Arti kata/frase "ahli ilmu racun" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/ahli-ilmu-racun

Halaman ini menjelaskan kata atau frase ahli ilmu racun menurut KBBI Edisi III

ahli ilmu racun: orang yg mahir dl pembuatan dan penawar racun

Lebih lanjut mengenai ahli ilmu racun

ahli ilmu racun terdiri dari 3 suku kata. Kata tersebut mempunyai 1245 kata terkait yakni sebagai berikut:

ahli ah.li [n] orang yg mahir, paham sekali dl suatu ilmu (kepandaian); (2) a mahir benar: dia seorang yg -- menjalankan mesin itu [n] anggota; orang(-orang) yg termasuk dl suatu golongan; keluarga atau kaum
ilmu il.mu [n] (1) pengetahuan tt suatu bidang yg disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yg dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu di bidang (pengetahuan) itu: dia memperoleh gelar doktor dl -- pendidikan; (2) pengetahuan atau kepandaian (tt soal duniawi, akhirat, lahir, batin, dsb)
racun ra.cun [n] (1) zat (gas) yg dapat menyebabkan sakit atau mati (kalau dimakan, dihirup): ia bunuh diri dng makan --; (2) Kim zat yg menurunkan mutu logam atau sepuhan; (3) zat yg merusak atau menghambat aksi katalis atau enzim; (4) ki yg merusak batin: banyak bacaan yg menjadi -- jiwa para pemuda
ahli gempa ahli seismologi
ahli geologi minyak ahli geologi yg bekerja dl kegiatan eksplorasi atau produksi minyak dan gas bumi
ahli pikir ahli filsafat
ahli sufi ahli tasawuf; ahli suluk
ahli tarekat ahli suluk
ahli tarikh ahli sejarah
ilmu administrasi ilmu tt berbagai hasil pengalaman yg berhubungan dng masalah pemerintahan, baik negara maupun swasta
ilmu alat ilmu nahu dan saraf
ilmu anatomi ilmu yg menguraikan organisme tumbuhan, binatang, atau manusia untuk mencapai pengertian tt susunan dan fungsi bagian-bagiannya
ilmu bisnis ilmu perdagangan; ilmu berjual beli
ilmu cuaca ilmu iklim
ilmu dasar ilmu tt asas-asas hal yg diteliti
ilmu ekonomi ilmu tt produksi, distribusi, dan konsumsi barang, serta berbagai masalah yg bersangkutan dng itu, spt tenaga kerja, pembiayaan, dan keuangan; (2) ilmu pengetahuan tt kegiatan sosial manusia dl memenuhi kebutuhan hidupnya yg diperoleh dr lingkungannya
ilmu eksakta ilmu yg berdasarkan ketepatan dan kecermatan dl metode penelitian dan analisis
ilmu gizi ilmu pengetahuan tt bagaimana cara memanfaatkan makanan untuk kepentingan kesehatan tubuh manusia pd umumnya
ilmu han-dasah ilmu ukur tanah (spt tt luas tanah, bentangannya)
ilmu hisab ilmu hitung; matematika
ilmu jaringan ilmu tt struktur mikroskopik dan fungsi jaringan tubuh
ilmu jiwa ilmu tt segala sesuatu mengenai jiwa manusia; psikologi
ilmu kalam ilmu tauhid
ilmu kebatinan ilmu batin
ilmu kedokteran ilmu tt penyakit pd organisme manusia atau hewan, serta cara dan metode pengobatannya
ilmu kehutanan ilmu yg mencakupi pengusahaan tanah hutan sbg sumber produksi yg permanen, penanaman dan penggunaan kayu, pengaturan hutan guna proteksi air, pengaliran air sungai, dan manajemen binatang liar di hutan
ilmu kesaktian ilmu sakti
ilmu kesehatan masyarakat ilmu tt pencegahan penyakit, pemerpanjangan hidup, serta peningkatan kesehatan dan efisiensinya melalui organisasi yg resmi
ilmu kimia ilmu tt unsur dan ciri-ciri zat, serta reaksi yg menyebabkan timbulnya zat-zat baru
ilmu klenik ilmu yg mengajarkan hal yg mengandung rahasia (spt ilmu yg dapat membuat orang tunduk atau jatuh cinta)
ilmu limunan ilmu halimunan
ilmu nahu ilmu tt susunan dan bentuk kalimat; sintaksis
ilmu negara ilmu tt sendi-sendi dan pengertian pokok dr negara
ilmu panas ilmu sihir
ilmu pemerintahan ilmu tt metode mengatur, menguasai, dan mengelola negara
ilmu pengetahuan alam ilmu yg mencakupi biologi, fisika, dan kimia
ilmu pengetahuan modern ilmu pengetahuan pd zaman modern yg menampilkan penemuannya dng landasan teori modern dan analisis bersistem thd data lapangan tertentu
ilmu pengetahuan sosial ilmu pengetahuan yg merupakan fusi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial (spt sejarah, ekonomi, geografi)
ilmu pisah ilmu kimia
ilmu politik ilmu tt pranata politik, asas, dan organisasi pemerintahan negara
ilmu praktis ilmu tt kebenaran sebab-akibat untuk diterapkan ke dalam dunia nyata
ilmu praktis normatif ilmu praktis yg memberikan ukuran atau kaidah yg disebut norma
ilmu putih ilmu batin yg digunakan untuk melawan ilmu hitam (untuk mengobati orang sakit, orang kena guna-guna, mengusir setan, dsb)
ilmu sakti ilmu tt kekuatan yg dimiliki oleh seseorang yg didorong oleh tenaga gaib
ilmu salik ilmu suluk
ilmu sihir ilmu tt rasa pemakaian kekuatan gaib; ilmu gaib (teluh, tuju, dsb)
ilmu sosial ilmu tt perilaku kehidupan manusia sbg makhluk hidup yg bermasyarakat
ilmu sufi ilmu suluk; tasawuf
ilmu tabii ilmu alam (fisika)
ilmu tarekat ilmu tasawuf; ilmu suluk
ilmu tasawuf ilmu tt kesucian diri secara lahir dan batin untuk mengenal dan mendekatkan diri kpd Allah guna mencapai makrifat Allah
ilmu tata negara ilmu tt segala sesuatu mengenai pemerintahan negara, alat-alat pemerintahan (aparatur) negara, warga negara, dsb
ilmu tauhid ilmu tt keesaan Allah
ilmu terapan ilmu tt cara menerapkan prinsip umum untuk memecahkan masalah yg terjadi dl alam semesta dan masyarakat manusia
ilmu ternak ilmu tt cara memelihara dan memperkembangkan hewan ternak (babi, domba, dsb)
ilmu tib ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu kedokteran
ilmu tilik hewan ilmu tt cara menilai baik-buruknya ternak dilihat dr bentuk luarnya
ilmu urai ilmu tt susunan tubuh dan hubungan alat tubuh; anatomi
ilmu usaha ilmu tt cara mengombinasikan faktor produksi dl mengusahakan suatu tanaman atau ternak supaya memperoleh keuntungan maksimal dan terus-menerus
ilmu usuludin ilmu tauhid
ilmu wasilah ilmu dan kepandaian menghubungkan diri dng roh
ahli ilmu racun orang yg mahir dl pembuatan dan penawar racun
ilmu racun pengetahuan mengenai pembuatan dan penawaran racun
ahli fitopatologi orang yg ahli dl bidang ilmu penyakit tumbuh-tumbuhan
ahli informasi petugas informasi yg memiliki keahlian tertentu dan mampu mengelola perpustakaan ilmiah, penekanan tugasnya lebih diutamakan pd keahlian dl pemberian jasa informasi dp pengetahuan tt suatu ilmu
ahli purbakala orang yg ahli dl bidang ilmu sejarah dan benda purbakala
ahli seismologi orang yg ahli dl cabang ilmu yg menelaah getaran bumi, baik yg disebabkan oleh alam maupun buatan; ahli gempa
ilmuwan il.mu.wan [n] orang yg ahli atau banyak pengetahuannya mengenai suatu ilmu; orang yg berkecimpung dl ilmu pengetahuan: kalangan -- kini merasa yakin bahwa bulan telah tercipta beribu-ribu tahun yg lalu
ahli agama orang yg mendalami ilmu agama dan ketuhanan; ulama; alim
ahli bedah dokter ahli dl hal membedah (operasi)
ahli bumi orang yg ahli dl pengetahuan tanah
ahli fisika orang yg ahli dl bidang fisika; fisikawan
ahli geofisika orang yg ahli dl menentukan ciri fisik bumi dg menggunakan metode fisika kuantitatif
ahli geologi orang yg ahli dl menafsirkan struktur, asal mula, dan perkembangan bumi serta isinya
ahli hadis orang yg ahli dl seluk-beluk hadis orang yg berpegang pd hadis; pemegang hadis
ahli hukum orang yg mahir dl ilmu hukum
ahli matematika orang yg ahli dl bidang matematika; matematikawan
ahli mikologi orang yg ahli dl bidang cendawan
ahli obat orang yg ahli dl hal obat-obatan
ahli patung orang yg ahli dl membuat patung
ahli peneliti madya pangkat peneliti golongan IV/d, satu tingkat di bawah ahli peneliti utama, satu tingkat di atas ahli peneliti muda, setaraf dng pembina utama madya dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
ahli peneliti muda pangkat peneliti golongan IV/c, satu tingkat di bawah ahli peneliti madya, satu tingkat di atas peneliti madya, setaraf dng pembina utama muda dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
ahli peneliti utama pangkat peneliti yg tertinggi golongan IV/e, satu tingkat di atas ahli peneliti madya, setaraf dng pembina utama dl kepangkatan struktural pegawai negeri sipil
ahli sejarah orang yg paham dl ilmu sejarah
ahli sihir orang yg memiliki dan menguasai ilmu sihir; juru teluh
ahli tafsir orang yg ahli dl menerangkan maksud ayat-ayat Alquran
ahli tasawuf orang yg mahir dl ilmu tasawuf; (2) orang yg menganut dan melaksanakan tasawuf
ahli tetas orang yg mempunyai keahlian dl bidang penetasan telur
ilmu batin pengetahuan mengenai jiwa dan segala yg gaib; ilmu suluk
ilmu burhani pengeta-huan yg diperoleh berdasarkan alasan ahli mantik
ilmu ekonomi makro [Ek] ilmu ekonomi tt peranan dan perkembangan unsur ekonomi secara keseluruhan, spt pengaruh pengeluaran pemerintah, pendapatan nasional, indeks harga, dan jumlah uang yg beredar
ilmu ekonomi mikro [Ek] ilmu ekonomi tt perilaku subjek dan barang ekonomi secara individual dl hubungannya dng perkembangan harga barang, faktor ekonomi, tingkat upah, penghasilan, dan laba perusahaan
ilmu fikih pengetahuan tt kewajiban yg diperintahkan oleh agama Islam; ilmu tt hukum syarak
ilmu hukum [Antr] ilmu tt aturan, norma kehidupan masyarakat, serta adat-istiadat yg dibuat oleh penguasa dl suatu masyarakat; (2) pengetahuan tt hukum (undang-undang dsb)
ilmu kasekten [Jw] ilmu sakti
ilmu kebidanan cabang ilmu kedokteran yg berhubungan dng kelahiran bayi dan pertolongan kpd orang bersalin; obstetri
ilmu kemanusiaan [Antr] ilmu tt hasil pikiran manusia serta hubungan antarmanusia, terutama yg tercantum dl kesusastraan dan yg diekpresikan oleh kesenian
ilmu kewarganegaraan cabang ilmu pengetahuan, khususnya bidang ilmu politik, mengenai hubungan antarwarga negara dan hubungan umum yg menyangkut masalah hak dan kewajiban warga negara thd negara dan sebaliknya
ilmu nibung tunggal [ki] ilmu kekerasan tangan
ilmu pasti pengetahuan mengenai ruang dan bilangan (spt aljabar, ilmu ukur)
ilmu perpustakaan pengetahuan dan keahlian mengenai administrasi perpustakaan berikut koleksinya, ekonomi perpustakaan, dan bibliografi
ilmu peruang [kl] ilmu yg menyebabkan dapat tahan lama menyelam dl air (berupa mantra untuk mendapatkan cukup udara sewaktu menyelam dl air)
ilmu sejarah cabang ilmu pengetahuan sosial tt penelitian dan penyelidikan secara bersistem keseluruhan peristiwa dan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau dng maksud untuk dinilai secara kritis seluruh hasil penelitian dan penyelidikan tsb agar dapat dijadikan perbendaharaan bagi penilaian dan penentuan masa sekarang serta arah kemajuan masa depan
ahli bahasa orang yg mahir dl pengetahuan bahasa
ahli bait sanak keluarga serumah; kerabat terdekat
ahli famili sanak saudara
ahli filsafat orang yg memiliki kemampuan pengetahuan dan penyelidikan dng akal budi mengenai hakikat segala yg ada, sebab, asal, dan hukumnya; filsuf
ahli ibadah orang yg taat menjalankan kewajiban agama (Islam dsb)
ahli kitab orang-orang yg berpegang pd ajaran kitab suci selain Alquran
ahli kubur orang-orang yg telah meninggal; penghuni kubur
ahli maksiat orang yg gemar melakukan perbuatan yg tercela, buruk, dsb
ahli media seseorang yg memiliki pengetahuan yg luas dl media pendidikan
ahli mesin kapal [Lay] perwira bagian mesin kapal niaga yg tugasnya menjalankan, merawat, dan memperbaiki semua mesin di kapal
ahli multimedia orang yg menguasai bidang komunikasi perantara (perhubungan)
ahli negara ah.li ne.ga.ra [n] orang yg paham benar tt ketatanegaraan
ahli nujum orang yg pandai meramalkan sesuatu dng melihat bintang; (2) orang yg pandai meramal nasib orang dng melihat tapak tangan dsb
ahli peserta pemegang saham
ahli rumah keluarga seisi rumah
ahli sufah orang yg turut hijrah bersama Nabi Muhammad saw. dr Mekah ke Medinah dng membawa harta seadanya, dl keadaan serba kurang
ahli suluk orang yg menganut dan melaksanakan tarekat tertentu untuk mendekatkan diri kpd Tuhan
ahli sunah kaum muslimin yg mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw.
ahli sunah waljamaah kaum muslimin yg mengikuti ajaran Alquran, hadis Nabi Muhammad saw., dan menerima ijmak ulama
ahli Taurat [Isl] penganut ajaran kitab Taurat pd zaman Nabi Musa a.s.; (2) Kris pengajar dan penafsir Kitab Perjanjian Lama, khususnya kelima kitab Musa (Taurat atau Pentateukh)
ahli waris orang yg berhak menerima warisan (harta pusaka)
ilmu agama pengetahuan tt ajaran (sejarah dsb) agama; teologi
ilmu akaid pengetahuan tt keyakinan dan kepercayaan
ilmu akhirat pengetahuan mengenai segala sesuatu yg berhubungan dng kehidupan di akhirat atau kehidupan sesudah manusia mati
ilmu akhlak pengetahuan tt tabiat ma-nusia
ilmu alam pengetahuan tt keadaan alam
ilmu bahas bagian filsafat yg berkenaan dng berpikir dsb
ilmu bahasa penge-tahuan bersistem tt (ihwal) bahasa (tata bahasa); linguistik
ilmu bangsa-bangsa pengetahuan tt adat istiadat, kehidupan, dsb suatu bangsa (suku bangsa dsb); etnologi
ilmu bangun pengetahuan ukur-mengukur ruang dsb
ilmu bangunan pengetahuan tt membangun (membuat) rumah, gedung, jembatan, dsb
ilmu bayan pengetahuan tt berbagai arti dan maksud yg termuat di dl Alquran
ilmu bedah pengetahuan tt membedah (mengoperasi) bagian tubuh
ilmu bentuk kata pengetahuan tt bentuk kata (tt awalan, akhiran, dsb); morfologi
ilmu bumi pengetahuan untuk mengamati, meng-golong-golongkan, dan menganalisis perbedaan berbagai daerah di permukaan bumi; geografi
ilmu dagang pengetahuan tt berniaga
ilmu daruri pengetahuan yg sewajarnya krn sudah jelas dan tidak di-perlukan alasan atau akli(ah) mantiki(ah)
ilmu dunia pengetahuan atau kepandaian untuk mencari kehidupan di dunia
ilmu faal pengetahuan tt gejala hidup pd alat tubuh manusia (spt alat pernapasan, peredaran darah, jasad tumbuhan dan binatang); fisiologi
ilmu firasat pengetahuan tt keadaan muka orang dsb yg bertalian dng tabiatnya
ilmu fisika lihat fisika
ilmu gaib pengetahuan tt segala yg tidak kelihatan (rahasia alam dsb)
ilmu gaya bahasa pengetahuan mengenai pemakaian kata dl kalimat khusus; stilistika
ilmu halimunan mantra yg jika diucapkan dapat membuat diri tidak kelihatan
ilmu hayat pengetahuan tt makhluk hidup (binatang dan tumbuhan); biologi
ilmu hewan pengetahuan mengenai kehidupan binatang; zoologi
ilmu hitam pengetahuan tt kebatinan yg berhubungan dng pekerjaan setan atau pekerjaan mencelakakan orang (spt membuat orang gila, mencuri dng bantuan makhluk halus)
ilmu hitung pengetahuan mengenai angka sehubungan dng penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, pemangkatan, dan akar bilangan
ilmu iklim pengetahuan tt keadaan cuaca (hawa, musim, dsb); klimatologi
ilmu kesehatan pengetahuan tt hal penjagaan dan pemeliharaan kesehatan, serta pencegahan penyakit
ilmu kesenian pengetahuan mengenai seluk-beluk seni secara umum
ilmu kiat kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi
ilmu kira-kira [cak] tanpa kepastian, serba kira-kira saja
ilmu lintabung [ki] bodoh tetapi sombong (tt seseorang) [ki] orang yg bodoh tetapi sombong
ilmu maani pengetahuan tt mengarang dan berpidato dng baik
ilmu mantik pengetahuan tt cara berpikir (atau hal menerangkan sesuatu) hanya berdasarkan pikiran belaka; logika
ilmu masyarakat pengetahuan tt kehidupan manusia dl masyarakat; sosiologi
ilmu mendidik didaktik
ilmu obat pengetahuan mengenai berbagai obat (khasiatnya, takaran pemakaiannya, dsb); farmakologi
ilmu padi [pb] makin banyak pengetahuan makin rendah hati
ilmu pendidikan pengetahuan tt prinsip dan metode belajar, membimbing, dan mengawasi pelajaran
ilmu penerbangan pengetahuan mengenai keadaan dan cara mengoperasikan pesawat terbang
ilmu pengetahuan gabungan berbagai pengetahuan yg disusun secara logis dan bersistem dng memperhitungkan sebab dan akibat
ilmu pertanian pengetahuan tt tanam-tanaman (bercocok tanam dsb)
ilmu peternakan cabang biologi terapan yg berkaitan dng pengembangan hewan sesuai dng kondisi setempat dan perkembangan permintaan
ilmu purbakala pengetahuan tt kehidupan pd zaman kuno dan benda peninggalan kuno; arkeologi
ilmu saraf morfologi
ilmu serum pengetahuan tt hal, sifat, dan reaksi serum darah serta cara mengobati penyakit dng berbagai serum
ilmu suluk pengetahuan yg berkenaan dng usaha mendekatkan diri kpd Tuhan
ilmu tasrih anatomi
ilmu tumbuh-tumbuhan pengetahuan tt tumbuh-tumbuhan; botani
ilmu udara pengetahuan mengenai keadaan udara
ilmu ukur ruang pengetahuan ukur-mengukur benda (spt kerucut, limas)
ilmu ukur sudut pengetahuan ukur-mengukur yg berdasarkan perhitungan sudut
adat kemenakan ahli waris berdasarkan keturunan pihak ibu; adat matrilineal
anatomi deskriptif ilmu mengenai struktur organ tubuh normal
anatomi perbandingan ilmu yg membandingkan struktur pd berbagai spesies yg berbeda
antropologi budaya ilmu tt manusia ditinjau dr sudut sejarah kebudayaannya
antropologi hukum ilmu yg meneliti sebab persengketaan dan cara penyelesaiannya, terutama pd masyarakat sederhana
dokter gula ahli kimia yg bekerja di laboratorium pabrik gula
ekologi hewan ilmu tt hewan sbg organisme hidup dan mengabaikan tumbuhan dan manusia
ekologi manusia ilmu tt keadaan lingkungan yg berhubungan dng kehidupan manusia
ekologi serangga ilmu tt hubungan antara kehidupan serangga dan lingkungannya
ekologi sosial ilmu tt hubungan penduduk dng lingkungan alam, teknologi, dan masyarakat manusia
ekologi tumbuhan ilmu tt tumbuhan sbg organisme hidup dan mengabaikan hewan dan manusia
ekologi tumbuhan pengganggu ilmu tt hubungan timbal balik antara tumbuhan pengganggu dan lingkungannya
ekonom senior ahli ekonomi yg lebih matang dl pengalaman dan kemampuan
ekonomi kesejahteraan ilmu ekonomi tt kesejahteraan
geografi matematika ilmu yg berkenaan dng perkiraan bentuk, ukuran, serta gerakan bumi, yaitu lintang dan bujur geografi, meridian, paralel, luas permukaan bumi, dsb
geologi bulan ilmu tt komposisi, struktur, dan sejarah bulan
konservasi tanah ilmu tt pengelolaan tanah untuk menyelamatkan tanah dr bahaya erosi
mantri hewan ahli teknik peternakan yg ditugasi untuk membina, mengelola, atau memberikan penyuluhan peternakan di suatu daerah
mulia ternak ahli dl hal pemuliaan ternak
pakar rujuk ilmuwan yg membantu redaksi suatu majalah mengevaluasi karangan yg akan dimuat dl majalah
pawang buru ahli berburu
psikologi kriminal ilmu pengetahuan tt jiwa orang atau kelompok (yg secara langsung atau tidak) yg berkaitan dng perbuatan jahat dan akibatnya
seni arca ilmu tt arca dilihat dr segi tekniknya (gaya, cara, dan ketentuan pembuatannya)
sosiologi politik ilmu tt asas-asas sosial dr kekuasaan dl segala pranata yg ada di masyarakat
teknologi medis ilmu kedokteran yg menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk membantu menemukan penyebab penyakit serta membantu pengobatannya
tuba tikus racun (pembunuh) tikus; berangan
mengahlikan meng.ah.li.kan [v] mempelajari suatu ilmu (kepandaian) supaya menjadi ahli: tidak sedikit orang asing yg ~ dirinya dl membatik
pakar bidang ilmu orang yg mempunyai keahlian dl bidang ilmu tertentu, spt biologi, kimia, fisika
asap racun gas atau asap yg terbentuk dr peledakan yg umumnya mengandung racun dan berbahaya
awaracun awa.ra.cun [a] kehilangan racun
beracun be.ra.cun [v] mengandung racun: ada kepiting laut yg ~
berilmu ber.il.mu [v] mempunyai ilmu; berpengetahuan; pandai: senang sekali mempunyai teman akrab yg ~
berkeahlian ber.ke.ah.li.an [v] memiliki keahlian; mempunyai kepandaian
dahlia dah.lia [n] (1) tumbuhan yg akarnya berbonggol (berumbi), warna bunganya bermacam-macam; Dahlia pinnata; (2) bunga dahlia
gas racun [Kim] gas yg peredarannya di udara akan menyebabkan keracunan pd tubuh
keahlian ke.ah.li.an [n] kemahiran dl suatu ilmu (kepandaian, pekerjaan)
keilmuan ke.il.mu.an [n] barang apa yg berkenaan dng pengetahuan; secara ilmu pengetahuan: dl masalah ~ , janganlah ragu-ragu bertanya kpd beliau
keracunan ke.ra.cun.an [v] terkena racun; termakan racun
latihan keahlian la.tih.an keahlian [Adm] bagian pendidikan yg bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan yg disyaratkan untuk melaksanakan suatu pekerjaan, termasuk latihan ketatalaksanaan
menanjakkan ilmu me.nan.jak.kan ilmu pergi ke negeri lain untuk mengajarkan ilmu
mencari ilmu men.ca.ri ilmu berusaha mencari kepandaian dan pengetahuan
mengilmukan meng.il.mu.kan [v] menjadikan ilmu pengetahuan
menuntut ilmu me.nun.tut ilmu mencari ilmu; belajar: kaum muda Indonesia seyogyanya tidak segan-segan ~ ilmu
meracun me.ra.cun [v] memberi racun (supaya mati): ~ tikus; ~ hati mengganggu atau menggiurkan hati: senyumnya ~ hati
meracuni me.ra.cuni [v] (1) memberi racun pd; (2) ki merusak pikiran, jiwa: Pemerintah melarang bacaan yg ~ jiwa para remaja
pekerja ahli pe.ker.ja ahli [Adm] pekerja yg sudah dididik dan sudah memiliki keterampilan untuk melakukan suatu pekerjaan
penangkal racun pe.nang.kal racun penolak racun
peracun pe.ra.cun [n] (1) orang yg meracuni; (2) orang yg (pekerjaannya) membuat racun
peracunan pe.ra.cun.an [n] proses, cara, perbuatan meracun atau meracuni: perkara ~ itu sudah di tangan polisi
saksi ahli orang yg dijadikan saksi krn keahliannya, bukan krn terlibat dng suatu perkara yg sedang disidangkan
tepian ilmu te.pi.an ilmu orang yg banyak pengetahuannya atau ilmunya
toksikolog tok.si.ko.log [n] ahli ilmu racun
tumbuhan beracun tum.buh.an beracun tumbuhan yg mengandung racun yg berbahaya bagi manusia dan hewan, terutama jika terjadi kontak langsung dengannya krn tumbuhan tsb dapat mencemarkan (bahan) makanan
-wan (-man, -wati) sufiks pembentuk nomina (1) orang yg ahli dl bidang: ilmuwan; budayawan; seniman; (2) orang yg bergerak dl: karyawati; wartawan; (3) orang yg memiliki barang atau sifat khusus: dermawan; hartawan; rupawan; bangsawan
analis ana.lis [n] (1) orang yg menganalisis atau melakukan analisis; (2) ahli ilmu kimia yg bekerja di laboratorium (menjalankan penyelidikan dsb); (3) Ek orang yg mencari dan mengumpulkan data untuk penilaian kekayaan atau kemampuan perusahaan demi kepentingan pemodal
apoteker apo.te.ker [n] ahli dl ilmu obat-obatan; yg berwenang membuat obat untuk dijual
asisten ahli pangkat atau jabatan dosen setingkat di bawah lektor muda (di perguruan tinggi)
bak ilmu padi [pb] selalu merendahkan diri (tidak sombong)
berilmu lintabung ber.il.mu lintabung [ki] bodoh, tetapi sombong
berilmu padi ber.il.mu padi [ki] pandai, tetapi tidak mau menunjukkan (menonjolkan) kepandaiannya
dokter forensik dokter yg ahli dl penerapan ilmu pengetahuan medis bagi persoalan hukum pidana dan kejahatan dng menggunakan fakta-fakta medis
doktrin dok.trin [n] (1) ajaran (tt asas suatu aliran politik, keagamaan; (2) pendirian segolongan ahli ilmu pengetahuan, keagamaan, ketatanegaraan) secara bersistem, khususnya dl penyusunan kebijakan negara: dl sejarah Amerika kita kenal -- Monroe
estetikus es.te.ti.kus [n] orang yg mempelajari dan mengenal ilmu keindahan; ahli estetika
generalisasi metodologis prinsip atau hukum yg menjelaskan suatu keahlian dan teknik untuk mempelajari dan mendekati inti suatu ilmu
ginekolog gi.ne.ko.log [n] dokter yg ahli dl ilmu yg berkenaan dng fungsi alat tubuh dan penyakit khusus pd wanita; ahli ginekologi
hisab hi.sab [n] (1) hitungan; perhitungan; perkiraan: ahli --; ilmu --; (2) peduli: apa -- mu kepadanya?
ikhtiotoksisme ikh.ti.o.tok.sis.me [n] ilmu tt racun ikan, kelenjar beracun, dan cara pengeluarannya
izin praktik izin untuk melakukan pekerjaan dng menerap-kan keahliannya dl suatu bidang ilmu dng memperoleh imbalan (spt dokter dan pengacara)
kamilmukamil ka.mil.mu.ka.mil [a] sangat sempurna; baik sekali
kartografi kar.to.gra.fi [n] (1) gambar peta (tabel dsb); (2) seni atau keahlian membuat peta; (3) ilmu mengenai peta
keahlinegaraan ke.ah.li.ne.ga.ra.an [n] hal atau mengenai orang yg paham benar tt tata negara
kuliah lapangan kuliah langsung praktik di lapangan yg sesuai dng keahlian bidang ilmu yg dituntut
linguis li.ngu.is [n] ahli linguistik; ahli ilmu bahasa
lubuk akal lautan (= tepian) ilmu (= budi) [pb] sangat luas dan banyak pengetahuannya
mahligai mah.li.gai [n] (ruang) tempat kediaman raja atau putri-putri raja (dl lingkungan istana): di tengah taman berdiri bangunan yg indah sbg suatu -- di dl istana
makan upas berulam racun [pb] orang yg dl kesusahan dan duka cita krn diliputi marabahaya yg besar
makhdum makh.dum [Ar n] (1) tuan (gelar untuk ahli agama): Baginda berguru kpd -- ilmu tauhid; (2) orang yg dilayani
menunjukkan ilmu kpd orang menetak [pb] nasihat yg baik itu tidak berguna bagi orang yg tidak mau menggunakannya
munajim mu.na.jim [Ar n] peramal berdasarkan ilmu perbintangan; ahli nujum
mutakalim mu.ta.ka.lim [n Isl] (1) pembicara; (2) ahli ilmu kalam (teologi)
nikah tahlil pernikahan yg dilakukan oleh orang ketiga untuk menghalalkan bekas suami yg telah menjatuhkan talak tiga untuk kembali kpd bekas istrinya
okultis okul.tis [n] ahli ilmu gaib (kekuatan yg tersembunyi) yg tidak dimiliki oleh orang biasa
ontologis on.to.lo.gis [n] ahli dl ilmu ontologi
orang awam orang biasa; orang am; (2) orang yg bukan ahli dl suatu bidang ilmu
pandit pan.dit [n] orang yg ahli dl ilmu agama dan menerapkannya dl kehidupan sehari-hari
patolog pa.to.log [n] ahli ilmu penyakit; ahli patologi
pawang pa.wang [n] orang yg mempunyai keahlian istimewa yg berkaitan dng ilmu gaib, spt dukun, mualim perahu, pemburu buaya, penjinak ular
saintis sa.in.tis [n] orang yg ahli dl ilmu pengetahuan, khususnya ilmu pengetahuan alam
sarjana sar.ja.na [n] (1) orang pandai (ahli ilmu pengetahuan); (2) gelar strata satu yg dicapai oleh seseorang yg telah menamatkan pendidikan tingkat terakhir di perguruan tinggi
seksolog sek.so.log [n] orang yg ahli ilmu seks
sihir si.hir [n] (1) perbuatan yg ajaib yg dilakukan dng pesona dan kekuatan gaib (guna-guna, mantra, dsb): ia terdiam spt kena --; (2) ilmu tt penggunaan kekuatan gaib; ilmu gaib (teluh, tuju, dsb): ahli -- (orang -- ), orang yg berilmu sihir; juru teluh
sosiolog so.si.o.log [n] orang yg ahli di dl ilmu kemasyarakatan (ilmu sosial); ahli sosiologi
spesialis spe.si.a.lis [n] orang yg ahli dl suatu cabang ilmu atau keterampilan: dia adalah pemain -- ganda; dokter -- jantung
spesialisasi spe.si.a.li.sa.si [n] (1) pengahlian dl suatu cabang ilmu, pekerjaan, kesenian, dsb: Pemerintah sedang melaksanakan -- dl bidang kepariwisataan; (2) penggunaan sumber daya produksi tertentu khusus untuk pembuatan ja-jaran produk yg terbatas
spesialistis spe.si.a.lis.tis [a] bersifat keahlian dl keterampilan atau suatu cabang ilmu: dunia polisi terikat pd zamannya krn pd hakikatnya dia mengacu pd bentuk pekerjaan yg semakin berstruktur rasional dan --
sufi su.fi [n] ahli ilmu tasawuf; ahli ilmu suluk
tahlil tah.lil [n] (1) Isl pengucapan kalimat tauhid l? il?ha illallah 'tidak ada Tuhan selain Allah' secara berulang-ulang; (2) nyanyian pujian [n] pengesahan perkawinan antara suami dan istri yg telah menjatuhkan talak tiga kali dng perantaraan muhalil
tahlilan tah.lil.an [n] pembacaan ayat-ayat suci Alquran untuk memohonkan rahmat dan ampunan bagi arwah orang yg meninggal
teknologiwan tek.no.lo.gi.wan [n] ahli teknologi: setiap universitas dapat melahirkan ilmuwan dan -- piawai
teolog te.o.log [n] ahli ilmu ketuhanan: semua golongan menyibukkan diri dl masalah pembangunan, termasuk para filosof dan --
teoretikus te.o.re.ti.kus [n] ahli dl hal teori suatu ilmu: ia bukan seorang -- melainkan ahli ilmu psikologi terapan
toksikologi tok.si.ko.lo.gi [n Kim] ilmu tt zat beracun yg berbahaya
ulama salaf para ahli ilmu agama mulai dr para sahabat Nabi Muhammad saw. sampai ke pengikut terdekat sesudahnya; (2) ulama yg mendasarkan pandangannya pd paham kemurnian ortodoks
veterinarian ve.te.ri.na.ri.an [n] orang yg ahli dl ilmu penyakit hewan; dokter hewan
-is [sufiks pembentuk adjektiva] berkaitan dng: astronomis; psikologis; strategis [sufiks pembentuk nomina] orang yg bergerak atau ahli dalam (insani): jurnalis; kartunis; linguis
adat [n] (1) aturan (perbuatan dsb) yg lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala: menurut -- daerah ini, laki-lakilah yg berhak sbg ahli waris; (2) cara (kelakuan dsb) yg sudah menjadi kebiasaan; kebiasaan: demikianlah -- nya apabila ia marah; (pd) -- nya; (3) wujud gagasan kebudayaan yg terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan yg satu dng lainnya berkaitan menjadi suatu sistem; (4) kl cukai menurut peraturan yg berlaku (di pelabuhan dsb) [Jk] meng.a.dat v (1) mogok, tidak mau jalan (tt kendaraan): krn sudah tua, mobil itu sering ~; (2) merajuk dan menangis: anak kecil itu manja dan sering ~;
adib [v] beradab; tahu tata krama; sopan; (2) n ahli dl sastra
adsorben ad.sor.ben [n Kim] zat yg sifatnya dapat menyerap zat lain sehingga menempel pd permukaannya tanpa reaksi kimia (digunakan untuk obat menceret atau penawar racun)
advokat ad.vo.kat [n] ahli hukum yg berwenang sbg penasihat atau pembela perkara dl pengadilan; pengacara [Lihat {avokad}]
aerodinamika ae.ro.di.na.mi.ka [n Fis] ilmu yg berhubungan dng gerakan udara, gas lain, atau kakas yg bekerja pd benda padat apabila bergerak melalui gas atau apabila gas yg mengalir mengenai atau mengelilingi benda padat
aerofisiologi ae.ro.fi.si.o.lo.gi [n] ilmu tt kesehatan tubuh ketika berada dl penerbangan atau dl ruang angkasa
aerologi ae.ro.lo.gi [n] (1) meteorologi; (2) cabang meteorologi yg berhubungan dng udara; (3) Geo ilmu mengenai atmosfer; (4) Fis ilmu tt udara, khususnya udara yg ada di atas
aeronautika ae.ro.nau.ti.ka [n] ilmu penerbangan
aerostatika ae.ros.ta.ti.ka [n Fis] ilmu tt gas dl keadaan seimbang mekanis
agrogeologi ag.ro.ge.o.lo.gi [n] ilmu tt lapisan muka bumi (tanah dsb) untuk usaha pertanian
agrologi ag.ro.lo.gi [n ] cabang ilmu pertanian yg menyelidiki asal, struktur, analisis, dan klasifikasi tanah, khusus dl hubungannya dng produksi tanaman
agronomi ag.ro.no.mi [n] cabang ilmu pertanian yg berkenaan dng teori dan praktik produksi tanaman dan pengelolaan tanah secara ilmiah
agrostologi ag.ros.to.lo.gi [n] ilmu tt jenis rumput, klasifikasi, serta pengelolaan dan pemanfaatannya
ahlulbait ah.lul.ba.it [Ar n] (1) ahli bait; (2) keluarga terdekat Nabi Muhammad saw.
ahlulkitab ah.lul.ki.tab [Ar n] ahli kitab
ahlulkubur ah.lul.ku.bur [Ar n] ahli kubur
ahlunujum ah.lu.nu.jum [Ar n] ahli nujum
ahlusuluk ah.lu.su.luk [Ar n] ahli suluk
ahlusunah ah.lu.su.nah [Ar n] ahli sunah (waljamaah)
akademi aka.de.mi [n] (1) lembaga pendidikan tinggi, kurang lebih 3 tahun lamanya, yg mendidik tenaga profesional: -- militer; -- seni rupa; (2) perkumpulan orang terkenal yg dianggap arif bijaksana untuk memajukan ilmu, kesusastraan, atau bahasa: -- Prancis, -- Jakarta
akademis aka.de.mis [a] (1) mengenai (berhubungan dng) akademi: soal-soal --; (2) bersifat ilmiah; bersifat ilmu pengetahuan; bersifat teori, tanpa arti praktis yg langsung: pelajaran yg diberikan terlalu --
akar saut perdu yg merambat, buahnya berwarna merah dan beracun, kulit kayunya dapat dibuat tali; Adenia singaporeana; -- senduduk tumbuhan, Marumia muscosa
akar tuba tumbuhan berbunga kupu-kupu, akarnya mengandung zat racun untuk mematikan ikan dan serangga; Derris elliptica
aksiologi ak.si.o.lo.gi [n] (1) kegunaan ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia; (2) kajian tt nilai, khususnya etika: kita harus melembagakan dan membudayakan ilmu pd setiap domain epistemologi ataupun -- profesi guru
aktinokimia ak.ti.no.ki.mia [n] cabang ilmu kimia tt perubahan kimia oleh cahaya matahari atau cahaya serupa
aktuaris ak.tu.a.ris [n] ahli matematika dl perusahaan asuransi yg menghitung-hitung risiko, premi, cadangan, dan dividen
akuntan akun.tan [n Man] (1) ahli dl bidang akuntansi yg bertugas menyusun, membimbing, mengawasi, menginspeksi, dan memperbaiki tata buku serta administrasi perusahaan atau instansi pemerintah; (2) gelar akademis bagi lulusan perguruan tinggi jurusan akuntansi
akupunkturis aku.punk.tu.ris [n] ahli pengobatan tusuk jarum
akustik akus.tik [a] mengenai atau berhubungan dng organ pendengar, suara, atau ilmu bunyi: saraf --; (2) n Kom rancangan dan sifat khusus ruang rekaman, pentas, auditorium, dsb.; (3) n tempat rekaman atau reproduksi suara dilaksanakan; (4) n keadaan ruang yg dapat mempengaruhi mutu bunyi
akustika akus.ti.ka [n ] cabang ilmu fisika yg menyelidiki penghasilan, pengendalian, penyampaian, penerimaan, dan pengaruh bunyi
alam [n] (1) segala yg ada di langit dan di bumi (spt bumi, bintang, kekuatan): -- sekeliling; (2) lingkungan kehidupan: -- akhirat; (3) segala sesuatu yg termasuk dl satu lingkungan (golongan dsb) dan dianggap sbg satu keutuhan: -- pikiran; -- tumbuh-tumbuhan; (4) segala daya (gaya, kekuatan, dsb) yg menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yg ada di dunia ini: hukum --; ilmu --; (5) yg bukan buatan manusia: karet --; (6) dunia: -- semesta; syah --; (7) kerajaan; daerah; negeri: -- Minangkabau , meng.a.lami v merasai (menjalani, menanggung) suatu peristiwa dsb: selama di rantau ia ~ banyak kesulitan [n] bendera (panji-panji) sbg tanda (pd pasukan dsb)
alamah ala.mah [Ar n] orang yg sangat pandai (berilmu)
algologi al.go.lo.gi [n] ilmu tt alga
alim [a] (1) berilmu (terutama dl hal agama Islam): ia seorang -- yg sangat disegani di kampung ini; (2) saleh: kelihatannya ia sangat -- dan tidak pernah meninggalkan salat [n] pegawai urusan agama di Banten atau Madura
alin , meng.a.lin v mengurut (memijit-mijit dsb) tubuh atau bagian tubuh untuk mengeluarkan sesuatu (msl bisa atau racun) dr tubuh
amanitin ama.ni.tin [n] zat beracun yg dihasilkan jenis jamur tertentu
anak sekolah anak (orang) yg masih menuntut ilmu melalui pendidikan sekolah; murid; siswa
analisis sistem prosedur atau proses sistematis yg memungkinkan pengombinasian pertimbangan para pakar dr berbagai bidang ilmu sehingga diperoleh hasil yg sempurna dr kegunaan tiap disiplin; (2) pengamatan mengenai suatu kegiatan, metode, prosedur, atau teknik untuk menentukan manfaat kegiatan tsb dan cara terbaik untuk memperolehnya
anasional ana.si.o.nal [a] (1) tidak berwatak (bersifat, berciri) nasional: ilmu jangan digunakan untuk hal-hal yg -- atau asosial; (2) tidak setia kpd bangsa sendiri (termasuk budaya, produknya, dsb)
anasir ana.sir [n] (1) sesuatu (orang, paham, sifat, dsb) yg menjadi bagian dr atau termasuk dl keseluruhan (suasana, perkumpulan, gerakan, dsb): dl pergerakan itu terdapat -- yg kurang baik; (2) (menurut pendapat ahli pikir zaman dulu) zat pokok yg merupakan bagian dr segala benda: orang memperkirakan bumi ini ada -- nya, yaitu air, api, tanah, dan hawa; (3) segala yg ada di dunia; makhluk: daun-daun pun tiada bergerak sebab angin tiada bertiup sedikit jua, seolah-olah segala -- sama-sama menghormati hari yg mulia itu; (4) unsur
anatomi ana.to.mi [n] (1) ilmu yg melukiskan letak dan hubungan bagian-bagian tubuh manusia, binatang, atau tumbuh-tumbuhan; (2) uraian yg mendalam tt sesuatu: -- revolusi
ancang an.cang -- ekstrinsik Sas pendekatan thd karya sastra dng menggunakan ilmu bantu bukan sastra, spt sejarah, sosiologi, dan psikologi
andragogi an.dra.go.gi [n] ilmu tt cara orang dewasa belajar
androlog an.dro.log [n] ahli kemandulan; ahli tt kejantanan
andrologi an.dro.lo.gi [n] ilmu tt kemandulan atau kejantanan
anestesiolog anes.te.si.o.log [n] ahli dl bidang anestesi: di Amerika Serikat risiko -- dilindungi undang-undang
angiologi an.gi.o.lo.gi [n] ilmu tt pembuluh darah dan limfa
angsu ang.su, meng.ang.su [v] menambah ilmu
anih [a Dok] tawar (berkenaan dng racun), tidak berdaya; antidotum
antagonis an.ta.go.nis [n] (1) orang yg suka menentang (melawan dsb); (2) Dok dua macam obat atau racun yg mempunyai khasiat berlawanan sehingga dapat menghilangkan atau mengurangi khasiat masing-masing; (3) Sas tokoh dl karya sastra yg merupakan penentang dr tokoh utama; tokoh lawan
antero an.te.ro [num] seluruh; segenap: keahliannya terkenal di -- dunia
antibiosis an.ti.bi.o.sis [n] penghambatan perkembangan suatu populasi akibat pembentukan (pengeluaran) zat racun oleh populasi lain
antidot an.ti.dot [n] racun; obat penawar racun (bisa)
antropobiologi an.tro.po.bi.o.lo.gi [n] ilmu tt pertumbuhan manusia, bentuk dan sifat tubuh, faktor keturunan, dsb
antropogeografi an.tro.po.ge.o.gra.fi [n Antr] ilmu tt hubungan antara manusia dan lingkungan geografisnya
antropolog an.tro.po.log [n] ahli antropologi
antropologi an.tro.po.lo.gi [n] ilmu tt manusia, khususnya tt asal-usul, aneka warna bentuk fisik, adat istiadat, dan kepercayaannya pd masa lampau
apa gunanya kemenyan sebesar tungku kalau tidak dibakar [pb] tidak ada gunanya ilmu pengetahuan yg disimpan saja kalau tidak diajarkan kpd orang lain atau tidak dipraktikkan (tidak dimanfaatkan)
arif [a] (1) bijaksana; cerdik dan pandai; berilmu: ia terkenal sbg orang yg --; (2) paham; mengerti: tidak mungkin seseorang itu -- akan segala hal
arkeolog ar.ke.o.log [n] ahli arkeologi
arkeologi ar.ke.o.lo.gi [n] ilmu tt kehidupan dan kebudayaan zaman kuno berdasarkan benda peninggalannya, spt patung dan perkakas rumah tangga; ilmu purbakala
arsitek ar.si.tek [n] (1) ahli dl merancang dan menggambar bangunan, jembatan, dsb, biasanya sekaligus sbg penyelia konstruksinya; (2) ki perencana (pencipta suatu paham, negara, dsb)
arsitektur ar.si.tek.tur [n] (1) seni dan ilmu merancang serta membuat konstruksi bangunan, jembatan, dsb; (2) metode dan gaya rancangan suatu konstruksi bangunan
artileri ar.ti.le.ri [n] (1) Mil senjata untuk melontarkan proyektil; (2) pa-sukan tentara yg bersenjata berat; (3) ilmu tt mempergunakan senjata
artis ar.tis [n] ahli seni; seniman, seniwati (spt penyanyi, pemain film, pelukis, pemain drama)
artisan ar.ti.san [n] orang yg ahli membuat barang kerajinan tangan
asabat asa.bat [n] urat yg menyebabkan kita dapat merasa (melihat dsb); saraf [n] (1) ahli waris yg berhubungan darah langsung dng yg meninggal; (2) ahli waris yg berhubungan dng yg meninggal secara kerabat dr pihak bapak; (3) ahli waris yg hanya mendapat sisa warisan setelah dibagikan kpd ahli waris yg mendapat bagian tertentu
asam hidrosianat [Kim] cairan sangat beracun, baunya spt bau buah amandel, mendidih pd suhu 25,6oC, digunakan untuk membuat garam sianida, bahan celup, dan pengasap tanaman; senyawa dng kristal yg memiliki bau bunga, larut pd temperatur 46oC, digunakan untuk minyak wangi dan bahan penyedap
asam klorida [Kim] senyawaan HCl, dilarutkan dl air, berwujud cairan tidak berwarna atau kekuning-kuningan, menimbulkan bau yg merangsang dan beracun, larut dl alkohol dan eter; -- kumbang tumbuhan memanjat, Embelia rugasa
asaman asam.an [n] (1) buah-buahan dsb yg diasamkan; (2) Kim zat senyawaan dl ilmu kimia
asas primogenitur asas warisan yg bersangkutan dng ahli waris yg telah meninggal
asas ultimogenitur [Antr] asas warisan yg bersangkutan dng anak termuda dr ahli waris yg telah meninggal
asisten apoteker orang yg ahli dl pembuatan obat-obatan, setingkat di bawah apoteker
asmaragama as.ma.ra.ga.ma [n] ilmu atau seni bersanggama
asosial aso.si.al [a] tidak bersifat sosial; tidak mempedulikan kepentingan masyarakat: tidak mungkin ilmu digunakan untuk tujuan yg anasional dan --
astrofisika as.tro.fi.si.ka [n Astron] bagian astronomi tt benda-benda angkasa dr sudut ilmu alam dan ilmu kimia
astrolog as.tro.log [n] ahli ramal perbintangan
astrologi as.tro.lo.gi [n] ilmu perbintangan yg dipakai untuk meramal dan mengetahui nasib orang; nujum
astronautika as.tro.nau.ti.ka [n] (1) penjelajahan ke angkasa di luar atmosfer bumi; (2) ilmu tt penjelajahan ke angkasa luar dng kendaraan
astronom as.tro.nom [n] ahli astronomi
astronomi as.tro.no.mi [n] ilmu tt matahari, bulan, bintang, dan planet-planet lainnya; ilmu falak
aswasada as.wa.sa.da [n] (1) ahli menunggang kuda; (2) pasukan berkuda
atase ata.se [n] ahli yg diperbantukan pd kedutaan untuk mengurus (mewakili) suatu bidang: -- kebudayaan; -- militer; -- perdagangan; -- pers
atropin at.ro.pin [n] alkaloid sangat beracun yg dikandung oleh antara lain sejenis kecubung; Datura stramonium
autodidak au.to.di.dak [n] orang yg mendapat keahlian dng belajar sendiri
autotoksin au.to.tok.sin [n Dok] toksin bersifat racun yg dihasilkan dl tubuh sendiri
aviasi avi.a.si [n] ilmu tt penerbangan
avirulen avi.ru.len [a] tidak beracun; tidak mendatangkan penyakit
awam [a] umum; am; kebanyakan; biasa; tidak istimewa; (2) n orang kebanyakan; orang biasa (bukan ahli, bukan rohaniwan, bukan tentara)
bagi kerja sistem penggolongan semua pekerjaan dl masyarakat berdasarkan jenis kelamin, usia, dan keahlian warga masyarakat yg bersangkutan
bahan pengawet [Tan] bahan kimia beracun yg digunakan untuk meningkatkan ketahanan kayu, bahan makanan, dsb thd serangan perusak biologis
bahasawan ba.ha.sa.wan [n] (1) orang yg memiliki atau menguasai secara penuh suatu bahasa; penutur bahasa; pemakai bahasa; (2) ahli bahasa
bakterin bak.te.rin [n] vaksin bakteri (yg sudah dilemahkan racunnya), digunakan untuk menghasilkan kekebalan dng jalan merangsang pembentukan antitoksin dl tubuh
bakteriolog bak.te.ri.o.log [n] ahli bakteriologi
bakteriologi bak.te.ri.o.lo.gi [n] ilmu tt berbagai segi yg menyangkut bakteri
balai Harta Peninggalan lembaga yg mempunyai tugas mengawasi penyelesaian harta warisan yg ahli warisnya masih di bawah umur, baik pewaris maupun ahli waris, tunduk pd hukum perdata Barat
balistika ba.lis.ti.ka [n ] ilmu tt gerak atau dorongan proyektil (peluru meriam yg ditembakkan, peluru kendali yg diluncurkan, dsb) termasuk proses dan kekuatannya
banding hukum tata negara cabang ilmu hukum yg mempergunakan metode perbandingan satu atau beberapa aspek hukum tata negara antara dua negara atau lebih
bank sperma lembaga yg menyimpan dan mengawetkan sperma dr donor untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, dan kepentingan individu yg ingin memperoleh keturunan
bantu luar negeri bantuan, baik berupa nasihat dan saran, tenaga ahli maupun dana yg diberikan oleh organisasi internasional dan/atau negara kaya kpd negara miskin
bantu pengetahuan bantuan pembangunan dl bentuk bantuan personal dan barang (uang) untuk perluasan sarana ilmu pengetahuan di negara berkembang
bantu personal bantuan yg merupakan bagian dr bantuan atau kerja sama teknik yg meliputi pengiriman tenaga ahli (pakar pembangunan) ke negara berkembang
bantu teknik bantuan yg direncanakan untuk menyebarkan pengetahuan dan keahlian ke negara penerima dng jalan mengirimkan orang ahli dl bidang tertentu dr negara industri untuk memberikan nasihat teknis
bantu teknis bantuan modal, tenaga ahli, dsb dr luar negeri untuk melancarkan usaha negara yg sedang berkembang
barologi ba.ro.lo.gi [n] ilmu tt bobot
begawan be.ga.wan [n] (1) gelar pendeta atau pertapa; (2) orang yg berbahagia (mulia, suci); -- ekonomi julukan bagi orang yg sangat ahli dl bidang ekonomi: sinyalemen -- ekonomi tt kebocoran 30% dana pembangunan terus menggelinding spt bola salju
bekal be.kal [n] (1) sesuatu yg disediakan (spt makanan, uang) untuk digunakan dl perjalanan: mereka membawa -- dl perjalanan; (2) ki sesuatu yg dapat digunakan kelak apabila perlu: ilmu pengetahuan adalah -- untuk hari tua; (3) cak modal: -- saya dl menempuh hidup hanyalah keberanian dan kejujuran
belajar bel.a.jar [v] (1) berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu: adik ~ membaca; (2)berlatih: ia sedang ~ mengetik; murid-murid itu sedang ~ karate; (3) berubah tingkah laku atau tanggapan yg disebabkan oleh pengalaman
belerang bang berangan (racun tikus)
belum bertaji hendak berkokok belum ber.ta.ji hendak berkokok [pb] belum berilmu (kaya, kuasa, dsb) sudah hendak menyombongkan diri
beramal ber.a.mal [v] (1) berbuat kebajikan; memberi sumbangan atau bantuan kpd orang miskin, organisasi sosial, dsb; (2) melakukan sesuatu yg baik, spt memberi nasihat, bekerja untuk kepentingan masyarakat, mengajarkan ilmu, mengaji; (3) berdoa, memohon kpd Tuhan: tebal imannya dan rajin ~; (4) berbuat amal
berangan be.rang.an [n] (1) pohon yg termasuk suku Fagaceae, berdaun tunggal, bagian atas daunnya berwarna hijau mengilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan, bunganya berkelompok, buahnya agak bulat dan berduri (ada bermacam-macam spt -- dangkal, Castanopsis argentea; -- duri (haji), Castanopsis javanica; -- landak, Quercus spicata; (2) buah berangan [n] racun tikus; barangan; warangan [n] berang-berang
berbangsa ber.bang.sa [v] (1) berasal dr bangsa: sekarang sudah ada beberapa ahli atom yg -- Indonesia; (2) bermartabat tinggi; berketurunan luhur (bangsawan): ia anak orang --; (3) termasuk dl keluarga: -- kpd ibu
berbisa ber.bi.sa [v] (1) mengandung zat racun: ular -; (2) ki dapat merusakkan akhlak kehidupan: ajarannya -- bagi masyarakat; (3) mengandung unsur jahat yg dapat menjerumuskan orang lain; (4) ki menyakitkan (hati): mulutnya -
berdedikasi ber.de.di.ka.si [v] mengabdikan diri (untuk, kpd): dokter itu ~ kpd ilmunya (profesinya)
berguru kepalang ajar [pb] ilmu yg dituntut secara tidak sempurna, tidak akan berfaedah
berhura-hura ber.hu.ra-hu.ra [v] bersenang-senang; bergembira ria: masa remaja bukanlah masa untuk ~ saja, tetapi juga masa untuk menuntut ilmu
beripuh ber.i.puh [v] beracun: anak panah ~
berisi ber.i.si [v] (1) ada isinya; tidak kosong; tidak hampa: senapan itu ~; (2) ki berilmu; mempunyai kesaktian: orang tua-tua pada zaman dulu banyak yg ~ sehingga tidak mempan oleh senjata apa pun; (3) padat dan kuat (tt tubuh): badannya kecil, tetapi ~; (4) mengandung; memuat: amplop itu ~ uang
berkesungguhan ber.ke.sung.guh.an [v] ada kesungguhan: -- dl melembagakan dan membudayakan ilmu
berkop ber.kop [v] memakai kop: dl operasinya, pelaku yg berpredikat ahli bedah itu menggunakan dokumen palsu ~ Badan Transplantasi Eropa
berkualifikasi ber.ku.a.li.fi.ka.si [v] mempunyai keahlian (kecakapan) khusus: perkumpulan sepak bola itu mencari pelatih sepak bola yg ~
berlayar bernakhoda ber.la.yar bernakhoda, berjalan dng yg tua [pb] setiap mengerjakan sesuatu hendaklah menuruti nasihat (petunjuk) orang yg ahli atau yg berpengalaman
berpengetahuan ber.pe.nge.ta.hu.an [v] mempunyai pengetahuan; berilmu; terpelajar
berpiutang ber.pi.u.tang [v] mempunyai piutang: siapa-siapa yg berutang dan ~ kpd almarhum, diminta datang kpd ahli warisnya
bersafar ber.sa.far [v] pergi bertahlil beramai-ramai ke tempat keramat untuk menjauhkan diri dr bahaya pd bulan Safar
bersuluk ber.su.luk [v] mengasingkan diri; berkhalwat: lima tahun lamanya beliau -- dan mendalami ilmu tasawuf
bertaklid ber.tak.lid [v] (1) berpegang pd pendapat ahli hukum yg sudah-sudah; (2) tunduk atau percaya pd kata orang; mengikuti (menurut) orang lain; (3) meniru atau mengikuti suatu paham dsb tanpa mengetahui dalil atau alasannya
berteras ke dalam ber.te.ras ke dalam [ki] berilmu (mempunyai ilmu); memiliki kekayaan, yg tidak kelihatan: ~ ke luar (bagai pimping), ki spt mempunyai ilmu, kekayaan, ketampanan, dsb padahal sebenarnya tidak: ~ ke rusuk, ki dikuasai oleh kaum keluarganya
bibliografi bib.li.o.gra.fi [n] daftar buku atau karangan yg merupakan sumber rujukan dr sebuah tulisan atau karangan atau daftar tt suatu subjek ilmu; daftar pustaka
bidang bi.dang [n] permukaan (yg) rata dan tentu batasnya: kubus itu mempunyai enam --; (2) n ukuran panjang (5 hasta) untuk mengukur panjang (tikar, layar, kulit, dsb): berapa -- tikar ini; (3) n lapangan (dl arti lingkungan pekerjaan, pengetahuan, dsb): -- perburuhan; (4) n segi pandangan; aspek: masalah itu harus ditinjau dr -- ilmu ketatanegaraan; (5) p kata penggolong bagi barang-barang yg luas spt tanah, sawah, ladang: dua -- tanahnya ditanami sayur-sayuran; (6) a lebar: dadanya --; (7) kolom yg terdapat pd kartu berlubang untuk menuliskan informasi khusus; (8) bagian tertentu dl rekaman komputer, msl dl rekaman bibliografi, pengarang, atau tanggal publikasi dokumen
biofilm bi.o.film [n] cabang ilmu yg bersangkutan dng penerapan metode dl masalah film: -- selalu hadir di dalam alam komposisi dan potensi yg bermacam-macam
biofisika bi.o.fi.si.ka [n] ilmu yg berkaitan dng penerapan prinsip (hukum) dan metode fisika dl masalah biologi
biogenik bi.o.ge.nik [a] dihasilkan oleh organisme hidup: mikroba ini mengubah asam amino bebas menjadi kelompok amin yg bersifat racun dan dinamakan -- amino
biogenik amino amino yg bersifat racun
biogeografi bi.o.ge.o.gra.fi [n] ilmu tt penyebaran tumbuh-tumbuhan dan binatang secara geografis di muka bumi
biologi bi.o.lo.gi [n] ilmu tt keadaan dan sifat makhluk hidup (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan); ilmu hayat
biosida bi.o.si.da [n] zat kimia yg merupakan racun bagi semua bentuk kehidupan
biostatika bi.o.sta.ti.ka [n] ilmu mengenai hubungan struktur dan fungsi organisme
biotoksin bi.o.tok.sin [n Bio] toksin (zat racun) yg terbentuk dl jaringan jasad hidup
bisa bi.sa [v] mampu (kuasa melakukan sesuatu); dapat: ia -- membaca, tetapi tidak -- menulis [n] (1) zat racun yg dapat menyebabkan luka, busuk, atau mati bagi sesuatu yg hidup (biasanya terdapat pd binatang); (2) ki sesuatu yg buruk, yg dapat merusakkan akhlak manusia atau masyarakat: ajaranmu itu akan menjadi -- bagi kami
botani bo.ta.ni [n] cabang biologi tt kehidupan tumbuh-tumbuhan; ilmu tt tumbuh-tumbuhan
botanikus bo.ta.ni.kus [n] ahli botani; ahli tumbuh-tumbuhan
botulisme bo.tu.lis.me [n] keracunan makanan yg disebabkan oleh bakteri clostridium botulinum, satu-satunya mikroorganisme dng spora yg tahan suhu tinggi, terdapat pd makanan dl kaleng
brevet bre.vet [n] (1) dokumen tanda penghargaan kpd seseorang yg menyatakan telah dianugerahkannya suatu titel, gelar, dan lain-lain; (2) surat tanda bukti keahlian, kepandaian, atau kemampuan; ijazah (untuk penerbang); (3) surat izin; (4) akta
briologi bri.o.lo.gi [n] cabang ilmu tumbuhan tt lumut
budayawan bu.da.ya.wan [n] orang yg berkecimpung dl kebudayaan; ahli kebudayaan: ia seorang -- yg senantiasa mengikuti perkembangan zaman
bujangga bu.jang.ga [n] (1) pendeta; petapa; orang cerdik pandai; (2) pengarang syair (sajak dsb); ahli sastra; pujangga
buku ilmiah buku yg isinya menguraikan suatu bidang ilmu
buruh kasar buruh yg menggunakan tenaga fisiknya krn tidak mempunyai keahlian di bidang tertentu
buta hati tidak berperasaan belas kasihan; bengis; -- hukum tidak mengerti sama sekali tt hukum dng seluk beluknya: ahli hukum harus membantu rakyat kecil yg miskin dan -- hukum
cuplik cup.lik [v] men.cup.lik v menukil; mengutip; memetik: di bawah ini penulis ~ sedikit pendapat seorang ahli tt polusi udara
dadah da.dah [n] (1) berbagai obat yg tersedia (sudah terkemas, siap pakai); (2) bahan narkotik (spt ganja, heroin) yg membius, meracuni, dan membinasakan orang yg menggunakannya secara berlebihan [p cak] mengatakan dah (untuk memberi salam pertemuan atau perpisahan)
dadap ayam dadap yg dapat tumbuh dng baik di tempat-tempat terbuka yg tanahnya bercampur pasir dan cukup lembap, daunnya biasa dipakai sbg peluruh air susu atau untuk obat sakit ginjal, kulit batang dan akarnya mengandung racun; Erythrina orientalis
daftar istilah kumpulan istilah yg dipakai dl suatu bidang ilmu yg disusun menurut abjad dr atas ke bawah, biasanya disertai padanan asingnya
dalam da.lam [a] jauh ke bawah (dr permukaan); jauh masuk ke tengah (dr tepi): lukanya cukup --; (2) a paham benar-benar (tt ilmu pengetahuan dsb); (3) a ki sampai ke lubuk hati; betul-betul terasakan di hati (tt cinta, dendam, penderitaan, sakit hati): cintanya kpd gadis itu sangat --; (4) a mengandung makna (maksud) yg sukar dipahami (tt perkataan): perkataan ini -- maknanya; (5) a mengandung arti (maksud tertentu): kata-kata yg diucapkan kepadamu cukup --; (6) n bagian yg di dalam, bukan bagian luar: ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di --; (7) n lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri: orang --; urusan --; (8) a jeluk: piring --; (9) n batin; (10) n yg tidak tampak dr luar (tt penyakit dsb): penyakit -- [p] (1) kata depan untuk menandai tempat yg mengandung isi: -- rumah itu tidak ada mebel; (2) kata depan untuk menandai sesuatu yg dianggap mengandung isi (kiasan): -- ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini; kemenangan sudah ada -- tangannya; (3) kata depan untuk menunjukkan kebalikan dr makna di luar: -- kampung itu terdapat ulama yg pandai-pandai; (4) kata depan untuk menandai waktu dl jangka tertentu: -- bulan Januari; (5) di antara; di kalangan: -- mereka yg bertiga belas itu ada yg bergirang-girang; -- pada itu p sementara itu; bersamaan waktunya dng itu: -- Panitia Ejaan 1966 dng Jawatan Kuasa Malaysia mulai berunding
dekoder de.ko.der [n] (1) ahli sandi; (2) alat untuk membaca sandi balik; (3) pesawat tambahan untuk menangkap siaran televisi
demam keong penyakit demam yg disebabkan oleh racun yg terdapat pd keong (di Sulawesi Tengah)
demograf de.mo.graf [n] ahli kependudukan
demografi de.mo.gra.fi [n] ilmu tt susunan, jumlah, dan perkembangan penduduk; ilmu yg memberikan uraian atau gambaran statistik mengenai suatu bangsa dilihat dr sudut sosial politik; ilmu kependudukan
dendrologi den.dro.lo.gi [n] ilmu tt cara mengidentifikasi jenis pohon berdasarkan ciri
deontologi de.on.to.lo.gi [n] ilmu mengenai kewajiban etis
departemen de.par.te.men [n] (1) lembaga tinggi pemerintahan yg mengurus suatu bidang pekerjaan negara yg dipimpin seorang menteri; (2) Dik bagian dr fakultas, biasanya dipimpin oleh ketua jurusan (departemen) yg menggarap sekelompok disiplin ilmu yg tercakup dl suatu bidang studi tertentu: -- Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung; (3) cabang pekerjaan yg dikepalai oleh manajer tunggal
dermatolog der.ma.to.log [n] ahli dermatologi: penyakit gatal di sekujur tubuh itu hendaknya dikonsultasikan kpd seorang --
dermatologi der.ma.to.lo.gi [n] ilmu penyakit kulit dan pengobatannya
diagnostik di.ag.nos.tik [n] ilmu untuk menentukan jenis penyakit berdasarkan gejala yg ada
dialektologi di.a.lek.to.lo.gi [n Ling] cabang linguistik mengenai variasi bahasa dng memperlakukannya sbg struktur yg utuh; ilmu tt dialek
didaktik di.dak.tik [n] ilmu tt masalah mengajar dan belajar secara efektif; ilmu mendidik
didaktikus di.dak.ti.kus [n] ahli mendidik
diferensial di.fe.ren.si.al [a] bersangkutan dng, menunjukkan, atau menghasilkan perbedaan; -- semantis Ling alat yg dikembangkan oleh para ahli psikologi untuk mengukur makna yg diberikan oleh seorang informan kpd sebuah kata, msl si informan mendengar kata musik dan kemudian mencatat tanggapannya pd perangsang ini dng memilih satu di antara adjektiva yg berlawanan, spt gembira-sedih, keras-lembut, cepat-lambat
dinamika di.na.mi.ka [n] (1) Fis bagian ilmu fisika yg berhubungan dng benda yg bergerak dan tenaga yg menggerakkan; (2) gerak (dr dalam); tenaga yg menggerakkan; semangat
dioksin di.ok.sin [n] bahan beracun berbentuk kristal putih yg dihasilkan saat terjadi pembakaran subtansi alami kimiawi, serta larut dl lemak
disiplin ilmiah cara pendekatan yg mengikuti ketentuan yg pasti dan konsisten untuk memperoleh pengertian dasar yg menjadi sasaran studi; (2) cabang ilmu
dokter dok.ter [n] lulusan pendidikan kedokteran yg ahli dl hal penyakit dan pengobatannya
dokter anak dokter yg ahli dl penyakit anak-anak
dokter bedah dokter ahli bedah
dokter gigi dokter yg mempunyai keahlian dl pengobatan gigi
dokter hewan dokter yg ahli dl penyakit hewan
dokter jiwa dokter yg ahli dl penyakit jiwa
dokter mata dokter yg ahli dl penyakit mata
dokter spesialis dokter yg mengkhususkan keahliannya dl satu macam penyakit
dokter umum dokter yg belum mendalami keahlian pd jenis penyakit tertentu (bukan spesialis): krn Puskesmas itu ditangani oleh -- umum, pasien yg mengidap penyakit jantung harus dikirim ke ahli jantung
doktor dok.tor [n] gelar kesarjanaan tertinggi yg diberikan oleh perguruan tinggi kpd seorang sarjana yg telah menulis dan mempertahankan disertasinya; -- kehormatan gelar doktor yg diberikan kpd seseorang oleh perguruan tinggi sbg penghormatan atas jasa-jasanya yg luar biasa dl bidang ilmu atau dl bidang kemasyarakatan; doktor honoris causa
dramaturg dra.ma.turg [n] (1) ahli seni drama; (2) pengarang naskah drama
dramaturgi dra.ma.tur.gi [n Sas] keahlian dan teknik penyusunan karya dramatik
dukun susuk dukun yg mempunyai keahlian khusus mengobati penyakit dng menusukkan jarum emas pd bagian bawah kulit
edafologi eda.fo.lo.gi [n] ilmu tt pengaruh keadaan tanah thd tanaman
ekofisiologi eko.fi.si.o.lo.gi [n] ilmu tt adaptasi fisiologi makhluk thd habitat atau lingkungan
ekoklimatologi eko.kli.ma.to.lo.gi [n] ilmu tt tumbuhan dan hewan dl kaitannya dng iklim sekitarnya
ekologi eko.lo.gi [n] ilmu tt hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan (kondisi) alam sekitarnya (lingkungannya)
ekonom eko.nom [n] ahli perekonomian
ekonometri eko.no.met.ri [n] cabang ilmu ekonomi yg berhubungan dng penerapan ekonomi matematis dng menggunakan metode statistik
ekonomi eko.no.mi [n Ek] (1) ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (spt hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan); (2) pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dsb yg berharga; (3) tata kehidupan perekonomian (suatu negara); (4) cak urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara)
ekopolitik eko.po.li.tik [n] bagian (ilmu) geopolitik tt gejala ekonomi dl unit perusahaan dan hubungan antara berbagai badan usaha
eksakta ek.sak.ta [n] bidang ilmu tt hal-hal yg bersifat konkret yg dapat diketahui dan diselidiki berdasarkan percobaan serta dapat dibuktikan dng pasti
ekseget ek.se.get [n] (1) ahli eksegesis; (2) Bio fenomena alam atau takson yg dipakai sbg indikator proses ekologi
eksobiologi ek.so.bi.o.lo.gi [n] ilmu tt kehidupan di luar bumi
eksper ek.sper [n] orang yg ahli dl bidangnya; pakar: ia -- dl konstruksi beton bertulang
elektrokimia elek.tro.ki.mia [n Kim] cabang ilmu kimia tt proses terjadinya perubahan energi kimia menjadi energi listrik dan sebaliknya, serta penggunaannya
elektromagnetisme elek.tro.mag.ne.tis.me [n Fis] (1) medan magnet yg ditimbulkan oleh aliran listrik; (2) ilmu tt pengaruh timbal balik antara listrik dan magnet; (3) hubungan gejala antara listrik dan magnet
elektropatologi elek.tro.pa.to.lo.gi [n] ilmu tt penyakit kelainan pd tubuh atau anggota badan yg disebabkan oleh listrik
elektrostatika elek.tro.sta.ti.ka [n] (1) El pengkajian kelistrikan tanpa gerakan muatan listrik dl keadaan diam; (2) ilmu tt muatan listrik yg diam medan elektriknya dan potensialnya
elektroterapeutika elek.tro.te.ra.peu.ti.ka [n] ilmu penanganan penderita atau penyakit dng kelistrikan
eliksir elik.sir [n] (1) zat cair yg oleh para ahli zaman dahulu (abad pertengahan) diharapkan dapat mengubah logam menjadi emas dan dapat memperpanjang kehidupan tanpa batas (usia); (2) obat yg serbaguna (untuk menyembuhkan segala penyakit); (3) Far ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (spt larutan dng gula, etanol, atau bahan lain); yg memberi rasa enak
eliminasi eli.mi.na.si [n] (1) pengeluaran (spt racun dr tubuh); penghilangan; (2) penyingkiran; pengasingan: -- orang-orang yg berbahaya dr tengah masyarakat; (3) penyisihan: -- juara dunia oleh pemain baru itu sangat mencengangkan
empirisme em.pi.ris.me [n] (1) aliran ilmu pengetahuan dan filsafat berdasarkan metode empiris; (2) teori yg mengatakan bahwa semua pengetahuan didapat dng pengalaman
empu em.pu [kl n] (1) gelar kehormatan yg berarti "tuan"; (2) orang yg sangat ahli (terutama ahli membuat keris) [n] hulu; kepala
endokrinologi en.do.kri.no.lo.gi [n] ilmu tt kelenjar endokrin pd manusia dan vertebrata lainnya, khususnya mengenai hormon yg dihasilkan dan pengaruhnya thd proses dl tubuh
endotoksin en.do.tok.sin [n ] racun yg terdapat di dl kuman dan yg baru keluar bila kuman itu rusak
endrin en.drin [n Kim] (1) cairan yg biasa dipakai sbg racun pembunuh tikus; (2) hablur putih berbentuk serbuk tidak melarut di dl air; C12H8OCl6
ensiklopedia en.sik.lo.pe.dia [n] buku (atau serangkaian buku) yg menghimpun keterangan atau uraian tt berbagai hal dl bidang seni dan ilmu pengetahuan, yg disusun menurut abjad atau menurut lingkungan ilmu
ensiklopedis en.sik.lo.pe.dis [a] (1) mencakup (meliputi) berbagai bidang ilmu; mempunyai pengetahuan luas (mencakup berbagai bidang ilmu); (2) menurut (mengikuti) cara ensiklopedia; berdasarkan ensiklopedia: pendefinisian --
enterologi en.te.ro.lo.gi [n] ilmu tt penyakit yg menyerang usus
enterotoksin en.te.ro.tok.sin [n Bio] bahan atau zat racun yg dihasilkan oleh jasad renik (basil atau bakteri) yg menimbulkan gangguan pd usus dng menunjukkan gejala, spt keracunan makanan
entomolog en.to.mo.log [n] ahli entomologi
entomologi en.to.mo.lo.gi [n] ilmu pengetahuan tt jenis dan kehidupan serangga
enzimologi en.zi.mo.lo.gi [n] ilmu tt enzim
epidemiologi epi.de.mi.o.lo.gi [n] ilmu tt penyebaran penyakit menular pd manusia dan faktor yg dapat mempengaruhi penyebaran itu
epistemologi epis.te.mo.lo.gi [n] cabang ilmu filsafat tt dasar-dasar dan batas-batas pengetahuan
ergonomi er.go.no.mi [n] (1) penyerasian antara pekerja, jenis pekerjaan, dan lingkungan; tata kerja: usaha -- dl perusahaan itu akan berpengaruh pd hasil produksinya; (2) ilmu tt hubungan di antara manusia, mesin yg digunakan, dan lingkungan kerjanya
ergonomika er.go.no.mi.ka [n] ilmu tt penyesuaian antara pekerja dan pekerjaan
etika eti.ka [n] ilmu tt apa yg baik dan apa yg buruk dan tt hak dan kewajiban moral (akhlak)
etimologi eti.mo.lo.gi [n Ling] cabang ilmu bahasa yg menyelidiki asal-usul kata serta perubahan dl bentuk dan makna
etiologi eti.o.lo.gi [n] (1) cabang biologi tt penyebab penyakit; (2) bagian ilmu penyakit tanaman, khususnya mengenai penyebab utama penyakit, kodrat, sifat, dan ciri-ciri patogen serta hubungannya dng tanaman inangnya; (3) cabang ilmu kedokteran tt sebab dan asal penyakit
etnobotani et.no.bo.ta.ni [n] ilmu botani mengenai pemanfaatan tumbuh-tumbuhan dl keperluan kehidupan sehari-hari dan adat suku bangsa
etnograf et.no.graf [n] ahli etnografi
etnografi et.no.gra.fi [n] (1) deskripsi tt kebudayaan suku-suku bangsa yg hidup; (2) ilmu tt pelukisan kebudayaan suku-suku bangsa yg hidup tersebar di muka bumi
etnolog et.no.log [n] ahli etnologi
etnologi et.no.lo.gi [n] ilmu tt unsur atau masalah kebudayaan suku bangsa dan masyarakat penduduk suatu daerah di seluruh dunia secara komparatif dng tujuan mendapat pengertian tt sejarah dan proses evolusi serta penyebaran kebudayaan umat manusia di muka bumi
etnomusikolog et.no.mu.si.ko.log [n] orang yg ahli dl etnomusikologi
etnomusikologi et.no.mu.si.ko.lo.gi [n] ilmu perbandingan musik yg bertujuan memperoleh pengertian tt sejarah asal-usul, perkembangan, dan persebaran musik pd pelbagai bangsa di dunia
etnopolitik et.no.po.li.tik [n] ilmu perbandingan politik mengenai sejarah, asal-usul, perkembangan, dan persebaran tata susunan politik pd masyarakat manusia, terutama yg belum mengenal industri
etologi eto.lo.gi [n Bio] cabang ilmu hewan tt perilaku dan cara hidup hewan
fadil fa.dil [kl a] mulia; luhur; terkemuka (dl ilmu pengetahuan dsb)
fakih fa.kih [Ar n] ahli hukum Islam; ahli fikih
fakultas fa.kul.tas [n] bagian perguruan tinggi tempat mempelajari suatu bidang ilmu yg terdiri atas beberapa jurusan: ada lima -- di universitas ini
fakultatif fa.kul.ta.tif [a] (1) tidak diwajibkan (tt pelajaran, hari libur, dsb); (2) bersifat pilihan, boleh memilih salah satu bidang ilmu yg sesuai dng bakat atau yg disukai (tt jurusan bidang ilmu)
falak fa.lak [n] (1) lengkung langit; lingkaran langit; cakrawala; (2) pengetahuan mengenai keadaan (peredaran, perhitungan, dsb) bintang-bintang; ilmu perbintangan; astronomi
fantasi fan.ta.si [n] (1) gambar (bayangan) dl angan-angan; khayalan: cerita itu berdasarkan -- , bukan kejadian yg sebenarnya; (2) daya untuk menciptakan sesuatu dl angan-angan: pengarang harus kuat -- nya; (3) hiasan tiruan: gaun itu diberi kancing dan saku --; -- biologis bayangan secara biologi: krn -- biologis itu, keinginan untuk melakukan eksplorasi thd wilayah yg masih menyimpan misteri ilmu pengetahuan tsb makin meningkat
farmakolog far.ma.ko.log [n] ahli farmasi
farmakologi far.ma.ko.lo.gi [n] ilmu tt interaksi antara obat, sistem, dan proses hidup untuk kepentingan diagnosis, pencegahan, perawatan, dan pengobatan penyakit
fenol fe.nol [n] senyawa kristal beracun yg terdapat di dl hasil pembakaran arang atau kayu
fenologi fe.no.lo.gi [n] ilmu tt hubungan timbal balik antara iklim dan fenomena biologis (msl perpindahan burung atau pertumbuhan pd tanaman)
fenomena fe.no.me.na [n] (1) hal-hal yg dapat disaksikan dng pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah (spt fenomena alam); gejala: gerhana adalah salah satu -- ilmu pengetahuan; (2) sesuatu yg luar biasa; keajaiban: sementara masyarakat tidak percaya akan adanya pemimpin yg berwibawa, tokoh itu merupakan -- tersendiri; (3) fakta; kenyataan: peristiwa itu merupakan -- sejarah yg tidak dapat diabaikan
fenomenologi fe.no.me.no.lo.gi [n] ilmu tt perkembangan kesadaran dan pengenalan diri manusia sbg ilmu yg mendahului ilmu filsafat atau bagian dr filsafat
fikih fi.kih [n Isl] ilmu tt hukum Islam
fikologi fi.ko.lo.gi [n] ilmu tt ganggang
filatelik fi.la.te.lik [a] berkenaan dng ilmu dan kegemaran mengumpulkan prangko dan benda pos lainnya
filatelis fi.la.te.lis [n] (1) orang yg ahli dl filateli; (2) orang yg gemar membuat koleksi dan menyelidiki prangko
filolog fi.lo.log [n] ahli filologi
filologi fi.lo.lo.gi [n Ling] ilmu tt bahasa, kebudayaan, pranata, dan sejarah suatu bangsa sebagaimana terdapat dl bahan-bahan tertulis
filsafat fil.sa.fat [n] (1) pengetahuan dan penyelidikan dng akal budi mengenai hakikat segala yg ada, sebab, asal, dan hukumnya; (2) teori yg mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan; (3) ilmu yg berintikan logika, estetika, metafisika, dan epistemologi; (4) falsafah
filsuf fil.suf [n] (1) ahli filsafat; ahli pikir; (2) orang yg berfilsafat
filter biologis [Ikn] komponen sistem peredaran ulang tertutup yg menyebabkan terjadinya penetralan bahan-bahan racun sbg hasil suatu proses
firasat fi.ra.sat [n] (1) keadaan yg dirasakan (diketahui) akan terjadi sesudah melihat gelagat: rupanya dia sudah mendapat -- bahwa tidak lama lagi polisi akan membekuknya; (2) kecakapan mengetahui (meramalkan) sesuatu dng melihat keadaan (muka dsb): menurut -- ku, ia adalah orang yg bijaksana; (3) pengetahuan tt tanda-tanda pd badan (tangan dsb) untuk mengetahui tabiat (untung malang dsb) orang: setengah orang percaya benar kpd ilmu --; (4) keadaan muka (mata, bibir, dsb) yg dihubung-hubungkan dng tabiat orangnya (untuk mengetahui tabiat orang): menilik -- nya orang itu keras hati sebab rambutnya tebal dan kaku
fisika fi.si.ka [n] ilmu tt zat dan energi (spt panas, cahaya, dan bunyi)
fisikawan fi.si.ka.wan [n] ahli fisika
fisiognomi fi.si.og.no.mi [n] ilmu wajah (penggambaran kualitas watak dan sikap seseorang)
fisiologi fi.si.o.lo.gi [n] cabang biologi yg berkaitan dng fungsi dan kegiatan kehidupan atau zat hidup (organ, jaringan, atau sel); ilmu faal
fitogeografi fi.to.ge.o.gra.fi [n] ilmu tt masalah penyebaran tumbuhan
fitokimia fi.to.ki.mia [n Bio] ilmu tt seluk-beluk senyawa kimia pd tumbuh-tumbuhan, khususnya gatra taksonominya
fitopatologi fi.to.pa.to.lo.gi [n] ilmu tt penyakit tumbuhan
fitotoksin fi.to.tok.sin [n] senyawa kimia yg dapat digunakan untuk meracuni tumbuhan
fitotoksoid fi.to.tok.so.id [n] zat yg dapat menimbulkan keracunan pd tumbuhan
fluorin flu.o.rin [n Kim] gas hijau muda bersifat racun, dng rumus F2, dikenal sbg unsur yg paling elektronegatif; unsur dng nomor atom 9, berlambang F, dan bobot atom 18,9984
folklor folk.lor [n] (1) adat-istiadat tradisional dan cerita rakyat yg diwariskan secara turun-temurun, tetapi tidak dibukukan; (2) ilmu adat-istiadat tradisional dan cerita rakyat yg tidak dibukukan
fonemik fo.ne.mik [n Ling] (1) ilmu bahasa (linguistik) tt sistem fonem; (2) sistem fonem suatu bahasa; (3) prosedur untuk menentukan fonem suatu bahasa
forensik fo.ren.sik [n] (1) cabang ilmu kedokteran yg berhubungan dng penerapan fakta-fakta medis pd masalah-masalah hukum; (2) ilmu bedah yg berkaitan dng penentuan identitas mayat seseorang yg ada kaitannya dng kehakiman dan peradilan: polisi belum bisa menjelaskan identitas korban krn masih menunggu hasil pemeriksaan yg diselidiki oleh tim --
fosfina fos.fi.na [n Kim] gas tidak berwarna dan mudah terbakar, bersifat racun; PH3
fosgen fos.gen [n Kim] gas racun tanpa warna; karbonil klorida
fotokimia fo.to.ki.mia [n Kim] cabang ilmu kimia tt hubungan senyawa kimia dng cahaya
frenologi fre.no.lo.gi [n] ilmu tt kepribadian seseorang melalui bentuk tengkoraknya
fukaha fu.ka.ha [Ar n] para ahli hukum Islam
futurolog fu.tu.ro.log [n] ahli futurologi
futurologi fu.tu.ro.lo.gi [n] ilmu tt masa depan
gadung ga.dung [n] tumbuhan melilit, umbinya memabukkan kalau dimakan langsung, tetapi jika direndam dahulu dl abu basah, racunnya akan hilang atau menjadi berkurang; Dioscorea hispida
gaib ga.ib [v] (1) tidak kelihatan; tersembunyi; tidak nyata: para ilmuwan mencoba meneliti hal-hal yg -- di alam semesta ini; (2) hilang; lenyap: sekalian dewa-dewa itu pun -- lah; (3) tidak diketahui sebab-sebabnya (halnya dsb): banyak peristiwa -- yg belum diselidiki
galvanometri gal.va.no.met.ri [n] ilmu tt galvanometer
gangsar gang.sar [a] lancar; tidak ada halangan: mudah-mudahan dia -- dl menuntut ilmu
gastroenterolog gas.tro.en.te.ro.log [n] ahli penyakit pencernaan
gejala ge.ja.la [n] (1) perihal (keadaan, peristiwa, dsb) yg tidak biasa dan patut diperhatikan (ada kalanya menandakan akan terjadi sesuatu): ahli bahasa sebaiknya mencatat segala -- bahasa yg terdapat dl perkembangan bahasa Indonesia sekarang; (2) keadaan yg menjadi tanda-tanda akan timbulnya (terjadinya, berjangkitnya) sesuatu
geobotani ge.o.bo.ta.ni [n] ilmu tt masyarakat tumbuh-tumbuhan di alam bebas
geodesi ge.o.de.si [n] (1) cabang geologi yg menyelidiki ukuran dan bangun bumi; (2) ilmu mengukur tanah
geofisika ge.o.fi.si.ka [n] ilmu tt sifat-sifat alami bumi (panas, magnetisme, dsb) dan gejala-gejalanya (mencakupi bidang-bidang meteorologi, oseanografi, seismologi, vulkanologi, magnetisme, dan geodesi)
geofisikawan ge.o.fi.si.ka.wan [n] ahli geofisika
geografi ge.o.gra.fi [n] ilmu tt permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yg diperoleh dr bumi
geografi fisik [Geo] cabang ilmu geografi tt ciri-ciri dan sifat-sifat permukaan bumi, atmosfer, iklim, dsb
geohidrologi ge.o.hid.ro.lo.gi [n] (1) ilmu tt berbagai aliran air dl tanah; (2) ilmu tt cara-cara pemanfaatan air yg terdapat di bawah permukaan tanah serta akibatnya pd jentera hidrologi
geokimia ge.o.ki.mia [n] cabang ilmu kimia tt susunan bumi dan penggolongan unsur-unsur yg terdapat di dalam bumi
geolog ge.o.log [n] geologiwan; ahli geologi
geologi ge.o.lo.gi [n] ilmu tt komposisi, struktur, dan sejarah bumi
geologiwan ge.o.lo.gi.wan [n] ahli geologi: -- dr Bandung
geomansi ge.o.man.si [n] ilmu meramal yg berdasarkan pengamatan pd garis-garis atau gambar-gambar
geometri ge.o.met.ri [n Mat] (1) cabang matematika yg menerangkan sifat-sifat garis, sudut, bidang, dan ruang; (2) ilmu ukur
geomorfologi ge.o.mor.fo.lo.gi [n] ilmu tt bentuk permukaan bumi masa kini dan proses yg mengakibatkan bentuk itu
geonomi ge.o.no.mi [n] ilmu tt jenis tanah dan penggunaannya
geopolitik ge.o.po.li.tik [n] (1) ilmu tt pengaruh faktor geografi thd ketatanegaraan; (2) kebijaksanaan negara atau bangsa sesuai dng posisi geografisnya
geostatika ge.o.sta.ti.ka [n] ilmu tt keseimbangan benda-benda tetap
geoteknologi ge.o.tek.no.lo.gi [n] teknologi yg mencakup ilmu-ilmu kebumian, ekonomi mineral, teknik bahan galian, dan teknologi bahan galian pd umumnya
geriatrik ge.ri.at.rik [n Dok] ilmu tt perawatan kesehatan dan penyakit manusia usia lanjut
gerontologi ge.ron.to.lo.gi [n] ilmu tt proses dan gejala penuaan
ginekologi gi.ne.ko.lo.gi [n] ilmu kedokteran yg berkenaan dng fungsi alat tubuh dan penyakit khusus pd wanita
gitaris gi.ta.ris [n] orang yg ahli bermain gitar; pemain gitar yg terampil
goniometri go.ni.o.me.tri [n] teori atau ilmu ukur sudut
gotong go.tong [v] meng.go.tong v membawa (barang yg berat) bersama-sama oleh dua orang atau lebih: mereka pulang dng ~ ikan yg besar [v] meng.go.tong v membayar utang orang yg telah meninggal secara bergotong-royong dilakukan oleh ahli warisnya
grafika gra.fi.ka [n] (1) ilmu tt cetak-mencetak (pd kertas atau logam); (2) segala cara pengungkapan dan perwujudan dl bentuk huruf, tanda, dan gambar yg diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kpd khalayak
grafikawan gra.fi.ka.wan [n] ahli seni grafika
grafolog gra.fo.log [n] ahli grafologi
grafologi gra.fo.lo.gi [n] (1) ilmu tt aksara atau sistem tulisan; (2) ilmu suratan tangan; ilmu tt hubungan antara watak dan tulisan tangan (rajah)
hadiah Nobel hadiah tahunan berupa uang yg diberikan oleh Yayasan Nobel di Swedia kpd mereka yg telah berjasa bagi kemanusiaan dl bidang ilmu alam, kimia, kedokteran, sastra, dan pemeliharaan perdamaian dunia
hakim ha.kim [n] (1) orang yg mengadili perkara (dl pengadilan atau mahkamah): keputusan -- tidak dapat diganggu gugat; (2) pengadilan: perkaranya sudah diserahkan kpd --; (3) juri; penilai (dl perlombaan dsb) [n] orang pandai-pandai, budiman, dan ahli; orang yg bijak
hal [n] (1) keadaan; peristiwa; kejadian (sesuatu yg terjadi): -- spt itu tidak boleh terjadi lagi; (2) perkara, urusan, soal; masalah: pemuda itu mengadukan -- nya kpd polisi; ia ahli dl -- koperasi; lima -- yg menjadi pokok pertikaian; (3) sebab: apa pula -- nya maka jadi begitu; (4) tentang; mengenai: ceramah -- keluarga berencana [n cak] besi tipis berlapis seng
Hambali Ham.ba.li [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Imam Ahmad bin Hambal, dng sumber hukum, yaitu Alquran, hadis marfuk, hadis mursal dan daif, fatwa sahabat, serta kias (qiyas)
Hanafi Ha.na.fi [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Imam Abu Hanifah, dng sumber hukum, yaitu Alquran, sunah Rasul, fatwa sahabat Nabi, istihsan, dan adat
handasah han.da.sah [n] ilmu ukur tanah
harpis har.pis [n] orang yg ahli dl memainkan harpa; pemain harpa
harta pusaka [Huk] harta yg diwariskan dr pewaris kpd ahli waris untuk dipelihara
hasib ha.sib [Ar a] (1) ahli berhitung; ahli pemeriksaan pembukuan; (2) maha penghisab
heksana hek.sa.na [n Kim] zat cair tanpa warna, mudah terbakar, beracun, tidak larut dl air dng bau yg lemah, digunakan sbg pelarut; C6H14
helmintologi hel.min.to.lo.gi [n] ilmu mengenai cacing, terutama cacing parasit
hematologi he.ma.to.lo.gi [n] cabang ilmu kedokteran mengenai sel darah, organ pembentuk darah, dan kelainan yg berhubungan dng sel serta organ pembentuk darah
heraldik he.ral.dik [n] ilmu tt asal usul, perkembangan, dan/atau makna lambang (spt lambang kerajaan, negara, kata)
herpetolog her.pe.to.log [n] ahli herpetologi
hibah tergantung pemberian semasa hidup yg kemudian digugat oleh ahli waris; wasiat pemberian dng menggugat wasiat yg baru mempunyai kekuatan hukum setelah pembuat wasiat meninggal
hidraulika hid.rau.li.ka [n] cabang ilmu teknik yg berkenaan dng gerakan air, yaitu mengenai penggunaan air untuk menghasilkan tenaga
hidrogen hid.ro.gen [n Kim] gas tidak berwarna, tidak berbau, tidak ada rasanya, menyesakkan dng rumus H2, tetapi tidak bersifat racun; unsur dng nomor atom 1, berlambang H, dan bobot atom 1,0080
hidrogen sulfida [Kim] persenyawaan hidrogen dan belerang, terutama monosolfidanya, merupakan gas yg tidak berwarna, mudah terbakar dan beracun dng rumus kima H2S dan berbau tidak enak
hidrogeologi hid.ro.ge.o.lo.gi [n] ilmu tt air tanah yg mementingkan hubungan lingkungan geologi dng berbagai segi air permukaan yg berkaitan
hidrografi hid.ro.gra.fi [n] ilmu tt pengukuran dan pemetaan perairan (sungai, laut, pelabuhan, dsb) dan dasar laut
hidrologi hid.ro.lo.gi [n] ilmu tt air di bawah tanah, keterdapatannya, peredaran dan sebarannya, persifatan kimia dan fisikanya, reaksi dng lingkungan, termasuk hubungannya dng makhluk hidup
hidrometri hid.ro.met.ri [n] ilmu tt pengukuran seluk-beluk berat jenis air
hidroperoksida hid.ro.pe.rok.si.da [n Kim] cairan beracun, biasanya digunakan untuk membersihkan warna dng cara dibilas
hidrostatika hid.ro.sta.ti.ka [n] cabang ilmu fisika yg berkenaan dng air dl keadaan diam (statis) dan gaya-gaya yg bekerja padanya ataupun yg dilakukannya terutama thd pengaruh tekanan
higiene hi.gi.e.ne [n] ilmu tt kesehatan dan berbagai usaha untuk mempertahankan atau memperbaiki kesehatan
higienis hi.gi.e.nis [a] berkenaan dng atau sesuai dng ilmu kesehatan; bersih; bebas penyakit
higrometri hig.ro.met.ri [n] (1) cabang fisika yg berkenaan dng penentuan atau pengukuran banyaknya air dl udara; ilmu ukur lengas; (2) higrometer
hiosiamina hi.o.si.a.mi.na [n Kim] alkaloid beracun untuk obat
hiosin hi.o.sin [n Kim] alkaloid bersifat racun yg digunakan untuk obat hipnosis dan penekan saraf
hipnotisme hip.no.tis.me [n] (1) tindakan yg menyebabkan hipnosis; (2) ilmu tt hipnosis
hipotesis penjelasan hipotesis yg menggunakan perhitungan statistik dan ilmu pasti
histologi his.to.lo.gi [n] ilmu tt susunan jaringan tubuh dan bagian benda hidup yg hanya dapat dilihat dng mikroskop; ilmu jaringan tubuh
historikus his.to.ri.kus [n] ahli sejarah; penulis sejarah; sejarawan
hortikulturis hor.ti.kul.tu.ris [n] ahli dl pengusahaan hortikultura
hubungan hu.bung.an [n] (1) keadaan berhubungan: ~ yg harmonis antara suami istri perlu dibina; (2) kontak: untuk membeli barang itu dng harga yg lebih murah sebaiknya kita mengadakan ~ langsung dng produsen; (3) sangkut-paut: jabatan yg dipegangnya itu tidak ada ~ nya dng keahliannya; (4) ikatan; pertalian (keluarga, persahabatan, dsb): antara mereka masih ada ~ keluarga; ~ persahabatan antara bangsa-bangsa Asia Tenggara
humaniora hu.ma.ni.o.ra [n] (1) ilmu pengetahuan yg meliputi filsafat, hukum, sejarah, bahasa, sastra, seni, dsb; (2) makna intrinsik nilai-nilai humanisme
humorolog hu.mo.ro.log [n cak ] ahli humor
ibul [n] enau besar yg tidak berduri, buahnya beracun; Orania macrocladus
idealisme ide.al.is.me [n] (1) aliran ilmu filsafat yg menganggap pikiran atau cita-cita sbg satu-satunya hal yg benar yg dapat dicamkan dan dipahami; (2) hidup atau berusaha hidup menurut cita-cita, menurut patokan yg dianggap sempurna; (3) Sas aliran yg mementingkan khayal atau fantasi untuk menunjukkan keindahan dan kesempurnaan meskipun tidak sesuai dng kenyataan
ijazah ija.zah [n] (1) surat tanda tamat belajar; sijil; (2) izin yg diberikan oleh guru kpd muridnya untuk mengajarkan ilmu yg diperoleh si murid dr gurunya
ijtihad ij.ti.had [n] (1) usaha sungguh-sungguh yg dilakukan para ahli agama untuk mencapai suatu putusan (simpulan) hukum syarak mengenai kasus yg penyelesaiannya belum tertera dl Alquran dan Sunah; (2) pendapat; tafsiran
ikhtiogeografi ikh.ti.o.ge.o.gra.fi [n] ilmu tt penyebaran geografis ikan, termasuk sejarah atau latar belakang penyebaran yg terjadi sbg akibat hubungan ekologinya
ikhtiosarkotoksisme ikh.ti.o.sar.ko.tok.sis.me [n Dok] keracunan akibat makan ikan beracun
ikonograf iko.no.graf [n] ahli ikonografi
ikonografi iko.no.gra.fi [n] ilmu tt seni dan teknik membuat arca
iktiologis ik.ti.o.lo.gis [n] ahli tt ikan
ilmiah il.mi.ah [a] bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan: penerbitan majalah -- berkembang dng pesat
ilmiah populer bersifat ilmu, tetapi menggunakan bahasa umum sehingga mudah dipahami oleh masyarakat awam (tt artikel, gaya penulisan karya ilmiah)
imamologi ima.mo.lo.gi [n] ilmu tt keimaman
iman [n] (1) kepercayaan (yg berkenaan dng agama); keyakinan dan kepercayaan kpd Allah, nabi, kitab, dsb: -- tidak akan bertentangan dng ilmu; (2) ketetapan hati; keteguhan batin; keseimbangan batin
imunokimia imu.no.ki.mia [n] ilmu yg berhubungan dng aspek kimia imunologi dan gabungan antara teknik biokimia dan imunologi
imunologi imu.no.lo.gi [n] ilmu tt kekebalan (daya tahan) tubuh thd infeksi dan penyakit
indikan in.di.kan [n Kim] (1) glikosida beracun tidak berwarna yg terdapat dl beberapa jenis tumbuhan indigo; C14H17O6N; (2) senyawa yg bersekresi dl urine, biasanya dl bentuk garam potasium
indologi in.do.lo.gi [n] (1) ilmu pengetahuan tt Indonesia: ia lulusan jurusan -- Universitas Leiden; (2) ilmu pengetahuan tt India
informatika in.for.ma.ti.ka [n] (1) ilmu tt pengumpulan, klasifikasi, pe-nyimpanan, pengeluaran, dan penyebaran pengetahuan yg direkam; (2) hal-hal yg berkaitan dng informasi; usaha dl bidang informasi: kami bergerak dl berbagai usaha, spt konstruksi dan --
insektologi in.sek.to.lo.gi [n] ilmu tt serangga, khususnya yg berhubungan dng pertanian, produksi bahan makanan, dsb
inseminasi in.se.mi.na.si [n] (1) pemasukan sperma ke dl saluran genitalia betina; (2) pengembangan, penyebaran, penangkaran (tt ilmu, keterampilan, model, dsb)
instalatur in.sta.la.tur [n] orang yg bekerja atau ahli memasang instalasi
intelektual in.te.lek.tu.al /intelEktual/ (1) a cerdas, berakal, dan berpikiran jernih berdasarkan ilmu pengetahuan; (2) n (yg) mempunyai kecerdasan tinggi; cendekiawan; (3) n totalitas pengertian atau kesadaran, terutama yg menyangkut pemikiran dan pemahaman
intelektualisme in.te.lek.tu.al.is.me [n] ketaatan atau kesetiaan thd latihan daya pikir dan pencarian sesuatu berdasarkan ilmu
internis in.ter.nis [n] dokter ahli penyakit dalam
intoksikasi in.tok.si.ka.si [n] (1) pemabukan; kemabukan (tt minuman keras); (2) v keracunan (dl tubuh)
ipuh [n] (1) pohon yg getahnya beracun, Antiaris toxicatia; (2) upas, racun dr getah pohon ipuh
islamologi is.la.mo.lo.gi [n] ilmu tentang agama Islam dng seluk-beluknya
Jabariah Ja.ba.ri.ah [n Isl] aliran dl ilmu kalam yg berpandangan bahwa segala yg wujud di alam semesta, termasuk manusia, terikat pd kodrat dan iradat Allah Swt. semata
jabatan fungsional ja.bat.an fungsional jabatan yg ditinjau dr fungsinya dl satuan organisasi (spt dokter ahli, dosen, juru ukur)
jamhur jam.hur [kl n] orang yg ahli dl pengetahuan agama
jamhur ulama ulama yg ahli dl pengetahuan agama
jangka jang.ka [n] alat untuk membuat bulatan (lingkaran, mengukur jarak pd peta, dsb), berupa benda yg berkaki dua yg dapat dilebarkan dan disempitkan langkahnya atau ukurannya: dl pelajaran ilmu ukur murid-murid harus menyediakan pensil, penggaris, dan -- [n] ukuran waktu tertentu: pekerjaan itu harus selesai dl -- tiga bulan [kl n] niat; tujuan (yg dituntut): menyampaikan -- nya
jantur jan.tur [n] ilmu sulap; ilmu sihir
jauhari jau.ha.ri [n] (1) tukang (pedagang) intan; (2) orang pandai; orang cerdik atau ahli
jaya kawijayan [Jw] ilmu (pengetahuan) tt cara-cara memperoleh kemenangan dl menghadapi lawan atau musuh (dl pertempuran, perkelahian, dsb)
jenu je.nu [Jw n] obat untuk meracuni ikan; tuba
juara ju.a.ra [n] (1) Olr orang (regu) yg mendapat kemenangan dl pertandingan yg terakhir; (2) orang yg gagah berani; orang yg pandai bersilat; pendekar; jagoan; (3) pengatur dan pelerai dl persabungan ayam; (4) pemimpin peralatan (pesta dsb); (5) ahli; terpandai dl sesuatu (pelajaran dsb): siswa itu dua tahun berturut-turut berhasil menjadi -- di kelasnya [n] ikan sungai, Pangsius
jurnal jur.nal [n] (1) (buku) catatan harian; (2) surat kabar harian; (3) Dag buku yg dipakai sbg buku perantara antara buku harian dan buku besar; (4) Dag buku yg dipakai untuk mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu; (5) majalah yg khusus memuat artikel dl satu bidang ilmu tertentu
juru gambar orang yg ahli dl gambar-menggambar
juru mesin pesawat orang yg ahli memperbaiki mesin pesawat terbang
juru selam orang yg ahli (pekerjaannya) menyelam di laut (sungai) untuk mencari benda-benda yg hilang, mutiara, dsb; peselam
juru sungging pelukis; (2) orang yg ahli melukis atau memahat wayang
jurusan ju.rus.an [n] (1) arah; tuju(an): ia memutar haluan ke ~ lain; (2) bagian (pengkajian ilmu): ia mahasiswa ~ bahasa Indonesia; (3) bagian dr suatu fakultas atau sekolah tinggi yg bertanggung jawab untuk mengelola dan mengembangkan suatu bidang studi, msl jurusan akuntansi, jurusan manajemen
jurusan klinis ju.rus.an klinis jurusan ilmu-ilmu kedokteran dasar
kabinet kerja kabinet yg menterinya ahli dl urusan kenegaraan dan bidang yg diurusinya
kabut putih campuran beracun antara udara dan gas karbon dioksida (CO2) yg terjadi setelah adanya peledakan
kacar ka.car, kacar lakum [n] siput darat yg beracun
Kadariah Ka.da.ri.ah [n] aliran dl ilmu kalam yg berpandangan bahwa manusia mempunyai kekuasaan mutlak atas segala usaha dan perbuatannya, bukan bergantung pd kodrat dan iradat Allah Swt.
kadar ka.dar [n] (1) kuasa; kekuatan: ala -- nya, menurut kuasa (kekuatan) masing-masing; (2) ketentuan Tuhan (takdir): percaya kpd -- dan takdir Tuhan bukan berarti kita tidak perlu lagi bekerja keras untuk mencapai cita-cita; segala kepercayaan akan -- dan takdir terbit dr ajaran tauhid; (3) untung-malang; (4) kodrat; sifat bawaan: menyalahi -- hidupnya [n] (1) ukuran untuk menentukan suatu norma: belum ada -- yg pasti dl hal mengatakan salah atau benarnya bukti itu; (2) isi atau bagian yg tulen (tt emas, perak, dsb): emas ini -- nya 0,800, berarti yg tulen 4/5 nya; (3) nilai, harga, taraf (tingkatan): dl pertemuan antara para ahli itulah, baru ia tahu akan -- dirinya; (4) lebih kurang; kira-kira: jumlah anggotanya -- lima ratus orang; (5) Antr jumlah hasil pengukuran dl persentase mengenai gejala tertentu yg terdapat pd populasi tertentu dl keadaan dan jangka waktu tertentu [Jw] me.nga.dar v tidur di luar rumah (halaman dsb) [ark n] kain tenunan sendiri untuk dipakai sendiri
kahin ka.hin [Ar n] (1) ahli (tukang) sihir; (2) juru teluh; juru tenung; (3) ahli nujum
kaidah fonologi [Ling] kaidah dl ilmu tata bunyi
kaligraf ka.li.graf [n] orang yg ahli menulis indah
kalorimetri ka.lo.ri.met.ri [n] ilmu pengukuran kalor
kamus besar kamus yg memuat khazanah secara lengkap, termasuk kosakata istilah dr berbagai bidang ilmu yg bersifat umum
kamus istilah kamus yg memuat istilah dng makna konsepnya dr bidang ilmu tertentu (spt kamus hukum dan kamus kimia)
karbon monoksida [Kim] senyawa antara karbon dan oksigen yg berupa gas tanpa warna, tanpa bau, dan sangat beracun, yg dapat menyebabkan kematian jika dihirup; CO
karbonil klorida [Kim] gas tanpa warna yg sangat beracun dng bau spt rumput kering segar; COCL2
kardiolog kar.di.o.log [n] dokter ahli penyakit jantung; dokter ahli kardiologi
kardiologi kar.di.o.lo.gi [n] ilmu tt jantung dan penyakit jantung
karsinologi kar.si.no.lo.gi [n Bio] cabang ilmu hewan yg mempelajari ketam dan krustasea lain
kartunis kar.tu.nis [n] ahli menggambar kartun
kasuis ka.su.is [n] (1) orang yg ahli dl penentuan baik atau buruk berdasarkan kesesuaian antara perbuatan dan kata hati dan norma etika umum; (2) sofis
katekisasi ka.te.ki.sa.si [n] pemberian pelajaran dl ilmu agama Kristen
ke ke -- an an [konfiks pembentuk verba] menderita; mengalami kejadian atau keadaan: kelaparan; kemalaman; keracunan [konfiks pembentuk adjektiva] terlalu; terlampau: kekecilan; kesempitan; kekurangan [konfiks pembentuk nomina] (1) abstraksi yg mempunyai ciri atau sifat: keadilan; kemanusiaan; (2) tempat: kediaman; kedudukan
ke langit tak sampai [pb] setengah-setengah, kepalang tanggung di dl menyelesaikan pekerjaan atau mempelajari ilmu
kebatinan ke.ba.tin.an [n] (1) keadaan batin (dl hati); segala sesuatu yg mengenai batin; (2) ajaran atau kepercayaan bahwa pengetahuan kpd kebenaran dan ketuhanan dapat dicapai dng penglihatan batin; (3) ilmu yg mengajarkan jalan menuju ke kesempurnaan batin; suluk; tasawuf; (4) ilmu yg menyangkut masalah batin; mistik
kebelet ke.be.let [a cak] ingin sekali; tidak tertahankan lagi untuk melaksanakan keinginan: rongrongan pacarnya yg -- kawin mengganggu konsentrasinya dl menuntut ilmu
kebisaan ke.bi.sa.an [n] kepandaian; kecakapan; kebolehan [ark n] (1) pengaruh atau kerja bisa (racun) pd tubuh dsb; (2) terkena racun (bisa)
kebun botani [Hut] tempat membudidayakan berbagai tumbuhan yg mempunyai nilai ekonomis atau penting bagi ilmu pengetahuan untuk tujuan penelitian, pembiakan, dan sbg tempat rekreasi
kecerewetan ke.ce.re.wet.an [n] perihal cerewet: orang awam harus memaklumi ~ ahli bahasa soal penulisan yg sesuai dng ejaan yang benar
kedalaman ke.da.lam.an [n] jarak dr permukaan sampai ke dasar; dalamnya: ~ laut itu kira-kira 100 m; (2) n ki kemampuan penguasaan (tt ilmu): saya akan menguji ~ ilmunya; (3) a cak terlalu dalam; lebih dalam dp yg seharusnya: hati-hati, jangan ~ , dua meter cukup
kedok gas penutup muka untuk menolak gas beracun
kedokteran forensik ke.dok.ter.an forensik ilmu kedokteran yg berhubungan dng penerapan ilmu pengetahuan medis bagi persoalan hukum pidana dan kejahatan dng menggunakan fakta-fakta medis; yurisprudensi kedokteran
kehalalan ke.ha.lal.an [n] perihal halalnya sesuatu (halal tidaknya sesuatu): ~ telur penyu perlu ditanyakan dulu kpd ahli fikih
kekedotan ke.ke.dot.an [n] kekuatan (jasmani); kekebalan; kesaktian (dl ilmu bela diri): hatinya menciut krn ~ lawannya yg selalu dapat bangkit kembali sekalipun sudah mengalami pukulan parah dan tendangan yg cukup dahsyat
kemasyarakatan ke.ma.sya.ra.kat.an [n] perihal (mengenai) masyarakat: ilmu --
kembang sungsang terna tumbuhan merambat yg dapat menjadi tanaman hias, batangnya dapat mencapai 1-2,5 m berwarna jingga tua dan merah, umbi akarnya mengandung racun; Gloriosa superba
kemenangan ke.me.nang.an [n] (1) hal menang: -- itu diperolehnya dng perjuangan berat; (2) keunggulan; kelebihan: kekalahan dl harta ditebus dng -- dl ilmu dan amal
kemurgi ke.mur.gi [n Kim] penerapan ilmu kimia pd pengusahaan lahan pertanian agar diperoleh produk yg bukan bahan makanan (msl kacang kedelai untuk pembuatan plastik)
kenematik ke.ne.ma.tik [n Ling] ilmu tt kenem
kepakaran ke.pa.kar.an [n] keahlian: ~ nya dl bidang ekonomi telah diakui banyak kalangan
kepala waris kepala semua ahli waris
kepingan ke.ping.an [n] pecahan; sobekan: ahli purbakala itu menemukan ~ guci kuno
kepustakaan ke.pus.ta.ka.an [n] (1) buku-buku kesusastraan; kesusastraan; (2) daftar kitab yg dipakai sbg sumber acuan untuk mengarang dsb; bibliografi; (3) semua buku, karangan, dan tulisan mengenai suatu bidang ilmu, topik, gejala, atau kejadian
kerapu ke.ra.pu [n] ikan yg dapat hidup di air tawar atau di laut, bersisik, siripnya diperkuat dng jari-jari lunak dan berduri, sirip perutnya terletak agak ke depan dan di bawah dada (ada yg beracun); Serranus; -- kayu jenis ikan kerapu, Serranus malabaricusis
kertaaji ker.ta.a.ji [n Huk] proses penilaian pemberian harta kekayaan kpd ahli waris sebelum pewaris meninggal dunia
kesusastraan ke.su.sas.tra.an [n] (1) perihal susastra; (2) ilmu atau pengetahuan tt segala hal yg bertalian dng susastra; (3) buku-buku tt sejarah susastra
ketaatasasan ke.ta.at.a.sas.an [n] keadaan tidak mudah berubah dr ketentuan yg sudah ditetapkan; kekonsistenan: bahasa ragam ilmu selalu menuntut ~ pd kaidah bahasa yg ada
ketam sentada ketam beracun yg dapat membunuh orang
ketena ke.te.na [n Kim] gas racun yg dapat bereaksi dng air yg menghasilkan asam karboksitat dng alkohol yg menghasilkan ester
khilafiah khi.la.fi.ah [n] perbedaan pendapat di antara para ahli hukum Islam dl menentukan hukum
kiai ki.ai [n] (1) sebutan bagi alim ulama (cerdik pandai dl agama Islam): -- Haji Wahid Hasyim; (2) alim ulama: para -- ikut terjun ke kancah peperangan sewaktu melawan penjajah; (3) sebutan bagi guru ilmu gaib (dukun dsb): khabarnya Pak -- bisa menghubungkan orang dng roh nenek moyangnya; (4) kepala distrik (di Kalimantan Selatan): ia menjadi seorang -- di distrik itu; (5) sebutan yg mengawali nama benda yg dianggap bertuah (senjata, gamelan, dsb): tombak -- Plered dr keraton Surakarta, gamelan -- sekati dr Sala; (6) sebutan samaran untuk harimau (jika orang melewati hutan) [n Olr] teriakan yg dikeluarkan melalui kerongkongan (dl olahraga karate)
kias ki.as [n] (1) perbandingan (persamaan); ibarat; contoh yg telah ada (terjadi): berita itu hendaklah diambil -- nya saja; (2) sindiran: ia sama sekali tidak merasakan -- temannya itu; (3) contoh (model) yg telah ada; analogi: kata "pemuda-pemudi" sebenarnya mengambil -- kata "putra-putri"; (4) alasan (hukum) yg berdasarkan perbandingan atau persamaan dng hal yg telah terjadi (dl hukum Islam) [n] kepandaian mengobati dsb dng jampi-jampi; ilmu kias, ilmu sihir
kimia ki.mia [n] ilmu tt susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat
kimia toksikologi cabang kimia tt kerja, deteksi, perawatan racun, dan keracunan
kinematika ki.ne.ma.ti.ka [n] (1) gerakan geometri suatu titik atau benda padat, diartikan menurut suatu sistem koordinasi ruang; (2) ilmu tt pelbagai cara dl dinamika; ilmu tt gerak tanpa mengindahkan penyebabnya; ilmu gerak
kinesika ki.ne.si.ka [n] ilmu tt pemakaian gerak tubuh (tangan, muka, dsb) sbg bagian dr proses komunikasi: dunia bisnis tidak mau ketinggalan untuk mengadopsi berbagai prinsip --
kinetika ki.ne.ti.ka [n] cabang pengetahuan dinamika tt pengaruh suatu gaya pd gerakan benda; ilmu gerak
kipu ki.pu [ark n] ahli dl bidang pertukangan; tukang; pandai: -- kayu; -- besi
klimatolog kli.ma.to.log [n] ahli klimatologi
klimatologi kli.ma.to.lo.gi [n Geo] ilmu tt sebab terjadi, ciri, dan pengaruh iklim thd bentuk fisik dan kehidupan di berbagai negeri yg berbeda; ilmu tt iklim
klinisi kli.ni.si [n] orang yg berkecimpung dl bidang pengembangan ilmu kedokteran: dng susah payah, para -- berusaha menemukan obat penyakit kanker
klorin klo.rin [n Kim] unsur halogen yg dipisahkan menjadi gas yg bersifat racun dan berbau menyesakkan, dipakai sebagai zat pemutih dan pembunuh kuman dl air, unsur dng nomor atom 17, berlambang Cl, dan bobot atom 35,453
koki ko.ki [n] juru masak; ahli dl seni boga
kolokium ko.lo.ki.um [n] (1) pertemuan keahlian; seminar; (2) Dik kegiatan belajar (pd tataran pendidikan sarjana) yg dilakukan dl bentuk seminar untuk membahas proyek penelitian bertaraf lanjutan
kolorimetri ko.lo.ri.met.ri [n Fis] ilmu ukur warna dng memanfaatkan warna baku (standar)
komikus ko.mi.kus [n] orang yg ahli membuat komik
konseling kon.se.ling [n] (1) pemberian bimbingan oleh yg ahli kpd seseorang dng menggunakan metode psikologis dsb; pengarahan; (2) pemberian bantuan oleh konselor kpd konseli sedemikian rupa sehingga pemahaman thd kemampuan diri sendiri meningkat dl memecahkan berbagai masalah; penyuluhan
konsorsium kon.sor.si.um [n] (1) himpunan beberapa pengusaha yg mengadakan usaha bersama; kumpulan pedagang dan industriawan; perkongsian; (2) himpunan sarjana sebidang yg mengurus kepentingan bersama: ~ ilmu sastra
konsultan kon.sul.tan [n] ahli yg tugasnya memberi petunjuk, pertimbangan, atau nasihat dl suatu kegiatan (penelitian, dagang, dsb); penasihat
koreograf ko.re.o.graf [n] orang yg ahli dl mencipta dan menggubah gerak tari
kosen ko.sen [Jk a] (1) gagah; berani; (2) kebal (thd senjata tajam dsb); (3) ampuh (tt ilmu silat dsb) [n] kerangka kayu yg ditanamkan ke dinding tempat daun jendela (pintu) mengatup atau bergantung
kosmetologi kos.me.to.lo.gi [n] ilmu tt cara mempercantik wajah, kulit, dan rambut; ilmu kecantikan
kosmetologis kos.me.to.lo.gis [n] ahli kecantikan
kosmologi kos.mo.lo.gi [n] (1) ilmu (cabang astronomi yg menyelidiki asal-usul, struktur, dan hubungan ruang waktu dr alam semesta; (2) ilmu tt asal-usul kejadian bumi, hubungannya dng sistem matahari, serta hubungan sistem matahari dng jagat raya; (3) ilmu (cabang dr metafisika) yg menyelidiki alam semesta sbg sistem yg beraturan
kraniologi kra.ni.o.lo.gi [n] ilmu tt tengkorak
kraniometri kra.ni.o.met.ri [n Antr] ilmu (cabang antropologi) ragawi yg mengukur tengkorak
kriminolog kri.mi.no.log [n] orang yg ahli tt tindakan kriminal; ahli kriminologi
kriminologi kri.mi.no.lo.gi [n] ilmu atau pengetahuan tt kejahatan dan tindak pidana
kristalografi kris.ta.lo.gra.fi [n] ilmu tt bentuk, struktur, dan proses pembentukan kristal
kritikus kri.ti.kus [n] orang yg ahli dl memberikan pertimbangan (pembahasan) tt baik buruknya sesuatu: ia dikenal sbg seorang -- sastra
kromatika kro.ma.ti.ka [n] ilmu warna
kronologi kro.no.lo.gi [n] (1) ilmu tt pengukuran kesatuan waktu (spt dl astronomi dan geologi); (2) urutan waktu dr sejumlah kejadian atau peristiwa
kualifikasi ku.a.li.fi.ka.si [n] (1) pendidikan khusus untuk memperoleh suatu keahlian; (2) keahlian yg diperlukan untuk melakukan sesuatu (menduduki jabatan dsb); (3) tingkatan; (4) pembatasan; penyisihan (dl olah raga)
kuliah kerja nyata mempraktikkan ilmu yg diterima di bangku kuliah secara langsung di tengah-tengah masyarakat
kurikulum ku.ri.ku.lum [n] (1) perangkat mata pelajaran yg diajarkan pd lembaga pendidikan; (2) perangkat mata kuliah mengenai bidang keahlian khusus
laboran la.bo.ran [n] orang (ahli kimia dsb) yg bekerja di laboratorium
lanjut lan.jut [a] (1) tua; berumur: usianya sudah -- , anak cucunya sudah banyak; (2) panjang (perundingan, pembicaraan, dsb): saya jemu mengikuti pembicaraan yg -- spt itu; (3) tidak tanggung; terus: dia berusaha agar sekolah anaknya --; (4) lama; usang: bangunan itu sudah --; (5) tinggi; dalam: ilmunya sudah --
latih la.tih [v] ber.la.tih v (1) belajar dan membiasakan diri agar mampu (dapat) melakukan sesuatu: dia menjadi seorang ahli setelah ~ bertahun-tahun; (2) berbuat agar menjadi biasa: kuda pacu itu sedang ~ di gelanggang
latihan jabatan la.tih.an jabatan [Adm] latihan untuk meningkatkan mutu, keahlian, kemampuan, dan keterampilan (dilakukan setelah dan selama menduduki jabatan atau pekerjaan tertentu)
latihan kejuruan la.tih.an kejuruan latihan keahlian
laut budi tepian akal [pb] seseorang yg banyak ilmu dan bijaksana
leksikograf lek.si.ko.graf [n] orang yg ahli dl penyusunan kamus; ahli perkamusan; pekamus
leksikografi lek.si.ko.gra.fi [n Ling] (1) cabang ilmu bahasa mengenai teknik penyusunan kamus; (2) perihal penyusunan kamus
leksikolog lek.si.ko.log [n] ahli leksikologi
lele dumbo lele jenis unggul dng berat dan panjang badan dua kali lipat lele biasa, hasil silangan lele jantan Afrika dng lele betina Taiwan, berwarna kecokelat-cokelatan, bagian perutnya berwarna putih, patilnya tidak beracun, lebih agresif dp lele biasa; Clarias gariepinus
lembaga lem.ba.ga [n] (1) asal mula (yg akan menjadi sesuatu); bakal (binatang, manusia, atau tumbuhan); (2) bentuk (rupa, wujud) yg asli; (3) acuan; ikatan (tt mata cincin dsb); (4) badan (organisasi) yg tujuannya melakukan suatu penyelidikan keilmuan atau melakukan suatu usaha; (5) ark kepala suku (di Negeri Sembilan); (6) pola perilaku manusia yg mapan, terdiri atas interaksi sosial berstruktur dl suatu kerangka nilai yg relevan
letargi le.tar.gi [n Dok] keadaan lemah badan dan tidak ada dorongan untuk melakukan kegiatan, nafsu tidur berlebihan (apabila dibangunkan langsung tertidur kembali), muncul pd penderita penyakit otak atau keracunan
lihat li.hat [v] me.li.hat v (1) menggunakan mata untuk memandang; (memperhatikan): kepala desa ~ rakyat membersihkan selokan; (2) menonton: nanti malam kami akan ~ pertandingan tinju; (3) mengetahui; membuktikan: saya ingin ~ sampai di mana kemampuannya; (4) menilik: ~ gelagatnya, kedatangan mereka mempunyai maksud yg kurang baik; (5) meramalkan: seorang ahli nujum atau astrolog dapat ~ nasib seseorang; (6) menengok (orang sakit); menjenguk: kami merencanakan untuk ~ kakek di rumah sakit
limnologi lim.no.lo.gi [n] ilmu yg mendalami tanah, kolam, dan air tawar menggenang lain beserta biola yg terkait dengannya
linguistik li.ngu.is.tik [n] (1) ilmu tt bahasa; (2) telaah bahasa secara ilmiah
lipan li.pan [n] binatang berbisa bertubuh pipih, bersegmen spt cacing, berkaki banyak, bersendi, bagian depannya beracun; Chilopoda
literator li.te.ra.tor [n] ahli sastra; pengarang profesional
litologi li.to.lo.gi [n] ilmu tt batu-batuan yg berkenaan dng sifat fisik, kimia, dan strukturnya
logistik lo.gis.tik [n] (1) pengadaan, perawatan, distribusi, dan penyediaan (untuk mengganti) perlengkapan, perbekalan, dan ketenagaan; (2) segi ilmu kemiliteran mengenai pengadaan, perawatan, dan transportasi peralatan, pembekalan, dan pasukan; (3) Mil segala persiapan dan tindakan yg diperlukan untuk memperlengkapi pasukan dng alat dan perbekalan agar dpt bertempur dl kondisi yg paling baik dan menguntungkan; (4) penanganan seluk-beluk operasi militer
logopedia lo.go.pe.dia [n] ilmu tt cacat dl ucapan serta cara memperbaikinya
lokakarya lo.ka.kar.ya [n] pertemuan antara para ahli (pakar) untuk membahas masalah praktis atau yg bersangkutan dng pelaksanaan dl bidang keahliannya; sanggar kerja
luhung lu.hung [Jw a] luhur: Mangkunegara IV menulis Serat Wedatama dng maksud agar orang dapat menghayati ilmu --
madani ma.da.ni [a] (1) berhubungan dng hak-hak sipil; (2) berhubungan dng perkotaan; (3) menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yg ditopang oleh penguasaan iman, ilmu, dan teknologi yg berperadaban
maestro maes.tro [n] orang yg ahli dl bidang seni, terutama bidang musik, spt komponis, konduktor; empu
magang ma.gang [n] (1) calon pegawai (yg belum diangkat secara tetap serta belum menerima gaji atau upah krn dianggap masih dl taraf belajar): (2) calon ahli: ia sudah cukup lama menjadi -- di kantor itu [a] (1) terlalu masak (tt buah-buahan); ranum; (2) hampir masam (tt nira)
magnetika mag.ne.ti.ka [n] ilmu peristiwa kemagnetan dan interaksi bahan dng medan magnet yg meliputi magnetostatika dan elektromagnetisme
magnetisme mag.net.is.me [n Fis] (1) gejala fisika pd bahan yg memiliki kemampuan menimbulkan medan magnet atau yg mampu berinteraksi dng medan magnet; (2) ilmu tt hukum dan keadaan gaya magnet dan pengaruhnya atau ilmu tt penyebar atau kualitas gaya magnet
mahaligai ma.ha.li.gai [Lihat {mahligai}]
mahardika ma.har.di.ka [a] (1) berilmu (cerdik, pandai, bijak); (2) berbudi; luhur; (3) bersifat bangsawan
mahi-mahi ma.hi-ma.hi [n] ikan laut, dapat menimbulkan keracunan
majalah ma.ja.lah [n] terbitan berkala yg isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tt topik aktual yg patut diketahui pembaca, dan menurut waktu penerbitannya dibedakan atas majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan, dsb dan menurut pengkhususan isinya dibedakan atas majalah berita, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dsb
majalah ilmiah terbitan berkala mengenai ilmu pengetahuan dan isinya khusus tt suatu bidang ilmu (teknik, kedokteran, dsb)
majalah khas terbitan berkala yg isinya khusus mengenai bidang profesi tertentu, msl ilmu hukum, ilmu sosial, fotografi, filateli
majedub ma.je.dub [n] (1) manusia pilihan Tuhan yg merasa bahwa Tuhan selalu berada di sisinya (dl ilmu tasawuf); (2) orang yg sakit ingatan krn terlalu berat memikirkan masalah agama (suluk dsb)
malakologi ma.la.ko.lo.gi [n] ilmu mengenai seluk-beluk kehidupan jenis keong, remis, cumi-cumi, dan sebangsanya
malapari ma.la.pa.ri [n] pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata
Maliki Ma.li.ki [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Imam Malik bin Anas dng sumber hukum Alquran, sunah Rasul, ijmak, kias (qiyas), dan Istislah
manjeri man.je.ri [v] mengangkat ahli waris dr garis keturunan laki-laki (di Lombok)
manjur man.jur [a] (1) dapat menyembuhkan (tt obat dsb); mustajab; mujarab: obat ini -- sekali, sekali minum terus sembuh; (2) benar-benar besar dayanya (tt doa, mantra, dsb); sakti: mantranya untuk menolak hujan sangat --; (3) benar-benar dapat lekas mematikan (tt bisa, racun, dsb): ular yg sangat -- bisanya
mantri man.tri [n] (1) nama pangkat atau jabatan tertentu untuk melaksanakan tugas (keahlian) khusus; juru; (2) juru rawat kepala (biasanya laki-laki); pembantu dokter
marlin mar.lin [n] ikan laut, dapat menimbulkan keracunan histamina: ikan nonkombroid spt -- hitam, dapat menimbulkan keracunan histamin juga
masker gas penutup muka yg dipakai untuk melindungi muka dan paru-paru thd gas beracun
masyarakat madani masyarakat kota; (2) masyarakat yg menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yg ditopang oleh penguasaan iman, ilmu, dan teknologi yg berperadaban
matematika ma.te.ma.ti.ka [n] ilmu tt bilangan, hubungan antara bilangan, dan prosedur operasional yg digunakan dl penyelesaian masalah mengenai bilangan
matematikawan ma.te.ma.ti.ka.wan [n] ahli matematika
mazhab maz.hab [n] (1) Isl haluan atau aliran mengenai hukum fikih yg menjadi ikutan umat Islam (dikenal empat mazhab, yaitu mazhab Hanafi, Hambali, Maliki, dan Syafii): umat Islam di Indonesia banyak yg menganut -- Syafii; (2) golongan pemikir yg sepaham dl teori, ajaran, atau aliran tertentu di bidang ilmu, cabang kesenian, dsb dan yg berusaha untuk memajukan hal itu: -- ekonomi; -- seni lukis
mekanik me.ka.nik [n] ahli mesin
mekanika me.ka.ni.ka [n] (1) Fis cabang fisika mengenai gerak dan rihatnya benda dan penyebab gerak atau rihatnya benda itu; (2) ilmu tt mesin-mesin
melantas me.lan.tas [v] (1) langsung; terus: perahu ~ saja tanpa singgah-singgah; (2) (langsung) menembus; (langsung) masuk: racun itu ~ ke dl darah melalui lukanya
memandaikan me.man.dai.kan [kl v] menjadikan pandai: tugas seorang guru ialah ~ muridnya [kl v] membuatkan: maka disuruh oleh Putri segala orang utas ~ sebuah mahligai keemasan
memasarkan me.ma.sar.kan [v] (1) menjual ke tengah-tengah masyarakat, msl di pasar: petani ~ hasil kebunnya ke kota; (2) menyebarluaskan, msl ke tengah-tengah masyarakat: dia berusaha ~ penemuannya ke lingkungan ilmuwan
membaktikan mem.bak.ti.kan [v] (1) menggunakan segenap tenaga untuk berbakti (kpd); menghambakan: beri kesempatan kpd mereka agar dapat -- ilmunya kpd masyarakat; (2) memberikan sesuatu sbg tanda bakti: demi perjuangan bangsanya, orang tidak segan-segan -- harta bendanya
membantukan mem.ban.tu.kan [v] menggunakan (mempekerjakan) untuk membantu: Pemerintah -- seorang ahli hukum dan keuangan di kantor kami
membayangi mem.ba.yangi [v] (1) menutupi (melindungi) dng bayang-bayang: pd pagi hari gunung yg tinggi itu selalu -- dusun itu sehingga menyebabkannya hampir tidak kelihatan; (2) merintangi: lawannya selalu -nya jika ia hendak menembakkan bola; (3) mengikuti terus jejaknya sampai dapat ditangkap: polisi sangat ahli dl tugas -- penjahat
memerlukan me.mer.lu.kan [v] (1) memandang perlu (penting, berguna, dsb): mereka lebih ~ pakaian dp makanan; (2) mementingkan; mengutamakan; memperhatikan (tt kepentingan sendiri, orang lain, dsb): jangankan ~ orang lain, anaknya sendiri saja tidak dipikirkannya; (3) membutuhkan; menghajatkan: pd umumnya mereka tidak ~ bantuan uang, tetapi bantuan tenaga ahli; untuk mencapai cita-cita diperlukan biaya dan ketekunan usaha; (4) ki menggunakan (waktu): perbaikan gedung itu ~ waktu tiga bulan; (5) menyempatkan diri (melakukan sesuatu krn dianggap perlu dng menyampingkan hal-hal lain): banyak orang ~ datang melihat kambing berkepala dua itu
mempelajari mem.pel.a.jari [v] (1) belajar (sesuatu) dng sungguh-sungguh; mendalami (sesuatu): saya akan ~ ilmu akupuntur; (2) menelaah; menyelidiki: kami sedang ~ rancangan anggaran dasar
memperdalam mem.per.da.lam [v] (1) membuat menjadi lebih dalam: mereka berusaha ~ sumur itu sampai dua puluh meter; (2) ki menambah penguasaan dan kemampuan: ia mendapat kesempatan ~ ilmunya di luar negeri
mempersunting mem.per.sun.ting [v] (1) memakai sesuatu sbg sunting; menyuntingkan: ibarat -- bunga layu; (2) ki meminang dng tujuan memperistri: banyak pemuda yg berhasrat -gadis itu; (3) ki berusaha memperoleh (sesuatu yg sangat berguna): mereka meninggalkan keluarga di tanah air untuk -- ilmu di negeri orang
mempertontonkan mem.per.ton.ton.kan [v] mempertunjukkan sesuatu (sandiwara, film, dsb) sbg tontonan; memperagakan (keunggulan dsb); memamerkan (barang, lukisan, dsb): tukang sulap itu ~ keahliannya
mempertunjukkan mem.per.tun.juk.kan [v] (1) memperlihatkan tontonan; mempertontonkan (gambar hidup, sandiwara, tari-tarian); (2) memperlihatkan (mendemonstrasikan) kepandaian (ilmu kekebalan dsb); (3) memamerkan (lukisan, barang-barang, dsb)
menasarufkan me.na.sa.ruf.kan [v] mengembalikan; menyerahkan: sebaiknya Tuan mau ~ sebagian harta Tuan kpd ahli waris korban tragedi Mina
menawar me.na.war [v] menghilangkan daya kekuatan (racun, bisa, mantra): kata orang, air kelapa hijau dapat dipakai untuk ~ racun; dia ~ guna-guna dng mantra [v] (1) negosiasi yg terjadi dl transaksi jual beli; mengemukakan permintaan hendak membeli (menyewa dsb): hingga kini belum ada yg berani ~ rumah ini; (2) meminta pengurangan harga (sewa, tuntutan ): ia pandai ~ sehingga dapat membeli barang dng harga murah; (3) menyebutkan harga "kurang" dr harga (sewa dsb) yg ditetapkan penjual dsb: ~ sedikit, boleh
menawari me.na.wari [v] (1) mengobati dng air yg sudah dimantrai dsb; memantrai; menjampi: Ayah ~ orang yg kesambet dng jampi-jampi; (2) ki membujuk (perempuan): hamba laki-laki yg ~ tunangan atau istri tuannya dihukum cambuk; (3) meredakan hati orang (yg marah, sedih): seorang yg berpengalaman lagi bijaksana tahu ~ hati orang yg sedang marah; (4) membuang racunnya atau bisanya: ia akan ~ gadung itu sebelum memasaknya [v] mengunjukkan seseorang akan sesuatu (dng maksud supaya dibeli, dipakai, dsb): siapa yg ~ mu rumah di kampung itu?
mencekoki men.ce.koki [v] (1) memberi minum cekok secara rutin atau terus-menerus: ibu-ibu di desa biasa ~ anaknya supaya tetap sehat; (2) ki memberikan ajaran atau ilmu secara terus-menerus dan supaya diterima begitu saja oleh yg diberi ajaran
mendapati men.da.pati [v] (1) memperoleh; menemukan: di toko itu engkau tidak akan ~ apa yg hendak kaubeli; (2) menemui; menjumpai: di negeri ini kita ~ banyak objek pariwisata; (3) mengalami: mereka tidak ~ kesulitan yg berarti dl pendakian gunung itu; (4) mengetahui (kenyataan adanya bukti, kesalahan, dsb): setelah memeriksa dng teliti, polisi ~ racun dl makanan korban; (5) melihat: tadi malam Ayah ~ jendela samping terbuka
mendewasakan men.de.wa.sa.kan [v] menjadikan dewasa: pendidikan selain bertujuan menambah ilmu pengetahuan juga berusaha ~ cara berpikir anak didik
menentukan me.nen.tu.kan [v] (1) membuat menjadi tentu (pasti); menetapkan; memastikan: pemerintah yg akan ~ keputusannya; (2) memutuskan; memberi ketentuan: hakim akan ~ vonisnya minggu depan; (3) memberi batasan (definisi): ahli kamus harus dapat ~ makna suatu kata; (4) memastikan; mengharuskan; mewajibkan: pengurus ~ setiap anggotanya membayar iuran setiap bulan
menenung me.ne.nung [v] (1) menilik (untung malang orang dsb); meramal: mencari dukun yg pandai ~; (2) mencelakai orang dng ilmu hitam
menerapkan me.ne.rap.kan [v] mengenakan (pd); mempraktikkan: kita harus ~ ilmu kita di dl kehidupan sehari-hari
menetralkan me.net.ral.kan [v] (1) menjadikan tidak berpihak (netral): PBB ~ Terusan Suez untuk pelayaran internasional; (2) menawarkan (racun, bisa, dsb); melenyapkan pengaruh atau akibat yg membahayakan: ~ racun; ~ propaganda musuh
mengadu ujung penjahit [ki] (1) bertemu muka atau berkenalan (dng); (2) saling menunjukkan keahlian, kepandaian
mengamalkan meng.a.mal.kan [v] (1) melaksanakan; menerapkan: ~ ilmunya bagi masyarakat; (2) menunaikan (kewajiban, tugas, dsb): almarhum telah ~ kewajibannya sbg pahlawan bangsa; (3) menyampaikan (cita-cita, maksud, hasrat,dsb): pemuda yg kreatif itu hendak ~ gagasannya; (4) mendermakan; menyumbangkan: ia memutuskan akan ~ hadiah yg diterimanya untuk anak-anak cacat
mengambil baku piara meng.am.bil baku piara mengambil laki-laki untuk dijadikan suami dan setelah menikah bertempat tinggal di kediaman keluarga istri walaupun dia tetap memakai nama kerabatnya dan masih mempunyai hak sbg ahli waris
mengatur meng.a.tur [v] (1) membuat (menyusun) sesuatu menjadi teratur (rapi); menata: dialah yg ~ ruangan ini; (2) mengurus: siapa yg ~ rumah tanggamu?; (3) merangkai; menyusun (tt bunga): ia ahli dl hal ~ bunga
mengecas me.nge.cas [v] menyepak (mengangkat) kaki lawan (untuk menjatuhkan) [Jk v] (1) memperkuat strum (tt baterai); (2) ki menyegarkan (pikiran, ilmu); memancing-mancing (merangsang) agar dapat (lebih) hidup, dsb: selain untuk ~ baterai para wartawan kami, forum diskusi itu berkembang menjadi pengabdian pd masyarakat
mengejar me.nge.jar [v] (1) berlari untuk menyusul (menangkap dsb); memburu: ia berusaha ~ dan menangkap saya; (2) ki berusaha keras hendak mencapai (mendapatkan dsb); menginginkan dng sungguh-sungguh: ~ pangkat; ~ ilmu
mengeliminasi meng.e.li.mi.na.si [v] (1) menghapuskan; menghilangkan: dokter berusaha ~ racun itu dr tubuh korban; (2) menyingkirkan; membuang; mengasingkan: pemerintah negara itu telah ~ para tahanan politik ke sebuah pulau terpencil; (3) menyisihkan
mengetes me.nge.tes [v] memeriksa dng mencoba: ahli teknik itu sedang ~ suara dr peralatan musik di studio
menggeluti meng.ge.luti [v] (1) menggumuli; menggulati; memeluki: kedua anak itu ~ bapaknya; (2) ki mendalami (tt ilmu dsb); menekuni (tt pekerjaan dsb)
mengilmiahkan meng.il.mi.ah.kan [v] menjadikan ilmiah atau bersifat ilmu; mengilmukan: ia tidak dapat ~ hal-hal yg gaib
mengongkong me.ngong.kong [v] (1) memasang kongkong pd; membelenggu dng kongkong: ia sedang ~ orang gila itu supaya jangan mengamuk; (2) meliputi; mencakup (tt ilmu dsb): ilmu filsafat ~ ilmu metafisika, logika, dsb; (3) ki mengurung; mengepung: kompi B ~ kubu-kubu musuh [v] menyalak keras; menggonggong
mengoordinasi me.ngo.or.di.na.si [v] mengatur baik-baik supaya terarah: Menteri Negara Riset dan Teknologi ~ seluruh kegiatan penelitian ilmu pengetahuan
menguasai me.ngu.a.sai [v] (1) berkuasa atas (sesuatu); memegang kekuasaan atas (sesuatu): siapa yg ~ tanah yg subur ini?; (2) mengenakan kuasa (pengaruh dsb) atas; dapat mengatasi keadaan: tentara kita dapat ~ daerah yg rawan itu; (3) mengurus: selain sbg kontraktor, perusahaan itu juga ~ perkebunan teh; (4) menahan; mengendalikan: untung dia masih dapat ~ kemarahannya; (5) mampu sekali dl bidang ilmu: sarjana itu memang ~ teknologi pertanian
menilik nujum me.ni.lik nujum meramal dng melihat ilmu perbintangan
menimba me.nim.ba [v] (1) mengambil air (dr sumur dsb) dng timba: ia ~ air sumur untuk mandi; (2) mengeringkan air (dr perahu dsb); (3) ki mencari, mengambil, memperoleh, (tt ilmu, pengalaman, dsb): kadang-kadang saya ~ pengetahuan dr bacaan atau tulisan orang lain
menyarikan me.nya.ri.kan [v] (1) mengambil (mengisap) sari dan madu (bunga): kupu-kupu -- bunga; (2) mengikhtisarkan (mengambil sari pati karangan, cerita, dsb): ia -- karangan seorang ahli
menyauk me.nya.uk [v] (1) mencedok; menimba; (2) memegang dan meraih (spt hendak memeluk); (3) menuntut (ilmu, pengetahuan, dsb); (4) memukulkan kaki ke kaki orang lain dr samping; (5) meminjam (uang dsb); (6) mencuri (menyerobot dsb); (7) melempar tali (jerat) untuk menjerat
menyemukan me.nye.mu.kan [v] memperdayakan; menipu; mengakali: ia menjadi kaya dng cara -- kemenakannya yg menjadi ahli waris tunggal almarhum ayahnya
meraih me.ra.ih [v] (1) menggapai kemudian menarik (sesuatu) ke arah diri sendiri: ~ anaknya ke pangkuannya; (2) mencapai; memperoleh (dng susah payah): ia berhasil ~ gelar doktor dl ilmu ekonomi; (3) mengumpulkan; memperoleh: satu demi satu pemain kita ~ angka, mengejar ketinggalannya; (4) ki menarik (hati); memikat (orang): ~ hati; ~ dng uang
merantau me.ran.tau [v] (1) berlayar (mencari penghidupan) di sepanjang rantau (dr satu sungai ke sungai lain dsb); (2) pergi ke pantai (pesisir); pergi ke negeri lain (untuk mencari penghidupan, ilmu, dsb)
merekayasa me.re.ka.ya.sa [v] melakukan rekayasa; menerapkan kaidah ilmu dl melaksanakan sesuatu: studi geologi regional pd umumnya dapat ~ rencana pengeboran air tanah secara lebih berhasil
merias me.ri.as [v] menghiasi; mendandani: dl hal ~ pengantin dia memang ahli
merontgen me.ront.gen [v] memotret dng mesin rontgen: tugas ~ di rumah sakit hanya diserahkan kpd yg sudah ahli
metafisika me.ta.fi.si.ka [n] ilmu pengetahuan yg berhubungan dng hal-hal yg nonfisik atau tidak kelihatan
metalografi me.ta.lo.gra.fi [n] ilmu tt struktur logam dan paduannya
metalurgi me.ta.lur.gi [n] ilmu tt pengerjaan logam secara kimiawi dan secara mekanis sehingga dr bijih kemudian diperoleh logam yg berguna
meteorologi me.te.o.ro.lo.gi [n] ilmu pengetahuan tt ciri-ciri fisika dan kimia atmosfer (untuk meramalkan keadaan cuaca)
metode ilmiah pendekatan atau cara yg dipakai dl penelitian suatu ilmu
metode penelitian cara mencari kebenaran dan asas-asas gejala alam, masyarakat, atau kemanusiaan berdasarkan disiplin ilmu yg bersangkutan
metodologi me.to.do.lo.gi [n] ilmu tt metode; uraian tt metode: para penulis sejarah perlu menguasai -- penelitian sejarah
metrik met.rik [n] (1) ilmu tt irama (ritme) dl puisi: penyeli-dikan -- pd baris-baris sanjak; (2) yg berhubungan dng ukuran; yg mengenai sistem desimal yg menggunakan meter sbg ukuran panjang dan gram sbg ukuran berat: produksi timah Indonesia 25.000 -- ton
metrologi met.ro.lo.gi [n] ilmu tt ukuran, timbangan, dan takaran: jawatan -- , jawatan yg mengurus (mengawasi) ukuran, timbangan, dan takaran
mewariskan me.wa.ris.kan [v] (1) memberikan harta warisan kpd; meninggalkan sesuatu kpd: gurunya ~ ilmu silat kepadanya; (2) menjadikan orang lain menjadi waris
mewejang me.we.jang [v] (1) memberi nasihat; (2) memberi ajaran, ilmu, dsb
miasma mi.as.ma [n] racun yg keluar dr tanah atau rawa
mikologi mi.ko.lo.gi [n ] ilmu tt seluk-beluk kehidupan jamur
mikotoksin mi.ko.tok.sin [n Bio] racun yg dihasilkan oleh jamur
mikrobiologi mik.ro.bi.o.lo.gi [n] ilmu tt seluk-beluk mikrobe (bakteri, virus, protozoa, dsb) secara umum, baik yg bersifat parasit maupun yg penting bagi industri, pertanian, kesehatan, dsb
mikrografika mik.ro.gra.fi.ka [n] ilmu dan teknik membuat salinan dokumen dl ukuran yg sangat kecil sehingga dibutuhkan pembesar untuk membacanya
mineralogi mi.ne.ra.lo.gi [n ] ilmu tt mineral (barang tambang)
mineralogis mi.ne.ra.lo.gis [a] bersifat (berdasarkan) ilmu tt mineral: penyelidikan secara --
minim mi.nim [a] sedikit (kurang, terbatas): tenaga ahli di tempat terpencil ini masih sangat --
mirmekologi mir.me.ko.lo.gi [n] ilmu tt seluk beluk semut
mitologi mi.to.lo.gi [n] ilmu tt bentuk sastra yg mengandung konsepsi dan dongeng suci mengenai kehidupan dewa dan makhluk halus dl suatu kebudayaan
mobilitas mo.bi.li.tas [n] (1) kesiapsiagaan untuk bergerak; (2) gerakan berpindah-pindah: ahli sosiologi itu sedang meneliti -- penduduk pulau itu; (3) Antr gerak perubahan yg terjadi di antara warga masyarakat, baik secara fisik maupun secara sosial
modernisme mo.der.nis.me [a Kris] gerakan yg bertujuan menafsirkan kembali doktrin tradisional, menyesuaikannya dng aliran-aliran modern dl filsafat, sejarah, dan ilmu pengetahuan
modiste mo.dis.te [n] wanita yg ahli dl membuat pakaian wanita: ia selalu menjahitkan pakaiannya pd -- itu
monografi mo.no.gra.fi [n] tulisan (karangan, uraian) mengenai satu bagian dr suatu ilmu atau mengenai suatu masalah tertentu
moralisme mo.ral.is.me [n] filsafat yg menitikberatkan pd moral dan menganggap nilai kesusilaan sbg nilai yg paling luhur se-hingga kewajiban manusia terutama adalah menyelenggarakan nilai kesusilaan itu, sedangkan ilmu pengetahuan dsb menjadi tidak penting
morfofonologi mor.fo.fo.no.lo.gi [n Ling] ilmu tt perubahan fonem akibat pertemuan (hubungan) morfem dng morfem lain; morfofonemik
morfologi mor.fo.lo.gi [n] (1) Ling cabang linguistik tt morfem dan kombinasinya; (2) Bio ilmu pengetahuan tt bentuk luar dan susunan makhluk hidup; (3) Geo struktur luar dr batu-batuan dl hubungan dng perkembangan ciri topografis
mualamat mu.a.la.mat [Ar n] ilmu pengetahuan
mualim mu.a.lim [n] (1) (orang) ahli agama; guru agama; (2) penunjuk jalan [n] perwira kapal berijazah pelayaran niaga nautika
muarikh mu.a.rikh [Ar n] (1) penulis sejarah; (2) ahli sejarah
mubtadi mub.ta.di [Ar n] yg baru memulai atau baru dl taraf awal (dl menuntut ilmu dsb)
mudah mu.dah [a] (1) tidak memerlukan banyak tenaga atau pikiran dl mengerjakan; tidak sukar; tidak berat; gampang: soal ujian itu --; (2) lekas sekali (menjadi, menderita, dsb): anak kecil -- ketularan penyakit; isi pensil ini -- patah; (3) cak tidak teguh imannya (gampang terbujuk atau gampang diajak berzina dsb) , mu.dah-mu.dah.an adv (1) moga-moga; semoga; diharapkan supaya: -- Anda selamat sampai ke tempat tujuan; ia sudah berobat pd dokter ahli, -- dapat sembuh dr penyakitnya; (2) dng harapan supaya: ia belajar sungguh-sungguh -- dapat maju dl ujian akhir; (3) (pd akhir kalimat atau uraian) demikianlah hendaknya: dikabulkan Tuhanlah kiranya maksud kita ini --
mufasir mu.fa.sir [Ar n] orang yg menerangkan makna (maksud) ayat Alquran; ahli tafsir (terutama penafsiran)
mujtahid muj.ta.hid [Ar n] ahli ijtihad
muktabar muk.ta.bar [a] terpandang; (2) a mulia; terhormat; terkenal: beberapa buah kitab yg -- dikarang oleh para ahli; (3) n yg terhormat
multidisipliner mul.ti.di.sip.li.ner [a] berkaitan dng berbagai ilmu pengetahuan: bidang forensik merupakan suatu telaah --
mumpuni mum.pu.ni [Jw a] mampu melaksanakan tugas dng baik (tanpa bantuan orang lain); menguasai keahlian (kecakapan, keterampilan) tinggi: ia telah -- di bidang siasat peperangan
munsyi mun.syi [n] guru bahasa; ahli bahasa; pujangga
museolog mu.se.o.log [n] ahli museum
museologi mu.se.o.lo.gi [n] ilmu tt pengelolaan museum
museum mu.se.um [n] gedung yg digunakan sbg tempat untuk pameran tetap benda-benda yg patut mendapat perhatian umum, spt peninggalan sejarah, seni, dan ilmu; tempat menyimpan barang kuno
musik mu.sik [n] (1) ilmu atau seni menyusun nada atau suara dl urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yg mempunyai kesatuan dan kesinam-bungan; (2) nada atau suara yg disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan (terutama yg menggunakan alat-alat yg dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu)
musikolog mu.si.ko.log [n] ahli musik
musikologi mu.si.ko.lo.gi [n] ilmu tt musik, sejarah, dan perkembangannya
musikologis mu.si.ko.lo.gis [a] berkaitan dng ilmu musik: aspek historis sosiologis, -- operet itu perlu dipahami secara menyeluruh
nadim na.dim [n] orang yg dipercaya; sahabat karib: dilihatnya raja itu turun dr mahligai diiringkan oleh empat orang -- nya
nahu bentuk nahu yg mengkaji bentuk kata dan kata jadiannya; ilmu tt tata bentuk kata; morfologi
nautika nau.ti.ka [n] ilmu tt kelautan atau pembuatan kapal
navigasi na.vi.ga.si [n] (1) ilmu tt cara menjalankan kapal laut atau kapal terbang; (2) tindakan menempatkan haluan kapal atau arah terbang: kecelakaan pesawat itu disebabkan oleh kesalahan --; (3) pelayaran; penerbangan: salah satu unsur keselamatan pelayaran adalah sarana -- yg baik
nealogi ne.a.lo.gi [n] ilmu tt binatang yg masih muda usia
nefrologi nef.ro.lo.gi [n] ilmu tt seluk-beluk ginjal
negarawan ne.ga.ra.wan [n] ahli dl kenegaraan; ahli dl menjalankan negara (pemerintahan); pemimpin politik yg secara taat asas menyusun kebijakan negara dng suatu pandangan ke depan atau mengelola masalah negara dng kebijaksanaan dan kewibawaan: beliau merupakan pahlawan besar dan -- agung
nematologi ne.ma.to.lo.gi [n] ilmu tt seluk-beluk cacing gelang, baik yg hidup sbg parasit maupun yg hidup bebas
nenek sihir perempuan tua yg memiliki ilmu hitam dan suka mencelakakan orang (dl dongeng)
neoiknologi ne.o.ik.no.lo.gi [n] ilmu tt jejak, lubang, susunan yg dibuat oleh makhluk yg masih hidup dewasa ini
neologi ne.o.lo.gi [n Bio] ilmu tt seluk-beluk makhluk muda dan belum dewasa
neontologi ne.on.to.lo.gi [n] ilmu tt makhluk yg masih hidup sekarang
netralisasi net.ra.li.sa.si [n] (1) hal menjadikan netral (tt negara, daerah); hal menjadikan tidak terikat (bebas); penetralan: -- wilayah yg menjadi sengketa; (2) hal menawarkan (racun, bisa, dsb); hal melenyapkan (pengaruh, bau, dsb): obat untuk -- bau badan; (3) Ling (a) kondisi hilangnya kontras antara dua fonem dl lingkungan fonologis tertentu, msl dl bahasa Indonesia hilangnya kontras antara /d/ dan /t/ pd posisi akhir; (b) kondisi hilangnya kontras semantis antara beberapa unsur dl konteks tertentu, msl aktor yg dapat dinetralisasi untuk menyatakan laki-laki ataupun perempuan
neurolinguistik neu.ro.li.ngu.is.tik [n] ilmu tt hubungan antara bahasa dan saraf otak
neurolog neu.ro.log [n Dok] dokter ahli urat saraf
neurologi neu.ro.lo.gi [n Dok] ilmu tt urat saraf, terutama tt penyakit urat saraf
neurologis neu.ro.lo.gis [a Dok] bersifat atau menurut ilmu urat saraf; berkaitan dng neurologi: secara cepat perlu dilakukan pemeriksaan --
neustonologi neus.to.no.lo.gi [n] ilmu tt seluk-beluk kehidupan makhluk yg menghuni interfase udara atau air
nikotin ni.ko.tin [n] zat racun yg terdapat dl tembakau, digunakan dl perobatan dan untuk insektisida
nilai ni.lai [n] (1) harga (dl arti taksiran harga): sebenarnya tidak ada ukuran yg pasti untuk menentukan -- intan; (2) harga uang (dibandingkan dng harga uang yg lain): -- rupiah terus menurun; (3) angka kepandaian; biji; ponten: rata-rata -- mata pelajarannya adalah sembilan; sekurang-kurangnya -- tujuh untuk ilmu pasti baru dapat diterima di akademi teknik itu; (4) banyak sedikitnya isi; kadar; mutu: -- gizi berbagai jeruk hampir sama; suatu karya sastra yg tinggi -- nya; (5) sifat-sifat (hal-hal) yg penting atau berguna bagi kemanusiaan: -- tradisional yg dapat mendorong pembangunan perlu kita kembangkan; (6) sesuatu yg menyempurnakan manusia sesuai dng hakikatnya: etika dan -- berhubungan erat
nitrogen nit.ro.gen [n Kim] gas tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, dan tidak beracun; unsur dng nomor atom 7, berlambang N, dan bobot atom 14,0067
nomenklatur no.men.kla.tur [n] (1) penamaan yg dipakai dl bidang atau ilmu tertentu; tata nama; (2) pembentukan (sering kali atas dasar kesepakatan internasional) tata susunan dan aturan pemberian nama objek studi bagi cabang ilmu pengetahuan
nonmedis non.me.dis [a] tidak berhubungan dng ilmu pengobatan (kedokteran): rumah sakit masih memerlukan tenaga -- untuk mengurus administrasi
norit no.rit [n] bubuk halus arang murni, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa, dipakai sbg obat penyakit perut (pd keracunan, perut kembung, dsb)
nosologi no.so.lo.gi [n Dok] ilmu tt pengelompokan sistem penyakit
nutrisi nut.ri.si [n Dok] (1) proses pemasukan dan pengolahan zat makanan oleh tubuh; (2)makanan bergizi; (3) ilmu tt gizi
nutrisionis nu.tri.si.o.nis [n] ahli gizi
obat bebas golongan obat yg tidak bersifat racun dan tidak mempunyai interaksi dng bahan makanan sehingga dapat dibeli bebas (biasanya ditandai dng warna lingkaran hijau dng garis tepi hitam)
objek formal aspek atau sudut pandang suatu ilmu dl melihat objek ilmu dsb
objek material benda atau hal yg menjadi objek atau bidang ilmu
objek pengenal objek yg menjadi tanda khas suatu ilmu atau cabang ilmu
obstetri ob.stet.ri [n] cabang ilmu kedokteran yg khusus tt segala sesuatu yg berhubungan dng kelahiran bayi (kehamilan, persalinan, dsb); ilmu kebidanan
ogam , meng.o.gam v (1) bermain sulap; (2) menggunakan ilmu sihir untuk membuat orang gila
okulis oku.lis [n Dok] dokter mata; ahli penyakit mata
onkologi on.ko.lo.gi [n Dok] ilmu tt tumor (penyebab, pertumbuhan, sifat, dan pengobatannya)
onomatologi ono.ma.to.lo.gi [n Ling] ilmu tt asal dan arti nama
ontologi on.to.lo.gi [n] cabang ilmu filsafat yg berhubungan dng hakikat hidup
optika op.ti.ka [n] (1) (secara sempit) ilmu tt cahaya dan penglihatan; (2) (secara luas) studi tt gejala yg berhubungan dng pembangkitan, transmisi, dan deteksi radiasi elektromagnetik dl jangkau spektra dr batas gelombang panjang daerah sinar X sampai ke batas gelombang pendek daerah gelombang radio
optisien op.ti.si.en [n] orang yg ahli dl alat-alat optik, terutama kacamata
orang am orang kebanyakan; orang biasa (bukan ahli); orang awam
orang halimunan orang yg dapat menghilang krn mempunyai ilmu gaib; (2) siluman
orang tua ayah ibu kandung; (2) (orang tua) orang yg dianggap tua (cerdik pandai, ahli, dsb); orang-orang yg dihormati (disegani) di kampung; tetua
orang tua diajar makan pisang [pb] orang yg sudah tahu (ahli, pandai) tidak usah diajari
orator ora.tor [n] orang yg ahli berpidato
organisasi nonpemerintah persekutuan antarlembaga internasional swasta yg mengabdikan diri dl bidang agama, ilmu pengetahuan, kebudayaan, kemanusiaan, dsb, baik yg berorientasi teknik maupun yg berorientasi ekonomi
organisatoris or.ga.ni.sa.to.ris [a] (1) bersifat ahli dl mengorganisasi; (2) berkaitan dng (secara tertib) organisasi: secara -- tindakannya itu dapat dibenarkan
orientalis ori.en.ta.lis [n] ahli bahasa, kesusastraan, dan kebudayaan bangsa-bangsa Timur (Asia)
ornitologi or.ni.to.lo.gi [n] ilmu pengetahuan tt burung, termasuk deskripsi dan klasifikasi, penyebaran, dan kehidupannya
ortopedagogik or.to.pe.da.go.gik [n] ilmu mendidik yg bertujuan menyembuhkan kelainan psikis, objek didiknya, terutama yg terbelakang mental
ortopedi or.to.pe.di [n] ilmu tt penyembuhan tulang, persendian, dsb yg tidak lurus atau salah bentuk (tulang punggung, kaki dan tangan khusus pd anak-anak)
oseanografi ose.a.no.gra.fi [n] ilmu tt segala aspek yg berhubungan dng laut dan lautan (spt tumbuhan, binatang laut); oseanologi
osteologi os.teo.lo.gi [n] ilmu pengetahuan (cabang ilmu anatomi) tt tulang manusia dan tulang hewan, termasuk kelainan-kelainan dan penyakit tulang
otologi oto.lo.gi [n] ilmu pengetahuan tt penyakit telinga
pakar pa.kar [n] (orang) ahli; spesialis
paleoantropologi pa.le.o.an.tro.po.lo.gi [n] ilmu tt asal-usul manusia dng cara meneliti fosil yg telah membatu
paleoekologi pa.le.o.e.ko.lo.gi [n] ilmu tt ekologi komunitas fosil
paleografi pa.le.o.gra.fi [n] ilmu tt tulisan kuno
paleoklimatologi pa.le.o.kli.ma.to.lo.gi [n] ilmu tt iklim masa lampau
paleontologi pa.le.on.to.lo.gi [n] ilmu tt fosil (binatang dan tumbuhan)
palinologi pa.li.no.lo.gi [n] ilmu tt serbuk sari
pandai pan.dai [a] cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu; pintar; cerdas: anak itu -- , rajin, dan jujur; (2) a mahir; cakap; terampil: karyawan itu -- lagi cekatan; ia -- berbahasa Inggris; (3) v dapat; sanggup: anak itu sudah -- membaca; (4) a berilmu: banyak orang -- di daerah ini [n] (1) tukang tempa: -- besi; (2) juru (tukang) ramu: -- obat
pandangan distopia pan.dang.an distopia perasaan pesimistis, ketakutan, dan kecemasan yg berlebihan menghadapi kemajuan ilmu dan teknologi yg menakjubkan krn ilmu dan teknologi tsb dianggapnya sbg sumber bencana kemanusiaan di masa depan
pandega pan.de.ga [n] (1) ahli; pemuka; (2) anggota pramuka yg berusia 21-25 tahun
panitia pengarah panitia yg anggotanya terdiri atas orang-orang yg ahli atau para pejabat yg tugasnya memberi arahan kpd panitia pelaksana
paradigma pa.ra.dig.ma [n] (1) Ling daftar semua bentukan dr sebuah kata yg memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tsb; (2) model dl teori ilmu pengetahuan; (3) kerangka berpikir
parapsikolog pa.ra.psi.ko.log [n] ahli kejiwaan yg menitikberatkan pd hal-hal yg tidak kasatmata: seorang -- sempat menangkap tuyul
parapsikologi pa.ra.psi.ko.lo.gi [n] cabang ilmu jiwa tt hal-hal yg gaib (di luar jangkauan pancaindra)
parasitologi pa.ra.si.to.lo.gi [n] ilmu tt parasit
pasta pas.ta [n] (1) zat perekat yg lengket; (2) bahan farmasi berupa salep (bubur) setengah padat pd umumnya dibungkus dl kemasan tabung pipih, mengandung antiseptik untuk obat luar; (3) bahan beracun untuk membasmi kutu atau tikus [n] bahan makanan yg dibuat dr terigu dicampur air dan telur, bentuknya bermacam-macam, ada yg pipih panjang spt lembaran dan ada yg bulat panjang spt pipa
patah tulang tulangnya patah; (2) ki tidak dapat menolak permintaan orang lagi; (3) pohon yg daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pd ujung cabang yg masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit; Euphorbia tirucalli
patologi pa.to.lo.gi [n] ilmu tt penyakit
patologi bahasa penyelidikan mengenai cacat dan gangguan yg menghambat kemampuan berkomunikasi verbal orang; -- sosial ilmu tt penyakit masyarakat: dosen senior itu diangkat menjadi guru besar -- sosial
patologis pa.to.lo.gis [a] (1) berkenaan dng ilmu tt penyakit; (2) dl keadaan sakit; abnormal
pawang lebah orang yg dapat menjinakkan lebah dan kebal thd sengatannya; orang yg ahli tt lebah; juru cari madu
pawang pukat orang yg ahli menangkap ikan dng pukat
pedagog pe.da.gog [n] ahli pedagogi
pedagogi pe.da.go.gi [n] ilmu pendidikan; ilmu pengajaran: menguasai -- merupakan salah satu syarat yg penting bagi seorang guru
pediatri pe.di.at.ri [n] ilmu kedokteran tt kesehatan anak
pedologi pe.do.lo.gi [n] ilmu tt tingkah laku dan perkembangan anak
pelacuran ilmiah pe.la.cur.an ilmiah penyelewengan yg terdapat pd dunia ilmu pengetahuan
pelayaran pe.la.yar.an [n] (1) perjalanan melalui laut; (2) segala sesuatu yg menyangkut perihal berlayar (spt ilmu ~ , sekolah ~ )
pemair pe.ma.ir [n] (1) perahu peronda (penjelajah); (2) penjaga keamanan (peronda) di laut (perairan) [n] orang yg ahli mengukur tanah; mantri ukur
pemandangan utopia pe.man.dang.an utopia perasaan kagum, bangga, dan optimisme yg berlebihan thd ilmu dan teknologi krn ilmu dan teknologi itu dianggapnya sbg satu-satunya alat untuk mencapai kebahagiaan
pembimbing pem.bim.bing [n] (1) orang yg membimbing; pemimpin; penuntun; (2) sesuatu yg dipakai untuk membimbing spt pengantar (ilmu pengetahuan); (3) ark kata pendahuluan
penatar pe.na.tar [n] (orang) yg menatar; pembimbing (pengajar) dl penataran: para ~ memberi pelajaran menurut keahlian masing-masing
penawar pe.na.war [n] (1) obat dsb untuk menghilangkan daya kekuatan bisa (racun, penyakit, dsb); (2) mantra (jampi) untuk menawar, menawari, atau menawarkan [n] orang yg menawar
pencak pen.cak [n] permainan (keahlian) untuk mempertahankan diri dng kepandaian menangkis, mengelak, dsb
pencangkokan pen.cang.kok.an [n] proses, cara, perbuatan mencangkok: sudah banyak para ahli yg mempelajari ~ jantung dng sinar laser
pendalaman pen.da.lam.an [n] (1) proses, cara, perbuatan mendalamkan: ~ selokan dan parit dilakukan untuk mencegah bahaya banjir; (2) proses, cara, perbuatan mendalami: ~ ilmu silat
pendekatan ekstrinsik pen.de.kat.an ekstrinsik pendekatan karya sastra dng menggunakan ilmu bantu bukan sastra, spt sejarah, sosiologi, dan psikologi
pendekatan ilmiah pen.de.kat.an ilmiah penggunaan teori suatu bidang ilmu ntuk mendekati suatu masalah
pendidikan akademis pen.di.dik.an akademis pendidikan yg berhubungan dng bidang ilmu (studi) spt bahasa, ilmu-ilmu sosial, matematika, ilmu pengetahuan alam
pendidikan profesional pen.di.dik.an profesional pendidikan yg diarahkan terutama pd kesiapan penerapan keahlian tertentu
peneliti madya pe.ne.li.ti madya pangkat peneliti golongan IV/b, satu tingkat di bawah ahli peneliti muda, satu tingkat di atas peneliti muda, setaraf dng pembina tingkat satu dl kepangkatan struktural pegawai negeri
penerjun payung pe.ner.jun payung orang yg ahli dl melakukan terjun payung; parasutis
pengamal peng.a.mal [n] (1) (orang) yg melaksanakan atau menerapkan suatu gagasan (doktrin, falsafah); pelaksana; penerap: alat negara seyogianya sekaligus berfungsi sbg penggerak dan ~ Pancasila; (2) (orang) yg beramal atau mengamalkan sesuatu (harta, ilmu)
pengantar peng.an.tar [n] (1) orang yg mengantar(kan); (2) alat untuk mengantar(kan); (3) pembimbing; (4) pandangan umum secara ringkas sbg pendahuluan (mengenai isi buku, ceramah, dsb); kata pendahuluan: ~ ilmu hukum
pengelolaan kebun rumput pe.nge.lo.la.an kebun rumput ilmu tt mengelola kebun rumput secara efisien
penimba pe.nim.ba [n] (1) alat untuk menimba; (2) orang yg menimba (ilmu dsb): ~ ilmu
peninggalan pe.ning.gal.an [n] (1) barang yg ditinggalkan; (2) pusaka; warisan: kemenakannya adalah ahli waris yg tunggal dr harta ~ ibunya; (3) barang sisa (bekas, reruntuhan, dsb) dr zaman dahulu (candi dsb)
penitisan pe.ni.tis.an [n] perpindahan jiwa; kepercayaan (ilmu dsb) tt hal menitis
penologi pe.no.lo.gi [n] ilmu mengenai kepenjaraan
penuntut pe.nun.tut [n] orang yg menuntut (perkara, ilmu, dsb): ia seorang ~ ilmu
pepatah pe.pa.tah [n] peribahasa yg mengandung nasihat atau ajaran dr orang tua-tua (biasanya dipakai atau diucapkan untuk mematahkan lawan bicara), spt tong kosong nyaring bunyinya, orang yg tidak berilmu banyak bualnya
perancangan pe.ran.cang.an [n] proses, cara, perbuatan merancang: ~ bangunan itu dilakukan oleh seorang ahli yg masih muda
perang kimia perang yg menggunakan produk bahan kimia untuk kekuatan militer, terutama penggunaan racun atau gas yg mematikan atau bahan yg menimbulkan kebakaran
perantau pe.ran.tau [n] (1) orang yg mencari penghidupan, ilmu, dsb di negeri lain; (2) orang asing; pengembara
perbendaharaan per.ben.da.ha.ra.an [n] (1) tempat menyimpan harta benda (keuangan dsb); (2) kekayaan: ilmu adalah -- yg tidak habis-habisnya; (3) kumpulan barang berharga: museum yg serba lengkap -nya
perbenihan per.be.nih.an [n] perihal (yg bersangkutan dng) benih: ia ahli dl bidang --
perbintangan per.bin.tang.an [n] (1) ilmu tt bintang; (2) ilmu ramalan (perhitungan nasib orang dsb) berdasarkan rasi
percumbuan per.cum.bu.an [n] perihal bercumbu: ~ di kalangan salem sangat menarik para ilmuwan
perenang pe.re.nang [n] orang yg ahli dl berenang; atlet renang; orang yg gemar berenang
perhitungan dugaan per.hi.tung.an dugaan ilmu matematika yg digunakan untuk menetapkan jumlah kemungkinan terjadinya sesuatu; perhitungan kemungkinan
periodisasi pe.ri.o.di.sa.si [n] pembagian menurut zamannya; penzamanan; pembabakan: masalah -- sejarah perjuangan bangsa Indonesia masih terus mendapat perhatian para ahli
peristilahan per.is.ti.lah.an [n] perihal istilah: ~ berbagai bidang ilmu dan teknologi perlu dan hendaknya segera dikembangkan
perlu per.lu [adv] harus; usah: barang-barang ini -- didaftar; saya kira Anda tidak -- menyediakan makanan; (2) a penting (ada gunanya, harus ada, dsb): mana-mana yg -- kita bicarakan nanti; ini ~ harus kaubawa; (3) v butuh (akan); membutuhkan; berhajat (akan): kalau -- uang, kita dapat meminjam ke koperasi; negara-negara berkembang masih -- bantuan dana dan tenaga ahli; (4) p untuk: ia pergi ke Surabaya -- mengurus dagangan
pernovelan per.no.vel.an [n] seluk-beluk novel; segala sesuatu yg berhubungan dng novel: menurut para ahli, ia seorang pengarang yg unggul dl bidang ~
perspektivisme per.spek.tiv.is.me [n] (1) mazhab yg menganggap bahwa ilmu itu selalu bersifat relatif; (2) aliran filsafat yg mengajarkan bahwa setiap pengetahuan pd hakikatnya adalah suatu interpretasi belaka yg bergantung pd "keadaan tempat berdirinya" seseorang thd objek yg diketahuinya
peruang pe.ru.ang [kl n] mantra yg menyebabkan dapat tahan lama menyelam di dl air; ilmu peruang [kl n] siksaan atau hukuman dng mengikatkan si terhukum pd tiang, kemudian kepalanya disiram dng minyak babi yg mendidih hingga terhukum meninggal dunia
perwara per.wa.ra [kl n] gadis pengiring raja atau permaisuri: ramailah dayang-dayang, biti-biti dan -- bergurau dan bersenda; permaisuri itu pun pergi ke mahligai diiringi oleh sekalian -- [n] candi kecil pelengkap kompleks percandian
peselancar pe.se.lan.car [n] orang yg ahli dl selancar; pemain selancar: pantai Saroke di Pulau Nias, dijadikan ajang adu kemahiran -- dunia tahun ini
pestisida pes.ti.si.da [n Kim] zat yg beracun untuk membunuh hama; racun pembasmi hama; racun hama
petrologi pet.ro.lo.gi [n Geo] ilmu tt asal muasal, sejarah terjadinya bentuk, komposisi kimia, dan klasifikasi batuan
pianis pi.a.nis [n] orang yg ahli dl bermain piano; pemain piano
piawai pi.a.wai [a] (1) pandai; cakap; mampu: yg menjadi juru bicara kedua belah pihak benar-benar orang yg --; dia adalah ahli ekonomi yg --; (2) betul (tt anak timbangan)
pigmi pig.mi [n] suku bangsa di kawasan khatulistiwa Afrika, mempunyai tinggi badan di bawah lima kaki (1,5 m), terkenal sbg pembuat racun panah dan tembak yg sangat berbahaya
pikir pi.kir [n] (1) akal budi; ingatan; angan-angan: ahli -- , ahli falsafah; filsuf
planimetri pla.ni.met.ri [n] ilmu ukur (tt gambar bangun dua dimensi yg semua titiknya terletak dl suatu bidang datar)
platform plat.form [n] (1) rencana kerja; program; (2) pernyataan sekelompok orang atau partai tt prinsip atau kebijakan; (3) tempat yg tinggi; panggung; pentas; mimbar: masalah penciptaan adalah masalah yg dibahas dl -- ilmu sastra; (4) beranda stasiun: saya lihat beliau keluar dr -- Tugu langsung menuju tempat kendaraannya
pneumatika pneu.ma.ti.ka [n] cabang ilmu yg mempelajari sifat mekanis zat alir kenyal
pohon upas pohon yg memiliki getah yg sangat beracun; Antiaris toxicoria
politeknik po.li.tek.nik [n] hal-hal yg bersangkutan dng pengajaran keterampilan dan ilmu-ilmu terapan
politikus po.li.ti.kus [n] (1) ahli politik; ahli kenegaraan; (2) orang yg berkecimpung dl bidang politik
pomologi po.mo.lo.gi [n] ilmu dan seni menumbuhkan pohon buah
pompong pom.pong [n] cumi-cumi kecil yg beracun [Lihat {kepompong}] [Mk a] , ke.pom.pong a bingung; kebingungan; gelisah [v] , me.mom.pong v membawa di punggung atau di pinggang; membopong; mendukung
populer po.pu.ler [a] (1) dikenal dan disukai orang banyak (umum): lagu-lagu --; (2)sesuai dng kebutuhan masyarakat pd umumnya; mudah dipahami orang banyak: ilmu pengetahuan --; (3) disukai dan dikagumi orang banyak: pahlawan yg --
positivisme po.si.tiv.is.me [n] aliran filsafat yg beranggapan bahwa pengetahuan itu semata-mata berdasarkan pengalaman dan ilmu yg pasti
pragmatika prag.ma.ti.ka [n Ling] (1) cabang semiotika tt asal-usul, pemakaian, dan akibat lambang dan tanda; (2) ilmu tt pertuturan, konteks, dan maknanya
prasejarah pra.se.ja.rah [n] bagian ilmu sejarah tt zaman ketika manusia hidup dl kebudayaan yg belum mengenal tulisan
primbon prim.bon [n] kitab yg berisikan ramalan (perhitungan hari baik, hari nahas, dsb); buku yg menghimpun berbagai pengetahuan kejawaan, berisi rumus ilmu gaib (rajah, mantra, doa, tafsir mimpi), sistem bilangan yg pelik untuk menghitung hari mujur untuk mengadakan selamatan, mendirikan rumah, memulai perjalanan dan mengurus segala macam kegiatan yg penting, baik bagi perorangan maupun masyarakat
profesi pro.fe.si [n] bidang pekerjaan yg dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dsb) tertentu
psikiater psi.ki.a.ter [n] dokter yg ahli dl penyakit jiwa: barangkali ia terganggu keseimbangan jiwanya sehingga perlu dikonsultasikan kpd seorang --
psikiatri psi.ki.at.ri [n] cabang (spesialisasi) ilmu kedokteran yg berhubungan dng penyakit jiwa
psikofarmakologi psi.ko.far.ma.ko.lo.gi [n] (1) ilmu tt kerja obat pd pelbagai fungsi psikologis dan status kejiwaan; (2) penggunaan obat-obatan untuk mengubah fungsi psikologis dan status kejiwaan
psikolinguistik psi.ko.li.ngu.is.tik [n Ling] ilmu tt hubungan antara bahasa dan perilaku dan akal budi manusia; ilmu interdisipliner linguistik dng psikologi
psikolog psi.ko.log [n] ahli psikologi
psikologi psi.ko.lo.gi [n] ilmu yg berkaitan dng proses mental, baik normal maupun abnormal dan pengaruhnya pd perilaku; ilmu pengetahuan tt gejala dan kegiatan jiwa
psikometri psi.ko.me.tri [n] (1) Psi teori dan teknik pengukuran inteligensi dan aktivitas mental dl psikologi; (2) Fis ilmu dan pengukuran udara lembap
ptomaina pto.ma.i.na [n Kim] nama kelompok senyawa amina organik yg bersifat racun yg terdapat dl daging busuk
publisis pub.li.sis [n] (1) ahli dl bidang publikasi; (2) penyiar berita; wartawan: hari depan para -- lulusan Perguruan Tinggi Publisistik sangat cerah
publisistik pub.li.sis.tik [n] ilmu tt kewartawanan dan media massa; jurnalistik
pujangga pu.jang.ga [n] (1) pengarang hasil-hasil sastra, baik puisi maupun prosa; (2) ahli pikir; ahli sastra; bujangga
punca pun.ca [n] (1) ujung (tali, benang, obor, dsb); ujung atau sudut kain (selendang, sebai, dsb) yg lepas atau terjulai; (2) tingkat permulaan (tt pengetahuan); pengantar (ilmu pengetahuan dsb): buku -- bahasa Jepang; (3) pangkal (asal mula, lantaran); pokok (pembicaraan dsb): -- perselisihan yg sukar diselesaikan; (4) sumber (berita, penghidupan, dsb): kabar-kabar kita peroleh dr -- yg layak dipercaya [n] -- beliung angin puting beliung; olakan angin: tiba-tiba turun angin -- beliung
pusat pu.sat [n] (1) tempat yg letaknya di bagian tengah: Istana Merdeka letaknya di -- kota Jakarta; (2) titik yg di tengah-tengah benar (dl bulatan bola, lingkaran, dsb): -- bumi; -- lingkaran; (3) pusar; (4) pokok pangkal atau yg menjadi pumpunan (berbagai-bagai urusan, hal, dsb): perguruan tinggi harus menjadi -- berbagai ilmu pengetahuan; (5) orang yg membawahkan berbagai bagian; orang yg menjadi pumpunan dr bagian-bagian
pustakawan pus.ta.ka.wan [n] orang yg bergerak dl bidang perpustakaan; ahli perpustakaan
putresin put.re.sin [n] zat kristal beracun yg terdapat dl daging yg membusuk
radiogenetika ra.di.o.ge.ne.ti.ka [n] cabang ilmu biologi tt akibat penyinaran oleh bahan radioaktif thd keturunan
radiokimia ra.di.o.ki.mia [n] cabang ilmu kimia yg mempelajari radioaktif
radiolog ra.di.o.log [n] ahli radiologi
radiologi ra.di.o.lo.gi [n] (1) ilmu pengobatan yg menggunakan sinar X atau sinar radioaktif untuk mengetahui penyakit; (2) ilmu tt radioaktif
radiosonde ra.di.o.son.de [n] pemancar radio dan peralatan ilmu cuaca lain yg diterbangkan tinggi dl balon
rakyu rak.yu [n] hasil pikir manusia; ilmu
rasi ra.si [n] (1) kumpulan bintang dl zodiak (mintakulburuj), terbagi lagi atas dua belas kumpulan dan masing-masing diberi nama (Aries, Taurus, Gemini, Kanser, Leo, Virgo, Libra, Skorpio, Sagitarius, Kaprikornus, Akuarius, Pises); (2) ilmu perbintangan (ilmu nujum) yg menganggap bahwa nasib manusia erat hubungannya dng letak zodiaknya pd waktu ia lahir
redaksi re.dak.si [n] (1) badan (pd persuratkabaran) yg memilih dan menyusun tulisan yg akan dimasukkan ke dl surat kabar dsb): anggota -- majalah itu terdiri atas para ahli; (2) cara dan gaya menyusun kata dl kalimat: -- kalimat pengumuman itu kurang baik
regionalisme re.gi.o.nal.is.me [n] (1) paham atau kecenderungan untuk mengadakan kerja sama yg erat antarnegara dl satu kawasan: ASEAN adalah suatu bentuk -- yg mulai diperhitungkan dl percaturan politik internasional; (2) ilmu pengetahuan daerah (kedaerahan)
rekayasa re.ka.ya.sa [n] (1) penerapan kaidah-kaidah ilmu dl pelaksanaan (spt perancangan, pembuatan konstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan sistem yg ekonomis dan efisien); (2) ki rencana jahat atau persekongkolan untuk merugikan dsb pihak lain: ia menjadi terdakwa krn -- yg dilakukan tetangganya
rekayasa eksternal [Man] rekayasa yg bersangkutan dng hal-hal yg di luar; -- genetika rekayasa ilmu dl cabang biologi yg berhubungan dng prinsip keturunan dan variasi pd binatang dan tumbuhan jenis yg sama: -- genetika memang telah berhasil membuka cakrawala baru dl dunia kedokteran
rekayasa historis penerapan kaidah-kaidah ilmu sejarah dl pelaksanaan suatu pekerjaan atau proyek
renaisans re.nai.sans [n] masa peralihan dr abad pertengahan ke abad modern di Eropa (abad ke-14-ke-17) yg ditandai oleh perhatian kembali kpd kesusastraan klasik, berkembangnya kesenian dan kesusastraan baru, dan tumbuhnya ilmu pengetahuan modern
resistansi biologis [Bio] daya tahan alami tubuh thd pengaruh buruk, spt racun dan kuman
revisibilitas re.vi.si.bi.li.tas [n] paham yg berasas kpd suatu pendapat bahwa semua hasil ilmu mempunyai sifat sementara, tidak sempurna, dan dapat diperbaiki
rimbawan rim.ba.wan [n] (1) ahli kehutanan; (2) pencinta hutan
risalah ri.sa.lah [Ar n] (1) yg dikirimkan (surat dsb); (2) surat edaran (selebaran); (3) karangan ringkas mengenai suatu masalah dl ilmu pengetahuan; (4) laporan rapat; notula
riset dasar penelitian ilmiah untuk mencari ilmu pengetahuan baru; pencarian yg bersistem untuk menemukan tantangan hal yg belum diketahui
robotika ro.bo.ti.ka [n] ilmu tt mesin robot
rodentisida ro.den.ti.si.da [n Kim] setiap zat yg merupakan racun bagi binatang pengerat, terutama tikus
rohaniwan ro.ha.ni.wan [n] (1) orang yg mementingkan kehidupan kerohanian dp yg lain; (2) orang yg ahli dl hal kerohanian
ruang ru.ang [n] (1) sela-sela antara dua (deret) tiang atau sela-sela antara empat tiang (di bawah kolong rumah): rumah itu mempunyai empat buah --; (2) Fis rongga yg berbatas atau terlingkung oleh bidang; (3) Fis rongga yg tidak berbatas, tempat segala yg ada: sejak dulu para ahli pikir kerap memperbincangkan soal -- dan waktu; (4) petak dl buah (durian, petai); pangsa
rumah sakit umum rumah sakit yg memberikan layanan, pengobatan, perawatan bagi penderita berbagai penyakit yg dilengkapi dng dokter ahli: -- umum akan dapat melayani berbagai pasien yg mengidap penyakit yg beraneka macam
rumus ru.mus [n] (1) ringkasan (hukum, patokan, dsb dl ilmu kimia, matematika, dsb) yg dilambangkan oleh huruf, angka, atau tanda: -- kimia untuk air ialah H2O; (2) pernyataan atau simpulan tt asas, pendirian, ketetapan, dsb yg disebutkan dng kalimat yg ringkas dan tepat
runduk run.duk [v] , me.run.duk v menunduk (spt padi yg sudah berbuah): sbg ilmu padi, makin berisi makin ~
ruterfordium ru.ter.for.di.um [n Kim] nama yg diusulkan oleh para ilmuwan Amerika Serikat untuk unsur radioaktif; unsur dng nomor atom 104, lambang Rf, dan bobot atom 261
sabatikal sa.ba.ti.kal [n] cuti panjang untuk beristirahat, mengadakan penelitian, atau mengikuti kursus untuk menyegarkan ilmu
sahir sa.hir [Ar n] ahli sihir; tukang tenung: dng mantra-mantranya, seorang -- dapat mencelakakan orang lain dr jauh
sains sa.ins [n] (1) ilmu pengetahuan pd umumnya; (2) pengetahuan sistematis tt alam dan dunia fisik, termasuk di dalamnya, botani, fisika, kimia, geologi, zoologi, dsb; ilmu pengetahuan alam; (3) pengetahuan sistematis yg diperoleh dr sesuatu observasi, penelitian, dan uji coba yg mengarah pd penentuan sifat dasar atau prinsip sesuatu yg sedang diselidiki, dipelajari, dsb
salmonela sal.mo.ne.la [n] bakteri yg berkenaan dng peracunan makanan, penyakit perut, dsb
samar sa.mar [a] (1) kabur; tidak kelihatan nyata; agak gelap: dl lamunannya terbayang -- wajah ibunya; (2) sayup-sayup (tt pendengaran): dr jauh terdengar -- suara seruling gembala; (3) tersembunyi; kurang jelas (apa yg dilihat, dilakukan, dsb): keterangan pemerintah itu masih -- bagi rakyat; (4) gaib alam yg tidak dapat dilihat dng indra biasa; gaib: ahli kebatinan dapat melihat segala sesuatu dl alam --; (5)saru; keliru: kadang-kadang saya -- tidak dapat membedakan kedua anak kembar itu [Jw a] khawatir; waswas: relakan saja anakmu pergi, jangan --
sanggar kecantikan tempat mempercantik wajah, kulit, rambut, tubuh, dsb; -- kerja pertemuan untuk mengadakan tukar pikiran (pembahasan, pengolahan, dsb) tt suatu bidang ilmu atau bidang kegiatan tertentu: dl -- kerja itu mereka berusaha membahas kelebihan dan kekurangan matematika modern
santau san.tau [n] racun yg sangat berbahaya yg dibuat dr berbagai ramuan
saraf sa.raf [Ar n] perubahan kata-kata: ilmu -- [n Dok] jaringan yg mengatur kerja sama, menyalurkan rangsangan dr dan ke alat-alat tubuh
sarasehan sa.ra.seh.an [n] pertemuan yg diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat (prasaran) para ahli mengenai suatu masalah dl bidang tertentu; simposium: Pak Camat, Pak Lurah, dan pemuka masyarakat di daerah pinggiran kota mengadakan --
sarkologi sar.ko.lo.gi [n] bagian ilmu anatomi yg berkenaan dng bagian yg lunak dr tubuh
sastra sas.tra [n] (1) bahasa (kata-kata, gaya bahasa) yg dipakai dl kitab-kitab (bukan bahasa sehari-hari); (2) kesusastraan; (3) kitab suci Hindu; kitab ilmu pengetahuan; (4) kitab; pustaka; primbon (berisi ramalan, hitungan, dsb); (5) tulisan; huruf
sastrawan sas.tra.wan [n] (1) ahli sastra; (2) pujangga; pengarang prosa dan puisi; (3) (orang) pandai-pandai; cerdik cendekia
satelit bumi satelit buatan yg mengorbit di angkasa luar, mengedari bumi untuk keperluan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan
sauk kering-kering [pb] jika menyelidiki (menuntut ilmu dsb), hendaknya sedalam-dalamnya
seismolog se.is.mo.log [n] ahli gempa bumi
seismologi se.is.mo.lo.gi [n] ilmu tt gempa bumi
sejarah se.ja.rah [n] (1) asal-usul (keturunan) silsilah; (2) kejadian dan peristiwa yg benar-benar terjadi pd masa lampau; riwayat; tambo: cerita --; (3)pengetahuan atau uraian tt peristiwa dan kejadian yg benar-benar terjadi dl masa lampau; ilmu sejarah
sejarawan se.ja.ra.wan [n] ahli sejarah; penulis sejarah
sekolah dagang sekolah tempat orang belajar dan mengajarkan ilmu dagang (niaga)
sekolah penerbangan sekolah tempat belajar seluk-beluk ilmu penerbangan (tt hal terbang, pesawat terbang)
sekolah tinggi perguruan tinggi yg menyelenggarakan pendidikan ilmiah dan/atau pendidikan profesional dl satu disiplin ilmu tertentu
seksologi sek.so.lo.gi [n] ilmu tt kelamin atau tt interaksi di antara jenis kelamin khususnya di antara manusia
sektor formal lingkungan suatu usaha resmi yg dapat menampung tenaga kerja; -- informal 1 lingkungan usaha tidak resmi; lapangan pekerjaan yg diciptakan dan diusahakan sendiri oleh pencari kerja (spt wiraswasta): usaha yg paling menguntungkan dr -- informal adalah membuka rumah makan di tempat-tempat yg ramai; (2) unit usaha kecil yg melakukan kegiatan produksi dan/atau distribusi barang dan jasa untuk menciptakan lapangan kerja dan penghasilan bagi mereka yg terlibat unit tsb bekerja dng keterbatasan, baik modal, fisik, tenaga, maupun keahlian
sel darah putih butir-butir pd plasma darah yg berfungsi sbg penghasil antigen, khususnya dl mengatasi masuknya racun dl tubuh
selamat diri alat bantu sementara untuk pernapasan jika keadaan sekitarnya mengandung gas-gas beracun
semantik se.man.tik [n Ling] (1) ilmu tt makna kata dan kalimat; pengetahuan mengenai seluk-beluk dan pergeseran arti kata; (2) bagian struktur bahasa yg berhubungan dng makna ungkapan atau struktur makna suatu wicara
semantis se.man.tis [a Ling] (1) berhungan dng ilmu tt makna dl bahasa; menurut atau mengenai semantik; (2) menyangkut makna
semiotika se.mi.o.ti.ka [n] ilmu (teori) tt lambang dan tanda (dl bahasa, lalu lintas, kode morse, dsb); semiologi; ilmu tt semiotik
seni se.ni [a] (1) halus (tt rabaan); kecil dan halus; tipis dan halus: benda -- , benda yang halus bahannya dan buatannya [n] (1) keahlian membuat karya yg bermutu (dilihat dr segi kehalusannya, keindahannya, dsb); (2) karya yg diciptakan dng keahlian yg luar biasa, spt tari, lukisan, ukiran; seniman tari sering juga menciptakan -- susastra yg indah [n] (1) kesanggupan akal untuk menciptakan sesuatu yg bernilai tinggi (luar biasa); (2) orang yg berkesanggupan luar biasa; genius lihat 1ular
seniwati se.ni.wa.ti [n] wanita yg ahli mencipta seni; seniman wanita
sepsis sep.sis [n Dok] keracunan yg disebabkan oleh hasil proses pembusukan
serologi se.ro.lo.gi [n] ilmu tt reaksi kekebalan dl serum atau tt kerja berbagai serum
sesak se.sak [a] (1) sempit sekali (tidak lapang; tidak longgar, tidak lega): bajunya --; kamarnya --; (2) penuh berasak-asak (berjejal-jejal) hingga tidak ada tempat terluang: jalan penuh -- dng kendaraan; (3) sendat atau senak; sukar bernapas (tt dada, napas); mengah-mengah; berasa sesak dl dada sehingga tidak dapat bernapas dng lega (msl krn marah sekali): -- dada; (4) ki susah dan sukar; tidak leluasa; terjepit (tt kehidupan): ia dl keadaan -- hidupnya; (5) ki terimpit (dl kesulitan, kesukaran); terdesak: itulah gunanya pelajaran ilmu itu, apabila -- dapat dipakai
sianida si.a.ni.da [n] zat beracun
sibernetika si.ber.ne.ti.ka [n] ilmu pengetahuan tt komunikasi dan pengawasan yg khususnya berkenaan dng studi bandingan atas sistem pengawasan otomatis (spt sistem saraf dan otak)
sigilografi si.gi.lo.gra.fi [n] ilmu tt stempel, cap, dan meterai
sigot si.got [a] benar; dapat dipercaya: dl memahami sunah hendaklah kita berpedoman kpd tuntunan ahli hadis yg --
silologi si.lo.lo.gi [n] ilmu tt struktur dan fungsi sel, terutama tt protoplasma dan inti sel
silvika sil.vi.ka [n] ilmu yg mendalami pohon-pohon hutan
silvikultur sil.vi.kul.tur [v] ilmu tt pembudidayaan pohon hutan atau ilmu pembinaan hutan, msl tt penanaman, pemeliharaan, pelestarian hutan, dan merupakan dasar dr ilmu kehutanan
simpan sim.pan [v] me.nyim.pan v (1) menaruh di tempat yg aman supaya jangan rusak, hilang, dsb: -- surat di lemari; (2) menabung (uang): kami -- uang di bank; (3) memegang (rahasia) teguh-teguh; menyembunyikan: -- rahasia baik-baik; -- perasaan dl hati; (4) mempunyai (ilmu, kesaktian, dsb): rupanya ia juga -- kesaktian; (5) mengandung; ada sesuatu di dalamnya: gelang akar bahar itu -- berbagai-bagai khasiat [kl a] (1) singkat; pendek (tt cerita, pembicaraan, dsb); ringkas: risalah yg --; mengambil -- , meringkaskan; (2) terkemas (tt barang dagangan dsb); beres
simtomatologi sim.to.ma.to.lo.gi [n] ilmu tt gejala penyakit
sindikat sin.di.kat [n] (1) gabungan beberapa perusahaan dl suatu bidang usaha; (2) perhimpunan beberapa orang bermodal untuk mendirikan perusahaan besar; (3) organisasi yg memasok berita (gambar, artikel, dsb) kpd penerbit surat kabar, majalah, dsb pd waktu yg bersamaan dan bahan yg sama pula untuk disiarkan; (4) kelompok lembaga keuangan yg bersama-sama menjamin terjualnya seluruh sekuritas emisi baru dan menyalurkan sejumlah besar sekuritas lama; (5) cak perkumpulan orang jahat dng berbagai keahlian
sineas si.ne.as [n] orang yg ahli tt cara dan teknik pembuatan film
sinektika si.nek.ti.ka [n] teori atau sistem tt pernyataan persoalan dan pemecahannya berdasarkan pemikiran kreatif dng menerapkan analogi dan majas dl pertemuan atau diskusi ti-dak formal di antara sejumlah kecil peserta dr berbagai bidang dan keahlian
singkong aci [Sd] singkong beracun
sinolog si.no.log [n] orang yg ahli tt sinologi
sinologi si.no.lo.gi [n] ilmu pengetahuan tt bahasa dan kebudayaan Cina
sintaksis sin.tak.sis [n Ling] (1) pengaturan dan hubungan kata dng kata atau dng satuan lain yg lebih besar; (2) cabang linguistik tt susunan kalimat dan bagiannya; ilmu tata kalimat; (3) sub-sistem bahasa yg mencakup hal tsb
sir [Ar a] gaib; rahasia; tersembunyi (dl ilmu tasawuf): ia mendengar suara -- dr Allah Swt. [n] nafsu (akan); keinginan hati; ingin (akan): -- berahi [n] tiruan bunyi desir
sistematika sis.te.ma.ti.ka [n] (1) pengetahuan mengenai klasifikasi (penggolongan); (2) Bio ilmu mengenai taksonomi tumbuhan atau hewan dng memperhatikan kekerabatan dan evolusinya secara eksperimental
sitologi si.to.lo.gi [n Dok] ilmu tt susunan dan fungsi sel
skolastik sko.las.tik [n] sistem logika, filsafat, dan teologi para sarjana Abad Pertengahan atau orang terpelajar abad ke-10 hingga abad ke-15, berlandaskan logika Aristoteles dan tulisan para ahli agama Kristen zaman permulaan agama
skombroid skom.bro.id [n] (1) nama kelompok ikan yg meliputi ikan hearing, tuna, dan kembung; (2) nama penyakit keracunan krn makan ikan yg sudah tercemar
solanina so.la.ni.na [n Kim] glikosida bersifat racun yg terdapat dl kecambah kentang
somatis so.ma.tis [a] mengenai jasad; berkaitan dng fisik (badan kasar): keracunan alkohol kronis dapat menyebabkan perubahan-perubahan -- pd berbagai alat penting
sosiobiolog so.si.o.bi.o.log [n] orang yg ahli dl bidang perbandingan ge-netik antara manusia dan hewan
sosiolinguistik so.si.o.li.ngu.is.tik [n] (1) ilmu tt bahasa yg digunakan di dl interaksi sosial; (2) cabang linguistik tt hubungan dan saling pengaruh antara perilaku bahasa dan perilaku sosial
sosiologi so.si.o.lo.gi [n] pengetahuan atau ilmu tt sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat; ilmu tt struktur sosial, proses sosial, dan perubahannya
sosiologi pendidikan spesialisasi dl ilmu sosiologi yg mengkaji sikap dan tingkah laku masyarakat yg terlibat dl sektor pendidikan dl masyarakat
speleologi spe.le.o.lo.gi [n] (1) pengkajian ilmu tt gua; (2) penjelajahan gua
spiritualisme spi.ri.tu.al.is.me [n] (1) aliran filsafat yg mengutamakan kerohanian: ia menumpahkan perhatian pd ilmu-ilmu gaib, spt mistik dan --; (2) kepercayaan untuk memanggil roh orang yg sudah meninggal; (3) spiritisme
statistika sta.tis.ti.ka [n] (1) ilmu tt cara mengumpulkan, menabulasi, menggolong-golongkan, menganalisis, dan mencari kete-rangan yg berarti dr data yg berupa angka; (2) pengetahuan yg berhubungan dng pengumpulan data, penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan bukti, berupa catatan bilangan (angka-angka)
stereokimia ste.re.o.ki.mia [n Kim] cabang ilmu kimia tt aspek ruang dr ikatan kimia, molekul, atau kristal
stereometri ste.re.o.me.tri [n] pengukuran bagian geometri yg berkenaan dng sifat bentuk dl ruang; ilmu ukur ruang
stilistika sti.lis.ti.ka [n] ilmu tt penggunaan bahasa dan gaya bahasa di dl karya sastra
stoikiometri stoi.ki.o.met.ri [n Kim] cabang ilmu kimia yg membahas penetapan perbandingan kuantitas dl reaksi kimia
strategi stra.te.gi [n] (1) ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa(-bangsa) untuk melaksanakan kebijaksanaan tertentu dl perang dan damai; (2) ilmu dan seni memimpin bala tentara untuk menghadapi musuh dl perang, dl kondisi yg menguntungkan: sbg komandan ia memang menguasai betul -- seorang perwira di medan perang; (3) rencana yg cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus; (4) tempat yg baik menurut siasat perang
strategi nasional seni dan ilmu mengembangkan dan menggunakan berbagai kekuatan nasional, baik dl masa damai maupun dl masa perang, untuk mendukung pencapaian tujuan yg ditetapkan oleh politik nasional
subjektivisme sub.jek.ti.vis.me [n] paham yg menganggap bahwa setiap ilmu itu bersifat subjektif
sublimat sub.li.mat [n Kim] nama zat yg beracun untuk membunuh kuman dsb; HgCl2
suduayah su.du.a.yah [n] tumbuhan hias berbentuk perdu, bunganya berwarna putih, jika direbus dapat digunakan sbg obat, daunnya beracun dan dapat digunakan sbg pencegah serangan gegat dng menempelkannya di antara barang-barang yg perlu diamankan atau dijaga; Nerium oleander
sufah su.fah lihat 2ahli
sugi su.gi, su.gi-su.gi [n] perdu berdaun majemuk dan berbunga tersusun dl malai, kayunya beracun dan sangat baik untuk arang; Mischocarpus sundaicus
suhu su.hu [n] ukuran kuantitatif thd temperatur; panas dan dingin, diukur dng termometer [n] guru dl dunia persilatan: tersangka dikenal sbg -- yg menguasai berbagai macam ilmu silat
suluk su.luk [n] (1) jalan ke arah kesempurnaan batin; tasawuf; tarekat; mistik: ilmu --; (2) pengasingan diri; khalwat [Jw n] nyanyian (tembang) dalang yg dilakukan ketika akan memulai suatu adegan (babak) dl pertunjukan wayang: upacara pembukaan pekan wayang didahului dng --
sumpah palsu ucapan atau keterangan seorang saksi ahli di bawah sumpah yg diikrarkan dl persidangan yg memuat keterangan tidak benar
suni su.ni [n] ahli sunah [Mk n] sunyi
sunyata su.nya.ta [Jw n] ke.su.nya.ta.an n kebenaran atau kenyataan (dl ilmu tasawuf atau agama): alam -; ilmu --
surahi su.ra.hi [Ar a] mengenai surah (dl Alquran): ilmu --
swadidik swa.di.dik [n] upaya belajar sendiri atau mendidik diri sendiri: ia dokter -- yg menjadi ahli bedah
Syafii Sya.fii [n] mazhab ilmu fikih yg dipelopori oleh Muhammad bin Idris asy-Syafii dng sumber hukum, yaitu Alquran, sunah Rasul (hadis), ijmak, kias, dan istidlal;
syirik syi.rik [n] penyekutuan Allah dng yg lain, msl pengakuan kemampuan ilmu dp kemampuan dan kekuatan Allah, pengabdian selain kpd Allah Taala dng menyembah patung, tempat keramat, dan kuburan, dan kepercayaan thd keampuhan peninggalan nenek moyang yg diyakini akan menentukan dan mempengaruhi jalan kehidupan
tabii ta.bii [Ar a] menurut sifat (pembawaan, kodrat) yg asli: ilmu -- , fisika
tahalil ta.ha.lil [Lihat {tahlil}]
tahu di alif lempang mengerti dasar-dasar suatu ilmu; mengerti mana yg baik dan mana yg buruk
taklid tak.lid [n Isl] keyakinan atau kepercayaan kpd suatu paham (pendapat) ahli hukum yg sudah-sudah tanpa mengetahui dasar atau alasannya; peniruan
taksologi tak.so.lo.gi [n] ilmu pengelompokan makhluk hidup secara bersistem
taksonomi tak.so.no.mi [n] (1) klasifikasi bidang ilmu; kaidah dan prinsip yg meliputi pengklasifikasian objek; (2) cabang biologi yg menelaah penamaan, perincian, dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan pembedaan sifatnya; (3) Ling klasifikasi unsur bahasa menurut hubungan hierarkis; urutan satuan fonologis atau gramatikal yg dimungkinkan dl satuan bahasa
talib ta.lib [Ar n] orang yg menuntut kebenaran atau ilmu (spt orang yg mempelajari agama dng sungguh-sungguh); pelajar; siswa
talium ta.li.um [n Kim] logam beracun, berwarna putih kebiruan; unsur dng nomor atom 81, berlambang Tl, dan bobot atom 204,37
taman hutan raya kawasan pelestarian alam, terutama dimanfaatkan untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa alami atau buatan untuk tujuan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, budaya, pariwisata, dan rekreasi
taman nasional kawasan pelestarian alam yg dikelola, dimanfaatkan untuk kegiatan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, serta rekreasi dan pariwisata
tanda panah tanda penunjuk berupa anak panah ( ? ) yg biasa dipakai dl arti 1) lihat: akhli ? ahli; 2) jadi, menjadi: meng+karang ? mengarang
tarekat ta.re.kat [n Isl] (1) jalan; (2) jalan menuju kebenaran (dl tasawuf): ilmu -- , ilmu tasawuf; (3) cara atau aturan hidup (dl keagamaan atau ilmu kebatinan); (4) persekutuan para penuntut ilmu tasawuf
tasawuf ta.sa.wuf [n] ajaran (cara dsb) untuk mengenal dan mendekatkan diri kpd Allah sehingga memperoleh hubungan langsung secara sadar dng-Nya: ilmu --; mengaji --; orang --
tasbih tas.bih [n Isl] pembacaan puji-pujian kpd Allah dng mengucap subhanallah 'Mahasuci Allah' atau subhana rabbiyal ?zim (a'la) 'segala kemuliaan bagi Tuhanku Yang Mahabesar (Mahatinggi)' [n] untaian butir manik-manik yg dipakai untuk menghitung ucapan tahlil, tasbih, dsb: -- itu, ada yg 33 dan ada yg 100 butir [n] tanaman hias berbunga besar, pelepah daunnya spt pohon pisang, bunganya beraneka ragam, berwarna merah tua, kuning, berbintik-bintik merah, merah muda, dsb; Canna orientalis
tasrih tas.rih [v] penguraian: ilmu --
tata nama perangkat peraturan penamaan beberapa cabang ilmu, spt kimia, biologi, beserta kumpulan nama yg dihasilkannya; nomenklatur
teisme te.is.me [n] ilmu yg mengajarkan adanya Tuhan
teknik tek.nik [n] (1) pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yg berkenaan dng hasil industri (bangunan, mesin): sekolah --; ahli --; (2) cara (kepandaian dsb) membuat atau melakukan sesuatu yg berhubungan dng seni; (3) metode atau sistem mengerjakan sesuatu
teknisi tek.ni.si [n] ahli teknik: para -- Jepang mengerjakan pemasangan pintu bendungan itu; para -- akhirnya menggunakan tiang pancang yg terbaik untuk bangunan itu
teknologi tek.no.lo.gi [n] (1) metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan; (2) keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia
teluh te.luh [n] ilmu hitam untuk mencelakakan orang lain; tenung
tempe benguk tempe yg dibuat dr biji kara benguk yg sebetulnya beracun
tenaga te.na.ga [n] (1) daya yg dapat menggerakkan sesuatu; kekuatan: semakin tua, semakin kurang -- nya; ia tidak berdaya krn kehabisan --; (2) kegiatan bekerja (berusaha dsb): banyak -- terbuang dng sia-sia; segenap -- rakyat diarahkan ke pembangunan; (3) orang yg bekerja atau mengerjakan sesuatu; pekerja; pegawai: dl lapangan perindustrian masih sangat dibutuhkan -- ahli
tenaga kependidikan anggota masyarakat yg mampu mengabdikan diri dl menyelenggarakan pendidikan sesuai dng keahliannya, yg bertugas sbg pembimbing, pengajar, peneliti, pengelola, atau administrator pendidikan
tenaga profesional orang yg ahli menjalankan tugasnya dl suatu profesi tertentu
tenggayun teng.ga.yun [n] (1) pohon, getahnya beracun, dapat digunakan untuk membunuh tikus dsb; Parartocarpus triandra; (2) getah tenggayun
tengik te.ngik [a] (1) berbau atau berasa tidak sedap (spt bau minyak kelapa yg sudah lama); berbau busuk: jangan menggoreng dng minyak kelapa yg sudah --; (2) ki jahat, kejam, kasar (tt perbuatan, perkataan, dsb): sikap dan ucapannya yg -- menyebabkan dia dibenci kawan-kawannya [n ] (1) pohon yg berkayu empuk dan getahnya beracun; Antiaris toxicaria; (2) kayu tengik
tentangan ten.tang.an [p cak] dr hal: ~ menghilangnya pemuda itu dr kampung tidak seorang pun yg mengetahuinya; (2) n imbangan; padanan: kalau aku kalah, rumahkulah ~ nya; (3) n sesuatu yg menjadi bandingan (tanggungan): untuk uang pinjaman ini rumah yg menjadi ~ nya; (4) n perlawanan; penolakan; sanggahan: teorinya mendapat ~ hebat dr para ahli lain; (5) n seberang; hadapan: hampir tiba saatnya bagi saya di ~ Tuhan krn penyakit yg kuderita tidak mungkin terobati lagi
tenung te.nung [n] (1) kepandaian dsb untuk mengetahui (meramalkan) sesuatu yg gaib (spt meramalkan nasib, mencari orang hilang): juru (tukang, pandai) --; (2) ilmu hitam untuk mencelakakan orang
tenungan te.nung.an [n] (1) ramalan (tt nasib orang dsb); (2) hasil menenung atau mencelakakan orang dng ilmu hitam
teori te.o.ri [n] (1) pendapat yg didasarkan pd penelitian dan penemuan, didukung oleh data dan argumentasi; (2) penyelidikan eksperimental yg mampu menghasilkan fakta berdasarkan ilmu pasti, logika, metodologi, argumentasi: -- tt kejadian bumi; -- tt pembentukan negara; (3) asas dan hukum umum yg menjadi dasar suatu kesenian atau ilmu pengetahuan: -- mengendarai mobil; -- karang-mengarang; -- hitung dagang; (4) pendapat, cara, dan aturan untuk melakukan sesuatu: -- nya memang mudah, tetapi praktiknya sukar
teori domino teori ilmu politik yg beranggapan bahwa jatuhnya salah satu negara di Asia Tenggara ke tangan komunis akan menimbulkan serangkaian reaksi kemenangan komunis di negara lain
teratologi te.ra.to.lo.gi [n] ilmu tt ketidaknormalan pertumbuhan susunan organisme secara umum
terkisah ter.ki.sah [v] diceritakan; dikisahkan: ~ lah dl buku itu tt asal mula para pendeta itu menerima ilmu
terminologi ter.mi.no.lo.gi [n] (1) peristilahan (tt kata-kata); (2) ilmu mengenai batasan atau definisi istilah
termodinamika ter.mo.di.na.mi.ka [n] ilmu pengetahuan tt transformasi energi, perubahan keadaan, dan kesetimbangan sekumpulan partikel yg membentuk gas, zat cair atau zat padat, terutama yg berhubungan dng sifat termal
tewas te.was [v] (1) mati (dl perang, bencana, dsb): enam gerilyawan dan puluhan tentara -- dl pertempuran itu; (2) cak kalah: tim sepak bola itu -- pd babak semifinal; (3) kl cela; salah (luput); kekurangan (sesuatu yg kurang baik): apa -- nya maka duli dipertuan tiada boleh mengurus ke benua Siam itu; ia masih merasa -- dl ilmu keprajuritan
tib [n] (1) ilmu mengenai obat-obatan atau kesehatan; ilmu tib; ilmu kedokteran; (2) kitab mengenai jampi-jampi atau mantra; kitab tib
tipografi ti.po.gra.fi [n] ilmu cetak; seni percetakan
tipologi ti.po.lo.gi [n] ilmu watak tt bagian manusia dl golongan-golongan menurut corak watak masing-masing
tipu daya bermacam-macam tipu; berbagai daya upaya yg buruk; muslihat; -- muslihat siasat; ilmu (perang dsb): -- muslihatnya amat halus
toksemia tok.se.mia [n Dok] keracunan sewaktu hamil yg ditandai dng tekanan darah yg tinggi, air seni mengandung zat putih telur, dan biasanya disertai pula dng bengkak-bengkak di kaki
toksikogenik tok.si.ko.ge.nik [n Bio] hewan yg dapat menghasilkan toksin sehingga tumbuhan yg dimakannya akan mengalami keracunan
toksin tok.sin [n Kim] zat racun yg dibentuk dan dikeluarkan oleh organisme yg menyebabkan kerusakan radikal dl struktur atau faal, merusak total hidup atau keefektifan organisme pd satu bagian
topeng gas peranti saring berupa topeng, berfungsi sbg pemurni gas, digunakan untuk pernapasan dl udara yg mengandung gas beracun
trigonometri tri.go.no.met.ri [n] ilmu ukur mengenai sudut dan sempadan segitiga (digunakan dl astronomi dsb)
tuah melambung tinggi [pb] berilmu tinggi, tetapi tidak mempunyai pekerjaan yg tetap sehingga hidupnya selalu susah juga
tuangku kubur orang yg sudah meninggal; ahli kubur
tuba tu.ba [n] (1) pohon yg akarnya beracun, dapat memabukkan (meracun) ikan dsb; Derris elliptica; (2) akar pohon tuba; (3) racun ikan (dibuat dr akar tuba), [n] saluran; tabung; tube: -- uterina, saluran uterus
tukang tu.kang [n] (1) orang yg mempunyai kepandaian dl suatu pekerjaan tangan (dng alat atau bahan yg tertentu): -- batu, -- besi, -- kayu; (2) orang yg pekerjaannya membuat (menjual, memperbaiki, dsb) sesuatu yg tentu: -- daging (sayur, susu); -- arloji; -- pedati (gerobak, becak); (3) orang yg pekerjaannya melakukan sesuatu secara tetap: -- pangkas (cukur); -- las; -- jahit; -- masak; -- cetak; (4) orang yg biasa suka melakukan sesuatu (yg kurang baik): -- mabuk; -- serobot; -- copet; -- tadah; -- catut; (5) cak ahli (untuk mencemoohkan): -- menciptakan sajak; -- pidato
tukang sulap orang yg ahli dl main sulap
tuntut tun.tut [v] , me.nun.tut v (1) meminta dng keras (setengah mengharuskan supaya dipenuhi): pihak keluarga ~ tanggung jawabnya atas keselamatan anak istrinya; (2) menagih (utang dsb): ~ utang yg telah lampau; (3) menggugat (untuk dijadikan perkara); membawa atau mengadu ke pengadilan: pihak yg dirugikan telah ~ penipu itu; (4) berusaha keras untuk mendapat (hak atas sesuatu): orang itu ~ hak atas warisan orang tuanya; (5) berusaha atau berdaya upaya mencapai (mendapat dsb) suatu tujuan dsb: buruh pabrik itu ~ perbaikan nasib; para pemuda ~ kemerdekaan; (6) berusaha supaya mendapat pengetahuan (ilmu dsb); mempelajari: ~ ilmu; ~ pelajaran; (7) menuju: berjalanlah mereka itu dng bergurauan dan jenaka akan ~ kota harapan
turun gunung mengamalkan ilmu yg sudah diperoleh di perguruan (dl cerita silat)
uang duka uang yg diberikan kpd ahli waris orang yg meninggal: karyawan yg meninggal itu menerima -- duka dr perusahaan sebesar tiga kali gaji
ulama ula.ma [n] orang yg ahli dl hal atau dl pengetahuan agama Islam: ia seorang -- besar pd zaman kebangkitan Islam
ultrasonika ul.tra.so.ni.ka [n] ilmu mengenai gelombang tekan dng frekuensi di atas batas pendengaran telinga normal
undagi un.da.gi [kl n] tenaga ahli
universitas uni.ver.si.tas [n] perguruan tinggi yg terdiri atas sejumlah fakultas yg menyelenggarakan pendidikan ilmiah dan/atau profesional dl sejumlah disiplin ilmu tertentu: setelah tamat sekolah lanjutan atas, ia berkeinginan melanjutkan ke --
upah premi uang jasa khusus yg diberikan kpd karyawan krn prestasi di luar kelaziman (bekerja pd hari libur, pekerjaan yg berbahaya, dan keahlian yg istimewa)
upas [n] (1) racun dr tumbuh-tumbuhan; (2) pohon yg beracun; Antiaris toxicaria [Lihat {opas}]
uranologi ura.no.lo.gi [n] ilmu tt langit dan bintang-bintang
urbanisme ur.ban.is.me [n] (1) sikap dan cara hidup orang kota; (2) perkembangan daerah perkotaan; (3) ilmu tt kehidupan kota
uremia ure.mia [n Dok] penimbunan unsur air kencing dl darah dan jaringan yg seharusnya dikeluarkan dng akibat peracunan
urologi uro.lo.gi [n] ilmu tt penyakit saluran kemih
usada usa.da [n] (1) obat; (2) ilmu pengobatan
usuluddin usu.lud.din [n Isl] ilmu tt dasar-dasar agama Islam yg menyangkut iktikad (keyakinan) kpd Allah, rasul, kitab suci, soal-soal gaib (spt hari kiamat, surga, dan neraka), kada dan kadar; ilmu tauhid; teologi Islam
utas [kl a] mahir; pandai: orang -- , ahli dl suatu pekerjaan tangan [n] (1) tali (untuk merangkaikan dsb); (2) kata penggolong untuk barang yg panjang (spt tali, benang): aku telah menyediakan empat -- tali kawat
vermisida ver.mi.si.da [n Dok] racun pembunuh cacing
virologi vi.ro.lo.gi [n] ilmu tt seluk-beluk kehidupan virus: lembaga -- , lembaga yg menyelidiki virus atau penyakit yg ditimbulkan oleh virus
virulen vi.ru.len [a Dok] (1) beracun ganas; bersifat mematikan: tumor --; (2) jahat; menghasut: pamflet --
vulkanolog vul.ka.no.log [n] ahli vulkanologi
vulkanologi vul.ka.no.lo.gi [n] ilmu pengetahuan tt gunung berapi, termasuk tt gempa dsb
Waisak Wai.sak [n] hari raya umat beragama Buddha untuk memperingati kelahiran, pemenangan (ilmu), dan wafatnya Buddha
warangan wa.rang.an [n] (1) racun yg digunakan untuk membunuh tikus; (2) cairan berisi ramuan untuk membersihkan keris dsb
warasah wa.ra.sah [n] ahli waris
wasiat di bawah tangan wasiat yg dibuat sendiri, tidak di muka notaris, kpd seorang ahli waris untuk menerima sebagian atau seluruh warisan
wedar we.dar , me.we.dar v membentangkan (memaparkan) ilmu dsb; membaca mantera: tidak perlu ~ , lepaskan panahmu
widyawisata wid.ya.wi.sa.ta [n] perjalanan ke luar (daerah, kampus, dsb) dl rangka kunjungan studi (biasanya berombongan); kunjungan dl rangka menambah ilmu pengetahuan: peserta kursus mengadakan -- ke pabrik farmasi di Ciawi
wirid wi.rid [Ar n] (1) kutipan-kutipan Alquran yg ditetapkan untuk dibaca; (2) zikir yg diucapkan sesudah salat: sesudah salat dia selalu membaca --; (3) pelajaran (ilmu keagamaan)
xenograf xe.no.graf [n] ahli dl membaca tulisan (naskah) bahasa asing
xilograf xi.lo.graf [n] orang yg ahli dl cukilan atau ukiran kayu seni grafika
xilologi xi.lo.lo.gi [n] ilmu mengenai struktur kayu
yogi yo.gi [n] (1) pendeta (pertapa) bangsa Hindu; (2) orang yg mahir tt yoga; ahli (guru) yoga
yohimbina yo.him.bi.na [n Kim] alkaloid beracun yg diperoleh dr kulit pohon Corynanthe yohimbe yg tumbuh di Afrika sebelah barat, digunakan sbg afrodisiak untuk mengobati impotensi; C21H26N2O3
yura yu.ra [n] ilmu hukum; hukum
yuris yu.ris [n] ahli hukum; sarjana hukum
zoologi zo.o.lo.gi [n] ilmu tt kehidupan binatang dan pembuatan klasifikasi aneka macam bentuk binatang di dunia

Jika informasi mengenai "ahli ilmu racun" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas