Arti kata/frase "anak obat" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/anak-obat

Halaman ini menjelaskan kata atau frase anak obat menurut KBBI Edisi III

anak obat: anak (orang) sakit yg sedang dl perawatan dokter; pasien

Lebih lanjut mengenai anak obat

anak obat terdiri dari 2 suku kata. Kata tersebut mempunyai 3271 kata terkait yakni sebagai berikut:

anak [n] (1) keturunan yg kedua: ini bukan -- nya, melainkan cucunya; (2) manusia yg masih kecil: -- itu baru berumur enam tahun; (3) binatang yg masih kecil: -- ayam itu berciap-ciap mencari induknya; (4) pohon kecil yg tumbuh pd umbi atau rumpun tumbuh-tumbuhan yg besar: -- pisang; (5) orang yg berasal dr atau dilahirkan di (suatu negeri, daerah, dsb): -- Jakarta; -- Medan; (6) orang yg termasuk dl suatu golongan pekerjaan (keluarga dsb): -- kapal; -- komidi; (7) bagian yg kecil (pd suatu benda): -- baju; (8) yg lebih kecil dp yg lain: -- bukit
obat [n] (1) Far bahan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit, atau menyembuhkan seseorang dr penyakit: daun ketepeng sering dibuat -- pencahar; (2) Kim bahan kimia (untuk pelbagai keperluan): hendak mencuci potret, tetapi tidak ada -- nya; (3) ki mesiu; peluru: membuang -- , menembak ke atas (hanya untuk menakut-nakuti dsb); (4) ki guna-guna: dia jadi penurut spt orang kena --
anak obat anak (orang) sakit yg sedang dl perawatan dokter; pasien
anak ajaib anak kecil yg sudah mampu menguasai kepandaian yg dimiliki oleh orang dewasa
anak alang anak yg ketiga
anak ampang anak haram jadah
anak andaman anak gadis yg dikurung atau dipingit beberapa waktu sebelum dinikahkan
anak angkat anak orang lain yg diambil (dipelihara) serta disahkan secara hukum sbg anak sendiri
anak asuh anak yg diberi biaya pendidikan (oleh seseorang), tetapi tetap tinggal pd orang tuanya
anak bangsa anak negeri
anak bangsawan anak komidi; (2) anak keturunan keluarga ningrat (bangsawan, raja)
anak bapak anak yg terlalu disayangi oleh bapaknya sehingga tidak sempat bergaul dng anak-anak yg lain
anak berbakat anak (terutama yg masih berada dl usia sekolah) yg diperhitungkan memiliki bakat dan kemampuan yg istimewa
anak berkundang anak yg sangat disayangi atau dimanjakan; kundangan
anak bersagar anak yg pd kuku tangannya terdapat garis hitam spt sagar; (2) ki anak yg selalu sakit-sakitan atau yg saudara-saudaranya selalu meninggal
anak bini anak dan istri; keluarga
anak buncit anak bungsu; anak yg terakhir; anak yg termuda dr satu keluarga
anak bungsu anak buncit
anak busur anak panah
anak cucu anak dan cucu; (2) keturunan
anak dapat anak yg didapat di jalan dsb
anak dara anak perempuan yg sudah mencapai usia remaja dan belum kawin; (2) cak pengantin perempuan
anak gadis anak perempuan yg sudah menginjak usia remaja
anak gahara anak raja dr permaisuri; -- gedongan anak orang kaya (yg rumahnya gedung): -- gedongan itu mau juga bermain dng anak kampung
anak geladak anak haram
anak haram anak yg lahir dr hasil hubungan di luar ikatan pernikahan; anak jadah
anak hitam anak yg kedelapan
anak ibu anak yg terlalu disayangi oleh ibu sehingga tidak sempat bergaul dng anak-anak yg lain
anak jadah anak haram
anak jawi anak laki-laki yg disayangi
anak kandung anak yg lahir dr kandungan sendiri; anak sendiri (bukan anak tiri atau anak angkat)
anak kembar anak (dua, tiga, atau lebih) yg lahir dr satu kandungan pd satu kehamilan
anak kemenakan anak dr saudara (dilihat dr dirinya)
anak kencing anak haram
anak kuar anak haram
anak kukut anak angkat yg tidak berhak menerima harta pusaka
anak lidah anak tekak
anak liplap anak yg orang tuanya berlainan bangsa
anak luar nikah anak yg dilahirkan oleh seorang wanita di luar perkawinan yg dianggap sah menurut adat atau hukum yg berlaku; (2) anak haram
anak lumpang anak gobek
anak mas anak emas
anak murid anak sekolah; siswa; anak didik
anak nakal anak yg krn sebab tertentu mengalami hambatan dl perkembangan pribadi, ketakseimbangan mental, sosial, atau pendidikan sehingga muncul tingkah laku yg menyimpang, msl mencopet -- negara anak yg diputuskan oleh pengadilan untuk diasuh oleh negara
anak pandak anak yg kelima
anak panjang anak yg keempat
anak penak anak cucu; keturunan; anak pinak
anak perahu anak kapal
anak piara anak orang lain yg dipiara
anak piatu anak yg ibunya sudah meninggal; sudah tidak beribu lagi; anak yatim (di beberapa daerah anak piatu adalah anak yg tidak beribu lagi)
anak pinak anak cucu; keturunan; (2) tumbuhan memanjat, Ventilago oblongifolia
anak pisang anak mamak (menurut keturunan laki-laki)
anak pungut anak angkat
anak putih anak yg ketujuh
anak ragil anak bungsu
anak sanak anak kemenakan
anak sandiwara anak panggung
anak sapihan anak yg (baru) disapih
anak sekolah anak (orang) yg masih menuntut ilmu melalui pendidikan sekolah; murid; siswa
anak semang anak se.mang [n] (1) orang yg diambil orang lain (bukan keluarganya) sbg kerabatnya; (2) orang yg dipekerjakan atau yg bekerja pd orang lain (spt orang gajian, pegawai); (3) orang yg diberi modal untuk berdagang atau yg menjualkan dagangan orang lain; (4) orang yg menumpang makan (mondok); (5) orang yg bekerja pd orang lain krn terikat oleh utang
anak sulung anak yg pertama (yg tertua)
anak sumbang anak haram (terutama akibat dr perzinaan sesama antara sanak saudara dekat); (2) anak yg lahir dr seorang ibu yg dilarang kawin menurut undang-undang dng lelaki yg menghamilinya
anak sundal anak haram; (2) kas kata makian kasar
anak sungai anak su.ngai [n] cabang sungai; sungai kecil
anak sunti anak perempuan yg mulai jadi gadis (perawan kecil)
anak susuan anak yg masih menyusu; (2) anak orang lain yg disusui
anak taruhan anak yg sangat dicintai
anak tiri anak ti.ri [n] anak bawaan suami atau istri yg bukan hasil perkawinan dng istri atau suami yg sekarang
anak tonil anak komidi
anak tuna anak yg berkelainan; anak cacat
anak tunalaras anak yg sangat nakal
anak tunggal anak yg hanya satu-satunya
anak yatim anak yg sudah tidak berbapak lagi
anak zadah anak haram; anak jadah; anak-anak 1 a masih kecil (belum dewasa); (2) cak n anak buah
anak-anakan anak-anak.an [n] tiruan anak (untuk mainan anak-anak); boneka: gadis cilik itu asyik bermain dng ~ nya
anak-beranak anak-ber.a.nak [n] suami, istri, dan anak-anaknya; seluruh anggota keluarga
anakan anak.an [n] (1) bunga uang; rente: uang simpanan itu mendapat ~ 2 % sebulan; (2) Tan tunas yg tumbuh dr akar atau umbi; (3) Hidr siklon tropis kecil yg sering diikuti dng gangguan yg lebih hebat
anakda anak.da [Lihat {ananda}]
anaklisis anak.li.sis [n Psi] keadaan emosi yg bergantung pd orang lain
anakrus anak.rus [n Mus] nada atau sekelompok nada yg mendahului kalimat musik yg tidak mendapat tekanan
obat adiktif obat yg dapat menyebabkan ketergantungan bagi pemakainya
obat angin obat oles atau gosok (berupa minyak, cairan, dsb) untuk menghilangkan masuk angin
obat basah obat yg dicampur dng air (spt boreh); (2) ki kabar yg tidak dipercayai orang
obat batuk obat untuk menghilangkan batuk
obat bius obat yg menyebabkan orang tidak sadarkan diri dan sekaligus menghilangkan rasa nyeri
obat cacing obat pembunuh cacing di dl perut
obat daftar G obat yg hanya bisa dibeli dng menggunakan resep dokter, msl antibiotik (biasanya ditandai dng lingkaran warna biru tua bergaris tepi hitam dan tanda peringatan pd kemasannya); -- dahaga ki penghilang rasa dahaga (haus): segelas air putih cukuplah sbg -- dahaga
obat dalam obat untuk diminum atau ditelan
obat dokter obat yg diberikan oleh dokter; -- esensial obat umum tanpa merek dagang, biasanya dikonsumsikan untuk unit pelayanan kesehatan dsb: para dokter seharusnya memelopori penggunaan -- esensial, mengingat harganya murah dan khasiatnya sama
obat generik obat yg penamaannya didasarkan pd zat aktif yg terdapat dl obat tsb dan tidak menggunakan merek dagang
obat haus obat penawar dahaga; -- jerih 1 uang lelah; upah; persen: pekerjaan begitu berat, cuma diberi -- jerih lima ratus rupiah; (2) buah hati; yg dicintai; pelerai demam
obat kampung obat dr tumbuh-tumbuhan dsb yg diramu sendiri atau oleh dukun (bukan dr apotek atau dr pabrik farmasi)
obat kuat obat untuk memperkuat daya kemampuan tubuh; (2) obat untuk menambah daya vitalitas seksual
obat lali obat bius
obat lelah obat jerih
obat luar obat yg dioleskan atau diteteskan untuk menyembuhkan penyakit luar (spt kudis, panu) dan bukan untuk diminum atau ditelan
obat mata obat untuk menyembuhkan penyakit mata
obat merah obat berwarna merah yg dibuat dr yodium yg dilarutkan dl alkohol untuk mengobati luka baru (goresan dsb)
obat nyamuk obat (ramuan) pembasmi (pengusir) nyamuk (berupa cairan yg disemprotkan atau benda padat pipih yg dibakar)
obat paten obat yg menggunakan merek atau nama dagang tertentu
obat pencahar obat untuk memudahkan buang air besar; obat untuk membersihkan perut; obat cuci perut; urus-urus
obat penenang obat untuk menenangkan (meredakan ketegangan) jiwa dsb
obat perangsang obat untuk merangsang nafsu seks dsb
obat rumah obat-obatan yg disediakan untuk keluarga di rumah
obat sinse obat yg diramu dan dikeluarkan oleh sinse (tabib Cina)
obat telekap obat yg pemakaiannya ditempelkan pd bagian tubuh yg sakit; koyok
obat tidur obat yg menyebabkan dapat tidur bagi orang yg susah tidur
obat tradisional obat yg diramu dr berbagai macam akar, kulit pohon, batang, bunga, buah, dan daun untuk berbagai macam penyakit; obat kampung
obat-obatan obat-obat.an [n] berbagai macam obat; ramuan obat
anak bala [ki] anak yg selalu mengganggu anak orang lain
anak bawang [ki] peserta bermain yg tidak masuk hitungan (hanya sbg penggenap atau ikut-ikutan saja); (2) ki anak kecil yg masih belum mengerti apa-apa
anak dagang orang perantauan; anak rantau
anak didik murid; siswa; (2) anak yg berada dl pembinaan (asuhan) seseorang
anak emas [n] (1) anak budak belian yg diambil anak oleh tuannya; (2) orang yg paling disayangi (disenangi) oleh atasannya (keluarganya, kepalanya, majikannya, tuannya, dsb); (3) anak Indonesia yg diambil oleh bangsa lain
anak kolong [kas] anak serdadu (yg lahir dan dibesarkan di tangsi pd zaman Hindia Belanda); (2) ki anak tentara -- komidi pemain komidi panggung, tonil, sandiwara; anak bangsawan
anak mampu didik [Dik] anak yg tingkat kemampuan intelegensinya sekitar 70-80, memungkinkan untuk dididik sampai kelas enam sekolah dasar
anak mampu latih [Dik] anak yg kemampuan intelegensinya sekitar 25-50, hanya mungkin diberi latihan untuk menguasai keterampilan tertentu dan untuk mengurus dirinya sendiri
anak mampu rawat [Dik] anak yg tingkat kemampuan intelegensinya paling tinggi 25, membutuhkan perawatan orang lain sepanjang hayatnya
anak mentimun [ki] anak angkat yg dijadikan istri
anak muda orang yg masih muda; pemuda; (2) anak keenam
anak prasekolah [Dik] anak yg berumur 4-5 tahun; murid taman kanak-kanak; anak yg berumur sebelum umur masuk sekolah dasar
anak sipil [Dik] anak yg diserahkan oleh orang tuanya kpd negara
anak sukar [Psi] anak yg bertingkah laku menyimpang dr norma-norma sosial (tidak dapat diatasi dng cara-cara biasa)
anak tekak daging kecil di ujung kerongkongan; anak lidah; uvula
anak tolakan [Psi] anak yg tidak diterima orang tua (orang tua bersikap tidak memberi kasih sayang, perhatian, dsb)
obat bebas golongan obat yg tidak bersifat racun dan tidak mempunyai interaksi dng bahan makanan sehingga dapat dibeli bebas (biasanya ditandai dng warna lingkaran hijau dng garis tepi hitam)
obat jalan berobat tanpa dirawat di rumah sakit (klinik dsb), tetapi menjalani pengobatan secara teratur
obat jerih pelerai demam [ki] buah hati; anak dsb yg disayangi
obat kimiawi penggunaan senyawa kimia untuk mengobati tanaman yg terserang penyakit; terapi kimiawi
anak Adam keturunan Adam; manusia
anak Agung [Bl] gelar bangsawan (golongan atau kasta ksatria)
anak air selokan; sungai kecil
anak Allah [Kris] gelar untuk Yesus Kristus yg menyatakan bahwa Ia berasal dr Allah dan melakukan penyelamatan manusia
anak angin angin sepoi-sepoi; angin lembut
anak ayam kehilangan induk [pb] ribut dan bercerai-berai krn kehilangan tumpuan
anak badak dihambat-hambat [pb] dng sengaja mencari bahaya
anak baik menantu molek [pb] mendapat keuntungan yg berlipat ganda
anak baju baju dalam
anak balam sepasang (seorang laki-laki dan perempuan); sejoli
anak batu (giling) batu yg berbentuk silinder (gilik) untuk melumatkan lada (cabai, rempah-rempah, dsb)
anak batu tulis alat tulis untuk menulis pd batu tulis
anak bedil peluru
anak bilik ruang kecil yg ditambahkan pd kamar
anak buah anggota kelompok (regu pasukan) yg berada di bawah seorang pemimpin
anak bukit bukit kecil
anak buyung perempuan bunting (untuk memperolok-olokkan); (2) muncikari
anak cabang bagian dsb yg lebih kecil dr cabang; ranting; (2) bagian dsb yg berada di bawah cabang (tt susunan organisasi)
anak cobek penggiling pd cobek
anak dabus orang yg ikut serta bermain dabus; pemain dabus
anak dacin batu (besi) pd timbangan dng ketentuan berat tertentu
anak Daud [Kris] gelar untuk Mesias yg dinantikan yg berasal dr keturunan raja Daud
anak daun [Bio] helaian daun atau tiap-tiap helaian daun dr daun majemuk
anak dayung orang yg mendayung; pendayung
anak dipangku dilepaskan [pb] selalu membereskan (memikirkan) urusan orang lain, sedangkan urusan sendiri diabaikan
anak genta bagian genta yg berfungsi sbg pemukul genta
anak ginjal bagian ginjal yg melekat di atas ginjal; kelenjar adrenal
anak gobek pelocok kapur sirih dl gobek; alu kecil penumbuk kapur sirih dl gobek
anak gugur bayi yg lahir (mati) sebelum genap bulannya
anak jari sebatang jari; (2) jari kelingking
anak jentera jari-jari jentera
anak judul tambahan pd judul buku dsb (biasanya berupa kata-kata penjelas thd judul)
anak kalimat bagian kalimat (klausa) yg tidak dapat berdiri sendiri sbg kalimat lengkap; klausa terikat
anak kapal awak atau pegawai yg bertugas di kapal
anak keti bola kecil terbuat dr kayu yg dipakai dl permainan
anak kunci alat untuk membuka kunci; sosi
anak limpa kelenjar yg mengeluarkan empedu
anak lombong pekerja di tambang
anak manusia [Kris] Yesus (ungkapan ini merujuk pd tokoh penyelamat di zaman yg akan datang)
anak mata bulatan kecil di tengah-tengah bola mata
anak meja peti-peti kecil di meja (merupakan perlengkapan meja); laci
anak negeri penduduk suatu negeri (daerah atau wilayah)
anak orang [pb] seseorang yg asing bagi kita akan tetap asing juga
anak panah senjata tajam yg berupa barang panjang, runcing pd ujungnya dan diberi bulu atau barang lain yg serupa pd pangkalnya yg berfungsi sbg penjaga keseimbangan, dilepaskan dng menggunakan busur
anak panggung orang yg mencari nafkah dng bermain dl pertunjukan pentas (sandiwara, tonil, komidi, dsb)
anak pelor peluru (isi bedil)
anak perusahaan [Ek] perusahaan yg dikuasai oleh pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui satu atau lebih badan atau perusahaan lainnya
anak rambut rambut halus yg tumbuh di pelipis
anak rantau orang yg mencari penghidupan di negara atau daerah lain
anak ronggeng penari dl pertunjukan ronggeng
anak saku kantong kecil pd baju
anak sasian murid; pelajar; orang yg berguru
anak sendiri disayangi [pb] bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yg diutamakan
anak tangan jari tangan
anak tangga bagian tangga tempat berpijak
anak tari penari
anak timbangan perangkat timbangan berupa batu timbangan dr logam dng berbagai ukuran berat (100 g, 500 g, 1 kg, dst) sbg pengukur berat barang-barang, bahan makanan kering, sayuran, buah-buahan, dsb
anak torak perkakas tenun pemintal benang
anak uang bunga uang; rente
anak wayang orang yg menjadi pelaku (pemain) pd pertunjukan wayang orang atau ketoprak
anakoluton ana.ko.lu.ton [n Ling] pemakaian kalimat yg sengaja menyimpang dr pola yg umum
anakronisme ana.kro.nis.me [n] (1) hal ketidakcocokan dng zaman tertentu; (2) penempatan tokoh, peristiwa percakapan, dan unsur latar yg tidak sesuai menurut waktu di dl karya sastra: dl kalimat "Hang Tuah melihat arloji titusnya, lalu menghidupkan pesawat televisinya" terdapat dua --
anakronistis ana.kro.nis.tis [a] tidak cocok dng zaman tertentu
anakusis ana.ku.sis [a Dok] tuli akibat kerusakan saraf dengar
obat bedil mesiu; peluru
obat guna guna-guna; pekasih
obat hati [ki] penghibur hati
obat jauh penyakit hampir [pb] dl kesusahan sukar mendapatkan pertolongan; berada dl kesukaran
obat pekasih guna-guna yg dapat membuat orang jatuh cinta
obat pengasih pekasih
adik sepupu anak adik atau kakak ayah atau ibu, sbg saudara yg lebih muda (laki-laki atau perempuan)
awak darat anak buah kapal terbang yg bertugas merawat dan memperbaiki pesawat
awak geladak anak buah kapal yg bertugas di bagian geladak, msl membersihkan geladak kapal
awak kabin anak buah kapal atau kapal terbang yg bertugas di bagian kabin untuk melayani penumpang
awak kapal anak buah kapal (perahu)
awak mesin anak buah kapal yg bertugas merawat dan memperbaiki mesin kapal
awak penerbangan anak buah kapal terbang; orang yg bekerja pd sebuah maskapai penerbangan
awak pesawat anak buah pesawat terbang
awak udara anak buah kapal terbang yg bertugas di pesawat (pilot, pramugari, dsb)
beras kencur obat tradisional yg terbuat dr beras dan kencur ditumbuk halus (dapat diminum atau dioles) untuk obat pegal-pegal
buah beraksa anak timbangan (yg dipakai pd masa lalu)
buah catur anak catur spt bidak, kuda, gajah, dan benteng
bujang andon anak angkat yg tidak diketahui asal-usulnya dan bekerja pd orang tua angkatnya
darah daging anak kandung; (2) keluarga; kerabat
haram jadah anak yg lahir di luar perkawinan yg sah; anak yg tidak sah; anak zadah
jerat semata anak tunggal yg sangat dicintai; kesayangan
kalam batu anak batu tulis
kanda manda anak-anak yg terpilih sbg saudara tua anak raja yg baru lahir
keramas kutu obat pembersih kutu kepala
kunci maling anak kunci palsu untuk membuka berbagai-bagai kunci
kunci tolak anak kunci yg cocok dng berbagai-bagai kunci
kutuk sehari anak ayam yg baru menetas, baru dikeluarkan dr mesin tetas, umurnya di bawah lima hari
main hati anak kesayangan
minyak angin obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dsb) yg dibuat dr campuran beberapa bahan
orang keblangsak anak yatim; gelandangan
perawan kencur anak perempuan yg menginjak dewasa
perawan sunti anak perempuan yg mulai jadi gadis (perawan kecil); gadis sunti; perawan kencur
sambung jiwa anak; kesayangan; kekasih
saudara sepupu anak paman, bibi, atau anak uak; saudara sedatuk (senenek)
sepupu silang anak dr saudara perempuan ayah dan anak dr saudara laki-laki ayah
simpang sungai anak sungai
berobat ber.o.bat [v] (1) menggunakan obat: jika badan tidak nyaman, lebih baik -; (2) meminta atau mencari obat kpd: jangan -- kpd dukun, pergilah ke rumah sakit; (3) sudah diobati atau sudah mendapat obat; (4) ki mendapat balasan; terhibur: jerih payahnya sudah -; -- hatiku setelah anak yg kurindukan pulang dr rantau
aerobatik ae.ro.ba.tik [n] ketangkasan atau kecakapan berakrobat di udara
ahli obat orang yg ahli dl hal obat-obatan
akrobatik ak.ro.ba.tik [n] (1) pertunjukan atau peragaan yg dilakukan seorang pemain akrobat: permainan --; (2) pertunjukan hebat dan mengagumkan berkenaan dng ketangkasan
almanak pelayaran almanak untuk pelayaran yg berisi catatan tt kejadian astronomi, spt posisi matahari, bulan, planet, dan bintang setiap saat, siang dan malam sepanjang tahun
anggur obat air perahan buah anggur dng ramuan yg diminum sbg obat
angka kematian anak-anak [Dem ] bilangan yg menunjukkan jumlah kematian anak-anak umur 1-4 tahun per seribu penduduk
arak obat arak yg biasa diminum untuk obat penat
badak makan anak [pb] ayah membuang anaknya krn takut akan musnah kebesarannya (pd raja-raja zaman dahulu)
bagi anak pembagian anak (anak pertama ikut ibunya, anak kedua dan seterusnya menjadi anggota kekerabatan ayahnya)
bahasa kanak-kanak bahasa yg digunakan pd tahap permulaan pertumbuhan bahasa yg ciri-cirinya secara khas dapat dihubungkan dng kelompok kanak-kanak
belanak bermain di atas karang [pb] ombak besar (sehingga ikan belanak yg biasanya senang diam dl pasir laut, naik ke permukaan laut)
belum beranak sudah ditimang belum duduk sudah berlunjur belum beranak sudah di.ti.mang belum duduk sudah berlunjur [pb] terlampau cepat gembira sebelum maksud tercapai
beraerobatik ber.ae.ro.ba.tik [v] melakukan pertunjukan aerobatik
berakrobat ber.ak.ro.bat [v] bermain akrobat
beranak ber.a.nak [v] (1) mempunyai anak: ia sudah ~ dua orang; (2) melahirkan anak: istrinya baru ~; (3) dng anaknya: saudagar tiga ~
beranak bercucu ber.a.nak bercucu mempunyai anak dan cucu; (2) ki turun-temurun; ~ pinak mempunyai keturunan: Kiai Maja ~ di Minahasa
berdansanak ber.dan.sa.nak [v] bersanak saudara
berlaki anak semang ber.la.ki anak semang [pb] perempuan yg buruk kelakuannya
buang anak menyia-nyiakan anak; membiarkan anak terlunta-lunta
buku kanak-kanak buku yg ditulis khusus sbg bacaan anak-anak
dansanak dan.sa.nak [Mk n] sanak; saudara; sanak saudara
densanak den.sa.nak [Lihat {dansanak}]
di manakah berteras kayu mahang di manakah ber.te.ras kayu mahang [pb] jangan mengharapkan sesuatu yg mustahil
dokter anak dokter yg ahli dl penyakit anak-anak
dunia anak-anak alam kehidupan anak-anak
dunsanak dun.sa.nak [Lihat {dansanak}]
harta kekayaan menyanak semua harta peninggalan yg menjadi tanggung jawab sanak keluarga
hubungan bapak-anak buah hu.bung.an bapak-anak buah jaringan sosial yg terwujud krn interaksi seseorang yg berkedudukan sosial tinggi dng orang-orang yg berkedudukan sosial lebih rendah, dl hal ini pihak yg kedua memberi jasa kpd pihak pertama yg telah memberi perlindungan
ilmu obat pengetahuan mengenai berbagai obat (khasiatnya, takaran pemakaiannya, dsb); farmakologi
kanak-kanak ka.nak-ka.nak [n] periode perkembangan anak masa prasekolah (usia antara 2-6 tahun)
kecil-kecil anak kalau sudah besar onak [pb] anak itu selagi kecil menyenangkan hati, tetapi kalau sudah besar menyusahkan hati (krn kelakuannya dsb)
kekanak-kanakan ke.ka.nak-ka.nak.an [a] bertingkah laku spt kanak-kanak: umurnya sudah 21 tahun, tetapi tingkah lakunya masih ~
kuntilanak kun.ti.la.nak [n] hantu yg konon berkelamin perempuan, suka mengambil anak kecil atau mengganggu wanita yg baru saja melahirkan
lihat anak pandang menantu [pb] segala urusan anak hendaklah ditimbang-timbang dahulu apakah hal itu akan menimbulkan keadaan yg tidak baik pd menantu, sekalipun hal itu akan menguntungkan anak itu sendiri; setiap pekerjaan hendaklah ditimbang-timbang, jika baik bagi diri sendiri dan baik pula bagi orang lain, maka baru dilakukan
majalah anak-anak majalah yg isinya khusus mengenai dunia kanak-kanak
makan anak [ki] orang yg menzinai anak kandung
malu kalau anak harimau menjadi anak kucing (kambing) [pb] tidak sepatutnya kalau anak orang baik-baik atau pandai menjadi jahat atau bodoh
manakib ma.na.kib [n Tas] kisah kekeramatan para wali (manakib Syekh Abdul Kadir Jailani)
mati anak berkalang bapak [pb] anak dan bapak wajib tolong-menolong
mati beranak mati ketika melahirkan anak
memecahkan (anak) telinga me.me.cah.kan (anak) telinga [ki] sangat keras (tt bunyi) sehingga memekakkan telinga
memperanakkan mem.per.a.nak.kan [v] (1) melahirkan (anak): siapakah yg ~ engkau ini; (2) menganggap sbg anak: ia ~ pembantunya yg setia itu; (3) ki membungakan uang: sejak dulu pekerjaannya ~ uang
mempertanak mem.per.ta.nak [v] menanak (nasi)
menanggang anak me.nang.gang anak tidak menyusui anak
mengakikahkan (anak) meng.a.ki.kah.kan (anak) [v] mengadakan akikah untuk (anak)
mengambil anak meng.am.bil anak memungut anak orang lain dan menganggapnya sbg anak sendiri; (2) mengambil pemuda yg bukan kerabat untuk dikawinkan dng anak gadisnya dng tujuan menegakkan serta meneruskan kepemimpinan adat
menganak semang meng.a.nak se.mang [n] menjadi anak semang; memburuh
menganaktirikan meng.a.nak.ti.ri.kan [v] memperlakukan sbg anak tiri; memperlakukan secara tidak adil: dng kebijaksanaan itu, pemda tidak merasa ~ sopir angkutan nonbus
menggantang anak ayam meng.gan.tang anak ayam [ki] melakukan pekerjaan yg sangat sulit
menggeriak bagai anak nangui [pb] orang yg beranak banyak, tetapi malas mencari nafkah
mengobati meng.o.bati [v] memberi obat (kpd); menyembuhkan dng obat: siapa yg -- lukamu?
mengobatkan meng.o.bat.kan [v] (1) memakai sesuatu untuk obat atau untuk mengobati: daun ini dapat dipakai untuk -- penyakit kulit; (2) membawa berobat: orang kampung masih banyak yg -- orang yg sakit ke dukun
menjolok anak men.jo.lok anak menggugurkan kandungan: ~ hati mengajuk hati
menobatkan me.no.bat.kan [v] menaikkan ke takhta kerajaan; melantik menjadi raja: Baginda ~ putra sulungnya menjadi raja menggantikan beliau [v] (1) menjadikan (menyebabkan) orang bertobat (menyesalkan dosanya dan kembali kpd Tuhan); (2) cak menjerakan; mengapokkan
menyanak me.nya.nak [v] memperlakukan (menganggap) sbg sanak
menyobat me.nyo.bat [v] (1) menjadikan sobat baik; (2) ki mengambil hati orang; mendekati: ia suka -- siapa saja yg kaya
menyobati me.nyo.bati [v] menyobat
merintang anak me.rin.tang anak membujuk atau menghibur anak supaya tidak menangis atau tidak ingat kpd ibunya apabila ibunya sibuk bekerja
naik nobat [Mk] (1) menjadi pengantin; kawin; (2) dinobatkan menjadi raja
nobat no.bat [kl n] (1) gendang besar; (2) gamelan Melayu yg hanya dibunyikan pd waktu upacara penobatan raja: pukul -- tiup nafiri, hendak tabal raja di Keling [v] keluar dr penghadapan; dihadap: maka empat puluh hari baginda tiada --
penanak pe.na.nak [n] orang yg tugasnya menanak nasi; juru tanak
penganakemasan peng.a.nak.e.mas.an [n] proses, cara, perbuatan menganakemaskan
penganaktirian peng.a.nak.ti.ri.an [n] proses, cara, perbuatan menganaktirikan
pengobat peng.o.bat [n] sesuatu yg dipakai untuk mengobati; orang yg mengobati
pengobatan peng.o.bat.an [n] proses, cara, perbuatan mengobati
penobatan pe.no.bat.an [n] proses, cara, perbuatan menobatkan; (2) pelantikan menjadi raja
peranakan per.a.nak.an [n] (1) kantong selaput dl perut (tempat bayi); rahim: ada gejala kanker pd ~ nya; (2) keturunan anak negeri dng orang asing: Cina ~ banyak di negeri itu; (3) yg dilahirkan di: tidak boleh ~ suatu marga masuk marga lain
persentase beranak [Tern] angka yg menunjukkan persentase banyaknya induk yg beranak per banyaknya induk yg dikawinkan
persobatan per.so.bat.an [n] hal (perihal) bersobat; persahabatan
pertobatan per.to.bat.an [n] (1) perihal bertobat; (2) perihal tobat
pidana anak-anak pidana yg dikenakan thd anak-anak yg melakukan perbuatan yg bertentangan dng hukum pidana
puntianak pun.ti.a.nak [n] hantu perempuan (suka mengambil anak kecil atau mengganggu orang melahirkan)
ransum anak bagian makanan khusus untuk anak sapi atau anak babi
rasio anak wanita jumlah anak wanita di bawah umur lima tahun (balita) per 1.000 wanita yg melahirkan
rumah obat toko yg menjual obat-obatan; apotek
rumah sakit ketergantungan obat rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita yg tergantung pd obat-obat terlarang
sel anak [Bio] sel yg tumbuh melalui pembelahan sehingga dr satu sel akan menjadi dua anak sel
sepenanak se.pe.na.nak, se.per.ta.nak, pe.na.nak nasi nasi [n] sepertanak nasi
sepertanak se.per.ta.nak, pe.na.nak nasi [n] waktu yg lamanya sama dng orang menanak nasi (kira-kira 20 menit)
serbuk obat tepung obat
taman kanak-kanak jenjang pendidikan prasekolah untuk kanak-kanak (yg berumur 3-6 tahun)
tanak ta.nak [v] ber.ta.nak v (1) (sedang) memasak nasi: menumbuk di lesung ~ di periuk; (2) (yg) ditanak: nasi ~
terobat ter.o.bat [v] (1) dapat diobati: penyakitnya sudah tidak -- lagi; (2) ki terhibur: hatinya yg sedih agak -- oleh kata-kata sahabatnya
terobati ter.o.bati [v] terobat
tobat to.bat [v] sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yg salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan: sekarang ia sudah -- dr kejahatan yg pernah dilakukan; (2) v kembali kpd agama (jalan, hal) yg benar: setelah mendengar khotbah itu banyak orang yg -- kembali ke jalan yg sesuai dng ajaran Tuhan; (3) v merasa tidak sanggup lagi: -- aku mengajar anakmu; (4) p menyatakan rasa heran, kesal, atau sebal: -- ! -- !, bengal betul anak itu!; (5) v cak jera (tidak akan berbuat lagi): ia sudah -- tidak akan mengisap ganja lagi
tulah anak uang tunjangan untuk anak
tumbuk tanak (hal) menumbuk dan menanak; (2) segala pekerjaan rumah tangga
tunjangan anak tun.jang.an anak tambahan gaji sbg bantuan untuk anak
akar puntianak udani
akrobat ak.ro.bat [n] kemahiran dl melakukan berbagai ketangkasan (spt berjalan di atas tali, naik sepeda beroda satu, menerbangkan pesawat udara)
akrobat hukum putusan yg berubah-ubah secara mendadak dl persoalan yg sama dan sering terjadi cabut-mencabut atau ralat-meralat suatu putusan atau kebijakan
akrobat politik pernyataan yg dikeluarkan hari ini, bisa bertentangan dng pernyataan beberapa saat kemudian; (2) kader politik yg menyeberang ke partai lain
almanak al.ma.nak [n] (1) penanggalan (daftar hari, minggu, bulan, hari-hari raya dl setahun) yg disertai dng data keastronomian, ramalan cuaca, dsb; (2) buku berisi penanggalan dan karangan yg perlu diketahui umum, biasanya terbit tiap tahun
almanak dinding penanggalan yg biasanya digantungkan atau ditempelkan di dinding
almanak meja penanggalan yg biasanya ditaruh di atas meja
anggur beranak minuman untuk wanita yg baru melahirkan yg berkhasiat sbg penambah darah
bagai anak sepat ketohoran [pb] berbaring bermalas saja
bagai anjing beranak enam [pb] kurus sekali
bagai bertanak di kuali bagai ber.ta.nak di kuali [pb] bermurah hati kpd orang lain sehingga mendatangkan kesusahan kpd diri sendiri
baik ba.ik [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu -- sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya -- sekali; mendapat kedudukan yg --; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat -- untuk dibaca; daun kumis kucing -- untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu -- budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum -- juga; lukanya sudah --; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami -- saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng --; -- orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah ... entah ...: -- di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! -- , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat -- kpd semua orang
bajetah ba.je.tah [Sd n] perdu yg termasuk suku Rutaceae, daunnya berbentuk lonjong, berkhasiat sbg obat demam dan untuk merangsang selera makan anak; daun tikusan, Clausea excavata
balai pengobatan balai kesehatan
belanak be.la.nak [n] ikan laut, sisiknya mirip ikan bandeng, dagingnya lembut; Mugil cephalus (ada berjenis-jenis: -- anting, -- putih, -- hitam, dsb)
belum beranak sudah ditimang belum ber.a.nak sudah ditimang [pb] bersenang-senang sebelum maksudnya tercapai
beranak berbiak ber.a.nak berbiak berkembang biak
beras setengah tanak beras setengah olah
bersanak ber.sa.nak [v] berkerabat; berfamili: ia hidup di Jakarta sebatang kara, tidak -- saudara
bersobat ber.so.bat [v] bersahabat dng; berteman baik dng
bertobat ber.to.bat [v] (1) menyesal dan berniat hendak memperbaiki (perbuatan yg salah dsb): sekarang ia sudah ~; (2) kembali kpd Tuhan atau agama (jalan) yg benar
bijak akrobatik kebijakan yg bertentangan 180o satu sama lain dl sekejap
bobato bo.ba.to [n] kepala desa yg warganya beragama Islam (di Ternate)
bobok bo.bok [v cak] tidur (untuk anak-anak): -- lah anakku, hari sudah larut malam [v] , mem.bo.bok v membuat lubang (pd tembok dsb) [Jw n] daun, umbi-umbian, dsb yg dilumatkan (dng batu penggiling dsb) dipakai sbg obat luar dng cara menempelkannya pd bagian yg sakit
buang obat membuang tembakan
canak ca.nak [kl v] men.ca.nak v mencuar: menara bubungan rumah kecil besar ~ ke langit biru
cangar ca.ngar, men.ca.ngar [Jw n] membuka mulut (anak kecil) dng paksa (dng memencet hidungnya) untuk meminumkan obat dsb
cekok ce.kok [n] obat tradisional yg dibuat dr ramuan rempah-rempah yg digiling dan dibungkus kain untuk diminumkan secara paksa dng memeraskannya ke dl mulut (biasanya untuk anak kecil)
ceku ce.ku [ark v] men.ce.ku v (1) menekan (melukai dsb) dng kuku; membenamkan barang-barang kecil yg tajam: ia ~ dng kukunya; (2) hendak muntah: anak itu ~ oleh pahitnya obat itu
ciri ci.ri [n Sas] mantra (doa) yg dibacakan pd waktu penobatan raja; ceria: setelah orang yg hendak diberi gelar itu datang, dibacalah -- [n] (1) tanda khas yg membedakan sesuatu dr yg lain: apa -- anak yg hilang itu?; (2) Ikn tanda pd organisme yg merupakan interaksi antargen atau antargen dan lingkungan; (3) Ling tanda atau sifat suatu bentuk kebahasaan
dansanak anjing [ki] saudara seibu lain bapak
dansanak kandung saudara kandung
dansanak sebapak saudara sebapak
degenerasi de.ge.ne.ra.si [n] (1) kemunduran atau kemerosotan generasi (tidak sebaik generasi sebelumnya): penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat mengakibatkan --; (2) Dok kemunduran, perubahan menjadi sesuatu yg rusak
diperdanakan di.per.da.na.kan [v] dijual (dikeluarkan dsb) untuk pertama kalinya; diperkenalkan kpd masyarakat untuk pertama kalinya: saham perusahaan itu baru akan ~ akhir bulan ini
dukun beranak dukun yg pekerjaannya menolong perempuan melahirkan
isobat iso.bat [n Geo] garis pd peta yg menghubungkan tempat yg sama kedalaman lautnya
jelanak je.la.nak [ark] men.je.la.nak v menyelinap (menyuruk, merayap) di bawah dedaunan dsb
juru tanak tukang masak
kanak-kanak anyir [ki] (1) bayi yg baru dilahirkan; (2) belum berpengalaman; masih sangat muda
kasihkan anak tangan-tangankan [pb] yg disayangi itu hendaknya jangan terlalu dimanjakan
kemanakan ke.ma.na.kan [Lihat {kemenakan}]
kencur ken.cur [n] (1) tanaman yg mempunyai akar batang yg tertanam di dl tanah, biasa dipakai untuk bahan rempah-rempah dan ramuan obat; cekur; Kaempferia galanga; (2) umbi kencur; (3) ki belum banyak pengalaman; belum banyak mengetahui dunia luar: anak itu masih -- belum tahu liku-liku dunia ini; (4) ki belum dewasa; di bawah umur: anak masih bau -- sudah berpacaran
kerbau menanduk anak [pb] hanya pura-pura saja; tidak dng sungguh-sungguh
kerobat ke.ro.bat, ke.ro.bat-ke.ra.bit [n] kerobak-kerobek
ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul [pb] orang yg memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan spt yg dinasihatkannya itu
kewarasan ke.wa.ras.an [n cak] kesehatan jasmani dan rohani: setelah dibawa ke dokter dan diobati, ~ anak itu bertambah baik
lain sakit lain diobat [pb] jawab yg berlainan dng apa yg dinyatakan; yg diberikan berlainan dng yg diminta
lihat anak [pb] pekerjaan (hal dsb) hendaklah ditimbang, di samping baik bagi diri sendiri hendaknya baik juga bagi orang lain
makan anak ayam makanan ayam umur satu hari sampai dua bulan
mampu mam.pu [a] (1) kuasa (bisa, sanggup) melakukan sesuatu; dapat: ia tidak -- membayar biaya pengobatan anaknya; kakeknya tidak -- berdiri lagi krn sangat tua; (2) berada; kaya; mempunyai harta berlebih: mereka cukup -- untuk menyekolahkan anaknya ke luar negeri
manakala ma.na.ka.la [p] kata penghubung untuk menandai syarat (waktu); apabila; bilamana: -- pengendara mobil mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak akan terjadi kecelakaan
manakan ma.na.kan [pron] bagaimana akan boleh (dapat); bagaimana [n cak] kemenakan
masa anak-anak masa kehidupan antara dua tahun sampai pubertas; -- bakti masa menunaikan tugas; masa untuk mengabdi: dia terpilih kembali untuk -- bakti lima tahun
masa kanak-kanak waktu seorang individu dl pertumbuhannya masih kecil
melaksanakan me.lak.sa.na.kan [v] (1) memperbandingkan; menyamakan dng: ia ~ lukisannya dng lukisan gurunya; (2) melakukan; menjalankan; mengerjakan (rancangan, keputusan, dsb): ia mengetahui teorinya, tetapi tidak dapat ~ nya; ia ~ tugasnya dng baik
melekatkan me.le.kat.kan [v] (1) menempelkan supaya melekat: ia berusaha ~ kembali lembaran pengumuman yg sudah lepas itu; (2) mengenakan (pakaian, topi); memakai: ia ~ sapu tangan pd hidungnya; (3) menanam (modal, uang, dsb): ia ~ modalnya pd perusahaan film itu; (4) memakai untuk membeli barang: ia ~ uangnya pd barang-barang perhiasan; (5) memukulkan (tangan, kaki, tinju, dsb): tak segan-segan ia ~ tangan dan ka; kinya pd anak itu; (6) mengarahkan (pandangan, perhatian): ia ~ pandangannya pd wanita yg anggun itu; (7) menggunakan (obat, guna-guna): ia sudah berusaha ~ berbagai obat, tetapi tidak menolong juga
membencanakan mem.ben.ca.na.kan [v] (1) menimbulkan (mendatangkan) bencana (kerusakan, kesengsaraan, dsb): kemunafikan dan pengkhianatan dapat -- bangsa dan negara; (2) membencanai
memfanakan mem.fa.na.kan [v] menjadikan fana; menjadikan tidak kekal
meminumkan me.mi.num.kan [v] (1) memberi minum sesuatu kpd: ia -- obat itu kpd anaknya; (2) menyuruh (meminta dsb) minum: ia hendak -- kerbaunya ke danau
menanak me.na.nak [v] (1) memasak nasi (dl periuk, dng direbus saja tidak dikukus); (2) memasak dng merebus atau mengukus
menanak kentang me.na.nak kentang merebus kentang
menanak minyak me.na.nak minyak memasak minyak (membuat minyak dr santan kepala)
menanak semua berasnya me.na.nak semua berasnya [pb] memperlihatkan semua hartanya (kepandaian dsb)
mencekokkan men.ce.kok.kan [v] (1) meminumkan dng paksa: setiap waktu yg telah ditentukan dia ~ obat ini kpd anaknya; (2) ki mengajarkan atau memberikan pengetahuan (ajaran, paham, dsb) terus-menerus: tokoh-tokoh partai telah berhasil ~ paham politik partainya kpd anggotanya
menganak sungai meng.a.nak su.ngai [a ki] mengalir terus-menerus (tt keringat dsb)
menganakemaskan meng.a.nak.e.mas.kan [v] memperlakukan secara istimewa atau khusus, msl lebih disayangi dsb; mengistimewakan
menghitamkan meng.hi.tam.kan [v] (1) menjadikan berwarna hitam: di manakah dijual obat untuk ~ kumis?; (2) ki memburuk-burukkan (nama dsb): ia biasa ~ nama orang yg tidak disukainya
menyederhanakan me.nye.der.ha.na.kan [v] menjadikan sederhana (sedang, mudah, bersahaja, dsb)
menyuntikkan me.nyun.tik.kan [v] (1) memasukkan cairan obat dsb dng jarum: untuk mengatasi wabah itu dokter -- serum ke dl tubuh sapi yg sakit; (2) ki memberikan petunjuk (hasutan dsb): sebelum menuju medan perang, komandan mengumpulkan anak buahnya untuk -- keberanian; (3) ki menambah sesuatu (dana dsb) sbg bantuan: -- dana
menyuruh me.nyu.ruh [v] (1) memerintah (supaya melakukan sesuatu): dia -- peragawati itu duduk dl berbagai pose; (2) memerintah supaya pergi ke ... (untuk melakukan sesuatu); mengutus: ia -- anaknya membelikan obat
merencanakan me.ren.ca.na.kan [v] (1) membuat rencana; mengonsep (membuat, menyusun konsep): ~ surat; ~ cerita; (2) merancang; mereka-reka; mengupayakan: ~ pembangunan kota; (3) menguraikan; menceritakan; melaporkan (menyusun laporan risalah); (4) memaksudkan; mencadangkan: ~ uang ini untuk membeli beras
mudah mu.dah [a] (1) tidak memerlukan banyak tenaga atau pikiran dl mengerjakan; tidak sukar; tidak berat; gampang: soal ujian itu --; (2) lekas sekali (menjadi, menderita, dsb): anak kecil -- ketularan penyakit; isi pensil ini -- patah; (3) cak tidak teguh imannya (gampang terbujuk atau gampang diajak berzina dsb) , mu.dah-mu.dah.an adv (1) moga-moga; semoga; diharapkan supaya: -- Anda selamat sampai ke tempat tujuan; ia sudah berobat pd dokter ahli, -- dapat sembuh dr penyakitnya; (2) dng harapan supaya: ia belajar sungguh-sungguh -- dapat maju dl ujian akhir; (3) (pd akhir kalimat atau uraian) demikianlah hendaknya: dikabulkan Tuhanlah kiranya maksud kita ini --
nasi sama ditanak [pb] pekerjaan dilakukan bersama-sama, tetapi keuntungannya diambil sendiri
nyarang nya.rang [ark n] (1) tumbuhan liar, merambat, daunnya dapat diramu untuk obat sakit panas dan kejang-kejang (untuk anak-anak); Achyranthes aspera; (2) daun nyarang
orang bini beranak tak boleh disuruh [pb] pekerjaan yg tidak tetap selalu mendatangkan rugi
panakawan pa.na.ka.wan [Jw n] abdi laki-laki pengiring raja (kesatria)
pandai pan.dai [a] cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu; pintar; cerdas: anak itu -- , rajin, dan jujur; (2) a mahir; cakap; terampil: karyawan itu -- lagi cekatan; ia -- berbahasa Inggris; (3) v dapat; sanggup: anak itu sudah -- membaca; (4) a berilmu: banyak orang -- di daerah ini [n] (1) tukang tempa: -- besi; (2) juru (tukang) ramu: -- obat
pecah anak buyung [pb] tidak akan kekurangan perempuan untuk dijadikan istri
penganak pe.nga.nak [ark n] alat bunyi-bunyian
pipit meminang anak enggang [pb] orang miskin (berderajat rendah) meminang orang kaya (berderajat tinggi dsb)
pukul anak [pb] menyindir seseorang dng mengata-ngatai atau memarahi orang lain
pukul anak sindir menantu [pb] mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan itu ditujukan kpd orang lain [pb] mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan-perkataan itu ditujukan kpd orang lain
robat-rabit ro.bat-ra.bit [a ] sobek-sobek; robak-rabik
rumah kemanakan rumah keluarga luas
rusak anak oleh menantu [pb] orang yg kita kasihi merusakkan harta yg kita berikan kepadanya
sanak sa.nak [n] saudara; keluarga
sanak saudara orang yg masih mempunyai hubungan keluarga; kerabat: -- saudaranya baru kembali dr rantau
selusuh anak selusuh untuk memudahkan kelahiran bayi
semanak se.ma.nak [Jw a] bersifat ramah (akrab, kekeluargaan): ia seorang yg -- dan rendah hati
sepesan anak beranak [pb] cepat sekali berkembang biak (bertambah banyak)
sesuai se.su.ai lihat suai [a] (1) pas; sedang (tt ukuran): ukuran baju (celana-) nya --; ukuran sepatunya --; (2) cocok (pas dl ukuran sbg pasangannya): carilah anak kunci yg -- dng lubang kunci lemari; (3) serasi (tt pasangan): pengantin itu benar-benar --; (4) sepadan; setaraf: ia akan diberi pekerjaan yg -- dng kecakapannya; ia merasa bahwa gajinya belum -- dng kedudukannya; (5) seimbang: hasilnya tidak -- dng kedudukannya; (6) selaras; seirama; berpatutan; bersamaan: suku kata terakhir pd baris kedua dan keempat harus -- bunyinya; (7) semufakat; setuju: rundingan antara majikan dan wakil buruh sudah --; (8) sama; sejalan; sependapat (tt buah pikiran): pendapat mereka -- dng pikiran saya; (9) sama; tidak bertentangan: keputusan hakim itu -- dng tuntutan jaksa; (10) cocok; kena benar: bermacam-macam obat yg diminumnya tidak ada yg --; (11) baik sekali: tanah dan hawanya -- untuk menanam sayur-mayur; (12) bergantung pd; berpadanan: hadiahnya -- dng besar kecilnya jasa masing-masing; (13) sejalan: -- dng in-struksi Gubernur, rumah yg tidak memiliki izin mendirikan bangunan harus dibongkar
sirop si.rop [n] (1) air gula agak kental, terkadang diberi esens dan diwarnai; setrup; (2) obat berbentuk cairan berasa manis: tersedia obat dl bentuk -- untuk anak-anak di apotek itu
sobat so.bat [n cak] sahabat (yg karib): kelihatannya mereka sbg -- lama yg baru bertemu
sobat kental sahabat karib; teman baik (akrab)
spt beranak besar hidung [pb] perihal seseorang yg sebentar-sebentar menengok atau memperlihatkan barang yg baru diperolehnya
spt toman makan anak [pb] orang yg berbuat cabul (sumbang)
sungsang sung.sang [a] (1) terbalik (yg di atas menjadi di bawah, yg di depan menjadi di belakang, kepala di bawah kaki di atas, dsb): dl pertunjukan akrobat itu anak-anak senang melihat orang berjalan --; orang tua itu bertapa --; (2) kaki di bawah, kepala di atas (tt kedudukan bayi yg hendak lahir: tidak sedikit anak yg lahir -- lihat kembang
tabuhan meminang anak labah-labah [pb] tidak seimbang (tt perjodohan)
tak ada beras yg akan ditanak [pb] tidak ada kelebihan yg pantas dikemukakan
tanak-tanakan ta.nak-ta.nak.an [v] bermain masak-masakan
terbang ter.bang [v] (1) bergerak atau melayang di udara dng tenaga sayap (tt burung dsb) atau dng tenaga mesin (tt pesawat terbang dsb): burung itu sanggup -- jauh sampai ke pantai; dng lincahnya pesawat kecil itu -- berakrobat di udara; (2) berhamburan atau melayang-layang di udara (tt debu, daun-daunan, dsb): seng dan atap rumah -- ditiup angin puyuh; pekerja itu mengenakan topeng muka untuk menghindarkan mata dr pasir yg --; (3) Fis mudah menjadi uap (gas); mudah menguap: minyak --; zat --; (4) ki hilang lenyap (dicuri orang): sepuluh peti berisi suku cadang mobil -- dr gudang pelabuhan; (5) ki berlari cepat; (6) melarikan diri; kabur: mobil yg menabrak anak itu -- dan menghilang; (7) ki naik pesawat terbang; bepergian dng pesawat terbang: pagi ini rombongan perutusan -- ke Bali [n] rebana
tiap ti.ap [a] (1) satu ...: -- anak menerima lima ribu rupiah; -- rumah dihuni oleh satu keluarga inti dng dua orang anak asuh; (2) saban: -- menit; -- tahun [n] (1) sekali makan atau minum (tt obat); dosis; (2) uang kunci (untuk menyewa rumah)
udani uda.ni [n] (1) tumbuhan merambat, daunnya dibuat obat cacing; akar puntianak; Quisqualis indica; (2) daun udani
(main) galah panjang permainan anak-anak dng garis-garis berbentuk petak-petak di tanah
abangan abang.an [Jw n] golongan masyarakat yg menganut agama Islam, tetapi tidak melaksanakan ajaran secara keseluruhan [n] talang air pd atap rumah dsb
abiseka abi.se.ka [n Hin] upacara yg dilakukan dng cara mandi dng air suci (tt penobatan raja atau pejabat tinggi)
aborsi legal aborsi yg dilaksanakan dng sepengetahuan pihak yg berwenang
abortiva abor.ti.va [n] obat-obatan yg dapat menggugurkan kandungan
acerang ace.rang [Jk n] tumbuhan, daunnya untuk obat; Caleus amboinecus
adang [v] , meng.a.dang v (1) menghalangi (merintangi orang berjalan dsb) dng cara mendepang: jangan engkau ~ orang itu, biarkan dia lewat; (2) menunggu di tempat yg sunyi (biasanya dng maksud jahat, spt membunuh, merampok, menyamun); mencegat: gerombolan bersenjata ~ iring-iringan mobil; (3) menuju; memaksudkan; menghadapi; (4) menempuh (menantang) bahaya (kesukaran dsb): mereka berani ~ bahaya maut; adang-adang n penyekat, kerai, dsb untuk penahan angin (hujan, panas matahari, dsb) [Jw v] menanak nasi dng menggunakan dandang [n] (1) saudara tua dr ibu (biasanya wanita); kakak ibu; (2) nama atau gelar kehormatan; dang
adas [n] tumbuhan bergetah yg tingginya kira-kira 1,5 m, bijinya dijadikan minyak untuk obat; Foeniculum vulgare
adas manis tumbuhan palawija yg buahnya dipakai sbg obat serta rasa dan baunya sedap; Pimpinella anisum
adat [n] (1) aturan (perbuatan dsb) yg lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala: menurut -- daerah ini, laki-lakilah yg berhak sbg ahli waris; (2) cara (kelakuan dsb) yg sudah menjadi kebiasaan; kebiasaan: demikianlah -- nya apabila ia marah; (pd) -- nya; (3) wujud gagasan kebudayaan yg terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan yg satu dng lainnya berkaitan menjadi suatu sistem; (4) kl cukai menurut peraturan yg berlaku (di pelabuhan dsb) [Jk] meng.a.dat v (1) mogok, tidak mau jalan (tt kendaraan): krn sudah tua, mobil itu sering ~; (2) merajuk dan menangis: anak kecil itu manja dan sering ~;
adjuvan ad.ju.van [n Far] obat yg bekerja membantu berkhasiatnya obat lain
adopsi adop.si [n] (1) pengangkatan anak orang lain sbg anak sendiri; (2) Huk penerimaan suatu usul atau laporan (msl dl proses legislatif); (3) pemungutan
adsorben ad.sor.ben [n Kim] zat yg sifatnya dapat menyerap zat lain sehingga menempel pd permukaannya tanpa reaksi kimia (digunakan untuk obat menceret atau penawar racun)
aeroterapia ae.ro.te.ra.pia [n Bio] pengobatan dng udara dan dl alam terbuka
afdal af.dal [a] (1) lebih baik; lebih utama: salat baru -- apabila dilaksanakan dng baik dan tidak menyimpang dr rukunnya; (2) lengkap; komplet: bagi mereka rasanya kurang -- apabila pd waktu berbuka puasa tidak ada buah kurma
afrodisiak af.ro.di.si.ak [n] (1) Kim zat kimia yg digunakan untuk merangsang daya seksual, spt yohimbina; (2) Dok obat perangsang kegiatan seksual
aga [a] angkuh; sombong: ibu itu -- juga atas kepandaian anak tunggalnya [n] penduduk asli Pulau Bali
aguk [n] hiasan pd kalung (untuk anak-anak atau pengantin perempuan)
agus [n] (1)sebutan atau panggilan untuk anak laki-laki; (2)bagus; elok; mulia
ahli bait sanak keluarga serumah; kerabat terdekat
ahli famili sanak saudara
ahli suluk orang yg menganut dan melaksanakan tarekat tertentu untuk mendekatkan diri kpd Tuhan
ahli tasawuf orang yg mahir dl ilmu tasawuf; (2) orang yg menganut dan melaksanakan tasawuf
air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga air cucuran atap jatuh ke pe.lim.bah.an juga [pb] biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya
air susu pengganti [Tern] ransum dl bentuk cair untuk anak ternak yg belum disapih sbg pengganti air susu induknya
air tepung tawar air yg telah dimantrai (untuk obat dsb)
ajnabi aj.na.bi [Ar n] (1) orang asing; (2) Isl orang yg bukan sanak saudara dekat (hukumnya boleh kawin-mengawini antara laki- laki dan perempuan)
akar [n] (1) bagian tumbuhan yg biasanya tertanam di dl tanah sbg penguat dan pengisap air serta zat makanan: ~ pohon ini dapat dibuat obat; (2) ki asal mula; pokok; pangkal; yg menjadi sebab(-sebabnya): yg perlu dibasmi adalah -- segala kejahatan; (3) Ling unsur yg menjadi dasar pembentukan kata (spt graf pd grafik, biografi, apektrograf); (4) Mat suatu operasi aljabar, yg biasanya dinyatakan dng simbol ?, msl (akar a sama dng b), berarti; b2 = a, jadi (akar pangkat n dr a sama dng c), berarti cn = a, jadi
akar beluru tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya dapat dibuat obat; Entada phaseoloides
akar kucing tumbuhan merambat, panjang 2-20 m, beraroma pahit dan tajam, digunakan sbg bumbu, obat mag, obat penurun panas; Toddalia aculeata
akar kuning tumbuhan merambat, tinggi 5-15 m, tumbuh di hutan liar atau hutan bambu, daunnya mengandung alkali dan dapat dipakai sbg obat sakit kepala; Fibraurea chloroleuca
akar pahit akar yg dipakai untuk obat penyakit sesak napas atau asma; Cyclea laxiflora
akar sentagi tumbuhan menjalar yg akarnya digunakan sbg obat
akar sepulih tumbuhan yg dibuat obat; Ophioxylon serpentinum
akar seruntun tumbuhan yg dapat dipakai sbg obat; bratawali yg pahit rasanya; Tinospora tuberculata; -- sulung tumbuhan memanjat, Gynochtodes sublanceolata
akar teriba tumbuhan yg akarnya digunakan untuk mengobati kurap, Rhinacanthus nasuta; -- tikus tumbuhan tropis yg banyak tumbuh di Asia Tenggara, akarnya dibuat obat, Rauwolfia serpentina
akas [a] tangkas gerak-geriknya; gesit; cekatan: anak ini -- menari [Lihat {akasa}]
akeo [Cn n] anak laki-laki
akikah aki.kah [n Isl] (1) penyembelihan ternak (spt kambing atau lembu) sbg pernyataan syukur orang tua atas kelahiran anaknya, lazimnya dilaksanakan pd hari ketujuh; (2) tradisi penyembelihan ternak pd upacara pencukuran rambut bayi ketika berusia tujuh hari sbg pernyataan syukur
akreditasi ak.re.di.ta.si [n ] (1) pengakuan thd lembaga pendidikan yg diberikan oleh badan yg berwenang setelah dinilai bahwa lembaga itu memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu; (2) pengakuan oleh suatu jawatan tt adanya wewenang seseorang untuk melaksanakan atau menjalankan tugasnya
akseptor ak.sep.tor [n ] (1) orang yg menerima serta mengikuti (pelaksanaan) program keluarga berencana; (2) Ek orang yg membayar jumlah wesel; (3) orang yg menerima gagasan baru dan melaksanakannya; (4) Kim zat yg dapat bereaksi dng zat lain dng cara menerima partikel dr zat lain itu; (5) Fis unsur takmurnian yg menaikkan jumlah lubang pd hablur semipenghantar
aktivitas ak.ti.vi.tas [n] (1) keaktifan; kegiatan; (2) kerja atau salah satu kegiatan kerja yg dilaksanakan dl tiap bagian di dl perusahaan
aktuaria ak.tu.a.ria [n] (1) pegawai asuransi yg bertugas melaksanakan perhitungan keuangan perusahaan; (2) hal yg berhubungan dng penafsiran sebelum penetapan asuransi
akuisisi aku.i.si.si [n] (1) perolehan; pemerolehan: -- bahasa ibu oleh anak-anak; (2) masukan (tt data komputer): -- data direkam dan kemudian diproses komputer; (3) pemindahan kepemilikan perusahaan atau aset (dl industri perbankan terjadi apabila pembelian saham di atas 50%); pengambilalihan kepemilikan perusahaan atau aset; (4) Ek cara memperbesar perusahaan dng cara memiliki perusahaan lain
akupunktur aku.punk.tur [n ] pengobatan atau pemeriksaan orang sakit dng tusuk jarum (cara pengobatan Cina); tusuk jarum: pengobatan dng -- sudah populer di Indonesia
akupunkturis aku.punk.tu.ris [n] ahli pengobatan tusuk jarum
akustik akus.tik [a] mengenai atau berhubungan dng organ pendengar, suara, atau ilmu bunyi: saraf --; (2) n Kom rancangan dan sifat khusus ruang rekaman, pentas, auditorium, dsb.; (3) n tempat rekaman atau reproduksi suara dilaksanakan; (4) n keadaan ruang yg dapat mempengaruhi mutu bunyi
alamiah ala.mi.ah [a] alami: tanpa dipacu, anak-anak itu akan tumbuh secara ~
alang-alang [n] rumput yg tinggi, umumnya tumbuh di dataran rendah, berguna sbg makanan ternak, penahan erosi, akarnya dapat dijadikan obat tradisional; ilalang; Imperata cylindrica
alat bibliografis publikasi (spt daftar buku) yg dipakai oleh penyusun bibliografi dl melaksanakan tugasnya
alat peraga alat bantu untuk mendidik atau mengajar supaya apa yg diajarkan mudah dimengerti anak didik
alat suntik perkakas untuk menyuntik (semacam pompa kecil berujungkan jarum suntik untuk memasukkan obat ke dalam tubuh pasien)
alawar al.a.war [n Ar] anak setan yg tugasnya menyebarkan zina dan perbuatan mesum sehingga manusia tidak malu melakukannya
algojo al.go.jo [n] (1) orang yg melaksanakan hukuman mati; (2) orang yg bengis dan kejam (suka membunuh)
aling , meng.a.lingi v melindungi supaya tidak tampak; menutupi: induk ayam itu ~ anaknya supaya tidak disambar elang; aling-aling n barang yg dipakai untuk menutupi (melindungi) supaya jangan kelihatan dsb
alkaloid al.ka.lo.id [n Kim] kelompok senyawa organik bersifat basa yg mengandung nitrogen, diperoleh dr tumbuhan dan hewan, banyak berkhasiat sbg obat
alkalometri al.ka.lo.met.ri [n Kim] (1) penetapan alkaloid; (2) penggunaan alkaloid untuk tujuan pengobatan
alkimia al.ki.mia [n Kim] kimia abad pertengahan yg mendambakan obat kekekalan hidup dan mengubah logam merah menjadi emas
alkohol al.ko.hol [n Kim] (1) cairan tidak berwarna yg mudah menguap, mudah terbakar, dipakai dl industri dan pengobatan, merupakan unsur ramuan yg memabukkan dl kebanyakan minuman keras; C2H5OH; etanol; (2) senyawa organik dng gugus OH pd atom karbon jenuh
alkoholisme al.ko.hol.is.me [n] (1) gaya hidup membudayakan alkohol: ada kecenderungan anak muda berbudaya --; (2) hal kecanduan alkohol: dl mengatasi -- , aspek kerusakan biologis cenderung diabaikan
alteratif al.te.ra.tif [n Far] obat pemacu fungsi nutrisi tubuh
alu [n] (1) alat untuk menumbuk padi dsb yg dibuat dr kayu; antan; (2) pengaduk yg terbuat dr porselen yg berujung membesar, untuk menggerus, mencampur, dan meracik sediaan obat di dl lumpang [Lihat {elu}]
alung [n] barang (gundu, mata uang, bola kecil, atau keping logam) yg dilemparkan pd sasaran dl permainan anak-anak
amal [n] (1) perbuatan (baik atau buruk): ia dihormati orang krn -- nya yg baik, bukan krn kedudukan atau kekayaannya; (2) perbuatan baik yg mendatangkan pahala (menurut ajaran agama Islam): berbuat -- kpd fakir miskin; salat adalah -- ibadat manusia kpd Allah; (3) yg dilakukan dng tujuan untuk berbuat kebaikan thd masyarakat atau sesama manusia (memberi derma, mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, penyandang cacat, orang jompo, anak yatim piatu, dsb): membuka dompet -- , mengumpulkan sumbangan melalui surat kabar untuk menyumbang korban banjir dsb: penjualan prangko --; penyelenggaraan pertunjukan --
aman [a] (1) bebas dr bahaya: rakyat mengungsi ke tempat yg --; (2) bebas dr gangguan (pencuri, hama, dsb): kampungku akhir-akhir ini tidak --; (3) terlindung atau tersembunyi; tidak dapat diambil orang: simpanlah barang berharga ini di tempat yg --; (4) pasti; tidak meragukan; tidak mengandung risiko: membeli obat di apotek lebih -- dp membeli di warung; (5) tenteram; tidak merasa takut atau khawatir: tindakan sewenang-wenang akan membuat rakyat tidak merasa --
amaran amar.an [n] tugas yg harus dilaksanakan; perintah
amatirisme ama.tir.is.me [n] paham bahwa suatu kegiatan dilaksanakan semata-mata sbg kesenangan, dan bukan untuk mencari uang
ambin am.bin [n] kain (tali dsb) pengikat anak (barang dsb) yg digendong [Lihat {amben}]
ambung-ambung am.bung-am.bung [n] tumbuhan yg biasanya hidup di pantai, batangnya keras dan daunnya digunakan sbg obat; Scaevola frutescens
amfetamin am.fe.ta.min [n Far] kelompok obat perangsang yg mengimbas perasaan bugar
amir [n] (1) panggilan kpd anak raja; (2) pemimpin yg memerintah sebuah negeri; (3) pemimpin yg dipercaya mengetuai suatu pekerjaan
amoi [n] (1) anak perempuan Cina; (2) panggilan kpd anak perempuan Cina
amonia amo.nia [n Kim] gas tidak berwarna, baunya menusuk, terdiri atas unsur nitrogen dan hidrogen, mudah sekali larut dl air, senyawaannya banyak dipakai dl pupuk, obat-obatan, dsb
ampisilin am.pi.si.lin [n Far] salah satu obat antibiotik: daftar itu menambahkan tiga antibiotik utama, yakni -- , tetrasiklin, dan trisulfa
ampo am.po [n] tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; napal
ampul am.pul , meng.am.pul v menjadi besar; mengembang (spt kacang direndam) [n Dok] tempat obat suntik dr kaca berbentuk tabung kecil [n] tempat air dan anggur yg dipakai pd waktu misa
ampun am.pun [n] (1) pembebasan dr tuntutan krn melakukan kesalahan atau kekeliruan; maaf: ia selalu berdoa dan memohon -- atas segala dosa dan kesalahannya; (2) kata yg menyatakan rasa heran kesal: -- , anak ini nakalnya bukan main; (3) cak bukan main: aduh baunya, -- , deh
analeptik ana.lep.tik [n] obat untuk memulihkan kesehatan
analgesik anal.ge.sik [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
analisis pekerjaan penelaahan secara mendalam dan sistematis thd suatu pekerjaan, yg dapat memberikan keterangan tt tugas, tanggung jawab, dan sifat pekerjaan, untuk dapat melaksanakan pekerjaan tsb dng baik
ananda anan.da [n hor] anak
anang [n cak] anakku
anaptiksis anap.tik.sis [n Ling] penyisipan vokal pendek di antara dua konsonan atau lebih untuk menyederhanakan struktur suku kata
anatomis ana.to.mis [a] bersifat anatomi: ada alat-alat tertentu pd anak yg mempunyai bentuk dan letak -- yg tidak sama dng orang dewasa
ancaman an.cam.an [n] (1) sesuatu yg diancamkan: pengusaha itu menganggap sepi ~ itu; (2)perbuatan (hal dsb) mengancam: ~ akan pembongkaran daerah itulah yg menggelisahkan penduduk; (3) Pol usaha yg dilaksanakan secara konsepsional melalui tindak politik dan/atau kejahatan yg diperkirakan dapat membahayakan tatanan serta kepentingan negara dan bangsa
andam an.dam [n] -- surai anak rambut di dahi yg dipepat dan diatur baik-baik [a] , -- karam hilang lenyap; habis semuanya [v] , meng.an.dam v mengurung; memingit; mengikat: adat ~ gadis yg akan dinikahkan masih terdapat di daerah ini
andan an.dan [n] orang yg putih kulitnya krn lapisan kulitnya tidak mengandung (kekurangan) zat warna tubuh (pigmen); bulai [Mk v] berkerabat (bersanak) dekat krn perkawinan, bukan krn hubungan darah
anestesi anes.te.si [n Dok] hilangnya rasa pd tubuh yg disebabkan oleh pengaruh obat bius; mati rasa: tanpa -- pembedahan tentu sangat menyiksa pasien
anggap ang.gap [v] , meng.ang.gap v memandang sbg; berpendapat bahwa: jangan ~ enteng lawan [Mk v] , ber.ang.gap.an v bergantian (menari, mempersilakan minum, dsb): anak orang-orang besar yg muda-muda bangkit menari ~ di balai penghadapan itu
angka fertilitas kumulatif [Dem] rata-rata banyaknya anak yg dilahirkan oleh seorang wanita sejak mereka mulai memasuki usia melahirkan sampai mereka mencapai umur tertentu (msl umur 20-24, 30-34, atau 45-49 tahun)
angkat ang.kat [v] naikkan; tinggikan: -- tangan; (2) v ambil; bawa: sudahlah jangan malu-malu, -- saja; (3) a yg diambil: anak --
angsana ang.sa.na [n] pohon yg bunganya berwarna kuning dan berbau jeruk, kulitnya dapat dimanfaatkan untuk obat, kayunya digunakan untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, bahan bangunan, kerajinan tangan, dsb; Pterocarpus indica
anilina ani.li.na [n Kim] zat cair berminyak tidak berwarna dng bau yg khas yg berubah menjadi cokelat pd waktu oksidasi dan mudah menguap dl air, digunakan untuk membuat zat warna, obat-obatan, dan plastik; C6H4NH2
anis [n] (1) tanaman yg banyak tumbuh di kawasan Laut Tengah, buahnya kecil-kecil dan berbau harum, dipakai sbg obat atau rempah-rempah; (2) minuman keras dibuat dr biji anis
anjak an.jak [v] ber.an.jak v (1) berpindah (sedikit); beringsut; bergerak: setapak ia tidak akan ~; (2) ki meningkat: anak-anak itu sudah ~ dewasa
anjang-anjang an.jang-an.jang [n] ikan laut, Scolopsis ghanam [n] ketam laut [n] pohon berdahan rendah, daunnya dipakai sbg obat penyakit sifilis; Elaeorpus grandiflora [Jw n] rangka kayu (bambu, besi, kawat) berbentuk anyaman atau kisi-kisi tempat menjalarnya tumbuhan hias
anjuran an.jur.an [n] yg dianjurkan; usul; saran; nasihat; ajakan:; ~ orang tuanya dilaksanakannya dng baik
anodin ano.din [n Far] obat untuk meredakan rasa nyeri (msl candu)
antagonis an.ta.go.nis [n] (1) orang yg suka menentang (melawan dsb); (2) Dok dua macam obat atau racun yg mempunyai khasiat berlawanan sehingga dapat menghilangkan atau mengurangi khasiat masing-masing; (3) Sas tokoh dl karya sastra yg merupakan penentang dr tokoh utama; tokoh lawan
antagonisme an.ta.go.nis.me [n] (1) pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; (2) Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; (3) Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
antasid an.ta.sid [n Far] zat atau obat yg menetralkan keasaman yg berlebihan dl saluran pencernaan makanan; penawar asam
antelmintik an.tel.min.tik [n Far] obat yg digunakan untuk memusnahkan cacing perut
anteng an.teng [Jw a] (1) tenang; diam (tidak menangis, rewel, dsb tt anak-anak); (2) tidak banyak tingkah; (3) senang tinggal di rumah (tidak banyak keluar rumah)
anteseden an.te.se.den [n] (1) hal ihwal yg terjadi dahulu (terutama tt riwayat hidup atau masa lampau seseorang); (2) Ling informasi dl ingatan atau konteks yg ditunjukkan oleh suatu ungkapan, msl dl kalimat anaknya berapa?, bentuk -nya menunjuk anteseden tertentu; (3) Ling unsur terdahulu yg ditunjuk oleh ungkapan dl suatu klausa atau kalimat, msl Ani cantik, tetapi kelakuannya jelek, bentuk -nya menunjuk anteseden Ani
anti- an.ti- [bentuk terikat] melawan, menentang, memusuhi: gerakan antipolusi; obat antialergi
antianemia an.ti.a.ne.mia [n] obat untuk mencegah atau memperbaiki keadaan kesehatan tubuh krn anemia
antiartritik an.ti.ar.tri.tik [n ] obat untuk meredakan (mencegah) radang selaput sendi
antidepresan an.ti.dep.re.san [n] obat yg berkhasiat mengurangi atau menghilangkan depresi mental: penggalian pengetahuan lebih banyak untuk mengatasi depresi dng obat-obat --
antidiuretik an.ti.di.u.re.tik [n] obat yg menghambat pembentukan air seni
antidot an.ti.dot [n] racun; obat penawar racun (bisa)
antihistamin an.ti.his.ta.min [n] obat yg digunakan untuk mengurangi atau mencegah reaksi histamin (msl alergi)
antipiretik an.ti.pi.re.tik [n] obat penurun demam
antipruritik an.ti.pru.ri.tik [n Far] obat yg berkhasiat menghilangkan rasa gatal
apa [pron] kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) sesuatu: ular -- ini?; pohon -- yg kautanam?; (2) pron kata tanya untuk pengganti sesuatu: -- yg dimaksudkan orang itu tadi?; (3) pron kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan: (pernah) -- mu anak itu?; (4) pron pengganti sesuatu yg kurang terang; pengganti barang sesuatu: ia tidak tahu -- isi kotak itu; (5) p hor untuk menghaluskan permintaan: sudi -- lah kiranya Bapak mengabulkan permohonan kami; (6) p cak untuk mendahului kalimat tanya: -- besok ada ulangan? -- tamu itu pamanmu?; (7) p cak atau: mau minum teh -- kopi; jadi berangkat hari ini -- besok
apalagi apa.la.gi [p] kata penghubung antara klausa dan klausa untuk menguatkan atau menambahkan apa yg telah dibicarakan terdahulu: anak kecil pun sudah mengerti, -- orang dewasa
aparatur negara alat kelengkapan negara, terutama meliputi bidang kelembagaan, ketatalaksanaan, dan kepegawaian, yg mempunyai tanggung jawab melaksanakan roda pemerintahan sehari-hari
apomorfin apo.mor.fin [n] alkaloid kristal yg dibuat dr morfin yg dikeringkan untuk dijadikan sbg obat perangsang muntah
apotek apo.tek [n] toko tempat meramu dan menjual obat berdasarkan resep dokter serta memperdagangkan barang medis; rumah obat
apotek hidup sebagian tanah yg ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari
apoteker apo.te.ker [n] ahli dl ilmu obat-obatan; yg berwenang membuat obat untuk dijual
arahan arah.an [n] (1) petunjuk untuk melaksanakan sesuatu; (2) perintah resmi seorang pemimpin perusahaan kpd bawahannya yg berupa petunjuk untuk melaksanakan sesuatu dan jika tidak dilaksanakan akan mendapat sanksi
arek [n cak] (1) orang yg berasal dr atau dilahirkan di (suatu daerah, kota, dsb); anak: -- Surabaya; -- Malang; (2) panggilan akrab antarteman sebaya atau dr yg lebih tua kpd yg lebih muda
arisan aris.an [n] kegiatan mengumpulkan uang atau barang yg bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi di antara mereka untuk menentukan siapa yg memperolehnya, undian dilaksanakan dl sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memperolehnya
asam suberat [Kim] asam berbasa dua, mula-mula ditemukan sbg hasil reaksi asam nitrat pd gabus, pd pemanasan tinggi mengeluarkan uap yg menyesakkan, digunakan sbg zat antara pd pembuatan obat, zat celup, dan polimer; HOOC(CH2)6COHH
asas keturunan asas yg menentukan bahwa kewarganegaraan seorang anak otomatis menurut kewarganegaraan ayahnya
asas ultimogenitur [Antr] asas warisan yg bersangkutan dng anak termuda dr ahli waris yg telah meninggal
asi [kl n] perhatian [Mk a] benar; sah: keputusan itu tidak -- , asi.an a (1) bernasib baik; beroleh untung; mujur dl berdagang; (2) manjur (tt obat)
asisten asis.ten [n] orang yg bertugas membantu orang lain dl melaksanakan tugas profesional, msl dl pekerjaan, profesi, dan kedinasan
asisten apoteker orang yg ahli dl pembuatan obat-obatan, setingkat di bawah apoteker
asisten dosen orang yg membantu dosen melaksanakan tugas profesionalnya
asisten sutradara orang yg membantu sutradara dl melaksanakan tugas profesionalnya
asli as.li [n] (1) tidak ada campurannya; tulen; murni: emas --; (2) bukan peranakan: orang pribumi adalah penduduk --; (3) bukan salinan (fotokopi, saduran, terjemahan): ijazah --; naskah --; (4) baik-baik; tidak diragukan asal usulnya; (5) yg dibawa sejak lahir (sifat pembawaan): bagaimanapun disembunyikannya sifat -- nya, pasti akan kelihatan juga; (6) (tempat) asal: orang tsb -- nya dr Bandung
aspirin as.pi.rin [n] obat sakit kepala (pilek, demam), berupa puyer atau tablet berwarna putih; asam asetilsalisilat
astringen as.trin.gen [n Far] zat yg menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi (dipakai sbg obat luar untuk merawat kulit)
asuh [v] , meng.a.suh v (1) menjaga (merawat dan mendidik) anak kecil: tidak ada yg ~ anakku kalau aku bekerja di kantor; (2) ki membimbing (membantu, melatih, dsb) supaya dapat berdiri sendiri (tt orang atau negeri): sudah beberapa tahun lamanya ia ~ penjaja koran itu; (3) ki memimpin (mengepalai, menyelenggarakan) suatu badan kelembagaan: kaum nasionalis yg berjuang di lapangan pendidikan telah ~ perguruan Taman Siswa
asuhan asuh.an [n] (1) hasil mengasuh; bimbingan; didikan: kenakalan anak itu adalah akibat salah ~; (2) (anak dsb) yg diasuh: ia lupa akan ~ nya
atraksi at.rak.si [n] (1) sesuatu yg menarik perhatian; daya tarik; (2) pertunjukan; tontonan: acara perpisahan itu dimeriahkan dng -- sulap oleh anak-anak
aturan atur.an [n] (1) hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat; (2) cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yg telah ditetapkan supaya diturut: kita harus menurut ~ lalu lintas di jalan ; bagaimana ~ minum obat ini?; (3) tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan: panitia sedang membicarakan ~ memberantas penyakit malaria; (4) adat sopan santun; ketertiban: dia tidak tahu ~; (5) cak seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri
aubade au.ba.de [n] (1) nyanyian atau musik (untuk) penghormatan pd pagi hari; (2) nyanyian cinta pd pagi hari; (3) pujian yg disampaikan dl bentuk nyanyian atau permainan oleh sekelompok orang: -- anak sekolah di depan Istana Merdeka pd peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
aur ditarik sungsang [pb] banyak sangkut-pautnya sehingga susah dilaksanakan
autisme au.tis.me [n] gangguan perkembangan pd anak yg berakibat tidak dapat berkomunikasi dan tidak dapat mengekspresikan perasaan dan keinginannya sehingga perilaku hubungan dng orang lain terganggu
awak [n] (1) tubuh; badan: -- sakit, badan menimbun; (2) cak diri kita sendiri: masalah kemajuan perekonomian janganlah diserahkan kpd bangsa lain, -- lah yg bertanggung jawab; (3) sebutan bagi orang Minangkabau: orang --; (4) saya: -- tidak tahu apa yg harus -- lakukan; (5) engkau; kamu: ke mana aku hendak -- bawa; (6) orang yg menjadi anak buah pesawat terbang (kapal dsb)
ayah angkat orang tua laki-laki yg bukan orang tua kandung, tetapi secara resmi menurut prosedur adat atau hukum diakui sbg ayah krn mengambil dan menganggap seseorang sbg anaknya sendiri dng segala hak dan kewajiban yg berhubungan dng kedudukan itu
ayah tiri laki-laki (bukan ayah kandung) yg kawin dng ibu kandung seorang anak
ayam pelesung pemuda yg biasa datang ke rumah orang tua yg beranak gadis
ayang-ayang [n ] (1) tumbuhan yg biasa dijadikan ramuan obat-obatan; Lasianthus longifalius; (2) obat yg dibuat dr ramuan tanam-tanaman
ayunan ayun.an [n] (1) perkakas yg bergantung untuk menidurkan anak, terbuat dr rotan, kain panjang, dsb; buaian: ibu menidurkan adik di ~; (2) mainan untuk berayun-ayun: di taman itu disediakan berbagai ~ untuk anak-anak; (3) bandul (buaian pd lonceng): lonceng dinding itu tidak memakai ~; (4) gerakan mengayun: elok benar ~ lenggangnya; (5) tali untuk melontarkan batu; pengumban: diambilnya batu lalu dilontarkannya dng ~; (6) hasil mengayun; (7) Fis satu periode lengkap dl gerakan berkala, msl dl gerak bandul, gerakan dr suatu titik asal itu lagi dng arah gerak yg sama
babaran ba.bar.an [Jw v] melahirkan anak; bersalin
babi dara babi betina dewasa yg belum pernah beranak
babi giring babi betina yg sedang menyusui anaknya
bablas bab.las [Jw v] (1) terus; (2) ki lenyap (hilang): uangnya -- dilarikan orang; (3) ki mati: jika kebanyakan makan obat tidur bisa --
babu tetek babu yg tugasnya menyusui anak
bacaan ba.ca.an [n] (1) (buku dsb) yg dibaca: buku -- untuk anak-anak; (2) cara membaca: -nya kurang lancar; (3) Ling penafsiran makna sebuah kalimat
baco ba.co [n Lay] kuli bongkar muat yg dibawa kapal untuk melaksanakan pembongkaran atau pemuatan di pelabuhan yg tidak mempunyai atau menyediakan kuli sendiri
badal haji orang yg melaksanakan ibadah haji untuk menggantikan orang lain (spt menggantikan orang yg sudah me-; ninggal); wakil haji
badari ba.da.ri [n] ikan yg suka makan anaknya
badi ba.di [n] (1) kl pengaruh buruk (dr orang mati, binatang yg terbunuh, pohon keramat, dsb); (2) kelakuan yg luar biasa (mirip hewan dsb) yg diperoleh pd saat dilahirkan: anak itu memiliki -- kuda; (3) Dok zat yg menularkan penyakit
badung ba.dung [n] ikan laut, kadang-kadang ada yg sangat besar [a] nakal; bandel: jangan berkawan dng anak -- itu [kl n] (1) pelat perak (emas) penutup payudara atau kemaluan perempuan; (2) baju besi pelindung dada; (3) benda antik peninggalan zaman kerajaan Majapahit yg berbentuk segitiga dan terbuat dr emas; (4) Jw perlengkapan wayang, berfungsi sbg sayap
bagai kambing harga dua kupang [pb] (1) berkelakuan yg kurang senonoh; (2) kekanak-kanakan
bagai membakar tunam basah [pb] hal mengajar anak yg bodoh, sukar dimengerti (diterima) pelajaran itu olehnya
bagai unta menyerahkan diri [pb] amat patuh menurut perintah; mengaku salah dan bertobat; menyerah dan menurut
bagal ba.gal [ark a] (1) terlampau besar (kuat); (2) kasar [ark n] tangkai mayang (nyiur) [n] peranakan keledai (turunan kuda jantan dng keledai betina) [n] tongkol jagung [n Tan] bibit tebu yg diperoleh lewat setek
bagi penerimaan bagian atau unit kerja perpustakaan yg melaksanakan kegiatan penerimaan buku
bahasa slang ragam bahasa nonbaku dipakai oleh kelompok sosial tertentu spt kelompok anak-anak nakal
bahasa sulung perkataan anak kecil ketika mulai dapat bercakap-cakap
bahwa bah.wa [p] (1) kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian kalimat yg di depan: ia mengira -- hari ini libur; (2) kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yg menjadi pokok kalimat: -- ia seorang anggota DPR, memang benar
baik-baik ba.ik-ba.ik [a] (1) tidak jahat; terhormat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: dia bukan orang jahat, melainkan orang -; dia ingin agar anaknya kawin dng keturunan orang -; kau harus jadi orang -, jangan suka menipu; (2) hati-hati: -- membawa diri di perantauan; -- di jalan; (3) dng sungguh-sungguh; dng kesungguhan hati: belajarlah -- agar tidak menyesal nanti
bajang ba.jang [n] hantu yg berkuku panjang, yg menurut kepercayaan sebagian masyarakat, suka mengganggu anak-anak dan wanita hamil
baju dalam baju yg dipakai di bagian dalam (tertutup oleh baju lain); anak baju
baju monyet baju yg bersambung dng celana (untuk anak-anak)
bak [p] kata depan untuk menyatakan perbandingan; bagaikan: kedua anak muda itu wajahnya mirip, -- pinang dibelah dua [n] (1) kotak besar (tempat sampah, dsb); (2) kolam tempat air di kamar mandi [n] tinta cina (hitam warnanya) [n] tiruan bunyi tamparan (pukulan dsb); debak
baki ba.ki [n] dulang kecil tidak berkaki untuk menyajikan makanan dan minuman; talam; nampan [Ar a] kekal; abadi; baka: Tuhan Yang -- [n] kelebihan (uang dsb); sisa: -- uangnya sebanyak Rp5.000,00 belum diambil [ark a] tidak dapat hamil lagi krn sudah tua; tidak dapat beranak lagi krn tua
bakti bak.ti [n] (1) tunduk dan hormat; perbuatan yg menyatakan setia (kasih, hormat, tunduk): -- kpd Tuhan Yang Maha Esa; -- seorang anak kpd orang tuanya; (2) memperhambakan diri; setia: sbg tanda -- kpd nusa dan bangsa, ia berusaha berprestasi sebaik-baiknya
balai derma rumah yayasan amal (spt tempat merawat anak yatim piatu); (2) kl rumah di luar istana tempat raja memberi sedekah
balai kesehatan klinik (rumah tempat berobat); balai pengobatan
balai lelang kantor tempat lelang dilaksanakan
balai pancapersada [kl] balai tempat memandikan mempelai laki-laki dan perempuan pd perkawinan anak raja sesudah upacara pokok selesai
balas bidan [kl] membayar upah kpd bidan (dng kenduri pd waktu empat puluh hari sesudah melahirkan anak)
balas jasa yg diberikan kpd orang atau badan yg pernah berjasa; (2) Man gaji dan tunjangan yg diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, spt bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tidak langsung berbuat kebaikan sbg tanda terima kasih atas kebaikan (jasa dsb) yg telah diterimanya barang sesuatu untuk membalas kebaikan (spt bunga uang)
balik jurai bentuk perkawinan yg suaminya tinggal di kediaman kerabat istri setelah dia memberi antaran krn seorang anak dr keturunannya akan meneruskan garis keturunan laki-laki
balik juru mencukur anak sesudah berusia empat puluh hari
balon ba.lon [n] (1) bola atau pundi-pundi besar dibuat dr karet (kertas, kain, dsb) yg diisi udara (gas yg ringan); (2) mainan anak-anak terbuat dr karet yg dikembangkan (dng ditiup atau diisi gas); (3) ki kabar (pernyataan dsb) yg disiarkan untuk mengajuk pikiran atau pendapat pihak lain [Jw n] pelacur
balsam bal.sam [n] minyak kental yg mengandung minyak damar dan minyak asiri, terasa panas jika digosokkan pd kulit sbg obat sakit kepala, masuk angin, dsb
balur ba.lur [n] batu spt kaca; kristal gunung; hablur [n] (1) kulit yg tebal dan keras (di tengkuk kerbau dsb); (2) dendeng (daging atau ikan yg dikeringkan) [n] obat luar yg pemakaiannya dng cara mengoleskan (melumurkan) [Jw n] jalur merah-merah bekas kena cambuk, pukul, dsb
baluran ba.lur.an [n] (1) obat (minyak dsb) yg dibalurkan (dioleskan, dilumurkan); (2) hasil membalur
bana ba.na [n ] senjata berupa anak panah yg terbuat dr kayu dng ujung logam
banar babi tumbuhan, daunnya digunakan sbg obat; Smilax helferi
bancak ban.cak, ban.cak.an [n] (1) selamatan; kenduri; (2) hidangan yg disediakan dl selamatan; (3) selamatan bagi anak-anak dl merayakan ulang tahun atau memperingati hari kelahiran disertai pembagian makanan atau kue-kue
bandel ban.del [a] melawan kata atau nasihat orang; tidak mau menurut atau mendengar kata orang; kepala batu: dasar anak-anak itu -- , tidak suka diperintah; kalau murid-murid itu tetap -- , gurunya terpaksa bertindak tegas
bando ban.do [n] benda pipih melengkung (setengah lingkaran) terbuat dr plastik dsb untuk mengatur rambut bagian depan (terutama pd anak perempuan) [kl n] bendu
bangai ba.ngai , ter.ba.ngai a (1) terbengkalai; tidak diselesaikan (tt pekerjaan); ditinggalkan atau tidak dirawat (rumah, halaman, dsb); (2) ki tidak ada yg meminang (tt gadis): anak gadis itu --
bangle bang.le [n] umbi-umbian untuk obat tradisional (jamu); Zingiber cassummunar
bangsat bang.sat [n] (1) kepinding; kutu busuk; (2) cak orang yg bertabiat jahat (terutama yg suka mencuri, mencopet, dsb): dasar anak -- , menjadi -- juga [Mk a] jembel; miskin
bangsawan bang.sa.wan [n] keturunan orang mulia (terutama raja dan kerabatnya); ningrat; orang berbangsa: meskipun ia anak orang -- ia tidak sombong; seorang -- muda ingin memperistrinya lihat komidi
bangun ba.ngun [v] (1) bangkit; berdiri (dr duduk, tidur, dsb): anak itu berkali-kali terjatuh, namun ia selalu dapat -- kembali; (2) jaga (dr tidur): setiap pagi ia -- pukul 04.00; (3) belum (tidak) tidur; jaga: sewaktu suaminya pulang larut malam, ia masih --; (4) siuman dr pingsan; mendusin: ia -- setelah kepalanya diguyur air [n] (1) bentuk (bulat, segi empat, dsb): kaca meja itu bulat telur -- nya; (2) cara menyusun atau susunan yg merupakan suatu wujud; struktur: menyelidiki -- tanah [kl n] (1) uang ganti rugi krn membunuh, melukai, dsb; denda; (2) denda berupa uang duka yg harus diberikan oleh seorang laki-laki kpd wanita bersuami yg telah melakukan hubungan seksual dengannya dan hubungan itu mengakibatkan kematian suami wanita itu ataupun mengakibatkan perceraian (di Palembang)
bani ba.ni [n] anak; anak cucu; keturunan: -- Adam, seluruh umat manusia
bantu khusus petugas yg khusus membantu editor dl membuat dan melaksanakan berita di televisi dan radio
bantu teknik bantuan yg direncanakan untuk menyebarkan pengetahuan dan keahlian ke negara penerima dng jalan mengirimkan orang ahli dl bidang tertentu dr negara industri untuk memberikan nasihat teknis
bapak ayam [cak] bapak yg tidak memikirkan anaknya
bapakisme ba.pak.is.me [n] praktik hubungan pemimpin dan bawahan yg meniru pola hubungan bapak dan anak; kebiasaan mengagung-agungkan pemimpin (atasan)
barang ba.rang [n] (1) benda umum (segala sesuatu yg berwujud atau berjasad): -- cair; -- keras; (2) semua perkakas rumah, perhiasan, dsb: -- nya untuk membayar utang; (3) bagasi; muatan (kereta api dsb); (4) muatan selain manusia atau ternak: truk yg mengangkut -- terguling di tikungan itu [adv] (1) sedikit banyak; sekadar; kira-kira: beri aku nasi -- sesuap; (2) kl mudah-mudahan: -- disampaikan Allah kiranya surat ini kpd anakku; (3) kata yg digunakan untuk menambah ketidakpastian
barang tua [Huk] barang yg berupa harta warisan, yg tidak dapat dibagi krn harus tetap dipegang oleh anak laki-laki tertua (di Lampung)
barbiton bar.bi.ton [n] obat tidur; veronal
barbiturat bar.bi.tu.rat [n Kim] turunan asam barbiturat yg menghasilkan penekanan pd sistem saraf pusat yg mengakibatkan tidur, digunakan untuk hipnotis dan anastetis, mempunyai khasiat sbg obat tidur
barga bar.ga [n] sanak kaum kerabat; sanak keluarga
baring ba.ring , ber.ba.ring v meletakkan badan dng punggung atau sisi badan di sebelah bawah; tidur-tiduran: anak itu senang -- di pangkuan ibunya; pd waktu hari panas, petani itu -- di bawah pohon yg rindang
baris ba.ris [n] (1) deret; leret; banjar; jajar: tiap petak ditanami sepuluh -- pohon ketela; (2) cak berbaris: anak-anak sedang belajar --; (3) garis lurus; coret; setrip: terangkanlah kata-kata yg diberi -- di bawahnya; (4) barisan; pasukan: -- Baret Merah; (5) deretan huruf pd tulisan atau cetakan: kalimat itu tertulis pd halaman 15 -- kelima dr atas; (6) tanda bunyi dl tulisan Arab (fatah, kasrah, damah) [n] tarian yg dilakukan oleh laki-laki untuk menunjukkan kegagahan (kepahlawanan dsb), banyak jenisnya (dr Bali)
batang kara tidak mempunyai sanak saudara
batang panah tangkai anak panah
batas kelahiran usaha yg dilakukan oleh pasangan suami istri untuk membatasi atau menjarangkan jumlah anak
batuk rejan batuk yg keras (terutama bagi anak-anak)
bau kencur baru mulai; (2) ki masih muda dan baru pd tahap belajar; (3) ki masih anak-anak dan belum banyak pengalaman
bawa ba.wa [v] , mem.ba.wa v (1) memegang atau mengangkat sesuatu sambil berjalan atau bergerak dr satu tempat ke tempat lain: ia -- oleh-oleh untuk adiknya; hari ini ia tidak -- uang sepeser pun; (2) mengangkut; memuat; memindahkan; mengirimkan: kami menyewa kendaraan untuk -- belanjaan kami ke rumah; (3) mengajak pergi; pergi bersama-sama; memimpin: sewaktu pembantunya pulang ke kampung, ia terpaksa -- anaknya ke pasar; pemimpin-pemimpin kita berusaha -- kita ke kemakmuran; (4) mendatangkan; mengakibatkan; menyebabkan: kopor seberat ini tidak akan -- oleh anak itu; (5) menarik atau melibatkan (dl urusan, perkara, dsb): dl urusan itu, kamu jangan sampai -- nama keluargamu
bayam ba.yam n tumbuhan sayuran daun, bentuk daunnya bulat telur dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak (banyak macamnya, ada yg dibuat sayur, ada yg untuk obat); Amarantus
bayam duri bayam yg berduri, hidupnya liar, biasa digunakan untuk obat bengkak; Amarantus spinosus
bayam merah bayam yg batang dan daunnya berwarna merah, dapat digunakan untuk obat mejan; Amarantus melancholicus
bayaran ba.yar.an [n] (1) uang yg dibayarkan; biaya; ongkos: orang dapat juga berobat dng -- murah; (2) orang yg dibayar: dia adalah pemain -; (3) upah; gaji: ia mendapat -- sebesar Rp250.000,00 sebulan
bayi ba.yi [n] anak yg belum lama lahir
bayun ba.yun, pem.ba.yun [n] anak sulung; anak tertua
beban berat senggulung batu [pb] tanggungan yg sangat berat [pb] melakukan pekerjaan yg berat dan sukar, sedangkan alat untuk melaksanakannya atau membantunya kurang baik
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
bebuyutan be.bu.yut.an [a ki] turun-temurun (tt permusuhan) [v] (1) turun-temurun sampai ke anak cucu; (2) ki lama sekali
beda be.da [n] (1) sesuatu yg menjadikan berlainan (tidak sama) antara benda yg satu dan benda yg lain; ketidaksamaan: kelakuan anak itu tidak ada -- nya dng kelakuan ayahnya; (2) selisih; pautan: barang impor dan barang buatan dl negeri -- harganya tidak seberapa
bedah be.dah [n] pengobatan penyakit dng jalan memotong (mengiris dsb) bagian tubuh yg sakit; operasi [Jw a] sobek besar (tt kain dsb); rusak (tt tambak, bendungan, dsb); bobol; robek
bedah cesar [Dok] pembedahan yg dilakukan dng pengirisan dinding perut dan peranakan untuk melahirkan (mengeluarkan) janin
bedak be.dak [n] serbuk halus untuk mempercantik muka atau untuk obat kulit; pupur
bedebah be.de.bah [a] celaka (sbg makian): anak --; si --
bedil-bedilan be.dil-be.dil.an [n] bedil tiruan (untuk mainan anak-anak)
bedung be.dung [n] (1) kain pembarut bayi; (2) kain pembarut dada bayi (anak kecil); oto
bekerja be.ker.ja [v] (1) melakukan suatu pekerjaan (perbuatan); berbuat sesuatu: ia ~ di perkebunan; (2) mengadakan perayaan nikah dsb: ketika ~ mengawinkan anaknya, aku tidak diundangnya; ~ bakti melakukan suatu pekerjaan, baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri dng suka rela untuk kepentingan umum: sebulan sekali warga desa diharuskan ~ bakti; ~ sama melakukan (melaksanakan) suatu kegiatan atau usaha (perniagaan dsb) yg ditangani oleh dua orang (pihak) atau lebih: orang tua dan guru harus ~ sama mencegah perkelahian antarpelajar
beku be.ku [a] (1) padat atau keras (tt benda cair): panaskanlah agar minyak kelapa yg -- itu mencair; air menjadi -- pd suhu 0oC; (2) ki tidak mengalami perubahan; (kaku); statis: pepatah-pepatah lama merupakan kalimat yg sudah --; (3) ki tidak memedulikan keadaan sekelilingnya; tidak bereaksi: hatinya jadi -- sejak kegagalan cintanya; (4) tidak berlaku lagi, tetapi belum dicabut (tt dewan, undang-undang, dsb): setelah pemilihan umum selesai, sebelum pelantikan DPR baru, DPR lama dinyatakan --; (5) ki susah mengerti; tidak cerdas: susah mengajar anak yg otaknya --; (6) ki belum boleh diambil kembali (tt simpanan dl bank): simpanan dl bank di luar negeri masih --; (7) ki tidak diselesaikan (tt perkara): perkara itu sampai sekarang masih --
belahan be.lah.an [n] (1) celah panjang: menurut -- membujur panjang; (2) bagian hasil membelah; separuh; setengah: -- pepaya itu disimpannya di dl lemari es; -- bumi sebelah utara; (3) Mk sanak saudara; kaum keluarga (seketurunan): baik -- yg dekat maupun yg jauh semuanya diperlakukan sama; (4) perihal mengerjakan sawah atau tanah orang lain yg hasilnya dibagi dua: orang yg tidak punya sawah kebanyakan mengambil -- saja
belakang be.la.kang [n] (1) bagian tubuh di balik dada atau perut; punggung: ia mendukung anaknya di -- tubuhnya; (2) bagian benda yg dianggap sbg punggung; (3) arah atau bagian yg menjadi lawan muka (depan): ia datang dr --; rumahnya di -- gedung bioskop; (4) (di) balik: anak-anak berlindung di -- pohon; (5) waktu yg akan datang; nanti; kelak: bekerjalah terus, berhasil tidaknya itu urusan --
beleid be.leid [Bld n] cara (langkah) yg ditempuh untuk melaksanakan program dsb; kebijaksanaan: usaha ekspor yg mereka lakukan semakin seret krn terjegal oleh -- negara asing
belerang be.le.rang [n] benda bukan logam yg berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, banyak dipakai untuk bahan obat dan industri, terdapat di daerah (di kawah) gunung berapi; sulfur
belo be.lo [n] anak kuda yg berumur kurang dr satu tahun
belulung be.lu.lung [n] anak-anak dr saudara perempuan
beluntas be.lun.tas [n] tumbuhan semak yg sering dibuat pagar, daunnya kecil agak bulat berbau langu, dapat dimakan dan untuk obat; Pluchea indica
beluru be.lu.ru [n] tumbuhan sulur-suluran, akar dan polongnya biasa dibuat obat; Entada phaseoloides [n] ikan laut jenis tamban
benang putih [ki] yg belum ternoda, msl anak yg masih kecil
bendu ben.du [kl n] sahabat; kawan; sanak saudara
benur be.nur [n] (1) benih udang yg hampir tidak kasatmata; (2) anak udang windu
benzedrin ben.zed.rin [n] obat perangsang saraf dan lazim digunakan dl obat semprot hidung
benzena ben.ze.na [n Kim] (1) zat cair tanpa warna, mudah terbakar, berbau harum, dipergunakan untuk membuat zat warna, bahan peledak, obat, minyak wangi, lak, dan sbg pelarut organik; C6H6; (2) benzol
berai be.rai , ber.be.rai.an a berpecah-pecah tidak keruan; cerai- berai: anak-anak lari -- mendengar bentakan itu
beraja-raja be.ra.ja-ra.ja [v] bergaul dng raja (tahu adat yg biasa dipakai di istana): baik-baiklah anakku, supaya engkau tahu ~
berakar ber.a.kar [v] (1) ada akarnya; keluar akarnya; (2) ki mendalam benar; berpegang teguh: nasihat orang tuanya telah ~ dl sanubarinya; (3) ki sudah beranak cucu; (4) lama benar menetap di suatu tempat: ia sudah ~ di Lampung
berandam ber.an.dam [v] (1) sedang memepat dan mengatur anak rambut (janggut) baik-baik; (2) beranak rambut (janggut) yg dipepat dan diatur baik-baik
berang be.rang [a] sangat marah; sangat gusar: dia menjadi -- melihat kelakuan anaknya yg kurang ajar itu; Ayah tidak kuasa menahan -- nya melihat anaknya dipukul orang
berangkat be.rang.kat [v] (1) mulai berjalan (pergi, bepergian): kereta akan segera -- , mari kita naik; (2) mulai menjadi (besar, akil balig); beranjak: anak itu sudah -- dewasa
berangus be.ra.ngus [n] selongsong penutup yg terbuat dr kulit atau rotan yg dianyam untuk menutup moncong anjing (supaya jangan menggigit) atau moncong anak sapi (supaya jangan menyusu)
berantak be.ran.tak , be.ran.tak.an a (1) cerai-berai (berserak-serak); tidak keruan letaknya: sungguh tidak sedap pemandangan di ruangan itu krn segala barang -; (2) tidak terpelihara dng baik: jika rumah tangga -, pendidikan anak-anak akan telantar
berantas be.ran.tas [v] mem.be.ran.tas v membasmi; memusnahkan: obat ini disediakan untuk -- penyakit malaria
beras be.ras [n] (1) padi yg telah terkelupas kulitnya (yg menjadi nasi setelah ditanak); (2) biji-bijian; butir-butiran (spt jagung, kopi)
beras ketan beras yg apabila ditanak lekat-lekat; beras pulut
beras setengah olah beras giling yg setelah penggilingan direndam dl air, dikukus, kemudian dikeringkan untuk ditanak kembali
berat be.rat [a] besar ukurannya (di antara jenisnya atau benda-benda yg serupa): alat-alat -- , mobil derek, traktor, dsb; (2) a besar tekanannya (timbangannya): peti -- itu tidak dapat diangkat oleh tiga orang; (3) a payah; parah (tt luka penyakit dsb): akibat kecelakaan itu dia menderita luka --; kalau penyakit sudah -- susah diobati; (4) a sulit (susah, sukar) melakukannya; melebihi ukuran (kekuatan, kemampuan, kesanggupan, dsb): kematian ibunya merupakan cobaan -- bagi gadis itu; (5) a sukar digerakkan, seakan-akan ditindih atau ditekan (tt anggota badan dsb): kepala terasa -- dan pusing; mata terasa -- , mengantuk; (6) a kuat merangsang saraf; keras (tt rokok, obat, dsb): ia suka rokok yg --; (7) a memihak; cenderung: hatinya lebih -- kpd kekasihnya dp kpd orang tuanya; (8) ki v hamil: istrinya sedang dl --; (9) a sangat keras (perkiraan, dugaan, dsb): -- dugaanku bahwa dia yg salah; (10) n besarnya tekanan suatu benda apabila diangkat, ditimbang, dsb; bobot; timbangan: akibat sakit, -- nya berkurang 7 kg; (11) n Fis gaya tarikan yg diderita suatu benda krn massanya dan keberadaannya di dalam, di sekitar, ataupun pd suatu sistem massa; bobot; (12) ki a susah; celaka: wah, kalau ketahuan, -- kita
berayun ber.a.yun [v] bergantung dan bergerak ke depan dan ke belakang secara teratur; berbuai; bergoyang-goyang: anak-anak itu sedang melihat kera ~ di pohon
berbadi ber.ba.di [v] mempunyai kelakuan yg serupa (dng); menyerupai: anak itu -- seekor ular
berbaik ber.ba.ik [v] (1) tidak bermusuhan (bertengkar); berdamai; rukun: dua utusan kelompok yg beritikad -- dan beramah-tamah satu sama lain; (2) damai kembali; menjadi karib lagi; rukun kembali: baru saja anak-anak itu bertengkar, sudah -- lagi
berbaja ber.ba.ja [v] berlapis baja; bercampur baja; jika pisau tiada -, makin dikikir bertambah tumpul, pb anak yg dungu, makin diajar semakin bodoh
berbakat ber.ba.kat [v] (1) berbekas; ada bekasnya; (2) mempunyai dasar kepandaian yg dibawa sejak lahir; berpembawaan: ia -- dagang; anak itu -- melukis
berbalapan ber.ba.lap.an [v] saling berlomba adu cepat; saling berpacu: kedua anak itu -- lari pulang ke rumah
berbangsa ber.bang.sa [v] (1) berasal dr bangsa: sekarang sudah ada beberapa ahli atom yg -- Indonesia; (2) bermartabat tinggi; berketurunan luhur (bangsawan): ia anak orang --; (3) termasuk dl keluarga: -- kpd ibu
berbaur ber.ba.ur [v] (1) bercampur: ketakutan dan penyesalan -- menjadi satu di dl hatinya; (2) bergaul (dng): janganlah engkau -- dng orang-orang yg bertabiat tidak baik; (3) hidup sbg suami istri; kawin: sudah sekian lama mereka hidup -, tetapi belum dikaruniai anak; (4) larut: minyak tidak dapat -- dng air
berbayar nazar ber.ba.yar nazar melaksanakan (memenuhi) yg telah dijanjikan
berbelian ber.be.li.an [v] memanggil dukun untuk mengobati orang sakit: orang kampung masih suka -- untuk mengobati penyakitnya
berbelut ber.be.lut [Mk v] menangkap belut; bagai si kudung panji -, pb pekerjaan yg dilaksanakan tidak berdasarkan kemampuan akan sia-sia; kena kecipuk orang -, pb terlibat dl perkara orang lain; turut menderita akibat kesalahan orang lain
berbenar-benar ber.be.nar-be.nar [Mk v] berkata (mengaku) terus terang; berunding dng sungguh-sungguh: biarpun anak itu masih muda, kita sudah dapat -- dng dia
berbidan ber.bi.dan [v] meminta pertolongan (ditolong oleh) bidan waktu melahirkan (anak); beranak tiada -, pb mendapat kesusahan (kecelakaan dsb) krn salahnya sendiri
berbintang ber.bin.tang [v] (1) ada bintangnya: langit tiada -; (2) memakai bintang: dia seorang perwira tinggi -- dua; (3) mempunyai rasi; berzodiak: anakku -- Taurus
berbudak-budak ber.bu.dak-bu.dak [v] bertingkah laku spt kanak-kanak; kekanak-kanakan
berburu-buru ber.bu.ru-bu.ru [v] (1) bersama-sama mengejar; berlarian mengejar: anak-anak berteriak-teriak sambil -- layang-layang; (2) tergesa-gesa; lekas-lekas (datang, pergi, dsb): ia -- berangkat ke sekolah krn sudah hampir pukul 07.00
bercacar ber.ca.car [v] (1) bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar): ibu-ibu membawa bayinya ~ di balai pengobatan; (2) (sudah) disuntik cacar: agar tidak sakit, kita harus ~ v berlari-lari saja (tt kuda yg masih liar): kuda itu ~ , tidak mau diam
bercengkerama ber.ceng.ke.ra.ma [v] (1) bercakap-cakap dng senang; bersenda gurau: kedua anak muda itu terus duduk ~; (2) kl berjalan-jalan untuk bersenang-senang (bermain-main, bertamasya, dsb): baginda pun ~ ke taman bunga
bercerita ber.ce.ri.ta [v] menuturkan cerita: aku hanya beberapa kali mendengar juru pantun ~; ketika guru ~ , anak-anak diam
bercintakan ber.cin.ta.kan [v] (1) kasih sayang kpd; berahi kpd: krn banyaknya lelaki yg ~ dia, dia menjadi sombong; (2) berharap-harap (ingin) akan; merindukan: dia sakit krn ~ anaknya yg sedang merantau; (3) kl bersedih hati (akan); berduka cita (akan)
bercunduk ber.cun.duk [v] bertusuk konde: anak gadis tidak boleh ~ bunga
berdadung ber.da.dung [v] berdendang untuk menidurkan anak
berdahulu-dahuluan ber.da.hu.lu-da.hu.lu.an [v] berlomba-lomba berebut dahulu: anak-anak ~ masuk ke dl kelas
berdatuk ber.da.tuk [v] memanggil datuk kpd seseorang: anak-anak ~ kpd ayahku
berdegar-degar ber.de.gar-de.gar [v] berbunyi degar-degar: ~ pintu gerbang itu ditendang orang; (2) a keras (cakapnya): cakapnya ~ menakutkan anak-anak
berdekat ber.de.kat [v] (1) berada (duduk dsb) dekat atau hampir (satu dng yg lain): dua anak ini tidak boleh ~ , kalau ~ pasti bertengkar; (2) kl berhubungan rapat; berbaik: siapa yg ~ dng penjudi akan menjadi penjudi; (3) ki berbareng; bergandengan: kesukaan itu selalu ~ dng kedukaan
berdukacita ber.du.ka.ci.ta [v] bersusah hati; bersedih hati: kami turut ~ sehubungan dng meninggalnya anak Anda
berdukun ber.du.kun [v] (1) berobat atau meminta pertolongan kpd dukun; (2) melakukan pekerjaan sbg dukun
berebutan be.re.but.an [v] berganti-ganti mengambil sesuatu (dng kekerasan); saling mendahului dng paksa: anak-anak itu sangat senang makan ~; kedua partai itu ~ kursi
berekskursi ber.eks.kur.si [v] berpiknik; berdarmawisata: anak-anak kelas 5 akan ~ ke Bandung
berenangan be.re.nang.an [v] berenang kian kemari; berseliweran (di air): anak-anak itu ~ dng gembira dl air yg jernih
berfantasi ber.fan.ta.si [v] berangan-angan; berkhayal: anak-anak hendaknya dilatih agar pandai ~ dng memberi mereka buku-buku bacaan yg dapat menunjang pengembangan daya khayal mereka
bergiliran ber.gi.lir.an [v] secara berganti; bergantian; berganti-ganti: secara ~ anak-anak itu menunggu ibunya yg sakit keras
bergolekan ber.go.lek.an [v] (1) berguling-guling: anak yg sakit itu sangat gelisah dan ~ ke kanan kiri; (2) berbaring-baring: ia ~ di dekat istrinya
bergolok ber.go.lok [v] memakai golok; mempunyai golok: bapak dan anak itu luka parah krn dibacok oleh lima perampok ~
bergurau ber.gu.rau [v] berkata-kata untuk main-main saja; berkelakar; berjenaka: ia tidak pernah ~ dng anak-anaknya; anak itu periang dan suka ~
berhalalbihalal ber.ha.lal.bi.ha.lal [v] bermaaf-maafan pd Lebaran: pd Lebaran kita ~ dng segenap sanak keluarga dan handai tolan
berhanyut-hanyut ber.ha.nyut-ha.nyut [v] (1) terkatung-katung dibawa air (ombak): empat hari empat malam perahunya ~ dibawa ombak; (2) pergi ke mana-mana: ~ di perantauan, tiada sanak saudara; (3) berlarut-larut; bertele-tele: pembicaraannya ~ tidak menentu
berharap ber.ha.rap [v] (1) berkeinginan supaya terjadi: ibu itu ~ agar anaknya dapat segera sembuh kembali; (2) meminta supaya: kami ~ Saudara dapat melunasi utang Saudara selambat-lambatnya akhir bulan ini
berharapkan ber.ha.rap.kan [v] berharap akan: anak yatim piatu ~ kasih sayang orang tua
berhitung ber.hi.tung [v] (1) mengerjakan hitungan (menjumlahkan, mengurangi, dsb): anak-anak sedang ~; (2) berunding untuk memeriksa laba-rugi (perniagaan): tiap akhir tahun mereka ~
berhubungan ber.hu.bung.an [v] (1) bersangkutan (dng); ada sangkut pautnya (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): penahanan itu ~ dng peristiwa pembunuhan baru-baru ini; (2) bertemu (dng); mengadakan hubungan (dng): ia sudah ~ langsung dng kepala kantor; (3) bersambung: bejana-bejana itu ~ sehingga tinggi permukaan air yg ada di dalamnya sama; (4) tukar-menukar atau beri-memberi (kabar, pikiran, dsb) dng perantaraan telepon, surat-menyurat, dsb: sekarang kita sudah dapat ~ langsung dng sanak saudara kita di Eropa
beri be.ri [v] , mem.be.ri v (1) menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu: ia -- uang dan pakaian kpd pengemis itu; (2) menyediakan (melakukan dsb) sesuatu untuk: dia berkewajiban membersihkan kandang dan -- makan kambing; -- pertolongan; (3) memperbolehkan; mengizinkan: dia tidak -- anak-anaknya bermain dng anak berandal itu; (4) menyebabkan (menjadikan) menderita (kena): perbuatanmu yg tidak baik telah -- malu keluarga kita; (5) menjadikan supaya: -- ingat; -- tahu; (6) membubuhi (meletakkan, mengenakan, dsb): dia -- gula pd air teh itu; -- warna pd gambar bunga mawar; (7) mengucapkan (menyampaikan): -- selamat; -- hormat; -- salam; (8) cak melayangkan, mengirimkan, dsb (pukulan, tendangan): ia -- tendangan yg mematikan ke arah perut lawan
beri tahu be.ri ta.hu [v] mem.be.ri ta.hu v menjadikan supaya tahu (mengerti): saya akan -- orang tuanya di kampung tt keadaan anak itu
berihram ber.ih.ram [v] melakukan atau melaksanakan ihram
beripuh ber.i.puh [v] beracun: anak panah ~
berisik be.ri.sik [Jk a] (1) ribut (ramai, hingar-bingar) suaranya: saya tidak dapat tidur krn anak-anak -- di luar; (2) berasa mendengung pd telinga
beristirahat ber.is.ti.ra.hat [v] (1) berhenti sebentar untuk melepaskan lelah: mereka ~ selama sepuluh menit sebelum melanjutkan pertandingan; (2) berlibur untuk mengaso: sesudah kenaikan, anak-anak ~ selama sebulan
berjaga-jaga ber.ja.ga-ja.ga [v] (1) tidak tidur semalam suntuk: zaman dahulu apabila raja mengawinkan anaknya, orang ~ empat puluh malam lamanya; (2) bersiap-siap; bersiap sedia; berawas-awas; berhati-hati: krn ujian sudah dekat, kamu sebaiknya ~
berjalan ber.ja.lan [v] (1) melangkahkan kaki bergerak maju: anak itu belum bisa ~ , meskipun umurnya sudah setahun lebih; (2) bergerak maju dr suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain: matahari itu seakan-akan ~ dr timur ke barat; (3) menggelinding atau berputar (tt sesuatu yg bundar spt roda); (4) bepergian: kalau hendak ~ jauh, persiapkan segala sesuatunya lebih dahulu; (5) berlangsung; dilangsungkan (tt perundingan, rapat, dsb): perundingan utara-selatan terus ~ meskipun ada perang dingin antara kedua belah pihak; (6) berlaku; ditaati (tt peraturan, undang-undang, hukum, dsb): tata tertib semacam ini masih ~ di sekolah kami; perusahaan ini baru ~ lima tahun
berjarum ber.ja.rum [v] (1) ada jarumnya; memakai jarum: alat pengukur gas itu ~ merah; (2) (sedang) disuntik; diinjeksi: anak-anak sedang ~ TCD di poliklinik
berkain dua ber.ka.in dua sudah akil balig (tt anak perempuan)
berkarib ber.ka.rib [v] (1) rapat hubungannya dng; bersahabat: jangan kamu ~ dng jahanam itu; (2) ada hubungan darah; berfamili: anak itu masih ~ dng saya
berkaul ber.ka.ul [v] berjanji hendak melakukan sesuatu (jika permintaannya dikabulkan dsb); bernazar: ia ~ hendak bersedekah ke panti asuhan kalau anaknya sembuh
berkaum ber.ka.um [v] (1) berkerabat (dng); bersanak (dng): ia ~ dng gubernur; (2) berpuak-puak; berkelompok-kelompok: mereka hidup ~ dan kesemuanya merupakan satu keluarga besar; (3) salat bersama-sama yg dipimpin oleh imam; berjemaah: salat ~ di masjid sangat utama
berkeciak ber.ke.ci.ak [v] menciak-ciak (spt bunyi anak ayam)
berkehendak ber.ke.hen.dak [v] (1) bermaksud hendak; berharap akan; berkemauan akan: ia ~ menjadi guru; (2) mempunyai kehendak; berkemauan keras; bersemangat: anak itu ~ menjadi juara kelas
berkelahi ber.ke.la.hi [v] bertengkar dng disertai adu kata-kata atau adu tenaga: sesudah ~ pukul-memukul, kedua anak itu sama-sama menangis
berkelainan ber.ke.la.in.an [v] mempunyai kelainan; cacat: anak-anak ~ tidak boleh diisolasi krn mereka juga merupakan bagian dr masyarakat
berkeliling ber.ke.li.ling [v] (1) bergerak mengitari: anak-anak berlari pagi ~ Monas; (2) berjalan (naik mobil dsb) berputar-putar: para tamu bertamasya ~ kota
berkeluarga ber.ke.lu.ar.ga [v] (1) berumah tangga; mempunyai keluarga: bagi orang yg sudah ~ penghasilan sebanyak itu tidak akan cukup; (2) bersanak saudara (dng); berkerabat (dng): ia masih ~ dng kepala kampung; (3) menikah; mempunyai istri (suami): ia akan ~ kalau sudah menjadi sarjana
berkepal-kepal ber.ke.pal-ke.pal [num] (1) merupakan gumpalan (kepulan-kepulan); bergumpal-gumpal: tanah di daerah itu pecah-pecah dan ~; (2) beberapa (banyak) kepal: anak yg baru pulih kesehatannya itu makan nasi ~
berkewajiban ber.ke.wa.jib.an [v] mempunyai kewajiban; bertanggung jawab; mempunyai tanggung jawab: akulah yg ~ membiayai anakku
berkeyakinan ber.ke.ya.kin.an [v] mempunyai keyakinan; percaya benar: ia ~ suatu ketika anaknya yg merantau akan kembali ke kampungnya
berkhayal ber.kha.yal [v] (1) melihat sesuatu yg hanya ada dl angan-angan: ia ~ seakan-akan anaknya yg telah meninggal datang mengunjunginya; (2) berbuat sesuatu spt benar-benar terjadi: anak-anak ~ seakan-akan kursi menjadi mobil dan ia menjadi supirnya
berkinja-kinja ber.kin.ja-kin.ja [v] melompat-lompat (meloncat-loncat, melonjak-lonjak) krn kegirangan: beberapa anak kecil sedang bermain-main dan ~ di halaman
berkiprah ber.kip.rah [v] melakukan kegiatan dng semangat tinggi; bergerak (di bidang); berusaha giat dl bidang (politik dsb): kita sedang ~ untuk melaksanakan pembangunan di segala bidang
berkukus ber.ku.kus [v] (1) mengeluarkan kukus (uap); beruap: air yg dijerang itu mulai ~; (2) dimasak dsb dng ditaruh di atas air mendidih: bukan nasi bertanak, melainkan nasi ~; (3) dijadikan barang cair dr uap; barang cair yg dipanaskan (dng jalan disuling): ciu ialah semacam air tapai ~
berkulup ber.ku.lup [v] (1) mempunyai kulup; ada kulupnya; (2) belum (tidak) dikhitan: meskipun sudah besar, anak itu masih ~ krn belum dikhitan
berlibur ber.li.bur [v] (1) mengalami libur; (2) pergi (bersenang-senang, bersantai-santai, dsb) menghabiskan waktu libur; bervakansi: mereka merencanakan ~ ke Pulau Dewata
berlompatan ber.lom.pat.an [v] melompat beramai-ramai; melompat ke sana kemari: anak-anak ~ ke luar dan saling mengejar
berloncatan ber.lon.cat.an [v] meloncat beramai-ramai; meloncat ke sana kemari: anak-anak ~ di halaman sekolah
bermacam ber.ma.cam [a] berbagai(-bagai): -- obat telah dicobanya, tetapi ia belum juga sembuh
bermain-main ber.ma.in-ma.in [v] (1) bersenang-senang dng melakukan sesuatu: anak kecil itu sedang -- di lapangan rumput; (2) berkelakar saja; tidak dng sungguh-sungguh: ah, tidak apa-apa, kami hanya --
bermi ber.mi [n] tumbuhan menjalar yg hidup di air, daunnya biasa dipakai sbg obat perut kembung dng jalan mengunyahnya sbg lalap; Herpestis monnieria
bermuda-muda ber.mu.da-mu.da [v] bertingkah laku sbg anak muda
bernazar ber.na.zar [v] berjanji akan berbuat sesuatu jika maksud tercapai; mengucapkan nazar; mempunyai kaul: ia ~ , kalau anaknya sembuh, hendak bersedekah
beroleh ber.o.leh [v] (1) mendapat; menerima: -- manfaat daripadanya; (2) kl boleh; dapat: mudah-mudahan anakmu -- selamat di jalan
berotak ber.o.tak [v] (1) berakal; mempunyai pikiran; mempunyai kecerdasan yg baik: anakmu tidak -; (2) mempunyai otak: apakah udang ada yg -?
berpamor ber.pa.mor [v] (1) memakai pamor: ia sangat menyayangi keris yg ~ itu; (2) bersemarak; beperbawa; mulia: sejak kejadian itu ia bukan orang ~ lagi di depan anak buahnya
berpenampilan ber.pe.nam.pil.an [v] mempunyai penampilan; gaya penampilan; tampil dng ...: hilangnya masa kanak-kanak dapat membuat seorang anak ~ spt orang dewasa
berpengaruh ber.pe.nga.ruh [v] (1) ada pengaruhnya; mempunyai pengaruh: keadaan rumah tangga sangat ~ thd perkembangan watak anak-anak; (2) berkuasa: ia seorang yg kaya dan sangat ~ di negeri itu
berpesan ber.pe.san [v] (1) memberi pesan (kpd); menyuruh (meminta) supaya perkataan dsb dilakukan atau disampaikan kpd orang lain: sebelum berangkat ia ~ kpd istrinya supaya merawat anaknya baik-baik; ia sudah ~ kpd saya kalau ada orang datang agar menunggu sebentar; (2) memberi nasihat (wasiat ketika akan meninggal dunia): orang tua itu ~ kpd anak cucunya agar dia dikuburkan di dekat rumahnya
berpilin ber.pi.lin [v] dl keadaan dipilin (dibelit): bungkusan itu diikatnya dng tali ~; tambang itu ~ tiga; orang gentar melihat misainya yg tebal ~ itu; (2) mempunyai pilin: rambut anak itu ~
berpilin-pilin ber.pi.lin-pi.lin [v] berkeluk (berpiuh-piuh) dipilin (tt batang kayu dsb): batang pohon itu ~ , baik dibuat tongkat; (3) mempunyai pilin: rambut anak itu ~
berpisah-pisah ber.pi.sah-pi.sah [v] bercerai-cerai; berdiri sendiri-sendiri: tidak baik kalau ayah, ibu, dan anak ~ tempat tinggalnya dl satu kota
berpraktik ber.prak.tik [v] melakukan (melaksanakan) pekerjaan (tt dokter, pengacara, dsb): mereka ~ selama dua minggu; ia ~ sbg seorang astrolog
berpunya ber.pu.nya [v] (1) ada yg empunya: harta tidak ~; (2) sudah bersuami (beristri); sudah bertunangan: rupanya dia sudah ~; (3) berada; kaya: anak orang ~
berputra ber.put.ra [v] (1) mempunyai putra (anak); beranak; (2) melahirkan anak; bersalin: saat bulan purnama raya, permaisuri pun ~ lah seorang anak perempuan yg elok parasnya
bersaksi ke lutut [pb] (1) menjadikan saksi sahabat atau sanak saudara; (2) minta nasihat kpd orang bodoh
bersalin ber.sa.lin [v] (1) berganti: baginda sedang -- baju dng pakaian kebesaran; (2) berubah (rupa, warna): bunglon adalah binatang yg dapat -- warna sesuai dng warna alam sekitarnya; (3) melahirkan anak: selama empat puluh hari sesudah -, ia rajin minum jamu
bersantai ber.san.tai [v] (1) beristirahat sambil melakukan acara bebas: pd waktu jeda anak-anak -- di halaman sekolah; (2) omong-omong tidak resmi: Presiden sedang -- dng para perintis kemerdekaan
bersembur-semburan ber.sem.bur-sem.bur.an [v] saling menyembur: anak-anak -- air dng sangat gembiranya
bersenandung ber.se.nan.dung [v] bernyanyi dng suara lembut untuk menghibur diri sendiri atau untuk meninabobokan bayi supaya tidur: ia menimang-nimang anaknya sambil -- agar anak itu cepat tertidur; sambil bekerja ia -- agar tidak berasa lelah
berseri-seri ber.se.ri-se.ri [v] tampak ceria atau cerah sekali (tt air muka): mukanya -- menyambut kedatangan anaknya yg sudah lama dirindukan
bersetuju ber.se.tu.ju [v] (1) bersepakat (mupakat, sependapat); cocok (serasi, sesuai); suka (berkenan); (2) bertepatan (dng); berbetulan (dng); bersetujuan (dng): taruhlah titik yg ~ dng angka 12 itu; pd hari yg ~ dng awal bulan Rajab, anak yg dirindukannya pun datanglah
bersia-sia ber.si.a-sia [v] tidak berguna; tidak terpelihara; percuma: anak yg -
bersidahulu ber.si.da.hu.lu [v] berusaha mendahului: dia harus ~ dng anak buahnya untuk menguasai pengetahuan tt penggunaan komputer
bersilaturahmi ber.si.la.tu.rah.mi [v] mengikat tali persahabatan (persaudaraan): mereka -- ke rumah sanak saudaranya
bersimbang ber.sim.bang [v] bermain simbang dng melambung-lambung-kan batu, biji-biji, manik, dsb) ke atas lalu ditangkap lagi: ramai suara anak-anak tengah -- manik
bersosialisasi ber.so.si.a.li.sa.si [v] melakukan sosialisasi: acara rekreasi itu merupakan salah satu kesempatan bagi anak-anak berkelainan untuk -- dng masyarakat
bersunat ber.su.nat [v] sudah berpotong kulup; dikhitankan: anak itu sudah -
bersusun ber.su.sun [v] (1) bertumpuk (tindih-menindih): bermacam barang dagangan -- rapi di tokonya; (2) berlapis-lapis; bersaf-saf: kue pengantinnya -; (3) bertingkat(-tingkat): kantor kami menempati gedung -- tiga; anaknya -- paku, anaknya turun tangga (dekat sekali jarak umurnya dan hampir sama besar tubuhnya); (4) teratur baik (berleret, berturut-turut): kalimat atau tulisan yg -- rapi selalu enak dibaca
bersyair ber.sya.ir [v] (1) sedang mengarang syair: jangan diganggu, ia sedang tekun -; (2) membacakan (melagukan) syair; deklamasi: anak itu pandai -
bertahap ber.ta.hap [v] ada tahapnya; bertingkat; berjenjang: peningkatan mutu pegawai akan dilaksanakan secara ~
bertaruhan ber.ta.ruh.an [v] (1) bertaruh (dng); memasang taruh (dng): ada yg ~ uangnya dan ada pula yg ~ pakaiannya; (2) menyuruh simpan (rawat); menitipkan: maka bendahara pun ~ anak raja kpd saudagar itu
bertasyakur ber.ta.sya.kur [v] selamatan untuk berterima kasih kpd Allah (krn cita-citanya terlaksana dsb): ia mengadakan ~ krn anaknya telah lulus ujian
berteduh ber.te.duh [v] (1) berlindung (supaya jangan kehujanan atau kepanasan); bernaung: aku ~ di bawah pohon; (2) dilindungi dr; (3) menumpang tinggal; diam: aku gembira telah memberi tempat ~ di rumahku kpd anak yatim itu
berteguran ber.te.gur.an [v] saling menegur; sapa-menyapa: sudah seminggu ini kedua anak itu tidak ~
bertentu ber.ten.tu [v] sudah pasti; sudah tetap; mempunyai kepastian: jika segalanya sudah ~ , tinggal melaksanakannya saja
bertertib ber.ter.tib [v] (1) teratur; (2) bersikap sopan: ia seorang anak yg tidak ~
bertimbang tunai ber.tim.bang tunai melaksanakan pembelian sesuatu dng membayar tunai; (2) menjawab pertanyaan dsb dng tepat
bertingkah ber.ting.kah [v] (1) berbuat aneh-aneh (nakal dsb): ia ~ spt anak-anak yg rewel; kuda itu ~; (2) berbuat tidak sewajarnya (minta ini minta itu, sebentar begini sebentar begitu, banyak cincong, dsb): ~ benar gadis ini
bertinju ber.tin.ju [v] (1) berpukul-pukulan dng tinju; (2) berkelahi dng saling meninju: kerap kali ia menantang anak-anak asrama lain untuk ~
bertuankan ber.tu.an.kan [v] (1) menghamba (mengabdi) kpd; menganggap sbg tuan kpd: hamba tak mau ~ anak raja yg lalim itu; (2) menyebut (memanggil) tuan (kpd): tiada aku sudi ~ orang yg lalim itu
bertubuh ber.tu.buh [v] mempunyai tubuh; berbadan: anak muda itu ~ tegap
bertunas ber.tu.nas [v] (1) timbul tunas; ada tunasnya; (2) ki beranak bercucu; mempunyai keturunan
beru be.ru lihat anak
beruas be.ru.as [n] pohon manggis hutan, buahnya tidak enak dimakan, akarnya biasa dijadikan obat sesak napas; Garcinia hombroniana
berudu be.ru.du [n] anak katak yg masih spt ikan (berinsang)
berumur ber.u.mur [v] mempunyai umur: anak itu ~ 2 tahun; ~ genap 100 tahun; (2) a (sudah) dewasa; (sudah) agak tua (lebih dr 40 tahun): perempuan yg sudah ~; belum ~ , belum dewasa
beruntuk ber.un.tuk [v] (1) telah mendapat (mempunyai) bagian masing-masing: anaknya telah ~ masing-masing; (2) telah ditentukan bagian masing-masing: harta peninggalannya telah ~
beruras ber.u.ras [v] (1) diobati (dilumasi) dng uras; (2) ki disembuhkan (dipersenang hatinya dsb)
berurat umbi ber.u.rat umbi sudah mendalam benar-benar (dl hati); sudah mengakar benar-benar (dl hati); (2) sudah lama menetap dan beranak-pinak di suatu tempat;
berusia ber.u.sia [v] mempunyai usia; berumur: seorang anak muda ~ kira-kira l7 tahun; ~ tinggi (lanjut); sudah tua
berwakil ber.wa.kil [v] menggunakan wakil: dl melaksanakan pemilu tidak boleh ~
besan be.san [n] (1) orang tua dr menantu (baik menantu laki-laki maupun perempuan); (2) hubungan keluarga antara dua orang tua yg terjadi krn anak mereka kawin
besar cakap suka membual; sombong: -- gabuk 1 besar, tetapi tidak padat dan tidak berat; (2) besar badannya, tetapi masih bodoh (tt anak)
besaran be.sar.an [n] pohon, daunnya dapat dijadikan obat, dan digunakan untuk makanan ulat sutra; Morus alba
bestral bes.tral, pem.bes.tral.an [n ] pengobatan dng sinar-X
betau be.tau [n] anak-anak yg dilahirkan oleh satu ibu, tetapi dr ayah yg berlainan, atau sebaliknya (pd suku Dayak)
biadab bi.a.dab [a] (1) belum beradab; belum maju kebudayaannya: bangsa-bangsa -- masih banyak yg suka makan orang; (2) tidak tahu adat (sopan santun); kurang ajar: anak itu -- benar, tidak segan mengucapkan kata-kata kotor di hadapan umum; (3) cak tidak beradab; kejam: pemerkosa anak di bawah umur adalah perbuatan yg --
bibit bi.bit [n] (1) semaian (padi dsb yg akan ditanam): -- padi itu akan dipindahkan sesudah berumur empat puluh hari; (2) benih (dl arti sesuatu yg akan dikembangkan, diternakkan, dsb): kita memerlukan sapi yg baik untuk --; (3) anak (orang) yg akan dididik lebih lanjut; kader: murid-murid SMU dididik sbg -- untuk perguruan tinggi; (4) ki yg akan menyebabkan timbulnya (terjadinya) penyakit atau pertikaian dsb: -- penyakit cacar; perkara yg sekecil itu dapat menjadi -- pertengkaran yg hebat [v] , mem.bi.bit v menjinjing dng jari
bidas bi.das , mem.bi.das v (1) bergerak (terlepas, memantul) dng cepat krn digerakkan oleh barang yg melenting atau krn dilepaskan tahanannya (spt anak panah terlepas dr tali busurnya): apabila terinjak tangkainya, -lah jerat itu; (2) bergerak membalik; memantul: apabila kaulepaskan, dahan itu akan -; (3) maju menyerang (menembus): serangan itu diperhebat supaya dapat -- daerah musuh; (4) membalas serangan (kecaman dsb): jawaban itu dimaksudkan untuk -- pihak oposisi
bidur bi.dur [kl n] bongkah timah yg beratnya sekitar 3 pon (dipakai juga untuk ukuran harga): mahar putri, anak raja Perak, dikatakan 100 -- [n] gelegata
biji mata bulatan (dl rongga mata); (2) ki yg tercinta (anak dsb); kekasih
bilang bi.lang [v] ber.bi.lang v (1) menghitung: -- untung; (2) beberapa: -- kali; -- ratusan (ribuan); -- sen (rupiah); (3) perhitungan [v cak] berkata; mengatakan: siapa -- ia anak yg bodoh
bilik bi.lik [n] (1) anyaman dr bilah bambu (untuk dinding dsb); gedek; tepas; sasak: rumahnya berdinding --; (2) ruangan kecil yg tersekat; kamar: tidurnya di -- samping [n] kesatuan beberapa rumah keluarga yg berpusat pd rumah anak tertua (di Lampung)
bimbang bim.bang [a] (1) (merasa) tidak tetap hati (kurang percaya); ragu-ragu: ia masih -- menerima usul itu; (2) (merasa) khawatir; cemas: ia selalu -- memikirkan nasib anaknya yg merantau di negeri orang [n] upacara atau pesta adat [v] berganti-ganti; bergantian
bimbit bim.bit , mem.bim.bit v (1) membawa dng ujung jari; menjinjing: -- tas; (2) memimpin dng memegang tangan orang yg dipimpin; menuntun: ia berkata sambil -- anaknya
bin [Ar] (1) n kata untuk menyatakan anak laki-laki dr seseorang: Amat -- Soleh, Amat anak dr Soleh; (2) p cak kata untuk menguatkan atau mengungkapkan dng perkataan lain: aneh -- ajaib
binal bi.nal [a] (1) bengal; tidak menurut: akibat kurangnya perhatian pihak orang tua, banyak anak muda menjadi --; (2) selalu hendak lari dsb (tt kuda dsb); liar: kuda yg -- itu terlepas kembali
bintan bin.tan [n] pohon kayu yg biasanya tumbuh di sepanjang tepi sungai, akarnya sering dicampur dng pinang untuk obat cuci perut; Cerbera mangkas
binti bin.ti [Ar n] anak perempuan (biasa dipakai untuk keterangan nama orang): Siti Aisyah -- Abu Bakar [n] burung pemakan serangga dan ikan, hidup di Asia dan Afrika; Alcedo ispida
bismut bis.mut [n] (1) logam yg dipakai untuk mengobati sakit usus, perut, dsb; (2) Kim logam getas berwarna putih perak; unsur dng nomor atom 83, berlambang Bi, dan bobot atom 208,9804
bitisik bi.ti.sik [n] anak dr cicit; cucu dr cucu seseorang
bius bi.us [n] (1) obat untuk membuat orang kehilangan rasa kesadarannya (spt pd waktu akan dioperasi supaya tidak merasa sakit); (2) ki politik (kebudayaan, ajaran, dsb) yg membuat orang lain tidak insaf akan keadaan dirinya atau keadaan yg sebenarnya [n] masyarakat wilayah yg besar di daerah Samosir, Sumatra Utara
blaster blas.ter [n] (1) hasil perkawinan campuran dr dua jenis yg berbeda; hasil perkawinan silang; (2) cak peranakan (bukan keturunan asli)
bocah bo.cah [n] anak (kecil); kanak-kanak: sewaktu ayahnya meninggal ia masih --
bocor bo.cor [v] (1) berlubang sehingga air (udara) dapat keluar atau masuk; tiris: gantilah cepat-cepat genting yg -- itu; krn teko ini -- , isinya makin lama makin berkurang; (2) tersiar sedikit-sedikit (tt rahasia dsb): hasil perundingan yg dirahasiakan itu akhirnya -- juga; (3) cak kerap kali buang air: krn banyak makan sambal, maka semalam anakku --; (4) cak mengeluarkan darah: dia jatuh sehingga -- kepalanya; (5) cak datang bulan; haid: hari ini aku tidak puasa krn sedang --; -- mulut tidak dapat menahan perkataan (suka membuka rahasia dsb): semua orang tahu bahwa dia itu -- mulut
bodoh bo.doh [a] (1) tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak dapat (mengerjakan dsb): anak ini -- benar, masakan menghitung lima tambah lima saja tidak dapat; (2) tidak memiliki pengetahuan (pendidikan, pengalaman): penjajah sengaja membiarkan rakyat -- agar mudah diperintah; (3) cak terserah (kepadamu): kalau tidak menurut nasihatku, --
boks [n] (1) tempat tidur bayi atau tempat menaruh anak-anak (sebelum dapat berjalan), berbentuk segi empat, berpagar pd sisi-sisinya; (2) bak bertutup pd mobil (truk), berbentuk kotak besar untuk mengangkut barang; (3) kotak; ruang kecil yg menyerupai kotak: -- telepon umum
boleh bo.leh [adv] (1) diizinkan; tidak dilarang: anak-anak -- menonton; (2) dapat: ia belum -- berdiri krn belum sehat benar; (3) kl beroleh; mendapat: berdoalah, biar -- anak raja
boneka bo.ne.ka [n] (1) tiruan anak untuk permainan; anak-anakan; (2) ki orang (negara dsb) yg hanya menjadi mainan orang (negara dsb) lain: negara Pasundan, Sumatra Timur, Indonesia Timur adalah negara -- buatan pemerintah kolonial Belanda pd masa itu
bopong bo.pong [v] , mem.bo.pong v membawa anak dng kedua belah tangan di depan dada
borongan bo.rong.an [n] (1) penjualan (pembelian, lelang, dsb) secara keseluruhan (tidak satu-satu atau ketengan): anak ayam ras itu akan dijual --; (2) pekerjaan dsb yg diborongkan: instalatur itu menerima pekerjaan -- pemasangan instalasi listrik
botol infus botol berisi cairan makanan, obat, dsb yg dialirkan ke tubuh pasien melalui selang dan jarum: sejak dioperasi dia tidak boleh berpisah dng -- infus
bradikardi bra.di.kar.di [n Dok] penurunan detak jantung secara drastis: pd pukul 09.00 napas anak itu terhenti dan terjadi --
bratawali bra.ta.wa.li [n] tumbuhan merambat, daunnya spt bentuk hati, bertangkai panjang, batangnya berkutil-kutil, besarnya sejari kelingking, batangnya pahit rasanya dan dipakai untuk obat; Tinuspora terculata
brigade lintas udara satuan tertinggi taktis dan administratif yg terbesar dl TNI AD yg terdiri atas satuan cabang tertentu, secara tetap digabungkan dng unsur pasukan payung sbg satuan khusus untuk melaksanakan tugas lintas udara, yg didaratkan ataupun diterjunkan dr udara;
buah dacin batu (anak) dacing (yg dipakai untuk menimbang); anak timbangan
buah hati cahaya mata [pb] dikatakan tt anak yg sangat disayang
buah perut [Mk] orang-orang yg menjadi anggota suatu suku (anak cucu turun-temurun dr nenek perempuan)
buah tangisan beruk buah ta.ngis.an beruk [pb] gadis cantik yg menjadi idaman anak bujang
buaian bu.ai.an [n] (1) ayunan (untuk menidurkan anak kecil); (2) hasil membuai; (3) bandul (pd lonceng)
bubur Bordeaux [Tan] campuran 1 kg terusi dan 1 kg kapur dl 115 liter air yg digunakan sbg obat semprot pemberantas penyakit tanaman krn serangan jamur
bubur Burgundi [Tan] obat semprot spt bubur Bordeaux, tetapi dibuat dng mencampur 1 kg terusi dng 1 kg natrium karbonat dl 115 liter air
bubur merah putih bubur yg dibuat dr beras dng santan dan garam, yg sebagian ditambah gula merah, untuk maksud-maksud tertentu (saat pemberian nama anak yg baru lahir dsb)
budak bu.dak [n ] (1) anak; kanak-kanak: -- bermain layang-layang; (2) hamba; jongos; orang gajian: aku bukan -- mu
bujang bu.jang [n] (1) anak laki-laki dewasa; jaka; (2) anak perempuan; gadis; perawan; (3) anak laki-laki; budak; (4) laki (perempuan) yg belum menikah (kawin); (5) kl orang laki-laki gajian; jongos; (6) Bt kas kemaluan; (7) kl janda [kl n] , per.bu.jang.an n keterangan mengenai berbagai-bagai benda kerajaan: balai -, balai dl istana
bujang talang laki-laki yg tidak beristri; (2) duda yg tidak beranak
bukan bu.kan [adv] berlainan dng sebenarnya; sebenarnya tidak (dipakai untuk menyangkal): engkau sudah dewasa, -- anak-anak lagi; (2) pron kata tanya untuk mengukuhkan isi atau maksud suatu pernyataan yg digunakan sesudah pernyataan itu: engkau jadi pergi, -- ?; (3) ark a lancung; gadungan: pemimpin --
bukan budak-budak makan pisang [ki] anak kemarin (tidak mudah ditipu dsb)
bukit bu.kit [n] tumpukan tanah yg lebih tinggi dp tempat sekelilingnya, lebih rendah dp gunung: anak --
buku acuan buku yg berisikan informasi (keterangan) yg dipakai sbg panduan dl melaksanakan sesuatu (penelitian dsb); buku rujukan
buku bacaan buku untuk pelajaran membaca (bagi anak sekolah); (2) buku yg dibaca sbg pengisi waktu
buku petunjuk buku yg berisikan keterangan dan petunjuk praktis untuk melakukan (melaksanakan, menjalankan) sesuatu
buku rapor buku yg berisi nilai yg diperoleh oleh anak sekolah dl setiap mata pelajaran
bulan bahasa dan sastra kegiatan kebahasaan dan kesastraan Indonesia yg secara rutin dilaksanakan setiap bulan Oktober sbg bulan lahirnya Sumpah Pemuda oleh Pusat Bahasa dan lembaga pendidikan yg memiliki jurusan bahasa Indonesia serta instansi yg relevan dng pembinaan dan pengembangan bahasa
bulangan bu.lang.an [n] pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat mejan; Gmelina asiatica
bulus bu.lus [a] (1) gundul sama sekali (tidak berdaun, tidak berbulu, tidak beranting); (2) tidak dapat mempunyai anak krn mandul; (3) tidak memiliki apa-apa lagi; miskin; papa [a] (1) dapat masuk (lulus); (2) kena pukul (dl permainan pencak dsb); tembus [n] kura-kura kecil (di darat atau di air tawar); labi-labi
bumiputra bu.mi.put.ra [n] anak negeri; penduduk asli
bunga landak tumbuh-tumbuhan yg berduri, akar dan daunnya dijadikan obat; Barleria prionitis
bunga manila tanaman hias; rebusan akarnya dapat digunakan sbg obat menceret; Tebernaemontana diviricata
bungkal bung.kal [n] (1) gumpal; bongkah; (2) anak timbangan; (3) pemberat jala (timah dsb); (4) ukuran berat emas (tahil, setengah kati): membeli emas dua --
bunglai bung.lai [n] tumbuhan yg akarnya dibuat obat, Zingiber cassumunar
bungsu bung.su [n] yg terakhir; yg termuda (tt anak)
bunting bun.ting [v] (1) (dl keadaan) mengandung anak dl perut (biasanya dikatakan bagi binatang); hamil; berbadan dua (bagi manusia); (2) sudah berisi bakal buah atau bakal bunga (tt tumbuh-tumbuhan): padinya sudah --
bunting bantang bunting yg sudah besar, sudah hampir beranak
burak bu.rak [n Isl] kendaraan yg digunakan Nabi Muhammad saw. ketika melaksanakan Isra
burayak bu.ra.yak [n] anak ikan yg masih kecil-kecil: teknik pemijahan lele dumbo tidak sulit, yg sulit ialah membesarkan -- setelah telur-telur menetas
burung termometer burung yg berbakat besar mengatur suhu dr tumpukan tanah pasir dan dedaunan dl proses menetaskan telurnya krn burung ini tidak pernah membuat sarang untuk mengerami telur dan tidak membesarkan anak-anaknya, pandai memilih pelataran yg cocok untuk meletakkan dan menetaskan telurnya; maleo; Acrocaphalon maleo
busur bu.sur [n] (1) bilah kayu, bambu, dsb yg direntangkan dng tali untuk melepaskan anak panah; (2) alat (perkakas) untuk membersihkan kapas (kapuk) yg bentuknya spt busur; (3) alat berbentuk setengah lingkaran untuk mengukur derajat (dl matematika) [n] hak milik atas tanah perkebunan kopi (di Jawa Timur)
buta bu.ta [a] (1) tidak dapat melihat krn rusak matanya; tunanetra: Braille telah berhasil menciptakan huruf untuk anak-anak --; (2) ki tidak tahu (mengerti) sedikit pun tt sesuatu: ia -- akan keadaan negeri itu [Jw n] raksasa
buyung bu.yung [n] tempat untuk membawa air yg besar perutnya, dibuat dr tanah [n] panggilan kpd anak laki-laki; awang
buyut bu.yut [n] tempat keramat [n] (1) ibu dr nenek (urutannya: bapak/ibu, nenek, buyut); (2) anak dr cucu
cabar ca.bar [ark a] (1) hilang dayanya; tidak manjur (tt guna-guna dsb): keampuhan aji-aji itu akan -- manakala terdengar ayam berkokok; (2) tawar (tt hati, keberanian); (3) kurang ingat; lalai; lengah; (4) kurang (tidak) hemat; boros: orang yg -- tidak akan kaya
cacat tubuh kerusakan pd tubuh seseorang, baik badan maupun anggota badan, baik kehilangan fisik, ketidaknormalan bentuk maupun berkurangnya fungsi krn bawaan sejak lahir atau krn penyakit dan gangguan lain semasa hidupnya sehingga timbul keterbatasan yg nyata untuk melaksanakan tugas hidup dan penyesuaian diri
cacing keremi cacing kecil yg hidup sbg parasit dl perut, terutama pd anak-anak; Enterobius vermicularis
cakap ca.kap [a] (1) kl sanggup melakukan sesuatu; mampu; dapat: -- engkau membunuh hulubalang itu?; patik tiada -- bercerai dng dia; (2)pandai; mahir: anak itu belum -- mengerjakan hitungan perkalian; (3) mempunyai kemampuan dan kepandaian untuk mengerjakan sesuatu: ia diberhentikan dr jabatannya krn tidak --; (4) bagus rupanya; cantik; rupawan: gadis itu modern lagi --; (5) bagus; elok (potongan atau halus bahannya tt pakaian dsb): alangkah -- nya baju itu; (6) patut; serasi: ia pantas dan -- benar memakai baju itu; (7) Mk tangkas; cekatan (tidak lamban): tampaknya ia -- bekerja [n] bicara; omong: orang itu banyak --
cakawari ca.ka.wa.ri [kl n] datuk yg kelima dr anak (anak, bapak, nenek, moyang, buyut, cakawari)
calir jerawat calir yg digunakan untuk mengobati jerawat
camau ca.mau [n] (1) pohon yg akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit kencing nanah; Dracaena angustifolia; (2) akar camau
campuran cam.pur.an [n] (1) sesuatu yg tercampur; (2) sesuatu yg dicampurkan atau untuk mencampurkan; (3) gabungan; kombinasi; (4) tidak asli; (5) peranakan (bukan keturunan asli)
cancan bulan can.can bu.lan [n] suami yg bertempat tinggal di kediaman kerabat istrinya, tetapi dia mempunyai hak atas anak-anaknya (di Bengkulu)
canda can.da [n] (1) tingkah; (2) kelakar; senda gurau; seloroh; (3) Mk rupa; -- gurau senda gurau: di kala matahari terbenam, mereka segera menghentikan -- gurau krn harus melaksanakan salat Magrib [kl n] tombak pendek [ark a] , tak -- , tidak peduli; tidak ambil pusing [ark adv] rupanya: hari -- akan hujan; ia -- tidak suka makanan itu [n] , -- kemudi kayu tempat mengikatkan kemudi
cangap ca.ngap [n] (1) takuk pd permukaan ujung atau pangkal galah (tiang dsb); (2) sesuatu yg bentuknya spt canggah [Mk a] rakus: anak yg --
canggah cang.gah [n] (1) galah (tongkat dsb) yg ujungnya bercabang (untuk senjata, menggancu, dsb); (2) dahan yg bercabang dua [n] keturunan yg kelima (anak, cucu, cicit atau buyut, canggah atau piut); cucu dr cucu
cangking cang.king [v] , men.cang.king v (1) memegang dng dua belah tangan lalu diangkat ke atas: ~ anak; (2) Jk membawa sesuatu di tangan (pd waktu berjalan); menjinjing; (3) cak mengajak (pergi, serta); mengikutsertakan [v] cang.king.an n gelar kepala adat yg diperoleh krn warisan
cangkring cang.kring [n] (1) pohon yg batangnya berduri dan akarnya dapat dipakai sbg obat penyakit beri-beri; Erythrina fusca; (2) akar cangkring
cangkuk cang.kuk [Lihat {cangkok}] [n] benda yg melengkung yg merupakan kait (spt gancu, angkus, sangkutan kelambu) [n] obat yg dibuat dr bunga yg dikeringkan [Mk n] pekasam ikan
cantik can.tik [a] (1) elok; molek (tt wajah, muka perempuan); (2) indah dl bentuk dan buatannya: meja ini -- sekali [Mk a] (1) suka bersikap menarik perhatian laki-laki; genit; centil: anak gadis itu -- sekali; (2) amat suka bersetubuh; gasang
capa ca.pa [n] (1) tumbuhan yg akar dan daunnya dapat dibuat sbg obat; sembung; Blumea balsamifera; (2) daun sembung; (3) akar sembung [ark n ] permainan judi (dng taruhan uang)
capai ca.pai [v] men.ca.pai v (1) hendak memegang (dng mengulurkan tangan, belalai, dsb): anak kecil itu mengulurkan tangan hendak ~ stoples di atas meja; ibarat si cebol hendak ~ bulan; (2) sampai (ke): pd keesokan harinya barulah mereka ~ Yogya; beliau hampir ~ usia seratus tahun; (3) menyampaikan (maksud, tujuan, cita-cita, dsb): untuk ~ tujuan itu kita harus bersatu dan berani berkorban; (4) memperoleh (mendapat) sesuatu dng usaha: ia ~ hasil yg memuaskan [a] lelah; letih
caping ca.ping [n] (1) penutup yg dibuat dr barang yg tipis (spt penutup pd lubang kunci); (2) kl penutup kemaluan anak perempuan (bentuknya spt daun sirih, dibuat dr perak atau emas) [n] tudung kepala yg dibuat dr anyaman bambu, bentuknya lancip ke atas dan melebar kelilingnya; capelin; capil
catat ca.tat [v] , men.ca.tat v (1) menuliskan sesuatu untuk peringatan (dl buku catatan): ia ~ semua kegiatan anak buahnya; (2) menuliskan apa yg sudah ditulis atau diucapkan orang lain; menyalin: ia sedang ~ bahan kuliahnya; (3) memasukkan ke dl buku (daftar); mendaftar: ia sedang ~ semua pengeluarannya (tt uang belanja); ~ barang inventaris; ~ calon murid-murid baru; (4) memperoleh atau mencapai (hasil, kemenangan, rekor): dl putaran pertama regu A telah dua kali ~ kemenangan; (5) memasukkan (suara, ujaran) ke dl pita perekam; merekam: pita perekam ini berhasil ~ semua omongannya
caturwarga ca.tur.war.ga [n] (1) empat warga; (2) keluarga yg terdiri atas empat anggota keluarga, yaitu ayah, ibu, dan dua anak
caturwulan ca.tur.wu.lan [n] empat bulan: dijumpai anak kelas II SD di ketiga yg hanya bisa membaca alfabet
cebong ce.bong [n] anak kodok yg masih kecil berwujud spt ikan dan hidup di air; berudu
cece ce.ce [n] anak dr cucu; cicit
ceceh ce.ceh [n cak] kemaluan anak laki-laki
cecere ce.ce.re [n cak] (1) ikan-ikan kecil; (2) orang awam; rakyat jelata; anak kecil
ceding ce.ding [a] selalu kecil (kurus) saja (tt anak, tumbuh-tumbuhan, buah); kerdil; (2) n kuncup batang yg tumbuh setelah batang pohonnya dipotong; (3) n tunas
cekat ce.kat, ce.kat.an [a] (1) cepat mengerti; pintar; cerdik: ia memang anak yg ~ , selalu siap menghadapi masalah; (2) cepat dan mahir melakukan sesuatu; gapah; tangkas: sekarang ia menjadi tukang pangkas yg ~
cekau ce.kau [v] men.ce.kau v menangkap atau memegang (dng cakar, tangan, atau mulut): kucing ~ seekor tikus; elang ~ anak ayam
cekokan ce.kok.an [n] (1) obat cekok; (2) ki ajaran atau penerangan yg diterima begitu saja secara terus-menerus: pandangan hidup yg keliru ini adalah sisa-sisa ~ zaman penjajahan dahulu
cekur ce.kur [n] (1) tumbuhan yg umbinya untuk bahan obat-obatan, daunnya tumbuh rapat di atas tanah, bunganya putih, baunya wangi; Kaempferia galanga; (2) umbi cekur
celemek ce.le.mek [Jw n] (1) kain kecil penutup baju pd dada anak kecil sbg alat untuk menjaga kebersihan (dr ingus, makanan, dsb); (2) kain penutup baju dr dada atau pinggang sampai ke lutut sbg alat untuk menjaga kebersihan (dipakai pd waktu memasak, membersihkan rumah, dsb): para pelayan wanita mengenakan gaun biru dng ~ putih
celorot ce.lo.rot [Jw n] (1) anak panah; (2) pintasan kilat; kilat
celoteh ce.lo.teh [n] obrolan atau percakapan yg tidak keruan (spt percakapan anak kecil); ocehan: -- anak- anak itu sangat lucu dan polos
cemekian ce.me.ki.an [n] (1) tumbuhan yg bijinya dibuat obat pencuci perut atau pencahar; Croton Tiglium; (2) biji cemekian
cempe cem.pe [Jw n] anak kambing atau domba yg masih menyusui
cempe lahir dini [Tern] anak domba yg lahir dr induk domba yg dikawinkan pd masa menjelang atau permulaan musim kawin
cempe lahir lambat [Tern] anak domba yg lahir dr induk domba yg dikawinkan pd akhir musim kawin
cenderai cen.de.rai [n] jenis pohon (daunnya digunakan sbg obat): Grewia paniculata
cengeng ce.ngeng [a] (1) mudah menangis; suka menangis: anaknya -- sekali, dicubit sedikit saja menangis; (2) mudah tersinggung (terharu dsb): gadis remaja, biasanya lebih -- dp pria dl menghadapi suatu kejadian; (3) lemah semangat; tidak dapat mandiri: jadi pemuda janganlah --
cengkal ceng.kal [Jw n] satuan ukuran panjang sekitar 3,75 m atau 12 kaki; tombak: satu -- satu tombak [Jw n] tongkat penopang kain sarung yg dipakai oleh anak yg dikhitankan
ceraka ce.ra.ka [n] pengukup pakaian dsb (dibuat dr rotan dsb) [n] tumbuhan yg akarnya dapat dipakai sbg obat; jarak; Plumbago zeylanica
cerakin ce.ra.kin [n] peti yg di dalamnya berkotak-kotak, tempat penyimpanan bahan obat-obatan; pendadah: saudagar itu menaruh rempah-rempah jualannya di --; dl rumah obat itu banyak -- [n] pohon jarak yg akarnya panjang, bijinya dapat dijadikan obat; Croton tiglium
cerdas cer.das [a] (1) sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb); tajam pikiran: sekolah bertujuan mendidik anak agar menjadi orang yg -- lagi baik budi; (2) sempurna pertumbuhan tubuhnya (sehat, kuat): biarpun kecil badannya, tidak kurang -- nya
cerek ce.rek [n] (1) tempat air minum yg bercerat, dibuat dr loyang dsb; (2) alat untuk menjerang air, rupanya spt cerek, dibuat dr tembaga, kaleng, dsb; (3) alat untuk menyiram bunga yg berbentuk spt cerek yg besar; embrat; gembor [n] tumbuhan kecil (semak-semak) yg daunnya dapat dipakai sbg obat; Clausena excavata
ceria ce.ria [a] (1) bersih; suci; murni; (2) berseri-seri (tt air muka, wajah); bersinar; cerah [ark n] (1) perkataan tertentu (spt mantra) yg dibacakan ketika penobatan raja; (2) aturan-aturan dan adat kebiasaan thd raja (semacam pernyataan setia)
ceroboh ce.ro.boh [a] (1) tidak sopan; kasar (kurang ajar dsb): anak itu sangat -- thd orang tuanya; (2) keji: buruk mukanya lagi -- hatinya; (3) sembrono; tidak berhati-hati; tidak cermat; tidak dipikirkan baik-baik: ia sangat -- sehingga pekerjaannya banyak yg kurang beres; (4) tidak rapi; tidak bersih; gabas
cespleng ces.pleng [a cak] manjur (mujarab) sekali (tt obat-obatan dsb): obat ini betul-betul -- , sekali diminum penyakit akan hilang
ceteria ce.te.ria [kl n] anak raja; satria: maka duduklah segala menteri, segala orang kaya, segala -- , sida-sida, dan bentera hulubalang, masing-masing pd martabatnya
ciak ci.ak [n] tiruan bunyi spt bunyi anak burung [n ] burung kecil sebangsa pipit [Cn v] makan
ciak ciap berbagai-bagai bunyi spt bunyi anak burung (anak ayam dsb)
ciap ci.ap [n] tiruan bunyi anak ayam dsb: dr belakang rumah kudengar -- anak-anak ayam
ciap miap berbagai-bagai tiruan bunyi anak ayam (anak burung dsb)
ciar ci.ar [v] men.ci.ar-ci.ar v (menangis) melengking-lengking (spt tangis bayi): anak itu ~
ciblon cib.lon [Jw n] permainan anak-anak ketika mandi di sungai atau di pemandian dng cara menepak-nepakkan telapak tangan pd permukaan air sehingga menimbulkan bunyi tertentu
cicit ci.cit [n] anak dr cucu (secara berurutan: anak, cucu, cicit atau buyut, piut atau canggah); buyut [n] tiruan bunyi suara tikus atau anak burung
cilukba ci.luk.ba [n] permainan anak kecil dng cara menutup dan membuka mata
cindai cin.dai [n] (1) kain sutra yg berbunga-bunga; (2) sabuk dr sutra yg berbunga-bunga [Mk n] , si -- kuntilanak
cindil cin.dil [n] anak tikus
cinta monyet (rasa) kasih antara laki-laki dan perempuan ketika masih kanak-kanak (mudah berubah)
cirit pedet [Tern] penyakit yg sangat menular pd anak sapi yg ditandai menceret terus-menerus, dapat menyebabkan kematian pd anak sapi yg berumur sepuluh hari, pd umumnya disebabkan oleh bakteri; Escherichia coli
cirit putih [Tern] penyakit menular pd anak sapi yg masih menyusu disebabkan oleh kuman yg masuk ke badan melalui tali pusar
cit [n] tiruan bunyi suara tikus atau anak burung [n] kain cita; encit
cita-cita ci.ta-ci.ta [n] (1) keinginan (kehendak) yg selalu ada di dl pikiran: ia berusaha mencapai ~ nya untuk menjadi petani yg baik; (2) tujuan yg sempurna (yg akan dicapai atau dilaksanakan): untuk mewujudkan ~ nasional kita, kepentingan pribadi harus dikesampingkan
cocok co.cok [n] (1) benda yg runcing tajam untuk menusuk sesuatu (spt penyemat, jarum); tusuk: -- sanggul; -- satai; (2) kata penggolong bilangan bagi barang yg dirangkaikan dng tusuk: satai lima --; se -- ikan [a] (1) sama benar; tidak berlainan: pendapatnya -- dng pendapatku; (2) sepadan; sesuai: dia bebas mencari pekerjaan yg -- dng kecakapannya; (3) betul; tepat: ramalannya --; arlojimu tidak --; (4) berpatutan (dng); berpadanan (dng): warna sepatu ini -- dng baju yg kaupakai; perkataannya -- dng perbuatannya; (5) senang (suka) dng; setuju di hati: kalau -- , boleh Tuan beli; (6) serasi; baik benar untuk: obat itu sudah diminumnya, tetapi tidak --; (7) setuju; sepakat; akur: ia minta berhenti sebab tidak -- dng atasannya; (8) kena benar; pas benar: kunci ini -- juga untuk lemariku; (9) seimbang; sepadan: hadiah itu sudah -- dng jasanya; (10) memenuhi (syarat dsb) untuk; baik (layak) untuk: tanah ini sangat -- untuk ditanami sayur-sayuran; rumah ini hanya -- untuk restoran
colok co.lok [n] (1) suluh yg dibuat dr kain usang dsb yg terpilin dan dicelupkan ke dl minyak; (2) lidi dsb yg diberi berdamar atau berbelerang untuk pelita (pengganti gores api dsb); (3) belang putih pd anjing yg hitam [Mk n] (1) celupan; (2) ki derajat (kedudukan dsb): jatuh (turun) -- nya v, men.co.lok v (1) mencocok (menusuk) mata; (2) ki mudah kelihatan; sangat nyata kelihatan; jelas benar: gambar iklan selalu dibuat dng warna dan bentuk yg ~ untuk menarik perhatian orang banyak; pertambahan penduduk Jakarta sangat ~ setiap tahun; (3) ki membangkitkan rangsangan orang yg melihat krn terlalu berlebih-lebihan (tt pakaian, kelakuan, dsb): ibu itu marah melihat dandanan anaknya yg sangat ~ itu; (4) menusuk; mencoblos: ~ tanda gambar (pd pemilihan umum)
comel co.mel [a] kecil manis (cantik); mungil; bagus: anak kecil yg --; -- betul kucing itu [n] (1) perkataan yg dikeluarkan terus-menerus yg tidak keruan maksudnya (krn rasa marah, dongkol, tidak suka, dsb); (2) sifat suka mengomel (menggerutu)
condong yg akan menongkat [pb] pemimpin yg akan membantu anak buahnya kalau mereka dl kesusahan
cuca cu.ca [kl n] men.cu.ca v mencerca; mengumpat [kl n] mantra (jampi) untuk menawar bisa, mengobati luka, mengebalkan tubuh, dsb
cuci perut membersihkan perut dng memakan obat pencahar (urus-urus)
cucu cu.cu [n] anak dr anak; keturunan ketiga
cuil cu.il [v] , men.cu.il v menyentuh dng ujung jari (untuk memberi isyarat); menggamit: ia ~ anaknya seraya menunjuk laki-laki yg datang menuju mereka [Jw a] rompal sedikit pd bagian pinggir atau luarnya
cuk [n] anak nyamuk yg spt ulat kecil-kecil di dl air; jentik-jentik
culan cu.lan [n] (1) pohon perdu, biasanya dipergunakan untuk pagar hidup, bunganya harum, daunnya dipergunakan obat; pacar cina; Aglaia odorata; (2) daun culan
cuma cu.ma [adv] (1) tidak ada yg lain (sendirian dl jenisnya): -- dia yg datang, tidak ada yg lain; (2) hanya; melainkan: aku -- anak pungut, tidak dapat berbuat banyak
cuma-cuma cu.ma-cu.ma [adv] (1) tidak ada gunanya; sia-sia: ~ dia bersekolah, niat belajarnya saja tidak ada; (2) tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis: obat-obatan diberikan dng ~; sekalian orang boleh menonton acara itu dng ~
cunam hidup alat yg berbentuk spt catut untuk menjepit hidung sapi atau kerbau agar mudah dikendalikan dan tidak berontak jika dipegang atau diperiksa untuk diobati
dacin da.cin [n] alat untuk menimbang sesuatu berupa tongkat yg diberi skala yg dilengkapi dng anak timbangan dan tempat untuk meletakkan barang (yg ditimbang, digantungkan pd tongkat tsb)
dadah da.dah [n] (1) berbagai obat yg tersedia (sudah terkemas, siap pakai); (2) bahan narkotik (spt ganja, heroin) yg membius, meracuni, dan membinasakan orang yg menggunakannya secara berlebihan [p cak] mengatakan dah (untuk memberi salam pertemuan atau perpisahan)
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
daduh da.duh [v] , men.da.duh v menidurkan anak sambil bersenandung atau membuai dng nyanyian; meninabobokan (supaya tidur); mendadung
dagang da.gang [n] pekerjaan yg berhubungan dng menjual dan membeli barang untuk memperoleh keuntungan; jual-beli; niaga [kl] (1) a dr negeri asing; asing: anak --; (2) n orang dr negeri asing; pengembara: aku ini -- seorang [Mk v] men.da.gang v memikul: ~ barang
daging darah [ki] anak kandung; kaum kerabat (keluarga)
dalang da.lang [n] (1) orang yg memainkan wayang: -- wayang kulit; -- wayang golek; (2) ki orang yg mengatur (merencanakan, memimpin) suatu gerakan dng sembunyi-sembunyi: -- gerakan pemberontakan itu telah tertangkap
damba dam.ba [a] sangat ingin; rindu: seorang anak yg -- akan kedamaian abadi [ark v] , men.dam.ba v merebahkan diri pd; memeluk [a] diam, tidak bercakap-cakap krn kurang senang hati
damik da.mik [Mk v] men.da.mik v memukuli dng telapak tangan; menepuk; menampar: ia ~ dada anak itu
dampit dam.pit [n] anak kembar laki-laki dan perempuan
dan [p] penghubung satuan bahasa (kata, frasa, klausa, dan kalimat) yg setara, yg termasuk tipe yg sama serta memiliki fungsi yg tidak berbeda: ayah -- ibu, bibi -- paman, serta para anak, cucu, -- kemenakan bersama-sama merayakan 50 tahun perkawinan nenek mereka [n Olr] kelas atau tingkatan (I, II, III, IV, dsb) untuk yudo, karate, kempo
dana taktis dana cadangan untuk hal-hal atau keperluan yg mendadak (mendesak) yg tidak dapat direncanakan sebelumnya
dara da.ra [n] (1) anak perempuan yg belum kawin; gadis; perawan: ia akan menikah dng seorang -- dr Kalimantan; (2) keperawanan: sudah hilang -- nya, akibat pergaulan yg terlalu intim [n Tern] ternak betina yg berumur lebih dr satu tahun dan belum pernah beranak meskipun telah bunting [n] (burung) merpati; Columba domestica
darulaitam da.rul.ai.tam [Ar n] rumah (tempat) pemeliharaan anak yatim; panti asuhan anak yatim
datatamak da.ta.ta.mak [n Huk] denda adat (di Rote) yg harus dibayar krn berbuat cabul dng anak perempuan yg masih di bawah umur
datu da.tu [n] (1) Sas raja; ratu; (2) Mk orang yg pandai tt ramuan-ramuan obat; dukun; (3) orang yg keramat; orang yg telah meninggal
dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
daun bangun-bangun tanaman untuk bumbu masak atau obat; Coleus amboinicuas
daun encok tumbuhan perdu (semak) yg tingginya mencapai 2,5 m, tumbuh tegak, daunnya tumbuh berseling, berwarna hijau, dapat digunakan sbg obat encok; Plumbago zeylanica
daun kepialu daun pohon lakum, biasanya dipakai untuk mengobati penyakit demam; Vitis trifolia
daun majemuk daun yg terdiri atas dua sampai banyak anak daun, msl daun asam, kacang, kelapa; -- muda ki wanita atau perempuan muda: kakek itu masih gemar -- muda
daun sendok tumbuhan herba yg daunnya berbentuk lonjong, buah lonjong, bijinya hitam, akar dan daun dapat digunakan untuk obat batuk; Plantago major; -- sepenuh tumbuhan, Eurycles amboinesis
daun sipat tumbuhan yg bisa dipakai untuk obat
daun swanggi daun yg digunakan untuk obat pencegah kehamilan (di Irian Jaya); Eclipta Alba
daya tanggap kemampuan menerima dng pancaindra dan memberikan reaksi terhadapnya; -- tangkap kemampuan memahami apa yg ditangkap atau diterima oleh pancaindra: banyak membaca adalah suatu cara untuk melatih -- tangkap anak; -- tarik kemampuan menarik (memikat) perhatian: -- tarik wanita itu ada pd keramahan dan keluwesannya dl bergaul
dayah da.yah [n] orang perempuan (ibu) yg diserahi mengasuh atau menyusui anak orang lain; inang pengasuh; ibu susu
dayang da.yang [n] (1) gadis pelayan di istana; (2) kl anak perempuan, gadis
dayu da.yu [v] , men.da.yu v (1) berbunyi (bersuara) sayup-sayup sampai: dr jauh terdengar bunyi burung hantu ~ menyedihkan hati; (2) menimang-nimang anak sambil bersenandung (supaya tidur)
debil de.bil [a] berdaya pikir rendah atau berkemampuan berpikir tidak lebih dp daya pikir anak yg berumur 12 tahun
decit de.cit [n] tiruan bunyi anak burung, tikus
dedare de.da.re [n] anak ayam
dedikasi de.di.ka.si [n] pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan mulia; pengabdian: untuk melaksanakan cita-cita yg luhur diperlukan keyakinan dan --
deg deg, deg-deg.an [v cak] berdebar-debar: hatinya ~ menanti kelahiran anak pertamanya
degil de.gil [a] tidak mau menuruti nasihat orang; keras kepala; kepala batu: anak ini memang -- , tidak bisa dinasihati
deideologisasi de.i.de.o.lo.gi.sa.si [n] berhentinya proses pendalaman (penyebaran) ideologi: negara itu dl melaksanakan politik luar negerinya sekarang tidak akan melakukan --
delinkuen de.lin.ku.en /dElinkuEn/ (1) a bersifat selalu melanggar aturan; (2) n pelanggar sosial yg terbatas pd anak-anak di bawah umur
demabrasi de.mab.ra.si [n Dok] pengobatan dng pengikisan atau pengelupasan kulit
demisioner de.mi.si.o.ner [n] keadaan tanpa kekuasaan (msl suatu kabinet dsb yg telah mengembalikan mandat kpd kepala negara, tetapi masih melaksanakan tugas sehari-hari sambil menunggu dilantiknya kabinet yg baru)
dempam dem.pam [n] tiruan bunyi anak kecil (yg baru pandai berjalan) jatuh
dengar-dengaran de.ngar-de.ngar.an [v] (1) seakan-akan mendengar sesuatu: saya selalu ~ suaranya; (2) percaya atas pendengaran; mudah (lekas) percaya: jangan suka ~ saja, saksikan sendiri; (3) suka menurut (mengindahkan): sbg anak harus ~ pd orang tua
denok de.nok /dEnok/ (1) a montok (tt perempuan); (2) n panggilan untuk anak perempuan
depan de.pan [n] hadapan; muka: rumahnya di -- rumahku; anak-anak berjalan di -- , yg besar berjalan di belakang
depot de.pot [n] (1) tempat menyimpan barang (dagangan dsb); (2) rumah kecil tempat berjualan es, rokok, obat, dsb
derman der.man [a] banyak (anak, untung, dsb): kebijaksanaan lebih membawa -- bahagia bagi dirinya
dermatologi der.ma.to.lo.gi [n] ilmu penyakit kulit dan pengobatannya
desak de.sak [v] ber.de.sak v penuh berjejal-jejalan; tolak-menolak (krn kurang tempat dsb): anak-anak duduk ~ dl kelas yg sempit [n] tiruan bunyi kertas diremas-remas dsb
desakan de.sak.an [n] (1) dorongan (tolakan) yg keras: anak itu jatuh dr bus krn ~ para penumpang yg berebut hendak turun; (2) tekanan yg keras: ~ udara akibat ledakan bom itu memecahkan kaca-kaca pintu dan jendela; (3) permintaan (anjuran dsb) yg menekan keras: atas ~ masyarakat sekitarnya, persabungan itu akan segera ditutup
dewasa de.wa.sa [a] (1) sampai umur; akil balig (bukan kanak-kanak atau remaja lagi): tarif pangkas rambut untuk orang -- berbeda dng tarif untuk anak-anak; (2) Tern telah mencapai kematangan kelamin; (3) ki matang (tt pikiran, pandangan, dsb): cara berpikirnya sudah -- [n] waktu, masa (akhir-akhir ini): -- ini pembangunan dilakukan di seluruh pelosok tanah air
di bawah tangan [ki] tidak di muka umum (tt pemborongan); tidak dilaksanakan secara resmi atau tidak disaksikan oleh pihak resmi (tt perkawinan dsb); di bawah kekuasaan (pemerintah) orang
dengan de.ngan [p] (1) beserta; bersama-sama: ia pergi -- anak istrinya; (2) dan: Saman -- Simin tinggal sekampung; (3) memakai (menggunakan) suatu alat: melempar -- batu; menusuk -- belati; melukis -- cat; (4) kata penghubung menyatakan hubungan kata kerja dng pelengkap atau keterangannya: bermain -- temannya; (5) kata penghubung untuk menerangkan cara (bagaimana terjadinya atau berlakunya); sambil; seraya: ia menjawab -- tersenyum; harus datang sendiri -- membawa ijazah; (6) kata penghubung menerangkan (sifat): diperhatikan -- sungguh-sungguh; gawangnya dijaga -- ketat; menyerang -- gagah berani; (7) oleh; karena: lemarinya penuh -- buku; (8) atas: -- kemauan sendiri; (9) penghubung untuk menyatakan keselarasan (kesamaan, kesesuaian): menyesuaikan -- keadaan lingkungan; mukanya mirip -- ibunya; -- sendirinya sendiri (dng arti yg lebih kuat); otomatis: bergerak -- sendirinya [kl n] (1) sahabat; (2) Mk hamba tebusan; budak: Datuk Bendahara itu banyak sekali -- nya; (3) saya; aku
diaforetik di.a.fo.re.tik [n Dok] obat yg merangsang pengeluaran keringat
diagram gambar diagram yg menyatakan suatu peristiwa dng bantuan kenyataan yg disederhanakan atau diperkecil
diatermi di.a.ter.mi [n Dok] pemanasan jaringan bagian tubuh dng mengalirkan listrik bertekanan tinggi untuk pengobatan tumor ganas
didik di.dik [v] men.di.dik v memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran: seorang ibu wajib ~ anaknya baik-baik
didikan di.dik.an [n] (1) hasil mendidik: pd umumnya anak-anak ~ Taman Siswa pd zaman Belanda tebal rasa kebangsaannya; (2) anak atau hewan yg dididik: anak yg saleh itu ~ orang tuanya; (3) cara mendidik: bukan krn apa anak itu, hanya salah ~
digitalis di.gi.ta.lis [n] obat kuat yg diramu dr daun, Digitalis purpurea
dimaksudkan di.mak.sud.kan [v] (1) dikehendaki: rencana itu dilaksanakan sesuai dng yg -; (2) ditujukan; diarahkan: sasaran gerakan ini -- untuk melumpuhkan lawan; (3) diartikan; dijadikan maksud: apakah yg -- dl ayat pertama itu
dinamika pembangunan gerak yg penuh gairah dan penuh semangat dl melaksanakan pembangunan
dinul-Islam di.nul-Is.lam [n] agama Islam: umat Islam wajib melaksanakan syariat -- Islam di dl kehidupan sehari-hari
dipengapakan di.peng.a.pa.kan [ark v] diperlakukan bagaimana; dibagaimanakan: barang-barang ini harus ~
diplomasi terbuka diplomasi yg dilaksanakan tanpa kesepakatan rahasia
diri di.ri [n] (1) orang seorang (terpisah dr yg lain); badan: ia menyesali -- nya; untuk kepentingan -- nya sendiri; (2) tidak dng yg lain: pekerjaan itu dilakukannya seorang --; (3) dipakai sbg pelengkap beberapa kata kerja untuk menyatakan bahwa penderitanya atau tujuannya adalah badan sendiri: janganlah bunuh -- , kasihanilah anak- anakmu; kami minta -- , hari sudah menjelang magrib; (4) Sas engkau: pergilah -- lekas-lekas [v] ber.di.ri v (1) tegak bertumpu pd kaki (tidak duduk atau berbaring): krn bus terlalu penuh, aku terpaksa ~; (2) tegak (tidak terbaring): monumen nasional ~ dng megahnya di atas tanah datar; (3) bangkit lalu tegak: hadirin ~ lalu memberi hormat; (4) telah dijadikan; telah ada (tt negara, perkumpulan, dsb): perkumpulan itu telah ~ sejak tahun 1945; (5) ki bertumpu; mandiri: negara itu ~ di atas kaki sendiri; (6) ki berada (pd pihak, golongan, dsb): saya ~ di pihakmu
disinfektan dis.in.fek.tan [n] bahan kimia (spt lisol, kreolin) yg digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik; obat untuk membasmi kuman penyakit
disleksia dis.lek.sia [n Ling] gangguan pd penglihatan dan pendengaran yg disebabkan oleh kelainan saraf pd otak sehingga anak mengalami kesulitan membaca
disolventia di.sol.ven.tia [n Dok] obat pelarut yg menambah kadar zat cair badan dan membuat getah-buang lebih encer atau membuat batu, tumor, dsb larut
distosia dis.to.sia [n Dok] kelainan atau kesulitan sewaktu beranak krn letak anak dl kandungan tidak normal atau krn anak terlalu besar
distribusi paritas [Dem] distribusi penduduk wanita usia reproduksi berdasarkan banyaknya anak yg pernah dilahirkan
ditetak belah [pb] walau bagaimanapun disiksa dan disakiti akhirnya kalau mati tetap jadi mayat: orang pembuat periuk, bertanak di -- , pb yg membuatnya sendiri biasanya tidak memakai buatannya yg baik, melainkan memakai buatannya yg buruk-buruk
ditimang di.ti.mang [v] dipegang dan diayun-ayunkan tanda sayang (tt anak, barang, dsb)
diuretik di.u.re.tik [n] obat pendorong produksi air seni
dokter dok.ter [n] lulusan pendidikan kedokteran yg ahli dl hal penyakit dan pengobatannya
dokter gigi dokter yg mempunyai keahlian dl pengobatan gigi
dokter praktik umum dokter yg memiliki kemampuan mengobati berbagai penyakit dan melakukan praktik medis untuk umum
domba dom.ba [n] (1) kambing yg berbulu tebal (bulunya dipakai bahan membuat wol); kambing kibas; (2) ki Kris umat manusia: Yesus akan menebus dosa-dosa segenap -- yg digembalakannya; -- anakan domba (yg masih) kecil: cara menguasai -- anakan lebih mudah krn relatif lebih kecil dan ringan
domplangan dom.plang.an [Jk n] papan jungkat-jungkit sbg permainan anak-anak
dongeng do.ngeng [n] (1) cerita yg tidak benar-benar terjadi (terutama tt kejadian zaman dulu yg aneh-aneh): anak-anak gemar mendengarkan -- Seribu Satu Malam; (2) ki perkataan (berita dsb) yg bukan-bukan atau tidak benar: uraian yg panjang itu dianggapnya hanya -- belaka
dosis do.sis [n Dok] (1) takaran obat untuk sekali pakai (dimakan, diminum, disuntikkan, dsb) dl jangka waktu tertentu: pasien itu pingsan krn menelan pil melebihi -- yg ditentukan oleh dokter; (2) ukuran pengobatan yg harus diberikan untuk jangka waktu tertentu (tt radiasi atau penyinaran pd daerah atau bagian tubuh tertentu); (3) Fis jumlah energi atau tenaga yg diberikan oleh zarah pengion kpd suatu satuan massa bahan yg disinari atau diradiasi pd tempat yg diselidiki atau diminati
doyo do.yo [Jp n] tempat latihan karate: -- yg selesai dibangun itu direncanakan untuk dapat digunakan oleh setiap atlet karate
dublir dub.lir [v] , men.dub.lir v mengulangi: pd masa kanak-kanak, ia diketahui sbg murid terbelakang yg harus ~ kelas enam di sekolah dasar
duda kembang duda yg belum mempunyai anak
duduk du.duk [v] (1) meletakkan tubuh atau terletak tubuhnya dng bertumpu pd pantat (ada bermacam-macam cara dan namanya spt bersila dan bersimpuh): ia -- di tikar; (2) ada di (dl peringkat belajar): ia -- di kelas III SMU; (3) kawin atau bertunangan: anaknya telah -- dng anak hakim; (4) tinggal; diam: ia pernah -- di Bandung selama tiga tahun [n] tumbuhan palma; Caryota mitis
duduk seorang bersempit-sempit duduk seorang bersempit-sempit, duduk bersama ber.la.pang-la.pang [pb Mk] dng musyawarah atau secara gotong royong segala sesuatunya mudah dilaksanakan
dugas du.gas [v] men.du.gas v berjalan tergopoh-gopoh; bergegas; terburu-buru: ketika didengarnya anaknya menjerit, ia pun ~ ke kamar anak itu
duilah du.i.lah [p] kata seru untuk menyatakan terkejut atau kagum: -- , anak itu gendut benar
dukun du.kun [n] orang yg mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dsb)
dukun japa dukun yg mengandalkan mantra sbg sarana pengobatan
dukun susuk dukun yg mempunyai keahlian khusus mengobati penyakit dng menusukkan jarum emas pd bagian bawah kulit
dukun tiban orang yg dl waktu terbatas mempunyai kemampuan mengobati suatu penyakit krn adanya kekuatan gaib akibat kerasukan roh
dulang du.lang [n] nampan yg biasanya berbibir pd tepinya dan berkaki, dibuat dr kayu [Jw v] men.du.lang v menyuapi (anak kecil, orang sakit, dsb) [Mk v] men.du.lang v mengepul (tt asap) [n] pohon tengguli, Cassia fistula
duwet du.wet [n] (1) pohon termasuk suku Myrtaceae, berwarna ungu kemerahan, agak masam manis rasanya, berbentuk bulat panjang dan kecil (sebesar ibu jari orang dewasa), kulit batangnya yg keras berwarna abu-abu biasa digunakan sbg obat diabetes; jamblang; Syzygium cuminii; (2) buah duwet
edit [v] meng.e.dit v (1) mempersiapkan naskah yg siap cetak atau siap terbit (dng memperhatikan terutama segi ejaan, diksi, dan struktur kalimat); menyunting: dia ~ naskah buku- buku yg akan diterbitkan; (2) merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah); (3) menyusun (film, pita rekaman) dng memotong dan memadukan kembali
efedrina efed.ri.na [n] (1) Kim alkaloid putih, menyerupai kristal yg larut dl air, terdapat dl berbagai jenis Ephreda, yg juga dibuat secara sintetis, C10H15NO; (2) Far obat untuk mengobati tekanan darah yg terlalu rendah
efektif efek.tif [a] (1) ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); (2) manjur atau mujarab (tt obat); (3) dapat membawa hasil; berhasil guna (tt usaha, tindakan); mangkus; (4) mulai berlaku (tt undang-undang, peraturan)
ejaan Melindo eja.an Melindo sistem ejaan Latin yg termuat dl Pengumuman Bersama Ejaan Bahasa Melayu-Indonesia (Melindo) tahun l959 sbg hasil usaha penyatuan sistem ejaan dng huruf Latin di Indonesia dan di Persekutuan Tanah Melayu, sistem ejaan ini tidak pernah dilaksanakan
ejaan Pembaharuan eja.an Pembaharuan sistem ejaan yg dirancang oleh sebuah panitia yg diketuai oleh Prijono dan E. Katoppo pd tahun 1957 sbg hasil keputusan Kongres Bahasa Indonesia II di Medan, sistem ejaan ini tidak pernah dilaksanakan
ejan [v] meng.e.jan v mengadakan tekanan di dl tubuh bagian bawah (perut) spt ketika hendak buang air besar, akan melahirkan anak; meneran; merejan [Mk v] , meng.e.jan v (1) memaksa (memaksa-maksa); (2) mencari (mencari-cari)
ejek [v] , meng.e.jek v mengolok-olok (menertawakan, menyindir) untuk menghinakan; (mempermainkan dng tingkah laku: ia tidak disukai temannya krn suka ~ anak-anak lain
ekor panah ekor anak panah yg terbuat dr plastik
ekoturisme eko.tu.ris.me [n] wisata yg dilaksanakan di hutan atau di mana saja dng memanfaatkan lingkungan alam sbg objeknya; bagian dari alam semesta yg dapat dimanfaatkan oleh para turis; wisata alam
eksipien ek.si.pi.en [n Far] zat yg digunakan dl farmasi untuk mencampur obat supaya memperoleh bentuk yg lebih mudah digunakan
ekspektoran ek.spek.to.ran [n] obat pelancar dahak krn menghasilkan air liur yg lebih banyak
elang laut putih burung buas pemakan ikan, ular laut, anak burung, binatang air dan darat kecil lainnya, hidupnya di pinggir pantai, warna bulunya hampir sama dng bulu ulung-ulung; bahak; rajawali; Haliaetus leucogaster; -- malam, Machaerhamphus alcinus
eliksir elik.sir [n] (1) zat cair yg oleh para ahli zaman dahulu (abad pertengahan) diharapkan dapat mengubah logam menjadi emas dan dapat memperpanjang kehidupan tanpa batas (usia); (2) obat yg serbaguna (untuk menyembuhkan segala penyakit); (3) Far ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (spt larutan dng gula, etanol, atau bahan lain); yg memberi rasa enak
elon /Elon/, meng.e.loni v memihak kpd; memenangkan (salah satu pihak): orang yg sedang menengahi perselisihan harus bertindak adil dng tidak ~ salah satu pihak /Elon/, meng.e.lon v mengambil hati supaya menurut; membujuk: ia berusaha ~ anak yg keras kepala itu menuruti nasihatnya
elu , meng.e.lu.kan v (1) mengeluarkan kepala (dr jendela dsb) hendak melihat sesuatu: ia ~ kepalanya dr jendela sambil memanggil penjual koran yg lewat; (2) menjemput (menyambut) dng meriah kedatangan tamu dsb: anak-anak sekolah ikut ~ tamu negara itu
elus [v] , meng.e.lus v (1) mengusap-usap dng rasa sayang; membelai-belai: anak kecil itu ~ kucingnya dng penuh rasa sayang; (2) ki memperlakukan baik untuk memikat hati (supaya menurut); membujuk: dia selalu ~ kamu, maksudnya supaya kamu mau menjadi kaki tangannya
elusan elus.an [n] (1) usapan tangan yg lembut dng rasa sayang; belaian: anak-anak sangat mengharapkan ~ tangan ibunya; (2) ki bujukan
embih em.bih [kl n] panggilan kpd anak perempuan
embrio em.brio [n] (1) bakal anak (dl kandungan) hasil pembuahan sel telur pd stadium permulaan yg kemudian menjadi janin, yg berumur antara satu minggu sampai delapan minggu (pd manusia); (2) ki benih (bibit) yg akan menjadi sesuatu: persatuan pemuda merupakan -- untuk dapat dikembangkan menjadi persatuan nasional
embung em.bung [Sd adv] tidak mau: kalau kau -- , saya tidak memaksa [kl n] anak laki-laki yg sulung
emetik eme.tik [n Far] obat penyebab muntah
emol [v] meng.e.mol v cak (1) mengganggu atau menggoda orang lain: dia suka ~ anak kecil; (2) bertindak atau melakukan sesuatu yg kurang sopan dan tanpa malu-malu: tamu yg tidak diundang itu datang ~ di tempat pesta
empenak em.pe.nak /empEnak/, meng.em.pe.nak ark v (1) mempersenang hati orang lain: ia ~ tamu-tamunya dng cerita tt petualangannya; (2) memanjakan (anak): jangan terlalu ~ anak, nanti dia tidak dapat maju
empo em.po [v] meng.em.po v menggendong di pinggang: ia berangkat ke pasar dng ~ anaknya
enak-enak [cak] (1) a asyik (tt berbuat sesuatu): pd waktu saya sedang ~ membaca buku terdengar orang berteriak "maling, maling"; (2) adv lelap-lelapnya; pulas-pulasnya (tt tidur): anak yg sedang ~ tidur itu tentu saja marah kalau diganggu; (3) v leha-leha; berpangku tangan; bersantai-santai: orang lain sibuk bekerja, ia hanya ~
encal en.cal , en.cal-en.cal v terloncat-loncat (tt anak yg diangkat ke atas dan ke bawah, turun naik)
encer en.cer [a] (1) cair; tidak kental: minum kopi --; (2) menjadi cair: mentega kalau dipanaskan --; (3) bercampur air, tidak kental, atau sangat kurang sari patinya (tt barang cair yg mengandung suatu zat): tambahkan sedikit air, supaya --; (4) cak mudah mengerti; lekas menerima pelajaran; cerdas: anak ini memang -- otaknya; (5) cak sepele; mudah: dia selalu menganggap -- lawannya
endang en.dang [Jw n] (1) pertapa perempuan; (2) anak perempuan atau istri pertapa (pendeta)
enduk en.duk [Jw n] panggilan (kata sapaan) untuk anak perempuan
eneng [Jk n] panggilan (kata sapaan untuk anak perempuan atau gadis dr golongan menengah); neng
enes [Jw] meng.e.nes a (1) merana krn sedih: dia benar-benar ~ setelah istrinya meninggal; (2) merasa kasihan atau pilu melihat kesusahan seseorang: ~ hatiku melihat wajah anak yg malang itu
enggan eng.gan [adv] tidak mau; tidak sudi; tidak suka: ia -- mengikuti nasihat pamannya; anak itu -- pergi ke sekolah
entong en.tong [n] (1) anak laki-laki; (2) panggilan kpd anak laki-laki; (3) buyung
epinefrina epi.nef.ri.na [n] hormon yg diperoleh dr kelenjar anak ginjal hewan atau dibuat secara sintetis, digunakan untuk menaikkan tekanan darah dan denyut jantung; adrenalin; C6H3(OH)2CHOHCH2NHCH3
eret [v] meng.e.ret v (1) menyeret; menghela kuat-kuat: ia ~ istrinya dr dl rumah yg mulai terbakar; kulihat dia sedang ~ lembu; (2) memikat hati orang lain dng tujuan menguras uang atau harta benda orang itu sehingga habis; menipu: pernah dia ~ anak orang kaya; ia suka ~ laki-laki
ergasiofit er.ga.si.o.fit [n Bio] tumbuh-tumbuhan yg dibudidayakan untuk keperluan bahan makanan, makanan ternak, obat-obatan, dan tanaman hias
ergosterol er.gos.te.rol [n] (1) Kim hablur sterol nabati yg penting sbg sumber vitamin D2; (2) Far zat untuk obat yg dapat diekstrak dr jamur yg menyerang padi-padian
esens [n] sari; ekstrak; bibit; biang: obat itu mengandung -- permen; sirop ini menggunakan -- nanas (jeruk, pisang ambon)
eskalator es.ka.la.tor [n] tangga dng anak-anak tangga yg bergerak naik atau turun, merupakan bagian dr rangkaian rantai angkut tidak berujung yg bergerak terus-menerus dng motor listrik, biasanya diperlengkapi dng pegangan yg turut bergerak (terdapat di hotel-hotel besar, toko serba ada, stasiun, bandar udara); tangga berjalan
euforian eu.fo.ri.an [n] obat yg digunakan untuk menghilangkan depresi dan merangsang rasa nyaman
famili fa.mi.li [n] (1) kaum keluarga; kerabat; sanak saudara; (2) Bio pengelompokan makhluk hidup yg mempunyai sifat atau ciri-ciri yg bersamaan
fardu kifayah kewajiban bersama bagi mukalaf, yg apabila sudah dilaksanakan oleh seseorang di antara mereka, yg lain bebas dr kewajiban itu, msl kewajiban menguburkan mayat
farmakodinamika far.ma.ko.di.na.mi.ka [n] cabang farmasi tt reaksi antara obat dan sistem kehidupan
farmakokinetika far.ma.ko.ki.ne.ti.ka [n] studi tt absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi obat dl tubuh
farmakologi far.ma.ko.lo.gi [n] ilmu tt interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan, dan pengobatan penyakit
farmakope far.ma.ko.pe [n Far] buku standar obat yg dikeluarkan oleh badan resmi pemerintah yg menguraikan bahan obat-obatan, bahan kimia dl obat dan sifatnya, khasiat obat dan dosis yg dilazimkan
farmasi far.ma.si [n] cara dan teknologi pembuatan obat serta cara penyimpanan, penyediaan, dan penyalurannya
filial fi.li.al [n] (1) bagian perusahaan yg berkedudukan tersendiri (terutama tt perusahaan perbankan dan pertokoan); anak perusahaan; (2) cabang (perusahaan, sekolah, dsb)
fisibilitas fi.si.bi.li.tas [n] sesuatu yg dapat dilaksanakan; keterlaksanaan; kelaikan; kelayakan
fisioterapi fi.si.o.te.ra.pi [n Dok] pengobatan thd penderita yg mengalami kelumpuhan atau gangguan otot dng tujuan melatih otot tubuh agar dapat berfungsi secara normal
flakon fla.kon [n] botol kecil yg berbentuk mungil, biasanya diberi hiasan dan tertutup rapat, untuk tempat minuman keras, minyak wangi, dan obat suntik
folklor bukan lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan tidak dl bentuk lisan (arsitektur rakyat, kerajinan tangan rakyat, pakaian dan perhiasan tradisional, obat-obatan tradisional, makanan dan minuman tradisional, bunyi isyarat, dan musik tradisional)
formula for.mu.la [n] susunan atau bentuk tetap; rumus: dng -- istimewa obat itu dapat melindungi gigi dr segala kerusakan
fortifikasi for.ti.fi.ka.si [n] pekerjaan memperkuat dng benteng; pembentengan [n Dok] proses, cara, perbuatan mencegah terjadinya suatu penyakit: untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di daerah itu, pemerintah akan melaksanakan -- dan distribusi garam beryodium
gabuk ga.buk [a] (1) hampa (tt padi dsb); (2) tidak dapat beranak; mandul
gading ga.ding [n] (1) taring yg panjang pd gajah; (2) tulang keras putih dan bersih dr gading: keris berhulu --; (3) (warna) putih kekuning-kuningan spt gading [kl n] dua orang anak perempuan yg mengipasi pengantin di pelaminan
gadis ga.dis [n] (1) anak perempuan yg sudah akil balig; anak dara; (2) anak perempuan yg belum kawin; perawan; (3) binatang yg belum beranak atau bertelur; dara: ayam --; lembu --
gadis tanggung gadis yg sedang besarnya (belum dewasa, tetapi tidak kanak-kanak lagi)
gaduk cina tumbuhan rimpang, akarnya direbus dan diminum sbg obat penyakit sifilis dsb; gadung sebrang; Smilax china
gahara ga.ha.ra [kl n] keturunan raja yg tulen (ayah ibunya anak raja- raja)
gajah ga.jah [n] (1) binatang menyusui berbelalai, bergading, berkaki besar, berkulit tebal, berbulu abu-abu (ada juga yg putih), berdaun telinga lebar, dan hidupnya menggerombol di hutan (terdapat di Asia dan Afrika); Elephas maximus; (2) nama buah catur yg jalannya selalu menyerong (disebut juga menteri); (3) ki segala sesuatu yg berukuran besar: anak itu menangkap kupu-kupu --
gajah barat nama permainan anak-anak
galak ga.lak [a] (1) buas dan suka melawan (menyerang, menggigit, menanduk, dsb tt binatang); ganas; garang: anjingnya -- sekali; (2) suka marah, mencaci maki, dsb: ayahnya termasuk orang yg -- sehingga ditakuti oleh anak-anaknya [n] peng.ga.lak n mesiu pd persumbuan bedil kuno untuk meledakkan mesiu bedil
gali ga.li [v] meng.ga.li v(1) membuat lubang di tanah dsb: mereka ~ sumur sedalam 12 m; (2) mengambil (mengeluarkan) sesuatu dr dl tanah dng membuat lubang: anak-anak itu ~ ubi jalar [n] kapal perang yg panjang [n akr] gabungan anak liar; pencoleng; penodong; perampok
galuh ga.luh [kl n] (1) perak; (2) ratna (intan) sbg sebutan putri anak raja
gambir gam.bir [n] (1) tumbuhan membelit, berbatang keras, bertangkai pendek dng daun berwarna hijau muda, pd ketiak daun terdapat bunga berbongkol bulat berwarna putih kecil-kecil, dipakai sbg obat batuk dan bahan penyamak, ditanam dng cara menyetek; Uncaria gambir; (2) endapan rebusan daun gambir yg airnya diuapkan, dicetak bulat atau persegi, dipakai sbg campuran makan sirih
gambir hutan tumbuhan memanjat, panjangnya mencapai 10 m, ditanam sbg pohon hias atau sbg bahan obat tradisional (jamu); melati hutan; pancasuda; Jasminum pubescons atau Trigonopleura malayana
gampar gam.par [v] meng.gam.par v memukul (menampar) secara keras dng telapak tangan terbuka: ia ~ anak itu hingga terhuyung-huyung
gana ga.na [n] kekayaan ? ganar [n Ark] bentuk hiasan berupa anak kecil
gana-gini ga.na-gi.ni [n] (1) Huk harta yg berhasil dikumpulkan selama berumah tangga sehingga menjadi hak berdua suami dan istri; (2)Jw anak yg hanya dua bersaudara, laki-laki dan perempuan (dr satu ayah dan satu ibu)
gandapura gan.da.pu.ra [n] tumbuhan perdu, daunnya dipakai sbg campuran obat gosok (minyak -- ); Abelmoschus moschatus
gandarusa gan.da.ru.sa [n] tumbuhan yg tingginya 1-1,5 m dan daunnya dapat dibuat obat untuk mengeluarkan keringat; Yusticia gendarussa
ganjen gan.jen [Jk a] lincah dan genit (terutama anak perempuan)
garam ga.ram [n] (1) senyawa kristalin NaCl yg merupakan klorida dan sodium, dapat larut dl air, dan asin rasanya; (2) Kim hasil reaksi asam dng basa, yaitu satu atau lebih atom hidrogen pd asam diganti oleh satu atau lebih kation suatu basa; (3) cak pupuk (obat dsb) yg rupanya spt garam
garam inggris [Dok] obat untuk membersihkan perut (rupanya spt gula pasir)
gatrik gat.rik [n] jenis permainan anak-anak (laki-laki) dng menggunakan bilah
gebogan ge.bog.an [Bl n] sajian untuk makhluk halus yg berisi buah-buahan yg ditusuk dng lidi ke anak pisang: -- setinggi dua meter lebih ikut memeriahkan pawai keagamaan itu
gelagat ge.la.gat [n] (1) yg menjadi tanda atau alamat akan terjadinya suatu peristiwa: ada -- pemerintah akan menaikkan gaji pegawai; (2) gerak-gerik; tingkah laku: menilik -- nya anak-anak nakal itu akan membuat gara-gara lagi
gelang kana gelang perhiasan yg dipakai kanak-kanak atau pengantin
gelang kunci gelang yg dipakai untuk menggantungkan anak kunci
gelegak ge.le.gak , ber.ge.le.gak v (1) berbual-bual dan berbunyi (spt air mendidih pd waktu direbus); (2) ki bergelora: kegembiraannya ~ mendengar kabar baik tt anaknya
gelek ge.lek [v] , meng.ge.lek v (1) menggilas; melindas; menggiling: truk itu menabrak dan ~ seorang anak berumur tujuh tahun sehingga meninggal dunia; (2) berguling; bergolek: bola besi yg berat itu ~ perlahan-lahan; (3) menggulung-gulungkan (sagu, lilin, dsb) supaya bangunnya bulat torak: ~ lilin [v] , meng.ge.lek v mencenderungkan diri (mengubah sikap) supaya tidak kena pukulan dsb; mengelak
gelinggang ge.ling.gang [n] tumbuhan perdu besar, tingginya mencapai 5 m, daunnya lonjong (bulat telur), biasa digunakan untuk obat kadas, berbuah polong; ketepeng; Cassia alata
gelulur ge.lu.lur , meng.ge.lu.lur v mudah lulus; melincir (gelingsir); turun (tt seluar dsb): celana anak itu ~ krn ikat pinggangnya terlepas
gemas ge.mas [a] (1) sangat jengkel (marah) dl hati: saya sangat -- pd anak itu krn selalu mengotori lantai; (2) sangat suka (cinta) bercampur jengkel; jengkel-jengkel (cinta): -- aku melihat anak ini
gembak gem.bak [n] (1) rambut anak-anak yg dibiarkan tidak dipotong (sampai saat dikhitankan) pd ubun-ubunnya; gombak; (2) ombak (pd rambut); (3) rambut pd dahi kuda
gemi ge.mi [n] ikan laut yg tulangnya dapat dipakai untuk obat, biasa hidup menempel pd ikan hiu dewasa, berukuran panjang mencapai 60 cm, mempunyai pengisap pd ubun-ubun kepala; Echeneis naucratus [Jw a] hemat; sangat hati-hati
gempar gem.par [a] (1) geger atau ramai sekali (krn ada kabar buruk, kerusuhan, hal yg ajaib, keributan): mendengar anak-anaknya terlanggar mobil -- lah seisi rumah itu; (2) seru; hebat
genah ge.nah [Jw a] (1) layak; patut; tahu maksudnya (tt pembicaraan, peraturan, dsb); (2) normal: pekerjaan anak itu -- menurut saya
gendewa gen.de.wa [n] busur: siapkan -- mu dan anak panah yg mungkin akan kita pergunakan
genduk gen.duk [n] sebutan atau panggilan kpd anak perempuan
gengsi geng.si [n] (1) sanak keluarga (orang-orang yg masih ada hubungan keturunan); asal turunan: tidak ada -- nya yg tinggal di sini; ia terlalu membanggakan ketinggian -- nya; (2) kehormatan dan pengaruh; harga diri; martabat: tindakannya hanya untuk menjaga -- nya
genjik gen.jik [n] anak babi
gentayang gen.ta.yang , gen.ta.yang.an 1 v pergi ke mana-mana; berkeliaran: anak itu ~ saja sehari-hari; (2) a sempoyongan: krn pusing, ia ~ lalu terjatuh
gerendel ge.ren.del [n] pengunci pintu yg dibuat dr logam, digunakan dng cara menggeserkan (memutar) ke kanan atau ke kiri; bagian kunci (tanpa anak kunci): kulihat -- pintu kamar ayah berputar
gerenyau ge.re.nyau [a] lancang (terutama tt anak perempuan)
gerip ge.rip [n] anak batu tulis [Lihat {gerit}]
gerundang ge.run.dang [Mk n] anak katak yg masih spt ikan kecil; berudu: perutnya buncit spt perut --
getah ge.tah [n] (1) zat cair pekat dr batang kayu, buah-buahan, dsb yg bersifat melekat: -- jarak; -- kemboja; -- nangka; -- sawo; (2) zat cair pekat dr pohon karet (perca): -- karet mentah sering kali dibuat bola oleh anak-anak [n Dok] zat cair dr kelenjar (dl tubuh)
gigi dng lidah adakalanya bergigit juga [pb] suami istri (sanak saudara, sahabat karib, dsb) adakalanya bertengkar juga
gigi telur [Tern] lapisan berkeratin pd ujung paruh atas anak ayam yg baru menetas
gigil gi.gil [a] , meng.gi.gil a gemetar krn kedinginan, demam, ketakutan (tt sikap tubuh atau suara); anak itu ~ krn sakit
gigis gi.gis [a] , meng.gi.gis a gemetar; menggigil: ia ~ ketakutan [a] cuil-cuil pd pinggirnya (tt gigi anak kecil yg kupak)
gilas gi.las [v] , meng.gi.las v (1) menindih sambil menggelinding; melindas: kereta api ini kemarin ~ anak kecil di tempat penyeberangan rel itu; (2) menghaluskan (memipihkan, menghancurkan) dng cara menindih dan dng gerakan menggelinding; menggiling: ia sedang ~ cabai; (3) membersihkan dng cara melindas (cucian, pakaian)
giling gi.ling [v] , meng.gi.ling v (1) melumatkan (memipihkan) sesuatu dng anak batu giling dan batu giling; (2) melumatkan dng mesin giling (tt kopi dsb); (3) mengupas kulit dng mesin penggiling (tt padi); (4) memerah dng mesin giling (tt tebu dsb); (5) meratakan dan memadatkan dng mesin giling (tt jalan dsb); (6) menggulung (tt rokok)
gimpal gim.pal [n] aguk atau hiasan pd kalung (untuk anak-anak atau pengantin perempuan)
ginang gi.nang [n] gi.nang-gi.nang n penganan yg dibuat dr beras ketan yg ditanak, dikeringkan, kemudian digoreng; rengginang
ginseng gin.seng [n] tumbuhan yg berasal dr Asia Timur, dijadikan ramuan obat-obatan dan berkhasiat membangkitkan nafsu syahwat; Pandare aralia ginseng
glasnos glas.nos [n] keterbukaan, baik ucapan maupun kebijaksanaan dan kemauan politik yg dilaksanakan secara berani serta konsekuen (di Uni Soviet dahulu)
gliserol gli.se.rol [n] cairan kental tidak berwarna dan tidak berbau, rasanya manis dapat bercampur dng air dan alkohol yg diperoleh dr lemak hewani atau nabati atau dr fermentasi glukosa, digunakan sbg bahan kosmetik, pengawet obat-obatan, pelembap buah-buahan atau tembakau
goda go.da [v] meng.go.da v (1) mengajak (menarik-narik hati) supaya berbuat dosa atau berbuat jahat: kemewahan (keglamoran) sering kali ~ iman para remaja; (2) mengganggu; mengusik: genit sekali anak ini, aku senang sekali ~ nya
gokar go.kar [n] (1) pedati kecil atau kereta kecil (untuk anak-anak) yg didorong atau ditarik; (2) rangka kecil di atas roda-roda untuk menolong anak belajar berjalan; (3) mobil balap kecil yg tidak bertenda: pembalap -- adu cepat di arena balap mobil
gombroh gom.broh [a] terlalu besar: ia tersenyum dl hati melihat anak yg mengenakan baju kakaknya yg -- , lusuh, dan tidak pantas itu
gondrong gon.drong [a] panjang krn lama tidak dipangkas (tt rambut orang laki-laki): ketika pertama kali ditemukan di hutan, watak anak itu beringas, kukunya panjang, dan rambutnya -- sampai ke bahu
gratak gra.tak [a] tidak dapat membiarkan sendiri (tt anak kecil)
gua garba kantong peranakan; kandung; rahim; (2) ki wadah
gubahan gu.bah.an [n] (1) bunga dsb yg telah digubah; (2) hasil menggubah; karangan (terutama yg masuk kesusastraan); (3) susunan lagu: anak itu menyanyikan lagu ~ komponis ternama; isi suatu ~ sesuai dng jiwa pengarang
gubal gu.bal [n] kayu yg lunak antara kulit dan teras [v] , meng.gu.bal v merencanakan dan menyusun: ~ undang-undang [n] bungkah (tanah, batu, dsb)
gulam gu.lam [Ar n] (1) budak; (2) anak
gumboro gum.bo.ro [n Tern] (1) virus yg biasa menyerang anak ayam, dng gejala mengantuk, bulu mengerut, menceret keputih-putihan; (2) penyakit yg disebabkan oleh virus gumboro
gundu gun.du [n] bola kecil dibuat dr tanah yg dibakar, marmer, kaca untuk mainan anak-anak; kelereng; guli
gurah gu.rah [v] ber.gu.rah v berkumur (membersihkan mulut dng air): ia ~ dng air yg dicampur getah angsana krn gusinya sakit [n] pohon yg buahnya dapat dipakai untuk menuba ikan; Sapium indicum [n] pengobatan tradisional untuk mengeluarkan lendir dr dl tubuh dng ramuan cairan srigunggu yg diteteskan melalui hidung
gurita gu.ri.ta [n] ikan mangsi; cumi-cumi, Onychoteuthis engulata [n] kain pembalut dada atau perut anak-anak
guru kula sistem pendidikan yg dilaksanakan di alam terbuka oleh Rabindranath Tagore
gusti gus.ti [Jw n] (1) sebutan bangsawan: ke mana pun -- pergi hamba akan ikut; (2) sebutan untuk Tuhan (atau yg dianggap Tuhan): aduh -- , saya mohon ampun, saya bertobat [kl v] ber.gus.ti v bergelut; bergumul
habis ha.bis [v] tidak ada yg tinggal lagi (krn sudah digunakan, dibagikan, dimakan, dsb); tidak bersisa: semua barang dl gudang itu -- terbakar; (2) v selesai: pertunjukan sudah hampir --; (3) v tamat: bacalah buku itu sampai --; (4) v sudah sampai pd batas waktu yg ditentukan: kontraknya telah --; (5) v keluar biaya: untuk pergi ke tempat pekerjaannya, ia -- enam ratus rupiah setiap hari; (6) p sesudah; setelah: -- mandi dan sarapan, anak-anak berangkat ke sekolah; (7) adv kalau begitu (tidak begitu); maka: -- , sampai kapan kita dapat tahan hidup begini; (8) n akhir: ia berjanji akan membayar utangnya -- bulan
hadanah ha.da.nah [n Isl] kewajiban memelihara, mendidik, dan mengatur segala kepentingan atau keperluan anak yg belum mumayiz
hajar ha.jar [v] meng.ha.jar v (1) memukuli dsb supaya jera; memukuli sbg hukuman: dia ~ anaknya sendiri; (2) membuat tidak berdaya: sang juara telah berhasil secara beruntun ~ semua lawannya [n] batu
hajar Aswad batu hitam yg menempel di sudut Kakbah sebelah tenggara, yg dr arahnya orang mulai dan mengakhiri tawaf dl melaksanakan ibadah haji dan umrah
haji badal ibadah haji yg amalan hajinya dikerjakan oleh seseorang yg telah melaksanakan haji untuk mewakili orang lain, pahalanya diniatkan untuk orang lain yg dimaksud (yg telah meninggal dunia)
haji ifrad ibadah haji yg dilaksanakan sebelum ibadah umrah
haji tamatuk ibadah haji yg dilaksanakan setelah umrah
hakiki ha.ki.ki [a] benar; sebenarnya; sesungguhnya: orang yg melaksanakan ajaran Islam secara sempurna akan mencapai kebahagiaan yg -- di dunia dan akhirat
hamba ham.ba [n] (1) abdi; budak belian: memerdekakan -- adalah perbuatan yg terpuji; (2) kl saya (untuk merendahkan diri): -- tidak berani mengatakannya, Tuanku; (3) ya, Tuan (sangat takzim): " Betulkah ini anakmu?" " -- !"
hambat ham.bat [v] , meng.ham.bat v membuat sesuatu (perjalanan, pekerjaan, dsb) menjadi lambat atau tidak lancar; menahan: jembatan yg rusak itu ~ perjalanan kereta api; kekurangan gizi dapat ~ pertumbuhan anak [v] , meng.ham.bat v (1) mengejar (hendak menangkap, menyerang, dsb): harimau itu ~ patik; (2) menawan (menarik): ia pandai ~ hati orang
hambur ham.bur , ber.ham.bur.an v (1) (keluar) bertaburan ke sana-sini: berasnya ~ dr karung yg berlubang itu; (2) berserak-serak di sana-sini: mereka mencari batu karang yg ~ di sepanjang pantai; (3) berjalan (pergi, lari, dsb) ke berbagai arah: anak-anak ~ keluar dr halaman sekolah; (4) berjalan (pergi, lari, dsb) beramai-ramai (bersamaan waktu dsb): anak-anak ~ terjun ke sungai; (5) ki bercucuran; bertitik-titik (tt air mata): air matanya ~ spt mutiara putus karangan
hampir-hampir ham.pir-ham.pir [adv] hampir saja; kurang sedikit: anak itu ~ tersenggol bus kalau tidak cepat-cepat ditarik ibunya; mereka ~ mencapai kata sepakat
hansop han.sop [n] baju longgar terusan, dipakaikan kpd anak-anak sbg baju tidur
hari sekolah hari waktu anak-anak masuk sekolah (tidak libur)
hari tarwiah hari tanggal 8 Zulhijah sbg hari jemaah haji meninggalkan Mekah untuk menuju Padang Arafah melaksanakan wukuf;
harpun har.pun [n] alat untuk menangkap ikan paus yg berupa meriam dng peluru baja, ujungnya menyerupai ujung anak panah yg diberi tali
harta kelalah harta peninggalan dr seseorang (krn meninggal dunia), yg tidak mempunyai anak dan bapak
harta pusaka bapak setengah dr harta warisan seorang bapak yg harus dibagi di antara anak-anak dr istri yg berbeda-beda
harta pusaka rendah harta yg ditinggalkan oleh seorang wanita bagi anak-anaknya
harta sangsaka harta yg sebenarnya harus diberikan kpd menantu laki-laki, tetapi yg dng izin keluarga boleh dipakai oleh anak-anak laki-laki
hartal har.tal [n] bedak kuning dr berangan yg dicampur belerang, dipakai untuk bahan obat (boreh dsb), lulur pengantin, dan pemain wayang orang [n] pemogokan umum (salah satu cara perjuangan Gandhi melawan Inggris di India sebelum kemerdekaan)
haru ha.ru [n] rawan hati (kasihan, iba, dsb) krn mendengar atau melihat sesuatu: ia memandang dng -- kpd kedua anak piatu itu [Mk v] kacau
hasil ha.sil [n] sesuatu yg diadakan (dibuat, dijadikan, dsb) oleh usaha (tanam-tanaman, sawah, tanah, ladang, hutan, dsb): kemerdekaan kita ini adalah -- perjuangan rakyat; -- sawahnya cukup untuk hidup setahun; barang-barang -- industri dalam negeri sudah banyak yg diekspor ke luar negeri; obat suntik ini -- penyelidikan yg dilakukan bertahun-tahun; (2) n pendapatan; perolehan; buah: hingga kini, usaha kita belum tampak -- nya; rumahmu ini kalau disewakan lumayan juga -- nya; (3) n akibat; kesudahan (dr pertandingan, ujian, dsb): demikianlah -- perbuatanmu yg tidak bertanggung jawab itu; -- pertandingan itu ialah 2-0 untuk kemenangan kesebelasan kita; (4) n pajak; sewa tanah; (5) cak v berhasil; mendapat hasil; tidak gagal: berkat kekerasan hatinya -- juga maksudnya
helat he.lat [a] asing; lain; bukan keluarga: di kota-kota besar banyak orang --; baik sanak keluarga maupun orang -- banyak yg hadir pd resepsi pernikahannya [n] (1) orang yg datang menghadiri suatu pesta perkawinan dsb; tamu: pesta spt biasanya disertai dng menyembelih sapi dan memberi makan seluruh --; (2) pesta perkawinan dsb: banyak tamu yg datang untuk meramaikan -- putri tunggalnya itu [n] (1) tipu muslihat; tipu daya; (2) akal; (3) dalih; alasan
helioterapi he.li.o.te.ra.pi [n] pengobatan dng berjemur di bawah panas atau sinar matahari (mandi sinar matahari untuk menyembuhkan penyakit)
hemostatik he.mo.sta.tik [n Far] obat atau bahan lain yg apabila digunakan (sbg obat luar) akan menghentikan atau memperlambat aliran darah dng mempercepat pembekuan (pd luka)
hereditas he.re.di.tas [n] penurunan sifat genetik dr orang tua ke anak
herediter he.re.di.ter [a] menurun secara genetik dr orang tua kpd anak
hibur hi.bur [v] meng.hi.bur v menyenangkan dan menyejukkan hati yg susah; melipur: kita harus ~ orang yg baru kematian anaknya itu
hidroterapi hid.ro.te.ra.pi [n] pengobatan luar dng menggunakan air (panas atau dingin)
hijab hi.jab [n] (1) dinding yg membatasi sesuatu dng yg lain: (2) Isl dinding yg membatasi hati manusia dan Allah; (3) dinding yg menghalangi seseorang dr mendapat harta waris: anak laki-laki adalah -- dr saudara sebapak
hilang hi.lang [v] (1) tidak ada lagi; lenyap; tidak kelihatan: tiba-tiba benda itu -- dr pemandangannya; (2) tidak ada lagi perasaan (spt marah, jengkel, suka, duka), kepercayaan, pertimbangan, dsb: rasa marahnya kpd anak yg nakal itu sudah --; kepercayaan kpd orang yg setiap kali ingkar janji itu telah --; (3) tidak dikenang lagi; tidak diingat lagi; lenyap: ketenarannya -- begitu saja krn kejadian itu; (4) tidak ada, tidak kedengaran lagi (tt suara, bunyi, dsb): suara yg memanggil-manggil itu semakin -- dr pendengaran; (5) meninggal: ayahnya -- beberapa bulan yg lalu
himpun him.pun [v] ber.him.pun v berkumpul: anak-anak ~ di halaman sekolah
hindar hin.dar [v] meng.hin.dar v pergi menjauhkan diri dr; mengelak; menyingkir; menyisi: anak muda itu berusaha ~ dr pukulan penjahat itu; ia sering ~ dr teman-temannya
hiosiamina hi.o.si.a.mi.na [n Kim] alkaloid beracun untuk obat
hiosin hi.o.sin [n Kim] alkaloid bersifat racun yg digunakan untuk obat hipnosis dan penekan saraf
huh [p] kata seru untuk menyatakan rasa kesal hati: -- , sudah sore, belum datang juga anak itu
hukum acara perdata hukum acara yg melaksanakan dan mempertahankan hukum perdata materiil atau hukum perdata formal
hukum jemur hukuman yg dilaksanakan dng jalan menjemur terhukum di terik matahari
hukum taklifi [Ar] hukum yg mengandung tuntutan untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh seorang mukalaf
humanisasi hu.ma.ni.sa.si [n] penumbuhan rasa perikemanusiaan: proses -- harus ditumbuhkan sejak seorang anak di bangku pendidikan rendah
humanistis hu.ma.nis.tis [a] bersifat kemanusiaan: menanamkan watak -- ke dl jiwa anak didik merupakan kewajiban kita sbg guru
iba [a] berbelas kasihan; terharu dan kasihan: sangat -- hatiku melihat anak itu
ibni ib.ni [Ar n] anak lelaki; ibnu; bin
ibnu ib.nu [n] anak lelaki; keturunan dr
ibu [n] (1) wanita yg telah melahirkan seseorang; mak: anak harus menyayangi --; (2) sebutan untuk wanita yg sudah bersuami; (3) panggilan yg takzim kpd wanita baik yg sudah bersuami maupun yg belum; (4) bagian yg pokok (besar, asal, dsb): -- jari; (5) yg utama di antara beberapa hal lain; yg terpenting: -- negeri; -- kota
ibu angkat wanita yg mengambil dan memelihara anak orang lain; ibu dr anak angkat
ibu susu wanita yg menyusui anak yg bukan anak kandungnya
ibu tangga bambu (kayu) yg diberi beranak tangga; (2) bagian tangga yg dipakai sbg pegangan ketika dipanjat
ibu tiri sebutan anak kpd istri ayahnya (wanita itu bukan ibu kandungnya)
idap idap, meng.i.dap [v] menderita sakit lama; selalu sakit-sakit: anak itu ~ penyakit bengek
ide [n] rancangan yg tersusun di dl pikiran; gagasan; cita-cita: ia mempunyai -- yg bagus, tetapi sukar dilaksanakan
ihtimal ih.ti.mal, meng.ih.ti.mal.kan [v] menyuruh membawa kpd; menyerahkan perintah (kewajiban, surat, dsb) kpd: ibu ~ anaknya yg hendak berlayar itu pelbagai petuah
ijbar ij.bar [n] pemaksaan, spt yg dilaksanakan thd pihak yg kalah dl pelaksanaan putusan peradilan
ijuk tak bersagar lunak tak berbatu [pb] seseorang yg tidak ada sanak saudaranya yg dimalui (ditakuti) orang
ikan vivipar ikan yg berkembang biak dng melahirkan anak
ikut-ikut [v] (1) turut campur: anak-anak jangan ~ urusan orang tua; (2) meniru: wanita itu senang ~ mode baru
ilat-ilatan ilat-ilat.an [n] pohon yg tingginya dapat mencapai 27 m, tumbuh liar di tanah datar dan pegunungan rendah, getah kulit batangnya dapat digunakan untuk obat bisul (supaya lekas pecah); pangsar; Ficus callosa
ilham il.ham [n] (1) petunjuk Tuhan yg timbul di hati: ibu Nabi Musa mendapat -- supaya memasukkan anaknya ke dl peti dan menghanyutkannya ke Sungai Nil; (2) pikiran (angan-angan) yg timbul dr hati; bisikan hati; (3) sesuatu yg menggerakkan hati untuk mencipta (mengarang syair, lagu, dsb): di tempat pengasingannyalah ia mendapat -- untuk mencipta lagu-lagu perjuangan
ilmu kedokteran ilmu tt penyakit pd organisme manusia atau hewan, serta cara dan metode pengobatannya
ilmu kiat kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi
ilmu putih ilmu batin yg digunakan untuk melawan ilmu hitam (untuk mengobati orang sakit, orang kena guna-guna, mengusir setan, dsb)
ilmu serum pengetahuan tt hal, sifat, dan reaksi serum darah serta cara mengobati penyakit dng berbagai serum
ilmu tib ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu kedokteran
imbauan im.bau.an [n] panggilan; permintaan (seruan); ajakan: tiap bulan ia pulang kampung krn ~ sanak saudara dan alam tempat ia dilahirkan
imperatif im.pe.ra.tif /impEratif/ (1) a bersifat memerintah atau memberi komando; mempunyai hak memberi komando; bersifat mengharuskan: hukum baru itu kelak harus berwibawa sbg kekuatan -- yg harus dihormati; (2) n Ling bentuk perintah untuk kalimat atau verba yg menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan: pergilah! bantulah!
imtihan im.ti.han [n] (1) ujian; seleksi; (2) upacara saat pengumuman kenaikan kelas atau pengumuman ujian: isi sambutan Kepala Kantor Urusan Agama pd -- Pesantren Mualimin ialah agar pendidikan agama ditanamkan pd anak-anak sedini mungkin
inang [n] (1) perempuan yg merawat (menyusui dsb) anak tuan-nya (spt anak raja atau anak pembesar); (2) Tan organisme tempat parasit tumbuh dan makan
inang pengasuh inang dan sekaligus pengasuh (yg merawat dsb anak-anak)
inangda inang.da [n] inang bagi anak-anak raja
inap [v] -- lajak tamu hotel yg menempati kamarnya lebih lama dp yg direncanakan
inas [n] bisul pd tengkuk: minumlah jamu cuci darah untuk mengobati -- mu itu
incang-incut in.cang-in.cut [a] (1) tidak lurus betul; mencong: anak saya yg baru belajar menjahit -- jahitannya; (2) timpang (tt kaki meja krn pendek sebelah)
incling in.cling [n] bentuk kesenian semacam kuda lumping yg penam-pilannya didahului reog anak-anak, merupakan visualisasi bagian Babad Jenggala: pertunjukan kali ini mementaskan -- dr Sukomoyo, Kulonprogo
indehoi in.de.hoi [v cak] asyik bermesraan: pd malam Minggu banyak sekali anak muda yg -- di Ancol
induk buatan [Tern] alat pemanas (listrik) yg disediakan untuk menghangatkan ruangan (tempat) anak unggas atau babi
infantil in.fan.til [n Psi] bersifat kekanak-kanakan
infantilisasi in.fan.ti.li.sa.si [n] proses, cara, perbuatan membuat seseorang menjadi spt kanak-kanak: masalah yg belum diatasi adalah -- mahasiswa
infeksi pusar infeksi pd pusar anak hewan
infus in.fus [n] pemasukan obat dsb (berupa cairan) tanpa tekanan istimewa melalui pembuluh darah atau rongga badan
ingat [v] (1) berada dl pikiran; tidak lupa: saya masih -- nama anak itu; (2) timbul kembali dl pikiran: keesokan harinya saya baru -- nama orang itu; (3) sadar; siuman: pencuri itu dipukuli orang banyak hingga tidak -- akan dirinya; (4) menaruh perhatian; memikirkan akan: ia sudah tidak -- lagi akan kewajibannya; (5) hati-hati; berwaswas: -- , di kereta api banyak tukang copet; (6) mempertimbangkan (memikirkan nasib dsb): kalau tidak -- anak, sudah kubunuh orang itu; (7) cak berniat; hendak: kalau ia -- membaca koran, dibacalah koran
inggu ing.gu [n] (1) getah tumbuhan yg dikentalkan, baunya tidak sedap, dibuat obat; Asa foetida; (2) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap; Ruta angustifolia [n] ikan poleng; Holacanthus atau Amphiphrion
ingusan ingus.an [v] (1) keluar ingusnya; ada ingusnya; beringus: anak itu hidungnya ~; (2) ki muda sekali; belum tahu apa-apa; belum mempunyai pengalaman: sang juara itu tiga tahun yg lalu masih menjadi pemain ~
insektisida in.sek.ti.si.da [n] senyawa kimia yg digunakan untuk membunuh serangga (biasanya dng mengusapkan atau menyemprotkannya); obat pembunuh serangga
instruksi in.struk.si [n] (1) perintah atau arahan (untuk melakukan suatu pekerjaan atau melaksanakan suatu tugas); (2) pelajaran; petunjuk: ia bertugas memberikan -- penggunaan senjata modern
interaksionistik in.ter.ak.si.o.nis.tik [a Psi] berhubungan dng perkembangan pd anak yg memperhitungkan saling pengaruh antara faktor pembawaan dan faktor lingkungan
intip in.tip [v] meng.in.tip v (1) melihat melalui lubang kecil, dr celah-celah, semak-semak, dsb sambil bersembunyi: ia ~ dr balik pintu melalui lubang kunci; (2) ki mengamati dng cermat dan dng diam-diam: dia ditugasi ~ kekuatan pemain lawan [n] bagian (nasi tanak dsb) yg keras dan gosong yg melekat pd dasar periuk; kerak (nasi dsb)
intramuskuler in.tra.mus.ku.ler [a Dok] mengenai pemasuk-an (tt suntikan) ke dl otot: obat suntik tidak dimasukkan secara intravena, melainkan --
intravena in.tra.ve.na [a Dok] mengenai pemasukan (tt suntikan ke dl pembuluh darah: dia kemudian mendapat obat suntik yg diberikan secara --
inventaris in.ven.ta.ris [n] (1) Adm daftar yg memuat semua barang milik kantor (sekolah, perusahaan, kapal, dsb) yg dipakai dl melaksanakan tugas; (2) Tern daftar ternak yg menyebutkan macam, ukurannya, dsb
inventarisasi in.ven.ta.ri.sa.si [n Adm] (1) pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik kantor, (sekolah, rumah tangga, dsb) yg dipakai dl melaksanakan tugas; (2) pencatat- an atau pengumpulan data (tt kegiatan, hasil yg dicapai, pendapat umum, persuratkabaran, kebudayaan, dsb): seka-rang sedang diadakan -- bahasa daerah di Indonesia; pemerintah mengadakan -- tenaga asing
ipuk [Jw v] meng.i.puk v (1) menyemaikan (benih dsb); (2) ki mengusahakan supaya gembira, tenteram, dsb (tt hati, perasaan, dsb): ~ hati anak istri adalah kewajiban suami dl keadaan yg serba sulit
iseng [a] (1) merasa menganggur (tidak ada yg perlu segera dikerjakan); (2) (berbuat atau mengerjakan sesuatu supaya jangan menganggur) sbg perintang-rintang waktu; (3) tidak mau menganggur (rewel, suka mengganggu, suka omong, suka makan apa saja, dsb): krn tangan anak-anak yg -- , dinding sekolah itu penuh corat-coret; (4) sekadar main-main; tidak bersungguh-sungguh; iseng-iseng a sekadar main-main saja (dp menganggur) untuk perintang-rintang waktu
isi perut bagian tubuh yg ada di dl perut (spt usus, perut besar); (2) cak makan: seorang tega menjual anak gadisnya dng alasan -- perut; (3) ki perasaan hati, apa yg terpikirkan di dl hati; (4) makanan; rezeki: siang malam bekerja keras mencari -- perut bagi anak istrinya
istigasah is.ti.ga.sah [n] doa untuk memohon pertolongan kpd Allah Swt: Presiden hadir dl -- yg dilaksanakan di lapangan utama kota itu
istimewa is.ti.me.wa [a] (1) khas (untuk tujuan dsb yg tentu); khusus: sekolah -- didirikan untuk anak-anak tunarungu dan tunawicara; (2) lain dp yg lain; luar biasa: di kota itu ia mendapat sambutan --; (3) terutama; lebih-lebih: ia pandai melukis, -- gambar pemandangan
istri is.tri [n] (1) wanita (perempuan) yg telah menikah atau yg bersuami; (2) wanita yg dinikahi: almarhum meninggalkan seorang -- dan dua orang anak
jabang ja.bang [Mk n] cambang [n] , -- bayi anak (bayi) yg baru lahir; orok
jadam ja.dam [n] (1) pati kayu gaharu berwarna hitam, biasa dipakai untuk obat perut dsb; (2) nama campuran logam berwarna biru tua, untuk melapis dan menghitamkan perak dsb
jagur ja.gur [a] besar tubuhnya (tidak sebanding dng umurnya); bagur: dia termasuk anak yg -- , cepat sekali pertumbuhannya
jaha ja.ha [n] (1) pohon rimba yg besar, buahnya yg masak biasa digunakan sbg obat, bahan untuk mengecat atau menyamak kulit, bahan untuk membuat tinta, dan zat warna; Terminalia belerica; (2) buah jaha
jahe ja.he [n] (1) tumbuhan berakar tunggang (umbinya pedas rasanya, dipakai sbg aromatik, bumbu dapur, atau obat), berdaun lonjong dan lancip, bunganya berbulir; halia; Zingiber officinale; (2) umbi jahe
jaka ja.ka [n] anak laki-laki yg telah dewasa, tetapi belum berumah tangga; perjaka; lajang
jambak-jambakan jam.bak-jam.bak.an [v] saling menjambak: anak perempuan itu berkelahi sambil ~
jamin ja.min [v] , men.ja.min v (1) menanggung (tt keselamatan, ketulenan, kebenaran dr orang, barang, harta benda, dsb): pemerintah berkewajiban ~ keselamatan jiwa dan harta benda warga negara; (2) berjanji akan memenuhi kewajiban (membayar utang dsb) orang lain yg membuat perjanjian apabila perjanjian itu tidak ditepati: aku yakin, ia pasti bersedia ~ utang istrinya; (3) cak menyediakan kebutuhan hidup: yayasan itu ~ anak-anak yatim piatu
jampi jam.pi [n] kata-kata atau kalimat yg dibaca atau diucapkan, dapat mendatangkan daya gaib (untuk mengobati penyakit dsb); mantra
jamu ja.mu [n] obat yg dibuat dr akar-akaran, daun-daunan, dsb [n] orang yg datang berkunjung (bertandang, melawat, dsb); (te)tamu
jamur brama jamur berbentuk kerang, berbatang pendek, untuk obat sakit perut, obat kencing nanah, dan obat gosok tulang linu; cendawan merah; Boletus sanguineus; -- karat jamur yg tergolong jenis Pucciniales
janda berhias janda yg belum beranak, apabila kawin lagi boleh memakai pakaian pengantin
janda kembang janda muda yg cantik dan belum beranak
jangkung jang.kung [a] (1) tinggi atau panjang (tt tubuh, badan): pemain bola Eropa rata-rata berbadan kekar dan --; (2) berkaki panjang (tt burung, dsb); (3) tinggi sekali (tt gedung, bangunan, dsb); bertingkat (banyak): gedung --; bus -- , jang.kung.an n (1) permainan anak-anak dng menggunakan alat berupa dua batang tongkat yg diberi tumpuan sbg tempat untuk berpijak anak yg menaikinya; (2) alat yg digunakan untuk bermain jangkungan; egrang
jantung hati hati (dl arti pusat perasaan); (2) kekasih; yg tercinta; yg sangat disayangi (anak dsb)
jarak waktu lamanya waktu antara dua peristiwa: -- waktu kelahiran kedua anak kembar hanya beberapa menit; (2) waktu yg diperlukan oleh tiap kendaraan atau perseorangan untuk berjalan di antara dua titik tertentu
jarum suntik peranti kedokteran yg bentuknya spt jarum, berlubang di dalamnya untuk memasukkan cairan obat ke dl badan melalui pembuluh darah
jasa informasi jasa yg diberikan oleh perpustakaan, terutama mengenai informasi yg ada di perpustakaan itu, dilaksanakan dng cara menyiapkan dan menyebarkan lembaran berita, survei literatur, daftar bacaan, seri, daftar isi majalah mutakhir; -- infrastruktur jasa yg menunjang terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, dsb); jasa prasarana: dr pemakaian -- infrastruktur, spt telekomunikasi dan listrik, negara itu memperoleh banyak pemasukan
jatah ja.tah [n] (1) jumlah atau banyaknya barang dsb yg telah ditentukan (untuk suatu maksud atau untuk suatu daerah): anak-anak yg kelaparan mendapat -- makanan; (2) jumlah atau banyaknya orang yg telah ditentukan (untuk imigrasi, pergi haji, dsb); kuota: jemaah haji setiap tahun ditentukan oleh -- nya
jauh ja.uh [a] (1) panjang antaranya (jaraknya); tidak dekat: rumah kami -- dr pasar; (2) banyak sekali; amat; sangat (tt perbedaan, selisih atau kekurangan): ia berasal dr tempat yg --; anak itu -- lebih besar dp kakaknya; (3) belum sampai kpd yg dimaksudkan (ditetapkan): tawaranmu masih --; (4) sangat kurang: keadaannya masih -- dr sempurna; (5) lanjut (tt usia): sudah -- umur ayah; (6) renggang; tidak rapat (tt persahabatan): sanak saudara yg --
jauh bau bunga [pb] sanak saudara yg bila jauh selalu terkenang, bila dekat selalu bertengkar
jawi pekan peranakan orang Hindia dan Melayu
jebrol jeb.rol [v] (1) keluar (sekaligus); (2) lahir (tt anak)
jejabah je.ja.bah [n] jerami dan daun-daun kering yg dipakai sbg alas tidur hewan, induk hewan yg hendak beranak, atau untuk anak sapi
jejaka je.ja.ka [n] anak laki-laki yg telah dewasa (tetapi belum berumah tangga); bujang; perjaka; jaka
jenat je.nat [v ] (sudah) mati; (sudah) meninggal: ayah anak itu sudah --
jengkol jeng.kol [n] (1) pohon yg tingginya sampai 25 m, daunnya rimbun, buahnya gepeng bundar polong, rumpunnya berbelit, biasanya berisi 5-7 biji yg berbau tidak sedap, dan dapat menyebabkan sakit (bila kencing) jika terlalu banyak dimakan; jering; Pithecellobium lobatum; (2) buah jengkol
jenguk je.nguk [v] , men.je.nguk v (1) melihat dng menjulurkan kepala ke depan atau ke luar atau dng membungkuk: ia ~ tamunya dr jendela; (2) menengok; mengunjungi; mendatangi: orang tua itu ~ anaknya yg dirawat di rumah sakit
jentik-jentik jen.tik-jen.tik [n] anak nyamuk yg masih spt ulat kecil hidup dl air; cuk
jenu je.nu [Jw n] obat untuk meracuni ikan; tuba
jerang je.rang [v] men.je.rang v (1) menaruh (ceret, periuk, dsb berisi air dsb) di atas api supaya panas, mendidih, dsb; memanaskan; (2) menanak (nasi)
jerangau je.ra.ngau [n] (1) tumbuhan tahunan yg umbinya dapat digunakan sbg obat atau campuran beberapa jenis minuman keras, akarnya dapat digunakan sbg bahan ramuan obat, bumbu dapur, dan insektisida; Acorus calamus; (2) akar (umbi) jerangau
jerat semata bunda kandung [pb] anak tunggal yg menjadi buah hati
jeritan je.rit.an [n] (1) teriakan; pekikan; jerit: ibunya segera keluar begitu mendengar ~ anak bungsunya; (2) ki keluh kesah yg sangat: ~ rakyat kecil sering tidak dihiraukan oleh penguasa
jeruk kingkit perdu yg tingginya 1,55-2,2 m ditanam sbg pagar, buahnya mengandung zat lengket, untuk lem, bijinya direbus untuk obat batuk; Trikasia aurantifolia
jerumus je.ru.mus [v] , men.je.ru.mus.kan v (1) mendorong hingga jatuh tersungkur, atau jatuh masuk lubang, dsb: sampai hati ia ~ anak itu ke selokan; (2) ki menyesatkan; mencelakakan: ajakanmu hanya hendak ~ kami
jerunuk je.ru.nuk , ter.je.ru.nuk v jatuh tertelungkup; jatuh tersungkur: anak itu ~ krn kakinya tersangkut kayu yg melintang di tengah jalan
jika kasih akan padi [pb] jika kasih kpd anak istri, berhentilah mengasihi perempuan lain
jilat ji.lat [v] , men.ji.lat v (1) menjulurkan lidah untuk merasai (mencolet dsb): anjing itu ~ kaki anak yg sedang duduk di kursi; (2) mulai merembet (tt api): api itu dl waktu singkat ~ dinding dan atap; (3) ki berbuat sesuatu supaya mendapat pujian (dinaikkan pangkat dsb): krn pandai ~ , ia lekas naik pangkat
jinak ji.nak [a] (1) tidak liar; tidak buas; tidak garang; tidak galak: lembu dan kerbau ialah binatang yg --; (2) tidak malu-malu, tidak segan, dan tidak takut-takut lagi: anak itu sudah -- kpd saya; (3) tidak keras sepak terjangnya; tidak revolusioner: kaum nasionalis yg --
jinsom jin.som [n] akar untuk ramuan obat kuat
jintan jin.tan [n] (1) tumbuhan menjalar yg bijinya dapat dipakai untuk rempah-rempah dan untuk obat-obatan; Carum roxburghianum; (2) biji-bijian berbentuk agak pipih lembut, berwarna kuning kecokelat-cokelatan, berbau sedap, dipakai untuk rempah-rempah atau ramuan obat
jintan hitam semak rendah, daunnya berbau segar, bijinya mengandung minyak asiri dan lemak, digunakan untuk rempah-rempah dan campuran obat-obatan, msl untuk obat sakit perut; Nigella sativa; -- putih Cuminum cyminum
jiplak jip.lak [v] , men.jip.lak v (1) menggambar atau menulis garis-garis gambaran atau tulisan yg telah tersedia (dng menempelkan kertas kosong pd gambar atau tulisan yg akan ditiru); (2) mencontoh atau meniru (tulisan, pekerjaan orang lain); mencontek: anak-anak jangan sampai terbiasa ~ hitungan temannya; (3) mencuri karangan orang lain dan mengakui sbg karangan sendiri; mengutip karangan orang lain tanpa seizin penulisnya: ~ karangan orang lain adalah perbuatan yg tercela
jodoh jo.doh [n] orang yg cocok menjadi suami atau istri; pasangan hidup; imbangan: berhati-hatilah dl memilih --; (2) n sesuatu yg cocok sehingga menjadi sepasang; pasangan: mana -- sepatu ini; (3) a cocok; tepat: ia telah meminum obat itu, tetapi tidak --
johar jo.har [Jw n] (1) pohon yg tumbuh di daerah tropis, tingginya mencapai 20 m, biasa ditanam sbg pohon peneduh atau tanaman pagar, berbunga sepanjang tahun, bunganya malai, kuntumnya berwarna kuning, buahnya polong pipih dan panjang berwarna cokelat, daunnya dipergunakan sbg ramuan obat sakit malaria; Cassia siamea; (2) daun johar [n] intan; jauhar
jolor jo.lor [Mk v] men.jo.lor v (1) merayap; menjalar (spt ular); (2) beringsut ke depan di atas perutnya (spt anak kecil yg belum dapat berjalan)
judek ju.dek [Jw a] tidak tahu jalan ke luar; buntu pikiran: ia -- sekali memikirkan ulah anaknya yg bengal itu
juga ju.ga [adv] (1) selalu demikian halnya (kadang-kadang untuk menekankan kata di depannya): berkali-kali dipanggil, tetapi ia tidak mau datang --; (2) sama atau serupa halnya dng yg lain atau yg tersebut dahulu: ayahnya pandai, anaknya -- demikian
jukut ju.kut [n] (1) rumput (untuk ramuan obat demam atau obat sakit panas); (2) ulam
julab ju.lab [n] obat pencuci perut; pencahar
julang ju.lang , men.ju.lang v (1) tampak menyembul tinggi; membubung tinggi (tt api dsb): ombak ~ di permukaan laut; api berjolak ~ ke angkasa; (2) membawa (mendukung) anak dsb di atas bahu; (3) ki menjunjung tinggi; menghormati: rakyat ~ pemimpinnya yg jujur dan penuh pengabdian itu [v] , -- hulu ukuran tekanan fluida yg dinyatakan dng tingginya kolam air
juluk ju.luk [v] men.ju.luk v mengintai anak gadis: pd waktu itu anak-anak muda datang ~ nya [v] men.ju.luki v memberikan nama kpd orang di samping nama yg telah ada; memberikan julukan atau nama ejekan: ia ~ temannya si gendut
jumbo jum.bo [n] gajah raksasa (dl cerita anak-anak); (2) a ki besar sekali: pesawat --
jumeneng ju.me.neng, ju.me.neng.an [Jw n] (1) upacara penobatan raja atau ratu; (2) peringatan peristiwa penobatan raja atau ratu yg sedang memerintah
junior ju.ni.or [a] (1) lebih muda, khususnya antara dua orang bersaudara (kakak beradik) atau antara bapak dan anak yg mempunyai nama akhir sama; (2) berpangkat atau berkedudukan lebih rendah; lebih muda keanggotaannya: (mahasiswa, pegawai, pemain) --
junjungan jun.jung.an [n] (1) sesuatu yg dijunjung; (2) yg dimuliakan: selawat dan salam kita kirimkan kpd ~ kita Nabi Muhammad saw.; (3) suami: kalau anak gadisnya sudah dewasa sudah patut dicarikan ~ nya
juru resep orang yg menangani resep obat; orang yg paham tt resep obat
jurus ju.rus [n] se.ju.rus n sebentar; sejenak: anak gadis itu berpikir ~ [n] (1) arah yg lurus (langsung); (2) bagian sikap (tegak dsb) dl permainan pencak silat
Kabil Ka.bil [n] nama anak Nabi Adam a.s. yg membunuh saudaranya, Habil
kacau ka.cau [a] campur aduk (sehingga tidak terbeda-bedakan lagi); bancuh: kelompokkan surat-surat itu berdasarkan tanggal dan nomornya, jangan sampai --; (2) a kusut (kalut) tidak keruan: pikirannya bertambah -- mendengar berita itu; (3) a rusuh; tidak aman; tidak tenteram: keadaan di negeri itu semakin --; (4) v bercampur aduk dng (tidak dibeda-bedakan dng); bertukar-tukar dng: pemakaian kata teras /tEras/ kerap kali -- dng kata teras; -- abu berantakan: keluarganya menjadi -- abu krn pemerintah menyatakan akan terus mengejar utangnya itu sampai ke anak-cicit
kacung ka.cung [n] pesuruh, pelayan, jongos (biasanya anak laki-laki)
kadang ka.dang , ka.dang-ka.dang adv adakalanya; sekali-sekali: tangannya gemetar dan matanya terasa sakit, ~ berkunang-kunang [Mk v] , me.nga.dang v mengeringkan (membuang) air nasi dr periuk (supaya lekas kering) [Jw n] keluarga; sanak saudara (ada pertalian darah): lakon ini dimulai dr kekalahan pasukan Astinapura dl perang besar -- Bharata
kadang kedayan sanak saudara raja dsb (yg menjadi pengiring)
kafilah ka.fi.lah [n] (1) rombongan berkendaraan (unta) di padang pasir; (2) kontingen: -- Lampung yg berangkat ke MTQ XIV di Pontianak diasuransikan melalui salah satu perusahaan asuransi
kaki terdorong badan merasa kaki ter.do.rong badan merasa, lidah ter.do.rong emas padahannya [pb] (1) segala janji harus ditepati; (2) apa yg telah dikatakan harus dilaksanakan; (3) jika berbuat sesuatu harus berani menanggung akibatnya
kalau getah meleleh kalau getah meleleh, kalau daun me.la.yang [pb] dl keadaan sulit hanya sanak saudara kitalah yg selalu dekat pd kita, sedangkan orang lain akan menjauh
kalawija ka.la.wi.ja [Jw n] anak-anak cacat (cebol dsb) yg dipekerjakan di keraton sbg hamba sahaya
kalender ka.len.der [n] (1) daftar hari dan bulan dl setahun; penanggalan; almanak; takwim; (2) jadwal kegiatan di suatu perguruan atau lembaga: ~ akademi
kalis ka.lis [a] suci; bersih; murni: bayi yg -- dr dosa jangan dibawa-bawa; (2) a tidak berkilat atau bersinar krn tersaput sesuatu (tt kaca, barang logam, dsb): kaca itu -- sebab terkena air; (3) a tidak dapat kena air atau tidak dapat basah (spt daun keladi): daun keladi bersifat --; (4) a tidak dapat kena penyakit; kebal (dr penyakit): sejak kecil anak saya ini -- dr penyakit; (5) v terhindar (dr bahaya)
kalomel ka.lo.mel [n] obat pencuci perut; urus-urus
kalongwewe ka.long.we.we [n] setan yg suka menyembunyikan anak-anak
kamar gas ruang yg diisi dng gas untuk melaksanakan hukuman mati
kambing kam.bing [n] binatang pemamah biak dan pemakan rumput (daun-daunan), berkuku genap, tanduknya bergeronggang, biasanya dipelihara sbg hewan ternak untuk diambil daging, susu, kadang-kadang bulunya; Capra [n] rumput -- tanaman untuk mengobati luka [n] ikan -- , Pomacanthus annuliris
kamis putih [Kris] hari Kamis menjelang hari raya Paskah sbg peringatan hari wafatnya Isa Almasih, diisi dng kegiatan ibadat pertobatan atau penyucian diri
kamomil ka.mo.mil [n ] (1) tumbuhan berbau keras, ekstrak bunga dan daunnya untuk obat; (2) daun kamomil; (3) bunga kamomil
kampanye kam.pa.nye [n] (1) gerakan (tindakan) serentak (untuk melawan, mengadakan aksi, dsb); (2) kegiatan yg dilaksanakan oleh organisasi politik atau calon yg bersaing memperebutkan kedudukan dl parlemen dsb untuk mendapat dukungan massa pemilih dl suatu pemungutan suara
kampanye promosi kampanye yg dilaksanakan dl rangka promosi untuk meningkatkan atau mempertahankan penjualan dsb
kamper kam.per [n] kristal (hablur) yg mudah menguap, terbuat dr getah pohon kapur barus, digunakan sbg bahan antihama atau untuk campuran obat-obatan; kapur barus [n] (1) pohon asli dr Cina, termasuk suku medang, tinggi pohon antara 20-30 m, daun bertulang utama tiga, buahnya bulat panjang, berdaging, jika masak berwarna hitam, tumbuh pd tanah lempung berpasir di daerah pegunungan dng ketinggian 600-1.500 m di atas permukaan laut; Cinnamomum comphon; (2) kayu kamper
kana ka.na [n] gelang lebar yg biasa dipakai oleh anak-anak atau oleh pengantin [n] buah yg diawetkan dng diasinkan atau dimaniskan [n] tumbuhan umbi termasuk keluarga ganyong, bunganya berwarna kuning atau merah, ditanam sbg tanaman hias; bunga tasbih; Canna oriantalis; Canna hibrida [Lihat {katakana}]
kanang ka.nang [n] (1) pohon yg daunnya dapat digunakan sbg obat kudis atau sering dijadikan makanan ayam sabung (supaya kuat dan galak dl bersabung), kulit rantingnya dipakai untuk tali, dan buahnya dipergunakan untuk perekat; (2) daun kanang; (3) kulit kanang; (4) buah kanang
kandang jepit kandang untuk memeriksa dan mengobati ternak yg sakit (biasanya terbuat dr kayu atau bambu)
kandung kan.dung [n] (1) kantong; pundi-pundi: mengeluarkan emas dr -- nya; (2) kantong peranakan
kandungan kan.dung.an [n] (1) barang yg terkandung (termuat, tercantum di dalamnya); (2) yg tersimpan dl hati; isi hati: sekarang barulah aku tahu ~ hatinya; (3) kantong peranakan di dl perut wanita: bayi itu telah meninggal ketika masih berada dl ~; (4) janin yg masih di dl perut wanita: menggugurkan ~ itu berdosa dan dapat dihukum; (5) kantong; pundi-pundi
kanguru ka.ngu.ru [n] binatang mirip kelinci, tetapi jauh lebih besar, jalannya meloncat-loncat, kaki belakang lebih besar, panjang, dan lebih kuat dp kaki depan, yg betina berkantong di perut luarnya untuk membawa anaknya yg masih kecil; Marcropus gigantea
kanibalisme ka.ni.bal.is.me [n] (1) keadaan (perbuatan) memakan sesama manusia; (2) pembunuhan yg sangat kejam dan sadis; (3) Man hal merebut bagian pasar atas kerugian produk lain yg dijual oleh perusahaan yg sama akibat kelalaian merencanakan segmen pasar untuk produk baru; (4) Tek perbuatan mengambil bagian peralatan (mobil, mesin, dsb) untuk dipakai pd bagian benda lain
kanjar kan.jar ? khanjar [v] ber.kan.jar v menari-nari: anak-anak itu ~ dng girangnya [kl v] ber.kan.jar-kan.jar v melawan (mengamuk)
kanonis ka.no.nis [a] (1) Kat menurut (sesuai dng) hukum (undang-undang) gereja; yg termasuk kanon; (2) bersifat kuasa; (3) bersifat dasar (baku, standar); (4) Ling yg paling lazim (dikatakan tt pola bentuk kata); (5) Mat disederhanakan sampai ke nilai terendah
kaolin ka.o.lin [n] tanah liat lunak, halus, dan putih, terjadi dr pelapukan batuan granit, dijadikan bahan untuk membuat porselen atau untuk bahan campuran membuat kain tenun (kertas, karet, obat-obatan, dsb); tanah liat cina: bahan mineral -- telah ditemukan di daerah pegunungan itu
kapah ka.pah , ter.ka.pah-ka.pah v (1) mengap-mengap: pasien itu ~ sebelum mengembuskan napasnya yg terakhir; (2) terperanjat gemetar: anak itu ~ melihat ular yg besar
kapiran ka.pi.ran [Jw a] tidak terurus; telantar; tidak beroleh apa-apa; sia-sia: anak-anaknya -- krn ibunya terlalu sibuk dan jarang berada di rumah
kapok ka.pok [a] jera; sudah tidak akan berbuat lagi: anak itu belum -- juga bermain-main di laut yg bergelombang itu
kapsul kap.sul [n] (1) pembungkus kecil dr sejenis agar-agar tempat obat yg harus ditelan; (2) ruang khusus yg bertekanan udara tertentu yg digunakan oleh penerbang ruang angkasa (astronaut) dl penerbangan ke angkasa luar: para astronaut bersiap-siap masuk ke dl -- setelah persiapan untuk melakukan penerbangan selesai
kapur ka.pur [n] bahan serbuk yg putih warnanya, diperoleh dr batu putih (sisa-sisa organisme laut) yg dibakar, digunakan sbg campuran makan sirih, pemutih dinding, bahan obat-obatan, dsb [n] (1) pohon yg kayunya dapat dipakai untuk bahan membuat kayu lapis dsb; (2) kayu kapur
karang balita tempat berkumpul (berhimpun dsb) anak-anak di bawah usia lima tahun untuk mendapat layanan kesehatan dsb
kardamunggu kar.da.mung.gu [n] tanaman tropis yg berdaun hijau lebar dan berbulu, bijinya dipakai sbg rempah-rempah dan obat; Elettaria cardamomum
karembong ka.rem.bong [Sd n] kain untuk menggendong anak; selendang: wanita itu menggendong anaknya dng --
karib dan baid sanak saudara (dekat dan jauh)
karitas ka.ri.tas [n] uang atau barang (pakaian, bahan makanan, obat-obatan, dsb) yg disumbangkan untuk menolong orang miskin atau orang yg tertimpa bencana (alam, perang, dsb): sumbangan -- bagi korban bencana gempa bumi; (2) organisasi kemanusiaan yg mengumpulkan uang untuk keperluan kemanusiaan [n] tingkah laku yg simpatik thd orang lain
karminatif kar.mi.na.tif [n ] obat untuk meredakan kolik angin dl perut dng mengeluarkan gas dr saluran pencernaan makanan
kartu rencana studi kartu yg memuat daftar kode, nama mata kuliah, dan jumlah satuan kredit semester yg direncanakan oleh setiap mahasiswa untuk program satu semester, disahkan oleh penasihat akademik dan ketua jurusan pada setiap awal semester sebelum dimulainya perkuliahan
kasad ka.sad [n] (1) maksud; tujuan: niat dan -- orang tua itu tidak lain hanya ingin menyenangkan anak-anaknya; (2) makna konotasi: fatwa -- nya agamawi, petuah -- nya sosial
kasai ka.sai [n] (1) bau-bauan untuk mencuci rambut: saya membuat -- dr sari air mawar; (2) bedak basah yg harum baunya untuk melulur dan mengharumkan kulit tubuh; bedak wangi: di mana kamu membeli -- ini? [n] tumbuhan yg pohon kayunya untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat sakit kepala, daunnya untuk obat demam; Pometia pinnata [n] nama ikan laut; -- janggut, Setipinnataty; -- minyak, Thrissoeles mystax
karang ka.rang [n] (1) batu kapur di laut yg terjadi dr zat yg dikeluarkan oleh binatang kecil jenis anthozoa (tidak bertulang punggung); batuan organik sbg tempat tinggal binatang karang; koral; (2) pulau (gunung, batu) di laut yg terjadi dr tumpukan karang yg sudah membatu; (3) tumbuhan laut yg menyerupai atau spt karang [v] me.nga.rang v (1) menyusun, merangkai bunga dsb: ada perlombaan ~ bunga; (2) mencocokkan atau mengikat permata dan intan: pandai emas itu sedang ~ intan pd cincin; (3) menulis dan menyusun sebuah cerita, buku, sajak, dsb: ia sedang sibuk ~ buku cerita kanak-kanak; siapa yg ~ lagu dan syair yg berjudul "Damai tapi Gersang"? , pe.ka.rang.an n (1) tanah sekitar rumah; halaman rumah: tiba-tiba kedengaran suara mobil berhenti di ~ rumah; (2) tanah yg disiapkan untuk tempat tinggal: kami sudah mempunyai ~ untuk mendirikan rumah [n] tempat kediaman; tempat berkumpul
kasih ibu sepanjang jalan kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang peng.gal.an [pb] cinta kasih anak kpd ibu tidak sebanyak cinta kasih ibu kpd anak
kasihan ka.sih.an [n] rasa iba hati; rasa belas kasih: pengemis tua itu hidup dr -- orang; (2) p seruan menyatakan rasa belas (krn melihat dsb): -- benar anak ini; aduh, -- anak itu, tiba-tiba menjadi cacat seumur hidup
kastroli kas.tro.li [n] obat pencuci perut yg dibuat dr minyak jarak: selain garam inggris, -- pun dapat pula digunakan sbg obat pencuci perut
kasuarina ka.su.a.ri.na [n] pohon yg hidup di daratan atau pantai, kayunya berukuran besar dan berat, kulit pohonnya dapat digunakan sbg obat diare, disentri, dsb; Cassuarina equiaetifolia
katapel ka.ta.pel [n] mainan anak-anak, gagangnya dibuat dr dahan bercabang dua yg pd kedua ujungnya diikatkan tali karet, dan kedua ujung tali karet lainnya diikatkan pd kulit selebar 3-4 cm, gunanya untuk melontarkan batu kecil
katarsis ka.tar.sis [n] (1) Kris penyucian diri yg membawa pembaruan rohani dan pelepasan dr ketegangan; (2) Psi cara pengobatan orang yg berpenyakit saraf dng membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dng bebas; (3) Sas kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis
katartik ka.tar.tik [n Far] obat yg menyebabkan keluarnya tinja
kaukus kau.kus [n] pertemuan tertutup antartokoh partai politik untuk merencanakan strategi, kebijakan, ataupun program yg akan dikemukakan dl pertemuan terbuka partai
kaum ka.um [n] (1) suku bangsa: dahulu perang antar -- sering terjadi di pedalaman; (2) sanak saudara; kerabat; keluarga: ia hidup terasing dr -- nya; (3) golongan (orang yg sekerja, sepaham, sepangkat, dsb): -- terpelajar; (4) ark lebai; modin: perbatin, penggawa, atau -- hanya berhenti sebab mati; (5) keluarga garis matrilineal
kaum halai balai sosok anak muda yg serba aneh (berpotongan rambut petak-petak, botak separuh, berkostum jaket hitam dan celana yg koyak-moyak, bergelang, dan mengenakan bermacam-macam rantai)
kawin ka.win [v] membentuk keluarga dng lawan jenis; bersuami atau beristri; menikah: ia -- dng anak kepala kampung; (2) v melakukan hubungan kelamin; berkelamin (untuk hewan); (3) v cak bersetubuh: -- sudah, menikah belum; (4) n perkawinan [kl v] , me.nga.win v memegang ayam pd kedua kaki dan kedua sayapnya dsb untuk disembelih
kawin kantor perkawinan yg dilaksanakan di kantor catatan sipil
kawin-mawin ka.win-ma.win [n] (1) berbagai-bagai urusan perjodohan (pernikahan); (2) pertalian (sanak) krn perjodohan (perkawinan dsb)
kayu angin tumbuhan yg menempel pd kulit pohon spt halnya benalu, bentuknya mirip benang berwarna hijau kelabu dan dapat mencapai tinggi 30 cm, posisinya menjuntai, berkhasiat untuk obat batuk dan menolak angin, (umumnya terdapat di daerah berhawa dingin atau di pegunungan); Usnea misaminensis
kayu rapat tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; Parameria barbara; (2) kulit kayu rapat
kayu sepat pohon, buah, dan daunnya dibuat obat sakit buang-buang air; Macaranya triloba; (2) buah kayu sepat; (3) daun kayu sepat
kayu timur kulit kayu (dr pohon Peltophorum pterocarpum) yg dibuat obat-obatan; -- ular pohon, Strychos lingustrina; -- urang pohon, kayunya keras, Erythroxylon cuneatum
ke mana tumpah hujan dr bubungan [pb] anak akan menurut sifat atau teladan orang tuanya
keabnormalan ke.ab.nor.mal.an [n] keadaan tidak normal: ~ pertumbuhan anak dapat dicegah dng perawatan medis
keampuhan ke.am.puh.an [n] (1) kekuatan (yg luar biasa); kesaktian; (2) kemanjuran (tt obat dsb); (3) daya pengaruh yg luar biasa [n] kebanjiran
keanginan ke.a.ngin.an [v] (1) kena angin; tertiup angin; (2) telah tersiar (tt kabar); (3) kena sakit (tt anak kecil)
kearifan ke.a.rif.an [n] kebijaksanaan; kecendekiaan: mengajar dan mendidik anak-anak sangat membutuhkan ~
keayahan ke.a.yah.an [n] (1) hal-hal yg berhubungan dng tugas dan kewajiban ayah; (2) sifat-sifat yg dimiliki seorang ayah: ayah zaman sekarang kelihatannya sudah sadar akan peran ~ nya dan mulai menikmati partisipasi aktifnya dl mengasuh anak
kebelet ke.be.let [a cak] ingin sekali; tidak tertahankan lagi untuk melaksanakan keinginan: rongrongan pacarnya yg -- kawin mengganggu konsentrasinya dl menuntut ilmu
keberanjakan ke.ber.an.jak.an [n] perihal beranjak: upacara tsb merupakan ~ seseorang dr masa anak-anak ke masa dewasa
keberjayaan ke.ber.ja.ya.an [n] perihal berjaya: kesejahteraan anak masa kini merupakan penentu ~ bangsa di kemudian hari
kebidanan ke.bi.dan.an [n] segala sesuatu mengenai bidan atau cara menolong dan merawat orang beranak
kebijaksanaan ke.bi.jak.sa.na.an [n] (1) kepandaian menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya): berkat -- beliau, terlepaslah kita dr bahaya besar; (2) kecakapan bertindak apabila menghadapi kesulitan dsb: perkara ini terserah kpd -- orang tua si anak
kebocahan ke.bo.cah.an [a] kekanak-kanakan (tt sifat dan tingkah laku): anakku dng -nya, bibirnya selalu penuh cerita
kebrutalan ke.bru.tal.an [n] (1) kekejaman: -- perampok itu amat tidak manusiawi; (2) kekurangajaran: kenakalan dan -- anak-anak sering disebabkan oleh tingkah laku dan keadaan orang-orang di sekitarnya
kecapi ke.ca.pi [n] alat musik petik tradisional yg berdawai (bersenar) tiga, lima, enam dsb, tidak bergaris nada, dan dimainkan dng jari [n] (1) tumbuhan yg batangnya tumbuh tegak dan lurus, tingginya mencapai 25-30 m, berdaun majemuk dan beranak daun tiga, buahnya bulat, kulit buahnya tebal berwarna kuning kehijau-hijauan, daging buahnya berwarna putih lunak, masam, dan dapat dimakan; Sandoricum koecape; (2) buah kecapi
kecek ke.cek [Mk n] celoteh, cakap, omong (yg bukan-bukan dan bersifat negatif) [n] permainan anak-anak dng buah yg keras atau uang
kecelakaan ke.ce.la.ka.an [n] perihal celaka; bencana; kemalangan; kesusahan: bukan harta benda, melainkan ~ yg diwariskan kpd anak cucunya; (2) v mendapat celaka: pasien di ruang ini pd umumnya krn ~; tidak sedikit yg mati krn ~; (3) n kejadian (peristiwa) yg menyebabkan orang celaka: salah satu sebab seringnya terjadi ~ lalu lintas ialah krn kurangnya kesadaran thd peraturan lalu lintas
keciak ke.ci.ak [n] tiruan bunyi "ciak, ciak"; (spt bunyi anak ayam dsb)
kecibeling ke.ci.be.ling [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat untuk menghancurkan batu ginjal; Strobilanthes crispus; (2) daun kecibeling
kecil ke.cil [a] (1) kurang besar (keadaannya dsb) dp yg biasa; tidak besar: kursi -- itu dirancang untuk anak-anak usia sekitar lima tahun; (2) muda; (3) sedikit: bagian harta warisanku sangat --; (4) sempit (tidak luas, tidak lebar, dsb): rumah -- itu dibangun untuk pegawai rendah; (5) tidak penting (tidak berharga dsb): saran baik yg disampaikan kepadanya itu dianggap --
kecupan ke.cup.an [n] hasil mengecup; ciuman (dng melekatkan bibir): ia memberikan ~ kpd anaknya
kedangkai ke.dang.kai [n] tumbuhan yg tingginya mencapai 10 m, besar 20-30 cm, kulitnya dapat dibuat tali, daunnya dibuat obat; Glochidion molle
kedapatan ke.da.pat.an [v cak] (1) terdapat; didapati; ditemukan: di tempat itu ~ anak-anak sedang bermain gaple; (2) diketahui: ia ~ menggelapkan uang negara
kedaung ke.da.ung [n] (1) pohon kayu besar yg berbuah polong (spt buah petai), dapat dibuat obat, bijinya berwarna hitam dan tidak berbau; Parkia roxburghii; (2) biji kedaung
kedayan ke.da.yan [kl n] sanak saudara raja yg menjadi pengiring, inang, pengasuh
kedekai ke.de.kai [n] (1) pohon yg buahnya untuk ramuan obat; Terminalis chebula; (2) buah dr pohon kedekai
kedekik ke.de.kik [Lihat {kedekai}] [n] obat semacam garam yg berwarna hijau untuk mencegah kerusakan gigi: ia setiap hari menggosok gigi dng -- supaya giginya tidak mudah rusak [v] ke.de.kak-ke.de.kik v bekerja membanting tulang
kedera ke.de.ra [n] ikan laut, spt belanak kecil, Holocentrum rubrum
kedesaan ke.de.sa.an [n] yg berhubungan dng sifat atau keadaan desa; perihal daerah: dia mulai berlaku layaknya anak orang kaya, meninggalkan tradisi ~ yg selama ini masih dia genggam erat
kedinginan ke.di.ngin.an [a] terkena dingin; menderita dingin; kesejukan: anak itu ~ krn basah kuyup kehujanan; (2) a terlampau dingin; (3) n sifat (keadaan) dingin: ~ udara di luar mengharuskan kita berpakaian tebal
kedodoran ke.do.do.ran [a] (1) tidak rapi krn terlalu besar dsb (tt pakaian): bajunya rapi, tetapi celananya --; (2) ki tidak mampu melaksanakan sesuatu krn di luar batas kemampuan: kesebelasan tuan rumah ~ menghadapi kesebelasan lawan yg lebih tangguh
kedokteran ke.dok.ter.an [n] segala sesuatu yg berhubungan dng dokter atau pengobatan penyakit
kedua ke.dua [num] (1) nomor dua: anaknya yg ~ lahir kemarin; (2) kelompok yg terdiri atas dua (orang dan barang): ~ mobilnya disita kejaksaan
keefektifan ke.e.fek.tif.an [n] (1) keadaan berpengaruh; hal berkesan; (2) kemanjuran; kemujaraban (tt obat); (3) keberhasilan (tt usaha, tindakan); kemangkusan; (4) hal mulai berlakunya (tt undang- undang, peraturan)
keenakan ke.e.nak.an [n] kesenangan; kenyamanan; (2) a terlalu merasa enak; (3) v cak menjadi terbiasa (biasanya hal-hal yg kurang baik): jangan dibiasakan memanjakan anak, nanti dia ~ bermanja-manja pd setiap orang
kegirangan ke.gi.rang.an [n] kegembiraan; keriangan: ~ nya itu hanya beberapa detik, kemudian berganti dng kesedihan; (2) a sangat girang (gembira, riang gembira): mereka berteriak ~ spt anak-anak kecil
keheran-heranan ke.he.ran-he.ran.an [n] rasa terheran-heran: ~ nya thd sikap anaknya semakin memuncak
keheroikan ke.he.ro.ik.an [n] perihal heroik; kepahlawanan: krn kurang mengenal tokoh pewayangan spt Gatotkaca, Arjuna, Srikandi, anak-anak muda sekarang lebih senang pd ~ Rambo, Superman, dan Bionic Woman di layar perak dp kpd tokoh wayang itu
keibaan ke.i.ba.an [n] rasa pilu; rasa terharu; rasa sedih; rasa rawan; rasa belas kasihan: ~ ku tiba-tiba timbul setelah melihat anak yatim itu menangis
keibuan ke.i.bu.an [a] bersifat spt ibu (lemah lembut, penuh kasih sayang, dsb); kewanitaan: perasaan ~ biasanya cepat tumbuh pd anak perempuan
keintiman ke.in.tim.an [n] keakraban; kemesraan: dl waktu singkat telah terjadi ~ antara dua anak muda itu
kejailan ke.ja.il.an [n] perbuatan atau hal jail; kenakalan: kerusuhan itu terjadi krn ~ anak-anak muda di situ
kejamas ke.ja.mas [n] ramuan atau obat tradisional untuk mencuci rambut; langir
kejang pedet [Tern] gejala kekejangan dan kekakuan kaki pedet (anak sapi) krn kekurangan zat kapur atau krn gangguan alat pencernaan
kejar ke.jar [v] ber.ke.jar.an v berlari buru-memburu; saling (bergantian) mengejar: anak-anak ~ sambil bersenda gurau
kejer ke.jer [adv] terus-menerus menangis dng keras (spt tangis kanak-kanak): anak itu menangis --
kejujuran ke.ju.jur.an [n] sifat (keadaan) jujur; ketulusan (hati); kelurusan (hati): ia meragukan ~ anak muda itu
kekebik ke.ke.bik [n] (1) kamar tidur untuk anak istri; (2) kamar tidur
kelabat ke.la.bat [n] (1) tumbuhan yg dibudidayakan, bijinya dibuat campuran param atau digunakan sbg rempah, akarnya dapat dibuat obat-obatan; halba; Trigonella foenumgraecum; (2) biji kelabat; (3) akar kelabat
keladak ke.la.dak [n] (1) ampas (kotoran) yg mengendap pd bagian bawah cairan; (2) ki anak yg dilahirkan terakhir dl keluarga
kelahiran tidak diinginkan ke.la.hir.an tidak diinginkan kelahiran yg terjadi pd seorang wanita yg sebenarnya belum ingin atau sudah tidak ingin mempunyai anak lagi
kelak ke.lak [n] yg akan datang; kemudian hari: diharapkan agar anak ini -- menjadi orang yg berguna bagi nusa dan bangsa [n] burung, Macrophygia assimilis ? kelah
kelakanji ke.la.kan.ji [n] (1) tumbuhan yg berbatang ramping, tumbuh di sela-sela rumput, berkhasiat untuk obat disentri; (2) daun kela kanji
kelampauan ke.lam.pau.an [v] kelaluan; terlewati; telah didahului (oleh orang lain): anak gadis itu ~ , adiknya sudah kawin, ia belum
kelangsungan ke.lang.sung.an [n] (1) perihal berlangsungnya suatu kejadian: demi ~ pesta, sanak saudaranya bersedia menyumbang; (2) kelanjutan; ketahanan: pemerintah harus memelihara ~ serta kelestarian sumber daya alam; (3) keterusterangan; keterbukaan: aku sangat menghargai sikap ~ mu krn hal ini akan menjauhkan salah paham
kelapa hijau kelapa yg sabut mudanya, apabila dikupas, berwarna ungu, berguna untuk obat
kelara ke.la.ra [n] anak sembilang, Plotosus canius
kelasi ke.la.si [n] (1) awak kapal dng pangkat yg terendah; matros; (2) golongan pangkat paling rendah dl angkatan laut, mencakupi kelasi kepala, kelasi satu, dan kelasi dua [n] kera yg berhidung panjang; Hylobates leuciscus
kelek ke.lek [n] ke.lek-ke.lek n (1) kayu (besi dsb) pemegang pd jembatan (tangga dsb); (2) sandaran tangan pd kursi dsb [n] ke.lek-ke.lek.an n serambi (pd balai istana): maka segala anak raja itu ~ balai kiri kanan
kelemayuh ke.le.ma.yuh [n] (1) pohon, kulit batangnya dapat dibuat obat; (2) kulit kelemayuh [n] penyakit yg disebabkan oleh matinya jaringan tubuh; gangraena
kelenjar adrenal [Dok] kelenjar endokrin (kelenjar buntu) di atas ginjal yg menghasilkan hormon; anak ginjal
kelenjar susu kelenjar pd manusia dan ternak mamalia yg mulai membesar, berfungsi mengeluarkan susu setelah ternak mencapai dewasa dan setelah beranak
kelentit ke.len.tit [n] daging atau gumpal jaringan kecil yg terdapat pd ujung lubang vulva (lubang pukas); klitoris; coles feminimus [n] tumbuhan rumput, biasa digunakan untuk obat; Clitoria ternatea
kelereng ke.le.reng [n] (1) biji buah lerak; (2) bola kecil dr kaca (tanah liat atau batu), dipakai dl permainan anak-anak; gundu; keneker; kelici; guli
kelewatan ke.le.wat.an [a] keterlaluan: anak itu nakalnya sudah ~
kelilipan ke.li.lip.an [v] kemasukan kelilip (tt mata): anak itu ~ saat naik sepeda
kelinci percobaan kelinci yg dipelihara untuk mencobakan obat-obat, bahan kimia, dsb, yg masih dl penyelidikan; (2) ki orang yg pertama-tama dimanfaatkan sbg percobaan
kelompok bibit kelompok hewan yg terdiri atas hewan jantan dan betina yg dikenakan proses pemuliaan dan berfungsi sbg penghasil anak bibit
kelompok umur kelompok orang berdasarkan umur, msl anak-anak, remaja, dewasa
kelon ke.lon [Jw v] me.nge.loni v memeluk (anak dsb) dng kasih sayang sambil berbaring supaya tidur
kelor ke.lor [n] (1) pohon merunggai, daunnya dibuat sayur atau obat; Moringa oleifera; (2) daun kelor; kelentang
keluangsa ke.lu.ang.sa [kl n] keluarga (untuk orang baik-baik); sanak saudara
keluaran ke.lu.ar.an [n] (1) yg dikeluarkan (dihasilkan, diterbitkan, dsb): buku ini ~ Balai Pustaka; (2) yg berasal dr: batik ~ Yogyakarta; (3) yg telah keluar (tamat, berhenti) dr (sekolah dsb): anak-anak ~ SMP I mengadakan reuni; (4) yg ada di luar (yg tidak turut campur dsb): orang ~ tidak boleh turut campur; (5) kl orang di luar kalangan istana: akan anakanda ini terlalulah baik sekali parasnya pd hati beta tiada patut ia bersuami orang ~; (6) Man hasil kegiatan produksi; (7) Man laju produksi barang yg dihasilkan pabrik, mesin, atau satuan produksi yg lain dl jangka waktu tertentu
keluarga ke.lu.ar.ga [n] (1) ibu dan bapak beserta anak-anaknya; seisi rumah: seluruh -- nya pindah ke Bandung; (2) orang seisi rumah yg menjadi tanggungan; batih: ia pindah ke Jakarta bersama -- nya; (3) (kaum -- ) sanak saudara; kaum kerabat: ia sering berkunjung ke Jakarta krn banyak -- nya tinggal di sana; (4) satuan kekerabatan yg sangat mendasar dl masyarakat
keluarga batih [Antr] keluarga yg hanya terdiri atas suami, istri (suami atau istri) dan anak; keluarga inti
keluarga besar keluarga yg tidak hanya terdiri atas suami, istri, dan anak, tetapi juga mencakup adik, kakak ipar, keponakan, dsb: -- bilateral Antr keluarga yg didasarkan pd hubungan kekerabatan dr pihak ayah dan pihak ibu
keluarga elementer keluarga yg terdiri atas suami, istri, dan anak-anak
keluarga parsial keluarga yg hanya terdiri atas suami dan istri tanpa anak
keluarga retak keluarga yg hubungan antara ayah dan ibu serta anak-anaknya tidak harmonis
keluarga sedarah sanak saudara yg ada hubungan keturunan
kelulusan ke.lu.lus.an [n] (1) keguguran (melahirkan anak sebelum masanya); (2) hal (keadaan) lulus (ujian dsb): ibu sangat gembira mendengar berita ~ anaknya itu
kemajiran ke.ma.jir.an [n] keadaan tidak dapat beranak; kemandulan: banyak -- yg disebabkan oleh kelebihan lemak dan berat badan
kemanjuran ke.man.jur.an [n] keadaan (hal, sifat) manjur: -- obat itu telah terbukti
kemarin ke.ma.rin [n] hari sebelum hari ini: -- anak-anak tidak masuk sekolah
kemarin dulu dua hari sebelum hari ini; -- sore ki belum tahu apa-apa; belum berpengalaman: mana dia tahu, dia kan anak -- sore
kematangan ke.ma.tang.an [n] hal matang: penelitian tt -- anak untuk bersekolah; (2) a terlampau matang: durian itu jatuh krn -; (3) n keadaan individu dl perkembangan sepenuhnya yg ditandai oleh kemampuan aktual dl membuat pertimbangan secara dewasa
kematian ke.ma.ti.an [n] perihal mati: -- itu disebabkan oleh penyakit disentri; (2) v menderita krn salah seorang meninggal: ia belum lama ini -- anak sulungnya; (3) v ki menderita krn sesuatu yg mati: perahu -- angin
kembang semangkok pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut, Scaphium affinis
kembar kem.bar [a] (1) sama rupanya (keadaannya): anak-anak kucing itu berwarna -- , kelima-limanya belang tiga; (2) dilahirkan bersama-sama dr satu ibu (tt anak): anak -- biasanya berwajah mirip; (3) rangkap; dobel (tt nomor kendaraan, majalah, dsb)
kembar dampit kembar dua (tt anak), seorang laki-laki dan seorang perempuan
kemejan ke.me.jan [n] jenis hiu kia-kia; Zhinobatidae
kemenakan ke.me.na.kan [n] anak saudara (adik atau kakak)
kemesraan ke.mes.ra.an [n] hal yg bersifat mesra: anak itu memerlukan -- dr orang tuanya
kemit hantar pesuruh; -- tubuh ark pakaian atau barang perhiasan yg diberikan sbg tanda kasih: anak angkat penyadap itu bergelang --
kemopsikiatri ke.mo.psi.ki.a.tri [n Dok] penggunaan obat dl pengobatan gangguan mental dan emosional; psikofarmakologi
kemudahan ke.mu.dah.an [n] (1) hal (sifat) mudah; keadaan mudah: untuk melaksanakan rencana itu harus dipertimbangkan -- dan kesulitannya; (2) sesuatu yg dapat mempermudah dan memperlancar usaha: para perajin memperoleh berbagai -- dr pemerintah
kemukus ke.mu.kus [n] tumbuhan merambat (asli Indonesia) termasuk suku lada-ladaan, daun berbentuk bulat telur dng ujung meruncing dan berbulu pd bagian bawah, bunga berupa butir, buah berbentuk bundar merah digunakan sbg obat penyakit kelamin, desentri, penyakit saluran kencing, dan bronkitis; lada berekor; Piper cubeba [n] bintang berekor; komet
kemunting ke.mun.ting [n] (1) tumbuhan perdu, daunnya dapat dimakan, berasa sepat, biasa digunakan untuk ramuan obat sakit perut; Rhodomyrtus tomentosa; (2) daun kemunting; -- bukit tumbuhan melata, Anplectrum divaricatum
kemut ke.mut [v] me.nge.mut v (1) bergerak naik turun (spt mulut orang ketika mengunyah): nenek sedang makan sirih, mulutnya ~; (2) berjalan perlahan-lahan (lambat-lambat) hampir-hampir terjatuh; terhuyung-huyung: pemabuk itu berjalan ~ memaksakan diri pulang; (3) cak menahan makanan di dl mulut (kadang-kadang dng mengunyah-ngunyah atau mengisap-isap, tidak segera menelannya); mengulum: anak kecil senang ~ gula-gula
kemutul ke.mu.tul [n] (1) pohon yg kayunya keras dan liat, getahnya biasa dipakai untuk obat kudis, Cratoxylon formosum; (2) kayu kemutul
ken [kl n] sebutan untuk anak laki-laki dan anak perempuan ( -- Arok, -- Dedes) [n Olr] kepalan; jurus (dl olahraga kempo)
kena ke.na [v] (1) bersentuhan (dng); terantuk (pd): ujung tombak itu -- pd tengkuk pencuri itu; (2) tepat pd sasarannya; tidak luput: burung itu ditembaknya, tetapi tidak --; (3) tertimpa (oleh); mengalami; menderita (sesuatu); mendapat atau beroleh suatu perbuatan: sekarang banyak anak -- penyakit cacar; (4) tidak bebas dr (aturan, pajak, dsb): tidak ada yg terkecuali, semuanya -- aturan ini; (5) tepat benar; sesuai benar; cocok; berpatutan (berpaduan); sedang dan patut (tt pakaian dsb): pantun ini tidak -- sajaknya
kena sembur kena jampi-jampi (kunyahan obat-obatan dsb yg disemprotkan dr mulut); (2) cak kena marah; dimaki-maki
kenan ke.nan , ber.ke.nan v (1) merasa senang (suka, sudi, setuju): kami mohon Bapak ~ memimpin sidang pd pertemuan kita nanti; (2) dng segala senang hati (dipakai sbg kata penghormatan kpd orang besar): rombongan Presiden ~ mengunjungi daerah yg tertimpa malapetaka itu [n] noda pd kulit yg merupakan bawaan sejak lahir (msl tahi lalat): anak yg hilang itu mempunyai -- berupa warna merah pd pelipis kanannya
kenes ke.nes [cak a] (1) lincah dan menawan hati (tt sikap anak kecil) banyak bicara dan banyak tingkah yg menyenangkan; (2) suka bergaya dan bertingkah laku dibuat-buat supaya menarik perhatian; genit; keletah; (3) bangga akan keadaan dirinya; bermegah diri; mengagungkan diri
kenidai ke.ni.dai [n] (1) pohon yg tingginya antara 8-20 m, tumbuh di daerah tropis dan subtropis di pesisir pantai, daunnya dapat dijadikan obat perut; Bridelia (bermacam-macam jenisnya spt -- babi, Bridelia stipularis; -- hutan, Bridelia pustalata; (2) daun kenidai
kentut ken.tut, ken.tut.an [n] (1) tumbuhan yg daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan untuk obat sakit perut dsb; Paederia foetida; (2) daun kentutan
kenyut ke.nyut [v] me.nge.nyut v mengisap (puting susu, dot, dsb); menyusu; menetek: anak yg sakit itu sudah dua hari segan ~ susu
keparat ke.pa.rat [n] (1) kafir; tidak bertuhan; (2) kas bangsat; jahanam; terkutuk (kata makian): engkau ini anak -- [Lihat {kafarat}]
kepedihan ke.pe.dih.an [n] rasa pedih; (2) n kesakitan hati; (3) a sangat sakit: anak itu menangis ~ bila lukanya dicuci
kepeningan ke.pe.ning.an [a] menderita pening (pusing): anak itu ~ setelah merokok terlalu banyak; (2) n perihal pening: ~ nya disebabkan oleh banyaknya masalah yg harus dipecahkan
kepergian ke.per.gi.an [n] (1) hal pergi; keberangkatan; (2) ki kematian; hal meninggal dunia: ia menangisi ~ anaknya ke hadapan Allah
kepiatuan ke.pi.a.tu.an [n] perihal kesendirian, tidak bersanak saudara
kepik air kepik yg hidup di air (sering memangsa telur atau anak ikan); Hydrocorisae
kepintaran ke.pin.tar.an [n] (1) kepandaian; kecakapan: kelincahan dan ~ nya boleh diuji; (2) kecerdikan; (3) kemahiran: ~ nya membuat mainan anak-anak sudah terlihat sejak ia berumur lima belas tahun
keponakan ke.po.na.kan [n] anak saudara; kemenakan
kepuh ke.puh , me.nge.puh v melembung (menggelembung) krn penuh berisi angin atau kena angin (tt layar dsb) [n] (1) pohon berbatang lurus, tingginya mencapai 30 m, bunganya berwarna merah, berbau busuk, daunnya mudah rontok, buahnya berupa bumbung, kulit buahnya tebal berwarna merah sbg obat untuk menghentikan perdarahan pd hidung, bijinya hitam dapat digunakan sbg obat batuk, mengandung minyak yg biasa digunakan sbg minyak goreng atau minyak lampu; Sterculia foetida; (2) biji kepuh , ke.puh-ke.puh n selepa tempat gambir, pinang, tembakau, dsb untuk makan sirih
kepulaga ke.pu.la.ga [n] (1) tumbuhan, bijinya dibuat obat dsb, berbau harum; Amomum cardamomum; (2) biji kepulaga
keputraan ke.put.ra.an [n] tempat tinggal anak-anak laki-laki raja di keraton; (2) v kelahiran tt anak raja
kerabat ke.ra.bat [n] (1) yg dekat (pertalian keluarga); sedarah sedaging: masih -- dng engkau; (2) keluarga; sanak saudara: kaum --; (3) keturunan dr induk yg sama yg dihasilkan dr gamet yg berbeda
kerabat kerja sekelompok petugas sepekerjaan yg tergabung sementara untuk melaksanakan tugas yg sama
kerajaan parlementer ke.ra.ja.an parlementer negara yg kekuasaannya di bawah seorang raja yg pemerintahannya dilaksanakan berdasarkan konstitusi (UUD) dan wakil rakyat (parlemen) memegang kedaulatan tertinggi
kerajat ke.ra.jat [ark n] anak rambut yg tumbuh di dahi [kl n] pajak; bea: hamba ini dititahkan oleh raja mengambil cukai -- di tengah laut ini
keramunting ke.ra.mun.ting [n] (1) tumbuhan yg tingginya antara 0,5 m-1,25 m, bunganya indah berwarna merah hijau, buahnya bulat berwarna merah kecokelat-cokelatan dan enak dimakan, daunnya dapat digunakan sbg obat luka; kemunting; Rhodomyrtus tomentosa; (2) buah keramunting
kerangkeng ke.rang.keng [n] (1) kurungan berpagar besi (tempat harimau dsb); (2) bilik berterali besi (tempat orang hukuman); (3) tempat untuk mengurung anak kecil
keras tulang tumbuhan yg akarnya dapat dibuat menjadi kapur barus, daunnya dibuat obat, Chilorantus officinalis; (2) ki kuat
keras ke.ras [a] (1) padat kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah: besi dan batu tergolong barang yg --; (2) ki gigih; sungguh-sungguh hati: ia berusaha -- untuk menyelesaikan sekolahnya; (3) ki sangat kuat; sangat teguh: mereka berpegang -- pd adat-adat lama; (4) ki dng cepat (tt naik turunnya harga barang): harga barang naik --; (5) ki membahayakan nyawa; payah (tt sakit): ia diminta agar segera pulang krn ayahnya sakit --; (6) ki hebat; menjadi-jadi: tekanan musuh semakin --; (7) ki tidak mengenal belas kasihan: sikap dan tindakannya sangat --; (8) ki tidak lemah lembut: ia memang -- tabiatnya; (9) ki bersifat mengharuskan (memaksa, tegas, dan betul-betul): dilarang -- berjalan di sini; (10) ki kuat, ketat, dan sungguh-sungguh: gedung parlemen dijaga -- oleh alat-alat negara; (11) ki kencang, cepat (tt hembusan angin): angin bertiup dng -- nya; (12) ki deras (tt arus air): sungai ini tidak berapa -- alirannya; (13) ki nyaring (tt suara): ia menjawab dng suara --; (14) ki lebat sekali (tt curah hujan): semalam hujan --; (15) ki dapat memusingkan; berat (tt rokok, tembakau): untuk saya cerutu ini terlalu --; (16) ki dapat memabukkan (tt minuman): ia mabuk krn terlalu banyak minum minuman --; (17) ki terlampau kuat daya reaksinya (tt obat): krn termasuk obat -- , obat ini tidak dijual bebas; (18) ki sangat merangsang (tt bau): biang cuka ini -- baunya; (19) ki sukar dibuka atau ditarik (tt baut, sekrup, paku): bautnya -- , sukar dibuka; (20) ki liat (tt daging): dagingnya -- , sukar dikunyah; (21) ki tidak memegas lagi (tt per mobil): mobil ini pernya sudah -- sehingga kurang enak lagi untuk dinaiki lihat buah keras
kereng ke.reng [Jw a] (1) keras segala perintahnya (thd anak dsb); garang; (2) Jk hitam pekat (tt pensil dsb); tebal (sehingga tampak spt orang pemarah): hidungnya mancung, alisnya --
kerewelan ke.re.wel.an [n] perihal rewel; sifat-sifat rewel: Anda harus siap menghadapi ~ anak selama liburan
keriaan ke.ri.a.an [n] (1) kegembiraan; kegirangan: berita tt keberhasilan anaknya diterimanya dng ~ yg besar; (2) pesta (perkawinan, khitanan, dsb): ~ khitanan anaknya diramaikan dng orkes dangdut
kerja ker.ja [n] kegiatan melakukan sesuatu; yg dilakukan (diperbuat): -- nya makan dan minum saja; (2) n sesuatu yg dilakukan untuk mencari nafkah; mata pencaharian: selama lima tahun -- nya berdagang; (3) n perayaan yg berhubungan dng perkawinan, khitanan, dsb; pesta perjamuan: -- nikah akan dilaksanakan pd tanggal 10 Syawal; (4) n cak pekerjaan: menguli adalah -- yg memerlukan tenaga fisik; (5) v cak bekerja: hari ini ia tidak -- krn sakit
kerja tulis pekerjaan yg merupakan keterampilan melaksanakan administrasi perkantoran yg dilakukan oleh karyawan disertai penguasaan menangani alat bantu tulis spt mesin tik, mesin hitung, dan komputer
kermak ker.mak [n] (1) tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat sakit kepala; Alternanthera sessilis; (2) daun kermak
kermak jantan tumbuhan obat; Eclipta alba
kerubut ke.ru.but [v] , me.nge.ru.buti v (1) datang banyak-banyak hendak melihat, membeli, dsb; mengerubungi: pagi-pagi anak-anak sudah ~ tukang es; (2) mengeroyok: para pemuda sudah siap ~ penjahat yg akan mengganggu kampungnya [n] benalu yg banyak bunganya; ambai-ambai; Rafflesia hasseltii
kesayangan ke.sa.yang.an [n] cinta kasih: -- kpd cucu kadang-kadang lebih dp -- kpd anak; (2) a kesukaan: balap mobil adalah hobi -- mereka; (3) n orang, binatang, dsb yg sangat disayang: ia adalah satu-satunya -- orang tuanya krn ia anak tunggal; (4) kekasih: hubungan dng -nya terputus krn tidak mendapat restu orang tuanya [n] perasaan menyesal (tidak rela, tidak ikhlas, dsb)
kesimbukan ke.sim.bu.kan [n] (1) tumbuhan, daunnya berbau tidak sedap, biasa digunakan sbg obat sakit perut atau dimasak bersama parutan kelapa muda, sbg botok; Saprosma arboreum; (2) daun kesimbukan
kesot ke.sot [v] ber.ke.sot v maju berangsur-angsur dng menggeserkan pantat (spt anak yg belum pandai berjalan, orang lumpuh)
kesunyian ke.su.nyi.an [n] (1) perihal sunyi; keheningan; kelengangan; kesenyapan: siulan burung itu memecah -- malam; (2) merasa sunyi (krn seorang diri dsb); kesepian: semenjak anak istrinya pergi, ia --
ketai ke.tai [a] ber.ke.tai-ke.tai v (1) pecah (hancur, remuk, dsb) menjadi kecil-kecil (tt bangkai, kayu); (2) sobek kecil-kecil: baju anak itu ~ digigit-gigit anjing [a] paling kalah (tt bermain kartu)
ketang ke.tang [ark a] (1) erat mengikat (spt memakai ikat pinggang yg erat); (2) sempit atau ketat (tt baju): kemeja anak itu terlalu -- [n] ikan laut; kendang, Scatophagus argus; -- lada ikan laut, Siganidae , -- tanduk n tumbuhan jenis pakan jantan; Kibara chartacea /kEtang/, -- kenari ketam besar dan kuat yg hidup di daerah pantai yg berbatu, biasa makan buah nyiur (terdapat di Ternate dan sekitarnya)
ketap-ketip ke.tap-ke.tip [v] kedap-kedip (tt mata): waktu dimarahi anak itu menunduk saja sambil ~
ketekunan ke.te.kun.an [n] perihal tekun; kekerasan dan kesungguhan (bekerja); keasyikan: dng penuh ~ dia bekerja mencari nafkah sehingga kebutuhan anak dan istrinya terpenuhi
ketok kadal permainan anak-anak yg menggunakan dua bilah bambu yg panjangnya tidak sama, bilah yg panjang untuk memukul atau melontarkan bilah yg pendek
ketumpang ke.tum.pang [n] (1) tumbuhan perdu, tumbuh di tempat lembap, digunakan sbg campuran obat kejang perut; (2) daun ketumpang
keturunan ke.tu.run.an [n] (1) anak cucu; generasi; angkatan: ~ raja; (2) kemasukan (orang halus dsb); (3) hal turun: ~ harga barang-barang disebabkan oleh banyaknya persediaan; (4) menderita atau mendapat sesuatu (penyakit dsb) yg menurun dr generasi sebelumnya: ia ~ buta warna
keturunan menyambung ke.tu.run.an menyambung anak angkat atau anak pungut (bagi orang yg tidak beranak)
kewajiban ke.wa.jib.an [n] (1) (sesuatu) yg diwajibkan; sesuatu yg harus dilaksanakan; keharusan: tugas penelitian sudah merupakan ~ bagi setiap calon sarjana; (2) pekerjaan; tugas: aku akan melaksanakan tugas ~ ku dng saksama; (3) Huk tugas menurut hukum
khalifah kha.li.fah [n] (1) wakil (pengganti) Nabi Muhammad saw. setelah Nabi wafat (dl urusan negara dan agama) yg melaksanakan syariat (hukum) Islam dl kehidupan negara; (2) (gelar) kepala agama dan raja di negara Islam; (3) penguasa; pengelola: manusia diciptakan Allah sbg -- di muka bumi
khamzab kham.zab [Ar n] anak setan yg bertugas mengacaukan orang yg sedang melakukan salat
khasiat kha.si.at [n] faedah (kegunaan) yg bersifat khas; kekuatan (kegunaan, faedah) yg istimewa (tt obat, azimat, dsb): sekarang sedang diselidiki -- obat-obatan Indonesia asli
khataman kha.tam.an [n] upacara selesai menamatkan Alquran: para santri diundang pd waktu ~ anaknya
khiar khi.ar [n] pilihan yg terbaik antara dua perkara untuk dilaksanakan atau ditinggalkan
khitanan massal khi.tan.an massal khitanan sejumlah anak sekaligus
khusus khu.sus [a] khas; istimewa; tidak umum: untuk anak buta tersedia buku bacaan --
kias ki.as [n] (1) perbandingan (persamaan); ibarat; contoh yg telah ada (terjadi): berita itu hendaklah diambil -- nya saja; (2) sindiran: ia sama sekali tidak merasakan -- temannya itu; (3) contoh (model) yg telah ada; analogi: kata "pemuda-pemudi" sebenarnya mengambil -- kata "putra-putri"; (4) alasan (hukum) yg berdasarkan perbandingan atau persamaan dng hal yg telah terjadi (dl hukum Islam) [n] kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi; ilmu kias, ilmu sihir
kijang-kijang ki.jang-ki.jang [n] karang berduri, warnanya merah, dan dipakai sbg obat
kimia farmasi cabang kimia tt susunan, pembuatan, dan pengujian obat-obatan
kina ki.na [n] (1) pohon yg termasuk genus Cinchona, rasa kulit batangnya sangat pahit, digunakan sbg obat antimalaria; Chinchona succirubra; (2) kulit kina
kinine ki.ni.ne [n] obat berupa pil dibuat dr kulit pohon kina; obat (pil) antimalaria
kira-kira ki.ra-ki.ra [adv] lebih kurang: ~ 50 orang anak sekolah ikut berlatih kegiatan Palang Merah Remaja; (2) adv agaknya; barangkali; mungkin (hampir pasti): ~ ia tidak akan berani melawan saya; (3) n dugaan; sangka-sangka; agak-agak: jangan ~ saja, katakan setepat-tepatnya; (4) n hitungan; taksiran; rancangan (pengeluaran uang dsb): menurut ~ , dia akan beruntung Rp100.000,00; (5) v timbang-timbang; pikir-pikir dulu: kalau bicara ~ agar tidak menyakiti hati orang lain
kirik ki.rik [v] , me.ngi.rik v berdiri bulu roma [Jw n] anak anjing
kiris ki.ris [n] (1) pohon kayu, akarnya dipakai untuk ramuan obat dan buahnya dapat dimakan, Belamcanda chinensis; (2) akar kiris; (3) buah kiris
klenik kle.nik [n cak] kegiatan perdukunan (pengobatan dsb) dng cara-cara yg sangat rahasia dan tidak masuk akal, tetapi dipercayai oleh banyak orang
klinik kli.nik [n Dok] (1) (bagian) rumah sakit atau lembaga kesehatan tempat orang berobat dan memperoleh advis medis serta tempat mahasiswa kedokteran melakukan pengamatan thd kasus penyakit yg diderita para pasien; (2) balai pengobatan khusus: -- keluarga berencana; -- penyakit paru-paru; (3) organisasi kesehatan yg bergerak dalam penyediaan pelayanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan), biasanya thd satu macam gangguan kesehatan
klinisi kli.ni.si [n] orang yg berkecimpung dl bidang pengembangan ilmu kedokteran: dng susah payah, para -- berusaha menemukan obat penyakit kanker
kloral klo.ral [n Kim] zat cair spt minyak tanpa warna (CCL3CHO) terbentuk dr klor dan alkohol dan dapat merangsang rasa mengantuk (kadang-kadang digunakan sbg obat tidur)
klorokuin klo.ro.ku.in [n Far] obat penyakit malaria (biasanya berupa tablet); C18H26ClN3
kobak ko.bak ? kubak [n] (1) permainan anak-anak dng cara melemparkan karet dsb ke dalam lubang di tanah; (2) permainan judi dng melemparkan uang (logam) ke dalam lubang di tanah
kocok ko.cok [v] guncang (tt obat dl botol dsb): -- dulu obat itu sebelum diminum
kocolan ko.col.an [Jk n] anak ikan gabus yg kecil (untuk dijadikan umpan pd waktu mengail)
kodein ko.de.in [n Dok] alkaloid bersifat narkotik lembut, terbuat dr candu, biasanya untuk mengobati batuk berat; C18H21NO
koedukasi ko.e.du.ka.si [n Dik] sistem pendidikan yg memberikan pelajaran kpd anak laki-laki dan perempuan secara bersama-sama di dl satu ruangan; pendidikan campuran
koersi ko.er.si [n] (1) Sos bentuk akomodasi yg prosesnya dilaksanakan dng menggunakan tekanan sehingga salah satu pihak yg berinteraksi berada dl keadaan lemah dibandingkan dng pihak lawan; (2) Kom sistem komunikasi yg menggunakan paksaan dan kekerasan
kokaina ko.ka.i.na [n] (1) Far zat dr daun koka, dipakai sbg obat pembiusan setempat sehingga tidak berasa sakit; (2) Kim zat tanpa warna, sangat sukar larut dl air, larut dl 10 bagian etanol, diperoleh dr daun koka; Erythroxylium coca dan Erythroxylium truxillense; C17H21NO4
kokainisasi ko.ka.i.ni.sa.si [n Dok] pembiusan atau pengobatan dng kokaina
kokot ko.kot [n] (1) besi (kawat) yg dibengkokkan untuk memaut; gembok; (2) bengkok dan melekat (tt jari tangan, kaki,dsb); kerukut [v] me.ngo.kot v melayani; memelihara: ~ anak sakit
kola ko.la [n] (1) Bot tumbuhan yg termasuk keluarga Sterculiaceae, bijinya mengandung kafeina, dapat dipakai sbg obat penyegar (antara lain, dicampurkan ke dl minuman dingin); (2) biji kola
kolesom ko.le.som [n Far] akar yg dibuat obat kuat; ginseng
kolok ko.lok [Lihat {kuluk}] [Jk a] manja (untuk anak-anak)
komidi ko.mi.di [n] (1) pertunjukan berbagai kepandaian gerak badan (menjengkolet, meniti kawat, dsb); akrobat; (2) pertunjukan keterampilan: -- kuda
komidi putar permainan untuk anak-anak yg berupa roda besar yg dapat berputar pd sumbunya secara tegak atau mendatar, diberi tempat duduk berupa kursi, kuda-kudaan, dsb
komisariat ko.mi.sa.ri.at [n] (1) jabatan atau kantor komisaris; (2) kantor kepala polisi di suatu daerah (zaman dulu; sekarang disebut wilayah kepolisian); (3) kantor anak cabang suatu organisasi
komisi Pemilihan Umum lembaga atau badan yg dibentuk oleh presiden yg terdiri atas wakil pemerintah dan partai politik untuk melaksanakan pemilihan umum, dipimpin oleh seorang ketua dr salah satu wakil tsb
komisioner ko.mi.si.o.ner [n] orang yg bertugas melaksanakan penjualan barang dagangan milik pemerintah atau orang lain dng menerima imbalan dr keuntungan
komite ko.mi.te [n] sejumlah orang yg ditunjuk untuk melaksanakan tugas tertentu (terutama dl hubungan dng pemerintahan); panitia: ia menjadi anggota -- Nasional Pemuda Indonesia
konglomerat kong.lo.me.rat [n] (1) pengusaha besar yg mempunyai banyak perusahaan atau anak perusahaan; (2) perusahaan besar yg beranggotakan berbagai macam perusahaan dan bergerak dl bidang usaha yg bermacam-macam; (3) massa atau campuran yg terjadi dari bermacam-macam unsur; (4) Geo batuan sedimen yg dibangun oleh kerakal bundar atau pecahan batuan, bergaris tengah lebih dr 4 mm dan yg tersemen, membentuk massa yg padu
konjungsi subordinatif [Ling] konjungsi yg menghubungkan anak kalimat dan induk kalimat atau menghubungkan bagian dr kalimat subordinatif
konsistensi kon.sis.ten.si [n] (1) ketetapan dan kemantapan (dl bertindak); ketaatasasan: kebijakan pemerintah mencerminkan suatu -- dl menghadapi pembangunan yg sedang kita laksanakan; (2) kekentalan: -- agar-agar; (3) kepadatan, kepejalan, atau ketetalan jaringan yg menyusun bagian tubuh buah; (4) Geo (a) ketahanan suatu material terhadap perubahan bentuk atau perpecahan; (b) derajat kohesi atau adhesi massa tanah
konsul jenderal konsul utama yg ditugasi melaksanakan tugas konsul, di tempat penting, atau yg mempunyai kewenangan membawahkan beberapa konsul
konsultasi medis perundingan antara pemberi dan penerima layanan kesehatan yg bertujuan mencari penyebab timbulnya penyakit dan menentukan cara pengobatannya
kontraktor kon.trak.tor [n] pemborong: pembangunan jalan raya itu dilaksanakan oleh -- asing
kontrasepsi kon.tra.sep.si [n] cara untuk mencegah kehamilan (dng menggunakan alat atau obat pencegah kehamilan, spt spiral, kondom, pil antihamil)
kontraseptif kon.tra.sep.tif [a] bersifat mencegah kehamilan: harus dipertimbangkan juga akibat sampingan dr penggunaan obat --
konvulsan kon.vul.san [n Far] obat yg menyebabkan kenyang
koordinasi ko.or.di.na.si [n] (1) perihal mengatur suatu organisasi atau kegiatan sehingga peraturan dan tindakan yg akan dilaksanakan tidak saling bertentangan atau simpang siur; (2) Ling penggabungan satuan gramatikal yg sederajat dng konjungsi koordinatif
kopaiba ko.pa.i.ba [n Kim] resin aromatik yg digunakan untuk obat
korenah ko.re.nah [Mk n] kelakuan; perangai: -- anak itu sangat menyenangkan hati orang tuanya
koreng ko.reng [a] loreng; coreng; belang: anjing -- [n] luka yg bernanah dan membusuk; borok: salep ini sangat manjur untuk mengobati --
korosif ko.ro.sif [n] (1) Far obat yg mengikis jaringan organ secara kimia atau secara peradangan; (2) bahan yg menyebabkan pengikisan
kosmetik kos.me.tik /kosmEtik/ (1) a berhubungan dng kecantikan (tt corak kulit); (2) n obat (bahan) untuk mempercantik wajah, kulit, rambut, dsb (spt bedak, pemerah bibir)
kotak sarang [Tern] kotak tempat kelinci bersarang dan beranak
kotor ko.tor [a] (1) tidak bersih; kena noda: pakaian-pakaian -- harus dicuci; (2) banyak sampahnya (barang bekas, barang busuk, dsb); jorok; menjijikkan: parit-parit yg -- akan mendatangkan penyakit; (3) melanggar kesusilaan; tidak patut; keji: anak yg kurang ajar gemar mengucapkan kata-kata --; (4) tidak mengikuti aturan; tidak jujur: mereka dapat menang krn bermain --; (5) (berat, isi, gaji, dsb) sebelum dikurangi wadah (pajak, dsb); bruto: berat -- 50 kg, berat bersih 48 kg
koyak-koyak ko.yak-ko.yak [a] robek-robek: anak muda yg berkostum jaket hitam dan celana hitam ~ itu ternyata pelukis berbakat
koyok ko.yok [n] anjing yg tidak dipiara orang; anjing liar [n] obat tempel (spt plester) yg berkhasiat menyembuhkan rematik, keseleo, dan masuk angin
krosboi kros.boi [n cak] anak berandal
kuah tumpah (tertuang) ke nasi [pb] (1) dikatakan kpd anak yg dikawinkan dng kemenakan; (2) ki sudah sewajarnya
kualon ku.a.lon [Jw n] bukan darah daging sendiri (dipakai dl gabungan kata, spt anak -- , ibu -- ); tiri
kuar ku.ar [v] me.ngu.ar.kan v mengulurkan (tongkat dsb) untuk meraba-raba: orang buta itu ~ tongkatnya untuk mencari jalan [n] burung yg keluar dr persembunyiannya pd malam hari; kuak [kl a] diperoleh dr hubungan yg tidak sah (tt anak); haram jadah: anak -- [n] lingsa yg baru menetas
kuasa ku.a.sa [n] kemampuan atau kesanggupan (untuk berbuat sesuatu); kekuatan; (2) n wewenang atas sesuatu atau untuk menentukan (memerintah, mewakili, mengurus, dsb) sesuatu: sekretaris tidak diberi -- untuk menandatangani surat yg penting itu; (3) n pengaruh (gengsi, kesaktian, dsb) yg ada pd seseorang krn jabatannya (martabatnya); (4) v mampu; sanggup: ia tiada -- mencegah perbuatan anaknya; (5) n orang yg diserahi wewenang [ark n] angkus; kusa: sambil memegang -- beremas, ia berdiri di samping gajah
kucing-kucingan ku.cing-ku.cing.an [v] kucing-kucing; (2) v berlaku (bersifat) spt kucing (satu pihak mengejar, pihak lain bersembunyi, apabila si pengejar sedang lengah, yg dikejar muncul dan berkeliaran untuk kemudian bersembunyi kembali): para pengemudi becak tsb ~ dng polisi lalu lintas; (3) v main sembunyi-sembunyian (tt permainan anak-anak); (4) n mainan (boneka) yg menyerupai kucing; bukan kucing sebenarnya; kucing tiruan
kuat ku.at [a] (1) banyak tenaganya (gayanya, dayanya); mampu mengangkat (mengangkut dsb) banyak: meskipun kurus, lembu itu sangat --; (2) tahan (tidak mudah patah, rusak, putus, dsb); awet: meskipun murah, sepatu ini -- sekali; (3) tidak mudah goyah (terpengaruh); teguh (tt iman, pendirian, kemauan, dsb): kemauannya -- sekali; imannya --; (4) ketat (tt pertahanan, penjagaan, dsb): penjagaan di daerah itu sangat --; (5) tahan (menderita sakit dsb): beliau merasa tidak -- lagi menahan sakitnya; (6) kencang (tt angin): bertiup angin yg -- dr arah buritan sehingga perahu dapat melaju; (7) berat (tekanannya): sangat -- tekanannya; (8) keras; nyaring: teriakannya sangat -- hingga memekakkan telinga; (9) erat (tt ikatan): kurang -- ikatannya sehingga mudah terlepas; (10) mampu dan kuasa (berbuat sesuatu): anak-anak muda biasanya -- makan dan -- pula bekerja; (11) mempunyai keunggulan (kecakapan dsb) dl suatu pengetahuan (kecakapan): ia -- di bidang bahasa dan -- pula di bidang fisika
kukusan ku.kus.an [n] (1) barang anyaman (bakul) berbentuk kerucut untuk mengukus nasi (menanak nasi di dandang); (2) hasil mengukus
kulasentana ku.la.sen.ta.na [kl n] keluarga; sanak keluarga
kulim ku.lim [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 25 m, tumbuh di hutan dataran rendah, kulit pohonnya menghasilkan tanin, buahnya untuk obat, kayunya kuat dan tahan lama, dapat dijadikan bahan bangunan, bantalan kereta api, tiang listrik (telepon), bahan industri, kayu lapis, dan bahan pembuat kapal; Scorodocarpus borneensis; (2) buah kulim; (3) kayu kulim
kulit daging [ki] sanak saudara (kaum keluarga)
kulit lawang pohon, kulitnya dibuat rempah-rempah dan minyaknya dibuat obat; Cinnamomun culilawan
kulit manis pohon yg kulitnya manis (banyak dijadikan bahan rempah-rempah dan bahan obat); Cinnamomun burmani
kulum ku.lum [v] me.ngu.lum v (1) menahan (gula-gula dsb) di dl mulut: anak itu ~ gula-gula; (2) menggumam (berkata-kata dng mulut tertutup): sebentar-sebentar ia menyumpah-nyumpah sambil ~ kata-kata makiannya [Mk] , ku.lum-ku.lum n senggulung; tenggulung
kulup ku.lup [n] (1) kelopak kulit yg menutupi ujung kemaluan laki-laki sebelum dikhitan; kulit khitan; (2) panggilan kpd anak laki-laki (terutama murid pertapaan)
kumis kucing ku.mis ku.cing [n] (1) tumbuhan, bunganya menyerupai kumis kucing, daunnya direbus untuk obat penyakit ginjal; Orthosiphon grandiflorus; (2) bunga kumis kucing; (3) daun kumis kucing
kumpulan kum.pul.an [n] (1) sesuatu yg telah dikumpulkan; himpunan: buku ini memuat ~ karangan pilihan; (2) kelompok: ~ anak berandal; (3) perhimpunan; serikat: ia menjadi pengurus ~ ibu-ibu; (4) tempat berkumpul; rapat; pertemuan
kunci kun.ci [n] (1) alat untuk mengancing pintu, peti, dsb, terdiri atas anak kunci dan induk kunci; (2) alat yg dibuat dr logam untuk membuka atau mengancing pintu dng cara memasukkannya ke dl lubang yg ada pd induk kunci; anak kunci; (3) pengancing pintu, peti, dsb yg terpasang pd pintu, peti, dsb; (4) alat yg digunakan untuk membuka dan memasang sekrup dsb; (5) alat untuk menghidupkan atau menjalankan mesin (mobil dsb); (6) sendi (pertemuan) tulang; (7) ki jawaban yg disediakan atas pertanyaan ujian dsb; (8) ki kedudukan (tempat) yg sangat penting untuk menguasai sesuatu atau untuk mengenakan pengaruh; (9) Mus runtunan nada yg berhubungan satu dan lainnya, berdasar pd suatu nada utama; (10) Mus lambang yg digunakan untuk menunjukkan letak not tertentu pd balok not, spt kunci G menunjukkan letak not g' pd garis kedua balok not; (11) ki alat untuk mencapai suatu maksud (spt membongkar rahasia, memecahkan masalah, menentukan kalah menang, atau berhasil tidaknya sesuatu)
kundang kun.dang [Mk v] me.ngun.dang v selalu membawa ke mana saja [v] kun.dang.an n orang (sesuatu) yg sangat disayangi atau dimanjakan; anak berkundang [kl n] kun.dang.an n budak pengiring (raja); biduanda; juak-juak [n] (1) pohon yg daun dan buahnya dibuat lalap, kayunya dapat dijadikan perkakas rumah, Boueamaerophylla; (2) daun kundangan; (3) buah kundangan; (4) kayu kundangan
kungki kung.ki [n] (1) pohon yg kayunya dibuat lesung dsb, kulitnya dibuat obat luka yg bernanah, Pametia pinnata; (2) ark kayu kungki; (3) kulit kungki
kuntit kun.tit [Jk v] me.ngun.tit v (1) mengikut (dr belakang): pengasuhnya terus ~ ke mana pun anak itu pergi; (2) mengikuti (pendapat, dsb) mengekor: ia selalu ~ krn tidak mempunyai pendirian sendiri
kunyit ku.nyit [n] (1) tumbuhan, suku Zingiberaceae, marga Curcuma, banyak digunakan dl masakan, msl sbg bumbu penyedap, pemberi warna kuning, dan dapat membuat makanan lebih awet, dapat juga digunakan sbg obat; Curcuma domestica atau Curcuma longa; (2) umbi kunyit
kuping menjangan tumbuhan yg akar dan daunnya digunakan sbg obat batuk, Plantago major
kupur ku.pur [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat batuk, akarnya direbus untuk obat disentri; Rubus moluccanus; (2) daun kupur; (3) akar kupur
kurang ku.rang [adv] (1) belum atau tidak cukup (sampai, genap, lengkap, tepat, dsb): uangnya masih -- untuk membayar uang sekolah anaknya; (2) (untuk menyatakan bilangan, ukuran, dsb yg) sedikit (satu, dua, dsb) lagi menjadi bilangan bulat: seribu -- sepuluh (990); pukul tujuh -- lima menit (pukul 06.55); (3) belum atau tidak sama dng yg seharusnya: masakan ini -- garam; adukan ini -- semen; (4) (dl perbandingan menyatakan) tidak lebih dr: peserta lomba deklamasi tahun ini -- dr tahun yg lalu; (5) tidak berapa; sedikit: mereka bekerja keras, tetapi penghasilannya --; (6) sesuatu yg tidak ada (yg menyebabkan tidak lengkap, tidak genap, tidak cukup, tidak sempurna, dsb); cacat; cela: kami sekeluarga di sini sehat-sehat saja, tidak -- suatu apa
kuratif ku.ra.tif [a] (dapat) menolong menyembuhkan (penyakit dsb); mempunyai daya untuk mengobati: daya -- dr sinar matahari dan air laut telah lama dikenal orang
kurikulum kegiatan kurikulum yg program belajarnya disusun melalui kegiatan tertentu yg dilakukan anak
kutil ku.til [n] (1) bintil merah kecil, spt jerawat pd kulit; (2) sisa kecil kelapa yg diparut [Jw v] , me.ngu.til v (1) mengambil (memakan atau menggigit) sedikit-sedikit; (2) mengambil atau melebihkan barang belian tanpa sepengetahuan penjual: anak itu mempunyai kegemaran ~ kalau berbelanja
kutuk ku.tuk [n] (1) doa atau kata-kata yg dapat mengakibatkan kesusahan atau bencana kpd seseorang; (2) kesusahan atau bencana yg menimpa seseorang disebabkan doa atau kata-kata yg diucapkan orang lain; laknat; sumpah: mereka tidak berani berbuat jahat krn takut kena -- [n] sukat beras (sebanyak empat genggam) [Jw n] anak ayam yg baru menetas
kuwuk ku.wuk [Jw n] kucing yg besar atau tua yg gemar makan anak ayam dsb
kwasiorkor kwa.si.or.kor [n Dok] keadaan kurang gizi yg berat pd anak-anak atau bayi yg disebabkan oleh kekurangan karbohidrat dan protein
label la.bel [n] (1) sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; (2) etiket; merek dagang; (3) petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; (4) petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; (5) catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb
labuh la.buh [a] dl keadaan turun atau tergelantung ke bawah spt kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung [ark n] penggolong benda bagi tirai: tirai se -- [Jw n] la.buh.an n upacara tradisional keraton yg dilaksanakan di tepi laut di sebelah selatan Yogyakarta, diadakan pd tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengku Buwono menurut perhitungan tahun Saka
ladan la.dan [n] (1) pohon yg menghasilkan damar untuk perabot atau ramuan obat; (2) perekat yg dibuat dr damar
lagak la.gak [n] tingkah laku dan tutur kata yg menunjukkan kesombongan, kegagahan, kebagusan, dsb: -- nya spt anak orang kaya
lagi la.gi [adv] sedang (dl keadaan melakukan dsb); masih: jangan berisik, ayah -- tidur; (2) adv tambah sekian (atau sedemikian) pula: tunggu sebentar --; (3) adv kembali (berbuat dsb) spt semula; berulang spt semula; pula: kemarin sudah menonton, sekarang hendak menonton --; (4) p dan; serta; juga: anak itu pandai -- rajin; istrinya muda, cantik, -- kaya; (5) p partikel yg dipakai untuk menekankan kata atau kalimat yg mendahuluinya (mengandung makna; sama sekali, betul-betul, amat sangat, dsb): kekejaman tentara penjajah sungguh tak terkatakan --; penderitaan rakyat Kamboja sudah tidak tertahan --
laksatif lak.sa.tif [n Far] obat untuk mengeluarkan tinja dr saluran pencernaan makanan (spt kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
lamar la.mar [v] me.la.mar v (1) meminta wanita untuk dijadikan istri (bagi diri sendiri atau orang lain); meminang: ~ anak perawan; (2) meminta pekerjaan (di kantor dsb): ~ pekerjaan
lamdukpai lam.duk.pai [n] tumbuhan melilit, akarnya dipakai untuk obat penyakit cacar; empis musang
lancang lan.cang [a] (1) tidak tahu adat; kurang sopan thd orang tua dsb: dng -- nya anak itu mengucapkan kata-kata kasar thd ibunya; (2) terlalu berani mengambil keputusan sendiri, di luar yg disepakati: dng -- tanpa menyelidiki lebih dulu, ia telah menyampaikan berita yg belum pasti kebenarannya itu [n] perahu layar yg sangat laju, dipakai sbg kapal perang pd zaman dahulu [n] tempat sirih [n] tumbuhan (terna), Euphorbia hirta
lancar lan.car [a] (1) tidak tersangkut-sangkut; tidak terputus-putus: roda itu berputar dng --; (2) tidak tersendat-sendat; fasih: anak sekecil ini sudah dapat membaca dng --; (3) tidak tertunda-tunda; (berlangsung) dng baik: pelaksanaan pembangunan berjalan dng -- [n] pe.lan.car n balok penghubung tiang rumah
landas lan.das [n] alas; tumpuan [n] , -- bukit 1 pohon kecil, kayunya yg putih dan lunak untuk gagang pisau, getahnya untuk lem, rebusan daun dan buahnya untuk obat buang-buang air; Macaranga triloba; (2) kayu, daun, getah landas bukit
langir antiketombe cairan sabun pencuci rambut yg mengandung obat penghilang ketombe
langkah tersentak [Tern] langkah tersentak-sentak pd anak ayam yg menderita kekurangan piridoksin (vitamin B6), biasanya diawali oleh penurunan selera makan, pertumbuhan, anemia, kelainan gerakan, dan akhirnya konvulsi
langseng lang.seng [n] tempat menanak nasi (mengukus) terbuat dr kuningan (seng); kukusan
lanjut lan.jut [a] (1) tua; berumur: usianya sudah -- , anak cucunya sudah banyak; (2) panjang (perundingan, pembicaraan, dsb): saya jemu mengikuti pembicaraan yg -- spt itu; (3) tidak tanggung; terus: dia berusaha agar sekolah anaknya --; (4) lama; usang: bangunan itu sudah --; (5) tinggi; dalam: ilmunya sudah --
lanolin la.no.lin [n Kim] zat mirip lilin yg diperoleh dr lemak bulu domba, digunakan sbg bahan dasar untuk obat luar dan kosmetik
lantan lan.tan [Mk v] me.lan.tan v (1) menjaga; memelihara: ~ anak; ~ badan; ~ kain; (2) memanjakan: Nenek selalu ~ cucunya
lanugo la.nu.go [n Anat] bulu halus pd anak yg baru lahir
lanyak la.nyak [v] me.la.nyak v (1) melumat-lumat tanah dng diinjak-injak supaya gembur atau berlumpur: untuk ~ sawah itu diperlukan beberapa ekor kerbau; (2) ki tidak mempedulikan; melecehkan: anak durhaka itu ~ petuah orang tuanya; (3) Mk memukul kuat-kuat: ia ~ adiknya sampai menangis kesakitan
lapang la.pang [a] (1) lebar (tt ruangan, kamar, dsb); luas; (2) lega; senang: hatinya --; -- pikiran; (3) tidak sibuk; tidak repot; senggang: waktu --; saat --; (4) longgar; tidak sempit: baju anak perlu dibuat -- krn dia cepat besar [n] tumbuhan memanjat, Bauhinia comifolia
larai la.rai [v] me.la.rai v (1) memisahkan; menceraikan: ia berusaha untuk ~ orang yg berhantam itu; (2) menghindarkan; membuang; menawarkan: obat ini dapat ~ penyakit malaria
larat la.rat [v] (1) hanyut dan tidak menyangkut: sauh kapal itu -- hingga tidak dapat mengait dasar laut; (2) bertambah jauh (panjang, luas, mendalam, dsb): sakitnya bertambah --; kalau tidak kuat, -- jadi penyakit; (3) pergi jauh meninggalkan kampung halaman; mengembara; merantau: kita telah lama -- ke negeri orang untuk mencari peruntungan; (4) ki sedih sekali; melantur-lantur (tt perasaan dan pikiran): -- pikirannya; (5) ki terharu (tt perasaan); iba: -- hatinya mendengar perkataan anak itu [ark a] dapat; mampu; sanggup [n] anggrek, Dendrobium phalaenopsis
las ikat [Tek] pengelasan sepanjang kira-kira 0,5-2 cm untuk mengikat bagian konstruksi supaya tetap pd kedudukannya sampai penguatan menyeluruh dilaksanakan
latihan keahlian la.tih.an keahlian [Adm] bagian pendidikan yg bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan yg disyaratkan untuk melaksanakan suatu pekerjaan, termasuk latihan ketatalaksanaan
latihan prajabatan la.tih.an prajabatan [Adm] latihan yg diberikan kpd calon pegawai negeri sipil dng tujuan agar terampil dl melaksanakan tugas yg akan dipercayakan kepadanya (dilakukan sebelum yg bersangkutan bekerja atau menduduki jabatan tertentu); pendidikan sebelum bekerja
lating la.ting [n] pemantik api berupa sepotong besi yg dipantikkan pd batu sehingga mengeluarkan bunga-bunga api: untuk memasang rokoknya, Sutan memasang api dng -- , me.la.ting v membingkas; mengambul: setelah rentangan tali busur dilepas, dng cepat anak panah ~
lawazim la.wa.zim [n Isl] kewajiban yg harus dilaksanakan (berupa amar makruf, nahi munkar, dan berjuang di jalan Allah)
layan la.yan , me.la.yani v (1) membantu menyiapkan (mengurus) apa-apa yg diperlukan seseorang; meladeni: para pembantu sibuk ~ tamu; (2) menerima (menyambut) ajakan (tantangan, serangan, dsb): kita tidak perlu ~ mulut-mulut usil; (3) mengendalikan; melaksanakan penggunaannya (senjata, mesin, dsb): lulusan STM sudah dapat ~ mesin diesel
leban le.ban [n] (1) pohon yg kayunya putih kekuning-kuningan, kulit dan daunnya (yg lebih besar dp daun kenari) biasa digunakan untuk obat; Vilex pubescens (ada beberapa jenisnya, spt -- bunga, -- kunyit); (2) kulit (daun) leban
leceh le.ceh [a] (1) meleleh dan melekat pd tempat yg dilalui (spt lilin yg cair, air gula pd bibir); (2) ki remeh; tidak berharga: ia merasa -- di tengah pesta yg meriah itu; (3) ki rendah sekali mutunya (nilainya): surat kabar yg -- kurang mendukung pendidikan anak-anak; (4) ki buruk kelakuan; hina: orang yg -- budi dijauhi teman
lecek le.cek [a] lembek dan pekat (tt nasi dsb) [ark n] permainan anak-anak dng gundu dan gasing yg diputar untuk menyentuh gundu itu [a cak] berkerut-kerut (tt kertas, kain, dsb); lusuh; kumal
lega le.ga [a] (1) lapang; luas; tidak sempit: halaman rumahnya cukup -- untuk tempat bermain keempat anaknya; (2) tidak sesak; kosong: mari kita pindah ke gerbong belakang, di sana --; (3) berasa senang (tenteram); tidak gelisah (khawatir) lagi: saya merasa -- mendengar kabar bahwa istri saya telah melahirkan dng selamat; (4) senggang; tidak sibuk: minggu ini aku agak --
lejang le.jang [n] (1) sepak; terjang; rejang; (2) gerakan (loncat, lari) yg cepat; (3) gerakan yg laju (tt peluru, anak panah)
lelancur le.lan.cur [Jk n] (1) ayam jantan muda; (2) anak laki-laki yg meningkat dewasa
leluasa le.lu.a.sa [a] (1) lapang: pekarangannya --; (2) bebas: ternaknya -- ke sana-ke sini krn lepas dr tambatnya; (3) tidak terbatas (terlarang dsb): makanannya -- sejak dua bulan terakhir ini; (4) boleh berbuat sesuka hati: krn bapaknya berpengaruh, tampaknya anak itu -- di desanya
leluing le.lu.ing [n] (1) pohon kayu yg buahnya, jika dicampur dedak, baik untuk makanan itik petelur, dapat juga ditumbuk halus dicampur dng bawang merah, daun turi putih dan adas sbg obat kutil; Ficus hispida; (2) buah dr pohon leluing ? luing
lembaga Pemilihan Umum badan yg dibentuk oleh Presiden untuk melaksanakan pemilihan umum yg diketuai oleh Menteri Dalam Negeri
lembai lem.bai /lEmbai/, me.lem.bai Mk v (1) melambai (tangan, sapu tangan, dsb): anak itu ~ terus meskipun ayahnya sudah menghilang dr pandangannya; (2) menjilat-jilat (tt api): rumah tempat tinggalnya hangus krn api telah ~ membakarnya
lembam lem.bam [a] tidak tangkas; lamban; malas: anak yg gemuk itu -- sekali [Lihat {lebam}] , ke.lem.bam.an n Fis sifat materi yg menentang atau menghambat perubahan keadaan gerak benda materi itu; inersia
lemburu lem.bu.ru [n] anak ikan atau ikan kecil di laut, biasa dijadikan umpan penangkap ikan besar, banyak terdapat di sekitar Pulau Jawa, merupakan jenis sarden; Sardinella longiceps
lembut lem.but [a] (1) lunak dan halus (tidak keras); lemas (tidak kaku); lemah (mudah dilentuk): kulit anak bayi --; (2) tidak keras atau tidak nyaring (tt suara, bunyi): penyanyi itu suaranya --; (3) baik hati (halus budi bahasanya); tidak bengis; tidak pemarah: orangnya -- dan sopan; (4) kecil sekali; sangat kecil (halus); (5) ki halus dan enak didengar; tidak kasar: -- tutur katanya
lemparan lem.par.an [n] hasil melempar: genting rumah itu banyak pecah krn ~ anak-anak
lempuyang lem.pu.yang [n] (1) tumbuhan menyerupai jahe, umbinya dipakai untuk obat pelancar peredaran darah, pegal, linu, dsb; Zingiber; (2) umbi lempuyang
lempuyang emprit lempuyang pahit, berimpang kecil, berwarna kuning, berasa pedas dan pahit, baunya tidak merangsang, tumbuh liar di hutan dan menyukai tempat lembap, tumbuhan muda berguna untuk aroma penyedap masakan dan lalap, rimpang tua untuk bahan jamu, dapat menghasilkan minyak asiri; Zingiber americanas; -- gajah lempuyang besar, mempunyai rimpang besar, berwarna kuning, berbau wangi, berbunga putih kekuning-kuningan, ditanam di kebun, rimpang muda untuk lalap, air rebusannya untuk obat berbagai macam penyakit, Zingiber zerumbeth
lempuyang pahit lempuyang emprit; -- wangi lempuyang berimpang harum, berasa pahit, pedas, berserat banyak, ditanam di pekarangan dan untuk obat campuran param, Zingiber aromaticum
lendot len.dot /lEndot/, me.len.dot v cak bersandar dng manja: anak itu selalu ~ ibunya
lengang le.ngang [a] (1) sunyi sepi; tidak ramai; tidak banyak orang (tt dusun, pesta, dsb): -- rasanya kalau anak-anak tidak ada di rumah; (2) sepi; sunyi; tidak sibuk: semua kantor -- pd hari ini; (3) terasa sunyi (krn tidak ada teman, tidak ada pekerjaan, dsb): ia merasa rumah ini -- krn ia tinggal seorang diri di rumah tanpa kesibukan
lenggundi leng.gun.di [n] (1) tumbuhan perdu, berbatang segi empat, banyak cabangnya, bunganya berwarna ungu kebiru-biruan, buahnya bulat berwarna hitam, kulitnya keras, daunnya berbau harum dan berkhasiat sbg obat; Vitex trifolia; (2) daun lenggundi
lengkap leng.kap [a] (1) tidak ada kurangnya; genap: tuliskan nama -- Anda dng huruf cetak; anggota pengurus telah --; (2) sedia segala-galanya; sempurna dng alat senjata dsb: toko itu menjual barang serba --; pasukan yg bersenjata -- telah dikirimkan ke garis depan; (3) berikut pasangannya (paduannya dsb): dia datang -- dng anak istrinya
lengket leng.ket [a] lekat /lEngkEt/, leng.ket-leng.ket n tumbuhan yg dapat digunakan untuk pupuk hijau, rambatannya 0,5-1,5 m, tumbuh di daerah tropis, daunnya untuk obat bisul; Clitoria Laurifolia
lengkuas leng.ku.as [n] tanaman berumbi, umbinya berserat kasar agak keras, berwarna putih kecokelat-cokelatan atau kekuning- ku; ningan, dipakai untuk bumbu atau obat; laos; Alpinia galanga
lengkuas merah lengkuas yg banyak digunakan sbg obat tradisional, aneka ragam serta pengobatan ternak
lenor le.nor [n] lagu anak-anak di Minahasa untuk memanggil hujan
lepas tangan tidak berpegang pd kemudi atau setir (tt bersepeda dsb); (2) tidak campur tangan; (3) tidak mau berurusan lagi; tidak mau memikirkan (sanak saudara dsb); sudah menyerahkan atau melepaskan tanggung jawab dsb; (4) tidak dng makan atau tidak dng tambahan apa-apa (tt gaji, upah)
lepu le.pu [n] ikan laut berkulit keras yg memiliki banyak duri tajam, bahkan duri berbisa pd siripnya, ruji tulang di bawah mata yg memanjang melintasi pipi untuk berhubungan dng tulang tutup insang bagian depan, melahirkan anak; Scorpaenidal
lepuk le.puk [n] tiruan bunyi barang jatuh ke tanah (spt anak kecil jatuh dr tempat tidur) [Lihat {lapuk}]
lesap le.sap [v] (1) hilang; lenyap; lucut: air itu -- diisap tanah; (2) menghilang secara berangsur-angsur (suara, gambar); (3) Ling hilang satu dr dua unsur atau bagian konstruksi yg koreferensial, spt subjek anak kalimat pd sebelum pergi, dia menulis surat
letup-letup le.tup-le.tup [n] (1) permainan anak-anak yg berupa bedil-bedilan terbuat dr buluh kecil; (2) balon karet yg ditiup untuk diletupkan
lidah ayam tumbuhan terna, dijumpai di berbagai tempat di Indonesia, tingginya mencapai 0,80 m, batang bagian atas berbulu, daun berbentuk pita, tajam, lonjong atau jorong, perbungaan berupa tandan yg normal muncul dr ketiak daun, buah agak bersayap, perbanyakan dng biji, daun dan akar untuk obat asma, bronkitis, atau sbg tonik, juga mengandung saponin, Polygala glomerata; (2) pisau kecil
lidah buaya tumbuhan, termasuk famili Liliaceae, daunnya panjang spt pedang, tebal, berdaging lembek dan berlendir yg biasa digunakan untuk obat pencuci rambut; Aloevera
lidah tak bertulang [pb] mudah saja mengatakan (menjanjikan) sesuatu yg berat adalah melaksanakannya
lihat li.hat [v] me.li.hat v (1) menggunakan mata untuk memandang; (memperhatikan): kepala desa ~ rakyat membersihkan selokan; (2) menonton: nanti malam kami akan ~ pertandingan tinju; (3) mengetahui; membuktikan: saya ingin ~ sampai di mana kemampuannya; (4) menilik: ~ gelagatnya, kedatangan mereka mempunyai maksud yg kurang baik; (5) meramalkan: seorang ahli nujum atau astrolog dapat ~ nasib seseorang; (6) menengok (orang sakit); menjenguk: kami merencanakan untuk ~ kakek di rumah sakit
likut li.kut , ber.li.kut Mk v mengendap (bersembunyi) di balik sesuatu: anak itu ~ di belakang ibunya
limau nipis limau, berbuah agak lonjong berkulit agak tebal, halus, dan berkilat, berasa masam, dapat dipakai sbg penyedap masakan, campuran obat tradisional, dan sbg minuman penyegar; Citrus aurantifolia
limau purut limau yg buahnya berkulit kasar berkerut-kerut, tidak untuk dimakan, tetapi dipakai sbg penyedap makanan, campuran obat tradisional, dan untuk berkeramas; Citrus hystrix
lincah lin.cah [a] (1) selalu bergerak; tidak dapat diam; tidak tenang: anak yg sehat biasanya --; (2) tidak tetap (tempat tinggal, pikiran, dsb); selalu bertukar (pekerjaan dsb): dia benar-benar orang yg -- , baru bekerja seminggu sudah pindah kerja lagi
lintasan hidup individu lin.tas.an hidup individu [Antr] tahap kehidupan yg dilewati oleh setiap orang yg hidup, mulai dr pembuahan, kelahiran, masa anak-anak, dewasa, kawin, beranak, menjadi tua, dan akhirnya mati
liplap lip.lap [a] (1) berlainan warna pd barang yg berlapis-lapis; (2) blaster; peranakan (tt anak dsb): Belanda --; (3) tiruan (tt emas dsb): emas --
locot lo.cot , me.lo.cot v mengelupas (tt kulit): kaki anak itu ~ tersiram air panas
loloh lo.loh [v] me.lo.loh v menyuapi: burung itu ~ anak-anaknya yg masih kecil [Mk a] longgar (tt baju, cincin, dsb)
lomba lom.ba [n] (1) adu kecepatan (berlari, berenang, dsb): dl rangka memperingati Hari Proklamasi, desa kami mengadakan -- lari karung untuk anak-anak dan orang dewasa; (2) adu keterampilan (ketangkasan, kekuatan, dsb): ia telah keluar sbg juara pertama dl -- deklamasi tingkat Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta
lombar lom.bar [Mk v] me.lom.bar v (1) mengulur (tali dsb); (2) ki menurutkan kehendak anak dsb
lomot lo.mot [Jk v] , me.lo.mot v memasukkan benda yg bulat panjang (ibu jari dsb) ke dl mulut: anak-anak suka sekali ~ es lilin
lompat katak permainan anak-anak dng melompat-lompat spt katak
longgar long.gar [a] (1) tidak sempit (tt lubang, ruangan, dsb); tidak sesak; lapang: kamarku lebih -- dp kamarnya; (2) tidak tepat benar; besar (tt baju dsb): bajunya --; (3) tidak sendat; tidak ketat (tt paku, sekrup, dsb): sekrup yg -- itu perlu dikencangkan; (4) tidak akrab (tt persahabatan dsb); tidak erat: persahabatan kedua anak itu tampak mulai --; (5) tidak terlalu mengikat (tt aturan, undang-undang, dsb); (6) tidak terlalu terbatas (tt pemakaian uang dsb): anggaran belanja tahun ini lebih -- dp tahun lalu; (7) senggang; tidak sibuk: kalau ada waktu -- , marilah ke rumah; (8) tidak ketat (mudah diterobos dsb tt penjagaan dsb): penjagaan di lembaga pemasyarakatan itu agak --
longgor long.gor [a] lekas menjadi besar dan tinggi (tt tubuh); bagur: anak ini -- benar
lopak lo.pak [n] lekukan tanah yg berisi air (tidak mengalir); kobakan , lo.pak-lo.pak n tempat tembakau (sirih dsb) yg dibuat dr anyaman daun pandan, kayu, dsb [Mk n] petak (sawah): memiliki sawah tiga -- [a] (1) kembali bertingkah laku, berpikir, dsb sbg anak-anak (tt orang yg berusia lanjut); (2) tidak tahu yg akan dikatakannya; bingung [n Min] tempat menampung air atau cairan lumpur pd tambang yg kemudian dipompakan ke luar
luar lu.ar [n] (1) daerah, tempat, dsb yg tidak merupakan bagian dr sesuatu itu sendiri: ia berdiri di -- gedung; lima tahun ia tinggal di -- negeri; (2) bukan dr lingkungan (keluarga, negeri, daerah, dsb) sendiri; asing: meskipun ia orang -- , tetapi sudah spt keluarga sendiri; (3) bagian (sisi, permukaan, dsb) yg tidak di dalam: merk kecap itu tertempel di -- botol; obat -- , obat untuk mengobati bagian luar tubuh (kulit dsb)
lubang kunci lubang pd daun pintu tempat memasukkan anak kunci
luluh lu.luh [v] (1) hancur menjadi kecil-kecil (spt serbuk); remuk sama sekali: hancur --; (2) menjadi lemah (tt hati) sehingga hilang marahnya: hatinya yg semula panas menjadi -- setelah melihat keadaan orang itu; -- hatinya melihat kenekatan anaknya; (3) melebar , lu.luh.an Jw n adukan pasir, semen, dsb (untuk membuat dinding tembok); lepa
lulut lu.lut [n] bedak dng wewangian untuk membersihkan badan [Jw a] (1) jinak (tt binatang); tidak takut-takut lagi (tt anak); tidak melawan lagi; tunduk patuh; menurut: burung itu sudah -- kepadanya; anak kecil itu -- pd bibinya; (2) jatuh hati; menaruh cinta kpd
lumpuh kiting [Tern] kelumpuhan khas yg disertai dng kebengkokan jari pd anak ayam yg menderita kekurangan riboflavin
lumpuh marek [Tern] penyakit lumpuh yg disebabkan oleh virus herpes ditandai dng kejang lumpuh pd kaki, biasa menyerang anak ayam berumur 1-5 bulan
luncur lun.cur [v] me.lun.cur v (1) melorot (di tempat yg licin) dng cepat; menggelongsor; melungsur turun: anak itu -- dr gendongan ibunya; (2) terlepas lulus (dr genggaman dsb); lucut; (3) lelap (tt barang gadaian): barang yg digadaikan itu telah --; (4) bergerak dng cepat (tt kereta, mobil, dsb); (5) ki keluar dng lancarnya (tt kata-kata): pernyataan itu ~ dr menteri; (6) tidak berlaku lagi (tt janji dsb)
lurus lu.rus [a] (1) memanjang hanya dl satu arah, tanpa belokan atau lengkungan (tt garis, jalan, dsb); lempeng: kampung A dan kampung B dihubungkan oleh sebuah jalan yg --; batang pohon ini --; (2) tegak benar: berdiri --; garis yg tegak --; (3) ki jujur; polos: jarang benar orang yg -- spt dia; (4) baik (tt budi dsb); tidak sesat: anak itu cantik dan -- budi; ikutilah petunjuk-petunjuk yg --; jalan hidupnya tidak --; (5) tepat benar; betul; (6) kata demi kata (tt terjemahan); (7) kejur; tidak ikal (tt rambut): rambutnya -- dan hitam; (8) sejajar (tt garis): buatlah garis yg -- dng garis A-B
luti lu.ti [a] hampir lusuh (tt pakaian dsb); kumal [n] (penyakit) cacar: anak itu kena -- , jangan dulu bersekolah sebelum sembuh; bekas -- itu tidak dapat hilang dr mukanya
macam ma.cam [n] jenis; rupa: barang yg spt ini ada dua --; bentuk dan warnanya sama, tetapi -- nya lain; (2) n cara: bagaimana -- nya jika ia mengajar anak-anak; pakaian -- sekarang berbeda dr pakaian -- dulu; -- apa ini; (3) p (se)bagai; seperti: -- orang mengantuk disorongkan bantal
macan-macanan ma.can-ma.can.an [n] (1) permainan anak-anak yg menyerupai bentuk atau tingkah laku macan; (2) permainan dam
madona ma.do.na [n] perwujudan Santa Maria dl seni rupa (lukisan, patung, dsb) sbg ibu dng kanak-kanak Yesus
mahabintang ma.ha.bin.tang [n ki] orang yg sangat terkenal krn prestasinya (dl olahraga, kesenian, dsb): dia bangga anaknya mendapat julukan -- dl kesebelasan itu
mahkamah Agung badan tertinggi yg melaksanakan kekuasaan kehakiman
mahram mah.ram [n] (1) orang (perempuan, laki-laki) yg masih termasuk sanak saudara dekat krn keturunan, sesusuan, atau hubungan perkawinan sehingga tidak boleh menikah di antaranya; (2) orang laki-laki yg dianggap dapat melindungi wanita yg akan melakukan ibadah haji (suami, anak laki-laki, dsb)
mahwu mah.wu [n Tas] usaha meninggalkan hal-hal duniawi dng jalan memfanakan diri dng menyebut nama Tuhan sehingga segala perbuatan tidak lagi didasari pertimbangan akalnya
mahyong mah.yong [n] permainan dr Cina (abad ke-16 sebelum Masehi), dimainkan dng 144 buah batu, mirip kartu domino, yg dibuat dr tulang atau bambu, semula hanya dimainkan di istana kaisar, sekarang sudah menyebar ke Eropa dan Amerika Serikat, dng aturan permainan yg disederhanakan
main ma.in [v] (1) melakukan permainan untuk menyenangkan hati (dng menggunakan alat-alat tertentu atau tidak): -- bola; -- kelereng; -- cari-carian; (2) cak melakukan perbuatan untuk bersenang-senang (dng alat-alat tertentu atau tidak): anak-anak sedang -- di halaman; (3) berjudi: sepanjang hari kerjanya hanya -- domino; (4) dl keadaan berlangsung atau mempertunjukkan (tontonan dsb): filmnya sudah --; (5) bertindak sbg pelaku dl sandiwara (film, musik, dsb): dia sering ikut -- dl pementasan drama di sekolah; (6) berbuat serong: saya benci kpd laki-laki yg suka -- dng perempuan lain; (7) bekerja, bergerak, berputar, dsb secara sepatutnya (tt mesin dsb): jarum jamnya sudah tidak -- lagi; (8) cak berbuat sesuatu dng sesuka hati; berbuat asal berbuat saja: jangan -- pinjam saja, pikirkan juga bagaimana cara mengembalikannya; kalau sudah marah, ia suka -- pukul saja; (9) cak menjalankan usaha (taksi, becak, dsb); mencari nafkah dng: dulu -- becak, sekarang -- taksi; (10) cak selalu menggunakan (memakai): sekarang dia sudah tidak mau naik bus, -- taksi melulu
main bandar jenis tarian anak-anak (di Kalimantan)
maja ma.ja [n] (1) pohon yg berkembang biak dng biji, tingginya dapat mencapai 15 m, cabangnya berduri, berdaun majemuk, berbunga harum, kulit batangnya kalau diiris mengeluarkan getah berwarna putih, yg jika dibiarkan dl udara terbuka, warnanya berubah menjadi kuning jernih spt batu permata, kulit akarnya dapat dijadikan obat penyakit mulut dan kuku pd lembu; (ada berbagai jenis, spt -- batu, -- ingus); Aegle marmelos; (2) buah maja, bentuknya bulat atau agak lonjong, dagingnya berwarna jingga, rasanya pahit, dapat digunakan sbg obat diare, kolera, disentri
majakane ma.ja.ka.ne [n] buah keras untuk ramuan obat, jamu, atau dijadikan arang untuk menghitamkan gigi, mengandung tanin yg berkhasiat sbg bahan kesat; Quercus lusitanica
majakeling ma.ja.ke.ling [n] buah yg dikeringkan dr pohon Terminalia arborea, dipakai sbg campuran obat untuk penyakit keputihan pd wanita
majalah keluarga terbitan yg memuat karangan untuk seluruh keluarga, dr yg ringan (bacaan anak-anak) sampai ke soal-soal rumah tangga (resep, mebel, dsb)
majir ma.jir [a] tidak dapat beranak; mandul
majun ma.jun [n] potongan sisa bahan (bukan kain bekas) yg digunakan untuk lap [n] jamu atau obat kuat untuk lelaki yg dibuat dr bermacam-macam ramuan, yg membuat badan menjadi terasa hangat, sehat, kuat, dan bersemangat muda
mak [n] (1) orang tua perempuan; ibu: sambil menangis anak kecil itu memanggil-manggil -- nya; (2) sebutan kpd orang perempuan yg patut disebut ibu atau dianggap sepadan dng ibu [Mk n] mamak
makbul mak.bul [Ar v] (1) diluluskan (tt permintaan, doa); terkabul: mudah-mudahan doa Ananda --; (2) berhasil; tercapai (tt maksud): selama cita-citanya belum -- , ia tidak akan pulang ke kampung; (3) manjur (tt obat, guna-guna, dsb): semoga obatnya --
makhluk dini makhluk beragama; makhluk religius: seorang anak bukan saja makhluk jasadi, makhluk akhlaki, tetapi juga -- dini
malah ma.lah [adv] (1) bahkan; semakin (bertambah): setelah minum obat itu, ia tidak menjadi baik -- bertambah sakitnya; (2) bahkan sebaliknya: disuruh duduk, -- berdiri; (3) justru: -- kamu yg harus datang, bukan orang tuamu
malapari ma.la.pa.ri [n] pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata
mali-mali ma.li-ma.li [n] perdu merambat bertangkai kecil-kecil, daunnya direbus untuk obat seriawan; Abrus precatorius
mali-mali hantu perdu atau pohon kecil, daunnya yg muda digerus, digunakan sbg obat sakit kepala; Leea indica
mamalia ma.ma.lia [n Zool] kelompok binatang dl kelas vertebrata, betinanya menyusui anak; binatang menyusui
mamang ma.mang [a] (1) kabur matanya (krn hendak pingsan dsb); (2) bingung; ketakutan [n] tumbuhan terna suku Capparidaceae, daunnya dibuat asinan dan sbg pewangi nasi, air remasan daun dipakai untuk obat masuk angin; Cleome gynandra [Mk n] peribahasa yg mengandung nasihat
mamano ma.ma.no [n] semak yg berbau enak, sering dipakai untuk wangi-wangian dan obat pd masyarakat Waropen di Irian Jaya
manasik haji hal-hal yg berhubungan dng ibadah haji, spt ihram, tawaf, sai, wukuf; (2) peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dng rukun-rukunnya (biasanya menggunakan Kakbah tiruan dsb): sebelum berangkat ke tanah suci, jemaah calon haji melaksanakan -- haji di pemondokan
mandat man.dat [n] (1) perintah atau arahan yg diberikan oleh orang banyak (rakyat, perkumpulan, dsb) kpd seseorang (beberapa orang) untuk dilaksanakan sesuai dng kehendak orang banyak itu: kongres memberikan -- kpd pengurus lama untuk meneruskan tugasnya; (2) kekuasaan untuk melakukan kewenangan kekuasaan dr suatu badan atau organ kekuasaan atas nama badan atau organ kekuasaan tsb: MPR memberikan -- kpd Presiden untuk menjalankan kekuasaan tertinggi negara; (3) instruksi atau wewenang yg diberikan oleh organisasi (perkumpulan dsb) kpd wakilnya untuk melakukan sesuatu dl perundingan, dewan, dsb: organisasi itu telah memberikan -- kpd ketua untuk ikut berunding; (4) surat perintah bayar: pegawai belum dapat menerima gaji krn -- nya belum ditandatangani oleh pejabat yg berwenang; (5) perwakilan atas suatu wilayah yg diberikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa; pemberian kekuasaan: Jepang diberi -- untuk mengurus kepulauan bekas jajahan Jerman di Pasifik
mandi basuh lantai upacara mandi empat puluh hari sesudah bersalin (beranak)
mandi nifas upacara mandi empat puluh hari sesudah bersalin (beranak)
mandul man.dul [a] tidak dapat mempunyai anak; majir
mandul primer keadaan seorang wanita yg tidak mempunyai anak atau melahirkan anak
mandul sekunder keadaan seorang wanita yg tidak dapat mempunyai anak atau melahirkan anak lagi setelah ia mempunyai anak dl jumlah tertentu (satu anak atau lebih)
manggala mang.ga.la [n] (1) pengantar puji-pujian; (2) pengantar bagi seorang penulis dl permulaan atau akhir karangannya; (3) anak sulung; (4) pelindung (rohani); pemimpin; panglima; (5) penatar tingkat tinggi: Presiden telah membuka penataran calon -- tingkat nasional
mangkat mang.kat [v hor] meninggal (tt raja): setelah raja itu -- , putra mahkota dinobatkan sbg raja
mangkir mang.kir [a cak] tidak datang (ke sekolah, ke tempat kerja, dsb); absen: karyawan itu -- dua hari krn anaknya sakit; muridnya tidak ada yg --
mangsa mang.sa [n] (1) (daging) binatang yg menjadi makanan binatang buas: anak ayam sering menjadi -- burung elang; (2) Tern organisme yg ditangkap dan dimakan oleh binatang predator; (3) ki sasaran perbuatan jahat: sepeda yg tidak terkunci menjadi -- pencuri sepeda
manja man.ja [a] (1) kurang baik adat kelakuannya krn selalu diberi hati, tidak pernah ditegur (dimarahi), dituruti semua kehendaknya, dsb: krn anak bungsu, ia sangat --; (2) sangat kasih, jinak, mesra (kpd): anak itu sangat -- kpd kakeknya; kucing itu -- sekali kpd tuannya
manja diri gejala yg normal pd anak-anak usia antara 4-6 tahun untuk selalu memperoleh perhatian orang tua atau lingkungannya thd diri sendiri, biasanya disebabkan oleh terpecahnya perhatian orang tua kpd adiknya atau krn makin berkurangnya perhatian orang tua bersamaan dng makin besarnya anak itu
manjau man.jau [v] ber.man.jau v bertandang (tt anak laki-laki ke rumah gadis)
manjur man.jur [a] (1) dapat menyembuhkan (tt obat dsb); mustajab; mujarab: obat ini -- sekali, sekali minum terus sembuh; (2) benar-benar besar dayanya (tt doa, mantra, dsb); sakti: mantranya untuk menolak hujan sangat --; (3) benar-benar dapat lekas mematikan (tt bisa, racun, dsb): ular yg sangat -- bisanya
mantra penawar mantra pengobatan
mantri man.tri [n] (1) nama pangkat atau jabatan tertentu untuk melaksanakan tugas (keahlian) khusus; juru; (2) juru rawat kepala (biasanya laki-laki); pembantu dokter
mantri polisi pegawai pembantu camat (lurah dsb) yg bekerja melaksanakan tugas kepamongprajaan
mantu man.tu [n] menantu; (2) cak v mengawinkan anak; mengadakan pesta perkawinan anak: Pak Camat akan -- minggu depan
manumisio ma.nu.mi.sio [n Huk] pendewasaan seorang anak yg masih di bawah umur dng ketetapan pengadilan
marah ma.rah [a] sangat tidak senang (krn dihina, diperlakukan tidak sepantasnya, dsb); berang; gusar: aku -- mendengar ucapannya yg kasar itu [Mk n] gelar anak sutan yg menikah dng perempuan biasa atau anak putri (bangsawan) dng laki-laki biasa
maramus ma.ra.mus [n Dok] keadaan menjadi kurus pd anak disebabkan penyakit yg tidak jelas
maras ma.ras [a] ketakutan; sangat khawatir [n] (1) perundingan antara dua keluarga mengenai perkawinan anak-anaknya (di daerah Batak); (2) bentuk perkawinan endogami (di Pulau Buru) [v] membuka tanah (di daerah Minahasa)
masa bodoh ma.sa bo.doh [a] kata afektif untuk menyatakan tidak senang hati; terserahlah; sesukamulah: begini tidak mau, begitu tidak mau, --; (2) v tidak peduli apa-apa; tidak memperhatikan sama sekali; acuh tak acuh: tt pendidikan anaknya ia -- saja
masa bunting [Tern] lama waktu bunting, yaitu dr saat terjadinya pembuahan sampai hewan beranak
masa kosong waktu tidak hamil (bunting); jarak waktu antara beranak dan hamil (bunting) lagi
masa laten masa dl perkembangan seksual antara umur 4-5 tahun dan permulaan masa remaja ketika terjadi peralihan dr masa seksual kanak-kanak menjadi seks dl arti dewasa
masa menyusu [Tern] waktu selama anak menyusu pd induk
masa pancaroba masa anak memasuki masa remaja, umumnya menunjukkan tingkah laku yg sangat berbeda dng ketika ia masih anak-anak sehingga sering merupakan masalah, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang tua, guru, dan masyarakat, msl anak menjadi sukar dikendalikan, ada kecenderungan melawan, dan ingin berdiri sendiri
masa peka masa yg dialami seseorang, baik dl perkembangan aspek emosinya maupun krn pengaruh kelenjar tubuhnya, msl masa menjelang menstruasi atau menopause; (2) saat ketika anak sangat mudah menerima rangsangan untuk tumbuh berkembang secara cepat
masa remaja masa antara 12-18 tahun dl proses pertumbuhan seorang individu sesudah meninggalkan masa anak-anak menjelang masa dewasa, tetapi belum mencapai kematangan jiwa; masa puber
masa sangkal masa perkembangan anak, biasanya kira-kira usia tiga tahun yg anak selalu menyangkal atau bertingkah laku kebalikan dr yg diharapkan dr dirinya
masase ma.sa.se [n] pemijatan, pengurutan, dsb pd bagian badan ter-tentu dng tangan atau alat-alat khusus untuk melancarkan peredaran darah sbg cara pengobatan atau untuk menghilangkan rasa capai
masoi ma.soi [n] mesiu [n] pohon, kulitnya untuk obat bermacam-macam penyakit, msl keputihan; Massoia aromatica
masuk ma.suk [v] (1) datang (pergi) ke dl (ruangan, kamar, lingkungan, dsb): ia -- ke kamarnya kemudian menguncinya dr dalam; (2) datang (pergi) ke tempat bekerja (sekolah dsb): ia -- agak siang krn harus pergi berobat ke rumah sakit; hari ini ia tidak -- kerja, tidak datang di tempat ia bekerja; (3) tergolong; terhitung; terbilang; tercantum: ia -- dl penilaian ibu rumah tangga teladan; hal itu tidak -- dl acara rapat; (4) menjadi (anggota perkumpulan, prajurit, penganut agama, warga negara, dsb): -- Islam (Kristen, Buddha, Hindu, dsb); -- warga negara Indonesia; (5) turut serta, mengikuti; turut campur: -- perang; -- ujian; (6) diterima; didapat: uang yg -- bulan ini lebih kecil dp bulan yg lalu; surat-surat yg -- harus segera dicatat dan dijawab
masuliah ma.su.li.ah [n Isl] tanggung jawab: mendidik anak adalah -- orang tuanya
masygul masy.gul [a] (1) bersusah hati krn suatu sebab; sedih; murung: -- hatiku melihat penderitaan anak itu; (2) kesal; sebal: ia -- melihat pekerjaan pembantunya yg tidak beres itu
mata panah bagian yg runcing dan tajam pd anak panah
mata wayang tunggal (tt anak); hanya satu-satunya; semata wayang [ki] hanya satu-satunya
matang seksual keadaan anak yg secara biologis telah mampu melakukan reproduksi dan berketurunan
mati ma.ti [v] (1) sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi: anak yg tertabrak mobil itu -- seketika itu juga; pohon jeruk itu sudah -- , akarnya pun sudah busuk; (2) tidak bernyawa; tidak pernah hidup: batu ialah benda --; (3) tidak berair (tt mata air, sumur, dsb); (4) tidak berasa lagi (tt kulit dsb); (5) padam (tt lampu, api, dsb); (6) tidak terus; buntu (tt jalan, pikiran, dsb): krn pikirannya sudah -- , ia tidak dapat berbuat apa-apa; (7) tidak dapat berubah lagi; tetap (tt harga, simpul, dsb); (8) sudah tidak dipergunakan lagi (tt bahasa dsb); (9) ki tidak ada gerak atau kegiatan, spt bubar (tt perkumpulan dsb): kalau tidak diurus, koperasi itu akan --; (10) diam atau berhenti (tt angin dsb): perahu layar itu terombang-ambing di tengah laut krn angin --; (11) tidak ramai (tt pasar, perdagangan, dsb): setelah ada pasar swalayan, pasar ini --; (12) tidak bergerak (tt mesin, arloji, dsb): saya terlambat krn jam saya ternyata --
mati ayam [pb] jika tuannya celaka, anak buahnya ikut merasakan celaka juga
mati bebang mati krn tidak dapat keluar (tt bayi yg hendak lahir); (2) mati ketika melahirkan anak krn bayi tidak dapat keluar
matronim mat.ro.nim [n Ling] nama yg dimiliki orang berdasarkan nama ibunya, msl Kaunteya berarti anak laki-laki dr Kunti (dl cerita Mahabharata)
maulana mau.la.na [n] (1) Isl gelar kehormatan untuk Tuhan (sbg pelindung penolong); gelar kehormatan untuk para nabi (sbg pembimbing umat); (2) gelar kehormatan bagi ulama besar atau sufi; (3) tuan kita: pakaian anak raja --
mbeling mbe.ling [a cak] nakal: sewaktu kecil ia dikenal sbg anak yg --
medikamentosa me.di.ka.men.to.sa [a Dok] berkenaan dng obat-obatan dl pengobatan atau perawatan penyakit
medikasi me.di.ka.si [n Dok] terapi dng pemberian obat medula
medisinal me.di.si.nal [a] (1) bersifat menyembuhkan; (2) sbg obat
megap-megap me.gap-me.gap [Jw v] (1) bernapas tersendat-sendat; bernapas pendek-pendek sambil membuka mulut (spt orang yg akan tenggelam atau sehabis berlari): setelah lari lima kilometer ia tampak --; (2) ki dl keadaan sulit sekali (msl hampir mati; bangkrut; kekurangan): hidupnya -- krn gajinya kecil, lagi pula anaknya banyak
meja pinjam meja yg dipakai untuk melaksanakan transaksi peminjaman koleksi perpustakaan
melabuh me.la.buh [v] (1) menurunkan (tt sauh): ~ sauh; (2) Mk beranak (tt kerbau, sapi)
melagak me.la.gak [v] (1) berlagak: anakku yg kecil suka ~ spt jago tembak dng pistol di pinggang; (2) menakut-nakuti dng memperlihatkan kekayaan, kekuasaan, dsb: tidak kusangka bahwa perbuatannya itu hanya ~
melahirkan me.la.hir.kan [v] (1) mengeluarkan anak (dr kandungan); beroleh anak: istrinya meninggal ketika ~ anak yg pertama; (2) mengeluarkan (perasaan, pendapat, pikiran, dsb): di dl alam demokrasi, orang bebas ~ pendapat; (3) mengadakan; menjadikan; menimbulkan: tindakan untuk mengatasi kesulitan kerapkali ~ kesukaran baru
melainkan me.la.in.kan [v] memperbedakan: ibu yg baik tidak pernah ~ anak yg satu dr anak yg lain; (2) v mengasingkan; memisahkan dr yg lain: dia ~ tempat ayam yg baru menetas itu dr tempat induknya; (3) p hanya: ~ Allah yg wajib disembah; (4) p kata penghubung intrakalimat untuk menyatakan bertentangan: bukan dia yg bersalah, ~ saya lihat lain
melakukan me.la.ku.kan [v] (1) mengerjakan (menjalankan dsb): ia gugur dl ~ tugasnya; (2) mengadakan (suatu perbuatan, tindakan, dsb): ~ pendaratan darurat; ~ demonstrasi; (3) melaksanakan; mempraktikkan; menunaikan: Pemerintah akan ~ tindakan tegas thd setiap penyelewengan yg terjadi; (4) melazimkan (kebiasaan, cara, dsb): kepala sekolah bermaksud ~ "Senam Pagi Indonesia" di sekolahnya; (5) menjadikan (membuat dsb) berlaku; menjadikan laku: ~ uang palsu adalah perbuatan yg melanggar hukum; (6) berbuat sesuatu thd (suatu hal, orang, dsb): ia ~ anak yatim itu sbg anaknya sendiri; (7) mengabulkan (permintaan, doa, dsb); meluluskan: orang tuanya selalu ~ permintaan anak itu
melalaikan tugas me.la.lai.kan tugas tidak melaksanakan tugas
melalap me.la.lap [v] (1) memakan lalap; (2) ki menghabiskan: kebakaran yg terjadi Sabtu malam ~ dua puluh rumah penduduk; (3) ki mengalahkan dng mudah (tanpa perlawanan): kesebelasan itu ~ lawannya dng 5:0 langsung; (4) ki memerkosa; menyetubuhi; menggagahi: ia ditangkap krn ~ anak gadis di bawah umur
melambung me.lam.bung [v] (1) menyerang (memukul dsb) pd lambung; (2) menyerang (daerah, sasaran) dng cara bergerak melingkar (tidak lurus ke sasaran) [v] (1) naik (melonjak, terbang, dsb) tinggi-tinggi: bola ini tidak dapat ~; perahu itu sebentar ~ sebentar turun dimainkan ombak; (2) menaikkan (melonjakkan, menerbangkan, dsb) tinggi-tinggi: ~ layang-layang; (3) memuji-muji; menyanjung-nyanjung: ia suka ~ anaknya yg seorang itu
melampau me.lam.pau [v] lewat batas; berlebih-lebih: kenakalan anak itu benar-benar sudah ~
melampiaskan me.lam.pi.as.kan [v] (1) menjadikan supaya lampias: obat untuk ~ air seni; (2) tidak menahan-nahan; memuaskan: ~ amarah; ~ hawa nafsu
melangsungkan me.lang.sung.kan [v] (1) meneruskan; melanjutkan; menyampaikan: kepala bidang ~ usul kami kpd kepala kantor; (2) melaksanakan; melakukan: kami ~ rapat di kantor kelurahan
melanjutkan me.lan.jut.kan [v] (1) meneruskan (tt perkataan, perundingan, cerita, dsb); menyambung: mereka akan ~ pembicaraan itu minggu depan; (2) mempertinggi: krn ketiadaan biaya, dia tidak mampu ~ pendidikan anaknya ke sekolah yg lebih tinggi
melaporkan me.la.por.kan [v] memberitahukan: komandan pasukan ~ bahwa tugasnya telah dilaksanakan; jangan takut ~ penyelewengan kpd pemerintah
melarutkan me.la.rut.kan [v] menjadikan larut: Ibu ~ obat dng air sebelum Adik menelannya
melawan me.la.wan [v] (1) menghadapi (berperang, bertinju, bergulat, dsb): mereka tidak sanggup ~ musuh sebanyak itu; (2) menentang; menyalahi: siapa yg berani ~ perintahnya berarti ~ hukum; (3) bersaing lebih murah dp yg lain: harga-harga di toko itu ~; (4) melayani; mengajak: saya kurang suka berbicara ~ dia; (5) mencegah; menghilangkan; menjauhkan: obat ini gunanya untuk ~ bibit penyakit
melayang-layang me.la.yang-la.yang [v] (1) melayang sambil bergerak ke sana kemari; melayang dng berputar-putar: burung elang itu ~ di udara sebelum menyambar anak ayam; (2) tidak keruan (tt pikiran, perkataan, dsb); tidak tentu arah: pikirannya ~ ketika ia ditanya
melebihkan me.le.bih.kan [v] (1) menjadikan lebih (besar, banyak, penting, dsb): kau harus ~ belajar dp bermain; (2) menganggap lebih (banyak, besar, penting, dsb): kasih sayang kpd semua anak hendaklah sama, janganlah kau ~ yg satu dp yg lain
meledeki me.le.deki [v] meledek: mereka suka ~ anak-anak
melekap me.le.kap [v] (1) melekat; menempel: cecak dapat ~ di dinding; (2) merapat; melengket; tidak mau berpisah (tt anak kecil dng orang tuanya): anak itu ~ terus pd ibunya; tempat tidur itu ~ benar ke dinding
melelaikan me.le.lai.kan [v] menjadikan terkulai; menarik supaya terkulai: anak-anak ~ cabang pohon jambu itu untuk memudahkan memetik buahnya
meleler me.le.ler [v] meleleh (terutama tt barang yg lekat-lekat spt ingus, air liur, lava cair): air liur anak itu ~ ke dagunya
melempar me.lem.par [v] (1) membuang jauh-jauh; (2) melontari (dng): anak itu ~ rumah dng batu
melengah me.le.ngah [a] meleng; tidak awas-awas; lalai: kita tidak boleh ~ barang sekejap pun; kalau Anda ~ sebentar saja, hilang kopormu; (2) v mempersenang; menghibur: ia bernyanyi untuk ~ hati yg lara; (3) v mengasuh anak supaya jangan menangis: ia disuruh ibunya ~ adiknya
melenguh me.le.nguh [v] (1) mengeluarkan bunyi lenguh; menguak (tt lembu, rusa, dsb): anak lembu itu --; (2) mengi: napasnya --
melepas nazar me.le.pas nazar melaksanakan apa yg telah dijanjikan; melaksanakan janji (kaul); melepaskan nazar
melepaskan angan-angan me.le.pas.kan angan-angan berkhayal; melamun; (2) melaksanakan keinginan
melepih me.le.pih [v] (1) melipat tepi atau ujung (tikar, kertas, dsb); (2) menjalin atau mengepang (rambut anak perempuan)
melepur me.le.pur [v] terbenam dl lumpur: kasihan, anak yg malang itu ~
meletakkan me.le.tak.kan [v] (1) menempatkan; menaruh: ia ~ buku-bukunya di atas meja; (2) melepaskan; tidak melaksanakan lagi: krn gagal dl pemerintahannya, perdana menteri itu ~ jabatan; (3) menetapkan: pemerintah telah ~ undang-undang perpajakan thd barang-barang mewah
melindungi me.lin.dungi [v] (1) menutupi supaya tidak terlihat atau tampak, tidak kena panas, angin, atau udara dingin, dsb: anak itu ~ dirinya dng daun pisang supaya tidak kehujanan; (2) menjaga; merawat; memelihara: pemerintah ~ binatang yg hampir punah; (3) menyelamatkan (memberi pertolongan dsb) supaya terhindar dr mara bahaya: induk ayam itu ~ anaknya thd serangan burung elang
melindungkan me.lin.dung.kan [v] (1) membuat (diri) terlindung (tersembunyi dsb): ular itu ~ dirinya dl semak-semak; (2) mempergunakan sesuatu untuk melindungi: kanguru itu ~ anaknya di dl kantong perutnya; (3) menaruhkan (menempatkan) sesuatu di tempat yg aman atau terlindung
meliputi me.li.puti [v] (1) menutupi: salju tebal ~ puncak Gunung Jaya- wijaya; (2) menyelubungi: kabut ~ kebun teh di Tugu; (3) menggenangi: air bah ~ berhektar-hektar tanah persawahan; (4) mencakup: program Pelita ~ pembangunan fisik dan mental; kasih sayang ibu ~ seluruh segi kehidupan anak
melonjak-lonjak me.lon.jak-lon.jak [v] melonjak berkali-kali (krn kegirangan dsb): setelah dinyatakan naik kelas, anak itu ~ kegirangan
meluahkan me.lu.ah.kan [v] memuntahkan: adik ~ obat itu krn terlalu pahit
melukut me.lu.kut [n] ujung beras yg terlepas ketika ditumbuk; pecahan beras yg halus; menir: anak ayamnya diberi makan --
melulusi me.lu.lusi [v] menanggalkan (pakaian dsb); melucuti: ~ pakaian anaknya yg baru pulang sekolah
meluntur me.lun.tur [v] menjadi luntur atau berkurang (tt rasa cinta, warna, dsb) [v] minum obat supaya gampang buang air (untuk cuci perut dsb)
melepaskan me.le.pas.kan [v] (1) menjadikan lepas (tidak terikat, keluar dr kurungan, dsb): saya selalu ~ binatang piaraan saya, tidak pernah mengurungnya dl kandang; (2) ki mencurahkan (tt cinta kasih, isi hati, rindu): dia datang kemari untuk ~ rindunya kpd keluarga kami; (3) ki membalas (tt dendam, sakit hati): mereka melakukan kekejaman itu sekadar untuk ~ dendamnya kpd orang itu; (4) ki melancarkan (tt kecaman, serangan, tuduhan): ia selalu ~ kritik membangun kpd pihak yg berwenang; (5) ki membuang, menghilangkan, atau meninggalkan (tt suatu harapan, maksud, tuntutan): berusaha ~ niat yg kurang baik; (6) ki membiarkan lepas (tt anak panah dr busur): ia ~ anak panah agar mengenai sasarannya; (7) ki menyelamatkan atau menghindarkan (dr bahaya): kita harus berusaha ~ diri dr bahaya narkotika; (8) ki menjadikan puas (tt rasa hati); memuaskan: ia menjerit sekeras-kerasnya sambil memukul dinding tembok kamarnya untuk ~ kekesalan hatinya
memagarkan me.ma.gar.kan [v] (1) menggunakan (sesuatu) untuk pagar: tukang kebun ~ pohon kemuning di halaman depan rumah itu; (2) memasangkan pagar: anak-anak sedang ~ kebun sayur-sayuran Paman
memainkan me.ma.in.kan [v] (1) memakai (melakukan dsb) sesuatu untuk bermain-main: anak itu -- pedang ayahnya; (2) membunyikan alat musik dsb dng memukul (memetik dsb): -- gitar; -- gamelan; (3) melagukan musik dsb dng bunyi-bunyian: -- lagu jali-jali; (4) melakukan (sbg sandiwara); menyandiwarakan; memperagakan: mereka telah -- lakon itu dng sangat baik; (5) mempertontonkan; mempertunjukkan: hampir semua gedung bioskop di Jakarta -- film ini; (6) melakukan peranan; memerankan (dl sandiwara, film, dsb): ia sering -- tokoh penjahat
memajalkan me.ma.jal.kan [v] menumpulkan: obat-obatan terlarang itu dapat -- otak pemakainya
memakaikan me.ma.kai.kan [v] (1) mengenakan pd (tt pakaian dsb): ia ~ baju pd anaknya; (2) menggunakan pd; menerapkan pd (tt peraturan, adat, undang-undang, dsb): tidak baik -- adat kita di daerah ini
memaki me.ma.ki [v] mengucapkan kata-kata keji, tidak pantas, kurang adat untuk menyatakan kemarahan atau kejengkelan: sayang sekali, anak kecil itu sudah berani -- tetangganya
memaksa-maksa me.mak.sa-mak.sa [v] berkali-kali meminta dsb dng paksa; mendesak-desak: anak itu ~ orang tuanya menjual tanah untuk membeli sepeda motor
memalami me.ma.lami [Mk v] menunggui (orang sakit dsb) pd waktu malam (dng berjaga-jaga): dia -- anaknya di rumah sakit
memalamkan me.ma.lam.kan [v] membiarkan (menahan) bermalam; menaruh (obat, mayat, dsb) semalam
memaling me.ma.ling [v] mencuri: orang itulah yg -- sepeda baru anakku
memalukan me.ma.lu.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan, memberi) malu: kelakuan anak itu sangat -- keluarganya; (2) menganggap malu; malu tt sesuatu: ia -- tindakannya
memalunkan me.ma.lun.kan [v] memelukkan (membelitkan) pd: ia ~ tangannya pd bahu anaknya
memanah me.ma.nah [v] melepaskan anak panah (kpd): pemburu itu ~ seekor kijang
memanahi me.ma.nahi [v] berkali-kali melepaskan anak panah (kpd): penduduk dilarang ~ binatang penghuni cagar alam
memanajemeni me.ma.na.je.meni [v] menerapkan manajemen; melaksanakan manajemen
memancarkan me.man.car.kan [v] (1) memancurkan (menyemburkan) air dsb deras-deras: di sini terdapat sumber yg ~ air hangat yg mengandung belerang; (2) mengeluarkan sinar (cahaya): matahari mulai ~ cahayanya di ufuk timur; (3) menyiarkan (radio): RRI ~ siarannya ke seluruh pelosok tanah air; (4) melahirkan; memperanakkan (menurunkan): Brawijaya ~ raja-raja Majapahit
memandu me.man.du [v] menjadi pandu bagi; memimpin (kapal, masyarakat, dsb): ia ~ anak buahnya
memangku me.mang.ku [v] (1) menaruh sesuatu di atas paha antara pangkal paha dan lutut atau di atas lengan antara lengan atas dan siku dipatahkan (hampir spt memeluk); meriba: ia ~ anaknya yg sedang menangis; (2) memeluk (agama dsb); memendam (cita-cita dsb): rakyat Indonesia ~ berbagai agama (Islam, Kristen, Buddha, dsb); ~ cita-cita luhur; (4) menyelenggarakan atau mengelola (negara, pemerintahan, dsb): ~ negeri; (5) mewakili (sbg wali): lima tahun lamanya ia ~ Sultan yg masih kecil (belum dewasa) itu; (6) memegang suatu jabatan: ia ~ jabatan gubernur
memanjakan me.man.ja.kan [v] memperlakukan dng kasih sayang dsb sehingga menjadi manja: keluarga itu terlalu -- anak-anaknya
memantati me.man.tati [v] membelakangi; tidak mengindahkan: anak-anak ~ kakak kelasnya
memastikan me.mas.ti.kan [v] mengatakan dng pasti; menentukan; menetapkan dng sungguh hati: kami sudah mempertimbangkan masak-masak sebelum ~ akan memungut seorang anak laki-laki
memasung me.ma.sung [v] (1) membelenggu seseorang dng pasung; memasang pasung pd...; (2) memasukkan ke dl kurungan (penjara); (3) ki membatasi (menghambat) ruang gerak: peraturan itu ~ kreativitas anak-anak
mematung me.ma.tung [v] (1) membuat patung; (2) menyerupai patung (diam tidak bergerak): ibu itu ~ menatap anaknya yg meninggal yg sedang dikafani
membagi mem.ba.gi [v] (1) menceraikan (memecahkan, memisahkan, membelah) menjadi beberapa bagian (yg sama): ia -- tanah itu menjadi tiga bagian; (2) Mat memecahkan (menyederhanakan) bilangan dng bilangan tertentu: ia -- bilangan 60 itu dng 2 (= 60:2); (3) memecahkan (sesuatu) lalu memberikannya kpd pihak lain: ia telah -- seluruh harta pusakanya kpd ketiga orang anaknya; (4) memberikan (sebagian) untuk orang lain: dia selalu -- keuntungannya dng saya
membagi-bagikan mem.ba.gi-ba.gi.kan [v] memberikan (kpd banyak orang): Ibu -- kue kpd anak-anak [v] membagikan
membaiki mem.ba.iki [v] berbuat (bersikap) baik kpd; memperlakukan dng selayaknya: -- sesama makhluk hidup; -- anak tirinya
membaikkan mem.ba.ik.kan [v] menjadikan baik; mendatangkan kebaikan (faedah, guna, dsb): sikap memanjakan yg berlebih-lebihan tidak akan -- anak-anak
membalas dendam mem.ba.las den.dam [v] melakukan balas dendam: anaknya -- kpd orang yg membunuh ayahnya
membandingi mem.ban.dingi [v] (1) memberi imbangan; mengimbangi: semangat bertanding harus ditingkatkan guna -- keunggulan teknik pihak lawan; (2) menyamai: jangan sekali-kali kau mau -- anak orang kaya raya
membantar demam mem.ban.tar demam pencegah demam (spt obat pahit)
membara mem.ba.ra [v] (1) menjadi bara: besi itu masih -; (2) ki berapi-api (tt semangat): keinginan untuk bertemu dng anaknya tetap -- di dada orang tua itu
membaringkan mem.ba.ring.kan [v] meletakkan merata; menidurkan (sebagaimana layaknya orang tidur): ia -- anaknya di atas tikar; ia -- diri di atas balai-balai
membarut-barut mem.ba.rut-ba.rut [v] mengelus-elus; menggosok-gosok (dng lemah lembut): orang itu duduk sambil -- kepala anaknya dng sayangnya
membatasi mem.ba.tasi [v] (1) memberi batas; menentukan (menandai dsb) batas: ia -- pekarangan itu dng pancang; (2) menceraikan; mengantarai; menyekat: ia menyisipkan sehelai kertas dl buku itu untuk -- halaman buku yg sudah dibacanya; dl masjid itu dipasang tabir untuk -- ruang wanita dan ruang pria; (3) menentukan banyaknya (besarnya dsb): Pemerintah telah -- impor mobil; (4) menerangkan arti sesuatu dng tepat dan jelas; membuat batasan definisi: sukar -- suatu yg bersifat abstrak; (5) mengurangi; merintangi: orang tua harus mampu -- keinginan anak untuk berfoya-foya
membaurkan mem.ba.ur.kan [v] (1) mencampurkan: ia -- madu sesendok teh ke dl susu segelas; (2) mencampuradukkan: jangan -- beberapa masalah sekaligus supaya dapat dipecahkan satu-satu; (3) membiarkan bergaul; menyatu: Pemerintah berusaha -- warga negara asing dng pribumi melalui kegiatan kebudayaan; (4) ki mengawinkan: orang tua itu ingin -- anak gadisnya dng laki-laki pilihannya
membawahkan mem.ba.wah.kan [v] menempatkan (sesuatu) di bawah; memegang pimpinan; mengepalai: komandan itu -- 160 orang anak buah
membayangkan mem.ba.yang.kan [v] (1) mengadakan bayang-bayang pd: sinar lampu kapal -- cahaya pd permukaan air; (2) menggambarkan dl pikiran: aku banyak -- yg indah-indah dr yg telah kita rencanakan; (3) mengemukakan pendapat (usul dsb) tidak dng terus terang: dia tidak mau terus terang, tetapi hanya -nya dl setiap ucapannya
membayari mem.ba.yari [v] (1) membayar berkali-kali: orang tua itu terpaksa -- utang-utang anaknya; (2) membayar untuk orang lain: sayalah yg -- makannya
membeda-bedakan mem.be.da-be.da.kan [v] menganggap (memperlakukan) berbeda (tidak sama); pilih kasih: kita jangan -- antara orang yg kaya dan yg miskin; kita harus bersikap adil, jangan -- anak-anak kita
membekali mem.be.kali [v] memberi bekal: ia -- anak-anaknya dng pendidikan yg baik
membekalkan mem.be.kal.kan [v] memberikan atau menyediakan sesuatu sbg bekal: mereka selalu -- perhiasan kpd anak-anak perempuan yg akan kawin
membelar mem.be.lar [v] (1) berkeliaran kian kemari (tt anak-anak dsb); (2) berkerumun atau mengeriap (tt semut, anai-anai, dsb)
membeliakkan mem.be.li.ak.kan [v] membuka (mata) lebar-lebar: ia -- matanya untuk menakuti anak-anak
membenari mem.be.nari [Mk v] membujuk; menasihati: orang tua itu tidak bosan-bosan -- anaknya yg nakal
membengisi mem.be.ngisi [v] memperlakukan dng bengis; menganiaya: ia harus -- anak-anak berandalan itu sebab jika tidak demikian, mereka itu akan terus mengganggu [v] memarahi; menggusari
memberantakkan mem.be.ran.tak.kan [v] membuat berantakan: sifat latah dan ikut-ikutan dng anak nakal telah -- studinya
memberitahukan mem.be.ri.ta.hu.kan [v] (1) menyampaikan (kabar dsb) supaya diketahui: Pak Guru akan -- hasil ujian kpd anak-anak besok pagi; (2) mengumumkan; menyebarluaskan: setelah koran-koran -- kejadian itu, barulah masyarakat mengetahuinya
membiarkan mem.bi.ar.kan [v] (1) tidak melarang (menegahkan): polisi -- saja anak-anak mengebut di jalan; jangan -- anak-anak bermain dng benda-benda tajam; (2) tidak menghiraukan; tidak memelihara baik-baik: jangan -- anak-anak itu hidup terlantar
membiasakan mem.bi.a.sa.kan [v] (1) menjadikan lazim (umum): sangat susah -- sesuatu yg baru kpd masyarakat; (2) menjadikan terbiasa: jangan sekali-kali -- anak bermalas-malasan
membidikkan mem.bi.dik.kan [v] mengarahkan kpd: ia -- kamera kpd anaknya
membimbangkan mem.bim.bang.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) tidak tetap hati (kurang percaya, ragu-ragu): desas-desus itu sangat -- hatiku; kabar-kabar yg -; (2) cemas kpd; khawatir kpd: beliau sangat -- nasib anaknya yg ditahan polisi
membimbing mem.bim.bing [v] (1) memegang tangan untuk menuntun; memimpin: ia berjalan sambil -- kakeknya yg buta; (2) ki memberi petunjuk (pelajaran dsb); mengasuh: terutama orang tualah yg berkewajiban -- anak-anaknya ke jalan yg benar; (3) ki memberi penjelasan lebih dulu (tt sesuatu yg akan dirundingkan dsb): ia -- anak-anak memahami isi buku ini
membongkar mem.bong.kar [v] (1) mengangkat ke atas: -- sauh; (2) menurunkan muatan dr kapal (kereta api): kuli-kuli kapal itu telah selesai -- muatan; (3) merusak; merobohkan: petugas keamanan berhasil -- rumah (bangunan) liar; (4) menceraikan bagian-bagian mesin: montir sedang -- mesin mobil; (5) membuka dng paksa: kita terpaksa -- peti itu krn kuncinya hilang; (6) mencuri dng merusak pintu (jendela dsb): pencuri itu berhasil -- gudang obat; (7) membuka rahasia: pihak yg berwajib berhasil -- usaha pemalsuan ijazah
memboya mem.bo.ya [v] mencerai-beraikan: anak itu -- sapu lidi dr ikatannya
membuai mem.bu.ai [kl v] (1) mengayun; berayun; (2) mengayun-ayunkan; menggoncangkan hingga terbuai-buai: ibu itu -- anaknya sambil bernyanyi; (3) ki membuat lupa akan hal lain (seolah-olah tertidur): rayuannya telah -- diriku hingga aku terlena dibuatnya
membukakan mem.bu.ka.kan [v] (1) membantu membuka: -- baju anaknya yg basah; (2) membuka untuk: ia selalu -- pintu untuk suaminya
membusur mem.bu.sur [v] (1) melengkung sbg busur yg sedang dipakai untuk melepaskan anak panah; (2) melepaskan panah dng busur; (3) membersihkan kapas dng busur
memelihara me.me.li.ha.ra [v] (1) menjaga dan merawat baik-baik: ~ kesehatan badan; ~ orang sakit; ~ anak bini; (2) mengusahakan dan menjaga (supaya tertib, aman, dsb): ~ keamanan dan ketertiban; (3) mengusahakan (mengolah): ~ sawah ladang; ~ tanam-tanaman; (4) menjaga dan mendidik baik-baik: ~ anak-anak yatim; (5) memiara atau menernakkan (tt binatang): ~ ayam, itik; (6) mempunyai: ~ gundik (bujang dsb); (7) membiarkan tumbuh (tt rambut): ~ kumis (cambang dsb); (8) menyelamatkan; melindungi; melepaskan (meluputkan) dr bahaya dsb: ~ negeri dr bencana; ~ hamba rakyatnya
memeluk me.me.luk [v] (1) meraih seseorang ke dl dekapan kedua tangan yg dilingkarkan; mendekap: ia menangis sambil ~ anaknya; (2) ki menganut (mengikuti ajaran): ~ agama
memenuhi me.me.nuhi [v] (1) mengisi hingga penuh atau hampir penuh: ~ kolam dng air; beribu-ribu penonton ~ gedung olahraga; (2) mencukupi: ~ syarat; ~ kebutuhan; (3) meluluskan (permintaan, harapan, dsb); mengabulkan: ~ permintaan anggota-anggotanya; beliau ~ permohonan rakyat; (4) memuaskan: hasil pekerjaannya tidak ~ harapanku; (5) menunaikan atau menjalankan (kewajiban dsb): ~ kewajibannya; (6) menepati (janji); melaksanakan (nazar): ~ kata yg sudah terkatakan; baru sekarang ia bisa ~ nazarnya
memeram me.me.ram [v] menyuruh tinggal di rumah saja; menyekap; memingit: ~ anak gadis
memercayai me.mer.ca.yai [v] (1) menganggap benar atau nyata; mengakui benar atau nyata: ia tiada ~ segala kata dan keterangan saksi itu; (2) mengharapkan benar atau memastikan (bahwa akan dapat memenuhi harapannya dsb): ia ~ anak buahnya untuk membayar biaya pemasangan telepon
memereteli me.me.re.teli [v] (1) melepasi (mencabuti) satu per satu hingga habis: anak itu ~ kalung mutiaranya dng tenang; (2) mengambil seluruhnya (tt penjahat): penjahat itu ~ perhiasan gadis yg pergi sendirian
memerlukan me.mer.lu.kan [v] (1) memandang perlu (penting, berguna, dsb): mereka lebih ~ pakaian dp makanan; (2) mementingkan; mengutamakan; memperhatikan (tt kepentingan sendiri, orang lain, dsb): jangankan ~ orang lain, anaknya sendiri saja tidak dipikirkannya; (3) membutuhkan; menghajatkan: pd umumnya mereka tidak ~ bantuan uang, tetapi bantuan tenaga ahli; untuk mencapai cita-cita diperlukan biaya dan ketekunan usaha; (4) ki menggunakan (waktu): perbaikan gedung itu ~ waktu tiga bulan; (5) menyempatkan diri (melakukan sesuatu krn dianggap perlu dng menyampingkan hal-hal lain): banyak orang ~ datang melihat kambing berkepala dua itu
memestakan me.mes.ta.kan [v] merayakan (hari lahir dsb) dng perjamuan makan minum; mengadakan pesta untuk: bibi ~ hari perkawinan anaknya; mereka ~ anaknya yg baru saja menjadi dokter
memesumi me.me.sumi [v] melakukan perbuatan mesum kpd; mencabuli: orang yg -- anak kecil itu telah ditangkap polisi
memetakan me.me.ta.kan [v] (1) menggambarkan tanah (gunung dsb) dijadikan peta: pemerintah bermaksud menyelidiki dan ~ daerah Maluku; (2) menggambarkan; melukiskan: dia selalu ~ wajah anaknya yg baru meninggal
memetiki me.me.tiki [v] memetik berkali-kali atau berulang-ulang: walaupun sudah dilarang, anak-anak itu terus ~ bunga-bunga kami
memfilmkan mem.film.kan [v] mendokumentasi (merekam) dl bentuk film (dr adegan atau novel): baru-baru ini dia ~ "Anak Perawan di Sarang Penyamun" karangan St. Takdir Alisyahbana
memijak tanah me.mi.jak tanah upacara ketika anak berumur tujuh bulan mula-mula menginjak tanah; turun tanah
memikirkan me.mi.kir.kan [v] (1) mencari upaya untuk menyelesaikan sesuatu dng menggunakan akal budi; mempertimbangkan; merenungkan: rasanya tidak ada gunanya kita ~ perkara itu lagi; bingung ia ~ kehebohan yg tidak ada habis-habisnya itu; (2) mengingat akan; mengenangkan: sedih hatinya ~ nasib anaknya yg cacat itu; (3) mementingkan (diri dsb); mengutamakan (diri dsb): jangan hanya ~ makannya saja, tetapi pikirkan juga pendidikannya; banyak yg lebih ~ diri sendiri dp ~ kepentingan bersama; (4) memperhatikan; mempedulikan; mengindahkan: ia tidak ~ kritik dan protes yg dilancarkan kepadanya
memilin-milin me.mi.lin-mi.lin [v] memelintir (tt tali, kumis, dsb): anak kecil itu ~ rambutnya; laki-laki itu ~ kumisnya
memimpin me.mim.pin [v] (1) mengetuai atau mengepalai (rapat, perkumpulan, dsb): ia diserahi tugas ~ rapat itu; (2) memenangkan paling banyak: Singapura ~ kejuaraan renang pelajar internasional; (3) memegang tangan seseorang sambil berjalan (untuk menuntun, menunjukkan jalan, dsb); membimbing: ia berjalan sambil ~ anaknya; (4) memandu: mualim ~ kapal asing itu masuk ke pelabuhan; (5) melatih (mendidik, mengajari, dsb) supaya dapat mengerjakan sendiri: ia ditugasi atasannya untuk ~ para calon pegawai negeri
memindah me.min.dah [v cak] (1) memindah-mindah; menular(-nular): orang itu khawatir, jangan-jangan perasaan takutnya ~ ke anaknya; mula-mula anaknya yg tertimpa penyakit, kemudian ~ ke segenap penghuni rumah; (2) memindahkan
memingit me.mi.ngit [v] mengurung dl rumah (kandang, sangkar): zaman modern spt sekarang ini bukan zamannya lagi ~ anak dara; ~ kuda
memintai me.min.tai [v] meminta kpd: anak itu -- ibunya baju baru untuk Lebaran
memintakan me.min.ta.kan [v] meminta sesuatu untuk (orang lain dsb): orang tua murid itu -- izin tidak masuk bagi anaknya
memintasi me.min.tasi [v ki] (1) mengatasi: itulah jalan satu-satunya untuk ~ kesukaran ini; (2) mencegah (keinginan dsb): dia ~ keinginan anaknya menjadi tentara
memokoki me.mo.koki [v] memberi modal; memodali: paman ~ anaknya dua juta rupiah
memompakan me.mom.pa.kan [v] (1) memompa untuk orang lain: ia ~ ban sepeda adiknya; (2) memasukkan suatu cairan (gas) ke dl: ia sedang ~ gas helium ke dl balon; (3) cak memasukkan banyak-banyak dng paksa: ia ~ pengetahuan itu kpd anak didiknya
memoncongkan me.mon.cong.kan [v] memajukan mulut atau kedua bibir ke muka untuk mengejek; memanjangkan mulut: gadis itu -- mulutnya sambil berlari menjauhi anak laki-laki itu
mempan mem.pan [v] (1) dapat dikenai (oleh senjata dsb); dapat terbakar (oleh api): berkali-kali ia ditembak, tetapi tidak pernah --; coba bakar, -- atau tidak; (2) dapat menyembuhkan penyakit (tt obat): segala macam obat sudah diminumnya, tetapi tidak -- juga; (3) ki dapat menerima nasihat (kritik dsb): seseorang yg keras kepala yg tidak -- kritik dan teguran
memperbedakan mem.per.be.da.kan [v] menganggap (memperlakukan) berbeda (tidak sama) dr yg lain; memperlainkan: kamu jangan -- anak itu, saya kira dia pun sama dng yg lain
memperbinikan mem.per.bi.ni.kan [v] (1) menjadikan bini; mengawini (tt laki-laki): setelah tidak berhasil -- gadis itu, ia pergi meninggalkan kampungnya; (2) mengawinkan (anak laki-laki) dng: ia bermaksud -- anak laki-lakinya dng anak kepala desa
mempercakap mem.per.ca.kap [v] menjadikan lebih cakap (mampu, mahir): kita harus berusaha ~ anak-anak agar dapat melahirkan isi hatinya dengan tepat
mempercermin mem.per.cer.min [v] (1) memakai sesuatu sbg cermin (contoh, teladan, dsb): biasanya anak itu ~ tabiat orang tuanya; (2) selalu melihat (menyaksikan): setiap hari aku ~ kesedihan yg dialami oleh rakyat kecil
mempergaulkan mem.per.ga.ul.kan [v] mencampurkan; menggaulkan; mempertemankan: ayahnya ~ anaknya dng anak-anak di kampungnya
mempergundah mem.per.gun.dah [v] menyebabkan gundah; menggundahkan: kelakuan anaknyalah yg ~ hatinya
memperingati mem.per.i.ngati [v] (1) mengadakan suatu kegiatan (spt pe-rayaan, selamatan) untuk mengenangkan atau memuliakan suatu peristiwa: didirikan sebuah tugu untuk ~ jasa-jasa para pahlawan; (2) mencatat (dl buku catatan): dia selalu ~ kata-kata yg sukar dl buku yg khusus itu; (3) memberi peringatan (teguran, nasihat) supaya ingat akan kewajiban dsb: Ibu ~ pesan Ayah kpd anak-anaknya untuk berdoa sebelum tidur
memperistrikan mem.per.is.tri.kan [v] mengawinkan (anak laki-laki): ia ~ anaknya dng gadis tetangganya
memperlakikan mem.per.la.ki.kan [v] mengawinkan (anak perempuan)
memperlakukan mem.per.la.ku.kan [v] (1) menjadikan (menyatakan) berlaku: bangsa Indonesia ~ bahasa Indonesia sbg bahasa persatuan dan bahasa negara; (2) menganggap: ia ~ saya sbg anak kandungnya sendiri
memperlalaikan mem.per.la.lai.kan [v] (1) membuat (menyebabkan dsb) lalai (lupa, tidak sadar, dsb): untuk ~ anak itu, ia diberi mainan; (2) mengundurkan (maksud, niat, dsb); mempertangguhkan: ia ~ niatnya krn merasa tidak mampu; (3) menghibur (hati, sedih, dsb): penduduk desa itu berusaha ~ hati musafir yg malang itu
mempermainkan mem.per.ma.in.kan [v] (1) memperlakukan sesuatu sbg permainan atau untuk menyenangkan hati: ia berbicara sambil -- jari tangannya; (2) mempergunakan (senjata dsb): sebelum dia sempat -- kerisnya, pisau lawannya telah lebih dulu menan-cap di lambungnya; (3) membuat orang lain menjadi bahan tertawaan; mengolok-olok: dia suka -- orang; (4) ki memperlakukan sesuatu (atau seseorang) dng sesuka hati; memperdayakan: jangan -- harta anak yatim itu; lintah darat itu sampai hati -- nasib petani kecil
mempersamakan mem.per.sa.ma.kan [v] menyamakan; menjadikan sama (tidak berbeda): Pemerintah -- pakaian seragam anak-anak sekolah
mempersangat mem.per.sa.ngat [v] menjadikan lebih hebat (keras, parah, dsb); menyebabkan bertambah sangat; memperhebat: penghinaannya yg berulang kali -- kebencianku kepadanya; obat itu -- penyakitnya, bukan mengurangi
mempersetan mem.per.se.tan [v] (1) menyumpah dng mengucapkan setan: orang tuanya -- anaknya; (2) tidak mengindahkan; memasabodohkan: ia -- nasihat orangtuanya
mempersiapkan mem.per.si.ap.kan [v] menjadikan bersiap; menyiapkan: ia -- anak lakinya sbg penggantinya di perusahaan itu [v] menyiapkan
mempersuamikan mem.per.su.a.mi.kan [v] mengawinkan (anak perempuan); menjadikan seseorang sbg suami: beliau hendak -- putrinya yg bungsu
mempertakut mem.per.ta.kut [v] (1) menimbulkan rasa takut pd; menakuti; mempertakuti: jangan ~ anak-anak itu dng berbagai cerita seram; (2) menjadikan lebih takut: mereka ~ rakyat yg sudah takut
mempertalikan mem.per.ta.li.kan [v] (1) mengikat menjadi satu: mereka ~ semua tawanan itu sebelum diseret ke markas; (2) menjalin-jalinkan; memperhubungkan: jangan ~ perkara itu dng urusan pribadimu; (3) menghubungkan: urat saraf yg ~ otak dng mata; dilaluinya kampung yg ~ Kota Serang dng Pandeglang; (4) menjodohkan: ia hendak ~ anak gadisnya dng pemuda itu; (5)menjadikan bertali
mempertaruhkan mem.per.ta.ruh.kan [v] (1) menyuruh simpan (rawat, selenggarakan, dsb); mempercayakan kpd; menitipkan; (2) menyerahkan (jabatan, pekerjaan, dsb) kpd: sudah tiba saatnya untuk ~ pekerjaan itu kpd anakmu; (3) memberikan sesuatu untuk taruh (cagar atau tanggungan, pasangan dl perjudian); menggadaikan: dia ~ hartanya untuk mendapatkan jabatan itu; (4) memakai (memberikan) sesuatu sbg pasangan (dl perjudian): dl permainan judi itu kadang-kadang ada yg ~ arlojinya kalau uangnya habis; (5) (kalau perlu dng) mengorbankan (jiwa dsb): ia ~ jiwanya untuk kemerdekaan negaranya
mempertemukan mem.per.te.mu.kan [v] (1) membawa (menjadikan dsb) supaya bertemu: dia ~ temannya yg akan melamar pekerjaan itu dng atasannya; (2) mengemukakan; memperhadapkan; (3) memperhubungkan; mengontakkan: melalui Titian Muhibah di radio, pembawa acara ~ dua saudara yg sudah puluhan tahun berpisah; (4) menyatukan kembali: Pemerintah berusaha ~ dua keluarga yg sudah terpisah lama; (5) mengawinkan (mempersuamikan, memperistrikan): ayahnya ~ anaknya dng keponakannya
mempertenggangkan mem.per.teng.gang.kan [v] (1) mengingat akan; mempertimbangkan; memikirkan (sesuatu dng baik): kita harus dapat ~ masalahnya sebelum memberikan putusan; (2) menghematkan (uang belanja dsb); menyesuaikan pendapatan dng pengeluaran: hendaklah kita dapat ~ gaji yg kecil ini agar cukup untuk belanja satu bulan; (3) menjaga agar jangan menyinggung perasaan orang: kita harus dapat ~ perasaan anak gadis yg malang itu
mempertopeng mem.per.to.peng [v ki] memakai sesuatu sbg topeng; memperkedok: dia ~ jabatannya untuk melaksanakan kejahatan
mempertukarkan mem.per.tu.kar.kan [v] (1) menukarkan; (2) membiarkan (menjadikan) bertukar yg satu dng yg lain: sesudah selesai, suruhlah anak-anak ~ pekerjaan mereka
memperturutkan mem.per.tu.rut.kan [v] (1) menjadikan (membiarkan) turut: PSSI akan ~ pemain-pemain muda dl pertandingan itu; (2) mengikuti (selalu memberi, tidak menegahkan): ia ~ hawa nafsunya; ibu itu ~ kehendak anaknya
memperubahkan (dng) mem.per.u.bah.kan (dng) [v] memperlainkan (dr); memperbedakan (dr): ia ~ anak ini dng anak lainnya
memperumahkan mem.pe.ru.mah.kan [v] mengawinkan (memperistrikan, mempersuamikan): bulan depan ia akan ~ anaknya yg bungsu
mempraktikkan mem.prak.tik.kan [v] melakukan (apa yg tsb dl teori, pelajaran, dsb); melaksanakan; menunaikan: ~ teori yg telah dipelajarinya; ~ ajaran Budha
mempropagandakan mem.pro.pa.gan.da.kan [v] (1) menyiarkan pendapat (paham politik dsb) dng maksud mencari pengikut atau dukungan: mereka ~ program kerjanya; (2) cak mereklamekan (barang dagangan dsb): tidak sedikit ongkos dikeluarkan untuk ~ obat-obatan itu
memuja me.mu.ja [v] (1) menghormati dewa-dewa dsb dng membakar dupa, membaca mantra, dsb; (2) memuja-muja; (3) menjadikan sesuatu dng mantra: ia ~ anak yg tidak tahu budi itu hingga menjadi batu
memujikan me.mu.ji.kan [v] (1) memuji untuk orang lain; (2) mengatakan atau menganjurkan bahwa hal itu baik (untuk dipakai dsb): para guru ~ penggunaan buku itu; para dokter ~ pemakaian obat ini
memulangi me.mu.langi [v] (1) pulang (lagi) ke; kembali pulang: ~ rumah yg sudah 10 tahun ditinggalkannya; (2) rujuk dng istri yg diceraikan: ia merasa malu kalau ~ bekas istrinya; (3) memperistri (saudara sepupu): saya setuju apabila engkau ~ anak mamakmu
memulung me.mu.lung [v] (1) membuat menjadi berbutir-butir (bulat kecil); menggentel (obat dsb): (2) melinting (rokok dsb)
memuluskan me.mu.lus.kan [v] menjadikan mulus; melancarkan: untuk -- garapan koruptor mendirikan yayasan untuk melaksanakan proyeknya
memusatkan me.mu.sat.kan [v] mengarahkan (mengumpulkan dsb) ke satu titik (tempat, hal, dsb): dia sekarang ~ seluruh perhatiannya ke pendidikan anak-anaknya
memutah me.mu.tah [n] pohon, akarnya dapat dibuat obat, kayunya ringan, tetapi kuat; Excoecaria agallocha
memutrakan me.mut.ra.kan [v] memperanakkan
memutuskan me.mu.tus.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) putus (tidak bersambung atau berhubungan lagi): mereka telah ~ tali tempat bergantung; (2) menetapkan; menentukan: ia ~ siapa-siapa yg akan melaksanakan rencananya; (3) menghentikan (tt arus atau sesuatu yg sedang bekerja): ia ~ arus listrik yg menggerakkan eskalator itu; (4) membatalkan, mengurungkan, meniadakan (tt janji, hubungan kasih); (5) menyudahi, mengakhiri (tt yg sebenarnya belum berakhir)
menabalkan me.na.bal.kan [v] mengumumkan penobatan raja; menobatkan
menabukan me.na.bu.kan [v] menganggap sbg larangan; memantangkan: penduduk setempat ~ anak gadisnya menikah dng pemuda daerah lain
menabung me.na.bung [v] menyimpan uang (di celengan, pos, bank, dsb): setiap Senin anak-anak ~ di sekolah
menaga me.na.ga [n] pohon, daun dan kulitnya dapat dibuat obat; Calophyllum inophyllum
menakuti me.na.kuti [v] (1) menyegani; menaruh hormat kpd: ia merasa ~ pemimpinnya secara berlebih-lebihan; (2) menimbulkan rasa takut pd: jangan ~ anak itu lagi
menakutkan me.na.kut.kan [v] (1) menjadikan takut akan: anak-anak itu ~ film yg sangat mengerikan itu; (2) membangkitkan perasaan takut: ular kobra itu sangat ~; (3) merasa khawatir akan: kami ~ nasib para korban kecelakaan pesawat terbang itu
menamai me.na.mai [v] memberi nama (julukan, sebutan); menyebut dng nama ...: sebaiknya seorang ayah ~ anaknya dng nama yg bagus
menambak me.nam.bak [v] (1) menimbun-nimbun tanah supaya tinggi; membumbun tanah (pd tanaman dsb); (2) menampali pematang dsb dng tanah (untuk memperbaiki pematang itu); (3) membuat tambak; (4) ki melepakan, menempelkan (obat dsb) pada: ~ luka; ~ bengkak; (5) ki membendung; menahan: peraturan itu dimaksudkan untuk ~ mengalirnya benda-benda purbakala ke luar negeri
menambari me.nam.bari [v] mengobati; menawari (penyakit)
menancap me.nan.cap [v] masuk terbenam atau tercacak oleh benda tajam (spt pisau, anak panah); menghujam: paku itu ~ di telapak kakinya
menandai me.nan.dai [v] (1) memberi bertanda; membubuhi tanda (ciri, lambang, dsb): partai itu ~ benderanya dng gambar burung; (2) mengenali; mengetahui (dng melihat muka atau mendengar suaranya): saya dapat ~ suaranya; (3) memberi tanda nomor pd anak ternak setelah lahir (di bagian daun telinga atau di bawah ekor bila dilakukan dng tato)
menangani me.na.ngani [v] (1) memukuli (menghajar dsb): ia suka ~ anaknya; (2) mengerjakan (menggarap) sendiri: ia ~ segala pekerjaan rumah
menanggap me.nang.gap [v] (1) memperhatikan sungguh-sungguh: mereka ~ pembicaraan penghuni kamar sebelah; (2) menerima dng pancaindra (spt melihat, mendengar, merasai); mencerap: anak itu ~ segala yg terdapat dan terjadi di sekelilingnya
menanggung me.nang.gung [v] (1) menyangga (bahan yg berat); memikul; memanggul: ia tidak sanggup ~ beban berat itu; (2) menderita; mengalami (sesuatu yg tidak menyenangkan); menahan; tertimpa (oleh): para korban kecelakaan itu ~ cacat seumur hidup; perusahaan itu bangkrut krn banyak ~ rugi; (3) (bersedia) memikul biaya (mengurus, memelihara, dsb): sbg seorang suami dan kepala keluarga, ia harus ~ istri dan anak-anaknya; (4) menjamin: TNI ~ pertahanan negara; perusahaan yg bonafide harus ~ mutu barang produksinya; (5) menyungguhkan bahwa sesuatu baik (besar, tulen, dsb): ia ~ keaslian dokumen itu; (6) menyatakan kesediaan untuk membayar utang orang lain kalau orang itu tidak menepati janjinya: ia tidak mau ~ utang suaminya krn bermain judi; (7) bertanggung jawab (atas): ia harus ~ segala akibatnya
menanggungkan me.nang.gung.kan [v] (1) menderita; mengalami (kesukaran, kesusahan, dsb): ia ~ derita hidup sbg istri yg dimadu; (2) memikulkan (kpd); mempercayakan (kpd): setelah pensiun, ia ~ biaya sekolah si bungsu kpd anak-anaknya yg sudah bekerja; (3) menyerahkan barang atau surat berharga sbg jaminan utang
menangis me.na.ngis [v] melahirkan perasaan sedih (kecewa, menyesal, dsb) dng mencucurkan air mata serta mengeluarkan suara (tersedu-sedu, menjerit-jerit): ibu itu ~ terharu; anak itu ~ kesakitan
menangisi me.na.ngisi [v] (1) menangis akan (untuk, bagi): anak itu ~ ayahnya yg baru saja meninggal; (2) menyesali; bersedih hati krn ...: ia ~ nasibnya yg malang
menantu me.nan.tu [n] istri atau suami dr anak kita
menarik me.na.rik [v] (1) menghela (supaya dekat, maju, ke atas, ke luar, dsb): anak perempuan itu ~ tangan kawannya; (2) membawa (mengambil dsb) ke luar; mengeluarkan dsb: (3) menyenangkan; (menggirangkan, menyukakan hati krn indahnya, cantiknya, bagusnya dsb); (4) membangkitkan rasa kasih (sayang, suka, ingin, dsb); (5) mempengaruhi atau membangkitkan hasrat untuk memperhatikan (mengindahkan dsb)
menasihati me.na.si.hati [v] memberi nasihat (kpd): tidak ada orang yg ~ anak itu; kepala satuan keamanan ~ anak buahnya supaya tetap waspada dan berdisiplin
menasihatkan me.na.si.hat.kan [v] (1) memberikan nasihat kpd: ibu ~ anak-anaknya supaya belajar tekun dan rajin; (2) menganjurkan: kepala desa ~ agar penduduk desa tetap tinggal di rumah masing-masing
menatah me.na.tah [v] memahat [v] memberi permata (intan dsb); memasang permata: tukang emas itu ~ kalung permaisuri dng intan [v] melatih berjalan (kanak-kanak dsb); menatih
menatah tanah me.na.tah tanah belajar berjalan (anak-anak)
menatapi me.na.tapi [v] (1) melihat dekat-dekat dng teliti, dng saksama; (2) merenungi: Ibu itu duduk sambil ~ anak bungsunya
menatih me.na.tih [v] memimpin (biasanya kanak-kanak) untuk belajar berjalan
menawari me.na.wari [v] (1) mengobati dng air yg sudah dimantrai dsb; memantrai; menjampi: Ayah ~ orang yg kesambet dng jampi-jampi; (2) ki membujuk (perempuan): hamba laki-laki yg ~ tunangan atau istri tuannya dihukum cambuk; (3) meredakan hati orang (yg marah, sedih): seorang yg berpengalaman lagi bijaksana tahu ~ hati orang yg sedang marah; (4) membuang racunnya atau bisanya: ia akan ~ gadung itu sebelum memasaknya [v] mengunjukkan seseorang akan sesuatu (dng maksud supaya dibeli, dipakai, dsb): siapa yg ~ mu rumah di kampung itu?
mencadangkan men.ca.dang.kan [v] (1) menjadikan (menyimpan) sesuatu sbg persediaan untuk suatu keperluan (yg akan dipakai apabila diperlukan saja): saya ~ uang ini untuk membayar pajak; (2) mencalonkan: beliau ~ saya untuk menjadi penggantinya; (3) mengemukakan (saran); menganjurkan; mengusulkan: dl rapat itu mereka akan ~ perubahan anggaran rumah tangga; mereka ~ perdamaian yg abadi; (4) mempersiapkan; merancang; merencanakan: panitia yg bertugas ~ perjanjian perdagangan dng Australia sudah dibentuk; (5) menyediakan sesuatu untuk: mereka ~ tanah ini untuk anggota keluarganya
mencagarkan men.ca.gar.kan [v] memberikan barang untuk tanggungan utang; menggadaikan: ia ~ sawahnya kpd tengkulak itu ketika hendak mengawinkan anaknya [v] melindungi (tumbuhan, binatang, dsb) yg diperkirakan akan punah; menjadikan cagar atau reservat
mencalit men.ca.lit [v] mengotori dng corengan; memalit; mencoreng: ia ~ dahi anak itu dng arang
mencampurkan men.cam.pur.kan [v] menjadikan bercampur: sebelumnya ia ~ sedikit obat bius pd minuman itu
menceboki men.ce.boki [v] membersihkan dubur atau kemaluan orang lain (anak-anak dsb) dr kotoran (msl kotoran sesudah buang air besar atau sesudah kencing)
mencederai men.ce.de.rai [v] menyebabkan cedera; melukai: orang itu telah ~ tiga orang anak [v] (1) mengkhianati; (2) menyerang, menyakiti, membunuh dng sembunyi-sembunyi atau dng tipu muslihat
mencekoki men.ce.koki [v] (1) memberi minum cekok secara rutin atau terus-menerus: ibu-ibu di desa biasa ~ anaknya supaya tetap sehat; (2) ki memberikan ajaran atau ilmu secara terus-menerus dan supaya diterima begitu saja oleh yg diberi ajaran
mencelakakan men.ce.la.ka.kan [v] (1) mendatangkan (menimbulkan) celaka; menyebabkan mendapat celaka: perpecahan dan percekcokan itulah yg telah ~ kita; (2) menjerumuskan ke dl kesengsaraan hidup: mana ada orang tua hendak ~ anaknya
mencemplungkan men.cem.plung.kan [v] memasukkan ke air (sungai dsb); menceburkan: dng riang anak-anak itu ~ beberapa butir nasi ke dl akuarium yg banyak ikannya
menceraikan men.ce.rai.kan [v] (1) menjadikan supaya tidak berhubungan (bercampur dsb) lagi; memisahkan: dia sedang berusaha ~ kata atas suku-sukunya; (2) meleraikan orang berkelahi dsb: pahanya tertusuk ketika berusaha ~ kedua orang yg sedang berkelahi itu; (3) memutuskan hubungan sbg suami istri; menjatuhkan talak; menalak: ia berusaha ~ istrinya supaya dapat kawin dng perempuan itu; (4) memberhentikan dr menyusu; menyapih: dr umur satu tahun saya telah ~ anak ini
mencerca men.cer.ca [v] mencela keras; mencaci; memaki; menghinakan: ia ~ perbuatan anaknya
menceritakan men.ce.ri.ta.kan [v] (1) menuturkan cerita (kepada): ia paling pandai ~ cerita binatang; (2) memuat cerita: Serat Dewa Ruci ~ Zaman Purba; (3) mengatakan (memberitahukan) sesuatu kpd: Ibu sedang asyik ~ pendidikan anak-anaknya
menciak men.ci.ak [v] berbunyi ciak-ciak (tt anak burung)
menciap-ciap men.ci.ap-ci.ap [v] berbunyi ciap-ciap (tt anak ayam)
mencicit men.ci.cit [v] bersuara "cit, cit" (spt tikus atau anak burung)
menciritkan tunjang men.ci.rit.kan tunjang [Mk] beranak
menciumkan men.ci.um.kan [v] membiarkan dicium: dokter ~ obat bius kpd si sakit
mencobakan men.co.ba.kan [v] (1) mengenakan sesuatu (baju, sepatu) pd orang lain untuk mengetahui pas tidaknya: ia ~ baju baru itu kpd adiknya; (2) menggunakan sesuatu untuk menguji (kepandaian dsb): kita perlu ~ soal ini kpd anak kelas lima
menconteng men.con.teng [v] mencoreng dng arang (tinta, cat, dsb): anak itu ~ alisnya dng arang
menconteng-conteng men.con.teng-con.teng [v] mencoreng-coreng (memalit-malit, mencoret-coret) dng arang (tinta, kapur, dsb): anak itu ~ dinding rumah kami
mencontoh men.con.toh [v] (1) berbuat atau membuat sesuatu menurut contoh; meneladan; meniru: murid-murid ~ gambar dr buku; anak-anak biasanya ~ tingkah laku orang tuanya; (2) meniru (menjiplak, menyalin) pekerjaan orang (tt murid sekolah): pikirkan dan kerjakan sendiri, jangan ~ saja
mencontohkan men.con.toh.kan [v] (1) mencontoh; (2) memberikan sesuatu sbg contoh; menjadikan contoh: ia ~ kopi bubuk hasil daerahnya; ia ~ cara membuat pola baju anak-anak
mencopet men.co.pet [v] mencuri (barang yg sedang dipakai, uang dl saku, barang yg dikedaikan, dsb) dng cepat dan tangkas: anak itu telah ~ dompet orang asing
mencubit men.cu.bit [v] menjepit dng ibu jari dan telunjuk atau jari lain (pipi, tangan, paha, dsb); menggetil: ia ~ pipi anaknya
mencukupi men.cu.kupi [v] (1) memenuhi keperluan (keinginan dsb): gajinya tidak ~ kebutuhan biaya hidup sebulan; ia terpaksa menjual perhiasan emasnya untuk ~ biaya berobat; (2) memadai atau dapat memenuhi (kebutuhan, syarat, permintaan, dsb); tidak kurang: hasil padi di daerah itu tidak ~ kebutuhan penduduk; (3) menambah supaya lengkap (tidak kurang dsb): ia harus bekerja keras untuk ~ kekurangan pendapatannya; (4) ark membalas (menyambut): ~ surat Tuan tanggal 16 Juli 1989, saya ...
mendak men.dak [v] mengendap (tt badan); tunduk [Jw v] melaksanakan selamatan tahunan untuk memperingati orang yang telah meninggal
mendarat men.da.rat [v] (1) turun dr kapal (perahu) dan naik ke darat: sepasukan marinir ~ di Pantai Cilacap; (2) turun ke tanah (tt pesawat terbang): pesawat terbang itu tidak dapat ~ krn kabut sangat tebal; (3) menuju daerah pedalaman: dr Pontianak mereka terus ~; (4) ki mengenai: sebuah pukulan keras ~ di pelipis Muhammad Ali; (5) Mk berjalan di darat: lebih aman kita ~ saja dp naik perahu
mendayus men.da.yus [v] menghina; merendahkan: anak yg ~ orang tuanya akan kena laknat
mendederkan men.de.der.kan [v] memindahkan anak ikan yg sangat lembut dr tempat (bak dsb) pembiakan pertama ke tempat (bak dsb) lain untuk pemeliharaan selanjutnya
mendekatkan men.de.kat.kan [v] menjadikan dekat (berdekatan); membawa dsb supaya berhampiran (berdekatan); mendampingkan: anak itu ~ mulutnya ke telinga ibunya untuk membisikkan sesuatu
mendewasakan men.de.wa.sa.kan [v] menjadikan dewasa: pendidikan selain bertujuan menambah ilmu pengetahuan juga berusaha ~ cara berpikir anak didik
mendiamkan men.di.am.kan [v] (1) mengusahakan (menjadikan) supaya tidak bersuara (berbicara, menangis, dsb): ibu itu ~ anaknya yg sedang menangis; (2) menghentikan untuk beberapa lama; menjadikan (membiasakan) tidak bergerak: ia biasa ~ dulu adonan roti itu satu malam sebelum dibakar; tidak pernah ~ tangannya, selalu bekerja; (3) membiarkan saja (tidak mau memedulikan, mengurus, dsb): yg berwajib tidak akan ~ perkara korupsi itu
mendirikan men.di.ri.kan [v] (1) memasang (meletakkan) berdiri; mene gakkan: ~ tiang listrik (telepon, bendera); (2) membuat atau membangun (rumah, pabrik, dsb): pemerintah ~ pasar darurat untuk menampung pedagang kaki lima; (3) mengadakan (perkumpulan, yayasan, koperasi, dsb): mereka berhasil ~ koperasi di kampungnya; (4) menjalankan; melaksanakan; mengerjakan (kewajiban dsb): sesudah ~ salat, ia membaca ayat-ayat suci Alquran
mendoakan men.do.a.kan [v] memohonkan berkat dsb kpd Tuhan (dng membaca atau mengucapkan doa): ia ~ anaknya supaya selamat terhindar dr mara bahaya
mendu men.du [n] sandiwara (berasal dr Pontianak)
mendudukkan men.du.duk.kan [v] (1) meletakkan duduk: setelah ~ anaknya, ia pergi mengambil air; (2) menyilakan duduk: kami ~ para tamu di ruang tengah; (3) menyelesaikan (suatu perkara); menempatkan; (4) mempertunangkan; mengawinkan: ia tidak akan ~ anak gadisnya dng orang asing
mendukung men.du.kung [v] (1) membawa sesuatu atau seseorang di atas punggung; menggendong: Pak Abu berjalan sambil ~ anaknya yg kecil; (2) ki menyokong; membantu; menunjang: rakyat tidak mau ~ pemimpin yg ditunjuk dr atas
mendukung biawak hidup [pb] melakukan sesuatu atau mempunyai anak (istri dsb) yg sangat menyusahkan
mendunia men.du.nia [a] terkenal (meluas) ke seluruh dunia; menjadi milik dunia: tokoh ini sudah ~ di mata kanak-kanak
menebus dosa me.ne.bus dosa melepaskan diri dr dosa; bertobat
menegakkan me.ne.gak.kan [v] (1) mendirikan (dr arti kiasan juga): ~ tiang; ~ perkumpulan; ia ~ rumah; (2) menaruh (meletakkan, memasang) tegak lurus: ibarat ~ benang basah; (3) menjadikan (menyebabkan) tegak: ~ telinga; ~ bulu roma; (4) mengusahakan supaya tetap berdiri; mempertahankan (negara, keadilan, keyakinan, dsb); memelihara dan mempertahankan (kemerdekaan, tata tertib, hukum, dsb); mewujudkan atau melaksanakan (cita-cita): berjuang untuk ~ kemerdekaan; ~ syariat Nabi Muhammad saw.; (5) memegang teguh atau mempertahankan (pendapat, pendirian, dsb)
menegakkan benang basah [pb] melakukan pekerjaan yg mustahil dapat dilaksanakan
menegur me.ne.gur [v] (1) mengajak bercakap-cakap (bertanya dsb); menyapa: sudah tiga hari ia tidak ~ saya; (2) mencela; mengkritik: ia tidak segan-segan ~ perbuatan anaknya yg keliru; (3) memperingatkan; menasihatkan: saya ~ nya sebab ia tidak mau melunasi utangnya; (4) mengganggu (tt setan, hantu): jangan bermain di bawah beringin itu, nanti ada yg ~ mu
menekat me.ne.kat [v] membuat tekat; membordir: ia ~ baju anaknya
menekuri me.ne.kuri [v] memandang ke bawah pd; menekur ke: ia ~ potret anaknya
meneladan me.ne.la.dan [v] mencontoh; meniru: anak akan selalu ~ kelakuan orang tuanya; orang lebih mudah ~ yg mudah dan menyenangkan dp ~ sesuatu yg sukar dan menyulitkan
menelangkai me.ne.lang.kai [v] menanyakan (meminang) gadis untuk: dia ~ anaknya yg tertua
menelap me.ne.lap [v] makan pd (tt senjata); melukai; mengena (tt senjata): pisau itu tiada ~; obat apa jua tidak akan ~
menelentangkan me.ne.len.tang.kan [v] membaringkan (meletakkan dsb) telentang: ia ~ anaknya di balai-balai
menempatkan me.nem.pat.kan [v] (1) menaruh; meletakkan; memasang (di): Ibu sedang ~ barang ukiran di ruang tamu; (2) memberikan tempat (bekas): petugas apotek sibuk ~ obat di dl kaleng; (3) memberi tempat (duduk, bermalam, bekerja); menentukan tempatnya: untuk sementara waktu ia ~ mereka di asrama; kepala personel belum berani ~ pegawai baru pd bagian penting
menempelak me.nem.pe.lak [v] menggusari dan menyesali dng mengungkit-ungkit perkara yg sudah-sudah dsb; mencerca keras: sudah melampaui batas apabila seorang anak berani ~ ayahnya
menempeli me.nem.peli [v] (1) melekati: ia sedang ~ biliknya dng kertas koran; (2) menyogok; (3) ki menumpang (tinggal, makan, dsb); (4) ki menyobat; mendekati (dng maksud mengajak bergendak, mencari untung, dsb): krn pandai ~ direkturnya, ia sering ditugasi ke luar negeri; (5) menyuap: saudagar-saudagar besar biasanya tidak sayang-sayang membuang uang untuk ~ orang-orang yg berpengaruh
menemui me.ne.mui [v] (1) menjumpai; bertemu dng: aku berani bertaruh bahwa ia akan dapat juga ~ anaknya; ~ masalah baru yg sukar dipecahkan; (2) mendapatkan; pergi hendak bertemu dng; mengunjungi: baru sekarang aku sempat ~ nenek; sesampai di Jakarta, ia hendak ~ para pemimpin partai dan pemimpin gerakan sosial; (3) mendapat; mendapati: polisi ~ mayat itu di semak dekat kebun; (4) mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu; ~ kegagalan; (5) memenuhi (panggilan dsb): semalam saya tidak sempat datang ~ panggilanmu
menenggang me.neng.gang [v] mengindahkan kepentingan orang lain atau menimbang perasaan orang lain: orang tua harus pandai ~ perasaan anak muda masa kini
menenggelamkan me.neng.ge.lam.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) tenggelam; membenamkan (ke dl air); memasukkan (ke dl air): ibu itu ~ cuciannya ke dl air; (2) mengaramkan: dp jatuh ke tangan musuh, kapten kapal itu memerintahkan anak buahnya untuk ~ kapalnya; (3) menyembunyikan (muka dsb): anak itu ~ mukanya ke dl pelukan ibunya; (4) ki menjatuhkan diri ke dl kesengsaraan: krn kehilangan pedoman hidup, gadis itu pun terpaksa ~ dirinya dl dosa dan keaiban; (5) ki berkurung: ia ~ diri di dl kamar sejak kekasihnya tewas dl kecelakaan itu
menengkarkan me.neng.kar.kan [v] memperbantahkan; memperdebatkan: agak lama juga suami istri itu ~ masalah anaknya yg kawin lagi
menengkel me.neng.kel [v] (1) menjadi butir-butir; membutir: bahan obat itu setelah diolah dng mesin, akhirnya ~ dng sendirinya; (2) melekat; berlekat-lekat: manisan cermai itu ~
menenteramkan me.nen.te.ram.kan [v] (1) mengamankan: pasukan itu bertugas ~ daerah yg rawan dr gangguan gerombolan liar; (2) menenangkan (tt hati, pikiran, dsb): ayah itu ~ anak gadisnya yg sedang dilanda kesedihan krn ditinggalkan kekasihnya
menepati me.ne.pati [v] memenuhi (janji, pesanan, dsb): apabila anak itu sembuh, dipanggillah juru pantun untuk ~ janji
menepuk dada me.ne.puk dada [ki] menyatakan berani atau menantang: anak itu sombong dan suka ~
menerakakan me.ne.ra.ka.kan [v] menyengsarakan; mencelakakan: tindakan anak yg demikian itu akan ~ orang tua
menerbangkan me.ner.bang.kan [v] (1) membiarkan terbang; melepaskan supaya terbang: pd upacara pemakaman itu, selain melepaskan ayam mereka juga ~ beberapa ekor burung merpati; (2) membawa terbang: burung rajawali itu mencekam anak kambing dan ~ nya ke tengah hutan; hanya pesawat kecil yg dapat ~ kami ke daerah terpencil itu; (3) mengangkut dng pesawat terbang: helikopter itu telah ~ orang yg luka-luka dr daerah pertempuran; (4) mengemudikan pesawat terbang: pangeran bersama permaisuri akan pesiar dan ~ kapal terbangnya sendiri; (5) ki membawa kabur; melarikan: orang yg ~ uang kas itu telah tertangkap
menetek me.ne.tek [v] menyusu: anak sapi yg baru lahir itu segera berdiri dan ~ pd induknya; belanja ~ , uang pemberian kpd calon mertua
mengabaikan meng.a.bai.kan [v] (1) memandang rendah (hina, mudah): jangan ~ kemampuan lawan; (2) tidak mengindahkan (perintah, nasihat): orang itu ~ perintah agama; (3) melalaikan (kewajiban, tugas, pekerjaan); (4) tidak menggunakan baik-baik; menyia-nyiakan: Adik menyesal telah ~ peluang yg ada; dia telah ~ kesempatan yg baik; (5) tidak memedulikan (kritik, celaan): ia ~ segala macam kritik yg ditujukan kepadanya; (6) membiarkan telantar (terbengkalai dsb): orang itu ~ anaknya dan tidak mengurusnya lagi; (7) tidak memegang teguh (adat istiadat, aturan, janji): negara itu ~ ketentuan yg telah disepakati bersama
mengabar meng.a.bar [v] (1) mengurangi (ketegangan, penderitaan): obat ini dapat ~ penderitaan si sakit; (2) menghambat; menahan; mengerem
mengabari me.nga.ba.ri [v] memberi kabar kpd: ia belum sempat ~ warga desa, kecuali istri dan lima anaknya
mengacau me.nga.cau [v] (1) mengaduk (mengocok dsb) hingga bercampur betul: ibu ~ telur dng bumbu; (2) menimbulkan (ketakutan, ketidakberesan, dsb); mengganggu keamanan (tata tertib dsb): diduga ada golongan tertentu yg hendak ~ negara kita ini; (3) merusuhkan (hati, pikiran): kelakuan anak-anaknyalah yg ~ hatinya
mengaci-acikan meng.a.ci-a.ci.kan [v] mengumpamakan; mengandaikan: anak itu ~ bambu itu sbg sebilah pedang
mengacuhkan meng.a.cuh.kan [v] memedulikan; mengindahkan: tidak seorang pun yg ~ nasib anak gelandangan itu
mengada-ada meng.a.da-a.da [v] (1) berkata (meminta, berpikir) yg bukan-bukan; membuat-buat: jangan kamu ~; (2) melebih-lebihkan; mempersangat; membohong; membual: jangan dipercaya semua omongannya, dia suka ~; (3) menyusahkan (krn selalu meminta dsb yg bukan-bukan): mengapa anak-anak selalu ~
mengadopsi meng.a.dop.si [v] (1) mengambil (mengangkat) anak orang lain secara sah menjadi anak sendiri; (2) memungut: bahasa Indonesia banyak ~ kata asing
mengadu meng.a.du [v] (1) mempertemukan (mendekatkan) dua benda: ia ~ dua benda untuk melihat selisihnya; (2) menyentuhkan; mengantukkan: hadirin berdiri lalu mengangkat dan ~ gelasnya; (3) membenturkan; melanggarkan: sambil meratap, dia ~ kepalanya ke dinding; (4) menyabung; memperlagakan: ~ ayam; ~ domba; (5) menghasut (supaya cekcok, berkelahi, dsb): waspadalah thd orang itu, maksudnya hanya akan ~ kita; (6) memperebutkan kemenangan (dng menyabung tenaga, kepandaian, dsb); mempertandingkan; (7) menyampaikan sesuatu yg memburuk-burukkan orang lain: jangan suka ~ kpd orang tuamu; (8) menimbang; memikirkan: ia ~ baik buruknya pekerjaan yg akan dilaksanakan
mengagah meng.a.gah [v] (1) memandangi muka (anak kecil untuk diajak tertawa dsb); (2) menentang mata (mengajak berkelahi); (3) memperhadapkan (supaya berkelahi): ~ ayam sabungan
mengaji me.nga.ji [v] (1) mendaras (membaca) Alquran; (2) belajar membaca tulisan Arab: anakku ~ di surau; (3) belajar; mempelajari
mengaku meng.a.ku [v] (1) menyatakan (menganggap) dirinya (pandai, kaya, dsb): pemuda itu ~ (dirinya) bodoh; (2) membenarkan (tuduhan dsb thd dirinya): pencuri itu sudah ~; (3) menerima dan menyatakan (bahwa dirinya salah, keliru, dsb): ia ~ salah; (4) menanggung (akan): siapa yg ~ biayanya; (5) menyanggupi: ia pun ~ bunyi perjanjian itu; (6) menganggap (sbg): ~ anak; ~ bapak; (7) cak selalu menceritakan diri sendiri; memegahkan diri; membanggakan diri: di mana-mana ia selalu ~ saja
mengakui meng.a.kui [v] (1) mengaku akan (kesalahan, dosa, dsb): terdakwa telah ~ perbuatannya; (2) menyatakan sah (benar, berlaku, dsb): belum semua negara ~ negara baru itu; (3) menyatakan berhak (atas): ia ~ barang itu padahal bukan miliknya; (4) memasuki (tt setan, jin, dsb): orang halus telah ~ anak yg malang itu
mengamalkan meng.a.mal.kan [v] (1) melaksanakan; menerapkan: ~ ilmunya bagi masyarakat; (2) menunaikan (kewajiban, tugas, dsb): almarhum telah ~ kewajibannya sbg pahlawan bangsa; (3) menyampaikan (cita-cita, maksud, hasrat,dsb): pemuda yg kreatif itu hendak ~ gagasannya; (4) mendermakan; menyumbangkan: ia memutuskan akan ~ hadiah yg diterimanya untuk anak-anak cacat
mengambil meng.am.bil [v] (1) memegang sesuatu lalu dibawa (diangkat, digunakan, disimpan, dsb); memungut: ia ~ buku dr lemari; (2) mengurangi: ~ empat dr sepuluh, bersisa enam; (3) memiliki; merebut: ia dipersalahkan ~ istri orang lain; (4) menjemput: ia ~ adiknya di sekolah; (5) menganggap sbg; memungut: ~ anak; (6) mengutip: ia ~ beberapa kalimat dr karangan itu; (7) memetik: Ibu sedang ~ bunga di kebun; (8) menerima; mempekerjakan: untuk sementara perusahaan itu tidak ~ pegawai baru; (9) menjalani: ia sedang ~ cuti tahunan; (10) membuat cedera (dl pertandingan sepak bola): pemain yg ~ lawannya itu diberi kartu kuning; (11) memberikan; mempertunjukkan: ia ~ contoh yg lain
mengambili meng.am.bili [v] berkali-kali mengambil: anak itu ~ batu dr sungai
mengampaikan meng.am.pai.kan [v] (1) menggantungkan (menyangkutkan, menyampirkan, dsb) pd ampaian: ia ~ kainnya supaya cepat kering; (2) menyandarkan: anak itu ~ diri pd tembok
mengampung me.ngam.pung [v] menghimpunkan; mengumpulkan: ~ anak buahnya
mengancamkan meng.an.cam.kan [v] mengancam dng: ia ~ tongkatnya akan memukul anak itu
mengandam meng.an.dam [v] memepat dan mengatur (anak rambut, janggut) baik-baik
mengangakan me.nga.nga.kan [v] (1) membuka (mulut, pintu, dsb) lebar-lebar: semua anak burung yg lapar itu ~ mulutnya krn ingin diloloh induknya; (2) menyebabkan ternganga: ia ~ pintu itu
menganggur meng.ang.gur [v] (1) mengerat cabang (batang) untuk ditanam: ia ~ batang mawar untuk ditanam di kebunnya; (2) menanam (ubi kayu dsb) dng setek: Paman sedang ~ ubi kayu di ladang; (3) menganjak atau memindahkan tanaman: kita harus ~ anak pohon pisang itu
mengangkangi me.ngang.kangi [v] (1) berdiri mengangkang di atas sesuatu; (2) ki mengambil kepunyaan orang lain dng tidak sah; hendak menguasai sendiri: dia ~ harta peninggalan orang tuanya sehingga adik-adiknya terlantar; (3) menzinahi; menggagahi: betapa terkutuknya orang itu krn ~ anaknya sendiri
mengangkat meng.ang.kat [v] (1) membawa ke atas; menaikkan; meninggikan: sang juara ~ piala yg telah berhasil diraihnya tinggi-tinggi; (2) membawa pergi; membawa dr satu tempat ke tempat yg lain: ia menyuruh anaknya ~ jemuran; (3) (mulai) melakukan (menyatakan): ~ sumpah; (4) menaikkan (pangkat dsb); menetapkan menjadi (pegawai dsb): tahun ini Pemerintah ~ empat orang duta besar; (5) mengambil, menjadikan, mengakui sbg (anak, saudara, dsb): mereka telah ~ anak itu sbg anak sendiri; (6) cak menangkap atau mengambil orang di rumahnya untuk dibawa ke kantor polisi dsb: polisi telah menemukan dan ~ penjahat itu di sebuah warung
menganjung-anjung meng.an.jung-an.jung [v] (1) mengangkat-angkat; (2) ki me- muji-muji; menyanjung-nyanjung: mereka suka ~ anaknya yg menjadi dokter itu
menganjurkan meng.an.jur.kan [v] (1) memajukan; mendorongkan (menjorokkan, mengulurkan) ke depan: ia ~ tangannya; (2) mengunjukkan; memberikan: ia ~ bungkusan kpd pengemis itu; (3) mengemukakan sesuatu supaya diturut (dilakukan, dilaksanakan, dsb); mengajukan usul (saran dsb): ia sering kali ~ supaya rumah tua ini kujual saja; (4) memberi nasihat (bantuan dsb) supaya menjalankan suatu usaha atau melakukan suatu perbuatan: guru itu ~ agar murid yg pandai itu melanjutkan studinya; (5) mempropagandakan: Pemerintah ~ pelestarian lingkungan hidup
mengantapkan meng.an.tap.kan [v] menenangkan; mendiamkan (anak menangis dsb): perempuan itu sedang ~ anaknya
mengantongi me.ngan.tongi [v] (1) memasukkan ke dl kantong: dng ~ uang beberapa ribu rupiah dr ibunya, ia berangkat ke kota; (2) memperoleh; menerima: dr hasil menarik becak, ia dapat ~ uang untuk menghidupi anak istrinya
mengarahkan meng.a.rah.kan [v] (1) menujukan: pasukan itu ~ peluru kendali nuklirnya ke pihak lawan; (2) membimbing (memberi petunjuk): guru sebaiknya ~ anak ke hal-hal yg bersifat positif; (3) menghadapkan: ia ~ dirinya ke kiblat; (4) memaksudkan: selama ini mereka ~ hidupnya hanya untuk menimbun kekayaan
mengaramkan me.nga.ram.kan [v] menenggelamkan (kapal dsb); mencelakakan; membencanakan
mengarib me.nga.rib [v] mendekati atau merapati (dl hubungan); berusaha bersahabat dng: ia ~ anak mamaknya
mengasihani me.nga.sih.ani [v] menaruh belas kasih kpd: kita harus ~ anak yatim piatu
mengasihi me.nga.sihi [v] menaruh kasih kpd; mencintai; menyayangi: seorang ibu yg baik lebih ~ anaknya dp dirinya sendiri
mengasinkan meng.a.sin.kan [v] menjadikan asin (dng merendam di dl air garam): anak-anak diajari ~ telur
mengawan meng.a.wan [v] (1) menjadi awan; menyerupai awan; (2) naik ke awan; membubung tinggi: tinggi ~; (3) ki merasai sesuatu yg menyenangkan atau membahagiakan: berita tt kelahiran anaknya membuat hatinya ~
mengawatkan me.nga.wat.kan [v] mengabarkan dng telegram: ia sudah ~ kelahiran anak pertamanya kpd orang tuanya di kampung
mengawih me.nga.wih [v] menyanyikan (lagu) kawih: tiba-tiba kedengaran olehnya, anak-anak gembala kerbau ~ "ayang-ayang gung"
mengawini me.nga.wini [v] mengambil sbg istri; memperistri: perkawinan ganda telah membuat ruwetnya hubungan dua keluarga krn dua orang bersaudara telah ~ seorang ibu dan anaknya secara serentak
mengejami me.nge.jami [v] (1) memperlakukan dng kejam: kita tidak perlu ~ anak-anak itu; (2) mengerasi: ia biasa ~ anak buahnya
mengejawantahkan meng.e.ja.wan.tah.kan [v] menjelmakan (mewujudkan, melaksanakan, memanifestasikan) suatu posisi, kondisi, sikap, pendirian, dsb: kita harus ~ Pancasila dl kehidupan sehari-hari
mengelompokkan me.nge.lom.pok.kan [v] membagi dl beberapa kelompok; menjadikan berkelompok-kelompok: panitia perlombaan ~ anak-anak menurut umurnya
mengemban meng.em.ban [v] (1) menggendong (kanak-kanak dsb) dng kain atau selendang; (2) ki melaksanakan (tugas, cita-cita, kewajiban, dsb): guru ~ tugas mulia sbg pendidik
mengembunkan meng.em.bun.kan [v] (1) menjadikan embun; melakukan proses pengembunan; (2) menaruh di luar rumah (pd malam hari) supaya kena embun: ia biasa ~ air bersih segelas dan meminumnya sbg obat
mengemuli me.nge.muli [v] menyelimuti: ibu itu ~ anak-anaknya supaya tidak digigit nyamuk atau kedinginan
mengenakan me.nge.na.kan [v] (1) memakai (pakaian, topi, dsb): ia selalu ~ pakaian barunya apabila datang ke pesta; ia ~ topi kesayangannya; (2) menggunakan (tipu muslihat, teori, guna-guna, dsb): untuk mencapai tujuan itu, ia ~ tipu dayanya secara baik; (3) menipu; memperdayakan: mereka selalu berusaha ~ kita agar mau menerima usul-usulnya; (4) menjalankan atau melaksanakan (aturan, pajak, denda, dsb): ia selalu ~ ketentuan yg berlaku dl urusan perpajakan; (5) mengarahkan (bidikan, tembakan) pd sasaran: pemburu itu ~ bidikannya dng tepat pd sasarannya
mengendurkan me.ngen.dur.kan [v] (1) menjadikan supaya kendur: siapa yg ~ senar biola ini?; (2) melemahkan: tindakan kepala yg pilih kasih akan ~ semangat anak buahnya; (3) melemaskan: senam itu dapat ~ urat yg tegang
mengepit me.nge.pit [v] (1) membawa atau mengimpit di antara lengan dan badan: anak itu sedang ~ buku; (2) menjepit dng dua jari (tangan): saya ~ tangkai pena dng jari tengah dan telunjuk
mengerasi me.nge.rasi [v] (1) memaksa: ia selalu ~ anaknya agar bersikap disiplin; (2) memperlakukan dng keras; bertindak keras kpd: ia selalu ~ anak-anaknya dan tidak pernah memanjakan
mengerjakan me.nger.ja.kan [v] (1) melakukan; melaksanakan; menjalankan; berbuat sesuatu: ia selalu ~ tugasnya dng baik; (2) mengusahakan; memperbuat sesuatu: untuk ~ pemukiman baru diperlukan biaya yg tidak sedikit; (3) melaksanakan; menjalankan; menyelesaikan: tim penelitian itu akan ~ tugasnya dl waktu dekat ini
mengesot-esot meng.e.sot-e.sot [v] bergerak beringsut-ingsut: anaknya sekarang sudah pandai ~ sehingga perlu diawasi
mengetesi me.nge.tesi [v] menitikkan (air dsb) pd: ibu ~ obat mata pd mata adik
menggabungkan meng.ga.bung.kan [v] (1) mengumpulkan atau mengikatkan menjadi satu: anak itu sedang ~ ranting-ranting pohon untuk kayu bakar; (2) menjadikan satu; menyatukan
menggaet meng.ga.et [v] (1) menarik dng pengait; menggait: anak kecil itu berhasil ~ buah mangga dr pohon; (2) menjambret; mencopet: dia tertangkap basah sedang ~ arloji orang; (3) memikat: ia berhasil ~ gadis itu; (4) menipu (uang); mencari untung; (5) ki mengusahakan dng sungguh-sungguh sehingga memperoleh; merebut: untuk ~ posisi itu ia telah bekerja keras
menggalangi meng.ga.langi [v] merintangi; menghalangi: mereka tidak berani ~ kehendak anak itu
menggandeng meng.gan.deng [v] (1) memegang (membimbing) tangan: ia berjalan sambil ~ anaknya; (2) menarik (barang yg ditarik itu diikatkan di samping): tampak sebuah barkas ~ dua buah perahu; (3) menghela atau menyeret (barang yg dihela berada di belakang yg menghela): traktor itu dapat ~ tiga atau empat mobil
mengganduli meng.gan.duli [v] (1) bergantung pd; menggantung pd: anak itu ~ truk yg sedang berjalan lambat; (2) berpegang pd: anak itu merengek sambil ~ tangan ibunya; (3) memberi bandul: ia ~ ujung bambu pengerek timbanya dng batu
menggapai meng.ga.pai [v] (1) mengulurkan tangan hendak mencapai (memegang, mencari pegangan, dsb) menggapai-gapai: anak itu berusaha ~ meja dng tangan kirinya; (2) ki meraih, menyampaikan (maksud, cita-cita, dsb): berkali-kali gagal tidaklah mematahkan semangatnya untuk ~ cita-citanya
menggapai-gapaikan meng.ga.pai-ga.pai.kan [v] mengulur-ulurkan tangan spt hendak mencari pegangan: anak itu menangis sambil ~ tangannya
menggasak meng.ga.sak [v] (1) menerjang (menyepak, menendang): ia ~ kaki lawannya hingga jatuh terjungkal; (2) memukul; menghantam; menggebuk: ia ~ pencopet itu dng tongkatnya; (3) mengambil dng kekerasan; merampas; menyerobot: pencuri berhasil membobol kantor itu dan ~ uang sekitar satu juta rupiah; (4) mengerjakan sesuatu dng kekerasan, cepat-cepat, dsb: anak-anak ~ makanan yg tersedia itu sampai habis
menggejala meng.ge.ja.la [v] menjadi (merupakan) gejala: belakangan ini produksi lagu anak-anak makin ~
menggelandang meng.ge.lan.dang [v] menjadi gelandangan: bukan hanya anak-anak, melainkan orang dewasa yg ~ di sekitar Candi Borobudur
menggeletakkan meng.ge.le.tak.kan [v] menaruh (membiarkan) tergeletak: ia ~ anaknya di bawah sinar matahari pagi
menggeliat meng.ge.li.at [v] (1) meregang-regang serta menarik-narik tangan dan badan (spt setelah bangun dr tidur): telah menjadi kebiasaan, sebelum bangkit dr tidur ia ~ dulu; (2) memulas (memiuh) barang yg kaku: ~ anak kunci; (3) meregang (tt papan kayu dsb)
menggelugut meng.ge.lu.gut [v] menggigil dng hebat; gemeletuk (tt gigi): anak itu ~ krn demam
menggeluti meng.ge.luti [v] (1) menggumuli; menggulati; memeluki: kedua anak itu ~ bapaknya; (2) ki mendalami (tt ilmu dsb); menekuni (tt pekerjaan dsb)
menggembirakan meng.gem.bi.ra.kan [v] (1) menjadikan gembira; membangkitkan rasa gembira; menyenangkan: kedatangannya ~ hati saya; (2) menyenangkan dan menggiatkan: gemuruh bunyi genderang ~ hatinya untuk menuju ke medan laga; (3) bergembira tt sesuatu: ia ~ kepandaian anaknya
menggentari meng.gen.tari [v] menakut-nakuti; menggertak dsb supaya gelisah (takut dsb): ia mencoba ~ anak nelayan itu, tetapi tidak berhasil
menggerenik meng.ge.re.nik [kl v] membunyikan: maka orang pun ~ nobat
menggeruh meng.ge.ruh [v] (1) mendengkur: anak itu selalu ~ pd waktu tidur; (2) menggeru; (3) meraung
menggerutu meng.ge.ru.tu [v] mengomel; mencomel: akhirnya, ia melengos sambil ~; ia ~ melihat kelakuan anak nakal itu
menggigiti meng.gi.giti [v] menggigit berkali-kali; menggigit berulang-ulang dan berdikit-dikit: anak itu senang ~ kukunya
menggilakan meng.gi.la.kan [v] (1) menyebabkan (membuat) gila: kabarnya ada juga dukun yg pandai ~ orang; (2) menganggap (memperlakukan, mempermainkan) sbg orang gila: ia sering ~ anak yg satu ini; (3) ki menyebabkan (membuat) sangat suka (tertarik, jatuh hati, tergila-gila): rambut gadis yg bagaikan mayang terurai itulah yg sering ~ para pria yg memandangnya
menggodak meng.go.dak [v] menanak nasi sekaligus dng lauknya dl satu tempat
menggodot-godot meng.go.dot-go.dot [v] (1) menggodot berulang-ulang; (2) ki menyayat-nyayat hati; menyedihkan; memilukan: tangis anaknya sangat ~ hatinya
menggosok meng.go.sok [v] (1) melicinkan (membersihkan, menggilapkan, dsb) dng tangan atau barang yg digeser-geserkan: pemuda itu ~ punggungnya dng obat gosok; kakak sedang ~ sepatu dng semir supaya berkilap; (2) menggesek: ~ biola; (3) mengasah (menggilapkan) batu permata dsb: ~ intan; (4) ki menghasut; membangkit-bangkit marah: kalau tidak ada yg ~ , masakan ia marah
menggotong singa meng.go.tong singa upacara arak-arakan mengantar anak yg akan disunat dng tarian-tarian yg ditarikan oleh empat penari dan penggotongan singa tiruan yg diduduki oleh anak yg akan disunat
menggulung meng.gu.lung [v] (1) melipat benda berbentuk lembaran menjadi berbentuk bulat panjang atau pendek: nelayan itu ~ layar perahunya; (2) membelit-belit (tali, benang, dsb) pd kumparan (gelendong dsb): anak itu ~ benang layang-layang; (3) ki mendesak (mengejar) dan mengalahkan (menangkap dsb): polisi belum berhasil ~ kawanan perampok kelas kakap itu
menggurita meng.gu.ri.ta [v ki] melilit sesuatu dng kuat (spt tangan-tangan gurita): bisnis anak pejabat itu besar dan ~ krn menjarah bank-bank swasta di negeri ini
menghadapi meng.ha.dapi [v] (1) duduk dsb berhadapan dng: anak itu sedang asyik ~ mainannya; (2) bertemu muka dng; berjumpa dng: bagaimana perasaanmu ketika ~ mantan istrimu; (3) menjumpai; mengalami (bahaya, musibah, kesulitan, dsb): tahun ini kita tidak ~ kesulitan air; (4) menjelang (menyongsong): para petani sudah bersiap-siap ~ panen; (5) melawan; bertanding dng: minggu depan kesebelasan A ~ kesebelasan B; di kampung ini belum ada yg berani ~ jago silat itu; (6) menyambut: mereka sudah siap ~ Lebaran
menghadiri meng.ha.diri [v] (1) mengunjungi (pertemuan, rapat): mereka ~ pertemuan halal-bihalal; (2) mengikuti (ceramah, upacara): ia akan ~ upacara wisuda anaknya
menghafal meng.ha.fal [v] berusaha meresapkan ke dl pikiran agar selalu ingat: anak itu rajin ~ nama tokoh pahlawan nasional
menghambakan meng.ham.ba.kan [v] (1) memandang atau menganggap sbg hamba; (2) menjadikan hamba: ia ~ anaknya kpd pedagang kaya itu
menghambur meng.ham.bur [v] (1) terjun dsb beramai-ramai atau bersamaan waktu (ke); meloncat turun ke: para penumpang kapal yg hampir tenggelam itu ~ ke laut; (2) berlari (ke): anak itu ~ ke pelukan ibunya; (3) menghamburkan
menghantui meng.han.tui [v ki ] (1) menyebabkan takut (khawatir, gelisah, dsb); mempertakuti: sikapnya yg tidak bersahabat itu ~ anak-anak; (2) membayangi; mengganggu; mengusik: peristiwa yg dialaminya itu terus ~ pikirannya
menghelakan meng.he.la.kan [v] (1) menarik sesuatu supaya terseret (ikut dsb): ia ~ anaknya dr tempat orang yg berkerumun itu; (2) mengarahkan; menujukan: ~ senjata; ~ mukanya ke dalam
mengheningkan meng.he.ning.kan [v] (1) menjernihkan: mereka ~ air yg keruh itu; ia selalu berusaha ~ hati dan pikiran; (2) mendiamkan; menyuruh diam: bunyi petir yg menggelegar itu ~ tangis adik; (3) merenungkan (mengenangkan) sesuatu: orang tua itu sering ~ anaknya yg baru meninggal
mengherani meng.he.rani [v] merasa heran thd; takjub akan; mengagumi; mengherankan: anak perempuan itu habis-habisan ~ dia
mengherankan meng.he.ran.kan [v] menimbulkan rasa heran; aneh; mengagumkan: banyak hal di kota besar yg ~ bagi anak desa itu
menghisab meng.hi.sab [v] (1) menghitung; membilang: siapa yg sanggup ~ bintang di langit; (2) memeriksa: kita harus sering ~ kekurangan yg terdapat pd diri kita; (3) memedulikan: anak yg baik pasti akan ~ segala nasihat orang tua
menghormati meng.hor.mati [v] (1) menaruh hormat kpd; hormat (takzim, sopan) kpd: anak-anak wajib ~ orang tua; (2) menghargai; menjunjung tinggi: kita harus ~ pendapat dan keyakinan orang lain; (3) mengakui dan menaati (tt aturan, perjanjian): kita akan ~ persetujuan dan perjanjian yg telah kita buat
mengibaratkan meng.i.ba.rat.kan [v] (1) mengatakan sesuatu dng ibarat (perumpamaan, perbandingan, dsb); mengumpamakan; menyamakan; membandingkan dng; (2) menganggap: ia ~ anak itu anak kandungnya; (3) memberi nasihat dng berbagai-bagai ibarat: ia selalu ~ anak-anaknya supaya jangan menempuh jalan sesat
mengibaskan me.ngi.bas.kan [v] menggerak-gerakkan spt melambai-lambaikan: sapi betina itu ~ ekornya sementara anaknya menyusu
mengiklankan meng.ik.lan.kan [v] memberitahukan atau memperkenalkan sesuatu kpd umum melalui iklan: pabrik obat itu ~ hasil pabriknya melalui siaran televisi
mengilatkan me.ngi.lat.kan [v] (1) berkilat; (2) menggosok (menjadikan) supaya berkilat; mengilapkan: di pasar banyak beredar obat-obatan untuk ~ barang kuningan; (3) membayangkan (kehendaknya, isi hatinya, dsb); menyampaikan secara tidak langsung; menyindirkan: kata-katanya ~ keinginannya yg kuat
mengiler meng.i.ler [v] (1) mengeluarkan air liur: anak saya ~ waktu tidur krn giginya rusak; (2) ki berselera; ingin sekali: saya ~ melihat pepes ikan yg dihidangkan itu
mengimitasi meng.i.mi.ta.si [v] meniru: anak-anak bisa ~ perilaku, tetapi tidak bisa memahami makna sebenarnya
mengimpit meng.im.pit [v] menyesak; menindih (menekan); mengapit: orang yg penuh sesak itu telah ~ anak kecil itu hingga pingsan
mengimplementasikan meng.im.ple.men.ta.si.kan [v] melaksanakan; menerapkan: Gubernur mengharapkan agar guru-guru di Jawa Barat dapat ~ Pancasila dl profesinya
menginap meng.i.nap [v] menumpang tidur (di rumah orang, di hotel, dsb); bermalam: krn tidak bersanak keluarga di Jakarta, temanku itu ~ di rumahku
mengingkari meng.ing.kari [v] (1) tidak mengaku; tidak membenarkan; menyangkal; memungkiri; menampik: ia berusaha membela diri dng ~ tuduhan yg diberikan kepadanya; (2) tidak me-nepati: ~ janji; (3) tidak melaksanakan: ~ sumpah setia
mengingsutkan meng.ing.sut.kan [v] menggeserkan (memindahkan) perlahan-lahan: anak itu ~ duduknya ke samping ibunya
menginjak meng.in.jak [v] (1) meletakkan kaki pd; memijak: ketika ber-diri berdesak-desakan, orang itu ~ kakiku; (2) mulai: anak itu sudah ~ dewasa; (3) ki mengunjungi; mendatangi: aku tidak akan ~ rumahmu lagi
menginjeksi meng.in.jek.si [v] (1) memasukkan obat dsb dng jarum (sem-prot); memberi injeksi; menyuntik; (2) ki menambah (dana, modal, bantuan, dsb)
mengisar me.ngi.sar [v] (1) memutarkan; memusingkan: ~ roda; (2) menggiling (padi, gandum, dsb); (3) memutar jarum penunjuk pd jam (kompas); (4) memindahkan; menggeserkan: akhirnya mereka berhasil ~ peti itu; (5) mengubah pendapat (janji dsb): hatinya keras tidak ada yg dapat ~ pendiriannya; (6) memberikan (menyerahkan kpd orang lain); menghibahkan: sebelum meninggal ia telah ~ seluruh kekayaannya kpd anaknya; (7) menjual; menggadaikan: krn kalah main judi, laki-laki itu ~ sawahnya kpd orang lain
mengislamkan meng.is.lam.kan [v] (1) menjadikan beragama Islam: para wali telah ~ penduduk negeri itu; (2) mengkhitankan: ia hendak ~ anaknya pd akhir bulan ini
mengisyaratkan meng.i.sya.rat.kan [v] memberi isyarat: ia ~ kpd anaknya agar dia pulang lebih dahulu
mengkhawatirkan meng.kha.wa.tir.kan [v] (1) khawatir thd suatu hal: ia ~ kesehatan anaknya; (2) menimbulkan rasa khawatir: keadaan jantungnya sangat ~
mengkhitankan meng.khi.tan.kan [v] memotong kulup anak dsb (biasanya dng pertolongan dokter atau dukun); menyelenggarakan upacara mengkhitan anak; menyunatkan
mengkudu meng.ku.du [n] pohon yg banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae, buahnya berwarna putih keruh berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol, berbiji banyak, daging buahnya yg masak lunak dan banyak mengandung air, rasanya agak masam, digunakan sbg obat peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sbg obat sakit perut, akar dan kulit batangnya mengandung zat warna merah yg dipakai dl pembatikan; pace; kemudu; Morinda citrifolia
mengoleskan meng.o.les.kan [v] melumurkan; melumaskan: perawat itu -- obat pd bagian tubuh pasien yg sakit
mengompol meng.om.pol [v] mengeluarkan air kencing pd waktu tidur: anaknya sudah besar, tetapi masih --
mengontrakkan me.ngon.trak.kan [v] menyewakan (rumah dsb) dl batas waktu tertentu: untuk biaya sekolah anak-anaknya, dia terpaksa ~ rumahnya selama satu tahun
mengoperasi meng.o.pe.ra.si [v Dok] membedah; membedel (untuk mengobati): dokter itu sedang -- seorang pasien korban kecelakaan lalu lintas
mengoreksi me.ngo.rek.si [v] (1) membetulkan (memperbaiki) kesalahan: salah satu tugas pemimpin ialah ~ anak buahnya; jangan cepat menyalahkan orang lain sebelum ~ diri sendiri; (2) Dik memeriksa pekerjaan murid dng melihat benar salahnya (untuk menentukan nilai pekerjaan itu)
menguatkan me.ngu.at.kan [v] (1) menjadikan kuat (dl berbagai arti); mengukuhkan: obat ini untuk ~ badan; tiba-tiba ia ~ pelukannya kepadaku; (2) meneguhkan (dugaan, pendapat, alasan, keputusan, dsb): saksi kedua ~ keterangan saksi pertama; contoh ini dimaksudkan untuk ~ pendapatnya; (3) mengeraskan (suara, tekanan): ia terpaksa ~ suaranya supaya terdengar jelas oleh yg duduk di kursi paling belakang; (4) menyangatkan: partikel "lah" dipakai untuk ~ arti saja
mengubangkan me.ngu.bang.kan [v] memandikan ternak dl kubangan yg airnya sudah dicampuri obat pembasmi kutu atau caplak
mengudap me.ngu.dap [v] (1) membeli (memakan) penganan di kedai dsb: anak-anak jangan dibiasakan ~; (2) makan penganan di luar waktu makan
mengudiankan me.ngu.di.an.kan [v] (1) menaruh atau menempatkan di belakang; membelakangkan; mengemudiankan; (2) menunda (mengutamakan melaksanakan yg lain); menangguhkan
menguik meng.u.ik [v] mengeluarkan bunyi 'wik', 'wik, 'wik' (tt anak itik, anak anjing, dsb)
mengukus me.ngu.kus [v] (1) memasak (menanak dsb) dng uap air yg mendidih: ia ~ nasi; (2) memanaskan barang cair (spt air tapai) hingga menguap dan uapnya didinginkan sehingga menjadi cair kembali; menyuling
mengulitkan meng.u.lit.kan [v] meninabobokan anak
mengulurkan meng.u.lur.kan [v] (1) melepaskan (tali dsb) supaya memanjang: ia ~ tali pancing itu panjang-panjang; (2) menjulurkan (lidah); menganjurkan (tangan, kaki) ke muka; menyembulkan (kepala): ia ~ kepalanya hendak melihat isi bakul itu; (3) memanjangkan; memperpanjang (waktu pembicaraan dsb): panitia ~ pasar malam itu beberapa hari lagi; (4) melepas atau memuaskan (hawa nafsu); menuruti (kemauan, keinginan, dsb): janganlah ~ nafsunya; ~ kemauan anaknya yg bengal itu; (5) menyampaikan atau memberikan (dng menganjurkan tangan ke muka); menunjukkan: sambil berkata demikian ia ~ kertas kepadaku; (6) Mk mengantarkan (nasi, uang, dsb): Adik ~ nasi ke sawah
mengumbuk meng.um.buk [v] (1) membujuk dng kata-kata manis atau dng janji yg muluk-muluk (untuk memperdayakan dsb): ia ~ dng mulut manis; (2) menyapa dng manis; mempersenang hati: anak itu telah berhasil ~ ibunya sehingga ibunya menjadi senang hati
mengundurkan meng.un.dur.kan [v] (1) menjalankan (menggerakkan) mundur (ke belakang): ~ mobil untuk membelok; (2) menarik mundur; menyuruh mundur: komandan terpaksa harus ~ pasukannya sampai ke garis belakang; (3) menarik diri; berhenti dr jabatan dsb; meninggalkan; pergi dr: ia ~ diri dr jabatannya sbg ketua; mendapat lawan yg lebih kuat itu, mereka ~ diri; (4) menunda; menangguhkan: Presiden minta kpd panitia agar ~ muktamar itu; (5) melambatkan (mengembalikan) waktu: ia khawatir datang terlambat krn anaknya tadi ~ jamnya
menguntai meng.un.tai [v] membuat untaian; membuat rentengan: anak itu ~ manik pd seutas tali
menguntukkan meng.un.tuk.kan [v] menentukan (mencadangkan, menyediakan, menggunakan) bagi ...: sia-sialah bantuan pemerintah yg telah ~ tanah ini bagi para transmigran; panitia ~ seluruh hasil malam dana kpd yayasan anak yatim piatu
mengupaskan me.ngu.pas.kan [v] mengupas sesuatu untuk (orang lain): ibu ~ pepaya untuk anak-anak
mengurasi meng.u.rasi [v] (1) melumas (membasahi) badan dng param dsb; mengobati; (2) menyembuhkan
menguraskan meng.u.ras.kan [v] melumaskan obat; memakai sesuatu untuk mengobati (menyembuhkan): ia ~ param pd kedua kakinya yg pegal-pegal
mengurut meng.u.rut [v] (1) memijit (badan dsb) secara orang menggosok (tangan memegang, menekan, lalu mengangsurkan): orang itu terkenal krn pandai ~; (2) memetik (melepaskan dsb) dng dipijit atau digenggam lalu diangsurkan: ~ satai; ~ daun johar; (3) menggosok-gosok; mengelus-elus; mengusap-usap: ia menggendong anaknya sambil ~ kepala anak itu
mengusik meng.u.sik [v] (1) mengganggu; menggodai: anak muda itu suka mabuk-mabukan dan sering ~ anak gadis yg lewat; (2) menyentuh-nyentuh; menyinggung-nyinggung: sudah hampir dua tahun pihak berwajib tidak ~ kasus pembunuhan itu; (3) mencela; mengkritik: pd masa itu tidak ada yg berani ~ tindakannya; (4) ki mencampuri (urusan orang lain): ia tidak berani ~ perkara itu
mengutik-ngutik me.ngu.tik-ngu.tik [v] (1) menyentuh-nyentuh (menggerak-gerakkan) dng jari: anak manja itu ~ kancing baju ayahnya; (2) membicarakan sedikit atau menyinggung-nyinggung (suatu hal, perkara, dsb); suka mencela atau mencari-cari kesalahan orang dsb: jangan ~ hal itu lagi krn bukan urusanmu
meniatkan me.ni.at.kan [v] (1) melakukan sesuatu dng niat (memaksudkan): sejak dahulu saya memang sudah ~ semua itu; (2) menazarkan; mengaulkan: dia sudah ~ kalau anaknya sembuh, akan memotong kambing; (3) Mk mendoakan; mengharapkan
menidurkan me.ni.dur.kan [v] (1) membawa tidur; membaringkan (meninabobokan dsb) supaya tidur: ia biasa ~ anaknya dng senandung; (2) merebahkan: setelah di rumah ia langsung ~ dirinya di balai-balai
meniga me.ni.ga [v] (1) menjadi tiga (tt istri, anak, dsb); (2) menjadi yg ke-3
menihilkan me.ni.hil.kan [v] menjadikan nihil; meniadakan: perlakuan yg ~ eksistensi anak-anak jalanan
menikahkan me.ni.kah.kan [v] (1) menjadikan bersuami (beristri); mengawinkan: ia ~ anak perempuannya dng seorang dokter muda; (2) mengadakan upacara pernikahan untuk: Pak Camat akan ~ anaknya pd akhir bulan ini
menimbulkan me.nim.bul.kan [v] (1) mengeluarkan ke atas (permukaan air, tanah, dsb): letusan gunung itu ~ beberapa bukit kecil; (2) membangkit kembali (perkara yg telah lampau); membangunkan (perasaan, kecurigaan, kecemburuan, dsb); menerbitkan (kebakaran, perang, dsb); (3) mengakibatkan atau mendatangkan (bencana, kerugian, kerusakan, penyakit, dsb); (4) menjadikan atau mendatangkan (kegembiraan, kemarahan, pertikaian, percederaan, dsb): ~ perkara lama; ~ kebencian di antara kita; perselisihan kecil ~ akibat besar; suhu badan yg terlalu tinggi pd anak dapat ~ kejang-kejang; hadiah itu ~ kegembiraan pd kedua anaknya; makanan yg terlalu pedas dapat ~ sakit perut
meninabobokan me.ni.na.bo.bo.kan [v] (1) menyanyikan lagu (untuk anak) supaya tidur; menidurkan (anak) dng nyanyian; (2) ki melemahkan semangat; mempersenang hati orang lain dng perkataan (janji) yg muluk-muluk: kemewahan telah berhasil ~ bangsa kita
menindik me.nin.dik [v] menembuk (melubangi) cuping telinga: dukun itu ~ cuping anak dara itu
meningkah me.ning.kah [v] (1) memukul gendang dsb untuk mengiringi (menyambut, menyeling bunyi-bunyian yg lain); (2) mengiringi (menyambut) lagu dsb dng sorak, tepuk tangan, dsb supaya bertambah ramai dan gembira: suara gesekan rebab dan dentingan kecapi ~ suara nyanyian anak-anak perahu; (3) menjawab (membalas, menyambut) perkataan orang: "benar juga kata ibu itu", demikian ia ~; (4) menyelang (perkataan); membantahi: dng tegas ia ~ setiap tuduhan yg diajukan kepadanya
meninggalkan me.ning.gal.kan [v] (1) membiarkan tinggal (tetap ada, tidak dibawa pergi, dsb): pamanku ~ anak-anak yg sudah dewasa; malam itu rombongan dr Jakarta ~ desa kami; (2) menyisakan: ia hanya ~ uang seribu rupiah untuk belanja besok; (3) pergi dr; menghindar dr: hari ini ia hendak ~ kota Jakarta; banyak orang ~ kampung halamannya; (4) membiarkan lepas (lewat, tetap demikian halnya, dsb); melepaskan (cita-cita, niat, dsb): sudah lama ia ~ cita-citanya yg semula; (5) sudah mendahului (melewati, melampaui, melebihi, dsb): dl hal ini, bangsa Barat sudah jauh ~ kita; (6) tidak memasukkan dl perhitungan (acara, pembicaraan, dsb); mengesampingkan: ia hanya menyebut masalah-masalah besar dan ~ yg kurang penting; (7) membuang (adat, kebiasaan buruk, keyakinan, dsb): ~ adatnya yg buruk; ~ ideologi yg bertentangan dng Pancasila; (8) mengalpakan; melalaikan: ~ kewajiban; ~ syariat
meniran me.nir.an [n] tumbuhan terna, daunnya mirip daun asam, tangkainya bersegi-segi dan halus berwarna hijau, air perasan batang dan akarnya digunakan untuk mengobati sakit batuk dan melancarkan air kencing; Phyllanthus urinaria [Jw n] nama makanan yg dibuat dr adonan beras menir dan santan, diberi daun pandan, dan garam dibungkus dng daun pisang dan dikukus
meniup me.ni.up [v] (1) mengembus; (2) membunyikan dng mengembus (suling, peluit, dsb); (3) cak menyemburi; memantrai; menjampi: dukun itu diminta ~ anak yg kerasukan; (4) ki mengobarkan (perselisihan, semangat bertanding, dsb): jika tidak ada yg ~ , perselisihan itu sudah dapat diselesaikan
menjadi men.ja.di [v] (1) (diangkat, dipilih) sbg: ia diangkat (dipilih) ~ wakil presiden; (2) (dibuat) untuk: daun kumis kucing dapat diramu ~ obat penyakit kencing batu; (3) berubah keadaan (wujud, barang) lain; menjelma sbg: orang itu dapat mengubah dirinya ~ harimau; (4) menjabat pekerjaan (sbg): ayahnya ~ guru
menjadi-jadi men.ja.di-ja.di [v] bertambah hebat (banyak, besar, keras, dsb): setelah melihat ibunya datang, tangis anak itu semakin ~
menjadikan men.ja.di.kan [v] (1) membuat sbg; merupakan: ia ~ sakit adiknya sbg alasan untuk tidak pergi kuliah; (2) menyebabkan: hal itu akan ~ orang lain marah-marah; (3) mengangkat (memilih) sbg: rakyat telah ~ dia kepala desa; (4) melaksanakan (rencana, janji, dsb): ia ~ penawarannya untuk membeli rumah itu; (5) menciptakan; mengadakan: Tuhan yg ~ langit dan bumi beserta isinya
menjaga men.ja.ga [v] (1) menunggui (supaya selamat atau tidak ada gangguan): mereka selalu ~ kampungnya dng baik; (2) mengiringi untuk melindungi dr bahaya; mengawal: ajudan itu selalu ~ atasannya; (3) mengasuh (mengawasi anak kecil); (4) mengawasi sesuatu supaya tidak mendatangkan bahaya; mencegah (bahaya, kesukaran, kerugian): tugas mereka ialah ~ bahaya api; (5) mempertahankan keselamatan (orang, barang, dsb): pemerintah memperkuat pasukan yg ~ pantai; (6) mengikhtiarkan (supaya); mengurus (supaya): kita harus ~ agar pemasukan tidak lebih besar dp pengeluaran; (7) memeliharakan; merawat: ia ~ baik-baik neneknya yg sakit
menjaili men.ja.ili [v] mengganggu atau menjahati (krn dengki, iri, dsb): dia dimarahi ayah krn sering ~ anak-anak tetangga
menjangak men.ja.ngak [v] (1) berbuat sesuatu yg tidak senonoh; hidup secara tidak senonoh; (2) berzina: laksanakanlah aturan agama, jangan ~ saja
menjanggalkan men.jang.gal.kan [v] (1) menyebabkan janggal: letak kursi yg tidak tepat ~ susunan ruang tamu itu; (2) menganggap janggal: ia tidak ~ kelakuan anak laki-laki yg spt perempuan itu
menjarangkan men.ja.rang.kan [v] membuat menjadi jarang (tidak kerap, tidak sering, dsb): ~ kelahiran anak
menjebrolkan men.jeb.rol.kan [v] (1) melahirkan (anak); (2) ki mengeluarkan; menerbitkan dsb
menjengkelkan men.jeng.kel.kan [v] (1) menyebabkan (orang) merasa kesal; membuat jadi kesal: ia sering ~ ibunya; (2) menimbulkan rasa jengkel tt suatu hal: ia jatuh sakit krn kelakuan anaknya yg ~
menjumlahkan men.jum.lah.kan [v] (1) menghitung berapa banyaknya (tt sesuatu yg dikumpulkan menjadi satu); (2) menyatukan bilangan: anak kecil itu dapat ~ 7 dan 8
menolak me.no.lak [v] (1) mendorong; menyorongkan; mendesak ke depan (ke samping): ia ~ temannya sehingga jatuh terjungkal; (2) mencegah (bahaya dsb); menangkal (penyakit dsb); mengelakkan atau menangkis (serangan dsb): ~ hujan; ~ penyakit cacar; ~ serangan musuh; (3) tidak menerima (memberi, meluluskan, mengabulkan); menampik: dia tidak pernah ~ permintaan anak kesayangannya; (4) tidak membenarkan (pendapat): guru itu ~ protes yg diajukan oleh muridnya; (5) mengusir; menghalau: akhirnya negara itu berhasil ~ penjajah; (6) mengurangi; memotong: tokoh itu ~ harga barang sebesar 10% selama bulan ini
menolong me.no.long [v] (1) membantu untuk meringankan beban (penderitaan, kesukaran, dsb): saya mencari badan atau yayasan yg sudi ~ penderitaan saya; (2) membantu supaya dapat melakukan sesuatu: kalau Anda tidak mau ~ (ku), tidak akan selesai pekerjaanku ini; (3) melepaskan diri dr (bahaya, bencana, dsb); menyelamatkan: dialah yg ~ jiwaku sehingga aku terlepas dr bahaya maut; (4) dapat meringankan (penderitaan dsb); dapat menyembuhkan (penyakit dsb); dapat melepaskan dr (bahaya dsb): berbagai obat diminumnya, tetapi tidak ~ juga
menopang me.no.pang [v] (1) menyangga (menahan) dr bawah (dng tiang bercanggah, tongkat, dsb); (2) ki membantu (menyokong): anak sulungnyalah yg ~ hidupnya sekeluarga [v] membantah; menentang (melawan): bagaimana saya hendak ~ kata-katanya
mentah men.tah [a] (1) belum masak; belum waktunya untuk dipetik, diambil hasilnya dsb (spt buah-buahan): buahnya masih -- . rasanya asam dan sepat; (2) belum matang; belum selesai diolah untuk dimakan (tt makanan): nasi itu perlu ditanak lagi krn sebagian masih --; (3) belum mantap benar; belum sempurna; belum putus: perundingan itu masih -- , masih perlu dilanjutkan lagi
mental men.tal [v] (1) terpelanting; terpental; (2) terlempar kembali; berbalik arah [Sd a] ada gunanya, ada pengaruhnya (tt obat, nasihat, dsb) /mEntal/ (1) a bersangkutan dng batin dan watak manusia, yg bukan bersifat badan atau tenaga: bukan hanya pembangunan fisik yg diperhatikan, melainkan juga pembangunan --; (2) n batin dan watak
mentas men.tas [Jw v] (1) keluar (dr dl air): setelah berenang-renang sebentar ia -- dan duduk-duduk di tepi kolam; (2) ki lepas dr tanggungan keluarga (msl bekerja atau kawin); berdiri sendiri: ia hidup dng istri dan delapan orang anak yg semuanya belum --
mentaus men.ta.us [n] pohon, kayunya halus berwarna putih dan awet, disukai untuk dibuat barang ukiran, msl wayang golek, getahnya dapat dipakai untuk mengobati sakit mata; Wrightia javanica
menteri men.te.ri [n] (1) kepala suatu departemen (anggota kabinet), merupakan pembantu kepala negara dl melaksanakan urusan (pekerjaan) negara; (2) gajah (dl permainan catur); (3) pegawai tinggi (sbg penasihat raja dsb)
mentol men.tol [n] terna tahunan, suku Lamiaceae yg membentuk stolon, bagian tanaman seluruhnya mengandung minyak asiri yg berbau harum dan dapat diekstrak dng penyulingan, setelah didinginkan menghasilkan mentol; Mentha arvensis [n Kim] alkohol, C10H20O, yg diperoleh dr pelbagai kristal, digunakan sbg bahan pengharum dan penyedap pd kembang gula, minuman keras, pasta gigi, dan obat-obatan
menua me.nua [v] menjadi tua: Ibu kelihatan ~ setelah ditinggalkan anak kesayangannya
menudung me.nu.dung [v] menutup dng tudung; memberi bertudung: ibu itu ~ anaknya dng kain
menugasi me.nu.gasi [v] memberi seseorang tugas; menyerahi seseorang tugas: beliau ~ saya, memberi saya tugas; kakak ~ saya menjaga anak-anak di rumah
menuju me.nu.ju [v] mengenakan tuju kpd: dukun itu dituduh ~ anak Pak Lurah
menukarkan me.nu.kar.kan [v] memberikan sesuatu supaya diganti dng yg lain: ia terpaksa ~ obat itu ke apotek
menukas me.nu.kas [v] mengulang lagi (permintaan, jawab, minum obat, panggilan, dsb)
menulis me.nu.lis [v] (1) membuat huruf (angka dsb) dng pena (pensil, kapur, dsb): anak-anak sedang belajar ~; melukis baginya merupakan kesenangan yg dimulai sebelum ia belajar ~; (2) melahirkan pikiran atau perasaan (spt mengarang, membuat surat) dng tulisan: ~ roman (cerita), mengarang cerita
menumbuhkan me.num.buh.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) tumbuh: lidah buaya gunanya untuk ~ rambut; usaha ~ pepohonan di daerah kering itu harus didukung oleh segenap penduduk di daerah tsb; (2) memelihara dsb supaya tumbuh (bertambah besar, sempurna, dsb); memperkembangkan: pelatihan itu untuk ~ bakat yg telah ada pd anak-anak; ia ~ rasa kasih sayang; (3) menimbulkan (kebencian, perselisihan, dsb): dialah yg mula-mula ~ kekecewaan itu; ia ~ kebersamaan di antara kita
menumbuk me.num.buk [v] (1) melantak (memukul dsb) supaya halus (hancur, terkupas, dsb): ~ lada, ~ padi; (2) menggocoh (meninju dng ujung tinju): anak itu ~ lawannya sampai rebah; (3) melanggar; menubruk; membentur: mobil yg ~ anak itu terus kabur; (4) berjalan kaki: kalau tidak ada kendaraan, baiklah kita ~ saja
menumpangkan me.num.pang.kan [v] (1) menaruh (meletakkan dsb) di atas sesuatu: orang tua itu ~ tangannya di atas kepalaku sambil membaca mantra; (2) membiarkan supaya menumpang (menyuruh tinggal atau bermalam di; menyuruh menumpang kapal, dsb): ia telah ~ separuh dr anak buahnya di rumah paman; (3) memberikan sesuatu supaya dibawa serta dsb; menyertakan: kalau engkau berkirim surat kpd ayahmu, saya hendak ~ surat; (4) menyerahkan sesuatu (supaya dijaga, diurus, dsb); menitipkan; mengamanatkan: nenek itu sudah tidak menghendaki apa-apa lagi, ia hanya ~ diri kpd Tuhan
menumplakkan me.num.plak.kan [v] menumpahkan semua; mencurahkan semua: ia ~ seluruh perhatiannya kpd bakat anak-anaknya di bidang seni musik
menunaikan me.nu.nai.kan [v] (1) membayar tunai; mengontan: ia tidak sanggup ~ nya sekarang sebab tidak cukup uangnya; (2) membayar (kaul, nadar); mengamalkan (perintah, ajaran, dsb); melakukan atau melaksanakan (tugas, ikrar, janji, dsb): ia ~ ajaran (perintah, pesan, dsb), mengamalkan ajaran (perintah, pesan, dsb); mereka ~ rukun Islam yg kelima, yaitu melaksanakan ibadah haji
menunangkan me.nu.nang.kan [v] menentukan untuk menjadi calon suami atau calon istri; membuat menjadi bertunangan: ia hendak ~ anaknya
menunggak me.nung.gak [v] (1) menyisakan pangkal kayu yg ditebang; (2) membiarkan sbg tunggak (pancang, dsb); (3) ki membiarkan, menyisakan pembayaran atau belum membayar (angsuran, iuran pajak, dsb) yg seharusnya sudah dibayar: usahakan tidak ~ uang sekolah anakmu; (4) ki menyisakan pekerjaan (ada sebagian pekerjaan yg belum diselesaikan): sebelum mengambil cuti, selesaikan pekerjaanmu, jangan sampai ~
menunjuk me.nun.juk [v] (1) mengacungkan jari telunjuk ke ...: orang itu yg kucari, katanya sambil ~ ke arah anak laki-laki berbaju kumal itu; (2) memberi tahu dng sesuatu yg diarahkan ke ...: gambar itu ~ ke arah tempat yg hendak dituju; (3) mengacungkan jari telunjuk ke atas: siapa yg tahu jawabannya hendaklah ~; (4) menentukan (siapa-siapa yg diberi tugas, dipilih, diangkat, dsb): Bu Guru ~ anak terpandai di kelas sbg ketua kelas; (5) menyatakan (sesuatu); mengingatkan dng menyebut bukti (pasal, aturan, surat, dsb): ia ~ Pasal 15 sbg dasar tindakannya itu
menuntun me.nun.tun [v] (1) membimbing (dng menggandeng tangan): dng sabar perawat itu ~ pasien itu dan mengantarkannya sampai ke pintu taksi; (2) menunjuk (mengarahkan) ke jalan yg benar: ia ~ kuda itu ke jalan yg menuju ke perkebunan; dng cinta kasih dia mampu ~ anaknya ke jalan yg benar [v] menutup mata (muka) dng sapu tangan dsb; bertuntun
menuntut bela me.nun.tut bela membalas dng membunuh seseorang yg telah membunuh orang lain: anak itu bertekad untuk ~ belas atas kematian ayahnya; ~ hukuman meminta agar (terdakwa) dihukum: jaksa ~ hukuman dua tahun penjara
menurbakan me.nur.ba.kan [v] menyuruh turun ke bawah: dia memperoleh data otentik dng cara ~ tiga anak buahnya ke rumah saksi
menurun me.nu.run [v] (1) makin depan makin ke bawah; landai: setelah jalan mendaki, kemudian ~; (2) pergi ke bawah: tiap-tiap pagi penduduk kampung itu ~ menjual hasil ladangnya; (3) berangsur-angsur turun (berkurang, surut): harga emas mulai ~; (4) berpindah: penyakit orang tuanya ~ pd anaknya; (5) ki melemah (tt kondisi tubuh): akibat penyakit yg dideritanya, kondisi tubuhnya semakin lama semakin ~; (6) mendekati hari-hari terakhir: puasanya ~
menurunkan me.nu.run.kan [v] (1) membawa (menjadikan) turun, spt menarik turun, mengerek ke bawah, membongkar muatan, dsb: ~ bendera; ~ sauh; ~ barang dr kapal; ~ pasukan payung; (2) merendahkan (derajat, kedudukan, dsb); memerosotkan atau mengurangkan (harga, nilai, dsb) menyurutkan (menyusutkan); memakzulkan (raja): ~ derajat (pangkat, gengsi); ~ harga (pajak, ongkos, biaya); (3) memperanakkan; meninggalkan (warisan, pusaka, dsb) kpd; memindahkan kpd (anak, cucu, dsb): lurah itu ~ jabatannya kpd anaknya; (4) menggembalakan: ~ lembu; (5) menyampaikan wahyu (sabda, ajaran, dsb): Allah ~ wahyu kpd Nabi Muhammad saw.; (6) memilih untuk ikut bermain (bertandang dsb); menyertakan; mengikutkan: Persija ~ pemain-pemain terbaik; (7) Ling membentuk (kata dsb) jadian (spt dng awalan, akhiran, atau sisipan): kata 'makan' dng akhiran '-an' ~ kata 'makanan'
menurut me.nu.rut [v] berjalan dsb melalui atau mengikuti (jalan, garis, jejak, dipakai juga dl arti kiasan, dsb): kereta api berjalan ~ rel; ~ garis yg telah ditentukan; (2) v meniru; mencontoh; meneladan: anak-anak disuruhnya menggambar ~ contoh di papan tulis; (3) v melakukan apa yg diperintahkan (disetujui, dikatakan, dsb); tidak melawan (membantah atau menentang); mengindahkan (nasihat, petunjuk, ajaran, dsb); patuh kpd: apa jadinya kalau ia tidak ~ kpd ajaran orang tuanya; (4) v memenuhi (syarat, ketentuan, harapan, permintaan, dsb); (5) v ikut: si bungsu itu selalu ~ ibunya, ke mana pun ibunya pergi; (6) p berdasar; sepanjang (kabar, pendapat, dsb): ~ berita radio pagi ini, Presiden akan meninjau daerah pertanian di Sulawesi; (7) v sesuai dng (tidak melanggar, tidak bertentangan dng); selaras dng: tindakan itu sudah ~ pd peraturan yg berlaku
menutulkan me.nu.tul.kan [v] mencelupkan (sedikit) ke dl (kuah, kecap, tinta, dsb): cara mengobatinya cukup dng ~ ramuan pd luka itu; ia ~ pena ke dl tinta
menyadarkan me.nya.dar.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) sadar; menginsafkan; mengingatkan: Pemerintah harus selalu -- penduduknya untuk melaksanakan program keluarga berencana; (2) menjadikan (menyebabkan) ingat kembali (siuman, bantun): dokter berusaha -- orang yg pingsan itu
menyahajakan me.nya.ha.ja.kan [v] (1) menyederhanakan; mempermudah: kita telah berusaha -- prosedur pengeluaran barang dr gudang; (2) melakukan dng sengaja: penjajah -- hal itu untuk menghambat kemajuan rakyat
menyakiti me.nya.kiti [v] (1) menyebabkan sakit (sedih, sengsara, dsb); mempersakiti: janganlah suka -- orang lain; (2) berasa sakit ketika hendak melahirkan; sakit beranak
menyalak me.nya.lak [v] (1) mengeluarkan bunyi salak; menggonggong: anjingnya suka -- apabila melihat orang yg belum dikenalnya; (2) ki merengek (meminta sesuatu): seharian anak itu -- saja krn permintaannya tidak dituruti
menyalep me.nya.lep [v] mengobati dng salep; mengoleskan salep: Ibu sedang -- luka Adik
menyamak me.nya.mak [v] memasak atau memproses kulit binatang agar menjadi berwarna, tahan lama, dan halus: pencaharian orang itu -- kulit; kulit pohon dipergunakan sbg bahan untuk -- kulit sapi, kerbau, atau kulit kambing [v] menggelas benang layang-layang: anak itu sedang -- benang layang-layangnya
menyamakkan me.nya.mak.kan [v] menyusahkan; membuat susah: meskipun anak tunggal, ia tidak suka -- orang tuanya
menyambar me.nyam.bar [v] (1) menangkap dng cepat sambil terbang (lari dsb): burung elang itu- anak ayam; (2) menjilat dng cepat (tt api); membakar: kobaran api itu -- rumah di sebelah rumahnya; (3)mengenai: jika tidak kuelakkan, hampir saja pisau itu -- kepalaku; (4) merampas: pencopet itu -- kalung yg sedang dipakai seorang ibu; (5)ki membawa lari; mencuri: pencuri itu -- sepeda motor yg sedang diparkir di depan toko
menyambat me.nyam.bat [v] (1) menyambung; mengikat: ia -- dua batang bambu sehingga menjadi galah yg panjang; (2)memukul dng tali (cambuk, rotan, dsb): krn gemasnya, ia -- anak yg nakal itu [v] bersambat
menyambitkan me.nyam.bit.kan v melemparkan: anak itu -- batu ke arah anjing liar itu
menyampingi me.nyam.pingi [v] (1) mendampingi: ia duduk -- kepala kantornya; (2)mengabaikan: anak itu -- nasihat ibunya; (3)ki membantu; menolong
menyantun me.nyan.tun [v] (1) mengasih; mengasihani; menaruh belas kasihan (kpd): membantu serta -- fakir miskin adalah kewajiban kita semua; (2) menyokong (meringankan) kesusahan orang; menolong; (3) memberi bantuan: tujuan mendirikan yayasan itu ialah untuk -- anak yatim piatu
menyapu me.nya.pu [v] (1) membersihkan dng sapu: -- kebun; -- lantai; (2) mengusap; menghapus; menyeka (keringat dsb); menyapu-nyapu: -- mukanya dng saputangan; (3) melumas (dng cat dsb): ia -- bercak-bercak pd tembok itu dng cat putih; (4) ki menghancurkan: angin topan -- semua rumah penduduk; -- bersih ki (1) membasmi sampai tuntas: polisi bertekad -- bersih kawanan penjahat itu; (2) memenangkan semua cabang olahraga yg dipertandingkan; memenangkan semua nomor pertandingan; -- dada ki menyabarkan hati; bersabar diri: kami -- dada melihat tingkah laku anak-anak itu
menyapu-nyapu me.nya.pu-nya.pu [v] menggosok-gosok (mata dsb) dng tangan; mengusap-usap (membelai-belai): ia -- matanya untuk menahan tangis; ia -- kepala anaknya dng haru
menyarak me.nya.rak [v] (1) menceraikan (istri); memisahkan; (2) menyapih (anak)
menyatakan me.nya.ta.kan [v] (1) menerangkan; menjadikan nyata; menjelaskan: ucapannya belum ~ siapa di antara mereka yg bersalah; (2) menunjukkan; memperlihatkan; menandakan: daftar itu ~ betapa banyaknya korban yg jatuh; (3) mengatakan; mengemukakan (pikiran, isi hati); melahirkan (isi hati, perasaan, dsb); mempermaklumkan (perang): anak cucunya ~ setuju; ia ~ terima kasihnya kpd pengurus
menyedekahi me.nye.de.kahi [v] (1) memberi sedekah kpd; menderma: tiap hari Jumat Ibu selalu -- para pengemis; (2) mengadakan selamatan untuk: uang itu disediakan untuk -- anaknya
menyediakan me.nye.di.a.kan [v] (1) menyiapkan; mempersiapkan: ia sendiri yg -- makan siang untuk suaminya; (2) mengadakan (menyiapkan, mengatur, dsb) sesuatu untuk: suami istri yg baik selalu -- waktu untuk anak-anaknya; (3) mencadangkan: untuk perbaikan rumahnya, ia -- uang sejuta rupiah
menyegani me.nye.gani [v] menaruh hormat dan takut kpd: seorang anak wajib -- orang tuanya
menyelamati me.nye.la.mati [v] (1) mengadakan kenduri (selamatan) untuk; menyedekahi: -- anaknya supaya lekas sembuh; (2) memberikan ucapan selamat: -- kawannya yg lulus ujian
menyelenggarakan me.nye.leng.ga.ra.kan [v] (1) mengurus dan mengusahakan sesuatu (spt memelihara, memiara, merawat): ia -- sawah ladangnya baik-baik sehingga hasilnya sangat memuaskan; (2) melakukan atau melaksanakan (perintah, undang-undang, rencana, dsb): pemerintah -- pembangunan gedung-gedung sekolah; (3) menunaikan atau menyampaikan (maksud, cita-cita, harapan, tugas kewajiban, dsb): rasa persatuan seluruh bangsa Indonesia adalah modal yg terutama untuk -- cita-cita nasional kita; (4) mengurus dan memperhatikan (kepentingan, usaha, perkara, dsb): pengacara akan -- perkara penuntutan ganti rugi itu; (5) mengadakan, mengatur, dan mengurus (pesta, rapat, pertunjukan, pameran, perusahaan, dsb): panitia yg akan -- Kongres Pemuda seluruh Indonesia tahun ini sudah dibentuk
menyelesaikan me.nye.le.sai.kan [v] (1) menyudahkan (menyiapkan) pekerjaan dsb; menyempurnakan (kalimat dsb): ia -- kalimat itu dng cepat; (2) menjadikan berakhir; menamatkan: krn suatu hal, ia tidak dapat -- pelajarannya di Eropa; (3) membereskan atau melunasi (utang dsb): ia dipanggil ke kantor bank untuk -- utang piutang almarhum ayahnya; (4) memutuskan atau membereskan (perkara, harga, dsb): terpaksa ia harus -- pembayaran tunggakan pajak itu; (5) mengatur (rambut) rapi-rapi atau mengurai supaya jangan kusut; menyisir; membenahi: -- rambut yg kusut; anak-anak -- tempat tidur masing-masing; (6) menguraikan suatu hal yg kusut; memecahkan (soal, masalah, dsb): ia dapat -- perkara yg sulit itu; (7) memperdamaikan (perselisihan, pertengkaran, dsb): mereka mencoba -- pertikaian kedua negara itu; (8) mengurus dan mengatur sesuatu hingga baik: walaupun sibuk bekerja, ia dapat -- rumah tangganya
menyelimuti me.nye.li.muti [v] (1) memberi selimut; menyelubungi: ibu itu -- tubuh anaknya yg menggigil kedinginan; (2) ki menutup kejahatan dsb: ada gerakan perdamaian yg hanya dipakai untuk -- hasrat memperbudak bangsa lain
menyembuhkan me.nyem.buh.kan [v] menjadikan sembuh; mengobati dsb supaya sembuh: ia menjadi terkenal krn dapat -- orang sakit secara gaib
menyembur me.nyem.bur [v] (1) memancar atau menyemprot ke luar cepat-cepat: Gunung Agung meletus dng dahsyat, asap hitam -- ke udara; (2) memancarkan sesuatu (pd); menyemburi: ia sedang -- air ke halaman; (3) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): ia siuman setelah dukun itu -nya dng air putih; (4) cak mengeluarkan kata-kata yg tidak patut (spt memaki-maki, marah-marah); (5) ki memancar ke luar dng tiba-tiba (tt warna air muka): darah -- ke mukanya, mukanya menjadi merah krn sangat marah (terkejut dsb)
menyemburi me.nyem.buri [v] (1) memancarkan sesuatu (pd); menyemprotkan sesuatu (pd): ia sedang asyik -- kaca mobil yg akan dibersihkan; (2) mengobati atau mengusir roh jahat dng sembur; memerciki dng air (yg sudah dimantrai dsb): pergilah dukun itu setelah selesai -- orang yg kerasukan setan itu
menyenggau me.nyeng.gau [v] (1) mencapai sesuatu yg agak jauh, tinggi, dsb: anak-anak berusaha -- mangga di pohon itu; (2) menjilat (tt api); membakar: api -- juga gudang itu
menyentak-nyentak me.nyen.tak-nyen.tak [v] marah-marah disertai bentakan atau hardikan; membentak-bentak; menghardik-hardik: kalau ada masalah di kantor, ia selalu -- anak dan istrinya yg tidak bersalah
menyerak me.nye.rak [v] memencar ke mana-mana; menyebar: mula-mula anak-anak itu berkumpul, lalu -
menyeranah me.nye.ra.nah [v] mengutuk; menyumpahi: sebaiknya orang tua jangan sampai -- anak-anaknya
menyertakan me.nyer.ta.kan [v] (1) mengikutsertakan: ia -- seorang anak buahnya dl konferensi itu; (2) menambahkan (sbg lampiran); melampirkan; mengirimkan bersama-sama
menyerum me.nye.rum [v] mengobati dng (menginjeksikan) serum
menyerupai me.nye.ru.pai [v] (1) serupa dng; mirip dng; mengarah-arahi: batu itu hitam dan keras ~ besi; (2) menyamai: engkau harus dapat ~ dia, baik dl hal kepandaian maupun dl hal kerajinan; (3) meniru (-niru): anak kecil suka ~ kelakuan kakaknya yg lebih besar
menyesali me.nye.sali [v] (1) merasa kecewa (tidak senang) akan; merasa menyesal: ia -- perbuatannya yg terlalu gegabah itu; (2) mempersalahkan: hampir semua keluarganya -- dia mengirimkan anaknya ke Eropa; ia -- dirinya sendiri; (3) merasa tidak senang kpd: aku -nya, mengapa dia berbuat begitu
menyesalkan me.nye.sal.kan [v] (1) merasa menyesal akan; mempersalahkan: janganlah engkau selalu -- perbuatan anakmu, nasi sudah menjadi bubur; mengapa engkau harus -- dirimu, hal itu sudah terjadi; (2) menyebabkan menyesal: tindakanmu itu sangat -- hatiku
menyibukkan me.nyi.buk.kan [v] (1) menjadikan (menyebabkan) sibuk: kelakuan anak-anak berandal itu -- polisi; (2) menghiraukan; mengacuhkan (memikirkan dalam-dalam dsb): ia sama sekali tidak -- perkara itu
menyidai me.nyi.dai [v] mengebiri: teganya dia -- anaknya
menyisipkan me.nyi.sip.kan [v] (1) memasukkan ke sela; menyelipkan: -- seorang anak dl barisan; -- keris di pinggang; Adik -- pensil dl bukunya; (2) memakai sesuatu untuk menyisip: Bapak -- genting di atap; tukang itu -- ubin di lantai; -- papan di dinding; (3) Ling membubuhkan sisipan pd suatu kata
menyopani me.nyo.pani [v] memperlakukan dng sopan; berlaku sopan thd; menghormati: sedari kecil anak laki-laki harus sudah tahu cara -- kaum wanita
menyopankan me.nyo.pan.kan [v] menjadikan sopan (beradab); mengadabkan: lembaga penitipan anak-anak nakal itu berusaha -- remaja asuhannya
menyuap me.nyu.ap [v] (1) makan dng tangan (tidak dng sendok dsb); (2) memberi makan dng memasukkan makanan ke dl mulut yg disuapi: -- anak; (3) ki memberi uang sogok; menyogok; menyuapi: sebenarnya uang sebanyak itu disediakan untuk -- orang-orang yg berpengaruh
menyuapkan me.nyu.ap.kan [v] memasukkan (makanan dsb) ke mulut: ibu -- daun-daunan itu kpd anak yg sakit
menyudahi me.nyu.dahi [v] (1) mengakhiri; menghabisi: peledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki segera -- peperangan; (2) memenuhi (permintaan); melaksanakan (keinginan dsb): sekadar untuk -- hasrat dan keinginan orang; (3) menyelesaikan; (4) ki membunuh: dng bengis ia -- tawanan itu dng pedangnya
menyulut me.nyu.lut [v] memasang (api dsb); menyalakan: ia -- pelita; anak itu -- petasan ; orang itu -- rokok
menyumbang me.nyum.bang [a] menjadi sumbang [v] (1) memberikan sesuatu kpd orang yg sedang mengadakan pesta dsb sbg sokongan: ketika mengawinkan anaknya, banyak orang yg --; (2) turut membantu (menyokong) dng tenaga, pikiran, dsb: justru saya ingin -- dng ide-ide baru untuk kemajuan dan perkembangan usahanya
menyumpah me.nyum.pah [v] (1) mengangkat sumpah; bersumpah; menyatakan sesuatu dng sumpah: ia -- demi Allah dan Rasulnya; (2) menyuruh bersumpah; mengambil sumpah; menyumpahi: pejabat itu bertugas -- para pegawai negeri sipil yg baru diangkat [v] (1) mengeluarkan kata-kata kotor (kutuk dsb); memaki-maki kpd: ia -- pengemudi yg menyerempet mobilnya; (2) mengenakan perkataan (harapan dsb) yg tidak baik kpd; mengutuk; memaki-maki; menyumpah: tidak akan orang tua -- anaknya
menyundul langit me.nyun.dul langit [cak] tinggi sekali dsb (amat, sangat, dsb): aduh, anak itu sombongnya -- langit, sombong sekali
menyunting pengelola me.nyun.ting pengelola penyunting yg mempunyai tugas dan wewenang mengelola dan melaksanakan kegiatan penyuntingan atau penyiapan naskah siap cetak atau penyusunan dan perakitan film, pita rekaman, atau perencanaan dan penerbitan media massa cetak
menyusahi me.nyu.sahi [v] membuat (memberi) kesusahan kpd orang lain; mengganggu (tt perasaan dsb): jangan -- orang tua dng ce-rita kenakalan anak-anakmu
menyusu me.nyu.su [v] mengisap air susu dr buah dada (tetek): anak sapi itu sedang -- pd induknya; anak yg terlalu lama -- pd ibunya kelak akan menjadi anak manja
menyusui me.nyu.sui [v] memberikan air susu untuk diminum (kpd bayi dsb) dr buah dada; memberi air susu kpd: binatang pd umumnya -- anaknya sambil berdiri
menyusuli me.nyu.suli [v] (1) mengikuti; mengiringi: orang tua itu -- anaknya dr belakang; (2) memberi tambahan (keterangan dsb): keterangan yg diberikan menteri itu -- pernyataan Presiden
menyusun me.nyu.sun [v] (1) mengatur dng menumpuk secara tindih-menindih; menaruh berlapis-lapis: adik -- piring yg sudah dicuci; (2) mengatur secara baik: -- karangan bunga; (3) menempatkan secara beraturan: mereka sedang -- kursi untuk rapat; (4) membentuk pengurus (panitia dsb): organisasi itu sudah -- pengurus baru; (5) merencanakan: mereka sedang -- rancangan kerja; (6) mengarang buku (kamus, ensiklopedia, dsb)
menyusup me.nyu.sup [v] (1) menyuruk (menyeluduk) ke bawah atau ke dl sesuatu: anak-anak -- ke bawah pagar; (2) masuk ke dl (hutan, semak-semak, dsb): rusa adalah binatang yg pandai -- ke semak-semak apabila diburu; (3) masuk secara diam-diam ke daerah musuh; merembes ke daerah musuh: prajurit yg menyamar itu berhasil -- ke daerah musuh; (4) menyerap; meresap: udara sejuk itu seolah-olah -- ke tulang; rupanya nasihat itu -- juga ke dl hatinya; kalau di bawah melompat, lalu di atas -, pb menyesuaikan diri dng adat kebiasaan penduduk tempat tinggalnya
merabai me.ra.bai [v] berkali-kali meraba: ia ~ seluruh tubuh anak yg pingsan itu krn mungkin ada yg luka
meragakan me.ra.ga.kan [v] memperlihatkan agar dapat disimak; menunjukkan: dng ~ pelajaran, anak-anak lebih cepat mengerti
merah me.rah [n] (1) gelar penghulu atau raja-raja kecil zaman dahulu: -- Silu; (2) gelar di Minangkabau (lebih rendah dp sutan); marah [a] molek; bagus: anak itu amat -- [n] ikan laut; -- cina ikan laut, Caesio pinjalu; (2) ikan laut, Caesio erythropterus /mErah/ (1) n warna dasar yg serupa dng warna darah: warna bajunya -- , sedangkan rok bawahnya hitam; (2) a mengandung atau memperlihatkan warna yg serupa warna darah: mukanya -- tersipu-sipu
meraih me.ra.ih [v] (1) menggapai kemudian menarik (sesuatu) ke arah diri sendiri: ~ anaknya ke pangkuannya; (2) mencapai; memperoleh (dng susah payah): ia berhasil ~ gelar doktor dl ilmu ekonomi; (3) mengumpulkan; memperoleh: satu demi satu pemain kita ~ angka, mengejar ketinggalannya; (4) ki menarik (hati); memikat (orang): ~ hati; ~ dng uang
merajakan me.ra.ja.kan [v] (1) kl mengangkat menjadi raja; menjadikan raja: Anakanda tiada ingin menjadi raja, baiklah Ayahanda ~ Adinda; (2) menganggap sbg raja; mengutamakan: ~ uang dan pangkat
merajinkan me.ra.jin.kan [v] membuat (mengusahakan supaya) rajin: untuk ~ anak-anak dl bekerja, Ibu guru sering mengadakan perlombaan yg berhadiah
merakan me.ra.kan [n] (1) rumput tinggi, batangnya keras, terdiri atas tangkai dan daun spt sereh, warna daun hitam atau cokelat tua; Andropogon amboinicus; (2) terna tahunan, termasuk suku Poaceae, berbatang kecil, tegak, berwarna ungu berkilap, daunnya berbentuk pita dan berbulu, digunakan sbg obat sakit pinggang; Themedia arguens
meramu me.ra.mu [v] (1) mencari dan mengumpulkan bahan-bahan (akar-akaran, kayu-kayuan) yg diperlukan; (2) meracik: dia ~ akar-akar dan daun-daunan untuk membuat obat
merancang me.ran.cang [v] (1) mencucukkan rancang ke tanah (untuk tanda, batas, atau untuk mengetahui sesuatu yg ada di dl tanah); (2) tampak mencuar (runcing-runcing) [v] mengatur segala sesuatu (sebelum bertindak, mengerjakan, atau melakukan sesuatu); merencanakan: ~ model pakaian wanita
merangkakkan me.rang.kak.kan [v] mengajari (anak kecil) merangkak:
merangkum me.rang.kum [v] (1) membawa dl pelukan: ia ~ kain-kain itu dan membawanya ke luar; (2) meliputi; melingkung(i): rasa cemas selalu ~ hatinya; (3) menyatukan (merangkai) pokok-pokok pembicaraan (uraian, dsb) yg terpencar; meringkas (uraian, dsb) dl bentuk pokok-pokok saja; (4) ki memeluk: ibu itu ~ dan mencium anaknya yg baru tiba
meranyah me.ra.nyah [v] selalu menangis; rewel (tt anak kecil); gelisah
merasa me.ra.sa [v] (1) mengalami rangsangan yg mengenai (menyentuh) indra (spt yg dialami lidah, kulit, atau badan): setelah ~ pahit, obat itu diludahkanya; (2) mengalami rasa dl hati (batin): ~ terhina
meratapi me.ra.tapi [v] menangisi disertai ucapan yg menyedihkan: ia selalu ~ nasib anaknya yg malang itu
meraung-raung me.ra.ung-ra.ung [v] (1) menangis dan memekik keras-keras; menggerung-gerung: anak itu ~ sambil berguling-guling di tanah; (2) berkali-kali meraung: sirene mobil polisi ~ sepanjang jalan yg didahului
merealisasi me.re.a.li.sa.si [v] melakukan (mengusahakan, melaksanakan) perwujudan: khusus tt alternatif pengganti sumbangan dana berhadiah, Pemerintah tidak akan terburu-buru ~ nya
meredut me.re.dut [v] menjadi kesal; mendongkol: hatinya ~ krn kelakuan anaknya yg kurang sopan itu
merekam me.re.kam [v] (1) mengecap; mencetak; memberi bergambar (garis-garis) berwarna pd kain dsb; (2) menyulam (dng benang emas atau benang berwarna); menyuji; (3) Mk lengkap; melekatkan (spt baju tubuh, sambungan kayu); (4) memindahkan suara (gambar, tulisan) ke dl pita kaset, piringan, dsb; (5) ki mencatat (dl hati, angan-angan, dsb): anak itu telah ~ semua peristiwa yg dilihatnya dl benaknya
merekayasa me.re.ka.ya.sa [v] melakukan rekayasa; menerapkan kaidah ilmu dl melaksanakan sesuatu: studi geologi regional pd umumnya dapat ~ rencana pengeboran air tanah secara lebih berhasil
merenangkan me.re.nang.kan [v] (1) membawa berenang: ia ~ anak yg hanyut itu; (2) membiarkan berenang
meresapkan me.re.sap.kan [v] memasukkan ke dl bidang atau sesuatu dng rata sehingga semua bidang atau sesuatu itu mendapat bagian yg sama; menjadikan meresap; memasukkan dalam-dalam (dl hati): guru itu berusaha ~ nasihat ke dl hati anak-anak
meri me.ri [Jw n] anak itik
merinaikan me.ri.nai.kan [v] merinai untuk orang lain (tt menidurkan anak)
merkurokrom mer.ku.ro.krom [n] cairan yg tersusun dr kepingan hablur yg mengandung 26% air raksa yg terikat, warnanya merah tua hampir hitam, digunakan sbg bahan pemusnah hama pd luka; obat merah
merumahsakitkan me.ru.mah.sa.kit.kan [v] membawa ke rumah sakit untuk berobat; membawa berobat ke rumah sakit: untuk menghindarkan wabah penyakit, dinas kesehatan selalu menganjurkan agar masyarakat segera ~ orang yg terkena penyakit menular, spt demam berdarah
merundingkan me.run.ding.kan [v] (1) membicarakan atau memperkatakan sesuatu untuk memperoleh persetujuan (permufakatan): mereka sedang ~ hari pernikahan anaknya; (2) kl memperhitungkan; memperkirakan
merusuhkan me.ru.suh.kan [v] menjadikan rusuh; menimbulkan huru-hara (kekacauan, keributan) [v] (1) menjadikan (menimbulkan) rasa rusuh; menyusahkan; menggelisahkan: kematian suami itulah yg sangat ~ hatinya; (2) mengkhawatirkan akan sesuatu; selalu memikirkan: apa gunanya engkau ~ anakmu yg sudah meninggal dunia itu
meruwat me.ru.wat [v] (1) memulihkan kembali sbg keadaan semula: ~ harimau jadi-jadian; (2) membebaskan orang dr nasib buruk yg akan menimpa: upacara ~ anak tunggal itu dihadiri oleh keluarga terdekat
metode me.to.de [n] (1) cara teratur yg digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dng yg dikehendaki; cara kerja yg bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yg ditentukan; (2) Ling sikap sekelompok sarjana thd bahasa atau linguistik, msl metode preskriptif, dan komparatif; (3) prinsip dan praktik pengajaran bahasa, msl metode langsung dan metode terjemahan
metode kalimat metode dl mengajarkan membaca yg dimulai dng melatih anak didik mengenal kata-kata atau peribahasa dl kalimat
metodis me.to.dis [a] berdasarkan atau menurut metode; dng cara yg teratur: di taman kanak-kanak diajarkan bermain secara --
meunasah meu.na.sah [n] bangunan umum di desa-desa sbg tempat melaksanakan upacara agama, pendidikan agama, bermusyawarah, dsb (di Aceh)
mewakilkan me.wa.kil.kan [v] menunjuk orang sbg wakil: janda pahlawan itu ~ kpd anaknya untuk menerima hadiah
mewanti-wanti me.wan.ti-wan.ti [v] memberi pesan yg disampaikan dng sungguh-sungguh agar dilaksanakan oleh yg dipesani
mewarisi me.wa.risi [v] (1) memperoleh warisan dr: krn anak satu-satunya, dialah yg akan ~ seluruh harta kekayaan orang tuanya; (2) ki memperoleh sesuatu yg ditinggalkan oleh orang tuanya dsb: ia tidak saja memperoleh harta kekayaan, tetapi ia juga ~ utang-utang yg ditinggalkan almarhum
mewujudkan me.wu.jud.kan [v] (1) menjadikan berwujud (benar-benar ada dsb); (2) menyatakan; melaksanakan (perbuatan, cita-cita, dsb); (3) menerangkan (memperlihatkan) dng benda yg konkret
miana mi.a.na [n] tumbuhan terna, bunganya berwarna ungu dan bertangkai panjang, akarnya dapat dibuat obat sakit perut, pembiakannya dng cara menyetek; Coleus atropurpureus
mikat mi.kat [n Isl] batas tempat atau waktu bagi seseorang yg akan melaksanakan ibadah haji atau umrah untuk memulai ihramnya, spt mulai berihram dr Bukit Yalamlam bagi jemaah yg datang dr Indonesia
mikrolit mik.ro.lit [n] (1) artefak batu kecil dan tipis zaman prasejarah (mesolitikum), msl mata anak panah, pisau, yg dibuat dr batu-batuan yg mudah dibelah; (2) alat batu kecil yg berbentuk geometris (segitiga, trapesium, atau setengah lingkaran) yg sisinya tidak tajam bergerigi
mimik mi.mik [n] peniruan dng gerak-gerik anggota badan dan raut muka [v] makan; termimik-mimik [v cak] minum (bahasa anak-anak)
Mina Mi.na [n] Pisces; Hut [n] tempat bermalam, melempar jumrah, dan menyembelih ternak kurban bagi orang yg sedang melaksanakan ibadah haji
mindi min.di [n] perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung, tumbuh pd ketiak daun dan berbau harum, buahnya berbentuk bulat lonjong, warnanya kuning berisi biji yg keras, kayunya ringan dan kuat, baik untuk pembuatan perkakas rumah tangga, hampir semua bagian tanaman, spt kulit batang, akar, daun, dan bunga berguna sbg bahan obat, bijinya banyak mengandung minyak; Melia azedarach
mindoan min.do.an [Jw n] anak saudara sepupu ayah atau ibu; saudara satu cicit
minibasket mi.ni.bas.ket [n] permainan basket untuk anak-anak: -- adalah program olahraga bola basket di kalangan anak-anak berusia di bawah dua belas tahun
minta min.ta v (1) berkata-kata supaya diberi atau mendapat sesuatu; mohon: anak itu merengek-rengek -- dibelikan mainan; (2) mempersilakan: panitia -- para pengunjung mengisi daftar tamu; (3) cak beli: dia -- dua porsi nasi rames; (4) meminang; melamar: sudah banyak pemuda yg -- gadis itu, tetapi ia selalu menolaknya; (5) memerlukan: kenakalan remaja akhir-akhir ini -- perhatian kita semua; (6) membawa; menimbulkan: bencana tanah longsor itu ternyata -- banyak korban jiwa
minuman mi.num.an [n] barang yg diminum: di depot itu dijual -, rokok, dan obat-obatan
minyak asiri minyak yg terdapat pd tumbuhan aromatik, mudah menguap, digunakan dl minyak wangi, bumbu, dan obat-obatan
minyak avokad minyak dr daging buah avokad yg mengandung vitamin A, D, dan E dan fitosterol serta lesitin, digunakan dl ramuan obat untuk melembutkan kulit
minyak bunga cengkih minyak yg diekstraksi dng bunga kering beraroma dr pohon cengkih, digunakan dl pengobatan
minyak habis sambal tak enak [pb] dikatakan untuk menyatakan kekecewaan dl perjodohan anak dng menantu
minyak ikan minyak yg mula-mula diambil dr lemak ikan paus, tetapi kemudian juga dr ikan dan binatang laut lainnya, digunakan dl pengobatan krn mengandung vitamin A dan D berkadar tinggi
minyak kayu putih minyak asiri yg dibuat dr daun pohon kayu putih, digunakan sbg obat
minyak medis minyak hasil pengolahan yg bermutu tinggi, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, berasal dr minyak bumi dan digunakan sbg obat
miotik mi.o.tik [a Dok] berkenaan dng mitosis; (2) n Far obat yg menyebabkan miosis
mobil dinas mobil milik instansi (perusahaan dsb) dan digunakan untuk keperluan melaksanakan pekerjaan instansi, perusahaaan, dsb
momok mo.mok [n] (1) hantu (untuk menakut-nakuti anak); (2) ki sesuatu yg menakutkan krn berbahaya, ganas, dsb: penyakit paru-paru bukan lagi merupakan -- nomor satu
momong mo.mong [Jw v] mengasuh (anak): seharian ia tinggal di rumah untuk -- anak-anak
momongan mo.mong.an [n] (1) yg dimomong; (2) anak: pasangan suami istri itu ingin cepat-cepat memiliki --
morfin mor.fin [n] zat yg diekstrasi dr opium dng proses maserasi opium dl air kemudian diendapkan dng amonia, digunakan sbg obat penghilang rasa nyeri dan penenteram, digunakan dng takaran besar berkhasiat sbg obat bius dan bila sering dipakai takarannya makin lama terpaksa makin diperbanyak sehingga mengakibatkan kecanduan
moron mo.ron [n Psi] orang dewasa yg perkembangan mentalnya sama dng anak umur 8-l2 tahun
mota mo.ta [n] rumput yg batangnya agak besar dan liat, umbinya dibuat obat; Cyperus rotundus [n] kain tenunan kasar (untuk tenda, layar, dsb)
motivator mo.ti.va.tor [n] (1) orang (perangsang) yg menyebabkan timbulnya motivasi pd orang lain untuk melaksanakan sesuatu; pendorong; penggerak: jadilah -- yg mampu menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat; (2) petugas yg ditunjuk untuk memberikan penerangan dan motivasi kpd calon akseptor keluarga berencana
mual mu.al [a] (1) hendak muntah: jika perut terasa -- minumlah obat ini, supaya tidak muntah; (2) ki merasa bosan sekali; merasa jijik: kita -- mendengar ucapannya yg bombastis dan sikapnya yg sinis itu
muat mu.at [v] ada ruang untuk diisi, ditempati, dimasuki, dipakai, dsb; dapat berisi: kamar itu -- empat orang; (2) ada di dalamnya, berisi, mengandung: surat kabar ini -- iklan obat-obatan
muda mudi golongan muda; kaum muda; anak muda
mujarab mu.ja.rab [a] manjur; mustajab: obat yg --
mujbir muj.bir [Ar n] orang yg memaksakan sesuatu; orang yg melaksanakan ijbar
mulas mu.las [a] sakit spt diremas-remas (tt perut): perutnya terasa -- [n] tumbuhan terna, daunnya dapat dibuat sbg obat sakit perut, Desmodium triflorum
mumbang ditebuk tupai [pb] dikatakan kpd anak perempuan yg masih kecil, tetapi sudah rusak
mumpuni mum.pu.ni [Jw a] mampu melaksanakan tugas dng baik (tanpa bantuan orang lain); menguasai keahlian (kecakapan, keterampilan) tinggi: ia telah -- di bidang siasat peperangan
mundam mun.dam [n] (1) jambang atau bokor besar yg terbuat dr logam (tembaga dsb); (2) pasu dr logam (kuningan dsb) tempat memandikan anak raja-raja
mungil mu.ngil [a] (1) kecil elok; molek: rumahnya -- , sangat serasi dng pemiliknya; (2) lucu menarik hati krn eloknya (tt kanak-kanak)
mungsi mung.si [n] tumbuhan terna yg buahnya dapat dibuat obat sakit perut kembung atau mulas (dicampur dng jintan, jemuju, dsb); Carum copticum
muntah mun.tah [v] keluar kembali makanan (minuman dsb) yg telah masuk ke dl mulut atau perut: begitu tercium bau busuk, -- lah ia; (2) n barang yg dimuntahkan; muntahan: setelah diperiksa , -- itu mengandung alkohol dan larutan obat penenang; (3) v cak luntur (tt warna): baju ini sekali dicuci sudah --; (4) v ki lepas dr: tendangan bola yg keras itu -- dr tangan penjaga gawang
murid mu.rid [n] orang (anak) yg sedang berguru (belajar, bersekolah)
murni mur.ni [a] (1) tidak bercampur dng unsur lain; tulen: cincin itu terbuat dr emas --; (2) belum mendapat pengaruh luar; polos; lugu: sikap anak itu masih -- , belum dipengaruhi oleh kehidupan kota besar; (3) tulus; suci; sejati (tt cinta): cinta ayah dan ibu kpd anaknya adalah cinta yg --; (4) ki belum terpengaruh oleh dunia luar; asli: kebudayaan masyarakat itu masih --; (5) ki dl keadaan yg masih suci (perawan); belum ternoda; belum pernah menikah: setahu saya dia itu masih gadis --
musim mu.sim [n] (1) waktu tertentu yg bertalian dng keadaan iklim: di Indonesia terdapat dua -- , yaitu -- hujan dan -- kemarau; (2) bilangan waktu tertentu (tiga bulan, empat bulan, dsb ketika pohon buah-buahan, palawija, dsb banyak menghasilkan): hasil -- panen tahun ini memuaskan; -- durian tahun lalu cukup baik; (3) masa; waktu (ketika ada suatu peristiwa): anak perempuannya hilang ketika -- gerombolan pengacau masuk desa; -- cacar; (4) waktu atau masa ketika sesuatu (kegiatan, permainan, dsb) banyak terjadi atau sering berlangsung: -- layang-layang
mustajab mus.ta.jab [a] dapat dng mudah (lekas) menyembuhkan; manjur; mujarab: obat ini sangat -- untuk menyembuhkan penyakit malaria
mutah mu.tah [n] pohon yg tumbuh di sepanjang pantai, akarnya dapat dibuat obat bengkak-bengkak pd tangan dan kaki, kayunya ringan dan tidak awet, digunakan untuk membuat tusuk gigi; Exocecaria agollocha
mutiara mu.ti.a.ra [n] (1) permata berbentuk bulat dan keras, berasal dr kulit kerang mutiara, terbentuk krn ada benda atau pasir yg masuk ke dl tubuh kerang itu kemudian diselubungi oleh kulit ari; (2) ki air mata: -- bening mencair di sudut-sudut matanya; (3) ki sesuatu yg sangat berharga (dihargai dsb): sopan santun adalah -- bagi wanita; anak-anak yg saleh merupakan -- bagi rumah tangga
mutiara hati [ki] sesuatu yg sangat disayang (spt kekasih, anak kesayangan)
nafar na.far [v] meninggalkan Mina menuju Mekah pd waktu melaksanakan ibadah haji
naftalena naf.ta.le.na [n Kim] hidrokarbon diperoleh dr ter batu bara, berupa zat padat kristal putih dng bau menusuk, digunakan dl pembuatan zat celup organik; obat pemusnah ngengat; C10H8
naik bertabal mengumumkan penobatan raja; menobatkan
naik na.ik [v] (1) bergerak ke atas atau ke tempat yg lebih tinggi: anaknya segera -- ke tempat tidur; layang-layangku tidak dapat --; (2) timbul (tt matahari): matahari --; (3) mendaki; menanjak; memanjat: olahraga -- gunung; jalan ini -- terus; -- pohon jambu; (4) masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dsb): "silakan -- !", dng ramah sopir mempersilakan penumpangnya; (5) mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dsb): ia tidak -- sepeda; -- unta; -- pesawat terbang; (6) bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dsb); meningkat: harga barang-barang terus --; gaji pegawai belum juga --; hasil padi tahun ini -- dibandingkan dng hasil tahun lalu; pangkatnya -- setingkat; (7) menjadi: tidak ada seorang pun yg mau -- saksi; (8) pergi ke: -- darat
naik besar mulai sudah menjadi besar (tt anak-anak)
naik takhta (dinobatkan) menjadi raja
nak [Lihat {hendak}] [n kp] anak
nakal na.kal [a] (1) suka berbuat kurang baik (tidak menurut, mengganggu, dsb, terutama bagi anak-anak): sel tahanan anak-anak --; anak ini -- benar; (2) buruk kelakuan (lacur dsb): ia bercerita betapa -- suaminya; perempuan --
nanap na.nap [v] (1) terbuka lebar-lebar (tt mata); melihat dng mata tidak berkedip; terbeliak: matanya sedang -- menatap ke depan; perempuan tua itu menatap anaknya yg pingsan dng -- dan bersimbah air mata; (2) Jk terkejut: dia -- dr tidurnya
nangui na.ngui [n] babi yg kecil banyak anaknya; Sus barbatus
napal na.pal [n] (1) tanah liat merah yg dapat dimakan sbg obat; ampo; (2) Geo batuan yg terdiri atas lempung dan kalium-karbonat
narkose nar.ko.se [n] (obat) pembius
narkosis nar.ko.sis [n] keadaan mati rasa seluruh badan krn pengaruh obat bius (narkotik dsb)
narkotik nar.ko.tik [n] obat untuk menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa mengantuk, atau merangsang (spt opium, ganja)
nasab na.sab [kl n] keturunan (terutama dr pihak bapak); pertalian keluarga: anak Raja Iskandar Zulkarnain termasuk -- Sulaiman
nasi na.si [n] (1) beras yg sudah dimasak (dng cara ditanak atau dikukus): ia tidak mau makan --; (2) ki rezeki: mencari -- di negeri orang; mencari sesuap --
nasi liwet nasi yg ditanak saja (tanpa dikukus); (2) nasi yg dimasak (direbus) dng santan
nasi-nasi na.si-na.si [n] (1) tumbuhan, akarnya direbus untuk obat sakit perut; Callicarpa longifolia; (2) akar nasi-nasi
nasihat genetika upaya seseorang atau lembaga untuk memberikan nasihat tt sifat dan cara penurunan suatu kebakaan dr suatu generasi ke generasi berikutnya, terutama berkaitan dng penyakit atau kelainan fisik agar diketahui cara pencegahan atau pengobatan sehingga tidak menurun
naturopatis na.tu.ro.pa.tis [a] berkaitan dng pengobatan yg dilakukan dng menggunakan bahan yg diperoleh dr alam, spt air, udara, dan sinar matahari
nazar na.zar [n] janji (pd diri sendiri) hendak berbuat sesuatu jika maksud tercapai; kaul: ia mempunyai -- , kalau anaknya lulus, ia akan mengadakan selamatan
ndoro ajeng sebutan untuk anak perempuan bangsawan di Surakarta atau Yogyakarta
ndoro mas sebutan untuk anak laki-laki bangsawan di Surakarta atau Yogyakarta
nefroblastoma nef.ro.blas.to.ma [n] tumor ginjal yg sangat ganas, biasanya menimpa anak-anak di bawah enam tahun
negara besar negara yg memiliki kemampuan cukup besar untuk mencapai dan melaksanakan berbagai kepentingan nasional secara total
nekara ne.ka.ra [n Antr] gendang besar terbuat dr perunggu berhiaskan ukiran orang menari (perahu, topeng, dsb), peninggalan dr Zaman Perunggu, dipergunakan dl upacara keagamaan; kobah; nobat
nener ne.ner [n] benih ikan bandeng yg baru ditetaskan dng panjang badan antara l0-30 mm; anak ikan bandeng yg masih kecil
neng [Sd n] panggilan kpd anak perempuan (yg orang tuanya patut dihormati)
nepotisme ne.po.tis.me [n] (1) perilaku yg memperlihatkan kesukaan yg berlebihan kpd kerabat dekat; (2) kecenderungan untuk mengutamakan (menguntungkan) sanak saudara sendiri, terutama dl jabatan, pangkat di lingkungan pemerintah; (3) tindakan memilih kerabat atau sanak saudara sendiri untuk memegang pemerintahan: para pemimpin banyak melakukan korupsi, menyalahgunakan kekuasaan, dan cenderung ke arah --
neraca ne.ra.ca [n] (1) alat untuk mengukur berat (terutama yg berukuran kecil), biasanya berupa batang lurus dng dua mangkuk yg digantungkan pd kedua ujungnya untuk tempat anak timbangan dan benda yg ditimbang, spt alat yg dipakai untuk menimbang emas; (2) Dag catatan perbandingan untung rugi, utang-piutang, pemasukan dan pengeluaran, dsb: tiap akhir tahun perusahaan harus membuat --; (3) perimbangan (politik, kekuatan, dsb): -- politik di Vietnam bergeser ke kiri; (4) Fis peranti untuk menimbang massa benda
netralisasi net.ra.li.sa.si [n] (1) hal menjadikan netral (tt negara, daerah); hal menjadikan tidak terikat (bebas); penetralan: -- wilayah yg menjadi sengketa; (2) hal menawarkan (racun, bisa, dsb); hal melenyapkan (pengaruh, bau, dsb): obat untuk -- bau badan; (3) Ling (a) kondisi hilangnya kontras antara dua fonem dl lingkungan fonologis tertentu, msl dl bahasa Indonesia hilangnya kontras antara /d/ dan /t/ pd posisi akhir; (b) kondisi hilangnya kontras semantis antara beberapa unsur dl konteks tertentu, msl aktor yg dapat dinetralisasi untuk menyatakan laki-laki ataupun perempuan
neuroblastoma neu.ro.blas.to.ma [n Dok] neoplasma ganas pd sistem saraf (terutama pd bayi dan anak di bawah umur sepuluh tahun)
nganga nga.nga , me.nga.nga v (1) membuka lebar (tt mulut); terbuka lebar: ia terkejut mendengar berita itu sehingga mulutnya ~; pd tubuh mayat itu terdapat luka yg ~; (2) membuka mulut krn tercengang: anak itu ~ keheranan ketika melihat orang berkalungkan ular besar; (3) melihat saja: ia ~ saja, tidak mau bertindak dan tidak mau menolong
nibung bangsai bertaruk muda [pb] orang tua yg bertingkah laku spt anak muda
nidikola ni.di.ko.la [n] (1) keadaan hidup di sarang; (2) keadaan tinggal di sarang (anak burung dan hewan tertentu) untuk waktu lama sesudah kelahirannya
nikotin ni.ko.tin [n] zat racun yg terdapat dl tembakau, digunakan dl perobatan dan untuk insektisida
ninabobo ni.na.bo.bo [n] (1) nyanyian untuk menidurkan anak; (2) ki yg melemahkan (memadamkan) semangat
nistatin nis.ta.tin [n Far] antibiotika untuk mengobati penyakit krn jamur
nonformal non.for.mal [a] (1) tidak resmi: kegiatan -- sangat membantu dl meningkatkan keterampilan anak; (2) bersifat di luar kegiatan resmi sekolah: pendidikan -- , pendidikan di luar jalur sekolah
nonmedis non.me.dis [a] tidak berhubungan dng ilmu pengobatan (kedokteran): rumah sakit masih memerlukan tenaga -- untuk mengurus administrasi
norit no.rit [n] bubuk halus arang murni, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa, dipakai sbg obat penyakit perut (pd keracunan, perut kembung, dsb)
nostrum nos.trum [n Far] obat dng susunan yg dirahasiakan yg dikatakan sangat mujarab, tetapi belum dibuktikan secara ilmiah; obat rahasia
novokaina no.vo.ka.i.na [n Dok] obat pemati rasa setempat
nukleolus nuk.le.o.lus [n] (1) anak inti; (2) Bio struktur biologi yg padat dan berbenang di dl inti sel; (3) Dok anak inti bintik tidak berwarna di dl inti sel; anak inti
nulipara nu.li.pa.ra [n Dok] wanita yg melahirkan, tetapi anaknya tidak pernah hidup ketika lahir
nyali nya.li [n] (1) empedu; (2) ki perasaan: tidak punya -- orang yg memukuli anak kecil itu; (3) ki keberanian: pecah -- nya, hilang keberaniannya; (4) Bio proliferasi lokal jaringan tumbuhan yg menghasilkan pembengkakan dng bentuk khas dan amat berbeda dng organ normal lain, biasa terbentuk sbg responsi thd serangan patogen
nyambing nyam.bing [n] (1) tumbuhan tegak berduri, berdaun spt tombak, yg masih muda dapat dimakan sbg lalap, hidup di paya-paya, akarnya untuk obat sakit perut; Lasia spinosa; (2) daun nyambing
nyamplung nyam.plung [n] (1) pohon yg hidup di pesisir yg berpasir dan berbatu karang, kulit pohonnya dapat digunakan untuk obat, kayunya keras, digunakan untuk bahan pembuat perahu dan tiang kapal; Calophyllum inophyllum; (2) kayu nyamplung; (3) kulit nyamplung
nyentrik nyen.trik [v cak] berperilaku, bergaya eksentrik, aneh, tidak wajar (tt anak muda msl anak laki-laki memakai subang, atau memakai celana jin yg di bagian tumit dirobek, dng baju digulung ke atas sampai pendek sekali, dsb)
nyoman nyo.man [n] nama tetap untuk anak ketiga (di Bali)
nyong [n] panggilan untuk anak laki-laki (di Ambon)
objek ob.jek [n] (1) hal, perkara, atau orang yg menjadi pokok pembicaraan; (2) Kim benda, hal, dsb yg dijadikan sasaran untuk diteliti, diperhatikan, dsb: -- penelitian ini adalah tata kehidupan suku terasing di Riau; (3) Ling nomina yg melengkapi verba transitif dl klausa, msl teh manis dl kalimat Kiki minum teh manis; (4) hal atau benda yg menjadi sasaran usaha sambilan: berdagang kain menjadi salah satu -- orang- orang di kota itu; (5) Fis titik atau himpunan yg bertindak sbg sumber cahaya bagi suatu lensa, cermin, atau bagi suatu sistem lensa; -- afektif objek langsung yg dikenai oleh perbuatan yang terdapat dalam predikat verbal, tetapi tidak merupakan hasil perbuatan itu (berlainan dng objek efektif); msl buku dl mereka membaca buku, jalan dl anak-anak sedang menyeberang jalan
objek budaya objek wisata yg daya tariknya bersumber pd objek kebudayaan, spt peninggalan sejarah, museum, atau atraksi kesenian; -- efektif Ling objek langsung yg ditimbulkan sbg hasil perbuatan yg terdapat dl predikat verbal, msl rumah dl mereka membayar rumah, sumur dl para pekerja menggali sumur, nasi dl ibunya menanak nasi
oceh /ocEh/, meng.o.ceh v (1) berkata-kata yg bukan-bukan; meracau; berceloteh: kamu jangan terlalu banyak -- di depanku; anaknya baru pandai -; (2) berkicau (tt burung); (3)Psi mengulang-ulang suara yg sama secara terus-menerus
oknum ok.num [n] (1) penyebut diri Tuhan dl agama Katolik; pribadi: kesatuan antara Bapak, Anak, dan Roh Kudus sbg tiga -- keesaan Tuhan; (2) orang seorang; perseorangan; (3) orang atau anasir (dng arti yg kurang baik): -- yg bertindak sewenang-wenang itu sudah ditahan
oksitetrasiklin ok.si.tet.ra.sik.lin [n Far] antibiotik yg digunakan dl pengobatan (sering dicampurkan pd makanan ternak)
olak [n] (1) gerak berputar (berpusing); (2) gelendong kayu yg berputar (pd alat tenun); (3) ombak kecil; (4) kembali; ulang: membayar -- , membayar kembali [Mk n] (1) hilir: sebelah -- , sebelah hilir , ber.o.lak a (1) tidak kuat lagi (tt badan dsb); (2) tidak manjur lagi (tt obat) , meng.o.lak v (1) melanting kembali; terpental lagi (krn tidak tembus dsb); (2) enggan atau tidak mau lagi (makan sesuatu)
oleh [p] (1) kata penghubung untuk menandai pelaku: rumah ini dibeli -- ayahnya bulan lalu; tidak teringat -- ibuku bahwa hari ini hari ulang tahun anaknya; (2) sebab; karena: tidak lapuk -- hujan; binasa -- perbuatannya sendiri; (3) akibat: -- kurang hati-hatinya maka ia jatuh; (4) ark (ke)pada (yg menyatakan hubungan keluarga): ia pun kemenakan juga -- Engku Payo; (5) bagi (untuk): persoalan itu menjadi pikiran -- ku; (6) dengan: pohon itu sarat -- buah
onar [n] (1) huru-hara; gempar: ulahnya menimbulkan --; (2) keributan; kegaduhan: anak nakal itu sering membuat -- [kl n] akal busuk; tipu muslihat: pedagang sering melakukan -- thd pembeli
oneng-oneng [n] keturunan yg kelima (anak piut)
onkologi on.ko.lo.gi [n Dok] ilmu tt tumor (penyebab, pertumbuhan, sifat, dan pengobatannya)
operasi ope.ra.si [n] (1) Dok bedah; bedel (untuk mengobati penyakit): penyakit ginjal yg belum parah dapat disembuhkan tanpa --; (2) Mil tindakan atau gerakan militer: perwira muda itulah yg memimpin -- penumpasan pemberontakan itu; (3) pelaksanaan rencana yg telah dikembangkan
oplos op.los, meng.op.los [v] mencampur obat dsb: ia tengah -- cat yg berlainan warna
oral [a] (1) bersangkutan dng mulut; (2) melalui saluran pencernaan makanan (tt pemberian obat); (3) Ling berkaitan dng bunyi bahasa yg dihasilkan oleh udara yg seluruhnya melewati mulut; (4) bersangkutan dng wicara lisan yg dipertentangkan dng tulisan
oralit ora.lit [n] obat berupa bubuk garam untuk dicairkan sbg pengganti mineral dan cairan yg keluar akibat penyakit muntah berak
orang [n] (1) manusia (dl arti khusus); (2) manusia (ganti diri ketiga yg tidak tentu): jangan lekas percaya pd mulut --; (3) dirinya sendiri; manusianya sendiri: saya tidak bertemu dng -- nya; (4) kata penggolong untuk manusia: lima -- nelayan; (5) anak buah (bawahan): mereka itu -- nya Pak Camat; (6) rakyat (dr suatu negara); warga negara: -- Pakistan; (7) manusia yg berasal dr atau tinggal di suatu daerah (desa, kota, negara, dsb): dia -- Bogor; suaminya -- Eropa; (8) suku bangsa; (9) manusia lain; bukan diri sendiri; bukan kaum (golongan, kerabat) sendiri: jangankan anak sendiri, anak -- pun saya tolong; negeri -- , negeri lain (bukan negeri kita); (10) cak karena (sebenarnya): mana dapat membayar, -- belum gajian
orang tua angkat pria dan wanita yg menjadi ayah dan ibu seseorang berdasarkan adat atau hukum yg berlaku; -- tua asuh orang yg membiayai (sekolah dsb) anak yg bukan anaknya sendiri atas dasar kemanusiaan: penyaluran dana -- asuh berjalan lancar
orang-aring [n] (1) tumbuhan yg batangnya berbulu kasar kemerah-merahan, panjangnya 30 cm, daunnya berbentuk taji (lonjong), dapat dipakai untuk obat panas dsb, berkhasiat menyuburkan rambut, juga dipakai sbg makanan ternak; Eclipta alba; (2) daun orang-aring; (3) minyak orang-aring
oratoris ora.to.ris [a] spt seorang orator: bakat-bakat -- ada pd anak itu
ortodidaktik or.to.di.dak.tik [n] cara mengajar anak terbelakang mental
ortopedi or.to.pe.di [n] ilmu tt penyembuhan tulang, persendian, dsb yg tidak lurus atau salah bentuk (tulang punggung, kaki dan tangan khusus pd anak-anak)
oto [n] kendaraan (kereta) yg dijalankan dng motor; mobil; otomobil [n] kain penutup dada dan perut yg bertali ujungnya sbg pengikat pd leher dan perut (untuk anak di bawah usia lima tahun)
otopet oto.pet [n] permainan anak berupa papan kecil beroda dan bersetang, diluncurkan dng kaki
ovenan o.ven.an [a cak] dimasak, dibakar, dipanggang dl oven: anak saya lebih suka kue basah dr pd kue --
overdosis over.do.sis [Bld n] ukuran (obat dsb) yg berlebihan
paedofil pa.e.do.fil [n Psi] orang yg mempunyai selera seksual thd anak kecil
pagi-pagi pa.gi-pa.gi [n] (1) pagi sekali (sebelum matahari terbit); dini hari: pd hari Lebaran anak-anak bangun ~; (2) masih awal (belum waktunya); lekas-lekas: pd hari itu ia pulang ~
paja pa.ja [Mk n] anak-anak; budak
pajang pa.jang [v] , me.ma.jang v (1) menghiasi dng bunga-bunga, daun-daunan, kain, kertas, lampu warna-warni, bendera, panji-panji, umbul-umbul, dsb untuk memperindah; (2) menempatkan (mengatur) secara rapi untuk dipamerkan; (3) cak memamerkan diri: anak gadis diharapkan tidak ~ di pinggir jalan
pakaian ihram pa.kai.an ihram pakaian yg khusus dikenakan pd waktu melaksanakan ibadah haji, terdiri atas dua helai kain putih
pakis pa.kis [n] tumbuhan yg membiak dng spora, biji, atau tunas (anakan) yg muncul dr pangkal pohonnya (bermacam-macam yg mempunyai ciri khas masing-masing); paku: -- pohon Cyathea dan Alsophila -- haji, Cyras rumphii, -- hias, Cyras revoluta; -- air tumbuhan yg mengapung di permukaan air, Azolla pinnata
pala pa.la [n] (1) pohon besar yg tingginya mencapai 20 m, bercabang banyak, bentuk pohonnya spt kerucut; Myristica fragrans; (2) buah batu yg berdaging kuning muda kehijau-hijauan untuk dibuat manisan, berbentuk bulat lonjong dan beralur memanjang, bijinya dibuat bumbu penyedap atau ramuan obat , se.pa.la-pa.la adv (1) (jika hendak atau terpaksa benar) sesempurna-sempurnanya sama sekali: ~ mencuri jangan tanggung-tanggung; (2) krn sudah terlanjur: ~ mandi biar basah ( ~ berdawat biar hitam)
palat pa.lat [ark n] kayu penjepit kaki yg dahulu biasanya dipakai untuk menghukum anak-anak [n] zakar
palem jepang palem yg pohonnya berbatang lurus dng tinggi rata-rata 4-5 m, daun siripnya memiliki anak-anak daun yg berpasangan dan ujung anak daunnya bergerigi, pelepah daunnya berupa seludang berumpun, bunganya bertangkai dl malai dan menggantung serta tersusun berpasang-pasangan, buahnya berbentuk lonjong; Ptychotperma macarthurii
palem merah palem yg pohonnya ramping, warna pelepah daun merah menyala, tumbuh berumpun, berbatang lurus, dng tinggi 6-14 m, daun bersirip agak melengkung dng anak-anak daun yg agak kaku; Cyrtostachys lakka
paliatif pa.li.a.tif [n] (1) cara, ikhtiar yg melunakkan, meringankan, mengurangi penderitaan; (2) obat yg dapat meredakan rasa sakit
paling pa.ling , ber.pa.ling v (1) menoleh (ke kiri dan ke kanan, atau ke belakang): ia berjalan sambil ~ ke kiri dan ke kanan; (2) ki beralih atau bertukar (perhatian dsb): kita harus ~ kpd barang produksi dalam negeri; (3) ki meninggalkan agama; murtad: ia telah ~ dr agama yg dianutnya [adv] ter-; teramat: anaknya yg -- besar duduk di kelas 3 SMU
paling-paling pa.ling-pa.ling [a] (1) terlampau amat; terlalu: anak ini ~ (nakalnya dsb); (2) sebanyak-banyaknya; setinggi-tingginya: gaji pegawai itu tidak besar, ~ hanya cukup untuk hidup sederhana
panah pa.nah [n] (1) senjata berupa tongkat kecil runcing, panjang, berbulu pd pangkalnya dan tajam pd ujungnya, dilepaskan dng busur; anak panah; (2) tanda penunjuk; tanda panah ( ? )
panasea pa.na.sea [n] remedi bagi semua penyakit atau kesulitan; obat (mujarab);
pancabicara pan.ca.bi.ca.ra [kl n] (1) campuran lima macam bau-bauan (bunga dsb); (2) alat kerajaan zaman dahulu berbentuk lima jari dibuat dr emas (dipakai bila raja dinobatkan, dinikahkan, dsb)
pancalomba pan.ca.lom.ba [n Olr] perlombaan gabungan (dl cabang atletik), untuk wanita meliputi nomor tolak peluru, loncat tinggi, lari 200 m, lari 100 m gawang, lompat jauh, untuk putra meliputi nomor lari 200 m, tolak peluru, lontar jauh, lempar lembing, lari 1500 m (dilaksanakan dl satu hari):
pancaran pan.car.an [n] (1) yg dipancarkan (disemburkan, dikeluarkan): terang oleh ~ sinar bulan; (2) siaran (radio, televisi); (3) turunan; keturunan (anak cucu); (4) hasil (cara) memancar (menyembur): ~ air yg keluar dr pipa itu deras
pangeran pa.nge.ran [n] gelar anak raja atau gelar orang besar dl kerajaan (keluarga raja)
pangku pang.ku [v] , ber.pang.ku v duduk di haribaan: anak itu ~ di haribaan ibunya
panitia pelaksana panitia yg bertugas melaksanakan kegiatan (terjun langsung ke lapangan kegiatan)
pantas pan.tas [a] (1) patut; layak: ia memang sudah -- menjadi juara, permainannya mengagumkan; (2) sesuai; sepadan: ia -- menjadi pemain voli krn tubuhnya tinggi dan kekar; (3) kena benar; cocok: gadis itu -- mengenakan kebaya merah itu; (4) tidak mengherankan: -- anak itu tidak naik kelas, ternyata dia malas; (5) tampak elok (bagus, cantik, tampan): orang itu tidak -- memakai kumis dan janggut [kl a] cepat; tangkas; cekatan: kuda ini sangat --
panti asuhan rumah tempat memelihara dan merawat anak yatim atau yatim piatu dsb
panti derma rumah tempat memelihara dan merawat orang jompo, anak yatim atau yatim piatu, orang terlantar, dsb
panti husada balai atau tempat berobat; balai kesehatan
parabiosis pa.ra.bi.o.sis [n Bio] (1) penghentian sementara kegiatan fisiologi; (2) penggunaan sarang yg sama oleh dua koloni serangga sosial berlainan jenis yg anak-anaknya dipiara secara terpisah
paraldehida pa.ral.de.hi.da [n] cairan bening tanpa warna dng rumus kimia (C2H4O3), trimer asetaldehida, digunakan sbg obat penenang dan hipnotis
param pa.ram [n] obat pelumur spt bedak basah yg dilumurkan pd bagian tubuh untuk menghilangkan rasa pegal (ketegangan urat) atau terkilir
paran pa.ran [Jw n] arah; tujuan: ke mana -- anak panah tadi [Mk n] balok bubungan (rumah)
parasetamol pa.ra.se.ta.mol [n] obat yg bersifat menghilangkan rasa nyeri dan menurunkan panas
paratesis pa.ra.te.sis [n Anat] anak buah pelir
parididimis pa.ri.di.di.mis [n] jaringan yg terletak di sekitar anak buah pelir yg terdiri atas sisa-sisa saluran peragenital
pasak bumi tumbuhan hutan (di Kalimantan) yg akarnya dapat dijadikan obat penambah tenaga
pascayuwana pas.ca.yu.wa.na [a] sesudah atau berakhirnya masa kanak-kanak
pasilan kelapa tumbuhan benalu yg dapat dibuat obat; Drynaria rigidula
pasit pa.sit [a] melengket (tt pelupuk mata): mata yg masih -- itu terpaksa dibuka lebar-lebar ketika mendengar tangis anaknya
pasta pas.ta [n] (1) zat perekat yg lengket; (2) bahan farmasi berupa salep (bubur) setengah padat pd umumnya dibungkus dl kemasan tabung pipih, mengandung antiseptik untuk obat luar; (3) bahan beracun untuk membasmi kutu atau tikus [n] bahan makanan yg dibuat dr terigu dicampur air dan telur, bentuknya bermacam-macam, ada yg pipih panjang spt lembaran dan ada yg bulat panjang spt pipa
pastiles pas.ti.les [n] jenis gula-gula, biasanya berbentuk butiran kecil, mengandung obat untuk melegakan pernapasan, menyegarkan mulut, menyembuhkan sakit kerongkongan, batuk, dsb
patah kemudi tumbuhan yg dapat dibuat obat; Senecio sonchifolius
patah tulang tulangnya patah; (2) ki tidak dapat menolak permintaan orang lagi; (3) pohon yg daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pd ujung cabang yg masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit; Euphorbia tirucalli
paternalisme pa.ter.na.lis.me [n] sistem kepemimpinan yg berdasarkan hubungan antara pemimpin dan yg dipimpin, spt hubungan antara ayah dan anak
patgulipat pat.gu.li.pat [n] (1) permainan anak-anak (sembunyi-sembunyi); (2) selingkuh; (3) (main) curang: banyak pedagang yg pandai main -- sehingga terbebas dr pajak
patriarkat pat.ri.ar.kat [n] sistem pengelompokan sosial yg sangat mementingkan garis turunan bapak: seorang anak harus menyandang nama ayahnya krn sistem keluarga dan pewarisannya adalah sistem --
patung pa.tung [n] (1) tiruan bentuk orang, hewan, dsb dibuat (dipahat dsb) dr batu, kayu, dsb; arca: beberapa orang seniman sedang memahat -- pahlawan; spt -- , tegak berdiri (tidak berkata atau tidak tahu apa pun); (2) golek; anak-anakan: wayang -- [Lihat {sipatung}]
patut pa.tut [a] (1) baik; layak; pantas; senonoh: perbuatan baik itu -- dipuji; tidak -- seorang anak melawan orang tua; diperlakukan dng --; (2) sesuai benar (dng); sepadan (dng); seimbang (dng): rumahnya kurang -- dng jabatannya yg tinggi itu; (3) masuk akal; wajar: pd hemat saya tuntutan mereka itu tidak boleh dikatakan tidak --; (4) sudah seharusnya (sepantasnya, selayaknya): orang yg berjasa kpd negara -- diberi penghargaan; penjahat itu -- dihukum seumur hidup; (5) tentu saja; sebenarnya: -- ia tidak sanggup membayar utang krn uangnya sudah habis
payah pa.yah [a] (1) lelah; penat: kalau sudah -- , boleh beristirahat sebentar; (2) sukar; susah: masalah ini -- juga dipecahkan; (3) dl kesulitan (kesukaran, bahaya, dsb): kemajuan perkumpulan itu sekarang agak --; (4) sangat atau berat (tt sakit): anaknya sakit --; (5) usah: keputusan itu diterima baik dng tidak -- diperiksa lagi
payung junai [ki] anak laki-laki tertua yg menjadi pengawas harta keluarga, dl sistem kewarisan masyarakat matriarkat
peang pe.ang [n cak] bentuk kepala yg jendol ke belakang: bentuk kepala -- , belum tentu ada kaitannya dng kecerdasan anak
pecak boleh dilayangkan [pb] sudah mendapat kata sepakat untuk melaksanakan suatu pekerjaan
pedadah pe.da.dah [n] peti tempat menyimpan ramuan obat-obatan; cerakin
pedagogis pe.da.go.gis [a] bersifat pedagogi; bersifat mendidik: hukuman kpd anak dapat memberikan manfaat jika itu --
pedet pe.det [n] anak sapi
pediatri pe.di.at.ri [n] ilmu kedokteran tt kesehatan anak
pedih pe.dih [a] berasa sakit, spt luka dicuci dng sublimat: lukanya terasa -- kena obat
pedologi pe.do.lo.gi [n] ilmu tt tingkah laku dan perkembangan anak
pedoman pe.do.man [n] (1) alat untuk menunjukkan arah atau mata angin (biasanya spt jam yg berjarum besi berani); kompas: sebelum ada -- , orang menggunakan bintang untuk menentukan arah perjalanan perahu; (2) kumpulan ketentuan dasar yg memberi arah bagaimana sesuatu harus dilakukan; (3) hal (pokok) yg menjadi dasar (pegangan, petunjuk, dsb) untuk menentukan atau melaksanakan sesuatu: di samping syarat-syarat yg lain, para penyunting perlu menguasai -- ejaan; (4) pemimpin (yg menerangkan cara menjalankan atau mengurus perkumpulan): surat edaran dr -- besar
pegagang pe.ga.gang [n] (1) tumbuhan menjalar, mempunyai sulur yg berakar, daunnya spt ginjal, melekat pd tangkai yg panjang dan menggerombol menjadi satu di seputar batang, tangkai daun yg agak melebar di bagian bawah kadang-kadang berwarna kemerah-merahan, daunnya untuk obat; Centella asiatica; (2) daun pegagang
pegawai negeri pegawai pemerintah yg berada di luar politik, bertugas melaksanakan administrasi pemerintahan berdasarkan perundang-undangan yg telah ditetapkan
pejabat pe.ja.bat [n] (1) pegawai pemerintah yg memegang jabatan penting (unsur pimpinan): ia seorang ~ yg amat jujur dl melaksanakan tugasnya; (2) kl kantor; markas; jawatan
pekerti pe.ker.ti [n] (1) perangai; tabiat; akhlak; watak; (2) perbuatan (kurang baik): ia pun sangat marah mendengar -- anaknya
pekik pe.kik [n] (1) teriakan; jeritan: terdengar -- tangis orang dl kapal yg sedang terbakar itu; (2) sorak atau teriakan (sbg semboyan dsb): disambut dng -- "merdeka", gemuruh suaranya; -- anak-anak bermain di halaman tidak henti-hentinya
pelajar pel.a.jar [n] anak sekolah (terutama pd sekolah dasar dan sekolah lanjutan); anak didik; murid; siswa
pelaksana pe.lak.sa.na [n] orang (panitia, organisasi, dsb) yg mengerjakan atau melaksanakan (rancangan dsb)
pelaksanaan pe.lak.sa.na.an [n] proses, cara, perbuatan melaksanakan (rancangan, keputusan, dsb): beliau meninjau ~ pembangunan jalan di wilayahnya; kegiatan ini merupakan salah satu ~ Garis-Garis Besar Haluan Negara
pelangsing pe.lang.sing [n] obat untuk membuat langsing; obat ~
pelanjut pe.lan.jut [n] orang yg melanjutkan; penerus: anak-anak adalah generasi ~
pelarai demam pe.la.rai demam penyembuh penyakit (demam); (2) ki kekasih; anak
pelawan pe.la.wan [n] (1) orang yg suka (melawan, menentang, membantah); orang yg tidak suka menurut (nasihat, ajaran, dsb); (2) pencegah; penangkal: dokter sudah dapat menemukan obat ~ penyakit itu
pelayanan medis pe.la.yan.an medis [Dok] pelayanan yg diterima seseorang dl hubungannya dng pencegahan, diagnosis, dan pengobatan suatu gangguan kesehatan tertentu
pelerai demam pe.le.rai demam orang yg melerai perselisian; (2) ki kekasih; anak
pelesit pe.le.sit [v] hantu yg konon gemar sekali mengisap darah orang perempuan yg baru beranak dan darah anak yg baru lahir atau masih kecil sekali (kepercayaan lama) [n] (1) belalang kecil; belalang bajang; pelasik; (2) hantu yg suka mengisap darah (sering berwujud belalang bajang) [n] peluit
pelesit bangkai pe.le.sit bangkai hantu yg konon gemar sekali mengisap darah mayat anak-anak yg baru dikuburkan
pelesit hidung pe.le.sit hidung hantu yg konon dapat mengirimkan kepalanya saja ke rumah orang perempuan yg baru beranak untuk mengisap darah perempuan itu
pelindung lengan pe.lin.dung lengan [Olr] alat yg terbuat dr kulit untuk melindungi lengan dr pukulan tali busur pd waktu melepaskan anak panah
peluntur pe.lun.tur [n] alat atau sesuatu untuk melunturkan [n] (1) obat untuk cuci perut (memudahkan buang air); (2) cak obat untuk melancarkan haid: jamu ~
peluru pe.lu.ru [n] (1) barang tajam (dr timah, besi, dsb) pengisi patrun atau yg dilepaskan dng senjata api; obat bedil; pelor: kena --; dimakan -- , kena tembak; (2) Olr bola besi yg harus dilempar dng tolakan tangan; bola peluru
peluruh pe.lu.ruh [n] sesuatu yg meluruhkan; sesuatu yg menggugurkan [n] obat (yg diminum) untuk membangkitkan muntah
peluruh kencing pe.lu.ruh kencing obat yg digunakan untuk meluruhkan batu ginjal agar dapat keluar bersama air kemih
pemarip pe.ma.rip [kl n] hamba raja yg pekerjaannya menyanyi untuk anak-anak raja supaya mereka lekas tidur
pematangan pe.ma.tang.an [n] proses, cara, perbuatan mematangkan: perlu -- rencana terlebih dahulu sebelum suatu pekerjaan dilaksanakan
pembagian pem.ba.gi.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membagi atau membagikan: dl setiap pekerjaan perlu adanya -- tugas; akan diadakan -- beras kpd penduduk; (2) hitungan membagi: anak-anak mendapat pelajaran -- dng bilangan besar-besar
pembaptisan pem.bap.tis.an [n] (1) proses, cara, perbuatan membaptis; (2) peresmian menjadi Kristen di gereja: orang tua itu hadir pd -- anaknya
pembarap pem.ba.rap [n] (1) kepala desa; lurah (di Sumatra); (2) Jw ark anak sulung
pembenci pem.ben.ci [n] (1) orang yg membenci; (2) sesuatu yg membuat orang merasa benci: obat -
pemberian pem.be.ri.an [n] (1) sesuatu yg diberikan: anak itu menolak -- orang asing itu; (2) sesuatu yg didapat dr orang lain (krn diberi): barang ini bukannya kami beli, melainkan -- Paman; (3) proses, cara, perbuatan memberi atau memberikan: -- ampun
pembius pem.bi.us [n] (1) orang yg membius; (2) alat atau obat untuk membius
pembonceng pem.bon.ceng [n] (1) orang yg membonceng; (2) pihak yg ikut ambil bagian dl suatu pergolakan (gerakan, peristiwa, dsb) yg diprakarsai dan dilaksanakan oleh pihak lain yg dianggap menguntungkan pihaknya; (3) orang atau golongan yg memanfaatkan kekuasaan (pengaruh, wibawa, popularitas, dsb) orang lain untuk mencapai tujuannya
pemijak tanah pe.mi.jak tanah turun tanah (upacara anak kecil memijakkan kaki ke tanah untuk pertama kalinya)
pemilih pe.mi.lih [n] (1) orang yg memilih: jumlah ~ di Jakarta seluruhnya belum dapat diketahui; (2) orang yg terlampau teliti dl memilih (suka mencela dan banyak tuntutannya): ah, ~ benar anak itu; (3) alat untuk memilih: dewasa ini telah ditemukan mesin ~ bibit padi
pemukiman pe.mu.kim.an [n] proses, cara, perbuatan memukimkan: -- kembali penduduk yg mengungsi krn bencana alam akan segera dilaksanakan
pemula pe.mu.la [n] (1) orang yg mulai atau mula-mula melakukan sesuatu: bagi seorang -- dl olahraga ski air, meluncur di permukaan air yg berombak akan terasa sulit sekali; (2) anggota pramuka kecil yg baru pd tingkat awal: anak kelas tiga seko-lah dasar menjadi -- tetapi tidak harus memakai baju seragam; (3) sesuatu yg dipakai untuk memulai
pemutih pe.mu.tih [n] (1) orang yg memutihkan; (2) bahan atau obat yg dapat menjadikan kain (cucian) tampak cemerlang atau putih bersih; (3) yg dipakai untuk memutihkan atau menjadikan berwarna putih
penabalan pe.na.bal.an [n] pengumuman penobatan raja; penobatan
penambul pe.nam.bul [n] pemain komidi (akrobat, sulap, dsb)
penanggalan pe.nang.gal.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menanggalkan; (2) hantu yg tidak berkepala (kepalanya tanggal) dan ususnya keluar [n] (1) daftar hari bulan; almanak; takwim; kalender; (2) pembubuhan tanggal; (3) tarikh
penangis pe.na.ngis [a] (1) mudah atau suka menangis; cengeng: ~ benar anak ini; (2) n orang yg suka menangis; orang yg cengeng
penari pe.na.ri [n] orang yg (pekerjaannya) menari; anak tari
penawar pe.na.war [n] (1) obat dsb untuk menghilangkan daya kekuatan bisa (racun, penyakit, dsb); (2) mantra (jampi) untuk menawar, menawari, atau menawarkan [n] orang yg menawar
pencahar pen.ca.har [n] obat pencuci perut; obat urus-urus (spt kastroli, garam inggris)
pencuci darah pen.cu.ci darah obat untuk membersihkan darah
pencuci perut pen.cu.ci perut obat pencahar; obat urus-urus
pencuci rambut pen.cu.ci rambut obat untuk membersihkan rambut (spt ramuan daun lidah buaya dan urang-aring); sampo: ~ tangan 1 alat untuk membasuh tangan; (2) obat untuk mencuci tangan
pendadah pen.da.dah [n] (1) peti tempat menyimpan dadah; (2) orang yg mempunyai ketergantungan pd obat atau bahan narkotik spt ganja, heroin
pendek pen.dek [a] (1) dekat jaraknya dr ujung ke ujung: penggaris --; (2) dekat jaraknya dr sebelah bawah; tidak tinggi: buah jambu dapat dipetik anak-anak krn pohonnya masih --; (3) sebentar (tt waktu): dl waktu yg -- kemelut itu dapat diatasi; (4) ringkas; singkat (tt cerita dsb): cerita --
pendekatan paternalis pen.de.kat.an paternalis pendekatan manajer (dl melaksanakan kepemimpinannya mengarahkan bawahannya) bertindak spt seorang bapak thd anak-anaknya
pendiam pen.di.am [n] orang yg tidak banyak bicara: ia terkenal sbg anak ~ yg pandai
pendidikan campuran pen.di.dik.an campuran pendidikan yg diberikan kpd anak laki-laki dan perempuan secara bersama-sama dl satu ruangan
pendidikan menengah kejuruan pen.di.dik.an menengah kejuruan pendidikan yg mengutamakan pengembangan kemampuan peserta didik untuk melaksanakan jenis pekerjaan tertentu; (2) bentuk satuan pendidikan menengah yg diselenggarakan untuk melanjutkan dan meluaskan pendidikan dasar serta mempersiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional
pendidikan rakyat pen.di.dik.an rakyat pendidikan yg ditujukan kpd semua anak dan diselenggarakan oleh atau dng bantuan pemerintah
pendidikan sosial pen.di.dik.an sosial kegiatan sekolah yg direncanakan dan diarahkan untuk memelihara pembelajaran sosial dan untuk meningkatkan kemampuan sosial
pendidikan universal pen.di.dik.an universal sistem pendidikan yg memberikan kesempatan kpd semua anak untuk memperoleh pendidikan tanpa menghiraukan suku, jenis kelamin, kepercayaan, dan kemampuan
pendiri pen.di.ri [n] orang yg mendirikan (perkumpulan, negara, dsb): almarhumah neneknya adalah ~ yayasan pendidikan anak yatim piatu di kota ini
pendramaan pen.dra.ma.an [n] (1) proses, cara, perbuatan melakonkan sbg drama: tidak lama lagi ~ peristiwa pembunuhan itu akan dilaksanakan oleh kelompok Teater Kecil; (2) penyajian novel, cerita pendek, atau puisi yg dipentaskan sesuai dng prinsip-prinsip drama; (3) ki proses, cara, perbuatan menjadikan suatu peristiwa dsb mengesankan atau mengharukan
penengkar pe.neng.kar [a] tidak mau mendengarkan kata orang lain; degil; keras kepala: nasihat yg baik tidak dapat meresap ke hati anak ~ itu
penerapan pe.ne.rap.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menerapkan; (2) pemasangan: ~ mesin pembangkit tenaga listrik itu dilaksanakan oleh teknisi Indonesia; (3) pemanfaatan; perihal mempraktikkan: ~ teori sosiologi pedesaan hendaklah dilakukan untuk pembinaan desa transmigrasi
penetas pe.ne.tas [n] (1) (burung, unggas) yg menetaskan (mengeluarkan dr telur): induk ayam ~ itu berkotek-kotek memanggil anak-anaknya yg berlari ke luar kandang; (2) alat untuk menetaskan telur: lampu-lampu itu akan menerangi dan memanasi kotak-kotak ~ ayam
pengadu peng.a.du [n] (1) orang yg suka mengadu: anak itu ~ benar; (2) orang yg mengadukan: tiba-tiba saja perkara itu sudah di tangan polisi, siapa gerangan ~ nya; (3) Huk orang yg membuat pengaduan dng mengajukan permohonan untuk penuntutan atas diri seseorang melalui prosedur hukum
pengamal peng.a.mal [n] (1) (orang) yg melaksanakan atau menerapkan suatu gagasan (doktrin, falsafah); pelaksana; penerap: alat negara seyogianya sekaligus berfungsi sbg penggerak dan ~ Pancasila; (2) (orang) yg beramal atau mengamalkan sesuatu (harta, ilmu)
pengamalan peng.a.mal.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengamalkan, melaksanakan; pelaksanaan; penerapan; (2) proses, cara, perbuatan menunaikan (kewajiban, tugas); (3) proses, cara, perbuatan menyampaikan (cita-cita, gagasan); (4) proses, cara, perbuatan menyumbangkan atau mendermakan
pengarip peng.a.rip [n] orang yg mudah mengantuk: anak itu ~ benar sehingga tidak ada pelajaran yg dipahaminya
pengaruh pe.nga.ruh [n] daya yg ada atau timbul dr sesuatu (orang, benda) yg ikut membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang: besar sekali -- orang tua thd watak anaknya
pengasramaan peng.as.ra.ma.an [n] proses, cara, perbuatan mengasramakan: ~ anak-anak yatim piatu berjalan lancar
pengawawarna peng.a.wa.war.na [n] obat atau bahan penghilang warna
pengenal pe.nge.nal [n] (1) tanda-tanda (ciri-ciri) untuk mengetahui: tahi lalat yg tumbuh di pelupuk matanya merupakan ~ bagi anak itu; (2) Mk ingatan; (3) orang yg memperkenalkan
pengendalian kelahiran pe.ngen.da.li.an kelahiran pengaturan jumlah anak yg dilahirkan dng metode tertentu
pengeritingan pe.nge.ri.ting.an [n] proses, cara, perbuatan mengeriting atau mengeritingkan: ~ rambut anak itu berjalan lambat
penggantungan peng.gan.tung.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menggantung atau menggantungkan; (2) alat atau tempat melaksanakan hukuman gantung
penggembira peng.gem.bi.ra [n] (1) orang yg selalu atau mempunyai sifat gembira (suka, bangga); periang: ia anak yg ~; (2) orang (sekelompok orang) yg memberi semangat, dukungan, dsb kpd favoritnya yg akan bertanding; suporter
penggirang peng.gi.rang [n] periang (selalu riang atau tidak pernah bersedih): dia adalah seorang anak yg cantik, sehat, dan ~
penghutanan peng.hu.tan.an [n] proses, cara, perbuatan menjadikan hutan: proyek ~ tanah-tanah gundul dng tanaman pohon jati dan karet sudah lama dilaksanakan
pengoreksian pe.ngo.rek.si.an [n] proses, cara, perbuatan mengoreksi: ~ naskah itu dilaksanakan oleh tiga orang
penguasaan pe.ngu.a.sa.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menguasai atau menguasakan: ~ atas tanah perkebunan itu tidak sah; (2) pemahaman atau kesanggupan untuk menggunakan (pengetahuan, kepandaian, dsb): ~ bahasa anak didik perlu ditingkatkan
pengungsian peng.ung.si.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mengungsi; (2) hal mengungsi atau mengungsikan: dl ~ itu diutamakan orang-orang tua dan anak-anak; (3) tempat mengungsi: sesampai di ~ mereka masih mengalami hal-hal yg tidak enak
penidur pe.ni.dur [n] (1) cak tukang tidur; orang yg suka tidur (mudah sekali tidur): sambil duduk pun ~ itu dapat tidur lelap walaupun keadaan di sekelilingnya sangat bising; (2) (obat dsb) untuk memudahkan atau menyebabkan tidur nyenyak: obat ~; hikmat ~
peningkatan pe.ning.kat.an [n] proses, cara, perbuatan meningkatkan (usaha, kegiatan, dsb): kini telah diadakan ~ di bidang pendidikan; Menteri Kesehatan menentukan perlunya ~ pengawasan thd usaha perdagangan eceran obat
penisilin pe.ni.si.lin [n Dok] antibiotik yg dihasilkan oleh beberapa jenis jamur, Penicillium notatum dan Penicillin chrysogenum, sangat mujarab untuk mengobati beberapa penyakit menular yg disebabkan oleh bakteri
pensiun pen.si.un /pEnsiun/ (1) v tidak bekerja lagi krn masa tugasnya sudah selesai; (2) n uang tunjangan yg diterima tiap-tiap bulan oleh karyawan sesudah ia berhenti bekerja atau oleh istri (suami) dan anak-anaknya yg belum dewasa kalau ia meninggal dunia
penting pen.ting [a] (1) utama; pokok: perkara --; (2) sangat berharga (berguna): pelajaran itu -- bagi anak-anak; (3) mempunyai posisi yg menentukan (dl pemerintahan, perusahaan, dsb spt pejabat atau direktur): dia orang -- di negaranya [n] tiruan bunyi "ting", spt bunyi gitar dipetik, uang logam dilemparkan , ber.pen.ting.an v terpelanting ke mana-mana; berpelantingan
pentotal pen.to.tal [n Dok] obat pemati rasa yg lazim disuntikkan
penuh pe.nuh [a] (1) sudah berisi seluruhnya (tidak ada yg terluang lagi); (2) banyak memuat: pidato sambutan -- nasihat bagi kaum tua dan remaja; (3) banyak sekali: di lapangan Monas pagi-pagi sudah -- anak berolahraga; (4) ki tidak kurang dr jumlah yg seharusnya: gajinya sudah dibayar --; ia bekerja selama satu bulan --; (5) ki lengkap; sempurna: kita telah memperoleh kemerdekaan yg --
penurun pe.nu.run [n] (1) seseorang atau sesuatu yg menurunkan (mengurangi dsb); (2) alat untuk menurunkan: obat ~ panas
penyantunan pe.nyan.tun.an [n] proses, cara, perbuatan menyantun; pemberian pertolongan dsb: -- thd anak-anak cacat adalah suatu pekerjaan mulia
penyederhanaan pe.nye.der.ha.na.an [n] proses, cara, perbuatan menyederhanakan: -- partai politik dilakukan menjelang pemilihan umum
penyedia pe.nye.di.a [n] orang (badan dsb) yg menyediakan: -- obat
penyembelihan pe.nyem.be.lih.an [n] (1) proses, cara, perbuatan menyembelih; penggorokan; pemotongan (leher); pembantaian: -- hewan kurban dilaksanakan setelah salat Iduladha; (2) (daging untuk) upah menyembelih
penyembuh pe.nyem.buh [n] (1) Tuhan yg menyembuhkan; Tuhan yg memberikan kesembuhan; (2) orang yg menyembuhkan; (3) bahan (obat dsb) yg menyembuhkan: telur madu adalah -- seriawan
penyembuhan pe.nyem.buh.an [n] proses, cara, perbuatan menyembuhkan; pemulihan: air suci itu disalahgunakan sbg obat -
penyembur pe.nyem.bur [n] (1) orang yg menyemburkan; (2) obat-obatan dsb yg disemburkan; (3) alat untuk menyemburkan
penyemprotan pe.nyem.prot.an [n] proses, cara, perbuatan menyemprot atau menyemprotkan: -- obat antihama dilakukan setengah tahun sekali
penyempurnaan pe.nyem.pur.na.an [n] proses, cara, perbuatan menyempurnakan: -- masjid Istiqlal dilaksanakan secara bertahap
penyuci hama pe.nyu.ci ha.ma [n] alat atau obat untuk menyucihamakan
penyunting pe.nyun.ting [n] (1) orang yg bertugas menyiapkan naskah siap cetak; (2) orang yg bertugas merencanakan dan mengarahkan penerbitan media (massa) cetak; (3) orang yg bertugas menyusun dan merakit film atau pita rekaman
penyusu pe.nyu.su [n] (1) orang yg menyusui; inang; (2) anak (bayi) yg lebih senang menyusu pd ibunya dp makan
pepuju pe.pu.ju [Jw n] peranakan; kandungan
perangsang pe.rang.sang [n] (1) sesuatu yg dapat membangkitkan perasaan (hawa nafsu dsb); pembangkit perasaan: obat ~; (2) pembangkit gairah (marah, sedih, dsb): ia rajin setelah menerima uang ~ [n] yg merangsang; penyerbu; penggempur
perasa pe.ra.sa [n] (1) alat untuk merasa (spt lidah atau kulit); (2) peka perasaan; mudah merasa (berasa): hati-hati berbicara dng anak itu, ia sangat ~
perasaan pe.ra.sa.an [n] (1) hasil atau perbuatan merasa dng pancaindra: bagaimanakah menurut ~ mu, badan saya panas ataukah dingin?; (2) rasa atau keadaan batin sewaktu menghadapi (merasai) sesuatu: bekerja dng ~ gembira, hasilnya akan memuaskan; (3) kesanggupan untuk merasa atau merasai: sangat tajam ~ nya; (4) pertimbangan batin (hati) atas sesuatu; pendapat: pd ~ ku, itu tidak benar
perasat pe.ra.sat [n] (1) pegangan; (2) kepandaian memegang: persalinan -- , melahirkan anak dng bantuan tekanan tangan di sekitar perut
peraturan pemerintah per.a.tur.an pemerintah bentuk perundang-undangan yg dibuat atau ditetapkan oleh presiden untuk melaksanakan undang-undang
peraturan presiden per.a.tur.an presiden peraturan yg dikeluarkan oleh presiden untuk melaksanakan ketetapan presiden
perawan pe.ra.wan [n] anak perempuan yg sudah patut kawin; anak dara; gadis; (2) a belum pernah bersetubuh dng laki-laki; masih murni (tt anak perempuan): meskipun umurnya 30 tahun, ia masih --; (3) a ki belum digarap (diusik-usik, dijamah tt hutan, daerah, dsb): sebagian besar hutan di pulau itu masih --
perawas pe.ra.was [n] pohon jambu biji, daunnya yg dikeringkan dipakai sbg obat; Litsea odorifera
peremajaan pe.re.ma.ja.an [n] proses, cara, perbuatan meremajakan: di daerah itu akan dilaksanakan program ~ dan intensifikasi penanaman kelapa sawit
perempuan pe.rem.pu.an [n] (1) orang (manusia) yg mempunyai puki, dapat menstruasi, hamil, melahirkan anak, dan menyusui; wanita; (2) istri; bini: -- nya sedang hamil; (3) betina (khusus untuk hewan)
perencana pe.ren.ca.na [n] (1) penyusun rencana (konsep, cerita, uraian, dsb); (2) pembuat rencana (yg merencanakan); perancang
perencanaan pe.ren.ca.na.an [n] proses, cara, perbuatan merencanakan (merancangkan): hal itu dilaksanakan sepenuhnya di dl ~ keluarga
peri pe.ri [n] (1) hal; sifat; keadaan: maka dng -- yg demikian senanglah aku sedikit; menceritakan -- persahabatan kura-kura dng kera; (2) cara berbuat; laku: betapa -- nya, bagaimana caranya (halnya) [kl n] kata; curah hujan yg lebat dan mendadak [n] roh (jin) perempuan yg elok rupanya: anak-anak sekarang tidak lagi takut pd hantu, -- , dan setan
peridi pe.ri.di [n] hewan yg bersifat beranak banyak, msl tikus, kelinci, dan babi; (2) a dapat beranak banyak; cepat berkembang biak: tikus adalah binatang --
perigel pe.ri.gel [a] pandai dan sigap (bekerja dsb); cekatan dan terampil: para remaja diharapkan -- dl melaksanakan tugas pengabdian kpd masyarakat
periuk pe.ri.uk [n] alat untuk menanak nasi, dibuat dr tanah atau logam
perkauman per.ka.um.an [n] (1) kaum kerabat; pertalian sanak saudara; (2) golongan; puak; (3) cara bersuku-suku (berkelompok menurut sukunya); persukuan
perkawinan tungku per.ka.win.an tungku perkawinan antara pemuda dan anak gadis dr saudara laki-laki ibunya (di Flores)
perkolator per.ko.la.tor [n] (1) alat untuk memasak kopi dng tempat kopi yg berlubang, yg menyebabkan air panas dapat masuk ke dalamnya dan mengisap sari kopi itu; (2)Kim bejana kaca panjang berbentuk kerucut dng dasar dikecilkan, spt tabung untuk mengekstrak obat
perlakuan per.la.ku.an [n] perbuatan yg dikenakan thd sesuatu atau orang: tidak benar bahwa anak itu mendapat ~ yg tidak adil
permainan per.ma.in.an [n] (1) sesuatu yg digunakan untuk bermain; barang atau sesuatu yg dipermainkan; mainan: ia asyik dng -nya yg baru; (2) hal bermain; perbuatan bermain (bulu tangkis dsb): -- bulu tangkis sangat digemari masyarakat; (3) perbuatan yg dilakukan dng tidak sungguh-sungguh (hanya untuk main-main): ia melakukan olahraga itu sbg -- saja; (4) pertunjukan, tontonan, dsb: pemuda itu menggembirakan hati anak-anak dng -- sulapnya; (5) perhiasan yg digantungkan pd kalung dsb, spt medalion; (6) cak perempuan yg diajak untuk bersenang-senang saja (tidak untuk dijadikan istri yg sah)
permaisuri per.mai.su.ri [n] (1) istri raja; (2) istri raja yg utama (bila raja mempunyai lebih dr satu istri): jika -- mempunyai anak laki-laki, anak itu dapat menjadi raja
peroketan pe.ro.ket.an [n] (1) perihal roket; (2) proses, cara, perbuatan meroket: Jerman mengadakan riset ataupun melaksanakan proyek atom dan ~
perosok pe.ro.sok , ter.pe.ro.sok v (1) terjatuh masuk ke dl lubang; teperlus: anak itu ~ ke dl lubang di jalan; (2) ki terjatuh ke dl keadaan yg sukar; (3) ki terjebak (dl perangkap atau jebakan musuh)
perpajakan per.pa.jak.an [n] perihal pajak: Pemerintah menyederhanakan sistem ~
persis per.sis [a cak] (1) benar; secara pasti: saya tahu -- bahwa ketika itu di dl pesawat tidak ada bayi; (2) tepat: sekarang pukul lima --; (3) tepat betul (tt sasaran): bidikannya -- mengenai sasaran; (4) sama besar; serupa: wajah anak itu -- spt wajah ayahnya;
persona nongrata per.so.na non.gra.ta [n] (1) orang yg tidak disukai (disenangi); (2) sikap politik yg dilaksanakan oleh pemerintah thd (seseorang) warga negara asing yg berada di wilayah negara tsb dan mempunyai kekebalan diplomatik
personel per.so.nel [n] pegawai; anak buah; awak (kapal, pesawat terbang, dsb): urusan -- , urusan pegawai; urusan personalia
pertumbuhan per.tum.buh.an [n] hal (keadaan) tumbuh; perkembangan (kemajuan dsb): suasana rumah tangga yg serba harmonis sangat penting bagi ~ jiwa anak; ~ kebudayaan bangsa
pertusis per.tu.sis [n] penyakit batuk yg keras dan menular (terutama menyerang anak-anak yg berumur 2-6 tahun); batuk rejan: -- merupakan salah satu penyebab kematian bayi
perubalsem pe.ru.bal.sem [n] obat berupa salep yg baunya agak enak (berbau sirop), berwarna cokelat kekuning-kuningan
perumpamaan per.um.pa.ma.an [n] (1) perbandingan; ibarat: masak ibumu kauumpamakan parasit, keterlaluan ~ mu itu; (2) peribahasa yg berupa perbandingan: ~ nya adalah bagai anak ayam kehilangan induk
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
perwalian per.wa.li.an [n] (1) segala sesuatu yg berhubungan dng wali; (2) pemeliharaan dan pengawasan anak yatim dan hartanya; (3) pembimbing (negara, daerah, dsb) yg belum bisa berdiri sendiri)
pesam pe.sam [a] hangat (tt air): anak yg baru lahir itu dibersihkan dng air --; pesam-pesam kuku, hangat-hangat kuku; suam-suam kuku
pesawat selam kendaraan berbaling-baling, spt kapal selam kecil, yg bergerak di bawah permukaan air untuk melaksanakan berbagai tugas
petak pe.tak [n] (1) bagian ruang yg bersekat; kotak: ruang perahu itu ada delapan --; (2) bilik kamar; kamar kecil: rumahnya disekat-sekat menjadi lima --; (3) piring (sebidang sawah yg dibatasi oleh pematang): sawahnya sepuluh --; (4) bedeng (persemaian yg akan ditanami): tanah ladang itu dijadikan beberapa -- [Jw n] (1) belang pd kepala; (2) belang putih pd dahi kuda: kuda -- , kuda yg berdahi belang putih [Jk n] -- kadal permainan anak-anak dng bilah bambu
petenteng pe.ten.teng /petEntEng/, pe.ten.teng.an Jk a (1) bersikap sangat angkuh (sombong); berlagak: anak muda itu -- dng pistol di pinggangnya; (2) berlari ke sana-sini dan ribut seorang diri
peternakan pe.ter.nak.an [n] (usaha) pemeliharaan dan pembiakan ternak: koperasi kita merencanakan akan mendirikan ~ ayam
petes pe.tes [Mk a] lancar bercakap-cakap (terutama pd anak-anak)
petia pe.tia [] me.me.tia ark v memperhatikan: orang itu sangat ~ anaknya
petirahan pe.ti.rah.an [n] tempat beristirahat (untuk berobat atau untuk memulihkan kesehatan); sanatorium
petunjuk arah angin pe.tun.juk arah angin alat berbentuk anak panah, bersirip, dan dapat berputar pd sumbu yg tegak lurus pd batang anak panah itu, untuk mengetahui arah angin
petunjuk operasional pe.tun.juk operasional petunjuk dl melaksanakan rencana yg telah dikembangkan di lapangan
petunjuk pelaksanaan pe.tun.juk pelaksanaan ketentuan yg patut diturut dl melaksanakan (menjalankan) sesuatu
piara pi.a.ra [v] pelihara: anak -- , anak yg dipelihara sejak kecil (bukan anak sendiri)
piat pi.at, pi.at-pi.ut [n] anak cucu (keturunan yg sudah jauh)
piatu pi.a.tu [n] (1) orang yg tidak beribu-bapak: dia seorang anak --; (2) orang yg tidak bersanak saudara; seorang diri: dagang -- , orang asing yg tidak bersanak saudara
piawai pi.a.wai [a] (1) pandai; cakap; mampu: yg menjadi juru bicara kedua belah pihak benar-benar orang yg --; dia adalah ahli ekonomi yg --; (2) betul (tt anak timbangan)
picis pi.cis [ark n] uang yg bernilai sepuluh sen; ketip [n] pi.cis.an n tumbuhan merambat, berbatang kecil menyerupai akar, hidup liar pd batang pohon, berdaun bundar tebal, air perasan daunnya dapat dibuat obat batuk, burut, susah buang air besar; sisik naga; pakis duwitan; Drymoglossum heterophyllum
pikiran gila pi.kir.an gila pendapat yg tidak mungkin dilaksanakan
pil [n] obat dl bentuk butiran kecil padat; gentel; tablet; -- pahit, ki kekalahan yg mencolok; kerugian; kekecewaan: semangat tanding tanpa kelincahan dan keuletan membuat kesebelasan itu menelan -- pahit terus-menerus
pilar pi.lar [n] (1) tiang penguat (dr batu, beton, dsb): sebuah monumen yg terdiri atas lima -- berdiri dng megahnya; (2) ki dasar (yg pokok); induk: partai itu disederhanakan menjadi tujuh organisasi --; (3) Kap tiang berbentuk silinder pejal atau berongga untuk menyangga balok geladak atau bagian konstruksi lain di kapal
pilis pi.lis [n] (1) obat tradisional (berwarna agak hitam) yg dipaliskan atau dilekatkan di dahi dan di pelipis (untuk sakit kepala,; wanita yg baru melahirkan, dsb); (2) garis silang di dahi untukmenangkal penyakit (berdasarkan kepercayaan)
pilu pi.lu [a] (1) sangat sedih, terharu (rawan): -- hatiku mendengar cerita perjuangan anak itu; -- rasa hatiku, bagai diiris sembilu
pinang pi.nang [n] (1) tumbuhan berumpun, berbatang lurus spt lilin, tangkai daun yg melekat pd batang berbentuk spt lembaran kulit, buah yg tua berwarna kuning kemerah-merahan untuk kawan makan sirih dsb; Areca catechu; (2) buah pinang; biji pinang [v] me.mi.nang v (1) meminta seorang perempuan (untuk dijadikan istri); melamar: tidak ada yg berani ~ anak jutawan itu; (2) ki melamar (pekerjaan dsb): kabarnya lebih dr seratus orang yg ~ pekerjaan itu [Mk v] me.mi.nang-mi.nang v menimang-nimang
pinang sebatang [ki] tidak bersanak saudara; -- senawar tumbuhan palem pinang besar, Actinochytis calapparia
pincang pin.cang [a] (1) timpang kakinya atau timpang jalannya (krn pembawaan sejak lahir, krn terkilir, kena beling, dsb): anak itu berjalan -- krn terjatuh dari kursi; (2) tidak seimbang; tidak sebanding; ada kurangnya (cacatnya dsb); tidak sebagaimana mestinya (tt keadaan): pembangunan di daerah terasa -- jika dibandingkan dng pembangunan di kota-kota besar; (3) tidak tetap peraturan bunyinya atau jalannya (tt arloji, mesin mobil, dsb): suara mesin mobilnya masih terdengar -- [Jk] , se.pin.cang ark num satu setengah sen
pintar pin.tar [a] (1) pandai; cakap: ia termasuk anak yg -- di kelasnya; (2) cerdik; banyak akal: rupanya pencuri itu lebih -- dp polisi; (3) mahir (melakukan atau mengerjakan sesuatu): mereka sudah -- membuat baju sendiri
piretrum pi.ret.rum [n ] tumbuhan marga Compositae yg menghasilkan insektisida untuk obat nyamuk bakar
piting-memiting pi.ting-me.mi.ting [v] saling memiting; baku piting: kedua anak itu ~
piut pi.ut [n] generasi kelima (cucu dr cucu): urut-urutan ke bawah setelah anak adalah cucu, cicit, ~ , anggas
piyik pi.yik [n] anak burung yg baru menetas
platina pla.ti.na [n] logam berwarna putih keabu-abuan (lazim disebut juga emas putih): dl bidang pengobatan tradisional banyak digunakan jarum -- atau jarum emas
plong [a] berasa lega; berasa bebas (dr beban pikiran dsb): hidungnya yg tersumbat dan berlendir itu menjadi -- setelah menggunakan obat ini
podemporem po.dem.po.rem [n cak] tepung berwarna kuning serta tajam baunya (persenyawaan dr yodium, hidrogen, dan karbon) untuk obat koreng, kudis, dsb; Far yodoform
poliklinik po.li.kli.nik [n] balai pengobatan umum (tidak untuk perawatan atau pasien menginap)
polio po.lio [n Dok] radang zat kelabu sumsum tulang belakang yg disebabkan oleh virus (pd umumnya menyerang anak-anak dan menyebabkan kelumpuhan); disebut juga poliomyelitis
pondong pon.dong [n] atap atau para-para pelindung (tanaman yg baru tumbuh dr panas matahari atau hujan) [v] , me.mon.dong v membawa anak, seseorang, atau sesuatu dng meletakkannya di atas kedua belah tangan di depan dada
popi po.pi [n cak] anak-anakan; boneka
popok po.pok [n] kain alas bayi; lampin [n] , po.pok.an n hantu; momok [n] kemaluan anak perempuan [Jw] me.mo.pok v menempel, melepa dng lumpur, lempung, dsb: ~ pematang
posisi utama posisi yg paling tepat untuk suatu satuan melaksanakan tugasnya menembak musuh
posologi po.so.lo.gi [n Dok] kajian tt dosis obat
potong tanduk [Tern] menghilangkan seluruh tanduk dan tunas pd anak sapi yg belum berumur satu bulan supaya tidak berbahaya dan mudah memeliharanya
praktikum prak.ti.kum [n] bagian dr pengajaran yg bertujuan agar siswa mendapat kesempatan untuk menguji dan melaksanakan dl keadaan nyata apa yg diperoleh dl teori; pelajaran praktik
pramuka pra.mu.ka [n akr] Praja Muda Karana; organisasi untuk pemuda yg mendidik para anggotanya dl berbagai keterampilan, disiplin, kepercayaan pd diri sendiri, saling menolong, dsb anggota organisasi pramuka: -- membentuk anak (pemuda) yg masih berkembang menjadi warga negara yg berbudi luhur; pandu
pramusiwi pra.mu.si.wi [n] karyawati yg bekerja pd suatu keluarga dng tugas merawat bayi atau anak-anak kecil keluarga yg bersangkutan
prapubertas pra.pu.ber.tas [n] periode perkembangan anak menjelang pubertas (masa remaja)
prasekolah pra.se.ko.lah [n] jenjang (tingkat) sekolah sebelum sekolah dasar; taman kanak-kanak
prayuwana pra.yu.wa.na [n] lembaga atau perkumpulan yg menampung anak-anak nakal yg pernah melakukan kejahatan dng cara mendidik dan mengajarkan berbagai keterampilan
prematur pre.ma.tur [a ] belum (waktunya) masak (matang); sebelum waktunya; belum cukup bulan; pradini: anak yg lahir -- harus mendapat perawatan khusus di rumah sakit
preparat pre.pa.rat [n] (1) bahan yg disiapkan secara kimiawi; sediaan: dng ditemukannya penisilin pd tahun 1929, maka berkembang pulalah industri farmakologi -- obat-obat antibiotika
preskripsi pres.krip.si [n] (1)apa yg diharuskan; ketentuan (petunjuk) peraturan; (2) petunjuk tt penggunaan obat
prestasi pres.ta.si [n] hasil yg telah dicapai (dr yg telah dilakukan, dikerjakan, dsb): ia merasa kecewa thd -- yg telah dicapai anak asuhnya; -- nya itu telah menumbangkan rekor sebelumnya
prestasi kerja hasil kerja yg dicapai oleh seorang karyawan dl melaksanakan tugas yg dibebankan kepadanya; kinerja
primogenetur pri.mo.ge.ne.tur [n Antr] hak anak sulung
probabilitas kelahiran menurut paritas [Dem] kemungkinan bagi seorang wanita yg pada awal tahun mempunyai sejumlah anak tertentu akan melahirkan anak lagi pd tahun itu
probabilitas kelahiran menurut umur [Dem] kemungkinan bagi seorang wanita yg pd awal tahun berada pd umur tertentu akan melahirkan anak pd tahun itu
progeni pro.ge.ni [n] keturunan yg berasal dr sumber yg sama; anak cucu
program akselerasi seperangkat kegiatan kependidikan yg diatur demikian rupa sehingga dapat dilaksanakan oleh anak didik dl waktu yg lebih singkat dr biasa
propaganda pro.pa.gan.da [n] (1) penerangan (paham, pendapat, dsb) yg benar atau salah yg dikembangkan dng tujuan meyakinkan orang agar menganut suatu aliran, sikap, atau arah tindakan tertentu: -- biasanya disertai dng janji yg muluk-muluk; (2) cak reklame (spt menawarkan obat, barang dagangan, dsb): perusahaan itu giat melakukan -- produknya
prosedur semu [Ling] metode analisis bahasa yg konon mengikuti prinsip ilmiah, tetapi dl kenyataannya melanggar krn asumsi penyelidikan tidak konsisten atau krn sulit dilaksanakan dl praktik
proses belajar tingkat dan fase yg dilalui anak atau sasaran didik dl mempelajari sesuatu
prospek pros.pek [n] kemungkinan; harapan: dl kongres akan dibicarakan juga masalah -- pemakaian obat untuk mempertinggi kecerdasan; masa depan minyak Indonesia mempunyai -- yg baik
psikofarmakologi psi.ko.far.ma.ko.lo.gi [n] (1) ilmu tt kerja obat pd pelbagai fungsi psikologis dan status kejiwaan; (2) penggunaan obat-obatan untuk mengubah fungsi psikologis dan status kejiwaan
psikoterapi psi.ko.te.ra.pi [n] cara pengobatan dng mempergunakan pengaruh (kekuatan batin) dokter atas jiwa (rohani) penderita, dng cara tidak mempergunakan obat-obatan, tetapi dng metode sugesti, nasihat, hiburan, hipnosis, dsb
psikotropika psi.ko.tro.pi.ka [n] (1) segala yg dapat mempengaruhi aktivitas pikiran spt opium, ganja, obat bius; (2) Dok zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis dan bukan narkotika yg dapat menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan perilaku; obat yg dapat mempengaruhi atau mengubah cara berbicara ataupun tingkah laku seseorang
pucuk pu.cuk [n] (1) daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): -- merunggai; -- enau; (2) ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): -- api; -- jala; -- ombak; (3) yg tertinggi: -- bulat; (4) penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): sepucuk surat; dua -- senapan; (5) bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan [n] akar tumbuhan yg dikeringkan untuk obat
puder pu.der [n] (1) bubuk; tepung; (2) bedak berupa tepung; pupur; (3) (obat) mesiu: ditaburi -- halus khusus dan disapu dng kuas halus
pujaan pu.ja.an [n] (1) sesuatu atau orang yg dipuja(-puja); (2) sesuatu yg dipakai untuk memuja: api ~; dupa ~; tari-tarian ~; (3) hasil memuja: panah ~; ~ hati buah hati; kekasih: anakku, ~ hatiku!
pukauan pu.kau.an [n] pesona; pukau: ~ alam pegunungan sungguh menambat hati, manakala kita berjalan-jalan santai menikmati panorama alam sekitar
pukul-memukul pu.kul-me.mu.kul [v] saling, memukul, baku pukul: kedua anak itu bertengkar sambil ~
pulai pu.lai [n] pohon yg batangnya ringan, kulit pohonnya bergetah, sering dibuat obat; Alstonia scholaris
pulai pundak tumbuhan yg akarnya digunakan obat penyakit tekanan darah tinggi; Rauwolfia serpentina
pulan pu.lan [a] (1) belum masak benar (tt nasi, ubi yg direbus, dsb): orang yg belum pandai bertanak kalau bertanak kerap kali -- nasinya; (2) mengkal (tt buah): buah itu masih -- , sebaiknya diperam dulu [a] empuk dan enak (tt nasi, ketela, dsb); pulen
pulas pu.las [a] nyenyak (tt tidur): anak-anak sudah --; sesudah itu, dia pun -- mendengkur [v] , me.mu.las v (1) memutar (sekrup, kunci, leher, telinga, dsb): enak saja engkau ~ telinga orang; (2) memilin atau memiuh (cucian, saputangan, tali, dsb): ia ~ kain itu kuat-kuat; (3) ki memutarbalikkan (perkataan, kebenaran, dsb): ia pandai ~ perkataan; (4) ki berasa sakit spt terpilin-pilin (tt perut): perutnya ~ [v] , -- mata perona mata
pulasari pu.la.sa.ri [n] tumbuhan melilit, daunnya tipis, kulitnya harum, dipakai untuk obat; Alyxia stellata
pulut-pulut sapi pu.lut-pu.lut sapi pohon kecil, buahnya lekat; Urena lobata
punggur rebah belatuk menumpang mati [pb] jika orang yg menjadi pelindung (spt majikan dsb) jatuh, anak buahnya pun akan menderita akibatnya
pupuk pu.puk [n] penyubur tanaman yg ditambahkan ke tanah untuk menyediakan senyawaan unsur yg diperlukan oleh tanaman [n] obat dr tumbuh-tumbuhan (daun-daunan dsb) yg digiling lumat-lumat, dilekatkan di dahi sebelah atas, dekat pd ubun-ubun
puput pu.put [Mk n] (1) alat tiup terbuat dr batang padi atau bambu pendek, adakalanya ditambah dng daun kelapa (pucuk rumbia dsb): sambil bermain, anak-anak gembala menghembus -- di sawah (2) peluit [Jk n] sepotong besi untuk mencungkil dsb; linggis [v] terlepas; tanggal (tt tali pusat bayi)
pusaka pu.sa.ka [n] (1) harta benda peninggalan orang yg telah meninggal; warisan: -- yg ditinggalkan kpd anaknya hanya berupa sawah lima petak; (2) barang yg diturunkan dr nenek moyang: keris --
pusu pu.su [n] timbunan (longgok); busut [Mk ark n] kelompok [Mk a] kusut atau beterbangan tidak teratur (tt kapuk, rambut, dsb): menyapu-nyapu rambut anaknya yg -- krn angin; lari berpusu-pusu, lari ke mana-mana tidak keruan
putra put.ra [n] (1) anak laki-laki raja; (2) anak kandung; (3) anak laki-laki; (4) khusus (untuk) laki-laki: ia menjadi juara untuk lomba lari 100 m --
putranda put.ran.da [n] anakanda; ananda
putri put.ri n(1) anak perempuan raja; (2) anak perempuan; wanita: -- sejati; (3) khusus (untuk) wanita: lompat tinggi --; (4) cak anak kandung wanita; -- boyongan putri yg berasal dr daerah yg ditaklukkan, kemudian dibawa ke kerajaan; putri rampasan: Tumenggung Wiroguno memanjakan -- boyongan dng makanan dan minuman yg lezat-lezat
puyer pu.yer [n] bubukan; tepung; serbuk (tt obat)
raban ra.ban [n] bunyi ujar anak yg berusia sekitar 5-8 bulan, berupa pengulangan bunyi yg mirip suku kata, sebelum anak berhasil mengucapkan kata-kata, misalnya, ma ma ma; ba ba ba
rabun ra.bun [a] kurang jelas; kurang awas; kabur (tt penglihatan): orang tua itu sudah -- matanya [n] asap (dr daun-daunan, dupa yg dibakar) untuk mengasapi rumah, mengobati orang sakit
racau ra.cau , me.ra.cau v (1) berbicara tidak karuan (waktu sakit, demam, dsb); mengigau: sepanjang sakitnya ia ~; (2) mengeluarkan bunyi secara berulang-ulang tanpa mempunyai arti khusus (pd anak usia 3-12 bulan) [Mk a] lincah
racik ra.cik [v] , me.ra.cik v mengiris (mengerat) tipis-tipis; merajang: ia ~ mentimun hingga menjadi potongan yg tipis-tipis; ~ tembakau [n] jerat (dr ijuk, rambut kuda) untuk menangkap burung [v] me.ra.cik v mencampur bahan-bahan untuk dijadikan jamu (obat ): ~ jamu; ~ obat
raden ajeng [Jw] (1) gelar bagi anak perempuan bangsawan; (2) sapaan atau panggilan kpd anak perempuan bangsawan
raden mas [Jw] (1) gelar anak laki-laki bangsawan; (2) sapaan atau panggilan kpd (anak) laki-laki bangsawan
raden roro [Jw ] panggilan untuk anak perempuan yg masih memiliki darah bangsawan
radiasi ra.di.a.si [n] (1) Fis pemancaran dan kerambatan gelombang yg membawa tenaga melalui ruang atau zantara, msl pemancaran dan perambatan gelombang elektromagnetik, gelombang bunyi, gelombang lenting, penyinaran; (2)Fis tenaga yg dipancarkan gelombang melalui ruang dan zantara; tenaga sinaran; (3) Dok pengobatan dng zat radioaktif
radiologi ra.di.o.lo.gi [n] (1) ilmu pengobatan yg menggunakan sinar X atau sinar radioaktif untuk mengetahui penyakit; (2) ilmu tt radioaktif
radioterapi ra.di.o.te.ra.pi [n] pengobatan penyakit dng radiasi
rahim ra.him [n] kantong selaput dl perut, tempat janin (bayi); peranakan; kandungan: ayahnya meninggal dunia ketika ia masih dl -- ibunya [a] bersifat belas kasihan; bersifat penyayang: Allah yg bersifat --
rajuk ra.juk , me.ra.juk v (1) menunjukkan rasa tidak senang (dng mendiamkan, tidak mau bergaul): anak itu ~ krn ibunya tidak membelikannya boneka; (2) bersungut-sungut; mengomel: entah apa sebabnya ia ~ sepanjang hari
rakitis ra.ki.tis [n] penyakit yg berhubungan dng pertumbuhan tulang yg tidak wajar pd anak, biasanya krn kekurangan vitamin D atau kurang memperoleh sinar ultraviolet
rakyat rak.yat [n] (1) penduduk suatu negara: segenap -- Indonesia berdiri di belakang pemerintah; (2) orang kebanyakan; orang biasa: bioskop untuk --; (3) kl pasukan (balatentara): maka raksasa itu pun terbang diiringkan segenap -- lengkap dng senjatanya; (4) cak anak buah; bawahan: Lurah harus melindungi -- nya
rambah ram.bah, ram.bah.an [n] babak untuk setiap jarak (dl olahraga panahan), msl setiap jarak 8 atau 10 rambahan, tiap rambahan dilakukan dng 3 atau 4 anak panah
ramuan ra.mu.an [n] hasil meramu; bahan-bahan untuk membuat sesuatu (kayu-kayuan untuk rumah, daun-daunan untuk obat) hasil meramu
randu ran.du [n] (1) pohon yg kayunya tidak keras dan berwarna putih, kulit kayu berwarna hijau, berdaun majemuk, terdiri atas 3-9 anak daun tersusun menjari, bunganya berwarna putih kekuning-kuningan, berbuah lonjong, berbiji bulat kecil berwarna hitam, berserat kapuk, digunakan untuk mengisi bantal dan kasur; pohon kapuk; Ceiba pentandra; (2) kayu randu
rangkak rang.kak [v] , me.rang.kak v (1) bergerak dng bertumpu pd tangan dan lutut: anaknya baru pandai ~; (2) ki bergerak lamban tidak pesat kemajuannya: usahanya ~ maju dng pasti
rangkul rang.kul [v] , me.rang.kul v melingkarkan lengan pd pundak (tubuh, pinggang, dsb); memepetkan badan pd badan, dsb orang lain sambil melingkarkan kedua lengan; mendekap; memeluk: sambil menangis dia ~ anaknya
ranting ran.ting [n] (1) bagian cabang yg kecil-kecil; cabang dr cabang: penghuni gubuk itu mengumpulkan -- kecil untuk kayu api; (2) anak cabang dr perkumpulan dsb: (3) cabang sekunder pd pembuluh darah atau pembuluh saraf
rapat ra.pat [a] (1) hampir tidak berantara; dekat sekali (tidak renggang): rumah-rumah di kota -- sekali; (2) kerap (tt tanaman, anyaman, dsb): padi jangan ditanam terlalu --; (3) tertutup benar-benar hingga tidak bercelah: ia menutup pintu dng --; (4) berhampiran sekali; dekat benar: kapal dapat berlabuh -- pd pangkalan; (5) karib; erat (tt persahabatan): teman --; menambah -- persahabatan [n] pertemuan (kumpulan) untuk membicarakan se suatu; sidang; majelis [n] (1) tumbuhan menjalar, kulitnya dibuat obat; kayu rapat; Parameria barbata; (2) kulit dr kayu rapat
rapat paripurna rapat lengkap anggota dan pimpinan dan merupakan forum tertinggi dl melaksanakan wewenang dan tugas
ratapan ra.tap.an [n] tangisan yg disertai ucapan yg menyedihkan: semua orang turut menangis mendengar ~ anak kecil yg kehilangan ibunya itu
ratusan ra.tus.an [num] (1) bilangan seratus: satuan dikumpulkan dng satuan, puluhan dng puluhan, ~ dng ~; (2) cak beratus-ratus: setiap hari ~ orang berobat ke rumah sakit itu
raudatul atfal rau.da.tul at.fal [Ar n] taman kanak-kanak
rawat jalan perawatan pasien dng cara berobat jalan
reaksi re.ak.si [n] (1) kegiatan (aksi, protes) yg timbul akibat suatu gejala atau suatu peristiwa: putusan rektor telah menimbulkan -- mahasiswa yg berupa pemasangan tulisan yg mengecam putusan itu; (2) tanggapan (respons) thd suatu aksi: dia tidak memberikan -- apa-apa ketika dimarahi ayahnya; (3) perubahan yg terjadi krn bekerjanya suatu unsur (obat)
rebung re.bung [n] anak (bakal batang) buluh yg masih kecil dan masih muda, biasa dibuat sayur
rebung tidak jauh dr rumpun [pb] tabiat anak tidak jauh berbeda dr tabiat orang tuanya
recok re.cok [a] rewel; ribut; gaduh: anak muda yg bermabuk-mabukan itu sering membuat --
reduksionisme re.duk.si.o.nis.me [n] teori atau prosedur menyederhanakan gejala, data, dsb yg kompleks sehingga menjadi tidak kompleks
redusir re.du.sir [v] , me.re.du.sir v cak mengurangi (kesukaran, kesulitan); menyederhanakan sesuatu agar lebih mudah: kita akan mencoba ~ segala yg rumit menjadi lebih sederhana
rejasa re.ja.sa [n] timah [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 26 m, batangnya tidak lurus sehingga tidak digunakan untuk bahan bangunan, kulitnya untuk obat borok (luka lama), daunnya untuk obat lesu; Elacocarpus grandiflora; (2) kulit pohon rejasa; (3) daun rejasa
reka re.ka /rEka/, me.re.ka v (1) menyusun (mengatur, mengarang) baik-baik: ~ sajak yg elok bentuknya dan dalam isinya; (2) mencari akal (ikhtiar, daya upaya): ia tidak jemu-jemunya ~ jalan yg manakah yg harus ditempuhnya kelak; (3) memikirkan (sesuatu); merancang; merencanakan: ~ undang-undang baru untuk menggantikan undangundang yg tidak sesuai lagi dng keadaan masyarakat itu; (4) membayangkan (dl angan-angan); mencita-citakan: ~ apa yg akan terjadi; (5) menduga; mengira-ngirakan: kami sudah ~ bahwa ia akan terpilih menjadi presiden
rekam medis rekaman mengenai hasil pengobatan thd pasien
rekonstruksi re.kon.struk.si [n] (1) pengembalian spt semula: akan dilaksanakan -- dan pembangunan jalan baru di Jakarta, Bogor, Ciawi; (2) penyusunan (penggambaran) kembali: dl pemeriksaan pendahuluan telah dibuatkan -- mengenai peristiwa terjadinya pembunuhan itu
remaja re.ma.ja [a] mulai dewasa; sudah sampai umur untuk kawin: ia sekarang sudah -- , bukan kanak-kanak lagi; (2) a muda: pengantin perempuannya masih -- benar; (3) n pemuda: Pemerintah mendirikan gelanggang -- untuk sarana kegiatan olahraga
rembet rem.bet [a] tidak dapat berjalan (bergerak) dng leluasa (krn banyak pekerjaan, banyak diikuti orang) /rEmbEt/, me.rem.bet v (1) merambat, menjalar (tt api, wabah): dng cepat api ~ ke toko tekstil itu; (2) menyangkut-nyangkut atau membawa-bawa orang (perkara) lain-lain: bukan anak-anak saja yg dicaci-makinya, melainkan ~ kpd orang tua mereka; (3) melibatkan; menyangkutkan; memasukkan dl perkara: jangan kau ~ namaku dl perkaramu; (4) ki maju (bergerak) perlahan (tersendat-sendat); merangkak: sesekali terdengar suara mobil ~ di jalan berbatu itu
rempah ratus bermacam-macam rempah (obat)
rempenai rem.pe.nai [n] (1) pohon yg tidak terlalu tinggi, daunnya dibuat obat kudis; Ardisia humilis; (2) daun rempenai
remujung re.mu.jung [n] tumbuhan yg daunnya dapat digunakan sbg obat penyakit kencing manis; kumis kucing; Orthosiphon grandiflorus; (2) daun remujung
remunggai re.mung.gai [n] (1) pohon yg daunnya dapat dimakan untuk obat dsb; kelor; Moringa oleifera (2) daun remunggai
rencana usaha tani kegiatan usaha yg akan dilaksanakan dl waktu tertentu
rencengan ren.ceng.an [n] untaian (petasan dsb): dia membawa ~ anak kunci
rengkuh reng.kuh [v] , me.reng.kuh v (1) menarik (mendekatkan, meraih) arah ke dada (tubuh): ia ~ kepala anak itu, lalu didekapnya; (2) menjadikan (menganggap) sbg: dia ~ anak itu spt anak sendiri; (3) membujuk: ~ orang
renin re.nin [n Kim] enzim pengurai protein susu (kasein) yg lazim diperoleh dr prankreas anak sapi
renkinang ren.ki.nang [n ] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, dapat digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap makanan; tempawat; kemesu; Elaeocarpus floribunda; (2) kayu renkinang
renta ren.ta [kl] , me.ren.ta-ren.ta v membentak-bentak sambil mengentak-entakkan kaki: ia ~ anaknya yg malas itu
resep re.sep [n] (1) keterangan dokter tt obat serta takarannya, yg harus dipakai oleh si sakit dan dapat ditukar dng obat di apotek; (2) keterangan tt bahan dan cara memasak obat (makanan)
resinol re.si.nol [n Far] antiseptik yg digunakan untuk mengobati penyakit kulit
resorsinol re.sor.si.nol [n] senyawa pembuat obat atau zat warna dng rumus kimia C6H4 (OH)2
restitusi res.ti.tu.si [n] (1) ganti kerugian; pembayaran kembali: pegawai berhak memperoleh -- pengobatan; (2) penyerahan bagian pembayaran yg masih bersisa: -- kenaikan gaji bulan Maret akan dibayar bersama-sama dng gaji bulan April; (3) Dok penyesuaian spontan kepala bayi dng badannya sesudah kepala keluar dr rahim ibu
ribaan ri.ba.an [n] pangkuan: akhirnya anak itu terlena di ~ ku
rindu rin.du [a] (1) sangat ingin dan berharap benar thd sesuatu: ia -- akan kemerdekaan; (2) memiliki keinginan yg kuat untuk bertemu (hendak pulang ke kampung halaman) : ia -- benar kpd anak-istrinya
ring [n] tiruan bunyi spt bel, 'ring-ring' [n] (1)cincin; gelang-gelang; (2) alat untuk melakukan berbagai bentuk gerakan (dl senam ketangkasan atau akrobatik); lingkaran dr besi yg digantungan pd palang yg kuat (palang besi) [n] arena adu tinju; gelanggang tinju: dia berhasil mendesak lawannya ke sudut --
rintihan rin.tih.an [n] (1) suara merintih; erangan: ~ si sakit terdengar tiada berkeputusan; (2) ki keluhan: ia sedih mendengar ~ anaknya
roncet ron.cet /roncEt/, be.ron.cet-ron.cet a (1) berangsur-angsur; sedikit demi sedikit; (2) bermacam-macam; aneka warna: anak saya mengumpulkan ~ kerang
rontok ron.tok [v] (1) jatuh atau gugur dl jumlah yg banyak (tt buah-buahan, daun-daunan): angin kencang dan kemarau panjang telah membuat daun pepohonan --; (2) luruh (tt bulu, rambut, dsb): rambutnya jadi -- setelah ia melahirkan anaknya yg kelima; (3) lepas; mengelupas (tt cat, bedak): cat tembok itu sudah --; (4) banyak tanggal (tt gigi): giginya -- akibat kecelakaan; (5) ki kalah: para pemain kita -- di semi final
rosot ro.sot [v] , me.ro.sot v (1) turun (dng badan menempel pd sesuatu yg dituruni); menggelongsor; melingsir: tanpa disadari, anaknya sudah ~ dr pangkuannya; (2) banyak turun (tt harga barang); sangat berkurang (tt hasil, pendapatan, pengaruh); sangat mundur (tt mutu, kepandaian, peradaban): harga tekstil di pasaran ~; tidak benar bahwa wibawa pemerintah sudah ~; akibat kejadian itu, perusahaannya makin ~
rotan dahanan rotan yg anak daunnya bundar telur, daun yg tua menyirip, buahnya bersisik, tumbuh di rawa-rawa dataran rendah, digunakan untuk tali, anyaman tikar; Karthalsia flagellaris
rotan jernang besar rotan jernang, bermutu rendah, buahnya untuk mengilatkan kayu dan campuran obat tradisional, panjangnya mencapai 15 m; Daemonotops draco
royak ro.yak [v] me.ro.yak v (1) melebar, meluas (tt kudis, pakaian yg sobek): boroknya bertambah ~; (2) bertambah hebat (tt tangis): suara tangis anak itu ~ sehingga ibunya bertambah panik
ruah ru.ah [v] me.ru.ah v mencurah; melimpah ruah [v] me.ru.ah v memanggil (dr jauh); menyeru: ketua rombongan ~ anak buahnya untuk berkumpul
ruak ru.ak [v] me.ru.ak v (1) merata ke mana-mana; meluas (tt api dsb): api telah ~ menghabiskan rumah-rumah petak di dekat rumahku; (2) bertambah lebar; meroyak (tt kudis): luka pd kakinya ~ krn tidak diobati; (3) terbuka dan menjadi lebar; mengembang (tt gulungan tikar, bibir yg terkatup, gulungan ular): di luar dugaannya ~ lah gulungan ular dekat tempat duduknya [n] ru.ak-ru.ak n burung yg tinggal di rawa-rawa; Amaurornis phoenicuras
ruam ru.am [n] bintil-bintil merah pd kulit; penyakit kulit (pd anak-anak) krn peluh
ruat ru.at [v] (1) goyah (tt gigi): gigi yg sudah -- pd anak-anak harus segera dicabut; (2) ki tidak tetap (tt hati, pendirian): kurang senang berkawan dng dia krn pendiriannya --
rubung ru.bung [v] me.ru.bung v mengerumuni; mengelilingi: orang-orang ~ tukang jual obat di kaki lima
ruji ru.ji, ru.ji-ru.ji [n] (1) kisi-kisi; terali; (2) jari-jari roda; anak jentera; kasau pd payung
rukhsah rukh.sah [n Isl] kemudahan yg diberikan Allah Swt. kpd seseorang krn suatu sebab tidak dapat melaksanakan (menunaikan) ibadah wajib (salat dan puasa secara sempurna) sehingga dapat dilaksanakan (ditunaikan) dng cara menjamak atau mengkasar salat dl perjalanan dan mengkada puasa di luar bulan Ramadan
rumah piatu rumah tempat mengasuh anak-anak yatim piatu
rumah sakit ru.mah sa.kit [n] (1) gedung tempat merawat orang sakit; (2) gedung tempat menyediakan dan memberikan pelayanan kesehatan yg meliputi berbagai masalah kesehatan; -- bersalin rumah sakit yg khusus melayani pemeriksaan ibu hamil, ibu yg akan melahirkan, dan kesehatan anak di bawah usia lima tahun: dl rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak dibangunlah -- bersalin; -- jiwa rumah sakit yg khusus merawat orang yg sakit jiwa: orang gila zaman dahulu banyak yg dipasung, tetapi sekarang telah banyak yg dibawa ke -- jiwa
rumah sakit kanker rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit kanker
rumah sakit khusus rumah sakit yg memberikan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan satu macam penyakit
rumah sakit mata rumah sakit yg khusus memberikan layanan, pengobatan, dan perawatan bagi penderita penyakit mata
rumah sakit umum rumah sakit yg memberikan layanan, pengobatan, perawatan bagi penderita berbagai penyakit yg dilengkapi dng dokter ahli: -- umum akan dapat melayani berbagai pasien yg mengidap penyakit yg beraneka macam
rumah yatim piatu gedung (rumah) tempat mengasuh, mendidik, menyantuni, dsb anak yatim piatu
rumpun rum.pun [n] (1) kelompok tumbuhan yg tumbuh anak-beranak seakan-akan mempunyai akar yg sama (spt buluh, tebu, pisang, serai, dan talas); perdu; (2) golongan besar bangsa (bahasa) yg sama asal dan jenisnya; golongan hasil susastra yg sejenis: -- cerita rakyat; (3) ki orang-orang yg seketurunan sama nenek moyangnya
rumput perimping rumput raksasa yg tingginya mencapai 3 m, daunnya tersusun rapi spt kipas, bagian tepinya tajam, tunasnya yg muda dimakan sbg lalap krn rasanya manis; Themeda villosa; -- siak-siak tumbuhan yg akarnya dibuat obat cacing dsb, Dianella ensifolia; -- telur ikan nama rumput, Panicum trigonum
rundung run.dung [v] , me.run.dung v (1) mengganggu; mengusik terus-menerus; menyusahkan: anak itu ~ ayahnya, meminta dibelikan sepeda baru; (2) menimpa (tt kecelakaan, bencana, kesusahan, dsb): ia tabah atas kemalangan yg telah ~ nya
rupa ru.pa [n] (1) keadaan yg tampak di luar (pd lahirnya): anak marmot itu -- nya mirip tikus; (2) roman muka; tampang muka; paras muka; raut muka: -- anak itu mirip kakaknya; (3) wujud; apa yg tampak (kelihatan): zat itu sudah berubah --; (4) bangun; tokoh; bentuk: kapal itu -- nya sbg kapal pemburu; (5) macam; jenis: sedia segala -- makanan dan minuman
rusuh ru.suh [a] (1) tidak aman krn banyak gangguan keamanan (spt pencurian, perampokan, pembegalan): pd malam hari tidak ada kendaraan yg berani lewat di daerah yg -- itu; (2) kacau; ribut; gaduh; huru-hara: di negara yg -- itu sering timbul pemberontakan; (3) tidak sopan (tt kelakuan, perkataan, dsb); ceroboh: perkataannya kasar dan --; (4) sangat kasar (tt permainan bola): kesebelasan kita tidak bermain -- spt mereka; (5) tidak beraturan; tidak menurut aturan: anak ini -- makannya, apa saja dimakannya [a] selalu gelisah (khawatir, sedih, susah), tidak tenteram hatinya: tenanglah jangan lekas -- hati
rutin ru.tin [n] (1) prosedur yg teratur dan tidak berubah-ubah; (2) hal membiasanya prosedur, kegiatan, pekerjaan, dsb: rapat koperasi itu bersifat -- dan tradisional; (3) Komp (1) serangkaian instruksi yg dirancang untuk beberapa tujuan tertentu dan memiliki penggunaan umum; (4) Komp prosedur utama yg dilaksanakan oleh suatu program
ruwat ru.wat [v] (1) pulih kembali sbg keadaan semula (tt jadi-jadian, orang kena tulah); (2) terlepas (bebas) dr nasib buruk yg akan menimpa (tt orang yg menurut kepercayaan akan tertimpa nasib buruk, msl anak tunggal)
sabet sa.bet [v] , me.nya.bet v (1) memukul dng tali atau benda lain yg panjang kecil: krn marahnya, ia -- anaknya sepuas hati; (2) menyerang: pasukan itu telah -- dan melumpuhkan musuh dr belakang; (3) merampas; merebut: pemuda itu -- pacar kawannya; (4) ki menggondol; memperoleh: dl pertandingan itu regu Indonesia berhasil -- tiga medali emas
sableng sab.leng [a cak] agak gila; kurang waras: dia diperiksakan ke psikiater untuk mengetahui mengapa dia begitu -- thd anak kandungnya sendiri
sadel sa.del [n] tempat duduk (pd sepeda, punggung kuda, sepeda motor): anak itu didudukkannya di atas -- sepedanya
sagon sa.gon [n] penganan kering yg terbuat dr tepung beras ketan bercampur kelapa dan gula: anak-anak suka makan --
sahi sa.hi [ark a] alpa; lalai; lupa: sifat manusia sekali-kali suka -- juga [ark n] air teh yg pekat dan harum: teh -- dapat juga diminum sbg obat untuk menghilangkan sakit perut; baki berisi juadah dan piala berisi -- [n] ikan pari
sahut sa.hut [n] jawab (apabila dipanggil atau ditanya): "Baik, Bu", -- anaknya
sai [v Isl] berjalan dan berlari-lari kecil pulang pergi tujuh kali dr Safa ke Marwa pd waktu melaksanakan ibadah haji atau umrah [kp cak] sayang (digunakan sbg sapaan)
saja sa.ja [adv] (1) melulu (tiada lain hanya; semata-mata): barang ini untuk contoh -- , tidak untuk dijual; (2) juga; pun (untuk menyatakan tidak tentu): asal bermaksud baik siapa -- boleh datang ke rumahku; (3) selalu; terus menerus: mengapa semalaman anakmu menangis -- ?; (4) seenaknya; sesuka hati: tanpa diperiksa lebih dahulu, dibawa -- orang itu ke kantor polisi; (5) lebih baik (sbg anjuran): sudahlah, pulang -- , tidak usah ikut menjaga adikmu di rumah sakit; (6) sekali (sbg penegas): perkara itu dapat diselesaikannya dng mudah --
sajak dolanan sajak nyanyian anak-anak
sajak gema sajak yg suku kata akhir lariknya disebut (digemakan) dl larik berikutnya dan boleh dng arti yg lain: -- kanak-kanak sajak yg termasuk tradisi lisan dl kesusastraan, terdiri atas sejumlah larik yg isinya mencakup soal berhitung, permainan, teka-teki, pendidikan, dsb, umumnya disampaikan dng cara dinyanyikan
sakit sa.kit [a] berasa tidak nyaman di tubuh atau bagian tubuh krn menderita sesuatu (demam, sakit perut, dsb): kemarin anakku tidak masuk sekolah krn --
sakramen sak.ra.men [n Kat] upacara suci dan resmi untuk bertemu dng Tuhan dan untuk menerima rahmat Tuhan lewat tanda-tanda (ada 7 sakramen, yaitu baptis, mahakudus, penguatan, tobat, perkawinan, imamat, dan perminyakan)
saksama sak.sa.ma [a] (1) teliti; cermat: surat-surat itu diperiksanya dng --; semuanya dikerjakan dng --; (2) tepat benar; jitu: segala pertanyaan dijawab dng --; kita harus mendidik anak-anak agar biasa mengerjakan hitungan dng --
saksi ke lutut [pb] menjadikan sahabat (sanak saudara sendiri) sbg saksi
salah urus tidak cakap mengurus (menata, membenahi, membereskan); sesuatu; -- wesel cak (1) salah alamat: kiriman obat-obatan ini harus sampai di tangan rakyat yg memerlukan jangan sampai -- wesel; (2) salah paham (pengertian): krn -- wesel ia memberikan penafsiran yg berbeda dng apa yg kumaksudkan
salat Jamak salat yg dilaksanakan dng mengumpulkan dua salat wajib dl satu waktu, spt salat Zuhur dng Asar dan salat Magrib dng salat Isya (khusus dl perjalanan)
salat Qasar salat yg dilaksanakan dng memendekkan jumlah rakaat, yaitu empat rakaat menjadi dua rakaat (khusus dl perjalanan)
salat wajib salat fardu yg dilaksanakan lima waktu dl sehari semalam, yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya
saleh sa.leh [a] (1) taat dan sungguh-sungguh menjalankan ibadah; (2) suci dan beriman: mudah-mudahan ia akan menjadi anak yg -- [ark v] (1) datang: silakan Tuanku -- kembali esok pagi; (2) pergi: -- berlancang
salep sa.lep [n] (1) obat luar yg terbuat dr campuran obat dng zat yg berkonsistensi, spt mentega, untuk dioleskan pd kulit (untuk kudis, luka, borok, dsb): untuk mengobati lukamu itu pakailah -- ini; (2) minyak kental atau vaselin untuk campuran bahan obat luar, pomade, dsb
salvarsan sal.var.san [n Far] obat semacan penisilin untuk mengobati penderita sifilis dsb
sama sa.ma [a] (1) serupa (halnya, keadaannya, dsb), tidak berbeda; tidak berlainan: pd umumnya, mata pencaharian penduduk desa itu -- saja; kedua soal itu -- sulitnya; (2)berbarengan; bertepatan: kedua tamu itu datang pd waktu yg --; (3)sepadan; seimbang; sebanding; setara: sbg calon istri, pendidikan gadis itu tidak -- dng pendidikanmu [p cak] (1) dengan: anak itu ikut -- ayahnya ke kebun; (2)oleh: sekolahnya dibiayai -- pamannya; (3) pada (untuk menyatakan pelakunya banyak): penduduk -- meninggalkan desanya
sama ada sa.ma ada [Mal p] apakah; ataukah: ia tak tahu -- anaknya datang atau tidak
samar sa.mar [a] (1) kabur; tidak kelihatan nyata; agak gelap: dl lamunannya terbayang -- wajah ibunya; (2) sayup-sayup (tt pendengaran): dr jauh terdengar -- suara seruling gembala; (3) tersembunyi; kurang jelas (apa yg dilihat, dilakukan, dsb): keterangan pemerintah itu masih -- bagi rakyat; (4) gaib alam yg tidak dapat dilihat dng indra biasa; gaib: ahli kebatinan dapat melihat segala sesuatu dl alam --; (5)saru; keliru: kadang-kadang saya -- tidak dapat membedakan kedua anak kembar itu [Jw a] khawatir; waswas: relakan saja anakmu pergi, jangan --
sambang sam.bang, sambang darah [n] perdu yg bercabang kuat, berbunga kuning, ujung daunnya berwarna hijau dan bagian bawahnya cokelat, akarnya dapat dibuat obat setelah disimpan dan dikeringkan; Excoecaria cochinchinensis
sambaran sam.bar.an [n] (1) pukulan; tamparan: perahu itu oleng terkena -- ombak besar; (2)serangan; terkaman: -- elang itu sangat mengejutkan induk ayam yg kehilangan anaknya
sambiloto sam.bi.lo.to [n] terna yg daunnya berasa pahit, digunakan sbg obat dan tonikum; Andrographis paniculata
sanatogen sa.na.to.gen [n] obat dl bentuk cairan untuk penguat darah
sanding bahu bahu-membahu; saling menolong: kedua anak kecil itu -- bahu setelah ditinggal orang tuanya
sandung san.dung [ark n] injak-injak pd perkakas tenun: sementara ini Ibu tidak bertenun krn -- nya patah; [v] , me.nyan.dung v menyentuh sesuatu dng tidak sengaja (tt kaki): kakinya -- batu hingga berdarah , san.dung.an n buaian; ayunan: anak itu tidur nyenyak dl --
sangai sa.ngai [n] tudung kukusan; tudung saji yg kasar (msl dr daun nipah atau daun mengkuang) [Mk] , ber.sa.ngai v memanaskan badan di dekat api; berdiang; berjemur: krn kedinginan anak itu -- di depan tungku
sano sa.no [ark a] linglung; hilang akal; bingung: sbg seorang perantau yg tidak bersanak saudara, kadang-kadang ia --
santonin san.to.nin [n] (1) Kim hablur tanpa warna yg diperoleh dr bunga Artemisia cina yg belum berkembang; C15H18O3; (2) obat yg digunakan untuk membasmi cacing perut
saparantu sa.pa.ran.tu [n] bahan obat-obatan berasal dr pohon Sindora sumatrana
sapi dara sapi betina muda yg telah berumur satu tahun atau lebih dan belum pernah beranak
sapih sa.pih [ark a] lumpuh sebelah badan [v] , me.nya.pih v (1) menyarak (menghentikan anak menyusu): ibu itu -- anaknya yg sudah berumur dua tahun; (2) (pd ternak) mengakhiri periode anak binatang menyusu pd umur tertentu, msl krn anak sudah dapat memakan pakan ternak dewasa; (3) (pd tanaman) memindahkan benih yg sudah berkecambah dr persemaian lama ke persemaian baru yg lebih besar
sapihan sa.pih.an [n] anak yg (baru) disapih
saran sa.ran [n] pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yg dikemukakan untuk dipertimbangkan: untuk mengatasi masalah itu, anak-anak meminta -- dr gurunya
sarang sa.rang [n] (1) tempat yg dibuat atau yg dipilih oleh binatang unggas, spt burung, untuk bertelur dan memiara anaknya: pagi hari burung keluar dr -- nya; (2) tempat yg dibuat atau yg dipilih untuk beranak dan memiara anaknya (tt tikus, tupai, dsb); (3) ki tempat kediaman atau tempat persembunyian (biasanya bagi segala sesuatu yg kurang baik): -- gerombolan pengacau
sarang tupai tempat tupai beranak; (2) tumbuhan yg daunnya dibuat lalap; Aneilema nudiflorum
sarat sa.rat [a] (1) penuh dan berat (krn berisi muatan atau krn banyak buahnya dsb): kapal itu telah -- muatan beras berkarung-karung; pohon mangga itu -- dng buah; (2) terlalu banyak dan terlalu berat: perahu yg -- tidak dapat laju; (3) penuh mengandung (air, kesusahan, dsb): -- hati memikirkan anaknya itu; mendung hitam -- mengandung hujan; (4) ki bunting; mengandung: lembunya sedang --; perempuan itu dl -- [n Lay] jarak yg diukur tegak lurus dr titik paling bawah dr lunas kapal sampai ke permukaan air [Lihat {syarat}]
sarau sa.rau [Mk a] celaka; sial: aduh, -- anak ini [n] keranjang besar
sarirah sa.ri.rah [n] pohon atau perdu yg tingginya 3-10 m, daun dan akarnya dapat dibuat obat, daun yg muda dapat dijadikan lalap; Acronychia laurifolia
sasian sa.si.an lihat anak
saudara sau.da.ra [n] (1) orang yg seibu seayah (atau hanya seibu atau seayah saja); adik atau kakak; (2) orang yg bertalian keluarga; sanak: ia mempunyai banyak -- di sini, baik dr ibu maupun dr ayahnya; (3) orang yg segolongan (sepaham, seagama, sederajat, dsb); kawan; teman: dl mengerjakan tugas ini, kita akan dibantu oleh -- kita di kampung ini; (4) sapaan kpd orang yg diajak berbicara (pengganti orang kedua): coba -- pikirkan masak-masak; (5) ki segala sesuatu yg hampir serupa (sejenis dsb): serigala merupakan -- anjing; (6) ki tembuni: -- nya baru keluar, padahal bayinya telah lama lahir
saudara daging sanak yg tidak dekat hubungan kekeluargaannya sanak yg jauh
saudara dekat sanak yg masih dekat hubungan kekeluargaannya; sanak dekat
sawang sa.wang [n] -- langit ruang antara langit dan bumi; awang-awang: Sang Merah Putih naik menjulang -- langit [Mk n] , rimba -- rimba yg amat luas [n] (1) sarang laba-laba; (2) kotoran yg melekat di langit-langit rumah dsb: rumah tua itu penuh dng -- [n] tumbuhan untuk obat kurap, Cordyline fruticosa [n] burung jenis punai: punai --
sayang sa.yang [a] kasih sayang (kpd); cinta (kpd); kasih (kpd); (2) v sayang akan (kpd); amat suka akan (kpd); mengasihi; mencintai: tiada Ibu yg tidak -- kpd anaknya; (3) n cak kekasih; jantung hatiku: aduhai, -- [a] (1) kasihan; (2) (terasa) menyesal: -- benar, Anda tidak dapat mengunjungi rapat itu; -- nya, perkara itu tidak dilaporkan kpd polisi; (3) terasa rugi (tidak rela dsb) kalau ...: dimakan mabuk, dibuang --; ayam ini -- kalau disembelih; (4) tidak rela (akan); tidak ikhlas (akan): krn -- akan hartanya, ia tidak mau mengungsi ke tempat yg lebih aman
sayu sa.yu [a] (1) sangat sedih dan terharu (tt perasaan hati); sayu rayu; sayu rawan; iba: -- hatiku mendengar tangis anak yatim itu; (2) kuyu; suram (tt mata); tidak jernih dan kurang nyaring (tt suara, bunyi): mukanya pucat, matanya --; genderang perang itu -- bunyinya
sayur sa.yur [n] (1) daun-daunan (spt sawi), tumbuh-tumbuhan (taoge), polong atau bijian (kapri, buncis) dsb yg dapat dimasak; (2) masakan yg berkuah (spt gulai, sup): -- asam; -- bening [n] -- babi tumbuhan yg daunnya untuk obat luka; Borreria ocimoides
sebagai se.ba.gai [p] kata depan untuk menyatakan hal yg serupa; sama; semacam (itu): perabot rumah tangga ialah kursi, meja, lemari, dan -- nya; (2) kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; seakan-akan; seolah-olah: kelakuannya -- orang udik masuk kota; (3) adv seharusnya; sepatutnya; sewajarnya; semestinya: ia diperlakukan dng -nya; (4) p jadi (menjadi): ia diangkat -- gubernur; (5) kata depan untuk menyatakan status; berlaku seperti; selaku: -- orang tua, ia harus bertanggung jawab atas anak-anaknya lihat bagai
sebar se.bar [v] ber.se.bar v berserak; bertabur; berpencar: anak -- di tanah lapang [ark a] berasa spt kesemutan (pd tubuh, tangan, kaki)
sebat se.bat [Jk a] cepat; tangkas [a] susah bernapas spt orang yg menderita penyakit asma; (2) Dok sesak napas krn hidung atau tenggorokan tersumbat [v] , me.nye.bat v (1)memukul dng barang yg kecil dan tidak kaku: ia -- anaknya dng rotan; (2) cak mencuri (menyerobot, mencopet, dsb): laki-laki yg -- dompet wanita itu tertangkap
sebaya se.ba.ya [n] (1) sama umurnya (tuanya): bermain-main dng kawan -; dl kelas itu duduk kurang lebih 20 orang anak yg -; (2) hampir sama (kekayaannya, kepandaiannya, dsb); seimbang; sejajar
sebentar-sebentar se.ben.tar-se.ben.tar [adv] selang sebentar; kerap kali [adv] selang sebentar; sering; kerap kali: -- anak kecil itu menangis
seburu se.bu.ru [n] pohon yg kayunya keras, baik untuk bahan membuat perahu, sari akar dan daunnya dapat digunakan sbg obat disentri; Ouratea sumatrana
seburut se.bu.rut [n] tumbuhan semak, bunganya berwarna ungu merah, akarnya terkenal sbg obat kuat (tonikum); Thottea grandiflora
seciap se.ci.ap [n] bunyi anak ayam yg berbunyi satu kali
sedatif se.da.tif [n Far] zat alami atau zat sintetis yg dapat meredakan keaktifan dan kegembiraan; obat penenang
sedingin se.di.ngin [n] tumbuhan yg daunnya untuk obat penyakit demam; Bryophyllum calycinum
sedini-dininya se.di.ni-di.ni.nya [adv] seawal mungkin; selekas-lekasnya: diagnosis ~ penting sekali dl pengobatan penderita kanker
seduayah se.du.a.yah [n] tumbuhan jenis rumput yg digunakan sbg obat; Woodfordia floribunda
segala se.ga.la [num] (1) sekalian (tidak ada kecualinya); semua: sebelum pindah, ia berusaha melunasi -- utangnya; -- sesuatu sudah; selesai; (2) seluruh; segenap: -- isi dunia; (3) sama sekali; serba: anak-anak sekolah berpakaian -- putih; kita -- salah; (4) kl para (untuk menyatakan banyak): hikayat -- rasul; (5) kas (untuk memaki) terlalu; benar-benar: dikatakannya saya ini -- udiklah, kampunganlah; masa, tidak apa-apa dikatakan bajingan --
segeger se.ge.ger [n] tumbuhan pakis, dapat dibuat obat; Lycopodium cernuum
sehabis-habisnya se.ha.bis-ha.bis.nya [adv] (1) hingga habis semuanya (tidak bersisa sedikit pun): buah-buahan sekeranjang mereka makan ~; (2) hingga yg penghabisan sekali: ~ , harga kain itu Rp20.000,00 per meter; (3) teramat sangat; sejadi-jadinya: anak itu menangis ~
sehat se.hat [a] (1) baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dr sakit); waras: sampai tua ia tetap -- krn rajin berolahraga; (2) (yg) mendatangkan kebaikan pd badan: makanan dan lingkungan yg -- diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak; (3) sembuh dr sakit: dokter yg merawatnya menyatakan ia telah -- dan boleh pulang segera; (4) ki baik dan normal (tt pikiran); (5) boleh dipercaya atau masuk akal (tt pendapat, usul, alasan, dsb); (6) berjalan dng baik atau sebagaimana mestinya (tt keadaan keuangan, ekonomi, dsb); (7) dijalankan dng hati-hati dan baik-baik (tt politik dsb)
sehat masyarakat kesehatan jasmani bagi rakyat: Pusat -- Masyarakat (Puskesmas), balai pengobatan (poliklinik) di tingkat kecamatan yg diselenggarakan oleh Pemerintah
sehidangan se.hi.dang.an [n] (1) satu satuan hidangan: anak gadisnya keluar membawa ~ kopi dan kue; (2) sama (macam) hidangan: pd pesta perpisahan itu seluruh pegawai kantor itu makan ~
seiring bertukar jalan seiring ber.tu.kar jalan, seia ber.tu.kar sebut [pb] kedua pihak semaksud dan sepaham, tetapi berlain cara melaksanakannya
sejak se.jak [p] kata penghubung untuk menandai mulai dr; dari: -- kecil anak itu dimanjakan orang tuanya; kini teknologi komunikasi dapat menembus batas ruang dan waktu -- adanya internet
sekeduduk se.ke.du.duk [n] tumbuhan yg tingginya kira-kira 1 m, bercabang banyak, daun dan buahnya berwarna ungu, buahnya sebesar butir jagung, digunakan untuk obat; Melastoma polyanthum
sekretaris kehormatan orang yg melaksanakan tugas sekretariat suatu klub, organisasi, dsb tanpa dibayar
sekutuk se.ku.tuk, ku.tuk tipe unggul [n] anak ayam hasil pemuliaan yg mempunyai sifat unggul (produktivitasnya tinggi)
sel induk [Bio] sel yg mampu membelah diri menghasilkan sel-sel anak, spt sel induk serbuk sari
selang waktu antara dr pemberian obat pertama ke pemberian berikutnya untuk memperoleh daya pengobatan yg efektif
selasih se.la.sih [n] terna yg tingginya lebih kurang 1 m dan berumur pendek, batangnya bersegi empat, daunnya berbentuk bundar telur, bunganya tersusun dl tanda yg tegak, daun mahkotanya putih atau ungu, bijinya mengembang menjadi massa yg menyerupai agar-agar, biasanya dicampur dl minuman dingin, daunnya mengandung minyak asiri, digunakan dl obat-obatan tradisional, juga sbg disinfektan; Ocimum basilicum
seleguri se.le.gu.ri [n] tumbuhan perdu, bunganya kuning, akarnya dijadikan obat; Sida rhombifolia
selilit se.li.lit [n] (1) satu lilit (belit); (2) sekeliling: anak-anak bermain ~ lapangan [n] (1) sisa makanan (daging dsb) yg menyelip di sela-sela gigi; (2) ki sesuatu yg menjadi perintang
seluk-beluk se.luk-be.luk [n] (1) sangkut-paut (berbagai-bagai pertalian, spt pertalian kekeluargaan, utang piutang): ia anak kakak istri saya, jadi ada jugalah -nya; (2) segala sesuatu (spt hal yg sulit-sulit, rahasia) yg bertalian dng suatu hal (pekerjaan, perkara, dsb): baik kita serahkan saja kepadanya sebab dialah yg mengetahui -- perkara itu; (3) kesulitan atau keruwetan (krn berliku-liku, libat-melibat, sangkut-menyangkut, dsb): tidak mudah memutuskan perkara yg banyak -nya spt itu
seluru se.lu.ru [n] sulur-suluran, daunnya dibuat obat; Percampylus glaucus
semangkok se.mang.kok [n] pohon yg bijinya dipakai untuk obat sakit perut; kembang semangkok; Scaphium affinis
sembat sem.bat /sEmbat/, me.nyem.bat v (1) merenggut; menjambret: ia -- gelang anak itu; (2) menarik (mengangkat) pancing dsb cepat-cepat; (3) menyentak keris dsb: ia -- keris Batara lalu diselipkannya di pinggangnya; (4) membingkas (jerat dsb); melenting; mengganjal
sembung sem.bung [n] tumbuhan yg dapat dibuat bermacam-macam obat (akarnya untuk obat pembangkit selera, melancarkan kencing, dsb, daunnya juga untuk berbagai-bagai obat); Blumea balsamifera [n] alat bunyi-bunyian dr kerang
sembur sem.bur [n] apa yg dipancarkan (disemprotkan) dr mulut (spt kunyahan obat-obatan untuk mengobati orang sakit atau untuk mengusir roh jahat) [Lihat {sembul}]
semecah se.me.cah [n] permainan anak-anak, yaitu mengadu buah kemiri
semilat se.mi.lat [n] tanaman merambat, daun dan akarnya digunakan sbg obat sakit perut; Rourea fulgens
sempil sem.pil , me.nyem.pil v menyelit; menyisip; menyelip: anak kecil itu duduk -- di antara kedua orang tuanya
sempit sem.pit [a] (1) kurang dr ukuran luas (besar) yg diperlukan: rumah ini terlalu -- untuk ukuran kita; kalau saja aku agak kurus sedikit, baju ini tentu tidak terasa -- lagi; (2) ki picik (tt buah pikiran, pandangan, pengetahuan, dsb): krn kurang bergaul, ia mempunyai pandangan yg -- sekali; (3) penuh sesak (tt kampung dsb): Jakarta dirasakan semakin -- krn penduduknya semakin bertambah; (4) ki serba sedikit atau hampir kurang (tt uang, pendapatan, dsb): rasanya uang sekian itu -- sekali untuk membiayai perayaan ini; (5) ki lekas marah; tidak sabar (tt sifat seseorang): -- hati; -- pikiran; (6) mepet (tt waktu): krn -- nya waktu, ia tidak sempat pamit pd sanak saudaranya; (7) susah (tt hidup): di daerah gersang ini banyak orang yg -- hidupnya
semprit sem.prit [n] (1) peluit kecil, terbuat dr logam atau buluh bambu yg kecil; (2) alat untuk memasukkan obat ke dl tubuh; semprot kecil [n] kue kering (bakaran oven) yg dicetak dr adonan tepung terigu, gula, telur, dsb yg dicetak dng menekannya ke luar dr corong yg ujungnya berkembang-kembang
semprot sem.prot [n] (1) alat semacam pompa untuk menyemburkan air, api, cat, dsb; (2) Dok alat untuk menyuntik (memasukkan obat ke dl tubuh); (3) ki cercaan; celaan; dampratan
senak se.nak [a] (1) berasa sesak dl perut atau dada (krn terlalu kenyang, masuk angin, dsb): -- rasa dadanya sesudah berlari kencang; (2) ki sedih; susah (tt perasaan atau pikiran): -- rasa hatinya memikirkan anaknya itu; (3) tergenang dan menjadi penuh (air) krn tidak dapat mengalir: selokan yg -- airnya menyebabkan banyak nyamuk
senam lantai senam yg terdiri atas berbagai gerakan mirip balet dan berjungkir balik biasanya dilakukan tanpa alat bantu; senam yg memeragakan gerakan akrobatik dan jungkir balik dng mengikuti irama lagu, di lantai empuk berukuran 12 x 12 m, mengutamakan keseimbangan, kekuatan, kelenturan, dan ketajaman antara 50-70 detik (bagi pria), serta keluwesan, irama, dan kelenturan antara 70-90 detik (bagi wanita)
senam pagi senam dng gerakan tertentu, dilaksanakan pd pagi hari
senamaki se.na.ma.ki [n] pohon yg daunnya dibuat untuk obat cuci perut; Cassia angustifolia
senapan bambu senapan dr bambu untuk permainan anak-anak; (2) ki tampaknya berbahaya, tetapi sebenarnya tidak
sendar sen.dar [ark] ber.sen.dar v mendengkur halus (spt dengkur anak-anak pd waktu tidur)
sendirian sen.di.ri.an [pron] seorang diri; sendiri: semua orang sudah pulang, tetapi ia tinggal -- menjaga anak yg sakit itu
senduduk sen.du.duk ? sekeduduk [n] tumbuhan belukar, daunnya untuk obat mencret; Melastoma polyanthum
sengaja se.nga.ja [v] (1) dimaksudkan (direncanakan); memang diniatkan begitu; tidak secara kebetulan: sering kita membuat kesalahan tidak --; -- ia sering datang dr jauh untuk menemuimu; (2) dibuat-buat; bersengaja: geli hatinya melihat tingkah laku anak muda yg -- itu
senggeruk seng.ge.ruk [Jw n] (1) tembakau untuk dicium-cium; (2) obat bius untuk orang yg akan dibedah
senggugu seng.gu.gu [n] tumbuhan yg daun dan akarnya untuk obat sakit perut; Clerodendron serratum [n] jenis udang kecil-kecil; geragau
senior se.ni.or [a] (1) lebih tinggi dl pangkat dan jabatan kedinasan (pegawai, karyawan, dsb): seorang diplomat -- diangkat menjadi duta besar; (2) lebih matang dl pengalaman dan kemampuan; (3) berada dl tingkat sarjana bagi mahasiswa dan kelas terakhir bagi pelajar SMU dan SLTP; (4) lebih tua dl usia bagi dua orang (ayah dan anak) yg sama namanya (nama famili)
senjata makan tuan [pb] sesuatu yg direncanakan untuk mencelakakan orang lain, tetapi berbalik mengenai diri sendiri
sepatu roda sepatu yg beroda kecil (mainan anak-anak untuk meluncur)
sepemanah se.pe.ma.nah [n] sejauh (jarak) anak panah yg dilepaskan
seperantu se.pe.ran.tu [n] bahan untuk obat-obatan yg berasal dr pohon; tampar hantu; Sindora sumatrana
sepupu se.pu.pu [n] saudara senenek; anak dr dua bersaudara; saudara misan [n] hubungan kekerabatan antara anak-anak dr dua orang bersaudara; saudara senenek
sepupu sejajar se.pu.pu sejajar [Antr] anak dr saudara laki-laki ayah atau anak dr saudara perempuan ibu
seranjang se.ran.jang [n] satu ranjang: kedua anak itu biasa tidur ~
seremban se.rem.ban [n] permainan anak-anak dng menggunakan biji (asam, sawo, sirsak, dsb) atau uang logam yg digenggam lalu dibuang ke atas, ditadah oleh punggung tangan, dilemparkan lagi ke atas ditadah oleh telapak tangan dan seterusnya
serengeh se.re.ngeh [Mk] me.nye.re.ngeh v (1) menyeringai: ia tertawa -; (2) menggerutu hendak melawan: ketika adik lewat, anak itu -- kepadanya
seriawan usus penyakit perut yg menyebab-kan buang-buang air (biasanya pd anak-anak)
serindai se.rin.dai [n] hantu air yg konon suka mengganggu orang perempuan; puntianak; kuntilanak [a] enak didengar (tt suara); merdu
serongkol se.rong.kol [n] seberkas; segabung: ~ kayu bakar sudah cukup untuk menanak nasi
serunai se.ru.nai [n] alat musik tiup jenis klarinet yg dibuat dr kayu [n] , -- laut n tumbuhan yg hidup di pantai (laut) yg bunganya berwarna kuning, akarnya dapat digunakan untuk obat penyakit keputihan; Wedelia biflora
serupa se.ru.pa [n] (1) satu rupa (macam, jenis): radionya ~ dng radio saya; (2) sama rupanya (bentuknya, warnanya); semacam; seragam: anak kembar itu memakai pakaian ~ : (3) sama (dng); bersamaan (dng): jawaban ibunya ~ saja dng jawaban ayahnya; (4) selaku; seperti; sebagai: tingkah lakunya ~ orang kaya; (5) sebangun (sama bangunnya atau bentuknya): rumah-rumah itu ~
setahu se.ta.hu [adv] (1) sepanjang atau sebanyak yg diketahui (oleh): ~ ku dia orang baik; (2) dng diketahui atau disaksikan oleh: jual beli itu dilaksanakan dng ~ lurah dan camat; tidak dng ~ nya, tanpa diketahuinya; (3) Jk saya tidak tahu; entah
serobot se.ro.bot [v] , me.nye.ro.bot v (1) mengambil hak atau harta dng sewenang-wenang atau dng tidak mengindahkan hukum dan aturan (spt mencuri, merampas, menempati tanah atau rumah orang lain yg bukan haknya, menculik): ia berbuat secara nekat -- sepeda orang; ia dipersalahkan -- kekuasaan pembesarnya; ia yg -- rumah kosong itu; (2) menyerang (melanggar, menubruk) secara nekat atau dng diam-diam: ia berhasil -- bola itu dr belakang sewaktu bola itu akan kuoperkan; kucing besar itu suka -- anak ayam; (3) melakukan perbuatan (spt masuk ke rumah orang, menyela perkataan orang, dsb) dng cara yg nekat atau menyimpang dr aturan: meskipun dijaga keras, masih ada juga yg -- masuk ke stasiun; kalau hendak mendebat, boleh, tetapi jangan -- saja; (4) menggunakan jalan semau-maunya tanpa mengindahkan aturan (tt kendaraan): kalau tidak ada polisi lalu lintas, banyak becak yg -- berjalan di jalan mobil
setawar se.ta.war [n] tumbuhan yg daunnya dapat dibuat obat, banyak macamnya, spt -- betina, -- gajah, -- gunung, -- padang
setengah se.te.ngah [num] (1) seperdua; separuh: anak laki-laki itu mendapat ~ dr harta warisan ayahnya; (2) sebagian; sejumlah: ~ dr jumlah penduduk desa masih hidup di bawah garis kemiskinan; (3) belum sempurna: nasi itu ~ masak; (4) ki agak gila; kurang waras (pikiran, otak, akal): ia masih berbicara melantur, tidak berpendirian, tetap spt orang ~ saja
setengkuk se.teng.kuk [n] sebatas tengkuk: rambutnya dipotong ~; tinggi anak itu ~ ayahnya
setia se.tia [a] (1) berpegang teguh (pd janji, pendirian, dsb); patuh; taat: bagaimanapun berat tugas yg harus dijalankannya, ia tetap -- melaksanakannya; ia tetap -- memenuhi janjinya; (2) tetap dan teguh hati (dl persahabatan dsb): telah sekian lama suaminya merantau, ia tetap -- menunggu; (3) berpegang teguh (dl pendirian, janji, dsb): walau hujan turun dng lebatnya, ia tetap -- memenuhi janji pergi ke rumah kawannya
setimpal se.tim.pal [a] (1) seimbang; sebanding; sepadan: ia mencarikan anaknya jodoh yg ~ dng derajatnya; semoga engkau mendapatkan pahala yg ~ dr Allah Swt.; hukumannya ~ dng kejahatannya; (2) sesuai; layak: ukuran rumah ini tidak ~ apabila digunakan untuk perkantoran; gajinya sudah ~
setip se.tip [n] karet penghapus tulisan (lukisan dsb) [a cak] sawan; kejang-kejang: anak saya sakit, bahkan tadi malam --
setuil se.tu.il [n] (1) tumbuhan memanjat yg daunnya dapat dibuat obat penyembuh penyakit kulit; (2) daun setuil
setunggal darah se.tung.gal darah seasal keturunan; sanak
sia-sia si.a-sia [a] (1) terbuang-buang saja; tidak ada gunanya (harganya, manfaatnya, hasilnya); percuma: sudah minum obat ini, tetapi -- belaka; jerih payahnya -- saja; -- berbuat baik kpd orang yg tidak berbudi; (2) omong kosong; nonsens: pd pendapatnya kepercayaan kita ini -- belaka; (3) gagal; tidak berhasil; tidak mendapat apa-apa: segala usahanya --; harapanku -- belaka; (4) dng sembarangan saja; tidak dipikirkan baik-baik: kritik itu dilancarkan dng -- saja
siah si.ah [a] -- layah 1 tergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri (spt daun lalang tertiup angin); (2) ki terhuyung-huyung ke kanan dan ke kiri (spt orang mabuk, anak yg baru berjalan) [v] ber.si.ah v (1) menghindar ke sisi (ke tepi); menepi (krn ada kendaraan lalu dsb); menyisi; (2) berlari cepat-cepat dan tidak keruan arahnya: waktu berpapasan jalan denganku, dia -- seolah-olah takut terkena najis
siak si.ak [n] (1) orang (santri) penjaga atau perawat masjid; (2) orang yg biasanya tinggal di masjid dan mendapat rezeki dr sedekah orang [n] burung elang malam, berbunyi "rak, rak"; burung siak [n] (1) tumbuhan yg akarnya dapat dibuat sbg obat cacing dsb; rumput siak-siak; Dianelle ensifolia; (2) akar siak
sialit si.a.lit [n] tumbuhan untuk obat penyakit kencing nanah; Scleria sumatrensis
siap si.ap [v] (1) sudah disediakan (tinggal memakai atau menggunakan saja); sudah sedia: makanan sudah --; segala alat perkakasnya sudah -- semuanya; (2) sudah selesai (dibuat atau dikerjakan): akhir bulan ini gedung itu -- semuanya; rumah makan buat pekerja sudah hampir --; (3) sudah bersedia (untuk): anak-anak kita sudah -- untuk menempuh ujian; Tentara Nasional Indonesia -- sedia menghadapi segala kemungkinan; (4) (dl aba-aba berarti) berdiri tegak dan mengambil sikap pd waktu berbaris: -- ! maju ... jalan!; (5) jaga baik-baik: kedengaran bunyi kentungan dan teriakan " -- !"; (6) Olr aba-aba atau seruan kpd para pelari dsb bahwa pemberangkatan akan segera dimulai (dl perlombaan lari atau jalan kaki)
siap pakai (tt tamatan sekolah dsb) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dsb) yg telah di siapkan sebelumnya jika sewaktu-waktu diperlukan
siapa si.a.pa [pron] (1) kata tanya untuk menanyakan nomina insan: anak -- dia?; adik -- yg nakal itu?; (2) kata untuk menanyakan nama orang: -- namamu?; (3) seseorang yg tidak tentu: -- yg datang disambut dng baik
sibir tulang [ki] anak (jantung hati, kekasih)
sibusuk si.bu.suk [n] (1) pohon yg kayunya biasa untuk bahan rumah dsb, akarnya untuk obat pencuci pakaian; Cassia nodosa; (2) kayu sibusuk
sicerek si.ce.rek [n] (1) pohon kecil, daunnya biasa dibuat obat; Clausena excavata; (2) daun sicerek
siduga si.du.ga [Mk v] ber.si.du.ga v berlari dahulu-mendahului; berlomba; adu cepat: anak-anak -- masuk rumah
sifat si.fat [n] (1) rupa dan keadaan yg tampak pd suatu benda; tanda lahiriah: kalau menilik -- nya, tentulah ini sejenis serangga; tidak tentu -- nya, kadang-kadang bulat panjang; (2) peri keadaan yg menurut kodratnya ada pd sesuatu (benda, orang, dsb): salah satu -- anjing adalah setia kpd tuannya; (3) ciri khas yg ada pd sesuatu (untuk membedakan dr yg lain): -- puisi lain dp -- prosa; -- perawakan anak itu sudah dicatat polisi; (4) dasar watak (dibawa sejak lahir); tabiat: ia tidak mempunyai -- kesatria
silih lapik [ki] kawin dng saudara atau sanak saudara dr istrinya yg telah meninggal
simplistis sim.plis.tis [a] bersifat terlalu disederhanakan (sehingga tidak wajar): usul yg -- itu langsung ditolak rapat
simuntu si.mun.tu [Mk n] anak-anak yg bertopeng atau bercoreng-coreng muka dng arang (dl perarakan tabut)
sinematografis si.ne.ma.to.gra.fis [a] mengenai atau berke-naan dng teknik pembuatan film: anak muda itu mengikuti ujian teori --
siasat si.a.sat [n] (1) periksa; pemeriksaan yg teliti; penyelidikan: jangan Kakanda kurang -- , kurang periksa; (2) pertanyaan (yg bermaksud menyelidiki dsb): panjang dan dl benar -- nya; sudi -- , pemeriksaan dng mengajukan pertanyaan-pertanyaan; (3) teliti; saksama: ia amat perkasa dan -- memerintah rakyat; (4) kecaman; kritik; teguran; celaan: atas -- pembaca yg bermaksud memperbaiki buku ini, lebih dahulu saya ucapkan terima kasih; (5) politik (muslihat, taktik, tindakan, kebijakan, akal) untuk mencapai suatu maksud: tiap-tiap partai mempunyai -- untuk melaksanakan cita-citanya dl ketatanegaraan; -- pemerintah untuk mengembalikan keamanan dl negeri disetujui oleh parlemen; (6) muslihat dan cara berperang: Angkatan Laut kita harus mengatur -- dl menghadapi serangan-serangan kapal selam lawan; (7) cara bekerja; cara melakukan sesuatu; metode: -- pekerjaan; -- mengajar membaca yg mula-mula sekali [kl n] siksa; aniaya; hukuman
singkap hatinya terbuka, terketuk (tt perasaan): -- hatinya melihat penderitaan anak itu; (2) suka hati
sinkronisasi sin.kro.ni.sa.si [n] (1) perihal menyinkronkan; penyerentakan: dl melaksanakan tugasnya masing-masing, semua unsur departemen wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan --; (2) penyesuaian antara bunyi (suara) dng sikap mulut atau mimik (tt film): -- bunyi (suara) dng sikap mulut harus diperhatikan
sinom si.nom [Jw n] rambut pendek dan halus (anak rambut) yg tumbuh di antara wajah dan rambut kepala [n] tembang (Jawa) macapat, biasanya romantis (berisi percintaan), tiap bait terdiri atas sembilan baris [n] pucuk daun asam; daun asam yg masih muda
Sinterklas Sin.ter.klas [n] (1) tokoh suci (dl agama Kristen) yg konon sangat sayang dan selalu memberi hadiah kpd anak-anak pd hari-hari penting (terutama pd ulang tahunnya tanggal 6 Desember); (2) perayaan memperingati hari ulang tahun Sinterklas, tanggal 6 Desember
sintuk sin.tuk [n] pohon Cinnmomum, kulitnya dipakai sbg obat-obatan dan pencuci (pembersih) rambut [v] ber.sin.tuk v bergosok (badan): mandi -
sinyo si.nyo [n] anak laki-laki yg belum kawin (bangsa Eropa atau peranakan Eropa)
siraman si.ram.an [n] (1) hasil menyiram; guyuran; curahan: kalau hujan turun, penumpang akan terkena -- air hujan; (2) Jw upacara membersihkan pusaka pd setiap bulan Sura pd hari Jumat Kliwon: pusaka-pusaka keraton dibersihkan dl upacara -; air bekas -- yg dianggap bertuah; (3) Jw upacara memandikan pengantin: sebelum upacara akad nikah dilaksanakan, dilakukan upacara -
sirih tanya sirih selengkapnya yg diberikan kpd orang tua anak perempuan yg dipinang
sirkuler sir.ku.ler [n Adm] surat edaran atau daftar yg dikirimkan kpd beberapa orang di beberapa tempat untuk menyampaikan pesan agar dapat diketahui ataupun dilaksanakan
sirkus sir.kus [n] pertunjukan hiburan yg mempertontonkan keterampilan berbagai binatang dan kemahiran pemain akrobat: pemain -- itu mampu berayun-ayun pd ketinggian 10 m dr tanah;
sisi si.si [n] (1) samping (kanan atau kiri); sebelah: kantornya terletak di -- barat gedung besar itu; (2) tepi; pinggir: anak itu sedang mengail di -- danau; : ia tinggal di -- rumahku; (3) rusuk: serangan dilancarkan dr -- kiri; (4) garis lurus yg membatasi suatu bidang; segi: murid itu melukis segi tiga sama --; (5) pihak: ia berada di -- yg benar
sistem kerja rangkaian tata kerja dan prosedur kerja yg kemudian membentuk suatu kebulatan pola tertentu dl rangka melaksanakan suatu bidang pekerjaan
siung si.ung [Jw n] taring: -- raksasa [n] (1) kata penggolong bagi bawang, dihitung per ulas: dua -- bawang; (2) Bot anak atau kuncup samping umbi lapis yg tumbuh dr dasar umbi lapis yg lebih besar, spt pd bawang putih [n] tiruan bunyi lebah terbang, peluru melayang, dsb
skedul ske.dul [n cak] daftar perincian waktu yg direncanakan; jadwal
slagorde slag.or.de [Bld n] (1) susunan pasukan atau armada untuk bertempur; (2) keseluruhan pimpinan dan anak buah; jajaran
soak so.ak [a cak] lemah, tidak kuat lagi (tt kaki, tubuh, dsb): setelah melahirkan anak yg ketiga itu, ia sakit-sakitan saja krn badannya sudah --
sogok so.gok [n] (1) anak kunci; (2) sesuatu yg digunakan untuk menyogok: uang --
solang so.lang [Mk v] me.nyo.lang v (1) membantah; menyangkal: ia -- perkataan orang tuanya; (2) menyela (untuk membantah dsb): anak itu -- dng cepat perkataan orang tuanya
solid so.lid [a] (1) kuat; kukuh; berbobot: organisasi itu terkenal sbg organisasi yg --; (2) padat; berisi: anak laki-laki sangat -- tubuhnya
solot so.lot [Jk a] (1) gemas; (2) marah sekali: krn sering berbohong, aku jadi -- kpd anak itu
somah so.mah [Jw n] keluarga; batih (anak, suami, istri, dsb yg serumah): penduduknya cuma sekitar 500 kepala -- atau kira-kira 2.200 jiwa
sombrero som.bre.ro [n] topi yg bertepi lebar: sewaktu berkunjung ke Meksiko, presiden dan rombongan disambut tarian selamat datang oleh ratusan anak yg mengenakan topi --
sompoh som.poh , me.nyom.poh v membawa atau mendukung (anak dsb) di atas bahu atau di atas tengkuk; menjulang: dng tergesa-gesa sang ayah -- anaknya, lalu pergi menyelamatkan diri dr banjir yg melanda desanya
soporifik so.po.ri.fik [n Far] obat tidur
sopran sop.ran [n] suara tertinggi pd golongan wanita dan anak laki-laki (dl seni suara): dia tergolong penyanyi -- yg tidak pernah memudar namanya
sorak so.rak [n] suara teriak dan pekik (tanda gembira atau senang): terdengar -- anak-anak yg sedang bermain
sorangan so.rang.an [a] sendirian; seorang diri: janda yg tidak punya anak itu hidup -- saja
sosi so.si [n] anak kunci
spesialisasi spe.si.a.li.sa.si [n] (1) pengahlian dl suatu cabang ilmu, pekerjaan, kesenian, dsb: Pemerintah sedang melaksanakan -- dl bidang kepariwisataan; (2) penggunaan sumber daya produksi tertentu khusus untuk pembuatan ja-jaran produk yg terbatas
sponsor spon.sor [n] (1) orang atau perusahaan yg mengusahakan (memelopori, memprakarsai, mengusulkan, menyelenggarakan) suatu kegiatan (siaran, pertunjukan, dsb): perusahaan itu bertindak sbg -- dl kejuaraan bulu tangkis dunia; (2) penanggung jawab (wali); (3) pendukung; pendorong: anak dan istrinya menjadi -- utamanya dl melanjutkan studi
spontan spon.tan [a] (1) serta merta, tanpa dipikir, atau tanpa direncanakan lebih dulu; melakukan sesuatu krn dorongan hati, tidak krn anjuran dsb: penduduk setempat memberikan bantuannya secara -- kpd para korban kecelakaan; surat-surat kabar telah memberikan reaksi -- thd kejadian tsb; (2) wajar; bebas pengaruh; tanpa pamrih: lukisan adik yg lugu dan -- telah menimbulkan keharuan di sana-sini
spt gadis sudah berlaki [pb] anak perawan yg tingkah lakunya kurang baik (pemalas, pengotor, dsb)
spt menghilang manau [pb] perbuatan yg sukar dilaksanakan; sukar sekali
stigma stig.ma [n] ciri negatif yg menempel pd pribadi seseorang krn pengaruh lingkungannya; tanda: anak itu menjadi betul-betul nakal krn diberi -- nakal oleh orang sekelilingnya [n Bot] kepala putik
strategi stra.te.gi [n] (1) ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa(-bangsa) untuk melaksanakan kebijaksanaan tertentu dl perang dan damai; (2) ilmu dan seni memimpin bala tentara untuk menghadapi musuh dl perang, dl kondisi yg menguntungkan: sbg komandan ia memang menguasai betul -- seorang perwira di medan perang; (3) rencana yg cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus; (4) tempat yg baik menurut siasat perang
streng [a cak] keras; ketat: Pak Amir -- sekali mendidik anak-anaknya
streptomisin strep.to.mi.sin [n Kim] antibiotik yg dapat larut dl air, dihasilkan oleh kapang Streptomyces griseus, terutama digunakan dl pengobatan penyakit tuberkulosis; C21H39N7O12
suang-suang su.ang-su.ang [adv] , tak -- 1 tidak mudah; tidak lekas: daging yg direbus itu tak -- menjadi empuk; (2) tidak putus-putus; senantiasa: ibu itu tak -- mendoakan keselamatan anaknya
subbab sub.bab [n] bagian bab; anak bab
subgenus sub.ge.nus [n Bio] berhubungan dng anak marga yg umumnya terdiri atas beberapa jenis
substitutif sub.sti.tu.tif [a] bersifat menggantikan: pendekatan -- perlu dilaksanakan dl upaya mencari jawaban yg tepat
subur krn dipupuk subur krn dipupuk, besar krn di.am.bak; (besar di.am.bak , tinggi di anjung) [pb] orang besar atau tinggi kedudukannya krn dimuliakan oleh anak buahnya atau pengikutnya
suduayah su.du.a.yah [n] tumbuhan hias berbentuk perdu, bunganya berwarna putih, jika direbus dapat digunakan sbg obat, daunnya beracun dan dapat digunakan sbg pencegah serangan gegat dng menempelkannya di antara barang-barang yg perlu diamankan atau dijaga; Nerium oleander
suka su.ka [a] berkeadaan senang (girang): sahabat dl -- dan duka; (2) a girang hati; senang hati: sekalian bantuan dan sokongan disambut dng -- hati; (3) v mau; sudi; rela: ia tidak -- membayar sekian; datanglah kalau Tuan --; kalau sudah -- sama -- , biarlah kawin saja; (4) v senang; gemar: neneknya -- benar makan sirih; memang banyak orang -- menonton bioskop; ada yg -- daging dan ada juga yg -- ikan laut; (5) v menaruh simpati; setuju: orang itu akan saya suruh bekerja di sini, itu pun kalau Tuan --; tiada seorang pun -- kepadanya; (6) v menaruh kasih; kasih sayang; cinta: rasanya jarang ibu yg tidak -- kpd anaknya; (7) a cak mudah sekali ...; kerap kali ...: memang dia -- lupa; pensil semacam ini -- patah
sukan su.kan [n] tumbuhan perdu, daunnya tebal berbentuk jantung dan beraroma, digunakan sbg obat luka, dapat pula sbg sayur, terutama untuk dimakan oleh wanita sehabis bersalin; Coleus aromaticus
sulfanilamida sul.fa.ni.la.mi.da [n] senyawa organik yg mengandung belerang dan nitrogen berupa hablur tanpa warna, dipergunakan dl pengobatan untuk mengobati infeksi serta radang saluran kencing
sulfonamida sul.fo.na.mi.da [n Kim] nama kelompok obat penyembuh radang bakteri, molekulnya mengandung gugus -SO2N
suli su.li [kl n] cucu; anak cucu [Lihat {gandasuli}]
sulit su.lit [a] (1) sukar sekali; susah (diselesaikan, dikerjakan, dsb): pekerjaan yg -- diselesaikan; rasanya -- baginya untuk memberitahukan hal itu kepadamu; (2) susah dicari; jarang terdapat: obat semacam itu -- didapat; (3) dirahasiakan (sukar diketahui dsb); tersembunyi: tempat -- pun ia tahu; ia dapat mengetahui hal yg --; (4) gelap (rahasia, tidak terang-terangan): apa yg mereka lakukan itu merupakan perbuatan yg --; (5) dl keadaan yg sukar (genting, gawat, dsb): penghidupan yg -- itu kita hadapi dng sabar dan tawakal; keadaan ekonomi yg semakin --
suluh bahasa penyuluh yg bertugas melaksanakan kegiatan penyuluhan bahasa kpd masyarakat upaya peningkatan mutu penggunaan bahasa dan sikap positif masyarakat thd bahasa
suluh pertanian lapangan penyuluh yg bertugas untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian dan pembaharuan pertanian di pedesaan
sulung su.lung [n] yg terdahulu atau yg mula-mula sekali; (anak) yg tertua: anak -- lihat akar
sumengit su.me.ngit [a] mudah tersinggung (marah); galak: anak remaja yg sedang mengalami masa puber sering menjadi anak yg -- [n] tumbuhan yg banyak tumbuh sbg gulma di tegalan atau di pematang sawah, berdaun kecil dng perbungaan berbau sangit; Hyptis suaveolens
sunatan su.nat.an [n] (1) (upacara) menyunatkan; khitanan: -- massal anak yatim piatu telah diselenggarakan bertepatan dng peringatan 1 Muharam; (2) hasil menyunat (mengkhitan)
sundal sun.dal [a] buruk kelakuan (tt perempuan); lacur; jalang; (2) n perempuan jalang; pelacur [n] , -- bolong hantu dsb berwujud perempuan cantik yg punggungnya bolong (berlubang); puntianak; langsuir [n] , -- malam pohon yg bunganya harum pd malam hari; Polianthes tuberosa
sungguh-sungguh sung.guh-sung.guh [adv] tidak main-main; dng segenap hati; dng tekun; benar-benar: pekerjaan itu dilaksanakan dng -
sunti sun.ti [n] umbi-umbian yg dapat dibuat obat atau rempah-rempah, dsb
suntik sun.tik [v] , me.nyun.tik v (1) mengorek (duri dl kulit) dng jarum dsb: ia -- duri dr dl kulit dng menggunakan jarum berkarat; (2) memasukkan cairan obat ke dl badan dng jarum; menjarum; menginjeksi: dokter telah -- saya; (3) mencocok dng jarum; mengukir (nama dsb) pd logam dng benda tajam: di toko ini ongkos -- bak arloji tidak mahal; (4) memasukkan benih penyakit yg sudah dilemahkan ke dl tubuh untuk memperoleh kekebalan thd penyakit; menyerum: tim dokter sedang sibuk -- cacar di desa yg terjangkit wabah itu; (5) cak membangkit hati (memberanikan, menghasut, dsb); memberi petunjuk (ajaran, nasihat, dsb) sebelum terjadi sesuatu: kalau tidak ada yg -, masakan ia berani menentang usul saya
sunting sun.ting [n] hiasan (bunga dsb) yg dicocokkan di rambut atau di belakang telinga [v] me.nyun.ting v (1) menyiapkan naskah siap cetak atau siap terbit dng memperhatikan segi sistematika penyajian, isi, dan bahasa (menyangkut ejaan, diksi, dan struktur kalimat); mengedit: pekerjaan -- naskah yg betul-betul menjadi naskah yg siap untuk dicetak memerlukan keterampilan khusus; (2) merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah); (3) menyusun atau merakit (film, pita rekaman) dng cara memotong-motong dan memasang kembali
sunting hati [ki] anak kesayangan
supaya su.pa.ya [p] kata penghubung untuk menandai tujuan atau harapan; mudah-mudahan sampai pd maksudnya; hendaknya; agar: dijemur -- kering; ia minum obat -- lekas sembuh
surat wasiat surat yg berisi pesan, pernyataan, dsb seseorang untuk dilaksanakan sesudah ia meninggal
susila su.si.la [a] baik budi bahasanya; beradab; sopan: semua orang akan senang melihat remaja yg -- thd orang tua; (2) n adat istiadat yg baik; sopan santun; kesopanan; keadaban; kesusilaan: orang yg merasa terpelajar sudah seharusnyalah mengenal --; (3) n pengetahuan tt adab: di sekolah dasar anak-anak mulai diajar --
susu su.su [n] (1) organ tubuh yg terletak di bagian dada; (2) organ tubuh yg terletak di dada wanita yg dapat menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; buah dada; payu dara; tetek; (3) organ tubuh yg terletak di bagian perut atau dada (binatang) yg menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; (4) air yg keluar dr buah dada, susu binatang; (5) bahan minuman, berupa cairan atau bubuk [n] -- perada tumbuhan terna yg tingginya mencapai 65 cm, bunga tumbuh di ujung batang, rimpangnya membesar menjadi umbi, daunnya digunakan sbg obat; Globba atrosanguinea
susuan su.su.an [n] yg disusui: anjing itu mempunyai anak -- tiga ekor
suten su.ten [v] ber.su.ten v cak cara mengundi dng mengadu jari untuk menentukan siapa yg menang bermain dahulu, dsb (biasanya dl permainan anak-anak): mereka -- untuk menentukan siapa dulu yg memulai bermain
swabela swa.be.la [n] kemampuan untuk mengurus atau membela diri sendiri: dng moto sadar, solider, dan -- , sampai kini yayasan itu sudah membantu 500 anak jalanan
tabal ta.bal [kl n] tabuh (beduk) yg dipalu ketika meresmikan penobatan raja
tabar-tabar ta.bar-ta.bar [n] (1) tumbuhan yg daunnya dibuat obat; setawar; Costus speciosus; (2) daun tabar-tabar
tabib ta.bib [n] (1) orang yg pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional, spt dukun; (2) dokter
tablet tab.let [n] (1) obat dl bentuk butiran atau pipih; gentel (obat padat); pil; (2) lempeng tanah liat; (3) bidang papan kayu
tabula rasa ta.bu.la ra.sa [n Dik] teori yg menyatakan bahwa setiap individu dilahirkan dng jiwa yg putih bersih dan suci (yg akan menjadikan anak itu baik atau buruk adalah lingkungannya)
tagih ta.gih [v] , me.na.gih v(1) meminta (memperingatkan, mendesak) supaya membayar (utang, pajak, iuran, dsb): belum tanggal satu ia sudah ~ uang langganan koran; (2) menuntut atau menggugat supaya melaksanakan janji (pernyataan dsb): kami ~ janji Ayah untuk pergi sekeluarga ke Taman Mini Indonesia Indah; (3) Huk objek hukum yg harus diterima kreditor dr debitur
tahan ta.han [a] (1) tetap keadaannya (kedudukannya dsb) meskipun mengalami berbagai-bagai hal; tidak lekas rusak (berubah, kalah, luntur, dsb): kayu spt ini tidak -- kena panas matahari; (2) kuat atau sanggup menderita (menanggung) sesuatu: petapa harus -- lapar dan -- menderita; (3) dapat menyabarkan (menguasai) diri; betah: ia tidak -- tinggal di asrama; (4) sanggup dan tidak lekas merasa jijik (kasihan dsb): dia tidak -- melihat mayat korban pembunuhan itu; saya tidak -- mendengar rintihan anak itu; (5) cukup (sampai atau hingga): sediaan air hanya -- untuk lima hari [v] me.na.han.kan v memasang jerat (bubu, belat, dsb)
tahap coba-coba tahap perkembangan anak (remaja) pd waktu ia mencoba kemampuan hidupnya yg lebih luas
tahap oral masa waktu anak kecil (sampai berumur enam bulan) ingin memasukkan sesuatu yg dapat dipegang ke dl mulutnya
tahu ta.hu [v] (1) mengerti sesudah melihat (menyaksikan, mengalami, dsb): ia -- bahwa saya yg menolongnya; perkara mesin, dia lebih -- dp saya; (2) kenal (akan); mengenal: ia tidak -- akan sanak saudaranya lagi; (3) mengindahkan; memedulikan: ia sudah tidak mau -- lagi kpd anaknya; (4) mengerti; berpengertian: siapa yg -- apa maksud tanda ini?; (5) pandai; cakap: sedikit-sedikit saya -- juga tt mesin; (6) insaf; sadar: dia tidak -- akan kekurangannya; (7) cak pernah: petinju itu tidak -- menang; adikku tidak -- membolos [n] makanan dr kedelai putih yg digiling halus-halus, direbus, dan dicetak
taib ta.ib [Ar n] orang yg bertobat
taji ta.ji [n] (1) bagian yg keras dan runcing pd kaki ayam jantan; susuk; (2) susuk dr tembaga, besi, dsb dipasang pd kaki ayam sabungan: -- bentuk, -- bengkok, -- golok, dsb [n] (1) pohon yg kayunya baik untuk kerangka rumah, daunnya direbus untuk obat penyakit encok; Podocarpus nerifolia; (2) kayu taji; (3) daun taji
tajur ta.jur [a] tampak memanjang (menganjur) [n] (1) tumbuhan, daunnya dapat dijadikan obat sakit perut; Clorodendron buchanani; (2) daun tajur
tak jauh rebung dr rumpun nya [pb] tabiat anak tidak akan berbeda jauh dng orang tuanya
takdir tak.dir [n] (1) ketetapan Tuhan; ketentuan Tuhan; nasib: dng -- , akhirnya kutemukan anak yg hilang itu; (2) jika; seandainya: -- nya terjadi apa-apa dng diri abang kpd siapa kami akan beruntung; (3) kalau ... pun: -- pun harus menghadapi risiko yg berbahaya, akan diteruskan juga niatnya
takwa tak.wa [n] (1) terpeliharanya diri untuk tetap taat melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya; (2) keinsafan diri yg diikuti dng kepatuhan dan ketaatan dl melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya; (3) kesalehan hidup [n] baju model Cina, leher tertutup tinggi, belakangnya tidak simetris, berkancing sampai ke leher dan bersaku dua yg terletak pd bagian depan bawah
tali busur tali perentang pd busur (untuk melentingkan anak panah)
tali kekerabatan hubungan antara orang-orang sekerabat (sanak saudara)
tali persaudaraan hubungan antarsesama sanak saudara
tali putus keluan putus [pb] anak muda (gadis) yg telah bebas berbuat sekehendak hatinya setelah orang yg menjaganya (orang tuanya) meninggal
talk [n] (1) bedak halus yg mengandung zat tertentu untuk menjaga kesehatan kulit; talek; (2) Far serbuk kristal yg halus, berwarna putih atau agak keabu-abuan, bahan pelicin pd pembuatan tablet dan sebagai bahan bermacam-macam serbuk obat
taman lalu lintas taman (bagi anak-anak) untuk belajar mengenal (belajar) rambu-rambu lalu lintas
tambak bukit tam.bak bu.kit [n] (1) tumbuhan rumput yg akarnya untuk obat batuk atau obat menceret; sembung hutan; Vernonia cinerea; (2) akar tambak bukit
tambar tam.bar [n] obat; penawar
tambul tam.bul [n] (1) kue yg dihidangkan sbg teman minuman; (2) minuman untuk dihidangkan (untuk menyegarkan badan) [v] ber.tam.bul v bermain komidi (akrobat, sulap, dsb)
tampar tam.par [v] pukul (dng telapak tangan); tepuk: anak yg nakal itu kena -- [n] tali
tampon tam.pon [n] sumbat dr kain kasa, dng atau tanpa obat untuk menghentikan perdarahan
tampung tam.pung [v] me.nam.pung v (1) menadah sesuatu (yg jatuh bertitik, tercurah, dsb) dr atas: ~ air hujan; ~ getah; (2) menerima dan mengumpulkan (barang-barang hasil dr suatu daerah, hasil-hasil yg berlebih, dsb): pelabuhan ini tidak mampu lagi ~ barang-barang dr sekian banyak pulau; (3) mencegat (menyambut) dan melawan (pasukan, pesawat terbang, dsb yg sedang dl perjalanan menyerang): kapal-kapal terbang kita mampu ~ serangan angkatan udara musuh; (4) ki memuat; menerbitkan: majalah itu mau ~ cerpen remaja; (5) ki menerima dan mengurus (anak yatim piatu, anak putus sekolah, pengungsi, dsb): perusahaan itu dapat ~ ratusan kaum penganggur [n] perca dsb yg ditampalkan atau disambungkan sbg pengganti kain yg koyak atau rusak [ark v] me.nam.pung v menampar (muka); menempeleng
tamsil tam.sil [n] (1) persamaan dng umpama (misal): -- hidupnya ialah sbg katak dl tempurung; (2) ajaran yg terkandung dl cerita; ibarat; lukisan (sesuatu sbg contoh): banyak cerita mengandung -- untuk kanak-kanak
tanda panah tanda penunjuk berupa anak panah ( ? ) yg biasa dipakai dl arti 1) lihat: akhli ? ahli; 2) jadi, menjadi: meng+karang ? mengarang
tangan dingin sifat selalu membawa hasil (terutama dl usaha pertanian, pengobatan, dsb)
tangga monyet [Lay] tangga tali dng anak tangga yg terbuat dr kayu ringan, digunakan untuk naik atau turun sekoci dl keadaan bahaya
tangga pandu [Lay] tangga tali yg anak tangganya dibuat dr kayu pipih dan berlubang di setiap ujungnya, pd jarak tertentu anak tangganya dibuat lebih panjang agar tangga tidak berputar, digunakan untuk naik turun pandu kapal
tanggung tang.gung [v] beres tidak perlu khawatir; pasti beres (selesai, rapi, dsb) [a] lebih dr sedang, tetapi belum cukup (lebarnya, panjangnya, ukurannya, usianya, dsb): anak --; gadis --
tanggungan tang.gung.an [n] (1) beban yg menjadi tanggung jawab: mencerdaskan bangsa merupakan ~ kita; (2) garansi; jaminan: toko itu menjual barang elektronik dng ~ satu tahun; (3) orang yg keselamatannya (kehidupannya) harus ditanggung: anak yg belum dewasa masih menjadi ~ orang tua; (4) akibat dr perbuatan dsb yg harus ditanggung: risiko: piring, gelas, dsb yg pecah atau hilang menjadi ~ penyewa; (5) barang yg dijadikan jaminan: ia meminjam uang di bank dng ~ sebidang tanah; (6) hasil menanggung; (7) beban (dl arti kiasan): jangan memperberat ~ rakyat
tangis ta.ngis [n] ungkapan perasaan sedih (kecewa, menyesal, dsb) dng mencucurkan air mata dan mengeluarkan suara (tersedu-sedu, menjerit-jerit, dsb): melihat keadaan anaknya, -- ibu itu makin menjadi-jadi
tangisan ta.ngis.an [n] (1) tangis; perihal (perbuatan) menangis: hatinya tersayat mendengar ~ anaknya; (2) sesuatu yg ditangisi: apakah gerangan makna ~ anak itu?
tantang tan.tang [v] me.nan.tang v (1) mengajak berkelahi (bertanding, berperang): ia sering ~ anak-anak asrama lain untuk bertinju; (2) menghadapi; melawan: saya berani ~ kamu di mana saja dan kapan saja ? tentang
tapak kuda ta.pak ku.da [n] tumbuhan yg rebusannya dapat dibuat obat, yakni sbg pencuci kaki penderita beri-beri; Ipomoea pescaprae
tapak liman ta.pak li.man [n] (1) tumbuhan yg disebut juga tutup bumi, berdaun hijau tua berlekuk-lekuk, tepinya bergerigi, daun dan akarnya dapat digunakan sbg obat; Elephantopus scaber; (2) daun tapak liman; (3) akar tapak liman
tapal ta.pal [n] obat dl bentuk cairan kental atau bubur (biasanya dilumaskan pd kulit perut); pasta [n] -- kuda ladam; kasut besi [n] pancang (patok) terbuat dr kayu, semen, dsb sbg tanda batas
taraksasin ta.rak.sa.sin [n] zat pahit dr akar dan rimpang rumput berbunga kuning, digunakan sbg tonikum dan obat pencahar; Tara- xacum officinale
tarbil tar.bil [n] (1) busur untuk melepaskan bola-bola tanah liat; (2) jepretan; (3) sasaran dng anak panah atau peluru yg dibuat dr tanah liat
tari kejang tari yg merupakan perpaduan antara olahraga dan pantomim yg disertai gerakan akrobatis
tarik-menarik ta.rik-me.na.rik [v] saling menghela; bertarik-tarikan: anak-anak itu bermain sambil ~ tangan
tarkas tar.kas [kl n] tabung tempat menyimpan anak panah
tasak ta.sak [n] obat untuk menghentikan darah yg keluar dr tubuh manusia atau hewan (penawar jampi, daun capa, dsb)
tata tertib peraturan-peraturan yg harus ditaati atau dilaksanakan; disiplin
tatah ta.tah [n] pahat [v] ber.ta.tah v diberi permata (intan dsb) [v] mulai dapat berjalan (tt kanak-kanak ); tatih [ark n] ta.tah-ta.tah n desas-desus; kabar angin
tatih ta.tih [v] ber.ta.tih-ta.tih v berjalan dng langkah yg lamban dan agak terhuyung-huyung (spt anak kecil yg mulai dapat berjalan)
taubat tau.bat [Lihat {tobat}]
tawaf wada [Isl] tawaf yg dilakukan setelah selesai melaksanakan ibadah haji dan sebelum meninggalkan kota Mekah
tedak te.dak [Jw] (1) v turun; (2) n keturunan (anak cucu)
teduh te.duh [a] (1) reda (tt angin ribut, ombak); berhenti (tt hujan): mereka bersenda gurau sambil menanti hujan --; (2) terlindung atau tidak kena panas matahari; lindap: setelah bermain-main, anak-anak beristirahat di tempat yg --; mereka berhenti di tepi jalan yg --; (3) tidak turun hujan (tt hari); redup atau tidak memancarkan sinar yg terik (tt matahari): sudah beberapa hari ini matahari --; (4) ki tenang; aman: Lautan -- , Samudra Pasifik
taut ta.ut [v] ber.ta.ut 1 menutup (berkatup) kembali; menjadi rapat (tt sesuatu yg renggang, bercerai, luka, dsb): luka itu berangsur kering dan ~; (2) berpaut (pd, dng); jalin-menjalin: belukar kecil yg bertemu dan ~ daun dan rantingnya; (3)berpegangan (bergandengan, berjabatan) tangan; (4) tumbuh serta melekat menjadi satu berlekatan (pd, dng): kelopak bunga yg terdiri atas empat atau lima helai itu, ada yg bercerai-berai dan ada pula yg ~; (5) bertemu (spt sungai dng sungai, garis dng garis, dsb): air dan langit keduanya ~ pd satu titik pandang; (6) ki melekat kpd (dl arti ditujukan atau dipusatkan kpd); tertuju kpd; terpusat kpd: matanya ~ pd gadis itu; (7) ki berhubungan (dng); bertalian (dng); berkaitan (dng): pendidikan Pancasila ~ dng pendidikan moral [n] tali yg diberi berkail (untuk menangkap ikan): anak-anak membuat -- untuk memancing ikan
tebus te.bus [v] me.ne.bus v (1) membayar dng uang untuk mengambil kembali barang yg tergadai: ia ~ gelang itu dr pegadaian; (2) membayar dng uang dsb untuk membebaskan (tawanan, sandera, budak belian, dsb): penculik akan melepaskan anak itu jika orang tuanya mau ~ nya dng sejumlah uang; (3) membeli kembali: ~ talak; (4) menguangkan wesel (cek) ke bank: ia ~ wesel ke kantor pos; (5) mengambil barang pembagian (distribusi dsb) dng bon (kupon dsb) dan dng membayarnya dng uang: saya dapat pembagian sepeda, tetapi tidak dapat ~ nya [v] me.ne.bus v (1) memperbaiki kesalahan (dosa dsb) dng berbuat jasa, kebaikan: dng sengaja ia hidup miskin untuk ~ segala dosanya; (2) memulihkan kekalahan (kerugian); memulihkan kehormatan (nama baik); menghapus (malu): dikerahkan sepuluh divisi untuk ~ kekalahannya dl serangannya yg gagal itu; ia bersedia berbuat apa pun untuk ~ kehormatan keluarganya; (3) membalas (jasa, kebaikan, karunia) yg sudah diterima: ia ~ karunia yg dilimpahkan kepadanya; (4) menepati atau menunaikan (janji, perkataan, cita-cita, nazar) yg telah terucapkan: malu rasanya kalau tidak dapat ~ janjiku [v] me.ne.bus v (1) menyelamatkan (jiwa, hidup) orang lain: dng jalan demikian, saya dapat ~ nyawa sahabatku itu; (2) memperoleh sesuatu dng pengorbanan (jiwa, harta, benda): ~ kemerdekaan dng air mata dan darah [Lihat {tembus}]
tega te.ga [a] tidak menaruh belas kasihan; tidak merasa sayang (kasihan dsb); tidak peduli akan nasib (penderitaan) orang; sampai hati: ia telah -- meninggalkan anak istrinya; ia tidak -- melihat anaknya menderita sakit
teguk te.guk [v] me.ne.guk v meminum (air, obat): ia ~ obat; beliau menantikanku sambil ~ air teh sedikit-sedikit [a] tegar; keras kepala
teh hutan tanaman perdu yg tajuknya rapat, padat, dan kuat, biasanya dipakai sbg pagar atau tanaman hias dng membentuknya menjadi pola-pola tertentu, daunnya dapat dimanfaatkan sbg obat penurun panas, penyakit usus, dan gangguan ginjal; Acalyoha siamensis; teh-tehan
teh pahit minuman yg dibuat dr akar-akaran direbus untuk obat kuat; (2) teh tanpa gula
teja te.ja [n] (1) cahaya (awan) yg merah kekuning-kuningan kelihatan di kaki langit sebelah barat (ketika matahari terbenam); (2) pelangi [n] -- badak tumbuhan yg akar dan daunnya dibuat obat, Cinnamomum iners
tekah te.kah [n] kera yg berekor panjang, Nylobates leuciscus
tekerjakan te.ker.ja.kan [v] sudah dikerjakan; dapat dilakukan (dilaksanakan): tugas yg diberikan kepadanya sudah ~ dng baik
teknik kateterisasi [Dok] cara pengobatan dng menggunakan kateter
teknologi medis ilmu kedokteran yg menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk membantu menemukan penyebab penyakit serta membantu pengobatannya
teknologi pendidikan [Dik] metode bersistem untuk merencanakan, menggunakan, dan menilai seluruh kegiatan pengajaran dan pembelajaran dng memperhatikan, baik sumber teknis maupun manusia dan interaksi antara keduanya, sehingga mendapatkan bentuk pendidikan yg lebih efektif
teknonim tek.no.nim [n Antr] nama ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya
teknonimi tek.no.ni.mi [n Antr] pemberian nama kpd ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya
telanjang te.lan.jang [v] (1) tidak berpakaian: banyak anak kecil yg mandi -- di sungai; (2) terhunus (tidak bersarung tt keris, pedang): ia memakai pedang --; (3) tidak mempunyai pakaian (perhiasan dsb): semuanya habis dl perjudian hingga pulang --
telapakan kaki te.la.pak.an kaki tapak kaki; (2) anak tangga yg di bawah sekali
teler te.ler [a] keadaan tubuh tidak normal, lemas tidak berdaya (tt kesadaran syaraf) krn pengaruh obat, msl alkohol
telinga te.li.nga [n] (1) organ tubuh untuk mendengar; (2) alat pendengaran yg terletak di kanan kiri kepala (manusia atau binatang); kuping; (3) bagian barang atau nama sesuatu yg rupanya spt telinga: anak --; daun --
telur te.lur [n] (1) sel (terdapat pd wanita) yg akan menjadi bakal anak, jika dibuahi oleh sperma; (2) benda bercangkang yg mengandung zat hidup bakal anak yg dihasilkan oleh unggas (ayam, itik, burung, dsb), biasanya dimakan (direbus, diceplok, didadar, dsb); (3) benda kecil-kecil bercangkang, (biasanya berkelompok) mengandung bakal anak, dihasilkan oleh binatang (cecak, buaya, penyu, nyamuk, kutu, dsb); (4) berbagai-bagai benda yg bentuknya (rupanya, sifatnya, dsb) menyerupai telur
telur bungkus telur yg tidak menetas krn anaknya mati di dalam; telur busuk
telur kodok biji kecil-kecil berwarna cokelat, digunakan sbg obat pendingin yg ditaruh di atas kepala si penderita
temas te.mas [v] , te.mas-te.mas v (1) mengobati orang sakit yg diganggu oleh orang halus (setan); (2) menenung atau meramal orang dng memakai kunyit
tembakau hutan tumbuhan yg daun dan akarnya dibuat obat; Solanum verbascifolium
tembung tem.bung [n] tongkat pemukul atau penangkis (sbg senjata berkelahi) [v] , ber.tem.bung v (1) bertemu; bersua: mereka ~ dng temannya yg baru pulang dr tempat kerjanya; (2) bertemu menjadi satu: anak sungai itu ~ pula dng anak sungai yg lebih besar; (3) bertubrukan; bersentuhan: mobil itu ~ dng becak; (4) ki saling berpandangan; bertemu (pandang) [n] cambuk; cemeti
tempat tem.pat [n] (1) sesuatu yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, meletakkan, dsb); wadah; bekas: -- obat; -- tinta; (2) ruang (bidang, rumah, dsb) yg tersedia untuk melakukan sesuatu: -- belajar; -- duduk; (3) ruang (bidang dsb) yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, mengumpulkan, dsb): -- pembuangan sampah
tempawak tem.pa.wak [n] (1) pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap masakan; Elaeocarpus floribundua; (2) buah tempawak
tempayak tem.pa.yak [n] anak serangga penyengat (lebah, angkut-angkut, semut, dsb) yg masih berupa lundi
tempiar tem.pi.ar [v] , ber.tem.pi.ar v terserak-serak; tercerai-berai; kucar-kacir: melihat burung elang datang, anak ayam ~
tempo-tempo tem.po-tem.po [adv] (1) kadang-kadang: dia ~ harus berangkat ke Singapura; (2) sebentar-sebentar: ~ saya marah menghadapi anak brengsek itu
tempoh tem.poh [v] (1) berhenti (tidak bekerja lagi dsb): tidak -- (tidak -- nya) tidak ada berhentinya; selalu: tidak -- lagi (dng tidak -- ), dng segera; (2) mengaso; beristirahat: boleh -- sebentar kalau lelah; (3) cak tidak masuk kerja (bersekolah dsb): ia acap kali minta -- kpd atasannya; anak itu ditegur wali kelasnya krn -- lima hari; (4) cak waktu -- (hari -- ) libur; vakansi: sekolah sedang --; waktu -- bulan Puasa yg baru lalu ini mereka ke Bandung; (5) bervakansi; berlibur: maksudnya hendak -- ke tempat dingin
tempur tem.pur [v] ber.tem.pur v (1) berlanggar; berlaga: ombak ~ dng karang; sbg ombak ~ bunyinya; (2) berkelahi; berjuang; berperang: sebab-musabab anak-anak itu ~ sedang diselidiki polisi; kita harus ingat kpd tentara kita yg sedang ~ di medan perang [n] tem.pur.an n tempat bertemu dua aliran sungai: hingga kini banyak di antara pengunjung yg memerlukan mandi di ~ sungai tempat pangeran itu pernah mandi [Jw v] me.nem.pur v membeli beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari; ia terpaksa ~ 5 kg dulu krn sediaan beras di rumah sudah habis
tempuyung tem.pu.yung [n] tumbuhan, dibuat obat, Nasturtium indicum
temu te.mu [v] sua; jumpa: upacara -- kedua mempelai telah berlangsung dng selamat [n] tumbuh-tumbuhan yg umbinya untuk ramuan obat dsb, sebangsa Curcuma, spt -- giring, Curcuma heyneana
tenda ten.da [n] (1) kemah: pramuka mendirikan -- di lembah hijau yg indah itu; (2) kain mota untuk kemah (di kapal, perahu, dsb): anak perahu sibuk memasang -- perahunya; (3) langit-langit (pd tempat tidur, kereta, becak, dsb): -- tempat tidur itu sudah tua sehingga perlu segera diganti; (4) kap mobil: kain terpal banyak dipakai untuk -- jip
tengah te.ngah [n] (1) tempat (arah, titik) di antara dua tepi (batas): letakkan tempat bunga itu di -- meja; (2) daerah yg bukan pinggiran; pusat: rumahnya terletak di -- kota; (3) tempat atau wilayah yg jauh dr tepi: perahu itu meluncur ke -- laut; (4) sela-sela; antara (orang banyak, kumpulan, dsb): ia menyelinap di -- penonton; (5) paruh; perdua: -- pertama tahun ini hujan terus turun [adv] sedang: seorang anak yg -- berdiri di tepi jalan, tiba-tiba terjatuh krn terserempet mobil; (2) p ketika; sementara: -- ia termenung, tiba-tiba tersentak hatinya krn teringat kakeknya yg telah meninggal dunia
tengah naik mulai naik kira-kira pukul 09.00 (tt matahari); (2) berumur sekitar 14-15 tahun (tt anak-anak)
tenggek teng.gek /tEnggEk/, ber.teng.gek v (1) duduk di tempat yg agak tinggi (spt kera atau burung hinggap di atas dahan kayu); bertengger: anak kecil itu duduk ~ di dahan kayu menyaksikan pertandingan sepak bola; (2) terletak miring (tt peci di kepala)
tengkar teng.kar , ber.teng.kar v berbantah; bercekcok: mereka menyesal telah ~ akibat salah paham , me.neng.kar v membandel; mendegil: anak itu ~ perintah orang tuanya
tengkawang teng.ka.wang [n] (1) pohon yg bijinya mengandung lemak nabati bernilai gizi sbg minyak goreng, digunakan dl industri makanan, sabun, obat-obatan, dan kosmetik; Dipterocarpaceae; (2) biji tengkawang
tengku teng.ku [n] gelar bangsawan Melayu (anak atau keturunan raja)
tentangan ten.tang.an [p cak] dr hal: ~ menghilangnya pemuda itu dr kampung tidak seorang pun yg mengetahuinya; (2) n imbangan; padanan: kalau aku kalah, rumahkulah ~ nya; (3) n sesuatu yg menjadi bandingan (tanggungan): untuk uang pinjaman ini rumah yg menjadi ~ nya; (4) n perlawanan; penolakan; sanggahan: teorinya mendapat ~ hebat dr para ahli lain; (5) n seberang; hadapan: hampir tiba saatnya bagi saya di ~ Tuhan krn penyakit yg kuderita tidak mungkin terobati lagi
tentu ten.tu [a] pasti; tidak berubah lagi: -- ia dapat menepati janjinya; (2) a terang; positif; tegas: kabar kematian suaminya masih belum --; (3) adv niscaya; mesti; tidak boleh tidak: minumlah obat ini, -- penyakitmu cepat sembuh
tepuk setan permainan anak-anak sambil bertepuk tangan kemudian setiap tapak tangannya diadu dng tapak tangan lawannya
terajam te.ra.jam [v] menanggung siksaan badan; tersiksa; sudah dirajam; sudah menanggung hukuman badan [n] pohon yg akarnya digunakan sbg ramuan obat; akar terajam
terapi te.ra.pi [n Dok] usaha untuk memulihkan kesehatan orang yg sedang sakit; pengobatan penyakit; perawatan penyakit: mula-mula tim dokter mempelajari gejala-gejala penyakitnya kemudian menentukan -- nya yg tepat
terapi bahasa [Dok] pengobatan dan perawatan untuk mengurangi atau menghilangkan kelainan wicara dan bahasa
terapi kimiawi pengobatan kimiawi
terarah ter.a.rah [v] (1) tertuju; ditujukan; dimaksudkan: kritikan itu ~ kpd panitia penyelenggara; (2) tersusun baik; direncanakan dng baik: serangan-serangan PSSI pd umumnya kurang ~
terbagi ter.ba.gi [v] (1) sudah dibagi: sawahnya -- tiga untuk diwariskan kpd ketiga anaknya; (2) dapat dibagi: bilangan gasal ialah bilangan yg tidak habis -- dua
terbawa ter.ba.wa [v] (1) sudah dibawa; (2) tidak sengaja dibawa serta: pakaian-pakaian yg tidak perlu -- juga; (3) terlibat (dl perkara, urusan, dsb); tersangkut; terseret; terbawa-bawa: kepala kampung itu pun -- juga dl perkara penjualan tanah yg tidak sah itu; (4) dapat dibawa: kopor seberat ini tidak akan -- oleh anak itu; (5) disebabkan oleh: hal ini -- oleh keadaan masyarakat
terbelakang ter.be.la.kang [a] (1) paling belakang; paling akhir (tt sesuatu yg berderet-deret dsb): ia duduk di bangku yg -; (2) tertinggal (dl kebudayaan); belum maju: disediakan dana untuk memajukan daerah-daerah yg -; (3) terakhir (tt kabar dsb): menurut kabar yg -, perundingan di Jenewa berakhir dng kegagalan; (4) lemah atau lambat (tumbuh, berkembang) terutama tt mental anak: anak -
terbentuk ter.ben.tuk [v] (1) sudah dibentuk: organisasi itu baru saja -; (2) ki dapat dibentuk (dididik): sayangnya anak itu sudah -- sehingga sukar untuk dididik
terbius ter.bi.us [v] (1) terkena bius sehingga tidak sadar (terlupa, tertidur): ia -- oleh rayuan gadis itu sehingga tega meninggalkan anak istrinya; (2) kehilangan rasa (pd saraf perasa), baik secara keseluruhan maupun sebagian; (3) ki terlena oleh harta, janji muluk dsb: gadis itu mau dinikahi penjahat itu krn -- oleh janji muluknya
tercantol ter.can.tol v (1) terkait; tersangkut; (2) ki terpaut hati (pd seseorang yg dicintai): ia sudah ~ kpd anak gadis tetangganya; (3) cak tinggal kelas; tidak naik kelas: selama sekolah ia belum pernah ~ , selalu naik kelas
tercengang ter.ce.ngang [v] ternganga keheranan (kagum, takjub): kedua anak itu ~ melihat orang berlatih silat
tercinta ter.cin.ta [v] sangat dicintai (dikasihi, disayangi): kau paksa aku berpisah dng anakku yg ~
tercuci ter.cu.ci [v] (1) sudah bersih (dicuci) dr kotoran dsb: anak itu datang dng baju yg ~ bersih; (2) dapat dicuci: pakaian kotor yg menumpuk itu belum ~ semuanya; (3) tidak sengaja dicuci: uang kertas yg ada di saku celana saya ikut ~ dng pakaian yg lain
terduga ter.du.ga [v] (1) dapat diduga (sebelumnya): memang sudah ~ bahwa mereka akan menyerah; (2) tersangka; terkira: tidak ~ anak itu akan meninggal, kemarin dia masih sehat-sehat
tergila-gila ter.gi.la-gi.la [a] sangat menyukai yg berlebihan; keranjingan: beberapa hari ini ia ~ bermain catur sehingga ia melupakan kewajibannya; (2) v menjadi-jadi: entah apa sebabnya anak itu menangis ~; (3) v jatuh hati; jatuh cinta: baru melihat wajahnya yg mungil saja dia sudah ~
tergolong ter.go.long [v] termasuk (dl golongan, kelompok); masuk dl bilangan: ia ~ anak cerdas
terhantar ter.han.tar [v] (1) terletak di tanah dsb; tergeletak: anak itu menemukan cincin emas yg ~ di halaman sekolah; (2) telantar; tidak terpelihara: panti asuhan itu merawat dan mendidik anak-anak yg ~
terharu ter.ha.ru [v] merasa rawan hati (iba, kasihan, dsb) krn melihat atau mendengar sesuatu: kami benar-benar ~ mendengar nyanyian anak-anak itu
terjadwal ter.jad.wal [v] sudah dijadwalkan; sudah direncanakan; masuk dl jadwal: kegiatan itu sudah ~ dl agenda saya
terjangkau ter.jang.kau [v] (1) tercapai; terambil: apa-apa yg diletakkan di atas lemari itu takkan ~ oleh anak saya; (2) terbeli; terbayar: harga rumah mewah belum ~ oleh pegawai kecil
terjaring ter.ja.ring [v] (1) kena jaring; (2) tertangkap secara tiba-tiba: lima pemuda pengedar obat terlarang ~ petugas ketika operasi kamtibmas dilancarkan
terjatuh ter.ja.tuh [v] jatuh (tiba-tiba, tidak sengaja, tidak diniatkan): anak itu ~ ke dl sungai
terjinjing ter.jin.jing [v] dapat dijinjing: walaupun keranjang itu berat, ~ juga oleh anak kecil itu
terkecuali ter.ke.cu.a.li [v] diperlainkan; tidak termasuk: apel akan tetap dilaksanakan, ~ apabila ada perubahan acara yg mendadak
terkejar-kejar ter.ke.jar-ke.jar [v] terburu-buru; tergesa-gesa: anak itu lari ~ ingin cepat sampai di rumah
terkekang ter.ke.kang [v] (1) tertahan; tercegah: kenakalan anak itu tidak ~ lagi; (2) dikendalikan orang lain; tidak bebas: kekejaman sering menyebabkan kehidupan seseorang menjadi --
terkenal ter.ke.nal [v] dikenal atau diketahui umum; termasyhur; tersohor: kemanjuran obat ini telah ~ di seluruh dunia
terkesan ter.ke.san [v] memperoleh kesan (sesudah melihat, mendengar, dsb): ia ~ sekali akan anak kecil yg berbakat melukis itu
terkesot-kesot ter.ke.sot-ke.sot [adv] dl keadaan mengesot: anak kecil itu ~ menghampiri ibunya
terkibuli ter.ki.buli [v] tertipu: pulanglah ia dng hati kesal krn merasa ~ oleh penjual obat di pinggir jalan
terkirim ter.ki.rim [v] (1) dikirim(kan): maaf suratmu belum ~ , saya belum sempat ke kantor pos; (2) dapat dikirim: anakku membutuhkan uang untuk membeli sepeda, tetapi uang sebanyak itu belum ~
terlahir ter.la.hir [v] (1) dilahirkan; (2) lahir (tt anak)
terlaksana ter.lak.sa.na [v] sudah (dapat) dilaksanakan: kegiatan ini dapat ~ berkat bantuan berbagai pihak
terlekat ter.le.kat [v] telah melekat atau dilekatkan: hatinya ~ pd anak kecil asuhannya itu
terlepas ter.le.pas [v] (1) sudah lepas; sudah dilepas (tt ikatan); copot: ikatannya ~; (2) ki terhindar (dr bahaya): ia bersyukur krn anaknya ~ dr bahaya maut; (3) ki hilang; musnah; lenyap (tt ingatan); terlupakan: semuanya akan tetap dikenangnya, tidak akan ~ dr ingatannya; (4) ki lepas dr pegangan (ikatan): tiba-tiba pegangannya ~ , dia terjatuh dan kehilangan keseimbangan; (5) bebas (dr kewajiban); tidak ada tanggung jawab lagi: dia ~ dr kewajiban membayar pajak
terlolong-lolong ter.lo.long-lo.long [v] menangis memekik-mekik: anak itu menangis ~
terlompat ter.lom.pat [v] (1) tiba-tiba atau tidak sengaja melompat; meloncat: mendengar berita tt kelahiran anaknya yg pertama, ~ lah ia dr tempat duduknya krn gembira; (2) ki terlanjur terucapkan (dng tidak sengaja atau di luar kesadarannya): kata-kata itu ~ begitu saja dr mulutnya
termin ter.min [n] jangka waktu; babak; tahap: diskusi ini dapat dilaksanakan dl beberapa --
termogram ter.mo.gram [n] grafik suhu hasil rekaman yg dilaksanakan oleh termograf
termuda ter.mu.da [a] (1) paling muda: dr segi usia, dia adalah peserta penataran yg -; (2) bungsu: anaknya yg -- baru berumur tiga tahun
ternak ter.nak [n] (1) binatang yg dipiara (lembu, kuda, kambing, dsb) untuk dibiakkan dng tujuan produksi; (2) ark yg berasal dr; yg diperanakkan di: ia -- Singapura; orang --; penduduk asli
terpantau ter.pan.tau [v] dapat dipantau; termonitor: dl keadaan ini, kondisi anak itu tidak lagi ~
terpetik ter.pe.tik [v] sudah atau dapat dipetik (tt buah, bunga, dsb); (2) ternukil; terkutip: sebagian dr novel ini telah ~; (3) tidak sengaja dipetik: picu senapan itu ~ oleh anak itu; (4) terdengar: ~ berita bahwa harga minyak bakar akan naik lagi
terpikau-pikau ter.pi.kau-pi.kau [v] kebingungan dan berteriak-teriak tidak keruan: anak itu ~ melihat ular sebesar itu
terpisah ter.pi.sah [v] tercerai; tidak menjadi satu (tidak berdekatan dsb); terasing (terpencil, tersendiri); lepas (dr): akibat tugas, selama beberapa tahun mereka hidup secara ~; dia tinggal di daerah yg ~ dr tempat tinggal sanak-saudaranya
tersambar ter.sam.bar [v] (1) kena sambaran; sudah disambar: untunglah orang yg -- petir itu masih tertolong; (2) dapat disambar: benda yg tergantung tinggi itu -- juga oleh anak kecil itu
tersandung ter.san.dung [v] (1) terantuk: anak itu jatuh -- batu; (2) ki terhalang; mendapat rintangan: usahanya macet krn -- modal; kesebelasan sepak bola itu tidak dapat maju ke pertandingan final, krn -- di babak semifinal
tertelungkup ter.te.lung.kup [v] (jatuh, terletak, atau terbaring) menelungkup; tertiarap; terbalik: seorang anak diketemukan ~ di dasar jurang
tertinggal ter.ting.gal [v] ditinggalkan; tercecer: ia melapor kpd polisi tt nasib anaknya yg ~ oleh rombongan teman-temannya di puncak gunung; waktu turun dr taksi tasnya ~
tertua ter.tua [n] (1) yg paling tua; (2) sulung: saya adalah anak laki-laki yg ~
tertunggik ter.tung.gik [v] (1) tidak sengaja tunggik; terjungkir: kasihan benar anak itu jatuh ~; (2) dapat dibengkokkan ke depan (tt punggung)
teruit te.ru.it [v] tersangkut; terkait pd: celanaku ~ pd kawat pagar
teruna te.ru.na [n] (1) pemuda; muda: anak -- , muda -- , pemuda, anak muda; (2) pelajar (siswa) sekolah calon perwira; kadet; (3) pria remaja yg masih bujangan
terupa te.ru.pa [v] dapat dirupakan (diwujudkan); dapat dibayangkan (diangan-angankan): ~ di matanya wajah anaknya yg hilang itu
terurus ter.u.rus [v] terpelihara (terawat, teratur) baik-baik: anak-anaknya tidak ~
terusi te.ru.si [n] benda yg kebiru-biruan warnanya, berasal dr tembaga untuk obat puru; CuSO45H2O
teteh te.teh [Sd n] panggilan kpd kakak perempuan [Jw a] (1) sudah jelas ucapannya (tt anak kecil); (2) bisa; mahir
tetes te.tes [n] benda cair (air dsb) yg jatuh menitik krn berat; titik: beberapa -- air matanya menitik dr kedua kelopak matanya; takaran obat itu sekali minum lima -- [n] cairan sisa penghabluran gula; ceng: -- dapat dibuat alkohol
tib [n] (1) ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu tib; ilmu kedokteran; (2) kitab mengenai jampi-jampi atau mantra; kitab tib
tidak pun meskipun tidak: -- pun ia berobat, meskipun ia tidak berobat
tidur ti.dur [v] (1) dl keadaan berhenti (mengaso) badan dan kesadarannya (biasanya dng memejamkan mata): siang untuk bekerja, malam untuk istirahat dan --; obat -- (penidur), obat bius (obat yg menyebabkan dapat tidur nyenyak); (2) (masuk --; pergi -- ) hendak (mulai) mengistirahatkan badan dan kesadarannya: biar aku saja yg menyudahkan pekerjaan ini, engkau boleh pergi --; tempat -- , tempat untuk tidur; ranjang; (3) berbaring; terbaring (tidak berdiri): bubu --
tikim ti.kim [n] tanaman merambat, daunnya dapat dimakan dan dibuat obat radang kulit; Hydrocotyle sibthorpioides
timang ti.mang [v] , me.ni.mang v (1) menaruh sesuatu di telapak tangan lalu diangkat-angkat turun naik: ~ lembing; (2) memegang anak atau menaruh anak di tangan lalu diayun-ayunkan dan dipuji-puji: ~ anak [Jw n] kepala tali (ikat) pinggang; gesper
tindakan tin.dak.an [n] (1) sesuatu yg dilakukan; perbuatan: ~ wakil kita itu sangat merugikan kepentingan kita; (2) tindakan yg dilaksanakan untuk mengatasi sesuatu: ~ yg tegas
tindik tin.dik [v] ber.tin.dik v berlubang pd cuping telinga (tempat memakai subang): telinga anak itu belum ~
tintir tin.tir [n] lampu minyak tanah; pelita [n cak] obat merah; merkurokrom
tiri ti.ri [n] bukan darah daging sendiri (dipakai dl gabungan kata, spt ibu -- , anak -- )
tiru ti.ru [v] me.ni.ru v (1) melakukan sesuatu spt yg diperbuat orang lain dsb; mencontoh; meneladan: anak-anak biasa ~ orang tuanya; (2) berkata (berbunyi) sbg kata (bunyi) orang lain dsb: mula-mula guru berkata "kuda", lalu murid bersama-sama ~ nya; (3) membuat sesuatu yg tidak sejati (tiruan); memalsukan: tidak mudah ~ tanda tangannya
titit ti.tit [Jk n] kemaluan anak laki-laki
tokcer tok.cer [a cak] (1) baik; bagus (tt mesin, mobil, dsb): mobilnya selalu dipelihara, mesinnya --; (2) manjur; mujarab: kini sudah ditemukan obat yg -- untuk penyakit malaria; (3) ki subur (mudah hamil)
tomboi tom.boi [n] sifat atau tipe aktif, penuh petualangan dsb anak laki-laki; sifat kelaki-lakian (tt anak perempuan)
tong [n] tempat (air, paku, semen, dsb) yg dibuat dr papan kayu, plastik, dsb bentuknya bulat torak; tahang: setiap penduduk diperintahkan menyediakan -- sampah di rumahnya [n] tiruan bunyi kentungan [Jk n kp] entong (panggilan kpd anak laki-laki)
tonggak tong.gak [n] (1) balok (kayu, batu, dsb) yg dipasang tegak; (2) tiang (rumah, jembatan, dsb); (3) pal (ukuran jauh 1.500 m); (4) tunggul (pangkal batang kayu yg masih tegak); sisa batang kayu yg sudah dipotong (yg ada di dl air dsb); (5) pokok; asal; (6) ki orang yg sangat pendiam [v] me.nong.gak v menuangkan (air dsb) ke mulut dr cerek, kendi, botol, dsb; menuangkan (obat, tepung, dsb) ke mulut
tongkor tong.kor [v] memotong ekor anak hewan (biasanya anak kambing) pd umur 1-2 minggu
tonikum to.ni.kum [n Dok] obat berupa minuman berwarna dan berasa anggur, dipakai untuk memulihkan atau menambah tenaga (kekuatan) bagi orang yg kondisi badannya lemah, kurang darah, dsb
tontonan ton.ton.an [n] pertunjukan (gambar hidup, wayang orang, dsb); yg ditonton: akrobat itu merupakan ~ yg menyenangkan
totaliterisme to.ta.li.ter.is.me [n] paham yg dianut oleh pemerintahan totaliter dan praktik-praktik yg dilaksanakan: di Indonesia sistem -- akan dijauhi krn tidak sesuai dng Pancasila
totok to.tok [a] (1) asli; sejati (bukan peranakan): Belanda --; (2) cak masih baru (belum berpengalaman): dl hal ini aku sangat -- , belum pernah sekali juga berlayar; (3) cak kaku (belum biasa, belum lancar): dia masih dapat juga berbahasa Jawa, hanya -- sekali [Lihat {tutuk}]
trampolin tram.po.lin [n] kerangka ulet dan lentur yg digunakan oleh seorang akrobat untuk meloncat-loncat
transfusi trans.fu.si [n] pemindahan atau pemasukan obat atau darah dsb kpd orang yg memerlukan: untuk menolong penderita yg mengalami pendarahan, cara yg paling baik adalah dng memberikan -- darah
trias politika tri.as po.li.ti.ka [n Pol] pengelompokan kekuasaan negara atas kekuasaan legislatif (kekuasaan membuat undang-undang), kekuasaan eksekutif (kekuasaan melaksanakan undang-undang), dan kekuasaan yudikatif (kekuasaan mengadili)
tuan-tuan tu.an-tu.an [n] (1) banyak orang laki-laki; banyak tuan: ~ dan nyonya-nyonya dipersilakan duduk; (2) bangsawan; ningrat: anak ~ , anak raja-raja; kaum ningrat
tubi tu.bi [adv] , ber.tu.bi-tu.bi adv berulang-ulang; bertalu-talu; terus-menerus dng hebat: tiba-tiba terdengar bunyi ~; anak itu dimarahi ~
tujuan instruksional tu.ju.an instruksional tujuan atau sasaran yg ingin dicapai setelah mengajarkan pokok atau subpokok bahasan yg sudah direncanakan
tukik tu.kik [v] me.nu.kik v terbang (terjun dsb) arah ke bawah dng kepala di bawah; membidik (memandang dsb) arah ke bawah: dr jauh tampak pesawat pengebom ~ sambil menjatuhkan bom [ark n] takik [n] anak penyu: untuk mencegah musnahnya penyu-penyu di pantai, pihak perlindungan dan pengawetan alam terus-menerus menetaskan telur penyu hingga menjadi -- , me.nu.kik v, ~ api membuat api dng batu api; mencetus api
tukuk tu.kuk [n] tokok; -- tambah tambahan sedikit: penghasilan dr beternak ayam itu lumayan sbg -- tambah biaya sekolah anak-anaknya
tumbuh tum.buh [v] (1) timbul (hidup) dan bertambah besar atau sempurna (tt benih tanaman; bagian tubuh spt rambut, gigi, tt penyakit kulit spt bisul, jerawat): -- bisul di dekat ketiak; bibit itu pun -- menjadi besar dan sehat; giginya belum --; (2) sedang berkembang (menjadi besar, sempurna, dsb): badan dan jiwa anak sedang -- jangan sampai terganggu; (3) timbul; terbit; terjadi (sesuatu): -- bintik-bintik merah di kulitnya; -- perasaan tidak senang di antara para hadirin; antara kedua bersaudara itu -- perselisihan
tumbuk tum.buk [n] alat untuk melantak dsb supaya lumat hancur (spt antan, anak gobek); (2) v mengupas atau menghaluskan dng antan (bukan digiling): beras -- , ke.tum.buk.an n pasukan; rombongan; tumpuk: keluarga yg mempunyai 12 orang anak spt satu ~ pengawal raja saja [Jw n] persamaan frekuensi pd nada, senama antara slendro dan pelog pelengkapnya
tumbung tum.bung [n] (1) bakal tumbuhan (pd kelapa) yg berbentuk spt bola, berwarna putih kekuningan, terletak di dl buah: -- kelapa; -- nyiur; (2) sesuatu yg menyerupai tumbung, tumbuh dr organ tubuh yg berlubang: -- dubur, Dok bol keluar, prolapsus ani; -- rahim, Dok peranakan keluar, prolapsus uteri
tumpat tum.pat [a] (1) penuh padat (tt ruang, rongga, dsb); penuh krn terjejal; mampat: kamar itu pun -- oleh buku; kota-kota sudah -- oleh pengungsi; (2) ki tersuntuk akal (hilang akal, tidak tahu apa yg harus dikerjakan): pikirannya -- krn kehilangan anaknya
tunda tun.da [n] sesuatu yg ditarik di belakang perahu dng tali [v] me.nun.da v menghentikan dan akan dilangsungkan lain kali (lain waktu); mengundurkan waktu pelaksanaan; menangguhkan: dng adanya peristiwa itu, ketua ~ rapat pengurus yg sudah direncanakan [Mk] ber.tun.da v bertolak: katakan segala pesan Ibu, kapal akan segera ~
tunggal tung.gal [num] satu-satunya: camat adalah penguasa -- di wilayahnya; agen --; anak --; (2) a bukan jamak (bukan majemuk); mufrad: kalimat --; (3) a utuh; bulat-bulat: ia selalu beramal dng -- hati; (4) v yg menjadi satu (tt kata majemuk): -- rasa; (5) n sebelah: berdiri berkaki -- , berdiri dng kaki sebelah
tuntut tun.tut [v] , me.nun.tut v (1) meminta dng keras (setengah mengharuskan supaya dipenuhi): pihak keluarga ~ tanggung jawabnya atas keselamatan anak istrinya; (2) menagih (utang dsb): ~ utang yg telah lampau; (3) menggugat (untuk dijadikan perkara); membawa atau mengadu ke pengadilan: pihak yg dirugikan telah ~ penipu itu; (4) berusaha keras untuk mendapat (hak atas sesuatu): orang itu ~ hak atas warisan orang tuanya; (5) berusaha atau berdaya upaya mencapai (mendapat dsb) suatu tujuan dsb: buruh pabrik itu ~ perbaikan nasib; para pemuda ~ kemerdekaan; (6) berusaha supaya mendapat pengetahuan (ilmu dsb); mempelajari: ~ ilmu; ~ pelajaran; (7) menuju: berjalanlah mereka itu dng bergurauan dan jenaka akan ~ kota harapan
turiang tu.ri.ang [n Tan] (1) anak tanaman padi yg tumbuh secara liar (biasanya setelah dipanen): kalau tanaman padi yg terkena wereng dibiarkan, akan tumbuh -- dan menjadi sumber penularan; (2) sistem penanaman yg tanaman generasi keduanya berasal (tumbuh) dr perakaran tanaman generasi sebelumnya
turun main beristirahat (tt anak-anak sekolah); ikut bermain (sepak bola dsb)
turun ranjang mengawini saudara atau sanak istrinya krn istrinya telah meninggal
turun tanah upacara menurunkan kanak-kanak ke tanah untuk pertama kali
turun tangga turun melalui tangga; (2) besarnya (tingginya, umurnya) bertingkat-tingkat hanya berbeda sedikit-sedikit (tt anak dsb)
turun-temurun tu.run-te.mu.run [v] dr nenek moyang turun kpd anak cucu; berpindah-pindah dr orang tua kpd anak, kpd cucu, dan seterusnya
turunan tu.run.an [n] (1) anak cucu; generasi; angkatan: dinasti itu memerintah sampai tiga ~; (2) peranakan: ia ~ Indonesia dan Belanda; (3) sesuatu yg turun-menurun; (4) Ling kata yg dibentuk dr hasil afiksasi, reduplikasi, atau penggabungan; kata jadian; kata turunan: meng- + ambil ~ mengambil; (5) zat kimia yg dihubungkan secara struktur dng zat lain dan secara teoretis diturunkan dr zat tsb; (6) zat yg dapat dibuat dr zat lain dl satu tahap atau lebih [n] hasil menurun; salinan (surat dsb): buatkan ~ surat itu
tusuk jarum cara mengobati penyakit dng jalan menusukkan jarum pd tempat-tempat tertentu; akupunktur (berasal dr Cina)
tutul tu.tul [Jw n] titik; noktah (tt warna kulit bulu binatang) [kl n] (1) permainan anak-anak; (2) main tutul
tutup bumi tumbuhan obat-obatan, akarnya untuk obat malaria, daunnya dapat untuk menurunkan panas dng menumbuknya lalu melekatkan kening dan perut
uang jaga-jaga uang yg sengaja disimpan untuk dipakai apabila diperlukan (msl apabila uang yg telah disediakan tidak mencukupi); -- jajan uang yg diberikan (disediakan) untuk dibelanjakan sewaktu-waktu (biasanya untuk anak-anak yg belum punya penghasilan dan jumlahnya tidak terlalu besar): tiap hari ia mendapat -- jajan dr ibunya
ubat ubat, uba.tan [Lihat {hobat(an)}]
ucap habis niat sampai [pb] semua yg dikatakan langsung dilaksanakan
ucok [Mk ark v] (1) berunding dng damai; (2) berdamai [Bt n] anak laki-laki
uduh [Lihat {odoh}] [Mk n] ramuan obat yg dipakai sbg penangkal (dipasang di kebun dsb supaya pencuri tidak dapat masuk)
uduk [Jk n] nasi lemak (nasi yg ditanak dng santan); nasi uduk [Lihat {wudu}]
uget-uget [Jw n] anak nyamuk yg masih dl air, spt ulat kecil-kecil; jentik-jentik: di selokan yg airnya tidak mengalir kita dapati banyak --
ugut keling gertak sekadar menakut-nakuti (tidak untuk dilaksanakan); gertak sambal
uik [n] tiruan bunyi anak itik, anak anjing, dsb
ujang [n] buyung (panggilan kpd anak laki-laki)
ujar [n] (1) perkataan yg diucapkan: begitu -- anak itu kpd teman-temannya; (2) kalimat atau bagian kalimat yg dilisankan
uji coba pengujian sesuatu sebelum dipakai atau dilaksanakan (bahan tes, kendaraan, dsb)
ujung atap [Bot] pohon kecil, kayunya kuat, kokoh, berwarna merah tua, daunnya dapat direbus untuk obat demam dan lelah; Baeckea frutescens
ujung panah ujung anak panah yg terbuat dr besi atau logam lainnya untuk menancapkan anak panah pd sasaran
ukik [n] permainan anak-anak dng buah keras atau uang
ulang tahun ulang ta.hun [n] (1) hari lahir: ia sedang memperingati -- anaknya; pesta --; (2) hari ketika suatu peristiwa penting terjadi: upacara -- Kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air
ular bandotan puspa ular yg sangat berbisa (dapat mematikan), kepalanya berbentuk segitiga, bersisik kasar dan menonjol, berkembang biak dng beranak; Vipera ruselli
ular kadut ular yg kulitnya berbenjol-benjol, berwarna cokelat, bernapas dng paru-paru, berkembang biak dng cara beranak; Acrochordus javannicus
ulat [n] salah satu tahap bentuk dl daur kehidupan kupu-kupu, berupa binatang kecil melata, gilik memanjang, dan umumnya berkaki enam, adakalanya berbulu-bulu, memakan daun, buah, atau bangkai, jika sudah waktunya berubah bentuk menjadi kepompong lalu menjadi kupu-kupu (termasuk juga anak serangga, bernga, lundi, dsb), banyak macamnya, spt -- batu, -- gatal, -- sentadu ? ulet
ulit [v] ber.u.lit v (1) bertiduran sambil meninabobokan anak; (2) tidur bersama-sama (dng) [Mk a] tidak mudah atau tidak mau (membayar utang): kalau kita -- dng utang, kepercayaan orang akan hilang
ulung-ulung [Jk n] elang yg warna bulunya hitam, sering menyambar burung kecil, anak ayam, atau binatang kecil lainnya untuk dijadikan mangsanya; Haliastur indus
umbar um.bar [v] meng.um.bar v (1) membiarkan lepas (bebas): ~ anak kuda di lapangan agar cepat besar; (2) ki membiarkan berbuat sekehendak hatinya; membiarkan terlepas: ~ hawa nafsu
umur kependidikan tingkat kemajuan anak jika dibandingkan dng kemajuan anak yg sudah duduk di kelas tertentu
umur mental umur menurut rata-rata perkembangan mental anak-anak (orang-orang) seusia
umur sosial taraf kesanggupan anak dl bergaul dng orang lain
umur subur masa orang (hewan) berkemampuan (besar kemungkinannya) mempunyai anak: wanita Indonesia yg termasuk kelompok -- subur berusia antara 15-44 tahun
unggul-mengungguli ung.gul-meng.ung.guli [v] saling mengungguli; berlomba unggul: mereka spt kanak-kanak, ~ sepatu atau kemeja baru
ungka ung.ka [n] kera yg tangannya panjang dan tidak berekor, berbulu abu-abu atau hitam; wawa; Hylobates lar (agilis)
untal un.tal [n] gentel (obat); pel; gelintir; butir (biji) [Jw v] meng.un.tal v menelan (secara utuh) tanpa dikunyah dulu: ular ~ katak
upacara inisiasi upacara perayaan saat seorang anak meninggalkan masa muda dan menginjak masa dewasa
upik [Mk n] panggilan kpd anak perempuan: " -- , siapa nama gurumu?"; si -- jantan, ki perempuan yg tingkah lakunya spt laki-laki
uras [n] param (bedak) yg mengandung obat; air obat; (2) v sembuh; waras
urus [v] rawat; piara; pelihara; atur: tidak -- , cak tidak terpelihara; tidak terurus , urus-urus 1 n obat pencahar; obat pencuci perut (untuk menguras isi perut): ~ nya berupa manisan cokelat; (2) v cak membersihkan isi perut dng minum obat pencahar
usada usa.da [n] (1) obat; (2) ilmu pengobatan
usali usa.li [Ar n] niat untuk mengerjakan salat ( berarti 'aku salat', diucapkan saat akan melaksanakannya)
usia sekolah usia yg dianggap cocok bagi anak secara fisik dan mental untuk masuk sekolah
usik [n] perbuatan mengganggu orang lain; gangguan: jangan mempedulikan -- orang itu; (2) v bergerak-gerak saja; tidak tenang: anak kecil biasa -- , ia tidak dapat duduk tenang
usir [v] meng.u.sir v (1) menyuruh pergi dng paksa; menyuruh (orang lain) meninggalkan tempat; menghalau: ia sudah ~ anak-anak nakal itu dr rumahnya; kami tidak ~ mu, tetapi hanya sekadar memberi tahu; (2) kl mengejar; memburu
utama uta.ma [a] (1) terbaik; nomor satu; amat baik; lebih baik dr yg lain-lain; (2) terpenting; pokok: soal tradisi di daerah menjadi soal -- dl uraian; tujuan -- pelajaran kesusastraan ialah untuk menumbuhkan minat baca anak-anak; hasil -- daerah itu ialah kedelai; dl drama itu ia memegang peran --
uterus ute.rus [n] (1) Anat rahim; peranakan; (2) Zool bagian dr saluran telur yg membesar dan menghasilkan kerabang
uzur [n] halangan (yg menyebabkan orang tidak dapat pergi, bekerja, dsb): kalau tidak ada -- , saya akan datang; (2) v berhalangan: kalau beliau sedang -- dan tidak dapat mengimami salat, anaknya yg tertualah yg menggantikannya; (3) a lemah badan (krn tua); sakit-sakitan; berpenyakitan: orang -- itu masih terus dipuja-puja oleh masyarakat krn kesaktiannya; (4) a (sudah) sangat tua; rusak sekali: asrama itu sudah sangat --; (5) v mengandung (hamil); (6) v cak haid
V , v /fE/ n (1) huruf ke-22 abjad Indonesia; (2) (dng huruf kapital) lambang bilangan 5 angka Romawi: Kongres -- Bahasa Indonesia dilaksanakan pd tahun 1993 di Jakarta; (3) sbg lambang bilangan 5000 angka Romawi, dng huruf kapital yg diberi garis di atasnya (); (4) (dng huruf kapital) lambang vanadium
valeria va.le.ria [n] perdu menahun dng bunga berkelompok merah atau putih yg akarnya dapat dijadikan obat
valium va.li.um [n] (1)obat penenang; (2) merek dagang obat penenang (dng huruf awal kapital)
verba desideratif verba yg menyatakan keinginan untuk melaksanakan perbuatan
verbalisme ver.bal.is.me [n Dik] ajaran (pandangan) dl dunia pendidikan (pengajaran) yg mendidik anak untuk banyak menghafal: sifat -- sejauh mungkin dihindari dng jalan menanamkan sifat kritis pd anak-anak
verkoper ver.ko.per [n] pegawai perusahaan yg bertugas berkeliling menawarkan barang hasil perusahaan itu (spt obat-obatan dan tekstil); penjaja keliling
veronal ve.ro.nal [n Kim] obat penenang barbiturat
verset ver.set [n Huk] bantahan; banding: keputusan tersebut dinyatakan dapat dilaksanakan lebih dahulu walaupun ada -- dr pihak terhukum
violinis vi.o.li.nis [n] pemain biola (yg berusia muda atau yg masih kanak-kanak)
waad wa.ad [Ar] (1) n janji: Allah memerintahkan manusia melaksanakan peraturan itu dng amir dan -- Nya; (2) adv sampai janjinya: datanglah -- Allah atasnya
waduh wa.duh [Jw p] kata seru untuk menyatakan heran, kagum, terkejut, dsb; aduh: -- , banyak benar anakmu!
wafat wa.fat [v] meninggal dunia (biasanya untuk raja, orang-orang besar ternama): putra mahkota dinobatkan sebelum raja --
wahai wa.hai [p] kata seru untuk menarik perhatian, memanggil, memperingatkan, dsb: -- anakku, ingatlah pesanku!
wai [p] kata seru untuk menyatakan terkejut, heran, dsb: anakku, -- apa yg harus kita lakukan sekarang? [n] sungai; kali: -- Sekampung terletak di Lampung
wajah wa.jah [n] (1) bagian depan dr kepala; roman muka; muka: ketika aku datang tampak -- ibunya berseri-seri; (2) tokoh (pemain dsb): -- baru; (3) ki apa-apa yg tampak lebih dulu: Jakarta adalah -- Indonesia; (4) gambaran; corak: -- remaja sekarang tidak menggembirakan, apalagi dng banyak yg terlibat penggunaan obat terlarang
wajib wa.jib [v] (1) harus dilakukan; tidak boleh tidak dilaksanakan (ditinggalkan): seorang muslim -- salat lima kali dl sehari semalam; (2) sudah semestinya; harus: kalau kita ingin berhasil dl usaha, kita -- berikhtiar
wajib belajar kewajiban anak usia 7-12 tahun untuk memperoleh pendidikan dasar (dl rangka mencerdaskan kehidupan bangsa)
wakil nikah orang yg menggantikan laki-laki dl melaksanakan upacara pernikahan
walad wa.lad [Ar n] anak (laki-laki)
wali wa.li [n] (1) orang yg menurut hukum (agama, adat) diserahi kewajiban mengurus anak yatim serta hartanya, sebelum anak itu dewasa: penjualan tanah itu tidak dapat disahkan krn pemiliknya belum dewasa dan -- nya tidak menyetujuinya; (2) orang yg menjadi penjamin dl pengurusan dan pengasuhan anak: yg menjadi -- anak tsb adalah pamannya krn anak itu tinggal bersama pamannya; (3) pengasuh pengantin perempuan pd waktu menikah (yaitu yg melakukan janji nikah dng pengantin laki-laki): krn ayahnya telah meninggal, maka kakaknya yg menjadi -- untuk menikahkan anak perempuan itu; (4) orang saleh (suci); penyebar agama: -- sanga; (5) kepala pemerintah dsb: -- negeri [kl n] kain kuning yg dilekatkan pd bahu pejabat istana yg melaksanakan upacara kerajaan [n] pisau kecil untuk mengukir kayu dsb [Lihat {rajawali}]
wali murid orang yg menjamin dan bertanggung jawab thd seorang anak di sekolahnya, spt ibu, bapak, saudara
wanti-wanti wan.ti-wan.ti [n] pesan yg disampaikan dng sungguh-sungguh agar dilaksanakan oleh yg dipesani; pesan sungguh-sungguh: saya sudah mengingatkannya --
waras wa.ras [a] (1) sembuh jasmani; sehat; (2) sehat rohani (mental, ingatan): kematian anaknyalah yg menyebabkan ibu itu menjadi kurang --
waris asli waris yg sesungguhnya, msl anak dan istri
wasi wa.si [Ar n] orang yg melaksanakan wasiat: pamanku telah ditunjuk sbg -- untuk membagikan harta warisan almarhum ayahku
wawa wa.wa [n] kera yg bertangan panjang tetapi tidak berekor, biasa mengeluarkan suara "wau wau" dng keras; wak-wak; ungka; Hylobateslar (agilis)
wayang golek wayang yg dibuat dr kayu, biasanya berupa anak-anakan atau boneka kayu
wayang sadat (sarana dakwah dan tablig) wayang kulit yg mementaskan lakon para wali dr Kerajaan Demak sampai Kerajaan Pajang, anak-anak wayang dan dalang beserta niyaga memakai serban
wewenang we.we.nang [n] (1) hak dan kekuasaan untuk bertindak; kewenangan; (2) kekuasaan membuat keputusan, memerintah, dan melimpahkan tanggung jawab kpd orang lain; (3) Huk fungsi yg boleh tidak dilaksanakan
wijayakusuma wi.ja.ya.ku.su.ma [n] (1) pohon berukuran sedang, batangnya bengkang-bengkok, rantingnya tebal, daunnya besar melonjong sampai membulat telur, berwarna hijau muda, bunganya kecil-kecil wangi, tumbuh di pantai berbatu di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Jawa, dl mitologi Jawa dianggap pohon sakti dan dapat menghidupkan orang mati, dahulu dipakai dl upacara penobatan raja-raja Surakarta; Pisonia grandis; (2) (digunakan secara salah) sejenis kaktus berdaun pipih yg didatangkan dr Brazil yg berbunga besar, harum, dan mekar pd tengah malam; Epiphyllum oxypetalum
wulang wu.lang, wu.lang.an [n] ajaran: di kelas I SD anak-anak sudah mendapat -- agama
yang [p] kata untuk menyatakan bahwa kata atau kalimat yg berikut diutamakan atau dibedakan dr yg lain: orang -- baik hati; (2) p kata yg menyatakan bahwa bagian kalimat yg berikutnya menjelaskan kata yg di depan: dijumpainya seorang pengemis -- sedang berteduh di bawah pohon asam itu; (3) pron kata yg dipakai sbg kata pembeda: -- kaya sama -- kaya, -- miskin sama -- miskin; (4) kl p adapun; akan: -- hamba ini diperanakkan di Malaka juga; (5) p cak bahwa: saya pun percaya -- Adinda kasih juga akan Kakanda [ark n] yang-yang n dewa
yayasan prayuwana yayasan untuk memberi perlindungan, asuhan, dan bimbingan kpd anak-anak dan mengusahakan pemulihan bagi anak-anak yg menyimpang dr jalan yg baik
yodium yo.di.um [n] unsur kimia bukan logam, biasanya berbentuk kristal, digunakan untuk obat dl fotografi dsb; iodin
yohimbina yo.him.bi.na [n Kim] alkaloid beracun yg diperoleh dr kulit pohon Corynanthe yohimbe yg tumbuh di Afrika sebelah barat, digunakan sbg afrodisiak untuk mengobati impotensi; C21H26N2O3
yoyo yo.yo [n] mainan anak-anak dr kayu, bentuknya bulat pipih menyerupai gelendong benang yg diikat dng tali, jika dimainkan menyebabkan mainan itu terputar turun-naik krn talinya terlepas dan tergulung kembali [n Lay] sistem pembongkaran atau pemuatan untuk muatan yg sangat berat, menggunakan empat batang pemuat kapal
yuwana yu.wa.na [a] muda; (2) n anak-anak
yuwaraja yu.wa.ra.ja [n] raja muda, biasanya dipangku oleh anak sulung, putra permaisuri
zuriah zu.ri.ah [Ar n] (1) keturunan; anak cucu; (2) benih; bibit

Jika informasi mengenai "anak obat" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait