Arti kata/frase "ceruk rantau" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/ceruk-rantau

Halaman ini menjelaskan kata atau frase ceruk rantau menurut KBBI Edisi III

ceruk rantau: segala penjuru (pelosok)

Lebih lanjut mengenai ceruk rantau

ceruk rantau terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 68 kata terkait yakni sebagai berikut:

ceruk ce.ruk [n] (1) relung yg masuk ke dinding (tembok, tanah, dsb); lekuk, lubang; (2) lombong (dl tambang); (3) gua (di gunung); (4) ruang berpetak-petak (di lemari dsb); (5) sudut (pojok) di dapur (kamar, rumah, dsb); (6) lekuk (di geladak kapal dsb); (7) rongga (sela-sela dl timbunan barang dsb); (8) serokan; teluk kecil; (9) sudut jalan; jalan kecil (simpangan dsb)
rantau ran.tau [n] (1) pantai sepanjang teluk (sungai); pesisir (lawan darat): berlayar sepanjang --; (2) daerah (negeri) di luar daerah (negeri) sendiri atau daerah (negeri) di luar kampung halaman; negeri asing
ceruk rantau segala penjuru (pelosok)
ceruk-meruk ce.ruk-me.ruk [v] berbagai-bagai ceruk
ceruk rantai [Lay] tangki atau ruangan di bagian belakang atau buritan kapal, biasanya digunakan sbg tangki bilas atau tangki air tawar
ceruk-menceruk ce.ruk-men.ce.ruk [v] mencari ke pelosok-pelosok
tali hidung ceruk memanjang antara hidung dan bibir atas
menceruk men.ce.ruk [v] (1) membuat ceruk dl tanah; (2) masuk ke dl ceruk
merantau me.ran.tau [v] (1) berlayar (mencari penghidupan) di sepanjang rantau (dr satu sungai ke sungai lain dsb); (2) pergi ke pantai (pesisir); pergi ke negeri lain (untuk mencari penghidupan, ilmu, dsb)
segan bergalah hanyut serantau segan ber.ga.lah hanyut serantau [pb] krn segan berusaha akhirnya merugi besar
serantau se.ran.tau [n] satu rantau; kawan senasib (seperguruan dsb)
teluk rantau teluk dan rantau; (2) ki daerah sekeliling: jadi -- rantau ulakan air, berputar-putar di situ-situ juga (tt perundingan, perdebatan, dsb)
anak rantau orang yg mencari penghidupan di negara atau daerah lain
bagai si lumpuh hendak merantau [pb] tidak mungkin dikerjakan
cina perantauan nenek moyang dan kebudayaan bangsa Cina yg hidup di luar perbatasan Cina daratan dan Taiwan; (2) keturunan Cina yg tinggal di luar RRC dan Taiwan
hak rantau hak seseorang atau golongan atas jalur tanah sepanjang tepian sungai krn membuka tanah tsb
hutan rantau hutan milik suku, hutan tanah
merantau di sudut dapur me.ran.tau di sudut dapur, me.ran.tau ke ujung bendul [pb] pergi mencari penghidupan ke tempat yg tidak berapa jauh
perantau pe.ran.tau [n] (1) orang yg mencari penghidupan, ilmu, dsb di negeri lain; (2) orang asing; pengembara
perantauan pe.ran.tau.an [n] (1) negeri lain tempat mencari penghidupan dsb; (2) daerah yg didiami oleh orang yg berasal dr daerah lain
agan [Mk] ber.a.gan v bermaksud; berniat: kami ~ pergi merantau [v] , meng.a.gan v mengganggu; menggoda [Sd n ] juragan
alam [n] (1) segala yg ada di langit dan di bumi (spt bumi, bintang, kekuatan): -- sekeliling; (2) lingkungan kehidupan: -- akhirat; (3) segala sesuatu yg termasuk dl satu lingkungan (golongan dsb) dan dianggap sbg satu keutuhan: -- pikiran; -- tumbuh-tumbuhan; (4) segala daya (gaya, kekuatan, dsb) yg menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yg ada di dunia ini: hukum --; ilmu --; (5) yg bukan buatan manusia: karet --; (6) dunia: -- semesta; syah --; (7) kerajaan; daerah; negeri: -- Minangkabau , meng.a.lami v merasai (menjalani, menanggung) suatu peristiwa dsb: selama di rantau ia ~ banyak kesulitan [n] bendera (panji-panji) sbg tanda (pd pasukan dsb)
alveolus al.ve.o.lus [n] (1) rongga atau ceruk kecil, spt rongga dl rahang tempat akar gigi tertanam; (2) kantong udara dl paru-paru; (3) Anat bagian mulut yg keras di belakang gigi atas
anak dagang orang perantauan; anak rantau
arik [kl v] , meng.a.rik v meraih; merengkuh: Baginda duduk di buritan sambil ~ pengayuhnya, sekali dikayuhnya serantau lajunya [v] (1) tidak tidur sepanjang malam; begadang; (2) tidak dapat tidur
baik-baik ba.ik-ba.ik [a] (1) tidak jahat; terhormat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: dia bukan orang jahat, melainkan orang -; dia ingin agar anaknya kawin dng keturunan orang -; kau harus jadi orang -, jangan suka menipu; (2) hati-hati: -- membawa diri di perantauan; -- di jalan; (3) dng sungguh-sungguh; dng kesungguhan hati: belajarlah -- agar tidak menyesal nanti
baki telur baki berceruk untuk menaruh telur
bercintakan ber.cin.ta.kan [v] (1) kasih sayang kpd; berahi kpd: krn banyaknya lelaki yg ~ dia, dia menjadi sombong; (2) berharap-harap (ingin) akan; merindukan: dia sakit krn ~ anaknya yg sedang merantau; (3) kl bersedih hati (akan); berduka cita (akan)
berhanyut-hanyut ber.ha.nyut-ha.nyut [v] (1) terkatung-katung dibawa air (ombak): empat hari empat malam perahunya ~ dibawa ombak; (2) pergi ke mana-mana: ~ di perantauan, tiada sanak saudara; (3) berlarut-larut; bertele-tele: pembicaraannya ~ tidak menentu
berkeyakinan ber.ke.ya.kin.an [v] mempunyai keyakinan; percaya benar: ia ~ suatu ketika anaknya yg merantau akan kembali ke kampungnya
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
bimbang bim.bang [a] (1) (merasa) tidak tetap hati (kurang percaya); ragu-ragu: ia masih -- menerima usul itu; (2) (merasa) khawatir; cemas: ia selalu -- memikirkan nasib anaknya yg merantau di negeri orang [n] upacara atau pesta adat [v] berganti-ganti; bergantian
buang diri membunuh diri; (2) menarik diri dr suatu pekerjaan, pergaulan, atau perkumpulan; (3) pergi atau merantau ke tempat jauh
dagang melarat perantau yg hidup menderita di negeri orang
dekat mencari indu [pb] jika merantau ke tempat yg dekat, kita mencari indu (orang yg seketurunan dng kita), tetapi kalau kita merantau ke tempat yg jauh, kita mencari orang yg satu suku saja dng kita sudah cukup
erat [a] (1) kuat sehingga tidak mudah lepas (tt ikatan, pegangan): pegangannya -- sekali sehingga sukar dilepaskan; (2) teguh (tt janji, pertalian): telah diadakan perjanjian yg -- antara kedua negara itu; (3) karib benar (tt persahabatan): kedua perantau itu telah menjalin persahabatan yg --
gaung ga.ung [n] gema; kumandang; sipongang [Mk n] ceruk (lubang) di tebing; gua
harta pelayaran harta perseorangan yg dikumpulkan selama merantau
huakiau hu.a.ki.au [n] Cina perantauan
hutan tanah hutan rantau
kempunan kem.pu.nan [n] (1) hal sangat ingin (akan); keadaan selalu ingat krn sangat ingin (akan): setelah sepuluh tahun di perantauan, ia pun -- pulang ke kampung; (2) dl kesukaran (kebingungan, kebimbangan, serba salah, merugi, dsb); (3) keadaan merasa sangat celaka (krn kecewa sekali dsb): konon takkan lepas dr -- hidup sebatang kara di negeri orang
kepulangan ke.pu.lang.an [n] perihal pulang: ~ ayahnya dr rantau dapat membahagiakan hatinya
kesopanan ke.so.pan.an [n] (1) adat sopan santun; tingkah laku (tutur kata) yg baik; tata krama: perbuatan itu dapat dianggap melanggar -- orang Timur; (2) keadaban; peradaban: bangsa-bangsa di dunia mempunyai -- yg berbeda-beda; (3) kesusilaan: jangan tinggalkan sifat-sifat -- kita apabila hidup di rantau nanti
kirap ki.rap [v] me.ngi.rap v (1) ark mengepak-ngepakkan (sayap); (2) menangkis-nangkiskan (perisai) naik turun; (3) lenyap; hilang: lambat laun peristiwa itu ~ dr ingatannya; ~ sayap ki pergi meninggalkan kampung halaman; merantau: dia harus ~ sayap untuk menghidupi keluarganya
kolam ko.lam [n] (1) ceruk di tanah yg agak luas dan dalam berisi air (untuk memiara ikan dsb); (2) bak tempat air
lahad la.had [n] ceruk atau relung di lubang kubur tempat meletakkan mayat
larat la.rat [v] (1) hanyut dan tidak menyangkut: sauh kapal itu -- hingga tidak dapat mengait dasar laut; (2) bertambah jauh (panjang, luas, mendalam, dsb): sakitnya bertambah --; kalau tidak kuat, -- jadi penyakit; (3) pergi jauh meninggalkan kampung halaman; mengembara; merantau: kita telah lama -- ke negeri orang untuk mencari peruntungan; (4) ki sedih sekali; melantur-lantur (tt perasaan dan pikiran): -- pikirannya; (5) ki terharu (tt perasaan); iba: -- hatinya mendengar perkataan anak itu [ark a] dapat; mampu; sanggup [n] anggrek, Dendrobium phalaenopsis
menggaung meng.ga.ung [v] menggali lubang (ceruk) di tebing; mengorek; mengorok
menurutkan untung me.nu.rut.kan untung mencari penghidupan (ke negeri orang); merantau
menyampaikan me.nyam.pai.kan [v] (1) memberikan: kami datang untuk -- surat; (2)mengantarkan; mengirimkan: kami sudah -- surat permohonan melalui pos; (3) memenuhi kewajiban; menunaikan: ia pergi merantau untuk -- cita-citanya; (4)mencukupkan; memadakan: sukar -- gaji yg sedikit itu untuk hidup satu bulan; (5)mengabulkan; meluluskan: mudah-mudahan Tuhan -- doamu itu
menyurutkan me.nyu.rut.kan [v] (1) menarik kembali (mundur); memundurkan; mengembalikan: dia terpaksa -- niat merantaunya krn keluarganya tidak mau ikut; (2) menjadikan berkurang- kurang; mengurangkan; menyusutkan; (3) mengurangkan nyala (api dsb); meredakan (amarah, nafsu, dsb)
nafkah naf.kah [n] (1) belanja untuk hidup; (uang) pendapatan: suami wajib memberi -- kpd istrinya; (2) bekal hidup sehari-hari; rezeki: terasa sulit mencari -- di negeri yg tandus itu; mencari -- di rantau
orang dagang orang asing; perantau; (2) orang yg berniaga; saudagar
pegawai dagang pegawai yg bertugas di negeri orang; (2) perantau; pengembara
pipa balas pipa yg merupakan suatu sistem di kapal untuk mengisi dan mengosongkan tangki balas, tangki ceruk, dan tangki tinggi
pulang nama yg pulang hanya namanya (meninggal di perantauan, di perjalanan, atau di medan perang)
sanak saudara orang yg masih mempunyai hubungan keluarga; kerabat: -- saudaranya baru kembali dr rantau
sano sa.no [ark a] linglung; hilang akal; bingung: sbg seorang perantau yg tidak bersanak saudara, kadang-kadang ia --
sekat berlubang [Kap] sekat membujur atau melintang yg berlubang-lubang, dipasang pd tangki ceruk atau tangki lain untuk mengurangi goncangan akibat permukaan bebas cairan di dl tangki yg tidak berisi penuh pd waktu kapal oleng atau mengangguk
setia se.tia [a] (1) berpegang teguh (pd janji, pendirian, dsb); patuh; taat: bagaimanapun berat tugas yg harus dijalankannya, ia tetap -- melaksanakannya; ia tetap -- memenuhi janjinya; (2) tetap dan teguh hati (dl persahabatan dsb): telah sekian lama suaminya merantau, ia tetap -- menunggu; (3) berpegang teguh (dl pendirian, janji, dsb): walau hujan turun dng lebatnya, ia tetap -- memenuhi janji pergi ke rumah kawannya
setinggi-tinggi bangau terbang [pb] sejauh-jauh orang merantau, akhirnya kembali ke tempat asalnya (kampung halamannya) juga
spt burung gagak pulang ke benua [pb] keadaan dan sifatnya tetap saja meskipun telah jauh merantau
tak sungguh seluang melaut [pb] tidak betah tinggal di perantauan; orang yg meninggalkan kaumnya (keluarganya), tetapi akhirnya kembali juga
tali air selokan; saluran air; bendar; (2) ceruk kecil sepanjang tepi kusen dng tembok; (3) aliran arus; (4) pengairan
terbang bertumpu hinggap mencekam [pb] jika merantau hendaklah menghubungi (mencari) kaum kerabat tempat menumpangkan dirinya
terkenang ter.ke.nang [v] teringat (kpd): ia selalu ~ kpd kekasihnya yg jauh di rantau orang
trakeid tra.ke.id [a Bio] sel kayu tidak berperforasi di kedua ujungnya, berpenebal cincin spiral atau berceruk terlindung, menghantar air dan menyusun jaringan kayu
ular gadung ular yg berwarna hijau polos, kadang-kadang ada warna merah muda pd ekornya, bagian bawah berwarna putih pucat, sisik kepala dan badan kecil-kecil, di antara mata dan hidung terdapat ceruk yg berfungsi sbg indra peka suhu untuk mengetahui mangsanya, panjangnya mencapai 1,5 m; Trimeresurus albolabris

Jika informasi mengenai "ceruk rantau" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas