Arti kata/frase "gula merah" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/gula-merah

Halaman ini menjelaskan kata atau frase gula merah menurut KBBI Edisi III

gula merah: gula jawa; gula kelapa

Lebih lanjut mengenai gula merah

gula merah terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1080 kata terkait yakni sebagai berikut:

merah me.rah [n] (1) gelar penghulu atau raja-raja kecil zaman dahulu: -- Silu; (2) gelar di Minangkabau (lebih rendah dp sutan); marah [a] molek; bagus: anak itu amat -- [n] ikan laut; -- cina ikan laut, Caesio pinjalu; (2) ikan laut, Caesio erythropterus /mErah/ (1) n warna dasar yg serupa dng warna darah: warna bajunya -- , sedangkan rok bawahnya hitam; (2) a mengandung atau memperlihatkan warna yg serupa warna darah: mukanya -- tersipu-sipu
gula gu.la [n] bahan pemanis biasanya berbentuk kristal (butir-butir kecil) yg dibuat dr air tebu, aren (enau), atau nyiur
gula merah gula jawa; gula kelapa
gula anggur gula dr buah anggur
gula aren gula dr nira enau
gula batu gula yg berbungkal-bungkal keras menyerupai batu
gula ganting gula yg kental; gula yg pekat
gula jawa gula dr nira, nyiur, atau aren
gula kelapa gula jawa
gula nyiur gula jawa; gula kelapa
gula pasir gula dr tebu yg bentuknya halus-halus spt pasir
gulai bagar gulai daging tidak bersantan
gulai keling gulai kambing yg banyak ketumbarnya
merah bata merah spt warna batu bata
merah dadu merah muda
merah darah merah spt warna darah
merah delima merah spt warna buah delima merekah
merah hati merah spt warna hati; merah kehitam-hitaman
merah jambu merah muda
merah lembayung merah bercampur ungu
merah marak merah menyala
merah masak merah sekali
merah menyala merah spt warna nyala api
merah merang merah masak
merah muda merah yg agak keputih-putihan; merah jambu
merah murup merah menyala; merah sekali
merah padam merah sekali (tt muka ketika marah atau malu)
merah saga merah spt warna buah saga
merah sepang merah tua
merah tedas merah tua
gula buah zat gula yg berasal dr buah
gula derawa [kl] air gula
gula susu zat gula yg terdapat dl susu; laktosa
gula tarik penganan yg dibuat dr gula
gula tetes larutan induk yg tinggal sesudah penghabluran dan pemisahan hablur gula
gula-gula gu.la-gu.la [n] (1) penganan yg dibuat dr gula; permen; (2) cak ki segala yg menyenangkan hati; (3) cak ki perempuan yg diperlakukan untuk bersenang-senang; gundik; (4) ki pria ataupun wanita yg diperlakukan sbg suami ataupun istri oleh lawan jenisnya tanpa ikatan perkawinan yg sah menurut adat dan hukum yg berlaku dl masyarakat
gulali gu.la.li [n] penganan yg dibuat dr air gula yg kental
merah beranang [Jw] merah membara
merah wajah sediaan kosmetik yg digunakan untuk memberi warna bayangan merah pd wajah
gula di mulut [pb] sudah dl kekuasaan kita
gula tebu sukrosa yg diperoleh dr tebu
gulah gu.lah [n] peribadatan seseorang yg melebihi ketentuan syarat Allah
gulai gu.lai [n] sayur berkuah santan dan diberi kunyit serta bumbu khusus (biasanya dicampur dng ikan, daging kambing, daging sapi, dsb)
gulam gu.lam [Ar n] (1) budak; (2) anak
gulambai gu.lam.bai [Mk n ] hantu yg konon dapat menyebabkan rumah terbakar
gulana gu.la.na [a] letih; lesu; layu
gulang-gulang gu.lang-gu.lang [Mk n] dangau; gubuk (di sawah atau ladang)
gulat gu.lat [n] olahraga bela diri dng cara merangkul dan menjatuh kan lawan atau mengimpitnya
merah bungur ungu
merah muka kemalu-maluan
merah padam muka nya [pb] marah sekali
merah telinga [ki] marah; berang
merahap me.ra.hap [v] (1) menutup mayat dng kain rahap: kami ~ mayat itu dng kain batik; (2) menyelimuti; menyelubungi: ia ~ tubuhnya dng kain basah [v] rahap; bertengger: burung pipit berkawan-kawan terbang ~ hinggap di mayang padi; (2) meniarap, menjerahap; (3) duduk (berlutut) di samping orang yg terbaring: ia ~ ibunya seraya menangis tersedu-sedu
merahapkan me.ra.hap.kan [v] menutupkan kain dsb pd
merahasiakan me.ra.ha.si.a.kan [v] menjadikan rahasia; tidak mengumumkan; menyembunyikan: untuk kepentingan penyelidikan, polisi ~ nama-nama penyelundup
merahimi me.ra.himi [v] menaruh belas kasih kpd; mengasihani
tengteng jahe gula-gula atau penganan yg dibuat dr adonan tepung, gula, dan air jahe
bit gula bit gu.la [n] tumbuhan dataran tinggi yg umbi akarnya, berwarna merah dapat digunakan untuk membuat gula krn kadar gulanya tinggi
bubur merah putih bubur yg dibuat dr beras dng santan dan garam, yg sebagian ditambah gula merah, untuk maksud-maksud tertentu (saat pemberian nama anak yg baru lahir dsb)
air gula air yg manis dibuat dr gula
awan bakat merah awan yg kemerah-merahan
ayam gulai ayam tua berumur lebih dr satu tahun; (2) daging ayam yg digulai
bawang merah bawang yg merah warnanya, lebih kecil dp bawang benggala; Allium cepa
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
bendera merah bendera berwarna merah yg biasanya dikibarkan sbg tanda adanya bahaya (kebakaran); (2) bendera berwarna merah (pd kapal tangki, mobil tangki) sbg tanda pengangkutan barang yg mudah terbakar (bensin dsb)
beras merah beras yg bernilai gizi tinggi dan berwarna merah
bergula ber.gu.la [v] ada gulanya; mengandung gula
bertelinga merah ber.te.li.nga merah [ki] marah; kesal
besi merah besi yg terbakar hingga menyerupai bara merah
daging merah daging berwarna merah krn pigmen merah
delima merah pohon delima yg daging buahnya merah
diuji sama merah di.u.ji sama merah, dl hati (ditail) sama berat [pb] sudah cocok benar (tt suami istri)
dokter gula ahli kimia yg bekerja di laboratorium pabrik gula
emas merah emas yg direbus dng air asam dan belerang sehingga warnanya menjadi merah tua
gadis pemerah gadis yg pekerjaannya memerah susu ternak perah
ganggang merah ganggang bersel banyak, berwarna merah, mulai merah muda, ungu, sampai merah kebiru-biruan; Rhodophyceae
golongan merah go.long.an merah [Pol] (1) golongan komunis; (2) golongan Nasrani: dl konflik bernuansa agama itu ~ merah mendapat tekanan dr golongan putih
hujan merah hujan yg berwarna merah krn tercampur dng partikel serbuk merah, debu merah, dsb
inframerah in.fra.me.rah [n Fis] sinar yg tidak tampak, ter-letak di luar bagian merah spektrum yg tampak, gelombang-nya lebih panjang dp biasa (yg dapat dilihat), dan mempunyai efek panas
kacang merah kacang yg berwarna merah, bijinya besar-besar banyak mengandung vitamin; Phaseolus vulgaris
kegulanaan ke.gu.la.na.an [n] hal yg bersifat gulana: gesekan rebab yg resah, dimaksudkan untuk menggambarkan ~ sang tokoh
kembang gula penganan yg dibuat dr gula; permen; gula-gula
kemerah-merahan ke.me.rah-me.rah.an [a] agak merah; bercampur warna me-rah: di senja hari pegunungan di ufuk barat kelihatan menjadi biru --
kemerahan ke.me.rah.an [n] kemerah-merahan
kentang merah kentang yg berkulit tipis, (berasal dr jenis kentang Desire), daging umbinya berwarna merah, dan berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi
kurva toleransi gula [Kim] kurva yg menunjukkan kemampuan tubuh untuk menggunakan gula atau glukosa
lampu inframerah lampu yg dibuat untuk memancarkan sinar panas atau menimbulkan pancaran panjang gelombang yg lebih besar dp panjang gelombang warna merah yg terlihat, digunakan untuk mempercepat pengeringan
lampu merah lampu lalu lintas yg berwarna merah, mengisyaratkan kendaraan tidak boleh jalan; (2) isyarat ada bahaya; (3) ki isyarat untuk menghentikan kegiatan
lempung merah lempung yg berwarna merah (terdapat di daerah tropika, biasanya bersifat alkali, rapuh, dan miskin silika)
memerah me.me.rah [v] menjadi merah: besi yg dibakar itu mula-mula -- kemudian lebur
memerahi me.me.rahi [v] memberi warna merah pd; mewarnai dng warna merah: sebelum keluar rumah, wanita itu selalu -- bibirnya dng lipstik
memerahkan me.me.rah.kan [v] menjadikan (membuat, menyebabkan) berwarna merah
mengartumerahkan me.ngar.tu.me.rah.kan [v] menghukum dng pemberian kartu merah: selama permainan berlangsung, wasit telah ~ tiga pemain
menggulai meng.gu.lai [v] membubuh(i) gula; memberi bergula [v] memasak gulai; membuat gulai
mengulang-ulang meng.u.lang-u.lang [v] mengerjakan (melakukan) hal yg sama berkali-kali; mengulang lagi beberapa kali; mengulangi
mengulangi meng.u.langi [v] (1) beberapa kali atau selalu mengulang; melakukan kembali hal yg dahulu; (2) ki selalu datang menengok dsb: mendatangi berkali-kali: dia ~ kubur istrinya setiap Kamis
mengulasi meng.u.lasi [v] mengulas
obat merah obat berwarna merah yg dibuat dr yodium yg dilarutkan dl alkohol untuk mengobati luka baru (goresan dsb)
palem merah palem yg pohonnya ramping, warna pelepah daun merah menyala, tumbuh berumpun, berbatang lurus, dng tinggi 6-14 m, daun bersirip agak melengkung dng anak-anak daun yg agak kaku; Cyrtostachys lakka
pasukan baret merah pa.suk.an baret merah pasukan khusus Angkatan Darat Republik Indonesia yg mengenakan baret merah; Komando Pasukan Khusus
pegulat pe.gu.lat [n] atlet dl cabang olahraga gulat
pelat merah pelat nomor kendaraan yg berdasar merah sbg tanda kendaraan pemerintah
pemerah pe.me.rah [n] bahan untuk menjadikan sesuatu berwarna me-rah: gincu dipakai sbg -- bibir [n ] orang yg pekerjaannya memerah susu pd usaha ternak perah
pemerahan pe.me.rah.an [n] proses, cara, perbuatan memerah; pemerasan
penanggulangan pe.nang.gu.lang.an [n] proses, cara, perbuatan menanggulangi: ~ bahaya narkotik di kalangan remaja
pengulang peng.u.lang [n] (1) orang yg mengulang(i); (2) orang yg membantu memberi pelajaran kpd mahasiswa di luar kuliah; repetitor
pengulangan peng.u.lang.an [n] proses, cara, perbuatan mengulang: ~ atas kejahatan yg sama akan dihukum lebih berat
pengulas peng.u.las [n] orang yg mengulas
pengulasan peng.u.las.an [n] proses, cara, perbuatan mengulas
pergulaan per.gu.la.an [n] segala sesuatu yg berhubungan dng gula; perihal gula: pertumbuhan bisnis ~ lesu
perusahaan pelat merah per.u.sa.ha.an pelat merah [cak] perusahaan milik keluarga pejabat
pinang merah pinang yg pelepah dan tulang daunnya berwarna merah, ditanam sbg tanaman hias; Cyrtostachys lakka
rum gula campuran susu (mentega) dng gula
semu merah agak merah atau kemerah-merahan
semut gula semut yg senang pd gula, madu, dsb; Monomorium phacaonis
sengkang merah palang merah
serai gulai serai yg dipakai sbg rempah gulai; Cymbopogon citratus
seroja merah bunga teratai berwarna merah; bunga padma; Nelumbium nelumbo
sinar inframerah sinar cahaya yg panjang gelombangnya lebih panjang dp sinar merah dl spektrum, biasanya menimbulkan panas
timah merah oksida merah timah digunakan sbg bahan pembuat aki, baterai, kaca, cat, dsb; minium; -- panas cak peluru: pahanya bolong ditembus -- panas
ada gula ada semut [pb] di mana banyak kesenangan di situlah banyak orang datang [pb] orang akan berdatangan ke tempat yg menyenangkan
amarilis merah jingga Hippeastrum ruticulatum
asam kawak hasil olahan asam jawa agar dapat bertahan lama, dibuat dr asam yg matang di pohon, dikupas, dibuang serat dan isinya kemudian dijemur, diberi campuran garam dan gula merah lalu dikukus dan didinginkan serta dikemas rapi untuk menghindarkan kotoran
babi merasa gulai [pb] menyama-nyamai orang besar (kaya)
batu merah bata
bergulat ber.gu.lat [v] (1) berkelahi dng rangkul-merangkul, jatuh- menjatuhkan, dan tindih-menindih; bergumul; bergelut: pd saat itu saya lihat dia sedang ~ dng lawannya; (2) ki berjuang (untuk mempertahankan hidup dsb); bekerja dng susah payah: bapaknya harus ~ untuk memperbaiki nasibnya
bubur kacang hijau bubur yg terbuat dr kacang hijau, direbus dng garam, gula merah dan daun pandan sbg pengharum, dimakan dng ditambah santan rebus
bubur sumsum bubur dr tepung beras dimakan dng cairan gula merah yg diberi santan
cocor merah [ki] (1) pesawat pemburu Mustang (1945-1949); (2) pelacur
cokelat co.ke.lat [n] (1) pohon yg termasuk jenis tanaman daerah panas, tingginya antara 5-6 m, berbunga dan berbuah sepanjang tahun, buahnya berwarna ungu atau kuning bergantungan pd batang yg besar, bentuknya lonjong, panjangnya antara 15-20 cm, mengandung biji spt kacang-kacangan antara 50-100 biji, biasa diolah menjadi bubuk atau kristal, dibuat minuman atau makanan lezat lainnya; Theobroma cacao; (2) bubuk tepung dr biji cokelat; (3) gula-gula yg dibuat dr bubuk cokelat [n] warna merah kehitam-hitaman spt sawo matang
cucur cu.cur [n] pancaran menurun (tt air mata dsb) [n Lay] (1) bagian perahu sebelah depan yg menganjur panjang; jungur; (2) layar segitiga (dipasang pd tiang terdepan) pd perahu; jib [n] penganan, dibuat dr adonan tepung beras dan gula (merah), kemudian digoreng
daerah lampu merah lingkungan tempat pelacuran
dandanggula dan.dang.gu.la [n Sen] bentuk puisi Jawa dan Sunda termasuk jenis tembang, yg melukiskan rasa suka cita atau kemenangan: nyanyian yg dibawakan adalah --
deregulasi de.re.gu.la.si [n Ek] kegiatan atau proses menghapuskan pembatasan dan peraturan: dl bidang ekspor telah diadakan --
di luar merah di dalam pahit [pb] kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya
dodol do.dol [n] penganan dibuat dr tepung ketan, santan kelapa, dan gula merah, kadang-kadang dicampur dng buah-buahan, spt durian, sirsak dibungkus daun (jagung), kertas, dsb [n] bahan peledak berbentuk tabung dodol yg digunakan pd pekerjaan peledakan di tambang
elektrokoagulasi elek.tro.ko.a.gu.la.si [n Dok] perusakan jaringan dng mengalirkan arus listrik ke dalamnya
gandasturi gan.das.tu.ri [n] kue yg terbuat dr kacang hijau dan gula merah, dibentuk bundar pipih, dilapisi terigu kemudian digoreng
gelugur ge.lu.gur [n] pohon mangga hutan, buahnya berwarna merah kekuning-kuningan, dipakai untuk mengasami gulai; Garcinia macrophylla [n] alur (pd kaki meja dsb sbg perhiasan)
gundah gulana sangat sedih; sedih dan lesu
jago merah api kebakaran
kalau pandai menggulai [pb] kalau pandai mengatur (menyusun dsb), barang yg kurang baik pun akan menjadi baik juga
kalau pandai menggulai badar pun menjadi tenggiri kalau pandai meng.gu.lai badar pun menjadi tenggiri [pb] orang yg pandai meskipun kurang alat syaratnya, dapat juga mengerjakan sesuatu dng baik
karat merah teh [Mik] penyakit pd daun teh dan tanaman budi daya lain yg disebabkan oleh ganggang parasit; Cephaleuros virescens
kartu merah kar.tu me.rah [n Olr] kartu yg dikeluarkan oleh wasit kpd pemain atau pelatih (dl sepak bola atau voli) sbg tanda pengusiran ke luar lapangan krn pelanggaran yg dilakukan sehingga pemain harus meninggalkan lapangan dan tidak dapat bertanding pd putaran berikutnya, sedangkan pelatih tidak dapat mendampingi pemain selama pertandingan berlangsung
kemasygulan ke.masy.gul.an [n] kesusahan (kesedihan) hati; (2) n kekesalan hati; (3) v menderita masygul
kepah merah [Mactra] )
ketan srikaya penganan berupa nasi ketan yg dimakan dng air gula merah yg dicampur dng santan
keunggulan ke.ung.gul.an [n] keadaan (lebih) unggul; keutamaan; kepandaian (kecakapan, kebaikan, kekuatan, dsb) yg lebih dp yg lain: ~ mesin-mesin kami justru dapat dilihat di lapangan dan di hutan-hutan
klepon kle.pon [n] kue yg dibuat dr tepung pulut yg dibulatkan, diisi gula merah dan diguling-gulingkan pd kelapa parut
koagulan ko.a.gu.lan [n Kim] zat yg mempermudah dan mempercepat pembekuan darah
koagulasi ko.a.gu.la.si [n Kim] perihal menjadi keras atau padat, baik seluruh maupun sebagian cairan sbg akibat perubahan kimiawi, spt menggumpalnya darah, mengerasnya protoplasma, dan zat putih telur apabila dipanaskan
kue koci kue yg dibuat dr tepung pulut, berisi kacang hijau yg dicampur gula merah
kue sengkulun kue basah yg dibuat dr tepung ketan campur gula merah dan ditaburi kelapa parut ketika akan dimakan
kulit merah sebutan bagi orang Indian
lada merah lombok; cabai
langau merah orang yg mencari keuntungan dr perbuatan atau hal yg kotor
laut madu berpantaikan sakar (gula) [pb] perkataan yg manis keluar dr mulut orang yg baik rupanya
lengkuas merah lengkuas yg banyak digunakan sbg obat tradisional, aneka ragam serta pengobatan ternak
mali-mali pucuk merah tumbuhan perdu, daunnya digunakan untuk menyembuhkan luka; Leea rubra
manis manis gula ada pasir di dalamnya (manis-manis gula berpasir jua [pb] bujuk rayu yg lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yg keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri
manis spt gula derawa [pb] berpatutan, ibarat dua orang suami-istri yg sama elok rupanya
mati semut krn gula (manisan) [pb] orang yg mendapat bencana (tertipu dsb) krn bujuk dan rayuan yg menyenangkan
menggula meng.gu.la [v ki] menjilat (memberi pujian dsb) supaya dinaikkan pangkatnya dsb
mengulang meng.u.lang [v] (1) berbuat lagi serupa dng dahulu: ujiannya tahun ini gagal sehingga ia terpaksa ~ pd tahun berikutnya; (2) mempelajari kembali; menghafal: dicobanya ~ pidato yg akan diucapkannya
mengular meng.u.lar [v ] (1) memanjang spt ular: antrean orang membeli karcis ~; (2) berkelok-kelok spt ular (berjalan): dr atas tampak sungai itu ~
mengulas meng.u.las [v] memberi bersarung; menyalut: atas perintah raja, petugas istana ~ tiang-tiang keraton dng kain kuning [v] menjadikan berulas; menyambung: putranya diharapkan untuk ~ yg putus dan menyambung yg patah
mengulas bicara meng.u.las bicara menyambung (melanjutkan) bicara
mengulas kayu meng.u.las kayu menyambung kayu
mengulas nyawa meng.u.las nyawa menyelamatkan orang dr bahaya maut; menyembuhkan (dr sakit)
mengulas tangan meng.u.las tangan membantu
onde-onde on.de-on.de [n] penganan (kue) yg bentuknya spt bola, terbuat dr tepung ketan atau singkong yg diberi isi gula merah, kelapa atau kacang hijau, kulitnya dilapisi wijen
osmoregulasi os.mo.re.gu.la.si [a Kim] kemampuan organisme untuk mempertahankan keseimbangan kadar dl tubuh dan dl zat yg kadar garamnya berbeda
palang merah organisasi kemanusiaan yg bertujuan memberikan pertolongan bagi orang sakit dan luka dl peperangan atau bencana alam
penaram pe.na.ram [n] penganan dibuat dr tepung dan gula merah, diaduk dng air, kemudian digoreng
pendigulan pen.di.gul.an [n] proses, cara, perbuatan mendigulkan
pergulatan per.gu.lat.an [n] (1) pergumulan; (2) ki perjuangan; usaha yg keras
putu pu.tu [n] nama penganan, dibuat dr tepung beras ketan, di tengahnya diberi gula merah, dimakan dng kelapa parut
regularisasi re.gu.la.ri.sa.si [n] hal membuat biasa; hal membuat (menjadikan) teratur atau simetris; kelaziman
regulasi re.gu.la.si [n] pengaturan
regulasi hipotonik [Bio] (1) kemampuan menyesuaikan hidup bagi organisme yg hidup dl air asin dng cara mempertahankan kandungan garam di dl cairan tubuh agar tetap lebih rendah dp air; (2) kemampuan menyesuaikan hidup yg terdapat pd hewan air tawar dng cara mempertahankan kandungan garam dl cairan tubuh agar tetap lebih tinggi dp air di luar tubuh
regulatif re.gu.la.tif [a] bersangkutan dng peraturan
regulator re.gu.la.tor [n] (1) alat pengatur; (2) alat dl jam yg mengatur kecepatan
sakit gula sakit kencing manis; diabetes
sang Merah Putih bendera kebangsaan Indonesia; Sang Dwiwarna
sel darah merah sel darah dewasa yg tidak lagi berperan dl sistem hemoglobin
singularis si.ngu.la.ris [n] tunggal (bukan jamak): bahasa Indonesia tidak mengenal -- dan pluralis
spt gula dl mulut [pb] pekerjaan yg sangat mudah; sesuatu yg sudah dikuasai
taban merah [Palaquium gutta; ] -- putih Palaquium obovatum; -- sutra Palaquium oxleyanum
tahu kupat makanan yg terbuat dr tahu goreng, ketupat, dan taoge, diberi kuah berbumbu bawang putih, cabai, gula merah, cuka, rasanya masam-masam manis
tanggulang tang.gu.lang , me.nang.gu.langi v (1) menghadapi; (2) mengatasi: ~ bahaya banjir; ~ gangguan keamanan; ~ kenakalan remaja
tembaga merah tembaga
timus ti.mus [n] penganan (kue) terbuat dr singkong parut yg dikukus, dicampur gula merah
unggulan ung.gul.an [n] yg diunggulkan: tim ~ berguguran dl kejuaran basket itu
unti un.ti [n] kelapa parut dicampur dng gula putih atau merah yg dimasak dan diberi daun pandan atau panili yg dibuat sbg isi penganan spt mendut, kue bugis, dadar gulung
yg merah saga [pb] yg indah dan yg baik ialah budi bahasa, bukan rupa atau wajah
abang [n] (1) kakak laki-laki; saudara laki-laki yg lebih tua: -- nya tiga tahun lebih tua; (2) panggilan kpd orang laki-laki yg lebih tua atau tidak dikenal: tahukah -- jalan ke kantor pos?; (3) panggilan istri kpd suami: sudah dua hari -- tidak pulang; (4) sebutan untuk penjual sayur, penjual ikan, pengemudi becak, dsb: ia biasa belanja pd -- sayur yg lewat di depan rumahnya [Jw a] merah
aduk [v] , meng.a.duk v (1) mencampur dan mengacau; mengarau: ~ gulai; (2) membongkar-bongkar tidak keruan: ia telah ~ lemari pakaiannya untuk mencari barang itu; (3) cak membuat kerusuhan; mengacau: daerah itu belum aman betul, beberapa kali gerombolan datang ~ di tempat itu
aglikon ag.li.kon [n Kim] senyawa organik (spt fenol atau alkohol) yg bersenyawa dng bagian glikosida yg bergula; bagian bukan gula dr senyawa glikosida yg dapat dibebaskan dng proses hidrolisis
aglutinasi ag.lu.ti.na.si [n] (1) Bio penggumpalan butir-butir darah merah, bakteri, tepung sari, dan spermatozoa yg disebabkan oleh penambahan aglutinin dr bahan yg bersangkutan; (2) Kim penyatuan sel atau bakteri akibat interaksi bakteri dan serum kekebalan yg bersangkutan; (3) Ling (a) pengimbuhan pd akar kata yg mengakibatkan perubahan makna atau pemakaian; (b) peleburan bunyi bahasa yg berdampingan
aglutinin ag.lu.ti.nin [n] (1) Bio substansi yg dapat menyebabkan penggumpalan bakteri atau sel darah merah; (2) Kim sekumpulan senyawa yg terbentuk dl darah akibat inokulasi atau infeksi bakteri yg dapat menyebabkan penggumpalan bersama bakteri itu
ahmar ah.mar [Ar a] merah
akar saut perdu yg merambat, buahnya berwarna merah dan beracun, kulit kayunya dapat dibuat tali; Adenia singaporeana; -- senduduk tumbuhan, Marumia muscosa
alap-alap [n] (1) Zool elang belalang pemakan burung kecil; Acipiter virgatus gularis; (2) cak orang yg suka mengambil (dng cepat) milik orang lain; pencuri (penjambret, pencopet, dsb) kawakan
alat penyeduh kopi alat untuk mencampur kopi, gula, dan air panas sehingga dapat langsung diminum
albino al.bi.no [n] organisme (makhluk hidup, terutama manusia dan binatang) yg memperlihatkan keadaan kekurangan pigmen, umumnya ditandai dng kebulaian (warna kulit dan rambut putih, serta mata kemerah-merahan)
aleksandrit alek.san.drit [n Geo] batuan krisoberil berwarna kehijauan yg tampak berubah menjadi merah jika terkena cahaya
aliterasi ali.te.ra.si [n Sas] (1) sajak awal (untuk mendapatkan efek kesedapan bunyi); (2) pengulangan bunyi konsonan dr kata-kata yg berurutan
alizarin ali.za.rin [n Kim] senyawa yg terdiri atas kristal berwarna kuning kemerah-merahan; C6H4(CO)2C6H2(OH)2
alkimia al.ki.mia [n Kim] kimia abad pertengahan yg mendambakan obat kekekalan hidup dan mengubah logam merah menjadi emas
almandit al.man.dit [n Kim] jenis batu akik yg berwarna merah tua atau merah kecokelat-cokelatan
amarilis ama.ri.lis [n] bunga tanaman hias, termasuk suku bakung-bakungan, Hippeastrum hybridum, banyak jenisnya, spt -- merah jambu, Hippeastrum ruticulatum
amarilis putih [Hippeastrum candidum; ] -- putih bergaris merah, Hippeastrum vittatum
ambar darah benda spt karet terapung di air, warnanya merah
ambliobia am.bli.o.bia [n Dok] kelainan pd mata yg menyebabkan ketajaman daya lihat menjadi kurang normal: jika tidak segera ditanggulangi, penyakit itu akan mengakibatkan --
ambu-ambu am.bu-am.bu [Mk n] kelapa sangrai yg ditumbuk halus sbg salah satu bahan bumbu gulai
ametis ame.tis [n Geo] batu permata kuarsa yg tembus cahaya dng warna yg beraneka, spt ungu, merah, biru
ampo am.po [n] tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; napal
anafora ana.fo.ra [n Ling] (1) pengulangan bunyi, kata, atau struktur sintaktis pd larik-larik atau kalimat-kalimat yg berturutan untuk memperoleh efek tertentu; (2) hal atau fungsi merujuk kembali pd sesuatu yg telah disebutkan sebelumnya dl wacana (yg disebut anteseden) dng substitusi, msl nya dl Pak Karta rumahnya terbakar, kata nya menunjuk kpd Pak Karta
analsit anal.sit [n Kim] mineral zeolit yg awawarna atau yg berwarna abu-abu kehijau-hijauan, putih kekuning-kuningan, atau putih kemerah-merahan, kekuning-kuningan, kemerah-merahan, atau keputih-putihan; Na2O.Al2O3.4SiO2.2H2O
andalusit an.da.lu.sit [n Kim] aluminium silikat alam, ada yg berwarna abu-abu, kehijau-hijauan, kemerah-merahan, atau kebiru-biruan
andong an.dong [Jw n] kereta kuda sewaan spt dokar atau sado beroda empat (di Yogyakarta dan Surakarta) [n] (1) tanaman perdu, tergolong tanaman hias, berhelai daun panjang meruncing lurus atau bergelombang, tangkai daunnya berbentuk tulang, warna daunnya hijau, hijau kemerah-merahan, ungu kemerah-merahan, merah sekali; Cordyline fruticosa; (2) daun andong
anemia ane.mia [n Dok] (penyakit) kekurangan kadar hemoglobin di dl darah; kekurangan butir darah merah
anghun ang.hun [n] tembakau merah
angka desimal bilangan desimal; -- dua tanda kata ulang berupa angka 2 (biasanya ditulis agak ke atas dan ukurannya agak kecil) yg dapat dipakai dl tulisan cepat dan notula untuk menyatakan pengulangan kata dasar, msl kata2, lebih2
antosian an.to.si.an [n Far] kumpulan zat warna tanaman, lazimnya pd bunga dan buah, berwarna merah, biru, dan lembayung
anturium an.tu.ri.um [n] tanaman hias yg daunnya lebar dan berwarna hijau, bunganya berselubung merah atau putih; Anthurium ferrience
anyelir anye.lir [n] tanaman hias yg ujung bunganya melebar dng tepi berumbai-rumbai, warnanya bermacam-macam, ada yg merah, merah muda, putih, dsb; bunga teluki; Dianthus caryophyllus
apam [n] kue yg dibuat dr tepung beras, diberi ragi, santan, dan gula, bentuknya bulat, dimasak di wajan kecil di atas api, bara arang, atau kayu bakar yg relatif tidak panas
ape [Jk n] kue apam kecil, dibuat dr adonan tepung terigu, gula, dan telur, rasanya manis dan gurih [Jk pron] apa
apel [v Huk] naik banding pd pengadilan yg lebih tinggi; permohonan pemeriksaan ulang pd pengadilan tingkat kedua (pengadilan tinggi) thd keputusan pengadilan tingkat pertama (pengadilan negeri) /apEl/ (1) v Mil wajib hadir dl suatu upacara resmi (bersifat kemiliteran) untuk diketahui hadir tidaknya atau untuk mendengar amanat; (2) n upacara [n] kepala kampung (di bawah kepala desa) [n] (1) pohon yg buahnya bundar, berdaging tebal dan mengandung air serta berkulit lunak yg warnanya merah (kemerah-merahan) atau kuning (kekuning-kuningan), jika matang rasanya manis kemasam-masaman; Pyrus malus; (2) buah pohon apel
arau hujan panas bintik-bintik merah di atas dasar putih
arbei ar.bei [n ] (1) tumbuhan buah, daunnya bertangkai panjang dan berbulu kasar, buahnya berwarna merah, mengandung banyak air dan berasa manis; Fragaria vesca; (2) buah arbei
aren [n] pohon jenis palem yg umbut batangnya mengandung sagu yg dapat dimakan, ijuknya untuk atap rumah dsb, niranya disadap untuk gula; enau; kabung; Arenga pinnata
areola are.o.la [n Dok] lingkaran berwarna merah, hitam, atau cokelat yg mengelilingi suatu titik sentral (spt pupil mata atau puting susu)
asam format [Kim] asam organik tanpa warna (bersifat mengikis dan berbau tajam) yg ditemukan dl semut merah, sengat lebah, dan serangga lainnya (digunakan dl pencelupan tekstil, penyamakan kulit, dan sbg zat antara bagi banyak zat kimia); HCOOH
asam nitrat [Kim] zat cair tidak berwarna yg jika kena sinar matahari terjadi penguraian (warnanya berubah menjadi kuning hingga merah); asam sendawa; HNO3
asam nukleat [Kim] senyawa antara gula pentosa, asam fosfat, dan basa nitrogen (ciri khas makhluk hidup)
asam selong tumbuhan berukuran sedang, tinggi 2-5 m, daunnya panjang berlapiskan lilin, daun muda berwarna merah tua, bunga kecil-kecil berwarna kuning susu, buahnya berwarna merah tua hitam, bulat berlekuk-lekuk; cermai belanda; Engema uniflora
ase [n] masakan yg terdiri atas daging cincang dng bawang merah dan cuka
asinan asin.an [n] sayuran atau buah-buahan yg diawetkan dl cuka yg diberi garam, gula, dan rempah-rempah
asmaradanta as.ma.ra.dan.ta [kl a] putih berkilat (gigi, gading): bibirnya merah tua dan giginya --
aspartame as.par.ta.me [n Kim] pemanis buatan berkalori rendah dng kemanisan 160 kali gula sukrosa; C14H18N2O5
aster as.ter [n] tumbuhan yg berasal dr Amerika Utara, termasuk suku Compositae, warna bunganya merah, kuning, ungu, putih, atau merah muda; Aster corvifollus
aurora au.ro.ra [n] gejala berupa cahaya di langit yg berbentuk berkas, pita, atau tirai, biasanya berwarna merah, hijau, dan ungu
awan bakat kuning awan yg kekuning-kuningan (kemerah-merahan)
awan perak awan yg bentuknya spt sirus yg tipis, biasanya berwarna putih spt perak dan kadang-kadang berwarna kekuning-kuningan sampai merah
ayam tedung ayam sabungan yg merah tua warna bulunya, hitam warna mata dan kakinya; ayam-ayam n (1) tiruan ayam (untuk permainan dsb); (2) unggas yg serupa ayam, berkaki panjang, biasa hidup di tambak atau di rawa-rawa (tidak kuat terbang); Gallierex cinerea
badam ba.dam [n] (1) pohon yg biji buahnya dapat dibuat minyak; ketapang; Terminalia catappa; (2) bunga badam; (3) buah badam, Amygdalus communis; [n] bintik-bintik merah pd kulit (tanda-tanda penyakit kusta)
bagar ba.gar [Mk n] gulai daging yg tidak bersantan
bajigur ba.ji.gur [n] minuman yg dibuat dr campuran air santan, gula aren, dan kadang-kadang dibubuhi kopi atau cokelat sedikit, ditambah vanili atau daun pandan
bakau ba.kau [n] tumbuhan pokok di pantai, termasuk suku Rhizophora, kulit batangnya biasa dipakai sbg penyamak kulit, macamnya banyak sekali, spt -- akik, -- hitam, -- minyak, -- merah, -- jangkar
bakung ba.kung [n] tumbuhan jenis bawang besar yg bunganya berwarna putih atau merah; Crinum asiaticum
balam ba.lam [n] burung tekukur (di Jawa disebut drekuku) [a] , ba.lam-ba.lam a tidak kelihatan nyata krn jauh (gelap, terliput kabut); berbalam; membalam: jauh di seberang lautan tampaklah -- sebuah negeri [n] tumbuhan (pokok) kecil yg dapat diambil getahnya, banyak macamnya spt -- beringin, Pavena leerii; -- merah, Palaqium gutta
balur ba.lur [n] batu spt kaca; kristal gunung; hablur [n] (1) kulit yg tebal dan keras (di tengkuk kerbau dsb); (2) dendeng (daging atau ikan yg dikeringkan) [n] obat luar yg pemakaiannya dng cara mengoleskan (melumurkan) [Jw n] jalur merah-merah bekas kena cambuk, pukul, dsb
bandos ban.dos [Jk n] (1) makanan dibuat dr ubi kayu; (2) makanan (kue) yg dibuat dr tepung beras ketan yg dicampur dng gula dan kelapa parut
bangas ba.ngas [n] nama pohon (ada bermacam-macam), spt -- merah, Memecylon garcinioides dan -- putih, medang kawan; merbau; Angelesia splendens
bangga bang.ga [a] besar hati; merasa gagah (krn mempunyai keunggulan): regu Indonesia boleh -- krn dapat mempertahankan piala Thomas [Jw a] (1) tidak mau menurut; mendaga; membangkang; (2) ki tidak mudah dikerjakan
bangkas bang.kas [a] pirang kekuning-kuningan atau merah (hitam) berbintik-bintik putih (tt bulu ayam): ayam --
bangkit batang terendam [pb] mengangkat kembali nama orang yg sudah lama hilang dr ingatan; mengulangi perkara yg sudah lama dilupakan
barier ba.ri.er [n] penghalang; pencegah: penanggulangan erosi tanah pantai diupayakan dng sistem -- yg dapat memecah dan menahan gelombang
baris ba.ris [n] (1) deret; leret; banjar; jajar: tiap petak ditanami sepuluh -- pohon ketela; (2) cak berbaris: anak-anak sedang belajar --; (3) garis lurus; coret; setrip: terangkanlah kata-kata yg diberi -- di bawahnya; (4) barisan; pasukan: -- Baret Merah; (5) deretan huruf pd tulisan atau cetakan: kalimat itu tertulis pd halaman 15 -- kelima dr atas; (6) tanda bunyi dl tulisan Arab (fatah, kasrah, damah) [n] tarian yg dilakukan oleh laki-laki untuk menunjukkan kegagahan (kepahlawanan dsb), banyak jenisnya (dr Bali)
batu delima permata yg warnanya merah muda spt warna buah delima merah
batu sabak batu serpih yg kena suhu dan tekanan tinggi, berwarna abu-abu dan kehijau-hijauan, hitam dan merah, serta dapat dibelah-belah menjadi lempengan tipis yg lebih keras dr batu serpih
bawang ba.wang [n] tanaman umbi lapis yg dapat digunakan sbg bumbu penyedap makanan (ada beberapa macam: -- merah, -- putih; -- bombai; -- cina; -- benggala)
bayan ba.yan [n] burung termasuk keluarga kakaktua, membuat sarang di lubang pohon, yg jantan sebagian besar bulunya berwarna hijau terang, sedangkan yg betina berwarna merah campur biru; nuri; Pelaeornis longicauda [a] nyata; terang
bayur ba.yur [n] pohon kayu yg tingginya mencapai 50 m dan berdiameter 1 m, daun bersirip tunggal, berbentuk bulat telur, dan berwarna cokelat merah karat pd permukaan bawah, bunganya berbentuk malai berwarna merah karat dan berbulu, buahnya spt tabung melancip pd ujungnya dan bersudut lima; Pterospermum
bedan be.dan [n] bengkak-bengkak merah pd kulit (bekas kena pukul atau garuk)
bekantan be.kan.tan [n] sebangsa kera, lebih besar dp kera, bulunya lebat dan panjang, berwarna merah kecokelat-cokelatan, hidup di hutan tropis basah; kera belanda; Nasalis larvatus
belerang be.le.rang [n] benda bukan logam yg berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, banyak dipakai untuk bahan obat dan industri, terdapat di daerah (di kawah) gunung berapi; sulfur
benang makao benang emas yg berpilin atau yg tidak; -- merah ki sesuatu yg menghubungkan beberapa hal (faktor) sehingga menjadi satu kesatuan: kalau disimak, perjalanan para alumni sekolah kejuruan ini mempunyai satu -- merah, yaitu semua dapat berdiri tegak mendapat tempat terhormat di masyarakat
benang sayet benang (dr bulu domba dsb), yg biasanya berwarna (putih, merah, hitam, dsb)
bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih, bendera Merah Putih yg pertama-tama dikibarkan ketika diproklamasikan Negara Republik Indonesia pd tanggal 17 Agustus 1945, yg hingga kini masih disimpan dan dipelihara serta dihormati oleh bangsa dan pemerintah Indonesia
benderang ben.de.rang [kl n] tombak yg tangkainya dihiasi dng bulu kambing (sbg tanda kebesaran); tombak benderang [a] terang benar (tt cahaya, warna): tunggulnya merah amat --; bulan --
bengkahan beng.kah.an [n] belahan; retakan: di -- itu tampak tanah memerah
bentar ben.tar [a] belah: candi -- , bangunan gapura menyerupai belahan gunung yg simetri; (2) n Ark bangunan kuno berupa gapura atau gerbang yg tidak mempunyai atap , se.ben.tar a (1) dl waktu yg singkat; tidak lama: tunggulah -, saya mau salat dulu; (2) nanti: -- Ibu datang; (3) kadang-kadang: ia -- pergi, -- tidak [v] ber.ben.tar v berjalan (berlari) berkitar (berkeliling); berbegar: mengambil jalan -, menempuh jalan yg tidak langsung (memutar) ke arah tempat yg dituju
ber- (be- ) prefiks pembentuk verba (1) mempunyai: beratap; bercita-cita; beristri; (2) menggunakan atau memakai: belayar; bermobil; berbaju; (3) menghasilkan: bertelur; berkokok; (4) dl jumlah atau kelipatan: bertiga; berjuta-juta; (5) mengakui dan/atau memanggil sbg: beradik; berbapak; bertuan; (6) bertindak atau bekerja sbg: bertani; bertinju; (7) berada dl keadaan: bergembira; bersedih; (8) menyatakan perbuatan timbal-balik: bergulat; bertinju; (9) menyatakan perbuatan mengenai diri sendiri: berhias; bercukur
bera be.ra [a] (1) merah yg tidak cerah; merah pucat (tt muka); merah tua; merah yg agak hitam (spt genting lama); (2) ki malu: membuang -- , membuang malu [a] (1) Jw tidak ditanami selama beberapa waktu, dimaksudkan untuk memulihkan kesuburan tanah (tt tanah pertanian atau sawah): sawah -; (2) tandus; kering; tidak subur (tt tanah)
beram be.ram [n] minuman keras yg terbuat dr air tapai; brem [n] merah tua
berambang be.ram.bang [Jw n] bawang merah
beranang be.ra.nang lihat merah
berasa be.ra.sa [v] (1) mendapat rasa (yg dialami oleh badan): seluruh badannya ~ sakit; (2) mempunyai rasa (pahit, manis, dsb): gulai itu ~ masin, cukup banyak garamnya; (3) Mk dirasa(i); terasa (sbg): rumahku ini tiada ~ rumahku lagi
berbentol-bentol ber.ben.tol-ben.tol [v] berbintik-bintik (agak besar); ada bercak-bercaknya: tubuh bayinya -- merah
berbuku ber.bu.ku [v] (1) mempunyai buku: buluh -; (2) berbongkah (bergumpal) kecil-kecil: gula itu -- krn kena air
bercak daging [Tern] noda berwarna merah cokelat di dl telur, disebabkan bercak darah yg telah berubah warna atau jaringan dr saluran telur yg terlepas pd waktu proses pembentukan telur
bercekah ber.ce.kah [v] (1) merekah (tt buah-buahan): delima itu ~ sehingga tampak isinya yg merah; (2) pecah-pecah; berbelah-belah (tt kulit)
beri be.ri [v] , mem.be.ri v (1) menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu: ia -- uang dan pakaian kpd pengemis itu; (2) menyediakan (melakukan dsb) sesuatu untuk: dia berkewajiban membersihkan kandang dan -- makan kambing; -- pertolongan; (3) memperbolehkan; mengizinkan: dia tidak -- anak-anaknya bermain dng anak berandal itu; (4) menyebabkan (menjadikan) menderita (kena): perbuatanmu yg tidak baik telah -- malu keluarga kita; (5) menjadikan supaya: -- ingat; -- tahu; (6) membubuhi (meletakkan, mengenakan, dsb): dia -- gula pd air teh itu; -- warna pd gambar bunga mawar; (7) mengucapkan (menyampaikan): -- selamat; -- hormat; -- salam; (8) cak melayangkan, mengirimkan, dsb (pukulan, tendangan): ia -- tendangan yg mematikan ke arah perut lawan
berinai ber.i.nai [v] memerahkan kuku dng inai; memakai pemerah kuku
berjarum ber.ja.rum [v] (1) ada jarumnya; memakai jarum: alat pengukur gas itu ~ merah; (2) (sedang) disuntik; diinjeksi: anak-anak sedang ~ TCD di poliklinik
berkacau ber.ka.cau [v] (1) bercampur aduk tidak keruan; sudah campur betul: aduklah telur dan tepung itu hingga ~ betul, kemudian masukkan gula ke dalamnya; (2) bercampur aduk (tidak dibeda-bedakan; bertukar-tukar dng; keliru dng): banyak masalah pribadi yg ~ dng masalah politik
berkelebihan ber.ke.le.bih.an [adv] (1) bersisa; ada lebihnya: daerah itu ~ hasil padinya; (2) mempunyai keunggulan (kepandaian dsb yg melebihi orang lain): tidak sedikit orang yg ~ , tetapi tidak dikenal orang; (3) berlebihan; teramat banyak; (4) terlalu: perangaimu itu telah ~ benar
berkudung ber.ku.dung [v] memakai kudung; berselubung: wanita itu ~ kain sutra merah jambu
berkuteks ber.ku.teks [v] memakai kuteks: kukunya ~ merah tua
berlajur ber.la.jur [v] ada lajurnya; mempunyai lajur: kain putih ~ merah
berma ber.ma [kl a] berwarna spt darah; merah
berma logam [kl] logam merah
bermasak-masak ber.ma.sak-ma.sak [v] sedang mengolah (membuat) bermacam-macam penganan (gulai dsb)
berpadu ber.pa.du [v] (1) menjadi satu benar; luluh dan bercampur menjadi satu: angin laut dan desir ombak ~ suara; (2) beku dan menjadi keras (tt darah, air gula, dsb): darahnya ~; (3) kukuh krn telah disatukan: partai-partai politik ~ dl satu asas, Pancasila; (4) bercampur (dng): suka dan duka ~ mengharu hati
bersantan ber.san.tan v ada santannya; berkuah santan (tt sayur dsb): sayur gulai yg -- kental
berselempang ber.se.lem.pang [v] memakai selempang: perwira yg sedang piket -- merah putih
berseluk ber.se.luk [v] (1) belit-membelit (spt dua tiga akar dsb); berbelit: akarnya -; (2) dibelitkan; dililitkan: berselendang sutra merah jambu -- di leher; (3) berbelok; berkelok: tahu di karang nan melintang, tahu di angin nan -- ; (4) silang-siur; simpang-siur: di sana-sini -- berbagai-bagai kendaraan
bertali ber.ta.li [v] (1) memakai tali; ada talinya: bungkusan yg ~ merah itu kepunyaanku; (2) ki sudah bertunangan: gadis itu sudah ~
bertepek-tepek ber.te.pek-te.pek [v] (1) terdiri atas beberapa tepek, spt gula dan tembakau; (2) lekat-lekat kotor (kena lumpur dsb): tiadalah kelihatan warna rambutnya, tetapi ~ dng tanah dan darah beku
bertepikan ber.te.pi.kan [v] memakai tepi, diberi pinggiran (birai, pelisir): kebayanya ~ kain merah; piala itu ~ emas; layar yg ~ kain terpal
berupa be.ru.pa [v] (1) ada rupanya yg nyata (kelihatan); berwujud: dikatakan bahwa roh itu tidak ~ , tetapi eksistensinya tidak dapat disangkal; (2) berbentuk sbg: dibuatnya lambang yg ~ padi dan kapas; (3) terjadi dr; terdiri atas: bantuan yg diterima panitia ~ beras, gula pasir, susu bubuk, ikan asin, dan pakaian; (4) elok rupanya; cantik: rasanya sukar juga mencari istri yg berada, berbangsa, lagi ~
berwarna ber.war.na [v] mempunyai warna; ada warnanya; memakai warna: ia senang memakai baju ~ merah
besengek be.se.ngek [Jw n] gulai daging (ayam, sapi, dsb) dng sedikit kuah
besi pijar besi yg merah menyala dan terpecah-pecah (ketika ditempa)
betik be.tik [n] pepaya; kates; Carica papaya , ter.be.tik n tersiar (kabar): -- kabar bahwa putri Sultan akan dipersunting oleh pemuda desa [n] nama ikan , be.tik-be.tik n bintil-bintil merah pd kulit; biang keringat
betik belulang pepaya yg kulitnya tebal dan isinya merah
bhayangkara dua pangkat tamtama peringkat terendah dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara satu (tanda pangkatnya satu balok lurus mendatar berwarna merah ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara kepala pangkat tamtama peringkat keempat dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara utama muda, satu tingkat di atas bhayangkara satu (tanda pangkatnya tiga balok lurus mendatar merah yg ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara satu pangkat tamtama peringkat kelima dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara kepala, satu tingkat di atas bhayangkara dua (tanda pangkatnya dua balok lurus mendatar berwarna merah ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara utama dua pangkat tamtama peringkat kedua dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara utama satu, satu tingkat di atas bhayangkara utama muda (tanda pangkatnya dua bengkok merah menyerupai huruf V yg ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara utama muda pangkat tamtama peringkat ketiga dl kepolisian, satu tingkat di bawah bhayangkara utama dua, satu tingkat di atas bhayangkara kepala (tanda pangkatnya satu bengkok merah menyerupai huruf V yg ditempatkan di lengan baju)
bhayangkara utama satu pangkat tamtama peringkat pertama dl kepolisian, satu tingkat di bawah sersan dua polisi, satu tingkat di atas bhayangkara utama dua (tanda pangkatnya tiga bengkok merah menyerupai huruf V yg ditempatkan di lengan baju);
biang keringat ruam (bintik-bintik merah pd kulit)
biji saga biji berwarna merah yg dahulu dipakai sbg kesatuan bobot emas
bikang bi.kang [n] kue yg dibuat dr adonan tepung beras, santan, gula, dan vanili
bilang-bilang bi.lang-bi.lang [n] tumbuhan menjalar yg berdaun kecil-kecil, biasanya berwarna merah (kerokot); gelang
bilis bi.lis [a] sakit dan merah warnanya (tt mata) [n] ikan kecil yg biasa dijadikan ikan peda; teri; Archoviella indica
biram bi.ram [n] (1) gajah; (2) ular berkepala dua pd ujung dan pangkalnya (dl dongeng) [n] merah
biring bi.ring [n] penyakit kulit berupa bintik-bintik dan menimbulkan rasa gatal [a] merah kekuning-kuningan (tt warna bulu ayam)
biru bulan gejala di atmosfer yg ditimbulkan oleh jumlah bahan atau partikel tertentu yg mempunyai sifat menyaring cahaya matahari sehingga cahaya biru dan merah lebih banyak dp gelombang cahaya hijau
bisbol bis.bol [n] pohon yg tingginya mencapai 15 m, daunnya rimbun, bentuknya bulat, bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan harum baunya, buahnya bulat agak pipih, kulit buah berwarna merah muda atau kekuning-kuningan dng bulu halus kemerah-merahan, berbau spt mentega; Dyaspyros philipinses [n Olr] permainan olahraga dng menggunakan bola keras kecil (sebesar bola kasti) dan pemukul, dilakukan oleh dua regu yg masing-masing terdiri atas sembilan orang pemain
biskuit bis.ku.it [n] kue kering yg dibuat dr adonan tepung (terigu dsb) dan telur dng atau tanpa diberi gula (biasanya dibuat di pabrik dan dijual dl bentuk kalengan)
bisul lada bisul kecil yg merah warnanya dan menimbulkan rasa sakit sekali
bol [n] ujung usus pd pelepasan (dubur) [n] jambul pd baret, topi, dsb [n] buah jambu, berwarna merah tua, merah, dan putih, dagingnya berwarna putih, berair, berbiji besar, tunggal, dan bulat; Syzigium malaccense
bolu bo.lu [n] kue dibuat dr adonan tepung terigu, telur, gula pasir, dsb dan dipanggang
bombai bom.bai [n] jenis bawang merah, besar dan tidak begitu merangsang: tumislah bawang -- , jahe, bawang putih, dan terasi
bonbon bon.bon [n] gula-gula; permen; kembang gula
bonet bo.net [n] (1) kopiah atau topi kecil terbuat dr kain halus dan tanpa pinggiran; (2) Kat tutup kepala bersudut tiga atau empat yg dipakai rohaniwan Katolik (untuk pastor berwarna hitam, untuk uskup berwarna ungu, untuk kardinal berwarna merah, dan untuk paus berwarna putih)
bongko bong.ko [Jw n] makanan dr kacang merah, kelapa muda, dan bumbu dibungkus dng daun pisang dan dikukus
bramacorah bra.ma.co.rah [n Huk] (1) orang yg melakukan pengulangan tindak pidana; residivis; (2) penjahat yg sehari-harinya bergaul dng masyarakat, tetapi pd suatu saat tidak segan-segan melakukan kejahatan, spt merampok
brambang bram.bang [Jw n] bawang merah
bubur ketan hitam bubur yg terbuat dr beras ketan hitam, direbus dng garam dan gula, dimakan dng ditambah santan rebus
bugenvil bu.gen.vil [n] tanaman hias, pohon tumbuh merambat, bunganya banyak (jenisnya bermacam-macam, ada yg berbunga merah, merah tua, merah muda, jingga, putih, dsb); bunga kertas; Bougainvillaea
buku bu.ku [n] lembar kertas yg berjilid, berisi tulisan atau kosong; kitab [n] (1) tempat pertemuan dua ruas (jari, buluh, tebu); (2) bagian yg keras pd pertemuan dua ruas (buluh, tebu); (3) kata penggolong benda berupa bongkahan atau gumpalan kecil (spt garam, gula, tanah, sabun); (4) tampang (lempeng): tembakau tiga --
bukut bu.kut , mem.bu.kut v (1) menutup; membungkus; (2) ki merahasiakan; mendiamkan (peristiwa, perkara, dsb)
bulu-bulu bu.lu-bu.lu [n] pohon yg kayunya berwarna merah, keras, dan berat, tingginya dapat mencapai 25 m, diameter mencapai 60 cm, biasa digunakan untuk pasak rumah; Pallacalyx axillaris
bunga pagoda tumbuhan perdu dng bunga merah kecil-kecil dl tandan berbentuk kerucut (pagoda), biasa diperbanyak dng setek cabang dan biji; Clerodendron buchanani
bunga sepatu pohon hias, umumnya berbunga merah, ada yg kuning; Hibiscus rosasinensis
bungur bu.ngur [n] pohon yg berbunga ungu, merah muda, atau putih, kayunya dipakai untuk tiang rumah dsb; Langerstroemia speciosa
burung cabai burung kecil yg kepalanya merah
burung sintar burung yg berbulu hijau pd dadanya; Rallus striatus gularis
cabai ca.bai [n] (1) tanaman perdu yg buahnya berbentuk bulat panjang dng ujung meruncing, apabila sudah tua berwarna merah kecokelat-cokelatan atau hijau tua, berisi banyak biji yg pedas rasanya; lombok; Capsicum; (2) buah cabai (biasa dibuat sambal atau campuran sayur)
cabai jawa tumbuhan merambat semacam sirih (merica) yg tumbuh di daerah pantai, buahnya berbentuk silinder, berwarna hijau dan keras ketika muda, setelah tua kemerah-merahan dan melunak, bijinya cokelat kehitam-hitaman sebesar butir beras, biasanya digunakan sbg bahan jamu tradisional dsb; Piper retrofractum; -- merah lombok biasa, Capsicum annuum
camar ca.mar [n ] burung laut berwarna putih keabu-abuan, berparuh panjang dan runcing, bersayap panjang yg ujungnya meruncing, ekornya bercanggah spt garpu, badannya langsing, berkaki pendek kemerah-merahan dan berselaput renang; dara laut; Thalasseus bengalensia [Mk a] lahap; rakus; sangat gemar
cambung cam.bung [Mk n] mangkuk atau pinggan cekung (tempat nasi, buah, gulai, dsb); basi
campak cam.pak [v] lempar [n] penyakit menular yg disebabkan oleh virus yg mengakibatkan suhu badan naik, menimbulkan bintik-bintik merah pd kulit; penyakit tampek; morbilli; rubeola; rubella
cap [n] (1) alat untuk membuat rekaman tanda (gambar, tanda tangan) dng menekankannya pd kertas (surat dsb); stempel; tera: surat itu sudah ditandatangani, tetapi belum diberi --; (2) rekaman (tanda gambar, tanda tangan yg dibuat dng cap): surat keterangan yg tidak mempunyai -- dr kelurahan, tidak berlaku; (3) cetak; cetakan (pd buku, kain, dsb); bukan tulisan tangan: huruf --; kain --; (4) merek dagang; etiket: anggur -- orang tua; (5) tanda atau gambar pengenal: semua kendaraan milik PMI memakai -- palang merah; (6) ki sifat (keadaan dsb) yg khusus; ciri: dng demikian kelihatan -- nya; (7) sebutan (krn sifat yg menjadi ciri pengenalnya): ia sudah mendapat -- kurang baik [n kl] ukuran sebesar tangan memegang (ujung jari bertemu dng ibu jari): tujuh hasta bidang dadanya, tujuh -- pokok lengannya [n] tiruan bunyi kecap (sewaktu orang makan atau mengecap makanan)
cat bibir cat pewarna (merah, ungu, dsb) bibir; gincu
cecap ce.cap [v] , men.ce.cap v (1) menjilat dan mengecap makanan untuk mengetahui rasanya: setelah selesai memasak, ia lalu ~ gulai itu; (2) ki merasai; menikmati: ~ kebahagiaan hidup [n] burung kecil yg biasa mengisap sari bunga
cemperling cem.per.ling [n] burung perling (nuri) yg merah matanya; Aplonis strigatus
cendana janggi cendana yg kayunya berwarna merah; Pterocarpus santalina
cendawan cen.da.wan [n Bio] jamur (tumbuhan tidak berdaun, dan membiak dng spora) yg besar, umumnya berbentuk payung, banyak macamnya spt: -- bulan merah, -- batang, -- telinga; -- kuping
cendol cen.dol [n] penganan yg dibuat dr tepung beras dsb yg dibentuk dng penyaring, kemudian dicampur dng air gula dan santan (untuk minuman)
cincin delima cincin yg memakai batu delima (permata yg warnanya merah muda spt delima)
cocol co.col [Jk v] men.co.col v menyentuh sedikit (sambal, air gula, dsb); mencecah; mencolek [ark] men.co.col v menonjol ke luar; mencuar di atas: di atas kepalanya ~ sanggul semat
corak co.rak [n] (1) bunga atau gambar (ada yg berwarna-warna) pd kain (tenunan, anyaman, dsb): -- kain sarung ini kurang bagus; besar-besar -- kain batik itu; (2) berjenis-jenis warna pd warna dasar (tt kain, bendera, dsb): dasarnya putih, -- nya merah; (3) ki sifat (paham, macam, bentuk) tertentu: perkumpulan itu tidak tentu -- nya; -- politiknya tidak tegas
cupang cu.pang [n] tanda merah bekas gigitan atau cubitan pd tubuh: mereka saling memagut dan mengibas sampai berjam-jam dan akhirnya mati dng tubuh penuh -- [n] ikan hias yg biasa diadu (terutama yg jantan), panjang badannya antara 5-10 cm, berwarna hijau kehitam-hitaman, merah kebiru-biruan, dan hitam kebiru-biruan pd sirip ekor, perut, dan punggung, telurnya dapat mencapai 100-200 butir; ikan adu siam; ikan laga; betok
dadar gulung kue terbuat dr tepung terigu dicampur telur, digoreng dl bentuk yg tipis dan rata, diisi dng kelapa parut dan gula, kemudian digulung
dadu da.du [n] (1) kubus kecil bersisi enam (biasanya terbuat dr kayu, tulang, gading, atau plastik), pd keenam sisinya diberi bermata satu sampai enam yg diatur sedemikian rupa sehingga dua sisi yg saling berhadapan selalu berjumlah tujuh (digunakan dl permainan, berjudi, dsb); (2) benda berbentuk persegi empat yg mempunyai enam permukaan; kubus [a] (warna) merah muda: pipinya yg dulu biasa berwarna -- sekarang menjadi pucat
damar daging damar merah
damar darah benda spt karet terapung di air, berwarna merah
dangai da.ngai [Mal n] kue dr beras ketan, kelapa, dan gula
darah da.rah [n] (1) cairan terdiri atas plasma, sel-sel merah dan putih yg mengalir dl pembuluh darah manusia atau binatang: dahinya yg terluka berlumuran --; (2) ki keturunan: ia masih ada pertalian -- denganku; (3) ki bakat; pembawaan: pelukis itu memiliki -- seni
darurat da.ru.rat [n] (1) keadaan sukar (sulit) yg tidak tersangka-sangka (dl bahaya, kelaparan, dsb) yg memerlukan penanggulangan segera: dl keadaan -- Pemerintah harus dapat bertindak cepat untuk mengatasi keadaan; (2) keadaan terpaksa: dl keadaan -- Pemerintah dapat segera memutuskan tindakan yg tepat; (3) keadaan sementara: mereka ditampung dl suatu bangunan --
dawet da.wet [Jw n] minuman berupa campuran air gula, santan, dan cendol (biasanya dicampur es)
dedap de.dap [n] pohon yg berduri dan bunganya merah; Erythrina (ada bermacam-macam, spt: -- batik, Erythrina subumbrans
dekstrosa deks.tro.sa [n Kim] gula yg ditemukan di dl tumbuhan dan dl darah, digunakan dl pembuatan bir dan dl kue
delima de.li.ma [n] (1) tumbuhan perdu dng cabang yg rendah dan berduri jarang, daunnya kecil-kecil agak kaku berwarna hijau berkilap, buahnya berkulit kekuning-kuningan sampai merah tua, dapat dimakan, kalau masak merekah; Punica granatum; (2) buah pohon delima; cempaka tanjung
demam berdarah penyakit demam yg disebabkan oleh gigitan nyamuk jenis tertentu yg menyebabkan bintik-bintik merah pd kulit serta perdarahan yg keluar dr lubang hidung, lubang telinga, dsb
derawa de.ra.wa lihat gula
dersana der.sa.na [Jw n] (1) pohon jambu yg berbatang tegak warnanya cokelat kotor, kasar, tingginya antara 10-15 m; Syzygium samarangense; (2) buah jambu berwarna merah keputihan; jambu dersana
deutranopia deu.tra.no.pia [v Dok] buta warna yg ditandai dng ketidakmampuan untuk membedakan merah lembayung dan hijau
dewangga de.wang.ga [n] kain yg bergambar-gambar indah, bercorak biru atau kuning pd dasar merah
diabetes di.a.be.tes [n Dok] penyakit yg ditandai dng sekresi dan ekskresi urine dl jumlah yg banyak, terutama diabetes melitus; penyakit kencing manis; penyakit gula
diabetes melitus [Dok] gangguan metabolisme karbohidrat krn kelenjar pankreas tidak mampu menyekresi insulin yg cukup dng gejala adanya gula dl urine, turunnya bobot badan, selalu haus dan lapar, dan banyak kencing; keadaan kekurangan insulin dng akibat glukosa tidak dapat diolah oleh badan sehingga kadar glukosa dl darah meninggi dan dikeluarkan dl urine
diatesis medial [Ling] diatesis yg menunjukkan pelaku berbuat untuk dirinya sendiri; -- pasif Ling diatesis yg menunjukkan bahwa subjek adalah tujuan dr perbuatan, msl ia bercukur; -- resiprokal Ling diatesis yg menunjukkan subjek pluralis bertindak berbalasan atau subjek singularis bertindak berbalasan dng komplemen, msl mereka berpukul-pukulan atau ia berpukul-pukulan dng temannya
diet murni [Ikn] ramuan makanan ikan yg dibuat dr asam amino, asam lemak, gula sederhana, vitamin, dan mineral
dikati sama berat di.ka.ti sama berat, diuji sama merah [pb] seimbang derajatnya (kedudukannya, pangkatnya, dsb)
dingo di.ngo [n] anjing liar dr Australia, bulunya berwarna cokelat kemerah-merahan; Canis dingo
disakarida di.sa.ka.ri.da [n Kim] gula yg diturunkan dr monosakarida, dng penyingkiran satu molekul air dr dua monosakarida
diskus dis.kus [n Olr] cakram [n] ikan hias air tawar yg bentuknya spt cakram, berasal dr Brazil, famili Cicheidal banyak macamnya: -- merah, Symphysodon discus
dohyo doh.yo [Jp n] ring atau arena gulat sumo: pesumo itu terlempar dr lingkaran --
dokok-dokok do.kok-do.kok [n] kue dibuat dr tepung beras, kelapa, gula, dan pisang dibungkus dng daun pisang lalu dikukus
donat do.nat [n] kue yg dibuat dr tepung terigu, mentega, gula, dsb, berbentuk bundaran yg berlubang di tengahnya
dualis du.a.lis [n] (1) Ling kategori gramatikal jumlah kata untuk menunjukkan dua hal atau benda yg dipertentangkan dng singularis dan pluralis; (2) Fil orang yg menganut paham dualisme
dublir dub.lir [v] , men.dub.lir v mengulangi: pd masa kanak-kanak, ia diketahui sbg murid terbelakang yg harus ~ kelas enam di sekolah dasar
duwet du.wet [n] (1) pohon termasuk suku Myrtaceae, berwarna ungu kemerahan, agak masam manis rasanya, berbentuk bulat panjang dan kecil (sebesar ibu jari orang dewasa), kulit batangnya yg keras berwarna abu-abu biasa digunakan sbg obat diabetes; jamblang; Syzygium cuminii; (2) buah duwet
dwilingga dwi.ling.ga [n] pengulangan seluruh bentuk dasar, msl tamu-tamu
dwipurwa dwi.pur.wa [n] pengulangan sebagian atau seluruh suku awal sebuah kata, msl tamu menjadi tetamu, laki menjadi lelaki
dwiwarna dwi.war.na [n] (1) sesuatu yg berwarna dua; (2) nama yg diberikan kpd bendera pusaka, sang Merah Putih
ekor kucing tanaman perdu yg bunganya merah tua panjang spt ekor kucing; Acalypha hispida
ekor kuning ikan laut yg hidup di atas karang, punggungnya berwarna biru, perut merah jambu, sirip punggung jingga kuning, ekornya kuning, sisip perut merah jambu, matanya merah; Caesio kuning
eksem ek.sem [n] penyakit kulit, biasanya berasa amat gatal, yg menimbulkan bintik-bintik atau gelembung-gelembung kecil, bercak berwarna kemerah-merahan yg mengerisik
eliksir elik.sir [n] (1) zat cair yg oleh para ahli zaman dahulu (abad pertengahan) diharapkan dapat mengubah logam menjadi emas dan dapat memperpanjang kehidupan tanpa batas (usia); (2) obat yg serbaguna (untuk menyembuhkan segala penyakit); (3) Far ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (spt larutan dng gula, etanol, atau bahan lain); yg memberi rasa enak
eminensi emi.nen.si [n] (1) keunggulan; kedudukan tinggi: ia mencapai -- sbg olahragawan bulu tangkis; (2) orang yg unggul, ternama, dsb; orang yg berkedudukan tinggi; (3) gelar bagi para kardinal gereja Katolik
emut [v] meng.e.mut v mengulum (gula, tembakau, dsb): untuk mencegah kantuk, kita ~ gula-gula
enten en.ten /entEn/, en.ten-en.ten n campuran parutan kelapa muda dan gula jawa direbus sampai kental, biasanya digunakan sbg isi penganan, spt mendut, onde-onde [v] meng.en.ten v (1) menempelkan tampang pd pohon lain (untuk memperoleh buah yg baik dan banyak); mencabangkan; (2) Zool pengaturan jaringan dr satu individu makhluk pd individu lain secara buatan, dr donor pd resipien atau inang
eosin eo.sin [n Kim] zat bening spt hablur merah berupa bubuk, dipakai untuk mewarnai sutra wol dan juga dipakai dl kosmetik
epifora epi.fo.ra [n Sas] pengulangan sebuah kata atau lebih pd akhir beberapa larik sajak atau pd akhir beberapa frasa yg berurutan untuk mencapai kesedapan bunyi atau keefektifan bahasa; pengulangan kata-kata untuk penegasan dl puisi
erbis er.bis [n] tumbuhan memanjat dan bersulur sejenis markisa, batangnya hijau, kuat dan agak bulat, daunnya besar, bundar, dan agak lonjong, bunganya besar, berwarna ungu dan berbau harum, buahnya lonjong besar; Pasriflora quadrangularis
eritema eri.te.ma [n Dok] peristiwa memerahnya kulit secara tidak normal
eritrosit erit.ro.sit [n Bio] sel darah merah mengandung hemoglobin
es doger minuman dr serutan es yg dicampur dng pacar cina, tapai, cincau hitam, susu, dan sirop yg berwarna merah
es krim sajian dingin yg dibuat dr susu, kuning telur, kepala susu, dan gula, berupa massa yg lembut dan halus
fajar fa.jar [n] cahaya kemerah-merahan di langit sebelah timur pd menjelang matahari terbit
fajar kizib cahaya kemerah-merahan yg tampak beberapa saat, kemudian menghilang sebelum fajar sidik
fenakit fe.na.kit [n Kim] mineral bening spt kaca yg tidak berwarna atau berwarna putih, kuning anggur, merah jambu, biru, dan cokelat, umum dipakai sbg batu permata; Be2SiO4
flamboyan flam.bo.yan [n] (1) tumbuhan pelindung, berdaun rindang, bunganya indah berwarna merah; Poinciana regia; (2) a ki gemerlapan; serba megah: dia termasuk tokoh yg berpredikat -- di dl dunia mode dan musik
flamingo fla.mi.ngo [n Zool] burung yg hidup di daerah tropis (di Afrika dan Amerika Selatan), berkaki dan berleher panjang, berparuh lengkung, tepi paruhnya bagian dalam bergerigi spt paruh itik, berbulu putih dng sayap hitam yg pangkalnya ditutupi bulu halus berwarna merah anggur; Phoenicopteridae
fuksina fuk.si.na [n Kim] zat warna merah tua
gabak ga.bak [Mk a] (1) redup; (2) mendung (awan mengandung hujan) [n] penyakit panas dan menular yg menimbulkan bintik- bintik merah pd kulit; campak; tampek [n] garu (penggaruk) besar, dipakai di sawah dan ditarik oleh sapi atau kerbau
gagap ga.gap [n] (1) gangguan bicara (kesalahan dl ucapan dng mengulang-ulang bunyi, suku kata, atau kata); (2) Psi kelainan wicara berupa pengulangan konsonan dan suku kata secara spasmodis, disebabkan oleh gangguan psikofisiologis dan lebih banyak terjadi pd pria [Jk v] meng.ga.gap v meraba-raba (dl gelap); menggagau
gajah hotong gajah kecil, gadingnya kecil, berwarna kemerah-merahan
gajah mati krn gadingnya [pb] orang yg mendapat kecelakaan atau binasa krn keunggulan (tabiatnya atau perbuatannya)
galaktosa ga.lak.to.sa [n Kim] gula sederhana, karbohidrat yg kadangkala terdapat secara alami di dl susu, otak, dan tumbuhan
gandaria gan.da.ria [n] (1) tanaman yg menyerupai pohon mangga, tingginya dapat mencapai 20 m, buahnya berbentuk bulat lonjong dan berukuran kecil, berwarna kuning atau merah muda dan berair, daging buahnya tebal, yg muda masam rasanya, dibuat asinan, pencampur sambal, dsb, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan dan sarung keris; Bouea macrophylla; (2) buah gandaria
ganggang laut kumpulan ganggang hijau, ganggang cokelat, ganggang merah yg tumbuh di laut yg merupakan sumber makanan pokok bagi binatang laut
garam inggris [Dok] obat untuk membersihkan perut (rupanya spt gula pasir)
garnet gar.net [n Min] akik (batu mulia) merah tua yg termasuk kelompok mineral silika
gatot ga.tot [n] makanan dibuat dr gaplek yg disayat kecil-kecil kemudian direbus dan dicampur dng gula
gelamai ge.la.mai [n] penganan dibuat dr tepung beras pulut, gula, dan santan; dodol
gelana ge.la.na [Lihat {gulana}]
gelatik ge.la.tik [n] (burung) pipit, bulunya berwarna abu-abu, berparuh merah, berbadan agak kecil; Munia oryzivora
gelendo ge.len.do [Jk n] air ampas masakan gula
gelinggam ge.ling.gam [n] cat merah yg dibuat dr biji tumbuh-tumbuhan
gelut ge.lut [v] ber.ge.lut v (1) bergulat; peluk-memeluk disertai guling-menggulingkan (dl pergumulan); bergumul; (2) bercanda (bersenda gurau) dng guling-menggulingkan: tiga ekor kucing itu ~ , kemudian kejar-mengejar; (3) ki bergumul; bertekun: sehari-hari ia ~ dng cangkulnya di sawah
gelutan ge.lut.an [n] gulatan; gumulan; yg digeluti
gemblong gem.blong [n] (1) penganan dibuat dr ketan yg dibentuk bulat lonjong, digoreng, dan dilumuri dng gula; (2) penganan yg dibuat dr singkong: -- ireng
geplak gep.lak [n] penganan yg dibuat dr adonan durian, sirsak, nangka, atau kelapa dicampur gula dan vanili
geramang ge.ra.mang [n] semut berwarna merah, kakinya panjang-panjang
geranium ge.ra.ni.um [n] tanaman hias, termasuk suku Geraniaceae, sering ditanam di kebun atau di dl pot, daunnya bergerigi berbentuk ginjal, ada yg bergaris merah tua pd permukaannya, bunganya berwarna merah, merah jambu, atau putih, mudah dikembangbiakkan dng setek
gerbera ger.be.ra [n] tumbuhan hias berbatang basah, berbunga bongkal tunggal pd ujung tangkainya berbentuk bunga pita berwarna kuning, merah (merah jambu); Gerbera jamesonii
gerontol ge.ron.tol [n] penganan dr biji jagung yg direbus yg sudah dilepas dr tongkolnya (biasanya dicampur kelapa parut atau gula)
gerumut ge.ru.mut [Jk v] , meng.ge.ru.muti v mengerumuni sesuatu: semut ~ gula
gerunggung ge.rung.gung [n] pohon yg kayunya kuning dng bunga berwarna merah tua; Cratoxylon formosum
geti-geti ge.ti-ge.ti [n] kue atau penganan (dibuat dr wijen dan gula)
getuk ge.tuk [n] penganan dibuat dr ubi dsb yg direbus, kemudian dicampur gula dan kelapa (ditumbuk bersama) [n] ge.tak-ge.tuk n tiruan bunyi suara ketukan berulang-ulang secara teratur
giling gi.ling [v] , meng.gi.ling v (1) melumatkan (memipihkan) sesuatu dng anak batu giling dan batu giling; (2) melumatkan dng mesin giling (tt kopi dsb); (3) mengupas kulit dng mesin penggiling (tt padi); (4) memerah dng mesin giling (tt tebu dsb); (5) meratakan dan memadatkan dng mesin giling (tt jalan dsb); (6) menggulung (tt rokok)
ginjal gin.jal [n] (sepasang) organ tubuh (berbentuk spt biji kacang merah, terletak di dekat tulang belakang), berfungsi mengeluarkan atau memisahkan produk buangan metabolisme dr darah; buah pinggang
ginjean gin.je.an [n] tumbuhan tahunan yg tumbuhnya tegak, bentuk batangnya segi empat, bagian tengah berongga, daun bagian atas hampir tidak bertangkai bentuknya memanjang dan runcing, bunganya muncul dr ketiak daun, ada yg berwarna putih dan ada pula yg merah muda; Leonurus
gladiol gla.di.ol [n] (1) tumbuhan bunga yg daunnya berbentuk pedang dan bunganya tersusun dl tandan berbentuk bulir, warnanya ada yg merah kehitaman, kuning, dan merah muda; Tridaceal; (2) bunga gladiol
glidik gli.dik [v] bekerja sbg buruh, biasanya di pabrik gula atau kebun tebu
glikogenesis gli.ko.ge.ne.sis [n Kim] (1) sintesis glikogen dr glukosa, spt yg ditemukan dl otot; (2) pembentukan gula
glikolisis gli.ko.li.sis [n Kim] penguraian gula dl metabolisme
glikosida gli.ko.si.da [n Kim] senyawa asal gula dng zat yg dapat terhidrolisis menjadi penyusunnya
glikosidase gli.ko.si.da.se [n Kim] enzim yg memisahkan glukosa atau lain-lain gula dr glikosida
glukagon glu.ka.gon [n] hormon yg digetahkan oleh pankreas yg menyebabkan kenaikan gula di dl darah krn kenaikan jumlah pemecahan glikogen hati
glukosa glu.ko.sa [n Kim] zat gula sederhana yg banyak terdapat di dl tumbuhan dan hewan
golongan putih go.long.an putih [Pol] (1) warga negara yg menolak memberikan suara dl pemilihan umum sbg tanda protes; (2) golongan muslim: ~ putih berhasil menghalau golongan merah dl konflik itu
gorengan go.reng.an [n] (1) barang apa yg digoreng; (2) gulai daging atau jeroan yg diberi rempah-rempah, kecap, dan santan; (3) Olr permainan (membawa, menggiring) bola (dl sepak bola): operan- operan panjang diganti dng ~
gravel gra.vel [n] (1) kerikil; (2) campuran pasir dan tumbukan batu merah (tt lapangan tenis)
gumul gu.mul [Bt n] bayi yg bentuk tubuhnya bundar spt bola: sewaktu lahir ke dunia, bentuk fisiknya -- [v] , ber.gu.mul v (1) bergulat; bergelut: keduanya ~ di muka orang banyak; (2) ki melibatkan diri dng: sehari-hari dia harus ~ dng sampah-sampah untuk menghidupi keluarganya
gundukan gun.duk.an [n] (1) tumpukan kecil; longgok: keluarga almarhum masih tafakur menghadap ~ tanah yg masih merah itu; (2) kelompok; kumpulan; golongan
gurita gu.ri.ta [n] ikan mangsi; cumi-cumi, Onychoteuthis engulata [n] kain pembalut dada atau perut anak-anak
halo besar halo di sekitar matahari atau bulan yg berjari-jari sudut 45o, yg bagian dalamnya berwarna merah dan bagian luarnya berwarna biru
hancur han.cur [v] (1) pecah menjadi kecil-kecil; remuk: kaca mobil yg bertabrakan itu -- berantakan; (2) tidak tampak lagi wujudnya; luluh; larut: gula itu -- dl air panas; (3) ki rusak; binasa: pd waktu Perang Dunia II banyak kota besar yg --; (4) ki sangat sedih (tt hati): -- hatinya mendengar berita bahwa suaminya gugur di medan perang
hangat ha.ngat [a] (1) agak panas: masakannya masih --; (2) sedikit lebih dp timbangan (bobot) yg sebenarnya: gula itu -- timbangannya; (3) gembira: kedatangan Menteri Pertanian disambut -- oleh masyarakat tani setempat; (4) genting; tegang: suasana politik -- kembali; (5) baru saja terjadi; masih baru (tt peristiwa, kabar): surat kabar itu selalu memuat berita-berita yg --
harimau mati krn belangnya [pb] mendapat kecelakaan krn memperlihatkan keunggulannya
hart [n] jenis kartu bridge dng gambar hati (spt daun waru), berwarna merah
hati ha.ti [n] (1) Anat organ badan yg berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dl darah dan menghasilkan empedu; (2) daging dr hati sbg bahan makanan (terutama hati dr binatang sembelihan): masakan sambal goreng --; (3) jantung: -- nya berdebar-debar; (4) sesuatu yg ada di dl tubuh manusia yg dianggap sbg tempat segala perasaan batin dan tempat menyimpan pengertian (perasaan dsb): segala sesuatunya disimpan di dl --; membaca dalam -- , membaca dalam batin (tidak dilisankan) , ha.ti-ha.ti adv ingat-ingat; hemat-hemat; waspada
heliotrop he.li.o.trop [n] alat yg memantulkan sinar matahari ke sebuah titik yg jauh (pd pengukuran derajat untuk memberi isyarat) [n] (1) tumbuhan yg mengarahkan dirinya ke matahari; (2) tanaman hias berbunga kecil-kecil berwarna putih atau kebiru-biruan; Heliotropium peruvianum [n] batu permata hijau dng bercak-bercak merah [a] ungu kemerah-merahan
hematit he.ma.tit [n] bijih besi yg berwarna merah kehitam-hitaman; Fe2O3
hematite he.ma.ti.te [n Ark] batu merah (krn banyak mengandung zat besi) yg ditumbuk untuk ditaburkan di atas kuburan pd masa mesolitikum
hemoglobin he.mo.glo.bin [n Bio] (1) protein sel darah merah yg memungkinkan darah mengangkut oksigen; (2) zat pewarna merah pd butir darah merah
hemolisis he.mo.li.sis [n Bio] penghancuran dinding sel darah merah sehingga menyebabkan plasma darah yg tidak berwarna menjadi merah
hemosit he.mo.sit [n] sel darah merah
hopyes hop.yes [Bld n] gula-gula
hujan darah [Geo] endapan cair berwarna merah yg turun dr udara dan memberi bekas merah pd tanah yg disebabkan oleh partikel yg terdapat di dl butir air hujan dan berasal dr daerah gurun
idu idu, per.i.du.an [n] tempat menampung ludah yg berwarna merah sisa kunyahan sirih, sugi, atau tembakau yg habis dikulum
inai [n] (1) tumbuhan semak, daunnya untuk pemerah kuku; pacar; Lawsonia inermis; (2) daun inai
infra- in.fra- [bentuk terikat] bawah, di bawah: inframerah
instan in.stan [a] langsung (tanpa dimasak lama) dapat diminum atau dimakan (tt mi, sup, kopi, susu bubuk): susu -- , susu yg begitu dicampur dng gula dan air (panas atau hangat) langsung dapat diminum
insulin in.su.lin [n Bio] hormon yg dibentuk dl pankreas yg mengen-dalikan kadar gula dl darah
isya [n] (1) waktu menjelang malam sesudah lenyapnya sinar merah di ufuk barat; (2) waktu salat wajib setelah lenyapnya sinar merah di ufuk barat sampai menjelang terbit fajar; (3) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pd malam hari antara habis waktu magrib dan menjelang subuh
jalabria ja.lab.ria [n] penganan yg dibuat dr tepung ketan yg diberi gula dan digoreng
jambon jam.bon [a] merah jambu; merah muda (tt warna)
jambu biji jambu yg dagingnya tidak terlalu berair, warnanya ada yg putih dan ada yg merah, berbiji kecil-kecil terletak di bagian dalam, bentuknya biasanya hampir bundar, batang pohonnya liat; Psidium guajava
jambu bol jambu yg dagingnya tebal, warna kulitnya merah beruris-uris; Eugenia malaccensis
jamur brama jamur berbentuk kerang, berbatang pendek, untuk obat sakit perut, obat kencing nanah, dan obat gosok tulang linu; cendawan merah; Boletus sanguineus; -- karat jamur yg tergolong jenis Pucciniales
jamur upas jamur Polyporales yg tubuh buahnya merupakan lapisan miselium berwarna merah jambu keputih-putihan; parasit yg amat berbahaya untuk puluhan jenis tanaman pertanian
jelawat je.la.wat [n] ikan air tawar, badannya panjang putih keperakan, bagian punggung kehitaman, sirip perut dan ekor berwarna merah, makanannya biji buah-buahan, bunga-bungaan, dan daun muda dr tumbuhan air; Lebtobarbus hoeveni
jenahar je.na.har [n] ikan merah, Lutjanus roseus
jenang sumsum bubur yg terbuat dr tepung beras dng santan dan diberi kuah gula jawa
jenuh je.nuh [a] (1) jemu; bosan: mereka sudah -- dng pekerjaan yg selalu sama sepanjang tahun; (2) Bio padat udara (tt senyawa yg terdiri atas karbon dan hidrogen): hidrokarbon --; (3) kenyang; puas sekali (sehingga menjadi bosan): saya sudah -- dng makanan spt ini; (4) penuh (sehingga tidak mampu memuat tambahan lagi): cairan itu sudah -- sehingga gula tambahan tidak dapat lagi melarut
jerau je.rau [a] merah tua
jernang jer.nang [n] kemenyan merah atau damar merah yg berasal dr rotan (untuk bahan cat)
jeruk jamblang jeruk yg berasal dr Jamblang, berbentuk bulat besar, berkulit tebal, berulas besar-besar, dan isinya kemerah-merahan; Citrus granndis
jeruk macan jeruk bali yg isi buahnya berwarna merah; jeruk delima
jin pahit [cak] kopi pahit (kental dan tidak bergula)
jineman ji.nem.an [n] penjaga di perkebunan gula
jingga jing.ga [n] warna kuning kemerah-merahan; oranye
jipang ji.pang [ark n] perisai panjang yg dibuat dr kayu berlapis kulit (msl kulit kerbau); jebang [Mk n] cabang (pohon); dahan [n] buah labu kecil yg dagingnya keras dan berair, bergetah putih jika diiris, kulitnya berlekuk-lekuk dan berduri apabila sudah tua, dibuat sayur; labu siam; Sechium edule [n] kapak (untuk berperang) [n] penganan yg dibuat dr beras pulut dan gula
juru ulas orang yg mengulas soal-soal politik dsb dl surat kabar; komentator; (2) penulis atau penyiar (radio, televisi) yg memberikan ulasan tt suatu peristiwa berdasarkan pandangan dan pendapatnya sendiri
juruh ju.ruh [n] cairan kental terbuat dr gula kelapa atau gula jawa; kinca: apam baru berasa enak jika diberi --
kacang anoa kacang tanah yg polongnya mempunyai lukisan urat yg agak nyata, warna kulit biji merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang banteng kacang tanah yg polongnya hampir sama dng kacang gajah dan kacang macan, warna kulit bijinya merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang gajah kacang tanah yg polongnya berlekuk, urat agak kasar, pelatuk kurang jelas, warna kulit bijinya merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang kidang kacang tanah yg polongnya berlekuk, berurat kasar, berpelatuk jelas, dan warna kulit bijinya merah
kacang macan kacang tanah yg polongnya spt kacang gajah, warna kulit bijinya merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacang miang kacang merah yg gatal; (2) ki orang yg suka menghasut
kacang pelanduk kacang tanah yg berpolong, spt kacang anoa, warna kulit biji merah, daging biji mengandung protein dan lemak; -- polong 1 tumbuhan memanjat, Canavilia gladiata; (2) biji kacang polong
kacang tanah kacang yg buahnya tertanam di tanah, bijinya yg lezat dan gurih sbg bahan minyak goreng, bermacam-macam makanan (keju kacang, gula kacang, sambal kacang untuk pecel dsb); kacang cina; Arachis hypogeae
kacang tapir kacang tanah yg polongnya mempunyai lukisan urat agak nyata, warna kulit biji merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
kacici ka.ci.ci [n] burung yg termasuk burung penyanyi; Orthotomus asrogularis
kadru kad.ru [a] warna cokelat merah-kemerahan
kain ka.in [n] (1) barang yg ditenun dr benang kapas: bajunya merah tua, sarungnya bugis kasar dan destarnya -- hitam; (2) barang tenunan untuk pakaian atau untuk maksud lain: pd upacara itu murid-murid perempuan memakai -- panjang dan kebaya
kain delima kain berwarna merah delima
kain kapal [Lp] kain adat yg umumnya bermotif haluan atau buritan kapal, berwarna biru dan merah, juga terdapat motif manusia dng warna merah dan biru, pinggir bagian atas bermotif tumpal atau pucuk rebung, dipakai di kalangan terbatas, yaitu di kalangan kelompok kerabat klan pemimpin adat, pendiri desa, penguasa wilayah suku dan marga
kain tampan [Lp] kain yg biasanya bermotif lima kapal bersusun warna merah, pd tiga kapal terdapat motif manusia dan ikan, pd satu sisinya terdapat motif kecil dng warna merah, biru dan kuning, ada juga motif manusia, pd sisi lain bermotif geometris yg berwarna biru, digunakan pd upacara adat, dan dipakai di kalangan masyarakat yg lebih luas
kainit kai.nit [n] mineral monoklin, berwarna putih, abu-abu, merah jambu, atau hitam, berbentuk hablur, digunakan untuk pupuk
kakap ka.kap [n] ikan laut yg buas, berbadan lebar dan pipih berwarna putih atau merah, panjangnya dapat mencapai satu meter, dagingnya enak, hidupnya di laut dekat pantai, kadang-kadang masuk sungai; Lates calcarifer; (2) a ki berukuran besar atau tinggi secara fisik atau kualitas (tt penjahat, perusahaan, dsb); penting (tt berita dsb): pengusaha --; koruptor -- [n] (1) perahu yg sempit dan rendah; (2) kapal perang lama, bentuknya spt kakap [v] , me.nga.kap v meronda (berpatroli); mengintai-intai (musuh) [n] daun sirih yg di bawah, kasar dan kaku; sirih kerakap [Mk v] pegang
kalipso ka.lip.so [n] anggrek yg bunganya kemerah-merahan; Calypso bulbosa [n] bentuk musik yg mengarah ke bentuk musik tradisional di Hindia Barat, yg digubah berdasarkan lagu rakyat atau berpokok pd hal-hal yg bersifat humor
kambuhan kam.buh.an [v] (1) sering kambuh; (2) ki sering mengulang perbuatan jahatnya (tt penjahat dsb): penjahat ~
kana ka.na [n] gelang lebar yg biasa dipakai oleh anak-anak atau oleh pengantin [n] buah yg diawetkan dng diasinkan atau dimaniskan [n] tumbuhan umbi termasuk keluarga ganyong, bunganya berwarna kuning atau merah, ditanam sbg tanaman hias; bunga tasbih; Canna oriantalis; Canna hibrida [Lihat {katakana}]
kancil kan.cil [n] (1) binatang pemakan tanaman yg cepat larinya, berbadan langsing, kaki depan lebih pendek dp kaki belakang, bulunya berwarna cokelat kemerah-merahan, jenis jantan bertaring, mencuat ke luar dari atas rahang; Tragulus javanicus; (2) ki tokoh utama binatang yg cerdik dl cerita rakyat di Asia Tenggara; (3) ki orang yg cerdik dan licik (banyak akal)
kangkung air kangkung dng daun agak pendek, berujung agak tumpul, warnanya hijau kelam, bunganya berwarna putih kekuning-kuningan atau putih kemerah-merahan, hidup di tempat yg berair spt rawa, kolam, atau sungai yg airnya tenang
kantan kan.tan [n] halia hutan yg bunganya dapat dirujak atau digunakan sbg bumbu gulai; Nicolaia imperalis
kantar kan.tar , ber.kan.tar.an a berkobar-kobar: dr atas bukit itu tampak nyala api yg besar, merah, dan ~
kantong semar tumbuhan memanjat dng pangkal batang menjalar di tanah, pangkal daun akan berubah menjadi daun akhirnya menjadi kantong yg berwarna hijau bintik-bintik merah kecokelat-cokelatan dng bagian atas kecil spt leher dan lubang dikelilingi gerigi; Nepenthes boschiana
kara kaji tumbuhan merambat yg panjangnya dapat mencapai 10 m, bunganya berbentuk spt kupu-kupu berwarna merah muda, buahnya berbentuk polong, daun dan buah yg masih muda dimakan sbg lalap; Canavalia ensiformis
karamel ka.ra.mel [n] cokelat yg diperoleh dr pemanasan gula tebu atau zat karbohidrat lainnya; gula bakar
karat ka.rat [n] (1) lapisan merah (kekuning-kuningan) yg melekat pd besi dsb sbg akibat proses kimia; (2) zat yg terjadi krn oksidasi logam dng zat asam (oksigen) yg terdapat di udara [n] (1) ukuran untuk menentukan kadar emas: emas 20 -- berarti bagian emas murni dicampur dng 4 bagian logam lain; (2) satuan ukuran berat berlian (intan) 200 mg: berlian dua --; (3) nilai; mutu: pemimpin yg tinggi -- nya
karbohidrat kar.bo.hid.rat [n Kim] senyawa organik karbon, hidrogen, dan oksigen, terdiri atas satu molekul gula sederhana atau lebih yg merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga (banyak terdapat dl tumbuhan dan hewan)
karengga ka.reng.ga [Mk n] kuda yg berbulu kelabu kemerah-merahan atau kekuning-kuningan; kuda napas
kari ka.ri [n] sayur gulai yg diberi kunyit sehingga kuning warnanya, biasanya tidak pedas ? qari
karotena ka.ro.te.na [n Kim] pigmen merah atau merah kekuning-kuningan dl tumbuhan, jelas kelihatan pd wortel, minyak palem, dan jagung kuning; provitamin A yg diubah menjadi vitamin A dl tubuh (hanya sedikit terdapat dl hewan); C40H56
karotenoid ka.ro.te.no.id [n Kim] satu dr kumpulan pigmen berwarna merah kuning atau merah tua, banyak terdapat pd lemak nabati dan lemak hewani
kasar ka.sar [a] (1) agak besar; tidak halus: pasir -- cocok untuk menutup jalan berlubang itu; (2) bertingkah laku tidak lemah lembut: sambil memaki-maki dng -- , dia bersumpah; (3) kasap; kesat; tidak halus waktu diraba: kertas ini -- benar; (4) tidak baik buatannya; gabas: bajunya merah tua, sarungnya tenun -- , dan destarnya kain hitam; (5) hanya dl garis-garis besarnya (tidak dng saksama, tidak dng perincian yg teliti, hanya perkara yg besar-besar): paling sedikit rencana itu sudah diwujudkan dl bentuk -- menurut kebutuhan atau pesanan; (6) dapat diraba (dilihat dsb); (7) mentah; belum dibersihkan [Lihat {qasar}]
kasui ka.sui [n] kue yg terbuat dr tepung dan gula yg dikukus
katak ka.tak [n] binatang amfibi pemakan serangga yg hidup di air tawar atau di daratan, berkulit licin, berwarna hijau atau merah kecokelat-cokelatan, kaki belakang lebih panjang dp kaki depan, pandai melompat dan berenang [ark n] lipit-lipit pd leher dsb; gelambir: ayam kalkun mempunyai keistimewaan, yaitu mempunyai -- pd lehernya [a] pendek: baju -- , jas berlengan pendek
keazaman ke.a.zam.an [n] maksud: perdana menteri mengulangi ~ kerajaan untuk mempertahankan kedaulatan negara
kecalingan ke.ca.li.ngan [n] tumbuhan semak yg menjalar, buahnya berwarna merah, berbentuk bulat lonjong dan besar, berair, serta daunnya bergerigi dan lonjong; Rubus transanifolus
kecut ke.cut [a] (1) kedut; kerut; lisut; (2) berkerut (tt kulit tubuh dsb); (3) ki takut; merasa ngeri; gentar (tt hati, perasaan, dsb): ketika melihat Pangeran ikut ambil bagian dl sayembara itu, semua putra mahkota yg datang bertanding merasa -- dan putus asa [a] (1) masam (spt rasa cuka): gulai ini enak sekali, terasa benar -- pedasnya; (2) ki cemberut; keruh (tt muka dsb): -- saja air mukanya pagi ini
kejempolan ke.jem.pol.an [n] kehebatan; keunggulan
kejuaraan ke.ju.a.ra.an [n] pertandingan (perlombaan) untuk memperebutkan gelar juara: dl ~ tenis itu dia menjadi unggulan
kelambai ke.lam.bai [Mk n] hantu spt raksasa perempuan berambut merah: api si -- , api kebakaran yg merembet-rembet
kelapa sawit kelapa yg bunganya berupa tandan bercabang dng buah kecil-kecil dan banyak, berwarna merah kehitam-hitaman, daging dan kulit buahnya mengandung minyak, digunakan sbg bahan pembuat minyak, mentega, atau sabun; kelapa bali; Elaeis gunieesis
kelat ke.lat [n] (1) tali penarik layar perahu; (2) tali untuk menarik pohon yg ditebang supaya roboh [a] sepat (berasa spt rasa pinang, salak mentah, pisang mentah) [n] (1) pohon yg keras kayunya; (banyak macamnya spt -- api, -- kuning, -- merah); Eugenia; (2) kayu kelat [ark a] lekat: setelah mata mereka mulai -- , barulah berhenti berbual , -- bahu n gelang yg dipakai pd lengan atas, terutama pd waktu menari
kelebihan ke.le.bih.an [n] (1) lebihnya; sisanya: ~ padi di daerah itu dikirim ke daerah lain; (2) keadaan melebihi yg biasa; keunggulan: segala ~ murid itu menarik hati gurunya; (3) keadaan terlampau banyak
keluyuk ke.lu.yuk [n] masakan Cina yg terbuat dr daging babi, gula, dsb
kemajemukan ke.ma.je.muk.an [n] keanekaragaman: kita tidak akan mengulangi kesalahan pimpinan yg lama, sekarang kita melihat ke depan, berdasarkan -- dan kejujuran
kemamang ke.ma.mang [n] hantu yg konon berupa kepala orang yg menyala kemerah-merahan
kemasukan ke.ma.suk.an [v] (1) dimasuki (dirasuki) roh halus (setan, hantu, dsb): matanya tampak merah membeliak spt orang yg -; (2) dimasuki (oleh); ada sesuatu yg masuk: telinganya -- air; rumahnya -- pencuri
kembang loyang [ark] bubur yg terbuat dr tepung beras bercampur gula
kembang sungsang terna tumbuhan merambat yg dapat menjadi tanaman hias, batangnya dapat mencapai 1-2,5 m berwarna jingga tua dan merah, umbi akarnya mengandung racun; Gloriosa superba
kemboja kem.bo.ja [n] (1) tumbuhan yg berkayu lunak, bunganya harum berwarna putih kekuning-kuningan, merah tua, dsb, biasa ditanam di pekuburan; Plumiera acuminata; (2) bunga kemboja
kemenangan ke.me.nang.an [n] (1) hal menang: -- itu diperolehnya dng perjuangan berat; (2) keunggulan; kelebihan: kekalahan dl harta ditebus dng -- dl ilmu dan amal
kempa kem.pa [n] benda yg dipakai untuk menekan (memerah, mengapit, dsb); apitan
kemukus ke.mu.kus [n] tumbuhan merambat (asli Indonesia) termasuk suku lada-ladaan, daun berbentuk bulat telur dng ujung meruncing dan berbulu pd bagian bawah, bunga berupa butir, buah berbentuk bundar merah digunakan sbg obat penyakit kelamin, desentri, penyakit saluran kencing, dan bronkitis; lada berekor; Piper cubeba [n] bintang berekor; komet
kemumu ke.mu.mu [n] talas yg daun dan batangnya dapat digulai, tidak gatal; talas cina [n] lumut laut
kemuning ke.mu.ning [n] (1) tumbuhan perdu, termasuk suku Rutaciae, tingginya mencapai 7 m, berdaun majemuk, berbentuk bulat telur terbalik dng ujung runcing, bagian atas licin berkilap, bunganya berwarna putih, banyak dimanfaatkan sbg tanaman hias, batangnya biasa dibuat tongkat, kotak, atau sarung keris; Murraya paniculata; (2) kayu pohon kemuning [a] merah keemasan
kemurungan ke.mu.rung.an [n] perihal murung; kemasygulan: berita itu menambah -- hatinya
kemut ke.mut [v] me.nge.mut v (1) bergerak naik turun (spt mulut orang ketika mengunyah): nenek sedang makan sirih, mulutnya ~; (2) berjalan perlahan-lahan (lambat-lambat) hampir-hampir terjatuh; terhuyung-huyung: pemabuk itu berjalan ~ memaksakan diri pulang; (3) cak menahan makanan di dl mulut (kadang-kadang dng mengunyah-ngunyah atau mengisap-isap, tidak segera menelannya); mengulum: anak kecil senang ~ gula-gula
kenan ke.nan , ber.ke.nan v (1) merasa senang (suka, sudi, setuju): kami mohon Bapak ~ memimpin sidang pd pertemuan kita nanti; (2) dng segala senang hati (dipakai sbg kata penghormatan kpd orang besar): rombongan Presiden ~ mengunjungi daerah yg tertimpa malapetaka itu [n] noda pd kulit yg merupakan bawaan sejak lahir (msl tahi lalat): anak yg hilang itu mempunyai -- berupa warna merah pd pelipis kanannya
kencing manis penyakit yg menyebabkan air kencing yg diproduksi bercampur zat gula; diabetes
kendal ken.dal [n] (1) pohon yg buahnya lebat berwarna merah muda dan licin, spt buah kersen, cabang-cabangnya membengkok ke bawah; Cordia obliqua; (2) buah kendal
kendung ken.dung [n] pohon, yg kulit batangnya untuk menguatkan warna merah pd kain; Symplocos laurina
kepala ke.pa.la [n] (1) bagian tubuh yg di atas leher (pd manusia dan beberapa jenis hewan merupakan tempat otak, pusat jaringan saraf, dan beberapa pusat indra): mayat wanita itu ditemukan tanpa --; (2) bagian tubuh yg di atas leher tempat tumbuhnya rambut: -- nya botak; (3) ki bagian suatu benda yg sebelah atas (ujung, depan, dsb): -- tongkat; (4) ki bagian yg terutama (yg penting, yg pokok, dsb): -- lakon; (5) ki pemimpin; ketua (kantor, pekerjaan, perkumpulan, dsb): -- pasukan; (6) ki otak (pikiran, akal, budi): jika kita masih punya -- , kita harus diberi jatah satu kilogram gula
kepinding ke.pin.ding [n] kutu pengisap darah manusia, berwarna merah, biasa hidup di sela-sela tempat duduk atau tempat tidur (kursi, tikar, dipan, dsb); kutu busuk; Cimex rotundanus
kepuh ke.puh , me.nge.puh v melembung (menggelembung) krn penuh berisi angin atau kena angin (tt layar dsb) [n] (1) pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah sbg obat untuk menghentikan perdarahan pd hidung, bijinya hitam dapat digunakan sbg obat batuk, mengandung minyak yg biasa digunakan sbg minyak goreng atau minyak lampu; Sterculia foetida; (2) biji kepuh , ke.puh-ke.puh n selepa tempat gambir, pinang, tembakau, dsb untuk makan sirih
keramunting ke.ra.mun.ting [n] (1) tumbuhan yg tingginya antara 0,5 m-1,25 m, bunganya indah berwarna merah hijau, buahnya bulat berwarna merah kecokelat-cokelatan dan enak dimakan, daunnya dapat digunakan sbg obat luka; kemunting; Rhodomyrtus tomentosa; (2) buah keramunting
kerawak ke.ra.wak [n] tupai besar, bulunya merah, Sciurus bicolor
kerek ke.rek [n] roda kecil bersumbu yg bertali atau berantai (untuk menaikturunkan barang); kapi; katrol; tahal [n] susunan keratan gula enau
kerengga ke.reng.ga [n] semut besar yg merah warnanya; Oecophylla smaragdina
kerias ke.ri.as [n] kue yg terbuat dr adonan kentang, tepung, dan gula
kesumba ke.sum.ba [n] (1) berbagai tumbuhan yg menghasilkan cat merah, msl -- keling, Bixa orellana, -- bukit, Trichosperma kurzii; (2) warna merah tua; merah menyala
ketirah ke.ti.rah [n] tanaman bersulur yg daunnya berwarna merah; Leca indica
ketuahan ke.tu.ah.an [n] (1) memperoleh tuah (keuntungan dsb); (2) kesaktian; keunggulan
ketumbar ke.tum.bar [n] (1) tumbuhan perdu, daunnya bercuping, bunganya berbentuk payung majemuk dng warna putih atau merah jambu, buahnya bulat kecil berwarna cokelat kekuning-kuningan, biasa digunakan untuk bumbu; Coriandrum sativum; (2) bumbu masak dr buah ketumbar, sebesar merica, tetapi lebih lunak, baunya agak wangi
keutamaan ke.u.ta.ma.an [n] (1) keunggulan; keistimewaan; hal yg penting (terbaik, unggul, dsb): cara yg satu harus dapat meningkatkan ~ cara yg lain; (2) kebaikan budi pekerti: kebijaksanaan untuk rela berkorban adalah ~ yg sulit dicari
khamsin kham.sin [n Hidm] angin gurun yg kering, berdebu, umumnya panas (di Mesir dan di atas Laut Merah)
kiasmus ki.as.mus [n Ling] pengulangan dan sekaligus pembalikan dua kata dl satu kalimat
kibar ki.bar [v] , ber.ki.bar v (1) bergerak-gerak mengombak krn ditiup angin (tt bendera dsb): Sang Merah Putih ~ ditiup angin; (2) ki menjadi masyhur: namanya sbg sutradara makin ~ setelah filmnya berhasil memikat puluhan ribu penonton
kijang-kijang ki.jang-ki.jang [n] karang berduri, warnanya merah, dan dipakai sbg obat
kilang ki.lang [n] (1) apitan yg berputar; penggilingan: -- getah, apitan karet, kilang tempat membuat getah keping; (2) bangunan (kelompok bangunan) tempat mengolah atau membuat barang-barang; pabrik: -- kopi; -- gula; (3) instalasi industri tempat minyak bumi dimurnikan menjadi produk yg lebih berguna dan yg dapat diperdagangkan: -- minyak [n] air tebu atau nira yg diasamkan sebelum menjadi tuak
kinca kin.ca [n] air gula; tengguli; sirop gula
kipang ki.pang [Mk n] penganan dibuat dr kacang tanah (bijan) dimasak dng gula; tenteng
kira-kira ki.ra-ki.ra [adv] lebih kurang: ~ 50 orang anak sekolah ikut berlatih kegiatan Palang Merah Remaja; (2) adv agaknya; barangkali; mungkin (hampir pasti): ~ ia tidak akan berani melawan saya; (3) n dugaan; sangka-sangka; agak-agak: jangan ~ saja, katakan setepat-tepatnya; (4) n hitungan; taksiran; rancangan (pengeluaran uang dsb): menurut ~ , dia akan beruntung Rp100.000,00; (5) v timbang-timbang; pikir-pikir dulu: kalau bicara ~ agar tidak menyakiti hati orang lain
kirmizi kir.mi.zi [kl n] warna merah tua atau ungu
koagel ko.a.gel [n Kim] gel yg terbentuk dl proses koagulasi
kobalt ko.balt [n Kim] logam berwarna putih perak, agak merah muda, bersifat mulur, digunakan terutama sbg logam campuran; unsur dng nomor atom 27, berlambang Co, dan bobot atom 58,9332
kohesi ko.he.si [n] (1) Fis gaya (kakas) tarik-menarik di antara molekul sejenis dl suatu benda; (2) hubungan yg erat; perpaduan yg kokoh: keangkuhan dapat mengancam rasa solidaritas sosial, -- , dan kekurangan masyarakat; (3) Ling keterikatan antarunsur dl struktur sintaksis atau struktur wacana yg ditandai antara lain konjungsi, pengulangan, penyulihan, dan pelesapan, spt dia tetap belajar meskipun sudah mengantuk
koktail kok.tail [n] minuman beralkohol dibuat dr campuran berbagai bahan, biasanya diminum dng es batu dan gula
kolak ko.lak [n] makanan yg dibuat dr pisang, ubi, dsb yg direbus dng gula dan santan [n] sepotong kayu yg bengkok dan bulat pd ujungnya, dipakai untuk menggiling lada atau rempah-rempah pd cobek [ark n] takaran beras sebanyak empat gantang atau dua puluh kati (= ? 125 ons = ? 12,5 kg)
komentator ko.men.ta.tor [n] orang yg (pekerjaannya) mengomentari atau mengulas suatu berita dsb; juru ulas
komikal ko.mi.kal [a] (1) berbentuk komik (cerita bergambar); (2) ki bersifat komik; lucu; menggelikan: simbol-simbol komik dan pilihan bentuk -- nya di film ini hanya sekadar pengulangan belaka
komodo ko.mo.do [n] biawak besar yg panjangnya dapat mencapai 5 m dng berat sekitar 150 kg, ekornya pipih, kepalanya bermoncong, lidahnya panjang bercabang di ujungnya dng warna kuning kemerah-merahan, terdapat di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur; Varanus komodoensis
konsonansi kon.so.nan.si [n Sas] pengulangan bunyi konsonan yg berdekatan yg mengapit vokal yg berbeda, digunakan dl puisi untuk mencapai efek tertentu
kopi keras kopi yg kental dan tidak bergula
kopi pahit minuman dr kopi yg tidak dibubuhi gula; (2) ki yg tidak menyenangkan (mendapat amarah, mendapat teguran)
kopi tubruk minuman kopi yg dibuat dng cara memasukkan bubuk kopi dan gula ke dl gelas lalu dituangi air panas
kopral dua pangkat tamtama peringkat ketiga dl ketentaraan, satu tingkat di bawah kopral satu, satu tingkat di atas prajurit kepala (tanda pangkatnya satu bengkok menyerupai huruf V yg ditempatkan di lengan baju, berwarna merah untuk angkatan darat dan udara, berwarna biru untuk angkatan laut)
kopral kepala pangkat tamtama peringkat pertama dl ketentaraan, satu tingkat di bawah sersan dua, satu tingkat di atas kopral satu (tanda pangkatnya tiga bengkok menyerupai huruf V, berwarna merah untuk angkatan darat dan udara, berwarna biru untuk angkatan laut) -- satu pangkat tamtama peringkat kedua dl ketentaraan, satu tingkat di bawah kopral kepala, satu tingkat di atas kopral dua (tanda pangkatnya dua bengkok menyerupai huruf V, berwarna merah untuk angkatan darat dan udara, berwarna biru untuk angkatan laut)
kopyok kop.yok [Jw v] me.ngop.yok v mengocok; mengaduk; mengacau: Ibu ~ telur, gula, dan terigu untuk dijadikan kue
kosmetik kos.me.tik /kosmEtik/ (1) a berhubungan dng kecantikan (tt corak kulit); (2) n obat (bahan) untuk mempercantik wajah, kulit, rambut, dsb (spt bedak, pemerah bibir)
kosmetik wanita bahan atau sediaan untuk mempercantik wajah, kulit, rambut, dsb (spt bedak, pemerah bibir) khusus untuk wanita
kromosfer kro.mo.sfer [n Astron] lapisan gas tebal yg mengelilingi matahari dan tampak sbg pinggiran yg bercahaya atau berwarna merah muda (tampak terang apabila terjadi gerhana matahari)
kuah ku.ah [n] air gulai (sayur, daging, dsb), biasa dimakan bersama dng nasi
kuas ku.as [n] alat untuk melukis atau mengecat yg dibuat dr bulu hewan (babi, kuda, dsb) yg ditata dan diikat (dijepit) dan diberi tangkai [n] minuman dr sari buah sitrun, air, dan gula , ku.as-ku.as v mengais-ngais ke sana-sini
kuat ketam krn sepit [pb] (1) merasa kuat (berkuasa) krn ada keunggulan atau kelebihan; (2) tiap-tiap orang sedikit banyak ada kuasanya
kucica ku.ci.ca [n] burung kecil berdada merah yg suka berkicau; Erithacus rubecula
kudu ku.du [ark n] kuntum bunga [n] cat merah untuk mewarnai kain batik, dibuat dr akar atau kulit pohon mengkudu
kue ku kue basah terbuat dr tepung beras pulut, dicetak dl bentuk lonjong cembung, berisi tepung kacang hijau, biasanya berwarna merah, diberi alas daun pisang
kue tar kue, biasanya dibuat dr adonan tepung terigu, gula, mentega telur, dsb, biasanya berbentuk bundar; kue-kue n bermacam-macam kue
kuat ku.at [a] (1) banyak tenaganya (gayanya, dayanya); mampu mengangkat (mengangkut dsb) banyak: meskipun kurus, lembu itu sangat --; (2) tahan (tidak mudah patah, rusak, putus, dsb); awet: meskipun murah, sepatu ini -- sekali; (3) tidak mudah goyah (terpengaruh); teguh (tt iman, pendirian, kemauan, dsb): kemauannya -- sekali; imannya --; (4) ketat (tt pertahanan, penjagaan, dsb): penjagaan di daerah itu sangat --; (5) tahan (menderita sakit dsb): beliau merasa tidak -- lagi menahan sakitnya; (6) kencang (tt angin): bertiup angin yg -- dr arah buritan sehingga perahu dapat melaju; (7) berat (tekanannya): sangat -- tekanannya; (8) keras; nyaring: teriakannya sangat -- hingga memekakkan telinga; (9) erat (tt ikatan): kurang -- ikatannya sehingga mudah terlepas; (10) mampu dan kuasa (berbuat sesuatu): anak-anak muda biasanya -- makan dan -- pula bekerja; (11) mempunyai keunggulan (kecakapan dsb) dl suatu pengetahuan (kecakapan): ia -- di bidang bahasa dan -- pula di bidang fisika
kulum ku.lum [v] me.ngu.lum v (1) menahan (gula-gula dsb) di dl mulut: anak itu ~ gula-gula; (2) menggumam (berkata-kata dng mulut tertutup): sebentar-sebentar ia menyumpah-nyumpah sambil ~ kata-kata makiannya [Mk] , ku.lum-ku.lum n senggulung; tenggulung
kulzum kul.zum [Ar a] , laut -- Laut Merah
kuntum kun.tum [n] (1) kuncup bunga yg hampir mekar (berkembang: -- mawar merah; (2) penggolong bilangan untuk bunga: tiga -- bunga kemboja; (3) ki gadis muda
kupas ku.pas [v] me.ngu.pas v (1) membuka dng membuang kulitnya (tt buah-buahan dsb); mengubak: ~ jeruk; (2) menguraikan dan membicarakan dng saksama (tt suatu soal, peristiwa, pendapat orang, hasil susastra, dsb); mengulas; menganalisis: kita akan mencoba ~ cara dan metode penelitian pengetahuan itu
kuping gajah tanaman hias, daun lebar, bunga berwarna merah, Anthurium crystallianum; (2) kue kering, bentuk spt kuping gajah
kuprum kup.rum [n Kim] logam berwarna kemerah-merahan, bersifat mulur dan mudah ditempa; unsur dng nomor atom 29, berlambang Cu, dan bobot atom 63,546; tembaga
kupu-kupu padi ku.pu-ku.pu padi kupu-kupu pemakan daun padi, berwarna cokelat tua dng bintik putih dikelilingi lingkaran hitam dan merah pd sayap dan perut; Molanitisleda
kurang darah penyakit yg disebabkan oleh tidak cukupnya butir darah merah di dl tubuh seseorang; anemia; (2) lesu
kutil ku.til [n] (1) bintil merah kecil, spt jerawat pd kulit; (2) sisa kecil kelapa yg diparut [Jw v] , me.ngu.til v (1) mengambil (memakan atau menggigit) sedikit-sedikit; (2) mengambil atau melebihkan barang belian tanpa sepengetahuan penjual: anak itu mempunyai kegemaran ~ kalau berbelanja
kutu daun suku kepik (hemiptera) yg menghasilkan cairan gula, yg digunakan oleh semut sbg sumber makanan
laal la.al [n] intan merah
lada putih tumbuhan merambat, termasuk suku Piperaceae, buahnya berwarna merah, bijinya pedas, dikeringkan untuk bumbu masakan; -- sulah lada putih, Piper retrofractum
lai [n] pohon yg tingginya mencapai 24 m, permukaan daun berwarna hijau, sedangkan bagian bawahnya berwarna cokelat, bunganya berwarna merah tua, buahnya lonjong dan berduri, daging buahnya berwarna kuning dan rasanya agak manis; Durio kutejeuses [kp] helai
lak [n] (1) perekat keras dr damar berwarna merah atau hitam, untuk cap, meterai, dsb; (2) Ent serangga yg bertubuh sangat kecil, tidak lebih dr 1 mm, hidupnya berkelompok mengisap cairan tanaman inangnya (pohon kesambi, bidara, dan akasia), dr perutnya keluar kotoran lak keras spt karang yg menempel pd pohon itu; Laccifer lacca; (3) zat anorganik yg menyerap warna
laki padi nama burung; kacici; Orthomus artrogularis
lakmus lak.mus [n] kertas yg diberi berwarna biru kemerah-merahan, menjadi merah oleh zat asam dan menjadi biru oleh alkali
laktosa lak.to.sa [n Kim] gula susu yg keras, berupa bubuk putih berasa manis, tidak berbau, stabil di udara, larut dl air, berguna dl pembuatan makanan bayi, mentega, dan ragi; C12H22O11.2H2O
lampeni lam.pe.ni [n] (1) pohon yg banyak dahannya, tingginya sekitar 2 m, bentuk daunnya bujur telur, buahnya yg muda berasa masam dan berwarna merah, sedangkan yg sudah tua berasa manis dan berwarna merah tua, kalau dimakan menyebabkan bibir dan lidah menjadi ungu; Ardisia humilis; (2) buah lampeni
lampu lalu lintas lampu berwarna merah, kuning, dan hijau yg dipasang di perempatan atau persimpangan jalan untuk mengatur lalu lintas
lapangan gravel la.pang.an gravel lapangan tenis yg ditaburi pasir atau bata merah
lapis legit kue lapis (dibuat dr tepung terigu, gula, telur, dsb) yg rasanya manis dan gurih; spekuk
larutan Fehling la.rut.an Fehling reagensia yg digunakan sbg penguji untuk gula dsb
latak la.tak [Jw n] ampas (tahi) minyak (cat, gula, dsb)
laterit la.te.rit [n Geo] tanah yg kemerah-merahan yg mengandung batu bara zat besi, aluminium, dsb
latosol la.to.sol [n Geo] larutan tanah tropis yg berwarna merah dan kuning yg memiliki kandungan tanah liat lebih dr 60%
layung la.yung [Sd n] warna kuning kemerah-merahan di langit pd saat matahari akan terbenam; mambang kuning
lazuardi la.zu.ar.di [n] (1) batu permata berwarna biru kemerah-merahan; (2) warna biru muda (spt warna langit)
leceh le.ceh [a] (1) meleleh dan melekat pd tempat yg dilalui (spt lilin yg cair, air gula pd bibir); (2) ki remeh; tidak berharga: ia merasa -- di tengah pesta yg meriah itu; (3) ki rendah sekali mutunya (nilainya): surat kabar yg -- kurang mendukung pendidikan anak-anak; (4) ki buruk kelakuan; hina: orang yg -- budi dijauhi teman
ledes le.des [Jk a] lecet merah pd kulit
lelar le.lar [ark v] mem.per.le.lar v memakai (sesuatu) berulang-ulang; mengulang-ulang (pekerjaan, perkataan, dsb)
lele getar lele belang kemerah-merahan, jaringan di bawah kulit, memiliki organ bermuatan listrik yg berfungsi sbg alat mempertahankan diri
leluing le.lu.ing [n] (1) pohon kayu yg buahnya, jika dicampur dedak, baik untuk makanan itik petelur, dapat juga ditumbuk halus dicampur dng bawang merah, daun turi putih dan adas sbg obat kutil; Ficus hispida; (2) buah dr pohon leluing ? luing
lembayung lem.ba.yung [n] (1) tumbuhan melilit, bunganya ungu; Basella rubra; (2) merah jingga
lemon sekuas minuman yg dibuat dr jenis buah lemon, gula, dan air soda
lempuk lem.puk [n] penganan dr pisang, durian, dsb direbus dng gula sehingga liat dan lekat
lencana len.ca.na [n] tanda yg berbentuk medali (bendera kecil, pita bersilang, dsb), dipasang di dada sbg tanda anggota suatu perkumpulan, panitia, dsb: di dada setiap putra-putri bangsa tersemat -- merah putih
lenjuang len.ju.ang [n] tanaman perdu yg tergolong tanaman hias, helai daunnya panjang, warnanya bermacam-macam, hijau, hijau bercampur merah, ungu kemerah-merahan, atau merah; hanjuang; andong; Cordyline fruticosa
lesitina le.si.ti.na [n] (1) Bio zat lemak yg diperoleh dr kuning telur, jaringan otak dan saraf, sperma, jamur, ragi, benih tanaman, empedu, dan darah, berfungsi sbg penghasil fosfor (pd pertukaran zat), penjaga penyaluran lemak dr hati, dan pembentuk sel membran dr sel darah merah; (2) zat yg digunakan sbg penapisan atau pemurnian dl industri margarin, sbg bahan penahan lemak dl industri cokelat, dan sbg bahan pengawet pd roti
lidah kucing tumbuhan, Anplectrum divaricatum (Turnera ulmifolia); (2) kue kering yg berbentuk lidah kucing, dibuat dr terigu, gula pasir, putih telur
lili li.li [n] tanaman hias berasal dr Jepang atau Cina, bunganya berbentuk corong berwarna putih atau merah gading bergaris-garis merah tua, dibiakkan dng umbi; Lilium longiflorum
lilin cina lilin yg merah, biasanya dibakar pd waktu bersembahyang atau dl upacara keagamaan (tt agama Tao dan Shinto)
limas li.mas [n] (1) takir yg dibuat dr upih pinang, daun pisang, dsb, yg dilipat berbentuk corong (bulat) untuk tempat air, gulai, dsb; (2) merunjung ke atas (tt bentuk atap bangunan, spt bentuk piramida); (3) benda ruang yg alasnya berbentuk segitiga (segi empat dsb) dan bidang sisinya berbentuk segitiga dng titik puncak yg berimpit
limfa lim.fa [n Bio] cairan (getah) bening yg terdapat di dl badan yg menyerupai plasma darah dan mengandung sel darah putih, tetapi tidak mengandung sel darah merah
lipan bara lipan yg berwarna merah (sangat berbisa)
lira agung burung berwarna indah bagian atas berwarna cokelat, di bagian bawah cokelat muda, leher dan bulu ekor berwarna cokelat merah, bulu ekor dapat ditegakkan sehingga berbentuk lira (alat tusuk); Menura novalhokadia
lobi-lobi lo.bi-lo.bi [n] (1) pohon yg tingginya 5-15 m, daunnya berbentuk bulat telur, daun mudanya berwarna merah muda, buahnya dapat dimakan; Flacourtia inermis; (2) buah berukuran kecil, bentuknya agak bundar, yg masak berwarna merah tua, rasanya masam atau manis, dapat dibuat rujak, sirup, selai, buah kalengan, asinan, atau manisan
lotis lo.tis [Jw n] makanan terdiri atas buah-buahan (mentah), diiris-iris agak besar, dimakan dng sambal manis (terbuat dr gula jawa, cabai, garam, dsb); rujak yg berbumbu sambal gula
ludah sirih ludah yg berwarna merah krn makan sirih
luik lu.ik , me.lu.ik v (1) meleleh ke luar (tt barang cair yg pekat) spt air gula, nanah: nanah ~ dr boroknya; (2) meludah-ludah (tt orang yg hendak muntah): sehabis mencium bau busuk itu, ia ~ saja
mabuk bunga raya mabuk dan mukanya merah
macapat ma.ca.pat [n] bentuk puisi Jawa tradisional, setiap baitnya mempunyai baris kalimat (gatra) tertentu, setiap gatra mempunyai jumlah suku kata (guru wilangan) tertentu, dan berakhir pd bunyi sanjak akhir (guru lagu; guru suara tertentu), msl Dandanggula, Kinanti, Maskumambang; tembang cilik
madu ma.du [n] (1) cairan yg banyak mengandung zat gula pd sarang lebah atau bunga (rasanya manis): sarang lebah ini jika diperas keluar -- nya; (2) ki manis sekali: senyumnya manis bagai -- [n] (1) istri sah yg lain dr seorang suami berdasarkan pandangan istri pertamanya: semua orang heran bahwa ia dapat bersikap baik thd -- nya; (2) ki orang yg menjadi saingan dl percintaan; pesaing dl percintaan
magenta ma.gen.ta [n] merah keungu-unguan
magrib mag.rib [n] (1) barat arah matahari terbenam; (2) waktu matahari terbenam: ia tiba di Jakarta menjelang --; (3) waktu salat wajib menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat; (4) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak tiga rakaat pd waktu menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat
maltosa mal.to.sa [n Kim] (1) gula kristal yg dapat memuai, terbuat dr pati; (2) disakarida hablur putih yg terbentuk bila kanji dihidrolisis oleh amilase; C12H22O11.H2O
mambang mam.bang [n] makhluk halus yg menurut kepercayaan sebagian orang membinasakan manusia (bermacam-macam warnanya, ada yg kuning, merah, hitam, dsb dan disebut juga menurut tempatnya): -- segara; -- tali arus [n] -- kuning warna kuning kemerah-merahan di sebelah barat ketika matahari mulai terbenam
mandar man.dar [n] burung spt ayam, tetapi rupanya lebih bagus, bulu badannya berwarna biru kehijau-hijauan di bagian dada, di bawah ekornya berwarna putih, bagian atas dr kepala, paruh, dan kaki berwarna merah menyala, hidup dekat sawah, rawa-rawa, dan danau, pandai terbang, pakannya berupa macam-macam serangga, terutama serangga air, tumbuhan air, dan jenis padi-padian; pelung; Porphyrio
manggis mang.gis [n] tumbuhan yg tingginya mencapai 25 m, buahnya berbentuk bulat, setelah masak berwarna ungu kemerah- merahan, daging buah berulas-ulas berwarna putih, rasanya manis; Garcinia mangostana
manis ma.nis [a] (1) rasa spt rasa gula: campurkan madu supaya rasanya lebih --; (2) elok; mungil (tt gadis, benda): ia akan dipertunangkan dng gadis yg --; sudut ruang tamu itu ditatanya dng --; (3) sangat menarik hati (tt muka, senyum, perkataan, dsb); sangat ramah dan lemah-lembut: ia tidak cantik, tetapi senyumnya sangat --; (4) indah; menyenangkan: lagu itu menimbulkan kenangan yg -- baginya
manisan ma.nis.an [n] (1) segala sesuatu yg rasanya manis; gula-gula; (2) buah-buahan yg direndam dl air gula; halwa
marinade ma.ri.na.de [n] bahan perendam daging, ikan, sayur, dsb yg dibuat dr air jeruk, cuka, atau anggur yg dicampur dng bumbu, spt lada, bawang merah, garam
marmelade mar.me.la.de [n] buah-buahan yg disetup dng gula (dan bumbu) dan kemudian dl keadaan masih panas dimasukkan ke dl wadah gelas, buah-buahan sedapat mungkin masih berbentuk dan belum sampai hancur
marsepen mar.se.pen [n] penganan manis yg dibuat dr buah amandel (badam) yg dihaluskan, dicampur dng gula dan beberapa bahan lain
martabak manis makanan terbuat dr adonan terigu, telur, gula, yg ditaburi bubuk kacang tanah dan cokelat, kemudian dipanggang dan dilipat
masa intelektual masa seorang individu telah menguasai pengetahuan yg dapat berguna dl hal menanggapi dan menanggulangi segala masalah hidup
mata cempering mata yg merah warnanya
mawar ma.war [n] (1) tanaman perdu suku Rosaceae, meliputi ratusan jenis, tumbuh tegak atau memanjat, batangnya berduri, bunganya beraneka warna, spt merah, putih, merah jambu, merah tua, berbau harum; (2) bunga mawar; bunga ros [Lihat {tawar}]
megalosit me.ga.lo.sit [n] sel darah merah yg sangat besar, yg terdapat pd mudigah dan pd penyakit
melancar me.lan.car [v] (1) bergerak laju dng cepat; meluncur: di atas permukaan air yg tenang, perahu ~ dng lajunya; (2) mengulang pelajaran supaya mahir: dia belajar setiap hari untuk ~ kajiannya
melase me.la.se [n] bagian dr gula yg tidak mengering setelah dimasak krn banyaknya campuran tambahan sehingga gula tidak dapat menghablur lebih lanjut, dimanfaatkan dl pembuatan sirop, arak, spiritus, atau sbg campuran pakan ternak
melawan me.la.wan [v] (1) menghadapi (berperang, bertinju, bergulat, dsb): mereka tidak sanggup ~ musuh sebanyak itu; (2) menentang; menyalahi: siapa yg berani ~ perintahnya berarti ~ hukum; (3) bersaing lebih murah dp yg lain: harga-harga di toko itu ~; (4) melayani; mengajak: saya kurang suka berbicara ~ dia; (5) mencegah; menghilangkan; menjauhkan: obat ini gunanya untuk ~ bibit penyakit
memakan habis-habis memakan ha.bis-ha.bis , menyuruh hilang-hilang [pb] jika merahasiakan sesuatu, hendaklah dilakukan dng sebaik-baiknya
memasak me.ma.sak [v] membuat (mengolah) penganan, makanan, gulai, dsb: ibu -- di dapur [v] memasang pasak; memaku dng pasak: ~ tiang
memasam me.ma.sam [v] menjadi masam: gulai ini sudah mulai -
membandingi mem.ban.dingi [v] (1) memberi imbangan; mengimbangi: semangat bertanding harus ditingkatkan guna -- keunggulan teknik pihak lawan; (2) menyamai: jangan sekali-kali kau mau -- anak orang kaya raya
membarui mem.ba.rui [v] (1) memperbaiki supaya menjadi baru: mereka sedang -- rumahnya; (2) mengulang sekali lagi; memulai lagi: mereka diminta -- pertanyaannya; mereka harus -- perkawinannya krn masih dianggap belum sah; (3) mengganti dng yg baru; memodernkan: kita harus -- cara kerja kita; -- sistem pendidikan
membatinkan mem.ba.tin.kan [ark v] merahasiakan; menyembunyikan; menyimpan dl hati
membungkus mem.bung.kus [v] (1) membalut seluruhnya sehingga tidak kelihatan: -- mayat dng kain kafan; (2) menyembunyikan; merahasiakan
memerai me.me.rai [v] mencerai-beraikan; menumbuk supaya bercerai-berai (berderai-derai): mereka ~ gula batu
memoles me.mo.les [v] (1) melicinkan dan menggilapkan dng poles; (2) membubuhkan poles (mengecat) supaya kelihatan lebih indah dsb: ia sedang ~ pipinya dng warna merah; (3) ki memperbaiki kelemahan yg ada; meningkatkan kemampuan (mutu dsb): ia ingin melihat bagaimana pelatih Indonesia ~ petinjunya
memolesi me.mo.lesi [v] memberi polesan supaya lebih indah dsb: ia ~ bibirnya dng lipstik merah
memperbuat mem.per.bu.at [v] (1) membuat dng usaha; melakukan; mengerjakan: di Eropa orang -- gula dr bit; (2) mempermainkan: jangan suka -- orang
mempermanis mem.per.ma.nis [v] menjadikan bertambah manis: adonan kue itu diberinya tambahan beberapa sendok gula untuk -nya
mempertontonkan mem.per.ton.ton.kan [v] mempertunjukkan sesuatu (sandiwara, film, dsb) sbg tontonan; memperagakan (keunggulan dsb); memamerkan (barang, lukisan, dsb): tukang sulap itu ~ keahliannya
menahan me.na.han [v] (1) menghentikan: kami tidak dapat ~ kuda yg sedang berlari cepat itu; (2) mencegah; menanggulangi: dibuatkan tanggul untuk ~ banjir; (3) tidak membiarkan lepas (terus berlangsung): Pemerintah berusaha ~ kenaikan harga; (4) menopang (menyangga) supaya tidak rebah: carilah bambu untuk ~ pohon ini; (5) membiarkan tidak terjadi (terwujud dsb); mengekang (hawa nafsu, keinginan, dsb); (6) tidak meneruskan; tidak menyampaikan: kepala subbagian kepegawaian itu ~ kenaikan pangkat karyawan yg sering membolos; (7) tidak mengizinkan (untuk pergi, berangkat, dsb): biarkan dia pergi, jangan Ibu ~ nya lagi; (8) mengurung (memenjarakan) untuk sementara: yg berwajib telah ~ beberapa orang yg diduga terlibat dl perampokan itu; (9) tidak memberikan sesuatu (gaji dsb) kpd yg berhak: bendaharawan pun tidak berhak ~ gaji pegawai tanpa sebab yg jelas; (10) menyimpan (untuk persediaan, cadangan, dsb): dia ~ sebagian dr panen itu untuk persediaan musim paceklik; (11) menderita; menanggung: tidak sanggup lagi ~ malu seberat itu; (12) menguatkan diri supaya tahan: ~ lapar dan haus
menampung hari me.nam.pung hari ular yg warnanya hitam, tetapi ekor dan kepalanya berwarna merah, sangat berbisa, sebangsa ular tedung
mencocolkan men.co.col.kan [v] menyentuhkan sedikit (pd sambal, air gula, dsb); mencecahkan pd: ia mengepal-ngepal ketan itu lalu ~ nya ke air gula
mendarah men.da.rah [v] menjadi merah spt darah; merah sekali
meneja me.ne.ja [v] menyerupai teja: lembayung kemerahan diseling arakan mega ~
menembaga me.nem.ba.ga [v] berwarna merah spt tembaga
menerbangi me.ner.bangi [v] terbang melalui ...; menempuh jarak dng pesawat terbang: sewaktu ~ Laut Merah, tampak laut yg biru dan gurun pasir yg kelabu, merah kuning, dan cokelat
menertawakan me.ner.ta.wa.kan [v] (1) tertawa akan; tertawa thd: saya ~ tingkah lakunya, bukan perkataannya; (2) tertawa krn (melihat kesalahan orang dsb); (3) ki menghinakan, mengejek, dsb: orang akan ~ mu kalau engkau mengenakan baju merah; (4) menjadikan (menyebabkan) tertawa: gerak mimiknya yg lucu itu ~ penonton
menerumkan me.ne.rum.kan [v] menderumkan: orang yg berbaju merah itu ~ gajah di hadapan para penonton sirkus
meng- (me- [prefiks pembentuk verba] (1) menjadi: mencair; menguning; mengkristal; (2) berfungsi sbg atau menyerupai: menyupir; menggunung; (3) makan atau minum: menyatai; mengopi; mengeteh; (4) menuju: mengutara; melaut; menepi; (5) mencari atau mengumpulkan: mendamar; merumput; (6) mengeluarkan bunyi: mengeong; mengaum; mencicit; (7) menimbulkan kesan spt seseorang atau sesuatu yg: membisu; membatu; merendah hati; (8) dasar verba: membaca; menulis; membajak; (9) membuat; menghasilkan: menyambal; menggulai; membatik; (10) menyatakan: mengaku
menaruh me.na.ruh [v] (1) meletakkan; menempatkan: ia ~ buku itu di atas meja; (2) membubuh (cap, nama, dsb); menambah (rempah-rempah, garam, dst); mengenakan (memberi dsb) sesuatu pd: Ibu ~ garam dan gula pd sayur asam itu; (3) mencantumkan atau menentukan (harga dsb): pedagang itu ~ harga terlampau tinggi sehingga barangnya tidak laku; (4) memasang taruhan: barang siapa ~ Rp50.000,00, kalau menang mendapat Rp250.000,00; (5) menitipkan; menyimpan; menabung; menanam (modal): dia ~ uangnya dl bank supaya mendapat bunga enam persen setahun; (6) menyimpan (dl hati): ia ~ nasihat ayahnya itu dl hati; (7) mempunyai; memelihara (binatang, gundik, dsb): kakeknya ~ dua ekor lembu di kandang; (8) mengandung perasaan (cinta, kasih, sayang, harapan, dendam, dsb); mempunyai (minat, perhatian, kepercayaan, dsb): dia ~ kepercayaan kpd pembantunya
mengantari meng.an.tari [v] membawa sesuatu untuk diberikan kpd; mengirim: tiap bulan ia ~ neneknya beras, gula, dan teh
mengatasi meng.a.tasi [v] (1) menguasai (keadaan dsb): untuk ~ persoalan itu, diperlukan kebijaksanaan para petugas; (2) melebihi dl hal; tinggi dr: memanglah dia yg terpandai di kelas kami, tidak ada yg ~ nya; (3) mengalahkan: aku tak sanggup ~ dia dl perdebatan itu; (4) menanggulangi: kapal-kapal perang kita turut ~ penyelundupan
mengedril me.nge.dril [v] melatih (kecakapan, ketangkasan, dsb) dng cara mengulang-ulang; menubikan: ia membutuhkan waktu untuk ~ pola-pola dan taktik permainan itu
mengempa me.ngem.pa [v] mengimpit (dng kedua belah tangan atau dng perkakas); mengapit: mereka biasa ~ tebu untuk diambil airnya dan dibuat gula
mengerapkan me.nge.rap.kan [v] menjadikan kerap; mengulang-ulang dl waktu singkat
mengesumba me.nge.sum.ba [v] memberi warna merah dng kesumba
menggelasir meng.ge.la.sir [v] melapisi penganan dng cairan gula panas yg kemudian mengeras
menggeluti meng.ge.luti [v] (1) menggumuli; menggulati; memeluki: kedua anak itu ~ bapaknya; (2) ki mendalami (tt ilmu dsb); menekuni (tt pekerjaan dsb)
mengglasir meng.gla.sir [v] melapisi penganan dng cairan gula panas yg kemudian mengeras
mengibarkan me.ngi.bar.kan [v] membentangkan (memasang) supaya berkibar-kibar: pd tanggal 17 Agustus orang ~ bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing
menginai meng.i.nai [v] melekatkan inai pd kuku supaya merah: orang yg patut-patut turut ~ dan menepungtawari kedua mempelai itu
mengkudu meng.ku.du [n] pohon yg banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yg masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sbg obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sbg obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yg dipakai dl pembatikan; pace; kemudu; Morinda citrifolia
mengomentari me.ngo.men.tari [v] memberi komentar; mengulas
mengumun meng.u.mun [v] merahasiakan
meni me.ni [n] cat merah yg dioleskan sbg lapisan dasar pd permukaan suatu barang sebelum dicat: -- besi; -- kayu
menjinakkan men.ji.nak.kan [v] (1) melatih supaya jinak: ~ harimau; (2) ki menaklukkan (musuh, perempuan); menanggulangi (bencana spt banjir, bom atau bahan peledak): rakyat kecamatan itu sedang giat berusaha ~ sungai yg sering menimbulkan banjir
mentol men.tol [n] terna tahunan, suku Lamiaceae yg membentuk stolon, bagian tanaman seluruhnya mengandung minyak asiri yg berbau harum dan dapat diekstrak dng penyulingan, setelah didinginkan menghasilkan mentol; Mentha arvensis [n Kim] alkohol, C10H20O, yg diperoleh dr pelbagai kristal, digunakan sbg bahan pengharum dan penyedap pd kembang gula, minuman keras, pasta gigi, dan obat-obatan
menuahkan me.nu.ah.kan [v] (1) menceritakan kekayaan (keunggulan dsb) orang lain; (2) menentukan (mengecap dsb menjadi ...)
menukas me.nu.kas [v] mengulang lagi (permintaan, jawab, minum obat, panggilan, dsb)
menumpahi me.num.pahi [v] tumpah pd atau mengenai sesuatu; mencurahkan pd: tinta merah telah ~ celananya
menumpahkan me.num.pah.kan [v] (1) menyebabkan (menjadikan) tumpah: siapa yg ~ tinta merah tadi; (2) ki memberikan banyak (perhatian, kasih sayang, dsb); memusatkan; mencurahkan: guru itu telah ~ perhatiannya kpd murid yg cacat itu; ~ minat; ~ tenaga
menutup me.nu.tup [v] (1) menjadikan tidak terbuka (spt mengatupkan, mengunci, merapatkan): ~ buku; ~ jendela; ~ mata; ~ pintu; (2) memberi bertutup (dng) menudungi; menyelubungi dsb; (3) menyekat (menyumbat, menimbun, dsb) supaya buntu; menyatakan tidak boleh dilalui atau dimasuki (tt jalan dsb); (4) mengurung; memasukkan ke dl penjara; (5) mencukupi (ongkos, kekurangan, dsb); (6) menyudahi (rapat, pembicaraan, dsb); mengakhiri; (7) ki menyembunyikan; merahasiakan; (8) ki melunasi (tt utang); melengkapi (apa yg kurang): ~ utang; ~ kekurangan
menyala me.nya.la [v] (1) tampak atau keluar nyalanya: lampu-lampu ~ serentak ketika tombol ditekan; (2) tampak mempunyai nyala; terang sekali: merah ~; (3) tampak bersinar; cemerlang: cat baru akan membuat kendaraan ~; (4) bersinar (menyorot) tajam (tt mata ketika sedang marah dsb): dia memandang musuhnya dng mata ~; (5) cak cantik menarik: Anda tampak lebih ~ dl pakaian yg berpotongan sederhana
menyemboyankan me.nyem.bo.yan.kan [v] (1) memberitahukan (mengisyaratkan) dng tanda atau alamat: lambaian bendera merah itu -- bahwa kapal memuat bahan yg mudah terbakar; (2) menjadikan semboyan; memakai sesuatu sbg semboyan: semua peserta -- perkataan yg muluk-muluk
menyembunyikan me.nyem.bu.nyi.kan [v] (1) menyimpan (menutup dsb) supaya jangan (tidak) terlihat: setelah peristiwa itu, ia selalu -- diri; (2) sengaja tidak memperlihatkan (memberitahukan dsb); merahasiakan: mengapa Ibu selalu -- berita dr kampung?
menyembur me.nyem.bur [v] (1) memancar atau menyemprot ke luar cepat-cepat: Gunung Agung meletus dng dahsyat, asap hitam -- ke udara; (2) memancarkan sesuatu (pd); menyemburi: ia sedang -- air ke halaman; (3) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): ia siuman setelah dukun itu -nya dng air putih; (4) cak mengeluarkan kata-kata yg tidak patut (spt memaki-maki, marah-marah); (5) ki memancar ke luar dng tiba-tiba (tt warna air muka): darah -- ke mukanya, mukanya menjadi merah krn sangat marah (terkejut dsb)
menyengapkan me.nye.ngap.kan [v] (1) membuat diam; mendiamkan; membungkamkan; (2) merahasiakan
menyengar me.nye.ngar [v] menyebabkan (menimbulkan) rasa sengar; berasa pedas sekali: gulai ini pedasnya -, mulut serasa terbakar memakannya
menyeringkan me.nye.ring.kan [v] menjadikan sering; mengulang-ulang
menyiarkan ulang me.nyi.ar.kan ulang pengulangan kembali suatu siaran
menyoga me.nyo.ga [v] memberi warna merah dng soga; mencelup dl larutan soga (untuk batik dsb): dia bertugas -- kain batik tulis
merampai me.ram.pai [v] mencampur berbagai-bagai jenis: ~ gulai ikan dng terung
merangkap me.rang.kap [v] (1) memakai (mempergunakan) dua benda atau lebih sekaligus; melekatkan dua benda atau lebih menjadi satu: ~ kertas merah dan putih untuk hiasan; (2) menduduki jabatan lain di samping jabatan tetap; melakukan lebih dr satu pekerjaan: bendahara ~ penulis
meratai me.ra.tai [v] merata ke segenap bagian (penjuru, lapisan, dsb); meliputi (mengenai, melingkupi, mencakup) semua: bintik-bintik merah yg gatal ~ seluruh tubuhnya
merayapi me.ra.yapi [v] (1) merayap (pd, di): semut ~ gula; sinar lampu senter ~ tempat gelap itu; (2) muncul pelan-pelan (di); menyelubungi: melihat gunung itu menyemburkan lumpur panas menggelegak, perasaan takut ~ hati mereka
merbau pantai pohon yg tinggi lurus, kayu terasnya yg berwarna merah tua digunakan sbg bahan bangunan, alat rumah tangga, bantalan, tiang listrik dan telepon, dipakai dl perkapalan dan pembuatan jembatan, kulit kayunya mengandung tanin dan dimanfaatkan sbg zat warna cokelat untuk kertas dan kain; Intsia bijuga
merek me.rek [n] (1) tanda yg dikenakan oleh pengusaha (pabrik, produsen, dsb) pd barang yg dihasilkan sbg tanda pengenal; cap (tanda) yg menjadi pengenal untuk menyatakan nama dsb: pisau ini tidak ada -- nya; (2) ki kegagahan; keunggulan; kualitas
merempah me.rem.pah [v] (1) membubuh(i) rempah; mencampuri dng rempah-rempah: belajar ~ berbagai gulai dan sayur; (2) ark membubuhi dng minyak bau-bauan; mereaksi: ~ mayat
merica putih merica yg diperoleh dr buah yg sudah masak berwarna merah, setelah tangkainya dibuang, buah direndam dl air mengalir hingga sebagian kulitnya rusak dan dapat dikupas, kemudian dijemur
merjan mer.jan [n] manik-manik (dr batu karang merah) untuk dibuat perhiasan, kalung, dsb
merkurokrom mer.ku.ro.krom [n] cairan yg tersusun dr kepingan hablur yg mengandung 26% air raksa yg terikat, warnanya merah tua hampir hitam, digunakan sbg bahan pemusnah hama pd luka; obat merah
mesin perah mesin yg dilengkapi dng alat untuk memerah air susu pd ternak perah
mikrogelombang mik.ro.ge.lom.bang [n Fis] gelombang elektromagnetik yg riak gelombangnya antara 0,3-30 cm atau yg frekuensinya antara 1-100 gigahertz, batas yg pasti yg membedakan mikrogelombang dr gelombang inframerah dan gelombang radio tidak ada
mimosa mi.mo.sa [n Bio] tumbuhan perdu suku Mimosaceae, kebanyakan berduri, daunnya bersirip ganda dan berbulu, bunganya berbentuk genta kecil dl karangan, berbenang sari merah, ungu, atau putih
minium mi.ni.um [n] oksida merah timah yg dipakai sbg bahan pembuat aki, baterai, kaca, cat, dsb; timah merah
minum ringan minuman yg tidak mengandung alkohol, msl teh botol, teh kotak, gula asam
mioglobin mi.o.glo.bin [n Bio] bentuk butir darah merah (hemoglobin) yg terdapat dl serat otot
mirah mi.rah [n] batu permata yg berwarna merah
monosakarida mo.no.sa.ka.ri.da [n] gula sederhana yg tidak dapat diuraikan lagi menjadi gula lainnya, msl glukosa
mulus mu.lus [a] (1) (putih) bersih: ayam putih --; (2) halus; tanpa cacat: tangannya -- dng jari-jari tanpa warna merah di kukunya; (3) lancar; tidak ada halangan: hubungan mereka berlangsung --; (4) dapat berjalan baik: mobil sedan itu masih dl keadaan --; (5) ki jujur; suci hati; tulus: orangnya jujur, hatinya --
murup mu.rup [Jw] (1) v menyala; berkobar: api --; (2) a terang sekali (tt warna): merah --
mustang mus.tang [n] pesawat terbang pemburu bermesin satu tipe P-51, di Indonesia dikenal sbg pesawat Cocor Merah krn moncongnya dicat merah
mutih mu.tih [Jw v] memakan nasi (putih) dan meminum air putih saja, tanpa garam dan gula
muzakarah mu.za.ka.rah [n] (1) pertukaran pikiran tt suatu masalah: kemudian baginda pun meneruskan -- tt mazhab Syafii; -- alim ulama seluruh Indonesia akan diadakan bulan Syakban ini; (2) pengulangan pelajaran secara bersama-sama
nafsi naf.si [n] (1) diri sendiri; orang-seorang; (2) sifat mementingkan diri sendiri [Jk n] kemarahan; panas hati; nafsu: sambil berkacak pinggang, mukanya merah penuh --
nagasari na.ga.sa.ri [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 12 m, daun dan buahnya berbentuk lonjong berkulit keras, bijinya berwarna cokelat tua; Mesua ferrea; (2) buah nagasari [n] penganan terbuat dr tepung beras, santan, gula, dan pisang, dibungkus dng daun pisang dan dikukus
nama na.ma [n] (1) kata untuk menyebut atau memanggil orang (tempat, barang, binatang, dsb): -- anjing itu Miki; (2) gelar; sebutan: dikaruniai -- Adipati; -- nya saja pegawai tinggi, tetapi kekuasaannya tidak ada; (3) kemasyhuran; kebaikan (keunggulan); kehormatan: ia beroleh (mendapat) --
nanas hias tanaman hias yg berhelai daun panjang meruncing, lurus atau bergelombang dng warna daun belang-belang kuning dan hijau muda atau berwarna daun merah berbelang putih; Cryptanthus bivittatus
napal na.pal [n] (1) tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; ampo; (2) Geo batuan yg terdiri atas lempung dan kalium-karbonat
napas na.pas [n] udara yg diisap melalui hidung atau mulut dan dikeluarkan kembali dr paru-paru: -- nya sesak [a] kuning kemerah-merahan (tt warna bulu, terutama kuda)
neraca dapur neraca yg digunakan untuk menimbang berat bumbu dapur atau bahan membuat kue, spt tepung, terigu, gula pasir, mentega
netral net.ral [a] (1) tidak berpihak (tidak ikut atau tidak membantu salah satu pihak): kepala negara harus tetap -- menghadapi pertentangan antarpartai; (2) tidak berwarna (dapat dipakai untuk segala warna): semir sepatu berwarna hitam, cokelat, -- , dan merah; (3) Ling tidak dl kelompok jantan atau betina (tt kata-kata); (4) menunjukkan sifat yg secara kimia tidak asam dan tidak basa; (5) cak bebas; tidak terikat (oleh pekerjaan, perkawinan, dsb): saya sudah -- sekarang
nipah ni.pah [n] (1) palem yg tumbuh merumpun di rawa-rawa daerah tropis tinggi mencapai 8 m, daunnya digunakan untuk bahan atap, tikar, keranjang, topi, dan payung, nira dr sadapan perbungaannya digunakan untuk pembuatan gula dan alkohol; Nipa fruticans; (2) daun nipah
noja no.ja [n] (1) tumbuhan semak yg daunnya untuk bahan cat merah (pewarna kain dsb), Peristrophe bivalvis; (2) daun noja
nona no.na, nona makan sirih [n] tanaman perdu kecil dan pendek, merambat, bunganya berkelopak besar, putih, berubah menjadi merah keunguan apabila menjadi buah, berguna sbg tanaman hias; Clorodendom thomsonae
nuri nu.ri [n] burung kakaktua berbulu merah dan hijau (biru hitam), dapat mengoceh dan menirukan suara manusia dsb
nyenyeh nye.nyeh /nyEnyEh/, me.nye.nyeh v selalu mengulang perintah atau permintaan sehingga orang bosan mendengarkannya; nyinyir
nyinyir nyi.nyir [a] mengulang-ulang perintah atau permintaan; nyenyeh; cerewet: nenekku kadang-kadang -- , bosan aku mendengarkannya
nyiri nyi.ri [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 20 m, berkulit kasar tidak rata, bercabang berbentuk garpu, terdapat di hutan dekat pantai, kulit kayunya berwarna merah dipakai sbg bahan pewarna jaring ikan; Xylocarpus granatum; (2) kayu nyiri
oceh /ocEh/, meng.o.ceh v (1) berkata-kata yg bukan-bukan; meracau; berceloteh: kamu jangan terlalu banyak -- di depanku; anaknya baru pandai -; (2) berkicau (tt burung); (3)Psi mengulang-ulang suara yg sama secara terus-menerus
olang-aling [a] bergoyang-goyang ke kiri dan ke kanan; oleng; berayun-ayun (tt perahu dsb) [v] meng.o.lang-a.ling v mengulang-ulang: murid itu -- pelajarannya
oleander ole.an.der [n] tumbuhan perdu hias yg selalu hijau, bunganya berangkai-rangkai, berwarna merah, merah jambu, atau putih, berasal dr Eropa Selatan; Nerium oleander
ongol-ongol [n] penganan (kue) terbuat dr tepung sagu, gula, kelapa, dsb
opor [n] gulai ayam (itik dsb) berkuah santan kental, biasanya berwarna putih atau kekuning-kuningan, yg dimasak dng rempah-rempah
orang utan kera besar dan kuat yg hanya terdapat di hutan di Sumatra dan Kalimantan, berbulu merah kecokelat-cokelatan, tidak berekor, hidup dr buah-buahan, daun, dan kuncup; mawas; Pongo pygmaeus
orang-aring [n] (1) tumbuhan yg batangnya berbulu kasar kemerah-merahan, panjangnya 30 cm, daunnya berbentuk taji (lonjong), dapat dipakai untuk obat panas dsb, berkhasiat menyuburkan rambut, juga dipakai sbg makanan ternak; Eclipta alba; (2) daun orang-aring; (3) minyak orang-aring
oranye ora.nye [n] warna merah kekuning-kuningan; jingga
oyong [a] goyang; goyah; [n] tumbuhan menjalar, batang dan daunnya berbulu, berbentuk lonjong dng buahnya bulat panjang berbentuk belimbing, dimasak sbg sayur; gambas; Luffa acutangula
pacar pa.car [n] teman lawan jenis yg tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih; kekasih [n] (1) tumbuhan kecil yg daunnya biasa dipakai untuk pemerah kuku; batang inai; Lawsonia inermis; (2) daun inai
pacar cina pa.car ci.na [n] makanan berbutir warna-warni, dibuat dr tepung sagu atau aci, biasanya digunakan sbg isi minuman panas, dicampur dng gula dan santan
padam pa.dam [a] (1) mati (tt api); tidak menyala atau tidak berkobar lagi: api kebakaran itu sudah --; (2) reda (tt kemarahan); tenang kembali (tt hawa nafsu, berahi, dsb): seketika itu juga -- lah murka baginda; (3) aman kembali (tt huru hara, kerusuhan, dsb): pergolakan di negara itu belum juga --; (4) menjadi lemah (tt semangat): semangat juang mereka tidak pernah -- lihat merah
padma pad.ma [n] (1) bunga teratai, bunga seroja; Nelumbo nucifera; (2) tumbuhan langka yg tidak berbatang atau berdaun, bunganya cokelat kemerah-merahan, berukuran besar yg kelihatan spt tiba-tiba muncul pd batang tumbuhan melilit yg diparasitinya; Rafflesia patma
paham pa.ham [n] pengertian: pengetahuan banyak, -- nya kurang; (2) n pendapat; pikiran: -- nya tidak bersesuaian dng -- kebanyakan orang; (3) n aliran; haluan; pandangan: ia mempunyai -- nasionalis; (4) v mengerti benar (akan); tahu benar (akan): sebenarnya saya sendiri tidak begitu -- akan perkara itu; (5) a pandai dan mengerti benar (tt suatu hal): ia -- bahasa Sanskerta; ia -- dl pembuatan gula
pakai pa.kai [v cak] (1) mengenakan; ber-...: pelajar SLTP -- seragam putih biru; (2) dibubuhi dng ...; diberi ber-...; dengan: satu gelas es teh -- gula
palem bambu palem yg tumbuh spt semak belukar dng lembar daun yg lebar pd tangkai kecil yg agak kemerah-merahan, tingginya dapat mencapai 2 m; Chamaldores erumpens
pamer pa.mer [v] menunjukkan (mendemonstrasikan) sesuatu yg dimiliki kpd orang lain dng maksud memperlihatkan kelebihan atau keunggulan untuk menyombongkan diri: pembangunan industri berteknologi canggih dilakukan bukan untuk --
pancalomba zaman Yunani meliputi lari cepat, lempar cakram, lompat jauh, gulat, dan tinju;
pancong pan.cong [n] kue yg dibuat dr terigu atau tepung ketan dicampuri gula dan telur: kue --
panekuk pa.ne.kuk [n] kue dadar dr tepung terigu, gula, dan telur diolesi selai, pasta cokelat, lalu dilipat atau digulung
pantas pan.tas [a] (1) patut; layak: ia memang sudah -- menjadi juara, permainannya mengagumkan; (2) sesuai; sepadan: ia -- menjadi pemain voli krn tubuhnya tinggi dan kekar; (3) kena benar; cocok: gadis itu -- mengenakan kebaya merah itu; (4) tidak mengherankan: -- anak itu tidak naik kelas, ternyata dia malas; (5) tampak elok (bagus, cantik, tampan): orang itu tidak -- memakai kumis dan janggut [kl a] cepat; tangkas; cekatan: kuda ini sangat --
paprika pap.ri.ka [n] tanaman perdu tahunan, berdaun lonjong dng tangkai agak panjang, buahnya berbentuk bulat, berongga berisi biji yg tersebar tidak merata, berdaging agak tebal, warna buah ada yg hijau tua, hijau muda, kuning, atau merah, biasa digunakan sbg pelengkap hidangan; Capsicum annuum var abbreviata
paronisia pa.ro.ni.sia [n Dok] infeksi yg disebabkan oleh jamur, kulit sekitar kuku menjadi merah dan bengkak, banyak terdapat pd wanita yg tangannya sering kena air dan detergen
partai massa partai politik yg mengutamakan kekuatan berdasarkan keunggulan jumlah anggota
pascakrisis pas.ca.kri.sis [a] berkenaan dng keadaan sesudah masa krisis: kalangan kampus merupakan salah satu pilar dl penanggulangan --
pasir pa.sir [n] butir-butir batu yg halus; kersik halus: Ayah membuat adukan dr air, semen, dan --; (2) n lapisan tanah atau timbunan kersik halus: ia bermain-main di --; padang --; (3) a berbutir-butir sbg pasir: emas --; gula --; (4) n laut: tepi --
pastiles pas.ti.les [n] jenis gula-gula, biasanya berbentuk butiran kecil, mengandung obat untuk melegakan pernapasan, menyegarkan mulut, menyembuhkan sakit kerongkongan, batuk, dsb
patin pa.tin [n] ikan sungai, bentuk tubuhnya panjang, pipih dan ramping, pd punggung bagian belakang terdapat sirip lurus, depannya agak tinggi dan menurun pd kepala, tubuh bagian atas, sirip dada, dan sirip ekor warnanya kehitam-hitaman, sedangkan sirip punggung warnanya kemerah-merahan; Pangasius nasutus
paya-paya pa.ya-pa.ya [ark n] ludah merah ketika makan sirih
pegagang pe.ga.gang [n] (1) tumbuhan menjalar, mempunyai sulur yg berakar, daunnya spt ginjal, melekat pd tangkai yg panjang dan menggerombol menjadi satu di seputar batang, tangkai daun yg agak melebar di bagian bawah kadang-kadang berwarna kemerah-merahan, daunnya untuk obat; Centella asiatica; (2) daun pegagang
pegar pe.gar [n] burung kuau kecil; burung merah mata; Lephura rufa
pejantan unggul pe.jan.tan unggul ternak jantan yg telah dibuktikan (diuji) keunggulannya dl membuahkan keturunan
pelagra pe.lag.ra [n Dok] penyakit yg disertai ruam (radang) kulit, terutama di tangan (merah-merah), gangguan pd pusat susunan saraf alat pencernaan, dan radang rongga mulut yg menyebabkan ketumpulan otak atau menjadi gila
pemurnian pe.mur.ni.an [n] proses atau tindakan memurnikan: -- cita-cita perjuangan; perusahaan -- gula
penempaan pe.nem.pa.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menempa; penggemblengan: ~ bagi para transmigran mempunyai manfaat timbal balik; (2) metode pendidikan atau pelatihan (keterampilan), pembetulan kebiasaan dsb dng cara mengulang terus-menerus
pengadil peng.a.dil [n] orang yg mengadili; hakim: pemain terkenal itu pernah dikartumerahkan sang ~
pengadukan peng.a.duk.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengaduk: ~ bumbu dilakukan sebelum menggulai; (2) tempat mengaduk: ia mengambil semen di ~
pengempaan pe.ngem.pa.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengempa; (2) perihal menggunakan perkakas untuk memeras, menekan: di pabrik gula ~ tebu berjalan secara mekanis
pengupas pe.ngu.pas [n] (1) alat untuk mengupas; (2) orang yg mengupas (tt buah, telur, dsb); (3) orang yg mengulas (menganalisis)
pengupasan pe.ngu.pas.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengupas; (2) pengulasan; penguraian; (3) penyingkiran (penggalian, pembongkaran, pengangkutan, pembuangan) lapisan penutup cebakan bijih atau galian tambang yg akan ditambang secara terbuka
penjinakan pen.ji.nak.an [n] proses, cara, perbuatan, menjinakkan: di gedung bertingkat itu sedang diadakan latihan ~ bom dan penanggulangan bahaya kebakaran
pentosa pen.to.sa [n Kim] gula monosakarida dng lima atom karbon dl satu molekul
penumbuhan pe.num.buh.an [v] proses, cara, perbuatan menumbuhkan: esensi deregulasi bertujuan mengupayakan ~ struktur ekonomi yg lebih produktif
pepaya semangka pepaya yg merah warnanya dan manis
pepermin pe.per.min [n] gula-gula yg diberi rasa agak pedas (mentol)
perahan pe.rah.an [n] (1) hasil memerah: ~ limau; ~ kelapa; (2) air susu dr binatang ternak (sapi, kambing, dsb): bayinya diberi minum ~ , bukan susu ibunya; (3) yg diperah (diambil air susunya)
perang elektronik perang yg menggunakan peralatan elektronik untuk kekuatan militer, terutama radar, sinar inframerah, pengarah senjata ke sasaran yg tepat, dan peralatan yg dapat mengecoh serta membutakan intaian pasukan penyerang
peranti pe.ran.ti [n] (1) alat; perkakas: -- untuk membuka kotak ini tidak ada; (2) syarat; (3) bahan (untuk): -- untuk membuat gula adalah tebu
peras pe.ras [v] me.me.ras v (1) memijit (menekan dsb) supaya keluar airnya; memerah: ~ susu lembu; (2) ki mengambil untung banyak-banyak dr orang lain: dia dituduh ~ buruh-buruhnya; (3) ki meminta uang dsb dng ancaman: ia dipersalahkan krn ~ seorang pedagang di pasar itu [ark a] (1) licin; (2) rata; paras
peraturan hukum per.a.tur.an hukum prinsip yg menyatakan bahwa keunggulan hukum membatasi pejabat negara dl menyelenggarakan kekuasaannya
perekam pita video pe.re.kam pita video pengulangan kembali secara langsung suatu rekaman suara dan gambar secara bersamaan
perencah pe.ren.cah [a] campuran: -- gulai, bahan penyedap gulai [n] rencah
pergam gunung pergam yg tubuhnya panjang (45 cm atau lebih), berbadan gemuk, bulu badan, sayap, dan ekornya beraneka warna, matanya putih atau merah, hidup di hutan pegunungan, suaranya dalam, berkumandang jauh di dl hutan dan lembah pegunungan; Ducula badia
pergumulan per.gu.mul.an [n] perihal bergumul; pergulatan
perit pe.rit [a] perih; pedih [n] burung kecil, paling panjang 12 cm, hidup berkelompok di pohon rendah dan semak dekat sawah, berbulu merah kecokelat-cokelatan, dng bulu leher hitam, pemakan biji-bijian, kadang-kadang makan serangga
perlombaan senjata per.lom.ba.an senjata [Pol] usaha suatu negara atau persekutuan beberapa negara untuk mendapatkan keunggulan militer atas lawan-lawannya, baik melalui penambahan persenjataan konvensional maupun peningkatan persenjataan strategis berteknologi canggih
permen per.men [n] gula-gula yg bau dan rasanya mengandung campuran minyak perangsang (dr tumbuhan)
perona pe.ro.na [n] alat untuk membuat rona: ~ bibir warna merah
perona pipi pe.ro.na pipi kosmetik untuk meronai atau membuat bentuk pipi sempurna, berbentuk padat, krim, atau gel, biasanya berwarna merah atau merah muda
persaingan per.sa.ing.an [n] (1) perihal bersaing; konkurensi: -- di antara sesama pedagang bermodal kecil tidak akan menguntungkan mereka; (2) usaha memperlihatkan keunggulan masing-masing yg dilakukan oleh perseorangan (perusahaan, negara) pd bidang perdagangan, produksi, persenjataan, dsb
persik per.sik [n] tanaman jenis mawar, bercabang banyak, berbunga merah jambu, buahnya berdaging tebal, berbiji tunggal, dan dapat dimakan; Prunus persica
petunia pe.tu.nia [n] tanaman terna dr famili Solanaceal, tingginya antara 16-30 cm, bunganya ada yg bermahkota tunggal dan ada pula yg bermahkota ganda dng warna yg bervariasi (merah, putih, kuning pucat, biru, dan ungu tua)
pial pi.al [n] cuping merah yg lembut pd dagu atau telinga ayam dsb
pianggu pi.ang.gu [n] pohon berbuah merah yg dapat dibuat sambal; Clerodendron umbatrile
pijar pi.jar [n] (1) percikan nyala merah kekuning-kuningan krn panas atau terbakar; nyala api; (2) percikan logam (besi dsb) yg menyala ketika ditempa [n] , pi.jar-pi.jar n damar untuk meluluhkan patri
pilang pi.lang [n] (1) pohon, tingginya mencapai 25 m, teras kayu berwarna cokelat kemerah-merahan, dapat digunakan untuk bahan bangunan, jembatan, dsb; akasia; Acacia leucophloea; (2) kayu pilang
pilin-memilin pi.lin-me.mi.lin [v] saling memilin: kedua pegulat itu bergulungan, ~
pilus pi.lus [n] penganan yg digoreng, dibuat dr tepung beras dan gula, berbentuk bulat panjang
pinang pi.nang [n] (1) tumbuhan berumpun, berbatang lurus spt lilin, tangkai daun yg melekat pd batang berbentuk spt lembaran kulit, buah yg tua berwarna kuning kemerah-merahan untuk kawan makan sirih dsb; Areca catechu; (2) buah pinang; biji pinang [v] me.mi.nang v (1) meminta seorang perempuan (untuk dijadikan istri); melamar: tidak ada yg berani ~ anak jutawan itu; (2) ki melamar (pekerjaan dsb): kabarnya lebih dr seratus orang yg ~ pekerjaan itu [Mk v] me.mi.nang-mi.nang v menimang-nimang
pinang masak buah pinang yg sudah tua berwarna kuning kemerah-merahan
pinang raja pinang merah
pincuk pin.cuk [n] rujak buah (dng gula, lombok, belacan, dsb) [v] me.min.cuk v memikat (menggiurkan) hati: pedagang harus pandai ~ hati pembeli [n] wadah (rujak, gado-gado, dsb) dr daun pisang yg dilipat dan disemat dng lidi sehingga membentuk lekukan: satu -- pecal harganya seratus rupiah
pipa pi.pa [n] (1) barang yg bentuknya bulat panjang, tengahnya berongga dr ujung ke ujung, digunakan untuk mengalirkan barang cair atau gas; pembuluh; buluh-buluh: -- air; -- minyak; (2) alat untuk menyambung rokok (dibuat dr tulang, gading, dsb): -- rokok; -- tembakau; (3) cerobong: -- pabrik gula
pirang pi.rang [a] merah kecokelat-cokelatan atau kekuning-kuningan
pisang epek pisang panggang yg dijepit dan dilumuri gula cair
pisang raja pisang yg berkulit tebal, kalau tua berwarna kuning, dagingnya tebal agak merah, dapat dimakan tanpa dimasak atau dijadikan bahan olahan lain (pisang goreng, keripik, dsb)
pita pi.ta [n] (1) jalur (kain dsb) yg panjang: -- mesin tulis; kado itu dibungkus dng kertas dan dikebat dng -- merah; (2) cak lajur kertas pendek sbg tanda sudah membayar bea dan cukai: rokok tanpa -- seharga dua juta rupiah disita
pletora ple.to.ra [n Dok] (1) kuantitas melimpah berlebih-lebihan; (2) keadaan sakit krn terlalu banyak butir darah merah
plintit plin.tit [n Geo] jenis lempung merah
pohon keben pohon yg berasal dr Asia Tenggara, termasuk keluarga Hecythidaceae, biasanya tumbuh di sepanjang pantai yg berpasir dan berbatu, bunganya spt sikat berwarna putih dan bertangkai panjang, buahnya apabila diperas akan mengeluarkan minyak berwarna merah, digunakan sbg bahan bakar krn mengandung oli/lemak dng kadar 3%; pohon perdamaian
prajurit dua pangkat tamtama peringkat terendah dl angkatan darat dan udara, satu tingkat di bawah prajurit satu (tanda pangkatnya satu balok lurus mendatar berwarna merah yg ditempatkan di lengan baju)
prajurit kepala pangkat tamtama peringkat keempat dl angkatan darat dan udara, satu tingkat di bawah kopral dua, satu tingkat di atas prajurit satu (tanda pangkatnya tiga balok lurus mendatar berwarna merah yg ditempatkan di lengan baju)
prajurit satu pangkat tamtama peringkat kelima dl angkatan darat dan udara, satu tingkat di bawah prajurit kepala, satu tingkat di atas prajurit dua (tanda pangkatnya dua balok lurus mendatar berwarna merah yg ditempatkan di lengan baju)
puding pu.ding [n] tumbuhan semak, biasanya sering dijadikan tanaman pagar, warna daunnya merah (ada bermacam-macam, spt -- emas, -- hutan, -- merah, -- perada); Graptophyllum pictum [n] penganan yg dibuat dr tepung (terigu, maizena, dsb)
puji pu.ji [n] (pernyataan) rasa pengakuan dan penghargaan yg tulus akan kebaikan (keunggulan) sesuatu: segala -- dan syukur kupanjatkan kpd Allah subhanahu wa taala; -- dan cela tiada dihiraukannya; -- dan bujuknya mengandung bisa
puji-pujian pu.ji-pu.ji.an [n] (1) perkataan memuji-muji kebaikan (keunggulan dsb); (2) bagian permulaan surat yg mengandung pujian kpd orang yg dikirimi surat itu
pulut lemak pulut yg dimasak dng santan dan dicampur dng gula
puma pu.ma [n] jenis kucing besar buas yg berwarna cokelat kemerah-merahan yg hidup di benua Amerika
punai pu.nai [n] burung yg bulu kepala dan lehernya berwarna biru keabu-abuan, punggung dan sayap bagian atas berwarna cokelat tua kemerah-merahan, sedangkan bagian sayap yg lain berwarna hitam; Treron Curvirostra
punggai pung.gai [n] pohon tinggi, kayunya berwarna kemerah-merahan, keras dan awet, buahnya pahit dan tidak dapat dimakan, tetapi bijinya yg tua jika dibakar dapat dimakan; Coelostegia griffithii
puring pu.ring [n] nama ikan laut [n] tanaman hias yg berkayu, bentuk daunnya bermacam-macam (lonjong membundar, panjang spt pita dsb) dan warnanya merah atau hijau bercak-bercak merah atau kuning [Lihat {vuring}]
putaran kerja pu.tar.an kerja waktu yg diperlukan seorang pekerja untuk mengulangi lagi pekerjaan yg menjadi garapannya
puter pu.ter [n] burung piaraan yg bagus suaranya, panjang badan berikut paruh dan ekornya mencapai 29 cm, pd kalung lehernya terdapat dua warna, yaitu warna putih di atas dan warna hitam di bawah, warna sayap bagian bulu penutupnya cokelat muda merata, bulu umumnya berwarna cokelat muda atau semu kelabu, warna kaki merah, paruh hitam, mata berwarna cokelat kemerah-merahan; Streptopelia bitorquata [v] , me.mu.ter v Tan mengiris tanah dan mengangkat tanaman di atasnya tanpa merusak dan memberantakkan susunan akar beserta tanah yg meliputi akar-akar itu
raban ra.ban [n] bunyi ujar anak yg berusia sekitar 5-8 bulan, berupa pengulangan bunyi yg mirip suku kata, sebelum anak berhasil mengucapkan kata-kata, misalnya, ma ma ma; ba ba ba
radang tenggorok penyakit radang pd tenggorok, ditandai warna merah dan rasa gatal pd tenggorok, kadang-kadang disertai rasa demam
radis ra.dis [n] tumbuhan, umbinya berwarna merah atau putih, dapat dimakan mentah, dibuat lalap atau dicampurkan pd selada; rades; Rephanus sativus
ragi ra.gi [n] (1) pulung yg dikeraskan yg dibuat dr beras, bawang putih, bawang merah, kayu manis, lombok, lengkuas, dsb untuk membuat tapai, arak, adonan roti, dsb; (2) zat yg mengandung ragi; fermen [n] warna (kain); corak (batik, anyaman): kain tenunan yg elok -- nya
rahasia-rahasiaan ra.ha.si.a-ra.ha.si.a.an [v] saling merahasiakan: antarkami tidak ada ~
rambai ram.bai [n] pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, buahnya spt langsat, tersusun dl bentuk malai, kulitnya tipis berwarna kuning gading, isinya merah muda dan rasanya agak masam; Baccaurea motleyana [n] (1) bulu yg halus dan panjang (pd leher dan ekor ayam, dsb); bulu panjang (pd janggut biri-biri dsb); (2) akar-akar halus, panjang, dan berumbai-umbai (pd beberapa jenis pohon)
rambung ram.bung [n] pohon karet yg tingginya mencapai 20-40 m, daunnya lebat, tebal, licin, berkilap, dan berbentuk jorong, pucuk daun muda terbungkus daun pelindung berwarna merah, ditanam sbg tanaman hias; Ficus elastica
rambutan ram.but.an [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, bercabang banyak dan rindang, bunganya hijau kekuning-kuningan, buahnya bulat lonjong berambut, jika masih muda buahnya berwarna hijau dan kalau sudah matang berwarna merah (kuning), isinya putih dan rasanya manis atau masam; Nephelium lappaceum; (2) buah rambutan
ramirezi ra.mi.re.zi [n] ikan hias bersisik, berasal dr Venezuela, sirip punggungnya lebih panjang dp sirip bawah perut, warnanya bintik-bintik pelangi, kulit perutnya berwarna kemerahan; Apistoqamma ramirezi
rangrang rang.rang [n] semut merah yg besar; kerengga
rasa ra.sa [n] (1) tanggapan indra thd rangsangan saraf, spt manis, pahit, masam thd indra pengecap, atau panas, dingin, nyeri thd indra perasa); (2) apa yg dialami oleh badan: -- pedih dan nyeri di perut merupakan gejala sakit lambung; (3) sifat rasa suatu benda: gula -- nya manis; (4) tanggapan hati thd sesuatu (indra): -- sedih (bimbang, takut); (5) pendapat (pertimbangan) mengenai baik atau buruk, salah atau benar: -- adil [n] , air -- air raksa
rasamala ra.sa.ma.la [n] (1) pohon yg berdaun tunggal, berwarna hijau, dan berbentuk bulat telur dng tepi bergerigi, berbatang tegak lurus, tingginya mencapai 50 m, garis tengah batang mencapai 1,5 m, kulit batang pecah-pecah dan mengelupas berwarna abu-abu kemerah-merahan atau cokelat muda, kayunya berbau harum; Altingia excelsa; (2) kayu rasamala
rasberi ras.be.ri [n] jenis buah seri berwarna merah atau hitam; Rubus idaeus
reduplikasi fonologis pengulangan unsur fonologis, spt fonem, suku kata, atau bagian kata yg tidak ditandai oleh perubahan makna (spt lelaki, pipi, kupu-kupu)
reduplikasi gramatikal pengulangan fungsional suatu bentuk dasar yg mencakupi reduplikasi morfologis dan reduplikasi sintaksis
reduplikasi morfologis pengulangan morfem yg menghasilkan kata (msl rumah-rumah, mengobar-ngobarkan)
reduplikasi sintaksis pengulangan morfem krn tuntutan kaidah sintaksis, spt pembentukan keterangan (msl jauh-jauh, didatanginya = walaupun jauh, didatanginya)
rejeh re.jeh [a] merah dan berair pd pelupuk mata bagian dalam; belengset
rekurs re.kurs [v] mengulang pelajaran
remas re.mas [v] , me.re.mas v (1) mengepal-ngepal dan memerah-merah (kelapa, adonan): ~ tepung; ~ kerupuk; (2) memulas dan memerah (kain basah dsb); memeras: ~ kain basah; (3) merenyukkan; mengumalkan: ia ~ surat itu, lalu dibuangnya ke keranjang sampah; (4) memijit-mijit; mengurut: ia ~ kakinya yg keram itu
rencah ren.cah [v] , me.ren.cah v (1) berjalan melalui lumpur (bencah dsb); menginjak-injak: ia tidak mau ~ lumpur jalan itu; (2) menggemburkan tanah di sawah dng membiarkan kerbau menginjak-injak tanah itu hingga spt dibajak); melunyah sawah; (3) ki menempuh (bahaya dsb): ~ bahaya [v] , me.ren.cah v (1) tidak tetap pendirian (pekerjaan dsb); (2) mengerjakan berbagai pekerjaan bersama-sama (tetapi tidak ada yg selesai) [n] campuran bumbu (rempah) untuk menyedapkan makanan: ~ gulai
rendang ren.dang [n] daging yg digulai dng santan sampai kuahnya kering sama sekali, yg tinggal hanyalah potongan daging dng bumbunya
rengadean re.nga.de.an [n] (1) pohon yg berwarna merah tua, kayunya sangat keras, dapat dipakai untuk bahan rumah; Ploiarum Alternifolium; (2) kayu rengadean
rengas re.ngas [n] (1) pohon yg merah kayunya, getahnya sangat tajam, jika getahnya tersentuh, dapat menyebabkan kulit melepuh, getahnya dapat juga dijadikan cat pernis atau minyak kayu dsb; Gluta renghas; (2) getah rengas
repetitif re.pe.ti.tif [a] bersifat pengulangan: untuk batik "cap" dan batik "tulis" yg sering terjadi pengulangan secara massal di satu corak, lebih cocok untuk dikatakan sbg seni --
residivis re.si.di.vis [n] orang yg pernah dihukum mengulangi tindak kejahatan yg serupa; penjahat kambuhan: terdakwa tergolong -- yg pernah dijatuhi hukuman dua tahun
residivisme re.si.di.vis.me [n] kecenderungan individu atau kelompok untuk mengulangi perbuatan tercela walaupun ia sudah pernah dihukum krn melakukan perbuatan itu
residivistis re.si.di.vis.tis [a] (1) Huk bersifat mengulangi lagi tindak kejahatan yg serupa; (2) Dok bersifat kambuh lagi dr sakit setelah dinyatakan sembuh atau tampak sembuh untuk jangka tertentu
residu re.si.du [n] ampas; endapan (tt minyak tanah, gula, dsb)
ret [n] salah satu kartu besar, berbentuk wajik berwarna merah
ridu ri.du, pe.ri.du.an [n] tempat pembuangan ludah kuning berupa ampas atau sisa kunyahan kuning, bekas sugi atau tembakau yg habis dikulum, terutama sepahan ludah merah; tempat meludah
rima ri.ma [n] pengulangan bunyi yg berselang, baik di dl larik sajak maupun pd akhir larik sajak yg berdekatan
rodolit ro.do.lit [n Min] varietas akik garnet yg berwarna merah jambu
roseola ro.se.o.la [n Dok] ruam berwarna merah berbintik, spt pd penyakit campak dan sifilis
rotan jernang rotan merah; Daemonorhops hygrophilus
rotan tikus rotan kecil yg kemerah-merahan warnanya; Flagellaria indica
roti manis roti yg dicampur gula
ruam ru.am [n] bintil-bintil merah pd kulit; penyakit kulit (pd anak-anak) krn peluh
rubin ru.bin [n] permata yg berwarna merah
rubrik rub.rik [n] kepala karangan (ruangan tetap) dl surat kabar, majalah, dsb: surat kabar membuka -- untuk menampung pendapat pembaca [n Kat] petunjuk resmi yg mengatur tata laksana liturgi, dulu dicetak merah
rujak ru.jak [n] makanan yg dibuat dr buah-buahan kadang-kadang disertai sayuran yg diiris (ditumbuk dsb), kemudian diberi bumbu yg terdiri atas asam, gula, cabai, dsb
sabak sa.bak [Mk a] (1)muram; suram: mukanya -- spt sedang dirundung kesusahan; matanya --; (2) redup (tt cuaca); mendung: hari --; (3) berlinang (tt air mata) [v] me.nya.bak v merebus nira untuk dibuat gula: ia hidup dr -- nira [n] batu tulis (alat tulis yg dibuat dr batu berbentuk papan tipis diberi bingkai untuk ditulisi): pd zaman (penjajahan) Jepang kebanyakan murid menulis di atas -- [Lihat {sebak}]
sabuk sa.buk, sabuk jingga [n] terna tahunan, tumbuh merumpun, tingginya mencapai 2 m, berbatang pendek yg tertutup pelepah daun, daunnya berbentuk lanset memanjang, panjangnya 20-40 cm, tulang daun berwarna hijau muda, permukaan bawah daun berwarna merah tua keungu-unguan; Stromanthe sanguinea
safron saf.ron [n] rempah yg berasal dr tanaman crocus yg dibudidayakan, mengandung minyak asiri dan zat pewarna, yakni warna oranye nyata (untuk yg bermutu) dan warna kemerah-merahan (untuk yg kurang baik)
saga sa.ga [n] perdu merambat, termasuk suku polong-polongan, Papilionaceae, berdaun majemuk menyirip ganjil, bunganya berwarna merah, polongnya berbentuk lonjong, berisi 3-6 biji, berwarna merah berkilap dng bercak hitam; saga biji; saga rambat; Abrus precatorius [n Sas] cerita rakyat (berdasarkan peristiwa sejarah yg telah bercampur fantasi rakyat); prosa kisahan lama yg bersifat legendaris tt kepahlawanan keluarga yg terkenal atau pertualangan yg mengagumkan
sagon sa.gon [n] penganan kering yg terbuat dr tepung beras ketan bercampur kelapa dan gula: anak-anak suka makan --
saing bebas usaha memperlihatkan keunggulan masing-masing tanpa ketentuan yg mengikat
saing culas usaha memperlihatkan keunggulan masing-masing secara tidak jujur
saka sa.ka [n] (1) tiang rumah; (2) kp pusaka (bendera): Sang -- Merah Putih, bendera pusaka Merah Putih [Mk n] (1) keluarga dr pihak ibu; (2) pangkat adat dr kaum yg bersifat turun-temurun
sakar sa.kar [n] (1) gula: ia membeli -- sekilo; (2) Dok zat gula dl darah [Ar n] neraka [Mk v] samun; rompak; rampas
sakar nabati zat gula dr tumbuh-tumbuhan
sakarida sa.ka.ri.da [n Kim] kelompok senyawa organik yg menghasilkan zat gula yg berasal dr bermacam-macam bahan, spt gula susu, pati, dan gula buah
sakarimeter sa.ka.ri.me.ter [n] alat untuk mengukur banyaknya kadar gula dl larutan
sakarin sa.ka.rin [n] serbuk hablur putih, tidak berbau dan rasanya manis (dipakai sbg pengganti gula)
sakarosa sa.ka.ro.sa [n] gula majemuk yg tersusun dr gabungan dua jenis gula sederhana (glukosa dan fruktosa); sukrosa: yg membuat manis gula tebu adalah --
sake sa.ke [n] (1) arak Jepang, dibuat dr beras yg beragi, biasanya disajikan panas-panas; (2) zat cair aromatik, berwarna kuning, rasanya enak dan disenangi, kadar etanol 13-14% dan kadar gula 0,9%
sakura sa.ku.ra [n] bunga berwarna putih atau merah jambu yg mekar pd permulaan musim panas di Jepang
sambal bajak sambal yg bahannya terdiri atas cabai, bawang merah, kemiri, garam, terasi diberi santan dan direbus hingga air santannya menguap habis
sambal kecap sambal yg dibuat dr cabai, bawang merah, dan tomat yg diiris kecil-kecil lalu diberi kecap
sandang san.dang [n] bahan pakaian: mutu -- dalam negeri tidak kalah dng buatan luar negeri [n] (1) tali (dr kulit, kain, rotan, dsb) yg dipakai untuk membawa sesuatu dng disampirkan di bahu atau disilangkan di dada: bedil itu diikat dng -- kulit; (2) selendang; selempang: -- merah yg menggantung di bahunya menambah cantik pemakainya
sang Dwiwarna sang Merah Putih
sanjai san.jai [Mk a] lanjai; lampai [Mk n] penganan dr singkong yg diiris tipis memanjang atau melebar, digoreng, dibumbui dng cabe merah
sawang sa.wang [n] -- langit ruang antara langit dan bumi; awang-awang: Sang Merah Putih naik menjulang -- langit [Mk n] , rimba -- rimba yg amat luas [n] (1) sarang laba-laba; (2) kotoran yg melekat di langit-langit rumah dsb: rumah tua itu penuh dng -- [n] tumbuhan untuk obat kurap, Cordyline fruticosa [n] burung jenis punai: punai --
sawo sa.wo [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 20 m, bercabang agak rendah, batangnya kasar berwarna cokelat tua, tajuknya berdaun lebat, buahnya berbentuk lonjong berwarna cokelat kemerah-merahan atau merah kehitam-hiataman, rasanya manis; Manilkara achras; (2) buah sawo [Mk n] ular sawa
sawo kecik jenis sawo, buahnya kecil-kecil, berwarna merah; Manilkara kauki
sawo matang cokelat kemarah-merahan
sayur sa.yur [n] (1) daun-daunan (spt sawi), tumbuh-tumbuhan (taoge), polong atau bijian (kapri, buncis) dsb yg dapat dimasak; (2) masakan yg berkuah (spt gulai, sup): -- asam; -- bening [n] -- babi tumbuhan yg daunnya untuk obat luka; Borreria ocimoides
sebanyak se.ba.nyak [num] (1) sama banyaknya dng: -- yg kaya, -- itu juga yg miskin; utangnya -- bulu, utang yg banyak sekali; (2) sejumlah; jumlahnya: untuk keperluan Natal, telah disediakan -- 15 ton gula dan terigu
sebentar se.ben.tar [n] (1) singkat; sesaat; tidak lama: tunggulah -- , saya mau sembahyang dulu; (2) nanti: -- Ibu datang; (3) kadang-kadang: -- pergi, -- tidak
seburut se.bu.rut [n] tumbuhan semak, bunganya berwarna ungu merah, akarnya terkenal sbg obat kuat (tonikum); Thottea grandiflora
secang se.cang [Jw n] pohon yg menghasilkan zat pewarna merah; sepang
sedelinggam se.de.ling.gam [n] bahan cat merah; meni
sejemput se.jem.put [n] sebanyak yg dapat diambil dng ujung jari tangan; sejumput: ~ gula pasir
sekerek se.ke.rek [n] sepuluh kerat gula enau
sekoteng se.ko.teng [n] minuman penghangat badan (terbuat dr gula, jahe, tangkue, dsb)
sel darah sel-sel yg merupakan komponen penyusun darah, darah putih (leukosit), dan sel darah merah (eritrosit)
selai se.lai [n] bubur dr buah-buahan yg dimasak dng gula sampai kental (biasanya dioleskan pd roti, kue, dsb); -- nanas; -- stroberi
selempada se.lem.pa.da [n] semut besar berwarna merah atau hitam, gigitannya gatal sekali
semprit sem.prit [n] (1) peluit kecil, terbuat dr logam atau buluh bambu yg kecil; (2) alat untuk memasukkan obat ke dl tubuh; semprot kecil [n] kue kering (bakaran oven) yg dicetak dr adonan tepung terigu, gula, telur, dsb yg dicetak dng menekannya ke luar dr corong yg ujungnya berkembang-kembang
semut api semut yg berwarna merah, gigitannya terasa panas serta menimbulkan rasa gatal; semut gatal; Tetraponera rufonigra
semut geramang semut yg berukuran lebih besar dp semut biasa, berkaki panjang, berwarna merah, hidup pd dahan kayu ataupun daun-daunan; Plagiolepsis longipes
semut kerengga semut yg berukuran besar, panjangnya sekitar 1 cm berwarna merah, biasanya terdapat di pohon-pohon; Occophylla smaragdina
semut pudak semut berukuran kecil, tubuhnya langsing, kepala berwarna cokelat tua, kemerah-merahan atau hitam, menyukai manisan; Topinoma melanocephalum
sengkawang seng.ka.wang [n] (1) pohon besar, tumbuh di hutan kering, kayunya lebih baik dp kayu meranti merah, buahnya besar, penghasil terpenting untuk lemak sengkawang; Shorea singkawang; (2) lemak sengkawang
sentil sen.til, ter.sen.til [v] tampak tersembul sedikit di antara bibir (sugi, gula-gula, dsb); tersongel
sentralisasi sen.tra.li.sa.si [n] penyatuan segala sesuatu ke suatu tempat (daerah dsb) yg dianggap sbg pusat; penyentralan; pemusatan: saat ini sedang diusahakan -- tanaman tebu di sekitar pabrik gula
sepang se.pang [n] (1) pohon berduri, kayunya dapat dibuat bahan pencelup merah; secang; Caesalpinia sappan; (2) kayu sepang
serabi se.ra.bi [n] penganan berbentuk bundar pipih berpori-pori, dibuat dr adonan tepung beras (gandum), air kelapa (santan dsb), ragi dsb, sebelum dimasak dibiarkan mengembang, dimakan dng kuah gula jawa bercampur santan
serai dapur serai gulai
serawak se.ra.wak lihat batu [n] penganan yg terbuat dr pisang, dicampur dng tepung dan telur, kemudian diberi kuah gula hitam bercampur santan
serbat ser.bat [n] (1) minuman segar (nyaman); (2) minuman panas yg terbuat dr jahe, gula, dsb
seriawan se.ri.a.wan [n] penyakit pd gusi, bibir bagian dalam, langit-langit mulut, atau lidah (tampak merah atau putih dan melepuh)
serikaya se.ri.ka.ya [Lihat {srikaya}] [n] penganan yg terbuat dr campuran tepung, gula, telur, dan santan, biasanya dimakan dng nasi ketan
serkai ser.kai [v] me.nyer.kai v (1) memulas (memiuh, meremas, memerah) supaya air atau patinya keluar (tt adonan yg dibungkus kain, kain basah, dsb); (2) mengayak (tt tepung dsb); (3) menapis dng kain dsb (tt kanji dsb)
seroja se.ro.ja [n] tumbuhan air yg rimpangnya terbenam dl lumpur, daunnya besar membundar, bunganya besar berwarna merah jambu, tegak mencuat ke atas permukaan air; bunga padma; bunga teratai; Nelumbo nucifera
serpentina ser.pen.ti.na [n] batu hias hijau atau merah dng nama kimia magnesium silikat berhidrat
setagen se.ta.gen [n] sabuk (ikat pinggang) perempuan (biasanya terbuat dr kain), panjangnya antara 3-5 m, biasanya polos (putih, merah, hitam, hijau, dsb), dikenakan oleh mereka yg berkain
setia merek [Kom] kesetiaan konsumen thd suatu merek yg ditunjukkan melalui perhatian dan perbuatan untuk mengulang pembelian merek tsb secara berkala
setopan se.top.an [n] (1) tempat berhenti (bus dsb); penghentian (kendaraan); (2) lampu lalu-lintas (merah, hijau, kuning) yg dapat menandai kendaraan yg lewat harus berhenti atau berjalan lagi
setrup set.rup [n] air gula; sirop
setup se.tup [n] buah-buahan dsb yg dimasak dng dikukus atau direbus dan dibubuhi gula
simbur sim.bur [v] ber.sim.bur v (1) membuang air dsb ke atas dng tangan; memercik(kan) banyak-banyak; (2) menyembur atau memancar (tt air dsb): darah -- dr lukanya; darahnya -- ke mukanya, ki mukanya merah kemalu-maluan; (3) ki tersaput (oleh gelap): hari pun -- gelap
sindur sin.dur [Jw n] (1) sabuk dr kain merah muda yg tepinya putih: untuk membedakan dng tamu undangan maka tuan rumah itu memakai --; (2) motif kain batik yg dipakai oleh orang tua pengantin pd upacara perkawinan dng cara dililitkan di pinggang, berwarna merah dan putih, warna merah terdapat pd bagian tengah, warna putih pd bagian pinggir yg berbentuk gelombang
singkong kembang singkong yg umbinya kecil, warna batang kuning, tangkai daun merah muda, dan daun kuning terang yg tepinya hijau tua; Manihot utilissima
sinyal si.nyal [n] (1) tanda isyarat (lampu merah, bunyi, larangan parkir, dsb); (2) tiang dsb yg menjadi (atau berisi) tanda isyarat: -- stasiun sudah tampak dr jauh
sirah si.rah [Mk a] merah: tanah -- , kubur yg baru
sirop si.rop [n] (1) air gula agak kental, terkadang diberi esens dan diwarnai; setrup; (2) obat berbentuk cairan berasa manis: tersedia obat dl bentuk -- untuk anak-anak di apotek itu
skuas sku.as [n] cabang olahraga yg menggunakan raket, dimainkan oleh dua orang dl ruangan berdinding dng cara memukulkan bola ke dinding sampai salah satu pemain tidak bisa memukul kembali bola yg melambung dr dinding [n] minuman jus sitrun, bergula, biasanya ditambah air soda
soga so.ga [n] (1) pohon yg kulitnya dipakai sbg bahan pemerah pd kain batik dsb; Peltophorum pterocarpum; (2) kulit soga
sorbet sor.bet [n] minuman segar, dibuat dr sari buah (biasanya buah sitrun) ditambah gula dsb; serbat
spekuk spe.kuk [n] kue berlapis, dibuat dr terigu, telur, mentega, gula, dsb yg diberi bumbu khas, spt kayu manis dan pala
sportivitas spor.ti.vi.tas [n] sikap adil (jujur) thd lawan; sikap bersedia mengakui keunggulan (kekuatan, kebenaran) lawan atau kekalahan (kelemahan, kesalahan) sendiri; kejujuran; kesportifan
spt buku gaharu [pb] baru memperlihatkan keunggulannya apabila perlu
spt udang dipanggang [ki] merah sekali (krn malu dsb)
stroberi stro.be.ri [n] (1) tanaman perdu, berdaun lebar, buahnya berwarna berbintik-bintik hitam atau merah kehitam-hitaman, berbiji lembut, biasa dipakai sbg bahan selai; (2) buah stroberi: menanam -- jauh lebih menguntungkan dp menanam sayur
sudut su.dut [n] (1) penjuru; pojok: -- bilik; -- mata; (2) Mat bangun yg dibuat oleh dua garis yg berpotongan di sekitar titik po tongnya: -- tumpul; -- siku-siku; (3) tempat yg jauh-jauh dan tidak mudah dikunjungi; pelosok: bendera merah putih berkibar sampai ke -- kota; (4) segi (arah pandangan, pokok, atau dasar pandangan yg tentu): ditinjau dr -- keamanan, daerah itu boleh dijadikan permukiman
sukrosa suk.ro.sa [n Kim] hablur putih, C12H22O11, yg larut dl air, diperoleh dr tebu atau bit gula, digunakan sbg pemanis dl minuman dan makanan; sakarosa; gula
sumba sum.ba [n] nama zat pewarna merah yg dipakai untuk mewarnai kue dsb; kesumba
sumirat su.mi.rat [Jw a] bersinar; bercahaya: -- matahari sudah hampir habis, tetapi cahaya senja di ufuk masih meninggalkan merah spt bara
sumo su.mo [n] gulat tradisonal Jepang
sundai sun.dai [Mk n] limau -- jeruk purut yg besar (dipakai untuk menggulai)
superioritas su.pe.ri.o.ri.tas [n] keunggulan; kelebihan: dl pertandingan kemarin, regu A membuktikan -- nya dng menggulingkan regu B, 8-0
susu kental susu yg dikentalkan dan diberi gula
susu puan susu sapi (kambing dsb) hasil pemerahan
susu segar susu murni hasil pemerahan; susu yg masih dl keadaan segar dan tidak mengalami pemrosesan
tabo ta.bo [n] (1) tumbuhan (jenis bunga) yg daunnya biasa dipakai untuk memerahkan kuku; inai; pacar; Lawsonia inermis; (2) daun tabo
tabur ta.bur [v] ber.ta.bur v (1) berkurik-kurik (hitam, merah, dsb): ayam ~; (2) bersungkit (tt kain): kain ~; (3) ki membagi-bagikan (uang, sedekah, dsb): ~ berderma
tahi ayam kotoran ayam; (2) tumbuhan yg ditanam untuk pagar, berguna sbg tanaman yg memperbaiki struktur tanah dan menghasilkan kayu bakar, bunganya berwarna merah dan kuning semarak; Lantana camara
takaran ta.kar.an [n] (1) alat untuk menakar; sukatan (liter dsb); (2) ki ukuran: kadar gula yg terkandung di dl darah pasien itu sudah melebihi ~
takrir tak.rir [n] peneguhan kebenaran dng alasan: guru itu -- nya banyak lagi dalam [n] pengulangan hafalan atau pelajaran
talas cina tumbuhan yg daun dan batangnya dapat digulai, tidak gatal; kemumu
talasemia ta.la.se.mia [n Dok] penyakit kelainan darah turunan yg ditandai oleh adanya sel darah merah yg abnormal
tampus tam.pus [Mk a] kuning kemerah-merahan
tangkar tang.kar [Jw n] tulang iga atau tulang paha (belakang) sapi, kambing yg masih berdaging sedikit-sedikit dan masih dapat digulai [v] me.nang.kar.kan v (1) membiakkan; menetaskan: orang Indonesia sudah dapat ~ burung perkutut Bangkok yg disilangkan dng burung perkutut lokal; (2) menggandakan
tantangan tan.tang.an [n] (1) ajakan berkelahi (berperang dsb); (2) hal atau objek yg menggugah tekad untuk meningkatkan kemampuan mengatasi masalah; rangsangan (untuk bekerja lebih giat dsb): kesulitan itu merupakan ~ untuk lebih giat bekerja; (3) hal atau objek yg perlu ditanggulangi
tapak dara ta.pak da.ra [n] tanaman hias, bunganya di ujung batang atau cabang, berbentuk lingkaran lima helai mahkota, berwarna putih, merah muda, atau merah tua; Selaginella plana
tapus ta.pus [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk perkakas rumah; Elateriospermum tapos; (2) kayu tapos [v] me.na.pus v memerah atau memeras: ia sedang ~ santan
tar [Lihat {tir}] [n] tiruan bunyi mencambuk [n] kue yg dibuat dr tepung terigu, gula, mentega, telur, dsb berbentuk bulat dng ukuran besar [n] komponen dl asap rokok yg tinggal sbg sisa sesudah dihilangkannya komponen nikotin dan cairan, bersifat karsinogenik
tarbus tar.bus [n] kopiah yg tinggi (dr laken merah, disebut juga kopiah turki)
tasbih tas.bih [n Isl] pembacaan puji-pujian kpd Allah dng mengucap subhanallah 'Mahasuci Allah' atau subhana rabbiyal ?zim (a'la) 'segala kemuliaan bagi Tuhanku Yang Mahabesar (Mahatinggi)' [n] untaian butir manik-manik yg dipakai untuk menghitung ucapan tahlil, tasbih, dsb: -- itu, ada yg 33 dan ada yg 100 butir [n] tanaman hias berbunga besar, pelepah daunnya spt pohon pisang, bunganya beraneka ragam, berwarna merah tua, kuning, berbintik-bintik merah, merah muda, dsb; Canna orientalis
tautologi tau.to.lo.gi [n Ling] pengulangan gagasan, pernyataan, atau kata yg berlebih dan tidak diperlukan, msl duda pria; amat sangat mahal; kemubaziran; pleonasme
tebu te.bu [n] jenis rumput-rumputan berbatang tinggi dan beruas-ruas, air dl batangnya manis, biasanya dibuat gula; Saccharum officinarum
tedas te.das [a] nyata; jelas: berkata dng --; tampak --; hitam --; merah -- [n] gelang-gelang (lingkaran) timbul pd tiang, pilar, dsb
teh pahit minuman yg dibuat dr akar-akaran direbus untuk obat kuat; (2) teh tanpa gula
teja te.ja [n] (1) cahaya (awan) yg merah kekuning-kuningan kelihatan di kaki langit sebelah barat (ketika matahari terbenam); (2) pelangi [n] -- badak tumbuhan yg akar dan daunnya dibuat obat, Cinnamomum iners
teko te.ko [n] cerek dr tembikar dsb untuk tempat air minum: sebuah -- terletak di samping wadah gula berisi teh panas yg masih mengepul
telepok te.le.pok [n] teratai kecil, Nymphaea stellata, ada beberapa jenis spt: -- merah, Nymphaea lotus, -- putih: telinganya spt -- layu, telinga yg halus, lembut, dan indah bentuknya
telutut te.lu.tut [ark v] me.ne.lu.tut v berlutut; bertelut: hamba datang bukan untuk bersimpuh ~ mengulang-ulangnya spt perempuan tua
tembaga tem.ba.ga [n] logam yg berwarna kemerah-merahan sbg bahan baku spt kawat, periuk, atau uang: prasasti itu dipahat pd empat lempengan --
tempinis tem.pi.nis [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan tahan lama, Sloetia elongata, spt -- hitam, -- merah, -- putih; (2) kayu tempinis
temu wicara pertemuan yg diselenggarakan untuk membicarakan bidang tertentu (biasanya tt hambatan dan cara menanggulanginya)
temurat te.mu.rat [n] temu lawak yg berwarna merah
tenam te.nam [n] tumbuhan (pokok), damar mata kucing, mersawah merah; Anisophyllea costata
tengguli teng.gu.li [n] (1) pohon yg daunnya dapat menyebabkan orang mabuk, Cassia fistula; (2) daun tengguli [n] (1) air gula; (2) air tebu yg sudah dimasak; (gula); tetes
tengteng teng.teng [n] penganan (kue) dr kacang tanah, wijen, dsb yg diaduk dan dimasak dng gula, dikeringkan, kemudian dipotong-potong; ting-ting /tEngtEng/ ? 1tenteng
tepek te.pek [n] (1) selempeng (tembakau dsb); (2) sesuatu yg melekat atau menempel (spt tanah liat, lumpur, dan kapur): gula -- , gula kelapa (aren) yg dicetak pipih
tepus te.pus [n] tumbuhan, Achasma megalacheilos (banyak macamnya, spt -- daun, -- halia, -- merah, -- wangi)
terakota te.ra.ko.ta [n] (1)tembikar yg tidak dilapisi glasir, dibuat dr tanah liat yg dibakar sehingga warnanya merah kecokelat-cokelatan (digunakan sbg benda hias atau pelapis lantai): artefak batu dan -- terdapat dl peti kubur itu; (2) merah kecokelat-cokelatan; merah (batu) bata: kemejanya yg berwarna -- itu sangat mengesankan
teratai te.ra.tai [n] tumbuhan air berdaun melonjong lebar, bunganya putih, kadang-kadang merah jambu yg mekar pd malam hari; Nymphaca pubercens
teratasi ter.a.tasi [v] dapat diselesaikan; dapat ditanggulangi: sampai sekarang persoalan itu belum ~ olehnya
terlonggok ter.long.gok [v] terhimpun; tertumpuk tidak teratur: bertonton bawang merah ~ di tepi jalan pengangkutan dng truk
terombol te.rom.bol [Jw v] me.ne.rom.bol v menerobos; melantas: lampu merah sudah menyala, tetapi mobil itu masih mau ~ juga
terpampang ter.pam.pang [v] (tampak) terbentang lebar; terpapar; tampak nyata: ~ Bendera Merah Putih di latar belakang
tersipu ter.si.pu [adv] kemalu-maluan; amat malu: senyumnya yg selalu -- telah mekar dl lekukan pipinya yg mulus; mendengar pujian itu wajahnya merah --
tersirah ter.si.rah [a] telah merah: mendapat tanah --, (1) mati; (2) mendapati mayat yg telah dikubur
tetes te.tes [n] benda cair (air dsb) yg jatuh menitik krn berat; titik: beberapa -- air matanya menitik dr kedua kelopak matanya; takaran obat itu sekali minum lima -- [n] cairan sisa penghabluran gula; ceng: -- dapat dibuat alkohol
tetes tebu sirop yg terbuat dr sisa pengolahan gula
tinta tin.ta [n] (1) barang cair yg berwarna (hitam, merah, dsb) untuk menulis; dawat; mangsi; (2) bahan berwarna yg mengandung lemak yg dioleskan pd gambar cetak untuk mengalihkan gambar cetak itu pd kertas
tintir tin.tir [n] lampu minyak tanah; pelita [n cak] obat merah; merkurokrom
tiwul ti.wul [n] penganan yg dibuat dr tepung gaplek, diberi gula sedikit, kemudian dikukus, dapat dimakan bersama kelapa parut yg telah diberi garam sedikit
toh [Jw n] noda hitam atau hitam kemerah-merahan pd kulit (biasanya sudah ada sejak lahir) [p] kata afektif sbg penguat maksud: walaupun begitu, Tuan -- harus hadir; biarpun ia tidak bekerja, gajinya -- dibayar juga
tokoh to.koh [n] (1) rupa (wujud dan keadaan); macam atau jenis: -- bulat spt uang ringgit; pesawat terbang yg baru dibeli itu sama -- nya dng B-25; (2) bentuk badan; perawakan: melihat -- badannya, banyak orang menyangka ia adalah seorang pegulat; (3) ki orang yg terkemuka dan kenamaan (dl bidang politik, kebudayaan, dsb): ia adalah seorang -- politik yg disegani; (4) Sas pemegang peran (peran utama) dl roman atau drama [n] tipu; kecoh
tomat to.mat [n] (1) tanaman sayuran, batang dan daunnya berbulu halus, buahnya agak bulat, yg muda berwarna hijau, yg sudah masak (tua) berwarna merah, ada yg berbiji banyak, ada yg tidak berbiji, digunakan sbg sayur atau dimakan sbg buah; terung bali; ranti merah; Solanum Iycopersicum; (2) buah tomat
tongseng tong.seng [n] masakan terbuat dr daging (kambing) dicampur dng kuah gulai, kecap, dan kubis
topas to.pas [n] (1) batu permata berwarna macam-macam (kuning, cokelat, kemerah-merahan, tidak berwarna, dsb); (2) Kim aluminium silikat dng berbagai campuran; Al2(S1O4) (OH,F)2 [n Lay] awak kapal yg tugasnya melayani kebutuhan makan dan tempat tinggal awak kapal bawahan yg lain
trakom tra.kom [n] penyakit mata yg disebabkan oleh virus yg mengakibatkan selaput mata berbintik-bintik merah dan dapat menular
transparan trans.pa.ran [a] (1) tembus cahaya; tembus pandang; bening (tt kaca): gaunnya merah muda, terbuat dr sutra yg tipis -- sehingga tembus pandang; (2) jernih; (3) nyata; jelas: dl Era Reformasi segalanya harus bersifat --; (4) tidak terbatas pd orang tertentu saja; terbuka: sekarang ini perbankan sudah jauh lebih -- dl memberikan kredit
trilingga tri.ling.ga [n] reduplikasi berupa pengulangan unsur (suku kata) sebanyak tiga kali: dag-dig-dug, cas-cis-cus, dan ngak-ngik-ngok
tubian tu.bi.an [n] latihan yg bertubi-tubi; pengulangan
tumbang tum.bang [v] (1) rebah (tt kayu besar yg terangkat akarnya dsb): pohon satu-satunya tempat bernaung -- krn hujan yg disertai angin kencang itu; (2) ki jatuh; runtuh (tt negara, kekuasaan, dsb): kekuasaan imperialis di Timur Tengah telah -- [Mk n] keladi (pisang, ubi) yg direbus, ditumbuk halus dan dicampur dng gula dan parutan kelapa
tumbuh tum.buh [v] (1) timbul (hidup) dan bertambah besar atau sempurna (tt benih tanaman; bagian tubuh spt rambut, gigi, tt penyakit kulit spt bisul, jerawat): -- bisul di dekat ketiak; bibit itu pun -- menjadi besar dan sehat; giginya belum --; (2) sedang berkembang (menjadi besar, sempurna, dsb): badan dan jiwa anak sedang -- jangan sampai terganggu; (3) timbul; terbit; terjadi (sesuatu): -- bintik-bintik merah di kulitnya; -- perasaan tidak senang di antara para hadirin; antara kedua bersaudara itu -- perselisihan
tungau tu.ngau [n] kutu kecil sekali berwarna merah sering terdapat pd kulit ayam dsb [Mk ark] me.nu.ngau v melihat ke bawah dng membungkuk (menundukkan kepala)
tunjung tun.jung [n] (1) tumbuhan bunga, hidup terapung di air, berdaun bunga, bunganya (ada yg biru, putih, atau merah) yg berbatang panjang muncul dr pelepah daun dan tegak mencuat ke atas permukaan air; teratai; (2) bunga tunjung
ubi jalar ubi dr tumbuhan melata yg dapat dimakan; Ipomoea batatas (banyak macamnya, spt -- jalar merah, -- jalar menes, -- jalar kuning); ketela rambat
udang macan udang yg memiliki nilai ekonomi tinggi, berwarna cokelat kemerah-merahan, kadang-kadang kebiru-biruan, terutama pd permukaan bawah ruas keenam, bentuk badan ramping, ekor membentang spt kipas, panjangnya 22 cm; Penalus Semisulcatus
udek [v] meng.u.dek v mengacau (gulai, sayur, dsb); mengaduk
ufuk [Ar n] kaki langit: cahaya merah mulai terbentang di -- barat
ujung atap [Bot] pohon kecil, kayunya kuat, kokoh, berwarna merah tua, daunnya dapat direbus untuk obat demam dan lelah; Baeckea frutescens
ulang-ulang [v] mengerjakan berkali-kali; mengulang-ulang: jangan kau ~ lagi kesalahan spt itu; (2) n rangkaian bunga untuk hiasan sanggul
ulap-ulap [n] bubur atau kolak dng santan, keladi, dan pisang dicampur gula [Jk v] (1) melambaikan tangan untuk memanggil; (2) memainkan tangan ke depan mata seakan-akan melihat jauh (tt gerak tari)
ular bura ular berbisa yg suka menyembur; -- cabai ular berbisa yg berkepala tipis dan kecil, sepanjang tubuhnya membujur garis atau pita kuning atau jingga, punggungnya hitam, perutnya berwarna belang putih dan hitam, ekornya merah spt cabai, panjangnya kira-kira 60 cm Maticora intestinalis
ular gadung ular yg berwarna hijau polos, kadang-kadang ada warna merah muda pd ekornya, bagian bawah berwarna putih pucat, sisik kepala dan badan kecil-kecil, di antara mata dan hidung terdapat ceruk yg berfungsi sbg indra peka suhu untuk mengetahui mangsanya, panjangnya mencapai 1,5 m; Trimeresurus albolabris
ular hijau ular yg kulitnya hijau, kepalanya berbentuk segitiga, badannya pendek, bagian perutnya berwarna hijau muda, dan bagian ekornya berwarna merah tua; Trimeresurus albolabris
ular jelutung ular yg bagian punggungnya berbintik-bintik kehijau-hijauan dng sebaris bintik merah, dapat melayang dr pohon sejauh 20 m; ular emas; Chrysopelea paradisi
ular picung ular tidak berbisa, bagian lehernya berwarna merah spt kalung, punggungnya berwarna hijau kekuning-kuningan atau keabu-abuan, perutnya putih kekuning-kuningan, panjangnya kira-kira satu meter; Natrix subminiata
ungu [n] warna merah tua bercampur biru : langit pagi yg biru menjadi --
upacara bendera upacara resmi secara militer yg dilakukan oleh instansi pemerintah pd setiap tanggal 17 dan pada hari-hari nasional, disertai penaikan bendera Sang Merah Putih (pd masa pemerintahan Orde Baru)
uribang uri.bang [Jk n] tanaman hias berbentuk perdu, umumnya bunganya berwarna merah atau merah tua, dikembangbiakkan dng setek atau cangkokan; bunga raya; kembang sepatu; Hibiscus rosasinensis
valeria va.le.ria [n] perdu menahun dng bunga berkelompok merah atau putih yg akarnya dapat dijadikan obat
vas [n] tempat bunga untuk hiasan di atas meja dsb; jambangan: -- itu cocok untuk tempat bunga mawar, terutama yg berwarna merah [n] pembuluh dl tubuh
verba impersonal verba yg hanya dipakai dl persona ketiga singularis dan tidak bersangkutan dng nomina tertentu
vermiliun ver.mi.li.un [n] mineral merah terang untuk bahan dasar cat merah terang
violces vi.ol.ces [n] tanaman hias dl pot, berbatang pendek berair, daun berbulu di kedua sisinya, bunga berwarna putih, merah muda sampai ungu tua, tumbuh baik di tempat yg teduh dan lembap; Saintpaulia ionantha
vitamin A vitamin yg larut dl lemak, terdapat dl minyak ikan, keju, kuning telur, sayuran berwarna hijau dan kemerah-merahan, spt tomat dan wortel
vla [n] saus yg dibuat dr susu, kuning telur, gula, dan vanili atau dng aroma lainnya untuk makan puding
wajik wa.jik [n] penganan yg dibuat dr campuran ketan, gula, dan kelapa dan dipotong seperti bentuk intan (segi empat, jajaran genjang) gambar (bentuk) belah betupat pd kartu bridge
walangkopo wa.lang.ko.po [n] binatang menyusui sekerabat dng bajing, pemakan buah, ranting dan daun muda, serangga, tubuhnya sebesar kalong dng ekor yg panjangnya sepanjang tubuhnya, bulunya lebat, panjang, tetapi lembut, warna bulunya cokelat kemerah-merahan sampai hitam berkilat, hidup di hutan; Petaurista elegans
waluh wa.luh [n] labu merah, Cudurbita moschata
warna delima warna merah muda spt biji delima
warna sawo matang cokelat kemerah-merahan; merah kehitam-hitaman
wedang we.dang [Jw n] minuman dr bahan gula dan kopi (teh, jahe, dsb) yg biasanya disedu dng air panas, biasanya dapat menghangatkan tubuh: krn daerah ini sangat dingin, kita minum -- jahe
widuri wi.du.ri [Jw n] tumbuhan perdu berbatang dan daunnya hijau keputihan karena buku-bukunya kasar, bergetah, bunganya ungu kemerah-merahan, tumbuh di dekat pantai; Calotropis gigantes
wortel wor.tel [n] tanaman sayuran berakar pasak berdaging, berwarna kuning jingga, kaya akan zat gula, vitamin, dan garam mineral; Daucus carota
xilosa xi.lo.sa [n Kim] gula kayu dng rumus kimia C5H10O5

Jika informasi mengenai "gula merah" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas