Arti kata/frase "denda pati" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/denda-pati

Halaman ini menjelaskan kata atau frase denda pati menurut KBBI Edisi III

denda pati: denda yg dikenakan kpd orang yg membunuh

Lebih lanjut mengenai denda pati

denda pati terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 384 kata terkait yakni sebagai berikut:

pati pa.ti [n] (1) tepung halus dari endapan ubi, singkong, dsb yg diparut; hati batang sagu dsb setelah diremas-remas dng air: ia membuat -- singkong; -- sagu; (2) ki yg terpenting atau yg terutama; pokok isi; inti sari: -- pembicaraan; -- kata bukanlah hanya peribahasa semata-mata [n] kematian: denda -- , denda krn membunuh orang
denda den.da [n] hukuman yg berupa keharusan membayar dl bentuk uang (krn melanggar aturan, undang-undang, dsb): pemilik pesawat televisi yg lalai membayar pajak dikenakan --
denda pati denda yg dikenakan kpd orang yg membunuh
dendang air dendang laut
denda kubra [Huk] denda adat di Jawa yg dijatuhkan kpd seluruh warga masyarakat apabila orang yg bersalah krn membunuh tidak tertangkap atau tidak diketahui dng pasti siapa orangnya
denda paturunan [Huk] denda adat di Lombok atau ganti kerugian yg dibebankan pd desa apabila seseorang yg dituduh mencuri tidak tertangkap
dendaan den.da.an [n] (1) hasil mendenda; (2) uang pendapatan mendenda
dendam kesumat rasa dendam dan benci yg sangat mendalam
patih pa.tih [a] menurut (mendengarkan) perintah; patuh [n] (1) wazir; bendahara; mangkubumi; (2) wakil bupati; (3) sebutan orang besar berarti tuan
dendam den.dam [a] berkeinginan keras untuk membalas (kejahatan dsb)
dendam berahi perasaan cinta kasih yg berkobar dl hati
dendang den.dang [n] (burung) gagak; dandang [Lihat {dandang}] [n] nyanyian ungkapan rasa senang, gembira, dsb (sambil bekerja atau diiringi bunyi-bunyian)
dendang laut burung itik laut; Sula leucogaster plotus
patik pa.tik [kl n] (1) budak belian; hamba tebusan; (2) hor hamba (dipakai ketika berkata-kata dng raja): -- berdatang sembah ke hadapan Baginda [v] me.ma.tik v menyentuh dng jari; petik
patikim pa.ti.kim ? tikim
patil pa.til [n] rimbas (beliung) kecil: ia menarah kayu itu dng -- [n] sirip di kanan kiri kepala, tajam, dan berbisa (pd ikan sembilang, lele, dsb)
patin pa.tin [n] ikan sungai, bentuk tubuhnya panjang, pipih dan ramping, pd punggung bagian belakang terdapat sirip lurus, depannya agak tinggi dan menurun pd kepala, tubuh bagian atas, sirip dada, dan sirip ekor warnanya kehitam-hitaman, sedangkan sirip punggung warnanya kemerah-merahan; Pangasius nasutus
patina pa.ti.na [n Kim] balutan hijau pd perunggu yg sebenarnya suatu oksida dan karbonat dr tembaga
pating pa.ting [n] pasak atau paku kayu (biasa dipantekkan di pohon untuk tumpuan memanjat dsb) [Jw p] kata yg memberi makna banyak atau berkali-kali pd perbuatan atau sifat
patio pa.tio [n] (1) serambi terbuka di belakang rumah; (2) taman terbuka di dl rumah
patirasa pa.ti.ra.sa [a] kebal
patiseri pa.ti.se.ri [n] toko yg mengkhususkan diri pd pembuatan roti, kue-kue dr Prancis
aci sagu pati sagu
adat pemaduan denda adat yg harus dibayar oleh suami apabila mengambil istri kedua
adat pemali denda adat yg harus dibayar krn melanggar pantangan
adat pembuang denda adat yg harus dibayar pd waktu terjadi perceraian
harga hidup harga mati denda adat (di Manado) yg dijatuhkan kpd seseorang yg melukai atau membunuh orang
hukum mungkal denda adat yg tinggi yg dijatuhkan kpd seseorang yg membunuh warga suku lain tanpa menantangnya terlebih dahulu
sagu tampin pati sagu yg dibungkus dng daun nipah (untuk diperdagangkan)
adenda aden.da /adEnda/ ? adendum
adipati adi.pa.ti [n] (1) gelar raja muda atau wakil raja (di Jawa dipunyai oleh Paku Alam dan Mangkunegara); (2) gelar kebangsawanan yg tinggi (msl di Kalimantan); (3) gelar bupati (sebelum zaman kemerdekaan)
balas pati perbuatan membalas dendam sampai mati
berdendam-dendaman ber.den.dam-den.dam.an [v] saling mendendam
berempati ber.em.pa.ti [v] melakukan (mempunyai) empati: apabila seseorang mampu memahami perasaan dan pikiran orang lain, berarti ia sudah mampu ~
dipati di.pa.ti [Lihat {adipati}]
intipati in.ti.pa.ti [n] sari pati
jinak-jinak merpati ji.nak-ji.nak merpati [pb] kelihatannya ramah dan mudah didapat, tetapi sebenarnya tidak (tt wanita)
kata dahulu bertepati kata dahulu bertepati, kata kemudian kata ber.ca.ri [pb] sesuatu yg telah dijanjikan (ditentukan) dahulu harus ditepati, sedangkan hal yg timbul kemudian (belakangan) harus dimufakatkan lagi
kedendaman ke.den.dam.an [n] perasaan dendam
kepatihan ke.pa.tih.an [n] kepatuhan; ketaatan [n] (1) tempat tinggal (kantor) patih; (2) jabatan patih
kesimpatikan ke.sim.pa.tik.an [n] perihal simpatik
mahapatih ma.ha.pa.tih [n] patih tertinggi; patih yg teramat berkuasa: Gadjah Mada adalah -- Majapahit yg sangat masyhur
melepaskan dendam me.le.pas.kan dendam membalas sakit hati
melompati me.lom.pati [v] melompat melangkaui (melampaui, melangkahi); meloncati: atlet itu berhasil ~ mistar setinggi 2 m
membalas dendam mem.ba.las den.dam [v] melakukan balas dendam: anaknya -- kpd orang yg membunuh ayahnya
mendapati men.da.pati [v] (1) memperoleh; menemukan: di toko itu engkau tidak akan ~ apa yg hendak kaubeli; (2) menemui; menjumpai: di negeri ini kita ~ banyak objek pariwisata; (3) mengalami: mereka tidak ~ kesulitan yg berarti dl pendakian gunung itu; (4) mengetahui (kenyataan adanya bukti, kesalahan, dsb): setelah memeriksa dng teliti, polisi ~ racun dl makanan korban; (5) melihat: tadi malam Ayah ~ jendela samping terbuka
mendapati tanah terbalik [pb] mendapati mayat sudah terkubur
mendenda men.den.da [v] menghukum dng denda; mengenakan denda: mahkamah ~ nelayan asing yg menangkap ikan di perairan wilayah negara kita tanpa izin
mendendam men.den.dam [v] menaruh dendam kpd: kita tidak boleh ~ siapa pun
mendendami men.den.dami [v] mendendam
mendendamkan men.den.dam.kan [v] mendendam mengenai suatu hal: jangan ~ perkara sekecil itu
menempati me.nem.pati [v] (1) bertempat di; menduduki; mendiami: yg berhak ~ rumah dinas adalah karyawan yg belum memiliki rumah; (2) memangku jabatan (pangkat, pekerjaan, dsb): lebih lima tahun ia ~ jabatan yg penting itu; (3) memberi tempat: dibawanya pundi-pundi besar untuk ~ uang emas itu
menepati me.ne.pati [v] memenuhi (janji, pesanan, dsb): apabila anak itu sembuh, dipanggillah juru pantun untuk ~ janji
menjatuhkan denda men.ja.tuh.kan denda mengenakan denda
menyaripatikan me.nya.ri.pa.ti.kan [v] membuat sari pati
menyempati me.nyem.pati [v] mendapat waktu (peluang) untuk
menyipati me.nyi.pati [v] membuat garis lurus pd kayu yg akan digergaji dng menggunakan sipatan
merapati me.ra.pati [v] (1) mendekati dng perlahan-lahan dan berhati-hati; menghampiri: ia ~ rumah itu; (2) meramahi; mengaribi (untuk memperbaiki persahabatan): jika ingin bekerja sama dng mereka, ia harus ~ mereka lebih dahulu
merpati pos merpati yg telah dilatih sbg pengantar surat
narpati nar.pa.ti [n] narapati
parapati pa.ra.pa.ti [Mk n] merpati
pendendaan pen.den.da.an [n] proses, cara, perbuatan mendenda
pendendam pen.den.dam [n] orang yg (mudah) mendendam
pendendang pen.den.dang [n] orang yg mendendangkan lagu: ~ lagu-lagu balada itu mengaku sekadar untuk menambah pengalaman
rindu dendam sangat berahi; menaruh cintakasih (kpd): -- dendam yg telah sekian lama terpendam dl hati
simpatik sim.pa.tik [a] bersifat membangkitkan rasa simpati; amat menarik hati: rupanya sangat --; jawaban menteri itu -- sekali
simpatisan sim.pa.ti.san [n] orang yg bersimpati (kpd partai politik dsb)
talang pati pembela yg sanggup mengorbankan jiwa raganya: pemuda siap menjadi -- pati negara, terutama jika negara dl bahaya
tersaripatikan ter.sa.ri.pa.ti.kan [v] sudah (dapat, selesai) disaripatikan
alopati alo.pa.ti [n Dok] penyembuhan penyakit dng sistem terapeutik melalui penciptaan suatu kondisi yg berlawanan dng kondisi yg akan disembuhkan
antipati an.ti.pa.ti [n] (1) Pol penolakan atau perasaan tidak suka yg kuat; (2) perasaan menentang objek tertentu yg bersifat persona dan abstrak
antisipatif an.ti.si.pa.tif [a] bersifat tanggap thd sesuatu yg sedang (akan) terjadi: iklan makin responsif dan -- thd hal-hal yg sedang populer dl kehidupan masyarakat
apati apa.ti [n] ketiadaan perasaan, emosi, minat; sikap tidak acuh; sikap masa bodoh
apatis apa.tis [a] acuh tidak acuh; tidak peduli; masa bodoh: kita tidak boleh bersikap -- thd usaha pembangunan Pemerintah
balas dendam ba.las den.dam [v] perbuatan membalas perbuatan orang lain krn sakit hati atau dengki: -- itu termasuk perbuatan tercela
berdendam ber.den.dam [v] menaruh perasaan ingin membalas kejahatan dsb
berdendang ber.den.dang [v] bernyanyi untuk bersenang-senang
bersimpati ber.sim.pa.ti [v] (1) menaruh kasih (kpd); suka (akan): dl pemilihan umum itu, banyak juga rakyat yg -- kpd golongannya; (2) ikut serta merasakan perasaan orang lain: banyak orang yg -- atas kemenangan tim itu
bupati bu.pa.ti [n] (1) (jabatan, sebutan) kepala daerah kabupaten (daerah tingkat II); (2) (jabatan, sebutan) pegawai istana yg tertinggi (di Yogyakarta dan Surakarta)
dandapati dan.da.pa.ti [kl n] hukuman mati
dayung merpati sekawan dayung yg daunnya berwarna putih
degar degar merpati [pb] perselisihan (antara suami istri) yg tidak menyebabkan renggang, melainkan justru merapatkan
empati em.pa.ti [n Psi] keadaan mental yg membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dl keadaan perasaan atau pikiran yg sama dng orang atau kelompok lain
enteropati en.te.ro.pa.ti [n Dok] penyakit usus atau saluran pencernaan yg tidak diketahui sebabnya
gitapati gi.ta.pa.ti [n] orang yg memimpin drumben; mayoret
habis pati ampas dibuang [pb] sesudah tidak berguna lagi lalu dibuang (tidak dipedulikan lagi)
hepatitis he.pa.ti.tis [n Dok] radang hati
hidropati hid.ro.pa.ti [n] metode penyembuhan penyakit dng penggunaan air, umumnya berupa perendaman dl air yg berpusar
inkompatibilitas in.kom.pa.ti.bi.li.tas [n ] (1) hal tidak dapat dirangkap (tt jabatan); (2) ketidakcocokan; ketidaksesuaian: sekarang banyak ditemukan aneka ragam jenis data dan -- perangkat keras komputer
jagapati ja.ga.pa.ti [n] pengawal
kerap pati [ark] membunuh dng diam-diam
kompatibel kom.pa.ti.bel [a] mampu bergerak dan bekerja dng keserasian, kesesuaian (msl mesin, komputer)
kompatibilitas kom.pa.ti.bi.li.tas [n] (1) hal dapat dirangkap (tt jabatan); (2) keadaan penyesuaian diri: komputer mini memiliki -- yg baik
mendendangkan men.den.dang.kan [v] menyanyikan (untuk menyenangkan hati)
mentimun dendam mentimun yg agak pahit rasanya
merpati mer.pa.ti [n] (1) burung, termasuk bangsa Columbiformes, spt tekukur, perkutut, dl kepercayaan dan kebudayaan melambangkan perdamaian; burung dara; (2) ki muda-mudi yg sedang dl masa bercinta-cintaan (pacaran): sepasang -- sedang duduk bermesraan di pinggir danau
mikroangiopati mik.ro.an.gi.o.pa.ti [n Dok] terganggunya sirkulasi darah krn pembuluh darahnya terhambat (pd bayi yg baru dilahirkan): risiko yg lebih ringan ialah lahirnya bayi --
narapati na.ra.pa.ti [kl n] raja
naturopatis na.tu.ro.pa.tis [a] berkaitan dng pengobatan yg dilakukan dng menggunakan bahan yg diperoleh dr alam, spt air, udara, dan sinar matahari
orang berdendang di pentas nya [pb] orang laki-laki berkuasa dl rumah tangganya
orang berdendang di pentasnya orang ber.den.dang di pentasnya [pb] orang berkuasa di rumahnya masing-masing
osteopati os.teo.pa.ti [n Dok] penyembuhan suatu penyakit dng memperlakukan tulang, msl memijat
pahat pating pahat yg tidak tajam
paniradia pati kepala departemen
pedendang pe.den.dang [kl n] kain (sutra dsb) berbenang-benang emas sbg perhiasan: selendang --; kain -- [n] burung itik air, Heliopais personata [n] , -- gagak tumbuhan merambat; tebu air; ketimun gajah; Trichosanthes wallichiana
perpatih per.pa.tih [kl n] sebutan bagi pembesar (pd zaman dahulu di Sumatra)
pidana denda pidana berupa pembayaran sejumlah uang oleh terpidana berdasarkan putusan pengadilan
psikopati psi.ko.pa.ti [n] penyakit jiwa yg dicirikan oleh tindakan yg bersifat egosentris dan antisosial
puasa pati geni puasa dng jalan menghindari melihat sinar (cahaya), tidak makan, minum, dan tidak tidur
rajapati ra.ja.pa.ti [n] pembunuhan
sambil berdendang biduk hilir sambil ber.den.dang biduk hilir [pb] melakukan dua pekerjaan bersama-sama (sekaligus)
sari pati sa.ri pa.ti [n] inti atau pokok yg terpenting dr sesuatu (perkara, karangan, pembicaraan, dsb): -- ceramah
senapati se.na.pa.ti [kl n] pemimpin tentara; panglima perang
simpati sim.pa.ti [n] (1) rasa kasih; rasa setuju (kpd); rasa suka: banyak negara yg menaruh -- kpd perjuangan bangsa itu; (2) keikutsertaan merasakan perasaan (senang, susah, dsb) orang lain: rakyat yg menderita akibat bencana alam itu mendapat -- dr berbagai kalangan
sumbang pati [kl] berzina (bermukah) dng saudara (sekandung, seayah, atau seibu)
telepati te.le.pa.ti [n] daya seseorang untuk menyampaikan sesuatu kpd orang lain yg jauh jaraknya, atau dapat menangkap apa yg ada di benak orang lain tanpa mempergunakan alat-alat yg dapat dilihat
aci [a] sah; berlaku; jadi; benar [n] pati; tepung , meng.a.ci v menghaluskan plester tembok atau tembok dng semen bercampur air ? acik
ada hujan ada panas [pb] selalu ada kesempatan untuk membalas dendam
adam [kl n] bumi; tanah: bermula segala peri yg suci menempati alam dan --
adat diisi janji dilabuh [pb] adat harus dijalankan, persetujuan harus ditepati
afinitas afi.ni.tas [n] (1) ketertarikan atau simpati yg ditandai oleh persamaan kepentingan; (2) Kim kecenderungan suatu unsur atau senyawa untuk membentuk ikatan kimia dng unsur atau senyawa lain
ain [n] (1) mata; (2) mata air; (3) sari; pati; inti sari [n] nama huruf ke-18 abjad Arab
akad kredit perjanjian atau kontrak perkreditan: beberapa pemilik rumah tidak mau menempati rumahnya krn belum mendapat kepastian dr pihak bank tt pembayaran ~ kredit
alat pemerintahan pegawai, pejabat, atau badan (instansi, lembaga, departemen, dsb) yg menjalankan roda pemerintahan, spt lurah, camat, bupati, gubernur, menteri
alun-alun [n] tanah lapang yg luas di muka keraton atau di muka tempat kediaman resmi bupati, dsb
amilopektin ami.lo.pek.tin [n] penyusun pati yg tidak larut dl air
ampas am.pas [n] sisa barang yg telah diambil sarinya atau patinya: -- kecap; -- kopi; -- tebu
andaikan an.dai.kan [p] misalkan; seumpama: ~ ia tidak menepati janji, apa tindakanmu?
anggrek hibrida anggrek hasil penyilangan yg cepat berbunga; -- merpati Dendrobium
anomi ano.mi [n] (1) perilaku tanpa arah dan apatis: kini muncul sikap-sikap yg mengarah pd --; (2) Antr keadaan masyarakat yg ditandai oleh pandangan sinis (negatif) thd sistem norma, hilangnya kewibawaan hukum, dan disorganisasi hubungan antara manusia; (3) Psi gejala ketidakseimbangan psikologis yg dapat melahirkan perilaku menyimpang dl berbagai manifestasi: sikap perilaku spt itu terlihat ambivalen yg merupakan gejala awal --
aplaus ap.la.us [Bld n] tepuk tangan dng serentak tanda setuju, pujian, atau simpati (dl rapat, pertunjukan, dsb)
arya ar.ya [n] gelar yg diberikan kpd pegawai tinggi (msl bupati) dl administrasi kerajaan Jawa pd zaman dahulu [n] (1) bangsa yg berasal dr Eropa yg menurunkan bangsa Iran dan India Utara; (2) bangsa yg dianggap menurunkan bangsa Eropa
autad au.tad [n Isl] anggapan tt adanya empat orang yg sangat alim dan saleh, masing-masing menempati empat penjuru dunia, yaitu timur, barat, utara, dan selatan
aziz [kl a] terhormat; termulia; sangat berharga: daulat Tuanku Syah Alam, patik kalau-kalau durhaka ke bawah duli yg --
bakal calon orang yg akan dicalonkan untuk menduduki suatu jabatan pimpinan (spt bupati, gubernur)
banci ban.ci [a] tidak berjenis laki-laki dan juga tidak berjenis perempuan; (2) n laki-laki yg bertingkah laku dan berpakaian sbg perempuan; wadam; waria [Mal n] cacah jiwa; perhitungan penduduk; sensus [n] patil besar untuk menarah kayu dsb
bangsa bang.sa [n] (1) kelompok masyarakat yg bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri: -- India; -- Indonesia; -- Mesir; (2) golongan manusia, binatang, atau tumbuhan yg mempunyai asal-usul dan sifat khas yg sama; (3) macam; jenis: tersedia segala makanan -- kue-kue dan minuman; (4) kedudukan (keturunan) mulia (luhur): bahasa menunjukkan --; (5) ark jenis kelamin: lajur pertama diisi dng nama, yg kedua dng -- , yg ketiga umur; (6) Antr kumpulan manusia yg biasanya terikat krn kesatuan bahasa dan kebudayaan dl arti umum, dan menempati wilayah tertentu di muka bumi; (7) Bio klasifikasi dl biologi, sesudah kelas dan sebelum suku; ordo
bangun ba.ngun [v] (1) bangkit; berdiri (dr duduk, tidur, dsb): anak itu berkali-kali terjatuh, namun ia selalu dapat -- kembali; (2) jaga (dr tidur): setiap pagi ia -- pukul 04.00; (3) belum (tidak) tidur; jaga: sewaktu suaminya pulang larut malam, ia masih --; (4) siuman dr pingsan; mendusin: ia -- setelah kepalanya diguyur air [n] (1) bentuk (bulat, segi empat, dsb): kaca meja itu bulat telur -- nya; (2) cara menyusun atau susunan yg merupakan suatu wujud; struktur: menyelidiki -- tanah [kl n] (1) uang ganti rugi krn membunuh, melukai, dsb; denda; (2) denda berupa uang duka yg harus diberikan oleh seorang laki-laki kpd wanita bersuami yg telah melakukan hubungan seksual dengannya dan hubungan itu mengakibatkan kematian suami wanita itu ataupun mengakibatkan perceraian (di Palembang)
bantah janji mengingkari janji; tidak menepati janji
banting ban.ting [v] mem.ban.ting v (1) memukul keras-keras (tt ombak dsb); mengempas: ombak -- ke pantai; (2) menjatuhkan kuat-kuat ke bawah; mengempaskan; (mencampakkan) ke bawah: ia -- tikus itu sampai mati; (3) cak berguncang keras: mobil yg terlalu keras bannya dan sedikit muatannya tentu -; (4) membelokkan (ke kiri atau ke kanan); membuang ke kiri atau ke kanan: ia -- setir mobilnya agar tidak terjadi kecelakaan [kl n] perahu Aceh bertiang dua: gali patik yg datang ini empat belas dan -- patik sembilan buah [Mk n] lembu; sapi; banteng
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
belangkas be.lang.kas [n] (1) ketam (betina) yg besar berkulit keras (menyerupai kulit penyu) pipih dan bundar, tepinya berduri (bergerigi), berekor panjang bergerigi spt sangkur yg dapat digerak-gerakkan (biasanya didapati berpasang-pasangan, di Jawa lazim disebut mimi); Limulus moluccanus; (2) sangkur yg bentuknya spt ekor belangkas [n] sejenis golok
bengis be.ngis [a] (1) bersifat keras tanpa belas kasihan kpd manusia atau binatang; suka berbuat aniaya; kejam: raja itu sangat -- thd rakyatnya; (2) menyebabkan penderitaan (kesengsaraan) yg berat: hukuman yg --; tindakan yg --; (3) tajam dan pedas (tt perkataan): kata-katanya yg -- akan menimbulkan dendam [Mk a] marah; gusar
bentangkan ben.tang.kan [n] denda adat krn berzina atau mengingkari janji perkawinan (pd suku Dayak)
berangan-angan ber.a.ngan-a.ngan [v] (1) mempunyai angan-angan (cita-cita, ingatan): boleh ~ asal jangan terlampau tinggi; (2) mengangan; mengangan-angan; (3) berniat; bermaksud: tiada ia ~ hendak membalas dendam
berdadung ber.da.dung [v] berdendang untuk menidurkan anak
berdekut ber.de.kut [v] berbunyi "kut" atau "kur" (spt bunyi merpati, tekukur)
berebut be.re.but [v] (1) berlomba-lomba (dahulu-mendahului) mengambil sesuatu: ~ tempat; ~ kekuasaan; ~ mulut; (2) mulai: pd waktu hari ~ senja; (3) bersaing untuk mendapat sesuatu kedudukan (jabatan, juara ): ~ kursi bupati
berhati busuk ber.ha.ti busuk mempunyai sikap batin yg tidak baik, spt pendendam, pemfitnah
berjanji ber.jan.ji [v] (1) mengucapkan janji; menyatakan bersedia dan sanggup untuk berbuat sesuatu (memberi, menolong, datang, dsb): ia ~ hendak melunasi utang adiknya pd akhir bulan ini; (2) menyanggupi akan menepati apa yg telah dikatakan atau yg telah disetujui: kedua belah pihak ~ akan selalu bekerja sama
berkamar ber.ka.mar [v] mempunyai kamar; ada kamarnya: mereka menempati rumah yg hanya ~ dua
bersusun ber.su.sun [v] (1) bertumpuk (tindih-menindih): bermacam barang dagangan -- rapi di tokonya; (2) berlapis-lapis; bersaf-saf: kue pengantinnya -; (3) bertingkat(-tingkat): kantor kami menempati gedung -- tiga; anaknya -- paku, anaknya turun tangga (dekat sekali jarak umurnya dan hampir sama besar tubuhnya); (4) teratur baik (berleret, berturut-turut): kalimat atau tulisan yg -- rapi selalu enak dibaca
berteguh-teguh janji ber.te.guh-te.guh janji berjanji akan menepati apa yg dikatakan: setelah kedua sahabat itu ~ janji, berpisahlah mereka meneruskan perjalanan masing-masing
biat bi.at [n] denda adat yg harus dibayarkan kpd keluarga yg meninggal krn kesalahan membunuh (di Kalimantan)
bicara bi.ca.ra [n] akal budi; pikiran: dl menghadapi segala hal selalu dipergunakan budi -- nya; (2) n cak perundingan: rasanya tidak perlu diadakan -- lagi; (3) v beperkara; berurusan: orang yg membawa barang larangan itu akan dibawanya -- kpd hakim; (4) n kl pertimbangan pikiran; pendapat: spt -- Tuan, hamba pun demikian; pd -- patik; (5) v cak berbahasa; berkata: sedikit -- banyak bekerja; (6) a sedang dipakai untuk bercakap (dl telepon): sudah tiga kali saya menelepon, tetapi selalu dijawab " -- "; (7) Jk a cak tanggung, tentu (pasti): kata penjual durian itu, " -- " tebal dan manis
bila bi.la [pron] kata tanya untuk menanyakan waktu; kapan: -- Saudara berangkat?; (2) p cak kalau; jika; apabila: ia baru menjawab -- ditanya [v] melakukan tindakan balas dendam (di Aceh)
buang malu 1 menghilangkan malu; (2) membalas dendam untuk menghilangkan malu
buluh dekut suling untuk mengadakan bunyi kut (untuk memanggil merpati dsb)
burung selaya(k) merpati
cakap ca.kap [a] (1) kl sanggup melakukan sesuatu; mampu; dapat: -- engkau membunuh hulubalang itu?; patik tiada -- bercerai dng dia; (2)pandai; mahir: anak itu belum -- mengerjakan hitungan perkalian; (3) mempunyai kemampuan dan kepandaian untuk mengerjakan sesuatu: ia diberhentikan dr jabatannya krn tidak --; (4) bagus rupanya; cantik; rupawan: gadis itu modern lagi --; (5) bagus; elok (potongan atau halus bahannya tt pakaian dsb): alangkah -- nya baju itu; (6) patut; serasi: ia pantas dan -- benar memakai baju itu; (7) Mk tangkas; cekatan (tidak lamban): tampaknya ia -- bekerja [n] bicara; omong: orang itu banyak --
camat ca.mat [n] kepala pemerintahan daerah di bawah bupati (wali kota) yg mengepalai kecamatan
caruk ca.ruk [kl v] , men.ca.ruk v (1) mengupas kulit kayu; menguliti; (2) menakik (menggores) pohon untuk mengambil getah (damar dsb) [ark a] lahap; rakus; pajuh [Mdr v] berkelahi satu lawan satu atau secara massal dng menggunakan senjata tajam (celurit), dng latar belakang wanita, dendam, dsb
cedera ce.de.ra [n] perselisihan; pertengkaran [a] (1) cacat (luka) sedikit: akibat kecelakaan itu, kakinya --; (2) ada cacatnya; rusak; (3) merana (krn berpenyakitan dsb); (4) rugi [v] , ber.ce.de.ra v (1) berkhianat; tidak setia; tidak menepati janji; (2) membunuh atau menyerang dng tipu muslihat atau dng sembunyi-sembunyi [Lihat {cendera}] [v] , men.ce.de.ra v mendatangi (memeriksa) dng cara tiba-tiba
cekit ce.kit [ark v] men.ce.kit v (1) mematuk; mencatuk: burung merpati sedang ~ makanan; (2) memegang dng ibu jari dan telunjuk; mencekak: ia ~ usus ayam itu; (3) mengambil sedikit-sedikit; (4) membagi sedikit-sedikit; mencatu: Pemerintah ~ makanan kpd para korban banjir di ibukota [kl] ber.ce.kit v bertengkar; berbantah; berkelahi
cepal ce.pal ? cepol , ce.pal.an n ancaman hukuman thd delik adat yg berupa denda apabila hukuman dijatuhkan
dadung da.dung [n] dendang [n] (1) tali besar (untuk menambat kerbau, lembu, dsb); (2) Lay tali besar untuk menambatkan kapal
dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
dam [n] jenis permainan dng keping-keping bulat dan papan bertapak catur; dam-dam n dam [n] corak tapak catur (tt corak kain dsb) [n] pengempang air terbuat dr beton; bendungan; tanggul [n Isl] denda krn melanggar salah satu ketentuan yg berkenaan dng ibadah haji atau umrah: membayar -- seekor kambing
dandang dan.dang [n] (1) periuk besar untuk mengukus nasi, biasanya dibuat dr tembaga atau aluminium; (2) wadah terbuka atau bertutup untuk menguapkan zat cair atau membangkitkan uap air [n] perahu yg dibuat dr sebatang kayu yg besar; dendang [n] (burung) gagak; dendang
dara da.ra [n] (1) anak perempuan yg belum kawin; gadis; perawan: ia akan menikah dng seorang -- dr Kalimantan; (2) keperawanan: sudah hilang -- nya, akibat pergaulan yg terlalu intim [n Tern] ternak betina yg berumur lebih dr satu tahun dan belum pernah beranak meskipun telah bunting [n] (burung) merpati; Columba domestica
dataran abisal da.tar.an abisal [Geo] bagian dasar samudra yg datar, lerengnya kurang dr 1 km dng kedalaman antara 3.000-6.000 m, dan ditempati oleh sedimen tidak padat; dataran lubuk
datatamak da.ta.ta.mak [n Huk] denda adat (di Rote) yg harus dibayar krn berbuat cabul dng anak perempuan yg masih di bawah umur
daya tahan kemampuan bertahan thd segala pengaruh dr luar yg dapat merugikan (penyakit, serangan musuh, godaan, dsb); -- tampung kemampuan menerima penghuni dsb atau kemampuan ditempati (tt rumah, penginapan, dsb): -- tampung rumah sakit ini sangat kurang
dedak de.dak [n] serbuk halus dr kulit padi (untuk makanan ayam, itik, dsb) [a] , ber.de.dak a bersesak-sesak; berapat-rapat (tt perahu dsb) [a] ber.de.dak a menaruh dendam; sakit hati: memang sudah lama aku ~ melihat tingkah lakumu selama ini
dekstrin deks.trin [n] zat rekat yg diperoleh dr penguraian pati
dekut de.kut [n] tiruan bunyi burung merpati atau tekukur
derap de.rap [n] tiruan bunyi kaki orang berjalan cepat [n] (1) gerak lari cepat (tt kuda dsb); (2) kecepatan langkah; laju gerak: rakyat tidak apatis thd -- pembangunan yg tengah berjalan sekarang
desa abdi desa yg ditempati oleh pegawai atau bawahan sultan (di Banten)
dewana de.wa.na [kl a] tergila-gila; dendam birahi
di [p] (1) kata depan untuk menandai tempat: bapak saya bekerja -- kantor; semalam ia tidur -- rumah temannya; (2) cak kata depan untuk menandai waktu: -- hari itu ia tidak datang; (3) Mk akan, kepada: tidak tahu -- jerih orang; (4) Mk dari: jauh -- mata [kp] adi, msl dipati adipati; diraja adiraja
diastase di.as.ta.se [n] enzim dl jelai yg menguraikan pati menjadi maltosa, suatu disakarida
diat di.at [kl n] denda (berupa uang atau barang) yg harus dibayar krn melukai atau membunuh orang
didis di.dis [v] men.di.dis v mengiris tipis-tipis; menyayat: ia sedang ~ daging untuk dendang [Jw v] men.di.dis v mencari kutu kepala; mengutui; menyelisik
distribusi dis.tri.bu.si [n] (1) penyaluran (pembagian, pengiriman) kpd beberapa orang atau ke beberapa tempat; (2) pembagian barang keperluan sehari-hari (terutama dl masa darurat) oleh pemerintah kpd pegawai negeri, penduduk, dsb; (3) Ling semua posisi yg ditempati oleh unsur bahasa; (4) ark persebaran benda dl suatu wilayah geografi tertentu
distrik dis.trik [n] (1) bagian kota atau negara yg dibagi untuk tujuan tertentu; wilayah: -- militer; -- pemilihan; (2) daerah bagian dr kabupaten yg pemerintahannya dipimpin oleh pembantu bupati (sebelum tahun 1970); kewedanaan
drumben drum.ben [n] kelompok pemusik, yg sambil berbaris memperagakan berbagai gerak dan bentuk dng memainkan alat-alat musik perkusi, terompet, gendang, dsb di bawah pimpinan gitapati
ekstrak ek.strak [n] (1) kentalan; pati; sari; (2) Kim sediaan yg diperoleh dr jaringan hewan atau tumbuhan dng menarik sari aktifnya dng pelarut yg sesuai, kemudian memekatkannya hingga tahap tertentu [n Huk] salinan; petikan
encer en.cer [a] (1) cair; tidak kental: minum kopi --; (2) menjadi cair: mentega kalau dipanaskan --; (3) bercampur air, tidak kental, atau sangat kurang sari patinya (tt barang cair yg mengandung suatu zat): tambahkan sedikit air, supaya --; (4) cak mudah mengerti; lekas menerima pelajaran; cerdas: anak ini memang -- otaknya; (5) cak sepele; mudah: dia selalu menganggap -- lawannya
fidiah fi.di.ah [n Isl] denda (biasanya berupa makanan pokok, msl beras) yg harus dibayar oleh seorang muslim krn meninggalkan puasa yg disebabkan oleh penyakit menahun, penyakit tua yg menimpa dirinya, dsb
flegma fleg.ma [n] ketidakacuhan atau sikap dingin yg apatis dan menjemukan
gabah ga.bah n butir padi yg sudah lepas dr tangkainya dan masih berkulit; antah: merpati itu diberi pakan jagung dicampur -- [ark n] kubah [Jk a] gegabah
gabus ga.bus [n] kayu yg lunak, biasanya dr pohon Alstonia scholaris atau Sonneratia acida (biasa dipakai untuk pengasah pisau, taji, dsb) [n] kayu atau hati kayu yg lunak untuk sumbat botol dsb [n] ikan air tawar, bentuknya spt ikan lele, tetapi tidak berpatil; ikan aruan; Ophiocephalus striatus
gas [n] (1) zat ringan yg sifatnya spt udara (dl suhu biasa tidak menjadi cair); (2) uap dr bensin (bensol dsb); (3) Fis tingkat wujud zat yg molekul-molekulnya bergerak bebas sehingga seluruh massa cenderung mengembang dan menempati seluruh volume wadahnya; gas lamban; gas mulia
gatra gat.ra [n Ling] lingkungan tertentu dl kalimat yg dapat ditempati oleh suatu unsur bahasa [n] (1) wujud; (2) sudut pandangan; aspek
gel [n Kim] larutan koloid setengah padat, terbentuk dr zat polimer yg tidak larut dl air, msl larutan pati dl air yg menyerupai lem
geretang ge.re.tang [Mk v] , meng.ge.re.tang v bersikap hendak menyerang: dia ~ melompati musuhnya
giring gi.ring [v] meng.gi.ring v (1) menghalau binatang ke suatu tempat: ia ~ lembu ke kandang; (2) mengantarkan (membawa) penjahat dsb ke suatu tempat: polisi itu ~ para penjahat ke rumah tahanan; (3) cak membawa lari bola dng kaki: ia mendapat bola dan terus ~ nya ke mulut gawang lawan [n] tumbuhan yg boleh dipakai untuk pupuk hijau; Crotalaria [a] jinak dan dapat pulang masuk kandang sendiri (tt merpati): burung merpati yg sudah -- dan sudah cukup umur untuk mulai bertelur harganya lebih mahal;
hambat ham.bat [v] , meng.ham.bat v membuat sesuatu (perjalanan, pekerjaan, dsb) menjadi lambat atau tidak lancar; menahan: jembatan yg rusak itu ~ perjalanan kereta api; kekurangan gizi dapat ~ pertumbuhan anak [v] , meng.ham.bat v (1) mengejar (hendak menangkap, menyerang, dsb): harimau itu ~ patik; (2) menawan (menarik): ia pandai ~ hati orang
hero he.ro [n] (1) orang yg dihormati krn keberanian (pribadi yg mulia dsb); pahlawan; (2) orang yg dikagumi krn kecakapan, prestasi, atau krn sbg idola; (3) Sas tokoh utama dl novel, puisi, dsb yg mampu menimbulkan rasa simpati pembaca
imbibisi im.bi.bi.si [n Bio] penyerapan air ke dl rongga jaringan melalui pori-pori secara pasif, terutama krn daya serap senyawa polisakarida, spt hemiselulosa, pati, dan selulosa
imperialis im.pe.ri.a.lis [n] bangsa (negara) yg menjalankan politik menjajah bangsa (negara) lain; negara yg memperluas daerah jajahannya untuk kepentingan industri dan modal: perasaan dendam kpd -- meluap-luap di dada para pahlawan kemerdekaan kita
inap [v] -- lajak tamu hotel yg menempati kamarnya lebih lama dp yg direncanakan
induk in.duk [n] (1) ibu (terutama tt binatang); emak: -- ayam; (2) Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; (3) ki yg terutama; yg menjadi pokok atau pangkal yg menjadi asal: -- keributan itu adalah diganggunya gadis Minah oleh pemuda B; (4) ki inti; pati; bibit; biang: -- cuka; -- karbol; (5) ki pusat (yg menjadi penyatu bagian, cabang, dsb): -- per-usahaan; -- organisasi
ingin [adv] hendak; mau; berhasrat: dia -- mencoba apakah telur merpati juga enak dimakan
ingkar ing.kar [v] (1) mengingkari: orang yg memuja berhala, berarti -- akan keesaan Tuhan; (2) tidak menepati: ia -- janji; (3) tidak mau; tidak menurut: ia pun -- dan tidak lagi mempedulikan keaiban
inti in.ti [n] (1) isi yg paling pokok atau penting; pokok isi; sari; pati; sari pati; (2) ki bagian yg utama, yg penting peranannya dl suatu proses atau pelaksanaan kerja: regu --; tenaga --; pemain --; (3) Ling bagian konstruksi yg paling bebas atau dominan; (4) Met partikel khusus di udara yg memungkin-kan terjadinya air atau es dr uap air; (5) Fis teras atom yg terdiri atas proton dan neutron, yg seluruh muatannya positif, dan hampir semua massanya terpusat; inti atom; nukleus
jadam ja.dam [n] (1) pati kayu gaharu berwarna hitam, biasa dipakai untuk obat perut dsb; (2) nama campuran logam berwarna biru tua, untuk melapis dan menghitamkan perak dsb
jagang ja.gang [n] tiang penopang [n] parit yg dalam (di sekeliling benteng dsb): rumah Adipati Jipang diperkuat dng -- di sekelilingnya
jamin ja.min [v] , men.ja.min v (1) menanggung (tt keselamatan, ketulenan, kebenaran dr orang, barang, harta benda, dsb): pemerintah berkewajiban ~ keselamatan jiwa dan harta benda warga negara; (2) berjanji akan memenuhi kewajiban (membayar utang dsb) orang lain yg membuat perjanjian apabila perjanjian itu tidak ditepati: aku yakin, ia pasti bersedia ~ utang istrinya; (3) cak menyediakan kebutuhan hidup: yayasan itu ~ anak-anak yatim piatu
janji jan.ji [n] (1) ucapan yg menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat (spt hendak memberi, menolong, datang, bertemu): banyak -- , tetapi tidak satu pun yg ditepati; (2) persetujuan antara dua pihak (masing-masing menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu): jangan engkau berdua ingkar akan -- yg telah diteguhkan oleh penghulu; (3) syarat; ketentuan (yg harus dipenuhi): rumah ini diserahkan kpd adiknya tanpa -- apa-apa; (4) penundaan waktu (membayar dsb); penangguhan: kalau boleh, saya minta -- dua bulan; (5) batas waktu (hidup); ajal: sampai -- nya
janji sampai [pb] sudah sampai ajalnya; -- gombal janji yg tidak ditepati; janji kosong; janji palsu: gadis manis itu menjadi korban sebuah -- gombal
kaba ka.ba [n] sastra tradisional Minangkabau yg berbentuk prosa berirama, kalimatnya sederhana dng 3-5 kata sehingga dapat diucapkan secara berirama atau didendangkan, tema ceritanya bermacam-macam, spt kepahlawanan, petualangan, pelipur lara, dan kisah cinta
kabupaten ka.bu.pa.ten [n] (1) daerah swatantra tingkat II yg dikepalai oleh bupati, setingkat dng kota madya, merupakan bagian langsung dr provinsi yg terdiri atas beberapa kecamatan; (2) kantor tempat kerja bupati; (3) rumah tempat tinggal bupati
kadipaten ka.di.pa.ten [kl n] daerah yg dikuasai oleh adipati, yg lebih rendah dp kesultanan: -- Pakualaman
kafarat ka.fa.rat [n Isl] (1) denda yg harus dibayar krn melanggar larangan Allah atau melanggar janji; (2) persembahan kpd Allah sbg tanda mohon pengampunan (krn telah melanggar hukum-Nya) [a Isl] tidak percaya kpd Allah dan rasul-Nya; keparat; kafir
kaki terdorong badan merasa kaki ter.do.rong badan merasa, lidah ter.do.rong emas padahannya [pb] (1) segala janji harus ditepati; (2) apa yg telah dikatakan harus dilaksanakan; (3) jika berbuat sesuatu harus berani menanggung akibatnya
kalaka ka.la.ka [n] denda perceraian, biasanya telah ditetapkan pd waktu perkawinan
kampung kam.pung [n] kelompok rumah yg merupakan bagian kota (biasanya dihuni orang berpenghasilan rendah); (2) n desa; dusun; (3) n kesatuan administrasi terkecil yg menempati wilayah tertentu, terletak di bawah kecamatan; (4) a terkebelakang (belum modern); berkaitan dng kebiasaan di kampung; kolot
kanjeng kan.jeng [n] pangkat atau gelar yg diberikan oleh Sultan Yogyakarta atau Sunan Surakarta kpd orang yg kedudukannya sepangkat bupati: ia dianugerahi pangkat Bupati Anom di samping mendapat gelar -- Raden Tumenggung
kapit ka.pit [kl n] pe.nga.pit n pembantu; pendamping kawan; ajudan: siapa akan menjadi ~ patik jikalau dia tiada
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
kasam ka.sam [ark n] dendam; kesumat
kasemat ka.se.mat [n] (1) pertengkaran; permusuhan; (2) kebencian; dendam
katik ka.tik ? katai [n] rumput patah siku, Paspalum orbiculare [n] burung besar spt merpati yg berbulu hijau; punai [n] satuan ukuran luas tanah atau sawah
kedapatan ke.da.pat.an [v cak] (1) terdapat; didapati; ditemukan: di tempat itu ~ anak-anak sedang bermain gaple; (2) diketahui: ia ~ menggelapkan uang negara
kelelahan emosional ke.le.lah.an emosional kelelahan yg diekspresikan dl bentuk perasaan frustasi, putus asa, merasa terjebak, tidak berdaya, tertekan dan merasa sedih atau apatis thd pekerjaan
keliwon ke.li.won [n] (1) pegawai pamong desa di bawah kuwu (di daerah Cirebon); (2) pegawai keraton Surakarta atau Yogyakarta setingkat di bawah bupati
kemurkaan ke.mur.ka.an [n] perihal murka: segala -- baginda ditumpahkan kpd para senapatinya
kentang ken.tang [n] ubi yg bentuknya bulat-bulat, termasuk tumbuhan sayuran yg banyak mengandung pati; Solanum tuberosum
kepala daerah orang yg mengepalai suatu daerah (msl gubernur untuk daerah tingkat I dan bupati untuk daerah tingkat II)
kesam ke.sam [ark] ber.ke.sam v menaruh dendam; mendendam
ketahuan ke.ta.hu.an [v] (1) sudah diketahui; dikenali: belum ~ benar salahnya; (2) diketahui; didapati: akhirnya ~ juga perbuatan curang itu; (3) kelihatan; terang (bukan rahasia lagi): dr jauh sudah ~ bahwa memang dialah yg datang; tidak ~ , tidak tentu; tidak keruan; porak-poranda
ketempatan ke.tem.pat.an [v] ditempati; diduduki; didiami: yg ~ pendatang baru itu dimasuki maling
konon ko.non [adv] (1) agaknya (biasanya di belakang kata tanya); gerangan: apa -- yg tersimpan di hatinya; (2) kata orang; kabarnya; katanya: begitulah -- nasib orang yg tamak itu; (3) barangkali; mungkin: itulah sebabnya -- maka ia berani berbuat begitu; (4) Sas kabar: sekarang patik dengar kabar yg sah, bukan -- dikarang; (5) Mk istimewa pula; apalagi; jangan lagi: melihat darah saja ia pingsan, -- disuruh membunuh orang
korvet kor.vet [n] kapal perang berukuran kecil, kelasnya di bawah kapal kelas fregat, laju jalannya, berfungsi sbg kapal pemburu atau kapal perusak: dua buah -- Indonesia itu bernama Hang Tuah dan Pati Unus
kota ko.ta [n] (1) daerah permukiman yg terdiri atas bangunan rumah yg merupakan kesatuan tempat tinggal dr berbagai lapisan masyarakat; (2) Dem daerah pemusatan penduduk dng kepadatan tinggi serta fasilitas modern dan sebagian besar penduduknya bekerja di luar pertanian; (3) dinding (tembok) yg mengelilingi tempat pertahanan [ark v] me.ngo.ta.kan v menepati (janji, kata, dsb)
lari gawang [Olr] lari dng melompati rintangan gawang
layak la.yak [a] (1) wajar; pantas; patut: berikanlah mereka kehidupan yg --; (2) mulia; terhormat: krn jasanya, dia mendapat kedudukan yg --; -- huni pantas untuk dihuni atau ditempati: pemerintah sedang giat membangun rumah sederhana yg -- huni; -- kutip wajar untuk dikutip: setelah lima tahun berjalan, keuntungan perusahaan itu sudah -- kutip [n] ikan yg dibelah memanjang dr ekor ke kepala, lalu dikeringkan tanpa diberi garam
lele le.le [n] ikan air tawar, berpatil, badannya licin, bagian mulutnya bersungut, warna punggungnya hitam (kadang-kadang agak kelabu), bagian perutnya berwarna putih agak kelabu; Clarius batrachus
lele dumbo lele jenis unggul dng berat dan panjang badan dua kali lipat lele biasa, hasil silangan lele jantan Afrika dng lele betina Taiwan, berwarna kecokelat-cokelatan, bagian perutnya berwarna putih, patilnya tidak beracun, lebih agresif dp lele biasa; Clarias gariepinus
lompatan lom.pat.an [n] (1) hasil melompat: ~ yg kedua mencapai ketinggian 1,90 m; (2) perbuatan (hal, cara, dsb) melompat: ~ nya sangat indah; (3) tempat melompat; sesuatu yg dilompati: rintangan-rintangan itu untuk ~ kuda
luang lu.ang [a] (1) lowong (tidak dihuni, ditempati, dsb); kosong: kebetulan ada tempat --; (2) senggang; tidak sibuk: dikerjakan dl waktu -- , me.lu.ang v berasa pegal (ngilu) sekujur badan: dua tiga hari ini badan terasa ~ saja
maaf ma.af [n] (1) pembebasan seseorang dr hukuman (tuntutan, denda, dsb) krn suatu kesalahan; ampun: minta --; (2) ungkapan permintaan ampun atau penyesalan: -- , saya datang terlambat; (3) ungkapan permintaan izin untuk melakukan sesuatu: -- , bolehkah saya bertanya
malam di bawah nyiur pinang orang [pb] hendaklah kita mengikuti adat-istiadat negeri yg kita tempati
maltosa mal.to.sa [n Kim] (1) gula kristal yg dapat memuai, terbuat dr pati; (2) disakarida hablur putih yg terbentuk bila kanji dihidrolisis oleh amilase; C12H22O11.H2O
mandalika man.da.li.ka [kl n] sebutan atau jabatan (spt adipati atau gubernur): orang Bintan dan -- itu pun menghadap bendahara
mastektomi mas.tek.to.mi [n Dok] pemotongan seluruhnya (msl seluruh payudara): apabila pd payudara itu didapati kanker, operasi segera dilakukan dan biasanya dilakukan --
mayoret ma.yo.ret [n] orang (biasanya gadis) yg memimpin drumben; gitapati
melepaskan kasam me.le.pas.kan kasam membalas dendam
melepaskan me.le.pas.kan [v] (1) menjadikan lepas (tidak terikat, keluar dr kurungan, dsb): saya selalu ~ binatang piaraan saya, tidak pernah mengurungnya dl kandang; (2) ki mencurahkan (tt cinta kasih, isi hati, rindu): dia datang kemari untuk ~ rindunya kpd keluarga kami; (3) ki membalas (tt dendam, sakit hati): mereka melakukan kekejaman itu sekadar untuk ~ dendamnya kpd orang itu; (4) ki melancarkan (tt kecaman, serangan, tuduhan): ia selalu ~ kritik membangun kpd pihak yg berwenang; (5) ki membuang, menghilangkan, atau meninggalkan (tt suatu harapan, maksud, tuntutan): berusaha ~ niat yg kurang baik; (6) ki membiarkan lepas (tt anak panah dr busur): ia ~ anak panah agar mengenai sasarannya; (7) ki menyelamatkan atau menghindarkan (dr bahaya): kita harus berusaha ~ diri dr bahaya narkotika; (8) ki menjadikan puas (tt rasa hati); memuaskan: ia menjerit sekeras-kerasnya sambil memukul dinding tembok kamarnya untuk ~ kekesalan hatinya
meloncati me.lon.cati [v] (1) meloncat di atasnya; meloncat melangkah; (2) melompati: pencuri masuk dng ~ pagar pekarangan
memadati me.ma.dati [v] memenuhi hingga padat; merapati: manusia ~ jalan-jalan yg akan dilalui sang juara
memampas me.mam.pas [v] (1) mengganti rugi; (2) membayar denda (krn melukai, merusak, dsb): mencencang tidak ~ , membunuh tidak membangun; negara itu telah ~ segala barang yg telah dihancurkan pd masa perang
mematil me.ma.til [v] meratakan kayu dng patil [v] melukai dsb dng patil: lele itu ~ tangan saya
memating me.ma.ting [v] memasang pating pd: dia ~ pohon randu
membalas mem.ba.las [v] (1) menjawab (surat dsb); mengimbangi (kebaikan orang dsb); memberikan (membayar) sesuatu sbg imbangan jasa (perbuatan dsb) yg sudah diterima: orang yg berbudi akan -- kejahatan dng kebaikan; (2) melakukan sesuatu untuk memulangkan kembali perbuatan yg dikenakan kepadanya: meskipun dipukul berkali-kali, ia tidak --; (3) melakukan sesuatu untuk memuaskan sakit hati dsb: -- dendam; (4) cak memutar kembali (kemudi mobil)
membangun mem.ba.ngun [v] bangkit berdiri; naik (tt awan dsb): mega -- [v] (1) mendirikan (mengadakan gedung dsb): mereka sedang -- benteng di tempat itu; (2) membina: kita harus -- negara kesatuan kita; (3) (bersifat) memperbaiki: kritik yg -- sangat diharapkan [v] membayar bangun (denda, ganti rugi): membunuh tidak --
memenuhi me.me.nuhi [v] (1) mengisi hingga penuh atau hampir penuh: ~ kolam dng air; beribu-ribu penonton ~ gedung olahraga; (2) mencukupi: ~ syarat; ~ kebutuhan; (3) meluluskan (permintaan, harapan, dsb); mengabulkan: ~ permintaan anggota-anggotanya; beliau ~ permohonan rakyat; (4) memuaskan: hasil pekerjaannya tidak ~ harapanku; (5) menunaikan atau menjalankan (kewajiban dsb): ~ kewajibannya; (6) menepati (janji); melaksanakan (nazar): ~ kata yg sudah terkatakan; baru sekarang ia bisa ~ nazarnya
memepeti me.me.peti [v] merapati; mengimpit; mendekat (mendesak) rapat: ketika mobilnya ~ mobil lain, kaca spionnya pecah
mempertajam sanding mem.per.ta.jam sanding [ki] mempersangat perselisihan (dendam dsb)
memulangkan balas me.mu.lang.kan balas membalas dendam
memungkiri me.mung.kiri [v] (1) mengingkari; tidak membenarkan: kita tidak -- bahwa perjuangan memerlukan pengorbanan; (2) tidak mau mengakui; menolak (tuduhan); tidak menepati (janji): -- janji
mendalam men.da.lam [v] (1) meresap (masuk) ke dalam (spt lebih paham, lebih mengerti): pengaruh peradaban Barat telah ~ di kota-kota besar; (2) makin sangat; bertambah parah (tt kemiskinan, penyakit): kemiskinan rakyat telah ~; penyakitnya semakin ~; (3) ki akrab (intim, mesra) sekali: hubungan antara kedua sejoli itu sudah ~; (4) luas (sampai hal yg sekecil-kecilnya): pengetahuannya dl bidang musik cukup ~; (5) berurat berakar (tt kebencian, dendam): kebenciannya telah ~; (6) sungguh-sungguh; benar-benar: kedua kepala negara itu menyatakan harapan yg ~ agar penyelesaian secara damai dapat tercapai; (7) intensif: akan diadakan penelitian (penyelidikan, pengusutan, pemeriksaan) yg lebih ~; (8) terperinci; matang: masalah itu akan dibahas secara ~
mendiami men.di.ami [v] menempati (rumah, tempat tinggal, dsb): ia masih ~ rumah instansi
menduduki men.du.duki [v] (1) duduk di: jangan ~ bangku orang lain; (2) mendiami atau tinggal di: suku terasing ~ daerah pedalaman; (3) menempati jabatan dsb: ia ~ jabatan penting di luar negeri; (4) merebut dan menempati atau menguasai (negeri, daerah, dsb): dl waktu singkat Jepang dapat ~ Singapura
meneguhkan me.ne.guh.kan [v] (1) menguatkan; memperkuat; mengukuhkan: ~ tali persaudaraan; ~ susunan masyarakat; ~ batin dan iman; (2) menyungguhkan (mengesankan dsb): ~ kebenaran itu memerlukan pengorbanan; (3) memenuhi janji (perkataan dsb); menepati; tetap: ~ janjinya; ~ setia
menemui me.ne.mui [v] (1) menjumpai; bertemu dng: aku berani bertaruh bahwa ia akan dapat juga ~ anaknya; ~ masalah baru yg sukar dipecahkan; (2) mendapatkan; pergi hendak bertemu dng; mengunjungi: baru sekarang aku sempat ~ nenek; sesampai di Jakarta, ia hendak ~ para pemimpin partai dan pemimpin gerakan sosial; (3) mendapat; mendapati: polisi ~ mayat itu di semak dekat kebun; (4) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu; ~ kegagalan; (5) memenuhi (panggilan dsb): semalam saya tidak sempat datang ~ panggilanmu
menanggung me.nang.gung [v] (1) menyangga (bahan yg berat); memikul; memanggul: ia tidak sanggup ~ beban berat itu; (2) menderita; mengalami (sesuatu yg tidak menyenangkan); menahan; tertimpa (oleh): para korban kecelakaan itu ~ cacat seumur hidup; perusahaan itu bangkrut krn banyak ~ rugi; (3) (bersedia) memikul biaya (mengurus, memelihara, dsb): sbg seorang suami dan kepala keluarga, ia harus ~ istri dan anak-anaknya; (4) menjamin: TNI ~ pertahanan negara; perusahaan yg bonafide harus ~ mutu barang produksinya; (5) menyungguhkan bahwa sesuatu baik (besar, tulen, dsb): ia ~ keaslian dokumen itu; (6) menyatakan kesediaan untuk membayar utang orang lain kalau orang itu tidak menepati janjinya: ia tidak mau ~ utang suaminya krn bermain judi; (7) bertanggung jawab (atas): ia harus ~ segala akibatnya
menangkap me.nang.kap [v] (1) memegang (sesuatu yg bergerak cepat, lepas, dsb); memegang (binatang, pencuri, penjahat, dsb) dng tangan atau alat: nelayan itu ~ ikan dng jala; polisi telah berhasil ~ para penjahat; (2) menerkam: harimau liar itu ~ kambing penduduk; (3) menadah (menyambut, menampung) barang yg dilemparkan: penjaga gawang ~ bola dng menjatuhkan diri; (4) mendapati (orang berbuat jahat, kesalahan, rahasia, dsb): guru itu ~ beberapa pelajar yg merokok di dl kelas; (5) menerima (suara, siaran radio, dsb): pesawat radio ini dapat ~ siaran dr luar negeri; (6) dapat memahami (mengetahui dsb): aku tidak dapat ~ isi pembicaraan mereka krn mereka menggunakan kata-kata sandi; (7) mencerap; menerima (dng pancaindra): pemimpin rakyat harus dapat ~ aspirasi rakyatnya; (8) makan atau mengena (tt pancing dsb): sudah sejam lebih pancingnya belum juga ~
menaruh me.na.ruh [v] (1) meletakkan; menempatkan: ia ~ buku itu di atas meja; (2) membubuh (cap, nama, dsb); menambah (rempah-rempah, garam, dst); mengenakan (memberi dsb) sesuatu pd: Ibu ~ garam dan gula pd sayur asam itu; (3) mencantumkan atau menentukan (harga dsb): pedagang itu ~ harga terlampau tinggi sehingga barangnya tidak laku; (4) memasang taruhan: barang siapa ~ Rp50.000,00, kalau menang mendapat Rp250.000,00; (5) menitipkan; menyimpan; menabung; menanam (modal): dia ~ uangnya dl bank supaya mendapat bunga enam persen setahun; (6) menyimpan (dl hati): ia ~ nasihat ayahnya itu dl hati; (7) mempunyai; memelihara (binatang, gundik, dsb): kakeknya ~ dua ekor lembu di kandang; (8) mengandung perasaan (cinta, kasih, sayang, harapan, dendam, dsb); mempunyai (minat, perhatian, kepercayaan, dsb): dia ~ kepercayaan kpd pembantunya
menemukan me.ne.mu.kan [v] (1) mendapatkan sesuatu yg belum ada sebelumnya; mendapatkan; mendapati: siapa yg ~ pesawat radio; baru malam harinya ia ~ cara itu; (2) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu
menerbangkan me.ner.bang.kan [v] (1) membiarkan terbang; melepaskan supaya terbang: pd upacara pemakaman itu, selain melepaskan ayam mereka juga ~ beberapa ekor burung merpati; (2) membawa terbang: burung rajawali itu mencekam anak kambing dan ~ nya ke tengah hutan; hanya pesawat kecil yg dapat ~ kami ke daerah terpencil itu; (3) mengangkut dng pesawat terbang: helikopter itu telah ~ orang yg luka-luka dr daerah pertempuran; (4) mengemudikan pesawat terbang: pangeran bersama permaisuri akan pesiar dan ~ kapal terbangnya sendiri; (5) ki membawa kabur; melarikan: orang yg ~ uang kas itu telah tertangkap
menetapi me.ne.tapi [v] (1) menepati (janji dsb); menunaikan (nazar, niat, dsb): ia ~ janjinya; (2) memenuhi (kewajiban dsb): menjalankan (apa-apa yg tersebut dl aturan dsb): para pegawai hendaknya ~ kewajiban masing-masing
menganggap meng.ang.gap [v] menyilakan (mengajak) minum atau menari, dsb dng menundukkan kepala atau membungkukkan badan: maka orang-orang pun ~ patih itu
mengarib me.nga.rib [v] mendekati atau merapati (dl hubungan); berusaha bersahabat dng: ia ~ anak mamaknya
mengasam me.nga.sam [v] membalas dendam: ia ingin ~ musuhnya
mengenakan me.nge.na.kan [v] (1) memakai (pakaian, topi, dsb): ia selalu ~ pakaian barunya apabila datang ke pesta; ia ~ topi kesayangannya; (2) menggunakan (tipu muslihat, teori, guna-guna, dsb): untuk mencapai tujuan itu, ia ~ tipu dayanya secara baik; (3) menipu; memperdayakan: mereka selalu berusaha ~ kita agar mau menerima usul-usulnya; (4) menjalankan atau melaksanakan (aturan, pajak, denda, dsb): ia selalu ~ ketentuan yg berlaku dl urusan perpajakan; (5) mengarahkan (bidikan, tembakan) pd sasaran: pemburu itu ~ bidikannya dng tepat pd sasarannya
menggenapi meng.ge.napi [v] (1) menambah supaya genap (bulat, lengkap, utuh): dialah yg ~ kelompok kita menjadi satu regu; (2) mencukupi; menuruti: dia akan ~ barang-barang yg telah saya pesan; (3) menepati (janji dsb)
menghaki meng.haki [v] menguasai dan menempati: dia kemudian ~ rumah tsb
menghuni meng.hu.ni [v] mendiami; menempati: selama ini dialah yg ~ rumah baru itu
mengingkari meng.ing.kari [v] (1) tidak mengaku; tidak membenarkan; menyangkal; memungkiri; menampik: ia berusaha membela diri dng ~ tuduhan yg diberikan kepadanya; (2) tidak me-nepati: ~ janji; (3) tidak melaksanakan: ~ sumpah setia
menginstruksikan meng.in.struk.si.kan [v] memerintahkan; memberi perintah atau arahan: gubernur ~ para bupati untuk mengamankan instansi pemerintah
menuntut balas me.nun.tut balas hendak membalas; membalas dendam
menuntut janji me.nun.tut janji meminta supaya janjinya ditepati
menyalahi me.nya.lahi [v] (1) bertentangan dng; menyimpang dari; tidak menurut (aturan dsb): kebijakannya -- peraturan yg berlaku; (2) menentang; mencela: kami tidak dapat -- pendiriannya itu; (3) mengingkari; tidak menepati: sebaiknya kita jangan -- janji yg telah kita ucapkan
menyarikan me.nya.ri.kan [v] (1) mengambil (mengisap) sari dan madu (bunga): kupu-kupu -- bunga; (2) mengikhtisarkan (mengambil sari pati karangan, cerita, dsb): ia -- karangan seorang ahli
muat mu.at [v] ada ruang untuk diisi, ditempati, dimasuki, dipakai, dsb; dapat berisi: kamar itu -- empat orang; (2) ada di dalamnya, berisi, mengandung: surat kabar ini -- iklan obat-obatan
mukadim mu.ka.dim [Ar n] orang yg menempati jabatan sebelumnya
mulut telanjur (terdorong) emas tantangannya (padahannya) [pb] perkataan (janji) yg sudah diucapkan harus ditepati
mungkir mung.kir [v] (1) tidak mengaku(i); tidak mengiakan: ia tetap -- atas tuduhan yg ditimpakan kepadanya; (2) tidak setia; tidak menepati (janji); menolak; menyangkal: -- akan janjinya
murah di mulut [pb] banyak janji, tetapi janji itu tidak ditepati
nama na.ma [n] (1) kata untuk menyebut atau memanggil orang (tempat, barang, binatang, dsb): -- anjing itu Miki; (2) gelar; sebutan: dikaruniai -- Adipati; -- nya saja pegawai tinggi, tetapi kekuasaannya tidak ada; (3) kemasyhuran; kebaikan (keunggulan); kehormatan: ia beroleh (mendapat) --
negara Barat negara-negara yg menempati benua Eropa dan Amerika
niat ni.at [n] (1) maksud atau tujuan suatu perbuatan: mudah-mudahan -- baik Anda terwujud; (2) kehendak (keinginan dl hati) akan melakukan sesuatu: timbul lagi -- nya untuk menyelesaikan studinya yg terhenti itu; -- nya hendak berziarah ke Tanah Suci tahun ini, sudah bulat; (3) janji untuk melakukan sesuatu jika cita-cita atau harapan terkabul; kaul; nazar: janji ditepati, -- harus dibayar; memasang -- , berkaul; bernazar
nota no.ta [n] (1) surat peringatan (penunjukan, catatan): dia datang kpd saya dng membawa -- dr Bapak Bupati; (2) surat keterangan resmi (dr duta kpd pemerintah suatu negara atau sebaliknya): Pemerintah Portugal telah menyampaikan -- kpd Duta Besar Indonesia; (3) surat penjelasan resmi dr jawatan (pemerintah, pemerintah daerah, dsb): Presiden telah menyampaikan -- keuangan 2000 kpd DPR; (4) tanda jual beli secara kontan
nuraga nu.ra.ga [ark a] simpati; berbagi rasa
nyamuk mati gatal tak lepas [pb] menaruh dendam kpd orang yg berbuat jahat meskipun orang itu sudah dihukum
oja , meng.o.ja v (1) menggalakkan (ayam dsb) supaya menyerang lawannya; (2) ki memberanikan; menghasut , meng.o.ja v mengambil ancang-ancang: ia -- dulu sebelum melompati parit yg lebar itu
olak-olak [n] itik laut; dendang laut; Sula leucogaster plotus
padan pa.dan [n] banding; imbangan: ia menang dng mudah atas lawan yg bukan -- nya; (2) a cocok; sesuai; patut benar: ia bertubuh kekar dan atletis, -- lah menjadi seorang petinju [n] (1) sempadan; batas; (2) garis (titik dsb) yg menjadi batas atau tempat melemparkan batu (kelereng dsb) pd permainan lempar-lemparan [Mk n] janji: mengecoh -- , tidak menepati janji [Jk a] curang (terutama dl permainan)
pagupon pa.gu.pon [n] kandang merpati
palapa pa.la.pa [n] (1) (dl dongeng) buah yg rasanya pahit; (2) sumpah Mahapatih Gajah Mada dr Kerajaan Majapahit bahwa tidak akan menikmati segala sesuatu sebelum menaklukkan dan mempersatukan daerah Nusantara; (3) nama satelit komunikasi sistem domestik yg dimiliki Indonesia
pampas pam.pas [n] (1) ganti rugi; (2) denda (krn melukai, merusak, dsb)
pancadarma pan.ca.dar.ma [n] lima macam kewajiban, yaitu (1) menyembah Tuhan Yang Maha Esa, (2) berkarya untuk kesejahteraan bersama, (3) sopan santun, suka memberi dan menepati janji, (4) mawas diri atau pengendalian diri, dan (5) mandiri pribadi
patos pa.tos [n] (1) rasa simpati atau belas kasihan; (2) yg menimbulkan rasa kasihan, simpati, sedih, dsb
pecah menanti sebab [pb] sekadar menanti kesempatan untuk membalas dendam
pegal pe.gal [a] (1) berasa kaku (tt tulang-sendi dsb): krn terlalu banyak bekerja, seluruh anggota badan -- dan ngilu; (2) ki kesal; jengkel (tt hati): -- hati, kesal hati; -- hatinya krn temannya tidak menepati janjinya
pekojan pe.ko.jan [n] kampung yg pada mulanya ditempati oleh orang Koja yg berasal dr India Selatan, tetapi kemudian dikenal sbg kampung orang Arab
pelabuhan samudra pe.la.buh.an samudra pelabuhan yg dapat dirapati kapal besar, tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, dan dilengkapi dng gudang dsb
pelayon pe.la.yon [ark n] denda krn melarikan perempuan (di Palembang)
pelumpuran pe.lum.pur.an [n] tempat yg banyak lumpurnya: untuk menangkal ~ yg begitu besar di kali Juwana, Bupati Pati mengusulkan pembangunan tanggul pengalir gelombang
pemerintah daerah pe.me.rin.tah daerah penguasa yg memerintah di daerah, spt gubernur, bupati
penalti pe.nal.ti [n] (1) Olr tendangan atau tembakan hukuman krn melanggar peraturan permainan di daerah depan gawang pd batas yg tentu (dl sepak bola, polo air, dsb); (2) hukuman; denda (krn lalai membayar pajak, utang, dsb)
penempatan pe.nem.pat.an [n] proses, cara, perbuatan menempati atau menempatkan: ~ petugas secara sembarangan dapat mengakibatkan kekacauan
pengemis peng.e.mis [n] orang yg meminta-minta: seorang ~ didapati tidur di bawah jembatan
pengunjung pe.ngun.jung [n] orang yg mengunjungi: para ~ dipersilakan menempati kursi yg telah disediakan
peram pe.ram , me.me.ram v mendekut (tt burung merpati) [v] me.me.ram v (1) menyimpan buah-buahan (dng membungkusnya dsb) supaya lekas masak; (2) menyimpan (rahasia, perasaan, dsb); menyembunyikan: ~ perasaannya dl hati [v] ber.pe.ram v tetap tinggal di rumah saja; tidak keluar-keluar (dr rumah, sarang, dsb): sepanjang hari dia ~ saja di rumah
perdah per.dah [n] tangkai (pegangan) beliung atau patil: -- nya dibuat dr cabang kayu nangka
pergam per.gam [n] burung yg bulunya beraneka warna, tergolong suku merpati, mempunyai tubuh yg besar, hidup di pohon dan jarang turun ke tanah, makanannya buah-buahan kecil, spt buah beringin, baik yg berukuran kecil maupun besar, rahang bawah dapat melar, terdorong, menjulur spt rahang ular; Duculinae
pergok per.gok , me.mer.goki v (1) menjumpai (tidak dng sengaja); (2) mendapati; mengetahui (sedang mencuri dsb): mereka ~ pencuri yg sedang mencongkel jendela
persekot per.se.kot [n] (1) uang muka; (uang) panjar: calon penyewa yg akan menempati rumah itu memberi -- sepuluh ribu rupiah; (2) pembayaran tunai di muka atas penyerahan barang atau jasa yg harus dipertanggungjawabkan penerima pd suatu tanggal kemudian; (3) pembayaran atas suatu kontrak sebelum berakhir; (4) pembayaran upah, gaji, atau komisi sebelum waktunya
pidana pokok pidana yg dapat dijatuhkan tersendiri oleh hakim, msl pidana mati, pidana penjara, pidana kurungan, dan pidana denda
pinta pin.ta [n] permintaan: sungguhpun demikian, ada -- patik kpd Tuanku
polisakarida po.li.sa.ka.ri.da [n Kim] karbohidrat yg dibentuk oleh penggabungan molekul monosakarida yg banyak, msl: pati dan selulosa
purdah pur.dah [n] (1) tirai penutup ruang yg ditempati wanita agar tidak terlihat; (2) kain penutup muka untuk wanita; cadar
ragas ra.gas , me.ra.gas v (1) mencabut (rambut, rumput, dsb); menyentak; (2) ark memotong rambut; memangkas tanaman dsb , me.ra.gas v merambat; memanjat (tt tumbuh-tumbuhan) [n] tanda bukti; tanda yg didapati: -- nya bahwa ia mencuri ialah barang itu ternyata ada di rumahnya
regen re.gen [n] bupati
rida ri.da [a] (1) rela; suka; senang hati: -- lah patik menjadi istri beliau; (2) perkenan; rahmat: negeri yg aman dan makmur serta mendapat -- Tuhan Yang Maha Esa
rimbas rim.bas [n] patil untuk menarah kayu (kadang-kadang untuk menyiangi tanaman)
rindu jadi batasnya maka manis tak jadi cuka [pb] jangan terlalu mesra bergaul dng seseorang sebab pergaulan spt itu kerap kali menimbulkan dendam kesumat
rindu rawan rindu dendam
rumah induk rumah besar (utama), paviliun, biasanya ditempati oleh keluarga
rumah instansi rumah dinas milik jawatan (pemerintah, perusahaan) yg ditempati oleh pegawai (karyawan)
sagu sa.gu [n] (1) tumbuhan yg hati batangnya dapat dibuat tepung (kebanyakan jenis Metroxylon); (2) hati batang pohon palem (spt enau, rumbia); (3) tepung (dr pati hati batang enau, rumbia, dsb)
sakarida sa.ka.ri.da [n Kim] kelompok senyawa organik yg menghasilkan zat gula yg berasal dr bermacam-macam bahan, spt gula susu, pati, dan gula buah
sakit hati merasa tidak senang (dendam, benci, dsb) krn dihina (dilukai hatinya)
salah sa.lah [a] (1) tidak benar; tidak betul: ia membetulkan hitungannya yg --; (2) keliru; khilaf: ia -- menafsirkan ayat itu; (3) menyimpang dr yg seharusnya: mereka -- jalan; (4) luput; tidak mengenai sasaran; gagal: dua kali tembakannya -- dan baru yg ketigalah ia berhasil; (5) cela; cacat: meskipun sudah tua, tidak ada -- nya jika engkau mau belajar lagi; (6) kekeliruan: bukan -- ku jika ia tidak menepati janjinya
sangkal sang.kal [v] bantah; tidak membenarkan: ia -- semua tuduhan itu [n] tangkai beliung (patil dsb): -- itu terbuat dr kayu nangka
sanksi sank.si [n] (1) tanggungan (tindakan, hukuman, dsb) untuk memaksa orang menepati perjanjian atau menaati ketentuan 1022 undang-undang (anggaran dasar, perkumpulan dsb): dl aturan tata tertib harus ditegaskan apa -- nya kalau ada anggota yg melanggar aturan-aturan itu; (2) tindakan (mengenai perekonomian dsb) sbg hukuman kpd suatu negara: Dewan Keamanan PBB mengadakan -- thd negara yg menyerang negara lain; (3) Huk (a) imbalan negatif, berupa pembebanan atau penderitaan yg ditentukan dl hukum; (b) imbalan positif, yg berupa hadiah atau anugerah yg ditentukan dl hukum
sari sa.ri [n] (1) isi utama (dr suatu benda); pati: -- buah-buahan; -- makanan; (2) pokok isi (karangan, berita, dsb); bagian terpenting (tt pelajaran dsb); ikhtisar (dr uraian, pidato, dsb): -- berita sepekan; (3) butir-butir pd bunga yg mengandung sel jantan (sbg alat pembiakan bagi tumbuh-tumbuhan), spt serbuk sari [kl n] bunga: taman -- [Jk n] , sa.ri-sa.ri n tiap-tiap hari; saban sari: tidak spt -- nya, tidak spt setiap hari; tidak spt biasanya; luar biasa [n] pakaian wanita tanpa jahitan, panjangnya 5-7 m, terlilit rapi, ujung yg satu menutup tubuh, ujung yg lain disampirkan di pundak dan terjuntai di dada
satih sa.tih [Mk v] me.nya.tih v mendenda
sawangan sa.wang.an [n] sawang langit [n] alat bunyi-bunyian yg bentuknya kecil sebesar ibu jari kaki, terbuat dr kayu atau bambu dipasang pd burung merpati
sentimen sen.ti.men /sEntimEn/ (1) n pendapat atau pandangan yg didasarkan pd perasaan yg berlebih-lebihan thd sesuatu (bertentangan dng pertimbangan pikiran): keputusan yg dihasilkan akan tidak adil jika disertai rasa -- pribadi; (2) n emosi yg berlebihan: rasa -- sbg bangsa Indonesia akan tumbuh kuat jika kita jauh dr negeri ini; (3) a cak iri hati; tidak senang; dendam; (4) n reaksi yg tidak menguntungkan: penurunan harga saham hanya disebabkan oleh -- pasar
serkai ser.kai [v] me.nyer.kai v (1) memulas (memiuh, meremas, memerah) supaya air atau patinya keluar (tt adonan yg dibungkus kain, kain basah, dsb); (2) mengayak (tt tepung dsb); (3) menapis dng kain dsb (tt kanji dsb)
sia-sia janji tidak menepati janji
sinyalemen si.nya.le.men [n] (1) peringatan (pemberitahuan dsb) supaya waspada atau memperhatikan: Dinas Kesehatan kita telah memberikan -- akan adanya wabah kolera di kota ini; (2) dugaan: menurut -- yg berwajib, pembunuhan itu ada unsur rasa dendam
sipil si.pil [a] berkenaan dng penduduk atau rakyat (bukan militer): bupati terpilih adalah orang -- , bukan TNI
skenario ske.na.rio [n] rencana lakon sandiwara atau film berupa adegan demi adegan yg tertulis secara terperinci: penulis -- yg juga menyutradarai film itu akan berusaha menarik simpati penonton; dr dulu hingga sekarang, -- penulis itu tetap digemari orang
spt api makan (di dl) sekam [pb] perasaan cinta kasih (dendam dsb) yg tersembunyi
sua [v] ber.sua v (1) datang saling mendekati (berdekat-dekatan): sbg dua ekor burung merpati -- di atas bubungan; (2) bertemu; berjumpa: di tengah perjalanan ia -- dng seorang sahabat lama yg kemudian membantunya mencapai tempat tujuan; di hutan itu ia -- binatang aneh; (3) bertemu (dl arti mendapat, memperoleh): lain yg dicari, lain pula yg -; (4) kedapatan; terdapat; ada; tersua: di tempat itu -- pula beberapa keping emas; (5) terjadi (atas); terlaksana (tt harapan dsb); benar-benar terjadi (tt ramalan dsb): apa yg dialaminya itu -- pula pd diri ibunya berpuluh tahun yg lalu lihat bulu
subsider sub.si.der [a Huk] sbg pengganti apabila hal pokok tidak terjadi (spt hukuman kurungan sbg pengganti hukuman denda apabila terhukum tidak membayarnya)
suka su.ka [a] berkeadaan senang (girang): sahabat dl -- dan duka; (2) a girang hati; senang hati: sekalian bantuan dan sokongan disambut dng -- hati; (3) v mau; sudi; rela: ia tidak -- membayar sekian; datanglah kalau Tuan --; kalau sudah -- sama -- , biarlah kawin saja; (4) v senang; gemar: neneknya -- benar makan sirih; memang banyak orang -- menonton bioskop; ada yg -- daging dan ada juga yg -- ikan laut; (5) v menaruh simpati; setuju: orang itu akan saya suruh bekerja di sini, itu pun kalau Tuan --; tiada seorang pun -- kepadanya; (6) v menaruh kasih; kasih sayang; cinta: rasanya jarang ibu yg tidak -- kpd anaknya; (7) a cak mudah sekali ...; kerap kali ...: memang dia -- lupa; pensil semacam ini -- patah
serobot se.ro.bot [v] , me.nye.ro.bot v (1) mengambil hak atau harta dng sewenang-wenang atau dng tidak mengindahkan hukum dan aturan (spt mencuri, merampas, menempati tanah atau rumah orang lain yg bukan haknya, menculik): ia berbuat secara nekat -- sepeda orang; ia dipersalahkan -- kekuasaan pembesarnya; ia yg -- rumah kosong itu; (2) menyerang (melanggar, menubruk) secara nekat atau dng diam-diam: ia berhasil -- bola itu dr belakang sewaktu bola itu akan kuoperkan; kucing besar itu suka -- anak ayam; (3) melakukan perbuatan (spt masuk ke rumah orang, menyela perkataan orang, dsb) dng cara yg nekat atau menyimpang dr aturan: meskipun dijaga keras, masih ada juga yg -- masuk ke stasiun; kalau hendak mendebat, boleh, tetapi jangan -- saja; (4) menggunakan jalan semau-maunya tanpa mengindahkan aturan (tt kendaraan): kalau tidak ada polisi lalu lintas, banyak becak yg -- berjalan di jalan mobil
sulang su.lang [v] , ber.su.lang-su.lang v (1) saling memberikan minuman: minum -- ; (2) beradu paruh (spt burung merpati): sbg burung merpati yg - [n] asap lampu yg hitam yg menimbulkan jelaga
sulap su.lap [n] pertunjukan berbuat sesuatu yg menakjubkan (spt saputangan diubah menjadi burung merpati); silap mata [ark a] salah cara menenunnya (tt kain tenun)
sumah su.mah [Ar a] suka menceritakan kelebihan atau kehebatan diri sendiri kpd orang lain agar mendapat simpati; senang (mengharap) pujian: kita harus menjauhkan diri dr sifat ria dan --
sundari sun.da.ri [n] alat bunyi-bunyian terbuat dr sepotong bambu yg dipasang pd layang-layang, merpati, dsb yg berbunyi apabila tertiup angin
syafakat sya.fa.kat [Ar a] belas kasihan; simpati
tahu beres tidak usah berpayah-payah sendiri, melainkan tinggal mendapati bahwa segala-galanya sudah beres
tak tanduk telinga dipulas [pb] tindakan apa pun dilakukan asal dapat merugikan lawan (membalas dendam)
tambang tam.bang, ber.tam.bang.an [v] bertunangan (tt gadis) dng lebih dr seorang laki-laki, biasanya ayah gadis itu dihukum dng membayar denda adat (di Bengkulu)
tanah ta.nah [n] (1) permukaan bumi atau lapisan bumi yg di atas sekali: hujan membasahi --; (2) keadaan bumi di suatu tempat: -- nya gersang, tidak dapat ditanami; (3) permukaan bumi yg diberi batas: pemerintah menyediakan -- seluas tiga hektar untuk permukiman para transmigran; (4) daratan: penerjun payung itu tewas setelah jatuh terempas di --; (5) permukaan bumi yg terbatas yg ditempati suatu bangsa yg diperintah suatu negara atau menjadi daerah negara; negeri; negara; -- Eropa; -- Melayu [ark n] satuan ukuran panjang yg sama dng depa
tapioka ta.pi.o.ka [n] tepung pati ubi kayu
tebus te.bus [v] me.ne.bus v (1) membayar dng uang untuk mengambil kembali barang yg tergadai: ia ~ gelang itu dr pegadaian; (2) membayar dng uang dsb untuk membebaskan (tawanan, sandera, budak belian, dsb): penculik akan melepaskan anak itu jika orang tuanya mau ~ nya dng sejumlah uang; (3) membeli kembali: ~ talak; (4) menguangkan wesel (cek) ke bank: ia ~ wesel ke kantor pos; (5) mengambil barang pembagian (distribusi dsb) dng bon (kupon dsb) dan dng membayarnya dng uang: saya dapat pembagian sepeda, tetapi tidak dapat ~ nya [v] me.ne.bus v (1) memperbaiki kesalahan (dosa dsb) dng berbuat jasa, kebaikan: dng sengaja ia hidup miskin untuk ~ segala dosanya; (2) memulihkan kekalahan (kerugian); memulihkan kehormatan (nama baik); menghapus (malu): dikerahkan sepuluh divisi untuk ~ kekalahannya dl serangannya yg gagal itu; ia bersedia berbuat apa pun untuk ~ kehormatan keluarganya; (3) membalas (jasa, kebaikan, karunia) yg sudah diterima: ia ~ karunia yg dilimpahkan kepadanya; (4) menepati atau menunaikan (janji, perkataan, cita-cita, nazar) yg telah terucapkan: malu rasanya kalau tidak dapat ~ janjiku [v] me.ne.bus v (1) menyelamatkan (jiwa, hidup) orang lain: dng jalan demikian, saya dapat ~ nyawa sahabatku itu; (2) memperoleh sesuatu dng pengorbanan (jiwa, harta, benda): ~ kemerdekaan dng air mata dan darah [Lihat {tembus}]
tempo tem.po [n] (1) waktu; masa: dl -- singkat terbongkarlah kedoknya; (2) ketika; saat: -- itu ia tidak ada; ada -- , ada kalanya; (3) kesempatan: setiap hari, bila ada -- dia selalu saya desak; (4) kelonggaran (untuk berpikir dsb); penundaan waktu: diberi -- 12 jam untuk menanggapi ultimatum itu; (5) batas waktu; janji (waktu yg dijanjikan): sudah habis (sampai) -- nya; kalau lewat -- nya, akan didenda Rp500.000,00
tentu ten.tu [a] pasti; tidak berubah lagi: -- ia dapat menepati janjinya; (2) a terang; positif; tegas: kabar kematian suaminya masih belum --; (3) adv niscaya; mesti; tidak boleh tidak: minumlah obat ini, -- penyakitmu cepat sembuh
tepung aren tepung yg terbuat dr pati batang enau; tepung sagu
terdapat ter.da.pat [v] diperoleh; didapati; ditemukan; ada: di negeri itu banyak ~ sumber minyak bumi; dl pasal ini ~ kekeliruan
terkangkang ter.kang.kang [v] terbuka lebar (tt kaki): dng kaki ~ ia melompati parit itu
terpa ter.pa [v] me.ner.pa v melompati dan menerkam; mengejar hendak menyergap (menyerang dsb): gelombang besar itu tidak henti-hentinya ~ gundukan karang di pantai
tersentuh ter.sen.tuh [v] (1) terkena (tersinggung) sedikit; terjamah; (2) terantuk (pd); terlanggar sedikit: kakinya -- pd batu, terantuk (tersandung); (3) ki terkena rasa haru, sedih, dsb: hatinya mudah sekali -, tertarik atau terpikat dan bersimpati
tersirah ter.si.rah [a] telah merah: mendapat tanah --, (1) mati; (2) mendapati mayat yg telah dikubur
timbang rasa sama-sama menaruh perasaan hati (perasaan kasih sayang, suka menolong, simpati, dsb): bantuan itu menandakan -- rasa kpd orang-orang yg tertimpa musibah
tumenggung tu.meng.gung [n] (1) jabatan pegawai tinggi di bawah bendahara; (2) sebutan bupati
tunggakan pajak tung.gak.an pajak pajak yg masih belum dilunasi pd atau setelah tanggal pengenaan denda
uang jaminan uang yg dipakai sbg jaminan atas transaksi yg telah disepakati sampai batas waktu yg telah ditentukan (jika transaksi tidak ditepati sesuai dng waktu yg ditentukan, uang tsb hilang); uang tanggungan
uget-uget [Jw n] anak nyamuk yg masih dl air, spt ulat kecil-kecil; jentik-jentik: di selokan yg airnya tidak mengalir kita dapati banyak --
upacara upa.ca.ra [n] (1) tanda-tanda kebesaran (spt payung kerajaan): dayang-dayang mengiringkan raja, masing-masing membawa --; (2) peralatan (menurut adat-istiadat); rangkaian tindakan atau perbuatan yg terikat pd aturan tertentu menurut adat atau agama: -- perkawinan dilakukan secara sederhana; (3) perbuatan atau perayaan yg dilakukan atau diadakan sehubungan dng peristiwa penting (spt pelantikan pejabat, pembukaan gedung baru): -- peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia; -- pelantikan bupati; -- peresmian pabrik pupuk yg baru
tetap te.tap [v] selalu berada (tinggal, berdiri, dsb) di tempatnya: orang tuanya -- tinggal di dusun; (2) a tidak berubah (keadaannya, kedudukannya, dsb): kalimat itu terbentuk menurut pola-pola -- dan tertentu; (3) v tidak berpindah-pindah; tidak beranjak: bertiup angin timur yg -- arahnya; (4) adv selalu demikian halnya (tt keadaan, perbuatan, dsb): sampai kini ia masih -- menjadi bupati; sekali merdeka -- merdeka; (5) adv tidak putus-putusnya; selalu; terus: matanya -- melihat pd satu tempat saja; biar bagaimanapun ia -- hendak mempertahankan haknya; (6) adv untuk selamanya (tidak untuk sementara): bangunan --; pegawai --; pembantu --; (7) a kekal selama-lamanya; lestari: di dunia ini tiada sesuatu pun yg --; mudah-mudahan persahabatan kita -- hingga akhir zaman; (8) a sudah pasti (tentu): tempat dan harinya sudah --; pajaknya sudah --; pekerjaannya tidak -- , tidak tentu [v] me.ne.tap v mengesat atau mengeringkan (sesuatu yg basah, spt tulisan tinta dsb) dng cara menekankan barang yg dapat mengisap (spt kertas kembang dan kain): ia ~ air matanya dng saputangan; ia segera ~ tinta pd tulisannya supaya cepat kering
urung [v] batal; tidak jadi: ada kecemasan di kalangan calon haji kalau-kalau -- naik haji krn adanya penipuan [ark] ber.u.rung v berkerumun: didapatinya langau ~ sepenuh tudung saji itu
vendeta ven.de.ta [n] (1) permusuhan turun-temurun yg bermula dr terbunuhnya seorang anggota keluarga sehingga keluarga dr yg terbunuh melakukan pembalasan dng membunuh si pelaku atau salah seorang dr anggota keluarganya; (2) perselisihan atau dendam kesumat yg terjadi antara dua kelompok secara terus-menerus
wafa wa.fa [Ar a] setia (menepati janji): ia disukai krn selalu --
wedana we.da.na [n] pembantu pimpinan wilayah Daerah Tingkat II (kabupaten), membawahkan beberapa camat; pembantu bupati
wilangon wi.la.ngon [Jw kl n] gelora berahi; dendam berahi

Jika informasi mengenai "denda pati" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas