Arti kata/frase "acar" menurut KBBI Edisi III

Pranala (link): http://artikankata.com/kbbi-edisi-iii/acar

Halaman ini menjelaskan kata atau frase acar menurut KBBI Edisi III

acar: [n] makanan bercuka dr irisan buah mentimun, wortel, bawang, cabai, nanas, bengkuang, atau daun sawi, biasa dimakan bersama nasi

Lebih lanjut mengenai acar

acar terdiri dari 1 suku kata. Kata tersebut mempunyai 464 kata terkait yakni sebagai berikut:

acar [n] makanan bercuka dr irisan buah mentimun, wortel, bawang, cabai, nanas, bengkuang, atau daun sawi, biasa dimakan bersama nasi
acara iklan acara di televisi atau radio yang bersifat komersial, berupa penawaran barang atau jasa
acara niaga acara iklan
acara aca.ra [n] (1) hal atau pokok yg akan dibicarakan (dl rapat, perundingan, dsb); agenda: -- kongres akan disusun oleh panitia khusus; (2) hal atau pokok isi karangan: untuk ujian mengarang disediakan empat --; (3) kegiatan yg dipertunjukkan, disiarkan, atau diperlombakan; programa (televisi, radio, dsb): -- televisi dan radio setiap hari dimuat dl surat kabar; (4) pemeriksaan dl pengadilan; perkara: dia sedang menyaksikan -- di mahkamah tinggi; (5) ark cara: setiap orang mempunyai -- berpikir yg berlainan [Jw v] , meng.a.ca.ra.kan v mempersilakan (duduk, makan, dsb)
acara rapat hal yg akan dibicarakan dl rapat
acara surat pokok isi surat
acara tugas daftar tugas yg disimpan oleh redaktur
acaram aca.ram [n] (1) kl cincin; (2) tanda bahwa suatu perjanjian jual beli telah dibuat; tanda jadi
puncak acara acara yg paling penting dan paling meriah
beracara ber.a.ca.ra [v] (1) memakai acara; dng acara; (2) memeriksa dan mempertimbangkan perkara (di pengadilan)
bercacar ber.ca.car [v] (1) bersuntik cacar (untuk menolak penyakit cacar): ibu-ibu membawa bayinya ~ di balai pengobatan; (2) (sudah) disuntik cacar: agar tidak sakit, kita harus ~ v berlari-lari saja (tt kuda yg masih liar): kuda itu ~ , tidak mau diam
buku acara buku yg berisi daftar acara suatu kongres, seminar, atau rapat
cacar ca.car [n Dok] penyakit kulit yg disebabkan oleh virus; ketumbuhan; variola; -- air cacar yg mengandung air, varicella [a] lincah (tt gerakan); cacau
cacar betul cacar nanah
cacar jeluntung cacar air
cacar monyet cacar kecil-kecil; -- nanah cacar yg mengandung nanah, variola vera
cacar sapi [Tern] penyakit cacar pd sapi yg disebabkan oleh virus, pd putingnya terdapat lepuh-lepuh sehingga sulit diperah
hukum acara perdata hukum acara yg melaksanakan dan mempertahankan hukum perdata materiil atau hukum perdata formal
kacar ka.car, kacar lakum [n] siput darat yg beracun
kapak upacara kapak yg digunakan dl upacara
kepengacaraan ke.peng.a.ca.ra.an [n] hal yg berhubungan dng pengacara: dunia ~ kini sedang menjadi bahan berita utama pers
mantri cacar pegawai khusus yg kerjanya mencacar
mata acara bagian dr acara (yg akan dibicarakan, dipertunjukkan, dsb)
memacari me.ma.cari [v] menjadikan sbg pacar; mengencani: sudah lama ia ~ gadis itu
membawa acara mem.ba.wa acara pengacara; pewara
mencacar men.ca.car [v] menanam (menyuntikkan) benih cacar (yg sudah dilemahkan) ke dl tubuh supaya tubuh bereaksi dng mengeluarkan antitoksin thd cacar sehingga mempunyai kekebalan thd serangan penyakit cacar; memberikan vaksinasi cacar supaya mempunyai ketahanan thd serangan penyakit cacar [v] bergerak dng berpindah-pindah: gasing itu ~
mengacar me.nga.car [v] memancing cumi-cumi dsb dng kacar
mengacarakan meng.a.ca.ra.kan [v] (1) mencantumkan di dl acara; menjadikan acara (rapat dsb); (2) mengadukan (perkara); memerkarakan
pacaran pa.car.an [v cak] berpacaran
padat acara penuh dng acara, perjalanan
pencacar pen.ca.car [n] (1) alat untuk mencacar; (2) orang yg mencacar
pencacaran pen.ca.car.an [n] proses, cara, perbuatan mencacar
pengarah acara peng.a.rah acara petugas yg mengatur susunan acara
perwira upacara perwira yg berkewajiban mengurus suatu rencana pelaksanaan upacara militer untuk mengendalikan jalannya upacara
pranatacara pra.na.ta.ca.ra [n] pembawa acara; pewara
tata acara proses (dl pengadilan); susunan acara
tertib acara aturan dl sidang (rapat dsb); (2) acara; program
upacara adat upacara yg berhubungan dng adat suatu masyarakat
upacara bendera upacara resmi secara militer yg dilakukan oleh instansi pemerintah pd setiap tanggal 17 dan pada hari-hari nasional, disertai penaikan bendera Sang Merah Putih (pd masa pemerintahan Orde Baru)
upacara inisiasi upacara perayaan saat seorang anak meninggalkan masa muda dan menginjak masa dewasa
upacara kenegaraan upacara yg bersifat resmi, dilakukan oleh Pemerintah Pusat, berhubungan dng peristiwa penting yg menyangkut negara: almarhum dimakamkan di taman pahlawan dng -- kenegaraan
upacara lingkaran hidup upacara yg diselenggarakan pd peristiwa penting sepanjang riwayat hidup seseorang
upacara menari upacara dng menarikan tarian suci
upacara panggih upacara mempertemukan secara resmi pengantin pria dan wanita (dl upacara perkawinan)
upacara penyucian diri upacara yg diadakan untuk membersihkan diri dr dosa, malapetaka, dan nasib sial
bacar ba.car [a] lancar dan banyak (tt bicara, biasanya dl arti yg kurang baik)
bacar mulut suka berbicara (biasanya dr arti yg kurang baik)
berita acara catatan laporan yg dibuat (oleh polisi) mengenai waktu terjadi, tempat, keterangan, dan petunjuk lain tt suatu perkara atau peristiwa
berpacaran ber.pa.car.an [v] bercintaan; berkasih-kasihan: kedua remaja itu sudah ~ sejak mereka duduk di kelas tiga sekolah menengah tingkat atas
cacar pohon [Tan] penyakit atau luka pd tanaman yg dapat mengakibatkan kematian bagian tanaman tsb tanpa pembusukan
cacar unggas [Tern] penyakit bercak-bercak kulit pd ayam yg disebabkan oleh virus yg menyerang rongga mulut, tenggorok, jengger, dan pialnya
cacar unggas air [Tern] penyakit yg menyerang kulit unggas air yg disebabkan oleh virus
dukacarita du.ka.ca.ri.ta [n] cerita (lakon) sedih; tragedi
hanacaraka ha.na.ca.ra.ka [n] abjad bahasa Jawa dan Sunda yg berjumlah 20 lambang (disebut ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, dha, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, nga)
hari acara [Huk] hari pemeriksaan perkara
hukum acara hukum yg menentukan proses pengadilan dl penyelesaian sengketa
hukum acara pidana hukum pidana formal
jadwal acara jadwal kegiatan yg akan dilakukan
mengacara meng.a.ca.ra [v] menjatuhkan keputusan hukum
pacar pa.car [n] teman lawan jenis yg tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih; kekasih [n] (1) tumbuhan kecil yg daunnya biasa dipakai untuk pemerah kuku; batang inai; Lawsonia inermis; (2) daun inai
pacar cina pa.car ci.na [n] makanan berbutir warna-warni, dibuat dr tepung sagu atau aci, biasanya digunakan sbg isi minuman panas, dicampur dng gula dan santan
pengacara peng.a.ca.ra [n] (1) pembela perkara; (2) pendamping tergugat (terdakwa)
tikar pacar tikar yg berwarna
upacara upa.ca.ra [n] (1) tanda-tanda kebesaran (spt payung kerajaan): dayang-dayang mengiringkan raja, masing-masing membawa --; (2) peralatan (menurut adat-istiadat); rangkaian tindakan atau perbuatan yg terikat pd aturan tertentu menurut adat atau agama: -- perkawinan dilakukan secara sederhana; (3) perbuatan atau perayaan yg dilakukan atau diadakan sehubungan dng peristiwa penting (spt pelantikan pejabat, pembukaan gedung baru): -- peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia; -- pelantikan bupati; -- peresmian pabrik pupuk yg baru
wiracarita wi.ra.ca.ri.ta [n] cerita kepahlawanan; syair kepahlawanan; epos: ada dua -- Hindu yg masuk ke dl susastra lama, yaitu Mahabharata dan Ramayana
-an [sufiks pembentuk nomina] (1) hasil tindakan: buatan; catatan; didikan; (2) yg biasa dikenai tindakan; yg di-: makanan; bacaan; (3) tempat; lokasi: kubangan; pangkalan; tepian; awalan; (4) alat untuk mengukur atau menghitung: meteran; timbangan; (5) hal atau cara: tembakan [sufiks pembentuk nomina] (1) kumpulan; gugusan: puluhan; ribuan; sayuran; daratan; lautan; (2) yg mempunyai atau mengandung: durian; rambutan; (3) cak yg menyerupai: gunungan; piringan [sufiks pembentuk adjektiva] (1) sesuatu yg mempunyai sifat: manisan; asinan; (2) cak intensitas: tinggian; besaran [cak sufiks pembentuk verba] melakukan sesuatu yg pelaku atau tindakannya banyak (saling): jualan; pacaran; (2) sufiks pembentuk nomina kegiatan yg berkenaan dng pelaku atau tindakan yg banyak: lebaran; natalan; syukuran
abilah abi.lah [ark n] cacar; ketumbuhan
abiseka abi.se.ka [n Hin] upacara yg dilakukan dng cara mandi dng air suci (tt penobatan raja atau pejabat tinggi)
absolusi ab.so.lu.si [n Kat] pengampunan melalui upacara keagamaan atas kesalahan atau dosa yg telah diperoleh (dilakukan secara umum atau secara perseorangan dan diadakan secara berkala)
adven ad.ven [n Kris] (1) kedatangan Kristus dl inkarnasinya (kedatangannya yg kedua); (2) masa yg dimulai empat minggu sebelum Natal dan diisi dng acara kebaktian dan puasa; (3) (ditulis dng huruf kapital) nama sebuah sekte dl agama Kristen
advokat ad.vo.kat [n] ahli hukum yg berwenang sbg penasihat atau pembela perkara dl pengadilan; pengacara [Lihat {avokad}]
agenda agen.da [n] (1) buku catatan yg bertanggal untuk satu tahun: acara rapat itu telah dicatat dl --; (2) acara (yg akan dibicarakan dl rapat): hal itu tercantum juga dl -- rapat; -- politik tema yg akan dibicarakan dl rapat politik: perebutan kursi DPR dan jabatan dl pemerintahan sudah tidak akan ada lagi dl -- politik di masa datang
air serani [Kris] air yg dipakai untuk upacara pembaptisan
akikah aki.kah [n Isl] (1) penyembelihan ternak (spt kambing atau lembu) sbg pernyataan syukur orang tua atas kelahiran anaknya, lazimnya dilaksanakan pd hari ketujuh; (2) tradisi penyembelihan ternak pd upacara pencukuran rambut bayi ketika berusia tujuh hari sbg pernyataan syukur
animasi ani.ma.si [n] acara televisi yang berbentuk rangkaian lukisan atau gambar yg digerakkan secara mekanik elektronis sehingga tampak di layar menjadi bergerak
apel [v Huk] naik banding pd pengadilan yg lebih tinggi; permohonan pemeriksaan ulang pd pengadilan tingkat kedua (pengadilan tinggi) thd keputusan pengadilan tingkat pertama (pengadilan negeri) /apEl/ (1) v Mil wajib hadir dl suatu upacara resmi (bersifat kemiliteran) untuk diketahui hadir tidaknya atau untuk mendengar amanat; (2) n upacara [n] kepala kampung (di bawah kepala desa) [n] (1) pohon yg buahnya bundar, berdaging tebal dan mengandung air serta berkulit lunak yg warnanya merah (kemerah-merahan) atau kuning (kekuning-kuningan), jika matang rasanya manis kemasam-masaman; Pyrus malus; (2) buah pohon apel
apel bendera apel dl upacara penaikan atau penurunan bendera (untuk menghormati penaikan atau penurunan bendera kebangsaan)
api unggun api yg menyala dr tumpukan kayu yg terbakar; (2) acara (biasanya pd malam penutupan masa perkenalan anggota baru) dng membuat api unggun (msl dl kepramukaan)
arestasi ares.ta.si [n] penangkapan thd pelaku tindak pidana yg pelaksanaannya diatur dl undang-undang hukum acara
astaka as.ta.ka [kl n] nama balai di istana (tidak berdinding, tempat upacara dsb) tempat raja dihadap rakyatnya; balairung
ateis ate.is [n] orang yg tidak percaya akan adanya Tuhan: kelompok -- tidak akan mengambil bagian dl suatu upacara agama
atraksi at.rak.si [n] (1) sesuatu yg menarik perhatian; daya tarik; (2) pertunjukan; tontonan: acara perpisahan itu dimeriahkan dng -- sulap oleh anak-anak
aula au.la [n] ruang besar atau pendapa (di gedung sekolah dsb) untuk berapat, mengadakan upacara, dsb
awin [n] peng.a.win.an kl n pembawa tombak upacara kerajaan
alat [n] (1) benda yg dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an): -- pertanian; -- tukang kayu; (2) yg dipakai untuk mencapai maksud: pelaksanaan keluarga berencana adalah -- untuk menurunkan angka kelahiran dan menaikkan taraf hidup rakyat; (3) ki orang yg dipakai untuk mencapai suatu maksud: mereka itu hanya dipakai sbg -- untuk melemahkan semangat rakyat; (4) bagian tubuh (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) yg menjalankan fungsi sesuatu: -- pencium ; -- perasa; (5) yg dipakai untuk menjalankan kekuasaan negara (spt polisi, tentara): -- negara; (6) perlengkapan: -- kebesaran untuk upacara raja-raja, spt mahkota, tongkat, payung, pedang, tunggul, bendera, dan umbul-umbul; (7) Antr benda budaya yg dikembangkan manusia dl usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sbg penyambung keterbatasan organismenya [Mk n] (1) jamu (tamu); (2) perjamuan
ayah permandian [Kris] pria yg bertindak sbg pelindung pd waktu upacara permandian, dan kadang-kadang juga dl kehidupan selanjutnya
ayah pungut ayah angkat; (2) pria yg untuk keperluan upacara bertindak sbg ayah
bagus ba.gus [a] baik sekali; elok: permainannya -- sekali [n] ba.gus.an Jk n penyakit menular spt cacar air
balai astaka [kl] balai di istana (tidak berdinding, tempat upacara, dsb)
balai pancapersada [kl] balai tempat memandikan mempelai laki-laki dan perempuan pd perkawinan anak raja sesudah upacara pokok selesai
baris kehormatan [Mil] barisan (tentara) yg khusus disiapkan untuk menghormati tamu agung atau dl upacara peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan
basuh lantai upacara mandi sesudah 40 hari melahirkan
baton ba.ton [n] serahan atau hadiah yg disampaikan pd upacara pelamaran gadis (adat Madura) [n Mus] tongkat kecil di tangan dirigen yg digunakan untuk memberi aba-aba kpd para pemain atau penyanyi yg dipimpinnya
bebas be.bas [a] (1) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa): tiap anggota -- mengemukakan pendapat; burung itu terbang -- di angkasa; (2) lepas dr (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb): hari ini ia -- dr kewajiban mengajar; krn memang tidak bersalah, ia -- dr tuntutan; (3) tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb): surat dinas ini -- bea; (4) tidak terikat atau terbatas oleh aturan dsb: obat itu dijual -- dan terdapat di setiap apotek; (5) merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing): sehabis Perang Dunia II banyak negara yg --; politik luar negeri yg -- dan aktif; (6) tidak terdapat (didapati) lagi: negara kita belum -- buta huruf; daerah ini sudah -- cacar
belah mulut upacara pemberian nama kpd bayi
benih be.nih [n] (1) biji atau buah yg disediakan untuk ditanam atau disemaikan: yg akan dijadikan -- haruslah buah yg baik dan cukup tua; (2) bibit atau semaian yg akan ditanam: -- cengkih itu sebaiknya dipindahkan setelah setengah meter tingginya; (3) sperma untuk bibit pengembangbiakan ternak dsb: -- sapi pejantan unggul dapat disimpan lama di tempat yg bersuhu dingin; -- penyakit cacar; (4) sesuatu yg menjadi sebab; asal mula: ucapan yg kasar dapat menjadi -- perkelahian; (5) keturunan; turunan; asal; (6) sesuatu yg akan tumbuh atau akan menjadi: -- penyakit cacar
beralat ber.a.lat [v] mengadakan pesta atau upacara adat; mengadakan perjamuan: Paman hendak ~ mengawinkan putrinya
beralih ber.a.lih [v] (1) berpindah: acara kita sekarang ~ pd acara bebas; sekarang ia sudah ~ rumah; (2) berganti; bertukar; berubah: dr musim panas ~ ke musim hujan
bercinta-cintaan ber.cin.ta-cin.ta.an [v] bersuka-sukaan; berpacar-pacaran
berduaan ber.du.a.an [v cak] hanya berdua: ketika ditangkap ia sedang duduk ~ dng pacarnya
berdurasi ber.du.ra.si [v] berlangsung (dl urutan waktu); memiliki rentang waktu: paket acara TVRI ~ 15 menit ini berkisah tt hal-hal yg umum dibicarakan masyarakat
bergambar ber.gam.bar [v] (1) dihiasi dng gambar; ada gambarnya; (2) berpotret (diambil gambarnya dng alat potret): dl acara perpisahan, pelajar kelas enam ~ bersama
berhadiah ber.ha.di.ah [v] ada hadiahnya; disediakan hadiah: dl acara arisan disediakan lotre ~
berkenduri ber.ken.du.ri [v] (1) mengadakan kenduri; (2) menghadiri acara kenduri
berlangsung ber.lang.sung [v] (1) terus berlaku; melanjut: pertempuran ~ hingga pagi; (2) sedang berlaku (diadakan, dibuat, dsb); terjadi: upacara pelantikan ~ baik; perundingan yg sedang ~
berorasi ber.o.ra.si [v] berpidato; berkhotbah: sebelum acara dimulai, sejumlah reformis -; para politisi dilarang keras -- di kampus-kampus
berpraktik ber.prak.tik [v] melakukan (melaksanakan) pekerjaan (tt dokter, pengacara, dsb): mereka ~ selama dua minggu; ia ~ sbg seorang astrolog
bersantai ber.san.tai [v] (1) beristirahat sambil melakukan acara bebas: pd waktu jeda anak-anak -- di halaman sekolah; (2) omong-omong tidak resmi: Presiden sedang -- dng para perintis kemerdekaan
bersembahyang ber.sem.bah.yang [v] (1) melakukan sembahyang (salat): mereka- hari raya di lapangan dekat masjid Al-Azhar; (2) berdoa (memohon) kpd Tuhan: -- di gereja; (3) upacara selamatan untuk menghormati (memuliakan) para leluhur dsb: -- Tahun Baru
bersempena ber.sem.pe.na [v] mengambil berkat; bertuah: acara itu diadakan -- perayaan hari ulang tahun kemerdekaan
bersih desa membersihkan desa dr gangguan alam dsb dng upacara adat
bersosialisasi ber.so.si.a.li.sa.si [v] melakukan sosialisasi: acara rekreasi itu merupakan salah satu kesempatan bagi anak-anak berkelainan untuk -- dng masyarakat
bertindik telinga ber.tin.dik telinga upacara menembuk (melubangi) cuping telinga
bibit bi.bit [n] (1) semaian (padi dsb yg akan ditanam): -- padi itu akan dipindahkan sesudah berumur empat puluh hari; (2) benih (dl arti sesuatu yg akan dikembangkan, diternakkan, dsb): kita memerlukan sapi yg baik untuk --; (3) anak (orang) yg akan dididik lebih lanjut; kader: murid-murid SMU dididik sbg -- untuk perguruan tinggi; (4) ki yg akan menyebabkan timbulnya (terjadinya) penyakit atau pertikaian dsb: -- penyakit cacar; perkara yg sekecil itu dapat menjadi -- pertengkaran yg hebat [v] , mem.bi.bit v menjinjing dng jari
bimbang bim.bang [a] (1) (merasa) tidak tetap hati (kurang percaya); ragu-ragu: ia masih -- menerima usul itu; (2) (merasa) khawatir; cemas: ia selalu -- memikirkan nasib anaknya yg merantau di negeri orang [n] upacara atau pesta adat [v] berganti-ganti; bergantian
bopeng bo.peng /bopEng/ (1) a cacat yg berupa lubang-lubang (lekuk-lekuk) kecil pd kulit; burik; capuk: orang itu mukanya -- akibat penyakit cacar yg pernah dideritanya; (2) v ki berlubang-lubang: jalan baru itu sekarang sudah --
bubar bu.bar [v] (1) bercerai-berai ke mana-mana (tt orang ramai yg berkumpul); berserak-serak ke sana kemari: demonstran -- setelah petugas melepaskan tembakan; (2) selesai; usai (tt pasar, rapat, upacara, dsb): upacara -- pukul sepuluh siang; (3) selesai tugas; berhenti bertugas (tt panitia, dewan, kabinet, dsb): panitia perayaan -- setelah upacara selesai; (4) ditiadakan (tt perserikatan, kongsi, dsb): kalau suatu perkumpulan -- , harta bendanya dapat didermakan kpd badan sosial
bukau bu.kau [n] lembah: setiap hari Minggu acara mereka mendaki bukit dan menuruni --
buwuh bu.wuh [Jw n] uang atau bahan yg diberikan oleh tamu kpd tuan rumah sbg sumbangan suatu upacara atau pesta
cakrawala cak.ra.wa.la [n] (1) lengkung langit; (2) langit (tempat bintang-bintang); (3)peredaran bintang di langit (kerap pula berarti sbg bintang di langit); (4) kaki langit; tepi langit; batas pemandangan; horizon; (5) ki jangkauan pandangan: mahasiswa harus memperluas -- pengetahuan; (6) ki khazanah; kekayaan: dl acara -- Budaya Nusantara akan ditampilkan kesenian daerah Yogyakarta
cangget cang.get [n] -- pineng tarian adat pd waktu upacara peminangan gadis di Lampung
cangkrang cang.krang [Jk n] selongsong (lampu baterai) [n] ranting (dahan) yg sudah tidak berdaun lagi: pd -- mawar itu ditempelkan bunga-bunga plastik n cacar air
caram ca.ram [Lihat {acaram}] [n] uang muka; panjar
cegah siar larangan menayangkan program acara di stasiun televisi atau radio
celana pangsi celana yg lebar bagian bawah, panjangnya melewati lutut (dipakai untuk bermain pencak silat atau upacara adat tertentu)
cemas ce.mas [a ] tidak tenteram hati (krn khawatir, takut); gelisah: masyarakat -- mendengar kabar wabah cacar itu; -- hatinya selama menantikan keputusan hakim itu [kl adv] ce.mas-ce.mas adv hampir-hampir: penjahat itu ~ mati tertembak
culan cu.lan [n] (1) pohon perdu, biasanya dipergunakan untuk pagar hidup, bunganya harum, daunnya dipergunakan obat; pacar cina; Aglaia odorata; (2) daun culan
cuma-cuma cu.ma-cu.ma [adv] (1) tidak ada gunanya; sia-sia: ~ dia bersekolah, niat belajarnya saja tidak ada; (2) tidak perlu membayar; tidak dikenakan (dipungut) bayaran; gratis: obat-obatan diberikan dng ~; sekalian orang boleh menonton acara itu dng ~
dadi da.di [n] pertemuan antara bujang dan gadis pd upacara adat di kalangan suku Pubian di Lampung
daging gulung makanan (lauk) berbentuk gulungan, terbuat dr daging sbg lapis luar dan bahan lain (wortel, acar, dsb) sbg isi
dange da.nge [n] upacara tutup tahun pd suku Dayak setelah penuaian padi yg berlangsung selama tujuh hari sesudah Paskah
daro da.ro [n Antr] bagian dr rangkaian upacara kematian orang Dayak Ot Danum
defile de.fi.le [n] perarakan barisan (tentara dsb); parade: upacara diakhiri dng --
diperbal di.per.bal [v] dibuat berita acara (tt suatu perkara dsb)
dodot do.dot [n] pakaian adat Jawa dr kain batik atau cindai panjang dan lebar, dipakai pd upacara resmi (oleh pengantin dsb)
doi [kl n ] uang [cak n] pacar [n cak] ia (laki-laki)
domplengan dom.pleng.an [n] (1) yg didomplengkan pd sesuatu (seseorang) yg sudah lebih dulu ada: lagu ~ itu akan diorbitkan dng jalan diikutsertakan dl acara yg dibawakan pemusik kenamaan; (2) tempat mendompleng
drama liturgis drama yg pementasannya digabungkan dng upacara kebaktian gereja (dl Abad Pertengahan)
dudus du.dus [n] upacara adat Bali mencuci rambut pengantin baru yg dilakukan oleh kepala adat
dustur dus.tur [Ar n] (1) undang-undang dasar suatu negara; (2) daftar nama tentara serta pangkat yg dijabatnya; (3) susunan kalimat bersajak berisi pujian kpd Nabi Muhammad saw.: acara pembukaan majelis taklim itu diawali dng pembacaan --
eksorsis ek.sor.sis [n] pengusiran setan dng upacara tertentu
epos [n Sas] cerita kepahlawanan; syair panjang yg menceritakan riwayat perjuangan seorang pahlawan; wiracarita
es doger minuman dr serutan es yg dicampur dng pacar cina, tapai, cincau hitam, susu, dan sirop yg berwarna merah
fanfare fan.fa.re [n] komposisi musik pendek yg bersemangat dan gembira, biasanya dimainkan dng alat musik dari tembaga, terutama trompet (digunakan pd upacara kemiliteran dsb)
gacoan ga.co.an [n cak] (1) taruhan; (2) pacar; kekasih
gajus ga.jus [n] jambu monyet; Anacardium occidentale
geladi ge.la.di [v] berlatih; -- bersih pelatihan umum yg terakhir kali sebelum pelaksanaan atau pementasan pd acara sesungguhnya (penampilannya menyerupai pelaksanaan (pementasan) yg sesungguhnya): dl acara -- bersih itu setiap peserta berkostum dng atribut spt dl pertunjukan sebenarnya; -- kotor pelatihan umum menjelang pelaksanaan geladi bersih (belum memakai kostum yg sebenarnya): dl acara -- kotor itu masih banyak peserta yg belum hadir, mungkin pd acara geladi bersih nanti baru semua hadir dng kostum dan atribut yg sebenarnya
gelar ge.lar [n] (1) sebutan kehormatan, kebangsawanan, atau kesarjanaan yg biasanya ditambahkan pada nama orang spt raden, tengku, doktor, sarjana ekonomi; (2) nama tambahan sesudah nikah atau setelah tua (sbg kehormatan): ia diberi -- "Sutan" ; (3) sebutan (julukan) yg berhubungan dng keadaan atau tabiat orang; sebutan: krn gendut, ia mendapat -- si gendut; ia mendapat -- "Srikandi" dr kawan-kawannya [v] , -- wicara acara bincang-bincang di televisi atau radio yg dilakukan dl suatu panel yg terdiri atas beberapa tokoh dan dipandu oleh pembawa acara
gereja ge.re.ja [n] (1) gedung (rumah) tempat berdoa dan melakukan upacara agama Kristen: di situ ada -- yg besar; (2) badan (organisasi) umat Kristen yg sama kepercayaan, ajaran, dan tata cara ibadahnya ( -- Katolik, -- Protestan, dsb)
gong [n] (1) canang besar (kadang-kadang dipukul sbg tanda pembukaan upacara dsb); (2) cak acara dsb yg terakhir (yg menarik perhatian): acara lawakan itu dijadikan -- dr keseluruhan acara malam itu
gunungan gu.nung.an [n] (1) pahatan lukisan berbentuk gunung (dl wayang golek atau wayang kulit) untuk mengawali, membatasi antara babak, dan mengakhiri cerita (lakon): dalang belum mau mencabut ~ , sekiranya para nayaga belum siap; (2) bentuk gunung yg dibuat dr makanan dan hasil bumi pd upacara Sekaten di Yogyakarta dan Surakarta: dr keraton ~ itu dibawa ke masjid dan setelah dibacakan doa-doa dibagikan kpd para pengunjung
hajatan ha.jat.an [n] acara (spt resepsi dan selamatan): dl bulan Maulid ini banyak orang mengadakan ~
honorarium ho.no.ra.ri.um [n] upah sbg imbalan jasa (yg diberikan kpd pengarang, penerjemah, dokter, pengacara, konsultan, tenaga honorer); upah di luar gaji
hukum pidana formal hukum pidana yg mengatur tata cara penyelesaian perkara pidana melalui peradilan; hukum acara pidana
ibadat iba.dat [n] (1) ibadah; (2) segala usaha lahir dan batin sesuai dng perintah Tuhan untuk mendapatkan kebahagiaan dan keseimbangan hidup, baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun thd alam semesta; (3) upacara keagamaan
ibayuh iba.yuh [n] upacara adat bagi istri pertama apabila suaminya ingin menikah lagi (dl masyarakat suku Dayak-Maanyan)
ibu permandian [Kat] wanita yg bertindak sbg pelindung pd waktu upacara permandian (pembaptisan), kadang-kadang juga menjadi pelindung dl kehidupan selanjutnya
ibu pungut wanita yg dl upacara tertentu bertindak sbg ibu
ikuh [n Huk] upacara adat suku Dayak yg harus dilakukan suami sbg tanda permintaan maaf thd istri yg ditelantarkannya
imam [n] (1) pemimpin salat (pd salat yg dilakukan bersama-sama spt pd salat Jumat); (2) pemimpin; kepala (negeri dsb); (3) (di-pakai juga sbg gelar) pemimpin; penghulu: -- Bonjol; -- Mahdi; (4) Isl pemimpin mazhab: -- Syafei; -- Hambali; (5) Kat pastor yg mempersembahkan kurban misa atau memimpin upacara gereja; (6) padri
imtihan im.ti.han [n] (1) ujian; seleksi; (2) upacara saat pengumuman kenaikan kelas atau pengumuman ujian: isi sambutan Kepala Kantor Urusan Agama pd -- Pesantren Mualimin ialah agar pendidikan agama ditanamkan pd anak-anak sedini mungkin
inai [n] (1) tumbuhan semak, daunnya untuk pemerah kuku; pacar; Lawsonia inermis; (2) daun inai
inisiasi ini.si.a.si [n] upacara atau ujian yg harus dijalani orang yg akan menjadi anggota suatu perkumpulan, suku, kelompok umur, dsb
inspektur polisi satu pangkat perwira pertama peringkat kedua dl kepolisian, satu tingkat di bawah senior inspektur polisi, satu tingkat di atas inspektur polisi dua (tanda pangkatnya dua balok emas lurus mendatar yg ditempatkan di bahu baju); -- upacara pembesar yg menginspeksi kemudian menerima laporan pelaksanaan upacara yg diucapkan oleh komandan upacara pd awal dan akhir upacara: beliau menjadi -- upacara pd peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Ke-55 Republik Indonesia
intensi in.ten.si [n] (1) Ling perangkat atribut atau ciri yg menjelaskan sesuatu yg dapat diacu dng kata tertentu (di-bedakan dng ekstensi); (2) Kat keinginan atau permohonan khusus yg diajukan umat dl upacara misa; (3) maksud; tujuan: terdapat hubungan antara gaya hidup, konsep diri, citra produk, dan sistem nilai dng -- konsumen wanita mau membeli kosmetika lokal
izin praktik izin untuk melakukan pekerjaan dng menerap-kan keahliannya dl suatu bidang ilmu dng memperoleh imbalan (spt dokter dan pengacara)
jam praktik waktu yg disediakan oleh dokter (pengacara dsb) untuk menerima tamu
jambu monyet jambu yg bijinya berada di luar daging buah, bijinya menghasilkan mete yg digoreng sbg penganan kecil, daunnya yg muda dimakan sbg lalap; Anacardium occidentale
jamu pembasuh negeri upacara adat untuk membersihkan masyarakat dr noda
jeluntung je.lun.tung lihat cacar
juak ju.ak [n] ju.ak-ju.ak n hamba laki-laki pengiring raja yg menjadi suruhan atau pembawa upacara tanda-tanda kebesaran: panglima itu membawa 1.000 orang ~ [v] ber.ju.ak v (1) berlomba (dengan); bersaing dengan; (2) berlawan; bertanding [Mk a] men.ju.ak a menganjur ke atas (tinggi) [v] ber.ju.ak v berjumpa dng tiba-tiba
juhut ju.hut [n] hidangan daging yg disajikan dl upacara adat Batak
jumeneng ju.me.neng, ju.me.neng.an [Jw n] (1) upacara penobatan raja atau ratu; (2) peringatan peristiwa penobatan raja atau ratu yg sedang memerintah
kain ka.in [n] (1) barang yg ditenun dr benang kapas: bajunya merah tua, sarungnya bugis kasar dan destarnya -- hitam; (2) barang tenunan untuk pakaian atau untuk maksud lain: pd upacara itu murid-murid perempuan memakai -- panjang dan kebaya
kain tampan [Lp] kain yg biasanya bermotif lima kapal bersusun warna merah, pd tiga kapal terdapat motif manusia dan ikan, pd satu sisinya terdapat motif kecil dng warna merah, biru dan kuning, ada juga motif manusia, pd sisi lain bermotif geometris yg berwarna biru, digunakan pd upacara adat, dan dipakai di kalangan masyarakat yg lebih luas
kalau-kalau ka.lau-ka.lau [p] (1) kata penghubung untuk menandai pengandaian yg tidak pasti; barangkali: sebenarnya hatinya khawatir, ~ dia tidak datang pd acara ini
kalempagi ka.lem.pa.gi [n] upacara sbg tanda bahwa seorang gadis mulai memasuki jenjang kedewasaan (di Sulawesi Tenggara)
kalimantang ka.li.man.tang [n] (1) panji-panji putih panjang: sederet -- telah dikibarkan sbg tanda bahwa upacara akan segera dimulai; (2) cahaya yg tampak sbg jalur putih memanjang: biarlah kabur kilat -- , tetapi di hatiku terang-temerang [n] kelemayar
kalumet ka.lu.met [n] pipa bergagang panjang yg diberi hiasan bulu-bulu burung dsb, dipakai orang Indian Amerika Utara khusus pd upacara
kamantuhu ka.man.tu.hu [n] tempat untuk melakukan upacara kurban (dl adat Dayak)
karcis terusan karcis yg berlaku untuk mengikuti atau menyaksikan acara (pertandingan, pertunjukan, dsb) yg satu kemudian dilanjutkan dng acara-acara yg lain
karut-marut ka.rut-ma.rut [a] (1) kusut (kacau) tidak keruan; rusuh dan bingung (tt pikiran, hati, dsb); banyak bohong dan dustanya (tt perkataan dsb); (2) berkerut-kerut tidak keruan (tt muka, wajah, dsb): kulit mukanya ~ dan penuh dng penyakit cacar
kata sambutan pidato dsb yg diucapkan dl suatu acara perayaan, pesta, dsb
kayu sepat pohon, buah, dan daunnya dibuat obat sakit buang-buang air; Macaranya triloba; (2) buah kayu sepat; (3) daun kayu sepat
kebaktian ke.bak.ti.an [n] (1) rasa tunduk dan khidmat; perbuatan (pekerjaan) bakti; kesetiaan; (2)perbuatan baik; (3) Kris upacara agama dl gereja (berdoa, menyanyikan puji-pujian)
kebelet ke.be.let [a cak] ingin sekali; tidak tertahankan lagi untuk melaksanakan keinginan: rongrongan pacarnya yg -- kawin mengganggu konsentrasinya dl menuntut ilmu
keberanjakan ke.ber.an.jak.an [n] perihal beranjak: upacara tsb merupakan ~ seseorang dr masa anak-anak ke masa dewasa
kebesaran ke.be.sar.an [n] (1) sifat (keadaan) besar: -- Tuhan tidak perlu diragukan lagi; (2) kemegahan; keagungan: kerajaan Majapahit mencapai puncak -nya pd pemerintahan raja Hayam Wuruk; ia selalu membanggakan -- nenek moyangnya; (3) tanda-tanda (pakaian, upacara, alat-alat, dsb) yg menyatakan ketinggian martabat atau pangkat: dl upacara itu ia memakai pakaian -; payung -; (4) cak ukurannya terlampau besar: bajunya sedikit --
kecar ke.car [ark n] acar
keeleganan ke.e.le.gan.an [n] perihal atau keadaan elegan; keluwesan: acara yg memadukan kemegahan Yunani Kuno dan ~ Amerika Selatan itu berlangsung semarak
kekeba ke.ke.ba [Jk n] upacara selamatan menujuhbulani kehamilan pertama
kelian brahmana kepala kaum brahmana yg menyelenggarakan upacara keagamaan
keluna ke.lu.na [v] (1) tumbuhan merambat, buahnya kecil-kecil hijau; Smilax megacarpa; (2) buah keluna
kemiliteran ke.mi.li.ter.an [n] yg berhubungan dng militer; seluk-beluk militer; yg bersifat militer: pemakamannya dilakukan dng upacara -- di taman pahlawan
kena ke.na [v] (1) bersentuhan (dng); terantuk (pd): ujung tombak itu -- pd tengkuk pencuri itu; (2) tepat pd sasarannya; tidak luput: burung itu ditembaknya, tetapi tidak --; (3) tertimpa (oleh); mengalami; menderita (sesuatu); mendapat atau beroleh suatu perbuatan: sekarang banyak anak -- penyakit cacar; (4) tidak bebas dr (aturan, pajak, dsb): tidak ada yg terkecuali, semuanya -- aturan ini; (5) tepat benar; sesuai benar; cocok; berpatutan (berpaduan); sedang dan patut (tt pakaian dsb): pantun ini tidak -- sajaknya
kencur ken.cur [n] (1) tanaman yg mempunyai akar batang yg tertanam di dl tanah, biasa dipakai untuk bahan rempah-rempah dan ramuan obat; cekur; Kaempferia galanga; (2) umbi kencur; (3) ki belum banyak pengalaman; belum banyak mengetahui dunia luar: anak itu masih -- belum tahu liku-liku dunia ini; (4) ki belum dewasa; di bawah umur: anak masih bau -- sudah berpacaran
kepungan ke.pung.an [n] (1) hasil mengepung: lima ekor rusa ~ pemburu itu, tertangkap; (2) hal (perbuatan dsb) mengepung: mereka berusaha melepaskan diri dr ~ musuh; (3) upacara makan bersama; selamatan
kesakralan ke.sak.ral.an [n] perihal (keadaan) sakral; kesucian: apakah dng membeli paket perkawinan bakal mengurangi -- upacara nikah?
kesediaan ke.se.di.a.an [n] kesanggupan (kerelaan) untuk berbuat sesuatu; kesudian: beliau telah menyatakan -nya untuk memberi kata sambutan pd upacara itu
ketumbuhan ke.tum.buh.an [v] ditumbuhi (oleh): tembok yg basah mudah ~ lumut; (2) n penyakit cacar (ada bermacam-macam spt, ~ bungkus, ~ jintan, ~ jagung); (3) n bisul di dl daging (tidak tampak di kulit)
khataman kha.tam.an [n] upacara selesai menamatkan Alquran: para santri diundang pd waktu ~ anaknya
khitanan khi.tan.an [n] pelaksanaan (upacara) memotong kulup; sunatan
kineskop ki.ne.skop [n] rekaman film dr acara televisi [n] tabung gambar sinar katode [n ] alat untuk memastikan refraksi (pembiasan) dng cara okulasi
kirab ki.rab [n] perjalanan bersama-sama atau beriring-iring secara teratur dan berurutan dr muka ke belakang dl suatu rangkaian upacara (adat, keagamaan, dsb); pawai: untuk menyongsong tahun baru 1 Sura, sebagian masyarakat melakukan --
klien kli.en [n] (1) Huk orang yg memperoleh bantuan hukum dr seorang pengacara dl pembelaan perkara di pengadilan: pengacara itu menuntut perusahaan yg telah memalsukan merek dagang -- nya; (2) orang yg membeli sesuatu atau memperoleh layanan (spt kesehatan, konsultasi jiwa) secara tetap; pelanggan: ia sudah lama menjadi -- dokter itu
kokarde ko.kar.de [n] pita atau bunga berwarna tertentu, terbuat dr kertas dsb, disematkan di dada (baju) sbg tanda pengenal dl suatu perhelatan atau upacara
komaran ko.ma.ran [a] upacara sedekah laut di Pantai Selatan, khususnya di sekitar Cilacap dan Nusa Kambangan, dilakukan oleh para nelayan dng memberikan sesaji untuk Nyai Rara Kidul agar kehidupannya sbg nelayan tetap direstui
koreke ko.re.ke [n] pura tempat mengadakan upacara kurban (di Solor)
kostum kos.tum [n] pakaian khusus (dapat pula merupakan pakaian seragam) bagi perseorangan, regu olahraga, rombongan, kesatuan, dsb dl upacara, pertunjukan, dsb: kesebelasan tamu memakai -- putih hijau
Kubti Kub.ti [n] (1) nama mazhab Kristen di Mesir; (2) bahasa yg dipakai pd upacara agama dl mazhab Kristen di Mesir
kuis ku.is [v] me.ngu.is v (1) menyepak ke sisi; menepis: ~ bola; (2) mencari makan (tt ayam); mengais: ayam ~ sampah [n] (1) ujian lisan atau tertulis yg singkat; (2) acara hiburan dl radio atau televisi yg berupa perlombaan adu cepat menjawab pertanyaan; cepat tepat; cerdas cermat; (3) (dl majalah) daftar pertanyaan sederhana yg berhadiah (kadang-kadang mengandung promosi dagang)
kultus kul.tus [n] (1) penghormatan resmi dl agama; upacara keagamaan; ibadat; (2) sistem kepercayaan; (3) penghormatan secara berlebih-lebihan kpd orang, paham, atau benda
kuluk ku.luk [Jw n] kopiah kebesaran (tinggi dan kaku, sekarang biasa dipakai oleh mempelai pria pd upacara perkawinan)
kulur ku.lur [n] (1) pohon keluih (timbul), Artacarpus communis; (2) buah keluih
kumpul kum.pul [v] ber.kum.pul v (1) bersama-sama menjadi satu kesatuan atau kelompok (tidak terpisah-pisah): karyawan ~ di halaman kantor untuk mengadakan upacara; (2) berhimpun; berkampung; berapat (bersidang): mahasiswa diminta ~ di auditorium untuk mendengarkan ceramah; (3) berkerumun: setiap hari banyak orang ~ di ujung jalan itu
kurban kur.ban [n] (1) persembahan kpd Allah (spt biri-biri, sapi, unta yg disembelih pd hari Lebaran Haji): ia menyembelih kerbau untuk --; (2) pujaan atau persembahan kpd dewa-dewa: setahun sekali diadakan upacara mempersembahkan -- kpd Batara Brahma
kurban misa [Kat] upacara mempersembahkan roti suci dan minuman anggur
labuh la.buh [a] dl keadaan turun atau tergelantung ke bawah spt kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung [ark n] penggolong benda bagi tirai: tirai se -- [Jw n] la.buh.an n upacara tradisional keraton yg dilaksanakan di tepi laut di sebelah selatan Yogyakarta, diadakan pd tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengku Buwono menurut perhitungan tahun Saka
lagu wajib lagu yg harus dinyanyikan dl suatu upacara, perlombaan, dsb
lamdukpai lam.duk.pai [n] tumbuhan melilit, akarnya dipakai untuk obat penyakit cacar; empis musang
lampik lam.pik [n] tikar kecil yg digunakan pd upacara perkawinan (di Lampung)
lancong lan.cong , me.lan.cong 1 v bepergian untuk bersenang-senang; bertamasya; pesiar: ~ ke luar negeri; (2) n Antr cara berpacaran pd malam hari pd masyarakat Betawi
landas lan.das [n] alas; tumpuan [n] , -- bukit 1 pohon kecil, kayunya yg putih dan lunak untuk gagang pisau, getahnya untuk lem, rebusan daun dan buahnya untuk obat buang-buang air; Macaranga triloba; (2) kayu, daun, getah landas bukit
lantik lan.tik [v] me.lan.tik v mengangkat (biasanya dng mengucapkan sumpah dl sebuah upacara); meresmikan: gubernur ~ beberapa pejabat daerah [Mk a] (1) bengkok; (2) lentik
latar belakang la.tar be.la.kang [n] (1) hiasan (berupa pemandangan atau musik): drama Hijrah Nabi dipentaskan dng -- lagu-lagu kasidah; (2) efek musik dan suara yg melatari acara televisi maupun radio; (3) adegan di dl film layar lebar, televisi, atau pd foto (dl dunia produksi, fotografi, atau percetakan); (4) dasar (alasan) suatu tindakan (perbuatan); motif: -- pembunuhan itu masih sedang diusut; (5) keterangan mengenai suatu peristiwa guna melengkapi informasi yg tersiar sebelumnya
layanan wisata la.yan.an wisata kegiatan yg bertujuan memberikan kemudahan, kenyamanan, atau keselamatan kpd pengunjung selama tinggal dan dl setiap acara kunjungannya di kawasan pelestarian
lelat le.lat [n] daun sirih yg diberikan oleh pengantin laki-laki kpd pengantin perempuan (pd acara pertemuan)
leseh le.seh /lEsEh/ (1) a rendahan (tidak terhormat) tt tempat dsb: mulai dr tempat -- sederhana dng penonton duduk bersila di tikar hingga gedung mewah; (2) v duduk di lantai dng beralaskan tikar dsb: acara dialog kepemudaan diselenggarakan dng cara ~
lilin cina lilin yg merah, biasanya dibakar pd waktu bersembahyang atau dl upacara keagamaan (tt agama Tao dan Shinto)
lilin paskah lilin besar yg diberkati pd upacara malam Paskah, dan dinyalakan sbg lambang Kristus yg bangkit dr kematian selama masa Paskah, ditempatkan di samping meja altar dinyalakan pd setiap upacara liturgi sesudah hari raya Pantekosta yg merupakan penutup masa Paskah, dipadamkan setelah pembacaan Injil dl masa terakhir hari tsb
liput li.put [v] me.li.put v membuat berita atau laporan secara terperinci tt suatu masalah atau peristiwa: wartawan TVRI ~ upacara Hari Kemerdekaan
litani li.ta.ni [n] (1) Kat doa yg tertentu kata-katanya dan diungkapkan secara sambut-menyambut pd upacara kebaktian di gereja, mula-mula oleh pendeta yg memimpin misa, kemudian disambut oleh seluruh jemaat (doa ini sering dinyanyikan); (2) puisi atau prosa berirama yg berisi doa, permohonan, mantra, bentuk yg sama dapat pula dituangkan dl suatu komposisi musik, msl litani ciptaan Mozart; (3) pembawaan puisi secara bersama dan bersahut-sahutan
loyar lo.yar [Jk a] royal [ark n] pengacara; advokat
luti lu.ti [a] hampir lusuh (tt pakaian dsb); kumal [n] (penyakit) cacar: anak itu kena -- , jangan dulu bersekolah sebelum sembuh; bekas -- itu tidak dapat hilang dr mukanya
mahang ma.hang [n] pohon yg tidak terlalu tinggi, kayunya lunak dan tidak tahan lama; Macaranga pruinosa, jenisnya bermacam-macam, spt -- api, -- bayan, Macaranga javanica; -- damar, -- kukur, Macaranga triloba
maharajalela ma.ha.ra.ja.le.la [n] (gelar) kepala menteri (yg dl upacara kerajaan, berdiri memegang pedang terhunus dan siap memenggal leher orang yg bersalah kpd raja)
makan cepat saji makanan yg pengolahannya dan penyajiannya dilakukan dng serba cepat, msl soto mi, tahu acar
malam dansa perjamuan (pesta) pd waktu malam dng acara berdansa
mamat ma.mat [n] upacara adat di Kalimantan Tengah [Lihat {mamut}]
mampai mam.pai [n] pembakaran mayat pd waktu upacara pemakaman (di Kalimantan)
mandi basuh lantai upacara mandi empat puluh hari sesudah bersalin (beranak)
mandi berhias upacara mandi bagi pengantin perempuan (sebelum dinikahkan)
mandi bunting upacara mandi ketika mengandung tujuh bulan; mandi tian
mandi manda berbagai upacara mandi
mandi nifas upacara mandi empat puluh hari sesudah bersalin (beranak)
mandi sampat upacara memandikan pengantin pd hari ketika sesudah menikah
mandi simburan upacara mandi antara mempelai laki-laki dan perempuan (di Palembang)
mantra man.tra [n] (1) perkataan atau ucapan yg memiliki kekuatan gaib (msl dapat menyembuhkan, mendatangkan celaka, dsb): upacara itu dimulai dng pembacaan --; (2) susunan kata berunsur puisi (spt rima, irama) yg dianggap mengandung kekuatan gaib, biasanya diucapkan oleh dukun atau pawang untuk menandingi kekuatan gaib yg lain
manumpak ma.num.pak [n] upacara adat pd pesta perkawinan masyarakat Simalungun, para undangan datang dng membawa sumbangan secara sukarela, biasanya nasi dng hidangan daging yg dibentuk sehingga mirip hewan (babi, ayam) hidup, disuguhkan kpd kedua mempelai yg tidak boleh menolaknya
makan ma.kan [v] memasukkan makanan pokok ke dl mulut serta mengunyah dan menelannya: mereka -- tiga kali sehari; (2) v memasukkan sesuatu ke dl mulut, kemudian mengunyah dan menelannya: ia sedang -- pisang; (3) v memasukkan sesuatu ke dl mulut dan mengunyah-ngunyahnya: Nenek sedang -- sirih; (4) v memasukkan sesuatu ke dl mulut dan menelannya: pasien harus -- pil; (5) v mengisap: -- candu; (6) v memakai; memerlukan; menghabiskan (waktu, biaya, dsb): pembangunan jembatan ini -- waktu lama; upacara adat itu -- ongkos besar; (7) v menyerang, mematikan, mengambil (dl permainan catur): gajah -- bidak putih; (8) v bekerja sebagaimana mestinya (tt rem, gigi roda, dsb); (9) v melukai: air keras itu -- kulit; (10) v mengenai; menembus: ditembaknya tiga kali, tetapi tidak --; (11) v memperoleh sesuatu; mencapai sesuatu: layarnya tidak -- , tidak memperoleh angin [n] tempat berlindungnya hati dan kesehatan jasmani, lenyapnya keragu-raguan yg disebabkan oleh kesibukan kerja jasmani
markusip mar.ku.sip [n Antr] cara berpacaran pd malam hari (dilakukan dng cara berbisik, si wanita di dl rumah, sedangkan yg laki-laki di luar rumah) pd masyarakat Mandailing
martandang mar.tan.dang [v] mengadakan kunjungan bagi pemuda ke rumah gadis ketika menghadapi usia kawin atau pd waktu berpacaran, biasanya dilakukan pd waktu malam dan berlaku di antara beberapa muda-mudi dng senda gurau dan iringan nyanyian dan gitar (di Tapanuli)
masa pertunangan jangka waktu antara saat upacara yg mengikatkan pria dan wanita dl suatu perjanjian akad nikah dan saat upacara pernikahan
masing-masing ma.sing-ma.sing [pron] seorang-seorang; sendiri-sendiri; tiap-tiap orang: setelah upacara, murid-murid kembali ke kelasnya --; (2) a satu dr dua atau lebih
masuk ma.suk [v] (1) datang (pergi) ke dl (ruangan, kamar, lingkungan, dsb): ia -- ke kamarnya kemudian menguncinya dr dalam; (2) datang (pergi) ke tempat bekerja (sekolah dsb): ia -- agak siang krn harus pergi berobat ke rumah sakit; hari ini ia tidak -- kerja, tidak datang di tempat ia bekerja; (3) tergolong; terhitung; terbilang; tercantum: ia -- dl penilaian ibu rumah tangga teladan; hal itu tidak -- dl acara rapat; (4) menjadi (anggota perkumpulan, prajurit, penganut agama, warga negara, dsb): -- Islam (Kristen, Buddha, Hindu, dsb); -- warga negara Indonesia; (5) turut serta, mengikuti; turut campur: -- perang; -- ujian; (6) diterima; didapat: uang yg -- bulan ini lebih kecil dp bulan yg lalu; surat-surat yg -- harus segera dicatat dan dijawab
maulid ma.u.lid [n] (1) hari lahir (terutama hari lahir Nabi Muhammad saw.): memperingati -- Nabi Muhammad saw.; (2) tempat lahir; (3) (peringatan) hari lahir Nabi Muhammad saw.: acara -- akan diisi dng ceramah; bulan -- , bulan Rabiulawal
maweda ma.we.da [n] upacara keagamaan di Bali yg dilaku-kan oleh para pedanda, yg dng mengucapkan mantra menyebabkan Syiwa turun ke dl tubuhnya sehingga dewa itu dapat mengubah air menjadi air suci
melantai me.lan.tai [v] memasang lantai: sebelum ~ , bangunan harus diberi atap dahulu; (2) v berdansa: acara ~ merupakan acara rutin pd pesta muda-mudi; (3) a rata dan datar (menyerupai lantai): pd beberapa tempat kelihatan bentuk karang yg ~ krn kikisan air laut
melati me.la.ti [n] (1) tumbuhan perdu suku Rubiaceae, sering ditanam di halaman rumah, warna bunganya putih berbentuk bintang, terletak pd tandan kecil, berbau sangat harum, sering digunakan dl berbagai upacara adat, spt perkawinan, juga pd waktu ada kematian; Jasminum sambac; (2) tanda pangkat perwira menengah dl ketentaraan dan kepolisian
melihati me.li.hati [v] memperhatikan; mengamat-amati: dia asyik ~ pacarnya dr jauh
melingkupi me.ling.kupi [v] (1) menutupi; menudungi: mereka ~ kepalanya dng kain putih; (2) mencakup; meliputi: bantuan pemerintah ~ seluruh kebutuhan pokok para penderita bencana alam; (3) ki menyelubungi; meliputi (suasana dsb): suasana sedih ~ upacara perpisahan itu
memasukkan me.ma.suk.kan [v] (1) membawa (menyuruh, membiarkan, dsb) masuk: sopir sudah -- mobil ke dl garasi; ia -- orang yg belum dikenalnya; (2) mendaftarkan: ia telah -- nama temannya sbg peserta darmawisata; (3) menyampaikan: karyawan pabrik itu -- surat permohonan cuti kpd atasannya; (4) menempatkan; mencantumkan: ketua panitia setuju -- peragaan busana daerah dl acara itu; (5) menaruh uang dl perusahaan dsb; menanam modal: ia berminat -- modalnya dl perusahaan itu
membelakangkan mem.be.la.kang.kan [v] (1) menempatkan di belakang; menggeserkan ke belakang; mengemudiankan: anggota rapat setuju untuk -- acara kedua; (2) tidak mengindahkan; meninggalkan: jangan -- pendapat umum
memijak tanah me.mi.jak tanah upacara ketika anak berumur tujuh bulan mula-mula menginjak tanah; turun tanah
mempertemukan mem.per.te.mu.kan [v] (1) membawa (menjadikan dsb) supaya bertemu: dia ~ temannya yg akan melamar pekerjaan itu dng atasannya; (2) mengemukakan; memperhadapkan; (3) memperhubungkan; mengontakkan: melalui Titian Muhibah di radio, pembawa acara ~ dua saudara yg sudah puluhan tahun berpisah; (4) menyatukan kembali: Pemerintah berusaha ~ dua keluarga yg sudah terpisah lama; (5) mengawinkan (mempersuamikan, memperistrikan): ayahnya ~ anaknya dng keponakannya
mempesertakan mem.pe.ser.ta.kan [v] menjadikan peserta: Ibu -- adik dl acara arisan itu
memupuskan me.mu.pus.kan [v] memupus: keputusan itu ~ harapan beberapa peserta yg menginginkan agar acara itu dilangsungkan pd hari libur
mencecak tonggak men.ce.cak tonggak mulai memahat tiang rumah (disertai upacara adat)
mencegah men.ce.gah [v] (1) menahan agar sesuatu tidak terjadi; menegahkan; tidak menurutkan: ia berusaha ~ hawa nafsunya; (2) merintangi; melarang: Ibu selalu ~ nya bila ia hendak pergi; (3) mengikhtiarkan supaya jangan terjadi: Pemerintah segera mengambil tindakan untuk ~ mewabahnya penyakit cacar
menerbangkan me.ner.bang.kan [v] (1) membiarkan terbang; melepaskan supaya terbang: pd upacara pemakaman itu, selain melepaskan ayam mereka juga ~ beberapa ekor burung merpati; (2) membawa terbang: burung rajawali itu mencekam anak kambing dan ~ nya ke tengah hutan; hanya pesawat kecil yg dapat ~ kami ke daerah terpencil itu; (3) mengangkut dng pesawat terbang: helikopter itu telah ~ orang yg luka-luka dr daerah pertempuran; (4) mengemudikan pesawat terbang: pangeran bersama permaisuri akan pesiar dan ~ kapal terbangnya sendiri; (5) ki membawa kabur; melarikan: orang yg ~ uang kas itu telah tertangkap
menanam me.na.nam [v] (1) menaruh (bibit, benih, setek, dsb) di dl tanah supaya tumbuh: ~ pohon buah-buahan; (2) menaruh di dl tanah yg dilubangi, lalu ditimbuni dng tanah; memendam; menguburkan (mayat, bangkai): ia harta bendanya di kolong tempat tidur; ia ~ bangkai kucing di pekarangan; (3) menaburkan (paham, ajaran, dsb); memasukkan, membangkitkan, atau memelihara (perasaan, cinta kasih, semangat, dsb): perguruan Taman Siswa ~ semangat kebangsaan pd para siswa; (4) menyertakan (modal, uang, dsb) ke dl perusahaan dsb: banyak pengusaha asing ingin ~ modal di Indonesia; (5) menegakkan (kekuasaan); menempatkan (pengaruh, kepentingan, dsb): ia hendak ~ pengaruhnya kpd orang itu melalui orang lain; (6) mempertumbuhkan atau membiakkan (benih penyakit dsb): dokter hewan ~ benih penyakit cacar pd tubuh kuda; (7) mengandung (niat dsb): ia ~ niat untuk berontak; (8) mengangkat atau menempatkan (wakil, tenaga, agen, dsb): gerakan separatis itu ~ agen-agennya di seluruh negara
mengabadikan meng.a.ba.di.kan [v] (1) mengekalkan: ~ persahabatan antara kedua bangsa; (2) membuat gambar kenang-kenangan (dng dipotret, dilukis, dsb); menjadikan peringatan yg kekal: para wartawan foto dan televisi ~ upacara pembukaan PON
mengagendakan meng.a.gen.da.kan [v] memasukkan dl acara (rapat, seminar)
mengambil tanah meng.am.bil tanah merampas tanah; (2) upacara dl perayaan Hasan Husen
mengasingkan meng.a.sing.kan [v] (1) menjauhi dr yg lain; menyendirikan: mengapa dia selalu ~ diri; (2) memisahkan: mereka telah ~ temannya yg menderita penyakit cacar itu; (3) membuang jauh-jauh ke tempat yg terpencil: Pemerintah telah ~ orang-orang yg dianggap membahayakan keamanan negara
mengebon me.nge.bon [v] (1) mengambil atau meminjam barang atau uang yg akan dikembalikan atau dibayar kemudian dng menyerahkan surat berisi keterangan pengambilan atau peminjaman; (2) Olr mengambil atau meminjam pemain (sepak bola dsb) dr perkumpulan lain; (3) cak mengambil (meminjam) terdakwa (tersangka) untuk dimintai keterangan dsb: pengacara -- tersangka dr pihak kepolisian
mengejar-ngejar me.nge.jar-nge.jar [v ki] terus-menerus mengejar: apakah dia masih ~ bekas pacarnya?
menggotong singa meng.go.tong singa upacara arak-arakan mengantar anak yg akan disunat dng tarian-tarian yg ditarikan oleh empat penari dan penggotongan singa tiruan yg diduduki oleh anak yg akan disunat
menghadiri meng.ha.diri [v] (1) mengunjungi (pertemuan, rapat): mereka ~ pertemuan halal-bihalal; (2) mengikuti (ceramah, upacara): ia akan ~ upacara wisuda anaknya
menginjak tanah meng.in.jak tanah bagian upacara perkawinan yg melambangkan bahwa mempelai laki-laki dan perempuan harus mengikuti jalan hidup yg sama
menginspirasi meng.in.spi.ra.si [v] menimbulkan inspirasi; mengilhami: mudah-mudahan acara historis itu dapat ~ kita untuk tujuan yg lebih mulia dan besar
mengkhitankan meng.khi.tan.kan [v] memotong kulup anak dsb (biasanya dng pertolongan dokter atau dukun); menyelenggarakan upacara mengkhitan anak; menyunatkan
mengunggun meng.ung.gun [v] (1) menggunung; menumpuk: kayu batangan ~ di tepi hutan menantikan truk-truk untuk pengangkutan; (2) menumpuk (kayu dsb) lalu dibakar; membuat api unggun: calon mahasiswa baru sedang ~ (dl acara pembakaran atribut)
mengupa-upa meng.u.pa-u.pa [v] memberi hadiah; mengadakan selamatan: di Tapanuli dikenal upacara ~ yg harus diadakan oleh seseorang yg melakukan kesalahan dsb
meniadakan me.ni.a.da.kan [v] (1) memandang (menyatakan dsb) tidak ada; mengingkari; memungkiri: menentang ajaran agama samalah spt ~ kebenaran; (2) menghapuskan; menghilangkan; mencabut peraturan dsb: kita harus selalu berusaha ~ pikiran yg negatif dl hidup kita; untuk sementara mereka akan ~ acara iklan; (3) menyatakan tidak sah (tidak berlaku); membatalkan: Kantor Agraria telah ~ hak atas tanah bekas perkebunan itu; (4) mengabaikan; menghinakan: kita tidak boleh ~ kekuatan lawan
menikahkan me.ni.kah.kan [v] (1) menjadikan bersuami (beristri); mengawinkan: ia ~ anak perempuannya dng seorang dokter muda; (2) mengadakan upacara pernikahan untuk: Pak Camat akan ~ anaknya pd akhir bulan ini
meninggalkan me.ning.gal.kan [v] (1) membiarkan tinggal (tetap ada, tidak dibawa pergi, dsb): pamanku ~ anak-anak yg sudah dewasa; malam itu rombongan dr Jakarta ~ desa kami; (2) menyisakan: ia hanya ~ uang seribu rupiah untuk belanja besok; (3) pergi dr; menghindar dr: hari ini ia hendak ~ kota Jakarta; banyak orang ~ kampung halamannya; (4) membiarkan lepas (lewat, tetap demikian halnya, dsb); melepaskan (cita-cita, niat, dsb): sudah lama ia ~ cita-citanya yg semula; (5) sudah mendahului (melewati, melampaui, melebihi, dsb): dl hal ini, bangsa Barat sudah jauh ~ kita; (6) tidak memasukkan dl perhitungan (acara, pembicaraan, dsb); mengesampingkan: ia hanya menyebut masalah-masalah besar dan ~ yg kurang penting; (7) membuang (adat, kebiasaan buruk, keyakinan, dsb): ~ adatnya yg buruk; ~ ideologi yg bertentangan dng Pancasila; (8) mengalpakan; melalaikan: ~ kewajiban; ~ syariat
menjagung men.ja.gung [v] (1) menyerupai biji jagung; (2) mulai tumbuh (tt benih padi, gigi, penyakit cacar, dsb)
menjangkit men.jang.kit [v] menulari: penyakit cacar ~ kami
menolak me.no.lak [v] (1) mendorong; menyorongkan; mendesak ke depan (ke samping): ia ~ temannya sehingga jatuh terjungkal; (2) mencegah (bahaya dsb); menangkal (penyakit dsb); mengelakkan atau menangkis (serangan dsb): ~ hujan; ~ penyakit cacar; ~ serangan musuh; (3) tidak menerima (memberi, meluluskan, mengabulkan); menampik: dia tidak pernah ~ permintaan anak kesayangannya; (4) tidak membenarkan (pendapat): guru itu ~ protes yg diajukan oleh muridnya; (5) mengusir; menghalau: akhirnya negara itu berhasil ~ penjajah; (6) mengurangi; memotong: tokoh itu ~ harga barang sebesar 10% selama bulan ini
mentimun men.ti.mun [n] tumbuhan yg menjalar, bentuk buahnya bulat panjang, berwarna hijau, hijau muda, atau kuning, dimakan mentah sbg lalap, dibuat acar, dsb; timun; Cucumis sativus
menujuhbulani me.nu.juh.bu.lani [v] mengupacarai (dng selamatan dsb) seorang ibu yg mengandung tujuh bulan
menurunkan hujan me.nu.run.kan hujan mendatangkan hujan: setelah lama musim kemarau, diadakan upacara ~ hujan
menyandingkan me.nyan.ding.kan [v] (1) mendampingkan; mendudukkan agar bersanding (berdekatan): sebelum upacara akad nikah, penghulu itu -- kedua mempelai; (2) mempertemukan; menjodohkan: ibu itu mau -- gadisnya dng pemuda yg masih famili
menyelenggarakan me.nye.leng.ga.ra.kan [v] (1) mengurus dan mengusahakan sesuatu (spt memelihara, memiara, merawat): ia -- sawah ladangnya baik-baik sehingga hasilnya sangat memuaskan; (2) melakukan atau melaksanakan (perintah, undang-undang, rencana, dsb): pemerintah -- pembangunan gedung-gedung sekolah; (3) menunaikan atau menyampaikan (maksud, cita-cita, harapan, tugas kewajiban, dsb): rasa persatuan seluruh bangsa Indonesia adalah modal yg terutama untuk -- cita-cita nasional kita; (4) mengurus dan memperhatikan (kepentingan, usaha, perkara, dsb): pengacara akan -- perkara penuntutan ganti rugi itu; (5) mengadakan, mengatur, dan mengurus (pesta, rapat, pertunjukan, pameran, perusahaan, dsb): panitia yg akan -- Kongres Pemuda seluruh Indonesia tahun ini sudah dibentuk
menyelip iklan me.nye.lip iklan selipan atau jeda dl sebuah mata acara yg digunakan untuk menyiarkan iklan; selipan niaga
menyiarkan langsung me.nyi.ar.kan langsung siaran acara radio atau televisi di tempat penyelenggaraan atau di tempat terjadinya peristiwa (di da-lam atau luar studio)
menyiarkan niaga me.nyi.ar.kan niaga acara yg disiarkan oleh radio dan televisi untuk menawarkan produk perusahaan atau lembaga lainnya
menyiarkan pendidikan me.nyi.ar.kan pendidikan siaran berisi acara-acara dng tujuan mendidik
merapatkan me.ra.pat.kan [v] (1) menjadikan rapat; mengerapkan: ~ anyaman tikar; (2) mendekatkan kpd: ~ duduknya kpd adiknya; (3) mempererat: ~ persahabatannya [v] membahas sesuatu dl rapat; memasukkan sbg acara rapat; mengajak berapat untuk membicarakan sesuatu: mereka sedang ~ suatu masalah
merpati mer.pa.ti [n] (1) burung, termasuk bangsa Columbiformes, spt tekukur, perkutut, dl kepercayaan dan kebudayaan melambangkan perdamaian; burung dara; (2) ki muda-mudi yg sedang dl masa bercinta-cintaan (pacaran): sepasang -- sedang duduk bermesraan di pinggir danau
meruwat me.ru.wat [v] (1) memulihkan kembali sbg keadaan semula: ~ harimau jadi-jadian; (2) membebaskan orang dr nasib buruk yg akan menimpa: upacara ~ anak tunggal itu dihadiri oleh keluarga terdekat
meunasah meu.na.sah [n] bangunan umum di desa-desa sbg tempat melaksanakan upacara agama, pendidikan agama, bermusyawarah, dsb (di Aceh)
mewisuda me.wi.su.da [v] meresmikan atau melantik dng upacara khidmat: Menteri Dalam Negeri Rabu pagi ~ 47 orang sarjana muda lulusan akademi itu
midodareni mi.do.da.re.ni [Jw] (1) v menyelenggarakan serangkaian upacara adat bagi pengantin perempuan pd malam menjelang ijab kabul atau pesta pernikahan; (2) n malam sebelum hari upacara pernikahan berlangsung, pengantin putri ditemani oleh kawan-kawan putrinya
misa mi.sa [n Kat] upacara ibadat utama dl Gereja Katolik, yg di dalamnya roti dan anggur yg dikurbankan berubah zatnya menjadi kehadiran Kristus
misa kudus upacara persembahan kurban; misa suci
misdinar mis.di.nar [n] pemuda atau pemudi yg melayani pastor dl upacara gereja Katolik; pelayanan misa
mochi mo.chi [Jp n] makanan yg terbuat dr beras ketan untuk menyambut kedatangan tahun baru dl upacara mochitsuki
moderator mo.de.ra.tor [n] (1) orang yg bertindak sbg penengah (hakim, wasit, dsb); (2) pemimpin sidang (rapat, diskusi) yg menjadi pengarah pd acara pembicaraan atau pendiskusian masalah: pemimpin diskusi itu hanya bertindak sbg -- , bukan sbg orang yg memberikan penilaian akhir; (3) Tek alat pd mesin yg mengatur atau mengontrol aliran bahan bakar atau sumber tenaga
moko mo.ko [n] alat bunyi-bunyian zaman dulu berupa genderang dng selaput suara dr logam, dipakai sbg maskawin atau pelengkap upacara kebesaran
muhami mu.ha.mi [Ar n] pengacara; advokat; pembela
muka berbakat bopeng (bekas cacar)
musim mu.sim [n] (1) waktu tertentu yg bertalian dng keadaan iklim: di Indonesia terdapat dua -- , yaitu -- hujan dan -- kemarau; (2) bilangan waktu tertentu (tiga bulan, empat bulan, dsb ketika pohon buah-buahan, palawija, dsb banyak menghasilkan): hasil -- panen tahun ini memuaskan; -- durian tahun lalu cukup baik; (3) masa; waktu (ketika ada suatu peristiwa): anak perempuannya hilang ketika -- gerombolan pengacau masuk desa; -- cacar; (4) waktu atau masa ketika sesuatu (kegiatan, permainan, dsb) banyak terjadi atau sering berlangsung: -- layang-layang
neka-neka ne.ka-ne.ka [adv] berbagai macam; bermacam-macam: dl kegiatan itu para remaja membuat acara yg -- sehingga kelihatan sangat ramai dan meriah
nekara ne.ka.ra [n Antr] gendang besar terbuat dr perunggu berhiaskan ukiran orang menari (perahu, topeng, dsb), peninggalan dr Zaman Perunggu, dipergunakan dl upacara keagamaan; kobah; nobat
ngaben nga.ben [n] upacara pembakaran mayat pd masyarakat Bali yg beragama Hindu
nobat no.bat [kl n] (1) gendang besar; (2) gamelan Melayu yg hanya dibunyikan pd waktu upacara penobatan raja: pukul -- tiup nafiri, hendak tabal raja di Keling [v] keluar dr penghadapan; dihadap: maka empat puluh hari baginda tiada --
oblasi ob.la.si [n Kat] kurban keagamaan yg dilakukan dng upacara, msl dl ekaristi
pakaian kebesaran pa.kai.an kebesaran pakaian yg khusus dikenakan pd upacara resmi (kenegaraan, adat, dsb)
pakaian resmi pa.kai.an resmi pakaian yg hanya dikenakan pd upacara atau acara resmi
pakaian sipil harian (PSH) pa.kai.an sipil harian (PSH) pakaian khusus bagi pegawai, karyawan, biasanya dipakai pd upacara atau hari-hari tertentu (spt Senin dan Kamis)
pakaian sipil lengkap (PSL) pa.kai.an sipil lengkap (PSL) pakaian khusus bagi pegawai, karyawan, dipakai pd acara resmi (berjas dan berdasi bagi laki-laki)
paket pa.ket [n] (1) barang yg dikirimkan dl bungkusan melalui pos atau perusahaan ekspedisi; (2) sejumlah barang (buku dsb) yg dibungkus menjadi satu yg dikirimkan atau dijual secara keseluruhan sbg satu satuan; (3) jatah atau bagian tugas: -- Indonesia dl pameran itu memperkenalkan alat-alat musik tradisional; (4) satuan acara (dl televisi dsb): semuanya dikemas dl satu -- yg akan ditayangkan pd hari Lebaran
paket wisata satuan acara dl perjalanan wisata
palem jepang palem yg pohonnya berbatang lurus dng tinggi rata-rata 4-5 m, daun siripnya memiliki anak-anak daun yg berpasangan dan ujung anak daunnya bergerigi, pelepah daunnya berupa seludang berumpun, bunganya bertangkai dl malai dan menggantung serta tersusun berpasang-pasangan, buahnya berbentuk lonjong; Ptychotperma macarthurii
pancapersada pan.ca.per.sa.da [ark n] (1) lantai yg ditinggikan bertingkat-tingkat untuk tempat duduk pembesar kerajaan dl upacara resmi; (2) rumah pemandian yg bertingkat-tingkat; (3) rumah bertingkat tempat bersenang-senang
pancawalikrama pan.ca.wa.li.kra.ma [Bl n] upacara kurban yg diadakan 10 tahun sekali menjelang Hari Raya Saka, Nyepi, tujuannya agar masyarakat dan negara bersih dan selamat, terhindar dr malapetaka, dsb
panggih pang.gih [Jw v] temu; bertemu (upacara untuk pengantin)
panitera pa.ni.te.ra [n] pejabat kantor sekretariat pengadilan yg bertugas pd bagian administrasi pengadilan, membuat berita acara persidangan, dan tindakan administrasi lainnya; penulis; sekretaris (dl perkumpulan, organisasi)
parade pa.ra.de [n] pawai barisan tentara, kontingen olahraga, dsb (pd upacara atau perayaan)
paramen pa.ra.men [n] pakaian upacara gereja
parket par.ket [n] (1) tempat duduk hakim dan pengacara di ruang pengadilan; (2) bagian yg agak ditinggikan dl aula; (3) ruang terbatas; ruang tertutup
pawai senjata bagian upacara penghormatan kpd inspektur upacara dng memamerkan kekuatan senjata dl pawai
pecara pe.ca.ra [n] benda kuno Kraton Cirebon yg dipertontonkan pd peringatan Maulid Nabi, upacara: di dl iring-iringan itu terdapat barisan pembawa --
pedel pe.del [n] orang yg bertugas mengatur upacara di perguruan tinggi (pd upacara promosi gelar doktor dsb)
peguam pe.gu.am [n] pengacara; advokat lihat 1guam
pelacuran keagamaan pe.la.cur.an keagamaan persetubuhan yg dilakukan dl rangka upacara ritual yg keramat
pelantikan pe.lan.tik.an [n] (1) proses, cara, perbuatan melantik; (2) upacara melantik
peliputan pe.li.put.an [n] proses, cara, perbuatan meliput: ~ upacara pernikahan itu berjalan lancar [n] proses, cara, perbuatan membuat berita atau laporan tt masalah atau peristiwa: pengamanan acara kunjungan pejabat itu sangat ketat, bahkan tertutup bagi ~ wartawan
pemandu pe.man.du [n] (1) penunjuk jalan (di hutan); (2) orang yg memandu sesuatu (dl diskusi dsb); moderator; ~ acara orang yg memandu atau memimpin acara: tugasnya sbg ~ acara itu diterima mendadak
pembacaan pem.ba.ca.an [n] proses, cara, perbuatan membaca: sebelum acara dimulai, lebih dahulu dilakukan -- tata tertib
pemijak tanah pe.mi.jak tanah turun tanah (upacara anak kecil memijakkan kaki ke tanah untuk pertama kalinya)
penampilan pe.nam.pil.an [n] proses, cara, perbuatan menampilkan: acara itu diisi dng ~ pakaian adat; ~ mereka sangat mengesankan
pendet pen.det [Bl n] tarian suci untuk upacara menyambut tamu dsb: rombongan tamu disambut dng tari --
pengarah berita peng.a.rah berita petugas yg memimpin acara pemberitaan
pengawal pe.nga.wal [n] (1) penjaga (keselamatan dsb); (2) cak seorang laki-laki yg menjadi pacar (tunangan)
pengawinan pe.nga.win.an [n] proses, cara, perbuatan mempertemukan (binatang, tumbuh-tumbuhan, dsb) yg berlainan jenis untuk mengembangbiakkannya [kl n] pembawa tombak upacara kerajaan
pengukuhan pe.ngu.kuh.an [n] proses, cara, perbuatan mengukuhkan (kedudukan, pangkat, jabatan); peneguhan; penetapan; pengesahan: dia menyampaikan pidato ilmiah pd upacara ~ nya sbg guru besar
pengulosan peng.u.los.an [n] pemberian dan pemasangan ulos pd seseorang sbg tanda penghormatan atau persahabatan: selesai acara, dilakukan ~ dan tukar-menukar cendera mata
pepung pe.pung [n] pertemuan (rapat dsb) untuk mempersiapkan upacara adat (di Lampung)
peralatan per.a.lat.an [n] berbagai alat perkakas; perbekalan; kelengkapan [n] perjamuan; pesta (upacara) adat
perang pandan upacara keagamaan di Bali, diadakan pd bulan kelima menurut kalender Bali, berupa perkelahian yg melibatkan puluhan pasang manusia yg bersenjatakan pandan berduri (batang dan daunnya) dan bertamengkan nyiru
perbal per.bal [v cak] berita acara; proses verbal
permandian per.man.di.an [n] (1) tempat mandi; (2) Kris upacara mempermandikan (membaptis)
pernikahan per.ni.kah.an [n] (1) hal (perbuatan) nikah; (2) upacara nikah: dia akan menghadiri ~ saudaranya
perpisahan per.pi.sah.an [v] (1) perceraian; (2) hal berpisah: ia tampil ke depan dan mengucapkan kata sambutan pd acara ~ dng teman-temannya; malam ~ , pertemuan (perjamuan) pd malam hari untuk memberi ucapan selamat jalan
persabungan per.sa.bung.an [n] (1) tempat menyabung ayam: sekitar -- penuh dng orang-orang yg ingin melihat jalannya perkelahian kedua ayam yg dipertaruhkan; (2) menyabung (hal) bersabung: sebaiknya -- ayam diadakan hanya untuk memeriahkan upacara tertent; (3) pertempuran; perjuangan: dl -- itu dr pihak musuh banyak yg tewas
persembahyangan per.sem.bah.yang.an [n] (1) tempat bersembahyang: mencatat semua -- yg ada di seluruh Pulau Bali; (2) upacara sembahyang: -- untuk membakar jenazah dilakukan di Pura Besakih
perslah per.slah [n cak] (1) uraian atau keterangan tt peristiwa (hal, perkara, rapat, dsb); laporan: mengirimkan -- kpd surat-surat kabar; (2) siaran radio yg menceritakan keadaan suatu peristiwa (spt sepak bola, upacara di istana, yg langsung disiarkan dr tempat peristiwa): -- pandangan mata
perupuk pe.ru.puk [n] tumbuhan yg menghasilkan kayu ringan untuk dibuat dayung dsb; Hemigyrosa longifolia [n] alat bunyi-bunyian (spt gong yg dibuat dr kayu dan digunakan dl upacara penobatan raja)
perut pe.rut [n] (1) bagian tubuh di bawah rongga dada: mandi lenggang -- (melenggang -- ) upacara mandi ketika hamil tujuh bulan; (2) alat pecernaan makanan di dl rongga, di bawah rongga dada (terutama yg berupa kantung tempat mencernakan makanan dan usus): -- nya mulas; -- nya sudah kosong; (3) kas makanan (rezeki, nafkah): sebenarnya bukan urusan politik lagi, melainkan urusan --; (4) bagian yg terdapat di tengah atau di dl suatu benda: tak berkelipat -- , ki tidak dapat menyimpan rahasia; (5) ki kandungan (rahim): pd waktu itu engkau masih di dalam -- ibumu; (6) ki barang apa yg yg rupanya atau bentuknya menyerupai perut 1 atau 2 [n] gulungan kecil: benang yg diurai itu digulung kecil-kecil seperut-seperut
perwira protokol perwira upacara
pesta dansa perayaan dng acara berdansa
petah pe.tah [a] baik dan lancar bertutur kata; fasih berbicara; pandai bercakap-cakap (mengucapkan kata asing dsb): penggugat itu ditunjang oleh pengacara yg -- dan fasih
pewara pe.wa.ra [n] pembawa acara dl suatu upacara, pertemuan, dsb
plonci plon.ci [n] calon mahasiswi yg sedang mengikuti acara kegiatan pengenalan kampus
plonco plon.co [n] calon mahasiswa yg sedang mengikuti acara kegiatan pengenalan kampus
pokrol pok.rol [n] (1) pembela atau wakil orang yg beperkara (dl pengadilan); pengacara; advokat; (2) cak orang yg pandai berbantah (berdebat, berputar lidah, dsb)
polones po.lo.nes [n] dansa berjalan bersama, berpasangan laki-laki dan perempuan sebelum acara dansa dimulai
praktik prak.tik [n] (1) pelaksanaan secara nyata apa yg disebut dl teori: teorinya mudah, tetapi -- nya sukar; (2) pelaksanaan pekerjaan (tt dokter, pengacara, dsb): -- dokter dibuka mulai pukul 15.00; (3) perbuatan menerapkan teori (keyakinan dsb); pelaksanaan: aturan itu menemui kesukaran dl -- nya
pranatal pra.na.tal [n Kat] (1) upacara dan kebaktian yg dilakukan menjelang Natal dan sbg persiapan menyambutnya; (2) masa sebelum lahir; pralahir; prenatal: makanan selama -- berpengaruh thd kesehatan bayi
prasawya pra.sa.wya [n] upacara keagamaan yg diselenggarakan dng berjalan berkeliling menurut arah yg berlawanan dng jalan jarum jam
programa prog.ra.ma [n] acara (siaran, tayangan, pergelaran, dsb)
promosi pro.mo.si [n] (1) kenaikan pangkat (tingkat); naik pangkat (tingkat); (2) hal memperoleh gelar doktor; (3) pemberian gelar doktor yg dilakukan dng upacara khusus: promovendus diuji lagi dl upacara --; (4) perkenalan (dl rangka memajukan usaha, dagang, dsb); reklame: -- pariwisata hendaknya dilakukan secara intensif dan terus-menerus
proses verbal berita acara (laporan mengenai suatu perkara, yaitu waktu terjadinya, tempat terjadinya, keterangan, dan petunjuk lain)
prosesi pro.se.si [n] pawai khidmat (perarakan) dl upacara kegerejaan (perkawinan dsb)
protokol pro.to.kol [n] (1) surat-surat resmi yg memuat hasil perundingan (persetujuan dsb); (2) peraturan upacara di istana kepala negara atau berkenaan dng penyambutan tamu-tamu negara dsb; (3) tata cara (upacara dsb) yg secara internasional berlaku dl hubungan diplomatik; (4) cak orang yg bertugas mengatur jalannya upacara
puja pu.ja [n] upacara penghormatan kpd dewa-dewa (berhala dsb)
puspamala pus.pa.ma.la [n] untaian bunga yg dikalungkan di leher pd upacara penyambutan tamu (juara, pahlawan, dsb)
rajalela ra.ja.le.la /rajalEla/, me.ra.ja.le.la v (1) berbuat sewenangwenang; melakukan sesuatu dng sesuka hati; (2) menjadi-jadi: belakangan ini penyelundupan candu ~ di seluruh dunia; (3) timbul (tt penyakit) dan tersebar (krn menular); bercabul: wabah cacar ~ di negeri itu
rencana ren.ca.na [n] (1) kl cerita; (2) rancangan; buram (rangka sesuatu yg akan dikerjakan): -- kerja; (3) konsep; naskah (surat dsb); buram (surat): mana -- surat ini; (4) laporan pemberitaan; catatan mengenai pembicaraan dl rapat dsb: penulis dipersilakan membacakan -- rapat anggota yg lalu; (5) acara (pembicaraan); program: usulnya tercantum dl -- yg akan dibicarakan dl rapat besar; (6) artikel; makalah; kertas kerja: ia menulis -- untuk seminar bahasa; (7) cak maksud; niat
replik rep.lik [n Huk] jawaban penuntut (jaksa) atas tangkisan terdakwa atau pengacaranya
riah ri.ah , me.ri.ah a (1) ramai yg bersifat suka ria: perarakan yg ~ itu menuju istana; (2) dng upacara (kebesaran, kemuliaan, dsb): hari ulang tahunnya dirayakan dng ~
ritus ri.tus [n] tata cara dl upacara keagamaan
rumah adat rumah tempat diselenggarakan upacara adat istiadat; balairung
ruwatan ru.wat.an [n] upacara membebaskan orang dr nasib buruk yg akan menimpa
sabet sa.bet [v] , me.nya.bet v (1) memukul dng tali atau benda lain yg panjang kecil: krn marahnya, ia -- anaknya sepuas hati; (2) menyerang: pasukan itu telah -- dan melumpuhkan musuh dr belakang; (3) merampas; merebut: pemuda itu -- pacar kawannya; (4) ki menggondol; memperoleh: dl pertandingan itu regu Indonesia berhasil -- tiga medali emas
saji sa.ji , ber.sa.ji v mempersembahkan sajian berupa makanan dan benda lain dl upacara keagamaan yg dilakukan secara simbolis dng tujuan berkomunikasi dng kekuatan gaib
sajian sa.ji.an [n] (1) hidangan (makanan dan lauk pauk), yg sudah disediakan pd suatu tempat untuk dimakan; (2) makanan, bunga-bungaan, dsb yg dipersembahkan pd kekuatan-kekuatan gaib dl upacara bersaji
sakramen sak.ra.men [n Kat] upacara suci dan resmi untuk bertemu dng Tuhan dan untuk menerima rahmat Tuhan lewat tanda-tanda (ada 7 sakramen, yaitu baptis, mahakudus, penguatan, tobat, perkawinan, imamat, dan perminyakan)
salvo sal.vo [n] tembakan serentak sejumlah senapan atau meriam sbg tanda penghormatan militer (pd upacara kenegaraan, pemakaman, dsb: upacara pemakaman pahlawan itu didahului dng -- tujuh kali
sedia se.dia, se.di.a.nya [adv] (1) (pd) mulanya; tadinya: -- Bapak akan datang pd pertemuan itu sebelum beliau jatuh sakit; (2) seharusnya; sebetulnya: dl acara yg sangat penting itu -- ia hadir
sekerindangan se.ke.rin.dang.an [n] sedang berpacaran (dl bahasa Lampung)
selebran se.leb.ran [n] imam yg memimpin upacara misa (dl agama Katolik): maka mulailah upacara perecikan tembok luar kapel dilakukan oleh -- utama
seman se.man [v] (1) tidak jadi atau gagal (tt adonan apam, tapai, nira yg dijadikan tuak, atau penyakit cacar); (2) hilang (tt ingatan): orang mabuk itu ingatannya --; (3) merugi; terbengkalai; pailit (tt perusahaan); (4) tidak sempurna (tt janin dl kandungan)
sembagi sem.ba.gi [Jw n] kain basahan yg dipakai pd waktu upacara mandi pengantin putri
sembahyang pujian upacara berdoa pd petang hari
sempurna mayat menguburkan mayat dng upacara yg semestinya
sendat sen.dat [a] (1) sempit (tt cincin dsb); ketat; tidak longgar: cincin kawin itu -- di jari manisnya; (2) tidak lancar (tt berlangsungnya sesuatu, msl lalu lintas dan upacara); tidak licin: lalu lintas di Jalan Sudirman tiap pagi selalu -- krn banyaknya kendaraan yg lalu di sana; (3) terhenti atau tertahan (di dl liang, pipa, dsb)
seremoni se.re.mo.ni [n] upacara
seremonial se.re.mo.ni.al [a] bersifat upacara; bersifat seremoni: karang taruna banyak terjebak pd kegiatan -- spt peringatan HUT RI dan hari besar nasional lainnya
sesaat se.sa.at [n] sebentar; sekejap: -- lagi upacara pun akan segera dimulai
seserahan se.se.rah.an [n] upacara penyerahan sesuatu sbg tanda ikatan untuk kedua calon pengantin
sesi se.si [n] (1) babak; tahap: para peserta upacara tekun mengikuti -- demi -- acara yg telah dijadwalkan panitia; (2) sidang
setuju se.tu.ju [n] setujuan; (2) v sepakat; semupakat; sependapat (tidak bertentangan, tidak berselisih): kedua belah pihak sudah ~; saya ~ dng usul Saudara; (3) a cak cocok; serasi; sesuai: saksi ~ dng yg tertulis dl berita acara; warna bajunya ~ benar dng kulitnya; (4) v merasa senang atau tertarik hati; suka; berkenan: kalau ~ , boleh Tuan beli; rupanya ia ~ benar melihat gadis itu
sidik pembantu pejabat kepolisian Republik Indonesia yg diberi kewenangan tertentu untuk melakukan tugas penyidikan, diatur dl Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana
sindur sin.dur [Jw n] (1) sabuk dr kain merah muda yg tepinya putih: untuk membedakan dng tamu undangan maka tuan rumah itu memakai --; (2) motif kain batik yg dipakai oleh orang tua pengantin pd upacara perkawinan dng cara dililitkan di pinggang, berwarna merah dan putih, warna merah terdapat pd bagian tengah, warna putih pd bagian pinggir yg berbentuk gelombang
sinkretisme sin.kre.tis.me [n] paham (aliran) baru yg merupakan perpaduan dr beberapa paham (aliran) yg berbeda untuk mencari keserasian, keseimbangan, dsb: upacara Syiwa Buddha adalah ungkapan -- agama Buddha dan Hindu
sir-siran sir-sir.an [v] berpacaran; bercinta-cintaan: ia tidak naik kelas krn jarang belajar, kerjanya hanya -; (2) n pacar: biarpun ia orang kaya, aku tidak sudi jadi -nya
siraman si.ram.an [n] (1) hasil menyiram; guyuran; curahan: kalau hujan turun, penumpang akan terkena -- air hujan; (2) Jw upacara membersihkan pusaka pd setiap bulan Sura pd hari Jumat Kliwon: pusaka-pusaka keraton dibersihkan dl upacara -; air bekas -- yg dianggap bertuah; (3) Jw upacara memandikan pengantin: sebelum upacara akad nikah dilaksanakan, dilakukan upacara -
sirih lezat [ark] daun sirih yg diberikan oleh pengantin laki-laki kpd pengantin perempuan (pd upacara temu pengantin)
studio stu.dio [n] (1) ruang tempat bekerja (bagi pelukis, tukang foto, dsb); (2) ruang yg dipakai untuk menyiarkan acara radio atau televisi; (3) tempat yg dipakai untuk pengambilan film (untuk bioskop dsb)
suluk su.luk [n] (1) jalan ke arah kesempurnaan batin; tasawuf; tarekat; mistik: ilmu --; (2) pengasingan diri; khalwat [Jw n] nyanyian (tembang) dalang yg dilakukan ketika akan memulai suatu adegan (babak) dl pertunjukan wayang: upacara pembukaan pekan wayang didahului dng --
sunatan su.nat.an [n] (1) (upacara) menyunatkan; khitanan: -- massal anak yatim piatu telah diselenggarakan bertepatan dng peringatan 1 Muharam; (2) hasil menyunat (mengkhitan)
suntik sun.tik [v] , me.nyun.tik v (1) mengorek (duri dl kulit) dng jarum dsb: ia -- duri dr dl kulit dng menggunakan jarum berkarat; (2) memasukkan cairan obat ke dl badan dng jarum; menjarum; menginjeksi: dokter telah -- saya; (3) mencocok dng jarum; mengukir (nama dsb) pd logam dng benda tajam: di toko ini ongkos -- bak arloji tidak mahal; (4) memasukkan benih penyakit yg sudah dilemahkan ke dl tubuh untuk memperoleh kekebalan thd penyakit; menyerum: tim dokter sedang sibuk -- cacar di desa yg terjangkit wabah itu; (5) cak membangkit hati (memberanikan, menghasut, dsb); memberi petunjuk (ajaran, nasihat, dsb) sebelum terjadi sesuatu: kalau tidak ada yg -, masakan ia berani menentang usul saya
syamanisme sya.ma.nis.me [n] ajaran yg berdasarkan keyakinan bahwa roh yg ada di sekeliling manusia dapat menyusup dl tubuh seorang dukun dl suatu upacara
tabo ta.bo [n] (1) tumbuhan (jenis bunga) yg daunnya biasa dipakai untuk memerahkan kuku; inai; pacar; Lawsonia inermis; (2) daun tabo
tahbisan tah.bis.an [n] upacara menahbiskan
tapis ta.pis [n] alat yg dibuat dr kain dsb untuk memisahkan benda cair dr benda padat pencemar atau endapan untuk memisahkan benda padat yg berbeda ukurannya; penyaring [a] gesit; tangkas (dl bersilat dsb): ia tidak kalah -- dng pamannya [n] kain tenunan bersulamkan benang emas untuk upacara adat di Lampung, biasanya dipakai oleh wanita
tarup ta.rup [n] yg dipakai sbg atap untuk sementara (selama upacara berlangsung dsb); pelampang [ark n] lumbung
tekuk te.kuk [v] -- lutut bertekuk lutut [v] , -- kayu upacara perceraian yg dilambangkan dng membelah sepotong kayu (di daerah Kerinci)
telepromter te.le.prom.ter [n] alat (dl studio televisi) untuk memproyeksikan naskah acara (biasanya warta berita) ke layar di atas lensa kamera untuk dibaca penyiar sambil menatap kamera
telinga gajah telinga yg lebar; (2) ikan laut; (3) pohon, Macaranga megalophylla
temu te.mu [v] sua; jumpa: upacara -- kedua mempelai telah berlangsung dng selamat [n] tumbuh-tumbuhan yg umbinya untuk ramuan obat dsb, sebangsa Curcuma, spt -- giring, Curcuma heyneana
teramai te.ra.mai [a] paling ramai: upacara yg ~ ialah ketika mercon dipasang dan bunga api dilepaskan ke udara
tercantum ter.can.tum [v] (1) tertera, termuat (dl acara, karangan, dsb); (2) dicantumkan; (3) terkandung dl hati (cita-cita dsb)
terkecuali ter.ke.cu.a.li [v] diperlainkan; tidak termasuk: apel akan tetap dilaksanakan, ~ apabila ada perubahan acara yg mendadak
tingkeb ting.keb [n] ting.keb.an Jw n upacara selamatan tujuh bulan untuk wanita yg sedang hamil
tirakatan ti.ra.kat.an [v] melakukan tirakat: malam itu ia tidak hadir dl acara ~ di kampungnya
tiwah ti.wah [n Antr] bagian dr rangkaian upacara penguburan pd masyarakat Dayak Ngaju
teras te.ras [n] (1) bagian kayu yg keras; inti kayu: pd irisan penampang kelihatan -- yg dikelilingi lingkaran-lingkaran kayu yg dapat menunjukkan umurnya; (2) ki intisari; isi yg terutama; sesuatu yg terbaik; sesuatu yg terpenting: pasukan --; pejabat -- [n] (1) semen yg dibuat dr serbuk tanah yg keras (tanah cadas); (2) batuan berbentuk silinder yg dipotong dng mata bor khusus, untuk mempelajari formasi tempat batuan itu diambil; batu inti; (3) Geo tanah yg berasal dr letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yg dicampur dng kapur [n] (1) bidang tanah datar yg miring; bidang tanah yg lebih tinggi dp yg lain (biasanya ditumbuhi rumput): pd -- yg lebih tinggi berdiri istana, sedangkan pd -- di bawahnya terbentang taman yg luas; (2) tanah atau lantai yg agak ketinggian di depan rumah: -- di bagian muka gedung itu dipenuhi dng pot-pot bunga yg indah; -- untuk tempat mimbar pemimpin upacara; (3) atap rumah yg datar (biasanya diberi pagar di pinggirnya); (4) landasan yg lebih tinggi dp tanah sekelilingnya untuk landasan candi (tempat berjalan-jalan atau tempat duduk-duduk); (5) bagian dr gili-gili di muka restoran yg diisi dng kursi untuk duduk-duduk; (6)keadaan tanah persawahan dsb yg bertangga-tangga dr atas ke bawah
tombak pengawinan tombak yg digunakan pd waktu upacara kerajaan
tortor tor.tor [n] tarian suku Batak yg dilakukan pd upacara menggali tulang-belulang leluhur, diiringi musik dng gendang, seruling, dsb
totau to.tau [n] upacara adat membuka tanah untuk mendirikan rumah atau membuka hutan untuk dijadikan tanah perkebunan atau pertanian
tradisional tra.di.si.o.nal [a] (1) sikap dan cara berpikir serta bertindak yg selalu berpegang teguh pd norma dan adat kebiasaan yg ada secara turun-temurun: daerah itu mempunyai potensi cukup besar dl bidang perikanan, tetapi masih diolah secara --; (2) menurut tradisi (adat): upacara -- , upacara menurut adat
tujuh bulan tu.juh bu.lan , me.nu.juh bu.lan v mengadakan upacara (selamatan dsb) pd saat seorang ibu mengandung tujuh bulan
tujuh bulanan tu.juh bu.lan.an [n] upacara (selamatan) untuk ibu yg mengandung tujuh bulan
tumpengan tum.peng.an [n] selamatan dng menyajikan (nasi) tumpeng sbg makanan utamanya: ia mengadakan acara ~ pd hari ulang tahun ibunya
turis tu.ris , me.nu.ris v (1) menggores (menoreh, menakik) tidak berapa dalam; (2) mencacar (imunisasi thd penyakit cacar) [n] pelancong; wisatawan
turun mandi upacara memandikan bayi yg pertama kali
turun tanah upacara menurunkan kanak-kanak ke tanah untuk pertama kali
ucapan ucap.an [n] (1) kata yg diucapkan (dilisankan, disebutkan); ujaran: ~ nya menyentuh perasaanku; (2) lafal; sebutan: ~ /w/ dl bahasa Belanda tidak sama dng ~ /w/ dl bahasa Indonesia; (3) kata-kata dl pidato atau sambutan: puas rasanya mendengarkan ~ beliau dl upacara itu; (4) perkataan sbg pernyataan rasa hati (spt rasa sukacita, rasa terima kasih, dsb): dia banyak menerima telegram ~ selamat atas keberhasilannya
ulah asmara perilaku dl percintaan, (spt bersanggama, berpacaran, dan bercinta): dl taksi yg sedang berhenti di sana itu ada muda-mudi sedang melakukan -- asmara
ulang tahun ulang ta.hun [n] (1) hari lahir: ia sedang memperingati -- anaknya; pesta --; (2) hari ketika suatu peristiwa penting terjadi: upacara -- Kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air
ulos [n] selendang tenunan Batak, biasa dipakai dl upacara adat (pernikahan, memasuki rumah, kematian, dsb)
umrah um.rah [Ar n] kunjungan (ziarah) ke tempat suci (sbg bagian dr upacara naik haji, dilakukan setiba di Mekah) dng cara berihram, tawaf, sai, dan bercukur, tanpa wukuf di padang Arafah, yg pelaksanaannya dapat bersamaan dng waktu haji atau di luar waktu haji; haji kecil
unduh un.duh, meng.un.duh mantu upacara menerima pasangan pengantin (oleh orang tua pengantin laki-laki setelah berakhirnya upacara pernikahan di rumah pengantin perempuan)
vaksin vak.sin [n Dok] bibit penyakit (msl cacar) yg sudah dilemahkan, digunakan untuk vaksinasi
vaksinasi vak.si.na.si [n Dok] penanaman bibit penyakit (msl cacar) yg sudah dilemahkan ke dl tubuh manusia atau binatang (dng cara menggoreskan atau menusukkan jarum) agar orang atau binatang itu menjadi kebal thd penyakit tsb: -- cacar secara massal telah dilakukan di daerah yg terkena wabah itu
variola va.ri.o.la [n Dok] cacar
videoteks vi.de.o.teks /vidEotEks/ pelayanan data melalui jaringan telepon yg menyangkut kegiatan, spt jadwal kereta api, acara bioskop melalui terminal video
virus vi.rus [n] (1) mikroorganisme yg tidak dapat dilihat dng menggunakan mikroskop biasa, hanya dapat dilihat dng menggunakan mikroskop elektron, penyebab dan penular penyakit, spt cacar, influenza, dan rabies; (2) program ilegal yg dimasukkan ke dl sistem komputer melalui jaringan atau disket sehingga menyebar dan dapat merusak program yg ada vi.sa n izin (persetujuan) memasuki negara lain atau tinggal sementara di negara lain yg berwujud cap dan paraf yg dibubuhkan oleh pejabat perwakilan negara yg bersangkutan pd paspor pemohon
vokalia vo.ka.lia [n] lagu-lagu yg dinyanyikan; nyanyian: -- Barat (klasik, populer) pd acara siaran radio dan televisi
votum vo.tum [n] (1) suara (dl pemilihan); (2) hari pemungutan suara (untuk menentukan sesuatu) [n Kris] pembacaan ayat-ayat suci pd acara kebaktian di gereja Protestan sebelum khotbah
wabah wa.bah [n] penyakit menular yg berjangkit dng cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yg luas (spt wabah cacar, disentri, kolera); epidemi
wakil nikah orang yg menggantikan laki-laki dl melaksanakan upacara pernikahan
walau wa.lau [p] (1) dan jika: -- harus menembus bumi, tetap akan Kanda jalani; (2) kendati; meski: -- hujan lebat, ia tetap datang ke rumah pacarnya
wijayakusuma wi.ja.ya.ku.su.ma [n] (1) pohon berukuran sedang, batangnya bengkang-bengkok, rantingnya tebal, daunnya besar melonjong sampai membulat telur, berwarna hijau muda, bunganya kecil-kecil wangi, tumbuh di pantai berbatu di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Jawa, dl mitologi Jawa dianggap pohon sakti dan dapat menghidupkan orang mati, dahulu dipakai dl upacara penobatan raja-raja Surakarta; Pisonia grandis; (2) (digunakan secara salah) sejenis kaktus berdaun pipih yg didatangkan dr Brazil yg berbunga besar, harum, dan mekar pd tengah malam; Epiphyllum oxypetalum
wali wa.li [n] (1) orang yg menurut hukum (agama, adat) diserahi kewajiban mengurus anak yatim serta hartanya, sebelum anak itu dewasa: penjualan tanah itu tidak dapat disahkan krn pemiliknya belum dewasa dan -- nya tidak menyetujuinya; (2) orang yg menjadi penjamin dl pengurusan dan pengasuhan anak: yg menjadi -- anak tsb adalah pamannya krn anak itu tinggal bersama pamannya; (3) pengasuh pengantin perempuan pd waktu menikah (yaitu yg melakukan janji nikah dng pengantin laki-laki): krn ayahnya telah meninggal, maka kakaknya yg menjadi -- untuk menikahkan anak perempuan itu; (4) orang saleh (suci); penyebar agama: -- sanga; (5) kepala pemerintah dsb: -- negeri [kl n] kain kuning yg dilekatkan pd bahu pejabat istana yg melaksanakan upacara kerajaan [n] pisau kecil untuk mengukir kayu dsb [Lihat {rajawali}]
wisuda wi.su.da [n] peresmian atau pelantikan yg dilakukan dng upacara khidmat: para sarjana yg baru lulus menghadiri acara -- bersama orang tua mereka
wukuf wu.kuf [n Isl] salah satu upacara menunaikan ibadah haji dng berdiam (hadir) di Arafah ketika mulai waktu tergelincir sampai terbenam matahari tanggal 9 Zulhijah
ya [p] (1) kata untuk menyatakan setuju (membenarkan dsb); ia: -- baiklah, saya datang nanti sore; (2) kata untuk memastikan, menegaskan dl bertanya (... bukan): ia pacarmu, -- ?; (3) tah; gerangan: siapa -- yg hendak ke pasar?; (4) kata untuk memberi tekanan pd suatu pernyataan: besok datang -- , jangan lupa [p] (1) (kata seru spt) hai; o: -- Allah; -- Tuhan; (2) kata untuk menyahut panggilan; saya [n] nama huruf ke-29 abjad Arab
yuridis yu.ri.dis [a Huk] menurut hukum; secara hukum: bantuan -- , bantuan hukum (diberikan oleh pengacara kpd kliennya di muka pengadilan)

Jika informasi mengenai "acar" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik dan Saran

Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.

Terkait

Tentang KBBI Edisi III

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan atau KBBI daring merupakan versi online dari KBBI edisi ketiga yang diluncurkan pada tahun 2008.

Kamus ini memuat 78.000 lema. Isi (kata dan arti) dalam kamus ini merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Kamus Lainnya

Berikut adalah daftar kamus lain yang ada di Rebanas