Arti kata/frase "cuka" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/cuka

Halaman ini menjelaskan kata atau frase cuka menurut KBBI Edisi III

cuka: cu.ka [n] (1) cairan yg masam rasanya, dibuat dr nira dsb; (2) Kim zat cair yg mengandung 3-6% asam asetat, diperoleh pd oksidasi etanol krn tindakan bakterium pd anggur; bir

Lebih lanjut mengenai cuka

cuka terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 58 kata terkait yakni sebagai berikut:

cuka cu.ka [n] (1) cairan yg masam rasanya, dibuat dr nira dsb; (2) Kim zat cair yg mengandung 3-6% asam asetat, diperoleh pd oksidasi etanol krn tindakan bakterium pd anggur; bir
cuka belanda cuka yg dibuat dr bahan kimia
cuka jawa cuka yg dibuat dr nira
cukai cu.kai [n] (1) pajak atau bea yg dikenakan pd barang impor dan barang konsumsi: barang impor tidak boleh dikeluarkan dr pelabuhan sebelum -- nya dibayar; (2) sebagian dr hasil tanah (spt sawah, ladang) yg wajib diberikan kpd tuan (pemilik) tanah sbg ongkos tanah: krn musim kemarau yg lama, panen padi hanya cukup untuk membayar --
cukam cu.kam [Lihat {cekam}]
bercukai ber.cu.kai [v] dikenakan cukai: barang-barang untuk dipakai sendiri tidak ~
mencukai men.cu.kai [v] mengenakan (memungut) cukai (dr): negara boleh mendapat uang dng ~ orang banyak
asam cuka asam asetat
bahasa kacukan bahasa Melayu percakapan; bahasa Melayu pasar
bak tengguli ditukar cuka [pb] suatu kejadian yg bertukar dr keadaan yg menggembirakan ke keadaan yg menyedihkan
bea cukai perihal (urusan) yg berhubungan dng pajak
dng sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga dp dng cuka sesendok [pb] dng mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh sahabat (kawan) dp dng perkataan yg tajam dan muka yg masam
kacukan ka.cuk.an [n] campuran dr berbagai unsur (tt bahasa dsb): bahasa Melayu --
kelapa kecukan kelapa yg dihasilkan dr persilangan antara dua induk yg berbeda
mengacukan meng.a.cu.kan [v] (1) mengangkat atau mengacungkan (tinju, tangan, dsb): ia berteriak-teriak sambil ~ tinjunya; (2) mengancam dng senjata yg diulurkan ke depan; menodongkan: serdadu itu ~ bayonetnya; (3) menganjurkan: sejak tahun empat puluhan ia ~ perang asabat thd negeri-negeri itu; (4) mencari keterangan (petunjuk dsb) kpd: ia ~ sekalian pertanyaan pd Pasal 4 Anggaran Dasar
merancukan me.ran.cu.kan [v] mencampuradukkan; mengacaukan
merincukan me.rin.cu.kan [v] mengacaukan: pekerjaannya hanya ~ keadaan saja
pita cukai pita dr kertas yg bertuliskan harga ditempelkan pd bungkus rokok dsb
rindu jadi batasnya maka manis tak jadi cuka [pb] jangan terlalu mesra bergaul dng seseorang sebab pergaulan spt itu kerap kali menimbulkan dendam kesumat
terucukan te.ru.cu.kan [Jk n] merbah
acar [n] makanan bercuka dr irisan buah mentimun, wortel, bawang, cabai, nanas, bengkuang, atau daun sawi, biasa dimakan bersama nasi
adat [n] (1) aturan (perbuatan dsb) yg lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala: menurut -- daerah ini, laki-lakilah yg berhak sbg ahli waris; (2) cara (kelakuan dsb) yg sudah menjadi kebiasaan; kebiasaan: demikianlah -- nya apabila ia marah; (pd) -- nya; (3) wujud gagasan kebudayaan yg terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan yg satu dng lainnya berkaitan menjadi suatu sistem; (4) kl cukai menurut peraturan yg berlaku (di pelabuhan dsb) [Jk] meng.a.dat v (1) mogok, tidak mau jalan (tt kendaraan): krn sudah tua, mobil itu sering ~; (2) merajuk dan menangis: anak kecil itu manja dan sering ~;
asam [n] pohon yg besar batangnya, daunnya kecil-kecil, buahnya berpolong-polong, dan masam rasanya; Tamarindus indica; (2) n (a) Kim zat yg dapat memberikan proton; (b) zat yg dapat membentuk ikatan kovalen dng menerima sepasangan elektron; (3) a masam spt rasa cuka (buah mangga muda dsb): -- benar limau ini; (4) a ki tidak cerah; cemberut; masam: mukanya -- saja sejak pagi; (5) n buah asam
asam asetat [Kim] asam berupa zat cair tanpa warna dan berbau sangit (sangat penting dl teknik industri, antara lain sbg bahan untuk pembuatan aseton dan selulosa asetat); asam cuka; CH3COOH
ase [n] masakan yg terdiri atas daging cincang dng bawang merah dan cuka
asetimeter ase.ti.me.ter [n ] alat untuk mengukur kadar asam cuka dl larutan air
asinan asin.an [n] sayuran atau buah-buahan yg diawetkan dl cuka yg diberi garam, gula, dan rempah-rempah
banderol ban.de.rol [n] pita cukai (pd rokok, cerutu, dsb) sbg tanda bahwa pajaknya sudah dibayar
bea [n] (1) pajak; cukai; (2) biaya; ongkos
belasting be.las.ting [Bld n] pajak; bea; cukai
caca ca.ca [ark n] makanan dr sayuran dsb yg berkuah cuka
duane du.a.ne [n] instansi pemerintah yg bertugas di pelabuhan udara atau laut untuk menyelenggarakan dan mengawasi semua urusan yg berhubungan dng bea cukai; pabean
gantung kemudi [kl] cukai pelabuhan
harga banderol harga menurut yg tertulis pd pita cukai (yg ditetapkan oleh pemerintah)
induk in.duk [n] (1) ibu (terutama tt binatang); emak: -- ayam; (2) Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; (3) ki yg terutama; yg menjadi pokok atau pangkal yg menjadi asal: -- keributan itu adalah diganggunya gadis Minah oleh pemuda B; (4) ki inti; pati; bibit; biang: -- cuka; -- karbol; (5) ki pusat (yg menjadi penyatu bagian, cabang, dsb): -- per-usahaan; -- organisasi
kecut ke.cut [a] (1) kedut; kerut; lisut; (2) berkerut (tt kulit tubuh dsb); (3) ki takut; merasa ngeri; gentar (tt hati, perasaan, dsb): ketika melihat Pangeran ikut ambil bagian dl sayembara itu, semua putra mahkota yg datang bertanding merasa -- dan putus asa [a] (1) masam (spt rasa cuka): gulai ini enak sekali, terasa benar -- pedasnya; (2) ki cemberut; keruh (tt muka dsb): -- saja air mukanya pagi ini
kelapa hibrida kelapa kecukan
kerajat ke.ra.jat [ark n] anak rambut yg tumbuh di dahi [kl n] pajak; bea: hamba ini dititahkan oleh raja mengambil cukai -- di tengah laut ini
laru la.ru [Jw n] (1) bibit atau biang kapang yg digunakan dl fermentasi; (2) benda (ragi) yg dicampurkan ke dl nira (cuka dsb) supaya rasanya berubah
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
liang li.ang [n] lubang kecil , li.ang-li.uk v berkelok-kelok tubuhnya (spt ular berjalan); berjalan berliuk-liuk (spt orang mabuk) [n] satuan ukuran berat 37,5 g: satu kati tulang sotong digongseng dng campuran cuka sebanyak dua --
marinade ma.ri.na.de [n] bahan perendam daging, ikan, sayur, dsb yg dibuat dr air jeruk, cuka, atau anggur yg dicampur dng bumbu, spt lada, bawang merah, garam
masam ma.sam [a] (1) asam (rasa spt rasa cuka atau buah asam): buah ini -- rasanya; (2) ki bersungut; merengut, tidak ramah (tt muka) krn marah dsb: mukanya -- saja krn diolok-olok
mayones ma.yo.nes [n] saus dingin yg dimakan dng selada, dibuat dr bahan kuning telur, garam, merica, moster, cuka, dan minyak yg dijadikan emulsi
melibat me.li.bat [v] (1) membebat: ia ~ kakinya yg luka dng kain pembalut; (2) membelit: ular ~ di cabang kayu; (3) menyangkut; memasukkan atau membawa-bawa (ke dl suatu perkara, urusan, dsb): perkara penyelundupan itu ~ petugas bea cukai; percekcokan negara-negara di Eropa ~ negara-negara di benua Asia
membea mem.bea [v] mengenakan bea: petugas bea cukai wajib -- barang yg masuk dr luar negeri
mengacungkan meng.a.cung.kan [v] (1) mengangkat (tangan dsb) ke atas untuk menunjukkan diri: ia ~ tangannya ketika ingin menjawab pertanyaan guru; (2) menodongkan; mengacukan senjata
mengasamkan meng.a.sam.kan [v] merendam dl cuka dsb supaya masam
pajak tidak langsung pajak yg secara tidak langsung dikenakan kpd wajib pajak, spt cukai rokok
pelabuhan bebas pe.la.buh.an bebas pelabuhan yg tidak memungut cukai barang masuk dan keluar
pempek pem.pek [n] makanan khas daerah Palembang dr adonan tepung terigu dan ikan, dimakan dng kuah yg bercuka
perat pe.rat [ark a] (1) tengik (spt bau minyak kelapa yg sudah lama disimpan); (2) masam (spt rasa cuka); (3) kelat; sepat (spt rasa pinang)
perdagangan gelap per.da.gang.an gelap perdagangan yg dilakukan secara tidak sah (tanpa membayar cukai dsb)
pita pi.ta [n] (1) jalur (kain dsb) yg panjang: -- mesin tulis; kado itu dibungkus dng kertas dan dikebat dng -- merah; (2) cak lajur kertas pendek sbg tanda sudah membayar bea dan cukai: rokok tanpa -- seharga dua juta rupiah disita
tahu kupat makanan yg terbuat dr tahu goreng, ketupat, dan taoge, diberi kuah berbumbu bawang putih, cabai, gula merah, cuka, rasanya masam-masam manis
tempelan tem.pel.an [n] (1) tempat menempelkan (iklan dsb); (2) barang yg ditempelkan; (3) orang yg ditempeli (ditumpangi dsb); (4) cukai pasar (dng carik kertas kecil yg ditempelkan); (5) hasil menempel; (6) derma dng jalan membeli bunga dsb yg dicantumkan di baju dsb (di pasar malam amal dsb); (7) tempat substrat di lingkungan tempat perlindungan larva tiram atau kerang ketika mereka meninggalkan komunitas plankton
tol [n] (1) pajak untuk memasuki jalan tertentu (msl jalan bebas hambatan, jalan layang); (2) jalan yg mengenakan bea bagi pemakainya; (3) bea masuk kendaraan dan barang impor lain; (4) pintu cukai; gerbang cukai
ubur-ubur [n Zool] binatang yg badannya mirip pinggan agar-agar dan berjumbai-jumbai, biasa terapung-apung di permukaan laut, dapat menimbulkan rasa gatal bagi makhluk lain yg menyentuhnya; Scyphozoa [Jw n] cukai yg dikenakan pd hasil laut spt ikan, garam

Jika informasi mengenai "cuka" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas