Arti kata/frase "ilar" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/ilar

Halaman ini menjelaskan kata atau frase ilar menurut KBBI Edisi III

ilar: [v] meng.i.lar v membabat tumbuh-tumbuhan: areal hutan yg terbakar sejak Rabu petang berhasil dilokalisasi Jumat siang dng ~ agar api tidak menjalar lebih luas

Lebih lanjut mengenai ilar

ilar terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 83 kata terkait yakni sebagai berikut:

ilar [v] meng.i.lar v membabat tumbuh-tumbuhan: areal hutan yg terbakar sejak Rabu petang berhasil dilokalisasi Jumat siang dng ~ agar api tidak menjalar lebih luas
filariasis fi.la.ri.a.sis [n Dok] (1) penyakit yg disebabkan oleh filaria; (2) penyakit kaki gajah yg disebabkan oleh filaria
ruang pilar [Min ] cara penambangan bawah tanah untuk bahan galian yg dilakukan dng menggali bahan galian itu dan meninggalkan pilar sbg penyangga
basilari ba.si.la.ri [a Dok] berkenaan dng basil atau bentuk spt batang
filaria fi.la.ria [n] cacing benang
kapilaritas ka.pi.la.ri.tas [n El] peristiwa naik atau turunnya zat cair pd bahan yg terdiri atas beberapa pembuluh halus akibat gaya adhesi atau kohesi, msl naiknya minyak pd sumur
kilar ki.lar [n] siput yg dapat dimakan
pilar pi.lar [n] (1) tiang penguat (dr batu, beton, dsb): sebuah monumen yg terdiri atas lima -- berdiri dng megahnya; (2) ki dasar (yg pokok); induk: partai itu disederhanakan menjadi tujuh organisasi --; (3) Kap tiang berbentuk silinder pejal atau berongga untuk menyangga balok geladak atau bagian konstruksi lain di kapal
silara si.la.ra [n] daun yg telah tua (kering); selara
tembilar tem.bi.lar [n] bubu
anak sumbang anak haram (terutama akibat dr perzinaan sesama antara sanak saudara dekat); (2) anak yg lahir dr seorang ibu yg dilarang kawin menurut undang-undang dng lelaki yg menghamilinya
asam klorida [Kim] senyawaan HCl, dilarutkan dl air, berwujud cairan tidak berwarna atau kekuning-kuningan, menimbulkan bau yg merangsang dan beracun, larut dl alkohol dan eter; -- kumbang tumbuhan memanjat, Embelia rugasa
bablas bab.las [Jw v] (1) terus; (2) ki lenyap (hilang): uangnya -- dilarikan orang; (3) ki mati: jika kebanyakan makan obat tidur bisa --
bambang kabayan gadis yg dilarikan untuk dikawini
basilika ba.si.li.ka [n Tek] bangunan berbentuk persegi panjang dng deretan pilar (berasal dr zaman Romawi abad ke-5 Masehi yg digunakan sbg tempat pengadilan dan kemudian berkembang menjadi gereja)
belandong be.lan.dong [n] penebang kayu di hutan: beberapa jenis kayu dilarang untuk ditebang para --
beragitasi ber.a.gi.ta.si [v] melakukan agitasi: dl kampanye pemilu para kontestan dilarang ~
bergayutan ber.ga.yut.an [v] bergayut banyak-banyak; bergelantungan: di pilar teras menjalar pohon anggur, buahnya ~
berkepentingan ber.ke.pen.ting.an [v] mempunyai kepentingan; mempunyai keperluan (urusan): selain yg ~ dilarang masuk
berludah ber.lu.dah [v] (1) mempunyai ludah; (2) mengeluarkan ludah: mulutnya selalu ~ krn ia sakit seriawan; (3) membuang ludah; menyemburkan ludah; meludah: dilarang ~ di ruangan ini
berorasi ber.o.ra.si [v] berpidato; berkhotbah: sebelum acara dimulai, sejumlah reformis -; para politisi dilarang keras -- di kampus-kampus
bersih ber.sih [a] (1) bebas dr kotoran: supaya kita sehat, segala sesuatu diusahakan tetap --; sebelum tidur cucilah kaki dan tanganmu hingga --; (2) bening tidak keruh (tt air), tidak berawan (tt langit): langit -- bertabur bintang; (3) tidak tercemar (terkena kotoran): sungai itu tidak -- lagi krn limbah dr pabrik itu dibuang ke situ; (4) tulus; ikhlas: dng hati -- saya menyerahkan gaji saya kpd Anda; (5) tidak bernoda; suci: meskipun sudah beberapa hari dilarikan pemuda itu, ia masih tetap --; (6) tidak dicampur dng unsur atau zat lain; asli: kebudayaan di daerah itu masih -- dr pengaruh asing; (7) jelas dan rapi: laporannya diketik -- sehingga orang senang membacanya; (8) neto (pendapatan, berat, isi, dsb sesudah diambil biaya-biaya, pembungkus, dsb): setelah pembungkusnya dibuang, berat -- barang itu 75 kg; pendapatan -- pertunjukan itu akan didermakan kpd PMI; (9) cak habis sama sekali: begitu disuguhkan, dng sekejap hidangan sudah --
beton be.ton [n] campuran semen, kerikil, dan pasir yg diaduk dng air untuk tiang rumah, pilar, dinding, dsb
biar-biar bi.ar-bi.ar [n] cacing kecil-kecil di dl perut; Filaria loa
bindu bin.du [n] perkakas untuk memusingkan kayu dsb yg akan dilarik (dilicinkan dan dijadikan bulat atau bulat panjang); bubut
boleh bo.leh [adv] (1) diizinkan; tidak dilarang: anak-anak -- menonton; (2) dapat: ia belum -- berdiri krn belum sehat benar; (3) kl beroleh; mendapat: berdoalah, biar -- anak raja
cacing benang cacing yg menyebabkan penyakit filariasis yg mengakibatkan pembengkakan pd kaki
daerah haram daerah suci sekitar Mekah dan Medinah yg mempunyai batasan tertentu, di dalamnya orang dilarang menumpahkan darah dsb
gaharu ga.ha.ru [n] kayu yg harum baunya, biasanya dr pohon tengkaras; Aquilaria malaccensis
gawar-gawar ga.war-ga.war [n] tali dr rotan dsb yg diberi berumbai-rumbai daun nyiur dsb sbg tanda bahwa orang dilarang datang atau dilarang berjalan di situ (krn adanya penyakit menular dsb)
gibah gi.bah [Ar v] membicarakan keburukan (keaiban) orang lain: -- dilarang dl agama Islam
gila-gilaan gi.la-gi.la.an [v] bertingkah laku spt orang gila; pura-pura gila dsb; (2) v berbuat dng sekehendak hati (seenak hati, asal-asalan saja): usul yg ~; ia menjalankan mobilnya dng ~; (3) a kurang ajar (berbuat yg melanggar kesopanan); keterlaluan: sikap dan perbuatannya sungguh ~ thd gadis itu; (4)a nekat (membangkang thd larangan): semakin dilarang semakin ~ dia melarikan motornya
halal ha.lal [a] diizinkan (tidak dilarang oleh syarak): makanan ini --; (2) a (yg diperoleh atau diperbuat dng) sah: uang --; (3) ark n izin; ampun: menyembah minta -- akan segala pengajarannya
hukum perdata materiil hukum perdata yg mengatur ihwal yg dilarang atau yg diharuskan, orang yg dapat dikenai hukum perdata, dan hukuman perdata yg dapat dijatuhkan
hukum pidana materiil hukum pidana yg mengatur ihwal yg dilarang atau yg diharuskan, orang yg dapat dipidana, dan pidana yg dapat dijatuhkan
jarimah ja.ri.mah [Ar n] (1) tindak kejahatan spt mencuri, berzina, dan minum-minuman keras; tindak pidana; (2) kejahatan yg dilarang oleh syariat Islam dng ancaman hudud atau takzir
jual fiktif jual beli saham secara fiktif (tidak nyata terjadi) yg dilakukan oleh dua orang makelar (komisioner) atau lebih dng tujuan menciptakan catatan harga tertentu (lazimnya tindakan ini dilarang oleh undang-undang ataupun peraturan bursa)
jualan ju.al.an [n] barang-barang yg dijual; dagangan: pedagang kaki lima menjajakan ~ nya; (2) v berdagang; berjualan sesuatu: dilarang ~ di halte bus
karas ka.ras [n] kue atau penganan yg dibuat dr tepung beras [n] pohon yg getahnya dapat dibuat kapur barus; tengkaras; Aquilaria mallaccensis [n Sas] papan kayu atau keping batu yg dipakai oleh penyair susastra Jawa Kuno untuk menuliskan karyanya
kawin mutah [Isl] perkawinan yg berdasarkan perjanjian dl jangka waktu tertentu (yg dilarang dl agama)
kelembak ke.lem.bak [n] (1) pohon, kayunya harum; gaharu; karas; Aquilaria malaccensis; (2) kayu gaharu [n] (1) tumbuhan terna, akarnya harum; Rheum officinale; (2) akar kelembak [n] kupu-kupu besar
kepang ke.pang [n] jalinan (anyaman) tali (rambut dsb) /kEpang/ ? kipang /kEpang/, ke.pang-ke.pot a gumal tidak keruan; berkerut-kerut [Jw n] anyaman silang miring terbuat dr bilah bambu tipis [n] (1) pohon yg kulitnya dapat dijadikan tali; Aquilaria malaccensis; (2) kulit kepang
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kolom ko.lom [n] (1) ruang antara dua garis tegak pd lembar kertas atau halaman buku; lajur; (2) bagian vertikal pd halaman cetak yg dipisahkan oleh garis tebal atau ruang kosong (spt dl surat kabar); (3) bagian khusus yg utama dl surat kabar atau majalah: majalah itu memiliki -- pendidikan [n Tek] tiang (pilar) penyangga (biasanya dr beton yg bertulang besi)
kooperatif ko.o.pe.ra.tif [a] (1) bersifat kerja sama: rakyat dilarang bersikap -- dng kaum penjajah; (2) bersedia membantu: pengusutan tt korupsi berjalan lancar krn terdakwa sangat --
lalu la.lu [v] berjalan lewat: dilarang -- di jalan ini; (2) v berkata (langsung) semaunya: ia berbicara asal -- saja; (3) v sudah lewat; sudah lampau: tahun yg --; (4) v habis; selesai: pertandingan telah --; peperangan telah --; (5) v lintas (dapat masuk terus); lulus; (6) p kemudian; lantas; (7) v tidak boleh ditebus kembali (tt barang gadaian): empat hari lagi gadaianku --; (8) v berlangsung; berlanjut: pertunjukan tidak dapat -- krn hujan turun
langka lang.ka [a] jarang didapat; jarang ditemukan; jarang terjadi: dilarang keras membunuh binatang yg sudah --
lisol li.sol [n Kim] bahan pembunuh hama penyakit (desinfektan) yg mengandung kreosol yg dilarutkan dl larutan sabun
mahzurat mah.zu.rat [n Isl] hal-hal yg dilarang oleh agama, meliputi hukum haram dan makruh; larangan agama
melarikan me.la.ri.kan [v] (1) membawa lari: dia ditangkap krn ~ gadis di bawah umur; (2) menjalankan kencang-kencang: dilarang ~ mobil kencang-kencang di tengah kota; (3) membawa cepat-cepat: mereka berusaha ~ semua miliknya sebelum musuh tiba
memaksa me.mak.sa [v] (1) memperlakukan, menyuruh, meminta dng paksa: para pembajak ~ pilot mendaratkan pesawatnya di pelabuhan udara itu; (2) berbuat dng kekerasan (mendesak, menekan); memerkosa: sudah dilarang masuk, tetapi mereka ~ juga
memanahi me.ma.nahi [v] berkali-kali melepaskan anak panah (kpd): penduduk dilarang ~ binatang penghuni cagar alam
memarkir me.mar.kir [v] menghentikan atau menaruh (kendaraan bermotor) untuk beberapa saat di tempat yg sudah disediakan: dilarang ~ kendaraan di tempat itu
memetiki me.me.tiki [v] memetik berkali-kali atau berulang-ulang: walaupun sudah dilarang, anak-anak itu terus ~ bunga-bunga kami
memperjualbelikan mem.per.ju.al.be.li.kan [v] menjual dan membeli sesuatu; memperdagangkan: dilarang ~ senjata api
mencacati men.ca.cati [v] (1) menyebabkan bercacat; mencederai; melukai: dilarang keras menyakiti atau ~ binatang ternak di kebun ini; (2) menyebabkan (nama baik, kedudukan, dsb) bernoda; menodai: perbuatannya ~ nama baik orang tuanya; (3) cak melanggar: tindakan itu ~ undang-undang
mencuri-curi men.cu.ri-cu.ri [v] melakukan dng sembunyi-sembunyi dan berusaha supaya tidak diketahui orang: walaupun dilarang, ia ~ juga menemui kekasihnya
menempel me.nem.pel [v] (1) melekat: kalau tidak dilem, tidak akan ~; (2) melekati: ia sedang ~ biliknya dng koran; (3) melekatkan sesuatu: dilarang ~ pengumuman di sini; (4) ki menumpang (tinggal, makan, dsb); menebeng: ia ~ di rumah dermawan itu; (5) ki mendekati (dng maksud mengajak bergendak, mencari untung, dsb): asal pandai ~ kepala kantor, tentu lekas naik pangkat; (6) ki menyogok; menyuap: usahanya kurang berhasil krn kalah bersaing dng pengusaha yg pandai ~ para pejabat
menempelkan me.nem.pel.kan [v] melekatkan sesuatu: dilarang ~ pengumuman di sini
mengkaras meng.ka.ras [n] pohon yg kayunya ringan, serat kulit kayu sangat awet, digunakan untuk pelapis keranjang dsb sbg penahan air hujan; Aquilaria malaccensis
mengomersialkan me.ngo.mer.si.al.kan [v] (1) menjadikan sesuatu sbg barang dagangan; (2) menggunakan sesuatu untuk berdagang (mencari keuntungan sendiri): para pejabat dilarang ~ kedudukannya
menyiksa me.nyik.sa [v] (1) menghukum dng menyengsarakan (menyakiti, menganiaya, dsb); (2) berbuat dng menyengsarakan (menyakiti, menganiaya, dsb); berbuat bengis kpd yg lain dng menyakiti (menganiaya dsb): dilarang keras- binatang
minum mi.num [v] (1) memasukkan air (atau benda cair) ke dl mulut dan meneguknya: hampir setiap pagi ayahku -- susu; (2) mengisap: dilarang -- rokok di tempat penjualan bensin; -- madat
monolit mo.no.lit [n] (1) Geo bongkahan batu besar yg sering kali berbentuk (atau dibentuk menjadi) pilar atau tugu; (2) sesuatu yg berbentuk kokoh kuat; (3) kesatuan terorganisasi yg membentuk kekuatan tunggal dan berpengaruh
nahi na.hi [n Isl] yg dilarang; larangan
nekat ne.kat [a] (1) berkeras hati; dng keras atau kuat kemauan: meskipun sudah dilarang oleh polisi, mereka -- masuk; seorang demonstran -- melemparkan diri pd kawat berduri; (2) terlalu berani (dng tidak berpikir panjang lagi): sekarang banyak penodong yg --; (3) tidak mempedulikan apa-apa lagi (krn putus harap, hilang akal, malu sekali, dsb): krn sangat malu, ia -- meninggalkan kampung halaman dan keluarganya; (4) tetap tidak mau (mengalah, menurut, menyerah, dsb); bersikeras; mengotot: sebenarnya ia sudah kalah, tetapi masih -- saja
obat merah obat berwarna merah yg dibuat dr yodium yg dilarutkan dl alkohol untuk mengobati luka baru (goresan dsb)
pascakrisis pas.ca.kri.sis [a] berkenaan dng keadaan sesudah masa krisis: kalangan kampus merupakan salah satu pilar dl penanggulangan --
pelombongan terbuka pe.lom.bong.an terbuka [Min] cara penggalian bahan tambang dng penyanggaan alami yg meninggalkan bahan galian sbg pilar-pilar
pilaster pi.las.ter [n] tiang atau pilar semu dr rumah berbentuk empat persegi panjang yg menjorok ke luar dari tembok
proskonion pros.ko.ni.on [n Sen] dinding berupa pilar (dl bangunan teater Yunani Kuno) yg mempunyai tiga pintu tempat keluar masuknya para pemain
sanggama sang.ga.ma [v] ber.sang.ga.ma v melakukan hubungan kelamin; bersetubuh: -- di luar nikah dilarang oleh agama
selara se.la.ra [n] bulu-bulu halus pd tumbuhan yg dapat membuat gatal (pd tebu, rebung, jelatang, dsb); miang [n] ikan sembilang, siripnya lebih berbisa dp ikan yg lebih besar [Mk n] daun yg telah tua (kering); silara
semula se.mu.la [n] (seperti) yg dahulu; yg mula-mula; sediakala: kembali ke tempat -; (2) n yg mula pertama; yg pertama sekali: jumlah uang yg dikeluarkan melampaui perkiraan -; (3) n sebelum keadaan sekarang: -- ia adalah mantri polisi kecamatan; (4) adv (sejak, dari) mula-mula sekali: sejak -- sudah dilarang, tetapi ia berbuat nekat; (5) adv diulang sekali lagi (dr mula): bacalah -- supaya lebih paham
stela ste.la [n] batu yg diukir atau pilar sbg peringatan suatu peristiwa
sulih su.lih [n] ganti; pengganti; wakil; -- suara pergantian bahasa lisan (dl film): tersiar kabar bahwa -- suara akan dilarang
syikak syi.kak [n] perselisihan atau perpecahan antara suami istri yg pd dasarnya suami dilarang memukul atau menyakiti istri, kecuali kalau nasihatnya tidak diperhatikan
tablet mandi (ramuan dsb) berbentuk tablet yg mengandung zat pembentuk basa untuk dilarutkan dl air mandi
tedas te.das [a] nyata; jelas: berkata dng --; tampak --; hitam --; merah -- [n] gelang-gelang (lingkaran) timbul pd tiang, pilar, dsb
tengkaras teng.ka.ras [n] kayu cendana yg menghasilkan gaharu; Aquilaria malaccensis
teori kekuasaan sistem komunikasi massa dng ketentuan bahwa media tunduk kpd negara dan dilarang menyatakan kritik berat, baik kpd pemerintah maupun kpd para pejabatnya
tiang cahaya matahari berkas sinar berwarna putih dan berbentuk pilar yg terpancar dr matahari
tidak boleh tidak diizinkan; dilarang

Jika informasi mengenai "ilar" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas