Arti kata/frase "baik" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/baik

Halaman ini menjelaskan kata atau frase baik menurut KBBI Edisi III

baik: ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang

Lebih lanjut mengenai baik

baik terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1773 kata terkait yakni sebagai berikut:

baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
baik berjagung-jagung sementara padi belum masak baik ber.ja.gung-ja.gung sementara padi belum masak [pb] lebih baik dipakai dulu yg ada sementara yg baru belum didapatkan
baik rupa sepemandangan baik rupa se.pe.man.dang.an , baik bunyi sependengaran [pb] cocok; seia sekata
baik hati berbudi baik
baik-baik ba.ik-ba.ik [a] (1) tidak jahat; terhormat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: dia bukan orang jahat, melainkan orang -; dia ingin agar anaknya kawin dng keturunan orang -; kau harus jadi orang -, jangan suka menipu; (2) hati-hati: -- membawa diri di perantauan; -- di jalan; (3) dng sungguh-sungguh; dng kesungguhan hati: belajarlah -- agar tidak menyesal nanti
elok basa baik tegur sapanya (sopan santunnya)
elok budi baik budi pekertinya
lemah lembut baik hati (tidak pemarah dsb); peramah
lembut hati baik hati; halus budi bahasanya
bagai tikus membaiki labu [pb] orang yg mencoba memperbaiki sesuatu yg tidak diketahuinya, akhirnya merusaknya
berbaik-baikan ber.ba.ik-ba.ik.an [v] (1) saling memaafkan; bermaaf-maafan; (2) saling berbuat baik
besi baik dibajai (diringgiti) [pb] barang yg sudah baik ditambah baik lagi
besi baik tiada berkarat (budi baik tak dilupakan) [pb] perbuatan yg baik selamanya terpuji
dp cempedak lebih baik nangka [pb] benda yg sedikit (kurang baik) pun jadilah dp tidak sama sekali
dp hidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang tanah [pb] dp menanggung malu lebih baik mati
gelagat baik alamat baik
jam perbaikan waktu yg dipergunakan oleh suatu perangkat peralatan atau alat untuk menunggu suku cadang, memperbaiki, dan memeliharanya
jasa baik [Ek] harta yg paling tidak permanen serta paling baik, berwujud dl daftar aktiva; (2) nilai terikat pd laba yg dicapai oleh perusahaan krn kesanggupannya untuk menghasilkan pendapatan, msl saran-saran dr konsultasi peternakan
jika benih yg baik jatuh ke laut [pb] orang yg berketurunan baik, ke mana pun perginya akan bersifat baik juga
kebaikan ke.ba.ik.an [n] (1) sifat baik; perbuatan baik: terima kasih atas -- dan kemurahan hati Anda; (2) kegunaan: peristiwa itu akhirnya mempunyai -- pula bagi jalan hidupnya; (3) sifat manusia yg dianggap baik menurut sistem norma dan pandangan umum yg berlaku
kehilangan nama baik ke.hi.lang.an nama baik [ki] menjadi cacat (tercela) namanya akibat perbuatan yg tidak baik (spt korupsi, penipuan); mendapat nama buruk
kualitas pribadi yg baik bentuk tingkah laku yg baik seseorang sbg warga masyarakat atau warga negara yg dapat dijadikan teladan dl hidup bermasyarakat dan bernegara
langkah baik [ki] mujur; nasib baik
lebih baik mati berkalang tanah dp hidup bercermin bangkai lebih baik mati ber.ka.lang tanah dp hidup bercermin bangkai [pb] lebih baik mati dp menanggung malu
melambai-lambaikan me.lam.bai-lam.bai.kan [v] melambaikan
membaik mem.ba.ik [v] (1) menjadi baik: sejak dilancarkannya operasi celurit keamanan kian --; (2) mulai pulih (tt kesehatan, keadaan luka, dsb); semakin baik: kesehatannya mulai -; luka di kakinya semakin --
membaiki mem.ba.iki [v] berbuat (bersikap) baik kpd; memperlakukan dng selayaknya: -- sesama makhluk hidup; -- anak tirinya
membaikkan mem.ba.ik.kan [v] menjadikan baik; mendatangkan kebaikan (faedah, guna, dsb): sikap memanjakan yg berlebih-lebihan tidak akan -- anak-anak
memperbaiki mem.per.ba.iki [v] (1) membetulkan (kesalahan, kerusakan, dsb): -- kekeliruannya; -- jembatan yg rusak; (2) menjadikan lebih baik (bagus, rapi, dsb): setiap orang wajib berusaha -- nasibnya
mengabaikan meng.a.bai.kan [v] (1) memandang rendah (hina, mudah): jangan ~ kemampuan lawan; (2) tidak mengindahkan (perintah, nasihat): orang itu ~ perintah agama; (3) melalaikan (kewajiban, tugas, pekerjaan); (4) tidak menggunakan baik-baik; menyia-nyiakan: Adik menyesal telah ~ peluang yg ada; dia telah ~ kesempatan yg baik; (5) tidak memedulikan (kritik, celaan): ia ~ segala macam kritik yg ditujukan kepadanya; (6) membiarkan telantar (terbengkalai dsb): orang itu ~ anaknya dan tidak mengurusnya lagi; (7) tidak memegang teguh (adat istiadat, aturan, janji): negara itu ~ ketentuan yg telah disepakati bersama
nasib baik keberuntungan: ia selalu memperoleh -- baik dl usahanya
niat baik maksud baik
pembaikan pem.ba.ik.an [n] proses, cara, perbuatan membaiki (membaikkan)
perbaikan per.ba.ik.an [n] (1) pembetulan; hal (hasil, perbuatan, usaha, dsb) memperbaiki: -- kekeliruan; -- kesehatan rakyat; (2) dl keadaan menjadi baik: minta -- gaji; (3) perihal berbaik kembali: meskipun jarang, ada juga perselisihan yg berakhir dng -- yg kekal; (4) perubahan yg mengakibatkan penggunaan alat dapat lebih lama, tambahan produksi lebih besar dr normal, dan penekanan biaya produksi; (5) ganti rugi dl bentuk uang atau barang yg dibayar oleh negara yg kalah perang akibat kerusakan yg diderita pemenang
sebaik se.ba.ik [a] sama baik: permainan yg mereka suguhkan pd malam ini tidak -- malam kemarin; (2) adv ketika: bendera-bendera dinaikkan setengah tiang -- diterima kabar kematian Gandhi
sebaik-baiknya se.ba.ik-ba.ik.nya [adv] sebaik mungkin; dng sangat baik: kerjakanlah tugas itu --
terabaikan ter.a.bai.kan [v] (1) tidak sengaja diabaikan: sering hal-hal yg kecil ~; (2) dapat diabaikan: bagaimana pun jasa-jasanya tidak ~
terbaik ter.ba.ik [a] paling baik: kain inilah yg -- di antara kain yg saya miliki
anak baik menantu molek [pb] mendapat keuntungan yg berlipat ganda
berbaik ber.ba.ik [v] (1) tidak bermusuhan (bertengkar); berdamai; rukun: dua utusan kelompok yg beritikad -- dan beramah-tamah satu sama lain; (2) damai kembali; menjadi karib lagi; rukun kembali: baru saja anak-anak itu bertengkar, sudah -- lagi
berbaikan ber.ba.ik.an [v] berdamai; rukun kembali: mereka sudah -- dan beramah-ramahan
cuaca baik tidak mendung dan tidak hujan
hadis baik hadis hasan
hari baik hari ketika perayaan Lebaran
kabar baik berita yg menyenangkan; berita gembira
melambaikan me.lam.bai.kan [v] menggerak-gerakkan (tangan, saputangan, dsb) turun naik (ke kiri-kanan)
melimbaikan me.lim.bai.kan [v] mengayunkan tangan dsb (ke depan); melimbai
mengambai-ambaikan meng.am.bai-am.bai.kan [v] memercik-mercikkan (air)
menjaga nama baik [ki] menjaga harga diri
ombak yg kecil jangan diabaikan [pb] perkara kecil yg mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga
padi segenggam dng senang hati lebih baik dp padi selumbung dng bersusah hati [pb] kesenangan hati lebih berharga dp kekayaan
sebaik-baiknya hidup teraniaya [pb] sekali-kali jangan merugikan atau mencelakakan orang lain sekalipun kita dirugikan atau dicelakakannya
sebaiknya se.ba.ik.nya [adv] sepatutnya; sepantasnya: -- Anda yg datang ke rumahnya; -, cepat-cepat saja berangkat supaya tidak terlambat
(air) susu dibalas dng (air) tuba [pb] kebaikan dibalas dng kejahatan
abai [a] (1) tidak dipedulikan (tidak dikerjakan baik-baik, tidak dipentingkan, dsb); (2) lalai: sbg seorang ayah, ia -- dr kewajiban keluarga
aberasi kromosom [Dok] kelainan atau perubahan kromosom, baik dl jumlah maupun bentuknya
abstrak ab.strak [a] tidak berwujud; tidak berbentuk; mujarad; niskala: kebaikan dan kebenaran adalah pengertian yg -- [n] ikhtisar (karangan, laporan, dsb); ringkasan; inti
ada beras [pb] rahasia hendaklah disimpan baik-baik
ada uang ada barang [pb] jika sanggup membayar banyak akan mendapat barang yg lebih baik
ada ubi ada talas [pb] kejahatan dibalas dng kejahatan, kebaikan dibalas dng kebaikan; barang siapa yg berbuat sesuatu tentu akan mendapat balasan yg setimpal
adab [n] kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak: ayahnya terkenal sbg orang yg tinggi -- nya
adaptasi kebudayaan perubahan dl unsur kebudayaan yg menyebabkan unsur itu dapat berfungsi lebih baik bagi manusia yg mendukungnya
adaptasi sosial perubahan yg mengakibatkan seseorang dl suatu kelompok sosial dapat hidup dan berfungsi lebih baik dl lingkungannya
adapun manikam itu jika dijatuhkan ke dl limbahan sekalipun [pb] orang yg asalnya baik jika ia miskin ataupun menjadi suruh-suruhan orang, tabiatnya, kelakuannya, dan budi bahasanya tetap baik
adika adi.ka [a] lebih; lebih baik; terbaik; (2) n gelar untuk orang besar: Datuk Seri -- Raja
adipenghantar adi.peng.han.tar [n Fis] bahan yg, jika mempunyai suhu di bawah suhu peralihan (kritis) tertentu (Tc), mulai menunjukkan sifat penghantar listrik yg sangat baik dan hambatan listriknya menjadi sangat kecil; superkonduktor
aditama adi.ta.ma [a] berkemampuan amat baik: ia merupakan salah satu wanita -- dl kelompok itu
administrator ad.mi.nis.tra.tor [n] (1) direktur perusahaan; (2) pengurus; penata usaha; (3) Pol pengusaha atau pembesar setempat; (4) Pol orang yg mempunyai kemampuan memerintah yg sangat baik; (5) Man pemimpin di bidang pelaksanaan peraturan, prosedur, dan kebijakan
aduhai adu.hai [p] kata seru untuk menyatakan rasa duka, kagum, dsb yg lebih mendalam dp aduh: -- biji mata Bunda, sampai hatikah Ananda meninggalkan Bunda; -- sungguh indah permata itu; (2) a cak hebat; luar biasa: selain pecatur yg -- , ia juga seorang pemain pingpong yg baik
afal af.al [n] kelakuan; perbuatan; tingkah laku: ia orang yg baik -- nya
afdal af.dal [a] (1) lebih baik; lebih utama: salat baru -- apabila dilaksanakan dng baik dan tidak menyimpang dr rukunnya; (2) lengkap; komplet: bagi mereka rasanya kurang -- apabila pd waktu berbuka puasa tidak ada buah kurma
agar [p] kata penghubung untuk menandai harapan; supaya: kita sebaiknya banyak makan sayuran -- selalu sehat
ahli mesin kapal [Lay] perwira bagian mesin kapal niaga yg tugasnya menjalankan, merawat, dan memperbaiki semua mesin di kapal
ahli seismologi orang yg ahli dl cabang ilmu yg menelaah getaran bumi, baik yg disebabkan oleh alam maupun buatan; ahli gempa
ahsan ah.san [Ar a] lebih baik
air alam air yg terdapat dl alam, baik dl atmosfer, dl laut dng kandungan garam yg tinggi, air permukaan yg tawar, spt sungai dan danau, maupun air tanah
air jernih ikannya jinak [pb] negeri yg serba teratur dng penduduknya yg serba baik, baik pula budi bahasanya
air susu dibalas dng air tuba [pb] perbuatan baik dibalas dng perbuatan jahat
ajakan ajak.an [n] anjuran (permintaan dsb) supaya berbuat; undangan: ~ Pemerintah untuk membangun desa disambut baik oleh segenap lapisan masyarakat
aji-aji [n] benda atau mantra yg dijaga dan dirawat secara baik krn dianggap dan dirasakan memiliki kekuatan gaib [n] n ikan laut, Seriola nigrafasciata
akil balig tahu membedakan baik dan buruk (laki-laki berumur 15 tahun ke atas); cukup umur; cukup akalnya; dewasa
aktiva ak.ti.va [n Ek] (harta) kekayaan, baik yg berupa uang maupun benda lain yg dapat dinilai dng uang ataupun yg tidak berwujud secara nyata, spt hak paten
aktor karakter aktor yg membawakan peran yg berbeda dng dirinya dan berhasil dng baik
akuntan akun.tan [n Man] (1) ahli dl bidang akuntansi yg bertugas menyusun, membimbing, mengawasi, menginspeksi, dan memperbaiki tata buku serta administrasi perusahaan atau instansi pemerintah; (2) gelar akademis bagi lulusan perguruan tinggi jurusan akuntansi
akurasi aku.ra.si [n] kecermatan; ketelitian; ketepatan: -- pilihan kata pd laporan itu kurang baik
alah bisa tegal biasa [pb] sesuatu menjadi biasa, dan tidak terasa sukar lagi; pengalaman praktik lebih baik dp teori
alah membeli menang memakai [pb] barang yg baik memang mahal harganya, tetapi dapat lama dipakai
alang berjawab [pb] kebaikan dibalas dng kebaikan, kejahatan dibalas dng kejahatan
alang-alangan alang-alang.an [a] (1) setengah-setengah; dng segan-segan (setengah hati): dp bekerja ~ lebih baik jangan bekerja sama sekali; (2) sedikit sekali; tanggung-tanggung: ia memberinya bukan ~ melainkan terlalu banyak
alat pembuktian berbagai macam bahan yg dibutuhkan oleh hakim, baik yg diketahui sendiri oleh hakim maupun yg diajukan oleh saksi untuk membenarkan atau menggagalkan dakwaan atau gugatan
alat pendingin mesin untuk mendinginkan (agar sesuatu tetap dl kondisi yg baik)
alergen aler.gen [n Dok] substansi yg dapat menyebabkan alergi atau hipersensitivitas spesifisik substansi, baik protein maupun memprotein yg dapat menyebabkan alergi
alkoholisme al.ko.hol.is.me [n] (1) gaya hidup membudayakan alkohol: ada kecenderungan anak muda berbudaya --; (2) hal kecanduan alkohol: dl mengatasi -- , aspek kerusakan biologis cenderung diabaikan
alokasi alo.ka.si [n Ek] (1) penentuan banyaknya barang yg disediakan untuk suatu tempat (pembeli dsb); penjatahan; (2) penentuan banyaknya uang (biaya) yg disediakan untuk suatu keperluan: Pemerintah memberi -- dana kpd tiap desa untuk membangun gedung sekolah dasar; (3) Sos pembagian pengeluaran dan pendapatan (di suatu departemen, instansi, atau cabang perusahaan), baik dl perencanaan maupun pelaksanaannya; (4) Man penentuan penggunaan sumber daya secara matematis (msl tt tenaga kerja, mesin, dan perlengkapan) demi pencapaian hasil yg optimal
amal [n] (1) perbuatan (baik atau buruk): ia dihormati orang krn -- nya yg baik, bukan krn kedudukan atau kekayaannya; (2) perbuatan baik yg mendatangkan pahala (menurut ajaran agama Islam): berbuat -- kpd fakir miskin; salat adalah -- ibadat manusia kpd Allah; (3) yg dilakukan dng tujuan untuk berbuat kebaikan thd masyarakat atau sesama manusia (memberi derma, mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, penyandang cacat, orang jompo, anak yatim piatu, dsb): membuka dompet -- , mengumpulkan sumbangan melalui surat kabar untuk menyumbang korban banjir dsb: penjualan prangko --; penyelenggaraan pertunjukan --
amal jariah [Isl] perbuatan baik untuk kepentingan masyarakat (umum) yg dilakukan terus-menerus dan tanpa pamrih; perbuatan sosial
amal saleh [Isl] perbuatan yg sungguh-sungguh dl menjalankan ibadah atau menunaikan kewajiban agama spt perbuatan baik thd sesama manusia
amalan amal.an [n] (1) perbuatan (baik): tiap ~ yg baik ada pahalanya; (2) perbuatan, bacaan yg harus dikerjakan dl rangkaian ibadah, spt dl ibadah haji dan salat
amar makruf nahi mungkar perintah untuk mengerjakan perbuatan yg baik dan larangan mengerjakan perbuatan yg keji (biasa digunakan untuk hal-hal yg sifatnya menyatakan perintah dan larangan)
ameboid ame.bo.id [a Zool] mirip ameba, baik dl bentuk, struktur, maupun gerak alih
ameliorasi ame.li.o.ra.si [n] (1) Tan cara berusaha untuk memperoleh kenaikan produksi serta menurunkan biaya pokok (msl dng perbaikan tanah); (2) Ling peningkatan nilai makna dr makna yg biasa atau buruk menjadi makna yg baik
amelioratif ame.li.o.ra.tif [a] bersifat memperbaiki; bersifat ameliorasi
amfibi am.fi.bi [n] (1) binatang berdarah dingin yg dapat hidup di air dan di darat, msl katak; (2) benda yg dapat berfungsi di air dan di darat: tank -- , tank yg dapat berjalan di darat dan di atas permukaan air; (3) pesawat yg dapat lepas landas dan mendarat, baik di darat maupun di air: pesawat --
amra disangka kedondong [pb] sesuatu yg baik disangka buruk
amril am.ril [n] kertas ampelas: sebelum dicat, sebaiknya meja dilicinkan dulu dng --
anaerob an.ae.rob [n Bio] organisme yg dapat hidup secara baik tanpa oksigen
anak dipangku dilepaskan [pb] selalu membereskan (memikirkan) urusan orang lain, sedangkan urusan sendiri diabaikan
anak perusahaan [Ek] perusahaan yg dikuasai oleh pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui satu atau lebih badan atau perusahaan lainnya
analisis ana.li.sis [n] (1) penyelidikan thd suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dsb) untuk mengetahui keadaan yg sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dsb); (2) Man penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yg tepat dan pemahaman arti keseluruhan; (3) Kim penyelidikan kimia dng menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat bagiannya dsb; (4) penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya; (5) pemecahan persoalan yg dimulai dng dugaan akan kebenarannya
analisis pekerjaan penelaahan secara mendalam dan sistematis thd suatu pekerjaan, yg dapat memberikan keterangan tt tugas, tanggung jawab, dan sifat pekerjaan, untuk dapat melaksanakan pekerjaan tsb dng baik
analisis sistem prosedur atau proses sistematis yg memungkinkan pengombinasian pertimbangan para pakar dr berbagai bidang ilmu sehingga diperoleh hasil yg sempurna dr kegunaan tiap disiplin; (2) pengamatan mengenai suatu kegiatan, metode, prosedur, atau teknik untuk menentukan manfaat kegiatan tsb dan cara terbaik untuk memperolehnya
anasir ana.sir [n] (1) sesuatu (orang, paham, sifat, dsb) yg menjadi bagian dr atau termasuk dl keseluruhan (suasana, perkumpulan, gerakan, dsb): dl pergerakan itu terdapat -- yg kurang baik; (2) (menurut pendapat ahli pikir zaman dulu) zat pokok yg merupakan bagian dr segala benda: orang memperkirakan bumi ini ada -- nya, yaitu air, api, tanah, dan hawa; (3) segala yg ada di dunia; makhluk: daun-daun pun tiada bergerak sebab angin tiada bertiup sedikit jua, seolah-olah segala -- sama-sama menghormati hari yg mulia itu; (4) unsur
ancak-ancak an.cak-an.cak [Mk a] (1) tidak mempedulikan baik buruknya, untung ruginya, dsb; (2) gila-gilaan; main-main
andam an.dam [n] -- surai anak rambut di dahi yg dipepat dan diatur baik-baik [a] , -- karam hilang lenyap; habis semuanya [v] , meng.an.dam v mengurung; memingit; mengikat: adat ~ gadis yg akan dinikahkan masih terdapat di daerah ini
andilau an.di.lau [Mk n] pohon tinggi, berbatang tebal, baik untuk reboisasi, kayunya ringan dan kering, bagian dalam kayunya baik untuk pagar rumah; Commersonia bartramia
angin [n] (1) gerakan udara dr daerah yg bertekanan tinggi ke daerah yg bertekanan rendah; tiupan -- kencang merobohkan beberapa rumah penduduk; (2) hawa; udara: ban berisi --; (3) kentut: jangan buang -- sembarangan; (4) ki kesempatan; kemungkinan: menantikan -- baik; (5) ki hampa; kosong: cakap --; (6) ki kecenderungan yg agak menggembirakan: sejak pertengahan tahun 1999 terasa ada -- baru dl percaturan politik negara itu
angin paksa [Lay] gerakan udara yg baik untuk berlayar
angin salah angin yg tidak baik
angin-anginan angin-angin.an [a] (1) lekas marah; baran; (2) ki tergantung pd perasaan hati; tidak tetap (dikatakan tt orang yg kadang-kadang baik hati dan suka menolong, kadang-kadang sombong tidak mau kenal orang dsb)
angka ang.ka [n] (1) tanda atau lambang sbg pengganti bilangan; nomor: -- 13; (2) nilai (kepandaian, prestasi, dsb): -- rapornya cukup baik; petinju itu menang -- atas lawannya [v] meng.ang.ka v menyangka; menganggap; memikir
angkatan kerja ang.kat.an kerja penduduk yg berada dl usia kerja, baik mereka yg sedang bekerja maupun yg sedang mencari pekerjaan
angker ang.ker [a] (1) tampak seram dan tidak semua orang dapat menjamahnya krn dianggap berhantu; (2) ki tampak menyeramkan (menakutkan): direktur yg -- itu ternyata berhati baik [n] jangkar
angket ang.ket [n] (1) daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu dng ruang untuk jawaban bagi setiap pertanyaan; (2) Huk pemeriksaan saksi dl persidangan perkara perdata, baik yg diajukan oleh penggugat maupun oleh tergugat; (3) penyelidikan oleh lembaga perwakilan rakyat thd kegiatan pemerintah
angkuh terbawa [pb] baik rupanya, tetapi tidak baik sikapnya (olok-olok kpd orang yg pesolek)
angur [Jw adv] lebih baik ... dp; biarlah; remak
anjuran an.jur.an [n] yg dianjurkan; usul; saran; nasihat; ajakan:; ~ orang tuanya dilaksanakannya dng baik
antah an.tah [n] (1) gabah (yg terdapat pd beras atau nasi); (2) ki orang yg tidak berguna (dl masyarakat); sesuatu yg kurang baik
antara an.ta.ra [n] jarak (ruang, jauh) di sela-sela dua benda: tiang yg satu dng yg lain -- nya 4 m; (2) n waktu yg menyelang dua saat atau peristiwa; selang: tidak berapa lama -- nya, berangkatlah ia; (3) n di tengah dua benda (orang, tempat, batas, dsb): ia berjalan di -- dua orang pengawal; (4) n di tengah-tengah dua waktu (peristiwa, bilangan, bobot): kerajaan itu ditaklukkan -- tahun 1774 dan 1778; (5) n dl kelompok (himpunan, golongan): ada beberapa orang di -- mereka yg terlibat dl peristiwa pembunuhan itu; hal itu sebaiknya dibicarakan -- kita saja; (6) p sementara; dl pada itu: ingat -- belum kena; -- itu insaflah ia; (7) n tengah-tengah atau pertengahan dua waktu (peristiwa); (8) a tidak jauh dr; dekat dng: ia pun sampailah pd -- pasar; (9) p cak lebih kurang; kira-kira: -- seratus orang residivis telah diamankan
antianemia an.ti.a.ne.mia [n] obat untuk mencegah atau memperbaiki keadaan kesehatan tubuh krn anemia
antonim an.to.nim [n] (1) kata yg berlawanan makna dng kata lain: "buruk" adalah -- dr "baik" ; (2) Ling leksem yg berpasangan secara antonimi
anutan anut.an [n] (1) contoh yg baik; ikutan: para pemimpin hendaknya dapat juga dijadikan ~ bagi rakyat; (2) keyakinan (ajaran) yg dianut
apik [a] (1) rapi; bersih dan bagus: pekerjaannya --; (2) baik-baik (tt perawatan): sepeda motornya dirawatnya dng --
apu-apu [n] tumbuhan apung, biasanya terdapat di perairan tenang yg tidak dalam, pd umumnya ditanam di kolam ikan sbg peneduh dan bahan makanan yg baik untuk ikan; Pistia strationes linnaeus
arang itu jikalau dibasuh dng air mawar sekalipun [pb] tabiat orang yg dasarnya sudah buruk, tidak akan dapat diperbaiki lagi
arsenal ar.se.nal [n] bangunan permanen tempat penyimpanan, pembuatan, dan perbaikan senjata, amunisi, dan alat-alat perang lainnya
asi [kl n] perhatian [Mk a] benar; sah: keputusan itu tidak -- , asi.an a (1) bernasib baik; beroleh untung; mujur dl berdagang; (2) manjur (tt obat)
asli as.li [n] (1) tidak ada campurannya; tulen; murni: emas --; (2) bukan peranakan: orang pribumi adalah penduduk --; (3) bukan salinan (fotokopi, saduran, terjemahan): ijazah --; naskah --; (4) baik-baik; tidak diragukan asal usulnya; (5) yg dibawa sejak lahir (sifat pembawaan): bagaimanapun disembunyikannya sifat -- nya, pasti akan kelihatan juga; (6) (tempat) asal: orang tsb -- nya dr Bandung
asma as.ma [n hor] nama (bagi Tuhan): kami berbuat baik thd siapa pun semata-mata untuk meluhurkan -- Tuhan [n] gangguan pernapasan yg sering bersifat alergis, ditandai dng sulit bernapas dan rasa sesak dl dada; penyakit sesak napas; bengek; asthma bronchiale
aso aso, meng.a.so [v] beristirahat; melepaskan lelah: kalau lelah, sebaiknya ~ dulu sebentar
aspek as.pek [n] (1) tanda: linguis dapat mencatat dng baik ucapan-ucapan yg mempunyai -- fonemis; (2) sudut pandangan: mempertimbangkan sesuatu hendaknya dr berbagai --; (3) pemunculan atau penginterpretasian gagasan, masalah, situasi, dsb sbg pertimbangan yg dilihat dr sudut pandang tertentu; (4) Ling kategori gramatikal verba yg menunjukkan lama dan jenis perbuatan
asusila asu.si.la [a] tidak susila; tidak baik tingkah lakunya
atap rumbia (ijuk) perabung upih [pb] barang yg baik bercampur dng barang yg buruk
autarki au.tar.ki [n] kedaulatan mutlak, baik dl pemerintahan maupun dl ekonomi, dng menetapkan kebijakan nasional untuk menghindarkan ketergantungan kpd negara lain
awak darat anak buah kapal terbang yg bertugas merawat dan memperbaiki pesawat
awak mesin anak buah kapal yg bertugas merawat dan memperbaiki mesin kapal
awas [v] (1) dapat melihat baik-baik; tajam penglihatan: ia sudah tua, tetapi matanya masih --; (2) tajam tiliknya; dapat mengetahui (melihat) segala yg gaib (rahasia dsb): ia mencari dukun yg --; (3) memperhatikan dng baik; waspada: kita harus tetap -- thd gerak-gerik musuh; (4) hati-hati; ingat: -- ada ular; -- copet
ayam palean ayam yg dipiara baik-baik
baca ba.ca [v] , mem.ba.ca v (1) melihat serta memahami isi dr apa yg tertulis (dng melisankan atau hanya dl hati): dia jangan diganggu, krn sedang -- buku; (2) mengeja atau melafalkan apa yg tertulis; (3)mengucapkan: -- doa, -- mantra; (4) mengetahui; meramalkan: ia dapat -- suratan tangan (garis-garis pd telapak tangan); (5) memperhitungkan; memahami: seorang pemain yg baik harus pandai -- permainan lawan
bacar ba.car [a] lancar dan banyak (tt bicara, biasanya dl arti yg kurang baik)
bacar mulut suka berbicara (biasanya dr arti yg kurang baik)
bagus ba.gus [a] baik sekali; elok: permainannya -- sekali [n] ba.gus.an Jk n penyakit menular spt cacar air
bahan rujukan buku dan bahan pustaka lain yg tidak boleh dipinjam atau digunakan di luar perpustakaan, baik krn penggunaannya hanya dl waktu singkat maupun krn bahan pustaka itu termasuk koleksi yg tidak boleh dipinjamkan
bahasa ba.ha.sa [n] (1) Ling sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri; (2) percakapan (perkataan) yg baik; tingkah laku yg baik; sopan santun: baik budi -- nya [Mk p] kata yg digunakan untuk menghubungkan bagian ujaran: dia menerangkan -- dia berasal dr keluarga baik-baik [a] sedikit: angin berembus sepoi-sepoi -- (perlahan-lahan dan silir-semilir); rambutnya kusut-kusut -- (agak kusut)
bahasa buatan bahasa yg direka dng tujuan khusus untuk memperbaiki komunikasi internasional; (2) sistem kode berupa lambang abstrak, spt yg dipakai dl pemrograman komputer; (3) bahasa yg dibuat orang untuk pemakaian tertentu, msl bahasa Esperanto dan bahasa yg dipakai dl logika simbolis atau penggunaan komputer
bahasa menunjukkan bangsa [pb] budi bahasa atau perangai serta tutur kata menunjukkan sifat dan tabiat seseorang (baik buruk kelakuan menunjukkan tinggi rendah asal atau keturunan)
bahasa roh [Kris] karunia Roh Kudus yg memuji Allah di dl doa dng bahasa, biasanya tidak dapat dipahami, baik oleh orang yg memakainya maupun oleh orang lain
bahasa umum bagian khazanah leksikal, gramatikal, dan stilistis suatu bahasa yg dimengerti dan diterima sbg pemakaian yg baik oleh semua orang yg mengenal bahasa itu
bajik ba.jik [n] , ke.ba.jik.an n sesuatu yg mendatangkan kebaikan (keselamatan, keberuntungan, dsb); perbuatan baik: kita wajib berbuat -- kpd sesama manusia
bakti bak.ti [n] (1) tunduk dan hormat; perbuatan yg menyatakan setia (kasih, hormat, tunduk): -- kpd Tuhan Yang Maha Esa; -- seorang anak kpd orang tuanya; (2) memperhambakan diri; setia: sbg tanda -- kpd nusa dan bangsa, ia berusaha berprestasi sebaik-baiknya
balai Harta Peninggalan lembaga yg mempunyai tugas mengawasi penyelesaian harta warisan yg ahli warisnya masih di bawah umur, baik pewaris maupun ahli waris, tunduk pd hukum perdata Barat
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
balasan ba.las.an [n] (1) jawab (surat dsb); (2) sambutan (atas perbuatan dsb yg dikenakan kepadanya); (3) perbuatan (uang, barang, dsb) yg diberikan untuk membalas kebaikan dsb; (4) perbuatan (hukuman dsb) untuk membalas sakit hati dsb
balkon bal.kon [n] (1) sebangsa langkan atau serambi atas; (2) teras lantai atas pd bangunan bertingkat; (3) tempat duduk yg ada di tingkat atas, baik di samping kiri dan kanan maupun belakang menghadap ke panggung dl gedung kesenian atau gedung bioskop
bandar ban.dar [n] selokan aliran air (ke sawah dsb); selokan; parit: penduduk desa bergotong-royong memperbaiki -- air menjelang musim tanam [n] (1) tempat berlabuh (kapal, perahu, dsb); pelabuhan; (2) kota pelabuhan; kota perdagangan [n] (1) pemain yg menjadi lawan pemain-pemain lain sekaligus (dl permainan dadu, rolet, dsb); (2) orang yg menyelenggarakan perjudian; bandar judi; (3) orang yg mengendalikan suatu aksi (gerakan) dng sembunyi-sembunyi; (4) orang yg membiayai suatu gerakan yg kurang baik; (5) orang yg bermodal dl perdagangan dsb; tengkulak
bangun serba muka usaha mengubah keadaan masyarakat tertentu menjadi keadaan masyarakat yg lebih baik dan yg dicita-citakan
bangun-bangun ba.ngun-ba.ngun [n] rupa; wujud; perawakan: -- nya baik dan; cakap lihat daun
bantu luar negeri bantuan, baik berupa nasihat dan saran, tenaga ahli maupun dana yg diberikan oleh organisasi internasional dan/atau negara kaya kpd negara miskin
banua ba.nua [n Antr] masyarakat hukum adat, baik yg mencakupi rumah yg didiami keluarga virilokal maupun yg mencakupi keluarga, baik batih maupun yg sudah kawin (di Nias)
barometer ba.ro.me.ter [n] (1) alat untuk mengukur tekanan udara, dipakai untuk meramalkan keadaan cuaca dan mengetahui ketinggian suatu tempat dr permukaan laut; (2) ki tolok ukur; ukuran (baik buruk dsb): keamanan di Jakarta merupakan -- keamanan di Indonesia
batang ba.tang [n] (1) bagian tumbuhan yg berada di atas tanah, tempat tumbuhnya cabang dan ranting (pd tumbuhan berkeping satu tempat melekatnya pelepah daun); (2) benda yg bentuknya panjang-panjang atau bulat panjang: -- emas; -- besi; (3) tangkai (bunga, cendawan, dayung, dsb): -- cendawan; (4) bagian tubuh yg berbentuk bulat panjang: -- leher; -- lengan; (5) kata penggolong bilangan bagi benda yg bentuknya panjang-panjang: pensil dua --; (6) kata penggolong untuk sungai: di tempat itu mengalir se -- sungai; (7) rangka sepeda kecuali roda: sepeda ini -- nya baik sekali; (8) sungai: -- Antokan [ark n] bangkai; mayat: ia telah menjadi --
batas impor cara (perihal) membatasi masuknya barang-barang impor dng jalan mengadakan pembatasan tarif dan kuota (untuk memperbaiki neraca pembayaran)
batu loncatan 1 batu tumpuan melompat (meloncat); (2) ki sarana (jalan, usaha) untuk maju atau untuk memperoleh kedudukan (pekerjaan) yg lebih baik; (3) pangkalan untuk menyerang musuh
beban berat senggulung batu [pb] tanggungan yg sangat berat [pb] melakukan pekerjaan yg berat dan sukar, sedangkan alat untuk melaksanakannya atau membantunya kurang baik
becermin di air keruh be.cer.min di air keruh [pb] mencontoh perbuatan yg kurang baik
bedah plastik bedah yg berkenaan dng pembentukan kembali bagian tubuh (terutama bagian kulit) yg cacat, rusak, atau berkerut agar dapat mendekati normal: bibir yg sumbing itu dapat diperbaiki dng -- plastik
begitu be.gi.tu [pron] (1) seperti itu; demikian itu: bukan begini, tetapi -- spt yg berada di pojok sana itu; -- sayangnya kpd kekasihnya sehingga dia tega meninggalkan kuliahnya; (2) sangat; terlalu: ia -- baik kepadaku; (3) cak segera setelah ...: -- dibayar, boleh dibawa; -- ia datang, kami terus berangkat
bekerja be.ker.ja [v] (1) melakukan suatu pekerjaan (perbuatan); berbuat sesuatu: ia ~ di perkebunan; (2) mengadakan perayaan nikah dsb: ketika ~ mengawinkan anaknya, aku tidak diundangnya; ~ bakti melakukan suatu pekerjaan, baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri dng suka rela untuk kepentingan umum: sebulan sekali warga desa diharuskan ~ bakti; ~ sama melakukan (melaksanakan) suatu kegiatan atau usaha (perniagaan dsb) yg ditangani oleh dua orang (pihak) atau lebih: orang tua dan guru harus ~ sama mencegah perkelahian antarpelajar
bela be.la [ark v] mem.be.la v (1) menjaga baik-baik; memelihara; merawat: dia -- ibunya yg sakit dng sabar; ibulah yg paling berjasa -- kita sejak kecil; (2) melepaskan dr bahaya; menolong: untunglah ia masih dapat -- jiwa perempuan yg malang itu
belahan be.lah.an [n] (1) celah panjang: menurut -- membujur panjang; (2) bagian hasil membelah; separuh; setengah: -- pepaya itu disimpannya di dl lemari es; -- bumi sebelah utara; (3) Mk sanak saudara; kaum keluarga (seketurunan): baik -- yg dekat maupun yg jauh semuanya diperlakukan sama; (4) perihal mengerjakan sawah atau tanah orang lain yg hasilnya dibagi dua: orang yg tidak punya sawah kebanyakan mengambil -- saja
beli be.li [v] mem.be.li v (1) memperoleh sesuatu melalui penukaran (pembayaran) dng uang: Ibu pergi ke pasar untuk -- beras dan sayur; (2) memperoleh sesuatu dng pengorbanan (usaha dsb) yg berat; alah (kalah) -, menang memakai, pb biarpun harganya mahal, tetapi dapat dipakai lama krn mutunya baik
belukar sudah menjadi rimba [pb] kesalahan yg tidak dapat diperbaiki lagi
belum tentu hilir mudik nya [pb] belum tentu keputusan atau kesudahan suatu hal atau perkara; kokoh, baik dl soal yg kecil-kecil maupun dl soal yg besar-besar
bengkel beng.kel [n] (1) tempat memperbaiki mobil, sepeda, dsb; (2) pabrik kecil; tempat tukang bekerja; (3) Sen tempat berlatih sandiwara dsb; (4) tempat melakukan suatu kegiatan dng arah dan tujuan yg pasti
bengku beng.ku [n] (1) pohon yg banyak getahnya, buahnya dibuat minyak (untuk lampu pd zaman dahulu) dan kayunya baik dipakai untuk bahan bangunan rumah; Ganua motleyana; (2) buah bengku
benih be.nih [n] (1) biji atau buah yg disediakan untuk ditanam atau disemaikan: yg akan dijadikan -- haruslah buah yg baik dan cukup tua; (2) bibit atau semaian yg akan ditanam: -- cengkih itu sebaiknya dipindahkan setelah setengah meter tingginya; (3) sperma untuk bibit pengembangbiakan ternak dsb: -- sapi pejantan unggul dapat disimpan lama di tempat yg bersuhu dingin; -- penyakit cacar; (4) sesuatu yg menjadi sebab; asal mula: ucapan yg kasar dapat menjadi -- perkelahian; (5) keturunan; turunan; asal; (6) sesuatu yg akan tumbuh atau akan menjadi: -- penyakit cacar
bentangur ben.ta.ngur [n] pohon yg daunnya hijau tua dan kaku, buahnya bulat, kayunya kuat (tidak mudah patah), baik untuk bahan bangunan, banyak jenisnya; Calophyllum
bentuk makro semua medium, baik yg tembus cahaya maupun yg tidak, yg menghasilkan bayangan yg cukup besar sehingga mudah dibaca dng mata telanjang
bentuk mikro bentuk rekaman mikro, baik pd sarana datar maupun pd golongan film, kertas atau bahan lainnya
beradab ber.a.dab [v] (1) mempunyai adab; mempunyai budi bahasa yg baik; berlaku sopan: perbuatannya spt kelakuan orang yg tidak ~; (2) telah maju tingkat kehidupan lahir batinnya: bangsa-bangsa yg telah ~
beragama ber.a.ga.ma [v] (1) menganut (memeluk) agama: saya ~ Islam dan dia ~ Kristen; (2) beribadat; taat kpd agama; baik hidupnya (menurut agama): ia datang dr keluarga yg ~; (3) cak sangat memuja-muja; gemar sekali pd; mementingkan: mereka ~ pd harta benda
beraja-raja be.ra.ja-ra.ja [v] bergaul dng raja (tahu adat yg biasa dipakai di istana): baik-baiklah anakku, supaya engkau tahu ~
beralamat ber.a.la.mat [v] (1) ada alamatnya (adresnya): surat-surat yg tidak ~ si pengirim sudah disisihkannya; (2) ditujukan (kpd): kritik itu ~ kpd panitia; (3) memberi tanda (akan terjadi sesuatu): ~ kurang baik; (4) bersasaran; bertujuan
beramal ber.a.mal [v] (1) berbuat kebajikan; memberi sumbangan atau bantuan kpd orang miskin, organisasi sosial, dsb; (2) melakukan sesuatu yg baik, spt memberi nasihat, bekerja untuk kepentingan masyarakat, mengajarkan ilmu, mengaji; (3) berdoa, memohon kpd Tuhan: tebal imannya dan rajin ~; (4) berbuat amal
berandam ber.an.dam [v] (1) sedang memepat dan mengatur anak rambut (janggut) baik-baik; (2) beranak rambut (janggut) yg dipepat dan diatur baik-baik
berangsur ber.ang.sur [v] (1) sedikit demi sedikit (bergerak, bertambah-tambah, berkurang, dsb); lama-kelamaan menjadi baik (besar, penuh, dsb): keadaan kesehatannya ~ baik; (2) beringsut sedikit-sedikit; bergeser (maju) sedikit-sedikit: mula-mula meniarap lalu ~ ke depan
berantak be.ran.tak , be.ran.tak.an a (1) cerai-berai (berserak-serak); tidak keruan letaknya: sungguh tidak sedap pemandangan di ruangan itu krn segala barang -; (2) tidak terpelihara dng baik: jika rumah tangga -, pendidikan anak-anak akan telantar
beras kepala beras yg terbaik (utuh-utuh)
beras meja beras yg putih dan baik
berasal ber.a.sal [v] (1) bermula: peperangan itu ~ dr sengketa perbatasan; (2) bersumber: berita itu dapat dipercayai krn ~ dr pihak resmi; (3) bertempat asal (dibuat, dilahirkan, dsb): barang-barang yg ~ dr Jepang terdapat di mana-mana; dia ~ dr Jawa Timur; (4) keturunan: dia ~ dr orang baik-baik
berasio be.ra.sio [v] (1) mempunyai rasio; (2) berkemampuan menggunakan rasio (akal) dng baik; berkemampuan untuk memahami, menyimpulkan, berpikir secara logis (masuk akal)
beraspal ber.as.pal [v] (1) mengandung aspal; ada aspalnya; (2) sudah dilapisi aspal; sudah diaspal: jalan-jalan ~ merupakan prasarana yg baik bagi kelancaran perputaran ekonomi
berat lidah berat bibir; (2) tidak dapat berkata-kata dng baik
berat sama dipikul [pb] suka duka, baik buruk sama-sama ditanggung [pb] bersama-sama dl suka dan duka
berat telinga kurang baik pendengarannya; pekak
beratapkan langit [ki] (1) banyak berlubang (tt atap), bocor: rumahnya sudah beratapkan -- , namun ia belum dapat memperbaikinya; (2) di l
beraturan ber.a.tur.an [v] (1) dng aturan; teratur baik-baik; memakai aturan; (2) tahu aturan (sopan santun)
berbalas ber.ba.las [v] (1) menjawab; menyahut: maka -lah suara dr bawah; (2) bersambut; dijawab; ada balasnya: cinta yg tidak -; (3) bertimbalan (dng); alang berjawab, tepuk -, pb baik dibalas dng baik, jahat dibalas dng jahat
berbaur ber.ba.ur [v] (1) bercampur: ketakutan dan penyesalan -- menjadi satu di dl hatinya; (2) bergaul (dng): janganlah engkau -- dng orang-orang yg bertabiat tidak baik; (3) hidup sbg suami istri; kawin: sudah sekian lama mereka hidup -, tetapi belum dikaruniai anak; (4) larut: minyak tidak dapat -- dng air
berbetul ber.be.tul [ark v] mengatur atau memperbaiki letak pakaian (sanggul dsb)
berbisul ber.bi.sul [v] ada bisulnya: telapak kakinya -- sehingga ia tidak dapat berjalan dng baik
berbuat ber.bu.at [v] mengerjakan (melakukan) sesuatu: kita harus selalu -- baik kpd sesama manusia; janganlah kita -- jahat
berbuat jahat jangan sekali [pb] jangan sekali-kali berbuat jahat krn nama baik keluarga akan terbawa-bawa menjadi buruk
berbudi ber.bu.di [v] mempunyai budi; (2) v mempunyai kebijaksanaan; berakal; (3) v berkelakuan baik; (4) a murah hati; baik hati
berburuk ber.bu.ruk [Mk v] berselisih; tidak berbaik (dng): ia -- dng tetangganya
berdamai ber.da.mai [v] (1) berbaik kembali; berhenti bermusuhan: kedua negara yg berperang itu telah ~; (2) berunding untuk mencari kesepakatan (tt harga): harga boleh ~
berdaya guna ber.da.ya gu.na [v] (1) berkemampuan mendatangkan hasil dan manfaat; bertepat guna; efisien: cara yg paling ~ untuk membasmi parasit ialah dng mengadakan penyemprotan masal; (2) berkemampuan menjalankan tugas dng baik: tujuan penertiban aparatur negara ialah agar pegawai negeri dapat bekerja secara ~ dan berhasil guna
berdekat ber.de.kat [v] (1) berada (duduk dsb) dekat atau hampir (satu dng yg lain): dua anak ini tidak boleh ~ , kalau ~ pasti bertengkar; (2) kl berhubungan rapat; berbaik: siapa yg ~ dng penjudi akan menjadi penjudi; (3) ki berbareng; bergandengan: kesukaan itu selalu ~ dng kedukaan
berdeklamasi ber.dek.la.ma.si [v] menyajikan sajak yg disertai gerak dan mimik yg baik
berembun ber.em.bun [v] (1) ada embunnya; tersaput (oleh) embun: ketika itu daun dan rumput masih ~; (2) tidur di luar rumah dsb (pd malam hari); membiarkan diri kena embun: pd pagi hari lebih baik engkau ~
beres be.res [Mk a] sejuk sekali [a] (1) teratur baik-baik; rapi; tidak kacau: keadaan perabotan di ruangan itu --; rumah tangganya --; (2) selesai; tidak kusut: persoalannya sudah --; (3) lunas (tt utang); habis: utang saya sudah --; (4) cak bagus (terlaksana dng baik): jangan khawatir, pokoknya --
berfaedah ber.fa.e.dah [v] berguna; bermanfaat: nasihat yg baik itu sangat ~ bagi hidupnya
bergabung ber.ga.bung [v] menjadi satu (dng); berkumpul menjadi satu: lebih baik kita ~ dng rombongan itu
bergaduh ber.ga.duh [v] (1) berbuat gaduh (ribut, rusuh): jangan ~ di sini krn ada orang sakit; (2) berbantah; bercekcok: tidak putus- putusnya ia ~ dng istrinya; (3) bercampur aduk; bercampur baur: yg buruk dng yg baik ~ , susah dibedakan lagi
bergerak ber.ge.rak [v] (1) berpindah dr tempat atau kedudukan (tidak diam saja): pasukan telah ~; (2) (mulai) melakukan suatu usaha; mengadakan aksi; berusaha giat (dl lapangan politik, sosial): mereka ~ untuk memperbaiki nasib
bergulat ber.gu.lat [v] (1) berkelahi dng rangkul-merangkul, jatuh- menjatuhkan, dan tindih-menindih; bergumul; bergelut: pd saat itu saya lihat dia sedang ~ dng lawannya; (2) ki berjuang (untuk mempertahankan hidup dsb); bekerja dng susah payah: bapaknya harus ~ untuk memperbaiki nasibnya
berguna ber.gu.na [v] berfaedah; bermanfaat; mendatangkan kebaikan (keuntungan): makanan yg baik amat ~ bagi tubuh
berhal ber.hal [v] (1) ada suatu urusan (krn perselisihan dsb); berurusan: jika ada orang yg ~ dan meminta tolong kepadanya, ia selalu menerimanya dng baik; (2) mendapat kesukaran (halangan dsb): ia meminta izin tidak masuk bekerja krn sedang ~
berhasil ber.ha.sil [v] (1) mendatangkan hasil; ada hasilnya: usahanya ~ baik dl tahun ini; (2) beroleh (mendapat) hasil; berbuah; tercapai maksudnya: segala usahanya ~; saya coba mendamaikan mereka, tetapi tidak ~
berhati berlian ber.ha.ti berlian sangat baik hati
berhati busuk ber.ha.ti busuk mempunyai sikap batin yg tidak baik, spt pendendam, pemfitnah
berhati rendah ber.ha.ti rendah mempunyai tabiat yg baik, pemurah dsb
berhindu bersuku ber.hin.du bersuku orang dr golongan bangsawan; orang baik-baik
berhoki ber.ho.ki [v] mempunyai peruntungan (baik); bernasib (baik)
beri be.ri [v] , mem.be.ri v (1) menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu: ia -- uang dan pakaian kpd pengemis itu; (2) menyediakan (melakukan dsb) sesuatu untuk: dia berkewajiban membersihkan kandang dan -- makan kambing; -- pertolongan; (3) memperbolehkan; mengizinkan: dia tidak -- anak-anaknya bermain dng anak berandal itu; (4) menyebabkan (menjadikan) menderita (kena): perbuatanmu yg tidak baik telah -- malu keluarga kita; (5) menjadikan supaya: -- ingat; -- tahu; (6) membubuhi (meletakkan, mengenakan, dsb): dia -- gula pd air teh itu; -- warna pd gambar bunga mawar; (7) mengucapkan (menyampaikan): -- selamat; -- hormat; -- salam; (8) cak melayangkan, mengirimkan, dsb (pukulan, tendangan): ia -- tendangan yg mematikan ke arah perut lawan
beribu ber.i.bu [v] (1) mempunyai ibu: sekarang saya tidak ~ lagi; (2) menganggap atau menyebut ibu: kami ~ kpd perempuan yg baik hati itu
berida be.ri.da [a] (1) tua: selagi belum -- baiklah kita berbuat tanda; (2) ki banyak pengalaman; ulung: menteri --
berjaga-jaga ber.ja.ga-ja.ga [v] (1) tidak tidur semalam suntuk: zaman dahulu apabila raja mengawinkan anaknya, orang ~ empat puluh malam lamanya; (2) bersiap-siap; bersiap sedia; berawas-awas; berhati-hati: krn ujian sudah dekat, kamu sebaiknya ~
berjahat ber.ja.hat [v] (1) berbuat jahat (spt berzina); berbuat dosa; (2) bercakap-cakap menjelek-jelekkan nama baik orang lain; memfitnah(kan)
berjasa ber.ja.sa [v] (1) berbuat jasa; telah berbuat kebaikan kpd negara dsb; (2) berguna; berfaedah; (3) merasa senang (krn ...)
berjatuh ber.ja.tuh [v] memberi derma (sokongan, iuran, dsb): untuk menolong dia, baiklah kita masing-masing ~ Rp5.000,00
berjudul ber.ju.dul [v] berkepala karangan; bertajuk: karangan yg mendapat nilai terbaik ~ "Membina Remaja yang Kreatif"
berkah ber.kah [n] karunia Tuhan yg mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia; berkat
berkat ber.kat [n] karunia Tuhan yg membawa kebaikan dl hidup manusia: semoga Tuhan melimpahkan -- Nya kpd kita; (2) n doa restu dan pengaruh baik (yg mendatangkan selamat dan bahagia) dr orang yg dihormati atau dianggap suci (keramat), spt orang tua, guru, pemuka agama: sebelum berangkat meninggalkan kampung halaman, dia memohon -- kpd gurunya; (3) n makanan dsb yg dibawa pulang sehabis kenduri: undangan itu masing-masing pulang dng membawa -- ke rumahnya; (4) v cak mendatangkan kebaikan; bermanfaat; berkah: uangnya banyak, tetapi tidak -- [p] karena; akibat dr: -- bantuannyalah kami dapat selamat kembali ke kampung
berkenal-kenalan ber.ke.nal-ke.nal.an [v] saling mengenalkan diri: mahasiswa baru itu ~ sehingga suasana persahabatan mereka tampak lebih baik
berkesan ber.ke.san [v] (1) meninggalkan bekas; berbekas: segala kebaikannya tiada ~ sedikit juga; (2) menimbulkan kesan: perjumpaannya yg pertama dng gadis itu sangat ~ sehingga tidak akan dilupakannya selama hidupnya
berkipas-kipas ber.ki.pas-ki.pas [v] berkibas-kibas; melambai-lambaikan (ekor dsb)
berkongkalikong ber.kong.ka.li.kong [v cak] bersekongkol (untuk maksud-maksud yg kurang baik); berkomplot
berkualitas ber.ku.a.li.tas [v] mempunyai kualitas; bermutu (baik): setiap perguruan tinggi ingin menghasilkan sarjana yg ~ baik
berlangsung ber.lang.sung [v] (1) terus berlaku; melanjut: pertempuran ~ hingga pagi; (2) sedang berlaku (diadakan, dibuat, dsb); terjadi: upacara pelantikan ~ baik; perundingan yg sedang ~
berlekas-lekas ber.le.kas-le.kas [adv] berburu-buru; tergesa-gesa: kerja dng ~ memperoleh hasil yg kurang baik
berlian ber.li.an [n] intan yg diasah baik-baik hingga indah kemilau cahayanya
berlidah lembut ber.li.dah lembut baik tutur katanya
bermoral ber.mo.ral [v] (1) mempunyai pertimbangan baik buruk; berakhlak baik: mana ada penjahat yg -; (2) sesuai dng moral (adat sopan santun dsb): ia melakukan perbuatan yg tidak -
bermuka-muka ber.mu.ka-mu.ka [v] berhadapan muka; di depan muka; di depan orang: diadakan pertemuan -- antara para kepala suku; (2) adv terus terang; terang-terangan: marilah kita bicarakan secara --; (3) adv ki hanya lahirnya saja baik, hatinya tidak; hanya bermanis-manis: kerjakanlah setulus hatimu, jangan -; (4) num berhalaman-halaman; berlembar-lembar (tt buku): uraian -- itu, sebenarnya dapat diringkaskan dl dua atau tiga kalimat saja
bermuluk-muluk ber.mu.luk-mu.luk [v] berangan-angan tinggi: tidak usah kita -; lebih baik buktikan sesuai dng kesanggupan
bermutu ber.mu.tu [v] (1) baik (tinggi) mutunya; berbobot: tulisan-tulisannya selalu --; (2) mempunyai mutu (kualitas): Anda dapat memilih sendiri cat yg -- tinggi; (3) bertaraf: pemain bulu tangkis yg -- internasional
bernasib ber.na.sib [v] mempunyai nasib: hari ini saya ~ baik, semua usaha saya berhasil
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
berodi be.ro.di [v] bekerja rodi: mereka disuruh ~ memperbaiki jalan
berona be.ro.na [v] mempunyai rona; berwarna; baik warnanya (rupanya)
berorganisasi ber.or.ga.ni.sa.si [v] mempunyai organisasi; tersusun dng baik dan teratur dl suatu kesatuan
berotak ber.o.tak [v] (1) berakal; mempunyai pikiran; mempunyai kecerdasan yg baik: anakmu tidak -; (2) mempunyai otak: apakah udang ada yg -?
berpahala ber.pa.ha.la [v] (1) berbuat pahala; berbuat kebaikan; berbuat jasa; (2) ada pahalanya; mempunyai pahala
berpahit-pahit ber.pa.hit-pa.hit [v] (1) ki bersusah-susah; berprihatin; (2) ki menyatakan segalanya dng terus terang (tidak hanya yg baik-baik)
berperangai ber.pe.ra.ngai [v] (1) mempunyai perangai; berkelakuan: pelajar yg ~ baik; (2) berkelakuan yg aneh-aneh (yg tidak patut); bertingkah
berpesan ber.pe.san [v] (1) memberi pesan (kpd); menyuruh (meminta) supaya perkataan dsb dilakukan atau disampaikan kpd orang lain: sebelum berangkat ia ~ kpd istrinya supaya merawat anaknya baik-baik; ia sudah ~ kpd saya kalau ada orang datang agar menunggu sebentar; (2) memberi nasihat (wasiat ketika akan meninggal dunia): orang tua itu ~ kpd anak cucunya agar dia dikuburkan di dekat rumahnya
berpikir panjang ber.pi.kir panjang mempertimbangkan baik-baik
berpikir-pikir ber.pi.kir-pi.kir [v] menimbang-nimbang (baik buruknya, untung ruginya, dsb): silakan ~ dahulu, saya beri waktu dua hari
berpilin-pilin ber.pi.lin-pi.lin [v] berkeluk (berpiuh-piuh) dipilin (tt batang kayu dsb): batang pohon itu ~ , baik dibuat tongkat; (3) mempunyai pilin: rambut anak itu ~
berpisah-pisah ber.pi.sah-pi.sah [v] bercerai-cerai; berdiri sendiri-sendiri: tidak baik kalau ayah, ibu, dan anak ~ tempat tinggalnya dl satu kota
berprestasi ber.pres.ta.si [v] mempunyai prestasi dl suatu hal (dr yg telah dilakukan, dikerjakan, dsb): kotamadya itu ~ baik dalam bidang pembangunan
bersambut ber.sam.but [v] (1) mendapat balasan (jawaban, reaksi, dsb): pidatonya -- tepuk tangan para hadirin; (2)berbelanja (membeli) dng pembayaran kemudian; mengebon: kadang-kadang kami -- ke warung itu; (3)diterima: mudah-mudahan kehadiran kami di sana akan -- dng baik
bersantap rohani ber.san.tap rohani sesuatu (spt bacaan) yg berguna untuk memperkaya batin seseorang; rezeki batin: kuliah subuh yg disiarkan setiap pagi itu merupakan -- rohani yg baik untuk muda-mudi kita
bersejarah ber.se.ja.rah [v] (1) mengusut (tanya-menanyakan) asal-usul: lebih baik hamba -- dng dia; (2) mengandung sejarah: tanggal 17 Agustus 1945 merupakan saat yg -- bagi bangsa Indonesia
bersep (kpd) ber.sep (kpd) [v] mempunyai kepala; mengabdi kpd: lebih baik saya keluar dp -- seorang pemarah
bersiasat ber.si.a.sat [v] (1) melakukan siasat (penyelidikan, pemeriksaan); (2) menggunakan siasat (dng bijaksana, muslihat, taktik); bertindak atau bekerja dng cara baik; (3) bertanya: mereka -- adu domba; mereka -- pecah belah
bersobat ber.so.bat [v] bersahabat dng; berteman baik dng
bersusun ber.su.sun [v] (1) bertumpuk (tindih-menindih): bermacam barang dagangan -- rapi di tokonya; (2) berlapis-lapis; bersaf-saf: kue pengantinnya -; (3) bertingkat(-tingkat): kantor kami menempati gedung -- tiga; anaknya -- paku, anaknya turun tangga (dekat sekali jarak umurnya dan hampir sama besar tubuhnya); (4) teratur baik (berleret, berturut-turut): kalimat atau tulisan yg -- rapi selalu enak dibaca
bertanam budi ber.ta.nam budi berbuat baik (jasa)
bertanya ber.ta.nya [v] meminta keterangan (penjelasan dsb); meminta supaya diberi tahu (tt sesuatu): kalau tidak tahu, Anda sebaiknya ~
bertara ber.ta.ra [v] ada taranya; berbanding; berimbang: tiada ~ , tidak ada bandingnya; paling baik (sempurna dsb)
bertekad ber.te.kad [v] berniat; bermaksud: dia ~ belajar sebaik-baiknya agar menjadi mahasiswa teladan di kotanya
bertenggang ber.teng.gang [v] (1) berupaya; berikhtiar (tt pertolongan, pinjaman, dsb): sebelum meminta pertolongan pd orang lain, lebih baik saya ~ dahulu pd saudara sendiri; (2) berdamai: ia dapat ~ dng kawan-kawannya; (3) meminta pertolongan: orang pandai tempat kita ~; (4) berhemat (dl membelanjakan uang): krn gajinya kecil, mereka harus pandai ~
berterima kasih ber.te.ri.ma ka.sih [v] mengucap syukur; melahirkan rasa syukur atau membalas budi setelah menerima kebaikan dsb
bertingkat ber.ting.kat [v] (1) memakai tingkat; berlenggek: gedung ~; di tanah yg sempit sebaiknya didirikan bangunan yg ~; (2) berpangkat-pangkat; berjenjang; merupakan tingkatan (naik-naik): kedudukan para pengawal diatur ~; harganya ~ dr Rp200.000,00 sampai Rp500.000,00; (3) naik setingkat demi setingkat; bertambah tinggi (sukar dsb) sedikit demi sedikit: pelajaran hendaknya dibuat ~ kesukarannya
bertobat ber.to.bat [v] (1) menyesal dan berniat hendak memperbaiki (perbuatan yg salah dsb): sekarang ia sudah ~; (2) kembali kpd Tuhan atau agama (jalan) yg benar
berulas ber.u.las [v] memakai ulas; bersarung: bantalnya ~ kain bersulam [v] bersambung(an): ~ tangan dan lidah, ki mendapat bantuan tenaga dan nasihat baik
berumput be.rum.put [v] ditumbuhi rumput: halamannya yg ~ tebal itu terpelihara dng baik
beruntung ber.un.tung [v] (1) berlaba; mendapat laba: bagaimana dapat ~ kalau ongkos angkutnya saja sudah mahal sekali; (2) bernasib baik; mujur; bahagia: yg ~ dapat mengenyam pelajaran di bangku sekolah dng cuma-cuma; (3) berhasil (maksudnya, usahanya, dsb); tidak gagal
besan be.san [n] (1) orang tua dr menantu (baik menantu laki-laki maupun perempuan); (2) hubungan keluarga antara dua orang tua yg terjadi krn anak mereka kawin
besi karsani besi yg baik kualitasnya
besi tanah jenis besi yg kurang baik kualitasnya
bestari bes.ta.ri [kl a] luas dan dalam pengetahuannya; berpendidikan baik; baik budi pekerti
besut be.sut [v] mem.be.sut v (1) menggosok logam untuk menghilangkan karat (kotoran)nya; (2) ki memperhalus supaya bertambah baik; memperbaiki , mem.be.sut v menyembur (tt darah, air, dsb)
betung ditanam [pb] mengharapkan sesuatu yg baik (menguntungkan), tetapi memperoleh yg sebaliknya
biar putih tulang [pb] lebih baik mati dp mendapat malu
bibit bi.bit [n] (1) semaian (padi dsb yg akan ditanam): -- padi itu akan dipindahkan sesudah berumur empat puluh hari; (2) benih (dl arti sesuatu yg akan dikembangkan, diternakkan, dsb): kita memerlukan sapi yg baik untuk --; (3) anak (orang) yg akan dididik lebih lanjut; kader: murid-murid SMU dididik sbg -- untuk perguruan tinggi; (4) ki yg akan menyebabkan timbulnya (terjadinya) penyakit atau pertikaian dsb: -- penyakit cacar; perkara yg sekecil itu dapat menjadi -- pertengkaran yg hebat [v] , mem.bi.bit v menjinjing dng jari
bibit unggul bibit yg memiliki sifat tahan thd serangan hama (penyakit), cepat berbuah, banyak hasilnya, dan dapat digunakan secara meluas (biasanya diambil dr buah atau bagian tanaman yg subur dan matang yg siap untuk ditanam lagi dan dr ternak diambil pejantan yg baik)
biduk lalu [pb] orang yg berkelahi atau bertengkar yg akhirnya berbaik dan berkumpul kembali (tt orang ramai berkumpul)
biduk lalu kiambang bertaut biduk lalu kiambang ber.ta.ut [pb] spt dua orang bersaudara jika bertengkar akan lekas berbaik atau berkumpul kembali
bikin betul [cak] membetulkan; memperbaiki
bilah bi.lah [n] (1) belahan bambu (kayu dsb) yg tipis dan panjang: pagar dr -- buluh; (2) sesuatu yg menyerupai bilah (terutama pisau, pedang, dsb): didapatnya -- keris tua di dalam gua itu; (3) kata penggolong bagi sesuatu yg tipis dan panjang: dua -- pedang; dua -- papan [v] mem.bi.lah-bi.lah v memisahkan (membelah dsb) sesuatu menjadi beberapa bagian: mereka tidak pernah -- kekuatan, baik dl menyerang maupun bertahan [n] bagian buldoser yg berfungsi sbg alat gali dan dorong
bilangan bi.lang.an [n] (1) banyaknya benda dsb; jumlah: tidak diketahui benar -nya; (2) satuan jumlah: satu dan tiga adalah -- ganjil; (3) Mat satuan dl sistem matematis yg abstrak dan dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan; (4) golongan (lingkungan): ia masuk -- orang berada; (5) cak lingkungan daerah: rumahnya di -- Kebayoran Baru; (6) ramalan untung malang, baik buruk, dsb: menurut -- hari itu kurang baik untuk berziarah; (7) nasib dsb yg telah tertentu; takdir: sudah sampai -nya akan meninggal; (8) Mat ide yg bersifat abstrak yg bukan simbol atau lambang, yg memberikan keterangan mengenai banyaknya anggota himpunan
bilateral bi.la.te.ral [a] (1) dr dua belah pihak; antara dua pihak: perjanjian -- negara sahabat; (2) Huk prinsip keturunan yg memperhitungkan hubungan kekerabatan, baik melalui pria maupun wanita secara serentak
bilingual bi.li.ngu.al [a] (1) mampu atau biasa memakai dua bahasa dng baik; (2) bersangkutan dng atau mengandung dua bahasa
bintang bin.tang [n] (1) benda langit terdiri atas gas menyala spt matahari, terutama tampak pd malam hari: pd malam itu tampak -- bertaburan di langit; (2) planet atau gugusan planet yg menjadi pegangan dl astrologi untuk menentukan nasib seseorang; rasi; (3) nasib; peruntungan; untung malang: -- nya mulai terang nasibnya mulai baik (mudah mencari rezeki); -- nya gelap buruk nasibnya (sial, tidak beruntung); (4) tanda jasa yg berupa medali emas (perak dsb): krn jasanya beliau dianugerahi -- emas; (5) tanda pangkat perwira militer berbentuk spt bintang, berwarna keemasan; (6) tanda yg menyerupai bintang, spt tanda (*); (7) pemain yg terkemuka (dl film, sandiwara); (8) orang yg terbaik (terpandai dl suatu lingkungan)
biotik bi.o.tik [n Bio] makhluk hidup (tumbuhan, hewan, manusia), baik yg mikro maupun yg makro serta prosesnya
bisai bi.sai [kl] (1) a bagus; elok: dandanannya indah -- terlalu; (2) n pesolek (suka berdandan baik-baik)
biseksual bi.sek.su.al [a] (1) mempunyai sifat kedua jenis kelamin (laki-laki dan perempuan); (2) tertarik kpd kedua jenis kelamin (baik kpd laki-laki maupun kpd perempuan)
bodoh-bodoh sepat [pb] meskipun bodoh, dapat juga memilih mana yg baik dan mana yg buruk untuk dirinya
boleh juga dapat juga; (2) cak agak baik juga; tak berapa buruk; lumayan
bombas bom.bas [n] (1) ucapan yg baik terdengar, tetapi tidak mengandung arti; omong kosong; (2) Sas ungkapan yg berlebih-lebihan dl berlakon; bahasa atau kata yg muluk-muluk
bonafide bo.na.fi.de [a] dapat dipercaya dng baik (tt perusahaan dsb); jujur: perusahaan itu tidak --
bonafiditas bo.na.fi.di.tas [n] hal dapat dipercaya dng baik dr segi kejujuran maupun kemampuannya: di bidang usaha mana pun yg mutlak adalah --
bongkar pasang mengangkat atau menurunkan mesin mobil untuk diperbaiki dsb sekaligus memasangnya kembali
buah manis berulat di dalamnya [pb] perkataan yg manis-manis biasanya mengandung maksud yg kurang baik
buai diguncang [pb] perbuatan dan tutur kata yg baik untuk menutupi perbuatan atau maksud yg jahat
buang baka menyimpang dr sifat (asal) yg asli (turun-temurun); (2) menodai kebaikan nama leluhur (orang tua dsb)
buang nama menodai nama baik; menjelekkan nama
bubul bu.bul [n] bisul pd tumit orang atau pd kuku kuda (ada beberapa jenis spt -- bubu, -- gantang, -- galai) [v] , mem.bu.bul v memperbaiki atau menambal jala, jaring, dsb: nelayan itu sedang asyik -- jaring dan -- pukat , mem.bu.bul v (1) naik; membubung; (2) keluar bersama-sama banyak-banyak: bagai anai-anai -- dr liangnya
budaya wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian
budi bu.di [n] (1) alat batin yg merupakan paduan akal dan perasaan untuk menimbang baik dan buruk: pendidikan untuk memperkembangkan badan dan -- manusia; (2) tabiat; akhlak; watak: orang yg baik --; (3) perbuatan baik; kebaikan: ada ubi ada talas, ada -- ada balas; (4) daya upaya; ikhtiar: mencari -- untuk mengalahkan lawan; (5) akal (dl arti kecerdikan menipu atau tipu daya): bermain --
buil bu.il [n] pohon, kayunya baik untuk ramuan rumah
bukan tanahnya menjadi padi [pb] bukan tampannya yg akan menjadi orang baik-baik
buku hitam buku yg berisi nama dan catatan tt orang-orang yg dianggap kurang baik
bunga bu.nga [n] (1) bagian tumbuhan yg akan menjadi buah, biasanya elok warnanya dan harum baunya; kembang: -- mangga; -- rambutan; (2) jenis untuk berbagai-bagai bunga; -- melati; -- mawar; (3) gambar hiasan (pd kain, pamor ukiran, dsb); (4) tambahan untuk memperindah: ceritanya itu sudah banyak -- nya; (5) tanda-tanda baik: sudah tampak -- nya bahwa tuntutan kita akan berhasil; (6) ki sesuatu yg dianggap elok (cantik) spt bunga: gadis itu adalah -- di kampungnya [n Ek] (1) imbalan jasa untuk penggunaan uang atau modal yg dibayar pd waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan, umumnya dinyatakan sbg persentase dr modal pokok; (2) pendapatan atas setiap investasi modal
buruk siku tidak pernah mengakui atau menghargai kebaikan (pemberian) orang lain
buruk-buruk embacang ( embacang buruk kulit) [pb] kelihatannya tidak baik (bodoh dsb), tetapi sebenarnya baik sekali (pandai)
burung madu burung yg berparuh panjang dan ramping, pengisap madu, baik madu bunga maupun madu tawon
busa bu.sa [n] (1) gelembung-gelembung putih kecil-kecil (spt pd sabun dsb); buih: sabun yg baik banyak -- nya; (2) suspensi gas dl zat cair yg cukup stabil (dihasilkan oleh kocokan atau dng bantuan zat kimia) [n] karet gembus dan empuk, biasanya untuk isi jok atau kasur , mem.bu.sa v (1) mengembus keras-keras; menyembur; (2) mengembus-embus; engah-engah (spt napas orang terengah-engah)
busuk kerbau [pb] perbuatan yg kurang baik lambat laun akan ketahuan orang lain juga
buta warna tidak dapat melihat (membedakan) warna dng baik
buyar bu.yar [v] (1) mengalir atau meresap mengembang (spt tinta pd kertas yg kurang baik); (2) terserak; tercerai; berantakan (tt awan, barang-barang yg berkumpul, dsb); (3) tidak terpusat lagi (tt pikiran)
cacat ca.cat [n] (1) kekurangan yg menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik atau kurang sempurna (yg terdapat pd badan, benda, batin, atau akhlak): krn -- nya itulah, ia tidak diterima di sekolah guru; (2) lecet (kerusakan, noda) yg menyebabkan keadaannya menjadi kurang baik (kurang sempurna): coba periksa barang itu baik-baik, barangkali ada -- nya; (3) cela; aib: segala yg baik tentu ada -- nya; (4) tidak (kurang) sempurna: akibat kecelakaan itu, sekarang ia menjadi --
cacat tubuh kerusakan pd tubuh seseorang, baik badan maupun anggota badan, baik kehilangan fisik, ketidaknormalan bentuk maupun berkurangnya fungsi krn bawaan sejak lahir atau krn penyakit dan gangguan lain semasa hidupnya sehingga timbul keterbatasan yg nyata untuk melaksanakan tugas hidup dan penyesuaian diri
cakapan tunggal ca.kap.an tunggal [Sas] cakapan panjang yg diucapkan oleh seorang tokoh dl sebuah karya sastra, baik yg ditujukan kpd diri sendiri maupun kpd pendengar; monolog
calak ganti asah (menanti tukang belum datang) ca.lak ganti asah (menanti tukang belum datang) [pb] sesuatu yg dipakai untuk sementara waktu saja sebelum ada yg lebih baik (jadi hanya sekadar mencukupi kebutuhan)
cambuk cam.buk [n] (1) alat untuk melecut binatang (kuda, kerbau, dsb), berupa jalinan tali dr serat tumbuhan, benang, atau kulit yg diikatkan pd sebuah tangkai; cemeti besar; (2) ki sesuatu yg dapat menimbulkan dorongan untuk maju (lebih baik): peristiwa itu menjadi -- baginya untuk belajar lebih tekun [n Olr] (1) gerakan melentingkan badan (pd olahraga senam) dng cara menggerakkan pinggul dan pinggang; (2) gerakan kaki pd olahraga renang
campak bunga dibalas dng campak tahi [pb] memberi kebaikan dibalas dng kejahatan
campur kaya harta yg diperoleh selama perkawinan, baik atas usaha istri maupun suami, masing-masing ataupun bersama-sama; guna kaya; tumpang kaya
canggaan cang.ga.an [n Fis] perubahan bentuk dan/atau ukuran suatu benda, biasanya dr yg baik menjadi kurang baik, membarengi terjadinya keadaan bertegangan; deformasi
canggung cang.gung [a] (1) kurang mahir atau tidak terampil dl menggunakan sesuatu (krn belum biasa mengerjakannya); kikuk; kekok: rupanya ia belum biasa memegang senapan krn itu sangat -- tampaknya; saya tidak -- lagi berpidato di depan umum; (2) kurang enak dipakai; tidak mudah digunakan: setengah orang mengatakan bahwa setir kiri itu -- , tetapi buat saya sama saja dng setir kanan; (3) merasa tidak senang (tidak bebas); malu-malu (krn belum biasa bergaul, belum mengerti adat kebiasaan yg berlaku): ia merasa -- bergaul dng gadis-gadis yg baru dikenalnya itu; (4) kaku (dl arti kurang mengerti basa-basi, adat sopan santun): orang desa itu -- ketika pertama kali datang di kota; (5) kurang baik (buatannya, susunannya); agak janggal (tidak semestinya, tidak pd tempatnya): kalimat-kalimat dl karangan itu --; (6) dl keadaan kekurangan (tt kehidupan, kepandaian, dsb): bagaimana dapat senang hidupku kalau serba -- spt ini; pengetahuan dan kepandaian serba -- krn itu engkau sulit mendapat pekerjaan [Mk a] , ter.cang.gung v (1) merasa lengang (tidak senang atau kesunyian krn ditinggalkan seorang diri): ~ pula aku selama ini krn menunggu suamiku yg tidak kunjung pulang; (2) kurang senang (kecewa): hendaklah diusahakan supaya pembeli jangan ~ [kl n] punggur (batang kayu) yg separuh tenggelam dl air [n] alang tempat ayam dsb bertenggek
cari umbut kena buku [pb] mencari yg baik, mendapat yg buruk
carik-carik bulu ayam lama-lama bercantum juga carik-carik bulu ayam lama-lama ber.can.tum juga [pb] perkelahian sesama saudara itu akhirnya berbaik juga
catatan ca.tat.an [n] (1) hasil mencatat: ~ harga; ~ rapat; (2) peringatan; syarat: saya dapat meminjamkan kamus ini kpd Anda dng ~ bahwa kamus ini hendaknya dipelihara baik-baik; (3) Graf kata di dl sebuah buku yg masih perlu dijelaskan (kata itu diberi tanda, yg diulang pd tempat lain dan di belakang tanda diberi penjelasan, biasanya dicetak dng huruf yg lebih kecil dp teksnya)
celi ce.li [a] (1) Sd teliti; (2) Jk tajam matanya (penglihatannya); (3) tajam intuisinya sehingga pandai memilih yg baik; jeli
cemar ce.mar [a] (1) kotor; ternoda: udara menjadi -- krn asap gas yg keluar dr cerobong asap pabrik itu; (2) ki keji; cabul; mesum: perkataan yg --; (3) ki buruk (tt nama baik); tercela: krn perbuatan jahatnya, nama keluarganya menjadi --
cemerlang ce.mer.lang [a] (1) bercahaya atau bersinar sangat terang; berkilauan: dng bertaburan jutaan bintang, seluruh langit menjadi --; (2) cerdas (tt otak): ia memiliki otak yg --; (3) ki indah sekali; elok sekali: pakaiannya sangat --; (4) ki bagus (baik) sekali (tt hasil suatu pekerjaan dsb): nilai rapornya sangat --; permainannya sangat --
cena ce.na [n] (1) ciri; tanda; bukti; (2) bekas luka yg sudah baik kembali (bagi ayam sabungan yg menandakan tidak dapat dikalahkan); (3) sudah sembuh (tt ayam sabungan)
cencaru makan pedang [pb] pekerjaan yg lambat, tetapi hasilnya baik
cenderung cen.de.rung [a] (1) agak miring; tidak tegak lurus; condong: bangunan itu tiangnya -- ke depan; (2) menaruh minat (keinginan, kasih, dsb) kepada; suka (ingin) akan: semakin nyata bahwa hatinya -- kpd gadis miskin itu; ia selalu -- berbuat yg tidak baik
cap [n] (1) alat untuk membuat rekaman tanda (gambar, tanda tangan) dng menekankannya pd kertas (surat dsb); stempel; tera: surat itu sudah ditandatangani, tetapi belum diberi --; (2) rekaman (tanda gambar, tanda tangan yg dibuat dng cap): surat keterangan yg tidak mempunyai -- dr kelurahan, tidak berlaku; (3) cetak; cetakan (pd buku, kain, dsb); bukan tulisan tangan: huruf --; kain --; (4) merek dagang; etiket: anggur -- orang tua; (5) tanda atau gambar pengenal: semua kendaraan milik PMI memakai -- palang merah; (6) ki sifat (keadaan dsb) yg khusus; ciri: dng demikian kelihatan -- nya; (7) sebutan (krn sifat yg menjadi ciri pengenalnya): ia sudah mendapat -- kurang baik [n kl] ukuran sebesar tangan memegang (ujung jari bertemu dng ibu jari): tujuh hasta bidang dadanya, tujuh -- pokok lengannya [n] tiruan bunyi kecap (sewaktu orang makan atau mengecap makanan)
cepat ce.pat [a] (1) dl waktu singkat dapat menempuh jarak cukup jauh (perjalanan, gerakan, kejadian, dsb); laju; deras: ia berlari --; kejadian berlalu dng --; (2) cekatan; tangkas: dia berhasil menangkap bola dng --; (3) terdahulu (tt arloji, jam) maju; mendahului: arloji itu -- sepuluh menit; (4) dl waktu singkat; lekas; segera: siapa -- dia dapat, siapa yg lekas-lekas datang akan mendapat; penyakitnya -- baik
cerah ce.rah [a] (1) terang (tt hari, bulan, warna); jernih (tt kaca): langit --; (2) berseri (tt muka): wajahnya -- sekali; (3) ki baik; bahagia: ia tidak melihat hari depan yg -- [Sd] (1) a retak; (2) n garis
cerdas cer.das [a] (1) sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb); tajam pikiran: sekolah bertujuan mendidik anak agar menjadi orang yg -- lagi baik budi; (2) sempurna pertumbuhan tubuhnya (sehat, kuat): biarpun kecil badannya, tidak kurang -- nya
cerita ce.ri.ta [n] (1) tuturan yg membentangkan bagaimana terjadinya suatu hal (peristiwa, kejadian, dsb): itulah -- nya ketika kami mendaki Gunung Sumbing; (2) karangan yg menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang; kejadian dsb (baik yg sungguh-sungguh terjadi maupun yg hanya rekaan belaka); (3) lakon yg diwujudkan atau dipertunjukkan dl gambar hidup (sandiwara, wayang, dsb): film ini -- nya kurang bagus; (4) ki omong kosong; dongengan (yg tidak benar); omongan: jangan banyak --
ceroboh ce.ro.boh [a] (1) tidak sopan; kasar (kurang ajar dsb): anak itu sangat -- thd orang tuanya; (2) keji: buruk mukanya lagi -- hatinya; (3) sembrono; tidak berhati-hati; tidak cermat; tidak dipikirkan baik-baik: ia sangat -- sehingga pekerjaannya banyak yg kurang beres; (4) tidak rapi; tidak bersih; gabas
cetak ulang hasil pencetakan ulang buku, baik krn mengalami penyempurnaan maupun tidak
cita sayur cita yg kurang baik
cita-cita ci.ta-ci.ta [n] (1) keinginan (kehendak) yg selalu ada di dl pikiran: ia berusaha mencapai ~ nya untuk menjadi petani yg baik; (2) tujuan yg sempurna (yg akan dicapai atau dilaksanakan): untuk mewujudkan ~ nasional kita, kepentingan pribadi harus dikesampingkan
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
cuaca laik [Met] keadaan cuaca di lapangan udara atau di sepanjang jalur penerbangan yg memungkinkan pesawat terbang dapat diizinkan terbang; -- laut keadaan udara di laut dan sekelilingnya (tt temperatur, kelembapan, kecepatan angin, dsb): setelah tinggal sementara waktu di sebuah kota pantai, kesehatannya membaik berkat -- laut
curian cu.ri.an [n] hasil mencuri; barang yg dicuri: barang ~ itu disembunyikannya baik-baik
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
daftar putih [Adm] daftar yg memuat nama buruh, yg oleh perusahaan dianggap sbg buruh yg baik
dah [ark n] dinas, jasa, kemanfaatan [n cak] (1) baiklah: biar -- , biarkan saja, tak apa; (2) kp sudah [n cak] ucapan salam waktu berpisah
dampak dam.pak [n] (1) benturan; (2) pengaruh kuat yg mendatangkan akibat (baik negatif maupun positif); (3) Fis benturan yg cukup hebat antara dua benda sehingga menyebabkan perubahan yg berarti dl momentum (pusa) sistem yg mengalami benturan itu
dana ekuitas dana yg dapat diperoleh di pasar modal, baik melalui saham maupun dana pinjaman melalui emisi obligasi
dana segar suntikan dana yg didapatkan melalui bursa yg sedang meningkat; (2) suntikan dana untuk memperbaiki struktur keuangan dan memperkuat modal
dandan dan.dan [v cak] (1) mengenakan pakaian dan hiasan serta alat-alat rias; (2) memperbaiki; menjadikan baik (rapi) [n] panggung tambahan pd geladak perahu (untuk berbagai-bagai maksud) [n] (1) tali yg besar; (2) kabel [v] merampas milik seseorang dng kekerasan
dangkal dang.kal [a] (1) tidak dalam (tt sungai dsb); tohor; cetek: perahu itu kandas di bagian sungai yg --; (2) ki belum paham atau belum mendalam benar (tt pengetahuan dsb); belum meresap benar: pengetahuannya tt kebudayaan bangsanya sendiri masih --; mendangkal v menjadi dangkal [Jk a] (1) keras dan tidak baik masaknya (tt buah-buahan); (2) tidak berair dan tidak subur (tt tanaman); (3) ki tebal hati tidak lemah lembut; (4) ki terbengkalai; tanggung-tanggung (tt pekerjaan)
darmawisata dar.ma.wi.sa.ta [n] perjalanan atau kunjungan singkat dng tujuan bersenang-senang dsb; perjalanan yg dilakukan untuk tujuan rekreasi sambil mengenal baik objek wisata dan lingkungannya
daru-daru da.ru-da.ru [n] pohon, kayunya kuat dan berat, baik untuk bahan rumah; Urandra corniculata
data sekunder data yg diperoleh seorang peneliti secara tidak langsung dr objeknya, tetapi melalui sumber lain, baik lisan maupun tulis
daya bertelur kemampuan menghasilkan telur; -- cengkeram kemampuan berjalan secara mantap di atas jalan (tt roda kendaraaan): roda yg lebar dan baik kembangnya mempunyai -- cengkeram yg sempurna; -- cerap daya serap; persepsi: ia menekankan pentingnya mengetahui dan memperhitungkan daya tangkap dan -- cerap khalayak yg menjadi sasaran kalender
daya cerna kemampuan mencerna makanan menjadi partikel yg diserap oleh saluran pencernaan; jumlah atau persentase zat makanan yg terkandung dl bahan makanan, yg setelah dicerna tidak terbuang menjadi kotoran; -- cipta kemampuan pemusatan pikiran untuk mewujudkan sesuatu: seorang pemimpin haruslah mempunyai prakarsa dan -- cipta yg baik
daya guna da.ya gu.na [n] (1) kemampuan mendatangkan hasil dan manfaat; efisien; tepat guna; sangkil: para petani berusaha meningkatkan -- tanah mereka; (2) kemampuan menjalankan tugas dng baik (tt orang): dl pengangkatan pegawai, -- yg tinggi harus menjadi unsur pertimbangan pokok; (3) angka persen yg menunjukkan perbandingan antara tenaga (energi) yg diperoleh dan tenaga yg diperlukan
debug de.bug [n Komp] usaha menemukan dan memperbaiki kesalahan program
dedengkot de.deng.kot [Jk n] orang yg menjadi tokoh (pemimpin) dl suatu perkumpulan dsb, baik dl arti yg baik maupun yg buruk
defisien de.fi.si.en [a] (1) kurang; tidak sempurna; (2) kurang baik
deformasi de.for.ma.si [n] perubahan bentuk atau wujud dr yg baik menjadi kurang baik: wayang kulit ini adalah -- dr wayang Timur kuno
degen de.gen [n Olr] pedang, baik dng satu mata maupun dua mata (digunakan dl olahraga anggar)
degenerasi de.ge.ne.ra.si [n] (1) kemunduran atau kemerosotan generasi (tidak sebaik generasi sebelumnya): penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat mengakibatkan --; (2) Dok kemunduran, perubahan menjadi sesuatu yg rusak
delik aduan pelanggaran (perbuatan, tindak pidana) berupa penghinaan (fitnah atau pencemaran) yg dilakukan secara tertulis atau lisan thd nama seseorang dan dapat dituntut di depan pengadilan jika ada pengaduan dr yg merasa dirugikan nama baiknya
demonstrasi de.mon.stra.si [n] (1) pernyataan protes yg dikemukakan secara massal; unjuk rasa: mereka berbondong-bondong mengadakan -- menentang percobaan nuklir; (2) peragaan atau pertunjukan tt cara melakukan atau mengerjakan sesuatu: -- pencak silat perlu diadakan guna memperoleh bibit-bibit pesilat yg baik
derma der.ma [n] pemberian (kpd fakir miskin dsb) atas dasar kemurahan hati; bantuan uang dsb (kpd perkumpulan sosial dsb): orang kaya sebaiknya mau memberi -- kpd fakir miskin
deskripsi des.krip.si [n] pemaparan atau penggambaran dng kata-kata secara jelas dan terperinci; uraian: kamus yg baik memuat -- tt aspek leksikon secara tuntas
determinisme de.ter.min.is.me [n] paham yg menganggap setiap kejadian atau tindakan, baik yg menyangkut jasmani maupun rohani, merupakan konsekuensi kejadian sebelumnya dan ada di luar kemauan
devaluasi de.va.lu.a.si [n] penurunan nilai uang yg dilakukan dng sengaja thd uang luar negeri atau thd emas (msl untuk memperbaiki perekonomian)
dewan Pertimbangan Agung lembaga tinggi negara yg berkewajiban memberikan jawaban atas pertanyaan Presiden dan berhak mengajukan usul kpd Presiden baik diminta maupun tidak
dewan Perwakilan Rakyat badan legislatif yg anggotanya terdiri atas para wakil rakyat yg dipilih baik secara langsung maupun tidak langsung, bertugas membuat undang-undang dan menetapkan anggaran pendapatan dan biaya negara; parlemen
diam di laut masin tidak [pb] tidak mengikuti adat kebiasaan yg baik
dibuat krn allah [pb] dilakukan dng maksud baik, tetapi disangka orang kurang atau tidak baik
dibujuk ia menangis dibujuk ia me.na.ngis , ditendang ia tertawa [pb] orang baru bekerja dng baik dan sempurna sesudah ia dimarahi
didik di.dik [v] men.di.dik v memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran: seorang ibu wajib ~ anaknya baik-baik
dielektrik di.e.lek.trik [n Fis] bahan yg tidak dapat menghantar muatan listrik dng baik; isolator elektrik
difraksi dif.rak.si [n Fis] pengagihan (distribusi kembali di dl ruang intensitas gelombang sbg akibat kehadiran objek atau benda yg menyebabkan variasi baik dl amplitudo gelombang maupun dl fasenya); lenturan
dikarenakan di.ka.re.na.kan [v cak] disebabkan: korupsi ini -- belum adanya kesadaran bernegara yg baik
dimuntahkan di.mun.tah.kan [v] dikeluarkan apa-apa yg sudah masuk ke dl perut; manis jangan lekas ditelan, pahit jangan lekas -, pb segala sesuatu hendaknya ditimbang baik-baik dahulu sebelum diterima atau ditolak
dinding sekat [Kap] dinding tegak, baik melintang maupun membujur yg memisahkan ruang satu dng ruang lainnya
dingin tangan berhasil baik apabila bercocok tanam dsb
disangka tiada akan mengaram disangka tiada akan me.nga.ram , ombak yg kecil diabaikan [pb] tiada mengindahkan bahaya yg kecil, akhirnya tertimpa bencana besar
disintegrasi dis.in.teg.ra.si [n] (1) keadaan tidak bersatu padu; keadaan terpecah belah; hilangnya keutuhan atau persatuan; perpecahan; (2) Fis sebarang transformasi, baik spontan maupun terimbas oleh radiasi, yg dibarengi dng pemancuran zarah atau foton
ditetak belah [pb] walau bagaimanapun disiksa dan disakiti akhirnya kalau mati tetap jadi mayat: orang pembuat periuk, bertanak di -- , pb yg membuatnya sendiri biasanya tidak memakai buatannya yg baik, melainkan memakai buatannya yg buruk-buruk
dogma dog.ma [n] (1) pokok ajaran (tt kepercayaan dsb) yg harus diterima sbg hal yg benar dan baik, tidak boleh dibantah dan diragukan; (2) keyakinan tertentu
dok [n] galangan kapal (untuk menggalang kapal yg akan diperbaiki dsb); limbung [n kp] dokter
dok gali kolam buatan tertutup, dapat dimasuki kapal, digunakan untuk membersihkan dan memperbaiki kapal, mempunyai pintu masuk yg kedap air yg apabila ditutup, air di dl kolam dapat dipompa sampai kering
domba ekor gemuk domba yg berasal dr Asia Tengah, ekornya besar, lebar, dan panjang, baik jantan maupun betina tidak bertanduk
dp hidup bercermin bangkai [pb] dp hidup menanggung malu, lebih baik mati
drainase aerasi drainase tertutup untuk memperbaiki aerasi tanah agar proses mikrobiologi dapat berlangsung di dl tanah dng baik dan dapat mengubah sifat kimia tanah
drama absurd [Sas ] drama yg sengaja mengabaikan atau melanggar konvensi alur, penokohan, tematik
drama heroik [Sas] drama yg merupakan peniruan bentuk tragedi dan yg selalu bertemakan cinta dan nama baik
dualisme du.a.lis.me [n] (1) Fis paham bahwa dl kehidupan ini ada dua prinsip yg saling bertentangan (spt ada kebaikan ada pula kejahatan, ada terang ada gelap); (2) keadaan bermuka dua, yaitu satu sama lain saling bertentangan atau tidak sejalan: ada -- pimpinan dl pengurus itu
dwifungsi dwi.fung.si [n] fungsi ganda (rangkap): ternyata -- ini, sbg istri dan sbg wanita karier, dapat dijalaninya dng baik
edisi standar edisi yg kualitas terbitannya lebih baik dp edisi lain yg lebih murah
efisiensi efi.si.en.si [n] (1) ketepatan cara (usaha, kerja) dl menjalankan sesuatu (dng tidak membuang waktu, tenaga, biaya); kedayagunaan; ketepatgunaan; kesangkilan; (2) kemampuan menjalankan tugas dng baik dan tepat (dng tidak membuang waktu, tenaga, biaya)
eklektik ek.lek.tik [a] bersifat memilih yg terbaik dr berbagai sumber (tt orang, gaya, metode)
eklektikus ek.lek.ti.kus /EklEktikus/ n (1) orang yg mengerjakan sesuatu dng metode eklektis; (2) filsuf yg mengambil segala ajaran (sistem) yg menurut pandangannya adalah yang terbaik
eklektisisme ek.lek.ti.sis.me [n] paham atau aliran filsafat yg mengambil yg terbaik dr semua sistem
ekologi hewan ilmu tt hewan sbg organisme hidup dan mengabaikan tumbuhan dan manusia
ekologi tumbuhan ilmu tt tumbuhan sbg organisme hidup dan mengabaikan hewan dan manusia
ekor [n] (1) bagian tubuh binatang dsb yg paling belakang, baik berupa sambungan dr tulang punggung maupun sbg lekatan; (2) kata penggolong untuk binatang: dua -- harimau; (3) sesuatu yg rupanya (keadaannya) spt ekor: -- layang-layang; (4) bagian yg di belakang sekali (tt pesawat, pasukan, dsb): -- pasukan itu baru saja lewat di sini; (5) akibat dr kejadian atau keadaan sebelumnya: perkara itu merupakan -- dr peristiwa semalam; (6) ki orang yg harus ditanggung (diurus, dibiayai, dsb); tanggungan: dia harus bekerja keras krn -- nya banyak
ekspor gelap jasa, baik finansial maupun perseorangan, yg diberikan oleh penduduk suatu negara kpd negara asing secara tersembunyi atau tidak melalui cara yg sah
elite eli.te [n] (1) orang-orang terbaik atau pilihan dl suatu kelompok; (2) kelompok kecil orang-orang terpandang atau berderajat tinggi (kaum bangsawan, cendekiawan, dsb)
elok [a] (1) baik; bagus; cantik (tt cerita, baju, rupa, dsb): cerita yg --; pakaian yg --; (2) baik hati; tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti): -- budi bahasanya
elok kata dl mufakat [pb] apa yg hendak dikerjakan sebaiknya dibicarakan dulu dng teman sejawat atau kaum keluarga, dsb
elok palut [pb] tampaknya sudah baik, tetapi sebenarnya belum
elus [v] , meng.e.lus v (1) mengusap-usap dng rasa sayang; membelai-belai: anak kecil itu ~ kucingnya dng penuh rasa sayang; (2) ki memperlakukan baik untuk memikat hati (supaya menurut); membujuk: dia selalu ~ kamu, maksudnya supaya kamu mau menjadi kaki tangannya
emas berpeti [pb] harta benda harus disimpan baik-baik di tempatnya masing-masing
emas tempaan emas yg ditempa (emas yg baik); (2) ki puji-pujian kpd wanita yg elok parasnya; (3) ki kekasih; buah hati
embaru em.ba.ru [n] pohon, yg kulit dan dahannya dapat dibuat tali yg bermutu baik; Hibiscus tiliaceus
emendasi emen.da.si [n] perubahan yg bersifat perbaikan pd naskah atau teks
emis , meng.e.mis v (1) meminta-minta sedekah: sbg orang gelandangan dia hidup dr ~; (2) ki meminta dng merendah- rendah dan dng penuh harapan: jangan suka ~ cinta, akibatnya tidak baik
empangan em.pang.an [n] pematang dsb penahan air: sebelum musim hujan tiba, ~ perlu diperbaiki dan diperkokoh
emulator emu.la.tor [n Komp] alat atau program yg memungkinkan satu sistem untuk memperbaiki sistem lainnya
enak lauk dikunyah-kunyah [pb] merundingkan sesuatu hendaknya berkali-kali supaya hasilnya baik
endapan radioaktif en.dap.an radioaktif jatuhan partikel radioaktif ke permukaan bumi, baik partikel radioaktif yg sudah ada maupun partikel yg ditimbulkan oleh letusan nuklir
entah en.tah [adv] (1) kata untuk menyatakan atau menjawab bahwa tidak tahu: -- apa yg dibawa tadi, saya tidak melihatnya; (2) boleh jadi: -- datang -- tidak, boleh jadi datang, boleh jadi tidak; (3) baik ... maupun ...: -- mahal, -- murah, saya tidak peduli
entas en.tas [v] , meng.en.tas v mengangkat (dr suatu tempat ke tempat lain): ~ sayuran yg sedang direbus; (2) mengeluarkan dr lingkungan cairan; (3) ki menyadarkan; memperbaiki nasib: pemerintah berupaya ~ mereka yg terjerumus ke lembah kenistaan
enten en.ten /entEn/, en.ten-en.ten n campuran parutan kelapa muda dan gula jawa direbus sampai kental, biasanya digunakan sbg isi penganan, spt mendut, onde-onde [v] meng.en.ten v (1) menempelkan tampang pd pohon lain (untuk memperoleh buah yg baik dan banyak); mencabangkan; (2) Zool pengaturan jaringan dr satu individu makhluk pd individu lain secara buatan, dr donor pd resipien atau inang
entok en.tok [n] itik yg dipelihara sbg pengeram yg baik, terutama untuk mengerami telur bebek yg tidak dapat mengeram sendiri, suaranya berdesis; itik manila; itik surati
epidiaskop epi.di.a.skop [n Fis] sistem proyeksi optis yg dapat dipakai untuk memproyeksikan gambar, baik dr benda tembus cahaya (spt film) maupun yg tidak tembus cahaya (spt mata uang, gambar) ke atas sebuah layar putih
etika eti.ka [n] ilmu tt apa yg baik dan apa yg buruk dan tt hak dan kewajiban moral (akhlak)
etiket eti.ket [n] carik kertas yg ditempelkan pd kemasan barang (dagangan) yg memuat keterangan (msl nama, sifat, isi, asal) mengenai barang tsb [n] tata cara (adat sopan santun, dsb) dl masyarakat beradab dl memelihara hubungan baik antara sesama manusianya
eugenika eu.ge.ni.ka [n Bio] pengkajian tt kemungkinan memperbaiki mutu manusia dng cara mengubah susunan genetikanya, yaitu dng menganjurkan perkawinan antara mereka yg mempunyai gen-gen yg dikehendaki, dan tidak menganjurkan perkawinan antara mereka yg mempunyai gen-gen yg tidak dikehendaki; eugenetika
eutenika eu.te.ni.ka [n Sos] pengkajian tt cara-cara meningkatkan kualitas penduduk melalui perubahan dan perbaikan lingkungan hidup
evolusioner evo.lu.si.o.ner [a] berangsur-angsur; sedikit demi sedikit: perubahan yg terjadi secara -- itu ternyata lebih baik dp yg terjadi secara revolusioner
evolusionisme evo.lu.si.o.nis.me [n] pandangan bahwa segala bentuk kehidupan, baik organisme maupun sosial dan budaya, berkembang secara lambat dr bentuk sederhana ke arah bentuk yg lebih sempurna ataupun lebih rumit
fasih fa.sih [a] lancar, bersih, dan baik lafalnya (tt berbahasa, bercakap-cakap, mengaji, dsb): pd umur delapan tahun ia sudah tamat Juz Amma dan dapat mengaji dng --; ia dapat berpidato dl bahasa Inggris dng lancar dan --
fasihat fa.si.hat [kl n] kebaikan tutur kata (lafal dsb)
fatal fa.tal [a] (1) mematikan; (2) tidak dapat diubah atau diperbaiki lagi (tt kerusakan, kesalahan); (3) menerima nasib (tidak dapat diubah lagi); celaka
fatala fa.ta.la [a] (1) mematikan; (2) tidak dapat diubah atau diperbaiki lagi (tt kerusakan, kesalahan); (3) menerima nasib (tidak dapat diubah lagi); celaka
fatwa fat.wa [n] (1) jawab (keputusan, pendapat) yg diberikan oleh mufti tt suatu masalah; (2) ki nasihat orang alim; pelajaran baik; petuah
fengsui feng.sui [Cn n] letak bangunan atau rumah (dng bagian atau isinya) yg dianggap mempunyai pengaruh baik atau buruk pd suatu keluarga
fenomena fe.no.me.na [n] (1) hal-hal yg dapat disaksikan dng pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah (spt fenomena alam); gejala: gerhana adalah salah satu -- ilmu pengetahuan; (2) sesuatu yg luar biasa; keajaiban: sementara masyarakat tidak percaya akan adanya pemimpin yg berwibawa, tokoh itu merupakan -- tersendiri; (3) fakta; kenyataan: peristiwa itu merupakan -- sejarah yg tidak dapat diabaikan
fisik fi.sik [n] jasmani; badan: seorang karateka harus terlatih, baik -- maupun mentalnya; -- nya sangat lelah, tetapi semangatnya tetap membara; (2) a jasmaniah; badaniah
fitnah fit.nah [n] perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yg disebarkan dng maksud menjelekkan orang (spt menodai nama baik, merugikan kehormatan orang): -- adalah perbuatan yg tidak terpuji
flensa flen.sa [n El] pinggiran luar yg menonjol spt pipa gas, pipa air, atau alat bantu lain untuk menyambung atau menempatkan pd kedudukan yg baik
formatif for.ma.tif [n Ling] morfem terikat, baik yg dipakai untuk membentuk dasar, msl juang dl berjuang, maupun morfem derivatif dan inflektif
fraseologi fra.se.o.lo.gi [n] cara memakai kata atau frasa di dl konstruksi yg lebih luas, baik dl bentuk tulis maupun ujar
gabungan ga.bung.an [n] (1) ikatan; berkas: ~ kacang panjang ini kecil- kecil; ~ surat berharga itu harus disimpan baik-baik; (2) beberapa macam barang yg dijual atau dibeli; seperangkat (tidak satu-satu): gelas, piring, dan mangkuk ini dijual ~; (3) himpunan atau perserikatan yg terjadi atas beberapa perkumpulan: ~ mahasiswa itu mengadakan gotong royong membersihkan kampung; (4) campuran dua zat atau lebih, membentuk sebuah zat baru; (5) reaksi kimia pd dua unsur yg bersatu dan membentuk senyawa biner atau senyawa biner bergabung dan membentuk senyawa kompleks
gagau ga.gau [v] meng.ga.gau v meraba-raba (dl gelap dsb): orang buta itu ~ [Mk v] ber.ga.gau-ga.gau v berteriak-teriak tidak keruan: tidak baik ~ pd malam hari
gajul ga.jul [n] ber.ga.jul n orang yg tidak baik tingkah lakunya
galangan ga.lang.an [n] balok penyangga dan penopang kapal yg sedang diperbaiki; tempat memperbaiki atau membuat kapal
galu-galu ga.lu-ga.lu [Mk n] padi yg hampir masak dan isinya masih lembek (baik dibuat emping)
ganjalan gan.jal.an [n] (1) benda yg dipakai untuk mengganjal; pengganjal; (2) ki yg mengganggu pikiran dsb: mereka tidak mungkin dapat berbaik lagi krn ada ~ batin di antara keduanya
ganjar gan.jar [v] meng.gan.jar v (1) memberikan hadiah atau upah (sbg pembalasan jasa, perbuatan baik, dsb); menghadiahi: sejumlah uang telah disediakan perusahaan untuk ~ para pekerja yg berjasa; (2) memberi hukuman: hakim telah memutuskan ~ penjahat itu dua tahun hukuman penjara
ganteng gan.teng [a] elok dan gagah (tt perawakan dan wajah, khusus untuk laki-laki); tampan: ia sangat -- lagi baik budi sehingga banyak orang yg menyenanginya
garapan ga.rap.an [n] (1) pekerjaan (apa yg dikerjakan); hasil menggarap: ~ meja ini kurang baik; (2) tanah (yg diolah): luas ~ saya hanya sehektar
garis lintang [Geo] garis khayal yg melingkari bumi, sejajar dng garis khatulistiwa, baik yg ada di selatan (garis lintang selatan) maupun di sebelah utara (garis lintang utara), penting untuk mengetahui keadaan iklim dan letak geografis suatu tempat; garis paralel
gejala ge.ja.la [n] (1) perihal (keadaan, peristiwa, dsb) yg tidak biasa dan patut diperhatikan (ada kalanya menandakan akan terjadi sesuatu): ahli bahasa sebaiknya mencatat segala -- bahasa yg terdapat dl perkembangan bahasa Indonesia sekarang; (2) keadaan yg menjadi tanda-tanda akan timbulnya (terjadinya, berjangkitnya) sesuatu
gelegak ge.le.gak , ber.ge.le.gak v (1) berbual-bual dan berbunyi (spt air mendidih pd waktu direbus); (2) ki bergelora: kegembiraannya ~ mendengar kabar baik tt anaknya
gemilang ge.mi.lang [a] (1) bercahaya terang; (2) ki bagus (baik) sekali (tt hasil suatu pekerjaan dsb); cemerlang
gemuk ge.muk [a] besar krn banyak dagingnya (tt tubuh dsb); tambun; (2) n lemak: minyak dr -- daging lembu; (3) n mengandung banyak zat makanan bagi tumbuh-tumbuhan (tt tanah) sehingga baik untuk ditanami; subur: jika ditanam di tanah yg -- tentu lekas tumbuh; (4) n pupuk: tanaman ini perlu diberi --; (5) n sebangsa minyak untuk melumas bagian-bagian mesin dsb
generasi ge.ne.ra.si [n] (1) sekalian orang yg kira-kira sama waktu hidupnya; angkatan; turunan; (2) masa orang-orang satu angkatan hidup: kira-kira dua -- lagi bangsa Indonesia sudah dapat berbahasa nasional dng baik dan benar
gerak ge.rak [n] (1) peralihan tempat atau kedudukan, baik hanya sekali maupun berkali-kali: tiap-tiap -- tentu ada sebab; (2) dorongan (batin, perasaan, dsb): jangan selalu kauperturutkan -- hatimu; (3) denyut-denyut atau kedut-kedut (pd mata, bibir, dsb) yg dianggap sbg firasat atau gelagat: ia risau akan -- pd matanya
geronggang ge.rong.gang [n] lubang di dalam; rongga (di dl batu, kayu, dsb): selama hujan itu ia duduk dl -- itu [n] pohon, kayunya baik untuk dibuat perkakas rumah dsb; Cratoxylon cuncatum
giam gi.am [n] pohon yg kayunya baik untuk perkakas rumah dsb; Hopea celebia
gilang gi.lang [a] , gi.lang-ge.mi.lang a (1) bercahaya terang; terang sekali; (2) amat elok; baik sekali; cemerlang: kemenangan yg ~
glasnos glas.nos [n] keterbukaan, baik ucapan maupun kebijaksanaan dan kemauan politik yg dilaksanakan secara berani serta konsekuen (di Uni Soviet dahulu)
gonjok gon.jok [v] meng.gon.jok.kan v memperolokkan: jika ada salahnya, hendaknya diperbaiki, jangan Anda ~ nya
grafis gra.fis [a] (1) bersifat graf; bersifat huruf; dilambangkan dng huruf; (2) bersifat matematika, statistika, dsb dl wujud titik-titik, garis-garis, atau bidang-bidang yg secara visual dapat menjelaskan hubungan yg ingin disajikan secara terbaik tt penyajian hasil penghitungan; bersifat grafik
gubuk gu.buk [n] (1) rumah kecil (biasanya yg kurang baik dan bersifat sementara): mereka tinggal dl -- pengap beratap daun rumbia, berdinding kardus dan plastik; (2) dangau
guna gu.na [n] (1) faedah; manfaat: belajar silat tentu ada -- nya; (2) fungsi: apakah -- akhiran "-an" pd kalimat ini?; (3) kebaikan; budi baik: tidak tahu membalas -- [p] kata depan untuk menyatakan tujuan; untuk; bagi: -- kepentingan umum; ia datang ke Jakarta -- bekerja [n] gu.na-gu.na n jampi-jampi (mantra dsb) untuk menarik hati orang; pekasih [n] gu.na-ga.nah n harta gana-gini
gunawan gu.na.wan [n] orang yg mempunyai sifat-sifat yg baik; orang atau benda yg banyak manfaatnya (gunanya)
gurindam gu.rin.dam [n] sajak dua baris yg mengandung petuah atau nasihat (msl baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan)
habis manis sepah dibuang [pb] sesudah tidak berguna lagi, lalu dibuang (tidak dipedulikan lagi dsb) [pb] setelah tidak berguna atau disukai lagi, lalu dibuang atau dilupakan [pb] mengabaikan (menyia-nyiakan) seseorang yg sudah tidak diharapkan apa-apa lagi dr dirinya
hafalan ha.fal.an [n] (1) yg dihafalkan: ia selalu mendapat nilai baik untuk pelajaran ~; (2) hasil menghafal: ~ nya baik
hajat masyarakat keperluan utama orang banyak, baik lahiriah maupun rohaniah: -- seni hajat kecil
hak bertanya hak anggota DPR, baik perseorangan maupun bersama-sama, untuk mengajukan pertanyaan kpd presiden atau pemerintah
hakikat ha.ki.kat [n] (1) intisari atau dasar: dia yg menanamkan -- ajaran Islam di hatiku; (2) kenyataan yg sebenarnya (sesungguhnya): pd -- nya mereka orang baik-baik
halim ha.lim [ark a] lemah lembut; baik hati
halogenasi ha.lo.ge.na.si [n Kim] pemasukan halogen ke dl senyawa organik, baik secara penambahan (adisi) maupun secara penggantian (substitusi)
halus ha.lus [a] (1) lumat; kecil-kecil: garam --; (2) tidak kasar; lembut; licin: baju itu dibuat dr bahan yg --; kulit wanita itu --; (3) baik (budi bahasa); sopan; beradab; tidak kasar (tt perbuatan dsb): -- budi bahasanya; -- tutur katanya; (4) tidak tampak dan tidak dapat diraba; berupa roh: orang --; (5) bermutu; baik (tt barang tenunan, ukir-ukiran, dsb): ia baru saja membeli barang-barang -- di toko itu
hancur badan dikandung tanah [pb] budi bahasa yg baik tidak akan dilupakan orang
hanggar hang.gar [n] bangunan tertutup tempat menaruh (menyimpan, memperbaiki, dsb) pesawat terbang
hantai han.tai [ark n] pohon yg kayunya baik untuk dipakai sbg bahan bangunan rumah
hanyut ha.nyut [v] (1) terbawa oleh arus (banjir, ombak, dsb); terbawa mengalir: beberapa rumah telah --; (2) habis; hilang; lenyap: -- harta bendanya; (3) ki terharu: -- hatinya menyaksikan keadaan para pengungsi itu; (4) ki terlalu asyik: ia sedang -- dl lamunannya; (5) ki pergi jauh-jauh; mengembara: lebih baik -- ke negeri orang dp hidup menanggung malu; (6) berhanyut
hari nahas hari yg menurut perhitungan dianggap kurang baik; hari sial
harta penantian harta istri, baik yg dibawa maupun yg diperolehnya selama perkawinan
harum menghilangkan bau [pb] keburukan tidak kelihatan krn tertutup oleh nama (perbuatan) yg baik
harum semerbak mengandung mala [pb] perbuatan (jasa dsb) yg dipuji-puji, tetapi jasa tsb diperbuat dng jalan yg tidak baik
hasan ha.san [Ar a] baik; elok; cantik
hasrat budaya wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian
helat he.lat [a] asing; lain; bukan keluarga: di kota-kota besar banyak orang --; baik sanak keluarga maupun orang -- banyak yg hadir pd resepsi pernikahannya [n] (1) orang yg datang menghadiri suatu pesta perkawinan dsb; tamu: pesta spt biasanya disertai dng menyembelih sapi dan memberi makan seluruh --; (2) pesta perkawinan dsb: banyak tamu yg datang untuk meramaikan -- putri tunggalnya itu [n] (1) tipu muslihat; tipu daya; (2) akal; (3) dalih; alasan
heling he.ling [n Kap] landasan miring yg menjorok ke dl air, di tepi pantai atau sungai dilengkapi dng rel-rel kereta lori, dsb untuk menarik (menaikkan) kapal ke darat untuk perbaikan
hemat he.mat [a] berhati-hati dl membelanjakan uang, dsb; tidak boros; cermat: kita harus -- dl penggunaan bahan bakar [a] penuh minat dan perhatian; (dng) saksama; teliti: ia mendengarkan pelajaran dng -- dan cermat [n] pikiran; pendapat: menurut -- kami, dia sebaiknya pulang saja
hermafroditisme her.ma.fro.dit.is.me [n Bio] keadaan berkelamin dua jenis, baik nyata maupun samar-samar
heterosfer he.te.ro.sfer [n] bagian atmosfer bumi di atas 80-100 km yg komposisi udaranya berubah-ubah, baik macam molekulnya maupun masa jenis rata-ratanya
hidup kayu berbuah [pb] pd waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat
higiene hi.gi.e.ne [n] ilmu tt kesehatan dan berbagai usaha untuk mempertahankan atau memperbaiki kesehatan
hijrah hij.rah [n] perpindahan Nabi Muhammad saw. bersama sebagian pengikutnya dr Mekah ke Medinah untuk menyelamatkan diri dsb dr tekanan kaum kafir Quraisy, Mekah; (2) v berpindah atau menyingkir untuk sementara waktu dr suatu tempat ke tempat lain yg lebih baik dng alasan tertentu (keselamatan, kebaikan, dsb)
hina hi.na [a] (1) rendah kedudukannya (pangkatnya, martabatnya): sesungguhnya aku ini orang yg --; (2) keji, tercela; tidak baik (tt perbuatan, kelakuan): zina merupakan perbuatan yg --
hina budi kelakuan yg kurang baik
hina-menghinakan hi.na-meng.hi.na.kan [v] saling menghina; saling memburukkan nama baik
hinap hi.nap [v] , meng.hi.nap-hi.nap v memikir-mikirkan baik buruknya perkara; mempertimbangkan; memenungkan
hipermetropia hi.per.met.ro.pia [n Dok] keadaan dapat melihat dr jarak jauh lebih baik dp dr jarak dekat (umumnya terjadi pd orang tua); rabun dekat; hiperopia
hitam dikatakan putih [pb] tidak mengatakan yg sebenarnya (yg baik dikatakan buruk dan sebaliknya)
hitung-hitungan hi.tung-hi.tung.an [v cak] banyak perhitungan: tidak baik terlalu ~ kpd orang tua
hubungan hu.bung.an [n] (1) keadaan berhubungan: ~ yg harmonis antara suami istri perlu dibina; (2) kontak: untuk membeli barang itu dng harga yg lebih murah sebaiknya kita mengadakan ~ langsung dng produsen; (3) sangkut-paut: jabatan yg dipegangnya itu tidak ada ~ nya dng keahliannya; (4) ikatan; pertalian (keluarga, persahabatan, dsb): antara mereka masih ada ~ keluarga; ~ persahabatan antara bangsa-bangsa Asia Tenggara
hujan emas di negeri orang [pb] sebaik-baik negeri orang tidak sebaik negeri sendiri
hujan jatuh ke pasir [pb] kebaikan yg tidak terbalas
hukum agraria keseluruhan kaidah hukum, baik tertulis maupun tidak tertulis yg mengatur agraria; hukum yg mengatur tt pemanfaatan bumi, air, dan ruang angkasa
hukum DM [Ling] konstruksi bahasa Indonesia, baik dl kata majemuk maupun dl kalimat bahwa bagian yg menerangkan (M) selalu terletak di belakang bagian yg diterangkan (D) (msl rumah Ali, rumah diterangkan (D) dan Ali menerangkan (M)
human hu.man [a] (1) bersifat manusiawi (spt manusia yg dibedakan dr binatang, jin, malaikat); (2) berperikemanusiaan (baik budi, luhur budi, dsb): anggota polisi diharapkan menjadi petugas hukum yg --
humanis hu.ma.nis [n] (1) orang yg mendambakan dan memperjuangkan terwujudnya pergaulan hidup yg lebih baik, berdasarkan asas perikemanusiaan; pengabdi kepentingan sesama umat manusia; (2) penganut paham yg menganggap manusia sbg objek terpenting; (3) penganut humanisme
humanisme hu.ma.nis.me [n] (1) aliran yg bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yg lebih baik; (2) paham yg menganggap manusia sbg objek studi terpenting; (3) aliran zaman Renaissance yg menjadikan sastra klasik (dl bahasa Latin dan Yunani) sbg dasar seluruh peradaban manusia; (4) kemanusiaan
husnulkhatimah hus.nul.kha.ti.mah [n] penutupan akhir hidup yg baik dr seseorang
hutan lindung hutan yg mempunyai keadaan alam demikian rupa sehingga pengaruhnya yg baik thd tanah, alam sekelilingnya, dan tata air perlu dipertahankan dan dilindungi
ibadat iba.dat [n] (1) ibadah; (2) segala usaha lahir dan batin sesuai dng perintah Tuhan untuk mendapatkan kebahagiaan dan keseimbangan hidup, baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun thd alam semesta; (3) upacara keagamaan
ibu [n] (1) wanita yg telah melahirkan seseorang; mak: anak harus menyayangi --; (2) sebutan untuk wanita yg sudah bersuami; (3) panggilan yg takzim kpd wanita baik yg sudah bersuami maupun yg belum; (4) bagian yg pokok (besar, asal, dsb): -- jari; (5) yg utama di antara beberapa hal lain; yg terpenting: -- negeri; -- kota
idah [kl n] pemberian untuk mengikat tali percintaan antara perempuan dan laki-laki [n Isl] masa tunggu (belum boleh menikah) bagi wanita yg berpisah dng suami, baik krn ditalak maupun bercerai mati: wanita yg ditalak oleh suaminya harus menjalani -- selama tiga kali suci dr menstruasi
idarah ida.rah [n] usaha mengatur dng baik suatu organisasi, baik kecil maupun besar
ihsan ih.san [Ar] (1) a baik; (2) n derma dsb yg tidak diwajibkan
ihsanat ih.sa.nat [n] kebaikan; kebajikan
iklim ik.lim [n] (1) keadaan hawa (suhu, kelembapan, awan, hujan, dan sinar matahari) pd suatu daerah dl jangka waktu yg agak lama (30 tahun) di suatu daerah: -- sangat mempengaruhi kesuburan suatu daerah; (2) ki suasana; keadaan: kita meng-usahakan stabilitas ekonomi agar tercapai -- kerja yg baik
iktikad ik.ti.kad [n] (1) kepercayaan; keyakinan yg teguh: tidak teguh -- nya; (2) maksud (yg baik); kemauan: dng -- baik
ilmu administrasi ilmu tt berbagai hasil pengalaman yg berhubungan dng masalah pemerintahan, baik negara maupun swasta
ilmu maani pengetahuan tt mengarang dan berpidato dng baik
ilmu tilik hewan ilmu tt cara menilai baik-buruknya ternak dilihat dr bentuk luarnya
imamah ima.mah [n] kepemimpinan: mereka tidak pernah menentukan, baik bentuk negara maupun model --
improvisasi im.pro.vi.sa.si [n] (1) pembuatan (penyediaan) sesuatu ber-dasarkan bahan yg ada (seadanya); (2) Sen penciptaan atau pertunjukan sesuatu (pembawaan puisi, musik, dsb) tanpa persiapan lebih dahulu: dl lagu ini saya merasa dapat melakukan -- dng baik
indah kabar dr rupa [pb] biasanya kabar selalu melebihi keadaan sebenarnya [pb] berita yg tersebar biasanya lebih hebat dp kenyataan yg sebenarnya [pb] biasanya kabar lebih baik dp keadaan yg sebenarnya
indikator in.di.ka.tor [n] sesuatu yg dapat memberikan (menjadi) pe-tunjuk atau keterangan: seseorang yg akan melakukan suatu pekerjaan sebaiknya menggunakan -- yg sudah ada; kenaikan harga dapat menjadi -- adanya inflasi
induk semang orang perem-puan yg mengambil orang lain (bukan keluarga) menjadi karib baiknya; (2) orang yg memberi pekerjaan; majikan; (3) orang yg memegang rumah (mengusahakan, menyeleng-garakan) pemondokan
infak in.fak [n] pemberian (sumbangan) harta dsb (selain zakat wajib) untuk kebaikan; sedekah; nafkah
ingat-ingat [v] (1) hati-hati; awas-awas; tidak lengah: ~ di daerah itu banyak ular; (2) (peringatan, harapan, dsb) resap-kan di hati baik-baik; camkan; perhatikan: ~ akan pesanku tadi
insaf in.saf [a] sadar (akan); mengerti benar (akan); yakin benar (akan): mereka tidak -- akan perubahan zaman; (2) a sadar akan kekeliruannya dan bertekad akan memperbaiki dirinya: syukurlah ia kini telah -- dan menjauhkan diri dr segala perbuatan tercela; (3) n belas kasihan: penjahat itu tidak menaruh -- kpd para korbannya
insan kamil manusia yg sempurna (baik, bersih dr cela, dsb)
inteligensi in.te.li.gen.si [n Psi] daya reaksi atau penyesuaian yg cepat dan tepat, baik secara fisik maupun mental, thd pengalaman baru, membuat pengalaman dan pengetahuan yg telah dimiliki siap untuk dipakai apabila dihadapkan pd fakta atau kondisi baru; kecerdasan
intern in.tern [a] sebelah dalam; di kalangan sendiri; dl lingkungan sendiri: sebaiknya kita jangan mencampuri urusan -- keluarga (organisasi, negara, dsb) lain
inventaris usaha tani daftar barang disertai dng nilainya masing-masing yg dimiliki oleh usaha tani dl waktu tertentu, baik yg sudah dibayar maupun yg belum
involusi in.vo.lu.si [n] (1) pertumbuhan kembali menjadi bentuk yg lebih sederhana, khususnya tt protozoa yg tidak berkesempatan tumbuh secara sempurna atau wajar (sebagaimana mestinya), tetapi dapat menjadi normal dl kondisi yg lebih baik; (2) Dok perubahan bagian tubuh kembali ke ukuran normal (spt rahim yg kembali mengecil sesudah bersalin); (3) Dok kemunduran dl perkembangan (spt kemunduran alat-alat tubuh krn ketuaan); (4) kemerosotan (tt kondisi sesuatu): di negeri itu -- agraris melatarbelakangi perkembangan daerah
inzar in.zar [v] berusaha menumbuhkan kesadaran dan keinsafan orang banyak agar menggunakan masa hidupnya untuk kebaikan dan menjauhi semua larangan
irigasi iri.ga.si [n] pengaturan pembagian atau pengaliran air menurut sistem tertentu untuk sawah dsb; pengairan: saluran -- yg telah rusak hendaknya segera diperbaiki untuk mencegah terjadinya banjir
isobarik iso.ba.rik [a Fis] mempunyai tekanan sama atau tetap, baik thd ruang maupun waktu
isokorik iso.ko.rik [a Fis] dl keadaan volume yg sama atau tetap, baik thd ruang maupun waktu
isoplet iso.plet [n Ling] garis yg digambarkan pd peta bahasa yg menandai, baik batas pemakaian ciri bahasa maupun ciri adat istiadat, ciri geografis, dan ciri budaya yg menjadi faktor penyatu bagi dialek atau bahasa regional
isosilabisme iso.si.la.bis.me [n Ling] ciri bahasa bertempo suku kata dng tiap-tiap suku kata diucapkan dl waktu yg lebih kurang sama, baik dl ujaran cepat maupun dl ujaran lambat
isotermal iso.ter.mal [a Fis] keadaan bersuhu tetap atau sama, baik terhadap ruang maupun waktu
istihsan is.tih.san [n Isl] pendapat yg berpegang pd kebaikan sesuatu bagi umat manusia sehingga apa yg dipandang baik boleh dikerjakan atau dipedomani
istima is.ti.ma [Ar n] pertimbangan (pendapat dsb) yg baik
istislah is.tis.lah [n Isl] pendapat bahwa sesuatu adalah sahih krn berfaedah, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan umum
jadi ja.di [v] langsung berlaku (dilakukan, dikerjakan); tidak batal: kemarin ia -- pergi ke Bogor; (2) betul-betul terjadi; menjadi kenyataan (berhasil): barang kehendaknya --; (3) selesai dibuat: rumahnya belum --; (4) lahir; dilahirkan: ketika itu engkau baru --; (5) sudah selesai dibuat; siap pakai: ia membeli pakaian --; (6) baiklah begitu; setuju: kalau begitu --; (7) menjadi [Ar n] Kaprikornus
jahat ja.hat [a] sangat jelek, buruk; sangat tidak baik (tt kelakuan, tabiat, perbuatan): orang itu -- hatinya, suka sekali menghina orang yg tidak mampu
jambul jam.bul [n] (1) rambut yg dianyam baik-baik di atas dahi atau di kepala; (2) sejambak bulu (rambut) di kepala binatang (ayam, burung, kuda, dsb); (3) jambu-jambu (pd tarbus, kopiah, dsb)
jangkang jang.kang [n] lebar antara dua belah kaki [n] pohon rawa yg berakar tunjang, kayunya kurang baik untuk dipakai sbg bahan bangunan rumah (ada beberapa macam spt: -- betina, -- bukit, -- hutan); Stercula foetida [Mk v kas] mati; meninggal
jasa ja.sa [n] (1) perbuatan yg baik atau berguna dan bernilai bagi orang lain, negara, instansi, dsb: pemimpin itu banyak -- nya bagi negara; (2) Man perbuatan yg memberikan segala sesuatu yg diperlukan orang lain; layanan; servis; (3) Ek aktivitas, kemudahan, manfaat, dsb yg dapat dijual kpd orang lain (konsumen) yg menggunakan atau menikmatinya
jati ja.ti [a] murni; asli [n] (1) pohon yg kayunya keras dan ulet, baik untuk bahan rumah dsb, daunnya besar, bulat, dan kasar pd permukaannya; Tectonia grandis; (2) kayu jati; (3) daun jati
jati kapur jati yg tumbuh di tanah berwarna hitam dan lunak, kayunya tidak baik untuk bahan bangunan krn kurang kuat
jejak keruh perbuatan yg terdahulu yg kurang baik
jelek je.lek [a] (1) tidak enak dipandang mata; buruk (tt wajah); (2) tidak menyenangkan (tidak menenteramkan, tidak membahagiakan, dsb); jahat; tidak baik (tt watak): -- benar tabiatmu; (3) ki tercemar: krn ia melakukan korupsi, namanya jadi --
jembatan emas [ki] jalan atau cara terbaik untuk mencapai atau memperoleh sesuatu
jenggot kambing bulu yg tumbuh, baik pd dagu kambing jantan maupun kambing betina dewasa dan bangsa kambing tertentu, spt pd kambing kacang
jentelmen jen.tel.men [Ing] (1) n orang yg berpendidikan baik (sopan, berbudi bahasa baik); (2) cak a bersifat kesatria; berani
jepret jep.ret [v] , men.jep.ret v (1) melontarkan kerikil dsb dng pelanting karet; (2) cak memotret: ia berhasil ~ peristiwa yg penting itu dng baik
jalan ja.lan [n] tempat untuk lalu lintas orang (kendaraan dsb): mobil kami melewati -- yg sempit dan berbelok-belok; (2) n perlintasan (dr suatu tempat ke tempat lain): -- ke Bandung lewat Puncak selalu macet; (3) n yg dilalui atau dipakai untuk keluar masuk: -- masuk ke Tugu Monumen Nasional melalui lorong di bawah tanah; (4) n lintasan; orbit (tt benda di ruang angkasa): satelit itu berputar mengelilingi bumi melalui -- nya; (5) n gerak maju atau mundur (tt kendaraan): mobil itu sangat laju -- nya; (6) n putaran jarum: arloji itu kurang baik -- nya; (7) n perkembangan atau berlangsungnya (tt perundingan, rapat, cerita, dsb) dr awal sampai akhir: -- ceritanya kurang lancar; (8) n cara (akal, syarat, ikhtiar, dsb) untuk melakukan (mengerjakan, mencapai, mencari) sesuatu: rasanya tidak ada -- lain, kita harus segera mengambil keputusan; (9) n kesempatan (untuk mengerjakan sesuatu): tidak perlu khawatir, -- masih terbuka untuk Anda; (10) n lantaran; perantara (yg menjadi alat atau jalan penghubung): segala itu sudah ditakdirkan Tuhan, kejadian itu hanya sbg --; (11) v cak berjalan: kita tidak boleh -- di atas rumput taman; (12) v melangkahkan kaki: sekali -- , dua tiga maksud tercapai; (13) n kelangsungan hidup (tt organisasi, perkumpulan, dsb): dng begini, -- nya organisasi lebih susah; (14) a dapat dipahami; benar: kalimatnya sudah --
jatuh ja.tuh [v] (1) (terlepas dan) turun atau meluncur ke bawah dng cepat karena gravitasi bumi (baik ketika masih dl gerakan turun maupun sesudah sampai ke tanah dsb): tabung kaca itu -- dan hancur; (2) turun banyak (harga, nilai, dsb); merosot: harga mobil di pasar bebas --; (3) sampai ke ...; tiba di ...; kena pd ...; tembus ke ...; ditujukan ke: jalan kecil ini -- ke Kampung Ambon; teranglah sindiran itu kpd saya -- nya; (4) bertepatan dng; berbetulan dng; tepat pd: perayaan triwindu -- pd hari Selasa, tanggal 15 bulan Maret; (5) berhenti memegang kekuasaan (tt pemerintah, kabinet, dsb): (6) bangkrut (tt toko, kongsi, dsb); (7) kalah atau dirampas musuh (kota, benteng, dsb); (8) tidak lulus (dl ujian); gagal (dl usaha); sangat menderita (rugi, sengsara, dsb); (9) tidak tahan lagi (oleh godaan, penderitaan, cobaan, dsb); (10) menjadi (sakit, miskin, cinta, dsb): -- miskin
jihad ji.had [n Isl] (1) usaha dng segala daya upaya untuk mencapai kebaikan; (2) usaha sungguh-sungguh membela agama Islam dng mengorbankan harta benda, jiwa, dan raga; (3) perang suci melawan orang kafir untuk mempertahankan agama Islam
jinjing jin.jing [v] , men.jin.jing v membawa sesuatu dng posisi tangan ke bawah dan tidak terlalu erat memegangnya: pulang dr pasar Ibu ~ keranjang mangga; ringan sama dijinjing, berat sama dipikul, pb persahabatan yg karib, baik dl kesenangan maupun dl kesusahan [n] (1) pohon yg kayunya keras dapat dibuat papan dsb; Albizzia moluccana; (2) kayu jinjing
jual sutra beli mastuli [pb] kehilangan sesuatu yg berharga mendapat pengganti yg lebih baik
juek ju.ek [Mk n] tali-tali yg direntangkan di sawah untuk mengusir burung; menegakkan juek-juek sesudah menyabit, pb sesudah perkara (pekerjaan) selesai, baru teringat akan cara yg terbaik untuk menyelesaikannya
juru mesin pesawat orang yg ahli memperbaiki mesin pesawat terbang
justifikasi jus.ti.fi.ka.si [n] putusan (alasan, pertimbangan) berdasarkan hati nurani: salah satu -- menaikkan gaji pegawai adalah untuk memperbaiki pelayanan jasa publik
kabar gembira kabar baik
kaca benggala cermin yg tebal (besar); -- buram ki bayangan suram; ingatan buruk: kenangan-kenangan kecil yg kurang baik di masa lalu menjadi -- buram ketika aku membaca puisi-puisinya
kacang garing kacang tanah yg digoreng (baik dng minyak maupun tidak) sampai garing
kafaah ka.fa.ah [a] seimbang: kedua laki-laki dan wanita yg akan membentuk rumah tangga sebaiknya -- dl segala-galanya
kaifiah kai.fi.ah [a Isl] mengenai cara bersuci, baik berwudu, mandi besar, maupun ibadah wajib dan ibadah sunah
kaifiat kai.fi.at [Ar n] (1) keadaan menurut sifatnya; sifat (tabiat) yg asli; (2) cara yg khusus (baik)
kait ka.it [n] (1) besi (kawat dsb) yg ujungnya melentuk (spt gancu, seruit, sanggamara); (2) ukuran jarak baris pd ketikan; penunjuk ukuran jarak baris pd ketikan; (3) ki sesuatu yg menyusahkan (mengandung tipu muslihat): pikirkan dulu baik-baik, mungkin perkataannya ada -- nya , ka.it-ka.it n (1) tumbuhan (akar-akaran) merambat yg batangnya berduri; Uncaria acida; (2) akar kait-kait
kalau bangkai galikan kuburnya [pb] lebih baik menunggu dng tenang apa yg akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yg akan diambil
kalau guru makan berdiri [pb] kelakuan murid mencontoh kelakuan guru, biasanya dl hal yg tidak baik
kalau kena tampar [pb] jika diberi malu oleh perempuan, lebih baik oleh perempuan baik-baik dp oleh perempuan jalang
kalau menampi jangan tumpah padinya kalau me.nam.pi jangan tumpah padinya [pb] mengerjakan sesuatu dng sebaik-baiknya
kalau pandai menggulai [pb] kalau pandai mengatur (menyusun dsb), barang yg kurang baik pun akan menjadi baik juga
kalau pandai menggulai badar pun menjadi tenggiri kalau pandai meng.gu.lai badar pun menjadi tenggiri [pb] orang yg pandai meskipun kurang alat syaratnya, dapat juga mengerjakan sesuatu dng baik
kalem ka.lem [a cak] dl keadaan tidak tergesa-gesa; tenang; santai: kerjakan tugas ini dng -- supaya memperoleh hasil yg baik
kalimah taibah perkataan yg baik; ucapan yg terpuji
kamilmukamil ka.mil.mu.ka.mil [a] sangat sempurna; baik sekali
kamisol ka.mi.sol [n] baju tanpa lengan, spt kutang yg sudah dimodifikasi, baik bahan, model, maupun warnanya, dipakai sbg baju dalam atau baju luar
kampiun kam.pi.un [n] pemenang terakhir dl perlombaan atau pertandingan; juara; (2) a cak pandai sekali; lihai; baik sekali: dia memang -- dl hal itu
kampuh kam.puh [n] (1) kain selimut yg dibuat dr tiga helai kain dijahit menjadi satu: rajin sekali ibu menjahit --; (2) jahitan dr dua helai barang tipis (kertas, kulit buku, dsb): -- buku-buku yg sudah rusak itu akan segera diperbaiki
kantor berita [Kom] badan atau lembaga yg mengumpulkan dan menyediakan bahan berita untuk media massa (pers, radio, dan televisi), baik berita nasional maupun internasional
kapak menelan beliung [pb] yg baik ditukar dng yg buruk
kapal bantalan udara kapal yg dapat berjalan di atas bantalan udara yg diembuskan oleh mesin pd kapal itu (baik melalui air maupun daratan)
kapal bendera kapal yg mengangkut pang lima armada atau komandan skuadar dan membawa benderanya; (2) yg terbaik, terbesar, atau yg terpenting dr suatu seri, jaringan, atau rangkaian
kapal penyelamat kapal yg digunakan untuk menyelamatkan jiwa manusia dl musibah di laut, biasanya mempunyai stabilitas yg sangat baik dan kecepatan tinggi
karat hati [ki] kejahatan; perasaan tidak baik
kardil kar.dil [n ] bagian tros kapal, baik yg terbuat dr tali manila maupun baja, yg terdiri atas sejumlah benang atau serat yg dipintal menjadi satu
karimah ka.ri.mah [Ar a] baik; terpuji
karya sastra hasil sastra, baik berupa puisi, prosa, maupun lakon
kasar ka.sar [a] (1) agak besar; tidak halus: pasir -- cocok untuk menutup jalan berlubang itu; (2) bertingkah laku tidak lemah lembut: sambil memaki-maki dng -- , dia bersumpah; (3) kasap; kesat; tidak halus waktu diraba: kertas ini -- benar; (4) tidak baik buatannya; gabas: bajunya merah tua, sarungnya tenun -- , dan destarnya kain hitam; (5) hanya dl garis-garis besarnya (tidak dng saksama, tidak dng perincian yg teliti, hanya perkara yg besar-besar): paling sedikit rencana itu sudah diwujudkan dl bentuk -- menurut kebutuhan atau pesanan; (6) dapat diraba (dilihat dsb); (7) mentah; belum dibersihkan [Lihat {qasar}]
kasuis ka.su.is [n] (1) orang yg ahli dl penentuan baik atau buruk berdasarkan kesesuaian antara perbuatan dan kata hati dan norma etika umum; (2) sofis
katalog nama katalog yg disusun berabjad menurut nama orang, nama tempat, atau keduanya, baik yg digunakan sbg pengarang maupun sbg subjek
kayu bangunan kayu yg baik untuk bahan bangunan (membuat rumah dsb, spt kayu jati)
kayu bintang kayu yg mempunyai mutu yg sangat baik
keadaban ke.a.dab.an [n] ketinggian tingkat kecerdasan lahir batin; kebaikan budi pekerti (budi bahasa dsb): melanggar ~ manusia
kearsipan ke.ar.sip.an [n] perihal arsip: dokumentasi yg lengkap tergantung pd ~ yg baik
kebaktian ke.bak.ti.an [n] (1) rasa tunduk dan khidmat; perbuatan (pekerjaan) bakti; kesetiaan; (2)perbuatan baik; (3) Kris upacara agama dl gereja (berdoa, menyanyikan puji-pujian)
kebanyakan ke.ba.nyak.an [n] (1) perihal banyak; banyaknya; jumlahnya: bukan -- anggota yg penting, tetapi kualitasnya; (2) bagian yg terbanyak; sebagian besar: -- murid-murid di kelas kami mempunyai sepeda motor; (3) biasa: orang -, orang biasa; orang awam; (4) biasanya; pd umumnya: -- asal membayar lebih akan didahulukan pelayanannya; (5) terlampau banyak: -- merokok, tidak baik untuk kesehatan
kebas ke.bas [a] (1) berasa kaku kakinya (krn lelah); (2) kesemutan (tt kaki, tangan, dsb) [v] , me.nge.bas v melambaikan (kain dsb); mengirap-ngirapkan; mengibas-ngibaskan: ~ kain yg berdebu
kebun raya kebun yg sangat luas tempat memelihara berbagai tumbuhan (spt -- Raya Bogor di Bogor), baik untuk penelitian maupun sbg tempat rekreasi
kecil ke.cil [a] (1) kurang besar (keadaannya dsb) dp yg biasa; tidak besar: kursi -- itu dirancang untuk anak-anak usia sekitar lima tahun; (2) muda; (3) sedikit: bagian harta warisanku sangat --; (4) sempit (tidak luas, tidak lebar, dsb): rumah -- itu dibangun untuk pegawai rendah; (5) tidak penting (tidak berharga dsb): saran baik yg disampaikan kepadanya itu dianggap --
kecoh ke.coh [n] tipu daya (terutama kecurangan yg merugikan orang, spt barang palsu dikatakan tulen, mengurangi berat atau ukuran barang, mencampuri dng barang yg kurang baik); tipu: kita harus teliti, jangan sampai kena -- [a] gaduh; ribut
kedermawanan ke.der.ma.wan.an [n] kebaikan hati thd sesama manusia; kemurahan hati
keduk ke.duk [v] -- teplok memperdalam saluran dan petakan tambak yg sekaligus memperbaiki pematangnya
keelokan ke.e.lok.an [n] (1) kebagusan; kecantikan: ~ wajah sang putri tiada taranya; (2) kebaikan (tt kelakuan, budi pekerti): ~ budi pekertinya tidak akan kulupakan
keenakan ke.e.nak.an [n] kesenangan; kenyamanan; (2) a terlalu merasa enak; (3) v cak menjadi terbiasa (biasanya hal-hal yg kurang baik): jangan dibiasakan memanjakan anak, nanti dia ~ bermanja-manja pd setiap orang
kegilaan ke.gi.la.an [n] (1) sifat (keadaan, perihal) gila; (2) kegemaran (keasyikan, kesukaan) yg berlebih-lebihan; (3) sesuatu yg melampaui batas; (4) kebodohan, kesalahan (dng sengaja); (5) ketidakberesan; kericuhan; kekacauan: dr ~ ini aku mengharapkan suatu kebaikan
keharuman ke.ha.rum.an [n] (1) kewangian; sifat-sifat harum: (2) ki kemasyhuran; kebaikan nama
kejayaan ke.ja.ya.an [n] (1) kemegahan; kebesaran; kemasyhuran; (2) keadaan yg mapan dan menguntungkan (baik dl segi materi maupun jiwa)
kejuangan ke.ju.ang.an [n] perihal berjuang; berhubungan dng urusan berjuang: TNI harus mempunyai kemampuan profesional, baik pd fungsi sbg prajurit militer maupun fungsi ~
kekang ke.kang [n] (1) besi bergerigi yg dipasang pd mulut kuda; kendali; (2) tali (kulit dsb) untuk mengendalikan kuda; (3) ki segala sesuatu yg dipakai untuk mencegah perbuatan yg diangggap kurang baik; larangan
kekariban ke.ka.rib.an [n] (1) keadaan (perihal) karib; perihal persaudaraan (perhubungan kaum keluarga); keeratan (dl hubungan persahabatan); 2 kebaikan
kekurangan gizi ke.ku.rang.an gizi perihal kesehatan seseorang yg disebabkan oleh kekurangan atau ketidakseimbangan bahan yg dimakan, baik kualitas maupun kuantitas
kelakah ke.la.kah [n] tempat membuat garam tradisional: tiap petani garam menerima kredit Rp500.000,00 untuk memperbaiki -- nya
kelas satu golongan terbaik; juara; (2) kelas terendah di tingkat pendidikan
keledang ke.le.dang [n] pohon yg kayunya baik, dibuat perkakas rumah, peti mati, dsb; Artocarpus
kelihatan asam kelatnya [pb] kelihatan sifatnya yg kurang baik
kelongsong paking [Pet] alat yg digunakan sbg wadah paking agar paking dapat berfungsi dng baik dl mencegah kebocoran sepanjang batang upaman
keluangsa ke.lu.ang.sa [kl n] keluarga (untuk orang baik-baik); sanak saudara
keluaran ke.lu.ar.an [n] (1) yg dikeluarkan (dihasilkan, diterbitkan, dsb): buku ini ~ Balai Pustaka; (2) yg berasal dr: batik ~ Yogyakarta; (3) yg telah keluar (tamat, berhenti) dr (sekolah dsb): anak-anak ~ SMP I mengadakan reuni; (4) yg ada di luar (yg tidak turut campur dsb): orang ~ tidak boleh turut campur; (5) kl orang di luar kalangan istana: akan anakanda ini terlalulah baik sekali parasnya pd hati beta tiada patut ia bersuami orang ~; (6) Man hasil kegiatan produksi; (7) Man laju produksi barang yg dihasilkan pabrik, mesin, atau satuan produksi yg lain dl jangka waktu tertentu
keluguan ke.lu.gu.an [n] kesahajaan; kewajaran: krn ~ dl cara berpikirnya itu, dia menyangka nasib buruk yg terus menderanya disebabkan oleh namanya yg kurang baik
kemanisan ke.ma.nis.an [n] rasa manis: -- jeruk yg dihasilkan oleh daerah ini sudah dikenal orang; (2) n kebaikan; kecantikan: ibu itu dicintai krn -- budinya; (3) a cak terlalu manis: kopinya jangan -, ya
kemantapan ke.man.tap.an [n] (1) hal (keadaan) mantap (stabil, aman, teguh hati, tetap tidak berubah): Pemerintah menjamin -- harga barang menjelang Lebaran; (2) Antr keadaan suatu hal, gejala, atau masyarakat yg seimbang dan tidak banyak berubah krn pengaruh, baik dr dalam maupun dr luar
kemaslahatan ke.mas.la.hat.an [n] kegunaan; kebaikan; manfaat; kepentingan: seorang dermawan banyak beramal untuk -- manusia
kemudaratan ke.mu.da.rat.an [n] segala sesuatu yg tidak menguntungkan (tidak baik); kerugian
kemungkaran ke.mung.kar.an [n] hal mungkar; perbuatan mungkar; kedurhakaan: dinasihatkan untuk mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala --
kemurahan ke.mu.rah.an [n] (1) perihal murah; (2) cak terlalu murah; (3) kebaikan; kelimpahan
kenalan ke.nal.an [n] orang yg sudah dikenal; sahabat; teman: dia adalah ~ saya yg baik hati
kendur ken.dur [a] (1) tidak tegang (tt tali dsb); (2) tidak erat (tt ikatan); (3) ki menjadi lembap; tidak kencang: tambur itu -- sehingga suaranya tidak baik; (4) ki melemah; berkurang: semangatnya --
kendur menyusut [pb] dikatakan tt cara memerintah atau mengurus sesuatu yg kurang baik, yaitu kelemahan yg menyebabkan kekacauan dan kekerasan yg menimbulkan kerusuhan
kenegatifan ke.ne.ga.tif.an [n] keadaan negatif (kurang baik, kurang pasti, dsb): berbagai ~ dapat disebabkan oleh sejarah politik
kentang mentega kentang jenis Granala, daging umbi berwarna kuning, bentuknya lonjong, paling baik mutunya, dan berukuran paling besar dibandingkan dng kentang jenis lain
kentang rendang kentang berukuran kecil, berbentuk bulat, merupakan kentang sisa panen terdahulu atau yg memang sengaja ditanam, kentang ini baik untuk campuran masakan rendang atau digoreng untuk teman makan bistik
kepagian ke.pa.gi.an [a cak] terlalu pagi, lebih pagi: lebih baik berangkat ~ dp kesiangan
kepala kodi kain yg diletakkan paling atas pd ikatan kain (biasanya yg bercorak paling baik yg dianggap sbg contoh)
kepengusahaan ke.peng.u.sa.ha.an [n] seluk-beluk pengusaha; hal yg bersangkut-paut dng pengusaha: pembinaan watak ~ tidak bisa diabaikan
kepercayaan ke.per.ca.ya.an [n] (1) anggapan atau keyakinan bahwa sesuatu yg dipercayai itu benar atau nyata: ~ kpd makhluk halus masih kuat sekali di lingkungan petani; (2) sesuatu yg dipercayai: bagi mereka hal itu bisa menghilangkan ~ rakyat kpd para pemimpinnya; (3) harapan dan keyakinan (akan kejujuran, kebaikan, dsb): hal itu dapat menghilangkan ~ rakyat kpd pemimpinnya; (4) orang yg dipercaya (diserahi sesuatu dsb): pemimpin itu sedang berunding dng orang-orang ~ nya dr daerah; (5) sebutan bagi sistem religi di Indonesia yg tidak termasuk salah satu dr kelima agama yg resmi: tokoh itu adalah penganut aliran ~
keramahan ke.ra.mah.an [n] sifat ramah; kebaikan hati dan keakraban (dl bergaul)
keranji ke.ran.ji [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 40 m, baik untuk bahan bangunan, Dialium indum; (2) buah keranji
kerbau punya susu [pb] seseorang yg membuat kebaikan atau bersusah payah, tetapi orang lain yg mendapat pujian
kereta api bumel [ark] kereta api yg berhenti di setiap stasiun, baik stasiun kecil maupun besar
kerja antara jenis pekerjaan yg bersifat sementara sebelum memperoleh pekerjaan yg lebih baik; batu loncatan
kerja bakti kerja bergotong-royong tanpa upah (untuk kepentingan bersama); (2) cak kerja tanpa imbalan jasa: seluruh warga desa ikut -- bakti memperbaiki jalan
kerosok ke.ro.sok [n] bunyi spt bunyi daun kering terinjak [n] daun tembakau kering yg mutunya kurang baik
kerusakan ke.ru.sak.an [n] perihal rusak: ~ itu sukar diperbaiki; (2) a menderita rusak (kecelakaan): pesawat itu mendarat krn ~ mesin
kesambi ke.sam.bi [n] (1) pohon, kayunya keras, baik dibuat arang; Schleichera oleosa; (2) kayu kesambi
kesehatan ke.se.hat.an [n] keadaan (hal) sehat; kebaikan keadaan (badan dsb)
kesimpulan ke.sim.pul.an [n] (1) ikhtisar (dr uraian, pidato, dsb); kesudahan pendapat (pendapat terakhir yg berdasarkan pd uraian sebelumnya); (2) keputusan yg diperoleh berdasarkan metode berpikir induktif atau deduktif: ia sudah dapat menarik -- dng baik; ia mengakhiri kuliahnya dng memberikan -
kesopanan ke.so.pan.an [n] (1) adat sopan santun; tingkah laku (tutur kata) yg baik; tata krama: perbuatan itu dapat dianggap melanggar -- orang Timur; (2) keadaban; peradaban: bangsa-bangsa di dunia mempunyai -- yg berbeda-beda; (3) kesusilaan: jangan tinggalkan sifat-sifat -- kita apabila hidup di rantau nanti
kesusilaan ke.su.si.la.an [n] (1) perihal susila; yg berkaitan dng adab dan sopan santun; (2) norma yg baik; kelakuan yg baik; tata krama yg luhur;
keterbatasan ke.ter.ba.tas.an [n] keadaan terbatas: usaha perbaikan harus dilakukan walaupun segala -- belum dapat kita elakkan; kita perlu menyadari -- kemampuan kita
ketertiban ke.ter.tib.an [n] (1) peraturan (dl masyarakat dsb); (2) keadaan serba teratur baik
keteteran ke.te.ter.an [v] dl keadaan keteter; tidak dapat bekerja dng baik, tidak cepat selesai
ketika ke.ti.ka [n] waktu yg sangat singkat atau yg tertentu; saat: menantikan -- yg baik; rumah yg terbakar itu habis -- itu juga; (2) n waktu atau saat yg bertalian dng nasib dsb (dl perhitungan, primbon, atau tenung); (3) p kata penghubung untuk menandai waktu yg bersamaan; tatkala; pd waktu (yg bersamaan): -- kakak dilahirkan, ayah sedang bertugas di kota
ketulian ke.tu.li.an [n] keadaan tuli; perihal tuli: untuk mencegah ~ sebaiknya berkonsultasi ke dokter
keuangan ke.u.ang.an n (1) seluk-beluk uang; urusan uang; (2) keadaan uang: ~ makin baik; biayanya tidak terjangkau oleh ~ ku;
keunggulan ke.ung.gul.an [n] keadaan (lebih) unggul; keutamaan; kepandaian (kecakapan, kebaikan, kekuatan, dsb) yg lebih dp yg lain: ~ mesin-mesin kami justru dapat dilihat di lapangan dan di hutan-hutan
keusahawanan ke.u.sa.ha.wan.an [n] seluk-beluk yg bersangkutan dng usahawan dsb: para pedagang kecil Indonesia sebaiknya mendapatkan pendidikan ~
keutamaan ke.u.ta.ma.an [n] (1) keunggulan; keistimewaan; hal yg penting (terbaik, unggul, dsb): cara yg satu harus dapat meningkatkan ~ cara yg lain; (2) kebaikan budi pekerti: kebijaksanaan untuk rela berkorban adalah ~ yg sulit dicari
kewarasan ke.wa.ras.an [n cak] kesehatan jasmani dan rohani: setelah dibawa ke dokter dan diobati, ~ anak itu bertambah baik
khair kha.ir [Ar a] elok; baik (tt perbuatan dsb)
khairat khai.rat [n] (1) perbuatan baik; (2) kemakmuran; kesenangan
khiar khi.ar [n] pilihan yg terbaik antara dua perkara untuk dilaksanakan atau ditinggalkan
kial ki.al [v] ki.al-ki.al v bergerak kuat-kuat (krn hendak melepaskan diri, krn tertawa, dsb) [n] gerakan tangan (badan) sbg isyarat atau lukisan suatu perbuatan: arti perkataan itu baik diterangkan dng --
kiamat ki.a.mat [n] hari kebangkitan sesudah mati (orang yg telah meninggal dihidupkan kembali untuk diadili perbuatannya); (2) n hari akhir zaman (dunia seisinya rusak binasa dan lenyap): sampai -- ia tidak akan dapat mengerjakannya; (3) v berakhir; tidak akan muncul lagi: kekalahan yg beruntun, baik dl perebutan Piala Thomas maupun dl Asian Games baru-baru ini, membuat dunia bulu tangkis Indonesia spt akan --; (4) v ki celaka sekali; bencana besar; rusak binasa: rumah tanggamu akan -- kalau kauceraikan istrimu
kilat roket kilat yg tampak berurutan dng cepat, baik pd jalan utama maupun pd cabangnya
kiramat ki.ra.mat [kl n] doa restu: berkat -- Dang Tuanku, mendapatlah ia pikiran yg baik
kiranya ki.ra.nya [adv] (1) agaknya; rupanya: saya sangka orang baik, ~ dia pengkhianat; (2) semoga; mudah-mudahan (untuk menyatakan harapan): ~ Tuhan menyertai kita sekalian; (3) sekiranya
kisahan ki.sah.an [n] wacana yg bersifat cerita, baik berdasarkan pengamatan maupun berdasarkan rekaan; narasi
kitab logat daftar kata dng ucapannya yg baik
koagulasi ko.a.gu.la.si [n Kim] perihal menjadi keras atau padat, baik seluruh maupun sebagian cairan sbg akibat perubahan kimiawi, spt menggumpalnya darah, mengerasnya protoplasma, dan zat putih telur apabila dipanaskan
kocak ko.cak [n] gerak bolak-balik (kanan-kiri) yg cepat (tt benda cair); guncang [a] lucu; jenaka: dialah seorang pelawak yg sangat -- [a] gagah; bagus sekali; serba baik: berjalan dng -- nya [a] sombong; congkak: makin menjadi-jadi -- nya
kode etik sosial sistem norma yg membedakan tingkah laku yg baik dan yg buruk dl pergaulan antarmanusia
kodian ko.di.an [n] hasil menghitung; yg dijual (dikeluarkan, diproduksi) dl jumlah besar; (2) a ki kurang baik buatannya (tt barang dagangan); cacat: kemeja ~ itu dijual dng harga lebih murah; (3) num berkodi-kodi
kodok dapat bunga sekuntum [pb] sia-sia saja (tidak dapat mempergunakan sesuatu yg baik)
koheren ko.he.ren [n] berhubungan; bersangkut paut: dl usaha perbaikan pendidikan, harus merupakan sistem yg logis dan --
kolektivisme ko.lek.ti.vis.me [n Fil] ajaran atau paham yg tidak menghendaki adanya hak milik perseorangan, baik atas modal, tanah, maupun alat produksi (semua harus dijadikan milik bersama, kecuali barang konsumsi)
kompatibilitas kom.pa.ti.bi.li.tas [n] (1) hal dapat dirangkap (tt jabatan); (2) keadaan penyesuaian diri: komputer mini memiliki -- yg baik
komplot kom.plot [n] (1) ark sahabat baik; (2) sekutu secara rahasia untuk kejahatan
komposisi kom.po.si.si [n] (1) susunan; (2) tata susun; (3) Mus gubahan, baik instrumental maupun vokal; (4) teknik menyusun karangan agar diperoleh cerita yg indah dan selaras; (5) Sen integrasi warna, garis, dan bidang untuk mencapai kesatuan yg harmonis
komprehensif kom.pre.hen.sif [a] (1) bersifat mampu menangkap (menerima) dng baik; (2) luas dan lengkap (tt ruang lingkup atau isi); (3) mempunyai dan memperlihatkan wawasan yg luas
komunikatif ko.mu.ni.ka.tif [a] (1) dl keadaan saling dapat berhubungan (mudah dihubungi); (2) mudah dipahami (dimengerti): bahasanya sangat -- sehingga pesan yg disampaikannya dapat diterima dng baik
kondisi ekonomi keadaan baik atau lancar dan tersendatnya perjalanan ekonomi
kondisi kesehatan perihal kebugaran dan kebaikan keadaan badan seseorang
konduite kon.du.i.te [n] peri kelakuan, kemampuan, atau kepatuhan thd tata tertib (tt pegawai): pegawai yg -- nya tidak baik akan dikeluarkan
kongkalikong kong.ka.li.kong [cak] (1) a tidak jujur; tidak terang-terangan; sembunyi-sembunyi; (2) n perihal tahu sama tahu (dl melakukan sesuatu yg tidak baik); sekongkol
konjungter kon.jung.ter [n] keadaan atau kejadian sehari-hari yg mungkin terjadi dl usaha perdagangan, baik masa menurun maupun masa menanjak atau menguntungkan
konseli kon.se.li [n] orang yg membutuhkan nasihat (arahan): sebaiknya -- itu diberi bimbingan dan pengarahan sehingga semangat hidupnya akan menyala lagi
konservator kon.ser.va.tor [n] orang yg bertanggung jawab atas pemeliharaan, pemugaran, dan perbaikan benda-benda museum
konstruktif kon.struk.tif [a] (1) bersangkutan dng konstruksi; (2) ki bersifat membina, memperbaiki, membangun, dsb: kritiknya sangat --
konsultasi kon.sul.ta.si [n] pertukaran pikiran untuk mendapatkan kesimpulan (nasihat, saran, dsb) yg sebaik-baiknya
kontes ternak kontes yg diselenggarakan untuk menentukan ternak yg terbaik ditinjau dr bentuk tubuh dan kemampuan produksinya
kontiguitas kon.ti.gu.i.tas [n] keadaan bersentuhan, baik dl arti ruang maupun waktu
konyak ko.nyak [n] brendi Prancis berkualitas terbaik
kopi dadak bubuk kopi (biasanya dl bentuk kristal) yg setelah diberi air (baik panas maupun dingin) segera larut sehingga dapat langsung diminum; kopi instan
koreksi ko.rek.si [n] (1) pembetulan; perbaikan; pemeriksaan: -- thd diri sendiri akan menumbuhkan sikap rendah hati dan tidak cepat menyalahkan orang lain; (2) Graf pembacaan dan pembetulan cetak coba dng tanda-tanda tertentu untuk menjamin kecocokan cetak coba dng naskahnya
korektif ko.rek.tif [a] bersifat korek (memperbaiki, teliti, berdisiplin): mahasiswa seharusnya mempunyai sikap mental yg dinamis, -- , dan konstruktif
korsleting kor.sle.ting [a] (1) terputusnya arus listrik krn kawat yg bermuatan arus positif dan negatif bersentuhan sehingga terjadi hubungan pendek; (2) ki keretakan hubungan antara orang yg berkawan atau yg bersahabat; (3) ki keadaan tidak dapat berpikir dng baik
kosar ko.sar [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk bahan rumah dsb; Artocarpus rigida; (2) kayu kosar
koyak tak berbunyi [pb] melakukan sesuatu yg kurang baik, tetapi tidak diketahui orang
kredit kre.dit [n] (1) cara menjual barang dng pembayaran secara tidak tunai (pembayaran ditangguhkan atau diangsur); (2) pinjaman uang dng pembayaran pengembalian secara mengangsur; (3) penambahan saldo rekening, sisa utang, modal, dan pendataan bagi penabung; (4) pinjaman sampai batas jumlah tertentu yg diizinkan oleh bank atau badan lain; (5) sisi kanan neraca (di Indonesia) [n] (1) harga atau nilai untuk suatu tindakan (yg baik): pengabdian masyarakat merupakan -- tersendiri bagi seorang dosen; (2) nilai suatu mata pelajaran dl satu semester: mata pelajaran itu bernilai dua --
kredit upakara kredit untuk perbaikan atau perluasan rumah tinggal yg sifatnya akan menambah nilai rumah
krifoli kri.fo.li [n Bio] mikroorganisme yg tumbuh baik pd suhu antara 10o-20oC; psikrofili
kritik kri.tik [n] kecaman atau tanggapan, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk thd suatu hasil karya, pendapat, dsb
kritik intern tahap kerja yg dilakukan berdasarkan hasil liputan data lapangan, yaitu transliterasi dan transkripsi ke dl bahasa sasaran melalui analisis perbandingan dng berbagai terbitan yg ada, baik dr sumber tertulis maupun analogi epigraf
kritik membangun kritik yg bersifat memperbaiki
kritik sastra pertimbangan baik buruk thd hasil karya sastra
kritikus kri.ti.kus [n] orang yg ahli dl memberikan pertimbangan (pembahasan) tt baik buruknya sesuatu: ia dikenal sbg seorang -- sastra
krusial kru.si.al [a] (1) gawat; genting; (2) menentukan: kepincangan yg tampak, baik pd ketenagakerjaan maupun pendidikan dasar, merupakan aspek yg -- pd pembangunan sosial sehingga akan mempengaruhi sektor perekonomian; (3) rumit, sulit sekali: percaturan politik di negara itu menjadi -- krn ulah negara adikuasa; (4) berkenaan dng kehancuran perusahaan
kualat ku.a.lat [Jw a] (1) mendapat bencana (krn berbuat kurang baik kpd orang tua dsb); kena tulah; (2) cak celaka; terkutuk
kualitas ku.a.li.tas [n] (1) tingkat baik buruknya sesuatu; kadar: bagaimana -- ternak rakyat?; (2) derajat atau taraf (kepandaian, kecakapan, dsb); mutu: sangat dibutuhkan tenaga-tenaga terampil yg tinggi -- nya
kualitatif ku.a.li.ta.tif [a] berdasarkan mutu: pembangunan pendidikan harus memperhatikan baik segi -- maupun segi kuantitatifnya
kubul ku.bul [n] kemaluan bagian depan tempat keluarnya air seni (baik bagi laki-laki maupun perempuan)
kumur ku.mur [v] ber.ku.mur v membasuh mulut dng menggerak-gerakkan air dsb dl mulut: sehabis makan, sebaiknya ~
kunyah ku.nyah [v] me.ngu.nyah v (1) menghancurkan atau melumatkan (makanan dsb) dl mulut dng gigi; memamah: ia susah ~ makanan krn giginya sakit; (2) ki memikirkan (memahami dsb) baik-baik (tt pelajaran, pengetahuan, dsb); (3) ki berulang-ulang mengatakan (menyebutkan)
kurang pikir tidak dipikirkan baik-baik terlebih dahulu
kurasani ku.ra.sa.ni [n] besi yg baik mutunya (berasal dr Khorassan)
kurva belajar [Dik] kurva yg menggambarkan perkembangan kemajuan belajar, baik disebabkan oleh proses kemajuan dl belajar maupun disebabkan oleh pelatihan
kusut diselesaikan [pb] perselisihan hendaklah diselesaikan secara baik-baik
laba rugi untung rugi: belum tahu -- rugi, belum tahu baik atau buruk
lagu la.gu [n] (1) ragam suara yg berirama (dl bercakap, bernyanyi, membaca, dsb): bacaannya lancar, tetapi kurang baik -- nya; (2) nyanyian: -- perjuangan; (3) ragam nyanyi (musik, gamelan, dsb): -- keroncong asli; (4) tingkah laku; cara; lagak: -- nya spt orang asing saja , ber.la.gu v cak (1) bertingkah; (2) beraksi (msl dng gaya bicara yg dibuat-buat)
lahan la.han [n] tanah terbuka; tanah garapan: -- itu disediakan untuk permukiman transmigran [n] lagu (yg baik)
lahan kritis [Tan] lahan yg tidak mampu lagi berperan sebagai unsur produksi pertanian, baik sebagai media pengatur tata air maupun sebagai perlindungan alam lingkungan
lailatulkadar lai.la.tul.ka.dar [n Isl] malam turunnya wahyu Allah (yakni pd malam gasal bulan Puasa sesudah tanggal 20), yg apabila seseorang beramal kebaikan pd malam itu, pahalanya akan dilipatgandakan; malam kemuliaan
laki-laki la.ki-la.ki [n] (1) orang (manusia) yg mempunyai zakar, kalau dewasa mempunyai jakun dan adakalanya berkumis: baik ~ maupun perempuan berhak dicalonkan menjadi anggota DPR; (2) jantan (untuk hewan); (3) ki orang yg mempunyai keberanian; pemberani: ia bertindak sbg ~
laksana lak.sa.na [kl n] tanda yg baik; sifat; laku; perbuatan; (2) p seperti; sebagai: -- pinang dibelah dua; (3) n Ark benda yg dipegang dan menjadi tanda khusus suatu arca
laksana apung di tengah laut [pb] orang yg belum mantap kedudukannya atau belum bernasib baik dl mengadu untung
laksana mestika gamat [pb] perihal kelakuan, atau tabiat, atau perkataan yg baik
lalu-lalang la.lu-la.lang [v] (1) berkali-kali lalu (berjalan dsb); keluar masuk (pintu, rumah, dsb): jangan suka -- di rumah orang; (2) tidak keruan; tidak teratur rapi: susunlah baik-baik buku-bukumu itu, jangan -- begitu
lancar lan.car [a] (1) tidak tersangkut-sangkut; tidak terputus-putus: roda itu berputar dng --; (2) tidak tersendat-sendat; fasih: anak sekecil ini sudah dapat membaca dng --; (3) tidak tertunda-tunda; (berlangsung) dng baik: pelaksanaan pembangunan berjalan dng -- [n] pe.lan.car n balok penghubung tiang rumah
langgam lang.gam [n] (1) gaya; model; cara: -- permainannya khas, sukar ditiru orang lain; (2) adat atau kebiasaan: -- orang di daerah itu kalau berkata dng suara keras, tetapi hatinya baik dan suka berterus terang; (3) bentuk irama lagu (nyanyian): penyanyi lagu pop belum tentu dapat menyanyikan lagu --
langkah buruk firasat (gelagat) yg kurang baik
langkah kanan [ki] nasib baik; mujur; untung: -- kanan hari ini, tidak disangka-sangka, saya mendapat rezeki
langkah serong perbuatan yg curang (tidak baik dsb)
langkah sumbang perbuatan yg keliru; perbuatan yg kurang baik; (2) langkah yg salah dl bersilat
lanskap lan.skap [n] (1) tata ruang di luar gedung (untuk mengatur pemandangan alam): saya membuat desain-desain --; (2) jumlah total aspek setiap daerah, baik pedesaan maupun kota
lapisan atas la.pis.an atas [Sos] kelompok masyarakat yg memiliki tingkat kehidupan sosial yg lebih baik (kaya, terpelajar, berpangkat)
lari la.ri , la.ri-la.ri n rumput yg tingginya mencapai 90 cm, akarnya sangat kuat; Spinifex squarrosus [v] melangkah dng kecepaatn tinggi: setelah ketahuan, pencuri itu -- pontang-panting; (2) v hilang; lenyap: -- semangatnya ; (3) v pergi (keluar) tidak dng cara sah (baik-baik); kabur: banyak tahanan yg -- dr penjara; (4) v pergi (berpindah) untuk menyelamatkan diri: krn takut ditangkap, pencuri itu -- ke luar kota; (5) n arah; tujuan: polisi membuntuti ke mana -- nya penjahat itu; (6) n cak panjang suatu bidang: ruang itu -- nya empat meter; (7) v bergeser: pasangan ubinnya -- 1 cm
lasak la.sak [a] selalu dipakai (digunakan) sehari-hari; lasah [a] (1) selalu ingin bergerak; tidak dapat tenang (diam); (2) selalu ingin mengerjakan sesuatu: jangan -- duduklah baik-baik
latihan la.tih.an [n] (1) hasil berlatih: ~ yg diikutinya sudah memadai; (2) cak pelatihan: untuk mencapai prestasi yg baik ~ perlu diperbanyak; (3) cak pendidikan untuk memperoleh kemahiran atau kecakapan: ~ yg diberikan tanpa teori itu kurang bermanfaat; (4) cak berlatih
latihan lapangan la.tih.an lapangan [Mil] latihan taktis di medan, yg keadaannya serupa dng pertempuran, sarananya disediakan secara nyata, baik sebagian maupun seluruhnya
laut bebas perairan laut yg tidak termasuk, baik laut teritorial maupun laut pedalaman dr suatu negara
laut madu berpantaikan sakar (gula) [pb] perkataan yg manis keluar dr mulut orang yg baik rupanya
lawar la.war [n] sayatan (keratan) daging atau ikan , -- putih n (1) pohon yg kayunya baik digunakan untuk bahan rumah; Elaeocarpus parvefolius; (2) kayu dr pohon lawar
layas la.yas [v] me.la.yas v menolak; mengabaikan [ark n] bilah (kayu) tempat memasang atap
layu bunga [ki] sudah agak lama, tetapi masih baik (tt sayuran dsb)
lebar telinga [ki] (1) sangat baik daya pendengarannya; (2) suka mendengarkan percakapan orang lain
lebih le.bih [a] (1) lewat dr semestinya (tt ukuran, banyaknya, besarnya, dsb): sudah kuberi Rp10.000,00 -- dr uang sekolahnya; ia merasa -- dr kawan-kawannya; panjangnya -- dr 3 cm; (2) (ber)sisa; ada sisanya: kalau kaubayar Rp5.000,00, -- nya tinggal Rp2.000,00; (3) (dl perbandingan menyatakan) sangat (dp): di sini saya -- senang (dp di sana); -- baik membaca dp mengobrol; (4) kira-kira sekian bertambah sedikit: ia pernah ditahan polisi seminggu --; sudah kuberi seribu rupiah --; (5) bertambah; semakin: kesehatannya sudah -- baik; harganya menjadi -- mahal
lebih berharga mutiara sebutir dp pasir sepantai [pb] seseorang yg baik, meskipun ia tidak kaya, jauh lebih berharga dan mulia dp orang kaya yg jahat dan jahil
lebur le.bur [a] (1) luluh atau hancur mencair (tt logam yg dipanaskan): baik besi maupun baja -- apabila dipanaskan dl suhu yg tinggi; (2) ki rusak binasa; punah sama sekali: seluruh kampung -- oleh gempa yg dahsyat itu [n] ke.le.bur.an ark n lubang yg dalam (untuk menangkap binatang besar dsb); pelubang [Lihat {debur}]
leluing le.lu.ing [n] (1) pohon kayu yg buahnya, jika dicampur dedak, baik untuk makanan itik petelur, dapat juga ditumbuk halus dicampur dng bawang merah, daun turi putih dan adas sbg obat kutil; Ficus hispida; (2) buah dr pohon leluing ? luing
lemah otak terganggu pertumbuhan daya pikirnya dan tidak sempurna seluruh kepribadiannya; tidak cukup daya pikirnya menurut ukuran normal; tidak dapat hidup dng kekuatan sendiri di tempat sederhana dl masyarakat, dan jika dapat, hanyalah dl keadaan yg sangat baik
lemah pikiran tidak dapat berpikir secara baik
lemak manis jangan ditelan [pb] suatu perundingan, jikalau baik sekalipun jangan terus diterima dan jika kurang baik jangan pula terus ditolak, hendaklah dipikirkan dalam-dalam dan ditimbang baik-baik dahulu baik jeleknya
lemari pendingin daging lemari untuk mendinginkan daging agar tetap baik dan tidak menjadi rusak (busuk)
lembaran hitam lem.bar.an hitam [ki] masa-masa suram (tidak menyenangkan, kurang baik): masa remajanya yg penuh dng perbuatan terkutuk merupakan ~ hitam baginya
lembut lem.but [a] (1) lunak dan halus (tidak keras); lemas (tidak kaku); lemah (mudah dilentuk): kulit anak bayi --; (2) tidak keras atau tidak nyaring (tt suara, bunyi): penyanyi itu suaranya --; (3) baik hati (halus budi bahasanya); tidak bengis; tidak pemarah: orangnya -- dan sopan; (4) kecil sekali; sangat kecil (halus); (5) ki halus dan enak didengar; tidak kasar: -- tutur katanya
lempar batu sembunyi tangan [pb] melakukan sesuatu (kegiatan dsb), tetapi kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu-menahu [pb] berbuat kurang baik kpd orang, lalu berpura-pura tidak tahu
leper le.per [a] (1) tidak jeluk (tt piring dsb); ceper; rata; (2) kurang sempurna atau kurang baik (tt ucapan); pelat; telor
leukoma leu.ko.ma [n Dok] parut pd kornea, berwarna putih, tanpa ada tanda radang, dan kekeruhan itu menyebabkan ketajaman penglihatan terganggu, jalan masuk sinar ke dl mata terganggu krn permukaan selaput bening mata tidak rata, tetapi dapat diperbaiki dng pencangkokan selaput bening mata
liabilitas li.a.bi.li.tas [n] penghambat: kalau ada anggota pemerintah yg menjadi -- bagi pemerintah tsb, sebaiknya dia diberhentikan
lihat li.hat [v] me.li.hat v (1) menggunakan mata untuk memandang; (memperhatikan): kepala desa ~ rakyat membersihkan selokan; (2) menonton: nanti malam kami akan ~ pertandingan tinju; (3) mengetahui; membuktikan: saya ingin ~ sampai di mana kemampuannya; (4) menilik: ~ gelagatnya, kedatangan mereka mempunyai maksud yg kurang baik; (5) meramalkan: seorang ahli nujum atau astrolog dapat ~ nasib seseorang; (6) menengok (orang sakit); menjenguk: kami merencanakan untuk ~ kakek di rumah sakit
lihat anak [pb] pekerjaan (hal dsb) hendaklah ditimbang, di samping baik bagi diri sendiri hendaknya baik juga bagi orang lain
lihat anak pandang menantu [pb] segala urusan anak hendaklah ditimbang-timbang dahulu apakah hal itu akan menimbulkan keadaan yg tidak baik pd menantu, sekalipun hal itu akan menguntungkan anak itu sendiri; setiap pekerjaan hendaklah ditimbang-timbang, jika baik bagi diri sendiri dan baik pula bagi orang lain, maka baru dilakukan
limbah bangunan dan bongkaran bahan bangunan dan runtuhan (batu belah) yg terjadi krn pembongkaran, pembangunan, dan perbaikan
lintasan balistik lin.tas.an balistik lintasan yg dilalui oleh titik berat peluru, jika peluru itu tidak mengalami daya dorong krn mengabaikan keadaan nyata cuaca serta lingkungan bumi, maka lintasan itu akan berbentuk parabola, sedangkan peluru yg ditembakkan dng sudut 45o akan mencatat jarak lintasan terbesar dr tanah ke tanah
logistik lo.gis.tik [n] (1) pengadaan, perawatan, distribusi, dan penyediaan (untuk mengganti) perlengkapan, perbekalan, dan ketenagaan; (2) segi ilmu kemiliteran mengenai pengadaan, perawatan, dan transportasi peralatan, pembekalan, dan pasukan; (3) Mil segala persiapan dan tindakan yg diperlukan untuk memperlengkapi pasukan dng alat dan perbekalan agar dpt bertempur dl kondisi yg paling baik dan menguntungkan; (4) penanganan seluk-beluk operasi militer
logopedia lo.go.pe.dia [n] ilmu tt cacat dl ucapan serta cara memperbaikinya
loh mahfuz [Isl] tempat mencatat semua amal baik atau buruk manusia
lose lo.se [n] kelas yg tertinggi atau terbaik (dl gedung bioskop dsb)
lukis lu.kis [v] me.lu.kis v membuat gambar dng menggunakan pensil, pulpen, kuas, dsb, baik dng warna maupun tidak
lulus lu.lus [v] (1) dapat masuk atau lalu (ke dalam atau dr lubang dsb): benang sebesar itu tidak dapat -- ke lubang jarum yg kecil itu; (2) dapat lepas atau lucut (spt gelang dr tangan atau cincin dr jari): setelah dibasahi dng air sabun, cincin itu dapat -- dr jarinya; (3) terperosok masuk (spt kaki ke dl lantai bambu dsb); (4) berhasil (dl ujian); dapat melalui dng baik (dl menghadapi segala cobaan): dl ujian itu tiga orang dinyatakan --; (5) diperkenankan; terkabul (tt permohonan, permintaan, dsb): permintaannya sudah --; (6) hilang lenyap: rumahnya -- tertimbun tanah longsor; (7) lelap, tidak dapat ditebus lagi (tt barang gadai): cincin yg digadaikan sudah --
lumayan lu.ma.yan [a] (1) agak banyak; sedang; cukup juga: jumlahnya tidak banyak, tetapi --; pangkatnya tinggi dng gaji --; (2) agak baik (cantik, pandai, dsb): tubuhnya tinggi semampai, parasnya --; permainannya -- , tidak terlalu jelek
luntur lun.tur [a] (1) berubah atau hilang warna (tt cat, pakaian, emas sepuhan, dsb): kain cita ini tidak --; (2) ki berubah (tt pendirian, keyakinan, dsb): akibat tekanan fisik dan tekanan mental dr penjajah, tidak sedikit pemimpin yg -- pendiriannya; (3) ki menjadi kurang atau hilang (tt kepercayaan, cinta kasih, dsb): cinta kasih tunangannya mulai --; (4) ki turun (tt kemegahan, nama baik, dsb): pamornya di kampus itu sudah --; (5) ki tidak manjur lagi (tt mantra, kesaktian, dsb): jangankan jampi-jampi, mantra sakti pun dapat -- [a] mudah keluar, lancar keluar (tt buang air)
lurus lu.rus [a] (1) memanjang hanya dl satu arah, tanpa belokan atau lengkungan (tt garis, jalan, dsb); lempeng: kampung A dan kampung B dihubungkan oleh sebuah jalan yg --; batang pohon ini --; (2) tegak benar: berdiri --; garis yg tegak --; (3) ki jujur; polos: jarang benar orang yg -- spt dia; (4) baik (tt budi dsb); tidak sesat: anak itu cantik dan -- budi; ikutilah petunjuk-petunjuk yg --; jalan hidupnya tidak --; (5) tepat benar; betul; (6) kata demi kata (tt terjemahan); (7) kejur; tidak ikal (tt rambut): rambutnya -- dan hitam; (8) sejajar (tt garis): buatlah garis yg -- dng garis A-B
lurus bagai piarit [pb] orang yg tampak baik, tetapi berhati jahat
mabrur mab.rur [a] diterima Allah; baik: ibadah haji yg -- ialah ibadah haji yg sempurna syarat dan rukunnya
macet ma.cet [a] (1) tidak dapat berfungsi dng baik (tt rem, mesin, dsb); sendat; serat: rem mobilnya --; (2) ki terhenti; tidak lancar: pembongkaran saluran air menyebabkan lalu lintas --; usahanya --; air leding sedang --
madu ma.du [n] (1) cairan yg banyak mengandung zat gula pd sarang lebah atau bunga (rasanya manis): sarang lebah ini jika diperas keluar -- nya; (2) ki manis sekali: senyumnya manis bagai -- [n] (1) istri sah yg lain dr seorang suami berdasarkan pandangan istri pertamanya: semua orang heran bahwa ia dapat bersikap baik thd -- nya; (2) ki orang yg menjadi saingan dl percintaan; pesaing dl percintaan
madu satu tong [pb] jika baik asalnya, turunannya pun baik juga: dalam -- berisi empedu, pb dl perkataan yg manis-manis biasanya berisi tipu daya yg tidak baik
magi putih magi yg digunakan untuk tujuan baik
magun ma.gun [n Lay] (1) atap pelindung atau rumah-rumahan pd perahu; rumah tempat mengatur perjalanan: pd sampan itu dibuat -- yg baik; (2) yg tetap (tt kajang, tingkap, dsb)
mahal ma.hal [a] (1) tinggi harganya: krn senangnya pd barang itu, biarpun -- dibelinya juga; (2) jarang ada; sukar terdapat; tidak mudah: barang itu -- dibeli sukar dicari; -- mencari orang yg sebaik itu
maju ma.ju [v] berjalan (bergerak) ke muka; tampil ke muka: ia melangkah -- menuju ruang duduk; seorang murid diminta -- ke depan kelas untuk membacakan sajak itu; (2) v mendesak ke depan (tt pasukan); pergi atau keluar ke medan perang: -- ke medan perang; (3) v menjadi lebih baik (laku, pandai, dsb); berkembang: perusahaannya -- dng pesat; (4) v lulus (dl ujian): ia telah -- dl ujian akhirnya; (5) a telah mencapai atau berada pd tingkat peradaban yg tinggi: bangsa yg telah --; negara --; (6) a cerdas; berkembang pikirannya; berpikir dng baik: pria itu berpikiran --
maka ma.ka [p] (1) kata penghubung untuk menyatakan hubungan akibat, implikasi: krn saya tidak dapat mengetik dng baik, -- surat undangan itu saya tulis saja; (2) sampai; hingga: apa sebabnya -- mukamu bengkak?;
makara ma.ka.ra [n Ark] binatang dl cerita yg bersifat mitologis dng rupa mengerikan, yg dipakai sbg motif hiasan, umumnya pd candi atau arca pd zaman dahulu, baik dikombinasi maupun tidak dng kepala kala
makrosmatik mak.ros.ma.tik [n] keadaan indra penciuman yg berkembang dng baik spt pd binatang (msl anjing, kucing, harimau, singa)
makruf mak.ruf [Ar] (1) n perbuatan baik; jasa; (2) a terkenal; masyhur
maksud mak.sud [n] (1) yg dikehendaki; tujuan: telah tercapai -- nya; (2) niat; kehendak: kami datang dng -- baik; (3) arti; makna (dr suatu perbuatan, perkataan, peristiwa, dsb): -- kalimat itu sudah jelas
makyong mak.yong [n] seni teater tradisional dr Pulau Bintan, Riau, yg dilakukan baik siang maupun malam selama kira-kira tiga jam, dng pelaku kurang lebih lima belas orang pria dan wanita yg semuanya memakai topeng dan canggai
malah ma.lah [adv] (1) bahkan; semakin (bertambah): setelah minum obat itu, ia tidak menjadi baik -- bertambah sakitnya; (2) bahkan sebaliknya: disuruh duduk, -- berdiri; (3) justru: -- kamu yg harus datang, bukan orang tuamu
malaikat Rakib malaikat yg bertugas mencatat kebaikan manusia
malakama ma.la.ka.ma [n] buah si -- buah yg baik dimakan maupun tidak menyebabkan bencana (hanya untuk perumpamaan): bagai bertemu (makan) buah si -- , dimakan bapak mati, tidak dimakan ibu mati, menghadapi keadaan yg serba salah (apa pun yg dilakukan akan mendatangkan kesulitan)
malu ma.lu [a] (1) merasa sangat tidak enak hati (hina, rendah, dsb) krn berbuat sesuatu yg kurang baik (kurang benar, berbeda dng kebiasaan, mempunyai cacat atau kekurangan, dsb): ia -- krn kedapatan sedang mencuri uang; aku -- menemui tamu krn belum mandi; (2) segan melakukan sesuatu krn ada rasa hormat, agak takut, dsb: murid yg merasa bersalah itu -- menemui gurunya; tidak usah -- untuk menanyakan masalah itu kpd ulama; (3) kurang senang (rendah, hina, dsb): ia berasa -- berada di tengah-tengah orang penting itu
malu kalau anak harimau menjadi anak kucing (kambing) [pb] tidak sepatutnya kalau anak orang baik-baik atau pandai menjadi jahat atau bodoh
mamanda ma.man.da [n] mamak (untuk takzim); paman [n] seni teater rakyat di Kalimantan Selatan dng tema cerita yg pd umumnya menggambarkan pertentangan antara penguasa yg kurang bijak dan warga masyarakat yg baik
mandor jalan mandor yg mengurus perbaikan jalan; (2) cak penganggur; orang yg berkeluyuran
manfaat dan mudarat untung dan rugi; baik dan buruk
manfaat langsung [Ek] manfaat yg langsung dapat dinikmati krn adanya investasi, yg dapat berupa kenaikan fisik hasil produksi, perbaikan kualitas produksi, dan penurunan biaya
manja man.ja [a] (1) kurang baik adat kelakuannya krn selalu diberi hati, tidak pernah ditegur (dimarahi), dituruti semua kehendaknya, dsb: krn anak bungsu, ia sangat --; (2) sangat kasih, jinak, mesra (kpd): anak itu sangat -- kpd kakeknya; kucing itu -- sekali kpd tuannya
manuskrip ma.nus.krip [n] (1) naskah tulisan tangan yg menjadi kajian filologi: berbagai -- masih tersimpan di museum dan belum pernah diselidiki; (2) naskah, baik tulisan tangan (dng pena, pensil) maupun ketikam (bukan cetakan)
mapan ma.pan [a] mantap (baik, tidak goyah, stabil) kedudukannya (kehidupannya): dia yg dulu lontang-lantung, kini hidupnya telah --
marga mar.ga [kl n] binatang liar (tidak diternakkan atau dipelihara) [n Antr] (1) kelompok kekerabatan yg eksogam dan unilinear, baik secara matrilineal maupun patrilineal; (2) bagian daerah (sekumpulan dusun) yg agak luas (di Sumatra Selatan) [n] jalan; dasar (yg dipakai sbg pegangan hidup, bekerja, dsb) [n Bio] satuan taksonomi di antara suku dan jenis, serta merupakan wadah yg mempersatukan jenis-jenis yg erat hubungannya, huruf depan nama marga ditulis dng huruf kapital dan selalu tercantum dl nama jenis
mas tempawan emas yg ditempa (emas yg baik); (2) kl puji-pujian kpd wanita yg elok parasnya; (3) kekasih; buah hati
masa pancaroba masa anak memasuki masa remaja, umumnya menunjukkan tingkah laku yg sangat berbeda dng ketika ia masih anak-anak sehingga sering merupakan masalah, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang tua, guru, dan masyarakat, msl anak menjadi sukar dikendalikan, ada kecenderungan melawan, dan ingin berdiri sendiri
masa peka masa yg dialami seseorang, baik dl perkembangan aspek emosinya maupun krn pengaruh kelenjar tubuhnya, msl masa menjelang menstruasi atau menopause; (2) saat ketika anak sangat mudah menerima rangsangan untuk tumbuh berkembang secara cepat
masak ma.sak [a] sudah tua dan sampai waktunya untuk dipetik, dimakan, dsb (tt buah-buahan): durian ini -- di pohon bukan -- krn diperam; jangan memetik mangga yg belum --; (2) a sudah matang (empuk, jadi) dan sampai waktunya untuk di-ambil, diangkat, dsb (tt makanan): nasi sudah -- , makanlah dulu; adonan ini belum --; (3) a ki sudah selesai dikerjakan (dididik dsb); sudah dipikirkan (dipertimbangkan) baik-baik; sudah diputuskan (disetujui) bersama; sudah sempurna; sudah pd tingkatan yg terbaik (terakhir): dia pemuda yg sudah -- sehingga dapat berpikir (bekerja) secara baik; perkara yg sudah -- jangan diulang-ulang lagi; (4) a matang (dl berpikir); (5) v cak memasak [adv cak] mana boleh; masa
masak air sempurna dan baik
masak akal sudah mantap cara berpikirnya; dapat berpikir dng baik dan bijaksana
masak di luar mentah di dalam [pb] orang yg kelihatan baik pd lahirnya, tetapi hatinya jahat; mulut manis tetapi hati busuk
masak timbangan telah dikaji benar-benar buruk baiknya
masak-masak ma.sak-ma.sak [adv] secara baik (tt buah pikiran): semua putusan yg diambilnya telah dipikirkan -
maslahat mas.la.hat [Ar n] sesuatu yg mendatangkan kebaikan (keselamatan dsb); faedah; guna: pelebaran jalan itu membawa -- bagi penduduk
masuk daun mendapat peluang yg baik
matang ma.tang [a] (1) sudah tua dan sudah sampai waktunya untuk dipetik, dimakan, dsb (tt buah-buahan); masak: mangganya dibiarkan -- di pohon; (2) sudah empuk (kering dsb) dan sudah sampai waktunya untuk diambil, diangkat, dsb (tt makanan); masak: ubi yg direbus itu sudah --; (3) sudah dipikirkan (dipertimbangkan) baik-baik; sudah diputuskan (disetujui bersama); sudah sempurna atau sudah pd tingkatan yg terbaik (terakhir): memerlukan pertimbangan yg --; rencana yg --; (4) mulai dewasa (tt perkembangan manusia secara fisik dan psikologis); (5) ki sudah selesai dikerjakan (dididik, disiapkan, dsb)
mati berkafan cindai [pb] mati dng nama baik (terhormat)
mati tidak akan menyesal [pb] sudah berketetapan hati untuk melakukan sesuatu dan tidak akan menyesal atau mengumpat kemudian jika timbul peris-tiwa yg tidak baik krn perbuatan itu
mau(pun) mau(pun) mau(pun) ... mau(pun) [p] baik ..., baik ...
mauizah mau.i.zah [n Isl] nasihat atau pelajaran: -- khazanah atau pelajaran yg baik
media me.dia [n] (1) alat; (2) alat (sarana) komunikasi spt koran, majalah, radio, televisi, film, poster, dan spanduk; (3) yg terletak di antara dua pihak (orang, golongan, dsb): wayang bisa dipakai sbg -- pendidikan; (4) perantara; penghubung; (5) zat hara yg mengandung protein, karbohidrat, garam, air, dsb baik berupa cairan maupun yg dipadatkan dng menambah gelatin untuk menumbuhkan bakteri, sel, atau jaringan tumbuhan
medikolegal me.di.ko.le.gal [a] berkaitan, baik dng kesehatan maupun hukum: universitas membuka program pendidikan praktisi bidang hukum perburuhan dan --
meiosis me.i.o.sis [n Bio] pembelahan sel kelamin dr diploid menjadi haploid [n Sas] majas yg mengandung pernyataan yg merendah untuk penekanan, sering dipakai secara ironis, khususnya untuk menggambarkan sesuatu yg luar biasa atau yg mengesankan, msl hasilnya agak kurang baik untuk mak-sud "pekerjaannya gagal"
melainkan me.la.in.kan [v] memperbedakan: ibu yg baik tidak pernah ~ anak yg satu dr anak yg lain; (2) v mengasingkan; memisahkan dr yg lain: dia ~ tempat ayam yg baru menetas itu dr tempat induknya; (3) p hanya: ~ Allah yg wajib disembah; (4) p kata penghubung intrakalimat untuk menyatakan bertentangan: bukan dia yg bersalah, ~ saya lihat lain
melaksanakan me.lak.sa.na.kan [v] (1) memperbandingkan; menyamakan dng: ia ~ lukisannya dng lukisan gurunya; (2) melakukan; menjalankan; mengerjakan (rancangan, keputusan, dsb): ia mengetahui teorinya, tetapi tidak dapat ~ nya; ia ~ tugasnya dng baik
melampas lidah me.lam.pas lidah melatih lidah supaya fasih (baik lafalnya)
melampirkan me.lam.pir.kan [v] mengikutsertakan pd yg lain; memberi lampiran: ia harus ~ salinan ijazah, surat keterangan kelakuan baik, dsb pd surat lamarannya
melangkahi me.lang.kahi [v] (1) melewati; melalui: mereka ~ rintangan itu dng hati-hati; (2) menyalahi; melanggar: tidak pantas jika ~ petuah orang tua; (3) mendahului (kawin, memperoleh sesuatu, dsb): tidak baik adik ~ kakak; (4) tidak mengikutsertakan; melewatkan: ia sering ~ saudaranya dl pembagian rezeki
melantan kain me.lan.tan kain memakai kain yg buruk untuk menghemat kain yg lebih baik
melarat me.la.rat [v] berlarat-larat; menjalar ke mana-mana (tt api); (2) ki a miskin [a] miskin; sengsara: harapan dapat hidup lebih baik di kota, tetapi yg terjadi justru sebaliknya, mereka menjadi --; (2) n rugi: harus dipikirkan -- dan manfaatnya [Lihat {larat}]
meleburkan diri me.le.bur.kan diri menyatukan (menggabungkan) diri dng yg lain: partai kecil sebaiknya ~ diri ke dl partai yg besar; (2) memasukkan diri ke dl; masuk ke: orang asing yg ~ diri ke dl kebangsaan Indonesia memperoleh hak dan kewajiban yg sama dng warga negara Indonesia lainnya
meleceh me.le.ceh [v] (1) memuji-muji supaya disukai; menjilat pantat: kerjanya tidak lain dp ~ dan menyanjung-nyanjung majikannya; (2) menghinakan; memandang rendah (tidak berharga); mengabaikan: orang sering ~ dia krn perbuatannya itu
melecehkan me.le.ceh.kan [v] memandang rendah (tidak berharga); menghinakan; mengabaikan
melimpah me.lim.pah [a] (1) melembak tumpah krn sangat penuh; meluap: pd musim hujan air sungai itu ~ menggenangi sawah di sekitarnya; (2) berlebih-lebih; banyak sekali: makanan yg lezat-lezat ~ di pesta itu; (3) kl datang banyak-banyak (tt pemberian, cinta kasih, dsb): kebaikan Tuan yg ~ kpd kami sekalian tiada kami lupakan selama-lamanya
melipat me.li.pat [v] (1) melepit menjadi rangkap: ia ~ celana yg telah disetrika; (2) ki membekuk, meringkus, menggulung (perampok, penjahat, dsb): polisi telah berhasil ~ komplotan penyelundup senjata; (3) cak menjadi berlipat: sesudah perang, harga barang ~ dua; (4) ki menggelapkan: ia dituduh ~ uang kas; (5) ki menjual sesuatu untuk menutupi kebutuhan hidup: ia terpaksa ~ meja kursinya untuk membayar utang; (6) ki tidak mengindahkan; mengabaikan: ~ perintah atasan; (7) menghabiskan, menyikat (makanan dsb): ia ~ semua makanan yg terhidang di hadapannya
melukut tinggal sekam melayang [pb] yg baik tetap, yg buruk akan hilang
melunasi me.lu.nasi [v] (1) membayar utang hingga lunas; (2) menunaikan (kewajiban dsb); (3) menebus (hendak memperbaiki) kesalahan dsb: ia berusaha ~ dosanya dng berbuat baik
memadan me.ma.dan [v] membanding untuk mengetahui mana yg lebih baik (kuat, besar, dsb): para pengamat olahraga ~ kekuatan regu bulu tangkis Indonesia dan regu bulu tangkis Cina
memadui me.ma.dui [v] (1) menjadi madu thd: kalau kamu mau diperistri suami saudara sepupumu berarti kamu hendak -- saudara sepupumu sendiri; (2) memberi bermadu (kpd istri): tega nian kau -- istrimu yg sebaik itu
melepaskan me.le.pas.kan [v] (1) menjadikan lepas (tidak terikat, keluar dr kurungan, dsb): saya selalu ~ binatang piaraan saya, tidak pernah mengurungnya dl kandang; (2) ki mencurahkan (tt cinta kasih, isi hati, rindu): dia datang kemari untuk ~ rindunya kpd keluarga kami; (3) ki membalas (tt dendam, sakit hati): mereka melakukan kekejaman itu sekadar untuk ~ dendamnya kpd orang itu; (4) ki melancarkan (tt kecaman, serangan, tuduhan): ia selalu ~ kritik membangun kpd pihak yg berwenang; (5) ki membuang, menghilangkan, atau meninggalkan (tt suatu harapan, maksud, tuntutan): berusaha ~ niat yg kurang baik; (6) ki membiarkan lepas (tt anak panah dr busur): ia ~ anak panah agar mengenai sasarannya; (7) ki menyelamatkan atau menghindarkan (dr bahaya): kita harus berusaha ~ diri dr bahaya narkotika; (8) ki menjadikan puas (tt rasa hati); memuaskan: ia menjerit sekeras-kerasnya sambil memukul dinding tembok kamarnya untuk ~ kekesalan hatinya
memahamkan me.ma.ham.kan [v] (1) mempelajari baik-baik supaya paham: seorang pengemudi harus ~ tanda-tanda lalu lintas; (2) mengartikan: kalimat dl undang-undang itu harus disusun sebaik-baiknya supaya orang jangan salah ~; (3) menanamkan pengertian: pemerintah ~ perlunya keluarga berencana bagi pasangan usia subur
memainkan me.ma.in.kan [v] (1) memakai (melakukan dsb) sesuatu untuk bermain-main: anak itu -- pedang ayahnya; (2) membunyikan alat musik dsb dng memukul (memetik dsb): -- gitar; -- gamelan; (3) melagukan musik dsb dng bunyi-bunyian: -- lagu jali-jali; (4) melakukan (sbg sandiwara); menyandiwarakan; memperagakan: mereka telah -- lakon itu dng sangat baik; (5) mempertontonkan; mempertunjukkan: hampir semua gedung bioskop di Jakarta -- film ini; (6) melakukan peranan; memerankan (dl sandiwara, film, dsb): ia sering -- tokoh penjahat
memajukan me.ma.ju.kan [v] (1) menggerakkan (menjalankan, memindahkan) ke depan: ia -- meja itu sedikit; (2) membawa ke dl keadaan yg lebih baik (sempurna dsb); menjadikan berkembang: -- perekonomian rakyat; (3) mengemukakan (usul, permohonan, pendapat, dsb): -- usul; -- calon yg mendapat nilai rata-rata tujuh
memakaikan me.ma.kai.kan [v] (1) mengenakan pd (tt pakaian dsb): ia ~ baju pd anaknya; (2) menggunakan pd; menerapkan pd (tt peraturan, adat, undang-undang, dsb): tidak baik -- adat kita di daerah ini
memakan habis-habis memakan ha.bis-ha.bis , menyuruh hilang-hilang [pb] jika merahasiakan sesuatu, hendaklah dilakukan dng sebaik-baiknya
memandangi me.man.dangi [v] mengarahkan pandangan ke; memandang baik-baik: orang asing itu ~ karya seni tradisional
memanis-manis me.ma.nis-ma.nis [v] membuat sesuatu supaya baik (elok) dilihat atau didengar
memantapkan me.man.tap.kan [v] (1) menjadikan teguh (tetap hati, kukuh); meningkatkan; mengukuhkan: majelis ini akan lebih -- rencana perbaikan ekonomi; (2) menjadi tetap (tidak berubah; tidak goyah); menjadikan stabil: perundingan itu akan -- perdamaian di kawasan itu
memasang mata me.ma.sang mata mengawasi baik-baik
memasang telinga me.ma.sang telinga mendengarkan baik-baik; (2) ki mendengar-dengarkan (kabar dsb)
mematut me.ma.tut [v] (1) mengatur supaya baik; memperbaiki: ia ~ kata yg kurang tepat pemakaiannya; (2) berdandan dsb supaya elok rupanya; bersolek: lama ia ~ dirinya di depan kaca
mematut-matut me.ma.tut-ma.tut [v] (1) memandangi untuk mengetahui baik buruknya dsb: ~ bakal menantunya; (2) mempertimbangkan; mengira-ngirakan (harganya dsb)
mematutkan me.ma.tut.kan [v] (1) mengatur supaya baik (patut, pantas, layak); (2) menghiasi; (3) mempercantik diri dng berhias dsb; (4) menyesuaikan; menyepadankan; menyelaraskan: seorang istri harus dapat ~ pengeluaran dng gaji suaminya
membajai mem.ba.jai [v] mengeraskan besi (pisau dsb) agar tidak mudah bengkok: baiklah kita -- besi untuk pisau [v] memberi pupuk: -- tanah; -- tanaman
membalah mem.ba.lah [v] membantah: tidak baik selalu -- nasihat orang tua
membalas mem.ba.las [v] (1) menjawab (surat dsb); mengimbangi (kebaikan orang dsb); memberikan (membayar) sesuatu sbg imbangan jasa (perbuatan dsb) yg sudah diterima: orang yg berbudi akan -- kejahatan dng kebaikan; (2) melakukan sesuatu untuk memulangkan kembali perbuatan yg dikenakan kepadanya: meskipun dipukul berkali-kali, ia tidak --; (3) melakukan sesuatu untuk memuaskan sakit hati dsb: -- dendam; (4) cak memutar kembali (kemudi mobil)
membanding mem.ban.ding [v] (1) Huk mengadu (meminta banding) kpd pengadilan yg lebih tinggi; (2) menimbang-nimbang (baik buruk, besar kecil, dsb) beberapa benda; membandingkan
membangun mem.ba.ngun [v] bangkit berdiri; naik (tt awan dsb): mega -- [v] (1) mendirikan (mengadakan gedung dsb): mereka sedang -- benteng di tempat itu; (2) membina: kita harus -- negara kesatuan kita; (3) (bersifat) memperbaiki: kritik yg -- sangat diharapkan [v] membayar bangun (denda, ganti rugi): membunuh tidak --
membantu mem.ban.tu [v] memberi sokongan (tenaga dsb) supaya kuat (kukuh, berhasil baik, dsb); menolong: kita wajib -- orang yg lemah
membarengi mem.ba.rengi [v] bersama-sama dng; menyertai; mengiringi: usaha penertiban disiplin pegawai negeri harus -- perbaikan sosial ekonomi
membarui mem.ba.rui [v] (1) memperbaiki supaya menjadi baru: mereka sedang -- rumahnya; (2) mengulang sekali lagi; memulai lagi: mereka diminta -- pertanyaannya; mereka harus -- perkawinannya krn masih dianggap belum sah; (3) mengganti dng yg baru; memodernkan: kita harus -- cara kerja kita; -- sistem pendidikan
membedaki mem.be.daki [v] (1) memberi bedak (pd): ibu itu sedang -- bayi; (2) cak ki memperbaiki (memperindah, mempercantik) di sana-sini: menjelang peringatan HUT Jakarta Raya, pekerjaan -- ibu kota terlihat di mana-mana
membeginikan mem.be.gi.ni.kan [v] (1) melakukan seperti ini; (2) membuat seperti ini: tidak baik -- orang
membekali mem.be.kali [v] memberi bekal: ia -- anak-anaknya dng pendidikan yg baik
membenarkan mem.be.nar.kan [v] (1) membuat supaya benar; meluruskan: ia mencoba -- apa-apa yg telah telanjur bengkok; (2) membetulkan; memperbaiki: guru menyuruh murid -- kesalahannya; (3) mengatakan benar: ia tidak menyangkal dan tidak pula -- desas-desus itu; (4) mengiakan; mengakui (menyungguhkan): ketua mengangguk-angguk -- pendapat para anggota; (5) menganggap benar (baik); menyetujui: Pemerintah tidak pernah -- tindakan yg menyalahi undang-undang; (6) mengizinkan; meluluskan: pihak majikan akan -- tuntutan kaum buruh yg masuk akal
memberakan mem.be.ra.kan [v] mengosongkan lahan (tidak menanami untuk beberapa waktu): selain diminta -- sawah selama dua bulan, para petani juga dianjurkan mengganti padi C dng tanaman jenis lain yg lebih baik
membereskan mem.be.res.kan [v] (1) mengatur (menyusun) baik-baik; merapikan; (2) mengurus hingga selesai; menyelesaikan (perkara, utang, dsb)
memberkati mem.ber.kati [v] (1) memberi berkat (tt Tuhan): semoga Allah -- usaha kita; (2) mendoakan supaya Tuhan mendatangkan berkah: penghulu itu -- kedua pengantin; (3) mendatangkan kebaikan, keselamatan, dsb: barang curian tidak akan -
membersamakan mem.ber.sa.ma.kan [v] (1) membarengkan; menjadikan bersama-sama: sebaiknya kita -- pengiriman tembakau dan teh agar ongkos kirimnya lebih ringan
membersihkan mem.ber.sih.kan [v] (1) membuat supaya bersih (dng jalan mencuci, menyapu, menggosok, dsb); (2) ki membinasakan; melenyapkan: -- sisa-sisa gerombolan; (3) memulihkan; mengembalikan (nama baik): -- nama dr tuduhan palsu
membetuli mem.be.tuli [v cak] (1) memperbaiki kerusakan: dia sedang -- rumahnya yg bocor; (2) mengatur supaya rapi dsb: gadis itu -- letak selendangnya; (3) sesuai; cocok: keputusannya benar-benar -- permintaan kami; (4) langsung menuju: dl amukan topan dan ombak nakhoda berusaha -- pulau itu
membetulkan mem.be.tul.kan [v] (1) memperbaiki (kesalahan, kerusakan, dsb): tidak mudah -- kalimat ini; para pekerja -- jembatan yg rusak ; Pak Guru menyuruh kami -- kesalahan yg ada; (2) mengiakan (menyetujui); membenarkan: ia selalu -- apa yg dikatakan orang itu; (3) menunjukkan (mengarahkan) dng tepat: sebelum menembak, pasukan itu -- laras bedilnya; (4) meluruskan; melencangkan: pemimpin pasukan -- barisannya
membiarkan mem.bi.ar.kan [v] (1) tidak melarang (menegahkan): polisi -- saja anak-anak mengebut di jalan; jangan -- anak-anak bermain dng benda-benda tajam; (2) tidak menghiraukan; tidak memelihara baik-baik: jangan -- anak-anak itu hidup terlantar
membilang mem.bi.lang [v] (1) menghitung (dng menyebut satu per satu untuk mengetahui berapa banyaknya): -- uang tabungannya; -- dr seratus sampai seribu; (2) mengingat akan; mengindahkan; mempedulikan: dia hanya -- orang terpandang saja; tiada -- kaya dan miskin; (3) memandang sbg; memasukkan dl golongan (lingkungan); (4) memperhitungkan nasib (untung malang, baik buruk hari, dsb): dicarinya seorang dukun yg pandai -- nasib [v cak] mengatakan: banyak orang yg -- bahwa ongkos transpor dl kota akan naik
membintangi mem.bin.tangi [v] (1) menjadi pemeran dl suatu pertunjukan (film, sandiwara): dia ikut -- film komedi itu; (2) menjadi yg terbaik dr (lingkungannya dsb); menjuarai: dialah yg -- kejuaraan atletik junior Asia
membuang bunga ke jirat [pb] berbuat baik kpd orang yg tidak tahu membalas budi [pb] membuang-buang tenaga (uang, waktu, dsb) dng sia-sia
membudayakan mem.bu.da.ya.kan [v] (1) mengajar supaya mempunyai budaya; mendidik supaya beradab (berbudaya): sejarah adalah pelajaran yg dapat -- manusia; (2) membiasakan suatu perbuatan yg baik sehingga dianggap sbg berbudaya: para pemimpin hendaknya memberi contoh dl -- pola hidup sederhana
memelihara me.me.li.ha.ra [v] (1) menjaga dan merawat baik-baik: ~ kesehatan badan; ~ orang sakit; ~ anak bini; (2) mengusahakan dan menjaga (supaya tertib, aman, dsb): ~ keamanan dan ketertiban; (3) mengusahakan (mengolah): ~ sawah ladang; ~ tanam-tanaman; (4) menjaga dan mendidik baik-baik: ~ anak-anak yatim; (5) memiara atau menernakkan (tt binatang): ~ ayam, itik; (6) mempunyai: ~ gundik (bujang dsb); (7) membiarkan tumbuh (tt rambut): ~ kumis (cambang dsb); (8) menyelamatkan; melindungi; melepaskan (meluputkan) dr bahaya dsb: ~ negeri dr bencana; ~ hamba rakyatnya
memelihara lidah me.me.li.ha.ra lidah [ki] mengusahakan dan menjaga baik-baik dl berbicara agar tidak berkata-kata yg kurang baik atau kurang sopan
mementegai me.men.te.gai [v] (1) memolesi (mengusapi) sesuatu dng mentega: -- roti; (2) cak memberi apa-apa yg baik (untuk mengambil hati); menyogok
memepat me.me.pat [v] (1) memotong (mengerat) sampai rata: ~ kuku; (2) mendabung sampai rata (tt gigi); (3) memangkas sampai rata (tt rambut): ia disuruh memelihara janggut dan ~ rambutnya baik-baik; (4) memaras (tt isi sukatan): ~ beras dl sukatan
memeriksa me.me.rik.sa [v] (1) melihat dng teliti untuk mengetahui keadaan (baik tidaknya, salah benarnya, dsb): lama ia ~ karangan murid-muridnya; (2) menyelidiki untuk mengetahui sesuatu (untuk mempelajari, mencari pengetahuan, dsb); menelaah (suatu hal, peristiwa, dsb): ia dapat memastikan bahwa darah itu adalah darah manusia setelah ia ~ nya; (3) menanyai orang untuk mengetahui salah tidaknya dsb; mengusut (perkara); mempertimbangkan dan mengadili (perkara): lima orang polisi diberi tugas untuk ~ perkara itu; (4) mengontrol; mengawasi; mengamati: tamu agung itu turun dr pesawat terbang lalu ~ barisan kehormatan
memerlukan me.mer.lu.kan [v] (1) memandang perlu (penting, berguna, dsb): mereka lebih ~ pakaian dp makanan; (2) mementingkan; mengutamakan; memperhatikan (tt kepentingan sendiri, orang lain, dsb): jangankan ~ orang lain, anaknya sendiri saja tidak dipikirkannya; (3) membutuhkan; menghajatkan: pd umumnya mereka tidak ~ bantuan uang, tetapi bantuan tenaga ahli; untuk mencapai cita-cita diperlukan biaya dan ketekunan usaha; (4) ki menggunakan (waktu): perbaikan gedung itu ~ waktu tiga bulan; (5) menyempatkan diri (melakukan sesuatu krn dianggap perlu dng menyampingkan hal-hal lain): banyak orang ~ datang melihat kambing berkepala dua itu
memfitnah mem.fit.nah [v] menjelekkan nama orang (menodai nama baik, merugikan kehormatan, dsb)
memilih me.mi.lih [v] (1) menentukan (mengambil dsb) sesuatu yg dianggap sesuai dng kesukaan (selera dsb): hati-hati kalau Anda hendak ~ kawan hidup; (2) mencari atau memisah-misahkan mana yg baik (besar, kecil, dsb): pekerjaannya ~ daun teh yg sudah dikumpulkan di pabrik; (3) menunjuk (orang, calon, dsb) dng memberikan suaranya: rakyat boleh ~ wakilnya dng bebas; mereka ~ nya menjadi ketua rukun tetangga
memoles me.mo.les [v] (1) melicinkan dan menggilapkan dng poles; (2) membubuhkan poles (mengecat) supaya kelihatan lebih indah dsb: ia sedang ~ pipinya dng warna merah; (3) ki memperbaiki kelemahan yg ada; meningkatkan kemampuan (mutu dsb): ia ingin melihat bagaimana pelatih Indonesia ~ petinjunya
memorat me.mo.rat [n] legenda alam gaib yg merupakan pengetahuan pribadi seseorang, baik yg dialami sendiri maupun yg didengar dr pengalaman orang lain
memotori me.mo.tori [v] bertindak sbg penggerak; menjadi penggerak: -- perbaikan masjid
mempergandingkan mem.per.gan.ding.kan [v] memperbandingkan (mana yg lebih baik)
memperhujankan garamnya mem.per.hu.jan.kan garamnya [ki] mengabaikan diri sendiri atau keluarga sendiri
memperkelahikan mem.per.ke.la.hi.kan [v] (1) menyebabkan orang berkelahi; (2) memperebutkan sesuatu dng berkelahi: lebih baik mengalah saja dp ~ hal yg sepele itu
memperlapang kandang musang [pb] memberi kesempatan baik kpd orang yg bermaksud jahat
mempermadukan mem.per.ma.du.kan [v] menjadikan (membiarkan) mempunyai madu: tidak baik seorang suami -- istri pilihannya sendiri
mempertenggangkan mem.per.teng.gang.kan [v] (1) mengingat akan; mempertimbangkan; memikirkan (sesuatu dng baik): kita harus dapat ~ masalahnya sebelum memberikan putusan; (2) menghematkan (uang belanja dsb); menyesuaikan pendapatan dng pengeluaran: hendaklah kita dapat ~ gaji yg kecil ini agar cukup untuk belanja satu bulan; (3) menjaga agar jangan menyinggung perasaan orang: kita harus dapat ~ perasaan anak gadis yg malang itu
mempertimbangkan mem.per.tim.bang.kan [v] (1) memikirkan baik-baik untuk menentukan (memutuskan dsb): semua pihak yg bermusuhan dapat ~ jalan yg terbaik untuk mencapai perdamaian; (2) memintakan pertimbangan kpd; menyerahkan sesuatu supaya dipertimbangkan: Dewan Keamanan PBB akan ~ sengketa itu
mempertinggi semangat anjing [pb] memperbaiki nama orang jahat (tentu sia-sia)
memproses mem.pro.ses [v] menyediakan (membuat, menyempurnakan, dsb) barang melalui berbagai proses: dl ~ perkara, barang-barang bukti harus dijaga baik-baik jangan sampai hilang dan rusak
memugari me.mu.gari [v] memperbaiki kembali
memuji me.mu.ji [v] (1) melahirkan kekaguman dan penghargaan kpd sesuatu (yg dianggap baik, indah, gagah berani, dsb): maksudnya tentu ~ , tetapi di telingaku terdengar spt suatu peringatan; ia ~ ketangkasan pengendara kuda itu; (2) memuliakan (nama Tuhan dsb): mereka ~ kebesaran Tuhan
memujikan me.mu.ji.kan [v] (1) memuji untuk orang lain; (2) mengatakan atau menganjurkan bahwa hal itu baik (untuk dipakai dsb): para guru ~ penggunaan buku itu; para dokter ~ pemakaian obat ini
memulas me.mu.las [v] (1) mewarnai; mengecat; menyapu (dng bubukan yg berwarna): ~ bibir; ~ gambar; (2) memperbaiki (mengembangi) ban luar yg telah aus (dng karet dan belerang yg dibakar): tukang ~ ban
memulihkan me.mu.lih.kan [v] (1) menjadikan pulih; menjadikan suatu keadaan kembali (baik, sehat) spt semula: tugasnya ialah ~ keamanan di daerah itu; ia perlu beristirahat untuk ~ kesehatannya; (2) memulangkan; mengembalikan: ia ~ harta benda kpd orang yg berhak
memuntal me.mun.tal [v] (1) menggulung (tali, benang, dsb) tangan (kayu dsb); mengumpar: ~ benang; ~ tali pd tiang; (2) menyingkatkan (perkara, urusan, dsb): lebih baik ~ perkara itu dp merentang rundingannya
memutalaah me.mu.ta.la.ah [v] (1) membaca, mempelajari, menelaah, memeriksa dng baik-baik: susah amat -- kitab ini; (2) menelaah
memvonis mem.vo.nis [v] (1) menjatuhkan putusan di pengadilan: hakim ~ tertuduh selama dua tahun penjara; (2) ki menuduh melakukan perbuatan melanggar hukum: tidak baik ~ orang yg belum tentu bersalah; masyarakat ~ bahwa saudaranya berbuat asusila
menabur bijan ke tasik [pb] sia-sia saja (spt berbuat kebaikan kpd orang yg tidak tahu membalas budi)
menamai me.na.mai [v] memberi nama (julukan, sebutan); menyebut dng nama ...: sebaiknya seorang ayah ~ anaknya dng nama yg bagus
menambak me.nam.bak [v] (1) menimbun-nimbun tanah supaya tinggi; membumbun tanah (pd tanaman dsb); (2) menampali pematang dsb dng tanah (untuk memperbaiki pematang itu); (3) membuat tambak; (4) ki melepakan, menempelkan (obat dsb) pada: ~ luka; ~ bengkak; (5) ki membendung; menahan: peraturan itu dimaksudkan untuk ~ mengalirnya benda-benda purbakala ke luar negeri
menamsilkan me.nam.sil.kan [v] mengumpamakan; mengibaratkan; melukiskan (sesuatu sbg contoh dsb): cerita itu ~ kemenangan kebaikan atas kejahatan
menamyizkan me.nam.yiz.kan [v] membedakan (antara yg baik dan yg buruk dsb)
menandakan me.nan.da.kan [v] (1) menyatakan atau menunjukkan (bahwa): angka rapornya yg baik ~ kerajinan dan kecerdasan otaknya; (2) menjadi tanda (alamat); memberi alamat (bahwa ...): tidak dibalasnya suratmu itu ~ bahwa dia benci kepadamu; (3) menerangkan atau memberitahukan dng tanda (isyarat): tanda panah itu ~ arah jalan yg harus kita tempuh; (4) membuktikan (dng tanda): ia harus ~ bahwa ia benar-benar suami yg sah dr wanita itu
menang me.nang [v] (1) dapat mengalahkan (musuh, lawan, saingan); unggul: dl perang selalu ada yg kalah dan ada yg --; (2) meraih (mendapat) hasil (perolehan) krn dapat mengalahkan lawan (saingan): berapa rupiah kamu -- semalam?; (3) lulus (dl ujian): dl ujian susulan dia --; (4) mendapat hadiah (dl undian, sayembara, dsb): ia -- lotere; yg -- sayembara karang-mengarang mendapat piagam; (5) dapat melebihi; lebih dari: bukan krn -- pandai, tetapi memang nasib baik; ia bukan -- kaya melainkan -- pangkat; (6) dinyatakan benar (dl perkara): terdakwa itu -- perkara
menangkupkan me.nang.kup.kan [v] (1) mengatupkan; (2) menelungkupkan; meniarapkan: ~ perahu untuk memperbaiki lunasnya
menanya me.na.nya [v] mengajukan pertanyaan; bertanya: sebelum ~ , pikirlah baik-baik
menapis me.na.pis [v] (1) menyaring (terutama benda cair) dng tapis: ~ air minum; (2) ki memilih yg baik dr yg kurang baik
menarikan me.na.ri.kan [v] membawakan tarian (menari dng suatu gaya): mereka mampu ~ tarian itu dng baik meskipun hanya berlatih beberapa saat
menasarufkan me.na.sa.ruf.kan [v] mengembalikan; menyerahkan: sebaiknya Tuan mau ~ sebagian harta Tuan kpd ahli waris korban tragedi Mina
mencacati men.ca.cati [v] (1) menyebabkan bercacat; mencederai; melukai: dilarang keras menyakiti atau ~ binatang ternak di kebun ini; (2) menyebabkan (nama baik, kedudukan, dsb) bernoda; menodai: perbuatannya ~ nama baik orang tuanya; (3) cak melanggar: tindakan itu ~ undang-undang
menanggung me.nang.gung [v] (1) menyangga (bahan yg berat); memikul; memanggul: ia tidak sanggup ~ beban berat itu; (2) menderita; mengalami (sesuatu yg tidak menyenangkan); menahan; tertimpa (oleh): para korban kecelakaan itu ~ cacat seumur hidup; perusahaan itu bangkrut krn banyak ~ rugi; (3) (bersedia) memikul biaya (mengurus, memelihara, dsb): sbg seorang suami dan kepala keluarga, ia harus ~ istri dan anak-anaknya; (4) menjamin: TNI ~ pertahanan negara; perusahaan yg bonafide harus ~ mutu barang produksinya; (5) menyungguhkan bahwa sesuatu baik (besar, tulen, dsb): ia ~ keaslian dokumen itu; (6) menyatakan kesediaan untuk membayar utang orang lain kalau orang itu tidak menepati janjinya: ia tidak mau ~ utang suaminya krn bermain judi; (7) bertanggung jawab (atas): ia harus ~ segala akibatnya
mencair men.ca.ir [v] (1) menjadi cair (encer): larutan yg mengental itu kini telah ~ kembali krn panas; (2) ki luluh; baik kembali (tidak marah lagi): hati istrinya telah ~ dan pelan-pelan ia menghampiri suaminya; (3) ki berubah menjadi bentuk lain: perang dingin kini ~ menjadi gugatan lisan; (4) ki pulih menjadi baik; tidak tegang lagi (tt hubungan persahabatan): betulkah hubungan kedua negara itu sekarang sudah ~ ?; (5) ki memperoleh pemecahan atau jalan keluar (tt perundingan yg hampir menemui jalan buntu)
mencamkan men.cam.kan [v] (1) memperhatikan (mengamat-amati) dng sungguh-sungguh: ia ~ dng baik apa yg sedang dilihatnya; (2) meresapkan ke dl pikiran dan hati: ia ~ benar-benar semua nasihat orang tuanya; (3) meyakinkan: kita harus ~ pikiran rakyat bahwa kemerdekaan tidak berarti boleh berbuat sekehendak hati
mencampakkan batu ke luar [pb] lebih suka berbuat baik kpd orang lain dp kpd keluarga sendiri
mencapak men.ca.pak [v] mengabaikan; memandang rendah (hina); meremehkan: jangan sekali-kali ~ lawan [v] mengecap-ngecap
mencari langkah men.ca.ri langkah mencari saat yg baik untuk berangkat
mencari nama men.ca.ri nama berusaha mendapatkan nama baik; berusaha supaya kenamaan (masyhur)
mencemari men.ce.mari [v] (1) menjadikan cemar; mengotori: sampah mulai ~ Teluk Ambon; (2) ki menodai (nama baik); mencabuli: ~ asas-asas demokrasi; peperangan ~ hubungan kemanusiaan yg sejati; ~ nama baik orang tua
mencipta men.cip.ta [v] memusatkan pikiran (angan-angan) untuk mengadakan sesuatu: untuk dapat ~ cerita yg baik, diperlukan fantasi
mencontohi men.con.tohi [v] memberi contoh kpd: Nabi Muhammad saw. ~ umat Islam bagaimana seharusnya sifat dan kepribadian yg baik
mencuaikan men.cu.ai.kan [v] (1) mengabaikan; memandang rendah (hina, tidak berharga, dsb); (2) tidak mengindahkan; mengabaikan: ~ peringatan
mencurigai men.cu.ri.gai [v] menaruh syak kpd; menyangsikan atau kurang percaya kpd: kita harus ~ orang yg selalu menonjol-nonjolkan kebaikan dan kesanggupan dirinya sendiri
mendamaikan men.da.mai.kan [v] (1) mengusahakan agar kedua pihak berbaik kembali: kami akan mencoba ~ pertikaian mereka; (2) merundingkan supaya ada persesuaian: dia datang untuk ~ harga rumah itu dng kita; (3) menenangkan: tidak ada orang yg dapat ~ hatiku, kecuali aku sendiri
mendandani men.dan.dani [v] (1) mengenakan pakaian dsb kpd; merias: ~ pengantin; (2) memperlengkapi: ~ kapal sebelum berlayar; (3) memperbaiki [v] memasang dandan pd perahu
mendapat malu men.da.pat malu menjadi malu krn sesuatu yg kurang baik baginya
mendayagunakan men.da.ya.gu.na.kan [v] (1) mengusahakan agar mampu mendatangkan hasil dan manfaat: dl rangka ~ potensi pedesaan, Pemerintah memberikan bimbingan, arahan, dan pembinaan; (2) mengusahakan agar mampu menjalankan tugas dng baik: Pemerintah berusaha memperbaiki dan ~ aparatur negara
mendengarkan men.de.ngar.kan [v] (1) mendengar akan sesuatu dng sungguh-sungguh; memasang telinga baik-baik untuk mendengar: Bapak sedang ~ warta berita; (2) memperhatikan; mengindahkan; menurut (nasihat, bujukan, dsb): kita tidak usah ~ desas-desus yg belum tentu benar tidaknya
mendengki men.deng.ki [ark v] berdengki kpd; membenci (krn iri hati): dp ~ teman sekerja, lebih baik berusaha menyamainya
mending men.ding [a cak] (1) lebih baik (dp yg lain); agak baik; lumayan: film ini -- dp yg dipertunjukkan sebelumnya; (2) lebih baik kalau ...: mengapa beli rokok, -- beli gado-gado; -- digaji dua bulan dp diberi ongkos jalan
menebus kehormatan me.ne.bus kehormatan membela nama baik
menelentang me.ne.len.tang [v] terbaring (terletak dsb) telentang: lebih baik tidur ~ dp menelungkup
menengadah membilang layar me.ne.nga.dah membilang layar, menangkup membilang lantai [pb] pikirkan baik-baik sebelum melakukan pekerjaan
menentu me.nen.tu [v] teratur; menjadi rapi; menjadi pasti: setiap tujuan usaha harus ~ agar segalanya dapat berjalan dng baik
menepak nyamuk menjadi daki [pb] melawan orang yg lemah tidak akan mendapat nama baik
menepatkan me.ne.pat.kan [v] (1) menjadikan tepat; mencocokkan (supaya tepat); menyamakan (supaya pas); (2) menunjukkan (mengerahkan) tepat-tepat; mengalamatkan (surat dsb) kpd; (3) membetulkan; memperbaiki
menerangi me.ne.rangi [v] (1) memberi terang (dng lampu dsb); menyuluhi; menyinari (hingga menjadi terang): petromaks itu ~ barang kelontong yg akan diobral; lampu-lampu itu ~ jalan-jalan utama pd malam hari; (2) membersihkan tumbuhan yg tidak berguna; menyiangi (thd semak-semak, kebun, dsb): hari Minggu adalah suatu kesempatan baik untuk ~ kebun; (3) mencari (minta) : tidak lain maksudnya hanya akan ~ saja; (4) ki memberi terang (pd hati, pikiran, dsb): semoga Yang Maha Esa ~ hati kita dan menunjukkan jalan yg benar
menerima me.ne.ri.ma [v] (1) menyambut; mengambil (mendapat, menampung, dsb) sesuatu yg diberikan, dikirimkan, dsb: ia senang sekali krn telah ~ kiriman uang dr ibunya; ~ pesanan; ~ surat; ~ tamu; (2) mengesahkan; membenarkan; menyetujui (usul, anjuran, dsb); meluluskan atau mengabulkan (permintaan dsb): rapat pleno ~ baik laporan pengurus; (3) mendapat atau menderita sesuatu; (4) menganggap (sbg): saya ~ teguran Paman sbg cambuk untuk bekerja lebih teliti lagi; (5) mengizinkan (masuk menjadi anggota, murid, pegawai, dsb): aku ~ engkau sbg anggota baru; perguruan tinggi itu ~ nya hanya sbg pendengar; (6) mau menjabat (pangkat) dsb: ia telah ~ jabatan baru yg lebih berat tanggung jawabnya
mengabur me.nga.bur [v] menjadi kabur (kurang nyata, samar-samar, dsb): bintangnya ~ , ki kurang baik nasibnya
mengadili meng.a.dili [v] memeriksa, menimbang, dan memutuskan (perkara, sengketa); menentukan mana yg benar (baik) dan mana yg salah (jahat): hakim ~ perkara pembunuhan
mengadu meng.a.du [v] (1) mempertemukan (mendekatkan) dua benda: ia ~ dua benda untuk melihat selisihnya; (2) menyentuhkan; mengantukkan: hadirin berdiri lalu mengangkat dan ~ gelasnya; (3) membenturkan; melanggarkan: sambil meratap, dia ~ kepalanya ke dinding; (4) menyabung; memperlagakan: ~ ayam; ~ domba; (5) menghasut (supaya cekcok, berkelahi, dsb): waspadalah thd orang itu, maksudnya hanya akan ~ kita; (6) memperebutkan kemenangan (dng menyabung tenaga, kepandaian, dsb); mempertandingkan; (7) menyampaikan sesuatu yg memburuk-burukkan orang lain: jangan suka ~ kpd orang tuamu; (8) menimbang; memikirkan: ia ~ baik buruknya pekerjaan yg akan dilaksanakan
mengaibkan meng.a.ib.kan [v] (1) mempermalukan: olok-olok mereka itu dianggap ~ dirinya; (2) mencela; menodai (nama baik): janganlah suka ~ orang
mengambil muka meng.am.bil muka [ki] berbuat sesuatu yg membuat orang supaya senang atau sayang (biasanya dng cara yg kurang baik)
mengampas me.ngam.pas [v] melapis ban dng kampas: dp bersusah payah ~ ban yg sudah sangat tua itu, lebih baik membeli yg baru saja
mengancai-ancaikan meng.an.cai-an.cai.kan [v] mengabai-abaikan
mengancaikan meng.an.cai.kan [v] merusakkan; menghancurkan; membinasakan [v] mengabaikan
mengandam meng.an.dam [v] memepat dan mengatur (anak rambut, janggut) baik-baik
mengangan meng.a.ngan [v] berpikir-pikir; termenung-menung memikirkan sesuatu: dp duduk ~ , lebih baik kita bekerja
mengangkang me.ngang.kang [v] berdiri (duduk, tidur, berjalan) dng kaki terbuka lebar: duduklah yg baik, jangan ~ spt itu
mengapikkan meng.a.pik.kan [v] (1) merapikan; merawat dng baik; (2) memedulikan; mengacuhkan; mengindahkan
mengarahkan meng.a.rah.kan [v] (1) menujukan: pasukan itu ~ peluru kendali nuklirnya ke pihak lawan; (2) membimbing (memberi petunjuk): guru sebaiknya ~ anak ke hal-hal yg bersifat positif; (3) menghadapkan: ia ~ dirinya ke kiblat; (4) memaksudkan: selama ini mereka ~ hidupnya hanya untuk menimbun kekayaan
mengasihi me.nga.sihi [v] menaruh kasih kpd; mencintai; menyayangi: seorang ibu yg baik lebih ~ anaknya dp dirinya sendiri
mengatak meng.a.tak [v] (1) mengatur tata letak huruf yg akan dicetak; (2) mengatur (menata) sesuai dng komposisi yg baik: mereka sibuk ~ pelaminan
mengawang meng.a.wang [v] (1) naik tinggi-tinggi; berjalan di awang-awang; melangit: balon gas itu lenyap ~; (2) merambang; merawak; mengawur: bidik baik-baik, jangan ~ saja
mengawasi meng.a.wasi [v] (1) melihat dan memperhatikan (tingkah laku orang); (2) mengamat-amati dan menjaga baik-baik; mengontrol
mengawaskan meng.a.was.kan [v] memperhatikan dng baik; menajamkan (penglihatan): di tempat yg gelap itu ia ~ matanya agar dapat menemukan benda yg dicarinya
mengawinkan me.nga.win.kan [v] (1) menyatukan dua orang lain jenis menjadi suami istri; menikahkan; (2) mempertemukan binatang (tumbuhan) yg berlainan jenis untuk mengembangbiakkannya; (3) ki memadukan (mengombinasikan) dua hal untuk mencapai sesuatu yg baik: rapat bersetuju ~ kedua pendapat itu sehingga tercapai kesimpulan yg baik
mengecap me.nge.cap [v] (1) membubuhkan cap; memberikan cap; menstempel: ada petugas khusus yg bertugas ~ surat-surat dinas; (2) mencetak (buku, kain, dsb): kami sanggup ~ buku dan majalah, pekerjaan ditanggung rapi; (3) memberi bermerek (bertanda): ia ~ semua sapinya dng besi panas; (4) ki menganggap sbg; menyatakan bahwa (buruk, baik, cakap, dsb); menamai: satu orang berbuat yg tidak senonoh, orang akan ~ seluruh keluarga itu kurang baik [v] (1) mengatup-ngatupkan mulut hingga terdengar bunyi kecap atau cap-cap (spt pd ketika makan); (2) mencoba (merasai) rasa (makanan dsb); mencicipi; (3) menikmati; mengenyam; merasai: ~ kenikmatan hidup
mengecoh me.nge.coh [v] menipu, mengakali (terutama dng cara-cara yg kurang baik); membohongi (dng maksud menipu): percayalah, kain ini tidak luntur, masakan saya hendak ~ Saudara
mengejuti me.nge.juti [v] menjadikan terkejut (kaget, terperanjat, dsb) mengagetkan; mengejutkan: jangan ~ adikmu sebab akibatnya tidak baik
mengekalkan me.nge.kal.kan [v] memelihara (mengusahakan dsb) supaya kekal atau supaya tetap selama-lamanya: jasanya yg banyak dan perbuatannya yg baik telah ~ namanya di hati masyarakat
mengembangkan me.ngem.bang.kan [v] (1) membuka lebar-lebar; membentangkan: ~ payung; (2) menjadikan besar (luas, merata, dsb): kerajaan itu ~ kekuasaannya; (3) menjadikan maju (baik, sempurna, dsb): ~ kesenian rakyat
mengenakan me.nge.na.kan [v] (1) memakai (pakaian, topi, dsb): ia selalu ~ pakaian barunya apabila datang ke pesta; ia ~ topi kesayangannya; (2) menggunakan (tipu muslihat, teori, guna-guna, dsb): untuk mencapai tujuan itu, ia ~ tipu dayanya secara baik; (3) menipu; memperdayakan: mereka selalu berusaha ~ kita agar mau menerima usul-usulnya; (4) menjalankan atau melaksanakan (aturan, pajak, denda, dsb): ia selalu ~ ketentuan yg berlaku dl urusan perpajakan; (5) mengarahkan (bidikan, tembakan) pd sasaran: pemburu itu ~ bidikannya dng tepat pd sasarannya
mengendapkan meng.en.dap.kan [v] (1) membiarkan atau mendiamkan supaya mengendap: ia ~ air kopinya sebelum meminumnya; (2) ki menggelapkan; menyembunyikan; tidak meneruskan (tt surat): dia dituduh ~ surat permohonan orang itu; (3) ki menunda untuk dipikirkan (dipertimbangkan) dalam-dalam: sebaiknya kita ~ masalah ini dulu, besok kita bicarakan lagi [v] menyembunyikan atau menggelapkan (uang dsb)
mengentaskan meng.en.tas.kan [v] (1) mengentas untuk orang lain; (2) ki memperbaiki (menjadikan, mengangkat) nasib atau keadaan yg kurang baik kpd yg (lebih) baik: para menteri diminta untuk ~ petani kecil melalui program transmigrasi
mengerahkan me.nge.rah.kan [v] (1) mengumpulkan atau menghimpun orang secara bersama-sama untuk mengerjakan sesuatu: Pak Lurah ~ semua penduduk untuk memperbaiki bendungan yg rusak; (2) menghimpun (tentara dsb) dan mengajak bergerak; memobilisasikan: negara itu telah ~ angkatan perangnya; (3) menghimpun (tenaga dsb) untuk suatu tujuan: pemerintah ~ segenap tenaga rakyat untuk menyelesaikan rencana pembangunan
mengerjakan me.nger.ja.kan [v] (1) melakukan; melaksanakan; menjalankan; berbuat sesuatu: ia selalu ~ tugasnya dng baik; (2) mengusahakan; memperbuat sesuatu: untuk ~ pemukiman baru diperlukan biaya yg tidak sedikit; (3) melaksanakan; menjalankan; menyelesaikan: tim penelitian itu akan ~ tugasnya dl waktu dekat ini
mengesolkan me.nge.sol.kan [v] menyuruh memasang sol atau menyuruh memperbaiki sepatu dsb
mengetok me.nge.tok [v] (1) mengetuk (pintu dsb); (2) membetulkan atau memperbaiki bagian yg penyok (pd karoseri mobil dsb)
menggala meng.ga.la [v] memberi alamat baik; mendatangkan bahagia; berbahagia
menggauli meng.ga.uli [v] (1) mencampuri; (2) cak menyetubuhi; mempergauli: suami harus ~ istrinya dng baik
mengglobal meng.glo.bal [v] meluas ke seluruh dunia; mendunia: persebaran virus HIV telah ~ sehingga meminta banyak korban, baik pria maupun wanita
menggoyang meng.go.yang [v] (1) menggeleng; mengayun; (2) menggerakkan hingga bergoyang; mengguncang(kan); mengayunkan; melambai(-lambaikan): ia ~ buaian itu; (3) ki menyebabkan (menjadikan) tidak tetap: banyak faktor yg ~ kedudukannya
menggulut meng.gu.lut [v] mempersegera; mempercepat: ia selalu ~ pekerjaannya sehingga hasilnya kurang baik
menggumuli meng.gu.muli [v ki] memperdalam; mempelajari sebaik- baiknya: kini dia sedang ~ filsafat eksistensialisme
menghabiskan umur meng.ha.bis.kan umur membuang-buang waktu untuk berbuat yg kurang baik
menghalai-balaikan meng.ha.lai-ba.lai.kan [v] (1) mengacaukan; mengusutkan; (2) melalaikan; mengabaikan
menghemat waktu meng.he.mat waktu menggunakan waktu sebaik-baiknya
menghina meng.hi.na [v] (1) merendahkan; memandang rendah (hina, tidak penting): ia sering ~ kedudukan orang tuanya; (2) memburukkan nama baik orang; menyinggung perasaan orang (spt memaki-maki, menistakan): tulisannya dl surat kabar itu dipandang ~ kepala kantor itu
menghisab meng.hi.sab [v] (1) menghitung; membilang: siapa yg sanggup ~ bintang di langit; (2) memeriksa: kita harus sering ~ kekurangan yg terdapat pd diri kita; (3) memedulikan: anak yg baik pasti akan ~ segala nasihat orang tua
mengibaskan me.ngi.bas.kan [v] menggerak-gerakkan spt melambai-lambaikan: sapi betina itu ~ ekornya sementara anaknya menyusu
mengikuti meng.i.kuti [v] (1) menurutkan (sesuatu yg berjalan di depan, yg telah ada); mengiringi; menyertai: akhirnya tahulah dia bahwa yg ~ sejak tadi adalah seorang reserse; (2) turut belajar atau mendengarkan (dl kursus, kuliah, latihan, dsb): lebih dr seminggu ia tidak ~ kuliah krn sakit; (3) memperhatikan (mendengarkan, melihat, membaca, dsb) baik-baik: pemerintah selalu ~ perkembangan politik di luar negeri
mengikutsertakan meng.i.kut.ser.ta.kan [v] menjadikan agar turut berbuat sesuatu secara bersama: pelayanan kesehatan masyarakat ~ semua rumah sakit, baik negeri maupun swasta
mengilah me.ngi.lah [v] memutarbalikkan (perkataan, pernyataan); menyangkal; membantah: tidak baik terlalu banyak ~
mengilik-ngilik me.ngi.lik-ngi.lik [v] (1) menggelitik (supaya merasa geli); (2) ki menghasut supaya bangkit amarah: jangan suka ~ orang, akibatnya tidak baik
mengimbal meng.im.bal [v] menjadi imbal: gapura yg ~ itu perlu di-perbaiki; (2) menjadi berat sebelah, tidak adil, dsb: keputusan wasit dianggap ~
mengimbangi meng.im.bangi [v] menjadikan imbang (berimbang); menjadikan setimbang (sebanding, sepadan, dsb); membanding; memadai; membalas (kebaikan, cinta, dsb): sekarang terbuktilah sudah bahwa adikku selama ini tidak ~ kebaikanku
mengiming-iming meng.i.ming-i.ming [v] memperlihatkan (menjanjikan) se-suatu untuk membujuk; membayang-bayangkan sesuatu yg baik untuk memikat
mengimprovisasikan meng.im.pro.vi.sa.si.kan [v] (1) melakukan sesuatu (berpidato, membawakan puisi, musik, dsb); (2) mengembangkan mutu ke arah yg lebih baik: ia terkenal krn kemampuannya ~ sesuatu yg serba kurang menjadi hal-hal yg istimewa
mengincar meng.in.car [v] (1) melihat sasaran dng memicingkan sebelah mata; membidik: ia bergaya di depan lensa seakan-akan sedang ~ harimau dng senapan; (2) ki melihat dan mem-perhatikan (mengawasi) dr jauh (dng maksud tidak baik, hendak mencuri, dsb): semalam tertangkaplah seorang pencuri ketika sedang ~ toko emas itu; (3) ki sangat meng-inginkan; sangat menghendaki (kedudukan, barang, dsb): ia ~ kedudukan wakil ketua [v] membuat lubang (pd kayu, besi) dng incar
mengkaji meng.ka.ji [v] (1) belajar; mempelajari; (2) memeriksa; menyelidiki; memikirkan (mempertimbangkan dsb); menguji; menelaah: ~ baik buruk suatu perkara
mengkerang meng.ke.rang [n] tumbuhan melilit, yg menghasilkan getah yg baik; Urceola brachysepala
mengkrisis meng.kri.sis [v] mengkhawatirkan (tt ekonomi, moral, dsb); membahayakan: sebagian besar masalah yg ~ dapat dihindari seandainya pengawasan serta kontrol oleh lembaga-lembaga yg berwenang diselenggarakan dng baik
mengnyinergikan meng.nyi.ner.gi.kan [v] menggiatkan: kita jangan terjebak dng cara pandang dikotomis yg mempertentangkan peran lelaki dan perempuan, lebih baik -- potensi-potensi mereka
mengolok-olok meng.o.lok-o.lok [v] mempermainkan dng perkataan (spt mengejek): tidak baik -- kakak sendiri
mengoordinasi me.ngo.or.di.na.si [v] mengatur baik-baik supaya terarah: Menteri Negara Riset dan Teknologi ~ seluruh kegiatan penelitian ilmu pengetahuan
mengoptimalkan meng.op.ti.mal.kan [v] menjadikan paling baik; menjadikan paling tinggi
mengorek me.ngo.rek [v] (1) mengeluarkan sesuatu dr lubang atau dr tempatnya; mencungkil: tidak baik ~ tahi hidung di depan orang banyak; (2) menggerek (melubangi): tikus ~ peti hingga berlubang; (3) mengais: ayam ~ sampah untuk mencari makan; (4) menggaruk supaya keluar: adik sedang asyik ~ kerak nasi; (5) mengeruk: petugas perlu ~ dasar sungai untuk mencegah banjir; (6) mengambil banyak-banyak (keuntungan, uang, dsb): koruptor banyak ~ uang negara; (7) mencari-cari untuk menemukan (kesalahan, perbuatan jahat, dsb): polisi berusaha ~ pengakuan dr tersangka
mengoreksi me.ngo.rek.si [v] (1) membetulkan (memperbaiki) kesalahan: salah satu tugas pemimpin ialah ~ anak buahnya; jangan cepat menyalahkan orang lain sebelum ~ diri sendiri; (2) Dik memeriksa pekerjaan murid dng melihat benar salahnya (untuk menentukan nilai pekerjaan itu)
mengotot meng.o.tot [v] tidak mau mengalah; berkeras hati; bersikeras: berbicaralah baik-baik, jangan -- spt itu
mengubur me.ngu.bur [v] (1) memakamkan ke dl kubur; menanamkan mayat; mengebumikan; (2) ki menyimpan baik-baik supaya tidak diketahui; menyembunyikan: ia ~ rahasia hidupnya dalam-dalam
mengukir dl hati meng.u.kir dl hati [ki] mengingat baik-baik dl hati
mengukur baju di badan sendiri [pb] menentukan baik buruknya sesuatu menurut perasaan diri sendiri
mengumpan meng.um.pan [v] (1) memikat (menangkap) dng umpan: udang sangat baik untuk ~ ikan yg besar-besar; (2) mengumpankan; (3) mengumpani; (4) ki memancing (memikat, menjebak, dsb) dng: dia melepaskan tembakan untuk ~ musuh
mengumpat meng.um.pat [v] (1) mengeluarkan umpat(an); memburuk-burukkan orang; mengeluarkan kata-kata keji (kotor) krn marah (jengkel, kecewa, dsb); (2) mencerca; mencela keras; (3) mengutuk orang krn merasa diperlakukan kurang baik; memaki-maki
mengungguli meng.ung.guli [v] (1) melebihi yg lain; lebih baik (cakap, pandai, kuat, dsb) dp: tidak ada yg ~ kecepatan itu; (2) menang dr; mengalahkan: PSSI berhasil ~ Korea Selatan pd hari pertama pertandingan
mengupah meng.u.pah [v] menyuruh orang bekerja dng membayar upah; menyewa tenaga orang: kalau tidak dapat mengerjakan sendiri, lebih baik ~ orang
mengurusi meng.u.rusi [v] mengatur baik-baik; menjaga dan merawat: keluarga itu berantakan krn suami ataupun istri tidak pernah ~ keadaan rumah tangganya
mengutak-ngatikkan me.ngu.tak-nga.tik.kan [v] (1) mengguncang-guncangkan; menghuru-harakan (negeri dsb): ~ negeri; (2) memperlakukan dng sewenang-wenang atau sesuka hati; (3) melakukan sesuatu pd peralatan untuk memperbaiki atau menyempurnakannya
mengutuhkan meng.u.tuh.kan [v] menjadikan utuh: marilah kita ~ yg kurang dan memperbaiki yg salah
meniadakan me.ni.a.da.kan [v] (1) memandang (menyatakan dsb) tidak ada; mengingkari; memungkiri: menentang ajaran agama samalah spt ~ kebenaran; (2) menghapuskan; menghilangkan; mencabut peraturan dsb: kita harus selalu berusaha ~ pikiran yg negatif dl hidup kita; untuk sementara mereka akan ~ acara iklan; (3) menyatakan tidak sah (tidak berlaku); membatalkan: Kantor Agraria telah ~ hak atas tanah bekas perkebunan itu; (4) mengabaikan; menghinakan: kita tidak boleh ~ kekuatan lawan
menilik ketika me.ni.lik ketika meramal waktu (baik atau buruk) yg didasarkan atas perhitungan bilangan waktu (ketika empat, ketika lima, dsb), msl untuk melakukan kegiatan, spt pindah rumah, perkawinan
menimang-nimang me.ni.mang-ni.mang [v] (1) menimang; (2) ki menimbang-nimbang; mempertimbangkan baik-baik: ia selalu ~ segala sesuatu yg akan dikerjakan
menimbang me.nim.bang [v] (1) mengukur (menentukan) berat benda (dng neraca dsb): setelah ia ~ beras yg dibelinya, ternyata berat berasnya berkurang 1 ons; (2) memikirkan baik-baik untuk menentukan baik buruknya, salah tidaknya, dsb; (3) mengingat (akan); mengindahkan: segala-galanya dilakukan dng ~ kekuatan yg ada; tidak ~ hati orang, tidak mengingat perasaan hati orang
menimbangi me.nim.bangi [v] (1) memberi (mengadakan) imbangan; mengimbangi: hasil produksinya sudah dapat ~ produksi luar negeri; (2) membalas (kebaikan, kasih sayang, dsb): dia tidak ~ kebaikan sahabatnya
menimpakan me.nim.pa.kan [v] (1) menjatuhkan benda berat supaya menimpa: ia ~ peti itu ke kepala orang; (2) mengenakan sesuatu yg kurang baik kpd: atasan yg tidak bertanggung jawab ~ segala kesalahannya kpd bawahannya; (3) memukulkan (menetakkan): penduduk ~ goloknya ke tangan penjahat itu
meninggi me.ning.gi [v] (1) menjadi tinggi; naik tinggi-tinggi; (2) muluk-muluk; (3) ki menjadi sombong (angkuh): jika berbicara dng orang jangan ~ terus, lebih baik merendah; (4) ki menjauh: krn sikapnya yg pelit itu, rezekinya ~
menjaga men.ja.ga [v] (1) menunggui (supaya selamat atau tidak ada gangguan): mereka selalu ~ kampungnya dng baik; (2) mengiringi untuk melindungi dr bahaya; mengawal: ajudan itu selalu ~ atasannya; (3) mengasuh (mengawasi anak kecil); (4) mengawasi sesuatu supaya tidak mendatangkan bahaya; mencegah (bahaya, kesukaran, kerugian): tugas mereka ialah ~ bahaya api; (5) mempertahankan keselamatan (orang, barang, dsb): pemerintah memperkuat pasukan yg ~ pantai; (6) mengikhtiarkan (supaya); mengurus (supaya): kita harus ~ agar pemasukan tidak lebih besar dp pengeluaran; (7) memeliharakan; merawat: ia ~ baik-baik neneknya yg sakit
menjalin men.ja.lin [v] (1) menyusun; merangkai (tt kata-kata atau kalimat): penyair itu mahir ~ kata-kata indah; (2) mengadakan; mewujudkan (tt hubungan persahabatan): negara kita ~ hubungan baik dng negara lain; (3) menganyam; mengepang (rambut, rotan, dsb): perajin itu sedang ~ pandan untuk dibuat tikar
menjaras men.ja.ras [v] (1) memberkas; mengikat menjadi segabung; (2) mengatur baik-baik (tt rambut dsb)
menjengkal dada men.jeng.kal dada [ki] mengabaikan keberanian orang
menjerambah men.je.ram.bah [v] (1) menganggap sbg jerambah; (2) ki memperlakukan sbg pelacur: ~ seorang perempuan baik-baik merupakan penghinaan yg besar
menjilat bibir men.ji.lat bibir [ki] (1) ingin sekali; (2) memikirkan baik-baik
menjinaki men.ji.naki [v] bersikap baik dan ramah kpd; beramah-tamah dng; menegur dng ramah; membujuk: pandai benar ia ~ orang
menodai me.no.dai [v] (1) menjadikan ada nodanya; mengotori: percikan tinta hitam itu ~ alas meja; (2) mencemarkan; menjelekkan (nama baik): ~ nama baik keluarga kita; (3) ki merusak (kesucian, keluhuran, dsb): pemuda itu ~ gadis yg belum berumur 10 tahun
menonjolkan me.non.jol.kan [v] (1) menjorokkan (hingga teranjur ke muka melampaui batas yg sudah ditentukan): jangan memarkir mobil dng ~ nya hingga melampaui garis batas; (2) menyembulkan; mengeluarkan (supaya dilihat, diketahui, dsb); menyodorkan; memperlihatkan: orang itu seakan-akan hendak ~ jasa dan kebaikannya
mentereng men.te.reng [a] (serba) baik; mewah; hebat; menimbulkan rasa kagum (krn bagus, elok, dsb): dulu tinggal di rumah kontrakan, sekarang rumahnya --
menuahi me.nu.ahi [v] (1) memberi bertuah; mendatangkan tuah (kebaikan, kebahagiaan, dsb); mempengaruhi (memberkati) supaya baik; (2) mengatakan bertuah
menujumkan me.nu.jum.kan [v] meramalkan: tidak baik ~ nasib seseorang
menumbuk me.num.buk [v] (1) melantak (memukul dsb) supaya halus (hancur, terkupas, dsb): ~ lada, ~ padi; (2) menggocoh (meninju dng ujung tinju): anak itu ~ lawannya sampai rebah; (3) melanggar; menubruk; membentur: mobil yg ~ anak itu terus kabur; (4) berjalan kaki: kalau tidak ada kendaraan, baiklah kita ~ saja
menunjukkan ilmu kpd orang menetak [pb] nasihat yg baik itu tidak berguna bagi orang yg tidak mau menggunakannya
menurunkan me.nu.run.kan [v] (1) membawa (menjadikan) turun, spt menarik turun, mengerek ke bawah, membongkar muatan, dsb: ~ bendera; ~ sauh; ~ barang dr kapal; ~ pasukan payung; (2) merendahkan (derajat, kedudukan, dsb); memerosotkan atau mengurangkan (harga, nilai, dsb) menyurutkan (menyusutkan); memakzulkan (raja): ~ derajat (pangkat, gengsi); ~ harga (pajak, ongkos, biaya); (3) memperanakkan; meninggalkan (warisan, pusaka, dsb) kpd; memindahkan kpd (anak, cucu, dsb): lurah itu ~ jabatannya kpd anaknya; (4) menggembalakan: ~ lembu; (5) menyampaikan wahyu (sabda, ajaran, dsb): Allah ~ wahyu kpd Nabi Muhammad saw.; (6) memilih untuk ikut bermain (bertandang dsb); menyertakan; mengikutkan: Persija ~ pemain-pemain terbaik; (7) Ling membentuk (kata dsb) jadian (spt dng awalan, akhiran, atau sisipan): kata 'makan' dng akhiran '-an' ~ kata 'makanan'
menyabarkan me.nya.bar.kan [v] menenangkan perasaan (pikiran dsb); menenteramkan hati: sebaiknya kita -- kedua orang yg sedang bertengkar itu
menyalahartikan me.nya.lah.ar.ti.kan [v] memberikan penafsiran yg salah; menyalahtafsirkan: jangan -- sikapnya yg baik kpd kita krn sesungguhnya ia ikhlas dan tidak mempunyai maksud apa-apa
menyalahi me.nya.lahi [v] (1) bertentangan dng; menyimpang dari; tidak menurut (aturan dsb): kebijakannya -- peraturan yg berlaku; (2) menentang; mencela: kami tidak dapat -- pendiriannya itu; (3) mengingkari; tidak menepati: sebaiknya kita jangan -- janji yg telah kita ucapkan
menyamankan me.nya.man.kan [v] menjadikan nyaman; menyegarkan; menyejukkan; menyedapkan: taman yg terpelihara baik memberi pemandangan yg ~
menyambilkan me.nyam.bil.kan [v] melakukan suatu pekerjaan bersamaan waktunya dng pekerjaan pokoknya: sementara menjaga warung, saya -- memperbaiki jam tangan
menyambillalukan me.nyam.bil.la.lu.kan [v] (1) mengerjakan sesuatu tidak dng sungguh-sungguh; tidak mementingkan: krn lebih mementingkan usahanya, ia -- pekerjaan tetapnya; (2) menganggap enteng; menyepelekan; meremehkan: ia -- saran baik adiknya
menyambung me.nyam.bung [v] (1) menambah supaya menjadi lebih panjang: ia -- galah pendek itu dng sebatang bambu; (2)menghubungkan kembali sesuatu yg terputus: -- batang besi yg patah sebaiknya dng cara dilas; (3)memperpanjang; melanjutkan; meneruskan lagi: Ayah telah -- kontrak rumah ini untuk waktu dua tahun; (4) menyatu; menjadi satu: jembatan yg terpisah dr kedua tepi, kini telah -
menyambut me.nyam.but [v] (1) menerima: kami -- penghargaan itu dng rasa haru; (2)memberi tanggapan (balasan, jawaban, reaksi, dsb) atas: penduduk -- kebijakan lurahnya dng sikap positif; (3)menangkap; menadah: saya -- bola yg dilemparkan kpd saya; (4) menyongsong (kedatangan orang, hari peringatan, dsb): kami -- hari depan yg lebih baik; (5)membalas (menangkis serangan): pasukan itu -- serangan musuh dng gigihnya; (6) membeli dng cara membayar kemudian; mengutang; mengebon: Paman -- sebungkus rokok ke warung
menyampingi me.nyam.pingi [v] (1) mendampingi: ia duduk -- kepala kantornya; (2)mengabaikan: anak itu -- nasihat ibunya; (3)ki membantu; menolong
menyampingkan me.nyam.ping.kan [v] (1) menyingkirkan ke arah sisi (pinggir); membersihkan: petugas itu -- runtuhan pohon yg merintangi jalan; (2)mengabaikan; meremehkan; menyepelekan; tidak menghiraukan: pejabat itu -- pendapat yg baik dr bawahannya
menyaringkan telinga me.nya.ring.kan telinga [ki] memasang telinga baik-baik; mendengarkan baik-baik
menyasar luas me.nya.sar luas sasaran yg tidak dapat tertutup tembakan, baik dng cara penembakan sasaran lebar maupun dng cara penembakan sasaran dalam
menyeberang me.nye.be.rang [v] (1) berjalan dsb ke seberang sana: hati-hati kalau -- jalan; (2) mengarungi (sungai, jalan, dsb); (3) berpindah ke sebelah: bola yg sulit itu akhirnya -- dng baik; (4) menyeberangi; (5) cak membelot (ke pihak musuh)
menyediakan me.nye.di.a.kan [v] (1) menyiapkan; mempersiapkan: ia sendiri yg -- makan siang untuk suaminya; (2) mengadakan (menyiapkan, mengatur, dsb) sesuatu untuk: suami istri yg baik selalu -- waktu untuk anak-anaknya; (3) mencadangkan: untuk perbaikan rumahnya, ia -- uang sejuta rupiah
menyelingkuhkan me.nye.ling.kuh.kan [v] mengambil dng maksud tidak baik, msl untuk kepentingan diri sendiri; menggelapkan: ia -- uang kas perusahaan untuk berjudi
menyempat me.nyem.pat [v] menantikan waktu (peluang yg baik)
menyempurnakan me.nyem.pur.na.kan [v] mengusahakan agar menjadi sempurna (tidak kurang suatu apa pun); menyelesaikan dng sebaik-baiknya: ia terus berusaha untuk -- hasil pekerjaannya dr tahun ke tahun
menyerah me.nye.rah [v] (1) berserah; pasrah: kita tidak mampu berbuat apa-apa selain dr -- kpd Tuhan Yang Mahakuasa; (2) memberikan dirinya kpd yg berwenang: anggota gerombolan yg -- akan diampuni; (3) menurut saja (sekehendak orang); tidak melawan: pendek kata saya -- saja, disuruh apa pun baiklah; (4) ki mengaku kalah; tunduk (tidak akan melawan lagi): mereka tidak mau -- mentah-mentah; sesudah habis pelurunya, barulah mereka -- kalah
menyeranah me.nye.ra.nah [v] mengutuk; menyumpahi: sebaiknya orang tua jangan sampai -- anak-anaknya
menyerupai me.nye.ru.pai [v] (1) serupa dng; mirip dng; mengarah-arahi: batu itu hitam dan keras ~ besi; (2) menyamai: engkau harus dapat ~ dia, baik dl hal kepandaian maupun dl hal kerajinan; (3) meniru (-niru): anak kecil suka ~ kelakuan kakaknya yg lebih besar
menyelenggarakan me.nye.leng.ga.ra.kan [v] (1) mengurus dan mengusahakan sesuatu (spt memelihara, memiara, merawat): ia -- sawah ladangnya baik-baik sehingga hasilnya sangat memuaskan; (2) melakukan atau melaksanakan (perintah, undang-undang, rencana, dsb): pemerintah -- pembangunan gedung-gedung sekolah; (3) menunaikan atau menyampaikan (maksud, cita-cita, harapan, tugas kewajiban, dsb): rasa persatuan seluruh bangsa Indonesia adalah modal yg terutama untuk -- cita-cita nasional kita; (4) mengurus dan memperhatikan (kepentingan, usaha, perkara, dsb): pengacara akan -- perkara penuntutan ganti rugi itu; (5) mengadakan, mengatur, dan mengurus (pesta, rapat, pertunjukan, pameran, perusahaan, dsb): panitia yg akan -- Kongres Pemuda seluruh Indonesia tahun ini sudah dibentuk
menyelesaikan me.nye.le.sai.kan [v] (1) menyudahkan (menyiapkan) pekerjaan dsb; menyempurnakan (kalimat dsb): ia -- kalimat itu dng cepat; (2) menjadikan berakhir; menamatkan: krn suatu hal, ia tidak dapat -- pelajarannya di Eropa; (3) membereskan atau melunasi (utang dsb): ia dipanggil ke kantor bank untuk -- utang piutang almarhum ayahnya; (4) memutuskan atau membereskan (perkara, harga, dsb): terpaksa ia harus -- pembayaran tunggakan pajak itu; (5) mengatur (rambut) rapi-rapi atau mengurai supaya jangan kusut; menyisir; membenahi: -- rambut yg kusut; anak-anak -- tempat tidur masing-masing; (6) menguraikan suatu hal yg kusut; memecahkan (soal, masalah, dsb): ia dapat -- perkara yg sulit itu; (7) memperdamaikan (perselisihan, pertengkaran, dsb): mereka mencoba -- pertikaian kedua negara itu; (8) mengurus dan mengatur sesuatu hingga baik: walaupun sibuk bekerja, ia dapat -- rumah tangganya
menyervis me.nyer.vis [v] (1) memperbaiki barang yg rusak atau usang; merawat secara khusus suatu barang yg masa penggunaannya telah melampaui batas waktu tertentu: ia seorang wiraswasta yg menjual dan -- barang elektronik berikut pemasangan instalasinya; (2) memberikan layanan yg menyenangkan
menyesal me.nye.sal [v] merasa tidak senang atau tidak bahagia (susah, kecewa, dsb) krn (telah melakukan) sesuatu yg kurang baik (dosa, kesalahan, dsb): jangan -- kelak kalau engkau tidak lulus ujian tahun ini
menyetem me.nye.tem [v] (1) cak menala (melaraskan musik): -- senar gitar; (2) mengundi (menentukan dng pemungutan suara): krn tidak ada yg mau ditunjuk, untuk jabatan ketua baiklah kita -nya saja; (3) cak memberikan suara (dl pemilihan dsb): mereka yg dicalonkan untuk jabatan ketua, tidak diperkenankan -
menyia-nyiakan me.nyi.a-nyi.a.kan [v] (1) memandang (menganggap dsb) sia-sia: ia sudah -- istrinya; ia -- pengajaran gurunya; semoga aku tidak -- pesannya; (2) tidak mau mempergunakan (memanfaatkan dsb): jangan engkau -- kesempatan sebaik ini; niscaya aku tidak akan -- nasihatmu itu; (3) membuang-buang (waktu, uang, tenaga, dsb): -- tenaga, pikiran, dan uang untuk membuat bom nuklir itu; (4) mengabaikan (janji, usul, kewajiban, dsb); mengecewakan (kepercayaan dsb); menyalah-gunakan (kekuasaan, hak, dsb); memperlakukan dng sewenang-wenang
menyiasat me.nyi.a.sat [v] (1) memeriksa; menyelidiki; mengusut: baik kita teruskan -nya; ia -- siapa yg salah; (2) mengupas (suatu masalah dsb): untuk mengerti isi sajak, tidak perlu orang -- tiap-tiap susunan kata atau kalimat; (3) mengadakan muslihat (taktik); (4) menanyai (untuk mengetahui sesuatu): kalau aku susah, siapa akan -- [v] menyiksa; menganiaya; menghukum
menyilangi me.nyi.langi [v] menyelangi: tidak baik -- orang yg sedang berbicara
menyinggahi me.nying.gahi [v] (1) singgah di: jalur pelayaran itu -- kota-kota Surabaya, Bali, Makassar, dan Ambon; (2) berhenti di suatu tempat untuk menjemput (mengambil dsb): tiap pagi ia lalu di sini -- temannya yg tinggal di ujung jalan itu; (3) Mk mengambil barang titipan (barang yg sedang diperbaiki)
menyingkat me.nying.kat [v] (1) memendekkan (waktu dsb); menghemat: untuk -- waktu, baiklah kita mulai saja rapat ini; (2) meringkaskan; mengikhtisarkan: mereka -- naskah itu dan menerjemahkannya ke dl bahasa Jerman
menyisik me.nyi.sik [v] (1) membuang sisiknya (tt ikan sebelum dimasak); (2) meraut (bambu, pensil, lidi, dsb); (3) membersihkan pohon atau batang dr duri-durinya; (4) memeriksa baik buruknya ayam sabung dng menilik sisik pd kaki ayam itu; (5) Mk menangkap ikan dng menyebarkan sisik ikan ke aliran air selokan dan menunggu ikan dng tangguk
menyisip padi dng ilalang [pb] mencampurkan sesuatu yg buruk pd yg baik
menyobat me.nyo.bat [v] (1) menjadikan sobat baik; (2) ki mengambil hati orang; mendekati: ia suka -- siapa saja yg kaya
menyombongkan me.nyom.bong.kan [v] (1) memegahkan (diri): krn terlampau -- dirinya, tidak ada lagi orang yg menaruh hormat kepada- nya; (2) membanggakan; membualkan: jangan suka -- kepandaian di depan orang banyak akibatnya tidak baik
menyubal me.nyu.bal [v] mencampuri dng barang yg kurang baik mutunya (supaya kelihatan banyak, bertambah berat, dsb)
menyumpah me.nyum.pah [v] (1) mengangkat sumpah; bersumpah; menyatakan sesuatu dng sumpah: ia -- demi Allah dan Rasulnya; (2) menyuruh bersumpah; mengambil sumpah; menyumpahi: pejabat itu bertugas -- para pegawai negeri sipil yg baru diangkat [v] (1) mengeluarkan kata-kata kotor (kutuk dsb); memaki-maki kpd: ia -- pengemudi yg menyerempet mobilnya; (2) mengenakan perkataan (harapan dsb) yg tidak baik kpd; mengutuk; memaki-maki; menyumpah: tidak akan orang tua -- anaknya
menyusulkan me.nyu.sul.kan [v] (1) membiarkan menyusul; membawa menyusul: saya harap Saudara segera -- surat-surat yg masuk; (2) menambahkan (sbg keterangan dsb); memperikutkan: sebaiknya Anda -- keterangan kelakuan baik itu dl surat lamaran Anda
menyusun me.nyu.sun [v] (1) mengatur dng menumpuk secara tindih-menindih; menaruh berlapis-lapis: adik -- piring yg sudah dicuci; (2) mengatur secara baik: -- karangan bunga; (3) menempatkan secara beraturan: mereka sedang -- kursi untuk rapat; (4) membentuk pengurus (panitia dsb): organisasi itu sudah -- pengurus baru; (5) merencanakan: mereka sedang -- rancangan kerja; (6) mengarang buku (kamus, ensiklopedia, dsb)
menyutradarai me.nyut.ra.da.rai [n] memimpin atau mengatur pementasan sandiwara (pembuatan film dsb): ia telah -- beberapa film yg baik
merajakan me.ra.ja.kan [v] (1) kl mengangkat menjadi raja; menjadikan raja: Anakanda tiada ingin menjadi raja, baiklah Ayahanda ~ Adinda; (2) menganggap sbg raja; mengutamakan: ~ uang dan pangkat
merakit me.ra.kit [v] (1) membuat rakit; (2) menyusun dan menggabungkan bagian-bagian mobil, perahu, mesin, dsb sampai dapat berfungsi dng baik; (3) ki mereka-reka; mencari akal
meralat me.ra.lat [v] membetulkan; memperbaiki: ia ~ tulisannya yg lalu
meranggas me.rang.gas [v] (1) menjadi ranggas; (2) menjadi kering dan luruh daunnya: pohon jati ~; (3) luruh bulunya: ayam ~; (4) luruh secara massal (tt dedaunan), baik krn sebab-sebab alami maupun krn serangan hama dan penyakit
meranti bunga pohon, termasuk suku Dipterocarpaceae, berbatang tinggi dan tegak, sering mengeluarkan damar yg berwarna kuning sampai cokelat, kayunya baik untuk pembuatan perabot rumah tangga, kayu lapis, kertas, papan bangunan untuk lantai atau dinding, dan bahan pembungkus yg merupakan salah satu jenis bahan ekspor; Shorea leprosula
merapati me.ra.pati [v] (1) mendekati dng perlahan-lahan dan berhati-hati; menghampiri: ia ~ rumah itu; (2) meramahi; mengaribi (untuk memperbaiki persahabatan): jika ingin bekerja sama dng mereka, ia harus ~ mereka lebih dahulu
merasionalisasi me.ra.si.o.na.li.sa.si [v] (1)melakukan rasionalisasi; melakukan perbaikan nisbah antara berbagai komponen (dl perusahaan, lembaga); (2) Ek memperbaiki (misalnya perusahaan) dng menghemat biaya dan mempertinggi produksi
merdu mer.du [a] baik dan sedap didengar (tt suara dsb): ia bernyanyi dng suaranya yg --
merehabilitasi me.re.ha.bi.li.ta.si [v] (1) melakukan rehabilitasi; memulihkan kpd (keadaan) yg dahulu (semula); (2) memulihkan kehormatan (nama baik): pengadilan ~ nama tertuduh yg tidak terbukti kesalahannya
merelai me.re.lai [v] mengizinkan; memperkenankan; dng rela membiarkan: Tuhan ~ perbuatan yg baik
meremehkan me.re.meh.kan, me.re.meh-te.meh.kan [v] merendahkan; mengabaikan; memandang remeh: ucapannya ~ keluarga kami
mereparasi me.re.pa.ra.si [v] memperbaiki (membetulkan) yg rusak: ia dapat ~ radio
merestui me.res.tui [v] (1) memberi berkat; mendoakan; (2) mempengaruhi baik atau buruk; memesona
meretur me.re.tur [v] mengirim kembali; mengembalikan: redaksi ~ karangan yg kurang baik itu kpd pengarangnya
merevisi me.re.vi.si [v] memperbaiki; memperbarui: kami akan ~ buku ini agar menjadi lebih baik
merkantilisme mer.kan.ti.lis.me [n Ek] sistem ekonomi untuk menyatukan dan meningkatkan kekayaan keuangan suatu bangsa dng pengaturan seluruh ekonomi nasional oleh pemerintah dng kebijaksanaan yg bertujuan mengumpulkan cadangan emas, memperoleh neraca perdagangan yg baik, mengembangkan pertanian dan industri, dan memegang monopoli atas perdagangan luar negeri
mertapal mer.ta.pal [n] pohon yg tumbuh di rawa-rawa, kayunya baik untuk bangunan rumah atau jembatan; Ochamostachys amentacea
meruap me.ru.ap lihat ruap [v] (1) berbuih; membuih: semua orang menyukai yg ~; (2) mendidih dan melimpah; meluap: air soda yg dituang ke dl gelas itu ~; (3) menguap (menjadi uap): tutuplah kaleng bensin itu supaya tidak ~; (4) ki membual; menyombong; bercakap besar: janganlah kamu sering ~ begitu, kurang baik; (5) merebak (bau): dr luar ~ bau sate ayam yg sedang dibakar; (6) ki mendidih: darahnya ~ , marah sekali
merugikan me.ru.gi.kan [v] (1) mendatangkan rugi kpd; menyebabkan rugi: pemogokan itu ~ perusahaan jutaan rupiah; (2) sengaja menjual lebih rendah dp harga pokok: ada pedagang yg ~ barang dagangannya krn perlu uang; (3) mendatangkan sesuatu yg kurang baik (spt kerusakan, kesusahan) kpd: peraturan ujian itu sangat ~ para peserta ujian
mes [n cak] pupuk buatan untuk menyuburkan tanaman: tebunya dipupuk dng -- supaya baik pertumbuhannya [n] rumah tempat bersama yg sifatnya sementara atau sbg tempat menginap tamu (di kalangan militer untuk tempat tinggal perwira yg belum berkeluarga) [n Tek] (1) lubang ayakan berbentuk bujur sangkar; (2) ukuran yg menunjukkan banyaknya lubang yg terdapat pd ayakan setiap satu inci linier
mesin pembukuan mesin untuk membukukan rekening dng cara memasukkan angka, baik secara manual maupun elektronik
mesofili me.so.fi.li [n Bio] mikroorganisme yg tumbuh baik pd suhu antara 20o-45oC
mesra mes.ra [a] (1) lekat (terpadu dsb) benar; merasuk: saat itu saya tidak dapat lagi membedakan yg baik dan buruk krn iblis sudah -- kpd hatiku; hal itu telah -- di dl hati; (2) sangat erat; karib; mendalam (tt hubungan persahabatan dsb): hubungan cintanya sudah terlalu --; pertalian batin yg --
metode gramatika terjemahan [Ling] metode pengajaran bahasa asing yg mengutamakan pengajaran kaidah tata bahasa dng sejumlah kata kemudian diikuti dng latihan penerjemahan, baik dr bahasa asing itu ke dl bahasa murid maupun sebaliknya
metropolis met.ro.po.lis [n] kota yg menjadi pusat kegiatan tertentu, baik pemerintahan maupun industri dan perdagangan; metropolitan
mewismakan me.wis.ma.kan [v] menempatkan dl wisma: perlu ~ mereka untuk menginsafkan dan menyadarkannya agar menjadi warga ibu kota yg baik
meyakinkan me.ya.kin.kan [v] menyaksikan sendiri supaya yakin; memastikan: supaya tidak salah mengambil putusan, baiklah kita ~ sendiri kebenarannya; (2) v menjadikan (menyebabkan dsb) yakin: ia berusaha ~ ayahnya bahwa uang itu benar didapat di jalan, bukan hasil curian; (3) v melakukan sesuatu dng sungguh: ~ pengajiannya; (4) a sungguh-sungguh (dapat dipercaya, dapat diandalkan, dsb): bagaimana kita tidak terpikat, perkataannya begitu ~
migrasi paksaan migrasi yg dilakukan krn terpaksa, msl krn gangguan keamanan oleh gerombolan pengacau sehingga penduduk suatu daerah terpaksa pindah atau dipindahkan, baik oleh penguasa maupun sumber bahaya yg lain
mikrobiologi mik.ro.bi.o.lo.gi [n] ilmu tt seluk-beluk mikrobe (bakteri, virus, protozoa, dsb) secara umum, baik yg bersifat parasit maupun yg penting bagi industri, pertanian, kesehatan, dsb
milik mi.lik [n] (1) kepunyaan; hak; (2) peruntungan; nasib baik: dasar -- , barangnya yg hilang akhirnya ditemukan lagi
mindi min.di [n] perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung, tumbuh pd ketiak daun dan berbau harum, buahnya berbentuk bulat lonjong, warnanya kuning berisi biji yg keras, kayunya ringan dan kuat, baik untuk pembuatan perkakas rumah tangga, hampir semua bagian tanaman, spt kulit batang, akar, daun, dan bunga berguna sbg bahan obat, bijinya banyak mengandung minyak; Melia azedarach
miopia mi.o.pia [n Dok] keadaan mata yg dapat melihat dr jarak dekat lebih baik dp jarak jauh; cadok; rabun jauh
mobilitas mo.bi.li.tas [n] (1) kesiapsiagaan untuk bergerak; (2) gerakan berpindah-pindah: ahli sosiologi itu sedang meneliti -- penduduk pulau itu; (3) Antr gerak perubahan yg terjadi di antara warga masyarakat, baik secara fisik maupun secara sosial
mongkok mong.kok [v] ber.mong.kok v (1) menganjur ke atas; lebih tinggi dp yg lain: menara pengawas tampak -- di atas bukit karang; (2) ki lebih baik (utama, unggul): ia -- dl hal pengalaman dp saudara-saudaranya [a] berbesar hati; bangga: kemajuan-kemajuan itu bisa menjadikan hati rakyat --
monokultur mo.no.kul.tur [n Tan] penanaman satu jenis tanaman dl suatu urutan musim pd tanah yg sama (msl baik pd musim hujan maupun musim kemarau hanya ditanami padi)
montir mon.tir [n] orang yg pekerjaannya memasang, memperbaiki, dsb mesin kendaraan bermotor, dsb yg rusak
moral mo.ral [n] (1) (ajaran tt) baik buruk yg diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dsb; akhlak; budi pekerti; susila: -- mereka sudah bejat, mereka hanya minum-minum dan mabuk-mabuk, bermain judi, dan bermain perempuan; (2) kondisi mental yg membuat orang tetap berani, bersemangat, bergairah, berdisiplin, dsb; isi hati atau keadaan perasaan sebagaimana terungkap dl perbuatan: tentara kita memiliki -- dan daya tempur yg tinggi; (3) ajaran kesusilaan yg dapat ditarik dr suatu cerita
moralisasi mo.ra.li.sa.si [n] uraian, pandangan, atau ajaran perbuatan dan kelakuan yg baik
mudarat mu.da.rat [n] sesuatu yg tidak menguntungkan; rugi; keru-gian: memberi --; (2) a tidak berhasil; gagal; (3) a merugikan; tidak berguna: pekerjaan yg -- itu sebaiknya kautinggalkan saja
mudarat dan manfaatnya rugi dan untungnya; buruk baiknya
muhibah mu.hi.bah [n] (1) cinta kasih; mahabah; (2) perasaan persahabatan dan kasih: misi -- [n Man] harta yg tidak berwujud dr suatu perusahaan yg ditaksir sbg nilai tambahan dr perusahaan itu, msl nama baik dan ketenaran perusahaan itu
muhsin muh.sin [Ar n] yg baik hati, akhlak, dan amalnya; yg baik perjalanan hidupnya; yg saleh
mujur mu.jur [a] (1) beruntung; (2) bernasib baik; berbahagia [a] (1) terus pd satu arah, tidak ada yg melintang; (2) terletak menurut panjangnya
muka licin muka licin, ekor ber.ke.dal [pb] lahirnya tampak baik, tetapi batinnya jahat
mulia mu.lia [a] (1) tinggi (tt kedudukan, pangkat, martabat), tertinggi, terhormat: yg -- para duta besar negara sahabat; (2) luhur (budi dsb); baik budi (hati dsb): sangat -- hatinya; (3) bermutu tinggi; berharga (tt logam, msl emas, perak, dsb): logam --
multivalensi mul.ti.va.len.si [n] sisi banyak: -- dl tiap nilai budaya memungkinkan suatu nilai diterima, diabaikan, atau ditolak
muluk-muluk mu.luk-mu.luk [a] tinggi-tinggi (tt maksud, ajaran, dsb); bagus-bagus atau indah-indah (tt pakaian, janji, dsb): semboyan yg -- itu tidak banyak gunanya, lebih baik bertindak; engkau ja-ngan terpesona akan janjinya yg -
mulus mu.lus [a] (1) (putih) bersih: ayam putih --; (2) halus; tanpa cacat: tangannya -- dng jari-jari tanpa warna merah di kukunya; (3) lancar; tidak ada halangan: hubungan mereka berlangsung --; (4) dapat berjalan baik: mobil sedan itu masih dl keadaan --; (5) ki jujur; suci hati; tulus: orangnya jujur, hatinya --
mumayiz mu.ma.yiz [n Isl] sudah dapat membedakan sesuatu yg baik dan sesuatu yg buruk (kira-kira umur 7 tahun)
mumpung mum.pung [adv cak] selagi; kebetulan (ada baik dsb); senyampang: -- ada uang, belilah barang yg berharga
mumpuni mum.pu.ni [Jw a] mampu melaksanakan tugas dng baik (tanpa bantuan orang lain); menguasai keahlian (kecakapan, keterampilan) tinggi: ia telah -- di bidang siasat peperangan
mundur mun.dur [v] (1) berjalan (bergerak) ke belakang: melangkah --; (2) ki berkurang (mutu, kecakapan, dsb); menjadi buruk (kurang sehat, kurang baik, dsb): setelah kecelakaan itu kepandaiannya --; hasil panen tahun ini --; kesehatannya semakin --; (3) kurang maju laku, ramai, dsb (tt perdagangan dsb): selama resesi ekonomi dunia, usahanya menjadi --
mundur teratur mundur dng baik dan teratur (tt pasukan dl perang); (2) cak mengundurkan diri dng diam-diam
murah mu.rah [a] (1) lebih rendah dp harga yg dianggap berlaku di pasaran: harga barang produksi dl negeri jauh lebih -- dp harga barang impor; (2) suka memberi atau menolong (tt kebaikan): -- hati; (3) berlebih-lebih; banyak: -- rezeki; (4) gampang (mudah): -- senyum
murah hati suka (mudah) memberi; tidak pelit; penyayang dan pengasih; suka menolong; baik hati kebaikan hati; sifat kasih dan sayang; kedermawanan
murah senyum mudah tersenyum; banyak senyum (krn baik hati)
murahan mu.rah.an [a] (1) tidak bermutu (tt barang): barang ini termasuk -, mutunya kurang baik; (2) cak lebih murah: harga-harga sekarang sudah agak -- dp harga-harga pd tahun lalu; (3) cak gampang terbujuk atau gampang diajak berzina dsb: agaknya ia memang perempuan --
muris mu.ris [n] kain tenun putih, biasanya baik untuk dibatik [Jk a] tamak; loba
mursal mur.sal [n Isl] utusan; yg diutus (rasul) [Jw a] berkelakuan tidak baik; suka berbuat yg menyimpang dr aturan
mursyid mur.syid [Ar n] (1) orang yg menunjukkan jalan yg benar; guru agama; (2) yg baik hidupnya; yg berbakti kpd Tuhan
muruah mu.ru.ah [n] kehormatan diri; harga diri; nama baik
musang berbulu ayam [pb] orang jahat berlaku sbg orang baik
musim mu.sim [n] (1) waktu tertentu yg bertalian dng keadaan iklim: di Indonesia terdapat dua -- , yaitu -- hujan dan -- kemarau; (2) bilangan waktu tertentu (tiga bulan, empat bulan, dsb ketika pohon buah-buahan, palawija, dsb banyak menghasilkan): hasil -- panen tahun ini memuaskan; -- durian tahun lalu cukup baik; (3) masa; waktu (ketika ada suatu peristiwa): anak perempuannya hilang ketika -- gerombolan pengacau masuk desa; -- cacar; (4) waktu atau masa ketika sesuatu (kegiatan, permainan, dsb) banyak terjadi atau sering berlangsung: -- layang-layang
muslih mus.lih [n] orang yg membawa perbaikan
mutalaah mu.ta.la.ah [n Isl] (1) telaah; (2) hal menelaah (memeriksa, mempelajari, menyelidiki) dng baik-baik
mutu mu.tu [n] (1) (ukuran) baik buruk suatu benda; kadar; taraf atau derajat (kepandaian, kecerdasan, dsb); kualitas: kain yg -- nya rendah; meningkatkan -- pendidikan; (2) satuan ukuran ketulenan emas 24 karat: emas sepuluh -- , emas tulen (24 karat) [v] (1) terdiam krn sedih (sangat menyesal dsb); (2) sedih (tt suasana hati): berhati -- [a] terjepit, dl keadaan sulit (tt posisi raja dl permainan catur) [n] mutiara: ratna -- manikam
nada-nadanya na.da-na.da.nya [n] keadaan berdasarkan perilaku (ucapan, dsb); keadaan (tanda-tanda) yg dapat dilihat; tampaknya (dng melihat gejala luarnya); gelagatnya: ~ kurang baik, dp ribut lebih baik kita mengalah saja
nafsu naf.su [n] (1) keinginan (kecenderungan, dorongan) hati yg kuat: krn kecewa, -- nya untuk belajar mulai berkurang; (2) dorongan hati yg kuat untuk berbuat kurang baik; hawa nafsu: tidak mungkin hal baik itu dilakukan tanpa melawan -- pribadi; (3) selera; gairah atau keinginan (makan): ikan asin dan sayur asam menambah -- makan; (4) panas hati; marah; meradang: -- nya meluap ketika melihat saingannya itu
nafsu amarah dorongan batin untuk berbuat yg kurang baik, terutama marah; (2) kemarahan; panas hati
nafsu lawamah dorongan batin untuk mengikuti jalan kebaikan dan kebenaran
naga-naganya na.ga-na.ga.nya [Jk n] keadaan yg menjadi gelagat atau alamat baik atau buruk: kalau begini ~ , ia tidak akan berhasil dl perundingan itu
nahas na.has [a] sial; celaka; malang (terutama dihubungkan dng hari, bulan, dsb yg dianggap kurang baik menurut perhitungan):; -- saya hari ini, satu sen pun saya tidak mendapat untung
naik daun selalu menang atau selalu mendatangkan untung (dl permainan kartu, usaha, dsb): hasil laut yg kini lagi -- daun sbg komoditas ekspor ialah rumput laut; (2) mendapat nasib baik (terang bintang); menanjak: kemampuannya memainkan kecapi membawa namanya -- daun
naik marak [ki] (1) mulai bercahaya; (2) sedang memuncak keelokannya (kecantikannya); (3) mulai mendapat nama baik (masyhur)
nakal na.kal [a] (1) suka berbuat kurang baik (tidak menurut, mengganggu, dsb, terutama bagi anak-anak): sel tahanan anak-anak --; anak ini -- benar; (2) buruk kelakuan (lacur dsb): ia bercerita betapa -- suaminya; perempuan --
nalar na.lar [ark adv] selalu [n] (1) pertimbangan tt baik buruk dsb; akal budi: setiap keputusan harus didasarkan -- yg sehat; (2) aktivitas yg memungkinkan seseorang berpikir logis; jangkauan pikir; kekuatan pikir
nama na.ma [n] (1) kata untuk menyebut atau memanggil orang (tempat, barang, binatang, dsb): -- anjing itu Miki; (2) gelar; sebutan: dikaruniai -- Adipati; -- nya saja pegawai tinggi, tetapi kekuasaannya tidak ada; (3) kemasyhuran; kebaikan (keunggulan); kehormatan: ia beroleh (mendapat) --
nanti nan.ti [n] waktu yg tidak lama dr sekarang; waktu kemudian; kelak: hal itu akan kita bicarakan --; -- saya akan menelepon Anda lagi; sampai bertemu lagi --; (2) adv kalau tidak begitu; kalau tidak: dengarkan nasihatku baik-baik, -- engkau menyesal; jangan kauganggu, -- ia marah; (3) adv akan: tidak -- menurut perintahmu [v] tunggu
nasi sudah menjadi bubur [pb] perbuatan yg sudah terlanjur dan tidak dapat diperbaiki lagi [pb] yg sudah telanjur, tidak dapat diperbaiki atau diubah lagi
nasib mujur nasib baik
nasihat na.si.hat [n] (1) ajaran atau pelajaran baik; anjuran (petunjuk, peringatan, teguran) yg baik: lebih baik aku turuti -- ibu; beroleh -- dr kepala kantornya; (2) ibarat yg terkandung dl suatu cerita dsb; moral: cerita itu mengandung -- bagi kita sekalian
naturalisme na.tu.ra.lis.me [n] (1) usaha untuk menerapkan pandangan ilmiah tt dunia alamiah pd filsafat dan seni; (2) aliran dl seni yg menggambarkan sesuatu sebagaimana adanya; (3) karya seni rupa yg memiliki sifat kebenaran fisik dr alam; (4) ajaran yg tidak mengakui adanya kekuatan lain selain alam; (5) teknik atau cara menampilkan pandangan objektif tt manusia secara teliti dan jujur (baik atau buruk)
navigasi na.vi.ga.si [n] (1) ilmu tt cara menjalankan kapal laut atau kapal terbang; (2) tindakan menempatkan haluan kapal atau arah terbang: kecelakaan pesawat itu disebabkan oleh kesalahan --; (3) pelayaran; penerbangan: salah satu unsur keselamatan pelayaran adalah sarana -- yg baik
negatif ne.ga.tif [a] (1) tidak pasti; tidak tentu; tanpa pernyataan: jawabannya masih -- , belum positif; (2) kurang baik; menyimpang dr ukuran umum: lingkungan dapat mengakibatkan pengaruh -- thd kesejahteraan kita; birokrasi yg -- menimbulkan kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi [n] (1) film dr foto (potret) yg dipakai untuk memperbanyak foto; (2) kabel yg aliran listriknya berpotensi lebih rendah: kabel positif jangan langsung kauhubungkan dng kabel --
nematologi ne.ma.to.lo.gi [n] ilmu tt seluk-beluk cacing gelang, baik yg hidup sbg parasit maupun yg hidup bebas
neurastenia neu.ras.te.nia [n Dok] kelelahan dan rasa lemah yg berlebihan, baik jasmani maupun rohani
niat ni.at [n] (1) maksud atau tujuan suatu perbuatan: mudah-mudahan -- baik Anda terwujud; (2) kehendak (keinginan dl hati) akan melakukan sesuatu: timbul lagi -- nya untuk menyelesaikan studinya yg terhenti itu; -- nya hendak berziarah ke Tanah Suci tahun ini, sudah bulat; (3) janji untuk melakukan sesuatu jika cita-cita atau harapan terkabul; kaul; nazar: janji ditepati, -- harus dibayar; memasang -- , berkaul; bernazar
nirgesekan nir.ge.sek.an [n Fis] tanpa gesekan atau gesekan yg sangat kecil sehingga dapat diabaikan
nomor wahid nomor satu; (2) ki yg terbaik
nonstandar non.stan.dar [a] tidak standar; tidak baku: kalimat yg -- sebaiknya tidak digunakan dl bahasa Indonesia ragam resmi
nudisme nu.dis.me [n] tradisi tidak mengenakan pakaian (bertelanjang bulat), baik pria maupun wanita, yg tergabung dl satu kelompok, pd waktu tertentu dan di tempat yg terpencil
objek wisata alam sumber daya alam yg berpotensi serta mempunyai daya tarik bagi wisatawan, baik yg alami maupun yg sudah dibudidayakan
objek wisata tirta objek wisata yg menggunakan kawasan perairan, baik untuk rekreasi maupun kegiatan olahraga air, spt menyelam, berselancar, atau memancing
obral ob.ral [v] (1) menjual barang secara besar-besaran dng harga murah (dng maksud menghabiskan barang, mengosongkan gudang, dsb): pd akhir tahun barang-barang itu biasanya dijual --; (2) ki mengeluarkan (memakai dsb) secara banyak-banyak: kau tidak perlu -- tenaga, manfaatkan tenagamu sebaik-baiknya
oknum ok.num [n] (1) penyebut diri Tuhan dl agama Katolik; pribadi: kesatuan antara Bapak, Anak, dan Roh Kudus sbg tiga -- keesaan Tuhan; (2) orang seorang; perseorangan; (3) orang atau anasir (dng arti yg kurang baik): -- yg bertindak sewenang-wenang itu sudah ditahan
omprengan om.preng.an [n] kendaraan yg ditambangkan untuk mencari penghasilan tambahan: kalau bus penuh sesak, lebih baik kita naik -- saja
oportunitas opor.tu.ni.tas [n] kesempatan yg baik untuk berbuat sesuatu; waktu yg tepat; peluang
optimal op.ti.mal [a] (ter)baik; tertinggi; paling menguntungkan: dng kondisi fisik yg -- kami yakin akan menang dl pertandingan sore nanti; kita telah bekerja secara --
optimis op.ti.mis [n] orang yg selalu berpengharapan (berpandangan) baik dl menghadapi segala hal
optimisme op.ti.mis.me [n] paham (keyakinan) atas segala sesuatu dr segi yg baik dan menyenangkan; sikap selalu mempunyai harapan baik dl segala hal
optimum op.ti.mum [a] dl kondisi yg terbaik (yg paling menguntungkan); optimal; (2) n kondisi atau derajat yg terbaik atau yg paling menguntungkan; (3) n Bio keadaan faktor lingkungan yg merupakan derajat kesesuaian tertinggi untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan makhluk secara penuh
optometri op.to.met.ri [n] pengukuran penglihatan dan penentuan kacamata yg cocok untuk memperbaiki ketajamannya
ordi or.di [n] (1) perintah; (2) kewajiban bekerja (spt memperbaiki jalan) tidak dng upah; kerja paksa
organisasi nonpemerintah persekutuan antarlembaga internasional swasta yg mengabdikan diri dl bidang agama, ilmu pengetahuan, kebudayaan, kemanusiaan, dsb, baik yg berorientasi teknik maupun yg berorientasi ekonomi
otak-atik [v] , meng.o.tak-a.tik v mencoba-coba atau mereka-reka untuk memperbaiki (radio, arloji, dsb yg rusak) atau membuat sesuatu
otofon oto.fon [n] alat dengar kecil yg dimasukkan ke dl telinga guna membantu orang yg kurang baik pendengarannya
ovitesis ovi.te.sis [n Bio] alat reproduksi yg menghasilkan, baik telur maupun sel kelamin jantan pd hewan spt siput
pabean pa.be.an [n] instansi (jawatan, kantor) yg mengawasi, memungut, dan mengurus bea masuk (impor) dan bea keluar (ekspor), baik melalui darat, laut, maupun melalui udara
padah pa.dah [n] (1) alamat yg memberi peringatan akan terjadinya sesuatu; gelagat: tidak baik -- nya; (2) Sas teknik penyusunan peristiwa dan penjelasan dl alur kisahan atau drama, yg berfungsi memberikan bayangan peristiwa sebelum peristiwa itu terjadi
padahan pa.dah.an [n] (1) padah; (2) Mk akibat (yg kurang baik dr suatu perbuatan); timbalan; imbangan: perbuatan hamba ini, nyawa hambalah ~ nya
pahala pa.ha.la [n] ganjaran Tuhan atas perbuatan baik manusia; buah perbuatan baik
pakan pa.kan [n] benang yg dimasukkan melintang pd benang lungsin (ketika menenun kain) [n] pohon yg mencapai tinggi 27 m, kayunya jarang dipakai sbg bahan bangunan krn kurang baik; Croton argyatus [n] makanan ternak (hewan, ikan piaraan): -- burung; -- udang
paksa pak.sa [v] mengerjakan sesuatu yg diharuskan walaupun tidak mau: kawin --; kerja --; bongkar --; (2) n kekerasan; perkosaan: negara diktator memerintah dng -- [kl n] waktu (saat, kesempatan) yg baik: menantikan -- yg baik [ark n] sayap; pihak; sisi [n] sistem penanggalan Jawa Kuno yg mencakupi waktu 15 hari (dl satu bulan ada dua paksa, yaitu suklapaksa 'paruh terang' dan kranapaksa 'paruh gelap')
paksa tekukur [pb] sesuatu yg baik atau yg dikehendaki (diingini)
palamarta pa.la.mar.ta [Jw a] baik hati; ramah
pale pa.le [Jk v] me.ma.le v (1) menguatkan dng memijit-mijit; (2) memberi makan baik-baik (tt kuda pacuan, ayam aduan, dsb)
palean pa.le.an [n] yg dipelihara baik-baik (tt kuda pacuan, ayam aduan, dsb)
palindrom pa.lin.drom [n Ling] kata, rangkaian kata, atau bilangan yg terbaca sama, baik dr depan maupun dr belakang, spt kodok, radar, taat
pamper pam.per [n] alas bayi yg terbuat dr kertas berdaya serap baik dan kedap air dng lapisan luar dr plastik tipis; popok; lampin
panas setahun dihapuskan hujan sehari [pb] kebaikan yg banyak hilang krn kesalahan yg sedikit saja
Pancasilais Pan.ca.si.la.is [n] penganut ideologi Pancasila yg baik dan setia: anggota DPR Republik Indonesia haruslah seorang --
pancausaha pan.ca.u.sa.ha [n Tan] yg berhubungan dng lima usaha pertanian, yaitu pemanfaatan pupuk, benih unggul, pestisida, irigasi, dan cara bercocok tanam yg baik
pangkal pang.kal [n] (1) bagian permulaan atau bagian yg dianggap sbg dasar (terutama tt benda yg panjang spt pohon, tongkat, tiang): -- pohon; (2) awal; permulaan; asal; sebab utama: -- perselisihan itu sebenarnya hanya persoalan yg sepele saja; hemat -- kaya; (3) pokok; bagian (isi) yg utama: baiklah kita kembali kpd -- pembicaraan semula; (4) modal; kapital: -- usahanya diperoleh dr kredit bank; (5) Ling morfem, kata, atau frasa yg bergabung dng afiks, msl olah pd mengolah, atau tani pd bertani
panjang akal [ki] dapat berpikir dng baik; pandai mencari akal; tidak picik
panjat pan.jat [v] , -- tebing olahraga memanjat tebing, baik tebing gunung dsb maupun bangunan (tugu) yg tinggi
pantas pangus [ki] cepat dan cekatan: terlalu baik parasnya, lakunya sedap, dan -- pangus
par [n] jumlah pukulan dan gol yg dinilai terbaik dl permainan golf
paramarta pa.ra.mar.ta [a] baik; mulia
pasanggiri pa.sang.gi.ri [n] sayembara dng hadiah bagi pemenang terbaik atau yg unggul
pasar pa.sar [n] tempat orang berjual beli; pekan: Ibu pergi ke -- untuk berbelanja; (2) Ek kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yg ingin menukar barang atau jasa dng uang, dan pembeli yg ingin menukar uang dng barang atau jasa; (3) a Ling dipakai dl pergaulan sehari-hari (tt bahasa yg kurang baik tata bahasanya, pilihan katanya, dsb): bahasa --; bahasa Melayu [Mk a] licin (mati rumputnya tt jalan yg kerap kali dilalui)
pasang pa.sang [n] (1) dua orang, laki-laki perempuan atau dua binatang, jantan betina: paman membeli dua -- burung dara; (2) dua benda yg kembar atau yg saling melengkapi: Adik mendapat kiriman tiga -- sepatu dr Bibi; (3) dua organ tubuh yg adanya (munculnya) bersama-sama, spt paru-paru, mata, dan telinga; (4) set; perangkat: Ibu membeli dua -- meja kursi sekaligus; (5) dua orang (pemain dsb) yg merupakan satu satuan: ada tiga -- pemain ganda yg disiapkan untuk Piala Thomas [v] (1) naik (tt air laut atau sungai); (2) ki sedang baik (tt peruntungan); untung: nasib pedagang ada -- surutnya; (3) ki sedang bangkit (menyerang) (tt penyakit): penyakit -- [v] , ber.pa.sang-pa.sang.an v tembak-menembak [v] , me.ma.sang v (1) memakaikan; mengenakan; memberi (berpakaian, berbaju, dsb): ketua umum ~ jaket pd anggota baru itu; (2) menempatkan: ~ mata-mata; ~ penjaga di depan rumahnya; (3) memuatkan; mencantumkan (tt tulisan, gambar, iklan, dsb): ~ iklan di surat kabar; (4) menyematkan; melekatkan: ~ bintang emas di dada; ~ kancing; (5) mengibarkan: ~ layar (bendera); (6) menentukan (harga): ~ harga; (7) menahan (jerat, bubu, dsb): ~ jaring; (8) menyediakan (membuat, mengatur): ~ jembatan
pasaran pa.sar.an [n] daerah (lingkungan) tempat suatu barang dagangan diperjualbelikan: cengkih mulai mendapat ~ yg baik; (2) a resmi di pasar, msl tt harga: harga ~ Rp4.000,00 per kilogram; (3) a kurang baik mutunya (tt barang dagangan): arloji ~; barang-barang ~; (4) a dipakai dl komunikasi tidak resmi (tt bahasa yg kurang baik): bahasa Melayu ~; (5) jangka waktu yg lamanya lima hari: ~ Jawa ada lima, yaitu Legi, Paing, Pon, Wage, dan Kliwon
pascausaha pas.ca.u.sa.ha [a] berhubungan dng usaha memanfaatkan pemakaian pupuk, benih unggul, pestisida, irigasi, dan cara bercocok tanam yg baik
pasif pa.sif [a] (1) bersifat menerima saja; tidak giat; tidak aktif: anggota perkumpulan itu -- saja; (2) Ek kurang atau lebih kecil dp pengeluaran (tt penerimaan, pemasukan uang, dsb): neraca pembayaran --; (3) Ling (jenis kalimat) yg menunjukkan bahwa subjek adalah tujuan dr perbuatan, msl ia dipukul; (4) dapat memahami bacaan, pembicaraan, dsb, tetapi tidak dapat mengemukakan kembali, baik lisan maupun tulis (tt penguasaan bahasa)
pasukan teras pa.suk.an teras pasukan utama; pasukan inti; pasukan yg terbaik
patah lidah [ki] (1) tidak dapat mengucapkan kata-kata dng baik; tidak fasih; (2) tidak dapat mengatakan sesuatu krn merasa berutang budi dsb; gugup
patut pa.tut [a] (1) baik; layak; pantas; senonoh: perbuatan baik itu -- dipuji; tidak -- seorang anak melawan orang tua; diperlakukan dng --; (2) sesuai benar (dng); sepadan (dng); seimbang (dng): rumahnya kurang -- dng jabatannya yg tinggi itu; (3) masuk akal; wajar: pd hemat saya tuntutan mereka itu tidak boleh dikatakan tidak --; (4) sudah seharusnya (sepantasnya, selayaknya): orang yg berjasa kpd negara -- diberi penghargaan; penjahat itu -- dihukum seumur hidup; (5) tentu saja; sebenarnya: -- ia tidak sanggup membayar utang krn uangnya sudah habis
pawukon pa.wu.kon [Jw n] perhitungan (hari baik, hari buruk, watak, dsb) berdasarkan tanggal dan wuku kelahiran seseorang
payah pa.yah [a] (1) lelah; penat: kalau sudah -- , boleh beristirahat sebentar; (2) sukar; susah: masalah ini -- juga dipecahkan; (3) dl kesulitan (kesukaran, bahaya, dsb): kemajuan perkumpulan itu sekarang agak --; (4) sangat atau berat (tt sakit): anaknya sakit --; (5) usah: keputusan itu diterima baik dng tidak -- diperiksa lagi
pecah pe.cah [v] (1) terbelah menjadi beberapa bagian: piring yg dipegangnya jatuh dan -- berkeping-keping; (2) retak atau rekah (tt kulit, tanah, dsb): krn musim kemarau yg panjang, tanah persawahan banyak yg --; (3) rusak atau belah kulitnya (dindingnya) hingga isinya keluar (tt telur, ban, bisul, dsb): ban mobil itu -- ketika dipompa; bisulnya sudah -- dan nanahnya keluar; (4) menjadi cair atau bergumpal-gumpal (tt air susu, santan, dsb): air susu yg -- tidak baik untuk diminum; (5) bercerai-cerai (tidak bersatu atau tidak kompak lagi); hilang (tt kepercayaan): partai buruh -- menjadi beberapa partai; (6) tersiar (tt kabar, rahasia): -- kabar bahwa raja akan turun takhta; (7) mulai (tt perang): -- lah perang antara dua negara yg bertetangga itu; (8) kalah (tt perang): rakyat kalang kabut sbg negeri -- perangnya; (9) sember (tt bunyi suara): suaranya tidak baik didengar krn --; (10) kl bubar; usai: kemudian -- lah segala orang yg di dl majelis raja; (11) terkalahkan (tt lawan); tercipta (tt rekor baru): rekor lari 100 m --
pecah kapi [pb] tidak dapat diperbaiki lagi; menderita malu yg bertubi-tubi
pecat pe.cat [v] , me.me.cat v (1) melepaskan (dr jabatan); memberhentikan (dr keanggotaan perkumpulan dsb): bagaimana kita akan ~ nya, dia tidak bersalah; (2) mengeluarkan (dr sekolah dsb); (3) membebaskan dr pekerjaan (jabatan dsb untuk sementara waktu); (4) mengabaikan; tidak mengindahkan
pedagang eceran besar pe.da.gang eceran besar pengusaha di bidang eceran, yg peredaran brutonya, baik barang kena pajak maupun tidak kena pajak yg dl tahun 1991 berjumlah 1 miliar rupiah ke atas
pekak pe.kak [a] (1) kurang baik pendengaran (krn kerap kali mendengar suara keras dsb); agak tuli; (2) tidak dapat berbunyi mendencing atau nyaring (tt uang perak, gamelan, dsb); bengap
pekak labang kurang baik pendengaran (agak tuli)
pekan budaya pameran kegiatan kebudayaan selama sepekan; -- raya pasar malam besar dan bermacam-macam pameran (baik dr dl negeri maupun luar negeri) dan pertunjukan: pd setiap peringatan hari ulang tahun Jakarta diadakan -- raya Jakarta
pekaseh pe.ka.seh [Bl n] petugas yg mengatur sistem irigasi (mengatur pembagian air dan perbaikan saluran air)
pekerja kasar pe.ker.ja kasar buruh yg melakukan pekerjaannya dng tenaga fisik (spt pemikul barang, kuli bangunan, pekerja perbaikan jalan); kuli
pekerti pe.ker.ti [n] (1) perangai; tabiat; akhlak; watak; (2) perbuatan (kurang baik): ia pun sangat marah mendengar -- anaknya
pelabuhan alam pe.la.buh.an alam pelabuhan yg menurut keadaannya sudah baik untuk tempat berlabuh
pelangkahan pe.lang.kah.an [n] (1) proses, cara, perbuatan melangkahi atau melangkahkan; (2) permulaan melakukan sesuatu (pekerjaan, perjalanan, dsb): baik ~ , saat yg baik untuk memulai sesuatu (pekerjaan dsb)
pelepasan pe.le.pas.an [n] (1) proses, cara, perbuatan (hal dsb) melepas(kan); (2) pemecatan (dr tugas); (3) dubur; anus; (4) Geo pengurangan atau penghilangan awan, baik secara alami maupun secara buatan
pelestarian energi pe.les.ta.ri.an energi upaya mempertahankan keberadaan energi, baik sifat maupun bentuknya
peluang pe.lu.ang [n] ruang gerak, baik yg konkret maupun yg abstrak, yg memberikan kemungkinan bagi suatu kegiatan untuk memanfaatkannya dl usaha mencapai tujuan; kesempatan: kaum wanita kini lebih mempunyai ~ untuk maju; ~ emas kesempatan yg sangat baik: tim kita mempunyai ~ emas untuk memenangkan pertandingan [n] kesempatan: -- yg baik jangan disia-siakan; (2) a terhenti atau senggang (tt angin, pekerjaan, dsb): musim -- , musim tidak ada angin
peluang emas kesempatan baik
pemadatan pe.ma.dat.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memakai madat; (2) cak perihal melakukan atau berbuat sesuatu yg kurang baik [n] proses, cara, perbuatan memadatkan: ~ jalan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum
pemarah pe.ma.rah [n] orang yg lekas (mudah) marah: ia -, tetapi lekas berbaik lagi
pembaca pem.ba.ca [n] (1) orang yg membaca; (2) orang yg gemar dan berbakat membacakan (puisi, cerita, dsb); (3) Graf orang yg oleh pencetak diberi tugas untuk membaca cetak coba dng kopinya untuk meyakinkan bahwa semua pembetulan sudah dikerjakan dng baik; (4) orang yg menggunakan bahan bacaan di perpustakaan; anggota perpustakaan yg sering meminjam buku
pembiakan pem.bi.ak.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membiakkan; (2) Bio proses organis untuk menghasilkan organisme baru yg merupakan tindakan organisme induk, baik secara seksual maupun aseksual
pembilangan pem.bi.lang.an [n] (1) cara, proses, perbuatan membilang; (2) perhitungan untuk mengetahui untung malang, baik buruk hari, dsb; bilangan
pembinaan pem.bi.na.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membina (negara dsb); (2) pembaharuan; penyempurnaan; (3) usaha, tindakan, dan kegiatan yg dilakukan secara efisien dan efektif untuk memperoleh hasil yg lebih baik
pemeliharaan pe.me.li.ha.ra.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memelihara(kan); penjagaan; perawatan; (2) pendidikan, peternakan (tt binatang); (3) penyelamatan; penghindaran (dr bahaya dsb); (4) penjagaan harta kekayaan, terutama alat produksi tahan lama dl perusahaan agar tetap dl kondisi yg baik
pemerintah pe.me.rin.tah [n] (1) sistem menjalankan wewenang dan kekuasaan mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagiannya; (2) sekelompok orang yg secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasaan; (3) penguasa suatu negara (bagian negara): ~ negeri dimisalkan pengemudi negara; negara memerlukan ~ yg kuat dan bijaksana; (4) badan tertinggi yg memerintah suatu negara (spt kabinet merupakan suatu pemerintah): beberapa anggota DPR meminta supaya ~ segera menyerahkan rancangan undang-undang itu ke DPR; jawaban ~ dibacakan oleh Menteri Dalam Negeri; (5) negara atau negeri (sbg lawan partikelir atau swasta): baik sekolah ~ maupun sekolah partikelir harus dibangun tiga tingkat; (6) pengurus; pengelola: ~ perkebunan dan tambang
pemilikan pe.mi.lik.an [n] proses, cara, perbuatan memiliki: -- tanah oleh negara merupakan pilihan yg baik bagi perencanaan kota
pemindaan pe.min.da.an [n] proses, cara, perbuatan memperbaiki (membetulkan, mengoreksi, mengubah) [n] proses, cara, perbuatan meminda (mencontoh, meneladan)
pemrosesan pem.ro.ses.an [n] (1) proses, cara, perbuatan memproses; (2) tindakan memproses (dl pengadilan): penangkapan ikan telah maju dng pesat berkat adanya perbaikan dl cara penangkapan, ~ , dan pengangkatan
pemugaran pe.mu.gar.an [n] proses, cara, perbuatan memugar; pembaharuan kembali; pemulihan kembali; perbaikan kembali
pemurah pe.mu.rah [n] orang yg suka memberi; orang yg tidak pelit; orang yg murah hati: ia sangat baik hati dan -
penceritaan pen.ce.ri.ta.an [n] proses, cara, perbuatan menceritakan: ~ dl pementasan drama itu sudah baik
penda pen.da [kl] me.men.da v memperbaiki; membetulkan (kesalahan dsb); mengoreksi
pendayagunaan pen.da.ya.gu.na.an [n] (1) pengusahaan agar mampu mendatangkan hasil dan manfaat; (2) pengusahaan (tenaga dsb) agar mampu menjalankan tugas dng baik
pendengaran pen.de.ngar.an [n] (1) indra untuk mendengar; telinga: ~ nya kurang baik (agak tuli); (2) hasil mendengar atau mendengarkan: menurut ~ saya, ia tidak jadi berangkat ke luar negeri; (3) proses, cara, perbuatan mendengar(kan)
pendidikan formal pen.di.dik.an formal segenap bentuk pendidikan atau pelatihan yg diberikan secara terorganisasi dan berjenjang, baik yg bersifat umum maupun yg bersifat khusus
pendidikan kewarganegaraan pen.di.dik.an kewarganegaraan program pendidikan yg membina para pelajar agar menjadi warga negara yg baik sehingga mampu hidup bersama-sama dl masyarakat, baik sbg anggota keluarga, masyarakat, maupun sbg warga negara
pendidikan konservasi pen.di.dik.an konservasi upaya secara sadar dan berencana, baik melalui pendidikan formal maupun informal, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat thd bidang konservasi alam, terutama kesadaran pada pengunjung kawasan konservasi
penelitian dasar pe.ne.li.ti.an dasar penelitian dng tujuan mengembangkan teori-teori ilmiah atau prinsip-prinsip dasar suatu disiplin yg lebih baik dp hanya memecahkan persoalan praktis
penemu pe.ne.mu [n] orang yg menemukan (suatu alat, sesuatu yg belum diketahui orang, dsb): baik para seniman maupun para ~ memperoleh penghargaan tinggi
penengkar pe.neng.kar [a] tidak mau mendengarkan kata orang lain; degil; keras kepala: nasihat yg baik tidak dapat meresap ke hati anak ~ itu
penerima tamu pe.ne.ri.ma tamu orang yg bertugas menerima dan melayani tamu pd waktu pertama kali tamu masuk hotel; menerima pemesanan kamar, baik langsung maupun tidak langsung, spt melalui telepon, telegram, atau alat komunikasi lainnya
pengabai peng.a.bai [n] orang yg suka mengabaikan (tidak me-medulikan); pelengah
pengabaian peng.a.bai.an [n] proses, cara, perbuatan mengabaikan (tidak memedulikan, melalaikan)
pengajaran remedial peng.a.jar.an remedial pengajaran yg diberikan khusus untuk memperbaiki kesulitan belajar yg dialami murid
pengaliran peng.a.lir.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengalirkan: setelah dibuat gorong-gorong, ~ air menjadi lancar; (2) hal mengaliri: ~ sawah perlu diatur secara baik
pengarsipan peng.ar.sip.an [n] proses, cara, perbuatan mengarsipkan: manajemen yg baik, antara lain, ditandai oleh ~ yg baik pula
pengawetan hijauan peng.a.wet.an hijauan [Tan] upaya menyimpan hijauan yg berlebih pd musim yg baik untuk digunakan pd saat kritis
pengekor peng.e.kor [n] orang yg suka mengikuti atau menganut pendapat (tingkah laku dsb) orang lain begitu saja tanpa memikirkan lebih dahulu baik buruknya dsb
pengeliruan pe.nge.li.ru.an [n] proses, cara, perbuatan mengelirukan dng sengaja: agar permainan mencari jejak, yg dikenal dl pramuka, lebih seru dan menarik, ~ rambu-rambu penunjuknya harus diatur sebaik-baiknya
pengelolaan tanah pe.nge.lo.la.an tanah perihal mengelola tanah dng tujuan menanam tanaman yg dapat memberi keuntungan dan memelihara serta memperbaiki kesuburan tanah untuk jangka waktu panjang
penghambaan peng.ham.ba.an [n] hal menghamba; hal menjadi hamba: ~ Raden Sumantri diterima dng baik oleh sang Arjuna Sasrabahu
penghinaan lisan peng.hi.na.an lisan [Kom] pencemaran thd nama baik seseorang yg dilakukan secara lisan
pengoptimalan peng.op.ti.mal.an [n] proses, cara, perbuatan mengoptimal-kan (menjadikan paling baik, paling tinggi, dsb)
penyaing pe.nya.ing [n] orang (perusahaan dsb) yg berusaha berbuat lebih baik dp orang lain (dl tindakan atau karya)
penyamakan pe.nya.mak.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyamak: -- kulit pd masa lalu masih dikerjakan dng tangan; (2)tempat (perusahaan) menyamak: ia bekerja di pabrik -- kulit [n] proses, cara, perbuatan menyamak: -- benang layang-layang ini sangat baik dan halus sehingga membuat benangnya menjadi kaku
penyambut pe.nyam.but [n] (1) orang yg menyambut: saya bertugas sbg -- tamu negara; (2)barang atau makanan yg akan dihadiahkan (diberikan, dihidangkan, disajikan) kpd tamu: -- tamu itu sebaiknya barang kerajinan yg bagus
penyantun pe.nyan.tun [n] (1) orang yg baik budi bahasa dan tingkah lakunya; orang yg sopan; (2) orang yg suka menaruh belas kasihan; (3) orang yg suka menolong (membantu, memperhatikan kepentingan orang lain, dsb); (4) pelindung dan pengarah suatu perguruan tinggi: dewan -- Universitas Mataram
penyerasian pe.nye.ra.si.an [n] proses, cara, perbuatan menyerasikan (menyelaraskan); penyelarasan: untuk itu, diperlukan -- yg menyeluruh, baik struktur maupun sikap mental, serta pola berpikir
penyulaman pe.nyu.lam.an [n] penggantian tunas yg tumbuhnya tidak baik atau benih yg mati dng yg baru: -- dilakukan setelah tunas muda bermunculan
pepat di luar [pb] baik (suci dsb) pd lahirnya, tetapi batinnya (hatinya) jahat
peradilan per.a.dil.an [n] segala sesuatu mengenai perkara pengadilan: lembaga hukum bertugas memperbaiki ~
peranan pe.ran.an [n] (1) bagian yg dimainkan seorang pemain (dl film, sandiwara, dsb): ia berusaha bermain baik dl semua ~ yg dibebankan kepadanya; (2) tindakan yg dilakukan oleh seseorang dl suatu peristiwa: beliau mempunyai ~ besar dl menggerakkan revolusi
perawangan per.a.wang.an [n] lingkungan awang-awang [n] golongan orang muda laki-laki keturunan orang baik-baik
perdukunan per.du.kun.an [n] hal berdukun: mereka sudah tidak malu lagi berbicara ~ , horoskop, dan perhitungan hari-hari baik dan sejenisnya
peremajaan kota pe.re.ma.ja.an kota usaha perbaikan kota spt pemugaran gedung dan sarana lain sehingga dapat lebih dimanfaatkan dan mengubah penggunaan lingkungan yg dahulunya sudah tidak mungkin diperbaiki lagi
pergam per.gam [n] burung yg bulunya beraneka warna, tergolong suku merpati, mempunyai tubuh yg besar, hidup di pohon dan jarang turun ke tanah, makanannya buah-buahan kecil, spt buah beringin, baik yg berukuran kecil maupun besar, rahang bawah dapat melar, terdorong, menjulur spt rahang ular; Duculinae
pergerakan per.ge.rak.an [n] (1) perihal atau keadaan bergerak; (2) kebangkitan (untuk perjuangan atau perbaikan): pd waktu itu ~ nasional muncul di mana-mana
periang pe.ri.ang [ark n] waktu yg baik untuk melakukan sesuatu [n] orang yg selalu bersuka hati (bergembira)
peribudi pe.ri.bu.di [n] kebaikan hati
perintah pe.rin.tah [n] (1) perkataan yg bermaksud menyuruh melakukan sesuatu; suruhan: atas -- sang Pangeran, beberapa pelayan datang; (2) aba-aba; komando: latihan gerak badan sebaiknya dilakukan dng --; (3) aturan dr pihak atas yg harus dilakukan: ia membacakan -- yg berkenaan dng pembasmian penyelundupan
perjanjian per.jan.ji.an [n] (1) persetujuan (tertulis atau dng lisan) yg dibuat oleh dua pihak atau lebih, masing-masing bersepakat akan menaati apa yg tersebut dl persetujuan itu: ~ dagang antara Indonesia dan Jerman Barat telah ditandatangani; (2) syarat: surat keputusan itu diterima dng ~ jika ada kekeliruan akan diperbaiki kelak; (3) tenggang waktu; tempo: dng ~ dua bulan; (4) Pol persetujuan resmi antara dua negara atau lebih dl bidang keamanan, perdagangan, dsb; (5) Man persetujuan antara dua orang atau lebih, dl bentuk tertulis yg dibubuhi materai, yg meliputi hak dan kewajiban timbal balik, masing-masing pihak menerima tembusan perjanjian itu sbg tanda bukti keikutsertaannya dl perjanjian itu
perkebunan budi daya per.ke.bun.an budi daya perkebunan (karet, kopi, dsb) yg diusahakan secara baik, sungguh-sungguh, dan terencana untuk memperoleh hasil komoditas yg sebaik-baiknya
perlombaan senjata per.lom.ba.an senjata [Pol] usaha suatu negara atau persekutuan beberapa negara untuk mendapatkan keunggulan militer atas lawan-lawannya, baik melalui penambahan persenjataan konvensional maupun peningkatan persenjataan strategis berteknologi canggih
permukiman per.mu.kim.an [n] (1) daerah tempat bermukim: daerah ini baik sekali sbg -- penduduk; (2) perihal bermukim
persabungan per.sa.bung.an [n] (1) tempat menyabung ayam: sekitar -- penuh dng orang-orang yg ingin melihat jalannya perkelahian kedua ayam yg dipertaruhkan; (2) menyabung (hal) bersabung: sebaiknya -- ayam diadakan hanya untuk memeriahkan upacara tertent; (3) pertempuran; perjuangan: dl -- itu dr pihak musuh banyak yg tewas
persuasi per.su.a.si [n] (1) ajakan kpd seseorang dng cara memberikan alasan dan prospek baik yg meyakinkannya; bujukan halus: mereka percaya dapat meyakinkan orang lain dng -- saja; imbauan; (2) karangan yg bertujuan membuktikan pendapat
pertama per.ta.ma [num] (1) kesatu: syarat -- , harus berijazah SMU, kedua berbadan sehat, dan ketiga, mau ditempatkan di mana saja; (2) mula-mula: dialah yg -- kali melihat kejadian itu; (3) terutama; terpenting: keamanan adalah syarat yg -- untuk memperbaiki perekonomian negara
pertengkaran per.teng.kar.an [n] percekcokan; perdebatan: akhirnya ~ itu dapat diselesaikan dng baik
pertimbangan per.tim.bang.an [n] pendapat (tt baik dan buruk): mohon ~ Bapak
perubahan per.u.bah.an [n] (1) hal (keadaan) berubah; peralihan; pertukaran: rupanya ~ cuaca masih sulit diperhitungkan; (2) Man perbaikan aktiva tetap yg tidak menambah jumlah jasanya
perusahaan induk per.u.sa.ha.an induk perusahaan yg menguasai perusahaan- perusahaan lain, baik secara langsung maupun tidak langsung
perusahaan perkapalan per.u.sa.ha.an perkapalan perusahaan yg membuat (memperbaiki, menyewakan, dsb) kapal
pesimis pe.si.mis [n] orang yg bersikap atau berpandangan tidak mempunyai harapan baik (khawatir kalah, rugi, celaka, dsb); orang yg mudah putus (tipis) harapan
pesimistis pe.si.mis.tis [a] bersikap atau berpandangan tidak mempunyai harapan baik atau mudah putus harapan; bersikap tidak mengandung harapan baik; (sikap) ragu akan kemampuan atau keberhasilan suatu usaha
pestaka pes.ta.ka [n] (1) kitab primbon (yg berisi ramalan, mantra, dsb); pustaka: jika hendak melakukan pekerjaan yg besar (pesta perkawinan dsb) dilihatnya -- dahulu; (2) pengaruh baik atau buruk (yg ada pd suatu benda dsb): -- keris
petah pe.tah [a] baik dan lancar bertutur kata; fasih berbicara; pandai bercakap-cakap (mengucapkan kata asing dsb): penggugat itu ditunjang oleh pengacara yg -- dan fasih
petuah pe.tu.ah [n] (1) keputusan atau pendapat mufti (tt masalah agama Islam); fatwa; (2) nasihat orang alim; pelajaran (nasihat) yg baik: dl pertemuan itu diharapkan nasihat dan -- orang-orang tua
peyorasi pe.yo.ra.si [n Ling] perubahan makna yg mengakibatkan sebuah ungkapan menggambarkan sesuatu yg lebih tidak enak, tidak baik, dsb, msl kata perempuan sudah mengalami peyorasi, dahulu artinya 'yg menjadi tuan'
pikir dahulu pendapatan [pb] bila hendak melakukan atau mengerjakan sesuatu, hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu baik buruknya
pikir itu pelita hati [pb] menggunakan akal budi dan mempertimbangkan segala sesuatu dng baik menjadikan seseorang lebih bijaksana
pikun pi.kun [a] (1) kelainan tingkah laku (sering lupa dsb) yg biasa terjadi pd orang yg sudah berusia lanjut; linglung; pelupa; (2) ki tidak berfungsi dng baik krn sudah lama atau tua (mesin, perkakas, dsb): alat pencatat gempa yg sudah -- krn tuanya
pilih-pilih ruas pi.lih-pi.lih ruas, terpilih pd buku [pb] krn terlampau menghendaki yg baik, akhirnya mendapat yg buruk
pilihan pi.lih.an [n] (1) yg dipilih atau hasil memilih: ~ orang tuanya itu ditolaknya; (2) yg terpilih (terbaik, terkemuka, dsb): yg diundang hanya orang-orang ~; (3) jalan, upaya dsb yg dapat dilakukan: tidak ada lagi ~ lain, kita harus pergi sekarang
pinda pin.da , me.min.da v memperbaiki; membetulkan (kesalahan dsb); mengoreksi; mengubah [v] me.min.da v meniru; mencontoh; meneladan
pindaan pin.da.an [n] (1) hasil atau cara memperbaiki (membetulkan, mengoreksi, mengubah); (2) yg diperbaiki (dibetulkan, dikoreksi, diubah) [n] (1) hasil meniru (mencontoh, meneladan); tiruan; (2) yg ditiru (dicontoh, diteladani)
pinjaman lunak pin.jam.an lunak [Ek] pinjaman dng syarat ringan, baik mengenai jangka waktu, bunga, maupun jaminannya
pintas pin.tas [v] me.min.tas v (1) mengambil jalan pintas; menempuh jalan yg terdekat; memotong jalan: supaya lekas sampai lebih baik kita ~ dusun ini; jalan ~ , jalan langsung (terdekat); (2) memenggal atau menyelang perkataan orang: suka benar ia memintas perkataan orang; (3) memotong perjalanan (tt orang, pesawat, dsb); memegat: barisan itu diberhentikan krn ~ iring-iringan mobil pejabat; (4) menadah (orang yg hanyut dsb): jika kamu hanyut, dialah yg akan ~ mu; (5) melintasi; melalui; melewati: kereta api itu ~ pesawahan di desa itu; (6) Kom memotong secara tiba-tiba proses pengambilan gambar suatu objek oleh kamera televisi atau film
pisang tidak buah dua kali [pb] nasib baik biasanya hanya ditemui satu kali
pit [n] sepeda: -- motor, sepeda motor [n] pensil (potlot) cina; mopit [n] tempat berhenti untuk memperbaiki kerusakan mobil atau motor (dl arena balap)
pohon induk [Hut] pohon yg dipilih untuk menghasilkan benih yg cukup banyak dng kualitas yg baik
pokta pok.ta [kl a] terbaik; teramat indah (mulia): putri yg -- duduklah menyembah seraya berkata dng lemah lembut
pola lakuan proses penentuan pola gerak sebuah drama, baik yg tertulis pd naskah maupun pd para pemain ketika berlatih
polimer po.li.mer [n] zat yg dihasilkan dng cara polimerisasi dr molekul yg sangat banyak dng satuan struktur berantai panjang, baik lurus, bercabang, maupun menyilang yg berulang, msl plastik, serat, karet, dan jaringan tubuh manusia
polisi rahasia polisi yg menyelidiki tindak kejahatan secara rahasia di dl masyarakat, baik warga negara maupun orang asing yg berada di negaranya; reserse
politik dagang hal-hal yg berhubungan dng pemerintahan, lembaga dan proses politik yg berlaku dl perdagangan, baik dalam negeri maupun luar negeri, berdasarkan undang-undang yg berlaku
politik nasional asas, haluan, usaha, tindakan serta kebijakan tindakan negara tt pembinaan serta penggunaan secara menyeluruh potensi nasional, baik yg potensial maupun yg efektif, untuk tujuan nasional
pongah po.ngah [a] sangat sombong atau angkuh (baik perbuatan maupun perkataan); congkak [Jk a] bodoh; dungu
populasi po.pu.la.si [n] (1) seluruh jumlah orang atau penduduk di suatu daerah; (2) jumlah orang atau pribadi yg mempunyai ciri-ciri yg sama; (3) jumlah penghuni, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya pd suatu satuan ruang tertentu; (4) sekelompok orang, benda, atau hal yg menjadi sumber pengambilan sampel; suatu kumpulan yg memenuhi syarat tertentu yg berkaitan dng masalah penelitian
potong hidung rusak muka [pb] orang yg berbuat kurang baik thd keluarga sendiri akan beroleh malu juga [pb] perbuatan kurang baik pd kaum keluarganya sendiri sehingga dia sendiri juga mendapat malu
prasangka pra.sang.ka [n] pendapat (anggapan) yg kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui (menyaksikan, menyelidiki) sendiri; syak: sebenarnya semuanya itu hanya berdasarkan -- , bukan kebenaran
presipitasi pre.si.pi.ta.si [n] (1) Geo proses pengendapan, baik dr dl larutan maupun dr udara permukaan ke permukaan bumi; (2) Met kandungan kelembapan udara yg berbentuk cairan atau bahan padat, spt hujan, embun salju
prima pri.ma [a] (1) pertama; (2) sangat baik; utama: kesehatannya --
primbon prim.bon [n] kitab yg berisikan ramalan (perhitungan hari baik, hari nahas, dsb); buku yg menghimpun berbagai pengetahuan kejawaan, berisi rumus ilmu gaib (rajah, mantra, doa, tafsir mimpi), sistem bilangan yg pelik untuk menghitung hari mujur untuk mengadakan selamatan, mendirikan rumah, memulai perjalanan dan mengurus segala macam kegiatan yg penting, baik bagi perorangan maupun masyarakat
primpen prim.pen [Jw a] disimpan (disembunyikan) dng cermat; sukar ditemukan krn disimpan baik-baik
privat pri.vat [a] (1) pribadi: dia mengikuti les -- tari; mobil -- , mobil milik pribadi (bukan mobil dinas); (2) tersendiri: ia mendapat pendidikan secara --; (3) partikelir; swasta: lembaga keluarga berencana, baik pemerintah maupun -- amat berperan
privatisasi pri.va.ti.sa.si [n] (1) proses, cara, perbuatan menjadi milik perseorangan (dr milik negara); swastanisasi: -- swastanisasi adalah proses peralihan produksi barang dan jasa dr sektor pemerintah ke sektor swasta; (2) Ek penjualan sebagian atau semua saham sebuah perusahaan milik pemerintah kpd publik, baik melalui penjualan langsung ke perusahaan swasta nasional dan asing maupun melalui bursa efek
produksi massa pembuatan barang dl jumlah besar-besaran, biasanya dng mesin, baik yg berupa ulangan produk lama maupun produk yg coraknya telah diberi variasi, msl dl hal warna dan perlengkapannya
produksi pertanian barang, baik berupa tanaman maupun hewan atau yg lain, yg dihasilkan oleh suatu usaha tani atau perusahaan pertanian
progresif prog.re.sif [a] (1) ke arah kemajuan; (2) berhaluan ke arah perbaikan keadaan sekarang (tt politk); (3) bertingkat-tingkat naik (tt aturan pemungutan pajak dsb)
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
prospektif pros.pek.tif [a] ada prospeknya; dapat (mungkin) terjadi; ada harapan (baik)
provokasi pro.vo.ka.si [n] perbuatan untuk membangkitkan kemarahan; tindakan menghasut; penghasutan; pancingan: sebaiknya mereka menyadari bahwa -- yg ditimbulkannya itu akan mengundang pertumpahan darah
provokatif pro.vo.ka.tif [a] bersifat provokasi; merangsang untuk bertindak; bersifat menghasut: dl suasana spt sekarang ini, sebaiknya setiap pihak menjauhkan diri dr perbuatan --
psikologi psi.ko.lo.gi [n] ilmu yg berkaitan dng proses mental, baik normal maupun abnormal dan pengaruhnya pd perilaku; ilmu pengetahuan tt gejala dan kegiatan jiwa
psikoseksual psi.ko.sek.su.al [a] berhubungan dng berbagai gejala seks yg timbul krn faktor psikologis: film drama -- ini diperankannya dng baik
psikotropika psi.ko.tro.pi.ka [n] (1) segala yg dapat mempengaruhi aktivitas pikiran spt opium, ganja, obat bius; (2) Dok zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis dan bukan narkotika yg dapat menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan perilaku; obat yg dapat mempengaruhi atau mengubah cara berbicara ataupun tingkah laku seseorang
pugar pu.gar [v] , me.mu.gar v memperbaiki kembali; membaharui; memulihkan: pemerintah daerah telah menyediakan biaya untuk ~ objek pariwisata di daerahnya [Mk v] , me.mu.gar v melakukan dng sungguh-sungguh
pujangga pu.jang.ga [n] (1) pengarang hasil-hasil sastra, baik puisi maupun prosa; (2) ahli pikir; ahli sastra; bujangga
pujangga gereja orang kudus (baik pria maupun wanita segala zaman, yg dihargai secara khusus krn ajaran yg dikemukakan benar, mendalam, dan sangat bijaksana)
puji pu.ji [n] (pernyataan) rasa pengakuan dan penghargaan yg tulus akan kebaikan (keunggulan) sesuatu: segala -- dan syukur kupanjatkan kpd Allah subhanahu wa taala; -- dan cela tiada dihiraukannya; -- dan bujuknya mengandung bisa
puji-pujian pu.ji-pu.ji.an [n] (1) perkataan memuji-muji kebaikan (keunggulan dsb); (2) bagian permulaan surat yg mengandung pujian kpd orang yg dikirimi surat itu
pulan pu.lan [a] (1) belum masak benar (tt nasi, ubi yg direbus, dsb): orang yg belum pandai bertanak kalau bertanak kerap kali -- nasinya; (2) mengkal (tt buah): buah itu masih -- , sebaiknya diperam dulu [a] empuk dan enak (tt nasi, ketela, dsb); pulen
pulih pu.lih [v] kembali (baik, sehat) sbg semula; sembuh atau baik kembali (tt luka, sakit, kesehatan); menjadi baik (baru) lagi: kini kesadarannya berangsur --; keadaan kota-kota -- spt sebelum perang
punci pun.ci [p] baiklah (untunglah); mujur benar
pungkur sagu sisa-sisa sagu yg kurang baik
pusak pu.sak [n Antr] harta pusaka, baik kualitas maupun kuantitasnya tidak boleh berkurang (dr daerah Timor)
putih hati lurus hati; jujur; (2) baik hati (suka menolong dsb); (3) suci (tidak ternoda)
putus arang putus sama sekali sehingga tidak dapat diperbaiki lagi (tt perkawinan, percintaan, dsb)
racikan ra.cik.an [n] (1) hasil meracik: ~ nya kurang baik; (2) irisan tipis: ~ tembakau [n] hasil meracik
radang ambing [Tern] peradangan pd ambing, umumnya disebabkan oleh kuman; mastitis; radang susu; -- busuk bergas Tern koreng pd kaki, baik di luar maupun di bawah kulit yg disebabkan oleh kuman Clostridium
radial ra.di.al [a] (1) berkenaan dng sinar atau spt sinar; (2) berkenaan dng atau menyerupai jari-jari lingkaran [n] jenis ban luar mobil yg alur kembungnya membuat ban memiliki daya cengkeram yg lebih baik
ragam baku ragam bahasa yg oleh penuturnya dipandang sbg ragam yg baik (mempunyai prestise tinggi), biasa dipakai di kalangan terdidik, dl karya ilmiah, dl suasana resmi, atau dl surat resmi (msl surat-menyurat dinas, perundang-undangan, karangan teknis)
ralat ra.lat [n] (1) pembetulan atau perbaikan atas salah cetak (pd surat kabar, majalah, buku, dsb) atau atas salah ucap dsb; (2) kesalahan; kekeliruan (cetak, ucap, dsb)
ramah ra.mah [a] baik hati dan menarik budi bahasanya; manis tutur kata dan sikapnya; suka bergaul dan menyenangkan dl pergaulan: memang menyenangkan bergaul dng orang yg -- , banyak tawa dan banyak bicara
rambun ram.bun [n] (1) hujan es (dl butiran kecil-kecil); (2) Geo hujan yg jatuh berupa butiran es dng garis tengah antara 5 -50 mm atau lebih, baik secara lepas maupun dl kumpulan yg berbentuk gumpalan tidak teratur
rambutan lekang rambutan dr jenis yg baik, daging buahnya dapat lepas dr bijinya
ranggung rang.gung [a] terkangkang (tt kaki) [v] me.rang.gung v mencapai dan meraih sesuatu [n] gabus pelampung pancing: pandai memainkan -- , ki pandai mencari kesempatan baik [n] burung bangau yg jinak
rapi ra.pi [a] (1) baik, teratur, dan bersih; apik: rambutnya selalu disisir --; (2) teratur baik; tertib: deretan rumah itu amat --; (3) serba beres dan menyenangkan (pekerjaan dsb): pekerjaannya ditanggung -- dan memuaskan; (4) siap sedia; siaga: rumah penginapan tamu negara dikawal dng --; (5) sebagaimana mestinya; tidak asal saja: pintu sudah terkunci --
rasa ra.sa [n] (1) tanggapan indra thd rangsangan saraf, spt manis, pahit, masam thd indra pengecap, atau panas, dingin, nyeri thd indra perasa); (2) apa yg dialami oleh badan: -- pedih dan nyeri di perut merupakan gejala sakit lambung; (3) sifat rasa suatu benda: gula -- nya manis; (4) tanggapan hati thd sesuatu (indra): -- sedih (bimbang, takut); (5) pendapat (pertimbangan) mengenai baik atau buruk, salah atau benar: -- adil [n] , air -- air raksa
rasionalisasi ra.si.o.na.li.sa.si [n] (1) proses, cara, perbuatan menjadikan bersifat rasional; proses, cara, perbuatan merasionalkan (sesuatu yg mungkin semula tidak rasional): untuk mempertahankan kebijakan politiknya, pejabat itu telah melakukan -- yg lemah; (2) proses, cara, perbuatan yg rasional (menurut rasio) atau menjadikan nisbahnya patut (baik); (3) Ek perbaikan dl perusahaan dng menghemat tenaga kerja dan biaya serta mempertinggi produksi; perbaikan nisbah antara berbagai komponen dl perusahaan sehingga perusahaan menjadi sehat: komite -- perusahaan itu mengambil langkah penghematan biaya dan pengefisienan kerja; pengurangan karyawan itu dilakukan dl rangka -- perusahaan
rawat pulih memperbaiki, membongkar, atau memeriksa mesin secara saksama dan menyeluruh
redaksi re.dak.si [n] (1) badan (pd persuratkabaran) yg memilih dan menyusun tulisan yg akan dimasukkan ke dl surat kabar dsb): anggota -- majalah itu terdiri atas para ahli; (2) cara dan gaya menyusun kata dl kalimat: -- kalimat pengumuman itu kurang baik
reformasi re.for.ma.si [n] perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dl suatu masyarakat atau negara; -- ekonomi perubahan secara drastis untuk perbaikan ekonomi dl suatu masyarakat atau negara: perdana menteri yg baru telah menyapu kalangan oposisi dan memberikan serangan telak dng -- ekonomi
reformasi hukum perubahan secara drastis untuk perbaikan dl bidang hukum dl suatu masyarakat atau negara
reformasi politik perubahan secara drastis untuk perbaikan dl bidang politik dl suatu masyarakat atau negara
rehabilitasi re.ha.bi.li.ta.si [n] (1) pemulihan kpd kedudukan (keadaan, nama baik) yg dahulu (semula); (2) perbaikan anggota tubuh yg cacat dsb atas individu (msl pasien rumah sakit, korban bencana) supaya menjadi manusia yg berguna dan memiliki tempat dl masyarakat
reinkarnasi re.in.kar.na.si [n] penjelmaan (penitisan) kembali makhluk yg telah mati: ia mengharapkan dl -- yg akan datang betul-betul menjadi orang yg baik
rejang re.jang [n] perhitungan baik buruk untuk tiap hari bulan, biasanya dilambangkan dng binatang (spt tanggal 1 dilambangkan dng kuda); perhitungan nujum [v] , me.re.jang v memecahkan (membongkar) [n] gerakan yg cepat (tt lompat, lari); lejang
reka re.ka /rEka/, me.re.ka v (1) menyusun (mengatur, mengarang) baik-baik: ~ sajak yg elok bentuknya dan dalam isinya; (2) mencari akal (ikhtiar, daya upaya): ia tidak jemu-jemunya ~ jalan yg manakah yg harus ditempuhnya kelak; (3) memikirkan (sesuatu); merancang; merencanakan: ~ undang-undang baru untuk menggantikan undangundang yg tidak sesuai lagi dng keadaan masyarakat itu; (4) membayangkan (dl angan-angan); mencita-citakan: ~ apa yg akan terjadi; (5) menduga; mengira-ngirakan: kami sudah ~ bahwa ia akan terpilih menjadi presiden
rekan re.kan [n] (1) teman (sekerja); (2) kawan sepersekutuan; samasama anggota perseroan [ark n] tempat orang berjual beli bermacam-macam barang dagangan (spt hasil bumi, timah, kerajinan tangan); pekan: lokasi ini sangat baik untuk --
rekat re.kat [v] , me.re.kat v melekat; menempel: lem ini tidak dapat ~ dng baik pd kertas tebal itu
rekomendasi re.ko.men.da.si [n] (1) hal minta perhatian bahwa orang yg disebut dapat dipercaya, baik (biasa dinyatakan dng surat); penyuguhan; (2) saran yg menganjurkan (membenarkan, menguatkan): pemerintah menyetujui -- DPR tt kenaikan gaji pegawai negeri
rekor re.kor [n] (1) hasil terbaik (tercepat, tertinggi) dl keolahragaan: -- lari 100 m Indonesia adalah 10,8 detik; dia memegang -- lari 400 m; (2) jumlah terbanyak: menurut laporan Dirjen Urusan Haji, tahun ini merupakan -- naik haji jika dibandingkan dng tahun yg sudah-sudah; (3) terbaik (tertinggi): Pulau Jawa memegang -- produksi sapi dan kerbau
rekor ASEAN rekor yg berlaku untuk peringkat negara di Asia Tenggara (ASEAN); hasil terbaik (tertinggi) yg pernah dicapai orang di negara Asia Tenggara (ASEAN)
rekor Asia rekor yg berlaku untuk peringkat Asia; hasil terbaik (tertinggi) yg pernah dicapai orang di Asia
rekor dunia rekor yg berlaku untuk peringkat dunia; hasil terbaik (tertinggi) yg pernah dicapai orang di seluruh dunia
rekor nasional rekor yg berlaku untuk peringkat nasional (negara); hasil yg terbaik (tertinggi) yg pernah dicapai orang di dl suatu negara (spt Indonesia)
rektifikasi rek.ti.fi.ka.si [n] (1) pembetulan kesalahan; perbaikan; (2) Kim pemurnian alkohol dng penyulingan berulang-ulang
rel [n] (1) besi batang untuk landasan jalan kereta api (trem dsb); (2) ki sesuatu yg lurus (baik dsb); aturan (kebiasaan umum): tingkah lakunya sudah di luar --; -- gerigi rel kereta api bergigi (terletak di antara sepasang rel yg biasa) untuk jalan yg sangat menanjak: sepanjang 8 km antara stasiun Jambu-Semarang dipasang -- gerigi
relasi re.la.si [n] (1) hubungan; perhubungan; pertalian: banyak -- (dng orang lain); (2) kenalan: banyak -- nya di kalangan atas; (3) pelanggan: pelayanan kpd -- harus baik
relativisme re.la.ti.vis.me [n] pandangan bahwa pengetahuan itu dibatasi, baik oleh akal budi yg serba terbatas maupun oleh cara mengetahui yg serba terbatas
remak re.mak [kl adv] lebih baik; biarlah: -- mati di tanah Pasai ini, jangan mati di tanah Haru
remedi re.me.di [n] perbaikan (tt belajar); penyembuhan dr sakit
remedial re.me.di.al [a] (1) berhubungan dng perbaikan: pengajaran -- , pengajaran ulang bagi murid yg hasil belajarnya jelek; (2) bersifat menyembuhkan
renvoi ren.voi [n] pembetulan (perbaikan) tambahan dl suatu akta autentik dng memberikan tanda di pinggir dan harus diparaf
reorganisasi re.or.ga.ni.sa.si [n] penyusunan kembali (pengurus, lembaga, dsb); penataan kembali (pengurus, lembaga, dsb): beberapa departemen telah mengadakan -- pd tingkat eselon; perbaikan tatanan (susunan): -- semua departemen telah ditetapkan oleh Presiden melalui Surat Keputusan Presiden No. 44 dan 45 tahun 1974
reparasi re.pa.ra.si [n] perbaikan atas kerusakan; perbaikan
repormir re.por.mir [v] memperbaiki kembali
represif re.pre.sif [a] (1) bersifat represi (menekan, mengekang, menahan, atau menindas): pengawasan keuangan dilakukan, baik yg bersifat preventif maupun yg bersifat --; (2) bersifat menyembuhkan
reputasi re.pu.ta.si [n] perbuatan dsb sbg sebab mendapat nama baik; nama baik: -- nya dl gelanggang bulu tangkis dikenal di seluruh dunia; -- nya sbg pemain tinju cukup membanggakan hati penggemarnya
resensor re.sen.sor [n cak] pengawasan dan pemeriksaan kembali tt surat-surat atau sesuatu yg akan disiarkan: apabila hasil -- masih juga dirasakan tidak baik, kita tolak saja film itu beredar
respons res.pons [n] tanggapan; reaksi; jawaban: -- masyarakat thd rencana perbaikan kampung sangat baik
restrukturisasi re.struk.tu.ri.sa.si [n] penataan kembali (supaya struktur atau tatanannya baik)
restu res.tu [n] (1) berkat; doa; (2) pengaruh baik atau buruk; pesona
revisi re.vi.si [n] peninjauan (pemeriksaan) kembali untuk perbaikan: sudah waktunya diadakan -- thd buku ini
revisibilitas re.vi.si.bi.li.tas [n] paham yg berasas kpd suatu pendapat bahwa semua hasil ilmu mempunyai sifat sementara, tidak sempurna, dan dapat diperbaiki
revolusi industri perubahan radikal dl usaha mencapai produksi dng menggunakan mesin-mesin, baik untuk tenaga penggerak maupun untuk tenaga pemroses
ria [a] (1) riang; gembira; suka cita: ia disambut dng segala -- dan suka hati; (2) ramai (oleh suara orang bersuka-suka dsb): terlalu amat -- bunyinya; berhati -- , bersuka -- , ki bersuka-suka [Ar a] sombong; congkak; bangga (krn telah berbuat baik)
riasan ri.as.an [n] hasil pekerjaan merias; hiasan: ~ pengantin itu baik sekali
rima ri.ma [n] pengulangan bunyi yg berselang, baik di dl larik sajak maupun pd akhir larik sajak yg berdekatan
riset ri.set [n] penyelidikan (penelitian) suatu masalah secara bersistem, kritis, dan ilmiah untuk meningkatkan pengetahuan dan pengertian, mendapatkan fakta yg baru, atau melakukan penafsiran yg lebih baik
rodi ro.di [n] (1) kewajiban bekerja (spt memperbaiki jalan) tidak dng upah; kerja paksa; (2) perintah; ordi
rotan irit rotan yg tumbuh merumpun di tepi sungai, bermutu baik, dipanen pd umur 7-10 tahun; Calamus trachycoleus
rugi ru.gi [a] (terjual) kurang dr harga beli atau modalnya; tidak mendapat laba: -- sedikit dijualnya juga krn ia memerlukan uang tunai; (2) a kurang dr modal (krn menjual lebih rendah dp harga pokok): jika dijual Rp550.000,00, -- nya Rp50.000,00; (3) a tidak mendapat faedah (manfaat); tidak beroleh sesuatu yg berguna: ia merasa -- mengikuti kursus itu krn apa yg diajarkan di kursus itu telah dipelajarinya setahun yg lalu; (4) n sesuatu yg kurang baik (tidak menguntungkan); mudarat: apa -- nya kalau kaumaafkan kesalahan adikmu itu
rukun ru.kun [n] (1) yg harus dipenuhi untuk sahnya suatu pekerjaan: tidak sah salat yg tidak cukup syarat dan -- nya; (2) asas; dasar; sendi: semuanya terlaksana dng baik, tidak suatu pun yg menyimpang dr -- nya [a] (1) baik dan damai; tidak bertengkar (tt pertalian persahabatan dsb): "Ibu berharap kamu berdua dapat hidup -- "; (2) bersatu hati; bersepakat: penduduk kampung ini -- sekali
rukun iman dasar keyakinan dl agama Islam, yaitu percaya kpd Allah, kpd malaikat-Nya, kpd kitab-Nya, kpd para nabi dan rasul-Nya, kpd hari kiamat, dan kpd untung baik dan buruk yg datang dr Allah
rusak ru.sak [a] (1) sudah tidak sempurna (baik, utuh) lagi: banyak rumah yg -- krn gempa; (2) ki luka-luka; bercalar-calar; calar balar: pemain kesebelasan kita banyak yg -- dl pertandingan final itu; (3) ki busuk: ditemukan mayat yg sudah --; (4) ki tidak dapat berjalan lagi (tt mobil, mesin): mobil saya -- lagi hari ini; (5) ki tidak beraturan lagi (tt bahasa, adat): adat yg sudah --; dng bahasa yg -- orang asing itu menanyakan alamat hotel yg ditujunya; (6) ki tidak utuh lagi (perkawinan): perkawinannya sudah lama --; (7) ki terganggu (ingatannya): -- ingatannya krn gegar otak itu; (8) hancur; binasa: -- negeri itu krn pengeboman yg dahsyat; (9) ki tidak baik: namanya sudah -- di mata masyarakat
saat sa.at [n] (1) waktu (yg pendek sekali); ketika: -- ini dia tinggal di Bandung; -- ini juga kita harus segera berangkat; (2) kl waktu yg bertalian dng baik buruk (untung malang): -- yg nahas; -- yg sempurna
sadu sa.du [kl] (1) a paling baik; termulia; (2) n kaum fakir yg menyiksa diri sendiri (di India)
sadu perdana sangat baik (mulia)
safron saf.ron [n] rempah yg berasal dr tanaman crocus yg dibudidayakan, mengandung minyak asiri dan zat pewarna, yakni warna oranye nyata (untuk yg bermutu) dan warna kemerah-merahan (untuk yg kurang baik)
sagar jantan kalam besar dan bulat terbuat dr lidi ijuk: untuk menulis huruf Arab dng bagus sebaiknya memakai -- jantan
sahabat karib sahabat yg sangat erat (baik); teman yg akrab: dia adalah -- karib kakakku
sahaja basahan sudah menjadi kebiasaan berbuat sesuatu yg kurang baik
sahut sa.hut [n] jawab (apabila dipanggil atau ditanya): "Baik, Bu", -- anaknya
saja sa.ja [adv] (1) melulu (tiada lain hanya; semata-mata): barang ini untuk contoh -- , tidak untuk dijual; (2) juga; pun (untuk menyatakan tidak tentu): asal bermaksud baik siapa -- boleh datang ke rumahku; (3) selalu; terus menerus: mengapa semalaman anakmu menangis -- ?; (4) seenaknya; sesuka hati: tanpa diperiksa lebih dahulu, dibawa -- orang itu ke kantor polisi; (5) lebih baik (sbg anjuran): sudahlah, pulang -- , tidak usah ikut menjaga adikmu di rumah sakit; (6) sekali (sbg penegas): perkara itu dapat diselesaikannya dng mudah --
sajak sa.jak [n] (1) gubahan sastra yg berbentuk puisi; (2) bentuk karya sastra yg penyajiannya dilakukan dl baris-baris yg teratur dan terikat; (3) gubahan karya sastra yg sangat mementingkan keselarasan bunyi bahasa, baik kesepadanan bunyi, kekontrasan, maupun kesamaan; (4) patut; kena; cocok: ia berpakaian indah lagi --
sakit Bang [Tern] penyakit yg disebabkan oleh infeksi kuman Brucella abortus Bang, yg menyerang baik hewan jantan maupun hewan betina, umumnya pd alat-alat reproduksi sehingga mengakibatkan keguguran pd betina, cara penularannya dapat melalui mulut, mata, hidung, atau luka pd kulit
salah asuhan kurang baik didikannya
salah bantal sakit pd bagian tengkuk krn posisi bantal yg tidak baik (saat tidur)
salah buku [Ek] kesalahan tanpa sengaja tt pembukuan suatu transaksi, baik perkiraan debit maupun jumlahnya
salah cotok melantingkan [pb] jika berbuat salah, harus mau memperbaikinya
salat Istikharah salat sunah dua rakaat pd malam hari untuk meminta petunjuk yg paling baik dr beberapa pilihan
salat Tarawih salat sunah yg dilakukan pd bulan Ramadan, yg waktunya sesudah salat isya hingga menjelang fajar, dapat dikerjakan sendiri, baik di rumah maupun di masjid, atau dng berjamaah dan tanpa azan atau iqamat
salon sa.lon [n] ruang (kamar) yg diatur dan dihias dng baik (untuk menerima tamu dsb): tamu itu dipersilakan duduk di -- [n] tempat pengeras suara (pd radio dsb)
saluran sa.lur.an [n] (1) aliran: -- irigasi ini harus selalu dibersihkan agar tidak tersumbat oleh lumpur, rumput, dan alang-alang; (2) talang (pipa dsb untuk mengalirkan air): -- atap ini sudah banyak yg bocor dan belum diperbaiki; (3) pita frekuensi (radio dan televisi): penerimaan gambar melalui -- 9 lebih baik dp -- 6; (4) prosedur: usul kenaikan pangkat harus disampaikan melalui -- yg sudah ditentukan; (5) perantara: dia menjadi -- komunikasi antara kelompok yg menuntut kenaikan gaji dan pimpinan perusahaan itu
samaran sa.mar.an [n] (1) yg disamarkan (disembunyikan, dirahasiakan): -- berhasil dng baik sehingga tidak seorang pun mengenali dirinya; (2)pengganti; palsu: ia menggunakan nama -; (3) alat untuk menyamar: pakaian preman dikenakan oleh polisi itu sbg -
sambil lalu sam.bil la.lu [adv ] (1) tidak secara khusus; sepintas lalu: dia bekerja di kantor itu hanya -- , sebelum mendapatkan pekerjaan yg lebih baik; (2)sembari lewat (berjalan): -- disapanya gadis itu dng ramah
sambungan sam.bung.an [n] (1) tambahan untuk memanjangkan: bambu itu dapat dijadikan -- galah pendek itu; (2) lanjutan; susulan; tambahan: cerita yg dimuat hari ini merupakan -- cerita kemarin; (3) hasil menyambung: -- pipa ini kurang baik
sanad sa.nad [Ar n] (1) sandaran, hubungan, atau rangkaian perkara yg dapat dipercayai; (2) rentetan rawi hadis sampai kpd Nabi Muhammad saw.: hadis itu telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari dng -- yg baik
sangkaan sang.ka.an [n] (1) dugaan; perkiraan: mungkin benar -- mereka bahwa sabotase itu dilakukan oleh para teroris; (2) keraguan; kesangsian: teman-temannya menaruh -- yg tidak berdasar atas usaha sosialnya yg baik itu
sangkar meteorologi bangunan tempat meletakkan alat-alat meteorologi sehingga alat-alat itu aman terlindung, baik dr sinar matahari langsung maupun dr gangguan lain
sanitasi sa.ni.ta.si [n] usaha untuk membina dan menciptakan suatu keadaan yg baik di bidang kesehatan, terutama kesehatan masyarakat
saniter sa.ni.ter [a] berkaitan dng usaha perbaikan kesehatan; berkenaan dng kesehatan
santir san.tir [Mk n] san.tir.an n (1) imbangan; banding; tara: kebaikan hatinya tidak ada -nya; (2) bayangan pd cermin; (3) tiruan (bayangan) dr benda yg sebenarnya
santun san.tun [a] (1) halus dan baik (budi bahasanya, tingkah lakunya); sabar dan tenang; sopan; (2) penuh rasa belas kasihan; suka menolong
sara sa.ra [n] (1) sesuatu yg dipakai untuk memelihara atau menyelamatkan hidup (spt bekal, ransum, uang sokongan): -- hidup; (2) uang sara [Mk v] , ber.sa.ra v minta pertimbangan bagaimana sebaiknya dsb; minta sara -- bara v (1) berlarian tidak tentu arah; berlari kalang kabut; tersara bara: berlari -- bara; mereka (ter) -- bara meninggalkan perkemahan; (2) berantakan tidak keruan: perlengkapan militer -- bara sesudah pengeboman itu
sarang sa.rang [n] (1) tempat yg dibuat atau yg dipilih oleh binatang unggas, spt burung, untuk bertelur dan memiara anaknya: pagi hari burung keluar dr -- nya; (2) tempat yg dibuat atau yg dipilih untuk beranak dan memiara anaknya (tt tikus, tupai, dsb); (3) ki tempat kediaman atau tempat persembunyian (biasanya bagi segala sesuatu yg kurang baik): -- gerombolan pengacau
saring sa.ring [v] me.nya.ring v (1) membersihkan barang cair dng memakai alat yg berlubang halus-halus (spt kain); menapis: -- air sungai berkali-kali hingga bersih benar; (2) membersihkan (minyak tanah dr pengeboran) hingga dapat dipakai; (3) ki memilih (untuk mencari mana yg baik, yg berkemampuan, dsb); menyeleksi [Mk a] ramping; langsing [Lihat {sering}]
satwa liar semua binatang yg hidup di darat dan di air yg masih mempunyai sifat liar, baik yg hidup bebas maupun yg dipelihara oleh manusia
saudara sau.da.ra [n] (1) orang yg seibu seayah (atau hanya seibu atau seayah saja); adik atau kakak; (2) orang yg bertalian keluarga; sanak: ia mempunyai banyak -- di sini, baik dr ibu maupun dr ayahnya; (3) orang yg segolongan (sepaham, seagama, sederajat, dsb); kawan; teman: dl mengerjakan tugas ini, kita akan dibantu oleh -- kita di kampung ini; (4) sapaan kpd orang yg diajak berbicara (pengganti orang kedua): coba -- pikirkan masak-masak; (5) ki segala sesuatu yg hampir serupa (sejenis dsb): serigala merupakan -- anjing; (6) ki tembuni: -- nya baru keluar, padahal bayinya telah lama lahir
saudara kandung saudara seibu (baik seayah maupun tidak)
sebawah se.ba.wah [n] orang yg di bawah perintah; bawahan: dia baik sekali kpd orang (pegawai) -nya
sebelanga se.be.la.nga [num] satu bilangan; krn nila setitik, rusak susu -, pb krn kejahatan atau kesalahan yg kecil, hilang segala kebaikan yg telah diperbuat
seberapa se.be.ra.pa [num] sebanyak (itu); sekian banyaknya: -- saja, baiklah; tidak -, tidak begitu banyak
seburu se.bu.ru [n] pohon yg kayunya keras, baik untuk bahan membuat perahu, sari akar dan daunnya dapat digunakan sbg obat disentri; Ouratea sumatrana
sebut se.but [v] me.nye.but v (1) memberi nama (kpd); menyatakan nama sesuatu; menamakan: orang -- batu yg mengapung dng nama batu timbul; (2) mengucapkan nama (benda, orang, dsb); memanggil nama: orang yg sakit itu disuruhnya -- nama Tuhan; (3) melisankan (kata dsb); mengucapkan; melafalkan: mereka disuruh -- kata-kata yg tertulis itu satu per satu; (4) memperkatakan (menceritakan dsb); mengatakan: supaya aman, engkau lebih baik tidak -- masalah itu lagi kepadanya
sedia payung sebelum hujan [pb] bersiap sedia sebelum terjadi yg kurang baik
seelok se.e.lok [a] sama elok dng; sebaik
seelok-eloknya se.e.lok-e.lok.nya [adv] yg paling elok; sebaik-baiknya: ~ uang itu disimpan saja di bank
segar se.gar [a] (1) berasa nyaman dan ringan (tt perasaan badan); (2) merasa nyaman (tt udara); (3) nyaman dan sehat (tt kesehatan badan); (4) baik tumbuhnya (tt tumbuhan dsb, dipakai juga dl arti kiasan): tanaman kebunnya selalu -- krn ia rajin menyirami; (5) masih baru; tidak layu (tt sayuran dsb, dipakai juga dl arti kiasan): warung itu menjual sayur-sayuran yg masih --
segar dipakai [pb] sesuatu yg dihargai hanya pd waktu baik (bagus) saja
sehabis kelahi teringat silat [pb] sesudah persoalan (pekerjaan) selesai, baru teringat cara yg baik untuk menyelesaikannya
sehat se.hat [a] (1) baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dr sakit); waras: sampai tua ia tetap -- krn rajin berolahraga; (2) (yg) mendatangkan kebaikan pd badan: makanan dan lingkungan yg -- diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak; (3) sembuh dr sakit: dokter yg merawatnya menyatakan ia telah -- dan boleh pulang segera; (4) ki baik dan normal (tt pikiran); (5) boleh dipercaya atau masuk akal (tt pendapat, usul, alasan, dsb); (6) berjalan dng baik atau sebagaimana mestinya (tt keadaan keuangan, ekonomi, dsb); (7) dijalankan dng hati-hati dan baik-baik (tt politik dsb)
sehat keuangan negara memperbaiki keuangan (ekonomi) negara
seka se.ka [v] ber.se.ka v menyapu-nyapu (menggosok- gosok, mengusap-usap) diri dng kain dsb supaya bersih (kering) [Bl n] organisasi masyarakat desa yg dibentuk untuk tujuan tertentu, baik waktu singkat maupun lama, msl perkumpulan kesenian legong
sekah se.kah [kl a] gagah tangkas (sikapnya); baik sikap tubuhnya; segak /sEkah/ ? 1seka [Lihat {serkah}]
sektor formal lingkungan suatu usaha resmi yg dapat menampung tenaga kerja; -- informal 1 lingkungan usaha tidak resmi; lapangan pekerjaan yg diciptakan dan diusahakan sendiri oleh pencari kerja (spt wiraswasta): usaha yg paling menguntungkan dr -- informal adalah membuka rumah makan di tempat-tempat yg ramai; (2) unit usaha kecil yg melakukan kegiatan produksi dan/atau distribusi barang dan jasa untuk menciptakan lapangan kerja dan penghasilan bagi mereka yg terlibat unit tsb bekerja dng keterbatasan, baik modal, fisik, tenaga, maupun keahlian
sel kelamin sel yg diproduksi, baik oleh testis maupun ovarium; gamet
selalu se.la.lu [adv] (1) senantiasa; selamanya: mereka -- baik thd kami; (2) sering; terus-menerus; tidak pernah tidak: ia -- marah- marah saja kalau di rumah; ia -- mengharapkan kedatangannya; (3) Mk seluruh
selama se.la.ma [n] segenap waktu; semasa: ~ aku berada di luar negeri, ia rajin mengirim kabar kepadaku; ~ hayat dikandung badan budi baiknya tidak akan terlupakan
selama hujan akan panas jua [pb] sehabis kesusahan, akhirnya akan datang juga waktu yg baik
selamat se.la.mat [a] terbebas dr bahaya, malapetaka, bencana; terhindar dr bahaya, malapetaka; bencana; tidak kurang suatu apa; tidak mendapat gangguan; kerusakan, dsb: ia -- dr pembunuhan; (2) a sehat; (3) a tercapai maksud; tidak gagal; (4) n doa (ucapan, pernyataan, dsb) yg mengandung harapan supaya sejahtera (beruntung, tidak kurang suatu apa, dsb): ketika ia kawin, banyak handai tolannya yg memberi ucapan -- kepadanya; (5) n pemberian salam mudah-mudahan dl keadaan baik (sejahtera, sehat dan afiat, dsb): -- datang; -- jalan; -- malam (pagi, siang); -- tahun baru; -- tinggal
selayaknya se.la.yak.nya [adv] sebaiknya; sepatutnya; sewajarnya: ~ kita membantu orang yg tertimpa musibah
selebaran se.le.bar.an [n] (1) terbitan tidak berjilid (tidak berkulit) yg disebarkan kpd umum, biasanya untuk mempropagandakan sesuatu; (2) lembaran kecil barang cetakan, baik dilipat maupun tidak, untuk memudahkan penyebaran dng tujuan promosi; surat sebaran
seleksi se.lek.si [n] (1) pemilihan (untuk mendapatkan yg terbaik); penyaringan; (2) metode dan prosedur yg dipakai oleh bagian personalia (kantor pemerintah, perusahaan, dsb) waktu memilih orang untuk mengisi lowongan pekerjaan
selesai se.le.sai [v] (1) sudah jadi (tt sesuatu yg dibuat); habis dikerjakan: mudah-mudahan pembuatan jembatan itu dapat -- akhir tahun ini; (2) habis; tamat; berakhir: pertunjukan -- pukul 23.00; (3) beres (terbayar, lunas, impas): utangnya sudah --; (4) putus (tt perkara, harga, perundingan, dsb): perkaranya belum --; (5) teratur rapi; tidak kusut (tt rambut); jelas lagi baik (tt perkataan dsb): rambutnya -- diandam; kejadian itu diceritakannya dng --
selimut se.li.mut [n] (1) kain penutup tubuh (terutama dipakai pd waktu tidur); (2) ki sesuatu (perbuatan dsb) yg dipakai untuk menyelubungi kejahatan (maksud jahat dsb): sekarang barulah ia insaf bahwa kebaikan sahabatnya itu -- belaka
selingar se.li.ngar , me.nye.li.ngar v terdiam keheranan: beliau -- di kursinya ketika mengetahui cerpennya terpilih sbg cerpen terbaik
seluk-beluk se.luk-be.luk [n] (1) sangkut-paut (berbagai-bagai pertalian, spt pertalian kekeluargaan, utang piutang): ia anak kakak istri saya, jadi ada jugalah -nya; (2) segala sesuatu (spt hal yg sulit-sulit, rahasia) yg bertalian dng suatu hal (pekerjaan, perkara, dsb): baik kita serahkan saja kepadanya sebab dialah yg mengetahui -- perkara itu; (3) kesulitan atau keruwetan (krn berliku-liku, libat-melibat, sangkut-menyangkut, dsb): tidak mudah memutuskan perkara yg banyak -nya spt itu
semangat se.ma.ngat [n] (1) roh kehidupan yg menjiwai segala makhluk, baik hidup maupun mati (menurut kepercayaan orang dulu dapat memberi kekuatan): seorang dukun di desanya dapat memanggil --; (2) seluruh kehidupan batin manusia: -- budak dan -- pengemis harus kita berantas sampai ke akar-akarnya; (3) isi dan maksud yg tersirat dl suatu kalimat (perbuatan, perjanjian, dsb): bertentangan dng -- perjanjian; (4) kekuatan (kegembiraan, gairah) batin: -- rakyat semakin berkobar setelah mendengar pidato itu; (5) perasaan hati: terpengaruh oleh -- kedaerahan; (6) nafsu (kemauan, gairah) untuk bekerja, berjuang, dsb: hendaknya diusahakan supaya -- bekerja para pegawai negeri jangan luntur; jatuh -- , hilang keberanian; cabar hati; kecut hati
semantung se.man.tung [n] guruh, tetapi tidak turun hujan (cuaca yg kurang baik) [Lihat {sementung}]
semaram se.ma.ram [n] pohon besar yg kayunya baik dibuat papan; Payena obscura [n] ikan laut, Centropagon indicus
semberap sem.be.rap [kl a] selengkap (pakaian, sirih, dsb): tujuh -- dihadiahkan kepadanya oleh induk semang yg baik hati itu
sembrono sem.bro.no [a cak] (1) kurang hati-hati; gegabah: kerjakan baik-baik, jangan --; (2) kurang sopan; agak kurang pantas (perbuatannya); berjenaka (tapi kurang sopan); ceroboh: memang ia sangat -- thd wanita; (3) secara sembarangan saja: itulah kalau -- memilih istri
sempat kerja tersedianya lowongan pekerjaan yg ditawarkan dl pasar kerja, baik pemerintah maupun swasta
sempur sem.pur [n] pohon yg tingginya mencapai 15-20 m, kayunya baik untuk bangunan (rumah); Delliaia duria
sempurna sem.pur.na [a] (1) utuh dan lengkap segalanya (tidak bercacat dan bercela): alam yg indah ini adalah ciptaan Tuhan yg sangat --; dng selesainya pekerjaan ini, -- sudahlah tugas Anda; (2) lengkap; komplet: ia lahir muda dan belum --; kalimat --; (3) selesai dng sebaik-baiknya; teratur dng sangat baiknya: segala perintah dilakukan dng --; (4) baik sekali; terbaik: saat yg -- untuk meminta maaf adalah pd hari Lebaran
semut dipijak tidak mati [pb] perihal cara berjalan seorang perempuan yg baik lagi teratur (tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat)
senang se.nang [a] (1) puas dan lega, tanpa rasa susah dan kecewa, dsb: ia menyelesaikan pekerjaan itu dng --; hatiku -- kini setelah semua tugas terselesaikan; (2) betah: saya selalu -- tinggal di daerah yg dingin; (3) berbahagia (tidak ada sesuatu yg menyusahkan, tidak kurang suatu apa dl hidupnya): ia cukup -- dng kehidupannya sekarang; (4) suka; gembira: dng -- ia menyambut kelahiran bayinya; (5) sayang: orang tuanya -- kpd calon menantunya; (6) dl keadaan baik (tt kesehatan, kenyamanan, dsb): sudah beberapa hari ini saya merasakan tidak --; kami selalu dl keadaan --; (7) mudah; serba mudah; praktis: -- memakai kompor ini
sendi sen.di [n] (1) hubungan yg terbentuk antara tulang; sendi tulang; tulang sendi: ia berasa ngilu pd tulang -- nya; (2) tempat bersambung (perhubungan) antara dua bagian barang; sekeri (pintu, peti, dsb): tukang sedang memasang -- pintu; (3) simpai (bingkai) sbg penyalut: tongkat itu diberi -- emas; (4) Ling peralihan bermakna dr satu segmen fonologis ke segmen fonologis yg lain atau segmen fonologis ke kesenyapan, baik yg terbuka maupun yg tertutup [n] (1) batu pengalas atau pengganjal tiang rumah dsb: memasang batu --; (2) ki alas; dasar; asas; fundamen: Pancasila menjadi -- kehidupan bangsa kita
sendok dan periuk lagi berantuk ( sendok dng belanga lagi berlaga) [pb] sahabat baik (suami istri dsb) adakalanya berselisih juga
sengkawang seng.ka.wang [n] (1) pohon besar, tumbuh di hutan kering, kayunya lebih baik dp kayu meranti merah, buahnya besar, penghasil terpenting untuk lemak sengkawang; Shorea singkawang; (2) lemak sengkawang
sengketa seng.ke.ta [n] (1) sesuatu yg menyebabkan perbedaan pendapat; pertengkaran; perbantahan: perkara yg kecil dapat juga menimbulkan -- besar; daerah -- , daerah yg menjadi rebutan (pokok pertengkaran); (2) pertikaian; perselisihan: -- di dl partai itu akhirnya dapat diselesaikan dng baik; (3) perkara (dl pengadilan): tidak ada -- yg tidak dapat diselesaikan
sensasi sen.sa.si [n] (1) yg membuat perasaan terharu; yg merangsang emosi: surat kabar ini selalu memuat kabar --; (2) yg merusuhkan (menggemparkan); kegemparan; keonaran: di samping film yg baik, banyak pula dijumpai film -- yg asal ramai
sensibel sen.si.bel [a] (1) sadar akan yg baik dan yg buruk; bijak: pendidikan umum bertujuan agar manusia itu menjadi terampil dan --; (2) peka: mata sangat -- thd sinar yg terang menyilaukan
sentada sen.ta.da [n] (1) pohon, spt pohon cemara, tumbuh di tepi laut, kayunya baik dan kuat untuk perahu dan rumah; Podocarpus neriifolia; (2) kayu sentada [n] jenis semut dan ketam: semut -- , ketam --
senyampang se.nyam.pang [p] (1) kebetulan; selagi: -- ia ada, mintalah saran; (2) mujurlah; untunglah: -- bertemu dng paman saya ini, saya dapat pertolongan; (3) kalau-kalau; sekiranya: bawalah payung, -- hujan di jalan; (4) mentang-mentang: -- ia berkuasa, bukan main sombongnya; sebaiknya kita berangkat sekarang -- ada teman; (5) jika; sekiranya; kalau: hatinya sangat rusuh krn -- ia meninggal dunia tidak ada orang yg dapat mengurus hartanya
seok se.ok /sEok/, ter.se.ok-se.ok v berasa berat untuk melangkah sehingga tidak dapat menumpu badan dng baik; berjalan dng kaki diseret-seret krn merasa berat; terantuk-antuk (kakinya) krn lelah dsb: penjudi yg sedang sial itu terpaksa pulang ke rumahnya dng -; jalannya -- krn lelah dan kepanasan sepanjang hari
seorang makan cempedak [ki] seorang yg bersalah, semuanya mendapat nama yg tidak baik
sep [ark n] kepala (kantor, stasiun, dsb): kalau -- nya orang baik, senanglah ia bekerja
sepatutnya se.pa.tut.nya [adv] (1) selayaknya; seyogianya; (2) dng sepantasnya; dng baik-baik: mereka menerima kedatangan kami dng ~; (3) sebenarnya; tentu saja; sudah selayaknya: ~ ia akan menghukum orang yg bersalah
sepegoh se.pe.goh [n] lokan yg menghasilkan mutiara yg kurang baik mutunya dan murah harganya
serampangan se.ram.pang.an [a] (1) sembarangan saja; seenaknya saja; asal saja (tt bekerja, berkata-kata): pikir dahulu baik-baik, jangan berkata -; (2) merawak; membabi buta; tanpa ada perhitungan (tt sikap, perbuatan, dsb): pengeboman itu dilakukannya dng -- saja; (3) dng semau-maunya; sewenang-wenang: polisi tidak boleh -- menangkap dan menahan tersangka; (4) sepintas lintas; tidak dng cermat (teliti); asal saja: ia membaca -
serampin se.ram.pin [n] (1) tikar alas tempat membuat sagu (untuk mengumpulkan sagu); (2) sagu sisa yg tinggal di tikar sesudah sagu yg baik diambil
sergut ser.gut [a] kasar (tt pekerjaan, barang buatan, dsb); tidak baik garapannya; gabas
serikat buruh organisasi buruh di luar perusahaan yg didirikan oleh para pekerja untuk melindungi atau memperbaiki status ekonomi dan sosialnya melalui usaha kolektif
sesal se.sal [n] perasaan tidak senang (susah, kecewa, dsb) krn telah berbuat kurang baik (dosa, kesalahan, dsb)
sesal (pikir) dahulu pendapatan [pb] pikir dulu masak-masak (baik-baik) sebelum berbuat sesuatu (agar tidak menyesal kelak)
sesat surut [pb] memperbaiki kesalahan yg telah dibuat
sesudah-sudahnya se.su.dah-su.dah.nya [adv] (1) sebaik-baiknya; sepenuh-penuhnya; (2) sesuka hati(nya); sejadi-jadinya: ia menyelesaikan tugasnya --
sesuai se.su.ai lihat suai [a] (1) pas; sedang (tt ukuran): ukuran baju (celana-) nya --; ukuran sepatunya --; (2) cocok (pas dl ukuran sbg pasangannya): carilah anak kunci yg -- dng lubang kunci lemari; (3) serasi (tt pasangan): pengantin itu benar-benar --; (4) sepadan; setaraf: ia akan diberi pekerjaan yg -- dng kecakapannya; ia merasa bahwa gajinya belum -- dng kedudukannya; (5) seimbang: hasilnya tidak -- dng kedudukannya; (6) selaras; seirama; berpatutan; bersamaan: suku kata terakhir pd baris kedua dan keempat harus -- bunyinya; (7) semufakat; setuju: rundingan antara majikan dan wakil buruh sudah --; (8) sama; sejalan; sependapat (tt buah pikiran): pendapat mereka -- dng pikiran saya; (9) sama; tidak bertentangan: keputusan hakim itu -- dng tuntutan jaksa; (10) cocok; kena benar: bermacam-macam obat yg diminumnya tidak ada yg --; (11) baik sekali: tanah dan hawanya -- untuk menanam sayur-mayur; (12) bergantung pd; berpadanan: hadiahnya -- dng besar kecilnya jasa masing-masing; (13) sejalan: -- dng in-struksi Gubernur, rumah yg tidak memiliki izin mendirikan bangunan harus dibongkar
setahu se.ta.hu [adv] (1) sepanjang atau sebanyak yg diketahui (oleh): ~ ku dia orang baik; (2) dng diketahui atau disaksikan oleh: jual beli itu dilaksanakan dng ~ lurah dan camat; tidak dng ~ nya, tanpa diketahuinya; (3) Jk saya tidak tahu; entah
seteru se.te.ru [n] musuh perseorangan (orang dng seorang); musuh pribadi: ingatlah bahwa sahabat yg baik pun pd suatu ketika dapat berubah menjadi --
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
siang kesalahan [ki] menegur orang lain agar memperbaiki kesalahan
siap si.ap [v] (1) sudah disediakan (tinggal memakai atau menggunakan saja); sudah sedia: makanan sudah --; segala alat perkakasnya sudah -- semuanya; (2) sudah selesai (dibuat atau dikerjakan): akhir bulan ini gedung itu -- semuanya; rumah makan buat pekerja sudah hampir --; (3) sudah bersedia (untuk): anak-anak kita sudah -- untuk menempuh ujian; Tentara Nasional Indonesia -- sedia menghadapi segala kemungkinan; (4) (dl aba-aba berarti) berdiri tegak dan mengambil sikap pd waktu berbaris: -- ! maju ... jalan!; (5) jaga baik-baik: kedengaran bunyi kentungan dan teriakan " -- !"; (6) Olr aba-aba atau seruan kpd para pelari dsb bahwa pemberangkatan akan segera dimulai (dl perlombaan lari atau jalan kaki)
siapa si.a.pa [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan nomina insan: anak -- dia?; adik -- yg nakal itu?; (2) kata untuk menanyakan nama orang: -- namamu?; (3) seseorang yg tidak tentu: -- yg datang disambut dng baik
siapa lama tahan [pb] apabila bekerja dng tekun dan rajin, tidak tergesa-gesa, lama-kelamaan kerja yg sulit sekali pun akan selesai juga dng baik
siapa yg makan cabai [pb] (1) siapa yg berbuat kurang baik akan merasakan akibatnya; (2) siapa yg merasa tersindir berarti telah berbuat spt yg disindirkan itu
sif [n cak] masuk atau bekerja, giliran dl pabrik dsb, baik masuk pagi, siang maupun malam: minggu ini ia mendapat giliran -- malam, minggu depan siang lagi
sigai sampai ke langit (tinggi - [pb] suatu perkara diselidiki secara tuntas; diselidiki (diusut) sebaik-baiknya
siku-siku si.ku-si.ku [n] (1) popor gagang bedil; (2) sudut siku (90o); (3) kasau-kasau (rusuk) yg melengkung pd lambung perahu; makan -, ki baik sifatnya; tidak -, ki tidak patut; tidak selayaknya; tidak jujur
silat si.lat [n] olahraga (permainan) yg didasarkan pd ketangkasan menyerang dan membela diri, baik dng menggunakan senjata maupun tidak
silsilah sil.si.lah [n] (1) asal-usul suatu keluarga berupa bagan; susur galur (keturunan): menurut -- nya, ia berasal dr keluarga baik-baik; (2) catatan yg menggambarkan hubungan keluarga ternak sampai beberapa generasi; (3) Ling penggambaran hubungan antara bahasa induk dan bahasa-bahasa turunan dl keluarga bahasa
simak si.mak [v] me.nyi.mak v (1) mendengarkan (memperhatikan) baik-baik apa yg diucapkan atau dibaca orang: ia sedang -- pembacaan Alquran dr radio; (2) meninjau (memeriksa, mempelajari) dng teliti: -- kembali laporan gubernur itu
siasat si.a.sat [n] (1) periksa; pemeriksaan yg teliti; penyelidikan: jangan Kakanda kurang -- , kurang periksa; (2) pertanyaan (yg bermaksud menyelidiki dsb): panjang dan dl benar -- nya; sudi -- , pemeriksaan dng mengajukan pertanyaan-pertanyaan; (3) teliti; saksama: ia amat perkasa dan -- memerintah rakyat; (4) kecaman; kritik; teguran; celaan: atas -- pembaca yg bermaksud memperbaiki buku ini, lebih dahulu saya ucapkan terima kasih; (5) politik (muslihat, taktik, tindakan, kebijakan, akal) untuk mencapai suatu maksud: tiap-tiap partai mempunyai -- untuk melaksanakan cita-citanya dl ketatanegaraan; -- pemerintah untuk mengembalikan keamanan dl negeri disetujui oleh parlemen; (6) muslihat dan cara berperang: Angkatan Laut kita harus mengatur -- dl menghadapi serangan-serangan kapal selam lawan; (7) cara bekerja; cara melakukan sesuatu; metode: -- pekerjaan; -- mengajar membaca yg mula-mula sekali [kl n] siksa; aniaya; hukuman
simbai sim.bai [kl a] baik (sopan) tingkah lakunya; tertib
simpan sim.pan [v] me.nyim.pan v (1) menaruh di tempat yg aman supaya jangan rusak, hilang, dsb: -- surat di lemari; (2) menabung (uang): kami -- uang di bank; (3) memegang (rahasia) teguh-teguh; menyembunyikan: -- rahasia baik-baik; -- perasaan dl hati; (4) mempunyai (ilmu, kesaktian, dsb): rupanya ia juga -- kesaktian; (5) mengandung; ada sesuatu di dalamnya: gelang akar bahar itu -- berbagai-bagai khasiat [kl a] (1) singkat; pendek (tt cerita, pembicaraan, dsb); ringkas: risalah yg --; mengambil -- , meringkaskan; (2) terkemas (tt barang dagangan dsb); beres
sinematik si.ne.ma.tik [a] berkenaan atau berhubungan dng film (bioskop, gambar hidup): ia seorang sutradara Indonesia dng karya -- yg terbaik dewasa ini
singkat diulas panjang dikerat singkat di.u.las panjang dikerat [pb] mana-mana yg kurang ditambah, sedangkan yg lebih dikurangi (yg kurang baik diperbaiki)
sinis si.nis [a] (1) bersifat mengejek atau memandang rendah: ia tersenyum -- melihat orang itu; (2) tidak melihat suatu kebaikan apa pun dan meragukan sifat baik yg ada pd sesuatu: dia sangat -- melihat perkembangan politik dewasa ini
sinisme si.nis.me [n] (1) pandangan atau pernyataan sikap yg mengejek atau memandang rendah; (2) pandangan atau gagasan yg tidak melihat suatu kebaikan apa pun dan meragukan sifat baik yg ada pd manusia
sip [a cak] (1) bebas atau terlindung dr bahaya; aman: dng kawalan detektif, ia merasa lebih -- dr gangguan bandit; (2) bebas dr kemungkinan menderita kerugian, kehilangan, kerusakan, dsb; terjamin: uang itu lebih -- kalau disimpan di bank; bangunan itu tidak -- krn dibuat dr bahan kayu murahan; (3) bebas dr ketidakpastian: Anda akan merasa lebih -- jika memesan tempat sehari sebelumnya; (4) mantap; elok; baik; sempurna: pertemuan memang lebih -- kalau ada suguhannya
sirkulasi kelas [Sas] gerak setiap pribadi dr satu kelas sosial ke kelas sosial lain, baik secara vertikal maupun horizontal
sisip si.sip [v] me.nyi.sip v (1) menyelip (di antara dua benda atau di sela-sela sesuatu): surat itu -- dl buku catatannya; uang kertas palsu itu -- di antara lembaran uang kertas yg asli; (2) memasang genting baru di sela-sela yg lama untuk mengganti yg pecah; menanam tanaman baru sbg pengganti yg mati atau kurang baik di sela-sela jajaran tanaman: -- tanaman padi; -- tanaman kopi; (3) menisik(i) kain, kaus, jaring, dsb yg sobek atau bolong; (4) Ling memberi sisipan pd suatu kata
sistem sis.tem [n] (1) perangkat unsur yg secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas: -- pencernaan makanan, pernapasan, dan peredaran darah dl tubuh; -- telekomunikasi; (2) susunan yg teratur dr pandangan, teori, asas, dsb: -- pemerintahan negara (demokrasi, totaliter, parlementer, dsb); (3) metode: -- pendidikan (klasikal, individual, dsb); kita bekerja dng -- yg baik; -- dan pola permainan kesebelasan itu banyak mengalami perubahan
sistem rujukan sistem yg memungkinkan pengalihan tanggung jawab satu kasus dr pusat pelayanan ke pusat pelayanan lain yg berbeda kemampuannya: -- sbg studi pelayanan kesehatan mengikutsertakan puskesmas dan rumah sakit baik negeri maupun swasta
sistematis sis.te.ma.tis [a] teratur menurut sistem; memakai sistem; dng cara yg diatur baik-baik
slah [n cak] , tahu -- nya mengetahui atau mengerti cara penerapannya dng sebaik-baiknya
sobat kental sahabat karib; teman baik (akrab)
sopan so.pan [a] (1) hormat dan takzim (akan, kpd); tertib menurut adat yg baik: dng -- ia mempersilakan tamunya duduk; kpd orang tua kita wajib berlaku --; (2) beradab (tt tingkah laku, tutur kata, pakaian dsb); tahu adat; baik budi bahasanya: ia berlaku amat -- kpd kedua orang tuanya; (3) baik kelakuannya (tidak lacur, tidak cabul): sekarang ini kita sukar untuk membedakan perempuan yg -- dan yg lacur
sopan santun so.pan san.tun [n] budi pekerti yg baik; tata krama; peradaban; kesusilaan: -- dl pergaulan sangat diperlukan dl kehidupan bermasyarakat
sprinter sprin.ter [n] pelari jarak pendek (100 m, 200 m, 400 m, dsb): -- terbaik kita berhasil merebut tempat yg terhormat tingkat Asia di nomor 200 m
spt api dl sekam [pb] hal-hal tidak baik yg tidak tampak
spt gadis sudah berlaki [pb] anak perawan yg tingkah lakunya kurang baik (pemalas, pengotor, dsb)
spt ketiak ular [pb] tidak berketentuan (baik buruknya)
spt rabuk dng api [pb] (1) mudah terbakar; (2) ki mudah terjadi hal yg kurang baik kalau didekatkan (spt gadis berdekatan dng bujang)
sreg [a cak] (1) enak di hati (mantap): ia merasa -- apabila memakai setelan jas dan berdasi jika pergi ke pesta; (2) pas; baik letaknya (kenanya); sesuai: yg dapat diterima hanyalah istilah-istilah yg benar-benar --
stagnasi stag.na.si [n] (1) keadaan terhenti (tidak bergerak, tidak aktif, tidak jalan); kemacetan: perbaikan jalan sering menimbulkan -- lalu lintas; (2) keadaan tidak maju atau maju, tetapi pd tingkat yg sangat lambat; (3) keadaan tidak mengalir (mengarus)
standar stan.dar [n] (1) panji-panji; bendera (sbg lambang): -- Kerajaan Inggris; (2) alat penopang yg berkaki (untuk menaruh bendera, menyangga sepeda, penopang alat potret, dsb) [n] ukuran tertentu yg dipakai sbg patokan: petugas dr instansi itu menguraikan -- gedung sekolah yg baik; (2) n ukuran atau tingkat biaya hidup: -- hidup di kota Medan lebih tinggi dp -- hidup di kota Bandung; (3) n Dag sesuatu yg dianggap tetap nilainya sehingga dapat dipakai sbg ukuran nilai (harga): negara-negara tertentu memakai -- emas; (4) a baku: bahasa yg dipakai pd surat kabar tertentu dapat dianggap telah --
standar sosial ukuran untuk memiliki, meneliti, dan memilih sikap yg sebaik-baiknya untuk dipergunakan
strategi stra.te.gi [n] (1) ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa(-bangsa) untuk melaksanakan kebijaksanaan tertentu dl perang dan damai; (2) ilmu dan seni memimpin bala tentara untuk menghadapi musuh dl perang, dl kondisi yg menguntungkan: sbg komandan ia memang menguasai betul -- seorang perwira di medan perang; (3) rencana yg cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus; (4) tempat yg baik menurut siasat perang
strategi nasional seni dan ilmu mengembangkan dan menggunakan berbagai kekuatan nasional, baik dl masa damai maupun dl masa perang, untuk mendukung pencapaian tujuan yg ditetapkan oleh politik nasional
strategi pemasaran rencana untuk memperbesar pengaruh thd pasar, baik dl jangka pendek maupun dl jangka panjang, yg didasarkan pd riset pasar, penilaian, perencanaan produk, promosi dan perencanaan penjualan, serta distribusi
strategis stra.te.gis [a] (1) berhubungan, bertalian, berdasar strategi; (2) baik letaknya (tt tempat): pasar itu dibangun di tempat yg --
subal su.bal [a] kurang baik buatannya; kasar: pukat --; (2) Jw n barang (yg kurang baik) yg dicampurkan (supaya kelihatan banyak, bertambah berat, dsb): keranjang yg berisi arang itu diberinya -- agar kelihatan banyak
subur su.bur [a] (1) dapat tumbuh dng baik (lekas besar); tidak merana (tt tumbuhan): tanam-tanaman di lereng gunung itu tampak --; (2) baik dan sehat (tt badan): meskipun makan banyak, badannya tidak dapat --; (3) gemuk (tt tanah, yaitu banyak mengandung zat yg baik untuk tumbuhan): tanah di lereng gunung berapi biasanya --; (4) hidup dng baik (berkembang biak, bertambah maju, besar, kuat, dsb): perseroan ekspor- impor sangat -- , benar-benar mengalami zaman keemasan; (5) cak senang hidupnya (mudah mencari rezeki dsb): siapa yg sabar, tentu --
sudah dapat gading bertuah sudah dapat gading ber.tu.ah , tanduk tiada berguna lagi [pb] setelah mendapatkan yg lebih baik, yg kurang baik ditinggalkan
sudah seasam se garam nya [pb] sudah baik benar (tidak ada celanya)
sudah tahu peria pahit [pb] penyesalan yg sia-sia saja (sebab sudah tahu kurang baik, tetapi diperbuat juga)
suf [n] (pakaian dr) bulu domba: -- sekelat ainul banat, sekelat atau lakan asli (yg terbaik)
sugi su.gi, su.gi-su.gi [n] perdu berdaun majemuk dan berbunga tersusun dl malai, kayunya beracun dan sangat baik untuk arang; Mischocarpus sundaicus
sumber daya faktor produksi terdiri atas tanah, tenaga kerja, dan modal yg dipakai dl kegiatan ekonomi untuk menghasilkan barang jasa, serta mendistribusikannya; (2) bahan atau keadaan yg dapat digunakan manusia untuk memenuhi keperluan hidupnya; (3) segala sesuatu, baik yg berwujud maupun yg tidak berwujud, yg digunakan untuk mencapai hasil, msl peralatan, sediaan, waktu, dan tenaga
sumbi sum.bi [n] tongkat peregang kain pd perkakas tenun (biasanya dibuat dr batang nibung) [v] me.nyum.bi v (1) memperbaiki tepi suatu benda yg rusak; (2) menambal (mengisi) gigi yg berlubang; (3) mengganti papan baru pd perahu dsb
sumur su.mur [n] (1) sumber air buatan, dng cara menggali tanah; perigi: -- bor; (2) lubang yg sengaja dibuat menembus lapisan tanah untuk memperoleh air, minyak, atau gas; (3) lubang hasil pengeboran, baik dl tahap eksplorasi maupun eksploitasi; (4) Geo bangunan hidraulis berupa lubang yg digali ke dl bumi yg memungkinkan penyadapan air secara ekonomis dr akuifer
sunah su.nah [n] (1) jalan yg biasa ditempuh; kebiasaan; (2) Isl aturan agama yg didasarkan atas segala apa yg dinukilkan dr Nabi Muhammad saw., baik perbuatan, perkataan, sikap, maupun kebiasaan yg tidak pernah ditinggalkannya; hadis; (3) perbuatan yg apabila dilakukan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa: ia rajin berpuasa -- setiap hari Senin dan Kamis
surat hibah surat tt pemindahan hak milik, baik benda bergerak maupun benda tidak bergerak (ketika pemiliknya masih hidup)
surat pujian surat yg menyatakan kebaikan sesuatu; (2) surat yg mengandung pujian atas jasa orang dsb
surat rekomendasi surat yg menyatakan, menguatkan, membenarkan, dsb bahwa orang yg disebut dapat di percaya, baik, dsb
surga jannah alam akhirat tempat jiwa (roh) manusia mengenyam kebahagiaan sbg pahala perbuatan baiknya semasa hidup di dunia; surga jannat
suri su.ri, suri teladan contoh yg baik, pantas untuk ditiru: pramuka yg baik patut dijadikan -- teladan bagi remaja-remaja sebayanya
susila su.si.la [a] baik budi bahasanya; beradab; sopan: semua orang akan senang melihat remaja yg -- thd orang tua; (2) n adat istiadat yg baik; sopan santun; kesopanan; keadaban; kesusilaan: orang yg merasa terpelajar sudah seharusnyalah mengenal --; (3) n pengetahuan tt adab: di sekolah dasar anak-anak mulai diajar --
susul su.sul [v] me.nyu.sul v (1) mengikuti atau mengejar sesuatu yg di depan: dl perlombaan itu, ia dapat -- lawan-lawannya; (2) datang kemudian; mengikuti: pertanyaan dikirim dahulu, jawaban -- kemudian; berangkatlah kamu dahulu, sebentar lagi saya -- ke sana; (3) memperbaiki suatu keterbelakangan (msl dl pekerjaan, pelajaran, dsb) dng tindakan dan perbuatan spt bekerja atau belajar lebih rajin; mengerjakan sesuatu agar jangan ketinggalan: dng susah payah dapat juga ia -- ketinggalannya dl pelajaran-pelajaran di sekolah yg baru dimasukinya; (4) menurut atau mengikuti (jejak dsb); mengusut (menyelidiki) untuk menemukan sesuatu: sulit sekali -- jejak kelahiran Gajah Mada; (5) menyambung (isi) surat yg terdahulu: surat ini kami kirim -- telegram yg kemarin
susunan su.sun.an [n] (1) sesuatu yg sudah diatur (disusun dsb) dng baik (tt organisasi, karang-mengarang, dsb): -- panitia penyambutan tamu; -- kalimat dl karangan itu cukup baik; (2) sesuatu yg sudah disusun (ditumpuk); tumpukan: -- buku itu belum diikat; (3) hasil menyusun
susut su.sut [a] (1) menjadi berkurang: modalnya -- krn banyak utang; (2) mengerut menjadi pendek, kecil, dsb: kain yg mutunya kurang baik -- setelah dicuci; (3) turun (tt air); surut: permukaan sungai -- setelah hujan mereda; (4) menjadi kurus (tt badan): badannya menjadi -- setelah ditinggal suaminya
swadarma swa.dar.ma [n] hukum, hak, atau kewajiban sendiri: masing-masing berusaha menjalankan -- dng baik
swausaha swa.u.sa.ha [n] usaha sendiri, tidak menggantungkan diri pd orang lain: pelaksanaan itu sebaiknya dikerjakan secara -- menurut situasi dan kondisi masing-masing tanpa meng-ganggu stabilitas kerja
syabas sya.bas [p] seruan untuk menyatakan bagus atau baik
syariat palu-memalu [pb] kebaikan harus dibalas dng kebaikan
tabula rasa ta.bu.la ra.sa [n Dik] teori yg menyatakan bahwa setiap individu dilahirkan dng jiwa yg putih bersih dan suci (yg akan menjadikan anak itu baik atau buruk adalah lingkungannya)
tahan gelombang dapat berlayar dng baik; tidak oleng (tt perahu, kapal, dsb)
tahan uji sudah terbukti kebaikannya (mutunya, kekuatannya); (2) berani diuji; sanggup diuji
tahi ayam kotoran ayam; (2) tumbuhan yg ditanam untuk pagar, berguna sbg tanaman yg memperbaiki struktur tanah dan menghasilkan kayu bakar, bunganya berwarna merah dan kuning semarak; Lantana camara
tahu asam garamnya [pb] tahu seluk-beluknya (baik-buruknya)
tahu di alif lempang mengerti dasar-dasar suatu ilmu; mengerti mana yg baik dan mana yg buruk
tahu di untung memedulikan keuntungan atau kebaikan
tahu makan tahu simpan [pb] dapat menyimpan rahasia baik-baik
tahu susu produk olahan dng bahan baku susu skim yg memiliki nilai gizi sangat baik, bentuk dan warnanya menyerupai tahu
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
takarub ta.ka.rub [v] mendekatkan diri kpd Allah Swt. dng cara yg layak, menunaikan ibadah sebaik-baiknya, dan melipatgandakan amalan yg baik
talbiah tal.bi.ah [n Isl] pengucapan kalimat Labbaika Allahumma labbaik 'aku menyerahkan diri kpd-Mu, ya Allah', diucapkan waktu memulai ihram haji dan/atau umrah
taman wisata hutan wisata yg memiliki keindahan alam, baik keindahan nabati, hewani, maupun alam itu sendiri yg mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan
tambal tam.bal [v] -- sulam memperbaiki sesuatu (rumah dsb) yg tidak menyeluruh (hanya mengganti bagian yg rusak)
tambalan tam.bal.an [n] (1) perca dsb yg ditambalkan: bajunya penuh ~; (2) hasil pekerjaan menambal: ~ nya kurang baik sehingga ban itu bocor lagi
tambung tam.bung [a] sifat tingkah laku yg tidak baik; kurang ajar; nakal
tamyiz tam.yiz [Ar n] hal dapat membedakan (antara yg baik dan yg buruk dsb); pembedaan
tapal batas perbatasan (negara, daerah); (2) garis pembatas atau pemisah (antara unit administratif atau antara unit regional geografis yg berbeda, baik fisik maupun budaya); (3) sempadan
tapus ta.pus [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk perkakas rumah; Elateriospermum tapos; (2) kayu tapos [v] me.na.pus v memerah atau memeras: ia sedang ~ santan
taraf ta.raf [n] (1) tingkat(an); derajat; mutu (dl arti tinggi rendahnya, baik buruknya, dsb): bangsa yg telah tinggi -- peradabannya; (2) kedudukan; martabat: negeri itu telah diberi -- berpe- merintahan sendiri; (3) tingkatan masa; batas (sempadan) waktu; stadium: rencana kerja sama kedua negara itu masih dl -- penjajakan
tartir tar.tir [n] zat asam yg terdapat dl buah-buahan yg masam (limau dsb) [a cak] sedikit-sedikit: kalau membeli minyak tanah jangan -- , lebih baik sekaligus sekaleng
taruh beras dl padi [pb] menyimpan rahasia baik-baik
tata guna air pengembangan dan pembangunan terpadu sumber air guna menunjang terwujudnya peningkatan produktivitas pertanian (khusus untuk tanaman padi) serta untuk memperbaiki taraf hidup petani
tayib ta.yib [a] baik; bagus
tayibah ta.yi.bah [a] baik; bagus
tebang rawat [Hut] kegiatan penebangan dl rangka pemeliharaan hutan, bertujuan memperbaiki keadaan hutan
teja betina tanaman yg kayunya baik untuk perkakas rumah, Neolitsea zeylanica
tekam te.kam [n] pohon yg kayunya liat dan kuat, sangat baik untuk bahan bangunan; Shorea collina
tekerjakan te.ker.ja.kan [v] sudah dikerjakan; dapat dilakukan (dilaksanakan): tugas yg diberikan kepadanya sudah ~ dng baik
teknisi tek.ni.si [n] ahli teknik: para -- Jepang mengerjakan pemasangan pintu bendungan itu; para -- akhirnya menggunakan tiang pancang yg terbaik untuk bangunan itu
teknologi pendidikan [Dik] metode bersistem untuk merencanakan, menggunakan, dan menilai seluruh kegiatan pengajaran dan pembelajaran dng memperhatikan, baik sumber teknis maupun manusia dan interaksi antara keduanya, sehingga mendapatkan bentuk pendidikan yg lebih efektif
teladan te.la.dan [n] sesuatu yg patut ditiru atau baik untuk dicontoh (tt perbuatan, kelakuan, sifat, dsb); contoh: ketekunannya menjadi -- bagi teman-temannya; ia terpilih sbg pelajar --
telah dapat gading bertuah [pb] krn mendapat yg lebih baik, yg lama atau yg kurang baik dibuang
telah rusak nama nya [ki] telah hilang kebaikannya
telantar te.lan.tar [v] (1) terhantar; terletak tidak terpelihara; (2) serba tidak kecukupan (tt kehidupan): sejak orang tuanya meninggal, hidupnya --; (3) tidak terpelihara; tidak terawat; tidak terurus: tanaman ini dulu terawat baik, tetapi sekarang -- krn tidak ada yg mengurusnya; (4) terbengkalai; tidak terselesaikan: ia sibuk mengajar di mana-mana sehingga pekerjaan penelitiannya --
telunjuk lurus telunjuk lurus, kelingking ber.ka.it [pb] lahirnya tampak baik, tetapi di dl hatinya terkandung maksud jahat
telunjuk lurus kelingking berkait [pb] pd lahirnya kelihatan baik, tetapi dl hati tampak busuk
tebus te.bus [v] me.ne.bus v (1) membayar dng uang untuk mengambil kembali barang yg tergadai: ia ~ gelang itu dr pegadaian; (2) membayar dng uang dsb untuk membebaskan (tawanan, sandera, budak belian, dsb): penculik akan melepaskan anak itu jika orang tuanya mau ~ nya dng sejumlah uang; (3) membeli kembali: ~ talak; (4) menguangkan wesel (cek) ke bank: ia ~ wesel ke kantor pos; (5) mengambil barang pembagian (distribusi dsb) dng bon (kupon dsb) dan dng membayarnya dng uang: saya dapat pembagian sepeda, tetapi tidak dapat ~ nya [v] me.ne.bus v (1) memperbaiki kesalahan (dosa dsb) dng berbuat jasa, kebaikan: dng sengaja ia hidup miskin untuk ~ segala dosanya; (2) memulihkan kekalahan (kerugian); memulihkan kehormatan (nama baik); menghapus (malu): dikerahkan sepuluh divisi untuk ~ kekalahannya dl serangannya yg gagal itu; ia bersedia berbuat apa pun untuk ~ kehormatan keluarganya; (3) membalas (jasa, kebaikan, karunia) yg sudah diterima: ia ~ karunia yg dilimpahkan kepadanya; (4) menepati atau menunaikan (janji, perkataan, cita-cita, nazar) yg telah terucapkan: malu rasanya kalau tidak dapat ~ janjiku [v] me.ne.bus v (1) menyelamatkan (jiwa, hidup) orang lain: dng jalan demikian, saya dapat ~ nyawa sahabatku itu; (2) memperoleh sesuatu dng pengorbanan (jiwa, harta, benda): ~ kemerdekaan dng air mata dan darah [Lihat {tembus}]
tema te.ma [n] pokok pikiran; dasar cerita (yg dipercakapkan, dipakai sbg dasar mengarang, menggubah sajak, dsb): -- sandiwara ini ialah "yg keji dan yg jahat pasti akan kalah oleh yg baik dan mulia"
tembatu tem.ba.tu [ark n] (1) buah yg keras (terutama buah nipah); (2) pisang yg bijinya keras spt batu [n] (1) tumbuhan, Neoscartechinia kingli; (2) tumbuhan, kayunya baik untuk perkakas rumah; Angelisia splensens
tempat makan jangan dibenahi [pb] kita jangan berbuat tidak senonoh di tempat kita menumpang; jangan berbuat jahat kpd orang yg berlaku baik kpd kita
tempilai tem.pi.lai [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk bahan rumah; Urandra corniculata; (2) kayu tempilai
tempui tem.pui [n] (1) pohon, kayunya baik untuk bahan rumah dsb, buahnya dapat dibuat arah; Baccaurea macrophylla; (2) buah tempui
tenaga kerja te.na.ga ker.ja [n] (1) orang yg bekerja atau mengerjakan sesuatu; pekerja, pegawai, dsb: proyek itu masih memerlukan ratusan --; (2) orang yg mampu melakukan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja
tenor te.nor [n] (1) jenis suara tertinggi untuk orang laki-laki: untuk menjadi penyanyi -- yg baik, ia harus berusaha berlatih sebaik mungkin; (2) orang yg mempunyai suara tenor
tenteram ten.te.ram [a] (1) aman; damai (tidak terdapat kekacauan): di tempat yg -- mereka dapat bekerja dng giat; (2) tenang: apabila kehidupan ekonomi lebih baik, para pegawai negeri dapat hidup dng --
teori kekuasaan sistem komunikasi massa dng ketentuan bahwa media tunduk kpd negara dan dilarang menyatakan kritik berat, baik kpd pemerintah maupun kpd para pejabatnya
tepuk berbalas [pb] perbuatan jahat dibalas dng kejahatan, kebaikan dibalas dng kebaikan
tepuk perut tanya selera [pb] bila hendak melakukan hal yg baru, sebaiknya bertanya dahulu kpd orang yg sudah berpengalaman
tepung kena ragi [pb] sudah terjadi (berjalan baik-baik)
terali te.ra.li [n] (1) kisi-kisi; jerjak (pd jendela, pintu, sangkar, dsb): pencuri masuk ke rumah dng memotong -- jendela; (2) langkan yg berkisi-kisi (pd beranda, jembatan, dsb); (3) pagar pd tepi kapal: berdiri memegang -- kapal sambil melambai-lambaikan tangan
terang te.rang [a] (1) dl keadaan dapat dilihat (didengar); nyata; jelas: terdengar suara lagu yg cukup -- dr arah timur; berita yg disampaikan melalui telepon itu kurang -- terdengar; naskahnya sudah tua, tulisannya tidak -- lagi; (2) cerah; bersinar: stadion Senayan pd malam pertandingan final sepak bola tampak bagaikan siang; bintangnya -- , ki nasibnya baik; mujur; (3) siang hari: krn bangunnya sudah -- , ia terlambat datang di sekolah; (4) bersih (tt halaman atau kebun) krn dibersihkan (disiangi, ditebangi, dsb): pekarangan itu tampak -- sesudah pohon-pohon yg rimbun ditebangi; (5) jernih; bersih (tt udara, langit): malam ini langit -- , kelihatan bintang-bintang bertaburan berkelap-kelip mengelilingi bulan purnama; (6) sah (tt bukti, barang-barang, dsb); sudah tidak meragukan (menyangsikan lagi): mengajukan bukti-bukti yg -- , agar dapat memperkuat gugatan; (7) terbukti (kebenarannya, kesalahannya, dsb): sekarang barulah -- apa kesalahannya; (8) cahaya; sinar: -- matahari; -- lampu
terang cuaca udara baik (tidak mendung, tidak redup)
terapi bermain teknik penyembuhan penyakit melalui kegiatan bermain; -- gizi Dok usaha untuk memulihkan kesehatan seseorang dng perbaikan gizi: upaya penyembuhan penyakit jantung dan pembuluh darah bisa dilakukan melalui -- gizi dan gerak badan
terarah ter.a.rah [v] (1) tertuju; ditujukan; dimaksudkan: kritikan itu ~ kpd panitia penyelenggara; (2) tersusun baik; direncanakan dng baik: serangan-serangan PSSI pd umumnya kurang ~
teratur ter.a.tur [v] sudah diatur baik-baik (rapi, beres); berturut-turut dng tetap
terawat te.ra.wat [v] terpelihara; sudah dirawat; dapat dirawat: semua perabot dl rumah itu ~ dng baik
terbius ter.bi.us [v] (1) terkena bius sehingga tidak sadar (terlupa, tertidur): ia -- oleh rayuan gadis itu sehingga tega meninggalkan anak istrinya; (2) kehilangan rasa (pd saraf perasa), baik secara keseluruhan maupun sebagian; (3) ki terlena oleh harta, janji muluk dsb: gadis itu mau dinikahi penjahat itu krn -- oleh janji muluknya
tercalar ter.ca.lar [v ki] menjadi rusak (tidak baik)
tercapak ter.ca.pak [v] terabaikan; terhina; telantar; tidak diindahkan: seekor anjing yg ~ tersuruk-suruk mencari makan di tempat sampah
tercemar ter.ce.mar [v] menjadi cemar (rusak, tidak baik lagi); ternoda: akibat kebocoran minyak, pemandangan indah di selat itu ~; namanya ~ krn perbuatannya sendiri
tercipta ter.cip.ta [v] (sudah) diciptakan; terjadi: hal itu merangsang ~ nya kerja sama yg baik
terdeteksi ter.de.tek.si [v] dapat dideteksi; selesai dideteksi: kasus kejahatan itu tidak ~ dng baik krn banyak hambatan dr oknum-oknum tertentu
terdorong gajah krn besarnya [pb] berbuat sesuatu yg kurang baik krn kekuasaannya
teras te.ras [n] (1) bagian kayu yg keras; inti kayu: pd irisan penampang kelihatan -- yg dikelilingi lingkaran-lingkaran kayu yg dapat menunjukkan umurnya; (2) ki intisari; isi yg terutama; sesuatu yg terbaik; sesuatu yg terpenting: pasukan --; pejabat -- [n] (1) semen yg dibuat dr serbuk tanah yg keras (tanah cadas); (2) batuan berbentuk silinder yg dipotong dng mata bor khusus, untuk mempelajari formasi tempat batuan itu diambil; batu inti; (3) Geo tanah yg berasal dr letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yg dicampur dng kapur [n] (1) bidang tanah datar yg miring; bidang tanah yg lebih tinggi dp yg lain (biasanya ditumbuhi rumput): pd -- yg lebih tinggi berdiri istana, sedangkan pd -- di bawahnya terbentang taman yg luas; (2) tanah atau lantai yg agak ketinggian di depan rumah: -- di bagian muka gedung itu dipenuhi dng pot-pot bunga yg indah; -- untuk tempat mimbar pemimpin upacara; (3) atap rumah yg datar (biasanya diberi pagar di pinggirnya); (4) landasan yg lebih tinggi dp tanah sekelilingnya untuk landasan candi (tempat berjalan-jalan atau tempat duduk-duduk); (5) bagian dr gili-gili di muka restoran yg diisi dng kursi untuk duduk-duduk; (6)keadaan tanah persawahan dsb yg bertangga-tangga dr atas ke bawah
tergantung ter.gan.tung [v] (1) sudah disangkutkan pd: sudah bertahun-tahun gambar itu ~ di dinding; (2) terpulang kpd; bergantung pd: perkara itu mau diselesaikan atau tidak ~ pd dirimu sendiri; (3) berhubungan erat: baik atau tidak ~ pd pandangan hidup seseorang
tergetah ter.ge.tah [v] (1) kena getah; (2) menerima akibat yg tidak baik krn perbuatan orang lain: ia yg menikmati uang sogokan itu, tetapi kamilah sekarang yg ~
terimbas ter.im.bas [v] terkena sesuatu (yg baik atau yg tidak baik) akibat perbuatan orang lain: dia ~ krn ulah aksi penjahat itu
terjaga ter.ja.ga [v] (1) terbangun dr tidur: tengah malam aku ~ krn mendengar lolong anjing yg sangat menyayat itu; (2) terpelihara; terawat: kebun itu ~ dng baik; (3) dapat (dipertahankan): daerah strategis itu tidak ~ lagi oleh pasukan yg kecil jumlahnya; (4) terlindungi: bibit tanaman itu ~ dr panas matahari
terkagum-kagum ter.ka.gum-ka.gum [v] takjub akan (kpd); terheran-heran: dp kita ~ pd penulis bangsa lain, lebih baik kita menghargai penulis bangsa sendiri
terkelola ter.ke.lo.la [v] dikendalikan (diselenggarakan, dijalankan, diurus) dng baik (tt perusahaan, pemerintahan, dsb)
terkemuka ter.ke.mu.ka [a] (1) terpandang (disegani krn kedudukannya, kekayaannya, kepandaiannya, dsb); ternama; terkenal: peresmian penggunaan balai desa dihadiri oleh orang-orang -- di daerah itu; (2) paling baik (unggul, pandai, dsb) di antara yg lain-lain: pemain catur -- di dunia
terkotak-kotak ter.ko.tak-ko.tak [v] terbagi-bagi; terpisah-pisah; terpecah-pecah: kaum muda hendaknya jangan berjuang secara ~ sebab hasilnya tidak baik
terlalai ter.la.lai [v] kurang ingat akan (kewajiban dsb); terlupa; (2) a tidak sadar lagi (spt tertidur); (3) v terhibur (hati, sedih); (4) v terlambat; (5) a tidak terpelihara baik-baik (dibiarkan saja)
terlantan ter.lan.tan [v] terjaga baik-baik; terpelihara baik-baik: sampai sekarang harta pusakanya ~
terlebih ter.le.bih [adv] (1) teristimewa; (2) terlampau (banyak, sangat, dsb); (3) paling; yg ter...: ~ baik; ~ dahulu
terlembut ter.lem.but [a] (1) paling lembut (baik hati); paling halus budi bahasanya: dialah yg ~ di antara teman-teman sekelasnya; (2) paling halus (kecil)
terlena ter.le.na [v] mengantuk lalu tidur; tertidur: malam tadi ia hanya dapat ~ empat jam saja; (2) v terlengah; terlalai: jagalah adikmu baik-baik jangan sampai ~; (3) a sangat asyik; dng asyiknya; bersenang-senang: ia ~ mendengar alunan musik
terlunta-lunta ter.lun.ta-lun.ta [a] dl keadaan selalu diombang-ambingkan nasib yg kurang baik; dl keadaan selalu menderita kesusahan
termofili ter.mo.fi.li [n Bio] mikroorganisme yg tumbuh baik pd suhu antara 45o-70oC
termofilik ter.mo.fi.lik [n] organisme yg hidup baik di suhu panas
terpelihara ter.pe.li.ha.ra [v] (1) terjaga (terawat) baik: rupanya tanaman kebun ini ~ sekali; (2) dapat dan mudah dipelihara
terpuji ter.pu.ji [a] (1) sangat baik; terkenal kebaikannya: perbuatannya spt itu bukan perbuatan yg ~; (2) sangat mulia; mahamulia
tersalur ter.sa.lur [v] (1) keluar dan tertampung dng baik: semua keinginan rakyat dapat --; (2) tertampung di pasaran; dapat dipasarkan: cengkih rakyat yg sudah -- baru seratus ton
tersalurkan ter.sa.lur.kan [v] (1) dapat disalurkan: jika semua keinginan rakyat -- dng baik, keresahan pun tidak akan timbul; (2) dapat dijual di pasaran
tersenyum ter.se.nyum [v] memberikan senyum; tertawa dng tidak bersuara: seorang dokter yg baik harus ramah dan banyak -- menghadapi pasiennya
tersimpan ter.sim.pan [v] (1) sudah ditaruh di tempat yg aman: bajunya -- rapi di lemari; (2) dirahasiakan; disembunyikan baik-baik: -- dl hati; (3) terkandung di dalamnya; tercantum
tersusun ter.su.sun [v] sudah disusun (diatur baik-baik, ditumpuk, dsb): penyelundupan cengkih dilakukan oleh organisasi penyelundupan yg -- rapi
tertib ter.tib [a] (1) teratur; menurut aturan; rapi: direktur menghendaki agar pengeluaran uang dibukukan secara --; (2) sopan; dng sepatutnya: kaum ibu mendambakan perlakuan yg adil dan -- dr suaminya; (3) aturan; peraturan yg baik
teruntuk ter.un.tuk [v] (1) disediakan (ditentukan) bagi: beramal ~ paham kebaikan; (2) cak sudah ditentukan menjadi bagian seseorang
terurus ter.u.rus [v] terpelihara (terawat, teratur) baik-baik: anak-anaknya tidak ~
terutama ter.u.ta.ma [a] (1) paling utama (penting, perlu): yg ~ kita pikirkan sekarang ialah bantuan pangan kpd para korban gempa bumi; (2) pokok; pertama sekali: kenaikan pendapatan itu ~ berasal dr pajak; (3) lebih-lebih; teristimewa: tidak mudah menjadi ibu yg baik, ~ bagi wanita karier; seluruh pemuda, ~ pelajar dan mahasiswa, pasti mendukung rencana itu
tes [n] (1) ujian tertulis, lisan, atau wawancara untuk mengetahui pengetahuan, kemampuan, bakat, dan kepribadian seseorang; (2) percobaan untuk menguji kelaikan jalan suatu kendaraan bermotor umum; uji: berdasarkan -- yg dilakukan di balai pengujian kendaraan bermotor kendaraan jenis itu cukup baik untuk angkutan penumpang dan barang
tetirah te.ti.rah [v] (1) pergi ke tempat lain dan tinggal sementara waktu (untuk memulihkan kesehatan dsb): kalau kesehatanmu belum membaik sebaiknya -- ke daerah pegunungan; (2) cak pergi mengungsi
tewas te.was [v] (1) mati (dl perang, bencana, dsb): enam gerilyawan dan puluhan tentara -- dl pertempuran itu; (2) cak kalah: tim sepak bola itu -- pd babak semifinal; (3) kl cela; salah (luput); kekurangan (sesuatu yg kurang baik): apa -- nya maka duli dipertuan tiada boleh mengurus ke benua Siam itu; ia masih merasa -- dl ilmu keprajuritan
tiada rotan akar pun berguna (jadi) [pb] kalau tidak ada yg baik, yg kurang baik pun boleh juga (meskipun kurang baik dapat dipakai juga)
tidak makan siku-siku [pb] (1) cakap orang yg berleleran saja, tiada langsung ke tujuannya; (2) tidak baik; tidak patut
tidak urung tidak ayal lagi; tidak boleh tidak; pasti: baik -- nya, baik atau tidak baik
tikus ti.kus [n] binatang pengerat, termasuk suku Muridae, merupakan hama yg mendatangkan kerugian, baik di rumah maupun di sawah, berbulu, berekor panjang, pd rahangnya terdapat sepasang gigi seri berbentuk pahat, umumnya berwarna hitam dan kelabu, tetapi ada juga yg berwarna putih
tilawah ti.la.wah [n] pembacaan (ayat Alquran) dng baik dan indah
tilik ti.lik [n] (1) penglihatan yg teliti (terutama penglihatan dng mata batin): ia memiliki daya -- yg baik dan tajam; (2) sinar (pandangan) mata: orang itu jahat -- nya [n] tenung; teluh
timbang-menimbang tim.bang-me.nim.bang [v] (1) menimbang-nimbang (memikirkan baik-baik tt baik buruknya, untung ruginya, dsb) dl menentukan sesuatu: ia langsung memutuskan perkara itu tanpa ~ lebih dahulu; (2) dng mengingat perasaan hati orang; menimbang rasa: jangan asal berbicara tanpa memikir dan ~
timpal tim.pal , me.nim.pali v (1) mengimbangi; menimbangi: "ada-ada saja" sahut yg lain ~; (2) membalas (kebaikan, kejahatan, dsb); (3) menjawab; membalas; menyahut: ia memandangku sejenak tanpa ~ kata-kataku yg terakhir
timu-timu ti.mu-ti.mu [n] yg sudah menurut hukumnya; yg sebaik-baiknya; yg setepat-tepatnya (tt perbuatan dsb): menang -- , kalah -- , menang atau kalah menurut hukum
tinggal ting.gal [v] (1) masih tetap di tempatnya dsb; masih selalu ada (sedang yg lain sudah hilang, pergi, dsb): saya disuruh -- di rumah; selamat --; (2) sisanya ialah ...; bersisa ...; tersisa ...; yg masih ada hanyalah ...: delapan dikurangi dua -- enam; uangnya -- dua puluh rupiah; tubuhnya kurus kering -- kulit pembalut tulang; ia disuruh menyelesaikan pekerjaannya yg --; (3) ada di belakang; terbelakang: pelajaran apa yg -- dr sekolah lain; (4) tidak naik kelas (tt murid sekolah): di kelas kami yg -- dua orang; (5) sudah lewat (lalu; lampau): masa yg gilang-gemilang itu sudah --; (6) diam (di): berapa tahun Saudara -- di Medan; saya -- di kampung; (7) selalu; tetap (demikian halnya): saudara -- saudara, uang -- uang; kita tidak -- diam, tetapi terus berusaha menolongmu; (8) melupakan: jangan -- adat; tidak -- memberi nasihat; (9) tidak usah berbuat apa-apa selain dr ...: semuanya sudah beres -- berangkat saja; kita -- menentukan betul atau salah; (10) bergantung kpd; terserah kpd; terpulang kpd: baik buruknya -- pd tuan; perkara ini -- tuan berhak memutuskannya; (11) (sbg keterangan pd kata majemuk berarti) (a) yg didiami: rumah --; tempat --; (b) yg ditinggalkan (dikosongkan dsb): ladang --; tanah --
tinting tin.ting [v] me.nin.ting v (1) mengetuk (membunyikan) uang logam perak dsb supaya berbunyi "ting, ting" (untuk mengetahui palsu tidaknya); (2) mengguncang-guncang (beras, tepung dsb di nyiru dsb untuk membersihkannya); mengetuk-ngetuk lapisan, pengayak, dsb: ia ~ beras di tampi itu; (3) ki memilihi (menyaring) mana yg benar, baik, dsb
titik optimum titik puncak (terbaik dsb): meningkatkan penggunaan kayu pd -- optimum
tobat to.bat [v] sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yg salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan: sekarang ia sudah -- dr kejahatan yg pernah dilakukan; (2) v kembali kpd agama (jalan, hal) yg benar: setelah mendengar khotbah itu banyak orang yg -- kembali ke jalan yg sesuai dng ajaran Tuhan; (3) v merasa tidak sanggup lagi: -- aku mengajar anakmu; (4) p menyatakan rasa heran, kesal, atau sebal: -- ! -- !, bengal betul anak itu!; (5) v cak jera (tidak akan berbuat lagi): ia sudah -- tidak akan mengisap ganja lagi
tokcer tok.cer [a cak] (1) baik; bagus (tt mesin, mobil, dsb): mobilnya selalu dipelihara, mesinnya --; (2) manjur; mujarab: kini sudah ditemukan obat yg -- untuk penyakit malaria; (3) ki subur (mudah hamil)
tokoh keteladanan pemimpin yg baik yg dapat dijadikan contoh dan dapat diteladani sifat-sifat baiknya
topang to.pang [n] penyokong atau penunjang (kayu dsb) yg bercagak: krn buahnya sarat, pokok pisang itu terpaksa ditunjang dng -- [v] , ber.to.pang v (1) dibantah; ditegah: segala katanya tidak ~; (2) berbantah; bertengkar: suka ~ dng kawan akibatnya kurang baik
tradisi tra.di.si [n] (1) adat kebiasaan turun-temurun (dr nenek moyang) yg masih dijalankan dl masyarakat; (2) penilaian atau anggapan bahwa cara-cara yg telah ada merupakan yg paling baik dan benar: perayaan hari besar agama itu janganlah hanya merupakan -- , haruslah dihayati maknanya
transformasi trans.for.ma.si [n] (1) perubahan rupa (bentuk, sifat, fungsi, dsb): Asia Tenggara diliputi suasana transisi dan -- akibat kemenangan mereka; terjemahan puisi yg baik kerap kali menuntut -- secara besar-besaran; (2) Ling perubahan struktur gramatikal menjadi struktur gramatikal lain dng menambah, mengurangi, atau menata kembali unsur-unsurnya
transfusi trans.fu.si [n] pemindahan atau pemasukan obat atau darah dsb kpd orang yg memerlukan: untuk menolong penderita yg mengalami pendarahan, cara yg paling baik adalah dng memberikan -- darah
tua keladi (kelapa) [pb] dikatakan kpd orang yg makin tua makin baik atau makin buruk (kelakuannya)
tua-tua kelapa [ki] semakin tua semakin baik (lebih enak dsb)
tuah tu.ah [n] (1) sakti; keramat; berkat (pengaruh) yg mendatangkan keuntungan (kebahagiaan, keselamatan, dsb): ada juga yg percaya pd -- azimat; keris ini mahal harganya, bukan krn gunanya, tetapi krn -- nya; (2) untung (yg bukan sewajarnya); bahagia: mengadu -- , mengadu untung (dl perjudian dsb): untung ada, -- tiada, bekerja baik-baik akan ada juga hasilnya, tetapi tidak menjadi kaya; ada kekayaan, tetapi tidak terkenal namanya
tuduh tu.duh [v] me.nu.duh v (1) menunjuk dan mengatakan bahwa seseorang berbuat kurang baik: ia ~ saya bersekongkol dng penjahat; (2) menunjuk dan mengatakan bahwa seseorang melakukan perbuatan yg melanggar hukum; mendakwa: mereka ~ kedua pedagang itu menerima barang selundupan
tugas tu.gas [n] (1) yg wajib dikerjakan atau yg ditentukan untuk dilakukan; pekerjaan yg menjadi tanggung jawab seseorang; pekerjaan yg dibebankan: pegawai hendaklah menjalankan -- masing-masing dng baik; kerjakan -- Saudara baik-baik; (2) suruhan (perintah) untuk melakukan sesuatu: beliau diberi -- menyelidiki keadaan rakyat di pulau itu; surat -- , surat perintah; (3) Ling fungsi (jabatan): terangkan -- akhiran "-lah" pd kata "minumlah" dl kalimat itu; (4) Huk fungsi yg boleh tidak dikerjakan [Lihat {tukas}]
tukang tu.kang [n] (1) orang yg mempunyai kepandaian dl suatu pekerjaan tangan (dng alat atau bahan yg tertentu): -- batu, -- besi, -- kayu; (2) orang yg pekerjaannya membuat (menjual, memperbaiki, dsb) sesuatu yg tentu: -- daging (sayur, susu); -- arloji; -- pedati (gerobak, becak); (3) orang yg pekerjaannya melakukan sesuatu secara tetap: -- pangkas (cukur); -- las; -- jahit; -- masak; -- cetak; (4) orang yg biasa suka melakukan sesuatu (yg kurang baik): -- mabuk; -- serobot; -- copet; -- tadah; -- catut; (5) cak ahli (untuk mencemoohkan): -- menciptakan sajak; -- pidato
tulah tu.lah [n] kemalangan yg disebabkan oleh kutuk, krn perbuatan yg kurang baik thd orang tua (orang suci dsb), atau krn perbuatan melanggar larangan; walat: ia menerima -- krn perbuatannya yg tidak baik kpd orang tuanya [n cak] tambahan (gaji dsb): gaji lima ratus ribu dan ~ nya lima ribu rupiah
tular tu.lar , me.nu.lar v (1) mengenai yg lain; menjangkit (tt penyakit atau benih penyakit): penyakit influenza ialah penyakit yg mudah ~; (2) ki mempengaruhi yg lain (tt sesuatu yg kurang baik); menjalar: jangan disangka perbuatan buruk itu tidak dapat ~ kpd orang lain
tulisan fitnah tu.lis.an fitnah pencemaran nama baik seseorang melalui media ~ nasib untung malang yg ditentukan Tuhan; nasib
tulisan penghinaan tu.lis.an penghinaan tulisan yg mengakibatkan kerugian orang lain atau mencemarkan nama baik orang lain
tumbal tum.bal [Jw n] (1) sesuatu yg dipakai untuk menolak (penyakit dsb); tolak bala: putra raja Sibayak mengembara di kampung-kampung, sebab dibuang keluarganya sbg --; (2) kurban (persembahan dsb) untuk memperoleh sesuatu (yg lebih baik): mereka yg gugur itu merupakan -- negara dan -- bangsa
tumpuan tum.pu.an [n] (1) tempat bertumpu; sesuatu untuk menumpukan kaki dsb: bangku kecil itu dipakainya sbg ~; (2) dasar: hasil studi ini merupakan ~ yg baik untuk penyelidikan selanjutnya; (3) pangkalan (untuk menyerang dsb): Inggris mengkhawatirkan kalau-kalau Daendels menjadikan Pulau Jawa sbg ~ untuk menyerang India; (4) bagian bawah tempat kaki (tt tempat tidur); (5) ki sokongan; tunjangan; bantuan: ia masih dapat mempertahankan hidupnya berkat ~ bekas kawan-kawan seperjuangannya dahulu; (6) ki batu loncatan; (7) ki orang dsb yg menjadi pusat perhatian atau tempat bertanya (tempat menaruh cinta dsb); (8) ki yg menjadi sasaran (tujuan dsb)
tuntut tun.tut [v] , me.nun.tut v (1) meminta dng keras (setengah mengharuskan supaya dipenuhi): pihak keluarga ~ tanggung jawabnya atas keselamatan anak istrinya; (2) menagih (utang dsb): ~ utang yg telah lampau; (3) menggugat (untuk dijadikan perkara); membawa atau mengadu ke pengadilan: pihak yg dirugikan telah ~ penipu itu; (4) berusaha keras untuk mendapat (hak atas sesuatu): orang itu ~ hak atas warisan orang tuanya; (5) berusaha atau berdaya upaya mencapai (mendapat dsb) suatu tujuan dsb: buruh pabrik itu ~ perbaikan nasib; para pemuda ~ kemerdekaan; (6) berusaha supaya mendapat pengetahuan (ilmu dsb); mempelajari: ~ ilmu; ~ pelajaran; (7) menuju: berjalanlah mereka itu dng bergurauan dan jenaka akan ~ kota harapan
turang jala tambahan mata jala (supaya terbuka baik-baik atau bertambah lebar mulutnya bila ditebarkan)
turun merek mendapat nama buruk; sudah tidak gagah (megah) lagi; sudah tidak sebaik dahulu kualitasnya
turun mesin [Tek] memperbaiki mesin mobil (sepeda motor dsb) secara keseluruhan dng cara melepaskan dan menurunkan mesin tsb dr kedudukannya; (2) cak melahirkan
tusir tu.sir, me.nu.sir [v] (1) menyentuh dng ringan (dl permainan anggar); (2) memperbaiki kesalahan (percetakan): kegunaan meja adalah untuk ~ gambar yg telah kita afdruk ke kain cetak
uang jasa uang yg diberikan sbg pembalas jasa (hadiah, uang pensiun, bonus): krn sudah dua puluh tahun bekerja dng baik, ia menerima surat penghargaan dan juga -- jasa; (2) bunga uang: simpanlah uang Anda di bank, Anda akan mendapatkan -- jasa yg lumayan besarnya
udara murni udara yg bebas dr partikel, baik padat, cair, gas, maupun bahan-bahan polusi; udara bersih
ujian esai uji.an esai ujian dng bentuk pertanyaan yg mengharapkan jawaban secara terurai, membandingkan, baik secara lisan maupun tertulis
ujian kesehatan uji.an kesehatan [Adm] pemeriksaan dan penilaian kesehatan (baik jasmani maupun rohani)
ulap-ulap [n] bubur atau kolak dng santan, keladi, dan pisang dicampur gula [Jk v] (1) melambaikan tangan untuk memanggil; (2) memainkan tangan ke depan mata seakan-akan melihat jauh (tt gerak tari)
ular kembang [ki] petualang yg tidak bertanggung jawab dsb; orang yg tampaknya baik, tetapi sebenarnya berhati jahat: agar pemerintahan kuat, golongan -- kembang harus disingkirkan dr pimpinan
ulat mago larva yg menyerupai cacing (ulat), tidak berkaki, dan bagian kepalanya tidak berkembang dng baik
uli [n] penganan yg dibuat dr ketan dan parutan kelapa (sering dimakan bersama dng tape ketan): jajan -- [kl a] baik; elok (untuk nama timang-timangan)
ulung [a] sulung [a] berpengalaman; mahir; terbaik: pemimpin --; pencuri --
umpan balik hasil atau akibat yg berbalik mengenai (berguna bagi) kita sbg rangsangan (dorongan dsb) untuk bertindak lebih lanjut; balikan: ulangan murid dapat juga menjadi -- balik bagi guru, yaitu untuk menilai apakah guru berhasil mengajar atau tidak; (2) bahan yg diperoleh kembali dr penerapan sesuatu untuk unsur perbaikan dl tindak lanjut; (3) tanggapan langsung dr pengamatan sbg hasil kelakuan individu thd individu lain
umpat tidak membunuh [pb] baik celaan maupun pujian tidak perlu dihiraukan
umur moral taraf kesanggupan seseorang dl membedakan hal yg baik dr yg kurang baik
unggul ung.gul [a] lebih tinggi (pandai, baik, cakap, kuat, awet, dsb) dp yg lain-lain; utama (terbaik, terutama): jenis ikan bibit --; pemain-pemain kita masih lebih -- dp lawan; (2) v menang: pembalap-pembalap Indonesia -- di Malaysia
untung sabut nasib sabut yg selalu terapung atau timbul di air; (2) ki bernasib baik (mujur dsb)
untung-untungan un.tung-un.tung.an [a] dng mengandalkan nasib mujur saja (tanpa perhitungan akal sehat dan tanpa dipikirkan baik-baik): meskipun tidak siap betul, dng sikap ~ , dia ikut juga mendaftarkan diri untuk perlombaan itu
urutan kata urut.an kata [Ling] penempatan kata dl deretan tertentu menurut norma suatu bahasa, baik dl tingkat kalimat dan klausa, maupun dl tingkat frasa
usang dibarui usang dibarui, lapuk di.ka.jangi [pb] (1) mana-mana yg kurang baik diperbaiki; (2) aturan (adat dsb) yg sudah dilupakan orang dihidupkan kembali
usul periksa pemeriksaan yg teliti; pertanyaan dsb (untuk menyelidiki dsb): tidak dng -- periksa, (1) tidak dng diselidiki (diperiksa) baik-baik; (2) ki dng sewenang-wenang; dng begitu saja
utak-atik [v] melakukan pekerjaan perbaikan dng mencoba-coba
utama uta.ma [a] (1) terbaik; nomor satu; amat baik; lebih baik dr yg lain-lain; (2) terpenting; pokok: soal tradisi di daerah menjadi soal -- dl uraian; tujuan -- pelajaran kesusastraan ialah untuk menumbuhkan minat baca anak-anak; hasil -- daerah itu ialah kedelai; dl drama itu ia memegang peran --
utang budi mendapat kebaikan hati dr orang lain dan wajib dibalas
utang emas boleh dibayar utang budi dibawa mati [pb] budi baik orang hanya dapat dibalas dng kebaikan pula
utang emas dapat dibayar [pb] kebaikan hati orang akan diingat selama-lamanya
utik [v] meng.u.tik-u.tik v (1) menyentuh-nyentuh; mengusik-usik; menyinggung-nyinggung: saya tidak pernah ~ uang amanat itu, apalagi menggunakannya untuk berbelanja; (2) mencoba-coba memperbaiki secara perlahan-lahan; (3) ki mempersoalkan; menyebut-nyebut: beberapa waktu yg lewat koran ini pernah ~ soal pertamina [n] nama ikan laut
variabel va.ri.a.bel [a] dapat berubah-ubah, berbeda-beda, bermacam-macam (tt mutu, harga, dsb); (2) n sesuatu yg dapat berubah; faktor atau unsur yg ikut menentukan perubahan: peubah dl penelitian itu sebaiknya diperhatikan berbagai -- spt guru, usia, dan pendidikan; (3) n Ling (a) satuan bahasa yg paling terpengaruh oleh variasi sosial dan stilistis, dl jangka panjang mudah berubah; (b) kelas kata yg dapat menyatakan hubungan gramatikal dng perubahan bentuk, dl hal ini kelas nomina, verba, dan adjektiva
variasi va.ri.a.si [n] (1) tindakan atau hasil perubahan dr keadaan semula; selingan: segalanya berlangsung berulang-ulang tanpa --; (2) bentuk (rupa) yg lain; yg berbeda bentuk (rupa): harga tiket pesawat memang ada -- nya; berbagai -- dialek bahasa Indonesia; (3) hiasan tambahan: sepeda motornya diberi -- berupa lampu-lampu kecil (gambar tempel dsb); (4) Bio perubahan rupa (bentuk) yg turun-temurun pd binatang yg disebabkan oleh perubahan lingkungan; (5) Ling (a) wujud pelbagai manifestasi, baik bersyarat maupun tidak bersyarat dr suatu satuan; (b) konsep yg mencakupi variabel dan varian
ventilasi tambang pekerjaan pengaturan peredaran udara pd jaringan jalan dl tambang bawah tanah yg berhubungan dng, baik persoalan kuantitas maupun kualitas udaranya
violces vi.ol.ces [n] tanaman hias dl pot, berbatang pendek berair, daun berbulu di kedua sisinya, bunga berwarna putih, merah muda sampai ungu tua, tumbuh baik di tempat yg teduh dan lembap; Saintpaulia ionantha
vulkanisasi vul.ka.ni.sa.si [n] proses perbaikan sifat karet, terutama kekuatan dan kekenyalannya serta pengurangan sifat lekat dan bau dng cara memanaskan karet dng belerang atau senyawa belerang dng zat lain
waitankung wai.tan.kung [n] olahraga senam berasal dr Cina dng 12 jurus gerakan yg sederhana agar lima organ tubuh bagian dalam (paru-paru, jantung, ginjal, hati, dan limpa) selalu dl keadaan baik sekali
waktu wak.tu [n] seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung: tidak seorang pun tahu apa yg akan terjadi pd -- yg akan datang; (2) n lamanya (saat yg tertentu): pekerjaan itu harus selesai dl -- lima hari; (3) n saat yg tertentu untuk melakukan sesuatu: -- makan; (4) n kesempatan; tempo; peluang: sayang sekali -- yg baik untuk mencetak gol tidak dipergunakannya; (5) p ketika, saat: -- engkau datang, saya sedang mandi; (6) n hari (keadaan hari): -- terang bulan; (7) n saat yg ditentukan berdasarkan pembagian bola dunia: -- Indonesia Barat
walafiat wal.a.fi.at [kl a] baik (tt kesehatan): sehat -- , sehat dan baik; kesehatannya baik
warisan wa.ris.an [n] sesuatu yg diwariskan, spt harta, nama baik; harta pusaka: ia mendapat ~ yg tidak sedikit jumlahnya
waru wa.ru [n] pohon yg tumbuh di tempat yg lembap, warnanya biru keabu-abuan, ukurannya tidak besar, dipakai sbg pohon peneduh, kulit bagian dalam sangat ulet, baik dipakai untuk bahan tali; Hibiscus tiliaceus
wirang wi.rang [Jw a] malu: janganlah kamu membuat -- orang tua, bertingkah lakulah yg sebaik-baiknya
X [n] (1) huruf ke-24 abjad Indonesia; (2) lambang bilangan sepuluh angka Romawi; (3) (dng huruf kapital bergaris atas) lambang bilangan 10.000 angka Romawi; (4) pengganti nama orang atau sesuatu yg tidak (belum) diketahui nama sebenarnya; (5) pengganti nama orang yg sedang dibicarakan walaupun nama orang tsb sudah diketahui (untuk menjaga nama baiknya); (6) Mat kesatuan yg tidak (belum) diketahui; bilangan khayal
ya [p] (1) kata untuk menyatakan setuju (membenarkan dsb); ia: -- baiklah, saya datang nanti sore; (2) kata untuk memastikan, menegaskan dl bertanya (... bukan): ia pacarmu, -- ?; (3) tah; gerangan: siapa -- yg hendak ke pasar?; (4) kata untuk memberi tekanan pd suatu pernyataan: besok datang -- , jangan lupa [p] (1) (kata seru spt) hai; o: -- Allah; -- Tuhan; (2) kata untuk menyahut panggilan; saya [n] nama huruf ke-29 abjad Arab
yang [p] kata untuk menyatakan bahwa kata atau kalimat yg berikut diutamakan atau dibedakan dr yg lain: orang -- baik hati; (2) p kata yg menyatakan bahwa bagian kalimat yg berikutnya menjelaskan kata yg di depan: dijumpainya seorang pengemis -- sedang berteduh di bawah pohon asam itu; (3) pron kata yg dipakai sbg kata pembeda: -- kaya sama -- kaya, -- miskin sama -- miskin; (4) kl p adapun; akan: -- hamba ini diperanakkan di Malaka juga; (5) p cak bahwa: saya pun percaya -- Adinda kasih juga akan Kakanda [ark n] yang-yang n dewa
yayasan prayuwana yayasan untuk memberi perlindungan, asuhan, dan bimbingan kpd anak-anak dan mengusahakan pemulihan bagi anak-anak yg menyimpang dr jalan yg baik
yg enggang sama enggang juga [pb] lebih baik berkumpul (berjodoh dsb) dng orang yg sama derajatnya (tingkatannya)
yg merah saga [pb] yg indah dan yg baik ialah budi bahasa, bukan rupa atau wajah
yogia yo.gia [a] patut; layak; baik
yolk [n] zat hara yg tersimpan di dl telur ikan, baik ikan air tawar maupun ikan air laut
zona preservasi bagian kawasan taman nasional yg disediakan untuk tempat berlangsungnya pengawetan lingkungan, baik lingkungan biotik maupun abiotik

Jika informasi mengenai "baik" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas