berdaun lebar; kayu daun; -- kuda kayu-kayuan yg berasal dr pohon yg tumbuh di daerah pantai, Lannea grandis
kayu lintang kayu (balok) yg dipasang melintang
kayu lunak kayu-kayuan yg berasal dr pohon yg berdaun spt jarum (pohon cemara, dsb); kayu jarum
kayu pelet kayu yg berbelang-belang, dibuat sarung keris dsb; Kleinhovia hospita
kayu renceh kayu sisa-sisa penebangan (spt ranting dan dahan kecil)
kayu silang kayu palang
kayu tahun kayu bahan bangunan yg kekuatannya di bawah sepuluh tahun; -- telur pohon, Xanthophyllum axecelsum
kayu angin tumbuhan yg menempel pd kulit pohon spt halnya benalu, bentuknya mirip benang berwarna hijau kelabu dan dapat mencapai tinggi 30 cm, posisinya menjuntai, berkhasiat untuk obat batuk dan menolak angin, (umumnya terdapat di daerah berhawa dingin atau di pegunungan); Usnea misaminensis
angin alobar [Met] komponen angin yg secara teoretis dinyatakan sbg akibat perubahan tekanan thd waktu yg tidak seragam
angin anabatik [Met] angin lokal yg bertiup mendaki lereng lembah dan pegunungan pd siang hari; angin lembah
angin atas [Met] angin dl atmosfer yg tidak dekat dng permukaan bumi
angin barat khatulistiwa [Met] angin barat yg sering terdapat di daerah palung khatulistiwa
angin darat [Lay] angin yg bertiup dr darat ke laut yg terjadi pd malam hari
angin duduk [ki] penyakit masuk angin yg tetap
angin ekor duyung [Lay] angin yg bertiup dr berbagai arah
angin gending [Met] angin kencang tipe fohn yg berembus pd musim kemarau dan sifatnya panas serta kering, dapat merusak tanaman terdapat di daerah Pasuruan, Jawa Timur
angin gunung [Met] angin katabatik yg bertiup pd malam hari dan pd jam-jam pertama setelah matahari terbit, dr arah lereng gunung menuju lembah dan dataran rendah
angin haluan [Lay] angin yg bertiup dr arah depan berlawanan dng arah gerakan perahu; angin sakal
angin haluan ekuivalen [Met] angin membujur ekuivalen yg bertiup dr depan pesawat terbang dsb
angin indera bayu [kl] angin ribut
angin katabatik [Met] angin lokal yg berembus pd malam hari dr lereng gunung atau pegunungan ke lembah
angin kumbang [Met] angin kencang tipe fohn yg sifatnya panas dan kering, dapat menimbulkan kerusakan pd tanaman, spt tebu, terdapat di daerah Cirebon, Jawa Barat
angin lokal [Met] (1) angin yg bertiup dl daerah terbatas yg disebabkan oleh keadaan setempat; (2) gerakan udara yg untuk sementara waktu memperoleh sifat tertentu yg disebabkan oleh keadaan setempat
angin membujur ekuivalen [Met] gerakan angin yg arahnya sejajar dng arah pesawat terbang dsb
angin menganan [Met] perubahan arah angin mengikuti jarum jam di kedua belahan bumi
angin permukaan [Met] angin yg bertiup di dekat permukaan bumi, pd dasarnya diukur pd ketinggian 10 m dr permukaan tanah di lapangan terbuka
angin pilin [Met] angin yg berputar dl ukuran kecil; lesus
angin puting beliung gerakan udara (angin) yg berpusing; angin puyuh
angin sakal [Lay ] angin haluan
angin sendalu [Lay] angin yg sedang, yg tidak terlalu kencang
angin tikus gerakan udara pd awal angin tenggara
angin timba ruang [Lay] angin kencang dr arah sisi perahu
angin timuran [Met] angin timur
angin umum [Met] gerakan udara di suatu tempat yg arahnya mempunyai frekuensi paling tinggi jika dibandingkan dng arah angin yg lain
kayu cagak kaki penyangga yg dibuat dr kayu
kayu lapis lembaran papan tipis yg dibuat secara mekanis dr lapisan kayu dan disusun secara bersilang
kayu palang pengancing pintu terbuat dr kayu yg dipalangkan pd daun pintu
kayu putih pohon yg daunnya dijadikan bahan utama pembuatan minyak kayu putih; Melaleuca leucadendra
kayu rapat tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; Parameria barbara; (2) kulit kayu rapat
kayu samidra pohon yg kayunya biasa dibuat arang; Acronyclua laurifolia
kayu sepat pohon, buah, dan daunnya dibuat obat sakit buang-buang air; Macaranya triloba; (2) buah kayu sepat; (3) daun kayu sepat
kayu timur kulit kayu (dr pohon Peltophorum pterocarpum) yg dibuat obat-obatan; -- ular pohon, Strychos lingustrina; -- urang pohon, kayunya keras, Erythroxylon cuneatum
kayu-kayuan ka.yu-ka.yu.an [n] bermacam ragam kayu
angin barat [Met] gerakan udara yg bertiup dr arah barat secara tetap dan kuat
angin berputar ombak bersabung [pb] sangat sulit (tt perkara)
angin buritan [Lay] gerakan udara yg bertiup dr belakang, sejalan dng arah perahu
angin gunung-gunungan [Lay] gerakan udara yg besar
angin kencang [Met] gerakan udara yg mempunyai kecepatan antara 22-26 knot (mil per jam)
angin lalu [ki] (1) sesuatu yg bersifat sementara; (2) kabar yg belum pasti (hanya kata orang); (3) sesuatu yg tidak perlu didengar (diperhatikan); sesuatu yg remeh
angin paksa [Lay] gerakan udara yg baik untuk berlayar
angin pusar gerakan udara yg berputar dng cepat
angin ribut gerakan udara yg kecepatannya antara 32-37 knot (mil per jam)
angin semu gerakan udara yg kecepatannya diukur thd benda yg bergerak
angin tak dapat ditangkap [pb] rahasia tidak selamanya dapat disembunyikan, akhirnya akan terbuka juga
angin tenang gerakan udara yg kecepatannya lebih kecil dp dua knot
angin tenggara [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr tenggara
angin tenggara mandi [Met] gerakan udara kencang dr tenggara disertai kabut yg ditimbulkan oleh bergeloranya gelombang laut
angin timur [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr sebelah timur
angin utara [Met] gerakan udara yg arah utamanya bertiup dr sebelah utara
angin-angin [n ki] kabar yg belum tentu kebenarannya; gelagat yg menyatakan bahwa sesuatu akan terjadi: ada ~ bahwa ia akan mengundurkan diri; (2) a tidak tetap pendiriannya: orang tidak bisa percaya pd orang yg ~ ini
angina angi.na [n Dok] penyakit radang di dl rongga hulu kerongkongan
angina pektoris rasa kejang pd jantung
kayu anduan nama pohon
kayu apu-apu tumbuhan laut sejenis ganggang
kayu kayan lihat kayan
kayu liat tumbuhan kecil; Litsea amara
kayu manis pohon yg tingginya 10-15 m, kulit batangnya berwarna abu-abu tua dan berbau manis yg tajam, merupakan bahan ekspor yg penting, manis jangan; keningar; Cinnamomum burmani
kayu pacat pokok yg kecil dan berbatang keras; Anisophyllea disticha
kayu pok lihat pok
kayu ribu pokok yg kecil dan berbatang keras; Anysophylla scortechirii
kayu siku-siku gading-gading (pd perahu)
kayu singapura tumbuhan perdu, berbau tajam; Lantana camara
kayu sugi lihat sugi
kayuh ka.yuh [n] (1) dayung yg berdaun sebelah; (2) pedal
kayun ka.yun lihat putar [a] laku; laris
anak angin angin sepoi-sepoi; angin lembut
bunga angin angin sepoi-sepoi yg mendahului angin besar atau angin ribut
baur panah kayu (buluh) tempat merentangkan tali panah
belebas tenun kayu panjang tipis untuk merapatkan benang yg ditenun
buku benang kayu tempat memintal benang; gelendong benang
jati bong kayu jati yg keras dan halus serta berminyak
jati kembang kayu jati yg berwarna kehitam-hitaman, urat kayunya bermotif jelas spt lukisan bunga dan tanduk
sangga layar kayu bercabang sbg penyangga tiang layar
tekap sampan kayu penutup sebagian haluan dan buritan perahu
anjung peranginan anjung tempat berangin-angin
arang kayu arang yg dibuat dr bara kayu yg dipengap
arus angin barat [Geo] arus dingin yg mengalir dekat kutub selatan yg terjadi krn angin barat bertiup terus-menerus akibat perputaran bumi
balai angin balai peranginan
baling-baling angin ba.ling-ba.ling angin baling-baling untuk mengadakan angin; kipas angin
bawah angin [kl] sebutan untuk negeri-negeri yg tidak termasuk di dl kawasan negeri atas angin
berangin ber.a.ngin [v] (1) ada angin bertiup: hari ini tidak ~; (2) ki ada sedikit-sedikit: akhirnya perkara pembunuhan itu ~ juga
berangin-angin ber.a.ngin-a.ngin [v] duduk-duduk dsb di tempat yg ada angin (supaya sejuk): mari kita ~ di bawah pohon itu
berkayu ber.ka.yu [v] (1) ada kayunya; mengandung kayu di dalamnya: pohon yg ~ keras; (2) mencari kayu (di hutan): pergi ~ ke hutan
berlayar atas angin ber.la.yar atas angin [pb] mendapat bantuan atau sokongan orang lain
berputar kayun ber.pu.tar kayun [cak] berjalan-jalan keliling; melancong ke sana-sini
di manakah berteras kayu mahang di manakah ber.te.ras kayu mahang [pb] jangan mengharapkan sesuatu yg mustahil
erosi angin pelepasan, pemindahan, dan pengendapan tanah oleh angin
garis ingsut angin [Hid] jalur sempit tempat berubahnya arah angin secara mendadak
gaya angin [Met] (1) angka atau skala angin yg berhubungan dng laju angin, msl skala Beaufort; (2) gaya yg ditimbulkan oleh angin
hujan angin hu.jan a.ngin, meng.hu.jan.a.ngin.kan [v] membiarkan kehujanan dan keanginan
inversi angin pasat [Met] inversi suhu yg terjadi di daerah angin
jalan angin lubang di dinding tempat angin berlalu (keluar masuk)
kabut atas angin kabut yg terbentuk di bagian depan bukit atau di bagian bukit yg menghadap ke arah datangnya angin
keanginan ke.a.ngin.an [v] (1) kena angin; tertiup angin; (2) telah tersiar (tt kabar); (3) kena sakit (tt anak kecil)
kekayuan ke.ka.yu.an [n] berbagai macam kayu; kayan
kilang angin alat jentera yg digerakkan dng tenaga angin
kincir angin jentera (roda) besar yg dijalankan dng pertolongan angin (untuk menggiling gandum dsb); (2) baling-baling
kumbang kayu kumbang yg besar dan bersarang dl kayu dsb; Scolytidae
kura-kura (hendak) memanjat kayu ku.ra-ku.ra (hendak) memanjat kayu [pb] sesuatu yg mustahil tercapai (terjadi dsb)
lubang angin lubang di atas pintu atau tingkap untuk keluar masuknya angin
mandi angin kena angin banyak-banyak
mata angin arah jarum pedoman; asal angin datang (yaitu utara, timur, selatan, barat)
mata kayu hitam-hitam (bagian yg sangat keras) pd kayu bekas dahan atau cabang; teras (inti) kayu; (2) cak buta huruf
mati angin tidak ada angin sama sekali; (2) ki tidak berdaya lagi
melihat angin me.li.hat angin mengikut saja pendapat orang banyak; tidak berpendirian
memperanginkan mem.per.a.ngin.kan [v] menganginkan
menampar angin me.nam.par angin memukul, tetapi tidak mengenai sasaran
menangkap angin me.nang.kap angin [ki] sudah bekerja keras, tetapi tidak ada hasilnya
mendapat angin men.da.pat angin mendapat kesempatan atau kemungkinan untuk melakukan sesuatu yg menguntungkan
mendaun kayu men.da.un kayu banyak sekali
mengambil angin meng.am.bil angin menghirup udara bersih (sejuk) dng berjalan-jalan
menganduh pokok kayu meng.an.duh pokok kayu mengikat pokok kayu, lalu ditarik supaya jangan roboh
mengangin meng.a.ngin [v] (1) menjadi angin (hilang lenyap); (2) bertiup angin; (3) menumpah-numpahkan gabah dr nyiru supaya yg hampa tertiup angin (jadi terpisah dr yg bernas)
mengangin-anginkan meng.a.ngin-a.ngin.kan [v] menganginkan
mengangini meng.a.ngini [v] memberi berangin; memasukkan (meniupkan dsb) angin
menganginkan meng.a.ngin.kan [v] (1) menaruh di tempat yg berangin (supaya kering): petani itu sedang ~ tembakau; (2) menawarkan atau mengusulkan sesuatu dng tidak terus terang (hanya dibayang-bayangkan saja): orang itu ~ uang sogokan yg dikehendakinya
mengulas kayu meng.u.las kayu menyambung kayu
menjaring angin men.ja.ring angin [pb] perbuatan yg sia-sia belaka
menunggu angin lalu me.nung.gu angin lalu [pb] menunggu dng sia-sia
minyak kayu putih minyak asiri yg dibuat dr daun pohon kayu putih, digunakan sbg obat
obat angin obat oles atau gosok (berupa minyak, cairan, dsb) untuk menghilangkan masuk angin
olak angin kisaran angin
palang angin sesuatu yg dipasang (di jendela, pintu, dsb) untuk menahan embusan angin
pengawet kayu peng.a.wet kayu zat yg digunakan untuk memperpanjang umur kayu, dng menggunakan zat aktif yg dapat mencegah serangan jamur, serangga, atau bakteri
peranginan per.a.ngin.an [n] (1) tempat berangin-angin atau bersejuk-sejuk; (2) rumah di luar kota untuk beristirahat
perasa angin pe.ra.sa angin mudah tersinggung
perkakas tukang kayu perkakas yg digunakan oleh tukang kayu dl membuat barang-barang (gergaji, pahat, serutan kayu atau ketam, dsb)
perkayuan per.ka.yu.an [n] seluk-beluk kayu; perihal kayu; yg berkaitan dng kayu
peta angin peta yg menggambarkan peredaran atau perjalanan angin
petunjuk arah angin pe.tun.juk arah angin alat berbentuk anak panah, bersirip, dan dapat berputar pd sumbu yg tegak lurus pd batang anak panah itu, untuk mengetahui arah angin
pohon kayu batang kayu; pokok kayu
pokok kayu segala tumbuhan yg berbatang keras dan besar (spt jati, pohon mangga); (2) batang kayu (pohon) dr pangkal ke atas
pusaran angin pu.sar.an angin angin yg bertiup; kisaran angin
putaran angin pu.tar.an angin kisaran angin; pergantian angin
reja-reja kayu re.ja-re.ja kayu pecahan (potongan) kayu
roda angin sepeda; kereta angin; roda dua
rongga kayu lubang dl kayu
sarung angin alat untuk menunjukkan arah angin di lapangan terbang, terdiri atas logam berbentuk cincin, diberi selubung kain mirip kerucut, dapat melambai serta berputar apabila ditiup angin
serat kulit kayu serat dr kulit kayu
skala angin Beaufort [Met] klasifikasi serta daftar kekuatan angin yg memuat nama, kekuatan, serta kecepatan angin -- gaya angin Met skala yg menyatakan tingkatan gaya angin yg ditandai dng makin besar nilai skalanya makin besar pula gaya anginnya
tahi angin awan tipis yg dibawa angin; (2) gerimis kecil; (3) cak omong kosong; (4) benalu berbentuk sulur dan berwarna kuning
terangin ter.a.ngin [v] (1) kena angin: baru ~ sedikit saja, dia sudah pusing; (2) tampak gelagatnya: sudah ~ bahwa harga barang-barang akan naik
terangin-angin ter.a.ngin-a.ngin [v] tersiar kabar angin; tersiar desas-desus: ~ bahwa sang Putri Candrakirana telah meninggalkan istana
terkayuhkan ter.ka.yuh.kan [v] dapat dikayuhkan
tukul kayu martil kayu kecil
tunggul angin awan bertumpuk-tumpuk di kaki langit; pokok angin
utang (pinjam) kayu ara [pb] (utang yg akan dibayar apabila kayu ara tidak bergetah) utang yg tidak akan dibayar
ada angin ada pohon nya (hujan berpohon [pb] segala hal ada asal mulanya (sebab-sebabnya)
bagai siamang kurang kayu [pb] sangat bersedih hati krn menderita kekurangan
balai peranginan [kl] rumah tempat beristirahat (bersenang-senang menghirup udara segar)
baling ba.ling [n] , ba.ling-ba.ling n (1) kitiran bilah-bilah dr kayu dsb yg dapat berkisar apabila kena angin; (2) kitiran untuk menjalankan kapal atau pesawat terbang; propeler; (3) penunjuk arah angin; (4) Olr gerak meroda dl olahraga senam; gerakan berputar ke yg meroda dng bertumpu bergantian samping pd kedua telapak tangan dan kaki secara terus-menerus
ban angin ban hidup
batang kayu pokok tumbuhan (pohon)
belanja angin uang yg diberikan kpd pengantin perempuan untuk biaya pesta perkawinan
belatuk be.la.tuk [n] burung pemakan serangga yg membuat sarangnya pd kayu yg dilubanginya (dng jalan mematukinya); Picidae (banyak macamnya spt -- batu, -- bawang, Tiga Javanensis, -- lalat, -- hutan)
berangin-angin ke telinga ber.a.ngin-a.ngin ke telinga [ki] kedengaran (tt desas-desus dsb)
berkayuh ber.ka.yuh [v] (1) menjalankan perahu dng pengayuh: nelayan itu masih juga ~ untuk mencari sesuap nasi
berkayuh sambil ke hilir ber.ka.yuh sambil ke hilir [pb] sekali melakukan pekerjaan dua tiga maksud tercapai
besar kayu besar bahan nya [pb] jika penghasilan besar, pengeluarannya pun besar pula
besar kayu besar bahannya ( besar periuk besar keraknya) [pb] banyak penghasilan banyak pula belanjanya
besar kayu besar dahan nya [pb] makin banyak pendapatan (uang) makin banyak pula yg dibelanjakan
buang angin kentut
bunga kayu biaya (pajak) yg harus dibayar krn menebang hutan
buta kayu buta huruf
cakap angin cakap yg tidak ada isinya atau tidak benar; omong kosong
di mana kayu bengkok [pb] di tempat yg tidak terjaga, di situlah pencuri datang
gambut berkayu gambut yg terjadi krn pembusukan tumbuhan yg menggugurkan daun
hantu angin hantu yg dapat mengaramkan kapal
hidup kayu berbuah [pb] pd waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat
kabar angin kabar yg belum jelas kebenarannya; desas-desus; kabar burung
kalau tak ada angin [pb] jika tak ada sebab, tidak akan sesuatu terjadi
kasut kayu kelompen; bakiak
ke gunung tak dapat angin [pb] akan mendapat keuntungan tetapi gagal
ke mana angin yg deras ke situ condongnya [pb] tidak teguh pendirian
kepala angin [cak] bodoh; tidak berakal
kereta angin sepeda
kipas angin kipas yg dijalankan dng listrik atau batu baterai untuk menyejukkan ruangan dsb
kulai ku.lai , ber.ku.lai v bergantung lemah (spt cabang kayu patah, atau bendera yg tidak berkibar): dahan kayu itu ~ ditiup angin kencang [n] siput mutiara, Turbo marmoratus
kulit kayu lapisan luar batang pohon yg sering digunakan untuk bahan pembuat pakaian dan perabot rumah tangga
layah la.yah , me.la.yah v meliuk (condong) ke kiri ke kanan, ke muka ke belakang (spt pohon kayu tertiup angin, orang menari) [n] tudung penutup muka; berguk , me.la.yah v melayang (terbang) rendah dekat permukaan tanah (air) [a] ceper (tt piring, talam, dsb)
lepas angin sia-sia belaka
magun angin jendela tempat memasukkan udara atau cahaya
main angin selalu berubah ucapannya (pendiriannya dsb)
main kayu [cak] berbuat yg keji-keji; berbuat mesum; (2) berbuat curang (dl permainan dsb); (3) main keras yg menjurus menyakiti lawan (dl permainan olahraga dsb); main kasar
makan angin [ki] (1) berjalan-jalan untuk mencari hawa bersih; (2) diam, duduk-duduk, dsb sekadar menghabiskan waktu
malim angin juru mudi; mualim
malu berkayuh [pb] kalau segan berusaha tidak akan mendapat kemajuan
masuk angin sakit meriang
merdinah mer.di.nah [n] pohon yg keras kayunya, sbg bahan minyak poo, minyak angin; Mentha merdinah
minyak angin obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dsb) yg dibuat dr campuran beberapa bahan
muka kayu tidak punya rasa malu; tidak bermuka
negeri kincir angin sebutan untuk negeri Belanda
pelatuk pe.la.tuk [n] (1) burung pemakan serangga yg membuat sarangnya pd kayu yg dilubanginya (dng jalan mematukinya); belatuk; (2) Bot bagian ujung kulit kacang tanah dsb yg berbentuk spt paruh burung [n] bagian bedil yg digunakan untuk menggerakkan picu (dapat dijangkau dan digerakkan oleh jari telunjuk)
perangin pe.ra.ngin [n] nama tingkap
percaya angin percaya yg sia-sia
pers di atas angin [cak] pers besar dan maju
pers di bawah angin pers yg kecil dan tidak maju
pistol angin pistol yg melepaskan mimisnya dng tekanan udara
pokok angin awan atau mendung yg bergumpal-gumpal di kaki langit tanda hujan badai akan datang
pompa angin pompa untuk memasukkan udara ke dl ban sepeda, mobil, dsb
rangin ra.ngin [n] perisai panjang (biasa dipakai untuk menari)
rangina ra.ngi.na [n] panganan yg dibuat dr daging buah kurma
rem angin rem yg menggunakan kekuatan tekanan udara yg hampa
roda kayuh [Kap] roda berpengayuh yg dipasang pd keliling lingkaran sbg alat penggerak kapal uap
saga kayu saga pohon
sangkak sang.kak [Mk n] (1) cabang kayu; dahan: katapel itu dibuat dr -- kayu; (2) tempat bertelur ayam yg dibuat dr anyaman bambu berbentuk kerucut terbalik; sarang ayam; petarangan: pakailah jerami itu untuk pelapis -- ayam , me.nyang.kak v (1) merinding (berdiri bulu roma krn takut, terkejut, dsb): -- bulu romanya mendengar cerita yg menyeramkan itu; (2) marah; mendongkol: -- hatinya mendengar olok-olok itu [v] me.nyang.kak v (1) merintangi; menegah; mencegah: ia berusaha -- niatnya yg buruk itu; (2) menentang; melawan: perahu itu -- angin
seangin se.a.ngin [n] sekelumit; sedikit saja
senangin se.na.ngin [n] ikan laut yg enak rasanya; Eletheroma tetradactylum
senapan angin senapan yg tidak memakai mesiu, ditembakkan dng kekuatan tekanan udara, biasanya untuk menembak burung
sermangin ser.ma.ngin [n] gendang serama
sia-sia menjaring angin [pb] jangan mengharapkan sesuatu yg bukan-bukan supaya tidak kecewa
spt elang menyongsong angin [pb] tidak gentar menghadapi musuh
sudah masuk angin [pb] perihal suatu perkara yg sudah dicampuri orang lain sehingga tidak benar lagi
tahu angin bertiup tahu ke mana arah perkataan (pikiran dsb) orang; tahu
tahu di angin berkisar [pb] tahu akan perubahan hati seseorang tahu akan perubahan hati (maksud, keinginan) seseorang
tahu di angin turun naik [pb] tahu akan gelagat sesuatu yg akan terjadi
tak terkayuhkan lagi biduk hilir tak ter.ka.yuh.kan lagi biduk hilir [pb] sudah lemah sekali (tak kuasa lagi melanjutkan usaha)
tiada kayu janjang dikeping [pb] suatu hal yg tidak dapat ditangguhkan, kalau tidak, akan mendatangkan malu
tumbang tum.bang [v] (1) rebah (tt kayu besar yg terangkat akarnya dsb): pohon satu-satunya tempat bernaung -- krn hujan yg disertai angin kencang itu; (2) ki jatuh; runtuh (tt negara, kekuasaan, dsb): kekuasaan imperialis di Timur Tengah telah -- [Mk n] keladi (pisang, ubi) yg direbus, ditumbuk halus dan dicampur dng gula dan parutan kelapa
ubi kayu singkong; ketela pohon
utang kayu ara utang yg tidak akan dibayar
wau melawan angin [pb] perbuatan yg sia-sia
ablasi ab.la.si [n] (1) hal terlepasnya sesuatu dr sesuatu; (2) Bio penghilangan dng jalan pembedahan jaringan atau organ tubuh; (3) Geo pemindahan bahan yg telah lapuk dr batuan induknya oleh arus air; (4) Geo pengikisan oleh tiupan angin; (5) Hid penggabungan (sublimasi, peleburan, penguapan, dsb) yg memindahkan salju atau es dr permukaan gletser atau medan salju; kikisan
abnus ab.nus [ark n] kayu arang
abrasi ab.ra.si [n] (1) Geo pengikisan batuan oleh air, es, atau angin yg mengandung dan mengangkut hancuran bahan; (2) Dok (a) luka lecet atau jejas krn pengikisan kulit oleh benda kasar; (b) pengikisan selaput lendir (dl membersihkan rahim dsb)
abu-abu [n ] warna antara hitam dan putih (serupa dng warna abu kayu bakar); kelabu; (2) a mengandung atau memperlihatkan warna yg serupa warna abu [n] ikan laut, Neothunnus rarua
acawi aca.wi [kl n] tukang kayu
aci-aci [n] umpama; andaikata [n Lay] kayu panjang untuk menggulung layar [n] -- kalimat pola kalimat
adang [v] , meng.a.dang v (1) menghalangi (merintangi orang berjalan dsb) dng cara mendepang: jangan engkau ~ orang itu, biarkan dia lewat; (2) menunggu di tempat yg sunyi (biasanya dng maksud jahat, spt membunuh, merampok, menyamun); mencegat: gerombolan bersenjata ~ iring-iringan mobil; (3) menuju; memaksudkan; menghadapi; (4) menempuh (menantang) bahaya (kesukaran dsb): mereka berani ~ bahaya maut; adang-adang n penyekat, kerai, dsb untuk penahan angin (hujan, panas matahari, dsb) [Jw v] menanak nasi dng menggunakan dandang [n] (1) saudara tua dr ibu (biasanya wanita); kakak ibu; (2) nama atau gelar kehormatan; dang
aeolus ae.o.lus [n] dewa angin dl mitologi Yunani
aeroplankton ae.ro.plank.ton [n Bio] makhluk, plankton, zarah hidup spt spora, bakteri, dan serbuk sari yg melayang di udara dan dipencarkan oleh angin
air bad [ark kl] di bawah angin
ajir [n] sepotong kayu dsb yg ditancapkan di tanah untuk merambatkan tanaman
akar rempelas tumbuhan perdu yg merambat, batangnya liat, dibuat tali yg kasar, daunnya kasap, digunakan untuk menggosok kayu; Tetracera scandens
akar saut perdu yg merambat, buahnya berwarna merah dan beracun, kulit kayunya dapat dibuat tali; Adenia singaporeana; -- senduduk tumbuhan, Marumia muscosa
alang [n] (1) sesuatu yg melintang: ditariknya garis --; (2) kayu yg dipasang melintang (di antara dua tiang atau dua dinding perahu): -- muka perahu itu terbuat dr kayu yg kuat; (3) dinding penyekat (bilik dsb): -- kedai; -- balai; -- rumah [a] (1) sedang; (2) tanggung(-tanggung); setengah-setengah; (3) tengah-tengah: saudara yg -- , bukan bungsu bukan sulung [Mk n] hadiah; pemberian
alangan alang.an [n] (1) balok (kayu dsb) yg (dipasang) melintang untuk merintangi jalan (sungai, dsb); busung pasir yg melintang di muara: segala ~ di jalan telah disingkirkan; (2) rintangan; aral: jika tidak ada ~ , ia hendak datang kemari dl minggu ini
alas gurun lapisan kerikil atau batu yg ditinggalkan di atas permukaan di daerah gurun pasir setelah mineral yg halus dilenyapkan oleh erosi angin
alas perut makanan yg pertama sekali dimakan pd pagi hari sekadar pencegah masuk angin
alimbubu alim.bu.bu [n] pusaran angin
alobar alo.bar lihat angin
alu [n] (1) alat untuk menumbuk padi dsb yg dibuat dr kayu; antan; (2) pengaduk yg terbuat dr porselen yg berujung membesar, untuk menggerus, mencampur, dan meracik sediaan obat di dl lumpang [Lihat {elu}]
alur [n] (1) lekuk memanjang (di tanah, kayu, sungai, bagian tubuh, dsb); (2) jalan (aturan, adat) yg benar; (3) Sas rangkaian peristiwa yg direka dan dijalin dng saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian; (4) Sas jalinan peristiwa dl karya sastra untuk mencapai efek tertentu (pautannya dapat diwujudkan oleh hubungan temporal atau waktu dan oleh hubungan kausal atau sebab-akibat)
ambang am.bang [n] (1) balok yg melintang (antara dua tiang pintu atau jendela); kayu palang (antara tiang dsb): ia berdiri di -- pintu; (2) ki saat mendekatnya kejadian atau peristiwa: sudah di -- pintu kemenangan; (3) ki muara: pengerukan -- Sungai Barito akan segera dimulai; (4) ki tingkat: pencemaran air sungai itu masih dl -- normal , meng.am.bang v (1) terapung; terapung-apung; melayang; (2) ki tidak jelas; tidak mengena: kesimpulan yg dibuatnya terlalu -- [n] lingkungan sekeliling suatu organisme
ambarau am.ba.rau [n] pelapisan dng batu dan kayu
ambul am.bul [v] , meng.am.bul v (1) mengenjal, memantul, atau melambung (spt bola jatuh ke tanah): jika dibanting ke tanah, bola itu ~; (2) tenggelam, lalu timbul kembali: kayu gabus akan ~ jika dilemparkan ke dl air
alat [n] (1) benda yg dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an): -- pertanian; -- tukang kayu; (2) yg dipakai untuk mencapai maksud: pelaksanaan keluarga berencana adalah -- untuk menurunkan angka kelahiran dan menaikkan taraf hidup rakyat; (3) ki orang yg dipakai untuk mencapai suatu maksud: mereka itu hanya dipakai sbg -- untuk melemahkan semangat rakyat; (4) bagian tubuh (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) yg menjalankan fungsi sesuatu: -- pencium ; -- perasa; (5) yg dipakai untuk menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara): -- negara; (6) perlengkapan: -- kebesaran untuk upacara raja-raja, spt mahkota, tongkat, payung, pedang, tunggul, bendera, dan umbul-umbul; (7) Antr benda budaya yg dikembangkan manusia dl usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sbg penyambung keterbatasan organismenya [Mk n] (1) jamu (tamu); (2) perjamuan
ampai am.pai [a] panjang (tinggi) dan ramping; lampai: badannya -- , meng.am.pai v (1) bergantung spt disampirkan; menyampai: bangkai ular itu ~ di dahan; (2) memperanginkan supaya kering (pakaian, tembakau, dsb); menjemur: ~ tembakau [v] , ber.am.pai v pukul-memukul
ampelas am.pe.las [n] (1) pohon yg daunnya kasap untuk menggosok (melicinkan) kayu dsb; Ficus ampelas; (2) kertas yg berlapis serbuk kaca dsb untuk menggosok (melicinkan) kayu, besi, dsb; amril
anak keti bola kecil terbuat dr kayu yg dipakai dl permainan
anasir ana.sir [n] (1) sesuatu (orang, paham, sifat, dsb) yg menjadi bagian dr atau termasuk dl keseluruhan (suasana, perkumpulan, gerakan, dsb): dl pergerakan itu terdapat -- yg kurang baik; (2) (menurut pendapat ahli pikir zaman dulu) zat pokok yg merupakan bagian dr segala benda: orang memperkirakan bumi ini ada -- nya, yaitu air, api, tanah, dan hawa; (3) segala yg ada di dunia; makhluk: daun-daun pun tiada bergerak sebab angin tiada bertiup sedikit jua, seolah-olah segala -- sama-sama menghormati hari yg mulia itu; (4) unsur
andak an.dak [v] , meng.an.dak v(1) Lay menggulung (layar) sebagian supaya lebih kecil sedikit: ia terpaksa ~ layarnya ketika angin mulai kencang; (2) menyusutkan atau mengurangi (uang belanja): kami harus ~ uang belanja dl bulan ini
andalas an.da.las [n] pohon yg tingginya mencapai 35 m, kayunya kuat dan keras mirip kayu jati, digunakan untuk lantai rumah atau mebel; Morus macroura
andang-andang an.dang-an.dang [n Lay] kayu di tiang perahu (kapal) untuk menggantungkan layar: -- atas; -- bawah
andilau an.di.lau [Mk n] pohon tinggi, berbatang tebal, baik untuk reboisasi, kayunya ringan dan kering, bagian dalam kayunya baik untuk pagar rumah; Commersonia bartramia
anemofili ane.mo.fi.li [n Tan] penyerbukan dng bantuan angin
anemograf ane.mo.graf [n] alat untuk merekam arah dan kekuatan angin
anemogram ane.mo.gram [n] catatan tt arah dan kecepatan angin
angsana ang.sa.na [n] pohon yg bunganya berwarna kuning dan berbau jeruk, kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat, kayunya digunakan untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, bahan bangunan, kerajinan tangan, dsb; Pterocarpus indica
ani [n] pemidangan dr kayu tempat memasang lungsin (pd perkakas tenun); anian
ani-ani [n] pisau pemotong padi terbuat dr kayu dan bambu yg saling menyilang dng pisau kecil yg ditancapkan pd bagian muka kayu
anjang-anjang an.jang-an.jang [n] ikan laut, Scolopsis ghanam [n] ketam laut [n] pohon berdahan rendah, daunnya dipakai sbg obat penyakit sifilis; Elaeorpus grandiflora [Jw n] rangka kayu (bambu, besi, kawat) berbentuk anyaman atau kisi-kisi tempat menjalarnya tumbuhan hias
antar-antar an.tar-an.tar [n] tongkat (kayu) untuk memadatkan isi
antoi an.toi [n] pohon yg kayunya berwarna keputih-putihan, digunakan untuk pembuatan rumah sementara krn cepat lapuk, kulit kayunya yg sebelah dalam sangat kuat dan dapat dibuat tali; Cyathocalyx bancanus
apam [n] kue yg dibuat dr tepung beras, diberi ragi, santan, dan gula, bentuknya bulat, dimasak di wajan kecil di atas api, bara arang, atau kayu bakar yg relatif tidak panas
api unggun api yg menyala dr tumpukan kayu yg terbakar; (2) acara (biasanya pd malam penutupan masa perkenalan anggota baru) dng membuat api unggun (msl dl kepramukaan)
apkiran ap.kir.an [n] (barang) yg sudah tidak dapat dipakai: sebagian kayu ~ masih dapat dimanfaatkan
apung [v] , apung-apung n (1) sesuatu yg terapung-apung di permukaan air atau yg dapat ditempatkan di air dan tidak tenggelam (spt kayu di laut, pelampung); (2) Lay badan baling-baling (semacam baling-baling kecil yg dipasang di bagian ujung topdal yg ditarik) yg akan berputar selama kapal melaju dan putarannya diteruskan ke roda penerus serta ke piringan penunjuk jarak
arababu ara.ba.bu [n ] alat musik jenis rebab yg terbuat dr bambu, wadah gemanya terbuat dr kayu atau tempurung
aramba aram.ba [n] alat musik berbentuk bundar dng pemicu di tengahnya, dibuat dr logam atau perunggu, dibunyikan dng pemukul kayu yg berujung bulat (ukurannya lebih kecil dp gong) (dr Pulau Nias)
arang [n] (1) bahan bakar yg hitam warnanya dibuat atau terjadi dr bara kayu dsb yg dipengap; (2) serbuk hitam bekas kayu dsb yg terbakar [Mk n] mulut
arborikultur ar.bo.ri.kul.tur [n] budi daya pohon kayu
arik [kl v] , meng.a.rik v meraih; merengkuh: Baginda duduk di buritan sambil ~ pengayuhnya, sekali dikayuhnya serantau lajunya [v] (1) tidak tidur sepanjang malam; begadang; (2) tidak dapat tidur
arus horizontal arus air akibat tiupan angin, biasanya sesuai dng bentuk garis pantai dan formasi dasar perairan
arus informasi [Geo] gerakan udara di stratosfer daerah lintang sedang pd sepanjang jalur arus tertentu, kecepatan angin dapat sangat tinggi (1400 km per jam) dan bergerak dr barat ke timur
arus laut [Geo] arus yg ditimbulkan oleh perpindahan air laut akibat perbedaan kadar garam atau oleh embusan angin pd permukaan laut
arus transpirasi [Bio] aliran cairan dl sel pembuluh kayu akibat penguapan air pd daun
asai [n] binatang kecil yg memakan kayu; bubuk; (2) a termakan bubuk (tt beras dsb); lapuk
asam keranji pohon yg tingginya mencapai 35 m, berdiameter 2,5 m, kayunya kuat; Dralium indian
astadikpala as.ta.dik.pa.la [n ] kelompok dewa penjaga arah mata angin (dl mitologi agama Hindu)
atowa ato.wa genderang yg bagian kayunya dibuat dr kayu ringan, agar mudah dibawa, tutupnya dibuat dr selaput kulit biawak, dan digunakan untuk menghormati tamu
atrisi at.ri.si [n Geo] proses saling mengikis antara sesama pecahan batuan ketika terangkut oleh air, es, atau angin
awan fohn awan yg terbentuk akibat angin fohn (pd umumnya terjadi di belakang dan sejajar dng punggung gunung)
awan puncak awan yg tidak bergerak yg terdapat atau sedikit di atas, atau di bawah angin pd punggung gunung
babak ba.bak [n] (1) bagian besar dl suatu drama atau lakon (terdiri atas beberapa adegan): pertunjukan drama tiga --; (2) bagian dr suatu keseluruhan proses, kejadian, atau peristiwa: -- permulaan perundingan kedua negara yg bersengketa itu akan diadakan di negara ketiga; (3) Olr bagian permainan yg waktunya tertentu; ronde: pd -- pertama, kedua kesebelasan masih bermain sama kuat [Jw a] lecet (tt kulit) [v] mem.ba.bak v menahan darah mengalir keluar [Jk] , ba.bak.an n kulit kayu yg dikubak dr batangnya
babi kurus pohon yg amat keras kayunya, Eurycoma longifolia
bad [ark n] angin: bala -- , zir --
badai ba.dai [n] angin kencang yg menyertai cuaca buruk (yg datang dng tiba-tiba) berkecepatan sekitar 64-72 knot; topan: kampung nelayan itu hancur diserang -- , ter.ba.dai v (1) terbaring menelentang; tersadai: telah lama Baginda -- di peraduannya; (2) terdampar; terserampang: perahu itu -- di muara
badai salju badai yg kadang-kadang bercampur kristal es yg diterbangkan angin dan yg mengakibatkan pemandangan menjadi terhalang
bagan ba.gan [n] (1) ark pangkalan; (2) kerangka rumah yg baru didirikan spt tiang, rusuk, kuda-kuda, bubungan; (3) tiang dan kayu palang pd para-para penjemur ikan dsb; (4) gambar rancangan; skema; (5) Man alat peraga grafik untuk menyajikan data agar mempermudah penafsiran; (6) Antr gambaran secara analisis dan statistik tt proses yg terjadi dl alam, teknologi, dan masyarakat manusia
bagas ba.gas [a] (1) tetap kuat (tt badan); (2) kuat dan kencang (tt angin) [n] sisa batang tebu setelah diperas sarinya
baguk ba.guk [n] ikan laut yg rupanya spt limbat air tawar [n] pohon yg kulit kayunya dipakai untuk bahan tali, Gnetum gnemon [n] ruang (petak-petak) dl buah-buahan (spt dl buah durian); pangsa
bahan ba.han [n] pecahan kayu (yg terbuang ketika menarah); tatal kayu [n] (1) barang yg akan dibuat menjadi satu benda tertentu; bakal; (2) (segala) sesuatu yg dapat dipakai atau diperlukan untuk tujuan tertentu, spt untuk pedoman atau pegangan, untuk mengajar, memberi ceramah; (3) sesuatu yg menjadi sebab (pangkal) atau sikap (perbuatan): -- tertawaan; -- pertikaian (perselisihan); (4) barang yg akan dipakai untuk bukti (keterangan, alasan, dsb): ia sedang mengumpulkan -- untuk menyusun tesisnya
bahan pengawet [Tan] bahan kimia beracun yg digunakan untuk meningkatkan ketahanan kayu, bahan makanan, dsb thd serangan perusak biologis
bahasa ba.ha.sa [n] (1) Ling sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri; (2) percakapan (perkataan) yg baik; tingkah laku yg baik; sopan santun: baik budi -- nya [Mk p] kata yg digunakan untuk menghubungkan bagian ujaran: dia menerangkan -- dia berasal dr keluarga baik-baik [a] sedikit: angin berembus sepoi-sepoi -- (perlahan-lahan dan silir-semilir); rambutnya kusut-kusut -- (agak kusut)
baiduri sepah baiduri yg mempunyai ukiran akar atau kayu
bajak ba.jak [n] perkakas pertanian yg terbuat dr kayu atau besi untuk menggemburkan dan membalikkan tanah; luku; tenggala [v] , -- laut penyamun atau pengacau di laut atau di dekat pantai; perompak
baji ba.ji [n] (1) ruyung (kayu, besi) tajam untuk membelah kayu; (2) pasak untuk merapatkan atau menjejal sesuatu supaya renggang
bakar ba.kar [v] , mem.ba.kar v menghanguskan (menyalakan, merusakkan) dng api: -- kayu; -- sampah; (2) memanggang (memanaskan) supaya masak: -- satai; (3) membuat sesuatu dng memanggangnya (memanaskannya) dng api: -- bata; (4) ki memanaskan; meradangkan: -- hati; -- perasaan; (5) ki membuat supaya berapi-api; mengobarkan (tt semangat): -- semangat perjuangan pemuda; (6) Olr mematikan (dl permainan bola bakar) pemukul atau pelari sebelum menginjak tempat singgah
bakiak ba.ki.ak [n] terompah kayu
baku hantam saling menghantam; berkelahi; -- kebat saling menukar: ayo, kita -- kebat sutra ini dng kayu cendana
balabad ba.la.bad [ark n] (1) atas angin; (2) angin darat; angin pegunungan
balai bayu balai angin; balai peranginan
balai-balai ba.lai-ba.lai [n] tempat duduk atau tempat tidur yg dibuat dr bambu atau kayu
balok ba.lok [n] (1) batang kayu yg telah dirimbas, tetapi belum dijadikan papan dsb: tiang-tiang rumah itu dibuat dr --; (2) cak tanda pangkat ketentaraan yg dipasang di pundak: sbg kapten di bahunya terpasang tanda pangkat -- tiga; (3) barang yg menyerupai bentuk balok: es --; (4) Olr papan tumpuan (terutama untuk lompat jauh, lompat jangkit); (5) bagian samping (lambung) perahu yg terlebar [n] satuan ukuran berat candu 1.030 kg
balsam bal.sam [n] minyak kental yg mengandung minyak damar dan minyak asiri, terasa panas jika digosokkan pd kulit sbg obat sakit kepala, masuk angin, dsb
baluh ba.luh [n] (1) kayu rangka tempat duduk (di punggung gajah); (2) kayu rangka gendang (tabuh-tabuhan)
bam [n Lay] kayu (papan, balok) tumpuan kemudi atau tiang pd kapal atau perahu [n] bunyi yg berat dan lembut pd gendang
bana ba.na [n ] senjata berupa anak panah yg terbuat dr kayu dng ujung logam
banci ban.ci [a] tidak berjenis laki-laki dan juga tidak berjenis perempuan; (2) n laki-laki yg bertingkah laku dan berpakaian sbg perempuan; wadam; waria [Mal n] cacah jiwa; perhitungan penduduk; sensus [n] patil besar untuk menarah kayu dsb
bancik ban.cik [n] kuda-kuda dr kayu yg menahan berat gendang, biasanya berbentuk spt dua huruf x yg dihubungkan titik silangnya
bandos ban.dos [Jk n] (1) makanan dibuat dr ubi kayu; (2) makanan (kue) yg dibuat dr tepung beras ketan yg dicampur dng gula dan kelapa parut
bangking bang.king [ark n] tempat yg bentuknya spt buah delima dibuat dr tembaga atau kayu berlak lihat bungkang-bangking
bangsai bang.sai [a] (1) rapuh dan buruk; lapuk (tt kayu); busuk; (2) ki kurus kering (tt badan dsb); (3) tidak bernas (tt padi)
bangsal bang.sal [n] (1) rumah yg dibuat dr kayu (untuk gudang, kandang, dsb); (2) los (di pasar dsb); (3) rumah besar (untuk pertemuan, bersenam, bermain-main, pertunjukan, dsb); (4) bedeng; (5) barak; (6) Jw balai (di istana)
banji ban.ji [Cn n] kisi-kisi hiasan yg dibuat dr kayu atau porselen, dipasang di langkan, di atas jendela, dsb
banjir bandang banjir besar yg datang dng tiba-tiba dan mengalir deras menghanyutkan benda-benda besar (kayu dsb); air bah
barat ba.rat [n] (1) nama mata angin yg arahnya berlawanan dng timur; arah tempat matahari terbenam: matahari terbenam di sebelah --; (2) (huruf pertama kapital) orang, bangsa, negara Eropa dan Amerika: bangsa --; kebudayaan --
barat daya mata angin yg arahnya antara barat dan selatan
barat laut mata angin yg arahnya antara barat dan utara
baratan ba.rat.an [n Met] daerah yg terletak di antara lintang 35o dan 65o di belahan bumi utara, di atas daerah ini angin utamanya adalah angin barat
barik ba.rik [n] , ba.rik-ba.rik n garis-garis (pd kayu, marmer, dsb); bintik-bintik (pd telur burung gereja dsb)
basung ba.sung [n] akar kayu yg ringan [n] daun yg digulung meruncing atau bulat panjang untuk pembungkus sagu [num] ukuran banyak yg jumlahnya dua puluh empat atau dua lusin [n] , mem.ba.sung v menendang hingga melambung tinggi: -- bola
batang layar [Lay] kayu yg dipasang untuk penghubung tiang dng ujung layar
batangan ba.tang.an [a] berbentuk batang: emas -; (2) n kayu balok dsb pengalang muara (sungai, jalan) ke pelabuhan
batu arang arang yg diambil dr dl tanah yg berasal dr kayu-kayuan yg telah menjadi batu; batu bara
bayu ba.yu [n] angin: perahu layar itu melaju dipuput sang -- [a] berubah rasa krn telah basi (tt makanan, minuman, dsb) [kl n] hamba; sahaya
bayur ba.yur [n] pohon kayu yg tingginya mencapai 50 m dan berdiameter 1 m, daun bersirip tunggal, berbentuk bulat telur, dan berwarna cokelat merah karat pd permukaan bawah, bunganya berbentuk malai berwarna merah karat dan berbulu, buahnya spt tabung melancip pd ujungnya dan bersudut lima; Pterospermum
bebandos be.ban.dos [Jk n] penganan yg dibuat dr ubi kayu
bekerma be.ker.ma [n] pohon yg kayunya biasa digunakan untuk kayu bakar
beladu be.la.du [Jk n] kayu penggulung benang; belendong
belak be.lak [n] (1) belang putih pd kulit (krn suatu penyakit); (2) telau (belang) berwarna hitam pd kayu (krn bentuk urat kayu): jati kembang adalah jati yg -- nya jelas kelihatan
belandar be.lan.dar [n] kayu (balok) yg dipasang melintang untuk penahan (penyangga) atap bangunan
belandong be.lan.dong [n] penebang kayu di hutan: beberapa jenis kayu dilarang untuk ditebang para --
belandongan be.lan.dong.an [n] kayu-kayu (bulat) hasil tebangan
belangir be.la.ngir [n] pohon yg kayunya banyak digunakan sbg bahan rumah spt untuk tiang dan papan; Shorea balangeran
belantai be.lan.tai [n] kayu yg ringan
belawan be.la.wan [n] pohon kayu rajah, Terminalia citrina
belebas be.le.bas [n] (1) bilah yg dipasang melintang pd dinding tempat memakukan dinding papan atau buluh sbg penguat dinding; (2) perkakas tenun berupa kayu pipih panjang untuk merapatkan (memadatkan) benang tenunan; (3) kayu untuk menahan pukulan (tekanan); (4) penggaris; mistar
belebat be.le.bat [n] kue yg dibuat dr campuran pisang dan ubi rebus yg dipotong-potong [n] langkah pendahuluan pd permainan pencak (tari) sebelum pencak (tari) yg sebenarnya dimulai [n] pedang yg dibuat dr kayu; pedang tumpul
belian be.li.an [n] hasil membeli: budak - [kl n] pawang; dukun [n] , pohon -- pohon kayu besi; Eusideroxylon zwageri
belimbing be.lim.bing [a] bersanding-sanding menurut panjangnya (spt bentuk kayu penggaris) [n] (1) tumbuhan yg termasuk suku Oxalidaceae, tingginya mencapai 5-12 m, berdaun majemuk, buahnya ada yg manis (belimbing manis) dan ada yg dapat dibuat sayur (belimbing wuluh); (2) buah pohon belimbing
beliung be.li.ung [n] perkakas tukang kayu, rupanya spt kapak dng mata melintang (tidak searah dng tangkainya)
belok be.lok [a] becek; berlumpur; (2) n tanah becek, tetapi agak keras sehingga melekat jika diinjak [a] besar dan lebar (tt mata) [n] (1) kerek besar; kapi; (2) pasung (kayu untuk membelenggu kaki) [v] berkelok; berlekuk; bengkok
belongkot be.long.kot, be.long.kot.an [a] masih belum diolah; sebagaimana adanya; utuh: kayu --
belukar be.lu.kar [n] (1) tumbuhan kayu-kayuan kecil dan rendah; (2) lahan yg ditumbuhi kayu-kayuan kecil dan rendah; hutan kecil
benalu be.na.lu [n] (1) tumbuhan yg menumpang pd tanaman lain dan mengisap makanan dr tanaman yg ditumpanginya; pasilan; (2) ki orang yg menumpang hidup pd orang lain
benang arang benang yg dilumas dng arang atau jelaga, digunakan untuk membuat garis pd kayu
bencana alam bencana yg disebabkan oleh alam (spt gempa bumi, angin besar, dan banjir)
benda padat benda (barang) yg wujudnya padat dan mempunyai bentuk tertentu (spt batu, besi, dan kayu)
bendul ben.dul [n] (1) balok kayu yg dipasang melintang pd tiang rumah untuk menyangga lantai; (2) kl balai di istana tempat raja bermusyawarah tidak resmi; balai bendul
bengkil beng.kil [a] bengkak [a] ter.beng.kil-beng.kil a susah payah (melakukan sesuatu): ia berkayuh mudik menongkah arus itu dng --
bengku beng.ku [n] (1) pohon yg banyak getahnya, buahnya dibuat minyak (untuk lampu pd zaman dahulu) dan kayunya baik dipakai untuk bahan bangunan rumah; Ganua motleyana; (2) buah bengku
benitan be.ni.tan [n] pohon yg kayunya digunakan untuk membuat tiang kapal; Goniothalamus ridlcyi
bentangur ben.ta.ngur [n] pohon yg daunnya hijau tua dan kaku, buahnya bulat, kayunya kuat (tidak mudah patah), baik untuk bahan bangunan, banyak jenisnya; Calophyllum
bentur ben.tur , mem.ben.tur v melentur (spt dahan kayu yg sarat dng buah); melentuk , ber.ben.tur.an v bertumbukan; berlanggaran: kedua kendaraan yg -- itu mengalami kerusakan hebat; pendapat mereka tidak pernah cocok, selalu -
benua be.nua [n] (1) bagian bumi berupa tanah atau daratan yg sangat luas sehingga bagian tengah benua itu tidak mendapat pengaruh langsung dari angin laut (spt Eropa, Australia, Amerika, Afrika, dan Asia); (2) kl negeri; kerajaan: -- Cina; -- Keling; -- Parsi
benuang be.nu.ang [n] kerbau atau sapi hutan yg kecil yg warnanya kehitam-hitaman [n] pohon yg kayunya lunak dan ringan, Sterculia alata
beramai-ramai be.ra.mai-ra.mai [v] (secara) bersama-sama; (dl jumlah banyak): orang datang ~ ke tempat kecelakaan itu sehingga lalu lintas terhenti sejenak; mereka ~ menyingkirkan kayu besar itu dr jalan raya
beranda be.ran.da [n] (1) ruang beratap yg terbuka (tidak berdinding) di bagian samping atau depan rumah (biasa dipakai untuk tempat duduk santai sambil makan angin dsb); teras; langkan: pd sore hari Bapak sering duduk di -- sambil membaca koran; (2) ark bilik di perahu
berapungan ber.a.pung.an [v] mengambang berserakan di permukaan air: banyak kayu kecil atau sampah ~ di pantai
berbelimbing ber.be.lim.bing [v] mempunyai sanding-sanding menurut panjangnya (spt bentuk kayu penggaris); mempunyai belimbing
berbucu ber.bu.cu [v] bersudut: kayu itu -- lima
berdayung ber.da.yung [v] (1) naik perahu (yg menggunakan dayung); berkayuh: setelah itu, ~ lah mereka ke laut; (2) bersepeda
berderau ber.de.rau [v] berbunyi spt gemuruh hujan dibawa angin
berderus-derus ber.de.rus-de.rus [v] berbunyi spt bunyi barang bergeser dsb: tadi malam atap rumahku ~ ditiup angin
berdesau ber.de.sau [v] berbunyi spt bunyi air dicurahkan dsb: angin malam yg ~ mendinginkan jasmani dan segala perasaan cintaku
berdesir ber.de.sir [v] mengeluarkan bunyi spt bunyi pasir tertiup angin dsb
beremban be.rem.ban [n] kayu (balok) melintang (untuk memperkuat dinding, pagar, dsb)
bergaduk diri ber.ga.duk diri, saku-saku diterbangkan angin [pb] banyak membual, tetapi kantongnya kosong
berganggang ber.gang.gang [v] (1) bercelah; merenggang: sambungan kayu itu mulai ~ krn mengering; (2) bercerai (laki istri): suami istri itu kini sudah ~
bergosok ber.go.sok [v] (1) bergeser; bergesel; bersentuhan dan bergeseran: gajah ~ di batu; kedengaran bunyi kayu ~; (2) (sudah) digosok: ia memakai sepatu yg sudah ~ dan berkilat-kilat
bergoyang ber.go.yang [v] goyang; berayun(-ayun): daun-daun kemboja ~ ditiup angin
berguguran ber.gu.gur.an [v] banyak yg gugur: bunga flamboyan jatuh ~ ditiup angin kencang
berhala ber.ha.la [n] patung dewa atau sesuatu yg didewakan yg disembah dan dipuja: di daerah itu masih terdapat suku bangsa penyembah -- [v] menuju; mengarah: dikayuhnya perahu itu ~ daratan
berjatuhan ber.ja.tuh.an [v] banyak yg jatuh: buah mangga itu ~ ditiup angin kencang
berkait ber.ka.it [v] memakai kait; mempunyai kait: tongkat yg ~; (2) a bengkok melentuk pd ujung (menyerupai kait): pd kayu itu terdapat kawat kecil yg ujungnya ~; (3) v tersangkut (pd): terasa ada yg ~ pd bajunya; (4) v ( ~ dng) bersangkut paut; berhubungan; berkaitan
berkambi ber.kam.bi [v] menggunakan kambi: pintu-pintu gedung pertemuan itu ~ kayu berukir
berkas ber.kas [n] (1) kumpulan (gabungan) benda spt lidi, batang padi, kayu api, diikat menjadi satu: lidi tiga --; (2) bendel (surat-surat): -- surat laporan sudah disampaikan kpd kepala bagian tata usaha; (3) Adm lipatan kertas tebal persegi panjang untuk melindungi dan menyimpan surat
berkeringat dingin ber.ke.ri.ngat dingin berpeluh bukan krn bekerja, hawa panas, dsb, melainkan krn takut, masuk angin, dsb; (2) ki gemetar tidak keruan (krn takut, perasaan cemas)
berkicut ber.ki.cut [v] berbunyi "cut, cut": daun jendela ~ ditiup angin
berkurai ber.ku.rai [v] berurat atau bergaris-garis; memiliki kurai: kayu yg ~; keris ~ pamor naga berenang
berlayapan ber.la.yap.an [v] (1) beterbangan (berdatangan) banyak sekali dekat permukaan tanah atau air (tt burung, ikan, dsb); (2) meliuk-liuk (berayun-ayun) ditiup angin (tt pohon, tumbuhan, dsb)
bernyala ber.nya.la [v] (1) ada nyalanya; keluar nyalanya: kayu itu dibakar, tetapi tidak ~; (2) ki besar sekali: semangatnya ~
berongga be.rong.ga [v] ada ruang (lubangnya); tidak padat: kayu besar itu ternyata ~
berpadu ber.pa.du [v] (1) menjadi satu benar; luluh dan bercampur menjadi satu: angin laut dan desir ombak ~ suara; (2) beku dan menjadi keras (tt darah, air gula, dsb): darahnya ~; (3) kukuh krn telah disatukan: partai-partai politik ~ dl satu asas, Pancasila; (4) bercampur (dng): suka dan duka ~ mengharu hati
berpahat ber.pa.hat [v] telah dipahat; berukir: pintunya dibuat dr kayu jati ~
berpenggal-penggal ber.peng.gal-peng.gal [v] (1) berkerat-kerat; tidak utuh: membeli ikan kakap yg ~; cerita yg ~; (2) beberapa penggal: ada ~ ubi kayu di dapur
berpilin-pilin ber.pi.lin-pi.lin [v] berkeluk (berpiuh-piuh) dipilin (tt batang kayu dsb): batang pohon itu ~ , baik dibuat tongkat; (3) mempunyai pilin: rambut anak itu ~
berpiuh ber.pi.uh [v] berpilin; berpulas (dipelintir); berputar: rambutnya ~ sedikit pd ujungnya; sebuah tong telah diterbangkan oleh angin ~ itu
berpuput ber.pu.put [v] (1) bertiup; berhembus: hujan mulai teduh dan angin sejuk pun ~; (2) meniup puput
berpusar ber.pu.sar [v] berkisar; berputar (tt olakan air, kisaran angin, dsb); air ~ pd bagian sungai yg dalam
berputar-putar ber.pu.tar-pu.tar [v] (1) berpusing-pusing: baling-baling itu ~ dng kencangnya; (2) berjalan (terbang dsb) berkeliling: ia ~ di lapangan itu beberapa kali; (3) tidak langsung menuju tempat dsb yg dituju; tidak langsung pd sasaran yg dituju; tidak langsung menyatakan maksud yg sebenarnya (tidak berterus terang): untuk mengakui bahwa dia salah, mengapa dia harus ~ spt itu; (4) berjalan-jalan berkeliling mencari angin: sore ini ia ~ dl kota
berseluk ber.se.luk [v] (1) belit-membelit (spt dua tiga akar dsb); berbelit: akarnya -; (2) dibelitkan; dililitkan: berselendang sutra merah jambu -- di leher; (3) berbelok; berkelok: tahu di karang nan melintang, tahu di angin nan -- ; (4) silang-siur; simpang-siur: di sana-sini -- berbagai-bagai kendaraan
bersendengan ber.sen.deng.an [v] agak miring (senget dsb) letaknya: ketika angin kencang layar perahu --
bersilir-silir ber.si.lir-si.lir [v] bertiup perlahan-lahan (tt angin)
bertanggam ber.tang.gam [v] (1) bersambung rapat (tt kayu); (2) tertancap erat; (3) ki berhubungan rapat dan erat
bertarah ber.ta.rah [v] sudah diratakan (dilicinkan) dng rimbas dsb (tt batang kayu)
bertebu-tebu ber.te.bu-te.bu [v] beruas-ruas; bergelang-gelang: kayu itu ~
bertengger burung ber.teng.ger burung kayu (besi) bulat panjang yg diletakkan melintang di sangar untuk tempat bertengger burung
bertiup ber.ti.up [v] (1) bergerak mengalir dng cepat (tt angin, udara); berembus: angin ~ dr sebelah barat; (2) ki merebak (tt kabar angin dsb); tersiar: dng segera berita yg ~ kencang itu disampaikannya kpd ketuanya; (3) Mk berkerumun (untuk melihat dsb): ~ orang melihat mobil itu
bertual-tual ber.tu.al-tu.al [v] berpotong-potong (tt kayu, balok); memotong (kayu dsb) pendek-pendek: dia sedang memuatkan kayu yg ~ itu ke atas truk
berunggun ber.ung.gun [v] bertumpuk; beronggok; bertimbun: sampah ~ di tepi jalan; (2) v sedang membakar kayu yg bertimbun; mengadakan api unggun; (3) a masih berapi (tt timbunan sampah dsb yg dibakar)
besar be.sar [a] (1) lebih dr ukuran sedang; lawan dr kecil: batang kayu ini sangat -- sehingga tidak sanggup tanganku memeluknya; (2) tinggi dan gemuk: badannya --; (3) luas; tidak sempit: rumahnya --; (4) lebar: sungai itu sangat --; (5) ki hebat; mulia; berkuasa: jika menjadi orang -- , jangan suka sombong; (6) banyak; tidak sedikit (tt jumlah): gajinya --; (7) menjadi dewasa: ia lahir di Surakarta, tetapi -- di Jakarta; (8) lebih dewasa dp sebelumnya: sekarang ia sudah --; (9) penting (berguna) sekali: ajaran agama itu -- artinya bagi pembentukan watak
beterbangan be.ter.bang.an [v] (1) terbang ke mana-mana (banyak yg terbang): burung-burung ~ keluar dr sangkar raksasa itu; daun-daun ~ ditiup angin; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, kapuk, dsb)
bidai bi.dai [n] (1) jalinan bilah (rotan, bambu) sbg kerai (untuk tikar, tirai penutup pintu, belat, dsb); (2) jalinan bilah bambu (kulit kayu randu dsb) untuk membalut tangan patah dsb [n Olr] batas atau tempat berhenti dl beberapa permainan
bilah bi.lah [n] (1) belahan bambu (kayu dsb) yg tipis dan panjang: pagar dr -- buluh; (2) sesuatu yg menyerupai bilah (terutama pisau, pedang, dsb): didapatnya -- keris tua di dalam gua itu; (3) kata penggolong bagi sesuatu yg tipis dan panjang: dua -- pedang; dua -- papan [v] mem.bi.lah-bi.lah v memisahkan (membelah dsb) sesuatu menjadi beberapa bagian: mereka tidak pernah -- kekuatan, baik dl menyerang maupun bertahan [n] bagian buldoser yg berfungsi sbg alat gali dan dorong
bindu bin.du [n] perkakas untuk memusingkan kayu dsb yg akan dilarik (dilicinkan dan dijadikan bulat atau bulat panjang); bubut
bintan bin.tan [n] pohon kayu yg biasanya tumbuh di sepanjang tepi sungai, akarnya sering dicampur dng pinang untuk obat cuci perut; Cerbera mangkas
bodong bo.dong [Jw a] tersembul pusatnya; bujal [ark n] angin kencang
bohorok bo.ho.rok [n Geo] angin kencang yg terdapat di dataran Sumatra Utara selama musim timur laut, yg dapat menimbulkan kerusakan pd tumbuh-tumbuhan, khususnya tembakau
bom [n] senjata yg bentuknya spt peluru besar yg berisi bahan peledak untuk menimbulkan kerusakan besar [n] (1) kayu penarik pedati (dokar dsb); (2) kayu palang (perintang pelabuhan); (3) pelabuhan; pabean
bonang bo.nang [n] alat musik pukul dl orkes gamelan terbuat dr perunggu, bentuknya menyerupai periuk atau belanga, atau gong kecil yg disusun di atas tali yg terentang di antara kerangka sandaran kayu
bonggol bong.gol [n] (1) bonjol pd batang kayu dsb; (2) daging pd tengkuk; punuk [Jk] , mem.bong.gol v memukul
bongkor bong.kor [n] (1) bakul dr kulit kayu yg dipakai untuk mengambil sarang lebah (madu) [Jw n] sebidang tanah yg tidak dikerjakan, antara lain, krn tidak ada waktu untuk mengerjakannya
bongkot bong.kot [Jk n] pangkal (batang kayu, tebu, dsb); punggur
bor [n] perkakas untuk menggerek kayu (besi dsb) atau menggali lubang dsb; jara [n cak] papan (dl kelas dsb) untuk menulis; papan tulis
bora bo.ra [n Met] angin dingin yg bertiup turun dr pegunungan, yg pd waktu mencapai dataran rendah berubah menjadi panas
brunai bru.nai [n] pohon perdu yg tingginya dapat mencapai 4-5 m, kayunya lurus dan keras, biasanya untuk tongkat; Antidesma neurocarpum
buang pal [Lay] berlayar serong-menyerong menyongsong angin
bubuk bu.buk [n] binatang kecil yg berkulit keras, berupa kumbang yg suka makan kayu, balok, beras, dsb: tiang itu rusak dimakan -- [n] (1) serbuk dr barang yg lapuk; (2) barang yg ditumbuk menjadi tepung halus: -- kopi [ark] , mem.bu.buk v merebus
bubut bu.but [n Lay] tali bubut [n] alat pemusing besi (kayu) untuk dibulatkan dan dilicinkan [n] burung, bentuknya spt gagak, tetapi mempunyai sayap yg lebar dan berwarna cokelat; Centropus bengalensis [v] cabut
buil bu.il [n] pohon, kayunya baik untuk ramuan rumah
bukit pasir onggokan pasir di gurun atau di pantai yg terjadi krn diendapkan oleh angin
bulian bu.li.an [n] kayu yg keras dan kuat serta tahan lama; kayu besi; Eusyderoxylon zwageri
bulu-bulu bu.lu-bu.lu [n] pohon yg kayunya berwarna merah, keras, dan berat, tingginya dapat mencapai 25 m, diameter mencapai 60 cm, biasa digunakan untuk pasak rumah; Pallacalyx axillaris
buluh perindu alat bunyi-bunyian yg menghasilkan bunyi jika ditiup, terbuat dr bambu tipis; (2) buluh yg dapat menimbulkan bunyi sedih dan sayu jika tertiup angin
bum [n] (1) kayu palang penghalang (perintang) di pelabuhan; (2) pabean [n] peningkatan (perluasan, penambahan, dsb) yg pesat (tt ekonomi dsb)
bumerang bu.me.rang [n] (1) senjata lempar berbentuk lengkung dr kayu yg digunakan oleh penduduk asli Australia, yg dapat kembali kpd pelemparnya jika tidak mengenai sasaran; (2) ki perkataan (perbuatan, ulah, peraturan, dsb) yg dapat merugikan atau mencelakakan diri sendiri
bungur bu.ngur [n] pohon yg berbunga ungu, merah muda, atau putih, kayunya dipakai untuk tiang rumah dsb; Langerstroemia speciosa
burai bu.rai , ber.bu.rai v (1) keluar bertaburan (cerai-berai dsb spt usus dr dalam perut): -- isi perutnya; (2) terurai (ke luar) dan kusut: rambutnya -- diembus angin; (3) ki bocor dan tersiar ke mana-mana (tt rahasia dsb): hubungan gelap antara mereka itu akhirnya -- juga
bus [n] kendaraan bermotor angkutan umum yg besar, beroda empat atau lebih, yg dapat memuat penumpang banyak [n] tiruan bunyi angin berembus
busur bu.sur [n] (1) bilah kayu, bambu, dsb yg direntangkan dng tali untuk melepaskan anak panah; (2) alat (perkakas) untuk membersihkan kapas (kapuk) yg bentuknya spt busur; (3) alat berbentuk setengah lingkaran untuk mengukur derajat (dl matematika) [n] hak milik atas tanah perkebunan kopi (di Jawa Timur)
cabang ca.bang [n] (1) bagian batang kayu yg tumbuh dr pokok atau dahan (cabang yg besar disebut dahan dan cabang yg kecil disebut ranting): pohon ini tidak banyak -- nya; (2) galah (tongkat dsb) yg ujungnya berbelah menjadi sudut (Y); canggah; cagak: pohon itu ditopang dng --; (3) bagian yg terpecah atau terbelah dr pokoknya: -- jalan; -- sungai; (4) satuan usaha (kedai, toko), lembaga, perkumpulan, kantor, dsb yg merupakan bagian dr satuan yg lebih besar; filial: kantor --; perguruan itu mempunyai beratus-ratus -- di seluruh tanah air
cadik ca.dik [n] bambu atau kayu yg dipasang di kiri kanan perahu berbentuk spt sayap sbg alat pengatur keseimbangan agar tidak mudah terbalik; katir
cagak ca.gak [n] (1) tongkat (galah dsb) yg ujungnya bercabang (untuk penopang, penahan, penyangga); cabang (kayu); (2) tiang (listrik, telepon, dsb); kaki atau penyangga (perkakas potret, senapan mesin, dsb); (3) simpang; cabang (tt jalan); (4) ki tunjangan
cakap kosong cakap angin
cakiak ca.ki.ak [n] terompah yg dibuat dr kayu; bakiak
cakil ca.kil [n Lay] batang kayu yg berkait untuk melilitkan ujung tali pd benda tsb
cakram cak.ram [n] (1) besi bundar, pipih, dan tajam; cakra; (2) Olr salah satu alat nomor lempar pd cabang olahraga atletik, terbuat dr kayu bundar dan pipih, di pinggirannya dibalut dng besi (beratnya 2 kg untuk putra dan 1 kg untuk putri)
campang cam.pang [kl n] kayuh; dayung lihat camping
canda can.da [n] (1) tingkah; (2) kelakar; senda gurau; seloroh; (3) Mk rupa; -- gurau senda gurau: di kala matahari terbenam, mereka segera menghentikan -- gurau krn harus melaksanakan salat Magrib [kl n] tombak pendek [ark a] , tak -- , tidak peduli; tidak ambil pusing [ark adv] rupanya: hari -- akan hujan; ia -- tidak suka makanan itu [n] , -- kemudi kayu tempat mengikatkan kemudi
canggung cang.gung [a] (1) kurang mahir atau tidak terampil dl menggunakan sesuatu (krn belum biasa mengerjakannya); kikuk; kekok: rupanya ia belum biasa memegang senapan krn itu sangat -- tampaknya; saya tidak -- lagi berpidato di depan umum; (2) kurang enak dipakai; tidak mudah digunakan: setengah orang mengatakan bahwa setir kiri itu -- , tetapi buat saya sama saja dng setir kanan; (3) merasa tidak senang (tidak bebas); malu-malu (krn belum biasa bergaul, belum mengerti adat kebiasaan yg berlaku): ia merasa -- bergaul dng gadis-gadis yg baru dikenalnya itu; (4) kaku (dl arti kurang mengerti basa-basi, adat sopan santun): orang desa itu -- ketika pertama kali datang di kota; (5) kurang baik (buatannya, susunannya); agak janggal (tidak semestinya, tidak pd tempatnya): kalimat-kalimat dl karangan itu --; (6) dl keadaan kekurangan (tt kehidupan, kepandaian, dsb): bagaimana dapat senang hidupku kalau serba -- spt ini; pengetahuan dan kepandaian serba -- krn itu engkau sulit mendapat pekerjaan [Mk a] , ter.cang.gung v (1) merasa lengang (tidak senang atau kesunyian krn ditinggalkan seorang diri): ~ pula aku selama ini krn menunggu suamiku yg tidak kunjung pulang; (2) kurang senang (kecewa): hendaklah diusahakan supaya pembeli jangan ~ [kl n] punggur (batang kayu) yg separuh tenggelam dl air [n] alang tempat ayam dsb bertenggek
capah ca.pah [n] cakah [n] bejana atau jambangan besar yg dibuat dr kayu untuk tempat air dsb; capar
caruk ca.ruk [kl v] , men.ca.ruk v (1) mengupas kulit kayu; menguliti; (2) menakik (menggores) pohon untuk mengambil getah (damar dsb) [ark a] lahap; rakus; pajuh [Mdr v] berkelahi satu lawan satu atau secara massal dng menggunakan senjata tajam (celurit), dng latar belakang wanita, dendam, dsb
cat [n] (1) bahan pewarna (berupa barang cair, cairan yg kental, atau tepung): -- air, -- alis, -- bibir; (2) Tek bahan cair kental yg dibuat dr bahan pigmen dan zat pengikat, dapat diberi zat pewarna (untuk mewarnai suatu permukaan kayu, logam yg berfungsi sbg lapisan pelindung atau dekorasi)
celempong ce.lem.pong [n Mus] (1) alat musik perkusi yg terbuat dr logam, perunggu, atau besi, berbentuk bundar, terdapat di daerah Kuantan dan Riau; talempong; (2) alat musik tradisional terdiri atas lima sampai tujuh potong kayu sepanjang 5-7 cm dng lebar 6-8 cm, terdapat di daerah Tamiang, Aceh Timur
celis ce.lis [v] men.ce.lis v (1) mencencang (mengiris) halus-halus; (2) membelah kecil-kecil: ~ kayu bakar menjadi beberapa bagian
celuring ce.lu.ring [n] alat musik pukul dl orkes gamelan, terbuat dr perunggu, bentuknya menyerupai mangkuk-mangkuk kecil, dipasang berderet tergantung pd rak kayu, dipukul secara enteng di bagian pinggirnya dng sebatang logam kecil
cemara kipas tumbuhan ruyung yg daunnya berwarna hijau tua, mirip sisik dan tumpang-menumpang, kayunya keras, runjungnya kecil
cempala cem.pa.la [kl a] lancang [Jw n] kayu (alat) pemukul kotak wayang: -- dan keprak juga ada pd wayang beber
cempera cem.pe.ra [ark v] , ber.cem.pe.ra v berhamburan; bercerai-berai: penjudi-penjudi itu pun ~ krn ada polisi yg mendatanginya
cendana cen.da.na [n] (1) pohon yg kayunya keras dan berbau harum; Santalum album; (2) kayu cendana
cendana janggi cendana yg kayunya berwarna merah; Pterocarpus santalina
cendana kering cendana yg sudah tidak berbau harum lagi; (2) ki orang yg sudah tidak berguna lagi; -- kuning cendana yg kayunya berwarna kuning, -- semut Exocarpus latifolia
cendawan batang cendawan yg tumbuh pd batang kayu yg telah lapuk
cepu ce.pu [n] cembul yg dibuat dr kayu (perak dsb)
cepuk ce.puk [n] kotak kecil (dr kayu, logam, dsb) tempat perhiasan, sirih, dsb [n] tiruan bunyi batu jatuh ke dl air dsb
ceracap ce.ra.cap [kl n] bunyi spt canang kecil atau angklung kayu
cermai cer.mai [n] (1) pohon yg batangnya lurus bercabang-cabang, kayunya mudah patah, daunnya sejajar, buahnya kecil-kecil, bentuknya bulat kecil dan beralur, berwarna kuning, dan rasanya masam; Phyllanthus acidus; (2) buah cermai
cingam ci.ngam [n] tumbuhan pantai, kayunya biasa dibuat centong, dayung, dsb; Scyphiphora hydrophyllacea
ciut ci.ut [a] (1) sempit; picik; (2) menjadi sempit; menyusut; mengerut: ruang gerak perusahaannya semakin --; (3) ki tawar; takut (tt hati, perasaan): mendengar itu hatiku bertambah -- [n] tiruan bunyi pohon ditempuh angin, pintu terbuka, dsb
congkak cong.kak [a] merasa dan bertindak dng memperlihatkan diri sangat mulia (pandai, kaya, dsb); sombong; pongah; angkuh: kelakuannya yg -- itu menjauhkan orang darinya [n] (1) kulit lokan yg dipakai dl permainan, ada bermacam-macam spt: -- baiduri, -- putih; (2) permainan dng kulit lokan (biji-bijian dsb) dan kayu yg bentuknya spt perahu yg berlubang-lubang (di Jawa disebut dakon): main --
congkong cong.kong , men.cong.kong v mencangkung [Mk n] rumah jaga; gardu [n] tarahan kayu; tatal
cuaca cu.a.ca [n] keadaan udara (tt temperatur, cahaya matahari kelembapan, kecepatan angin, dsb) pd satu tempat tertentu dng jangka waktu terbatas: pd waktu -- buruk tidak dapat dilakukan penerbangan; hari ini -- terang
cuaca laik [Met] keadaan cuaca di lapangan udara atau di sepanjang jalur penerbangan yg memungkinkan pesawat terbang dapat diizinkan terbang; -- laut keadaan udara di laut dan sekelilingnya (tt temperatur, kelembapan, kecepatan angin, dsb): setelah tinggal sementara waktu di sebuah kota pantai, kesehatannya membaik berkat -- laut
cukilan cu.kil.an [n] (1) pembuatan gambar atau hiasan pd kayu dng cara memahat, melubangi, mengukir kayu tsb dng pahat; (2) hasil mencukil; pahatan: ~ yg indah itu menghiasi dinding kantornya
dadu da.du [n] (1) kubus kecil bersisi enam (biasanya terbuat dr kayu, tulang, gading, atau plastik), pd keenam sisinya diberi bermata satu sampai enam yg diatur sedemikian rupa sehingga dua sisi yg saling berhadapan selalu berjumlah tujuh (digunakan dl permainan, berjudi, dsb); (2) benda berbentuk persegi empat yg mempunyai enam permukaan; kubus [a] (warna) merah muda: pipinya yg dulu biasa berwarna -- sekarang menjadi pucat
dage da.ge [n] makanan yg dibuat dr sisa atau buangan biji karet, kulit ubi kayu, dsb yg diperagikan
daging kering daging yg diawetkan dng cara diasap, dijemur, atau dianginkan; dendeng
dahi layar [Lay] kayu yg dipasang pd tiang di perahu untuk penguat
dal [n] , kacang -- tumbuhan kacang kayu; Cajanus indicus [n] nama huruf ke-8 abjad Arab
damar laut pohon yg tingginya mencapai 150 kaki, besarnya mencapai 5 kaki, kayunya empuk berwarna cokelat terang; Parashorea stellata
dandang dan.dang [n] (1) periuk besar untuk mengukus nasi, biasanya dibuat dr tembaga atau aluminium; (2) wadah terbuka atau bertutup untuk menguapkan zat cair atau membangkitkan uap air [n] perahu yg dibuat dr sebatang kayu yg besar; dendang [n] (burung) gagak; dendang
daru-daru da.ru-da.ru [n] pohon, kayunya kuat dan berat, baik untuk bahan rumah; Urandra corniculata
debu de.bu [n] serbuk halus (dr tanah dsb); abu; duli; lebu: angin bertiup dan -- beterbangan ke udara
debu layang debu atau pasir yg naik ke udara permukaan bumi krn terbawa oleh angin
debus de.bus [n] tiruan bunyi embusan angin bertiup ? dabus [a] tidak dapat atau tidak kena (tt jala ikan): kadang-kadang jalanya lekat, kadang-kadang --
deflasi def.la.si [n] (1) Ek penambahan nilai mata uang, antara lain, dng pengurangan jumlah uang kertas yg beredar dng tujuan mengembalikan daya beli uang yg nilainya menurun; gejala perekonomian yg merupakan akibat keadaan tsb, spt penurunan produksi, langkanya lapangan kerja, rendahnya daya beli masyarakat; (2) Geo pemindahan atau pengangkutan bahan (pasir, abu) oleh angin
defleksi def.lek.si [n] (1) penyimpangan arah, msl penyimpangan arah angin yg disebabkan oleh rotasi bumi; (2) Ling hilangnya infleksi, msl bila dua akhiran kasus bergabung menjadi satu; (3) Ling terjadinya pergantian morfem inflektif oleh unsur lain
deforestasi de.fo.res.ta.si [n] penebangan hutan: penyebab utama laju -- adalah kegiatan penebangan kayu komersial dl skala besar
degar de.gar [n] tiruan bunyi petir, meriam, kayu dipukul, pintu didobrak, dsb
dekak-dekak de.kak-de.kak [n] alat untuk menghitung berupa deretan bulatan dr kayu, plastik, dsb yg bertusuk (setusuk berisi 10 butir) dan berbingkai; swipoa
dempul dem.pul [n] bahan penutup lubang pd kayu dsb, dibuat dr kapur dan minyak cat; gala-gala
denudasi de.nu.da.si [n] (1) Geo pengikisan lapisan atas permukaan tanah yg disebabkan oleh hujan, angin, dan salju sehingga kesuburan tanah menjadi hilang; (2) Hut reduksi permukaan tanah karena fenomena alam
depresi tropis [Geo] (1) depresi yg berasal dr daerah tropis; (2) gangguan tropis yg kecepatan anginnya lebih rendah dr 34 knot
depus de.pus [n] tiruan bunyi embusan angin
derau de.rau [n] (1) tiruan bunyi gemuruh hujan dibawa angin; (2) Fis bunyi yg gelombangnya tidak teratur; (3) Dirg gangguan yg terjadi dl sistem transmisi telekomunikasi yg mempengaruhi kualitas informasi
dersik der.sik [n] desir (bunyi angin dsb)
deru de.ru [n] tiruan bunyi angin ribut (mesin mobil dsb): dr jauh terdengar -- mobil
desas-desus de.sas-de.sus [n] (1) suara orang berbisik-bisik: di ruang itu kedengaran ada --; (2) percakapan orang banyak (yg belum tentu benar dan tidak diketahui sumbernya); kabar angin: ada -- yg mengatakan bahwa pejabat itu terlibat gerakan subversi
desik de.sik [n] tiruan bunyi daun-daunan kecil beradu krn tertiup angin
desing de.sing [n] tiruan bunyi peluru yg ditembakkan, tiupan angin, dsb
desir de.sir [n] tiruan tiupan bunyi angin, bunyi uap yg keluar dr cerek, dsb
desut de.sut [n] tiruan bunyi orang meniup, angin kencang, dsb
difluensi dif.lu.en.si [n Mat] bentuk garis angin atau isobar yg memancar
distilasi dis.ti.la.si [n] proses memanaskan benda cair atau padat hingga berubah menjadi uap, yg disalurkan ke dl bejana yg terpisah, kemudian dikondensasikan dng pendingin: -- minyak kayu putih
doldrum dol.drum [n Met] daerah bertekanan rendah (minimum) di sekitar khatulistiwa, tempat udara panas selalu naik dan agak jarang angin; daerah tenang khatulistiwa; daerah angin mati
dolok do.lok [Bt n] gunung [n cak] potongan batang kayu yg belum dibelah
domino do.mi.no [n] permainan dng 28 kartu (kayu, tulang, dsb) yg bermata (bertitik besar), tiap kartu dibagi menjadi dua bidang, tiap bidang berisi 0-6 titik
dowel do.wel /dowEl/ lihat kayu
dulang du.lang [n] nampan yg biasanya berbibir pd tepinya dan berkaki, dibuat dr kayu [Jw v] men.du.lang v menyuapi (anak kecil, orang sakit, dsb) [Mk v] men.du.lang v mengepul (tt asap) [n] pohon tengguli, Cassia fistula
dulang-dulang du.lang-du.lang [n] talam kecil untuk mencuci barang sepuhan [n Lay] kayu lintang pd tiang kapal
dungun du.ngun [n] pohon di pantai yg kayunya liat, Heritiera littoralis
eboni ebo.ni [n] kayu yg keras, berat, dan tahan lama, digunakan untuk membuat mebel dan barang ukiran, biasanya berwarna hitam; kayu hitam; Diospyros ebenum
ekolabel eko.la.bel [n] sertifikat thd produk khusus untuk kriteria lingkungan: dl jangka waktu lima sampai sepuluh tahun mendatang, banyak negara yg mengimpor produk kayu akan mensyaratkan dimilikinya sertifikat -- tsb
eluvium elu.vi.um [n Geo] (1) sisa-sisa batuan yg ditimbulkan oleh kerapuhan batu di tempat; (2) pasir atau tanah halus yg diendapkan oleh angin
embarau em.ba.rau [n] pagar kayu atau tembok batu yg kuat dipasang di tepi laut atau di tepi sungai (untuk menahan luapan air); pematang yg besar dan kuat; tanggul
embus em.bus [v cak] enyah; pergi: -- kau dr sini , ber.em.bus v (1) bertiup (angin dsb): angin pagi mulai ~; (2) keluar ditiupkan (tt napas, udara dr mulut, dsb): napasnya sudah tidak ~ lagi
embusan em.bus.an [n] gerak udara yg bertiup; tiupan: ~ angin itu keras sekali sehingga banyak pohon yg tumbang karenanya
emfisema em.fi.se.ma [n] (1) Dok pembengkakan jaringan atau bagian tubuh krn adanya udara, msl gelembung paru-paru terus mengembang dan tidak menguncup lagi (spt pd penyanyi, peniup gelas); (2) cak busung angin
endodermis en.do.der.mis [n Bio] lapisan terdalam pembuluh kayu, biasanya berisi lapisan zat tepung
engkah eng.kah [n] getah (untuk melekatkan kayu); perekat; lem [a] eng.kah-eng.kah a (1) belum empuk (setengah masak tt sesuatu yg direbus); (2) mengkal; belum masak benar (tt buah-buahan dr pohonnya)
epifit epi.fit [n Bio] tumbuhan yg menumpang pd tumbuhan lain, tetapi tidak mengambil unsur baru secara langsung dr tumbuhan yg ditumpanginya itu
erosi ero.si [n] (1) hal menjadi aus (berlubang) krn geseran air (tt batu); (2) Geo pengikisan permukaan bumi oleh tenaga yg melibatkan pengangkatan benda-benda, spt air mengalir, es, angin, dan gelombang atau arus; (3) Dok luka pd kulit yg sangat dangkal, hanya mengenai lapisan kulit luar dan mengeluarkan serum; (4) ki pengikisan; penyusutan; penipisan: -- nasionalisme
erosi pertanian erosi yg disebabkan oleh peningkatan aliran permukaan, angin, penebangan hutan, pembakaran tanaman penutup tanah; penggembalaan liar, dan gangguan pd sistem drainase alamiah
erosi tanah perusakan dan pemindahan tanah sebagian atau seluruhnya, terutama di daerah yg banyak turun hujan dan banyak musim kering; (2) proses perpindahan atau pergerakan tanah dr permukaan bumi krn angin atau aliran air
eukaliptol eu.ka.lip.tol [n Kim] zat cair tanpa warna yg berbau spt kapur barus, diperoleh dr minyak eukaliptus, kayu putih, dan lavender, digunakan dl wewangian dan sbg bahan penambah cita rasa; sineol; C10H18O
faden fa.den [n Lay] satuan ukuran isi 6,11643 m3 untuk muatan kayu
fenol fe.nol [n] senyawa kristal beracun yg terdapat di dl hasil pembakaran arang atau kayu
finir fi.nir [n] lembaran kayu yg seragam ketebalannya
fon [n Ling] bunyi ujar yg dihasilkan oleh alat-alat ucap; bunyi bahasa [n Met] angin turun yg panas dan kering, biasanya terjadi di daerah pegunungan
formika for.mi.ka [n] lembaran pelapis penggilap perabot kayu, spt daun pintu, daun meja, terbuat dr bahan plastik dng warna dan corak yg bermacam-macam
fuli fu.li [n] kulit pembungkus biji pala: ekspor tsb meliputi lada, kayu manis, pala, dan --;
fungi fu.ngi [n Bio] tumbuhan tanpa daun atau klorofil, hidup dr bahan tumbuhan atau binatang lain, dapat terdiri atas satu sel, dapat menyebabkan penyakit pd tumbuhan atau binatang, dapat membusukkan kayu, makanan, dsb; cendawan; jamur
gabus ga.bus [n] kayu yg lunak, biasanya dr pohon Alstonia scholaris atau Sonneratia acida (biasa dipakai untuk pengasah pisau, taji, dsb) [n] kayu atau hati kayu yg lunak untuk sumbat botol dsb [n] ikan air tawar, bentuknya spt ikan lele, tetapi tidak berpatil; ikan aruan; Ophiocephalus striatus
gada ga.da [n] alat untuk memukul yg pd bagian ujungnya membesar, terbuat dr kayu, besi, dsb
gada-gada ga.da-ga.da [n Lay] bendera kecil atau baling-baling yg dipasang pd puncak tiang perahu untuk menunjukkan arah angin
gaharu ga.ha.ru [n] kayu yg harum baunya, biasanya dr pohon tengkaras; Aquilaria malaccensis
gaing ga.ing [n Lay] kayu lancip tambahan pd lunas perahu (pd haluan dan pd buritan) yg berbentuk paruh
gala-gala ga.la-ga.la [n] campuran damar dng bahan lain untuk merekatkan kayu dsb [n] kelulut (lebah kecil)
galah ga.lah [n] (1) tongkat yg panjang (dr bambu atau kayu dsb untuk menjolok buah-buahan, menolak perahu, menjemur pakaian, dsb); (2) tombak (untuk memburu babi hutan dsb)
galang ga.lang [n] barang yg dipasang melintang (spt bantal, penyangga, ganjal, landasan dr kayu, balok); kayu dsb penunjang atau penopang supaya tinggi atau supaya tidak rebah; kalang , meng.ga.lang v melintang: jika tiada aral ~ , kami akan datang besok [n] ga.lang.an n pematang sawah; galeng
galih ga.lih [n] teras kayu yg keras dan berwarna hitam krn tuanya
galing-galing ga.ling-ga.ling [n] tumbuhan yg kayunya biasa dibuat tajuk perahu; kepialu; Vitis trifolia
gambang gam.bang [n] alat musik pukul tradisional (bagian dr perangkat gamelan) yg dibuat dr bilah-bilah kayu (16-25 bilah) yg panjang dan besarnya tidak sama, dimainkan dng alat pukul
gamit ga.mit [v] , ber.ga.mit v(1) saling menyentuh dng jari (saling memberi isyarat): dua remaja itu ~ dan bertukar kerling; (2) ki berlambaian: daun pokok kayu ~; (3) ki merangkul; mendekati: Presiden ~ dng salah satu partai di tengah silang pendapat tt kebangkitan partai itu pd masa datang
gamparan gam.par.an [n] bakiak (terompah, kelom) dr kayu
gandaria gan.da.ria [n] (1) tanaman yg menyerupai pohon mangga, tingginya dapat mencapai 20 m, buahnya berbentuk bulat lonjong dan berukuran kecil, berwarna kuning atau merah muda dan berair, daging buahnya tebal, yg muda masam rasanya, dibuat asinan, pencampur sambal, dsb, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan dan sarung keris; Bouea macrophylla; (2) buah gandaria
gandin gan.din [n] palu besar yg dibuat dr kayu
ganteng gan.teng [a] elok dan gagah (tt perawakan dan wajah, khusus untuk laki-laki); tampan: ia sangat -- lagi baik budi sehingga banyak orang yg menyenanginya
gantungan kunci gan.tung.an kunci alat untuk menggantungkan kunci, terbuat dr kayu, plastik, atau logam, bentuknya bermacam-macam; (2) tempat untuk menyangkutkan kunci
gaplek gap.lek [n] ubi kayu (singkong) yg telah dikupas dan dikeringkan (dijemur)
garis sentakan [Met] garis yg dibuat dl suatu daerah yg menyatakan bahwa di sepanjang garis itu terdapat perubahan kecepatan angin yg besar
gasing ga.sing [n] mainan terbuat dr kayu dsb yg diberi berpasak (paku atau kayu) yg dapat dipusingkan dng tali
gawang ga.wang [n] (1) dua tiang yg dihubungkan dng kayu palang pd bagian ujung atas; (2) Olr dua tiang yg berpalang sbg tempat sasaran memasukkan bola (dl permainan sepak bola dsb)
gawangan ga.wang.an [Jw n] alat yg terbuat dr bambu atau kayu, digunakan untuk meletakkan kain (mori) yg akan dibatik
gayuh ga.yuh [v] , ber.ga.yuh v bergantung rendah-rendah (tt buah-buahan dsb); bergayut [Jw v] , meng.ga.yuh v berusaha mencapai (cita-cita dsb) ? 1kayuh
gayut ga.yut , ber.ga.yut v bergantung (bersangkut) berayun-ayun; berpaut (berpegang) seraya bergantung: anggrek ~ di dahan; kera ~ di dahan kayu
gebeng ge.beng /gEbEng/ (1) n bilik kecil (tt perahu); (2) a Lay besar; lebar (tt dayung): dayung --; (3) n Lay bagian yg gepeng dr dayung yg dikayuhkan ke air; daun dayung
gedi ge.di [n] tanaman mirip ubi kayu, daunnya dapat dimakan, rasanya agak manis; Abelmoschus manihot
gedik ge.dik [n] batang atau pemukul yg terbuat dr bambu atau kayu, digunakan untuk merontokkan butir padi dr malainya
gelagar ge.la.gar , ber.ge.la.gar v bergemuruh; berdentum; menggelegar: terdengar bunyi mortir dan meriam ~ [n] belahan bambu yg dirangkai, digunakan sbg alas duduk dsb [n Tek] (1) konstruksi baja atau beton yg membentuk bentangan jembatan, dermaga, atap; (2) bentangan baja atau kayu yg mendukung kuda-kuda lantai
gelam ge.lam [n] tumbuhan yg daunnya menghasilkan minyak kayu putih; Melaleuca leucodendron
gelebar ge.le.bar , ter.ge.le.bar v terserak (spt buah-buahan tumpah dr bakul); bertaburan (spt sobekan kertas kecil tertiup angin)
geleding ge.le.ding , meng.ge.le.ding v menggeliat (tt papan, kayu, dsb): papan kayu muda mudah ~
gelegar ge.le.gar [n] tiruan bunyi gemuruh spt bunyi meriam atau bom [n] kayu (balok) penyangga papan lantai dsb (pd rumah panggung)
gelendong ge.len.dong [n] (1) alat untuk menghubungkan benang (kawat, tali plastik, dsb dibuat dr kayu, kaleng, atau besi); (2) gulungan benang (kawat, tali plastik, dsb)
geligin ge.li.gin [n] kayu (tongkat) pd alat tenun untuk menggulung benang
gelombang laut gerakan pd permukaan air yg tampak bagaikan padi di sawah luas tertiup angin
gelombang pasat gelombang yg berpindah-pindah yg merupakan gangguan pd angin timur tropis
gelondong ge.lon.dong [n] kayu batangan bulat yg utuh [n Ikn] benih bandeng berukuran sebesar jari tangan, berusia sekitar 1-2 bulan;
gelongsor ge.long.sor [v] , meng.ge.long.sor v meluncur turun: kayu itu ~ dr lereng bukit menimpa pohon-pohon kecil
gelopak ge.lo.pak [v] , meng.ge.lo.pak v terlepas (tidak melekat lagi, tt kayu, cat dsb); terkelupas: cat pintu itu sudah lama ~
gemang ge.mang [a] besar (tt barang yg bulat torak spt batang kayu) [a] gamang; takut; ngeri: jangan kau -- thd badai
gembor gem.bor [n] ceret besar, ujung pancurannya bertutup corong yg diberi lubang-lubang kecil, dipakai untuk menyiram tanaman [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai sbg bahan bangunan atau industri (Kupang); (2) kayu gembor: aneka dupa wangi itu tidak lain dr campuran limbah industri kipas, patung, juga campuran dr kayu cendana, kulit kayu -- , dan eboni
gembung gem.bung [v] menjadi besar krn berisi udara, air, dsb; kembung; melembung: perutnya ~ krn masuk angin [n] ikan kembung
gemerusuk ge.me.ru.suk [v] berbunyi "kerusuk, kerusuk" spt bunyi daun-daun kering ditiup angin
gendang gen.dang [n] alat bunyi-bunyian berupa kayu bulat panjang, di dalamnya ada rongga dan salah satu lubangnya atau kedua-duanya diberi berkulit (untuk dipukul) [n] gulung (untuk kertas) lihat gendis
genggong geng.gong [n] alat musik spt harmonika mulut, terbuat dr bahan bambu, kayu, pelepah enau, atau logam, dilengkapi dng lidah-lidah getar, dimainkan dng menarik-narik tali yg dihubungkan dng lidah-lidah getar pd alat itu dng mulut sbg resonator
gerah ge.rah [a] berasa panas badan (krn hari hendak hujan, tidak ada angin, dsb); palak
gergaji ger.ga.ji [n] besi tipis bergigi tajam (perkakas pemotong atau pembelah kayu dsb)
geribik ge.ri.bik [n] (1) jalinan bilah (rotan, bambu) sbg kerai (untuk tikar, tirai, penutup belat, dsb); (2) jalinan bilah bambu (kulit kayu randu dsb) untuk membalut tangan patah dsb
geronggang ge.rong.gang [n] lubang di dalam; rongga (di dl batu, kayu, dsb): selama hujan itu ia duduk dl -- itu [n] pohon, kayunya baik untuk dibuat perkakas rumah dsb; Cratoxylon cuncatum
gerowong ge.ro.wong [a] berongga di dalam (tt kayu dsb): tiang kayu rumah sudah mulai --; syukurlah pd saat ini masih belum banyak pohon-pohon yg -- krn tua
gerunggung ge.rung.gung [n] pohon yg kayunya kuning dng bunga berwarna merah tua; Cratoxylon formosum
gerut ge.rut [n] tiruan bunyi kayu dipatar dsb
gesek ge.sek [v] , ber.ge.sek v bergosokan; bergesel; bergeseran: bunyinya sbg kayu ~; kalau dua benda selalu ~ , lama-kelamaan aus
getah ge.tah [n] (1) zat cair pekat dr batang kayu, buah-buahan, dsb yg bersifat melekat: -- jarak; -- kemboja; -- nangka; -- sawo; (2) zat cair pekat dr pohon karet (perca): -- karet mentah sering kali dibuat bola oleh anak-anak [n Dok] zat cair dr kelenjar (dl tubuh)
giam gi.am [n] pohon yg kayunya baik untuk perkakas rumah dsb; Hopea celebia
gitar gi.tar [n] alat musik dng bahan dr kayu spt biola, berleher panjang, berdawai enam atau lebih, dimainkan dng memetik dawai itu dng jari
golek go.lek [v] ber.go.lek v (1) berguling: bola ~; (2) berbaring: sehari ini ia ~ di tempat tidurnya [n] boneka (biasanya dr kayu)
gorap go.rap [n] perahu layar yg dilengkapi kayu-kayu yg berfungsi sbg pelampung
gubal gu.bal [n] kayu yg lunak antara kulit dan teras [v] , meng.gu.bal v merencanakan dan menyusun: ~ undang-undang [n] bungkah (tanah, batu, dsb)
gulung-menggulung gu.lung-meng.gu.lung [v] bergulung-gulung: angin ribut menderu-deru, ombak datang ~
guratan gu.rat.an [n] hasil menggurat: boneka kayu ini adalah ~ tanganku sendiri
gurdi gur.di [n] bor kecil untuk membuat lubang pd kayu, sarung keris, dsb; jara
halimbubu ha.lim.bu.bu [Mk n] pusaran angin: ia mengejar bagai topan --
hambatan ham.bat.an [n] (1) halangan; rintangan; (2) kayu penghalang (pengempang jalan dsb)
hantai han.tai [ark n] pohon yg kayunya baik untuk dipakai sbg bahan bangunan rumah
hantap han.tap [n] pohon, kayunya dipakai untuk membuat sampan, peti kemas, dsb; Sterculia macrophylla
harit ha.rit [n] peng.ha.rit n penggergaji kayu (yg membuat papan, balok, dsb)
harmonium har.mo.ni.um [n] (1) alat musik gamit spt orgel kamar, dibunyikan dng menekan tombol pembuka lidah-lidah yg bergetar krn angin yg dipompa (pedal kaki), banyak dipakai sbg alat musik pengiring di gereja; (2) alat musik spt orgel kecil: orang Jakarta menggemari lagu berirama India dan Melayu dng iringan --
hasil hutan barang-barang yg didapat dr tumbuhan dl hutan (spt rotan, damar, kayu)
hawa ha.wa [n] (1) campuran berbagai-bagai gas yg meliputi bumi; udara: angin terjadi krn gerakan --; bukalah jendela itu supaya -- masuk; (2) keadaan udara pd suatu tempat; iklim: -- bersih; -- panas; -- dingin; (3) keadaan udara (bukan suhu, cuaca, dll): di pagi hari -- masih sejuk dan segar [n] keinginan; nafsu [n] (1) Siti Hawa, istri Nabi Adam a.s.; (2) cak perempuan: kaum --
hilofagus hi.lo.fa.gus [a] bersifat pemakan kayu (spt rayap)
hipolimnion hi.po.lim.ni.on [n] lapisan dl air danau yg bagian permukaannya tidak terpengaruh sehingga tidak teraduk oleh angin dan mempunyai kadar oksigen yg rendah
hobo ho.bo [n] alat musik tiup dr kayu, berbentuk tabung sepanjang 65 cm dng rongga sempit berbentuk kerucut, kolom udara digetarkan melalui klep tiup ganda
homograf ho.mo.graf [n Ling] kata yg sama ejaannya dng kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya (spt teras 'inti kayu' dan teras /tEras/ 'bagian rumah')
hukum Ferrel [Hid] hukum tt hubungan antara rotasi bumi dan gerakan angin serta arus laut
hurikan hu.ri.kan [n] angin pusar dng kecepatan yg luar biasa di daerah tropis
hutan belukar hutan yg ditumbuhi kayu-kayuan yg kecil-kecil
ibu tangga bambu (kayu) yg diberi beranak tangga; (2) bagian tangga yg dipakai sbg pegangan ketika dipanjat
ikat [n] (1) tali (benang, kain, dsb) untuk mengebat (menyatukan, memberkas, menggabungkan): -- barang itu sudah lepas; (2) bingkai (dr kayu, logam, dsb) yg dipakai untuk menguatkan (mencengkam, memegang, dsb); (3) berkas; gabung: ia membeli sepuluh -- rambutan; dua -- kayu api; (4) ki cara mengatur (menyusun) pasukan (barisan dsb): -- perang, susunan pasukan dsb dl perang; (5) kebat
ikat kolam tepi kolam, terbuat dr kayu
ikatan ikat.an [n] (1) yg diikat; (2) cara mengikat; (3) berkas; gabungan: kayu ini ~ nya kecil-kecil; (4) susunan (hubungan) kata dsb; rangkaian; pertalian: arti kata hendaknya diterangkan dl ~ kalimat; (5) perserikatan; perkumpulan; (6) Kim lambang untuk menyatakan jumlah serta ikatan valensi atom dl rumus struktur
ikon [n] lukisan, gambar, gambaran pd panel kayu yg digunakan dl kebaktian gereja Kristen Ortodoks
ilmu kehutanan ilmu yg mencakupi pengusahaan tanah hutan sbg sumber produksi yg permanen, penanaman dan penggunaan kayu, pengaturan hutan guna proteksi air, pengaliran air sungai, dan manajemen binatang liar di hutan
incar in.car [v] bidik [n] alat untuk membuat lubang pd kayu, besi, dsb; gurdi; bor (kecil); jara
industri ringan usaha pembuatan barang-barang yg bahannya dr kertas, kayu, rotan, dsb (bukan dr besi atau baja)
injak in.jak, in.jak-in.jak [n] (1) alat yg digerakkan dng kaki (spt mesin jahit, perkakas tenun) sanggurdi; pedal sepeda; (2) pa-pan besi (kayu) yg dipakai sbg tangga pd mobil (gerbong kereta api dsb)
insulator in.su.la.tor [n] (1) (alat) penyekat; penahan; (2) bahan isolasi: kayu juga bersifat -- thd panas dan listrik
ira [Mk n] (1) petak pd buah durian atau limau; pangsa; (2) garis atau urat kayu; (3) urat besar pd daging (yg mudah diiris)
iras [n] se.i.ras n berasal atau terbuat dr satu bahan (besi, kayu dsb) yg tidak bersambung: keris ganja ~ tiang ganja ~ [Mk n] se.i.ras, iras-iras n serupa; semacam
iris-irisan iris-iris.an [n] hasil mengiris-iris: lama-kelamaan ~ kulit kayu menjadi hilang
isis [a] terasa segar (krn embusan angin dsb): dng potongan rambut pendek spt ini, saya merasa lebih enak dan --
isogon iso.gon [n] (1) Met garis pd peta yg menghubungkan tempat yg mempunyai arah angin yg sama; (2) Mat bangun yg sudutnya sama besar
isotah iso.tah [n Met] garis yg menghubungkan tempat yg mempunyai kecepatan angin yg sama
isu [n] (1) masalah yg dikedepankan (untuk ditanggapi dsb); (2) cak kabar yg tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; desas-desus
jadam ja.dam [n] (1) pati kayu gaharu berwarna hitam, biasa dipakai untuk obat perut dsb; (2) nama campuran logam berwarna biru tua, untuk melapis dan menghitamkan perak dsb
jaket ja.ket [n] (1) baju luar (untuk penahan dingin atau angin); (2) sampul luar buku
jaket bulu baju luar untuk penahan dingin atau angin terbuat dr bulu binatang
jalur pelindung deretan tanaman pelindung yg dapat mengurangi arus kecepatan angin dan dapat menangkap butir-butir tanah yg ada di udara sehingga dapat terkumpul di daerah itu
jamadat ja.ma.dat [ark n] benda padat yg tidak bernyawa, spt batu, kayu
jampen jam.pen [n] kesenian tradisional dr daerah Aceh yg alat-alat musiknya terbuat dr kayu, kulit kambing, suling, dan tali dawai
jamur kuping jamur yg bentuknya spt kuping, kenyal, berwarna cokelat keungu-unguan, tumbuh pd kayu melapuk dan dapat dimakan; jamur warga; Hirneola turiceelaria
jamur supa kincir jamur yg banyak terdapat pd batang kayu yg telah lapuk, dapat dimakan, air rebusan jamur ini biasa untuk tetes mata; Polyporus arcularius
jangat ja.ngat [n] (1) kulit luar (rotan, kayu, binatang, dsb); (2) kulit rotan yg sudah diraut untuk tikar dsb; (3) tali dr kulit
jangkang jang.kang [n] lebar antara dua belah kaki [n] pohon rawa yg berakar tunjang, kayunya kurang baik untuk dipakai sbg bahan bangunan rumah (ada beberapa macam spt: -- betina, -- bukit, -- hutan); Stercula foetida [Mk v kas] mati; meninggal
jangkar buritan jangkar tanpa tongkat yg ditempatkan di buritan, digunakan pd waktu kapal mengolah gerak atau berlabuh di perairan dng ruang gerak yg terbatas sehingga kapal tidak dapat terputar oleh arus atau angin
jara ja.ra [n] (1) gurdi atau bor kecil untuk membuat lubang pd kayu (sarung keris dsb); (2) alat untuk membersihkan kapas, busur
jarjau jar.jau [n] kayu penyangga lantai
jati ja.ti [a] murni; asli [n] (1) pohon yg kayunya keras dan ulet, baik untuk bahan rumah dsb, daunnya besar, bulat, dan kasar pd permukaannya; Tectonia grandis; (2) kayu jati; (3) daun jati
jati kapur jati yg tumbuh di tanah berwarna hitam dan lunak, kayunya tidak baik untuk bahan bangunan krn kurang kuat
jebang je.bang [n] perisai panjang, dibuat dr kayu berlapis kulit hewan (msl kulit kerbau)
jejengkok je.jeng.kok [Jw n] tempat duduk (yg rendah) dibuat dr kayu; kuda-kuda; dingklik
jejuri je.ju.ri [n Lay] tempat berdiri juru mudi, terbuat dr kayu berbentuk segi empat, diletakkan di belakang roda kemudi
jeluang je.lu.ang [n] kertas (pakaian) dr kulit kayu
jelujur je.lu.jur [v] men.je.lu.jur v menjahit dng jarak lebar-lebar atau jarang-jarang (dng tangan dsb) [n] kayu (bambu) yg dipasang mendatar sbg penutup pintu kandang (pagar dsb)
jelutung je.lu.tung [n] (1) pohon yg kayunya lunak, putih sampai agak kuning, berkilat, dan bertekstur halus; Dyena costulata, ada banyak macamnya: -- pipit; -- badak; -- laut; (2) kayu jelutung
jembak jem.bak , men.jem.bak v mengurai dan berkibar (spt rambut panjang yg terurai ditiup angin)
jembatan jem.ba.tan [n] (1) jalan (dr bambu, kayu, beton, dsb) yg direntangkan di atas sungai (jurang, tepi pangkalan, dsb); titian besar; (2) ki perantara; penghubung
jembatan gelagar tunggal jembatan dibuat dr batang kayu palem atau bambu dng sandaran tangan, khusus untuk pasukan infanteri
jendela jen.de.la [n] (1) lubang yg dapat diberi tutup dan berfungsi sbg tempat keluar masuk udara; tingkap; (2) lubang angin
jenjang jen.jang [n] (1) tingkat-tingkat yg beraturan dr bawah ke atas; tangga; tingkat; tahap: sekarang banyak sekali -- kepangkatan yg dulu tidak ada; (2) Olr palang bertingkat (dl cabang senam) terbuat dr kayu yg dibulatkan, dipasang ke atas, berjejer dng jarak antara 30-40 cm, untuk latihan bergantung (dl latihan otot perut, punggung, dsb) [a] panjang dan langsing (tt leher): rambut gadis itu bersanggul rapi sehingga lehernya yg -- tampak indah
jeriau je.ri.au [n] kayu (bambu dsb) yg dipasang melintang pd kasau untuk memasang atap atau pd rasuk (balok) untuk memasang lantai (pd rumah panggung)
jermang jer.mang [n] kayu pendek yg dipasang mendatar untuk menopang perahu dsb supaya tidak miring
jeruji je.ru.ji [n] kayu atau besi yg dipasang berdiri dan berjarak (pd jendela, pintu, dsb) sehingga terdapat celah-celah; terali; kisi-kisi
jeruk bali jeruk asli Indonesia, batangnya berbengkok-bengkok, kayunya kuat, berdaun besar bersayap lebar pd tangkainya, bunga berwarna hijau keputih-putihan dan berbau harum, buah beraneka ragam bentuk, ukuran, warna daging, dan rasanya, banyak mengandung vitamin C; Citrus maxima
jerungkau je.rung.kau , men.je.rung.kau v (1) berlenturan (tt cabang kayu); (2) terjuntai; terurai; tergerai (tt rambut)
jerunuk je.ru.nuk , ter.je.ru.nuk v jatuh tertelungkup; jatuh tersungkur: anak itu ~ krn kakinya tersangkut kayu yg melintang di tengah jalan
jetsam jet.sam [n Lay] muatan kapal yg sewaktu-waktu dapat dilemparkan ke laut untuk meringankan beban kapal (msl pd waktu angin ribut)
jidur ji.dur [a] gembira; senang: dng -- nya ibu muda itu memperlihatkan bayinya yg baru lahir kpd tamu-tamunya [n] (1) tetabuhan spt rebana besar terbuat dr kulit kerbau dsb, berbingkai, terbuat dr kayu; (2) bedug
jinjing jin.jing [v] , men.jin.jing v membawa sesuatu dng posisi tangan ke bawah dan tidak terlalu erat memegangnya: pulang dr pasar Ibu ~ keranjang mangga; ringan sama dijinjing, berat sama dipikul, pb persahabatan yg karib, baik dl kesenangan maupun dl kesusahan [n] (1) pohon yg kayunya keras dapat dibuat papan dsb; Albizzia moluccana; (2) kayu jinjing
jipang ji.pang [ark n] perisai panjang yg dibuat dr kayu berlapis kulit (msl kulit kerbau); jebang [Mk n] cabang (pohon); dahan [n] buah labu kecil yg dagingnya keras dan berair, bergetah putih jika diiris, kulitnya berlekuk-lekuk dan berduri apabila sudah tua, dibuat sayur; labu siam; Sechium edule [n] kapak (untuk berperang) [n] penganan yg dibuat dr beras pulut dan gula
jongkong jong.kong [n] sampan (perahu) yg dibuat dr sebatang kayu utuh yg besar (bagian tengahnya dilubangi untuk ruang perahu)
juar ju.ar [n] (1) pohon yg terasnya hitam dan keras sekali; biasa dibuat jadi hulu dan sarung keris; Cassia siamea; (2) kayu juar
jumpelang jum.pe.lang [n] (1) kayu melengkung tempat berdiri kaki kursi (supaya kursi dapat berayun ke depan dan ke belakang); (2) besi melengkung yg terdapat dl jentera dsb
jupang ju.pang [v] ber.ju.pang v bercupang; bercabang: kayu ~
juru ju.ru [n] orang yg pandai dl suatu pekerjaan yg memerlukan latihan, kecakapan dan kecermatan (keterampilan) [ark] men.ju.ru v menjorok; menganjur , pen.ju.ru n arah; ~ angin mata angin; arah datangnya angin: dr delapan ~ angin berdatanganlah tamu-tamu Baginda Raja [n] pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan I/c, satu tingkat di bawah juru tingkat satu, satu tingkat di atas juru muda tingkat satu
kabar burung kabar angin
kabar selentingan kabar angin
kabat ka.bat [Mk v] , me.nga.bat v mengikat; mengebat: ~ kayu bakar
kalong ka.long [n] kelelawar besar yg makan buah-buahan pd waktu malam, pd siang hari tidur dng menggantungkan diri pd dahan kayu; keluang; Pterocarpus edulis
kamat ka.mat ? ikamah [n] kayu yg biasa digunakan untuk membuat cap (tera)
kambi kam.bi [kl n] bingkai dr kayu (papan dsb) pd pintu (pinggiran dinding dsb) untuk menguatkan tepi pintu (dinding dsb)
kambium kam.bi.um [n Bot] lapisan sel hidup pd tumbuhan berkeping dua, terletak di kulit dan di kayu, yg membuat jaringan kayu baru ke sebelah dalam dan jaringan kulit baru ke sebelah luar
kamikaze ka.mi.ka.ze [Jp n] (1) angin yg datang mendadak yg menyelamatkan bangsa Jepang dl suatu peperangan antara Jepang dan Tiongkok pd abad ke-18; (2) pasukan udara Jepang yg dl Perang Dunia II bersedia mati bersama pesawat terbang yg mereka tumpangi dng menumbukkannya pd sasaran
kampanye bisik gerakan untuk melawan (mengadakan aksi) serentak dng jalan menyiarkan kabar angin
kamper kam.per [n] kristal (hablur) yg mudah menguap, terbuat dr getah pohon kapur barus, digunakan sbg bahan antihama atau untuk campuran obat-obatan; kapur barus [n] (1) pohon asli dr Cina, termasuk suku medang, tinggi pohon antara 20-30 m, daun bertulang utama tiga, buahnya bulat panjang, berdaging, jika masak berwarna hitam, tumbuh pd tanah lempung berpasir di daerah pegunungan dng ketinggian 600-1.500 m di atas permukaan laut; Cinnamomum comphon; (2) kayu kamper
kandang jepit kandang untuk memeriksa dan mengobati ternak yg sakit (biasanya terbuat dr kayu atau bambu)
kapak ka.pak [n] alat terbuat dr logam, bermata, dan bertangkai panjang; beliung besar untuk menebang pohon (membelah kayu dsb) [Mk n] kepak; sayap [n] ikan laut, Pellona
kapal penyapu ranjau kapal yg lambungnya dibuat dr kayu atau bahan lain yg antimagnet untuk memusnahkan ranjau di suatu perairan
kapang ka.pang [n ] jenis kerang laut yg melubangi kayu atau papan yg terbenam di dl air sehingga dapat merusak kulit kapal kayu atau perahu; Toredo navalis [n] ber.ka.pang v bercendawan; bulukan [v] ka.pang.an n gerhana bulan (matahari)
kapar ka.par [n] kayu atau sampah dsb yg hanyut di sungai dsb [ark n] belakang pedang atau parang
kaparan ka.par.an [n] barang-barang yg telantar (tidak terpelihara); kayu-kayuan dsb yg berhanyutan (di laut atau di sungai)
kapi ka.pi [n Lay] balok untuk menaikkan layar besar; kayu kerek; takal; katrol
kapu ka.pu , ka.pu-ka.pu n kayu apung; kiambang, Pistia stratiotes
kapur ka.pur [n] bahan serbuk yg putih warnanya, diperoleh dr batu putih (sisa-sisa organisme laut) yg dibakar, digunakan sbg campuran makan sirih, pemutih dinding, bahan obat-obatan, dsb [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai untuk bahan membuat kayu lapis dsb; (2) kayu kapur
karambol ka.ram.bol [n] permainan spt permainan biliar, tetapi dng menggunakan jari sbg penyentik (penyentil) dng lempengan bundar yg dibuat dr kayu atau plastik sbg pengganti bola
karas ka.ras [n] kue atau penganan yg dibuat dr tepung beras [n] pohon yg getahnya dapat dibuat kapur barus; tengkaras; Aquilaria mallaccensis [n Sas] papan kayu atau keping batu yg dipakai oleh penyair susastra Jawa Kuno untuk menuliskan karyanya
karmina kar.mi.na [n Sas] pantun dua seuntai (pantun kilat), baris pertama sbg sampiran dan baris kedua sbg isi berupa sindiran dng rumus rima a a, msl kayu lurus dl lalang, kerbau kurus banyak tulang
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
karton dupleks karton yg terdiri atas dua lapisan mengandung kayu, di atasnya diberi lapisan kertas putih halus atau lapisan pigmen
kas [n] (1) tempat menyimpan uang: uang iuran sudah dimasukkan ke dl --; (2) tempat membayar dan menerima uang: -- dibuka setiap hari dr pukul 08.00 hingga pukul 12.00; (3) keluar masuknya uang: buku -- catatan [n] (1) peti kayu untuk mengirimkan barang: -- itu jangan dibuang krn akan dibuat kandang ayam; (2) bak (wadah) tempat mesin arloji beserta tutupnya: kemarin arloji saya jatuh sehingga -- nya retak
kasai ka.sai [n] (1) bau-bauan untuk mencuci rambut: saya membuat -- dr sari air mawar; (2) bedak basah yg harum baunya untuk melulur dan mengharumkan kulit tubuh; bedak wangi: di mana kamu membeli -- ini? [n] tumbuhan yg pohon kayunya untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat sakit kepala, daunnya untuk obat demam; Pometia pinnata [n] nama ikan laut; -- janggut, Setipinnataty; -- minyak, Thrissoeles mystax
kasau ka.sau [n] kayu (bambu) yg dipasang melintang seakan-akan merupakan tulang rusuk pd atap rumah, jembatan, balai-balai, dsb: kekuatan rumah yg memakai -- bambu lebih tahan dp rumah yg memakai -- kayu biasa
kasino ka.si.no [n] (1) gedung atau kamar yg digunakan untuk berdansa, berjudi, dsb: di -- biasanya ada lintah darat yg siap menutupi kekurangan uang para penjudi; (2) rumah peranginan
kaspe kas.pe [n] ubi kayu; singkong; Manihot utilissima
kassia kas.sia [n] kayu manis; keningar
kastal kas.tal [n] pohon kayu yg tumbuh di gurun atau di tanah yg kering
kastanyet kas.ta.nyet [n] alat musik yg terdiri atas sepasang kepingan gading atau kayu keras yg cekung yg digesek-gesekkan dng (ibu) jari untuk mengiringi irama tari-tarian Spanyol
kasuarina ka.su.a.ri.na [n] pohon yg hidup di daratan atau pantai, kayunya berukuran besar dan berat, kulit pohonnya dapat digunakan sbg obat diare, disentri, dsb; Cassuarina equiaetifolia
katil ka.til [n] (1) tempat tidur (dr kayu, besi, dsb); (2) ranjang
katimaha ka.ti.ma.ha [n] (1) pohon yg kayunya dapat dibuat sarung keris dsb; Kleinhovia hospita; (2) kayu dr pohon katimaha
katir ka.tir [n] kayu ringan atau buluh, dipasang di kanan-kiri perahu untuk menjaga keseimbangan
kawat kasa anyaman kawat halus untuk menutup lubang angin, bagian belakang lemari makan, dsb
kayan ka.yan [n] berbagai macam kayu; kekayuan
kebuk ke.buk [n] tabung atau kayu berongga untuk membuat laksa
kedabu ke.da.bu [n] pohon yg kayunya biasa untuk kayu bakar; Sonneratia ovata
kedap cuaca tidak dapat ditembus oleh cuaca (ombak, angin, dsb)
kedaung ke.da.ung [n] (1) pohon kayu besar yg berbuah polong (spt buah petai), dapat dibuat obat, bijinya berwarna hitam dan tidak berbau; Parkia roxburghii; (2) biji kedaung
kedul ke.dul [ark n] bola dr kayu (gading atau tanduk)
kekenesan ke.ke.nes.an [n] (1) kegenitan: ~ yg berlebihan dapat menjurus pd hal-hal yg negatif; (2) kemegahan diri: ~ nya menghalanginya untuk melakukan pekerjaan yg dianggapnya dapat menurunkan martabatnya
keladan ke.la.dan [n] (1) pohon suku meranti, tingginya mencapai 50 m dng diameter 180 cm, batangnya abu-abu, biasa digunakan sbg bahan bangunan, berdaun tunggal, berbentuk bulat telur dng ujung lancip, dapat tumbuh di kaki pegunungan sampai ketinggian 800 m di atas permukaan laut; Dipterocarpus gracillis; (2) kayu keladan
kelasak ke.la.sak [ark n] tikar [n] perisai panjang terbuat dr kayu atau kulit yg berbentuk sempit di tepi (digunakan untuk pegangan) dan ujungnya lebar
kelat ke.lat [n] (1) tali penarik layar perahu; (2) tali untuk menarik pohon yg ditebang supaya roboh [a] sepat (berasa spt rasa pinang, salak mentah, pisang mentah) [n] (1) pohon yg keras kayunya; (banyak macamnya spt -- api, -- kuning, -- merah); Eugenia; (2) kayu kelat [ark a] lekat: setelah mata mereka mulai -- , barulah berhenti berbual , -- bahu n gelang yg dipakai pd lengan atas, terutama pd waktu menari
keledang ke.le.dang [n] pohon yg kayunya baik, dibuat perkakas rumah, peti mati, dsb; Artocarpus
kelek ke.lek [n] ke.lek-ke.lek n (1) kayu (besi dsb) pemegang pd jembatan (tangga dsb); (2) sandaran tangan pd kursi dsb [n] ke.lek-ke.lek.an n serambi (pd balai istana): maka segala anak raja itu ~ balai kiri kanan
kelembak ke.lem.bak [n] (1) pohon, kayunya harum; gaharu; karas; Aquilaria malaccensis; (2) kayu gaharu [n] (1) tumbuhan terna, akarnya harum; Rheum officinale; (2) akar kelembak [n] kupu-kupu besar
kelentung ke.len.tung [n] (1) tiruan bunyi genta sapi; (2) genta yg dibuat dr kayu atau logam
kelepik ke.le.pik [n] (1) tiruan bunyi benda kecil jatuh; (2) tiruan bunyi bendera berkibar-kibar jika ditiup angin kencang
kelepit ke.le.pit [n] tiruan bunyi ranting yg terkulai jika ditiup angin kencang
keletuk ke.le.tuk [n] (1) tiruan bunyi ketukan; (2) perkakas dr kayu yg berbunyi "tuk-tuk" jika diguncang-guncang
kelika ke.li.ka [Jw n] kulit kayu yg keras, biasanya tebal dan kering
kelompen ke.lom.pen [n] (1) alas kaki yg dibuat dr kayu; bakiak; (2) sandal (selop) dr kayu untuk wanita
kelukup ke.lu.kup [n] (1) pohon yg kayunya biasa dipakai untuk bahan rumah, Shorea eximia; (2) kayu kelukup
kelulut ke.lu.lut [n] agas yg bersarang dl liang-liang kayu, liangnya ditutup dng gala-gala atau semacam damar yg dihasilkan oleh agas itu sendiri; Melipona minuta
kelumpang ke.lum.pang [n] (1) pohon, kayunya biasa dibuat perahu dsb; Sterculia foetida; (2) kayu kelumpang
kelutum ke.lu.tum [n] (1) pohon yg kayunya keras, tingginya mencapai 20 m, berwarna cokelat, dibuat kapal, alat rumah tangga, dsb; Antocarpus altissim; (2) kayu kelutum
kematian ke.ma.ti.an [n] perihal mati: -- itu disebabkan oleh penyakit disentri; (2) v menderita krn salah seorang meninggal: ia belum lama ini -- anak sulungnya; (3) v ki menderita krn sesuatu yg mati: perahu -- angin
kemboja kem.bo.ja [n] (1) tumbuhan yg berkayu lunak, bunganya harum berwarna putih kekuning-kuningan, merah tua, dsb, biasa ditanam di pekuburan; Plumiera acuminata; (2) bunga kemboja
kembung kem.bung [a] (1) menjadi gembung; melembung (krn kemasukan angin); (2) senak dan terasa spt berisi angin (tt perut); (3) Dok hal perut membesar krn berisi gas hasil fermentasi yg tidak dapat dikeluarkan melalui mulut [n] ikan laut yg banyak dagingnya, biasa dikeringkan; Scomber kanagurta (jantan), Scomber negluctus (betina) [n] lumbung: -- padi
kembur kem.bur [ark] ber.kem.bur v mengobrol; bercakap angin; membual
kemiri turki pohon peluruh yg berdaun menyirip, bunga jantan dan betina tumbuh pd pohon yg sama, biji buah keras dan lezat, kayunya keras dan indah untuk perabot; Pterocarya rhoifolia
kemlaka kem.la.ka [n] pohon, kayunya dibuat orang, buahnya yg masam dibuat asinan; malaka; Phyllanthus emblica
kempas kem.pas [n] (1) pohon yg kayunya keras dan berat, biasa digunakan untuk tiang perahu dan dijadikan arang untuk melebur timah; Koompassia malaccensis; (2) kayu kempas
kempis kem.pis [a] (1) menjadi pipih (kendur dsb) krn hilang atau kurang isinya (tidak gembung lagi): pipinya sudah -- , tidak bengkak lagi; (2) menjadi keluar atau habis anginnya (tt ban): ban mobilnya -- krn tertusuk paku [n] botol yg dibebat dng anyaman rotan (untuk tempat air minum dsb)
kemuning ke.mu.ning [n] (1) tumbuhan perdu, termasuk suku Rutaciae, tingginya mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dng ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sbg tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris; Murraya paniculata; (2) kayu pohon kemuning [a] merah keemasan
kemutul ke.mu.tul [n] (1) pohon yg kayunya keras dan liat, getahnya biasa dipakai untuk obat kudis, Cratoxylon formosum; (2) kayu kemutul
kencang ken.cang [a] (1) tegang; tidak kendur: rentangkan tali yg biru itu kencang-kencang; (2) laju; cepat: mobil itu terlalu -- jalannya; ia berlari -- dng kecepatan maksimal; (3) erat-erat; erat dan kuat: ia berpegang -- pd tiang kapal ketika ombak besar menggoncangkan kapal yg ditumpanginya [n] ken.cang-ken.cung n tiruan bunyi "cang, cing, cung"
kencong ken.cong [a] pencong; serong [n] (1) tumbuhan yg kayunya cukup keras; Ellipeia nervosa; (2) kayu kencong
kendaga ken.da.ga [n] peti atau kotak kayu yg dihiasi dng kulit kerang dsb atau dibebat dng anyaman
kendeka ken.de.ka [n] (1) pohon yg kayunya sangat besar dng garis tengah mencapai 140 cm, dipakai untuk tiang rumah dsb; Avicennia officinalis; (2) kayu kendeka
kenderi ken.de.ri [n] ukuran berat untuk menimbang emas (seberat biji saga) [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan tahan lama; Adenanthera microsperma; (2) kayu kenderi
kentung-kentung ken.tung-ken.tung [n] bunyi-bunyian dibuat dr bambu atau kayu berongga (dibunyikan atau dipukul untuk menyatakan tanda waktu atau tanda bahaya atau untuk mengumpulkan massa)
kepak ke.pak [v] me.nge.pak v menggendong pd rusuk (sebelah kiri atau kanan) /kEpak/ ? kapai [v] ter.ke.pak a patah atau bengkok (tt dahan kayu, lengan, dsb) [n] sayap: -- burung
kepinis ke.pi.nis [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan tahan lama; tempinis, Sloetia elongata; (2) kayu kepinis
keprak kep.rak [Jw n] bunyi-bunyian pengiring gerakan dsb dl pertunjukan wayang (dibuat dr keping kayu dan logam)
kepuh ke.puh , me.nge.puh v melembung (menggelembung) krn penuh berisi angin atau kena angin (tt layar dsb) [n] (1) pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah sbg obat untuk menghentikan perdarahan pd hidung, bijinya hitam dapat digunakan sbg obat batuk, mengandung minyak yg biasa digunakan sbg minyak goreng atau minyak lampu; Sterculia foetida; (2) biji kepuh , ke.puh-ke.puh n selepa tempat gambir, pinang, tembakau, dsb untuk makan sirih
kepuk ke.puk [n] (1) bakul tempat nasi (beras dsb dr kulit kayu); (2) Mk lumbung padi; (3) kepis (bakul ikan) [n] lekuk [n] baju jaket berleher tinggi di belakang, tetapi terbuka pd bagian depan
keracap ke.ra.cap [n] bunyi-bunyian dr buluh atau kayu (dipakai pd permainan makyong)
keramba ke.ram.ba [n] (1) keranjang pengangkut atau tempat ikan, bentuknya lonjong, terbuat dr anyaman bambu dng kerangka kayu, biasanya berlapis ter supaya kedap air; (2) keranjang atau kotak dr bilah bambu untuk membudidayakan ikan di sungai (danau, bendungan)
kerangka atas ke.rang.ka atas kerangka yg terbuat dr baja atau kayu tempat beradanya alat penggerak pd sistem angkat dl sumur tambang bawah tanah
kerangkai ke.rang.kai [n] (1) pohon yg kayunya keras, dipakai sbg bahan pembuat lingkar roda, tangkai pacul; Quercus rajah; (2) kayu kerangkai
kerapu ke.ra.pu [n] ikan yg dapat hidup di air tawar atau di laut, bersisik, siripnya diperkuat dng jari-jari lunak dan berduri, sirip perutnya terletak agak ke depan dan di bawah dada (ada yg beracun); Serranus; -- kayu jenis ikan kerapu, Serranus malabaricusis
keriang-keriut ke.ri.ang-ke.ri.ut [n] tiruan bunyi "kiat-kiut", spt bunyi pohon bambu bergesek ditiup angin
kerikan ke.rik.an [n] (1) hasil mengerik; kikisan: siapkan ~ kayu cendana untuk rempah-rempah; (2) Jw kerokan
kering mersik kering sekali (tt kayu)
keringat dingin peluh yg menyebabkan berasa dingin pd tubuh (krn masuk angin)
kerinjing ke.rin.jing [n] (1) pohon yg kayunya keras, dibuat bahan bangunan rumah dsb; Bischofia javanica; (2) kayu kerinjing
keripik ke.ri.pik [n] penganan dibuat dr kentang, ubi kayu, dsb yg diiris tipis-tipis lalu digoreng
keriut ke.ri.ut [n] bunyi "kiut-kiut", spt bunyi gesekan pohon bambu ditiup angin
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kerokan ke.rok.an [n] hal atau perbuatan mengerok (menggaruk-garuk bagian tubuh, punggung, leher) orang yg masuk angin dng uang logam dsb agar cepat sembuh
keromong ke.ro.mong [Jk n ] alat musik yg bentuknya spt bonang pd gamelan Jawa, dimainkan dng dua pemukul, jika dimainkan bersama-sama dng gambang kayu, rebab batok, gendang, dan kempur disebut gambang keromong
keropok ke.ro.pok [Mk n] , se.ke.ro.pok n setumpuk; sekelompok: di sana sini kelihatan ~ orang berdiri di muka toko atau di muka rumah [a] (1) tidak ada isinya; kosong; (2) berlubang-lubang (berongga-rongga) krn lapuk dimakan rayap (tt kayu) atau dimakan panas (cuaca); (3) ki lemah; lembek
keropos ke.ro.pos [a] (1) tidak ada isinya (tt kelapa dsb); tidak bernas (tt padi, biji-bijian); (2) lapuk di dalam (tt kayu); (3) lapuk krn berkarat (tt besi, logam, dsb); (4) ki bodoh; tidak mempunyai pikiran; lemah; keropok
kerpak ker.pak [n] bunyi spt bunyi cabang kayu patah
kerpuk ker.puk [n] bunyi spt cabang kayu patah, tetapi lebih halus
kertas ker.tas [n] barang lembaran dibuat dr bubur rumput, jerami, kayu, dsb yg biasa ditulisi atau untuk pembungkus dsb
kertas ampelas kertas pasir (kertas yg permukaannya dilapisi serbuk kaca untuk melicinkan, menghaluskan kayu, dsb)
kertas kedap lemak kertas yg agak tembus cahaya yg bebas dr pulp kayu mekanik dan mempunyai daya cegah tinggi thd perembesan lemak
kertas koran kertas khusus untuk surat kabar, bahan bakunya sebagian besar terdiri atas pulp kayu mekanik, sebagian kecil terdiri atas pulp kimia
kerucil ke.ru.cil [n] wayang yg dibuat dr kayu pipih, biasanya untuk melakonkan cerita Panji, terdapat di Jawa Timur; wayang kelitik
kerunting ke.run.ting [n] genta yg dibuat dr kayu (dipasang pd leher lembu, kerbau)
kesambi ke.sam.bi [n] (1) pohon, kayunya keras, baik dibuat arang; Schleichera oleosa; (2) kayu kesambi
kesejukan ke.se.juk.an [n] perihal (keadaan dsb) sejuk; (2) v kena sejuk (masuk angin); menjadi terlalu sejuk
keseran ke.se.ran [n] pengupas gabah atau alat untuk memproses beras jagung, berbentuk dua buah lempengan yg terbuat dr batu atau kayu, bagian atasnya dapat berputar, sedangkan bagian bawahnya statis, digerakkan oleh tenaga manusia
kesiur ke.si.ur [v] ber.ke.si.ur v bersiul; berbunyi (spt seruling, peluit): angin ~ , awan menyelonong berendengan
kesturi kes.tu.ri [n] (1) Zool zat yg harum baunya, berasal dr musang kesturi; (2) tumbuhan yg mengeluarkan bau harum (spt bunga -- , kayu -- , limau -- ); (3) zat lembut spt pasta, diperoleh dr tanduk banteng atau kerbau [n] burung bayan kecil; serindit; Loriculus galgulus
kesuk-kesik ke.suk-ke.sik [n] bunyi spt rumput kering diinjak, daun-daunan tertiup angin
ketaban ke.ta.ban [ark n] kayu palang pd kemudi sepak (yg ada di rusuk perahu)
ketai ke.tai [a] ber.ke.tai-ke.tai v (1) pecah (hancur, remuk, dsb) menjadi kecil-kecil (tt bangkai, kayu); (2) sobek kecil-kecil: baju anak itu ~ digigit-gigit anjing [a] paling kalah (tt bermain kartu)
ketam ke.tam [a] terkatup rapat-rapat (kuat-kuat) [n] pisau kecil tidak berhulu, melainkan berlandas kayu (untuk menuai padi); ani-ani [n] alat untuk melicinkan kayu; serut [n] kepiting berkaki enam dan bersepit, hidup di lumpur di tepi pantai, sungai, parit, atau di pematang sawah [v] me.nge.tam v mengerat, memotong (kuku): ibu ~ kuku adik , me.nge.tam v berangsur menciut: bulan ~ turun
ketela pohon ubi kayu
keti ke.ti [num] satuan bilangan seratus ribu; sepuluh laksa [n] bola yg dibuat dr kayu [n] ke.ti-ke.ti a lebah kecil [ark n] me.nge.ti v menimbang: ia sedang ~ emas milik saudagar kaya itu
ketiau ke.ti.au [n] (1) pohon yg kayunya untuk bangunan rumah, bijinya biasa dibuat minyak; Ganua motleyana; (2) biji dr pohon ketiau
ketimbul ke.tim.bul [n] (1) pohon besar yg kayunya tidak keras, daunnya lebar berbulu halus dan berbentuk spt tangan terentang, buahnya bulat sebesar kelapa, berdaging dan berbiji, spt buah nangka, biasa dimakan sbg sayur; keluih; Artocarpus communis; (2) buah ketimbul
ketiplak ke.tip.lak [n] tiruan bunyi orang berjalan memakai bakiak (sandal dr kayu): kami pulang bersama-sama sambil menikmati irama -- bakiak kami dl gelap
keton ke.ton [Lihat {ketun}] [n] (1) pohon yg kayunya biasa dibuat tripleks; Mitragyna speciosa; (2) kayu keton [n Kim ] golongan senyawa organik yg sifatnya dinyatakan oleh gugus karbonil (C=O) yg mengikat dua senyawa C lain yg bervalensi satu spt CH3
ketuk ke.tuk [n] bunyi spt bunyi pukulan pd pintu, meja, dsb yg dibuat dr kayu [n] tiruan bunyi kotek ayam betina sesudah bertelur [n] alat musik gamelan Jawa, berbentuk spt bonang, tetapi lebih pipih dan berdinding lebih rendah dp kenong, berfungsi sbg pemberi tekanan dl musik gamelan [n] beduk
ketupa ke.tu.pa [n] tumbuhan kayu yg tingginya mencapai 25 m, buahnya bulat spt buah menteng, berwarna hijau kekuning-kuningan, daging buahnya berwarna putih dan manis rasanya; Baccaurea dulces
khamsin kham.sin [n Hidm] angin gurun yg kering, berdebu, umumnya panas (di Mesir dan di atas Laut Merah)
kibar ki.bar [v] , ber.ki.bar v (1) bergerak-gerak mengombak krn ditiup angin (tt bendera dsb): Sang Merah Putih ~ ditiup angin; (2) ki menjadi masyhur: namanya sbg sutradara makin ~ setelah filmnya berhasil memikat puluhan ribu penonton
kiblat kib.lat [n] (1) arah ke Kakbah di Mekah (pd waktu salat); (2) arah; jurusan; mata angin
kijai ki.jai [n] (1) pohon, kayunya dibuat bahan bangunan rumah dsb; Santiria griffithii; (2) pohon yg dapat menghasilkan karet; (3) kayu kijai [v] ter.ki.jai-ki.jai v menggeletar (spt tangan orang tua); mengibas-ngibaskan jari atau tangan (krn kesakitan)
kikir parut kikir yg rigi-riginya tajam (dipakai untuk mengikis kayu yg akan diketam supaya tanah atau pasir yg melekat terbuang)
kilat ki.lat [n] (1) cahaya yg berkelebat dng cepat di langit (petir dsb): -- sabung-menyabung; (2) cahaya yg berkilau (berkilat): -- pisau; (3) yg sangat cepat: kereta api --; (4) yg dikerjakan dl waktu singkat: kursus -- [Lihat {kelat}] [n] (1) pohon yg banyak terdapat dl paya-paya di tepi laut, kulit batangnya untuk menyamak kulit, kayunya untuk kayu api; jangkar paya; bakau; Rhizophora conjugata; Rhizophora mucronata; (2) kayu (kulit) pohon bakau
kili-kili pancing ki.li-ki.li pancing sepotong kayu yg dipakai sbg penggulung tali pancing
kincir kin.cir [n] (1) jentera yg dijalankan dng angin atau air; (2) jentera pemintal (penggulung); rahat
kipas ki.pas [n] (1) alat untuk mengibas-ngibas (supaya mendapat angin sejuk dsb); (2) baling-baling pd pesawat (kapal, mobil, dsb)
kipu ki.pu [ark n] ahli dl bidang pertukangan; tukang; pandai: -- kayu; -- besi
kiras ki.ras [n] (1) pohon yg kayunya dapat dijadikan bahan rumah dsb; Carcinis celebica; (2) kayu kiras
kiris ki.ris [n] (1) pohon kayu, akarnya dipakai untuk ramuan obat dan buahnya dapat dimakan, Belamcanda chinensis; (2) akar kiris; (3) buah kiris
kisaran ki.sar.an [n] (1) putaran (roda dsb); (2) pusaran (air, angin, dsb); (3) (peng)gilingan: ~ padi; (4) peralihan; pergantian: ~ zaman
kisi ki.si [n] ki.si-ki.si n (1) kayu atau besi yg dipasang berdiri dan berjarak sehingga terdapat celah-celah (pd tingkap dsb); terali; jeruji; (2) jari-jari (roda); (3) celah; ganggang (pintu dsb) [n Fis] (1) jaringan garis tiga dimensi yg menghubungkan titik-titik pusat atom atau ion di dl kristal; (2) lempeng logam yg berlubang-lubang, dipakai dl baterai sbg penghantar dan penyangga bahan aktifnya; (3) sembarang jaringan bersistem; (4) Fis peranti optis yg bergaris-garis atau mempunyai batang yg sejajar dan terpisah oleh sela-sela sama besarnya [n Stat] segi empat kecil pd suatu bidang dasar yg dibentuk oleh dua gugus baris tegak lurus thd sesamanya
klarinet kla.ri.net [n ] alat musik tiup dng lidah-lidah tunggal yg dapat bergetar, dibuat dr kayu atau logam yg diberi lubang-lubang dan gamitan, menghasilkan suara kecil melengking
kokot jantan besi (kawat) yg dibengkokkan pd pangkalnya dan dimasukkan ke dl buluh, kayu, dsb yg berlubang untuk mengunci gembok
kolak ko.lak [n] makanan yg dibuat dr pisang, ubi, dsb yg direbus dng gula dan santan [n] sepotong kayu yg bengkok dan bulat pd ujungnya, dipakai untuk menggiling lada atau rempah-rempah pd cobek [ark n] takaran beras sebanyak empat gantang atau dua puluh kati (= ? 125 ons = ? 12,5 kg)
kolase ko.la.se [n] (1) komposisi artistik yg dibuat dr berbagai bahan (dr kain, kertas, kayu) yg ditempelkan pd permukaan gambar; (2) Sas teknik penyusunan karya sastra dng cara menempelkan bahan-bahan, spt ungkapan asing dan kutipan, biasanya dianggap tidak berhubungan satu dng yg lain; (3) Sas cara menentukan naskah yg dianggap asli dng membanding-bandingkan naskah yg ada
kolek ko.lek [n] perahu kecil, dibuat dr batang kayu
kolik ko.lik [n Dok] rasa nyeri yg amat sangat yg hilang dan timbul di daerah usus atau sekitarnya, spt kolik batu empedu, kolik krn masuk angin, dan kolik bawasir
kolintang ko.lin.tang [n] alat musik pukul terdiri atas bilah-bilah kayu yg disusun berderet dan dipasang di atas sebuah bak kayu (spt gambang), terutama terdapat di Sulawesi Utara
kompas kom.pas [n] (1) alat untuk mengetahui arah mata angin (biasanya berbentuk spt jam yg berjarum besi berani yg menunjuk arah utara dan selatan); (2) pedoman arah [v] me.ngom.pas v cak meminta uang (barang dsb) dng ancaman atau kekerasan; memeras: ia dikenal sering ~ sejumlah penghuni asrama
konstruksi direktif [Ling] konstruksi eksosentris yg konstituennya berupa perangkai dan sumbu, msl di rumah, di adalah perangkai dan rumah adalah sumbu; -- eksosentris Ling konstruksi yg secara keseluruhan tidak berfungsi sama dng salah satu konstituennya, msl frasa preposisi di rumah; -- endosentris Ling konstruksi yang secara sintaksis mempunyai fungsi yg sama dng salah satu konstituennya, msl meja kayu yg berat adalah konstruksi endosentris krn seluruhnya mempunyai fungsi yg sama dng meja
kopok ko.pok [kl n] bunyi-bunyian spt rebana kecil dibuat dr kayu atau logam [Jw n] nanah yg keluar dr lubang telinga
kosar ko.sar [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk bahan rumah dsb; Artocarpus rigida; (2) kayu kosar
kosen ko.sen [Jk a] (1) gagah; berani; (2) kebal (thd senjata tajam dsb); (3) ampuh (tt ilmu silat dsb) [n] kerangka kayu yg ditanamkan ke dinding tempat daun jendela (pintu) mengatup atau bergantung
koyok ko.yok [n] anjing yg tidak dipiara orang; anjing liar [n] obat tempel (spt plester) yg berkhasiat menyembuhkan rematik, keseleo, dan masuk angin
kreosol kre.o.sol [n] cairan spt minyak dng bau tajam dibuat dr ter batubara, digunakan sbg bahan antiseptik atau bahan pengawet kayu
kubu ku.bu [n] (1) pagar dr kayu yg diberi berlapis tanah dsb untuk menahan serangan dsb: sekeliling dusun itu dipasang -- untuk menahan serangan musuh; (2) tempat pertahanan yg diperkuat dng pagar-pagar pertahanan; benteng pertahanan: -- pertahanan telah jatuh ke tangan musuh; (3) tempat yg diberi berpagar kuat-kuat (untuk menangkap gajah dsb): mereka menghalau kawanan gajah ke dl --; (4) sekelompok pendukung atau penggembira: -- yg mendukung tim bulu tangkis Indonesia sebagian besar adalah mahasiswa dan pelajar [n] rotan yg melilit di pohon, akarnya biasa dibuat tali dsb; Treycinetia javanica
kuat ku.at [a] (1) banyak tenaganya (gayanya, dayanya); mampu mengangkat (mengangkut dsb) banyak: meskipun kurus, lembu itu sangat --; (2) tahan (tidak mudah patah, rusak, putus, dsb); awet: meskipun murah, sepatu ini -- sekali; (3) tidak mudah goyah (terpengaruh); teguh (tt iman, pendirian, kemauan, dsb): kemauannya -- sekali; imannya --; (4) ketat (tt pertahanan, penjagaan, dsb): penjagaan di daerah itu sangat --; (5) tahan (menderita sakit dsb): beliau merasa tidak -- lagi menahan sakitnya; (6) kencang (tt angin): bertiup angin yg -- dr arah buritan sehingga perahu dapat melaju; (7) berat (tekanannya): sangat -- tekanannya; (8) keras; nyaring: teriakannya sangat -- hingga memekakkan telinga; (9) erat (tt ikatan): kurang -- ikatannya sehingga mudah terlepas; (10) mampu dan kuasa (berbuat sesuatu): anak-anak muda biasanya -- makan dan -- pula bekerja; (11) mempunyai keunggulan (kecakapan dsb) dl suatu pengetahuan (kecakapan): ia -- di bidang bahasa dan -- pula di bidang fisika
kuda troya kuda besar dr kayu yg tempat bersembunyi diisi serdadu-serdadu Yunani, terjadi pd zaman purba ketika Yunani berperang dng Troya memperebutkan Putri Helen dr Troya
kuda-kuda ku.da-ku.da [n] (1) tiga tiang penopang papan tulis; (2) balok (kayu) berpalang untuk menopang atau menyangga dsb; balok penyangga; balok penghubung; (3) Olr sikap siaga (dl bela diri) dng posisi kaki dan tubuh yg siap menerima serangan
kuk [n] kayu lengkung yg dipasang di tengkuk kerbau (lembu) untuk menarik bajak (pedati dsb); [n] cara membenamkan atau menekan ke atas tepi pelat atau profil baja sepanjang sambungan keling dng suatu alat agar sambungan tsb kedap air
kuku bajang ujung bajang (pd penyambung kayu)
kulan ku.lan [n] (1) pohon yg kayunya dapat digunakan untuk perkakas rumah dsb; Payena ceerii; (2) kayu kulan
kulat ku.lat [n] cendawan (banyak macamnya spt -- kayu, -- padang); jamur
kulim ku.lim [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 25 m, tumbuh di hutan dataran rendah, kulit pohonnya menghasilkan tanin, buahnya untuk obat, kayunya kuat dan tahan lama, dapat dijadikan bahan bangunan, bantalan kereta api, tiang listrik (telepon), bahan industri, kayu lapis, dan bahan pembuat kapal; Scorodocarpus borneensis; (2) buah kulim; (3) kayu kulim
kulit ku.lit [n] (1) pemalut paling luar tubuh (manusia, binatang, dsb); jangat; (2) pemalut biji (buah, kayu, telur, dsb): -- beras; -- pisang; -- kayu; -- telur; (3) pemalut tubuh binatang yg telah dikeringkan atau disamak (sbg bahan sepatu dsb): sabuk -- lebih mahal dp sabuk plastik; (4) bagian kitab (buku, majalah, dsb) yg sebelah luar, biasanya lebih tebal: sebuah buku tebal, hitam -- nya; (5) lapisan yg ada di luar sekali: -- bumi; (6) ki segala sesuatu yg tampak di luar, belum isi yg sebenarnya: yg dibicarakan hanya -- nya bukan isinya; belajar agama jangan hanya -- nya, tetapi isinya yg perlu
kulon ku.lon [n] barat (arah mata angin)
kulut ku.lut [n] (1) pohon yg kayunya biasa dibuat balok atau papan; Dysoxylum ramiflorum; (2) kayu kulut
kumbang kum.bang [n] (1) serangga yg besar dan hitam berkilap warnanya (spt -- madu); (2) serangga yg berkepak dua pasang, kepak depan menebal keras menutupi tubuhnya, kepak belakang tipis (spt -- bertanduk, -- daun, -- gajah, -- hijau, -- nyiur); (3) ki hitam dan mengilat spt warna sayap kumbang [n] angin fohn yg sewaktu-waktu berembus di Pulau Jawa (pantai utara Jawa Tengah), sering merusak tanaman tembakau
kumus ku.mus [n] (1) pohon besar yg kayunya biasa dibuat tiang rumah, jembatan, dsb; Shorea laevis; (2) kayu kumus
kundang kun.dang [Mk v] me.ngun.dang v selalu membawa ke mana saja [v] kun.dang.an n orang (sesuatu) yg sangat disayangi atau dimanjakan; anak berkundang [kl n] kun.dang.an n budak pengiring (raja); biduanda; juak-juak [n] (1) pohon yg daun dan buahnya dibuat lalap, kayunya dapat dijadikan perkakas rumah, Boueamaerophylla; (2) daun kundangan; (3) buah kundangan; (4) kayu kundangan
kungki kung.ki [n] (1) pohon yg kayunya dibuat lesung dsb, kulitnya dibuat obat luka yg bernanah, Pametia pinnata; (2) ark kayu kungki; (3) kulit kungki
kungkung kung.kung [n] kayu atau besi berlubang yg dipasang atau digantungkan di leher (sbg hukuman atau supaya yg dipasung jangan melarikan diri); pasung
kupu-kupu ku.pu-ku.pu [n] serangga bersayap lebar, umumnya berwarna cerah, berasal dr kepompong ulat, dapat terbang, biasanya sering hinggap di bunga untuk mengisap madu; Lepidoptera; rama-rama [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan halus, biasanya dibuat hulu keris dsb, Bauhinia tementosa; (2) kayu kupu-kupu
kupui ku.pui [n] (1) pohon yg buahnya disayur atau dibuat manisan; Conneropsis griffithii (2) kayu kupui; (3) buah kupui
kurai ku.rai [n] urat (garis-garis, loreng, dsb) pd kayu, batu pualam, dsb; gambar (barik-barik dsb) pd bilah keris dsb yg berpamor
kurus ku.rus [a] (1) kurang berdaging; tidak gemuk (tt tubuh dsb): badannya -- krn kurang makan; (2) tandus; tidak subur (tt tanah dsb): lahan yg -- itu harus dipupuk supaya subur; (3) kurang berkayu; kurang lebat daunnya (tt pohon, tebu, dsb)
label la.bel [n] (1) sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; (2) etiket; merek dagang; (3) petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; (4) petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; (5) catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb
laci arsip kotak (kayu, besi) yg menjadi tempat berkas arsip surat, biasanya terdiri atas kotak susun dr bawah ke atas sebanyak 4-6 yg ditarik keluar kerangkanya
lading la.ding [n] parang yg pendek dan agak lebar di tengah-tengah, matanya yg tajam lengkung ke luar [Bld n ] muatan kapal [Geo n] abu panas gunung api yg dibawa angin yg membahayakan kehidupan yg dilaluinya
ladu la.du [n] kue bulat-bulat yg dibuat dr tepung beras [n Geo] abu panas gunung api yg dibawa angin, dan membahayakan bagi kehidupan yg dilaluinya; awan panas; lahar
lalai la.lai [a] kurang hati-hati; tidak mengindahkan (kewajiban, pekerjaan, dsb); lengah: krn -- dompetnya hilang disambar copet; (2) v tidak ingat krn asyik melakukan sesuatu; terlupa: semuanya -- bermain kartu [n Lay] tali di kapal (perahu) sbg pemutar kayu palang tempat menggantungkan layar
lalandak la.lan.dak [n ] alat untuk menyiang gulma, berupa roda yg bergerigi, dibuat dr kayu dan logam besi atau baja
lalang es [Geo] gerakan badan (gugus) es dl danau atau waduk, yg disebabkan oleh angin atau arus
lambai lam.bai , ber.lam.bai-lam.bai v berayun(-ayun) turun naik (spt daun tertiup angin)
lamtoro gung lamtoro yg besar, biasa digunakan sbg pupuk hijau sbg pelindung tanaman kopi, cokelat, panili, dsb, daunnya untuk makanan ternak dan kayunya untuk kayu bakar dan bahan bangunan
lamun la.mun , me.la.mun v termenung sambil pikiran melayang ke mana-mana [ark p] (1) tetapi; namun: biarpun sukar, -- tugas itu harus diselesaikan juga; (2) biarpun; meskipun: angin ribut melanda perahu kami, -- demikian kami masih dapat selamat; (3) asal(kan); jikalau: ia hendak datang menghadap, -- Tuanku panggil akan dia [Mk v] me.la.mun v (1) menumpukkan (melonggokkan) tidak beraturan: ~ barang bekas di gudang; (2) menggenangi; meliputi (spt air menutupi karang)
landas lan.das [n] alas; tumpuan [n] , -- bukit 1 pohon kecil, kayunya yg putih dan lunak untuk gagang pisau, getahnya untuk lem, rebusan daun dan buahnya untuk obat buang-buang air; Macaranga triloba; (2) kayu, daun, getah landas bukit
langkan lang.kan [n] serambi atas tempat meninjau; anjung peranginan; balkon [Jk n] pagar berupa kisi-kisi (pd jembatan dsb)
langkang lang.kang [v] mem.per.lang.kang.kan v memukul beramai-ramai: orang-orang ~ nya dng kayu sehingga kepalanya benjol-benjol
langkisan lang.ki.san [n] angin kencang yg arahnya tidak tetap
lanjaran lan.jar.an [n] alat (berupa kayu dsb) untuk menopang dan tempat menjalarkan tanaman menjalar
lantak lan.tak [v] me.lan.tak v (1) memukul kuat-kuat supaya keras atau padat; (2) memukul supaya masuk ke dl tanah: ~ pancang; (3) menggasak; menghantam; menghabiskan: mereka ~ semua hidangan itu [n] kayu yg digunakan untuk menahan tanah longsor: pasanglah -- pd tebing itu
larah la.rah , ber.la.rah-la.rah v berturut-turut; beruntun [n] ber.la.rah-la.rah v beralur-alur; bergaris-garis (batang kayu dsb)
larik la.rik , me.la.rik v (1) membuat bulat dan licin dng bindu dsb (tt kayu dsb); membubut: tukang kayu sedang ~ kaki kursi (kaki lemari, gading, dsb); (2) melubangi (dng bor dsb) [n] (1) baris; leret; deret; (2) bait; baris (dl sajak): dng teliti dia membaca -- demi -- sajak itu; (3) variasi motif batik yg berupa titik-titik yg berderet: -- batik ini terdiri atas tujuh titik yg berderet
lawar la.war [n] sayatan (keratan) daging atau ikan , -- putih n (1) pohon yg kayunya baik digunakan untuk bahan rumah; Elaeocarpus parvefolius; (2) kayu dr pohon lawar
layar la.yar [n] (1) kain tebal yg dibentangkan untuk menadah angin agar perahu (kapal) dapat berjalan (laju); (2) tabir (tirai) penutup jendela (pintu); (3) tirai; kelir (dipakai pd pertunjukan gambar hidup, drama, wayang kulit, dsb); (4) bidang (berupa kain, papan, kaca) tempat menayangkan gambar (film, televisi, dsb) [n] ikan laut besar, berbentuk bulat panjang, bermoncong panjang membentuk tombak bulat, bersirip punggung panjang dan besar (bila ditegakkan waktu berenang tampak spt perahu layar); ikan layar; Istiphorus gladius
layar batang [Lay] layar kecil yg dipasang pd kayu penghubung tiang dng ujung layar
layar padan [Lay] layar yg terbuat dr kain kanvas yg sangat kuat dng ukuran lebih kecil dp layar biasa, digunakan ketika cuaca buruk (pd waktu angin ribut)
layas la.yas [v] me.la.yas v menolak; mengabaikan [ark n] bilah (kayu) tempat memasang atap
leban le.ban [n] (1) pohon yg kayunya putih kekuning-kuningan, kulit dan daunnya (yg lebih besar dp daun kenari) biasa digunakan untuk obat; Vilex pubescens (ada beberapa jenisnya, spt -- bunga, -- kunyit); (2) kulit (daun) leban
lebar bersih [Kap] lebar kapal terbesar diukur pd tiang tengah kapal dr sisi dalam ke sisi kulit kapal, diukur dr sisi luar ke sisi kapal (bagi kulit kapal yg terbuat dr kayu atau bukan logam)
leding le.ding , me.le.ding v menjadi bengkok atau lengkung ke atas (tt panah kayu dsb krn kena panas)
lekap-lekup le.kap-le.kup [n] tiruan bunyi kayu patah
lekup-lekap le.kup-le.kap [n] bunyi kertak-kertak (spt bunyi melipat jari, kayu)
leler le.ler [a] leleh [kl a] nakal; kurang ajar /lElEr/, ke.le.ler.an v telantar; tidak terpelihara [a] mulai berhenti atau berkurang (nafsu, angin ribut); reda
leluing le.lu.ing [n] (1) pohon kayu yg buahnya, jika dicampur dedak, baik untuk makanan itik petelur, dapat juga ditumbuk halus dicampur dng bawang merah, daun turi putih dan adas sbg obat kutil; Ficus hispida; (2) buah dr pohon leluing ? luing
lembang tropis [Met] gangguan di daerah tropis berupa pusaran angin kencang yg kecepatan maksimumnya lebih dr 34 knot (mil/jam)
lembing lem.bing [n] (1) tombak pandak (dapat ditohokkan, dapat dilemparkan); (2) tombak kayu atau bambu kecil panjang yg ujungnya berlapis logam yg runcing untuk berolahraga (dng cara melemparkannya jauh-jauh)
lempap lem.pap [v] me.lem.pap v memukuli kapas dng kayu
lempaung lem.pa.ung [n] (1) pohon yg buahnya masam, tumbuh di daerah pedalaman, kayunya untuk tiang-tiang rumah; Baccaurea laceolata; (2) buah lempaung
lempung lem.pung [a] (1) ringan (lunak) dan mudah patah (tt kayu dsb); (2) ki lemah sekali; tidak berguna sedikit pun [n] (1) tanah pekat; tanah liat; (2) Geo partikel tanah yg garis tengahnya 0,005 mm; (3) Geo batuan berwarna, terutama terdiri atas butir halus silikat alumina berair sbg hasil pelapukan batuan felspar dan batuan silikat alumina lain
lengkeng leng.keng [n] (1) pohon yg tingginya 4-10 m, berasal dr Cina, kulit kayunya cokelat, daunnya rimbun, kecil-kecil dan kaku, buahnya bulat kecil berwarna cokelat dan berumpun, daging buahnya berwarna putih berasa manis, dan bijinya hitam keras berkilat; Euphoria longana; (2) buah lengkeng
lentisel len.ti.sel [n Hut] pori-pori yg menonjol, biasanya berbentuk lonjong yg terbentuk pd cabang-cabang berkayu, terjadi jika lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus
lepa le.pa [n] campuran kapur, semen, pasir, dsb untuk melekatkan batu bata dsb [ark] ter.le.pa v (1) terbaring menelentang; tergeletak; terhantar (di tanah); (2) memanjang (ke bawah tt jubah dsb) sampai menyentuh tanah /lEpa/, le.pa-le.pa n sampan kecil yg dibuat dr satu batang kayu (kelapa, biasanya bercadik) , le.pa-le.pa n pangkal umbut
lesung le.sung [n] lumpang kayu panjang (untuk menumbuk padi dsb)
lesus le.sus [Lihat {desus}] [n] angin puyuh; angin topan
liana li.a.na [n] tumbuhan merambat dl hutan tropis, mempunyai batang berkayu panjang, biasanya berbentuk aneh; Ventilago
lidah bajang penyambung kayu, ujung yg tajam dipasang ke dl lubang yg sebesar ujung kayu tadi sehingga bersambung
lignin lig.nin [n Bio] bahan polimer tidak berbentuk yg bersama-sama dijumpai di antara sel dan dinding sel tumbuhan, berfungsi sbg pembentuk kayu
lignoselulosa lig.no.se.lu.lo.sa [n Kim] senyawa kimia yg terdiri atas lignin dan selulosa yg merupakan komponen utama tumbuhan, msl kayu
lilit kutu li.lit ku.tu [n] pohon termasuk suku Urticaciae, tingginya mencapai 20 m, kulit kayunya berserabut dan dapat dibuat jala ikan; Pipturus argentius
limbubu lim.bu.bu [n] angin puting beliung; angin puyuh
lindung lin.dung , ber.lin.dung v (1) menempatkan dirinya di bawah (di balik, di belakang) sesuatu supaya tidak terlihat atau tidak kena angin, panas, dsb; bersembunyi: prajurit itu ~ di balik timbunan karung berisi pasir; perahu nelayan ~ di balik pulau; (2) bersembunyi (berada) di tempat yg aman supaya terlindung; (3) minta pertolongan kpd Tuhan Yang Mahakuasa supaya selamat atau terhindar dr godaan, bencana, dosa: melainkan Tuhan jualah tempat kita ~ [n] belut
linggi ling.gi [n] kayu melengkung pd haluan dan buritan perahu
linggis ling.gis, ling.gis.an dayung kayu memanjang di bibir perahu tempat meletakkan dayung
lingkawa ling.ka.wa [n] kendang kecil terbuat dr batang kayu yg dikerat
linoleum li.no.le.um [n ] penutup lantai yg dibuat dr bahan tenun atau kanvas yg dilapisi campuran minyak, getah, serbuk kayu, dan pewarna
lisus li.sus [n] angin yg berpusing; angin puyuh; angin lisus
locok lo.cok , me.lo.cok v menggerakkan batang besi (kayu, bambu) turun naik (maju mundur) di dl tabung untuk menumbuk atau melumatkan sesuatu: ~ buah buni (cermai dsb); nenek sedang ~ sirih
lopak lo.pak [n] lekukan tanah yg berisi air (tidak mengalir); kobakan , lo.pak-lo.pak n tempat tembakau (sirih dsb) yg dibuat dr anyaman daun pandan, kayu, dsb [Mk n] petak (sawah): memiliki sawah tiga -- [a] (1) kembali bertingkah laku, berpikir, dsb sbg anak-anak (tt orang yg berusia lanjut); (2) tidak tahu yg akan dikatakannya; bingung [n Min] tempat menampung air atau cairan lumpur pd tambang yg kemudian dipompakan ke luar
luli lu.li [n] (1) kapas yg dipegang ketika memintal benang; (2) Mk kayu penggulung kapas yg akan dipintal [n] ikan laut, Harpodon nehereus
lulup lu.lup [Jw n] kulit kayu (pohon waru, belinjo, dsb) yg dirabit untuk dibuat tali
lumpang lum.pang [n] (1) perkakas yg dibuat dr kayu atau batu yg berlekuk di tengahnya untuk menumbuk beras dsb; (2) lesung; (3) kl laras meriam
lumut lu.mut [n] tumbuhan hijau atau kuning kecil-kecil yg banyak tumbuh dan berkelompok membentuk bantalan (hamparan) menyerupai beledu pd batu, kayu, tanah, atau tembok yg lembap; kulat; Bryophyta; -- ekor kuning ganggang, Utriculania flexuosa
luntang lun.tang [n] sepotong kayu atau buluh yg ringan, satu depa, yg diberi berkail untuk memancing ikan
lus [n] bahan yg diangkut dan diendapkan oleh angin dan terdiri atas partikel yg lebih banyak berukuran debu
mahang ma.hang [n] pohon yg tidak terlalu tinggi, kayunya lunak dan tidak tahan lama; Macaranga pruinosa, jenisnya bermacam-macam, spt -- api, -- bayan, Macaranga javanica; -- damar, -- kukur, Macaranga triloba
mahoni ma.ho.ni [n] pohon tropis yg tingginya mencapai 30 m, biasa-nya ditanam sbg pohon peneduh di tepi jalan, kayunya digunakan sbg bahan bangunan, perabot rumah tangga, papan dinding, lantai, industri kayu lapis, kerajinan tangan, dsb, meliputi beberapa jenis, antara lain, Swietenia macrophylla, Swietenia mahagoni
main budi bermain akal; - kayu main kayu
majun pakal [Lay ] bahan untuk memakal celah di antara papan-papan dek atau lambung kapal kayu
maket ma.ket [n] bentuk tiruan (gedung, kapal, pesawat terbang, dsb) dl tiga dimensi dan skala kecil, biasanya dibuat dr kayu, kertas, tanah liat, dsb: -- rumah sakit yg akan dibangun itu dipamerkan di ruang pola
mal [n] (1) kepala atau bagian atas (dr tiang batu, kaki meja, dsb); (2) ganja (tt keris); (3) dasar atau bagian pd pangkal (tt bilah senjata) [n] (1) harta benda (uang, barang); khazanah; (2) dana [n] cetakan jambangan keramik yg terbuat dr kayu atau seng yg tebal [n] gedung atau kelompok gedung yg berisi macam-macam toko dng dihubungkan oleh lorong (jalan penghubung)
malai ma.lai [n] (1) untaian (bunga, butir padi, gandum, dsb); (2) rangkaian bunga, intan, dsb yg dipakai sbg hiasan kepala, tombak, dsb; (3) perbungaan yg bercabang-cabang, setiap cabang memiliki bunga yg bertangkai, yg mekarnya bergantian dr arah bawah ke atas [n] ma.lai-ma.lai n pohon yg banyak ditanam, kayunya digunakan dl pembuatan rumah, daunnya yg muda digunakan sbg pakan ternak, buahnya dimakan mentah atau dibuat lempuk; Litsea sebifera
malaka ma.la.ka [n] pohon, kayunya dibuat arang, buahnya yg masam dibuat asinan; Phyllanthus emblica
malang ma.lang [a] (1) terletak melintang: sehabis badai itu batang dan dahan kayu -- melintang di jalan; (2) bernasib buruk; celaka; sial: ia menerima nasibnya yg -- itu dng penuh kesabaran
malangbang ma.lang.bang [kl n] perahu (kapal) dibuat dr batang kayu; melambang
malapari ma.la.pa.ri [n] pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata
malim kapal malim angin
mamang ma.mang [a] (1) kabur matanya (krn hendak pingsan dsb); (2) bingung; ketakutan [n] tumbuhan terna suku Capparidaceae, daunnya dibuat asinan dan sbg pewangi nasi, air remasan daun dipakai untuk obat masuk angin; Cleome gynandra [Mk n] peribahasa yg mengandung nasihat
mangas ma.ngas [n] pohon, kayunya untuk tiang rumah; Memecylon acuminatum
manimba ma.nim.ba [n] alat musik pukul jenis gambang kayu, penguat bunyinya berupa tabung logam yg diletakkan di bawah setiap bilahnya, dimainkan dng dua pemukul pd tiap-tiap tangan, bahkan sbg hiburan, sering dimainkan oleh lebih dr satu orang (di Afrika dan Amerika Tengah)
makan ma.kan [v] memasukkan makanan pokok ke dl mulut serta mengunyah dan menelannya: mereka -- tiga kali sehari; (2) v memasukkan sesuatu ke dl mulut, kemudian mengunyah dan menelannya: ia sedang -- pisang; (3) v memasukkan sesuatu ke dl mulut dan mengunyah-ngunyahnya: Nenek sedang -- sirih; (4) v memasukkan sesuatu ke dl mulut dan menelannya: pasien harus -- pil; (5) v mengisap: -- candu; (6) v memakai; memerlukan; menghabiskan (waktu, biaya, dsb): pembangunan jembatan ini -- waktu lama; upacara adat itu -- ongkos besar; (7) v menyerang, mematikan, mengambil (dl permainan catur): gajah -- bidak putih; (8) v bekerja sebagaimana mestinya (tt rem, gigi roda, dsb); (9) v melukai: air keras itu -- kulit; (10) v mengenai; menembus: ditembaknya tiga kali, tetapi tidak --; (11) v memperoleh sesuatu; mencapai sesuatu: layarnya tidak -- , tidak memperoleh angin [n] tempat berlindungnya hati dan kesehatan jasmani, lenyapnya keragu-raguan yg disebabkan oleh kesibukan kerja jasmani
marambung ma.ram.bung [Mk n] tumbuhan yg kayunya berwarna putih kekuning-kuningan, agak lunak, dan tidak awet, dipakai dl industri korek api untuk dibuat batang dan kotaknya; Vernonia arborea
marketri mar.ket.ri [n] kerajinan kuno yg menggunakan kepingan kayu tipis dr berbagai serat serta warna untuk membuat desain
martil mar.til [n] pemukul dr besi (bertangkai besi atau kayu); palu
mata kucing batu permata; (2) damar yg jernih warnanya; (3) pohon, kayunya dibuat meja dan perabot lainnya, buahnya berbentuk spt kelengkeng, rasanya manis; Nephelium malaiense; (4) lampu kecil berwarna hijau pd pesawat radio untuk menentukan tepatnya gelombang; (5) kuarsa transparan berwarna kehijauan dng garis-garis warna sutra krn tercampur dng serat asbes, digunakan sbg batu perhiasan; (6) Dok kelainan mata yg ditandai suatu refleks atau massa putih di belakang manik mata yg merupakan kekeruhan lensa, kekeruhan badan kaca, radang dl mata, atau tumor selaput jala mata
mata pedoman jarum pedoman; mata angin pd pedoman
matan ma.tan [Mk n] mata kayu; teras (inti) kayu [n] (1) arti (maksud) kalimat; (2) naskah asli; teks (pidato dsb)
material ma.te.ri.al [n] bahan yg akan dipakai untuk membuat barang lain; bahan mentah untuk bangunan (spt pasir, kayu, kapur): pembangunan rumah itu terpaksa berhenti sementara menunggu --
mati ma.ti [v] (1) sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi: anak yg tertabrak mobil itu -- seketika itu juga; pohon jeruk itu sudah -- , akarnya pun sudah busuk; (2) tidak bernyawa; tidak pernah hidup: batu ialah benda --; (3) tidak berair (tt mata air, sumur, dsb); (4) tidak berasa lagi (tt kulit dsb); (5) padam (tt lampu, api, dsb); (6) tidak terus; buntu (tt jalan, pikiran, dsb): krn pikirannya sudah -- , ia tidak dapat berbuat apa-apa; (7) tidak dapat berubah lagi; tetap (tt harga, simpul, dsb); (8) sudah tidak dipergunakan lagi (tt bahasa dsb); (9) ki tidak ada gerak atau kegiatan, spt bubar (tt perkumpulan dsb): kalau tidak diurus, koperasi itu akan --; (10) diam atau berhenti (tt angin dsb): perahu layar itu terombang-ambing di tengah laut krn angin --; (11) tidak ramai (tt pasar, perdagangan, dsb): setelah ada pasar swalayan, pasar ini --; (12) tidak bergerak (tt mesin, arloji, dsb): saya terlambat krn jam saya ternyata --
matoa ma.toa [n] (1) pohon, kayunya digunakan sbg bahan bangunan dan perabot rumah tangga; (2) buah pohon matoa, bentuknya lonjong spt kelengkeng, rasanya manis legit; Ponnetia pinniata
mazbah maz.bah [n] tempat menyembelih binatang yg akan dikurban-kan, biasanya bentuknya spt meja tinggi, terbuat dr kayu atau batu
medang me.dang [n] pohon tinggi dan besar, kayunya dijadikan papan untuk bangunan; Phoebe
mega me.ga [n] awan (di langit): angin bertiup, -- berarak
melambai me.lam.bai [v] (1) mengayun-ayun turun naik (spt daun-daunan tertiup angin): pohon nyiur ~ di sepanjang pantai; (2) menggerak(-gerak)kan tangan turun naik (untuk memanggil dsb): tangannya ~ dr tangga pesawat; (3) berkibar-kibar: Sang Saka ~ megah ditiup angin
melambang me.lam.bang [n] perahu yg dibuat dr batang kayu
melampai me.lam.pai [v] bergerak berayun-ayun (daun, ranting, kayu-kayuan, dsb); meliuk-liuk (tt tubuh dsb)
melarikkan me.la.rik.kan [v] melicinkan dan menjadikan bulat (kayu dsb) dng bindu dsb; membubut; melarik [v] melarik
melayang me.la.yang [v] (1) terbang (dng sayap tidak bergerak): pesawat terbang ~ rendah di atas kepala kami; (2) terbang krn dihembus angin: atap rumah banyak yg ~ oleh angin ribut; (3) ki tidak menentu; tidak terarah (tt pikiran, tembakan, perhatian, dsb): dng tidak disadarinya pikirannya ~ entah ke mana
melayap me.la.yap [v] pergi tanpa arah dan tujuan [v] (1) terbang rendah sekali: burung-burung laut terbang ~ di atas air yg bergulung; (2) merambat terbawa oleh angin (tt suara)
melayapkan me.la.yap.kan [v] membuat terliuk-liuk; membuat tergoyang-goyang krn ditiup angin (tt pohon, daun kelapa, dsb)
melentur me.len.tur [v] (1) berkeluk (tt barang yg panjang tetapi lentuk atau lemas spt rotan): buluh muda ~; dahan kayu ~; (2) mudah dilentukkan (tidak kaku, tidak mudah patah)
melesapkan me.le.sap.kan [v] menghilangkan; melenyapkan: angin itu ~ embun
melibat me.li.bat [v] (1) membebat: ia ~ kakinya yg luka dng kain pembalut; (2) membelit: ular ~ di cabang kayu; (3) menyangkut; memasukkan atau membawa-bawa (ke dl suatu perkara, urusan, dsb): perkara penyelundupan itu ~ petugas bea cukai; percekcokan negara-negara di Eropa ~ negara-negara di benua Asia
melilin me.li.lin [v] (1) menggosok dng lilin; (2) menyerupai lilin [n] tumbuhan, kayunya berwarna putih, hanya dipakai sbg kayu bakar; Vernonia arborea
melilit me.li.lit [n] (1) v membelit: ular ~ di dahan kayu; (2) v membalut; menyebat: ia ~ lukanya dng perban; (3) a berasa mulas (tt perut): perutnya ~
melindungi me.lin.dungi [v] (1) menutupi supaya tidak terlihat atau tampak, tidak kena panas, angin, atau udara dingin, dsb: anak itu ~ dirinya dng daun pisang supaya tidak kehujanan; (2) menjaga; merawat; memelihara: pemerintah ~ binatang yg hampir punah; (3) menyelamatkan (memberi pertolongan dsb) supaya terhindar dr mara bahaya: induk ayam itu ~ anaknya thd serangan burung elang
melonjak me.lon.jak [v] (1) meloncat ke atas (dng kedua belah kaki) hendak mencapai sesuatu: penjaga gawang itu ~ hendak menangkap bola; (2) melambung (tt bola dsb): bola kayu tidak dapat ~; (3) ki meninggi (berbicara dsb yg muluk-muluk): perkataannya selalu ~ saja; (4) meningkat (naik) dng mendadak (tt harga): harga emas ~ tinggi
melubangi me.lu.bangi [v] membuat lubang pd; menjadikan berlubang; menggali untuk membuat lubang: tukang kayu ~ kayu dng bor
melur me.lur [n] bunga melur; melati susun; mendur [n] pohon yg kayunya tidak begitu awet, berwarna cokelat pucat, digunakan sbg bahan dl industri kerajinan tangan, alat-alat tulis, peti, dsb; Durydium elatum
meluruhkan me.lu.ruh.kan [v] menyebabkan luruh; menggugurkan; merontokkan: angin ~ daun-daun tua
memanfaatkan me.man.fa.at.kan [v] menjadikan ada manfaatnya (gunanya dsb): kami -- pekarangan yg kosong itu untuk penimbunan kayu; mereka -- surat kabar untuk pendidikan
memantek me.man.tek [v] melekatkan (kayu, bambu, dsb) dng pantek; memasak
memapas me.ma.pas [v] menyongsong; menentang (arah angin, arus air): mereka berlayar ~ angin
memaras me.ma.ras [v] (1) meratakan, msl beras dl takaran: ~ beras takaran; (2) memotong (memangkas, menarah) supaya rata (tt kayu, pepohonan, dsb): ~ kayu; ~ pagar beluntas; (3) mencukur atau memangkas supaya rapi (tt rambut, janggut): ia sedang ~ janggut
memasakkan me.ma.sak.kan [v] (1) memasak untuk: bibi -- kami opor ayam; (2) membuat supaya masak: pedagang pisang itu selalu berusaha -- pisang dagangannya dng cara memeramnya di dl tanah [v] (1) memakai sesuatu untuk pasak: ~ sepotong kayu ke dl lubang; (2) ki menerangkan (menasihatkan dsb) benar-benar: dr dahulu Ayah telah ~ hal itu kepadamu
mematar me.ma.tar [v] menggosok dsb dng patar supaya licin: ~ kayu
mematil me.ma.til [v] meratakan kayu dng patil [v] melukai dsb dng patil: lele itu ~ tangan saya
membadai mem.ba.dai [v] (1) bertiup kencang (tt angin): angin -- semalaman; (2) bagaikan badai; menghebat: serangan yg -- telah mengobrak-abrik pertahanan lawan; (3) kl terbang tinggi: -- burung atas langit, merendah diharap jangan
membahan mem.ba.han [v] (1) menarah atau merimbas (kayu); (2) membelah (kayu)
membelah mem.be.lah [v] (1) menetak dsb menjadi dua bagian: dia sedang -- kelapa; dia mampu -- balok es dng tangannya; (2) memisah atas dua bagian: sungai itu -- kota; suara petir bagai -- bumi; (3) memecah jadi dua atau banyak: Abang sedang -- kayu bakar
membelintangkan mem.be.lin.tang.kan [v] meletakkan melintang: beberapa orang telah -- batang-batang kayu di jembatan yg hampir runtuh itu
memberati mem.be.rati [v] (1) menaruh sesuatu hingga menjadi berat; membebani: mereka -- kayu itu dng batu agar dapat tenggelam; kebusukan di dunia ini sangat -- tubuh dan perasaanku; (2) menambah pekerjaan; menyusahkan: penderitaannya sudah cukup, janganlah engkau -nya lagi dng tuduhan yg demikian
membias mem.bi.as [v] (1) berbelok dr arah (spt perahu yg dilanggar ombak, hujan yg tertiup angin); (2) Fis berbelok arah dr garis tempuhan krn menembus benda bening yg lain (spt cahaya yg menembus kaca, bayangan yg berada dl air); (3) ki menyimpang (tt nilai, ukuran) dr yg sebenarnya
membindu mem.bin.du [v] melarik kayu (dsb) dng bindu
membusukkan mem.bu.suk.kan [v] (1) membuat (menjadikan) busuk: ada bakteri yg berfungsi membantu -- daun-daun dsb yg berguguran sehingga menjadi pupuk; (2) (tt nama dsb) menyebabkan orang lain mengangggap busuk (buruk); memburukkan; menjelekkan; memfitnah: ia suka -- nama orang lain yg tidak disenanginya
memelitur me.me.li.tur [v] mengecat kayu dng pelitur
memerun me.me.run [v] (1) membakar sisa kayu-kayuan, daun-daunan, dsb kedua kalinya di tanah yg baru dijadikan ladang; (2) membakar sampah: diperun kulambai, ki habis dimakan api
memotong me.mo.tong [v] (1) memutuskan dng barang tajam; mengerat; memenggal: ia ~ tali itu dng gunting; ia ~ tebu dng pisaunya yg tajam; (2) mengiris (tt roti, daging, dsb); (3) menyembelih: ~ ayam; ~ kambing; (4) menebang (tt kayu, pohon, dsb): ~ kayu di hutan; (5) memangkas (tt rambut): ~ rambut; (6) menggunting sesuai dng ukuran (tt bahan pakaian dsb); (7) menuai (tt padi dsb); (8) mengurangi (tt upah, gaji, pendapatan, dsb); (9) memendekkan (tt kata, kalimat, nama dsb); (10) memintas (tt jalan, perjalanan); (11) menyelang atau memenggal (tt perkataan orang dsb); (12) memepat (tt kuku): ia sedang ~ kuku
mempening mem.pe.ning [n] pohon yg tinggi, kayunya digunakan untuk membuat mebel; Quercus argentata
memukulkan me.mu.kul.kan [v] (1) memukul dng: ia ~ kayu itu sampai hancur; (2) memukul untuk orang lain; (3) memperbanyakkan; mengalikan: ~ 25 dng 4
memuntal me.mun.tal [v] (1) menggulung (tali, benang, dsb) tangan (kayu dsb); mengumpar: ~ benang; ~ tali pd tiang; (2) menyingkatkan (perkara, urusan, dsb): lebih baik ~ perkara itu dp merentang rundingannya
memutah me.mu.tah [n] pohon, akarnya dapat dibuat obat, kayunya ringan, tetapi kuat; Excoecaria agallocha
menaharkan me.na.har.kan [v] melayarkan terus (dl angin ribut dsb): ia ~ perahu
menanggam me.nang.gam [v] (1) menyambung kayu (balok, papan) dng takuk-takuk; (2) menjepit dsb dng tanggam (besi); (3) ki menyambung erat-erat (spt mengawinkan dsb)
menara anemometer alat perlengkapan tempat berdiri anemometer agar anemometer itu dapat mengukur kecepatan angin pd ketinggian yg dikehendaki
menarah me.na.rah [v] meratakan atau melicinkan (kayu, batu, dsb) dng rimbas dsb (untuk dibakalkan): ~ kayu
menayang me.na.yang [v] (1) membawa (di telapak tangan); menatang; menating; (2) ki membawa: angin laut ~ suara seruling nelayan yg sayup-sayup sampai
mencepat men.ce.pat [v] menjadi cepat: semakin ~ kayuhnya
mencuraikan men.cu.rai.kan [v] (1) melepaskan dr ikatan; menguraikan; memaparkan: ia ~ kayu bakar; (2) menerangkan jelas-jelas: ia ~ hitungan itu kpd murid-muridnya
mendempul men.dem.pul [v] menutup lubang pd kayu dsb dng dempul
menderu men.de.ru [v] berbunyi keras gemuruh spt bunyi angin ribut (gelombang besar, mesin, dsb)
mendesas-desuskan men.de.sas-de.sus.kan [v] menyiarkan kabar angin
mendesut men.de.sut [v] berbunyi spt orang meniup (angin kencang dsb)
mendinginkan men.di.ngin.kan [v] (1) menjadikan dingin; menyejukkan: pilot ~ mesin pesawat terbangnya tidak dng air, tetapi dng angin; (2) membiarkan supaya dingin (air, adonan, kue, dsb); (3) ki menjadikan tawar (reda, tenang): perkataannya dapat ~ hatiku
menebang me.ne.bang [v] memotong (pokok, batang) pohon, biasanya yg besar-besar: ia ~ pohon jambu; ~ kayu jati
menebarkan me.ne.bar.kan [v] (1) mencampakkan (jala) supaya terbentang; mengembangkan (jala); (2) menabur(kan); menyebar(kan); menghamburkan: ~ benih; timbunan sampah ~ bau yg tidak sedap; (3) menyerak-nyerakkan: tukang kayu itu ~ perkakasnya di lantai; (4) ki menyiarkan (agama, maklumat, dsb): Pak Lurah sudah ~ maklumat kpd seluruh warga
meneker me.ne.ker [v] membuat api dng memantikkan baja pd batu teker yg sudah diberi serbuk kayu atau kawul
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
menentang me.nen.tang [v] (1) memandang; menatap: pd saat itu tiada seorang pun dr bawahannya yg berani ~ muka atasannya yg sedang marah; (2) mengarahkan pandangan kpd: berbaring di balai-balai sambil ~ langit-langit; (3) menuju; mengarah: berlayar ~ pulau; (4) menyongsong: berlayar ~ ombak (angin); (5) melawan; memerangi: tidak boleh ~ orang tua; (6) menolak (perintah, pendapat, usul, dsb); menampik; membangkang; menyanggah: banyak anggota yg ~ usul mosi itu; (7) menyalahi (aturan dsb): kita tidak boleh ~ aturan permainan yg telah ditentukan pemerintah; (8) menempuh (bahaya, bencana, dsb): demi kemerdekaan, rakyat Indonesia berani ~ maut
menetak meramu me.ne.tak meramu menebang kayu-kayuan untuk bahan rumah
mengakrabi meng.ak.rabi [v] berusaha akrab dng: menari adalah cabang seni yg disenanginya sebelum ~ dunia tarik suara
mengambi me.ngam.bi [v] memberi berkambi; memasang kambi: beliau ingin ~ semua pintu dan jendela dng kayu berukir
menganan me.nga.nan [v] (1) mengarah ke sebelah kanan: setelah melewati jembatan, kita harus ~ menyusuri jalan setapak; (2) Pol berpindah haluan ke partai kanan; (3) Hidm (a) perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam (msl dr selatan ke barat daya atau barat) di kedua belahan bumi; (b) perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam di belahan bumi utara, berlawanan dng arah jarum jam di belahan bumi selatan
menganggur meng.ang.gur [v] (1) mengerat cabang (batang) untuk ditanam: ia ~ batang mawar untuk ditanam di kebunnya; (2) menanam (ubi kayu dsb) dng setek: Paman sedang ~ ubi kayu di ladang; (3) menganjak atau memindahkan tanaman: kita harus ~ anak pohon pisang itu
mengapi meng.a.pi [v] (1) menjadi (ber)api; mengeluarkan api: ranting-ranting kering yg bergesek tertiup angin mulai (tampak) ~; (2) menyerupai api; (3) ki menyala-nyala (berkobar-kobar) menyerupai api: semangat yg ~ dr para pemuda supaya dimanfaatkan demi masa depan yg gemilang
mengapung meng.a.pung [v] (1) mengambang; terkatung-katung di permukaan air (tidak tenggelam); (2) mengawang (di udara): awan putih ~ di udara tertiup angin
mengayun meng.a.yun [v] (1) berayun; bergoyang; berbuai-buai: ranting-ranting kayu pun ~ bagaikan tangan melambai; (2) turun (tt matahari): matahari telah ~; (3) menggerakkan supaya berayun: ~ lenggang
mengembus meng.em.bus [v cak] kabur; lari: semua penjahat habis ~ [v] meniup; bertiup: angin pun ~ dr sebelah barat
mengerat me.nge.rat [v] (1) mengiris; memotong (biasanya dng cara pelan-pelan dan melingkar): ~ kayu; (2) menggerek (spt tupai melubangi kelapa); (3) mengerikiti
mengerawan me.nge.ra.wan [n] pohon berbatang tegak, kayunya awet sehingga disukai untuk dibuat perahu, sirap, juga untuk mebel; Hopea mengerawan
mengeringkan me.nge.ring.kan [v] membuat (menjemur) supaya kering: ia berangin-angin ~ keringat; mereka ~ padi itu di atas hamparan tikar
mengerok me.nge.rok [v] (1) membersihkan bulu kuda dsb dng kerok; (2) menggaruk (menggosok badan dng alat kerok spt uang logam) untuk menyembuhkan masuk angin
mengetam me.nge.tam [v] mengatupkan rapat-rapat; menjepit [v] menuai (memotong) padi dng ani-ani: pd waktu panen, ramailah orang di sawah ~ padi [v] melicinkan (meratakan) kayu dng ketam
menggabungkan meng.ga.bung.kan [v] (1) mengumpulkan atau mengikatkan menjadi satu: anak itu sedang ~ ranting-ranting pohon untuk kayu bakar; (2) menjadikan satu; menyatukan
menggabus meng.ga.bus [v] mengasah (menggosok dsb) dng kayu gabus
mengganggang meng.gang.gang [v] menaruh di atas api (supaya panas, kering, masak); memanggang: mereka sedang ~ opak di dapur [v] menjadi bercelah atau renggang: papan kayu ~
mengganjal meng.gan.jal [v] (1) memberi berganjal (supaya kukuh dsb): ia ~ kaki kursi dng kertas; (2) memberi penghalang atau penahan (supaya tidak bergerak dsb): ia ~ roda mobilnya dng balok kayu; (3) ki terasa tidak menenangkan hati; terasa mengganggu pikiran
mengganjali meng.gan.jali [v] memberi berganjal pd: sopir truk itu ~ roda belakang truknya yg masuk selokan itu dng kayu balok
menggeliat meng.ge.li.at [v] (1) meregang-regang serta menarik-narik tangan dan badan (spt setelah bangun dr tidur): telah menjadi kebiasaan, sebelum bangkit dr tidur ia ~ dulu; (2) memulas (memiuh) barang yg kaku: ~ anak kunci; (3) meregang (tt papan kayu dsb)
menggerek meng.ge.rek [v] melubangi (dng bor, gurdi, jara, dsb); membuat lubang (spt tupai pd buah nyiur): tukang kayu itu sedang ~ papan; kumbang ~ kayu
menggolok meng.go.lok [v] memarang atau memotong dng golok: ~ kayu kasar
menggoreskan meng.go.res.kan [v] menggunakan pisau, pena, dsb untuk menggarit dsb: ~ pena pd kertas; pemuda itu ~ pisau pd kayu untuk mengukir namanya
menggosokkan meng.go.sok.kan [v] memakai sesuatu untuk menggosok; menggosok dng; membiarkan (membuat dsb) supaya bergosokan: ~ batu apung pd kayu
mengincar meng.in.car [v] (1) melihat sasaran dng memicingkan sebelah mata; membidik: ia bergaya di depan lensa seakan-akan sedang ~ harimau dng senapan; (2) ki melihat dan mem-perhatikan (mengawasi) dr jauh (dng maksud tidak baik, hendak mencuri, dsb): semalam tertangkaplah seorang pencuri ketika sedang ~ toko emas itu; (3) ki sangat meng-inginkan; sangat menghendaki (kedudukan, barang, dsb): ia ~ kedudukan wakil ketua [v] membuat lubang (pd kayu, besi) dng incar
mengipas-ngipas me.ngi.pas-ngi.pas [v] (1) menggerak-gerakkan sesuatu (kipas dsb) untuk mendapatkan embusan angin (supaya sejuk atau lekas dingin); (2) bergerak-gerak spt gerakan kipas (tt telinga gajah dsb)
mengipasi me.ngi.pasi [v] menyejukkan (menganginkan dsb) dng kipas: ~ nasi supaya lekas dingin
mengipaskan me.ngi.pas.kan [v] (1) mengibaskan (ekor, telinga, dsb); (2) menangkis dng sayap (tangan dsb): ia ~ tangan orang yg akan menghalanginya itu
mengiri me.ngi.ri [v] (1) menuju (membelok, menepi, dsb) ke kiri: akibat kecelakaan itu, kaca belakang mobil pecah, pintunya rusak, sedangkan setirnya selalu ~; (2) Hidm perubahan arah angin yg melawan arah jarum jam (ke kiri) di kedua belahan bumi
mengkaras meng.ka.ras [n] pohon yg kayunya ringan, serat kulit kayu sangat awet, digunakan untuk pelapis keranjang dsb sbg penahan air hujan; Aquilaria malaccensis
mengkirai meng.ki.rai [n] pohon, suku Ulmaceae, kayunya lunak dan ringan, digunakan untuk membuat korek api, peti, dsb, kulit batangnya digunakan sbg bahan penyamak jala dan seratnya untuk tali; Trema orientalis
mengububi meng.u.bubi [v] (1) memberi embusan angin dng ubub; (2) ki memanas-manasi agar makin menjadi-jadi
mengukir meng.u.kir [v] menggores (menoreh, memahat, dsb) untuk membuat lukisan (gambar dsb) pd kayu (batu, logam, dsb): penduduk Bali pandai ~ kayu
mengunggun meng.ung.gun [v] (1) menggunung; menumpuk: kayu batangan ~ di tepi hutan menantikan truk-truk untuk pengangkutan; (2) menumpuk (kayu dsb) lalu dibakar; membuat api unggun: calon mahasiswa baru sedang ~ (dl acara pembakaran atribut)
mengunggunkan meng.ung.gun.kan [v] menimbun(kan); melonggokkan (kayu dsb) lalu dibakar
meni me.ni [n] cat merah yg dioleskan sbg lapisan dasar pd permukaan suatu barang sebelum dicat: -- besi; -- kayu
menimbun me.nim.bun [v] menaruh sesuatu secara bersusun hingga menjadikan timbunan; menumpuk: ~ kayu; jangan ~ barang yg tidak berguna
menimpa me.nim.pa [v] (1) jatuh menindih (mengenai) sesuatu: bandela itu jatuh ~ dua orang kelasi yg sedang bekerja di geladak; (2) menjatuhi atau mengenai (terutama tt sesuatu yg tidak menyenangkan, spt penyakit, bencana, dsb): musibah kedua telah ~ hidup saya; angin ~ nya serta melecut tangan dan mukanya dng sambaran dingin air hujan; (3) memukul; mengenakan senjata kpd; (4) mencuri; menyerobot: pencoleng yg kerap kali ~ barang-barang di atas truk, dirazia oleh polisi
menindih me.nin.dih [v] (1) menaruh sesuatu yg berat di atas ...: ia ~ kertas itu dng batu supaya tidak diterbangkan angin; (2) menekan ke bawah; menghimpit: terasa ada sesuatu yg ~ tubuhnya; (3) menindas (dl berbagai-bagai arti): tidak sanggup ~ perasaan hatinya; tertawa sejenak membuat orang lupa sebentar akan kesukaran hidup yg ~ perasaan
menjarum men.ja.rum, menjarum me.rah [n] pohon kecil, kayunya dibuat tongkat; Ixora concinna
mentaruh men.ta.ruh [n] pohon yg kayunya ringan, lunak dan tidak awet, tetapi berbau harum, akar dan rantingnya yg kecil-kecil dapat dibuat tusuk gigi; Exoecaria agallocha
mentaus men.ta.us [n] pohon, kayunya halus berwarna putih dan awet, disukai untuk dibuat barang ukiran, msl wayang golek, getahnya dapat dipakai untuk mengobati sakit mata; Wrightia javanica
mentega men.te.ga [n] lemak kental, lunak, terbuat dr susu (biasa dipakai untuk membuat kue, memasak, atau sbg kelengkapan makan roti): rotinya diolesi dng -- , lalu dipanggang [n] pohon kecil yg ditanam sbg pohon hi-as, kayunya keras, buahnya dapat dimakan, berbau merangsang; Diospyros discolor
mentibu men.ti.bu [n] pohon berukuran sedang, tumbuh di paya gambut dan tanah berpasir putih, susunan daun duduk berhadapan, bentuknya bundar telur, bunganya berbulir, terletak di ujung cabang, kayunya untuk bahan bangunan, kayu lapis, bahan pembungkus; Daclylocladus stenostachys
mentigi men.ti.gi [n] pohon perdu, kayunya dibuat barang hiasan spt hulu keris, sarung pedang; Pemphis acidula
menual me.nu.al [v] memotong (kayu dsb) menjadi pendek-pendek
menunggak me.nung.gak [v] (1) menyisakan pangkal kayu yg ditebang; (2) membiarkan sbg tunggak (pancang, dsb); (3) ki membiarkan, menyisakan pembayaran atau belum membayar (angsuran, iuran pajak, dsb) yg seharusnya sudah dibayar: usahakan tidak ~ uang sekolah anakmu; (4) ki menyisakan pekerjaan (ada sebagian pekerjaan yg belum diselesaikan): sebelum mengambil cuti, selesaikan pekerjaanmu, jangan sampai ~
menyadaikan me.nya.dai.kan [v] menaruh (perahu) di darat: pd musim angin barat kebanyakan nelayan -- perahunya
menyagang me.nya.gang [v] (1) menyandarkan (tombak, senjata, dsb): prajurit itu -- senjatanya pd batang pohon; (2) menopang; menunjang (dng bambu, kayu, dsb): ia -- senjatanya dng kayu
menyakal me.nya.kal [v] memukul; menganiaya: penduduk setempat -- pencuri itu dng tinju dan kayu
menyalib me.nya.lib [v] menghukum mati pd kayu salib (tangan dan kaki orang yg dihukum direntangkan dng dipakukan pd kayu salib): pd zaman dahulu penguasa di Eropa -- budak-budaknya yg bersalah
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyempal me.nyem.pal [v] mematahkan (cabang kayu, lengan, dsb)
menyengal me.nye.ngal [v] menyebabkan sesak napas: panas yg --, panas yg rasanya menekan krn tidak ada angin dan langit berawan
menyengkang me.nyeng.kang [v] (1) memasang sengkang pd (pintu, tiang, dsb); (2) menyokong atau menopang dng sengkang (supaya tetap tegak); (3) meletakkan kayu dsb pd mulut (binatang) agar tetap terbuka (supaya tidak menggigit dsb): ia -- mulut ular itu dng sebatang kayu agar terhindar dr gigitannya; (4) menyangkut melintang dl kerongkongan (duri, tulang, dsb)
menyerkah me.nyer.kah [v] (1) menyentak, mematahkan, dsb hingga serkah: -- cabang kayu; (2) ki memecahkan; membelah: -- kepala
menyerut me.nye.rut [v] melicinkan kayu dsb dng serut; mengetam
menyiangi me.nyi.angi [v] (1) mencabuti rumput, semak, dsb; menebangi dahan kayu di kebun dsb supaya bersih: -- sawah; -- semak-semak; (2) membersihkan (ikan dsb) sebelum dimasak; (3) mencabuti. menyingkirkan, menghilangkan gulma
menyingkirkan me.nying.kir.kan [v] (1) menjauhkan (sesuatu dr); menghindarkan; memindahkan dsb (supaya tidak menghalangi, membahayakan, dsb): -- balok-balok kayu yg melintang di jalan; (2) mengesampingkan; tidak membicarakan (memikirkan dsb) untuk sementara waktu
menyipati me.nyi.pati [v] membuat garis lurus pd kayu yg akan digergaji dng menggunakan sipatan
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
merambung me.ram.bung [n] pohon, kayunya ringan, lunak, dan tidak awet, digunakan untuk membuat korek api dan kotaknya
meramu me.ra.mu [v] (1) mencari dan mengumpulkan bahan-bahan (akar-akaran, kayu-kayuan) yg diperlukan; (2) meracik: dia ~ akar-akar dan daun-daunan untuk membuat obat
meranti me.ran.ti [n] pohon, termasuk jenis Shorea, kayunya keras, digunakan untuk bahan bangunan, landasan rel kereta api, tiang listrik, dsb, jenisnya bermacam-macam
meranti bunga pohon, termasuk suku Dipterocarpaceae, berbatang tinggi dan tegak, sering mengeluarkan damar yg berwarna kuning sampai cokelat, kayunya baik untuk pembuatan perabot rumah tangga, kayu lapis, kertas, papan bangunan untuk lantai atau dinding, dan bahan pembungkus yg merupakan salah satu jenis bahan ekspor; Shorea leprosula
merawan me.ra.wan [n] pohon tinggi besar, termasuk suku Dipterocarpaceae, kayunya digunakan sbg bahan bangunan, mebel, kayu lapis, alat olahraga, alat musik, dsb, kulit kayunya dibuat tali; Hopea mengerawan [v] merasa rawan thd
merbau darat pohon berukuran sedang, kayunya tahan thd kelembapan sehingga sering digunakan untuk pembuatan perahu, bahan bangunan, bantalan rel kereta api, mebel yg berkualitas tinggi, tiang listrik dan telepon, termasuk kayu yg banyak diekspor; Intsia palembanica
merbau pantai pohon yg tinggi lurus, kayu terasnya yg berwarna merah tua digunakan sbg bahan bangunan, alat rumah tangga, bantalan, tiang listrik dan telepon, dipakai dl perkapalan dan pembuatan jembatan, kulit kayunya mengandung tanin dan dimanfaatkan sbg zat warna cokelat untuk kertas dan kain; Intsia bijuga
merbulan mer.bu.lan [n] pohon, kayunya tidak keras, biasanya untuk kayu bakar; Endospermum malaccense
merekam me.re.kam [v] (1) mengecap; mencetak; memberi bergambar (garis-garis) berwarna pd kain dsb; (2) menyulam (dng benang emas atau benang berwarna); menyuji; (3) Mk lengkap; melekatkan (spt baju tubuh, sambungan kayu); (4) memindahkan suara (gambar, tulisan) ke dl pita kaset, piringan, dsb; (5) ki mencatat (dl hati, angan-angan, dsb): anak itu telah ~ semua peristiwa yg dilihatnya dl benaknya
merembung me.rem.bung [n] pohon, termasuk suku meranti, Dipterocarpaceae, kayunya digunakan sbg bahan konstruksi ringan, bahan pembungkus, kayu lapis, papan, perkakas rumah, dan bahan kertas; Shorea smithiana
meriang me.ri.ang [a] berasa tidak enak badan krn kurang sehat; terasa agak demam (msl krn masuk angin atau terserang influenza): badannya -- , lidahnya terasa pahit
merimba me.rim.ba [v] (1) menjadi spt rimba: ladangnya sudah ~; (2) pergi atau bekerja di rimba: setiap hari ia ~ mencari kayu bakar
merimbas me.rim.bas [v] menarah (kayu) dng rimbas; menyiangi (cabang kayu) dng rimbas
merintangkan me.rin.tang.kan [v] memasang sesuatu untuk mengalang- alangi: ~ batang-batang kayu di tengah jalan
merintis me.rin.tis [v] (1) membuka jalan kecil (setapak) dng menebangi kayu-kayu di hutan: beberapa hari lamanya mereka ~ hutan; (2) membuat batas-batas (pancang dsb) di tanah yg akan dipakai untuk jalan: pekerjaan ~ jalan kereta api itu memerlukan banyak tenaga dan biaya; (3) memelopori (mengerjakan untuk pertama kali): Ibu Kartini telah ~ jalan untuk memajukan kaum wanita
merlimau mer.li.mau [n] tumbuhan yg kayunya biasa dijadikan tongkat krn mempunyai surih-surih yg bagus; Paramignia monophylla
merpitis mer.pi.tis [n] pohon, kayunya untuk bahan rumah; mempitis; Cratoxylon formosum
merpoyan mer.po.yan [n] jenis pohon (yg menghasilkan kayu bahan bangunan; arang); Rhodamnia trinervia
mertapal mer.ta.pal [n] pohon yg tumbuh di rawa-rawa, kayunya baik untuk bangunan rumah atau jembatan; Ochamostachys amentacea
mertayam mer.ta.yam [n] tumbuhan kecil, kayunya dibuat alu dan gagang perkakas; kilayu; Erioglosum ribuginosum
mesin bubut mesin untuk mengerjakan bahan dr kayu atau logam, dilengkapi dng pahat yg beroda tetap pd tempatnya, sedangkan benda yg dikerjakan berputar dng kecepatan yg teratur melewati pahat yg dapat dipindahkan dng tangan atau secara otomatis
meterai me.te.rai [n] cap tanda berupa gambar yg tercantum pd kertas atau terukir (terpateri dsb) pd kayu, besi, dsb; cap; tera; segel
mindi min.di [n] perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung, tumbuh pd ketiak daun dan berbau harum, buahnya berbentuk bulat lonjong, warnanya kuning berisi biji yg keras, kayunya ringan dan kuat, baik untuk pembuatan perkakas rumah tangga, hampir semua bagian tanaman, spt kulit batang, akar, daun, dan bunga berguna sbg bahan obat, bijinya banyak mengandung minyak; Melia azedarach
mistar mis.tar [n] (1) kayu penggaris: digambarnya rumah itu tanpa menggunakan --; (2) kayu lurus pd bagian atas gawang (tt sepak bola dsb): kiper kembali mengambil posisi di bawah --; (3) kayu palang yg dipasang melintang pd dua tiang (tonggak) sbg batas loncatan (pd loncat tinggi): ia gagal meloncat di atas -- setinggi 155 cm; (4) garis; baris [Ar n] (1) bungkus; kulit; (2) perbuatan atau tindakan menutupi
mistri mis.tri [n Lay] awak kapal yg tugasnya, antara lain, membuka dan menutup lubang palka, secara teratur setiap selang waktu tertentu, menduga tangki, menangani dan memelihara jangkar dan rantainya, serta memelihara geladak kayu
miswat mis.wat [Ar n] setan yg tugasnya menyiarkan desas-desus, fitnah, kabar angin, dan pidato dusta sehingga masyarakat kacau dan berita bohong menjadi tolok ukur
monsun mon.sun [n] iklim yg ditandai oleh pergantian arah angin dan musim hujan atau kemarau selang lebih kurang enam bulan, mengikuti posisi matahari pd bulan Juni dan Desember, terdapat di daerah tropis dan subtropis yg diapit oleh benua dan samudra
mudik mu.dik [v] (1) (berlayar, pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman): dr Palembang -- sampai ke Sakayu; (2) cak pulang ke kampung halaman: seminggu menjelang Lebaran sudah banyak orang yg --
muntu mun.tu [Jw n] batu atau kayu yg khusus digunakan untuk melumatkan bumbu (sbg pasangan cobek); batu atau kayu pelumat bumbu dsb
muri mu.ri [kl n] serunai yg terbuat dr buluh atau kayu
mutah mu.tah [n] pohon yg tumbuh di sepanjang pantai, akarnya dapat dibuat obat bengkak-bengkak pd tangan dan kaki, kayunya ringan dan tidak awet, digunakan untuk membuat tusuk gigi; Exocecaria agollocha
naga na.ga [n] (1) ular yg besar (dl cerita dan dl beberapa kata majemuk), spt -- berapi, -- bura, -- gentala, -- umbang; (2) kl ular besar (menurut kepercayaan) penunggu mata angin (ada yg berpindah tiap hari, ada yg tiap tahun, spt -- hari, -- tahun) [n] bekas hitam pd bagian tubuh sejak lahir dan mempunyai pengaruh thd jalan hidup seseorang
naga hari [kl] naga penunggu mata angin yg tiap hari berpindah tempat
naga tahun [kl] naga penunggu mata angin yg setiap tahun berpindah tempat
naik benang mendapat angin; mendapat hati; mendapat kesempatan berkembang: ketika pamannya menjadi ketua, partainya -- benang
nampan nam.pan [n] tempat untuk menyajikan makanan atau minuman, terbuat dr kayu, logam, dsb, ada yg berkaki dan ada yg bertelinga; baki; talam; dulang
nangka nang.ka [n] (1) pohon yg mencapai tinggi 10-15 m, kayunya berwarna kuning dan berkulit hitam, daunnya kaku agak bundar sebesar tapak tangan orang dewasa dan berwarna hijau tua, kulit buahnya penuh duri yg tidak tajam dan bergetah, buah yg muda untuk sayur, sedangkan yg masak dimakan sbg buah; Artocarpus heterophyllus; (2) buah nangka; (3) daging buah nangka, berbiji, kalau masak berwarna kuning tua
nibung ni.bung [n] (1) tumbuhan asli kawasan Asia Tenggara, tinggi pohon mencapai 20 m, batangnya lurus berduri, digunakan untuk bahan bangunan atau lantai rumah, daun yg tua dipakai sbg atap rumah, umbutnya enak dimakan; Caryota rumphiana; (2) kayu nibung; (3) daun nibung
noken no.ken [n] tas tradisional dr Irian Jaya yg terbuat dr serat kayu: sebanyak 11 ekor ayam dan 5 buah -- dipersembahkan sbg maskawin
nyamplung nyam.plung [n] (1) pohon yg hidup di pesisir yg berpasir dan berbatu karang, kulit pohonnya dapat digunakan untuk obat, kayunya keras, digunakan untuk bahan pembuat perahu dan tiang kapal; Calophyllum inophyllum; (2) kayu nyamplung; (3) kulit nyamplung
nyatuh nya.tuh [n] , -- beringin 1 pohon yg tingginya mencapai 38 m terdapat di bagian barat kepulauan Indonesia (di pedalaman), menghasilkan getah perca, kayunya berwarna cokelat muda, keras, dan kuat, digunakan sbg bahan perabot rumah tangga; Payena lavilandii; (2) kayu nyatuh beringin
nyemplong nyem.plong [n] (1) pohon yg kayunya dipakai untuk membuat perahu (Madura); (2) kayu nyemplong: kayu jati dipakai untuk lambung perahu, kayu -- untuk rusuk
nyiri nyi.ri [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 20 m, berkulit kasar tidak rata, bercabang berbentuk garpu, terdapat di hutan dekat pantai, kulit kayunya berwarna merah dipakai sbg bahan pewarna jaring ikan; Xylocarpus granatum; (2) kayu nyiri
obo [n] alat musik dr kayu dsb yg ujungnya berbentuk kerucut yg mengeluarkan nada nyaring dr B rendah sampai 21/2 oktaf lebih
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
oles /olEs/, meng.o.les v melumur; melumas: dia -- kakinya dng minyak kayu putih
olong-olong [n] ulat pd kayu jati, Duoitus cermaicus
omong kosong cakap angin; bual
padang pa.dang [n] tanah yg datar dan luas (tidak ditumbuhi pohon-pohon yg berkayu besar); lapangan
pahat pa.hat [n] alat (perkakas) bertukang berupa bilah besi yg tajam pd ujungnya untuk melubangi atau mengukir kayu (ada bermacam-macam, spt -- bulat, -- jantan, -- ketam, -- kuku) [n Pet] bagian alat bor, biasanya terbuat dr baja paling keras dng dua atau tiga pancang tirus dan gerigi tajam untuk memotong batuan atau membuat lubang
pakal pa.kal [n] kulit kayu, sabut, dsb yg dipakai untuk menutup celah-celah papan di geladak atau di dinding perahu
pakan pa.kan [n] benang yg dimasukkan melintang pd benang lungsin (ketika menenun kain) [n] pohon yg mencapai tinggi 27 m, kayunya jarang dipakai sbg bahan bangunan krn kurang baik; Croton argyatus [n] makanan ternak (hewan, ikan piaraan): -- burung; -- udang
pakau pa.kau [n] permainan kartu Cina dng kartu tiga helai di tangan dan dapat ditukar-tukarkan spt main ceki; permainan tiga helai [Mk a] bingung, pusing, kacau (tt perasaan) [ark n] (1) kelim (dr rotan) untuk menguatkan; (2) kayu palang (pd ember)
paku ulir paku berulir yg cara memasukkannya (pd kayu, besi, dsb yg telah berlubang sebesar paku dsb) diputar dng memakai obeng
pakuk pa.kuk [Mk v] me.ma.kuk v memotong dng benda tajam yg dipukulkan keras-keras; menetak; memarang: dia sedang ~ kayu besar itu dng parang
pal [n] tonggak batu sbg tanda jarak, antara satu tonggak dan tonggak yg lain berjarak 1,5 km , berpal-pal v berlayar serong-menyerong menyongsong angin (tt perahu); berlayar menggergaji; membuang pal [n cak] faal
palang pa.lang [n] batang kayu (bambu, besi, dsb) yg dipasang melintang pd jalan, pintu, dsb
palang jalan batang kayu (bambu, besi, dsb) perintang jalan
palang pintu palang (kayu, besi, dsb) pengunci pintu
palat pa.lat [ark n] kayu penjepit kaki yg dahulu biasanya dipakai untuk menghukum anak-anak [n] zakar
palet pa.let [n] (1) alat yg digunakan pelukis untuk tempat menaruh cat, berupa lempeng berbentuk perisai; (2) Lay dua lapis bilah kayu yg tersusun searah yg disela balok melintang, digunakan untuk menumpuk muatan supaya bisa diangkat sekaligus
palu pa.lu [n] (1) alat untuk memukul paku; godam; martil; (2) alat dr kayu yg dipukulkan pd meja untuk menandai dibuka atau ditutupnya secara resmi suatu pertemuan (msl sidang di pengadilan)
panai pa.nai [Jk n] nampan yg terbuat dr kayu
pancang pan.cang [n] potongan bambu (kayu dsb) yg pangkalnya runcing, ditancapkan atau dihunjamkan ke tanah (untuk tanda batas, tambatan, penguat pinggir parit, dsb): menambatkan perahu pd --
pancaroba pan.ca.ro.ba [n] (1) peralihan musim (ditandai oleh keadaan udara tidak menentu, banyak angin besar, dsb); peralihan antara musim kemarau dan musim hujan; (2) ki keadaan yg tidak menentu (serba kalut dsb)
pancing pan.cing [n] alat untuk menangkap ikan, terbuat dr sepotong kawat yg ujungnya melengkung dan berkait, diberi tali dan gagang dr kayu, bambu, dsb; kail
pangkon pang.kon [n] (1) Bl kayu berongga, bagian yg atas dipakai untuk menumpangkan (meletakkan) bilah-bilah logam gamelan, saron, dsb, berperan sbg pembentuk bunyi; (2) Jw Ling tanda penutup konsonan pd akhir kalimat
pangkung pang.kung [v] , me.mang.kung v memukul keras-keras (dng kayu, godam, dsb)
panglong pang.long [n] (1) perusahaan penebangan kayu yg diusahakan oleh orang-orang Cina; (2) kilang kayu; tempat penggergajian kayu
pangpung pang.pung [Sd n] dahan atau cabang kayu yg sudah kering
pangur pa.ngur [n] (1) alat untuk menggaruk (mengorek), msl kelapa; kukuran; (2) kikir besar dan kasar untuk melicinkan, msl kayu; patar; (3) kikir untuk meratakan gigi
panto pan.to [Mk ark a] garis-garis pd kayu; belak
papan pa.pan [n] (1) kayu (besi, batu, dsb) yg lebar dan tipis: rumah panggung itu lantainya terbuat dr -- (kayu) jati; (2) tempat tinggal; rumah: kita perlu sandang, pangan, dan --
papi pa.pi [n cak] (1) ayah; bapak; (2) panggilan (sapaan) kpd orang tua laki-laki [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai sbg bahan industri, Exocarpus latifolia; (2) kayu papi
parit pa.rit [n] (1) lubang panjang di tanah tempat aliran air; selokan; (2) lubang panjang tempat berlindung (dl peperangan); (3) selokan besar sekeliling benteng (kota); (4) lombong (dl tambang); (5) alur; lekuk yg memanjang (pd kayu, papan, dsb); (6) ranjau darat; (7) terusan (sekeliling benteng)
parka par.ka [n] (1) Olr jaket pendaki gunung yg berkancing di depan dan menutupi paha, dilengkapi dng penutup kepala, lengan jaket di pergelangan dan di bagian pinggang dilengkapi dng tali pengikat, gunanya untuk menahan angin dan air (hujan); (2) baju luar terbuat dr bulu sbg penahan dingin atau angin
pasak pa.sak [n] (1) paku yg dibuat dr kayu, bambu, dsb; (2) poros kecil pd roda arloji dsb; (3) Tek potongan kecil logam yg disisipkan pd alur yg terlipat di antara roda dng sumbunya agar roda tsb tidak berputar thd sumbu tsb; (4) sepotong besi atau kayu tidak berkepala untuk menyatukan dua bagian besi, kayu, atau bagian mesin (roda)
pasangan pa.sang.an [n] (1) yg selalu dipakai bersama-sama sehingga menjadi sepasang: mana ~ sepatu ini?; (2) seorang perempuan bagi seorang laki-laki atau seekor binatang betina bagi seekor jantan atau sebaliknya: mana ~ menarimu?; (3) salah satu dr dua organ tubuh yg berpasangan; (4) yg merupakan pelengkap bagi yg lain: mana ~ baju ini?; (5) Ling huruf penanda konsonan yg ditulis untuk menutup konsonan lain di depannya [n] (1) barang apa yg dipasang; (2) petaruh (dl perjudian); (3) hasil memasang; (4) kayu yg diletakkan di tengkuk lembu untuk menarik pedati; (5) yg menjadi padanannya (jodohnya, teman bermainnya, dsb); partner
pasat pa.sat [n] angin yg berembus di antara garis balik utara dan garis balik selatan yg tetap alirannya (dr sebelah selatan atau utara ke khatulistiwa lalu kembali)
pasir embus pasir yg dibawa angin naik ke udara sehingga terlihat spt awan atau lembaran-lembaran
pasir layang pasir yg terangkat (melayang) beberapa sentimeter atau beberapa meter dr permukaan krn embusan angin
pasung pa.sung [n] alat untuk menghukum orang, berbentuk kayu apit atau kayu berlubang, dipasangkan pd kaki, tangan, atau leher
patar pa.tar [n] alat kikir besar dan kasar (untuk melicinkan kayu dsb)
patil pa.til [n] rimbas (beliung) kecil: ia menarah kayu itu dng -- [n] sirip di kanan kiri kepala, tajam, dan berbisa (pd ikan sembilang, lele, dsb)
pating pa.ting [n] pasak atau paku kayu (biasa dipantekkan di pohon untuk tumpuan memanjat dsb) [Jw p] kata yg memberi makna banyak atau berkali-kali pd perbuatan atau sifat
patung pa.tung [n] (1) tiruan bentuk orang, hewan, dsb dibuat (dipahat dsb) dr batu, kayu, dsb; arca: beberapa orang seniman sedang memahat -- pahlawan; spt -- , tegak berdiri (tidak berkata atau tidak tahu apa pun); (2) golek; anak-anakan: wayang -- [Lihat {sipatung}]
paut pa.ut , ber.pa.ut v (1) terikat erat-erat (pd); melekat, melilit erat-erat (pd); berpegang kuat-kuat: dia ~ pd batang kayu; (2) bertaut (menutup) kembali: siput ~ , ter.pa.ut v berbeda; berselisih: umur kakaknya ~ tiga tahun dng adiknya
pawana pa.wa.na [kl n] angin
pawang laut pawang yg melakukan pekerjaan yg berhubungan dng laut, msl mengenai cuaca, angin, gelombang di laut
pedoman pe.do.man [n] (1) alat untuk menunjukkan arah atau mata angin (biasanya spt jam yg berjarum besi berani); kompas: sebelum ada -- , orang menggunakan bintang untuk menentukan arah perjalanan perahu; (2) kumpulan ketentuan dasar yg memberi arah bagaimana sesuatu harus dilakukan; (3) hal (pokok) yg menjadi dasar (pegangan, petunjuk, dsb) untuk menentukan atau melaksanakan sesuatu: di samping syarat-syarat yg lain, para penyunting perlu menguasai -- ejaan; (4) pemimpin (yg menerangkan cara menjalankan atau mengurus perkumpulan): surat edaran dr -- besar
pegang pe.gang [v] ber.pe.gang (pd) v berpaut (pd); berteguh (pd); tetap berpedoman (pd): agar jangan jatuh, tangannya ~ erat-erat pd dahan kayu; ~ pd janji yg semula; ~ pd aturan-aturan yg telah ada
pelancar pe.lan.car [v] alat untuk melancarkan (jalannya sesuatu) [n] kayu (balok) yg dipasang membujur untuk menyangga rusuk (kayu palang penyangga lantai pd rumah panggung)
pelantak pe.lan.tak [n] (1) alat (dr kayu dsb) untuk melantak senapan; (2) pemukul pancang; (3) besi pelocok pompa dsb
pelarik pe.la.rik [n] (1) perkakas untuk melarik (kayu, gading, dsb); (2) alat untuk membentuk tanah liat yg akan dibuat kendi, periuk, dsb
pelbet pel.bet [n] tempat tidur lapangan terbuat dr kain terpal yg disangga oleh bagan-bagan kayu atau besi (dapat dilipat sehingga praktis dan mudah dibawa ke mana-mana)
pelet pe.let [n] belang-belang pd kayu [Jw n] (1) getah untuk menangkap burung; (2) minyak (dr ikan duyung) untuk memikat hati orang; (3) kata-kata manis untuk mengambil hati dsb; bujukan; (4) pesona; pikat (krn kagum akan sesuatu): mereka telah terkena --; kena -- keindahan kota itu [n] makanan ternak yg dicetak dl bentuk butiran sebesar pil setelah campuran bahan dihaluskan; makanan ikan yg dibuat dr berbagai macam bahan, spt dedak dan tepung daun
pelitur pe.li.tur [n] cat pengilap kayu (kursi, meja, pintu, dsb)
peluang pe.lu.ang [n] ruang gerak, baik yg konkret maupun yg abstrak, yg memberikan kemungkinan bagi suatu kegiatan untuk memanfaatkannya dl usaha mencapai tujuan; kesempatan: kaum wanita kini lebih mempunyai ~ untuk maju; ~ emas kesempatan yg sangat baik: tim kita mempunyai ~ emas untuk memenangkan pertandingan [n] kesempatan: -- yg baik jangan disia-siakan; (2) a terhenti atau senggang (tt angin, pekerjaan, dsb): musim -- , musim tidak ada angin
peluh dingin keringat dingin (pd waktu masuk angin, sakit, atau ketakutan)
peluk pe.luk [v] dekap (pd leher, tubuh, dsb); (2) n depa (untuk ukuran besar): batang kayu itu besarnya tiga --
pemahat pe.ma.hat [n] orang yg pekerjaannya memahat (kayu, batu, dsb)
pembalakan pem.ba.lak.an [n Hut] kegiatan penebangan untuk mendapatkan kayu bulat
pembalokan pem.ba.lok.an [n] hal menjadikan balok (kayu)
pembelah pem.be.lah [n] (1) alat untuk membelah; (2) orang yg (pekerjaannya) membelah kayu dsb: -- kayu
pembelandongan pem.be.lan.dong.an [n] proses, cara, perbuatan menebang kayu di hutan
pemencaran pasir pe.men.car.an pasir pasir yg memencar dr satu tempat ke tempat lain krn pengaruh faktor luar (krn terbawa aliran air, angin, dsb)
pendukung pen.du.kung [n] (1) orang yg mendukung; (2) penyokong; pembantu; penunjang; (3) El tiang listrik yg mendukung gaya vertikal dan gaya horizontal akibat angin pd kawat
penebangan pe.ne.bang.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menebang: ~ pohon itu dilakukan dng gergaji mesin; (2) tempat menebang kayu: daerah ~ kayu itu jauh terpencil di dl hutan
penganduh peng.an.duh [n] kayu (kulit kayu) yg diletakkan pd tangan atau kaki yg terkilir atau patah
pengangkutan peng.ang.kut.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengangkut: ~ jemaah haji dr Indonesia dilakukan dng pesawat udara; (2) usaha membawa, mengantar, atau memindahkan orang atau barang dr suatu tempat ke tempat lain; (3) Geo pemindahan bahan lepas batuan oleh air sungai, angin, gletser, air laut, dan gaya berat
pengarak peng.a.rak [n] (1) orang yg mengarak; (2) yg mendahului: awan ~ angin; (3) penggiring bola
pengarak pagi peng.a.rak pagi angin yg terjadi pd pagi hari
pengarih pe.nga.rih [n] perkakas dapur yg dibuat dr kayu, berbentuk spt centong yg panjang dan pipih, dipakai untuk mengarih atau mengaduk makanan yg dimasak
pengayuh pe.nga.yuh [n] (1) alat mengayuh; kayuh; dayung; (2) orang yg mengayuh; (3) pedal
pengekstraksi peng.ek.strak.si [n Kim] peralatan untuk menyuling kayu beraroma dan memurnikan hasilnya, digunakan dl industri
pengendalian semak belukar pe.ngen.da.li.an semak belukar pengendalian tumbuhan berkayu yg berupa semak belukar
pengendapan peng.en.dap.an [n Geo] peletakan bahan padat yg terbawa dr tempat jauh oleh sungai, angin, gletser, air laut
pengepuh pe.nge.puh [n] layar persegi yg dipasang pd bagian paling atas sbg penadah angin
pengetaman pe.nge.tam.an [n] proses, cara, perbuatan mengetam; penuaian [n] (1) tahi ketam; serutan kayu; tatal; (2) proses, cara, perbuatan mengetam
penggergajian peng.ger.ga.ji.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menggergaji; (2) tempat menggergaji; (3) perusahaan penggergajian kayu
pensil pen.sil [n] (1) alat tulis berupa kayu kecil bulat berisi arang keras; (2) alat menggambar berupa ikatan bulu (rambut) diberi bertangkai; kuas
pentung pen.tung [n] kayu pemukul: ia berhasil merebut -- yg dipukulkan kepadanya
penumpang pe.num.pang [n] (1) orang yg menumpang atau orang yg naik (kereta, kapal, dsb): ~ kereta api senja itu penuh sesak; (2) orang yg tinggal atau bermalam di rumah orang: tadi malam ~ di rumah sebelah telah melarikan mobil orang yg ditumpanginya
penunjang pe.nun.jang [n] (1) alat untuk menunjang berupa kayu dsb agar tidak roboh; penopang; penahan; (2) pemberi tunjangan (uang dsb) penyokong; (3) dana (sarana) yg akan memperlancar (usaha dsb): lancarnya arus lalu lintas merupakan sarana ~ bagi perwujudan meningkatkan sektor perdagangan; (4) orang yg memihak kpd salah satu pihak yg bertanding (dl pertandingan olahraga dsb); suporter
pepagan pe.pa.gan [n] jaringan terluar yg melapisi batang kayu; kulit jaringan kayu
pepaya pe.pa.ya [n] tumbuhan buah daerah tropis, batangnya lurus tidak beranting spt palem, tetapi tidak berkayu, buahnya berdaging tebal dan manis; buah betik; Carica papaya
perabot pe.ra.bot [n] barang-barang perlengkapan: -- rumah tangga (meja, kursi, dsb); -- tukang kayu (gergaji, pahat, dsb)
perahu lading perahu kecil panjang bentuknya, terbuat dr sebatang kayu
perahu layar motor perahu layar tradisional yg dilengkapi dng motor penggerak bantu untuk menggerakkan baling-baling, digunakan pd waktu tidak ada angin atau pd waktu yg dipandang perlu
perahu lepa perahu kecil dibuat dr sebatang kayu dan biasanya bercadik
perahu sasak rakit (kendaraan air yg dibuat dr rangkaian batang kayu atau buluh, kadang-kadang juga dr batang pisang)
perdah per.dah [n] tangkai (pegangan) beliung atau patil: -- nya dibuat dr cabang kayu nangka
perdu per.du [n] (1) tumbuhan berkayu yg bercabang-cabang, tumbuh rendah dekat dng permukaan tanah, dan tidak mempunyai batang yg tegak (spt kembang merak, puring): tepi jalan itu ditanami dng --; (2) tumbuhan yg tidak berbatang besar, kadang-kadang berdaun lebar, ada juga jenis rumput-rumputan (3) Bot rumpun (bambu dsb)
perepat pe.re.pat [n] pohon yg biasa tumbuh di pantai, kayunya keras, untuk gading-gading perahu dsb; Sonneratia alba [ark n] teman; kawan
perisai pe.ri.sai [n] (1) alat untuk melindungi diri dan untuk menangkis senjata (ada yg dibuat dr kulit, kayu, besi, dsb); tameng; (2) besi (baja) tipis sbg pelindung (pd meriam dsb); (3) ki orang yg digunakan sbg pelindung diri (dr serangan, tuduhan, dsb)
perkopian per.ko.pi.an [n] perihal kopi; hal yg berhubungan dng kopi: ~ pd masa sekarang memberikan angin segar bagi pemasukan devisa negara
pernis per.nis [n] campuran minyak cat, damar, dsb (untuk mengecat dan mengilapkan barang dr kayu dsb)
perolakan per.o.lak.an [n] perputaran; perkisaran (air, angin, dsb)
pertukangan per.tu.kang.an [n] (1) pekerjaan tukang: sekolah ~ , sekolah untuk melatih orang menjadi tukang (tukang kayu dsb); (2) himpunan para tukang; (3) perihal bertukang
peruan pe.ru.an [n Lay] gandar tiang; andang-andang (kayu tempat menggantungkan layar)
perumahan pe.ru.mah.an [n] (1) kumpulan beberapa buah rumah; rumah-rumah tempat tinggal: pemerintah sedang mendirikan ~ untuk golongan menengah; (2) proses, cara, perbuatan menyediakan rumah: kesukaran ~ di kota besar semakin memuncak; (3) tanah kosong (untuk mendirikan rumah): disediakan tanah ~ , luasnya 20 ha di tepi kota; (4) kayu tempat mata ketam (serut); (5) ki pendirian; maksud: ~ mu sudah jelas kini
perun pe.run [n] timbunan daun (kayu dsb) yg akan dibakar
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
petaling pe.ta.ling [n] (1) pohon, kayunya dibuat bahan bangunan (tiang dan lantai rumah, jembatan dsb), buahnya dapat dimakan, Ochanostachys amentacea; (2) kayu petaling; (3) buah petaling
peti pe.ti [n] kotak bertutup (dibuat dr kayu, logam, dsb)
petuding pe.tu.ding [Bl n] salah satu perangkat gamelan selonding, berbilah empat dng pangkon dr kayu
pewaka pe.wa.ka [n] makhluk halus yg jahat (tinggal di pohon kayu)
pihak pi.hak [n] (1) sisi (yg sebelah); bagian: -- atas; -- bawah; -- kanan; -- kiri; (2) arah; jurusan: seakan-akan angin datang dr segala --; (3) satu dr golongan (partai, orang) yg bertentangan atau berlawanan (dl perang, permainan, politik, perjanjian, dsb): dl perang ini -- yg menang dan -- yg kalah sama-sama menderita kerusakan; saya yakin dia akan melindungi -- yg benar; kedua (belah) -- , kedua-duanya (tt dua golongan atau dua orang yg bertentangan); (4) (pd -- ) dl hal; mengenai: pd -- agama, mereka itu bersikap netral; (5) orang yg termasuk dl satu lingkungan dan kepentingan; kalangan: lurah melaporkan hal tsb kpd -- berwajib; -- kejaksaan belum mengetahui tt ditangkap-nya penjahat itu; (6) orang; golongan: korban bencana alam itu memerlukan uluran tangan dr semua --
pikulan pi.kul.an [n] (1) hasil memikul; (2) beban (muatan) yg dipikul: dia sebentar-sebentar berhenti krn ~ nya berat; (3) sebatang kayu untuk memikul
pilang pi.lang [n] (1) pohon, tingginya mencapai 25 m, teras kayu berwarna cokelat kemerah-merahan, dapat digunakan untuk bahan bangunan, jembatan, dsb; akasia; Acacia leucophloea; (2) kayu pilang
pilin berganda [Sen] salah satu motif hiasan pd kain atau ukiran kayu
pingpong ping.pong [n] permainan mirip tenis, dimainkan di atas meja panjang dng menggunakan pemukul terbuat dr kayu yg dilapisi karet dan bola plastik kecil; tenis meja
pinus pi.nus [n] pohon yg biasa ditanam di lereng-lereng gunung, daunnya spt jarum; eru; kayu tusam; Pinus merkusii
plamir pla.mir [n] cat dasar untuk mobil atau benda yg terbuat dr kayu
plangkan plang.kan [n] wadah alat-alat gamelan, dibuat dr kayu
pohon po.hon [n] (1) tumbuhan yg berbatang keras dan besar; pokok kayu: -- asam; -- mangga; (2) bagian yg permulaan atau yg dianggap dasar; pangkal; (3) asal mula; pokok sebab [v] , me.mo.hon v meminta dng hormat: ~ ampun kpd Allah
pohon-pohonan po.hon-po.hon.an [n] kelompok berbagai-bagai pohon kayu-kayuan
pok [n Lay] jenis kayu yg ulet, mengeluarkan lendir jika kena air, digunakan sbg bantalan poros baling-baling kapal paling ujung dan rem jangkar
pokok po.kok [n] (1) segala tumbuhan yg berbatang keras dan besar; pokok kayu: -- beringin; (2) batang kayu dr pangkal ke atas; pokok kayu: pd -- pohon karet itu terdapat banyak torehan; (3) uang yg dipakai sbg induk dl berniaga; modal: -- perusahaan itu lima juta; (4) harga pembelian: kain ini dijual di bawah harga --; (5) lantaran; sebab: itulah yg menjadi -- perselisihan; (6) asas; dasar; inti sari: -- pikiran; pd -- nya, dasarnya; (7) pusat (yg menjadi titik perhatian dsb); -- pembicaraannya ialah masalah remaja; (8) tergantung; terserah: jadi atau tidak, -- nya kpd tuan; (9) ki yg terutama; yg sangat penting: makanan --; pelaku --; perkara --; soal --; syarat --
pokok ribut awan (mendung) pd waktu angin ribut
polang po.lang, po.lang-pa.ling [v] berpusing-pusing tidak tetap arah (tt angin) [v] terbang berputar-putar; terbang berguling-guling
polet po.let [n] (1) tanda pangkat pd tentara dsb berupa sepotong kain atau logam yg dipasang pd bahu baju; (2) cak garis tebal berwarna atau takik pd batang kayu sbg tanda
polo po.lo [n Olr] permainan bola (sebesar bola tenis) dng berkuda yg pemainnya menggunakan pemukul dr kayu panjang dan kecil untuk memukul bola, nilai kemenangan dihitung berdasarkan jumlah pemasukan bola ke gawang lawan
polong po.long [n] (1) hantu atau roh jahat yg suka mengganggu orang (menyebabkan penyakit dsb); (2) penyakit saraf yg disebabkan oleh guna-guna [n] bentuk biji tumbuhan yg bulat atau agak pipih, terdapat dl kelopak yg lunak atau agak keras, dl satu kelopak biasanya terdapat beberapa biji (spt pd kara, ercis); kacang polong [n] -- angin bintil-bintil pd kulit [n] bunga lawang (cengkih) [Mk n] , po.long.an n saluran air; pipa (air dsb); berumbung
potong-memotong po.tong-me.mo.tong [v] (1) saling memotong; (2) memotongi (mengguntingi dsb): dl hal ~ ranting kayu ternyata ia sangat pandai
prahara pra.ha.ra [Jw n] angin ribut; angin topan; badai
proteksi hutan perlindungan hutan thd bahaya api, pengawasan thd binatang yg merusak hutan, serta penyakit kayu
pukah pu.kah [v] patah atau bengkok patah (tt cabang kayu, lengan, dsb)
puki pu.ki [n cak] kemaluan perempuan [n] , -- anjing tumbuhan yg pohonnya kecil, daun bunganya berbentuk spt puki anjing, kayunya putih, buahnya dapat dimakan; namnam; Cynometra cauliflora
pulp [n] (1) daging buah biji; (2) campuran bahan selulosa, spt kayu, kertas, kain bekas yg dilumatkan dan dimasukkan ke dl air untuk membuat kertas; bubur kertas
pulut pu.lut [n] getah (dr tumbuhan yg dipulaskan pd ranting kayu untuk menangkap burung) [n] (1) padi yg berasnya menjadi lengket dan kenyal jika dimasak; beras ketan, Oryza sativa; (2) penganan yg dibuat dr beras ketan spt -- kinca, -- panggang, -- udang, -- urap [n] , pu.lut-pu.lut n semak yg sering tumbuh di tepi jalan; Triumfetta rhomboideas
punca pun.ca [n] (1) ujung (tali, benang, obor, dsb); ujung atau sudut kain (selendang, sebai, dsb) yg lepas atau terjulai; (2) tingkat permulaan (tt pengetahuan); pengantar (ilmu pengetahuan dsb): buku -- bahasa Jepang; (3) pangkal (asal mula, lantaran); pokok (pembicaraan dsb): -- perselisihan yg sukar diselesaikan; (4) sumber (berita, penghidupan, dsb): kabar-kabar kita peroleh dr -- yg layak dipercaya [n] -- beliung angin puting beliung; olakan angin: tiba-tiba turun angin -- beliung
punggai pung.gai [n] pohon tinggi, kayunya berwarna kemerah-merahan, keras dan awet, buahnya pahit dan tidak dapat dimakan, tetapi bijinya yg tua jika dibakar dapat dimakan; Coelostegia griffithii
punggur pung.gur [n] batang kayu mati yg tidak berdahan
puntung pun.tung [n] (1) sisa rokok (kayu dsb) yg sudah terbakar sebagian; (2) buntung; kudung: baju --; celana --; (3) cak merugi: dasar sial, sepuluh kali beruntung sebelas kali --
puntung perun sisa kayu-kayu yg sudah dibakar sebagian; (2) perjamuan mempelai yg penghabisan sekali
puputan pu.put.an [n] (1) tiupan (angin): ~ angin; (2) embusan: ~ bayu yg menyegarkan
puring pu.ring [n] nama ikan laut [n] tanaman hias yg berkayu, bentuk daunnya bermacam-macam (lonjong membundar, panjang spt pita dsb) dan warnanya merah atau hijau bercak-bercak merah atau kuning [Lihat {vuring}]
pusu pu.su [n] timbunan (longgok); busut [Mk ark n] kelompok [Mk a] kusut atau beterbangan tidak teratur (tt kapuk, rambut, dsb): menyapu-nyapu rambut anaknya yg -- krn angin; lari berpusu-pusu, lari ke mana-mana tidak keruan
pusung pu.sung [Mk a] tolol; bodoh: -- , engkau percaya kpd kabar angin
putar pu.tar [v] pusing [n] pohon yg tumbuh liar, tingginya mencapai 50 m, berbatang tegak lurus, bunganya berupa tandan, banyak benang sarinya, bentuk buah lonjong, kayunya dapat digunakan untuk bahan bangunan, alat-alat rumah tangga; Plenchonia valida
putar-putar pu.tar-pu.tar [v cak] (1) berkeliling-keliling; (2) berjalan-jalan berkeliling mencari angin: hari ini saya tidak mempunyai rencana ~ kota krn badan kurang sehat
putat pu.tat [n] pohon yg tingginya mencapai 18 m, kayunya digunakan dl pembuatan rumah; Baringtoniaspicata
puyuh pu.yuh [n] burung yg tidak berekor dan tidak dapat terbang tinggi, dan dapat diadu (jenisnya ada bermacam-macam, spt -- benggala, -- lekir, -- rimba) [n] bintang tujuh [n] angin yg berkisar (berpusing-pusing)
ragi ra.gi [n] (1) pulung yg dikeraskan yg dibuat dr beras, bawang putih, bawang merah, kayu manis, lombok, lengkuas, dsb untuk membuat tapai, arak, adonan roti, dsb; (2) zat yg mengandung ragi; fermen [n] warna (kain); corak (batik, anyaman): kain tenunan yg elok -- nya
rak [n] (1) tiruan bunyi pena digoreskan; (2) bunyi cabang kayu patah; derak [n] (1) para-para kayu untuk meletakkan piring; mangkuk, alat-alat dapur, dsb; (2) lemari yg tidak berpintu atau kepingan papan diberi bertiang untuk tempat buku, sepatu, dan barang-barang lain; (3) tempat (wadah) yg bersusun tempat menyimpan barang
raka ra.ka [n] (1) Jw kakak laki-laki; (2) sebutan kpd mahasiswa senior pd masa perploncoan [a] retak hampir patah atau hampir pecah (piring, kayu, titian)
rakit ra.kit [n] kendaraan apung dibuat dr beberapa buluh (kayu) yg diikat berjajar dipakai untuk mengangkut barang atau orang di air; getek; (2) kata pengggolong untuk getek pasang; dua yg berpasangan: dua --
rambahan ram.bah.an [n] sesuatu yg sudah dirambah; sisa-sisa (daun-daun, kayu) sehabis merambah; hasil merambah
ramin ra.min [n] (1) pohon yg kayunya berwarna kuning ketika dibelah, sesudah itu berubah menjadi putih, tumbuh di daerah rawa-rawa; Gonystylus bancanus; (2) kayu pohon ramin [n] anyaman yg berbelit-belit;
ramu ra.mu [v] kumpul; urun; menjadikan satu (pendapat, akar-akaran, kayu-kayuan)
ramuan ra.mu.an [n] hasil meramu; bahan-bahan untuk membuat sesuatu (kayu-kayuan untuk rumah, daun-daunan untuk obat) hasil meramu
ranap ra.nap [a] (hampir) rata dng tanah (krn tumbang, roboh, dsb): rumah itu -- dilanda angin puting beliung [Mk a] sunyi: daerah terpencil itu sangat --
rancah ran.cah [n] tanah berpaya-paya; (2) a berpaya-paya [Lihat {rencah}] , pe.ran.cah n batangan kayu, bambu, atau pipa besi yg disambung-sambung ke atas dan ke samping untuk memanjat bangunan bertingkat
rancakan ran.cak.an [n] tempat gamelan, bentuknya spt para-para, dibuat dr kayu untuk menaruhkan (tempat) bonang
randu ran.du [n] (1) pohon yg kayunya tidak keras dan berwarna putih, kulit kayu berwarna hijau, berdaun majemuk, terdiri atas 3-9 anak daun tersusun menjari, bunganya berwarna putih kekuning-kuningan, berbuah lonjong, berbiji bulat kecil berwarna hitam, berserat kapuk, digunakan untuk mengisi bantal dan kasur; pohon kapuk; Ceiba pentandra; (2) kayu randu
ranting ran.ting [n] (1) bagian cabang yg kecil-kecil; cabang dr cabang: penghuni gubuk itu mengumpulkan -- kecil untuk kayu api; (2) anak cabang dr perkumpulan dsb: (3) cabang sekunder pd pembuluh darah atau pembuluh saraf
rap [n] tiruan bunyi kayu bergesek dng kayu dsb [n] percakapan tunggal atau monolog yg dilakukan secara berirama dng diiringi musik: dia dikenal sbg penyanyi --
rapat ra.pat [a] (1) hampir tidak berantara; dekat sekali (tidak renggang): rumah-rumah di kota -- sekali; (2) kerap (tt tanaman, anyaman, dsb): padi jangan ditanam terlalu --; (3) tertutup benar-benar hingga tidak bercelah: ia menutup pintu dng --; (4) berhampiran sekali; dekat benar: kapal dapat berlabuh -- pd pangkalan; (5) karib; erat (tt persahabatan): teman --; menambah -- persahabatan [n] pertemuan (kumpulan) untuk membicarakan se suatu; sidang; majelis [n] (1) tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; kayu rapat; Parameria barbata; (2) kulit dr kayu rapat
rapuh ra.puh [a] (1) sudah rusak (patah, pecah, sobek putus): kayu yg --; (2) ki lemah, sakit-sakitan (tt tubuh): tubuhnya kecil dan --; (3) ki tidak teguh (tidak tetap pendirian dsb): pendiriannya --
rasamala ra.sa.ma.la [n] (1) pohon yg berdaun tunggal, berwarna hijau, dan berbentuk bulat telur dng tepi bergerigi, berbatang tegak lurus, tingginya mencapai 50 m, garis tengah batang mencapai 1,5 m, kulit batang pecah-pecah dan mengelupas berwarna abu-abu kemerah-merahan atau cokelat muda, kayunya berbau harum; Altingia excelsa; (2) kayu rasamala
rasau ra.sau [n] pandan yg tumbuh di tepi sungai, bunganya harum; Pandanus helicopus [ark n] tiruan bunyi daun-daunan atau pohon-pohonan yg ditiup angin kencang; desau
rawin ra.win [n Met] peralatan untuk mengobservasi arah dan kecepatan angin di atmosfer dng mengikuti balon yg membawa alat pemancar radio
rayap ra.yap [n] (1) serangga (spt semut) berwarna putih tidak bersayap, memakan dan merusak kayu; anai-anai [v] , me.ra.yap v (1) bergerak maju dng tangan dan kaki serta badan bertumpu ke tanah; (2) bergerak perlahan-lahan: tentara gerilya itu ~ memasuki pertahanan lawan; walaupun ditahan, ternyata waktu tidak pernah berhenti ~; (3) menjalar: kalau tidak diberi para-para, tumbuhan yg menjalar akan ~ di tanah
rebah re.bah [v] bergerak dr posisi berdiri ke posisi jatuh dan terbaring (spt orang, pohon); terletak berbaring; roboh; tumbang: banyak pohon yg -- ditiup angin kencang itu; membawa (memberi) -- , menggagalkan (menjatuhkan)
rebana re.ba.na [n] gendang pipih bundar yg dibuat dr tabung kayu pendek dan agak lebar ujungnya, pd salah satu bagiannya diberi kulit
rebat re.bat [v] me.re.bat v menutup jalan dng rintangan (kayu, duri, dsb); memasang duri (dng melilitkannya pd pohon supaya tidak dapat dipanjat); memagar (kebun) dng pohon-pohon dsb supaya tidak dapat dimasuki orang atau tidak dimasuki binatang
reda re.da [v] (1) mulai berkurang; hampir berhenti (tt hujan, angin ribut, dsb): hujan lebat mulai --; (2) tenang kembali; tidak menghebat lagi (hawa nafsu dsb); (3) berkurang; surut (tt panas penyakit, kemarahan, kerusuhan ): panas badannya mulai --; kemarahannya belum --
reduplikasi sintaksis pengulangan morfem krn tuntutan kaidah sintaksis, spt pembentukan keterangan (msl jauh-jauh, didatanginya = walaupun jauh, didatanginya)
regan re.gan [n] kayu sebelah atas dan sebelah bawah rangka jendela
regel re.gel [n] bilah-bilah kayu (bambu) yg dipasang melintang sbg tempat penahan berdirinya dinding atau sbg tempat menempelkan langit-langit; belebas
relai re.lai [n] siput mutiara [a] rusak berpisah-pisah (tt kayu) krn lapuk dan busuk [v] , me.re.lai v (1) memancarkan balik (tt siaran televisi radio): stasiun televisi di daerah ~ siaran TVRI pusat; (2) cak menyiarkan: siaran radio RRI Jakarta akan ~ siaran pandangan mata pertandingan sepak bola itu
rembega rem.be.ga [n] (1) pohon yg kayunya dibakar dan dijadikan bara untuk penggerak mesin; widuri; Calotropis gigentea; (2) kayu rembega
remenia re.me.nia [n] (1) pohon yg buahnya enak dimakan, kayunya dibuat bahan rumah; Bouea burmanica; (2) buah remenia; (3) kayu remenia
rempelas rem.pe.las [n] (1) tumbuhan yg daunnya dapat dipakai untuk menggosok kayu dsb; Tetracera scandres; (2) empelas; (3) daun rempelas
reng [n] bilah (bambu, kayu) yg dipasang melintang pd kasau untuk sangkutan genting
rengadean re.nga.de.an [n] (1) pohon yg berwarna merah tua, kayunya sangat keras, dapat dipakai untuk bahan rumah; Ploiarum Alternifolium; (2) kayu rengadean
rengas re.ngas [n] (1) pohon yg merah kayunya, getahnya sangat tajam, jika getahnya tersentuh, dapat menyebabkan kulit melepuh, getahnya dapat juga dijadikan cat pernis atau minyak kayu dsb; Gluta renghas; (2) getah rengas
renggat reng.gat [n] garis-garis lingkaran pd tanduk atau batang kayu
renkinang ren.ki.nang [n ] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, dapat digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap makanan; tempawat; kemesu; Elaeocarpus floribunda; (2) kayu renkinang
reput re.put [a] lapuk atau buruk (tt kayu dsb)
reput relai rusak berpisah-pisah (tt kayu) krn lapuk atau busuk
resak re.sak [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan awet; Shorea glauca; (2) kayu resak
riang-riang ri.ang-ri.ang [n] gangsir [n] pohon yg kayunya keras, Ploiarum alternifolium
ribut ri.but [a] (1) sibuk sekali; banyak pekerjaan: menjelang Lebaran orang -- membeli barang, terutama pakaian dan bahan makanan; (2) recok; gaduh; ingar; ramai (rusuh) tidak keruan; marah-marah (mengamuk): kelas itu sangat -- , mungkin gurunya belum datang; (3) bertengkar mulut: seringkali ia -- dng suaminya [a] kencang, gemuruh, dan tidak tentu arahnya (tt angin)
ridan ri.dan [n] (1) pohon, kayunya dibuat papan, Nephelium maingayi; (2) kayu ridan
rimbas rim.bas [n] patil untuk menarah kayu (kadang-kadang untuk menyiangi tanaman)
rimbat rim.bat [n] (1) balok panjang di bibir perahu; (2) kayu palang pd pintu
ringan ri.ngan [a] (1) dapat diangkat dng mudah; sedikit bobotnya; enteng: kayu ini --; (2) ki tidak membahayakan; tidak parah: lima orang luka --; (3) ki mudah dikerjakan: pekerjaan itu -- sekali; (4) ki sedikit (tidak besar) jumlahnya: pajaknya --; (5) ki sebentar (tidak lama): hukumannya -- , tidak berat
ringkai ring.kai [a] kering sekali (tt daun, kayu): -- ringan, kering dan ringan
risik ri.sik , me.ri.sik v meraba-raba (ke dl saku dsb): dia ~ sakunya ketika melihat seorang pengemis , me.ri.sik v (1) melakukan penyelidikan pendahuluan (dng sembunyi-sembunyi): sebelum meminang, kami ~ terlebih dulu; (2) menyelidiki berhasil tidaknya pinangan; menyuruh orang menyampaikan pinangan , me.ri.sik v (1) menggerisik (berbunyi spt daun tertiup angin); (2) berbisik-bisik
roboh ro.boh [v ] (1) runtuh (tt bangunan yg besar, spt rumah, tembok): gedung-gedung -- akibat gempa bumi yg hebat; (2) rebah; tumbang (tt pohon, tanaman): hujan dan angin ribut semalam menyebabkan pohon --; (3) ki jatuh (dl berbagai-bagai arti spt bangkrut, kalah, tidak dapat bertahan lagi, luntur imannya): pd ronde kedua petinju terkenal itu -- krn mendapat pukulan keras pd pelipisnya
roda gerak [Tek] roda turbin yg mendapat tenaga geraknya dr air, uap, atau angin melalui sudu-sudunya
rol [n] peranan: yg memegang -- dl peristiwa pembunuhan itu ternyata tetangganya sendiri [n] (1) gulungan (film): ia telah menghabiskan tiga -- untuk mengabadikan peristiwa itu; (2) kayu, besi, dsb yg bulat torak bangunnya untuk pelindis, penggaris, pengimpit: -- mesin tulis; (3) penggulung rambut; (4) alat untuk mengecat tembok dng cara menggelindingkannya supaya rata
rontok ron.tok [v] (1) jatuh atau gugur dl jumlah yg banyak (tt buah-buahan, daun-daunan): angin kencang dan kemarau panjang telah membuat daun pepohonan --; (2) luruh (tt bulu, rambut, dsb): rambutnya jadi -- setelah ia melahirkan anaknya yg kelima; (3) lepas; mengelupas (tt cat, bedak): cat tembok itu sudah --; (4) banyak tanggal (tt gigi): giginya -- akibat kecelakaan; (5) ki kalah: para pemain kita -- di semi final
rotan jernang besar rotan jernang, bermutu rendah, buahnya untuk mengilatkan kayu dan campuran obat tradisional, panjangnya mencapai 15 m; Daemonotops draco
rundukan run.duk.an [n] yg merunduk (tunduk) spt pucuk pohon padi, rumput: kelihatan ~ pucuk padi bergoyang-goyang ditiup angin
ruyung ru.yung [a] kayu keras dr batang enau, kelapa untuk tangkai pacul atau sula
sabut sa.but [n] kulit yg berserat buah kelapa, pinang, dsb: -- kelapa dapat dibuat tali atau keset [n] (1) pohon besar, tingginya mencapai 20 m, kayunya dapat digunakan untuk bahan bangunan; Nauclea purpurescens; (2) kayu sabut
saka guru tiang utama rumah; tiang seri: -- guru masjid Demak terbuat dr tatal kayu; (2) ki sesuatu yg menjadi penegak atau pengukuh (negara dsb)
saka tatal tiang penyangga atap masjid yg dibuat dr potongan kayu (di masjid Demak)
sakal sa.kal [n ] (1) pukulan; benturan: pencuri itu kena -- bertubi-tubi; (2) angin yg bertiup dr arah haluan kapal (berlawanan dng arah kapal): krn adanya -- yg kuat, kapal itu pun tidak dapat maju dng laju
salib sa.lib [n] (1) dua batang kayu yg bersilang; (2) Kris kayu bersilang tempat Yesus dihukum orang Yahudi; (3) tanda silang; (4) Kat syarat dng tangan yg menggambarkan tanda silang sbg pengungkapan doa: sebelum berdoa ia membuat tanda -- dng menggerakkan tangan dr dahi ke dada dan dr pangkal lengan kiri ke pangkal lengan kanan
salju embus salju yg terangkat oleh angin dr permukaan bumi ke dl udara sampai setinggi enam kaki atau lebih sehingga mengurangi jarak pandang
salju layang partikel salju yg ditiup angin sampai mencapai suatu ketinggian di atas permukaan bumi
saltasi sal.ta.si [n Tan] gerakan kencang butir-butir (tanah dan batu-batuan) yg sesuai dng arah angin
sambau sam.bau [n] rumput pakan ternak, Eleusine indica [Mk a] kembung (tt perut krn masuk angin terlalu banyak minum air): perutnya -- spt orang sedang hamil
sambit sam.bit [v] , me.nyam.bit v melempar (dng batu, kayu, dsb): ia -- mangga itu dng batu
samidra sa.mid.ra lihat kayu
sampang sam.pang [n] cat untuk mengilapkan kayu; pernis kayu [n] balok untuk menahan kepala kerbau atau lembu yg akan dicocok hidungnya [ark p ] (1) sempat; (2)sekiranya [v] , me.nyam.pang v mengayuh (dng duduk di haluan perahu)
sampir sam.pir [n] bagian sarung keris sebelah atas (dibuat dr kayu kemuning) [v] , me.nyam.pir.kan v menyampaikan atau menggantungkan pakaian dsb pd gantungan (tali jemuran dsb): Ibu -- cucian basah di pagar halaman
samum sa.mum [n] angin panas (di padang pasir)
sanggan sang.gan [n] (1) bokor berkaki (untuk membawa antaran dsb): di antara barang pinangan yg dibawa pihak laki-laki untuk pihak perempuan, terdapat seperangkat pakaian beserta perhiasannya yg ditaruh dl --; (2) bakul dr rotan atau lidi yg dianyam untuk tempat pinggan, mangkuk, periuk tanah, dsb; (3) kerangka kayu sbg penyangga bilah-bilah sebuah gender
sangkal sang.kal [v] bantah; tidak membenarkan: ia -- semua tuduhan itu [n] tangkai beliung (patil dsb): -- itu terbuat dr kayu nangka
sapai sa.pai [a] , sa.pai-sa.pai a sepoi-sepoi: angin ti --
saprofit sap.ro.fit [n Bio] organisme yg hidup dan makan dr bahan organik yg sudah mati atau yg sudah busuk: cendawan itu hidup dng subur dan merupakan -- yg hidup pd kayu mati yg sudah lapuk
sar [n] tiruan bunyi angin kencang dsb
sarangan sa.rang.an [n] (1) pohon, kayunya dapat dibuat bahan bangunan, berdaun tunggal, berbentuk jorong memanjang, bagian atas daunnya berwarna hijau berkilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan, buahnya agak bulat dan berduri; berangan; Castanea argentea; (2) buah sarangan
saron sa.ron [n] alat musik gamelan yg berupa bilah-bilah logam yg diletakkan di atas wadah kayu berongga, jumlah bilahnya sebanyak nada pokok tangga nada, antara 6-8
sarung sa.rung [n] (1) selongsong yg dibuat dr kayu, kulit, atau logam tempat memasukkan keris (pedang dsb); (2) sampul; salut; pembungkus: -- bantal; -- tangan; (3) kain sarung , me.nya.rung v menyelang (perkataan orang)
sarung keris selongsong (terbuat dr kayu atau logam) sbg tempat menyimpan keris
sarung pedang selongsong (terbuat dr logam, kayu, atau kulit) tempat memasukkan atau menyimpan pedang
sasak sa.sak [n] (1) anyaman (bilah bambu) kasar untuk pagar, dinding, dsb; (2) buluh bambu atau kayu yg disusun menjadi satu; rakit [v] ber.sa.sak v memakai tata rambut dng cara disasak: rambut --
sawangan sa.wang.an [n] sawang langit [n] alat bunyi-bunyian yg bentuknya kecil sebesar ibu jari kaki, terbuat dr kayu atau bambu dipasang pd burung merpati
sawar sa.war [n] perintang atau pagar dibuat dr cabang kayu (duri, rotan, dsb), biasanya dipakai untuk memaksa binatang (ikan) masuk ke perangkap atau untuk merintangi orang (binatang) supaya tidak dapat lewat
sebasah se.ba.sah [n] pohon yg tidak begitu tinggi, kayunya kadang-kadang dipakai untuk bahan bangunan, kulit kayunya dapat digunakan sbg bahan pewarna batik; Aporosa frutescens
sebura se.bu.ra [n] pohon yg kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan rumah dsb; Adinandra dumosa
seburu se.bu.ru [n] pohon yg kayunya keras, baik untuk bahan membuat perahu, sari akar dan daunnya dapat digunakan sbg obat disentri; Ouratea sumatrana
sekedup se.ke.dup [n] pelana atau tempat duduk dr kayu yg dipasang di punggung unta
sekenyang-kenyangnya se.ke.nyang-ke.nyang.nya [adv] sampai kenyang benar: makanlah ~ supaya tidak masuk angin
sekesel se.ke.sel [n] (1) sekat (dinding) yg dapat dipindah-pindahkan; (2) palang angin
sekoci penolong [Kap] sekoci yg dibawa oleh kapal, terbuat dr kayu, serat atau logam, mempunyai tangki udara yg kedap air untuk menambah daya apung dan dirancang serta dilengkapi dng peralatan untuk penyelamatan jiwa di laut dl keadaan darurat
sekop se.kop [n] alat penggali (pencedok dsb) tanah, pasir, dsb yg bertangkai panjang dr kayu
sekrup sek.rup [n] pasak (paku besi) dsb yg berulir (dimasukkan pd kayu, besi, dsb dng diputar)
sektor awan [Met] bagian angin yg tertutup awan tertentu
selak se.lak [n] kayu palang untuk menutup pintu dsb [Jk] me.nye.lak v menyelip di antara atau di tengah-tengah antrean (tidak ikut antre dr belakang): dia -- di antara kerumunan penonton itu , me.nye.lak v mendesak; membangatkan; menggesa-gesakan [Jw] ter.se.lak v tersedak; kesedakan: jangan bercakap-cakap sewaktu makan, nanti -- /sElak/, me.nye.lak v membuka atau menyingkap (kain, selubung, tirai, dsb); menyingkapkan; menyingsingkan: kita harus -- selubungnya
selarak se.la.rak [Jw n] kayu palang sbg pengunci pintu dsb; selak pintu
selarik se.la.rik [n] (1) sederet; sebaris; (2) seberkas: ~ angin dingin menerpa tubuhnya
Selatan Se.la.tan [n] mata angin yg arahnya berlawanan dng utara; mata angin yg arahnya sebelah kanan jika kita menghadap ke timur (matahari terbit)
selembana se.lem.ba.na , me.nye.lem.ba.na v Lay menghadapkan haluan perahu ke arah angin datang agar perahu berhenti
selenting se.len.ting , me.nye.len.ting Jw v menyiarkan kabar angin
selentingan se.len.ting.an [Jw n] kabar angin; desas-desus
selonding se.lon.ding [n Sen] (1) gamelan tua di daerah Tenganan, Bali, satuan utamanya menyerupai saron atau gender dng bilah-bilah besar dr besi yg diletakkan di atas selawah dr kayu nangka; (2) alat gamelan tua jenis gender yg berbilah lebar dan besar
selumar se.lu.mar [n] pohon, kayunya keras dan tidak mudah patah; Jackia ornata
semak se.mak [n] tumbuhan spt perdu, tetapi lebih kecil dan rendah, hanya cabang utamanya yg berkayu [n cak] seemak; seibu: saudara -- /sEmak/ ? simak
semak belukar tumbuhan perdu yg mempunyai kayu-kayuan kecil dan rendah
semampai se.mam.pai [a] langsing; lampai; ramping dan lemas; tidak kaku (tt tubuh dsb): parasnya elok, badannya tinggi --; lenggangnya lemah -- , lemah gemulai [a] berbentuk satu kayu saja; tidak bersambung: balok rumahnya semua --
semampat se.mam.pat [n] pohon yg kayunya dapat dibuat menjadi berbagai perkakas; Cratoxylon formosum
semang-semang se.mang-se.mang [n] kayu pengimbang di kanan kiri perahu; cadik; semah-semah
semaram se.ma.ram [n] pohon besar yg kayunya baik dibuat papan; Payena obscura [n] ikan laut, Centropagon indicus
semawar se.ma.war [n] kompor terbuat dr logam yg perapiannya menggunakan minyak dan angin yg dipompakan: ia masak air dng --
sembeta sem.be.ta [n Lay] kayu (tiang) penyokong atau penahan perahu di darat supaya jangan terguling
semerbak se.mer.bak [a] harum; merata (tt bau yg harum): apabila angin berembus, bunga-bungaan -- baunya
seminai se.mi.nai [n] pohon, kayunya sangat bagus, Madhuca utilis
sempal sem.pal , me.nyem.pal v (1) menyembul atau tersembul ke luar sebagian, spt jantung pisang yg baru akan keluar, pusat yg bujal; (2) menutup dng cara menjejalkan sesuatu; menyumpal: saya terpaksa -- mulutnya agar tidak berteriak-teriak lagi [v] patah (tt cabang kayu, ranting, tangkai, atau bagian tubuh spt lengan); serkah
semplak sem.plak [a] patah terkulai (tt pelepah daun, cabang kayu, pundak)
sempur sem.pur [n] pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, kayunya baik untuk bangunan (rumah); Delliaia duria
semut geramang semut yg berukuran lebih besar dp semut biasa, berkaki panjang, berwarna merah, hidup pd dahan kayu ataupun daun-daunan; Plagiolepsis longipes
senak se.nak [a] (1) berasa sesak dl perut atau dada (krn terlalu kenyang, masuk angin, dsb): -- rasa dadanya sesudah berlari kencang; (2) ki sedih; susah (tt perasaan atau pikiran): -- rasa hatinya memikirkan anaknya itu; (3) tergenang dan menjadi penuh (air) krn tidak dapat mengalir: selokan yg -- airnya menyebabkan banyak nyamuk
sendalu sen.da.lu lihat angin
senggat seng.gat [n] batas (tanda) yg menunjukkan tingkat ukuran (pd kayu penggaris dsb); senggatan
sengkak seng.kak [v] me.nyeng.kak v mengurut perut ke atas untuk mengeluarkan angin, mengembalikan usus yg turun, dsb [Mk] me.nyeng.kak a seram; menakutkan; menyengkak
sengkal seng.kal [n] kayu balok yg dipasang melintang pd perahu dr satu bibir ke bibir lainnya
sengkang seng.kang [n] (1) palang dr kayu dsb (pd pintu, kaki meja, antara dua tiang, mulut ember, jari-jari roda, kayu yg dipasang pd kaki binatang supaya tidak bisa lari, kayu bersilang spt salib dsb); (2) garis tengah pd bulatan (lingkaran); (3) garis pendek melintang untuk pemisah suku kata dsb; tanda sengkang; tanda hubung
sengkar seng.kar [n Lay] papan yg melintang di perahu tempat duduk orang yg berkayuh
sengkawang seng.ka.wang [n] (1) pohon besar, tumbuh di hutan kering, kayunya lebih baik dp kayu meranti merah, buahnya besar, penghasil terpenting untuk lemak sengkawang; Shorea singkawang; (2) lemak sengkawang
sengkayan seng.ka.yan [n] air berputar yg terangkat ke atas oleh angin puyuh
sengon se.ngon [n] pohon yg kayunya lunak, gubalnya putih, terasnya cokelat, umumnya tidak tahan lama, biasanya digunakan untuk tangkai korek api; Albizzia chinensis
senta sen.ta [n Lay] balok kayu yg dipasang membujur di perahu untuk penyangga geladak
sentada sen.ta.da [n] (1) pohon, spt pohon cemara, tumbuh di tepi laut, kayunya baik dan kuat untuk perahu dan rumah; Podocarpus neriifolia; (2) kayu sentada [n] jenis semut dan ketam: semut -- , ketam --
sentul sen.tul [n] (1) pohon, buahnya dapat dimakan, masam rasanya, kayunya dibuat papan; kecapi; Sandoricum koetjape; (2) buah sentul; (3) kayu sentul
sepah se.pah [n] ampas sesuatu yg sudah dikunyah dan diisap air atau sarinya [n] -- raja cenderawasih [n] pohon yg kayunya sangat keras, getahnya dapat dibuat lilin; Irvingia malayana [n] nama batu permata (di dalamnya terdapat gambar akar kayu) /sEpah/, ber.se.pah v terserak-serak tidak keruan; berantakan
sepang se.pang [n] (1) pohon berduri, kayunya dapat dibuat bahan pencelup merah; secang; Caesalpinia sappan; (2) kayu sepang
sepat se.pat [n] ikan air tawar berbentuk pipih, bersisik halus, berwarna keperak-perakan, kerap kali dijadikan ikan kering atau ikan asin, suku Anabantidae [a] rasa kelat spt rasa salak mentah lihat kayu
sepatu air alat untuk meluncur di air (yg ditarik oleh perahu bermotor) rupanya spt sepatu kayu tetapi panjang
sepeda se.pe.da [n] kendaraan beroda dua atau tiga, mempunyai setang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yg digerakkan kaki untuk menjalankannya; kereta angin
sepesan se.pe.san [n] pesan [n] binatang kecil, berkaki banyak dan berbisa, biasanya terdapat di tempat tersembunyi di sela-sela bilik, tumpukan kayu, atau bata; lipan: mengaki -- , bertiras (spt kaki lipan)
sepoi se.poi [a] se.poi-se.poi (basa) a perlahan-lahan dan silir-semilir (tt angin): lagu cintanya dibawa angin malam yg -; asap arang -- mengalun [Lihat {sipahi}]
serandang se.ran.dang [n] dua batang kayu (buluh dsb) bersilang dan berikat di bagian atas untuk menyangga atau menunjang sesuatu
serangkak se.rang.kak [n] duri-duri (ranting-ranting kayu dsb) yg dipasang pd batang pohon buah-buahan supaya jangan dipanjat orang; sawar [Mk n] ketam kecil
serat se.rat [a] sendat; tidak licin; tidak lancar [n Bio] sel atau jaringan serupa benang atau pita panjang, berasal dr hewan atau tumbuhan (ulat, batang pisang, daun nanas, kulit kayu, dsb), digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan sikat
serat panjang berbagai jenis serat yg diperoleh dr kayu lunak atau sumber serat panjang lainnya
serat pendek berbagai jenis serat yg diperoleh dr kayu daun
serat selulosa segala macam serat yg tersisa setelah dipisahkan dr komponen yg bukan serat kayu; (2) bagian utama pohon atau tumbuhan yg digunakan untuk membuat kertas
serbuk gergaji serbuk kayu berasal dr kayu yg dipotong dng gergaji
serdawa ser.da.wa [n] bunyi yg keluar dr kerongkongan (biasanya apabila masuk angin atau sesudah makan kenyang)
serenyuk se.re.nyuk [n] satu sentakan (yg kuat lagi cepat): tiba-tiba angin bertiup ~
serimala se.ri.ma.la [kl n] (1) tukang kayu; (2) juru ukir; pemahat (tt patung dsb)
serkah ser.kah [a] patah, belah, terlepas (tt dahan, cabang kayu, dsb): disentaknya cabang kayu itu hingga --; terali itu pun -- kena peluru
serongkol se.rong.kol [n] seberkas; segabung: ~ kayu bakar sudah cukup untuk menanak nasi
seru se.ru [n] (1) panggilan (untuk memanggil, menarik perhatian, dsb); panggilan dng suara nyaring: "Mat", -- si Jamin; (2) ujaran yg biasa digunakan dng penegasan atau intonasi tinggi spt ketika marah [a] (1) bengis; (2) sengit; hebat: perkelahian yg -- [p] serba: Tuhan -- sekalian alam [n] (1) pohon yg kayunya dapat dijadikan papan dsb untuk bahan bangunan rumah dsb); Schima bancana; (2) kayu seru
seruak se.ru.ak , me.nye.ru.ak v (1) berjalan menyusup dng menguakkan (menyibakkan) sesuatu yg menghalanginya ke kiri dan kanan (dl kerumunan orang, semak-semak, tempat yg sempit, dsb): ia masuk -- orang banyak; (2) menjorok masuk: dagu-nya bercelah, dan matanya yg biru -- ke dalam; (3) ki menembus (tt tatapan mata): tatapan matanya tajam --
serunai se.ru.nai [n] alat musik tiup jenis klarinet yg dibuat dr kayu [n] , -- laut n tumbuhan yg hidup di pantai (laut) yg bunganya berwarna kuning, akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit keputihan; Wedelia biflora
serunjang se.run.jang [kl n] tombak kayu: mereka bersenjatakan --
serut se.rut [n] alat untuk melicinkan kayu; ketam
serutan se.rut.an [n] (1) hasil menyerut; (2) tatal dr kayu yg diserut; tahi kayu
setebal se.te.bal [n] pohon, kayunya keras dan tahan lama, digunakan sbg bahan bangunan; Alangium nobile [a] sama tebal dng
setinggi se.ting.gi [n cak] bagian layar yg dapat digulung (untuk mengurangi angin)
siah si.ah [a] -- layah 1 tergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri (spt daun lalang tertiup angin); (2) ki terhuyung-huyung ke kanan dan ke kiri (spt orang mabuk, anak yg baru berjalan) [v] ber.si.ah v (1) menghindar ke sisi (ke tepi); menepi (krn ada kendaraan lalu dsb); menyisi; (2) berlari cepat-cepat dan tidak keruan arahnya: waktu berpapasan jalan denganku, dia -- seolah-olah takut terkena najis
sibusuk si.bu.suk [n] (1) pohon yg kayunya biasa untuk bahan rumah dsb, akarnya untuk obat pencuci pakaian; Cassia nodosa; (2) kayu sibusuk
sidai si.dai [v] , me.nyi.dai v menggantungkan (menjemur, mengangin-anginkan) supaya kering
sigai si.gai [n] pasak atau palang yg dipasang di tiang (bambu, kayu, dsb) untuk memanjat: sangat janggal, enau sebatang dua -- nya; tangga --
sigi si.gi [n] suluh atau obor dibuat dr kayu berdamar atau dr bilah-bilah bambu [v] , me.nyi.gi v menjolok (mencungkil, mengorek) lubang atau liang
siklon sik.lon [n] (1) angin ribut yg berpusar dan bergerak dng keras mengelilingi suatu pusat; angin puting beliung; (2) bagian atmosfer yg tekanannya relatif rendah jika dibandingkan dng tekanan di sekitarnya pd permukiman yg sama; pusat tekanan rendah
siklon tropis siklon yg sumbernya berada di daerah tropis dng tekanan udara yg sangat rendah disertai angin kencang dan hujan, kadang-kadang disertai badai guntur
siku si.ku [n] (1) sendi tangan antara lengan atas dan lengan bawah; (2) gagang (bedil); popor; (3) sudut yg terjadi dr pertemuan dua garis yg tegak lurus satu sama lain; sudut 90o; (4) perkakas tukang kayu yg berupa sudut 90o (berbentuk L dan T) untuk menentukan apakah bangunan dsb berdiri tegak lurus; siku- siku; (5) belokan (kelokan) jalan yg merupakan sudut
silalatu si.la.la.tu [Sd n] benda-benda ringan berasal dr benda yg terbakar dan beterbangan bila tertiup angin
silang si.lang [n] (1) tanda yg berupa satu garis dipotong garis yg lain, spt X, +; (2) kayu palang; (3) salib [v] (1) kawin campur (bukan sesuku, segolongan, dsb); (2) membibitkan dng mencampur (tt tumbuh-tumbuhan) [v] selang
silir si.lir [a] sejuk krn ada angin yg bertiup perlahan-lahan [n] -- bawang kulit tipis; selaput lihat kemeja
siliran si.lir.an [n] tiupan angin yg lemah lembut: angin -, angin yg lemah lembut
silo si.lo [n] (1) tempat menyimpan hasil pertanian (biji-bijian) dl jumlah besar, terbuat dr papan kayu atau logam (spt besi pelat, seng) dng bentuk dan konstruksi khusus; (2) bangunan di bawah tanah tempat peluru kendali
siluk si.luk [n] pohon, batangnya tegak dan bulat, tingginya mencapai 28 m, kayunya digunakan sbg bahan bangunan, tetapi tidak awet; Gironniera nervosa [n] arwana
simbar sim.bar [n] tumbuhan berakar rimpang yg hidup melekat pd kayu tertentu, batu, dsb; Drynaria sparsisora; -- badak jenis pohon kecil, Tabernaemontana macrocarpa [n] bulu yg tumbuh di dada laki-laki
simbar menjangan tumbuh-tumbuhan jenis pakis yg menempel pd cabang pohon kayu lain; Platycerium bifurcatum
singkong sing.kong [n] (1) tanaman yg hidup di daerah tropis, umbinya ada yg manis dan ada pula yg pahit, daunnya banyak mengandung protein biasa disayur atau direbus sbg lalap; ubi kayu; Manihot esculenta; (2) daun singkong
sintulang sin.tu.lang [n] (1) pohon yg kayunya besar, biasanya dipakai untuk bahan bangunan rumah; Jackia ornata; (2) kayu sintulang
sip [a cak] (1) bebas atau terlindung dr bahaya; aman: dng kawalan detektif, ia merasa lebih -- dr gangguan bandit; (2) bebas dr kemungkinan menderita kerugian, kehilangan, kerusakan, dsb; terjamin: uang itu lebih -- kalau disimpan di bank; bangunan itu tidak -- krn dibuat dr bahan kayu murahan; (3) bebas dr ketidakpastian: Anda akan merasa lebih -- jika memesan tempat sehari sebelumnya; (4) mantap; elok; baik; sempurna: pertemuan memang lebih -- kalau ada suguhannya
sirap si.rap [n] kepingan papan tipis-tipis, biasanya dibuat dr kayu besi atau kayu ulin, dipakai untuk atap, dinding rumah, dsb: rumah itu tidak beratap genting, tetapi beratap -- [v] me.nyi.rap.kan v (1) menyingkapkan sedikit; (2) membangkitkan marah
sirlak sir.lak [n] campuran minyak cat, damar, dsb (untuk mengecat dan menggilapkan barang-barang dr kayu)
siru si.ru [Mk] ber.si.ru v berubah atau beralih (berbalik) arah (tt angin dsb): angin -, ombak bersambung
sis [n] tiruan bunyi desis (tt angin berembus dsb)
sisir kuda-kuda lempengan kayu pd alat musik gesek yg di atasnya direntangkan senar
sisir perontok sisir besar dan jarang-jarang dr bahan kayu, digunakan untuk merontokkan butir-butir padi
siur si.ur [Lihat {simpang (simpang siur)}] [v] ber.ke.si.ur.an v mendesing-desing (tt angin): bulan tetap bersinar terang, angin tetap --
soban so.ban [n] kayu bakar
sohar so.har [n] perahu yg dibuat dr papan yg dijalin menjadi satu dng tali sabut kelapa: -- terapung-apung di daerah yg tidak berangin
sonokeling so.no.ke.ling [n] pohon, kayunya keras, Dalbergia latifolia
sorog so.rog [Jw n] kayu panjang untuk menjolok buah dsb
spekuk spe.kuk [n] kue berlapis, dibuat dr terigu, telur, mentega, gula, dsb yg diberi bumbu khas, spt kayu manis dan pala
spora spo.ra [n Bio] alat perbanyakan yg terdiri atas satu atau beberapa sel yg dihasilkan dng berbagai cara pd tumbuhan rendah, Cryptogamae, berukuran sangat halus, mudah tersebar oleh angin, air, binatang dsb, dan dapat tumbuh langsung pd kapang (bakteri dsb) atau tidak langsung pd paku-pakuan menjadi individu baru
spt panji-panji spt pan.ji-pan.ji , ditiup angin berkibar-kibaran [pb] tidak tetap pendirian, ikut pihak yg kuat
srigading sri.ga.ding [n] perdu yg batangnya berkayu, berwarna putih kotor dan bercabang amat rapat, bunganya berbentuk malai, tabung kelopaknya berbentuk corong, sedangkan tabung mahkotanya berbentuk silinder warna oranye, buahnya bulat telur terbalik spt jantung, tetapi pipih; Nycanthes orbotristis
stori sto.ri [n cak] (1) dongeng; kisah; cerita; (2) kabar angin; desas-desus
suat su.at [n] tas anyaman dr kulit kayu (pd suku Badui)
suban su.ban [n] (1) serpih kayu; selumbar; tatal penarahan dsb; (2) pecahan kaca
sudu su.du [n] (1) paruh yg lebar (spt paruh itik, angsa): -- itik; (2 a) sendok besar (dr tempurung, kaleng, dsb); (b) alat untuk menyedot (dr daun pisang dsb): ia makan dng menggunakan --; (3) El daun mekanis dr suatu roda gerak turbin yg dijalankan oleh air, uap, atau angin
sugi su.gi, su.gi-su.gi [n] perdu berdaun majemuk dan berbunga tersusun dl malai, kayunya beracun dan sangat baik untuk arang; Mischocarpus sundaicus
sula su.la [n] (1) tongkat besi dsb yg runcing atau tajam ujungnya (untuk mengupas kelapa dsb); linggis; (2) tongkat kayu atau bambu yg runcing atau tajam ujungnya untuk menghukum orang
sumbat penutup sumbat terbuat dr kayu, karet, plastik, atau logam yg berfungsi sbg penutup lubang pengeluaran
sumilir su.mi.lir [Jw a] sepoi-sepoi (tt angin)
sumpit sum.pit [n] sumpitan [n] alat untuk menyuap makanan berupa batangan (dr kayu dsb) [n] ikan laut, Toxotes jaculator [n] karung dr anyaman pandan dsb (tempat beras dsb): -- beras; -- garam
sundari sun.da.ri [n] alat bunyi-bunyian terbuat dr sepotong bambu yg dipasang pd layang-layang, merpati, dsb yg berbunyi apabila tertiup angin
surian su.ri.an [n] pohon yg kayunya dibuat papan dsb, Toona sinensis [ark n] sersan; sarean: -- alperes kapitan litnan
susuh su.suh [n] (1) duri yg besar (pd tumbuhan); (2) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam; jalu; (3) penyemat atau pengait dr kayu; pasak; (4) pacu pd tumit sepatu (untuk menggertakkan kuda) [Jw n] sarang burung (atau hewan lain)
susuk su.suk [n] (1) penyemat (dr kayu dsb); tusuk; pasak; susuh; (2) jarum emas, intan, dsb yg dimasukkan ke dl kulit, bibir, dahi, dsb disertai mantra agar tampak menjadi cantik, menarik, manis, dsb [n] bentuk; bangun: -- tubuh [v] me.nyu.suk v membakalkan (memulai, membuat) negeri; menyosok [a] sesak; asak [n] su.suk.an n sungai buatan; terusan [Jw n] uang kelebihan pembayaran; sisa uang pembayaran yg masih harus dikembalikan pd pembeli; uang penyongsong; uang kembali
tablet tab.let [n] (1) obat dl bentuk butiran atau pipih; gentel (obat padat); pil; (2) lempeng tanah liat; (3) bidang papan kayu
tabu ta.bu [n] yg dianggap suci (tidak boleh disentuh, diucapkan, dsb); pantangan; larangan [n] , -- kayu tanaman, terutama untuk pagar, Crescentia cujete
tabut ta.but [n] (1) peti yg dibuat dr anyaman bambu atau burung-burungan burak yg terbuat dr kayu yg dibawa berarak pd peringatan terbunuhnya Hasan-Husen (tanggal 10 Muharam); (2) perarakan untuk memperingati terbunuhnya Hasan-Husen dng membawa tabut
tagal ta.gal [n] batu-batu besar yg dilemparkan ombak ke tepi pantai pd waktu datang angin ribut dan gelombang besar mengempas ke pantai: orang-orang itu mengangkuti -- dr pantai untuk bahan bangunan
tahan ta.han [a] (1) tetap keadaannya (kedudukannya dsb) meskipun mengalami berbagai-bagai hal; tidak lekas rusak (berubah, kalah, luntur, dsb): kayu spt ini tidak -- kena panas matahari; (2) kuat atau sanggup menderita (menanggung) sesuatu: petapa harus -- lapar dan -- menderita; (3) dapat menyabarkan (menguasai) diri; betah: ia tidak -- tinggal di asrama; (4) sanggup dan tidak lekas merasa jijik (kasihan dsb): dia tidak -- melihat mayat korban pembunuhan itu; saya tidak -- mendengar rintihan anak itu; (5) cukup (sampai atau hingga): sediaan air hanya -- untuk lima hari [v] me.na.han.kan v memasang jerat (bubu, belat, dsb)
tahang ta.hang [n] pasu dr kayu; tong [n] jurang; lurah
tahar ta.har [v] ber.ta.har v Lay berlayar terus (dl angin ribut dsb)
tahi ayam kotoran ayam; (2) tumbuhan yg ditanam untuk pagar, berguna sbg tanaman yg memperbaiki struktur tanah dan menghasilkan kayu bakar, bunganya berwarna merah dan kuning semarak; Lantana camara
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
tajuk ta.juk [n] (1) mahkota; petam; jamang (perhiasan kepala); (2) perhiasan kepala, spt jumbai dr bunga buatan yg dicocokkan di rambut (kundai, tudung kepala) hingga tampak menganjur ke atas; (3) cabang dan dedaunan sebuah pohon; bagian pohon di batang; (4) Lay kili-kili (sepotong kayu) yg dipasang mencuar atau menganjur di tepi perahu; (5) judul, kepala surat (makalah, surat kabar, dsb); (6) Bio seluruh sistem dedaunan pd pohon, kecuali batang [Mk n] tingkat; jenjang [Sd n] surau; langgar
talenan ta.le.nan [n] landasan untuk memotong, mencencang, dsb terbuat dr papan (keratan kayu dsb)
tali bawat [Lay] tali yg diikatkan pd palang layar untuk menggerakkan layar supaya mendapat angin
tali lalai [lay] tali kapal (perahu) untuk memutar kayu palang tempat menggantungkan layar
tali sipat tali (benang) diberi berdawat hitam dsb untuk menandai kayu yg akan digergaji; (2) tali pd batu anting
tali ulang tali yg melalui beberapa kapi (kayu kerek)
tanam ta.nam [v] ber.ta.nam v melakukan pekerjaan tanam-menanam: petani daerah ini umumnya ~ ubi kayu
tanaman industri ta.nam.an industri tanaman perkebunan yg dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, spt kelompok penghasil lemak (msl kelapa, kelapa sawit), kelompok penghasil bahan penyegar (msl kopi, teh, cokelat), kelompok penghasil rempah-rempah (msl lada, pala, kayu manis), dan kelompok penghasil serat (msl kapas, rami)
tanaman pangan ta.nam.an pangan tanaman yg menjadi bahan makanan: ~ papan tanaman yg menghasilkan bahan untuk bangunan, termasuk perabot rumah tangga (msl pohon jati, meranti, kayu kamper, kayu besi)
tangga tang.ga [n] (1) tumpuan untuk naik turun dibuat dr kayu (papan, batu, dsb) bersusun berlenggek-lenggek; (2) alat untuk tumpuan memanjat, ada bermacam-macam rupa dan namanya (spt -- lipat, -- pilin, -- senigai), dibuat dr bambu (kayu, besi, dsb); (3) injak-injak (tumpuan naik ke mobil, kereta, dsb); (4) ki sesuatu yg bertingkat-tingkat; alat belajar dsb yg kesukarannya berjenjang meningkat; tingkatan
tangga monyet [Lay] tangga tali dng anak tangga yg terbuat dr kayu ringan, digunakan untuk naik atau turun sekoci dl keadaan bahaya
tangga pandu [Lay] tangga tali yg anak tangganya dibuat dr kayu pipih dan berlubang di setiap ujungnya, pd jarak tertentu anak tangganya dibuat lebih panjang agar tangga tidak berputar, digunakan untuk naik turun pandu kapal
tangga sigai tangga dr sebatang kayu atau bambu yg diberi bersigai
tanggam tang.gam [n] (1) persambungan kayu (balok, papan) dng takuk-takuk sehingga dapat rapat; (2) penjepit (dr besi)
tapai ta.pai [n] penganan yg dibuat dr beras ketan (ubi kayu dsb) yg direbus dan setelah dingin diberi ragi, kemudian dibiarkan semalam atau lebih hingga manis [n] ta.pai.an kl n tempayan
tapal ta.pal [n] obat dl bentuk cairan kental atau bubur (biasanya dilumaskan pd kulit perut); pasta [n] -- kuda ladam; kasut besi [n] pancang (patok) terbuat dr kayu, semen, dsb sbg tanda batas
tapang ta.pang [Jw n] balai-balai dr kayu; dipan
tapioka ta.pi.o.ka [n] tepung pati ubi kayu
tapus ta.pus [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk perkakas rumah; Elateriospermum tapos; (2) kayu tapos [v] me.na.pus v memerah atau memeras: ia sedang ~ santan
tara ta.ra [n] yg sama (tingkatnya, kedudukannya, dsb); banding(an); imbangan: tiada -- nya; sukar dicari [n] (1) selisih antara berat bruto dan neto: berat bruto 100 kg, neto 90 kg, -- 10 kg; (2) potongan harga barang yg dinyatakan dng persen (uang, bobot) dng pengganti pembungkusnya (petinya dsb): tiap peti diperhitungkan -- nya 5% [n] alat dr kayu yg berpaku untuk membuat garis pd kayu; lampau [n] gambaran; angan-angan; imaji: mereka sudah dikuasai oleh -- bahwa Pulau Bali memang sangat indah dan memepesona
taruk ta.ruk [n] tunas tumbuhan (pohon, rumput); daun dan ranting (pucuk) yg tumbuh pd cabang dahan atau batang kayu: -- padi; -- anggur; -- kayu-kayuan [Lihat {taruh}] [v kas] pukul; hantam
tatah ta.tah [n] pahat [v] ber.ta.tah v diberi permata (intan dsb) [v] mulai dapat berjalan (tt kanak-kanak ); tatih [ark n] ta.tah-ta.tah n desas-desus; kabar angin
tatal ta.tal [n] serpih-serpih kayu yg ditarah (diketam); sampah yg tipis-tipis: -- ketam [v] ter.ta.tal v terhimpit; tertetal
teduh te.duh [a] (1) reda (tt angin ribut, ombak); berhenti (tt hujan): mereka bersenda gurau sambil menanti hujan --; (2) terlindung atau tidak kena panas matahari; lindap: setelah bermain-main, anak-anak beristirahat di tempat yg --; mereka berhenti di tepi jalan yg --; (3) tidak turun hujan (tt hari); redup atau tidak memancarkan sinar yg terik (tt matahari): sudah beberapa hari ini matahari --; (4) ki tenang; aman: Lautan -- , Samudra Pasifik
tegang te.gang [a] (1) kencang (regang, spt tali yg ditarik atau direntangkan); tidak lembap, regang (tt gendang dsb); rata tidak kendur (tt kulit tubuh): tarik tali ini supaya --; kalau angin kencang layar perahu --; (2) kaku (tt rambut, urat, dsb): rambutnya -- kepirangan; (3)keras dan liat (tt daging): rasanya otot perutku mulai mengeras dan --; (4) terasa mencekam (tt perasaan, jiwa): dl saat yg kritis itu, semua menunggu dng perasaan --; (5) ki bertentangan keras (tt perhubungan diplomatik, pertalian, dsb): hubungan politik kedua negara itu semakin --; (6) sangat berbahaya (tt perselisihan dsb); (7) Ling ciri pembeda yg ditandai dng penegangan otot dl artikulasi, msl [e] adalah tegang, [a] adalah kendur
teja betina tanaman yg kayunya baik untuk perkakas rumah, Neolitsea zeylanica
tekam te.kam [n] pohon yg kayunya liat dan kuat, sangat baik untuk bahan bangunan; Shorea collina
tekang te.kang [n] balok (kayu) yg dipasang melintang untuk menahan dinding sumur (lombong dsb) supaya tidak runtuh
teklek tek.lek [n] lapik (alas) kaki yg dibuat dr kayu bertelinga yg biasanya terbuat dr karet tempat memasukkan seluruh jari kaki; terompah kayu; kelom; bakiak
tekuk te.kuk [v] -- lutut bertekuk lutut [v] , -- kayu upacara perceraian yg dilambangkan dng membelah sepotong kayu (di daerah Kerinci)
telampung te.lam.pung [ark n] pelampung; kayu apung (kayu yg terapung di air)
temalang te.ma.lang [ark n] bakul dr kayu untuk mengumpulkan air madu di hutan
tembatar tem.ba.tar [n] (1) ulat yg suka melubangi kayu kapal dl air; (2) kapang; tembelok; teritip
tembatu tem.ba.tu [ark n] (1) buah yg keras (terutama buah nipah); (2) pisang yg bijinya keras spt batu [n] (1) tumbuhan, Neoscartechinia kingli; (2) tumbuhan, kayunya baik untuk perkakas rumah; Angelisia splensens
tembesu tem.be.su [n] pohon yg kayunya dapat dibuat papan dsb, kebanyakan masuk jenis Fagraea; -- bukit tumbuhan yg kayunya dapat dijadikan papan, Fagraea sororia
tempan tem.pan [n] kayu panjang sbg penutup pintu atau jalan; sengkang
tempat semenda kaum atau keluarga yg anggotanya dikawini; -- sirih wadah untuk menyimpan sirih: kepuasannya tampak sekali apabila dia duduk menghadapi -- sirihnya; -- tinggal rumah (bidang dsb) tempat orang diam (tinggal): rumah yg didatanginya ternyata bukan rumah -- tinggal; -- tujuan rumah (bidang, daerah, dsb) yg dituju: tibalah aku kini ke -- tujuan perjalananku
tempawak tem.pa.wak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap masakan; Elaeocarpus floribundua; (2) buah tempawak
tempilai tem.pi.lai [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk bahan rumah; Urandra corniculata; (2) kayu tempilai
tempinis tem.pi.nis [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan tahan lama, Sloetia elongata, spt -- hitam, -- merah, -- putih; (2) kayu tempinis
tempui tem.pui [n] (1) pohon, kayunya baik untuk bahan rumah dsb, buahnya dapat dibuat arah; Baccaurea macrophylla; (2) buah tempui
temu wicara pertemuan yg diselenggarakan untuk membicarakan bidang tertentu (biasanya tt hambatan dan cara menanggulanginya)
tender ten.der [n Dag] tawaran untuk mengajukan harga, memborong pekerjaan, atau menyediakan barang: hanya pengusaha bermodal besar yg mampu mengikuti -- di atas satu miliar rupiah [n] gerbong kereta api (untuk tempat batu bara, kayu, atau air)
tengar te.ngar [n] (1) bakau yg tumbuh di rawa-rawa di bagian dalam hutan bakau, kulit kayunya banyak dipakai sebagai pewarna batik atau penyamak jala, Ceriops tagal; (2) kulit kayu tengar
tenggara teng.ga.ra [n] mata angin yg arahnya antara timur dan selatan
tenggek teng.gek /tEnggEk/, ber.teng.gek v (1) duduk di tempat yg agak tinggi (spt kera atau burung hinggap di atas dahan kayu); bertengger: anak kecil itu duduk ~ di dahan kayu menyaksikan pertandingan sepak bola; (2) terletak miring (tt peci di kepala)
tengik te.ngik [a] (1) berbau atau berasa tidak sedap (spt bau minyak kelapa yg sudah lama); berbau busuk: jangan menggoreng dng minyak kelapa yg sudah --; (2) ki jahat, kejam, kasar (tt perbuatan, perkataan, dsb): sikap dan ucapannya yg -- menyebabkan dia dibenci kawan-kawannya [n ] (1) pohon yg berkayu empuk dan getahnya beracun; Antiaris toxicaria; (2) kayu tengik
tengkaras teng.ka.ras [n] kayu cendana yg menghasilkan gaharu; Aquilaria malaccensis
tengkelek teng.ke.lek [n] lapik (alas) kaki dibuat dr kayu
tenok te.nok [ark v] me.ne.nok v membidik: dng senapan anginnya ia mencoba ~ burung yg bertengger di dahan
tepok te.pok [Jk a] lapuk (tt kayu, dinding, dsb): rumah itu sebagian kayunya sudah -- [Lihat {tepuk}]
tepung gaplek tepung ubi kayu; tapioka
terada te.ra.da [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan tahan rayap; Sloetia elongata; (2) pohon yg kayunya kuat, digunakan untuk mebel dan tiang perahu; Diadilum indum; (3) kayu terada
teraling te.ra.ling [n] pialing, Psitacula incerta [n] (1) pohon yg kayunya dibuat roda pedati, ramuan rumah, dsb; (2) kayu teraling; Tarrietia simplicifolia
terap te.rap [n] (1) pohon sukun hutan, daunnya lebar-lebar, kayunya sangat cocok untuk bahan rumah krn tahan rayap; Artocarpus blumei; (2) kayu terap [v] ber.te.rap v berukir
teras te.ras [n] (1) bagian kayu yg keras; inti kayu: pd irisan penampang kelihatan -- yg dikelilingi lingkaran-lingkaran kayu yg dapat menunjukkan umurnya; (2) ki intisari; isi yg terutama; sesuatu yg terbaik; sesuatu yg terpenting: pasukan --; pejabat -- [n] (1) semen yg dibuat dr serbuk tanah yg keras (tanah cadas); (2) batuan berbentuk silinder yg dipotong dng mata bor khusus, untuk mempelajari formasi tempat batuan itu diambil; batu inti; (3) Geo tanah yg berasal dr letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yg dicampur dng kapur [n] (1) bidang tanah datar yg miring; bidang tanah yg lebih tinggi dp yg lain (biasanya ditumbuhi rumput): pd -- yg lebih tinggi berdiri istana, sedangkan pd -- di bawahnya terbentang taman yg luas; (2) tanah atau lantai yg agak ketinggian di depan rumah: -- di bagian muka gedung itu dipenuhi dng pot-pot bunga yg indah; -- untuk tempat mimbar pemimpin upacara; (3) atap rumah yg datar (biasanya diberi pagar di pinggirnya); (4) landasan yg lebih tinggi dp tanah sekelilingnya untuk landasan candi (tempat berjalan-jalan atau tempat duduk-duduk); (5) bagian dr gili-gili di muka restoran yg diisi dng kursi untuk duduk-duduk; (6)keadaan tanah persawahan dsb yg bertangga-tangga dr atas ke bawah
terbabas ter.ba.bas [v] hanyut dan kehilangan arah (krn diserang ombak, angin ribut); terkatung-katung: krn diserang badai, perahunya --
terbang ter.bang [v] (1) bergerak atau melayang di udara dng tenaga sayap (tt burung dsb) atau dng tenaga mesin (tt pesawat terbang dsb): burung itu sanggup -- jauh sampai ke pantai; dng lincahnya pesawat kecil itu -- berakrobat di udara; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, daun-daunan, dsb): seng dan atap rumah -- ditiup angin puyuh; pekerja itu mengenakan topeng muka untuk menghindarkan mata dr pasir yg --; (3) Fis mudah menjadi uap (gas); mudah menguap: minyak --; zat --; (4) ki hilang lenyap (dicuri orang): sepuluh peti berisi suku cadang mobil -- dr gudang pelabuhan; (5) ki berlari cepat; (6) melarikan diri; kabur: mobil yg menabrak anak itu -- dan menghilang; (7) ki naik pesawat terbang; bepergian dng pesawat terbang: pagi ini rombongan perutusan -- ke Bali [n] rebana
terbang layang terbang dng pesawat buatan dr rangka kayu (kain parasut), yg mula-mula dinaikkan (ditarik) ke atas oleh pesawat, kemudian dilepaskan hingga melayang; -- menerkam melompat sambil menangkap: penjaga gawang Brazil -- menerkam bola
terbuncang ter.bun.cang [v] (1) menjadi goyang; oleng: kapal mereka -- oleh angin kencang; (2) terpisah (jauh): kepala orang yg tergilas kereta api itu -- jauh dr tubuhnya
terbut ter.but [n] baut (paku, pasak) yg besar dr besi atau kayu untuk menghubungkan bagian-bagian kapal
tercampak ter.cam.pak [v] (1) terlempar (jauh); terbuang; terpelanting: ranting kecil itu patah dan ~ ke tanah oleh angin yg besar; (2) terbanting; terhempas: ia jatuh dan ~ ke atas batu; (3) ki sampai (terdampar) ke tempat yg jauh dan terasing: mereka ~ di sebuah pulau yg kosong
tergerai-gerai ter.ge.rai-ge.rai [v] tergerai: rambutnya yg panjang ~ ditiup angin
terkancing ter.kan.cing [v] terkunci; tertutup erat: tiba-tiba saja pintu itu ~ akibat tiupan angin keras
terkulai ter.ku.lai [v] tergantung lemah; hampir patah, tetapi masih tergantung (tt tangan, cabang kayu, dsb); terkelepai (tt telinga anjing, bendera): mawar itu perlahan-lahan ~ layu
terlindung ter.lin.dung [v] (1) tertutup oleh sesuatu sehingga tidak kelihatan (tidak kena panas, angin, dsb); (2) tersembunyi (di balik sesuatu); (3) diselamatkan (dr bencana dsb)
terliuk-liuk ter.li.uk-li.uk [v] bergerak meliuk-liuk (spt pohon ditiup angin besar dsb)
terna ter.na [n] tumbuhan dng batang lunak tidak berkayu atau hanya mengandung jaringan kayu sedikit sekali sehingga pd akhir masa tumbuhnya mati sampai ke pangkalnya tanpa ada bagian batang yg tertinggal di atas tanah
terompah te.rom.pah [n] (1) lapik kaki yg dibuat dr kulit, karet atau kayu yg dilengkapi dng tali kulit sbg penguat, atau kayu bertudung bulat, tempat ibu jari kaki dan jari kaki tengah menjepit; (2) kasut kayu; gamparan
terpaan ter.pa.an [n] serangan, terkaman, dsb: mereka telah sering menghadapi ~ angin badai
terpotong ter.po.tong [v] (1) terpenggal; kena potong; (2) sudah dipotong (dipenggal, diputus); (3) kena pengurangan (tt gaji, harga); (4) tidak sengaja sudah digunting (tt bahan pakaian); (5) kena tebang (tt pohon, kayu); (6) teriris (tt roti, daging, dsb); (7) terpendekkan (tt kata, kalimat, nama); (8) terselang (tt perkataan orang)
tersangkut ter.sang.kut [v] (1) terkait; terkena; terjerat: tali layang-layangnya -- pd pohon asam; (2) terlibat (dl suatu perkara): ia -- kasus penipuan; (3) tersangsang: balon itu -- di pohon kayu; (4) terpikat (tt cinta, kasih, dsb): hatinya -- pd gadis cantik itu
tertambat ter.tam.bat [v] (1) terikat (pd): kuda itu ~ pd pokok kayu; (2) ki terpikat; tertawan (hati): hatinya sudah ~ pd gadis itu
tertiup ter.ti.up [v] (telah) ditiup: kertas di meja itu berantakan ~ angin
teruntum te.run.tum [n] (1) pohon yg hidup di pantai, kayunya keras, bunganya spt bunga jeruk; Lumnitzera littorea; (2) kayu teruntum; (3) bunga teruntum
tetap te.tap [v] selalu berada (tinggal, berdiri, dsb) di tempatnya: orang tuanya -- tinggal di dusun; (2) a tidak berubah (keadaannya, kedudukannya, dsb): kalimat itu terbentuk menurut pola-pola -- dan tertentu; (3) v tidak berpindah-pindah; tidak beranjak: bertiup angin timur yg -- arahnya; (4) adv selalu demikian halnya (tt keadaan, perbuatan, dsb): sampai kini ia masih -- menjadi bupati; sekali merdeka -- merdeka; (5) adv tidak putus-putusnya; selalu; terus: matanya -- melihat pd satu tempat saja; biar bagaimanapun ia -- hendak mempertahankan haknya; (6) adv untuk selamanya (tidak untuk sementara): bangunan --; pegawai --; pembantu --; (7) a kekal selama-lamanya; lestari: di dunia ini tiada sesuatu pun yg --; mudah-mudahan persahabatan kita -- hingga akhir zaman; (8) a sudah pasti (tentu): tempat dan harinya sudah --; pajaknya sudah --; pekerjaannya tidak -- , tidak tentu [v] me.ne.tap v mengesat atau mengeringkan (sesuatu yg basah, spt tulisan tinta dsb) dng cara menekankan barang yg dapat mengisap (spt kertas kembang dan kain): ia ~ air matanya dng saputangan; ia segera ~ tinta pd tulisannya supaya cepat kering
tiang ti.ang [n] (1) tonggak panjang (dr bambu, besi, kayu, dsb) yg dipancangkan untuk suatu keperluan: -- antena; -- listrik
tihul ti.hul [Sd n] sisa kayu yg sudah terbakar sebagian
timbun tim.bun [n] tumpukan sesuatu; longgok (yg besar dan tinggi): dua -- kayu bakar; lima -- pasir; ditumpuknya padi itu menjadi tiga --
timur ti.mur [n] (1) mata angin yg arahnya berlawanan dng barat; asal matahari terbit: matahari terbit di sebelah --; (2) orang, bangsa, benua di bagian timur dunia; khususnya di benua Asia: filsafat dan kebudayaan --; -- Dekat; -- Jauh; -- Tengah; (3) blok timur
timur laut mata angin antara timur dan utara
tingi ti.ngi [n] (1) pohon sejenis tengar yg kulitnya banyak digunakan untuk bahan perwarna atau soga batik; Ceriops candolleana; (2) kulit kayu tingi
tingkap ting.kap [n] jendela di atap (di dinding dsb); ada bermacam-macam rupa dan namanya, spt -- kipas, -- mangun, -- panjang, -- perangin dsb
tingkapan ting.kap.an [n] tingkap kecil; pintu (lubang) angin
tinjau tin.jau [v] me.nin.jau v (1) melihat sesuatu yg jauh dr ketinggian: orang membuat pos di atas bukit untuk ~ kapal-kapal musuh; (2) (datang, pergi) melihat-lihat (menengok, memeriksa, mengamati, dsb): Menteri Dalam Negeri akan ke Sulawesi untuk ~ objek-objek pembangunan; (3) mengintai; menyelidiki: pesawat capung boleh digunakan untuk ~ gerak-gerik musuh; (4) melihat (memeriksa); menilik; mempertimbangkan kembali: kami harap beliau akan ~ kembali aturan-aturan itu; (5) mempelajari dng cermat; memeriksa (untuk memahami dsb): sebelum mengambil keputusan, dia perlu ~ dahulu setiap usul yg masuk; (6) menduga (hati, perasaan, pikiran, dsb): ia pandai ~ hati orang [n] -- belukar n (1) pohon yg tumbuh tegak lurus, tingginya mencapai 35 m, dan kayunya dapat dijadikan papan; Greenia corymbosa; (2) kayu tinjau belukar [n] , -- karang anjung di haluan perahu
titian ti.ti.an [n] (1) jembatan kecil (sebatang kayu, papan, dsb yg dilintangkan di atas sungai dsb): mereka terpaksa menyeberang melalui ~ itu krn jembatan rusak; (2) jalan yg sempit (terutama yg diberi tumpuan papan, batu, dsb)
titik optimum titik puncak (terbaik dsb): meningkatkan penggunaan kayu pd -- optimum
tiup ti.up [v] embus [n] ti.up-ti.up n (1) pohon yg kayunya biasa dibuat papan dsb; Adinandra clumosa; (2) kayu tiup-tiup
tiupan ti.up.an [n] (1) embusan angin (udara); (2) cak semburan (jampi-jampi)
togok to.gok [n] (1) batang kayu yg sudah ditebang dahan-dahannya; (2) tubuh yg tidak bertangan dan berkaki [n] -- damar 1 kaki (pelita, lampu); (2) lampu (dng tempat dr botol dsb)
toktok tok.tok [n] batang kayu yg berongga (terdapat di surau dsb) yg dipukul untuk memanggil orang agar salat, berkumpul, dsb
tombol tom.bol [n] (1) alat (knop) pd mesin dsb, yg gerak tekan atau gerak tariknya dapat menjalankan, menghentikan, atau mengubah gerak pd mesin; (2) tonjolan pd kulit (orang, binatang, kayu, dsb)
tong [n] tempat (air, paku, semen, dsb) yg dibuat dr papan kayu, plastik, dsb bentuknya bulat torak; tahang: setiap penduduk diperintahkan menyediakan -- sampah di rumahnya [n] tiruan bunyi kentungan [Jk n kp] entong (panggilan kpd anak laki-laki)
tonggak tong.gak [n] (1) balok (kayu, batu, dsb) yg dipasang tegak; (2) tiang (rumah, jembatan, dsb); (3) pal (ukuran jauh 1.500 m); (4) tunggul (pangkal batang kayu yg masih tegak); sisa batang kayu yg sudah dipotong (yg ada di dl air dsb); (5) pokok; asal; (6) ki orang yg sangat pendiam [v] me.nong.gak v menuangkan (air dsb) ke mulut dr cerek, kendi, botol, dsb; menuangkan (obat, tepung, dsb) ke mulut
tonggara tong.ga.ra [Hidm] angin tenggara yg kabur dan terdapat di Selat Makasar
tongkat tong.kat [n] sepotong bambu (rotan, kayu, dsb) yg agak panjang (untuk menopang atau pegangan ketika berjalan, menyokong, dsb)
tongkat perontok bambu atau kayu yg salah satu ujungnya dibelah dua berbentuk huruf V, digunakan untuk merontokkan padi dr malainya
tongkol tong.kol [n] (1) keratan (potongan) kayu; (2) buku (bonggol) pd kayu; (3) tongkol jagung [n] ikan laut sejenis cakalang yg dapat dimakan, Euthynus allettratus affinis
topan to.pan [n] angin ribut; badai
topang to.pang [n] penyokong atau penunjang (kayu dsb) yg bercagak: krn buahnya sarat, pokok pisang itu terpaksa ditunjang dng -- [v] , ber.to.pang v (1) dibantah; ditegah: segala katanya tidak ~; (2) berbantah; bertengkar: suka ~ dng kawan akibatnya kurang baik
topdal top.dal [n Lay] buku catatan harian yg memuat segala yg terjadi dl pelayaran (keadaan cuaca, angin, kecepatan kapal, dsb)
topeng to.peng [n] (1) penutup muka (dr kayu, kertas, dsb) yg menyerupai muka orang, binatang, dsb: waktu merampok dia memakai --; (2) ki kepura-puraan untuk menutupi maksud sebenarnya; kedok: gerakan kebatinan itu sebenarnya hanya sbg -- organisasi yg terlarang
toreh to.reh [v] me.no.reh v (1) mengiris tidak terlalu dalam (pd kulit kayu dsb); menggores: ~ kulit kayu; (2) mengiris (meretas) supaya terbuka; membelek: ~ perut ikan; ~ bantal
tornado tor.na.do [n] angin berolak (berpusar) berbentuk spiral, disertai turunnya gumpalan awan yg berbentuk corong dan dapat menimbulkan kerusakan
trakeid tra.ke.id [a Bio] sel kayu tidak berperforasi di kedua ujungnya, berpenebal cincin spiral atau berceruk terlindung, menghantar air dan menyusun jaringan kayu
trama tra.ma [n] jaringan dasar yg terdapat di tengah bilah cendawan atau antara lubang-lubang jamur kayu, berfungsi sbg pendukung himenium
transportasi trans.por.ta.si [n] (1) pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dng kemajuan teknologi; (2) perihal (seluk- beluk) transpor; (3) pemindahan bahan lepas hasil pelapukan dan erosi oleh air, angin, dan es
trembesi trem.be.si [n] (1) pohon yg keras kayunya, Pipturus nicanus; (2) kayu trembesi
tual tu.al [n] potongan kayu (balok) pendek-pendek: kayu ini akan dikerat menjadi beberapa -- [Mk n] tiang bendera
tuas tu.as [n] alat untuk mengangkat (mengungkit) sesuatu yg berat, dibuat dr kayu (bambu) panjang yg diberati salah satu ujungnya; tuil; pengungkit
tugal tu.gal [n] tongkat kayu dsb yg runcing untuk membuat lubang di tanah yg akan ditanami benih; (2) v membuat lubang benih di tengah dng tongkat yg runcing: hutan kayu atau belukar ditebas, lalu dibakar menjelang masa -- awal musim penghujan
tukang tu.kang [n] (1) orang yg mempunyai kepandaian dl suatu pekerjaan tangan (dng alat atau bahan yg tertentu): -- batu, -- besi, -- kayu; (2) orang yg pekerjaannya membuat (menjual, memperbaiki, dsb) sesuatu yg tentu: -- daging (sayur, susu); -- arloji; -- pedati (gerobak, becak); (3) orang yg pekerjaannya melakukan sesuatu secara tetap: -- pangkas (cukur); -- las; -- jahit; -- masak; -- cetak; (4) orang yg biasa suka melakukan sesuatu (yg kurang baik): -- mabuk; -- serobot; -- copet; -- tadah; -- catut; (5) cak ahli (untuk mencemoohkan): -- menciptakan sajak; -- pidato
tukul tu.kul [n] martil (pemukul) kecil: -- besi; -- kayu
tulang tu.lang [n] (1) rangka atau bagian rangka tubuh manusia atau binatang: ada yg patah -- rusuknya; dl gua itu terdapat tulang-tulang manusia; (2) duri ikan: -- ikan bandeng; ikan sepat banyak -- nya; (3) ki barang yg menyerupai tulang atau rangka: -- daun , -- daing pohon, Milletia atropurpurea; kayu -- pohon, Arytera littoralis atau Memecylon costatum
tumper tum.per [Jk n] puntung (tt kayu api)
tumu tu.mu [n] (1) pohon yg kayunya dapat dibuat kasau dsb, Bruguera eriopetala; (2) kayu tumu
tunas tu.nas [n] (1) tumbuhan muda yg baru timbul (dr tunggul, ketiak daun, buku batang induk, batang kayu yg ditebang, dsb); (2) bakal cabang (ranting) yg baru mulai tumbuh: -- padi, batang padi yg tumbuh sesudah padi dituai
tung [n] tiruan bunyi kelentung (genta kayu dipukul) dsb
tunggak tung.gak [n] (1) sisa batang kayu dan akar yg masih tertinggal di dl tanah sesudah ditebang; tunggul; tonggak; (2) sepotong kayu, bambu, dsb yg dipacakkan ke tanah sbg tanda batas, tempat mengikatkan sapi, dsb; tonggak
tungkahan tung.kah.an [Mk n] kayu landasan (di dapur dsb); kayu dsb penyangga (jembatan dsb); kayu tempat duduk sewaktu memarut kelapa dsb; tongkah
tupai-tupai tu.pai-tu.pai [n] sekerat kayu yg dilekatkan (dipakukan) pd tiang, pohon, dsb
turi tu.ri [n] pohon berkayu lunak, tingginya mencapai 12 m, daunnya majemuk menyirip, digunakan sbg makanan ternak, bunganya dapat dijadikan sayur, biasa ditanam sbg tanaman pelindung; Sesbania grandiflora [n] cerita (dongeng yg berdasarkan kejadian zaman dahulu dsb di masyarakat Batak)
turus tu.rus [n] (1) tiang atau tonggak (dr kayu dsb) untuk mengukuhkan pagar (belat, bendungan, dsb); (2) batang pohon untuk tiang pd pagar; (3) batang kayu atau bambu untuk tempat merambat kacang panjang (sirih, lada, dsb) menjalar
tusuk gigi peranti (sebesar semat) terbuat dr kayu atau bambu, dipakai untuk membersihkan kotoran pd celah-celah gigi (setelah makan)
tutuh tu.tuh , me.nu.tuh v (1) memangkas atau menebang cabang-cabang kayu; (2) merusak (perahu dsb) untuk diambil kayunya
ubang , meng.u.bang ark v menakuk pohon (batang kayu) yg akan ditebang
ubi [n] (1) tumbuhan melilit berdaun besar menjantung atau menjari tangan, rimpangnya membesar menjadi umbi yg kulitnya menggabus atau berduri-duri, tergolong dl marga Dioscorea; nama ubi khusus mengacu pd Dioscorea elata; (2) tumbuhan menjalar atau berupa perdu yg berumbi besar dan berdaging (mengandung zat tepung); pd umumnya dapat dimakan: -- jalar; -- kayu
ubi jenderal ubi kayu; (singkong) yg dibuat tepung tapioka; Manihot utilissima
ubi perancis ubi kayu
ubi sampa ubi kayu
ujung atap [Bot] pohon kecil, kayunya kuat, kokoh, berwarna merah tua, daunnya dapat direbus untuk obat demam dan lelah; Baeckea frutescens
ukir [v] ber.u.kir v ada ukirannya; ada hiasannya berupa lukisan (gambar bunga-bunga, binatang, dsb): beliau duduk di kursi ~; gelang emas ~; bangku kayu ~; mukanya ~ (-ukir), ki mukanya bercacah
turun tu.run [v] (1) bergerak ke arah bawah; bergerak ke tempat yg lebih rendah dp tempat semula: -- dr gunung; -- ke jurang; (2) bergerak (berjalan dsb) dr hulu (udik) ke hilir; menghilir (dr atas angin) ke bawah angin; datang dr (dr suatu tempat atau daerah yg jauh ke tempat sendiri): ia menumpang perahu yg -- ke Palembang; ia baru saja -- dr Mekah; (3) mengendap (tt ampas dsb): ampasnya sudah --; (4) surut (tt air): air laut mulai --; (5) reda (tt marah, nafsu, dsb); (6) mengayun atau mendaki kaki langit (tt matahari, bulan): matahari (tengah) -- , petang hari kira-kira pukul tiga; (7) meninggalkan atau keluar dr kendaraan (kapal, kereta, dsb) ke bawah; pergi (naik) dr darat ke kapal; keluar dr rumah; pergi atau pulang (tt tamu): penumpang bus itu disuruhnya --; (8) menjadi kurang (rendah, susut, sedikit, dsb); (9) jatuh atau merosot (tt harga, nilai, dsb): hasil panen -- 10%; (10) datang ke (dr sesuatu yg dianggap tinggi atau di atas); berpindah ke (dr orang tua, nenek moyang, dsb); masuk ke (memasuki, tt roh halus, setan, dsb): spt bidadari -- ke bumi; (11) jatuh (tt hujan, salju, dsb); datang menimpa (tt tulah, siksa, dsb); (12) menjadi lemah (tt kondisi tubuh); (13) cak sampai di tangan; diterima (tt surat dr atasan dsb): perintah dr atasan belum --; (14) cak melantai; berdansa [Jw v] me.nu.run v (1) menyalin (tulisan, surat, dsb); (2) mencontoh atau meniru (pekerjaan orang lain)
ulak , ulak-ulak Mk n lekuk (di atas pinggang): ~ pinggang [n] , ulak-ulak n pusaran (air, angin) yg kuat sekali: ~ air [Lihat {ulek}]
ulakan ulak.an [n] pusar (air, angin); ulak-ulak; olakan
ular [n] binatang melata, tidak berkaki, tubuhnya agak bulat memanjang, kulitnya bersisik, hidup di tanah atau di air, ada yg berbisa ada yg tidak [n] kayu -- pohon kayu ular; Strychnos lingustrina
ulek [n] alat dr kayu atau batu untuk melumatkan cabai, rempah-rempah, dsb pd cobek; ulek-ulek n ulek [Jw n] ulek.an n pusaran air; ulakan
ulin [n] (1) pohon yg tinggi, kayunya berat, kuat dan sangat awet, dipakai untuk bangunan rumah (tiang listrik, telepon, dsb), banyak tumbuh di Sumatra, Malaysia, dan Kalimantan; kayu besi; Eusideroxylon zwageri; (2) kayu ulin
umbang-ambing um.bang-am.bing [v] meng.um.bang-am.bing.kan v (1) mengapung-apungkan turun naik dl air: angin bertambah kencang dan laut yg bergelombang itu mampu ~ kapal yg cukup besar; (2) ki tidak memberikan kepastian; menjadikan bingung (tidak tenteram hati dsb): perusahaan itu telah ~ nasib buruhnya
umpan api barang yg mudah terbakar untuk menyalakan api: dicarinya potongan kayu kecil-kecil untuk -- api
undak un.dak , meng.un.dak v (menyebabkan) terkatung-katung tidak dapat maju (tt perahu): maka datanglah angin dua muka ~ biduk ke laut lepas [n] , -- usuk Ling sistem ragam bahasa menurut hubungan antara pembicara, terjadi dr bahasa cakap, bahasa kasar, bahasa menengah, bahasa sedang, bahasa luwes
unggun ung.gun [n] (1) timbunan; onggokan; tumpukan (kayu, uang, dsb): se -- kayu; (2) api yg menyala pd tumpukan kayu
unsur meteorologi variabel atau gejala yg menyatakan keadaan cuaca di suatu tempat pd suatu waktu, antara lain, suhu, tekanan, angin, kelembapan, dan hujan
urang ? orang [n] (1) pohon, kayunya keras, Erythroxylon cuneatum; (2) kayu urang
urat [n] (1) bagian dl tubuh yg menyerupai benang atau tali; (2) jalur atau garis yg tampak pd permukaan (kayu, daun, dsb); (3) akar: [n] kata penggolong benda untuk rotan dsb: dua -- rotan [Lihat {aurat}]
usaha usa.ha [n] (1) kegiatan dng mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud; pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu: bermacam-macam -- telah ditempuhnya untuk mencukupi kebutuhan hidup; -- meningkatkan mutu pendidikan; (2) kegiatan di bidang perdagangan (dng maksud mencari untung); perdagangan; perusahaan: -- perkayuan mengalami kemajuan; -- nya di bidang tenun ikat berkembang pesat
usuk [n] kayu panjang atau bambu yg dipasang sbg tulang rusuk atap rumah, membujur dr atas (bubungan) ke bagian tepi atap rusuk-rusuk; kasau
uter-uter [n] binatang hama tanaman jenis kayu-kayuan, menusuk dng cara memakan lapisan luar kulit kayu; Xystrocera festiva
ventilasi bantu sistem pengaturan perputaran atau peredaran udara dng pemasangan kipas angin bantu untuk suatu lokasi (msl dl tambang bawah tanah)
ventilator ven.ti.la.tor [n] peralatan mekanik untuk menghasilkan putaran udara, dapat berupa kipas angin tiup atau isap
wambrau wam.brau [n] angin yg kering dan panas (biasanya terjadi di Irian Jaya): angin -- di Eropa disebut angin Fohn
wantilan wan.til.an [n] tempat penggergajian kayu; tempat pemrosesan kayu gelondongan sehingga menjadi papan, kasau, dsb: di rumah -- biasanya banyak terdapat kayu bekas [Bl n] bangunan untuk umum, berbentuk persegi panjang, tidak berdinding, tempat orang berapat atau mengadakan sabungan ayam
warangka wa.rang.ka [n] sarung keris yg terbuat dr kayu (ada yg bersalut logam) atau terbuat dr logam
watang wa.tang [Jw n] pohon kayu; batang
wayang wa.yang [n] (1) boneka tiruan orang yg terbuat dr pahatan kulit atau kayu dsb yg dapat dimanfaatkan untuk memerankan tokoh dl pertunjukan drama tradisional (Bali, Jawa, Sunda, dsb), biasanya dimainkan oleh seseorang yg disebut dalang; (2) pertunjukan wayang (selengkapnya); (3) ki pelaku (yg hanya sbg pelaku, bukan sbg perencana); orang suruhan yg harus bertindak sesuai dng perintah orang lain: penembak calon presiden itu hanya -- bukan dalangnya; (4) bayang-bayang
wayang golek wayang yg dibuat dr kayu, biasanya berupa anak-anakan atau boneka kayu
wayang kelitik wayang yg terbuat dr kayu
xilem xi.lem [n Bio] jaringan pembuluh kayu, khususnya tumbuhan tinggi, yg merupakan sel penyokong dan pengalir-alir ikatan vaskular; jaringan pembuluh pd tumbuhan tinggi yg terdiri atas trakeid berlignin, unsur pembuluh dan serat yg menghantar air dan garam-garam mineral yg diserap oleh akar ke seluruh bagian, menopang tubuh secara mekanis
xilofon xi.lo.fon [n] alat musik pukul yg terdiri atas bilahan kayu yg panjangnya bertahap, menghasilkan bunyi yg berbeda jika dipukul dng alat pukul kecil dr kayu
xilograf xi.lo.graf [n] orang yg ahli dl cukilan atau ukiran kayu seni grafika
wali wa.li [n] (1) orang yg menurut hukum (agama, adat) diserahi kewajiban mengurus anak yatim serta hartanya, sebelum anak itu dewasa: penjualan tanah itu tidak dapat disahkan krn pemiliknya belum dewasa dan -- nya tidak menyetujuinya; (2) orang yg menjadi penjamin dl pengurusan dan pengasuhan anak: yg menjadi -- anak tsb adalah pamannya krn anak itu tinggal bersama pamannya; (3) pengasuh pengantin perempuan pd waktu menikah (yaitu yg melakukan janji nikah dng pengantin laki-laki): krn ayahnya telah meninggal, maka kakaknya yg menjadi -- untuk menikahkan anak perempuan itu; (4) orang saleh (suci); penyebar agama: -- sanga; (5) kepala pemerintah dsb: -- negeri [kl n] kain kuning yg dilekatkan pd bahu pejabat istana yg melaksanakan upacara kerajaan [n] pisau kecil untuk mengukir kayu dsb [Lihat {rajawali}]
xilografi xi.lo.gra.fi [n] seni grafika dl pembuatan cukilan atau ukiran kayu
xilologi xi.lo.lo.gi [n] ilmu mengenai struktur kayu
xilosa xi.lo.sa [n Kim] gula kayu dng rumus kimia C5H10O5
yoyo yo.yo [n] mainan anak-anak dr kayu, bentuknya bulat pipih menyerupai gelendong benang yg diikat dng tali, jika dimainkan menyebabkan mainan itu terputar turun-naik krn talinya terlepas dan tergulung kembali [n Lay] sistem pembongkaran atau pemuatan untuk muatan yg sangat berat, menggunakan empat batang pemuat kapal
zirbad zir.bad [kl n] negeri bawah angin (spt Indonesia, menurut pandangan orang Persia)

Jika informasi mengenai "kayu angin" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas