Arti kata/frase "bar" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/bar

Halaman ini menjelaskan kata atau frase bar menurut KBBI Edisi III

bar: [n] tempat minum-minum (biasanya minuman keras, spt anggur, bir, wiski) [n] (1) satuan ukuran tekanan udara 106 dyne per cm2 = 0,987 atmosfer = 14,5 pon per inci; (2) Fis satuan tekanan yg besarnya sama dng 105 Pascal (Pa) atau 105 Newton (N) per meter persegi atau kira-kira 0,987 atmosfer

Lebih lanjut mengenai bar

bar terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 4950 kata terkait yakni sebagai berikut:

bar [n] tempat minum-minum (biasanya minuman keras, spt anggur, bir, wiski) [n] (1) satuan ukuran tekanan udara 106 dyne per cm2 = 0,987 atmosfer = 14,5 pon per inci; (2) Fis satuan tekanan yg besarnya sama dng 105 Pascal (Pa) atau 105 Newton (N) per meter persegi atau kira-kira 0,987 atmosfer
bara api bara
barah batu barah yg tumbuhnya di bawah kulit
barah bir barah yg; tumbuhnya di dubur
barah sisip barah yg tumbuhnya di bawah tulang rusuk
barang antik barang kuno yg bernilai hasil karya, atau benda budaya
barang bawaan barang yg dihadiahkan kpd istri pd waktu perkawinan
barang benda barang asal; barang usaha
barang berharga barang yg tinggi nilainya dan mahal harganya
barang berkat barang yg diperoleh dng jalan halal
barang besi barang yg dibuat dr besi
barang cetakan barang yg dicetak (spt buku, majalah)
barang dagangan barang yg akan dijual
barang gelap barang yg datangnya secara tidak sah (spt barang curian, selundupan)
barang industri barang yg terpakai habis dl produksi atau yg menjadi bagian dr produksi
barang jadi barang yg sudah selesai diproses dan siap dijual atau digunakan; (2) barang (terutama baju atau celana) yg sudah jadi
barang kala barang bila
barang kena pajak barang hasil pengolahan yg menurut sifat atau hukumnya dapat berupa barang bergerak atau barang tidak bergerak, semuanya dikenakan pajak pertambahan nilai
barang komisi barang dagangan yg dijualkan (untuk orang lain) dng memperoleh imbalan (komisi)
barang konsumen barang yg dibeli untuk digunakan konsumen atau pembeli terakhir
barang kuno barang yg berasal dr zaman purba
barang larangan barang yg tidak boleh dimiliki oleh sembarang orang
barang logam barang dr logam
barang luks barang mewah
barang mewah barang yg mahal harganya, bukan merupakan kebutuhan pokok, melainkan untuk kemegahan, kebanggaan, kecantikan, kesenangan
barang netral barang konsumsi yg tetap jumlah pembelian atau pemakaiannya meskipun pendapatan konsumen bertambah
barang normal barang konsumsi yg bertambah pembelian atau pemakaiannya apabila pendapatan konsumen bertambah dan sebaliknya
barang obral barang yg diturunkan harganya untuk memungkinkan penjualan dng cepat
barang pecah-belah barang dr tembikar spt piring, gelas, vas
barang pecahan barang pecah belah
barang pribadi barang milik sendiri; (2) barang bawaan wisatawan dsb yg biasanya tidak dikenakan ketentuan pelarangan oleh suatu negara
barang primer barang yg merupakan kebutuhan pokok manusia (msl beras, pakaian)
barang pusaka barang peninggalan orang tua (nenek moyang)
barang raja barang yg sangat berharga yg wajib dipersembahkan kpd raja, msl cula badak, gading
barang sedia barang jadi
barang sekunder barang yg bukan merupakan kebutuhan pokok
barang siapa yg berketuk ialah yg bertelur barang siapa yg ber.ke.tuk ialah yg bertelur [pb] siapa yg merasa tersindir, dialah yg berbuat spt yg disindirkan itu
barang sitaan barang yg diambil dan ditahan oleh alat negara atau menurut keputusan hakim
barang sudah barang (buatan pabrik) yg siap pakai
barang tahan lama barang industri ataupun konsumsi dng masa penggunaan lebih lama (biasanya lebih dr tiga tahun) yg tidak habis terpakai serta tidak mengalami pengolahan lebih lanjut oleh pembelinya
barang tergenggam jatuh terlepas barang ter.geng.gam jatuh terlepas [pb] sesuatu yg sudah dikuasai (dimiliki), terlepas lagi (menderita kemalangan)
barang tunanilai barang konsumsi yg jumlah pembelian dan pemakaiannya berkurang akibat bertambahnya pendapatan konsumen
barang usaha barang asal
barbar bar.bar [a] tidak beradab: bangsa -- , bangsa yg belum beradab (sifatnya kasar dan kejam)
barbarisme bar.ba.ris.me [n] (1) paham, sifat, atau perbuatan yg tidak sesuai dng tata aturan peradaban; (2) Ling penyimpangan dl ucapan, tata bahasa, atau perbendaharaan kata dr ragam standar
barbel bar.bel [n Olr] batang besi yg pd kedua ujungnya dibubuhi piringan besi dng berat tertentu yg dapat dilepas, digunakan dl olahraga angkat besi; halter
barber bar.ber [n cak] tukang cukur; pemangkas rambut
barbir bar.bir [Lihat {barber}]
barbital bar.bi.tal [n Kim] serbuk atau hablur putih yg rasanya pahit, tanpa bau, stabil dl udara; C8H12N203
barbiton bar.bi.ton [n] obat tidur; veronal
barbiturat bar.bi.tu.rat [n Kim] turunan asam barbiturat yg menghasilkan penekanan pd sistem saraf pusat yg mengakibatkan tidur, digunakan untuk hipnotis dan anastetis, mempunyai khasiat sbg obat tidur
barbur bar.bur [v] (1) bercempung-cempung dl air; (2) suka menghambur-hamburkan uang; boros: orang --
bardi bar.di [ark n] tumbuhan kecil yg banyak terdapat di tepi Sungai Nil, batangnya spt tebu atau bambu cina, daunnya spt sapu, digunakan sbg alat tulis
barga bar.ga [n] sanak kaum kerabat; sanak keluarga
bargas bar.gas [Lihat {barkas}]
baris baru baris permulaan lagi (berganti baris)
barjad bar.jad [n cak] kristal yg dipakai untuk batu permata
barkas bar.kas [n] kapal api kecil [Lihat {berkas}]
barkometer bar.ko.me.ter [n ] alat yg digunakan untuk mengukur kepekatan atau kekuatan cairan dl pengolahan kulit
barli bar.li [n] padi-padian, dipakai sbg bahan pembuat bir dan wiski; Hordeum vulgare
barometer aneroid barometer yg mempunyai bagian yg peka thd tekanan udara; (2) barometer yg dibuat berdasarkan asas bahwa udara di dl kotak logam yg tertutup rapat akan menekan dinding kotak ke luar apabila tekanan udara di luar kotak lebih kecil dp tekanan udara di dl kotak
barometer bahari barometer air raksa yg dirancang khusus untuk dipasang di kapal laut
barometer baku mutlak barometer yg mengukur tekanan udara mutlak tanpa kalibrasi
barometer Fortin barometer air raksa dng kotak air raksa yg dibuat sedemikian rupa sehingga air raksa di dalamnya dapat berubah-ubah sampai ke kedudukan tertentu apabila terjadi perubahan tekanan udara
barometer gunung barometer dng skala yg diatur sedemikian rupa sehingga mampu mengukur tekanan atmosfer dr tekanan rendah sampai dng tekanan tinggi
barometer Kew barometer air raksa yg tidak memerlukan penyesuaian air raksa di dl kotak air raksa thd perubahan tekanan udara
barso bar.so [n] kekasih; kesayangan (di Medan)
barter bar.ter [n] perdagangan dng saling bertukar barang
baru (belum) beranjur sudah tertarung baru (belum) ber.an.jur sudah tertarung [pb] baru akan dimulai sudah mendapat rintangan
barzakh bar.zakh lihat alam
barzanji bar.zan.ji [n Isl] bacaan puji-pujian yg berisi riwayat Nabi Muhammad saw. (sering dibacakan pd perayaan Maulid)
bara ba.ra [n] barang sesuatu (arang) yg terbakar dan masih berapi lihat sara
barang awet keperluan rumah tangga yg tahan lama dibandingkan dng barang konsumen lainnya spt mebel dan radio
barang bebas [Ek] barang yg jumlahnya tidak terbatas yg diperoleh tanpa pengorbanan dan yg diperlukan bagi kepentingan hidup manusia
barang bukti [Huk] benda yg digunakan untuk meyakinkan hakim akan kesalahan terdakwa thd perkara pidana yg dituduhkan kepadanya; barang yg dapat dijadikan sbg bukti dl suatu perkara
barang modal [Dag] barang yg digunakan untuk menghasilkan sesuatu (spt mesin) atau modal usaha
barang sulur [Huk] harta yg dibawa ke dl perkawinan yg merupakan hasil usaha mempelai pria (di Jawa Barat)
barang tua [Huk] barang yg berupa harta warisan, yg tidak dapat dibagi krn harus tetap dipegang oleh anak laki-laki tertua (di Lampung)
barat daya mata angin yg arahnya antara barat dan selatan
barat laut mata angin yg arahnya antara barat dan utara
baratan ba.rat.an [n Met] daerah yg terletak di antara lintang 35o dan 65o di belahan bumi utara, di atas daerah ini angin utamanya adalah angin barat
barau-barau ba.rau-ba.rau [n] burung penyanyi, warna bulunya abu-abu bercampur kuning; cucak rawa; Trachycomus zeylanicus [n] ikan laut yg dapat dimakan; sebarau; Hampala macrolepidota
bareng ba.reng [adv cak] bareng-bareng
barep ba.rep [ark ? ] barap
bari ba.ri [n Lay] papan penutup lubang peraka (pd perahu) [Lihat {bahari}] [Jk adv] sambil; sembari
baris ba.ris [n] (1) deret; leret; banjar; jajar: tiap petak ditanami sepuluh -- pohon ketela; (2) cak berbaris: anak-anak sedang belajar --; (3) garis lurus; coret; setrip: terangkanlah kata-kata yg diberi -- di bawahnya; (4) barisan; pasukan: -- Baret Merah; (5) deretan huruf pd tulisan atau cetakan: kalimat itu tertulis pd halaman 15 -- kelima dr atas; (6) tanda bunyi dl tulisan Arab (fatah, kasrah, damah) [n] tarian yg dilakukan oleh laki-laki untuk menunjukkan kegagahan (kepahlawanan dsb), banyak jenisnya (dr Bali)
baris kehormatan [Mil] barisan (tentara) yg khusus disiapkan untuk menghormati tamu agung atau dl upacara peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan
baris kolom deretan huruf yg menjorok ke dalam 5,5 titik lajur surat kabar dan iklan
baris tanggal [Kom] (1) tempat asal berita dan tanggal kejadian yg terletak pd bagian atas berita; (2) tanggal penerbitan surat kabar
baris-berbaris ba.ris-ber.ba.ris [n] perihal cara berbaris: murid-murid sedang melakukan latihan -
barit ba.rit [n Kim] barium sulfat alamiah; BaSO4
barita ba.ri.ta [n Kim] barium oksida; BaO
barograf ba.ro.graf [n Met] barometer yg dapat merekam sendiri
barogram ba.ro.gram [n Met] gambar dl pias sbg hasil rekaman barograf
barometer perekam tt barograf
barometri ba.ro.met.ri [n Met] studi tt hal yg berhubungan dng pengukuran tekanan atmosfer dan yg dititikberatkan pd hal-hal yg bersangkutan dng koreksi berbagai barometer
barong ba.rong, barong tagalog [n] kemeja bersulam dr Filipina
barongsai ba.rong.sai [n] barongan Cina yg biasa dipertunjukkan pd tahun baru Imlek
baronsai ba.ron.sai [Lihat {barongsai}]
barotermograf ba.ro.ter.mo.graf [n] alat untuk mengukur tekanan dan suhu udara yg dapat merekam atau mencatat sendiri (terdiri atas barograf dan termograf yg disatukan)
baru-baru ini ba.ru-ba.ru ini [adv] belum lama ini; baru saja
barusan ba.ru.san [adv cak] baru saja; belum lama; baru sebentar
barut ba.rut [n] (1) kain pembalut luka; (2) kain pembebat bayi yg baru; lahir; bedung [v] oles; lumas [n] gores(an)
barut panjang kain pembebat perut wanita yg baru melahirkan
baraat ba.ra.at [Ar n] (1) langkah; (2) pengawal
baragajul ba.ra.ga.jul [Lihat {bergajul}]
barah ba.rah [n] bengkak yg mengandung nanah (krn infeksi); bisul
barai ba.rai [n] siput laut yg dapat dimakan
barak ba.rak [n] (1) sebuah atau sekumpulan gedung tempat tinggal tentara; asrama (tentara) polisi; (2) bangsal khusus tempat merawat orang sakit (menular); (3) bangunan yg bersifat sementara bagi pekerja
barakat ba.ra.kat [Ar n] berkat
barakatuh ba.ra.ka.tuh [Ar] wa -- serta keberkatan-Nya (keberkatan Tuhan)
baran ba.ran [ark n] hutan yg berawa-rawa atau berpaya-paya [Jw a] sangat pemarah; lekas marah
barang ba.rang [n] (1) benda umum (segala sesuatu yg berwujud atau berjasad): -- cair; -- keras; (2) semua perkakas rumah, perhiasan, dsb: -- nya untuk membayar utang; (3) bagasi; muatan (kereta api dsb); (4) muatan selain manusia atau ternak: truk yg mengangkut -- terguling di tikungan itu [adv] (1) sedikit banyak; sekadar; kira-kira: beri aku nasi -- sesuap; (2) kl mudah-mudahan: -- disampaikan Allah kiranya surat ini kpd anakku; (3) kata yg digunakan untuk menambah ketidakpastian
barang apa segala sesuatu; apa saja
barang asal harta yg dibawa oleh suami atau istri sbg hasil usaha masing-masing sebelum perkawinan berlangsung
barang bahan bahan untuk dijadikan sesuatu
barang baku bahan untuk membuat sesuatu; bahan dasar
barang bila suatu waktu; bilamana saja; sewaktu-waktu suatu waktu; bilamana saja; sewaktu-waktu
barang gawan [Huk] harta yg dibawa oleh suami dan istri ke dl perkawinan, yg bukan merupakan harta bersama
barang kalakeran [Huk] harta kerabat yg tidak dibagi-bagi (di Minahasa)
barang makanan bahan makanan
barang seni hasil kesenian
barang sesuatu segala sesuatu
barang siapa siapa saja
barang siapa menggali lubang [pb] siapa yg berniat (berbuat) jahat thd orang lain akan mendapat kecelakaan sendiri
barang tentu tentu saja;
barang tetap harta benda yg tidak dapat dipindah-pindahkan (spt rumah, tanah)
barang ying ching benda porselen yg diglasir putih bersih (berasal dr Cina)
barangan ba.ra.ngan [Lihat {berangan}]
barangkali ba.rang.ka.li [adv] mungkin; boleh jadi; kalau-kalau: dia tidak datang pd hari ini, -- besok; -- ayahmu berangkat hari ini; tanyakanlah -- ia mengerti
barap ba.rap , pem.ba.rap n pegawai marga di bawah jabatan pesirah (di Palembang)
baras ba.ras [Lihat {abras}]
barat ba.rat [n] (1) nama mata angin yg arahnya berlawanan dng timur; arah tempat matahari terbenam: matahari terbenam di sebelah --; (2) (huruf pertama kapital) orang, bangsa, negara Eropa dan Amerika: bangsa --; kebudayaan --
barat-barat ba.rat-ba.rat [n] ikan laut yg dapat dimakan
bare-bare ba.re-ba.re [n] perkawinan adat Bugis
barel ba.rel [n] satuan ukuran isi 158,97 liter atau 42 galon
baret ba.ret [n cak] goresan (pd kulit, kaca) [n] peci yg bentuknya bundar pipih (dipakai oleh mahasiswa, tentara, dsb)
bari-bari ba.ri-ba.ri [n] lalat kecil (yg suka mengerumuni buah-buahan)
barid ba.rid [n] (1) utusan (yg mengantarkan surat dsb); (2) pos
barier ba.ri.er [n] penghalang; pencegah: penanggulangan erosi tanah pantai diupayakan dng sistem -- yg dapat memecah dan menahan gelombang
barik ba.rik [n] , ba.rik-ba.rik n garis-garis (pd kayu, marmer, dsb); bintik-bintik (pd telur burung gereja dsb)
barikade ba.ri.ka.de [n] perintang yg dibuat untuk menghambat kemajuan musuh (dl peperangan) atau untuk melindungi kubu-kubu pertahanan thd serangan musuh
baring ba.ring , ber.ba.ring v meletakkan badan dng punggung atau sisi badan di sebelah bawah; tidur-tiduran: anak itu senang -- di pangkuan ibunya; pd waktu hari panas, petani itu -- di bawah pohon yg rindang
baringan ba.ring.an [n Lay] benda-benda di darat, laut, dan angkasa yg terlihat dr kapal yg dapat diukur dan ditentukan posisinya untuk menetapkan posisi kapal itu sendiri
barion ba.ri.on [n] (1) Kim nama kelompok partikel elementer jenis nukleon dan hiperon; (2) Fis zarah elementer yg berat dan dapat ditransformasi menjadi sebuah nukleon, beberapa meson dan zarah-zarah yg ringan
baris belakang [Mil] pasukan yg berada di belakang daerah pertempuran; pasukan yg tidak langsung turut bertempur
baris depan [Mil] pasukan yg langsung berhadapan dng musuh
baris pemadam kebakaran petugas kota yg diperlengkapi dng mobil pengangkut air, pipa, tangga, dsb untuk memadamkan kebakaran
baris teras [Mil] pasukan induk atau pasukan utama
barisan ba.ris.an [n] (1) deretan; banjaran; jajaran; (2) Mil kesatuan pasukan (prajurit); kesatuan tentara yg telah disiapkan (untuk bertempur dsb)
barisfer ba.ris.fer [n Geo] (1) seluruh inti bumi di bawah kulit bumi; (2) lapisan bumi yg terdapat di antara inti dan kulitnya; mantel bumi
bariton ba.ri.ton [n Sen] suara laki-laki golongan pertengahan, antara tenor dan bas
barium ba.ri.um [n Kim] logam putih dan lunak; unsur dng nomor atom 56, lambang Ba, dan bobot atom 137,34
barok ba.rok [n Sas] (1) ciri-ciri tertentu yg dimiliki oleh tokoh drama tragedi (spt sikap agung, tidak langsung); (2) Ars gaya dl seni bangunan dan hiasan, gaya agung dihias penuh (dr Italia abad ke-16)
barologi ba.ro.lo.gi [n] ilmu tt bobot
barometer ba.ro.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur tekanan udara, dipakai untuk meramalkan keadaan cuaca dan mengetahui ketinggian suatu tempat dr permukaan laut; (2) ki tolok ukur; ukuran (baik buruk dsb): keamanan di Jakarta merupakan -- keamanan di Indonesia
barometer air raksa alat untuk mengukur tekanan udara yg menggunakan tinggi air raksa di dl kolom pipa sbg ukuran
baron ba.ron [n] gelar bangsawan di Eropa
barongan ba.rong.an [Jw n] seni pertunjukan rakyat yg berupa tiruan binatang buas (singa dsb) yg digerak-gerakkan oleh orang yg berada di dalamnya
baroskop ba.ro.skop [n] peranti untuk mengukur tekanan atmosfer
barter beli kembali sistem penerapan alih teknologi dr suatu negara maju kpd negara berkembang dng cara membantu menciptakan kapasitas produksi di negara berkembang yg produksinya ditampung atau dibeli kembali oleh negara maju
baru ba.ru [a] belum pernah ada (dilihat) sebelumnya: tidak jauh dr dusun itu terdapat sebuah pabrik --; (2) a belum pernah didengar (ada) sebelumnya: pd hari ini tidak ada berita -- mengenai perubahan kabinet; (3) a belum lama selesai (dibuat, diberikan): ia membeli rumah -- di kompleks perumahan itu; (4) a belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai: pagi tadi ia memakai baju --; kemarin ia mengendarai sepeda -- hadiah dr orang tuanya; (5) a segar (belum lama dipetik atau ditangkap): buah-buahan ini masih --; ikan ini masih --; (6) a belum lama menikah: dua sejoli itu adalah pengantin --; (7) a belum lama bekerja: dia adalah pegawai -- di kantor ini; (8) a awal: selamat dan sejahteralah mulai tahun -- 2000 ini; (9) a modern: zaman --; sastra --; (10) adv belum lama antaranya: mereka berdua -- saja berada di sini; dia -- saja pergi; (11) adv kemudian; setelah itu: setelah diingatkan berkali-kali, -- ia sadar akan kesalahannya; sesudah dipukul -- ia mengaku; (12) adv cak sedang; lagi: ayah -- tidur; jangan ribut saja adikmu -- tidur [n] pohon yg serat kulitnya dapat dibuat tali; Hisbiscus tiliaceus
baru gunung Hisbiscus similis
baru laut Thespesia populnea;
baru sosial [Pol] gerakan umum atau hasil khusus untuk menghapuskan kesalahan fungsi sistem sosial atau bagiannya
barua ba.rua [ark n] muncikari
baruh ba.ruh [n] (1) tanah yg lebih rendah; kaki gunung, hilir, tanah dekat pantai dsb: orang --; (2) bawah: orang --; (3) sawah: padi --
baruje ba.ru.je [n Huk] hak seorang kreditor untuk mengambil ternak, rumah, dan tanah milik debitur yg tidak sanggup membayar atau melunasi utangnya (di Maluku)
Baruna Ba.ru.na [n] dewa laut
barunawati ba.ru.na.wa.ti [n] pelaut wanita
barung-barung ba.rung-ba.rung [n] (1) teratak; gubuk; pondok; (2) rumah kecil (untuk berkedai); warung
barut gantung kain pembebat perut bayi; gurita
barut kereta kain pembebat bayi; bedungan
bagasi jinjing barang-barang (tas, jaket, buku, bacaan, dsb) yg dapat dibawa ke dl kabin pesawat
bahan bangunan barang yg merupakan bakal untuk membangun rumah atau gedung dsb; material
bahan jadi barang hasil pengolahan bahan mentah sampai berbentuk dan sesuai dng keperluan (siap pakai)
bau kencur baru mulai; (2) ki masih muda dan baru pd tahap belajar; (3) ki masih anak-anak dan belum banyak pengalaman
bingkis pos barang kiriman dng perantaraan pos; pospaket
boleh jadi barangkali; mungkin
buah mimpi barang apa yg dimimpikan
cawan pinggan barang porselen
garda depan barisan depan; perintis; pelopor; (2) kelompok seniman muda yg bercita-cita maju
garis belakang barisan orang yg ada di belakang medan juang (yg tidak langsung terlibat dl pertempuran); (2) Olr pemain belakang dl permainan sepak bola
harta benda barang kekayaan
harta dunia barang-barang duniawi
harta milik barang-barang yg menjadi milik atau kepunyaan orang atau badan
harta peninggalan barang warisan dr seseorang yg meninggal
hasil hutan barang-barang yg didapat dr tumbuhan dl hutan (spt rotan, damar, kayu)
hasil tambang barang-barang yg didapat dr pertambangan (spt batu bara, besi, minyak tanah)
jasad renik barang hidup yg kecil-kecil
mata benda barang-barang yg berharga
mata dagangan barang-barang yg didagangkan; barang dagangan; komoditas
minyak wangi barang cair asiri yg harum baunya; parfum
pagar ayu barisan penerima tamu yg terdiri atas wanita-wanita cantik
perangkat keras barang-barang yg terbuat dr logam (pesawat televisi, proyektor, dan peralatan lain) yg berkaitan dng suatu sistem; (2) peralatan fisik (komputer dsb)
produk sertaan barang yg dibuat dl jumlah kecil di samping produk utama; produk sampingan; (2) hasil tambahan yg diperoleh dr olahan bahan produk utama dan merupakan produk tersendiri
produksi pertanian barang, baik berupa tanaman maupun hewan atau yg lain, yg dihasilkan oleh suatu usaha tani atau perusahaan pertanian
siapa pun barang siapa; (2) sembarang orang: -- pun saja yg mengambil, harus bertanggung jawab
sirih pinang barang-barang yg dibawa kpd seseorang sbg tanda penghormatan
tanda peringatan barang yg dipakai sbg tali ingatan atau kenang-kenangan
tapak tukul baru dikerjakan (dijadikan bakal ...)
umpan api barang yg mudah terbakar untuk menyalakan api: dicarinya potongan kayu kecil-kecil untuk -- api
abar [n] abar-abar; abar-abar n (1) dinding penghalang; penyekat; (2) rem
abaran abar.an [n Psi] hambatan kejiwaan
ada uang ada barang [pb] jika sanggup membayar banyak akan mendapat barang yg lebih baik
akbar ak.bar [a] besar: rapat --
akhbar akh.bar [n] (1) kabar; berita; (2) Mal surat kabar; harian
aljabar al.ja.bar [n] cabang matematika yg menggunakan tanda-tanda dan huruf-huruf untuk menggambarkan atau mewakili angka-angka (a, b, c, sbg pengganti bilangan yg diketahui dan x, y, z untuk bilangan yg tidak diketahui)
alobar alo.bar lihat angin
ambar am.bar [n] (1) damar yg keras spt batu yg terdapat di dasar laut dan berbau harum (ada yg berasal dr perut ikan laut); (2) Kim resin fosil yg digunakan dl perhiasan, zat celup, dan pernis; (3) batu ambar; kahrab
ambar kuning batu ambar yg biasa dipakai untuk membuat pipa
angin barat [Met] gerakan udara yg bertiup dr arah barat secara tetap dan kuat
angin barat khatulistiwa [Met] angin barat yg sering terdapat di daerah palung khatulistiwa
angka barion [Fis] bilangan kuantum yg kekal dl interaksi yg besarnya sama dng jumlah barion dikurangi jumlah antibarion di dl suatu sistem
angkatan baru ang.kat.an baru turunan baru (penganut aliran zaman baru)
antibarion an.ti.ba.ri.on [n Fis] antipartikel dr barion, spt antiproton
apa kabar ada kabar bagaimana lagi; (2) bagaimana keadaannya
arus angin barat [Geo] arus dingin yg mengalir dekat kutub selatan yg terjadi krn angin barat bertiup terus-menerus akibat perputaran bumi
arus barang peredaran barang
babar ba.bar [Lihat {bebar}] , mem.ba.bar v membentang; mengembang [Jw] , mem.ba.bar v mewarnai dng soga dsb (dl proses pembuatan kain batik) [Jw v] menjadi banyak; membiak; bertambah , ke.ba.bar.an v kedapatan sedang melakukan kejahatan (mencuri, merampok, berzina, dsb); tertangkap basah
babaran ba.bar.an [Jw v] melahirkan anak; bersalin
bagai menggenggam bara bagai meng.geng.gam bara, terasa hangat dilepaskan [pb] melakukan suatu pekerjaan setelah mendapatkan kesukaran, pekerjaan itu ditinggalkan
baju barong baju kaus bermotif barong
batu bara muda batu bara yg kandungan airnya tinggi, tetapi kandungan karbonnya rendah; lignit
batu bara tua batu bara yg mempunyai nilai kalor sangat tinggi
bebar be.bar [v] ber.be.bar v berlarian (beterbangan) ke sana ke- mari; bercerai-berai: kelelawar -- dr dl gua itu
bejana barometer bagian barometer yg berbentuk bejana berisi air raksa
bembar bem.bar [n cak] mimbar
berabarkan ber.a.bar.kan [v] mempunyai dinding penyekat : bilik itu ~ tepas
berbarengan ber.ba.reng.an [v] berbareng
berbarut ber.ba.rut [v] memakai barut
bercebar-cebur ber.ce.bar-ce.bur [v cak] berkali-kali menceburkan atau menyaukkan gayung dsb ke dl air (spt ketika mandi)
berdebar-debar ber.de.bar-de.bar [v] berdebar
bergambar ber.gam.bar [v] (1) dihiasi dng gambar; ada gambarnya; (2) berpotret (diambil gambarnya dng alat potret): dl acara perpisahan, pelajar kelas enam ~ bersama
beribarat ber.i.ba.rat [v] (1) mengandung ibarat: ia gemar membaca pantun yg ~; (2) memberi nasihat (pelajaran dsb) dng ibarat: guru itu suka ~ ketika menasihati muridnya
berita bergambar berita yg diperjelas dng gambar atau ilustrasi
berjambar ber.jam.bar [v] berhidangan: Bendahara boleh makan ~ tunggal
berkabar ber.ka.bar [v] memberi atau membawa kabar, bercerita; berkata-kata: ia pandai ~
berkembar ber.kem.bar [v] (1) berpasangan; menjadi sepasang; (2) sama rupanya (keadaannya); (3) seragam (tt pakaian dsb)
berkibar-kibar ber.ki.bar-ki.bar [v] berkibar
berkibaran ber.ki.bar.an [v] terus-menerus berkibar-kibar
berkobar-kobar ber.ko.bar-ko.bar [v] (1) menyala-nyala dng hebatnya (tt api): api yg ~ itu menjadikan kota itu spt lautan api; (2) ki berapi-api (menyala-nyala dsb tt semangat): para pemuda berjuang dng semangat yg ~
berlebaran ber.le.ba.ran [v] merayakan hari Lebaran: ia bermaksud hendak ~ di Jakarta pd tahun ini
bersabar ber.sa.bar [v] bersikap tenang (tt pikiran, perasaan): hendaknya kita -- dl menghadapi cobaan hidup
bersambar-sambaran ber.sam.bar-sam.bar.an [v] bersambaran
bersambaran perintis ber.sam.bar.an perintis [Met ] bagian depan loncatan muatan listrik dr kilat yg peristiwanya berhubungan dng timbulnya aliran yg bergerak dr awan ke tanah
bersebar benih ber.se.bar benih menabur benih
bersebar kabar bohong ber.se.bar kabar bohong menyiarkan kabar bohong
bersebar surat ber.se.bar surat menghamburkan surat (msl dr pesawat terbang); (2) membagi-bagikan surat kpd alamat
bersebar uang ber.se.bar uang menghamburkan uang
bersebar undangan ber.se.bar undangan membagi-bagikan undangan
bersebaran ber.se.bar.an [v] bersebar di mana-mana
bersibar ber.si.bar [v] (1) mempunyai sibar; (2) bertambah dng didirikannya rumah di kanan atau di kiri rumah besar: rumahnya --
bersibaran ber.si.bar.an [a] bersibar
bertanjak baru bertinjau ber.tan.jak baru bertinjau [pb] melakukan sesuatu sebagaimana mestinya
bintang barat planet Venus yg biasa kelihatan besar dan terang di sebelah barat pd petang hari
blabar bla.bar [n] alat untuk menangkap ikan yg dibuat dr rangkaian beberapa ikat daun tanaman kering yg dipasang di pantai
bombardemen bom.bar.de.men [n] pengeboman (pemboman)
bombardir bom.bar.dir [v] , mem.bom.bar.dir v mengebom
bubar bu.bar [v] (1) bercerai-berai ke mana-mana (tt orang ramai yg berkumpul); berserak-serak ke sana kemari: demonstran -- setelah petugas melepaskan tembakan; (2) selesai; usai (tt pasar, rapat, upacara, dsb): upacara -- pukul sepuluh siang; (3) selesai tugas; berhenti bertugas (tt panitia, dewan, kabinet, dsb): panitia perayaan -- setelah upacara selesai; (4) ditiadakan (tt perserikatan, kongsi, dsb): kalau suatu perkumpulan -- , harta bendanya dapat didermakan kpd badan sosial
budaya barat keseluruhan cara hidup, cara berpikir, dan pandangan hidup bangsa-bangsa di belahan bumi bagian barat (Eropa dan Amerika)
buku gambar buku untuk (belajar) menggambar; (2) buku berisi gambar cetak
bulan kembar peristiwa optik bulan yg tampak kembar terjadi akibat pemantulan gelombang tertentu oleh atmosfer pd kondisi perawanan tertentu
bunga barah bintik-bintik putih pd kulit tanda mulai dihinggapi penyakit barah
cabar ca.bar [ark a] (1) hilang dayanya; tidak manjur (tt guna-guna dsb): keampuhan aji-aji itu akan -- manakala terdengar ayam berkokok; (2) tawar (tt hati, keberanian); (3) kurang ingat; lalai; lengah; (4) kurang (tidak) hemat; boros: orang yg -- tidak akan kaya
cacibar ca.ci.bar [n] burung, Eurostopodus temminckii
cebar-cebur ce.bar-ce.bur [Lihat {cebur}] [n] tiruan bunyi benda tercebur di dl air berkali-kali (spt bunyi gayung yg berkali-kali diceburkan atau disaukkan ke dl air sewaktu mandi)
cekibar ce.ki.bar [n] cecak yg diam di pohon-pohon dan pandai melayang; cecak terbang; kubin; Draco volans
cerita ibarat [Sas] cerita yg disusun untuk menyampaikan ajaran agama, ajaran moral, atau kebenaran umum dng menggunakan perbandingan atau ibarat; parabel
cobar-cabir co.bar-ca.bir [a] cabik-cabik; suwir-suwir [a] koyak pd beberapa tempat; cabik-cabik
daya abar daya keluaran sebuah mesin yg diukur dng dinamometer atau abar (rem); daya rem
debar de.bar [v] , ber.de.bar v bergerak-gerak atau berdenyut lebih kencang dp biasa (tt jantung krn kaget dsb)
debaran de.bar.an [n] gerakan; ~ jantung gerak atau denyut jantung: dokter sedang memeriksa ~ jantungnya
debarkasi de.bar.ka.si [n] penurunan penumpang (muatan) dr kapal
derebar de.re.bar [Mal n] pengemudi
dikatakan berhuma lebar dikatakan ber.hu.ma lebar, sesapan di halaman [pb] memegahkan kekayaan (keberanian dsb), tetapi tidak ada tanda-tanda kekayaan (keberaniannya)
embar em.bar [Sd] meng.em.bar.kan v menyiarkan (maklumat, undang-undang, dsb)
embara em.ba.ra , meng.em.ba.ra v pergi ke mana-mana tanpa tujuan dan tempat tinggal tertentu: setelah beberapa lama ~ di dunia Barat, kini ia kembali ke Indonesia
embaran em.bar.an [n] (1) siaran (maklumat, undang-undang, dsb); (2) informasi: di dl pertemuan itu telah terjadi pertukaran pendapat dan ~ mengenai pentingnya peranan keluarga
embargo em.bar.go [n] (1) penyitaan sementara thd kapal-kapal asing, msl pd waktu perang, dng maksud agar kapal-kapal itu tidak meninggalkan pelabuhan; (2) larangan lalu lintas barang (antarnegara); (3) larangan menyiarkan berita sebelum; waktu yg telah ditentukan
embargo senjata embargo thd pengiriman senjata pd waktu perang
embarkasi em.bar.ka.si [n] pemberangkatan dng pesawat terbang atau kapal laut; keberangkatan: -- jemaah haji dilakukan dr tempat-tempat yg sudah ditetapkan
gabardin ga.bar.din [n] bahan tekstil dr katun, sutra, atau wol yg dibuat kedap air
gambar gam.bar [n] tiruan barang (orang, binatang, tumbuhan, dsb) yg dibuat dng coretan pensil dsb pd kertas dsb; lukisan
gambar angan-angan gambar yg terbayang (dikhayalkan) dl angan-angan
gambar bagan gambar yg berupa garis-garis dan merupakan bagian yg penting-penting saja; sketsa
gambar denah gambar bagan
gambar kerja unsur karya seni (berupa foto atau gambar) yg disusun di atas karton dan siap difoto untuk dijadikan bahan cetakan, msl iklan cetak, poster, dan kemasan
gambar sampul gambar yg dimuat pd kulit muka suatu majalah, biasanya gambar mengenai laporan utama atau khusus terbitan itu
gambar sorot gambar hidup; (2) perkakas untuk mengadakan gambar bayangan dr potret negatif
gambar tanda gambar yg menunjukkan pemakaian tertentu, msl tanda panah ( ? ) menunjukkan arah dsb
gambar tempel gambar pd kertas berperekat yg dapat dilekatkan pd benda lain (kertas, kaca, kain, dsb)
gambar timbul gambar yg tersembul pd bidang yg rata
gambar-menggambar gam.bar-meng.gam.bar [n] perihal menggambar
gambaran gam.bar.an [n] (1) hasil menggambar; lukisan; (2) bayangan: ~ masa depannya sangat suram; (3) uraian; keterangan; penjelasan: kami tidak bermaksud memberikan ~ lengkap mengenai keseluruhan dunia persuratkabaran
garis baringan [Lay] garis lurus yg dibuat di peta laut yg menyinggung baringan di titik baring
gas batu bara gas yg mudah terbakar, diperoleh dr penyulingan batu bara, terdiri atas hidrogen, metana, karbon monoksida, benzena, nitrogen, karbon dioksida, dan oksigen
gebar ge.bar, ge.bar.an [n] getaran
gedebar-gedebur ge.de.bar-ge.de.bur [n] bunyi orang terjun ke air secara bergantian
geladak embarkasi geladak tempat penumpang kapal melakukan embarkasi ke sekoci penolong, atau geladak tempat penumpang kelas naik atau melaporkan diri ke kapal
gelebar ge.le.bar , ter.ge.le.bar v terserak (spt buah-buahan tumpah dr bakul); bertaburan (spt sobekan kertas kecil tertiup angin)
gembar-gembor gem.bar-gem.bor [v] ber.gem.bar-gem.bor v berteriak-teriak nyaring; berseru-seru (bermaksud propaganda dsb): bekerjalah, jangan ~ saja
gobar go.bar [a] suram; redup
gubar gu.bar [Lihat {gobar}]
gumbar gum.bar [ark n] hati batang enau (nipah dsb)
hadiah Lebaran hadiah berupa uang atau barang yg diberikan menjelang Lebaran
hambar ham.bar [a] (1) tidak ada rasanya; tawar: sup ini rasanya --; (2) ki kurang bergairah (bersemangat): kedatangan saudaranya diterima dng --
hubar hu.bar ? uber
hubar-habir hu.bar-ha.bir [a] berantakan; kacau balau: perang saudara itu belum berakhir, dan ekonomi negara itu bertambah --
huruf lebar huruf yg gambarnya lebar-lebar, lebih lebar dp huruf biasa, yg apabila disusun memakan tempat
ibarat menegakkan benang basah ibarat me.ne.gak.kan benang basah [pb] melakukan sesuatu yg tidak akan berhasil; melakukan sesuatu yg tidak mungkin dapat dikerjakan
ibarat menuang minyak ke api ibarat me.nu.ang minyak ke api [ki] membesar-besarkan persoalan
ijbar ij.bar [n] pemaksaan, spt yg dilaksanakan thd pihak yg kalah dl pelaksanaan putusan peradilan
ikhbar ikh.bar [ark n] penyampaian berita; pengabaran
iklan baris iklan kecil (singkat) yg terdiri atas beberapa baris saja dl sebuah kolom
iktibar ik.ti.bar [n] contoh; pengajaran: mengambil -- , mengambil contoh (pengajaran); itu menjadi -- kita
indah kabar dr rupa [pb] biasanya kabar selalu melebihi keadaan sebenarnya [pb] berita yg tersebar biasanya lebih hebat dp kenyataan yg sebenarnya [pb] biasanya kabar lebih baik dp keadaan yg sebenarnya
isobar iso.bar [n Met] (1) garis pd peta yg menghubungkan tempat yg sama tekanan udaranya pd waktu tertentu; (2) Fis garis yg menghubungkan titik bertekanan sama pd grafik variabel termodinamik
itibar iti.bar ? iktibar
Jabar Ja.bar [n] Yang Mahaperkasa (Allah)
jabar ja.bar , men.ja.bar.kan v (1) Mat mengubah (pecahan, ukuran, dsb) supaya menjadi bentuk lain yg lebih bersahaja atau menjadi golongan bentuk aljabar yg bersahaja: ~ pecahan; (2) menerangkan (menguraikan) secara terperinci: dia ~ jadwal penelitian itu dl bentuk matriks
jabaran ja.bar.an [n] penjelasan secara terperinci; uraian
jambar jam.bar [ark n] gubuk atau bangsal untuk beristirahat dsb [n] hidangan
jebar je.bar [v] je.bar-je.bur v mencepuk-cepuk air
jejak bara hampir sampai ke dasar atau hampir menyentuh tanah (tt barang yg bergantung)
jembar jem.bar [a] (1) luas, lebar; (2) lapang dada (hati)
juru gambar orang yg ahli dl gambar-menggambar
kabar ka.bar [n] laporan tt peristiwa yg biasanya belum lama terjadi; berita; warta: dia mendapat -- bahwa saudaranya naik haji
kabar angin kabar yg belum jelas kebenarannya; desas-desus; kabar burung
kabar burung kabar angin
kabar dengkul kabar bohong; berita yg tidak benar
kabar dibawa pikat dan langau [ki] kabar yg belum tentu kebenaran dan sumbernya
kabar duka kabar buruk yg menimbulkan rasa sedih
kabar gembira kabar baik
kabar sedih kabar yg menyusahkan hati
kabar selentingan kabar angin
kambar kam.bar [n] kura-kura; penyu
kapal barang penumpang kapal yg terutama digunakan untuk mengangkut barang, jumlah penumpang kabinnya tidak lebih dr 12 orang
kebarat-baratan ke.ba.rat-ba.rat.an [a] bertingkah laku spt orang Eropa atau Amerika; berlagak spt orang Eropa atau Amerika: kita boleh mengambil kebudayaan Barat, tetapi jangan sampai membuat kita --
kebaruan ke.ba.ru.an [n] sifat-sifat baru (modern); perihal baru; sesuatu yg baru
kecabaran ke.ca.bar.an [n] perihal cabar; ketawaran (tt hati); ketakutan
kehambaran ke.ham.bar.an [n] (1) hal yg tidak berasa (tt masakan); (2) ki kurang bergairah
kembar kem.bar [a] (1) sama rupanya (keadaannya): anak-anak kucing itu berwarna -- , kelima-limanya belang tiga; (2) dilahirkan bersama-sama dr satu ibu (tt anak): anak -- biasanya berwajah mirip; (3) rangkap; dobel (tt nomor kendaraan, majalah, dsb)
kembar dampit kembar dua (tt anak), seorang laki-laki dan seorang perempuan
kembar siam kembar dng bagian tubuh yg menempel satu sama lain, spt kepala dng kepala
kembara kem.ba.ra [Lihat {embara}]
kembaran kem.bar.an [n] pasangan (tt rupa, warna, tipe, model, dsb)
kereta barang kereta yg khusus untuk mengangkut barang
kertas gambar kertas khusus dan tidak bergaris untuk membuat gambar atau untuk digambari
kertas kabar [ark] surat kabar; koran
kesabaran ke.sa.bar.an [n] ketenangan hati dl menghadapi cobaan; sifat tenang (sabar): ia pun akan kehilangan -nya apabila diperlakukan tidak adil dan melampaui batas
keterangan gambar ke.te.rang.an gambar penjelasan yg menyertai gambar, ilustrasi, atau sketsa
ketumbar ke.tum.bar [n] (1) tumbuhan perdu, daunnya bercuping, bunganya berbentuk payung majemuk dng warna putih atau merah jambu, buahnya bulat kecil berwarna cokelat kekuning-kuningan, biasa digunakan untuk bumbu; Coriandrum sativum; (2) bumbu masak dr buah ketumbar, sebesar merica, tetapi lebih lunak, baunya agak wangi
khabar kha.bar [Lihat {kabar}]
kibar ki.bar [v] , ber.ki.bar v (1) bergerak-gerak mengombak krn ditiup angin (tt bendera dsb): Sang Merah Putih ~ ditiup angin; (2) ki menjadi masyhur: namanya sbg sutradara makin ~ setelah filmnya berhasil memikat puluhan ribu penonton
kibaran ki.bar.an [n] gerakan mengombak (tt bendera yg berkibar): ~ bendera itu spt orang melambai-lambai
kiri baru gerakan moral yg menganut pandangan baru dl membela kepentingan rakyat dan bukan merupakan partai atau lembaga terorganisasi dan berdisiplin
kobar ko.bar [v] ber.ko.bar v (1) menyala besar: api mulai ~ dr arah hutan alang-alang; (2) ki berkecamuk (tt perang, pemberontakan, dsb): perang kembali ~ di Beirut; (3) ki bertambah besar atau menjadi-jadi (tt kemarahan dsb): krn mendengar berita itu, kemarahannya semakin ~
kobaran ko.bar.an [n] nyala: ~ api itu berasal dr ledakan sebuah kompor yg kemudian menjalar ke sekelilingnya
komidi gambar bioskop; gambar hidup
kumbar kum.bar [n] palem berduri, Zalacca wallichiana
kumbara kum.ba.ra [Lihat {embara}]
kurva aljabar pernyataan grafis dr suatu persamaan aljabar
lambar lam.bar [Jw n] alas; lapik
langkah baru cara (adat istiadat, paham) baru
layar lebar layar di gedung bioskop untuk memproyeksikan film, ukuran lebarnya lebih besar dp tingginya; (2) Lay layar yg lebih besar dp layar biasa
lebar le.bar /lEbar/ (1) a lapang; tidak sempit: jalan yg akan dibangun, cukup --; (2) n lintang suatu bidang: panjang kebun itu 60 m, -- nya 40 m; (3) a luas: padang itu -- sekali; dunia masih --
lebar bersih [Kap] lebar kapal terbesar diukur pd tiang tengah kapal dr sisi dalam ke sisi kulit kapal, diukur dr sisi luar ke sisi kapal (bagi kulit kapal yg terbuat dr kayu atau bukan logam)
lebar maksimum [Kap] lebar maksimum kapal yg diukur sampai bagian luar pelat, papan, pisang-pisang, atau perangkap tetap lainnya yg menempel pd badan kapal
lebaran Besar Lebaran Haji
lembar lem.bar [n] (1) kl benang; tali: ibarat menyambung -- yg telah putus; (2) kata penggolong bagi benda yg lebar dan tipis (tt papan, kertas, seng, dsb); helai: dua -- daun (kertas, kain, layar, dsb); (3) kata penggolong bagi benda yg panjang (spt rambut, tali, dsb); utas; helai: tiada luruh se -- rambut pun; (4) lembaran
lembar jawaban [Dik] bagian dr modul yg berisi jawaban untuk digunakan para siswa atau guru dl menilai jawaban yg telah dituliskan pd lembar uji
lembar uji [Dik] bagian modul yg berisi soal yg harus dijawab oleh para siswa setelah mereka menyelesaikan lembar kegiatan siswa dan lembar kerja siswa
lembaran lem.bar.an [n] (1) helai (daun, kertas, dsb): dituliskan pd ~ kertas; (2) muka (dl surat kabar dsb): peristiwa itu patut dicatat dl ~ sejarah; (3) terbitan (surat kabar, majalah, dsb)
lembaran berita lem.bar.an berita lembaran atau beberapa lembaran tidak terjilid yg memuat berita penting
lembaran berkala lem.bar.an berkala terbitan berkala
lembaran buruh lem.bar.an buruh surat kabar yg teristimewa diterbitkan untuk membicarakan perihal perburuhan
lembaran hitam lem.bar.an hitam [ki] masa-masa suram (tidak menyenangkan, kurang baik): masa remajanya yg penuh dng perbuatan terkutuk merupakan ~ hitam baginya
lembaran kerja lem.bar.an kerja [Adm] dokumen yg memuat patokan dan perhitungan yg menjadi dasar dr jumlah biaya yg tersedia dl setiap tolok ukur, jenis pengeluaran, dan uraian pengeluaran yg akan dicantumkan dl Daftar Isian Proyek
lembaran mahasiswa lem.bar.an mahasiswa terbitan yg terutama membicarakan perihal kemahasiswaan
lembaran negara lem.bar.an negara [Pol] lembaran resmi yg dikeluarkan oleh negara sbg tempat mengundangkan peraturan perundang-undangan tertentu; berita negara
lembaran pagi lem.bar.an pagi terbitan pagi (surat kabar yg terbit pd pagi hari)
lombar lom.bar [Mk v] me.lom.bar v (1) mengulur (tali dsb); (2) ki menurutkan kehendak anak dsb
luka baring [Tern] luka yg terjadi krn hewan berbaring terus-menerus sehingga hewan tsb sakit tidak dapat berdiri
majalah bergambar majalah yg memuat reportase berdasarkan gambar suatu peristiwa atau suatu karangan khusus yg berisi foto
Malikuljabar Ma.li.kul.ja.bar [n] Raja Yang Mahakuasa (Allah)
melambari me.lam.bari [Jw v] melandasi; mendasari: kebijaksanaan yg tepat yg ~ lembaga pendidikan akan membuahkan manusia unggul
melebar me.le.bar [v] (1) menjadi (bertambah) lebar: sungai itu ~ ke kiri dan ke kanan; (2) Olr (dl sepak bola) menyamping; ke sebelah kanan atau kiri
melebarkan me.le.bar.kan [v] menjadikan lebar; meluaskan: mereka akan bergotong-royong ~ jalan-jalan sempit di kampungnya
melembarkan me.lem.bar.kan [v] memintal (memilin tali)
memahat di dl baris me.ma.hat di dl baris, berkata dl pusaka [pb] mengerjakan sesuatu sebagaimana mestinya
membabarkan mem.ba.bar.kan [v] (1) membentangkan; mengembangkan (layar, tikar, sayap); (2) memperkembangkan; meluaskan: mereka -- paham baru itu ke desa-desa; (3) memaparkan; menguraikan: ia sudah -- pendiriannya di depan sidang
membara mem.ba.ra [v] (1) menjadi bara: besi itu masih -; (2) ki berapi-api (tt semangat): keinginan untuk bertemu dng anaknya tetap -- di dada orang tua itu
membarah mem.ba.rah [v] menjadi barah (bernanah)
membarak mem.ba.rak [v cak] memasukkan (menempatkan) dl barak (terutama orang yg menderita penyakit menular)
membaratkan mem.ba.rat.kan [v] membawa ke sebelah barat; menjadikan secara Eropa atau Amerika
membarengkan mem.ba.reng.kan [v] menjadikan berbareng; membersamakan
membaris mem.ba.ris [kl v] (1) berjalan berbaris; (2) merupakan baris (banjar, jajar, deret)
membariskan mem.ba.ris.kan [v] (1) menjajarkan; menderetkan; (2) menyuruh berbaris; mengatur (melatih) berjalan berjajar-jajar: setiap pagi guru -- murid-murid sebelum masuk kelas
membarui mem.ba.rui [v] (1) memperbaiki supaya menjadi baru: mereka sedang -- rumahnya; (2) mengulang sekali lagi; memulai lagi: mereka diminta -- pertanyaannya; mereka harus -- perkawinannya krn masih dianggap belum sah; (3) mengganti dng yg baru; memodernkan: kita harus -- cara kerja kita; -- sistem pendidikan
membarukan mem.ba.ru.kan [v] menjadikan baru: kami sedang berusaha -- cat rumah ini
membubarkan mem.bu.bar.kan [v] (1) menyuruh bubar; mencerai-beraikan: polisi -- para demonstran itu; (2) menghentikan: -- panitia; (3) meniadakan; menghapuskan: yayasan -- perseroan itu krn rugi
memperbarui mem.per.ba.rui [v] membarui
memperlebar mem.per.le.bar [v] menjadikan lebih lebar
memperlebar sayap mem.per.le.bar sayap [ki] mengembangkan usaha: perusahaannya sudah ~ sayapnya ke negara jiran
mempersabar mem.per.sa.bar [v] menjadikan lebih sabar (tabah, tenang)
mempertebarkan mem.per.te.bar.kan [v] menebarkan; menyebarkan; menyiarkan: beliaulah yg mula-mula ~ agama Islam di Pulau Jawa
mempertebarkan kecek mem.per.te.bar.kan kecek [ki] menyiarkan kabar bohong
menambari me.nam.bari [v] mengobati; menawari (penyakit)
mencabarkan men.ca.bar.kan [v] menawarkan (hati); menghilangkan (keberanian dsb)
mencabarkan hati men.ca.bar.kan hati menawarkan hati; menghilangkan keberanian; menjadikan takut
mencium kabar men.ci.um kabar mendapat kabar
mencocok tanda gambar men.co.cok tanda gambar mencoblos tanda gambar
mendebarkan men.de.bar.kan [v] menyebabkan jantung (nadi dsb) berdebar-debar: cerita yg ~ hati
menebar me.ne.bar [v] menebarkan
menebari me.ne.bari [v] menaburkan sesuatu pd; menghamburi
menebarkan me.ne.bar.kan [v] (1) mencampakkan (jala) supaya terbentang; mengembangkan (jala); (2) menabur(kan); menyebar(kan); menghamburkan: ~ benih; timbunan sampah ~ bau yg tidak sedap; (3) menyerak-nyerakkan: tukang kayu itu ~ perkakasnya di lantai; (4) ki menyiarkan (agama, maklumat, dsb): Pak Lurah sudah ~ maklumat kpd seluruh warga
mengabar meng.a.bar [v] (1) mengurangi (ketegangan, penderitaan): obat ini dapat ~ penderitaan si sakit; (2) menghambat; menahan; mengerem
mengabari me.nga.ba.ri [v] memberi kabar kpd: ia belum sempat ~ warga desa, kecuali istri dan lima anaknya
mengabarkan me.nga.bar.kan [v] memberitahukan; menceritakan (tt suatu kejadian); mewartakan: dia telah ~ hal itu kpd orang tuanya
mengambil gambar meng.am.bil gambar membuat gambar; memotret
mengambil ibarat meng.am.bil ibarat melakukan sesuatu menurut ibarat; mencontoh; meniru
mengarungi hidup baru meng.a.rungi hidup baru [ki] berumah tangga
mengembarai meng.em.ba.rai [v] mengembara (menjelajah): dia pernah ~ seluruh pulau itu
mengembargo meng.em.bar.go [v] melakukan embargo; mengenakan embargo pada: pemerintah negara tetangga ~ ekspor tekstil Indonesia
mengembari me.ngem.bari [v] (1) menandingi; melawan: ia berusaha hendak ~ sang juara; (2) menyamai: mana bisa kita ~ orang itu dl kepandaian berdagang; (3) menyertai (menemani); menolong; membantu: tidak boleh tidak, ia harus ~ kakak iparnya
mengembarkan me.ngem.bar.kan [v] menjadikan supaya kembar (berpasangan dsb)
menggambar meng.gam.bar [v] membuat gambar; melukis: ia pandai ~ pemandangan
menggambari meng.gam.bari [v] memberi gambar pd; menghiasi dng gambar: siapa yg ~ buku ini
menggambarkan meng.gam.bar.kan [v] (1) membuat gambar (lukisan) untuk: ia ~ adiknya seekor burung; (2) mewujudkan (membayangkan) gambar: lukisan itu ~ perjuangan rakyat menentang penjajah; (3) melukiskan (menceritakan) suatu peristiwa dsb: karangan itu ~ pertentangan antara adat lama dan adat baru
menggembar-gemborkan meng.gem.bar-gem.bor.kan [v] menyeru-nyerukan dng suara lantang; mempropagandakan dng hebat; mendengungkan anjuran (janji dsb): dia ~ supaya kita menabung di Tabanas, tetapi dia sendiri menabung di bank asing
mengibar-ngibarkan me.ngi.bar-ngi.bar.kan [v] mengibarkan berkali-kali
mengibaratkan meng.i.ba.rat.kan [v] (1) mengatakan sesuatu dng ibarat (perumpamaan, perbandingan, dsb); mengumpamakan; menyamakan; membandingkan dng; (2) menganggap: ia ~ anak itu anak kandungnya; (3) memberi nasihat dng berbagai-bagai ibarat: ia selalu ~ anak-anaknya supaya jangan menempuh jalan sesat
mengibarkan me.ngi.bar.kan [v] membentangkan (memasang) supaya berkibar-kibar: pd tanggal 17 Agustus orang ~ bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing
mengobarkan me.ngo.bar.kan [v] (1) membakar hingga menyala-nyala; menjadikan berkobar; (2) membangkitkan semangat hingga berapi-api: ~ semangat patriotisme
mengubar meng.u.bar [v ] (1) mencelup (jala, jaring, dsb) dng ubar; (2) mengecat
mensiang yg baru dicari [pb] rundingan baru akan dimulai, tetapi keputusannya telah diambil terlebih dahulu
menyabarkan me.nya.bar.kan [v] menenangkan perasaan (pikiran dsb); menenteramkan hati: sebaiknya kita -- kedua orang yg sedang bertengkar itu
menyambar me.nyam.bar [v] (1) menangkap dng cepat sambil terbang (lari dsb): burung elang itu- anak ayam; (2) menjilat dng cepat (tt api); membakar: kobaran api itu -- rumah di sebelah rumahnya; (3)mengenai: jika tidak kuelakkan, hampir saja pisau itu -- kepalaku; (4) merampas: pencopet itu -- kalung yg sedang dipakai seorang ibu; (5)ki membawa lari; mencuri: pencuri itu -- sepeda motor yg sedang diparkir di depan toko
menyambar-nyambar me.nyam.bar-nyam.bar [v] berkali-kali menyambar: kelihatan kilat --
menyasar lebar me.nya.sar lebar sasaran dng kelebaran lebih dr garis perkenaan
menyebar me.nye.bar [v] (1) menghamburkan; menyiarkan (kabar dsb); menabur (benih dsb): -- uang; -- surat; (2) membagi-bagikan; mengirimkan: -- undangan
menyebarkan me.nye.bar.kan [v] menyebar
menyembarangi me.nyem.ba.rangi [v] memperlakukan dng sembarangan saja; gegabah; sembrono
menyumbar me.nyum.bar [v cak] bersumbar
merampaikan kabar me.ram.pai.kan kabar menyiarkan berbagai-bagai kabar
milibar mi.li.bar [n Fis] seperseribu bar (satuan untuk tekanan atmosfer sebesar 106 dyne/cm2)
mimbar mim.bar [n] (1) panggung kecil tempat berkhotbah (berpidato); (2) ki tempat melahirkan pikiran dan menyatakan pendapat (spt surat kabar)
minyak batu bara minyak hasil penyulingan destruktif batu bara
minyak kapur barus [Kim] minyak yg diperoleh dng menyuling kukus daun salam kapur barus Cinnamomun camphora, berupa cairan tanpa warna, berbau kuat, bersifat antiseptik
minyak ketumbar minyak asiri yg disuling dr buah ketumbar
muktabar muk.ta.bar [a] terpandang; (2) a mulia; terhormat; terkenal: beberapa buah kitab yg -- dikarang oleh para ahli; (3) n yg terhormat
mutabar mu.ta.bar [Lihat {muktabar}]
negara Barbaria sekelompok negara di Afrika Utara (istilah yg diberikan oleh negara Barat)
obar [ark v] kobar
ofset lembaran proses cetak ofset yg kertasnya berupa lembaran terpisah (lepas) masuk ke dl mesin cetak
orang Barat orang yg tinggal di belahan bumi sebelah barat, terutama orang Eropa dan Amerika; orang kulit putih
orde baru tata pemerintahan dng sistem baru di Indonesia, berlangsung sejak tanggal 11 Maret 1966 hingga 20 Mei 1998
padat penebaran jumlah ikan yg dapat ditebar per satuan luas (atau volume air) kolam atau wadah pemeliharaan ikan lainnya
panas bara panas sbg bara; (2) ki marah dl hati
pancakembar pan.ca.kem.bar [n] kembar lima
pasukan baret merah pa.suk.an baret merah pasukan khusus Angkatan Darat Republik Indonesia yg mengenakan baret merah; Komando Pasukan Khusus
pelebaran pe.le.bar.an [n] proses, cara, perbuatan melebarkan: ~ jalan it; u tidak sesuai dng rencana tata kota
pembabaran pem.ba.bar.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membabarkan; pembentangan; pemaparan; (2) penarikan simpulan berdasarkan sebuah atau beberapa simpulan yg lain [n] (1) proses, cara, perbuatan membabar; (2) perihal membabar
pembarat pem.ba.rat [Mk n] orang yg menjadi penganut adat Barat
pembaratan pem.ba.rat.an [n] pengambilan (peniruan) adat istiadat Barat secara membabi buta: pengambilan kebudayaan asing bukan berarti -- sama sekali
pembaringan pem.ba.ring.an [n] tempat berbaring; tempat tidur
pembaru pem.ba.ru [n] orang yg membarui
pembaruan pem.ba.ru.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membarui: sudah banyak dibahas mengenai -- cara berpikir masyarakat; (2) Antr proses mengembangkan kebudayaan, terutama dl lapangan teknologi dan ekonomi
pembatubaraan pem.ba.tu.ba.ra.an [n] pengubahan lapisan pembentukan batu bara menjadi bermacam-macam jenis atau kelas batu bara sbg akibat panas dan/atau tekanan
pembubaran pem.bu.bar.an [n] proses, cara, perbuatan membubarkan: -- kabinet; -- Dewan Perwakilan Rakyat Sementara
pemerintahan kembar pe.me.rin.tah.an kembar dua pemerintahan bersama-sama menguasai suatu daerah
penanaman baru pe.na.nam.an baru kegiatan menanami kembali tanah yg kosong dng tanaman baru
penebar pe.ne.bar [n] (1) orang yg menebar(kan); (2) alat untuk menebar(kan); (3) ki penyiar: seorang juru dakwah adalah seorang ~ agama Islam
penebaran pe.ne.bar.an [n] proses, cara, perbuatan menebari atau menebarkan
pengabar pe.nga.bar [n] orang yg mengabarkan: selama saya menjadi ~ Injil, saya merasa menjadi lebih dekat dng Tuhan; ~ desas-desus itu kini sudah ditangkap
pengabaran pe.nga.bar.an [n] proses, cara, perbuatan mengabarkan (menyampaikan berita): ~ kedatangan pejabat itu terlambat diterima di daerah
pengembara peng.em.ba.ra [n] orang yg mengembara
pengembaraan peng.em.ba.ra.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengembara: dl ~ nya itu, ia sering mengalami kelaparan dan kehausan; (2) tempat mengembara
penggambar peng.gam.bar [n] orang yg pekerjaannya menggambar; pelukis
penggambaran peng.gam.bar.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membuat gambar; (2) penceritaan; penguraian
penggembar-gemboran peng.gem.bar-gem.bor.an [n] proses, cara, perbuatan menggembar-gemborkan
pengibar pe.ngi.bar [n] yg mengibarkan (bendera): anggota ~ bendera pd HUT Kemerdekaan RI dipilih di antara murid teladan
pengibaran pe.ngi.bar.an [n] proses, cara, perbuatan mengibarkan: ~ bendera kebangsaan dimulai pukul enam pagi
pengibaratan peng.i.ba.rat.an [n] proses, cara, perbuatan mengibaratkan
pengobaran pe.ngo.bar.an [n] proses, cara, perbuatan mengobarkan
pengumbaran peng.um.bar.an [n] tempat untuk mengumbar (msl ternak) secara bebas (di padang rumput dsb)
penjabaran pen.ja.bar.an [n] proses, cara, perbuatan menjabarkan (menguraikan atau menerangkan secara terperinci); penguraian: ~ konsep itu jelas
penyabar pe.nya.bar [n] orang yg bersikap tenang (tidak terburu nafsu dan tidak lekas marah): seorang -- biasanya tidak cepat marah krn persoalan kecil
penyambar pe.nyam.bar n orang atau sesuatu yg menyambar: burung -- ikan itu menyambar mangsanya di tengah danau
penyebar pe.nye.bar [n] (1) orang yg menyebarkan; (2) alat untuk menyebarkan: -- ranjau
penyebaran pe.nye.bar.an [n] proses, cara, perbuatan, menyebar atau menyebarkan
penyebarluasan pe.nye.bar.lu.as.an [n] cara, perbuatan menyebarluaskan
perjanjian Baru per.jan.ji.an Baru Injil
perkabaran per.ka.bar.an [n] pemberitahuan; warta berita
persebaran per.se.bar.an [n] (1) hal bersebar; (2) Dag tersebarnya barang dan jasa oleh penjual melalui aktivitas pemasaran
persuratkabaran per.su.rat.ka.bar.an [n] perihal surat kabar; hal mengenai surat kabar
rugi barang rugi yg berupa barang
sabar sa.bar [a] (1) tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati); tabah: ia menerima nasibnya dng --; hidup ini dihadapinya dng --; (2) tenang; tidak tergesa-gesa; tidak terburu nafsu: segala usahanya dijalankannya dng --
sambar sam.bar [v] , ber.sam.bar.an v sambar-menyambar
sambar-menyambar sam.bar-me.nyam.bar [v] (1) saling menyerang dsb dng cepat: dl perang campuh banyak sekali pedang -; (2)susul-menyusul menyambar: kilat --
sambaran sam.bar.an [n] (1) pukulan; tamparan: perahu itu oleng terkena -- ombak besar; (2)serangan; terkaman: -- elang itu sangat mengejutkan induk ayam yg kehilangan anaknya
sebar se.bar [v] ber.se.bar v berserak; bertabur; berpencar: anak -- di tanah lapang [ark a] berasa spt kesemutan (pd tubuh, tangan, kaki)
sebar luas se.bar lu.as [v] me.nye.bar.lu.as.kan v menyiarkan (menyebarkan) ke mana-mana; menjadikan merata (tt berita dsb)
sebaran se.bar.an [n] sesuatu yg disebarkan: surat -- (selebaran); buku-buku --
sebarang se.ba.rang ? sembarang
sebarau se.ba.rau [n] barau-barau
sebaris se.ba.ris [n] (1) satu baris; (2) sederajat
sehari selembar benang sehari selembar benang, lama-lama jadi se.he.lai kain [pb] hal perbuatan orang yg sabar dan tidak lekas putus asa, sedikit demi sedikit lama-lama berhasil juga
sejambar se.jam.bar [n] sehidangan; seludang; sepiring: makan ~
selabar se.la.bar [ark n] pengepel lantai (berupa kain kasar, goni, dsb yg dibasahi)
selebar se.le.bar [v] sama lebarnya dng: jangan cepat putus asa, dunia tidak ~ daun kelor
selebar kangkang kera se.le.bar kangkang kera [ki] tidak luas; sempit
selebaran se.le.bar.an [n] (1) terbitan tidak berjilid (tidak berkulit) yg disebarkan kpd umum, biasanya untuk mempropagandakan sesuatu; (2) lembaran kecil barang cetakan, baik dilipat maupun tidak, untuk memudahkan penyebaran dng tujuan promosi; surat sebaran
selumbar se.lum.bar [n] suban
sembar sem.bar [ark a] sabur
sembarang sem.ba.rang [a] sebarang; apa (siapa, di mana, bilamana) saja; asal ... saja: -- makanan dimakannya, asal berupa makanan saja dimakannya
sepit bara alat untuk menjepit bara yg dipakai oleh pandai emas
serbabaru ser.ba.ba.ru [a] baru sama sekali
sesibar se.si.bar [n] sibar
sesumbar se.sum.bar lihat sumbar [Jk v] bersumbar: engkau jangan -- di sini, nanti gua hajar
sibar si.bar [n] (1) kain dsb yg ditambahkan atau dilapiskan di tepi baju dsb: ia menggunting -- baju; (2) rumah yg ditambahkan di sisi rumah besar [n] capung besar; sibur-sibur [ark a] ber.si.bar a bercucuran; memercik-mercik
sibar-sibar si.bar-si.bar [n] sibar [n] sibar
simbar sim.bar [n] tumbuhan berakar rimpang yg hidup melekat pd kayu tertentu, batu, dsb; Drynaria sparsisora; -- badak jenis pohon kecil, Tabernaemontana macrocarpa [n] bulu yg tumbuh di dada laki-laki
sudah beruban baru berguam sudah ber.u.ban baru berguam [pb] dikatakan kpd orang tua yg tingkah lakunya spt orang muda
sudah terantuk baru tengadah sudah ter.an.tuk baru tengadah [pb] sesudah merugi (menderita kecelakaan) baru sadar
sumbar sum.bar , ber.sum.bar v cak bercakap besar; menyombong; menantang: ia tertawa seraya -- dan mengatakan, "Jangankan kamu, ayahmu sekali pun aku tidak takut"
surat kabar su.rat ka.bar [n] lembaran-lembaran kertas bertuliskan berita dsb; koran
surat kabar kuning surat kabar sensasi
surat kabar pemerintah surat kabar yg diterbitkan atau diawasi oleh pemerintah
surat kabar sensasi surat kabar, biasanya berukuran tabloid, yg memuat berita sensasi
surat sebaran surat selebaran
tabar-tabar ta.bar-ta.bar [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat; setawar; Costus speciosus; (2) daun tabar-tabar
takarir gambar ta.ka.rir gambar [Kom] keterangan yg biasanya terdiri atas satu atau beberapa kalimat yg menjelaskan isi dan maksud gambar
tali barut tali pengikat (pembarut); (2) ikat pinggang; kendit
tambahan lembaran negara tam.bah.an lembaran negara lembaran resmi yg dikeluarkan oleh negara, memuat penjelasan peraturan perundang-undangan yg diundangkan dl lembaran negara
tambang batu bara tempat penggalian bijih logam batu bara
tambar tam.bar [n] obat; penawar
tanda gambar gambar yg dipakai sbg tanda atau lambang suatu partai politik atau golongan masyarakat yg tampil sbg kontestan dl pemilihan umum
tebar te.bar [v] ber.te.bar.an v bertaburan; berhamburan; tersebar: rumah makan banyak ~ di sekitar tempat itu; pulau-pulau kecil ~ di lautan yg luas [n] -- layar bagian rumah yg berbentuk segitiga yg menutupi ruang antara dua kasau jantan yg bersilang
tebaran te.bar.an [n] (1) sesuatu yg ditebar; (2) hasil menebar; (3) ki siaran (agama), maklumat ; taburan; sebaran
terabar ter.a.bar [v] terhambat; tertahan: tadi saya ~ oleh kemacetan lalu lintas
terbabar ter.ba.bar [v] terbentang; terpapar: cahaya emas perada -- ke segenap penjuru
terbaru ter.ba.ru [a] paling baru; terakhir; mutakhir
terbebar ter.be.bar [v] (1) tersebar; tersiar; (2) cerai-berai; (3) terbentang; tersebar; terbabar
tergambar ter.gam.bar [v] (1) terlukis: dl cerita itu ~ betapa kejam tindakannya; (2) terbayang: jauh sebelumnya sudah ~ akan terjadinya peristiwa itu
terjabarkan ter.ja.bar.kan [v] dapat diuraikan (dijelaskan) secara terperinci: kebudayaan itu ~ dr komponen biologi, lingkungan, dan psikologi
terkabar ter.ka.bar [v] tersiar (tt kabar)
terkobar ter.ko.bar [v] (1) menyala besar tanpa disengaja: api yg ~ itu menjilat atap rumah; (2) ki berkecamuk (tt perang, pemberontakan, dsb); (3) ki tidak sengaja berkobar (tt perasaan): ~ semangat ketika dia mendengar lagu perjuangan itu
terkobarkan ter.ko.bar.kan [v] dapat dikobarkan
tersabar ter.sa.bar [a] paling tenang (tidak mudah putus asa, marah, jengkel, dsb): ia termasuk gadis -- di antara teman-temannya sekelas
tersambar ter.sam.bar [v] (1) kena sambaran; sudah disambar: untunglah orang yg -- petir itu masih tertolong; (2) dapat disambar: benda yg tergantung tinggi itu -- juga oleh anak kecil itu
tersara bara ter.sa.ra ba.ra [v] sara bara
tersebar ter.se.bar [v] terhambur; terserak-serak; tersiar; terpencar
tersebar luas ter.se.bar lu.as [v] sudah disebarluaskan
tertebar ter.te.bar [v] (1) tersebar; tertabur; terserak; (2) ki tersiar dsb
tetibar te.ti.bar [ark n] burung cabak, Lyncornis temminchi
tukar barang sistem perdagangan dng menggunakan barang atau benda sbg alat tukar untuk barang atau benda yg dibeli atau dijual
ubar [n] (1) pohon yg kulitnya dijadikan bahan pewarna untuk mencelup jala, jaring, dsb; Eugenia cymosa; (2) bahan pewarna (cat) dr kulit ubar; (3) Mk cat [ark v] , meng.u.bar v mengorak (membuka) barang yg tergulung (layar dsb)
umbar um.bar [v] meng.um.bar v (1) membiarkan lepas (bebas): ~ anak kuda di lapangan agar cepat besar; (2) ki membiarkan berbuat sekehendak hatinya; membiarkan terlepas: ~ hawa nafsu
umbara um.ba.ra ? embara
usang dibarui usang dibarui, lapuk di.ka.jangi [pb] (1) mana-mana yg kurang baik diperbaiki; (2) aturan (adat dsb) yg sudah dilupakan orang dihidupkan kembali
wayang gambar gambar hidup; bioskop
yg berbaris yg berpahat yg berbaris yg ber.pa.hat , yg bertakuk yg bertebang [pb] dikerjakan sebagaimana biasanya
zabarjad za.bar.jad [Ar n] kristal yg dipakai untuk batu permata
abar pintu alat untuk menutup pintu secara perlahan untuk mengurangi (menghilangkan) bunyi (benturan)
air tolak bara air balas; air penyeimbang beban
alam barzakh alam dr waktu mati sampai dibangkitkan dr mati pd hari kiamat; alam samar; alam kubur
Allahu Akbar [n] Allah Yang Mahabesar
ambar bunga benda spt karet terapung di air, warnanya putih
ambar darah benda spt karet terapung di air, warnanya merah
ambar kesturi bau-bauan yg harum
ambarau am.ba.rau [n] pelapisan dng batu dan kayu
anak kembar anak (dua, tiga, atau lebih) yg lahir dr satu kandungan pd satu kehamilan
angin alobar [Met] komponen angin yg secara teoretis dinyatakan sbg akibat perubahan tekanan thd waktu yg tidak seragam
ayam ditambat disambar elang [pb] malang sekali; bernasib buruk
babi baran babi liar, Sus vittatus
badar bara ikan badar yg besar
bagai keluang bebar petang [pb] ramai-ramai berkerumun
bagai serdadu pulang baris [pb] orang yg kelihatannya selalu bergaya, tetapi pekerjaannya berat dan berbahaya
baju songsong barat baju antakusuma [ki] baju sayap (yg menyebabkan dapat terbang); baju antakusuma
bangsa Barat seseorang atau sekelompok besar rakyat yg mendiami sebagian benua Eropa dan benua Amerika dan yg termasuk dl suatu kebudayaan tertentu
batu ambar getah damar yg membatu yg di dalamnya kerap kali mengandung serangga atau jasad lainnya, biasanya terdapat di muara sungai (dapat dibuat sbg pipa rokok dsb)
batu bara ba.tu ba.ra [n] arang yg diambil dr dl tanah, berasal dr tumbuhan darat, tumbuhan air, dsb yg telah menjadi batu
batu bara putih sumber tenaga pembangkit tenaga listrik dr air terjun yg sangat berguna bagi perkembangan industri
bebaru be.ba.ru [n] ketapang
bembarap bem.ba.rap [ark n] tandu untuk mengangkat orang
berbareng ber.ba.reng [adv] bersama-sama; bersamaan wakunya: -- dng kebakaran itu turun hujan yg lebat
berbarik-barik ber.ba.rik-ba.rik [v] bergaris-garis; berbintik-bintik
berbaris ber.ba.ris [v] berderet (berjajar) dng teratur; berbanjar
blok barat negara-negara penganut ideologi liberalis
bukan sembarang orang orang yg terpilih; bukan orang biasa
buku sebaran buku kecil (risalah) yg disiarkan kpd umum
bumi tidak selebar daun kelor [pb] dunia tidak sempit
bungkuk baru betul [pb] orang hina (miskin) yg menjadi mulia (kaya) sehingga berbuat yg bukan-bukan
buta baru celik (melihat) [pb] menjadi sombong krn beroleh kekayaan (pangkat dsb)
cerita bergambar komik
daftar barang [Ek] daftar yg memuat nama bahan yg harus digunakan berikut ukurannya dl rangka pembuatan suatu produk
darah baru setampuk pinang [pb] masih muda sekali (belum banyak pengalaman)
diagram gambar diagram yg menyatakan suatu peristiwa dng bantuan kenyataan yg disederhanakan atau diperkecil
domba umbaran domba yg dipelihara di padang penggembalaan alam, msl di Timor
dunia barat benua Eropa dan Amerika
embarau em.ba.rau [n] pagar kayu atau tembok batu yg kuat dipasang di tepi laut atau di tepi sungai (untuk menahan luapan air); pematang yg besar dan kuat; tanggul
embaru em.ba.ru [n] pohon, yg kulit dan dahannya dapat dibuat tali yg bermutu baik; Hibiscus tiliaceus
gajah bara gajah yg hitam
gajah barat nama permainan anak-anak
gambar bumi peta bumi
gambar cermin bayangan pd cermin
gambar ejekan karikatur
gambar hidup bioskop
garbarata gar.ba.ra.ta [n] jembatan berdinding dan beratap yg menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang untuk memudahkan penumpang masuk ke dl atau keluar dr pesawat
gebar gandan kain selimut yg besar dr sutra, yg satu sisinya putih dan sisi yg lain berwarna
gobar hati sedih
haji akbar ibadah haji dng hari wukuf di Padang Arafah jatuh pd hari Jumat
hamil kembar hamil dua janin atau lebih di dl rahim
hari Lebaran Idulfitri
hati sanubari perasaan batin
herbarium her.ba.ri.um [n] (1) sekumpulan contoh tumbuhan yg dikeringkan (diawetkan), diberi nama, disimpan, dan diatur berdasarkan sistem klasifikasi, digunakan dl penelitian botani; (2) kotak, kamar, atau gedung untuk menyimpan kumpulan contoh tumbuhan yg dikeringkan (diawetkan), disimpan dan diklasifikasikan, digunakan dl penelitian botani
hiperbarik hi.per.ba.rik [a] berhubungan dng tekanan udara yg lebih besar dp normal
ibar-ibar [n] perahu kecil
ibarat iba.rat [n] perkataan atau cerita yg dipakai sbg perumpamaan (perbandingan, lambang, kiasan): dl kesusastraan lama banyak terdapat cerita --; (2) n isi (maksud, ajaran) yg terkandung dl suatu perumpamaan (cerita dsb): ia pun tahu juga akan -- perkataan itu; (3) p seumpama: aku ini -- balam dl sangkar, mata lepas badan terkurung; (4) n perbandingan antara orang atau benda dan hal-hal yg lain dng menggunakan kata-kata bagai, seperti: -- anjing dan kucing
ibarat kiambang [ki] tidak teguh; tidak tetap
isobarik iso.ba.rik [a Fis] mempunyai tekanan sama atau tetap, baik thd ruang maupun waktu
Jabariah Ja.ba.ri.ah [n Isl] aliran dl ilmu kalam yg berpandangan bahwa segala yg wujud di alam semesta, termasuk manusia, terikat pd kodrat dan iradat Allah Swt. semata
jangan diperlebar timba ke perigi [pb] jangan diulang-ulang perbuatan yg jahat, lambat laun akan mendapat bencana jua
jejak-jejak bara [ki] hampir-hampir sampai (spt orang bergantung yg kakinya hampir-hampir mencecah tanah)
jihad akbar perang besar; perang melawan hawa nafsu (yg jahat)
kabar baik berita yg menyenangkan; berita gembira
kabar buruk berita yg tidak menyenangkan; berita kesusahan
kabaret ka.ba.ret [n] (1) pertunjukan hiburan berupa nyanyian, tarian, dsb; (2) tempat (kafetaria, restoran) yg menjual minuman, spt anggur, minuman keras, dan dihibur oleh penyanyi dan penari
kambing umbaran kambing yg dipelihara secara bebas di padang penggembalaan alam (tidak dikandangkan)
kapur barus kamper
kelas baru [Pol] sekelompok orang yg memiliki hak istimewa dl bidang politik dan ekonomi krn monopoli administratif yg dipegangnya
kutubaru ku.tu.ba.ru [n] bagian baju kebaya yg ada di depan dada tempat kancing baju
lebar dada [Tern] jarak terpendek antara benjolan bahu kiri dan benjolan bahu kanan hewan
lebar gelombang penyimpang yg terbesar
lebar mulut [ki] banyak cakap
lebar perut [ki] banyak makannya; kuat makannya
lebar telinga [ki] (1) sangat baik daya pendengarannya; (2) suka mendengarkan percakapan orang lain
Lebaran Le.ba.ran [n] hari raya umat Islam yg jatuh pd tgl 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama sebulan; Idulfitri
lebaran Haji hari raya yg disertai dng penyembelihan hewan kurban (spt sapi, kambing) bagi yg mampu pd tgl 10-13 Zulhijah; Iduladha
lembar fakta dokumen yg berisi fakta penting tt pokok tertentu
lembar kegiatan siswa [Dik] bagian pokok dr modul yg berisi tujuan umum topik yg dibahas
lipan bara lipan yg berwarna merah (sangat berbisa)
membarengi mem.ba.rengi [v] bersama-sama dng; menyertai; mengiringi: usaha penertiban disiplin pegawai negeri harus -- perbaikan sosial ekonomi
membaringkan mem.ba.ring.kan [v] meletakkan merata; menidurkan (sebagaimana layaknya orang tidur): ia -- anaknya di atas tikar; ia -- diri di atas balai-balai
membaru mem.ba.ru [a] timbul lagi; muncul lagi: dng perjumpaan itu kenangan lama -- dl ingatannya
membarut mem.ba.rut [v] (1) membalut (luka dsb); (2) membebat (bayi dsb) [v] mengoles; melumas: tukang pijit -- kaki orang yg terkilir itu dng minyak
membarut-barut mem.ba.rut-ba.rut [v] mengelus-elus; menggosok-gosok (dng lemah lembut): orang itu duduk sambil -- kepala anaknya dng sayangnya
membarutkan mem.ba.rut.kan [v] mengoleskan: ibunya -- param kocok ke sekujur tubuhnya;
menyayembarakan me.nya.yem.ba.ra.kan [v] memperlombakan
mimbar tilawah tempat qari atau qariah membacakan ayat suci Alquran
mubarak mu.ba.rak [a] mendapat berkat
mubarat mu.ba.rat [n Isl] perceraian atas permintaan pihak istri dng tidak bersyarat (tidak mengembalikan mahar)
mukhabarah mu.kha.ba.rah [n Isl] perjanjian bagi hasil dl penggarapan tanah, pemilik menyerahkan tanah kpd penggarap, benih dr penggarap, hasil dibagi bersama sesuai dng perjanjian
negara Barat negara-negara yg menempati benua Eropa dan Amerika
panjang lebar [ki] banyak dan jelas (tt uraian, keterangan, dsb)
pembarap pem.ba.rap [n] (1) kepala desa; lurah (di Sumatra); (2) Jw ark anak sulung
pembarut pem.ba.rut [n] pembalut; pembebat
pembarutan pem.ba.rut.an [n] proses, cara, perbuatan membalut (membebat); pembalutan; pembebatan
perbaraan per.ba.ra.an [n] perapian; anglo
pisang barangan (buah) pisang yg tumbuh di Sumatra Utara yg dapat langsung dimakan apabila sudah matang
pramubarang pra.mu.ba.rang [n] porter
pujangga Baru angkatan dl kesusastraan Indonesia yg muncul sekitar tahun 1930-an dng ditandai oleh semangat kebangsaan dan semangat mengejar kemajuan, dipengaruhi oleh aliran romantik dan individualisme
rapat akbar rapat raksasa
ruang retrobulbar [Anat] ruang dl cekung mata yg terletak di belakang bola mata yg biasanya dipenuhi oleh jaringan lemak
sajak kembar sajak yg disusun berdasarkan letak kata-kata dl larik, larik pertama bersajak dng larik kedua, dan larik ketiga bersajak dng larik keempat
sanubari sa.nu.ba.ri [n] (1) jantung hati; (2) hati (dl arti batin); hati nurani; perasaan batin: sudah berurat dan berakar dl -- kita
sapi umbaran sapi yg dipiara dng melepaskannya di padang alam
sayembara sa.yem.ba.ra [n] perlombaan (karang-mengarang dsb) dng memperebutkan hadiah
selamat menempuh hidup baru mudah-mudahan berbahagia dl pernikahan yg dilangsungkan
selumbari se.lum.ba.ri [Mk n] kemarin dulu
sembarang orang asal orang saja
sembarang waktu sewaktu-waktu
sembarangan sem.ba.rang.an [a] tidak dng pilih-pilih; tidak dng pandang-memandang; asal ... saja: menuduh dng -- saja, asal menuduh saja (tidak dng alasan yg layak): kawin dng orang -, dng orang yg tidak terpilih (tidak berasal dsb): buku itu diletakkan -- saja, tidak memilih tempat atau tidak dng aturan
sembari sem.ba.ri [p cak] sambil; serta: ia mengucapkan kata-kata ancaman itu -- mengayun-ayunkan parang
senapan kembar senapan yg berlaras dua
serbarumah ser.ba.ru.mah [a] perkakas rumah tangga
sesat barat salah jalan sama sekali
setum barkas kapal kecil yg dijalankan dng uap air
simbar menjangan tumbuh-tumbuhan jenis pakis yg menempel pd cabang pohon kayu lain; Platycerium bifurcatum
surat selebaran surat yg dibagi-bagikan kpd orang banyak; pamflet
tabarak ta.ba.rak [Ar v] mendapat berkah; diberkahi
tabaruk ta.ba.ruk [Ar n] keberkatan; keselamatan; kesentosaan
tahan sabar tidak pemarah
tahun baru hari permulaan tahun
tali kembar tali (kawat, kabel) yg dipilin dr dua utas
tali tiga lembar tak suang putus [pb] bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
tali yg tiga lembar itu tak suang-suang putus [pb] bersatu teguh, bercerai runtuh
tawar hambar tawar sekali
tembarau tem.ba.rau [n] gelagah, Erianthus arundinaceus
terbaring ter.ba.ring [v] terletak membujur; tergeletak; tergelimpang: orang sakit itu sudah lama -- di tempat tidurnya
terpijak bara hangat [pb] sangat gelisah; tidak dapat tenang
timur beralih ke sebelah barat [pb] laki-laki yg menurut pd perintah istrinya
tolak bara [Lay] pemberat yg terdiri atas cairan yg dimuat di kapal, ditempatkan di bagian dasar kapal dan bagian lain untuk tujuan stabilitas kapal dan balas atau rem kapal
tombak kembar dua pemain yg menjadi ujung tombak (dl sepak bola)
wabarakatuh wa.ba.ra.ka.tuh [Ar n] dan berkat-Nya (berkat Allah)
zaman batu baru neolitikum
-wan (-man, -wati) sufiks pembentuk nomina (1) orang yg ahli dl bidang: ilmuwan; budayawan; seniman; (2) orang yg bergerak dl: karyawati; wartawan; (3) orang yg memiliki barang atau sifat khusus: dermawan; hartawan; rupawan; bangsawan
aba-aba [n] kata perintah dl baris-berbaris, gerak badan, dsb (spt si...ap! maju ja...lan! berhen...ti!)
abad modern masa atau zaman yg ditandai dng kemajuan peradaban manusia (penemuan baru bidang teknologi dsb)
abad pertengahan kurun waktu sekitar tahun 500-1500 dl sejarah peradaban atau kebudayaan Eropa Barat
-an [sufiks pembentuk nomina] (1) hasil tindakan: buatan; catatan; didikan; (2) yg biasa dikenai tindakan; yg di-: makanan; bacaan; (3) tempat; lokasi: kubangan; pangkalan; tepian; awalan; (4) alat untuk mengukur atau menghitung: meteran; timbangan; (5) hal atau cara: tembakan [sufiks pembentuk nomina] (1) kumpulan; gugusan: puluhan; ribuan; sayuran; daratan; lautan; (2) yg mempunyai atau mengandung: durian; rambutan; (3) cak yg menyerupai: gunungan; piringan [sufiks pembentuk adjektiva] (1) sesuatu yg mempunyai sifat: manisan; asinan; (2) cak intensitas: tinggian; besaran [cak sufiks pembentuk verba] melakukan sesuatu yg pelaku atau tindakannya banyak (saling): jualan; pacaran; (2) sufiks pembentuk nomina kegiatan yg berkenaan dng pelaku atau tindakan yg banyak: lebaran; natalan; syukuran
abiosfer abi.o.sfer [n] lingkungan berupa barang atau benda yg tidak hidup
aboi [n] (1) sebutan bagi pembesar orang Cina; (2) kepala kampung orang Cina pd sebuah luak (msl di Kalimantan Barat)
abrosfer ab.ro.sfer [n] lingkungan berupa barang atau benda yg hidup
abu [n] (1) sisa yg tinggal setelah suatu barang mengalami pembakaran lengkap: -- rokok; rumahnya telah menjadi -- (habis terbakar); (2) debu: bajunya kotor oleh -- [Ar n] bapak; ayah (pd nama orang, msl Abu Talib, Abu Bakar) [v] kalah (dl permainan congkak, gasing)
abuk [n] serbuk (tt barang yg lumat halus spt tepung) [n] rambut: -- kaki; -- nya kusut masai [v] , meng.a.buk v mengambil atau mengakui barang orang lain sbg miliknya
acak [a] tanpa pola; sebarang: responden kuis itu diambil secara --; (2) n Stat penggambaran suatu pemilihan yg tidak dibatasi atau kalau dibatasi haruslah diwujudkan dng menggunakan pemilihan peluang; acak-acak adv tergesa-gesa; terburu-buru [a cak] acap; acak-acak adv kerap kali; sering kali
acara aca.ra [n] (1) hal atau pokok yg akan dibicarakan (dl rapat, perundingan, dsb); agenda: -- kongres akan disusun oleh panitia khusus; (2) hal atau pokok isi karangan: untuk ujian mengarang disediakan empat --; (3) kegiatan yg dipertunjukkan, disiarkan, atau diperlombakan; programa (televisi, radio, dsb): -- televisi dan radio setiap hari dimuat dl surat kabar; (4) pemeriksaan dl pengadilan; perkara: dia sedang menyaksikan -- di mahkamah tinggi; (5) ark cara: setiap orang mempunyai -- berpikir yg berlainan [Jw v] , meng.a.ca.ra.kan v mempersilakan (duduk, makan, dsb)
acara iklan acara di televisi atau radio yang bersifat komersial, berupa penawaran barang atau jasa
aci-acian aci-aci.an [n] gambar angan-angan: ia belum mempunyai ~ akan keadaan tempat itu
acuan cetak acu.an cetak [Graf] bingkai atau pelat berisi teks dan/atau gambar yg akan dicetakkan pd bahan cetak
ada rupa ada harga [pb] harga barang ditentukan oleh keadaan barang
ada ubi ada talas [pb] kejahatan dibalas dng kejahatan, kebaikan dibalas dng kebaikan; barang siapa yg berbuat sesuatu tentu akan mendapat balasan yg setimpal
adat dagang tahan tawar [pb] sudah biasa bahwa barang dagangan boleh ditawar
adegan ade.gan [n] (1)pemunculan tokoh baru atau pergantian susunan (layar) pd pertunjukan wayang; (2) bagian babak dl lakon (sandiwara film): beberapa -- dl film itu telah dipotong oleh bagian sensor
adem [a cak] (1) dingin; sejuk; (2) tenteram (pikiran, hati); tenang; (3) hambar (rasa makanan); tawar
adimarga adi.mar.ga [n] jalan raya yg lebar, biasanya dng deretan pohon di kiri-kanannya; bulevar
aduan adu.an [n] (1) perlombaan; pertandingan: ~ sapi; (2) sabungan; barang yg diadu: ayam ~; (3) perihal atau perkara yg diadukan; hal mengadukan
aduk [v] , meng.a.duk v (1) mencampur dan mengacau; mengarau: ~ gulai; (2) membongkar-bongkar tidak keruan: ia telah ~ lemari pakaiannya untuk mencari barang itu; (3) cak membuat kerusuhan; mengacau: daerah itu belum aman betul, beberapa kali gerombolan datang ~ di tempat itu
adukan aduk.an [n] (1) barang yg diaduk; (2) hasil mengaduk
advertensi ad.ver.ten.si [n] iklan dl media massa cetak atau elektronik, antara lain, untuk menawarkan barang
advertorial ad.ver.to.ri.al [n] iklan yg berupa berita (bukan gambar atau poster); pariwara
aerosol ae.ro.sol [n Kim] sistem tersebarnya partikel halus zat padat atau cairan dl gas atau udara, msl asap dan kabut
afdal af.dal [a] (1) lebih baik; lebih utama: salat baru -- apabila dilaksanakan dng baik dan tidak menyimpang dr rukunnya; (2) lengkap; komplet: bagi mereka rasanya kurang -- apabila pd waktu berbuka puasa tidak ada buah kurma
agak [n] perkiraan; persangkaan: -- hati saya ia tidak dapat datang malam ini; (2) adv kira-kira; lebih kurang; barang (dl arti lebih kurang): ia akan pergi -- dua minggu; (3) adv sedikit: -- jauh juga rumahnya
agen kargo agen yg mengurus pemuatan barang yg diangkut dng kapal laut atau pengangkut lain
agen penyalur agen atau perwakilan yg bertanggung jawab atas penyaluran atau distribusi awal suatu barang
air balas [Lay] air laut atau air tawar yg diisikan ke kapal untuk tujuan keseimbangan kapal; air tolak bara
air tersedia [Tan] banyaknya air dl tanah pd sebarang waktu yg dinyatakan dl persentase berat tanah kering
akar [n] (1) bagian tumbuhan yg biasanya tertanam di dl tanah sbg penguat dan pengisap air serta zat makanan: ~ pohon ini dapat dibuat obat; (2) ki asal mula; pokok; pangkal; yg menjadi sebab(-sebabnya): yg perlu dibasmi adalah -- segala kejahatan; (3) Ling unsur yg menjadi dasar pembentukan kata (spt graf pd grafik, biografi, apektrograf); (4) Mat suatu operasi aljabar, yg biasanya dinyatakan dng simbol ?, msl (akar a sama dng b), berarti; b2 = a, jadi (akar pangkat n dr a sama dng c), berarti cn = a, jadi
akar lupuk tumbuhan membelit, Adenia acuminata; -- lutut akar atau bagian akar yg tumbuh ke udara, membengkok, dan masuk lagi ke dl tanah (sehingga membentuk gambaran spt lutut) serta berfungsi untuk pernapasan, terdapat pd tumbuhan yg hidup di daerah payau spt pd Bruguiera parvifolia
akar serau tumbuhan akar gerip putih; Parameria barbata
aklimatisasi ak.li.ma.ti.sa.si [n] (1) penyesuaian (diri) dng iklim, lingkungan, kondisi, atau suasana baru; (2) Tan penyesuaian tumbuhan atau binatang pd iklim yg berlainan dr iklim tempat asal sbg akibat pemindahan
aksara Latin aksara yg bersifat alfabetis, dipakai mula-mula untuk bahasa Latin sekitar abad ke-7 SM, kemudian untuk bahasa di Eropa Barat dan bahasa lain di dunia
aksara morfemis sistem tulisan yg menggunakan satu lambang untuk menggambarkan satu morfem, msl aksara Cina
akseptor ak.sep.tor [n ] (1) orang yg menerima serta mengikuti (pelaksanaan) program keluarga berencana; (2) Ek orang yg membayar jumlah wesel; (3) orang yg menerima gagasan baru dan melaksanakannya; (4) Kim zat yg dapat bereaksi dng zat lain dng cara menerima partikel dr zat lain itu; (5) Fis unsur takmurnian yg menaikkan jumlah lubang pd hablur semipenghantar
aksesori ak.se.so.ri [n] (1) barang tambahan; alat ekstra: radio pd mobil merupakan -- yg digemari banyak konsumen; (2)barang yg berfungsi sbg pelengkap dan pemanis busana: -- yg sedang digemari remaja saat ini adalah jepit rambut dan peniti berwarna sama dng pakaian yg dikenakan; (3) Anat yg merupakan tambahan (msl saraf aksesori, yakni otak ke-11)
aktif ak.tif [a] (1) giat (bekerja, berusaha): ia -- di bidang olahraga; (2) lebih banyak penerimaan dp pengeluaran: neraca pembayaran --; (3) dinamis atau bertenaga (sbg lawan statis atau lembam); (4) mampu beraksi dan bereaksi: nitrogen --; (5) Dok mempunyai kecenderungan menyebar atau berkembang biak (tt penyakit, sel, dsb): dia mengidap penyakit tuberkulosis --
aktiva tetap kekayaan berwujud yg secara relatif tahan lama dan biasanya digunakan dl menghasilkan barang dan jasa serta tidak disimpan untuk dijual lagi
aktual ak.tu.al [a] (1) betul-betul ada (terjadi); sesungguhnya: cerita itu diangkat dr kejadian yg --; (2) sedang menjadi pembicaraan orang banyak (tt peristiwa dsb); (3) baru saja terjadi; masih baru (tt peristiwa dsb); hangat: berita --
akuarel aku.a.rel [n] gambar yg biasanya dibuat dng cat air transparan
Akuarius Aku.a.ri.us [n] (1) Astron nama gugus bintang di belahan langit sebelah selatan khatulistiwa; (2) Astrol zodiak ke-11 yg digambarkan dng orang menuangkan air sbg lambang bagi orang yg lahir antara tanggal 20 Januari dan 18 Februari; Kumba; Delu
akun kekurangan [Ek] akun yg menyatakan kepentingan spekulatif seorang pelanggan dl sekuritas atau barang yg tidak dimilikinya, tetapi dijualnya, biasanya dng harapan dapat membeli lagi sesudah harga pasar menurun
ala [p] atas; pada; kepada; akan [a] tinggi [p cak] secara: model -- Barat [n Huk] tanah yg tidak dikerjakan lagi, tetapi pemilik atau keturunannya masih mempunyai hak utama atas tanah itu
alah limau oleh benalu [pb] orang yg lama terdesak oleh orang yg baru [pb] orang yg merugikan atau menguasai orang atau tempatnya menumpang
alah membeli menang memakai [pb] barang yg baik memang mahal harganya, tetapi dapat lama dipakai
alam kubur alam barzakh
alam misal tempat kehidupan makhluk lain di alam yg merupakan gambaran dr bentuk sebenarnya di alam asalnya atau aslinya
alam samar alam barzakh
alat bantu pengajaran alat peraga untuk memperjelas pengajaran yg dapat berupa gambar, salindia, film, kaset, dan piringan hitam
alat perekam instrumen untuk merekam suara pd piringan hitam atau pita magnetik; (2) instrumen untuk merekam gambar pd film atau televisi
alawar al.a.war [n Ar] anak setan yg tugasnya menyebarkan zina dan perbuatan mesum sehingga manusia tidak malu melakukannya
album al.bum [n] (1) buku tempat menyimpan kumpulan foto (potret), prangko, dsb: (2) kumpulan piringan hitam, kaset lagu-lagu, dsb; (3) kumpulan lagu dl rekaman kaset: -- terbarunya yg sudah muncul tahun ini berisi lagu ciptaannya sendiri; (4) buku yg berisi antologi
alegori ale.go.ri [n Sas] cerita yg dipakai sbg lambang (ibarat atau kias) perikehidupan manusia yg sebenarnya untuk mendidik (terutama moral) atau menerangkan sesuatu (gagasan, cita-cita, atau nilai kehidupan, spt kebijakan, kesetiaan, dan kejujuran)
alegoris ale.go.ris [a] bersifat kiasan (perlambangan, ibarat): para mahasiswa menyelenggarakan pawai --
algilik al.gi.lik [n] tanah yg kadar liatnya sangat tinggi dan dapat menghalangi penyebaran akar
alinea ali.nea [n] bagian wacana yg mengungkapkan satu pikiran yg lengkap atau satu tema yg dl ragam tulis ditandai oleh baris pertama yg menjorok ke dalam atau jarak spasi yg lebih; paragraf
aling , meng.a.lingi v melindungi supaya tidak tampak; menutupi: induk ayam itu ~ anaknya supaya tidak disambar elang; aling-aling n barang yg dipakai untuk menutupi (melindungi) supaya jangan kelihatan dsb
alir , meng.a.lir v (1) bergerak maju (tt air, barang cair, udara, dsb): air sungai ~ ke laut; (2) meleleh (tt air mata, peluh, dsb): air matanya ~ membasahi pipinya; (3) ki berpindah tempat secara beramai-ramai: penduduk dr daerah yg tidak aman banyak ~ ke kota besar [n] pancing dng umpan hidup untuk menangkap buaya; tali alir; umpan alir [Mk a] licin (permukaan)
Alkitab Al.ki.tab [n] (1) kitab suci agama Kristen, terdiri atas Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru; (2) Isl Alquran
alokasi alo.ka.si [n Ek] (1) penentuan banyaknya barang yg disediakan untuk suatu tempat (pembeli dsb); penjatahan; (2) penentuan banyaknya uang (biaya) yg disediakan untuk suatu keperluan: Pemerintah memberi -- dana kpd tiap desa untuk membangun gedung sekolah dasar; (3) Sos pembagian pengeluaran dan pendapatan (di suatu departemen, instansi, atau cabang perusahaan), baik dl perencanaan maupun pelaksanaannya; (4) Man penentuan penggunaan sumber daya secara matematis (msl tt tenaga kerja, mesin, dan perlengkapan) demi pencapaian hasil yg optimal
alokasi biaya [Ek] pembagian biaya barang, jasa; pembagian jumlah segolongan biaya kpd sejumlah rekening dng tujuan mengidentifikasi biaya dng produk yg dihasilkan oleh barang atau jasa itu
alung [n] barang (gundu, mata uang, bola kecil, atau keping logam) yg dilemparkan pd sasaran dl permainan anak-anak
alveolus terminal kantong udara di dl paru-paru yg merupakan pelebaran dr ujung cabang tenggorok
amal [n] (1) perbuatan (baik atau buruk): ia dihormati orang krn -- nya yg baik, bukan krn kedudukan atau kekayaannya; (2) perbuatan baik yg mendatangkan pahala (menurut ajaran agama Islam): berbuat -- kpd fakir miskin; salat adalah -- ibadat manusia kpd Allah; (3) yg dilakukan dng tujuan untuk berbuat kebaikan thd masyarakat atau sesama manusia (memberi derma, mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, penyandang cacat, orang jompo, anak yatim piatu, dsb): membuka dompet -- , mengumpulkan sumbangan melalui surat kabar untuk menyumbang korban banjir dsb: penjualan prangko --; penyelenggaraan pertunjukan --
aman [a] (1) bebas dr bahaya: rakyat mengungsi ke tempat yg --; (2) bebas dr gangguan (pencuri, hama, dsb): kampungku akhir-akhir ini tidak --; (3) terlindung atau tersembunyi; tidak dapat diambil orang: simpanlah barang berharga ini di tempat yg --; (4) pasti; tidak meragukan; tidak mengandung risiko: membeli obat di apotek lebih -- dp membeli di warung; (5) tenteram; tidak merasa takut atau khawatir: tindakan sewenang-wenang akan membuat rakyat tidak merasa --
amat amat, meng.a.mati [v] melihat dan memperhatikan dng teliti: dia ~ barang-barang yg akan dibelinya
ambang am.bang [n] (1) balok yg melintang (antara dua tiang pintu atau jendela); kayu palang (antara tiang dsb): ia berdiri di -- pintu; (2) ki saat mendekatnya kejadian atau peristiwa: sudah di -- pintu kemenangan; (3) ki muara: pengerukan -- Sungai Barito akan segera dimulai; (4) ki tingkat: pencemaran air sungai itu masih dl -- normal , meng.am.bang v (1) terapung; terapung-apung; melayang; (2) ki tidak jelas; tidak mengena: kesimpulan yg dibuatnya terlalu -- [n] lingkungan sekeliling suatu organisme
ambilan sudut am.bil.an sudut ambilan gambar bukan dr depan, tetapi dr sudut samping kiri atau kanan
ambin am.bin [n] kain (tali dsb) pengikat anak (barang dsb) yg digendong [Lihat {amben}]
ambinan am.bin.an [n] barang yg diambin; gendongan
ambreng-ambrengan am.breng-am.breng.an [adv cak] tersebar ke mana-mana; tersebar ke sana-sini (tt bau dsb)
ambung am.bung , meng.am.bung v melambung; naik ke atas: bola itu ~ tinggi [n] keranjang atau karung untuk menggendong barang-barang [Jw v] , meng.am.bung v mencium
ampas am.pas [n] sisa barang yg telah diambil sarinya atau patinya: -- kecap; -- kopi; -- tebu
amplop am.plop [n] (1) sampul surat: setelah diketik, surat itu dimasukkan ke dl --; (2) ki uang sogok: setelah diberi -- , barulah berkas saya dikerjakannya
anabasis ana.ba.sis [n Sas] bagian alur cerita yg menggambarkan penonjolan kejadian menuju klimaks
anaglif ana.glif [n] (1) hiasan ukiran dng relief dangkal; (2) gambar tiga dimensi
anak [n] (1) keturunan yg kedua: ini bukan -- nya, melainkan cucunya; (2) manusia yg masih kecil: -- itu baru berumur enam tahun; (3) binatang yg masih kecil: -- ayam itu berciap-ciap mencari induknya; (4) pohon kecil yg tumbuh pd umbi atau rumpun tumbuh-tumbuhan yg besar: -- pisang; (5) orang yg berasal dr atau dilahirkan di (suatu negeri, daerah, dsb): -- Jakarta; -- Medan; (6) orang yg termasuk dl suatu golongan pekerjaan (keluarga dsb): -- kapal; -- komidi; (7) bagian yg kecil (pd suatu benda): -- baju; (8) yg lebih kecil dp yg lain: -- bukit
anak panah senjata tajam yg berupa barang panjang, runcing pd ujungnya dan diberi bulu atau barang lain yg serupa pd pangkalnya yg berfungsi sbg penjaga keseimbangan, dilepaskan dng menggunakan busur
anak sapihan anak yg (baru) disapih
anak timbangan perangkat timbangan berupa batu timbangan dr logam dng berbagai ukuran berat (100 g, 500 g, 1 kg, dst) sbg pengukur berat barang-barang, bahan makanan kering, sayuran, buah-buahan, dsb
analisis ana.li.sis [n] (1) penyelidikan thd suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dsb) untuk mengetahui keadaan yg sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dsb); (2) Man penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yg tepat dan pemahaman arti keseluruhan; (3) Kim penyelidikan kimia dng menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat bagiannya dsb; (4) penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya; (5) pemecahan persoalan yg dimulai dng dugaan akan kebenarannya
ancak an.cak [n] (1) talam dibuat dr anyaman (bambu, daun, atau lidi nyiur) untuk tempat barang yg disajikan kpd roh (hantu dsb); (2) para-para
andalan an.dal.an [n] (1) orang yg dipercayai; yg dapat diandalkan; tumpuan: ia termasuk ~ kita dl kejuaraan dunia bulu tangkis tahun ini; (2) pembina (dl gerakan pramuka): Presiden Republik Indonesia adalah salah seorang ~ nasional gerakan pramuka; (3) (kuda dsb) yg kuat (sakti); (4) tanggungan; barang jaminan
andar an.dar Jw, meng.an.dar.kan v menguraikan dng panjang lebar; mengutarakan: dokter itu ~ perlunya program keluarga berencana
andewi an.de.wi [n] tanaman kecil berbunga, daunnya lebar dan keriting, daunnya dimakan sbg lalapan; Cichorium endivia
andilau an.di.lau [Mk n] pohon tinggi, berbatang tebal, baik untuk reboisasi, kayunya ringan dan kering, bagian dalam kayunya baik untuk pagar rumah; Commersonia bartramia
aneroid ane.ro.id /anEroid/ (1) a berisi bukan cairan atau dioperasikan tanpa menggunakan cairan (tt barometer); (2) n Fis barometer yg mengukur tekanan udara dng perpindahan tutup yg luwes dr kotak logam yang hampir hampa; (3) n Fis tidak mengandung atau tidak menggunakan cairan
aneurisme aneu.ris.me [n Dok] pelebaran setempat nadi akibat melemahnya dinding pembuluh nadi krn suatu penyakit
angan lalu paham bertumbuk [pb] menurut pikiran (dugaan dsb) mungkin untuk dikerjakan, tetapi sukar pelaksanaannya (msl kekurangan alat atau syarat); angan-angan n (1) pikiran; ingatan: ~ nya ke mana-mana; (2) cita-cita: ~ nya menjadi dokter; (3) maksud; niat: sedikit pun tidak ada ~ ku menghinakan beliau; (4) gambaran dl ingatan; harapan sendiri dl ingatan; khayal: kesusastraan itu berisikan kehidupan nyata, bukan ~ belaka; (5) proses berpikir yg dipengaruhi oleh harapan-harapan thd kenyataan yg logis
anggitan ang.git.an [n] (1) barang yg dianggit; (2) gubahan; karangan rekaan
angglap ang.glap [Jk v] , meng.ang.glap v menggelapkan milik orang lain (uang, barang, dsb); tidak membayar utang dsb
anggur beranak minuman untuk wanita yg baru melahirkan yg berkhasiat sbg penambah darah
angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
angin kumbang [Met] angin kencang tipe fohn yg sifatnya panas dan kering, dapat menimbulkan kerusakan pd tanaman, spt tebu, terdapat di daerah Cirebon, Jawa Barat
angin lalu [ki] (1) sesuatu yg bersifat sementara; (2) kabar yg belum pasti (hanya kata orang); (3) sesuatu yg tidak perlu didengar (diperhatikan); sesuatu yg remeh
angin-angin [n ki] kabar yg belum tentu kebenarannya; gelagat yg menyatakan bahwa sesuatu akan terjadi: ada ~ bahwa ia akan mengundurkan diri; (2) a tidak tetap pendiriannya: orang tidak bisa percaya pd orang yg ~ ini
angin-anginan angin-angin.an [a] (1) lekas marah; baran; (2) ki tergantung pd perasaan hati; tidak tetap (dikatakan tt orang yg kadang-kadang baik hati dan suka menolong, kadang-kadang sombong tidak mau kenal orang dsb)
angkatan enam puluh enam (66) ang.kat.an enam puluh enam (66) [Pol] kelompok pemuda Indonesia yg bekerja sama dng ABRI menumbangkan Orde Lama dan menegakkan Orde Baru; ~ kelima ark angkatan bersenjata yg terdiri dr rakyat, di samping empat angkatan yg sudah ada, yaitu angkatan darat, laut, udara, dan kepolisian (dl paham komunisme): ~ kelima itu melibatkan pemuda, tani, dan wanita
angkringan ang.kring.an [n] (1) alat untuk memikul; pikulan; (2) barang yg dipikul
angkup ang.kup [n] penjepit untuk memegang barang yg kecil-kecil; sepit angkup [n] (1) pucuk (pepohonan); tunas; (2) tumbuhan herba, Cyathula prostrata
angkutan ang.kut.an [n] (1) barang-barang (orang-orang dsb) yg diangkut; (2) cara mengangkut: ~ dng kereta api lebih murah dp dng truk
angpau ang.pau [Cn n] (1) amplop kecil untuk tempat uang sumbangan yg diberikan kpd orang yg punya hajat (perkawinan dsb) dl adat Cina; (2) hadiah atau pemberian uang (pd hari Tahun Baru Cina dsb)
angsur lesap [Kom] proses hilangnya gambar secara berangsur pd film atau pd layar proyeksi
angsuran ang.sur.an [n] uang yg dipakai untuk mengangsur (utang, pajak, dsb); cicilan: kakak membeli barang dng ~
animasi ani.ma.si [n] acara televisi yang berbentuk rangkaian lukisan atau gambar yg digerakkan secara mekanik elektronis sehingga tampak di layar menjadi bergerak
animo ani.mo [n] (1) hasrat dan keinginan yg kuat untuk berbuat, melakukan, atau mengikuti sesuatu: -- untuk membeli barang-barang mewah agak berkurang; (2) semangat: kesebelasan kita bermain dng penuh --
antar-mengantar an.tar-meng.an.tar [v] (1) saling mengantar; kirim-mengirim: pd hari Lebaran terdapat kebiasaan ~ makanan di antara tetangga; (2) mempunyai pekerjaan mengantarkan: kerjanya ~ surat; (3) berturut-turut, tetapi tidak tentu antaranya: napasnya yg ~ lepas dr dadanya menunjukkan bahwa ia masih hidup
antaran an.tar.an [n] (1) barang yg diantarkan (dikirimkan); (2) uang dsb pemberian dr pihak laki-laki kpd calon mertua: ~ kawin
antefiks an.te.fiks [n Ark] bentuk hiasan candi yg ditemukan pd bagian atap; simbar
antik an.tik [a] kuno, tetapi tetap bernilai sbg hasil karya seni atau benda budaya (tt barang-barang): koleksi barang --; (2) n ki perilaku, sifat, penampilan, dsb yg tidak spt biasanya (tt orang)
antipode an.ti.po.de [n] (1) dua tempat yg terletak di belahan bumi yg berlawanan; (2) belahan bumi yg letaknya berlawanan dng tempat kita; (3) ki orang-orang yg saling bertentangan atau berlawanan pendirian: "Pujangga Baru" bukan hanya Takdir, melainkan juga -- nya Sanusi Pane
antrasit an.tra.sit [n Geo] batu bara yg mengalami metamorfosis menjadi arang batu keras berkilat, mengandung karbon sangat tinggi
antrean an.tre.an [n] deretan orang, barang olahan, atau unit yg sedang menunggu giliran untuk dilayani, diolah, dsb
antromorfis an.tro.mor.fis [n] penggambaran atau penyerupaan Tuhan dng wujud dan sifat-sifat manusia; tasybih
antroposentris an.tro.po.sen.tris [a] berpusat kpd manusia: humanisme Barat menolak dewa, memutuskan hubungan dng surga, lalu menjadi makhluk --
anturium an.tu.ri.um [n] tanaman hias yg daunnya lebar dan berwarna hijau, bunganya berselubung merah atau putih; Anthurium ferrience
anu [n] (1) yg tidak disebutkan namanya (orang, benda, dsb): si -- membeli -- di toko --; (2) (untuk menyebutkan) sesuatu yg namanya terlupa atau tidak diketahui: gedung -- yg baru selesai dibangun itu akan diresmikan pemakaiannya besok
anyaman anyam.an [n] hasil menganyam; barang yg dianyam
anyar [Jw a] baru
anyelir anye.lir [n] tanaman hias yg ujung bunganya melebar dng tepi berumbai-rumbai, warnanya bermacam-macam, ada yg merah, merah muda, putih, dsb; bunga teluki; Dianthus caryophyllus
apa [pron] kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) sesuatu: ular -- ini?; pohon -- yg kautanam?; (2) pron kata tanya untuk pengganti sesuatu: -- yg dimaksudkan orang itu tadi?; (3) pron kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan: (pernah) -- mu anak itu?; (4) pron pengganti sesuatu yg kurang terang; pengganti barang sesuatu: ia tidak tahu -- isi kotak itu; (5) p hor untuk menghaluskan permintaan: sudi -- lah kiranya Bapak mengabulkan permohonan kami; (6) p cak untuk mendahului kalimat tanya: -- besok ada ulangan? -- tamu itu pamanmu?; (7) p cak atau: mau minum teh -- kopi; jadi berangkat hari ini -- besok
apam [n] kue yg dibuat dr tepung beras, diberi ragi, santan, dan gula, bentuknya bulat, dimasak di wajan kecil di atas api, bara arang, atau kayu bakar yg relatif tidak panas
apersepsi aper.sep.si [n Psi] pengamatan secara sadar (penghayatan) tt segala sesuatu dl jiwanya (dirinya) sendiri yg menjadi dasar perbandingan serta landasan untuk menerima ide baru
api [n] (1) panas dan cahaya yg berasal dr sesuatu yg terbakar; nyala: di dekat -- itu tampak beberapa orang berdiang; (2) kebakaran: bahaya -- sering terjadi di kota-kota besar; (3) ki perasaan yg menggelora (tt cinta, perjuangan); semangat: kita harus terus mengobarkan -- perjuangan menentang penjajahan; -- revolusi; -- asmara
api unggun api yg menyala dr tumpukan kayu yg terbakar; (2) acara (biasanya pd malam penutupan masa perkenalan anggota baru) dng membuat api unggun (msl dl kepramukaan)
apkiran ap.kir.an [n] (barang) yg sudah tidak dapat dipakai: sebagian kayu ~ masih dapat dimanfaatkan
apostel apos.tel [n] (1) rasul; (2) pembela; pembawa ajaran baru [n] catatan tepi (sekarang tidak dipakai lagi)
apotek apo.tek [n] toko tempat meramu dan menjual obat berdasarkan resep dokter serta memperdagangkan barang medis; rumah obat
apresiasi ap.re.si.a.si [n] (1) kesadaran thd nilai seni dan budaya; (2) penilaian (penghargaan) thd sesuatu; (3) kenaikan nilai barang krn harga pasarnya naik atau permintaan akan barang itu bertambah
arabes ara.bes [n] gambar atau hiasan yg bermotif bunga, daun, binatang, pola-pola geometri, dsb, dl satu jalinan yg rumit dan terperinci
arang [n] (1) bahan bakar yg hitam warnanya dibuat atau terjadi dr bara kayu dsb yg dipengap; (2) serbuk hitam bekas kayu dsb yg terbakar [Mk n] mulut
arang batok arang yg dibuat dr bara tempurung yg dipengap
arang batu batu bara
arang kayu arang yg dibuat dr bara kayu yg dipengap
arbitrase ar.bit.ra.se [n Dag] (1) pembelian dan penjualan secara simultan atas barang yg sama di dl dua pasar atau lebih dng harapan akan memperoleh laba dr perbedaan harganya; (2) usaha perantara dl meleraikan sengketa
Aries Ari.es [n] (1) Astron nama gugus bintang di belahan langit sebelah utara khatulistiwa; (2) Astrol zodiak pertama yg digambarkan dng domba jantan sbg lambang bagi orang yg lahir antara tanggal 21 Maret dan 19 April; Mesa; Hamal
arisan aris.an [n] kegiatan mengumpulkan uang atau barang yg bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi di antara mereka untuk menentukan siapa yg memperolehnya, undian dilaksanakan dl sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memperolehnya
arja ar.ja [n Sen] drama tari tradisional Bali yg dimainkan dng menyanyi dan menari, penuh dng adegan yg lucu, biasanya mengambil cerita yg bersumber dr Mahabarata dan Panji
arketipe ar.ke.ti.pe [n] model atau pola yg mula-mula, berdasarkan pola asal ini dibentuk atau dikembangkan hal yg baru; prototipe
arsip ar.sip [n] dokumen tertulis (surat, akta, dsb), lisan (pidato, ceramah, dsb), atau bergambar (foto, film, dsb) dr waktu yg lampau, disimpan dl media tulis (kertas), elektronik (pita kaset, pita video, disket komputer, dsb), biasanya dikeluarkan oleh instansi resmi, disimpan dan dipelihara di tempat khusus untuk referensi
arsir ar.sir [v] meng.ar.sir v menarik garis-garis kecil sejajar untuk mendapatkan efek bayangan ketika menggambar, melukis, dsb
arsitek ar.si.tek [n] (1) ahli dl merancang dan menggambar bangunan, jembatan, dsb, biasanya sekaligus sbg penyelia konstruksinya; (2) ki perencana (pencipta suatu paham, negara, dsb)
artefak ar.te.fak [n Ark] (1) benda-benda, spt alat, perhiasan yg menunjukkan kecakapan kerja manusia (terutama pd zaman dahulu) yg ditemukan melalui penggalian arkeologi; (2) benda (barang-barang) hasil kecerdasan manusia, spt perkakas, senjata
artikel ar.ti.kel [n] (1) karya tulis lengkap, msl laporan berita atau esai dl majalah, surat kabar, dsb; (2) Huk bagian undang-undang atau peraturan yg berupa ketentuan; pasal; (3) Ling unsur yg dipakai untuk membatasi atau memodifikasi nomina, msl the dl bahasa Inggris
artisan ar.ti.san [n] orang yg ahli membuat barang kerajinan tangan
artotek ar.to.tek [n] perpustakaan gambar dan seni tempa
arus [n] (1) gerak air yg mengalir; aliran: kami tidak berani menyeberangi sungai itu krn -- nya deras; (2) gerak (aliran) sesuatu spt air mengalir: -- udara, -- lalu lintas; (3) Fis gerakan atau aliran udara (listrik) yg melalui suatu benda; (4) peredaran (barang, uang, dsb)
arus informasi [Geo] gerakan udara di stratosfer daerah lintang sedang pd sepanjang jalur arus tertentu, kecepatan angin dapat sangat tinggi (1400 km per jam) dan bergerak dr barat ke timur
as [n] poros tempat roda (bumi dsb) berputar; sumbu [n] kartu yg bergambar di bagian tengah, (daun, wajik, dsb) dibubuhi huruf A (biasa dipakai pd permainan remi dsb) [n] pukulan servis yg tidak dapat (gagal) dikembalikan (dl tenis)
asal [n] keadaan (tempat, wujud, rupa, dsb) yg semula; pangkal permulaan: patung-patung itu akan dikembalikan ke -- nya; (2) a mula-mula sekali; semula: batas-batasnya yg -- sudah tidak diketahui lagi [p] (1) dng syarat; apabila: engkau boleh pergi -- pekerjaanmu beres; (2) pokoknya; yg penting: biar lambat -- selamat [a cak] sembarangan; seenaknya saja: kalau bekerja jangan -- saja, ikutilah petunjuk yg ada
asal-asalan asal-asal.an [a] sebarang; seenaknya
asing [a] (1) aneh; tidak biasa: hal itu sangat -- bagiku; (2) belum biasa; kaku: bagiku masih terasa -- kalau bergaul dng mereka; (3) datang dr luar (negeri, daerah, lingkungan): Pulau Bali banyak dikunjungi wisatawan --; (4) tersendiri; terpisah sendiri; terpencil: ia merasa -- di daerah yg baru itu; (5) lain; berlainan; berbeda
asmarandana as.ma.ran.da.na [n Sen] bentuk komposisi tembang macapat, biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa sedih, prihatin, atau rasa cinta, mempunyai bait yg terdiri atas tujuh baris, masing-masing bervokal akhir i,a,e,a,a,u,a
asortimen asor.ti.men [n] kumpulan barang pilihan dr benda yg bersesuaian atau berlainan (dl toko dsb)
asosiasi aso.si.a.si [n] (1) persatuan antara rekan usaha; persekutuan dagang; (2) perkumpulan orang yg mempunyai kepentingan bersama; (3) tautan dl ingatan pd orang atau barang lain; pembentukan hubungan atau pertalian antara gagasan, ingatan, atau kegiatan pancaindra
asparaga as.pa.ra.ga [n] tumbuhan merambat, daunnya selebar telapak tangan, lebar di pangkal dan makin mengecil (meruncing) di ujung, dipakai untuk pelengkap rangkaian bunga; Asparagus plumosus
aspek augmentatif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan meningkat
aspek diminutif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan mengurang
aspek frekuentatif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan berulang berkali-kali (kekerapannya)
aspek habituatif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan yg menjadi kebiasaan
aspek inkoatif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan mulai
aspek inkompletif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan belum selesai
aspek kompletif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan selesai
aspek kontinuatif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan berlangsung
aspek momentan [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan berlangsung sebentar
aspek permansif [Ling] aspek yg menggambarkan keadaan permanen sbg akibat dr perbuatan yg selesai
aspek pungtiliar [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan dipandang sbg satuan temporal tunggal
aspek repetitif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan berulang
aspek sesatif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan berakhir
aspek simulfaktif [Ling] aspek yg menggambarkan perbuatan berlangsung serentak
asuransi asu.ran.si [n] (1) pertanggungan (perjanjian antara dua pihak, pihak yg satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yg lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kpd pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yg menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dng perjanjian yg dibuat); (2) cak uang yg dibayarkan oleh perusahaan asuransi yg memberi pertanggungan: seminggu sesudah kecelakaan itu, ia menerima uang -- sebesar sepuluh juta
atak kasar berbagai unsur karya seni (teks, gambar, foto, dan ilustrasi lain) yg disatukan dan diletakkan pd satu lembaran karton, kemudian difoto untuk dijadikan separasi
atap mutlak kumpulan lapisan yg berada di atas lapisan batu bara
atap rumbia (ijuk) perabung upih [pb] barang yg baik bercampur dng barang yg buruk
atas [n] (1) bagian (tempat) yg lebih tinggi: dr -- bukit kita dapat menikmati pemandangan yg indah; bagian -- dan bagian bawah; (2) sehubungan dng; akan: kami ucapkan terima kasih -- kemurahan hati Saudara; (3) berdasarkan; menurut; sesuai dng: rencana itu harus disusun -- dasar bahan-bahan yg benar; (4) dari: buku itu terdiri -- beberapa bab; (5) dengan: -- kemauan sendiri; -- nama Tuhan; -- usahanya sendiri; (6) karena; disebabkan oleh: -- pertolongan gurunya, ia mendapat pekerjaan; (7) menjadi: barang-barang ini dibagi -- dua golongan; (8) tentang; terhadap: ia berlagak tidak mengerti -- masalah itu
atau [p] kata penghubung untuk menandai pilihan di antara beberapa hal (pilihan): Anda boleh memilih yg mana saja, majalah, buletin, -- surat kabar
atlas dialek [Ling] perangkat peta yg menggambarkan distribusi ciri-ciri dialek
atlas klimatologi atlas yg menggambarkan peta iklim (tt sifat bulanan dan tahunan unsur-unsur iklim pokok sebuah daerah)
atom [n] (1) unsur kimia yg terkecil (setelah nuklir) yg dapat berdiri sendiri dan dapat bersenyawa dng yg lain: dua -- hidrogen dng satu -- oksigen menjadi molekul air; (2) ki modern; mutakhir: zaman --; (3) barang yg terbuat dr plastik: sisir --; ikat pinggang --
atribut at.ri.but [n] (1) tanda kelengkapan (berupa baret, lencana, dsb): setiap angkatan di lingkungan TNI memiliki -- sendiri; (2) ki lambang: -- keadilan ialah pedang dan timbangan; (3) sifat yg menjadi ciri khas (suatu benda atau orang): berani dan jujur adalah -- seorang kesatria; (4 a) Ling penjelas; (b) adjektiva yg menerangkan nomina dl frasa nominal; (c) kata berkelas tertentu yg mempunyai fungsi menerangkan nomina dl frasa nominal, msl sekarang dl pemuda sekarang; (5) kategori variabel kualitatif (spt laki-laki atau perempuan menunjukkan jenis kelamin); (6) Ark ciri atau sifat yg terdapat pd setiap benda purbakala, yg dapat dijadikan dasar untuk menentukan kelompok
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
aur aur, meng.a.ur [v] menyebarkan (benih, bunga, dsb); menabur
autad au.tad [n Isl] anggapan tt adanya empat orang yg sangat alim dan saleh, masing-masing menempati empat penjuru dunia, yaitu timur, barat, utara, dan selatan
autolitograf au.to.li.to.graf metode litografi dng cara membuat gambar terbalik yg langsung digoreskan pd kartu atau medium lain
avunkulokal avun.ku.lo.kal [n Antr] adat menetap bagi pengantin baru dng bertempat tinggal di dekat kediaman saudara laki-laki ibu dr pihak suami
awet [a] (1) lama berubah; lama bertahan; (2) tidak mudah rusak (tua dsb): barang ini murah lagi --
awut [Jw] awut-awut.an a (1) tidak mengikuti aturan; seenaknya saja; sembarangan; (2) tidak beraturan (tt letak); berceceran
ayam pelung ayam jantan yg mampu bersuara indah dan panjang (sering diperlombakan di Jawa Barat)
azimat azi.mat [n] barang (tulisan) yg dianggap mempunyai kesaktian dan dapat melindungi pemiliknya, digunakan sbg penangkal penyakit dsb
babakan ba.bak.an [Sd n] dusun yg baru
babang ba.bang , ter.ba.bang v terbuka lebar; menganga (tt mulut, luka, dsb)
babi kawan babi baran
babi lalang babi baran
babon angrem [Ark] motif kain batik yg bergambar dua ekor ayam betina yg sedang mengerami telurnya
bacok ba.cok [v] , mem.ba.cok v menetak (membelah dsb) dng barang tajam yg dihunjamkan keras-keras: perampok itu -- penghuni rumah dng golok
badai ba.dai [n] angin kencang yg menyertai cuaca buruk (yg datang dng tiba-tiba) berkecepatan sekitar 64-72 knot; topan: kampung nelayan itu hancur diserang -- , ter.ba.dai v (1) terbaring menelentang; tersadai: telah lama Baginda -- di peraduannya; (2) terdampar; terserampang: perahu itu -- di muara
Badui Ba.dui [n] (1) suku bangsa pengembara di Tanah Arab; (2) nama segolongan penduduk di Banten Selatan (Jawa Barat) yg masih tetap mempertahankan adat-istiadatnya
bagai anak sepat ketohoran [pb] berbaring bermalas saja
bagai bersesah kain dapat bagai ber.se.sah kain dapat [pb] memakai sesuatu barang (pinjaman) dng sekehendak hati saja
bagai bunyi cempedak jatuh [pb] bunyi spt barang berat jatuh
bagai gadis jolong bersubang [pb] sombong atau sangat riang (krn baru saja menjadi kaya, berpangkat tinggi, dsb)
bagan ba.gan [n] (1) ark pangkalan; (2) kerangka rumah yg baru didirikan spt tiang, rusuk, kuda-kuda, bubungan; (3) tiang dan kayu palang pd para-para penjemur ikan dsb; (4) gambar rancangan; skema; (5) Man alat peraga grafik untuk menyajikan data agar mempermudah penafsiran; (6) Antr gambaran secara analisis dan statistik tt proses yg terjadi dl alam, teknologi, dan masyarakat manusia
bagan arus bagan yg terdiri atas garis dan panah yg menggambarkan jalannya suatu proses
bagan arus data [Man] gambar urutan operasi yg dijalankan dl mengolah data dan menunjukkan data yg diolah setiap tahap, biasanya menggambarkan seluruh sistem olah data
bagan organisasi [Man] gambar yg menunjukkan tata hubungan berbagai posisi dl perusahaan, biasanya memperlihatkan cara pembagian tanggung jawab
bagan peta [Antr] bagan berupa peta yg mengandung tanda-tanda yg menerangkan terjadinya suatu proses (msl migrasi) atau yg menggambarkan statistik penduduk, produksi, distribusi, dsb di daerah yg tercantum pd peta itu
bagasi ba.ga.si [n] (1) barang muatan (kereta api dsb); (2) gerbong kereta api tempat memuat barang; (3) para-para besi tempat menaruh barang (di sepeda dsb); (4) tempat khusus untuk barang (di mobil)
bagi ba.gi [p] (1) kata depan untuk menyatakan tujuan; untuk: disediakan hadiah -- pemenang pertama, kedua, dan ketiga; (2) kata depan untuk menyatakan perihal; akan (hal); tentang (hal); menurut (pendapat): -- saya, hal itu tidak perlu diperdebatkan lagi [n] (1) pecahan dr sesuatu yg utuh; penggal; pecah; (2) Mat suatu operasi aljabar yg biasa dinyatakan dng simbol titik dua (:) atau garis bagi (-) atau garis miring (/) (a:b atau -- atau a/b) msl a:b = c (a dibagi b sama dng c), berarti a = c x b
bagian ba.gi.an [n] (1) hasil membagi: ruangan ini dibagi menjadi dua -; (2)perolehan atau penerimaan (dr barang yg diberi); yg diperuntukkan: siapa yg belum mendapat -; kita semua mendapat -- yg sama; (3) jatah: tiap jiwa mendapat -- beras 10 kg; (4) penggal (buku, cerita, dsb); jilid: -- kedua buku ini akan segera terbit; (5) sepenggal dr sesuatu yg utuh: -- atas dan -- bawah gedung itu sama; (6) sesuatu (benda, alat, dsb) yg menjadi pelengkap: otak termasuk -- tubuh manusia yg penting; (7) cabang dr suatu pekerjaan (jawatan dsb): ia menjabat sbg kepala -- tata usaha; (8) nasib (untung, malang); peruntungan: telah menjadi -ku hidup melarat begini; (9) pecahan dr kesatuan (spt dr dewan, panitia) yg bertugas mengurus sesuatu; seksi: -- konsumsi; -- penerima tamu
bahan ba.han [n] pecahan kayu (yg terbuang ketika menarah); tatal kayu [n] (1) barang yg akan dibuat menjadi satu benda tertentu; bakal; (2) (segala) sesuatu yg dapat dipakai atau diperlukan untuk tujuan tertentu, spt untuk pedoman atau pegangan, untuk mengajar, memberi ceramah; (3) sesuatu yg menjadi sebab (pangkal) atau sikap (perbuatan): -- tertawaan; -- pertikaian (perselisihan); (4) barang yg akan dipakai untuk bukti (keterangan, alasan, dsb): ia sedang mengumpulkan -- untuk menyusun tesisnya
bahan bakar bahan atau barang yg dipakai untuk menimbulkan api (panas), spt minyak, batu bara
bahan baku bahan untuk diolah melalui proses produksi menjadi barang jadi; bahan kebutuhan pokok untuk membuat sesuatu
bahan balok [Stat] penggambaran secara grafik frekuensi dng menggunakan balok segi empat yg sebanding dng frekuensi itu
bahan kartografi semua bahan yg secara keseluruhan atau sebagian menggambarkan bumi atau benda angkasa dl semua skala
bahan peledak terizinkan bahan peledak yg diizinkan untuk digunakan dl tambang batu bara atau tempat lain yg banyak mengandung gas yg dapat meledak
bahan pemeriksaan bahan yg dapat dipakai untuk membantu dl melakukan pemeriksaan (spt barang-barang bukti)
bahan periklanan [Kom] bahan berupa gambar, foto, dan teks pesan iklan yg merupakan bahan yg memberi bentuk pd suatu iklan
bahara ba.ha.ra [kl n] (1) muatan; (2) satuan ukuran berat yg ukurannya tidak tetap bergantung pd barang yg ditimbang: agar-agar se -- (= 12 pikul)
baik berjagung-jagung sementara padi belum masak baik ber.ja.gung-ja.gung sementara padi belum masak [pb] lebih baik dipakai dulu yg ada sementara yg baru belum didapatkan
bait ba.it [n] satu kesatuan dl puisi yg terdiri atas beberapa baris, spt pantun yg terdiri atas empat baris [Ar n] rumah
bajing loncat [ki ] pencoleng yg mencuri barang muatan dr atas kendaraan (spt truk, bus) yg sedang berjalan
baju jas pakaian resmi laki-laki berlengan panjang model Barat (biasanya dibuat satu setel dng celana) yg dipakai di luar kemeja
bakal ba.kal [n] yg akan dijadikan (dibuat): hutan-hutan yg dirambah itu -- persawahan; (2) n sesuatu yg akan menjadi; calon: -- suaminya seorang pedagang; (3) n barang; bahan: -- rumah; (4) adv akan: lamarannya tidak -- diterima; (5) Jk p untuk; buat: uang itu -- beli apa?
bakalan ba.kal.an [v cak] akan dijadikan: terbetik kabar bahwa dia -- menjadi salah seorang sutradara film terkenal
bakar ba.kar [v] , mem.ba.kar v menghanguskan (menyalakan, merusakkan) dng api: -- kayu; -- sampah; (2) memanggang (memanaskan) supaya masak: -- satai; (3) membuat sesuatu dng memanggangnya (memanaskannya) dng api: -- bata; (4) ki memanaskan; meradangkan: -- hati; -- perasaan; (5) ki membuat supaya berapi-api; mengobarkan (tt semangat): -- semangat perjuangan pemuda; (6) Olr mematikan (dl permainan bola bakar) pemukul atau pelari sebelum menginjak tempat singgah
bakul bermain bakul yg digantungkan untuk tempat menyimpan barang
balai Harta Peninggalan lembaga yg mempunyai tugas mengawasi penyelesaian harta warisan yg ahli warisnya masih di bawah umur, baik pewaris maupun ahli waris, tunduk pd hukum perdata Barat
balai tengah [kl] rumah tempat menanti raja (di antara kediaman raja); (2) bangunan yg terdiri atas dua ruangan, yg di sebelah timur digunakan sbg tempat kelahiran dan yg di sebelah barat sbg tempat menaruh mayat
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
balas-membalas ba.las-mem.ba.las [v] (1) berjawab-jawaban; bersambutan; saling membalas; (2) Huk bersambutan (atas perbuatan dsb yg dikenakan kepadanya); timbal balik; (3) saling memberi (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk membalas sakit hati dsb
balasan ba.las.an [n] (1) jawab (surat dsb); (2) sambutan (atas perbuatan dsb yg dikenakan kepadanya); (3) perbuatan (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk membalas kebaikan dsb; (4) perbuatan (hukuman dsb) untuk membalas sakit hati dsb
baliho ba.li.ho [n] publikasi yg berlebih-lebihan ukurannya agar menarik perhatian masyarakat (biasanya dng gambar yg besar di tempat-tempat ramai)
balik kanan membalikkan badan (dl baris-berbaris) dng memutarnya ke kanan
balik kiri membalikkan badan (dl baris-berbaris) dng memutarnya ke kiri
balkas bal.kas [n] kantong besar: saudagar itu membawa barang dagangannya dng memasukkannya ke dl --
balok ba.lok [n] (1) batang kayu yg telah dirimbas, tetapi belum dijadikan papan dsb: tiang-tiang rumah itu dibuat dr --; (2) cak tanda pangkat ketentaraan yg dipasang di pundak: sbg kapten di bahunya terpasang tanda pangkat -- tiga; (3) barang yg menyerupai bentuk balok: es --; (4) Olr papan tumpuan (terutama untuk lompat jauh, lompat jangkit); (5) bagian samping (lambung) perahu yg terlebar [n] satuan ukuran berat candu 1.030 kg
balok not susunan lima garis lurus sejajar tempat menuliskan notasi musik; baris-baris titinada
balon ba.lon [n] (1) bola atau pundi-pundi besar dibuat dr karet (kertas, kain, dsb) yg diisi udara (gas yg ringan); (2) mainan anak-anak terbuat dr karet yg dikembangkan (dng ditiup atau diisi gas); (3) ki kabar (pernyataan dsb) yg disiarkan untuk mengajuk pikiran atau pendapat pihak lain [Jw n] pelacur
balut ba.lut [n] (1) (kain dsb) pengikat atau pembebat luka; barut; pembungkus; (2) pembungkus pegangan atau gagang stik dl olahraga hoki [a] tebal spt bengkak (tt pelupuk mata): matanya -- krn menangis
bambang bam.bang [a] (1) pipih dan (luas) lebar; (2) kelihatan luas membentang [ark v Huk] melarikan gadis (di Palembang)
bambu jalur bambu yg tingginya mencapai 7,5 m, berwarna hijau; merupakan bambu asli Malaysia dan Indonesia bagian barat (Jawa, Kalimantan, dan Sumatra); Schizostachyum longispiculatum
bambu tamiang bambu yg tingginya mencapai 10 m dan garis tengahnya 2-4 cm, berwarna hijau tua, berasal dr Indonesia menyebar ke Semenanjung Malaysia, Kamboja, dan Vietnam, digunakan sbg bahan pembuat suling, joran, dan barang kerajinan tangan; Schizostachyum blumei
bambu uncue bambu yg tingginya mencapai 6 m, bergaris tengah 2-3 cm, berwarna hijau kekuning-kuningan, banyak terdapat di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat; Phyllostachys aurea
ban [n] (1) benda bulat dr karet yg dipasang melingkar pd roda (sepeda, mobil, dsb); (2) secarik pita (kain dsb) yg dibalutkan pd lengan; (3) lingkar tenunan benang tebal berbentuk pita lebar tanpa ujung dipakai untuk memutar roda mesin pabrik; (4) ikat pinggang; sabuk; (5) sampul buku, biasanya dr kertas, dibuat terpisah dr blok buku [n] (1) jalan atau jalur (kereta api dsb); (2)landasan terbang (bagi pesawat terbang) di pelabuhan udara; (3) lapangan tenis (bulu tangkis dsb); (4) ikat pinggang; sabuk; (5) Olr tanda yg menunjukkan tingkatan kemahiran (putih, kuning, hijau, biru, cokelat, hitam) dl olahraga karate, yudo, dsb; (6) Olr lintasan (untuk lari, berenang) [n] panjang gelombang atau frekuensi pd radio
ban berjalan lingkar ban terbuat dr kanvas (karet, baja, dsb) yg dijalankan oleh mesin, dipakai di pabrik untuk mengangkut barang yg diproses oleh pabrik itu, dr bagian yg satu ke bagian yg lain dl suatu sistem produksi; (2) sistem kerja yg menghubungkan bagian yg satu ke bagian yg lain, dr awal sampai akhir dan kembali ke bagian awal
bandela ban.de.la [n] bungkusan (peti) besar barang-barang (yg akan dimuat di kapal dsb); peti kemas
bandut ban.dut [n] tali pengikat barang yg akan disambung (krn retak, akan patah, hendak pecah)
bang [n] azan [n] abang; kakak (laki-laki) [n] tiruan bunyi barang jatuh, meletup, dsb
bangkai bang.kai [n] (1) tubuh yg sudah mati (biasanya untuk binatang): -- anjing; (2) barang yg telah tua dan rusak: -- kapal; -- mobil lihat kembang
bangkang bang.kang [ark] ter.bang.kang a terbangai; terbengkalai , mem.bang.kang v (1) tidak mau menurut (perintah); mendurhaka; (2) menentang; menyanggah [ark a] terbuka atau berjarak lebar (tt tanduk, sepit kala, dsb) [n] gadis yg telah kehilangan keperawanannya
bangsa murni [Tern] kelompok ternak berdarah murni, tidak tercampur dng darah bangsa ternak lain, yg dapat berasal dr persilangan beberapa bangsa (murni) untuk membentuk kelompok bibit awal yg kemudian dibentuk melalui seleksi beberapa generasi menjadi suatu bangsa murni baru
bangsal bang.sal [n] (1) rumah yg dibuat dr kayu (untuk gudang, kandang, dsb); (2) los (di pasar dsb); (3) rumah besar (untuk pertemuan, bersenam, bermain-main, pertunjukan, dsb); (4) bedeng; (5) barak; (6) Jw balai (di istana)
banjar ban.jar [n] jajar; deret; leret; baris [Bl n] (1) bagian desa setingkat dng rukun warga atau dukuh yg dikepalai oleh seorang kelian; (2) balai tempat dilakukannya berbagai kegiatan masyarakat setempat
banjir ban.jir [v] berair banyak dan deras, kadang-kadang meluap (tt kali dsb): krn hujan turun terus-menerus, sungai itu --; (2) n air yg banyak dan mengalir deras; air bah: pd musim hujan, daerah itu sering dilanda --; (3) n Geo peristiwa terbenamnya daratan (yg biasanya kering) krn volume air yg meningkat; (4) v ki datang (ada) banyak sekali: menjelang Lebaran di pasar -- petasan
bantahan ban.tah.an [n] sangkalan: -- thd ketidakbenaran berita itu telah dimuat di surat kabar
bantal lengan memakai lengan sbg bantal; (2) ki tidur di sebarang tempat (tidak mempunyai tempat tinggal yg tetap); (3) ki tidur bersama-sama dng kekasihnya
bantalan ban.tal.an [n] (1) barang yg menyerupai bantal (spt balok ganjal rel kereta api, bantal kecil tempat jarum, peniti); (2) alat atau tempat yg digunakan untuk menumpu poros benda, berputar sedemikian rupa hingga perputaran poros itu berjalan lancar
bantu pengetahuan bantuan pembangunan dl bentuk bantuan personal dan barang (uang) untuk perluasan sarana ilmu pengetahuan di negara berkembang
bantu teknik bantuan yg direncanakan untuk menyebarkan pengetahuan dan keahlian ke negara penerima dng jalan mengirimkan orang ahli dl bidang tertentu dr negara industri untuk memberikan nasihat teknis
bantu tetap pembantu yg secara tetap menyumbangkan karangannya kpd surat kabar dsb
bantuan ban.tu.an [n] barang yg dipakai untuk membantu; pertolongan; sokongan: ia mendapatkan -- kredit dr bank
banyak sedikit banyaknya (jumlahnya, bilangannya): keuntungan banyak -- belum dapat diketahui; (2) meski sedikit atau banyak; barang sedikit: perbuatanmu itu -- merugikan kepentingan orang; (3) setidak-tidaknya: berusahan untuk membantu kita
banyak sedikitnya jumlahnya; banyaknya; (2) barang sedikit
banyu ba.nyu [kl n] barang cair untuk menghitamkan gigi (dibuat dr air kelapa dng bakaran besi tua atau arang tempurung kelapa dsb)
bap [n] tiruan bunyi barang jatuh di tanah lembut dsb; debap
basa-basi ba.sa-ba.si [n] (1) adat sopan santun; tata krama pergaulan: tidak tahu di --; hal itu dilakukan hanyalah sbg -- dl pergaulan ini; (2) ungkapan yg digunakan hanya untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi, msl kalimat "apa kabar?" yg diucapkan apabila kita bertemu dng kawan; (3) perihal menggunakan ungkapan semacam itu
basah ba.sah [a] (1) mengandung air atau barang cair: bajunya -- kena hujan; (2) belum dikeringkan; masih baru: ikan --; (3) cak banyak mendatangkan keuntungan (uang dsb): ia ditempatkan di pos yg --
basi ba.si [a] (1) mulai berbau tidak sedap atau berasa masam krn sudah mengalami proses pembusukan (tt makanan): nasi itu sudah -- , jangan dimakan; (2) tidak baru lagi; sudah lama diketahui atau dibicarakan orang: malas rasanya mendengarkan cerita yg sudah --; (3) tidak manjur (tt mantra): segala mantranya -- belaka [n] (1) uang yg ditambahkan (untuk cadangan atau persediaan); (2) tambahan (tugas, pekerjaan); (3) uang potongan (yg diambil ketika menukarkan uang besar dng uang kecil); (4) potongan harga (jika membeli barang banyak) [n] pinggan besar [n] wadah yg bentuknya menyerupai buah semangka, terbuat dr tanah liat, mempunyai tutup dan pegangan
basis ba.sis [n] (1) asas; dasar; (2) Mat (dl geometri) sisi yg berupa garis lurus yg terletak paling bawah (tt segitiga atau bentuk lain dl bidang; sisi yg berupa bidang datar yg terletak paling bawah (tt alas kerucut atau bangun lainnya); (3) Mat (aljabar) himpunan vektor bebas linear yg merentang pd suatu ruang vektor; (4) pangkalan (angkatan laut, angkatan darat, dsb) untuk melakukan operasi: pasukan itu menggempur -- angkatan laut musuh; (5) bilangan atau besaran yg dipakai sbg rujukan
batak ba.tak [n Sas] petualang; pengembara
batang muat tangan-tangan yg dapat bergerak turun naik dan ke kiri ke kanan pd tiang muat kapal untuk menaikkan dan menurunkan barang
batas ba.tas [n] (1) garis (sisi) yg menjadi perhinggaan suatu bidang (ruang, daerah, dsb); pemisah antara dua bidang (ruang, daerah, dsb); sempadan: mana -- kebun ini?; sungai ini menjadi -- Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah; (2) ketentuan yg tidak boleh dilampaui: pembentukan kabinet diberi -- waktu seminggu; tindakan itu dianggap orang telah melampaui -- kekuasaannya; (3) perhinggaan: air sungai itu tidak dalam, hanya sampai -- lutut
batas impor cara (perihal) membatasi masuknya barang-barang impor dng jalan mengadakan pembatasan tarif dan kuota (untuk memperbaiki neraca pembayaran)
batel ba.tel [kl n] perahu bertiang dua (dr Malabar atau Zanzibar)
batik ba.tik [n] kain bergambar yg pembuatannya secara khusus dng menuliskan atau menerakan malam pd kain itu, kemudian pengolahannya diproses dng cara tertentu; kain batik
batu arang arang yg diambil dr dl tanah yg berasal dr kayu-kayuan yg telah menjadi batu; batu bara
batu dacin timah atau logam dng ukuran tertentu pd dacin untuk menimbang berat barang; batu timbang
batu hampar batu besar yg lebar dan rata
batu organik batuan yg terbentuk dr sisa-sisa organisme (msl batu bara)
batu tahu batu yg berasal dr endapan air laut (dipergunakan sbg bahan untuk membuat barang kesenian dan industri)
batun ba.tun [n] tumbuhan yg daunnya biasa dijadikan ulam; Barringtonia asiatica
bauksit bauk.sit [n] barang tambang campuran yg merupakan bahan dasar aluminium
bawaan ba.wa.an [n] (1) barang-barang yg dibawa (diangkat dsb): -nya dr luar negeri dikenakan pajak; (2) harta benda yg dibawa pd ketika kawin: apabila bercerai, -- perempuan tetap menjadi hak si perempuan; (3) buah tangan; oleh-oleh: apabila nenek datang, tentu banyak -- untuk cucunya; (4) pembawaan; sifat (tabiat dsb) yg dibawa sejak lahir; (5) akibat (dr): kekacauan ini adalah -- perang yg baru lalu
bayam badak bayam yg besar berdaun lebar; Amarantus spee
bazar ba.zar [n] pasar yg sengaja diselenggarakan untuk jangka waktu beberapa hari; pameran dan penjualan barang-barang kerajinan, makanan, dsb yg hasilnya untuk amal; pasar amal
bayang ba.yang [n] , ba.yang-ba.yang n (1) ruang yg tidak kena sinar krn terlindung benda: muka adikku tidak nyata kelihatan krn ia berdiri pd -- pintu; (2) wujud hitam yg tampak di balik benda yg kena sinar; (3) gambar pd cermin, air, dsb: ia tersenyum kpd -nya pd cermin, sambil mengatur rambutnya; (4) rupa (wujud) yg kurang jelas dl gelap: dl gelap itu -- hitam melintas di hadapan mereka; (5) ki gambar dl pikiran; angan-angan; khayal: sudah ada -- dl ingatanku; (6) tanda-tanda akan terjadi sesuatu: rakyat kelihatan tenang-tenang saja, tidak ada -- akan pecah perang; (7) sesuatu yg seakan-akan ada, tetapi sebenarnya tidak ada: kamu tidak usah takut krn yg kamu lihat itu hanyalah -- belaka, bukan benda yg sebenarnya; (8) sesuatu yg sudah siap bekerja bilamana diperlukan: pemerintah -; anggota -
bea keluar pajak yg dikenakan pd barang yg diekspor
bea masuk bea yg dikenakan atas barang dr luar negeri yg dibawa dan dimasukkan ke pasaran bebas wilayah pabean Indonesia
beban be.ban [n] (1) barang (yg berat) yg dibawa (dipikul, dijunjung, dsb); muatan (yg ditaruhkan di punggung kuda, keledai, dsb): mana boleh kuda ini diberi -- yg seberat itu; (2) ki sesuatu yg berat (sukar) yg harus dilakukan (ditanggung); kewajiban; tanggungan; tanggung jawab: urusan ini menjadi -- kita [n] jarak terdekat antara lubang tembak dan bidang bebas pd suatu kegiatan peledakan
bebat be.bat [n] perban; pengikat; pembarut; pembalut
beda be.da [n] (1) sesuatu yg menjadikan berlainan (tidak sama) antara benda yg satu dan benda yg lain; ketidaksamaan: kelakuan anak itu tidak ada -- nya dng kelakuan ayahnya; (2) selisih; pautan: barang impor dan barang buatan dl negeri -- harganya tidak seberapa
bedol santri pemindahan seluruh penghuni pesantren ke daerah lain: Jawa Barat mensponsori penyelenggaraan -- santri
bedung be.dung [n] (1) kain pembarut bayi; (2) kain pembarut dada bayi (anak kecil); oto
bedungan be.dung.an [n] kain pembarut bayi yg baru lahir
begituan be.gi.tu.an [pron cak] (1) asal saja; begitu saja: harap dikerjakan dng rapi jangan -- saja; (2) seperti itu: saya tidak suka sama sekali barang-barang -
bekas be.kas [n] (1) tanda yg tertinggal atau tersisa (sesudah dipegang, diinjak, dilalui, dsb); kesan: ada -- ban mobil di halaman; pd tembok ini tampak -- tapak kaki; (2) sesuatu yg tertinggal sbg sisa (yg telah rusak, terbakar, tidak dipakai lagi, dsb): runtuhan -- gedung-gedung besar; tidak ada -- nya lagi; (3) pernah menjabat atau menjadi ..., tetapi sekarang tidak lagi; mantan: dia adalah -- guru saya; dia -- lurah; (4) sudah pernah dipakai: barang --; usahanya adalah menjual dan membeli mobil -- [n] tempat menaruh sesuatu; wadah: -- tinta; -- sirih
bekas tangan [ark] (1) tanda tangan; (2) tulisan tangan; (3) pukulan; (4) barang buatannya sendiri
beku be.ku [a] (1) padat atau keras (tt benda cair): panaskanlah agar minyak kelapa yg -- itu mencair; air menjadi -- pd suhu 0oC; (2) ki tidak mengalami perubahan; (kaku); statis: pepatah-pepatah lama merupakan kalimat yg sudah --; (3) ki tidak memedulikan keadaan sekelilingnya; tidak bereaksi: hatinya jadi -- sejak kegagalan cintanya; (4) tidak berlaku lagi, tetapi belum dicabut (tt dewan, undang-undang, dsb): setelah pemilihan umum selesai, sebelum pelantikan DPR baru, DPR lama dinyatakan --; (5) ki susah mengerti; tidak cerdas: susah mengajar anak yg otaknya --; (6) ki belum boleh diambil kembali (tt simpanan dl bank): simpanan dl bank di luar negeri masih --; (7) ki tidak diselesaikan (tt perkara): perkara itu sampai sekarang masih --
bela be.la [ark v] mem.be.la v (1) menjaga baik-baik; memelihara; merawat: dia -- ibunya yg sakit dng sabar; ibulah yg paling berjasa -- kita sejak kecil; (2) melepaskan dr bahaya; menolong: untunglah ia masih dapat -- jiwa perempuan yg malang itu
belah buluh garis lebar-lebar memanjang (pd kain)
belakangan be.la.kang.an [n] (1) akhirnya; kemudian: -- ketahuan juga siapa pencurinya; (2) baru-baru (ini); belum lama (ini): -- ini diadakan lomba sepatu roda di Jakarta; (3) menyusul; kemudian: saya membayar sebagian dulu, sisanya -; (4) Jk lebih belakang; kemudian: yg datang -- tidak mendapat kursi
belalak be.la.lak [a] , mem.be.la.lak v terbuka lebar-lebar (tt mata) sehingga kelihatan membesar
belalang be.la.lang [n] serangga yg bersayap dua lapis dan mempunyai sepasang kaki belakang yg panjang, makanannya rumput-rumputan atau daun-daunan (jenisnya banyak: -- bajang, -- daun, -- hijau, -- jarum, -- kunyit, -- padi, -- ranting, dsb [a] , mem.be.la.lang v terbuka lebar-lebar; membelalak
Belanda Be.lan.da [n] (1) negara kerajaan (negeri) di Eropa Barat yg berbatasan dng Belgia dan Jerman Barat; Nederland; (2) orang atau bangsa yg mendiami Nederland; (3) nama bahasa dan bangsa Belanda
belang be.lang [n] (1) telau-telau pd dasar warna yg lain (tt kulit dsb); warna yg lebih dr semacam: kulitnya penuh -- bekas sakit; (2) berwarna loreng-loreng: harimau --; kuda --; ular --; (3) ki sifat-sifat (kelakuan) buruk; kejelekan; noda; cacat: sekarang barulah ketahuan -- nya
belangah be.la.ngah [ark v] , ter.be.la.ngah v terbuka lebar-lebar; ternganga; menganga
belanjaan be.lan.ja.an [n] barang-barang yg dibeli di pasar dsb; hasil berbelanja
belelang be.le.lang [v] ter.be.le.lang v terbelalak; terbeliak (tt mata) [n] ikan laut yg lebar dan pipih badannya, ekornya panjang spt ekor tikus; ikan pari; Hypotremata
belenggu be.leng.gu [n] (1) alat untuk mengikat kaki atau tangan; borgol: polisi memasang -- pd tangan pencuri yg baru ditangkap itu; (2) ki ikatan (sehingga tidak bebas lagi): negara kita sudah terlepas dr -- penjajahan
beliak be.li.ak , mem.be.li.ak v membuka lebar-lebar (tt mata): krn terkejut, matanya -
beling be.ling [n] (1) pecahan kaca (porselen dsb); (2) serbuk halus-halus dr pecahan kaca dsb; (3) barang pecah belah; tembikar; porselen lihat pecah [Lihat {mbeling}]
beliut be.li.ut [a] piuh atau bengkok (tt pisau, keris, dsb) krn kena barang keras
belok be.lok [a] becek; berlumpur; (2) n tanah becek, tetapi agak keras sehingga melekat jika diinjak [a] besar dan lebar (tt mata) [n] (1) kerek besar; kapi; (2) pasung (kayu untuk membelenggu kaki) [v] berkelok; berlekuk; bengkok
belongkang be.long.kang [n] perahu yg berlunas rata dan berpapan kiri kanan, digunakan untuk mengangkut barang di sungai
belu be.lu [v] mem.be.lu v memeriksa (mencoba) benar tidaknya (tt penemuan, hitungan, pelajaran, dsb): setelah beberapa kali ia -, barulah ia mengemukakannya kpd guru
belubur be.lu.bur [n] (1) sumpit bulat panjang tempat beras (dianyam dr daun rumbia); (2) tempat menyimpan garam dan beras dl perahu; (3) lumbung padi, bagian bawah kecil, bagian atasnya besar dan lebar [n] dapur serupa lumbung tempat pembakaran arang (bata, periuk, sampah, dsb)
belum diajun sudah tertarung belum di.a.jun sudah tertarung [pb] baru hendak melakukan sesuatu sudah mendapat halangan
benang lungsin benang yg membujur pd barang tenunan
benang pengaman benang melintang pd lapis lembaran uang kertas untuk mencegah pemalsuan
benda ben.da [n] (1) segala yg ada dl alam yg berwujud atau berjasad (bukan roh); zat (msl air, minyak); (2) barang yg berharga (sbg kekayaan); harta; (3) barang: rumah itu terbakar bersama -- yg ada di dalamnya
benda cair benda (barang) yg dapat berubah bentuk menurut bangun tempatnya (spt air, minyak) krn molekulnya bergerak bebas
benda mati benda (barang) yg tidak dapat bergerak sendiri dan tidak bernapas (spt batu, besi, dan rumah)
benda padat benda (barang) yg wujudnya padat dan mempunyai bentuk tertentu (spt batu, besi, dan kayu)
bendera ben.de.ra [n] sepotong kain atau kertas segi empat atau segitiga (diikatkan pd ujung tongkat, tiang, dsb) dipergunakan sbg lambang negara, perkumpulan, badan, dsb atau sbg tanda; panji-panji; tunggul: di depan gedung tempat diselenggarakannya konferensi dikibarkan -- negara peserta
bendera kuning bendera berwarna kuning yg biasanya dikibarkan sbg tanda adanya kematian (di daerah tertentu) atau tanda adanya wabah penyakit menular
bendera merah bendera berwarna merah yg biasanya dikibarkan sbg tanda adanya bahaya (kebakaran); (2) bendera berwarna merah (pd kapal tangki, mobil tangki) sbg tanda pengangkutan barang yg mudah terbakar (bensin dsb)
bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih, bendera Merah Putih yg pertama-tama dikibarkan ketika diproklamasikan Negara Republik Indonesia pd tanggal 17 Agustus 1945, yg hingga kini masih disimpan dan dipelihara serta dihormati oleh bangsa dan pemerintah Indonesia
bendera putih bendera berwarna putih, biasanya dikibarkan sbg tanda menyerah (minta damai)
bengang be.ngang [a] terbuka lebar (tt mulut, lubang, luka, dsb); menganga [a] berasa berdesing di telinga (spt pd sakit demam) [n] penyakit (sakit) kencing nanah; sifilis
benggang beng.gang [a] terbuka lebar (tt mulut); bengong
bengker beng.ker [n] tempat menyimpan batu bara dl kapal
bengul be.ngul [Jk a] balut (tt mata yg baru habis menangis)
benian be.ni.an [n] peti kecil (koper kecil) tempat menyimpan barang-barang berharga (spt emas atau permata)
bentet ben.tet [Jw a] retak (tt barang yg mudah pecah)
bentik ben.tik [n] pepaya; betik [n] (1) Tern gambaran bagian lingkungan perairan yg dihuni oleh organisme yg hidup pd atau di dl sedimen; (2) gambaran bagian lingkungan perairan yg dihuni oleh organisme yg hidup pd atau di bagian dasar
bentuk ben.tuk [n] (1) lengkung; lentur: -- taji; -- kuku; -- busur; (2) bangun; gambaran: benarkah setan itu -- nya spt manusia?; (3) rupa; wujud: -- rumah adat Palembang hampir sama dng rumah adat di Jawa Tengah; (4) sistem; susunan (pemerintahan, perserikatan, dsb): -- pemerintahan negara itu adalah republik; (5) wujud yg ditampilkan (tampak): menolak penjajahan dl segala -- nya; (6) acuan atau susunan kalimat: -- tunggal; -- (kalimat) pasif; (7) kata penggolong bagi benda yg berkeluk (cincin, gelang, dsb): ia membeli dua -- cincin emas
bentulu ben.tu.lu [n] ikan air tawar, Barbichthys laevis
benzol ben.zol [n] campuran benzena dng hidrokarbon aromatik yg diperoleh dr gas batu bara atau ter batu bara
beradu be.ra.du [v] (1) berhenti : mobil itu ~ di tepi jalan krn mogok; (2) beristirahat: mereka ~ barang sebentar untuk melepas lelah; (3) hor tidur: Sang Raja dan Permaisuri sedang ~ di peraduan
beragak-agak ber.a.gak-a.gak [v] (1) bermaksud; berniat; berpikir-pikir: ia sudah beberapa kali ~ hendak berkenalan dng tetangganya yg baru itu; (2) ingat-ingat; hati-hati: ia mengatakan sesuatu dng tidak ~ sedikit juga
berakar ber.a.kar [v] (1) ada akarnya; keluar akarnya; (2) ki mendalam benar; berpegang teguh: nasihat orang tuanya telah ~ dl sanubarinya; (3) ki sudah beranak cucu; (4) lama benar menetap di suatu tempat: ia sudah ~ di Lampung
beralah ber.a.lah [v] suka mengalah; suka menyabarkan diri
beramin be.ra.min [n] bakul yg digantungkan untuk tempat barang
beranak ber.a.nak [v] (1) mempunyai anak: ia sudah ~ dua orang; (2) melahirkan anak: istrinya baru ~; (3) dng anaknya: saudagar tiga ~
berangan be.rang.an [n] (1) pohon yg termasuk suku Fagaceae, berdaun tunggal, bagian atas daunnya berwarna hijau mengilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan, bunganya berkelompok, buahnya agak bulat dan berduri (ada bermacam-macam spt -- dangkal, Castanopsis argentea; -- duri (haji), Castanopsis javanica; -- landak, Quercus spicata; (2) buah berangan [n] racun tikus; barangan; warangan [n] berang-berang
beranggar pena ber.ang.gar pena [ki] berpolemik melalui surat kabar dsb
berangkap be.rang.kap [v] berkembar; berpasangan
berangus pers undang-undang (peraturan) yg melarang penerbitan media cetak, spt surat kabar jika dianggap isinya dapat mengganggu keamanan negara
berani malu [pb] berani melakukan pekerjaan terlarang, setelah ketahuan baru menyesal
berantak be.ran.tak , be.ran.tak.an a (1) cerai-berai (berserak-serak); tidak keruan letaknya: sungguh tidak sedap pemandangan di ruangan itu krn segala barang -; (2) tidak terpelihara dng baik: jika rumah tangga -, pendidikan anak-anak akan telantar
berapa be.ra.pa [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan bilangan yg mewakili jumlah, ukuran, nilai, harga, satuan, waktu: -- ekor hewan yg dijual?; -- kilometer jauhnya dr sini?; -- jam kita harus menunggu?; -- rupiah kerugiannya?; (2) kapan; bilamana: tahun -- dia lahir; pukul -- dia datang?; (3) berulang-ulang; berkali-kali: -- pun dinasihati tidak diturutnya juga; (4) ark betapa: sekarang barulah dirasakannya -- malu dihinakan orang di depan umum
berapi-api ber.a.pi-a.pi [a ki] (1) bersemangat sekali; bergelora; berkobar- kobar (tt semangat, gairah): semangatnya ~ untuk menentang penindasan; (2) marah sekali: ia menatap dng pandangan yg ~
berasal ber.a.sal [v] (1) bermula: peperangan itu ~ dr sengketa perbatasan; (2) bersumber: berita itu dapat dipercayai krn ~ dr pihak resmi; (3) bertempat asal (dibuat, dilahirkan, dsb): barang-barang yg ~ dr Jepang terdapat di mana-mana; dia ~ dr Jawa Timur; (4) keturunan: dia ~ dr orang baik-baik
berasosiasi ber.a.so.si.a.si [v] bergabung, berhubungan (antara cita-cita, gambar, angan-angan, dsb)
berbaik ber.ba.ik [v] (1) tidak bermusuhan (bertengkar); berdamai; rukun: dua utusan kelompok yg beritikad -- dan beramah-tamah satu sama lain; (2) damai kembali; menjadi karib lagi; rukun kembali: baru saja anak-anak itu bertengkar, sudah -- lagi
berbait ber.ba.it [v] (1) mengucapkan sajak dua baris; bergurindam; berseloka: bayan -, nuri berseloka; (2) bersajak dua baris; (3) staza
berbait-bait ber.ba.it-ba.it [v] terdiri atas lebih dr dua bait: soneta itu -- yg jumlahnya ada empat belas baris
berbanyak ber.ba.nyak [v] bersama-sama banyak (tt orang, barang, dsb); beramai-ramai; dng jumlah yg banyak: mereka datang -
berbau ber.bau [v] (1) mempunyai bau; mengeluarkan bau (harum, busuk, dsb): ketika ditemukan, mayat itu sudah -- busuk; (2) baunya spt bau ...: baju ini telah -- keringat; (3) mendapat bau; tercium: -- cat yg masih baru; (4) terkandung di dalamnya (sesuatu yg lain): bantuan yg -- politik; (5)ki telah mulai diketahui sedikit-sedikit (tt rahasia dsb): telah -- oleh polisi dr mana datangnya komplotan penjahat itu; bakar tidak -, pb maksud jahat yg tersembunyi
berbayar di muka ber.ba.yar di muka membayar sebelum menerima barang atau jasa
berbeli-beli ber.be.li-be.li [v] (1) saling membeli: setelah berunding, kedua negara itu -- hasil negeri masing-masing; (2) cak berbelanja banyak (di pasar, di toko, dsb): menjelang Lebaran, banyak orang -- di pasar
berberita ber.be.ri.ta [v] memberi kabar; memberi laporan; bercerita
berbetulan ber.be.tul.an [v] (1) bertepatan: Lebaran tahun ini jatuh -- dng peringatan ulang tahunku; (2) cocok; sesuai: usulnya -- dng usul ketua; (3) bersamaan arah (tujuan, maksud): kedua pesawat itu tampak -- menuju London
berboyong ber.bo.yong [v] berpindah tempat tinggal beserta seluruh keluarga dan seluruh barang miliknya: para transmigran -- ke luar Jawa
bercacah ber.ca.cah [v] bergambar (pd kulit) bekas cacahan: lengannya ~
bercak ber.cak [n] (1) burik kecil-kecil; bintik-bintik; (2) noda atau kotoran pd lembaran bersih
bercakar-cakaran ber.ca.kar-ca.kar.an [v] (1) cakar-mencakar; saling mencakar; garuk-menggaruk; (2) ki berkelahi; bercekcok; (3) ki berperang pena (dl surat kabar dsb)
bercatur ber.ca.tur [v] (1) bermain catur (sekak): ia baru belajar ~; (2) bergambar (bersulam) berpetak-petak sbg papan catur: kasur yg ~; kain ~
bercorak ber.co.rak [v] (1) mempunyai corak; beragi; bergambar (tt kain dsb): bahan yg ~ kecil-kecil lebih cocok untukmu; kain ~ batik Pekalongan; (2) berwarna (pd dasar): pelangi ~ tujuh; kain putih ~ hitam; (3) ki bersifat; berupa (berpaham dsb): perkumpulan ini tidak ~ politik
bercukai ber.cu.kai [v] dikenakan cukai: barang-barang untuk dipakai sendiri tidak ~
berdagang (diri) ber.da.gang (di.ri) [v] mengembara ke negeri orang
berdansa ber.dan.sa [v] menari cara Barat
berdegap-degap ber.de.gap-de.gap [v] (1) berbunyi degap-degap; (2) berdebar-debar keras (tt jantung): dia datang dng terengah-engah dan jantungnya ~
berdekat ber.de.kat [v] (1) berada (duduk dsb) dekat atau hampir (satu dng yg lain): dua anak ini tidak boleh ~ , kalau ~ pasti bertengkar; (2) kl berhubungan rapat; berbaik: siapa yg ~ dng penjudi akan menjadi penjudi; (3) ki berbareng; bergandengan: kesukaan itu selalu ~ dng kedukaan
berderus-derus ber.de.rus-de.rus [v] berbunyi spt bunyi barang bergeser dsb: tadi malam atap rumahku ~ ditiup angin
beredel be.re.del [v] , mem.be.re.del v menghentikan penerbitan dan peredaran (surat kabar, majalah, dsb) secara paksa; memberangus
berempat-empat ber.em.pat-em.pat [num] setiap kali empat; setiap kelompok (deret dsb) empat banyaknya: mereka berbaris ~
beresah-resah be.re.sah-re.sah [v] (1) berada dl resah; berusuh hati: sejak menerima kabar itu, ia ~ seorang diri di kamarnya
berfoto ber.fo.to [v] bergambar; berpotret: kami ~ di tepi danau itu
bergadai ber.ga.dai [v] meminjam uang dng menyerahkan barang sbg tanggungan: ia terpaksa ~ untuk membayar kontrak rumahnya
bergandeng tangan ber.gan.deng tangan saling berpegangan tangan: pengantin baru itu berjalan sambil ~ tangan
berganduh ber.gan.duh [v] bertukar tambah; bertukar barang dng tambahan uang
bergandung ber.gan.dung [v] (1) berambau; memakai gandung; (2) bermuat barang yg diletakkan di gandung
bergaransi ber.ga.ran.si [v] berasa dl tanggungan (penjual, agen, dsb); mempunyai garansi: mobil barunya ~ dua tahun
bergaya ber.ga.ya [v] berkekuatan; bertenaga; berdaya: penghuni rumah itu tidak ~ berhadapan dng perampok bersenjata itu [v] (1) mempunyai ragam yg khusus; (2) memakai ragam: hidup ~ kebarat-baratan; (3) mempunyai bentuk khas: candi ~ Hindu; (4) bersikap; bertingkah: ia ~ mencurigakan orang yg melihatnya; (5) memakai sikap (gerakan) tertentu (dl olahraga); (6) bersikap elok (bagus, pantas, dsb): peragawati itu ~ di depan penonton
bergejolak ber.ge.jo.lak [v] (1) meluap-luap (tt air); (2) berkobar; menyala-nyala (tt jiwa, perasaan, hawa nafsu)
bergolekan ber.go.lek.an [v] (1) berguling-guling: anak yg sakit itu sangat gelisah dan ~ ke kanan kiri; (2) berbaring-baring: ia ~ di dekat istrinya
berhalalbihalal ber.ha.lal.bi.ha.lal [v] bermaaf-maafan pd Lebaran: pd Lebaran kita ~ dng segenap sanak keluarga dan handai tolan
berhalangan ber.ha.lang.an [v] ada rintangan (sehingga suatu rencana tidak terlaksana): jika ~ , kami akan memberi kabar
berharga ber.har.ga [v] mempunyai harga: barang antik itu ~ jutaan rupiah; (2) v berguna; bermanfaat: nasihatnya sangat ~ bagi kami; (3) v mempunyai harga tinggi; mahal harganya: kami tidak memiliki barang-barang ~; (4) a bernilai; tinggi nilainya; penting: dokumen pribadi dan surat-surat ~ lainnya dititipkannya di bank
berhelai ber.he.lai [v] beberapa helai (lembar); terdiri atas helai (kertas yg tidak dijilid): ~ kertas itu dicoret-coretnya untuk menggambarkan buah pikirannya
berhubungan ber.hu.bung.an [v] (1) bersangkutan (dng); ada sangkut pautnya (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): penahanan itu ~ dng peristiwa pembunuhan baru-baru ini; (2) bertemu (dng); mengadakan hubungan (dng): ia sudah ~ langsung dng kepala kantor; (3) bersambung: bejana-bejana itu ~ sehingga tinggi permukaan air yg ada di dalamnya sama; (4) tukar-menukar atau beri-memberi (kabar, pikiran, dsb) dng perantaraan telepon, surat-menyurat, dsb: sekarang kita sudah dapat ~ langsung dng sanak saudara kita di Eropa
beri be.ri [v] , mem.be.ri v (1) menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu: ia -- uang dan pakaian kpd pengemis itu; (2) menyediakan (melakukan dsb) sesuatu untuk: dia berkewajiban membersihkan kandang dan -- makan kambing; -- pertolongan; (3) memperbolehkan; mengizinkan: dia tidak -- anak-anaknya bermain dng anak berandal itu; (4) menyebabkan (menjadikan) menderita (kena): perbuatanmu yg tidak baik telah -- malu keluarga kita; (5) menjadikan supaya: -- ingat; -- tahu; (6) membubuhi (meletakkan, mengenakan, dsb): dia -- gula pd air teh itu; -- warna pd gambar bunga mawar; (7) mengucapkan (menyampaikan): -- selamat; -- hormat; -- salam; (8) cak melayangkan, mengirimkan, dsb (pukulan, tendangan): ia -- tendangan yg mematikan ke arah perut lawan
berita be.ri.ta [n] (1) cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yg hangat; kabar: semalam dia mendengar -- bahwa kampungnya dilanda banjir; (2) laporan: ia bertugas membuat -- harian; (3) pemberitahuan; pengumuman: -- redaksi
berita hangat berita yg masih baru
berjagal peraih ber.ja.gal peraih berjual beli barang dl jumlah besar (bukan eceran)
berjajan ber.ja.jan [v] (1) membeli penganan dsb di kedai atau yg dijajakan orang; mengudap: jangan ~ sembarangan; (2) ki pergi ke tempat pelacuran
berjajar ber.ja.jar [v] merupakan baris (banjar, deret); membentuk jajaran (banjar, dsb): penduduk berdiri ~ sepanjang jalan yg dilalui pawai pembangunan
berjalan ber.ja.lan [v] (1) melangkahkan kaki bergerak maju: anak itu belum bisa ~ , meskipun umurnya sudah setahun lebih; (2) bergerak maju dr suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain: matahari itu seakan-akan ~ dr timur ke barat; (3) menggelinding atau berputar (tt sesuatu yg bundar spt roda); (4) bepergian: kalau hendak ~ jauh, persiapkan segala sesuatunya lebih dahulu; (5) berlangsung; dilangsungkan (tt perundingan, rapat, dsb): perundingan utara-selatan terus ~ meskipun ada perang dingin antara kedua belah pihak; (6) berlaku; ditaati (tt peraturan, undang-undang, hukum, dsb): tata tertib semacam ini masih ~ di sekolah kami; perusahaan ini baru ~ lima tahun
berjalur ber.ja.lur [v] (1) bergaris lebar memanjang; berloreng lurus: kesebelasan itu berbaju kaus putih ~ biru; (2) berlajur(-lajur); berkolom(-kolom)
berjilid ber.ji.lid [v] (1) disusun, dirangkaikan, dan dijahit (tt lembaran kertas dsb) sehingga berbentuk buku dsb; (2) dibagi-bagi (dipenggal-penggal) atas beberapa jilid
berjual beli ber.ju.al be.li [v] bermata pencaharian menjual dan membeli barang-barang; berdagang
berkampuh ber.kam.puh [v] (1) memakai kampuh (bertudung, berselimut, dsb dng kampuh): permaisuri ~ kain dewangga yg bertepikan emas perada Siam; (2) berjahit (tt barang tipis yg terdiri atas dua helai): sarung ~; (3) ki bermata dua (tt keris dsb): keris ~
berkelana ber.ke.la.na [v] pergi ke mana-mana; mengembara: ia ~ masuk hutan keluar hutan, naik gunung turun gunung
berkembang ber.kem.bang [v] (1) mekar terbuka atau membentang (tt barang yg berlipat atau kuncup): parasutnya tidak ~; (2) menjadi besar (luas, banyak, dsb); memuai: perusahaan itu ~ pesat; (3) menjadi bertambah sempurna (tt pribadi, pikiran, pengetahuan, dsb): dng kemampuan kosakata yg terbatas, pikiran seseorang tidak dapat ~; (4) menjadi banyak (merata, meluas, dsb): usaha kerajinan tangan dan industri kecil ~ dng pesat di daerah ini
berkenal-kenalan ber.ke.nal-ke.nal.an [v] saling mengenalkan diri: mahasiswa baru itu ~ sehingga suasana persahabatan mereka tampak lebih baik
berkepal-kepal ber.ke.pal-ke.pal [num] (1) merupakan gumpalan (kepulan-kepulan); bergumpal-gumpal: tanah di daerah itu pecah-pecah dan ~; (2) beberapa (banyak) kepal: anak yg baru pulih kesehatannya itu makan nasi ~
berketak-ketik ber.ke.tak-ke.tik [v] (1) berbunyi "ketak, ketik" (tt arloji dsb); (2) ki berdebar-debar hatinya
berkhasiat ber.kha.si.at [v] mempunyai khasiat; mempunyai kekuatan (kegunaan) yg istimewa: kabarnya, benalu teh itu ~ untuk menyembuhkan penyakit kanker
berkias ber.ki.as [v] berkata-kata dng menggunakan kias (ibarat): aku tidak pandai ~
berkicau ber.ki.cau [v] (1) berbunyi (tt burung murai): tiada berhenti burung murai itu ~; (2) ki berkata-kata sebarang kata saja; berceloteh; mengoceh: biarkan dia ~ , kalau sudah capai akan berhenti sendiri
berkoak-koak ber.ko.ak-ko.ak [v] (1) berbunyi "koak-koak"; (2) berseru-seru; berteriak-teriak; bergembar-gembor; (3) ki mengeluarkan pendapat (kritik, dsb) yg keras atau tajam tanpa nalar yg kuat
berkotakan (bernegerikan [pb] mengembara ke mana-mana (tidak tetap tempat tinggalnya)
berkukus ber.ku.kus [v] (1) mengeluarkan kukus (uap); beruap: air yg dijerang itu mulai ~; (2) dimasak dsb dng ditaruh di atas air mendidih: bukan nasi bertanak, melainkan nasi ~; (3) dijadikan barang cair dr uap; barang cair yg dipanaskan (dng jalan disuling): ciu ialah semacam air tapai ~
berkumpai ber.kum.pai [v] (1) berjumbai; berumbai; (2) panjang, lebar, dan halus spt kumpai (tt ekor ikan dsb)
berlabel ber.la.bel [v] ada labelnya; beretiket; bernama: barang-barang itu ~ nama perusahaan
berlagak ber.la.gak [v] (1) menyombongkan diri: baru jadi anggota Hansip, ia sudah ~ , apalagi jadi tentara; (2) berlaku spt (pemberani, orang pandai, dsb); berpura-pura: ketika ditanya polisi, ia ~ tidak tahu-menahu
berlambak ber.lam.bak [v] (1) berlonggok-longgok; bertimbun-timbun (tidak teratur); (2) banyak sekali; berlimpah: pd bulan Desember biasanya buah ~ di Jawa Barat
berlanglang ber.lang.lang [v] meronda; mengembara
berlanglang buana ber.lang.lang buana mengembara (mengelilingi) dunia
berlapak pemulung ber.la.pak pemulung tempat para pemulung mengumpulkan barang bekas (spt barang plastik, kaleng, besi, kardus)
berlapis ber.la.pis [v] (1) memakai lapis: mobil yg ~ baja; (2) tersusun dr atau mempunyai lembaran tipis; berlamina
berlarat-larat ber.la.rat-la.rat [v] (1) berada dl keadaan larat; (2) bertambah jauh (hanyut, pergi); (3) semakin menjadi (melantur-lantur, berpanjang-panjang, berlanjut-lanjut) perundingan (percakapan) jadi ~; (4) bertambah melebar (meruak, merembet): kebakaran besar tidak dapat dicegah, api telah ~ ke mana-mana
berlebihan ber.le.bih.an [a] (1) banyak sekali: membawa secukupnya saja jangan ~; (2) amat; sangat: harga barang itu ~ mahalnya; (3) aneh-aneh atau tidak sewajarnya (tt tingkah laku): tingkahnya ~
berlubang ber.lu.bang [v] (1) ada lubangnya: kelapa itu ~ digerek tupai; (2) berlekuk (tt tanah dsb): jalan yg baru selesai dibangun itu sudah ~ krn air hujan
berlumus ber.lu.mus [v] berlumur (dng barang yg kotor); bercemar
bermaaf-maafan ber.ma.af-ma.af.an [v] ampun-mengampuni; saling memberi ampun: pd hari Lebaran mereka --
bermacam-macam ber.ma.cam-ma.cam [a] berbagai-bagai; berjenis-jenis; beruparupa: -- usaha telah dijalankan untuk mencukupi keperluan hidup sehari-hari; hasil industri rumah itu meliputi -- barang keperluan sehari-hari
bermalam ber.ma.lam [v] (1) menumpang tidur; menginap: krn hotel sudah penuh, saya -- di stasiun; (2) telah dimasak kemarin; sudah basi (tidak segar atau baru lagi): sayur yg sudah -- jangan dihidangkan kpd tamu
bermati-mati ber.ma.ti-ma.ti [adv] bersungguh-sungguh; dng segenap tenaga (mengerjakan sesuatu): barang itu telah dicarinya -, tetapi tidak ditemukan juga
bermetamorfosis ber.me.ta.mor.fo.sis [n] (1) berubah bentuk atau susunan; beroleh bentuk lain (baru); (2) berubah kedudukan (tingkat, martabat): sejak zaman Belanda, Cina telah -- menjadi kelas pedagang dan pemegang modal di perkotaan, sementara orang Jawa tetap sbg buruh perkebunan
bermuka-muka ber.mu.ka-mu.ka [v] berhadapan muka; di depan muka; di depan orang: diadakan pertemuan -- antara para kepala suku; (2) adv terus terang; terang-terangan: marilah kita bicarakan secara --; (3) adv ki hanya lahirnya saja baik, hatinya tidak; hanya bermanis-manis: kerjakanlah setulus hatimu, jangan -; (4) num berhalaman-halaman; berlembar-lembar (tt buku): uraian -- itu, sebenarnya dapat diringkaskan dl dua atau tiga kalimat saja
bermusim ber.mu.sim [v] (1) sudah sampai pd musimnya: buah durian belum -; (2) memiliki musim; menurut musim (tidak sebarang waktu ada): ditanami pohon buah-buahan yg -, spt ram-butan dan mangga; pohon kelapa berbuah sepanjang tahun, tidak -
bernafsu ber.naf.su [v] mempunyai keinginan (dorongan atau gairah hati); ada nafsu; dng nafsu: aku jadi ~ untuk mengusutnya; tidak ~ membeli barang yg mahal-mahal; ia tidak ~ lagi bekerja di kantor itu
bernilai ber.ni.lai [v] (1) mempunyai nilai (harga uang dsb): mata uang yg ~ seratus rupiah; (2) bermutu; berharga: ia berhasil menciptakan tarian baru yg ~ tinggi
bernyala-nyala ber.nya.la-nya.la [v] (1) menyala besar dan tinggi; berkobar-kobar: api yg ~ menghanguskan hutan ini; (2) ki makin menjadi-jadi; berkobar-kobar (tt semangat, cinta, dsb): cintanya makin ~
berorientasi ber.o.ri.en.ta.si [v] (1) melihat-lihat atau meninjau (supaya lebih kenal atau lebih tahu); (2) mempunyai kecenderungan pandangan atau menitikberatkan pandangan; berkiblat: mereka orang-orang yg -- ke Barat
berpadang ber.pa.dang [v] , ~ luas ki (1) boleh berbuat atau memilih sekehendak hati; (2) sabar
berpalu-palu ber.pa.lu-pa.lu [v] (berdagang) tukar-menukar barang; berdagang; barter
berpanas ber.pa.nas [v] duduk (berbaring dsb) di panas matahari; berjemur
berpanjang ber.pan.jang, pan.jang kalam madah berkata (menerangkan dsb) dng panjang lebar
berpanjang-panjang ber.pan.jang-pan.jang [a] (1) dng panjang lebar; (2) berkepanjangan
berparade ber.pa.ra.de [v] berpawai (tt barisan tentara dsb)
berpidana ber.pi.da.na [v] mempunyai sangkutan (urusan) dng pidana: kalau merupakan kredit ~ , itu baru urusan Kejaksaan Agung
berpilih-pilih ber.pi.lih-pi.lih [v] memilih dng amat teliti (tidak sembarangan): dia ~ gadis untuk dijadikan istrinya; (2) a jarang dan susah didapat; sedikit saja (yg); tidak sembarang (orang dsb): pd waktu itu ~ orang yg mempunyai mobil; ~ orang yg bersedia menjadi pemimpin perkumpulan itu
berpilis ber.pi.lis [v] memakai pilis: dahi perempuan yg baru melahirkan itu ~
berpolemik ber.po.le.mik [v] berdebat (berbantah, berbahas) melalui media massa (dl surat kabar, majalah, dsb)
berpondong ber.pon.dong [v] memakai pondong; memakai pelindung dr panas matahari atau hujan dng pondong (untuk tanaman yg baru tumbuh): pohon-pohon jeruk yg masih ~ pun habis dicuri orang
berpotongan ber.po.tong.an [adv] (1) mempunyai potongan; berbentuk; bermodel (ada bentuk atau modelnya); (2) ada pengurangan (tt harga barang); (3) tampak sepotong-potong
berpotret ber.pot.ret [v] berpose untuk diambil gambarnya dng kamera
berputar ber.pu.tar [v] (1) berpusing; berkisar: roda ~ pd porosnya; (2) berganti arah; berbelok: ~ haluan; (3) beredar: uang baru sudah ~; (4) berkeliling: pesawat udara itu ~ empat kali di atas kota; (5) ki berpikir terus: otak saya ~ dan semalaman tidak dapat tidur; (6) cak sedang dipergunakan untuk berniaga (tt uang): uang masih ~ , belum ada yg masuk
bersama ber.sa.ma [v] (1) berbareng; serentak: kami berangkat -- ke sekolah; (2)semua; sekalian: kewajiban itu telah dibebankan kpd kita -; (3) seiring dng: -- surat ini, kami sampaikan seberkas laporan tahunan perusahaan
bersamaan ber.sa.ma.an [v] (1) berbarengan; bertepatan: hari ulang tahunnya yg ke-25 -- dng hari pernikahannya; (2)sejenis; seragam; serupa: pakaian mereka ~ , semuanya mengenakan baju putih dan celana abu-abu; sifat kedua perkara yg diterima pengadilan hampir -; (3)sejalan; sesuai: anggaran rumah tangga harus -- dng anggaran dasarnya; (4)setara; sama; sebanding: kuasa bendahara itu -- dng kuasa raja muda
bersembahyang ber.sem.bah.yang [v] (1) melakukan sembahyang (salat): mereka- hari raya di lapangan dekat masjid Al-Azhar; (2) berdoa (memohon) kpd Tuhan: -- di gereja; (3) upacara selamatan untuk menghormati (memuliakan) para leluhur dsb: -- Tahun Baru
bersememeh ber.se.me.meh [v] terpalit oleh barang yg kotor; berlumur; berlumus: mulut kucingku -- darah tikus yg baru ditangkapnya
bersempit-sempit ber.sem.pit-sem.pit [v] berdesak-desak di tempat yg sempit; berasak-asak; bersesak: kalau punya kamar yg lebar, mengapa kamu harus mau -- di kamar pengap ini?
bersepuh ber.se.puh [v] sudah disepuh: barang yg -- emas; emas sudah -
berserabut ber.se.ra.but [v] berambu-rambu atau berbulu-bulu; ada sera-butnya (tt tali, barang tenun, dsb)
berserak-serak ber.se.rak-se.rak [a] (1) cerai-berai tidak keruan: tulang-tulang binatang -- di tepi danau itu; mereka lari -; (2) tersebar di mana-mana: rumahnya -- di setiap kota besar
bersih ber.sih [a] (1) bebas dr kotoran: supaya kita sehat, segala sesuatu diusahakan tetap --; sebelum tidur cucilah kaki dan tanganmu hingga --; (2) bening tidak keruh (tt air), tidak berawan (tt langit): langit -- bertabur bintang; (3) tidak tercemar (terkena kotoran): sungai itu tidak -- lagi krn limbah dr pabrik itu dibuang ke situ; (4) tulus; ikhlas: dng hati -- saya menyerahkan gaji saya kpd Anda; (5) tidak bernoda; suci: meskipun sudah beberapa hari dilarikan pemuda itu, ia masih tetap --; (6) tidak dicampur dng unsur atau zat lain; asli: kebudayaan di daerah itu masih -- dr pengaruh asing; (7) jelas dan rapi: laporannya diketik -- sehingga orang senang membacanya; (8) neto (pendapatan, berat, isi, dsb sesudah diambil biaya-biaya, pembungkus, dsb): setelah pembungkusnya dibuang, berat -- barang itu 75 kg; pendapatan -- pertunjukan itu akan didermakan kpd PMI; (9) cak habis sama sekali: begitu disuguhkan, dng sekejap hidangan sudah --
bersimpan ber.sim.pan [v kl] berkemas (meringkas, membereskan barang dagangan, pakaian yg akan dibawa bepergian, dsb): jika demikian, -lah Adinda, tiga hari lagi kita akan berlayar
bersimpang siur ber.sim.pang si.ur [v] (1) bersilang selisih; hilir mudik (tt kendaraan, perahu, dsb); (2) ki tidak keruan (tt kabar dsb)
bersitan ber.sit.an [n] (1) pancaran (air, sinar, dsb); (2) gambaran; pengutaraan: dua tiga karyanya yg terakhir merupakan -- diri pengarang yg sangat individualistis
bersurat ber.su.rat [v] (1) ada tulisannya; bertulis; ditulisi: sekitar tahun ini ditemukan beberapa batu -- di berbagai-bagai tempat; (2) berkirim surat; berkirim kabar
bersusun ber.su.sun [v] (1) bertumpuk (tindih-menindih): bermacam barang dagangan -- rapi di tokonya; (2) berlapis-lapis; bersaf-saf: kue pengantinnya -; (3) bertingkat(-tingkat): kantor kami menempati gedung -- tiga; anaknya -- paku, anaknya turun tangga (dekat sekali jarak umurnya dan hampir sama besar tubuhnya); (4) teratur baik (berleret, berturut-turut): kalimat atau tulisan yg -- rapi selalu enak dibaca
bertangkup ber.tang.kup [v] (1) saling menutup antara kedua belah bagiannya: paruh burung itu ~; kedua telapak tangannya ~; (2) bertelangkup; bertelungkup: ia berbaring ~
bertanya-tanya 1 ber.ta.nya-ta.nya 1 [v] bertanya ke mana-mana; berkali-kali bertanya (meminta keterangan dsb): ia masuk ke kampung, lalu ~ barangkali ada orang yg tahu; (2) a dl kebimbangan atau heran (seakan-akan bertanya di hati): ia pun tertegun ~ dl hati, apakah sebabnya hal itu terjadi
bertarap ber.ta.rap [v] , ~ sembah menyembah secara bersama-sama; berbaris sembah
bertelau-telau ber.te.lau-te.lau [v] (1) berbelang-belang dng warna lebih muda atau terang: ibarat (laksana) celupan nila, kalau lama ~; (2) ki belum rata masaknya (tt padi dsb)
bertelekan bangku ber.te.le.kan bangku [Olr] jenis angkatan dl olahraga angkat besi yg dilakukan dng mengangkat barbel sambil tiduran di atas bangku
bertelepukan ber.te.le.puk.an [v] diberi bertelepuk; bergambar dng perada dsb: dia memakai saputangan ~ intan baiduri
bertendensi ber.ten.den.si [v] berkecenderungan; berkecondongan (pd suatu hal): akibat inflasi yg tidak terkendalikan, harga barang ~ naik
bertenun ber.te.nun [v] bekerja membuat barang-barang tenun: pekerjaannya memelihara ulat sutra dan ~ sarung
bertetangga ber.te.tang.ga [v] (1) menjadi tetangga: sekarang ia ~ dng saya; (2) mempunyai tetangga: di kampung baru itu ia belum ~
bertimbang taruh ber.tim.bang taruh menyamakan harga petaruh jika petaruh itu bukan berupa uang, melainkan berupa barang
bertiup ber.ti.up [v] (1) bergerak mengalir dng cepat (tt angin, udara); berembus: angin ~ dr sebelah barat; (2) ki merebak (tt kabar angin dsb); tersiar: dng segera berita yg ~ kencang itu disampaikannya kpd ketuanya; (3) Mk berkerumun (untuk melihat dsb): ~ orang melihat mobil itu
bertoko ber.to.ko [v] (1) berjualan barang-barang di toko (spt berjualan kain, barang kelontong); (2) mempunyai toko
bertemu ber.te.mu [v] (1) ditemukan; diperoleh; terdapat di; kedapatan di: batu permata seelok ini tidak akan ~ di negara ini; (2) berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; (3) mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; (4) berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; (5) menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb: dua sungai itu ~ di dekat laut; tepi langit ~ dng permukaan laut; (6) sesuai atau cocok (perkataan dng perbuatan, teori dng praktik, dsb); janjinya tidak pernah ~; teori yg tidak ~ dl praktik; (7) benar-benar terjadi (tt ramalan, dugaan, dsb); (8) sampai atau tercapai (tt harapan, cita-cita, dsb): apa yg kuimpikan seminggu yg lalu, ~ juga pd hari ini; (9) dapat atau kena (bahaya, bencana, dsb): ~ dng bahaya maut; ~ muka dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai)
bertolak belakang ber.to.lak belakang berpisah saling membelakangi (msl seorang ke barat, seorang lagi ke timur); (2) ki sangat berbeda (tt pendapat, kebiasaan, keinginan, sifat, dsb)
bertualang ber.tu.a.lang [v] (1) mengembara ke mana-mana (tidak tentu tempat tinggalnya); berkeliaran; bergelandangan; (2) selalu pergi ke mana-mana (tidak suka tinggal di rumah); (3) berbuat sesuatu secara menekat (tidak jujur dsb)
bertuan ber.tu.an [v] (1) ada tuannya; ada pemiliknya: tanah yg tidak ~ dianggap tanah pemerintah; barang-barang tidak ~ di pelabuhan itu disita untuk negara; (2) menyebut (memanggil) tuan; bertuankan
bertukang ber.tu.kang [v] melakukan pekerjaan tukang (membuat barang-barang dsb): mereka ada yg bercocok tanam, ada yg berdagang, dan ada pula yg ~
bertukar ber.tu.kar [v] (1) beroleh sesuatu dng memberikan sesuatu; bergantian memberi sesuatu diganti dng sesuatu yg lain, spt seseorang memberikan sesuatu kpd seseorang lain yg memberikan sesuatu sbg gantinya: barang ~ dng uang, barang diganti dng uang; (2) berubah (dr atau menjadi yg lain); bersilih (bulu, kulit, dsb): siang ~ dng malam, siang berubah menjadi malam; (3) berpindah (dr kendaraan yg satu ke kendaraan yg lain): dr kota C kami ~ bus yg menuju kota D
bertumpak-tumpak ber.tum.pak-tum.pak [v] (1) berkelompok-kelompok: tampaklah awan ~ pd siang hari; (2) bertempat-tempat (tidak rata): gambarmu ini sebetulnya bagus, sayang warna langitnya ~ terang dan gelap
bertumpuk-tumpuk ber.tum.puk-tum.puk [v] (1) bersusun-susun; bertimbun-timbun; bertumpang-tindih: ~ buku yg masih belum laku; (2) berkelompok-kelompok (sekumpulan-sekumpulan): ~ pulau besar dan kecil; rumah makan itu sangat laku, setiap hari yg makan ~; (3) ki banyak sekali, padat sekali, dsb: ~ kendaraan bermotor di Jakarta; kartu lebaran ~ di mejanya; uangnya ~; (4) ki setempat-setempat, tidak rata (tt warna): warna putih ~ pd dasar biru, dimaksudkan sbg awan yg melayang-layang di langit
berukuran ber.u.kur.an [v] mempunyai ukuran; mempunyai format (panjangnya, luasnya, lebarnya, besarnya, dsb)
berumahkan be.ru.mah.kan [v] menjadikan sbg rumah: pengembara itu hanya ~ kemah yg dibuat dr kulit binatang
berunang be.ru.nang [n] keranjang dr bambu yg bulat panjang untuk membawa barang atau buah (dng diambin di punggung)
berurine ber.u.ri.ne [v] buang air kecil (seni); kencing: usahakan selalu tidak ~ di sembarang tempat
berwadahkan ber.wa.dah.kan [v] menggunakan sbg wadah; berada dl wadah: suku-suku bangsa yg tersebar di pulau-pulau antara Sabang dan Merauke semuanya ~ negara kesatuan Republik Indonesia
berzanji ber.zan.ji [Lihat {barzanji}]
besar be.sar [a] (1) lebih dr ukuran sedang; lawan dr kecil: batang kayu ini sangat -- sehingga tidak sanggup tanganku memeluknya; (2) tinggi dan gemuk: badannya --; (3) luas; tidak sempit: rumahnya --; (4) lebar: sungai itu sangat --; (5) ki hebat; mulia; berkuasa: jika menjadi orang -- , jangan suka sombong; (6) banyak; tidak sedikit (tt jumlah): gajinya --; (7) menjadi dewasa: ia lahir di Surakarta, tetapi -- di Jakarta; (8) lebih dewasa dp sebelumnya: sekarang ia sudah --; (9) penting (berguna) sekali: ajaran agama itu -- artinya bagi pembentukan watak
beserta be.ser.ta [v] (1) bersama(-sama): kirimkan kembali surat ini -- uang langganan; ia -- keluarganya berlibur di Malang; (2) ikut; turut: mereka -- juga mengerjakan tanah itu; (3) mengiringi; membarengi; menemani; mendampingi: Tuhan selalu -- kita
besi baik dibajai (diringgiti) [pb] barang yg sudah baik ditambah baik lagi
besi lantai besi yg merupakan lempengan yg lebar
besi merah besi yg terbakar hingga menyerupai bara merah
besi tua be.si tua [n] (1) senjata tajam (pedang, keris, dsb) yg berasal dr zaman dulu dan dianggap sakti; (2) besi bekas barang-barang yg tidak terpakai lagi, spt bekas mobil, kapal
beslah bes.lah [ark v] mem.bes.lah v menyita: krn tidak dapat membayar utangnya, mereka -- rumah dan seluruh harta bendanya; polisi -- semua barang hasil curian itu
beslahan bes.lah.an [n] barang-barang yg disita; sitaan
bestek bes.tek [n] rencana pembuatan bangunan (gedung dsb) dng segala perinciannya (gambar, biaya): kontraktor diharuskan bekerja sesuai dng --
bestel bes.tel [n] tempat mengirimkan barang (lewat stasiun dsb)
bestelan bes.tel.an [n] barang-barang (makanan dsb) yg dibestel; pesanan
betas be.tas [a] (1) sobek atau retas (tt barang tenunan, kelim, jahitan, dsb); (2) retak lalu pecah atau belah (tt telur dsb)
beti-beti be.ti-be.ti [n] pohon yg buahnya dapat dimakan, kulitnya untuk mengubar jala atau menyamak kulit, Flueggia virosa
betik be.tik [n] pepaya; kates; Carica papaya , ter.be.tik n tersiar (kabar): -- kabar bahwa putri Sultan akan dipersunting oleh pemuda desa [n] nama ikan , be.tik-be.tik n bintil-bintil merah pd kulit; biang keringat
betutu be.tu.tu [n] ikan (belut) yg hidupnya dl air berlumpur; Barbicthys laeris [n] nama pohon, Eurya japonica [n] daging ayam yg masih utuh, tetapi sudah diambil tulang-tulangnya
biak awan [Met] penyebaran partikel tertentu, spt es kering ke dl awan oleh pesawat atau generator untuk mengubah struktur awan sehingga menimbulkan hujan
biakan bi.ak.an [n] (1) barang yg dibiakkan; (2) hasil membiakkan; (3) Bio penumbuhan atau hasil penumbuhan jamur atau jasad renik lain pd media buatan
biaya angkut keluar biaya pengiriman barang keluar yg dibebankan pd perusahaan si pengirim; (2) pos yg mencatat biaya pengiriman barang keluar
biaya angkut masuk biaya pengiriman barang masuk yg dibebankan kpd perusahaan yg dikirimi; (2) pos yg mencatat biaya pengiriman barang masuk
biaya operasi [Man] semua pengeluaran yg langsung digunakan untuk produksi atau pembelian barang yg diperdagangkan, termasuk biaya umum, biaya penjualan, biaya administrasi, dan bunga pinjaman
biaya penggudangan [Man] pengeluaran yg bertalian dng penyimpanan barang sediaan
biaya promosi biaya untuk pendirian atau pengembangan perusahaan atau aktivitas baru; (2) biaya yg dikeluarkan untuk usaha meningkatkan penjualan
biaya usaha biaya yg dikeluarkan untuk menghasilkan dan memasarkan barang serta biaya administrasi umum
bibir bi.bir [n] (1) tepi (pinggir) mulut (sebelah bawah dan atas); (2) tepi sesuatu atau bagian barang yg menyerupai bibir: -- sumur; -- belanga; (3) cak mulut atau lidah (dl arti perkataan dsb): tutup -- mu, jangan banyak bicara; ancamannya itu hanya di -- saja
bicara bi.ca.ra [n] akal budi; pikiran: dl menghadapi segala hal selalu dipergunakan budi -- nya; (2) n cak perundingan: rasanya tidak perlu diadakan -- lagi; (3) v beperkara; berurusan: orang yg membawa barang larangan itu akan dibawanya -- kpd hakim; (4) n kl pertimbangan pikiran; pendapat: spt -- Tuan, hamba pun demikian; pd -- patik; (5) v cak berbahasa; berkata: sedikit -- banyak bekerja; (6) a sedang dipakai untuk bercakap (dl telepon): sudah tiga kali saya menelepon, tetapi selalu dijawab " -- "; (7) Jk a cak tanggung, tentu (pasti): kata penjual durian itu, " -- " tebal dan manis
bidah bid.ah [n Isl] (1) perbuatan yg dikerjakan tidak menurut contoh yg sudah ditetapkan, termasuk menambah atau mengurangi ketetapan; (2) pembaruan ajaran Islam tanpa berpedoman pd Alquran dan hadis; (3) ki kebohongan; dusta
bidan tarik bidan yg baru dipanggil waktu seorang ibu akan melahirkan (tanpa ada pemberitahuan atau perjanjian se- belumnya)
bidang bi.dang [n] permukaan (yg) rata dan tentu batasnya: kubus itu mempunyai enam --; (2) n ukuran panjang (5 hasta) untuk mengukur panjang (tikar, layar, kulit, dsb): berapa -- tikar ini; (3) n lapangan (dl arti lingkungan pekerjaan, pengetahuan, dsb): -- perburuhan; (4) n segi pandangan; aspek: masalah itu harus ditinjau dr -- ilmu ketatanegaraan; (5) p kata penggolong bagi barang-barang yg luas spt tanah, sawah, ladang: dua -- tanahnya ditanami sayur-sayuran; (6) a lebar: dadanya --; (7) kolom yg terdapat pd kartu berlubang untuk menuliskan informasi khusus; (8) bagian tertentu dl rekaman komputer, msl dl rekaman bibliografi, pengarang, atau tanggal publikasi dokumen
bidas bi.das , mem.bi.das v (1) bergerak (terlepas, memantul) dng cepat krn digerakkan oleh barang yg melenting atau krn dilepaskan tahanannya (spt anak panah terlepas dr tali busurnya): apabila terinjak tangkainya, -lah jerat itu; (2) bergerak membalik; memantul: apabila kaulepaskan, dahan itu akan -; (3) maju menyerang (menembus): serangan itu diperhebat supaya dapat -- daerah musuh; (4) membalas serangan (kecaman dsb): jawaban itu dimaksudkan untuk -- pihak oposisi
bidik bi.dik [v] mem.bi.dik v (1) mengarahkan (pistol, alat potret) ke sasaran; mengincar: baru -- hendak menembak, sudah kena tembak dr belakang; (2) memandang dng arah pandangan yg tetap: ia -- ke bawah seakan-akan ada yg menarik perhatiannya
biduk bi.duk [n] perahu kecil yg dipakai untuk menangkap ikan atau mengangkat barang-barang di sungai
bijih bi.jih [n] pasir, tanah, atau batuan yg mengandung cukup mineral yg berguna untuk diolah menjadi barang ekonomi spt -- besi; -- timah
bila bi.la [pron] kata tanya untuk menanyakan waktu; kapan: -- Saudara berangkat?; (2) p cak kalau; jika; apabila: ia baru menjawab -- ditanya [v] melakukan tindakan balas dendam (di Aceh)
bila saja kapan saja; sewaktu-waktu; sebarang waktu
bilangan bi.lang.an [n] (1) banyaknya benda dsb; jumlah: tidak diketahui benar -nya; (2) satuan jumlah: satu dan tiga adalah -- ganjil; (3) Mat satuan dl sistem matematis yg abstrak dan dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan; (4) golongan (lingkungan): ia masuk -- orang berada; (5) cak lingkungan daerah: rumahnya di -- Kebayoran Baru; (6) ramalan untung malang, baik buruk, dsb: menurut -- hari itu kurang baik untuk berziarah; (7) nasib dsb yg telah tertentu; takdir: sudah sampai -nya akan meninggal; (8) Mat ide yg bersifat abstrak yg bukan simbol atau lambang, yg memberikan keterangan mengenai banyaknya anggota himpunan
bilateralisme bi.la.te.ral.is.me [n Pol] praktik meningkatkan hubungan dagang antara dua negara dng cara membuat perjanjian yg mengatur hal, spt volume dan komposisi perdagangan dan harga barang komoditi
bilokal bi.lo.kal [n Antr] adat menetap bagi pengantin baru untuk secara bergantian bertempat tinggal di keluarga suami atau istri
bingkis bing.kis , mem.bing.kis v mengirimkan (memberikan) barang sbg tanda hormat (biasanya diantarkan orang bersama-sama surat)
bingkisan bing.kis.an [n] (1) barang pemberian sbg tanda bakti, hormat, dsb; hadiah: -- Lebaran ; -- Natal; (2) barang kiriman; bungkusan
bingung bi.ngung [a] (1) hilang akal (tidak tahu yg harus dilakukan): ia -- ketika disuruh menceritakan pengalamannya; (2) tidak tahu arah (mana barat mana timur dsb); tidak tahu jalan: ketika sampai di Pasar Senen, saya menjadi -- dan tidak tahu ke mana jalan ke Gambir; (3) gugup tidak keruan: ketika tersiar berita bahwa musuh mulai menyerang, penduduk menjadi --; (4) bodoh; tolol: yg -- makanan yg cerdik, yg tidur makanan yg jaga; (5) (merasa) kurang jelas (tt sesuatu); kurang mengerti: saya sebenarnya -- , yg mana kakaknya
bintangan bin.tang.an [n] (1) (gambar) tiruan bintang; (2) ark gugus bintang; (3) bintik putih di tengah mata
biogeografi bi.o.ge.o.gra.fi [n] ilmu tt penyebaran tumbuh-tumbuhan dan binatang secara geografis di muka bumi
bioskop bi.o.skop [n] (1) pertunjukan yg diperlihatkan dng gambar (film) yg disorot sehingga dapat bergerak (berbicara); film: hampir setahun aku tidak pernah melihat --; (2) gedung pertunjukan film cerita: ia sedang pergi ke --
biotek bi.o.tek [n] pemanfaatan sistem biologi untuk menghasilkan barang dan jasa bagi kepentingan manusia: di bidang industri, -- digunakan untuk produksi berbagai senyawa organik
birofaks bi.ro.faks [n] pesawat telekomunikasi yg dapat dimanfaatkan untuk mengirim dokumen, data, gambar, dan sejenisnya ke negara lain
bisul bi.sul [n] (1) bintil yg membengkak pd kulit yg berisi nanah dan bermata; barah; (2) ki sesuatu yg menyusahkan (menyulitkan): kehadirannya merupakan -- dl kehidupan rumah tangga adikku
blewah ble.wah [n] tanaman menjalar atau merambat, panjangnya 1,5-3 m, daunnya lebar berbentuk jantung dng tangkai daun yg keras dan panjang, bunganya besar berwarna kuning dan harum, buahnya cepat busuk berbentuk bulat lonjong dan berlekuk-lekuk, dapat dimakan langsung atau dicampur dng sirop, berbulu licin jika masih muda, banyak bijinya dan berkulit sangat tipis; semangka Belanda; Cucumis melo;
blok [n] (1) gulungan (cita dsb): dibelinya kain putih dua --; (2) deretan beberapa buah rumah yg tidak terpisah-pisah: rumah -- A disediakan untuk para perwira menengah; (3) bagian dr kampung yg besar yg dibatasi oleh jalan: Kebayoran Baru dibagi menjadi beberapa --; (4) persatuan beberapa negara (partai politik dsb) untuk memperkuat kedudukannya: partai-partai kanan merupakan -- penyokong pemerintah; (5) Olr pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dl olahraga tenis)
blokade blo.ka.de [n] pengepungan (penutupan) suatu daerah (negara) sehingga orang, barang, kapal, dsb tidak dapat keluar masuk dng bebas
bobol bo.bol [a] jebol atau rusak (tt bendungan dsb); (2) v tembus (tt barisan, pertahanan, dsb)
bohemian bo.he.mi.an [n] orang yg hidup bebas spt kebanyakan seniman; orang yg hidup mengembara dan tidak teratur serta tidak memikirkan masa depannya: krn kecewa akhirnya pemuda itu bergabung pd kelompok --
bohong bo.hong [a] (1) tidak sesuai dng hal (keadaan dsb) yg sebenarnya; dusta: kabar itu -- belaka; ia berkata --; (2) cak bukan yg sebenarnya; palsu (biasanya mengenai permainan): uang --; lotre --
boko bo.ko [v] menemukan kembali barang yg dicuri atau barang yg hilang (di Sulawesi)
bokor bo.kor [n] pinggan besar yg cekung dan bertepi lebar (biasanya dibuat dr logam); tembokor
boks [n] (1) tempat tidur bayi atau tempat menaruh anak-anak (sebelum dapat berjalan), berbentuk segi empat, berpagar pd sisi-sisinya; (2) bak bertutup pd mobil (truk), berbentuk kotak besar untuk mengangkut barang; (3) kotak; ruang kecil yg menyerupai kotak: -- telepon umum
bol [n] ujung usus pd pelepasan (dubur) [n] jambul pd baret, topi, dsb [n] buah jambu, berwarna merah tua, merah, dan putih, dagingnya berwarna putih, berair, berbiji besar, tunggal, dan bulat; Syzigium malaccense
bola bo.la [n] (1) benda bulat yg dibuat dr karet dsb untuk bermain-main: ia senang sekali bermain-main dng --; (2) barang yg bentuknya menyerupai bulatan: -- bumi
bomseks bom.seks [n cak] julukan untuk wanita selebriti yg mempunyai citra erotis dan sensual yg tinggi: ia merupakan bintang film -- baru dr Amerika
bon [n] surat kecil berisi keterangan pengambilan barang, peminjaman uang, dsb [n] gabungan perkumpulan olahraga; perserikatan
boncengan bon.ceng.an [n] tempat untuk membonceng atau menaruh bagasi (barang yg dibawa) pd sepeda, sepeda motor, dsb
bongkar bong.kar [v] angkat, turunkan (tt muatan atau barang dr truk, mesin mobil, dsb)
bongmeh bong.meh [Cn v] mem.bong.meh v (1) merasai debar jantung dng meraba pergelangan tangan; (2) mengajuk (hati atau pendapat orang)
bopeng bo.peng /bopEng/ (1) a cacat yg berupa lubang-lubang (lekuk-lekuk) kecil pd kulit; burik; capuk: orang itu mukanya -- akibat penyakit cacar yg pernah dideritanya; (2) v ki berlubang-lubang: jalan baru itu sekarang sudah --
boreh bo.reh [n cak] (1) barang (atau surat berharga) yg diserahkan oleh orang yg berutang sbg jaminan utangnya; agunan; jaminan: kalau hendak berutang harus ada -- nya; (2) orang yg menanggung utang orang lain (dl hal timbulnya kesulitan dl pembayaran utang dsb); penanggung; penjamin: saya sanggup menjadi -- kakakku
boros bo.ros [a] (1) berlebih-lebihan dl pemakaian uang, barang, dsb: orang yg hidupnya -- tak akan menjadi kaya; (2) lepas, terurai (tt tali yg dikaitkan): tali gasingnya --; (3) banyak dl pemakaian tenaga, bensin, dsb (tt mesin dsb): mobilnya -- bensin
boyak bo.yak [a] (1) hambar (tidak sedap) rasanya (lagi) krn sudah kering atau busuk (tt tembakau): tembakau yg sudah --; (2) menjemukan; membosankan; tidak menyenangkan; (3) bangkrut; remuk; berantakan: krn resesi, banyak perusahaan yg --
boyong bo.yong [v] pindah tempat tinggal (dng membawa semua barang miliknya)
brankar bran.kar [n] usungan untuk mengangkat orang sakit (dng cara membaringkannya)
brankas bran.kas [n] lemari terbuat dr besi (baja, atau logam lain) tempat menyimpan uang atau barang berharga
briket bri.ket [n] (1) bata; (2) gumpalan (sebesar kepalan tangan) dr barang lunak yg dikeraskan melalui pembakaran: arang --
bronkodilator bron.ko.di.la.tor [n ] alat yg dapat memperlebar lubang saluran napas yg menyempit ketika seseorang mendapat serangan asma
brosur bro.sur [n] (1) bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yg disusun secara bersistem; (2) cetakan yg hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid; (3) Man selebaran cetakan yg berisi keterangan singkat, tetapi lengkap (tt perusahaan atau organisasi)
bruk [n] tiruan bunyi barang berat atau kumpulan barang yg jatuh
bruto bru.to [n] kotor (tt berat, gaji, hasil keuntungan, pendapatan): berat -- barang kiriman itu 102,5 kg; pendapatan -- sebulan sebanyak Rp75.000,00
buah tangan hasil pekerjaan; (2) barang yg dibawa dr bepergian; oleh-oleh
bubuk bu.buk [n] binatang kecil yg berkulit keras, berupa kumbang yg suka makan kayu, balok, beras, dsb: tiang itu rusak dimakan -- [n] (1) serbuk dr barang yg lapuk; (2) barang yg ditumbuk menjadi tepung halus: -- kopi [ark] , mem.bu.buk v merebus
bubur bu.bur [n] (1) makanan lembek dan berair yg dibuat dr beras, kacang-kacangan, dsb yg direbus: setiap pagi ia makan -- kacang hijau; (2) barang yg rupanya sbg bubur: -- kertas
bubur merah putih bubur yg dibuat dr beras dng santan dan garam, yg sebagian ditambah gula merah, untuk maksud-maksud tertentu (saat pemberian nama anak yg baru lahir dsb)
bubur sura bubur dr beras dng santan dan garam beserta lauk-pauknya, dibuat untuk menyambut datangnya tahun baru Kamariah (1 Muharam atau Asyura)
bubut bu.but [n Lay] tali bubut [n] alat pemusing besi (kayu) untuk dibulatkan dan dilicinkan [n] burung, bentuknya spt gagak, tetapi mempunyai sayap yg lebar dan berwarna cokelat; Centropus bengalensis [v] cabut
budaya pemilikan kecenderungan manusia mencari, memperoleh, menggunakan, dan menyimpan barang
bufet bu.fet [n] (1) lemari tempat menyimpan makanan atau barang-barang pajangan (hiasan); (2) tempat berjual minuman, makanan, dsb di stasiun
bugi-bugi bu.gi-bu.gi [n] tari(an) Barat yg sangat banyak geraknya
buih bu.ih [n] gelembung-gelembung kecil pd permukaan barang cair (spt pd air, sabun, dan bir); busa
bujur bu.jur [n] (1) panjang dr suatu bidang; tanah itu -- nya 15 m dan lintangnya 10 m; (2) panjang: muka --; (3) Geo posisi timur atau barat suatu tempat di permukaan bumi, yg ditentukan atau diukur dng meridian [Lihat {mujur}]
buka bu.ka [v] (1) ark jarak; antara; lebar: jalan yg -- nya 5 m; (2) cak membuka; terbuka: tak berani -- mulut; (3) berjualan atau bekerja: kantor pemerintah mulai -- pukul 08.00, tutup pukul 15.00 [v Isl] minum atau makan pd petang hari sesudah berpuasa
buklet buk.let [n] buku kecil yg berfungsi sbg selebaran: -- itu berisikan cara memasak dan menu untuk lebaran
buku bu.ku [n] lembar kertas yg berjilid, berisi tulisan atau kosong; kitab [n] (1) tempat pertemuan dua ruas (jari, buluh, tebu); (2) bagian yg keras pd pertemuan dua ruas (buluh, tebu); (3) kata penggolong benda berupa bongkahan atau gumpalan kecil (spt garam, gula, tanah, sabun); (4) tampang (lempeng): tembakau tiga --
buku induk buku yg memuat daftar nama beserta jati diri orang yg tercatat sbg anggota suatu organisasi, murid sekolah, warga suatu wilayah: nama pendatang baru itu belum tercantum pd -- induk kelurahan
buku inventaris buku berisi catatan barang-barang yg ada
buku komik buku cerita bergambar
buku muatan buku berisi daftar barang muatan kapal (kapal terbang dsb)
bulan madu masa pengantin baru menikmati perkawinannya (msl dng berlibur atau bepergian berdua ke tempat lain); saat-saat awal dl kehidupan berumah tangga
bulan-bulanan bu.lan-bu.lan.an [n] (1) (gambar) benda buatan menyerupai bulan; (2) ki orang yg (mudah) dijadikan korban sehingga spt alat permainan; sasaran: penumpang bus kota menjadi -- tukang copet
bulang-bulang bu.lang-bu.lang [n] barang-barang yg diikatkan pd kepala spt kain dan karangan bunga
buldog bul.dog [n] (1) anjing yg berbulu tipis dan berkaki pendek,; bergelambir, dan berkepala besar (bermuka lebar); (2) ki pistol berlaras pendek berkaliber besar
bule bu.le [cak] (1) a bulai; (2) n orang (binatang dsb) berkulit putih; (3) orang kulit putih (terutama orang Eropa dan Amerika); orang Barat
buletin bu.le.tin [n] (1) media cetak berupa selebaran atau majalah, berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yg diterbitkan secara periodik oleh suatu organisasi atau lembaga untuk kelompok profesi tertentu; (2) siaran kilat resmi tt perkembangan atau hasil-hasil penyelidikan (pertandingan, dsb): -- sepak bola Piala Dunia
bulevar bu.le.var [n] jalan raya yg lebar, biasanya dng deretan pohon di kiri kanannya; adimarga
bulu ayam bulu pd ayam; (2) alat pembersih debu yg dibuat dr bulu ayam; kemucing; (3) ikan teri yg agak besar ukurannya; (4) layar (bentuknya: lebar di bawah, runcing di ujung)
bumi hangus bu.mi ha.ngus, mem.bu.mi.ha.ngus.kan [v] memusnahkan sama sekali (tt barang, bangunan, dan gedung penting yg mungkin dipakai oleh musuh) dng pembakaran
bundaran bun.dar.an [n] lingkaran; barang yg bundar
bunga bu.nga [n] (1) bagian tumbuhan yg akan menjadi buah, biasanya elok warnanya dan harum baunya; kembang: -- mangga; -- rambutan; (2) jenis untuk berbagai-bagai bunga; -- melati; -- mawar; (3) gambar hiasan (pd kain, pamor ukiran, dsb); (4) tambahan untuk memperindah: ceritanya itu sudah banyak -- nya; (5) tanda-tanda baik: sudah tampak -- nya bahwa tuntutan kita akan berhasil; (6) ki sesuatu yg dianggap elok (cantik) spt bunga: gadis itu adalah -- di kampungnya [n Ek] (1) imbalan jasa untuk penggunaan uang atau modal yg dibayar pd waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan, umumnya dinyatakan sbg persentase dr modal pokok; (2) pendapatan atas setiap investasi modal
bunga ban jalur yg tinggi rendah pd ban baru yg membuat tidak licin
bunga landak tumbuh-tumbuhan yg berduri, akar dan daunnya dijadikan obat; Barleria prionitis
bungkang bung.kang [a] terbaring membujur; telentang
bungkus bingkis berbagai-bagai barang yg dibungkus
buntang bun.tang [a] terbuka lebar tidak berkedip (tt mata); melotot; terbeliak [Mk n] bangkai [n] bagian alat tenun
buram bu.ram [a] tidak bercahaya; tidak bening (tt kaca dsb) [n] bentuk kasar dr sesuatu yg akan dikerjakan; rancangan (gambar, tulisan, surat, dsb); konsep
burhan bur.han [n] tanda yg nyata; barang bukti
busai bu.sai [v] tersebar
busung bu.sung [a] (1) gembung atau menjadi besar berisi cairan (tt perut); (2) gembung krn penuh berisi (tt susu, dada, saku, dsb): ibu yg baru melahirkan itu buah dadanya --; (3) tanah yg membukit; timbunan pasir di muara dsb; gosong: di muara itu banyak -- pasir [Jk n] daun kelapa yg masih muda; janur: ambilah -- untuk membuat kulit ketupat
butir bu.tir [n] (1) barang yg kecil-kecil spt beras, intan; (2) kata penggolong bagi barang yg bulat-bulat atau kecil-kecil:; dua -- peluru bersarang di tubuhnya; (3) ki salah satu bagian dr keseluruhan; perincian: keputusan musyawarah partai itu terdiri atas delapan --
buyar bu.yar [v] (1) mengalir atau meresap mengembang (spt tinta pd kertas yg kurang baik); (2) terserak; tercerai; berantakan (tt awan, barang-barang yg berkumpul, dsb); (3) tidak terpusat lagi (tt pikiran)
caba ca.ba [a] tidak keruan (tt tingkah laku); sembarangan
cabak ca.bak [n] burung yg rupanya spt burung layang-layang, biasa keluar pd malam hari [a] koyak yg lebar
cacah ca.cah [n] gambar (pd kulit) bekas cacahan [v] men.ca.cah v mencencang (daging dsb) halus-halus: ia sedang ~ daging untuk membuat pergedel [Jw n] petani yg tetap menjadi warga desa [Jw n] bilangan; jumlah
cacahan ca.cah.an [n] (1) hasil mencacah; (2) gambar pd kulit yg dibuat dng cara melukai dng barang tajam atau runcing yg kemudian diwarnai; tato
cacak ca.cak [a] tegak lurus (tt barang panjang yg dipancangkan di tanah) [Mk v] men.ca.cak v (1) mencubit; (2) mencopet
cacat ca.cat [n] (1) kekurangan yg menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik atau kurang sempurna (yg terdapat pd badan, benda, batin, atau akhlak): krn -- nya itulah, ia tidak diterima di sekolah guru; (2) lecet (kerusakan, noda) yg menyebabkan keadaannya menjadi kurang baik (kurang sempurna): coba periksa barang itu baik-baik, barangkali ada -- nya; (3) cela; aib: segala yg baik tentu ada -- nya; (4) tidak (kurang) sempurna: akibat kecelakaan itu, sekarang ia menjadi --
cadang ca.dang , ber.ca.dang v bersedia (akan): adakah engkau ~ mengadakan peraturan baru [n] hadiah perkawinan dr orang tua mempelai laki-laki
cagar ca.gar [n] (1) barang yg dipakai sbg tanggungan utang; barang yg digadaikan; (2) panjar; uang muka [n] daerah perlindungan untuk melestarikan tumbuh-tumbuhan, binatang, dsb; lindungan
cahaya awan cahaya yg ditimbulkan oleh sebaran atau pantulan partikel awan thd cahaya yg berasal dr matahari atau bulan yg mengenai awan itu
cahaya lembayung sinar redup berwarna ungu yg terlihat ketika hari cerah di langit sebelah barat sesudah matahari terbenam
cair ca.ir [a] (1) bersifat spt air, tidak padat dan tidak berupa gas: air raksa ialah benda --; (2) bersifat tidak kental (tidak pekat, tidak beku); encer: bubur --; larutan yg --; (3) ki bocor (tt rahasia, berita, atau kabar); (4) ki (sudah) dapat diuangkan (tt surat keputusan untuk memakai uang negara dr kas negara atau Kantor Perbendaharaan Negara); (5) ki lemah (kurang giat, kurang bersemangat); (6) Fis fase zat yg molekulnya secara relatif bebas mengubah kedudukannya satu thd yg lain, tetapi terkendala oleh gaya kohesif untuk mempertahankan volumenya yg relatif tetap
cakah ca.kah [a] (1) lebar (tt sudut, cabang, kaki yg dilangkahkan); (2) lurus mendatar, tidak melengkung (tt tanduk kerbau)
cakar ca.kar [n] (1) kaki dan kuku yg panjang (pd ayam, itik, burung); (2) kuku yg panjang dan tajam (pd harimau, kucing, dsb); (3) gores (parut) bekas kena kuku atau digaruk; (4) penggaruk; kukur [n] barang bekas spt pakaian, sepatu, dan karung
calar ca.lar [n] baret (gores, parut) pd kulit (krn terkena benda tajam)
calar-balar ca.lar-ba.lar [a] cakar-balar; banyak baretnya (parutnya); berbaret-baret, berparut-parut
calecer ca.le.cer [n] batas sementara (berupa tonggak, pancang) pd tanah yg baru dibuka untuk ditanami dsb
campah cam.pah [a] tidak sedap krn kurang bumbu; hambar; tawar (tt rasa)
campah cabang tidak sedap sama sekali; sangat tawar (hambar)
campur aduk cam.pur a.duk [v] bercampur tidak keruan (tt berbagai macam barang); campur baur
canda peti [kl] peti tempat menaruh uang atau barang berharga (emas, intan, dsb)
candak can.dak [v] , -- cekel menyita sendiri barang-barang orang berutang yg tidak sanggup melunasi utangnya
candak kulak [Jw] (kegiatan) berdagang kecil-kecilan dng membeli barang apa saja yg dapat dicapai dng modal yg terbatas, kemudian segera menjualnya lagi
candit can.dit [n] barang yg lentik dan lebar pd ujungnya (spt ujung kait sauh, pemetik bedil, injak-injak atau pemijak kaki pd kereta)
candra can.dra, men.can.dra.kan [v] menggambarkan
cangah ca.ngah , men.ca.ngah v (1) terbuka lebar; terbabang: keranjang itu ~ saja; (2) menganga (mulutnya); melongo
canggaan cang.ga.an [n Fis] perubahan bentuk dan/atau ukuran suatu benda, biasanya dr yg baik menjadi kurang baik, membarengi terjadinya keadaan bertegangan; deformasi
cangkir piring cangkir dan piring; (2) barang tembikar (porselen)
cangkok cang.kok, cangkok ginjal [Dok] pembedahan dng mengangkat ginjal yg sakit dan menggantikannya dng ginjal sehat yg berasal dr donor atau yg diambil dr mayat seseorang yg baru saja meninggal
cangkul cang.kul, cang.kul.an [n] permainan dng kartu besar dilakukan oleh dua orang atau lebih dng cara salah seorang pemain menurunkan kartu dr kelompok gambar yg sama, permainan dianggap selesai jika salah seorang pemain dapat menghabiskan kartunya: mereka sedang bermain ~
cantum can.tum [v] ber.can.tum v (1) bertaut kembali (spt luka yg sembuh); (2) bertemu dan melekat atau berhubungan (spt tepi baju di dada, bulu burung); (3) ditempelkan dng semat (peniti dsb): sebuah lencana ~ pd kelepak bajunya; (4) ada memuat (karangan dsb): di surat kabar hari ini ~ berita tt pembunuhan itu
cap dagang tanda (gambar dsb) yg dipakai dl perdagangan
capai ca.pai [v] men.ca.pai v (1) hendak memegang (dng mengulurkan tangan, belalai, dsb): anak kecil itu mengulurkan tangan hendak ~ stoples di atas meja; ibarat si cebol hendak ~ bulan; (2) sampai (ke): pd keesokan harinya barulah mereka ~ Yogya; beliau hampir ~ usia seratus tahun; (3) menyampaikan (maksud, tujuan, cita-cita, dsb): untuk ~ tujuan itu kita harus bersatu dan berani berkorban; (4) memperoleh (mendapat) sesuatu dng usaha: ia ~ hasil yg memuaskan [a] lelah; letih
capang ca.pang [a] (1) panjang melengkung (tt tanduk, kumis); (2) panjang dan lebar (tt telinga)
capgome cap.go.me [Cn n] hari raya tahun baru Cina (tanggal 15 bulan satu), biasanya dirayakan dng bermacam-macam pawai termasuk barongsai
caping ca.ping [n] (1) penutup yg dibuat dr barang yg tipis (spt penutup pd lubang kunci); (2) kl penutup kemaluan anak perempuan (bentuknya spt daun sirih, dibuat dr perak atau emas) [n] tudung kepala yg dibuat dr anyaman bambu, bentuknya lancip ke atas dan melebar kelilingnya; capelin; capil
canggung cang.gung [a] (1) kurang mahir atau tidak terampil dl menggunakan sesuatu (krn belum biasa mengerjakannya); kikuk; kekok: rupanya ia belum biasa memegang senapan krn itu sangat -- tampaknya; saya tidak -- lagi berpidato di depan umum; (2) kurang enak dipakai; tidak mudah digunakan: setengah orang mengatakan bahwa setir kiri itu -- , tetapi buat saya sama saja dng setir kanan; (3) merasa tidak senang (tidak bebas); malu-malu (krn belum biasa bergaul, belum mengerti adat kebiasaan yg berlaku): ia merasa -- bergaul dng gadis-gadis yg baru dikenalnya itu; (4) kaku (dl arti kurang mengerti basa-basi, adat sopan santun): orang desa itu -- ketika pertama kali datang di kota; (5) kurang baik (buatannya, susunannya); agak janggal (tidak semestinya, tidak pd tempatnya): kalimat-kalimat dl karangan itu --; (6) dl keadaan kekurangan (tt kehidupan, kepandaian, dsb): bagaimana dapat senang hidupku kalau serba -- spt ini; pengetahuan dan kepandaian serba -- krn itu engkau sulit mendapat pekerjaan [Mk a] , ter.cang.gung v (1) merasa lengang (tidak senang atau kesunyian krn ditinggalkan seorang diri): ~ pula aku selama ini krn menunggu suamiku yg tidak kunjung pulang; (2) kurang senang (kecewa): hendaklah diusahakan supaya pembeli jangan ~ [kl n] punggur (batang kayu) yg separuh tenggelam dl air [n] alang tempat ayam dsb bertenggek
cap [n] (1) alat untuk membuat rekaman tanda (gambar, tanda tangan) dng menekankannya pd kertas (surat dsb); stempel; tera: surat itu sudah ditandatangani, tetapi belum diberi --; (2) rekaman (tanda gambar, tanda tangan yg dibuat dng cap): surat keterangan yg tidak mempunyai -- dr kelurahan, tidak berlaku; (3) cetak; cetakan (pd buku, kain, dsb); bukan tulisan tangan: huruf --; kain --; (4) merek dagang; etiket: anggur -- orang tua; (5) tanda atau gambar pengenal: semua kendaraan milik PMI memakai -- palang merah; (6) ki sifat (keadaan dsb) yg khusus; ciri: dng demikian kelihatan -- nya; (7) sebutan (krn sifat yg menjadi ciri pengenalnya): ia sudah mendapat -- kurang baik [n kl] ukuran sebesar tangan memegang (ujung jari bertemu dng ibu jari): tujuh hasta bidang dadanya, tujuh -- pokok lengannya [n] tiruan bunyi kecap (sewaktu orang makan atau mengecap makanan)
caping gunung caping yg besar dan lebar sbg penutup kepala dr terik matahari atau hujan (dibuat dr anyaman bambu atau daun pandan)
cara ca.ra [n] (1) jalan (aturan, sistem) melakukan (berbuat dsb) sesuatu: begitulah -- orang membuat tapai; bagaimana -- menulis huruf ini; (2) gaya; ragam (spt bentuk, corak): ia mempunyai baju -- Cina; ia pandai menari -- Sunda, Jawa, dan Bali; (3) adat kebiasaan; perbuatan (kelakuan) yg sudah menjadi kebiasaan: jika berada di negeri orang, jangan membawa -- mu sendiri; perkawinan -- Barat tidak sama dng -- kita; (4) bahasa; logat (dialek): ia menjawab -- Cina; -- Jakarta disebut "tampek", -- Jawa "gabak", dan -- Melayu "campak"; (5) jalan yg harus ditempuh: ia sedang memikirkan satu -- untuk membebaskan dirinya dr cengkeraman lawannya; (6) usaha; ikhtiar: hal itu adalah suatu -- untuk memupuk rasa nasionalisme
carah ca.rah [Mk adv] ber.ca.rah v secara eceran; secara ketengan (dijual satu-satu atau dl jumlah yg tidak besar): jika kujual ~ tentu lama baru habis
carian ca.ri.an [n] barang yg dicari
cat [n] (1) bahan pewarna (berupa barang cair, cairan yg kental, atau tepung): -- air, -- alis, -- bibir; (2) Tek bahan cair kental yg dibuat dr bahan pigmen dan zat pengikat, dapat diberi zat pewarna (untuk mewarnai suatu permukaan kayu, logam yg berfungsi sbg lapisan pelindung atau dekorasi)
catat ca.tat [v] , men.ca.tat v (1) menuliskan sesuatu untuk peringatan (dl buku catatan): ia ~ semua kegiatan anak buahnya; (2) menuliskan apa yg sudah ditulis atau diucapkan orang lain; menyalin: ia sedang ~ bahan kuliahnya; (3) memasukkan ke dl buku (daftar); mendaftar: ia sedang ~ semua pengeluarannya (tt uang belanja); ~ barang inventaris; ~ calon murid-murid baru; (4) memperoleh atau mencapai (hasil, kemenangan, rekor): dl putaran pertama regu A telah dua kali ~ kemenangan; (5) memasukkan (suara, ujaran) ke dl pita perekam; merekam: pita perekam ini berhasil ~ semua omongannya
catatan harga ca.tat.an harga [Ek] harga permintaan dan penawaran sekuritas atau barang yg berlaku
catu ca.tu [n] bagian (makanan, barang, dsb) yg sudah ditentukan banyaknya; ransum; jatah: ia mendapat -- beras 2 kg sehari
caturlarik ca.tur.la.rik [n Sas] (1) bait atau sajak yg terdiri atas empat larik, biasanya berpola rima a-b-a-b; (2) salah satu dr kedua bait dl oktaf soneta yg terdiri atas empat baris; kuatren
caul ca.ul [n] (1) kain halus dr sebuah kota pantai di India sebelah barat; (2) selendang sutra
cebak ce.bak [v] , ber.ce.bak v melakukan penggalian barang tambang
cebakan ce.bak.an [n] galian tambang; barang tambang
cecairan ce.ca.ir.an [n Fis] (golongan) benda cair; barang yg cair: ~ spt selai
cek [n cak] panggilan thd kakak perempuan; encek [n] perintah tertulis pemegang rekening kpd bank dsb yg ditunjuknya supaya membayar sejumlah uang: pembelian barang itu dibayar dng --; selembar -- bernilai Rp100.000,00 ditukar di bank [v] , me.nge.cek v mencocokkan kembali benar tidaknya (tt perhitungan, daftar angka, berita, dsb); memeriksa: dia disuruh ~ kebenaran berita itu
cekdam cek.dam [n] tanggul sejajar dng arus air untuk mencegah pelebaran sungai; tanggul pengaman
cekiber ce.ki.ber ? cekibar
ceku ce.ku [ark v] men.ce.ku v (1) menekan (melukai dsb) dng kuku; membenamkan barang-barang kecil yg tajam: ia ~ dng kukunya; (2) hendak muntah: anak itu ~ oleh pahitnya obat itu
celak ce.lak [n] bubukan (hitam, biru, dsb) untuk memalit kening (bulu mata) atau disapukan di sekeliling mata: mata sipit akan terlihat lebih lebar dan menarik apabila pd pinggir mata itu diberi --
celana cutbrai [cak] celana panjang yg lebar bagian bawahnya
celana pangsi celana yg lebar bagian bawah, panjangnya melewati lutut (dipakai untuk bermain pencak silat atau upacara adat tertentu)
celang ce.lang, men.ce.lang [v] mendelik (terbuka lebar matanya): mayat itu ~ matanya
celangak ce.la.ngak [Mk v] terbuka lebar (tt pintu dsb); celangap
celempong ce.lem.pong [n Mus] (1) alat musik perkusi yg terbuat dr logam, perunggu, atau besi, berbentuk bundar, terdapat di daerah Kuantan dan Riau; talempong; (2) alat musik tradisional terdiri atas lima sampai tujuh potong kayu sepanjang 5-7 cm dng lebar 6-8 cm, terdapat di daerah Tamiang, Aceh Timur
celempung ce.lem.pung [n Mus] (1) alat musik perkusi dng kotak suara berbentuk trapesium dng belasan dawai terentang di atasnya; (2) alat musik petik daerah Jawa Barat yg terbuat dr bambu beruas dng dawai dr lapisan kulit bambu itu sendiri yg dikelupas, ditarik ke atas dan diberi pasak di bawahnya
celepik ce.le.pik [n] tiruan bunyi barang kecil (cecak, kertas, dsb) yg jatuh di lantai [n] sudut kertas atau kain yg berlipat sedikit
celepuk ce.le.puk [n] tiruan bunyi barang kecil jatuh di lantai dng keras [n] jampuk; burung hantu
celik ce.lik [v] (1) terbuka (tt mata): matanya sudah --; (2) mampu melihat; tidak buta; (3) ki sadar; insaf: baru sekaranglah orang Indonesia -- akan kejahatan penyelundupan itu
celuk ce.luk [ark] men.ce.luk v (1) memasukkan tangan ke dl sesuatu (kaleng, kantong, dsb) untuk mengambil barang; mencelok: ~ pekasan; (2) ki mencopet; mencuri
cemas ce.mas [a ] tidak tenteram hati (krn khawatir, takut); gelisah: masyarakat -- mendengar kabar wabah cacar itu; -- hatinya selama menantikan keputusan hakim itu [kl adv] ce.mas-ce.mas adv hampir-hampir: penjahat itu ~ mati tertembak
cempe terlantar [Tern] cempe piatu atau kembar yg lahir dr induk domba tua yg kekurangan susu sehingga perlu bantuan susu tambahan
cemplang cem.plang [Jw a] (1) kurang berasa (kurang asin, kurang sedap tt makanan); hambar: masakan yg kurang garam ini -- rasanya; (2) ki kurang menarik; kurang dapat dinikmati krn menyimpang dr kebiasaan dsb: pertunjukan wayang kulit dl bahasa Indonesia rasanya -- sebab tidak biasa
cempung cem.pung [n] tiruan bunyi barang jatuh ke air
cengkerawak ceng.ke.ra.wak [n] burung barau-barau atau cucakrawa, merdu suaranya; Trachycomus zeylanicus
cengkih ceng.kih [n] (1) tanaman produksi, pohonnya tinggi, daunnya rimbun, hidup di dataran tinggi, yg bunganya (buahnya) harum dan pedas, segar rasanya, dipakai sbg rempah-rempah, isi rokok kretek, dsb; Eugenia aromatica; (2) bunga cengkih; (3) kartu besar (untuk berjudi) yg bergambar bunga cengkih
cepol ce.pol [Jw a] (1) tercabut; terlepas (tt barang yg melekat); terbantun; (2) rusak (bejat) [Jk v] , men.ce.pol v meninju (kepala dsb); menonjok
cerai-berai ce.rai-be.rai [a] berpisah-pisah (berpecah-pecah, bubar) tidak keruan; bongkar-bangkir; porak-parik; berantakan
ceramah ce.ra.mah [n] pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dsb: kami baru saja mendengarkan -- mengenai lingkungan hidup; (2) a suka bercakap-cakap (tidak pendiam); ramah: hari ini bapak -- sekali kepadaku; (3) a cerewet; banyak cakap; nyinyir: nenek itu memang -- sekali [a] (1) ramah; (2) sifat suka menggerutu
cerita ce.ri.ta [n] (1) tuturan yg membentangkan bagaimana terjadinya suatu hal (peristiwa, kejadian, dsb): itulah -- nya ketika kami mendaki Gunung Sumbing; (2) karangan yg menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang; kejadian dsb (baik yg sungguh-sungguh terjadi maupun yg hanya rekaan belaka); (3) lakon yg diwujudkan atau dipertunjukkan dl gambar hidup (sandiwara, wayang, dsb): film ini -- nya kurang bagus; (4) ki omong kosong; dongengan (yg tidak benar); omongan: jangan banyak --
cerita bersambung [Sas] cerita rekaan yg dimuat sebagian demi sebagian, secara berturut-turut di dl surat kabar atau majalah; roman berangsur
cerita binatang [Sas] cerita yg menggambarkan watak dan budi manusia yg pelakunya diperankan oleh binatang, biasanya mengandung ibarat, hikmah, atau ajaran budi pekerti; fabel
cerita burung kabar (perkataan dsb) yg bukan-bukan (belum tentu dapat dipercaya)
cermin cer.min [n] (1) kaca bening yg salah satu mukanya dicat dng air raksa dsb sehingga dapat memperlihatkan bayangan benda yg ditaruh di depannya, biasanya untuk melihat wajah ketika bersolek dsb; (2) ki sesuatu yg menjadi teladan atau pelajaran: R.A. Kartini memang wajar menjadi -- kaum wanita; (3) ki sesuatu yg membayangkan perasaan (isi hati, keadaan batin, dsb): surat kabar ialah -- isi hati rakyat
cerminan cer.min.an [n] bayangan; gambaran: seniman dan seninya adalah ~ alam
ceruk ce.ruk [n] (1) relung yg masuk ke dinding (tembok, tanah, dsb); lekuk, lubang; (2) lombong (dl tambang); (3) gua (di gunung); (4) ruang berpetak-petak (di lemari dsb); (5) sudut (pojok) di dapur (kamar, rumah, dsb); (6) lekuk (di geladak kapal dsb); (7) rongga (sela-sela dl timbunan barang dsb); (8) serokan; teluk kecil; (9) sudut jalan; jalan kecil (simpangan dsb)
cetak balik [Graf] cetakan yg huruf atau gambarnya putih di atas latar hitam atau warna hurufnya terang
cetak balikan [Graf] cetakan pd bagian belakang lembaran
cetak batu metode percetakan dng batu sbg acuan, yg gambarnya sama tinggi dng permukaan; cetak datar langsung; litografi
cetak biru cetakan gambar bagan rencana bangunan, berwarna putih di atas dasar biru
cetak coba [Graf] lembar cetakan permulaan dr susunan huruf di dl dulang (galai) untuk mengetahui benar salahnya susunan huruf, yg harus dikoreksi sesuai dng naskahnya
cetak dalam [Graf] sistem cetak dng pelat, bagian yg gambarnya dietsa ada di bawah permukaan
cetak datar [Graf] sistem cetakan dng acuan atau pelat yg gambarnya sama tinggi dng permukaan; litograf
cetak tinggi metode pencetakan yg huruf dan/atau gambarnya menonjol lebih tinggi di atas permukaan
cetakan awal ce.tak.an awal buku yg baru selesai dicetak dan dikirimkan oleh percetakan kpd penerbit sebelum oplah seluruhnya diserahkan: ~ dalam cetak dalam
cilik ci.lik [a] kecil: ia seorang gadis -- , usianya baru empat tahun
cincau cin.cau [n ] (1) tumbuhan yg daunnya dapat diperas menjadi kental untuk isi minuman; Cyclea barbata; (2) minuman dingin yg di antara isinya ada semacam agar-agar dibuat dr daun cincau
cingangah ci.nga.ngah, ter.ci.nga.ngah [Mk a] terbuka lebar; ternganga
cipta cip.ta [n] kemampuan pikiran untuk mengadakan sesuatu yg baru; angan-angan yg kreatif
ciptaan cip.ta.an [n] yg diciptakan; hasil mencipta: bumi ~ Allah disediakan untuk seluruh makhluk-Nya; sudah terbit kumpul-an sajak baru ~ Amir Hamzah
cir [n] kata seru untuk mengejek, menghinakan, dsb: -- , baru begitu sudah menangis
citra cit.ra [kl n] (1) rupa; gambar; gambaran; (2) Man gambaran yg dimiliki orang banyak mengenai pribadi, perusahaan, organisasi, atau produk; (3) Sas kesan mental atau bayangan visual yg ditimbulkan oleh sebuah kata, frasa, atau kalimat, dan merupakan unsur dasar yg khas dl karya prosa dan puisi; (4) Hut data atau informasi dr potret udara untuk bahan evaluasi; -- perbankan gambaran mengenai dunia perbankan: kejadian spt itu jelas tidak menguntungkan dl upaya meningkatkan -- perbankan kita di mata internasional
citra politik [Pol] gambaran diri yg ingin diciptakan oleh seorang tokoh masyarakat
citra wisata ekspresi, gambaran, atau bayangan semua yg diketahui secara objektif, kesan, praduga perseorangan atau kelompok mengenai tempat tujuan wisata tt kebudayaan, keindahan alam, dan hasil kerajinan daerah wisata tertentu
citraan cit.ra.an [n Sas] cara membentuk citra mental pribadi atau gambaran sesuatu; kesan atau gambaran visual yg ditimbulkan oleh sebuah kata, frasa, atau kalimat, dan merupakan unsur dasar yg khas dl karya prosa dan puisi
coang co.ang , ber.co.ang v tampak mencuar(-cuar) ke atas (tt barang yg panjang dan runcing atau lancip): bedil dan tombak bagai ranting ~ ke udara [Mk] men.co.ang-co.ang v hilir mudik tidak tentu tujuannya; mondar-mandir
coba-coba menanam mumbang [pb] kerjakan terus, barangkali ada hasilnya kelak
cobaan co.ba.an [n] sesuatu yg dipakai untuk menguji (ketabahan, iman, dsb): sabarlah apabila menerima ~ dr Tuhan
coblos cob.los [v] , men.cob.los v menusuk hingga tembus: warga negara yg sudah dewasa berhak ~ tanda gambar yg dipilihnya di dl pemilihan umum
cocor co.cor [n] (1) paruh yg lebar (spt paruh itik, angsa); sudu; (2) ujung depan kaki
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
colek co.lek [n] (1) sentuhan dng ujung jari dsb; (2) penggolong penyebutan sesuatu yg sedikit sekali (sebanyak yg diambil dng ujung jari): taruhlah sambal barang dua -- [Mk v] men.co.lek v membangkitkan marah; menghasut
colok co.lok [n] (1) suluh yg dibuat dr kain usang dsb yg terpilin dan dicelupkan ke dl minyak; (2) lidi dsb yg diberi berdamar atau berbelerang untuk pelita (pengganti gores api dsb); (3) belang putih pd anjing yg hitam [Mk n] (1) celupan; (2) ki derajat (kedudukan dsb): jatuh (turun) -- nya v, men.co.lok v (1) mencocok (menusuk) mata; (2) ki mudah kelihatan; sangat nyata kelihatan; jelas benar: gambar iklan selalu dibuat dng warna dan bentuk yg ~ untuk menarik perhatian orang banyak; pertambahan penduduk Jakarta sangat ~ setiap tahun; (3) ki membangkitkan rangsangan orang yg melihat krn terlalu berlebih-lebihan (tt pakaian, kelakuan, dsb): ibu itu marah melihat dandanan anaknya yg sangat ~ itu; (4) menusuk; mencoblos: ~ tanda gambar (pd pemilihan umum)
condong con.dong [a] miring (tt barang yg tegak): tiang itu -- sedikit; (2) v bergeser dr titik kulminasi (tt matahari): matahari sudah -- ke barat; (3) v cenderung (kpd); memihak (kpd); suka atau tertarik hatinya (kpd): hatinya -- kpd gadis itu
congak co.ngak [a] men.co.ngak v mengangkat muka (kepala) ke atas; mendongak: dia ~ memandang kpd saya [n] taksiran yg dibuat dl kepala saja, tidak ditulis: biaya pembelian barang baru dibuat dng -- saja
contoh kenyataan [Dag] contoh yg diambil dr partai barang yg telah diterima
contoh pembelian [Dag] contoh yg menjadi dasar pembelian suatu jenis barang
contoh penawaran [Dag] contoh yg diambil dr partai barang yg ditawarkan
contoh tipe [Dag] contoh yg memperlihatkan sifat umum satu partai barang dagangan (komoditas), tetapi tidak diambil dr partai barang itu; contoh baku
copet co.pet [n] orang yg mencuri (sesuatu yg sedang dipakai, uang di dl saku, barang yg dikedaikan, dsb) dng cepat dan tangkas; tukang copet; pencopet
cor [v] me.nge.cor v menuang (besi dsb); membuat barang cor-coran
corak co.rak [n] (1) bunga atau gambar (ada yg berwarna-warna) pd kain (tenunan, anyaman, dsb): -- kain sarung ini kurang bagus; besar-besar -- kain batik itu; (2) berjenis-jenis warna pd warna dasar (tt kain, bendera, dsb): dasarnya putih, -- nya merah; (3) ki sifat (paham, macam, bentuk) tertentu: perkumpulan itu tidak tentu -- nya; -- politiknya tidak tegas
coret-coret co.ret-co.ret [n] (1) garis-garis yg tidak keruan (pd kertas dsb); (2) cak gambar yg dibuat dr garis-garis saja (yg dibuat dng cepat dan hanya garis besarnya saja, spt untuk buram, sketsa); (3) cak gambar ejekan (karikatur); (4) cak tulisan yg buruk (asal ditulis saja); (5) cak karangan yg asal ditulis saja (tidak ada isinya dan rendah mutunya)
corong co.rong [n] (1) pipa pembuang asap; cerobong; semprong; (2) teropong; keker; (3) alat untuk menuang barang cair ke botol dsb (bentuknya spt kerucut); (4) pembuluh kaca penutup nyala lampu [n] pelita; suluh: lampu --
cuatan cu.a.tan [n] (1) hasil mencuat atau menonjol (tt prestasi, karya, dsb): buku tsb merupakan ~ dr hasil karyanya selama ini; (2) pancaran (perasaan) pd air muka: hampir tidak ada ~ ketegangan yg tergambar di wajah para pemain
cucakrawa cu.cak.ra.wa [n] burung yg suaranya merdu; barau-barau; Trachy comuszeylanicus
cuci otak proses mehilangkan pendapat, keyakinan, dsb yg ada dan menggantinya dng yg baru dng cara paksa dan siksaan psikis dan fisik
contoh con.toh [n] (1) barang atau sebagian dr barang yg rupa, macam, dan keadaannya sama dng semua barang yg ada; barang yg dapat mewakili barang yg lain krn sama sifat-sifatnya: barang-barang dl pameran itu tidak dijual hanya dipajang sbg --; beras ini tidak sesuai dng -- nya; (2) sesuatu yg akan atau yg disediakan untuk ditiru atau diikuti: Nenek memberi -- bagaimana cara merangkai bunga; buku itu berisi berbagai macam -- surat-menyurat; (3) pola (untuk membatik, membuat pakaian, dsb): orang membatik ada yg memakai -- , ada yg tidak; dl majalah wanita selalu dimuat -- menggunting baju; (4) model (rumah, pesawat terbang, dsb dl bentuk kecil untuk memperlihatkan bagaimana rupa rumah, pesawat terbang, dsb sesungguhnya atau yg akan dibuat): kami diajak melihat pameran -- rumah sederhana; (5) teladan (tt kelakuan, perbuatan, dsb); hal (spt peristiwa) yg menjadi teladan: tindak-tanduk guru menjadi -- bagi murid; kegiatannya dl bekerja menjadi -- bagi teman-temannya
cucuk cu.cuk [Jw n] (1) cotok; paruh; patuk; (2) ki barisan atau pasukan yg paling depan [Sd n] duri
cukai cu.kai [n] (1) pajak atau bea yg dikenakan pd barang impor dan barang konsumsi: barang impor tidak boleh dikeluarkan dr pelabuhan sebelum -- nya dibayar; (2) sebagian dr hasil tanah (spt sawah, ladang) yg wajib diberikan kpd tuan (pemilik) tanah sbg ongkos tanah: krn musim kemarau yg lama, panen padi hanya cukup untuk membayar --
cukilan cu.kil.an [n] (1) pembuatan gambar atau hiasan pd kayu dng cara memahat, melubangi, mengukir kayu tsb dng pahat; (2) hasil mencukil; pahatan: ~ yg indah itu menghiasi dinding kantornya
cumepak cu.me.pak [Jw v] sudah tersedia dan mudah diambil: orang cenderung mengambil pola barang yg --
cunia cu.nia [n] perahu (sampan yg agak besar) untuk mengangkut barang-barang
cup [n] tiruan bunyi barang yg dicelupkan dsb [Lihat {kecup}] [p] (1) kata seru untuk menyuruh diam; (2) cop; (3) kata seru untuk menyatakan bahwa sesuatu sudah dipilih (dimiliki)
cuping cu.ping [n] bagian yg tidak bertulang pd daun telinga dan hidung [n] (1) Graf sudut atau kiri dan/atau kanan pd halaman pertama surat kabar; (2) cuatan kanan kiri pd matris huruf
curahan orografik cu.rah.an orografik [Met] hujan atau curahan yg disebabkan oleh naiknya udara di atas barisan rintangan
curian cu.ri.an [n] hasil mencuri; barang yg dicuri: barang ~ itu disembunyikannya baik-baik
cutbrai cut.brai [n] (model) celana panjang yg sempit pd bagian paha, tetapi lebar pd bagian bawah
dacin da.cin [n] alat untuk menimbang sesuatu berupa tongkat yg diberi skala yg dilengkapi dng anak timbangan dan tempat untuk meletakkan barang (yg ditimbang, digantungkan pd tongkat tsb)
dada bidang dada yg lebar
dada lapang [ki] sabar; tidak mudah marah
daerah da.e.rah [n] (1) bagian permukaan bumi dl kaitannya dng keadaan alam dsb yg khusus: -- khatulistiwa (kutub, padang pasir, pantai, pegunungan, dsb); (2) lingkungan pemerintah; wilayah: -- kabupaten (provinsi, negara, dsb); (3) selingkungan tempat yg dipakai untuk tujuan khusus; kawasan: -- industri (perkantoran, pertokoan, dsb); (4) tempat sekeliling atau yg termasuk dl lingkungan suatu kota (wilayah dsb): -- Jakarta dan sekitarnya; (5) tempat dl satu lingkungan yg sama keadaannya (iklimnya, hasilnya, dsb): -- tropis; -- penghasil kopra; (6) tempat yg terkena peristiwa yg sama: -- banjir (bergolak, pertempuran, wabah, dsb); (7) bagian permukaan tubuh: -- payudara (pergelangan kaki, perut, dsb); -- aliran sungai daerah sekitar sungai, yg melebar sampai ke punggung bukit (gunung) yg merupakan daerah sumber air, tempat semua curahan air hujan yg jatuh di atasnya mengalir ke dl sungai: -- aliran sungai yg gundul itu harus dihutankan kembali dan dilestarikan
daerah kuno daerah geografis tempat tersebarnya kebudayaan suku bangsa yg mengandung unsur kuno, biasanya terletak di pinggiran suatu daerah kebudayaan
daerah serang daerah untuk mulai melakukan serangan bagi para pemain baris depan dl permainan voli
daftar daf.tar [n] catatan sejumlah nama atau hal (tt kata-kata, nama orang, barang, dsb) yg disusun berderet dr atas ke bawah
daftar dagang [Ek] daftar barang yg akan dijual beserta harganya
daftar isi lembar halaman yg menjadi petunjuk pokok isi buku beserta nomor halaman
daftar muatan [Lay] daftar yg memuat jenis barang, jumlah, dan berat koli, pelabuhan yg akan dituju dan muatan yg akan dikapalkan
dag-dig-dug [n] tiruan bunyi dr debaran jantung; (2) a berdebar-debar (tt jantung) krn sangat ketakutan
dagang da.gang [n] pekerjaan yg berhubungan dng menjual dan membeli barang untuk memperoleh keuntungan; jual-beli; niaga [kl] (1) a dr negeri asing; asing: anak --; (2) n orang dr negeri asing; pengembara: aku ini -- seorang [Mk v] men.da.gang v memikul: ~ barang
dagang santri santri yg hidup mengembara
dagangan da.gang.an [n] barang-barang yg diperjualbelikan (diperdagangkan): setiap pagi ia membawa ~ nya ke pasar [n] barang-barang yg dipikul
daging segar daging yg baru dihasilkan dr pemotongan ternak (belum diawetkan dan belum disimpan lama)
daging tiris daging yg telah ditiriskan, bukan daging segar (baru)
dahulu sorak kemudian tohok [pb] menggembar-gemborkan sesuatu yg belum terjadi (belum terbukti)
dai [n Isl] orang yg kerjanya berdakwah; pendakwah: melalui kegiatan dakwah, para -- menyebarluaskan ajaran agama
daiman dai.man [Mal n cak] kartu bridge dng gambar belah ketupat
daktiloskopi dak.ti.lo.sko.pi [n] pengetahuan khusus tt gambar dan guratan jari tangan dan kaki pd manusia
dalal da.lal [Ar n] (1) perantara jual beli; makelar; pialang: jangan dibiasakan membeli barang (tanah, rumah, dsb) melalui seorang --; (2) wakil penjual; agen: ia adalah -- sepeda dan mesin jahit di kota itu; (3) potongan keuntungan untuk agen; (4) perantara dl penyelesaian pertikaian: kedua belah pihak ingin berdamai dng perantaraan --; (5) penunjuk jalan
dalalah da.la.lah [Ar n] (1) perempuan yg memperhubungkan laki-laki dan perempuan dng memperoleh uang jasa; induk semang perempuan lacur; nenek kabayan; comblang; pinang muda; muncikari; jaruman; barua; (2) penunjuk jalan wanita [Ar n] petunjuk yg benar mengenai makna isi Alquran
dalang jemblung [Sen n] kesenian tradisi lisan rakyat Banyumas yg menampilkan cerita Ramayana, Mahabarata, terdiri atas empat atau lima pemain pria dan satu wanita yg berperan ganda sbg pemusik mulut, penyanyi, pelaku, dan pencerita
dalil alhayat tanda hidup (surat yg dikirimkan untuk memberi kabar)
dampit dam.pit [n] anak kembar laki-laki dan perempuan
dansa dan.sa [n] tari cara Barat yg dilakukan oleh pasangan pria-wanita dng berpegangan tangan atau berpelukan yg diiringi musik
dansa-dansi dan.sa-dan.si [n] tari-tarian cara Barat
darat da.rat [n] (1) bagian permukaan bumi yg padat; tanah yg tidak digenangi air (sbg lawan dr laut atau air): bukan main senangnya hati kami naik ke -- setelah lima hari terapung-apung di laut; (2) tanah atau bumi (sbg lawan dr angkasa): beberapa detik sebelum tiba di -- , payungnya baru mengembang; (3) tanah yg tinggi (sbg lawan dr tanah yg rendah di pantai, biasanya berpaya-paya atau sbg lawan tanah persawahan dan rawa-rawa): b bagian terdiri atas rawa-rawa dan 1/3 bagian adalah tanah --; (4) daerah pedalaman (sbg lawan dr daerah pantai): ia bekerja di pelabuhan, padahal rumahnya jauh di --
dari da.ri [p] (1) kata depan yg menyatakan tempat permulaan (dl ruang, waktu, deretan, dsb): ia berangkat -- Semarang menuju Surabaya; -- halaman 20-50; (2) kata yg menyatakan asal kedatangan: ia datang -- Medan; menerima surat -- ayahnya; (3) sejak; mulai: -- dulu dia sudah kuperingatkan; (4) oleh karena; disebabkan oleh: hal itu dilakukannya -- kemauannya sendiri; (5) tentang; mengenai: -- hal utang-piutang diperlukan bukti tertulis; (6) kata depan yg menyatakan bahan suatu barang: cincin ini terbuat -- emas murni; (7) kata depan yg bermakna 'yg berupa' atau 'yg terjadi': dihidangkan makanan -- buah-buahan dan kue-kue; (8) cak kata untuk menyatakan perbandingan: harganya lebih mahal -- emas; (9) kata depan untuk menyatakan pencegahan, pemindahan, atau pemisahan: jauhkan dirimu -- perbuatan itu; menghindarkan diri -- bahaya maut; (10) cak kata depan untuk menyatakan kepunyaan: pidato pelantikan anggota DPR baru -- Presiden akan disiarkan melalui radio; (11) melalui; melewati: ia masuk -- pintu belakang
dasar da.sar [n] (1) tanah yg ada di bawah air (tt kali, laut, dsb): ia berhasil menyelam sampai ke -- laut; (2) bagian yg terbawah (tt kuali, botol, dsb) yg di sebelah dalam ataupun yg di sebelah luar: isi botol itu tinggal 1 cm dr -- nya; (3) lantai: rumah papan -- nya ubin; (4) latar (warna yg menjadi alas gambar dsb): gambar bulan sabit putih pd -- warna hijau; (5) lapisan yg paling bawah: meni dipakai sbg cat --; (6) bakat atau pembawaan sejak lahir: tidak ada -- dagang padanya; (7) alas; fondasi: gotong royong adalah -- masyarakat Indonesia; (8) pokok atau pangkal suatu pendapat (ajaran, aturan); asas: apa yg akan dijadikan -- pembicaraan kita nanti; tindakan itu bertentangan dng -- demokrasi yg sebenarnya; (9) cak memang begitu (tt adat, tabiat, kelakuan, dsb): -- pencuri, di mana pun tetap juga mencuri; -- miliknya, walaupun sudah dua hari hilang akhirnya ditemukan juga; (10) Ling bentuk gramatikal yg menjadi asal dr suatu bentukan [p] memang: -- bandel biar sudah diberi tahu masih bersikap masa bodoh
dasar warna latar warna yg menjadi alas gambar yg lain
datang-datang da.tang-da.tang [adv] (1) baru saja datang: ~ disuruh makan; (2) baru sekali datang: ~ mau pinjam uang; (3) selalu (seringkali) datang lagi: sudah diusir ~ saja
daulat dau.lat [kl n] (1) berkat kebahagiaan (yg ada pd raja); bahagia; (2) tulah: mati ditimpa -- segala raja-raja yg ada [n] kekuasaan; pemerintahan: -- Islam zaman itu berhasil menggenggam kunci lalu lintas laut di timur dan barat
daun da.un [n] (1) bagian tanaman yg tumbuh berhelai-helai pd ranting (biasanya hijau) sbg alat bernapas dan mengolah zat makanan; (2) bagian barang yg tipis lebar (spt -- dayung; -- jendela; -- pintu); (3) barang yg berhelai-helai spt daun (spt kartu domino, kertas sigaret)
daun dayung ujung dayung, berbentuk datar dan lebar
daur ulang da.ur ulang [n] (1) peredaran ulang suatu masa; (2) Kim pemrosesan kembali bahan yg pernah dipakai, msl serat, kertas, dan air untuk mendapatkan produk baru
dawan da.wan [n] barang-barang milik pribadi di suhu Dayak
daya da.ya [n] (1) kemampuan melakukan sesuatu atau kemampuan bertindak: bangsa yg tidak bersatu tidak akan mempunyai -- untuk menghadapi agresi dr luar; (2) kekuatan; tenaga (yg menyebabkan sesuatu bergerak dsb); (3) muslihat: ia melakukan segala tipu -- untuk mencapai maksudnya; (4) akal; ikhtiar; upaya: ia berusaha dng segala -- yg ada padanya [n] barat daya
daya batin kekuatan batin; -- beli kemampuan membayar untuk memperoleh barang yg dikehendaki atau diperlukan: harga barang produksi dl negeri akan terjangkau oleh -- beli umum
daya bertelur kemampuan menghasilkan telur; -- cengkeram kemampuan berjalan secara mantap di atas jalan (tt roda kendaraaan): roda yg lebar dan baik kembangnya mempunyai -- cengkeram yg sempurna; -- cerap daya serap; persepsi: ia menekankan pentingnya mengetahui dan memperhitungkan daya tangkap dan -- cerap khalayak yg menjadi sasaran kalender
daya gesek selisih antara daya yg tertera pd sebuah mesin dan daya abar (daya rem) mesin tsb
daya kuda [Fis] satuan tenaga (untuk mengukur mesin dsb) yg sama dng tenaga angkat 75 kg barang setinggi 1 m per detik (1 DK = 0,3736 kilowatt)
daya rem daya abar
daya usaha kemampuan seseorang memulai suatu aktivitas baru
dayung da.yung [n] (1) tongkat besar yg pipih dan lebar pd ujungnya untuk mengayuh (menjalankan, menggerakkan) perahu; pengayuh; (2) injak-injak pd sepeda (untuk menjalankannya); pedal; (3) sirip pd dada ikan sbg alat untuk berenang [n Olr] olahraga air dng menggunakan perahu
debak-debuk de.bak-de.buk [v] berulang-ulang berbunyi "bak-buk" (tiruan bunyi barang berat berjatuhan, meninju berulang-ulang, dsb)
debap de.bap [n] tiruan bunyi barang jatuh dsb
debu batu batu gamping spt debu yg biasa digunakan di tambang batu bara bawah tanah untuk mencegah terjadinya kebakaran
debuk de.buk [n] tiruan bunyi orang meninju, barang jatuh, dsb
debup de.bup [n] tiruan bunyi barang besar jatuh, hampir sama dng debap
debur de.bur [n] tiruan bunyi barang besar jatuh ke air, ombak memecah
defile de.fi.le [n] perarakan barisan (tentara dsb); parade: upacara diakhiri dng --
definisi ostensif cara menggambarkan suatu konsep dng mengucapkannya, menunjuknya, atau mengisyaratkannya
definitif de.fi.ni.tif [a] sudah pasti (bukan untuk sementara): gubernur baru untuk provinsi itu belum ditetapkan secara -- oleh Menteri
deg deg, deg-deg.an [v cak] berdebar-debar: hatinya ~ menanti kelahiran anak pertamanya
degap de.gap [n] (1)tiruan bunyi papan dipukul; (2) tiruan bunyi debaran jantung [ark a] tegap; gagah: penjaga gudang itu -- dan galak
deideologisasi de.i.de.o.lo.gi.sa.si [n] berhentinya proses pendalaman (penyebaran) ideologi: negara itu dl melaksanakan politik luar negerinya sekarang tidak akan melakukan --
dekat de.kat [a] (1)pendek, tidak jauh (jarak atau antaranya): tinggalnya -- dr sini; (2) hampir: sudah -- malam; (3) berhampiran (dengan): rumahnya -- rumah saya; (4) akrab; rapat (tt hubungan persahabatan, persaudaraan, dsb): pertemuan itu hanya dihadiri oleh sahabat -- nya; dia itu masih saudara -- saya; (5) menjelang: ia baru pulang -- dinihari
deklarasi dek.la.ra.si [n] (1) pernyataan ringkas dan jelas (tt suatu hal): konferensi itu telah menghasilkan -- yg terdiri atas sepuluh pasal; (2) keterangan lengkap tt uang, biaya perjalanan, barang yg masuk, dsb; -- nasional deklarasi yg diumumkan secara nasional: sikap kelompok ketiga ini tercermin di dl -- nasional yg dinyatakan oleh ketuanya
dekode de.ko.de /dEkode/ (1) n pengubahan informasi dr bentuk sandi dsb ke dl bahasa yg dikenal; (2) n pengubahan suatu sistem kode ke sistem kode yg lain; awakode; (3) v menemukan (menafsirkan) makna atau arti suatu pesan dl bahasa (rahasia); mengurai (menjabarkan) kode atau bahasa; awakode
dekor de.kor [n] (1) Sen perlengkapan panggung teater yg diatur sedemikian rupa sehingga menggambarkan tempat kejadian; (2) Sen latar belakang suara (dl siaran sandiwara radio); (3) hiasan
delik de.lik [n] pohon yg tingginya mencapai 20 m, berbatang besar, bercabang banyak dan tidak lurus; temberos; Memecylon caloneuron , men.de.lik v terbuka lebar-lebar (tt mata); membelalak; memelotot [n Huk] perbuatan yg dapat dikenakan hukuman krn merupakan pelanggaran thd undang-undang; tindak pidana
delik pers tulisan dl surat kabar atau media pers lainnya yg melanggar undang-undang
delineasi de.li.ne.a.si [n] penggambaran hal penting dng garis dan lambang (tt peta dsb)
demah de.mah [n] barang yg panas (spt abu panas, daun-daunan yg dipanaskan, batu panas) untuk menyembuhkan bagian tubuh yg sakit (dng jalan ditekankan di atasnya); tuam
demam de.mam [a] (1) panas badannya (suhu badan lebih tinggi dp biasanya, umumnya krn sakit); (2) sakit yg menyebabkan suhu badan menjadi lebih tinggi dp biasanya: seharian itu ia berbaring saja krn -- [a] tergila-gila: mereka -- lagu-lagu dangdut
demang de.mang [n] (1) kepala distrik; wedana pd zaman Pemerintahan Hindia Belanda; (2) gelar kepala daerah: -- Lebar Daun mengerahkan masyarakat di daerahnya untuk membuat tanggul di sepanjang Sungai Siak
dembun dem.bun [n] tiruan bunyi barang berat jatuh
demisioner de.mi.si.o.ner [n] keadaan tanpa kekuasaan (msl suatu kabinet dsb yg telah mengembalikan mandat kpd kepala negara, tetapi masih melaksanakan tugas sehari-hari sambil menunggu dilantiknya kabinet yg baru)
demografi de.mo.gra.fi [n] ilmu tt susunan, jumlah, dan perkembangan penduduk; ilmu yg memberikan uraian atau gambaran statistik mengenai suatu bangsa dilihat dr sudut sosial politik; ilmu kependudukan
dempak dem.pak [a] (1) rendah papak; tidak merunjung (tt rumah, topi, dsb); (2) papak (tt haluan perahu); (3) lebar bilahnya (tt pisau dsb); (4) pendek gemuk (tt tubuh) [v] , ber.dem.pak v bersua; berjumpa; bertemu
dempam dem.pam [n] tiruan bunyi anak kecil (yg baru pandai berjalan) jatuh
dempet dem.pet [a] , ber.dem.pet v (1) berdampingan rapat (berdekatan); berimpit: rumah-rumah di kota umumnya ~ satu sama lain; (2) rapat melekat (dikatakan tt pisang, jari, bayi kembar siam, dsb)
dempung dem.pung [n] tiruan bunyi barang yg jatuh di air
denah de.nah [n] (1) gambar yg menunjukkan letak kota, jalan, dsb; peta; (2) gambar rancangan (rumah, bangunan, dsb) [n] , -- jahat kl hantu yg menyebabkan kaki menjadi bengkak
denah duga [Lay] cara menggambarkan (menduga) arah pelayaran yg dipakai oleh para pelaut, msl pd waktu tertentu sepanjang hari para pelaut mencatat kecepatan kapal berlayar dan arah kapal bergerak
dendam berahi perasaan cinta kasih yg berkobar dl hati
dendeng ikan ikan olahan yg dibuat dng cara mengeringkannya di bawah sinar matahari, setelah ikan itu dibubuhi bumbu, msl campuran garam dan ketumbar
dengap de.ngap [v] , ber.de.ngap v (1) berdenyut keras (tt jantung); berdebar; (2) sesak dan cepat (tt napas)
dengkul deng.kul [n] lutut; (2) a ki bohong; palsu; kosong: kabar --; modal --
denyut jantung gerakan kembang kempis jantung; debar jantung
deplesi dep.le.si [n] (1) Ek kerugian akibat hilangnya atau berkurangnya nilai barang modal; (2) kehabisan, penipisan: -- sumber alam akan memaksa percepatan urbanisasi di negara ini; (3) Min keausan sumber alam, terutama tambang
depot de.pot [n] (1) tempat menyimpan barang (dagangan dsb); (2) rumah kecil tempat berjualan es, rokok, obat, dsb
depot logistik gudang yg menyimpan logistik (barang sediaan)
derajat de.ra.jat [n] (1) tingkatan; martabat; pangkat: naik (turun) --; (2) ark gelar yg diberikan oleh perguruan tinggi (universitas) kpd mahasiswa yg telah lulus dl ujian yg diharuskan: ia telah mencapai -- sarjana di Institut Tekonologi Bandung [n] (1) Mat satuan ukuran sudut, satu derajat (ditulis 1o) sama dng 1/90 besar sudut siku-siku; satuan ukuran 1/90 bagian dr sudut siku tegak lurus (90o); (2) Geo satuan ukuran panjang dan lebar; (3) Fis satuan ukuran suhu: panasnya 40 -- Celsius (40oC); (4) bagian yg sama dr skala (pengukur suhu dsb)
derap langkah bunyi langkah orang berbaris, kuda berjalan atau berlari, dsb; (2) ki kecepatan langkah; laju gerak: kita hendaknya menyesuaikan -- langkah pembangunan kita dng kemajuan dunia luar
derek de.rek [n] deret; leret; baris [n] kerek untuk menarik, mengangkat, menaikkan, atau menurunkan muatan dr kapal dsb: gerbong kereta api itu diangkat dng -- dr palka kapal [Lihat {derik}]
deret acak [Stat] deret bilangan yg dianggap telah ditarik secara acak dr suatu sebaran tetap
dermaga der.ma.ga [n] (1) tembok rendah yg memanjang di tepi pantai menjorok ke laut di kawasan pelabuhan (untuk pangkalan dan bongkar muat barang); kade: kapal itu sedang berlabuh di -- pelabuhan untuk membongkar muatannya; (2) tembok penahan ombak (di pelabuhan)
derus de.rus [n] tiruan bunyi barang bergeser dsb
desah de.sah [n] tiruan bunyi barang digosok, air hujan jatuh di daun-daunan, napas orang sakit bengek, dsb
desas-desus de.sas-de.sus [n] (1) suara orang berbisik-bisik: di ruang itu kedengaran ada --; (2) percakapan orang banyak (yg belum tentu benar dan tidak diketahui sumbernya); kabar angin: ada -- yg mengatakan bahwa pejabat itu terlibat gerakan subversi
desil de.sil [n Stat] nilai yg menandai batas interval dr sebaran frekuensi yg berderet dl sepuluh bagian sebaran yg sama
deskripsi des.krip.si [n] pemaparan atau penggambaran dng kata-kata secara jelas dan terperinci; uraian: kamus yg baik memuat -- tt aspek leksikon secara tuntas
deskripsi struktur [Ling] (1) penggambaran konstituen ujaran dan hubungannya dr sudut semantik, sintaksis, dan fonologi, kaidahnya terletak di sebelah kiri kaidah transformasi; (2) masukan yg memungkinkan terjadinya suatu transformasi
deskriptif des.krip.tif [a] bersifat deskripsi; bersifat menggambarkan apa adanya: prosa -- dirasa lebih segar dp prosa yg menggambarkan hal yg aneh-aneh
deskuamasi des.ku.a.ma.si [n] pelepasan elemen epitel, terutama kulit, dl bentuk sisik atau lembaran halus
detak de.tak [n] tiruan bunyi detik tetapi lebih berat, tiruan bunyi debar jantung yg memukul keras
detak jantung denyut jantung; debar jantung
detik-detik de.tik-de.tik [n] waktu yg singkat; saat: ~ yg mendebarkan
dewan juri panitia yg menentukan hasil sayembara (perlombaan, pertandingan)
dewangga de.wang.ga [n] kain yg bergambar-gambar indah, bercorak biru atau kuning pd dasar merah
diagram di.a.gram [n] gambaran (buram, sketsa) untuk memperlihatkan atau menerangkan sesuatu: untuk menetapkan biaya, perlu dibuat -- perencanaan pembangunan jembatan itu
diagram arus [Man] gambar yg memperlihatkan jalannya pelaksanaan kegiatan
diagram balok diagram yg dinyatakan dl tiga dimensi, lebar, tinggi, dan dalam; (2) Geo gambar sketsa untuk menjelaskan sesuatu dng melukiskan bagiannya, cara kerjanya, dsb
diagram pencabangan [Ling] gambaran abstrak yg menunjukkan hubungan gagasan yg satu dng gagasan yg lain secara bercabang
diagram pias diagram yg menggambarkan peristiwa dng bidang atau kolom
diagram pohon [Ling] gambaran visual penjabaran suatu satuan atas konstituen secara hierarkis
diagram silsilah gambaran visual hubungan genealogis antara bahasa berkerabat dl keluarga atau kelompok bahasa
diagram tali gambar yg disusun dng menggunakan tali untuk mengikuti dan mengukur jalan yg dilalui
diapositif di.a.po.si.tif [n] (1) Graf gambar fotografi positif di atas alas bening, digunakan sbg bias yg diproyeksikan; (2) transparansi kecil yg dicetak dr negatif hasil pemotretan udara untuk keperluan kontur peta relief; (3) hasil cetakan yg dasarnya berwarna pekat, gambar atau teksnya putih; dias
diaspora di.as.po.ra [n Pol] masa tercerai-berainya suatu bangsa yg tersebar di berbagai penjuru dunia dan bangsa tsb tidak memiliki negara, msl bangsa Yahudi sebelum negara Israel berdiri pd tahun 1948
diat di.at [kl n] denda (berupa uang atau barang) yg harus dibayar krn melukai atau membunuh orang
diayah di.a.yah [kl n] pengumuman; penyebarluasan
diberi kuku hendak mencengkam [pb] baru diberi kekuasaan sedikit sudah hendak menindas orang lain
dibujuk ia menangis dibujuk ia me.na.ngis , ditendang ia tertawa [pb] orang baru bekerja dng baik dan sempurna sesudah ia dimarahi
difluensi dif.lu.en.si [n Mat] bentuk garis angin atau isobar yg memancar
diftong dif.tong [n Ling] bunyi vokal rangkap yg tergolong dl satu suku kata (spt ai dl kata rantai, au dl kata imbau); -- lebar Ling diftong yg terjadi dng perubahan letak lidah yg agak banyak, msl ai pd lantai
difusi di.fu.si [n] (1) Fis percampuran gas atau zat cair di luar daya mekanik; (2) penyebaran atau perembesan sesuatu (kebudayaan, teknologi, ide) dr satu pihak ke pihak lainnya; penghamburan; pemencaran; (3) Ling pengaruh migrasi dan pengalihan pranata budaya melewati batas-batas bahasa, khususnya inovasi dan peminjaman
difusi cahaya penyebaran cahaya; pemancaran cahaya yg arahnya tersebarkan ke segala jurusan
difusi hukum penyebaran hukum di kalangan masyarakat agar diketahui dan dipahami meskipun belum tentu ditaati oleh warganya
digitalisasi di.gi.ta.li.sa.si [n] proses pemberian atau pemakaian sistem digital: implementasi -- di negara kita baru pd saluran transmisi
dijual sayak [pb] sama saja halnya, pekerjaan baru, tetapi tidak berbeda dr pekerjaan lama
dimakan di.ma.kan [v] (1) ki dimusnahkan; dirusakkan; dihabiskan: rumahnya habis -- api; pagar besinya keropos -- karat; (2) mendapat penyakit: kakinya -- air, mendapat penyakit kulit, terutama di antara jari kaki krn bekerja di sawah; telah habis maka -, pb atau lagi ada jangan -, sudah habis baru -, pb sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu
dimensi di.men.si [n] ukuran (panjang, lebar, tinggi, luas, dsb); matra: garis mempunyai satu --; film tiga --
dinas pabean badan yg mengurusi ketentuan tt perizinan, pembatasan, atau pelarangan membawa barang masuk atau keluar di suatu negara, biasanya tembakau, minuman keras, atau wewangian
diorama di.o.ra.ma [n] (1) sajian pemandangan dl ukuran kecil yg dilengkapi dng patung dan perincian lingkungan spt aslinya serta dipadukan dng latar yg berwarna alami; pola atau corak tiga dimensi suatu adegan atau pemandangan yg dihasilkan dng menempatkan objek dan tokoh di depan latar belakang dng perspektif yg sebenarnya sehingga dapat menggambarkan keadaan yg sebenarnya; (2) pameran spesimen satwa liar atau pemandangan dl ukuran aslinya yg dilengkapi dng lingkungan alam asli dan latar yg bercat
dipan di.pan [n] (1) bangku panjang rendah (untuk duduk-duduk atau berbaring); (2) tempat tidur terbuat dr papan yg tidak berkelambu
dipengapakan di.peng.a.pa.kan [ark v] diperlakukan bagaimana; dibagaimanakan: barang-barang ini harus ~
diperdanakan di.per.da.na.kan [v] dijual (dikeluarkan dsb) untuk pertama kalinya; diperkenalkan kpd masyarakat untuk pertama kalinya: saham perusahaan itu baru akan ~ akhir bulan ini
diri di.ri [n] (1) orang seorang (terpisah dr yg lain); badan: ia menyesali -- nya; untuk kepentingan -- nya sendiri; (2) tidak dng yg lain: pekerjaan itu dilakukannya seorang --; (3) dipakai sbg pelengkap beberapa kata kerja untuk menyatakan bahwa penderitanya atau tujuannya adalah badan sendiri: janganlah bunuh -- , kasihanilah anak- anakmu; kami minta -- , hari sudah menjelang magrib; (4) Sas engkau: pergilah -- lekas-lekas [v] ber.di.ri v (1) tegak bertumpu pd kaki (tidak duduk atau berbaring): krn bus terlalu penuh, aku terpaksa ~; (2) tegak (tidak terbaring): monumen nasional ~ dng megahnya di atas tanah datar; (3) bangkit lalu tegak: hadirin ~ lalu memberi hormat; (4) telah dijadikan; telah ada (tt negara, perkumpulan, dsb): perkumpulan itu telah ~ sejak tahun 1945; (5) ki bertumpu; mandiri: negara itu ~ di atas kaki sendiri; (6) ki berada (pd pihak, golongan, dsb): saya ~ di pihakmu
disintegrasi dis.in.teg.ra.si [n] (1) keadaan tidak bersatu padu; keadaan terpecah belah; hilangnya keutuhan atau persatuan; perpecahan; (2) Fis sebarang transformasi, baik spontan maupun terimbas oleh radiasi, yg dibarengi dng pemancuran zarah atau foton
diskiasis dis.ki.a.sis [n Bio] tumbuhnya bulu mata baris yg kedua dan melengkung ke arah mata
diskontinuitas dis.kon.ti.nu.i.tas [n] ketidaksinambungan: -- antara tradisi dan kebudayaan yg baru dapat menimbulkan kesenjangan antara kaum tua dan kaum muda
diskonto harga [Dag] pengurangan harga berdasarkan volume barang yg dibeli
diskredit dis.kre.dit [v] men.dis.kre.dit.kan v (berusaha untuk) menjelekkan atau memperlemah kewibawaan seseorang atau satu pihak tertentu: selebaran berupa pamflet gelap itu bertujuan ~ Pemerintah
diskursif dis.kur.sif [a] (1) berkaitan dng nalar: kemampuan --; (2) disimpulkan secara logis: pemikiran --; (3) bertebaran, tersebar dsb pd semua benda, hal: kecerdasan --
dislokasi dis.lo.ka.si [n] (1) perubahan atau pemindahan lokasi; (2) Dok perenggangan persendian pd patah tulang; (3) Geo pergeseran lapisan tanah krn gerakan tektonis; (4) Mil pemindahan atau penyebaran kesatuan militer dr suatu pangkalan atau pertahanan ke daerah lain; (5) Ling pemindahan unsur kalimat ke awal (sbg topik) atau ke akhir kalimat (sbg penegasan)
dismembrasio dis.mem.bra.sio [n Huk] timbulnya suatu negara baru di dl wilayah suatu negara yg sedang mengalami keruntuhan
dispenser dis.pen.ser [n] (1) mesin penjual; mesin penyaji: lebih dr 11.700 -- minuman telah digunakan di mana-mana; (2) penyemprot: digunakan metode baru untuk hujan buatan dng mendirikan menara -- di Gunung Tangkuban Perahu yg menyemprot awan yg melekat di puncak gunung itu; (3) peranti elektronik yg secara otomatis dapat memanaskan dan mendinginkan air yg siap diminum
dispersal dis.per.sal [n Dem] penyebaran dan/atau pergerakan menjauhi tempat kelahiran atau kepadatan populasi
dispersi dis.per.si [n] (1) pergerakan untuk perpindahan individual, terutama untuk mendiami lingkungan baru; (2) Fis penguraian atau pembiasan warna
disposisi dis.po.si.si [n] (1) Adm pendapat seorang pejabat mengenai urusan yg termuat dl suatu surat dinas, yg langsung dituliskan pd surat yg bersangkutan atau pd lembar khusus; (2) Dok kecenderungan untuk mendapatkan suatu penyakit, kelainan temperamen atau kelainan watak
distikiasis dis.ti.ki.a.sis [n Dok] tumbuhnya baris bulu mata ganda pd satu kelopak mata, yg satu atau keduanya melengkung ke arah bola mata
distikon dis.ti.kon [n Sas] puisi yg setiap baitnya terdiri atas dua baris, biasanya berirama akhir; kuplet tertutup
distribusi dis.tri.bu.si [n] (1) penyaluran (pembagian, pengiriman) kpd beberapa orang atau ke beberapa tempat; (2) pembagian barang keperluan sehari-hari (terutama dl masa darurat) oleh pemerintah kpd pegawai negeri, penduduk, dsb; (3) Ling semua posisi yg ditempati oleh unsur bahasa; (4) ark persebaran benda dl suatu wilayah geografi tertentu
distributor dis.tri.bu.tor [n] orang atau badan yg bertugas mendistribusikan barang (dagangan); penyalur
ditimang di.ti.mang [v] dipegang dan diayun-ayunkan tanda sayang (tt anak, barang, dsb)
divergen di.ver.gen [a] dl keadaan menjadi bercabang-cabang; dl keadaan menyebar
divergensi di.ver.gen.si [n] (1) penyebaran: -- makna; (2) Ling proses terpecah belahnya suatu bahasa menjadi beberapa dialek krn tiadanya fasilitas pendidikan yg standar dan kurang cukupnya komunikasi
dobel do.bel [a cak] (1) rangkap dua: ikatannya harus -- supaya kuat; (2) lipat dua: penghasilan kami sudah -- dp tahun yg lalu; (3) dua sekaligus: bulan ini uang sekolah harus dibayar --; (4) kembar: saya tidak suka yg -- spt ini, saya ingin dua, tetapi berlainan; (5) Olr bermain berpasangan; bermain ganda: dl pertandingan bulu tangkis hari ini, ia akan bermain -- dng pemain sekota asalnya
dodot do.dot [n] pakaian adat Jawa dr kain batik atau cindai panjang dan lebar, dipakai pd upacara resmi (oleh pengantin dsb)
dogmatis dog.ma.tis [a] bersifat mengikuti atau menjabarkan suatu ajaran tanpa kritik sama sekali
dokumen do.ku.men [n] (1) surat yg tertulis atau tercetak yg dapat dipakai sbg bukti keterangan (spt akta kelahiran, surat nikah, surat perjanjian); (2) barang cetakan atau naskah karangan yg dikirim melalui pos; (3) rekaman suara, gambar dl film, dsb yg dapat dijadikan bukti keterangan
dokumentasi do.ku.men.ta.si [n] (1) pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi dl bidang pengetahuan; (2) pemberian atau pengumpulan bukti dan keterangan (spt gambar, kutipan, guntingan koran, dan bahan referensi lain): panitia dilengkapi dng seksi pameran, publikasi, dan --
domba ekor gemuk domba yg berasal dr Asia Tengah, ekornya besar, lebar, dan panjang, baik jantan maupun betina tidak bertanduk
domba garut domba yg tubuhnya besar, lebar, dan kuat, tanduk jantannya besar, melengkung ke belakang terus ke depan (membentuk semacam lingkaran)
domestikasi do.mes.ti.ka.si [n] penjinakan hewan liar atau hewan buas dsb: binatang liar yg baru ditangkap di hutan perlu -- agar dapat dimanfaatkan kegunaannya oleh manusia
dominion do.mi.ni.on [n] negara yg merdeka dan berpemerintahan sendiri, tetapi menjadi anggota persemakmuran negara besar, spt Australia, Kanada, dan Selandia Baru
drama dra.ma [n Sas] (1) komposisi syair atau prosa yg diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yg dipentaskan: dia gemar menonton --; (2) cerita atau kisah, terutama yg melibatkan konflik atau emosi, yg khusus disusun untuk pertunjukan teater; (3) cak kejadian yg menyedihkan
drama duka [Sas] (1) drama yg khusus menggambarkan kejatuhan atau keruntuhan tokoh utama; (2) drama yg melukiskan tikaian di antara tokoh utama dan kekuatan yg luar biasa yg berakhir dng malapetaka atau kesedihan; tragedi
drama rumah tangga drama yg menggambarkan kehidupan suatu rumah tangga yg realistis
drip [n] alat berupa sebatang besi baja yg berujung runcing dipakai untuk membenamkan paku supaya berada di bawah permukaan atau untuk menandai ukuran atau tempat mengerjakan pekerjaan pd lembar pelat besi (baja) [Jk ark n] babak (dl sandiwara rakyat)
drop [v cak] , me.nge.drop v (1) memberikan (dr pejabat, atasan, dsb kpd masyarakat, bawahan, dsb): gubernur telah ~ biaya sebesar 16 juta rupiah untuk pembangunan jembatan itu; (2) mengirimkan atau menempatkan: pemerintah akan ~ 500 orang guru dr Jawa untuk Kalimantan Tengah; pemerintah ~ 1.000 orang transmigran di Sulawesi Selatan; (3) menyediakan; memasarkan: Bulog akan ~ daging untuk keperluan Lebaran
drumben drum.ben [n] kelompok pemusik, yg sambil berbaris memperagakan berbagai gerak dan bentuk dng memainkan alat-alat musik perkusi, terompet, gendang, dsb di bawah pimpinan gitapati
dudus du.dus [n] upacara adat Bali mencuci rambut pengantin baru yg dilakukan oleh kepala adat
duit ayam uang sen zaman Belanda yg bergambar ayam
dulang-dulang du.lang-du.lang [n] talam kecil untuk mencuci barang sepuhan [n Lay] kayu lintang pd tiang kapal
dumping dum.ping [n Dag] sistem penjualan barang di pasaran luar negeri dl jumlah banyak dng harga yg rendah sekali (dng tujuan agar harga pembelian di dl negeri tidak diturunkan sehingga akhirnya dapat menguasai pasaran luar negeri dan dapat menguasai harga kembali)
dunia du.nia [n] (1) bumi dng segala sesuatu yg terdapat di atasnya; planet tempat kita hidup: di seluruh -- ini terdapat kira-kira 4.000 bahasa; (2) alam kehidupan: kita mengharapkan -- baru yg adil dan makmur; (3) semua manusia yg ada di muka bumi: hampir seluruh -- menghargai cita-cita Mahatma Gandhi; (4) lingkungan atau lapangan kehidupan: ia sudah lama berkecimpung dl -- pendidikan; (5) (segala) yg bersifat kebendaan; yg tidak kekal: baginya tiada arti harta -- ini; (6) peringkat antarbangsa (seluruh jagat atau segenap manusia): kejuaraan -- bulu tangkis yg pertama diselenggarakan di Malmoe, Swedia [n] pembicaraan mengenai perkawinan (di Halmahera)
dunia ketiga negara-negara berkembang; (2) bangsa-bangsa nonblok (tidak termasuk blok Barat atau blok Timur)
duopoli du.o.po.li [n] oligopoli yg terbit pd dua perusahaan yg menguasai seluruh penawaran satu jenis barang tertentu
dwifungsi ABRI fungsi rangkap yg dijalankan ABRI pd masa Orde Baru, yaitu sbg kekuatan pertahanan dan keamanan dan sbg kekuatan sosial
dwimuka dwi.mu.ka [n] dua muka; dua segi; (2) v bersegi dua; beraspek dua: sajak-sajak terbarunya menampilkan kemasyarakatan yg mempunyai ciri --
eboni ebo.ni [n] kayu yg keras, berat, dan tahan lama, digunakan untuk membuat mebel dan barang ukiran, biasanya berwarna hitam; kayu hitam; Diospyros ebenum
eceran ecer.an [n] secara satu-satu; sedikit-sedikit (tt penjualan atau pembelian barang); ketengan
edar /Edar/, ber.e.dar v (1) berjalan berkeliling (hingga sampai ke tempat permulaan): bumi ~ pd ekliptika yg tetap; (2) berpindah-pindah dr tangan ke tangan atau dr tempat satu ke tempat lain; berputar: daftar pemungutan derma ini sudah ~ di kampung saya; (3) berlaku dl masyarakat: uang kertas baru mulai ~ pd permulaan bulan depan
edisi edi.si [n] (1) bentuk buku yg diterbitkan: buku -- saku; (2) keluaran (buku, surat kabar, majalah, kamus, dsb yg diterbitkan) dr macam yg sama dan dl waktu yg sama pula: -- pertama Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan Poerwadarminta; (3) Sas versi karya sastra yg diterbitkan pd waktu dan tempat tertentu
edisi khusus edisi surat kabar, majalah, atau buku yg khusus diterbitkan dl rangka memperingati suatu peristiwa atau membicarakan suatu masalah
edisi pendahuluan [Kom] surat kabar yg dicetak dan dikirimkan lebih dahulu dp lembaran yg lain
edisi revisi terbitan ulang buku dsb dng perubahan baru dl naskah
edit [v] meng.e.dit v (1) mempersiapkan naskah yg siap cetak atau siap terbit (dng memperhatikan terutama segi ejaan, diksi, dan struktur kalimat); menyunting: dia ~ naskah buku- buku yg akan diterbitkan; (2) merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah); (3) menyusun (film, pita rekaman) dng memotong dan memadukan kembali
editor edi.tor [n] orang yg mengedit naskah tulisan atau karangan yg akan diterbitkan dl majalah, surat kabar, dsb; penyunting
editor pengelola petugas yg bertanggung jawab atas penyampaian berita di televisi dan radio (pd surat kabar dan majalah disebut redaktur pelaksana)
editorial edi.to.ri.al [Kom] (1) a mengenai atau berhubungan dng editor atau pengeditan: pekerjaan --; (2) n artikel dl surat kabar atau majalah yg mengungkapkan pendirian editor atau pimpinan surat kabar (majalah) tsb mengenai beberapa pokok masalah; tajuk rencana
efek [n] (1) akibat; pengaruh: kenaikan harga bensin mempunyai -- thd harga barang kebutuhan sehari-hari; (2) kesan yg timbul pd pikiran penonton, pendengar, pembaca, dsb (sesudah mendengar atau melihat sesuatu) [n Ek] surat berharga yg dapat diperdagangkan (spt surat saham, surat obligasi)
efek demonstrasi [Ek] peniruan pola konsumsi luar negeri atau perubahan pola konsumen dl negeri akibat terlalu banyaknya barang luar negeri yg masuk
efek pendapatan pengaruh yg dirasakan konsumen dng naiknya harga barang untuk mengurangi permintaan akan barang tsb krn dng pendapatan yg sama, konsumen merasa lebih kecil tingkat pendapatannya
efek substitusi pengaruh yg dirasakan konsumen dng naiknya harga barang untuk mengurangi permintaan akan barang yg harganya relatif mahal untuk menggantinya dng barang yg harganya relatif lebih murah;
eigendom ei.gen.dom [Bld n Huk] hak mutlak atas suatu barang; kepunyaan; milik
ejaan eja.an [n] kaidah-kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi (kata, kalimat, dsb) dl bentuk tulisan (huruf-huruf) serta penggunaan tanda baca
ejaan fonemis eja.an fonemis ejaan yg menggambarkan tiap fonem dl bahasa dng satu lambang secara konsisten, msl ejaan Suomi dan ejaan Turki
ejaan fonetis eja.an fonetis ejaan yg menggambarkan tiap varian fonem atau bunyi dng satu lambang, msl ejaan Melayu sistem Wilkinson
ekologi populasi cabang ekologi yg menitikberatkan hubungan antara kelompok makhluk, jumlah individu, dan faktor penentuan besar populasi dan penyebarannya
ekonomi eko.no.mi [n Ek] (1) ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (spt hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan); (2) pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dsb yg berharga; (3) tata kehidupan perekonomian (suatu negara); (4) cak urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara)
ekonomi bentuk perusahaan perdagangan secara modern dl bentuk perusahaan yg dilakukan secara besar-besaran dng ciri spt harga barang tetap ditentukan menurut perhitungan besarnya modal dan segala pembiayaan untuk produksi, standardisasi barang, peniadaan tindakan tawar-menawar harga, dan penggunaan iklan untuk penawaran kpd khalayak
ekonomi kedai cara berdagang tradisional dl masyarakat negara berkembang yg berupa usaha kecil-kecilan oleh rakyat dng ciri, spt harga barang tidak pasti, adanya tawar-menawar, adanya utang-piutang yg kompleks antara pedagang, barang dagangan sedikit, risiko rugi kecil, dan keuntungan juga kecil
ekonomis eko.no.mis [a] bersifat hati-hati dl pengeluaran uang, penggunaan barang, bahasa, waktu; tidak boros; hemat
ekor [n] (1) bagian tubuh binatang dsb yg paling belakang, baik berupa sambungan dr tulang punggung maupun sbg lekatan; (2) kata penggolong untuk binatang: dua -- harimau; (3) sesuatu yg rupanya (keadaannya) spt ekor: -- layang-layang; (4) bagian yg di belakang sekali (tt pesawat, pasukan, dsb): -- pasukan itu baru saja lewat di sini; (5) akibat dr kejadian atau keadaan sebelumnya: perkara itu merupakan -- dr peristiwa semalam; (6) ki orang yg harus ditanggung (diurus, dibiayai, dsb); tanggungan: dia harus bekerja keras krn -- nya banyak
eksemplar ek.sem.plar [n] (1) lembar; helai; (2) kata penggolong benda untuk buku (barang cetakan): buku ini dicetak sebanyak 5.000 --
ekspedisi ek.spe.di.si [n] (1) pengiriman surat, barang, dsb; (2) perusahaan pengangkutan barang; (3) Huk salinan yg sama bunyinya (tt vonis atau akta); (4) perjalanan penyelidikan ilmiah di suatu daerah yg kurang dikenal; (5) Mil pengiriman tentara untuk memerangi (menyerang, menaklukkan) musuh di suatu daerah yg jauh letaknya
ekspeditor ek.spe.di.tor [n] (1) badan atau perusahaan yg bergerak dl bidang pengangkutan atau pengiriman barang; (2) orang yg pekerjaannya menyelenggarakan pengangkutan barang-barang melalui darat, laut, atau udara; (3) orang yg menjelajah (melakukan perjalanan) untuk keperluan penyelidikan ilmiah
eksperimental folklorik seni gerak yg tetap berada dl kerangka tradisi tari suatu suku bangsa; tetap menggunakan unsur tari tradisional dr wilayah yg terbatas, tetapi baru dan eksperimental dl menyusun ramuan unsur tsb
eksplisit eks.pli.sit [a] gamblang, tegas, terus terang, tidak berbelit-belit (sehingga orang dapat menangkap maksudnya dng mudah dan tidak mempunyai gambaran yg kabur atau salah mengenai berita, keputusan, pidato, dsb); tersurat
eksplorasi eks.plo.ra.si /Eksplorasi/ (1) n penjelajahan lapangan dng tujuan memperoleh pengetahuan lebih banyak (tt keadaan), terutama sumber-sumber alam yg terdapat di tempat itu; penyelidikan; penjajakan: -- sumber minyak di daerah lepas pantai sedang giat dilakukan; (2) Dik kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dr situasi yg baru; (3) Pet penyelidikan dan penjajakan daerah yg diperkirakan mengandung mineral berharga dng jalan survei geologi, survei geofisika, atau pengeboran untuk menemukan deposit dan mengetahui luas wilayahnya
eksplorasi akhir [Pet] penyelidikan terperinci untuk cebakan mineral atau batu bara setelah hasil penyelidikan pendahuluan menyatakan bahwa cebakan itu ada kemungkinan mempunyai nilai ekonomis
ekspor eks.por [n] pengiriman barang dagangan ke luar negeri: barang-barang -- , barang-barang yg dikirimkan ke luar negeri
ekspos eks.pos [v] meng.eks.pos v (1) membeberkan: pers telah ~ peristiwa itu secara berlebihan; (2) memamerkan barang-barang yg akan dijual (benda-benda antik, hasil seni, dsb)
eksposisi eks.po.si.si [n] (1) uraian (paparan) yg bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan (msl suatu karangan); (2) pameran (barang hasil industri, karya seni, kerajinan tangan, dsb); (3) Sas bagian awal karya sastra yg berisi keterangan tt tokoh dan latar; paparan
ekspresi eks.pre.si [n] (1) pengungkapan atau proses menyatakan (yaitu memperlihatkan atau menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dsb): sajak itu merupakan -- dr perasaan hatinya; (2) pandangan air muka yg memperlihatkan perasaan seseorang: -- rasa tidak puas tergambar di wajahnya
ekspresif eks.pre.sif [a] tepat (mampu) memberikan (mengungkapkan) gambaran, maksud, gagasan, perasaan: sajak itu sangat --
ekspresionisme eks.pre.si.o.nis.me [n] (1) Sen aliran seni yg melukiskan perasaan dan pengindraan batin yg timbul dr pengalaman di luar yg diterima tidak saja oleh pancaindra, melainkan juga oleh jiwa seseorang; (2) aliran kesusastraan yg lebih mementingkan soal kejiwaan dp menggambarkan kejadian yg nyata
ekstraksi ek.strak.si [n] (1) ringkasan atau ikhtisar; kutipan kata, contoh, atau bagian dr buku; (2) keturunan (suatu bangsa); (3) Dok penarikan ke luar; pencabutan: -- peluru dr luka korban penembakan; (4) ki pencurian: -- informasi dr seseorang yg tidak mau memberikannya [n] (1) Min penambangan batu bara atau bijih dr cebakannya; (2) Kim pemisahan suatu bahan dr campurannya, biasanya dng menggunakan pelarut
ekuator eku.a.tor [n] garis khayal yg merupakan lingkaran terbesar mengelilingi bumi; garis yg ditarik pd peta bumi untuk menggambarkan titik-titik yg sama jaraknya dr kutub utara ke kutub selatan; khatulistiwa
elang [n] burung buas yg mempunyai daya penglihatan tajam, paruhnya bengkok dan cengkeramannya kuat, menangkap mangsanya dng menyambar
elevator ele.va.tor [n] (1) alat untuk membawa orang atau barang naik atau turun dr satu lantai ke lantai lainnya (dl gedung bertingkat); (2) alat yg digunakan untuk menaikkan atau menurunkan (gandum, terigu, atau padi-padian lainnya) ke atau dr kapal
eliminasi eli.mi.na.si [n] (1) pengeluaran (spt racun dr tubuh); penghilangan; (2) penyingkiran; pengasingan: -- orang-orang yg berbahaya dr tengah masyarakat; (3) penyisihan: -- juara dunia oleh pemain baru itu sangat mencengangkan
elipsis elip.sis [n Ling] tanda berupa tiga titik yg diapit spasi (...), menggambarkan kalimat yg terputus-putus atau menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yg dihilangkan
email ema.il [n] (1) massa berupa kaca tidak bening yg dipakai untuk melapisi benda dr logam, gelas, atau tembikar; (2) barang-barang yg diberi salutan email; (3) bahan padat berwarna putih dan keras yg melapisi dan melindungi bagian dentin mahkota gigi
emas hitam [ki] (1) pasir besi; (2) aspal; (3) batu bara
embalase em.ba.la.se [n] (1) pengemasan atau pengepakan barang (untuk dikirim); (2) bahan dsb yg digunakan untuk pengemasan atau pengepakan barang
embat em.bat [v] meng.em.bat v (1) memukul dng benda panjang tipis spt rotan; (2) cak mengambil dng cara yg tidak sah (mencuri, mencopet): pencoleng telah ~ barang-barang pedagang itu
empap em.pap [v] , meng.em.pap v menindih atau menekan dng barang berat; memukul dsb dng barang yg lebar dan pipih (spt telapak tangan): ~ ikan dng daun dayung [Mk v] banting; lempar; empas
empok em.pok [Jk n] (1) kakak perempuan: -- nya yg baru menikah akan mengikuti suaminya ke Mekah; (2) kata sapaan untuk orang perempuan yg lebih tua: -- , bolehkah saya bertanya?
emporium em.po.ri.um [n] (1) pusat perdagangan; pusat perbelanjaan; (2) gudang besar yg berisi berbagai barang dagangan
empot em.pot [a] , em.pot-em.pot.an adv cak (1) susah payah (dng mengeluarkan banyak tenaga dsb): saya ~ mendorong gerobak itu; (2) gelisah; resah; harap-harap cemas; tidak sabar: Bang Miun ~ menunggui bininya yg akan melahirkan
en- (em-) [bentuk terikat] (1) di dalam: ensefalon; (2) ke dalam: embargo
encer en.cer [a] (1) cair; tidak kental: minum kopi --; (2) menjadi cair: mentega kalau dipanaskan --; (3) bercampur air, tidak kental, atau sangat kurang sari patinya (tt barang cair yg mengandung suatu zat): tambahkan sedikit air, supaya --; (4) cak mudah mengerti; lekas menerima pelajaran; cerdas: anak ini memang -- otaknya; (5) cak sepele; mudah: dia selalu menganggap -- lawannya
endapan en.dap.an [n] (1) sesuatu yg bercampur dng barang cair yg telah turun ke bawah dan bertimbun di dasar (spt ampas kopi yg bertimbun di dasar mangkuk); (2) Geo bahan lepas yg mengendap dan terhampar di dasar laut, danau, sungai, atau rawa; sedimen
endilau en.di.lau [n] pohon yg tingginya mencapai 15 m, mudah dan cepat tumbuh sehingga cocok untuk penghutanan kembali lereng-lereng gunung yg gundul; Commersonia bartramia
endotoksin en.do.tok.sin [n ] racun yg terdapat di dl kuman dan yg baru keluar bila kuman itu rusak
endut-endutan en.dut-en.dut.an [a] berdebar-debar (tt perasaan)
energi matahari sumber utama energi atmosfer yg penyebarannya di seluruh muka bumi merupakan pengendalian yg besar thd cuaca dr iklim, selain berpengaruh thd tanaman dan binatang
engah [Jk a] tahu (sadar atau mengerti): dia baru -- bahwa dompetnya telah dicopet orang , engah-engah n napas yg mengembus keras-keras (spt napas orang yg baru berlari cepat) , ter.per.e.ngah a terdiam krn kaget, takut, dan bingung; termangu-mangu
ensefalogram en.se.fa.lo.gram [n Dok] gambar sinar r?ntgen otak yg diperoleh dng ensefalografi
ensefalomielitis en.se.fa.lo.mi.e.li.tis [n Dok] radang otak dan sumsum tulang belakang yg tersebar di beberapa tempat
entrepot en.tre.pot [n] tempat penimbunan barang yg belum; diketahui tujuannya dan berada di bawah pengawasan duane krn mungkin pengimpornya tidak membayar bea masuk sebagaimana mestinya
epidemiologi epi.de.mi.o.lo.gi [n] ilmu tt penyebaran penyakit menular pd manusia dan faktor yg dapat mempengaruhi penyebaran itu
epidiaskop epi.di.a.skop [n Fis] sistem proyeksi optis yg dapat dipakai untuk memproyeksikan gambar, baik dr benda tembus cahaya (spt film) maupun yg tidak tembus cahaya (spt mata uang, gambar) ke atas sebuah layar putih
epifit epi.fit [n Bio] tumbuhan yg menumpang pd tumbuhan lain, tetapi tidak mengambil unsur baru secara langsung dr tumbuhan yg ditumpanginya itu
epigon epi.gon [n] orang yg tidak memiliki gagasan baru dan hanya mengikuti jejak pemikir atau seniman yg mendahuluinya; peniru seniman atau pemikir besar: -- Chairil Anwar banyak terdapat pd tahun lima puluhan
epigraf epi.graf [n] (1) prasasti; (2) Sas kalimat atau bagian kalimat pd bagian awal karya sastra yg menggambarkan tema
episode epi.so.de [n] (bagian) riwayat atau peristiwa (yg seakan-akan berdiri sendiri); seri cerita: cerita Raja Duswanta merupakan sebuah -- dl cerita Mahabarata
epistel epis.tel [n Kris] salah satu surat dr para rasul yg menjadi bagian dr Kitab Perjanjian Baru
erosi lokal erosi setempat atau yg tidak berpengaruh buruk, endapannya terjadi pd sembarang tempat
erpak er.pak [n] hak untuk menarik keuntungan sepenuh-penuhnya dr suatu benda tidak bergerak milik orang lain dng pembayaran tahunan berupa uang atau barang; hak temurun; hak guna pakai
estuari es.tu.a.ri [n Geo] (1) perairan pantai setengah tertutup tempat air laut bertemu dng air tawar; (2) muara sungai berbentuk corong yg melebar ke arah laut krn pengaruh pasang; (3) perairan terlindung yg kemasinannya berbeda dng jelas apabila dibandingkan dng kemasinan air laut, beberapa di antaranya mempunyai kemasinan tinggi (estuari negatif), yg ditandai dng fluktuasi kemasinan dibandingkan dng air payau atau danau asin yg mempunyai kadar garam tetap
etalase eta.la.se [n] tempat memamerkan barang-barang yg dijual (biasanya di bagian depan toko)
etiket eti.ket [n] carik kertas yg ditempelkan pd kemasan barang (dagangan) yg memuat keterangan (msl nama, sifat, isi, asal) mengenai barang tsb [n] tata cara (adat sopan santun, dsb) dl masyarakat beradab dl memelihara hubungan baik antara sesama manusianya
etnografi et.no.gra.fi [n] (1) deskripsi tt kebudayaan suku-suku bangsa yg hidup; (2) ilmu tt pelukisan kebudayaan suku-suku bangsa yg hidup tersebar di muka bumi
etnologi et.no.lo.gi [n] ilmu tt unsur atau masalah kebudayaan suku bangsa dan masyarakat penduduk suatu daerah di seluruh dunia secara komparatif dng tujuan mendapat pengertian tt sejarah dan proses evolusi serta penyebaran kebudayaan umat manusia di muka bumi
etnomusikologi et.no.mu.si.ko.lo.gi [n] ilmu perbandingan musik yg bertujuan memperoleh pengertian tt sejarah asal-usul, perkembangan, dan persebaran musik pd pelbagai bangsa di dunia
etnopolitik et.no.po.li.tik [n] ilmu perbandingan politik mengenai sejarah, asal-usul, perkembangan, dan persebaran tata susunan politik pd masyarakat manusia, terutama yg belum mengenal industri
etsa et.sa [n] hasil, spt gambar, ukiran, yg diperoleh dng cara menggambar, mengukir, dsb
eukaliptol eu.ka.lip.tol [n Kim] zat cair tanpa warna yg berbau spt kapur barus, diperoleh dr minyak eukaliptus, kayu putih, dan lavender, digunakan dl wewangian dan sbg bahan penambah cita rasa; sineol; C10H18O
eurosentris eu.ro.sen.tris [a] terpusat pd benua Eropa atau orang-orang Eropa; berkecenderungan untuk menafsirkan dunia berkenaan dng Barat dan nilai serta pengalaman Eropa
evangeli eva.nge.li [n Kris] (1) ajaran Yesus Kristus; keempat Kitab Perjanjian Baru; (2) masing-masing dr keempat Kitab Perjanjian Baru; (3) kutipan dr Injil yg dibaca dl misa
evangelis eva.nge.lis [n] (1) penulis salah satu dr keempat Kitab Injil (Johannes, Markus, Lukas, atau Matheus); (2) pendeta Protestan atau orang biasa yg menyebarkan ajaran Injil
fabel fa.bel [n Sas] cerita yg menggambarkan watak dan budi manusia yg pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti): kancil merupakan tokoh utama dl -- Indonesia yg berperan sbg manusia yg cerdik
fabula atelana komedi singkat yg menggambarkan peristiwa yg berlatar belakang kehidupan desa
fabula tabernasia drama dr zaman Romawi Kuno, biasanya menggambarkan perwatakan atau tokoh orang kota
fabula togata komedi yg menggambarkan adegan kehidupan sehari-hari di kota
fagot fa.got [n] alat musik tiup dng ujungnya berupa lembar tipis rangkap yg suaranya besar dan berfungsi sbg instrumen bas
faksimile fak.si.mi.le [n] pesawat atau mesin untuk mengirim dan menerima berita dan gambar melalui telefoto atau komunikasi radio dng sistem reproduksi fotografi: telah terjadi perkembangan teknologi informasi mulai dr telepon, -- , sampai internet
faktur fak.tur [n Dag] daftar barang kiriman yg dilengkapi keterangan nama, jumlah, dan harga yg harus dibayar
fantasi fan.ta.si [n] (1) gambar (bayangan) dl angan-angan; khayalan: cerita itu berdasarkan -- , bukan kejadian yg sebenarnya; (2) daya untuk menciptakan sesuatu dl angan-angan: pengarang harus kuat -- nya; (3) hiasan tiruan: gaun itu diberi kancing dan saku --; -- biologis bayangan secara biologi: krn -- biologis itu, keinginan untuk melakukan eksplorasi thd wilayah yg masih menyimpan misteri ilmu pengetahuan tsb makin meningkat
favorit fa.vo.rit [n] (1) orang yg diharapkan (dijagokan, diunggulkan) untuk menjadi juara: ia disebut-sebut sbg -- baru All England tahun ini; (2) kesayangan; kegemaran: penyanyi -- Anda akan tampil pd pertunjukan itu
feri fe.ri [n] (1) tempat mengangkut penumpang dan barang untuk menyeberangi selat, sungai, atau terusan; (2) kapal penyeberang khusus (di selat, sungai, terusan) yg bagian buritan dan lambungnya dapat dibuka untuk menaikkan (menurunkan) penumpang, barang, serta kendaraan; kapal tambang
figuratif fi.gu.ra.tif [a] bersifat kiasan atau lambang: pewarnaan ini dan keanekaan motif -- itu memberikan kesan keterampilan dan kesabaran melukis yg mengagumkan
film [n] (1) selaput tipis yg dibuat dr seluloid untuk tempat gambar negatif (yg akan dibuat potret) atau untuk tempat gambar positif (yg akan dimainkan dl bioskop): gulungan -- yg disita itu berisi cerita sadisme; (2) lakon (cerita) gambar hidup: malam itu ia hendak menonton sebuah -- komedi
film kartun film hiburan dl bentuk gambar lucu yg mengisahkan tt binatang dsb
finir fi.nir [n] lembaran kayu yg seragam ketebalannya
fisi fi.si [n] (1) pembelahan sel, msl pembelahan organisme bersel tunggal menjadi dua sel yg sama; (2) Fis pembelahan inti atom menjadi inti-inti atom baru yg lebih ringan sambil melepaskan energi
fisik fi.sik [n] jasmani; badan: seorang karateka harus terlatih, baik -- maupun mentalnya; -- nya sangat lelah, tetapi semangatnya tetap membara; (2) a jasmaniah; badaniah
fisiognomi fi.si.og.no.mi [n] ilmu wajah (penggambaran kualitas watak dan sikap seseorang)
fitnah fit.nah [n] perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yg disebarkan dng maksud menjelekkan orang (spt menodai nama baik, merugikan kehormatan orang): -- adalah perbuatan yg tidak terpuji
fitogeografi fi.to.ge.o.gra.fi [n] ilmu tt masalah penyebaran tumbuhan
fiton fi.ton [n Bio] bagian terkecil tumbuhan (batang, akar, atau daun) yg mampu berkembang menjadi tumbuhan baru
fitososiologi fi.to.so.si.o.lo.gi [n Bio] penelaahan vegetasi, termasuk organisasi, ketergantungan perkembangan, persebaran geografi, dan klasifikasi komunitas tumbuhan
fleksibel flek.si.bel [a] (1) lentur; mudah dibengkokkan; (2) luwes; mudah dan cepat menyesuaikan diri: orang yg kurang -- sukar menyesuaikan diri dng lingkungan baru yg masih asing baginya
fokus fo.kus [n] (1) Fis titik atau daerah kecil tempat berkas cahaya mengumpul atau menyebar setelah berkas cahaya itu menimpa sebuah cermin atau lensa, berkas cahaya yg datang berada dl keadaan paralel dng sumbu cermin atau lensa itu; titik api: tempatkan objek itu dl -- kalau menginginkan hasil pemotretan yg bagus; (2) pusat: -- perhatian dunia internasional tertuju ke kejuaraan sepak bola dunia di Prancis; (3) Ling (a) unsur yg menonjolkan suatu bagian kalimat sehingga perhatian pendengar (pembaca) tertarik pd bagian itu; (b) ciri predikat verbal yg menentukan hubungan semantis predikat verbal itu dng subjek, biasanya ditandai oleh afiks verbal
folder fol.der [n] selebaran (barang cetakan) yg dilipat sedemikian rupa sehingga bagian yg tercetak tidak terkena lipatan
foli fo.li [n] lembaran logam tipis tanpa tumpuan (timah, aluminium, dsb), setebal kurang dr 0,15 mm
folio fo.lio [n] (1) ukuran kertas lebih kurang 21,5 x 32,5 cm; (2) ukuran selembar plano berukuran baku yg dilipat satu kali, ditulis dng tanda 2o; (3) ukuran kertas A-4 menurut ukuran satuan sistem A
folklor bukan lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan tidak dl bentuk lisan (arsitektur rakyat, kerajinan tangan rakyat, pakaian dan perhiasan tradisional, obat-obatan tradisional, makanan dan minuman tradisional, bunyi isyarat, dan musik tradisional)
folklor lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan dl bentuk lisan (bahasa rakyat, teka-teki, puisi rakyat, cerita prosa rakyat, dan nyanyian rakyat)
folksong folk.song [n Mus] nyanyian atau lagu rakyat yg menyebar melalui pendengar secara turun-temurun
fonem fo.nem [n Ling] satuan bunyi terkecil yg mampu menunjukkan kontras makna (msl /h/ adalah fonem krn membedakan makna kata harus dan arus, /b/ dan /p/ adalah dua fonem yg berbeda krn bara dan para beda maknanya
forklif for.klif [n] mesin pengangkat barang
forman for.man [n Ling] garis horizontal yg tergambar pd spektogram yg ditimbulkan oleh penguatan suara dr pelbagai rongga dl mulut dan tenggorok
formasi for.ma.si [n] (1) susunan (pegawai, pengurus, kabinet, pesawat terbang, dsb): pesawat-pesawat terbang itu melintas dng kecepatan tinggi dl -- huruf V; -- pengurus PSSI akan disempurnakan; (2) Geo seperangkat lapisan atau strata yg memiliki ciri litologis yg sama dan mengandung sisa-sisa kehidupan (fosil) yang sama pula; (3) Olr susunan atau barisan (dl sepak bola, bola basket, dsb) sbg pola penyerangan atau pertahanan; penempatan pemain atau orang-orang yg akan melakukan senam
format for.mat [n] bentuk dan ukuran (buku, surat kabar, dsb): krn kesukaran kertas, surat kabar itu terbit dl -- kecil
formatur for.ma.tur [n] orang(-orang) yg ditugasi membentuk suatu badan (kabinet, pengurus, organisasi, dsb): ia ditunjuk sbg anggota -- untuk menyusun pengurus koperasi yg baru
formika for.mi.ka [n] lembaran pelapis penggilap perabot kayu, spt daun pintu, daun meja, terbuat dr bahan plastik dng warna dan corak yg bermacam-macam
formulir for.mu.lir [n] lembar isian; surat isian: -- yg telah diisi harus diserahkan kpd bagian pendaftaran
fortin for.tin lihat barometer
fosforesens fos.fo.re.sens [n Kim] (1) pendaran tertunda sehingga dl gelap benda tsb tampak membara; pendaran fosfor; (2) Kim pendaran yg berlangsung terus walaupun sumber yg mengeksitasikannya telah disingkirkan; (3) pendaran yg terjadi setelah sumber pengeksitasi disingkirkan dr benda yg berpendar
foto fo.to [n] (1) potret: -- nya dimuat di dl surat kabar; (2) ki gambaran; bayangan; pantulan: ragam ilmiah seakan-akan -- kegiatan pikiran
foto finis alat perekam gambar yg ditempatkan pd sisi tertentu yg mengarah ke garis finis
fotograf fo.to.graf [n] (1) gambar yg dihasilkan dr proses fotografi; (2) tukang potret; juru potret; fotografer
fotografi fo.to.gra.fi [n] seni dan penghasilan gambar dan cahaya pd film atau permukaan yg dipekakan
fotografi forensik [Huk] pemotretan dng membuat gambar mengenai segala hal yg diperlukan guna penyidikan dl pembuktian; fotografi kehakiman
fotografi reproduksi [Kom] pemotretan dng kamera reproduksi yg lensanya hanya digunakan untuk keperluan dua dimensi, yaitu panjang dan lebar
fotokopi fo.to.ko.pi [n] hasil reproduksi (penggandaan) fotografis thd barang cetakan (tulisan)
fotomodel fo.to.mo.del [n] wanita atau pria yg menjadi model dl foto (gambar)
fragmentasi frag.men.ta.si [n] (1) pencuplikan (cerita dsb); (2) Zool pembiakan aseksual dng jalan membelah menjadi beberapa bagian, setiap belahan dapat berkembang menjadi organisme baru
fungsi pembelian [Man] semua kegiatan dan usaha untuk mendapatkan barang dan jasa, spt pemesanan, tawar-menawar, negosiasi, dan pengiriman barang
furuk fu.ruk [n Isl] hukum tt kewajiban agama yg tidak pokok yg dijabarkan (bersumber) dr hukum dasar; hukum tambahan: perbedaan pendapat tt jumlah rakaat dl salat Tarawih itu bukanlah mengenai ajaran pokok, melainkan mengenai masalah --
gabruk gab.ruk [n] tiruan bunyi barang keras yg berbenturan
gabungan ga.bung.an [n] (1) ikatan; berkas: ~ kacang panjang ini kecil- kecil; ~ surat berharga itu harus disimpan baik-baik; (2) beberapa macam barang yg dijual atau dibeli; seperangkat (tidak satu-satu): gelas, piring, dan mangkuk ini dijual ~; (3) himpunan atau perserikatan yg terjadi atas beberapa perkumpulan: ~ mahasiswa itu mengadakan gotong royong membersihkan kampung; (4) campuran dua zat atau lebih, membentuk sebuah zat baru; (5) reaksi kimia pd dua unsur yg bersatu dan membentuk senyawa biner atau senyawa biner bergabung dan membentuk senyawa kompleks
gadai ga.dai [v] meminjam uang dl batas waktu tertentu dng menyerahkan barang sbg tanggungan, jika telah sampai pd waktunya tidak ditebus, barang itu menjadi hak yg memberi pinjaman; (2) n barang yg diserahkan sbg tanggungan utang; (3) n kredit jangka pendek dng jaminan yg berlaku tiga bulan dan setiap kali dapat diperpanjang apabila tidak dihentikan oleh salah satu pihak yg bersangkutan
gadaian ga.dai.an [n] barang yg biasa digadaikan
gadis sampul julukan yg diberikan kpd gadis atau wanita cantik yg gambarnya dimuat pd kulit muka majalah
gaftar gaf.tar [n akr] gambar daftar: laporan lazim menggunakan --
gaga rancah [Tan] sistem bercocok tanam dng biji padi yg langsung ditebarkan di ladang yg paling tepat bagi sawah tadah hujan atau tegal
gajah ga.jah [n] (1) binatang menyusui berbelalai, bergading, berkaki besar, berkulit tebal, berbulu abu-abu (ada juga yg putih), berdaun telinga lebar, dan hidupnya menggerombol di hutan (terdapat di Asia dan Afrika); Elephas maximus; (2) nama buah catur yg jalannya selalu menyerong (disebut juga menteri); (3) ki segala sesuatu yg berukuran besar: anak itu menangkap kupu-kupu --
gajah menong hiasan kalung yg bergambar kuda
galang ga.lang [n] barang yg dipasang melintang (spt bantal, penyangga, ganjal, landasan dr kayu, balok); kayu dsb penunjang atau penopang supaya tinggi atau supaya tidak rebah; kalang , meng.ga.lang v melintang: jika tiada aral ~ , kami akan datang besok [n] ga.lang.an n pematang sawah; galeng
galas ga.las [n] (1) tongkat yg ditaruh di bahu untuk menyandang (membawa) barang-barang; pikulan; (2) barang (beban) yg disandang dng tongkat atau dipikul; (3) barang dagangan yg dijajakan dng dipikul atau disandang dng tongkat di bahu
gali-galian ga.li-ga.li.an [n] (1) berbagai barang tambang; (2) berbagai ubi, keladi, dsb
galon ga.lon [n] satuan takaran barang cair (bensin dsb) 3,785 liter (AS) atau 4,546 liter (Ing)
gambuh gam.buh [n] (1) tembang macapat yg bentuknya ditentukan oleh jumlah baris pd bait 5 baris, jumlah suku kata pd tiap baris dr baris pertama 7, 10, 12, 8, 8, dan vokal akhir pd tiap baris dr baris pertama, u, u, i, u, o; (2) drama tari Bali tertua yg menjadi sumber dr bentuk tari Bali yg lain, gerak tariannya lebih tenang jika dibandingkan dng tarian Bali lainnya; (3) penari gambuh
ganda gan.da [n] (1) (tt hitungan) kali; lipat: dua --; (2) berbayang (seakan-akan ada dua): dng teknik pemotretan tertentu kita dapat menghasilkan gambar --; (3) berpasangan (terdiri atas dua); berpasangan dua-dua (dl bulu tangkis, tenis, dsb): pemain -- [n] bau [a] (1) berani melawan (meskipun tidak seimbang); (2) sanggup mengerjakan sesuatu dng tenaga yg lebih sedikit (meremehkan)
gandengan gan.deng.an [n] (1) barang yg digandeng; hasil menggandeng; (2) gerobak atau kereta (yg digandengkan pd truk atau mobil): truk saya tidak ada ~ nya
ganduh gan.duh [n] tokok; imbuh (tambahan sedikit dl bertukar barang dsb) [v] ber.gan.duh v bercampur; berkacau; menjadi kacau
gandulan gan.dul.an [n] (1) benda yg dipakai sbg pemberat; pemberat; (2) barang yg bergantung (spt perhiasan pd kalung)
ganggang gang.gang , ber.gang.gang v berdiang; memanaskan diri (dekat api): krn tidak tahan udara dingin, ia ~ dekat api unggun itu [n] sela-sela di antara dua barang; celah: ia mengintip dr -- pintu; (2) a renggang; tidak rapat: persahabatan mereka semakin -- [n] aneka ragam jenis tanaman yg terdapat di pantai, terutama pantai berkarang dan berombak besar, digunakan sbg sumber bahan makanan atau bahan lainnya; Algae
gap [n] tiruan bunyi meja ditepuk, jantung berdebar, dsb; degap [n] (1) jurang pemisah; (2) celah
garang ga.rang [a] (1) pemarah lagi bengis; galak; ganas: bininya sangat --; (2) Mk kuat (hebat, gemar) sekali: -- bekerja; (3) terik (tt panas matahari) [v] , meng.ga.rang v memanaskan (mengeringkan, memasak) di atas bara api; memanggang; mengganggang
garis bentuk [Graf] (1) garis tipis yg terbentuk pd sistem cetak langsung krn tekanan berat dan tinta encer (pd cetak tinggi) yg mengikuti gambar huruf; (2) garis yg menentukan batas atau membatasi bentuk gambar; kontur
garis depan daerah pertahanan yg langsung berhadapan dng musuh (dl pertempuran); (2) barisan yg di depan sekali
garis median [Mat] sebarang garis pd bidang yg membagi segugus titik menjadi dua gugus dng titik-titik yg sama banyaknya
garis palung garis khayal dl palung tekanan yg mempunyai kelengkungan isobar, siklonal, atau kontur yg maksimum
garuda ga.ru.da [n] (1) burung besar pemakan daging yg menyerupai elang dan mempunyai kekuatan terbang yg luar biasa (yg sudah punah, dan sekarang hanya dl dongeng); (2) lambang negara Indonesia (berupa gambar burung garuda dng bulu sayap berjumlah 17, bulu ekor 8, bulu leher 45, cakar mencengkeram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, dan berperisai lambang Pancasila di dadanya); (3) cak nama perusahaan penerbangan negara Indonesia
gas rawa [Kim] gas yg mudah terbakar, sebagian besar terdiri atas metana, ditemukan dl tambang batu bara dan gas bumi
gasifikasi ga.si.fi.ka.si [n Kim] pengubahan batu bara dsb menjadi bentuk gas yg mempunyai nilai kalori rendah, sedang, atau tinggi, bergantung pd proses yg diterapkan dan maksud penggunaannya
gaya-gayanya ga.ya-ga.ya.nya [adv] rupa-rupanya; menurut lagaknya: ~ ia seorang guru yg sabar
gazal ga.zal [n Sas] puisi yg berasal dr Persia, terdiri atas delapan baris, tiap bait berisi perihal asmara dan tiap baris berakhir dng kata yg sama
gebah ge.bah [v] , meng.ge.bah v menggertak; mengusik; menghalau: mereka ~ pengemis itu; pasukan anti huru-hara itu membubarkan kerumunan orang spt ~ lalat saja
gaya ga.ya [n] (1) kesanggupan untuk berbuat dsb; kekuatan: dia terbanting krn kalah -- dr lawannya; (2) kuat: negara yg -- dan jaya; (3) Fis (a) dorongan atau tarikan yg akan menggerakkan benda bebas (tak terikat); (b) besaran yg mempunyai besar dan arah tertentu; (c) suatu interaksi yg bila bekerja sendiri menyebabkan perubahan keadaan gerak benda; (d) kakas [n] sikap; gerakan: tangannya bergerak dng -- seakan-akan ia terlepas dr suatu bahaya; (2) n irama dan lagu (dl nyanyian, musik, dsb): lagu ini hampir sama -- nya dng lagu-lagu Barat; (3) n ragam (cara rupa, bentuk, dsb) yg khusus (mengenai tulisan, karangan, pemakaian bahasa, bangunan rumah, dsb): telah dibangun balai pertemuan dng -- joglo; (4) n cara melakukan gerakan dl olahraga (renang, lompat, dsb): -- permainannya cukup mengesankan; (5) n lagak lagu; tingkah laku: -- nya nyata dibuat-buat; (6) n sikap yg elok; gerak-gerik yg bagus: peragawati itu muncul dng -- yg memesona; (7) a cak elok; bergaya: biar tidak garang, asal lebih --
gebeng ge.beng /gEbEng/ (1) n bilik kecil (tt perahu); (2) a Lay besar; lebar (tt dayung): dayung --; (3) n Lay bagian yg gepeng dr dayung yg dikayuhkan ke air; daun dayung
gebrak geb.rak [v] , meng.geb.rak v memukul meja, daun pintu, dsb serempak dan keras-keras dng pemukul berbidang lebar (msl dng telapak tangan): krn marahnya, ia ~ meja
gebrakan geb.rak.an [n] (1) pukulan dng pemukul berbidang lebar; (2) tindakan keras untuk menakuti dsb; (3) ki tindakan yg berani (yg tidak diperkirakan sebelumnya oleh orang lain); (4) kerja sama untuk mengerjakan sawah milik kepala desa (di Cirebon)
gebu ge.bu [v] , meng.ge.bu v (1) sangat bersemangat; berkobar-kobar (tt semangat dsb): kedua kesebelasan bergerak dng dukungan semangat yg ~; (2) bekerja dsb dng sekeras-kerasnya (dng maksud cepat selesai); (3) ki timbul (pemberontakan dsb)
gedebak-gedebuk ge.de.bak-ge.de.buk [n] tiruan bunyi barang berat jatuh yg berturut-turut (atau bunyi langkah-langkah kaki yg berat): suara -- itu mengganggu orang tidur
gedebuk ge.de.buk [n] bunyi spt bunyi barang berat jatuh ke tanah
gedoran ge.dor.an [n] (1) ketukan keras (pd pintu); (2) ki hasil merampok: perampok itu membawa lari barang-barang ~ nya
gedung arca nama julukan untuk museum di Jalan Merdeka Barat, Jakarta; gedung gajah
gedung pola gedung tempat memamerkan berbagai pola, model, atau rencana pembangunan dl bentuk maket, miniatur, peta, foto, dan gambar
gejolak ge.jo.lak [n] (1) luapan (bualan) air spt pd waktu mendidih; (2) nyala api yg berkobar-kobar; (3) ki gerakan (pemberontakan dsb); huru-hara
gejos ge.jos [n] tiruan bunyi mendesir, spt bara yg disiram dng air
geladi ge.la.di [v] berlatih; -- bersih pelatihan umum yg terakhir kali sebelum pelaksanaan atau pementasan pd acara sesungguhnya (penampilannya menyerupai pelaksanaan (pementasan) yg sesungguhnya): dl acara -- bersih itu setiap peserta berkostum dng atribut spt dl pertunjukan sebenarnya; -- kotor pelatihan umum menjelang pelaksanaan geladi bersih (belum memakai kostum yg sebenarnya): dl acara -- kotor itu masih banyak peserta yg belum hadir, mungkin pd acara geladi bersih nanti baru semua hadir dng kostum dan atribut yg sebenarnya
gelang ge.lang [n] tumbuhan menjalar, batangnya berair, enak dimakan; Portulaca oleracea [a] , ter.ge.lang-ge.lang a gilang-gemilang [n] (1) barang yg berbentuk lingkaran atau cincin besar; (2) perhiasan (dr emas, perak, dsb) berbentuk lingkaran yg dipakai di lengan atau di kaki; (3) Bio sisa cadar dalam yg melingkari tangkai cendawan tertentu, tudungnya mekar
gelanggang dagang [Ek] ruang untuk memperagakan barang-barang, dng maksud memperkenalkan produk, mencari pasaran, atau meningkatkan penjualan
gelebuk ge.le.buk [n] tiruan bunyi barang jatuh
geledah ge.le.dah [v] , meng.ge.le.dah v memeriksa (orang, rumah, dsb) untuk mencari sesuatu (spt barang larangan, barang curian, surat-surat bukti): petugas keamanan ~ kopor yg dicurigai berisi barang-barang terlarang
gelegak ge.le.gak , ber.ge.le.gak v (1) berbual-bual dan berbunyi (spt air mendidih pd waktu direbus); (2) ki bergelora: kegembiraannya ~ mendengar kabar baik tt anaknya
gelembong ge.lem.bong [n] celana yg celah kangkangannya lebar dan longgar (biasa dipakai untuk bersilat)
gelepek ge.le.pek /gelepEk/, meng.ge.le.pek v bergantung menggelepai (spt bendera yg tidak berkibar-kibar)
geletar ge.le.tar [v] , meng.ge.le.tar v menggigil; gemetar; menggentar (bergentar); berdebar-debar (tt hati)
geletik ge.le.tik [v] , meng.ge.le.tik v (1) bergerak-gerak spt menggelepar; meronta-ronta; geliang-geliut (spt ulat) dsb; (2) berdebar-debar (tt hati); (3) berbunyi "tik-tik" (spt detak arloji)
gelimpang ge.lim.pang , ber.ge.lim.pang v terbaring (di tanah dsb); menggeletak
gelindingan ge.lin.ding.an [n] (1) barang bundar yg dapat digelindingkan spt roda; (2) roda
gelintang ge.lin.tang , ter.ge.lin.tang v tergelimpang; terbaring; menggeletak terkapar: anjing yg ditembak itu jatuh ~ di atas tanah
gelinting ge.lin.ting [v] , meng.ge.lin.ting v (1) tergulung; (2) berbaring (di sembarang tempat)
gelisah ge.li.sah [a] tidak tenteram, selalu merasa khawatir (tt suasana hati); tidak tenang (tt tidur); tidak sabar lagi dl menanti dsb; cemas: semua penduduk -- mendengar desas-desus bahwa rumah mereka akan digusur
gelohok ge.lo.hok , ter.ge.lo.hok v terbuka lebar
gemang ge.mang [a] besar (tt barang yg bulat torak spt batang kayu) [a] gamang; takut; ngeri: jangan kau -- thd badai
gemblak gem.blak [Jw n] (1) penari (ronggeng) laki-laki; (2) ronggeng laki-laki yg menjadi piaraan laki-laki lain [n] pembuat barang-barang dr kuningan
gembol gem.bol [v] meng.gem.bol v membawa barang di dl saku (baju, kain, dsb): penduduk di daerah itu biasa ~ beras dng sarung [n] bonggol (pd pipi); kutil (pd tumbuhan dsb): -- di pipinya dioperasi
Gemini Ge.mi.ni [n] (1) Astron nama gugus bintang di belahan langit sebelah utara khatulistiwa (tampak pd malam hari bulan Januari -- Mei); (2) Astrol zodiak ke-3 yg digambarkan dng orang kembar sbg lambang bagi orang yg lahir antara tanggal 21 Mei dan 21 Juni; Mintuna; Jauza
gempar gem.par [a] (1) geger atau ramai sekali (krn ada kabar buruk, kerusuhan, hal yg ajaib, keributan): mendengar anak-anaknya terlanggar mobil -- lah seisi rumah itu; (2) seru; hebat
gempol gem.pol [n] (1) tumbuhan yg buahnya majemuk, lebat, daunnya lebar berpasangan, berbentuk bulat telur atau jorong, tinggi pohon mencapai 35 m, diameter 0,5 m; Nauclea coadunata; (2) buah gempol
gending macakal gending yg dimainkan untuk dinikmati keindahannya, dimainkan secara instrumental, bukan untuk mengiringi tari dsb (di Jawab Barat)
gendongan gen.dong.an [n] (1) barang yg digendong; (2) kain dsb untuk menggendong
gendut gen.dut [a] (1) besar dan seakan-akan bergantung (tt perut); (2) kas bunting: baru dua bulan menikah perutnya sudah --; (3) ki banyak mendapat keuntungan: dia yg -- dl urusan barang itu
generalisasi ge.ne.ra.li.sa.si [n] (1) perihal membentuk gagasan atau simpulan umum dr suatu kejadian, hal, dsb; (2) perihal membuat suatu gagasan lebih sederhana dp yg sebenarnya (panjang lebar dsb); (3) perihal membentuk gagasan yg lebih kabur; (4) penyamarataan
genjotan gen.jot.an [n] (1) pukulan atau tendangan (dng ayunan badan); (2) ki serangan hebat: barisan belakang mendapat ~ bertubi-tubi
gentrifikasi gen.tri.fi.ka.si [n] imigrasi penduduk kelas ekonomi menengah ke wilayah kota yg buruk keadaannya atau yg baru saja diperbaharui dan dipermodern
geomansi ge.o.man.si [n] ilmu meramal yg berdasarkan pengamatan pd garis-garis atau gambar-gambar
gerabang ge.ra.bang [a] sobek besar (lebar); berlubang besar (tt tembok)
gerai ge.rai [n] (1) tempat duduk pengantin; pelaminan; (2) balai-balai untuk tempat tidur dsb; (3) kedai kecil, meja, dsb tempat menjual barang [v] meng.ge.rai v menggali; mengorek [Mk] , meng.ge.rai.kan v membiarkan tergerai
gerbong ger.bong [n] wagon kereta api (untuk orang atau barang)
gerbong datar gerbong yg tidak berdinding dan tidak beratap untuk mengangkut barang-barang yg berukuran panjang dan peti kemas
gerbong lekuk gerbong datar yg berlekuk pd lantainya untuk mengangkut barang besar dan berat
gerinjam ge.rin.jam [n] batu asahan untuk menghaluskan gigi [n] barang yg dipakai untuk membersihkan lubang telinga dsb; pencungkil
gerobak ge.ro.bak [n] (1) pedati; (2) alat yg berupa kotak besar beroda dua, tiga, atau empat untuk mengangkut sesuatu (barang, sayur, dsb) yg ditarik atau didorong oleh manusia
gerogot ge.ro.got [v] , meng.ge.ro.goti v (1) menggigiti berkali-kali; mengerip; mengunggis: ia asyik ~ paha ayam yg empuk itu; (2) ki mengambil (merampas) sedikit demi sedikit; merusakkan sedikit demi sedikit; (3) merugikan pihak lain dng cara menguras barang miliknya sedikit demi sedikit; merongrong
gersik ger.sik [n] tiruan bunyi tebaran pasir terinjak; kersik [n] pasir kasar
getas ge.tas [a] (1) rapuh; mudah pecah; mudah robek: gelas adalah barang --; (2) ki mudah patah hati
getok ge.tok [Jk v] meng.ge.tok v memukul kepala; mengetuk: perampok itu ~ kepala tuan rumah dng besi [Jw] , -- tular adv dr mulut ke mulut (tt penyebaran berita dsb): barang itu dipromosikan secara -- tular
gigi telur [Tern] lapisan berkeratin pd ujung paruh atas anak ayam yg baru menetas
gilap gi.lap [a] bersih dan bercahaya (spt emas baru diupam)
gipsi gip.si [n] kelompok pengembara ras Asia di Eropa yg tidak ingin mempunyai rumah dan tempat tinggal yg tetap
girasol gi.ra.sol [n Geo] batu opal berwarna bara
globalisme glo.bal.is.me [n] paham kebijakan nasional yg memperlakukan seluruh dunia sbg lingkungan yg layak diperhitungkan, terutama untuk bidang ekonomi dan politik: masyarakat dunia kini sedang menghadapi tujuan-tujuan baru, -- yg memukau, tetapi juga mengkhawatirkan
gnomon gno.mon [n] (1) Astron instrumen kuno untuk menentukan tinggi matahari; (2 a) Mat bilangan yg ditambahkan pd bilangan kuadrat untuk mendapatkan bilangan kuadrat yg baru; (b) bentuk yg harus ditambahkan pd bentuk tertentu untuk mendapatkan bentuk yg baru
gob [n] bagian cadangan batu bara yg telah diambil
gojlokan goj.lok.an [n] hasil (perbuatan) menggojlok: mahasiswa-mahasiswa baru sedang menghadapi ~ dr senior-seniornya
golek go.lek [v] ber.go.lek v (1) berguling: bola ~; (2) berbaring: sehari ini ia ~ di tempat tidurnya [n] boneka (biasanya dr kayu)
golek jenggel boneka yg selalu dl keadaan duduk (tidak dapat berbaring)
goler go.ler /golEr/, ber.go.ler v berbaring; tergeletak
gombeng gom.beng [v] , meng.gom.beng v melebarkan lubang; merenggangkan
gondok gon.dok [a] gemuk pendek (tt badan, leher, barang); (2) n penyakit bengkak pd leher depan krn kelenjar yg menjadi besar; beguk: benjolan sebesar bengkuang tumbuh di lehernya krn penyakit -- [a] mendongkol; marah yg tertahan: tamu itu -- krn diperlakukan tidak sewajarnya
gondol gon.dol [v] meng.gon.dol v (1) menggonggong (membawa dng mulut): anjing ~ tulang; kucing ~ ikan; (2) ki membawa lari; mencuri: para perampok berhasil mendobrak pintu dan ~ pesawat televisi serta barang-barang mewah lainnya; (3) ki mendapat piala tanda kemenangan (hadiah dsb) dl pertandingan dsb; menerima atau mengantongi (ijazah dsb): ia berhasil ~ piala dl kejuaraan itu
gonjang gon.jang, gon.jang-gan.jing [v] berguncang-guncang keras: keadaan kiamat itu digambarkan Allah sbg kejadian yg sangat menggemparkan, yaitu bumi -- menyemburkan bola api dr dl perutnya
gorengan go.reng.an [n] (1) barang apa yg digoreng; (2) gulai daging atau jeroan yg diberi rempah-rempah, kecap, dan santan; (3) Olr permainan (membawa, menggiring) bola (dl sepak bola): operan- operan panjang diganti dng ~
gotong go.tong [v] meng.go.tong v membawa (barang yg berat) bersama-sama oleh dua orang atau lebih: mereka pulang dng ~ ikan yg besar [v] meng.go.tong v membayar utang orang yg telah meninggal secara bergotong-royong dilakukan oleh ahli warisnya
gowok go.wok [n] (1) pohon yg tingginya dapat mencapai 12 m, buahnya berbentuk bulat sebesar gundu, yg masih muda berwarna hijau dan masam rasanya, sedangkan yg tua berwarna ungu kehitam-hitaman dan manis, daunnya lebar, tumbuh berhadapan yg satu dng lainnya pd ranting daun; Syzigium polycephalum; (2) buah gowok
goyang go.yang [v] (1) bergerak berayun-ayun: langit-langit rumah banyak yg runtuh dan lampu gantung -- krn gempa; (2) ki selalu berubah; goncang (tt keadaan): menjelang Lebaran harga- harga --
gradual gra.du.al [a] (1) berangsur-angsur; sedikit demi sedikit: menjelang Lebaran terjadi kenaikan harga sembilan bahan pokok secara --; (2) sedikit; kecil: di sana-sini terdapat perbedaan- perbedaan secara --
grafik gra.fik [n] lukisan pasang surut suatu keadaan dng garis atau gambar (tt turun naiknya hasil, statistik, dsb)
grafika gra.fi.ka [n] (1) ilmu tt cetak-mencetak (pd kertas atau logam); (2) segala cara pengungkapan dan perwujudan dl bentuk huruf, tanda, dan gambar yg diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kpd khalayak
grafit gra.fit [n] barang tambang yg rupanya spt arang batu (untuk pensil dsb)
gres [a] baru sama sekali; sangat baru: mobilnya masih --
grosir gro.sir [n] pedagang yg menjual barang dl jumlah besar
guano gu.a.no [n] kotoran burung laut yg sudah kering yg menumpuk di pulau-pulau kecil atau pantai, dijadikan pupuk (terutama terdapat di pantai barat Amerika dan pulau-pulau di Lautan Pasifik)
gudang gu.dang [n] rumah atau bangsal tempat menyimpan barang- barang
gudang api gudang tempat menyimpan barang-barang kimia yg mudah terbakar (meledak)
gulai keling gulai kambing yg banyak ketumbarnya
gulung gu.lung [n] (1) benda yg berlembar-lembar atau berutas-utas yg dilipat menjadi berbentuk bulat; (2) kata penggolong untuk benda berlembar-lembar atau berutas yg dilipat menjadi bulat: tikar sebanyak lima --
gulung kertas gulungan kertas yg diletakkan pd putaran mesin cetak, umumnya terdapat dl percetakan surat kabar dan majalah
gulungan gu.lung.an [n] barang yg sudah digulung; hasil menggulung
gundal gun.dal [n] tanda berupa simpul pd tali, coretan, takik untuk catatan penghitungan (barang, pekerjaan, dsb) [Jk n] abdi; pengikut; kaki tangan
guntingan gun.ting.an [n] (1) hasil menggunting; (2) barang yg telah digunting; (3) potongan; model baju
guntingan pers gun.ting.an pers [Kom] guntingan berita-berita surat kabar atau majalah untuk dokumentasi
gup [n] tiruan bunyi barang berat jatuh ke tanah
gurindam gu.rin.dam [n] sajak dua baris yg mengandung petuah atau nasihat (msl baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan)
guru lagu [Sas] bunyi sanjak akhir tertentu di setiap baris kalimat tembang macapat
habis ha.bis [v] tidak ada yg tinggal lagi (krn sudah digunakan, dibagikan, dimakan, dsb); tidak bersisa: semua barang dl gudang itu -- terbakar; (2) v selesai: pertunjukan sudah hampir --; (3) v tamat: bacalah buku itu sampai --; (4) v sudah sampai pd batas waktu yg ditentukan: kontraknya telah --; (5) v keluar biaya: untuk pergi ke tempat pekerjaannya, ia -- enam ratus rupiah setiap hari; (6) p sesudah; setelah: -- mandi dan sarapan, anak-anak berangkat ke sekolah; (7) adv kalau begitu (tidak begitu); maka: -- , sampai kapan kita dapat tahan hidup begini; (8) n akhir: ia berjanji akan membayar utangnya -- bulan
habis beralur maka beralu-alu habis ber.a.lur maka beralu-alu [pb] jika dng jalan musyawarah tidak dicapai kata sepakat, maka barulah dng jalan kekerasan
habis geli oleh gelitik [pb] (barang) yg kurang menyenangkan dsb akan hilang apabila telah biasa atau telah menjadi kebiasaan
hadas besar hadas yg disebabkan oleh bersetubuh (haid dsb), baru dianggap bersih kembali sesudah mandi hadas
hadiah Natal hadiah berupa barang atau uang yg diberikan menjelang hari Natal
hafal ha.fal [v] (1) telah masuk dl ingatan (tt pelajaran): saya sudah mempelajari dan juga -- isinya; (2) dapat mengucapkan di luar kepala (tanpa melihat buku atau catatan lain): banyak orang yg -- nomor telepon barisan pemadam kebakaran
hak [a] benar: mereka telah dapat menilai mana yg -- dan mana yg batil; (2) n milik; kepunyaan: barang-barang ini bukan -- mu; (3) n kewenangan: dng ijazah itu ia mempunyai -- untuk mengajar; (4) n kekuasaan untuk berbuat sesuatu (krn telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb): semua warga negara yg telah berusia 18 tahun ke atas mempunyai -- untuk memilih dan dipilih dl pemilihan umum; (5) n kekuasaan yg benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu: menantu tidak ada -- atas harta peninggalan mertuanya; (6)n derajat atau martabat: orang Melayu pd waktu itu tidak sama -- nya dng orang Eropa; (7) n Huk wewenang menurut hukum [n] telapak sepatu pd bagian tumit yg relatif tinggi: sepatu dng -- tinggi sedang digemari oleh wanita karier [n] alat untuk merenda (yg ujungnya berkait) dibuat dr logam [n] logam berkait (sepasang) untuk mengancingkan pinggang celana atau baju perempuan
halaman ha.la.man [n] pekarangan rumah (sekolah dsb); tanah di sekitar rumah (sekolah dsb): -- rumahnya ditanami cemara [n] muka dr lembaran buku (majalah, surat kabar, dsb); pagina: lihat gambar pd -- 127
halaman belakang [Graf] halaman terakhir surat kabar dsb
halaman depan [Graf] (1) halaman permukaan sebuah buku sebelum bab pertama; (2) halaman pertama surat kabar dsb yg memuat berita penting atau utama
halma hal.ma [n] permainan di atas papan atau karton bergambar bintang bersudut enam yg dimainkan oleh tiga orang, masing-masing memakai orang-orangan yg berlainan warnanya berjumlah lima belas buah yg kesemuanya harus dimasukkan ke dl kubu di seberang kubunya
halter hal.ter [n] (1) alat olahraga angkat besi berupa batang besi yg pd kedua ujungnya diberi besi pemberat dng ukuran berat tertentu; barbel; (2) Zool alat keseimbangan berbentuk batang dan berpasangan
haluan ha.lu.an [n] (1) bagian perahu (kapal) yg sebelah muka: sepucuk meriam dipasang di -- kapal; (2) yg terdahulu atau terdepan: -- barisan lomba gerak jalan itu sudah mencapai garis finis; (3) arah; tujuan: tiba-tiba pesawat terbang itu mengubah --; dialah yg mula-mula memutar -- percakapan; (4) ki pedoman (tt ajaran dsb): sbg warga negara kita mempunyai --
halus ha.lus [a] (1) lumat; kecil-kecil: garam --; (2) tidak kasar; lembut; licin: baju itu dibuat dr bahan yg --; kulit wanita itu --; (3) baik (budi bahasa); sopan; beradab; tidak kasar (tt perbuatan dsb): -- budi bahasanya; -- tutur katanya; (4) tidak tampak dan tidak dapat diraba; berupa roh: orang --; (5) bermutu; baik (tt barang tenunan, ukir-ukiran, dsb): ia baru saja membeli barang-barang -- di toko itu
hamburan ham.bur.an [n] (1) barang yg dihamburkan; (2) Fis gejala yg menyebabkan kurang teraturnya pembagian besaran itu dl letak dan arahnya; (3) Fis pembelokan energi cahaya dr arah sinar asal oleh zarah halus zat padat, zat cair, atau gas
hamburan cahaya ham.bur.an cahaya [Fis] pemindahan energi bukan radiasi cahaya dan pemancaran kembali tanpa perubahan yg nyata pd riak gelombangnya; (2) Kim penyebaran cahaya oleh materi dl arah yg tidak sama dng arah berkas masuk, materi dapat berupa larutan makromolekul ataupun suspensi
hamburger ham.bur.ger [n] daging cacah (biasanya daging sapi, tetapi kadang-kadang juga daging lain) yg dibentuk bulat, kemudian dipipihkan dan digoreng dng mentega atau dipanggang di atas bara, biasanya dimakan sbg isi roti bulat, diberi daun selada, saus tomat, dan bumbu lainnya
hangat ha.ngat [a] (1) agak panas: masakannya masih --; (2) sedikit lebih dp timbangan (bobot) yg sebenarnya: gula itu -- timbangannya; (3) gembira: kedatangan Menteri Pertanian disambut -- oleh masyarakat tani setempat; (4) genting; tegang: suasana politik -- kembali; (5) baru saja terjadi; masih baru (tt peristiwa, kabar): surat kabar itu selalu memuat berita-berita yg --
hanya ha.nya [adv] (1) cuma: aku -- bertanya; (2) kecuali: semuanya lulus, -- saya yg tidak beruntung; (3) tetapi: kalian boleh bermain di sini, -- jangan terlalu berisik; (4) tidak lebih dr: ia -- membawa uang receh dl dompetnya; (5) tidak lain dr: barang yg dibawanya pulang dr luar negeri -- sebuah kopor; (6) saja (biasanya digunakan bersama "saja" untuk mengeraskan makna): -- itu saja yg dapat kusumbangkan
hanyut ha.nyut [v] (1) terbawa oleh arus (banjir, ombak, dsb); terbawa mengalir: beberapa rumah telah --; (2) habis; hilang; lenyap: -- harta bendanya; (3) ki terharu: -- hatinya menyaksikan keadaan para pengungsi itu; (4) ki terlalu asyik: ia sedang -- dl lamunannya; (5) ki pergi jauh-jauh; mengembara: lebih baik -- ke negeri orang dp hidup menanggung malu; (6) berhanyut
harakat ha.ra.kat [Ar n] (1) baris tanda bunyi a (fatah), i (kasrah), u (damah), untuk menandai an, in, un (tanwin); (2) (huruf -- ) huruf hidup (a, i, u)
harap ha.rap [v] mohon; minta; hendaklah: -- sabar menunggu; -- tenang, jangan gelisah; (2) n keinginan supaya sesuatu terjadi: -- hati-hati
harapkan guruh (guntur) di langit [pb] mengharapkan sesuatu yg belum tentu, barang yg telah ada dilepaskan
harga har.ga [n] (1) nilai barang yg ditentukan atau dirupakan dng uang: mobil ini sangat mahal -- nya; (2) jumlah uang atau alat tukar lain yg senilai, yg harus dibayarkan untuk produk atau jasa, pd waktu tertentu dan di pasar tertentu; (3) ki kehormatan (diri): tahu akan -- dirinya; (4) ki guna (arti, kepentingan, kabar, dsb): saran itu dianggap tidak ada -- nya untuk diperhatikan
harga asli [Man] jumlah uang yg dikeluarkan untuk membeli barang
harga borongan harga yg ditetapkan untuk barang dl jumlah besar
harga eceran harga tiap satuan barang
harga pokok penjualan jumlah biaya yg dikeluarkan untuk pengadaan barang yg telah terjual atau jasa yg telah diberikan
harga pokok produksi jumlah biaya yg dikeluarkan untuk membuat barang
harga runcit harga eceran -- tercatat harga resmi suatu barang sebelum dikurangi dng potongan
harga terendah harga termurah untuk suatu barang atau jasa, biasanya ditetapkan oleh pemerintah
harga tertinggi harga termahal untuk suatu barang atau jasa, biasanya ditetapkan oleh pemerintah
hari ha.ri [n] (1) waktu dr pagi sampai pagi lagi (yaitu satu edaran bumi pd sumbunya, 24 jam): seminggu ada tujuh --; (2) waktu selama matahari menerangi tempat kita (dr matahari terbit sampai matahari terbenam): sesudah berlayar satu -- tibalah kami di pulau itu; (3) keadaan (udara, alam, dsb) yg terjadi dl waktu 24 jam: kalau -- mendung, saya tidak datang; -- baru pukul enam petang; (4) waktu selama jam kerja berlangsung: pekerjaan ini diselesaikan dl waktu lima --
hari baik hari ketika perayaan Lebaran
hari raya hari yg dirayakan untuk memperingati sesuatu yg penting; (2) Idulfitri; Lebaran
hari Raya Idulfitri Lebaran tanggal 1 Syawal
harian ha.ri.an [n] (1) setiap hari: di pabrik itu ia dibayar ~; (2) surat kabar atau koran yg terbit tiap hari
hart [n] jenis kartu bridge dng gambar hati (spt daun waru), berwarna merah
harta har.ta [n] (1) barang (uang dsb) yg menjadi kekayaan; barang milik seseorang; (2) kekayaan berwujud dan tidak berwujud yg bernilai dan yg menurut hukum dimiliki perusahaan
harta usaha sediaan bahan baku, barang olahan dan barang jadi, piutang, dan uang tunai
harta wujud kekayaan perusahaan berupa barang dan uang, msl pabrik, sediaan, dan piutang
hasil bumi semua jenis barang yg dihasilkan dr usaha lingkungan pertanian; hasil pertanian
hasil tiga pajak thd barang-barang yg dijual di pasar
hasrat budaya dorongan dl bentuk baru berkat pengaruh kebudayaan
hasrat budaya pemilikan kecenderungan manusia mencari, memperoleh, menggunakan, dan menyimpan barang
hati ha.ti [n] (1) Anat organ badan yg berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dl darah dan menghasilkan empedu; (2) daging dr hati sbg bahan makanan (terutama hati dr binatang sembelihan): masakan sambal goreng --; (3) jantung: -- nya berdebar-debar; (4) sesuatu yg ada di dl tubuh manusia yg dianggap sbg tempat segala perasaan batin dan tempat menyimpan pengertian (perasaan dsb): segala sesuatunya disimpan di dl --; membaca dalam -- , membaca dalam batin (tidak dilisankan) , ha.ti-ha.ti adv ingat-ingat; hemat-hemat; waspada
heksameter hek.sa.me.ter [n] baris sajak yg bermatra enam
helai he.lai [n] (1) barang yg tipis lebar (spt daun, kertas); lembar; (2) kata penggolong untuk barang yg tipis atau halus (spt kertas, kain, rambut, benang)
heliogram he.li.o.gram [n] berita dr (gambar hasil rekaman) heliograf
hasil ha.sil [n] sesuatu yg diadakan (dibuat, dijadikan, dsb) oleh usaha (tanam-tanaman, sawah, tanah, ladang, hutan, dsb): kemerdekaan kita ini adalah -- perjuangan rakyat; -- sawahnya cukup untuk hidup setahun; barang-barang -- industri dalam negeri sudah banyak yg diekspor ke luar negeri; obat suntik ini -- penyelidikan yg dilakukan bertahun-tahun; (2) n pendapatan; perolehan; buah: hingga kini, usaha kita belum tampak -- nya; rumahmu ini kalau disewakan lumayan juga -- nya; (3) n akibat; kesudahan (dr pertandingan, ujian, dsb): demikianlah -- perbuatanmu yg tidak bertanggung jawab itu; -- pertandingan itu ialah 2-0 untuk kemenangan kesebelasan kita; (4) n pajak; sewa tanah; (5) cak v berhasil; mendapat hasil; tidak gagal: berkat kekerasan hatinya -- juga maksudnya
helm [n] (1) topi pelindung kepala yg dibuat dr bahan yg tahan benturan (dipakai oleh tentara, anggota barisan pemadam kebakaran, pekerja tambang, penyelam sbg bagian dr pakaian, pengendara sepeda motor, dsb); (2) topi gabus (pd umumnya berwarna putih)
hembalang hem.ba.lang , ber.hem.ba.lang v berguling-guling; pontang-panting (tt lari) [v] meng.hem.ba.lang v mengumbar; melempar
hemoroid he.mo.ro.id [n Dok] melebarnya pembuluh darah (vena) di daerah dubur; wasir
hendaklah hen.dak.lah [adv] seharusnya; mudah-mudahan: ~ kalian dapat menyesuaikan diri dng lingkungan yg baru
heterografi he.te.ro.gra.fi [n Ling] sistem ejaan yg menggambarkan kata-kata yg bermakna dan/atau lafal yg sama dengan huruf yg berlainan
hiasan hi.as.an [n] (1) barang apa yg dipakai untuk menghiasi sesuatu: ~ dinding; ~ rumah; (2) hasil menghias: para tamu mengagumi ~ ruangan resepsi
hibah tergantung pemberian semasa hidup yg kemudian digugat oleh ahli waris; wasiat pemberian dng menggugat wasiat yg baru mempunyai kekuatan hukum setelah pembuat wasiat meninggal
hibur hi.bur [v] meng.hi.bur v menyenangkan dan menyejukkan hati yg susah; melipur: kita harus ~ orang yg baru kematian anaknya itu
hidang hi.dang [v] meng.hi.dang.kan v (1) menyuguhkan (tt makanan, minuman, dsb) kpd orang lain; menyajikan; menyediakan; (2) ki mengemukakan (membentangkan dsb) dl rapat, surat kabar, dsb: majalah hiburan itu ~ bacaan segar; (3) mempertontonkan; memperagakan (tt tontonan, permainan, dsb): Prancis telah ~ permainan bola yg menarik
hidrogram hid.ro.gram [n] gambar rekaman yg diperoleh dng alat hidrograf
hidrologi hid.ro.lo.gi [n] ilmu tt air di bawah tanah, keterdapatannya, peredaran dan sebarannya, persifatan kimia dan fisikanya, reaksi dng lingkungan, termasuk hubungannya dng makhluk hidup
hidup hi.dup [v] (1) masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya (tt manusia, binatang, tumbuhan, dsb): kakeknya masih -- , tetapi neneknya telah lama meninggal; (2) bertempat tinggal (diam): -- di desa lebih tenang dp di kota besar; (3) mengalami kehidupan dl keadaan atau dng cara tertentu: dulu dia -- mewah, sekarang merana; kita harus -- dng hemat; (4) beroleh (mendapat) rezeki dng jalan sesuatu: penduduk di sekitar pelabuhan itu -- dr berniaga; (5) berlangsung (ada) krn sesuatu: yayasan itu dapat -- krn uang sumbangan para dermawan; (6) tetap ada (tidak hilang): peristiwa indah itu masih -- dl ingatannya; (7) masih berjalan (tt perusahaan, perkumpulan, dsb): walaupun jumlah anggotanya tidak lagi sebanyak dahulu, perkumpulan itu tetap -- juga; (8) tetap menyala (tt lampu, radio, api): dia sudah tertidur, tetapi lampu di sampingnya masih saja --; tetap bergerak terus: arloji saya masih -- juga walaupun jatuh ke lantai; (9) masih tetap dipakai (tt bahasa, adat, sumur, dsb): adat itu masih tetap -- dl masyarakat; (10) ramai (tidak sepi dsb): menjelang Lebaran perdagangan kain dan makanan -- sekali; (11) seakan-akan bernyawa atau benar-benar tampak spt keadaan sesungguhnya (tt lukisan, gambar): lukisan itu sangat --; (12) spt sungguh-sungguh terjadi atau dialami (tt cerita): cerita dan gaya bahasanya segar lagi --; (13) seruan yg menyatakan harapan mudah-mudahan tetap selamat
hieroglif hi.e.rog.lif [ark n] (1) tulisan dan abjad Mesir Kuno, yg terdiri atas 700 gambar dan lambang dl bentuk manusia, hewan, atau benda; (2) lambang tulisan (menyerupai gambar paku) yg bersifat rahasia atau teka-teki yg sukar dibaca atau dipahami maknanya
higrotermogram hig.ro.ter.mo.gram [n] gambar rekaman yg diperoleh dng higrotermograf
hilang tak tentu rimbanya [pb] hilang lenyap tanpa bekas; pergi tidak pernah kembali, bahkan tidak ada kabar beritanya lagi
hipopotamus hi.po.po.ta.mus [n] kelompok herbivor mamalia, kepala dan mulutnya besar dan lebar, kulitnya sangat tebal dan berkaki pendek
hipotek saksama hak tanggungan atas barang tidak bergerak dng barang jaminan tetap dimiliki dan dikuasai oleh debitur atas dasar saling percaya dr kedua pihak
hirsutisme hir.su.tis.me [n] pertumbuhan rambut yg abnormal, terutama pd wanita yg memiliki pola penyebaran rambut spt laki-laki dewasa
hologram ho.lo.gram [n] gambar berwarna yg mempunyai tiga dimensi pd sehelai kertas sehingga tampak seolah-olah timbul
homo kuadratus orang yg berbahu lebar atau persegi
hormon luka [Bio] hormon yg merangsang terbentuknya jaringan baru dr bagian tepi luka yg kemudian menutupi luka
hostes hos.tes [n] wanita yg pekerjaannya menerima, menjamu, dan menghibur tamu (di hotel, kelab malam, bar, dsb); pramuria
hubungan hu.bung.an [n] (1) keadaan berhubungan: ~ yg harmonis antara suami istri perlu dibina; (2) kontak: untuk membeli barang itu dng harga yg lebih murah sebaiknya kita mengadakan ~ langsung dng produsen; (3) sangkut-paut: jabatan yg dipegangnya itu tidak ada ~ nya dng keahliannya; (4) ikatan; pertalian (keluarga, persahabatan, dsb): antara mereka masih ada ~ keluarga; ~ persahabatan antara bangsa-bangsa Asia Tenggara
huma hu.ma [n] (1) ladang padi di tanah kering; (2) tanah yg baru ditebas hutannya
hunjam hun.jam , meng.hun.jam v (1) menukik lurus-lurus ke bawah: burung itu sebentar-sebentar ~ , kemudian melayang; (2) masuk (menancap) lurus-lurus dan dalam (ke tanah dsb): ia mencabuti pancang-pancang yg ~ di tanah pekarangannya; (3) ki telah mendalam benar (meresap dl hati sanubari): hal itu sudah ~ benar dl hati sanubarinya; (4) ki menusuk hati atau perasaan (tt perkataan): kata-katanya yg pedas ~ perasaan wanita tua itu
huruf awal huruf pertama dr kalimat pertama pd halaman baru, dan disusun dng huruf kapital yg bagus, biasanya terdapat pd buku-buku bacaan yg bermutu
huruf kurus [Graf] huruf sempit yg lebih kecil dp lebar standar gambar huruf tertentu yg menampakkan rupa sempit
hutan muda hutan yg ditumbuhi pohon baru; hutan yg belum pernah diolah (dimanfaatkan produknya)
iba akan kacang sebuah iba akan kacang sebuah, tak jadi me.me.ngat [pb] krn sayang akan barang yg sedikit, tidak jadi mengerjakan hal yg diinginkan dan menyenangkan hati
ibu negara istri kepala negara; istri presiden: -- negara baru-baru ini mendampingi Presiden ke luar negeri
ideograf ide.o.graf [n] lambang atau simbol yg merupakan gambaran pikiran atau angan-angan: beberapa -- , spt untuk kelelawar, ikan, dan burung tertentu mudah dibaca artinya
ideografi ide.o.gra.fi [n] gambaran gagasan atau pikiran dl bentuk lambang
ideogram ide.o.gram [n Ling] tanda grafis yg dipakai untuk menggambarkan bagian ujaran, ada logogram dan piktogram
idola ido.la [n] orang, gambar, patung, dsb yg menjadi pujaan: ia senang sekali krn penyanyi -- nya tampil dl pertunjukan itu
ihtikar ih.ti.kar [n] penimbunan barang keperluan umum dl keadaan masyarakat sangat membutuhkannya dng maksud menjualnya kembali dng harga lebih tinggi sehingga memperoleh ke-untungan besar; spekulasi
ijtimak ij.ti.mak [n] saat berakhirnya bulan lalu dan munculnya bulan baru dl penanggalan Hijriah; perihal bertemunya posisi bulan dan matahari dalam satu garis edar: -- akhir Ramadan
ikan belukang ikan laut; (2) ki laki-laki yg suka memburu sembarang perempuan
ikan gantung [pb] kesal melihat barang yg diingini, tetapi tidak mungkin didapat
ikan kancera ikan air tawar yg termasuk keluarga Cyprinidal, badannya panjang agak pipih, berwarna keperakan, punggung dan perutnya kehitam-hitaman, makanan utamanya tumbuh-tumbuhan; Labeobarbus douroneusis
ikan merakar ikan yg tubuhnya berwarna cokelat kehitam-hitaman, berbentuk pipih, di pangkal ekor terdapat bulatan hitam, penampilannya sekilas spt bulu merak krn ditunjang oleh sirip punggung dan ekor yg panjang kebiru-biruan, tersebar di Samudra Hindia dan Kepulauan Indonesia; Callaplesiops altunelis
ikan pari ikan laut yg lebar dan pipih badannya, ekornya panjang spt ekor tikus
ikan skorpion ikan yg panjangnya mencapai 12 cm, dng warna dan bentuknya yg sangat menarik, belang-belang cokelat tua dan muda, bersirip lebar, sirip ekor, punggung, dan perut bagian belakangnya transparan, sirip dada berkembang spt kipas hias, sirip punggung berubah bentuk menjadi serangkaian duri yg panjang dan tegak; Brachirus zebra
ikanan ikan.an [n] (1) yg menyerupai ikan; (2) Pet barang yg terjatuh atau tertinggal dl sumur pd waktu pengeboran atau kerja ulang yg harus diambil atau dikeluarkan sebelum pekerjaan dapat dilanjutkan
ikat [n] (1) tali (benang, kain, dsb) untuk mengebat (menyatukan, memberkas, menggabungkan): -- barang itu sudah lepas; (2) bingkai (dr kayu, logam, dsb) yg dipakai untuk menguatkan (mencengkam, memegang, dsb); (3) berkas; gabung: ia membeli sepuluh -- rambutan; dua -- kayu api; (4) ki cara mengatur (menyusun) pasukan (barisan dsb): -- perang, susunan pasukan dsb dl perang; (5) kebat
ikhtiogeografi ikh.ti.o.ge.o.gra.fi [n] ilmu tt penyebaran geografis ikan, termasuk sejarah atau latar belakang penyebaran yg terjadi sbg akibat hubungan ekologinya
iklan ik.lan [n] (1) berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pd barang dan jasa yg ditawarkan; (2) pemberitahuan kpd khalayak mengenai barang atau jasa yg dijual, dipasang di dl media massa (spt surat kabar dan majalah) atau di tempat umum
iklan kecil iklan yg dikelompokkan menurut klasifikasi tertentu dan umumnya hanya seluas satu kolom (biasanya tidak menggunakan gambar)
iklan mini iklan baris
iklan udara [Kom] (1) bentuk atau berpromosi melalui penyebaran pamflet dr udara; (2) iklan dng cara menarik kain rentang ukuran besar dng pesawat terbang; (3) iklan dng cara menulis merek dng asap yg dikeluarkan pesawat udara
ikon [n] lukisan, gambar, gambaran pd panel kayu yg digunakan dl kebaktian gereja Kristen Ortodoks
ikonis iko.nis [a] berkaitan dng gambar atau lambang yg langsung menimbulkan pertalian dng benda yg dilambangkannya
ikonoklasme iko.no.klas.me [n] gerakan untuk menghapuskan gambar dan patung dr ibadat suatu agama
iktiografi ik.ti.o.gra.fi [n ] tulisan dan gambar mengenai ikan
ikut-ikut [v] (1) turut campur: anak-anak jangan ~ urusan orang tua; (2) meniru: wanita itu senang ~ mode baru
ilak [Mk n] alat untuk mengukur lebar kain yg akan ditenun
ilas [Jk v] , meng.i.las v menginjak-injak sampai hancur dsb: jangan ~ padi yg dijemur itu; jangan biarkan kambing itu ~ rumput yg baru saja ditanam
ilmu ekonomi ilmu tt produksi, distribusi, dan konsumsi barang, serta berbagai masalah yg bersangkutan dng itu, spt tenaga kerja, pembiayaan, dan keuangan; (2) ilmu pengetahuan tt kegiatan sosial manusia dl memenuhi kebutuhan hidupnya yg diperoleh dr lingkungannya
ilmu ekonomi mikro [Ek] ilmu ekonomi tt perilaku subjek dan barang ekonomi secara individual dl hubungannya dng perkembangan harga barang, faktor ekonomi, tingkat upah, penghasilan, dan laba perusahaan
ilmu kimia ilmu tt unsur dan ciri-ciri zat, serta reaksi yg menyebabkan timbulnya zat-zat baru
ilmu pasti pengetahuan mengenai ruang dan bilangan (spt aljabar, ilmu ukur)
ilustrasi ilus.tra.si [n Graf] (1) gambar (foto, lukisan) untuk membantu memperjelas isi buku, karangan, dsb; (2) gambar, desain, atau diagram untuk penghias (halaman sampul dsb); (3) (pen-jelasan) tambahan berupa contoh, bandingan, dsb untuk lebih memperjelas paparan (tulisan dsb)
ilustrator ilus.tra.tor [n] orang yg melukis gambar hias untuk majalah, buku, dsb: dia pernah menjadi -- buku-buku terbitan Balai Pustaka
imajinasi ima.ji.na.si [n] (1) daya pikir untuk membayangkan (dl angan-angan) atau menciptakan gambar (lukisan, karangan, dsb) kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang; (2) khayalan
imbuh im.buh [n] tambahan (tidak banyak) pd barang yg ditimbang, dibeli, dimakan, dsb: kalau membeli barang banyak, biasanya mendapat --
imbuhan im.buh.an [n Ling] bubuhan (yg berupa awalan, sisipan, akhiran) pd kata dasar untuk membentuk kata baru; afiks
imkan im.kan [v] meng.im.kan v (1) memungkinkan; mengusahakan; (2) menguatkan: untuk lebih ~ hatinya, diberikan kepadanya barang-barang emas berupa perhiasan
imperatif im.pe.ra.tif /impEratif/ (1) a bersifat memerintah atau memberi komando; mempunyai hak memberi komando; bersifat mengharuskan: hukum baru itu kelak harus berwibawa sbg kekuatan -- yg harus dihormati; (2) n Ling bentuk perintah untuk kalimat atau verba yg menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan: pergilah! bantulah!
impian im.pi.an [n] (barang) yg diimpikan; barang yg sangat di-inginkan: ~ Anda sekarang telah menjadi kenyataan
implemen im.ple.men [n] benda atau alat yg merupakan bagian dr perlengkapan kerja: baru-baru ini banyak ditemu-kan -- batu zaman purba
impor im.por [n] pemasukan barang dsb dr luar negeri: modal untuk -- bahan industri tekstil cukup besar
importasi im.por.ta.si [n] pemasukan barang-barang dsb dr luar negeri; pengimporan: dl rangka penghematan devisa -- barang-barang mewah harus dikurangi
importir im.por.tir [n] orang atau serikat dagang (perusahaan) yg memasukkan barang-barang dr luar negeri; pengimpor: perusahaan itu ditunjuk pemerintah sbg -- dan penyalur cengkih
imsakiah im.sa.ki.ah [n] jadwal yg menetapkan waktu salat, termasuk imsak setiap hari: dl penerbitannya selama Ramadan, surat kabar itu memuat --
inang-inang [n cak] wanita (ibu rumah tangga) yg bekerja sbg pedagang tidak resmi yg memasukkan barang lewat pela-buhan: cukong-cukong di Jakarta dan Singapura memakai ~ sbg penyelundup
inaugurasi inau.gu.ra.si [n] (1) pengukuhan resmi dl jabatan atau kedudukan: keputusan itu dirayakan dng malam --; (2) pembukaan resmi (gedung dsb); (3) pelantikan resmi (mahasiswa baru)
incang-incut in.cang-in.cut [a] (1) tidak lurus betul; mencong: anak saya yg baru belajar menjahit -- jahitannya; (2) timpang (tt kaki meja krn pendek sebelah)
indeks in.deks [n] (1) daftar kata atau istilah penting yg terdapat dl buku cetakan (biasanya pd bagian akhir buku) tersusun menurut abjad yg memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan; (2) daftar harga sekarang dibandingkan dng harga sebelumnya menurut persentase untuk mengetahui turun naiknya harga barang: -- biaya hidup di Jakarta setiap tahun naik; (3) Kom (artikel) daftar berita penting hari itu (dl majalah, surat kabar) yg dimuat di halaman depan; (4) Ling rasio antara dua unsur kebahasaan tertentu yg mungkin menjadi ukuran suatu ciri tertentu; penunjuk
inden in.den [n] pembelian barang dng cara memesan dan membayar lebih dahulu
indikatif in.di.ka.tif [a] (1) bersifat atau mengandung indikasi; (2) Ling berhubungan dng bentuk verba yg menggambarkan keadaan nyata
induk karangan karangan utama di surat kabar atau majalah; tajuk rencana
industri in.dus.tri [n] kegiatan memproses atau mengolah barang dng menggunakan sarana dan peralatan, msl mesin
industri dasar industri yg mengolah barang-barang modal spt mesin, bahan kimia, yg akan digunakan dl industri lainnya
industri hilir industri yg memproduksi barang yg siap dipakai oleh konsumen
industri hulu industri yg memproduksi bahan baku dan bahan penolong (besi, baja lembaran, dsb)
industri manufaktur industri yg memproduksi barang dng menggunakan tangan atau mesin
industri otomotif industri yg memproduksi barang yg menggunakan motor (spt mobil dsb)
industri perdesaan usaha mengolah barang-barang (keperluan hidup) di daerah per-desaan, biasanya dilakukan dng tangan; kerajinan tangan
industri ringan usaha pembuatan barang-barang yg bahannya dr kertas, kayu, rotan, dsb (bukan dr besi atau baja)
inflasi in.fla.si [n Ek] kemerosotan nilai uang (kertas) krn banyaknya dan cepatnya uang (kertas) beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang: pemerintah berhasil mengen-dalikan -- dan menciptakan iklim ekonomi yg mantap
informasi in.for.ma.si [n] (1) penerangan; (2) pemberitahuan; kabar atau berita tt sesuatu; (3) Ling keseluruhan makna yg menunjang amanat yg terlihat dl bagian-bagian amanat itu
informatika in.for.ma.ti.ka [n] (1) ilmu tt pengumpulan, klasifikasi, pe-nyimpanan, pengeluaran, dan penyebaran pengetahuan yg direkam; (2) hal-hal yg berkaitan dng informasi; usaha dl bidang informasi: kami bergerak dl berbagai usaha, spt konstruksi dan --
ingat [v] (1) berada dl pikiran; tidak lupa: saya masih -- nama anak itu; (2) timbul kembali dl pikiran: keesokan harinya saya baru -- nama orang itu; (3) sadar; siuman: pencuri itu dipukuli orang banyak hingga tidak -- akan dirinya; (4) menaruh perhatian; memikirkan akan: ia sudah tidak -- lagi akan kewajibannya; (5) hati-hati; berwaswas: -- , di kereta api banyak tukang copet; (6) mempertimbangkan (memikirkan nasib dsb): kalau tidak -- anak, sudah kubunuh orang itu; (7) cak berniat; hendak: kalau ia -- membaca koran, dibacalah koran
ingatan ingat.an [n] (1) apa yg diingat (teringat); apa yg terbayang dl pikiran: sepanjang ~ ku, ia pernah juga mengajar di sekolah guru; (2) alat (daya batin) untuk mengingat atau menyimpan sesuatu yg pernah diketahui (dipahami, dipelajari, dsb): sekarang ~ ku tidak sekuat dulu; (3) pikiran (dl arti angan-angan); kesadaran: ~ nya melayang lagi ke rumah yg baru dikunjunginya; (4) apa yg terbit dl hati (spt niat atau cita-cita): ~ ku hanya satu agar berjumpa dng dia sebelum aku mati
ingin buah manggis hutan [pb] ingin akan barang sesuatu, tetapi amat susah diperoleh
Injil In.jil [n] (1) Isl kitab suci yg diturunkan kpd Nabi Isa; (2) salah satu bagian dr kitab suci agama Kristen; Perjanjian Baru
inklaring in.kla.ring [n] penyelesaian surat-masuk barang (msl di pabean)
inovasi ino.va.si [n] (1) pemasukan atau pengenalan hal-hal yg baru; pembaharuan: -- yg paling drastis dl dasawarsa terakhir ialah pembangunan jaringan satelit komunikasi; (2) penemu-an baru yg berbeda dr yg sudah ada atau yg sudah dikenal sebelumnya (gagasan, metode, atau alat)
inovatif ino.va.tif [a] bersifat memperkenalkan sesuatu yg baru; ber-sifat pembaruan (kreasi baru): kita mencoba memecahkan masalah pendidikan yg kronis dng cara-cara --
inovator ino.va.tor [n] orang yg memperkenalkan gagasan, metode, dsb yg baru: mahasiswa harus mempertahankan tradisinya sbg --
insanan in.san.an [n Sas] majas yg memberikan sifat-sifat manusia kpd barang yg tidak bernyawa; personifikasi
inseminasi in.se.mi.na.si [n] (1) pemasukan sperma ke dl saluran genitalia betina; (2) pengembangan, penyebaran, penangkaran (tt ilmu, keterampilan, model, dsb)
insentif in.sen.tif [n] tambahan penghasilan (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk meningkatkan gairah kerja; uang perangsang
inset in.set [n] (1) peta, gambar, atau foto kecil yg terdapat di dl peta (koran, gambar, foto) yg lebih besar: gambar -- ini adalah gambar si pembunuh berdarah dingin yg masih dl buronan; (2) halaman tambahan yg disisipkan dl buku dsb
institusi in.sti.tu.si [n] (1) lembaga; pranata: telah disusun -- adat istiadat, kebiasaan, dan aturan-aturan; (2) sesuatu yg dilem-bagakan oleh undang-undang, adat atau kebiasaan (spt perkumpulan, paguyuban, organisasi sosial, dan kebiasaan berhalal-bihalal pd hari Lebaran); (3) gedung tempat diselenggarakannya kegiatan perkumpulan atau organisasi
integrasi vertikal pembaruan dng pihak atau badan yg berada di atas (lebih tinggi)
inteligensi in.te.li.gen.si [n Psi] daya reaksi atau penyesuaian yg cepat dan tepat, baik secara fisik maupun mental, thd pengalaman baru, membuat pengalaman dan pengetahuan yg telah dimiliki siap untuk dipakai apabila dihadapkan pd fakta atau kondisi baru; kecerdasan
intens in.tens [a] (1) hebat atau sangat kuat (tt kekuatan, efek, dsb); (2) tinggi (tt mutu); (3) bergelora, penuh semangat, berapi-api, berkobar-kobar (tt perasaan); (4) sangat emosional (tt orang)
interetnik in.ter.et.nik [a] hubungan antara etnik (suku, bangsa, ras) yg satu dng etnik yg lain; antaretnik: solidaritas baru -- tidak dapat dibendung lagi krn mobilitas semakin pesat
intrik in.trik [n] penyebaran kabar bohong yg sengaja untuk menjatuhkan lawan: mereka melakukan -- guna meng-hancurkan pihak lawan
inventaris in.ven.ta.ris [n] (1) Adm daftar yg memuat semua barang milik kantor (sekolah, perusahaan, kapal, dsb) yg dipakai dl melaksanakan tugas; (2) Tern daftar ternak yg menyebutkan macam, ukurannya, dsb
inventaris usaha tani daftar barang disertai dng nilainya masing-masing yg dimiliki oleh usaha tani dl waktu tertentu, baik yg sudah dibayar maupun yg belum
inventarisasi in.ven.ta.ri.sa.si [n Adm] (1) pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik kantor, (sekolah, rumah tangga, dsb) yg dipakai dl melaksanakan tugas; (2) pencatat- an atau pengumpulan data (tt kegiatan, hasil yg dicapai, pendapat umum, persuratkabaran, kebudayaan, dsb): seka-rang sedang diadakan -- bahasa daerah di Indonesia; pemerintah mengadakan -- tenaga asing
invois in.vo.is [n Dag] daftar barang kiriman yg dilengkapi dng nama, jumlah, dan harga yg harus dibayar oleh pembeli (pemesan); faktur: biaya yg berhubungan dng perakunan dan perkreditan harus dialokasikan atas dasar -- yg di-proses, perakunan yg dilayani, transaksi penjualan
iri [a] merasa kurang senang melihat kelebihan orang lain (beruntung dsb); cemburu; sirik; dengki: barangkali ia -- thd adiknya yg diberi uang, sedangkan ia tidak
irik [v] meng.i.rik v (1) menginjak: ia ~ barang itu sehingga terbenam ke air; (2) menginjak atau menebah agar terlepas dr tangkainya (tt padi kering, kacang, dsb)
isalohipse isa.lo.hip.se [n Met] garis yg menghubungkan tempat-tempat yg mengalami perubahan tinggi dr bidang isobar yg sama dl jangka waktu tertentu
isapan jempol isap.an jempol kabar yg tidak benar; kabar bohong
iso- (is-) [bentuk terikat] sama; serupa: isobar; isoglos; isoenzim
isofon iso.fon [n Ling] isoglos pd peta bahasa yg digambarkan me-lingkari satu unsur fonologis tertentu
isokal iso.kal [n] garis pd peta yg menghubungkan tempat yg mem-punyai harga nilai kotor batu bara yg sama
isoleks iso.leks [n Ling] isoglos pd peta bahasa yg digam-barkan melingkari satu kata tertentu
isomorf iso.morf [n] (1) Ling isoglos pd peta bahasa yg digambarkan melingkari satu unsur morfologis tertentu; (2) Zool organisme yg mempunyai struktur yg serupa, tetapi berbeda keturunan
isopiestik iso.pi.es.tik [a Fis] berkenaan dng tekanan yg sama; isobarik
isoplet iso.plet [n Ling] garis yg digambarkan pd peta bahasa yg menandai, baik batas pemakaian ciri bahasa maupun ciri adat istiadat, ciri geografis, dan ciri budaya yg menjadi faktor penyatu bagi dialek atau bahasa regional
istimewa is.ti.me.wa [a] (1) khas (untuk tujuan dsb yg tentu); khusus: sekolah -- didirikan untuk anak-anak tunarungu dan tunawicara; (2) lain dp yg lain; luar biasa: di kota itu ia mendapat sambutan --; (3) terutama; lebih-lebih: ia pandai melukis, -- gambar pemandangan
isu [n] (1) masalah yg dikedepankan (untuk ditanggapi dsb); (2) cak kabar yg tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; desas-desus
isya [n] (1) waktu menjelang malam sesudah lenyapnya sinar merah di ufuk barat; (2) waktu salat wajib setelah lenyapnya sinar merah di ufuk barat sampai menjelang terbit fajar; (3) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pd malam hari antara habis waktu magrib dan menjelang subuh
izin terbit [Kom] izin dr pemerintah yg diperlukan untuk menerbitkan surat kabar atau terbitan lainnya
jabang ja.bang [Mk n] cambang [n] , -- bayi anak (bayi) yg baru lahir; orok
jadi ja.di [v] langsung berlaku (dilakukan, dikerjakan); tidak batal: kemarin ia -- pergi ke Bogor; (2) betul-betul terjadi; menjadi kenyataan (berhasil): barang kehendaknya --; (3) selesai dibuat: rumahnya belum --; (4) lahir; dilahirkan: ketika itu engkau baru --; (5) sudah selesai dibuat; siap pakai: ia membeli pakaian --; (6) baiklah begitu; setuju: kalau begitu --; (7) menjadi [Ar n] Kaprikornus
jagalan ja.gal.an [n] barang jualan (dagangan)
jagung ja.gung [n] (1) tanaman yg termasuk keluarga Gramineae, batangnya pejal setinggi 2 m, berdaun pita lebar, umur sekitar 3 bulan, buahnya dapat dimakan sbg makanan pokok; Zea mays; (2) buah atau biji jagung
jahitan ja.hit.an [n] (1) cara menjahit; (2) hasil menjahit; (3) barang yg dijahit
Jainisme Jai.nis.me [n] aliran keagamaan di India Barat yg tumbuh hampir bersamaan dng Buddhisme di India Tenggara (477 SM), ajarannya berasaskan penebusan, yaitu membebaskan jiwa dr segala materi dan menebus jiwa dr segala yg mengekangnya
jaipong ja.i.pong [n] tarian khas Sunda kreasi baru yg gerakannya sangat dinamis, spontan, penuh improvisasi, dan mudah diterima masyarakat dr segala lapisan; jaipongan
jaja ja.ja [v] ber.ja.ja v pergi berkeliling membawa dan menawarkan barang dagangan (supaya dibeli orang): ~ kue sekeliling kampung
jaja-jajaan ja.ja-ja.ja.an [n] barang dagangan yg dijajakan
jajar ja.jar [n] baris; deret; banjar: -- pohon cemara [n] lubang panjang bekas dibajak; alur [n] pe.ja.jar.an Jk n (1) makhluk halus yg jahat (seringkali berbentuk harimau, buaya, dsb); (2) kata umpatan "kurang ajar"
jajaran ja.jar.an [n] (1) baris; deret(an): ia duduk di ~ paling muka; (2) susunan unsur dl bentuk baris dan kolom digunakan dl determinan dan matriks; (3) ki barisan; susunan kelompok dng tugas yg sama: ~ TNI; ~ Departemen Kesehatan [n] jajar
jala ja.la [n] (1) alat untuk menangkap ikan yg berupa jaring bulat (penggunaannya dng cara menebarkan atau mencampakkan ke air); (2) Olr alat untuk batas pd suatu permainan (dl bola voli, tenis meja, tenis, bulu tangkis) yg berupa jaring atau net yg dipasang pd dua buah tiang sbg pembatas antara dua belah lapangan dan dua pemain atau regu yg bertanding supaya tidak bersentuhan
jala rambang jala yg lebar-lebar matanya
jalan raya jalan besar dan lebar, biasanya beraspal, dapat dilalui kendaraan besar (truk, bus) dr dua arah berlawanan
jalibut ja.li.but [n] barkas pengangkut barang-barang dr kapal
jalur ja.lur [n] (1) kolom yg lurus; garis lebar; setrip lebar; (2) ruang di antara dua garis pd permukaan yg luas; (3) ruang memanjang di antara dua deret tanaman; (4) rel; (5) Olr ruang memanjang antara dua garis batas lurus; ruang antara garis permainan tunggal dan garis permainan ganda; (6) Kim suatu tahapan atau deret tahapan suatu proses metabolisme [kl n] sampan kecil yg dibuat dr sebatang pohon; perahu belongkang
jam nol [Kom] detik-detik terakhir sebuah surat kabar harian akan mulai diputar pd mesin cetak
jam terakhir [Kom] menit-menit terakhir untuk menerima berita sebelum surat kabar mulai dicetak
jambiah jam.bi.ah [n] belati lebar melengkung
jambret jam.bret [v] men.jamb.ret v merenggut atau merebut (barang milik orang lain yg sedang dipakai atau dibawa): seorang pemuda berkendaraan sepeda motor ~ kalung emas seorang ibu yg sedang berjalan kaki
jambu jam.bu [n] (1) pohon bercabang banyak, tinggi dapat mencapai 10 m, daunnya lonjong, bunganya berwarna putih atau kehijau-hijauan dan berambut halus yg menjadi kering cokelat atau hitam ketika bunganya menjadi buah; (2) buah jambu, banyak airnya, bentuknya menyerupai genta dan lebar di bawah, macam dan jenisnya banyak; Eugenia [n] jambul; gombak; bulu-bulu (pd ujung tombak dsb)
jamin ja.min [v] , men.ja.min v (1) menanggung (tt keselamatan, ketulenan, kebenaran dr orang, barang, harta benda, dsb): pemerintah berkewajiban ~ keselamatan jiwa dan harta benda warga negara; (2) berjanji akan memenuhi kewajiban (membayar utang dsb) orang lain yg membuat perjanjian apabila perjanjian itu tidak ditepati: aku yakin, ia pasti bersedia ~ utang istrinya; (3) cak menyediakan kebutuhan hidup: yayasan itu ~ anak-anak yatim piatu
jaminan ja.min.an [n] (1) tanggungan atas pinjaman yg diterima; agunan: ia meminjam uang kpd bank dng ~ sebuah rumah dan sebidang tanah miliknya; (2) biaya yg ditanggung oleh penjual atas kerusakan barang yg dibeli oleh pembeli untuk jangka waktu tertentu; garansi: ia membeli televisi dng ~ satu tahun; (3) Ek janji seseorang untuk menanggung utang atau kewajiban pihak lain, apabila utang atau kewajiban tsb tidak dipenuhi
jamu bersalin jamu yg dibuat khusus untuk wanita yg baru melahirkan
jamuan ja.mu.an [n] barang yg dihidangkan kpd tamu; hidangan
jangan dilepaskan tangan kanan [pb] jangan melepaskan pekerjaan yg ada sebelum mendapat pekerjaan (pencaharian) yg baru
jangan-jangan ja.ngan-ja.ngan [adv] barangkali; mungkin: dia tidak datang, ~ ada halangan di jalan
jangka jang.ka [n] alat untuk membuat bulatan (lingkaran, mengukur jarak pd peta, dsb), berupa benda yg berkaki dua yg dapat dilebarkan dan disempitkan langkahnya atau ukurannya: dl pelajaran ilmu ukur murid-murid harus menyediakan pensil, penggaris, dan -- [n] ukuran waktu tertentu: pekerjaan itu harus selesai dl -- tiga bulan [kl n] niat; tujuan (yg dituntut): menyampaikan -- nya
jangkang jang.kang [n] lebar antara dua belah kaki [n] pohon rawa yg berakar tunjang, kayunya kurang baik untuk dipakai sbg bahan bangunan rumah (ada beberapa macam spt: -- betina, -- bukit, -- hutan); Stercula foetida [Mk v kas] mati; meninggal
jangkauan jang.kau.an [n] (1) jarak yg dapat dijangkau: ~ petinju itu 3 cm lebih panjang dp ~ lawannya; (2) barang apa yg dijangkau: semua itu masih jauh dr ~ nya
jarahan ja.rah.an [n] rampasan; barang yg dijarah
jarak tik jarak antarbaris dl tulisan yg diketik; spasi
jarak waktu lamanya waktu antara dua peristiwa: -- waktu kelahiran kedua anak kembar hanya beberapa menit; (2) waktu yg diperlukan oleh tiap kendaraan atau perseorangan untuk berjalan di antara dua titik tertentu
jarang ja.rang [a] (1) renggang atau lebar jaraknya (tidak rapat tt tulisan, tumbuhan, tanaman, gigi, dsb); bersela-sela; tidak kerap (tt tenunan, anyaman, dsb); (2) tidak merata (hanya di sana-sini); (3) tidak padat (tt penduduk di suatu daerah) ? jerang
jaras ja.ras , se.ja.ras n (se)berkas; ikat; cekak (tt barang yg panjang-panjang) [n] keranjang yg terbuat dr tali bambu yg jarang anyamannya, digunakan untuk menjinjing
jaringan ja.ring.an [n] (1) barang siratan yg serupa jaring; jala-jala: (2) susunan sel-sel khusus yg sama pd tubuh dan bersatu dl menjalankan fungsi biologis tertentu
jarwa jar.wa [n] hasil pengolahan, hasil penyaduran (teks Jawa Kuno ke dl Jawa Baru)
jasa informasi jasa yg diberikan oleh perpustakaan, terutama mengenai informasi yg ada di perpustakaan itu, dilaksanakan dng cara menyiapkan dan menyebarkan lembaran berita, survei literatur, daftar bacaan, seri, daftar isi majalah mutakhir; -- infrastruktur jasa yg menunjang terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, dsb); jasa prasarana: dr pemakaian -- infrastruktur, spt telekomunikasi dan listrik, negara itu memperoleh banyak pemasukan
jasa perpustakaan segala fasilitas yg disediakan oleh sebuah perpustakaan untuk penggunaan buku dan penyebaran informasi
jatah ja.tah [n] (1) jumlah atau banyaknya barang dsb yg telah ditentukan (untuk suatu maksud atau untuk suatu daerah): anak-anak yg kelaparan mendapat -- makanan; (2) jumlah atau banyaknya orang yg telah ditentukan (untuk imigrasi, pergi haji, dsb); kuota: jemaah haji setiap tahun ditentukan oleh -- nya
jati diri ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas; (2) inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dr dalam; spiritualitas: mencari -- diri pembangunan nasional
jebab je.bab [a] lebar (tt muka)
jebah je.bah /jEbah/, ber.je.bah a berlebih-lebihan; terdapat di mana-mana (tt barang dagangan)
jelajah je.la.jah [v] men.je.la.jah v bepergian ke mana-mana untuk menyelidiki dsb: beberapa tahun lamanya ia ~ Benua Asia [Mk v] men.je.la.jah.kan v menerangkan panjang lebar; menguraikan
jelang je.lang [v] , men.je.lang v (1) mengunjungi; menengok; menjenguk; menghadap: sudah lama ia tidak ~ ibunya; (2) dialamatkan kpd; ditujukan kpd (pd alamat surat): ~ karibku Polan, Jalan Lembang, Jakarta Pusat; (3) menghadap; menyongsong: ~ tahun baru kita memperbaharui tekad untuk maju; (4) hampir: ~ tengah hari baru ia sampai ke kampung halamannya; (5) melihat; memandangi: ~ bulan purnama [Mk a] cair; encer (tt susu dsb)
jelawat je.la.wat [n] ikan air tawar, badannya panjang putih keperakan, bagian punggung kehitaman, sirip perut dan ekor berwarna merah, makanannya biji buah-buahan, bunga-bungaan, dan daun muda dr tumbuhan air; Lebtobarbus hoeveni
jelma jel.ma , men.jel.ma v (1) lahir kembali menjadi manusia dsb: beliau dipuja-puja sbg Dewa yg ~; (2) mewujudkan diri; mengambil bentuk (rupa dsb): dewa Wisnu ~ menjadi seekor burung rajawali; (3) tergambar; terlukis: segenap pribadinya ~ dl karangannya
jelujur je.lu.jur [v] men.je.lu.jur v menjahit dng jarak lebar-lebar atau jarang-jarang (dng tangan dsb) [n] kayu (bambu) yg dipasang mendatar sbg penutup pintu kandang (pagar dsb)
jelungkap je.lung.kap , men.je.lung.kap v (1) terkelupas; tidak melekat lagi (tt barang yg dilekatkan); terlepas; (2) melenting lalu lurus kembali (tt barang yg dibengkokkan)
jembak jem.bak , men.jem.bak v mengurai dan berkibar (spt rambut panjang yg terurai ditiup angin)
jemputan jem.put.an [n] (1) undangan; ajakan; (2) Mk peminangan kpd orang laki-laki untuk dijadikan menantu: bangsawan itu telah menerima lima ~ dr dara-dara sekampungnya; (3) Mk uang atau barang yg akan diserahkan kpd pihak calon pengantin laki-laki; (4) (kendaraan) yg dipakai menjemput: mobil ~; (5) tindak menjemput: saya tidak perlu ~ oleh siapa pun
jemuran je.mur.an [n] (1) barang (yg dijemur); (2) alat (perkakas) untuk menjemur: gabah panjang itu dapat dijadikan ~
jenak je.nak [n] , se.je.nak n sebentar; sejurus; beberapa saat: ia beristirahat ~ sebelum meneruskan perjalanan; ia termangu ~ setelah mendengar kabar itu [ark v] men.je.naki v melihat [a ] nyenyak; pulas (tt tidur)
jendel jen.del [Jw v] menjadi kental (tt barang cair)
jenglong jeng.long [n] alat musik (dr Jawa Barat) berupa beberapa pencar bonang yg disusun secara bergantung atau berderet, membentuk tapal kuda, jumlahnya sebanyak nada-nada satu oktaf, digunakan dng gamelan degung
jenis je.nis [n] (1) yg mempunyai ciri (sifat, keturunan, dsb) yg khusus; macam: padi yg biasa ditanam di sini -- padi apa?; (2) mutu: harga barang-barang banyak ditentukan oleh macam dan -- nya; (3) Bio satuan dasar klasifikasi biologi, terdiri atas gabungan populasi yg diperkirakan dapat saling mengawini dng bebas dan dapat dikenal cirinya secara morfologi, msl jenis sekerabat digabungkan dl satu marga, setiap jenis tumbuhan mewakili nama yg terdiri atas dua kata, yakni nama marga dan penunjuk jenisnya, spt Artocarpus altissima, Artocarpus communis; (4) Ling klasifikasi kata yg kadang-kadang bersangkutan dng kelamin, kadang-kadang tidak; gender
jentera jen.te.ra [n] (1) barang yg bundar berupa lingkaran, bersumbu, dan dpt berputar (untuk memutar benda yg lain, menaikkan air, dsb); roda; (2) roda-roda yg dijalankan dng per, tali, dsb untuk menggerakkan sesuatu (spt perkakas arloji); pesawat; mesin; (3) roda pemintal benang (kincir)
jepit je.pit [v] , men.je.pit v menekan (mengapit dsb) di antara dua benda yg terkatup atau terhimpit erat-erat: ia ~ bara api dng dua bilah bambu
jerangkang je.rang.kang , ber.je.rang.kang v (1) tampak mencuar-cuar ke atas (tt barang yg panjang-panjang dan tajam); berceranggah; terpancang-pancang; (2) terlentang dng kedua kaki ke atas
jeruk bali jeruk asli Indonesia, batangnya berbengkok-bengkok, kayunya kuat, berdaun besar bersayap lebar pd tangkainya, bunga berwarna hijau keputih-putihan dan berbau harum, buah beraneka ragam bentuk, ukuran, warna daging, dan rasanya, banyak mengandung vitamin C; Citrus maxima
jerupih je.ru.pih [n] papan yg ditempel pd bagian atas perahu untuk melebarkan badan perahu
jidur ji.dur [a] gembira; senang: dng -- nya ibu muda itu memperlihatkan bayinya yg baru lahir kpd tamu-tamunya [n] (1) tetabuhan spt rebana besar terbuat dr kulit kerbau dsb, berbingkai, terbuat dr kayu; (2) bedug
jilbab jil.bab [n] kerudung lebar yg dipakai wanita muslim untuk menutupi kepala dan leher sampai dada
jiplak jip.lak [v] , men.jip.lak v (1) menggambar atau menulis garis-garis gambaran atau tulisan yg telah tersedia (dng menempelkan kertas kosong pd gambar atau tulisan yg akan ditiru); (2) mencontoh atau meniru (tulisan, pekerjaan orang lain); mencontek: anak-anak jangan sampai terbiasa ~ hitungan temannya; (3) mencuri karangan orang lain dan mengakui sbg karangan sendiri; mengutip karangan orang lain tanpa seizin penulisnya: ~ karangan orang lain adalah perbuatan yg tercela
jodang jo.dang [Jw n] kotak panjang yg dipakai untuk menaruh penganan, barang-barang pinangan, dsb, biasanya diangkat dng dipikul oleh dua orang
joget jo.get [n] (1) tari (sebarang tarian); (2) tarian dan lagu Melayu yg agak rancak iramanya; (3) tandak; ronggeng
joglo jog.lo [n] gaya bangunan (terutama untuk tempat tinggal) khas Jawa, atapnya menyerupai trapesium, di bagian tengah menjulang ke atas berbentuk limas; serambi depan lebar dan ruang tengah tidak bersekat-sekat (biasanya dipergunakan sbg ruang tamu)
jolak jo.lak [] ber.jo.lak v menyala berkobar-kobar (tt api): api ~
jolakan jo.lak.an [n] kobaran api (yg sedang menyala)
jontrot jon.trot [Jk n] (1) pemikat di rumah makan dsb (berupa wanita cantik) untuk menarik tamu; (2) barang dagangan yg dipajang untuk menarik pembeli
joreng jo.reng [ark n] (1) bidang atau bagian kecil (tt tanah); (2) lembar; carik; potong (tt kain, kertas, dsb)
jorjoran jor.jor.an [Jw v] bertindak unggul-mengungguli (lebih banyak bersifat negatif): pd malam tahun baru mereka -- memasang petasan
jual beli ju.al be.li [n] persetujuan saling mengikat antara penjual, yakni pihak yg menyerahkan barang, dan pembeli sbg pihak yg membayar harga barang yg dijual; (2) v menjual dan membeli: pekerjaannya -- valuta asing
jual kecap berbicara penuh puji-pujian pd diri sendiri atau barang yg dijualnya
jual lelang menjual barang-barang di depan orang banyak yg diselenggarakan oleh juru lelang, peminat (calon pembeli) menyebutkan harga barang dng kesanggupannya masing-masing, sedangkan harga jual yg diputuskan ialah harga penawaran tertinggi yg diajukan oleh calon pembeli
jual mele membeli suatu barang untuk kemudian dijual lagi
jual sontak [Man] menjual suatu barang dng berkunjung ke rumah calon pembeli secara mendadak tanpa janji untuk menawarkan sebelumnya
jual titip menjual barang dng cara menitipkannya kpd penjual lain (pemilik warung, toko, dsb) dan harganya baru dibayar setelah barang laku terjual
jualan ju.al.an [n] barang-barang yg dijual; dagangan: pedagang kaki lima menjajakan ~ nya; (2) v berdagang; berjualan sesuatu: dilarang ~ di halte bus
judi ju.di [n] permainan dng memakai uang atau barang berharga sbg taruhan (spt main dadu, kartu): -- itu pangkal kejahatan
judul berita judul yg merupakan inti berita dl surat kabar, yg dicetak dng huruf besar (tebal)
juek ju.ek [Mk n] tali-tali yg direntangkan di sawah untuk mengusir burung; menegakkan juek-juek sesudah menyabit, pb sesudah perkara (pekerjaan) selesai, baru teringat akan cara yg terbaik untuk menyelesaikannya
julo ju.lo, ju.lo-ju.lo [n] kegiatan pengumpulan uang atau barang yg sama nilainya untuk diundi di antara orang yg mengumpulkannya untuk menentukan siapa yg memperolehnya; arisan
junam ju.nam [v] men.ju.nam v bergerak dng kepala ke bawah; terbang sambil menyambar (tt burung dsb); menukik
jungkar jung.kar , men.jung.kar v tampak ke luar mencuat (tt barang yg terselip spt keris)
jurai ju.rai [n] (1) secarik yg panjang (kain dsb); lajur; (2) seikat barang yg berjuntai spt benang, rambut, setangkai kacang; (3) rentetan; deretan yg berturut-turut: -- keturunan raja-raja dan orang besar-besar [n] ju.rai-ju.rai n tumbuhan, putat nasi; Barringtonia spicata
juri ju.ri [n] (1) orang (panitia) yg menilai dan memutuskan kalah atau menang (dl perlombaan, sayembara, dsb): dia ditunjuk menjadi anggota -- dl perlombaan pidato itu; (2) orang yg menilai salah atau benar di pengadilan (di beberapa negeri Barat) [Lihat {jori}]
jurnal jur.nal [n] (1) (buku) catatan harian; (2) surat kabar harian; (3) Dag buku yg dipakai sbg buku perantara antara buku harian dan buku besar; (4) Dag buku yg dipakai untuk mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu; (5) majalah yg khusus memuat artikel dl satu bidang ilmu tertentu
jurnalis jur.na.lis [n] orang yg pekerjaannya mengumpulkan dan menulis berita dl surat kabar dsb; wartawan
jurnalisme jur.na.lis.me [n] pekerjaan mengumpulkan, menulis, mengedit, dan menerbitkan berita dl surat kabar dsb; kewartawanan
jurnalisme kuning [Kom] surat kabar atau majalah yg dng sengaja mengeksploitasi sesuatu untuk merebut perhatian dan minat pembaca dng muslihat yg membangkitkan emosi tanpa disertai fakta
jurnalistik jur.na.lis.tik [n] yg menyangkut kewartawanan dan persuratkabaran: hal itu melanggar kode etik --
juru atak [Graf] orang yg bertugas mengatur pengatakan cerita, artikel, atau gambar pd halaman media cetak
juru kamera petugas pelaksana pemotretan atau perekam gambar
juru lelang orang (jawatan) yg mengurus pelelangan barang-barang (hasil sitaan dsb)
juru sita pegawai pengadilan yg bertugas menyita barang-barang
juru ulas orang yg mengulas soal-soal politik dsb dl surat kabar; komentator; (2) penulis atau penyiar (radio, televisi) yg memberikan ulasan tt suatu peristiwa berdasarkan pandangan dan pendapatnya sendiri
juru warta pembantu surat kabar yg mencari berita; wartawan
juruh ju.ruh [n] cairan kental terbuat dr gula kelapa atau gula jawa; kinca: apam baru berasa enak jika diberi --
kaca susu kaca agak buram, terdapat pd bagian belakang kamera, digunakan untuk melihat ketajaman gambar bayangan
kacang ka.cang [n] tanaman perdu yg ditanam di sawah atau di ladang, berbuah polong (macamnya banyak sekali) , me.nga.cang v (1) membagi-bagi (barang yg didapat dsb); (2) berbuat sesuka hati (atas milik orang)
kacang kara kacang yg pohonnya merambat, buahnya buah polong (sekitar 5-7 cm), lebar dan kurang berdaging, kalau sudah tua berwarna hijau keputih-putihan; Dolichos lablab
kacang-kacang ka.cang-ka.cang [n] penabur; mimis: -- sepedanya masih baru
kacangan ka.cang.an [n] kacang-kacangan; (2) a ki tidak bermutu (tt barang); murahan
kacauan ka.cau.an [n] barang yg campur aduk tidak keruan
kacip ka.cip [n] (1) gunting yg tajam sebelah dan sendinya ada di ujung (perkakas untuk membelah pinang, gambir, dsb); (2) alat penjepit lembaran kertas (surat dsb), terbuat dr kawat yg dilipat membentuk lingkaran memanjang
kadar ka.dar [n] (1) kuasa; kekuatan: ala -- nya, menurut kuasa (kekuatan) masing-masing; (2) ketentuan Tuhan (takdir): percaya kpd -- dan takdir Tuhan bukan berarti kita tidak perlu lagi bekerja keras untuk mencapai cita-cita; segala kepercayaan akan -- dan takdir terbit dr ajaran tauhid; (3) untung-malang; (4) kodrat; sifat bawaan: menyalahi -- hidupnya [n] (1) ukuran untuk menentukan suatu norma: belum ada -- yg pasti dl hal mengatakan salah atau benarnya bukti itu; (2) isi atau bagian yg tulen (tt emas, perak, dsb): emas ini -- nya 0,800, berarti yg tulen 4/5 nya; (3) nilai, harga, taraf (tingkatan): dl pertemuan antara para ahli itulah, baru ia tahu akan -- dirinya; (4) lebih kurang; kira-kira: jumlah anggotanya -- lima ratus orang; (5) Antr jumlah hasil pengukuran dl persentase mengenai gejala tertentu yg terdapat pd populasi tertentu dl keadaan dan jangka waktu tertentu [Jw] me.nga.dar v tidur di luar rumah (halaman dsb) [ark n] kain tenunan sendiri untuk dipakai sendiri
kahrab kah.rab [Ar n] batu ambar
kahrab kuning batu ambar kuning
kain ka.in [n] (1) barang yg ditenun dr benang kapas: bajunya merah tua, sarungnya bugis kasar dan destarnya -- hitam; (2) barang tenunan untuk pakaian atau untuk maksud lain: pd upacara itu murid-murid perempuan memakai -- panjang dan kebaya
kain dua seragi kain (pakaian) yg kembar
kain karet [Graf] lembaran karet diperkuat dng tenunan, dipasang pd silinder karet mesin ofset sbg pemindah gambar dr pelat cetak ke kertas
kainofobia ka.i.no.fo.bia [n Psi] ketakutan yg berlebihan akan hal-hal yg baru
kait ka.it [n] (1) besi (kawat dsb) yg ujungnya melentuk (spt gancu, seruit, sanggamara); (2) ukuran jarak baris pd ketikan; penunjuk ukuran jarak baris pd ketikan; (3) ki sesuatu yg menyusahkan (mengandung tipu muslihat): pikirkan dulu baik-baik, mungkin perkataannya ada -- nya , ka.it-ka.it n (1) tumbuhan (akar-akaran) merambat yg batangnya berduri; Uncaria acida; (2) akar kait-kait
kakap ka.kap [n] ikan laut yg buas, berbadan lebar dan pipih berwarna putih atau merah, panjangnya dapat mencapai satu meter, dagingnya enak, hidupnya di laut dekat pantai, kadang-kadang masuk sungai; Lates calcarifer; (2) a ki berukuran besar atau tinggi secara fisik atau kualitas (tt penjahat, perusahaan, dsb); penting (tt berita dsb): pengusaha --; koruptor -- [n] (1) perahu yg sempit dan rendah; (2) kapal perang lama, bentuknya spt kakap [v] , me.nga.kap v meronda (berpatroli); mengintai-intai (musuh) [n] daun sirih yg di bawah, kasar dan kaku; sirih kerakap [Mk v] pegang
kalai ka.lai [Mk] , me.nga.lai v berbaring atau bersandar pd: orang tua itu duduk ~ pd kursi malasnya , me.nga.lai v membersihkan dng cara menggosok (barang yg berkarat dsb): Kakek sedang sibuk ~ keris kesayangannya
kalamisani ka.la.mi.sa.ni [n] keris Jawa yg berbentuk lebar, lurus, dan pangkalnya berkelok-kelok
kalau pandai menggulai [pb] kalau pandai mengatur (menyusun dsb), barang yg kurang baik pun akan menjadi baik juga
kalau-kalau ka.lau-ka.lau [p] (1) kata penghubung untuk menandai pengandaian yg tidak pasti; barangkali: sebenarnya hatinya khawatir, ~ dia tidak datang pd acara ini
kaleidoskop ka.lei.dos.kop [n] (1) alat optik yg bentuk luarnya spt keker, dilengkapi dng dua kaca persegi panjang yg dipasang pd lapisan dalam pd salah satu ujungnya sehingga dapat memperlihatkan pelbagai gambaran yg indah dan simetris dr kepingan barang berwarna yg diletakkan di antaranya apabila dilihat dr ujung yg lain; (2) aneka peristiwa yg telah terjadi yg disajikan secara singkat
kali ka.li [n] (1) kata untuk menyatakan kekerapan tindakan: dl satu minggu ini, dia sudah empat -- datang ke rumahku; (2) kata untuk menyatakan kelipatan atau perbandingan (ukuran, harga, dsb): harga barang kebutuhan pokok pd tahun ini dua -- lebih mahal dp harga pd tahun yg lalu; (3) kata untuk menyatakan salah satu waktu terjadinya peristiwa yg merupakan bagian dr rangkaian peristiwa yg pernah dan masih akan terus terjadi: untuk -- ini ia kena batunya; (4) kata untuk menyatakan perbanyakan atau pergandaan: dua -- dua sama dng empat [n] sungai [adv cak] barangkali: -- dia sakit [n] pejabat tinggi di Sulawesi Selatan
kalikausar ka.li.kau.sar [kl n] barang-barang [Lihat {alkausar}]
kalimantang ka.li.man.tang [n] (1) panji-panji putih panjang: sederet -- telah dikibarkan sbg tanda bahwa upacara akan segera dimulai; (2) cahaya yg tampak sbg jalur putih memanjang: biarlah kabur kilat -- , tetapi di hatiku terang-temerang [n] kelemayar
kalingan ka.li.ngan [Jw v] tersekat oleh barang (benda) yg terdapat di depannya; terhalang; tertutup; terlindung
kaliper ka.li.per [n Graf] (1) ketebalan selembar kertas yg diukur pd kondisi yg sudah dispesifikasikan; (2) alat pengukur ketebalan kertas semacam mikrometer [n] alat berbentuk lengkung atau lurus, biasanya dipakai untuk mengukur lebar dada, lebar pinggul, dsb
kalipso ka.lip.so [n] anggrek yg bunganya kemerah-merahan; Calypso bulbosa [n] bentuk musik yg mengarah ke bentuk musik tradisional di Hindia Barat, yg digubah berdasarkan lagu rakyat atau berpokok pd hal-hal yg bersifat humor
kalis ka.lis [a] suci; bersih; murni: bayi yg -- dr dosa jangan dibawa-bawa; (2) a tidak berkilat atau bersinar krn tersaput sesuatu (tt kaca, barang logam, dsb): kaca itu -- sebab terkena air; (3) a tidak dapat kena air atau tidak dapat basah (spt daun keladi): daun keladi bersifat --; (4) a tidak dapat kena penyakit; kebal (dr penyakit): sejak kecil anak saya ini -- dr penyakit; (5) v terhindar (dr bahaya)
kalkasar kal.ka.sar [kl n] barang-barang bekas (yg tidak terpakai lagi)
kalpataru kal.pa.ta.ru [n] (1) pohon lambang kehidupan yg menggambarkan pengharapan; pohon penghidupan; (2) penghargaan pemerintah yg diberikan kpd orang yg telah berjasa dl memelihara kelestarian lingkungan hidup: hadiah -- tahun itu telah diberikan kpd seorang petugas pengawas kehutanan
kalung ka.lung [n] barang yg berupa lingkaran atau rantai terbuat dr emas, perak, dsb yg dilingkarkan pd leher sbg hiasan
kamar besi bilik berlapis besi (untuk menyimpan barang-barang berharga)
kamar pengantin kamar yg disediakan untuk pengantin baru
kambau kam.bau [Lihat {kambar}]
kambing kibas kambing yg berbulu tebal, kalau sudah panjang melingkar atau keriting, berekor lebar; domba; kambing arab
kambium kam.bi.um [n Bot] lapisan sel hidup pd tumbuhan berkeping dua, terletak di kulit dan di kayu, yg membuat jaringan kayu baru ke sebelah dalam dan jaringan kulit baru ke sebelah luar
kamera ka.me.ra [n] kotak kedap sinar yg dipasang dng lensa yg menyambung pd lubang lensa tempat gambar (objek) yg direkam dl alat yg pekat cahaya; alat potret
kamera otofokus kamera yg mampu membidik sasaran gambar tertentu dng tepat; kamisol
kamerawan ka.me.ra.wan [n] orang yg tugasnya menggunakan kamera untuk merekam gambar (objek) film atau televisi
kamfor kam.for [n Kim] senyawa dng rumus molekul C10H16O, mengandung gugus karbonil dan kerangka karbon kamfana, didapat dl daun Cinnamomun camphore; kapur barus
kamp [n] (1) tenda (kemah dsb) yg didirikan di alam terbuka sbg tempat perhentian serdadu, pramuka, atau musafir; barak; (2) pengasingan: pd zaman penjajahan, tidak sedikit -- untuk mengasingkan pemimpin kita yg tertawan
kampai kam.pai , ber.kam.pai v terbaring (tergeletak) di sana-sini, tidak teratur dan tidak berdaya; berkaparan : di tempat itu ~ tubuh-tubuh korban peperangan
kampanye bisik gerakan untuk melawan (mengadakan aksi) serentak dng jalan menyiarkan kabar angin
kampas kam.pas [n] barang tenun yg tebal dan kuat untuk melapis ban dsb
kamper kam.per [n] kristal (hablur) yg mudah menguap, terbuat dr getah pohon kapur barus, digunakan sbg bahan antihama atau untuk campuran obat-obatan; kapur barus [n] (1) pohon asli dr Cina, termasuk suku medang, tinggi pohon antara 20-30 m, daun bertulang utama tiga, buahnya bulat panjang, berdaging, jika masak berwarna hitam, tumbuh pd tanah lempung berpasir di daerah pegunungan dng ketinggian 600-1.500 m di atas permukaan laut; Cinnamomum comphon; (2) kayu kamper
kampuh kam.puh [n] (1) kain selimut yg dibuat dr tiga helai kain dijahit menjadi satu: rajin sekali ibu menjahit --; (2) jahitan dr dua helai barang tipis (kertas, kulit buku, dsb): -- buku-buku yg sudah rusak itu akan segera diperbaiki
kamus baku kamus yg menggambarkan khazanah ragam bahasa baku; (2) kamus yg krn wibawanya menjadi acuan untuk karya yg sejenis
kamus ensiklopedis [Ling] kamus yg dilengkapi dng keterangan yg lebih luas, spt nama geografis, nama tokoh, gambar dan diagram
kana ka.na [n] gelang lebar yg biasa dipakai oleh anak-anak atau oleh pengantin [n] buah yg diawetkan dng diasinkan atau dimaniskan [n] tumbuhan umbi termasuk keluarga ganyong, bunganya berwarna kuning atau merah, ditanam sbg tanaman hias; bunga tasbih; Canna oriantalis; Canna hibrida [Lihat {katakana}]
kanak-kanak anyir [ki] (1) bayi yg baru dilahirkan; (2) belum berpengalaman; masih sangat muda
kancera kan.ce.ra [n] ikan air tawar pemakan tumbuhan, badannya panjang dan melebar ke samping, berwarna keperak-perakan dng punggung dan perut berwarna kehitam-hitaman; Labeobarbus douronrusis
kanda manda anak-anak yg terpilih sbg saudara tua anak raja yg baru lahir
kandungan kan.dung.an [n] (1) barang yg terkandung (termuat, tercantum di dalamnya); (2) yg tersimpan dl hati; isi hati: sekarang barulah aku tahu ~ hatinya; (3) kantong peranakan di dl perut wanita: bayi itu telah meninggal ketika masih berada dl ~; (4) janin yg masih di dl perut wanita: menggugurkan ~ itu berdosa dan dapat dihukum; (5) kantong; pundi-pundi
kanibalisme ka.ni.bal.is.me [n] (1) keadaan (perbuatan) memakan sesama manusia; (2) pembunuhan yg sangat kejam dan sadis; (3) Man hal merebut bagian pasar atas kerugian produk lain yg dijual oleh perusahaan yg sama akibat kelalaian merencanakan segmen pasar untuk produk baru; (4) Tek perbuatan mengambil bagian peralatan (mobil, mesin, dsb) untuk dipakai pd bagian benda lain
kanji kan.ji [n] air sagu dsb untuk mengeraskan pakaian dsb; tajin [Jw a] jera; kapok [n Ling] huruf Jepang yg mulai dipakai sekitar abad-abad pertama Masehi, tiap huruf menggambarkan kata atau morfem
kanstof kan.stof [n] barang tenunan; kain
kantar kan.tar , ber.kan.tar.an a berkobar-kobar: dr atas bukit itu tampak nyala api yg besar, merah, dan ~
kantong kuning telur [Ikn] bagian perut yg menonjol pd larva ikan yg baru menetas (berisi persediaan makanan untuk keperluan hidupnya)
kantor lelang tempat penyelenggaraan pelelangan barang; balai lelang
kanvas kan.vas [n] (1) kain kasar yg kuat, dipakai untuk kemah (layar, kantong surat pos, lukisan, dsb); kain terpal: pelukis itu menggambar di atas --; (2) lantai gelanggang tinju: petinju itu jatuh di atas --
kapak persegi kapak yg berasal dr masa kebudayaan neolitikum (di Indonesia bagian barat)
kapal ka.pal [n] kendaraan pengangkut penumpang dan barang di laut (sungai dsb) [n] kulit yg menebal dan mengeras; belulang (pd kaki, telapak tangan, dll)
kapal dagang kapal yg khusus memuat dan mengangkut barang dagangan (biasanya antarpulau)
kapal kargo kapal barang
kapal niaga kapal yg khusus mengangkut barang dagangan; kapal dagang
kapan-kapan ka.pan-ka.pan [n cak] sewaktu-waktu; sebarang waktu; kapan saja
kaparan ka.par.an [n] barang-barang yg telantar (tidak terpelihara); kayu-kayuan dsb yg berhanyutan (di laut atau di sungai)
kapstok kap.stok [n] barang yg digunakan untuk menyangkutkan atau menggantungkan pakaian (topi dsb); sangkutan; gantungan
kara ka.ra [n] tumbuhan berbuah polongan, pohonnya merambat, buahnya sepanjang 5-7 cm, lebar dan kurang berdaging, kalau sudah tua berwarna hijau keputih-putihan; Dolichos lablab
karangan khusus ka.rang.an khusus [Kom] karangan yg melukiskan suatu pernyataan dng lebih terperinci sehingga apa yg dilaporkan hidup dan tergambar dl imajinasi pembaca
karantina ka.ran.ti.na [n] (1) tempat penampungan yg lokasinya terpencil guna mencegah terjadinya penularan (pengaruh dsb) penyakit dsb; (2) Tern tempat untuk menahan ternak impor yg baru datang dr luar negeri, guna mencegah penyebaran penyakit menular
karar ka.rar [kl] (1) a tenang; tenteram; aman: hendaklah senantiasa -- hatinya; (2) a tetap tenang: maka negeri Malaka pun -- lah pd zaman Laksamana menjadi hulubalang itu; (3) v menetap; berdiam di: Sultan itu pindahlah ke istana barunya, -- lah dia di sana selama-lamanya
karas ka.ras [n] kue atau penganan yg dibuat dr tepung beras [n] pohon yg getahnya dapat dibuat kapur barus; tengkaras; Aquilaria mallaccensis [n Sas] papan kayu atau keping batu yg dipakai oleh penyair susastra Jawa Kuno untuk menuliskan karyanya
karavan ka.ra.van [n] (1) kereta bertutup yg berfungsi sbg tempat tinggal (bagi pengembara atau orang yg berlibur); (2) rombongan orang (haji, peziarah, pedagang) yg melakukan perjalanan bersama demi keselamatan
karbonan kar.bo.nan [n Tan] unsur produksi yg secara khusus digunakan untuk memadu barang-barang baru (msl mesin dan pupuk)
karbonisasi kar.bo.ni.sa.si [n Far] (1) transformasi senyawa organik menjadi batubara; (2) penyulingan arang
kardamunggu kar.da.mung.gu [n] tanaman tropis yg berdaun hijau lebar dan berbulu, bijinya dipakai sbg rempah-rempah dan obat; Elettaria cardamomum
karet ka.ret /karEt/ (1) n tumbuhan besar yg tingginya mencapai 25 m dan kulit batangnya menghasilkan getah yg digunakan sbg bahan membuat ban, bola, dsb; pohon para; Hevea brassiliensis; (2) n getah (perca); barang yg dibuat dr getah pohon para; (3) a cak dapat (mudah) mulur dan mengerut (tidak tentu, tidak pasti, dsb)
kargo kar.go [n] muatan barang yg diangkut dng kapal laut, pesawat udara, atau pengangkut lain
karikatur ka.ri.ka.tur [n] gambar olok-olok yg mengandung pesan, sindirin, dsb
karikaturis ka.ri.ka.tu.ris [n] pelukis gambar karikatur; orang yg biasa menciptakan karikatur
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
karkas segar karkas yg baru disembelih dan sudah dikeluarkan beberapa bagian tubuhnya
karmina kar.mi.na [n Sas] pantun dua seuntai (pantun kilat), baris pertama sbg sampiran dan baris kedua sbg isi berupa sindiran dng rumus rima a a, msl kayu lurus dl lalang, kerbau kurus banyak tulang
karteker kar.te.ker [n cak] orang yg menangani jabatan (ketua, sekretaris, dsb) untuk sementara krn pejabatnya belum ada atau belum dipilih: ia ditunjuk sbg -- , sementara menunggu terpilihnya ketua umum yg baru
kartel kar.tel [n] (1) organisasi perusahaan besar (negara dsb) yg memproduksi barang yg sejenis; (2) Man persetujuan sekelompok perusahaan dng maksud mengendalikan harga komoditas tertentu
kartografi kar.to.gra.fi [n] (1) gambar peta (tabel dsb); (2) seni atau keahlian membuat peta; (3) ilmu mengenai peta
karton kar.ton [n] kertas tebal (untuk kulit buku, gambar, dsb) dng berat dasar antara 150-600 g
kartu besar kartu permainan judi model Barat (spt dl bridge, empat satu) yg mempunyai nilai angka paling besar
kartu kendali [Adm] lembaran isian untuk pencatatan, penyimpanan, penemuan kembali, dan sekaligus sbg alat penyerahan arsip ke Arsip Nasional
kartun kar.tun [n] (1) film yg menciptakan khayalan gerak sbg hasil pemotretan rangkaian gambar yg melukiskan perubahan posisi; (2) gambar dng penampilan yg lucu, berkaitan dng keadaan yg sedang berlaku (terutama mengenai politik)
kartunis kar.tu.nis [n] ahli menggambar kartun
karuhun ka.ru.hun [Sd n] nenek moyang; leluhur: aku adalah orang baru yg tidak tahu soal di sana walaupun orang tua dan -- ku hidup di sana
karusi ka.ru.si [n] penyakit yg ditandai dng keinginan hidup hanya untuk bekerja, siang malam spt robot, dan akhirnya membawa kpd kehidupan yg tertekan krn tujuannya untuk mengejar karier dan prestasi, jika tidak tercapai timbul depresi yg berakhir dng bunuh diri: sekarang di negara Barat banyak orang dijangkiti penyakit --
kas [n] (1) tempat menyimpan uang: uang iuran sudah dimasukkan ke dl --; (2) tempat membayar dan menerima uang: -- dibuka setiap hari dr pukul 08.00 hingga pukul 12.00; (3) keluar masuknya uang: buku -- catatan [n] (1) peti kayu untuk mengirimkan barang: -- itu jangan dibuang krn akan dibuat kandang ayam; (2) bak (wadah) tempat mesin arloji beserta tutupnya: kemarin arloji saya jatuh sehingga -- nya retak
kasdu kas.du [Jw ark v] sudi; suka (akan); berkenan; mau: barang siapa yg -- silakan mencicipi masakan itu
kaset video alat elektrolitik perekam gambar dan suara
kasus penderita [Ling] kasus yg menggambarkan yg dialami oleh perbuatan atau keadaan psikologis yg diungkapkan oleh verba
katalisator ka.ta.li.sa.tor [n] (1) Kim katalis; (2) seseorang atau sesuatu yg menyebabkan terjadinya perubahan dan menimbulkan kejadian baru atau mempercepat suatu peristiwa
katalog ka.ta.log [n] (1) carik kartu, daftar, atau buku yg memuat nama benda atau informasi tertentu yg ingin disampaikan, disusun secara berurutan, teratur, dan alfabetis: kartu -- membantu memudahkan orang mencari buku di perpustakaan; (2) Man daftar barang yg dilengkapi dng nama, harga, mutu, dan cara pemesanannya
katalog berkas katalog yg dibuat pd slip kertas yg diikat dl jilid berkas untuk memungkinkan adanya penyisipan bahan baru yg tepat susunannya
katamaran ka.ta.ma.ran [n] kapal yg mempunyai dua badan kembar yg sejajar yg terapung di permukaan air
katapel ka.ta.pel [n] mainan anak-anak, gagangnya dibuat dr dahan bercabang dua yg pd kedua ujungnya diikatkan tali karet, dan kedua ujung tali karet lainnya diikatkan pd kulit selebar 3-4 cm, gunanya untuk melontarkan batu kecil
katarsis ka.tar.sis [n] (1) Kris penyucian diri yg membawa pembaruan rohani dan pelepasan dr ketegangan; (2) Psi cara pengobatan orang yg berpenyakit saraf dng membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dng bebas; (3) Sas kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis
kategorisasi ka.te.go.ri.sa.si [n] (1) penyusunan berdasarkan kategori; penggolongan; (2) Ling (a) proses dan hasil pengelompokan unsur bahasa dan bagian pengalaman manusia yg digambarkan ke dl kategori; (b) cara untuk mengungkapkan makna dng pelbagai potensi yg ada dl bahasa
kausatif kau.sa.tif [n Ling] bentuk verba yg menyatakan sebab atau menjadikan (msl dl kalimat para pekerja melebarkan jalan, kata melebarkan mengandung pengertian kausatif, artinya menjadikan lebar)
kavaleri ka.va.le.ri [n] (1) barisan (pasukan) berkuda; (2) pasukan kendaraan berlapis baja (tank dsb)
kawin tambahan kawin angkat bapak (di Jawa Barat)
kayu keras kayu-kayuan yg padat, tidak lunak, yg umumnya berasal dr pohon berdaun lebar; kayu daun; -- kuda kayu-kayuan yg berasal dr pohon yg tumbuh di daerah pantai, Lannea grandis
kayu lapis lembaran papan tipis yg dibuat secara mekanis dr lapisan kayu dan disusun secara bersilang
kayu rapat tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; Parameria barbara; (2) kulit kayu rapat
keanggotaan ke.ang.go.ta.an [n] hal atau kedudukan sbg anggota: negara yg baru merdeka itu telah memenuhi semua syarat ~ Perserikatan Bangsa-Bangsa
keanginan ke.a.ngin.an [v] (1) kena angin; tertiup angin; (2) telah tersiar (tt kabar); (3) kena sakit (tt anak kecil)
keawetan ke.a.wet.an [n] ketahanan; hal awet (tt barang, mesin, dsb)
kebal ke.bal [a] (1) tidak mempan senjata; tidak dapat terlukai oleh senjata: ia memang -- , kabarnya peluru pun tidak mempan terhadapnya; (2) Dok tidak dapat terkena sakit; tahan thd penyakit: kalau sudah disuntik TCD akan -- thd penyakit tipus, kolera, dan disentri; (3) tidak dapat dituntut dl perkara: sekalian anggota parlemen -- ketika berbicara dl sidang; (4) ki tidak mempan oleh caci maki; tidak malu lagi biarpun dicaci maki; tebal kulit: krn biasa diperlakukan secara kasar akhirnya ia -- thd caci maki
kebasian ke.ba.si.an [n] perihal tidak baru lagi; perihal basi
kebat ke.bat [n] ikat; balut , ke.bat-ke.bit v (1) Mk selalu bergerak (bekerja dsb); (2) tidak tenang, berdebar-debar (tt perasaan dsb): dng hati -- , ia menunggu kabar kelahiran putranya
kebelanda-belandaan ke.be.lan.da-be.lan.da.an [a] bertingkah laku spt orang Belanda; kebarat-baratan
keberatan ke.be.rat.an [n] perihal beratnya suatu benda, tugas, perasaan, penyakit, dsb: terasa benar -- pajak itu bagi rakyat; (2) a cak terlampau berat (beratnya melebihi dr yg biasa): barang ini -- jika diangkut dng sepeda; (3) v cak berkeberatan; tidak setuju: penduduk -- atas pemberian ganti rugi atas tanah mereka yg tidak seimbang
kebingungan ke.bi.ngung.an [n] (1) dl keadaan bingung (gugup, tidak tahu arah, dsb); kehilangan akal: dia sedang -- memikirkan caranya naik atap itu; (2) kekacauan hati (pikiran): ketetapan baru dr pemerintah menimbulkan -- di kalangan pedagang
keblinger keb.li.nger [Jw v] sesat; keliru: pembajakan di udara yg terjadi baru-baru ini didorong oleh angan-angan yg -- dr seseorang yg mau jadi jagoan
kebobolan ke.bo.bol.an [v ki] (1) tertembus (pertahanan, barisan, dsb) krn lengah; (2) kecurian; kemasukan pencuri
kebul ke.bul [Lihat {kepul}] [n] ikan yg baru menetas, tetapi mempunyai ciri spt ikan dewasa
kecak ke.cak [n] nama tarian Bali (yg dilakukan oleh puluhan orang laki-laki, menggambarkan pasukan kera pengikut Rama)
kecambah ke.cam.bah [n] tumbuhan kecil yg baru tumbuh dr biji kacang-kacangan yg disemaikan
kecamuk ke.ca.muk [v] ber.ke.ca.muk v (1) merasuk dng hebat (ganas): peristiwa yg mengerikan itu selalu ~ di dl benaknya; (2) berkobar (tt perang dsb): perang menentang penjajah ~ di mana-mana
kecer ke.cer [Bl n] alat musik tradisional yg terdiri atas setangkup logam berbentuk bulat atau persegi delapan yg pd bagian atas tengahnya cembung dan berlubang untuk tempat tali pengikat (penggantung) untuk menggerak-gerakkan tangkupan logam itu ke atas dan ke bawah agar dapat berbenturan dan menghasilkan bunyi [v] tercecer; tertinggal: teliti dulu barang bawaanmu sebelum berangkat, jangan sampai ada yg --
kecil ke.cil [a] (1) kurang besar (keadaannya dsb) dp yg biasa; tidak besar: kursi -- itu dirancang untuk anak-anak usia sekitar lima tahun; (2) muda; (3) sedikit: bagian harta warisanku sangat --; (4) sempit (tidak luas, tidak lebar, dsb): rumah -- itu dibangun untuk pegawai rendah; (5) tidak penting (tidak berharga dsb): saran baik yg disampaikan kepadanya itu dianggap --
kecoh ke.coh [n] tipu daya (terutama kecurangan yg merugikan orang, spt barang palsu dikatakan tulen, mengurangi berat atau ukuran barang, mencampuri dng barang yg kurang baik); tipu: kita harus teliti, jangan sampai kena -- [a] gaduh; ribut
kecolongan ke.co.long.an [v] (1) kecurian; kemalingan: ia ~ selembar uang lima ribuan; (2) terjadi di luar pengawasan dan pengamatan
kecut ke.cut [a] (1) kedut; kerut; lisut; (2) berkerut (tt kulit tubuh dsb); (3) ki takut; merasa ngeri; gentar (tt hati, perasaan, dsb): ketika melihat Pangeran ikut ambil bagian dl sayembara itu, semua putra mahkota yg datang bertanding merasa -- dan putus asa [a] (1) masam (spt rasa cuka): gulai ini enak sekali, terasa benar -- pedasnya; (2) ki cemberut; keruh (tt muka dsb): -- saja air mukanya pagi ini
kecut hati takut; merasa ngeri; gentar; berdebar-debar hatinya; (2) kecewa (krn merasa berbuat salah)
kedah ke.dah [a] terbuka lebar (tt mulut) [n] perangkap untuk menangkap gajah
kedasih ke.da.sih [n] burung kecil berparuh tajam, ekornya panjang, lebar, dan bergaris melintang, biasanya bertelur di dl sarang burung lain, msl di sarang burung kipas atau burung betet; Cocomantis variolosus
kedempung ke.dem.pung [a] hampir busuk atau menjadi hampa krn dimakan ulat (tt buah-buahan) [n] tiruan bunyi barang yg jatuh ke air
kedok ke.dok [n] (1) tiruan muka untuk menutup muka; topeng: kawanan perampok yg datang tengah malam itu semua memakai --; (2) ki barang atau perbuatan yg dipakai untuk menutupi maksud sebenarnya: sopan santunnya hanya dipakai sbg -- belaka
kedua ke.dua [num] (1) nomor dua: anaknya yg ~ lahir kemarin; (2) kelompok yg terdiri atas dua (orang dan barang): ~ mobilnya disita kejaksaan
keemosian ke.e.mo.si.an [n] perihal emosi: kalau pendekatan ini yg dipakai, kita akan dapat menggambarkan derajat ~ seseorang
kegemaran ke.ge.mar.an [n] kesukaan; kesenangan; barang apa yg digemari: kue lapis adalah ~ adikmu
kegulanaan ke.gu.la.na.an [n] hal yg bersifat gulana: gesekan rebab yg resah, dimaksudkan untuk menggambarkan ~ sang tokoh
kegunaan ke.gu.na.an [n] (1) faedah; manfaat: barang ini tidak diketahui ~ nya; (2) kepentingan: untuk ~ umum
kehormatan ke.hor.mat.an [n] (1) pernyataan hormat; penghargaan: ia mendapat ~ untuk memimpin sidang itu; barisan (pengawal) ~ , barisan (pengawal) yg khusus sbg pernyataan hormat (kpd tamu agung, orang besar, dsb); doktor ~ , gelar doktor yg diberikan sbg tanda pernyataan hormat; doktor honoris causa
keilmuan ke.il.mu.an [n] barang apa yg berkenaan dng pengetahuan; secara ilmu pengetahuan: dl masalah ~ , janganlah ragu-ragu bertanya kpd beliau
keinginan ke.i.ngin.an [n] (1) barang apa yg diingini (diinginkan); (2) peri-hal ingin; hasrat; kehendak; harapan: supaya ~ kita ter-kabul, marilah kita berdoa bersama-sama
kejam ke.jam [a] (1) tidak menaruh belas kasihan; bengis; zalim: ketika berkuasa, ia sangat -- thd rakyatnya; (2) sangat kikir: majikan itu sangat -- , tidak mau menaikkan upah buruhnya barang sedikit juga [v] tertutup rapat (tt mata); pejam: sungguhpun matanya -- , ia tidak tidur
kejenuhan ke.je.nuh.an [n] kejemuan; (2) n (a) kepadatan (tt udara); (b) Fis keadaan yg menggambarkan kenaikan penyebab tanpa menimbulkan kenaikan hasil; (3) a kekenyangan
kekal ke.kal [a] tetap (tidak berubah, tidak bergeser, dsb) selama-lamanya; abadi; lestari: kematian adalah sekadar penutup babak kefanaan bagi suatu babak baru hidup --
kekas ke.kas [ark v] me.nge.kas v mengais (tt ayam) [Plb n] sebidang tanah di antara ladang baru dan ladang yg telah ditanami
kekebalan diplomatik ke.ke.bal.an diplomatik [Pol] pembebasan seseorang thd tuntutan hukum (spt gugatan proses kriminal, penangkapan, dsb) atau thd kewajiban tertentu (spt membayar pajak, memeriksakan barang bawaan) krn berstatus sbg diplomat atau staf kedutaan besar suatu negara
kekerasan ke.ke.ras.an [n] (1) perihal (yg bersifat, berciri) keras; (2) perbuatan seseorang atau kelompok orang yg menyebabkan cedera atau matinya orang lain atau menyebabkan kerusakan fisik atau barang orang lain; (3) paksaan
kekohesifan ke.ko.he.sif.an [n] perihal kohesif: pekerjaan pokok yg harus dihadapi pengurus baru adalah membangun ~ dl tubuh kepemimpinan partai
kekuningan ke.ku.ning.an [a cak] agak kuning; bercampur dng warna kuning: dibelinya anggur yg ~ warnanya; di sudut matanya ada benda lembek ~; (2) n barang-barang yg berwarna kuning (tanda kebesaran raja); (3) a terlalu kuning: jangan terlalu banyak memberi kunyit pd sayur itu nanti ~ warnanya
kekurangan ke.ku.rang.an [v] tidak mempunyai (sesuatu yg diperlukan); tidak cukup mendapat (beroleh) sesuatu: pd musim kemarau Jakarta sering ~ air; (2) v menderita krn kurang: mereka hidup serba ~; (3) n perihal kurang; (4) n barang apa yg kurang; yg menjadi kurang (yg belum dibayar, digenapi, dsb): saya bayar separuh dulu, ~ nya akan saya bayar bulan depan; tiap orang mempunyai kelebihan dan ~
keladi ke.la.di [n] (1) tumbuhan jenis terna, berdaun lebar dan berumbi dan ada yg dapat dimakan dan ada yg tidak; talas; Colocasia esculenta (ada bermacam-macam spt -- babi, -- telur, -- cina, dan -- udang); (2) umbi keladi
kelahiran kembali ke.la.hir.an kembali proses gaib kelahiran kembali dl bentuk tubuh makhluk baru sesudah makhluk yg lama mati (hal ini menjadi keyakinan dl beberapa agama, spt agama Hindu dan Buddha); reinkarnasi
kelai ke.lai [Mk] me.nge.lai v berbaring dng bersandar: ia ~ di sofa
kelana ke.la.na [n] mengadakan perjalanan ke mana-mana tanpa tujuan tertentu; kembara
kelasak ke.la.sak [ark n] tikar [n] perisai panjang terbuat dr kayu atau kulit yg berbentuk sempit di tepi (digunakan untuk pegangan) dan ujungnya lebar
kelat ke.lat [n] (1) tali penarik layar perahu; (2) tali untuk menarik pohon yg ditebang supaya roboh [a] sepat (berasa spt rasa pinang, salak mentah, pisang mentah) [n] (1) pohon yg keras kayunya; (banyak macamnya spt -- api, -- kuning, -- merah); Eugenia; (2) kayu kelat [ark a] lekat: setelah mata mereka mulai -- , barulah berhenti berbual , -- bahu n gelang yg dipakai pd lengan atas, terutama pd waktu menari
kelder kel.der [n] ruang pd rumah (gedung dsb) yg berada di bawah tanah, biasa dipakai untuk menyimpan barang
kelempai ke.lem.pai [v] ter.ke.lem.pai v terbaring dng lemah lunglai
kelepik ke.le.pik [n] (1) tiruan bunyi benda kecil jatuh; (2) tiruan bunyi bendera berkibar-kibar jika ditiup angin kencang
kelewang ke.le.wang [n] pedang pendek yg bilahnya makin ke ujung makin lebar
kelihatan ke.li.hat.an [v] (1) terlihat; dapat dilihat; tampak; (2) ternyata; terbukti: sekarang barulah ~ siapa yg bersalah
keliling ke.li.ling [n] (1) garis yg membatasi suatu bidang: -- persegi panjang ialah dua kali panjang ditambah dua kali lebar; (2) lingkungan di sekitar sesuatu: kebun di -- rumah itu ditanami pohon buah-buahan
kelindan ke.lin.dan [ark n] (1) benang yg baru dipintal; (2) benang untuk pemutar kincir; (3) benang berpilin untuk menjalankan jentera; (4) benang yg sudah dimasukkan ke dalam lubang jarum (untuk menjahit) [n] penggulung benang; gelendong [n] , ber.ke.lin.dan v ki erat menjadi satu: ajaran Hindu di India terjalin ~ dng Sungai Gangga yg suci itu
kelinieran ke.li.ni.er.an [n Ling] prinsip penderetan fonem yg menggambarkan deretan fonem
kelir ke.lir [n] (1) tirai kain putih untuk menangkap bayangan wayang kulit; layar putih (untuk gambar hidup); (2) ki kedok (penutup dsb) untuk menyembunyikan maksud yg sebenarnya [n cak] warna
kelon ke.lon [Jw v] me.nge.loni v memeluk (anak dsb) dng kasih sayang sambil berbaring supaya tidur
kelontong ke.lon.tong [n] (1) alat kelentungan yg selalu dibunyikan oleh penjaja barang dagangan untuk menarik perhatian pembeli; (2) barang-barang untuk keperluan sehari-hari spt sabun, sikat gigi, gelas, cangkir, mangkuk
keluar ke.lu.ar [v] (1) bergerak dr sebelah dalam ke sebelah luar: murid-murid disuruh -- dr kelas untuk berolahraga di lapangan sekolah; (2) tersembul: bunga teratai itu -- dr permukaan air; (3) menampakkan diri; timbul; muncul: pencuri itu -- dr tempat persembunyiannya; (4) terbit: surat kabar tidak -- hari ini; (5) terlahir: kata-kata yg -- dr hati nurani; (6) pergi ke luar (rumah dsb): ia baru saja --; (7) diumumkan: hasil ujian sudah --; (8) berhenti dr perkumpulan (pekerjaan, sekolah, dsb): ia sudah -- dr perusahaan itu; (9) muncul sbg pemenang pertandingan dsb: ia -- sbg pemenang pertama dl lomba cipta puisi untuk tahun ini
keluaran ke.lu.ar.an [n] (1) yg dikeluarkan (dihasilkan, diterbitkan, dsb): buku ini ~ Balai Pustaka; (2) yg berasal dr: batik ~ Yogyakarta; (3) yg telah keluar (tamat, berhenti) dr (sekolah dsb): anak-anak ~ SMP I mengadakan reuni; (4) yg ada di luar (yg tidak turut campur dsb): orang ~ tidak boleh turut campur; (5) kl orang di luar kalangan istana: akan anakanda ini terlalulah baik sekali parasnya pd hati beta tiada patut ia bersuami orang ~; (6) Man hasil kegiatan produksi; (7) Man laju produksi barang yg dihasilkan pabrik, mesin, atau satuan produksi yg lain dl jangka waktu tertentu
kelukur ke.lu.kur [Mk] ber.ke.lu.kur v tergores-gores; lecet (terkelupas) kulitnya: kakinya ~ krn memakai sepatu baru
kelunturan ke.lun.tur.an [a] terkena warna barang lain yg luntur; (2) n perihal luntur
kemahalan ke.ma.hal.an [a] terlalu tinggi harganya; terlalu mahal: barang itu -, harganya jauh melebihi harga pasar
kemaksiatan ke.mak.si.at.an [n] hal-hal yg bersifat maksiat (yg penuh dosa dsb): perjuangan untuk menghilangkan -- dan penyakit masyarakat memerlukan kesabaran dan ketekunan
kemampuan ke.mam.pu.an [n] (1) kesanggupan; kecakapan; kekuatan: kita berusaha dng -- diri sendiri; (2) kekayaan: krn -nya sudah memadai, ia membeli sebuah rumah baru
kemantapan ke.man.tap.an [n] (1) hal (keadaan) mantap (stabil, aman, teguh hati, tetap tidak berubah): Pemerintah menjamin -- harga barang menjelang Lebaran; (2) Antr keadaan suatu hal, gejala, atau masyarakat yg seimbang dan tidak banyak berubah krn pengaruh, baik dr dalam maupun dr luar
kemaruk ke.ma.ruk [v] (1) selalu ingin makan (sesudah sembuh dr sakit); (2) ki selalu berbuat yg berlebih-lebih krn baru saja menjadi kaya dsb: itulah orang -- namanya, ke mana-mana naik mobil; (3) ki selalu ingin mendapat banyak; loba: ia adalah manusia yg -- thd harta
kemas ke.mas [a] (1) teratur (terbungkus) rapi; (2) bersih; rapi; beres; kuat: peti -- adalah peti besar dan kuat yg memuat barang dagangan sehingga barang itu dapat sekaligus diangkut
kemasan ke.mas.an [n] (1) hasil mengemas; (2) bungkus pelindung barang dagangan (niaga)
kembal kem.bal [n] pundi-pundi (yg bentuknya spt kepis); bakul dr pandan atau rotan tempat menyimpan barang kecil-kecil; kantong kecil, kotak kecil, tempat barang-barang kecil
kembili kem.bi.li [n] (1) tanaman perdu merambat yg tingginya mencapai 3-5 m, daunnya spt ginjal, batangnya bulat, berbulu halus; dan berduri tersebar, umbinya dapat dimakan, bentuknya bulat atau panjang berwarna putih sampai kekuning-kuningan, bunganya tersusun dl bulir yg berwarna hijau kekuning-kuningan; Dioschorea acuminata; (2) umbi kembili
kemelut ke.me.lut [n] (1) keadaan yg berbahaya (tt menderita penyakit, terutama penyakit demam); (2) keadaan genting (berbahaya, kritis): negara-negara itu menghadapi -- politik baru
kemerah-merahan ke.me.rah-me.rah.an [a] agak merah; bercampur warna me-rah: di senja hari pegunungan di ufuk barat kelihatan menjadi biru --
kemit hantar pesuruh; -- tubuh ark pakaian atau barang perhiasan yg diberikan sbg tanda kasih: anak angkat penyadap itu bergelang --
kempek kem.pek [Jk n] tas kecil dibuat dr barang anyaman (untuk tempat sirih, uang, dsb)
kempu kem.pu [n] kotak bundar bertutup untuk menyimpan pakaian, barang kecil-kecil, dsb
kena lotre mendapat uang (barang dsb) dr undian; (2) beruntung besar
kenaikan ke.na.ik.an [n] (1) perihal naik; peningkatan; penambahan: ~ harga tidaklah terjadi pd semua barang; ~ pangkatnya tertunda; (2) kendaraan; tunggangan
kenal ke.nal [v] (1) tahu dan teringat kembali: baru mendengar suaranya, aku sudah -- siapa dia; (2) tahu; mempunyai rasa: tidak -- malu; (3) pernah tahu (bersahabat): saya belum -- dng orang itu; (4) mengerti; mempunyai pengetahuan tentang: sebagian warga kita belum -- (aturan) hukum dan pajak
kendali mutu bagian atau divisi yg mengawasi mutu barang yg diproduksi
kendati ken.da.ti [p] (1) kata penghubung untuk menandai hal tidak bersyarat; meskipun; biarpun: -- banyak yg tidak datang, rapat dilangsungkan juga; (2) jangankan: -- mengirim oleh-oleh, mengirim kabar saja tidak pernah
kentara ken.ta.ra [a cak] nyata; terang kelihatan; tampak: makin dipandang, makin -- kecantikannya; setelah diselidiki baru -- kesalahan itu
keonaran ke.o.nar.an [n] kegemparan; kerusuhan; keributan: -- itu baru dapat diatasi setelah polisi bertindak
kepadaan observasi ke.pa.da.an observasi [Ling] tingkat kepadaan gramatika atau teori yg berhasil menggambarkan fakta secara eksplisit
kepala dingin [ki] tenang dan sabar
kepala raja [ark] perangko (dahulu bergambar kepala raja atau ratu)
kepala-kepalaan ke.pa.la-ke.pa.la.an [n] barang berbentuk kepala, spt pd perahu kolek
kepedaran ke.pe.dar.an [n] kekesalan hati: pd bibirnya tergambar kepahitan hidup dan ~ hati
kepenontonan ke.pe.non.ton.an [n] perihal penonton: tari itu dipentaskan dng gaya pementasan dan ~ Barat
keperluan ke.per.lu.an [n] (1) keharusan; kemestian; hal yg perlu: cinta kpd tanah tumpah darah adalah suatu ~ bagi bangsa yg merdeka; (2) kepentingan: kita harus berjuang untuk ~ bersama; (3) kebutuhan (barang yg diperlukan): kita selalu menyediakan barang-barang untuk ~ sehari-hari; (4) maksud; tujuan: selain hendak menemui adiknya, barangkali ada ~ lain
kepicikan ke.pi.cik.an [n] (1) kekurangan (tt pengetahuan dsb); (2) kekurangan (uang dsb): bagaimana saya dapat menolongmu, saya sendiri ~ belanja; (3) perihal tidak luas atau lebar;
kepik emas kepik berbentuk spt kura-kura sebesar kuku ibu jari tangan dng sayap spt perisai yg lebar berwarna keemas-emasan; Aspidomorpha miliaris
kepik hijau kepik berbadan lebar spt perisai berbentuk segi lima, antena beruas lima, mengeluarkan bau busuk; Nezara viridula
keping ke.ping [n] (1) sesuatu yg berbentuk pipih tipis (tt papan, uang, dsb): -- papan; uang --; getah --; (2) kata penggolong bilangan (untuk barang yg pipih spt papan atau uang logam): belikan papan barang dua tiga --; (3) pecahan; sobekan; tembereng; bagian kecil-kecil
kepis ke.pis [n] bakul kecil tempat ikan yg baru ditangkap, biasanya digantungkan di pinggang pengail (penjala); kembu
kepitan ke.pit.an [n] (1) hasil mengepit; (2) barang yg dikepit; (3) bagian tubuh yg digunakan untuk mengepit (spt ketiak); (4) alat untuk mengepit
kepiting ke.pi.ting [n] ketam yg hidup di pantai, berkaki sepuluh, dua di antaranya berupa supit yg tajam, punggungnya keras berwarna hijau kehitam-hitaman selebar telapak tangan, dapat dimakan; Scylla serrata
keputusan ke.pu.tus.an [n] (1) perihal yg berkaitan dng putusan; segala putusan yg telah ditetapkan (sesudah dipertimbangkan, dipikirkan, dsb): jaksa itu sulit menerima ~ hakim; (2) ketetapan; sikap terakhir (langkah yg harus dijalankan): ia tidak berani segera mengambil ~; (3) kesimpulan (tt pendapat): dr catatan itu diambil ~ bahwa dia memberi kesempatan kpd pegawainya untuk melakukan perbuatan pidana; (4) hasil pemeriksaan (tt ujian): ~ ujian akan diumumkan melalui surat kabar; (5) cak kehabisan (tt uang, makanan, dsb): banyak pedagang yg ~ modal; (6) cak menderita kekurangan: pd waktu itu saya ~ benar-benar
kerah matros kerah lebar, spt model kerah baju yg dipakai para matros atau kelasi, yg di bagian belakang berbentuk persegi dan di bagian depan berbentuk huruf v
kerai ke.rai [n] jalinan bilah (rotan, bambu, dsb) penutup pintu, jendela, dsb atau sbg peneduh; bidai [v] me.nge.rai.kan v memadamkan: mereka terbangun dan membantu ~ api yg sedang berkobar itu
kerajang ke.ra.jang [a] berlembar-lembar sbg kertas (tt emas): emas --
kerajinan ke.ra.jin.an [n] (1) perihal rajin; kegiatan; kegetolan: engkau tidak dapat menyamainya dl hal ~; (2) barang yg dihasilkan melalui keterampilan tangan (spt tikar, anyaman, dsb): anyaman bambu merupakan hasil ~ daerah itu; (3) perusahaan (kecil) yg membuat; barang-barang sederhana, biasa mengandung unsur seni
kerak ke.rak [n] lapisan yg kering (keras) atau hangus yg melekat pd benda lain [n] tiruan bunyi orang dsb menggaruk-garuk barang yg keras
kerakap ke.ra.kap [Mk n] (1) sirih yg daunnya lebar-lebar, lebih lebar dp sirih biasa dan tidak enak rasanya; (2) daun sirih yg tebal dan keras (lawan dr sirih carang)
keramat ke.ra.mat [a] (1) suci dan dapat mengadakan sesuatu di luar kemampuan manusia biasa krn ketakwaannya kpd Tuhan (tt orang yg bertakwa); (2) suci dan bertuah yg dapat memberikan efek magis dan psikologis kpd pihak lain (tt barang atau tempat suci)
keramik ke.ra.mik [n] tanah liat yg dibakar, dicampur dng mineral lain; barang tembikar (porselen)
kerap ke.rap [a] (1) berkali-kali; berulang kali; sering: ia -- datang ke rumahku; (2) tidak jarang (tt anyaman, tenunan, dsb); rapat: anyamannya --; tapisan yg --; (3) tidak jauh antaranya (tt barang yg berderet-deret): jarak penanaman bibit itu sangat -- [a] , ke.rap-ke.rap v berderit-derit
kerapu ke.ra.pu [n] ikan yg dapat hidup di air tawar atau di laut, bersisik, siripnya diperkuat dng jari-jari lunak dan berduri, sirip perutnya terletak agak ke depan dan di bawah dada (ada yg beracun); Serranus; -- kayu jenis ikan kerapu, Serranus malabaricusis
keras tulang tumbuhan yg akarnya dapat dibuat menjadi kapur barus, daunnya dibuat obat, Chilorantus officinalis; (2) ki kuat
keratan ke.rat.an [n] barang yg sudah dikerat; bagian benda dr hasil mengerat (potongan, irisan)
kerdak ker.dak [n] (1) keladak; endap-endap; (2) barang yg tidak berharga
kerdam ker.dam [n] bunyi yg bergema spt bunyi barang berat jatuh ke dl palka
kerek ke.rek [n] roda kecil bersumbu yg bertali atau berantai (untuk menaikturunkan barang); kapi; katrol; tahal [n] susunan keratan gula enau
kereta troli kereta untuk membawa barang-barang
kering ringkai kering sekali (tt barang yg dijemur)
kerkah ker.kah [v] , me.nger.kah v memakan (mengunyah, menggigit barang yg keras atau liat): harimau ~ kepala kambing
keropas-kerapis ke.ro.pas-ke.ra.pis [n] (1) berbagai barang kecil yg tidak berharga; (2) pekerjaan yg kecil-kecil yg sedikit manfaatnya
kertas ker.tas [n] barang lembaran dibuat dr bubur rumput, jerami, kayu, dsb yg biasa ditulisi atau untuk pembungkus dsb
kertas dinding kertas (bergambar dsb) biasa ditempelkan pd dinding
kertas jernih kertas yg bersifat tembus cahaya untuk keperluan menggambar, msl gambar bangunan yg dng proses kimiawi dapat dibuat tembusannya pd kertas lain
kertas koran kertas khusus untuk surat kabar, bahan bakunya sebagian besar terdiri atas pulp kayu mekanik, sebagian kecil terdiri atas pulp kimia
kertas saring kertas yg terbuat dr selulosa murni untuk menapis barang cair
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kertas serap kertas yg lunak dan mempunyai daya serap besar untuk mengeringkan tulisan, gambar, dsb
kertas tekap kertas tipis untuk meniru lukisan atau gambar yg diletakkan di bawahnya
kertas tisu kertas pembersih yg lembut dan mudah menyerap barang cair (ada yg basah ada yg kering)
kerun ke.run [n cak] (gambar) mahkota
kerut ke.rut [n] lipatan kulit (pd dahi dsb); kedut; gelembur: apa yg terasa dl hatinya terbayang pd -- dahinya [n] bunyi spt bunyi pisau yg digoreskan pd barang yg keras dsb
kesamaptaan ke.sa.map.ta.an [n] perihal samapta; kesiapsiagaan: baru-baru ini telah diadakan suatu pelatihan -- dan operasi kepolisian dl rangka pengamanan Pemilu
kesek ke.sek [v] me.nge.sek v menggesek dng barang yg kesat
kesenjangan ke.sen.jang.an [n] (1) perihal (yg bersifat, berciri) senjang; ketidakseimbangan; ketidaksimetrisan; (2) jurang pemisah:; -- antara si kaya dan si miskin semakin lebar
kesibukan ke.si.buk.an [n] (1) perihal (yg bersifat) sibuk: pd hari-hari menjelang Lebaran -- pasar-pasar semakin meningkat; (2) sesuatu (usaha dsb) yg harus dikerjakan; kegiatan: kalau tidak ada -- di luar, kerjanya sehari-hari menulis cerita dsb
ketakjuban ke.tak.jub.an [n] keadaan (perihal) takjub; kekaguman; keheranan: ~ arsitek Barat thd konstruksi Candi Borobudur dapat dipahami
ketang ke.tang [ark a] (1) erat mengikat (spt memakai ikat pinggang yg erat); (2) sempit atau ketat (tt baju): kemeja anak itu terlalu -- [n] ikan laut; kendang, Scatophagus argus; -- lada ikan laut, Siganidae , -- tanduk n tumbuhan jenis pakan jantan; Kibara chartacea /kEtang/, -- kenari ketam besar dan kuat yg hidup di daerah pantai yg berbatu, biasa makan buah nyiur (terdapat di Ternate dan sekitarnya)
ketapang ke.ta.pang [n] (1) pohon besar, daunnya lebar, buahnya bertempurung keras, kulitnya untuk menyamak kulit, bijinya dapat dibuat minyak; Terminalia catapa; (2) biji ketapang; (3) tumbuhan baru-baru; bebaru laut; Geutarda speciosa
ketayap cendawan bagian atas cendawan (yg melebar)
ketempatan ke.tem.pat.an [v] ditempati; diduduki; didiami: yg ~ pendatang baru itu dimasuki maling
keterepasan ke.te.re.pas.an [v] sifat mudah hancur pd batu bara
ketersediaan ke.ter.se.di.a.an [n] (1) kesiapan suatu sarana (tenaga, barang, modal, anggaran) untuk dapat digunakan atau dioperasikan dl waktu yg telah ditentukan; (2) keadaan tersedia; hal tersedia
ketimbul ke.tim.bul [n] (1) pohon besar yg kayunya tidak keras, daunnya lebar berbulu halus dan berbentuk spt tangan terentang, buahnya bulat sebesar kelapa, berdaging dan berbiji, spt buah nangka, biasa dimakan sbg sayur; keluih; Artocarpus communis; (2) buah ketimbul
ketinggalan ke.ting.gal.an [n] sisa; kelebihan; tunggakan: ~ nya boleh dibayar bulan depan; (2) v tertinggal (krn lupa dsb): bukunya ~ di rumah; (3) v terbelakang; tercecer: di Jakarta kita dapat menyaksikan segala macam keramaian, tidak spt di sini agak ~ dl hal itu; ia masih ~ jauh dr teman-temannya; (4) v sudah ditinggalkan oleh (kereta api dsb): mari kita berangkat, supaya jangan ~ kereta api; (5) v tidak sesuai dng zaman (waktu dsb): mobil ini sudah ~ zaman; (6) v ada yg kelupaan; ada yg kurang; ada yg terlangkahi: dua hal yg ~ tidak disebutkan dl surat ini; rupanya ada huruf yg ~; (7) v tidak ~ , tidak mau terlambat; tidak lupa; tidak lalai: pujangga pantun pun tidak ~ turut berlomba dl sajak-menyajak baru
ketombe kering ketombe berupa titik-titik kecil putih atau kecokelat-cokelatan pd kulit kepala, tersebar di rambut, sering sampai ke dahi dan ditandai rasa gatal pd kulit kepala, bahkan dapat menjadi semacam bisul kecil-kecil
keturunan ke.tu.run.an [n] (1) anak cucu; generasi; angkatan: ~ raja; (2) kemasukan (orang halus dsb); (3) hal turun: ~ harga barang-barang disebabkan oleh banyaknya persediaan; (4) menderita atau mendapat sesuatu (penyakit dsb) yg menurun dr generasi sebelumnya: ia ~ buta warna
kewer ke.wer [n] kain alas keris pengantin laki-laki yg dikenakan pd bagian depan di luar kain yg dipakainya (di Jawa Barat)
khanjar khan.jar [n] golok besar bermata dua, berpangkal lebar, makin ke ujung makin tirus dan sedikit melengkung
khayal kha.yal [n] (1) lukisan (gambar) dl angan-angan; fantasi: apa yg diceritakan itu -- belaka; (2) yg diangan-angankan spt benar-benar ada: cerita --
khazanah kha.za.nah [n] (1) barang milik; harta benda; kekayaan; (2) kumpulan barang; perbendaharaan: lumba-lumba yg ditemukan di Selat Karimata melengkapi -- jenis lumba-lumba di Ancol; (3) tempat menyimpan harta benda (kitab-kitab, barang berharga, dsb)
kiai ki.ai [n] (1) sebutan bagi alim ulama (cerdik pandai dl agama Islam): -- Haji Wahid Hasyim; (2) alim ulama: para -- ikut terjun ke kancah peperangan sewaktu melawan penjajah; (3) sebutan bagi guru ilmu gaib (dukun dsb): khabarnya Pak -- bisa menghubungkan orang dng roh nenek moyangnya; (4) kepala distrik (di Kalimantan Selatan): ia menjadi seorang -- di distrik itu; (5) sebutan yg mengawali nama benda yg dianggap bertuah (senjata, gamelan, dsb): tombak -- Plered dr keraton Surakarta, gamelan -- sekati dr Sala; (6) sebutan samaran untuk harimau (jika orang melewati hutan) [n Olr] teriakan yg dikeluarkan melalui kerongkongan (dl olahraga karate)
kiamat ki.a.mat [n] hari kebangkitan sesudah mati (orang yg telah meninggal dihidupkan kembali untuk diadili perbuatannya); (2) n hari akhir zaman (dunia seisinya rusak binasa dan lenyap): sampai -- ia tidak akan dapat mengerjakannya; (3) v berakhir; tidak akan muncul lagi: kekalahan yg beruntun, baik dl perebutan Piala Thomas maupun dl Asian Games baru-baru ini, membuat dunia bulu tangkis Indonesia spt akan --; (4) v ki celaka sekali; bencana besar; rusak binasa: rumah tanggamu akan -- kalau kauceraikan istrimu
kias ki.as [n] (1) perbandingan (persamaan); ibarat; contoh yg telah ada (terjadi): berita itu hendaklah diambil -- nya saja; (2) sindiran: ia sama sekali tidak merasakan -- temannya itu; (3) contoh (model) yg telah ada; analogi: kata "pemuda-pemudi" sebenarnya mengambil -- kata "putra-putri"; (4) alasan (hukum) yg berdasarkan perbandingan atau persamaan dng hal yg telah terjadi (dl hukum Islam) [n] kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi; ilmu kias, ilmu sihir
kiasan ki.as.an [n] (1) pertimbangan tt suatu hal dng perbandingan atau persamaan dng hal yg lain; (2) perumpamaan; ibarat; (3) arti kata yg bukan sebenarnya: arti ~ , kata ~; (4) lambang; (5) sindiran; (6) pelajaran (dr suatu cerita dsb)
kicau ki.cau [n] (1) bunyi burung (terutama burung murai); (2) ki celoteh; perkataan yg sebarang saja [n] tipu; kecoh
kikiran ki.kir.an [n] serbuk (sisa) barang yg dikikir; tahi kikir
kilang ki.lang [n] (1) apitan yg berputar; penggilingan: -- getah, apitan karet, kilang tempat membuat getah keping; (2) bangunan (kelompok bangunan) tempat mengolah atau membuat barang-barang; pabrik: -- kopi; -- gula; (3) instalasi industri tempat minyak bumi dimurnikan menjadi produk yg lebih berguna dan yg dapat diperdagangkan: -- minyak [n] air tebu atau nira yg diasamkan sebelum menjadi tuak
kim [n] permainan dng menandai angka yg telah terletak dl kolom ataupun baris yg telah disebut oleh penarik angka, biasanya sambil dinyanyikan, dan pemain dinyatakan menang apabila semua angka yg terletak pd salah satu garis telah tertandai
kimono ki.mo.no [n] (1) baju panjang berlengan lebar dng selempang besar di pinggang, khas tradisional Jepang, dipakai oleh perempuan; (2) baju panjang berlengan lebar, dipakai untuk tidur, sebelum dan sesudah mandi
kincup kin.cup [a] tidak terbuka lebar; hampir tertutup (tt lubang hidung dsb): lubang hidung kuda itu kembang -- krn lelahnya
kinematograf ki.ne.ma.to.graf [n] alat untuk menunjukkan gambar-gambar objek dl gerakan
kineskop ki.ne.skop [n] rekaman film dr acara televisi [n] tabung gambar sinar katode [n ] alat untuk memastikan refraksi (pembiasan) dng cara okulasi
kira-kira ki.ra-ki.ra [adv] lebih kurang: ~ 50 orang anak sekolah ikut berlatih kegiatan Palang Merah Remaja; (2) adv agaknya; barangkali; mungkin (hampir pasti): ~ ia tidak akan berani melawan saya; (3) n dugaan; sangka-sangka; agak-agak: jangan ~ saja, katakan setepat-tepatnya; (4) n hitungan; taksiran; rancangan (pengeluaran uang dsb): menurut ~ , dia akan beruntung Rp100.000,00; (5) v timbang-timbang; pikir-pikir dulu: kalau bicara ~ agar tidak menyakiti hati orang lain
kirab ki.rab [n] perjalanan bersama-sama atau beriring-iring secara teratur dan berurutan dr muka ke belakang dl suatu rangkaian upacara (adat, keagamaan, dsb); pawai: untuk menyongsong tahun baru 1 Sura, sebagian masyarakat melakukan --
kiriman ki.rim.an [n] (1) barang yg dikirimkan: ~ mu telah sampai; (2) Jk barang yg dititipkan (diamanatkan) untuk disimpan (dijual dsb): paling berat menjaga barang ~ , dipakai salah tidak dipakai rusak
kisa ki.sa [n] jala kecil yg ditarik oleh 4 atau 5 orang, biasanya dapat ditarik dr pinggir pantai [n] pundi-pundi (kantong uang) yg kecil [n] kantong anyaman daun kelapa yg digunakan untuk membungkus buah nangka, ayam, dsb: nangka yg baru dipetik masih terbungkus dl --
kisi ki.si [n] ki.si-ki.si n (1) kayu atau besi yg dipasang berdiri dan berjarak sehingga terdapat celah-celah (pd tingkap dsb); terali; jeruji; (2) jari-jari (roda); (3) celah; ganggang (pintu dsb) [n Fis] (1) jaringan garis tiga dimensi yg menghubungkan titik-titik pusat atom atau ion di dl kristal; (2) lempeng logam yg berlubang-lubang, dipakai dl baterai sbg penghantar dan penyangga bahan aktifnya; (3) sembarang jaringan bersistem; (4) Fis peranti optis yg bergaris-garis atau mempunyai batang yg sejajar dan terpisah oleh sela-sela sama besarnya [n Stat] segi empat kecil pd suatu bidang dasar yg dibentuk oleh dua gugus baris tegak lurus thd sesamanya
kiwi ki.wi [ark n] juru petak (dl perahu); orang yg menyewa ruang perahu (turut berekanan) [n] burung sebesar ayam jantan yg bersayap kecil, tetapi; tidak dapat terbang, berbulu spt rambut, terdapat di Selandia Baru; Apterix
klaim [n] (1) tuntutan pengakuan atas suatu fakta bahwa seseorang berhak (memiliki atau mempunyai) atas sesuatu: pemerintah Indonesia akan mengajukan -- gantu rugi kpd pemilik kapal asing itu; (2) pernyataan tt suatu fakta atau kebenaran sesuatu: ia mengajukan -- bahwa barang-barang elektronik itu miliknya
klaver kla.ver [n] bentuk (gambar) yg menyerupai daun semanggi, yaitu tiga bulatan dng tangkai daun semanggi
kleptomania klep.to.ma.nia [n Dok] kelainan jiwa berupa keinginan hendak mencuri yg tidak dapat ditahan-tahan sekalipun barang curian itu tidak berharga atau tidak berguna sama sekali
klimatografi kli.ma.to.gra.fi [n Hidm] penggambaran berangka komponen iklim suatu wilayah dl bentuk peta, tabel, diagram, teks, dsb
klip [n] alat untuk menjepit lembaran kertas menjadi satu, dibuat dr kawat atau plastik [n Tern] hasil pencukuran wol domba per tahun
klise kli.se [n] (1) gambar negatif pd film potret; (2) Graf keping atau pelat berisi gambar yg agak menonjol untuk dicetakkan dng cetak tinggi: penyerahan barang cetakan bergambar itu disertai juga dng -- nya; (3) ki gagasan (ungkapan) yg terlalu sering dipakai; (4) ki tiruan; hasil meniru
kodian ko.di.an [n] hasil menghitung; yg dijual (dikeluarkan, diproduksi) dl jumlah besar; (2) a ki kurang baik buatannya (tt barang dagangan); cacat: kemeja ~ itu dijual dng harga lebih murah; (3) num berkodi-kodi
kokas alam kokas yg mengalami perubahan secara alamiah krn adanya sumber panas; -- alami Kim arang batubara, Carbonit
kokas metalurgi kokas yg dibuat dr jenis batu bara tertentu, mempunyai sifat-sifat kekuatan dan porositas tertentu yg memungkinkan digunakan dl pengubahan bijih besi menjadi besi mentah
kol [n] kubis [kp] kolonel [n] kendaraan bermesin di depan berbentuk spt bus atau truk kecil untuk mengangkut penumpang atau barang: dr stasiun Semarang kita naik -- menuju Rumah Sakit Umum Ambarawa [v] me.nge.kol v (1) cak memperhitungkan; memperkirakan (tt ongkos cetak, pengeluaran uang); (2) memeriksa dng mencocokkan (daftar gaji, daftar nama, dsb)
kolase ko.la.se [n] (1) komposisi artistik yg dibuat dr berbagai bahan (dr kain, kertas, kayu) yg ditempelkan pd permukaan gambar; (2) Sas teknik penyusunan karya sastra dng cara menempelkan bahan-bahan, spt ungkapan asing dan kutipan, biasanya dianggap tidak berhubungan satu dng yg lain; (3) Sas cara menentukan naskah yg dianggap asli dng membanding-bandingkan naskah yg ada
koleksi ko.lek.si [n] (1) kumpulan (gambar, benda bersejarah, lukisan, dsb) yg sering dikaitkan dng minat atau hobi objek (yg lengkap); (2) kumpulan yg berhubungan dng studi penelitian; (3) cara dsb mengumpulkan gambar, benda bersejarah, lukisan, objek penelitian, dsb
kolektivisme ko.lek.ti.vis.me [n Fil] ajaran atau paham yg tidak menghendaki adanya hak milik perseorangan, baik atas modal, tanah, maupun alat produksi (semua harus dijadikan milik bersama, kecuali barang konsumsi)
koleoptil ko.le.op.til [n Bot] daun pertama pd bibit tumbuhan berkeping satu yg merupakan upih pelindung sekeliling lembaga yg baru tumbuh
koli ko.li [n] satuan barang bagasi atau barang kiriman
kolom ko.lom [n] (1) ruang antara dua garis tegak pd lembar kertas atau halaman buku; lajur; (2) bagian vertikal pd halaman cetak yg dipisahkan oleh garis tebal atau ruang kosong (spt dl surat kabar); (3) bagian khusus yg utama dl surat kabar atau majalah: majalah itu memiliki -- pendidikan [n Tek] tiang (pilar) penyangga (biasanya dr beton yg bertulang besi)
kolom berita kolom pd surat kabar yg khusus menyajikan berita
kolone ko.lo.ne [n] (1) barisan tentara yg diatur sbg lajur (makin ke belakang makin melebar); (2) sekumpulan (barisan) binatang yg jumlahnya banyak: semut-semut itu membentuk --
kolong ko.long [n] (1) ruang atau rongga (yg lebar) di bawah benda berkaki atau bertiang (spt ranjang, rumah panggung); (2) lubang (tembusan) di dl tanah (tambang); korok [Jk n] ko.long-ko.long n gelang-gelang besar atau lingkaran dr rotan dsb [n] -- layar kain dsb yg bertuliskan semboyan dan direntangkan untuk reklame dsb; kain rentang; spanduk
koloni ko.lo.ni [n] (1) daerah penempatan penduduk; (2) (tanah) jajahan: pertempuran baru berkobar lagi di daerah -- Portugis; (3) daerah pengasingan tempat penyembuhan orang sakit; (4) Pol kelompok orang yg bermukim di daerah baru yg merupakan daerah asing, sering jauh dr tanah air dan tetap mempertahankan ikatan dng tanah air atau negara asal; (5) Zool kawanan binatang yg tinggal di suatu daerah, hidup sangat berdekatan dan saling berhubungan satu dng yg lain
kolonis ko.lo.nis [n] (1) orang yg tinggal di daerah jajahan; (2) penduduk baru dr daerah koloni
kolportir kol.por.tir [n] orang yg pekerjaannya menjual atau mencari pelanggan surat kabar, majalah, atau barang cetakan lain
kolumnis ko.lum.nis [n] orang yg secara tetap menulis artikel dl surat kabar atau majalah
komentar ko.men.tar [n] ulasan atau tanggapan atas berita, pidato, dsb (untuk menerangkan atau menjelaskan): kabar itu disertai -- dr redaksi; ia tidak memberikan -- apa-apa atas pidato tokoh partai itu
komersialisasi ko.mer.si.a.li.sa.si [n] perbuatan menjadikan sesuatu sbg barang dagangan: seminar menolak setiap bentuk -- dr setiap misi kesenian ke luar negeri
komik ko.mik [n] cerita bergambar (dl majalah, surat kabar, atau berbentuk buku) yg umumnya mudah dicerna dan lucu
komikal ko.mi.kal [a] (1) berbentuk komik (cerita bergambar); (2) ki bersifat komik; lucu; menggelikan: simbol-simbol komik dan pilihan bentuk -- nya di film ini hanya sekadar pengulangan belaka
komisi ko.mi.si [n] (1) sekelompok orang yg ditunjuk (diberi wewenang) oleh pemerintah, rapat, dsb untuk menjalankan fungsi (tugas) tertentu: ia menjadi anggota -- khusus untuk menyelidiki kecelakaan kapal terbang tsb; (2) imbalan (uang) atau persentase tertentu yg dibayarkan krn jasa yg diberikan dl jual beli dsb; (3) barang dagangan yg dititipkan untuk dijualkan kpd seseorang [v cak] memeriksa suatu tempat; memeriksa suatu hal: bulan ini ia akan pergi -- ke Aceh
komisioner ko.mi.si.o.ner [n] orang yg bertugas melaksanakan penjualan barang dagangan milik pemerintah atau orang lain dng menerima imbalan dr keuntungan
komoditas ko.mo.di.tas [n] (1) barang dagangan utama; benda niaga: hasil bumi dan kerajinan setempat dapat dimanfaatkan sbg -- ekspor; (2) bahan mentah yg dapat digolongkan menurut mutunya sesuai dng standar perdagangan internasional, msl gandum, karet, kopi
kompas kom.pas [n] (1) alat untuk mengetahui arah mata angin (biasanya berbentuk spt jam yg berjarum besi berani yg menunjuk arah utara dan selatan); (2) pedoman arah [v] me.ngom.pas v cak meminta uang (barang dsb) dng ancaman atau kekerasan; memeras: ia dikenal sering ~ sejumlah penghuni asrama
kompensasi kom.pen.sa.si [n] (1) ganti rugi; (2) pemberesan piutang dng memberikan barang-barang yg seharga dng utangnya; (3) pencarian kepuasan dl suatu bidang untuk memperoleh keseimbangan dr kekecewaan dl bidang lain; (4) Man imbalan berupa uang atau bukan uang (natura), yg diberikan kpd karyawan dl perusahaan atau organisasi
komplikasi kom.pli.ka.si [n] (1) Dok penyakit yg baru timbul kemudian sbg tambahan pd penyakit yg sudah ada; (2) percampuran yg kusut (dari berbagai hal); kerumitan
kompromistis kom.pro.mis.tis [a] bersifat kompromi; berlaku sbg orang kompromis: meskipun masih akomodatif -- , anutan mereka yg ketat pd pelaksanaan hukum fikih telah menjadi penghadang penyebaran modernisasi Islam
komunikasi massa [Kom] penyebaran informasi yg dilakukan oleh suatu kelompok sosial tertentu kpd pendengar atau khalayak yg heterogen serta tersebar di mana-mana
komunike ko.mu.ni.ke [n] pengumuman atau pemberitahuan resmi dr pemerintah (di surat kabar dsb), biasanya dikeluarkan sesudah selesai pertemuan diplomatik atau sesudah selesai kegiatan militer tertentu
konferensi pers pertemuan pers yg diadakan oleh seorang tokoh untuk memberitahukan hal yg penting di hadapan wartawan dan utusan kantor berita untuk disebarluaskan melalui media massa
konfigurasi kon.fi.gu.ra.si [n] (1) bentuk; wujud (untuk menggambarkan orang atau benda): ribuan pelajar SLTP di stadion Utama Senayan membentuk -- kata ASEAN; (2) Geo bentuk horizontal dan vertikal bagian bumi; (3) Kim kedudukan atom yg satu thd atom yg lain dl molekul
konfrontasi kon.fron.ta.si [n] (1) perihal berhadap-hadapan langsung (antara saksi dan terdakwa dsb); (2) permusuhan; pertentangan: -- antara blok Barat dan blok Timur masih terus berlanjut; (3) Pol cara menentang musuh atau kesulitan dng berhadapan langsung dan terang-terangan
kongesti kon.ges.ti [n] (1) penimbunan; (2) banyaknya barang tertimbun di suatu tempat sehingga menimbulkan kemacetan arus barang; (3) Dok jumlah darah atau lendir yg berlebih dl suatu organ di dl tubuh
konklaf kon.klaf [n] (1) pertemuan para kardinal gereja Katolik yg diadakan untuk memilih Paus yg baru; (2) ruang tempat para kardinal bersidang untuk memilih Paus yg baru
konon ko.non [adv] (1) agaknya (biasanya di belakang kata tanya); gerangan: apa -- yg tersimpan di hatinya; (2) kata orang; kabarnya; katanya: begitulah -- nasib orang yg tamak itu; (3) barangkali; mungkin: itulah sebabnya -- maka ia berani berbuat begitu; (4) Sas kabar: sekarang patik dengar kabar yg sah, bukan -- dikarang; (5) Mk istimewa pula; apalagi; jangan lagi: melihat darah saja ia pingsan, -- disuruh membunuh orang
konosemen ko.no.se.men [n] surat muatan kapal; surat keterangan (pengantar) barang yg diangkut dng kapal
konosemen bersih konosemen tanpa penjelasan (mengenai kemasan barang-barangnya dsb)
konsep kon.sep [n] (1) rancangan atau buram surat dsb; (2) ide atau pengertian yg diabstrakkan dr peristiwa konkret: satu istilah dapat mengandung dua -- yg berbeda; (3) Ling gambaran mental dari objek, proses, atau apa pun yg ada di luar bahasa, yg digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain
konsinyasi kon.si.nya.si [n] (1) larangan bagi tentara untuk meninggalkan kesatrian (dl keadaan siaga); (2) larangan meninggalkan tempat kerja krn harus siap bertugas sewaktu-waktu atau harus menyelesaikan tugas yg mendesak; (3) berkumpulnya sejumlah petugas di suatu tempat untuk menggarap pekerjaan secara intensif serta tidak dibenarkan meninggalkan tempat kerja selama kegiatan berlangsung; (4) Huk penitipan uang kpd pengadilan (msl apabila penagih utang menolak menerima pembayaran); (5) Dag penitipan barang dagangan kpd agen atau orang untuk dijualkan dng pembayaran kemudian; jual titip
konsonantal kon.so.nan.tal [n Ling] sifat sistem aksara yg silabis dan tidak menggambarkan vokal
konstatatif kon.sta.ta.tif [n Ling] ujaran yg mengandung gambaran tt peristiwa
konstelasi kon.ste.la.si [n] (1) kumpulan orang, sifat, atau benda yg berhubungan; (2) keadaan, tatanan: -- politik di Eropa; (3) bangun; bentuk; susunan; kaitan; (4) gambaran; keadaan yg dibayangkan: dl negara demokratis, pemerintah sedapat mungkin mencerminkan -- kekuatan yg ada dl masyarakat
konstruksi koordinatif [Ling] konstruksi yg konstituennya mempunyai status yg sederajat, msl konstruksi yg terdiri atas dua kata, spt makanan dan minuman, atau kalimat yg terdiri atas klausa yg digabungkan dng dan, spt saya datang, saya melihat, dan saya menang; -- modifikatif Ling konstruksi gramatikal yg terdiri atas induk dan modifikator, msl majalah baru; bekerja keras; amat sangat
konsumen kon.su.men [n] (1) pemakai barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dsb): kepentingan -- pun harus diperhatikan; (2) penerima pesan iklan; (3) pemakai jasa (pelanggan dsb)
konsumerisme kon.su.mer.is.me [n] (1) gerakan atau kebijakan untuk melindungi konsumen dng menata metode dan standar kerja produsen, penjual, dan pengiklan; (2) paham atau gaya hidup yg menganggap barang-barang (mewah) sbg ukuran kebahagiaan, kesenangan, dsb; gaya hidup yg tidak hemat: -- jangan sampai ditumbuhkan dl masyarakat
konsumsi kon.sum.si [n] (1) pemakaian barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dsb); (2 a) barang-barang yg langsung memenuhi keperluan hidup kita; (b) cak makanan
kontaminasi kon.ta.mi.na.si [n] (1) pengotoran; pencemaran (khususnya krn kemasukan unsur luar); (2) Ling penggabungan beberapa bentuk (kata, frasa, dsb) yg menimbulkan bentuk baru yg tidak lazim
kontang-kanting kon.tang-kan.ting [v] terayun-ayun (terutama barang yg bertali bertangkai panjang)
kontrabande kon.tra.ban.de [n] barang selundupan
konveyor kon.ve.yor [n] (1) alat mekanis untuk membawa (mengangkut dsb) barang dr suatu tempat ke tempat lain (dng ban atau rantai berjalan); (2) pembawa; pengantar
konyan ko.nyan [n cak] perayaan tahun baru Cina
kooptasi ko.op.ta.si [n] pemilihan anggota baru dr suatu badan musyawarah oleh anggota yg telah ada
koperasi ko.pe.ra.si [n] perserikatan yg bertujuan memenuhi keperluan para anggotanya dng cara menjual barang keperluan sehari-hari dng harga murah (tidak bermaksud mencari untung)
koperasi produksi koperasi yg membuat barang dan dijual bersama-sama
kopi robusta pohon kopi yg buahnya bulat telur, kebanyakan berbiji dua, produksinya tinggi, daunnya lebih lebar memanjang dng pangkalnya bulat, berdaun rimbun, Coffea conephora
koran ko.ran [n] lembaran(-lembaran) kertas bertuliskan kabar (berita) dsb, terbagi dl kolom-kolom (8-9 kolom), terbit setiap hari atau secara periodik; surat kabar; harian
koran desa surat kabar yg diterbitkan semata-mata bagi lingkungan kecil masyarakat dan wilayahnya
koran dinding lembaran bertulis tangan atau ketikan, berisi berita, dsb, ditempelkan pd papan, dsb yg digantung di dinding (biasanya terdapat di sekolah)
koran kuning surat kabar yg sering kali membuat berita sensasi
koran masuk desa surat kabar yg ditujukan kpd masyarakat desa, umumnya menggunakan dua bahasa (Indonesia dan daerah) dan dua aksara (aksara Latin dan aksara daerah setempat)
koran tembok surat kabar tempel yg banyak digunakan sbg aktivitas publikasi semasa revolusi kebudayaan di Republik Rakyat Cina
korologi ko.ro.lo.gi [n] pengkajian sebaran makhluk hidup secara geografis
korona ko.ro.na [n] (1) Astron cahaya semu di sekitar matahari, bulan, atau sumber cahaya yg terjadi krn penyebaran cahaya oleh titik-titik atau bagian kecil benda dl atmosfer; (2) lingkaran sinar yg mengelilingi matahari; (3) Fis lapisan gas tipis di bagian luar matahari; (4) mahkota; (5) struktur spt mahkota
korup ko.rup [a] (1) buruk; rusak; busuk; (2) suka memakai barang (uang) yg dipercayakan kepadanya; dapat disogok (memakai kekuasaannya untuk kepentingan pribadi): aparatur negara harus bersih dan tidak --
kosak-kasik ko.sak-ka.sik [n] (1) tiruan bunyi barang atau orang yg selalu bergerak-gerak, bergeser-geser, dsb; (2) selalu bergerak-gerak (bergeser-geser, berpindah-pindah)
kosmografi kos.mo.gra.fi [n] (1) pengetahuan tt seluruh susunan alam; (2) pemerian (penggambaran) secara umum tt jagat raya termasuk bumi
kota satelit kota baru yg dibangun di dekat atau di pinggir sebuah kota besar dl rangka peluasan kota; (2) kota yg terletak di pinggir atau berdekatan dng kota besar, yg secara ekonomis, sosial, administratif, dan politis tergantung pd kota besar itu
kotak ko.tak [n] (1) peti kecil tempat barang perhiasan, barang kecil, dsb; (2) petak: setelah panen, -- sawah itu ditaburi dng benih ikan; (3) Olr tingkatan atau tempat yg tiada masuk dl hitungan: dl babak penyisihan kesebelasan itu sudah masuk --; (4) cak ruang (bidang) empat persegi: di dalamnya terdapat dua kolam renang, satu berbentuk lingkaran dan satunya lagi berbentuk --
kotak suara kotak dl pemilihan calon anggota DPR (lurah, dsb) kotak tempat memasukkan lembaran yg sudah diisi oleh pemilih
kotes ko.tes [v] me.ngo.tes v mencabut (memetik, mengutil) barang yg kecil-kecil
kotor ko.tor [a] (1) tidak bersih; kena noda: pakaian-pakaian -- harus dicuci; (2) banyak sampahnya (barang bekas, barang busuk, dsb); jorok; menjijikkan: parit-parit yg -- akan mendatangkan penyakit; (3) melanggar kesusilaan; tidak patut; keji: anak yg kurang ajar gemar mengucapkan kata-kata --; (4) tidak mengikuti aturan; tidak jujur: mereka dapat menang krn bermain --; (5) (berat, isi, gaji, dsb) sebelum dikurangi wadah (pajak, dsb); bruto: berat -- 50 kg, berat bersih 48 kg
kowan ko.wan [n] ikan yg hidup di air tawar, badannya panjang agak memipih, kepalanya lebar, moncong pendek membulat, makanannya plankton, tumbuhan air, dan rumput-rumputan, Ctenopharyngodon idellus
krayon kra.yon [n] pensil berwarna yg terbuat dr lilin (biasanya digunakan untuk melukis atau menggambar)
kredit kre.dit [n] (1) cara menjual barang dng pembayaran secara tidak tunai (pembayaran ditangguhkan atau diangsur); (2) pinjaman uang dng pembayaran pengembalian secara mengangsur; (3) penambahan saldo rekening, sisa utang, modal, dan pendataan bagi penabung; (4) pinjaman sampai batas jumlah tertentu yg diizinkan oleh bank atau badan lain; (5) sisi kanan neraca (di Indonesia) [n] (1) harga atau nilai untuk suatu tindakan (yg baik): pengabdian masyarakat merupakan -- tersendiri bagi seorang dosen; (2) nilai suatu mata pelajaran dl satu semester: mata pelajaran itu bernilai dua --
kredit investasi kredit yg digunakan untuk membiayai pembelian barang atau modal yg bersifat tetap (tidak habis dl satu proses produksi, spt tanah dan mesin-mesin)
kredit konsumtif kredit untuk pembelian barang yg langsung memenuhi keperluan hidup kita, msl rumah
kreosol kre.o.sol [n] cairan spt minyak dng bau tajam dibuat dr ter batubara, digunakan sbg bahan antiseptik atau bahan pengawet kayu
kresol kre.sol [n Kim] zat antiseptik turunan fenol yg diperoleh dr dl ter batubara
kromo kro.mo [n] tingkatan bahasa dl bahasa Jawa yg termasuk ragam hormat [Jw n] nama orang yg dipakai sbg lambang yg menggambarkan rakyat kecil atau orang kebanyakan
kuadratika ku.ad.ra.ti.ka [n Mat] aljabar persamaan kuadrat
kuadruplet ku.ad.ru.plet /kuadruplEt/ (1) a kembar empat; (2) n anggota himpunan empat
kuar ku.ar [v] me.ngu.ar.kan v mengulurkan (tongkat dsb) untuk meraba-raba: orang buta itu ~ tongkatnya untuk mencari jalan [n] burung yg keluar dr persembunyiannya pd malam hari; kuak [kl a] diperoleh dr hubungan yg tidak sah (tt anak); haram jadah: anak -- [n] lingsa yg baru menetas
kuartil ku.ar.til [n Stat] nilai yg menandai batas interval dr sebaran frekuensi yg berderet dl empat bagian sebaran yg sama
kuarto ku.ar.to [n] ukuran kertas yg lebarnya 21 cm dan panjangnya 29 cm
kubik ku.bik [v] me.ngu.bik v mengupas (dng kuku dsb): ia ~ buah jeruk [n] ukuran volume (isi), dihitung dng mengalikan panjang, lebar, dan tinggi, serta diberi tanda pangkat tiga; pangkat tiga: dua meter -- (= 2 m panjang x 2 m lebar x 2 m tinggi)
kubisme ku.bis.me [n] (1) bentuk permulaan seni abstrak (tt seni lukis), mengutamakan pemecahan bentuk menjadi bidang bersiku-siku dan berhimpitan, kemudian disusun kembali; (2) Sas usaha (dl puisi) untuk memecah-mecah unsur pengalaman, kemudian menyusunnya kembali dl sintesis baru
kubra kub.ra [a] (1) gagal; batal; tidak jadi; (2) tidak putus (tt perkara dsb); (3) bubar (tt perkumpulan); (4) menceraikan (tt perkawinan) lihat kiamat
kubung ku.bung ? 2pukang [n] tempat menanam jamur merang, biasanya terbuat dr bambu sbg rangka dan lembaran plastik sbg penutupnya [n] pukang yg dapat melayang; Galcopithecus volans
kucil ku.cil v, me.ngu.cil v (1) membiarkan keluar dr lubang atau dr barang yg dipijit dsb; (2) mengeluarkan atau membuang dr lingkungan (keluarga, persekutuan, dsb)
kuintil ku.in.til [n Stat] nilai yg menandai batas interval dr sebaran frekuensi yg berderet dl lima bagian sebaran yg sama
kuintuplet ku.in.tu.plet [n] kembar lima; anggota himpunan lima benda
kujang ku.jang [n] senjata tajam dibuat dr besi, panjangnya 30 cm, lebar 5 cm, pd matanya terdapat satu sampai lima lubang (di Jawa Barat)
kukusan ku.kus.an [n] (1) barang anyaman (bakul) berbentuk kerucut untuk mengukus nasi (menanak nasi di dandang); (2) hasil mengukus
kulai ku.lai , ber.ku.lai v bergantung lemah (spt cabang kayu patah, atau bendera yg tidak berkibar): dahan kayu itu ~ ditiup angin kencang [n] siput mutiara, Turbo marmoratus
kulak ku.lak [n] sukatan (satuan ukuran) beras dsb (empat cupak) [Jw v] membeli barang dl jumlah besar untuk dijual kembali [Mk] ku.lak-ku.lak ta.ngan n kuku jari
kuli ku.li [n] (1) orang yg bekerja dng mengandalkan kekuatan fisiknya (spt membongkar muatan kapal, mengangkut barang dr stasiun satu tempat ke tempat lain) pekerja kasar: aku minta dicarikan -- pengangkut barang; (2) Sos penduduk desa keturunan pendiri atau sesepuh desa yg mempunyai hak suara dl pemilihan kepala desa, mempunyai kewajiban penuh melakukan pekerjaan desa
kuli panggul buruh kasar yg menerima upah dr jasa memanggul barang
kuli pelat buruh kasar pengangkut barang dsb di stasiun yg telah terdaftar (memakai pelat nomor di lengannya)
kulit adam kulit baru di pangkal kuku
kulon ku.lon [n] barat (arah mata angin)
kulot ku.lot [Pr n] celana berpotongan lebar, panjangnya sebatas lutut
kultur kul.tur [n] kebudayaan: -- Barat; -- Timur [n Ikn] pemeliharaan; pembudidayaan
kumai ku.mai [n] (1) ukiran yg beringgit-ringgit atau timbul (spt pd bingkai gambar, kaki meja): dibuatnya -- berkerawang; (2) bingkai (pd bakul, keranjang, dsb): -- bakul itu bahannya dr rotan
kuman ku.man [n] (1) binatang yg amat kecil yg menyebabkan penyakit kudis; (2) basil; bakteri; (3) ki barang yg kecil sekali (debu dsb)
kumanga ku.ma.nga [n] barang-barang kelontong (barang plastik, kaca, dsb) spt piring atau gelas
kumbuh kum.buh [n] rumput ilalang yg tumbuh tinggi, berdaun panjang meruncing, lebar, dan tebal, biasa dianyam untuk tikar; gelagah; Scirpus mucronatus
kundi kun.di [Mk n] biji saga, dahulu digunakan untuk menimbang emas (1 emas = 24 kundi) [n] pengrajin barang yg terbuat dr tanah liat
kungkungan kung.kung.an [n] hasil mengungkung atau terkungkung; (2) ki belengguan; kurungan: daerah ini baru lepas dr ~ gerombolan
kuno ku.no [a] (1) lama (dr zaman dahulu); dahulu kala: barang-barang --; (2) kolot; tidak modern: pendapat -- harus ditinggalkan
kuntilanak kun.ti.la.nak [n] hantu yg konon berkelamin perempuan, suka mengambil anak kecil atau mengganggu wanita yg baru saja melahirkan
kuota ku.o.ta [n] (1) jatah; jumlah yg ditentukan: pemerintah akan menentukan -- transmigrasi dr berbagai kabupaten; menurut -- , daerah itu harus memenuhi 25% kebutuhan ternak potong; (2) jumlah tertinggi dr barang yg mendapat izin impor (ekspor) ke pasaran internasional, negara lain, dsb dl jumlah dan periode tertentu; jatah; (3) jumlah tertinggi orang yg boleh masuk (keluar) ke (dr) suatu negara (spt ketika menunaikan ibadah haji)
kuota ekspor jumlah maksimum barang yg diekspor dl waktu tertentu
kupa ku.pa [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 12 m, berdaun rimbun, daunnya berbentuk lebar, buahnya tumbuh secara bergerombol pd tangkai buahnya, bentuknya bulat spt gundu, buah yg masak berwarna ungu kehitam-hitaman, rasanya masam-masam manis, dibuat campuran rujak, juga dapat dibuat selai; gowok; Syzygium polycephalum; (2) buah kupa
kupasan ku.pas.an [n] (1) hasil mengupas; barang yg sudah dikupas; (2) analisis; ulasan; uraian
kuping gajah tanaman hias, daun lebar, bunga berwarna merah, Anthurium crystallianum; (2) kue kering, bentuk spt kuping gajah
kuplet kup.let [n] bait sajak (nyanyian) yg terdiri atas dua baris atau lebih
kupon ku.pon [n] (1) surat kecil atau karcis yg dapat ditukarkan dng barang atau untuk membeli barang dsb; (2) surat kecil tanda mendapat bunga uang; (3) surat kecil yg dapat disobek dr buku atau majalah untuk memesan barang dsb untuk memperoleh hadiah
kupu-kupu ku.pu-ku.pu [n] serangga bersayap lebar, umumnya berwarna cerah, berasal dr kepompong ulat, dapat terbang, biasanya sering hinggap di bunga untuk mengisap madu; Lepidoptera; rama-rama [n] (1) pohon yg kayunya kuat dan halus, biasanya dibuat hulu keris dsb, Bauhinia tementosa; (2) kayu kupu-kupu
kurai ku.rai [n] urat (garis-garis, loreng, dsb) pd kayu, batu pualam, dsb; gambar (barik-barik dsb) pd bilah keris dsb yg berpamor
kurban kur.ban [n] (1) persembahan kpd Allah (spt biri-biri, sapi, unta yg disembelih pd hari Lebaran Haji): ia menyembelih kerbau untuk --; (2) pujaan atau persembahan kpd dewa-dewa: setahun sekali diadakan upacara mempersembahkan -- kpd Batara Brahma
kursemangat kur.se.ma.ngat [ark p] (1) kata seru (kata afektif) untuk menyadarkan orang pingsan, bayi baru lahir, dsb; (2) kata seru (kata afektif) untuk menyatakan sayang, kaget, dsb
kursus penyegaran kursus untuk melanjutkan kegiatan terdahulu sesudah keberhasilan yg pertama; kursus untuk menyegarkan ingatan dan menambahkan teori baru
kurva kur.va [n] (1) garis lengkung; (2) grafik yg menggambarkan variabel (msl yg memperlihatkan perkembangan) yg dipengaruhi oleh keadaan; (3) garis yg terdiri atas persambungan titik-titik
kurva belajar [Dik] kurva yg menggambarkan perkembangan kemajuan belajar, baik disebabkan oleh proses kemajuan dl belajar maupun disebabkan oleh pelatihan
kurva pendinginan [Fis] kurva yg menggambarkan proses pendinginan; grafik dr temperatur thd waktu
kutang ku.tang [n] (1) pakaian dalam wanita untuk menutupi payudara; (2) baju tanpa lengan: bajunya terdedah sehingga tampaklah kaus -- baru yg dikenakannya
kutil ku.til [n] (1) bintil merah kecil, spt jerawat pd kulit; (2) sisa kecil kelapa yg diparut [Jw v] , me.ngu.til v (1) mengambil (memakan atau menggigit) sedikit-sedikit; (2) mengambil atau melebihkan barang belian tanpa sepengetahuan penjual: anak itu mempunyai kegemaran ~ kalau berbelanja
kutuk ku.tuk [n] (1) doa atau kata-kata yg dapat mengakibatkan kesusahan atau bencana kpd seseorang; (2) kesusahan atau bencana yg menimpa seseorang disebabkan doa atau kata-kata yg diucapkan orang lain; laknat; sumpah: mereka tidak berani berbuat jahat krn takut kena -- [n] sukat beras (sebanyak empat genggam) [Jw n] anak ayam yg baru menetas
kutuk sehari anak ayam yg baru menetas, baru dikeluarkan dr mesin tetas, umurnya di bawah lima hari
kuyang ku.yang [n] hantu perempuan yg menurut kepercayaan orang Kalimantan Timur, pd malam hari kepala dan isi perutnya dapat terbang, mengisap darah orang hamil atau orang yg baru melahirkan
kwetiau kwe.ti.au [n] mi yg pipih dan lebar
laba la.ba [n] (1) selisih lebih antara harga penjualan yg lebih besar dan harga pembelian atau biaya produksi; keuntungan (yg diperoleh dng menjual barang lebih tinggi dp pembeliannya, membungakan uang, dsb): dr modal Rp50.000,00 diperolehnya -- Rp5.000,00 sehari; modal Rp100.000,00 -- nya 2% sebulan; (2) faedah; guna; manfaat: apa -- nya kita bertengkar seperti ini?
labang la.bang [Mk v] me.la.bang v menempa besi dsb supaya lebar [v] me.la.bang v berjalan tidak tentu arah; mengembara
label la.bel [n] (1) sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; (2) etiket; merek dagang; (3) petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; (4) petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; (5) catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb
label bagasi label yg dipasang pd setiap barang penumpang sbg tanda bukti bahwa barang itu milik penumpang dng tujuan tertentu
labil la.bil [a] (1) goyah; tidak mantap; tidak kokoh (tt bangunan, pendirian, dsb); (2) goyang; tidak tenang (tt kendaraan, kapal, pesawat terbang, dsb); (3) tidak tetap; mudah berubah-ubah; naik turun (tt harga barang, nilai uang, dsb); (4) tidak stabil; cenderung berubah; (5) Fis tidak seimbang dan mudah berubah
labu la.bu [n] buah berdaging yg bagian luar kulitnya keras menjangat, berasal dr bakal buah terbenam, berdaun buah tiga, tetapi kemudian hanya berongga satu serta berbiji banyak, spt terdapat pd suku timun-timunan; Cucurbitaceae (banyak macamnya, spt -- air, -- putih, Lagenaria leucantha [n] (1) botol berperut besar, banyak macam dan gunanya (bentuknya menyerupai labu); (2) botol yg lazimnya dibuat dr kaca untuk menyimpan bahan dl laboratorium dan dilengkapi dng leher untuk pegangan serta untuk menuang [n] genderang yg menggunakan satu lembar kulit, biasanya kulit kerbau (di Pulau Roti)
labu-labu la.bu-la.bu [n] (1) buyung kecil berleher panjang; (2) barang bulat perhiasan puncak masjid dsb; (3) keranjang bulat, digantungkan pd tiang di pelabuhan sbg tanda bahwa kapal sudah boleh masuk pelabuhan
lacak la.cak , me.la.cak a banyak terdapat di mana-mana (tt barang dagangan dsb); banyak sekali [v] me.la.cak v mencari atau menuruti jejak; memeriksa dng teliti; menyelidiki; mengusut: ~ rute perang gerilya Jenderal Sudirman , me.la.cak v melincir (tidak menyangkut, tt sauh dsb); larat
lading la.ding [n] parang yg pendek dan agak lebar di tengah-tengah, matanya yg tajam lengkung ke luar [Bld n ] muatan kapal [Geo n] abu panas gunung api yg dibawa angin yg membahayakan kehidupan yg dilaluinya
lagan la.gan [n] keruing, Dipterocarpus [n Lay] (1) perkakas makan di kapal; (2) barang yg hilang dr kapal, tenggelam ke dasar laut
lah [kp] telah: hari -- larut senja [p cak] kata seru untuk memberi tekanan atau menyungguhkan: " -- , itu orangnya," katanya sambil menunjuk seseorang yg baru datang
lain biduk [pb] jawaban yg bersalahan dng pertanyaan (tidak menjawab barang apa yg ditanyakan)
laju rambat [Fis] kecepatan menyebar (tt bunyi)
lajur la.jur [n] (1) deret beberapa benda (orang dsb) yg merupakan baris atau banjar: empat -- buku-buku baru yg disusun rapi di rak bukunya menambah semarak ruangan itu; (2) kolom (dl surat kabar dsb): halaman surat kabar itu terbagi atas sembilan --; (3) baris tebal memanjang (pd kain dsb): kain putih dng -- hijau; (4) ark baris; garis (pertahanan): -- pertahanan yg terdepan telah dihujani dng tembakan artileri
lajur pelat [Lay] lembaran pelat baja yg dipasang membujur pd pelat kulit kapal
lakak la.kak [v] me.la.kak v memukul dng barang yg keras
lakar la.kar [a Lay] belum selesai dibuat atau baru dipasang papannya (tt perahu)
lakon la.kon [n Sas] (1) peristiwa atau karangan yg disampaikan kembali dng tindak tanduk melalui benda perantara hidup (manusia) atau suatu (boneka, wayang) sbg pemain: pertunjukan wayang kulit dng -- Baratayuda; (2) peran utama; (3) karangan yg berupa cerita sandiwara (dng gaya percakapan langsung): cerita itu sudah dijadikan -- untuk dipentaskan; (4) ki perbuatan; kejadian; peristiwa: demikianlah kesudahannya -- seorang petualang politik
laku la.ku [n] perbuatan; gerak-gerik; tindakan; cara menjalankan atau berbuat: -- nya sangat menjengkelkan; (2) a laris (tt barang dagangan); sudah terjual: dagangannya -- sekali; -- berapa sepeda motormu?; (3) a boleh dipakai (tt uang, karcis, dsb); sah: uang kertas ini sudah tidak --
lalah la.lah [a] suka makan sebarang makanan; rakus [Mk v] me.la.lah v mengejar; memburu
lalai la.lai [a] kurang hati-hati; tidak mengindahkan (kewajiban, pekerjaan, dsb); lengah: krn -- dompetnya hilang disambar copet; (2) v tidak ingat krn asyik melakukan sesuatu; terlupa: semuanya -- bermain kartu [n Lay] tali di kapal (perahu) sbg pemutar kayu palang tempat menggantungkan layar
lalat la.lat [n] serangga kecil berasal dr bernga, dapat terbang, berwarna hitam, suka hinggap pd barang yg busuk (bangkai, kotoran, dsb) dan dapat menyebarkan penyakit
lalat buah serangga yg bentuknya hampir sama dng lalat rumah, tetapi punggungnya berwarna cokelat kehitam-hitaman dng belang kuning di pundaknya, perutnya berwarna kuning, sayapnya transparan dan terdapat gambaran berwarna cokelat
lalu la.lu [v] berjalan lewat: dilarang -- di jalan ini; (2) v berkata (langsung) semaunya: ia berbicara asal -- saja; (3) v sudah lewat; sudah lampau: tahun yg --; (4) v habis; selesai: pertandingan telah --; peperangan telah --; (5) v lintas (dapat masuk terus); lulus; (6) p kemudian; lantas; (7) v tidak boleh ditebus kembali (tt barang gadaian): empat hari lagi gadaianku --; (8) v berlangsung; berlanjut: pertunjukan tidak dapat -- krn hujan turun
lama la.ma [a] (1) panjang antaranya (tt waktu): sudah -- aku menunggu di sini; (2) panjangnya waktu (antara waktu): berapa jam -- nya; lima bulan -- nya; (3) kuno; sejak dahulu kala; dahulu telah ada: saya senang mempelajari kesusastraan --; (4) tua (tidak baru); usang: diberikannya baju-baju -- nya kpd fakir miskin
lambak lam.bak [n] longgok atau timbunan (barang yg tidak teratur rapi)
lambang lam.bang [n] (1) sesuatu spt tanda (lukisan, lencana, dsb) yg menyatakan suatu hal atau mengandung maksud tertentu; simbol: gambar tunas kelapa -- Pramuka; warna biru ialah -- kesetiaan; (2) tanda pengenal yg tetap (menyatakan sifat, keadaan, dsb): peci putih dan serban ialah -- haji; (3) huruf atau tanda yg digunakan untuk menyatakan unsur, senyawa, sifat, atau satuan matematika
lambang struktur gambar yg menunjukkan susunan atom dl suatu senyawa organik
lamina la.mi.na [ark n] baju dr logam atau baju rantai (untuk berperang) [n] lembaran tipis
laminating la.mi.na.ting [v cak] melapisi barang yg tipis dng lapisan tebal (keras) pd kedua sisinya
lampan lam.pan [v] me.lam.pan v menggali (barang tambang); mencetak (timah dsb)
lampar lam.par [v] ber.lam.par v (1) terserak merata (tidak bertimbun atau berlonggok); bertebaran; tersebar: beras ~ di lantai; (2) ki tersiar merata (tt kabar dsb)
lampin lam.pin [n] (1) kain popok bayi; (2) bebat bayi; ambet; (3) lapis atau alas (terbuat dr kain, kertas, dsb) untuk memegang barang yg panas
lampiran lam.pir.an [n] (1) sesuatu yg dilampirkan; tambahan pd surat (lamaran, keputusan, dsb); (2) lembar tambahan pd surat kabar
lampu pengaman [Min] lampu khusus untuk tambang batu bara bawah tanah untuk penentuan adanya gas tertentu dl tambang
lamun la.mun , me.la.mun v termenung sambil pikiran melayang ke mana-mana [ark p] (1) tetapi; namun: biarpun sukar, -- tugas itu harus diselesaikan juga; (2) biarpun; meskipun: angin ribut melanda perahu kami, -- demikian kami masih dapat selamat; (3) asal(kan); jikalau: ia hendak datang menghadap, -- Tuanku panggil akan dia [Mk v] me.la.mun v (1) menumpukkan (melonggokkan) tidak beraturan: ~ barang bekas di gudang; (2) menggenangi; meliputi (spt air menutupi karang)
lancang tangan suka memukul; suka berkelahi; (2) suka mengambil barang orang; suka mencuri
lancungan lan.cung.an [n] sesuatu yg dipalsukan; barang tiruan (tt ijazah, surat keterangan, cek, merek dagang, dsb)
lang [ark n] selang [n] meja bertingkat tempat (meletakkan) barang dagangan, biasa digunakan oleh pedagang keliling [Lihat {elang}]
langah la.ngah , me.la.ngah v ternganga (tt mulut, pintu, dsb); terbuka (lebar-lebar)
langkau lang.kau [v] me.lang.kaui v melampaui; melewati (melewatkan): krn tidak hati-hati menyalin, dia ~ satu baris [n] tempat menjemur kopra
langsai lang.sai [a] sudah terbayar semua (tt utang, janji); lunas: jika utang sudah -- , jangan lagi membuat utang baru [n] tirai
lansir lan.sir ? 1langsir , me.lan.sir v melancarkan; menyiarkan; mengabarkan: surat izin terbitnya itu dicabut krn surat kabar itu telah ~ berita yg tidak dapat dipertanggungjawabkan
lantesari lan.te.sa.ri [n] tarian yg menggambarkan ketangkasan dan keperkasaan seorang pahlawan
lantung lan.tung , lon.tang-lan.tung v (1) berjalan melenggang dng tangan kosong; (2) ki menganggur (tidak ada pekerjaan tetap) [n] (1) bunyi yg hingar-bingar (spt barang yg meletup); (2) bau yg menyengat menusuk hidung (spt bau bangkai yg hancur membusuk)
lanugo la.nu.go [n Anat] bulu halus pd anak yg baru lahir
lapang la.pang [a] (1) lebar (tt ruangan, kamar, dsb); luas; (2) lega; senang: hatinya --; -- pikiran; (3) tidak sibuk; tidak repot; senggang: waktu --; saat --; (4) longgar; tidak sempit: baju anak perlu dibuat -- krn dia cepat besar [n] tumbuhan memanjat, Bauhinia comifolia
lapang hati merasa senang; merasa lega; (2) sabar
lapis antara lapisan pd batuan yg berada di antara dua lapisan batu bara atau bahan galian berharga lainnya
larangan la.rang.an [n] (1) perintah (aturan) yg melarang suatu perbuatan: pemerintah mengeluarkan ~ mengirim emas ke luar negeri; (2) sesuatu yg terlarang krn dipandang keramat atau suci: tabuh ~; (3) sesuatu yg terlarang krn kekecualian: barang ~ ini tidak boleh dimiliki sebarang orang
larat la.rat [v] (1) hanyut dan tidak menyangkut: sauh kapal itu -- hingga tidak dapat mengait dasar laut; (2) bertambah jauh (panjang, luas, mendalam, dsb): sakitnya bertambah --; kalau tidak kuat, -- jadi penyakit; (3) pergi jauh meninggalkan kampung halaman; mengembara; merantau: kita telah lama -- ke negeri orang untuk mencari peruntungan; (4) ki sedih sekali; melantur-lantur (tt perasaan dan pikiran): -- pikirannya; (5) ki terharu (tt perasaan); iba: -- hatinya mendengar perkataan anak itu [ark a] dapat; mampu; sanggup [n] anggrek, Dendrobium phalaenopsis
largo lar.go [n Mus] (1) tempo sangat lambat dl bermain musik atau bernyanyi; (2) lebar
larik la.rik , me.la.rik v (1) membuat bulat dan licin dng bindu dsb (tt kayu dsb); membubut: tukang kayu sedang ~ kaki kursi (kaki lemari, gading, dsb); (2) melubangi (dng bor dsb) [n] (1) baris; leret; deret; (2) bait; baris (dl sajak): dng teliti dia membaca -- demi -- sajak itu; (3) variasi motif batik yg berupa titik-titik yg berderet: -- batik ini terdiri atas tujuh titik yg berderet
laris la.ris [a] cepat laku (tt barang jualan); amat laku
larutan la.rut.an [n] (1) luluhan (barang cair); enceran; (2) Kim campuran homogen dr zat terlarut dan zat cair pelarut
larva lar.va [n] serangga (berupa ulat) yg belum dewasa yg baru keluar dr telurnya
latar belakang la.tar be.la.kang [n] (1) hiasan (berupa pemandangan atau musik): drama Hijrah Nabi dipentaskan dng -- lagu-lagu kasidah; (2) efek musik dan suara yg melatari acara televisi maupun radio; (3) adegan di dl film layar lebar, televisi, atau pd foto (dl dunia produksi, fotografi, atau percetakan); (4) dasar (alasan) suatu tindakan (perbuatan); motif: -- pembunuhan itu masih sedang diusut; (5) keterangan mengenai suatu peristiwa guna melengkapi informasi yg tersiar sebelumnya
laterit la.te.rit [n Geo] tanah yg kemerah-merahan yg mengandung batu bara zat besi, aluminium, dsb
latihan taktis la.tih.an taktis [Mil] latihan pasukan pd semua taraf operasi tempur, termasuk berbaris, pengamanan, serangan, pertahanan, dan pengunduran
lawak la.wak [a] lucu; jenaka [n] la.wak-la.wak n palung tempat makanan atau minuman kuda (burung dsb) [n Lay] sejenis perahu di Jawa Barat yg dibuat dr batang pohon yg ditakik (lawakan, lelawak)
layang la.yang [n] , -- gantung cabang olahraga yg menggunakan pesawat layang atau pesawat glider, yg pd waktu terbang mula-mula ditarik oleh pesawat terbang [v] me.la.yang v mengiris; menyayat (mangga dsb) hingga setengah bulatan , pe.la.yang.an n (1) perahu tambang yg digunakan di sungai untuk menyeberangkan orang atau barang: satu-satunya alat penyeberangan di daerah itu ialah ~; (2) tempat menyeberangkan orang atau barang dng perahu tambang
layar la.yar [n] (1) kain tebal yg dibentangkan untuk menadah angin agar perahu (kapal) dapat berjalan (laju); (2) tabir (tirai) penutup jendela (pintu); (3) tirai; kelir (dipakai pd pertunjukan gambar hidup, drama, wayang kulit, dsb); (4) bidang (berupa kain, papan, kaca) tempat menayangkan gambar (film, televisi, dsb) [n] ikan laut besar, berbentuk bulat panjang, bermoncong panjang membentuk tombak bulat, bersirip punggung panjang dan besar (bila ditegakkan waktu berenang tampak spt perahu layar); ikan layar; Istiphorus gladius
layar gelas layar pesawat televisi tempat menayangkan gambar; layar kaca
layar perak [Sen] tirai tempat mempertunjukkan gambar hidup (di bioskop)
layat la.yat [v] me.la.yat v menjenguk (melawat) keluarga orang yg meninggal dng tujuan menghibur dan menyabarkan hatinya: Ibu sedang pergi ~ ke rumah tetangga
layur la.yur [Mk] me.la.yur v (1) memanaskan di atas (dekat) api (supaya kering, layu, hangat, dsb); memanggang: ia sedang ~ ikan (daging) di atas bara; (2) membakar (dng sinar matahari): sinar matahari ~ kulitnya sampai hitam [n] ikan laut yg bentuk tubuhnya pipih dan panjang; selayur
lebah bergantung [ki] (1) bentuk dagu yg indah: dagunya indah bak -- bergantung; (2) nama ukiran pd jubung-jubung perahu; (3) corak atau gambar pd kain (spt lebah hinggap yg satu bergantung pd yg lain sbg membentuk corak separuh kalung bergantung)
lebam le.bam [a] biru kehitam-hitaman (spt warna bekas kena pukul) [n] tiruan bunyi barang keras dan besar jatuh [n] ikan laut, Teuthis
lebum le.bum [n] tiruan bunyi barang besar yg jatuh dsb; debum
lebur sel [Tan] terjadinya peleburan antara dua sel dl kultur jaringan dan dihasilkannya sel baru atau hibrida baru
leceh le.ceh [a] (1) meleleh dan melekat pd tempat yg dilalui (spt lilin yg cair, air gula pd bibir); (2) ki remeh; tidak berharga: ia merasa -- di tengah pesta yg meriah itu; (3) ki rendah sekali mutunya (nilainya): surat kabar yg -- kurang mendukung pendidikan anak-anak; (4) ki buruk kelakuan; hina: orang yg -- budi dijauhi teman
lecet le.cet [a] (1) basah (berair); (2) (luka) terkelupas kulitnya; hilang lapisannya (tt cat, barang saduran, dsb); (3) melepuh; luka berair
ledakan le.dak.an [n] (1) hasil meledakkan; letusan; (2) peningkatan jumlah yg terjadi amat cepat dan banyak: ~ murid baru
lega le.ga [a] (1) lapang; luas; tidak sempit: halaman rumahnya cukup -- untuk tempat bermain keempat anaknya; (2) tidak sesak; kosong: mari kita pindah ke gerbong belakang, di sana --; (3) berasa senang (tenteram); tidak gelisah (khawatir) lagi: saya merasa -- mendengar kabar bahwa istri saya telah melahirkan dng selamat; (4) senggang; tidak sibuk: minggu ini aku agak --
legap le.gap [n] tiruan bunyi debaran jantung (papan dipukul dsb); degap [a] (1) suram, tidak bercahaya, dan memberi kesan tidak rata; (2) tidak tembus pandang
legen le.gen [Jw n] nira (yg baru disadap)
lego le.go [v] me.le.go v cak mengoperkan (barang dsb); memindahtangankan; menjual: ia telah ~ barang-barangnya agar dapat membayar utang-utangnya; ~ jangkar membuang sauh: kapal motor itu telah ~ jangkar di Pelabuhan Buleleng
legup-legup le.gup-le.gup [n] tiruan bunyi debaran jantung (benda jatuh dsb) degap-degup
leher le.her [n] (1) bagian tubuh (manusia atau binatang) yg menghubungkan kepala dng tubuh yg lain; (2) barang yg rupanya (bentuknya, letaknya) menyerupai leher
lekar le.kar [n] anyaman rotan atau lidi tempat meletakkan kuali, periuk, dsb yg baru diangkat dr tungku [n Kim] larutan pengilap yg lekas kering krn pelarutnya menguap, terutama larutan yg mengandung ester selulosa sbg bahan utamanya ? rehal
lelah le.lah [a] (1) penat; letih; payah; lesu; tidak bertenaga: ia berbaring di rumput untuk melepaskan --; (2) Fis kecenderungan retak atau patah pd logam apabila mengalami tegangan berulang kali [Mk v] me.le.lah v mengejar
lelap le.lap [v] (1) nyenyak (tidur); tidak sadarkan diri: ia baru saja --; (2) hilang; lenyap: semuanya -- dr pandangan; (3) lalu tidak boleh ditebus (tt gadaian): cincinnya -- pd akhir bulan ini; (4) beku (tt minyak kelapa): minyak kelapa -- kedinginan
lem [n] barang cair atau liat, dipakai untuk merekatkan sesuatu pd barang lain; perekat
lemah le.mah [a] (1) tidak kuat; tidak bertenaga: badannya -- krn baru sembuh dr sakit; (2) tidak keras hati; lembut; tidak tegas: sikap -- , tidak tegas dl mengambil keputusan; (3) tidak kuat; kurang berdasar: alasan yg -- [n] ikan laut, Lactarius lactarius
lemak le.mak [n] zat minyak yg melekat pd daging; gemuk: minyak samin terbuat dr -- unta [Mk n] sedap; enak: dibelinya kue yg -- rasanya; perkataannya -- manis [n ] ikan tawar, Labeobarbus ocelatus
lencang depan aba-aba dl baris-berbaris agar orang di belakang meluruskan barisannya dng tangan ke depan
lencang kanan aba-aba dl baris-berbaris agar orang di sebelah kiri melihat ke kanan untuk meluruskan jajarannya
lendir len.dir [n] barang cair yg pekat dan licin (spt dahak, ingus) yg dihasilkan oleh kelenjar bersel satu pd selaput lendir, menyebabkan permukaan yg dilapisi selalu basah; Mucus
lengas bawaan [Min] kandungan air dl batu bara yg hanya dapat disingkirkan dng pemanasan pd 110o C, digunakan pd analisis hampiran batu bara
lengas bebas [Min] kandungan air pd batu bara, yg akan hilang apabila dibiarkan pd udara bebas selama 24 jam atau dipanaskan di atas temperatur ruang
lengkang leng.kang [ark a] menjadi lebar (tt cincin, gelang, kail, tangkai kacamata, dsb): mata kail itu --
lengkap leng.kap [a] (1) tidak ada kurangnya; genap: tuliskan nama -- Anda dng huruf cetak; anggota pengurus telah --; (2) sedia segala-galanya; sempurna dng alat senjata dsb: toko itu menjual barang serba --; pasukan yg bersenjata -- telah dikirimkan ke garis depan; (3) berikut pasangannya (paduannya dsb): dia datang -- dng anak istrinya
lengung le.ngung , me.le.ngung v termenung-menung, termangu-mangu (krn terkejut, keheranan, dsb): ia pun ~ mendengar kabar buruk itu [ark v] me.le.ngung v menengok; melenggong
lensa divergen lensa yg, krn pembiasan, menyebarkan sinar masuk
lensa laju lensa pelengkap pd kamera untuk membesarkan atau mengecilkan gambar
lensa zum lensa kamera film atau televisi yg dapat diatur untuk memperoleh gambar yg membesar atau mengecil
Leo [n] (1) cak singa; (2) Astron nama bintang di belahan langit sebelah utara khatulistiwa; (3) Astrol lambang ke-5 zodiak yg digambarkan dng singa sbg lambang bagi orang yg dilahirkan antara tanggal 23 Juli-22 Agustus
lepa le.pa [n] campuran kapur, semen, pasir, dsb untuk melekatkan batu bata dsb [ark] ter.le.pa v (1) terbaring menelentang; tergeletak; terhantar (di tanah); (2) memanjang (ke bawah tt jubah dsb) sampai menyentuh tanah /lEpa/, le.pa-le.pa n sampan kecil yg dibuat dr satu batang kayu (kelapa, biasanya bercadik) , le.pa-le.pa n pangkal umbut
lepak le.pak [n] tiruan bunyi barang jatuh ke tanah (spt buku jatuh dr meja ke lantai) [a] me.le.pak a (menjadi) putih benar: rambutnya telah --
lepas le.pas [a] (1) dapat bergerak (lari) ke mana-mana; tidak tertambat: kuda itu -- sehingga pemiliknya sulit menangkapnya; (2) bebas dr ikatan; tidak terikat lagi: anjingnya --; (3) lolos dr kandang (kurungan, kerangkeng, dsb): burung piaraannya -- dan terbang entah ke mana; (4) melarikan diri: tahanan yg -- itu sudah tertangkap kembali; (5) bebas dr hukuman: baru saja seminggu -- dr penjara, ia sudah melakukan penodongan lagi; (6) tidak ada sangkut-pautnya lagi; tidak ada ikatan lagi: ia sudah -- , kontraknya sudah habis; (7) copot; tidak pd tempatnya la; gi: sekrupnya --; (8) tanggal (tt gigi): giginya sudah banyak yg --; (9) bebas; berdiri sendiri: negara itu sudah -- dr cengkeraman penjajah; (10) tidak melekat lagi; hilang: kejadian itu tidak pernah -- dr ingatannya; (11) sesudah; sehabis: -- salat subuh, kami selalu berjalan-jalan
lepik le.pik [n] tiruan bunyi barang jatuh ke tanah, lebih halus dp lepak (spt bunyi kotak korek api jatuh di lantai)
leproseri lep.ro.se.ri [n] perkampungan atau barak khusus untuk penderita penyakit kusta: pemerintah membuatkan -- untuk tempat penampungan penderita kusta
lepuk le.puk [n] tiruan bunyi barang jatuh ke tanah (spt anak kecil jatuh dr tempat tidur) [Lihat {lapuk}]
lerah le.rah [v] bertebaran (barang, buah-buahan, dsb); lepas dr ikatan; luruh: buah dan daun mangga itu --; kitab itu --
lereng le.reng [n] (1) sisi (bidang, tanah) yg landai atau miring: -- gunung; (2) permukaan pd keliling barang yg pipih bundar atau bulat (spt uang, roda): -- uang ringgit Belanda berukiran tulisan [Jw n] berjalur-jalur menyerong (tt corak kain batik dsb)
leret le.ret [n] (1) banjar; jajar: dua -- pohon kelapa; (2) deret; saf; baris [ark] me.le.ret v memanjang hingga terseret (spt tali yg panjang ke tanah): janggutnya yg panjang ~ ke tanah
lesap le.sap [v] (1) hilang; lenyap; lucut: air itu -- diisap tanah; (2) menghilang secara berangsur-angsur (suara, gambar); (3) Ling hilang satu dr dua unsur atau bagian konstruksi yg koreferensial, spt subjek anak kalimat pd sebelum pergi, dia menulis surat
letih le.tih [a] tidak bertenaga (krn baru selesai kerja berat dsb); lelah sekali: sehabis mendaki gunung, badan kami terasa sangat --
letraset let.ra.set [n] perangkat huruf yg dapat dipasang dan diangkat pd lembaran kertas atau bahan lain
leukemia leu.ke.mia [n] penyakit akut atau menahun krn adanya satu tipe leukosit tidak matang yg berkembang biak secara ganas di dl sumsum tulang atau kelenjar limfa, yg kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya; kanker darah
leukosit muda leukosit yg baru terbentuk
lever le.ver [n] hati: penderita sakit -- tidak boleh makanmakanan yg berlemak [v] me.le.ver v cak mengirimkan (menyerahkan) barang-barang dagangan: agen tunggal itu harus cepat-cepat ~ barang ke daerah-daerah yg membutuhkan
lewah le.wah [a] , me.le.wah v (1) tumpah; (2) berlimpah (tt buah-buahan, barang, dsb); mewah; (3) berlebihan (tt kata); mubazir
lewat le.wat /lEwat/ (1) v melalui; lalu di; menempuh: kereta api cepat Jakarta-Surabaya -- Semarang; (2) v lalu; lampau: waktu yg telah --; (3) adv lebih: pukul sembilan -- sepuluh menit; (4) adv sesudah: -- tengah malam; (5) a terlampau; sangat; terlalu: -- jenuh; (6) p dng perantaraan (memakai jasa, alat, dsb): barangnya dikirim -- pos
lewat posisi [Olr] di luar baris lapangan (dl tenis, bulu tangkis, dsb)
leyeh le.yeh /lEyEh/, le.yeh-le.yeh Jw n berbaring (bertiduran) untuk melepaskan lelah: aku akan ~ sebentar untuk melepas lelah
liberalisasi li.be.ra.li.sa.si [n] proses (usaha dsb) untuk menerapkan paham liberal dl kehidupan (tata negara dan ekonomi); peliberalan: setelah pembangunan ekonomi, baru akan diadakan ~ kembali
licau li.cau [a] gilap; berkilat; berkilau: rambutku -- krn baru diminyaki
licin krn minyak berminta [pb] sindiran untuk merendahkan orang yg angkuh krn harta atau barang yg dipinjam
lift [n] alat untuk mengangkat yg digerakkan dng tenaga listrik, dapat turun naik, untuk mengangkat orang atau barang, terutama dipakai pd gedung bertingkat
lignit lig.nit [n Min] jenis batu bara yg merupakan tingkat pertama hasil proses pembatubaraan gambut
lihat anak pandang menantu [pb] segala urusan anak hendaklah ditimbang-timbang dahulu apakah hal itu akan menimbulkan keadaan yg tidak baik pd menantu, sekalipun hal itu akan menguntungkan anak itu sendiri; setiap pekerjaan hendaklah ditimbang-timbang, jika baik bagi diri sendiri dan baik pula bagi orang lain, maka baru dilakukan
likas li.kas [n] alat untuk menggulung benang yg baru dipintal; ruing
likuidasi li.ku.i.da.si [n Man] pembubaran perusahaan sbg badan hukum yg meliputi pembayaran kewajiban kpd para kreditor dan pembagian harta yg tersisa kpd para pemegang saham (persero)
limbah lim.bah [n] (1) sisa proses produksi; (2) bahan yg tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dl pembuatan atau pemakaian: -- pabrik mencemarkan air di daerah sekitarnya; (3) barang rusak atau cacat dl proses produksi
limbang lim.bang [v] me.lim.bang v mencuci (emas, intan, beras, dsb) dng cara mengayak dl nyiru: banyak orang ~ intan di tepi sungai , me.lim.bang v pergi (berjalan) ke mana-mana; mengembara [n] cahaya tengah hari; rembang
limfografi lim.fo.gra.fi [n] pemeriksaan pembuluh dan kelenjar limfa secara radiologis, yg zat kontras radio lipiodalnya dimasukkan ke dl pembuluh limfa, lalu dibuat foto sinar X, dan banyak dilakukan pd penyebaran tumor ganas
limpah lim.pah [v] tumpah ke luar krn terlalu banyak atau penuh (tt barang cair)
limpoh lim.poh [Mk n] longgok atau timbunan (padi, barang dagangan, dsb)
lincah lin.cah [a] (1) selalu bergerak; tidak dapat diam; tidak tenang: anak yg sehat biasanya --; (2) tidak tetap (tempat tinggal, pikiran, dsb); selalu bertukar (pekerjaan dsb): dia benar-benar orang yg -- , baru bekerja seminggu sudah pindah kerja lagi
linsang lin.sang [n] binatang sejenis musang, berkaki pendek atau panjang, ramping, cakarnya waktu istirahat ditarik ke dalam, cakar kaki depan terkatup spt pd kucing, sedangkan yg belakang dilindungi suatu lipatan kulit, berbulu perak, warna dasar putih atau abu-abu kecokelat-cokelatan, ada enam pita lebar tidak teratur berwarna hitam kecokelat-cokelatan di atas punggung, kedua sisi tengkuk, dan di badannya, pemakan serangga, burung, kadal, dan binatang menyusui yg kecil; Prionodon gracilis
lintabung lin.ta.bung [n] rumput yg berdaun lebar dan bertangkai daun keras; Panicum palmi folium
lintang lin.tang [n] (1) lebar (suatu bidang): panjang lapangan itu 100 m, -- nya 50 m; (2) menurut lebar suatu bidang (ruangan, bumi, dsb); malang; melintang: garis -- utara; (3) Geo garis atau lingkaran yg dibuat dr arah timur ke barat pd peta bumi dan globe sbg salah satu ordinat untuk menentukan letak tempat pd permukaan bumi
lintap lin.tap [a] (1) bersusun; berlapis-lapis (tt barang yg tipis, piring, buku); (2) bergugus-gugus; bergerombol (msl orang)
linting lin.ting [n] satuan barang yg digulung atau dilipat: menyita tiga -- ganja kering [v] me.lin.ting v menggulung, memilin (rokok dsb) dng kedua telapak tangan: pengedar ganja itu tertangkap basah ketika ~ daun ganja kering
liong li.ong [n] tiruan naga besar untuk pertunjukan pd arak-arakan Tahun Baru Cina
lipat li.pat [v] (1) patah dua sehingga bidangnya menjadi seperdua (tt kertas, kain, dsb): pisau --; (2) rangkap: -- dua (tiga, empat); (3) ganda: harga barang-barang naik dua kali --
lipatan li.pat.an [n] (1) hasil melipat; barang yg dilipat atau berlipat-lipat: ~ uang kertas itu dimasukkan ke dl dompet; (2) kerutan: ~ dahi pertanda ketuaan; (3) Geo peristiwa terjadinya pergeseran pd permukaan bumi yg menjadikan permukaan bumi melekuk atau melipat
liplap lip.lap [a] (1) berlainan warna pd barang yg berlapis-lapis; (2) blaster; peranakan (tt anak dsb): Belanda --; (3) tiruan (tt emas dsb): emas --
lisensi li.sen.si [n] (1) (surat) izin untuk mengangkut barang dagangan, usaha, dsb: -- usaha; (2) pajak yg harus dibayarkan untuk memperoleh surat izin, terutama tt ekspor-impor; (3) izin menggunakan oktroi pihak lain dl hukum tt milik industri, dapat diberikan oleh si pemegang oktroi atau berdasarkan ketetapan Dewan Oktroi
lisensi ekspor surat izin yg diberikan oleh pemerintah untuk mengekspor barang tertentu
litah li.tah [kl a] suka bicara sembarangan (tidak dapat menyimpan rahasia dsb): mulutnya latah dan --
literer li.te.rer [n] berhubungan dng tradisi tulis: dia sedang merekam budaya dan isi alam negeri Jawa secara -- dan dng fakta visual berbentuk gambar
litium li.ti.um [n Kim] logam buah perak yang ditemukan oleh J. A. Arfvedson pd th 1817, lebih keras dp natium, tetapi lebih lunak dp timbal, ulet dan dapat dibuat kawat atau dijadikan lembaran; unsur dng nomor atom 3, berlambang Li, dan bobot atom 6,94,
loak lo.ak [n] keranjang tempat sampah, barang bekas, dsb
loakan lo.ak.an [n] barang bekas yg diperdagangkan: ia lebih suka membeli barang ~ krn harganya murah
logogram lo.go.gram [n Ling] ideogram yg dipakai untuk menggambarkan kata
logotip lo.go.tip [n Graf] kepingan atau pelat yg memuat merek, nama, atau ungkapan yg sering dipakai: -- nama surat kabar
longgok long.gok [n] timbunan (himpunan) barang, spt buah, padi, sampah; tumpuk; onggok
lonjong lon.jong [a] (1) berbentuk spt kerucut; runjung; (2) bulat panjang; bulat telur: bentuk muka yg --; (3) Bio bentuk daun atau buah yg memanjang dng bagian terlebar di tengah-tengah, panjangnya lebih dr dua kali lebarnya
lonjor lon.jor [Jw n] batang (kata penggolong bagi barang yg panjang): bambu dua --
lori lo.ri [n] (1) gerobak yg berjalan di atas rel; (2) mobil pengangkut barang [n] burung yg mirip dng burung nuri
lorong belalai garbarata
loso lo.so [Jk ark] me.lo.so v (1) merangkak (dada kena tanah); (2) melata (spt ular); (3) berbaring bergerak-gerak (kesakitan)
loyang lo.yang [n] tembaga kuning (kuningan); gangsa: tempat sirih itu dibuat dr -- [Jw n] (1) talam besar (dr kuningan atau gangsa): barang-barang --; (2) talam yg terbuat dr seng atau aluminium tempat adonan kue yg akan dimasak
luas lu.as [a] (1)lapang; lebar: kamarnya -- sekali; (2) umum (tt masyarakat dsb): masyarakat --; (3) merata (terjangkau oleh orang banyak): berita itu sudah tersebar -- di kalangan guru di kota itu; (4) ukuran panjang-lebarnya bidang (lapangan, ruangan, dsb): -- kebun itu seratus hektar (5) ki banyak dan beragam (tt pengetahuan); tidak picik: orang yg -- pengetahuannya; (6) dapat melihat bebas dan lepas; banglas (tt pemandangan): -- pemandangannya; (7) besar atau banyak (tt usaha, pekerjaan, dsb): -- usahanya
lubang muat sisi [Kap] lubang pd sisi kapal yg khusus digunakan untuk bongkar muat barang di geladak antara
ludat lu.dat [n] tumbuhan api-api daun lebar; api-api putih, Avicennia officinalis
luik lu.ik , me.lu.ik v (1) meleleh ke luar (tt barang cair yg pekat) spt air gula, nanah: nanah ~ dr boroknya; (2) meludah-ludah (tt orang yg hendak muntah): sehabis mencium bau busuk itu, ia ~ saja
luka lu.ka [n] belah (pecah, cedera, lecet, dsb) pd kulit krn kena barang yg tajam dsb: -- nya dalam dan mengeluarkan banyak darah; (2) v menderita luka: kakinya -- kena peluru
lukat lu.kat [v] me.lu.kat v terlepas (tt barang yg dilekatkan); lekang
lukis lu.kis [v] me.lu.kis v membuat gambar dng menggunakan pensil, pulpen, kuas, dsb, baik dng warna maupun tidak
lukisan lu.kis.an [n] (1) hasil melukis; gambar(an) yg indah-indah; (2) ki cerita atau uraian yg melukiskan sesuatu (hal, kejadian, dsb)
luks [a] mewah: barang-barang --
luluh lu.luh [v] (1) hancur menjadi kecil-kecil (spt serbuk); remuk sama sekali: hancur --; (2) menjadi lemah (tt hati) sehingga hilang marahnya: hatinya yg semula panas menjadi -- setelah melihat keadaan orang itu; -- hatinya melihat kenekatan anaknya; (3) melebar , lu.luh.an Jw n adukan pasir, semen, dsb (untuk membuat dinding tembok); lepa
lulus lu.lus [v] (1) dapat masuk atau lalu (ke dalam atau dr lubang dsb): benang sebesar itu tidak dapat -- ke lubang jarum yg kecil itu; (2) dapat lepas atau lucut (spt gelang dr tangan atau cincin dr jari): setelah dibasahi dng air sabun, cincin itu dapat -- dr jarinya; (3) terperosok masuk (spt kaki ke dl lantai bambu dsb); (4) berhasil (dl ujian); dapat melalui dng baik (dl menghadapi segala cobaan): dl ujian itu tiga orang dinyatakan --; (5) diperkenankan; terkabul (tt permohonan, permintaan, dsb): permintaannya sudah --; (6) hilang lenyap: rumahnya -- tertimbun tanah longsor; (7) lelap, tidak dapat ditebus lagi (tt barang gadai): cincin yg digadaikan sudah --
lumus lu.mus [v] terpalit (oleh barang yg kotor); berlumuran: bajunya -- oleh lumpur
lunak lu.nak [a] (1) lembut; empuk: beliau hanya diperbolehkan menyantap makanan yg --; (2) ki tidak lekas marah; sabar; tidak terlampau keras mempertahankan pendiriannya dsb: mereka termasuk golongan kaum nasionalis yg --; (3) reda: hatinya -- setelah dinasihati
luncur lun.cur [v] me.lun.cur v (1) melorot (di tempat yg licin) dng cepat; menggelongsor; melungsur turun: anak itu -- dr gendongan ibunya; (2) terlepas lulus (dr genggaman dsb); lucut; (3) lelap (tt barang gadaian): barang yg digadaikan itu telah --; (4) bergerak dng cepat (tt kereta, mobil, dsb); (5) ki keluar dng lancarnya (tt kata-kata): pernyataan itu ~ dr menteri; (6) tidak berlaku lagi (tt janji dsb)
lungsin lung.sin [n] benang yg membujur pd barang tenunan
lungsung lung.sung , me.lung.sung v menanggalkan cangkang lama dan menumbuhkan cangkang baru yg lebih besar; berganti kulit (untuk ular dsb)
lungsur lung.sur [v] me.lung.sur v meluncur turun; longsor [Jw v] lung.sur.an n pakaian bekas (barang lama dsb)
lunjur lun.jur [v] ber.lun.jur v meluruskan kaki ketika duduk atau berbaring; merentangkan kaki; mengunjurkan: ia duduk ~ di sofa
luruh bulu [Tern] pelepasan bulu yg lama untuk diganti dng bulu yg baru
luruh bulu paksa [Tern] peluruhan bulu lama secara paksa dan menumbuhkan bulu baru supaya setiap ekor dl kelompok unggas bersama-sama istirahat bertelur dan bertelur kembali
macam ma.cam [n] jenis; rupa: barang yg spt ini ada dua --; bentuk dan warnanya sama, tetapi -- nya lain; (2) n cara: bagaimana -- nya jika ia mengajar anak-anak; pakaian -- sekarang berbeda dr pakaian -- dulu; -- apa ini; (3) p (se)bagai; seperti: -- orang mengantuk disorongkan bantal
macapat ma.ca.pat [n] bentuk puisi Jawa tradisional, setiap baitnya mempunyai baris kalimat (gatra) tertentu, setiap gatra mempunyai jumlah suku kata (guru wilangan) tertentu, dan berakhir pd bunyi sanjak akhir (guru lagu; guru suara tertentu), msl Dandanggula, Kinanti, Maskumambang; tembang cilik
madinding ma.din.ding [n Huk] bentuk perkawinan yg menggambarkan si suami untuk sementara tinggal pd kerabat istri sampai jujurnya lunas (dl adat Batak)
mafia ma.fia [n] perkumpulan rahasia yg bergerak di bidang kejahatan (kriminal); -- peradilan 1 kelompok advokat yg menguasai proses peradilan sehingga mereka dapat membebaskan terdakwa apabila terdakwa dapat menyediakan uang sesuai dng jumlah yg diminta mereka: isu mengenai -- peradilan disebarkan melalui pemberitaan di berbagai surat kabar; (2) persekongkolan di antara para penegak hukum dng pencari keadilan
magasin ma.ga.sin [n] (1) bangunan yg digunakan sbg tempat penyimpanan barang (kepunyaan pedagang dsb); (2) tabung berisi peluru yg dapat dipasang di bedil (pistol, senapan, dsb)
magnetisme mag.net.is.me [n Fis] (1) gejala fisika pd bahan yg memiliki kemampuan menimbulkan medan magnet atau yg mampu berinteraksi dng medan magnet; (2) ilmu tt hukum dan keadaan gaya magnet dan pengaruhnya atau ilmu tt penyebar atau kualitas gaya magnet
magrib mag.rib [n] (1) barat arah matahari terbenam; (2) waktu matahari terbenam: ia tiba di Jakarta menjelang --; (3) waktu salat wajib menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat; (4) Isl (huruf awal ditulis dng kapital) salat wajib sebanyak tiga rakaat pd waktu menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat
magribi mag.ri.bi [a] sebelah barat; termasuk sebelah barat, khususnnya tt bangsa dan negara Arab di Afrika Utara
mahal ma.hal [a] (1) tinggi harganya: krn senangnya pd barang itu, biarpun -- dibelinya juga; (2) jarang ada; sukar terdapat; tidak mudah: barang itu -- dibeli sukar dicari; -- mencari orang yg sebaik itu
mahar ma.har [n] pemberian wajib berupa uang atau barang dr mempelai laki-laki kpd mempelai perempuan ketika dilangsungkan akad nikah; maskawin
mahyong mah.yong [n] permainan dr Cina (abad ke-16 sebelum Masehi), dimainkan dng 144 buah batu, mirip kartu domino, yg dibuat dr tulang atau bambu, semula hanya dimainkan di istana kaisar, sekarang sudah menyebar ke Eropa dan Amerika Serikat, dng aturan permainan yg disederhanakan
main rebutan berlomba berebut barang hadiah yg digantungkan pd tiang yg dilicinkan; coko
mainan ma.in.an [n] (1) alat untuk bermain; barang yg dipermainkan: kura-kura itu dijadikan binatang --; (2) perhiasan tambahan (spt medalion pd kalung; benda-benda kecil pd ikat pinggang, dsb)
majalah berita majalah berkala (mingguan) yg menyajikan berita dng suatu gaya tulisan yg khas dilengkapi dng foto dan gambar
majalah dinding majalah yg tidak dirangkai, tetapi berupa lembaran yg ditempelkan pd dinding (papan tulis dsb)
majalah hiburan terbitan berkala yg memuat karangan ringan, cerita pendek, cerita bergambar, dsb
majalah mode terbitan (berkala) yg berisikan mode dan dilampiri lembaran yg berisi pola pakaian
majalah porno terbitan yg memuat cerita dan gambar yg bersifat porno
majalah tinjauan terbitan berseri, terutama berisi artikel tt tinjauan dan ulasan buku baru
majemuk ma.je.muk [a] (1) terdiri atas beberapa bagian yg merupakan kesatuan: masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yg --; (2) Ek mengenai penambahan bunga kpd pokok berdasarkan waktu dng tujuan mendapatkan dasar baru untuk menghitung bunga berikutnya
makadam ma.ka.dam [n] pengerasan jalan dng cara memberi dua macam lapisan batu-batuan, kasar dan halus, pd lapisan dasar batu sungai (batu kali): sarana jalan ke perkebunan itu baru sebagian kecil yg beraspal, selebihnya masih berupa jalan --
makan berpantang makan dng aturan tertentu (tidak boleh makan sembarangan); diet
makan suap [ki ] menerima uang (barang dsb) sbg pelicin jalannya suatu urusan
makelar ma.ke.lar [n] (1) perantara perdagangan (antara pembeli dan penjual); orang yg menjualkan barang atau mencarikan pembeli; pialang: dia menjual langsung mobilnya kpd pembeli tanpa --; (2) orang atau badan hukum yg berjual beli sekuritas atau barang untuk orang lain atas dasar komisi
makelar ekspor orang atau badan usaha yg menjadi perantara untuk melakukan pembelian dan penjualan barang-barang ekspor
makelar impor orang atau badan usaha yg menjadi perantara untuk melaku-kan pembelian dan penjualan barang-barang impor
maksimum mak.si.mum [n] sebanyak-banyaknya; paling banyak (tinggi): jumlah pengunjung yg diizinkan masuk -- sembilan orang; muatan barang -- 150 kg
mal [n] (1) kepala atau bagian atas (dr tiang batu, kaki meja, dsb); (2) ganja (tt keris); (3) dasar atau bagian pd pangkal (tt bilah senjata) [n] (1) harta benda (uang, barang); khazanah; (2) dana [n] cetakan jambangan keramik yg terbuat dr kayu atau seng yg tebal [n] gedung atau kelompok gedung yg berisi macam-macam toko dng dihubungkan oleh lorong (jalan penghubung)
malang ma.lang [a] (1) terletak melintang: sehabis badai itu batang dan dahan kayu -- melintang di jalan; (2) bernasib buruk; celaka; sial: ia menerima nasibnya yg -- itu dng penuh kesabaran
malang melintang terletak tidak beraturan (ada yg melintang ada yg membujur); (2) (dl cerita silat) mengembara atau berkeliaran ke sana kemari
maldistribusi mal.dis.tri.bu.si [n] penyelewengan dl hal penyaluran barang-barang (disalurkan bukan kpd yg seharusnya menerima barang)
maleman ma.lem.an [n] selamatan atau kenduri pd malam tanggal ganjil pd bulan Puasa (Ramadan) tanggal 20 tibanya Lebaran: pd waktu yg disebut -- itu penduduk banyak yg mengadakan kenduri
mamahan ma.mah.an [n] (1) barang yg dimamah; (2) hasil memamah
mamanda ma.man.da [n] mamak (untuk takzim); paman [n] seni teater rakyat di Kalimantan Selatan dng tema cerita yg pd umumnya menggambarkan pertentangan antara penguasa yg kurang bijak dan warga masyarakat yg baik
mambang mam.bang [n] makhluk halus yg menurut kepercayaan sebagian orang membinasakan manusia (bermacam-macam warnanya, ada yg kuning, merah, hitam, dsb dan disebut juga menurut tempatnya): -- segara; -- tali arus [n] -- kuning warna kuning kemerah-merahan di sebelah barat ketika matahari mulai terbenam
mambo mam.bo [n] irama musik dan tarian yg berasal dr Kuba [n] jenis barang yg pd masa lalu dianggap baru (modern), spt baju --; es -- , sandal --
mana-mana ma.na-ma.na [pron] mana pun; barang apa pun; setiap
manajemen bahan kegiatan atau penelaahan yg mencakup perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian arus bahan di tiap tahap yg dilaluinya mulai dr penyuplai sampai ke tempat penyimpanannya dl bentuk barang jadi
mandala man.da.la [n kl] (1) wilayah kekuasaan lembaga keagamaan; (2) bulatan; lingkungan (daerah) [n] alat yg digunakan untuk melakukan konsentrasi selama bersemadi, berbentuk lukisan di atas kain atau lukisan di atas tanah yg digambari dng taburan beras berwarna
mandi bakal memandikan mayat ketika baru saja meninggal
mandi gubah memandikan mayat ketika baru saja meninggal; mandi bakal
mandril man.dril [n] kera besar, berupa buruk dan ganas, yg ditemukan di Afrika Barat bagian tengah; Mandrielus sphinx
manifes ma.ni.fes [n] (1) pernyataan terbuka tt tujuan dan pandangan seseorang atau suatu kelompok; manifesto: -- Kebudayaan; (2) daftar isi muatan yg diangkut kapal, yg memuat jumlah merek dan nomor barang muatan, nama pengirim, serta alamat yg dituju; konosemen; surat muatan
manis spt gula derawa [pb] berpatutan, ibarat dua orang suami-istri yg sama elok rupanya
manol ma.nol [Jw n] orang yg bekerja pd orang lain untuk mengangkut barang (biasanya di pasar atau gudang); kuli
mansiang man.si.ang [Mk n] rumput gelagah berbatang segitiga, tingginya dapat mencapai 2 m, dibuat barang anyaman yg agak kasar, spt tikar, tas; Scirpus grossus
manufaktur ma.nu.fak.tur [v] membuat atau menghasilkan dng tangan atau mesin; (2) n proses mengubah bahan mentah menjadi barang untuk dapat digunakan atau dikonsumsi oleh manusia
map [n] sampul dr kertas tebal untuk menyimpan lembar-lembar surat dsb: dia mengepit -- berisi surat-surat keterangan, ijazah, dsb
marginal mar.gi.nal [a] (1) berhubungan dng batas (tepi); tidak terlalu menguntungkan: mereka sama-sama melakukan ekonomi --; (2) berada di pinggir: kalau dahulu kelompok itu dipandang -- , tetapi sejak pemerintah baru sudah amat menentukan
mars [n] (1) gerakan yg teratur dan tetap, spt tentara berbaris; (2) perjalanan jauh dr satu tempat ke tempat lain dng berjalan kaki; (3) irama musik dng tempo setengah atau seperempat untuk mengiringi tentara berbaris: barisan musik Angkatan Laut itu memperdengarkan lagu-lagu --
mas [n] emas [n] (1) kata sapaan untuk saudara tua laki-laki atau laki-laki yg dianggap lebih tua; (2) kata sapaan hormat untuk laki-laki, tanpa memandang usia: apa kabar, -- ?; (3) panggilan karib istri kpd suami; bang; kak: -- , kemarin Ibu datang
masa kini masa yg terbaru (paling akhir); mutakhir
masa menentang masa seseorang dapat melihat peningkatan dl tingkah laku yg ditandai oleh reaksi motorik dan perasaan yg bertahan kuat thd orang atau barang
masa penyerahan jarak waktu antara pemesanan dan penerimaan barang jika dipandang dr pihak penjual; (2) jarak waktu antara penerimaan pesanan dan pengiriman barang jika dipandang dr pihak pembeli
masih ma.sih [adv] (1) sedang dl keadaan belum selesai atau sedang berlangsung: pameran itu -- berlangsung, baru akan ditutup seminggu lagi; pintu rumahnya -- terbuka; (2) ada; tinggal; bersisa: uangnya -- seribu rupiah
masinal ma.si.nal [a] (1) dng menggunakan mesin: pembuatan karung itu dilakukan secara --; (2) ki berlaku (bertindak, bekerja) spt mesin; spt tidak menggunakan pikiran lagi; tidak mau menyimpang dr yg sudah ditentukan: dl membuat barang-barang kerajinan itu mereka sudah sangat terampil, kerjanya secara -- saja; ia bertindak secara -- tanpa memperhitungkan akibatnya
maskawin mas.ka.win [n] pemberian pihak pengantin laki-laki (msl emas, barang, kitab suci) kpd pengantin perempuan pd waktu akad nikah, dapat diberikan secara kontan ataupun secara utang; mahar
maskumambang mas.ku.mam.bang [Jw n] bentuk komposisi tembang macapat, biasanya dipakai untuk melukiskan kisah sedih atau keprihatinan yg mendalam, mempunyai bait lagu yg terdiri atas empat baris, baris pertama mempunyai 12 suku kata yg berakhir dng bunyi i (12 i), kemudian berturut-turut 6 a, 8 i, dan 8 a
maslahat mas.la.hat [Ar n] sesuatu yg mendatangkan kebaikan (keselamatan dsb); faedah; guna: pelebaran jalan itu membawa -- bagi penduduk
massa mas.sa [n] (1) sejumlah besar benda (zat dsb) yg dikumpulkan (disatukan) menjadi satu (atau kesatuan): -- batu-batuan; (2) jumlah yg banyak sekali; sekumpulan orang yg banyak sekali (berkumpul di suatu tempat atau tersebar): -- membanjiri lapangan untuk melihat pertunjukan sirkus; (3) kelompok manusia yg bersatu krn dasar atau pegangan tertentu: organisasi --; (4) Fis ukuran kuantitatif sifat kelembaman (inersia) benda
mata ma.ta [n] (1) indra untuk melihat; indra penglihat; (2) sesuatu yg menyerupai mata (spt lubang kecil, jala): nenek mencoba memasukkan benang ke -- jarum; (3) bagian yg tajam pd alat pemotong (pd pisau, kapak, dsb): -- pisau itu perlu dikikir supaya tajam; (4) sela antara dua baris (pd mistar, derajat, dsb); (5) tempat tumbuh tunas (pd dahan, ubi, dsb); (6) ki sesuatu yg menjadi pusat; yg di tengah-tengah benar: (7) yg terpenting (sumbu, pokok, dsb): -- pencaharian penduduk desa itu bertani [n] satuan ukuran berat untuk candu
mata angin arah jarum pedoman; asal angin datang (yaitu utara, timur, selatan, barat)
mata dacing garis pd dacing yg menunjukkan jumlah berat barang yg ditimbang
mata kain corak kain; ragi atau gambar pd kain
matahari biru gejala yg ditimbulkan oleh adanya sejumlah partikel dl atmosfer yg memilih gelombang cahaya dr matahari sehingga gelombang biru menjadi relatif lebih banyak dp gelombang cahaya lainnya: -- masuk 1 sebelah barat; (2) tempat matahari terbenam
matakao ma.ta.kao [n] gambar binatang yg digantungkan dan diletakkan di tengah-tengah tanaman tertentu sbg penolak secara gaib thd hewan yg sebenarnya (kebiasaan di Pulau Mentawai)
material ma.te.ri.al [n] bahan yg akan dipakai untuk membuat barang lain; bahan mentah untuk bangunan (spt pasir, kayu, kapur): pembangunan rumah itu terpaksa berhenti sementara menunggu --
matra mat.ra [n] (1) ukuran tinggi, panjang, atau lebar; dimensi; (2) ukuran banyaknya tekanan irama (dl musik); (3) Sas bagan yg dipakai dl penyusunan baris sajak yg berhubungan dng jumlah, panjang, atau tekanan suku kata
maukuf mau.kuf [n] iman yg tidak diterima, spt halnya orang munafik yg imannya baru dapat diterima jika kemunafikannya telah hilang
mebel me.bel [n] perabot yg diperlukan, berguna, atau disukai, spt barang atau benda yg dapat dipindah-pindah, digunakan untuk melengkapi rumah, kantor, dsb; furnitur
media cetak sarana media massa yg dicetak dan diterbitkan secara berkala spt surat kabar, majalah
media massa sarana dan saluran resmi sbg alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kpd masyarakat luas
media periklanan [Kom] sarana komunikasi massa yg menyediakan beberapa bentuk periklanan, msl surat kabar, televisi, dan radio
megah me.gah [a] (1) tampak mengagumkan (krn besarnya, indahnya, dsb); gagah kuat; mulia, masyhur: monumen pahlawan itu berdiri dng -- nya; tiada raja -- kuasa bagai baginda; (2) bangga: ia merasa -- ketika duduk di dl mobilnya yg baru
megatruh me.gat.ruh [n Sen] bentuk komposisi tembang macapat, biasanya dipakai untuk melukiskan perasaan kecewa atau kesedihan yg mendalam, mempunyai bait lagu yg terdiri atas lima baris, baris pertama mempunyai dua belas suku kata yg berakhir bunyi n (12 n), kemudian berturut-turut 8 i, 8 i, dan 8 o
meiosis me.i.o.sis [n Bio] pembelahan sel kelamin dr diploid menjadi haploid [n Sas] majas yg mengandung pernyataan yg merendah untuk penekanan, sering dipakai secara ironis, khususnya untuk menggambarkan sesuatu yg luar biasa atau yg mengesankan, msl hasilnya agak kurang baik untuk mak-sud "pekerjaannya gagal"
mekonium me.ko.ni.um [n] tinja berwarna hitam kehijau-hijauan yg pertama kali keluar dr dubur bayi yg baru lahir; tahi gagak
melahirkan me.la.hir.kan [v] (1) mengeluarkan anak (dr kandungan); beroleh anak: istrinya meninggal ketika ~ anak yg pertama; (2) mengeluarkan (perasaan, pendapat, pikiran, dsb): di dl alam demokrasi, orang bebas ~ pendapat; (3) mengadakan; menjadikan; menimbulkan: tindakan untuk mengatasi kesulitan kerapkali ~ kesukaran baru
mati ma.ti [v] (1) sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi: anak yg tertabrak mobil itu -- seketika itu juga; pohon jeruk itu sudah -- , akarnya pun sudah busuk; (2) tidak bernyawa; tidak pernah hidup: batu ialah benda --; (3) tidak berair (tt mata air, sumur, dsb); (4) tidak berasa lagi (tt kulit dsb); (5) padam (tt lampu, api, dsb); (6) tidak terus; buntu (tt jalan, pikiran, dsb): krn pikirannya sudah -- , ia tidak dapat berbuat apa-apa; (7) tidak dapat berubah lagi; tetap (tt harga, simpul, dsb); (8) sudah tidak dipergunakan lagi (tt bahasa dsb); (9) ki tidak ada gerak atau kegiatan, spt bubar (tt perkumpulan dsb): kalau tidak diurus, koperasi itu akan --; (10) diam atau berhenti (tt angin dsb): perahu layar itu terombang-ambing di tengah laut krn angin --; (11) tidak ramai (tt pasar, perdagangan, dsb): setelah ada pasar swalayan, pasar ini --; (12) tidak bergerak (tt mesin, arloji, dsb): saya terlambat krn jam saya ternyata --
melainkan me.la.in.kan [v] memperbedakan: ibu yg baik tidak pernah ~ anak yg satu dr anak yg lain; (2) v mengasingkan; memisahkan dr yg lain: dia ~ tempat ayam yg baru menetas itu dr tempat induknya; (3) p hanya: ~ Allah yg wajib disembah; (4) p kata penghubung intrakalimat untuk menyatakan bertentangan: bukan dia yg bersalah, ~ saya lihat lain
melambai me.lam.bai [v] (1) mengayun-ayun turun naik (spt daun-daunan tertiup angin): pohon nyiur ~ di sepanjang pantai; (2) menggerak(-gerak)kan tangan turun naik (untuk memanggil dsb): tangannya ~ dr tangga pesawat; (3) berkibar-kibar: Sang Saka ~ megah ditiup angin
melambangkan me.lam.bang.kan [v] menjadikan (merupakan) lambang: gambar tengkorak ~ bahaya; gambar neraca ~ keadilan
melampini me.lam.pini [v] (1) memasang lampin pd bayi; (2) mengalas tangan dng kain, kertas, dsb ketika memegang barang yg panas
Melanesia Me.la.ne.sia [n] gugus kepulauan, bangsa, dan bahasa di bagian barat daya Lautan Teduh, di sebelah timur laut Australia
melangahkan me.la.ngah.kan [v] mengangakan; membukakan (lebar-lebar)
melangit me.la.ngit [v] menuju (terbang) ke langit; (2) a ki berlebih-lebihan; muluk-muluk (tt cita-cita); membumbung tinggi; menanjak: sejak bermain dl film itu, namanya ~; (3) v ki menjadi mahal sekali (tt harga): harga barang kebutuhan pokok di Jakarta mulai ~
melantamkan me.lan.tam.kan [v] (1) mengatakan (menyerukan) dng suara keras (kuat); (2) menggembar-gemborkan; mengabar-ngabarkan [v] menyombongkan; membangga-banggakan
melayang-layang me.la.yang-la.yang [v] (1) melayang sambil bergerak ke sana kemari; melayang dng berputar-putar: burung elang itu ~ di udara sebelum menyambar anak ayam; (2) tidak keruan (tt pikiran, perkataan, dsb); tidak tentu arah: pikirannya ~ ketika ia ditanya
melayu Polinesia rumpun bahasa besar yg meliputi suatu daerah kepulauan luas yg di bagian barat dibatasi oleh bahasa-bahasa di Madagaskar, di utara oleh bahasa-bahasa penduduk asli Taiwan, di selatan oleh bahasa-bahasa di Indonesia, dan di timur oleh kepulauan yg paling timur di Oceania, yaitu Pulau Paskah; Austronesia
melebun me.le.bun [v] menipu (spt menjual barang palsu)
melebur me.le.bur [v] (1) menjadikan lebur (luluh); menjadi cair (tt logam): timah ~ pd 332oC; (2) membubarkan diri kemudian bergabung dng yg lain (tt perkumpulan): beberapa partai politik telah ~ menjadi satu
meledakkan me.le.dak.kan [v] (1) menghancurkan dng barang yg meledak: mereka telah ~ gudang mesiu dng dinamit; (2) meletuskan; meletupkan: percobaan ~ bom atom
melekapkan me.le.kap.kan [v] (1) melekatkan; menempelkan: Ayah ~ gambar pd dinding; (2) merapatkan hingga menempel; melengketkan: ia ~ perutnya ke bantal krn teramat sakitnya; (3) ki memasang; mengenakan: orang itu ~ telinga pd pembicaraan orang lain
melekatkan me.le.kat.kan [v] (1) menempelkan supaya melekat: ia berusaha ~ kembali lembaran pengumuman yg sudah lepas itu; (2) mengenakan (pakaian, topi); memakai: ia ~ sapu tangan pd hidungnya; (3) menanam (modal, uang, dsb): ia ~ modalnya pd perusahaan film itu; (4) memakai untuk membeli barang: ia ~ uangnya pd barang-barang perhiasan; (5) memukulkan (tangan, kaki, tinju, dsb): tak segan-segan ia ~ tangan dan ka; kinya pd anak itu; (6) mengarahkan (pandangan, perhatian): ia ~ pandangannya pd wanita yg anggun itu; (7) menggunakan (obat, guna-guna): ia sudah berusaha ~ berbagai obat, tetapi tidak menolong juga
melelangkan me.le.lang.kan [v] (1) menjual dng jalan lelang: ia akan ~ barang itu besok pagi; (2) memberikan barang untuk dijual dng jalan lelang: ia ~ barangnya kpd kantor lelang; (3) memborongkan pekerjaan (ransum makanan orang penjara dsb): mereka ~ pekerjaan membuat balai desa
meleler me.le.ler [v] meleleh (terutama tt barang yg lekat-lekat spt ingus, air liur, lava cair): air liur anak itu ~ ke dagunya
melengah me.le.ngah [a] meleng; tidak awas-awas; lalai: kita tidak boleh ~ barang sekejap pun; kalau Anda ~ sebentar saja, hilang kopormu; (2) v mempersenang; menghibur: ia bernyanyi untuk ~ hati yg lara; (3) v mengasuh anak supaya jangan menangis: ia disuruh ibunya ~ adiknya
melentur me.len.tur [v] (1) berkeluk (tt barang yg panjang tetapi lentuk atau lemas spt rotan): buluh muda ~; dahan kayu ~; (2) mudah dilentukkan (tidak kaku, tidak mudah patah)
melenturkan me.len.tur.kan [v] mengelukkan (barang yg panjang dan lemah): ~ rotan untuk dibuat simpai; ~ busur
melepuh me.le.puh [v] menjadi lepuh: kakinya ~ menginjak bara
meletak tanda me.le.tak tanda memberikan barang (berupa cincin dsb) kpd pengantin perempuan sbg tanda perkawinan akan berlangsung
meletakkan me.le.tak.kan [v] (1) menempatkan; menaruh: ia ~ buku-bukunya di atas meja; (2) melepaskan; tidak melaksanakan lagi: krn gagal dl pemerintahannya, perdana menteri itu ~ jabatan; (3) menetapkan: pemerintah telah ~ undang-undang perpajakan thd barang-barang mewah
melewarkan me.le.war.kan [v] menyebarkan di muka orang banyak; mengumumkan
melihat-lihat me.li.hat-li.hat [v] melihat sesuatu dng sambil lalu dan santai: mari kita ~ barang-barang antik di museum
melikas me.li.kas [v] menggulung benang yg baru dipintal
melikuidasi me.li.ku.i.da.si [v] membubarkan perusahaan sbg badan hukum
melimpahkan me.lim.pah.kan [v] (1) mencucurkan (tt air mata); (2) memberikan (mengirimkan) banyak-banyak; menganugerahkan: semoga Tuhan ~ rahmat-Nya kpd kita; Jepang ~ barang-barang hasil industrinya ke berbagai negara; (3) memindahkan hak (wewenang dsb): wewenang untuk ~ tanggung jawab ini telah diatur dl peraturan pemerintah
melintangkan me.lin.tang.kan [v] meletakkan (menaruh, memasang, dsb) melintang: kaum pemberontak ~ barikade di jalan yg menuju ke markas mereka
melipat me.li.pat [v] (1) melepit menjadi rangkap: ia ~ celana yg telah disetrika; (2) ki membekuk, meringkus, menggulung (perampok, penjahat, dsb): polisi telah berhasil ~ komplotan penyelundup senjata; (3) cak menjadi berlipat: sesudah perang, harga barang ~ dua; (4) ki menggelapkan: ia dituduh ~ uang kas; (5) ki menjual sesuatu untuk menutupi kebutuhan hidup: ia terpaksa ~ meja kursinya untuk membayar utang; (6) ki tidak mengindahkan; mengabaikan: ~ perintah atasan; (7) menghabiskan, menyikat (makanan dsb): ia ~ semua makanan yg terhidang di hadapannya
meloak me.lo.ak [v] menjual barang yg sudah tidak dipakai lagi, barang yg sudah tua, dsb
melodrama me.lo.dra.ma [n] (1) pergelaran, spt sandiwara atau film, dng lakon yg sangat sentimental, mendebarkan, dan mengharukan, yg lebih mengutamakan ketegangan dp kebenaran; (2) Sas lakon modern yg serius, tetapi yg belum dapat disebut sbg drama duka; (3) pergelaran seni deklamasi yg diiringi musik
meloloskan me.lo.los.kan [v] melucutkan atau melepaskan (cincin, gelang, dsb): ia menggunakan sabun untuk ~ cincin itu; (2) melepaskan (dr kurungan, kepungan, dsb): mereka itu berusaha ~ kawan-kawannya yg terkurung; (3) membiarkan (menyebabkan) lepas: ia ~ barang-barang selundupan itu
meloncer me.lon.cer [v] menanjak: industri minyak ketika itu baru ~
meludah me.lu.dah [v] menyemburkan ludah; membuang ludah: jangan ~ di sembarang tempat
melukiskan me.lu.kis.kan [v] (1) melukis untuk orang lain: ia sedang ~ adiknya pemandangan sebuah danau; (2) ki menceritakan (membayangkan, menggambarkan) sesuatu: kenangan itu demikian indah sehingga sulit bagiku untuk ~ nya dng kata-kata; karangan itu ~ kehidupan desa yg aman dan damai
melulusi me.lu.lusi [v] menanggalkan (pakaian dsb); melucuti: ~ pakaian anaknya yg baru pulang sekolah
melunaki me.lu.naki [v] memperlakukan dng lunak (sabar, halus, dsb); membujuki
memahalkan me.ma.hal.kan [v] (1) menaikkan harga; membuat (menyebabkan) mahal: kalau mau, dia mudah saja -- barang dagangannya; (2) menghargai lebih dp sepatutnya: ia selalu -- pendapatannya sendiri
memajangkan me.ma.jang.kan [v] menempatkan (mengatur) secara rapi barang dagangan, karya seni, dsb untuk dipamerkan (di etalase, ruang pamer, dsb)
memaling me.ma.ling [v] mencuri: orang itulah yg -- sepeda baru anakku
memampas me.mam.pas [v] (1) mengganti rugi; (2) membayar denda (krn melukai, merusak, dsb): mencencang tidak ~ , membunuh tidak membangun; negara itu telah ~ segala barang yg telah dihancurkan pd masa perang
memancangkan me.man.cang.kan [v] (1) memasang (menancapkan) pancang (tiang dsb) ke tanah: para petugas PLN itu sedang ~ tiang listrik; (2) ki memasang (iklan, pengumuman, dsb di surat kabar dsb): perguruan tinggi swasta itu ~ iklan di surat kabar; (3) ki menanamkan (kekuasaan, pengaruh, dsb di suatu negeri): negara itu ~ kekuasaan di daerah jajahannya
memandikan me.man.di.kan [v] (1) membersihkan tubuh (orang, hewan, dsb) dng cara menyiramkan atau memasukkannya dl air: -- kerbau di sungai; (2) menyucikan (tt mayat): Pak Lebai itu juga biasa -- mayat; (3) memasukkan ke dl air (atau barang cair); mencelupkan: -- pedang wasiat untuk menghilangkan karatnya; sambil -- keris itu mulutnya membaca mantera
memanfaatkan me.man.fa.at.kan [v] menjadikan ada manfaatnya (gunanya dsb): kami -- pekarangan yg kosong itu untuk penimbunan kayu; mereka -- surat kabar untuk pendidikan
memanggang me.mang.gang [v] memasak (memanaskan) di atas bara api; mengganggang; ~ ikan; ~ roti
memangkalkan me.mang.kal.kan [v] (1) membawa (menaruh) perahu dsb di darat: ~ perahu; (2) menempatkan (tentara, pesawat terbang, dsb) di pangkalan: ~ pesawat pengebom itu di sebuah kapal induk; (3) menaruh (mengumpulkan) barang-barang dl pangkalan: para pedagang sayur ~ dagangannya di pasar induk
memanipulasi me.ma.ni.pu.la.si [v] (1) mengerjakan sesuatu dng menggunakan tangan; (2) mengatur (mengerjakan) dng cara yg pandai sehingga dapat mencapai tujuan yg dikehendaki: pembicara yg pandai dapat -- sidang sehingga semua hadirin diam terpukau; (3) berbuat curang (memalsu surat-surat, menggelapkan barang, dsb): ia dihukum krn -- cek
memanjang me.man.jang [v] (1) menjadi panjang; (2) membujur: Bukit Barisan ~ dr Aceh ke Bengkulu
memasalahkan me.ma.sa.lah.kan [v] menjadikan sbg masalah: pemerintah selalu -- perlunya tempat baru bagi pelaksanaan trans-migrasi
memasang telinga me.ma.sang telinga mendengarkan baik-baik; (2) ki mendengar-dengarkan (kabar dsb)
memasarkan me.ma.sar.kan [v] (1) menjual ke tengah-tengah masyarakat, msl di pasar: petani ~ hasil kebunnya ke kota; (2) menyebarluaskan, msl ke tengah-tengah masyarakat: dia berusaha ~ penemuannya ke lingkungan ilmuwan
memasyarakat me.ma.sya.ra.kat [v] menjadi anggota masyarakat; menjadi persoalan masyarakat; meluas (menyebar) ke masyarakat: manusia itu makhluk yg selalu -; pd masa ini olahraga lari pagi sudah -
memasyhurkan me.masy.hur.kan [v] (1) menyiarkan ke mana-mana (tt kabar, kejadian, ajaran kitab, dsb): -- agama; (2) menjadikan masyhur (terkenal, ternama): karangan itulah yg -- namanya
membakar semak-semak mem.ba.kar semak-semak [Tan] pembakaran semak belukar atau padang rumput yg kering untuk keperluan pertanaman rumput baru atau untuk memudahkan pengolahan tanah
membalik mem.ba.lik [v] (1) berbalik kembali arahnya (berputar arah): bumerang itu kalau dilemparkan akan --; (2) berubah letaknya (menelungkup menjadi menelentang dsb): adikku sudah pandai --; (3) memutar ke arah yg berlawanan: krn silau oleh sinar matahari, ia -- menghadap ke barat
membalut mem.ba.lut [v] membebat (membungkus, membarut, mengikat) dng balut: -- luka dng kain kasa; -- kursi meja yg hendak dikirimkan dng kertas tebal
membangkit-bangkit mem.bang.kit-bang.kit [v] menggugat (membongkar-bongkar, mengungkit-ungkit) perkara yg sudah-sudah: ia suka -- barang yg sudah diberikan
membanjiri mem.ban.jiri [v] (1) menggenangi; mengempohi; (2) memenuhi: barang-barang buatan Jepang -- pasaran dunia; beribu-ribu orang datang -- lapangan pd hari ulang tahun kemerdekaan
membantah mem.ban.tah [v] (1) melawan (menentang, menyerang) perkataan orang: tidak ada yg berani -- perintah raja; (2) menyangkal (pendapat, kabar, dsb); tidak membenarkan (menyetujui dsb): juru bicara perusahaan itu -- kabar yg telah tersiar di masyarakat
membanting setir mem.ban.ting setir memutar kemudi dng mendadak; (2) ki ganti (pindah, berubah) haluan secara radikal; meninggalkan kebiasaan atau cara lama untuk diganti dng yg baru
membanyaki mem.ba.nyaki [v] (1) menambah supaya jadi banyak; memperhebat: kita sedang -- persediaan tekstil untuk Lebaran; (2) mengerjakan (menyerang, mendatangi, dsb) bersama-sama oleh banyak orang; mengerubuti: -- lawan yg hanya seorang diri adalah perbuatan keji
membatak mem.ba.tak [v] (1) bertualang, melanglang; mengembara; (2) merampok; menyamun; merampas
membatas mem.ba.tas [ark v] merupakan batas (menceraikan, menyekat, memisahkan): sungai itulah yg -- antara bagian kota sebelah timur dan bagian barat
membatik mem.ba.tik [v] (1) membuat corak atau gambar (terutama dng tangan) dng menerakan malam pd kain; membuat batik; (2) cak menulis dng cara spt membuat batik (sangat perlahan-lahan dan berhati-hati sekali krn takut salah)
membayang mem.ba.yang [v] (1) kelihatan spt bayang-bayang; kelihatan samar-samar: kemejanya tipis dan kaus kutangnya kelihatan -; wajahnya selalu -- dl ingatanku; (2) dapat dilihat; dapat ditangkap; tergambar: senyum ragu-ragu -- pd wajahnya; sifat demokrasi -- dl susunan masyarakat itu
membayangkan mem.ba.yang.kan [v] (1) mengadakan bayang-bayang pd: sinar lampu kapal -- cahaya pd permukaan air; (2) menggambarkan dl pikiran: aku banyak -- yg indah-indah dr yg telah kita rencanakan; (3) mengemukakan pendapat (usul dsb) tidak dng terus terang: dia tidak mau terus terang, tetapi hanya -nya dl setiap ucapannya
membayar mem.ba.yar [v] (1) memberikan uang (untuk pengganti harga barang yg diterima, melunasi utang, dsb): Anda harus -- barang-barang belanjaan Anda di bagian kasir; saya sudah -- pajak pesawat televisi saya setahun ini; (2) memenuhi; menunaikan (janji, nazar, hajat, dsb)
membea mem.bea [v] mengenakan bea: petugas bea cukai wajib -- barang yg masuk dr luar negeri
membebat mem.be.bat [v] membarut atau mengikat (dng perban, kain, dsb): ia -- luka dng perban
membeberkan mem.be.ber.kan [v] (1) membentangkan (layar, bendera, dsb): tukang perahu mulai -- layar; (2) menguraikan (menerangkan) dng panjang lebar; (3) membuka (rahasia dsb): ia ditangkap krn dituduh -- rahasia negara
membedung mem.be.dung [v] membarut bayi dng bedung
membekukan mem.be.ku.kan [v] (1) menjadikan beku (dl berbagai arti); (2) cak tidak mengoperasikan (senjata, kendaraan, dsb): negara-negara maju setuju untuk -- persenjataan nuklir mereka sampai dicapai persetujuan baru
membelakangi mem.be.la.kangi [v] (1) mengarahkan belakang (punggung) kpd: dia duduk -- jendela; (2) ki tidak menghiraukan; meninggalkan; tidak mau tahu lagi: dia -- teman lama krn sudah mendapat teman baru
membelalakkan mem.be.la.lak.kan [n] membuka mata lebar-lebar sehingga biji mata kelihatan besar: dia menghardik kami sambil -- mata
membeli kerbau di padang [pb] membeli sesuatu dng tidak melihat barang yg akan dibelinya
membeli siaga mem.be.li siaga [Ek] pembeli saham yg baru masuk ketika pemegang yg lama menolak memanfaatkan hak belinya
membeli-beli mem.be.li-be.li [ark v] berbelanja banyak (di pasar, toko, dsb); membeli berbagai-bagai barang
membeliakkan mem.be.li.ak.kan [v] membuka (mata) lebar-lebar: ia -- matanya untuk menakuti anak-anak
membengang mem.be.ngang [v] membuka lebar-lebar (tt pintu dsb); menganga
membengkak mem.beng.kak [v] (1) menjadi bengkak: luka yg kemasukan kotoran atau kuman akan segera -; (2) ki bertambah besar atau banyak (tt biaya, anggaran, dsb): biaya rumah tangganya tiap bulan semakin -- akibat kenaikan harga barang-barang
membening ikan mem.be.ning ikan memanggang ikan yg sudah dibelah sepanjang punggungnya di atas bara
membentangkan mem.ben.tang.kan [v] (1) menghamparkan (tikar, permadani, dsb): ia -- seluruh tikar untuk duduk-duduk di bawah pohon; (2) mengembangkan; membeber (sayap, kemah, layar, dsb); membabar; (3) menerangkan panjang lebar (pendapat dsb) menguraikan; memaparkan: ia -- makalahnya selama 30 menit
membentuk mem.ben.tuk [v] (1) melengkung; berkeluk: alisnya -- spt taji; (2) membuat melengkung; mengelukkan: dia seorang pandai yg -- berjenis-jenis logam untuk perhiasan; (3) menjadikan (membuat) sesuatu dng bentuk tertentu: ia -- tanah liat menjadi burung-burungan; (4) mendirikan (perkumpulan, partai, kerajaan, negara, dsb): mereka -- organisasi baru; (5) menggalang (persahabatan, persekutuan, persatuan, dsb); (6) membimbing; mengarahkan (pendapat, pendidikan, watak, pikiran): hal itu telah -- pikiran baru; (7) menyusun (kabinet, pengurus, panitia, dsb): Presiden berhasil -- kabinet baru
memberai-beraikan mem.be.rai-be.rai.kan [v] (1) membuat berserak-serak (terserak-serak): mereka berhasil -- pasukan musuh dng tembakan mortir dan meriam; (2) menyiarkan (menyebarkan) ke mana-mana: dialah yg -- kabar bohong itu
memberanikan mem.be.ra.ni.kan [v] (1) merangsang (membuat) supaya berani: untuk menambah semangat, kita harus -- dia; (2) memaksa(kan) diri supaya berani: sekalipun saya tahu dia bukan orang sembarangan, saya -- diri menghadapinya
memberi dahsyat mem.be.ri dahsyat menyebarkan takut; menakut-nakuti
memberi telinga mem.be.ri telinga [ki] sudi mendengarkan (kabar dsb)
memberitahukan mem.be.ri.ta.hu.kan [v] (1) menyampaikan (kabar dsb) supaya diketahui: Pak Guru akan -- hasil ujian kpd anak-anak besok pagi; (2) mengumumkan; menyebarluaskan: setelah koran-koran -- kejadian itu, barulah masyarakat mengetahuinya
memberitakan mem.be.ri.ta.kan [v] (1) mengabarkan; mewartakan: mereka -- bahwa pelaksanaan konferensi itu ditunda; (2) melaporkan; memberitahukan: kantor cabang itu sudah -- kebakaran gedungnya ke kantor pusat
memberkati mem.ber.kati [v] (1) memberi berkat (tt Tuhan): semoga Allah -- usaha kita; (2) mendoakan supaya Tuhan mendatangkan berkah: penghulu itu -- kedua pengantin; (3) mendatangkan kebaikan, keselamatan, dsb: barang curian tidak akan -
memberlakukan mem.ber.la.ku.kan [v] menjadikan berlaku: pemerintah telah ~ undang-undang perpajakan yg baru
membersamakan mem.ber.sa.ma.kan [v] (1) membarengkan; menjadikan bersama-sama: sebaiknya kita -- pengiriman tembakau dan teh agar ongkos kirimnya lebih ringan
membersitkan mem.ber.sit.kan [v] (1) mengeluarkan hingga terpancar (sedikit): dng -- minyak wangi sedikit saja, bau harum sudah memenuhi seluruh ruangan; (2) memancarkan (sekejap): berbarengan dng bunyi letusan tembakan itu, pistol di tangannya -- cahaya
membestel mem.bes.tel [v] (1) memesan (hendak membeli barang, makanan, dsb); (2) mendatangkan barang-barang
membetulkan mem.be.tul.kan [v] (1) memperbaiki (kesalahan, kerusakan, dsb): tidak mudah -- kalimat ini; para pekerja -- jembatan yg rusak ; Pak Guru menyuruh kami -- kesalahan yg ada; (2) mengiakan (menyetujui); membenarkan: ia selalu -- apa yg dikatakan orang itu; (3) menunjukkan (mengarahkan) dng tepat: sebelum menembak, pasukan itu -- laras bedilnya; (4) meluruskan; melencangkan: pemimpin pasukan -- barisannya
membiasakan mem.bi.a.sa.kan [v] (1) menjadikan lazim (umum): sangat susah -- sesuatu yg baru kpd masyarakat; (2) menjadikan terbiasa: jangan sekali-kali -- anak bermalas-malasan
membilai mem.bi.lai [v] (1) menambah pd tepi atau ujung supaya panjang (lebar); menyambung (terutama tt kain): -- lengan baju; (2) menyisip (lantai dsb): -- lantai; (3) menyalut gigi: -- gigi dng platina; (4) menambah-nambah (kekurangan dsb): pendapatan dr warungnya cukup untuk -- belanja sehari-hari
membimbangkan mem.bim.bang.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) tidak tetap hati (kurang percaya, ragu-ragu): desas-desus itu sangat -- hatiku; kabar-kabar yg -; (2) cemas kpd; khawatir kpd: beliau sangat -- nasib anaknya yg ditahan polisi
membisu mem.bi.su [v] (1) bersikap spt orang bisu (berdiam diri tidak mau berkata-kata): meskipun dibentak-bentak, ia tetap -; (2) ki diam saja (tidak memberi kabar): sudah lebih sebulan ia -- saja, tidak mau memberi kabar sedikit pun
membohongkan mem.bo.hong.kan [v] (1) menyatakan (mengatakan, meng anggap) bohong: ia -- kabar itu dan menganggapnya sbg fitnah belaka; (2) menyangkal; mengingkari: tertuduh -- semua keterangan saksi
memboroskan mem.bo.ros.kan [v] memakai (mengeluarkan) uang, barang, dsb secara berlebih-lebihan; menghambur-hamburkan uang dsb: ia -- gajinya untuk berfoya-foya
membran mem.bran [n] (1) selaput, kulit tipis, atau lembaran bahan tipis yg merupakan pemisah; (2) rentangan selaput atau kulit yg dapat membangkitkan atau menangkap getaran; (3) Bio lapisan pemisah tipis antara dua fase cair yg berbeda yg memengaruhi peralihan molekul dan ion; (4) Tek lembaran (lempengan) tipis yg lentuk; pelat getar
membujuki mem.bu.juki [v] memperlakukan dng lunak (sabar, halus, dsb)
membujur mem.bu.jur [v] (1) memanjang: jembatan itu -- dr timur ke barat; (2) terletak memanjang; (3) terbaring (tt mayat): mayat seorang perempuan -- di tepi sungai
membuyarkan mem.bu.yar.kan [v] menjadikan buyar (bubar, berserak ke mana-mana, dsb)
memecahkan me.me.cah.kan [v] (1) merusakkan dsb hingga pecah: siapa yg ~ piring itu; (2) mengatasi; menyelesaikan: kita harus berusaha untuk ~ setiap masalah yg kita hadapi; (3) membuat menjadi tidak bersatu; mencerai-beraikan: mereka selalu berusaha ~ persatuan kita; (4) membagi-bagi: kita perlu ~ kelompok kerja ini menjadi dua bagian; (5) menyiarkan (kabar, rahasia): siapa yg ~ kabar itu; (6) ki memusingkan (kepala): masalah itu betul-betul ~ kepala, tidak sanggup rasanya aku mengatasinya; (7) ki memekakkan (telinga): suaranya keras dan ~ telinga orang yg mendengarkannya; (8) ki mengungguli (prestasi yg pernah dicapai): ia berhasil ~ rekor dunia dl kejuaraan lempar lembing
memekarkan me.me.kar.kan [v] menjadikan mekar (berkembang, bertambah besar, luas, dsb): rencana untuk -- wilayah kota ke selatan dan ke barat
memelihara mata me.me.li.ha.ra mata menjaga mata agar tidak melihat barang yg diharamkan oleh agama
memelihara mulut me.me.li.ha.ra mulut [ki] menjaga agar tidak berkata sembarangan
memelonco me.me.lon.co [v] (1) menjadikan seseorang tabah dan terlatih serta mengenal dan menghayati situasi di lingkungan baru dng penggemblengan: para mahasiswa senior sedang ~ mahasiswa baru; (2) menggunduli (tt rambut di kepala)
memensiun me.men.si.un [v] memperhentikan dng memberi uang tunjangan bulanan: perusahaan itu baru saja ~ lima orang karyawannya
memenuhi me.me.nuhi [v] (1) mengisi hingga penuh atau hampir penuh: ~ kolam dng air; beribu-ribu penonton ~ gedung olahraga; (2) mencukupi: ~ syarat; ~ kebutuhan; (3) meluluskan (permintaan, harapan, dsb); mengabulkan: ~ permintaan anggota-anggotanya; beliau ~ permohonan rakyat; (4) memuaskan: hasil pekerjaannya tidak ~ harapanku; (5) menunaikan atau menjalankan (kewajiban dsb): ~ kewajibannya; (6) menepati (janji); melaksanakan (nazar): ~ kata yg sudah terkatakan; baru sekarang ia bisa ~ nazarnya
memeratakan me.me.ra.ta.kan [v] (1) menjadikan merata; (2) menyebarkan (menyiarkan) ke segenap penjuru: Pemerintah ~ kemakmuran kpd seluruh rakyat
memeriksa me.me.rik.sa [v] (1) melihat dng teliti untuk mengetahui keadaan (baik tidaknya, salah benarnya, dsb): lama ia ~ karangan murid-muridnya; (2) menyelidiki untuk mengetahui sesuatu (untuk mempelajari, mencari pengetahuan, dsb); menelaah (suatu hal, peristiwa, dsb): ia dapat memastikan bahwa darah itu adalah darah manusia setelah ia ~ nya; (3) menanyai orang untuk mengetahui salah tidaknya dsb; mengusut (perkara); mempertimbangkan dan mengadili (perkara): lima orang polisi diberi tugas untuk ~ perkara itu; (4) mengontrol; mengawasi; mengamati: tamu agung itu turun dr pesawat terbang lalu ~ barisan kehormatan
memerintahi me.me.rin.tahi [v] (1) memberi perintah kpd: kerjanya hanya ~ jongos-jongos; (2) membawahkan: lebih senang ~ orang pandai-pandai dp ~ orang bodoh; Raja Palembang yg bernama Demang Lebar Daun ~ daerah itu
memerun me.me.run [v] (1) membakar sisa kayu-kayuan, daun-daunan, dsb kedua kalinya di tanah yg baru dijadikan ladang; (2) membakar sampah: diperun kulambai, ki habis dimakan api
memestakan me.mes.ta.kan [v] merayakan (hari lahir dsb) dng perjamuan makan minum; mengadakan pesta untuk: bibi ~ hari perkawinan anaknya; mereka ~ anaknya yg baru saja menjadi dokter
memetakan me.me.ta.kan [v] (1) menggambarkan tanah (gunung dsb) dijadikan peta: pemerintah bermaksud menyelidiki dan ~ daerah Maluku; (2) menggambarkan; melukiskan: dia selalu ~ wajah anaknya yg baru meninggal
memetikan me.me.ti.kan [v] memasukkan atau menyimpan dl peti: orang yg akan pindah rumah itu sibuk ~ barang-barangnya
memfanatiki mem.fa.na.tiki [v] meyakini (ajaran, kepercayaan, dsb) dng teramat kuat: segelintir orang cenderung mendukung, membela, dan ~ ajaran sesat yg dibawa oleh pendatang baru itu
memfilmkan mem.film.kan [v] mendokumentasi (merekam) dl bentuk film (dr adegan atau novel): baru-baru ini dia ~ "Anak Perawan di Sarang Penyamun" karangan St. Takdir Alisyahbana
memicikkan me.mi.cik.kan [v] (1) menjadikan sempit (tt pandangan, pengetahuan, pikiran, dsb); (2) menjadikan hemat (tt uang dsb); (3) menjadikan sempit (tidak lebar atau luas)
memicu me.mi.cu [v] (1) menarik picu; (2) ki menggerakkan sesuatu yg berakibat membahayakan: spt telah diduga pemecatan itu bakal ~ gelombang demonstrasi baru
memihaki me.mi.haki [v] menjadikan tempat memihak; membela: dl perjuangannya, pemimpin negara itu ~ salah satu negara Barat
memikul me.mi.kul [v] (1) membawa barang dng menggantungkannya di tongkat (pikulan) yg ditaruh di atas bahu; menggandar: siapa yg akan ~ padi ini?; (2) ki menanggung: kita sekalian yg akan ~ ongkosnya
meminati me.mi.nati [v] (1) menaruh minat (pd); memperhatikan; menginginkan: para wisatawan banyak yg -- barang kerajinan Indonesia; (2) menyayangi; menyukai: ia sangat -- penggembala yg rajin itu
meminjamkan me.min.jam.kan [v] memberikan sesuatu (barang, uang, dsb) untuk dipinjam: dia ~ sepeda motor kpd saya; koperasi itu ~ uang kpd anggotanya
memintai me.min.tai [v] meminta kpd: anak itu -- ibunya baju baru untuk Lebaran
memiutangkan me.mi.u.tang.kan [v] menjual barang dagangan dsb yg pembayarannya menjadi piutang (krn tidak dibayar tunai)
memotong me.mo.tong [v] (1) memutuskan dng barang tajam; mengerat; memenggal: ia ~ tali itu dng gunting; ia ~ tebu dng pisaunya yg tajam; (2) mengiris (tt roti, daging, dsb); (3) menyembelih: ~ ayam; ~ kambing; (4) menebang (tt kayu, pohon, dsb): ~ kayu di hutan; (5) memangkas (tt rambut): ~ rambut; (6) menggunting sesuai dng ukuran (tt bahan pakaian dsb); (7) menuai (tt padi dsb); (8) mengurangi (tt upah, gaji, pendapatan, dsb); (9) memendekkan (tt kata, kalimat, nama dsb); (10) memintas (tt jalan, perjalanan); (11) menyelang atau memenggal (tt perkataan orang dsb); (12) memepat (tt kuku): ia sedang ~ kuku
memotret me.mot.ret [v] membuat (mengambil) gambar dng
memperhitungkan mem.per.hi.tung.kan [v] (1) mengira-ngira dan menghitung-hitung berapa banyak (biaya pengeluaran dsb): pemborong itu harus ~ dulu biaya pembangunan gedung baru itu; (2) menghitung utang-piutang (pembayarannya dsb) dihubungkan dng urusan uang yg lain: pengurus koperasi ~ pengambilan barang pegawai dng gaji bulan depan; (3) mengingat akan; memasukkan dl pertimbangan: dl penentuan harga rumah sederhana itu panitia ~ daya beli masyarakat; (4) mempertimbangkan; merundingkan: kami sedang ~ bekal yg perlu dibawa dl perjalanan itu
memperingankan mem.pe.ri.ngan.kan [v] menjadikan lebih ringan: adanya pegawai baru sangat ~ tugas saya
memperkenalkan mem.per.ke.nal.kan [v] (1) memberitahukan (nama dsb) supaya saling mengenal: ia ~ adiknya kpd tamu yg baru datang itu; (2) memberitahukan supaya mengerti (mengetahui): uraian itu untuk ~ soal-soal yg kita hadapi sekarang ini; untuk ~ penemuan benda purbakala, diadakan pameran kepurbakalaan
memperkuat mem.per.ku.at [v] menjadikan lebih kuat (dl berbagai-bagai arti spt memperkukuh, memperteguh, mempererat, mempersangat): pemain depan mundur untuk ~ pertahanan di barisan belakang; ia selalu berusaha ~ kedudukannya dl dunia usaha
mempermaklumkan mem.per.mak.lum.kan [v] (1) memberitahukan; mengabarkan: kami -- bahwa barang pesanan Tuan telah kami kirimkan; (2) menyiarkan sesuatu (keputusan dsb); mengumumkan (kpd masyarakat luas): negara itu telah -- kemerdekaannya, menyatakan (perang)
mempersunting mem.per.sun.ting [v] (1) memakai sesuatu sbg sunting; menyuntingkan: ibarat -- bunga layu; (2) ki meminang dng tujuan memperistri: banyak pemuda yg berhasrat -gadis itu; (3) ki berusaha memperoleh (sesuatu yg sangat berguna): mereka meninggalkan keluarga di tanah air untuk -- ilmu di negeri orang
mempertanggungkan mem.per.tang.gung.kan [v] (1) memikulkan; mempercayakan: dia ~ pelaksanaan pekerjaan itu kpd pembantunya; (2) meletakkan kesalahan dsb kpd: pimpinan perusahaan ~ sabotase itu kpd pimpinan serikat kerjanya; (3) menyerahkan barang untuk tanggungan (utang dsb); menggadaikan: ia ~ gelang dan kalungnya untuk jaminan utangnya
mempertontonkan mem.per.ton.ton.kan [v] mempertunjukkan sesuatu (sandiwara, film, dsb) sbg tontonan; memperagakan (keunggulan dsb); memamerkan (barang, lukisan, dsb): tukang sulap itu ~ keahliannya
mempertunjukkan mem.per.tun.juk.kan [v] (1) memperlihatkan tontonan; mempertontonkan (gambar hidup, sandiwara, tari-tarian); (2) memperlihatkan (mendemonstrasikan) kepandaian (ilmu kekebalan dsb); (3) memamerkan (lukisan, barang-barang, dsb)
mempribadikan mem.pri.ba.di.kan [v] menjadikan milik pribadi (tt barang, tanah, dsb)
mempromosikan mem.pro.mo.si.kan [v] mempropagandakan atau memperkenalkan (tt suatu usaha dsb): dl rangka menunjang dan -- produksi barang yg dihasilkan di dl negeri perlu didirikan pusat-pusat pameran dagang
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
memproses mem.pro.ses [v] menyediakan (membuat, menyempurnakan, dsb) barang melalui berbagai proses: dl ~ perkara, barang-barang bukti harus dijaga baik-baik jangan sampai hilang dan rusak
memproyeksikan mem.pro.yek.si.kan [v] (1) memberikan gambar suatu benda yg dibuat rata (mendatar) atau berupa garis-garis pd bidang datar; (2) memberi perkiraan (perhitungan) mengenai keadaan pada masa mendatang dng menggunakan data yg ada (sekarang)
memuatkan me.mu.at.kan [v] (1) memasukkan (barang) ke kapal (kereta api, truk, dsb) untuk diangkut: buruh itu -- beras di kapal; (2) memasang, menempatkan (di surat kabar): pengusaha itu -- iklan di surat kabar
memublikasikan me.mub.li.ka.si.kan [v] mengumumkan; menerbitkan; menyiarkan atau menyebarkan (buku, majalah, dsb)
memudarkan me.mu.dar.kan [v] (1) menjadikan pudar; (2) menjadikan kacau (buyar); membuyarkan: kedatangannya ~ ilham yg baru datang padanya
memugar hutan me.mu.gar hutan menjadikan hutan kembali (dng menanami kembali dng tanaman baru); (2) membuka hutan
memuisikan me.mu.i.si.kan [v] membuat atau menggubah menjadi bentuk puisi: dia berusaha ~ gambar
memula me.mu.la [v] pertama sekali berbuat (melakukan) sesuatu; mengawali: kami persilakan wakil regu A untuk -- uraiannya tt percobaan ilmiahnya; mereka baru saja -- pekerjaannya
memulas me.mu.las [v] (1) mewarnai; mengecat; menyapu (dng bubukan yg berwarna): ~ bibir; ~ gambar; (2) memperbaiki (mengembangi) ban luar yg telah aus (dng karet dan belerang yg dibakar): tukang ~ ban
memuncak me.mun.cak [v] (1) menuju puncak; (2) meningkat tinggi-tinggi; membubung tinggi-tinggi; menjadi sangat (genting, tegang, dsb): harga barang sudah ~
memunculkan me.mun.cul.kan [v] (1) menimbulkan; menerbitkan; menjadikan muncul: hal itu -- gambaran seolah-olah negara itu negara netral; (2) menampakkan; menjadikan muncul (mementaskan dsb): dl pagelaran itu ia akan -- kreasi barunya
memurahkan me.mu.rah.kan [v] menjadikan (menyebabkan, membiarkan, dsb) murah; menurunkan harga: hampir tidak ada pedagang yg mau -- harga barangnya
memuseumkan me.mu.se.um.kan [v] (1) memasukkan (menyimpankan) ke museum; (2) ki menyimpan dan tidak menggunakannya lagi (tt barang-barang yg sudah terlalu lama digunakan atau tidak pantas lagi digunakan)
memutarkan me.mu.tar.kan [v] (1) membuat (sesuatu) agar bergerak berpusing; memusingkan; (2) memutar untuk orang lain; (3) mengedarkan barang (dagangan dsb); (4) menjalankan uang (modal) untuk berdagang
memveto mem.ve.to [v] menggunakan hak veto thd; membatalkan (menolak) keputusan: Amerika Serikat -- resolusi PBB untuk pencabutan embargo thd Irak
menabahkan me.na.bah.kan [v] menjadikan tabah; mempertetap (hati); memberanikan: sikap tenang, sabar, dan tawakal ~ hati kita dl menghadapi segala kesulitan hidup ini
menabur me.na.bur [v] menghamburkan sesuatu pd; menyebarkan (benih, bunga, dsb): ~ benih padi; ~ bunga di pekuburan
menaburkan me.na.bur.kan [v] (1) menghamburkan (benih dsb); menyebarkan (bunga dsb); (2) ki menyiarkan pendapat (paham, pengetahuan, dsb)
menadah me.na.dah [v] (1) menerima barang yg jatuh atau dilemparkan; menampung: di daerah kering itu orang ~ air hujan untuk persediaan di musim kemarau; (2) ki (menampung) menerima barang hasil curian (untuk menjualnya lagi)
menahan hati me.na.han hati mengekang diri sendiri (bersabar diri) untuk tidak berbuat sesuatu
menahan napas me.na.han napas menghentikan napas beberapa saat lamanya (krn situasi yg mendebarkan dsb)
menahan ragam me.na.han ragam dapat menahan penderitaan; sabar
menahani me.na.hani [v] (1) mengekang (nafsu dsb); merintangi; menegahkan: tidak dapat ~ barang apa yg dikehendaki; (2) menghambati; mencegahi; tidak membiarkan pergi: gerombolan itu ~ semua orang yg lalu di situ
menaiki me.na.iki [v] (1) naik di; mendaki; memanjat: mereka merangkak ~ tanggul itu; (2) menunggangi; mengendarai: ~ sepeda; (3) masuk (rumah dsb); mendiami (rumah): ia ~ rumahnya yg baru
menaikkan me.na.ik.kan [v] (1) menjadikan naik (meningkat, bertambah banyak, bertambah besar, dsb); meninggikan: Pemerintah ~ kecerdasan masyarakat; (2) mengibarkan (tt bendera): mereka ~ bendera; (3) menjadikan (harga, pajak, pangkat, gaji, dsb) bertambah tinggi; (4) menjadikan (penumpang, barang) naik (masuk ke) kendaraan: dia sedang ~ penumpang
menakar me.na.kar [v] (1) mengukur banyaknya barang cair, beras, dsb: ~ minyak dng literan; (2) membatasi jumlah: kita harus ~ jatah mereka dng adil
menalangi me.na.langi [v] (1) memberi pinjaman uang untuk membayar sesuatu; (2) membelikan barang dng membayar kemudian
menalkinkan me.nal.kin.kan [v] membisikkan (menyebutkan) kalimat syahadat dekat orang yg hendak meninggal atau (dl bentuk doa) untuk mayat yg baru dikuburkan: ada pendapat yg melarang ~ mayat yg baru dikuburkan
menambahi me.nam.bahi [v] menjadikan lebih banyak (supaya cukup, lengkap, sesuai dng yg diperlukan): masakan ini terasa hambar, kita harus ~ garam dan merica
menambang me.nam.bang [v] menggali (mengambil) barang tambang dr dl tanah [v] (1) menggunakan sampan (mobil dsb) sbg tambang; (2) mengangkut penumpang dng kendaraan tambang; menyeberangkan dng perahu tambang; (3) bekerja (sbg mata pencaharian) dng menjalankan kendaraan tambang [v] (1) mengikat dng tambang; menambat; (2) ki tidak mau mengurus istri (tetapi tidak mau pula menceraikannya)
menamsilkan me.nam.sil.kan [v] mengumpamakan; mengibaratkan; melukiskan (sesuatu sbg contoh dsb): cerita itu ~ kemenangan kebaikan atas kejahatan
menanam modal me.na.nam modal menanamkan uang atau barang yg digunakan sbg pokok usaha atau niaga; menanam uang
menandai me.nan.dai [v] (1) memberi bertanda; membubuhi tanda (ciri, lambang, dsb): partai itu ~ benderanya dng gambar burung; (2) mengenali; mengetahui (dng melihat muka atau mendengar suaranya): saya dapat ~ suaranya; (3) memberi tanda nomor pd anak ternak setelah lahir (di bagian daun telinga atau di bawah ekor bila dilakukan dng tato)
menandangi me.nan.dangi [v] (1) mengunjungi; menemui: ~ pengantin baru; (2) menjelejahi: ~ desa
menanding me.nan.ding [v] meletakkan berdekatan utk membandingkan atau menyamakan: ~ kepemimpinan Orde Lama dan Orde Baru [v] membagi-bagi (setumpuk-tumpuk) untuk dijual: pedagang sayuran itu ~ dagangannya untuk dijual di pasar
menang me.nang [v] (1) dapat mengalahkan (musuh, lawan, saingan); unggul: dl perang selalu ada yg kalah dan ada yg --; (2) meraih (mendapat) hasil (perolehan) krn dapat mengalahkan lawan (saingan): berapa rupiah kamu -- semalam?; (3) lulus (dl ujian): dl ujian susulan dia --; (4) mendapat hadiah (dl undian, sayembara, dsb): ia -- lotere; yg -- sayembara karang-mengarang mendapat piagam; (5) dapat melebihi; lebih dari: bukan krn -- pandai, tetapi memang nasib baik; ia bukan -- kaya melainkan -- pangkat; (6) dinyatakan benar (dl perkara): terdakwa itu -- perkara
menanggung me.nang.gung [v] (1) menyangga (bahan yg berat); memikul; memanggul: ia tidak sanggup ~ beban berat itu; (2) menderita; mengalami (sesuatu yg tidak menyenangkan); menahan; tertimpa (oleh): para korban kecelakaan itu ~ cacat seumur hidup; perusahaan itu bangkrut krn banyak ~ rugi; (3) (bersedia) memikul biaya (mengurus, memelihara, dsb): sbg seorang suami dan kepala keluarga, ia harus ~ istri dan anak-anaknya; (4) menjamin: TNI ~ pertahanan negara; perusahaan yg bonafide harus ~ mutu barang produksinya; (5) menyungguhkan bahwa sesuatu baik (besar, tulen, dsb): ia ~ keaslian dokumen itu; (6) menyatakan kesediaan untuk membayar utang orang lain kalau orang itu tidak menepati janjinya: ia tidak mau ~ utang suaminya krn bermain judi; (7) bertanggung jawab (atas): ia harus ~ segala akibatnya
menanggungkan me.nang.gung.kan [v] (1) menderita; mengalami (kesukaran, kesusahan, dsb): ia ~ derita hidup sbg istri yg dimadu; (2) memikulkan (kpd); mempercayakan (kpd): setelah pensiun, ia ~ biaya sekolah si bungsu kpd anak-anaknya yg sudah bekerja; (3) menyerahkan barang atau surat berharga sbg jaminan utang
menangisi me.na.ngisi [v] (1) menangis akan (untuk, bagi): anak itu ~ ayahnya yg baru saja meninggal; (2) menyesali; bersedih hati krn ...: ia ~ nasibnya yg malang
menangkap me.nang.kap [v] (1) memegang (sesuatu yg bergerak cepat, lepas, dsb); memegang (binatang, pencuri, penjahat, dsb) dng tangan atau alat: nelayan itu ~ ikan dng jala; polisi telah berhasil ~ para penjahat; (2) menerkam: harimau liar itu ~ kambing penduduk; (3) menadah (menyambut, menampung) barang yg dilemparkan: penjaga gawang ~ bola dng menjatuhkan diri; (4) mendapati (orang berbuat jahat, kesalahan, rahasia, dsb): guru itu ~ beberapa pelajar yg merokok di dl kelas; (5) menerima (suara, siaran radio, dsb): pesawat radio ini dapat ~ siaran dr luar negeri; (6) dapat memahami (mengetahui dsb): aku tidak dapat ~ isi pembicaraan mereka krn mereka menggunakan kata-kata sandi; (7) mencerap; menerima (dng pancaindra): pemimpin rakyat harus dapat ~ aspirasi rakyatnya; (8) makan atau mengena (tt pancing dsb): sudah sejam lebih pancingnya belum juga ~
menapai me.na.pai [v] membuat tapai: setiap menjelang lebaran ibuku selalu ~
menapak me.na.pak [v] (1) memijakkan (mengenakan) telapak kaki pd; (2) berjalan tanpa alas kaki; (3) berjalan dng mengikuti jejak; (4) mengukur dng tapak (kaki atau tangan): tukang gali ~ tanah yg akan digali untuk mengetahui panjang dan lebarnya
menarik layar me.na.rik layar memasang (membabar layar)
menaruh me.na.ruh [v] (1) meletakkan; menempatkan: ia ~ buku itu di atas meja; (2) membubuh (cap, nama, dsb); menambah (rempah-rempah, garam, dst); mengenakan (memberi dsb) sesuatu pd: Ibu ~ garam dan gula pd sayur asam itu; (3) mencantumkan atau menentukan (harga dsb): pedagang itu ~ harga terlampau tinggi sehingga barangnya tidak laku; (4) memasang taruhan: barang siapa ~ Rp50.000,00, kalau menang mendapat Rp250.000,00; (5) menitipkan; menyimpan; menabung; menanam (modal): dia ~ uangnya dl bank supaya mendapat bunga enam persen setahun; (6) menyimpan (dl hati): ia ~ nasihat ayahnya itu dl hati; (7) mempunyai; memelihara (binatang, gundik, dsb): kakeknya ~ dua ekor lembu di kandang; (8) mengandung perasaan (cinta, kasih, sayang, harapan, dendam, dsb); mempunyai (minat, perhatian, kepercayaan, dsb): dia ~ kepercayaan kpd pembantunya
menasionalisasi me.na.si.o.na.li.sa.si [v] melakukan tindakan nasionalisasi; menjadikan sesuatu menjadi milik bangsa dan negara: tindakan pertama pemerintah baru adalah ~ bank-bank asing
menawar me.na.war [v] menghilangkan daya kekuatan (racun, bisa, mantra): kata orang, air kelapa hijau dapat dipakai untuk ~ racun; dia ~ guna-guna dng mantra [v] (1) negosiasi yg terjadi dl transaksi jual beli; mengemukakan permintaan hendak membeli (menyewa dsb): hingga kini belum ada yg berani ~ rumah ini; (2) meminta pengurangan harga (sewa, tuntutan ): ia pandai ~ sehingga dapat membeli barang dng harga murah; (3) menyebutkan harga "kurang" dr harga (sewa dsb) yg ditetapkan penjual dsb: ~ sedikit, boleh
mencacah men.ca.cah [v] (1) menembuk-nembuk (mencocok-cocok) dng jarum atau barang yg tajam atau runcing; (2) membuat gambar pd kulit dng melukai atau mencocok-cocok dng barang yg tajam atau runcing kemudian diberi warna; menato; (3) ark menyuntik; menginjeksi
mencacah-cacah men.ca.cah-ca.cah [v] menusuk-nusuk; mencocok-cocok dng barang yg tajam atau runcing
mencagarkan men.ca.gar.kan [v] memberikan barang untuk tanggungan utang; menggadaikan: ia ~ sawahnya kpd tengkulak itu ketika hendak mengawinkan anaknya [v] melindungi (tumbuhan, binatang, dsb) yg diperkirakan akan punah; menjadikan cagar atau reservat
mencampak jala men.cam.pak jala menebarkan jala
mencampur men.cam.pur [v] menyatukan atau mengumpulkan supaya menjadi satu atau tidak terpisah (thd dua atau lebih barang atau hal): ia ~ pasir itu dng kapur dan semen
mencanangkan men.ca.nang.kan [v] (1) menguar-uarkan; mempermaklumkan kpd umum (dng memukul canang); (2) ki mempropagandakan; menggembar-gemborkan
mencantumkan men.can.tum.kan [v] (1) merapatkan supaya bertaut; menautkan: ada kalanya luka yg baru harus dijahit untuk ~ kulit yg kena luka itu; (2) menyematkan (jarum, peniti, dsb); (3) memasukkan (dl karangan dsb); memuat: ia ~ hal itu di dl skripsinya; (4) menempelkan: ia ~ catatan itu pd dinding kamarnya; (5) menusukkan; menikamkan: ia ~ keris pusaka itu pd dada lawannya
mencebak men.ce.bak [v] menggali barang tambang spt timah, aluminium
mencekukan men.ce.ku.kan [v] menekankan atau membenamkan barang-barang kecil yg tajam, spt jarum dan kuku, pd sesuatu (seseorang)
mencelangakkan men.ce.la.ngak.kan [v] membuka (pintu dsb) lebar-lebar
mencelupkan men.ce.lup.kan [v] memasukkan atau menyelamkan ke dl barang cair: orang tua itu ~ biskuitnya ke dl air susu yg masih panas
mencemaskan men.ce.mas.kan [v] (1) menimbulkan perasaan cemas (gelisah, takut): peraturan baru itu ~ semua penduduk; segala ancaman itu sama sekali tidak ~ nasib adiknya
mencerai-beraikan men.ce.rai-be.rai.kan [v] menjadikan cerai-berai (porak-poranda dsb); memecah-belah; membubarkan
menceramahkan men.ce.ra.mah.kan [v] membentangkan (memberi ulasan tt) suatu hal dng ceramah: dia akan ~ Kesusastraan Indonesia Baru
mencerminkan men.cer.min.kan [v] menggambarkan keadaan (batin, perasaan, dsb); membayangkan: tingkah lakunya ~ keadaan batin yg gelisah; resolusi itu dianggap belum ~ keinginan dan kehendak rakyat yang sebenarnya
mencetak men.ce.tak [v] (1) membuat tulisan atau gambar dr klise pd kertas dng melumas klise itu dng tinta lalu ditekankan pd kertas; mengecap: ~ kamus; (2) mengecap (kain dsb); (3) membuat sesuatu dng acuan; menuang logam (besi dsb) dl acuan: ~ uang perak; ~ kue; (4) memperoleh kemenangan dl (pertandingan); (5) memasukkan gol (dl sepak bola); (6) memperoleh: para pencatutlah yg berhasil ~ keuntungan luar biasa dr pertandingan itu
menciptakan men.cip.ta.kan [v] (1) menjadikan sesuatu yg baru tidak dng bahan: Allah ~ bumi dan langit; (2) membuat atau mengadakan sesuatu dng kekuatan batin: menurut cerita, yg ~ Candi Prambanan ialah Bandung Bondowoso; (3) membuat (mengadakan) sesuatu yg baru (belum pernah ada, luar biasa, lain dr yg lain): melalui perundingan kita dapat ~ suasana saling mengerti; (4) membuat suatu hasil kesenian (spt mengarang lagu, memahat patung): yg ~ lagu Indonesia Raya adalah W.R. Supratman
mencita-citakan men.ci.ta-ci.ta.kan [v] (1) menginginkan (menghendaki) dng sungguh-sungguh: sikap kritis objektif sangat diperlukan dl masyarakat yg ~ demokrasi; (2) membayangkan sesuatu kpd: mereka selalu ~ dunia baru yg segala-galanya aman dan senang; (3) menjadikan sbg tujuan (akhir): rakyat ~ masyarakat adil dan makmur segera terjelma
mencitrakan men.cit.ra.kan [v] menggambarkan: film-film itu ~ Amerika sbg negara sekuler
mencium men.ci.um [v] (1) menangkap bau dng hidung; membau: ~ bau bangkai dl onggokan sampah; (2) menghirup sesuatu dng hidung untuk mengetahui baunya: ada binatang yg selalu ~ apa yg akan dimakannya; (3) melekatkan hidung pd sesuatu (spt pipi, tangan, kening) serta menghirupnya: ia pun berlutut sambil ~ tangan orang tuanya; (4) ki mendapat endusan (kabar, keterangan, dsb); mengetahui (gelagat dsb): ~ adanya pemberontakan; (5) ki mencari keterangan dsb; mengusut; (6) cak menabrak; membentur; menubruk: mobil itu ~ gerobak
mencoba men.co.ba [v] (1) mengerjakan (berbuat) sesuatu untuk mengetahui keadaannya dsb: ia ~ sepeda yg baru dibelinya itu; (2) mengenakan (baju, sepatu) untuk mengetahui pas tidaknya: ~ baju baru; (3) berusaha melakukan (berbuat) sesuatu: dua orang tahanan ~ melarikan diri; (4) mencicipi (makanan): aku disuruh ~ masakannya; (5) menguji (kepandaian, kesetiaan, dsb): ~ kekuatan musuh
mencobakan men.co.ba.kan [v] (1) mengenakan sesuatu (baju, sepatu) pd orang lain untuk mengetahui pas tidaknya: ia ~ baju baru itu kpd adiknya; (2) menggunakan sesuatu untuk menguji (kepandaian dsb): kita perlu ~ soal ini kpd anak kelas lima
mencocok men.co.cok [v] (1) mengenai sesuatu dng barang runcing (dan tajam); menusuk: ~ bisul dng jarum; (2) merangkai-rangkaikan (dng tusuk): ~ satai; ~ kajang
mencocok-cocok men.co.cok-co.cok [v] menusuk berulang kali dng barang tajam (runcing)
mencontengkan men.con.teng.kan [v] mencorengkan; memalitkan: ibarat ~ arang di dahi sendiri
mencontoh men.con.toh [v] (1) berbuat atau membuat sesuatu menurut contoh; meneladan; meniru: murid-murid ~ gambar dr buku; anak-anak biasanya ~ tingkah laku orang tuanya; (2) meniru (menjiplak, menyalin) pekerjaan orang (tt murid sekolah): pikirkan dan kerjakan sendiri, jangan ~ saja
mencopet men.co.pet [v] mencuri (barang yg sedang dipakai, uang dl saku, barang yg dikedaikan, dsb) dng cepat dan tangkas: anak itu telah ~ dompet orang asing
mencopot men.co.pot [v] (1) menanggalkan; melepaskan (dr ikatan dsb); mencabut (paku, sekrup, gigi, dsb): ~ paku dr dinding; dia ~ sepatunya dan meletakkannya di rak sepatu; (2) cak melepas; membebaskan (dr tugas dsb): ibuku baru saja ~ tukang cuci
mencuci men.cu.ci [v] membersihkan dng memakai air atau barang cair, biasanya dng sabun: orang kampung ~ pakaiannya di sungai
mencupar men.cu.par [v] mengeluarkan perkataan sembarang saja
mendagangkan men.da.gang.kan [v] menjualbelikan secara niaga (biasanya harga jual lebih mahal dp harga beli): dl pasar gelap banyak orang ~ barang selundupan
mendalam men.da.lam [v] (1) meresap (masuk) ke dalam (spt lebih paham, lebih mengerti): pengaruh peradaban Barat telah ~ di kota-kota besar; (2) makin sangat; bertambah parah (tt kemiskinan, penyakit): kemiskinan rakyat telah ~; penyakitnya semakin ~; (3) ki akrab (intim, mesra) sekali: hubungan antara kedua sejoli itu sudah ~; (4) luas (sampai hal yg sekecil-kecilnya): pengetahuannya dl bidang musik cukup ~; (5) berurat berakar (tt kebencian, dendam): kebenciannya telah ~; (6) sungguh-sungguh; benar-benar: kedua kepala negara itu menyatakan harapan yg ~ agar penyelesaian secara damai dapat tercapai; (7) intensif: akan diadakan penelitian (penyelidikan, pengusutan, pemeriksaan) yg lebih ~; (8) terperinci; matang: masalah itu akan dibahas secara ~
mendapat men.da.pat [v] (1) beroleh; memperoleh: juara pertama ~ medali emas; dl setahun perusahaan itu ~ laba lima puluh juta rupiah; (2) menerima: ia ~ kabar buruk kemarin; (3) menemukan; memperoleh: penjelajah hutan ~ harta karun dl gua; (4) mengalami; memperoleh: berkali-kali ia ~ kesulitan; (5) menerima; dikenai: ia ~ hukuman yg setimpal dng kesalahannya
mendarah daging men.da.rah daging [ki] meresap benar ke dl hati sanubari; sudah menjadi kebiasaan
mendemobilisasi men.de.mo.bi.li.sa.si [v] membubarkan anggota tentara (yg dikerahkan pd masa perang) setelah perang selesai
mendengar men.de.ngar [v] (1) dapat menangkap suara (bunyi) dng telinga; tidak tuli: apakah kakek itu masih ~ ? ; aku ~ bunyi sirene; (2) mendapat kabar: saya ~ bahwa orang tua mereka telah bercerai; (3) telah mendengarkan (dl resolusi, keputusan, dsb): ~ dsb, mengingat dsb, memutuskan ...; (4) menurut; mengindahkan; mendengarkan: ia tidak mau ~ kata orang tua
mendengar-dengar men.de.ngar-de.ngar [v] mendapat kabar yg belum jelas tt suatu hal: saya cuma ~ dr tetangga tt kegiatannya yg mencurigakan
mendengungkan men.de.ngung.kan [v] (1) mengeluarkan suara (bunyi) dengung: gong yg dipukul bertalu-talu itu ~ bunyi yg memekakkan telinga; (2) menyuarakan: Radio Republik Indonesia ~ lagu Indonesia Raya; (3) ki memperdengarkan suara nyaring; menggembar-gemborkan; menyebarluaskan berita: mereka selalu ~ perdamaian, tetapi di balik itu mereka terus menjalankan teror thd bangsa lain
mendeportasi men.de.por.ta.si [v] memulangkan ke negara asal; mengusir: Direktorat Jenderal Imigrasi baru-baru ini telah ~ sejumlah warga negara asing yg memasuki wilayah RI secara tidak sah
mendesas-desuskan men.de.sas-de.sus.kan [v] menyiarkan kabar angin
mendeskripsikan men.des.krip.si.kan [v] memaparkan atau menggambarkan dng kata-kata secara jelas dan terperinci; menguraikan: penelitian ini bertujuan ~ struktur dan fungsi bahasa Indonesia
mendestabilisasi men.de.sta.bi.li.sa.si [v] menjadikan tidak stabil (mantap): tujuan gerakan para pemberontak ialah mencoba ~ pemerintahan yg baru
mendiatkan men.di.at.kan [v] memberikan uang (barang) untuk diat
mendindingi men.din.dingi [v] (1) memberi berdinding; memasang dinding pd: ayah membeli batu untuk ~ kamar mandi; (2) menghalangi; merintangi; menahan: uang jaminan bagi penduduk baru DKI dimaksudkan untuk ~ urbanisasi
mendiruskan men.di.rus.kan [v] menyiramkan (air dsb): ia ~ air pd tanaman yg baru ditanam kemarin
mendoan men.do.an [Jw n] tempe yg dipotong tipis lebar, dicelupkan ke dl adonan tepung berbumbu, kemudian digoreng setengah matang
mendominasi men.do.mi.na.si [v] menguasai; mengatasi: barang-barang produksi Jepang ~ pasaran Asia
mendua men.dua [v] (1) menjadi dua kali dsb: jumlahnya telah ~ dng yg baru masuk ini; (2) berhaluan dua (tidak lurus, tidak hanya satu): pikirannya selalu ~ , tidak hanya satu yg dipikirkan; (3) samar-samar atau tidak jelas (krn bisa ditafsirkan lain): diplomat kerapkali menggunakan kalimat yg ~
menegakkan me.ne.gak.kan [v] (1) mendirikan (dr arti kiasan juga): ~ tiang; ~ perkumpulan; ia ~ rumah; (2) menaruh (meletakkan, memasang) tegak lurus: ibarat ~ benang basah; (3) menjadikan (menyebabkan) tegak: ~ telinga; ~ bulu roma; (4) mengusahakan supaya tetap berdiri; mempertahankan (negara, keadilan, keyakinan, dsb); memelihara dan mempertahankan (kemerdekaan, tata tertib, hukum, dsb); mewujudkan atau melaksanakan (cita-cita): berjuang untuk ~ kemerdekaan; ~ syariat Nabi Muhammad saw.; (5) memegang teguh atau mempertahankan (pendapat, pendirian, dsb)
menekan perasaan me.ne.kan perasaan menyabarkan diri supaya tidak marah (kesal, jengkel)
menekuk me.ne.kuk [v] (1) melipat (tt barang yg agak kaku); membongkokkan: ~ rotan; ~ tali; (2) ki membekuk (leher) telah menangkap: polisi telah ~ batang leher pemeras itu
menelanjangi me.ne.lan.jangi [v] (1) membuka (sekalian pakaian, penutup) hingga telanjang; (2) merampas (pakaian, barang) hingga habis sama sekali; (3) ki membuka kedok orang hingga rahasianya (kejahatan dsb) ketahuan; mengkritik habis-habis: ia ~ kejahatan orang itu di muka umum
menelentang me.ne.len.tang [v] terbaring (terletak dsb) telentang: lebih baik tidur ~ dp menelungkup
menelentangkan me.ne.len.tang.kan [v] membaringkan (meletakkan dsb) telentang: ia ~ anaknya di balai-balai
menembak me.nem.bak [v] (1) melepaskan peluru dsb dr senjata api (senapan, meriam, dsb); membedil: ~ ke atas sbg peringatan; ~ harimau; (2) menyepak bola arah ke gawang: ia berhasil ~ ke sudut gawang [v] (1) menujukan; mengarahkan kpd; memaksudkan: siapa yg ~ dialah yg punya maksud; (2) ki menyambar (tt petir): petir ~ bangunan yg tinggi itu
menembusi me.nem.busi [v] (1) melubangi (menikam, menusuk, dsb) hingga tembus: tukang itu mampu ~ besi yg tebal dng alat yg sederhana; dng ~ gunung itu, dapatlah air danau ini dialirkan ke sawah-sawah; (2) masuk (seakan-akan melalui lubang): peluru itu ~ dahi sampai ke kepala sebelah belakang; (3) melantas (meresap, merembes): ada jenis sinar yg dapat ~ bagian tubuh manusia; (4) terus sampai (ke luar, timbul): mula-mula air bergenang di situ, lalu ~ ke danau; (5) mendobrak; menerobos: barisan depan kesebelasan kita belum mampu ~ barisan belakang kesebelasan lawan
menempatkan me.nem.pat.kan [v] (1) menaruh; meletakkan; memasang (di): Ibu sedang ~ barang ukiran di ruang tamu; (2) memberikan tempat (bekas): petugas apotek sibuk ~ obat di dl kaleng; (3) memberi tempat (duduk, bermalam, bekerja); menentukan tempatnya: untuk sementara waktu ia ~ mereka di asrama; kepala personel belum berani ~ pegawai baru pd bagian penting
menempuhkan me.nem.puh.kan [v] mempersalahkan (krn merusakkan barang dsb) dan meminta ganti atau ganti rugi
menemui me.ne.mui [v] (1) menjumpai; bertemu dng: aku berani bertaruh bahwa ia akan dapat juga ~ anaknya; ~ masalah baru yg sukar dipecahkan; (2) mendapatkan; pergi hendak bertemu dng; mengunjungi: baru sekarang aku sempat ~ nenek; sesampai di Jakarta, ia hendak ~ para pemimpin partai dan pemimpin gerakan sosial; (3) mendapat; mendapati: polisi ~ mayat itu di semak dekat kebun; (4) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu; ~ kegagalan; (5) memenuhi (panggilan dsb): semalam saya tidak sempat datang ~ panggilanmu
menemukan me.ne.mu.kan [v] (1) mendapatkan sesuatu yg belum ada sebelumnya; mendapatkan; mendapati: siapa yg ~ pesawat radio; baru malam harinya ia ~ cara itu; (2) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu
menengarai me.ne.nga.rai [v] menunjukkan tengara; memberikan tengara: Pemerintah ~ kemungkinan adanya undang-undang baru tt ketenagakerjaan
menenggekkan me.neng.gek.kan [v] menaruh (meletakkan) sesuatu di atas barang atau di tempat yg tinggi: ibu ~ bakul di atas para-para
menempuh me.nem.puh [v] (1) melalui atau menyusuri: ~ jalan yg sangat curam; (2) berjalan (masuk, lalu, dsb) ke tempat yg sulit-sulit (spt hutan, belukar, lautan): ~ hutan yg lebat; ~ lautan api; (3) menyongsong (angin, ombak, dsb); menghadapi atau dng sengaja menjumpai (bahaya, kerugian, dsb): berlayar ~ ombak; ~ bahaya maut; ~ risiko yg berat; (4) melintasi atau mengalami (kesukaran, kesulitan, kritis ): ia telah ~ bermacam-macam kesukaran; (5) turut atau masuk (ujian): berapa orang yg akan ~ ujian penghabisan; (6) mengikuti (kursus, pelajaran, sekolah, dsb); sudah menamatkan (pelajaran, sekolah, dsb): di sana ia hendak ~ kursus dagang; ia baru saja selesai ~ kursus montir; (7) masuk dan mengalami (penghidupan baru, cara baru, lapangan kerja baru, dsb): sejak hari inilah kamu berdua ~ kehidupan baru; sekarang kita mulai ~ tingkat perjuangan yg kedua; (8) melakukan sesuatu yg sukar (memerlukan tenaga, pikiran, keberanian, dsb): demikianlah cara dia ~ cita-citanya itu; (9) maju menyerang (melawan, menentang); menyerbu: bersiap-siap akan ~ musuh; dikerahkan untuk ~ kubu-kubu pertahanan musuh; (10) melanggar (tt ombak, badai, angin, dsb): sbg ombak ~ karang; (11) menimpa: tidak henti-hentinya malapetaka ~ kampung itu; (12) mendatangi (suatu tempat, rumah): dua bulan lamanya aku tidak ~ tempat dansa dan restoran; baru sekali itu ia ~ kota kelahirannya
menentang me.nen.tang [v] (1) memandang; menatap: pd saat itu tiada seorang pun dr bawahannya yg berani ~ muka atasannya yg sedang marah; (2) mengarahkan pandangan kpd: berbaring di balai-balai sambil ~ langit-langit; (3) menuju; mengarah: berlayar ~ pulau; (4) menyongsong: berlayar ~ ombak (angin); (5) melawan; memerangi: tidak boleh ~ orang tua; (6) menolak (perintah, pendapat, usul, dsb); menampik; membangkang; menyanggah: banyak anggota yg ~ usul mosi itu; (7) menyalahi (aturan dsb): kita tidak boleh ~ aturan permainan yg telah ditentukan pemerintah; (8) menempuh (bahaya, bencana, dsb): demi kemerdekaan, rakyat Indonesia berani ~ maut
menenun me.ne.nun [v] membuat barang-barang tenun (dr benang kapas, sutra, dsb): selain mengajar, ia ~ kain; ~ sarung; ~ sutra
menerangi me.ne.rangi [v] (1) memberi terang (dng lampu dsb); menyuluhi; menyinari (hingga menjadi terang): petromaks itu ~ barang kelontong yg akan diobral; lampu-lampu itu ~ jalan-jalan utama pd malam hari; (2) membersihkan tumbuhan yg tidak berguna; menyiangi (thd semak-semak, kebun, dsb): hari Minggu adalah suatu kesempatan baik untuk ~ kebun; (3) mencari (minta) : tidak lain maksudnya hanya akan ~ saja; (4) ki memberi terang (pd hati, pikiran, dsb): semoga Yang Maha Esa ~ hati kita dan menunjukkan jalan yg benar
meneriakkan me.ne.ri.ak.kan [v] (1) menyerukan sesuatu dng suara keras: dng ~ "copet, copet", wanita tua itu berlari-lari sambil menangis; (2) menawarkan (dng teriak): tiada segan-segan pedagang keliling itu ~ barang dagangannya; (3) menggembar-gemborkan: ia terus terang ~ pilihannya dl kampanye itu; di mana-mana ia ~ persamaan hak dan keadilan
menerima me.ne.ri.ma [v] (1) menyambut; mengambil (mendapat, menampung, dsb) sesuatu yg diberikan, dikirimkan, dsb: ia senang sekali krn telah ~ kiriman uang dr ibunya; ~ pesanan; ~ surat; ~ tamu; (2) mengesahkan; membenarkan; menyetujui (usul, anjuran, dsb); meluluskan atau mengabulkan (permintaan dsb): rapat pleno ~ baik laporan pengurus; (3) mendapat atau menderita sesuatu; (4) menganggap (sbg): saya ~ teguran Paman sbg cambuk untuk bekerja lebih teliti lagi; (5) mengizinkan (masuk menjadi anggota, murid, pegawai, dsb): aku ~ engkau sbg anggota baru; perguruan tinggi itu ~ nya hanya sbg pendengar; (6) mau menjabat (pangkat) dsb: ia telah ~ jabatan baru yg lebih berat tanggung jawabnya
menerimakan me.ne.ri.ma.kan [v] memberikan (menyerahkan) supaya diterima: Kepala Sekolah sendiri yg ~ hadiah sayembara mengarang untuk SD kpd para pemenang
menerindili me.ne.rin.dili [v ki] merampas seluruh pakaian dan harta benda; memereteli: tadi malam perampok ~ barang-barang tuan rumah hingga habis
menertibkan me.ner.tib.kan [v] mengatur; merapikan dsb; menjadikan tertib: pemerintah daerah ~ pedagang kaki lima agar tidak berjualan di sembarang tempat
menetek me.ne.tek [v] menyusu: anak sapi yg baru lahir itu segera berdiri dan ~ pd induknya; belanja ~ , uang pemberian kpd calon mertua
mengabadikan meng.a.ba.di.kan [v] (1) mengekalkan: ~ persahabatan antara kedua bangsa; (2) membuat gambar kenang-kenangan (dng dipotret, dilukis, dsb); menjadikan peringatan yg kekal: para wartawan foto dan televisi ~ upacara pembukaan PON
mengacak me.nga.cak [v] memegang (mengangkat) untuk mengetahui berat barang
mengais dulu maka makan me.nga.is dulu maka makan [pb] baru dapat makan sesudah bekerja berat (sukar hidupnya)
mengait me.nga.it [v] (1) menarik (meraih dsb) dng kait (atau barang yg menyerupai kait): ~ buah; ~ perahu dng gancu; (2) melukai dng barang yg spt kait: dia ~ kaki binatang itu dng galah bergancu; (3) ki menarik uang (untung dsb) dng jalan kurang halal: ia berhasil ~ beberapa ribu rupiah dr perseroan itu
mengajakkan meng.a.jak.kan [v] (1) menganggap sbg; (2) memperlihatkan bagaimana caranya dsb (melakukan sesuatu); mencontohkan: Pak Guru ~ cara menguraikan soal aljabar itu
mengajari meng.a.jari [v] (1) mengajar kpd: guru ~ siswa berbaris; ayah ~ adik naik sepeda
mengaki me.nga.ki [v] (1) turut bekerja dng tidak mendapat upah (sbg magang): sembilan bulan hamba ~ , baru diangkat menjadi pegawai; (2) mengabdi; menghamba; menurut segala perintah: raja yg garang sekalipun niscaya tunduk ~ kepadanya
mengakibatkan meng.a.ki.bat.kan [v] menyebabkan atau menimbulkan peristiwa atau keadaan tertentu; mendatangkan akibat: kenaikan harga bensin ~ meningkatnya harga barang keperluan sehari-hari
mengakses meng.ak.ses [v] membuat akses; meneruskan: kita belum memiliki jaringan untuk ~ ke negara yg baru merdeka itu
mengakui meng.a.kui [v] (1) mengaku akan (kesalahan, dosa, dsb): terdakwa telah ~ perbuatannya; (2) menyatakan sah (benar, berlaku, dsb): belum semua negara ~ negara baru itu; (3) menyatakan berhak (atas): ia ~ barang itu padahal bukan miliknya; (4) memasuki (tt setan, jin, dsb): orang halus telah ~ anak yg malang itu
mengalaikan me.nga.lai.kan [v] membaringkan; bersandar pd: ia ~ kepalanya pd sandaran kursi
mengalengkan me.nga.leng.kan [v] memasukkan ke dl kaleng kemas (tt barang makanan yg sudah diberi bahan pengawet)
mengalihtugaskan meng.a.lih.tu.gas.kan [v] memindahkan karyawan (pegawai, pejabat, dsb) dr tugas yg lama ke tugas yg baru: telah diputuskan untuk ~ beberapa pejabat di lingkungan departemen itu
mengalimantang me.nga.li.man.tang [v] (1) bercahaya putih memanjang (tampak dl gelap): lampu mobil ~ dl gelap; (2) bermacam-macam warnanya atau warna cahayanya (sbg warna pelangi): ketika matahari akan tenggelam, tampak cahaya yg ~ di batas langit sebelah barat
mengalokasikan meng.a.lo.ka.si.kan [v] (1) menentukan banyaknya barang yg disediakan untuk suatu tempat (pembeli dsb): Menteri Perdagangan memutuskan untuk ~ tambahan barang-barang konsumsi kpd tiap provinsi; (2) menentukan banyaknya uang (biaya) yg disediakan untuk suatu keperluan (kegiatan)
mengambil meng.am.bil [v] (1) memegang sesuatu lalu dibawa (diangkat, digunakan, disimpan, dsb); memungut: ia ~ buku dr lemari; (2) mengurangi: ~ empat dr sepuluh, bersisa enam; (3) memiliki; merebut: ia dipersalahkan ~ istri orang lain; (4) menjemput: ia ~ adiknya di sekolah; (5) menganggap sbg; memungut: ~ anak; (6) mengutip: ia ~ beberapa kalimat dr karangan itu; (7) memetik: Ibu sedang ~ bunga di kebun; (8) menerima; mempekerjakan: untuk sementara perusahaan itu tidak ~ pegawai baru; (9) menjalani: ia sedang ~ cuti tahunan; (10) membuat cedera (dl pertandingan sepak bola): pemain yg ~ lawannya itu diberi kartu kuning; (11) memberikan; mempertunjukkan: ia ~ contoh yg lain
mengambil contoh meng.am.bil contoh memberi sbg umpama; (2) mencontoh; meniru; (3) mengambil ibarat
mengambil teladan meng.am.bil teladan mengambil ibarat
mengampas me.ngam.pas [v] melapis ban dng kampas: dp bersusah payah ~ ban yg sudah sangat tua itu, lebih baik membeli yg baru saja
menganalogikan meng.a.na.lo.gi.kan [v] membuat sesuatu yg baru berdasarkan contoh yg sudah ada; mereka-reka bentuk kata baru dng mencontoh bentuk yg telah ada
menganan me.nga.nan [v] (1) mengarah ke sebelah kanan: setelah melewati jembatan, kita harus ~ menyusuri jalan setapak; (2) Pol berpindah haluan ke partai kanan; (3) Hidm (a) perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam (msl dr selatan ke barat daya atau barat) di kedua belahan bumi; (b) perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam di belahan bumi utara, berlawanan dng arah jarum jam di belahan bumi selatan
mengancar-ancar meng.an.car-an.car [v] memperkirakan: Pemerintah ~ daerah itu sbg daerah transmigrasi baru
mengangah me.nga.ngah [Jw a] membara (tt api)
mengangakan me.nga.nga.kan [v] (1) membuka (mulut, pintu, dsb) lebar-lebar: semua anak burung yg lapar itu ~ mulutnya krn ingin diloloh induknya; (2) menyebabkan ternganga: ia ~ pintu itu
mengangkang me.ngang.kang [v] berdiri (duduk, tidur, berjalan) dng kaki terbuka lebar: duduklah yg baik, jangan ~ spt itu
mengangkangkan me.ngang.kang.kan [v] membuka kaki lebar-lebar
mengangkasa meng.ang.ka.sa [v] (1) membubung ke udara; terbang ke udara; mengudara; melangit: pesawat itu akan segera ~; (2) ki naik tinggi-tinggi (tt harga): harga daging ~ pd setiap menjelang Lebaran
mengangkuti meng.ang.kuti [v] mengangkut berkali-kali: ia telah ~ barang-barangnya dr sini
mengapi meng.a.pi [v] (1) menjadi (ber)api; mengeluarkan api: ranting-ranting kering yg bergesek tertiup angin mulai (tampak) ~; (2) menyerupai api; (3) ki menyala-nyala (berkobar-kobar) menyerupai api: semangat yg ~ dr para pemuda supaya dimanfaatkan demi masa depan yg gemilang
mengapi-apikan meng.a.pi-a.pi.kan [v] menyala-nyalakan; mengobar-ngobarkan: agitator itu pandai ~ semangat para pengikutnya
mengapteni me.ngap.teni [v] mengomandani; mengepalai; mengetuai: dia dipercayai untuk ~ organisasi yg baru dibentuk itu
mengapungkan meng.a.pung.kan [v] membuat sesuatu menjadi mengambang di permukaan air; membiarkan sesuatu terkatung-katung di air: ia ~ mainan kapal-kapalan yg baru dibuatnya
mengarah meng.a.rah [v] (1) menuju: semua fraksi dl MPR ~ ke terciptanya persatuan nasional; (2) menghadapi: rumahnya ~ ke barat; (3) condong: perbuatan yg ~ ke segala macam bentuk kejahatan dan maksiat harus dijauhkan
mengarak meng.a.rak [v] (1) mengiringkan (mengantarkan, membawa berkeliling, dsb) beramai-ramai: riuh rendah suara orang ~ pahlawan bulu tangkis mengelilingi kota; (2) mendahului (tt barang apa yg berturut-turut); memelopori: bintang timur ~ siang
mengarangkan meng.a.rang.kan [v] menjadikan arang: pekerja membolak-balik bara tempurung sebelum ~ nya
mengarifi meng.a.rifi [v] memahami; mengerti: setelah berpikir lama-lama, barulah dia dapat ~ perkataan orang itu
mengasih me.nga.sih [v] memberi: ia datang ~ buah sirsak yg baru dipetiknya
mengasongkan meng.a.song.kan [v] menjual dng menyodor-nyodorkan sesuatu (msl barang dagangan dng harapan agar dibeli)
mengasosiasikan meng.a.so.si.a.si.kan [v] menautkan sesuatu pd orang, barang lain
mengati me.nga.ti [v] menimbang dng kati: ibu sedang sibuk ~ beras yg baru dibelinya
mengaum-aumkan meng.a.um-a.um.kan [v ki] menggembar-gemborkan; membual-bualkan: ia ~ kepandaiannya
mengawatkan me.nga.wat.kan [v] mengabarkan dng telegram: ia sudah ~ kelahiran anak pertamanya kpd orang tuanya di kampung
mengebon me.nge.bon [v] (1) mengambil atau meminjam barang atau uang yg akan dikembalikan atau dibayar kemudian dng menyerahkan surat berisi keterangan pengambilan atau peminjaman; (2) Olr mengambil atau meminjam pemain (sepak bola dsb) dr perkumpulan lain; (3) cak mengambil (meminjam) terdakwa (tersangka) untuk dimintai keterangan dsb: pengacara -- tersangka dr pihak kepolisian
mengecilkan me.nge.cil.kan [v] (1) menjadikan kecil (sempit, kurang, dsb): pelebaran jalan itu berarti ~ pekarangan kami; (2) memandang atau menganggap kecil (hina, rendah); meremehkan: jangan ~ sesama teman
mengedarkan meng.e.dar.kan [v] (1) membawa (menyampaikan) surat dsb dr orang yg satu kpd yg lain; membawa berkeliling: siapa gadis manis yg ~ talam berisi kue tadi?; (2) menyampaikan surat dsb ke alamat-alamat yg dituju: ia telah selesai ~ surat undangan itu; (3) mengeluarkan uang untuk dipakai masyarakat: Pemerintah telah ~ uang kertas baru bernilai Rp10.000,00
mengedumkan me.nge.dum.kan [v] menjadikan dum; menganggap sbg barang bekas (meskipun belum waktunya); menjual di bawah harga dl jumlah yg besar; dumping
mengeksplorasi meng.ek.splo.ra.si [v] mengadakan penyelidikan (terutama mengenali sumber alam yg terdapat di suatu tempat): Columbus menemukan Amerika, tetapi tidak ~ benua baru itu
mengekspor meng.eks.por [v] mengirimkan barang dagangan ke luar negeri: Indonesia ~ karet ke Amerika
mengelepik-ngelepik me.nge.le.pik-nge.le.pik [v] berbunyi spt bunyi bendera berkibar-kibar, sayap dikibas-kibaskan, dsb
mengeluarkan me.nge.lu.ar.kan [v] (1) membawa (menyebabkan dsb) keluar; memindahkan sesuatu dr sebelah dalam ke sebelah luar: ia ~ rokok dr kantongnya; (2) melahirkan perasaan (pendapat dsb): ia merasa lega dapat ~ isi hatinya; (3) memberikan perintah (surat keputusan dsb): Jaksa Agung ~ perintah penangkapan; (4) membelanjakan: ia sudah ~ uang banyak untuk pesta itu; (5) menerbitkan (buku dsb): Pusat Bahasa telah ~ Kamus Besar Bahasa Indonesia; (6) mengadakan atau menyediakan (uang dsb): apabila Anda bersedia menjalankan perusahaan itu, saya akan ~ modalnya; (7) mengirimkan ke luar negeri; mengekspor: Indonesia banyak ~ karet dan timah ke Eropa; (8) memecat (melepas) pegawai (murid dsb); memberhentikan dr pekerjaan (sekolah, dsb): perusahaan itu terpaksa ~ beberapa karyawannya; (9) menghasilkan (barang, bahan, dsb): pabrik itu baru saja ~ produk terbarunya
mengemas me.nge.mas [v] (1) mengatur rapi-rapi; (2) membungkus-bungkus supaya ringkas; (3) memberes-bereskan (tempat tidur, meja makan, dsb): ia cepat-cepat ~ barang dagangannya krn hari akan hujan
mengembangkan me.ngem.bang.kan [v] (1) membuka lebar-lebar; membentangkan: ~ payung; (2) menjadikan besar (luas, merata, dsb): kerajaan itu ~ kekuasaannya; (3) menjadikan maju (baik, sempurna, dsb): ~ kesenian rakyat
mengembus meng.em.bus [v cak] kabur; lari: semua penjahat habis ~ [v] meniup; bertiup: angin pun ~ dr sebelah barat
mengempang meng.em.pang [v] (1) melintangkan sesuatu untuk menahan; menebat; membendung: ~ sungai; (2) terletak dsb melintang (hingga menahan atau mengganggu lalu lintas): lalu lintas terhenti krn ada sebuah mobil mogok dan ~ jalan; (3) ki menahan; mencegah; membendung: langkah-langkah telah diambil untuk ~ pemasukan barang-barang selundupan
mengempapkan meng.em.pap.kan [v] (1) menjatuhkan atau menimpakan barang berat kpd sesuatu: ia ~ peti itu ke tanah; (2) memukulkan dsb barang yg lebar dan pipih: ~ telapak tangannya [v] mengempaskan: ~ badan
mengenakan me.nge.na.kan [v] (1) memakai (pakaian, topi, dsb): ia selalu ~ pakaian barunya apabila datang ke pesta; ia ~ topi kesayangannya; (2) menggunakan (tipu muslihat, teori, guna-guna, dsb): untuk mencapai tujuan itu, ia ~ tipu dayanya secara baik; (3) menipu; memperdayakan: mereka selalu berusaha ~ kita agar mau menerima usul-usulnya; (4) menjalankan atau melaksanakan (aturan, pajak, denda, dsb): ia selalu ~ ketentuan yg berlaku dl urusan perpajakan; (5) mengarahkan (bidikan, tembakan) pd sasaran: pemburu itu ~ bidikannya dng tepat pd sasarannya
mengendap meng.en.dap [v] turun dan tertimbun di dasar (tt barang sesuatu yg bercampur dng barang cair): air itu belum dapat dipakai sebelum lumpurnya ~
mengendurikan me.ngen.du.ri.kan [ark v] menggunakan (menjadikan, memperlakukan) sesuatu sbg barang kenduri: ia berjanji akan ~ seekor kerbau apabila ia terpilih menjadi kepala desa
mengepak me.nge.pak [v] membungkus (mengemas) barang-barang (dl pak) [v] mengusahakan sesuatu (spt mengambil sarang burung) dng membayar sewa (pajak) setiap tahun: saudagar-saudagar asing banyak yg ~ gua-gua sarang burung di daerah itu
mengepakkan me.nge.pak.kan [v] membungkuskan (mengemaskan dsb) barang-barang (dl pak) [v] memborongkan (barang tetap, spt tanah, sawah, rawa) secara pak: Pemerintah Daerah ~ rawa-rawa itu kpd penduduk setempat
mengerek me.nge.rek [v] menaikkan atau menurunkan barang dng kerek: ~ bendera
mengerjakan me.nger.ja.kan [v] (1) melakukan; melaksanakan; menjalankan; berbuat sesuatu: ia selalu ~ tugasnya dng baik; (2) mengusahakan; memperbuat sesuatu: untuk ~ pemukiman baru diperlukan biaya yg tidak sedikit; (3) melaksanakan; menjalankan; menyelesaikan: tim penelitian itu akan ~ tugasnya dl waktu dekat ini
mengerjang me.nger.jang [v] menendangkan kaki dl keadaan berbaring (msl waktu berenang)
mengerumuni me.nge.ru.muni [v] datang beramai-ramai mengelilingi: wartawan ~ Menteri Luar Negeri yg baru tiba kembali dr Bangkok
mengerut me.nge.rut [v] (1) berkerut: kulitnya ~; (2) mengedutkan (dahi); menggelemburkan (kulit dsb): ia menjawab sambil ~ kening; (3) memendekkan (barang apa yg dapat panjang pendek): ~ otot
mengetengi me.nge.tengi [v] membagi-bagikan (barang dagangan) untuk dijual satu-satu atau sedikit-sedikit: agen datang ~ para penjual di toko
mengetengkan me.nge.teng.kan [v] menjual satu-satu atau sedikit-sedikit; menjual eceran: toko koperasi harus ~ barang-barang yg langka kpd anggotanya secara merata
mengetop me.nge.top [v] menjadi terkenal: penyanyi yg baru ~
mengetsa meng.et.sa [v] membuat gambar, ukiran, dsb dng benda tajam pd pelat tembaga yg dilapisi lilin kemudian membiarkan garis-garis yg diperoleh itu terkena korosi cairan asam
menggadai meng.ga.dai [v] menerima barang (sawah, rumah, dsb) sbg tanggungan uang yg dipinjamkan kpd pemilik barang dsb itu: siapa yg ~ sawahmu?
menggadaikan meng.ga.dai.kan [v] menyerahkan barang sbg tanggungan utang: ia ~ gelang dan kalung istrinya untuk berjudi
menggading meng.ga.ding [v] (1) menusuk dng gading; (2) menyerupai gading (msl kelapa yg baru tumbuh)
menggalas meng.ga.las [v] (1) menyandang (memikul) barang dng tongkat dsb: ~ bungkusan; (2) menjajakan dagangan: orang itu pekerjaannya ~; tiada beban batu digalas, pb mencari kesukaran (kesusahan)
menggandeng meng.gan.deng [v] (1) memegang (membimbing) tangan: ia berjalan sambil ~ anaknya; (2) menarik (barang yg ditarik itu diikatkan di samping): tampak sebuah barkas ~ dua buah perahu; (3) menghela atau menyeret (barang yg dihela berada di belakang yg menghela): traktor itu dapat ~ tiga atau empat mobil
menggandung meng.gan.dung [v] membawa muatan barang yg diletakkan di gandung
mengganti meng.gan.ti [v] (1) menukar (dng yg lain): ia sudah harus ~ kartu penduduknya; (2) memberi ganti (tt barang): ia akan ~ semua ongkos kerusakan mobil itu; (3) mewakili: ia ~ temannya sbg guru untuk sementara
menggantungi meng.gan.tungi [v] (1) menggantung berkali-kali: algojo itu sudah biasa ~ orang; (2) menjadikan sesuatu sbg tempat menggantungkan barang-barang dsb
menggarangkan meng.ga.rang.kan [v] (1) menggalakkan; membuat jadi galak (ganas, garang); (2) ki mengobarkan semangat
menggaya meng.ga.ya [v] bergaya sehingga tampak gagah (elok, bagus, dsb): wah, ~ benar engkau dng baju baru ini
menggebu-gebu meng.ge.bu-ge.bu [v] berkobar-kobar; menyala-nyala (tt semangat dsb): suara yg ~ memenuhi ruangan rapat itu
menggejos meng.ge.jos [v] menimbulkan bunyi "jos", spt bara api yg dimasukkan ke dl air
menggejoskan meng.ge.jos.kan [v] memasukkan bara (besi membara) ke dl air hingga berbunyi "jos"
menggelapkan meng.ge.lap.kan [v] (1) menjadikan gelap: petugas bagian radiologi mulai ~ ruangan itu; (2) ki menggunakan (uang, barang, dsb) secara tidak sah; korupsi: ia dituduh ~ uang kantor sebesar Rp4.000.000,00
menggeliat meng.ge.li.at [v] (1) meregang-regang serta menarik-narik tangan dan badan (spt setelah bangun dr tidur): telah menjadi kebiasaan, sebelum bangkit dr tidur ia ~ dulu; (2) memulas (memiuh) barang yg kaku: ~ anak kunci; (3) meregang (tt papan kayu dsb)
menggelitik meng.ge.li.tik [v] (1) menggilik-gilik (supaya geli): ia ~ orang yg tidur itu supaya bangun; (2) ki menghasut; memberanikan: laporan itu cukup ~ kita untuk meninjau kembali putusan yg lalu; tentu ada yg ~ , sebab kalau tidak, masakan ia berani; (3) berdebar-debar (tt hati): ~ hatinya membaca surat itu; (4) tergerak (tt hati): hatinya pun ~ lah hendak pergi melihat peristiwa itu
menggelorakan meng.ge.lo.ra.kan [v] menjadikan bergelora; mengobarkan (semangat dsb)
menggelung meng.ge.lung [v] (1) menggulung (rotan dsb) supaya menjadi selingkar; (2) membuat sanggul: Ibu baru ~ rambutnya di kamar
menggembosi meng.gem.bosi [v] (1) membuat menjadi gembos; (2) ki mengurangi (menurunkan) isi atau jumlah (orang, barang) banyak-banyak dl waktu dekat: kelompok organisasi itu ~ partainya
menggenapi meng.ge.napi [v] (1) menambah supaya genap (bulat, lengkap, utuh): dialah yg ~ kelompok kita menjadi satu regu; (2) mencukupi; menuruti: dia akan ~ barang-barang yg telah saya pesan; (3) menepati (janji dsb)
menggenduti meng.gen.duti [v] menyebabkan gendut pd: perempuan itu ~ perutnya dng barang selundupan
menggenggam meng.geng.gam [v] (1) memegang dng tangan terkepal: ia ~ erat-erat selembar uang ratusan; (2) ki menguasai: negara besar berusaha ~ negara-negara kecil dan lemah
menggenta meng.gen.ta [v] (1) menyerupai genta; (2) Bot menyerupai tabung pendek dng mulut melebar, msl bunga ubi jalar
menggilakan meng.gi.la.kan [v] (1) menyebabkan (membuat) gila: kabarnya ada juga dukun yg pandai ~ orang; (2) menganggap (memperlakukan, mempermainkan) sbg orang gila: ia sering ~ anak yg satu ini; (3) ki menyebabkan (membuat) sangat suka (tertarik, jatuh hati, tergila-gila): rambut gadis yg bagaikan mayang terurai itulah yg sering ~ para pria yg memandangnya
menggirangkan meng.gi.rang.kan [v] menyenangkan; menjadikan senang (suka, gembira); menggembirakan: dia datang untuk menyampaikan kabar yg sangat ~
mengglobal meng.glo.bal [v] meluas ke seluruh dunia; mendunia: persebaran virus HIV telah ~ sehingga meminta banyak korban, baik pria maupun wanita
menggolekkan meng.go.lek.kan [v] (1) menggulingkan; (2) membaringkan: krn letihnya, ia ~ badan di bawah pohon rindang
menggorek-gorek meng.go.rek-go.rek [v] menggelitik agar berdebar-debar (tt hati)
menggosipkan meng.go.sip.kan [v] menggunjingkan orang lain; mendesas- desuskan: banyak surat kabar dan majalah yg ~ bintang film itu sering datang di vila mewah itu
menggosok meng.go.sok [v] (1) melicinkan (membersihkan, menggilapkan, dsb) dng tangan atau barang yg digeser-geserkan: pemuda itu ~ punggungnya dng obat gosok; kakak sedang ~ sepatu dng semir supaya berkilap; (2) menggesek: ~ biola; (3) mengasah (menggilapkan) batu permata dsb: ~ intan; (4) ki menghasut; membangkit-bangkit marah: kalau tidak ada yg ~ , masakan ia marah
menggulung meng.gu.lung [v] (1) melipat benda berbentuk lembaran menjadi berbentuk bulat panjang atau pendek: nelayan itu ~ layar perahunya; (2) membelit-belit (tali, benang, dsb) pd kumparan (gelendong dsb): anak itu ~ benang layang-layang; (3) ki mendesak (mengejar) dan mengalahkan (menangkap dsb): polisi belum berhasil ~ kawanan perampok kelas kakap itu
mengguruh meng.gu.ruh [v] berbunyi spt guruh: di kejauhan terdengar bunyi mortir-mortir ~ , mendebarkan hati para pengungsi
menghadap meng.ha.dap [v] (1) menaruh ke (muka atau bagian depannya): rumahnya ~ ke barat; (2) datang bertemu dng; datang men-jumpai: murid yg datang terlambat harus ~ gurunya; (3) datang ke (kantor, pengadilan, dsb): ia sudah menerima panggilan untuk ~ ke pengadilan
menghadapi meng.ha.dapi [v] (1) duduk dsb berhadapan dng: anak itu sedang asyik ~ mainannya; (2) bertemu muka dng; berjumpa dng: bagaimana perasaanmu ketika ~ mantan istrimu; (3) menjumpai; mengalami (bahaya, musibah, kesulitan, dsb): tahun ini kita tidak ~ kesulitan air; (4) menjelang (menyongsong): para petani sudah bersiap-siap ~ panen; (5) melawan; bertanding dng: minggu depan kesebelasan A ~ kesebelasan B; di kampung ini belum ada yg berani ~ jago silat itu; (6) menyambut: mereka sudah siap ~ Lebaran
menghalalkan meng.ha.lal.kan [v] (1) menyatakan atau menganggap halal: krn nafsu pribadinya, ia ~ barang yg haram; (2) merelakan; menganggap lunas (utang dsb): dia ~ sisa utang ayahku
menghambur-hamburkan meng.ham.bur-ham.bur.kan [v] membuang-buang; menyebar-nyebarkan: mereka ~ uang saja
menghamburi meng.ham.buri [v] menyebar atau menghamburkan pd; menaburi: gadis itu ~ pusara kekasihnya dng bunga-bunga
menghamburkan meng.ham.bur.kan [v] (1) menyebarkan; menaburkan; (2) membuang secara merata; (3) ki memboroskan (uang dsb): ia telah ~ harta peninggalan orang tuanya
menghamburkan jala meng.ham.bur.kan jala menebarkan jala
menghamparkan meng.ham.par.kan [v] (1) membentangkan merata; menggelar: pedagang kaki lima ~ tikar di pinggir jalan; (2) ki menerangkan panjang lebar, memaparkan; membentangkan: ia ~ kesulitan yg dihadapinya di daerah terpencil itu
menghantar meng.han.tar [v] meletakkan di tanah dsb dng sembarang letak; menggeletakkan: mereka biasa ~ barang-barang yg tidak dipakai lagi di pinggir jalan [v] membawa (ke); meneruskan; menghantarkan; menyalurkan
menghargai meng.har.gai [v] (1) memberi (menentukan, membubuhi) harga: dia terlalu tinggi ~ barang-barang dagangannya; (2) menaksir harganya; menilaikan: ia ~ barang itu terlalu rendah krn tidak tahu kegunaannya; (3) menghormati; mengindahkan: setiap orang harus ~ dan memuliakan orang tuanya; (4) memandang penting (bermanfaat, berguna, dsb): kami dapat ~ saran Saudara
menghembalangkan meng.hem.ba.lang.kan [v] mengumbarkan; melemparkan (batu dsb)
mengheningkan meng.he.ning.kan [v] (1) menjernihkan: mereka ~ air yg keruh itu; ia selalu berusaha ~ hati dan pikiran; (2) mendiamkan; menyuruh diam: bunyi petir yg menggelegar itu ~ tangis adik; (3) merenungkan (mengenangkan) sesuatu: orang tua itu sering ~ anaknya yg baru meninggal
menghias meng.hi.as [v] memperelok dng barang-barang yg indah: kakaknya sedang ~ ruang tamu
menghilir meng.hi.lir [v] (1) menuju hilir sungai: pagi-pagi kami ~ , dan petang hari kami baru pulang; (2) menuju arah kota
menghina meng.hi.na [v] (1) merendahkan; memandang rendah (hina, tidak penting): ia sering ~ kedudukan orang tuanya; (2) memburukkan nama baik orang; menyinggung perasaan orang (spt memaki-maki, menistakan): tulisannya dl surat kabar itu dipandang ~ kepala kantor itu
menghitung meng.hi.tung [v] (1) mencari jumlahnya (sisanya, pendapatannya) dng menjumlahkan, mengurangi, dsb: pedagang itu sedang ~ keuntungannya; (2) membilang untuk mengetahui berapa jumlahnya (banyaknya): panitia pemilihan umum ~ jumlah suara yg masuk untuk masing-masing kontestan; (3) menentukan atau menetapkan menurut (berdasarkan) sesuatu: ~ kenaikan gaji dr bulan Mei; ~ harga barang dng dolar
menghubungi meng.hu.bungi [v] bertemu untuk membicarakan sesuatu: sbg penduduk baru pertama-tama kita harus ~ ketua RT setempat
menghubungkan meng.hu.bung.kan [v] (1) menjadikan berhubungan (bersambungan); menyambungkan: garis itu ~ titik A dng titik B; (2) mempertalikan (dng); menyangkutpautkan (dng): ia ~ pertanyaannya dng masalah yg baru saja dibahas; (3) mempertemukan (dng); menjadikan satu (dng); menggabungkan (dng): ia telah ~ calon pembeli mobil itu dng penjualnya; (4) mengadakan hubungan (perhubungan): kapal tambang itu ~ beberapa pulau
menghuni meng.hu.ni [v] mendiami; menempati: selama ini dialah yg ~ rumah baru itu
menghunjamkan meng.hun.jam.kan [v] (1) menukikkan lurus-lurus ke bawah: penerbang itu ~ pesawat terbangnya rendah-rendah kemudian baru membelokkannya; (2) menusukkan; menikamkan; menancapkan lurus-lurus dr atas ke bawah: ia ~ lembing ke tubuh babi hutan itu
mengialkan me.ngi.al.kan [v] menggambarkan (menerangkan) dng perbuatan atau gerakan, spt bermain sandiwara: ~ percakapan pendek di kelas
mengiaskan me.ngi.as.kan [v] (1) mengenakan kias (perbandingan, persamaan) pd: ~ suatu pasal undang-undang kpd suatu keadaan tertentu; (2) mengibaratkan; menunjukkan (mengemukakan) sbg perbandingan: cerita itu ~ kesetiaan orang bersahabat; (3) mengatakan sesuatu (sindiran dsb) dikenakan kpd: ayahnya pernah juga ~ kpd dia supaya membuat amal ibadah
mengilatkan me.ngi.lat.kan [v] (1) berkilat; (2) menggosok (menjadikan) supaya berkilat; mengilapkan: di pasar banyak beredar obat-obatan untuk ~ barang kuningan; (3) membayangkan (kehendaknya, isi hatinya, dsb); menyampaikan secara tidak langsung; menyindirkan: kata-katanya ~ keinginannya yg kuat
mengilokan me.ngi.lo.kan [v cak] menjual sesuatu sbg barang loakan dng cara mengilo (tt kertas koran dsb)
mengilustrasikan meng.i.lus.tra.si.kan [v] memberikan ilustrasi; bersifat men-jelaskan dng gambar; memberikan gambaran
mengimbas meng.im.bas [v] (1) mengenakan gerakan udara pd sesuatu; mengipasi: jendela kamar itu dibuka lebar-lebar supaya udara yg masuk ~ nya; (2) menggerakkan (memindahkan) aliran listrik; (3) berakibat (pd)
mengimplementasikan meng.im.ple.men.ta.si.kan [v] melaksanakan; menerapkan: Gubernur mengharapkan agar guru-guru di Jawa Barat dapat ~ Pancasila dl profesinya
mengimpor meng.im.por [v] memasukkan barang dagangan dsb dr luar negeri: Indonesia ~ mesin-mesin dr Jerman Barat
mengincar meng.in.car [v] (1) melihat sasaran dng memicingkan sebelah mata; membidik: ia bergaya di depan lensa seakan-akan sedang ~ harimau dng senapan; (2) ki melihat dan mem-perhatikan (mengawasi) dr jauh (dng maksud tidak baik, hendak mencuri, dsb): semalam tertangkaplah seorang pencuri ketika sedang ~ toko emas itu; (3) ki sangat meng-inginkan; sangat menghendaki (kedudukan, barang, dsb): ia ~ kedudukan wakil ketua [v] membuat lubang (pd kayu, besi) dng incar
menginjakkan meng.in.jak.kan [v] meletakkan kaki pd: dia berani ~ kaki-nya di atas bara
menginjil meng.in.jil [v] menyebarkan ajaran Injil
menginovasikan meng.i.no.va.si.kan [v] menampilkan sesuatu yg baru; mem-perbaharui: sebaliknya setiap satu atau dua tahun para perancang Indonesia dapat ~ perubahan yg sifatnya massal
menginventarisasi meng.in.ven.ta.ri.sa.si [v] (1) mencatat atau mendaftar barang-barang milik kantor (perumahan, rumah tangga, dsb); (2) me-ngumpulkan atau mendaftar data: rapat kerja tsb diadakan untuk ~ kegiatan yg telah dilakukan
mengirim me.ngi.rim [v] (1) menyampaikan (mengantarkan dsb) dng perantaraan (pos, telegram, dsb): ia mampir ke kantor pos untuk ~ surat kpd kakaknya; (2) menyuruh pergi ke suatu tempat; menugasi: beberapa negara menyatakan kesediaannya untuk ~ wakilnya ke konferensi itu; (3) Jk menitipkan barang (untuk dijual, disimpan, dsb): tempat ~ sepeda
mengkal meng.kal [Jk a] (1) baru masak di dalam (belum seluruhnya matang); setengah matang (tt buah): buah mangga yg masih -- enak untuk dirujak; (2) berasa keras dl perut: -- rasa perutku; (3) kesal dl hati; marah dl hati; berasa dongkol: hatinya sangat -- krn yg ditunggu tidak kunjung datang
mengkali meng.ka.li [adv cak] kalau tidak salah; barangkali: tiap hari muntah-muntah saja, mengidam --
mengkeret meng.ke.ret [v] (1) menjadi lebih pendek (kecil); mengerut (tt kain): baju itu -- setelah dicuci; (2) ki merasa takut: baru melihat orangnya saja dia sudah --
mengkhalayak meng.kha.la.yak [v] memasyarakat: kesenian baru itu sudah ~
mengkhayal meng.kha.yal [v] menggambarkan (melukiskan) dl angan-angan; mengangan-angankan; mereka-reka: ia sedang ~ bagaimana seandainya musuh menyerang dng tiba-tiba
mengklaim meng.klaim [v] (1) meminta atau menuntut pengakuan atas suatu fakta bahwa seseorang (suatu organisasi, perkumpulan, negara, dsb) berhak memiliki atau mempunyai hak atas sesuatu: ada negara lain yg ~ kepulauan itu; (2) menyatakan suatu fakta atau kebenaran sesuatu: pemerintah baru ~ bahwa tokoh politik itu meninggal krn bunuh diri
mengkredit meng.kre.dit [v] meminjam uang, membeli barang, dsb yg dikembalikan atau dibayar secara angsuran: dia ~ rumah selama lima tahun
mengkreditkan meng.kre.dit.kan [v] (1) menjual barang dng pembayaran secara mengangsur; (2) meminjamkan uang dng mengembalikan secara mengangsur; (3) cak meminjamkan uang dng tanggungan barang
mengobral meng.ob.ral [v] (1) menjual secara obral; (2) ki mengeluarkan (memakai dsb) banyak-banyak; membualkan (perkataan dsb); memboroskan (tenaga, barang, dsb)
mengocong me.ngo.cong [v] membungkus (mayat dsb): sambil membaca doa, lebai itu ~ mayat yg baru dimandikan
mengoleksi me.ngo.lek.si [v] mengumpulkan (menjadi satu); menjadikan barang-barang sbg koleksi
mengomersialkan me.ngo.mer.si.al.kan [v] (1) menjadikan sesuatu sbg barang dagangan; (2) menggunakan sesuatu untuk berdagang (mencari keuntungan sendiri): para pejabat dilarang ~ kedudukannya
mengomunikasikan me.ngo.mu.ni.ka.si.kan [v] mengirim lewat saluran komunikasi; menyebarkan melalui saluran komunikasi: seorang manajer wajib ~ peraturan perusahaan kpd seluruh karyawan
mengononkan me.ngo.non.kan [v] menceritakan; memberitahukan; mengabarkan: orang tua-tua sering ~ adanya hantu-hantu yg beliau sendiri belum pernah melihatnya
mengonsumsi me.ngon.sum.si [v] (1) menggunakan atau memakai barang-barang konsumsi; (2) memakan
mengorat-oret meng.o.rat-o.ret [v] mencoret-coret; menulisi (dinding dsb) dng cat secara sembarangan; mengoret-oret: ada tangan-tangan jahil yg -- dinding jembatan itu
mengorup me.ngo.rup [v cak] (1) merusak; (2) menyelewengkan (menggelapkan) barang (uang) milik perusahaan (negara) tempat kerjanya
menguakkan me.ngu.ak.kan [v] (1) membuka dng menolakkan (menarik) ke kiri ke kanan: ~ kedua daun pintu itu; (2) menembus dng menolakkan ke kiri dan ke kanan (tt kerumunan orang atau barisan); (3) menyibakkan (tt kerimbunan semak dan lalang): ia ~ lalang yg merintangi jalan yg akan dilaluinya; (4) merobohkan: ~ pagar
menguar-uarkan meng.u.ar-u.ar.kan [v] (1) memberitahukan kpd orang banyak (biasanya tt hal yg menggemparkan); (2) memberitakan; menyiarkan kabar (dl koran, majalah, dsb)
mengubrakan me.ngub.ra.kan [v] menggagalkan; membatalkan; (2) membiarkan tidak selesai (tt perkara dsb); (3) membubarkan (tt perkumpulan dsb); (4) menceraikan (tt perkawinan)
mengucapkan meng.u.cap.kan [v] (1) mengeluarkan ucapan (kata): mereka ~ sumpahnya dng khidmat; ketika aku ~ "amin", dia menyapukan kedua telapak tangan ke mukanya; (2) melisankan; melafalkan: perdana menteri ~ keputusan pemerintah; (3) mengatakan: aku tidak biasa ~ perkataan spt itu; (4) menyatakan: tidak lupa kami ~ terima kasih kpd teman-teman sejawat; ~ syukur; ~ selamat tahun baru kpd pembaca
menguit me.ngu.it [v] menyentuh-nyentuh dan menggerak-gerakkan dng barang yg tajam: ia ~ jarum arloji itu
mengukir meng.u.kir [v] menggores (menoreh, memahat, dsb) untuk membuat lukisan (gambar dsb) pd kayu (batu, logam, dsb): penduduk Bali pandai ~ kayu
mengukirkan meng.u.kir.kan [v] memberi berukir pd; menggambarkan (menuliskan) sesuatu dng cara diukir: ~ nama pd cincin
mengukus me.ngu.kus [v] (1) memasak (menanak dsb) dng uap air yg mendidih: ia ~ nasi; (2) memanaskan barang cair (spt air tapai) hingga menguap dan uapnya didinginkan sehingga menjadi cair kembali; menyuling
mengulur lidah meng.u.lur lidah [ki] meminta kembali barang yg sudah diberikan
mengumandangkan me.ngu.man.dang.kan [v] (1) mengeluarkan suara (bunyi) yg bergema: sebelum salat Idulfitri, jemaah ~ takbir dan tahmid; (2) ki mendengungkan; menggembar-gemborkan: di mana saja berpidato ia selalu ~ janji muluknya
mengumpamakan meng.um.pa.ma.kan [v] menyamakan (membandingkan) sesuatu dng; mengibaratkan; memisalkan; mengandaikan: ia ~ rumah tangga itu dng sebuah regu sepak bola
mengumpulkan me.ngum.pul.kan [v] (1) membawa sesuatu dan menyatukan dng yg lain agar berkumpul; (2) mengerahkan (rakyat dsb); menyuruh (membuat dsb) supaya berkumpul: ~ barang-barang antik; ~ orang; (3) menjumlahkan (bilangan dsb): ~ angka kemenangan
mengumumkan meng.u.mum.kan [v] memberitahukan kpd orang banyak; memaklumkan; menyebarluaskan: ~ hasil pemilihan pengurus; ~ penemuan baru melalui majalah ilmiah
mengundangkan meng.un.dang.kan [v] menjadikan undang-undang; mengumumkan undang-undang: Gubernur Jawa Barat telah ~ berlakunya beberapa undang-undang baru
mengundi meng.un.di [v] (1) menentukan (memilih, memutuskan, dsb) dng undi: ia harus ~ pembagian supaya adil krn orang lebih banyak dp barang; (2) memungut suara; melakukan pungutan suara (untuk memutuskan, memilih, dsb): ~ secara bebas
mengunggun meng.ung.gun [v] (1) menggunung; menumpuk: kayu batangan ~ di tepi hutan menantikan truk-truk untuk pengangkutan; (2) menumpuk (kayu dsb) lalu dibakar; membuat api unggun: calon mahasiswa baru sedang ~ (dl acara pembakaran atribut)
mengungkung me.ngung.kung [v] (1) memasang kungkung pd; membelenggu; (2) ki mengelilingi; meliputi: pd waktu penyakit itu sudah ~ badannya, barulah dia mendekati Allah; (3) ki mengurung; melingkung; mengepung: ~ kubu-kubu musuh
mengunjur meng.un.jur [v] duduk atau berbaring dng kaki lurus: dilihatnya seseorang ~ panjang di balai-balai
mengunjurkan meng.un.jur.kan [v] meluruskan kedua belah kaki (ketika duduk atau berbaring); membaringkan dng kaki mengunjur: ia ~ orang yg pingsan itu
menguraikan meng.u.rai.kan [v] (1) menjadikan berurai; membuka simpul dsb: ~ ikatan tali; (2) menceraikan (melepaskan) hubungan bagian-bagian (sendi-sendi, suku-suku, dsb) dr induknya (bagian yg lebih besar, pusat, dsb): ~ kalimat; (3) menerangkan (membentangkan) panjang lebar (tt pendapat, pikiran, dsb); menjelaskan dng gamblang (tt sesuatu yg belum jelas): dl laporan itu panitia ~ hasil evaluasi penataran yg lalu; (4) memaparkan dan menjelaskan sesuatu yg ringkas; (5) menjabarkan; menganalisis
mengurik-urik meng.u.rik-u.rik [v] mengorek-ngorek dng barang yg kecil: jangan ~ hidung di hadapan orang banyak
mengusai meng.u.sai [v] (1) bubar; bercerai-berai: orang-orang yg berkumpul itu pun ~ lah; (2) mengusaikan; membongkar-bongkar (timbunan dsb); menguraikan (rambut dsb); mencerai-beraikan; mengais-ngais (mencari apa-apa yg tertanam dsb): ia ~ timbunan buku itu; petani itu ~ kacang di ladangnya; setiap habis mandi, ia ~ rambutnya
mengutangi meng.u.tangi [v] memberi pinjaman uang kpd; memberi pinjaman barang spt memberi pinjaman uang
meni me.ni [n] cat merah yg dioleskan sbg lapisan dasar pd permukaan suatu barang sebelum dicat: -- besi; -- kayu
meniduri me.ni.duri [v] (1) tidur di; berbaring di; (2) ki bersetubuh dng: seorang pemuda ditangkap krn disangka ~ istri orang
menidurkan me.ni.dur.kan [v] (1) membawa tidur; membaringkan (meninabobokan dsb) supaya tidur: ia biasa ~ anaknya dng senandung; (2) merebahkan: setelah di rumah ia langsung ~ dirinya di balai-balai
menilai me.ni.lai [v] (1) memperkirakan atau menentukan nilainya; menghargai: pedagang itu belum dapat ~ harga intan itu; (2) memberi nilai; menganggap: ia ~ perkumpulan tari itu terlalu mementingkan pemasukan uang; (3) memberi angka (biji): saya berani ~ tujuh untuk gambar itu
menimbun me.nim.bun [v] menaruh sesuatu secara bersusun hingga menjadikan timbunan; menumpuk: ~ kayu; jangan ~ barang yg tidak berguna
menimpa me.nim.pa [v] (1) jatuh menindih (mengenai) sesuatu: bandela itu jatuh ~ dua orang kelasi yg sedang bekerja di geladak; (2) menjatuhi atau mengenai (terutama tt sesuatu yg tidak menyenangkan, spt penyakit, bencana, dsb): musibah kedua telah ~ hidup saya; angin ~ nya serta melecut tangan dan mukanya dng sambaran dingin air hujan; (3) memukul; mengenakan senjata kpd; (4) mencuri; menyerobot: pencoleng yg kerap kali ~ barang-barang di atas truk, dirazia oleh polisi
meningkat-ningkat me.ning.kat-ning.kat [v] (1) selalu meningkat (naik, bertambah, dsb): harga barang ~; (2) menjadikan berlenggek-lenggek: tanah yg miring itu dibuat ~
meninggalkan me.ning.gal.kan [v] (1) membiarkan tinggal (tetap ada, tidak dibawa pergi, dsb): pamanku ~ anak-anak yg sudah dewasa; malam itu rombongan dr Jakarta ~ desa kami; (2) menyisakan: ia hanya ~ uang seribu rupiah untuk belanja besok; (3) pergi dr; menghindar dr: hari ini ia hendak ~ kota Jakarta; banyak orang ~ kampung halamannya; (4) membiarkan lepas (lewat, tetap demikian halnya, dsb); melepaskan (cita-cita, niat, dsb): sudah lama ia ~ cita-citanya yg semula; (5) sudah mendahului (melewati, melampaui, melebihi, dsb): dl hal ini, bangsa Barat sudah jauh ~ kita; (6) tidak memasukkan dl perhitungan (acara, pembicaraan, dsb); mengesampingkan: ia hanya menyebut masalah-masalah besar dan ~ yg kurang penting; (7) membuang (adat, kebiasaan buruk, keyakinan, dsb): ~ adatnya yg buruk; ~ ideologi yg bertentangan dng Pancasila; (8) mengalpakan; melalaikan: ~ kewajiban; ~ syariat
menintai me.nin.tai [v] menandai dng tinta: sekretaris direktur itu sibuk menginventariskan berita yg berhubungan dng pemerintahan dng ~ surat-surat kabar
menitis me.ni.tis [v] bertitik-titik; menitik; menurun: hujan baru saja reda, air masih ada yg ~ dr daun-daunan
meniup me.ni.up [v] (1) mengembus; (2) membunyikan dng mengembus (suling, peluit, dsb); (3) cak menyemburi; memantrai; menjampi: dukun itu diminta ~ anak yg kerasukan; (4) ki mengobarkan (perselisihan, semangat bertanding, dsb): jika tidak ada yg ~ , perselisihan itu sudah dapat diselesaikan
meniup-niup me.ni.up-ni.up [v] (1) berkali-kali meniup; (2) ki mengobarkan (perselisihan dsb)
meniupkan me.ni.up.kan [v] (1) mengembuskan; (2) menyemburkan; mengenakan jampi-jampi; (3) mengobarkan (semangat, pertentangan, dsb)
menjabal men.ja.bal [a] tampak besar spt gunung: barisan bukit itu ~ dr seberang danau itu
menjadi men.ja.di [v] (1) (diangkat, dipilih) sbg: ia diangkat (dipilih) ~ wakil presiden; (2) (dibuat) untuk: daun kumis kucing dapat diramu ~ obat penyakit kencing batu; (3) berubah keadaan (wujud, barang) lain; menjelma sbg: orang itu dapat mengubah dirinya ~ harimau; (4) menjabat pekerjaan (sbg): ayahnya ~ guru
menjaga men.ja.ga [v] (1) menunggui (supaya selamat atau tidak ada gangguan): mereka selalu ~ kampungnya dng baik; (2) mengiringi untuk melindungi dr bahaya; mengawal: ajudan itu selalu ~ atasannya; (3) mengasuh (mengawasi anak kecil); (4) mengawasi sesuatu supaya tidak mendatangkan bahaya; mencegah (bahaya, kesukaran, kerugian): tugas mereka ialah ~ bahaya api; (5) mempertahankan keselamatan (orang, barang, dsb): pemerintah memperkuat pasukan yg ~ pantai; (6) mengikhtiarkan (supaya); mengurus (supaya): kita harus ~ agar pemasukan tidak lebih besar dp pengeluaran; (7) memeliharakan; merawat: ia ~ baik-baik neneknya yg sakit
menjajakan men.ja.ja.kan [v] menjual barang dagangan (dng dibawa berkeliling): pagi-pagi benar ia telah keluar ~ barang dagangannya
menjangkang men.jang.kang [v] (berjalan) dng kaki terbuka lebar-lebar
menjejak men.je.jak [v] (1) menginjak, mengenjak; (2) hampir mengenai (tanah, dasar, dsb): sauh itu hampir ~ dasar laut; (3) ki datang di; mengunjungi: baru sekali ia ~ kota ini
menjejakkan men.je.jak.kan [v] menginjakkan (kaki); melangkahkan: baru kali ini ia ~ kaki di rumah saya
menjelajahi men.je.la.jahi [v] (1) menelusuri (suatu daerah) sampai ke pelosok-pelosok: ia telah ~ seluruh kota itu; (2) ki meneliti; mengamati: kita harus ~ dulu masalah itu agar memperoleh gambaran yg jelas
menjelmakan men.jel.ma.kan [v] (1) memasukkan; menuangkan (tt jiwa, angan-angan, cita-cita, harapan, dsb) ke dl sesuatu: belum ada lagi pujangga yg dapat ~ cita-cita masyarakat ke dl roman yg baru; (2) melahirkan; menciptakan; mewujudkan (tt karangan dsb): ia belum dapat ~ hasil sastra yg bertaraf internasional
menjerangkang men.je.rang.kang [v] membaringkan badan dng kaki (tangan) terangkat ke atas
menjodohkan men.jo.doh.kan [v] menjadikan dua hal (orang, barang) sbg pasangan; mengusahakan (menjadikan) bersuami istri; mengawinkan
menokok me.no.kok [v] (1) memberi tokok; menambah; mengimbuhi; (2) melengkapi (yg kurang): saya mempunyai persediaan barang untuk ~ kekurangan itu; sekadar untuk ~ pengetahuan [v] (1) memukul dng martil dsb; memalu; mengetuk: ~ paku; (2) memukul supaya pecah (menjadi kecil-kecil): ~ batu; (3) menabuh (gamelan dsb): ~ gamelan
menolak me.no.lak [v] (1) mendorong; menyorongkan; mendesak ke depan (ke samping): ia ~ temannya sehingga jatuh terjungkal; (2) mencegah (bahaya dsb); menangkal (penyakit dsb); mengelakkan atau menangkis (serangan dsb): ~ hujan; ~ penyakit cacar; ~ serangan musuh; (3) tidak menerima (memberi, meluluskan, mengabulkan); menampik: dia tidak pernah ~ permintaan anak kesayangannya; (4) tidak membenarkan (pendapat): guru itu ~ protes yg diajukan oleh muridnya; (5) mengusir; menghalau: akhirnya negara itu berhasil ~ penjajah; (6) mengurangi; memotong: tokoh itu ~ harga barang sebesar 10% selama bulan ini
menomori me.no.mori [v] memberi bernomor: di perpustakaan dia bertugas ~ buku-buku perolehan baru
menorpedo me.nor.pe.do [v] (1) menembakkan (melepaskan) torpedo (untuk menenggelamkan kapal dsb): sebuah kapal selam berhasil ~ dua kapal pengangkut; (2) cak menggagalkan (usaha dsb); mencegah; menghalangi; (3) cak mengangkat (menaikkan pangkat dsb) dng sekehendak hati: ia ~ saudara sendiri menjadi direktur baru di perusahaan itu
mensketsa men.sket.sa [v] (1) membuat lukisan cepat; (2) membuat gambar rancangan
mentang men.tang , men.tang-men.tang adv hanya krn merasa ..., maka ...: -- engkau kaya, barang yg tidak perlu kaubeli juga; -- ia pendekar, galaknya bukan main
mentaus men.ta.us [n] pohon, kayunya halus berwarna putih dan awet, disukai untuk dibuat barang ukiran, msl wayang golek, getahnya dapat dipakai untuk mengobati sakit mata; Wrightia javanica
menteleng men.te.leng [Jw v] membuka mata lebar-lebar; membelalakkan mata: ketika ditanya hakim terdakwa diam saja, matanya -- , sampai hakim menegurnya
mentifakta men.ti.fak.ta [n] fakta dl dokumen yg merupakan hasil gambaran dr pembuatnya sehingga berbeda dng fakta yg objektif
mentigi men.ti.gi [n] pohon perdu, kayunya dibuat barang hiasan spt hulu keris, sarung pedang; Pemphis acidula
mentranskripsikan men.tran.skrip.si.kan [v] menyalin: sangat dirasakan perlunya ~ naskah lama ke dl ejaan baru
menukar me.nu.kar [v] (1) mengganti (dng yg lain); menyilih; mengubah (nama dsb); memindahkan (tempat dsb): Pemerintah berusaha ~ nama jalan yg ada dng nama pahlawan; ~ mobil lama dng mobil baru; (2) Mk berbelanja; membeli-beli: ia hendak ~ ke pasar
menumpuk me.num.puk [v] (1) menaruh bersusun-susun; menimbun(-nimbun); melonggokkan: ia sedang sibuk ~ buku-buku di dl lemari; ia ~ padi di lumbung; (2) ki mengumpulkan banyak-banyak; menimbun-nimbun (barang dagangan dsb): satu bulan sebelum hari raya, para pedagang sudah ~ barang-barang dagangan; (3) ki mengumpul: cita-citanya sudah ~ di kepalanya
menumpukan me.num.pu.kan [v] (1) menekan (telapak kaki) pd; menjejakkan: ia ~ kakinya di batu; (2) menolak(kan): ayah ~ permintaan; (3) mendasarkan pd: ia ~ pendapat-pendapatnya pd hasil-hasil penyelidikan; (4) ki menyokong; menunjang: ia memperkuat barisan belakang untuk ~ barisan depan; (5) ki memusatkan atau mengerahkan (minat, tenaga, dsb) pd: ia ~ segenap usahanya pd usaha pembangunan; (6) ki meninggalkan: ~ tanah tumpah darahnya
menunggikkan me.nung.gik.kan [v] (1) menunggingkan; (2) menjungkirkan, membalikkan (kepala ke bawah, kaki atau ekor ke atas): pelayan sedang sibuk ~ botol-botol kecap yg baru dicuci; (3) membuat menjadi bongkok (condong) ke depan (tt punggung)
menunggu me.nung.gu [v] (1) tinggal beberapa saat di suatu tempat dan mengharap sesuatu akan terjadi (datang): dia ~ ibunya yg sedang ke pasar; (2) tinggal sementara untuk merawat, menjaga (barang-barang, rumah, orang sakit, dsb); menunggui: suami istri itu tinggal ~ dan memetik hasil ladangnya; (3) menantikan (sesuatu yg mesti datang atau terjadi); menunggukan: hidup di dunia hanyalah ~ giliran dipanggil Tuhan; (4) mengharap: sebenarnya sudah lama saya ~ uluran tangan Anda; (5) mendiami; menghuni; menunggui: dialah yg ~ rumah saya selama dua tahun; hantu yg ~ pohon beringin itu sudah dipindahkan
menungkai me.nung.kai [v] merebahkan (membaringkan) kerbau dsb (sesudah diikat kakinya)
menunjuk me.nun.juk [v] (1) mengacungkan jari telunjuk ke ...: orang itu yg kucari, katanya sambil ~ ke arah anak laki-laki berbaju kumal itu; (2) memberi tahu dng sesuatu yg diarahkan ke ...: gambar itu ~ ke arah tempat yg hendak dituju; (3) mengacungkan jari telunjuk ke atas: siapa yg tahu jawabannya hendaklah ~; (4) menentukan (siapa-siapa yg diberi tugas, dipilih, diangkat, dsb): Bu Guru ~ anak terpandai di kelas sbg ketua kelas; (5) menyatakan (sesuatu); mengingatkan dng menyebut bukti (pasal, aturan, surat, dsb): ia ~ Pasal 15 sbg dasar tindakannya itu
menuntun me.nun.tun [v] (1) membimbing (dng menggandeng tangan): dng sabar perawat itu ~ pasien itu dan mengantarkannya sampai ke pintu taksi; (2) menunjuk (mengarahkan) ke jalan yg benar: ia ~ kuda itu ke jalan yg menuju ke perkebunan; dng cinta kasih dia mampu ~ anaknya ke jalan yg benar [v] menutup mata (muka) dng sapu tangan dsb; bertuntun
menunukan me.nu.nu.kan [v] menyalakan; mengobarkan; membakar
menusuk me.nu.suk [v] (1) mencocok dng barang yg runcing; mencoblos: dokter ~ bisul; dl pemilihan umum, kita boleh ~ salah satu tanda gambar; (2) menikam: ia ~ leher musuhnya dng belati
menyadaikan me.nya.dai.kan [v] menaruh (perahu) di darat: pd musim angin barat kebanyakan nelayan -- perahunya
menurunkan me.nu.run.kan [v] (1) membawa (menjadikan) turun, spt menarik turun, mengerek ke bawah, membongkar muatan, dsb: ~ bendera; ~ sauh; ~ barang dr kapal; ~ pasukan payung; (2) merendahkan (derajat, kedudukan, dsb); memerosotkan atau mengurangkan (harga, nilai, dsb) menyurutkan (menyusutkan); memakzulkan (raja): ~ derajat (pangkat, gengsi); ~ harga (pajak, ongkos, biaya); (3) memperanakkan; meninggalkan (warisan, pusaka, dsb) kpd; memindahkan kpd (anak, cucu, dsb): lurah itu ~ jabatannya kpd anaknya; (4) menggembalakan: ~ lembu; (5) menyampaikan wahyu (sabda, ajaran, dsb): Allah ~ wahyu kpd Nabi Muhammad saw.; (6) memilih untuk ikut bermain (bertandang dsb); menyertakan; mengikutkan: Persija ~ pemain-pemain terbaik; (7) Ling membentuk (kata dsb) jadian (spt dng awalan, akhiran, atau sisipan): kata 'makan' dng akhiran '-an' ~ kata 'makanan'
menurut me.nu.rut [v] berjalan dsb melalui atau mengikuti (jalan, garis, jejak, dipakai juga dl arti kiasan, dsb): kereta api berjalan ~ rel; ~ garis yg telah ditentukan; (2) v meniru; mencontoh; meneladan: anak-anak disuruhnya menggambar ~ contoh di papan tulis; (3) v melakukan apa yg diperintahkan (disetujui, dikatakan, dsb); tidak melawan (membantah atau menentang); mengindahkan (nasihat, petunjuk, ajaran, dsb); patuh kpd: apa jadinya kalau ia tidak ~ kpd ajaran orang tuanya; (4) v memenuhi (syarat, ketentuan, harapan, permintaan, dsb); (5) v ikut: si bungsu itu selalu ~ ibunya, ke mana pun ibunya pergi; (6) p berdasar; sepanjang (kabar, pendapat, dsb): ~ berita radio pagi ini, Presiden akan meninjau daerah pertanian di Sulawesi; (7) v sesuai dng (tidak melanggar, tidak bertentangan dng); selaras dng: tindakan itu sudah ~ pd peraturan yg berlaku
menyadur me.nya.dur [v] (1) menyepuh (dng emas, perak, dsb): tukang emas telah -- perhiasan itu sehingga tampak spt baru; (2) menyusun kembali cerita secara bebas tanpa merusak garis besar cerita, biasanya dr bahasa lain: pengarang itu suka -- cerita dr bahasa asing ke dl bahasa Indonesia; (3) mengolah (hasil penelitian, laporan, dsb); mengikhtisarkan: mereka sedang -- hasil penelitian mereka untuk dijadikan buku
menyahajakan me.nya.ha.ja.kan [v] (1) menyederhanakan; mempermudah: kita telah berusaha -- prosedur pengeluaran barang dr gudang; (2) melakukan dng sengaja: penjajah -- hal itu untuk menghambat kemajuan rakyat
menyala me.nya.la [v] (1) tampak atau keluar nyalanya: lampu-lampu ~ serentak ketika tombol ditekan; (2) tampak mempunyai nyala; terang sekali: merah ~; (3) tampak bersinar; cemerlang: cat baru akan membuat kendaraan ~; (4) bersinar (menyorot) tajam (tt mata ketika sedang marah dsb): dia memandang musuhnya dng mata ~; (5) cak cantik menarik: Anda tampak lebih ~ dl pakaian yg berpotongan sederhana
menyalai me.nya.lai [v] (1) mengeringkan, mengasapi (ikan, daging, pisang) di atas api; (2) memanaskan (wanita yg baru melahirkan) dng cara mendekatkannya pd api
menyalakan me.nya.la.kan [v] (1) menjadikan bernyala; (2) menghidupkan: ~ lampu; (3) ki mengobarkan: juru kampanye itu berhasil ~ semangat perjuangan
menyalangkan me.nya.lang.kan [v] membelalakkan (mata); membuka (mata) lebar-lebar; memandang dng sinar mata yg tajam: orang itu membentak seraya ~ matanya
menyamakan me.nya.ma.kan [v] (1) membuat (menjadikan) sama; memperlakukan (menganggap) sama: jangan -- kehidupan kita dng kehidupan bangsa lain krn mempunyai kepribadian sendiri; (2)membandingkan; mengumpamakan; mengibaratkan: -- apa yg dilakukan itu dng menegakkan benang basah
menyaman me.nya.man [v] (1) menuntut; mendakwa: jaksa -- orang itu atas kesalahan melakukan pencurian dan penipuan; (2) menyita: polisi telah -- senjata dan pisau milik telah sbg barang bukti
menyampah me.nyam.pah [v] (1) menjadi sampah: barang-barang itu dibiarkan -- di halaman; (2) mengotori: kerjamu setiap hari hanya -- halaman dan engkau tidak mau membersihkannya
menyandarkan me.nyan.dar.kan [v] (1) meletakkan dsb bersandar pd: ia -- sepedanya pd tembok; (2) menggantungkan hidup pd; mempercayakan hidup pd: laki-laki itu -- hidup keluarganya pd hasil berjualan rokok [v] memberikan barang sbg sandar: saya mau -- cincin ini
menyandingi me.nyan.dingi [v] (1) mendampingi; membarengi; menemani: kami ditugaskan -- tamu itu; (2) mempersunting; memperistri: pemuda itu beruntung dapat -- gadis cantik itu
menyangkarkan me.nyang.kar.kan [v] memasukkan ke dl sangkar (kurungan): ia -- burung yg baru dibelinya
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyasar luas me.nya.sar luas sasaran yg tidak dapat tertutup tembakan, baik dng cara penembakan sasaran lebar maupun dng cara penembakan sasaran dalam
menyasar titik me.nya.sar titik sasaran yg kelebaran dan kedalamannya tidak lebih dp garis perkenaan
menyegel me.nye.gel [v] (1) membubuhkan meterai; (2) membubuhkan cap (dng lak dsb) pd surat rahasia: supaya aman, mereka harus -- surat rahasia itu; (3) menutup rumah (bangunan, barang, dsb) yg disita dng menempelkan segel pd pintu dsb: mereka telah -- bangunan itu krn statusnya tidak jelas
menyelar me.nye.lar [v] (1) memberi tanda (cap) dng besi yg membara; (2) membakar; menghanguskan; (3) menggoreng
menyelarkan me.nye.lar.kan [v] memberi tanda (cap) dng besi yg membara
menyelidik me.nye.li.dik [v] (1) memeriksa dng teliti; mengusut dng cermat: tim petugas dikirim untuk -- penyebab kebakaran hutan itu; (2) menelaah (mempelajari) dng sungguh-sungguh: bertahun-tahun lamanya ia -- bahasa dan adat istiadat suku Toraja; (3) memata-matai; meluluk; mengintai: rasanya ada juga anasir-anasir asing yg -- kekuatan dan kemampuan tentara kita; (4) menggeledah (untuk mengetahui sesuatu): petugas pabean itu -- seluruh barang penumpang
menyeludupkan me.nye.lu.dup.kan [v] (1) memasukkan dng diam-diam; menyurukkan; (2) memasukkan barang gelap
menyelundupkan me.nye.lun.dup.kan [v] (1) menyeludukkan; menyurukkan: dia -- kepalanya ke dl belukar; (2) memasukkan dng sembunyi-sembunyi atau secara gelap: kapal patroli ALRI dapat menangkap beberapa buah perahu yg hendak -- barang-barang ke Sulawesi; (3) menyusupkan: yg -- mata-mata musuh itu ternyata orang dalam
menyelami me.nye.lami [v] (1) menyelam ke dl (air, laut, dsb): tidak ada orang yg berani -- lubuk itu; (2) menyelam untuk mencari (mengambil dsb) sesuatu: penyelam itu -- kapal yg tenggelam di Selat Malaka; (3) menduga atau mengajuk (isi hati, batin, dsb): aku ingin -- isi hatinya; (4) memeriksa (menyelidiki, mempelajari) dalam-dalam: maksudnya hendak -- sejarah filsafat Barat; (5) memahami (merasai, mengetahui) dng sungguh-sungguh: ia tidak dapat -- pendirian (ideologi) kawan barunya itu; (6) mengarungi: tidak sedikit penderitaan yg dialaminya dl -- kehidupan dunia ini [v] (1) menyelam ke dl (air, laut, dsb): tidak ada orang yg berani -- lubuk itu; (2) menyelam untuk mencari (mengambil dsb) sesuatu: penyelam itu -- kapal yg tenggelam di Selat Malaka; (3) menduga atau mengajuk (isi hati, batin, dsb): aku ingin -- isi hatinya; (4) memeriksa (menyelidiki, mempelajari) dalam-dalam: maksudnya hendak -- sejarah filsafat Barat; (5) memahami (merasai, mengetahui) dng sungguh-sungguh: ia tidak dapat -- pendirian (ideologi) kawan barunya itu; (6) mengarungi: tidak sedikit penderitaan yg dialaminya dl -- kehidupan dunia ini
menyemaikan me.nye.mai.kan [v] (1) menyemai; (2) ki memupuk (menyebarkan) cita-cita (semangat): pidatonya -- semangat kebangsaan
menyemayamkan me.nye.ma.yam.kan [v] (1) mendudukkan (di atas takhta, singgasana); (2) membaringkan; menginapkan (jenazah): pihak keluarga akan membawa jenazah almarhum setelah -nya di rumah duka
menyembronokan me.nyem.bro.no.kan [v] memperlakukan dng sembarangan (kurang hormat dsb)
menyenangi me.nye.nangi [v] menyukai; suka akan: kaum remaja -- mode-mode baru
menyendeng me.nyen.deng [v] menjadi miring; menjadi senget: gambar di tembok itu ternyata -- ke kiri
menyepertikan me.nye.per.ti.kan [kl v] (1) mematutkan; memantaskan; (2) menyamakan dng; mengumpamakan; mengibaratkan
menyerah me.nye.rah [v] (1) berserah; pasrah: kita tidak mampu berbuat apa-apa selain dr -- kpd Tuhan Yang Mahakuasa; (2) memberikan dirinya kpd yg berwenang: anggota gerombolan yg -- akan diampuni; (3) menurut saja (sekehendak orang); tidak melawan: pendek kata saya -- saja, disuruh apa pun baiklah; (4) ki mengaku kalah; tunduk (tidak akan melawan lagi): mereka tidak mau -- mentah-mentah; sesudah habis pelurunya, barulah mereka -- kalah
menyerak me.nye.rak [v] memencar ke mana-mana; menyebar: mula-mula anak-anak itu berkumpul, lalu -
menyerakkan me.nye.rak.kan [v] (1) menjadikan berserak-serak (berantakan; porak-poranda); (2) memencarkan; menjadikan terpencar-pencar; (3) menyebarkan; menyiarkan (tt berita dsb)
menyerap me.nye.rap [v] (1) masuk ke dl melalui liang renik (terutama tt barang cair); meresap; merembes: air lebih cepat -- ke dl tanah pasir; (2) mengisap (tt suatu benda thd barang cair): kertas semacam ini mudah -- tinta; (3) ki masuk (meresap) benar-benar (ke dl badan, hati, dsb): dinginnya -- sampai ke tulang; kepercayaan yg sudah -- ke dl hati; (4) ki amat mesra (tt persahabatan); (5) ki membawa masuk sehingga spt menjadi sendiri (tt budaya asing dsb): bahasa kita telah -- unsur-unsur asing
menyerbakkan me.nyer.bak.kan [v] menyiarkan (menyebarkan) bau yg harum semerbak
menyeret me.nye.ret [v] (1) menghela, menarik maju (barang yg dihela bergeser di tanah atau di air); menarik: -- bambu; -- bangkai buaya; (2) ki memaksa ikut (turut); menarik dng paksa; membawa (orang) dng paksa: pemuda kampung itu berhasil -- pencopet yg tertangkap basah itu ke kantor polisi; (3) ki menghadapkan ke pengadilan: polisi berusaha -- para pengedar narkoba ke meja hijau
menyeret-nyeret me.nye.ret-nye.ret [v] (1) menyeret berkali-kali; (2) menyeret barang yg banyak; (3) ki membawa-bawa atau melibatkan (ke dl suatu perkara atau masalah): perilakunya yg buruk itu -- nama orang tuanya
menyergah me.nyer.gah [v] mengejutkan dng bersuara keras (msl membentak atau menghentakkan kaki): baru saja ia hendak duduk, yg empunya rumah -nya sehingga ia terloncat
menyerimpung me.nye.rim.pung [v] (1) mengikat kedua ujung tali masing-masing pd kaki kiri dan kaki kanan binatang (agar tidak dapat berlari cepat): ia -- ayamnya yg baru saja dibelinya; (2) ki membuat agar tidak dapat berbuat (melangkah) lebih jauh; membelenggu
menyertai me.nyer.tai [v] (1) mengiringi; membarengi: beberapa pesawat pemburu -- pesawat B-29; (2) menemani; mengawani; mendampingi: kemana saja ia melawat, ibunya selalu -nya; (3) ikut serta atau menemani untuk membantu atau menolong: siapa yg akan -ku dl perundingan ini; (4) ikut serta dl; ikut mengambil bagian dl: siapa yg hendak -- kongres itu dipersilakan mendaftarkan diri kpd panitia
menyeru-nyerukan me.nye.ru-nye.ru.kan [v] berkali-kali menyerukan; menggembar-gemborkan: apa gunanya mereka -- perdamaian dunia jika mereka sendiri bersiap-siap untuk berperang
menyerukan me.nye.ru.kan [v] (1) mengucapkan sesuatu (kata-kata) dng nyaring; meneriakkan: sebentar-sebentar kedengaran penjaja -- barang dagangannya; tampak seseorang berdiri di menara sedang -- azan; (2) memberitahukan (mengabarkan, mengumumkan, dsb) dng suara nyaring: panitia -- hasil-hasil pertandingan melalui pengeras suara; (3) menganjurkan: ke-pala desa -- kpd warganya agar tetap memelihara kebersihan
menyervis me.nyer.vis [v] (1) memperbaiki barang yg rusak atau usang; merawat secara khusus suatu barang yg masa penggunaannya telah melampaui batas waktu tertentu: ia seorang wiraswasta yg menjual dan -- barang elektronik berikut pemasangan instalasinya; (2) memberikan layanan yg menyenangkan
menyesah me.nye.sah [v] (1) memukul dng barang yg melenting; menyembat: ia -- anjing itu dng rotan; (2) mencuci dng membanting-bantingkan pd batu (tt pakaian dsb): -- cucian
menyesap me.nye.sap [v] (1) minum dng mengisap (spt burung atau binatang): burung -- air; (2) mengisap (tt barang cair): lebah -- madu; (3) menyusu: bayi yg sedang -
menyiapkan me.nyi.ap.kan [v] (1) menyediakan: ia -- sarapan bagi keluarganya; (2) mengatur (membereskan) segala sesuatu (untuk): kami -- barang-barang yg akan dibawa; (3) menyelesaikan; mengerjakan hingga selesai: ia diberi waktu seminggu untuk -- laporan; (4) mengadakan sesuatu untuk; membentuk (mengurus dsb) untuk
menyiarkan kilat me.nyi.ar.kan kilat berita (selebaran) penting yg disiarkan dng segera sesudah terjadi sesuatu
menyihir me.nyi.hir [v] menggunakan sihir: kabarnya ia pandai -- orang
menyinggahi me.nying.gahi [v] (1) singgah di: jalur pelayaran itu -- kota-kota Surabaya, Bali, Makassar, dan Ambon; (2) berhenti di suatu tempat untuk menjemput (mengambil dsb): tiap pagi ia lalu di sini -- temannya yg tinggal di ujung jalan itu; (3) Mk mengambil barang titipan (barang yg sedang diperbaiki)
menyinggahkan me.nying.gah.kan [v] (1) menghentikan kapal (pesawat terbang dsb) ketika dl perjalanan: pilot itu -- kapal di Makassar; (2) berhenti sebentar ketika dl perjalanan untuk menurunkan atau memberikan sesuatu: kapal itu -- barang-barang pos di Ampenan; (3) menyilakan singgah (mampir): kemarin ia -- kawannya di rumah
menyirapkan darahnya me.nyi.rap.kan darahnya berdebar-debar (krn terkejut): -- darahnya mendengar berita itu
menyiratkan me.nyi.rat.kan [v ki] menampakkan (menunjukkan, menggambarkan, dsb) hal-hal yg tersembunyi (di balik kata-kata, perilaku dsb): pidatonya -- perlunya pembaruan
menyisik me.nyi.sik [v] (1) membuang sisiknya (tt ikan sebelum dimasak); (2) meraut (bambu, pensil, lidi, dsb); (3) membersihkan pohon atau batang dr duri-durinya; (4) memeriksa baik buruknya ayam sabung dng menilik sisik pd kaki ayam itu; (5) Mk menangkap ikan dng menyebarkan sisik ikan ke aliran air selokan dan menunggu ikan dng tangguk
menyisipkan me.nyi.sip.kan [v] (1) memasukkan ke sela; menyelipkan: -- seorang anak dl barisan; -- keris di pinggang; Adik -- pensil dl bukunya; (2) memakai sesuatu untuk menyisip: Bapak -- genting di atap; tukang itu -- ubin di lantai; -- papan di dinding; (3) Ling membubuhkan sisipan pd suatu kata
menyita me.nyi.ta [v] (1) mengambil, merampas, dan menahan barang, dilakukan oleh alat negara (polisi dsb) sesuai dng putusan hakim; membeslah: jaksa menuntut agar negara -- barang bukti seharga dua ratus juta rupiah; (2) cak mengambil; merampas: melukis telah -- sebagian besar waktuku
menyongsong me.nyong.song [v] (1) berjalan maju untuk menghadapi (menempuh) sesuatu yg datang dr arah yg berlawanan: para keluarga berdatangan ke stasiun -- rombongan prajurit yg baru tiba; berlayar -- angin; (2) melawan; menentang: -- tindakan yg dianggap merugikan rakyat; (3) menyambut (kedatangan tamu dsb); mengelu-elukan: mereka -- pahlawan olahraga itu dng sorak sorai yg gegap gempita; (4) menyambut (hari raya, kelahiran bayi, dsb) dng perayaan, selamatan, dsb: untuk -- hari kemerdekaan, penduduk dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan kampung; (5) memberikan ganti rugi, santunan, dsb; menyilih; memenuhi (syarat, harapan, dsb); mengembalikan uang yg berlebih: ia bersedia -- biaya yg sudah kita keluarkan
menyorakkan me.nyo.rak.kan [v] menyerukan; meneriakkan dng suara nyaring: -- barang-barang yg akan dilelang; mereka -- pekik kemerdekaan yg menggembirakan hati rakyat
menyubal me.nyu.bal [v] mencampuri dng barang yg kurang baik mutunya (supaya kelihatan banyak, bertambah berat, dsb)
menyulap me.nyu.lap [v] (1) mengubah rupa barang dsb dng cara yg ajaib; bermain sulap: sejak umur dua belas tahun, ia sudah belajar -; ia -- kertas menjadi saputangan; (2) cak mengubah sesuatu dng cepat: pengusaha itu -- 25 ha tanah kering menjadi kebun cengkih; (3) cak menggelapkan (uang, barang, dsb): ia telah yg -- uang perkumpulan kita; (4) cak memalsukan: ia -- surat jalan
menyumbang me.nyum.bang [a] menjadi sumbang [v] (1) memberikan sesuatu kpd orang yg sedang mengadakan pesta dsb sbg sokongan: ketika mengawinkan anaknya, banyak orang yg --; (2) turut membantu (menyokong) dng tenaga, pikiran, dsb: justru saya ingin -- dng ide-ide baru untuk kemajuan dan perkembangan usahanya
menyumpah me.nyum.pah [v] (1) mengangkat sumpah; bersumpah; menyatakan sesuatu dng sumpah: ia -- demi Allah dan Rasulnya; (2) menyuruh bersumpah; mengambil sumpah; menyumpahi: pejabat itu bertugas -- para pegawai negeri sipil yg baru diangkat [v] (1) mengeluarkan kata-kata kotor (kutuk dsb); memaki-maki kpd: ia -- pengemudi yg menyerempet mobilnya; (2) mengenakan perkataan (harapan dsb) yg tidak baik kpd; mengutuk; memaki-maki; menyumpah: tidak akan orang tua -- anaknya
menyungging me.nyung.ging [v] (1) melukis berwarna; mewarnakan (mewarnai) gambar perhiasan: -- wayang; (2) menyunggingkan
menyuplai me.nyup.lai [v] membekali atau memberikan (untuk persediaan) barang-barang yg dibutuhkan: -- makanan untuk pengungsi
menyurai me.nyu.rai [v] mencerai-beraikan; membubarkan
menyusahkan me.nyu.sah.kan [v] (1) menyebabkan susah; menyedihkan: dr kecil kerjanya tidak lain hanya -- orang tuanya; (2) menyukarkan; menyulitkan: kejahatan yg dilakukannya -- ayahnya yg mempunyai kedudukan tinggi di kota itu; (3) bersusah hati atau bersedih krn suatu hal: ia -- suaminya yg dikabarkan gugur
menyusun me.nyu.sun [v] (1) mengatur dng menumpuk secara tindih-menindih; menaruh berlapis-lapis: adik -- piring yg sudah dicuci; (2) mengatur secara baik: -- karangan bunga; (3) menempatkan secara beraturan: mereka sedang -- kursi untuk rapat; (4) membentuk pengurus (panitia dsb): organisasi itu sudah -- pengurus baru; (5) merencanakan: mereka sedang -- rancangan kerja; (6) mengarang buku (kamus, ensiklopedia, dsb)
menyusupkan me.nyu.sup.kan [v] (1) memasukkan ke bawah sesuatu: ia -- dompetnya di bawah bantal; (2) merembeskan masuk; menyelundupkan: ia -- barang terlarang melalui petugas pelabuhan; pihak musuh terbukti telah -- mata-matanya
merah beranang [Jw] merah membara
merahap me.ra.hap [v] (1) menutup mayat dng kain rahap: kami ~ mayat itu dng kain batik; (2) menyelimuti; menyelubungi: ia ~ tubuhnya dng kain basah [v] rahap; bertengger: burung pipit berkawan-kawan terbang ~ hinggap di mayang padi; (2) meniarap, menjerahap; (3) duduk (berlutut) di samping orang yg terbaring: ia ~ ibunya seraya menangis tersedu-sedu
merampok me.ram.pok [v] (1) mencuri dng paksa (biasanya dilakukan oleh lebih dr satu orang): sebelum ~ , mereka menganiaya korbannya; (2) merampas dng kekerasan: penjahat tidak berhasil ~ uang saudagar itu; (3) mencuri barang (uang) dl jumlah banyak
merangkak-rangkak me.rang.kak-rang.kak [v] (1) maju dng amat lambat; terhenti-henti (belajar, membaca); (2) baru mencoba-coba melakukan sesuatu; (3) ki merendahkan diri
merangkum me.rang.kum [v] (1) membawa dl pelukan: ia ~ kain-kain itu dan membawanya ke luar; (2) meliputi; melingkung(i): rasa cemas selalu ~ hatinya; (3) menyatukan (merangkai) pokok-pokok pembicaraan (uraian, dsb) yg terpencar; meringkas (uraian, dsb) dl bentuk pokok-pokok saja; (4) ki memeluk: ibu itu ~ dan mencium anaknya yg baru tiba
merata me.ra.ta [v] (1) menjadi rata: menerapkan sistem pembaharuan pendidikan secara ~ dan menyeluruh; (2) tersiar tersebar, menular ke segala penjuru: kabar itu sudah ~ ke seluruh kota
meraung-raungkan me.ra.ung-ra.ung.kan [v ki] menggembar-gemborkan: tidak jemu-jemunya ia ~ cita-citanya
merayahi me.ra.yahi [v] merayah (banyak-banyak; berkali-kali): maling itu ~ ternak di Jawa Barat
merdangga mer.dang.ga [kl n] gendang panjang, di tengah lebih lebar dp di ujungnya, dipukul dng tangan
merduk mer.duk [ark n] barang (harta benda yg) tidak berharga
merebah me.re.bah [v] berbaring: ketika ia datang tadi, saya sedang ~ di tempat tidur
merebahkan me.re.bah.kan [n] (1) membuat (menjadikan) rebah; menumbangkan; merobohkan: ~ pohon; (2) membaringkan: dia ~ diri di atas rumput untuk melepaskan lelah; (3) ki menyembelih (binatang): mereka ~ kerbau dan kambing untuk pesta perkawinan itu; (4) ki menggulingkan; menjatuhkan (pemerintah); menggagalkan: ~ pemerintah
mereekspor me.re.ek.spor [v] mengirimkan kembali ke negara asal (atau negeri lain) barang-barang yg diimpor: mereka diminta untuk ~ mobil-mobil yg mereka bawa dr Eropa
merek me.rek [n] (1) tanda yg dikenakan oleh pengusaha (pabrik, produsen, dsb) pd barang yg dihasilkan sbg tanda pengenal; cap (tanda) yg menjadi pengenal untuk menyatakan nama dsb: pisau ini tidak ada -- nya; (2) ki kegagahan; keunggulan; kualitas
merek dagang [Dag] nama, simbol, gambar, huruf, kata, atau tanda lainnya yg digunakan oleh industri dan perusahaan dagang untuk memberi nama pd barang-barangnya dan membedakan diri dr yg lain, biasanya dilindungi oleh hukum
merekam me.re.kam [v] (1) mengecap; mencetak; memberi bergambar (garis-garis) berwarna pd kain dsb; (2) menyulam (dng benang emas atau benang berwarna); menyuji; (3) Mk lengkap; melekatkan (spt baju tubuh, sambungan kayu); (4) memindahkan suara (gambar, tulisan) ke dl pita kaset, piringan, dsb; (5) ki mencatat (dl hati, angan-angan, dsb): anak itu telah ~ semua peristiwa yg dilihatnya dl benaknya
merekamkan me.re.kam.kan [v] (1) mengecapkan; mencetakkan; menerangkan; menggambarkan garis-garis berwarna pd kain dsb; (2) memasangkan gambar pd majalah (surat kabar dsb); (3) menyulamkan; menyujikan; (4) memindahkan suara ke pita rekaman, piringan hitam dsb); (5) ki melekatkan (menyiratkan) ke dl hati
merekrut me.rek.rut [v] mendaftar (memasukkan) calon anggota baru: ia ~ pemuda-pemuda dan mahasiswa untuk kepentingan organisasinya
meremajakan me.re.ma.ja.kan [v] (1) memudakan (menjadikan muda); mengganti dng (tenaga) yg muda: ~ pegawai negeri; (2) ki memugar; memperbaharui: penduduk Jakarta sedang giat ~ kotanya dng melebarkan jalan-jalan kampung
merembesi me.rem.besi [v] menjalari ke luar atau ke dl (tt barang cair); meresapi: molekul pelarut air dapat ~ dinding itu
merendai me.ren.dai [v] memberi berenda pd; memasang renda: ia sedang ~ baju barunya
merendam me.ren.dam [v] menaruh di dl air (barang cair) beberapa lamanya: ia ~ bajunya yg kotor di dl air sabun
meres me.res [a cak] rata (tt barang yg ditakar); peres
meresmikan me.res.mi.kan [v] mengumumkan (mengesahkan, menetapkan, melantik, dsb) dng resmi: dia akan ~ gedung baru itu
meretak me.re.tak [v] mulai retak; menjadi retak: gelas baru itu ~ krn dituangi air panas
merevisi me.re.vi.si [v] memperbaiki; memperbarui: kami akan ~ buku ini agar menjadi lebih baik
merger mer.ger [n] (1) penyatuan usaha sehingga tercapai pemilikan dan/atau pengawasan bersama; penggabungan: beberapa bank di Jakarta dan Surabaya telah melakukan --; (2) penggabungan dua atau lebih perusahaan di bawah satu pemilikan; (3) pengambilalihan seluruh aktiva dan pasiva yg dimiliki suatu perusahaan untuk digabungkan dng perusahaan yg mengambil alih atau perusahaan yg baru
meridian me.ri.di.an [n Geo] lingkaran khayal pd permukaan bumi, dibuat pd peta dan bola dunia sebanyak l80 buah dng jarak satu derajat antara satu dan lainnya, yg berpotongan dr kutub utara dan kutub selatan, digunakan untuk menetapkan letak tampak pd permukaan bumi dng arah timur-barat satuan derajat; garis bujur
meringkaskan me.ring.kas.kan [v] (1) menjadikan ringkas (tidak banyak memerlukan tempat): ia ~ barang-barang itu supaya dapat masuk ke dl peti; (2) memendekkan (cerita, pembicaraan); mengikhtisarkan; mengambil inti sarinya saja: ~ pembicaraan
merintang mata me.rin.tang mata mempersenang mata dng melihat-lihat barang yg indah
meristem me.ris.tem [n Bio] jaringan pd tumbuhan yg terdiri atas sel yg dapat membelah dng cepat, membentuk sel-sel baru, msl pd ujung tangkai daun, bunga, dan akar
merombengkan me.rom.beng.kan [v] menjual barang-barang bekas (kpd tukang loak)
merondokkan me.ron.dok.kan [v] menyembunyikan: pencuri ~ barang curiannya
merua me.rua [v] meluas; melebar; meruak; mengembang: kekuasaan penjajah makin ~ krn prajurit kekurangan alat-alat persenjataan
merugikan me.ru.gi.kan [v] (1) mendatangkan rugi kpd; menyebabkan rugi: pemogokan itu ~ perusahaan jutaan rupiah; (2) sengaja menjual lebih rendah dp harga pokok: ada pedagang yg ~ barang dagangannya krn perlu uang; (3) mendatangkan sesuatu yg kurang baik (spt kerusakan, kesusahan) kpd: peraturan ujian itu sangat ~ para peserta ujian
meruncing me.run.cing [v] (1) menjadi runcing; berbentuk runcing: benua itu ~ ke arah selatan dan melebar ke sebelah utara; (2) mengasah supaya runcing; meraut: ~ pensil; (3) ki menjadi genting atau memuncak (tt perselisihan, keadaan): pertentangan itu tidak berkurang, bahkan ~
merupakan me.ru.pa.kan [v] (1) memberi rupa; membentuk (menjadikan) supaya berupa: formasi barisan itu ~ lambang PON; (2) adalah: kata ~ bagian terkecil dr bahasa; (3) menjadi: minyak bumi ~ hasil ekspor yg terpenting bagi negara kita
merusuk me.ru.suk [v] (1) menohok (menikam) dr sisi atau pd lambung tubuh: ia ~ penunggang kuda itu dng tombak; (2) menurut sisi; menepi; menyusur (tepi); mendekat dr samping: berjalan ~; (3) bertekankan tulang rusuk (msl merebahkan diri miring): berbaring ~ di atas tempat tidur; orang sakit itu tidur ~
meruyak me.ru.yak [v] melebar; meluas: hal itu sudah berkembang dan -- ke seluruh lapisan masyarakat
mesin derek mesin untuk mengangkat, memindahkan, atau menurunkan barang yg berat (besar)
mesin katup mesin yg menggunakan katup untuk memasukkan uap baru dan membuang uap yg telah dipakai
mesin lipat mesin yg dapat melipat surat dan sejenisnya secara otomatis dl jumlah besar, msl undangan, selebaran, atau iklan
mesin pengayak [Tek] alat yg dapat menggetarkan, menggoyahkan, atau memutar ayakan dan digunakan untuk mengayak bijih, batu bara, atau material lainnya
mesolitikum me.so.li.ti.kum [n Geo] masa peralihan dl zaman batu (prasejarah) antara Paleolitikum (zaman batu tua) dan Neolitikum (zaman batu baru)
meson me.son [n Fis] partikel keunsuran yg mempunyai interaksi nuklir yg kuat dan angka barionnya nol
metah me.tah [adv] sangat; sungguh: baru -- , baru benar-benar; baru sekali
metal me.tal [n] barang tambang, biasanya berupa bahan dasar berat dan padat, mempunyai sifat tertentu, msl berkilau, dapat dibengkokkan, dapat ditempa, dapat dilebur (dicor) dng menggunakan panas api dan listrik, spt besi, baja, perak; logam
meter kubik satuan ukuran isi, panjang, lebar, dan tinggi masing-masing 1 m
meter persegi satuan ukuran luas, panjang dan lebar masing-masing 1 m
meterai me.te.rai [n] cap tanda berupa gambar yg tercantum pd kertas atau terukir (terpateri dsb) pd kayu, besi, dsb; cap; tera; segel
metode global metode dl pengajaran bahasa untuk mengajarkan membaca dan menulis permulaan dng menyajikan satuan bahasa secara utuh dan menyuruh siswa mengenal dan menyalinnya secara keseluruhan, biasanya siswa lalu menghafalkan sehingga tidak dapat membaca dan menulis unsur yg baru
metonimia me.to.ni.mia [n Ling] majas yg berupa pemakaian nama ciri atau nama hal yg ditautkan dng orang, barang, atau hal sbg penggantinya, msl ia menelaah Chairil Anwar (karyanya); olahragawan itu hanya mendapat perunggu (medali perunggu)
metrik met.rik [n] (1) ilmu tt irama (ritme) dl puisi: penyeli-dikan -- pd baris-baris sanjak; (2) yg berhubungan dng ukuran; yg mengenai sistem desimal yg menggunakan meter sbg ukuran panjang dan gram sbg ukuran berat: produksi timah Indonesia 25.000 -- ton
metrum met.rum [n Sas] (1) ukuran irama yg ditentukan oleh jumlah dan panjang tekanan suku kata dl setiap baris; (2) pergantian naik turun suara secara teratur, dng pembagian suku kata yg ditentukan oleh golongan sintaksis
mewah me.wah [a] serba banyak; serba indah; s