Arti kata/frase "demokrasi plutokrat" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/demokrasi-plutokrat

Halaman ini menjelaskan kata atau frase demokrasi plutokrat menurut KBBI Edisi III

demokrasi plutokrat: sistem demokrasi yg dikuasai oleh orang yg kaya atau bermodal

Lebih lanjut mengenai demokrasi plutokrat

demokrasi plutokrat terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 41 kata terkait yakni sebagai berikut:

demokrasi de.mo.kra.si [n Pol] (1) (bentuk atau sistem) pemerintahan yg seluruh rakyatnya turut serta memerintah dng perantaraan wakilnya; pemerintahan rakyat; (2) gagasan atau pandangan hidup yg mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yg sama bagi semua warga negara
demokrasi Pancasila demokrasi yg berdasarkan sila Pancasila yg dilihat sbg suatu keseluruhan yg utuh
demokrasi plutokrat sistem demokrasi yg dikuasai oleh orang yg kaya atau bermodal
demokrasi absolut [Pol] bentuk demokrasi yg memberikan kekuasaan tertinggi secara langsung kpd rakyat
demokrasi formal corak pemerintahan yg semata-mata dilihat dr ada atau tidaknya lembaga politik demokrasi spt perwakilan rakyat
demokrasi langsung corak pemerintahan demokrasi yg dilakukan secara langsung oleh semua warga negara, msl dl membuat keputusan politik
demokrasi liberal sistem politik dng banyak partai, kekuasaan politik berada di tangan politisi sipil yg berpusat di parlemen; demokrasi parlementer
demokrasi perwakilan [Pol] bentuk demokrasi dng kekuasaan tertinggi yg dijalankan melalui sistem perwakilan
demokrasi terpimpin corak pemerintahan yg untuk pertama kali diumumkan secara resmi di dl pidato Presiden Soekarno pd tanggal 10 November 1956 ketika membuka Konstituante, yaitu corak demokrasi yg mengenal satu pemimpin menuju tujuan suatu masyarakat yg berkeadilan sosial
demokrasi tidak langsung corak pemerintahan demokrasi yg dilakukan melalui badan perwakilan rakyat yg dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kpd rakyat (warga negara diberi hak turut serta menentukan keputusan politik melalui badan perwakilan rakyat)
demokrasi ekonomi gagasan atau pandangan hidup yg mengutamakan persamaan hak dan kewajiban, dan perlakuan bagi semua warga negara dl bidang ekonomi
demokrasi material corak pemerintahan yg menjamin kemerdekaan dan persamaan, msl kemerdekaan berpikir dan mengeluarkan pendapat, kemerdekaan berapat dan berkumpul, kemerdekaan mengatur diri sendiri yg dilandasi corak pemerintahan
demokrasi politik sistem politik yg ditandai dng berfungsinya lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif yg secara relatif bersifat otonom
pendemokrasian pen.de.mo.kra.si.an [n] proses, cara, perbuatan mendemokrasikan: selama orang-orang yg terlibat dl pemerintahan masih bermental feodal ~ tata cara pemerintahan tidak akan lancar
prodemokrasi pro.de.mo.kra.si [a] setuju pd demokrasi (tt pemerintahan): demi Amerika, Cina melepas aktivis --
sosiodemokrasi so.si.o.de.mok.ra.si [n] segala sesuatu yg berkenaan dng masalah sosial dan demokrasi
mendemokrasikan men.de.mo.kra.si.kan [v] membuat menjadi demokratis: upaya ~ tata cara pemilihan kepala desa itu gagal
dasar da.sar [n] (1) tanah yg ada di bawah air (tt kali, laut, dsb): ia berhasil menyelam sampai ke -- laut; (2) bagian yg terbawah (tt kuali, botol, dsb) yg di sebelah dalam ataupun yg di sebelah luar: isi botol itu tinggal 1 cm dr -- nya; (3) lantai: rumah papan -- nya ubin; (4) latar (warna yg menjadi alas gambar dsb): gambar bulan sabit putih pd -- warna hijau; (5) lapisan yg paling bawah: meni dipakai sbg cat --; (6) bakat atau pembawaan sejak lahir: tidak ada -- dagang padanya; (7) alas; fondasi: gotong royong adalah -- masyarakat Indonesia; (8) pokok atau pangkal suatu pendapat (ajaran, aturan); asas: apa yg akan dijadikan -- pembicaraan kita nanti; tindakan itu bertentangan dng -- demokrasi yg sebenarnya; (9) cak memang begitu (tt adat, tabiat, kelakuan, dsb): -- pencuri, di mana pun tetap juga mencuri; -- miliknya, walaupun sudah dua hari hilang akhirnya ditemukan juga; (10) Ling bentuk gramatikal yg menjadi asal dr suatu bentukan [p] memang: -- bandel biar sudah diberi tahu masih bersikap masa bodoh
demokrat de.mo.krat [n] penganut (pengikut) paham demokrasi
demokratis de.mo.kra.tis [a] bersifat demokrasi; berciri demokrasi: sebagian warga desa tidak puas dng tata cara pemilihan kepala desa yg tidak --
demokratisasi de.mo.kra.ti.sa.si [n] pendemokrasian
dunia bebas negara-negara demokrasi; negara-negara nonkomunis; (2) ki tengah-tengah masyarakat; masyarakat luas: setelah lima tahun ia menjalani hukuman, kini ia kembali ke -- bebas
kedaulatan rakyat ke.dau.lat.an rakyat kekuasaan tertinggi ada pd rakyat; demokrasi
kerakyatan ke.rak.yat.an [n] (1) segala sesuatu yg mengenai rakyat; (2) demokrasi; (3) ark kewarganegaraan
liberalisme li.be.ral.is.me [n] (1) aliran ketatanegaraan dan ekonomi yg menghendaki demokrasi dan kebebasan pribadi untuk berusaha dan berniaga (pemerintah tidak boleh turut campur); (2) usaha perjuangan menuju kebebasan
marhaenisme mar.ha.en.is.me [n Pol] (1) paham yg bertujuan memperjuangkan nasib kaum kecil untuk mendapatkan kebahagiaan hidup; (2) ideologi politik yg tumbuh dan berkembang di Indonesia berdasarkan keadaan dan keinginan masyarakat Indonesia dng asas sosionasional, sosiodemokrasi, gotong royong, kebangsaan, kemerdekaan beragama, dan kerakyatan
melahirkan me.la.hir.kan [v] (1) mengeluarkan anak (dr kandungan); beroleh anak: istrinya meninggal ketika ~ anak yg pertama; (2) mengeluarkan (perasaan, pendapat, pikiran, dsb): di dl alam demokrasi, orang bebas ~ pendapat; (3) mengadakan; menjadikan; menimbulkan: tindakan untuk mengatasi kesulitan kerapkali ~ kesukaran baru
membayang mem.ba.yang [v] (1) kelihatan spt bayang-bayang; kelihatan samar-samar: kemejanya tipis dan kaus kutangnya kelihatan -; wajahnya selalu -- dl ingatanku; (2) dapat dilihat; dapat ditangkap; tergambar: senyum ragu-ragu -- pd wajahnya; sifat demokrasi -- dl susunan masyarakat itu
membebaskan mem.be.bas.kan [v] (1) melepaskan dr (ikatan, tuntutan, tekanan, hukuman, kekuasaan, dsb): pasukan bergerak untuk -- kota itu dr tangan pemberontak; petani kecil itu memikirkan suatu cara -- diri dr cengkeraman pemilik sawah yg disewanya; (2) memberi keleluasaan untuk bergerak (berkata, berbuat, dsb): negara demokrasi -- pers untuk menuliskan berita dan pendapat; (3) melepaskan dr (kekuasaan, asing); memerdekakan: bangsa itu sedang berjuang -- negaranya dr penjajahan; (4) memberhentikan (dr tugas dan jabatan): krn membuat kesalahan, direktur perusahaan telah -- sekretarisnya dr semua tugasnya
mencemari men.ce.mari [v] (1) menjadikan cemar; mengotori: sampah mulai ~ Teluk Ambon; (2) ki menodai (nama baik); mencabuli: ~ asas-asas demokrasi; peperangan ~ hubungan kemanusiaan yg sejati; ~ nama baik orang tua
mencita-citakan men.ci.ta-ci.ta.kan [v] (1) menginginkan (menghendaki) dng sungguh-sungguh: sikap kritis objektif sangat diperlukan dl masyarakat yg ~ demokrasi; (2) membayangkan sesuatu kpd: mereka selalu ~ dunia baru yg segala-galanya aman dan senang; (3) menjadikan sbg tujuan (akhir): rakyat ~ masyarakat adil dan makmur segera terjelma
orde reformasi tata pemerintahan sesudah orde baru yg mengadakan perombakan sistem yg lama ke arah sistem demokrasi
parlementer par.le.men.ter [a] berkenaan (berhubungan, bersifat) parlemen; ada parlemennya: demokrasi --
pemerintahan pe.me.rin.tah.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memerintah: ~ yg berdasarkan demokrasi; gubernur memegang tampuk ~ di Daerah Tingkat I; (2) segala urusan yg dilakukan oleh negara dl menyelenggarakan kesejahteraan masyarakat dan kepentingan negara
pendapat pen.da.pat [n] (1) pikiran; anggapan: dl negara demokrasi setiap orang bebas mengemukakan ~ nya; (2) buah pemikiran atau perkiraan tt suatu hal (spt orang, peristiwa): apa ~ mu tt isi surat ini?; menurut ~ saya, dialah yg benar; (3) orang yg mula-mula menemukan atau menghasilkan (sesuatu yg tadinya belum ada atau belum diketahui): Nurtanio adalah ~ pesawat terbang jenis Gelatik; (4) kesimpulan (sesudah mempertimbangkan, menyelidiki, dsb): begitulah ~ hakim setelah mendengar keberatan-keberatan yg dikemukakan oleh pembela
pendinamis pen.di.na.mis [n] yg mendinamiskan sesuatu atau seseorang: demokrasi Pancasila pd prinsipnya adalah sebuah sistem ~ kemajuan bangsa dan bukan sbg ancaman thd kesatuan republik tercinta ini
penjelmaan pen.jel.ma.an [n] (1) perwujudan: Rama dianggap sbg ~ Wisnu; (2) penerapan; pelaksanaan: rakyat Indonesia menolak segala ~ sistem penjajahan ke dl sistem pemerintahan demokrasi
pergundalan per.gun.dal.an [n] (1) perihal gundal; (2) cara perbudakan: dl alam demokrasi ~ harus diberantas
sistem sis.tem [n] (1) perangkat unsur yg secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas: -- pencernaan makanan, pernapasan, dan peredaran darah dl tubuh; -- telekomunikasi; (2) susunan yg teratur dr pandangan, teori, asas, dsb: -- pemerintahan negara (demokrasi, totaliter, parlementer, dsb); (3) metode: -- pendidikan (klasikal, individual, dsb); kita bekerja dng -- yg baik; -- dan pola permainan kesebelasan itu banyak mengalami perubahan
sosio- so.sio- [bentuk terikat] berhubungan dng masyarakat; sosial: sosiodemokrasi
virtual vir.tu.al [a] (secara) nyata: demokrasi dl arti --

Jika informasi mengenai "demokrasi plutokrat" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas